Back to announcement
20240229_ANJT_Laporan Informasi dan Fakta Material_31582035_lamp3.pdf
Other Text extracted ANJTSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
29 FEBRUARI 2024
Tabel 1: Produksi dan Penjualan
2023 2022 Selisih
Produksi TBS (ton)
TBS Milik Sendiri 881.051 840.581 4,8%
Pulau Belitung 254.579 219.422 16,0%
Sumatera Utara I 142.406 155.876 -8,6%
Sumatera Utara II 161.080 168.520 -4,4%
Kalimantan Barat 192.550 177.813 8,3%
Papua Barat Daya* 120.445 112.356 7,2%
Sumatera Selatan* 9.991 6.594 51,5%
Foto: Corporate Communications Pembelian TBS Pihak Ketiga 503.811 538.483 -6,4%
Jumlah TBS yang diproses 1.374.871 1.372.470 0,2%
Produktivitas TBS (ton/ha)
KINERJA OPERASIONAL 2023 Rata - Rata 20,3 19,4 4,4%
Pulau Belitung 21,4 18,3 16,8%
Sumatera Utara I 21,3 22,8 -6,5%
Sumatera Utara II 20,8 21,7 -4,2%
PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (“ANJT” atau “Perseroan”) Kalimantan Barat 21,6 19,9 8,4%
mengumumkan kinerja operasi dan keuangan untuk tahun Papua Barat Daya* 16,3 15,3 6,3%
yang berakhir pada 31 Desember 2023. Sumatera Selatan* 13,8 10,5 31,4%
Produksi CPO (ton)
Perseroan mengakhiri tahun 2023 dengan peningkatan Jumlah Produksi 283.659 275.769 2,9%
volume produksi Tandan Buah Segar (TBS) sebesar 4,8% dari Pulau Belitung 82.049 73.769 11,2%
840.581 mt pada tahun 2022 menjadi 881.051 metrik ton (mt) Sumatera Utara I 57.519 62.183 -7,5%
pada tahun 2023. Kenaikan produksi TBS tersebut didorong Sumatera Utara II 50.077 55.119 -9,1%
oleh produktivitas TBS yang lebih tinggi pada tahun 2023 Kalimantan Barat 63.929 60.795 5,2%
sebesar 20,3 mt/ha, meningkat 4,4% dari 19,4 mt/ha di tahun Papua Barat Daya* 30.085 23.903 25,9%
2022. Total area menghasilkan di perkebunan inti kami pada Produksi Kernel (ton) 52.432 55.011 -4,7%
tahun 2023 seluas 43.400 Ha, meningkat 2,8% dari 42.237 Produksi PKO (ton)* 1.459 1.052 38,7%
Penjualan (ton)
ha pada tahun 2022. Total area belum menghasilkan pada
Penjualan CPO 288.941 275.320 4,9%
akhir tahun 2023 seluas 5.116 Ha dan kami memperkirakan
Pulau Belitung 83.300 74.600 11,7%
tanaman muda di area ini akan menghasilkan TBS secara
Sumatera Utara I 58.442 61.986 -5,7%
bertahap mulai tahun 2024.
Sumatera Utara II 52.419 53.882 -2,7%
Kalimantan Barat 63.291 60.800 4,1%
Perkebunan kami di Pulau Belitung tetap menjadi kontributor
Papua Barat Daya 31.490 24.053 30,9%
produksi utama, menyumbang 28,9% dari total produksi
Penjualan PK 52.581 54.996 -4,4%
TBS dengan memproduksi 254.579 mt TBS pada tahun
Penjualan PKO 1.049 928 13,1%
2023, meningkat 16.0% dibandingkan produksi TBS tahun
PRODUKTIVITAS
2022 sebesar 219.422 mt, disebabkan oleh produktivitas
Tingkat Ekstraksi - CPO (Gabungan) 20,6% 20,1% 2,7%
yang lebih tinggi dari tanaman muda hasil penanaman
Rata-rata Harga Jual CPO - USD 731 840 -12,9%
kembali (replanting). Selain itu, perkebunan kami yang
baru menghasilkan di Papua Barat Daya memberikan Rata-rata Harga Jual PK - USD 358 559 -36,0%
kontribusi produksi TBS sebesar 120.445 mt, meningkat Rata-rata Harga Jual PKO - USD 734 1.096 -33,1%
7,2% dibandingkan produksi TBS tahun 2022 sebesar 112.356 Catatan: *Produksi Perkebunan Papua Barat Daya dan Sumatera Selatan
mt. Peningkatan produksi ini sejalan dengan peningkatan untuk tahun 2022 termasuk produksi buah pasir.
PROFIL PERUSAHAAN INFORMASI SAHAM STRUKTUR PEMEGANG SAHAM HUBUNGI KAMI
PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (“ANJT”) # saham 3.354,2 mn (Per 31 Desember 2023) % PT Austindo Nusantara Jaya Tbk.
adalah perusahaan agribisnis berbasis pangan # free float 3.354,2 mn PT Austindo Kencana Jaya 40,85 Menara BTPN Lantai 40 Floor
yang berkomitmen terhadap pengembangan
Tanggal Pencatatan 8-5-2013 PT Memimpin Dengan Nurani 40,85 Jalan Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
bertanggung jawab. Kegiatan usaha utama
ANJT bergerak di proses produksi dan Harga IPO Rp 1.200 George Santosa Tahija 4,74 Kav 5.5 – 5.6, Kawasan Mega Kuningan
pengolahan minyak kelapa sawit baik di kebun Tertinggi Rp 965 Sjakon George Tahija 4,74 Jakarta 12950
yang sudah menghasilkan maupun yang Terendah Rp 630 Yayasan Tahija 0,00 T: +62 21 29651777 | F: +62 21 29651788
sedang dalam tahap pengembangan. ANJT Penutupan Rp 745 Publik 8,83 E: investor.relations@anj-group.com
juga bergerak dalam produksi pati sagu dan www.anj-group.com
edamame.
Page 2
BULETIN INVESTOR | 29 FEBRUARI 2024
tren produksi dari tanaman muda yang baru menghasilkan peningkatan produksi CPO. Selain itu, volume penjualan PKO
serta perbaikan akses jalan dan infrastruktur lainnya yang meningkat 13,1% menjadi 1.049 mt dari 928 mt pada tahun
mendukung proses pengangkutan TBS ke pabrik (mill). lalu. Sementara itu, volume penjualan PK pada tahun 2023
turun sebesar 4,4%, sejalan dengan penurunan produksi PK
Sementara itu, perkebunan Sumatera Utara I yang telah pada tahun 2023.
menjalankan program replanting sejak tahun 2018,
memproduksi 142.406 mt TBS, lebih rendah 8,6% dibanding Harga CPO mengalami tren penurunan pada semester
capaian produksi TBS tahun 2022 sebesar 155.876 mt. pertama tahun 2023 dan mencapai titik terendah di sekitar
Sepanjang tahun 2023, kami melakukan peremajaan USD 700/mt pada bulan Mei 2023. Kekhawatiran global
sekitar 700 Ha tanaman di perkebunan ini melalui program terhadap dampak El Nino pada pertengahan tahun 2023
replanting. Seiring dengan perkembangan program replanting menjadi katalis positif untuk mendorong harga CPO pada
di perkebunan Pulau Belitung seluas 1.000 Ha selama tahun semester kedua tahun 2023 yang kemudian berfluktuasi
2023, secara akumulatif kami telah melakukan peremajaan pada kisaran USD 750–825/mt. Penurunan harga CPO ini
tanaman sawit seluas 10.917 Ha sejak kami memulai menyebabkan Perseroan mencatatkan Harga Jual Rata-Rata
program ini pada tahun 2015 dan mempertahankan usia (HJR) untuk CPO pada tahun 2023 sebesar USD 731/mt, lebih
rata-rata kelapa sawit kami di umur 13,0 tahun per 31 rendah 12,9% dibandingkan dengan HJR tahun 2022 sebesar
Desember 2023. Hal ini menunjukkan komitmen ANJ untuk USD 840/mt. Sedangkan HJR untuk PK tahun 2023 sebesar
terus meningkatkan produktivitas dan meningkatkan nilai 358/mt, lebih rendah 36,0% dibandingkan HJR tahun 2022
pemegang saham dalam jangka menengah dan panjang. sebesar USD 559/mt. Adapun harga jual PKO adalah sebesar
USD 734/mt, lebih rendah 33,1% dibandingkan HJR tahun
Perkebunan Kalimantan Barat mencatatkan pertumbuhan 2022 sebesar USD 1.096/mt.
produksi TBS sebesar 8,3% menjadi 192.550 mt di tahun
2023 dari 177.813 mt pada tahun 2022. Selain itu, seluas 724
ha perkebunan kami yang baru menghasilkan di Sumatera KINERJA KEUANGAN
Selatan memberikan kontribusi produksi TBS sebesar
9.991 mt pada tahun 2023, meningkat 51,5% dibandingkan
6.594 mt pada tahun lalu. Peningkatan produksi TBS di dua Hasil Kinerja Keuangan Kami
perkebunan ini terutama disebabkan oleh profil usia tanaman
sawit yang telah memasuki masa produksi prima. Sementara Tabel 2: Laporan Laba Komprehensif Konsolidasian
itu, produksi TBS kami di perkebunan Sumatera Utara II 2023 2022
mengalami penurunan sebesar 4,4% menjadi 161.080 mt dari USD Rp. USD Rp. Selisih
168.520 mt pada tahun 2022, akibat banjir yang menghambat Ribuan Jutaan (1) Ribuan Jutaan (1)
proses pemanenan dan pengiriman TBS ke pabrik kelapa Pendapatan 236.512 3.607.986 269.167 4.002.509 -12,1%
sawit kami. Selain itu, banjir juga berdampak pada kegiatan Beban pokok
(204.953) (3.126.556) (215.295) (3.201.434) -4,8%
pemeliharaan dan pemupukan sehingga tanaman kelapa pendapatan
sawit kami tidak dapat menyerap nutrisi yang dibutuhkan Laba bruto 31.559 481.430 53.872 801.075 -41,4%
secara optimal. Perseroan akan tetap fokus pada proyek Beban usaha,
(12.440) (189.769) (14.595) (217.023) -14,8%
peninggian dan penguatan tanggul untuk memitigasi risiko bersih
banjir dari sungai terdekat pada tahun-tahun mendatang. Laba usaha 19.119 291.661 39.277 584.053 -51,3%
Pendapatan
309 4.707 471 7.011 -34,6%
keuangan
Meskipun produksi TBS dari perkebunan inti meningkat, kami
Beban
membeli lebih sedikit TBS dari pihak ketiga karena adanya (9.860) (150.412) (5.241) (77.932) 88,1%
keuangan
pembatasan akses jalan yang terjadi pada kuartal pertama
Laba sebelum
tahun 2023 di perkebunan kami di Sumatera Utara I, serta pajak
9.568 145.956 34.508 513.131 -72,3%
adanya persaingan harga yang ketat dari beberapa pabrik Beban pajak (7.666) (116.946) (13.353) (198.552) -42,6%
baru yang beroperasi namun tidak memiliki perkebunan Laba periode
sendiri (“pabrik independen”). Namun demikian, kami mampu 1.902 29.010 21.155 314.579 -91,0%
berjalan
mencatat pertumbuhan produksi CPO sebesar 2,9% menjadi (Rugi)
283.659 mt pada tahun 2023. Secara total, kami memproses penghasilan
4.567 69.670 (15.046) (223.737) -130,4%
1.374.871 mt TBS pada tahun 2023, dengan tingkat ekstraksi komprehensif
sebesar 20,6%, sedikit meningkat dari tingkat ekstraksi lain
sebesar 20,1% pada tahun 2022. Sementara itu, produksi Jumlah
Inti Sawit (Palm Kernel atau “PK”) turun menjadi 52.432 mt penghasilan
6.469 98.680 6.109 90.842 5,9%
pada tahun 2023 dari 55.011 mt pada tahun lalu karena sifat (kerugian)
genetik dari kelapa sawit yang baru ditanam menghasilkan komprehensif
lebih banyak CPO tetapi lebih sedikit menghasilkan PK. EBITDA 49.128 749.440 69.332 1.030.961 -29,1%
Produksi Minyak Inti Sawit (Palm Kernel Oil atau “PKO”) EBITDA
20,8% 20,8% 25,8% 25,8% -19,4%
tumbuh sebesar 38,7% menjadi 1.459 mt pada tahun 2023 marjin (%)
dibandingkan capaian produksi tahun lalu sebesar 1.052 mt 1) Translasi dari nilai dalam US Dolar ke nilai dalam Rupiah semata-mata untuk membantu
pembaca. Translasi dilakukan dengan menggunakan kurs rata-rata sebesar Rp 15.255
seiring dengan peningkatan produksi TBS dari perkebunan
terhadap 1 dolar Amerika untuk tahun 2023 dan sebesar Rp 14.870 terhadap 1 dolar
Papua Barat Daya.
Amerika untuk tahun 2022.
Pada tahun 2023, Perseroan mencatatkan peningkatan
volume penjualan sebesar 4,9% menjadi 288.941 mt dari
penjualan tahun lalu sebesar 275.320 mt, sejalan dengan
Page 3
BULETIN INVESTOR | 29 FEBRUARI 2024
Pendapatan dari Penjualan dan Jasa Konsesi replanting di perkebunan Sumatera Utara I dan perkebunan
Perseroan mencatatkan total pendapatan sebesar USD Pulau Belitung. Sementara itu, produksi kami dari area yang
236,5 juta pada tahun 2023, mengalami penurunan sebesar baru menghasilkan ini akan mencapai tingkat optimal dalam
12,1% dibandingkan pendapatan 2022, terutama disebabkan dua hingga tiga tahun ke depan.
oleh HJR yang lebih rendah untuk CPO, PK dan PKO serta
penurunan volume penjualan PK. Segmen kelapa sawit Perseroan juga membukukan EBITDA sebesar USD 49,1 juta
memberikan kontribusi pendapatan sebesar 98,6% terhadap pada tahun 2023, turun 29,1% dibandingkan EBITDA tahun 2022
total pendapatan Perseroan atau sebesar USD 233,1 juta, sebesar USD 69,3 million. Dengan demikian, EBITDA margin
turun 12,1% dibandingkan capaian tahun 2022 sebesar USD turun dari 25,8% pada tahun 2022 menjadi 20,8% di tahun 2023.
265,3 juta. Sementara itu, bisnis edamame mencatatkan
kinerja positif yang ditandai dengan capaian pendapatan Jumlah Penghasilan Komprehensif
tahun 2023 sebesar USD 1,9 juta, meningkat 12,2% dari USD Nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar menguat menjadi
1,7 juta pada tahun 2022 disebabkan oleh peningkatan volume Rp 15.416 pada akhir tahun 2023 dari Rp 15.731 pada akhir
penjualan serta HJR edamame segar dan mukimame yang tahun 2022 yang mengakibatkan aset bersih beberapa
lebih tinggi. entitas anak Perseroan (yang melakukan pembukuan dalam
Rupiah) meningkat sebesar USD 4,2 juta ketika laporan
Segmen sagu memberikan kontribusi sebesar USD 883,7 keuangan entitas anak tersebut ditranslasi dari Rupiah
ribu terhadap total pendapatan kami di tahun 2023, turun ke US Dollar, dibandingkan rugi bersih sebesar USD 19,6
44,2% dari USD 1,6 juta pada tahun 2022 yang disebabkan juta pada tahun 2022. Perseroan mencatatkan peningkatan
oleh penurunan volume penjualan sejalan dengan volume jumlah laba komprehensif menjadi USD 6,5 juta di tahun 2023
produksi tepung sagu yang lebih rendah dibanding tahun dibandingkan dengan laba komprehensif sebesar USD 6,1 juta
2022. Selain itu, segmen energi terbarukan memberikan pada tahun 2022.
kontribusi pendapatan sebesar USD 576,2 ribu pada tahun
2023, sedikit lebih rendah dari pencapaian tahun 2022 sebesar
USD 579,8 ribu akibat penjabaran mata uang dari Rupiah ke Posisi Aset dan Liabilitas
USD karena pendapatan kami dari segmen energi terbarukan
Tabel 3: Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
menggunakan mata uang Rupiah. Pabrik biogas kami di Pulau
Belitung berhasil menjual 10,2 juta kWh listrik pada tahun 31 Desember 2023 31 Desember 2022
2023, lebih tinggi 3,2% dibandingkan penjualan listrik sebesar USD Rp. USD Rp. Selisih
9,1 juta kWh pada tahun 2022. Ribuan Jutaan (1) Ribuan Jutaan (1)
Aset lancar 54.978 847.545 59.148 930.457 -7,0%
(Beban) Pendapatan Usaha dan Beban Keuangan Aset tidak
559.094 8.618.993 543.443 8.548.894 2,9%
lancar
Perseroan mencatat beban usaha (bersih setelah pendapatan
Jumlah Aset 614.072 9.466.538 602.590 9.479.351 1,9%
usaha) sebesar USD 12,4 juta, turun sebesar 14,8% dari
Liabilitas
USD 14,6 juta pada tahun 2022 terutama disebabkan oleh lancar
52.762 813.374 40.470 636.635 30,4%
keuntungan selisih kurs mata uang asing sebesar USD 0,2 Liabilitas tidak
juta dibandingkan rugi kurs bersih sebesar USD 2,6 juta pada 135.985 2.096.343 138.009 2.171.023 -1,5%
lancar
tahun 2022 sebagai dampak dari penguatan nilai tukar Rupiah Jumlah
terhadap Dollar Amerika Serikat dari Rp 15.731/USD 1 pada 188.747 2.909.717 178.479 2.807.658 5,8%
Liabilitas
akhir tahun 2022 menjadi Rp 15.416/USD 1 pada akhir tahun Ekuitas
2023. diatribusikan
423.896 6.534.785 422.006 6.638.574 0,4%
kepada pemilik
Beban keuangan kami, yang merupakan beban bunga atas Entitas Induk
pinjaman, naik 88,1% menjadi USD 9,9 juta pada tahun 2023 Jumlah
425.326 6.556.821 424.111 6.671.693 0,3%
Ekuitas
dibandingkan dengan beban bunga sebesar USD 5,2 juta
pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh kenaikan beban (1) Translasi nominal dolar Amerika ke Rupiah dilakukan semata - mata untuk
bunga atas pinjaman dengan denomisasi USD maupun Rupiah kenyamanan para pembaca dan dibuat menggunakan nilai tengah kurs Bank Indonesia
karena kenaikan suku bunga acuan pada tahun 2023, serta per 31 Desember 2023 sebesar Rp 15.416 terhadap dolar Amerika dan per 31 Desember
pengakuan beban bunga tambahan dari perkebunan kami di 2022 sebesar Rp 15.731 terhadap 1 dolar Amerika.
Papua Barat Daya. Seluruh area tertanam kami di perkebunan
Pada 31 Desember 2023, jumlah aset meningkat sebesar 1,9%
Papua Barat Daya telah diklasifikasikan sebagai tanaman
menjadi USD 614,1 juta, terutama disebabkan oleh kenaikan
menghasilkan pada awal tahun 2023 dan oleh karena itu,
nilai aset tetap akibat belanja modal dan dampak penguatan
kami tidak dapat lagi mengkapitalisasi beban bunga dari
mata uang Rupiah pada tahun 2023.
perkebunan ini.
Jumlah liabilitas naik sebesar 5,8% dari USD 178,5 juta
Laba Bersih
menjadi USD 188,7 juta, terutama didorong oleh kenaikan
Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar USD 1,9 juta
pinjaman bank jangka pendek.
pada tahun 2023, turun dibandingkan dengan perolehan
laba bersih sebesar USD 21,2 juta pada tahun 2022. Hal ini
Perseroan masih mampu menjaga rasio utang terhadap
mengakibatkan marjin laba bersih (net profit margin atau
ekuitas dan utang terhadap aset di tingkat yang sehat pada 31
“NPM”) turun dari 7,9% pada tahun 2022 menjadi 0,8% di
Desember 2023 masing-masing sebesar 0,44 dan 0,31.
tahun 2023. Penurunan ini disebabkan oleh HJR yang lebih
rendah, ditambah dengan beban penyusutan dan bunga yang
lebih tinggi. Selain itu, biaya operasional juga meningkat pada
tahun 2023 di perkebunan Papua Barat Daya dan dari area
Page 4
BULETIN INVESTOR | 29 FEBRUARI 2024
Fasilitas Pembiayaan
Pada 31 Desember 2023, ANJT dan entitas anaknya secara Kehutanan diberikan kepada entitas anak Perseroan, PT
kolektif memiliki fasilitas pinjaman bank sejumlah setara Sahabat Mewah dan Makmur (SMM) selama empat tahun
dengan USD 198,0 juta, yang terdiri atas fasilitas pinjaman berturut-turut dan PT Austindo Nusantara Jaya Agri (ANJA)
jangka pendek sejumlah USD 67,0 juta dan fasilitas pinjaman selama tiga tahun berturut-turut. Selain itu, PT Austindo
jangka panjang sejumlah USD 131,0 juta. Nusantara Jaya Agri Siais (ANJAS) dan PT Kayung Agro
Lestari (KAL) kembali meraih “PROPER Hijau” untuk kedua
Saldo pinjaman bank Perseroan pada akhir tahun 2023 kalinya. Pada acara ini, CEO kami, Lucas Kurniawan, juga
adalah senilai USD 151,2 juta, meningkat sebesar USD 16,6 dianugerahi “Green Leadership Utama” atas perannya yang
juta dari USD 134,6 juta pada akhir tahun 2022. Peningkatan luar biasa dalam memimpin, merumuskan, dan menjaga
ini terutama disebabkan oleh penambahan pinjaman bank komitmen keberlanjutan dalam bisnis kami.
jangka pendek sebesar USD 18,7 juta pada tahun 2023,
Perseroan juga menerima berbagai pengakuan dari organisasi
penarikan pinjaman jangka panjang sebesar USD 1,4 juta,
global atas kinerja Environmental, Social dan Governance (ESG)
dikurangi dengan pembayaran cicilan sebesar USD 4,6 juta kami di tahun 2023:
dan kerugian selisih kurs atas pinjaman dengan denomisasi 1. SPOTT, platform penilaian transparansi yang memberikan
Rupiah sebesar USD 1,1 juta. nilai 93,3%, meningkat 2,3 poin dibandingkan capaian
pada pemeringkatan sebelumnya. Kami menempati posisi
pertama di antara perusahaan-perusahaan Indonesia yang
TARGET OPERASIONAL TAHUN 2024 melakukan penilaian, serta posisi ke-5 secara global.
2. ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), sebuah
standar penerapan Tata Kelola Perusahaan (GCG) yang
diadopsi secara internasional. Total skor GCG yang diraih
Perseroan memproyeksikan pertumbuhan produksi TBS Perseroan adalah 100,27, meningkat 0,53 poin dibandingkan
menjadi 933.602 mt pada tahun 2024, meningkat 6,0% penilaian sebelumnya. Secara keseluruhan, hasil penilaian
dibandingkan produksi TBS tahun 2023. Peningkatan produksi atas penerapan GCG kami menempatkan Perseroan pada
TBS internal dan pembelian volume TBS eksternal yang lebih kategori “Leadership” dalam Tata Kelola Perusahaan atau
Level 5 (>100), artinya Perseroan berada pada kategori
besar diharapkan mampu meningkatkan produksi CPO sebesar
tertinggi dalam praktik tata kelola perusahaan.
14,2% menjadi 324.043 mt tahun ini.
Kami telah menganggarkan belanja modal sebesar USD 36,8
juta di tahun 2024 untuk memastikan realisasi produksi dapat
dicapai sesuai target. Kami mengalokasi sebagian besar belanja
modal ini untuk mendanai beberapa program yang mendukung
peningkatan produktivitas kami. Rencana kerja belanja
modal kami pada tahun 2024 meliputi program replanting di
perkebunan Pulau Belitung dan Sumatera Utara I, kompensasi
lahan di perkebunan kami di Sumatera Selatan, laterisasi
jalan, perumahan karyawan dan pembangkit listrik untuk
pabrik di perkebunan Papua Barat Daya, proyek peninggian dan
penguatan tanggul sungai di perkebunan Sumatera Utara II,
serta fasilitas pengomposan di Sumatera Utara I. Kami yakin
program-program ini akan meningkatkan produktivitas kami di
tahun-tahun mendatang.
INFORMASI LAINNYA
Penghargaan
Perseroan terus berkomitmen mengembangkan program-
program keberlanjutan di seluruh area operasinya dan
dengan bangga menerima pengakuan sebagai berikut:
1. “Platinum Rank” dalam Asia Sustainability Reporting
Rating (ASRRAT) Awards 2023 yang diselenggarakan oleh
National Centre for Corporate Reporting (NCCR),
2. “Juara 3” dalam Annual Report Award (ARA) 2023
kategori Perusahaan Go-Public Non Keuangan yang
diselenggarakan oleh Komite Nasional Kebijakan
Governance (KNKG),
3. “Leadership A” dalam ESG Disclosure Transparency
Awards 2023 yang diselenggarakan oleh Investor Trust &
Bumi Global Karbon (BGK) Foundation,
4. “PROPER Emas” dari Kementerian Lingkungan Hidup dan
Page 5
BULETIN INVESTOR | 29 FEBRUARI 2024
Kinerja Utama (Kuartalan)
Grafik 1: Volume Penjualan CPO dan Harga Jual Rata-Rata Grafik 2: Pertumbuhan Laba Bersih dan EBITDA
Setiap Kuartal 60 .00 0 35 ,0%
49.128
30 ,0%
50 .00 0
90 ,0
81,0
78,1
74,7 77,0 77,5 77,7 76,1
25 ,0%
73,5 36.772
1. 400
70,3 71,5
80 ,0
71,4 40 .00 0
20,8% 20,8%
60,4
20 ,0%
70 ,0
60,1 1. 200
60 ,0
60,1 56,2 58,1 30 .00 0
15,7% 15 ,0%
1.016 13,0%
50 ,0
1.069 1. 000
17.995
10 ,0%
20 .00 0
40 ,0
776
80 0
759
5, 0%
753 741 731
30 ,0
6.597
10 .00 0
641 0,0% 0,8%
1.902
20 ,0
0, 0%
80
60 0
-4,3%
-
10 ,0
-5,0%
(3.914) -7,7%
- 40 0
(4.993)
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4 (10.0 00) -10,0 %
2022 2023 3M 6M 9M 12M
2023
Produksi CPO (MT) Volume Penjualan CPO (MT) Harga Jual Rata-Rata CPO (USD/MT)
Laba (rugi) (ribuan USD) EBITDA (ribuan USD) Marjin Laba (%) Marjin EBITDA (%)
CATATAN PENTING (DISCLAIMER): Dokumen ini disusun oleh PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (“ANJ” atau “Perseroan”) semata-mata untuk tujuan penyediaan informasi. Beberapa
pernyataan di dalamnya dapat mengandung “pernyataan mengenai masa depan” (forward looking statements), termasuk pernyataan mengenai ekspektasi dan proyeksi Perseroan
atas kinerja operasional di masa depan dan prospek bisnis. Pernyataan mengenai masa depan tersebut dibuat berdasarkan sejumlah asumsi terkait strategi bisnis Perseroan saat
ini dan di masa depan serta keadaan ketika Perseroan beroperasi di masa mendatang. Pernyataan mengenai masa depan tersebut hanya relevan pada tanggal ketika pernyataan itu
dibuat. Karena itu, Perseroan secara tegas menyatakan bahwa Perseroan tidak mempunyai kewajiban untuk memperbaharui atau memperbaiki pernyataan mengenai masa depan
yang terdapat di dalam dokumen ini karena adanya informasi baru, kejadian di masa depan maupun hal lainnya. Perseroan tidak memberikan pernyataan, jaminan atau prediksi
bahwa hasil yang diantisipasi oleh pernyataan mengenai masa depan tersebut akan dicapai dan pernyataan mengenai masa depan itu, dalam masing-masing hal, merupakan satu
dari sejumlah skenario yang ada karenanya tidak dapat dianggap sebagai skenario yang paling memungkinkan atau skenario yang standar. Dengan menelaah dokumen ini, Anda
menyatakan bahwa Anda akan bertanggung jawab penuh atas penilaian Anda mengenai pasar dan keadaan pasar terkait dengan Perseroan dan bahwa Anda akan melakukan analisis
sendiri dan bertanggung jawab penuh untuk menentukan pandangan Anda atas potensi performa bisnis Perseroan di masa depan.
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
p.1
unresolved
org
Bank Indonesia
p.3
unresolved
org
PT Austindo Nusantara Jaya Agri
p.4
unresolved
org
PT Austindo
p.4
unresolved
org
PT Kayung Agro Lestari
p.4
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.