Skip to content
Back to announcement

Lap Perkembangan Usaha FY 2023.pdf

Financial statement Text extracted UNTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1
  LAPORAN PERKEMBANGAN USAHA PT UNITED TRACTORS Tbk TAHUN 2023


Laporan Konsolidasi
Sampai dengan triwulan keempat tahun 2023, pendapatan bersih konsolidasian Perseroan
mencapai Rp128,6 triliun atau meningkat sebesar 4% jika dibandingkan dengan tahun 2022.
Rincian kontribusi dari setiap unit usaha dapat dilihat pada grafik berikut:




Adapun laba bruto Perseroan meningkat sebesar 3% dari Rp34,8 triliun menjadi Rp35,8 triliun.
Namun, laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk (laba bersih Perseroan) sedikit turun
sebesar 2% menjadi Rp20,6 triliun dari Rp21,0 triliun dikarenakan adanya kenaikan biaya
keuangan dan kerugian nilai tukar mata uang asing.
Ringkasan kinerja Perseroan dapat dilihat pada tabel berikut ini:
          Dalam juta Rupiah                        12M 2023      12M 2022 Perubahan (%)
          Nilai Tukar (Rp/USD)                         15,416        15,731         -2%

          Pendapatan Bersih                        128,583,264 123,607,460          4%
          Laba Bruto                                35,786,237 34,758,688           3%
            Marjin Laba Bruto                           27.8%       28.1%          -1%
          Laba Sebelum Pajak Penghasilan            28,720,340 29,446,041          -2%
          Laba Periode Berjalan                     22,130,096 22,993,673          -4%

          Laba setelah pajak yang diatribusikan
          kepada:
          - Pemilik entitas induk                   20,611,775   21,005,105         -2%
          - Kepentingan nonpengendali                1,518,321    1,988,568        -24%

          Laba Bersih per Saham (dalam Rp penuh)         5,675       5,679        -0.1%

          Jumlah Aset                              154,028,248 140,478,220         10%
          Jumlah Liabilitas                         69,992,685 50,964,395          37%
Page 2
Berikut kami sampaikan kinerja operasional dari masing-masing unit usaha.


Unit Usaha Mesin Konstruksi (Construction Machinery)
Sampai dengan bulan Desember 2023, volume penjualan alat berat Komatsu tercatat sebanyak
5.270 unit atau turun 8% jika dibandingkan dengan tahun lalu sebesar 5.753 unit. Dari total
keseluruhan penjualan alat berat, sebesar 61% diserap sektor pertambangan, 17% diserap sektor
konstruksi, 12% diserap sektor kehutanan, dan sisanya sebesar 10% ke sektor perkebunan.
Pendapatan Perseroan dari penjualan suku cadang dan jasa pemeliharaan alat berat naik sebesar
12% menjadi Rp11,6 triliun. Sementara itu, penjualan produk merek lainnya yaitu Scania
mengalami peningkatan dari 233 unit menjadi 715 unit dan UD Trucks mengalami penurunan dari
429 unit menjadi 272 unit. Penurunan penjualan UD Trucks tersebut disebabkan oleh adanya
kendala pasokan produk. Secara keseluruhan pendapatan unit usaha Mesin Konstruksi sedikit naik
menjadi Rp36,6 triliun dibandingkan Rp36,5 triliun pada tahun 2022.
Berikut ini adalah grafik penjualan Komatsu:




Unit Usaha Kontraktor Penambangan (Mining Contracting)
Unit usaha Perseroan di bidang Kontraktor Penambangan dijalankan oleh PT Pamapersada
Nusantara (PAMA). Sampai dengan triwulan keempat tahun 2023, unit usaha Kontraktor
Penambangan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp54,0 triliun naik sebesar 14%
dibandingkan tahun 2022. PAMA mencatat peningkatan volume produksi batu bara sebesar 11%
dari 116 juta ton menjadi 129 juta ton dan peningkatan volume pekerjaan pemindahan tanah
(overburden removal) sebesar 21% dari 954 juta bcm menjadi 1,2 miliar bcm di tahun lalu, dengan
rata-rata strip ratio sebesar 9,0x meningkat dari 8,2x.
Page 3
Unit Usaha Pertambangan Batu Bara (Coal Mining)
Unit usaha Perseroan di bidang Pertambangan Batu Bara dijalankan oleh PT Tuah Turangga
Agung (TTA). Total penjualan batu bara sampai triwulan keempat tahun 2023 mencapai 11,8 juta
ton termasuk 2,5 juta ton batu bara kokas, meningkat 19% dari tahun 2022 sebesar 9,9 juta ton.
Dikarenakan adanya penurunan rata-rata harga jual batu bara, pendapatan unit usaha
Pertambangan Batu Bara turun sebesar 2% dibandingkan tahun 2022 dari Rp31,1 triliun menjadi
Rp30,5 triliun.




Unit Usaha Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya (Gold & Other Mineral Mining)
Unit usaha Perseroan di bidang Pertambangan Emas dijalankan oleh PT Agincourt Resources
(PTAR) yang mengoperasikan tambang emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Sampai dengan bulan Desember 2023, total penjualan dari tambang emas Martabe mencapai 175
ribu ons turun sebesar 39% dari tahun 2022 sebesar 286 ribu ons.
Page 4
Pendapatan bersih unit usaha Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya sampai dengan bulan
Desember 2023 turun sebesar 32% dari Rp7,7 triliun menjadi Rp5,2 triliun.


Unit Usaha Industri Konstruksi (Construction Industry)
PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) adalah perusahaan publik di bidang jasa konstruksi yang
sahamnya sebanyak 87,7% dimiliki oleh PT Karya Supra Perkasa (KSP), anak perusahaan
Perseroan.
Sampai dengan triwulan keempat tahun 2023, unit usaha Industri Konstruksi membukukan
pendapatan bersih sebesar Rp2,2 triliun, naik 136% dibandingkan Rp949 miliar pada tahun 2022.
ACSET membukukan rugi bersih sebesar Rp270 miliar, turun dibandingkan rugi bersih sebesar
Rp449 miliar pada tahun 2022.


Unit Usaha Energi (Energy)
Sejalan dengan strategi pengembangan usaha di sektor energi yang ramah lingkungan, Perseroan
telah menetapkan bisnis Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebagai salah satu strategi transisi
Perseroan. Untuk mempercepat pengembangan EBT, pada akhir tahun 2021 seluruh bisnis energi
dalam grup dikonsolidasikan melalui PT Energia Prima Nusantara (EPN). Sampai dengan bulan
Desember 2023, EPN telah memasang Rooftop Solar PV mencapai 15,1 MWp di sejumlah fasilitas
grup Astra.
Perseroan saat ini mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) yaitu PLTM
Kalipelus berkapasitas 0,5 MW di Jawa Tengah dan PLTM Besai Kemu di Lampung, Sumatera
berkapasitas 7 MW yang mulai beroperasi secara komersial sejak bulan Januari 2024. Selain itu,
Perseroan juga menargetkan beberapa proyek pembangkit listrik tenaga minihidro di area Sumatra
dengan total potensial kapasitas lebih dari 20 MW.
Pada bulan Agustus 2022, Perseroan melalui anak usaha melakukan investasi pada PT Arkora
Hydro Tbk (Arkora) dengan kepemilikan saham sebesar 31,49%. Arkora saat ini mengoperasikan
dua PLTM, yaitu PLTM Cikopo 2 di Jawa Barat dengan kapasitas 7,4 MW dan PLTM Tomasa 10
MW di Sulawesi Tengah. Arkora juga sedang membangun dua PLTM, yaitu PLTM Koro Yaentu
berkapasitas 10 MW dan PLTM Kukusan 2 berkapasitas 5,4 MW yang diperkirakan akan
beroperasi pada tahun 2024 dan 2025. Setelah kedua PLTM ini beroperasi nanti, Arkora akan
Page 5
memiliki pembangkit listrik dengan total kapasitas terpasang sebesar 33 MW. Selain itu, pada
bulan Desember 2023, Arkora telah melakukan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga
Listrik dengan PLN untuk pembangunan proyek PLTM Tomini 10 MW yang berlokasi di Sulawesi
Selatan.
Perseroan secara aktif melakukan studi terkait dengan proyek energi terbarukan lainnya seperti
geothermal, solar, dan waste-to-energy. Proyek-proyek ini konsisten dengan strategi Perseroan
untuk meningkatkan kompetensi di berbagai potensi energi terbarukan dalam rangka mencapai
portofolio bisnis yang berkelanjutan.


Peristiwa Penting
Pada tanggal 30 November 2023, Perseroan melalui anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya,
PT Danusa Tambang Nusantara (DTN) menyelesaikan transaksi pengambilan 70% kepemilikan
saham di PT Stargate Pasific Resources (SPR), sebuah perusahaan pertambangan nikel dan PT
Stargate Mineral Asia (SMA), sebuah perusahaan pengolahan nikel, yang keduanya berlokasi di
Konawe Utara, SulawesiTenggara, dengan total nilai transaksi sebesar Rp3,2 triliun. Setelah itu,
pada tanggal 1 Desember 2023, Perseroan melalui DTN menyelesaikan transaksi pengambilan
66,67% kepemilikan saham PT Anugerah Surya Pacific Resources (ASPR), perusahaan induk
dengan kepemilikan 30% saham SPR dan SMA dengan nilai total sebesar Rp1,6 triliun.
Pada tanggal 27 Desember 2023, Perseroan melalui anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya,
PT Energia Prima Nusantara (EPN), mengumumkan penyelesaian transaksi pengambilan 49,6%
saham baru yang diterbitkan oleh PT Supreme Energy Sriwijaya (SES) dengan nilai total USD51,9
juta. SES adalah pemegang 25,2% saham PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) yang
memiliki proyek panas bumi dengan kapasitas existing sebesar 2 x 49 MW yang telah beroperasi
di Sumatera Selatan..


Demikian kami sampaikan Laporan Perkembangan Usaha PT United Tractors Tbk sampai dengan
triwulan keempat tahun 2023.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.15 MB
Published27 Feb 2024
Pages5
Characters8,539
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2023-Tahunan-UNTR.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result