Skip to content
Back to announcement

Audit Report PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk 2023.pdf

Financial statement Text extracted MEDS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 48

Page 1
PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK

Laporan Keuangan
31 Desember 2023 dan 2022
Dan Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Tanggal Tersebut
Dan Laporan Auditor Independen
Page 2

          
Page 3
                                                                               nn,iiraPlaza.?'rF]oor#i04Jl.TBSin,atnpangKar:l0JakarlaSelatanl23l0lndonesia

 offiH#il*#.H
  Registered Pu blic A ccou ntants
                                                                  T: (+62 21) i66 13{8-;0 I F: (+62 2l)766I35I l:   i o@Ieliantonorckan.com l r {strrhdiantonorekan.com
                                                                                                                          Bra.ch:Banduns, Sentarans. Surabava. Sidoarjo




                                               LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

Laporan No. 00'1 80/2.0459/AU. 1/04/1 500-1/1/lll/2024

Pemegang Saham, Komisaris dan Direksi
PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK

Opini

Kamitelah mengaudit laporan keuangan PT HeEer Medical lndonesia Tbk ("Perusahaan") terlampir, yang
terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2023, serta laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas unluk tahun yang berakhir pada
tanggal tersebut, dan suatu ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan dan informasi penjelasan lainnya.

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material,
posisi keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk tanggal 31 Desember 2023, serta klnerja keuangan
dan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di lndonesia.

Basis opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang d(etapkan oleh lnstitut Akuntan Publik
lndonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih laniut dalam paragraf Tanggung
Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap
Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di
lndonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami
yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis
bagi opini audit kami.

Hal audit utama

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling
signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan dalam
konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas
laporan keuangan terkait, dan kami tidak menyatakan suatu opini teeisah atas hal audit utama tersebut.

Kami telah menetapkan hal-hal yang diielaskan di bawah ini sebagai hal audit utama yang akan
dikomunikasikan dalam laporan kami.

KecukuDan cadanoan keruoian kredit atas piutanq usaha

Pada tanggal 3'l Desember2023, saldo piutang usaha Perusahaan sebelum penyisihan kerugian sebesar
Rp 5.579.949.041, sedangkan sebesar Rp 159.686.419 dicadangkan untuk penyisihan kerugian.

PSAK 71 mensyaralkan penggunaan model kerugian kredit ekspektasian ("ECL) untuk mengukur
penurunan nilai aset keuangan. Model tersebut memerlukan pertimbangan informasi historis dan saat ini,
serta prakiraan yang masuk akal dan didukung untuk kondisi masa depan (termasuk informasi
makroekonomi).




  List ol olfces and panneis name are available at the abave addrcss Heliantahd & Rekah is a Registered Public Accountants in lndonesia licensa.1 Na KEP-O93/KA| 6/2AA1
  Heliantono & Rekan is a menbet of Patker Russell lnternatianal a woridwide assaciation of independent accounting fims and business adises Pa*er Russell
  lntehatiahal refe6lathe natwark of independent membet ftns of Patuer Russell lntemattonal Limited, each at which ]s a separcted leqal entitv
Page 4
     p
    ti
            HI:l.r rrrr)ro & llrx rr
            Parler Ru sst !l Inlrrrratinrral
          t"rrrl Prr }lir \trrrrrlurrt,




Manaiemen mengadopsi pendekatan yang disederhanakan menggunakan ECL seumur hidup dalam
mengukur ECL untuk saldo piutang dagang, menggabungkan tingkat kerugian historis yang disesuaikan
untuk mencerminkan informasi terkini dan berwawasan ke depan pada faktor ekonomi makro dan
perkiraan tertimbang probabilitas.

Kami menganggap ini sebagai hal audit utama karena pertimbangan dan estimasi yang terlibat dalam
penerapan model kerugian kredit ekspektasian.

Pengungkapan yang berkaitan dengan penyisihan kerugian kredit atas piutang usaha disaiikan dalam
Catatan 5 atas laporan keuangan.

Tanggapan Audit

    Kami mengevaluasi metodologi dan model penilaian yang digunakan oleh manajemen untuk
    memastikan bahwa ini telah diterapkan secara konsisten oleh manajemen;
    Kami menguji akurasi umur piutang terhadap dokumen pendukung secara sampel;
    Kami menilai dan mempertimbangkan kewajaran informasi saat ini dan masa depan serta
    mendiskusikan dengan manajemen untuk memahami pertimbangan dan estimasi yang terlibat dalam
    menerapkan p€ndekatan yang disederhanakan menggunakan ECL seumur hidup pada piutang
    usaha; dan
    Kami mengevaluasi kecukupan pengungkapan yang disajikan dalam Iaporan keuangan Perusahaan.

Kami mengevaluasi kecukupan penurunan nilai yang diakrli dan ketepatan pengungkapan yang disajikan
dalam Caratan atas laporan keuangan. Tidak ada pengecualian material yang dicatat.

Kecukupan cadangan kerugian penurunan nilai atas persediaan

Pada tanggal 31 Desember 2023, saldo persediaan Perusahaan sebelum penyisihan kerugian penurunan
nilai sebesar Rp 8.569.596.861, sedangkan sebesar Rp 79.500.423 dicadangkan untuk penyisihan
kerugian penurunan nilai.

Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya dan nilai realisasi neto. Biaya perolehan
ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto adalah biaya penggantian saat ini.
Persediaan yang tidak lagi memiliki nilai ekonomis, berdasarkan evaluasi manajemen, dihapuskan dan
dibebankan pada operasi tahun berjalan.

Perusahaan melakukan penilaian analisis umur persediaan pada setiap tanggal pelaporan dan
membentuk penyisihan untuk persediaan usang dan persediaan yang memiliki perputaran yang lambat
yang diidentifikasi tidak lagi sesuai untuk digunakan dalam produksi, dengan mempertimbangkan nilai
realisasi neto dari persediaan barang iadi dan barang dalam proses berdasarkan pada harga lual dan
kondisi pasar saat ini.

Kami menganggap ini sebagai hal audit utama karena pertimbangan dan estimasi yang terlibat dalam
mengukur kerugian penurunan nilai.

Pengungkapan yang berkaitan dengan penyisihan kerugian penurunan nilai atas persediaan disajikan
dalam Catatan 7 atas laporan keuangan.
Page 5
     O#H:H#"H
     H,ri.ler.i Prr}lit lrrourrtarr'




Tanggapan audit

.   Kami mengevaluasi metodologi dan model penilaian yang digunakan oleh manaiemen untuk
    memastikan bahwa ini telah diterapkan secara konsisten oleh manajemen;
'   Kami melakukan obseNasi untuk menilai dan mempertimbangkan kewajaran informasi dan kondisi
    fisik persediaan.
'   Kami menilai dan mempertimbangkan pertimbangan dan estimasi yang terlibat dalam pengukuran nilai
    reaiisasi neto persediaan serta menganalisa persediaan usang dan persediaan yang memiliki
    perputaran yang lambat.
.   Kami mengevaluasi kecukupan pengungkapan yang disajikan dalam laporan keuangan Perusahaan.

Kami mengevaluasi kecukupan penurunan nilai yang diakui dan ketepatan pengungkapan yang disajikan
dalam Catatan atas laporan keuangan. Tidak ada pengecualian material yang dicatat.

lnformasi lain

Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. lnformasi lain terdiri dari informasi yang tercantum
dalam Laporan Tahunan 2023 ("Laporan Tahunan"). tetapi tidak termasuk laporan keuangan dan laporan
auditor kami. Laporan tahunan diharapkan akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan auditor ini.

Opini kami atas laporan keuangan tidak mencakup informasi lain, dan oleh karena itu, kami tidak
menyatakan bentuk keyakinan apapun atas informasi lain tersebut.

Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan terlampir, tanggung jawab kami adalah unluk
membaca Laporan Tahunan dan, dalam pelaksanaannya, mempertimbangkan apakah Laporan Tahunan
mengandung ketidakkonsistenan material dengan laporan keuangan terlampir atau pemahaman yang
kami peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan penyajian material.

Ketika kami membaca laporan tahunan, jika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan untuk mengomunikasikan haltersebut kepada pihak yang
bertanggung jawab atas tata kelola dan mengambil tindakan tepat berdasarkan Standar Audit yang
ditetapkan oleh lnstitut Akuntan Publik lndonesia.

Hal lainJain

Laporan keuangan Perusahaan tanggal 31 Desember 2022 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
tersebut diaudit oleh auditor independefl lain yang menyatakan opini tanpa modifikasian atas laporan
keuangan tersebut pada tanggal 23 Februari 2023.

Tanggung jawab manajemen dan pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola terhadap laporan
keuangan

Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar Iaporan keuangan tersebut sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di lndonesia, dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu
oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan
penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen bertanggung jawab uatuk menilai kemampuan
Perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan
kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi
kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau
menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya.
Page 6
    Offi*S****
     ti    r"rd,l P,r l,lir \.i nrrrrir(-




Pihak yang bertangguag jawab atas tata kelola bedanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan
keuangan Perusahaan-

Tanggung iawab auditor terhadap audit atas laporan keuangan

Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun
kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang
dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal
teBebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap
material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut.

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional
dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:
. Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan, baik yang
    disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur audit yang
    responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk
    menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material yang
    disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan
    dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan seeara sengaja, pernyataan salah, atau
    pengabaian pengendalian internal.
.   Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk
    mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan
    menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Perusahaan.
.   Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
    pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.
.   Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi keiangsungan usaha oleh manajemen dan,
    berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait
    dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan
    Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa
    terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan
    auditor kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak
    memadai, harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami
    didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa
    atau kondasi masa depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak dapat mempertahankan
    kelangsungan usaha.
., . Mengevaluasi penyajian, struktur dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk
    pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang
    mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain,
ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit yang signiflkan, termasuk setiap
defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.

Kami juga memberikan suatu pemyataan kepada pihak yang benanggrlng jaweb atas tata kelola bahwa
kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan mengomunikasikan
seluruh hubungan, se(a hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi
kami, dan, jika relevan, pengamanan terkait.
Page 7
    o*Hii3ilffi
    H.gi.t"rrtl   Prr   l,li" \rr"nrr ranr,




Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada p,hak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami
menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini dan
oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami,
kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika,
dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan
dalam laporan kami karena konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan
diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.


KANTOR AKUNTAN PUBLIK
HELIANTONO & REKAN




Ilardiz Steve Siahaan, M.Ak., MM., CPA., CA., Ak
Nomor Registrasi Akuntan Publik: AP.1500

Jakarta, 4 Maret 2024
Page 8
                                PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                    LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                      31 Desember 2023 dan 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                       Catatan        31 Desember 2023         31 Desember 2022

ASET

ASET LANCAR
Kas dan bank                          2,4,28,29               665.569.697              5.361.820.802
Piutang usaha                         2,5,28,29             5.420.262.622                532.668.792
Piutang lain-lain                     2,6,28,29               865.471.000                968.350.000
Persediaan                               2,7                8.490.096.438              7.340.014.095
Pajak dibayar di muka                    14a                2.836.676.116              2.746.945.729
Uang muka                                 8                 5.027.730.990             20.335.187.065
Biaya dibayar di muka                    2,9                  214.765.524                105.512.776

Total Aset Lancar                                          23.520.572.387             37.390.499.259

ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan                    2,14d                  47.835.898                 13.612.940
Aset tetap – neto                       2,10               52.111.467.275             43.523.308.734
Properti Investasi                      2,11                1.445.331.242                          -

Total Aset Tidak Lancar                                    53.604.634.415             43.536.921.674

TOTAL ASET                                                 77.125.206.802             80.927.420.933




                    Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                        tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                  1
Page 9
                                PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                               LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)
                                      31 Desember 2023 dan 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                      Catatan         31 Desember 2023         31 Desember 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                          2,12,28,29               875.379.126             1.626.761.724
                                      2,13,27,
Utang lain-lain                         28,29                 844.407.001                  265.500
Utang pajak                              14b                  108.785.618              162.855.183
Utang sewa                            2,28,29                  20.250.000                        -
Pendapatan diterima di muka             2,15                1.820.241.414                        -
Bagian utang jangka panjang yang
 jatuh tempo dalam satu tahun:
 Utang pembiayaan konsumen           2,16,28,29               432.049.503               274.176.732
 Utang bank                          2,17,28,29             2.229.125.663             2.078.845.737

Total Liabilitas Jangka Pendek                              6.330.238.325             4.142.904.876

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pascakerja           2,18                  329.408.854              315.643.598
Bagian utang jangka panjang
  setelah dikurangi bagian yang
  jatuh tempo dalam satu tahun:
  Utang pembiayaan konsumen          2,16,28,29               356.439.742               499.121.214
  Utang bank                         2,17,28,29             4.953.331.438             7.182.457.101

Total Liabilitas Jangka Panjang                             5.639.180.034             7.997.221.913

TOTAL LIABILITAS                                           11.969.418.359            12.140.126.789

EKUITAS
Modal saham – nilai nominal Rp 20
 per saham
Modal dasar – 5.000.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor
 penuh – 1.562.500.000 saham             19                31.250.000.000            31.250.000.000
Tambahan modal disetor                   20                29.867.355.456            29.867.355.456
Saldo laba                               21
 Dapat ditentukan penggunaannya                             1.000.000.000            1.000.000.000
 Belum dapat ditentukan
   penggunaannya                                            3.357.358.952            6.927.836.505
Rugi komprehensif lain                                       (318.925.965 )           (257.897.817 )

TOTAL EKUITAS                                              65.155.788.443            68.787.294.144

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                               77.125.206.802            80.927.420.933




                   Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                       tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                  2
Page 10
                              PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                      Catatan        31 Desember 2023        31 Desember 2022

PENJUALAN                               2,22              22.723.317.500             37.737.427.825

BEBAN POKOK PENJUALAN                  2,23              (10.182.712.099 )           (16.234.556.324 )

LABA KOTOR                                                12.540.605.401             21.502.871.501

Beban penjualan                        2,24               (1.945.946.230 )            (3.363.012.565 )
Beban umum dan administrasi            2,25              (13.197.698.122 )           (13.586.561.018 )

LABA (RUGI) USAHA                                         (2.603.038.951 )            4.553.297.918

PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-
   LAIN
Penghasilan keuangan                     2                     2.845.905                  24.420.716
Beban keuangan                           2                  (663.423.213 )              (759.202.163 )
Lain-lain – neto                         2                  (323.871.185 )            (3.222.200.650 )

LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK
  PENGHASILAN                                             (3.587.487.444 )              596.315.821

PAJAK PENGHASILAN                        2
Kini                                    14c                            -                (318.668.912 )
Tangguhan                               14d                   17.009.891                 (40.584.940 )

Manfaat (Beban) Pajak
  Penghasilan – Neto                                          17.009.891                (359.253.852 )

LABA (RUGI) BERSIH TAHUN
  BERJALAN                                                (3.570.477.553 )              237.061.969

PENGHASILAN (RUGI)
  KOMPREHENSIF LAIN

Pos yang tidak akan
  direklasifikasikan ke laba rugi
Pengukuran kembali atas imbalan
  pascakerja                           2,18                  (78.241.215)                (39.179.654)
Pajak penghasilan terkait              2,14d                  17.213.067                   8.619.524

TOTAL RUGI KOMPREHENSIF
 LAIN - NETO SETELAH PAJAK                                   (61.028.148)                (30.560.130)

LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
 TAHUN BERJALAN                                           (3.631.505.701)               206.501.839

LABA (RUGI) PER SAHAM                  2,26                         (2,29)                      0,17




                   Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                       tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                 3
Page 11
                                                        PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                                           LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                                       Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                           Saldo laba (Defisit)

                                                                                                        Belum dapat             Rugi
                                                            Tambahan               Dapat ditentukan      ditentukan          Komprehensif
                                         Modal Saham       modal disetor           penggunaannya       penggunaannya            Lain            Jumlah Ekuitas

Saldo 1 Januari 2022                     25.000.000.000                    -            987.779.213        6.702.995.323       (227.337.687 )    32.463.436.849
Peningkatan modal disetor (lihat
  Catatan 19)                             6.250.000.000                    -                      -                     -                   -     6.250.000.000
Tambahan modal disetor (lihat
  Catatan 20)                                          -    29.867.355.456                        -                     -                   -    29.867.355.456
Penyisihan saldo laba (lihat Catatan
  21)                                                  -                   -             12.220.787          (12.220.787 )                  -                  -
Laba bersih tahun berjalan                             -                   -                      -         237.061.969                     -      237.061.969
Rugi komprehensif lain tahun berjalan                  -                   -                      -                     -       (30.560.130)        (30.560.130)

Saldo 31 Desember 2022                   31.250.000.000     29.867.355.456            1.000.000.000       6.927.836.505        (257.897.817 )    68.787.294.144
Rugi bersih tahun berjalan                             -                   -                      -       (3.570.477.553 )                  -    (3.570.477.553 )
Rugi komprehensif lain tahun berjalan                  -                   -                      -                     -       (61.028.148 )       (61.028.148 )

Saldo 31 Desember 2023                   31.250.000.000     29.867.355.456            1.000.000.000       3.357.358.952        (318.925.965 )    65.155.788.443




                                             Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                                                 tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                                               4
Page 12
                               PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                        LAPORAN ARUS KAS
             Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                               Catatan     31 Desember 2023        31 Desember 2022

ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS
   OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                  19.655.965.084           38.962.059.270
Pembayaran kepada pemasok                                      (4.587.691.389 )        (27.833.225.655 )
Pembayaran untuk beban operasional lainnya                    (11.255.547.824 )        (21.445.966.203 )
Penerimaan penghasilan keuangan                                     2.845.905               24.420.716
Pembayaran beban keuangan                                        (663.423.213 )           (759.202.163 )
Pembayaran pajak penghasilan                                                -           (1.971.505.153 )

Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
  Aktivitas Operasi                                             3.152.148.563          (13.023.419.188 )

ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS INVESTASI
Penjualan aset tetap                              10                         -             243.243.243
Perolehan aset tetap                            10,32           (6.084.062.620 )       (10.649.803.157 )
Pembayaran uang muka perolehan aset              8,32               (3.775.000 )        (7.321.495.379 )

Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas
  Investasi                                                     (6.087.837.620 )       (17.728.055.293 )

ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS
  PENDANAAN
Peningkatan modal disetor                                                    -          6.250.000.000
Penerimaan tambahan modal disetor                                            -         30.579.855.456
Pembayaran utang bank                                           (2.078.845.737 )       (1.938.697.162 )
Pembayaran utang pembiayaan konsumen            14,31             (406.716.311 )         (179.361.548 )
Penerimaan utang lain-lain – pihak berelasi     13,27              725.000.000                      -

Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
  Aktivitas Pendanaan                                           (1.760.562.048 )       34.711.796.746

KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN
  BANK                                                          (4.696.251.105 )        3.960.322.265

KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                         5.361.820.802           1.401.498.537

KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                          4               665.569.697           5.361.820.802




                     Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                         tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                   5
Page 13
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM

     Pendirian Perusahaan

     PT Hetzer Medical Indonesia tbk ("Perusahaan") didirikan tanggal 31 Desember 2010 berdasarkan Akta
     Notaris No. 12 dibuat oleh Cahya Suryana, S.H., Notaris di Bandung. Akta Pendirian Perusahaan telah
     disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan
     No. AHU-06450.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 8 Februari 2011.

     Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris
     No. 02 tanggal 3 April 2023, dibuat oleh Dr. Erny Kencanawati, S.H., M.Kn., tentang perubahan susunan
     pengurus Perusahaan. Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah dierima oleh Menteri
     Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan
     Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.09-0108111 tanggal 10 April 2023.

     Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama
     bergerak di bidang perdagangan dan industri dengan kegiatan usaha utama yaitu industri barang plastik
     lainnya, industri peralatan kedokteran dan kedokteran gigi serta perlengkapan lainnya, perdagangan
     besar alat laboratorium, alat farmasi dan alat kedokteran untuk manusia.

     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 kegiatan usaha utama yang dijalankan Perusahaan adalah
     di bidang perdagangan dan industri masker dan peralatan kedokteran.

     Perusahaan berkedudukan di Kota Cimahi.

     Perusahaan tidak memiliki Entitas Induk.

     Susunan Dewan Komisaris dan Direksi serta Karyawan

     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah
     sebagai berikut:

                                                2023                                   2022
     Dewan Komisaris
     Komisaris Utama         :   Jemmy Kurniawan                      : Jemmy Kurniawan
     Komisaris               :   Franciscus Rijadi                    : Alexander

     Komisaris Independen    :   Tato Suprapto Basir                  : Tato Suprapto Basir

     Direksi
     Direktur Utama          :   Agustinus Padmono Budi Sanyoto       : Agustinus Padmono Budi Sanyoto
     Direktur                :   Herry                                : Franciscus Rijadi
                                 Fancy Marsiana                         Fancy Marsiana

     Personil manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota Komisaris dan Direksi. Manajemen
     kunci tersebut memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, dan
     mengendalikan aktivitas Perusahaan.

     Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 03/HMI/BS/IV/2022 tanggal 14 April 2022, Dewan Direksi
     mengangkat Agustinus Padmono Budi Sanyoto sebagai Sekretaris Perusahaan.

     Perusahaan telah membentuk komite audit berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan
     No. 03/HMI/BS/I/2023 tanggal 2 Januari 2023 dengan susunan anggota sebagai berikut:




                                                     6
Page 14
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)

     Susunan Dewan Komisaris dan Direksi serta Karyawan (lanjutan)

     Komite Audit
     Ketua                                               :      Tato Suprapto Basir
     Anggota 1                                           :      Madelin A Hardjapamekas, SE
     Anggota 2                                           :      Aam Rahmani SE.,Ak.,CA

     Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 13/HMI/BS/IV/2022 tanggal 14 April 2022, Dewan Direksi
     mengangkat Dera Susanty Herman sebagai Kepala Unit Audit Internal.

     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 Perusahaan masing-masing memiliki 24 dan 27 karyawan
     tetap.

     Penawaran Umum Saham Perdana

     Pada tanggal 29 Juli 2002, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan
     (OJK) dengan Surat No. S-159/D.04/2002 untuk melakukan penawaran umum perdana 312.500.000
     saham dengan nilai nominal Rp 20 per saham, dengan harga penawaran Rp 125 per saham. Pada
     tanggal 10 Agustus 2022, seluruh saham tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

     Penawaran Umum Saham Perdana tersebut disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham dan
     dituangkan dalam Akta Notaris No. 64 oleh Sugih Haryati, S.H., M.Kn., tanggal 19 Oktober 2022.

     Penerbitan Laporan Keuangan

     Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Dewan Direksi Perusahaan, selaku pihak
     yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan, pada tanggal
     1 Maret 2024.


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

     Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)

     Laporan keuangan Perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia yang
     meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi
     Keuangan (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntan
     Indonesia (“DSAK-IAI”), serta Peraturan No. VIII.G.7 yang diterbitkan oleh BAPEPAM-LK, tentang
     Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

     Dasar Penyajian Laporan Keuangan

     Laporan keuangan, kecuali laporan arus kas, telah disusun secara akrual dengan menggunakan konsep
     biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk akun-akun tertentu yang diukur berdasarkan basis lain
     seperti yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi terkait.

     Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung, dan dikelompokkan ke dalam
     aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

     Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsisten dengan yang
     digunakan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
     2022, kecuali untuk penerapan amendemen PSAK yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2023
     seperti yang diungkapkan dalam Catatan ini.

     Mata uang fungsional dan pelaporan yang digunakan oleh Perusahaan adalah Rupiah.



                                                    7
Page 15
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Dasar Penyajian Laporan Keuangan (lanjutan)

     Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK Indonesia mengharuskan manajemen untuk
     membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan
     jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi ini dibuat
     berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen dan pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat ini,
     hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi. Hal-hal yang melibatkan
     pertimbangan atau kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal di mana asumsi dan estimasi adalah
     signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan dalam Catatan 3 atas laporan keuangan.

     Penerapan PSAK yang Baru dan Direvisi

     Perusahaan telah menerapkan menerapkan PSAK yang baru dan revisi, yang berlaku efektif tanggal
     1 Januari 2023:
     - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
     - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka
        Pendek atau Jangka Panjang
     - Amendemen PSAK 16 Aset Tetap tentang Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan
     - Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait
        Definisi Estimasi Akuntansi
     - Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang
        Timbul dari Transaksi Tunggal

     Penerapan standar yang baru dan revisi tersebut tidak mengakibatkan perubahan substansial terhadap
     kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan
     untuk tahun berjalan.

     Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

     Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah (“Rp”), yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan.

     Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang
     berlaku pada tanggal transaksi.

     Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan
     dengan kurs yang berlaku saat itu. Pos non-moneter dalam mata uang asing yang diukur berdasarkan
     nilai historis tidak dijabarkan kembali. Selisih kurs yang timbul atas penyelesaian pos-pos moneter dan
     penjabaran kembali pos-pos moneter diakui pada laba rugi.

     Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

     Sesuai dengan PSAK No. 7, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, suatu pihak dianggap berelasi jika
     salah satu pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (dengan cara kepemilikan, secara
     langsung atau tidak langsung) atau mempunyai pengaruh signifikan (dengan cara partisipasi dalam
     kebijakan keuangan dan operasional) atas pihak lain dalam mengambil keputusan keuangan dan
     operasional.

     Seluruh transaksi signifikan dengan pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 27 atas laporan
     keuangan.

     Instrumen Keuangan

     Aset Keuangan

     Aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya pada tanggal perdagangan di mana pembelian
     atau penjualan aset keuangan dilakukan berdasarkan kontrak yang mensyaratkan penyerahan aset
     keuangan dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh pasar yang bersangkutan.

                                                     8
Page 16
                              PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Instrumen Keuangan (lanjutan)

     Aset Keuangan (lanjutan)

     Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
     melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

     Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual
     - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.

     Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
     - Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi.; dan
     - Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
       komprehensif lain.

     Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan bank, piutang usaha dan piutang lain-lain (instrumen
     keuangan yang memiliki dan tidak memiliki kuotasi harga). Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset
     lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai
     aset tidak lancar.

     Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

     i)    Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi

           Perusahaan mengukur aset keuangan pada biaya diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
           (1) aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan arus kas
           kontraktual; dan (2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan pada tanggal yang
           ditentukan untuk arus kas yang semata- mata pembayaran pokok dan bunga atas jumlah pokok
           yang belum dibayar.

           Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortiasi selanjutnya diukur dengan menggunakan
           metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah dikurangi dengan penurunan
           nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau premi
           atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR
           dicatat dalam laporan laba rugi. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan
           laba rugi.

     ii)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui OCI

           Instrumen utang

           Perusahaan mengukur instrumen utang pada nilai wajar melalui OCI jika kedua kondisi berikut
           terpenuhi: (1) aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan
           arus kas kontraktual dan pejualan; dan (2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan
           menimbulkan pada tanggal yang ditentukan untuk arus kas yang semata-mata pembayaran pokok
           dan bunga atas jumlah pokok yang belum dibayar.

           Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar melalui OCI, pendapatan bunga, revaluasi
           selisih kurs, dan kerugian atau pembalikan penurunan nilai diakui dalam laba rugi dan dihitung
           dengan cara yang sama seperti aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
           Perubahan nilai wajar yang tersisa diakui dalam OCI. Setelah penghentian pengakuan, perubahan
           nilai wajar kumulatif yang diakui di OCI didaur ulang menjadi laba rugi.




                                                       9
Page 17
                               PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
              Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Instrumen Keuangan (lanjutan)

     Aset Keuangan (lanjutan)

     ii)    Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui OCI (lanjutan)

            Instrumen ekuitas

            Setelah pengakuan awal, Perusahaan dapat memilih untuk mengklasifikasikan investasi
            ekuitasnya secara tidak dapat dibatalkan sebagai instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai
            wajar melalui OCI jika definisi ekuitas sesuai PSAK No. 50: Instrumen Keuangan: Penyajian dan
            tidak dimiliki untuk diperdagangkan. Klasifikasi ditentukan berdasarkan instrumen per instrumen.

            Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak pernah didaur ulang menjadi keuntungan
            atau kerugian. Dividen diakui sebagai pendapatan lain-lain dalam laba rugi pada saat hak
            pembayaran telah ditetapkan, kecuali jika Perusahaan memperoleh keuntungan dari hasil tersebut
            sebagai pemulihan sebagian biaya perolehan aset keuangan, dalam hal ini, keuntungan tersebut
            adalah dicatat dalam OCI. Instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tidak
            tunduk pada penilaian penurunan nilai.

     iii)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi

            Aset keuangan pada nilai wajar melalui laporan laba rugi termasuk aset keuangan yang dimiliki
            untuk diperdagangkan, aset keuangan yang ditetapkan pada pengakuan awal pada nilai wajar
            melalui laporan laba rugi, atau aset keuangan yang wajib diukur pada nilai wajar. Aset keuangan
            diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika mereka diperoleh untuk tujuan dijual atau
            dibeli kembali dalam waktu dekat. Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, juga
            diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan kecuali jika ditetapkan sebagai instrumen
            lindung nilai yang efektif. Aset keuangan dengan arus kas yang tidak semata-mata pembayaran
            pokok dan bunga diklasifikasikan dan diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, terlepas
            dari model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang akan diklasifikasikan pada
            biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui OCI, seperti dijelaskan di atas,
            instrumen utang dapat ditetapkan pada nilai wajar melalui laba rugi pada pengakuan awal jika hal
            tersebut menghilangkan, atau secara signifikan mengurangi, ketidaksesuaian akuntansi.

            Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi selanjutnya disajikan dalam
            laporan posisi keuangan sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam
            laporan laba rugi.

            Perusahaan tidak memiliki investasi dalam instrumen ekuitas, yang diklasifikasikan sebagai aset
            keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

     Aset keuangan (atau mana yang lebih tepat, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset
     keuangan serupa) dihentikan pengakuannya pada saat: (1) hak untuk menerima arus kas yang berasal
     dari aset tersebut telah berakhir; atau (2) Perusahaan telah mengalihkan hak mereka untuk menerima
     arus kas yang berasal dari aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara
     penuh tanpa penundaan material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “pass-through”; dan baik (a)
     Perusahaan telah secara substansial, mengalihkan seluruh risiko dan manfaat dari aset, atau (b)
     Perusahaan secara substansial tidak mengalihkan atau tidak memiliki seluruhris iko dan manfaat suatu
     aset, namun telah mengalihkan kendali atas aset tersebut.

     Liabilitas Keuangan

     Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
     - Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
     - Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.


                                                      10
Page 18
                              PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Instrumen Keuangan (lanjutan)

     Liabilitas Keuangan (lanjutan)

     Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.

     Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang,
     termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

     Liabilitas keuangan Perusahaan meliputi utang usaha, utang lain-lain – pihak ketiga, utang sewa, utang
     pembiayaan konsumen, dan utang bank. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka
     panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang
     tersisa kurang dari 12 bulan.

     Pengukuran liabilitas keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

     i)    Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi

           Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya amortisasi (misalnya pinjaman dan utang yang
           dikenakan bunga) selanjutnya diukur dengan menggunakan metode EIR. Amortisasi EIR termasuk
           di dalam biaya keuangan dalam laporan laba rugi.

     ii)   Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi

           Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi termasuk liabilitas
           keuangan untuk diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan
           awal untuk diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.

           Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok untuk diperdagangkan jika mereka diperoleh
           untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Kategori ini termasuk instrumen
           keuangan derivatif yang diambil Perusahaan yang tidak ditujukan sebagai instrumen lindung nilai
           dalam hubungan lindung nilai sebagaimana didefinisikan dalam PSAK No. 71. Derivatif melekat
           yang dipisahkan juga diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan kecuali mereka
           ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai efektif.

           Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam laporan
           laba rugi.

     Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan atau
     kadaluarsa

     Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi
     pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
     substansial atas persyaratan dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran atau modifikasi tersebut
     diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan selisih
     antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam laporan laba rugi.

     Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas lindung nilai

     Metode pengakuan keuntungan atau kerugian yang timbul tergantung dari apakah derivatif tersebut
     dimaksudkan sebagai instrumen lindung nilai, dan jika demikian, sifat dari item yang dilindung nilai.

     Untuk derivatif yang dikategorikan sebagai lindung nilai arus kas, pada awal transaksi, Perusahaan
     mendokumentasikan hubungan antara instrumen lindung nilai dengan item yang dilindung nilai, beserta
     tujuan manajemen risiko dan strategi pelaksanaan transaksi lindung nilai. Perusahaan juga
     mendokumentasikan penilaiannya, pada saat dimulainya lindung nilai dan secara berkesinambungan,
     apakah derivatif yang digunakan dalam transaksi lindung nilai sangat efektif dalam menghapus dampak
     perubahan nilai wajar atas arus kas yang dilindung nilai.

                                                      11
Page 19
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Instrumen Keuangan (lanjutan)

     Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas lindung nilai (lanjutan)

     Nilai wajar penuh derivatif lindung nilai diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas jangka
     panjang jika jatuh tempo yang tersisa untuk pokok yang dilindung nilai melebihi 12 bulan, dan sebagai
     aset lancar atau liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan.

     Perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan dan memenuhi kriteria lindung nilai atas arus kas untuk
     tujuan akuntansi, bagian efektifnya, diakui di penghasilan komprehensif lain di dalam "cadangan lindung
     nilai arus kas". Ketika instrumen derivatif tersebut kadaluarsa atau tidak lagi memenuhi kriteria lindung
     nilai untuk tujuan akuntansi, maka keuntungan atau kerugian kumulatif di penghasilan komprehensif
     lain diakui pada laporan laba rugi.

     Perubahan nilai wajar derivatif yang tidak memenuhi kriteria lindung nilai untuk tujuan akuntansi diakui
     langsung pada laporan laba rugi di dalam "(Kerugian) keuntungan perubahan nilai wajar derivatif -
     bersih".

     Saling Hapus Antar Aset dan Liabilitas Keuangan

     Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
     keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
     melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara
     neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

     Penurunan Nilai Aset Keuangan

     Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
     meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Perusahaan
     menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen
     keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian,
     Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat
     periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat
     pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa
     biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan
     perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak
     pengakuan awal.

     Perusahaan menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
     tersebut terhadap piutang usaha dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan.

     Penentuan Nilai Wajar

     Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
     untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar di pasar utama (atau
     pasar yang paling menguntungkan) pada tanggal pengukuran dalam kondisi pasar saat ini (yaitu harga
     keluar) terlepas apakah harga tersebut dapat diobservasi secara langsung atau diestimasi dengan
     menggunakan teknik penilaian lain pada tanggal pengukuran.

     Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
     terjadi:
     i)   di pasar utama (principal market) untuk aset atau liabilitas tersebut; atau
     ii) jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan (most advantageous market)
          untuk aset atau liabilitas tersebut.




                                                      12
Page 20
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Instrumen Keuangan (lanjutan)

     Penentuan Nilai Wajar (lanjutan)

     Perusahaan mengukur nilai wajar suatu aset atau liabilitas menggunakan asumsi yang akan digunakan
     pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
     bertindak dalam kepentingan ekonomis terbaiknya.

     Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
     menghasilkan manfaat ekonomis dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
     terbaiknya (highest and best use) atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan
     menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

     Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang
     memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat
     diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

     Hirarki nilai wajar dikategorikan dalam tiga (3) level input untuk teknik penilaian yang digunakan dalam
     pengukuran nilai wajar, sebagai berikut:
     a) Input Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
          identik yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
     b) Input Level 2 - input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi
          untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung atau tidak langsung.
     c) Input Level 3 - input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas.

     Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara berulang, Perusahaan menentukan
     apakah terjadi transfer antara Level di dalam hirarki dengan cara mengevaluasi kategori (berdasarkan
     input level terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai wajar) setiap akhir periode pelaporan.

     Perusahaan menentukan kelas aset dan liabilitas yang sesuai dengan sifat, karakteristik, dan risiko aset
     dan liabilitas, dan level hirarki nilai wajar dimana pengukuran nilai wajar tersebut dikategorikan.

     Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
     untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
     pengukuran.

     Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
     terjadi di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan di
     mana Perusahaan memiliki akses pada tanggal tersebut.

     Jika tersedia, Perusahaan mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga
     kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif,
     Perusahaan menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang dapat
     diobservasi dan relevan serta meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

     Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-
     pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm’s length market transactions), penggunaan nilai
     wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang didiskonto, atau model
     penilaian lain.

     Kas dan bank

     Kas dan bank tidak digunakan sebagai jaminan ataupun dibatasi penggunaannya.




                                                     13
Page 21
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Persediaan

     Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto.
     Biaya perolehan persediaan meliputi seluruh biaya yang timbul sampai persediaan berada dalam
     kondisi dan lokasi saat ini, di mana ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang.
     Biaya barang jadi dan barang dalam proses terdiri dari biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, biaya
     langsung lain dan biaya tidak langsung yang terkait dengan produksi (berdasarkan kapasitas operasi
     normal). Nilai realisasi neto adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi
     estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.

     Ketika persediaan dijual, jumlah tercatat persediaan tersebut diakui sebagai beban pada tahun di mana
     pendapatan terkait diakui.

     Penyisihan penurunan nilai persediaan karena keusangan, kerusakan, kehilangan dan lambatnya
     perputaran ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan masing-masing persediaan
     untuk mencerminkan nilai realisasi neto pada akhir tahun. Penyisihan penurunan nilai persediaan ke
     nilai realisasi neto dan seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode penurunan nilai
     atau kerugian terjadi. Jumlah setiap pemulihan penyisihan penurunan nilai persediaan karena kenaikan
     nilai realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah persediaan yang diakui sebagai beban
     pada periode terjadinya pemulihan tersebut.

     Biaya Dibayar di Muka

     Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat setiap biaya dengan menggunakan metode
     garis lurus.

     Aset Tetap

     Pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya perolehan yang meliputi harga pembelian,
     biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke
     lokasi dan kondisi yang diperlukan. Setelah pengakuan awal, Perusahaan menggunakan model biaya
     di mana seluruh aset tetap diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
     akumulasi kerugian penurunan nilai (jika ada).

     Biaya pengurusan legal awal untuk hak atas tanah diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah
     dan biaya ini tidak disusutkan. Biaya yang berkaitan dengan perpanjangan hak atas tanah diakui
     sebagai beban ditangguhkan dan diamortisasi selama periode hak atas tanah atau manfaat ekonomi
     tanah, mana yang lebih pendek.

     Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang
     terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di masa depan
     berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan dan biaya tersebut dapat diukur secara
     andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya pada tahun di mana
     penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laba
     rugi.

     Penyusutan dihitung sejak aset tersebut siap untuk digunakan dengan menggunakan metode garis
     lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap yang bersangkutan dengan rincian
     sebagai berikut:
                                                                          Tahun      Persentase
     Bangunan                                                                     20             5%
     Mesin                                                                      8 – 16      6,25% - 12,5%
     Kendaraan                                                                     8            12,5%
     Peralatan                                                                   4–8         12,5% - 25%
     Inventaris                                                                    4             25%
     Furniture                                                                   4–8         12,5% - 25%
     Aset hak guna - bangunan                                                    1-3        33,33% - 100%

                                                    14
Page 22
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Aset Tetap (lanjutan)

     Masa manfaat ekonomi, nilai residu dan metode penyusutan aset tetap ditelaah setiap akhir tahun dan
     pengaruh dari setiap perubahan estimasi akuntansi tersebut berlaku prospektif.

     Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa depan
     yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
     pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat
     dari aset tetap) diakui dalam laba rugi pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.

     Properti Investasi

     Properti investasi yang merupakan properti yang dimiliki untuk penghasilan sewa jangka panjang
     dan/atau untuk peningkatan modal, pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan dan selanjutnya
     dicatat pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai.
     Biaya perolehan juga termasuk biaya penggantian bagian properti investasi, jika memenuhi kriteria
     pengakuan. Seluruh biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui
     dalam laba rugi pada saat terjadinya.

     Properti investasi Perusahaan terdiri dari bangunan dan disusutkan menggunakan metode garis lurus
     (straight-line method) sesuai dengan taksiran masa manfaat ekonomis selama 20 tahun.

     Transfer ke atau dari properti investasi dilakukan pada saat terdapat perubahan penggunaan.

     Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

     Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas tidak diamortisasi namun diuji penurunan nilainya
     setiap tahun, atau lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan pada kondisi yang
     mengindikasikan kemungkinan penurunan nilai. Aset yang diamortisasi ditelaah untuk penurunan nilai
     apabila terjadi kondisi atau perubahan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat
     diperoleh kembali. Kerugian penurunan nilai diakui sebesar selisih jumlah tercatat aset terhadap jumlah
     terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi
     biaya penjualan dengan nilai pakai.

     Untuk tujuan menguji penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus
     kas terpisah teridentifikasi (unit penghasil kas). Aset non keuangan yang mengalami penurunan nilai
     ditelaah untuk kemungkinan pembalikkan atas penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.

     Sewa

     Perusahaan sebagai penyewa

     Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung,
     sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
     mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan
     imbalan.

     Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian,
     Perusahaan harus menilai apakah:
     - Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi dari
        penggunaan aset identifikasian; dan
     - Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Perusahaan memiliki
        hak ini ketika Perusahaan memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang
        bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:
     - Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
     - Perusahaan telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk
        tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.

                                                    15
Page 23
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Sewa (lanjutan)

     Perusahaan sebagai penyewa (lanjutan)

     Pada tanggal insepsi atau pada penilaian kembali atas kontrak yang mengandung sebuah komponen
     sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa
     berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen
     nonsewa. Namun, untuk sewa penunjang dimana Perusahaan                bertindak sebagai penyewa,
     Perusahaan memutuskan untuk tidak memisahkan komponen nonsewa dan mencatat komponen sewa
     dan nonsewa tersebut sebagai satu komponen sewa.

     Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna
     diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan
     dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan
     biaya langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar
     dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan
     dan ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima.

     Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga
     tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

     Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
     didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut
     tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya,
     Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.

     Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini:
     - pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan piutang insentif
       sewa;
     - pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya
       diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
     - jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
     - harga eksekusi opsi beli jika Perusahaan cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
     - penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Perusahaan cukup pasti untuk tidak
       menghentikan lebih awal.

     Liabilitas Imbalan Kerja

     Perusahaan menyediakan imbalan kerja pasti kepada karyawannya sesuai dengan Undang-undang
     Ketenagakerjaan Indonesia No. 13/2003. Program imbalan pasti ini tidak didanai.

     Liabilitas neto Perusahaan atas program imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas imbalan
     pascakerja pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program, jika ada. Perhitungan
     liabilitas imbalan pascakerja dilakukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dalam
     perhitungan aktuaria yang dilakukan setiap akhir periode pelaporan.

     Pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja, meliputi a) keuntungan dan kerugian aktuarial,
     b) imbal hasil atas aset program, tidak termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak batas atas
     aset, tidak termasuk bunga, diakui di penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran
     kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya.

     Ketika program imbalan berubah atau terdapat kurtailmen atas program, bagian imbalan yang berubah
     terkait biaya jasa lalu, atau keuntungan atau kerugian kurtailmen, diakui di laba rugi pada saat terdapat
     perubahan atau kurtailmen atas program.




                                                     16
Page 24
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Liabilitas Imbalan Kerja (lanjutan)

     Perusahaan menentukan (penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas imbalan pascakerja neto
     dengan menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur
     liabilitas imbalan pascakerja selama periode berjalan.

     Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian atas penyelesaian liabilitas imbalan pascakerja pada
     saat penyelesaian terjadi. keuntungan atau kerugian atas penyelesaian merupakan selisih antara nilai
     kini liabilitas imbalan pascakerja yang ditetapkan pada tanggal penyelesaian dengan harga
     penyelesaian, termasuk setiap aset program yang dialihkan dan setiap pembayaran yang dilakukan
     secara langsung oleh Perusahaan sehubungan dengan penyelesaian tersebut.

     Perusahaan mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu, dan setiap
     keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan (2) penghasilan atau beban bunga neto di laba rugi
     pada saat terjadinya.

     Pengakuan Pendapatan dan Beban

     Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

     Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
     i)   Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
     ii) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji
          dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke
          pelanggan.
     iii) Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh
          suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke
          pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat
          variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang
          diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan
          dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode
          kontrak.
     iv) Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
          berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak
          dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya
          yang diharapkan ditambah marjin.
     v) Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
          barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
          barang atau jasa tersebut).

     Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
     - Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
     - Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
       pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu Perusahaan memilih ukuran penyelesaian
       yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya
       kewajiban pelaksanaan.

     Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
     penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban
     kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang
     telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas kontrak disajikan dalam
     "Pendapatan diterima di muka".

     Penjualan barang

     Pendapatan dari penjualan barang diakui pada saat risiko dan manfaat kepemilikan secara signifikan
     telah dialihkan kepada pelanggan. Hal ini biasanya terjadi pada saat barang diserahkan dan pelanggan
     telah menerima barang tersebut.

                                                      17
Page 25
                              PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

     Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).

     Laba per Saham

     Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan dengan rata-rata tertimbang
     jumlah saham yang beredar selama tahun tersebut.

     Laba per saham dilusian dihitung manakala Perusahaan memiliki instrumen berpotensi saham biasa
     yang bersifat dilutif.

     Pajak Penghasilan

     Beban pajak penghasilan terdiri dari jumlah beban pajak kini dan pajak tangguhan.

     Beban pajak penghasilan untuk periode berjalan terdiri dari pajak penghasilan kini dan pajak tangguhan.
     Beban pajak penghasilan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, kecuali
     jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui di penghasilan komprehensif lain
     atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam penghasilan
     komprehensif lain atau ekuitas.

     i)    Pajak Kini

           Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan
           keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen
           secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”)
           sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika
           perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada
           otoritas pajak.

           Bunga dan denda untuk kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan, jika ada,
           dicatat sebagai bagian dari “Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan” dalam laporan laba rugi dan
           penghasilan komprehensif lain.

           Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan Surat Ketetapan Pajak (“SKP”)
           diakui sebagai pendapatan atau beban dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
           tahun berjalan, kecuali jika diajukan upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok
           pajak dan denda yang ditetapkan dengan SKP ditangguhkan pembebanannya sepanjang
           memenuhi kriteria pengakuan aset.

     ii)   Pajak Tangguhan

           Pajak tangguhan diakui berdasarkan perbedaan temporer pada tanggal pelaporan antara dasar
           pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan
           keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan
           beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh
           dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak
           pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer dan rugi fiskal.

           Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan, dan mengurangi
           jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang
           memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Aset pajak
           tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan diakui
           sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan aset pajak
           tangguhan tersedia untuk dipulihkan.


                                                    18
Page 26
                              PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Pajak Penghasilan (lanjutan)

     ii)   Pajak Tangguhan (lanjutan)

           Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode
           saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak
           yang berlaku atau berlaku secara substantif pada akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak
           terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan,
           termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah
           langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.

           Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan
           secara hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak
           tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau
           Perusahaan bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.

     Segmen operasi

     Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa
     (segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu
     (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya.

     Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk akun-akun yang dapat diatribusikan
     langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai
     kepada segmen tersebut.


3.   PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING

     Penyusunan        laporan    keuangan Perusahaan mengharuskan manajemen untuk membuat
     pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi jumlah-jumlah pendapatan, beban, aset dan
     liabilitas yang dilaporkan serta pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada setiap akhir periode
     pelaporan. Namun, hasil aktual dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi, ketidakpastian atas
     asumsi serta estimasi tersebut dapat menimbulkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset
     dan liabilitas pada tahun berikutnya.

     Pertimbangan dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi

     Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah membuat pertimbangan
     berikut, selain yang telah tercakup dalam estimasi, yang memiliki dampak signifikan atas jumlah-jumlah
     yang diakui dalam laporan keuangan:

     Penyisihan Pajak Penghasilan Badan

     Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan.
     Terdapat transaksi dan perhitungan pajak tertentu yang penentuan akhirnya adalah tidak pasti dalam
     kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan
     estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Ketika hasil pajak yang dikeluarkan
     berbeda dengan jumlah yang awalnya diakui, perbedaan tersebut akan berdampak pada pajak
     penghasilan dan penyisihan pajak tangguhan pada periode di mana penentuan tersebut dilakukan.

     Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum dikompensasi sejauh besar
     kemungkinan bahwa laba fiskal akan tersedia untuk dikompensasi dengan saldo rugi fiskal yang dapat
     dikompensasikan. Penentuan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui berdasarkan perbedaan
     waktu dan laba kena pajak di masa mendatang bersama-sama dengan strategi perencanaan pajak
     masa depan membutuhkan pertimbangan signifikan dari manajemen.


                                                     19
Page 27
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Pertimbangan dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi (lanjutan)

     Penyisihan Pajak Penghasilan Badan (lanjutan)

     Jumlah tercatat utang pajak penghasilan dan aset pajak tangguhan Perusahaan, diungkapkan pada
     Catatan 14b atas laporan keuangan.

     Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan

     Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya bergantung pada model bisnis untuk mengelola aset
     keuangan tersebut dan apakah persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut semata-mata
     pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Aset dan liabilitas keuangan diakui dan
     dikelompokkan sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti diungkapkan pada Catatan 28
     atas laporan keuangan.

     Mengevaluasi perjanjian sewa

     Dikelompokkan sebagai penyewa - Menilai pengaturan sewa dan jangka waktu sewa

     Penentuan apakah suatu perjanjian mengandung unsur sewa membutuhkan pertimbangan yang cermat
     untuk menilai apakah perjanjian tersebut memberikan hak untuk mendapatkan secara subtansial
     seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian dan hak untuk mengarahkan penggunaan
     aset identifikasian, bahkan jika hak tersebut tidak dijabarkan secara eksplisit di perjanjian. Dalam
     menentukan jangka waktu sewa, Perusahaan mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang
     menimbulkan insentif ekonomi untuk menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak menggunakan opsi
     penghentian. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian kontrak kerja) hanya termasuk
     dalam jangka waktu sewa jika cukup pasti akan diperpanjang (atau tidak dihentikan).

     Dikelompokkan sebagai penyewa - Memperkirakan suku bunga pinjaman inkremental untuk liabilitas
     sewa

     Karena Perusahaan tidak dapat langsung menentukan suku bunga implisit, manajemen menggunakan
     suku bunga pinjaman inkremental Perusahaan sebagai tingkat diskonto. Ada beberapa faktor yang
     perlu dipertimbangkan dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, yang banyak di antaranya
     memerlukan pertimbangan untuk dapat secara andal mengukur penyesuaian yang diperlukan untuk
     mencapai tingkat diskonto akhir. Dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, Perusahaan
     mempertimbangkan faktor-faktor utama berikut: risiko kredit korporat Perusahaan, jangka waktu sewa,
     jangka waktu pembayaran sewa, lingkungan ekonomi, waktu di mana sewa dimulai, dan mata uang di
     mana pembayaran sewa ditentukan.

     Sumber Estimasi Ketidakpastian

     Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan
     yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas
     untuk tahun/periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan
     estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan situasi
     mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar
     kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

     Penurunan Nilai Piutang Usaha dan Piutang Lain-Lain

     Tingkat provisi yang spesifik dievaluasi oleh manajemen dengan dasar faktor-faktor yang memengaruhi
     tingkat tertagihnya piutang tersebut. Dalam kasus ini, Perusahaan menggunakan pertimbangan
     berdasarkan fakta dan kondisi terbaik yang tersedia meliputi tetapi tidak terbatas pada jangka waktu
     hubungan Perusahaan dengan pelanggan dan status kredit pelanggan berdasarkan laporan dari pihak
     ketiga dan faktor-faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat pencadangan spesifik untuk
     pelanggan terhadap jumlah jatuh tempo untuk mengurangi piutang Perusahaan menjadi jumlah yang
     diharapkan tertagih.

                                                      20
Page 28
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Sumber Estimasi Ketidakpastian (lanjutan)

     Penurunan Nilai Piutang Usaha dan Piutang Lain-Lain (lanjutan)

     Pencadangan secara spesifik ini dievaluasi dan disesuaikan kembali jika terdapat informasi tambahan
     yang diterima memengaruhi jumlah yang diestimasikan. Selain provisi khusus terhadap piutang yang
     signifikan secara individual, Perusahaan juga mengakui provisi penurunan nilai secara kolektif terhadap
     risiko kredit debitur yang dikelompokkan berdasarkan karakteristik kredit yang sama, dan meskipun
     tidak secara spesifik diidentifikasi membutuhkan provisi khusus, memiliki risiko gagal bayar lebih tinggi
     daripada ketika awal piutang tersebut diberikan kepada debitur.

     Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit
     ekspektasian yang menggunakan cadangan kerugian kredit ekspektasian seumur hidup untuk seluruh
     piutang usaha. Dalam penentuan kerugian kredit ekspektasian, manajemen diharuskan untuk
     menggunakan pertimbangan dalam mendefinisikan hal apa yang dianggap sebagai kenaikan risiko
     kredit yang signifikan dan dalam pembuatan asumsi dan estimasi, untuk menghubungkan informasi
     yang relevan tentang kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi.
     Pertimbangan diaplikasikan dalam menentukan periode seumur hidup dan saat pengakuan awal
     piutang.

     Jumlah tercatat piutang usaha Perusahaan diungkapkan di dalam Catatan 5 atas laporan keuangan.

     Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan

     Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tercatat pada laporan posisi keuangan tidak
     tersedia di pasar aktif, ditentukan dengan menggunakan berbagai teknik penilaian termasuk
     penggunaan model matematika. Masukan (input) untuk model ini berasal dari data pasar yang bisa
     diamati sepanjang data tersebut tersedia. Bila data pasar yang bisa diamati tersebut tidak tersedia,
     pertimbangan manajemen diperlukan untuk menentukan nilai wajar. Nilai wajar atas instrumen
     keuangan diungkapkan dalam Catatan 28.

     Penurunan Nilai Persediaan

     Manajemen melakukan penilaian analisis umur persediaan pada setiap tanggal pelaporan dan
     membentuk penyisihan untuk persediaan usang dan persediaan yang memiliki perputaran yang lambat
     yang diidentifikasi tidak lagi sesuai untuk digunakan dalam produksi, dengan mempertimbangkan nilai
     realisasi neto dari persediaan barang jadi dan barang dalam proses berdasarkan pada harga jual dan
     kondisi pasar saat ini. Jumlah tercatat persediaan diungkapkan di dalam Catatan 7 atas laporan
     keuangan.

     Mengestimasi Masa Manfaat Properti Investasi dan Aset Tetap

     Biaya perolehan properti investasi dan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus
     berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis
     properti investasi dan aset tetap antara 4 sampai dengan 20 tahun, suatu kisaran yang umumnya
     diperkirakan dalam industri sejenis. Perubahan dalam pola pemakaian dan tingkat perkembangan
     teknologi dapat memengaruhi masa manfaat ekonomis serta nilai sisa aset dan karenanya biaya
     penyusutan masa depan memiliki kemungkinan untuk diubah/direvisi.

     Jumlah tercatat properti investasi dan aset tetap Perusahaan diungkapkan di dalam Catatan 11 dan 10
     atas laporan keuangan.

     Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

     Penilaian penurunan untuk aset non-keuangan, selain goodwill dilakukan ketika indikator penurunan
     nilai tertentu yang hadir. Sedangkan untuk goodwill, pengujian penurunan nilai wajib dilakukan minimal
     setiap tahun terlepas dari apakah atau tidak ada indikasi penurunan nilai.

                                                     21
Page 29
                              PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Sumber Estimasi Ketidakpastian (lanjutan)

     Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan)

     Menentukan nilai wajar aset membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan dihasilkan dari
     penggunaan lanjutan dan disposisi akhir dari aset tersebut. Setiap perubahan signifikan dalam asumsi
     yang digunakan dalam menentukan nilai wajar material dapat memengaruhi penilaian nilai dipulihkan
     dan kerugian penurunan nilai yang dihasilkan bias memiliki dampak material terhadap hasil usaha.

     Jumlah tercatat aset tetap diungkapkan di dalam Catatan 10 atas laporan keuangan.

     Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan

     Penentuan liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan Perusahaan bergantung pada pemilihan
     asumsi aktuarial yang digunakan. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat
     kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun
     dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan sebelumnya, diperlakukan
     sesuai dengan kebijakan akuntansi sebagaimana diuraikan dalam Catatan 2 atas laporan keuangan.

     Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi pada tanggal pelaporan tersebut adalah wajar dan sesuai.
     Perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan
     Perusahaan dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan dan
     beban imbalan kerja karyawan. Jumlah tercatat liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan
     diungkapkan dalam Catatan 18 atas laporan keuangan.

     Pajak Penghasilan

     Perusahaan selaku wajib pajak menghitung liabilitas perpajakannya secara self assessment
     berdasarkan pada peraturan pajak yang berlaku. Perhitungan tersebut dianggap benar selama belum
     terdapat ketetapan dari Direktorat Jenderal Pajak atas jumlah pajak yang terutang atau ketika sampai
     dengan jangka waktu lima (5) tahun (masa daluarsa pajak) tidak terdapat ketetapan pajak yang
     diterbitkan. Perbedaan jumlah pajak yang terutang dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti
     pemeriksaan pajak, penemuan bukti-bukti pajak baru dan perbedaan interpretasi antara manajemen
     dan pejabat kantor pajak terhadap peraturan pajak tertentu. Perbedaan hasil aktual dan jumlah tercatat
     tersebut dapat mempengaruhi jumlah tagihan pajak, utang pajak, aset pajak tangguhan dan beban
     pajak. Jumlah tercatat utang pajak diungkapkan dalam Catatan 14b atas laporan keuangan.


4.   KAS DAN BANK

     Akun ini terdiri dari :
                                                             2023                         2022

     Kas                                                        193.171.658                  57.017.911
     Bank – Rupiah
       PT Bank Central Asia Tbk                                 463.268.356               4.050.394.948
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                              1.279.108                   2.478.694
       PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
          Barat dan Banten Tbk                                       764.073                     899.073
     Bank – USD
       PT Bank Central Asia Tbk                                     7.086.502             1.251.030.176

        Sub-jumlah                                              472.398.039               5.304.802.891

     Jumlah                                                     665.569.697               5.361.820.802


                                                    22
Page 30
                              PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4.   KAS DAN BANK (lanjutan)

     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat saldo kas dan bank yang ditempatkan kepada
     pihak berelasi.

     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat saldo kas dan bank yang signifikan yang
     tidak dapat digunakan oleh Perusahaan.


5.   PIUTANG USAHA

     Akun ini terdiri dari :
                                                           2023                       2022

     Pihak ketiga – Rupiah
        PT Cipta sukses                                    2.716.880.000                           -
        PT Amanah Meddis Indonesia                         1.527.794.000                           -
        PT Karya Pratama                                     570.044.940                           -
        PT Banmal Indonesia Gemilang                         113.520.000                 192.600.000
        PT Buana Inti Prima Usaha                                      -                 144.300.000
        Lain-lain (masing-masing dibawah Rp
           100.000.000)                                      651.710.101                 213.661.565

        Sub-jumlah                                         5.579.949.041                 550.561.565
     Dikurangi cadangan kerugian penurunan
        nilai                                                (159.686.419 )              (17.892.773 )

     Jumlah                                                5.420.262.622                 532.668.792

     Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:

                                                           2023                       2022

     Belum jatuh tempo                                     3.139.029.441                 353.262.109
     Telah jatuh tempo:
        1 – 30 hari                                          465.462.583                 165.800.000
        31 – 60 hari                                          24.595.134                  31.499.456
        61 – 90 hari                                       1.942.478.594                           -
        > 90 hari                                              8.383.289                           -

     Jumlah                                                5.579.949.041                 550.561.565


     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan kerugian
     penurunan nilai piutang adalah cukup untuk menutup kerugian penurunan nilai atas tidak tertagihnya
     piutang usaha.


6.   PIUTANG LAIN-LAIN

     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, akun ini merupakan piutang karyawan dengan saldo
     masing-masing sebesar Rp 865.471.000 dan Rp 968.350.000. Piutang ini merupakan penghargaan
     kepada karyawan yang berprestasi dan telah memiliki masa kerja yang lama. Manajemen berkeyakinan
     bahwa seluruh piutang lain-lain dapat tertagih, sehingga tidak diperlukan cadangan penurunan nilai
     piutang.




                                                  23
Page 31
                              PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7.   PERSEDIAAN

     Akun ini terdiri dari :
                                                           2023                     2022

     Barang jadi                                            5.051.838.744            4.570.347.333
     Bahan baku                                             2.762.877.646            2.194.744.700
     Kemasan                                                  754.880.471              574.922.062

     Sub-jumlah                                             8.569.596.861            7.340.014.095
     Dikurangi cadangan kerugian penurunan
        nilai                                                 (79.500.423 )                       -

     Jumlah                                                 8.490.096.438            7.340.014.095


     Mutasi persediaan selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                          2023                      2022

     Bahan baku dan kemasan
     Saldo awal                                             2.769.666.762           4.547.697.699
     Pembelian bahan baku dan kemasan                       8.516.374.245           9.751.958.633
     Pemakaian bahan baku dan kemasan
       untuk produksi (lihat Catatan 23)                   (7.768.282.890 )        (11.529.989.570 )

     Saldo akhir                                            3.517.758.117           2.769.666.762

     Barang Jadi
     Saldo awal                                             4.570.347.333            4.597.957.600
     Beban pokok produksi                                  10.664.203.510           16.206.946.057
     Beban pokok penjualan (lihat Catatan 23)             (10.182.712.099 )        (16.234.556.324 )

     Saldo akhir                                            5.051.838.744           4.570.347.333

     Jumlah                                                 8.569.596.861           7.340.014.095


     Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat persediaan tersebut di atas tidak melebihi realisasi
     bersihnya dan oleh karena itu, tidak diperlukan penyisihan untuk menyesuaikan jumlah tercatat
     persediaan ke nilai realisasi netonya.

     Pada tahun 2023, persediaan telah diasuransikan masing-masing pada PT China Taiping Insurance
     Indonesia terhadap risiko kerugian dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 11.720.568.923 yang
     menurut pendapat manajemen cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.

     Pada tahun 2022, persediaan telah diasuransikan masing-masing pada PT China Taiping Insurance
     Indonesia dan PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika terhadap risiko kerugian dengan nilai
     pertanggungan sebesar Rp 8.537.576.197 yang menurut pendapat manajemen cukup untuk menutup
     kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.


8.   UANG MUKA

     Akun ini terdiri dari :
                                                           2023                     2022

     Pembelian bahan baku                                   5.023.955.990          12.599.942.065
     Pembelian furniture                                        3.775.000                       -
     Pembelian mesin                                                    -           6.596.600.000


                                                  24
Page 32
                              PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
             Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8.   UANG MUKA (lanjutan)

                                                             2023                          2022

     Pembelian peralatan                                                      -             1.000.000.000
     Pembelian inventaris                                                     -               138.645.000

     Jumlah                                                   5.027.730.990                20.335.187.065



9.   BIAYA DIBAYAR DI MUKA

     Akun ini terdiri dari :
                                                             2023                          2022

     Asuransi                                                  109.980.444                   105.269.840
     Sewa                                                        9.738.580                       242.936
     Lain-lain                                                  95.046.500                             -

     Jumlah                                                    214.765.524                   105.512.776



10. ASET TETAP

     Akun ini terdiri dari:
                                                                    2023

                                                   Penambahan/             Pengurangan/
                                  Saldo Awal       Reklasifikasi           Reklasifikasi     Saldo Akhir
     Biaya Perolehan
     Kepemilikan langsung
       Tanah                     12.865.025.000                     -                  -     12.865.025.000
       Bangunan                  16.114.580.276         3.985.664.203                  -     20.100.244.479
       Mesin                     11.000.423.276         5.675.689.900                  -     16.676.113.176
       Kendaraan                  4.067.319.399           578.950.000                  -      4.646.269.399
       Peralatan                    625.951.357         2.066.206.686                  -      2.692.158.043
       Inventaris                 1.329.598.950           560.043.441                  -      1.889.642.391
       Furniture                  2.791.368.556            69.911.000                  -      2.861.279.556
       Aset dalam proses –
         bangunan                 1.521.401.307                     -   (1.521.401.307)                     -
     Aset hak guna
       Bangunan                     670.000.000         1.325.000.000                  -      1.995.000.000
     Jumlah Biaya Perolehan      50.985.668.121        14.261.465.230   (1.521.401.307)      63.725.732.044

     Akumulasi Penyusutan
     Kepemilikan langsung
       Bangunan                     585.685.385           944.580.108                  -      1.530.265.493
       Mesin                      3.470.390.844         1.003.603.387                  -      4.473.994.231
       Kendaraan                  1.285.487.650           673.593.907                  -      1.959.081.557
       Peralatan                    308.131.082           176.118.769                  -        484.249.851
       Inventaris                   616.427.500           373.374.225                  -        989.801.725
       Furniture                    604.848.041           340.912.766                  -        945.760.807
     Aset hak guna
       Bangunan                     591.388.885          639.722.220                   -      1.231.111.105
     Jumlah Akumulasi
       Penyusutan                 7.462.359.387         4.151.905.382                  -     11.614.264.769

     Nilai Buku                  43.523.308.734                                              52.111.467.275




                                                  25
Page 33
                            PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
           Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)
                                                                         2022

                                                        Penambahan/             Pengurangan/
                                      Saldo Awal        Reklasifikasi           Reklasifikasi     Saldo Akhir
    Biaya Perolehan
    Kepemilikan langsung
      Tanah                           12.865.025.000                     -                   -    12.865.025.000
      Bangunan                         9.766.079.927         6.348.500.349                   -    16.114.580.276
      Mesin                           10.003.879.276           996.544.000                   -    11.000.423.276
      Kendaraan                        3.332.882.259         1.107.255.996       (372.818.856)     4.067.319.399
      Peralatan                          377.577.380           248.373.977                   -       625.951.357
    Biaya Perolehan (lanjutan)
    Kepemilikan langsung (lanjutan)
      Inventaris                        828.578.300            501.020.650                   -     1.329.598.950
      Furniture                         910.983.851          1.880.384.705                   -     2.791.368.556
      Aset dalam proses –
        bangunan                       1.224.322.837          297.078.470                    -     1.521.401.307
    Aset hak guna
      Bangunan                          535.000.000           135.000.000                    -       670.000.000
    Jumlah Biaya Perolehan            39.844.328.830        11.514.158.147       (372.818.856)    50.985.668.121

    Akumulasi Penyusutan
    Kepemilikan langsung
      Bangunan                            40.692.000          544.993.385                    -       585.685.385
      Mesin                            2.543.775.804          926.615.040                    -     3.470.390.844
      Kendaraan                        1.167.971.245          428.198.725        (310.682.320)     1.285.487.650
      Peralatan                          187.277.960          120.853.122                    -       308.131.082
      Inventaris                         404.892.883          211.534.617                    -       616.427.500
      Furniture                          136.313.710          468.534.331                    -       604.848.041
    Aset hak guna
      Bangunan                          323.055.553           268.333.332                    -       591.388.885
    Jumlah Akumulasi
      Penyusutan                       4.803.979.155         2.969.062.552       (310.682.320)     7.462.359.387

    Nilai Buku                        35.040.349.675                                              43.523.308.734


    Aset tetap berupa tanah dan bangunan dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman bank yang diterima
    Perusahaan (lihat Catatan 17).

    Beban penyusutan aset tetap dialokasikan pada:

                                                                  2023                           2022

    Beban penjualan (lihat Catatan 24)                               234.579.170                   343.195.777
    Beban umum dan administrasi (lihat
      Catatan 25)                                                  3.917.326.212                 2.625.866.775

    Jumlah                                                         4.151.905.382                 2.969.062.552


    Perhitungan laba penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                  2023                           2022

    Hasil penjualan                                                                -               243.243.243
    Nilai buku                                                                     -                62.136.536

    Laba Penjualan Aset Tetap                                                      -               181.106.707




                                                       26
Page 34
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)

    Pada tanggal 31 Desember 2023, pembangunan aset dalam proses, berupa bangunan di Jl. Mekar
    Utama, Kel. Mekarwangi, Kec. Bojongloa Kidul, Bandung, Jawa Barat, sudah selesai. Perusahaan
    mengklasifikan aset tersebut sebagai propertI investasi (lihat Catatan 11)

    Pada tanggal 31 Desember 2022, persentase penyelesaian aset dalam proses sebesar 72,29% dan
    telah selesai di tahun 2023.

    Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi perubahan keadaan yang menyebabkan terjadinya
    penurunan nilai atas nilai tercatat aset tetap pada 31 Desember 2023 dan 2022.

    Pada tahun 2023, aset tetap berupa mesin-mesin berikut instalasinya dan kendaraan telah
    diasuransikan pada PT China Taiping Insurance Indonesia dan BCA Insurance terhadap risiko kerugian
    dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 34.646.051.965 yang menurut pendapat manajemen cukup
    untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.

    Pada tahun 2022, aset tetap berupa mesin-mesin berikut instalasinya dan kendaraan telah
    diasuransikan pada PT China Taiping Insurance Indonesia dan Asuransi Raksa terhadap risiko kerugian
    dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 19.126.759.459 yang menurut pendapat manajemen cukup
    untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.

    Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, jumlah tercatat aset tetap yang tidak dipakai sementara
    masing-masing sebesar Rp 7.057.070.975 dan Rp 193.421.000.

    Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 nilai perolehan aset tetap Perusahaan yang telah disusutkan
    penuh namun masih digunakan masing-masing adalah sebagai berikut:

                                                              2023                          2022

    Mesin                                                      1.255.238.800                1.255.238.800
    Peralatan                                                    123.098.484                   89.248.484
    Inventaris                                                   220.853.300                  202.685.300
    Furnitur                                                      55.069.600                   52.379.600

    Jumlah                                                     1.654.260.184                1.599.552.184



11. PROPERTI INVESTASI

    Akun ini terdiri dari:
                                                                     2023
                                                     Penambahan/            Pengurangan/
                                   Saldo Awal        Reklasifikasi          Reklasifikasi    Saldo Akhir
    Biaya Perolehan
      Bangunan                                  -        1.521.401.307                  -     1.521.401.307
    Akumulasi Penyusutan
      Bangunan                                  -          76.070.065                   -          76.070.065

    Nilai Buku                                  -                                            1.445.331.242


    Pada tanggal 31 Desember 2023, properti investasi merupakan bangunan di Jl. Mekar Utama,
    Kel. Mekarwangi, Kec. Bojongloa Kidul, Bandung, Jawa Barat.

    Beban penyusutan untuk tahun 2023 seluruhnya dibebankan dalam beban umum dan administrasi.

    Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi perubahan keadaan yang menyebabkan terjadinya
    penurunan nilai atas nilai tercatat properti investasi pada 31 Desember 2023.

                                                    27
Page 35
                            PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
           Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. UTANG USAHA

   Akun ini merupakan utang kepada pihak ketiga, terdiri dari:

                                                           2023                  2022

   Pihak ketiga – Rupiah
      PT Surya Sukses Mekar Makmur                               270.653.623       699.182.459
      PT Venindo Imperia                                         233.310.068        68.103.162
      PT Teska Kenko Indonesia                                    93.925.120       223.225.605
      PT Top Adi Perkasa                                          27.750.000       359.490.150
      PT Multi Spunindo Jaya                                               -       205.461.000
      Lain-lain (masing-masing dibawah Rp
         100.000.000)                                            249.740.315        71.299.348

   Jumlah                                                        875.379.126     1.626.761.724



13. UTANG LAIN-LAIN

   Akun ini terdiri dari:
                                                           2023                  2022

   Pihak ketiga                                                  119.407.001             265.500
   Pihak berelasi (lihat Catatan 27)                             725.000.000                   -

   Jumlah                                                        844.407.001             265.500



14. PERPAJAKAN

   a. Pajak dibayar di muka

      Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, akun ini terdiri dari:

                                                             2023                 2022

      Taksiran tagihan pajak penghasilan
         tahun 2022                                              2.730.427.741    2.730.427.741
      Pajak Pertambahan Nilai                                        7.924.486       16.517.988
      Pajak Penghasilan pasal 21                                    98.323.889                -

      Jumlah                                                     2.836.676.116    2.746.945.729


   b. Utang pajak

      Akun ini terdiri dari:
                                                             2023                 2022

      Pajak Pertambahan Nilai                                      91.732.309           25.874.652
      Pajak Penghasilan:
         Pasal 21                                                            -      135.838.890
         Pasal 23                                                   2.212.333         1.141.641
         Pasal 25                                                  12.590.976                 -
         Pasal 4 ayat 2                                             2.250.000                 -

      Jumlah                                                      108.785.618       162.855.183


                                                  28
Page 36
                           PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
          Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. PERPAJAKAN (lanjutan)

   c. Pajak penghasilan kini

      Perhitungan taksiran tagihan pajak penghasilan, beban pajak kini dan taksiran utang pajak
      penghasilan Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                                2023                                 2022

      Laba (Rugi) sebelum pajak menurut
        laporan laba rugi dan penghasilan
        komprehensif lain                                       (3.587.487.444 )                         596.315.821

      Beda temporer:
        Imbalan pasca kerja karyawan                                 62.004.041                          (109.726.999 )
        Cadangan kerugian penurunan nilai
           piutang                                                 141.793.646                                       -
        Cadangan kerugian penurunan nilai
           persediaan                                                79.500.423                                      -

      Beda tetap:
        Pendapatan jasa giro                                        (2.845.905)                          (24.420.716 )
        Sumbangan dan jamuan                                        43.044.737                            72.188.247
        Pajak penghasilan                                          344.258.843                           808.578.833
        Pajak lainnya                                                2.366.583                            37.095.138
        Lainnya yang tidak diakui secara
           pajak                                                    (23.681.280 )                        166.841.867

      Taksiran laba kena pajak (rugi fiskal)                    (2.941.046.356 )                     1.546.872.191

      Taksiran laba kena pajak – dibulatkan                                     -                    1.546.872.000

      Beban Pajak Kini                                                          -                        318.668.912
      Dikurangi kredit pajak:
         Pajak penghasilan pasal 22                                             -                        2.624.399
         Pajak penghasilan pasal 23                                             -                           72.072
         Pajak penghasilan pasal 25                                             -                    3.046.400.182

      Taksiran utang pajak penghasilan
        pasal 29 (tagihan pajak
        penghasilan)                                                            -                    (2.730.427.741 )

      Taksiran laba kena pajak (rugi fiskal) hasil rekonsiliasi di atas menjadi dasar dalam pengisian Surat
      Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Badan Perusahaan.

   d. Pajak penghasilan tangguhan

                                                                             2023
                                                                                    Dikreditkan ke
                                                                                     penghasilan
                                                            Dikreditkan ke          komprehensif
                                          Saldo awal           laba rugi                 lain                Saldo Akhir

      Imbalan pasca kerja karyawan             69.441.592        (14.184.711)             17.213.067             72.469.948
      Cadangan kerugian penurunan nilai
         piutang                              3.936.410          31.194.602                          -           35.131.012
      Penyusutan asset tetap                (59.765.062)                  -                          -         (59.765.062)

      Total                                    13.612.940        17.009.891               17.213.067             47.835.898



                                                       29
Page 37
                           PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
          Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. PERPAJAKAN (lanjutan)

   d. Pajak penghasilan tangguhan (lanjutan)
                                                                                 2022
                                                                                        Dikreditkan ke
                                                                                         penghasilan
                                                            Dikreditkan ke              komprehensif
                                          Saldo awal           laba rugi                     lain              Saldo Akhir

      Imbalan pasca kerja karyawan         101.407.008           (40.584.940)                  8.619.524          69.441.592
      Cadangan kerugian penurunan nilai
         piutang                              3.936.410                      -                            -         3.936.410
      Penyusutan asset tetap                (59.765.062)                     -                            -      (59.765.062)

      Total                                 45.578.356           (40.584.940 )                 8.619.524          13.612.940




15. PENDAPATAN DITERIMA DI MUKA

   Pada tanggal 31 Desember 2023, akun ini merupakan pendapatan diterima di muka atas penjualan:
                                                              2023                                   2022

   Stetoskop dan tensimeter                                    1.819.852.226                                         -
   Masker                                                            389.188                                         -

   Jumlah                                                      1.820.241.414                                         -



16. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN

   Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 akun ini merupakan utang atas perolehan kendaraan
   dengan rincian sebagai berikut:
                                                   2023                      2022

   PT BCA Finance                                                788.489.245                              773.297.946
   Dikurang bagian yang jatuh tempo dalam
      satu tahun                                                 432.049.503                              274.176.732

   Bagian jangka panjang                                         356.439.742                              499.121.214


   Pada tanggal 31 Desember 2023, utang kepada PT BCA Finance jatuh tempo hingga tanggal
   1 Desember 2025 dan dikenakan bunga berkisar antara 3,55% - 7,09% per tahun.

   Pada tanggal 31 Desember 2022, utang kepada PT BCA Finance jatuh tempo hingga tanggal
   22 September 2025 dan dikenakan bunga berkisar antara 5,92% - 7,09% per tahun.


17. UTANG BANK

   Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 akun ini terdiri dari:
                                                              2023                                   2022

   PT Bank Central Asia Tbk                                    7.182.457.101                             9.261.302.838
   Dikurang bagian yang jatuh tempo dalam
      satu tahun                                               2.229.125.663                             2.078.845.737

   Bagian jangka panjang                                       4.953.331.438                             7.182.457.101


                                                       30
Page 38
                           PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
          Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. UTANG BANK (lanjutan)

   Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 3327/7770/21 tanggal 2 Desember 2021 dan Perubahan Perjanjian
   Kredit No. 0068/3327/7770/22 tanggal 13 Januari 2022, Perusahaan memperoleh Fasilitas Kredit
   Investasi dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dengan pagu kredit tidak melebihi Rp 11.200.000.000.
   Fasilitas Kredit tersebut digunakan untuk pembelian Gudang di Komplek Pergudangan Blue Sky
   Industrial Estate No. 9. Fasilitas Kredit tersebut memiliki jangka waktu 5 tahun dan dikenakan bunga
   sebesar 7% per tahun.

   Agunan atas Fasilitas Kredit ini adalah sebidang tanah dan bangunan sebagaimana diuraikan dalam
   SHGB No. 01839/Kelurahan Leuwigajah, terletak di Kota Cimahi Blok Kubang, Kecamatan Cimahi
   Selatan, Kelurahan Leuwigajah, Jawa Barat atas nama Jemmy Kurniawan dan Fransciscus Rijadi (lihat
   Catatan 10).

   Hal-hal yang wajib dilaksanakan oleh Perusahaan adalah sebagai berikut:
   a. Mentaati semua undang-undang, peraturan pemerintah, kebijakan pemerintah, petunjuk atau
       instruksi dari pemerintah yang berlaku terhadap Perusahaan.
   b. Segera memberitahukan kepada BCA secara tertulis tentang adanya setiap perkara yang
       menyangkut Perusahaan, baik perdata, tatausaha negara, tuntutan pajak, penyidikan maupun
       perkara pidana yang akan mempengaruhi usaha maupun harta kekayaan Perusahaan.
   c. Segera memberitahukan kepada BCA secara tertulis dengan melampirkan dokumen pendukung
       setiap kali terjadi perubahan anggaran dasar serta perubahan susunan Direksi, Komisaris dan/atau
       pemegang saham mayoritas Perusahaan.
   d. Membayar semua biaya yang timbul dan berhubungan dengan pemberian Fasilitas Kredit serta
       pelaksanaan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Perjanjian Kredit meskipun Fasilitas Kredit
       tidak digunakan dan/atau Perjanjian Kredit dibatalkan.
   e. Memberikan segala keterangan yang diminta oleh BCA yang berhubungan dengan pemberian
       Fasilitas Kredit dan Agunan.
   f. Mempertahankan Ha katas Kekayaan Intelektual, antara lain hak cipta, paten dan merek yang telah
       atau akan dimiliki oleh Perusahaan.
   g. Wajib menyerahkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Terdaftar
       setiap 1 tahun sekali selambat-lambatnya 6 bulan setelah berakhir tahun buku.
   h. Tetap memusatkan aktivitas keuangan usaha pada rekening BCA.
   i. Menyerahkan Laporan Keuangan Audited Maksimal 1 tahun setelah realisasi.

   Hal-hal yang tidak boleh dilakukan Perusahaan selama belum membayar lunas Fasilitas Kredit ini tanpa
   persetujuan tertulis dari PT Bank Central Asia Tbk adalah sebagai berikut:
   a. Memperoleh pinjaman uang/kredit baru dari pihak lain dan/atau mengikatkan diri sebagai
       penanggung/penjamin dalam bentuk dan dengan nama apa pun dan/atau mengagunkan harta
       kekayaan Perusahaan kepada pihak lain.
   b. Meminjamkan uang, termasuk tetapi tidak terbatas kepada perusahaan afiliasinya, kecuali dalam
       rangka menjalankan usaha sehari-hari.
   c. Melakukan investasi, penyertaan atau membuka usaha baru di luar bisnis inti Perusahaan.
   d. Melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan pembubaran/likuidasi, spin-off.

   Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan telah memenuhi seluruh pembatasan dan
   kewajiban yang diwajibkan oleh bank.


18. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

   Perusahaan memiliki program pensiun manfaat pasti yang sepenuhnya tidak didanai untuk mencakup
   seluruh karyawan tetap. Perusahaan mencadangkan liabilitas imbalan kerja jangka panjang sesuai
   dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13 tanggal 25 Oktober 2003. Liabilitas imbalan kerja
   pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 didasarkan pada laporan Kantor Konsultan Aktuaria Muh
   Imam Basuki Dan Rekan, aktuaris independen, tanggal 21 Februari 2024. Liabilitas tersebut dihitung
   menggunakan metode “Projected Unit Credit”, dengan asumsi-asumsi utama sebagai berikut:



                                                 31
Page 39
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (lanjutan)

                                                                              2023                                  2022

   Tingkat diskonto                                                                   6,84%                                 7,35%
   Kenaikan gaji                                                                4% per tahun                          4% per tahun
   Umur pensiun normal                                                              56 tahun                              56 tahun
   Tingkat mortalitas                                                            TMI IV 2019                           TMI IV 2019

   Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti dan jumlah yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan
   komprehensif lain adalah sebagai berikut:

                                                                              2023                                  2022

   Saldo awal                                                                    315.643.598                            460.940.943
   Beban yang diakui dalam laba rugi (lihat
      Catatan 25)
      Biaya jasa kini                                                              38.804.237                            38.468.307
      Biaya bunga                                                                  23.199.804                            35.077.606
      Biaya jasa lalu                                                                       -                          (183.272.912 )

       Sub-total                                                                   62.004.041                          (109.726.999 )

    Pengukuran kembali yang diakui dalam
      penghasilan komprehensif lain                                               78.241.215                             39.179.654
    Pembayaran imbalan kerja                                                    (126.480.000 )                          (74.750.000 )

   Jumlah                                                                        329.408.854                            315.643.598



19. MODAL SAHAM

   Rincian pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
   berikut:
                                             2023
   _______________________________________________________________________________________________________________________________________
                                                   Jumlah Saham
                                                  Ditempatkan dan                   Persentase
         Pemegang Saham                            Disetor Penuh                   Pemilikan (%)                      Jumlah
   Jemmy Kurniawan                                      562.500.000                         36                        11.250.000.000
   Franciscus Rijadi                                    437.500.000                         28                         8.750.000.000
   Fancy Marsiana                                        62.500.000                          4                         1.250.000.000
   A Padmono Budi                                        62.500.000                          4                         1.250.000.000
   Alexander                                             62.500.000                          4                         1.250.000.000
   Masyarakat                                           375.000.000                         24                         7.500.000.000
   Jumlah                                             1.562.500.000                        100                        31.250.000.000


                                                                    2022
   _______________________________________________________________________________________________________________________________________
                                                   Jumlah Saham
                                                  Ditempatkan dan                   Persentase
         Pemegang Saham                            Disetor Penuh                   Pemilikan (%)                      Jumlah
   Jemmy Kurniawan                                      562.500.000                         36                        11.250.000.000
   Franciscus Rijadi                                    437.500.000                         28                         8.750.000.000
   Fancy Marsiana                                        62.500.000                          4                         1.250.000.000
   A Padmono Budi                                        62.500.000                          4                         1.250.000.000


                                                                  32
Page 40
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
            Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. MODAL SAHAM (lanjutan)

                                                             2022 (lanjutan)
   _______________________________________________________________________________________________________________________________________
                                                   Jumlah Saham
                                                  Ditempatkan dan                   Persentase
         Pemegang Saham                            Disetor Penuh                   Pemilikan (%)                      Jumlah
   Engel Stefan                                          62.500.000                          4                         1.250.000.000
   Alexander                                             62.500.000                          4                         1.250.000.000
   Masyarakat                                           312.500.000                         20                         6.250.000.000
   Jumlah                                             1.562.500.000                        100                        31.250.000.000


   Berdasarkan Akta Notaris No. 97 tanggal 24 Desember 2021 oleh Sugih Haryati, S.H., M.Kn., Notaris
   di Tangerang, Perusahaan meningkatkan modal dasar dari semula Rp 4.840.000.000 menjadi
   Rp 100.000.000.000 terbagi atas 200.000 saham, meningkatkan modal ditempatkan dan disetor
   dengan kapitalisasi laba ditahan Perusahaan sebesar Rp 20.160.000.000 sehingga modal ditempatkan
   dan disetor Perusahaan semula Rp 4.840.000.000 menjadi Rp 25.000.000.000.

   Berdasarkan Akta No. 11 tanggal 5 April 2022, sehubungan dengan rencana Penawaran Umum
   Perseroan, Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan telah menyetujui, antara lain:
   a. pengeluaran saham dalam simpanan (portepel) Perseroan untuk ditawarkan kepada masyarakat
      melalui Penawaran Umum Perdana sebanyak-banyaknya 312.500.000 (tiga ratus dua belas juta lima
      ratus ribu) saham baru yang mewakili 20% (dua puluh persen) dari seluruh modal ditempatkan dan
      disetor Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana serta memberikan wewenang kepada Dewan
      Komisaris Perseroan untuk menentukan kepastian jumlah saham yang dikeluarkan melalui
      Penawaran Umum Perdana kepada Masyarakat dan kewenangan Dewan Komisaris tersebut dapat
      dilimpahkan kepada Direksi Perseroan, dengan memperhatikan: ketentuan peraturan perundang-
      undangan yang berlaku termasuk peraturan di bidang pasar modal; dan peraturan Bursa Efek yang
      berlaku di tempat dimana saham-saham Perseroan dicatatkan. Sehubungan dengan keputusan
      tersebut selanjutnya Para Pemegang Saham Perseroan dengan ini menyetujui dan menyatakan
      melepaskan haknya untuk untuk menerima tawaran untuk terlebih dahulu membeli saham baru yang
      diterbitkan tersebut yang hendak dijual dalam Penawaran Umum Perdana tersebut; dan
   b. pemecahan nilai nominal saham Perseroan yang semula sebesar Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah)
      setiap saham menjadi Rp 20 (dua puluh rupiah) setiap saham.

   Berdasarkan Akta Notaris No. 64 tanggal 19 Oktober 2022 oleh Sugih Haryati, S.H., M.Kn., Notaris di
   Jakarta, Para pemegang saham menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan
   setelah Penawaran Umum selesai dilaksanakan menjadi Rp 31.250.000.000 atau sejumlah
   1.562.500.000 saham.


20. TAMBAHAN MODAL DISETOR

   Akun ini terdiri dari:
                                                                              2023                                  2022

   Agio saham setelah Penawaran Umum                                         32.812.500.000                        32.812.500.000
   Dikurang biaya emisi saham                                                (2.945.144.544 )                      (2.945.144.544 )

   Jumlah                                                                    29.867.355.456                        29.867.355.456




                                                                  33
Page 41
                            PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
           Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. SALDO LABA

   Akun ini terdiri dari:
                                                         2023                       2022

   Dapat ditentukan penggunaannya
   Saldo awal                                             1.000.000.000                987.779.213
   Penyisihan saldo laba tahun berjalan                               -                 12.220.787

   Sub-jumlah                                             1.000.000.000              1.000.000.000

   Belum dapat ditentukan penggunaannya
   Saldo awal                                             6.927.836.505              6.702.995.323
   Penyisihan saldo laba tahun berjalan                               -                (12.220.787 )
   Laba (rugi) bersih tahun berjalan                     (3.570.477.553 )              237.061.969

   Sub-jumlah                                             3.357.358.952              6.927.836.505

   Jumlah                                                 4.357.358.952              7.927.836.505


   Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No. 91 tanggal 23 Desember 2021,
   para pemegang saham menyetujui penyisihan saldo laba bersih sebesar Rp 987.779.213.

   Berdasarkan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham yang ditandatangani tanggal 28 Maret 2022,
   para pemegang saham menyetujui untuk mengesahkan Laporan Tahunan Perusahaan untuk tahun
   yang berakhir tanggal 31 Desember 2021 dan menyetujui untuk membentuk cadangan saldo laba
   sebesar Rp 12.220.787, sehingga saldo laba Perusahaan yang dicadangkan menjadi sebesar
   Rp 1.000.000.000.


22. PENJUALAN

   Rincian penjualan adalah sebagai berikut:
                                                         2023                       2022

   Masker plus                                          12.739.919.653              32.815.575.631
   Tensimeter                                            4.027.442.828                           -
   Masker                                                3.080.995.067               4.355.112.512
   Stetoskop                                             2.506.269.775                           -
   Bouffant cap                                            352.875.770                 482.421.053
   Antiseptic                                               15.814.407                  84.318.629

   Jumlah                                               22.723.317.500              37.737.427.825

   Pada tahun 2023 dan 2022, pelanggan dengan nilai transaksi yang melebihi 10% dari penjualan adalah
   sebagai berikut :

                                                         2023                       2022

   PT Cipta Sukses Medika                                 7.273.418.919                          -
   Indra                                                  2.246.049.098              3.777.000.000




                                                34
Page 42
                          PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
         Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

23. BEBAN POKOK PENJUALAN

   Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:

                                                           2023                   2022

   Persediaan bahan baku dan kemasan
     awal tahun                                             2.769.666.762          4.547.697.699
   Pembelian                                                8.516.374.245          9.751.958.633

   Tersedia untuk produksi                                 11.286.041.007        14.299.656.332
   Persediaan bahan baku dan kemasan
     akhir tahun                                           (3.517.758.117 )       (2.769.666.762 )

   Pemakaian bahan baku dan kemasan                         7.768.282.890        11.529.989.570
   Upah bagian produksi                                     2.695.581.730         4.314.947.155
   Listrik                                                    200.338.890           362.009.332

   Beban pokok produksi                                    10.664.203.510        16.206.946.057
   Persediaan barang jadi awal tahun                        4.570.347.333         4.597.957.600

   Tersedia untuk dijual                                   15.234.550.843        20.804.903.657
   Persediaan barang jadi akhir tahun                      (5.051.838.744 )      (4.570.347.333 )

   Beban pokok penjualan                                   10.182.712.099        16.234.556.324


   Pada tahun 2023 dan 2022 pemasok dengan nilai transaksi yang melebihi 10% dari pembelian adalah
   sebagai berikut:
                                                           2023                   2022

   Whenzou                                                  1.424.731.750                      -
   PT Surya Sukses                                            766.887.054          2.498.263.465
   CV Venindo Imperial                                        708.203.100          1.292.414.850
   PT Multi Spunindo Jaya                                      74.250.000          2.139.683.000
   PT Top Adi Perkasa                                          79.385.000          1.078.368.800


24. BEBAN PENJUALAN

   Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut:

                                                           2023                   2022

   Gaji, upah dan komisi                                      646.124.940            734.925.380
   Pemasaran                                                  462.985.480          1.637.615.762
   Penyusutan (lihat Catatan 10)                              234.579.170            343.195.777
   Pengiriman                                                  89.601.870             89.805.402
   Lain-lain                                                  512.654.770            557.470.244

   Jumlah                                                   1.945.946.230          3.363.012.565




                                                35
Page 43
                           PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
          Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

   Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut:
                                                          2023                        2022

   Gaji dan tunjangan                                      5.468.333.662               7.528.054.454
   Penyusutan (lihat Catatan 10)                           3.917.326.212               2.625.866.775
   Kesejahteraan karyawan                                    823.966.361                 632.200.952
   Kebersihan dan keamanan                                   504.864.027                 323.018.587
   Operasional pabrik                                        315.886.603                 780.633.819
   Asuransi                                                  189.123.624                  75.773.262
   Cadangan penurunan nilai persediaan
      (lihat Catatan 7)                                       79.500.423                           -
   Perjalanan dinas                                          178.750.258                 121.553.390
   Transportasi                                              154.353.998                 184.045.921
   Cadangan penurunan nilai piutang (lihat
      Catatan 5)                                             141.793.646                           -
   Perijinan                                                 117.845.750                 282.912.289
   Perbaikan dan pemeliharaan                                114.923.680                 477.687.133
   Impor                                                     102.885.214                   5.496.646
   Imbalan pascakerja karyawan (lihat
      Catatan 18)                                             62.004.041                (109.726.999 )
   Telekomunikasi                                             69.770.545                  60.972.193
   Sewa                                                       54.528.020                  21.876.409
   Sumbangan dan jamuan                                       38.655.883                  54.622.796
   Lain-lain                                                 863.186.175                 521.573.391

   Jumlah                                                 13.197.698.122              13.586.561.018



26. LABA PER SAHAM

   Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan dengan rata-rata tertimbang
   jumlah saham biasa yang ditempatkan penuh, yang beredar pada tahun bersangkutan sebagai berikut:

                                                          2023                        2022

   Jumlah laba (rugi) bersih tahun berjalan               (3.570.477.553 )               237.061.969
   Rata-rata tertimbang jumlah lembar saham
     beredar                                               1.562.500.000               1.373.287.671

   Laba per saham                                                   (2,29 )                      0,17



27. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI

   Berikut ini transaksi signifikan antara Perusahaan dan pihak berelasi sesuai dengan persyaratan yang
   ditetapkan antara pihak-pihak terkait:
                                                          2023                        2022

   Utang lain-lain (lihat Catatan 13)
      Jemmy Kurniawan                                        725.000.000                            -

   Persentase terhadap jumlah liabilitas                           5,95%                            -

   Utang kepada Jemmy Kurniawan, pemegang saham dan Komisaris Utama Perusahaan, merupakan
   utang jangka pendek dan telah dilunasi pada 6 Februari 2024.

                                                 36
Page 44
                           PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
          Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

27. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

   Pada tahun 2023 dan 2022, imbalan kerja jangka pendek untuk manajemen kunci Perusahaan masing-
   masing sebesar Rp 2.495.000.000 dan Rp 4.800.000.000.


28. INSTRUMEN KEUANGAN

   Pengelompokan aset keuangan telah diklasifikasikan menjadi pinjaman yang diberikan dan piutang.
   Demikian halnya dengan liabilitas keuangan telah diklasifikasikan menjadi liabilitas keuangan yang
   diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

   Seluruh jumlah tercatat aset dan liabilitas keuangan yang diakui di dalam laporan posisi keuangan,
   kecuali utang pembiayaan konsumen dan utang bank, telah mendekati nilai wajarnya karena
   merupakan instrumen keuangan yang berjangka pendek. Utang pembiayaan konsumen dan utang bank
   telah dikenakan suku bunga pasar sehingga jumlah tercatatnya telah mencerminkan nilai wajarnya.


29. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Perusahaan memiliki beberapa eksposur risiko keuangan dalam bentuk risiko kredit dan risiko likuiditas.
   Manajemen senantiasa memonitor proses manajemen risiko Perusahaan guna memastikan kesesuaian
   antara risiko dan pengendalian terhadap risiko tersebut. Kebijakan dan sistem manajemen risiko secara
   rutin dikaji untuk mengantisipasi perubahan dari kondisi pasar dan aktivitas Perusahaan.

   a. Risiko Kredit

       Risiko kredit adalah risiko di mana salah satu pihak yang terikat dalam kontrak atas instrumen
       keuangan gagal memenuhi liabilitasnya sehingga menyebabkan pihak lain mengalami kerugian
       keuangan. Eksposur risiko kredit yang dihadapi Perusahaan terutama terkait dengan penempatan
       di bank dan piutang.

       Guna meminimumkan eksposur yang ada atas simpanan dana di bank, Perusahaan hanya akan
       menempatkan dana pada bank yang memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik. Manajemen juga
       senantiasa memantau kesehatan bank serta mempertimbangkan keikutsertaan bank di dalam
       Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).

       Selain itu, Perusahaan hanya melakukan transaksi dengan pihak ketiga yang memiliki reputasi dan
       kredibilitas yang baik. Ini adalah kebijakan Perusahaan bahwa semua nasabah harus melalui
       prosedur verifikasi. Lebih jauh, saldo piutang dipantau secara terus menerus dengan tujuan bahwa
       eksposur atas piutang tak tertagih tidak siginifikan.

       Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 kualitas kredit pada setiap klasifikasi aset keuangan
       adalah sebagai berikut:

                                                              31 Desember 2023
                                               Telah Jatuh
                             Belum Jatuh      Tempo tetapi
                              Tempo dan           Tidak
                                Tidak          Mengalami
                              Mengalami        Penurunan         Mengalami       Penyisihan
                            Penurunan Nilai        Nilai         Penurunan       Penurunan
                                                                    Nilai           Nilai           Total
       Kas dan bank             665.569.697               -                -                -       665.569.697
       Piutang usaha          3.139.029.441   2.281.233.181      159.686.419     (159.686.419 )   5.420.262.622
       Piutang lain-lain        865.471.000               -                -                -       865.471.000

       Total                  4.670.070.138   2.281.233.181      159.686.419     (159.686.419 )   6.951.303.319




                                                   37
Page 45
                           PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
          Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   a. Risiko Kredit (lanjutan)

                                                                    31 Desember 2022
                                                     Telah Jatuh
                             Belum Jatuh            Tempo tetapi
                              Tempo dan                 Tidak
                                Tidak                Mengalami
                              Mengalami              Penurunan         Mengalami       Penyisihan
                            Penurunan Nilai              Nilai         Penurunan       Penurunan
                                                                          Nilai           Nilai                 Total
       Kas dan bank              5.361.820.802                  -                -                -        5.361.820.802
       Piutang usaha               353.262.109        179.406.683       17.892.773      (17.892.773 )        532.668.792
       Piutang lain-lain           968.350.000                  -                -                -          968.350.000

       Total                     6.683.432.911        179.406.683       17.892.773      (17.892.773 )      6.862.839.594


   b. Risiko Likuiditas

       Risiko likuiditas adalah risiko di mana posisi arus kas Perusahaan menunjukkan pendapatan jangka
       pendek tidak cukup untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.

       Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas dan bank yang mencukupi
       dalam memenuhi komitmen Perusahaan untuk operasi normal Perusahaan dan secara rutin
       mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, serta jadwal tanggal jatuh tempo aset dan
       liabilitas keuangan.

       Tabel di bawah berikut merupakan profil liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan kontrak
       pembayaran tanpa diskonto pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022:

                                                                             2023
                                                 < 1 tahun               1 – 5 tahun                    Total
       Liabilitas keuangan
       Utang usaha                                  875.379.126                            -              875.379.126
       Utang lain-lain – pihak
        ketiga                                      844.407.001                            -              844.407.001
       Utang sewa                                    20.250.000                            -               20.250.000
       Utang pembiayaan
        konsumen                                    432.049.503               356.439.742                 788.489.245
       Utang bank                                 2.229.125.663             4.953.331.438               7.182.457.101

       Jumlah                                     4.401.211.293              5.309.771.180              9.710.982.473


                                                                             2022
                                                 < 1 tahun               1 – 5 tahun                    Total
       Liabilitas keuangan
       Utang usaha                                1.626.761.724                            -             1.626.761.724
       Utang lain-lain – pihak
        ketiga                                          265.500                            -                     265.500
       Utang pembiayaan
        konsumen                                    274.176.732               499.121.214                  773.297.946
       Utang bank                                 2.078.845.737             7.182.457.101                9.261.302.838

       Jumlah                                     3.980.049.693              7.681.578.315              11.661.628.008




                                                         38
Page 46
                                PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
               Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30. MANAJEMEN RISIKO MODAL

      Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan peringkat kredit
      yang baik dan rasio modal yang sehat guna mendukung usaha dan memaksimalkan nilai pemegang
      saham.

      Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan perubahan
      kondisi ekonomi. Untuk memelihara atau menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan dapat
      menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, imbalan modal kepada pemegang
      saham atau menerbitkan saham baru. Tidak terdapat perubahan tujuan, kebijakan atau proses selama
      tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

      Perusahaan mengelola permodalan dengan menggunakan rasio pengungkit. Kebijakan Perusahaan
      adalah menjaga rasio pengungkit dalam kisaran yang umum dalam industri sejenis dengan tujuan untuk
      mengamankan pendanaan terhadap biaya yang rasional.

      Rasio utang terhadap modal dihitung sebagai hutang bersih dibagi dengan total modal. Hutang bersih
      dihitung berdasarkan jumlah liabilitas dikurangi kas dan setara kas. Total modal dihitung sebagai jumlah
      ekuitas.

      Perhitungan rasio utang terhadap modal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                                    2023                               2022

      Jumlah liabilitas                                                            11.969.418.359                      12.140.126.789
      Dikurangi: kas dan bank                                                         665.569.697                       5.361.820.802

      Utang neto                                                                   11.303.848.662                       6.778.305.987

      Total ekuitas                                                                65.155.788.443                      68.787.294.144

      Rasio utang terhadap modal                                                                0,17                                  0,10



31. SEGMEN OPERASI

      Dalam pengambilan keputusan oleh manajemen, Perusahaan digolongkan menjadi unit usaha
      berdasarkan segmentasi produksi.

      Segmen operasi Perusahaan berdasarkan segmentasi produksi adalah sebagai berikut:
                                                                        2023

                     Masker           Masker Plus        Bouffant Cap          Tensimeter      Stetoskop         Lain-lain          Jumlah
Penjualan          3.080.995.067      12.739.919.653      352.875.770      4.027.442.828      2.506.269.775      15.814.407     22.723.317.500
Beban pokok
  penjualan        (1.380.647.246 )   (5.708.978.625 )   (158.129.743 )    (1.804.766.880 )   (1.123.102.895 )   (7.086.710 )   (10.182.712.099 )
Laba bruto          1.700.347.821      7.030.941.028      194.746.027       2.222.675.948      1.383.166.880      8.727.697      12.540.605.401
Beban penjualan                                                                                                                  (1.945.946.230 )
Beban umum dan
  administrasi                                                                                                                  (13.197.698.122 )
Penghasilan
  keuangan                                                                                                                            2.845.905
Beban keuangan                                                                                                                     (663.423.213 )
Pendapatan lain-
  lain – neto                                                                                                                      (323.871.185 )
Rugi sebelum
  beban pajak
  penghasilan                                                                                                                    (3.587.487.444 )




                                                                    39
Page 47
                                   PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                  Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. SEGMEN OPERASI (lanjutan)

                                                                          2023

                       Masker         Masker Plus          Bouffant Cap          Tensimeter       Stetoskop           Lain-lain          Jumlah
Manfaat pajak
  penghasilan -neto                                                                                                                     17.009.891
Rugi bersih tahun
  berjalan                                                                                                                            (3.570.477.553 )

Aset segmen           1.118.754.278   8.870.510.889         157.870.568      2.122.710.107     1.279.581.418          94.661.735      13.644.088.995
Aset yang tidak
  dapat
  dialokasikan                                                                                                                        63.481.117.807
Jumlah aset                                                                                                                           77.125.206.802

Liabilitas segmen          389.188                  -                 -      1.819.852.226                    -                   -    1.820.241.414
Liabilitas yang
  tidak dapat
  dialokasikan                                                                                                                        10.149.176.945
Jumlah liabilitas                                                                                                                     11.969.418.359


                                                                                    2022

                                Masker                  Masker Plus                Bouffant Cap               Lain-lain                    Jumlah
 Penjualan                    4.355.112.512             32.815.575.631                482.421.053                 84.318.629             37.737.427.825
 Beban pokok
  penjualan                  (1.873.559.579 )       (14.117.186.612 )                (207.536.449 )               (36.273.684 )         (16.234.556.324 )
 Laba bruto                   2.481.552.933          18.698.389.019                   274.884.604                  48.044.945            21.502.871.501
 Beban penjualan                                                                                                                         (3.363.012.565 )
 Beban umum dan
  administrasi                                                                                                                          (13.586.561.018 )
 Pendapatan lain-
  lain – neto                                                                                                                                 24.420.716
 Penghasilan
  keuangan                                                                                                                                 (759.202.163 )
 Beban keuangan                                                                                                                          (3.222.200.650 )
 Laba sebelum
  beban pajak
  penghasilan                                                                                                                               596.315.821
 Beban pajak
  penghasilan -
  neto                                                                                                                                     (359.253.852 )
 Laba bersih tahun
  berjalan                                                                                                                                  237.061.969

 Aset segmen                  1.308.729.429              8.548.317.543                185.634.496             194.621.265               10.237.302.733
 Aset yang tidak
  dapat
  dialokasikan                                                                                                                          70.688.691.173
 Jumlah aset                                                                                                                            80.925.993.906

 Liabilitas
   segmen                                                                                                                                                -
 Liabilitas yang
   tidak dapat
   dialokasikan                                                                                                                         12.138.699.762
 Jumlah liabilitas                                                                                                                      12.138.699.762




                                                                      40
Page 48
                           PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
          Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32. AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI ARUS KAS

   Aktivitas yang tidak memengaruhi arus kas adalah sebagai berikut:

                                                          2023                         2022

   Perolehan aset tetap melalui utang
     pembiayaan                                              421.907.610                 864.354.990
   Perolehan aset tetap melalui realisasi
     uang muka pembelian                                   7.735.245.000                             -
   Perolehan aset tetap melalui utang sewa                    20.250.000                             -
   Perolehan property investasi melalui
     reklasifikasi dari aset dalam proses                  1.521.401.307                             -


33. PENERBITAN AMENDEMEN DAN PENYESUAIAN PSAK, PSAK DAN ISAK BARU

   DSAK-IAI telah menerbitkan amendemen dan penyesuaian PSAK, PSAK dan ISAK baru yang akan
   berlaku efektif atas laporan keuangan untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal
   sebagai berikut:

   a)   1 Januari 2024
        - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan
           Kovenan
        - Amendemen PSAK 73: Sewa terkait Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik

   b)   1 Januari 2025
        - PSAK 74: Kontrak Asuransi
        - Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi Tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 -
           Informasi Komparatif

   Perusahaan masih mengevaluasi dampak dari amendemen dan penyesuaian PSAK, PSAK dan ISAK
   baru di atas dan belum dapat menentukan dampak yang timbul terkait dengan hal tersebut terhadap
   laporan keuangan secara keseluruhan.




                                                 41

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.19 MB
Published5 Mar 2024
Pages48
Characters168,266
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2023-Tahunan-MEDS.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result