Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 79
Page 1
Page 1 of79
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA
Petuniuk Pengisian Checklist:
1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2. Tanda (v') diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v') diisi pada kolom 'Tidak Ada'
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (v') diisi pada kolom 'N/A'.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).
Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Bayan Resources Tbk.
Bidang Usaha Pertambangan batubara
Jenis penawaran Umum Penawaran saham perdana
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Nama Kantor Akuntan Publik KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis
& Rekan & Rekan
Nama Partner Toto Harsono, S.E. Daniel Kohar, S.E., CPA
Opini Akuntan Wajar tanpa modifikasian Wajar tanpa modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) N/A N/A
* disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2
Page 2 of79
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung ...;
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang "Independensi ...;
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Penting (dalam Dolar Amerika Serikat)
Periode laporan keuangan 31 Des 2023 31 Des 2022
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 3,581,375,403 4,703,622,038
Laba bruto 1,664,223,263 3,160,068,883
Laba usaha/operasional 1,607,174,100 2,942,156,186
EBITDA 1,718,888,730 3,026,404,444
Laba bersih tahun berjalan 1,238,583,086 2,178,474,621
Laba komprehensif 1,336,306,850 2,217,499,047
Laba Per saham (dasar) 0.04 0.07
Laba Per saham (dilusian) - -
Page 3
Page 3 of79
Periode laporan keuangan 31 Des 2023 31 Des 2022
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 3,444,319,816 3,945,458,865
Jumlah Aset Lancar 1,901,194,115 2,400,423,237
Jumlah Aset Tidak Lancar 1,543,125,701 1,545,035,628
Jumlah Liabilitas 1,465,501,614 1,950,168,318
Jumlah Liabilitas Jangka
Pendek 1,338,598,166 1,831,520,625
Jumlah Liabilitas Jangka
Panjang 126,903,448 118,647,693
Jumlah Ekuitas 1,978,818,202 1,995,290,547
Modal Disetor 227,368,994 235,887,998
Saldo Laba 1,758,308,335 1,820,100,226
Rasio Keuangan*
Rasio Lancar (%) 142.03% 131.06%
ROA 37.15% 58.34%
ROE 64.66% 115.35%
Ebitda thd pendapatan (%) 48.00% 64.34%
*dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:
1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.
2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Page 4
Page 4 of79
Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v Lampiran 1
2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode v Lampiran 2
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode v Lampiran 3
4 Laporan arus kas selama periode v Lampiran 4
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau v Lampiran 1
membuat penyajian kembali pas-pas laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan v Lampiran 5
1. Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:
a. gambaran umum Perusahaan;
b. dasar penyusunan laparan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan;
c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pas; dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan; dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
2. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian".
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pas mengenai Aset
3. yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Catatan 5, 11
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
4. I diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1. Gambaran Umum Perusahaan
Page 5
Page 5 of79
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. Pendirian perusahaan
1) I Riwayat ringkas perusahaan; ,.; Catatan 1
2) I Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang ,.; Catatan 1
berwenang, dan nomor serta tanggal Serita Negara;
3) I Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada ,.; Catatan 1
periode pelaporan;
4) I Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha; ,.; Catatan 1
5) I Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan ,.; Catatan 1
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya; dan
6) I Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate ,.; Perusahaan merupakan
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. entitas induk
7) I Khusus Industri Media ,.;
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) I Khusus Industri Jalan Toi ,.;
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.
9) I Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan ..;
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
10) I Khusus untuk lndustri Perbankan ..;
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11) I Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
• Nama lokasi; ,.; Catatan 1
• Nama pemilik izin lokasi; ,.; Catatan 1
• Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya; ,.;
• Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi; dan ,.; Catatan 1
• Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi ,.; Catatan 1
per tanggal Laporan Posisi Keuangan;
Page 6
Page 6 of79
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
• Nama lokasi;
..; Catatan 1
• Nama pemilik ijin lokasi;
..; Catatan 1
• Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya; Catatan 1
..;
• Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi;
..; Catatan 1
• Jumlah Cadangan Terbukti (Pl), keterangan tentang pihak yang melakukan ..;
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi;
• Jumlah produksi pada tahun berjalan; dan ..;
• Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh ..;
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
12) I Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan; ..;
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH; dan ..;
c) sisa umur HPH. ..;
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) I Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang ..; Catatan 1
diterbitkan di luar Indonesia;
2) I Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan; ..; Catatan 1
3) I Bursa tempat Efek dicatatkan; dan ..; Catatan 1
4) I Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate ..;
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
C. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) I Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak ..; I I I Catatan 1
langsung;
-
2) I Tempat kedudukan; ..; Catatan 1
3) I Jenis usaha; ..; Catatan 1
4) I Tahun beroperasi secara komersial; ..; Catatan 1
5) I Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda); ..; Catatan 1
6) I Total Aset; dan ..; Catatan 1
Informasi pen ting lainnya antara lain:
Page 7
Page 7 of79
sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak Catatan 1
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 50%
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah;
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50% (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan· ..;
pengendalian;
c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau ..;
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda;
d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran ..;
kembali pinjaman atau uang muka;
e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk; dan ..;
f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:
(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan ..;
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian;
(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan;
(3) jumlah harga yang diterima; ..;
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas;
..;
(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
..;
Pengendalian dilepaskan; dan ..;
(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori ..;
utamanya.
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) I Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite ..; Catatan 1
audit;
2) I Cakupan manajemen kunci; dan ..; Catatan 1
3) I Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan ..; Catatan 1
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.
Page 8
Page 8 of79
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Catatan 2
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan ..;
sesuai dengan SAK.
b. ! Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) I Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), ..; I I I Catatan 2a
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
-
2) I Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. ..;
-
I I I Catatan 2a
3) I Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak; ..; I I I Catatan 2c
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional ..;
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan; dan
c) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). ..;
-
4) I Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). ..;
c. I Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) I Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau Catatan 2
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan;
2) I Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa Catatan 3
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya; dan
3) I Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.
d. I Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu meru
Page 9
Page 9 of79
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
1) j Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk ..; Catatan 2a
dan entitas anak;
b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan ..; Catatan 2b (i)
entitas induk;
c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak; ..; Catatan 2b (ii)
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak; ..; Catatan 2b (iii)
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali; dan ..; Catatan 2b (iv)
f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi. ..; Catatan 2b (i)
2) J Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan ..; Catatan 2b (i)
untuk mengukur kepentingan nonpengendali;
b) pengakuan awal untuk goodwill; ..; Catatan 2b (i)
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill; dan ..; Catatan 2b
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon;
..;
(2) akuisisi secara bertahap; dan
..;
(3) imbalan kontinjensi.
..;
3) I Kas dan setara kas;
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara ..; Catatan 2a, 2c dan 2e
kas.
4) I Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas ..; Catatan 2h (I) & (II)
biaya transaksi;
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori; ..; Catatan 2h (II)
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan; ..; Catatan 2h (III)
Page 10
Page 10 of79
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan; Catatan 2h (II)
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset Catatan 2i
keuangan;
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan; ,/ Catatan 2h (II)
(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai;
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai; ,/ Catatan 2g
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen ,/ Catatan 2g
keuangan derivatif; dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. ,/ Catatan 2g
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(l)klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk; ,/
(2)pengakuan awal Sukuk; ,/
(3)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk; ,/
(4)Penyajian pendapatan sukuk; dan ,/
(S)penyajian amortisasi biaya transaksi. ,/
c) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
,/
(l)pengakuan awal Sukuk;
,/
(2)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
,/
(3)biaya transaksi penerbitan Sukuk;
,/
(4)posisi penyajian Sukuk; dan
,/
(S)akad syariah yang digunakan.
5) j Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. ,/
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank ,/
Lain.
c} Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia ,/
dan Bank Lain.
6) I Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan ,/
Page 11
Page 11 of79
7) I Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki; ..;
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi ..;
Pemerintah;dan ..;
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) I Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan; ..;
(2) Dasar penyajian atas kredit; ..;
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit; ..;
(4)Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada); dan ..;
(S)Kebijakan bank akan agunan kredit. ..;
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. ..;
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian;
(2) Per1akuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo ..;
piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih; dan ..;
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. ..;
9) I Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen; dan ..;
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari ..;
konsumennya.
10) I Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse); ..;
b) Penyajian transaksi anjak piutang; ..;
Page 12
Page 12 of79
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan; dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien ..;
atau ditanggung oleh perusahaan).
11) I Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa; ..;
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi; dan ..;
c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. ..;
12) I Persediaan :
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan ..; Catatan 2j
rumusan biaya yang digunakan.
a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan ..;
sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. ..;
b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum ..;
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan; ..;
(2) Dasar penilaian dan pengukuran;
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah ..;
menghasilkan;
..;
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan; dan
..;
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
c) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian; ..;
Page 13
Page 13 of79
(b) Metode amortisasi (deplesi); dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian; dan ..;
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ..;
ternak telah menghasilkan.
13) I Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap; ..; Catatan 2k
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap; ..; Catatan 2k
c) pengelompokan Aset Tetap; ..; Catatan 2k
d) metode penyusutan yang digunakan; ..; Catatan 2k
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap; ..; Catatan 2k
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan; ..; Catatan 2k
g) penghentian pengakuan; ..;
h) nilai residu; dan ..;
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. ..; Catatan 2k
14) I Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada ..;
asosiasi.
15) I Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian ..; Catatan 2b (iv)
partisipasi dalam Ventura Bersama.
16) I Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara Jain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama; ..;
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul; dan ..;
c) Sistem pembagian hasil, jika ada. ..;
17) I Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) pengakuan awal Aset Takberwujud; ..; Catatan 2m
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud; ..;
c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
I I I Catatan 2m
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya; ..; I I I Catatan 2m
Page 14
Page 14 of79
d) sumber terjadinya Aset Takberwujud; Catatan 2m
e) metode amortisasi yang digunakan; Catatan 2m
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud; dan
v
g) riset dan pengembangan (jika ada).
v
18) I Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan v
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual; dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
v
19) I Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Properti Investasi; v
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi; v
c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya; v
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya; dan v
e) penghentian pengakuan Properti Investasi. v
20) I Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto; v
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset v
(revaluasi);
v
c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan;
v
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan; dan
v
e) Pertanggungan Asuransi.
21) I Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya v Catatan 2n, 3(ii)
penurunan nilai; dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. v Catatan 2n, 3(ii)
22) I Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:
Page 15
Page 15 of79
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain; dan v
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. v
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan; dan v
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. v
23) I Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakui; dan v Catatan 2r, 2y dan 2s
b) dasar penentuan nilai provisi. v Catatan 2r, 2s
24 ) I Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.
v
25) I Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH; v
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; v
c) Metode penyusutan prasarana PLH; dan v
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan;
v
v
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi;
v
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan; dan v
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.
26) I Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan v Catatan 21
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan;
Page 16
Page 16 of79
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan Catatan 21
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi;
c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana; dan ..; Catatan 21
d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar ..; Catatan 21
perhitungan amortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
..; Catatan 2s
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; dan
..; Catatan 2s
c) Metode penyusutan prasarana PLH.
..; Catatan 2s
27) I Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang ..; Catatan 2v
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada; dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan ..;
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.
b) Pengakuan pendapatan dan Behan dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian ..;
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan ..;
pendapatan;
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif; dan
..;
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. ..;
(2) Behan Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam ..;
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim; dan ..;
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
Page 17
Page 17 of79
d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat; v'
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek; v'
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai v'
tercatat proyek;
v'
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat;
v'
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini;
dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
v'
28) I Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan v'
29) I Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing; v' Catatan 2c
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas v' Catatan 2c
moneter; dan
c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.
v' Catatan 2c, 33
30) I Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi; v' Catalan 2d
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan; dan v' Catalan 1
31) I Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam v'
laporan keuangan.
32) I Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan; v' Catalan 2y
b) ketentuan mengenai saling hapus; v' Catalan 2y
c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan; dan v' Catalan 2y
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. v' Catatan 2y
33) I Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
Page 18
Page 18 of79
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan; v Catatan 2r
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan v Catatan 2r
oleh Perusahaan;
c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial;
dan
v Catatan 2r
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. v Catatan 2r
34) I Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, v
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
35) I Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis v
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.
36) I Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi; v
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas; dan v
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. v
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) I Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman v Catatan 21, 2m, dan 2q
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38) I Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk v Catatan 2aa
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) I Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba v Catatan 2z
(rugi) per saham dilusian.
3. I Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
a. I Aset
1) I Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga; v Catatan 4
Page 19
Page 19 of79
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang v Catatan 4
asing;
c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan; dan v Catatan 4
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh v Catatan 4
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
2) I Khusus Industri Perbankan
a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. v
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai v
dalam mata uang original); dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada v
saat periode pelaporan.
c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang;
(l)Jumlah penyisihan penurunan nilai; v
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro; v
(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai v
hubungan istimewa dan pihak ketiga;
(4)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan v
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. v
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang; v
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan v
tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired);
{3)Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok); v
(4)Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan; v
Page 20
Page 20 of79
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan ..;
istimewa dan pihak ketiga;
(6)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; ..;
(7)Jumlah dana yang diblokir dan alasannya; ..;
(S)Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi ..;
atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut
berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang; dan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. ..;
3) I Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; ..; I Catatan 6
I I
b) jumlah piutang menurut debitur; ..;
c) jumlah piutang menurut mata uang; ..; Catatan 6 dan 33
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai; ..; Catatan 6
e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai ..; Catatan 6 dan 35a (ii)
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen ..; Catatan 35a (ii)
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan;
g) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan; ..;
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif; dan ..;
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting ..;
lain yang diatur dalam perjanjian; dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada). ..;
4) I Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur ..;
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi; dan ..;
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. ..;
Page 21
Page 21 of79
b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur;
y
(2) Jumlah menurut jenis asuransi; dan y
y
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur; y
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan; dan y
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. y
d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga; y
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi; y
(3) Jumlah piutang menurut mata uang; dan
y
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
y
5) I Khusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan y
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain);
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen; y
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja y
(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan y
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas;
y
(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui;
Page 22
Page 22 of79
(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan;
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan v
(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai v
jaminan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa v
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse); dan
(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang v
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
c) Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; v
(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun v
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun v
(c) lebih dari lima tahun
v
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima;
v
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor; v
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum;
v
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode; dan
v
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.
v
d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(l)jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang
Page 23
Page 23 of79
,/
(a) kurang dari satu tahun
,/
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
,/
(c) lebih dari lima tahun
,/
(2)total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode; dan
,/
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.
6) I Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi; dan ,/
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. ,/
7) I Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
,/
a) biaya kontrak yang terjadi;
,/
b) laba yang diakui;
,/
c) kerugian yang terjadi; dan
,/
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
8) I Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan; ,/
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek; ,/
c) Nama pihak/counterparty; ,/
d) Lokasi Efek jaminan; ,/
e) Tingkat bunga piutang reverse repo; ,/
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada); dan ,/
g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).
,/
Page 24
Page 24 of79
9) f Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih; ...;
b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih; dan ...;
c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut. ...;
10) j Piutang Dividen dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan ...;
denda kepada pihak lain.
11) I Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang; Catatan 7
...;
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN); dan ...; Catatan 7
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. ...; Catatan 7
12) I Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ...;
ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya; ...;
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, ...;
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan;
(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif ...;
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, ...;
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo;
(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). ...;
(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo; ...;
Page 25
Page 25 of79
(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori; ,/
(b) alasan reklasifikasi; dan ,/
(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah ,/
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.
(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan ,/
tersebut;
(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban ,/
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi; dan
(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh ,/
tempo.
13) I Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; ,/
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan; ,/ Catatan 4
c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing; dan ,/ Catatan 4
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. ,/
14) I Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah; ,/
b) tujuan model usaha yang digunakan; ,/
c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya; dan ,/
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. ,/
15) l Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
Page 26
Page26 of79
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis; v
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga; v
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan v
d) Informasi penting lainnya. v
16) I Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih; dan v
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, balk yang disajikan pada pos pendapatan v
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan
17) I Khusus Wesel Tagih
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
v
usaha atau lainnya).
18) I Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. v
19) I Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menu rut jenis mata uang; v
b) Tingkat suku bunga. v
20) I Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka v
waktu serta kolektibilitas;
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan; v
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; v
d) Rasia kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan; v
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; v
f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan v
menurut ketentuan Bank Indonesia;
Page 27
Page 27 of79
g) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
v
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia;
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas; v
i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi;
v
j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada; v
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia;
v
I) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. v
21) I Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo; v
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan;
v
c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; v
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi
v
22) I Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan;
v I I I Catatan 8
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan
untuk menjual;
Nilai Wajar dikurangi biaya v I I I Catatan 8
(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan; v Catatan 8
(4) jumlah setiap penurunan nllai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang dlakui sebagai beban dalam periode berjalan;
v I I I Catatan 8
(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
v I Catatan 8
berjalan;
(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan;
v
Page 28
Page 28 of79
(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pmJaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan y
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman y
yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan y
dijaminkan; dan
(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan y Catatan 8
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:
(1) Makanan dan minuman; y
(2) Perlengkapan; dan y
(3) Barang Dagangan. y
c) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:
(l)Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang; y
(b) Unit Bangunan; dan y
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. y
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah y
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.
d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan; y
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk y
pengembangan; dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. y
Page 29
Page 29 of79
e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi); ..;
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak); ..;
(3) Barang promosi dan barter (media cetak); dan ..;
(4) Bahan pers_ediaan lain yang sesuai dengan industrinya. ..;
f) Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan; ..;
(2) Perlengkapan medis (disposable); dan ..;
(3) Persediaan lainnya ..;
g) Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual; dan ..;
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. ..;
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak ..;
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan;
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling ..;
tidak 2 tahun terakhir;
(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan; ..;
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan ..;
persediaan yang mati atau hilang;
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan ..;
risiko yang ditutup;
(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian ..;
atau metode penghapusan langsung;
(g) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi; dan ..;
Page 30
Page30 of79
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima ..;
jaminan.
23) I Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya; dan ..; Catatan 9a
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. ..;
24) I Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menu rut jenis dan jumlah. ..; Catatan 10
25) I Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan; ..;
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan ..;
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan;
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai; ..;
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode ..;
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun;
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku; dan ..;
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan ..;
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual; dan
ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual;
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut; dan ..;
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian ..;
sebelumnya.
..;
26) I Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang; ..; Catatan 7
Page 31
Page 31 of79
alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut;
c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai; ..;
dan Catatan 7
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus ..;
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
27) I Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama entitas asosiasi; ..;
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya; ..;
c) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia;
..;
d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, ..;
pendapatan, dan laba atau rugi;
e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 20%
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung ..;
atau tidak langsung;
f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
..;
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda;
g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan; ..;
h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode ..;
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif;
i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain;
..;
j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi; dan ..;
k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total ..;
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.
28) I Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
..;
Page 32
Page 32 of79
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
29) / Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:
a) Saldo awal;
b) Penyisihan periode berjalan; ""
c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan; dan
d) Saldo akhir. ""
30) / Khusus Industri Jalan Toi
Hak Bagi Hasil Toi
Investor tan pa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol;
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya; ""
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan; dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
""
31) I Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman;
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir;
""
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam;
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman;
""
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun;
dan
""
(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan
""
ii. Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa
Page 33
Page 33 of79
i. Pengurangan tahun berjalan
ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir; ..;
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan ..;
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma); dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. ..;
32) I Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan; ..;
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 ..;
tahun terakhir;
c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan; ..;
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan; ..;
e) Kondisi hewan ternak; ..;
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir;
..;
g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup; ..;
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
..;
metode penghapusan langsung;
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada; ..;
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada; dan
..;
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
..;
33) I Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
..;
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya;
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
..;
dari Properti Investasi;
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih
..;
banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan
data pasar yang dapat diperbandingkan;
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir; ..;
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
..;
Page 34
Page34 of79
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi;
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut; dan -./
(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar; -./
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan; dan
-./
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
-./
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:
(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi; -./
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali; dan -./
(b) penyesuaian signifikan lain. -./
c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:
(1) umur manfaat;
-./
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
I I I -./
dan reklasifikasi;
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban I I I -./
penyusutan;
(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan I I I -./
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku;
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri; dan -./
(6) Nilai Wajar Properti Investasi. I I I -./
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan;
-./
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak; I I I -./
Page 35
Page35 of79
estimasi saat penyelesaian;
hambatan kelanjutan penyelesaian;
jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan; dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan ..;
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman ..;
yang layak dikapitalisasi.
34) I Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan ..; Catatan 11
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan;
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi; ..; Catatan 11
c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban ..;
penyusutan; Catatan 11
I
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ..;
ekuitas (jika ada);
e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap; ..; Catatan 30h
f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak ..;
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif;
g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian); ..;
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap ..;
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian;
(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir;
..;
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar ..;
aset;
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya; dan ..;
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para ..;
pemegang saham.
h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan
antara lain: ..;
(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan; Catatan 11
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak;
..;
Catatan 11
Page 36
Page 36 of79
(3) estimasi saat penyelesaian; Catatan 11
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada); ..; Catatan 11
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan; dan I
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria ..;
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman ..;
yang layak dikapitalisasi. ..;
i) Pengungkapan lainnya antara lain:
(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara;
..;
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan ..; I Catatan 11
masih digunakan;
(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak ..;
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual;
(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda
secara material dari jumlah tercatat; ..;
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya;
..; I Catatan 11
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis ..;
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan;
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap; ..;
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau ..;
pemulihan penurunan nilai;
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan
dan alasan penjaminan; dan ..;
(10) Jen is dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan ..; I Catatan 11
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.
35) I Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset menu rut jenisnya, seperti; operated acreage, unoperated acreage, sumur
..;
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan;
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan; ..;
Page 37
Page37 of79
(b) Saide awal untuk masing-masing lokasi;
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan; dan
(d) Saide akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel v
analisa umur tagihan.
36) I Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat brute dan akumulasi amortisasi; v Catatan 13
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Tak berwujud ke dalam pas laporan laba rugi
komprehensif; v Catatan 13
c) rekonsiliasi jumlah tercatat brute dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada v
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi;
d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang v
layak dikapitalisasi; v
e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas; v
f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan;
Aset
v
g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut;
(2) jumlah tercatatnya; dan
v
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
v
revaluasi;
v
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas; v
i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud; v
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: v
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir;
v
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi; v
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar v
aset;
Page 38
Page38 of79
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya; dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para ..;
pemegang saham.
37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal; ..; Catatan 19
(2) Penambahan dan pengurangan; ..; Catatan 19
(3) Saldo akhir. ..; Catatan 19
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang ..; Catatan 12
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir; dan
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. ..;
c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
..; Catatan 2y
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
..; Catatan 2y
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai ..; Catatan 12
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya;
(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada); ..;
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan; ..;
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
..;
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi ..;
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pen uhan selama tahun berjalan
Page 39
Page 39 of79
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan; v Catatan 12
(b) Saldo awal; v Catatan 12
(c) Penambahan/pengurangan; v Catatan 12
(d) Amortisasi, dan v Catatan 12
(e) Saldo akhir. v Catatan 12
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
v Catatan 12
masih berjalan;
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan v
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan;
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi v
lpenundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan;
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi; dan v
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, v
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. v
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. v Catatan 12
b. I Liabilitas
1) I Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi;
v Catatan 14
b) jumlah utang usaha menurut mata uang; dan v I I I Catatan 14
c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.
v
-
2) I Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka v
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode; v
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan; v
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan; v
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan; v
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi v
Page 40
Page40 of79
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto;
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi;
v
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud v
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan; dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah v
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
3) I Behan akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum v Catatan 15
jatuh tempo.
4) I Khusus lndustri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang; dan v
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. v
5) I Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo; v
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. v
6) I Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pas ini antara lain liabilitas brute dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi; v
b) laba yang diakui; v
c) kerugian yang dialami; dan v
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
v
Page 41
Page 41 of79
7) I Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu;
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; -./
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; -./
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito; -./
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau -./
dijaminkan; dan -./
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. -./
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu; -./
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; -./
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; -./
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito; dan -./
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir -./
atau dijaminkan.
8)
I Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi; -./
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan; -./
(3) Rincian berdasarkan mata uang; -./
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris; dan
-./
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan. -./
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga; -./
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung; -./
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi; dan
-./
-./
(4) Jumlah utang menurut mata uang.
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Page 42
Page 42 of79
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi; v
(2) Jumlah menurut tertanggung; v
(3) Jumlah menurut mata uang; dan v
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. v
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi; v
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan; v
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak v
berelasi dan pihak ketiga;
(4) Metode perhitungan yang digunakan; dan v
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan v
penambahan dan pengurangan.
e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur; v
(3) Jumlah menurut jenis mata uang; dan v
(4) Jumlah menurut umur utang. v
v
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga; v
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur; v
(3) Jumlah menurut jenis mata uang; v
(4) Jumlah menurut umur utang; dan v
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. v
g) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur; v
(2) Jumlah menurut jenis mata uang; dan v
(3) Jumlah menurut jenis asuransi. v
Page 43
Page43 of79
h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menu rut jenis asuransi. ..;
i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
..;
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham; ..;
(2) Dasar perhitungan; dan ..;
(3) Saide menurut usia.
-
9) I Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. ..;
10) I Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya; dan ..; I I
I Catatan 9b
..;
b) informasi mengenai ketetapan pajak.
11) I Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse; dan ..;
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan ..;
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12) I Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. ..;
13) I Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai ..; Catatan 16, 17
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.
14) I Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas ..; Catatan 16, 18
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang;
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara ..; Catatan 16, 18
pihak ketiga dan pihak berelasi;
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori;
..; Catatan 16, 18
Page 44
Page44 of79
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan; dan
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default). ,/ Catatan 16
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
,/
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang; ,/
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait;
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui ,/
selama periode tersebut; dan ,/
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstru ktu risasi.
15) I Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. ,/
16) I Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. ,/
17) I Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang ,/
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang
18) I Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang;
b) jumlah utang menurut mata uang; dan ,/
,/
c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.
,/
19) I Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata ,/ Catatan 16, 17
uang;
Page 45
Page 45 of79
Catatan 16
c) tanggal jatuh tempo; -,/ Catatan 16, 17
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
-,/ Catatan 16, 17
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya; -,/ Catatan 16, 17
f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas -,/ Catatan 16
pinjaman;
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default); -,/ Catatan 35b
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan;
-,/ Catatan 16
i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru; dan -,/ Catatan 16, 35b
j) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya; dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka -,/ Catatan 16, 30i
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. -,/ Catatan 16, 30i
20) I Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) -,/
pada tanggal laporan posisi keuangan;
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: -,/
(1) sampai dengan satu tahun;
-,/
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun; dan
(3) lebih dari 5 (lima)tahun. -,/
c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut; -,/
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan -,/
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan;
e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan -,/
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback); dan
f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
Page 46
Page 46 of79
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen;
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya; dan -,/
(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
-,/
21) I Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu; -,/
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; -,/
-,/
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
-,/
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat;
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan; -,/
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu -,/
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
-,/
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance);
(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.
b) Pinjaman Diterima -,/
Yang harus diungkapkan antara lain:
-,/
(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang;
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; -,/
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya(debt covenance);
( 4) PendaPat manajemen terkait pemenuhan debt covenance; -,/
(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak -,/
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas; -,/
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; -,/
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan; -,/
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode -,/
Page 47
Page 47 of79
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai ..;
komitmen dan kontinjensi.
22) I Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal; ..;
(2) Penyisihan yang dibentuk; ..;
(3) Pengeluaran yang terjadi; dan ..;
(4) Saide akhir.
..;
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan;
c) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
..;
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan; ..;
d) Apabila dalam pas ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pas yang
..;
terpisah;
e) Tabel yang memuat penjelasan tentang: ..;
(1) Saide awal; ..;
(2) Penambahan dan Pengurangan ;
..;
(3) Saide akhir.
23) f Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program. ..; Catatan 2r
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:
Catatan 18
(a) biaya jasa kini; ..;
(b) biaya bunga; ..; I Catatan 18
(c) iuran oleh peserta program; I I
..;
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial;
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata ..; I I 1
Catatan 18
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian;
(f) imbalan yang dibayarkan; Catatan 18
..;
(g) biaya jasa lalu; ..; I I I Catatan 18
Page 48
Page48 of79
(h) kombinasi bisnis; v Catatan 18
(i) curtailment; dan v
(j) penyelesaian. v
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai;
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
v
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
v
diatribusikan pada setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program; v
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial; v
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian; v
(d) iuran oleh pemberi pekerja;
v
(e) iuran oleh peserta program; v
(f) imbalan yang dibayarkan; v
(g) kombinasi bisnis; dan v
(h) penyelesaian; v
(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan; v
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan;
(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
v Catatan 18
dalam SAK; v Catatan 18
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK; dan
v
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan;
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
v
dimana hal tersebut termasuk:
(a) biaya jasa kini; v Catatan 18
(b) biaya bunga; v Catatan 18
(c) hasil yang diharapkan dari aset program; v Catatan 18
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK;
v Catatan 18
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
v Catatan 18
Page 49
Page 49 of79
(I) biaya jasa lalu; ..; Catatan 18
(g) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya; dan ..;
..;
(h) dampak dari batasan dalam SAK;
(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial; dan ..; Catatan 18
(b) dampak dari batasan dalam SAK;
..;
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada ..;
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK;
(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total ..;
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, ..;
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan Catatan 18
seluruh aset lain;
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan; dan ..;
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan; ..;
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian ..;
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program;
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak ..;
penggantian yang diakui sebagai Aset;
(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara
persentase dan variabel lainnya, termasuk:
(a) tingkat diskonto;
..;
(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan;
(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
..;
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset; ..; Catatan 18
(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau ..;
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan);
(e) tingkat tren biaya kesehatan; dan ..;
(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria; ..; Catatan 18
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada: ..;
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto; dan
Page 50
Page 50 of79
(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.
(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
¥
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.
(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: ¥
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program; dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:
(i) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari ¥
liabilitas program pada akhir periode pelaporan; dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan; ¥
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan ¥
dimulai setelah periode pelaporan;
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya ¥
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu;
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:
(i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas ¥
perubahan program selama periode tersebut;
(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan ¥
pasti; dan
(iii)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK ¥
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii.
b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan ¥
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya. ¥
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
Page 51
Page 51 of79
iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja; dan
penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).
24) I Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
-./
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
-./
c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
-./
e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan -./
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada; -./
f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan;
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi -./
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
dan -./
h) persyaratan penting lainnya. -./
25) I Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. -./
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksi syariah yang digunakan;
-./
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari; -./
(c) nilai nominal; -./
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah); -./
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah); -./
(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan -./
atau bagi hasil;
-./
(g) jangka waktu;
(h) tujuan penerbitannya; dan -./
(i) persyaratan penting lain; -./
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek; -./
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan;
-./
(4)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
Page 52
Page 52 of79
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
v
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; dan v
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik v
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).
26) I Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan
v
b) tujuan perolehannya; v
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi; v
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
v
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; dan v
f) persyaratan penting lainnya. v
27) I Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya;
v
b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti; v
c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan v
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi;
d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya; v
e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
v
g) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan; v
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan v
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
v
i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default); v
j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, v
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli;
Page 53
Page 53 of79
k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi;
I) keberadaan fitur derivatif melekat; dan v
m) persyaratan penting lainnya
v
c. Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) I Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode; v
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal; dan
v
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan;
v
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pas cadangan dalam ekuitas;
c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan v
persentase kepemilikan, yaitu:
I Catatan 20a
(1) Pemegang saham yang memiliki 5% (lima perseratus) atau lebih; v
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham; dan v Catatan 20a
(3) Pemegang saham lainnya; v Catatan 20a
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti I
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau v
pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS);
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan v
waran, serta konversi obligasi; dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal; v
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek. v
2) I Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor; v Catatan 20b
Page 54
Page 54 of79
b) Uraian sumber agio saham; ..;
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas; ..;
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor;
e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya; ..;
f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: ..;
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi;
..;
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara;
..;
(3) Tanggal efektif transaksi;
..;
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut; ..;
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi; ..;
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima; dan ..; I Catatan 30z
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali; ..;
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan; ..;
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi; dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. ..;
..;
3) I Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan; ..;
(2) Nama entitas anak; dan ..;
(3) Nama pihak yang bertransaksi; ..;
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian;
dan
..;
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian. ..;
4) I Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal ..;
disetor;
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yan ..;
Page 55
Page 55 of79
diperoleh;
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal v
disetor;
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara v
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri; dan v
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
5) I Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada);
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait; v
dan v
c) Saide laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pas cadangan. v
6) I Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran; v
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran; v
c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa); v
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya; dan v
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. v
7) I Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing v
komponen pendapatan komprehensif lainnya.
8) I Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau v Catatan 36
tidak langsung pada entitas induk.
d. I Laba Rugi Komprehensif
1) I Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang; v Catatan 22
(2) Penjualan jasa; v
(3) Sunga; v Lampiran 2
(4) Royalti; dan/atau v
Page 56
Page 56 of79
(5) Dividen; ..;
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
b) Rincian jumlah dari kelompok produkjjasa utama;
c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10% (sepuluh ..; Catatan 22
perseratus) dari pendapatan; ..; Catatan 22
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah ..;
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan; ..;
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan; dan ..;
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak; ..;
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal ..;
pelaporan;
(b) Jumlah uang muka yang diterima; dan ..;
(c) Jumlah retensi; ..;
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai ..;
Aset dan Liabilitas;
f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan; ..;
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi ..;
keagenan dengan pendapatan lainnya; dan
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto;
..;
(b) Retur/rabat/diskon terkait; dan
..;
..;
( c) Total pendapatan neto.
2) I Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dasar ketentuan tarif; ..;
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif; ..;
c) Masa berlaku tarif; ..;
Page 57
Page 57 of79
Besaran tarif; dan
e) Perjanjian lain yang terkait.
3) ) Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen; ..;
b) Pendapatan anjak piutang; dan ..;
c) Pendapatan sewa.
..;
4) I Khusus Industri Ru mah Sa kit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi; ..;
b) Subsidi tidak mampu; dan ..;
c) Selisih perhitungan klaim.
..;
5) I Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Ri.ncian pendapatan bersih jasa transportasi; ..;
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi; ..;
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi; ..;
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan; dan ..;
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker ..;
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
terse but.
6) I Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa ..;
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.
7) I Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi brute, ..;
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) I Khusus Industri Jalan Toi:
Pendapatan
Page 58
Page 58 of79
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, y
dan rincian pendapatan kerjasama operasi;
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka y
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tel tersebut harus diungkapkan.
9) I Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
y
a) Obligasi Pemerintah;
y
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui;
y
c) Efek-efek; dan y
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
10) I Behan Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku; y Catatan 23
(2) Biaya tenaga kerja; dan y Catatan 23
(3) Biaya overhead y Catatan 23
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan;
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari y Catatan 23
pendapatan; dan
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. y
11) I Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan;
y
y
b) Beban jasa pelayanan;
y
c) Beban pegawai;
y
d) Beban penyusutan sarana medis; y
e) Beban pemeliharaan sarana; y
f) Beban asuransi; y
g) Beban langganan daya dan jasa; y
h) Beban depresiasi.
12) I Khusus Industri Asuransi:
Page 59
Page 59 of79
Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim ..;
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.
b) Behan Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain: I I I V
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.
c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok ..;
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. ..;
13) I Khusus lndustri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi; ..;
b) Gaji dan beban pegawai lainnya; dan ..;
c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. ..;
14) I Behan Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:
a) Beban penjualan; ..; Catatan 24
b) Beban distribusi; dan ..;
c) Beban umum dan administrasi. ..; Catatan 25
15) I Khusus Industri Perbankan
a) Behan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok ..;
produk/jasa utama.
b) Behan Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi ..;
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.
16) I Khusus Industri Pembiayaan
Behan Kerugian Penurunan Nilai
"umlah beban kerugian penurunan nilai untuk masinn- ..;
Page 60
Page 60 of79
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.
17) I Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. ,/ Catatan 27
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
,/ Catatan 27
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
,/ Catatan 16
efektif;
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku; dan
,/
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga; ,/
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual; ,/
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba ,/
rugi; dan
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
,/
nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
,/
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas; dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah. ,/
18) I Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan ,/
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga ,/
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi ,/
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
19) I Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud; ,/
Page 61
Page 61 of79
keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti; L.ampiran 2, catatan 18
c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan; Lampiran 2, catatan 27
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual; ,/
e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas; dan ,/ L.ampiran 2, catatan 17
bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.
20) I Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini; ,/ Catatan 9c
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu; ,/
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temperer dan pembalikannya; ,/ Catatan 9c
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru; ,/
(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temperer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi ,/
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan;
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan ,/
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan; dan
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan ,/
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif;
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas; ,/
c) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi ,/ Lampiran 2
dan/atau Ventura Bersama;
d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu
atau kedua bentuk berikut ini:
(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi ,/ Catatan 9c
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku; atau
(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, ,/ Catatan 9c
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku;
e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya; ,/
Catatan 9h
f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak ,/
Page 62
Page 62 of79
tangguhan dalam laporan keuangan;
g) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas ..;
pajak tangguhan yang belum diakui;
h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi; ..; Catatan 9c
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci); dan ..; Catatan 9c
(3) laba kena pajak; ..; Catatan 9c
i) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai ..; Catatan 9c
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku;
j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian ..; Catatan 9c
SPT Tahunan PPh Badan;
k) setiap jenis perbedaan temperer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:
(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi ..; Catatan 9d
keuangan untuk periode sajian; dan
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, ..; Catatan 9d
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan;
I) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian; dan ..;
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, ..;
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian;
m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham ..;
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan;
n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
..;
bisnis;
o) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib
diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak ..;
diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi; dan
p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:
(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak ..;
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temperer kena pajak
yang telah ada; dan
(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. ..; Catatan 9d
21) I Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :
Page 63
Page 63 of79
jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
v Lampiran 2
saham;
b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham; v Catatan 28
c) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian; v
d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi v
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan; dan
e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.
v
22) I Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan v Catatan 29
orang atau anggota keluarga terdekat; dan/atau
(2) lebih dari 0,5% (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi v Catatan 29
dengan entitas berelasi.
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi v
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud;
c) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:
(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait; v Catatan 29
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk
komitmen, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan v
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian; dan
Page 64
Page 64 of79
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima;
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan ..;
jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha; dan
(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika ..;
dilakukan pembentukan;
d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
(l)entitas induk; ..;
(2)entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas; ..;
(3)entitas anak; ..;
(4)entitas asosiasi; ..;
(S)Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer;
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya; dan
..;
(7) pihak-pihak berelasi lainnya. ..; I Catatan 29
..; I I
e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:
(1) imbalan kerja jangka pendek;
..; Catatan 29
(2) imbalan pascakerja; I
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya; ..;
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja; dan ..;
(5) pembayaran berbasis saham. ..;
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
..;
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan;
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan; dan
..;
..;
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
terse but. ..;
23) I Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. ..; Catatan 33
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya ..; Catatan 33
dalam mata uang fungsional;
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing; ..; Catatan 33
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional; ..;
Page 65
Page 65 of79
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
dan ..; Lampiran 2 dan catatan 27
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode. ..;
24) I Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi ..;
penurunan nilai;
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi ..; I Lampiran 2
penurunan nilai;
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama ..;
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik;
(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya;
..;
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut; dan
..;
(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.
..;
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap ..;
kelompok aset.
25) I Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi; ..;
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan; dan ..;
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah ..;
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi; ..;
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal ..;
dan relevan;
Page 66
Page 66 of79
(3) jumlah penyesuaian untuk periode betjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh; dan ..;
..;
(b) laba per saham dasar dan dilusian;
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya; ..;
dan
(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu ..;
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.
c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu;
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
..;
(a) bagi setiap pas laporan keuangan; dan
..;
(b) laba per saham dasar dan dilusian;
..;
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal; dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan ..;
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian ..;
kembali retrospektif tidak praktis.
26) I Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi; ..; Catatan 1
(2) tanggal akuisisi; ..; Catatan 1
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode ..; Catatan 1
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis;
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh; ..;
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak ..;
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi;
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui; ..;
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai ..; Catatan 30z
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan;
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi; ..;
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran; ..;
dan
Page 67
Page 67 of79
estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut;
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok
utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung,
dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang; ..;
(b) jumlah piutang bruto kontraktual; dan ..;
(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
..;
yang diperkirakan tidak tertagih;
(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang
diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih; ..;
(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar ..;
sumber daya ekonomi terjadi;
(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal ..;
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan; dan
(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut; ..;
(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi; dan ..;
(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal;
(13) dalam hal pembelian dengan diskon: ..;
(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui; dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan;
..;
(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 100% ..;
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi:
(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya; dan ..;
(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar;
..;
(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
Page 68
Page 68 of79
akuisisi; dan
(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pas dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
v
keuntungan atau kerugian tersebut;
(16) Informasi sebagai berikut:
(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan; dan v
(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.
v
b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:
(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:
(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai;
(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi v
awalnya belum selesai; dan
(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
v
(2)
selama periode pelaporan
setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
v
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:
(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian;
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan v
perubahan tersebut; dan
(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur v
imbalan kontinjensi;
(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada;
v
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan; v
(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:
v
a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas
Page 69
Page 69 of79
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya; dan
(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami ..;
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan;
c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam-LK dalam pelaksanaan transaksi
kombinasi bisnis; dan
d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
..;
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:
(1) jumlah harga yang dibayarkan;
..; Catatan 30z
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas; ..; Catatan 30z
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila ..; Catatan 30z
Pengendalian diperoleh; dan
(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau ..; Catatan 30z
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.
27) I Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen;
(1) informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
..; Catatan 2aa
segmen dilaporkan; dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan; ..; Catatan 32
(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar ..; Catatan 32
pengukurannya;
(3)
rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya ..;
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan;
b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa. ..; Catatan 32
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
i. negara domisili Perusahaan; dan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh ..; Catatan 32
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara ..; Catatan 32
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannva kepada neqara
Page 70
Page 70 of79
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:
i. negara domisili Perusahaan; dan ..;
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
..;
(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 10% (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:
(a) fakta;
..; Catatan 22
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan; dan
..; Catatan 22
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. I I I
..;
I Operasi yang Dihentikan
~
28)
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan; ..;
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan ..;
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan; dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari ..;
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif
meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang ..;
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait; dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah ..;
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait;
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan ..;
pendanaan dari operasi yang dihentikan; dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan ..;
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.
29) f Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, ..; Catatan 2g
Page 71
Page 71 of79
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi;
b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk ,,; Catatan 17
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain;
(2) pihak lawan transaksi (counterparties); ,,; Catatan 17
(3) tanggal jatuh tempo; ,,;
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi ,,; Catatan 17
keuangan; Catatan 17
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan;
(6) pas Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai; dan ,,; ,,; Catatan 17
(7) persyaratan penting lainnya.
c) Yang harus diungkapkan antara lain: ,,;
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi Catatan 17
untuk mencapai tujuan tersebut; ,,;
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
,,; Catatan 35a
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai; dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya. ,,;
30) I Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi Catatan 35c
keuangan; dan
,,;
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan liabilitas keuangan. ,,; Catatan 35c
31) I Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan Catatan 21
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan;
,,;
b) jumlah utang dividen untuk:
,,;
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya; ,,;
c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
Page 72
Page 72 of79
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak ..;
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan; dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.
..;
32) I Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah; ..;
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya; ..;
c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas; dan ..;
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya; dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, ..;
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian ..;
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33) I Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian; Catatan 30
ii. periode berlakunya perikatan;
..; Catatan 30
..; Catatan 30
iii. dasar penentuan kompensasi dan denda; ..;
iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan; dan ..; Catatan 30
v. pembatasan-pembatasan lainnya; ..; Catatan 30
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian; ..; Catatan 30
ii. periode berlakunya perikatan; ..; Catatan 30
iii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi; dan ..; Catatan 30
iv. sanksi-sanksi; ..;
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
Page 73
Page 73 of79
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin; Catatan 30c,i
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan; Catatan 30c,i
(c) periode berlakunya jaminan; dan Catatan 30c,i
(d) nilai jaminan; Catatan 30c,i
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank; dan Catatan 301
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. Catatan 30i
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait;
(b) jumlah yang diperkarakan;
..; Catatan 30f
..; Catatan 30f
(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion); ..; Catatan 30f
dan
(d) dampak keuangan;
..; Catatan 30f
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya; ..; Catatan 30m, 30n, 300, 30p,
30q, 30r, 30s, 30t, 30u, 30v,
(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
30w, 30x dan 30y
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya; dan ..; Catatan 9f
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding); ..; Catatan 9f
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi; ..;
(b) estimasi dari dampak keuangannya; ..;
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus ..;
keluar sumber daya; dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. ..;
34) I Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma; ..;
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama;
..;
c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan;
..;
..;
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama;
..;
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama; dan
Page 74
Page 74 of79
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.
35) I Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:
(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh ,/ Catatan 35a (ii)
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai;
(2) risiko likuiditas, antara lain:
,/ Catatan 35a (iii)
(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas; dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas;
,/ Catatan 35a (iii)
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak ,/ Catatan 35a (i)
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas; dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. ,/ Catatan 35b
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan ,/ Catatan 35a (i), (ii), (iii)
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.
36) I Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan; ,/
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia; dan ,/
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.
,/
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan; ,/
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia; ,/
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. ,/
c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Page 75
Page 75 of79
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.
d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang -./
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.
37) I Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi:
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah -./
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi;
b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham -./
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang;
c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- -./
reorganisasi;
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit; dan
-./
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- -./
reorganisasi.
38) / Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal; -./ Catatan 35b
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal; dan -./ Catatan 35b
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya; -./ Catatan 35b
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal; -./ Catatan 35b
c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya; -./
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada); dan -./
e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan. -./
39) I Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Page 76
Page 76 of79
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. ,/ Catatan 37
40) I Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ,/
ataupun jangka panjang;
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada ,/
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian;
c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok ,/
opsi saham;
d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
,/
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan;
e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
,/
yang beredar pada akhir periode;
f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:
(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi
tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar ,/
tersebut diukur; dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut ,/
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham);
g) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam ,/
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
41) I Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan;
,/
,/
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas;
,/
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi;
,/
(4)Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan; dan
,/
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42) I Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
Page 77
Page 77 of79
Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah;
Jenis Akad Asuransi Syariah;
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah;
dan
d) Zakat. v
43) I Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi;
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya; v
c) Rasio keuangan penting; v Catatan 30
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting; dan
v I I I Catatan 35
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
v
perusahaan. v I Catatan 30 dan 35
44) I Khusus Industri Kehutanan : I I
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu); v
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya; v
c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam);
v
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya; v
e) Khusus HT!, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya; dan
v
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya; dan v
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. v
-
45) I Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi v
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini; dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya;
v
Page 78
Page 78 of79
(2) sifat peristiwa; dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi v
tersebut tidak dapat dibuat.
46) I Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut; v Qmmn~
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi; v Qmmn~
c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan; dan v Qmmn~
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
v Qmmn~
atau diestimasi secara wajar.
47) I Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi; v
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pas yang direklasifikasi; dan v
(3) alasan reklasifikasi. v
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut; dan v
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. v
48) I Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi v
bentuk lain dari bantuan pemerintah; dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan v
pemerintah yang telah diakui.
Page 79
Page 79 of79
No Keteranaan Ada Tidak NIA • - • Keteranaan
49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan ..;
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain; ..;
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta ..;
penjelasannya; dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif ..;
beserta penjelasannya.
c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk ..;
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.
50) Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat , jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang ..; Catatan 30 dan 38
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.
Jakarta, 29 Februari 2024
..('
~
Direktur Ut ama
-•
Low Tuck Kwong
t
Alastair McLeod
Direktur Keuangan (f. . .
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.