Back to announcement
20240228_SRAJ_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31581645_lamp2.pdf
Other Text extracted SRAJSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 9
Page 1
Lampiran Surat PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk No. 006/PT-SRAJ/II/2024
Tanggapan/Jawaban Atas Permintaan Penjelasan BEI
1. Sehubungan dengan kegiatan usaha Perseroan mohon penjelasan:
a. Perkembangan kegiatan usaha.
Tanggapan:
Seiring dengan bertumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan juga seiring dengan mulai
dikenal dan diterimanya Mayapada Hospital di masyarakat sekitar lokasi rumah sakit, maka Perseroan juga
mengalami perkembangan yang signifikan. Hal tersebut terlihat dari unit rumah sakit yang baru saja beroperasi
seperti: Mayapada Hospital Kuningan, Mayapada Hospital Surabaya dan Mayapada Hospital Bandung. Perseroan
membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 30% per September 2023 dibandingkan dengan tahun lalu.
b. Prospek usaha Perseroan ke depannya.
Tanggapan:
Saat ini kesehatan merupakan salah satu kebutuhan primer dan menjadi fokus baik dari pemerintah maupun
masyarakat Indonesia. Melihat perkembangan dan potensi tersebut, Perseroan yakin industri kesehatan akan tetap
dibutuhkan dan berkembang di masa yang akan datang. Oleh karena itu, Perseroan merencanakan untuk
mengembangkan usaha Perseroan dengan menambah 2 unit rumah sakit lagi, yaitu: Mayapada Hospital Nusantara
yang berlokasi di Ibukota Nusantara dan Mayapada Hospital Jakarta Timur.
c. Perolehan atau pemutusan kontrak dengan supplier (jika ada).
Tanggapan:
Sampai dengan saat ini tidak ada pemutusan kontrak dengan supplier.
d. Perolehan atau pemutusan kontrak dengan pelanggan (jika ada).
Tanggapan:
Sampai dengan saat ini tidak ada pemutusan kontrak dengan pelanggan
e. Modal kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan operasional di tahun 2024.
Tanggapan:
Modal kerja yang dibutuhkan adalah sekitar 3 bulan biaya operasional (opex).
f. Pemutusan hubungan kerja karyawan (jika ada).
Tanggapan:
Tidak ada pemutusan hubungan kerja dengan karyawan selama 2023 dan 2024
g. Kendala-kendala lainnya yang dihadapi Perseroan.
Tanggapan:
Tidak ada kendala lainnya yang material yang dihadapi oleh Perseroan.
2. Perincian atas strategi Perseroan yang telah dan akan dilakukan untuk meningkatkan kinerja keuangan.
Tanggapan:
a. Efisiensi operasional rumah sakit;
b. Menaikkan bed occupancy ratio di setiap rumah sakit;
c. Perekrutan dokter yang handal di setiap unit rumah sakit.
Page 2
3. Sehubungan dengan Bed Occupation Rate (BOR), mohon penjelasan:
a. BOR Perseroan per 31 Desember 2023, 30 September 2023 dan 31 Desember 2022:
Tanggapan:
31 Desember 2023 30 September 2023 31 Desember 2022
49% 51.97% 38%
b. Latar belakang kenaikan/penurunan BOR per 31 Desember 2023 dibandingkan 31 Desember 2022.
Tanggapan:
Adapun latar belakang peningkatan BOR pada 31 Desember 2023 dibanding dengan tahun 2022 adalah karena telah
beroperasinya Mayapada Hospital Bandung dan kinerja pelayanan operasional dari seluruh unit rumah sakit yang
semakin baik.
4. Penjelasan terkait kinerja entitas anak Perseroan:
Bed Occupation Rate per
Kontribusi Pendapatan terhadap
31 Desember 2023 (untuk
No Entitas Anak Perseroan per 31 Desember 2023
perusahaan pengelola
Rumah Sakit) Rp %
1 PT Nirmala Kencana Mas (NKM) 46.96% 958.947.667.462 38%
2 PT Sejahtera Inti Sentosa (SIS) 41.08% 355.802.635.104 14%
3 PT Sejahtera Abadi Solusi (SAS) 36.41% 238.539.504.930 10%
PT Nusa Sejahtera
4 Kharisma (NSK) 22.73% 124.836.419.614 5%
PT Fajar Kharisma
5 Nusantara (FKN) Belum beroperasi
PT Karya Kharisma
6 Sentosa (KKS) Belum beroperasi
PT Anugrah Inti Karya
7 (AIK) Belum beroperasi
PT Mayapada Surabaya
8 Pratama (MSP) Belum beroperasi
5. Selama periode 20 November 2023 – 3 Januari 2024, Perseroan membentuk 3 (tiga) entitas anak baru dan meningkatkan
modal disetor pada beberapa entitas anak. Atas hal tersebut mohon dijelaskan secara rinci lokasi kegiatan usaha dan
sumber dana peningkatan modal tersebut.
Tanggapan:
Page 3
Status Operasional Saat Kegiatan dan Lokasi Jumlah Modal Rincian
No Keterangan/Transaksi ini dan perkiraan waktu Spesifik Operasional Disetor/Peningkatan Sumber
mulai operasional Entitas Anak Modal Disetor (Rp) dana
Pembentukan entitas
anak PT Sejahtera
1
Karunia Semesta Setoran
(SKS) Belum beroperasi Belum ditentukan 1,000,000,000 tunai
Pembentukan entitas
2 anak PT Anugrah Inti Setoran
Bahagia (AIB) Belum beroperasi Belum ditentukan 1,000,000,000 tunai
Rumah sakit yang
berlokasi di Jl. HR Konversi
Peningkatan modal Rasuna Said Kav C.17, hutang dan
3
disetor pada PT Karet Kuningan, uang muka
Sejahtera Inti Sentosa Mulai beroperasi Juni Setiabudi, Jakarta 455.203.800.000/ setoran
(SIS) 2020 Selatan 267.703.800.000 modal
Rumah sakit yang
berlokasi di Jl. Terusan
Peningkatan modal Buah Batu No.5,
4
disetor pada PT Nusa Batununggal, Kec.
Sejahtera Kharisma Mulai Beroperasi Maret Bandung Kidul, Kota 189.627.600.000/ Konversi
(NSK) 2023 Bandung, Jawa Barat 24.627.600.000 hutang
Peningkatan modal
disetor pada PT Fajar
5
Kharisma Nusantara 42.731.400.000/ Konversi
(FKN) Belum beroperasi Belum ditentukan 32.731.400.000 hutang
Peningkatan modal
disetor pada PT Karya
6
Kharisma Sentosa 150.213.600.000/ Konversi
(KKS) Belum beroperasi Belum ditentukan 22.213.600.000 hutang
Konversi
Peningkatan modal hutang dan
7 disetor pada PT uang muka
Anugerah Inti Karya 27.045.600.000/ setoran
(AIK) Belum beroperasi Belum ditentukan 26.045.600.000 modal
Konversi
Peningkatan modal hutang dan
8 disetor pada PT uang muka
Mayapada Surabaya 1.000.000.000/ setoran
Pratama (MSP) Belum beroperasi Belum ditentukan 2.411.700.000 modal
Pembentukan entitas
anak entitas anak PT
9
Anugrahsukses Utama Setoran
Sejahtera (AUS) Belum beroperasi Belum ditentukan 1,000,000,000 tunai
Page 4
6. Sehubungan dengan entitas anak yaitu PT Nirmala Kencana Mas (NKM) dan PT Sejahtera Abadi Solusi (SAS) agar
dijelaskan latar belakang Perseroan tidak melakukan peningkatan modal dosetor atas kedua entitas anak tersebut
mengingat Perseroan melakukan peningkatan modal disetor pada enam entitas anak lainnya.
Tanggapan:
Struktur permodalan NKM sudah cukup kuat sehingga belum membutuhkan peningkatan modal. Sedangkan untuk isu
tidak dilakukannya peningkatan modal entitas anak PT Sejahtera Abadi Solusi (SAS), sampai dengan saat ini Kami tidak
melihat adanya kebutuhan peningkatan modal di SAS, namun saat ini Kami sedang mengkaji mengenai rencana
peningkatan modal SAS di masa yang akan datang, termasuk untuk mengantisipasi perubahan struktur keuangan.
7. Terkait informasi yang Perseroan sampaikan pada public expose insidentil, agar dijelaskan:
a. Progres terkini atas pembangunan Rumah Sakit Mayapada di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Tanggapan:
Progress terkini pembangunan Rumah Sakit Mayapada di Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah mencapai kurang lebih
20%.
b. Perkiraan waktu Rumah sakit Mayapada di IKN mulai beroperasi.
Tanggapan:
Rumah Sakit Mayapada di IKN direncanakan akan mulai beroperasi pada semester ke 2 tahun 2024.
c. Perkiraan jumlah kebutuhan dan sumber dana yang digunakan untuk pembangunan Rumah Sakit Mayapada di IKN.
Tanggapan:
Saat ini Perseroan memperkirakan kebutuhan dana untuk Pembangunan Rumah Sakit Mayapada di IKN adalah
sebesar kurang lebih Rp. 250 miliar yang berasal dari kas operasional Perseroan.
d. Apakah terdapat kerjasama dengan pihak ketiga dalam pembangunan Rumah Sakit Mayapada di IKN tersebut? Jika
ada agar dijelaskan.
Tanggapan:
Pembangunan Rumah Sakit Mayapada di IKN tidak bekerja sama dengan pihak ketiga.
e. Progres terkini atas pembangunan Rumah Sakit di Jakarta Timur.
Tanggapan:
Untuk Rumah Sakit Mayapada di Jakarta Timur saat ini sedang dalam proses pengajuan perijinan kepada instansi
terkait. Selain itu beberapa pekerjaan konstruksi dasar yang tidak memerlukan izin khusus telah dilakukan.
f. Perkiraan waktu Rumah sakit di Jakarta Timur mulai beroperasi.
Tanggapan:
Rumah Sakit Mayapada Jakarta Timur direncanakan akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2025 atau awal tahun
2026.
g. Perkiraan jumlah kebutuhan dan sumber dana yang digunakan untuk pembangunan Rumah Sakit Mayapada di
Jakarta Timur.
Tanggapan:
Saat ini Perseroan memperkirakan permbangunan Rumah Sakit Mayapada Jakarta Timur memerlukan kurang lebih
Rp.400 miliar yang berasal dari kas Perseroan. Saat ini Perseroan masih terus melakukan perhitungan-perhitungan
sesuai dengan perkembangan di lapangan, sehingga jika diperlukan maka Perseroan akan melakukan pendanaan
dari pinjaman bank.
Page 5
h. Apakah terdapat kerjasama dengan pihak ketiga dalam pembangunan Rumah Sakit di Jakarta Timur tersebut? Jika
ada agar dijelaskan.
Tanggapan:
Pembangunan Rumah Sakit Mayapada Jakarta Timur tidak bekerja sama dengan pihak ketiga.
8. Berdasarkan laporan realisasi penggunaan dana penawaran umum Obligasi I Sejahteraraya Anugrahjaya Tahun 2022
(Obligasi I SRAJ) yang disampaikan pada tanggal 15 Januari 2024, Perseroan telah merealisasikan penggunaan dana
penawaran umum sebesar Rp776,15 miliar atau 82,5% dari total hasil bersih penawaran umum Obligasi I SRAJ sebesar
Rp941,4 miliar. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Rencana penggunaan dan perkiraan waktu realisasi sisa dana untuk belanja modal dan modal kerja Perseroan
sebesar Rp16,4 miliar.
Tanggapan:
Sisa dana untuk belanja modal dan modal kerja Perseroan sebesar Rp.16,4 miliar akan terealisasi pada tahun 2024.
b. Rencana penggunaan dan perkiraan waktu realisasi sisa dana untuk pinjaman kepada entitas anak NSK sebesar
Rp48,2 miliar.
Tanggapan:
Sisa dana untuk pinjaman kepada entitas anak NSK direncanakan akan terealisasi pada tahun 2024 sekitar Rp.48,2
miliar.
.
c. Latar belakang penggunaan dana untuk pinjaman kepada entitas anak NKM baru direalisasikan sebesar Rp63,3
miliar atau baru mencapai 67,2% dari total Rp.94,1 miliar.
Tanggapan:
Penggunaan dana untuk entitak anak NKM baru terealisasi Rp 63,3 miliar dikarenakan pembayaran kepada para
vendor dilakukan secara bertahap.
d. Rencana penggunaan dan perkiraan waktu realisasi sisa dana untuk pinjaman kepada entitas anak NKM sebesar
Rp.30,8 miliar.
Tanggapan:
Sisa dana untuk pinjaman kepada entitas anak NKM direncanakan akan terealisasi pada tahun 2024 sebesar Rp.30,8
miliar.
e. Latar belakang penggunaan dana untuk pinjaman kepada entitas anak SAS baru direalisasikan sebesar Rp71,4 miliar
atau baru mencapai 50,6% dari total Rp.141,2 miliar.
Tanggapan:
Penggunaan dana untuk pinjaman kepada entitas anak SAS baru sebesar Rp 71,4 miliar dikarenakan realisasi
pembayaran secara bertahap kepada para vendor.
f. Rencana penggunaan dan perkiraan waktu realisasi sisa dana untuk pinjaman kepada entitas anak SAS sebesar
Rp.69,8 miliar.
Tanggapan:
Sisa dana untuk pinjaman kepada entitas anak SAS direncanakan akan terealisasi pada tahun 2024 sebesar Rp.69,8
miliar.
g. Perkiraan waktu Perseroan dapat merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum.
Tanggapan:
Perseroan memperkirakan dapat merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum pada awal tahun 2025.
Page 6
9. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,8 triliun per 30 September 2023, meningkat 30% dibandingkan per
30 September 2022 sebesar Rp1,4 triliun. Namun, Perseroan masih membukukan rugi bersih sebesar Rp39,6 miliar per
30 September 2023, meningkat 9% dibandingkan rugi pada periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp36,3 miliar. Atas
hal tersebut agar dijelaskan:
a. Latar belakang kenaikan pendapatan per 30 September 2023 dibandingkan 30 September 2022.
Tanggapan:
Peningkatan pendapatan per 30 September 2023 berasal dari kontribusi unit rumah sakit baru, yaitu Mayapada
Hospital Bandung serta adanya peningkatan pendapatan dari unit rumah sakit yang sudah ada
b. Latar belakang Perseroan membukukan rugi bersih per 30 September 2023.
Tanggapan:
Perseroan per 30 September 2023 masih membukukan rugi bersih dikarenakan masih belum maksimalnya kinerja
dari seluruh unit rumah sakit dan juga masih cukup tingginya beban yang dibukukan oleh Perseroan, misalnya beban
penyusutan dan beban bunga.
c. Latar belakang rugi bersih per 30 September 2023 meningkat di bandingkan 30 September 2022.
Tanggapan:
Walaupun terdapat peningkatan pendapatan per 30 September 2023 yang berasal dari kontribusi pendapatan unit
rumah sakit baru Mayapada Hospital Bandung yang baru beroperasi pada bulan Maret 2023, akan tetapi untuk unit
rumah sakit baru tersebut Perseroan juga menanggung penambahan beban operasional yang cukup signifikan.
d. Strategi Perseroan untuk meningkatkan pendapatan di tahun 2024.
Tanggapan:
Perseroan memperkirakan pertumbuhan pendapatan di tahun 2024 akan mencapai lebih dari 30%. Proyeksi tersebut
memperhatikan potensi pasar di Indonesia yang terus berkembang sehingga akan meningkatkan bed occupancy
ratio disamping didukung oleh berbagai inisiatif yang telah dilakukan manajemen seperti 1) renovasi Mayapada
Hospital Tangerang dan Mayapada Hospital Bogor yang rampung di tahun 2023 dan akan beroperasi penuh pada
tahun 2024, 2) kerjasama dengan Smart Fertility Clinic dan Monash IVF untuk mengadakan layanan IVF di Mayapada
Hospital Bogor dan Mayapada Hospital Jakarta Selatan yang akan mendukung pertumbuhan Center of Excellence
(CoE) Pediatric Center, 3) kerjasama dengan NUH Singapore dan Apollo Hospital India untuk terus meningkatkan
performa dan layanan tenaga medis Mayapada Hospital sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik serta
melakukan tindakan medis yang lebih advance.
e. Strategi Perseroan untuk dapat membukukan laba bersih kedepannya.
Tanggapan:
Perseroan terus melakukan peningkatan performa operasional dari enam rumah sakit Mayapada Hospital yang telah
ada. Seiring dengan tercapainya economic scale, maka margin Perseroan diproyeksikan juga akan terus meningkat
sehingga dapat membukukan laba bersih.
f. Apakah di tahun 2024 Perseroan optimis dapat membukukan laba bersih?
Tanggapan:
Apabila proyeksi target pendapatan dan margin tercapai, maka diperkirakan Perseroan dapat membukan laba bersih
di tahun ini atau tahun depan.
g. Jikalau tidak agar dijelaskan estimasi tahun buku Perseroan dapat membukukan laba bersih.
Tanggapan:
Apabila proyeksi target pendapatan dan margin tercapai, maka diperkirakan Perseroan dapat membukan laba bersih
di tahun ini atau tahun depan.
Page 7
h. Estimasi tahun buku Perseroan dapat membukukan saldo laba.
Tanggapan:
Apabila proyeksi target pendapatan dan margin tercapai, maka diperkirakan Perseroan dapat membukan laba bersih
di tahun ini atau tahun depan.
10. Berdasarkan data laporan keuangan per 30 September 2023 Perseroan membukukan current ratio sebesar 0,42 kali,
selain itu, Perseroan membukukan Debt to Equity Ratio (DER) diatas 1 yaitu 2,03 kali per 30 September 2023. Dari
struktur permodalan Perseroan menunjukkan bahwa untuk menjalankan kegiatan operasional Perseroan lebih banyak
menggunakan liabilitas dibandingkan dengan modal Perseroan. Atas hal tersebut agar dijelaskan hal-hal sebagai berikut:
a. Latar belakang kecilnya current ratio Perseroan.
Tanggapan:
Current ratio Perseroan kecil dikarenakan adanya liabilitas jangka pendek hutang lain-lain kepada pemegang saham
sebesar Rp.1,5 triliun.
b. Strategi Perseroan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek
Tanggapan:
Saat ini Perseroan sedang berupaya untuk meningkatkan bed occupancy ratio agar pendapatan Perseroan
meningkat sehingga meningkatkan juga kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban, baik jangka pendek
maupun jangka panjang. Selain itu, Perseroan juga melakukan kajian-kajian berkala untuk menentukan strategi
terbaik yang dapat ditempuh.
c. Latar belakang tingginya liabilitas Perseroan saat ini.
Tanggapan:
Perseroan memiliki liabilitas yang tinggi dilatar belakangi oleh kebutuhan untuk mendukung operasional unit rumah
sakit yang baru berdiri, terutama pada saat awal mulai beroperasi.
d. Strategi Perseroan untuk melunasi dan mengurangi liabilitas dalam struktur permodalan Perseroan kedepannya.
Tanggapan:
Saat ini Perseroan sedang berupaya untuk meningkatkan bed occupancy ratio agar pendapatan Perseroan
meningkat sehingga meningkatkan juga kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban, baik jangka pendek
maupun jangka panjang. Selain itu, Perseroan juga melakukan kajian-kajian berkala untuk menentukan strategi
terbaik yang dapat ditempuh.
11. Sehubungan dengan pinjaman bank kepada PT Bank Oke Indonesia Tbk. (Bank Oke) dengan rincian jangka pendek
sebesar Rp20,3 miliar dan jangka panjang sebesar Rp228,2 miliar, agar dijelaskan:
a. Tanggal jatuh tempo atas pinjaman kepada Bank Oke baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Tanggapan:
Jatuh tempo pinjaman Bank Oke untuk jangka pendek, pada bulan September 2024, sebesar Rp.20,3 miliar,
sedangkan untuk jangka panjang, jatuh tempo pada Oktober 2026, sebesar Rp.147,7 miliar, dan yang jatuh tempo
pada Agustus 2027 sebesar Rp.80,5 miliar.
b. Apakah terdapat pembatasan dari Bank Oke atas pinjaman tersebut?
Tanggapan:
Terdapat pembatasan sebagaimana lazimnya yang tertuang dalam perjanjian pinjaman, yaitu jika Perseroan akan
mengajukan permohonan kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang maka hal tersebut harus atas
persetujuan Bank Oke.
Page 8
c. Apakah Perseroan saat ini masih memenuhi pembatasan dari Bank Oke tersebut?
Tanggapan:
Saat ini Perseroan tidak berencana untuk mengajukan permohonan kepailitan dan penundaan kewajiban
pembayaran utang sehingga Perseroan memenuhi pembatasan dari Bank Oke.
d. Sumber dana untuk melunasi pinjaman bank jangka pendek kepada Bank Oke.
Tanggapan:
Sumber dana untuk pelunasan pinjaman bank jangka pendek Bank Oke berasal dari operasional Perseroan.
e. Strategi Perseroan untuk melunasi utang bunga dan pokok atas pinjaman jangka pendek kepada Bank Oke.
Tanggapan:
Perseroan menggunakan dana internal operasional untuk melunasi utang bunga dan pokok atas pinjaman jangka
pendek Bank Oke
f. Strategi dan sumber dana yang digunakan Perseroan untuk melunasi utang bunga atas pinjaman jangka panjang
kepada Bank Oke.
Tanggapan:
Perseroan menggunakan dana yang berasal dari operasional untuk melunasi utang bunga pinjaman jangka panjang
Bank Oke
12. Sehubungan dengan rasio keuangan yang dipersyaratkan oleh Wali Amanat Obligasi, agar dijelaskan pemenuhan atas
rasio-rasio tersebut saat ini.
Tanggapan:
Berdasarkan laporan keuangan Per 30 September 2023, rasio-rasio keuangan yang di persyaratkan oleh Wali Amanat
Obligasi adalah sebagai berikut :
Current Ratio min 0.67x
Current Assets Rp juta 1,061,168
Current Liabilities* Rp juta 1,021,734
Current Ratio x 1.04
Debt to Equity Ratio max 2.5x
Interest Bearing Debt Rp juta 1,674,429
Equity Rp juta 1,855,585
Debt to Equity Ratio x 0.90
EBITDA to Interest min 1.75x
EBITDA Rp juta 274,359
Interest Rp juta 127,998
EBITDA to Interest x 2.14
*tidak termasuk pinjaman pemegang saham
Untuk kondisi saat ini, rasio-rasio tersebut masih memenuhi persyaratan dari Wali Amanat Obligasi.
Page 9
13. Informasi / fakta / kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga Efek Perseroan serta
kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
Tanggapan:
Tidak ada informasi/fakta/kejadian penting lain yang material dan dapat mempengaruhi harga efek serta kelangsungan
Perseroan yang belum di ungkapkan kepada publik.
==============================================================================================
Names mentioned 20 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Nirmala Kencana Mas
p.2 ×2
unresolved
org
PT Sejahtera Inti Sentosa
p.2
unresolved
org
PT Sejahtera Abadi Solusi
p.2 ×3
unresolved
org
PT Nusa Sejahtera
p.2
unresolved
org
PT Fajar Kharisma
p.2
unresolved
org
PT Karya Kharisma
p.2
unresolved
org
PT Anugrah Inti Karya
p.2
unresolved
org
PT Mayapada Surabaya
p.2
unresolved
org
PT Sejahtera
p.3
unresolved
org
PT Anugrah Inti
p.3
unresolved
org
PT Nusa
p.3
unresolved
org
PT Fajar
p.3
unresolved
org
PT Karya
p.3
unresolved
org
Kota Nusantara
p.4 ×2
unresolved
org
Bank Oke
p.7 ×10
unresolved
org
Bank Oke. Tanggapan
p.8 ×3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.