Skip to content
Back to announcement

Checklist OJK JSMR FY2023 Audited.pdf

Financial statement Text extracted JSMR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1
                                                                        Page I of83


                                         CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
                                                   INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA



Petunjuk Penqisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
   yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2. Tanda (v) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
   pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom 'Tidak Ada'
   dengan menambahkan keterangan alasannya pad a kolom keterangan.
4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
   tanda (v) diisi pada kolom 'N/A'.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).


Data Umum
 Nama Emiten/Perusahaan Publik            PT JASA MARGA (Persero) Tbk

 Bidang Usaha                             JASA LAYANAN JALAN TOl
 Jenis penawaran Umum                     -

                                              31 Desember 2023              31 Desember 2022
 Nama Kantor Akuntan Publik               RSM                           RSM
 Nama Partner                             Dedy Sukrisnadi               Dedy Sukrisnadi
 Opini Akuntan                            Wajar dalam semua hal yang    Wajar dalam semua hal yang
                                          material                      material
 Catatan tentang Opini (jika ada)
                                    ..
                                          -                             -
*dlsesualkan dengan penode penyaJlan laporan keuangan .
Page 2
                                                                Page 2 of83




                                                           Ya                 Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.ll Tentang "Tanggung          ~
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan NO.VIII.A.2 tentang "Independensi       ~
Akuntan Yang l\Ilemberikan Jasa Audit di Pasar Modal"



Data Keuangan Penting
(dalam jutaan rupiah)

 Periode laporan keuangan                        31 Desember 2023       31 Desember 2022
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan                                              21,318,605               16,582,849
 Pendapatan tol                                         13,948,029               12,443,950
 Pendapatan usaha lainnya                                1,617,953                1,338,608
 Pendapatan konstruksi                                   5,752,623                2,800,291
 Laba bruto                                              8,958,526                7,418,097
 Laba usaha/operasional                                 11,318,320                7,383,007
 EBITDA                                                  9,911,792                8,679,958
 Laba (rugi) Bersih periode berjalan                     6,749,489                2,323,708
Laba (rugi) komprehensif                                 6,586,549                    817,616

 Laba Per saham (dasar)                                     936.03
                                                                                       378.47
 Laba Per saham (dilusian)
Page 3
                                                                  Page 3 of83



  Periode laporan keuangan                           31 Desember 2023    31 Desember 2022
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset                                                129,311,989          91,139,182
  Jumlah Aset Lancar                                         7,974,775          12,487,212
  Jumlah Aset Tidak Lancar                                 121,337,214          78,651,970
Jumlah Liabilitas                                           90,400,783          65,517 ,793
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                             22,821,163          12,142,988
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                            67,579,620          53,374,805
Jumlah Ekuitas                                              38,911,206          25,621,389
  Modal Disetor                                              3,628,936           3,628,936
  Tambahan Modal Disetor                                     3,997,085           3,997,085

  Selisih Transaksi Dengan Entitas Non Pengendali
                                                              (51 064)            (46482)
  Saldo Laba                                                22,668,960          16,424,786

  Penghasilan Komprehensif Lain
                                                           (2 352481)           (2 178,722)
  Kepentingan Non Pengendali                                11,019,770            3,795,786


Rasio Keuangan**
  Rasio Lancar (%)                                             34.94%             102.83%
  ROA (%)                                                       5.25%                3.01%
  ROE (%)                                                      17.46%              10.72%
  Ebitda thd pendapatan (%) * * *                              63.68%              62.98%

 * Disajikan Kembali
 **dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
 *** Pendapatan Usaha diluar Pendapatan Konstruksi
Page 4
                                                                                 Page 4 of83



    Catatan:

          1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau
             tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan
             karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau rei evan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau
             Perusahaan Publik.
          2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
             No VIII.G.!7 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.




      2          Laporan laba rugi komprehensif selama periode                                                                Halaman 4
      3          Laporan perubahan ekuitas selama periode                                                                     Halaman 5
      4          Laporan arus kas selama periode                                                                              Halaman 6
      5          Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
                 Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
                 membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
                 mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
      6                                                                                                                     Halaman 7-221
                   1"-    ..   ·'··1 • .1';---;'
•            I      ~~~--=_~'~-._
Page 5
                                                                                            Page 5 of83




          1.    Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
                berikut:
                a.   gambaran umum Perusahaan;
                b.   dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
                     diterapkan;
                c.   informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
                     laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai
                     dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos; dan
                d.   pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
                     1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian
                        manapun dalam laporan keuangan; dan
                     2)   informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan,
                          tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
                Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
                adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian".
           2.   Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
                yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
           3.   Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
                diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
                manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi , apabila tidak diasuransikan wajib
          4.    diu
                Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan                                                      Catatan

1.              Gambaran Umum Perusahaan
                Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain :

     a.         Pendirian perusahaan

          1)    Riwayat ringkas perusahaan;                                                                   Catatan l.a
          2)    Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang      Catatan 1.a
                berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara;

          3)    Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pad a              Catatan 1.a
                periode pelaporan ;

          4)    Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha;                                  Catatan 1.a

          5)    Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan                 Catatan 1.a
                melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pad a periode laporan yang
                disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
                           an usaha dan ka                    . dan
Page 6
                                                                                   Page 6 of83



      Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
      parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya .

7)    Khusus Industri Media
      Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8)    Khusus Industri Jalan Tol                                                                  Catatan 1.a
      Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jaJan
      tol tersebut.

9)    Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
      Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)   Khusus untuk Industri Perbankan
      Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
      menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11)   Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
      Area Eksplorasi dan EksploitasijPengembangan.
      Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
      a) Area Eksplorasi, meliputi :
              Nama lokasi ;
         •    Nama pemilik izin lokasi ;
              Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya;
              Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi; dan
              Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
              per tanggal Laporan Posisi Keuangan;
      b) Area EksploitasijPengembangan meliputi:
              Nama lokasi;
              Nama pemil ik ijin lokasi ;
         •    Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya;
              Persentasi kepem ilikan saham Perseroan pad a perusahaan pemilik ijin lokasi;
         •    Jumlah Cadangan Terbukti (PI), keterangan tentang pihak yang melakukan
              sertifikasi, dan tanggal sertifikasi;
              Jumlah produksi pada tahun berjalan; dan
              Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasijpengembangan oleh
               Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan .
Page 7
                                                                                         Page 7 of83




          Yang harus diungkapkan antara lain:
          a)   pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan;
          b)   rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH; dan
                         HPH.
b.        Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain :

     I)   Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang                  Catatan lob
                                                                                                       ..J
          diterbitkan di luar Indonesia;

     2)   Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan;                                                             Catatan lob
                                                                                                       ..J
     3)   Bursa tempat Efek dicatatkan; dan                                                                  Catatan lob
                                                                                                       ..J
     4)   Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate                Catatan lob
          action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

c.        Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
          Yang harus diungkapkan antara lain :

     I)   Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak                 Catatan 1.e
                                                                                                       ..J
          langsung;

     2)   Tempat kedudukan;                                                                            ..J   Catatan I.e

     3)   Jenis usaha;                                                                                 ..J   Catatan I.e

     4)   Tahun beroperasi secara komersial;                                                                 Catatan I.e
                                                                                                       ..J
     5)   Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara Uika berbeda);                                 ..J   Catatan 1.e

     6)   Total Aset; dan                                                                              ..J   Catatan I.e

     7)   Informasi penting lainnya antara lain :
          a)   sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak       ..J   Catatan 1.e
               memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari
               50% (lima puluh perseratus) hak suara yang sah;
Page 8
                                                                             Page 8 of83



     alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50%
     (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti
     dengan pengendalian;
c)   akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
     tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
     periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
     tanggal atau periode yang berbeda;
d)   sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
                                                                                                Usaha
     mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
                                                                                              restriksi
     kembali pinjaman atau uang muka;
e)   suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
     induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
     yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk; dan
f)   dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
     mengungkapkan:
     (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
         porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pad a pengakuan sisa
         investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya
         Pengendalian;

     (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan;

     (3) jumlah harga yang diterima;
     (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas;
     (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
         Pengendalian dilepaskan; dan
     (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
         lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
         utamanya.
Page 9
                                                                                                Page 90f83




 d.            Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
               Yang harus diungkapkan antara lain:

          1)   Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite                       Catatan l.d
               audit;

          2)   Cakupan manajemen kunci; dan                                                                            Catatan l.d

          3)   Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan                   Catatan 1.d
               tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
               anak.

 e.            Penerbitan Laporan Keuangan

          1)   Tanggallaporan keuangan diotorisasi untuk terbit; dan                                                    Catatan 52


          2)   Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.                                             Catatan 52


2.             Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
               Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

 a.            Pernyataan kepatuhan terhadap SAK                                                                       Catatan 2.a
               Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
               sesuai dengan SAK.

     b.        Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

          1)   Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),                    Catatan 2.b
               biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
               (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

          2)   Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.                   Catatan 2.b

          3)   Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
               a)   mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak;                                                  Catatan 2.b
               b)   fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
                    Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan; dan                                     unakan mata uang
               c)   alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).                                               sama untuk fungsional
                                                                                                                  penyajian.


          4)   Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).                                                  pln,mrmi< Usaha tidak
Page 10
                                                                                      Page 100f83



c.        Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

     1)   Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau           Catatan 3.a
          bag ian lain dari atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
          manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
          signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan;

     2)   Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai mas a          Catatan 3.b
          depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
          yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
          tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya; dan

     3)   Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), atas laporan
          keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan .   Catatan 3.b


d.        Kebijakan Akuntansi Tertentu

          Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
          relevan untuk memahami laporan keuangan . Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
          tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut :

     1)   Prinsip-prinsip konsolidasi
          Yang harus dijelaskan antara lain :
          a)   ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
                                                                                                      Catatan 2.c
               dan entitas anak;

          b)   dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan                   Catatan 2.c
               keuangan entitas induk;

          c)   kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa
                                                                                                      Catatan 2.c
               kehilangan Pengendalian atas entitas anak;


          d)   kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak;       Catatan 2.c

          e)   kebijakan akuntansi sehubungan dengan pen dan penyajian kepentingan                    Catatan 2.c
               nonpengendali; dan
          f)   pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang
               dikonsolidasi telah dieliminasi.                                                       Catatan 2.c
Page 11
                                                                                       Page 11 of83




2)   Kombinasi bisnis
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a)   metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan                      Catatan 2.c
          untuk mengukur kepentingan nonpengendali;
     b)   pengakuan awal untuk goodwill;                                                                    Catatan 2.c
     c)   pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill; dan                                             Catatan 2 .c
     d)   kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
          Perusahaan, antara lain:
          (1)   pembelian dengan diskon;
          (2)   akuisisi secara bertahap; dan
          (3)   imbalan kontinjensi.

3)   Kas dan setara kas;                                                                                    Catatan 2.d
     Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
     kas.

4)   Instrumen Keuangan
     a)    Instrumen Keuangan selain Sukuk
           Yang harus dijelaskan antara lain:
          (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas              ..J    Catatan 2.p
              biaya transaksi;
          (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori; (3)               ..J
              ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan;                                                Catatan 2 .p

          (3) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan;                  ..J    Catatan 2 .p
          (4) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari                 ..J    Catatan 2.p
              aset keuangan;
          (5) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan;                                     ..J    Catatan 2.p

          (6) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain                 ..J    Catatan 2.q
              penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3),
              angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan
              mengenai;
                (a)   ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai;
                (b)   klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
                      keuangan derivatif; dan
                (c)   perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
Page 12
                                                                                 Page 12 of83




           Yang harus dijelaskan antara lain:
           (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk;
           (2) pengakuan awal Sukuk;
           (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
           (4) Penyajian pendapatan sukuk; dan
           (5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

     e)    Sukuk yang diterbitkan
           Yang harus dijelaskan antara lain:
           (1)   pengakuan awal Sukuk;
           (2)   pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
           (3)   biaya transaksi penerbitan Sukuk;
           (4)   posisi penyajian Sukuk; dan
           (5)   akad syariah yang digunakan .

5)   Khusus Industri Perbankan
     a)    Giro Wajib Minimum
           Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
     b)    Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
           Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
           Lain .
     e)    Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
           Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
           dan Bank Lain .

6)   Piutang Reverse Repo                                                                            pok Usaha tidak memili
                                                                                                 utang Reverse Repo.
     Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pen dan
     pengukurannya.

7)   Khusus Industri Perbankan
     Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a)   Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki;
     b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
        Pemerintah;dan
     c)   Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
Page 13
                                                                                         Page 13 of83




      a}    Kredit
            Yang harus dijelaskan antara lain:
            (1) Penjelasan alas masing-masing jenis kredit yang diberikan;
            (2) Dasar penyajian atas kredit;
            (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit;
            (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN Uika ada); dan
            (5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
      b}    Tagihan/Kewajiban Akseptasi
            Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
      c}    Agunan yang Diambil Alih
            Yang harus dijelaskan antara lain:
            (1)   Dasar penilaian dan penyajian;
            (2)   Perlakuan akunlansi alas nilai realisasi piulang/pembiayaan yang diberikan dengan
                  saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih; dan
            (3)   Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.


 9)   Khusus untuk Industri Pembiayaan
      Piutang Pembiayaan Konsumen
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen; dan
      b)   Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
           konsumennya.
10)   Anjak Piutang
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse);
      b)   Penyajian transaksi anjak piutang;
      c)   Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
           piutang dialihkan; dan
      d)   Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
           atau ditanggung oleh perusahaan).

11)   Sewa                                                                                              Catatan 2.m
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa;
      b) kebijakan penentuan suatu sew a merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi; dan
      c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.
Page 14
                                                                                  Page 14 of83




yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

a)   Khusus Industri Kehutanan
     HTI Dalam Pengembangan
     Yang harus dijelaskan antara ain:
     Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain : kewajiban kepada negara,
     pemeliharaan sarana dan pra-sarana.
     HTI Siap Panen
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b)   Khusus Industri Perkebunan
     Tanaman Perkebunan
     Yang harus dijelaskan antara
     lain:

      (1)     Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman
              belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan;
      (2)    Dasar penilaian dan pengukuran;
      (3)    Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke
             tanaman telah menghasilkan;
      (4)    Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan; dan
      (5)    Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.


c) Khusus Industri Peternakan
     Hewan Ternak
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     (1)     Hewan ternak telah menghasilkan :
             (a)   Metode penilaian;
             (b)   Metode amortisasi (deplesi); dan
             (c)   Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
     (2)     Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
             (a)   Metode penilaian; dan
             (b)   Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
                   ternak telah menghasilkan.
Page 15
                                                                                       PagelSof83




13)   Aset Tetap:
      Yang harus dijelaskan antara lain :
      a)    pengakuan awal Aset Tetap;                                                              ~         Catatan 2.h
                                                                                                              Catatan 2.h
      b)    pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap;                                           ~
                                                                                                              Catatan 2.h
      c)    pengelompokan Aset Tetap ;                                                              ~
                                                                                                              Catatan 2.h
      d)    metode penyusutan yang digunakan;
                                                                                                    ~         Catatan 2.h
      e)    kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap;
                                                                                                    ~         Catatan 2.h
      f)    estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan;
                                                                                                    ~         Catatan 2.h
      g)    penghentian pengakuan;
                                                                                                    ~
      h)    nilai residu; dan
                                                                                                    ~         Catatan 2.h
      i)    pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,            ~         Catatan 2.h
            metode      usutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pela ran.
      Investasi pada Entitas Asosiasi                                                               ~         Catatan 2.g
      Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
      asosiasi.

15)   Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
      Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
      partisipasi dalam Ventura Bersama .

16)   Pola Kerjasama
      Ya ng harus dijelaska n a nta ra la in:
      a)    Kriteria dari bentuk kerjasama ;
       b)   Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul ; dan
       c)   Sistem pembagian hasil, jika ada .

17)    Aset Tak Berwujud
      Yang harus dijelaskan antara lain :
       a) pengakuan awal Aset Takberwujud ;                                                         ~          Catatan 2.j
       b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud;                                       ~          Catatan 2.j
       c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
          diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya;
                                                                                                    ~   Catatan 2.j, 1.a, dan 3.a
                                                                                                               Catatan 2.j
       d) sumber terjadinya Aset Takberwujud ;                                                      ~          Catatan 2.j
       e) metode amortisasi yang digunakan;
                                                                                                    ~          Catatan 2.j
       f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud ; dan
       g) riset dan pengembangan (jika ada) .                                                       ~       ada riset dan
                                                                                                           embangan.
Page 16
                                                                                      Page 16 of 83




      Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)    kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
            sebagai aset yang dimiliki untuk dijual; dan
      b)    pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)   Properti Investasi :
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)    pengakuan awal Properti Investasi;                                                        Catatan 2.i
      b)    pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi;                                     Catatan 2.i
      c)    metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya;                               Catatan 2.i
                                                                                                      Catatan 2.i
      d)                                                       untuk model biaya; dan
                                                                                                      Catatan 2.i

20)   Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
      Aset Minyak dan Gas Bumi
      Yang harus dijelaskan antara lain :
      a)    Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto;
      b)    Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
            (revaluasi);
      c)    Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan;
      d)    Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan; dan
      e)    Pertanggungan Asuransi.
21)   Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
      Yang harus dijelaskan antara lain:
       a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya                 Catatan 2.1
          penurunan nilai; dan
       b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.           Catatan 2.1

22)   Khusus Industri Perbankan
      Liabilitas Segera
      Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
      Simpanan Nasabah
      Yang harus dijelaskan antara lain:
       a)   Penjelasan atas simpanan; dan
       b)   Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan .
      Simpanan dari bank lain
      Yang harus dijelaskan antara lain :
      a)    Penjelasan atas simpanan dari bank lain; dan
       b)   Dasar penyajian simpanan dari bank lain .
Page 17
                                                                                  Page 17 of83




23)   Provisi                                                                                              Catatan   2.v
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   kondisi provisi yang harus diakui; dan
      b)   dasar penentuan nilai provisi.

24)   Utang Repo                                                                                 IKpl{)nnn()i( Usaha tidak memiliki

      Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pen dan

25)   Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
      Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
      Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
      b)   Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan;
      c)   Metode penyusutan prasarana PLH; dan
      d)   Tabel yang memuat penjelasan tentang:
           (1)   Lokasi penambangan;
           (2)   Saldo awal untuk masing-masing lokasi;
           (3)   Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan; dan
           (4)   Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)   Khusus Industri Pertambangan Umum
      Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
       Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
           dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
           bersangkutan;
      b)   Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
           adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
           dilaksanakan pada sa at dimulainya produksi;
      c)   Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
           pekerjaan konstruksi dan prasarana; dan
      d)   Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
           waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
           perhitungan amortisasi.
Page 18
                                                                                       Page 18 of83



      Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
      Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
      b)   Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; dan

27)   Pengakuan Pendapatan
      a) Yang harus dijelaskan antara lain :
         (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang                              Catatan 2.5
              digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada; dan
         (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan                       Kelompok Usaha tidak
              pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.                     memiliki transaksi keagenan.

      b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase                                  Catatan 2.5
         penyelesaian
           Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
           penyelesaian suatu kontrak.

      c)   Khusus Industri Asuransi
           (1)   Pengakuan pendapatan premi
                 Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
                 (a)   Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
                       pendapatan;
                 (b)   Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif; dan
                 (c)   Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
           (2)   Beban Klaim
                 Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
                 (a)   Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
                       proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
                       penyelesaian klaim; dan
                 (b)   Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

      d)   Khusus Industri Real Estate
           Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
           Yang harus dijelaskan antara lain:
           (1)   Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat;
           (2)   Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek;
           (3)   Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
                 tercatat proyek;
           (4)   Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat;
           (5)   Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini;
                 dan
           (6)   Unsur biaya yang diakui sebagai beban pad a saat terjadinya.
Page 19
                                                                                    Page 19 of83




      Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan


29)   Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
      Yang harus dijelaskan antara lain :
      a)   ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing;                   ...j         Catatan 2.t
      b)   perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas        ...j
           moneter; dan                                                                                         Catatan 2.t
      c)   referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata      ...j
           uang asing .                                                                                         Catatan 2.t

30)   Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
      Yang harus dijelaskan antara lain :
      a)   Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi;                                                                Catatan 2.e
      b)   Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan; dan                                        Catatan 44

31)   Hibah Pemerintah                                                                                     k ada hibah dari
      Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
      laporan keuangan.

32)   Pajak Penghasilan
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a)   dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan;              ...j         2.n dan 18 .c
      b)   ketentuan mengenai saling hapus;                                                        ...j         2.n dan 18.c
      c)   pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan; dan                                      ...j         2.n dan 18.c
      d)   metode yang digunakan dalam menilai aset (Iiabilitas) pajak tangguhan.                               2.n dan 18.c
                                                                                                   ...j
33)   Imbalan Kerja
      Yang harus dijelaskan antara lain :
      a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan;                                                   Catatan 2.0
      b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
                                                                                                               Catatan 2.0
         oleh Perusahaan;
      c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial;                      Catatan 2.0
         dan
      d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian .                                Catatan 2.0

34)   Saham Treasuri                                                                                      lompok Usaha tidak memilikl
                                                                                                          ham treasuri.
      Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
      penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
Page 20
                                                                                              Page 20 of83




                Pembayaran Berbasis Saham
                Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
                saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
                termasuk pengukurannya.

          36)   Kuasi-Reorganisasi
                Yang harus dijelaskan antara lain:
                a)   Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi;
                b)   Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas; dan
                c)   Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
                : Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

          37)   Biaya Pinjaman                                                                                        Catatan 2.k
                Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
                dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

          38)   Segmen Operasi                                                                                       Catatan 2.u
                Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
                mengidentifikasikan Segmen Operasi.

          39)   Laba (Rugl) per saham                                                                                 Catatan 2.r
                Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba       ak ada laba (rugi) per
                                                                                                              ham dilusian
                (rugi) per saham dilusian.



3.              Pengungkapan atas Pas-Pas Laparan Keuangan

     a.         Aset

          1)    Kas dan Setara Kas
                Yang harus diungkapkan antara lain:
                a)     arus Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga;                           Halaman 6 dan Catatan 4
                b)   rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
                     asing;                                                                                           Catatan 4

                c)     kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan; dan                   Catatan 4
                d)     jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
                                                                                                             Untuk transaksi tersebut
                       kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
                                                                                                             telah dipisahkan dari kas &
                                                                                                             setara kas.
Page 21
                                                                           Page 20 of83




a)   Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b)   Giro pada Bank Indonesia
     Yang harus diungkapkan antara lain:

     (1) rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
         dalam mata uang original); dan

     (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank
         pada saat periode pelaporan.

c)   Giro pada Bank Lain
     Yang harus diungkapkan antara lain:

     (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang;
     (2) Jumlah penyisihan penurunan nilai;
     (3) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro;
     (4) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubu
         istimewa dan pihak ketiga;
     (5) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
     (6) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

d)    Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

     Yang harus diungkapkan antara lain :

     (1) rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang;
     (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
     (3) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired);
     (4) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok);
     (5) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama peri ode berjalan;
     (6) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
         istimewa dan pihak ketiga;
     (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
     (8) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya;
     (9) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi
         atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut
         berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang; dan
     (10) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
Page 22
                                                                                     Page 21 of83




3)   Piutang Usaha
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a)   jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi ;

     b) jumlah piutang menu rut debitur;
     c)   jumlah piutang menurut mata uang;
     d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai;
     e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
        secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
     f)   pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
          atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan;
     g)   piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan;
     h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif; dan
     i)   informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi :
          (1)   jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
                lain yang diatur dalam perjanjian; dan

          (2)   jaminan yang diberikan (bila ada).
4)   Khusus Industri Asuransi
     a)   utang Preml
           Tambahan pengungkapan mengenai antara lain :

          (1)   Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur;

          (2)   Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi; dan

          (3)   Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
     b)   Piutang Koasuransi
          Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

          (1)   Jumlah berdasarkan ko-asuradur;

          (2)   Jumlah menu rut jenis asuransi; dan
          (3)   Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Page 23
                                                                                      Page 22 of83




     c)   Piutang Reasuransi
          Tambahan pengungkapan mengenai antara lain :

          (1)     Jumlah piutang berdasarkan reasuradur ;
          (2)     Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan; dan

          (3)     Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas .

     d) Piutang Hasil Investasi
          Tambahan pengungkapan mengenai antara lain :

          (1)     Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;

          (2)     Jumlah piutang menurut jenis investasi;

          (3)     Jumlah piutang menurut mata uang ; dan

          (4)     Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5)   Khusus Industri Pembiayaan

     a)    utang Pembiayaan Konsumen
           Yang harus diungkapkan antara lain :

            (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
                bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain);

            (2)    Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen;
            (3)    Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

            (4)    sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
                   pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
                   tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas ;

            (5)    Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui;

           (6)     Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
                   pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan ;

            (7)    Tingkat suku bunga rata-rata per tahun ; dan

            (8)    Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
                   jaminan atas utang.
                                    ng
           Yang harus diungkapkan antara lain :

            (1)    Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
                   jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
                   recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse); dan
            (2)    Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah plutang
                   yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak
                   piutang.
Page 24
                                                                               Page 23 of83




c)   Piutang Sewa Pembiayaan
     Yang harus diungkapkan antara lain:

     (1) rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;

     (2) rekonsiliasi antara investasi sew a bruto dan nilai kini piutang pembayaran sew a
         minimum pada akhir peri ode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
         investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
         periode pelaporan, untuk setiap periode berikut :

           (a) kurang dari satu tahun

           (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

           (c) lebih dari lima tahun

     (3) pendapatan keuangan yang belum diterima;

     (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor;

     (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sew a minimum;

     (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode ; dan

     (7) penjelasan umum isi perjanjian sew a lessor yang material.


d)   Piutang Sewa Operasi
     Yang harus diungkapkan antara lain:

     (1) jumlah agregat pembayaran sew a minimum masa depan dalam sew a operasi
         yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut;

           (a) kurang dari satu tahun
           (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
           (c) lebih dari lima tahun

     (2)   total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode; dan

     (3)   penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.
Page 25
                                                                                    Page 24 of83




     Piutang Retensi
     Yang harus diungkapkan antara lain:

     a)   jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi; dan

     b)   Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.
7)   Tagihan Bruto kepada Pelanggan

     Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
     konstruksi.
     Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
     a)   biaya kontrak yang terjadi;
     b)   laba yang diakui;
     c)   kerugian yang terjadi; dan
     d)   pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)   Piutang Reverse Repo
     Yang harus diungkapkan antara lain:

     a)   rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan;

     b)   Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek;

     c)   Nama pihak/counterparty;

     d)   Lokasi Efek jaminan;

     e)   Tingkat bunga piutang reverse repo;

     f)   Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada); dan

     g)   Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).


9)   Agunan Yang Diambil Alih

     Yang harus diungkapkan antara lain:

     a)   nilai realisasi bersih pada saat diambilalih;

     b)   Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
          yang tidak tertagih; dan

     c)   Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
          agunan tersebut.
Page 26
                                                                                      Page 25 of83




      Yang harus diungkapkan antara lain rineian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
      dendakepada pihak lain.
11)   Piutang Lain-Lain

      Yang harus diungkapkan antara lain :

      a) Rineian jenis dan jumlah piutang;                                                                     Catatan 6
      b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN); dan                                                  Catatan 6

      e)   Pendapat manajemen atas keeukupan jumlah penyisihan.                                                Catatan 6

12)   Aset Keuangan Lainnya
      Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
      maupun tidak lanear.

      a)   Pelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak                  Catatan 16
           ketiga dan pihak berelasi.
      b)   Yang harus diungkapkan antara lain:

           (1) Nilai tereatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rineian investasinya;

           (2)    laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,    Aset keuangan lainnya yang
                 baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang            dimiliki Kelompok Usaha
                 diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan;                                     adalah investasi pada
                                                                                                     perusahaan lain yang
                                                                                                     penyertaannya dibawah 20
           (3)   total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
                                                                                                     %, dan tidak tereatat di bursa
                 untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
                                                                                                     efek .


           (4)   biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
                 untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo;

           (5)   peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat Uika ada).


           (6)   uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
                 diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo;
           (7)   jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

                 (a)   jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori;
                 (b)   alasan reklasifikasi; dan

                 (e)   sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
                       direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.
Page 27
                                                                                    Page 26 of83




               jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
               atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
               tersebut;
         (9)   jumlah penurunan nilai atas aset keuangan Uika ada), termasuk mutasinya,
               dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
               keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
               penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
               penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi; dan
         (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
              yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
              tempo.
13)   Khusus Deposito
      Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

      a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi;                                          Catatan 4

      b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan;                                               Catatan 4
      c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing; dan                                                   Catatan 4

      d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.                   Tidak ada hal lain yang
                                                                                                      mempengaruhi pencairan
                                                                                                      deposito.

14)   Khusus Investasi pada Sukuk                                                                       lompok Usaha tidak memiliki
      Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:                                                    investasi pada Sukuk.

      a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah;

      b) tujuan model usaha yang digunakan;
      c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya; dan
      d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pad a biaya perolehan.

15)   Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah                                                      IKplonnncll< Usaha tidak memili

      Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:                                                            reka pitulasi
                                                                                                            ntah .
      a) Rian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis;

      b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga;
      c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
      d) Informasi penting lainnya .
Page 28
                                                                                       Page 27 of83




I6}   Khusus Unit Penyertaan Reksadana
      Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
      a} Rineian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih; dan                                 Catatan 5
      b} laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan         Catatan 40
      komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan


I7}   Khusus Wesel Tagih
      Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
      jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
      usaha atau lainnya).
IS}   Khusus Industri Asuransi
      Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.
I9}   Pinjaman Polis

      Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
      a}   pinjaman polis menu rut jenis mata uang;
      b}   Tingkat suku bunga.
20}   Khusus Industri Perbankan

      Kredit
      Yang harus diungkapkan antara lain :

      a}       rineian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
               waktu serta kolektibilitas;

      b}       Jumlah eadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan;
      e}       Rineian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;

      d}       Rasio kredit usaha keeil terhadap jumlah kredit yang diberikan;
      e}       Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
      f}       Rineian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah eadangan penghapusan
               menurut ketentuan Bank Indonesia;

      g}       Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
               eadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
               jumlah minimum eadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
               ketentuan Bank Indonesia;

      h}       Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas;
      i}       Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
               agen, atau anggota sindikasi;
Page 29
                                                                                      Page 28 of83




      j)     Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada;

      k)     Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
             Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia ;

      I)     Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.
21)   Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
      Yang harus diungkapkan antara lain:

      a) ian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo;

      b)  Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
      dan mutasi selama periode berjalan;

      c)    Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;

      d)    Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
            tagihan akseptasi

22)   Persediaan
      a)   harus diungkapkan antara la in :

           (1)    jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menu rut klasifikasi yang         Catatan 7
                  sesuai bagi Perusahaan ;
            (2)   jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya         ~
                  untuk menjual;

            (3)   jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan;               ~
            (4)   jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
                  yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan;
                                                                                                     ~
            (5)   jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
                  pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
                                                                                                     ~
                  berjalan;

            (6)   kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang         ~
                  diturunkan;

            (7)   dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
                  memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan :                           ~
                   (i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
                   (ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
                        yang layak dikapitalisasi.
            (8)    persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
Page 30
                                                                             Page 29 of83




           jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
           risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas keeukupan pertanggungan
           asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya .

b)   Khusus Industri Perhotelan

     Tambahan pengungkapan nilai tereatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
     diungkapkan antara lain:

     (1)    Makanan dan minuman;

     (2)    Perlengkapan; dan
     (3)    Barang Dagangan.

e)   Khusus Industri Real Estat
     Tambahan pengungkapan antara lain:

     (1)   Pengungkapan nilai tereatat persediaan menurut klasifikasi:
           (a)   Tanah Matang;
           (b)   Unit Bangunan; dan
           (e)   Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
     (2)   Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
           berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
           akan dialihkan, bila ada.

d)   Tanah untuk Pengembangan

     Tambahan pengungkapan antara lain :

     (1) luas tanah, proses perizinan ;

     (2)   Jumlah biaya bung a dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
           pengembangan; dan

     (3)   Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e)   Khusus Industri Media

     Tambahan pengungkapan antara lain:

     (1)   program : lokal, impor (media televisi);

     (2)   Buku, kertas koran, barang pra eetak (media eetak);
Page 31
                                                                                        Page 30 of83



      (3)    Barang promosi dan barter (media eetak) ; dan

      (4)    Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya .

f)    Khusus Industri Rumah Sakit

      Tambahan pengungkapan antara lain:
      (1)    Obat-obatan;
      (2)     Perlengkapan medis (disposable) ; dan
      (3)     Persediaan lainnya

g) Khusus Industri Peternakan

     (1) ung kapan jumlah tereatat dan nilai tereatat menu rut klasifikas i tertentu,
          seperti hewan ternak menjadi :
            (a)   Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual; dan

            (b)   Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

     (2)     Hewan Ternak Produksi Berumur Pendek
            Yang harus diungkapkan antara lain:

            (a)   jumlah tereatat dan nilai tereatat menurut klasifikasi hewan ternak telah
                   menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan ;

            (b)    Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
                  tidak 2 tahun terakhir;

            (e)   Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan;

            (d)   Pendapat manajemen atas keeukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
                  persediaan yang mati atau hilang;

            (e)   Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
                  risiko yang ditutup;

            (f)   Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat eadangan kematian
                  atau metode penghapusan langsung;

            (g)   Pendapat manajemen atas keeukupan nilai pertanggungan asuransi; dan

            (h)   Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
                  jaminan.
Page 32
                                                                                        Page 31 of83



23)   Pajak Dibayar Di muka
      Yang harus diungkapkan antara lain:

      a)    uraian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya; dan                                Catatan 18.a
      b)    uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

24)   Biaya Dibayar Dimuka
                                                                                                        Catatan 8
      Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

25)   Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
      Yang harus diungkapkanantara lain:
      (1)    uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan;                         Catatan 16
      (2)    uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
             yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan;

      (3)    kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai;                        Catatan 16
      (4)    dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
             tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
             penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun;

      (5)    dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk           Catatan 16
             dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku; dan
      (6)    dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
             kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
             (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
                   i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
                       diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
                       penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
                       atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
                       dijual; dan
                   ii. jumlah terpulihkan pad a saat tanggal keputusan untuk tidak menjual;
             (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut; dan
26)   Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)    rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang;
                                                                                                        Catatan 44
      b)    alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan
            terjadinya piutang pihak berelasi tersebut;                                                 Catatan 6
      c)    jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
            secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
Page 33
                                                                                        Page 32 of83



            pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai;
            dan
      e)    dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus                      Catatan 44
            dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27)   Investasi pada Entitas Asosiasi
      Yang harus diungkapkan antara lain:
                                                                                                                      Catatan 10
      a)   nama entitas asosiasi;                                                                      ...j
                                                                                                                      Catatan 10
      b)   persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya;        ...j
      c)   nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya                      Catatan 10
                                                                                                       ...j
           tersedia;
                                                                                                                      Catatan 10
      d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,                   ...j
         Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi;
      e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 20%
                                                                                                              ...j    Usaha memiliki
         (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
         atau tidak langsung;
      f)   akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan                     ...j     Usaha dan entitas
           keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau                              memiliki periode
           periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau                               n yang sama.
           periode yang berbeda;
      g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi                     ...j    Usaha tidak
         untuk mentransfer dana kepada Perusahaan;
      h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan                     ...j
         menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
         terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif;
      i)   bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan               ...j
           investor lain;
      j)   liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk                ...j
           semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi; dan
      k)   ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam                        ...j
           kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas term as uk total
           Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28)   Khusus Industri Konstruksi
      laminan

      Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
      tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
Page 34
                                                                                        Page 33 of83




      HTI dan HTI dalam pengembangan
      Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
      sebagai berikut :
      a)   Saldo awal;
      b)   Penyisihan peri ode berjalan ;
      c)   Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan; dan
      d)   Saldo akhir.
30)   Khusus Industri Jalan Tol
      Hak 8agi Hasil Tol
      Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
      (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol;                                                                 Catatan 2.k
                                                                                                              Catatan 1.a, 2k
      (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya;
                                                                                                       Tidak ada perubahan hak
      (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan; dan
                                                                                                       bagi hasil tor dan reklasifikasi
      (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
31)   Khusus Industri Perkebunan
      Tanaman Perkebunan
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   Untuk tanaman telah menghasilkan
           (1)   Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman;
           (2)   Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
                 kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir ;
           (3)   Status tanah yang digunakan untuk menanam;
           (4)   Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamani
           (5)   Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun ;
                 dan
           (6)   Tanaman yang dijaminkan .
      b) Untuk tanaman belum menghasilkan
           (1)   Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
                 (a) Saldo awal
                     i.    Tambahan tahun berjalan
                     ii.   Biaya langsung
Page 35
                                                                                         Page 34 of83



                  (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
                  luar biasa
                       i.   Pengurangan tahun berjalan
                      ii.   Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
                  (e) Pengurangan lainnya
                  (d) Saldo akhir;
           (2)    Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
                  menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
                  (perkebunan rakyat/perkebunan plasma); dan


32)   Khusus Industri Peternakan
      Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
           ternak telah menghasilkan;
      b)   Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
           tahun terakhir;
      e)   Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan;
      d)   Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan ;
      e)   Kondisi hewan ternak;
      f)   Persentase kematian selama tiga tahun terakhir;
      g)   Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
           ditutup;
      h)   Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat eadangan kematian atau
           metode penghapusan langsung;
      i)   Nilai eadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada ;
      j)   Pendapat manajemen atas keeukupan nilai eadangan kematian, jika ada; dan
      k)   Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
33)   Properti Investasi
      a)   Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1)    model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar            Catatan 2.i, 12
                   atau model biaya;


            (2)    metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar              Catatan 2.i
                   dari Properti Investasi;
            (3)    pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
                   lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti terse but dan
                   keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan;
            (4)    nama Penilai, tanggal penilaian , dan tanggal laporan penilaian terakhir;
Page 36
                                                                                Page 35 of83



     (5)   jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk :
           (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi;                                       Catatan 36
           (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
               menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
               periode terse but; dan
           (e) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
               penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
               model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar;
     (6)   keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
           pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan; dan
     (7)   kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
           Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b)   Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
     pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
     antara lain :
     (1)   rekonsiliasi antara jumlah tereatat Properti Investasi pada awal dan akhir
           periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
     (2)   sa at suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan seeara signifikan
           untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
           rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
           dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan seeara terpisah:
           (a)   jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
                 kembali; dan
           (b)   penyesuaian signifikan lain.
e)   Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain                      Catatan 12
     pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
     antara lain :
     (1)   umur manfaat;
                                                                                               Catatan 12
     (2)   rekonsiliasi jumlah tereatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
           pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
           dan reklasifikasi;
     (3)   jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban           Catatan 12
           penyusutan;
     (4)   jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
           nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku;
     (5)   transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri; dan
     (6)   Nilai Wajar Properti Investasi.
d)   Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     (1)   rineian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan;
     (2)   persentase jumlah tereatat terhadap nilai kontrak;
Page 37
                                                                                        Page 36 of83



             (3)   estimasi saat penyelesaian;
             (4)   hambatan kelanjutan penyelesaian;
             (5)   jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
                   dalam proses pembangunan dan pengembangan; dan
             (6)   dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
                   memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
                   (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
                   (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
                       yang layak dikapitalisasi .
34)   Aset Tetap
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a)   setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan                    Catatan 11
           kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan;
      b)   rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal            Catatan 11
           dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
      c)   jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban                   Catatan 11
           penyusutan;
      d)   rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
           ekuitas (jika ada);
      e)   jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap;
      f)   jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
           nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
           diungkapkan secara terpisah pad a laporan laba rugi komprehensif;
      g)   Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
           (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
           (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
               untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian;
           (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir;
           (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
               aset;
           (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
               model biaya; dan
           (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
               periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
               pemegang saham.
      h)   Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
           lain:
           (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan;                                       Catatan 11
Page 38
                                                                                       Page 37 of83



           (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak;                                              Catatan 11
           (3) estimasi sa at penyelesaian;                                                                    Catatan 11
           (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada);
           (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam                           Catatan 11
               pembangunan; dan
           (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
               aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
              (a)   jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
              (b)   tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
                    yang layak dikapitalisasi.
      i)   Pengungkapan lainnya antara lain:
           (1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara;                                lompok Usaha tidak mem
                                                                                                         tetap sebagaimana
           (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
               masih digunakan;                                                                                di huruf i kecuali
                                                                                                      ntuk pengungkapan i.10.
           (3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
               diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual;
           (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
               material dari jumlah tercatat;
           (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
               dihentikan pengakuannya;
           (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
               Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan;
           (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
               Tetap;
           (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
               pemulihan penurunan nilai;
           (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
               alasan penjaminan; dan
           (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan              Catatan 11
              risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
              asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.
35)   Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
      Aset Minyak dan Gas Bumi
      (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti; operated acreage, unoperated acreage, sumur
          dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
          dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan;
Page 39
                                                                                          Page 38 of83



      (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
            (a) Lokasi penambangan;
            (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi;
            (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan; dan
            (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
      (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi terse but mengandung hak tagih kepada
          Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
          analisa umur tagihan.
36)   Aset Tak 8erwujud
      Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain :
                                                                                                             Catatan 13
      a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi;
                                                                                                         ~
      b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
         komprehensif;                                                                                   ~   Catatan 13

      c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada               ~   Catatan 13
         awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
         reklasifikasi;
      d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
         kualifikasian, maka harus diungkapkan:
                                                                                                         ~    Catatan 13

           (1)   jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
           (2)   tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
                 layak dikapitalisasi;
      e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
         penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
         terbatas;
      f)   penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
           Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan;
      g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
         Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
           (1)   Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut;
           (2)   jumlah tercatatnya; dan
           (3)   Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
                 revaluasi;
      h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan                    n tidak
         jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas;
      i)   nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud;
      j)   Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
           (1)   tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
           (2)   nama Penilai dan tanggallaporan penilaian terakhir;
Page 40
                                                                                       Page 39 of83



           (3)    jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi;
           (4)    metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
                  aset;
           (5)    jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
                  dengan model biaya; dan
           (6)    surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
                  periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
                  pemegang saham.
37)   Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

      a)    Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
            Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
            Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
            (1)    Saldo awal;
            (2)    Penambahan dan pengurangan;
            (3)    Saldo akhir.

      b)    Aset Eksplorasi dan Evaluasi
            Yang harus diungkapkanantara lain:
            (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
                 mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir; dan
            (2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
                 investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

      c)    Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
            Yang harus diungkapkan antara lain :
            (1)    Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
                   (a)   Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
                   (b)   Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup .
            (2)    Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
                   pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
                   perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata - ratanya;
            (3)    Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada);
            (4)    Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
                   produksi, meliputi penjelasan :
                   (a)   Alasan terjadinya penundaan;
                   (b)   Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi , dan
                   (c)   Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
                         terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
                         utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
Page 41
                                                                                        Page 40 of83



       d)    Biaya Pengembangan Tangguhan
             Yang harus diungkapkan antara lain:
             (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
                 dengan menunjukkan:
                  (a)   Lokasi eksplorasi dan pengembangan;
                  (b)   Saldo awal;
                  (c)   Penambahan/pengurangan;
                  (d)   Amortisasi, dan
                  (e)   Saldo akhir.
             (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
                 masih berjalan;
             (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
                 tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan;
             (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
                 penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
                  (a)   Alasan terjadinya penundaan;
                  (b)   Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi; dan
                  (c)   Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
                        terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
                        yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai terse but.
             (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
                 dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

b.    Liabilitas
 1)   Utang Usaha
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi;                          Catatan 19
      b) jumlah utang usaha menurut mata uang; dan                                                     Utang usaha hanya dalam
      c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.                  mata uang rupiah



 2)   Provisi
      a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka                   Catatan 28
         panjang.
      b) Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1)   nilai tercatat pada awal dan akhir periode;                                                Catatan 28
            (2)   provisi tambahan dalam periode bersangkutan;                                               Catatan 28
Page 42
                                                                                     Page 41 of83



                jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama peri ode bersangkutan;
          (4)   jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum           dak ada pembatalan provisi .
                digunakan;
          (5)   peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi                Catatan 28
                karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto;
          (6)   uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan sa at terjadinya arus
                keluar sumber daya ekonomi;
          (7)   indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud           ak ada ketidakpastian
                dalam angka(6) . Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi                   dan arus keluar.
                utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan ; dan
          (8)   jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
                Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
3)   Beban akrual                                                                                           Catatan 22
     Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
     jatuh tempo.

4)   Khusus Industri Perbankan
     Liabilitas Segera
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang; dan
     b) Uraian mengenai sifat mas ing-masing kewajiban.

5)   Utang Repo
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a)   Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo ;
     b)   Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.
6)   Khusus Kontrak Konstruksi
     Utang Bruto kepada Pelanggan
     Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
     konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
     yaitu :
     a) biaya kontrak yang terjadi;
     b) laba yang diakui;
     c) kerugian yang dialami; dan
     d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
Page 43
                                                                                        Page 42 of83




     a)   Simpanan Nasabah
          Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
          (1)    Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu;
          (2)    Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
          (3)    Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
          (4)    Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito;
          (5)    Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
                 dijaminkan; dan
          (6)    Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
          Simpanan dari Bank lain
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1)    Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu;
          (2)    Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
          (3)    Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
          (4)    Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito; dan
          (5)    Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
                 atau dijaminkan.
8)    Khusus Industri Asuransi Kerugian dan liwa
     a)    Kewajiban Manfaat Polis Masa Oepan
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)    Rincian berdasarkan program asuransi;
           (2)    Rincian berdasarkan jenis pertanggungan;
           (3)    Rincian berdasarkan mata uang;
           (4)    Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris; dan
           (5)    Rekonsiliasi jumlah pad a awal dan akhir periode yang memperlihatkan
                  penambahan dan pengurangan .
     b)    Utang Klaim
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)    Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
           (2)    Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung;
           (3)    Jumlah utang klaim menu rut jenis asuransi; dan
           (4)    Jumlah utang menurut mata uang.
Page 44
                                                                               Page 43 of83



c)   Estimasi Klaim Retensi Sendiri
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     (1)   Jumlah menurut jenis asuransi;
     (2)   Jumlah menurut tertanggung;
     (3)   Jumlah menurut mata uang ; dan
     (4)   Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan .
d)   Premi yang belum merupakan Pendapatan
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     (1)   Jumlah menurut program asuransi;
     (2)   Jumlah menurut jenis pertanggungan;
     (3)   Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
           berelasi dan pihak ketiga;
     (4)   Metode perhitungan yang digunakan; dan
     (5)   Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
           penambahan dan pengurangan .
e)   Utang Koasuransi (rewrite)
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     (1)   Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
     (2)   Jumlah berdasarkan ko-asuradur;
     (3)   Jumlah menurut jenis mata uang; dan
     (4)   Jumlah menurut umur utang.
f)   Utang Reasuransi
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     (1)   Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
     (2)   Jumlah berdasarkan reasuradur;
     (3)   Jumlah menurut jenis mata uang;
     (4)   Jumlah menurut umur utang; dan
     (5)   Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
g)   Utang Komisi
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     (1)   Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur;
     (2)   Jumlah menurut jenis mata uang; dan
     (3)   Jumlah menurut jenis asuransi.
Page 45
                                                                                    Page 44 of83



      h)    Titipan Premi
            Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi .

      i)    Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
            Yang harus diungkapkan:
            (1)   Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham;
            (2)   Dasar perhitungan; dan
            (3)   Saldo menurut usia .
9)    Liabilitas Imbalan Kerja .langka Pendek                                                           Catatan 2.0
      Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10)   Utang Pajak
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a) jenis dan jumlahnya; dan                                                                    Catatan 18.b, 18.c
           informasi me
11)   Khusus Industri Pembiayaan
      Kewajiban Anjak Piutang
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse; dan
      b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
         penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12)   Khusus Kontrak Konstruksi                                                                         Catatan 17
      Uang Muka Kontrak
      Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)   Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang                                                 Catatan 23,25,27,28,30
      Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
      dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
      diatur dalam Checklist ini.
14)   Liabilitas Keuangan Lainnya
      a)    Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1)   Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas             Catatan 2.0, 21
                  keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang;
            (2)   Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara             Catatan 21
                  pihak ketiga dan pihak berelasi;
            (3)   Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 46
                                                                                     Page 45 of83




                        laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan; dan
                  (c)   kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam                    Catatan 23
                        memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
                        dan kondisi default) .
       b)   Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
            Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1)   Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
                  utang;
            (2)   Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
                  yang terkait;
            (3)   Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
                  selama periode tersebut; dan
            (4)   Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
                  direstrukturisasi.
15)   Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
      Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang latuh Tempo
      dalam Satu Tahun
      Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)   Khusus Industri Pertambangan Umum
      Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
      latuh Tempo dalam Satu Tahun
      Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)   Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
      Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
      dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
      lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

      Liabilitas langka Panjang

18)   Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
      Yang Harus diungkapkan antara lain:
                                                                                                           Catatan 44.a
      a)    rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang;
                                                                                                            Catatan 44
      b)    jumlah utang menurut mata uang; dan
                                                                                                    Kelompok Usaha tidak
      c)    jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.
                                                                                                    memberikan jaminan khusus
                                                                                                    atas utang.
Page 47
                                                                                       Page 46 of83



19)   Utang Bank dan Lembaga Keuangan .Jangka Panjang
      Yang Harus diungkapkan antara lain:
      a)   rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata                 ...j
           uang;                                                                                                     Catatan 23

      b)   kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan;                                                  Catatan 23
                                                                                                      ...j
      c)   tanggal jatuh tempo;                                                                                      Catatan 23
      d)   jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;                      ...j
      e)   penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan           ...j           Catatan 23
           perolehannya;
      f)   pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas              ...j           Catatan 23
           pinjaman;
      g)   kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi                   ...j
                                                                                                                   Catatan 23, 24
           persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
      h)   jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan;                           ...j         Catatan 23 , 24

      i)   persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,                ...j           Catatan 23
           pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru ; dan
      j)   pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang           ...j           Catatan 23
           akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua bel as) bulan sejak tanggallaporan
           posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
           lain adalah:
           (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya; dan
           (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
               waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20)   Utang Sewa Pembiayaan
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sew a (lessor)                          Catatan 27
           pada tanggallaporan posisi keuangan;
      b)   rekonsiliasi antara total pembayaran sew a minimum di masa depan pada tanggal
           laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
           pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
           dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut :
                                                                                                                     Catatan 27
           (1) sampai dengan satu tahun;
           (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun; dan                                                      Catatan 27
           (3) lebih dari 5 (lima) tahun.
                                                                                                             ntuk poin (c,d,e dan f)
      c)   pembayaran sew a kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut;
                                                                                                              nsaksi tersebut tidak ada di
      d)   total pembayaran minimum sewa-Ianjut (sublease) masa depan yang diperkirakan                           pok Usaha.
           akan diterima dari kontrak sewa - Ianjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
           sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan;
Page 48
                                                                                       Page 47 of83




      e)    keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
            dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback); dan
      f)    penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain :
            (1)   dasar penentuan utang sewa kontinjen;
            (2)   ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
                  pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya; dan
            (3)   pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
21)   Khusus Industri Perbankan
      a)    Surat Berharga yang Diterbitkan
            Yang harus diungkapkan antara lain :
            (1)   Rincian berdasarkan j enis, mata uang, dan jangka waktu;
            (2)   Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
            (3)   Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
            (4)   Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat;
            (5)   Jumlah amortisasi pada tahun berjalan;
            (6)   Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
                  perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
                  persyaratan penting lainnya (Debt Covenance);
            (7)   Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
                  yang diterbitkan.
       b)   Pinjaman Diterima
            Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1)   Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang;
            (2)   Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
            (3)   Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
                  perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
                  dan persyaratan penting lainnya(debt covenance);
            (4)   Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance ;
            (5)   Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
                  lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
                  manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
                  terhadap laba bersih.
      c)    Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
            Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1)   Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas;
Page 49
                                                                                         Page 48 of83



            (2)    Rineian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
            (3)    Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan;
            (4)    Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
                   menu rut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pad a saat periode
                   pelaporan; dan
            (5)    Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
                   komitmen dan kontinjensi.
22)   Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
      Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
           (1)    Saldo awal;
           (2)    Penyisihan yang dibentuk;
           (3)    Pengeluaran yang terjadi; dan
           (4)    Saldo akhir.
      b)   Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan;
      e)   Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
           sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan;
      d)   Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
           penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
           terpisah;
      e)   Tabel yang memuat penjelasan tentang :
           (1)    Saldo awal ;
           (2)    Penambahan dan Pengurangan ;
           (3)    Saldo akhir.

23)   Liabilitas Imbalan Kerja .Jangka Panjang
      a) imbalan Pasti
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)    gambaran umum mengenai jenis program .                                                     Catatan 30
           (2)    rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
                  menunjukkan seeara terpisah, pengaruhnya selama peri ode berjalan yang dapat
                  diatribusikan ke dalam:
                  (a)   biaya jasa kini;                                                                -V   Catatan 30
                  (b)   biaya bunga;                                                                         Catatan 30
                                                                                                        -V
                  (e)   iuran oleh peserta program;
                                                                                                        -V   Catatan 30
                  (d)   keuntungan dan kerugian aktuarial;                                                   Catatan 30
Page 50
                                                                               Page 49 of83



            perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
            uang yang berbeda dengan mata uang penyajian;
      (f)   imbalan yang dibayarkan;                                                          asing.
                                                                                                       Catatan 30
      (g)   biaya jasa lalu;
                                                                                                       Catatan 30
      (h)   kombinasi bisnis;
      (i)   curtailment; dan
      (j)   penyelesaian.
(3)   analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program                    Catatan 30
      yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
      seluruhnya atau sebagian didanai;
(4)   rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
      dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
      SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
      diatribusikan pada setiap:
      (a)   hasil yang diharapkan dari aset program;                                                  Catatan 30
      (b)   keuntungan dan kerugian aktuarial;                                                        Catatan 30
                                                                                              Kelompok Usaha tidak
      (c)   perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
                                                                                              menggunakan mata uang
            uang yang berbeda dengan mata uang penyajian;
                                                                                              asing.
      (d)   iuran oleh pemberi pekerja;
                                                                                                       Catatan 30
      (e)   iuran oleh peserta program;
                                                                                                       Catatan 30
      (f)   imbalan yang dibayarkan;                                                                   Catatan 30
      (g)   kombinasi bisnis; dan
      (h)   penyelesaian;

(5)   rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
      (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
      Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
      mengungkapkan:
      (a)   keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan                     Catatan 30
            posisi keuangan;
      (b)   biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan;                           Catatan 30
      (c)   setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan                     Catatan 30
            dalam SAK;
      (d)   Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang                  Catatan 30
            diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK; dan
      (e)   jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan;                                  Catatan 30
(6)   total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
      dimana hal tersebut termasuk:
      (a)   biaya jasa kini;                                                                           Catatan 30
Page 51
                                                                             Page 50 of83




      (c)   hasil yang diharapkan dari aset program;                                               Catatan 30
      (d)   hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset             Catatan 30
            sesuai dengan SAK;
      (e)   keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
            10% (sepuluh per seratus);
      (f)   biaya jasa lalu;                                                                       Catatan 30
      (g)   dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya; dan
      (h)   dampak dari batasan dalam SAK;                                                         Catatan 30
(7)   jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
      segera dalam saldo laba, meliputi :
                                                                                                   Catatan 30
      (a)   keuntungan dan kerugian aktuarial; dan                                                 Catatan 30
      (b)   dampak dari batasan dalam SAK;
(8)   jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada                     Catatan 30
      pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
      kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK;
(9)   persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total                Catatan 30
      aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
      namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
      seluruh aset lain;
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk :                                         Catatan 30
      (a)   setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan; dan
      (b)   setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan;
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian                    Catatan 30
     yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
     utama dari aset program;
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
                                                                                                   Catatan 30
     penggantian yang diakui sebagai Aset;
(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
     dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
     antara persentase dan varia bel lainnya, termasuk:
      (a)   tingkat diskonto;                                                               ...j   Catatan 30
      (b)   tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode      ...j   Catatan 30
            yang disajikan dalam laporan keuangan;
      (c)   tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam          ...j   Catatan 30
            laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset;
      (d)   tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau          ...j   Catatan 30
            variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
            sebagai dasar untuk kenaikan imbalan mas a depan);
Page 52
                                                                              Page 51 of83




     (e)   tlngkat tren biaya kesehatan; dan
     (f)   asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria;                                                Catatan 30
                                                                                                 ..J
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
     biaya kesehatan yang diasumsikan pada:
     (a)   biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan                              Catatan 30
                                                                                                 ..J
           pascakerja periodik neto; dan                                                                      Catatan 30
     (b)   akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.
                                                                                                 ..J
                                                                                                 ..J          Catatan 30
     (c)   Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
           diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren
           biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
           angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.
(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari :
     (a)   nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau         ..J          Catatan 30
           defisit pad a program; dan
     (b)   penyesuaian yang timbul pada:
                                                                                                              Catatan 30
           (i)    liab ilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari             ..J
                  liabilitas program pada akhir periode pelaporan; dan
           (ii)   aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset               ..J          Catatan 30
                  program pada akhir periode pelaporan;
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari                ..J
     iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
     dimulai setelah periode pelaporan ;
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko anta r entitas                                   k Usaha tidak memili
                                                                                                       ..J
     sepengendali , wajib diungkapkan sebagai berikut:                                                       imbalan pasti yang
     (a)   perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
           imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu;
     (b)   dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
           maka Perusahaan mengungkapkan:
           (i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
                mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
                perubahan program selama periode tersebut;
           (ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
                butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
                kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
                pasti; dan
           (iii)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
                informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
                butir (I), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
                dan butir (16) serta butir Ii.
Page 53
                                                                                    Page 52 of83



      b) luran Pasti                                                                                                        Catatan 30
                                                                                                      ...j
           Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
           jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
      c) Imbalan Kerja .1angka Panjang Lainnya                                                        ...j
                                                                                                                            Catatan 30
           Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
           panjang lainnya .
      d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja; dan                                ...j
           (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada) .                                         ...j
24)   Utang Obligasi
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a)   rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang        ...j                  Catatan 25
           asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga , suku bunga, bursa tempat
           obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
      b)   peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;                                            ...j                  Catatan 25
      c)   jumlah bag ian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;                     ...j                  Catatan 25

      d)   nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;                                  ...j                  Catatan 25
      e)   jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
           menunjuk pos-pos yang berhubungan , jika ada;
      f)   pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwal iamanatan;                             ...j                  Catatan 25
      g)   kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi                   ...j                  Catatan 25
           persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
           dan
      h)   persyaratan penting lainnya .

25)   Sukuk                                                                                                         Kelompok Usaha tidak
                                                                                                                    menerbitkan Sukuk.
      a)   Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan .
      b)   Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
           (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk :
               (a)   ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan ;
               (b)   Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari ;
               (c)   nilai nominal ;
               (d)   besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah);
               (e)   prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil
                     (untuk Sukuk mudharabah);
Page 54
                                                                                    Page 53 of83




                (f)    rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
                      atau bagi hasil;
               (g)    jangka waktu;
               (h)    tujuan penerbitannya; dan
               (i)    persyaratan penting lain;
           (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
           (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan ;
           (4)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
           (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
           (6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
           (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; dan
           (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
               dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
               dan kondisi default).


26)   Utang Subordinasi                                                                                    k Usaha tidak memiliki

      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a)   nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
           kontraktual selama peri ode pelaporan
      b)   tujuan perolehannya ;
      c)   persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi ;
      d)   kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
           persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
      e)   pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; dan
      f)   persyaratan penting lainnya.
27)   Obligasi Konversi                                                                             Kelompok Usaha tidak
                                                                                                    memiliki Obligasi Konvers i.
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
           pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
           tujuan penerbitannya ;
      b)   periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konve rsi, harga
           pelaksanaan , hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti;
      c)   dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
           tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
           dari sudut pandang pemegang obligasi konversi;
      d)   jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya;
Page 55
                                                                                         Page 54 of83



          e)    peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
          f)    jumlah bag ian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
          g)    nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
          h)    jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
                menunjuk pos-pos yang berhubungan Uika ada);
          i)    kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
                persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
          j)    dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
                wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli;
          k)    komponen Liabilitas dari obligasi konversi;
          I)    keberadaan fitur derivatif melekat; dan
          m)    persyaratan penting lainnya
c.        Ekuitas

          Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

     1)   Modalsaham
          Yang harus diungkapkan antara lain:
           a)    Bagi setiap jenis saham, antara lain :
                 (1)   Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode;                             Catatan 32
                 (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,                      Catatan 32
                     termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal; dan
                                                                                                        elompok Usaha tidak mem
                 (3) Sa ham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak                  m yang dicadangkan
                     penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan;                                  ntuk Hak Opsi.
           b)    Penjelasan mengenal sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas;                          Catatan 32
           c)    susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan                              Catatan 32
                 persentase kepemilikan, yaitu:
                (1)    Pemegang saham yang memiliki 5% (lima perseratus) atau lebih;
                (2)    Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham; dan
                (3)    Pemegang saham lainnya;
           d)    Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:                        i      Ada perubahan modal
                                                                                                            ham.
                (1)    Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
                       seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
                       dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
                       Pemegang saham (RUPs) ;
                (2)    sumber peningkatan modal sa ham, antara lain dari kap italisasi agio, saldo
                       laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa
                       Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement),
                       pelaksanaan waran, serta konversi obligasi ; dan
Page 56
                                                                                         Page SS of83




             (3)    Tujuan perubahan modal sa ham, antara lain dalam rangka ekspansi,
                    penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal;
      e)     Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
             disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
             Efek.

2)   Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a)    Rincian jumlah tambahan modal disetor;                                                              Catatan 33
     b)    Uraian sumber agio saham;                                                                           Catatan 33
     c)    Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas;                               Catatan 33

     d)    Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor;                                ada setoran modal
                                                                                                         m bentuk mata uang
     e)    Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya;
     f)    Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:                 Catatan 33
           (1)   Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi;                        ada selisih nilai
                                                                                                        nsaksi dengan Entitas
           (2)   Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
                                                                                                        pengendali.
                 bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara;
           (3)   Tanggal efektif transaksi;
           (4)   Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
                 akibat kombinasi bisnis tersebut;
           (5)   Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
                 yang terjadi;
           (6)   Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
                 tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima; dan
           (7)     Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
                   (a)   Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
                         untuk periode yang disajikan kembali;
                   (b)   Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan liabilitas entitas atau bisnis yang
                         dikombinasikan;
                   (c)   Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi; dan
                 (d)     Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.
Page 57
                                                                                    Page S6 of83




     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a)   Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi :
          (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan;
          (2) Nama entitas anak; dan
          (3)   Nama pihak yang bertransaksi;
     b)   Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian;
          dan
     c)   Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada sa at hilangnya
          Pengendalian .
4)   Saham Treasuri                                                                                       Catatan l.b

     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a)    Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
           disetor;
     b)    Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
           diperoleh ;
     c)    Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
           disetor;
     d)    Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
           harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri; dan
     e)    Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
5)   Saldo Laba
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a)    Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu Uika ada);                                      Catatan 2.a
     b)    Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait;
           dan
     c)    Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.                Catatan 34

6)   Waran                                                                                         Kelompok Usaha tidak
                                                                                                   memiliki waran .
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran;
     b) dasar penentuan Nilai Wajar waran;
     c)   nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa) ;
     d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya ; dan
     e)   ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7)   Pendapatan Komprehensif Lainnya                                                                    Halaman 4 dan 5

     Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
     komponen pendapatan komprehensif lainnya.
Page 58
                                                                                       Page 57 of83




          Yang harus diungkapkan antara lain rineian bagian pemegang saham nonpengendali atas
          ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan seeara langsung atau
          tidak langsung pada entitas induk.

d.        Laba Rugi Komprehensif

     1)   Pendapatan
          Yang harus diungkapkan antara lain :
          a)   Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
               termasuk pendapatan yang berasal dari:
                                                                                                                 Catatan 36
               (1) Penjualan barang;
               (2) Penjualan jasa;                                                                               Catatan 36

               (3) Bunga;                                                                                        Catatan 40
               (4) Royalti; dan/atau                                                                   Tidak ada royalti.
               (5) Dividen;                                                                                      Catatan 40
               diungkapkan seeara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
          b)   Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama;                                                   Catatan 36

          e)   Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10% (sepuluh                Tidak ada pelanggan khusus.
               perseratus) dari pendapatan;
                                                                                                        dak ada pendapatan dari
          d)   Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tereakup
                                                                                                         rtukaran barang atau jasa.
               dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan Uika ada), yang diungkapkan terpisah
               berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
          e)   Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
               (1) Pendapatan kontrak konstruksi:
                    (a)   Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode                 Catatan 37
                          berjalan;
                   (b)    Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui                 Catatan 2.s
                          dalam periode berjalan; dan
                   (e)    Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak;                    Catatan 2.k
               (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan :
                   (a)    Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal          Catatan 2.s, 37
                          pelaporan;
                   (b)    Jumlah uang muka yang diterima; dan                                          b,e dan 3) Tidak ada, karena
                                                                                                              k usaha tidak
                   (e)    Jumlah retensi;
                                                                                                               dibidang jasa
               (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
                   Aset dan Liabilitas;
Page 59
                                                                                 Page 58 of83



          Dalam hal Perusahaan mem lliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara        Kelompok Usaha tidak
          terpisah, antara lain:                                                                memiliki transaksi hubungan
                                                                                                keagenan.
          (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan;
          (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
              keagenan dengan pendapatan lainnya; dan
          (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
              prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
               (a)     Pendapatan bruto;
               (b)     Retur/rabat/diskon terkait; dan
               (c)     Total pendapatan neto.
2)   Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
     Ketentuan Tarif
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a)   Dasar ketentuan tarif;                                                                        Catatan 36
     b)   Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif ;                                                   Catatan 36

     c)   Masa berlaku tar if;                                                                          Catatan 36

     d)   Besaran tarif; dan                                                                            Catatan 36

     e)   Perjanjian lain yang terkait.                                                                 Catatan 45.a

3)   Khusus Industri pembiayaan
     Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain :
     a) Pendapatan pembiayaan konsumen ;
     b) Pendapatan anjak piutang; dan
     c)   Pendapatan sewa.

4)   Khusus Industri Rumah Sakit
     Terdiri dari:
     Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
     penunjang medis,
     Rincian pengurang pendapatan, antara lain :
     a)   Restitusi;
     b) Subsidi tidak mampu; dan
     c)   Selisih perhitungan klaim.

5)   Khusus Industri Transportasi
     Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
Page 60
                                                                                    Page 59 of83




     a)   Rincian pendapatan bersih jasa transportasi;
     b)   Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi;
     c)   Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi;
     d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan; dan
     e)   Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
          dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
          tersebut .

6)   Khusus Industri Telekomunikasi
     Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
     telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
     pihak lain.

7)   Khusus Industri Asuransi:
     Pendapatan Premi
     Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
     premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
     untuk setiap jenis asuransi.
     ; menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)   Khusus Industri Jalan Tol:
     Pendapatan
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a)   Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,    Catatan 36
          dan rincian pendapatan kerjasama operasi;
     b)   Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka               Catatan 36
          pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9)   Khusus Industri Perbankan
     Pendapatan Bunga
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
     a)   Obligasi Pemerintah;
     b)   Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui;
     c)   Efek-efek; dan
     d)   Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
Page 61
                                                                                 Page 60 of83




    Yang harus diungkapkan antara lain :
    a)   Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci :
         (1) Biaya bahan baku;
         (2) Biaya tenaga kerja; dan
         (3) Biaya overhead
         ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan;
    b)   Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari       Tidak ada supplier khusus.
         pendapatan; dan
    c)   Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pad a jasa yang dijual.                  Catatan 38


11) Khusus Industri Rumah Sakit
    Seban Departementalisasi/ Seban Operasional
    Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
    a)   Beban bahan;
    b)   Beban jasa pelayanan;
    c)   Beban pegawai;
    d)   Beban penyusutan sarana medis;
    e)   Beban pemeliharaan sarana;
    f)   Beban asuransi;
    g)   Beban langganan daya dan jasa;
    h)   Beban depresiasi.
12) Khusus Industri Asuransi:
   a)    Seban Klaim Asuransi Kerugian
         Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
         bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
         setiap jenis asuransi.

   b)    Seban Klaim Asuransi liwa
         Yang harus diungkapkan antara lain:
         Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
         tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.
    c)   Komisi Neto
         Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
         pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
Page 62
                                                                                   Page 61 of83




      d)   Hasil Investasi
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)   Khusus Industri Perhotelan
      Beban Departementalisasi
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi;
      b)   Gaji dan beban pegawai lainnya; dan
      c)   Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.
14)   Beban Usaha
      Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategor i fungsinya, yaitu antara
      lain :
      a)   Beban penjualan;                                                                              Catatan 38, 39
      b)   Beban distribusi; dan                                                                  Tidak ada beban distribusi
      c)   Beban umum dan administrasi.                                                                    Catatan 39

15)   Khusus Industri Perbankan
      a)   Beban Bunga
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
           produk/jasa utama.

      b)   Beban Provisi dan Komisi
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
           berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)   Khusus Industri Pembiayaan
      BebanKerugian Penurunan Nilai
      Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing­
      masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sew a
      Pembiayaan.

17)   Pendapatan dan Beban Lainnya
      Yang harus diungkapkan antara lain :
       a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya .                                                          Catatan 40
      b) rincian dan jumlah Beban lainnya .                                                                Catatan 41
       c) Untuk Biaya Keuangan , meliputi :                                                                Catatan 42
           (1)   biaya pinjaman meliputi:
Page 63
                                                                                        Page 62 of83




                 (a)   beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga                       Catatan 42
                       efektif;
                 (b)   beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang                        Catatan 42
                       berlaku; dan


                 (c)   selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
                                                                                                            ada transaksi dalam
                       selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga;
                                                                                                         ta uang aSing

           (2)   biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi :      Tidak ada biaya keuangan
                 (a)   rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual;         dari transaksi instrumen
                                                                                                       keuangan.
                 (b)   rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
                       rugi ; dan
                 (c)   amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
                       nilai.
      d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosias i danjatau Ventura Bersama meliputi :                     Catatan 10
           (1)   bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi danjatau Ventura Bersama
                 yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas; dan
           (2)   bag ian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
                 diungkapkan secara terpisah .

18)   Khusus Industri Perbankan
      a)   Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan .

      b)   Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
           dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
           Yang harus diungkapkan antara la in rincian jumlah berdasarkan jenis.

      c)   Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
           Pemerintah
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis .

19)   Pendapatan Komprehensif Lain
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud;
      b)   keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti;                               Halaman 4, 5 dan Catatan 30
      c)   selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan;
      d)   keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual;                                   Halaman 4 dan 5
      e)   bag ian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka           Halaman 4, 5, dan Catatan 10
           lindung nilai arus kas; dan
           bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi danjatau Ventura Bersama.
Page 64
                                                                                       Page 63 of83



20)   Pajak Penghasilan
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
            (1) beban (penghasilan) pajak kini;                                                       ...j      Catatan 18.c

            (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari peri ode       ...j   Catatan 18 (Pemeriksaan
                lalu;                                                                                              tahun 2016)
            (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan                ...j
                                                                                                                  Catatan 18.c
                temporer dan pembalikannya;
            (4 ) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif            ...j         Catatan 18
                 pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru ;
            (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya              ...j        Catatan 18.c
                atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
                beban pajak kini dan beban pajak tangguhan;
            (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan                  ...j        Catatan 18.c
                penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan; dan
            (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan           ...j         Catatan 18
                kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
                dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif;
      b)   agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
           atau dikreditkan langsung ke ekuitas;
      c)   jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif                         Catatan 18
           lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
           danjatau Ventura Bersama;
      d)   penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam                           Catatan 18
           satu atau kedua bentuk berikut ini:
           (1)   rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
                 dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
                 tarif pajak yang berlaku; atau
           (2)   rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
                 dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku;
      e)   penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan             ...j         Catatan 18
           tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya;
      f)   jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat                ...j         Catatan 18
           dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
           tangguhan dalam laporan keuangan;
Page 65
                                                                              Page 64 of83




     jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
     cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
     pajak tangguhan yang belum diakui;
h)   rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
     (1)   laba sebelum pajak menu rut akuntansi;                                              ..J           Catatan 18.c
     (2)   ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci); dan                      ..J           Catatan 18.c
     (3)   laba kena pajak;                                                                    ..J           Catatan 18.c
i)   perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai          ..J           Catatan 18.c
     dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku;
j)   pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian         ..J           Catatan 18.c
     SPT Tahunan PPh Badan;
k)   setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
     dikompensasi:
     (1)   jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi                        Catatan 18.c
           keuangan untuk periode sajian; dan
                                                                                                      Catatan 18.c (Rugi Fiskal
     (2)   jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,                   hanya terdapat pada Entitas
           apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas                   Anak)
           pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan;
I)   beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
     (1)   keuntungan atau kerugian atas penghentian; dan                                            Tidak ada operasi yang
                                                                                                     dihentikan.
     (2)   laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
           bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian;
m)   jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
     Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi                   Tidak ada transaksi tersebut.
     untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan;
n)   uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
     praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
     bisnis;
0)   peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
     wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis               Tidak ada keadaan tersebut.
     tidak diakui pad a tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi; dan
p)   jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas                         Catatan 18.c
     aset pajak tangguhan, apabila:
     (1)   penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pad a kondisi laba kena pajak                           Catatan 18
           mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
           yang telah ada; dan                                                                        Catatan 18.c (Rugi Fiskal
     (2)   entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang                 hanya terdapat pada Entitas
                                                                                                               Anak)
           mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.
Page 66
                                                                                   Page 65 of83




21)   Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar               Catatan 43
         dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
         diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
         mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
         saham;
      b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam                 Catatan 43
         penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
         Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
         mempengaruhi laba per saham;
      c) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi       k ada transaksi yang
                                                                                                     nsi     menyebabkan
         mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
                                                                                                  m terdilusi.
         penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
         untuk periode sajian;
      d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
         selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
         pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
         berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
         dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan; dan
      e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

22)   Transaksi Pihak Berelasi
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang                      Catatan 44
           jumlahnya:
           (1)   lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
                 orang atau anggota keluarga terdekat; dan/atau
           (2)   lebih dari 0,5% (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
                 dengan entitas berelasi.
      b)   terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi               Catatan 44
           nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
           dan saldo dengan pihak dimaksud;
      c)   terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan                Catatan 44
           dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo,
           termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan
           tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:
Page 67
                                                                             Page 66 of83



     (1)    jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
           terkait;
     (2)   jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau liabilitas,
           termasuk komitmen, dan :
           (a)   persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
                 sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian; dan
           (b)   rincian garansi yang diberikan atau diterima;
     (3)   jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
           penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
           dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha; dan
     (4)   alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
           dilakukan pembentukan;
d)   pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)                Catatan 44
     dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
     (1)   entitas induk;
     (2)   entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
           entitas;
     (3)   entitas anak;
     (4)   entitas asosiasi;
     (5)   Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer;
     (6)   personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya; dan
     (7)   pihak-pihak berelasi lainnya.
e)   seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok            Catatan 44
     direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
     manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut :
     (1)   imbalan kerja jangka pendek;
     (2)   imbalan pascakerja;
     (3)   imbalan kerja jangka panjang lainnya;
     (4)   pesangon pemutusan kontrak kerja; dan
     (5)   pembayaran berbasis saham.
f)   untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
                                                                                             Catatan 44
     (1)   nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
           Perusahaan;
Page 68
                                                                                           Page 67 of83



              (2)    sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan; dan
              (3)    untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
                     signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
                     tersebut.

23)   Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing                                                           Tidak ada transaksi yang
                                                                                                          menggunakan mata uang
       a)    Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.                  asing kecuali penempatan
       b)    Yang harus diungkapkan antara lain:                                                          dana dalam bentuk dolar.
             (1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang aSing serta ekuivalennya
                 dalam mata uang fungsional;
             (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing;
             (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional;
             (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
                 timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
                 dan
             (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
                 dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
                 pada awal dan akhir periode.

24)   Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan                                                                    Kelompok Usaha menilai
                                                                                                          tidak ada penurunan nilai
      Yang harus diungkapkan antara lain:                                                                 aset non keuangan.
      a)    untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
            untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:
            (1)     peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
                    penurunan nilai;
            (2)     jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
                    dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
                    penurunan nilai;
            (3)     jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
                    periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
                    tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik;
            (4)     goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya;
            (5)     jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
                    komprehensif lain selama periode tersebut; dan
            (6)     jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
                    pendapatan komprehensif lain selama peri ode tersebut.
      b)    Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
            kelompok aset.
Page 69
                                                                                   Page 68 of83



25)   Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
      Peri ode Lalu
      a)   Perubahan Estimasi Akuntansi
           Yang harus diungkapkan antara lain :
           (1)   sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi ;                                  Catatan 3
           (2)   jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan; dan              Catatan 3
           (3)   perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah               Catatan 3
                 dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
                 diungkapkan.
      b)   Perubahan Kebijakan Akuntansi
           Yang harus diungkapkan antara lain:
                                                                                                  Catatan 2
           (1)   sifat dari perubahan kebijakan akuntansi;
           (2)   alasan pene rapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal       Catatan 2
                 dan relevan ;
                                                                                                  Catatan 2
           (3)   jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
                 (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh; dan
                 (b) laba per saham dasar dan dilusian;
           (4)   jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang      Catatan 2
                 disajikan . Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya;
                 dan
                                                                                                  Catatan 2
           (5)   keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
                 periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
                 disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.
      c)   Kesalahan Periode Lalu
           Yang harus diungkapkan antara lain :
           (1)   sifat dari kesalahan periode lalu;
           (2)   jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
                 (a) bagi setiap pos laporan keuangan; dan
                 (b) laba per saham dasar dan dilusian;
           (3)   jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal ; dan
           (4)   keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
                 penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
                 kembali retrospektif tidak praktis.
Page 70
                                                                                      Page 69 of83



26)   Kombinasi Bisnis
      a)   Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
           bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
           (1)    nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi;                                   ...j   Catatan l.g, 10

           (2)    tanggal akuisisi;                                                                    ...j   Catatan l.g, 10
           (3)    biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,        ...j   Catatan l.g, 10
                  periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis;
           (4)    persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh;                          ...j   Catatan l.g, 10

           (5)    alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak                ...j   Catatan 1.g, 10
                  pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi;
           (6)    penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui;            ...j   Catatan l.g, 10
           (7)    Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai   ...j   Catatan l.g, 10
                  Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan;
           (8)    kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
                  (a)   jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi;
                  (b)   penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran;
                        dan
                  (c)   estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
                        dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
                        dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
                        terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut;
           (9)    Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
                  kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
                  langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
                  (a)   Nilai Wajar piutang;
                  (b)   jumlah piutang bruto kontraktual; dan
                  (c)   estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
                        yang diperkirakan tidak tertagih;
           (10)   jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset                     Catatan 10
                  yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih;
           (11)   setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
                  (a)   uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan sa at arus keluar
                        sumber daya ekonomi terjadi;
                  (b)   indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
Page 71
                                                                          Page 70 of83



             diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
             mendasari prakiraan peristiwa masa depan; dan
       (c)   jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
             jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut;
(12)   dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
       diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
       (a)   informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
             terkait perikatan dan kontijensi; dan
       (b)   alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal;
(13)   dalam hal pembelian dengan diskon:
       (a)   jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
             komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui; dan
       (b)   penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan ;
(14)   setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 100%       Catatan 10
       (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
       tanggal akuisisi :
       (a)   jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
             diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya; dan
       (b)   teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
             nilai terse but, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
             diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar ;
(15)   dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
       (a)   Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
             diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
             akuisisi; dan
       (b)   jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
             pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
             yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
             bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
             keuntungan atau kerugian tersebut;
(16) Informasi sebagai berikut :
       (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
            tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
            pada periode pelaporan; dan
       (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
            periode pelaporan berjalan seolah-olah ta    al akuisisi untuk semua
Page 72
                                                                                   Page 71 of83



                  kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
                  sejak awal periode pelaporan.
b)   Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
     sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
     informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
     material:
     (1)    dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
            Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
            yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
            hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:
            (a)   alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai;
            (b)   Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
                  awalnya belum selesai; dan
            (c)   sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
                  selama periode pelaporan
     (2)    setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
            mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
            sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
            liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan :
            (a)   setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
                  yang timbul selama penyelesaian;
            (b)   setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
                  perubahan tersebut; dan
            (c)   teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
                  imbalan kontinjensi;
     (3)    liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada;


     (4 )   rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan;        Catatan lS

     (S)    jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada              Catatan lS
            periode pelaporan yang:
            (a)   terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
                  diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
                  periode pelaporan sebelumnya; dan
            (b)   ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
                  laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan;
c)   pernyataan kesesuaian dengan peraturan 8apepam dan LK dalam pelaksanaan                      Catatan 1.f,2.b
     transaksi kombinasi bisnis; dan
Page 73
                                                                                    Page 72 of83



           Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
           dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:
           (1)    jumlah harga yang dibayarkan;
           (2)     bag ian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas;
           (3)    jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
                  Pengendalian diperoleh; dan
           (4)    jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
                  bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
                  kategori utamanya.

27)   Segmen Operasi
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   pengungkapan pad a level segmen;
           (1)   informasi umum, yang terdiri dari :
                                                                                                                Catatan 47


                                                                                                    "
                 (a)   faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
                       segmen dilaporkan; dan



                                                                                                    "
                 (b)   jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen                    Catatan 47
                       dilaporkan;



                                                                                                    "
           (2)   informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban                        Catatan 47
                 tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
                 pengukurannya;



                                                                                                    "
           (3)   rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen                        Catatan 47
                 dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
                 terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan;
      b)   pengungkapan pada level entitas
           (1)   Informasi produk dan jasa                                                                      Catatan 47
                 Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
                 kelompok produk dan jasa yang serupa.
           (2)   Informasi wilayah geografis
                 (a)   Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
                       i.   negara domisili Perusahaan; dan                                                     Catatan 47

                       ii. semua negara aSing secara total dimana Perusahaan memperoleh                 Tidak ada cabang di luar
                           pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara              negeri.
                           individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
                           terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
Page 74
                                                                                      Page 73 of83




                 (b)   Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
                                                                                                                cabang di luar
                       aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
                       berlokasi di:
                       i.   negara domisili Perusahaan; dan
                       ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
                           Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
                           material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
           (3)   Informasi pelanggan utama                                                            dak   ada    pelanggan
                                                                                                     tama dalam jasa jalan tol.
                 Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
                 mencapai 10% (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
                 Perusahaan harus mengungkapkan:
                 (a)   fakta;
                 (b)   total pendapatan dari setiap pelanggan; dan
                 (c)   identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)   Operasi yang Dihentikan                                                                           k ada    operasi   yang

      a)    Yang harus diungkapkan antara lain:
             (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan;
             (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
                 yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
                 yang dihentikan; dan
             (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
                 aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
      b)    Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
            dihentikan, antara lain:
             (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
                 komprehensif meliputi:
                   (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
                       dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait; dan
                   (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
                       dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
                       yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
                       yang terkait;
             (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pad a aktivitas operasi, investasi dan
                 pendanaan dari operasi yang dihentikan; dan
             (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
                 yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.
Page 75
                                                                                    Page 74 ofS3




      a)   Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
           yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
           spekulasi;
      b)   Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
           mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
           lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:
           (1)   hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
                 valuta, bunga, komoditas atau lain-lain;
           (2)   pihak lawan transaksi (counterparties);
           (3)   tanggal jatuh tempo;
           (4)   nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggallaporan posisi
                 keuangan;
           (5)   beban atau Pendapatan pada periode pelaporan;
           (6)   pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai; dan
           (7)   persyaratan penting lainnya.
      c)   Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)   Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
                 untuk mencapai tujuan tersebut;
           (2)   Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
                 penjelasan mengenai Aset dan/atau liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
                 nilai; dan
           (3)   8agi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
                 tujuannya.
30)   Nilai Wajar Instrumen Keuangan                                                                 Catatan 16, 48.e

      Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
      antara lain:
      a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
         memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
         keuangan; dan
      b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
         aset keuangan dan liabilitas keuangan .

31)   Dividen                                                                                           Catatan 34
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
         sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan;
      b) jumlah utang dividen untuk:
Page 76
                                                                                            Page 75 of83



      Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
      Yang harus diungkapkan antara lain:
           a)     jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
                  secara terpisah;
           b)     jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
                  Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya;
           c)     daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
                  bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas; dan
           d)     dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
                  ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
                 (1)    metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya; dan
                 (2)    jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
                        liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
                        partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33)   Perikatan dan Kontinjensi                                                                             Catatan 45, 46

      a)        Perikatan
                Yang harus diungkapkan antara lain:
                (1)    perikatan yang meliputi :
                       (a)   perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
                             royalti, dan lisensi, diungkapkan :
                             i.     pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian;
                             ii.    periode berlakunya perikatan;
                             iii.   dasar penentuan kompensasi dan denda;
                             iv.    jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan; dan
                             v.     pembatasan-pembatasan lainnya;
                       (b)   kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
                             akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
                             untuk investasi, diungkapkan :
Page 77
                                                                               Page 76 of83




               i.   pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian ;
               ii. periode berlakunya perikatan;
               iii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi; dan
               iv . sanksi-sanksi;
   (2)   pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan :
         (a)   pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
               antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin;
         (b)   latar belakang dikeluarkannya jaminan;
         (e)   periode berlakunya jaminan; dan
         (d)   nilai jaminan ;
   (3)   fasilitas kred it yang belum digunakan, misalnya fasilitas lie, eerukan bank; dan
   (4)   uraian mengena i sifat, jen is, jumlah dan batasan-batasannya .
b) Kontinjensi
   Yang harus diungkapkan antara lain :
   (1)   perkara atau sengketa hukum,
         diungkapkan :
         (a)   pihak- pihak yang terkait;
         (b)   jumlah yang diperkarakan;
         (e)   latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion);
               dan
         (d)   dampak keuangan;
   (2)   Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
         lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
         dampak keuangannya;
   (3)   kemungkinan liabilitas pajak tambahan :                                              Sampai dengan 30 Juni
                                                                                              2023 , tidak ada
         (a)   jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
                                                                                              kemungkinan liabilitas
               pokok dan denda atau bunganya ; dan                                            pajak tambahan .
         (b)   sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tag ihan pajak (keberatan atau
               banding) ;
   (4)   peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
         (a)   karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi;
         (b)   estimasi dari dampak keuangannya;
         (e)   indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
                keluar sumber daya; dan
         (d)   kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga .
Page 78
                                                                                         Page 77 of83




      Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)   lsi perjanjian kerjasama IRjPlasma;
      b)   Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama;
      c)   Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan;
      d)   Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama;
      e)   Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama; dan
      f)   lsi perubahan perjanjian, jika ada.
35)   Manajemen Risiko Keuangan
      a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
         laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
         keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
         pada risiko sebagai berikut:
           (1)   risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh         Catatan 48
                 tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
                 akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai;
           (2)   risiko likuiditas, antara lain :                                                         Catatan 48
                 (a)   analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
                       menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
                       pemahaman terhadap periode arus kas; dan
                 (b)   deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas;
           (3)   risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana   Catatan 48
                 entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
                 perubahan pada variabel risiko yang relevan pad a tanggal tersebut terhadap laba
                 rugi dan ekuitas; dan
           (4)   risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.
                                                                                                          Catatan 48
      b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan                       Catatan 48
         kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
         instrumen keuangan .

36)   Khusus Industri Perbankan
      a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio)
           Yang harus diungkapkan antara lain :
           (1)   Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
                 keuangan;
Page 79
                                                                                   Page 78 of83




           (2)   Posisi CAR minimum berdasarl<an perallJran Bank Indonesia; dan
           (3)   Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.


      b) Posisi Devisa Neto
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)   Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
                 laporan posisi keuangan;
           (2)   Posisi devisa neto maksimum berdasarl<an peraturan Bank Indonesia;
           (3)   Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

      c)   .laminan Pemerintah terhadap Uabilitas Pembayaran Bank Umum
           Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
           pihak ketiga di bank.

      d) Aktivitas Fiduciary
           Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
           meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37)   Kuasi-Reorganisasi                                                                                 tidak

      Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
      meliputi:
      a)    Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
            tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi;
      b)   Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
           setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang;
      c)   Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pad a saat dan sesudah kuasi­
           reorganisasi;
      d)   Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
           digunakan untuk mengeliminasi defisit; dan
      e)   Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
           laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi­
           reorganisasi.

38)   Pengelolaan Modal                                                                            Catatan 48

      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a)   informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
           permodalannya, termasuk:
Page 80
                                                                                      Page 79 or83




           (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal;
           (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
               memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal; dan
           (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya;
      b)   ringkasan data kuantitatif tentang bag ian yang dikelola sebagai modal ;
      c)   setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya;
      d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
         eksternal Uika ada); dan
      e)   konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
           terjadi ketidakpatuhan.


39)   Transaksi Nonkas                                                                               Catatan 49

      Yang harus diungkapkan antara lain:
      Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
      dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
      Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
      akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40)   Pembavaran Berbasis Saham
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a)    rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
            ataupun jangka panjang;
      b)    penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
            pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
            kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
            penyelesaian;
      c)    jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
            opsi saham;
      d)    untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
            pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan;
      e)    kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
            yang beredar pada akhir periode;
      f)    penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
            berikut:
            (1)   opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
Page 81
                                                                                     Page SO ofS3



                    opsi tersebut pad a tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
                    Wajar tersebut diukur; dan
            (2) · jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
                  tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
                  untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
                  opsi saham);
      g)    dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
            suatu peri ode dan terhadap posisi keuangannya.

41)   Khusus Industri Asuransi:
      a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
         Yang harus diungkapkan antara lain:
           (I)Analisis Kekayaan;
           (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas;
           (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi;
           (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan; dan
           (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42)   Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
      Hal-hal yang harus diungkapkan:
      a)   Jjin Menteri Keuangan atas pend irian unit Asuransi Syariah;
      b)   Jenis Akad Asuransi Syariah;
      c)   Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah;
           dan
      d)   Zakat.

43)   Informasi Penting Lainnya
      Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
      a)   Kontrak reasuransi;
      b)   Perjanjian penting dan ikatan lainnya;                                                   Catatan 45

      c)   Rasio keuangan penting;                                                                  Catatan 48

      d)   Pendapatan, beban dan hasil underwriting; dan
      e)   Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup                 Catatan 50
           perusahaan.
Page 82
                                                                                   Page 81 of83



      Khusus Industri Kehutanan :
      a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu);
      b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH , BPPHH, IHPH dan iuran wajib
         lainnya;
      c)   Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
           kembali hutan alam (TPTl, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
           kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam);
      d)   Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya;
      e)   Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
           dan akumulasinya; dan
      f)   Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
           (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya ; dan
           (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)   Peristiwa Setelah Periode Pelaporan                                                         Catatan 50

      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)    dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
            yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
            pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini; dan
           contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
           menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
           peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:
      b)   dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
           maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya :
            (1)   tanggal terjadinya;
            (2)   sifat peristiwa; dan
            (3)   estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
                  tersebut tidak dapat dibuat.

46)   Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait                 Catatan 51
      dengan Aktivitas Perusahaan
      Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
      dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
      harus diungkapkan antara lain :
      a)   judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut;
      b)    sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi;
      c)    tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan; dan
      d)    pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
      keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau
      diestimasi secara wajar.
Page 83
                                                                                    Page 82 of83




      a)   Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
           laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain :
           (1)   sifat reklasifikasi;
           (2)   jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi;
                 dan
           (3)   alasan reklasifikasi.
      b)   Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
           Perusahaan harus mengungkapkan :
           (1)   alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut; dan
           (2)   sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48)   Hibah Pemerintah
      Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
      berikut :
      a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
         bentuk lain dari bantuan pemerintah; dan
      b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
         pemerintah yang telah diakui.


49)   Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain                              Penyusunan laporan
                                                                                                   keuangan telah sesuai
      a)   Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan             dengan SAK.
           menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
           pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain .
      b)   Yang harus diungkapkan antara lain :
           (1)     ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain;
           (2)     rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
                   penjelasannya ; dan
           (3)     rekonsiliasi pas-pos yang berbeda untuk laparan laba rugi komprehensif
                   beserta penjelasannya.
      c)   Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
           melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
           tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)   Informasi Penting Lainnya
      Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
      keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
      mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.
Page 84
                                                                     Page 83 of83



Disclosure checklist ini dibuat oleh manajemen guna memenuhi ketentuan Surat Edaran Bapepam-LK No. SE-17/BL/2012 dan bukan merupakan
bagian yang diharuskan dalam penyajian laporan keuangan. Akuntan Publik tidak memberikan opini atau keyakinan (assurance) atas informasi
dalam Disclosure checklist ini, oleh karena informasi dalam Disclosure checklist ini merupakan tanggung jawab manajemen dan dibuat oleh
Manajemen hanya untuk keperluan penyusunan laporan keuangan.

Namun demikian, sebagaimana dinyatakan dalam Laporan Auditor Independen No. 00068/2.1030/AU.1/06/0645-2/1/II/2024 tanggal 29 Februari
2024, Akuntan Publik telah mengaudit laporan keuangan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Jasa Marga Tbk yang terdiri dari laporan posisi
keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2023 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas dan
laporan arus kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023, dan suatu ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan dan informasi
penjelasan lainnya, serta menyatakan wajar tanpa modifikasian. Dalam memberikan opini, Akuntan Publik telah melakukan kajian apakah laporan
keuangan telah disusun dan disajikan, dalam semua hal yang material, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia termasuk tetapi tidak
terbatas pada Peraturan Bapepam-LK No. VII.G.7 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK No.Kep-347/BL/2012.




                                                                                                        Jakarta, 29 Februari 2024




                                                                                                            rD.J
                                                                                                             ~h
                                                                                                         P ramlt a WI u an]anJ
                                                                                                         Direktur Keuangan dan
                                                                                                           Manajemen Resiko

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.4 MB
Published4 Mar 2024
Pages84
Characters219,821
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2023-Tahunan-JSMR.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result