Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-TUFI-att1.pdf

Other Text extracted TUFI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 417

Page 1
2025
 Laporan Tahunan


PT Mandiri Tunas Finance




     Memperkuat Kompetensi Inti,
     Unggul Dalam Ekosistem Captive




                                  mtf.co.id
Page 2
      Pendahuluan                              Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul dalam Ekosistem Captive     www.mtf.co.id




Penjelasan Tema




Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive

Tahun 2025 menjadi periode penting yang menempa                  memastikan bahwa pengembangan bisnis senantiasa
ketangguhan Mandiri Tunas Finance dalam menghadapi               berpedoman pada prinsip keberlanjutan, serta
dinamika industri pembiayaan yang terus berkembang.              menguatkan peran Perseroan sebagai Mitra Pembiayaan
Di tengah persaingan yang semakin kompetitif, Perseroan          Tepercaya.
secara proaktif menata ulang arah pertumbuhan dengan
menempatkan keseimbangan antara kinerja, profitabilitas,         Keseluruhan arah strategis tersebut dijalankan secara
dan kehati-hatian sebagai prinsip strategis. Berbagai            paralel dengan penguatan kapabilitas internal dan
kebijakan dan inisiatif dijalankan secara terukur untuk          implementasi governansi yang baik. Perseroan tidak
memastikan bahwa setiap langkah bisnis berlandaskan              hanya mendorong percepatan proses bisnis, tetapi juga
disiplin pengelolaan, efektivitas proses, serta konsistensi      memastikan bahwa setiap percepatan tetap ditopang
kualitas layanan.                                                oleh kualitas layanan yang konsisten dan pengelolaan
                                                                 yang disiplin. Pemanfaatan teknologi dan data dilakukan
Seraya terus memperkuat fondasi yang telah dibangun,             secara terintegrasi agar peningkatan efisiensi berjalan
Mandiri Tunas Finance menegaskan komitmen untuk                  seiring dengan peningkatan relevansi layanan. Melalui
memperkuat kompetensi inti dan unggul dalam                      pengembangan layanan digital yang semakin relevan,
ekosistem captive sebagai pilar strategis. Penguatan             Perseroan membangun keterikatan yang lebih kuat
kompetensi diposisikan sebagai bagian dari strategi              dengan pelanggan dan mitra bisnis. Pendekatan ini
prioritas Perseroan untuk menjaga kesinambungan                  memperkuat daya saing sekaligus memperluas kapasitas
usaha serta mengelola pertumbuhan secara lebih terarah           Perseroan dalam menciptakan nilai jangka panjang yang
dan berdaya tahan. Melalui pendekatan ini, Perseroan             berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.



                                                                                                PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                    Laporan Tahunan 2025      1
Page 3
          Pendahuluan




Tentang Laporan Tahunan 2025
PT Mandiri Tunas Finance
Laporan Tahunan 2025 PT Mandiri Tunas Finance disusun        Selain sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi,
untuk meningkatkan keterbukaan informasi kepada otoritas     Laporan Tahunan ini juga bertujuan untuk membantu
terkait serta menjadi sumber dokumentasi komprehensif        pemegang saham dan pemangku kepentingan yang lain
mengenai kinerja Perseroan selama satu tahun. Laporan        dalam memahami strategi dan kemajuan Mandiri Tunas
ini mencakup berbagai aspek, termasuk profil Perseroan,      Finance dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan.
kinerja operasional, strategi pemasaran, serta Laporan       Untuk itu, konten Laporan ini tercakup di dalamnya
Keuangan. Selain itu, Laporan ini juga menyajikan ikhtisar   tentang aspek tata kelola perusahaan, termasuk struktur
data keuangan penting selama lima tahun terakhir, Laporan    dan prosesnya, serta sistem manajemen risiko yang
Direksi dan Dewan Komisaris, serta analisis dan pembahasan   menggambarkan profil risiko dan upaya mitigasinya. Untuk
manajemen mengenai pencapaian kinerja dibandingkan           memastikan aksesibilitas dan kenyamanan pembaca,
tahun-tahun sebelumnya. Dengan mengadopsi konsep             Laporan Tahunan 2025 disajikan dalam dua bahasa,
best practices dan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan    yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dalam buku
yang Baik, Laporan ini memberikan gambaran yang lebih        terpisah dengan tata letak yang jelas dan kualitas cetak
transparan mengenai prospek dan arah strategis Perseroan.    yang optimal.




2         PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 4
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul dalam Ekosistem Captive                                                                          www.mtf.co.id




Kesinambungan Tema

                   2024                                                2023                                                 2022
          Membangkitkan                                      Tumbuh Kuat                                          Memacu Kinerja
          Semangat Baru                                    dan Berkelanjutan
          Memimpin Pasar




  Mandiri     Tunas     Finance      mencatatkan    Perekonomian Indonesia berangsur membaik              Pada tahun 2022, PT Mandiri Tunas Finance
  kinerja terbaik pada tahun 2024 yang              melalui penghapusan kebijakan Pemberlakuan            berupaya mempercepat peningkatan kinerja
  ditandai dengan meningkatnya penyaluran           Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)                 yang telah direalisasikan melalui sejumlah
  pembiayaan, pendapatan, dan laba tahun            oleh Pemerintah pada awal tahun 2023 yang             inisiatif strategis, yang ditetapkan dengan tema
  berjalan. Pencapaian tersebut mencerminkan        berdampak pada peningkatan konsumsi                   “Elevate Business to The Next Level”. Prinsip
  besarnya dukungan dari segenap pemangku           masyarakat. Industri Multifinance Indonesia           dari inisiatif tersebut adalah upaya mencapai
  kepentingan, sekaligus menjadi fondasi dan        pun bertumbuh cepat yang didominasi                   kinerja bisnis yang lebih dari yang telah diraih
  energi pendorong bagi Perseroan dalam             oleh pembiayaan investasi, modal kerja dan            selama ini.
  mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin            pembiayaan multiguna. Sebagai salah satu
  pasar di industri pembiayaan di Indonesia.        pemain utama dalam industri financing, Mandiri        Setidaknya ada tiga inisiatif yang dijalankan.
                                                    Tunas Finance (MTF) mempersiapkan diri untuk          Pertama, optimalisasi bisnis captive market
  Performa terbaik Perseroan ditopang oleh          memikat pasar dan menjadi yang terbaik.               dengan perbaikan model kolaborasi dan
  serangkaian kebijakan dan inisiatif strategis                                                           bersinergi bersama Bank Mandiri melalui
  yang diimplementasikan secara konsisten           Melalui tema strategi “Building New Foundation        referral Mandiri Group, baik untuk nasabah
  di sepanjang tahun 2024. Strategi tersebut        to Win the Market” yang memiliki arti                 perorangan maupun korporasi.
  di antaranya menjadi top player di semua          membangun fondasi baru dalam meningkatkan
  segmen sebagai strategi ekspansi pasar,           kinerja Perseroan agar dapat memenangkan              Kedua, mendorong akselerasi bisnis berbasis
  menjaga profitabilitas yang berkelanjutan,        pasar. Sebagai fondasi utama dari tema strategi       dealership yang merupakan kegiatan bisnis
  serta memperbaiki proses untuk meningkatkan       tersebut yaitu pengembangan kondisi internal          utama Perseroan. Hingga saat ini, dealer
  pelayanan yang terbaik.                           sebagai fondasi untuk tumbuh.                         merupakan mitra utama untuk menyalurkan
                                                                                                          pembiayaan kepada pelanggan.
  Berbagai langkah nyata dilakukan Perseroan        Terdapat 3 inisiatif strategi yang telah dijalankan
  untuk mengimplementasikan inisiatif-inisiatif     hingga mencapai kinerja yang sangat baik, yaitu       Ketiga, diversifikasi bisnis dan optimalisasi
  strategis tersebut. Selain menghadirkan layanan   Menumbuhkan segmen bisnis captive yang                database melalui pembiayaan multiguna dan
  yang inovatif, responsif, dan berorientasi        berasal dari Bank Mandiri; Menjaga segmen             channeling fintech. Strategi difokuskan dengan
  pada kebutuhan pelanggan, Perseroan juga          bisnis yang berasal dari dealer dan partner; serta    harapan dapat memberikan kontribusi yang
  memanfaatkan teknologi digital dan strategi       Mengoptimalkan database untuk memberikan              positif. Untuk mendukung strategi tersebut,
  customer-centric. Lebih dari itu, Perseroan       nilai tambah pada pelanggan. Selain inisiatif         Perseroan melakukan perluasan jaringan
  juga terus berupaya memberikan nilai tambah       strategi tersebut, tentunya pengembangan              pemasaran melalui pengembangan tim
  yang nyata, membangun kepercayaan nasabah         operasional Perseroan juga dilakukan dari             telemarketing dan agen.
  serta menciptakan pengalaman layanan yang         beberapa aspek.
  unggul dan relevan di tengah persaingan yang                                                            Inisiatif strategis yang telah direalisasikan
  semakin ketat.                                    Salah satunya yaitu transformasi digital yang         terbukti memberikan dampak positif terhadap
                                                    membawa perubahan pada perilaku pelanggan.            kinerja Perseroan, dengan tumbuh lebih baik.
  Tema tersebut juga menjadi motivasi bagi          Fasilitas MTF Mobile merupakan program                Perseroan meyakini hasil tersebut akan terus
  seluruh elemen PT Mandiri Tunas Finance untuk     digitalisasi Perseroan untuk melayani nasabah         berkembang ke depan.
  bergerak maju dengan energi baru, mengatasi       existing seperti pembayaran, pelunasan, klaim
  berbagai tantangan, dan menciptakan peluang       asuransi, kebutuhan lainnya terkait pembiayaan
  untuk meraih keunggulan kompetitif. Dengan        sehingga dapat meningkatkan bisnis pembiayaan
  sinergi, dedikasi, dan inovasi yang konsisten,    kendaraan bermotor dengan tetap menjaga
  Perseroan optimis mampu mewujudkan misi           kualitas pembiayaan yang baik.
  “Menjadi Mitra Pembiayaan Tepercaya Anda”,
  sekaligus menjadi market leader yang unggul       Keseluruhan strategi tersebut dilakukan secara
  dalam kinerja bisnis serta memberikan dampak      optimal untuk mewujudkan visi dan misi MTF
  positif bagi masyarakat dan industri pembiayaan   menjadi Mitra Pembiayaan Tepercaya Anda, yang
  secara keseluruhan.                               dapat memberikan pelayanan cepat dan mudah
                                                    yang dapat diandalkan kepada pelanggan.




                                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                         Laporan Tahunan 2025            3
Page 5
    Pendahuluan




Kinerja Unggul 2025




                                            Penurunan
                                            Beban
                                            Keuangan




                                            (8,98 )          %
               Rasio Lancar




               1,08x                        Peningkatan
                                   Masih    Ekuitas
                               di Atas 1x
                                            +
                                             1,07          %
                                                Menjadi Rp4.916,5
                                                     miliar rupiah




4   PT Mandiri Tunas Finance
    Laporan Tahunan 2025
Page 6
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul dalam Ekosistem Captive                             www.mtf.co.id




                                   Rasio Utang Berbunga
                                        terhadap Ekuitas
                                                                        Dividen
                      2024

                      5,79x                                  2024
                                                             348.330 juta
                                                                     rupiah
                      2025

                      4,50x                                  2025
                                                             351.625 juta
                                                                     rupiah




                                                                           Rasio Utang
                                                                      terhadap Ekuitas

                                                             2024

                                                             6,08x
                                                             2025

                                                             4,70x




                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                             Laporan Tahunan 2025      5
Page 7
             Pendahuluan




Daftar Isi
                                                               Struktur dan Komposisi Pemegang Saham                          78

                                                               Komposisi Kepemilikan Saham
                                                                                                                              79
PENDAHULUAN                                                    oleh Manajemen Kunci

Penjelasan Tema                                           01   Kronologis Penerbitan Saham                                    82

Tentang Laporan Tahunan 2025 PT Mandiri Tunas Finance     02   Kronologis Penerbitan Efek Lainnya                             82

Kesinambungan Tema                                        03   Informasi Tentang Struktur Grup dan Kelompok Usaha, Entitas
                                                               Anak, Entitas Asosiasi, serta Joint Venture (JV) dan Special   83
Kinerja Unggul 2025                                       04   Purpose Vehicle (SPV)

Daftar Isi                                                06   Akuntan Publik                                                 83

RINGKASAN KINERJA                                              Lembaga dan Profesi Penunjang                                  84

Ikhtisar Data Keuangan Penting                            10   Situs Web Perusahaan                                           86

Ikhtisar Operasi                                          18   Wilayah Operasional                                            88

Ikhtisar Saham                                            18   ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN

Informasi Aksi Korporasi                                  18   Kajian Perekonomian Makro dan Industri                         98

Informasi Dividen                                         19   Tinjauan Operasional                                           99

Informasi Obligasi, Sukuk, atau Obligasi Konversi         19   Tinjauan Keuangan                                              106

Penghargaan dan Sertifikasi                               20   Posisi Keuangan                                                106

Peristiwa Penting                                         22   Laba Rugi                                                      108

LAPORAN MANAJEMEN                                              Arus Kas                                                       110

Laporan Dewan Komisaris                                   28   Rasio Keuangan                                                 112

Laporan Direksi                                           34   Tingkat Kolektibilitas Piutang                                 115

Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris tentang               Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen atas Struktur
                                                                                                                              117
Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan Tahun Buku 2025       42   Modal
PT Mandiri Tunas Finance
                                                               Kebijakan Dividen                                              118
Surat Pernyataan Anggota Direksi tentang Tanggung Jawab
                                                               Realisasi Investasi Barang Modal                               119
atas Laporan Tahunan Tahun Buku 2025 PT Mandiri Tunas     43
Finance                                                        Dampak Nilai Tukar Mata Uang Asing                             119

PROFIL PERUSAHAAN                                              Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah Tanggal
                                                                                                                              119
                                                               Laporan Akuntan
Informasi Umum dan Identitas Perusahaan                   48
                                                               Perbandingan antara Target dan Realisasi                       120
Makna Logo Perusahaan                                     50
                                                               Prospek Usaha                                                  120
Riwayat Singkat Perusahaan                                51
                                                               Kepatuhan Pembayaran Pajak                                     121
Jejak Langkah                                             54
                                                               Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan dan/atau
Visi, Misi, Nilai dan Budaya Perusahaan                   58                                                                  122
                                                               Manajemen
Kegiatan Usaha Serta Produk dan Jasa                      60
                                                               Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi,
                                                                                                                              122
Keanggotaan dalam Asosiasi                                61   Penggabungan/Peleburan

Struktur Organisasi                                       62   Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum                 122

Profil Dewan Komisaris                                    65   Informasi Transaksi Material yang Mengandung Benturan
                                                                                                                              123
                                                               Kepentingan dan/atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi
Profil Direksi                                            69
                                                               Informasi Keuangan yang Mengandung Kejadian yang
Profil Pejabat Eksekutif (Chief)                          72                                                                  126
                                                               Bersifat Luar Biasa dan Jarang Terjadi
Kepala Divisi dan/atau Jabatan Setingkat                  75
                                                               Transaksi Spot dan Derivatif                                   126
Demografi Karyawan                                        76




6            PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 8
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul dalam Ekosistem Captive                                                              www.mtf.co.id




 Perubahan Peraturan Perundang-Undangan terhadap                        Sistem Pengendalian Internal                                    243
                                                                  126
 Perusahaan pada Tahun Buku Terakhir
                                                                        Perkara Penting                                                 245
 Perubahan Kebijakan Akuntansi yang Diterapkan Perusahaan
                                                                  126   Sanksi Administratif                                            246
 pada Tahun Buku Terakhir
                                                                        Tata Kelola Teknologi Informasi                                 246
 Informasi Kelangsungan Usaha                                     127
                                                                        Kode Etik                                                       250
 Tingkat Kesehatan Perusahaan                                     127
                                                                        Pengendalian Gratifikasi                                        252
 TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                        Kebijakan Antikorupsi                                           253
 Tata Kelola Perusahaan yang Baik Sebagai Landasan Bisnis
                                                                  130
 yang Berintegritas                                                     Pengendalian Penyalahgunaan Informasi Internal                  254

 Dasar Penerapan Tata Kelola Perusahaan                           131   Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System)                   254

 Prinsip-Prinsip Tata Kelola Perusahaan                           131   Informasi Pemberian Dana untuk Kegiatan Politik                 255

 Struktur dan Mekanisme Tata Kelola Perusahaan yang Baik          135   Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa                             255

 Struktur Tata Kelola Perusahaan yang Baik                        136   Kesesuaian Terhadap Peraturan OJK
                                                                        No. 48/POJK.05/2024 Tentang Tata Kelola Perusahaan yang         261
 Mekanisme Tata Kelola Perusahaan yang Baik                       137
                                                                        Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan
 Sosialisasi dan Internalisasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik   138
                                                                        TANGGUNG JAWAB SOSIAL
 Perkembangan Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik                DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN
                                                                  138
 dan Apresiasi di Tahun 2025
                                                                        Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan                 274
 Penilaian, Pemantauan, dan Peningkatan
                                                                  138     Dasar Penerapan TJSL                                          274
 Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                          Ruang Lingkup TJSL                                            274
 Struktur Organ Tata Kelola Perusahaan yang Baik                  142
                                                                          Pilar TJSL                                                    274
 Rapat Umum Pemegang Saham                                        142
                                                                          Tujuan TJSL                                                   275
 Dewan Komisaris                                                  151
                                                                          Strategi Program TJSL                                         275
 Komisaris Independen                                             160
                                                                          Struktur Pengelola TJSL                                       275
 Direksi                                                          161
                                                                        Realisasi Program TJSL Tahun 2025                               276
 Transparansi Informasi Tentang Dewan Komisaris dan Direksi       168
                                                                        Informasi Penyampaian Laporan Berkelanjutan Secara
 Pengungkapan Hubungan Afiliasi Antara Direksi, Dewan                                                                                   277
                                                                  169   Terpisah
 Komisaris dan Pemegang Saham Utama dan/atau Pengendali
                                                                        LAPORAN KEUANGAN
 Pengungkapan Rangkap Jabatan Dewan Komisaris dan
                                                                  169
 Direksi                                                                Laporan Keuangan                                                280

 Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi                    171

 Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi                             173

 Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi                           175

 Rapat Dewan Komisaris dan Direksi                                177

 Organ Pendukung Dewan Komisaris                                  184

 Komite Nominasi dan Remunerasi                                   192

 Komite Pemantau Risiko                                           197

 Organ Pendukung Direksi                                          203

 Komite-Komite di Bawah Direksi                                   203

 Fungsi Manajemen Risiko                                          221

 Audit Internal                                                   226

 Sistem Manajemen Risiko                                          236

 Auditor Eksternal/Akuntan Publik                                 242




                                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                              Laporan Tahunan 2025       7
Page 9
      Ringkasan Kinerja




    Ringkasan
    Kinerja
                                            Rp4,9
                                            Triliun
                                            Ekuitas




    Menjaga
    Kualitas Aset
    Produktif
    Di tengah kondisi perekonomian
    yang kurang kondusif, Mandiri
    Tunas Finance mampu menjaga
                                     400
    kualitas aset produktifnya di    Miliar Laba
    sepanjang tahun melalui          Bersih
    penyisihan penurunan kerugian
    yang konservatif.




8     PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2025
Page 10
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                 www.mtf.co.id




                     2,4%
                     NPF
                     Gross




                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                 Laporan Tahunan 2025      9
Page 11
               Ringkasan Kinerja




Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


 Uraian                                              2025          2024          2023          2022          2021

 Pendapatan

 Pembiayaan Konsumen                               2.884.128     3.453.490     3.000.350     2.437.004     2.081.742

 Sewa Pembiayaan                                    572.371       678.704       652.751       565.529       461.973

 Anjak Piutang                                         1            438           909          9.715         16.637

 Simpanan Bank                                       15.797        17.473        17.134        15.163        11.597

 Lain-lain Neto                                    1.163.225     1.429.210     1.110.824      917.741       824.379

 Total Pendapatan                                  4.635.522     5.579.315     4.781.968     3.945.152     3.396.328

 Beban

 Beban Keuangan                                    (1.742.114)   (1.913.946)   (1.510.165)   (1.249.572)   (1.220.816)

 Gaji dan Tunjangan                                (656.012)     (775.231)     (802.194)     (823.406)     (567.134)

 Umum dan Administrasi                             (437.019)     (413.178)     (349.836)     (327.436)     (357.084)

 Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai

 Pembiayaan Konsumen                               (981.009)     (885.498)     (726.080)     (501.203)     (799.678)

 Sewa Pembiayaan                                   (279.480)      (83.288)       (7.651)      (49.601)      (71.292)

 Anjak Piutang                                      (19.428)      (14.874)       9.057        (11.063)        (430)

 Piutang Lain-lain                                   (6.850)       10.867        96.127       (18.877)      (70.543)

 Total Beban                                       (4.121.912)   (4.075.148)   (3.290.742)   (2.981.158)   (3.086.977)

 Laba Sebelum Pajak Final dan Pajak Penghasilan     513.610      1.504.167     1.491.226      963.994       309.351

 Pajak Penghasilan

 Beban Pajak Final                                   (3.159)       (3.495)       (3.427)       (3.033)       (2.319)

 Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan               510.451      1.500.672     1.487.799      960.961       307.032

 Beban Pajak Penghasilan                           (110.436)     (328.590)     (326.698)     (210.748)      (61.152)

 Laba Tahun Berjalan                                400.015      1.172.082     1.161.101      750.213       245.880

 Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk         400.015      1.172.082     1.161.101      750.213       245.880

 Diatribusikan kepada Kepentingan Non Pengendali        -             -             -             -             -

 Penghasilan Komprehensif Lain - Setelah pajak       3.685         11.010         798          (3.067)       37.435

 Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan      403.700      1.183.092     1.161.899      747.146       283.315

 Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk         403.700      1.183.092     1.161.899      747.146       283.315

 Diatribusikan kepada Kepentingan Non Pengendali        -             -             -             -             -

 Laba Per Saham Dasar (Nilai Rupiah Penuh)            160           469           464           300            98




10             PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Tahunan 2025
Page 12
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                     www.mtf.co.id




                                                                     Pertumbuhan Ekonomi Nasional
                                                                     Real GDP

                                                              2025                                                    5,11


                                                              2024                                                   5,03


                                                              2023                                                    5,05


                                                              2022                                                      5,31



                                                              2021                             3,69


                                                                         1            2           3             4            5            6


Suku Bunga BI
7,00%

              5,75%    5,75%      5,75%
                                            5,75%
6,00%                                                 5,50%     5,50%
                                                                              5,25%
                                                                                          5%
                                                                                                      4,75%         4,75%        4,75%        4,75%
5,00%


4,00%


3,00%


2,00%


1,00%


0,00%
              Jan-25    Feb-25   Mar-25     Apr-25   May-25     Jun-25       Jul-25   Aug-25          Sep-25        Oct-25       Nov-25       Dec-25




                                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                  Laporan Tahunan 2025           11
Page 13
     Ringkasan Kinerja




                Pendapatan


                  2025                                                     4.635.522

                  2024                                                                      5.579.315


                  2023                                                      4.781.968


                  2022                                           3.945.152


                  2021                                 3.396.328


                         0       1.000.000      2.000.000      3.000.000        4.000.000      5.000.000     6.000.000




               Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan


               2025               403.700


               2024                                                                1.183.092


               2023                                                        1.161.899


               2022                                         747.146


               2021          283.315


                         0      200.000      400.000   600.000        800.000     1.000.000      1.200.000   1.400.000




12   PT Mandiri Tunas Finance
     Laporan Tahunan 2025
Page 14
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                 www.mtf.co.id




           Laba Tahun Berjalan


            2025                   400.015


            2024                                                                 1.172.082


            2023                                                         1.161.101


            2022                                   750.213


            2021        245.880

                    0    200.000      400.000     600.000          800.000     1.000.000     1.200.000         1.400.000




            Laba per Saham Dasar


            2025                    160


            2024                                                                                    469


            2023                                                                                   464


            2022                                                   300


            2021        98

                    0        100      150       200          250         300      350        400         450        500




                                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                              Laporan Tahunan 2025         13
Page 15
              Ringkasan Kinerja




Neraca
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


 Uraian                                            2025         2024         2023         2022         2021

 ASET

 Kas dan Setara Kas

 Kas                                               4.311        7.999       18.194       13.602        7.748

 Kas Pada Bank

   Pihak Ketiga                                    9.402        1.209        1.495       15.553       28.989

   Pihak Berelasi                                 981.255     1.282.952     832.451      811.281      203.645

                                                  994.968     1.292.160     852.140      840.436      240.382

 Piutang Pembiayaan Konsumen

   Pihak Ketiga                                  23.073.407   27.154.596   22.698.175   16.666.569   13.209.267

   Pihak Berelasi                                 47.768       41.346       11.542        7.846        7.287

 Sub Jumlah                                      23.121.175   27.195.942   22.709.717   16.674.415   13.216.554

 Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai    (607.432)    (476.763)    (347.894)    (333.578)    (327.003)

                                                 22.513.743   26.719.179   22.361.823   16.340.837   12.889.551

 Piutang Sewa Pembiayaan

   Pihak Ketiga                                  3.752.434    5.495.587    5.416.865    5.782.025    4.784.845

 Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai    (127.084)    (100.429)     (69.293)    (138.679)    (129.789)

                                                 3.625.350    5.395.158    5.347.572    5.643.346    4.655.056

 Anjak Piutang

   Pihak Ketiga                                      0         34.748       35.758       42.469       153.232

 Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai        0         (15.310)      (436)       (9.493)       (930)

                                                     0         19.438       35.322       32.976       152.302

 Piutang Lain-lain

   Pihak Ketiga                                   183.330      164.173      119.669      89.923       75.047

   Pihak Berelasi                                 274.823      369.541      547.483      499.942      463.294

 Sub Jumlah                                       458.153      533.714      667.152      589.865      538.341

 Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai     (39.661)     (33.431)     (44.298)    (140.425)    (121.548)

                                                  418.492      500.283      622.854      449.440      416.793

 Aset Pajak Tangguhan                             70.079       84.726       100.789      116.452      77.750

 Piutang Derivatif                                33.826       45.008       28.933       24.534         273

 Aset Tetap                                       235.303      278.475      283.625      219.763      197.081

 Aset Lain-lain

   Pihak Ketiga                                   116.156      90.202       93.432       60.931       81.856

   Pihak Berelasi                                   814          826          902          251          100

 Total Aset                                      28.008.731   34.425.455   29.727.392   23.728.966   18.711.144




14            PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 16
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                   www.mtf.co.id




 Uraian                                                 2025         2024         2023              2022                2021

 LIABILITAS

 Utang Usaha                                           470.341      604.208     1.017.137         702.291             601.051

 Utang Lain-lain

  Pihak Ketiga                                         144.874      160.830      190.916          199.930             183.547

  Pihak Berelasi                                        34.346      51.626       56.805           100.736             125.026

 Utang Pajak Kini                                            0      112.491      112.000          125.498               7.506

 Utang Derivatif                                             0      12.654          0                 0                   0

 Beban yang Masih Harus Dibayar

  Pihak Ketiga                                         131.197      238.398      257.626          308.087             189.374

  Pihak Berelasi                                        8.935        9.543        4.472             3.535               3.333

 Pinjaman yang Diterima

  Pihak Ketiga                                        9.485.748    15.677.665   15.242.400       12.748.612          7.794.675

  Pihak Berelasi                                      6.397.590    5.835.461    2.891.252        1.944.839           1.795.735

                                                      15.883.338   21.513.126   18.133.652       14.693.451          9.590.410

  Biaya Provisi yang Belum Diamortisasi                (21.817)     (36.930)     (36.937)         (31.564)            (25.056)

                                                      15.861.521   21.476.196   18.096.715       14.661.887          9.565.354

 Surat Berharga yang Diterbitkan

  Pihak Ketiga                                        6.048.625    6.050.795    5.252.750        3.876.405           4.877.850

  Pihak Berelasi                                       184.000      644.000      443.000          468.500             621.000

                                                      6.232.625    6.694.795    5.695.750        4.344.905           5.498.850

 Beban Emisi yang Belum Diamortisasi                   (10.726)     (12.870)     (8.235)           (5.668)              (6.164)

                                                      6.221.899    6.681.925    5.687.515        4.339.237           5.492.686

 Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan                     219.121      213.162      274.546          194.940             148.413

 TOTAL LIABILITAS                                     23.092.234   29.561.033   25.697.732       20.636.141         16.316.290

 EKUITAS

 Modal Saham

 Modal Disetor                                         250.000      250.000      250.000          250.000             250.000

 Penghasilan Komprehensif Lain

 Pengukuran kembali atas Liabilitas Imbalan Kerja       1.102        (7.155)     (38.390)         (30.198)            (32.593)
 Karyawan - Neto

 Keuntungan / (Kerugian) Kumulatif atas Instrumen      (21.995)     (17.423)      2.802            (6.188)              (726)
 Derivatif untuk Lindung Nilai Arus Kas - Neto

 Saldo laba

  Sudah Ditentukan Penggunaannya                        50.000      50.000       50.000            50.000               50.000

  Belum Ditentukan Penggunaannya                      4.637.390    4.589.000    3.765.248         2.829.211          2.128.173

 TOTAL EKUITAS                                        4.916.497    4.864.422    4.029.660         3.092.825          2.394.854

 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                         28.008.731   34.425.455   29.727.392       23.728.966         18.711.144




                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                 Laporan Tahunan 2025           15
Page 17
     Ringkasan Kinerja




           Total Aset

            2025                                                                28.008.731


            2024                                                                             34.425.455


            2023                                                                    29.727.392


            2022                                                   23.728.966


            2021                              18.711.114


                     0   5.000.000      10.000.000   15.000.000    20.000.000    25.000.000      30.000.000   35.000.000




            Total Ekuitas

            2025                                                                       4.916.497


            2024                                                                    4.864.442


            2023                                                           4.029.660


            2022                                           3.093.825


            2021                         2.394.854

                    0       5.000.000        2.000.000        3.000.000       4.000.000          5.000.000    6.000.000




            Total Liabilitas

            2025                                                       23.092.234


            2024                                                                 29.561.033


            2023                                                          25.697.732


            2022                                             20.636.141


            2021                                16.316.290


                    0    5.000.000   10.000.000      15.000.000   20.000.000     25.000.000      30.000.000   35.000.000




16   PT Mandiri Tunas Finance
     Laporan Tahunan 2025
Page 18
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                             www.mtf.co.id




           Total Piutang Pembiayaan Konsumen

              2025                                                                22.513.743


              2024                                                                                    26.719.179


              2023                                                               22.361.823


              2022                                        16.340.837


              2021                           12.889.551


                       0      5.000.000      10.000.000     15.000.000           20.000.000         25.000.000            30.000.000




Arus Kas
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


 Uraian                                                                2025                2024                2023              2022               2021

 Arus Kas dari Aktivitas Operasi                                   6.200.482          (3.443.243)           (4.420.498)        (3.190.177)         225.754

 Arus Kas dari Aktivitas Investasi                                  (39.669)           (65.844)             (118.954)           (65.272)           (28.439)

 Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                                 (6.458.005)        3.949.107             4.551.156          3.855.503           (306.736)

 Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas                      (297.192)           440.020                11.704            600.054            (109.421)

 Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun                                1.292.160           852.140               830.436            240.382            349.803

 Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun                                994.968           1.292.160              842.140            840.436            240.382



Rasio-Rasio Keuangan
 Uraian                                                          Satuan            2025             2024               2023            2022          2021

 Profitabilitas

 Imbal Hasil Aset                                                    %              1,28             3,65              4,34            3,54           1,33

 Imbal Hasil Aset *                                                  %              1,83             4,36               5,0            4,05           1,65

 Imbal Hasil Rata-rata Aset                                          %              1,65             4,69              5,58            4,54           1,67

 Imbal Hasil Ekuitas                                                 %              8,14            24,09              28,81         24,26           10,27

 Imbal Hasil Rata-rata Ekuitas                                       %              8,18            26,36              32,6          27,34           10,67

 Jumlah Pendapatan/Jumlah Aset                                       %              16,55           16,21              16,09         16,63           18,15

 Laba Sebelum Pajak Penghasilan/Pendapatan                           %              11,08           26,96              31,38         24,43            9,11

 Laba Bersih Setelah Pajak Tahun Berjalan/pendapatan                 %              8,63            21,01              24,28         19,02            7,24

 Rasio Efisiensi Biaya                                               %              37,81           32,26              34,34         43,08           48,99

 Rasio Lancar                                                        x              1,08             1,24              1,09            1,32           1,04

 Aset Produktif

 Piutang Pembiayaan Bersih Kelolaan                              Rp juta         51.352.418       60.642.783      53.061.308      45.122.742       39.733.077

 Piutang Pembiayaan - Pembiayaan Bersama                         Rp juta         24.478.809       27.916.505      24.898.967      22.623.833       21.578.445

 Piutang Bermasalah Kelolaan                                         %              2,40             1,05              0,70            0,72           0,97

 Likuiditas

 Jumlah Liabilitas / Jumlah Aset                                     x              0,82             0,86              0,86            0,87           0,87

 Jumlah Liabilitas / Jumlah Ekuitas                                  x              4,70             6,08              6,38            6,67           6,81

 Utang yang Berbunga / Jumlah Ekuitas                                x              4,50             5,79               5,9            6,14           6,29

 *) Disajikan kembali menggunakan perhitungan laba sebelum pajak



                                                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                            Laporan Tahunan 2025         17
Page 19
              Ringkasan Kinerja




Ikhtisar Operasi
 Uraian                                                   2025         2024              2023          2022           2021

 Unit Kontrak Baru Berdasarkan Jenis Pembiayaan (Unit)

 Mobil Baru                                               43.476      83.987            86.927        81.265         69.864

 Mobil Bekas                                              12.918      25.873            28.166        21.608         15.149

 Motor                                                     201             437           378            322            390

 Lainnya                                                  1.700        1.489            6.400         35.895          8.721

 Jumlah                                                   58.295      111.786          121.871        139.090        94.124

 Nilai Kontrak Pembiayaan Berdasarkan Jenis Pembiayaan (Rp Juta)

 Mobil Baru                                          12.949.133      25.582.763       25.493.390     21.710.535     16.354.599

 Mobil Bekas                                             2.899.849   5.524.591         5.158.873     3.533.524      2.552.178

 Motor                                                    33.757      69.887            47.561        33.479         34.330

 Lainnya                                                 3.420.340   3.912.388         1.998.078     2.491.634      1.679.457

 Jumlah                                              19.303.079      35.089.629       32.697.902     27.769.172     20.620.564

 Ikhtisar Organisasi

 Jumlah Nasabah                                          308.130      348.202          338.579        256.192        259.463

 Jumlah Cabang                                             125             125           124            99             100

 Jumlah Sumber Daya Manusia                               3.142        3.384            3.328          3.306          3.236

 Rerata Pembiayaan (Rp ribu)

 Rerata Pembiayaan Mobil Baru                            297.846      304.604          293.274        267.157        234.092

 Rerata Pembiayaan Mobil Bekas                           224.481      213.527          183.160        163.529        168.472

 Rerata Pembiayaan Motor                                 167.945      159.924          125.823        103.972        88.026




Ikhtisar Saham
Hingga akhir tahun 2025, MTF tidak menerbitkan                               kurang harga penutupan berdasarkan harga pada
sahamnya untuk dimiliki oleh publik maupun oleh                              Bursa Efek tempat saham dicatatkan dan volume
manajemen atau karyawan. Dengan demikian, tidak                              perdagangan saham pada Bursa Efek tempat saham
terdapat informasi terkait perdagangan saham yang                            dicatatkan untuk setiap masa triwulan dalam 2 (dua)
memuat:                                                                      tahun buku terakhir; dan
1. Kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada Bursa Efek               5.     Informasi penghentian sementara perdagangan
    tempat saham dicatatkan;                                                 saham dalam 2 (dua) tahun terakhir. Jumlah saham
2. Harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan                            Perseroan sebanyak 2.500.000.000 lembar saham,
    berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat saham                           dengan kepemilikan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
    dicatatkan;                                                              sebanyak 1.275.000.000 lembar saham atau 51,00%
3. Volume perdagangan saham pada Bursa Efek tempat                           dan PT Tunas Ridean sebanyak 1.225.000.000 lembar
    saham dicatatkan;                                                        saham atau 49,00%
4. Informasi dalam bentuk grafik yang memuat paling




Informasi Tentang Aksi Korporasi
Di sepanjang tahun 2025, MTF tidak melakukan aksi korporasi seperti aksi pemecahan saham (stock split),
penggabungan saham (reverse stock), saham bonus, maupun penurunan nilai nominal saham.




18            PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 20
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                             www.mtf.co.id




Dividen Saham
Berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham di Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 30 Juni
2025 disetujui pembagian dividen final tahun 2024 sejumlah Rp351.624.818.880 dari laba neto tahun 2024. Dividen ini
dibayarkan pada tanggal 11 Juli 2025.

Perihal                                                    Pembayaran Dividen di Tahun 2025                      Pembayaran Dividen di Tahun 2024

                                                                (Dividen Saham Tahun Buku 2024)                       (Dividen Saham Tahun Buku 2023)

Jumlah Dividen yang Dibagikan (Rp)                                      351.624.818.880                                      348.330.295.881

Dividen Kas per Saham (Rp)                                                    140,65                                              139,33

Rasio Pembagian Dividen (%)                                                    30%                                                 30%

Tanggal Pengumuman                                                       30 Juni 2025                                          28 Juni 2024

Tanggal Pembayaran                                                       11 Juli 2025                                          10 Juli 2024




Obligasi
Pada tahun 2025, Perseroan mengeluarkan Penawaran                                      Seluruh obligasi yang diterbitkan Perseroan dilakukan
Umum Obligasi Berkelanjutan VII tahap I tahun 2025.                                    melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Selain obligasi di
Berikut tabel obligasi yang masih beredar serta masih                                  bawah, Perseroan tidak menerbitkan efek apa pun
dalam status belum lunas per 31 Desember 2025.                                         dalam bentuk lain.

                                                                                   Frekuensi
                                       Peringkat     Jumlah         Tingkat                             Tanggal              Tanggal Jatuh
Tahun Nama Obligasi                                                               Pembayaran                                                        Status
                                       Penerbitan   (Rp juta)        Bunga                             Penerbitan               Tempo
                                                                                     Bunga

          Obligasi Berkelanjutan V                                                Setiap 3 (tiga)
 2021                                    idAA+      915.150        7,00% p.a                           20 Mei 2021            20 Mei 2024           Lunas
          MTF Tahap II Seri A                                                         bulan
          Obligasi Berkelanjutan V                                                Setiap 3 (tiga)                                               Aktif/Belum
                                         idAA+      485.700        7,65% p.a                           20 Mei 2021            20 Mei 2026
          MTF Tahap II Seri B                                                         bulan                                                        Lunas
          Obligasi Berkelanjutan V                                                Setiap 3 (tiga)
 2022                                    idAA+      851.440        5,90% p.a                         23 Februari 2022       23 Februari 2025        Lunas
          MTF Tahap III Seri A                                                        bulan
          Obligasi Berkelanjutan V                                                Setiap 3 (tiga)                                               Aktif/Belum
                                         idAA+      376.615        6,75% p.a                         23 Februari 2022       23 Februari 2027
          MTF Tahap III Seri B                                                        bulan                                                        Lunas
          Obligasi Berkelanjutan                                                  Setiap 3 (tiga)                                               Aktif/Belum
 2023                                    idAAA      439.660        6,00% p.a                           11 Juli 2023            11 Juli 2026
          VI MTF Tahap I Seri A                                                       bulan                                                        Lunas
          Obligasi Berkelanjutan VI                                               Setiap 3 (tiga)                                               Aktif/Belum
                                         idAAA      252.075        6,25% p.a                           11 Juli 2023            11 Juli 2028
          MTF Tahap I Seri B                                                          bulan                                                        Lunas
          Obligasi Berkelanjutan VI                                               Setiap 3 (tiga)                                               Aktif/Belum
                                         idAAA      804.175        6,50% p.a                        27 September 2023      27 September 2026
          MTF Tahap II Seri A                                                         bulan                                                        Lunas
          Obligasi Berkelanjutan VI                                               Setiap 3 (tiga)                                               Aktif/Belum
                                         idAAA      326.935        6,75% p.a                        27 September 2023      27 September 2028
          MTF Tahap II Seri B                                                         bulan                                                        Lunas
          Obligasi Berkelanjutan VI                                               Setiap 3 (tiga)                                               Aktif/Belum
 2024                                    idAAA       81.590        7,00% p.a                           28 Mei 2024            28 Mei 2027
          MTF Tahap III Seri A                                                        bulan                                                        Lunas
          Obligasi Berkelanjutan VII                                              Setiap 3 (tiga)                                               Aktif/Belum
                                         idAAA      1.081.495      7,25% p.a                           28 Mei 2024            28 Mei 2029
          MTF Tahap III Seri B                                                        bulan                                                        Lunas
          Obligasi Berkelanjutan VI                                               Setiap 3 (tiga)                                               Aktif/Belum
                                         idAAA      425.735        6,70% p.a                        19 November 2024       19 November 2027
          MTF Tahap IV Seri A                                                         bulan                                                        Lunas
          Obligasi Berkelanjutan VI                                               Setiap 3 (tiga)                                               Aktif/Belum
                                         idAAA      1.185.375      6,85% p.a                        19 November 2024       19 November 2029
          MTF Tahap IV Seri B                                                         bulan                                                        Lunas
          Obligasi Berkelanjutan VII                                              Setiap 3 (tiga)                                               Aktif/Belum
 2025                                    idAAA      313.510        6,15% p.a                           08 Juli 2025            18 Juli 2026
          MTF Tahap I Seri A                                                          bulan                                                        Lunas
          Obligasi Berkelanjutan VII                                              Setiap 3 (tiga)                                               Aktif/Belum
                                         idAAA      236.000        6,50% p.a                           08 Juli 2025            08 Juli 2028
          MTF Tahap I Seri B                                                          bulan                                                        Lunas
          Obligasi Berkelanjutan VII                                              Setiap 3 (tiga)                                               Aktif/Belum
                                         idAAA      225.760        6,70% p.a                           08 Juli 2025            08 Juli 2030
          MTF Tahap I Seri C                                                          bulan                                                        Lunas




                                                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                             Laporan Tahunan 2025       19
Page 21
     Ringkasan Kinerja




Penghargaan dan
Sertifikasi 2025                                                        Industry Awards 2025
                                                                   06   Indonesia Best Consumer Financing Industry for
                                                                        Providing Inclusive, Flexible and Competitive Credit
     Marketeers Youth Choice Award 2025                                 Solution Kategori Multifinance

01   Silver Multifinance Company		

     Tanggal Penghargaan 24 Januari 2025
                                                                        Tanggal Penghargaan 24 Juli 2025
                                                                        Penyelenggara Warta Ekonomi
     Penyelenggara Marketeers
                                                                        21st Infobank Multifinance Appreciation 2025
     Mandiri Subsidiaries Award
                                                                   07   The Excellent Performance Multifinance Company
02   The Most Efficient Subsidiary of The Year 2024
                                                                        (Asset Class >Rp10 Trillion)
     Tanggal Penghargaan 7 Februari 2025
     Penyelenggara Bank Mandiri                                         Tanggal Penghargaan 1 Agustus 2025
                                                                        Penyelenggara Infobank

     Indonesia Digital Innovation Awards
03   The Most Innovative Digitalization of Multifinance 2025            Indonesia Customer Service Quality Award 2025

     for Enhancing Performance and Services through Digital        08   Customer Service Quality Award 2025

     Technology Adoption                                                predikat Very Good Kategori Car Financing

     Tanggal Penghargaan 28 Maret 2025                                  Tanggal Penghargaan 14 November 2025
     Penyelenggara Warta Ekonomi                                        Penyelenggara SWA Media Group dan Business Digest


     Dream Workplace 2025
04   Dream Workplace for Learning Multifinance

     Tanggal Penghargaan 25 Mei 2025
     Penyelenggara Marketeers


     Anugerah ESG 2025
05   “Navigating ESG In Global Economy Uncertainty”
     Penghargaan ESG dengan tema “Inisiatif Inovasi




                                                                                                   1
     Membangun Keuangan Berkelanjutan”

     Tanggal Penghargaan 4 Juli 2025
     Penyelenggara IDX Channel




                                                      2                                                  3
               4
                                                               5                                         6
20   PT Mandiri Tunas Finance
     Laporan Tahunan 2025
Page 22
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                               www.mtf.co.id




          Indonesia Good Corporate Governance Award 2025
 09       The Most Trusted Company based on Corporate
                                                                       12
          Governance Perception Index (Skor 85,06)

          Tanggal Penghargaan 25 November 2025
          Penyelenggara SWA Media Group dan IICG                      Sistem Manajemen Anti Penyuapan
                                                                      (SMAP) ISO 37001 : 2016

                                                                      Masa Berlaku
           Top Digital Awards 2025                                    Hingga Februari 2028

 10        Top Digital Implementation 2025 #Stars 5,
                                                                      Otoritas/Penerbit
                                                                      PT TUV NORD Indonesia
           Golden Winner Medallion, Top Leader on Digital
           Implementation 2025

           Tanggal Penghargaan 4 Desember 2025
           Penyelenggara IT Works



          Marketeers Digital Marketing Heroes 2025
                                                                       13
 11       Engaging Social Media Marketing Heroes
                                                                      Sistem Manajemen Keamanan Informasi
          Tanggal Penghargaan 11 Desember 2025
                                                                      (SMKI) ISO 27001 : 2022
          Penyelenggara Marketeers
                                                                      Masa Berlaku
                                                                      Hingga Mei 2026
                                                                      Otoritas/Penerbit
                                                                      PT TUV SUD Indonesia




                                              10
                                                             11
7
                                     8                            9
                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                               Laporan Tahunan 2025      21
Page 23
           Ringkasan Kinerja




Peristiwa Penting 2025


                                                                            Penghargaan:
                                                                            Marketeers Youth Choice Award 2025,
                                                                            Silver Multifinance Company
                                                                            MTF kembali menunjukkan eksistensinya sebagai perusahaan
                                                                            multifinance pilihan anak muda. Dengan layanan yang inovatif dan
                                                                            fleksibel, MTF berhasil mendapatkan Silver Award dalam kategori
                                                                            Multifinance Company di ajang Marketeers Youth Choice Award 2025.
                                                                            Prestasi ini menjadi bukti komitmen MTF dalam mendukung kebutuhan
                                                                            finansial generasi muda.



24 Januari 2025
CGV Grand Indonesia, Jakarta




   Penghargaan:
   Mandiri Subsidiaries Award 2024
   Atas kinerja yang dicatatkan sepanjang tahun 2024, MTF kembali
   meraih penghargaan dalam ajang Mandiri Subsidiaries Awards 2024
   sebagai The Most Efficient Subsidiary of The Year 2024. Penghargaan
   ini merupakan bukti keberhasilan MTF dalam menerapkan strategi
   efisiensi yang optimal sepanjang tahun. Atas apresiasi yang diberikan,
   Manajemen MTF mengucapkan terima kasih kepada Bank Mandiri.
   Penghargaan ini menjadi semangat Perseroan untuk terus meningkatkan
   efisiensi dan resiliensi di tahun-tahun berikutnya.


                                                                                7 Februari 2025
                                                                                R Hotel Rancamaya, Bogor




                                                                            MTF Menyalurkan Santunan dan Berbuka Bersama
                                                                            Anak Yatim Piatu
                                                                            Sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial kepada
                                                                            masyarakat, MTF menyalurkan santunan kepada 25 anak yatim piatu
                                                                            dengan total dana sebesar Rp20.000.000. Kegiatan ini dilaksanakan
                                                                            bersamaan dengan acara berbuka puasa bersama yang menjadi
                                                                            momen kebersamaan antara Perseroan dan para penerima manfaat.
                                                                            Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial
                                                                            dan Lingkungan (TJSL) Perseroan yang berfokus pada peningkatan
                                                                            kesejahteraan sosial di lingkungan sekitar.

 20 Maret 2025
 Graha Mandiri, Jakarta




  Penghargaan:
  Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2025
  Pada Indonesia Digital Innovation Awards 2025, MTF memperoleh
  pengakuan atas komitmennya dalam mengembangkan ekosistem
  digital berbasis teknologi guna meningkatkan kualitas layanan
  kepada pelanggan. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan
  terpilih yang dinilai berhasil mengimplementasikan inovasi digital
  pada berbagai aspek bisnis dan layanan dengan dampak positif bagi
  masyarakat.

                                                                                28 Maret 2025
                                                                                The Sultan Hotel & Residence, Jakarta




22         PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Tahunan 2025
Page 24
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                   www.mtf.co.id




    Penghargaan:
    Dream Workplace for Learning Multifinance
    MTF didapuk sebagai salah satu perusahaan multifinance dengan
    budaya pembelajaran terbaik di Indonesia, khususnya untuk generasi
    muda, pada ajang Dream Workplace for Learning. Apresiasi ini
    mencerminkan komitmen Perseroan dalam membangun lingkungan
    kerja yang mendukung pengembangan talenta, sekaligus mendorong
    inovasi pembelajaran secara berkelanjutan.


                                                                              25 Mei 2025
                                                                              Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta




                                                                         Penghargaan:
                                                                         Apresiasi atas Inovasi MTF dalam Membangun Keuangan
                                                                         Berkelanjutan di tahun 2025
                                                                         MTF mendapatkan apresiasi atas berbagai inisiatif inovatif dalam
                                                                         menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang
                                                                         menjawab tantangan ketidakpastian ekonomi global. Dengan tema
                                                                         “Inisiatif Inovasi Membangun Keuangan Berkelanjutan”, MTF dinilai
                                                                         berhasil menghadirkan program-program yang berdampak positif
                                                                         terhadap lingkungan, sosial, serta penerapan tata kelola perusahaan
                                                                         yang baik.

 4 Juli 2025
 Mainhall Bursa Efek Indonesia, Jakarta




   MTF Rilis Obligasi Rp2,5 Triliun
   Guna mendukung pertumbuhan bisnisnya, MTF resmi merilis Obligasi
   Berkelanjutan VII Tahap I Tahun 2025 senilai Rp2,5 triliun dengan
   peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
   Instrumen ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan VII
   Perseroan yang menargetkan perolehan dana keseluruhan sebesar
   Rp10 triliun. Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk
   mendukung kegiatan pembiayaan MTF, khususnya pembiayaan
   kendaraan bermotor dan modal kerja.


                                                                              8 Juli 2025
                                                                              Bursa Efek Indonesia, Jakarta




                                                                         Penghargaan:
                                                                         Indonesia Best Consumer Financing Industry for Providing
                                                                         Inclusive, Flexible and Competitive Credit Solution
                                                                         MTF membuktikan performanya dalam menyediakan solusi pembiayaan
                                                                         yang inklusif, fleksibel, dan kompetitif yang sejalan dengan semangat
                                                                         transformasi digital dan penerapan Industri 4.0. Pada ajang Industry
                                                                         Award 2025 yang mengusung tema “Strengthening Resilience,
                                                                         Redefining Standards: Championing Industry 4.0 and the Digital Shift”,
                                                                         MTF dianugerahi penghargaan Indonesia Best Consumer Financing
                                                                         Industry for Providing Inclusive, Flexible and Competitive Credit
                                                                         Solution dalam kategori Multifinance.
  24 Juli 2025
  The Sultan Hotel & Residence, Jakarta




                                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                  Laporan Tahunan 2025        23
Page 25
          Ringkasan Kinerja




  Penghargaan:
  21st Infobank Multifinance Appreciation 2025
  MTF kembali memperoleh penghargaan atas kinerja keuangan yang
  sangat baik dan pertumbuhan berkelanjutan yang berhasil dicapai pada
  tahun 2025. Penghargaan diberikan oleh Infobank dengan predikat
  “The Excellent Performance Multifinance Company (Asset >Rp10
  trillion)”. Penghargaan ini merefleksikan komitmen MTF dalam menjaga
  kinerja keuangan yang sehat, memperkuat tata kelola perusahaan, serta
  memberikan layanan pembiayaan terbaik kepada masyarakat.


                                                                                1 Agustus 2025
                                                                                Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta




                                                                           Kolaborasi MTF dalam Mendorong Sinergi Dunia Akademik dan Industri
                                                                           MTF berkolaborasi dengan Program Studi S1 Manajemen, Fakultas
                                                                           Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret dalam penyelenggaraan
                                                                           kegiatan Kuliah Praktisi untuk Mata Kuliah Minat Keuangan dengan topik
                                                                           “Manajemen Keuangan dalam Praktik Lapangan”. Pemaparan Materi
                                                                           disampaikan langsung oleh Bapak William Francis Indra, selaku Direktur
                                                                           MTF, yang membagikan wawasan tentang dunia industri pembiayaan,
                                                                           Manajemen Keuangan dalam Praktik Lapangan dan memperkenalkan
                                                                           berbagai inovasi digital MTF.
 11 Oktober 2025
 Diselenggarakan secara daring




  MTF Mengajar Goes to Campus
  MTF berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
  Airlangga (FEB UNAIR) dengan tema Empowering the Future:
  Mempersiapkan Karier dan Finansial Sejak Muda. Program ini merupakan
  bagian dari inisiatif MTF dalam mengedukasi mahasiswa tentang literasi
  finansial, kesiapan karier, serta memberikan kesempatan rekrutmen
  melalui MTF Campus Hiring Management Trainee Batch 20. Sesi utama
  disampaikan langsung oleh Bapak Pinohadi G. Sumardi, selaku Direktur
  Utama MTF, yang kemudian dilanjutkan dengan MTF Campicnic dan
  Leaderless Group Discussion (LGD).
                                                                                23 Oktober 2025
                                                                                Universitas Airlangga, Surabaya




                                                                           Partisipasi MTF dalam Livin’ Fest 2025 di 10 Kota Besar Indonesia
                                                                           MTF hadir memberikan dukungan penuh dalam penyelenggaraan
                                                                           Livin’ Fest 2025 yang merupakan rangkaian peringatan HUT ke-27 Bank
                                                                           Mandiri di 10 kota besar di Indonesia. Dalam rangkaian kegiatan tersebut,
                                                                           MTF turut memperkuat sinergi Mandiri Group melalui program unggulan
                                                                           “Mandiri Auto”. Melalui program ini, pengunjung Livin’ Fest di setiap
                                                                           kota dapat menikmati berbagai promo menarik khusus bagi nasabah
 16 Oktober-14 Desember                                                    yang mengajukan pembiayaan selama periode acara berlangsung.
 Jakarta, Medan, Bandung, Palembang, Semarang,
 Balikpapan, Makassar, Denpasar, Jayapura, Surabaya




24        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 26
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                      www.mtf.co.id




     Penghargaan:
     Indonesia Customer Service Quality Award 2025
     MTF terus menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan
     praktis, tepercaya, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat
     ini. Komitmen tersebut dibuktikan dengan diraihnya penghargaan
     Indonesia Customer Service Quality Award 2025 pada Kategori Car
     Financing dengan predikat Very Good. Pada ajang ini, MTF dinilai
     unggul karena mampu memahami kebutuhan pelanggan dengan
     cepat, memberikan layanan yang responsif, serta memanfaatkan
     teknologi untuk membuat proses menjadi lebih mudah dan nyaman.

                                                                                 14 November 2025
                                                                                 Shangri-La Hotel, Jakarta




                                                                            Penghargaan:
                                                                            The Most Trusted Company pada Indonesia Good Corporate
                                                                            Governance Award 2025
                                                                            MTF berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai “The Most Trusted
                                                                            Company based on Corporate Governance Perception Index (CGPI)”
                                                                            dengan perolehan nilai 85,06. Penghargaan ini diberikan berdasarkan
                                                                            hasil evaluasi dan penilaian mendalam terhadap penerapan prinsip-
                                                                            prinsip GCG, mulai dari aspek transparansi, akuntabilitas, tanggung
                                                                            jawab, independensi, hingga pengelolaan bisnis. Capaian tersebut
                                                                            menempatkan MTF sebagai salah satu dari jajaran Perusahaan Sangat
                                                                            Tepercaya dalam implementasi GCG di Indonesia.
  25 November 2025
  Shangri-La Hotel, Jakarta




    Aksi Peduli Kemanusiaan Perwira MTF, Salurkan Bantuan untuk
    Korban Bencana di Sumatra
    MTF menyalurkan bantuan sebesar Rp172.500.000 bagi masyarakat
    terdampak bencana di Sumatra melalui donasi yang dihimpun dari
    Perwira MTF. Inisiatif ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian
    MTF dalam membantu warga yang mengalami masa sulit. Penyaluran
    bantuan dilakukan secara langsung kepada masyarakat terdampak di
    Sumatra Barat oleh jajaran manajemen dan perwakilan Perwira MTF.
    Pada hari berikutnya, Bapak Pinohadi G. Sumardi selaku Direktur Utama
    MTF juga hadir memberikan komitmen dukungan dan menyerahkan
    bantuan bagi warga terdampak bencana di Sumatra Utara.
                                                                                 10 Desember 2025
                                                                                 Sumatra Barat dan Sumatra Utara




                                                                            Penghargaan:
                                                                            Engaging Social Media Marketing Heroes
                                                                            Konsistensi MTF dalam memperkuat komunikasi digital melalui
                                                                            media sosial mengantarkan MTF meraih penghargaan untuk kategori
                                                                            Engaging Social Media Marketing Heroes. Pengakuan ini diberikan atas
                                                                            keberhasilan MTF menghadirkan program media sosial yang kreatif dan
                                                                            interaktif, seperti MTF Flash Sale, Unboxing by MTF, FYP with MTF, dan
                                                                            Talkin by MTF. Seluruh inisiatif tersebut dirancang untuk menyajikan
                                                                            konten yang relevan sekaligus menyampaikan informasi produk dan
                                                                            layanan MTF secara ringan, mudah dipahami, dan selaras dengan
                                                                            karakter audiens digital.
  11 Desember 2025
  The Ritz-Carlton, Jakarta




                                                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                     Laporan Tahunan 2025        25
Page 27
        Laporan Manajemen




     Laporan
     Manajemen

                                          4,49x
                                          Gearing
                                          Ratio



     Kinerja
     Positif di
     Tengah
     Tantangan
     Di tengah tantangan
     perekonomian tahun 2025,
     Mandiri Tunas Finance terus
     melakukan upaya untuk menjaga
     daya saing melalui peningkatan
     kualitas proses dan layanan, serta
     penguatan hubungan dengan
     pelanggan dan mitra usaha.
     Dengan pengelolaan risiko
     yang prudent, Perseroan tetap
     mampu mempertahankan
     kinerja yang positif.




26      PT Mandiri Tunas Finance
        2025 Annual Report
Page 28
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                 www.mtf.co.id




                     2,40%
                     Non-
                     Performing
                     Financing
                     (NPF)




                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                   2025 Annual Report      27
Page 29
     Laporan Manajemen




Laporan
Dewan
Komisaris                       Nugraha Indra Permadi
                                Komisaris Utama




28   PT Mandiri Tunas Finance
     Laporan Tahunan 2025
Page 30
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                             www.mtf.co.id




          Dewan Komisaris secara konsisten melaksanakan
          fungsi pengawasan terhadap kebijakan strategis
         dan kinerja Direksi agar tetap selaras dengan tujuan
                      jangka panjang Perseroan.




Pemegang Saham dan Pemangku
Kepentingan yang Terhormat
Kami mengucap puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa         ditetapkan oleh Pemegang Saham. Penilaian dilakukan
atas penyertaan-Nya sehingga PT Mandiri Tunas Finance        secara      menyeluruh      dengan     mempertimbangkan
(“Mandiri Tunas Finance” atau “Perseroan”) dapat melalui     keseimbangan antara kinerja keuangan, pertumbuhan
tahun 2025 di tengah ketidakpastian ekonomi global dan       bisnis, efektivitas proses internal, serta pengembangan
dinamika industri pembiayaan nasional. Kondisi tersebut      kapabilitas jangka panjang Perseroan. Kerangka penilaian
menuntut Perseroan untuk mengelola usaha secara lebih        KPI Direksi dibagi ke dalam empat perspektif utama
disiplin, adaptif, dan berhati-hati, dengan tetap menjaga    sebagai berikut.
keseimbangan antara pertumbuhan, profitabilitas, dan         1. Perspektif Keuangan, yang mencakup indikator kinerja
pengelolaan risiko. Oleh karenanya, tahun 2025 menjadi           utama antara lain Net Income, Pre Provision Operating
momentum penting bagi Perseroan untuk memperkuat                 Profit (PPOP), Cost to Income Ratio (%), Cost of Credit
fondasi bisnis dan memastikan arah pengelolaan usaha             (CoC), serta Return on Equity (ROE).
yang berkelanjutan.                                          2. Perspektif Pelanggan, yang mencakup target
                                                                 penyaluran pembiayaan secara keseluruhan serta
Dewan Komisaris secara konsisten melaksanakan                    pengembangan basis nasabah captive Bank Mandiri.
fungsi pengawasan terhadap kebijakan strategis dan           3. Perspektif Proses Bisnis Internal, yang mencakup
kinerja Direksi agar tetap selaras dengan tujuan jangka          sasaran strategis seperti NPL CLG (%), Finance at
panjang Perseroan. Melalui laporan ini, Dewan Komisaris          Risk (%), CKPN to Finance at Risk (FAR Coverage, %),
menyampaikan hasil pengawasan dan pandangannya                   Persentase Pemenuhan Minimum IT Requirement,
sebagai bentuk akuntabilitas kepada para pemegang                serta Persentase Pemenuhan Minimum Mandiri
saham dan pemangku kepentingan.                                  Subsidiary     Management       Principles    Guideline
                                                                 (MSMPG).
Penilaian Dewan Komisaris terhadap                           4. Perspektif      Pengembangan,         yang     mencakup
Kinerja Direksi                                                  produktivitas karyawan serta inisiatif perbaikan kualitas
Dalam memberikan penilaian terhadap kinerja Direksi,             portofolio.
Dewan Komisaris berpedoman pada tingkat pencapaian
pemenuhan Key Performance Indicator (KPI) yang telah




                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                               2025 Annual Report      29
Page 31
          Laporan Manajemen




Dalam melakukan penilaian, Dewan Komisaris juga               kinerja melalui penerapan pengelolaan risiko yang terukur,
mempertimbangkan dinamika dan perkembangan kondisi            termasuk pengendalian kualitas aset dan penguatan
eksternal yang dihadapi oleh Manajemen sepanjang tahun        proses manajemen risiko secara berkelanjutan.
buku. Dewan Komisaris menyadari bahwa pencapaian
target yang telah ditetapkan tidak terlepas dari pengaruh     Lebih lanjut, Dewan Komisaris mencatat bahwa sejumlah
faktor eksternal, termasuk kondisi makroekonomi,              indikator kinerja penting di luar aspek pertumbuhan
persaingan industri, serta perubahan perilaku konsumen.       pendapatan menunjukkan pencapaian yang relatif baik,
Evaluasi kinerja Direksi dilakukan secara objektif dan        antara lain pada efisiensi operasional serta kualitas layanan
komprehensif dengan memperhatikan konteks tersebut,           dan basis pelanggan. Pencapaian tersebut menegaskan
sehingga penilaian tidak semata didasarkan pada capaian       bahwa fondasi operasional Perseroan dan daya saing
kuantitatif, tetapi juga pada kualitas pengambilan            bisnis berada pada arah yang tepat, serta mencerminkan
keputusan dan efektivitas pengelolaan usaha di tengah         efektivitas kebijakan operasional yang dijalankan Direksi
lingkungan yang penuh tantangan.                              dalam menjaga ketahanan bisnis di tengah tekanan
                                                              eksternal.
Secara keseluruhan, Dewan Komisaris menilai bahwa
Direksi telah menunjukkan kepemimpinan yang efektif           Berdasarkan keseluruhan evaluasi tersebut, Dewan
dalam mengelola Perseroan di tengah kondisi yang penuh        Komisaris menilai bahwa Perseroan memiliki ruang
tantangan sepanjang tahun 2025. Direksi dinilai mampu         perbaikan yang jelas sekaligus momentum yang positif
merespons dinamika industri dengan langkah-langkah            untuk mendorong pencapaian target secara lebih optimal
yang diperlukan untuk menjaga kesinambungan bisnis,           ke depan. Dewan Komisaris menekankan pentingnya
mengendalikan risiko secara terukur, serta memastikan         penguatan eksekusi pada area-area terkait pengelolaan
proses transformasi operasional berjalan selaras dengan       risiko kredit dan optimalisasi kualitas pertumbuhan, agar
arah strategis Perseroan. Dewan Komisaris mendorong           kinerja Perseroan dapat meningkat secara berkelanjutan
Direksi untuk melanjutkan kinerja yang telah dicapai guna     seiring membaiknya kondisi industri dan ekonomi.
menghasilkan kinerja yang lebih optimal pada periode
mendatang.
                                                              Pengawasan Dewan Komisaris terhadap
                                                              Perumusan dan Implementasi Strategi
Pandangan Dewan Komisaris terhadap                            Dewan Komisaris melaksanakan fungsi pengawasan
Target Perusahaan                                             secara aktif terhadap proses perumusan dan implementasi
Dewan Komisaris menilai bahwa kinerja Mandiri Tunas           strategi Mandiri Tunas Finance sepanjang tahun 2025,
Finance pada tahun 2025 belum sepenuhnya mencapai             dengan memastikan bahwa arah strategis yang ditetapkan
target ideal, terutama pada indikator-indikator yang          Direksi disusun berdasarkan kajian yang komprehensif atas
sangat dipengaruhi oleh dinamika industri pembiayaan          kondisi makroekonomi, dinamika industri pembiayaan dan
dan kondisi makroekonomi. Dari sisi kinerja finansial,        otomotif, serta profil risiko Perseroan. Dewan Komisaris
Dewan Komisaris mencatat bahwa pendapatan Perseroan           mencermati bahwa rangkaian kebijakan stabilisasi ekonomi
pada tahun buku 2025 tercatat sebesar Rp4,64 triliun, atau    yang ditempuh pemerintah sepanjang tahun 2025,
sekitar 75,06% dari target yang telah ditetapkan. Sementara   termasuk pengendalian inflasi, stabilitas nilai tukar, serta
itu, laba bersih Perseroan tercatat sebesar Rp400,02          kebijakan suku bunga yang diarahkan untuk menjaga
miliar, berada di bawah target awal, yang terutama            stabilitas, telah membantu menciptakan lingkungan makro
dipengaruhi oleh turunnya penyaluran pembiayaan baru          yang lebih terukur. Kondisi ini berkontribusi dalam menekan
dan peningkatan penyisihan atas kerugian penurunan            risiko sistemik terhadap sektor pembiayaan, meskipun
nilai. Meskipun demikian, Dewan Komisaris menilai bahwa       tekanan terhadap konsumsi domestik masih berlangsung.
Perseroan tetap mampu menjaga kesinambungan usaha
dan stabilitas operasional melalui pengelolaan biaya yang     Dewan Komisaris menilai bahwa strategi Perseroan pada
terukur serta kebijakan manajemen risiko yang disiplin dan    tahun 2025 telah dirumuskan dan diimplementasikan secara
prudent.                                                      tepat dalam merespons tantangan industri pembiayaan
                                                              dan otomotif. Fokus strategis pada penguatan kualitas
Dewan Komisaris menilai bahwa peningkatan risiko kredit       portofolio, peningkatan proses internal, serta penerapan
menjadi faktor utama yang memengaruhi pencapaian              pengelolaan risiko yang lebih terukur dinilai selaras dengan
target pendapatan dan profitabilitas Perseroan. Tekanan       dinamika industri dan kondisi pasar. Berbagai inisiatif yang
terhadap kualitas pembiayaan mendorong perlunya               dijalankan Direksi, termasuk penguatan fungsi monitoring,
peningkatan pencadangan dan kehati-hatian dalam               peningkatan efektivitas penagihan, serta optimalisasi
penyaluran pembiayaan baru, yang pada akhirnya                strategi recovery, telah mendukung upaya Perseroan
membatasi ruang akselerasi kinerja keuangan. Namun            dalam menjaga stabilitas kinerja dan kualitas aset.
demikian, Dewan Komisaris mencermati bahwa di tengah
kondisi tersebut, Perseroan tetap mampu menjaga kualitas



30        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 32
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                             www.mtf.co.id




Dalam menjalankan fungsi pengawasan atas implementasi        Dari sisi faktor eksternal, Dewan Komisaris mencermati
strategi, Dewan Komisaris secara berkala melakukan           bahwa membaiknya prospek ekonomi global serta
pemantauan dan evaluasi atas perkembangan inisiatif          meredanya tekanan suku bunga internasional berpotensi
strategis melalui rapat Dewan Komisaris dan rapat            meningkatkan sentimen pasar dan menciptakan
gabungan dengan Direksi. Sepanjang tahun 2025, telah         lingkungan pendanaan yang lebih kondusif bagi sektor
dilakukan 6 (enam) kali rapat Dewan Komisaris dan 4          pembiayaan. Selain itu, perkembangan industri otomotif
(empat) kali rapat gabungan antara Dewan Komisaris           global, termasuk masuknya berbagai produk kendaraan
beserta Direksi. Melalui mekanisme tersebut, Dewan           dari Tiongkok dengan tingkat keterjangkauan yang lebih
Komisaris memberikan arahan dan masukan kepada Direksi       baik, diperkirakan dapat memberikan stimulus tambahan
guna memastikan bahwa pelaksanaan strategi tetap selaras     terhadap pergerakan pasar kendaraan. Di tingkat
dengan tujuan jangka panjang Perseroan dan prinsip           nasional, proyeksi perbaikan ekonomi Indonesia pada
kehati-hatian.                                               tahun 2026 dengan inflasi dan nilai tukar yang relatif stabil
                                                             membuka ruang bagi pemulihan permintaan pembiayaan,
Dewan Komisaris juga mencatat bahwa sinergi yang             seiring dengan berlanjutnya kebijakan pemerintah yang
terbangun sepanjang tahun 2025 bersama Mandiri Group         mendukung industri otomotif dan adopsi kendaraan
telah berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi         berbasis teknologi baru.
positif bagi Perseroan. Selain itu, kolaborasi dengan para
Agen Pemegang Merek (APM) semakin menguat dan                Dewan Komisaris menilai bahwa sinergi Perseroan dengan
menjadi katalis penting dalam memperluas penetrasi           Mandiri Group telah berjalan dengan baik dan masih
pasar serta meningkatkan kualitas portofolio pembiayaan.     memiliki ruang yang signifikan untuk dioptimalkan. Ke
Ke depan, Dewan Komisaris mendorong Direksi untuk            depan, Perseroan diharapkan dapat lebih memaksimalkan
terus memperkuat kerja sama strategis dengan seluruh         potensi bisnis yang bersumber dari ekosistem Mandiri Group
pemangku kepentingan serta mengoptimalkan potensi            melalui pemanfaatan jaringan dan kanal distribusi yang
ekosistem bisnis guna mendukung pertumbuhan yang             lebih terintegrasi, penggarapan segmen-segmen potensial
lebih sehat dan berkelanjutan.                               secara lebih terstruktur, serta penguatan koordinasi dan alur
                                                             proses antarentitas. Optimalisasi sinergi ini diyakini dapat
Secara keseluruhan, Dewan Komisaris menilai bahwa            meningkatkan kontribusi bisnis dari ekosistem Mandiri
langkah-langkah strategis yang dijalankan oleh Mandiri       Group secara lebih berkelanjutan dan berdampak positif
Tunas Finance sepanjang tahun 2025 telah membangun           terhadap kinerja jangka menengah Perseroan.
fondasi yang kuat bagi kinerja dan pertumbuhan
jangka panjang. Dewan Komisaris akan terus mengawal          Dewan Komisaris juga mencermati fenomena meningkatnya
perumusan dan implementasi strategi Perseroan agar           permintaan terhadap kendaraan listrik sepanjang tahun
senantiasa adaptif terhadap perubahan lingkungan usaha,      2025, seiring dengan masuknya berbagai merek baru
sejalan dengan profil risiko yang ditetapkan, serta mampu    dengan harga yang semakin kompetitif. Perkembangan
menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh     ini tidak hanya mencerminkan meningkatnya persaingan
pemangku kepentingan.                                        di industri pembiayaan, tetapi juga menandai pergeseran
                                                             preferensi masyarakat ke arah kendaraan yang lebih efisien
                                                             dan ekonomis. Dewan Komisaris memandang bahwa
                                                             dinamika tersebut membuka peluang bagi Perseroan untuk
Pandangan terhadap Prospek Usaha                             menyesuaikan strategi produk dan pembiayaan secara
Perusahaan                                                   selektif, dengan tetap mempertimbangkan profil risiko dan
Dewan Komisaris menilai bahwa prospek usaha Perseroan        kesiapan proses internal.
sebagaimana disusun oleh Direksi telah berada pada arah
yang tepat dan selaras dengan kondisi industri pembiayaan    Menyikapi tren pertumbuhan yang positif di industri
yang masih dihadapkan pada tingkat ketidakpastian            pembiayaan multiguna, Dewan Komisaris memandang
yang tinggi. Penekanan pada pengelolaan portofolio           bahwa segmen pembiayaan multiguna memiliki peran
pembiayaan dengan prinsip kehati-hatian, disertai dengan     penting dalam mendukung diversifikasi dan stabilitas
penguatan proses internal dan disiplin manajemen risiko,     portofolio Perseroan. Strategi pengembangan melalui
mencerminkan pendekatan yang realistis dan bertanggung       sinergi dengan Bank Mandiri, penyempurnaan dan
jawab dalam menjaga kualitas usaha. Dewan Komisaris          digitalisasi proses internal, dengan tetap mengedepankan
memandang bahwa strategi tersebut menunjukkan                prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang terukur,
kesiapan Mandiri Tunas Finance dalam mengantisipasi          dapat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan yang
perubahan pasar sekaligus memanfaatkan peluang               lebih resilien ke depan.
pertumbuhan secara selektif, dengan mengedepankan
stabilitas, keberlanjutan, dan kemampuan adaptasi sebagai    Dewan Komisaris menilai bahwa prospek usaha
pilar utama pengelolaan usaha.                               Perseroan ke depan tetap konstruktif, dengan catatan



                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                             Laporan Tahunan 2025      31
Page 33
          Laporan Manajemen




bahwa Direksi terus menjaga disiplin dalam pengelolaan        Indonesia Good Corporate Governance Award dengan
risiko, meningkatkan kualitas eksekusi strategi, serta        predikat “The Most Trusted Company” berdasarkan
mengoptimalkan potensi ekosistem dan peluang pasar            Corporate Governance Perception Index (CGPI). Pada
yang berkembang. Dengan pendekatan yang terukur               penilaian tahun 2025, Perseroan memperoleh skor 85,06,
dan adaptif, Dewan Komisaris meyakini bahwa Perseroan         yang meningkat dibandingkan capaian tahun 2024 sebesar
memiliki landasan yang memadai untuk mendorong                84,01. Dewan Komisaris memandang capaian tersebut
pertumbuhan usaha yang sehat dan berkelanjutan di             sebagai refleksi atas efektivitas penerapan tata kelola,
tengah dinamika industri pembiayaan.                          integritas proses bisnis, serta komitmen Perseroan dalam
                                                              memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan pengelolaan
                                                              risiko secara berkelanjutan.
Pandangan terhadap Tata Kelola
Perusahaan                                                    Dewan Komisaris menilai bahwa penerapan GCG
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris secara konsisten        di Mandiri Tunas Finance sepanjang tahun 2025
melaksanakan fungsi pengawasan untuk memastikan               telah berjalan secara memadai dan terus mengalami
bahwa     prinsip-prinsip  transparansi,   akuntabilitas,     penguatan, sejalan dengan meningkatnya kompleksitas
pertanggungjawaban, independensi, dan kewajaran               usaha dan tuntutan regulasi. Ke depan, Dewan Komisaris
telah diterapkan secara terintegrasi dalam seluruh            akan terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola
proses pengelolaan Mandiri Tunas Finance. Hal ini             secara berkelanjutan agar Perseroan mampu menghadapi
sejalan dengan komitmen Perseroan untuk menerapkan            dinamika industri dan menciptakan nilai jangka panjang
Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate              bagi seluruh pemangku kepentingan.
Governance/GCG) sebagai fondasi utama dalam menjaga
keberlanjutan usaha dan ketahanan kinerja.
                                                              Penilaian Komite-Komite di Bawah
Selain kebijakan makroekonomi, Dewan Komisaris                Dewan Komisaris
mencermati bahwa penerapan Peraturan Otoritas Jasa            Dalam menjalankan fungsi pengawasan secara efektif,
Keuangan (POJK) No. 44 Tahun 2024 memberikan                  Dewan Komisaris dibantu oleh komite-komite di bawah
implikasi penting terhadap tata kelola industri pembiayaan,   Dewan Komisaris, yaitu Komite Audit, Komite Nominasi
khususnya dalam penguatan perlindungan data nasabah.          dan Remunerasi, serta Komite Pemantauan Risiko.
Regulasi ini membatasi pertukaran informasi nasabah           Sepanjang tahun 2025, komite-komite tersebut telah
hanya untuk tujuan tertentu, seperti audit internal dan       menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara efektif
manajemen risiko, sehingga mendorong Perseroan untuk          sesuai dengan peran dan mandat yang diberikan.
melakukan penyesuaian kebijakan dan proses secara
menyeluruh. Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah       Komite Audit berperan dalam membantu Dewan
merespons ketentuan tersebut dengan memperketat tata          Komisaris melakukan pengawasan atas pelaporan
kelola data, memperkuat pengendalian internal, serta          keuangan, efektivitas sistem pengendalian internal,
meningkatkan kualitas proses penilaian dan pengelolaan        kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan,
risiko melalui penyesuaian prosedur dan penguatan             serta pelaksanaan fungsi audit internal dan eksternal.
kapabilitas internal. Upaya ini dinilai turut berkontribusi   Dewan Komisaris menilai bahwa Komite Audit telah
dalam meningkatkan integritas dan reputasi Perseroan di       menjalankan tugasnya dengan baik melalui penelaahan
mata pemangku kepentingan.                                    informasi keuangan, pemantauan tindak lanjut
                                                              temuan audit, serta evaluasi kepatuhan dan efektivitas
Dalam pelaksanaan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris          pengendalian internal. Rekomendasi yang disampaikan
juga memastikan bahwa sistem pengendalian internal            Komite Audit menjadi masukan penting bagi Dewan
dan manajemen risiko Perseroan berjalan secara efektif        Komisaris dalam memastikan kualitas pelaporan
dan selaras dengan profil risiko yang telah ditetapkan.       keuangan, penerapan tata kelola perusahaan yang baik,
Dewan Komisaris secara berkala melakukan evaluasi             dan kepatuhan Perseroan.
atas kecukupan kebijakan, efektivitas implementasi,
serta tindak lanjut atas temuan audit dan rekomendasi         Komite Nominasi dan Remunerasi mendukung Dewan
perbaikan. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan          Komisaris dalam memastikan penerapan kebijakan
bahwa tata kelola tidak hanya berfungsi sebagai               nominasi dan remunerasi yang transparan, akuntabel,
pemenuhan kepatuhan regulasi, tetapi juga sebagai             dan selaras dengan perkembangan usaha Perseroan.
kerangka pengarah dalam pengambilan keputusan dan             Dewan Komisaris menilai bahwa Komite Nominasi dan
pengelolaan risiko usaha.                                     Remunerasi telah menjalankan fungsi evaluasi dan
                                                              rekomendasi terkait kebijakan remunerasi, struktur dan
Atas konsistensi Perseroan dalam menerapkan prinsip-          komposisi Direksi dan Dewan Komisaris, serta penilaian
prinsip GCG, Dewan Komisaris ikut berbangga bahwa             kinerja dan pengembangan Direksi dan Dewan Komisaris
Mandiri Tunas Finance kembali meraih penghargaan              sesuai dengan ketentuan yang berlaku.



32        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 34
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                             www.mtf.co.id




Komite Pemantau Risiko membantu Dewan Komisaris                Perseroan, terhitung sejak 25 Juli 2025, dan menyetujui
dalam mengawasi penerapan manajemen risiko Perseroan,          pengangkatan Bapak Nugraha Indra Permadi sebagai
termasuk kecukupan kebijakan, proses identifikasi dan          Komisaris Utama Perseroan, terhitung sejak 25 Juli 2025.
mitigasi risiko, serta keselarasan pengelolaan risiko dengan
profil risiko yang telah ditetapkan. Dewan Komisaris           Susunan dan komposisi Dewan Komisaris per 31 Desember
menilai bahwa Komite Pemantau Risiko telah berperan            2025 adalah sebagai berikut.
aktif dalam menelaah profil risiko dan tingkat kesehatan       • Nugraha Indra Permadi : Komisaris Utama
keuangan Perseroan, serta memberikan pandangan dan             • Fendy Eventius Mugni       : Komisaris Independen
rekomendasi yang konstruktif kepada Dewan Komisaris            • Subarna                    : Komisaris Independen
dan Direksi dalam rangka memperkuat ketahanan usaha
Perseroan.                                                     Penutup
                                                               Pencapaian Perseroan sepanjang tahun 2025 merupakan
Dewan Komisaris melakukan evaluasi atas kinerja komite-        hasil dari dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku
komite tersebut secara berkala dengan mempertimbangkan         kepentingan. Atas nama Dewan Komisaris, kami
efektivitas pelaksanaan tugas, kualitas rekomendasi yang       menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para
diberikan, serta kontribusinya dalam mendukung fungsi          pemegang saham, mitra bisnis, regulator, serta seluruh
pengawasan Dewan Komisaris. Secara keseluruhan,                pemangku kepentingan lainnya atas kepercayaan dan kerja
Dewan Komisaris menilai bahwa komite-komite di bawah           sama yang telah diberikan kepada Mandiri Tunas Finance.
Dewan Komisaris telah menjalankan tugas dan fungsinya
secara efektif serta memberikan dukungan yang memadai          Secara khusus, Dewan Komisaris menyampaikan
dalam memperkuat penerapan Tata Kelola Perusahaan              penghargaan kepada Direksi dan seluruh karyawan atas
yang Baik dan pengelolaan risiko Mandiri Tunas Finance         kerja keras, dedikasi, dan komitmennya dalam memandu
sepanjang tahun 2025.                                          Mandiri Tunas Finance melalui periode yang penuh
                                                               tantangan sekaligus krusial dalam membentuk fondasi
                                                               bisnis Perseroan. Upaya yang dilakukan sepanjang tahun
Perubahan Komposisi Dewan Komisaris                            2025 telah mencerminkan ketangguhan organisasi,
Pada tahun 2025, Mandiri Tunas Finance mengalami               disiplin pengelolaan, serta komitmen terhadap prinsip
perubahan komposisi Dewan Komisaris. Berdasarkan Akta          kehati-hatian dan tata kelola yang baik.
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa PT Mandiri Tunas Finance Nomor 101 tanggal 23 Juni       Dewan Komisaris meyakini bahwa berbagai pencapaian
2025, para pemegang saham menyetujui pengunduran diri          dan pembelajaran yang diperoleh selama tahun 2025
Bapak Saptari dari jabatannya sebagai Komisaris Perseroan,     akan menjadi landasan yang kokoh bagi Perseroan untuk
terhitung sejak tanggal 25 Maret 2025. Selanjutnya, melalui    melanjutkan penguatan fundamental bisnis, meningkatkan
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang                  daya saing, serta berkontribusi secara berkelanjutan
Saham Tahunan Nomor 174 tanggal 30 Juni 2025, para             terhadap pertumbuhan industri pembiayaan dan
Pemegang Saham menyetujui pengunduran diri Bapak Rico          penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku
Adisurja Setiawan dari jabatannya sebagai Komisaris Utama      kepentingan.




                                    Jakarta, 1 April 2026
                      Atas Nama Dewan Komisaris PT Mandiri Tunas Finance




                                             Nugraha Indra Permadi
                                                      Komisaris Utama


                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                             Laporan Tahunan 2025      33
Page 35
     Laporan Manajemen




Laporan
Direksi
                                Pinohadi G. Sumardi
                                Direktur Utama




34   PT Mandiri Tunas Finance
     Laporan Tahunan 2025
Page 36
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                www.mtf.co.id




            Pada tahun 2025, Mandiri Tunas Finance
         menetapkan fokus strategis pada pengelolaan
          kualitas portofolio secara lebih hati-hati dan
       terukur sebagai fondasi utama pertumbuhan yang
                    sehat dan berkelanjutan.




Pemegang Saham dan Pemangku
Kepentingan yang Terhormat
Seiring dengan dinamika ekonomi global dan domestik             inflasi global memberikan ruang bagi stabilisasi kebijakan
yang masih diwarnai ketidakpastian, tahun 2025                  ekonomi, meskipun suku bunga global diperkirakan
memberikan peluang dan tantangan tersendiri bagi PT             bertahan pada level relatif tinggi lebih lama. Kondisi ini
Mandiri Tunas Finance (“Mandiri Tunas Finance” atau             mendorong dunia usaha dan sektor keuangan untuk tetap
“Perseroan”). Sejalan dengan tema Laporan Tahunan               mengedepankan kehati-hatian melalui pengelolaan risiko
“Strengthening the Core, Championing in Captive                 yang terukur.
Ecosystem”, Direksi memfokuskan pengelolaan Perseroan
pada penguatan fundamental bisnis, peningkatan kualitas         Sepanjang tahun 2025, perekonomian Indonesia
kinerja operasional dan finansial, serta optimalisasi           menunjukkan ketahanan yang relatif baik di tengah
ekosistem captive sebagai sumber pertumbuhan jangka             perlambatan ekonomi global. Pertumbuhan ekonomi
panjang yang berkelanjutan.                                     nasional tercatat sebesar 5,11%. Sementara itu, inflasi
                                                                nasional tercatat di 2.92%, berada dalam kisaran
Pendekatan tersebut dijalankan dengan menjaga                   sasaran Bank Indonesia sebesar 2,5% ±1%. Stabilitas ini
keseimbangan antara pertumbuhan, profitabilitas, dan            memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi tetap berjalan,
kehati-hatian, sehingga Perseroan tidak hanya mampu             meskipun Direksi mencermati bahwa tekanan terhadap
bertahan dalam siklus industri yang menantang, tetapi           daya beli masyarakat masih berlangsung, yang tercermin
juga memperkuat fondasi untuk pertumbuhan yang lebih            dari pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang relatif
resilien di masa mendatang.                                     moderat serta meningkatnya kehati-hatian masyarakat
                                                                dalam mengambil keputusan pembiayaan, khususnya
Tinjauan Ekonomi dan Industri                                   untuk pembelian barang tahan lama.
Pembiayaan
Perekonomian global diproyeksikan tumbuh pada kisaran           Dalam industri pembiayaan, kondisi makro tersebut
3,2%, di tahun 2025           relatif menurun dibandingkan      berdampak pada perlambatan penyaluran pembiayaan
pertumbuhan tahun sebelumnya yang berada di level 3,3%.         secara nasional, terutama pada segmen kendaraan bermotor.
Hal ini mencerminkan proses penyesuaian ekonomi global          Sepanjang tahun 2025, penyaluran pembiayaan kendaraan
pasca pengetatan moneter agresif di berbagai negara. Dari       bermotor secara industri mengalami kontraksi sekitar 4% year-
sisi inflasi, tekanan harga global diperkirakan terus mereda,   on-year, sejalan dengan penurunan penjualan kendaraan dan
dengan inflasi global turun dari sekitar 5,8% pada tahun        meningkatnya kehati-hatian pelaku usaha. Di sisi lain, rasio
2024 menjadi sekitar 4,2% pada tahun 2025, seiring dengan       pembiayaan bermasalah (NPF) industri pembiayaan relatif
normalisasi rantai pasok dan kebijakan moneter yang tetap       terjaga pada kisaran 2.5%, mencerminkan pergeseran fokus
ketat namun lebih terukur. Di tengah risiko geopolitik dan      industri dari ekspansi agresif menuju penguatan kualitas aset
fragmentasi ekonomi yang masih membayangi, penurunan            dan disiplin risiko.



                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                Laporan Tahunan 2025      35
Page 37
          Laporan Manajemen




Strategi dan Kebijakan Strategis                              organisasi. Program pengembangan tersebut dilaksanakan
Perusahaan                                                    melalui berbagai metode pembelajaran, baik tatap muka,
Pada tahun 2025, Mandiri Tunas Finance menetapkan fokus       blended learning, maupun online, guna memastikan
strategis pada pengelolaan kualitas portofolio secara lebih   efektivitas pelaksanaan program dengan optimal.
hati-hati dan terukur sebagai fondasi utama pertumbuhan
yang sehat dan berkelanjutan. Dalam menghadapi                Di sisi teknologi informasi, Mandiri Tunas Finance terus
tekanan industri, Perseroan memperkuat proses akuisisi        memperkuat kapabilitas tim IT melalui pelatihan teknis,
pembiayaan, penilaian risiko, serta pengendalian kredit       termasuk pengembangan kompetensi database design
untuk memastikan kualitas aset tetap berada pada              dan data engineering, serta penguatan soft competency
tingkat yang optimal. Berbagai inisiatif penguatan fungsi     dan pemahaman bisnis agar fungsi IT semakin selaras
monitoring, peningkatan efektivitas proses penagihan,         dengan kebutuhan strategis Perseroan. Sejalan dengan
serta optimalisasi strategi recovery juga dijalankan secara   itu, transformasi digital pada tahun 2025 dijalankan
konsisten agar portofolio tetap produktif dan memberikan      secara terstruktur di segmen ritel dan wholesale. Di
kontribusi positif terhadap kinerja Perseroan.                segmen ritel, Perseroan menerapkan otomasi berbasis
                                                              robotic process untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi
Kebijakan strategis Perseroan selanjutnya diarahkan           proses. Sementara itu, di segmen wholesale Perseroan
pada penguatan fundamental bisnis melalui peningkatan         melakukan pengembangan sistem otomasi yang
kualitas portofolio, penerapan disiplin manajemen             mencakup proses akuisisi hingga tahap pre-disbursement.
risiko dan optimalisasi proses operasional. Perseroan         Layanan pelanggan juga semakin ditingkatkan demi
mengembangkan bisnis secara selektif pada segmen              kenyamanan dan pengalaman pengguna, yaitu melalui
dengan profil risiko yang sehat melalui penerapan             penambahan berbagai fitur pada aplikasi MTF Mobile
strategi booking mix dan risk-based pricing, sehingga         yang berkolaborasi dengan pihak ketiga.
pertumbuhan pembiayaan tetap sejalan dengan
kualitas portofolio. Di sisi operasional, Perseroan terus     Peran Direksi dalam Perumusan
memperkuat kapabilitas digital untuk mempercepat proses       Strategi dan Kebijakan Strategis
pembiayaan secara end-to-end, meningkatkan akurasi            Direksi memiliki peran yang aktif dan sentral dalam
pengambilan keputusan, serta mendukung efektivitas            merumuskan strategi dan kebijakan strategis Mandiri
penagihan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan         Tunas Finance. Dalam menjalankan fungsi pengurusan,
portofolio. Pemanfaatan teknologi diarahkan tidak hanya       Direksi secara berkelanjutan melakukan kajian atas
untuk efisiensi proses, tetapi juga untuk memperkuat daya     perkembangan makroekonomi, tren industri pembiayaan,
saing Perseroan melalui peningkatan kualitas layanan,         serta dinamika pasar untuk mengidentifikasi peluang dan
pengalaman pelanggan, dan integrasi dengan berbagai           risiko yang relevan. Proses perumusan strategi dilakukan
ekosistem bisnis.                                             secara komprehensif dengan mempertimbangkan kinerja
                                                              Perseroan, proyeksi usaha ke depan, serta profil risiko
Sebagai respons atas perlambatan di segmen pembiayaan         yang dapat diterima, sehingga strategi yang ditetapkan
otomotif, Perseroan juga menjalankan strategi diversifikasi   bersifat adaptif dan berorientasi jangka panjang.
dan penyesuaian segmentasi pasar. Pendekatan ini
dilakukan melalui penyesuaian target market berbasis          Dalam proses tersebut, Direksi juga secara terbuka
profil risiko serta perluasan produk ke pembiayaan modal      menerima dan mempertimbangkan masukan dari
kerja dan pembiayaan multiguna. Strategi diversifikasi        Dewan Komisaris, serta memperhatikan pandangan dan
ini ditujukan untuk mengurangi ketergantungan pada            kepentingan para pemangku kepentingan. Sinergi dengan
satu segmen usaha, membuka sumber pertumbuhan                 Mandiri Group dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi
baru, serta menciptakan struktur pendapatan yang lebih        untuk memperkuat ekosistem bisnis, meningkatkan
berimbang dan resilien terhadap dinamika siklus industri.     efektivitas manajemen risiko, dan mengoptimalkan
Oleh karena itu, Perseroan juga mendorong penguatan           peluang pertumbuhan. Seluruh perumusan strategi
sinergi dengan ekosistem Mandiri Group dan memperluas         dan kebijakan strategis dilakukan dengan berlandaskan
sumber pendapatan melalui peningkatan kontribusi              prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) dan
interest margin dan fee-based income.                         kehati-hatian, guna memastikan bahwa setiap keputusan
                                                              strategis tidak hanya mendukung pencapaian kinerja
Sebagai pendukung utama dari implementasi strategi dan        jangka pendek, tetapi juga menjaga keberlanjutan dan
kebijakan strategis Perseroan, Direksi memastikan adanya      ketahanan Perseroan dalam jangka panjang.
peran kuat sumber daya manusia dan teknologi informasi.
Pengembangan SDM dilakukan secara terstruktur melalui         Proses Direksi Memastikan
peningkatan kompetensi sesuai kebutuhan jabatan,              Implementasi Strategi
mencakup program pelatihan, sertifikasi, coaching &           Untuk memastikan bahwa strategi dan kebijakan strategis
mentoring bersama senior, serta penugasan kerja yang          Perseroan diimplementasikan secara efektif dan konsisten,
dirancang untuk memperkuat kapabilitas individu dan           Direksi menjalankan proses pemantauan dan evaluasi



36        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 38
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                             www.mtf.co.id




secara berkelanjutan. Direksi melakukan review berkala       47,5%. Pembiayaan sepeda motor dan pembiayaan
bersama fungsi-fungsi terkait melalui agenda rapat Direksi   lainnya juga mengalami kontraksi, mencerminkan
serta rapat komite proyek guna memastikan bahwa inisiatif    tekanan permintaan pada berbagai segmen pembiayaan
dan proyek strategis berjalan sejalan dengan arah strategi   konsumen di industri.
tahunan Perseroan. Melalui mekanisme ini, Direksi dapat
mengidentifikasi perkembangan, tantangan, serta langkah      Penurunan nilai pembiayaan tersebut juga tercermin
perbaikan yang diperlukan secara tepat waktu.                pada jumlah unit kontrak baru, yang pada tahun 2025
                                                             tercatat sebanyak 58.295 unit, menurun sekitar 47,85%
Selain melakukan pengawasan pada tingkat manajerial,         dibandingkan tahun 2024 sebanyak 111.786 unit.
Direksi juga memastikan bahwa strategi dan kebijakan         Penurunan paling signifikan terjadi pada pembiayaan
strategis Perseroan dikomunikasikan secara jelas dan         mobil baru dan mobil bekas, sementara pembiayaan
efektif kepada seluruh karyawan. Komunikasi strategi         lainnya relatif lebih stabil dibandingkan segmen otomotif.
dilakukan melalui rapat rutin serta berbagai pertemuan       Kondisi ini sejalan dengan tren penurunan penjualan
lintas jenjang organisasi, sehingga setiap insan Perseroan   kendaraan bermotor nasional sepanjang tahun 2025, serta
memahami peran dan kontribusinya dalam mendukung             kebijakan Perseroan yang lebih selektif dalam penyaluran
pencapaian sasaran strategis. Pendekatan ini ditujukan       pembiayaan guna menjaga kualitas portofolio.
untuk membangun keselarasan antara arah strategis
Perseroan dan pelaksanaan operasional sehari-hari.           Dari sisi kinerja finansial, pendapatan Perseroan pada
                                                             tahun 2025 tercatat sebesar Rp4,64 triliun, atau 75,06%
Dalam mendukung penerapan strategi, Direksi secara           dari target Rp6,18 triliun. Pencapaian ini menurun 16,92%
aktif berkoordinasi dengan Dewan Komisaris untuk             dibandingkan dengan pencapaian di tahun sebelumnya yaitu
memperoleh arahan dan masukan strategis, sekaligus           Rp5,58 triliun. Sementara itu, laba bersih yang dihasilkan
memastikan fungsi pengawasan berjalan secara efektif.        Perseroan mencapai Rp400,02 miliar, atau 65,88% dari
Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa strategi     target Rp607,17 miliar, menurun 65,87% dari realisasi Rp1,17
dan kebijakan yang dijalankan tetap relevan dengan           triliun di tahun 2024. Tekanan terhadap pencapaian laba
dinamika bisnis dan selaras dengan prinsip tata kelola       terutama disebabkan oleh penurunan volume pembiayaan
perusahaan yang baik. Selain itu, Direksi juga menjaga       baru serta peningkatan beban terkait pengelolaan risiko
komunikasi yang terbuka dan konstruktif dengan para          kredit. Meskipun demikian, Perseroan tetap menjaga disiplin
pemangku kepentingan, termasuk karyawan, mitra bisnis,       pengelolaan biaya dan stabilitas operasional sebagai bagian
dan regulator, guna menjaga transparansi, memperkuat         dari strategi mempertahankan ketahanan kinerja di tengah
sinergi, dan memastikan implementasi strategi berjalan       kondisi industri yang menantang.
sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
                                                             Sejalan dengan penurunan aktivitas pembiayaan, jumlah
Perbandingan Antara Hasil                                    aset Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp28,0
dengan Target                                                triliun, menurun dibandingkan posisi tahun 2024 sebesar
Pada awal tahun buku 2025, Perseroan telah menetapkan        Rp34,4 triliun, yang mencerminkan kebijakan pengelolaan
sejumlah target kinerja operasional dan finansial yang       portofolio dengan prinsip kehati-hatian. Dari sisi struktur
dituangkan dalam Rencana Bisnis Perusahaan (RBP)             permodalan, Perseroan tetap menjaga gearing ratio
2025. Penetapan target tersebut dilakukan dengan             pada level 4,49 kali, atau 78,88% dari target 5,95 kali,
mempertimbangkan proyeksi kondisi makroekonomi, arah         yang menunjukkan pengelolaan leverage dan likuiditas
kebijakan industri pembiayaan, serta strategi pertumbuhan    yang prudent di tengah volatilitas pasar. Terkait kualitas
Perseroan. Namun demikian, dinamika perekonomian             pembiayaan, rasio NPF Gross tercatat sebesar 2,40%, lebih
sepanjang tahun 2025 memberikan tekanan terhadap             tinggi dibandingkan target 0,79%.
daya beli masyarakat dan permintaan pembiayaan
secara keseluruhan di industri, sehingga memengaruhi         Kendala dan Langkah Penyelesaian
pencapaian kinerja Perseroan.                                Capaian kinerja Mandiri Tunas Finance sepanjang tahun
                                                             2025 tidak terlepas dari berbagai tantangan eksternal
Dari sisi nilai pembiayaan baru, realisasi penyaluran        dan internal yang memengaruhi permintaan pembiayaan
pembiayaan pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp19,30          dan dinamika industri. Ketidakpastian ekonomi global
triliun, atau 60,32% dari target Rp32,0 triliun. Secara      yang masih berlangsung, disertai dengan ketegangan
tahunan, nilai kontrak pembiayaan baru mengalami             geopolitik, mendorong sikap kehati-hatian konsumen
penurunan signifikan dibandingkan tahun 2024 yang            dalam mengambil keputusan pembiayaan. Di tingkat
mencapai Rp35,09 triliun, sejalan dengan perlambatan         domestik, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada
permintaan pembiayaan di industri. Penurunan terjadi pada    pada level moderat serta inflasi yang relatif terjaga
hampir seluruh jenis pembiayaan, khususnya pembiayaan        belum sepenuhnya mendorong pemulihan konsumsi
mobil baru yang secara nilai kontrak turun sekitar 49,4%,    barang tahan lama. Kondisi tersebut berdampak pada
serta pembiayaan mobil bekas yang menurun sekitar            melemahnya permintaan pembiayaan, khususnya pada


                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                             Laporan Tahunan 2025      37
Page 39
           Laporan Manajemen




sektor otomotif yang sangat sensitif terhadap perubahan            yang lebih kompetitif. Pada tingkat nasional, berlanjutnya
daya beli dan ekspektasi konsumen.                                 pemulihan ekonomi Indonesia diharapkan dapat
                                                                   meningkatkan daya beli masyarakat dan memperluas
Tekanan tersebut tercermin pada penurunan penjualan                permintaan pembiayaan, seiring terjaganya inflasi dan
kendaraan bermotor secara nasional sepanjang tahun 2025.           stabilitas nilai tukar. Dukungan kebijakan pemerintah,
Penjualan mobil nasional mengalami kontraksi dibandingkan          termasuk perpanjangan insentif otomotif, peningkatan
tahun sebelumnya, yang secara langsung memengaruhi                 Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta dorongan
kinerja pembiayaan kendaraan baru. Selain faktor                   terhadap adopsi kendaraan listrik, turut memberikan
permintaan, dinamika ini juga terjadi seiring dengan               stimulus tambahan bagi pertumbuhan pembiayaan di
persaingan yang semakin ketat di industri pembiayaan,              sektor kendaraan.
khususnya pada segmen otomotif yang masih menjadi
fokus utama sebagian besar pelaku industri. Kondisi                Untuk menangkap peluang tersebut, Mandiri Tunas
ini   mendorong      perusahaan     pembiayaan      untuk          Finance akan memfokuskan strategi pertumbuhan pada
mengoptimalkan keunggulan kompetitif serta disiplin                perluasan sumber pertumbuhan baru dan peningkatan
dalam pengelolaan margin.                                          nilai tambah. Langkah ini mencakup diversifikasi produk,
                                                                   perluasan pembiayaan mobil bekas, serta penguatan
Menyikapi kondisi tersebut, Perseroan melakukan                    produk multiguna guna menjangkau segmen pasar yang
penyesuaian arah pengelolaan usaha dengan tetap                    lebih luas. Tren pertumbuhan pembiayaan multiguna yang
mengedepankan pendekatan berbasis risiko dan kehati-               positif sepanjang tahun 2025 menunjukkan potensi yang
hatian. Fokus Perseroan diarahkan pada penguatan                   kuat, didukung oleh kebutuhan likuiditas masyarakat serta
ketahanan bisnis melalui pengelolaan portofolio yang               pemanfaatan aset existing sebagai sumber pembiayaan
lebih selektif serta penyesuaian prioritas pertumbuhan,            yang fleksibel. Ke depan, pengembangan multiguna yang
sehingga Perseroan tidak semata mengejar volume, tetapi            lebih tersegmentasi dan berbasis kebutuhan nasabah
menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas               diharapkan dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan
kinerja. Pendekatan ini memungkinkan Perseroan untuk               yang resilien.
tetap menjaga stabilitas operasional dan keuangan di tengah
tekanan industri.                                                  Perseroan juga akan meningkatkan kontribusi dari segmen
                                                                   badan usaha, mengoptimalkan potensi bisnis dari berbagai
Selain itu, Perseroan terus memperkuat nilai tambah dan            ekosistem terutama melalui sinergi dengan Mandiri Group,
daya saing melalui peningkatan kualitas proses dan layanan,        serta memperkuat hubungan dengan pelanggan utama
pemanfaatan ekosistem bisnis yang dimiliki, serta penguatan        agar nilai jangka panjang yang dihasilkan semakin optimal.
hubungan jangka panjang dengan pelanggan dan mitra                 Seluruh inisiatif tersebut didukung oleh peningkatan kualitas
usaha. Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari                layanan dan percepatan proses berbasis digital, sehingga
upaya Perseroan untuk menjaga keberlanjutan kinerja dan            Perseroan dapat menawarkan solusi pembiayaan yang lebih
mempersiapkan fondasi yang lebih solid dalam menghadapi            relevan, efisien, dan kompetitif.
peluang pertumbuhan mendatang.
                                                                   Memasuki tahun 2026, Perseroan menetapkan langkah
Gambaran Prospek Usaha                                             strategis untuk mendorong pertumbuhan bisnis
Direksi memandang bahwa prospek usaha ke depan tetap               yang berkelanjutan melalui peningkatan penyaluran
positif, meskipun industri pembiayaan masih dihadapkan             pembiayaan baru dengan tetap menjaga kualitas
pada berbagai tantangan ekonomi maupun geopolitik.                 aset. Fokus Perseroan diarahkan pada pengelolaan
Dari sisi makroekonomi, permintaan pembiayaan                      booking mix yang seimbang, peningkatan pendapatan
diperkirakan akan meningkat seiring dengan membaiknya              berkelanjutan melalui optimalisasi margin, fee-based
proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2026              income, dan recovery, serta pengendalian rasio biaya
serta stabilitas inflasi yang tetap terjaga. Indikasi awal         operasional agar tetap efisien. Implementasi prinsip ESG
pemulihan terlihat dari peningkatan penjualan kendaraan,           (Environmental, Social, Governance), penguatan proses
yang diharapkan menjadi katalis bagi penguatan pasar               end-to-end melalui pendekatan risk-based processing,
pembiayaan otomotif pada tahun mendatang. Di samping               serta pengembangan ekosistem digital dan peningkatan
itu, strategi diversifikasi portofolio yang dijalankan Perseroan   kompetensi sumber daya manusia menjadi fondasi utama
memberikan ruang pertumbuhan yang lebih berimbang dan              dalam mendukung pencapaian prospek usaha Perseroan
mengurangi ketergantungan pada satu segmen usaha.                  secara berkelanjutan.

Dari perspektif eksternal, dinamika global dan domestik            Penerapan Tata Kelola Perusahaan
memberikan peluang yang konstruktif bagi industri                  Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good
pembiayaan. Stabilisasi ekonomi global dan meredanya               Corporate Governance/GCG) merupakan fondasi utama
tekanan suku bunga internasional berpotensi memperbaiki            dalam menjaga keberlanjutan usaha dan ketahanan
sentimen pasar dan menciptakan kondisi pendanaan                   kinerja Perseroan. Oleh karena itu, sepanjang tahun 2025



38         PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Tahunan 2025
Page 40
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                               www.mtf.co.id




Mandiri Tunas Finance terus memperkuat penerapan GCG            dokumen untuk mengurangi penggunaan kertas, serta
secara terintegrasi ke dalam struktur organisasi, proses        memperkuat pengembangan sumber daya manusia
pengelolaan usaha, serta mekanisme pengawasan, dengan           melalui program pelatihan, pengembangan kompetensi,
mengacu pada ketentuan POJK No. 48/POJK.05/2024                 dan pemberian beasiswa bagi high potential talent. Selain
tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi                   itu, Perseroan menyediakan program employee well-being
Perusahaan Pembiayaan. Upaya ini diara     hkan untuk           melalui berbagai kegiatan olahraga dan kebersamaan
memastikan kejelasan peran dan akuntabilitas organ              karyawan, sejalan dengan nilai inti “Tumbuh Sehat”, guna
Perseroan, efektivitas sistem pengendalian internal dan         mendukung keberlanjutan dan produktivitas bisnis jangka
manajemen risiko, serta transparansi dalam pengambilan          panjang.
keputusan, sehingga GCG tidak hanya berfungsi sebagai
instrumen kepatuhan, tetapi juga sebagai kerangka               Perubahan Komposisi Direksi
pengarah dalam pengelolaan operasional dan finansial            Pada tahun 2025, Mandiri Tunas Finance tidak melakukan
Perseroan.                                                      perubahan komposisi Direksi. Susunan dan komposisi Direksi
                                                                per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan berkelanjutan,            • Pinohadi G. Sumardi     : Direktur Utama
Perseroan secara konsisten melakukan penilaian                  • R. Eryawan Nurhariadi : Direktur
penerapan GCG melalui mekanisme penilaian internal,             • William Francis Indra   : Direktur
yang meliputi self-assessment dan penilaian di tingkat
kelompok usaha Mandiri Group, serta penilaian eksternal         Penutup
melalui keikutsertaan dalam pemeringkatan Corporate             Di tengah perlambatan industri pembiayaan dan dinamika
Governance Perception Index (CGPI). Pada tahun 2025,            ekonomi yang menantang, Mandiri Tunas Finance mampu
Mandiri Tunas Finance memperoleh predikat “The Most             menjaga kualitas portofolio, stabilitas kinerja operasional
Trusted Company” dengan skor 85,06 dalam pemeringkatan          dan finansial, serta fleksibilitas keuangan melalui
CGPI, yang mencerminkan efektivitas penerapan tata              pengelolaan yang disiplin dan terarah. Pencapaian ini tidak
kelola pada aspek transparansi, akuntabilitas, tanggung         terlepas dari dukungan berbagai pemangku kepentingan.
jawab, independensi, hingga pengelolaan bisnis. Hasil           Kami menyampaikan apresiasi kepada para pemegang
penilaian dari kedua mekanisme tersebut menjadi dasar           saham, mitra, pelanggan, dan karyawan atas kepercayaan,
bagi Perseroan untuk menindaklanjuti rekomendasi                kolaborasi, dan dedikasi yang telah diberikan sepanjang
perbaikan secara terukur, sehingga prinsip-prinsip GCG          tahun 2025. Terima kasih kami ucapkan kepada Dewan
dapat diterapkan secara konsisten dalam perilaku kerja          Komisaris atas nasihat dan arahannya, yang membantu kami
dan pengambilan keputusan di seluruh tingkat organisasi.        menavigasi arah usaha dalam meraih berbagai peluang di
                                                                masa mendatang.
Sejalan dengan komitmen tata kelola, Mandiri Tunas
Finance juga mengintegrasikan prinsip keberlanjutan             Berbekal fondasi yang telah dibangun serta visi yang kuat,
(sustainability) dalam strategi dan operasional Perseroan.      Direksi optimis bahwa Perseroan berada pada jalur yang
Implementasi keberlanjutan dilakukan melalui dukungan           tepat untuk melanjutkan pertumbuhan yang sehat dan
terhadap program pemerintah dalam meminimalisir emisi,          berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat
antara lain melalui pemberian pembiayaan kendaraan              peran Mandiri Tunas Finance sebagai mitra pembiayaan
listrik (electric vehicle) sebagai bagian dari inisiatif ESG.   tepercaya dan menciptakan nilai tambah jangka panjang
Perseroan juga terus mendorong digitalisasi proses dan          bagi seluruh pemangku kepentingan.




                                         Jakarta, 1 April 2026
                               Atas Nama Direksi PT Mandiri Tunas Finance




                                                Pinohadi G. Sumardi
                                                       Direktur Utama

                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                               Laporan Tahunan 2025      39
Page 41
      Laporan Manajemen




Dewan Komisaris
                                 Nugraha Indra Permadi
                                     Komisaris Utama

     Fendy Eventius Mugni
      Komisaris Independen                                    Subarna
                                                         Komisaris Independen




40    PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2025
Page 42
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                 www.mtf.co.id




Direksi
                                                   Pinohadi G. Sumardi
                                                        Direktur Utama
         William Francis Indra
                  Direktur                                               R. Eryawan Nurhariadi
                                                                                 Direktur




                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                 Laporan Tahunan 2025      41
Page 43
       Laporan Manajemen




Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan
Tahun Buku 2025 PT Mandiri Tunas Finance

Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi

dalam Laporan Tahunan PT Mandiri Tunas Finance tahun buku 2025 telah dimuat

secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan

Perusahaan.



Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.



Jakarta, 1 April 2026

                                   Dewan Komisaris




                                   Nugraha Indra Permadi
                                       Komisaris Utama




  Fendy Eventius Mugni                                          Subarna
     Komisaris Independen                                  Komisaris Independen




42      PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Tahunan 2025
Page 44
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                               www.mtf.co.id




Surat Pernyataan Anggota Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan
Tahun Buku 2025 PT Mandiri Tunas Finance

Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi

dalam Laporan Tahunan PT Mandiri Tunas Finance tahun buku 2025 telah dimuat

secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan

Perusahaan.



Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.



Jakarta, 1 April 2026

                                                        Direksi




                                               Pinohadi G. Sumardi
                                                      Direktur Utama




R. Eryawan Nurhariadi                                                  William Francis Indra
               Direktur                                                        Direktur




                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                               Laporan Tahunan 2025      43
Page 45
     Laporan Manajemen




Pejabat Eksekutif
(Chief)
                                B. Perana Citra Ketaren
                                         Chief

                                                          Afri Feder Fauzi
                                                               Chief
       Devi Maladianti
                Chief




44   PT Mandiri Tunas Finance
     Laporan Tahunan 2025
Page 46
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                 www.mtf.co.id




                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                 Laporan Tahunan 2025      45
Page 47
       Profil Perusahaan




     Profil
     Perusahaan

                                        3.142
                                        Perwira
                                        MTF


     Komitmen
     Menumbuhkan
     Kepercayaan
     Selama lebih dari enam belas
     tahun, MTF telah menjadi mitra
     tepercaya masyarakat dalam
     mewujudkan impian. Untuk
     itu, MTF senantiasa berupaya
     memberikan solusi pembiayaan
     yang mudah diakses, inovatif dan

                                        4,76
     kompetitif bagi pelanggan.


                                        Kepuasan
                                        Pelanggan




46     PT Mandiri Tunas Finance
       2025 Annual Report
Page 48
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                 www.mtf.co.id




                                           5
                                           Kegiatan
                                           Usaha




                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                   2025 Annual Report      47
Page 49
       Profil Perusahaan




Informasi Umum
dan Identitas Perusahaan

                                   Nama                                 Modal
                              Perusahaan                                Ditempatkan

                                                             Rp250.000.000.000
                       PT Mandiri Tunas Finance              (Dua Ratus Lima Puluh Miliar Rupiah)



                                   Tanggal                              Cikal
                                  Pendirian                             Bakal

                                         17 Mei 1989         PT Tunas Financindo Corporation (1989)
     (dengan nama PT Tunas Financindo Corporation)           PT Tunas Financindo Sarana (2000)


                                     Status                            Bidang
                                    Hukum                              Usaha

         Perseroan Terbatas (PT), Emiten                     Pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna,
                                                             dan kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan
                                                             persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

                         Dasar Hukum
                            Pendirian
                                                                        Produk
                                                                        dan Jasa
 Akta No. 262 tanggal 17 Mei 1989 dari Notaris
 Misahardi Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta, dan          Pembiayaan dengan pembelian secara angsuran,
 telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Surat           pembiayaan dengan cara sewa pembiayaan,
 Keputusan No. C2-4868.HT.01.01.TH.89 tanggal 1              pembiayaan dengan cara jual dan sewa balik, fasilitas
 Juni 1989 serta diumumkan dalam Lembaran Berita             dana dan fasilitas modal usaha.
 Negara Republik Indonesia No. 57, Tambahan No.
 1369 tanggal 18 Juli 1989.
                                                                       Jaringan
                                                                       Usaha
                                     Modal
                                     Dasar

                              Rp1.000.000.000.000
                                                             125 10
                                                             Kantor Cabang             Kantor Selain Kantor
                                     (Satu Triliun Rupiah)                             Cabang (KSKC)




48     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2025
Page 50
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                          www.mtf.co.id




                              Kepemilikan                              Mobile
                                  Saham                                App



     51             %
                                       49               %
                                                              1. MTF Mobile
                                                              2. MTF 1Access
                                                              3. MTF Mobile Collection
                                                              4. MTF Report
      PT Bank Mandiri                  PT Tunas Ridean        5. MTF OSR
      (Persero) Tbk.
                                                              6. HC EAZY


                                          Kode
                                           Efek

                                                       TUFI
                                                              @ Saluran
                                                                Komunikasi

                                                              • Facebook: Mandiri Tunas Finance
                    Bursa Pencatatan                          • Instagram: @mandiritunasfinance
                            Obligasi                          • Linkedin: Mandiri Tunas Finance
                                                              • Whatsapp: 08111455740
                                                              • X: @mandiritunasfin
                                Bursa Efek Indonesia          • Youtube: Mandiri Tunas Finance
                                                              • Tiktok: @mandiritunasfinance
                                                              • Situs Web: www.mtf.co.id

                                   Layanan
                                 Pelanggan
                                                                       Sekretaris
                      Surel: customer.service@mtf.co.id
                                                                       Perusahaan
                           (Senin-Jumat, 08.30-17.30 WIB)
                                   Care Center: 1500059       Dadan Hamdhani
                           (Senin-Jumat, 08.00-17.00 WIB)     Surel: corporate.secretary@mtf.co.id
                                                              Situs Web: www.mtf.co.id




               Kantor Pusat

    Graha Mandiri Lt. 3A Jl. Imam Bonjol No. 61 Menteng, Jakarta Pusat DKI Jakarta 10310,
    Indonesia. Telepon: +62 21 230 5608




                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                          Laporan Tahunan 2025      49
Page 51
          Profil Perusahaan




Makna Logo Perusahaan




Identitas brand Mandiri Tunas Finance terdiri dari simbol, huruf logo,
warna, dan tagline. Secara sederhana, masing-masing item dapat
dijelaskan sebagai berikut:




Bentuk Logo dengan Huruf Kecil                               Bentuk Gelombang Emas Cair
Penggunaan huruf kecil menandakan sikap ramah                Sebagai simbol dari kekayaan finansial di Asia yang
terhadap semua segmen bisnis yang dimasuki oleh              mengedepankan sifat agile, progresif, berpandangan
Mandiri Tunas Finance dan menunjukkan keinginan              ke depan, excellence, flexible, serta tangguh
yang besar untuk melayani seluruh nasabah dengan             menghadapi segala tantangan yang akan dihadapi di
rendah hati (customer centric).                              masa mendatang.



Huruf Biru Tua                                               Kuning Emas (Kuning ke Arah Oranye)
Melambangkan rasa nyaman, tenang, menyejukkan,               Warna logam mulia yang menandakan keagungan,
warisan luhur, stabilitas, serius (respect), dan tahan uji   kemuliaan, kemakmuran, dan kekayaan. Melambangkan
(reliable). Menyimbolkan profesionalisme, fondasi yang       keaktifan, kreatif, meriah, ramah, menyenangkan, dan
kuat, setia, dapat dipercaya, dan memiliki kehormatan        nyaman.
yang tinggi.




50        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 52
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                            www.mtf.co.id




Riwayat Singkat
Perusahaan
PT Mandiri Tunas Finance (selanjutnya disebut Mandiri Tunas Finance/
Perseroan) didirikan pada 17 Mei 1989 dengan nama PT Tunas
Financindo Corporation sebagai perusahaan pembiayaan kendaraan
bermotor yang awalnya dikhususkan untuk melayani konsumen
jaringan dealer Grup Tunas Ridean.




Mandiri    Tunas   Finance  merupakan     perusahaan         Sarana yang sebelumnya dimiliki oleh PT Tunas Ridean.
pembiayaan yang yang memberikan solusi pembiayaan            Akuisisi ini sebagaimana disahkan melalui Keputusan
yang mudah, inovatif dan kompetitif bagi pelanggan.          Menteri Keuangan Nomor KEP352/KM.10/2009 sekaligus
Perseroan melayani pembiayaan kepemilikan mobil baru,        mengubah nama PT Tunas Financindo Sarana menjadi PT
kendaraan niaga, serta pembiayaan multiguna yang             Mandiri Tunas Finance.
ditujukan untuk kebutuhan konsumtif maupun produktif
bagi konsumen perorangan dan korporasi.                      Kapasitas Bank Mandiri yang merupakan bank dengan
                                                             aset terbesar di Indonesia dan Grup Tunas Ridean yang
Sejalan dengan peningkatan skala usaha dan portofolio        merupakan penyedia layanan otomotif terintegrasi dengan
bisnis, Perseroan melakukan perubahan nama menjadi PT        portofolio merek otomotif ternama secara signifikan
Tunas Financindo Sarana pada tahun 2000. Selanjutnya         memperkuat kapasitas pendanaan, jaringan distribusi, serta
pada tahun 2009, Perseroan memasuki fase strategis           kapabilitas bisnis Perseroan. Perubahan struktur pemegang
melalui restrukturisasi kepemilikan. PT Bank Mandiri         saham tersebut pun menempatkan Perseroan pada posisi
(Persero) Tbk mengakuisisi 51% saham PT Tunas Financindo     strategis dalam ekosistem pembiayaan otomotif nasional.



                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                            Laporan Tahunan 2025      51
Page 53
          Profil Perusahaan




Penguatan Pendanaan dan Kredibilitas                         Development Program (SDP), Management Development
Pasar Modal                                                  Program (MDP), Senior Manager Development Program
Dalam rangka memperkuat struktur pendanaan jangka            (SMDP), hingga General Manager Development Program
panjang, Perseroan menerbitkan instrumen obligasi            (GMDP). Seluruh program dirancang untuk memastikan
secara berkelanjutan di Bursa Efek Indonesia. Dimulai        keberlanjutan pipeline kepemimpinan, memperluas
dari Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2013 hingga      kesiapan talenta internal, serta mendukung pengisian
yang terkini yaitu Obligasi Berkelanjutan VII Tahap I        posisi strategis secara tepat dan berkesinambungan.
tahun 2025, Perseroan secara konsisten mendapatkan
peringkat positif dari Lembaga Pemeringkat terpecaya,        Selain penguatan aspek kepemimpinan, Perseroan juga
yaitu idAA+ dan idAAA. Perolehan peringkat tertinggi         membekali talenta terbaik dengan pengembangan
tersebut merefleksikan bahwa Mandiri Tunas Finance           kompetensi teknis yang relevan dengan kebutuhan bisnis.
memiliki kemampuan yang sangat baik dalam memenuhi           Pembekalan ini ditujukan untuk meningkatkan kapabilitas
kewajiban jangka panjang sekaligus mencerminkan tingkat      pengambilan keputusan berbasis data, pemahaman risiko
kepercayaan yang tinggi dari pemangku kepentingan di         dan kepatuhan, pengelolaan kinerja, serta penguasaan
industri pembiayaan dan pasar modal.                         aspek teknis sesuai fungsi kerja dan level jabatan masing-
                                                             masing.
Komitmen terhadap Pelanggan dan
Inklusi Keuangan                                             Upaya pengembangan talenta tersebut dilaksanakan
Visi To Be Your Trusted Financing Partner menjadi landasan   secara selaras dengan penguatan kualitas proses dan
utama bagi Mandiri Tunas Finance dalam menyediakan           tata kelola internal. Perseroan secara berkelanjutan
layanan pembiayaan yang mudah diakses, kompetitif, dan       melakukan penyempurnaan sistem dan prosedur kerja,
transparan. Beragam produk bernilai tambah, jaringan         serta memperkuat implementasi Budaya Perwira MTF
cabang yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia,          sebagai pedoman perilaku organisasi. Di saat yang
layanan mobile yang responsif, serta proses pembiayaan       sama, pengendalian internal dan manajemen risiko terus
yang terstandardisasi menjadi pilar utama dalam              diperkuat melalui berbagai inisiatif mitigasi risiko dan
memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan. Selama lebih          pencegahan fraud, guna menjaga integritas operasional
dari enam belas tahun, Perseroan telah menjadi mitra         serta mendukung pencapaian visi dan misi Perseroan
tepercaya masyarakat dalam mewujudkan impian mereka          secara berkelanjutan.
untuk memiliki kendaraan, memperoleh kebutuhan dana
konsumtif, dan memperkuat permodalan usaha dengan            Sinergi Korporasi dan Penguatan
skema pembiayaan yang fleksibel.                             Posisi Pasar
                                                             Pertumbuhan Mandiri Tunas Finance tidak hanya bertumpu
Dalam mendukung inklusi keuangan dan pembangunan             pada kapabilitas internal, tetapi juga pada kekuatan
ekonomi, Mandiri Tunas Finance turut menyalurkan             kolaborasi dengan dua pemegang saham utama, Bank
pembiayaan berkelanjutan kepada segmen UMKM dan              Mandiri dan Tunas Ridean. Dukungan strategis tersebut
mendukung modernisasi kendaraan operasional serta alat       menghadirkan kombinasi keunggulan perbankan terbesar
berat yang berperan dalam rantai ekonomi nasional. Peran     di Indonesia dan jaringan otomotif yang solid, sehingga
ini menegaskan kontribusi Perseroan dalam memperluas         membuka ruang ekspansi yang lebih luas bagi Perseroan.
peluang usaha sekaligus mendorong pertumbuhan                Melalui jaringan Bank Mandiri yang tersebar di seluruh
ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.                     pelosok Indonesia, Perseroan mampu menjangkau lebih
                                                             banyak pelanggan dengan jangkauan layanan yang
Performa Unggul dari Talenta Terbaik                         semakin terintegrasi dan berkelanjutan.
Performa unggul dari talenta terbaik Mandiri Tunas
Finance didukung oleh pengelolaan dan pengembangan           Selain melalui dukungan pemegang saham, Mandiri
sumber daya manusia (SDM) yang terarah, terintegrasi,        Tunas Finance memperkuat pangsa pasarnya melalui
dan berorientasi pada kesiapan organisasi menghadapi         kemitraan jangka panjang dengan seluruh Agen Tunggal
dinamika bisnis. Perseroan secara konsisten menjalankan      Pemegang Merek (ATPM), jaringan dealer, dan partner
Program Management Trainee (MT) sebagai jalur                bisnis di seluruh wilayah kantor pemasaran Perseroan.
rekrutmen strategis untuk menyiapkan calon pemimpin          Saat ini, Perseroan telah bekerja sama dengan hampir
masa depan melalui proses Pendidikan dan pelatihan           seluruh Agen Pemegang Merek (APM) sehingga dapat
yang terstruktur. Program ini menjadi fondasi dalam          membiayai seluruh merek kendaraan yang dibutuhkan
membangun Future Leaders yang memiliki kompetensi            pelanggan. Keunggulan tersebut sekaligus menegaskan
dan nilai-nilai Perseroan.                                   tingkat kepercayaan industri terhadap kualitas layanan
                                                             dan ketangguhan operasional Perseroan.
Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan terus memperkuat
sistem kaderisasi kepemimpinan melalui rangkaian program     Dengan rekam jejak yang teruji, struktur pendanaan
pengembangan berjenjang yang mencakup Supervisor             yang kuat, talenta unggul, serta sinergi strategis dengan



52        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 54
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                               www.mtf.co.id




para pemegang saham dan mitra industri, Mandiri                            inklusif. Berbekal kapabilitas yang terus diperkuat
Tunas Finance telah membangun fondasi yang                                 dan komitmen untuk memberikan nilai tambah
menempatkannya sebagai salah satu pilar penting                            berkelanjutan, Mandiri Tunas Finance melangkah maju
dalam industri pembiayaan nasional. Perseroan tidak                        dengan keyakinan untuk menghadirkan kinerja yang
hanya berperan sebagai penyedia solusi pembiayaan,                         semakin kuat, layanan yang semakin relevan, dan
tetapi juga sebagai katalis yang mendorong mobilitas,                      kontribusi yang semakin signifikan bagi masa depan
produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi yang                                industri pembiayaan di Indonesia.



Kronologi Perubahan
Nama Perseroan                                                                                            26 Juni 2009-
                                                                                                          Sekarang

                                                            18 Agustus
                                                            2000                                          PT Mandiri
                                                                                                          Tunas Finance
            17 Mei                                          PT Tunas
            1989                                            Financindo
                                                            Sarana
           PT Tunas
           Financindo
           Corporation




 Pendirian Perseroan (1989)                                         • Nama: PT Tunas Financindo Corporation



 Perubahan Nama Menjadi PT Tunas Financindo Sarana (2000)           • Dasar hukum: Akta No. 49 tanggal 18 Agustus 2000
                                                                    • Notaris: Adam Kasdarmadji, S.H., M.H.
                                                                    • Pengesahan Menteri Kehakiman: SK No. C-21195HT.01.04.TH2000 tanggal 22
                                                                      September 2000



 Akuisisi oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2009) dan Perubahan   • Persentase saham diakuisisi: 51%
 Nama Menjadi PT Mandiri Tunas Finance                              • Dasar hukum: Akta No. 181 tanggal 26 Juni 2009
                                                                    • Notaris: Dr. Irawan Soerodjo, S.H., MSi.




                                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                               Laporan Tahunan 2025      53
Page 55
         Profil Perusahaan




Jejak Langkah

                                               2009
                                               1. Pengambilalihan 51% saham Perseroan oleh
                                                  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                               2. Perubahan nama Perseroan menjadi
                                                  PT Mandiri Tunas Finance

2004-2008                                      3. Fokus pembiayaan used car

Perseroan membuka
20 (dua puluh) cabang
baru


                                              2010
                                                 1. Membuka 13 (tiga belas) kantor cabang baru,
                                                    yaitu:
                                                    • BSD (Tangerang Selatan)
                                                    • Pecenongan (Jakarta Pusat)
2000                                                • Denpasar
Perseroan berganti                                  • Pontianak
nama menjadi PT Tunas                               • Kendari
Financindo Sarana                                   • Palangkaraya
                                                    • Parepare
                                                    • Karawang
                                                    • Tarakan
                                                    • Kediri
                                                    • Tegal
                                                    • Bengkulu
1995-1997                                           • Manado

Perseroan membuka                              2. Perpindahan kantor pusat Perseroan ke Graha
7 (tujuh) kantor cabang                           Mandiri: Jalan Imam Bonjol Nomor 61,
baru                                              Menteng, Jakarta Pusat 10310




1989                                           2011
                                    Membuka 22 (dua puluh dua) • Pondok Gede (Jawa       • Palu
Didirikan sebagai
                                    Kantor Cabang baru yaitu:    Barat)                  • Madiun
PT Tunas Financindo
                                    • Rantau Prapat            • Mampang Prapatan        • Jember
Corporation dimiliki 100%
                                      (Sumatra Utara)            (sekarang: Duren Tiga   • Gianyar
oleh Grup Tunas Ridean
                                    • Muara Bungo (Jambi)        2 (Jakarta Selatan))    • Kudus
                                    • Padang                   • Kebon Jeruk (Jakarta    • Magelang
                                    • Pangkal Pinang             Barat)                  • Mataram
                                    • Banda Aceh               • Tuban                   • Gorontalo
                                      (permanently closed)     • Tanjung                 • Bandung 2
                                    • Sukabumi                   (Kalimantan Selatan)    • WTC Mangga Dua
                                    • Serang                     (permanently closed)      (sekarang: Kemayoran
                                                                                           (Jakarta Utara))




54       PT Mandiri Tunas Finance
         Laporan Tahunan 2025
Page 56
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                              www.mtf.co.id




                      2012
                      1. Fokus pembiayaan new car
                      2. Peringkat AA(idn); Stable Outlook dari Fitch Rating Indonesia
                      3. Kenaikan peringkat obligasi dari idA+ (Single A plus; Stable
                         Outlook) menjadi idAA (Double A; Stable Outlook) dari
                         Pefindo



                     2013
                     Membuka 9 (sembilan) Kantor Cabang baru
                     yaitu di:
                     • Batam
                     • Bukittinggi
                     • Duri (Riau)
                     • Baturaja (Sumatra Selatan)
                     • Lubuklinggau (Sumatra Selatan)
                     • Cibubur (Jawa Barat)
                     • Bandarjaya (Lampung)
                     • Banjarbaru
                     • Tangerang 2


                     2014
                     1. Peluncuran Mandiri KKB
                        (Kredit Kendaraan Bermotor)
                     2. Pemekaran kantor wilayah dari 6
                        (enam) kantor wilayah menjadi 9
                        (sembilan) kantor wilayah                                  2016
                     3. Membuka 11 (sebelas) kantor
                                                                                   1. Peluncuran produk Multiguna
                        cabang baru, yaitu:
                                                                                   2. Layanan penambahan payment
                        • Ujung Batu (Riau)
                                                                                      channel melalui retailer
                           (permanently closed)
                                                                                   3. Kenaikan Rating Pefindo menjadi
                        • Tanjung Pinang (Kepulauan Riau)
                                                                                      idAA+
                           (permanently closed)
                                                                                   4. Pembukaan 3 (tiga) kantor cabang
                        • Bontang
                                                                                      baru, yaitu:
                        • Cibinong (Jawa Barat)
                                                                                      • Bandung
                        • Rangkasbitung (Banten)
                                                                                      • Lebak Bulus (Jakarta Selatan)
                        • Cikarang (Jawa Barat)
                                                                                      • Luwuk (Sulawesi Tengah)
                        • Garut
                        • Pekalongan
                        • Subang
                        • Gresik
                        • Mojokerto




                    1. Pembukaan 5 (lima) kantor cabang baru, yaitu:
                       • Sintang (Kalimantan Barat)
                       • Sampit (Kalimantan Tengah)
                       • Mamuju

    2015               • Kotamobagu (Sulawesi Utara)
                       • Kupang
                    2. Pembukaan 20 (dua puluh) kantor satelit yang
                       berlokasi di kantor-kantor cabang Bank Mandiri



                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                              Laporan Tahunan 2025      55
Page 57
      Profil Perusahaan




Jejak Langkah

                                  1. Pelaksanaan sindikasi off-
                                     shore ke Singapura, Taiwan
                                     & Jepang
                                  2. Sinergi servicing BSM (Bank
                                     Syariah Mandiri) OTO
                2017              3. Pembukaan 5 (lima) kantor
                                                                         2022
                                     cabang baru, yaitu:
                                    • Banyuwangi
                                                                         1. Peluncuran MTF 1Access
                                    • Ketapang (Kalimantan Barat)
                                                                            sebagai bentuk memberikan
                                    • Sorong
                                                                            layanan Fast & Easy
                                    • Jayapura
                                                                         2. Kenaikan Rating Pefindo
                                    • Ambon
                                                                            menjadi idAAA (Triple A)
                                                                         3. Pencapaian salah satu kinerja
                                                                            terbaik MTF, yakni pencapaian
                                                                            laba bersih sebesar
                                                                            Rp750 miliar


                                  2018
                                 1. Channeling untuk Financial
                                    Technology (Fintech)
                                 2. Pembiayaan modal kerja
                                 1. Pembiayaan melalui dealer online
                                 2. Pembiayaan anjak piutang
                                 3. Peresmian kantor cabang Ungaran
                                                                         2021
                                    sebagai implementasi Sentralisasi    MTF back on track dengan
                                    Proses Input (SPRINT)                berhasil memberikan nilai positif
                                 4. Meminimalkan cost of fund melalui    kepada pemangku kepentingan,
                                    pendanaan offshore dan asset         yaitu pencapaian laba bersih
                                    purchase                             Rp245,88 miliar.
                                 5. Pembukaan 3 (tiga) kantor cabang
                                    baru, yaitu:
                                    • Medan 2
                                    • Pekanbaru 2
                                    • Ungaran (Jawa Tengah)


                                 1. Kerja sama dengan Mandiri Taspen
                                 2. Peluncuran branding baru
                                    pembiayaan multiguna: “Cash Aja”
                                 3. Peluncuran MTF di kantor pusat MTF
                                                                         2020
     2019                        4. Peresmian 3 (tiga) kantor regional   MTF mendukung program
                                    dan/atau cabang baru, yaitu:         Pemulihan Ekonomi Nasional
                                    • Kantor Regional IX-Sulawesi,       (PEN) sebagai upaya Pemerintah
                                      Maluku, dan Papua (Sulawesi        Indonesia dalam menghadapi
                                      Selatan)                           pandemi COVID-19, melalui
                                    • Pluit (Jakarta Utara)              restrukturisasi pembayaran kredit
                                    • Balikpapan                         kepada pelanggan, dengan total
                                                                         nilai restrukturisasi mencapai
                                                                         Rp13,15 triliun.




56    PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2025
Page 58
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                     www.mtf.co.id




                                                             2025
         2023
      1. Peluncuran MTF Digital Service
         & MTF Mobile sebagai solusi
         terbaru dalam hal pemberian
         layanan pada pelanggan
         berbasis digital
      2. Mencetak rekor profit Rp1,16                        1. MTF mempertahankan rekognisi sebagai
         triliun dan penyaluran                                 The Most Efficient Subsidiary of The Year
         pembiayaan Rp32,69 triliun                             dari Bank Mandiri sebagai Holding Group
      3. MTF dapat mempertahankan                            2. Akselerasi Digitalisasi untuk memperluas
         peringkat Rating idAAA dari                            akses pembiayaan berkelanjutan melalui
         Pefindo                                                pemanfaatan aplikasi MTF Mobile, dengan
                                                                total nilai transaksi EV & HEV mencapai
                                                                Rp1,06 triliun
                                                             3. Penguatan komitmen keberlanjutan
                                                                melalui penyaluran pembiayaan
                                                                Kendaraan Ramah Lingkungan dengan
                                                                nilai sebesar Rp2,29 triliun
                                                             4. Penganugerahan sebagai Perusahaan
        2024                                                    dengan predikat ”Sangat Tepercaya”
                                                                berdasarkan Corporate Governance
         1. MTF memiliki 125 kantor cabang                      Perception Index pada ajang Indonesia
            yang tersebar di 32 provinsi                        Good Corporate Governance Award 2025
            seluruh Indonesia
         2. Meraih kinerja positif terbaik
            Perseroan sepanjang sejarah
            dengan penyaluran pembiayaan
            sebesar Rp1,17 triliun dan laba
            sebesar Rp1,17 triliun
         3. MTF terus mempertahankan
            peringkat Rating idAAA dari
            Pefindo
         4. Transformasi digital dalam wujud
            inklusi pembiayaan berkelanjutan
            melalui aplikasi MTF Mobile
            dengan nilai transaksi sebesar
            Rp369,15 miliar
         5. Komitmen berkelanjutan dalam
            wujud pembiayaan Kendaraan
            Ramah Lingkungan sebesar
            Rp2,27 triliun




                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                     Laporan Tahunan 2025      57
Page 59
          Profil Perusahaan




Visi, Misi, Nilai,
dan Budaya Perusahaan

     Visi                                               Misi
     Menjadi Mitra Pembiayaan                           Memberikan Pelayanan
     Tepercaya Anda                                     yang Cepat dan Mudah
                                                        yang dapat Diandalkan
     Kepercayaan merupakan DNA yang harus               kepada Pelanggan
     dimiliki oleh perusahaan pembiayaan. Oleh
     karena itu, Perseroan berkomitmen untuk
     terus menumbuhkan kepercayaan dari seluruh         Perseroan berkeyakinan bahwa kepercayaan
     pelanggan. Perseroan memandang bahwa               terbentuk melalui layanan yang responsif dan
     pertumbuhan usaha yang berkelanjutan adalah        dapat diandalkan. Melalui misi ini, Perseroan
     pertumbuhan usaha yang memerhatikan                terus berupaya meningkatkan kualitas serta
     kebutuhan serta sudut pandang dari seluruh         kecepatan pelayanan, serta memastikan setiap
     pelanggan, sehingga dalam hal ini, Perseroan       interaksi memberikan pengalaman memuaskan
     menempatkan diri sebagai mitra dan teman           bagi pelanggan.
     sejati dalam setiap langkah perjalanan finansial
     pelanggan.




     Tinjauan atas
     Visi dan Misi
     Dewan Komisaris dan Direksi secara berkala
     melakukan evaluasi terhadap kesesuaian visi
     dan misi untuk memastikan bahwa arah strategis
     yang ditetapkan tetap sejalan dengan tujuan
     jangka panjang Perseroan. Berdasarkan hasil
     peninjauan pada tahun 2025, Dewan Komisaris
     dan Direksi menyimpulkan bahwa visi dan misi
     yang berlaku masih relevan dengan dinamika
     bisnis serta tantangan industri yang dihadapi.
     Dengan demikian, Perseroan menilai belum
     diperlukan perubahan terhadap visi dan misi
     tersebut.




58        PT Mandiri Tunas Finance
          2025 Annual Report
Page 60
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                          www.mtf.co.id




Budaya Perusahaan
Budaya Perusahaan Adalah Hasil Implementasi Core Values
AKHLAK dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan I-Care dari
PT Tunas Ridean, yang Dikenal Sebagai “Budaya Perwira”.

Budaya PERWIRA pertama kali ditetapkan pada 11               empat nilai dasar budaya kerja Perseroan. Keempat nilai
Desember 2009 dan diperbarui pada 18 Juni 2019               tersebut dijabarkan ke dalam tiga belas perilaku utama
sebagai bagian dari penyegaran nilai-nilai perusahaan.       yang diharapkan dapat diterapkan secara konsisten oleh
PERWIRA merupakan akronim dari Kepercayaan,                  seluruh karyawan dalam menjalankan perannya sebagai
Kewirausahaan, Inovatif, dan Kegembiraan, yang menjadi       Insan Mandiri Tunas Finance.




                                                                 KeWIRausahaan
                                                                 Tumbuh secara konsisten dengan cara benar
                                                                 dari awal, didasari rasa memiliki, menciptakan

     KePERcayaan                                                 nilai tambah dan layanan terbaik. Setiap
                                                                 karyawan wajib mempunyai:
     Disiplin dan bertanggung jawab, menjunjung                  1. Rasa memiliki
     tinggi prinsip kebenaran dalam berpikir,                    2. Tumbuh sehat dengan cara benar dari awal
     bertindak, dan berperilaku sesuai dengan yang               3. Fokus pada pelanggan
     dijanjikan berlandaskan nurani, moral, etika
     dan aturan Perseroan. Setiap karyawan wajib
     menjunjung tinggi nilai-nilai:
     1. Berintegritas
     2. Jujur dan dapat dipercaya
     3. Bertanggung Jawab                                         KegembiRAan
     4. Berkomitmen
                                                                 Suasana kerja menyenangkan yang dibangun
                                                                 dengan kebersamaan, rasa bangga serta
                                                                 semangat pantang menyerah. Setiap karyawan
                                                                 harus bekerja:
                                                                 1. Antusias, tangkas, pantang menyerah
      Inovatif                                                   2. Bersinergi
                                                                 3. Gembira
      Terbuka     terhadap   perubahan      dengan
      menciptakan ide melalui belajar terus menerus
      untuk menghasilkan solusi kreatif. Setiap
      karyawan wajib bekerja dengan:
      1. Adaptif
      2. Terus belajar
      3. Kreatif




                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                          Laporan Tahunan 2025      59
Page 61
           Profil Perusahaan




Kegiatan Usaha Serta Produk dan Jasa
Kegiatan Usaha
Sesuai Anggaran Dasar terakhir yang penetapannya mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 46 Tahun 2024
tentang Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur, dan Perusahaan
Modal Ventura, kegiatan usaha Perseroan per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

 Kegiatan Usaha                                                                                    Keterangan

 • Pembiayaan Investasi                                                                            Telah dijalankan


 • Pembiayaan Modal Kerja                                                                          Telah dijalankan


 • Pembiayaan Multiguna                                                                            Telah dijalankan


 • Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan                   Telah dijalankan




Kegiatan Usaha Penunjang
             Selain kegiatan usaha sebagaimana dimaksud di atas, Perseroan dapat melakukan sewa kegiatan berbasis
             imbal jasa sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor jasa
             keuangan.

Produk dan Jasa
             Berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 5 (Revisi 2009) tentang “Segmen Operasi”, segmen
             usaha Perseroan dikelompokkan berdasarkan kelompok nasabah utama dan produk, yaitu Fleet dan Retail, serta
             segmen lainnya sebagai perhitungan yang tidak dapat dialokasikan ke dalam kedua segmen tersebut.


Jenis Pembiayaan                                                          Segmen
• Pembiayaan Multiguna                                                    • Segmen Retail (Perorangan)
  Pembiayaan barang dan/atau jasa untuk pemakaian/                          Perseroan melayani pembiayaan kepada pelanggan
  konsumsi dan bukan untuk keperluan usaha atau aktivitas                   perorangan, terutama untuk kebutuhan kendaraan
  produktif, dalam jangka waktu yang diperjanjikan.                         (mobil penumpang baru maupun bekas), pembiayaan
                                                                            multiguna termasuk dana tunai sesuai ketentuan yang
• Pembiayaan Investasi                                                      berlaku. Pembiayaan pada segmen retail bertujuan untuk
  Pembiayaan Investasi adalah pembiayaan barang-                            memberikan kemudahan kepada Pelanggan perorangan
  barang modal beserta jasa yang diperlukan untuk                           untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan dengan produk
  aktivitas usaha/investasi, rehabilitasi, modernisasi,                     yang kompetitif serta pilihan beragam jenis produk yang
  ekspansi atau relokasi tempat usaha/investasi yang                        sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Pelanggan
  diberikan kepada Debitur.                                                 dengan pembayaran secara angsuran.

• Pembiayaan Modal Kerja                                                  • Segmen Korporasi
  Pembiayaan Modal Kerja adalah pembiayaan untuk                            Perseroan melayani pembiayaan kepada nasabah
  memenuhi kebutuhan pengeluaran yang habis dalam                           korporasi/institusi untuk mendukung kebutuhan
  satu siklus aktivitas usaha Customer, dengan cara                         operasional dan pengembangan usaha, antara lain
  menyediakan batas pembiayaan kepada Customer                              pembiayaan kendaraan operasional, alat berat dan mesin,
  yang bersifat committed dan advised.                                      serta program kepemilikan kendaraan karyawan (COP/
                                                                            MOP) sesuai skema dan kebijakan Perseroan. Pembiayaan
                                                                            pada segmen korporasi bertujuan membantu perusahaan
                                                                            memenuhi kebutuhan aset dan fasilitas pendukung
                                                                            kegiatan usaha secara lebih efektif dan terencana,
                                                                            sekaligus mendukung produktivitas dan kesinambungan
                                                                            operasional melalui skema pembiayaan yang kompetitif
                                                                            dan fleksibel sesuai profil kebutuhan nasabah.

60          PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2025
Page 62
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                www.mtf.co.id




Keanggotaan dalam Asosiasi
    MTF           Sebagai bagian dari komitmen terhadap tata kelola, kepatuhan industri, dan pengembangan jaringan
                  profesional, Mandiri Tunas Finance tergabung dan berkontribusi dalam berbagai organisasi dan asosiasi.
                  Hingga 31 Desember 2025, Perseroan tercatat sebagai anggota pada asosiasi berikut:


Nama Organisasi                           Lingkup                Posisi MTF        Peran dan Kontribusi MTF

Asosiasi Perusahaan Pembiayaan                                                     Meningkatkan perekonomian Indonesia dari
                                          Nasional                Anggota          sektor otomotif.
Indonesia (APPI)

                                                                                   Mendorong praktik bisnis di sektor jasa
PT Rapi Utama Indonesia                                                            keuangan yang lebih sehat, transparan dan
                                          Nasional                Anggota
(RAPINDO)                                                                          akuntabel.

                                                                                   Sebagai mitra yang sangat menarik dan
Kamar Dagang dan Industri                                                          strategis untuk kegiatan bisnis, perdagangan
                                          Nasional                Anggota
(KADIN)                                                                            dan investasi.

                                                                                   Wadah bagi emiten dan perusahaan
                                                                                   publik ini mengemban misi besar dalam
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)           Nasional                Anggota          mengembangkan pasar modal Indonesia ini
                                                                                   dituntut membawa akselerasi pertumbuhan
                                                                                   pasar modal

                                                                                   Wadah utama untuk bertukar pikiran terhadap
Lembaga Alternatif Penyelesaian                                                    penyelesaian sengketa pembiayaan yang
Sengketa Sektor Jasa Keuangan             Nasional                Anggota          selalu mengedepankan upaya mediasi dengan
(LAPS SJK)                                                                         tujuan agar tercapai perdamaian antara MTF
                                                                                   dengan para pihak yang bersengketa.




                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                               Laporan Tahunan 2025        61
Page 63
           Profil Perusahaan




Struktur
Organisasi
                                                                                  PRESIDENT DIRECTOR
                                                                                  Pinohadi G. Sumardi




                                  Corporate Finance
                                  & Risk Management Director
                                  R. Eryawan Nurhariadi




                                      Chief Risk Management      Chief Human Capital
                                      Devi Maladianti            & Legal
                                                                 (Vacant)



     Treasury & Finance
     Division                             Retail Risk           Human Capital                     Corporate Audit
     Ramdhan Safitri                      Management Division   Division                          Division
                                          Indra Budi Laksana    Makah Indra Purnomo               Bayu Mario



     Accounting & Tax
     Division                             Operational &         HC Learning Division              Corporate Secretary
     Rina Floriana Rustika                Corporate Risk        Makah Indra Purnomo               Division
                                          Management Division                                     Dadan Hamdhani
                                          Vitriati Hartika T.

     Corporate Planning
     & Performance
                                                                Legal & Litigation
     Management Division
                                                                Arief Aphrian Lambri
     Citra Judith Lupitadevi




     Retail Credit Risk
     Division
     Ivan Ferdinand Thanta




     Corporate Credit Risk
     Division
     Tri Sakti Yulianto



     Executive
     Credit Officer
     Jekson Benardo
     Simanjuntak




                                                                                                  Corporate Compliance &
                                                                                                  AML-CFT
                                                                                                  Prista Vitali S.




62         PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Tahunan 2025
Page 64
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                  www.mtf.co.id




                                                                 Sales & IT Director
                                                                 William Francis Indra




                                                                                                     Chief AR Management
                                        Chief Marketing            Chief Captive Business
                                                                                                     & General Service
                                        Afri Feder Fauzi           (Vacant)
                                                                                                     B. Perana Citra Ketaren




     Regional Division                  Strategic Marketing &      Mandiri Liaison 1                  Current AR
     • Elwis Tunendra                   Communication Division     Division                           Management Division
     • Ari Paisal Rohman                Ruly Widyanto              Andre Tigor                        (Vacant)
     • Mardi Fahmi
     • Puji Biso Santoso
     • Sukandar
     • Dony Tri Sofyan Adi              Marketing Division         Mandiri Liaison 2                  SAM & Remedial
     • Ronald Rajagukguk                Camar Sativa               Division                           Management Division
     • Gun Gun Wildan                                              Jarnawi                            Wicaksono Adi
     • Irianto Musdiono



                                        Multiguna Division         Corporate Fleet Division           Recovery Management
     Business & Operation
                                        Andes Saputra              Bragent Parlinggoman               Division
     Support Division
                                                                   Tambunan                           Indra Budi Laksana
     Yeremias



                                        Business Project Unit      Executive                          Credit Operation &
     Information                        (Vacant)                                                      General Service Division
                                                                   Business Officer
     Technology Division                                                                              Yeremias
                                                                   (Vacant)
     Kanda Octaviano



                                                                                                      Account Maintenance
     Digital Transformation                                                                           Head
     Division                                                                                         Rully Rianto F.
     Kanda Octaviano




                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                  Laporan Tahunan 2025         63
Page 65
          Profil Perusahaan




Perubahan Komposisi
Dewan Komisaris dan Direksi

Perubahan Komposisi Dewan Komisaris
Perubahan komposisi Dewan Komisaris Perseroan             Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris per 31 Desember
ditetapkan melalui keputusan pemegang saham pada          2025 adalah sebagai berikut:
tahun 2025. Pada RUPS Luar Biasa yang dituangkan dalam    1. Komisaris Utama          : Nugraha Indra Permadi
Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 101 tanggal 23 Juni   2. Komisaris Independen : Fendy Eventius Mugni
2025, pemegang saham menyetujui pengunduran diri          3. Komisaris Independen : Subarna
Saptari dari jabatannya sebagai Komisaris.
                                                          Perubahan Komposisi Direksi
Selanjutnya, melalui RUPS Tahunan Tahun Buku 2025         Hingga 31 Desember 2025, tidak terjadi perubahan pada
yang dicatat dalam akta yang sama, pemegang saham         susunan dan komposisi keanggotaan Direksi. Dengan
menyetujui pengunduran diri Rico Adisurja Setiawan dari   demikian, susunan Direksi per 31 Desember 2025 adalah
posisi Komisaris Utama serta mengangkat Nugraha Indra     sebagai berikut:
Permadi sebagai Komisaris Utama. Pengangkatan tersebut    1. Direktur Utama		       : Pinohadi G. Sumardi
berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas   2. Direktur		             : R. Eryawan Nurhariadi
Jasa Keuangan atas hasil penilaian kemampuan dan          3. Direktur		             : William Francis Indra
kepatutan pada tanggal 17 September 2025.




64        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 66
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                          www.mtf.co.id




Profil Dewan Komisaris




                                                             Nugraha Indra Permadi
                                                             Komisaris Utama

                                                             Tempat dan Tahun Lahir: Bandung, 1974
                                                             Usia: 51 Tahun
                                                             Kewarganegaraan: Indonesia
                                                             Domisili: Kota Administrasi Jakarta Timur




Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Komisaris Utama Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan No. 174 tanggal 30 Juni 2025 yang dibuat oleh M. Kholid Artha, S.H., Notaris di Jakarta Selatan, dengan
masa jabatan sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan diselenggarakan
tahun 2028. Jabatannya sebagai Komisaris Utama berlaku efektif melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas
Jasa Keuangan No. KEP-51/D.06/2025 tanggal 17 September 2025 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
Nugraha Indra Permadi sebagai calon Komisaris Utama.

Periode Jabatan                                              Rangkap Jabatan
25 Juli 2025 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan            Direktur Otomotif PT Tunas Ridean (2016-2025)
Tahun Buku 2027 (Periode Pertama)
                                                             Hubungan Afiliasi
Riwayat Pendidikan                                           Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota
• Magister di bidang Teknik Sipil di Institut Teknologi      Dewan Komisaris dan anggota Direksi, namun menjabat
  Bandung (2002)                                             sebagai Direktur Utama di PT Tunas Ridean yang
• Sarjana di bidang Teknik Sipil di Universitas Katolik      merupakan pemegang saham Perseroan.
  Parahyangan Bandung (1997)
                                                             Kepemilikan Saham
Sertifikasi yang Dimiliki                                    Tidak memiliki saham Perseroan per 31 Desember 2025.
Sertifikasi Dasar Pembiayaan untuk Komisaris (SPPI)

Pengalaman Kerja
• Direktur Otomotif PT Tunas Ridean (2016-sekarang)
• Vice Direktur HR PT Tunas Ridean (2014-2016)
• Chief Operation Officer PT Tunas Dwi Matra
  (2011-2013)
• HRD Group Division Head PT Tunas Ridean
  (2006-2011)
• Marketing Planning and Development Group
  Department Head PT Tunas Ridean (2005-2006)
• Sales Division Area Improvement & Kaizen Project
  PT Toyota Astra Motor (2001-2005)



                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                          Laporan Tahunan 2025      65
Page 67
          Profil Perusahaan




Profil Dewan Komisaris




                                                         Fendy Eventius Mugni
                                                         Komisaris Independen

                                                         Tempat dan Tahun Lahir: Pulau Tello, 1972
                                                         Usia: 53 tahun
                                                         Kewarganegaraan: Indonesia
                                                         Domisili: Kabupaten Bogor




Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Komisaris Independen Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 138
tanggal 28 Juni 2023 dengan masa jabatan sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
yang akan diselenggarakan tahun 2026. Jabatannya sebagai Komisaris Independen berlaku efektif melalui Keputusan
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. 13/KDK.06/2023 tanggal 8 Desember 2023 tentang Hasil Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan Fendy Eventius Mugni sebagai Komisaris Independen.


Periode Jabatan                                          Rangkap Jabatan
28 Juni 2023 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan        Tidak memiliki rangkap jabatan
Tahun Buku 2025 (Periode Pertama)
                                                         Hubungan Afiliasi
Riwayat Pendidikan                                       Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota
• Magister di bidang Energi Keberlanjutan dari           Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun
  Universitas Kristen Indonesia (2020)                   dengan pemegang saham.
• Sarjana di bidang Teknik Telekomunikasi dari
  Universitas Kristen Indonesia (2001)                   Kepemilikan Saham
                                                         Tidak memiliki saham Perseroan per 31 Desember 2025.
Sertifikasi yang Dimiliki
• Sertifikasi Dasar Pembiayaan untuk Komisaris (SPPI)    Pernyataan Independensi
• Certification in Audit Committee Practices (CACP)      Beliau telah menyatakan pernyataan independensi pada
• Qualified Risk Governance Professional (QRGP)          tanggal 20 September 2023 dan belum menjabat selama
• Qualified Risk Oversight Professional (QROP)           lebih dari 2 (dua) periode.

Pengalaman Kerja
• Komisaris Independen PT Hotel Indonesia Natour
  (2015-2024)
• Country Manager PT Eflag Solutions Indonesia
  (2012-2014)
• Project Engineer di Nokia Siemens Network Indonesia
  (2006-2012)




66        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 68
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                           www.mtf.co.id




                                                             Subarna
                                                             Komisaris Independen

                                                             Tempat dan Tahun Lahir: Tasikmalaya, 1968
                                                             Usia: 57 tahun
                                                             Kewarganegaraan: Indonesia
                                                             Domisili: Kabupaten Tasikmalaya




Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Komisaris Independen Mandiri Tunas Finance untuk pertama kalinya berdasarkan Akta Pernyataan
Keputusan RUPS Luar Biasa No. 16 tanggal 5 November 2024 dengan masa jabatan sampai dengan penutupan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan diselenggarakan tahun 2027. Jabatannya sebagai Komisaris
Independen berlaku efektif melalui Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-9/D.06/2025 tanggal
14 Maret 2025 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Subarna sebagai calon Komisaris Independen.



Periode Jabatan                                              Rangkap Jabatan
5 November 2024 sampai dengan penutupan RUPS                 Tidak memiliki rangkap jabatan
Tahunan Tahun Buku 2026 (Periode Pertama)
                                                             Hubungan Afiliasi
Riwayat Pendidikan                                           Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota
• Magister di bidang Ilmu Administrasi dari Universitas      Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun
  Garut, Jawa Barat (2004)                                   dengan pemegang saham.
• Sarjana di bidang Manajemen dari Universitas
  Siliwangi, Jawa Barat (1992)                               Kepemilikan Saham
                                                             Tidak memiliki saham Perseroan per 31 Desember 2025.
Sertifikasi yang Dimiliki
• Sertifikasi Dasar Pembiayaan untuk Komisaris (SPPI)        Pernyataan Independensi
• Qualified Risk Oversight Professional (QROP)               Beliau telah menyatakan pernyataan independensi pada
                                                             tanggal 20 Desember 2024 dan belum menjabat selama
Pengalaman Kerja                                             lebih dari 2 (dua) periode.
• Anggota DPR RI Dapil Jabar XI (2014-2019 dan
  2019-2024)
• Anggota Dewan Pengawas di PDAM Tirta Sukaputra
  (2012-2013)
• Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya (2002-2011)




                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Laporan Tahunan 2025      67
Page 69
              Profil Perusahaan




Profil Dewan Komisaris




                                                                                         Rico Adisurja Setiawan*
                                                                                         Komisaris Utama

                                                                                         Tempat dan Tahun Lahir: Jakarta, 1971
                                                                                         Usia: 54 tahun
                                                                                         Kewarganegaraan: Indonesia
                                                                                         Domisili: Kota Administrasi Jakarta Pusat




Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Utama Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS No. 23 tanggal
26 April 2017. Jabatannya sebagai Komisaris Utama berlaku efektif melalui Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner
Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-471/NB.11/2017 tanggal 21 Agustus 2017 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan
Kepatutan Rico Adisurja Setiawan selaku calon Komisaris Utama.

Pengangkatan kedua sebagai Komisaris Utama pada RUPS Tahunan tanggal 17 Februari 2020 berdasarkan Akta Pernyataan
Keputusan RUPS No. 28 tanggal 25 Februari 2020. Diangkat kembali untuk periode ketiga sebagai Komisaris Utama
Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 138 tanggal 28 Juni 2023.

Periode Jabatan                                                                          • Direktur Utama PT Tunas Andalan Pratama (1998-2010)
• 10 April 2017 sampai dengan penutupan RUPS                                             • Direktur Provisions (Asia) Trading Singapore
  Tahunan Tahun Buku 2019 (Periode Pertama)                                                (1998-2001)
• 17 Februari 2020 sampai dengan penutupan RUPS                                          • Komisaris PT Tunas Dwipa Matra (1997-2010)
  Tahunan Tahun Buku 2022 (Periode Kedua)                                                • Direktur PT Tunas Ridean (1996-1998, 2001-2010)
• 27 Juni 2023 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan                                      • Direktur PT Tunas Financindo Corporation
  Tahun Buku 2025 (Periode Ketiga)                                                         (sekarang PT Mandiri Tunas Finance) (1995-1999)
                                                                                         • Management Consultant Prasetio Utomo Arthur
Riwayat Pendidikan                                                                         Andersen (1995-1996)
• Master of Business Administration, Woodbury
  University (1994)                                                                      Rangkap Jabatan
• Bachelor of Science, University of Southern California                                 • Komisaris Utama PT Asia Surya Perkasa (2015-sekarang)
  (1992)                                                                                 • Komisaris Utama PT Tunas Dwipa Matra
                                                                                           (2013-sekarang)
Sertifikasi yang Dimiliki                                                                • Direktur Utama PT Tunas Ridean (2010-sekarang)
Sertifikasi Dasar Pembiayaan untuk Komisaris (SPPI)
                                                                                         Hubungan Afiliasi
Pengalaman Kerja                                                                         Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota
• Komisaris Utama PT Mandiri Tunas Finance (2017-2025)                                   Dewan Komisaris dan anggota Direksi, namun menjabat
• Direktur PT Tunas Dwipa Matra (2005-2013)                                              sebagai Direktur Utama di PT Tunas Ridean yang
• Komisaris PT Tunas Financindo Sarana (sekarang PT                                      merupakan pemegang saham Perseroan.
  Mandiri Tunas Finance) (2005-2009)
• Direktur PT Tunas Financindo Sarana (sekarang PT                                       Kepemilikan Saham
  Mandiri Tunas Finance) (2000-2005)                                                     Tidak memiliki saham Perseroan per 31 Desember 2025.
*Telah mengajukan Surat Pengunduran Diri sebagai Komisaris Utama kepada Pemegang Saham Perseroan tertanggal 25 Juni 2025. Pengunduran diri tersebut efektif terhitung sejak
25 Juli 2025 dan telah disetujui oleh para Pemegang Saham pada penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 30 Juni 2025.




68             PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Tahunan 2025
Page 70
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                           www.mtf.co.id




Profil Direksi




                                                             Pinohadi G. Sumardi
                                                             Direktur Utama

                                                             Tempat dan Tahun Lahir: Bandung, 1970
                                                             Usia: 55 tahun
                                                             Kewarganegaraan: Indonesia
                                                             Domisili: Kota Administrasi Jakarta Selatan




Dasar Hukum Pengangkatan
Pengangkatan pertama kali sebagai Direktur Utama Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang
Saham No. 6 tanggal 9 Oktober 2020. Jabatannya sebagai Direktur Utama berlaku efektif melalui Keputusan Anggota
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-368/NB.11/2020 tanggal 10 November 2020 tentang Hasil Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan Pinohadi G. Sumardi selaku calon Direktur Utama.

Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Utama Perseroan pada Keputusan Pemegang Saham di Luar
RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler) berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS
Tahunan No. 138 tanggal 28 Juni 2023.

Periode Jabatan
• 9 Oktober 2020 sampai dengan penutupan RUPS                • Banking Book Management Department Head
  Tahunan Tahun Buku 2022 (Periode Pertama)                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2010-2012)
• 27 Juni 2023 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan          • Foreign Exchange Chief Dealer
  Tahun Buku 2025 (Periode Kedua)                              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2004-2010)

Riwayat Pendidikan                                           Rangkap Jabatan
• Magister di bidang Manajemen dari IPMI International       Tidak memiliki rangkap jabatan
  Business School (2003)
• Sarjana di bidang Ekonomi Manajemen dari Universitas       Hubungan Afiliasi
  Padjadjaran Bandung (1993)                                 Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota
                                                             Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun
Sertifikasi yang Dimiliki                                    dengan pemegang saham.
• Resertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko jenjang 5
• Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)           Kepemilikan Saham
• Sertifikasi Risk Management Perbankan (LSPP)               Tidak memiliki saham Perseroan per 31 Desember 2025.
• Sertifikasi Treasury Dealer (ACI Forexindo)

Pengalaman Kerja
• International Network & Development Department
  Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2020)
• General Manager Kantor Cabang Luar Negeri Cayman
  Islands PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2012-2019)

                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Laporan Tahunan 2025      69
Page 71
          Profil Perusahaan




Profil Direksi




                                                           R. Eryawan Nurhariadi
                                                           Direktur

                                                           Tempat dan Tahun Lahir: Semarang, 1971
                                                           Usia: 54 tahun
                                                           Kewarganegaraan: Indonesia
                                                           Domisili: Kota Administrasi Jakarta Selatan




Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan No. 15 tanggal 29
Maret 2021. Jabatannya sebagai Direktur berlaku efektif melalui Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
No. KEP-44/KDK.05/2021 tanggal 31 Agustus 2021 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan R. Eryawan
Nurhariadi selaku calon Direktur.

Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS
Tahunan No. 236 tanggal 28 Juni 2024.



Periode Jabatan                                           • Portfolio & Capability Management, SME Banking
• 29 Maret 2021 sampai dengan penutupan RUPS                Grup Banking Departement Head PT Bank Mandiri
  Tahunan Tahun Buku 2023 (Periode Pertama)                 (Persero) Tbk (2015-2018)
• 28 Juni 2024 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan       • Sales & Monitoring Business Banking I Grup
  Tahun Buku 2026 (Periode Kedua)                           Department Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                            (2008-2015).
Riwayat Pendidikan
• Magister di bidang Manajemen dari Universitas Katolik   Rangkap Jabatan
  Indonesia Atma Jaya Jakarta (2001)                      Tidak memiliki rangkap jabatan
• Sarjana di bidang Ekonomi Manajemen dari Universitas
  Atma Jaya Yogyakarta (1994)                             Hubungan Afiliasi
                                                          Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota
Sertifikasi yang Dimiliki                                 Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun
• Resertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko jenjang 5    dengan pemegang saham.
• Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)
• Sertifikasi Risk Management Perbankan (LSPP)            Kepemilikan Saham
                                                          Tidak memiliki saham Perseroan per 31 Desember 2025.
Pengalaman Kerja
• Executive Business Officer SME Banking Group PT
  Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018-2021)
• Dewan Pengawas Mandiri Cooperation PT Bank
  Mandiri (Persero) Tbk (2020-2021)




70        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 72
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                           www.mtf.co.id




                                                             William Francis Indra
                                                             Direktur

                                                             Tempat dan Tahun Lahir: Karawang, 1982
                                                             Usia: 43 tahun
                                                             Kewarganegaraan: Indonesia
                                                             Domisili: Kota Tangerang




Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan No. 15 tanggal 29
Maret 2021. Jabatannya sebagai Direktur berlaku efektif melalui Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
No. KEP-26/KDK.05/2021 tanggal 6 Juli 2021 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan William Francis Indra
selaku calon Direktur.

Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS
Tahunan No. 236 tanggal 28 Juni 2024.


Periode Jabatan                                              Rangkap Jabatan
• 29 Maret 2021 sampai dengan penutupan RUPS                 Tidak memiliki rangkap jabatan
  Tahunan Tahun Buku 2023 (Periode Pertama)
• 28 Juni 2024 sampai dengan penutupan RUPS Tahunan          Hubungan Afiliasi
  Tahun Buku 2026 (Periode Kedua)                            Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota
                                                             Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun
Riwayat Pendidikan                                           dengan pemegang saham.
• Magister di bidang Manajemen dari Universitas Mercu
  Buana (2007)                                               Kepemilikan Saham
• Sarjana di bidang Matematika dari Universitas              Tidak memiliki saham Perseroan per 31 Desember 2025.
  Padjadjaran Bandung (2004)

Sertifikasi yang Dimiliki
Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)

Pengalaman Kerja
• Chief PT Mandiri Tunas Finance (2016-2021)
• IT & Business Excellence Management Division Head
  PT Mandiri Tunas Finance (2013-2016)
• IT Operational & Planning Dept Head
  PT Mandiri Tunas Finance (2010-2013)




                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Laporan Tahunan 2025      71
Page 73
          Profil Perusahaan




Profil Pejabat Eksekutif (Chief)




                                                         Bonifatius Perana Citra Ketaren
                                                         Chief

                                                         Tempat dan Tahun Lahir: Bogor, 1977
                                                         Usia: 48 tahun
                                                         Kewarganegaraan: Indonesia
                                                         Domisili: Kota Bogor




Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Chief berdasarkan Surat Keputusan No. 00099/SK-HCP.SVC/HC/VI/2023 Tanggal 30 Juni 2023.




Riwayat Pendidikan                                       Rangkap Jabatan
Sarjana di bidang Ekonomi Akuntansi dari Universitas     Tidak memiliki rangkap jabatan
Katolik Parahyangan Bandung (2001)
                                                         Hubungan Afiliasi
Sertifikasi yang Dimiliki                                Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota
Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)         Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun
                                                         dengan pemegang saham.
Pengalaman Kerja
• Finance & Accounting Division Head PT Mandiri Tunas    Kepemilikan Saham
  Finance (2015-2016)                                    Tidak memiliki saham Perseroan per 31 Desember 2025.
• AR Management Division Head PT Mandiri Tunas
  Finance (2013-2014)
• AR Performance & Development Department Head PT
  Mandiri Tunas Finance (2010-2012)
• Project Manager Bidang Operasional PT Mandiri Tunas
  Finance (2009-2010)




72        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 74
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                            www.mtf.co.id




                                                              Afri Feder Fauzi
                                                              Chief

                                                              Tempat dan Tahun Lahir: Kota Bumi, 1981
                                                              Usia: 44 tahun
                                                              Kewarganegaraan: Indonesia
                                                              Domisili: Kota Tangerang Selatan




Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Chief berdasarkan Surat Keputusan No. 00101/SK-HCP.SVC/HC/VI/2023 Tanggal 2 Juli 2023.


Riwayat Pendidikan                                            Rangkap Jabatan
Sarjana di bidang Ilmu Administrasi Bisnis dari Universitas   Tidak memiliki rangkap jabatan
Brawijaya Malang (2004)
                                                              Hubungan Afiliasi
Sertifikasi yang Dimiliki                                     Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota
Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)              Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun
                                                              dengan pemegang saham.
Pengalaman Kerja
• Strategic Marketing & Product Division Head                 Kepemilikan Saham
  PT Mandiri Tunas Finance (2018-2022)                        Tidak memiliki saham Perseroan per 31 Desember 2025.
• Marketing & Product Development Division Head
  PT Mandiri Tunas Finance (2015-2018)
• Marketing & Product Development Deputy Division
  Head PT Mandiri Tunas Finance (2014-2015)
• Dealer Relation Management Department Head
  PT Mandiri Tunas Finance (2013-2014)
• Branch Manager PT Mandiri Tunas Finance (2012-2013)




                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                            Laporan Tahunan 2025      73
Page 75
          Profil Perusahaan




Profil Pejabat Eksekutif (Chief)




                                                         Devi Maladianti
                                                         Chief

                                                         Tempat dan Tahun Lahir: Jakarta, 1975
                                                         Usia: 50 tahun
                                                         Kewarganegaraan: Indonesia
                                                         Domisili: Kota Administrasi Jakarta Timur




Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Chief berdasarkan Surat Keputusan No. 00022/SK-HCP.SVC/HC/02/2024 Tanggal 1 Februari 2024.


Riwayat Pendidikan                                       Rangkap Jabatan
• Magister di bidang Administrasi Bisnis dari Institut   Tidak memiliki rangkap jabatan
  Teknologi Bandung (2024)
• Sarjana di bidang Ekonomi Akuntansi dari Universitas   Hubungan Afiliasi
  Gunadarma (2004)                                       Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota
                                                         Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, maupun
Sertifikasi yang Dimiliki                                dengan pemegang saham.
• Resertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko jenjang 5
• Sertifikasi Ahli Pembiayaan untuk Direksi (SPPI)       Kepemilikan Saham
• Sertifikasi Risk Management Perbankan (LSPP)           Tidak memiliki saham Perseroan per 31 Desember 2025.

Pengalaman Kerja
• Retail Credit Risk System & Strategy Department Head
  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018-2024)
• Anti Fraud Strategy & Prevention Department Head PT
  Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017-2018)
• Anti Fraud Strategy Department Head PT Bank Mandiri
  (Persero) Tbk (2017-2017)
• Secured Credit Department Head PT Bank Mandiri
  (Persero) Tbk (2016-2017)
• Fraud Risk Strategy Department Head PT Bank Mandiri
  (Persero) Tbk (2015-2016).




74        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 76
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                    www.mtf.co.id




Kepala Divisi atau Jabatan Setingkat
             Direktorat                          Jabatan (Satu Level di Bawah Direksi)                      Nama
Di Bawah Supervisi Direktur Utama   Corporate Audit Division Head                                         Bayu Mario
                                    Corporate Secretary Division Head                                  Dadan Hamdhani
Chief Human Capital & Legal         Human Capital Division Head                                     Makah Indra Purnomo
                                    HC Learning Division Head                                       Makah Indra Purnomo*
                                    Legal & Litigation Division Head                                 Arief Aphrian Lambri
Di Bawah Supervisi Direktur         Treasury & Finance Division Head                                   Ramdhan Safitri
yang membidangi Corporate           Accounting & Tax Division Head                                   Rina Floriana Rustika
Finance & Risk Management           Corporate Planning & Performance Management Division Head       Citra Judith Lupitadevi
                                    Retail Credit Risk Division Head                                Ivan Ferdinand Thanta
                                    Corporate Credit Risk Division Head                                Tri Sakti Yulianto
                                    Executive Credit Officer                                      Jekson Benardo Simanjuntak
Chief Risk Management               Retail Risk Management Division Head                              Indra Budi Laksana*
                                    Operational & Corporate Risk Management Division Head              Vitriati Hartika T
Di Bawah Supervisi Direktur yang    Regional Division Head Regional 1                                   Elwis Tunendra
membidangi Sales & IT               Regional Division Head Regional 2                                 Ari Paisal Rohman
                                    Regional Division Head Regional 3                                    Mardi Fahmi
                                    Regional Division Head Regional 4                                  Puji Biso Santoso
                                    Regional Division Head Regional 5                                      Sukandar
                                    Regional Division Head Regional 6                                 Dony Tri Sofyan Adi
                                    Regional Division Head Regional 7                                 Ronald Rajagukguk
                                    Regional Division Head Regional 8                                  Gun Gun Wildan
                                    Regional Division Head Regional 9                                  Irianto Musdiono
                                    Business & Operation Support Division Head                             Yeremias
                                    Information Technology Division Head                               Kanda Octaviano
                                    Digital Transformation Division Head                              Kanda Octaviano*
Chief Marketing                     Strategic Marketing & Communication Division Head                   Ruly Widyanto
                                    Marketing Division Head                                              Camar Sativa
                                    Multiguna Division Head                                             Andes Saputra
                                    Business Project Unit Division Head                                    (Vacant)
Chief Captive Business              Mandiri Liaison 1 Division Head                                      Andre Tigor
                                    Mandiri Liaison 2 Division Head                                        Jarnawi
                                    Corporate Fleet Division Head                               Bragent Parlinggoman Tambunan
                                    Executive Business Officer                                             (Vacant)
Chief AR Management & General Current AR Management Division Head                                          (Vacant)
Service                             SAM & Remedial Management Division Head                             Wicaksono Adi
                                    Recovery Management Division Head                                 Indra Budi Laksana
                                    Credit Operation & General Service Division Head                      Yeremias*
                                    Account Maintenance Head                                            Rully Rianto F
* Rangkap jabatan




                                                                                                PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                    Laporan Tahunan 2025        75
Page 77
              Profil Perusahaan




Demografi Karyawan
Jumlah Karyawan

2025                                                                                                                              3.142

2024                                                                                                                              3.384

2023                                                                                                                              3.328

Jumlah Karyawan Berdasarkan Level Organisasi/Jabatan
                                                  2025                                    2024                           Kenaikan
Level Organisasi/
Jabatan                                                                                                               (Penurunan) (%)
                                      L     P        Jumlah       %          L      P        Jumlah        %

                                                                      Eksekutif

Komisaris                             3     0             3      0,10        4      0             4       0,12             (25,0)

Direksi                               3     0             3      0,10        3      0             3       0,09              0,0

Chief                                 2     1             3      0,10        3      0             3       0,12             (25,0)

Sub Jumlah                            8     1             9      0,29        10     1             11      0,33            (18,2)

Komite/Organ Pendukung                4      0            4      0,13        4      0             4       0,12              0,0

Division Head                         29     3           32      1,02        31     3             34      1,00             (5,9)

Deputy Division Head                  7      6           13      0,41        7      5             12      0,35              8,3

Manager                           217       68           285     9,07       236     72           308      9,10             (7,5)

Supervisor                        835       379          1214   38,64       890    394           1.284    37,94            (5,5)

Staf                              1060      525          1585   50,45      1169    562           1.731    51,15            (8,4)

Sub Jumlah                       2.160      982      3.142      100,00     2.357   1.037     3.384        100             (7,15)

Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan



Jumlah Karyawan Berdasarkan Regional dan Divisi
 Lokasi Kerja/                                    2025                                     2024                            Kenaikan
 Penempatan                            L    P        Jumlah       %          L       P           Jumlah          %      (Penurunan) (%)

 Corporate Fleet                      37    20           57      1,81        40      25            65          1,92          (12,31)

 Head Office                          316   262          578    18,40       416     278            694       20,51           (16,71)

 Regional 1                           154   57           211     6,72       158      55            213         6,29           (0,94)

 Regional 2                           240   73           313     9,96       267      83            350       10,34           (10,57)

 Regional 3                           230   84           314     9,99       242      89            331         9,78           (5,14)

 Regional 4                           194   107          301     9,58       197     104            301         8,89           0,00

 Regional 5                           178   81           259     8,24       180      80            260         7,68           (0,38)

 Regional 6                           187   60           247     7,86       195      65            260         7,68           (5,00)

 Regional 7                           273   102          375    11,94       269     107            376       11,11            (0,27)

 Regional 8                           148   63           211     6,72       172      72            244         7,21          (13,52)

 Regional 9                           203   73           276     8,78       211      79            290         8,57           (4,83)

 Jumlah                           2.160     982      3.142      100,00     2.347   1.037          3.384        100           (7,15)

Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan




76             PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Tahunan 2025
Page 78
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                           www.mtf.co.id




Jumlah Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
                                                    2025                                                  2024                                   Kenaikan
 Tingkat Pendidikan                                                                                                                            (Penurunan)
                              L           P               Jumlah            %        L             P             Jumlah             %              (%)

 S3                           0            0                 0             0,00      0             0               0                0                0

 S2                          52           20                 72            2,29      43            19             62               1,83            16,13

 S1, D4                     1.552         770              2.322           73,90    1.703         820            2.523            74,56            (7,96)

 Diploma (D3, D2, D1)        308          179               487            15,50    345           183             528              15,6            (7,77)

 SLTA dan Sederajat          248          13                261            8,31     256            15             271              8,01            (3,69)

 Jumlah                    2.160          982              3.142          100,00    2.347         1.037          3.384             100             (7,15)
Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan




Jumlah Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
                                                    2025                                                  2024                                    Kenaikan
 Status Kepegawaian                                                                                                                             (Penurunan)
                              L            P              Jumlah            %         L             P            Jumlah              %              (%)

 Kontrak                     349          163               512           16,30     408            191             599             17,70           (14,52)

 Permanen                   1.811         819             2.630           83,70     1.938          845            2.783            82,24            (5,50)

 Probation                    0            0                0              0,00       1             1               2               0,06          (100,00)

 Jumlah                     2.160         982             3.142           100,00    2.347         1.037           3.384             100            (7,15)
Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan




Jumlah Karyawan Berdasarkan Rentang Usia
                                                     2025                                                 2024                                   Kenaikan
 Rentang Usia                                                                                                                                  (Penurunan)
                               L               P             Jumlah          %        L             P            Jumlah             %              (%)

 > 50 tahun                   117              28               145         4,61     107            22             129             3,81            12,40

 40-49 tahun                  784          201                  985         31,35    748           174             922            27,25             6,83

 30-39 tahun                  986          512               1.498          47,68   1.129          533            1.662           49,11            (9,87)

 20-29 tahun                  273          241                  514         16,36    363           308             671             19,83          (23,40)

 < 20 tahun                    0               0                  0             0     0             0               0                0               0

 Jumlah                      2.160         982               3.142          100     2.347         1.037           3.384            100             (7,15)
Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan




Jumlah Karyawan Berdasarkan Gender/Jenis Kelamin
 Gender/Jenis                                      2025                                            2024                                       Kenaikan
 Kelamin                       Jumlah                              %                  Jumlah                           %                   (Penurunan) (%)

 Laki-laki                        2.160                           68,75                   2.347                    69,36                        (7,93)

 Perempuan                         982                            31,25                   1.037                    30,64                        (5,40)

 Jumlah                           3.142                           100                     3.384                    100                         (7,15)




                                                                                                                   PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                           Laporan Tahunan 2025            77
Page 79
             Profil Perusahaan




Jumlah Karyawan Berdasarkan Masa Kerja
                                                       2025                                                    2024                            Kenaikan
      Masa Kerja                                                                                                                             (Penurunan)
                                  L               P           Jumlah         %                L           P            Jumlah           %        (%)

 > 9 tahun                   1.211              537            1.748        55,63        1.160           513            1.673       49,44        4,48

 5-9 tahun                       420            163             583         18,56            542         199             741         21,9       (21,32)

 3-5 tahun                       181            139             320         10,18            131         91              222         6,56       44,14

 1-3 tahun                       305            124             429         13,66            325         170             495        14,63       (13,33)

 < 1 tahun                       43               19            62          1,97             189         64              253         7,48       (75,49)

 Jumlah                      2.160              982            3.142        100          2.347          1.037           3.384        100        (7,15)
Keterangan: L= Laki-laki | P= Perempuan




Struktur dan Komposisi Pemegang Saham
Komposisi Kepemilikan Saham
                                                          1 Januari 2025                                              31 Desember 2025

       Pemegang Saham                    Jumlah                Nilai           Persentase            Jumlah                Nilai            Persentase
                                         Lembar               Nominal          Kepemilikan           Lembar               Nominal           Kepemilikan
                                         Saham                 (Rp)             Saham (%)            Saham                 (Rp)              Saham (%)

 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk         1.275.000.000      127.500.000.000           51,00          1.275.000.000      127.500.000.000          51,00

 PT Tunas Ridean                       1.225.000.000      122.500.000.000           49,00          1.225.000.000      122.500.000.000          49,00

 Jumlah                                2.500.000.000      250.000.000.000           100,00         2.500.000.000      250.000.000.000         100,00




Komposisi Kepemilikan Saham Oleh Manajemen Kunci

   01/01/2025                                                                                                                       31/12/2025


                                                   49%
                                              PT Tunas Ridean




                                                                                     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

                                                                                                   51%




78           PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 80
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                       www.mtf.co.id




Komposisi Kepemilikan Saham
oleh Manajemen Kunci
Kepemilikan Saham Mandiri Tunas Finance oleh Dewan Komisaris dan Direksi, Baik
Langsung atau Tidak Langsung
                                                                           Kepemilikan Saham MTF         Kepemilikan Saham MTF
   Dewan Komisaris dan Direksi                Jabatan
                                                                              Secara Langsung               Tidak Langsung

                                                             Dewan Komisaris

 Nugraha Indra Permadi                     Komisaris Utama                         Nihil                           Nihil

 Fendy Eventius Mugni                   Komisaris Independen                       Nihil                           Nihil

 Subarna                                Komisaris Independen                       Nihil                           Nihil

                                                                 Direksi

 Pinohadi G. Sumardi                       Direktur Utama                          Nihil                           Nihil

 R. Eryawan Nurhariadi                        Direktur                             Nihil                           Nihil

 William Francis Indra                        Direktur                             Nihil                           Nihil




Informasi Tentang Pemegang Saham Utama dan/atau Pemegang Saham Pengendali
Hingga Nama Pemilik Akhir




PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, selanjutnya disebut                     Daya (Persero), PT Bank Dagang Negara (Persero), PT
“Bank Mandiri”, didirikan pada tanggal 2 Oktober 1998                  Bank Ekspor Impor Indonesia (Persero), dan PT Bank
di Negara Republik Indonesia dengan Akta Notaris                       Pembangunan Indonesia (Persero). Pada 14 Juli 2003,
Sutjipto, S.H., No. 10, berdasarkan Peraturan Pemerintah               Bank Mandiri melakukan Penawaran Umum Saham
No. 75 Tahun 1998 tanggal 1 Oktober 1998. Bank                         perdana dengan kode saham “BMRI” sebesar 20% atau
Mandiri didirikan melalui merger atau penggabungan                     ekuivalen dengan 4 miliar lembar saham.
usaha dari 4 (empat) bank BUMN, yaitu PT Bank Bumi



                                                                                                   PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                       Laporan Tahunan 2025      79
Page 81
             Profil Perusahaan




Seiring berjalannya waktu dan didukung dengan                                          melalui penyediaan solusi keuangan yang inovatif.
pengalaman serta kemampuan yang matang dalam                                           Bank Mandiri ingin dikenal karena kinerja, sumber
memberikan layanan perbankan, terutama pada segmen                                     daya manusia dan kerja sama tim yang terbaik.
kredit korporasi, hingga kini Bank Mandiri masih
dipercaya sebagai salah satu Bank BUMN yang terbesar                              2.   Mengambil peran aktif dalam mendorong
di Indonesia dari sisi total aset, pinjaman, dan deposit.                              pertumbuhan jangka panjang Indonesia dan
                                                                                       selalu menghasilkan imbal balik yang tinggi secara
Sebagai bank BUMN yang beroperasi di tengah populasi                                   konsisten bagi pemegang saham.
masyarakat terbesar di dunia, Bank Mandiri secara
konsisten memfokuskan pada 2 (dua) hal, yaitu:                                    Untuk mewujudkan hal tersebut, Bank Mandiri
                                                                                  secara berkesinambungan meningkatkan posisi dan
1.   Komitmen membangun hubungan jangka panjang                                   kemampuannya pada sektor industri perbankan Nasional
     yang didasari atas kepercayaan baik dengan nasabah                           dengan memerhatikan perkembangan teknologi yang
     bisnis maupun perseorangan. Bank Mandiri melayani                            cepat, kebutuhan nasabah yang semakin dinamis, dan
     seluruh nasabah dengan standar layanan internasional                         demografis masyarakat Indonesia.


Informasi Umum PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
 Nama Perseroan                              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

 Tanggal Pendirian                           2 Oktober 1998

 Bidang Usaha                                Perbankan

 Pencatatan Saham                            Bursa Efek Indonesia, 14 Juli 2003

 Kode Efek                                   BMRI

 Jaringan Usaha                              1 Kantor Pusat
                                             139 Kantor Cabang
                                             9 Entitas Anak dan 4 Entitas Cucu (termasuk 1 Entitas Cicit)
                                             2.053 Cabang Pembantu
                                             12.892 ATM
                                             7 Kantor Luar Negeri (5 Cabang Luar Negeri dan 2 Entitas Anak)

 Jumlah Karyawan                             38.732 orang per 31 Desember 2025

 Kinerja Keuangan per 31 Desember            Jumlah Aset Konsolidasi Rp2.829.948.026
 2025 (Jutaan Rupiah)                        Jumlah Simpanan Nasabah Konsolidasi (termasuk dana syirkah temporer) Rp2.105.764.151
                                             Jumlah Ekuitas Konsolidasi Rp327.401.998
                                             Jumlah Pendapatan Bunga dan Syariah-Neto Konsolidasi Rp106.210.035
                                             Jumlah Laba Bersih Tahun Berjalan Konsolidasi (diatribusikan kepada pemilik entitas induk) Rp56.293.950

 Alamat Kantor Pusat                         Jl. Jenderal Sudirman Kav. 54-55 | Jakarta 12190-Indonesia
                                             Telp: +6221 5265045 | Fax: +6221 5274477, 527557
                                             Email: corporate.communication@bankmandiri.co.id
                                             Web: www.bankmandiri.co.id



Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
per 31 Desember 2025
                           Dewan Komisaris                                                                          Direksi

Komisaris Utama                         Zulkifli Zaini*                           Direktur Utama                                Riduan
Wakil Komisaris Utama                   Rudy Salahuddin R.*                       Wakil Direktur Utama                          Henry Panjaitan
Komisaris                               Muhammad Yusuf Ateh                       Direktur Operations                           Timothy Utama
Komisaris                               Luky Alfirman*                            Direktur Human Capital and Compliance         Eka Fitria
Komisaris                               Yuliot                                    Direktur Risk Management                      Danis Subyantoro
Komisaris Independen                    Mia Amiati                                Direktur Commercial Banking                   Totok Priyambodo
Komisaris Independen                    Bintoro K. Pardewo*                       Direktur Corporate Banking                    Mochamad Rizaldi
                                                                                  Direktur Consumer Banking                     Saptari
Keterangan: *Efektif setelah memperoleh persetujuan OJK atas Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan                                                           Direktur Treasury and International Banking   Ari Rizaldi
                                                                                  Direktur Finance and Strategy                 Novita Widya Anggraini
                                                                                  Direktur Network and Retail Funding           Jan Winston Tambunan
                                                                                  Direktur Information Technology               Sunarto




80           PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 82
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                          www.mtf.co.id




PT Tunas Ridean
PT Tunas Ridean, selanjutnya disebut “Tunas Group”,               mengoperasikan jaringan outlet penjualan dan layanan
merupakan pemegang saham pendiri Perseroan. Tunas                 purnajual merek otomotif ternama melalui PT Tunas
Group adalah perusahaan keluarga bernama Tunas                    Ridean (Tunas Toyota), PT Tunas Mobilindo Perkasa
Indonesia Motor yang beroperasi sejak tahun 1967. Pada            (Tunas Daihatsu dan Tunas Peugeot), PT Tunas Mobilindo
tahun 1980, Tunas Group mengintegrasikan seluruh bisnis           Parama (Tunas BMW), dan PT Tunas Dwipa Matra dealer
unit ke dalam satu perusahaan induk PT Tunas Ridean.              utama sepeda motor Honda untuk wilayah Lampung.
Perusahaan ini kemudian mendaftarkan diri di Bursa Efek           Perseroan melalui PT Tunas Aset Sarana (Tunas Used
Indonesia pada tahun 1995 melalui aksi korporasi Penawaran        Car) juga mengoperasikan layanan penjualan mobil
Umum Saham perdana dengan kode saham “TURI”.                      bekas BMW Premium Selection. Selain itu Tunas Group
                                                                  mengoperasikan layanan penyewaan kendaraan dan
Pada tahun 2012, Tunas Group memperluas jaringan outlet           pengelolaan armada jangka pendek dan jangka panjang
penjualan dan layanan purnajual merek otomotif melalui            melalui PT Surya Sudeco (Tunas Rent). PT Surya Sudeco
akuisisi dealer resmi merek Isuzu PT Rahardja Ekalancar           mendirikan perusahaan manpower services bernama PT
dan sekarang bernama Tunas Isuzu. Pada November                   Mitra Asri Pratama dan balai lelang bernama PT Mega
2014, PT Tunas Dwipa Matra bersama-sama dengan pihak              Armada Sudeco.
ketiga mendirikan PT Asia Surya Perkasa, dealer utama
sepeda motor Honda untuk wilayah Bangka Belitung.                 Pada pertengahan tahun 2022, Tunas Group mengambil
                                                                  keputusan untuk Go Private dan melakukan penghapusan
Saat ini, Tunas Group telah menjadi grup otomotif                 pencatatan (delisting) di Bursa Efek Indonesia secara
independen terbesar yang memiliki 169 outlet                      sukarela. PT Tunas Ridean resmi menjadi perusahaan
yang tersebar di seluruh Indonesia. Tunas Group                   tertutup pada 6 April 2023.


Informasi Umum PT Tunas Ridean
 Nama Perseroan                                                  PT Tunas Ridean

 Tanggal Pendirian                                               24 Juli 1980

 Bidang Usaha                                                    Keagenan, Penyaluran, Industri, Perdagangan, dan Pengangkutan

 Pencatatan Saham                                                Bursa Efek Indonesia, 16 Mei 1995, kode saham “TURI”. Menjadi
                                                                 Perusahaan Tertutup/Private Company pada 6 April 2023.

 Kode Efek                                                       TURI

 Jaringan Usaha                                                  1 Kantor Pusat
                                                                 169 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia.

 Jumlah Karyawan                                                 4.033 orang (2025)

 Kinerja Keuangan per 31 Desember 2025 (Jutaan Rupiah)*          Jumlah Aset Konsolidasian Rp9.382.974
                                                                 Jumlah Ekuitas Konsolidasian Rp6.267.126
                                                                 Jumlah Pendapatan Bersih Konsolidasian Rp1.457.262
                                                                 Jumlah Laba Bersih Tahun Berjalan Konsolidasian Rp725.166

 Alamat Kantor Pusat                                             Jl. Raya Pasar Minggu No.7 Jakarta 12740, Indonesia
                                                                 Telp: +6221 794 4788, 799 5621
                                                                 Fax: +6221 150 0798
                                                                 Email: info@tunasgroup.com
                                                                 Web: www.tunasgroup.com
*Angka yang disajikan merupakan data keuangan in-house.


Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Tunas Ridean
per 31 Desember 2025
                               Dewan Komisaris                                                    Direksi

 Komisaris Utama                           Anton Setiawan        Direktur Utama                         Rico Adisurja Setiawan

 Komisaris                                 Wilfrid Foo Tsu-Jin   Direktur                               Nugraha Indra Permadi

 Komisaris                                 Hong Anton Leoman     Direktur                               Wong Jie Min Adrian

 Komisaris                                 Alfredo Chandra       Direktur                               Tenny Febyana Halim

                                                                 Direktur                               Ester Tanudjaja




                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                          Laporan Tahunan 2025      81
Page 83
              Profil Perusahaan




Kronologis Penerbitan Saham
Hingga akhir tahun 2025, Perseroan belum mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Status Perseroan sebagai
emiten diperoleh melalui penerbitan obligasi yang diperdagangkan kepada publik. Dengan demikian, Perseroan tidak
menyajikan informasi kronologi penerbitan maupun pencatatan saham yang dapat disajikan dalam laporan ini.



Kronologis Penerbitan Efek Lainnya
Untuk memperkuat struktur pendanaan dalam mendukung kegiatan pembiayaan kendaraan bermotor, Perseroan terus
mengembangkan strategi pendanaan yang terdiversifikasi. Meskipun Perseroan memperoleh dukungan pendanaan yang
solid melalui fasilitas Joint Financing dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, diversifikasi sumber pendanaan tetap dilakukan
guna memastikan keberlanjutan kinerja usaha dan menjaga fleksibilitas keuangan Perseroan. Penerbitan obligasi juga
berperan penting dalam mempererat hubungan dengan investor serta mempertahankan posisi Perseroan sebagai salah
satu perusahaan pembiayaan terkemuka di Indonesia.

Pada 8 Juli 2025, Perseroan kembali melanjutkan strategi pendanaan jangka panjang melalui penerbitan Obligasi
Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025 yang menargetkan dana terhimpun sebesar Rp2,5 triliun. Aksi
korporasi ini menegaskan komitmen Perseroan dalam menjaga struktur permodalan yang kuat, meningkatkan kehadiran
di pasar modal, serta memastikan tersedianya likuiditas yang memadai untuk mendukung ekspansi pembiayaan.

Berikut adalah daftar obligasi yang masih beredar dan belum jatuh tempo per 31 Desember 2025. Di luar instrumen
obligasi tersebut, Perseroan tidak menerbitkan efek dalam bentuk lainnya.



                                                                                           Frekuensi
                                            Peringkat       Jumlah           Tingkat                             Tanggal           Tanggal
  Tahun      Nama Obligasi                                                                 Pembayaran                                                Status
                                            Penerbitan      (Rp Juta)        Bunga                               Penerbitan        Jatuh Tempo
                                                                                           Bunga

             Obligasi Berkelanjutan V       idAA+           485.700          7,65%         Setiap 3 (tiga)       20 Mei 2021       20 Mei 2026       Aktif/Belum
   2021
             MTF Tahap II Seri B                                             p.a           bulan                                                     Lunas

             Obligasi Berkelanjutan V       idAA+           376.615          6,75%         Setiap 3 (tiga)       23 Februari       23 Februari       Aktif/Belum
   2022
             Tahap III MTF Seri B                                            p.a           bulan                 2022              2027              Lunas

             Obligasi Berkelanjutan VI      idAAA           439.660          6,00%         Setiap 3 (tiga)       11 Juli 2023      11 Juli 2026      Aktif/Belum
             Tahap I MTF Seri A                                              p.a           bulan                                                     Lunas

             Obligasi Berkelanjutan VI      idAAA           252.075          6,25%         Setiap 3 (tiga)       11 Juli 2023      11 Juli 2028      Aktif/Belum
             Tahap I MTF Seri B                                              p.a           bulan                                                     Lunas

   2023      Obligasi Berkelanjutan VI      idAAA           804.175          6,50%         Setiap 3 (tiga)       27                27                Aktif/Belum
             Tahap II MTF Seri A                                             p.a           bulan                 September         September         Lunas
                                                                                                                 2023              2026

             Obligasi Berkelanjutan VI      idAAA           326.935          6,75%         Setiap 3 (tiga)       27                27                Aktif/Belum
             Tahap II MTF Seri B                                             p.a           bulan                 September         September         Lunas
                                                                                                                 2023              2028

             Obligasi Berkelanjutan VI      idAAA           81.590           7,00%         Setiap 3 (tiga)       28 Mei 2024       28 Mei 2027       Aktif/Belum
             Tahap III MTF Seri A                                            p.a           bulan                                                     Lunas

             Obligasi Berkelanjutan VI      idAAA           1.081.495        7,25%         Setiap 3 (tiga)       28 Mei 2024       28 Mei 2029       Aktif/Belum
             Tahap III MTF Seri B                                            p.a           bulan                                                     Lunas
   2024
             Obligasi Berkelanjutan VI      idAAA           423.735          6,70%         Setiap 3 (tiga)       19 November       19 November       Aktif/Belum
             Tahap IV MTF Seri A                                             p.a           bulan                 2024              2027              Lunas

             Obligasi Berkelanjutan VI      idAAA           1.185.375        6,85%         Setiap 3 (tiga)       19 November       19 November       Aktif/Belum
             Tahap IV MTF Seri B                                             p.a           bulan                 2024              2029              Lunas

             Obligasi Berkelanjutan         idAAA           313.510          6,15%         Setiap 3 (tiga)       8 Juli 2025       18 Juli 2026      Aktif/Belum
             VII Tahap I MTF Seri A                                          p.a           bulan                                                     Lunas

             Obligasi Berkelanjutan         idAAA           236.000          6,50%         Setiap 3 (tiga)       8 Juli 2025       8 Juli 2028       Aktif/Belum
   2025
             VII Tahap I MTF Seri B                                          p.a           bulan                                                     Lunas

             Obligasi Berkelanjutan         idAAA           225.760          6,70%         Setiap 3 (tiga)       8 Juli 2025       8 Juli 2030       Aktif/Belum
             VII Tahap I MTF Seri C                                          p.a           bulan                                                     Lunas
Keterangan: Hasil pemeringkat tersebut merupakan peringkat yang ditetapkan terhadap obligasi pada saat awal pendaftaran obligasi yang dilakukan oleh PEFINDO




82             PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Tahunan 2025
Page 84
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                           www.mtf.co.id




Informasi Tentang Struktur Grup dan
Kelompok Usaha, Entitas Anak, Entitas
Asosiasi, serta Joint Venture (JV) dan Special
Purpose Vehicle (SPV)
Hingga akhir tahun 2025, Mandiri Tunas Finance tidak                       tentang nama entitas anak dan/atau asosiasi, persentase
memiliki struktur grup dan kelompok usaha, Entitas                         kepemilikan saham, keterangan tentang bidang usaha
Anak, Entitas Asosiasi, Penyertaan Saham, Joint Venture                    entitas anak dan/atau entitas asosiasi, dan keterangan
(JV), Special Purpose Vehicle (SPV), maupun Kerja Sama                     status operasi entitas anak dan/atau entitas asosiasi.
Operasi (KSO). Dengan demikian, tidak terdapat informasi




Akuntan Publik
Berdasarkan kewenangannya sesuai ketentuan pengadaan                       ketentuan bahwa akuntan publik yang ditunjuk wajib
barang dan jasa di lingkungan Perseroan, Dewan Komisaris                   terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.
melakukan proses penunjukan calon Auditor Eksternal.
Berdasarkan persetujuan RUPS Tahunan pada tanggal 30                       Selanjutnya, berdasarkan Surat KAP Nomor 5340/PSS/2025
Juni 2025, Perseroan menunjuk Kantor Akuntan Publik                        tanggal 23 Juli 2025, telah disampaikan pemberitahuan
Purwanto Susanti & Surja, a member firm of Ernst &                         perubahan nama dari KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
Young Global Limited, sebagai auditor eksternal untuk                      menjadi KAP Purwanto Susanti dan Surja. Perubahan tersebut
memeriksa laporan keuangan Perseroan untuk tahun                           bersifat administratif dan tidak disertai perubahan entitas,
buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. RUPS juga                        struktur organisasi, maupun tim penugasan. Sehubungan
memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk                         dengan hal tersebut, Komite Audit merekomendasikan
menetapkan besaran honorarium auditor sesuai ketentuan                     penggunaan nama KAP yang telah diperbarui dalam
peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan                          pelaksanaan audit atas laporan keuangan tahun buku 2025.




Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik 5 Tahun Terakhir
 Tahun   Kantor Akuntan Publik     Nama Akuntan      Jasa yang Diberikan              Biaya (Rp)       Opini

 2025    Purwanto Susanti &        Yasir, No. Izin   Audit Umum atas Laporan          1.362.500.000    Wajar dalam semua hal yang material
         Surja (EY) STTD.KAP-17/   AP.0703           Keuangan tahun buku 2025
         PM.021/2025

 2024    Purwantono, Sungkoro &    Yasir, No. Izin   Audit Umum atas Laporan          1.265.400.000    Wajar dalam semua hal yang material
         Surja (EY) STTD.KAP-03/   AP.0703           Keuangan tahun buku 2024
         PM.22/2018

 2023    Purwantono, Sungkoro &    Danil Setiadi     Audit Umum atas Laporan          2.097.900.000    Wajar dalam semua hal yang material
         Surja (EY) STTD.KAP-03/   Handaja, CPA No   Keuangan tahun buku 2023
         PM.22/2018                Izin AP.1008

 2022    Purwantono, Sungkoro &    Yovita No. Izin   Audit Umum atas Laporan          1.048.950.000    Wajar dalam semua hal yang material
         Surja (EY) No. Izin KMK   AP.0242           Keuangan tahun buku 2022
         No. 603/KM.1/2015

 2021    Purwantono, Sungkoro &    Yovita No. Izin   Audit Umum atas Laporan          1.097.800.000    Wajar dalam semua hal yang material
         Surja (EY) No. Izin KMK   AP.0242           Keuangan tahun buku 2021
         No. 603/KM.1/2015




Jasa Lain dan Biaya KAP/Akuntan Publik Pada Tahun 2025
Pada tahun 2025, tidak terdapat jasa lain yang diberikan Kantor Akuntan Publik kepada Perseroan.



                                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                           Laporan Tahunan 2025      83
Page 85
            Profil Perusahaan




Lembaga dan Profesi Penunjang
Perdagangan dan Pencatatan Saham

Nama                  PT Bursa Efek Indonesia (BEI)

Alamat                Gedung Bursa Efek Indonesia, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53, Jakarta 12190, Indonesia, Tel: +62 21 515 0515
                      Surel: callcenter@idx.co.id
                      Situs Web: www.idx.co.id

Jasa yang Diberikan   • Informasi Perdagangan
                      • Biaya Pencatatan Saham Tahunan

Periode Penugasan     2025

Kustodian

Nama                  PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)

Alamat                Gedung Bursa Efek Indonesia, Menara 1 Lantai 5, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Telp. +62 21 5299 1099
                      Faks. +62 21 5299 1199
                      Surel: helpdesk@ksei.co.id
                      Situs Web: www.ksei.co.id

Jasa yang Diberikan   Menyediakan jasa untuk mengadministrasikan efek yang telah dikeluarkan penyedia layanan jasa penyimpanan dan penyelesaian
                      transaksi efek serta distribusi hasil aksi korporasi.

Periode Penugasan     2025

Pemeringkat Perusahaan

Nama                  PT Fitch Rating

Alamat                DBS Bank Tower, Lantai 24, Suite 2403, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5
                      Jakarta 12940

Jasa yang Diberikan   Memberikan penilaian atau pemeringkatan terhadap Perseroan.

Periode Penugasan     2025

Wali Amanat

Nama                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Divisi Investment Services Bagian Trust & Corporate Services

Alamat                Gedung BRI II Lantai 30, Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46
                      Jakarta 10210

Jasa yang Diberikan   Mewakili kepentingan Pemegang Obligasi.

Periode Penugasan     2025

Pemeringkat Efek

Nama                  PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)

Alamat                Equity Tower Lantai 30, Sudirman Central Business District, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                      Jakarta 12190

Jasa yang Diberikan   Memberikan penilaian atau pemeringkat terhadap Obligasi yang diterbitkan Perseroan.

Periode Penugasan     2025

Penjamin Pelaksana Emisi Efek

Nama                  PT BNI Sekuritas

Alamat                Sudirman Plaza, Indofood Tower Lantai 16
                      Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78 Jakarta 12190

Jasa yang Diberikan   Bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum.

Periode Penugasan     2025




84          PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2025
Page 86
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                     www.mtf.co.id




Penjamin Pelaksana Emisi Efek

Nama                  PT Aldiracita Sekuritas Indonesia

Alamat                Menara Tekno Lantai 9 Jl. H. Fachrudin No. 19
                      Kebon Sirih, Tanah Abang, Jakarta 10250

Jasa yang Diberikan   Bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum.

Periode Penugasan     2025

Penjamin Pelaksana Emisi Efek

Nama                  PT BCA Sekuritas

Alamat                Menara BCA, Grand Indonesia Lantai 41
                      Jl. M.H. Thamrin No. 1 Jakarta 10310

Jasa yang Diberikan   Bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum.

Periode Penugasan     2025

Penjamin Pelaksana Emisi Efek

Nama                  PT Mandiri Sekuritas

Alamat                Menara Mandiri Tower I Lantai 25
                      Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55 Jakarta 12190

Jasa yang Diberikan   Bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum.

Periode Penugasan     2025

Penjamin Pelaksana Emisi Efek

Nama                  PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk

Alamat                Gedung Artha Graha Lantai 18 dan 19, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190

Jasa yang Diberikan   Bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum.

Periode Penugasan     2025

Penjamin Pelaksana Emisi Efek

Nama                  PT BRI Danareksa Sekuritas

Alamat                Gedung BRI II Lantai 23 Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46 Jakarta 10210

Jasa yang Diberikan   Bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum.

Periode Penugasan     2025

Notaris

Nama                  Notaris & PPAT Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.

Alamat                Jl. Panglima Polim V No. 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12160

Jasa yang Diberikan   Pembuatan akta perjanjian yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi.

Periode Penugasan     2025

Konsultan Hukum

Nama                  BM & Partners-Poernomo Idna Yashinta, S.H.

Alamat                Wisma Haroen, Jl. Raya Pasar Minggu No. 2A, Jakarta Selatan

Jasa yang Diberikan   Melakukan legal due diligence terhadap dokumen Perusahaan, Penyusunan Laporan Uji Tuntas dan pembuatan Legal Opini
                      dalam rangka Penyelenggaraan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi.

Periode Penugasan     2025

Lembaga Pencatatan Aset

Nama                  PT Rapi Utama Indonesia (RAPINDO)

Alamat                Kota Kasablanka, Jl. Raya Casablanca Tower A, Menteng Dalam, Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan,
                      Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12870

Jasa yang Diberikan   Mendorong praktik bisnis di sektor jasa keuangan yang lebih sehat, transparan dan akuntabel.

Periode Penugasan     2025




                                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                     Laporan Tahunan 2025      85
Page 87
          Profil Perusahaan




Situs Web Perusahaan
Untuk memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)       laporan berkala dan aksi korporasi, disajikan melalui
No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau            halaman www.mtf.co.id/korporat di bawah pengelolaan
Perusahaan Publik, Mandiri Tunas Finance menyediakan        Sekretaris Perusahaan.
situs web sebagai sarana keterbukaan informasi kepada
publik. Situs web Perseroan tersedia dalam bahasa           Situs web menjadi sarana utama Perseroan dalam
Indonesia dan bahasa Inggris dan dapat diakses melalui      menyediakan informasi kepada publik. Melalui platform
www.mtf.co.id.                                              ini, pemangku kepentingan dapat memperoleh berbagai
                                                            informasi mengenai Perseroan, kegiatan korporasi, serta
Situs web Perseroan tersedia dalam dua platform. Halaman    produk dan layanan yang ditawarkan. Pengelolaan konten
produk dan layanan dikelola oleh Strategic Marketing &      dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh
Communication Division bersama Business and Operation       informasi yang disajikan senantiasa akurat dan relevan
Support Division, sedangkan informasi korporasi, termasuk   dengan perkembangan Perseroan.




86        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 88
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                    www.mtf.co.id




Navigasi Situs Web Korporat Mandiri Tunas Finance
www.mtf.co.id/korporat
Menu                                   Cakupan Konten
Informasi Perusahaan                    • Sejarah MTF
                                        • Struktur Organisasi Perusahaan
                                        • Struktur Kepemilikan Saham
                                        • Struktur Grup Perusahaan
                                        • Manajemen
                                        • Profesi Penunjang
                                        • Anggaran Dasar
                                        • Produk Pembiayaan
                                        • Penghargaan
                                        • Hubungi Kami
Tata Kelola Perusahaan                  • Praktik Tata Kelola
                                        • GCG Charter
                                        • Corporate Code of Conduct
                                        • Piagam Komite Audit
                                        • Kode Etik Pegawai
                                        • Pedoman Kerja Komite-komite
                                        • Anggota Komite Audit
                                        • Prosedur Nominasi dan Remunerasi
                                        • Kebijakan Manajemen Risiko
                                        • Kebijakan Mekanisme Sistem Pelaporan Pelanggaran
                                        • Penerapan Program APU PPT dan PPPSPM
                                        • Kebijakan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI)
                                        • Kebijakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
Informasi Investor                      • Prospektus
                                        • Laporan Tahunan
                                        • Laporan Keberlanjutan
                                        • Laporan Keuangan
                                        • Ikhtisar Data Keuangan Penting
                                        • Pemeringkatan
                                        • RUPS
                                        • Informasi Obligasi
                                        • Informasi Dividen
                                        • Keterbukaan Informasi
Jaringan Cabang                        Kanal untuk melihat cakupan jaringan usaha MTF yang tersebar di Indonesia
Berita & CSR                            • Berita Kegiatan Korporat
                                        • Berita CSR
                                        • Galeri Video
                                        • Liputan Media
                                        • Siaran Pers
Karier                                 Microsite dengan alamat www.karir.mtf.co.id tentang informasi lowongan pekerjaan di Perseroan
ESG                                     • Ringkasan
                                        • Laporan & Dokumen
                                        • Kontak & Info



Tabel Pemenuhan Informasi pada Situs Perusahaan Sesuai dengan POJK
No. 8/POJK.04/2015
Cakupan Informasi                                                                                                  Ketersediaan di Situs Web MTF
Informasi Pemegang Saham sampai dengan Pemilik Akhir Individu
Pedoman Kode Etik
Informasi Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) paling kurang meliputi bahan mata acara yang dibahas
dalam RUPS, ringkasan risalah RUPS, dan informasi tanggal penting yaitu tanggal pengumuman RUPS, tanggal
pemanggilan RUPS, tanggal RUPS, tanggal ringkasan risalah RUPS diumumkan
Laporan Keuangan Tahunan Terpisah (5 tahun terakhir)
Laporan Tahunan Lebih Dari 5 Tahun Terakhir
Profil Dewan Komisaris dan Direksi
Piagam/Charter Dewan Komisaris, Direksi, Komite-komite, Pedoman Kode Etik, Alamat Kantor, Informasi WBS
Informasi Investor
Berita & CSR




                                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                    Laporan Tahunan 2025      87
Page 89
            Profil Perusahaan




Wilayah Operasional



                           1
     Aceh




  Sumatra Utara        Medan



                                                                      Kepulauan Riau

                                                      Riau                                                                      Kalimantan Utara
                                                                                                                                                                8
                                                                                                       Kalimantan Barat                             Kalimantan Timur


                                                  Jambi                  2
                       Sumatra Barat
                                                                                                                                                           Balikpapan

                                                                                   Kepulauan                                   Kalimantan Tengah
  Regional 1                                                                       Bangka Belitung

 Sumatra                                                           Palembang
                                       Bengkulu
 • MTF Medan                                                 Sumatra Selatan
                                                                                        4
 • MTF Medan II                                                                3
 • MTF Medan Multiguna
 • MTF Rantau Prapat                                              Lampung
                                                                                              5                      6
                                                                                                                                                Kalimantan
                                                                                                                                                Selatan
 • MTF Batam                                                                                                                          7
 • MTF Batam Multiguna                                                              DKI Jakarta
 • MTF Pekanbaru
 • MTF Pekanbaru II                                                                Duren                 Jawa
                                                                               BSD Tiga 2               Tengah
 • MTF Pekanbaru Multiguna
 • MTF Duri                                                         Banten               Bandung I
                                                                                                          Semarang                                         Nusa
                                                                                                                           Surabaya II                     Tenggara
                                                                                Jawa Barat                                                                 Barat
                                                                                                  D. I. Yogyakarta

                                                                                                                         Jawa Timur
                                                                                                                                                    Bali

  Regional 2
                                             Regional 3                             Regional 4                            Regional 5
 Sumatra
                                            Jawa                                   Jawa                                  Jawa
 • MTF Padang
 • MTF Padang Multiguna                     • MTF Pecenongan                       • MTF Matraman                        • MTF Karawang
 • MTF Bukittinggi                          • MTF Kelapa Gading                    • MTF Fatmawati                       • MTF Sukabumi
 • MTF Jambi                                • MTF Tanjung Duren                    • MTF Lebak Bulus                     • MTF Bandung I
 • MTF Jambi Multiguna                      • MTF Kebon Jeruk                      • MTF Duren Tiga 2                    • MTF Bandung II
 • MTF Muara Bungo                          • MTF Kebon Jeruk Multiguna            • MTF Duren Tiga Captive              • MTF Bandung III
 • MTF Bengkulu                             • MTF Kemayoran                        • MTF Bekasi                          • MTF Tasikmalaya
 • MTF Palembang                            • MTF Pluit                            • MTF Bekasi Multiguna                • MTF Cirebon
 • MTF Palembang II                         • MTF Cilegon                          • MTF Depok                           • MTF Garut
 • MTF Palembang Multiguna                  • MTF Serang                           • MTF Cibinong                        • MTF Karawang Multiguna
 • MTF Baturaja                             • MTF Tangerang                        • MTF Bogor                           • MTF Bandung Multiguna
 • MTF Lubuklinggau                         • MTF BSD                              • MTF Cibubur                         • MTF Subang
 • MTF Bandar Lampung                       • MTF Bintaro                          • MTF Cikarang
 • MTF Lampung Multiguna                    • MTF Rangkasbitung                    • MTF Pondok Gede
 • MTF Bandarjaya                           • MTF BSD Multiguna
 • MTF Pangkal Pinang                       • MTF Serang Multiguna




88          PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2025
Page 90
             Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                              www.mtf.co.id




                                                                          Kantor Wilayah                         Kantor Fleet
                                                                          • Regional 1 - MTF Medan                • Fleet Makassar
                                                                          • Regional 2 - MTF Palembang
                                                                          • Regional 3 - MTF BSD
                                                                          • Regional 4 - MTF Duren Tiga 2
                                                                          • Regional 5 - MTF Bandung I
                                                                          • Regional 6 - MTF Semarang
                                                                          • Regional 7 - MTF Surabaya II
                                                                          • Regional 8 - MTF Balikpapan
                                                                          • Regional 9 - MTF Makassar



                                 Sulawesi Utara    Maluku Utara

           Gorontalo




                                                                                        Papua Barat Daya
   Sulawesi Tengah




Sulawesi Barat
                                                                                                                                         Papua

       9
                                                                                   Papua Barat
                                                            Maluku
Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara                                                                                               Papua Pegunungan
                                                                                                              Papua Tengah


    Makassar




Nusa                                                                                                                    Papua Selatan
Tenggara
Timur




                 Regional 6                  Regional 7                    Regional 8                            Regional 9

             Jawa                          Jawa, Bali &                   Kalimantan                           Sulawesi,
             • MTF Tegal                   Nusa Tenggara                  • MTF Pontianak
                                                                                                               Maluku & Papua
             • MTF Purwokerto                                             • MTF Sintang
                                           • MTF Surabaya I                                                    • MTF Makassar
             • MTF Semarang                                               • MTF Banjarmasin
                                           • MTF Surabaya II                                                   • MTF Makassar II
             • MTF Ungaran                                                • MTF Banjarbaru
                                           • MTF Malang                                                        • MTF Parepare
             • MTF Semarang Multiguna                                     • MTF Palangkaraya
                                           • MTF Kediri                                                        • MTF Kendari
             • MTF Solo                                                   • MTF Kotawaringin Timur (Sampit)
                                           • MTF Jember                                                        • MTF Manado
             • MTF Solo Multiguna                                         • MTF Samarinda
                                           • MTF Madiun                                                        • MTF Kotamobagu
             • MTF Kudus                                                  • MTF Balikpapan
                                           • MTF Tuban                                                         • MTF Palu
             • MTF Magelang                                               • MTF Tarakan
                                           • MTF Mojokerto                                                     • MTF Luwuk
             • MTF Pekalongan                                             • MTF Samarinda Multiguna
                                           • MTF Gresik                                                        • MTF Mamuju
             • MTF Yogyakarta                                             • MTF Banjarmasin Multiguna
                                           • MTF Banyuwangi                                                    • MTF Gorontalo
             • MTF Yogyakarta Multiguna                                   • MTF Bontang
                                           • MTF Denpasar                                                      • MTF Sorong
                                                                          • MTF Ketapang
                                           • MTF Gianyar                                                       • MTF Jayapura
                                                                          • MTF Pontianak Multiguna
                                           • MTF Surabaya Multiguna                                            • MTF Ambon
                                           • MTF Malang Multiguna                                              • MTF Makassar Multiguna
                                           • MTF Denpasar Multiguna                                            • MTF Manado Multiguna
                                           • MTF Mataram
                                           • MTF Kupang
                                                                                                                   PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                       Laporan Tahunan 2025          89
Page 91
             Profil Perusahaan




Alamat Kantor Cabang
Provinsi         Nama Cabang            Alamat Terkini                                                                           Telepon

Regional 1       MTF Medan I            Jalan Ring Road, Kel. Tanjung Sari, Kec. Medan Selayang, Kab. Medan, Provinsi Sumatera   (061) 8220915
                                        Utara Selayang Kota Medan Kodepos 20132 (samping Hotel Sahara Viesta), 20232

                 MTF Medan II           Jalan H. Adam Malik, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Provinsi      (061) 4151818
                                        Sumatera Utara

                 MTF Medan              Jl. H. Adam Malik No. 19, Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera           -
                 Multiguna              Utara 20236

                 MTF Rantau Prapat      Kompleks M88 Jalan Sisingamangaraja No. 8I, 8J Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan         (0624) 7671497
                                        Rantau Selatan, Kabupaten Labuhan Batu, Provinsi Sumatera Utara

                 MTF Batam              Komplek Ruko Centre Park, Blok A No: 13, Kel. Taman Baloi, Kec. Batam Kota, Propinsi     (0778) 464354
                                        Kepulauan Riau

                 MTF Batam              Ruko Centre Park Blok A Nomor 13, RT 001 RW 011, Kelurahan Taman Baloi, Kecamatan        -
                 Multiguna              Batam Kota, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau

                 MTF Pekan Baru I       Jl. Arifin Ahmad, Komplek Platinum Bisnis Center No 25-26, RT 003/RW 011, Kelurahan      (0761) 63442
                                        Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Provinsi Riau 28294

                 MTF Pekan Baru II      Jl. Komplek Ruko Royal Platinum Arengka II Nomor 89, Kelurahan Simpang Baru,             (0761) 7415380
                                        Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau

                 Pekan Baru             Jl. Arifin Ahmad, Komplek Platinum Bisnis Center No 25-26, RT 003/RW 011, Kelurahan      -
                 Multiguna              Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Provinsi Riau 28294

                 MTF Bengkalis          Jl. Hang Tuah, RT 001/ RW 018, Kel. Air Jamban, Kec. Mandau, Kab. Bengkalis, Riau        (0765) 595155
                 (Duri)

                 Tanjung Pinang         Ruko Grand Bintan Center, Jl. DI Panjaitan KM 9, Kelurahan Air Raja, Kecamatan           -
                                        Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Propinsi Kepulauan Riau.

Fleet            MTF Fleet Medan        -                                                                                        -

Regional 2       Padang                 JL. S Parman No. 236 A, Kel. Ulak Karang Barat, Kec. Padang Utara, Padang, Propinsi      (0751) 4488972
                                        Sumatera Barat

                 Bukittinggi            Jl. By Pass, Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Kota Bukittinggi,    (0752) 7839132
                                        Provinsi Sumatera Barat

                 Padang Multiguna       Jl. S. Parman No. 236A, Ulak Karang, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kec. Padang Utara,     -
                                        Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat

                 MTF Jambi              Jl. Gajah Mada No.82, RT 022/RW 006, Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung, Kota        (0741) 7550022
                                        Jambi

                 MTF Jambi              Jl. Gajah Mada No.85, RT 022/RW 006, Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung, Kota        -
                 Multiguna              Jambi

                 MTF Muara Bungo        Jl. Sudirman RT.14 RW.05 Kelurahan Batang Bungo Kecamatan Pasar Muara Bungo, Kab.        (0747) 323782
                                        Bungo Prov. Jambi

                 MTF Bengkulu           Jl. Pangeran Natadirja KM. 6,5 No. 29 RT. 02 RW. 01 Kelurahan Jalan Gedang,              (0736) 347710
                                        Kecamatan Gading Cempaka, Bengkulu

                 MTF Palembang          Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan     (0711) 379724

                 MTF Palembang II       Jl. Radial Komplek Ruko Transmart RT.21 RW.05, Kelurahan Dua Puluh Empat Ilir,           (0711) 1772-976
                                        Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan

                 MTF Palembang          Jl. R. Sukamto Kompleks Ruko PTC Mall Blok G No. 31, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir    -
                 Multiguna              Timur II, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan

                 MTF Ogan               Jl. Dr. M. Hatta No. 1067 RT 18/05, Kel. Kemalaraja, Kec. Baturaja Timur, Kab. Ogan      (0735) 322026
                 Komering Ulu           Komering Ulu, Prov. Sumatera Selatan
                 (Baturaja)




90           PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 92
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                   www.mtf.co.id




 Provinsi      Nama Cabang           Alamat Terkini                                                                              Telepon

               MTF Lubuk Linggau     Jl. Yos Sudarso No. 90, Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur/ I,               (0733) 732 9631
                                     Lubuklinggau, Sumatera Selatan

               MTF Bandar            Jl. Pangeran Antasari RT 009/RW 02, Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan Way Halim,            (0721) 773557
               Lampung               Kota Bandar Lampung

               MTF Lampung           Jalan Pangeran Antasari Nomor 110, Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan Way Halim,             -
               Multiguna             Bandar Lampung, Provinsi Lampung

               MTF Lampung           Jl. Proklamator Raya Blok A1 Kel. Yukum Jaya Kec. Terbanggi Besar Kab. Lampung              (0725) 529691
               Tengah (Bandarjaya)   Tengah


               MTF Pangkal Pinang    Jl. Pulau Bangka Ruko City Hall Blok 7 RT 009/RW 003, Kelurahan Air Itam, Kecamatan         (0717) 4256832
                                     Bukit Intan, Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

 Regional 3    MTF Pecenongan        Jl. Sukardjo Wirjo Pranoto No.2/6, Kel. Kebon Kelapa, Kec. Gambir, Jakarta Pusat, DKI       (021) 3847288
                                     Jakarta

               MTF Kemayoran         Jl. Gunung Sahari Raya Blok C No. 35, Kel. Ancol, Kec. Pademangan, Jakarta Utara            (021) 22620253

               MTF Kelapa Gading     Jl. Boulevard Barat Blok C No.63A, Plaza Kelapa Gading Inkopal, Kel. Kelapa Gading          (021) 45851153
                                     Barat, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, DKI Jakarta

               MTF Tanjung Duren     JL. Prof Dr Latumenten, Komplek Ruko Seasons City Blok A No. 28, Kel. Jembatan Besi,        (021) 29618062
                                     Kec. Tambora, Kota Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta

               MTF Cilegon           Ruko Cilegon Business Square Blok A No. 6-7 RT.05/RW.06, Kel. Kedaleman, Kec                (0254) 374909
                                     Cibeber, Kota Cilegon, Provinsi Banten, 42422

               MTF Serang            Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten                        (0254) 8496152

               MTF Tangerang         Rukan Business Park Tangerang City, Cikokol Jl. Jendral Sudirman No.1, Kel. Babakan,        (021) 29676323
                                     Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Provinsi Banten, 15117

               MTF Rangkasbitung     Jl. Soekarno Hatta/ByPass Perempatan Sumur Buang. Cibadak-Lebak RT. 005 RW. 001,            (0252) 209765
                                     Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, 42317

               MTF Kebon Jeruk       Jl. Meruya Ilir Raya, Komplek Perumahan Rich Palace Nomor 36-40 Blok A-11, Kelurahan        (021) 58910034
                                     Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta.

               MTF Pluit             Galeri Niaga Mediterania I Jl. Pantai Indah Utara 2, RT.1/RW.16 Kelurahan Kapuk Muara,      (021) 5882175
                                     Kecamatan Penjaringan, Kota Jakarta Utara, 14460

               MTF BSD               Ruko BSD Junction Blok A No. 39-40, Kel. Lengkong Wetan, Kec. Serpong, Kota                 (021) 5382090
                                     Tangerang Selatan, Provinsi Banten

               MTF Bintaro           Ruko Emerald Evenue 2 EB/B-09 Jl. Bintaro Utama kel. Perigi Utama Kec. Pondok Aren          (021) 22215659
                                     Bintaro Jaya-Tangerang Selatan

               MTF BSD Multiguna     Ruko BSD Junction Blok A41 Jl. Pahlawan Seribu Kel. Lengkong Wetan, Kec. Serpong-           -
                                     Kota Tangerang Selatan 15310

               MTF Serang            Ruko Ranca Utama, Jalan Raya Serang-Cilegon KM 4, Kp. Ranca Tales, RT 003 RW 004,           -
               Multiguna             Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten

               MTF Kebon Jeruk       Ruko Rich Palace Shop House and Sweet Regency Blok A.11, Jl. Meruya Ilir Raya No. 36-       -
               Multiguna             40, Kel. Srengseng, Kec. Kembangan, Kota Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta

 Regional 4    MTF Matraman          Apartemen Patria Park, Jl. D.I Panjaitan Kavling Nomor 5-6-7 Nomor RK 02 Lantai G-01        (021) 85917920
                                     Rukan MZ Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur

               MTF Matraman          Jl. Jatinegara Timur No 37 Kelurahan Balimester kecamatan Jatinegara RT 008 RW 004          -
               Captive               Jakarta Timur.




                                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                Laporan Tahunan 2025         91
Page 93
             Profil Perusahaan




Alamat Kantor Cabang
Provinsi         Nama Cabang            Alamat Terkini                                                                           Telepon

                 MTF Fatmawati          Rukan Plaza 5 Pondok Indah Blok D Nomor 5 Jl. Marga Guna, Kelurahan Gandaria Utara,      (021) 27933248
                                        Kecamatan Kebayoran Baru, Kotamadya Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12150

                 MTF Duren Tiga 2       Jl. Duren Tiga, Nomor 29 A-B, RT 005/RW 001, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan             (021) 79195795
                                        Pancoran, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12760

                 MTF Bekasi             Ruko Emerald Summarecon Bekasi Blok UA Nomor 039, type 450, Kel. Margamulya, Kec.        (021) 89454997
                                        Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat.

                 MTF Bekasi             Ruko Grand Kota Bintang C6 RT 04 RW 07, Kelurahan Jaka Sampurna, Kecamatan Bekasi        -
                 Multiguna              Barat, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat

                 MTF Depok              Jl. Margonda Raya No.88 Rukan Depok Mal Blok B No.50, Kemirimuka Beji, Depok             (021) 7756733

                 MTF Cibinong           Cibinong City Center, Jl. Tegar Beriman Blok D No. 3B, Kelurahan Pakansari, Kecamatan    (021) 29577430
                                        Cibinong, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, 16915

                 MTF Cibubur            Jalan Cibubur Timesquare B-4/22,23,23A, RT 001/RW 10, Kel. Jati Karya, Kec. Jati         (021) 84300687
                                        Sampurna, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat

                 MTF Cikarang           Komplek Cikarang Central City blok E No. 15 Jl. Raya Cikarang-Cibarusah, Ciantra,        (021) 22180581
                                        Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat 17550

                 MTF Lebak Bulus        Ruko Bona Indah Business Center Blok B1 Nomor 9X, Jalan Karang Tengah, Kelurahan         (021) 27819838
                                        Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta

                 MTF Pondok Gede        Ruko Pondok Gede Plaza Blok B No.1 & 2 Jl. Raya Pondok Gede RT.001/RW.001 Kel.           (021) 85508709
                                        Jatiwaringin, Kec.Pondok Gede, Kota Bekasi 17411

                 MTF Duren Tiga         Ruko Mampang Business Park Blok A No. 18, Jalan Hj. Tutty Alawiyah Nomor 301, RT         -
                 Captive                010 RW 003, Kel. Duren Tiga, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta

                 MTF Bogor              Jl. Siliwangi No. 60 B & B-2, RT 005/RW 004, Kel. Lawanggintung, Kec. Bogor Selatan,     (0251) 8371118
                                        Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, 16134

Regional 5       MTF Karawang           Blok A Kavling No. 33 Grand Taruma, Desa/Kelurahan Sukamakmur, Kecamatan                 (021) 58910034
                                        Telukjambe Timur, Kabupaten/Kota Karawang, Provinsi Jawa Barat.

                 MTF Sukabumi           Jl. Jendral Sudirman NO 57F RT 01/05 Kel Sriwidari Kec Gn .Puyuh Kota Sukabumi,          (0266) 6223723
                                        43121

                 MTF Bandung 1          Kopo Plaza Kav. C10-11, Jl. Peta Lingkar Selatan, Bandung, Jawa Barat, 40233             (022) 60401 19

                 MTF Bandung 2          Jl. BKR No. 141, RT. 004/RW. 003, Kel. Cigereleng, Kec. Regol, Bandung, 40253            (022) 42833444

                 MTF Bandung 3          Jl. Batununggal Indah IV Nomor 73, Kel Mengger, Kec Bandung Kidul, Kota Bandung,         (022) 87306880
                                        Jawa Barat

                 MTF Tasikmalaya        Jl. Yudanegara No. 24, 003/001, Yudanagara, Cihideung, Tasikmalaya, 46121                (0265) 344905

                 MTF Cirebon            Ruko Kesambi Regency Blok A No. 4 Jl. Raya Kesambi, Kel. Kesambi, Kec. Kesambi,          (0231) 8308522
                                        Cirebon, Jawa Barat

                 MTF Garut              Pertokoan Intan Bisnis Center (IBC) Blok I No. 27, Kel. Pakuwon, Kec. Garut Kota, Kab.   (0262) 544605
                                        Garut, Provinsi Jawa Barat

                 MTF Subang             Jl. Otto Iskandar Dinata Nomor 262, RT 095/RW 026, Kel. Karanganyar, Kec. Subang,        (0260) 415869
                                        Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat

                 MTF Karawang           Ruko Dharmawangsa II Blok A No. 35, Grand Taruma, Kel. Sukamakmur, Kec. Telukjambe       -
                 Multiguna              Timur, Kab. Karawang, Provinsi Jawa Barat 41361

                 MTF Bandung            Jalan BKR Nomor 94 RT 003 RW 005, Kelurahan Ancol, Kecamatan Regol, Kota Bandung         (0260) 415869
                 Multiguna

Regional 6       MTF Tegal              Ruko Komp. Nirmala Square Blok D/2, Jl. Yos Sudarso, Tegal                               (0283) 324066

                 MTF Purwokerto         Jl. DI Panjaitan RT 005/002 Karangklesem, Purwokerto Kulon, Purwokerto Selatan,          (0281) 642645
                                        Banyumas




92           PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 94
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                  www.mtf.co.id




 Provinsi      Nama Cabang           Alamat Terkini                                                                              Telepon

               MTF Semarang          Jl. Indraprasta No. 30 A-B, Kel. Pendrikan Kidul, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang,      (024) 3589008
                                     50241

               MTF Ungaran           Mutiara Ungaran Square, Kelurahan Ungaran, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten               (024) 76902099
                                     Semarang, Jawa Tengah

               MTF Solo              Ruko Adi Sucipto, Jl. Adi Sucipto 167 RT 003/RW 011 Kelurahan Kerten, Kecamatan             (0271) 738989
                                     Laweyan, Kota Surakarta, Solo, Jawa Tengah 57143

               MTF Kudus             Komplek Ruko Sudirman Square, Nomor 101, Kavling B15-B16, Jalan Sudirman,                   (0291) 4252070
                                     Kelurahan Nganguk, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Propinsi Jawa Tengah

               MTF Magelang          Metro Square, Jl. Mayjend. Bambang Soegeng, Desa Sumberrejo, Kecamatan                      (0293) 312406
                                     Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah

               MTF Pekalongan        Komplek Ruko Dupan Square, Jl. Dr. Sutomo Blok B2 No. 10, Kelurahan Baros,                  (0285) 4420100
                                     Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah

               MTF Semarang          Jalan Indraprasta Nomor 32, Kel. Pendrikan Kidul, Kec. Semarang Tengah, Kota                -
               Multiguna             Semarang

               MTF Solo Multiguna    Jalan Adi Sucipto RT 001 RW 013, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota              -
                                     Surakarta, Jawa Tengah

               MTF Yogyakarta        Jl. Ring Road Utara Km 1,5 No 8 Gondangan Ringinsari Maguwoharjo RT 05 RW 50                (0274) 860 9901
                                     Depok Sleman Yogyakarta 55282

               MTF Yogyakarta        Ruko Sumber Baru Square Kav. W, Jalan Ringroad Utara, Kelurahan Sendangadi,                 -
               Multiguna             Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Provinsi D.I. Yogyakarta

 Regional 7    MTF Surabaya 1        Jl. Mayjend Sungkono No. 149-151 Blok 1-5, Kelurahan Dukuh Pakis, Kecamatan Dukuh           (031) 99533640
                                     Pakis, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur

               MTF Surabaya 2        Jl. Raya Tenggilis No 23 Kav 5-6, RT 005/RW 002, Kel. Kendangsari, Kec. Tenggilis           (031) 8420450
                                     Mejoyo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur

               MTF Malang            Jl. Tumenggung Suryo No 98 Kav 1, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota            (0341) 497927
                                     Malang, Jawa Timur

               MTF Kediri            Desa/Kelurahan Mojoroto, Kec. Mojoroto, Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur                    (0354) 775192

               MTF Jember            Ruko Gajah Mada Square A9, Jl. Gajah Mada No.187, Kel. Kaliwates, Kec. Kaliwates,           (0331) 425959
                                     Jember, Jawa Timur, 68133

               MTF Madiun            Jl. Mayjen Sungkono RT 037/RW 012, Kel. Nambangan Kidul, Kec. Manguharjo, Kota              (0351) 473176
                                     Madiun, Provinsi Jawa Timur

               MTF Tuban             Jl. Diponegoro No.34 C, Kel. Latsari, Kec. Tuban, Tuban, Jawa Timur, 62314                  (0356) 326381

               MTF Mojokerto         Jl. Bhayangkara No.110, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto,              (0321) 329688
                                     Provinsi Jawa Timur, 61313

               MTF Gresik            Ruko Kartini Megah Kav. A10, Jl. RA Kartini No. 150-152 RT 003/RW 007, Kelurahan            (031) 3985189
                                     Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur.

               MTF Banyuwangi        Ruko Golden City, Jl. S. Parman, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten           -
                                     Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur

               MTF Malang            Jalan Tumenggung Suryo Nomor 98, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota             -
               Multiguna             Malang, Provinsi Jawa Timur

               MTF Surabaya          Ruko Mangga Dua Blok B1-05, Kelurahan Jagir, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya,            -
               Multiguna             Provinsi Jawa Timur

               MTF Denpasar          Jl. Buluh Indah No. 53 kav. 1, Kel. Pemecutan Kaja, Kec. Denpasar Utara, Bali, 80118        (0361) 8469896

               MTF Gianyar           Jl. Erlangga No.15 C, Kel. Gianyar, Kec. Gianyar, Gianyar, Bali, 80511                      (0361) 944478




                                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                  Laporan Tahunan 2025      93
Page 95
             Profil Perusahaan




Alamat Kantor Cabang
Provinsi         Nama Cabang            Alamat Terkini                                                                           Telepon

                 MTF Denpasar           Jl. Raya Cargo No. 16, Kel. Ubung, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali              -
                 Multiguna

                 MTF Mataram            Jl. Selaparang No. 47 A-B, Kec. Cakranegara Timur, Mataram, Nusa Tenggara Barat,         (0370) 638277
                                        83236

                 MTF Kupang             Jl. Timor Raya KM 6, RT011/RW004 Kel. Oesapa Barat, Kelapa Lima, Kupang, Nusa            (0380) 8586290
                                        Tenggara Timur, 85288

Fleet            MTF Fleet Surabaya     -                                                                                        -

Regional 8       MTF Pontianak          Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota          (0561) 66555718
                                        Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat

                 MTF Sintang            Jl. Sintang-Pontianak, KM.6 Dsn Tunas Jaya Sintang, Desa Balai Agung, Kecamatan          (0565) 2022080
                                        Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, 78614

                 MTF Ketapang           Jl. Gatot Subroto, RT 002 RW 001, Komplek Ruko Grand Rivera No. A1-2, Desa Paya          (0534) 3032761
                                        Kumang, Kec. Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat 78813

                 MTF Banjarmasin        Jl. Gatot Subroto No. 9A RT 33, Kel. Kuripan, Kec. Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin   (0511) 3277145
                                        70235

                 MTF Banjarbaru         Jl. Trikora RT 006 RW 005 Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan,      (0511) 4772067
                                        Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan

                 MTF Banjarmasin        Jalan Gatot Subroto No. 9B RT 33, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur,        -
                 Multiguna              Kota Banjarmasin 70235

                 MTF Palangkaraya       Jl. G. Obos, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Provinsi       (0536) 3224277
                                        Kalimantan Tengah

                 MTF Kotawaringin       Jl. Mas Tirto Haryono, RT 22 RW 09, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa       (0531) 23216
                 Timur (Sampit)         Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah

                 MTF Samarinda          Jalan Wahid Hasyim, Sempaja Selatan, Samarinda Utara, Sempaja Selatan, Samarinda         (0541) 7273930
                                        Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119

                 MTF Balikpapan         Daun Village Blok A 6,8,10 Jalan MT. Haryono, Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan        (0542) 8860744
                                        Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur

                 MTF Tarakan            Jl. Yos Soedarso No. 5 RT 14, Kel. Selumit Pantai, Kec. Tarakan Tengah, Tarakan,         (0551) 3805972
                                        Kalimantan Timur

                 MTF Bontang            Jl. Bhayangkara, Kel. Gunung Elai, Kec. Bontang Utara, Kota Bontang, Provinsi            (0548) 24488
                                        Kalimantan Timur

                 MTF Samarinda          Jl. Dr. Sutomo No. 48, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda,      -
                 Multiguna              Provinsi Kalimantan Timur

                 MTF Pontianak          Komplek Ruko Mega Mall Jl. Jendral Ahmad Yani Blok B No. 35-36 , Parit Tokaya,           -
                 Multiguna              Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat 78115

Regional 9       MTF Makassar I         Jalan Citraland Boulevard, Kompleks Citraland Business Park Blok A1/02 dan A1/03         -
                                        Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar Provinsi Sulawesi
                                        Selatan

                 MTF Makassar II        Jalan AP Pettarani, Kel. Tidung, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan         (0411) 467566

                 MTF Parepare           Jl. Sultan Hasanuddin No. 16 A, Kelurahan Ujung Sabang, Kecamatan Ujung, Pare-Pare,      (0421) 28622
                                        Sulawesi Selatan, 91114

                 MTF Makassar           Jalan Citraland Boulevard Ruko Business Commercial Park CPI Blok A1 No. 2-3,             -
                 Multiguna              Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi
                                        Selatan




94           PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 96
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                         www.mtf.co.id




 Provinsi          Nama Cabang              Alamat Terkini                                                                              Telepon

                   MTF Kendari              Jl. Brigjen M. Joenoes By Pass Square Blok A Nomor 5, Kelurahan Bende, Kecamatan            (0401) 3135093
                                            Kadia, Kota Kendari

                   MTF Manado               Kelurahan Wenang Utara, Kecamatan Wenang, Kotamadya Manado, Provinsi Sulawesi               (0431) 8819809
                                            Utara

                   MTF Kotamobagu           Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu, Provinsi                  (0434) 2621540
                                            Sulawesi Utara

                   MTF Manado               Jl. Piere Tendean Komplek Marina Plaza Blok C No. 03 & 17, Kel. Wenang Utara, Kec.          -
                   Multiguna                Wenang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara 95111

                   MTF Palu                 Jl. Monginsidi Nomor 24-25, RT 002, RW 006, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu            (0451) 454139
                                            Timur, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah

                   MTF Luwuk                Jl. Urip Sumoharjo Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah                                           (0461) 23128

                   MTF Gorontalo            Jl. Nani Wartabone, Kelurahan Heledulaa Selatan, Kecamatan Kota Timur, Kota                 (0435) 822315
                                            Gorontalo

                   MTF Mamuju               Komplek Ruko Maleo Town Square Jl. Yos Sudarso No. A1, Kec. Mamuju, Kabupaten               (0426) 2324777
                                            Mamuju, Sulawesi Barat 91515

                   MTF Ambon                Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Provinsi Maluku                            (0911) 3829445

                   MTF Jayapura             Jl. Raya Abepura Kotaraja, Kelurahan Vim, Kecamatan Jayapura Selatan, Kota Jayapura,        (0967) 5187813
                                            Provinsi Papua

                   MTF Sorong               Ruko Toko Central Samping Bank Papua, Jl. Basuki Rahmat KM.10, Sorong Papua Barat           (0951) 3177597

 Fleet             MTF Fleet Makassar       Jalan Lanto Dg Pasewang, Mamajang, Kota Makassar                                            -




Alamat Kantor Selain Kantor Cabang (KSKC)
  No.    Cabang Utama              KSKC                       Alamat

   1     Kendari                   Kolaka                     Jl. Khairil Anwar No. 1 (Tenant Mall Hotel Sunan Kolaka)

   2     Parepare                  Palopo                     Jl. Datuk Sulaiman, Kel. Pontap, Kec. Wara Timur, Kota Palopo, Sulawesi Selatan

   3     Jakarta Pusat             Graha Sultan               Jalan Cideng Timur Nomor 23-A, Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir,
                                                              Jakarta Pusat.

   4     Padang                    Dharmasraya                Jl. Lintas Sumatera Kel. Sungai Gambut, Kec. Pulau Punjung, Dharmasraya

   5     Pontianak                 Singkawang                 Jl. Yohana Godang Depan Gedung Bantilan Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang
                                                              Barat

   6     Kendari                   Bau-Bau                    Jl. Lakarambau, Lipu, Kec. Betoambari, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara

   7     Palembang                 Prabumulih                 Jl. Jendral Sudirman Desa Cambai, Kec. Pembantu Lembak Kab. Muara Enim Provinsi
                                                              Sumatera Selatan

   8     Sampit                    Pangkalan Bun              JL. Ahmad Yani KM 4 Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan

   9     Tarakan                   Berau                      Kelurahan Sei Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Provinsi
                                                              Kalimantan Timur

  10     Bontang                   Sangatta                   Perum GPL II Cluster Bintang Jaya, Desa Swarga Bara, Kec. Sangatta Utara, Kab. Kutai
                                                              Timur, Provinsi Kalimantan Timur




                                                                                                                   PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                         Laporan Tahunan 2025      95
Page 97
       Analisis dan Pembahasan Manajemen




     Analisis &
     Pembahasan
     Manajemen

                                           75,06%
                                           Pencapaian
     Prinsip Kehati-                       Pendapatan
                                           Dibanding
     hatian Menjadi                        Target
     Kunci
     Kondisi perekonomian yang
     kurang kondusif disikapi dengan
     pengelolaan biaya yang lebih
     efisien agar pertumbuhan yang
     optimal tetap terjaga.

     Perseroan menerapkan prinsip
     kehati-hatian dalam mengelola
     pembiayaan, guna menjaga
     kualitas aset.




96     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Tahunan 2025
Page 98
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                      www.mtf.co.id




              1,08x
              Rasio
              Lancar
                                                             Rp400
                                                             miliar
                                                             Laba
                                                             Bersih




                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                      Laporan Tahunan 2025      97
Page 99
                     Analisis dan Pembahasan Manajemen




           Kajian Perekonomian Makro dan Industri
           Kondisi Perekonomian Makro                                                       Kondisi Industri Perusahaan Pembiayaan
           Pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2025                                       Dinamika perekonomian global di tahun 2025 turut
           diproyeksikan     sebesar   3,1%   YoY,   menunjukkan                            memberikan tekanan terhadap kondisi ekonomi domestik.
           perlambatan seiring meningkatnya tekanan geopolitik                              Perlambatan ekonomi global, volatilitas pasar keuangan,
           dan konflik perdagangan yang dipicu oleh kebijakan tarif                         serta tingginya tensi geopolitik mendorong pelaku usaha
           yang diinisiasi oleh Presiden Trump. Di tengah kondisi                           dan masyarakat untuk bersikap lebih berhati-hati dalam
           tersebut, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan                               melakukan investasi dan konsumsi. Di sisi lain, tingkat inflasi
           resiliensinya dengan mencatat pertumbuhan Produk                                 riil cenderung meningkat dan berada di atas laju inflasi yang
           Domestik Bruto (PDB) sebesar 5,11% YoY, meningkat                                tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Kondisi tersebut
           dari 5,03% YoY di tahun 2024. Konsumsi rumah tangga                              mendorong banyak perusahaan melakukan langkah
           masih menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi                                efisiensi, antara lain melalui pemutusan hubungan kerja
           Indonesia, meskipun laju pertumbuhannya berada di                                (PHK) maupun penutupan kegiatan usaha. Gelombang
           bawah pertumbuhan ekonomi nasional.                                              PHK yang cukup signifikan terjadi sepanjang tahun 2025
                                                                                            dan berdampak pada penurunan daya beli masyarakat
           Pertumbuhan PDB Indonesia 2021-2025                                              secara umum.

                                                                                            Penurunan daya beli tersebut selanjutnya memengaruhi
                                                                                            kinerja penjualan produk konsumen, khususnya kendaraan
           6
                                5,31                                       5,11             roda empat yang selama ini menjadi salah satu pilar utama
5,02
                                            5,05           5,03
           5                                                                                pembiayaan nasional. Sebagai dampaknya, industri
           4       3,69
                                                                                            pembiayaan sepanjang tahun 2025 mengalami kontraksi
           3
        2,072                                                                               kinerja. Hingga November 2025, total booking baru
           1                                                                                industri pembiayaan tercatat menurun sebesar 4,14% YoY
           0                                                                                secara tahunan.
 2019    2020      2021         2022        2023           2024          2025
                                                                                            Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor
2019    2020      2021         2022         2023           2024          2025               Indonesia (GAIKINDO), penjualan mobil nasional sepanjang
                                                                                            2025 mencapai 803.687 unit (wholesales), atau turun
           Sementara itu, laju inflasi tetap terjaga dalam rentang                          sebesar 7,2% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai
           sasaran Bank Indonesia yang sebesar 1,5%–3,5%. Pada                              865.723 unit. Sementara itu, penjualan dari dealer langsung
           Desember 2025, inflasi tercatat sebesar 2,92% YoY.                               ke konsumen akhir (retail) tercatat sebesar 833.692 unit di
           Seiring terjaganya inflasi, Bank Indonesia menurunkan                            tahun 2025 atau turun 6,3% dibandingkan tahun 2024.
           suku bunga acuannya secara bertahap dan mencapai level
           4,75% pada akhir Desember 2025, atau turun sebesar                               Khusus di bulan Desember 2025, kinerja penjualan mobil
           125 basis poin kumulatif dibandingkan Desember 2024.                             menunjukkan perbaikan yang signifikan, dimana penjualan
           Tren penurunan suku bunga acuan tersebut menciptakan                             wholesales mencapai 94.100 unit, atau naik 25,7% YoY.
           kondisi yang relatif kondusif bagi pertumbuhan kredit dan                        Penjualan retail pada periode yang sama juga meningkat
           pembiayaan di Indonesia.                                                         sebesar 22,7% YoY.




                                  Suku bunga acuan Bank Indonesia tahun 2025
                                   %


                                   6     5,75%     5,75%   5,75%   5,75%
                                                                             5,50%   5,50%
                                                                                               5,25%
                                   5                                                                    5%
                                                                                                             4,75%   4,75%   4,75%   4,75%

                                   4


                                   3


                                   2


                                   1


                                   0      Jan      Feb     Mar     Apr        Mei     Jun      Jul     Ags   Sep     Okt     Nov     Des     2025




         98           PT Mandiri Tunas Finance
                      Laporan Tahunan 2025
Page 100
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                               www.mtf.co.id




Berdasarkan merek, produsen asal Jepang masih menguasai                      Secara keseluruhan, outstanding piutang pembiayaan
pasar. Toyota, Daihatsu, dan Mitsubishi Motors memimpin                      masih tumbuh sebesar 1,07% YoY, dengan rasio kredit
penjualan wholesales, sementara Toyota, Daihatsu, dan                        bermasalah (NPL) tercatat sebesar 2,47%. Dari sisi struktur
Honda mencatat penjualan retail tertinggi.                                   keuangan, gearing ratio industri menurun dari 2,33x pada
                                                                             September 2024 menjadi 2,17x pada September 2025,
Tahun 2025 juga mencatat fenomena meningkatnya                               yang mengindikasikan penerapan strategi pengelolaan
permintaan terhadap kendaraan listrik, seiring masuknya                      utang yang lebih konservatif.
berbagai merek baru dengan harga yang semakin
terjangkau. Perkembangan ini menandai pergeseran                             Namun demikian, tekanan terhadap profitabilitas masih
preferensi masyarakat ke arah kendaraan yang lebih                           dirasakan industri, tercermin dari penurunan rasio
efisien dan ekonomis.                                                        profitabilitas. Return on Assets (ROA) industri menurun
                                                                             dari 5,35% pada Juni 2024 menjadi 4,97% pada Juni
Pada segmen pembiayaan sepeda motor, booking                                 2025, sementara Return on Equity (ROE) turun dari 14,46%
pembiayaan baru mencatat pertumbuhan sebesar 1,40%                           menjadi 13,43%.
YoY, mencerminkan minat konsumen pada kendaraan
yang lebih terjangkau dan sesuai dengan kondisi daya
beli saat ini.




Tinjauan Operasional
Gambaran Kinerja Kegiatan Usaha Pembiayaan
Kegiatan usaha Perseroan mendapatkan dukungan yang besar dan kuat dari Perusahaan Induk, dimana Bank Mandiri
mendorong Perseroan untuk menggarap nasabah serta debitur retail dan wholesales untuk memenuhi kebutuhan
pembiayaan serta dukungan pendanaan yang berkelanjutan. Dari sisi Tunas Ridean juga mendukung penetrasi bisnis di
grup usahanya. Perseroan memiliki market captive yang besar dari dukungan Perusahaan Induk. Selain dukungan yang
kuat dari Perusahaan Induk, Mandiri Tunas Finance secara berkelanjutan terus meningkatkan dan memperluas kerja sama
dengan seluruh Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan bermotor dan jaringan dealer serta partner bisnis di seluruh
wilayah kantor pemasaran Perseroan untuk meningkatkan market share pembiayaan.

Secara umum, jangka waktu pembiayaan ditetapkan selama 1 (satu) hingga 7 (tujuh) tahun dengan jangka waktu
pembiayaan terbanyak adalah 4 (empat) tahun. Sebagai agunan untuk pembiayaan adalah Bukti Pemilikan Kendaraan
Bermotor (BPKB) asli yang ditahan dan disimpan selama tenor pembiayaan.

Perkembangan Volume dan Nilai Kontrak Baru Berdasarkan Jenis Pembiayaan
Uraian                                       Volume (Unit)                               Nilai (Rp juta)                       Kenaikan (Penurunan), %
Jenis Pembiayaan                      2025                   2024                 2025                     2024                Volume                Nilai
Mobil Baru                            43.476             83.987             12.949.133              25.582.763                  (48,2)               (49,4)
Mobil Bekas                           12.918             25.873              2.899.849               5.524.591                  (50,1)               (47,5)
Motor                                  201                   437                  33.757                69.887                  (54,0)               (51,7)
Lainnya                               1.700              1.489               3.420.340               3.912.388                  14,2                 (12,6)
Jumlah                                58.295            111.786             19.303.079              35.089.629                  (47,9)               (45,0)

Baik dari sisi volume maupun nilai, terjadi penurunan kontrak baru untuk jenis pembiayaan mobil baru, bekas, motor
ataupun lainnya. Dari sisi nilai, penurunan terbesar tercatat pada kontrak mobil baru yang secara nilai turun sebesar
49,4% YoY menjadi Rp12,95 triliun. Namun demikian, kontrak mobil baru masih mendominasi Jumlah pembiayaan, yaitu
mencakup 74,58% dari sisi volume dan 67,08% dari sisi nilai pada tahun 2025.

Jumlah Volume dan Nilai Kontrak Baru Berdasarkan Asal Kontrak
                                                                                               Proporsi Berdasarkan
Uraian                          Volume (Unit)                   Nilai (Rp juta)                                                 Proporsi Berdasarkan Nilai
                                                                                                     Volume
Jenis Pembiayaan              2025        2024               2025             2024               2025             2024          2025             2024
Grup                          6.311      10.076        1.717.196           2.757.227             10,8%            9,0%          8,9%             7,9%
Non Grup                     51.984      101.710       17.585.882          32.332.402            89,2%            91,0%         91,1%            92,1%
Jumlah                       58.295      111.786       19.303.078          35.089.629           100,0%            100,0%       100,0%           100,0%




                                                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                              Laporan Tahunan 2025            99
Page 101
                          Analisis dan Pembahasan Manajemen




Gambaran Proses Pembiayaan
Dalam kegiatan akuisisi nasabah, Perseroan mengandalkan                                                             oleh SO. Berdasarkan hasil analisis tersebut, keputusan
peran Sales Officer (SO). SO memperoleh sumber aplikasi                                                             pembiayaan kemudian ditetapkan oleh pihak yang
pembiayaan dari captive dan reguler. Captive merupakan                                                              memiliki kewenangan sesuai dengan ketentuan yang
pembiayaan yang berasal dari sumber internal, seperti                                                               berlaku bagi industri perusahaan pembiayaan dengan
nasabah existing yang mengajukan penambahan plafon                                                                  tetap berlandaskan pada ketentuan-ketentuan spesifik
pembiayaan/refinancing atau merupakan nasabah Bank                                                                  terkait pelayanan dan pelindungan konsumen.
Mandiri, sedangkan reguler merupakan pembiayaan yang
berasal dari dealer dan wira agent.                                                                                 Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kepada
                                                                                                                    pelanggan, Perseroan secara berkelanjutan melakukan
Setiap aplikasi yang telah melalui proses survei dan                                                                pengembangan dan penyempurnaan proses pembiayaan
penilaian awal oleh Sales Officer selanjutnya disampaikan                                                           dengan memanfaatkan teknologi. Penerapan teknologi
kepada Credit Head untuk dilakukan analisis kelayakan                                                               tersebut difokuskan pada percepatan proses pembiayaan,
pembiayaan. Perseroan menempatkan sekurang-kurangnya                                                                tanpa mengesampingkan penerapan prinsip kehati-
1 (satu) orang Credit Head pada setiap kantor cabang                                                                hatian, sehingga Perseroan tetap mampu menjaga
Perseroan. Credit Head ini bertugas melakukan pengkajian                                                            kualitas portofolio pembiayaan yang sehat dan
dan evaluasi atas usulan pembiayaan yang diajukan                                                                   berkelanjutan.




                               Inisiasi & Data Entry                                 Underwriting                                     Golive                                 Post Golive


                 Channel Aplikasi           Survey
                 • Referral BMRI            • Survey tempat
                 • Dealer/Showroom            tinggal dan
                 • Multiguna/Digital          geotagging
AO / SO




                   Channel                  • Collect dokumen
                                              dan form aplikasi
                                              yang telah di-ttd
                                              Customer untuk
                                              diunggah ke MTF
                                              1Access


                 Pre Survey
                 • Collect KTP
                   Customer & Spouse
SH / SHD / SHM




                   untuk cek Dukcapil
                   & PEFINDO
                 • Konfirmasi ke
                   Customer untuk
                   permintaan kredit
                   dan janji survey
                 • Pengecekan internal
                   Blacklist, RAPINDO




                                         Verifikasi               Checking                 Analisa Kredit
                                         & Rekomendasi            & Verifikasi             • Verifikasi Income
                                         • Verifikasi data di     • E-KYC                  • Credit Scoring
 Credit Head




                                           MTF 1Access            • Verifikasi data &      • Rekomendasi
                                         • Rekomendasi hasil        informasi hasil          approve / reject
                                           survey                   survey                   berdasarkan analisa
                                                                  • Request Verification     kredit di sistem
                                                                    by Phone (RVP)
                                                                  • Checking untuk
                                                                    Politically Exposed
                                                                    Persons (PEP)


                                                                                           Pemutusan
                                                                                           Kredit
Pemutus




                                                                                           • Approval mengacu
                                                                                             kewenangan
                                                                                             memutus kredit
                                                                                           • Pemutusan eksepsi
                                                                                             naik 1 level pemutus


                                                                                                                     Pra Pencairan             Verifikasi    Pencairan         Penguasaan      Post Go Live
                                                                                                                     • Menerbitkan PO ke       Agunan        Kredit            Agunan          • Pengiriman
                                                                                                                       Dealer / Showroom       • Cek absah   • Disbursment     Dealer            copy contract
                                                                                                                     • Phone verification        BPKB ke       ke Dealer /     mengeluarkan      kepada
 Operations




                                                                                                                       ke Cust, konfirmasi       Polda         Showroom        Surat             customer
                                                                                                                       BAST unit (khusus         (khusus       / Customer      Pernyataan      • Cover
                                                                                                                       pembiayaan                kendaraan     (khusus         Penyerahan        insurance
                                                                                                                       pembelian                 bekas)        multiguna)      Agunan (BPKB)   • Monitoring
                                                                                                                       kendaraan), DP/                       • Go Live         ke Operations     agunan
                                                                                                                       Pencairan                                               MTF
                                                                                                                     • Pengecekan tagihan
                                                                                                                       ke Dealer


                                                                                                                                                                                               Collection
 Collection




                                                                                                                                                                                               • Penagihan
                                                                                                                                                                                               • Penyelamatan
                                                                                                                                                                                                 pembiayaan
                                                                                                                                                                                                 (penarikan,
                                                                                                                                                                                                 lelang, dsb)




100                        PT Mandiri Tunas Finance
                           Laporan Tahunan 2025
Page 102
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                              www.mtf.co.id




Flow Akuisisi Pembiayaan Retail


Komitmen untuk memberikan pelayanan prima tidak hanya menjadi tanggung jawab SO, tetapi juga seluruh bagian
dalam organisasi Perseroan selama tenor pembiayaan berlangsung. Penyempurnaan terhadap proses pembiayaan dalam
rangka meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah senantiasa dilakukan oleh Perseroan. Selain itu, prinsip kehati-
hatian juga senantiasa dijaga sebagaimana tercermin dalam penyusunan Risk Acceptance Criteria (RAC) yang digunakan
sebagai pedoman dalam akuisisi nasabah.

Proses pembiayaan yang berorientasi pada prinsip kehati-hatian serta didukung oleh penggunaan teknologi menjadi
fundamental yang kuat bagi Perseroan untuk terus bertumbuh dengan cepat dan sehat

Gambaran Proses Penagihan
Perseroan senantiasa berupaya menjaga tingkat piutang bermasalah pada level yang rendah. Tingkat kolektibilitas yang baik
hanya dapat dicapai melalui penerapan sistem penagihan yang ketat dan disiplin. Pada prinsipnya, nasabah memiliki berbagai
alternatif untuk melakukan pembayaran angsuran, baik secara tunai maupun melalui beragam payment channel lainnya.

Selanjutnya, pemantauan pembayaran dilakukan oleh tim pemasaran sebelum tanggal jatuh tempo, dan akan dilimpahkan
kepada tim penagihan (collection) apabila angsuran telah melewati tanggal jatuh tempo. Pemantauan terhadap kualitas
portofolio pembiayaan dilakukan secara berkelanjutan guna mengantisipasi peningkatan rasio Non-Performing Financing
(NPF) secara signifikan.

Skema Penagihan
  Cara Bayar Angsuran                Sebelum             • Monitoring oleh                       OD -3 s/d 0 hari
                                                           Marketing - Collection
                                   Jatuh Tempo           • Mengingatkan Pelanggan
  •   Giro / Cek                                           dengan Telepon SMS/Surat
  •   Autocoll
  •   Tunai
  •   Bank                                                   Penagihan oleh
                                                             Telecollection & Whatsapp           OD 1 s/d 7 hari
  •   Payment Channel
                                      Setelah
                                   Jatuh Tempo               Penagihan oleh Field-Collection    OD 8 s/d 30 hari

                                                             Penagihan dan Pengamanan Aset        OD > 30 hari

                                                                                                                           • Laporan Laba/Rugi
                                                                                               Setelah Repossessed         • Informasi Surat
                                                                                                                           • Penjualan Lelang



Aspek Pemasaran
Perseroan menjalankan berbagai langkah strategis                           1.     Ekspansi pasar melalui peningkatan penetrasi
sebagai upaya untuk menjaga stabilitas dan mendorong                              segmen bisnis captive yang berasal dari Bank Mandiri,
pertumbuhan usaha di tengah dinamika industri. Salah satu                         meningkatkan segmen pembiayaan wholesales
langkah yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan                               beserta rantai pasoknya, menjaga pertumbuhan
bisnis yang bersumber dari segmen captive Perusahaan                              bisnis yang berasal dari dealer dan rekanan, serta
Induk. Selain itu, optimalisasi pemanfaatan teknologi                             menumbuhkan pembiayaan berkelanjutan yang
digital dipandang sebagai fondasi penting dalam                                   berdampak positif terhadap lingkungan dan sosial,
meningkatkan kecepatan layanan serta memberikan nilai                             serta berkontribusi pada keberlanjutan ekonomi.
tambah bagi pelanggan.                                                     2.     Perusahaan terus berupaya meningkatkan penyediaan
                                                                                  layanan dengan cepat dan efisien bagi pelanggan
Strategi ini diterapkan di seluruh wilayah pemasaran                              melalui digitalisasi baik pada proses pemasaran,
Perseroan yang terbagi ke dalam Regional I sampai                                 proses kredit, sampai dengan proses layanan yang
dengan Regional IX. Secara spesifik, strategi pemasaran                           dapat dinikmati pelanggan sepanjang pembiayaan
yang dirumuskan untuk mencapai target sebagaimana                                 berlangsung.
ditetapkan dalam Rencana Bisnis Tahunan (RBT) adalah
sebagai berikut:




                                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                              Laporan Tahunan 2025      101
Page 103
               Analisis dan Pembahasan Manajemen




Di tahun 2025, pangsa pasar Perseroan dalam penyaluran pembiayaan mobil sebesar 11,42% dan 6,32% dari total
pembiayaan industri. Pangsa pasar Perseroan berdasarkan total aset industri pembiayaan nasional digambarkan pada
tabel berikut:

  Pangsa Pasar                                                 2025                           2024

 Jumlah Perusahaan/Lembaga Pembiayaan*                          146*                           146

 Jumlah Aset Industri (Rp Miliar)*                            476.271*                       503.428

 Jumlah Aset MTF (Rp Miliar)                                   26.873                         32.726

 Pangsa Pasar Berdasarkan Aset                                 5,95%*                         6,50%
*Posisi data Bulan Agustus 2025




102            PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Tahunan 2025
Page 104
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                     www.mtf.co.id




Pembagian Segmen Usaha
Perseroan mengklasifikasikan segmen usahanya ke                           administrasi yang tidak dapat dialokasikan ke dalam kedua
dalam dua kategori utama, yaitu (1) segmen berdasarkan                    segmen tersebut.
kelompok nasabah utama dan produk, serta (2) segmen
berdasarkan wilayah geografis.                                            Selain itu, Perseroan juga membagi segmen usaha
                                                                          berdasarkan wilayah geografis yang terdiri atas Regional I
Segmentasi usaha berdasarkan kelompok nasabah                             (Sumatra), Regional II (Sumatra), Regional III (Jabodetabek),
utama dan produk terbagi menjadi tiga segmen, yaitu                       Regional IV (Jabodetabek), Regional V (Jawa Barat),
segmen ritel, segmen fleet, dan segmen lainnya.                           Regional VI (Jawa Tengah dan Yogyakarta), Regional VII
Segmen ritel merupakan segmen pembiayaan konsumen                         (Jawa Timur, Bali, Kupang dan Mataram), Regional VIII
yang ditujukan kepada nasabah individu, segmen                            (Kalimantan) dan Regional IX (Sulawesi, Ambon, Papua dan
fleet merupakan segmen pembiayaan konsumen bagi                           Sorong).
nasabah korporasi, sedangkan segmen lainnya mencakup
aktivitas yang berkaitan dengan kegiatan kantor pusat,
seperti pendapatan bunga bank serta beban umum dan                        Segmen Usaha Mandiri Tunas Finance

                                                          Segmen Operasi MTF


     Berdasarkan Kelompok Nasabah Utama dan Produk                                                 Berdasarkan Geografis



                                                                             • Regional I (Sumatra)                 • Regional VII (Jawa Timur,
                                                                             • Regional II (Sumatra)                  Bali, NTB & NTT)
                                                                             • Regional III (Banten & Jakarta)      • Regional VIII (Kalimantan)
         Retail              Fleet                   Lainnya                 • Regional IV (Jabodebek)              • Regional IX (Sulawesi,
                                                                             • Regional V (Jawa Barat)                Maluku & Papua)
                                                                             • Regional VI (Jawa Tengah             • Fleet
                                                                               & D.I. Yogyakarta)                   • Lainnya




Gambaran Kinerja Berdasarkan
Kelompok Nasabah Utama dan Produk                                          ditetapkan secara terpisah dalam produk atau paket
                                                                           pembiayaan yang ditawarkan. Selama masa kredit,
Segmen Ritel                                                               pembiayaan tersebut diasuransikan pada perusahaan
Segmen Ritel mencakup pembiayaan yang diberikan                            asuransi rekanan Perseroan sebagai bagian dari upaya
kepada nasabah yang mengajukan aplikasi melalui                            mitigasi risiko.
kantor cabang Perseroan dengan menggunakan sistem
credit scoring. Pembiayaan ritel dapat diberikan untuk                     Termasuk dalam pelaporan segmen retail adalah seluruh
pembelian kendaraan bermotor baru maupun bekas.                            indikator penilaian segmen operasi yang secara nyata
Dalam pembiayaan ritel, biaya administrasi dan premi                       dapat diatribusikan sebagai bagian dari pembiayaan
asuransi dibebankan kepada nasabah, dengan besaran                         konsumen untuk nasabah individu di berbagai wilayah
yang disesuaikan dengan jangka waktu pembiayaan dan                        operasional Perseroan.




Pendapatan dan Aset dari Segmen Ritel
Uraian
                                                  Pendapatan                               Aset                        Kenaikan (Penurunan)

                                       2025 (Rp Juta)    2024 (Rp Juta)     2025 (Rp Juta)    2024 (Rp Juta)      Pendapatan (%)          Aset (%)

Mobil                                    4.112.738         4.976.698          22.888.461          27.573.367          (17,4)               (17,0)

Motor                                       262                179               229                 80                46,4                186,3

Jumlah Pendapatan                        4.113.000         4.976.877          22.888.690          27.573.447          (17,4)               (17,0)




                                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                   Laporan Tahunan 2025        103
Page 105
              Analisis dan Pembahasan Manajemen




Pada tahun 2025, jumlah pendapatan dari segmen ritel mencatat penurunan sebesar 17,4% YoY menjadi Rp4,11 triliun.
Selain pendapatan, aset segmen ritel juga menurun sebesar 17,0% YoY menjadi Rp22,89 triliun. Sebagaimana halnya
pendapatan, aset dari kategori mobil mencakup proporsi terbesar dari total aset.

Segmen Pembiayaan Fleet
Pembiayaan Fleet merupakan pembiayaan yang diberikan kepada nasabah yang dikelola oleh Divisi Corporate Fleet.
Pembiayaan Fleet diberikan kepada satu debitur atau satu kelompok obligor, baik badan usaha maupun perseorangan,
dengan tetap memperhatikan ketentuan Batas Pemberian Pembiayaan. Nilai pembiayaan Fleet ditetapkan sama dengan
atau lebih dari Rp5 miliar.

Pembiayaan Fleet terbagi ke dalam dua jenis, yaitu:
   1. Pembiayaan Investasi, yaitu pembiayaan atas barang modal beserta jasa yang diperlukan untuk mendukung
       kegiatan usaha atau investasi, termasuk rehabilitasi, modernisasi, ekspansi, maupun relokasi tempat usaha atau
       investasi yang diberikan kepada debitur.
   2. Pembiayaan Modal Kerja, yaitu pembiayaan yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran yang
       bersifat habis dalam satu siklus kegiatan usaha nasabah, melalui penyediaan batas pembiayaan kepada nasabah
       yang bersifat committed dan advised.

Termasuk pelaporan dalam segmen fleet adalah seluruh indikator penilaian segmen operasi yang secara nyata dapat
diatribusikan sebagai bagian dari pembiayaan untuk nasabah korporasi.

Pendapatan dan Asset dari Segmen Fleet
 Uraian                                            Pendapatan                                  Aset                  Kenaikan (Penurunan)

                                         2025 (Rp Juta)   2024 (Rp Juta)      2025 (Rp Juta)      2024 (Rp Juta)   Pendapatan (%)         Aset (%)

 Mobil                                      522.507          602.438             3.458.594            4.776.683        (13,3)             (27,59)

 Motor                                        15                 0                  5                   171              -                (97,08)

 Jumlah                                     522.522          602.438             3.458.599            4.776.854        (13,3)              (27,6)



Pada tahun 2025, pendapatan segmen Fleet, yang sebagian besar didominasi oleh pembiayaan mobil, mengalami
penurunan sebesar 13,27% YoY menjadi Rp522,52 miliar. Dari sisi aset, penurunan yang terjadi relatif lebih signifikan,
yaitu sebesar 27,60% YoY menjadi Rp3,46 triliun.

Dibandingkan dengan segmen ritel, kontribusi segmen Fleet terhadap total pendapatan maupun total aset Perseroan
masih relatif lebih kecil. Segmen Fleet menyumbang sekitar 11,27% terhadap total pendapatan Perseroan, sedangkan
segmen ritel berkontribusi sebesar 88,73%. Namun demikian, dari sisi pertumbuhan, penurunan pendapatan terbesar
justru terjadi pada segmen ritel dibandingkan dengan segmen Fleet.

Segmen Lainnya
Segmen lainnya adalah informasi pelaporan segmen operasi terkait dengan aktivitas kantor pusat seperti pendapatan
bunga bank, beban umum dan administrasi yang tidak dapat dialokasikan ke dalam kedua segmen di atas. Dalam segmen
ini, hanya tercatat nilai aset dan liabilitas sebagai bagian dari aktivitas kantor pusat.

Aset dan Liabilitas dari Segmen Lainnya
Uraian                                                          2025 (Rp juta)                  2024 (Rp juta)       Kenaikan (Penurunan) %

Jumlah Aset                                                       1.661.442                       2.075.154                     (19,94)

Jumlah Liabilitas                                                21.704.530                       28.095.693                    (22,75)




Aset segmen lainnya mencatat penurunan di tahun 2025 sebesar 19,94% menjadi Rp1,67 triliun. Namun penurunan aset
tidak sebesar penurunan liabilitas yang turun sebesar 22,75% yoy menjadi Rp21,7 triliun antara lain disebabkan oleh
penurunan pinjaman bank secara signifikan di tahun tersebut.




104           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 106
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                      www.mtf.co.id




Gambaran Kinerja Berdasarkan Geografis
Selain berdasarkan kelompok nasabah utama dan produk, Perseroan juga menyajikan informasi segmen berdasarkan
geografis, yaitu persebaran jasa pembiayaan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Perseroan mengelompokkan
sebaran pasar nasabah dengan pembiayaan ritel yang dilayani ke dalam 9 (sembilan) regional dengan cakupan wilayah
sebagai berikut


 Geografis        Rincian Wilayah

 Regional I       Mencakup wilayah Kepulauan Riau, Riau dan Sumatra Utara

 Regional II      Mencakup wilayah Bengkulu, Jambi, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Sumatra Barat dan Sumatra Selatan

 Regional III     Mencakup wilayah Banten (meliputi Tangerang (BSD dan Bintaro), Cilegon, Serang, dan Lebak (Rangkasbitung)), dan DKI Jakarta
                  (meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat)

 Regional IV      Mencakup wilayah DKI Jakarta (meliputi Jakarta Timur dan Jakarta Selatan), serta Jawa Barat meliputi Bekasi, Depok, dan Bogor

 Regional V       Mencakup wilayah Jawa Barat

 Regional VI      Mencakup wilayah Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta

 Regional VII     Mencakup wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur

 Regional VIII    Mencakup wilayah Kalimantan

 Regional IX      Mencakup wilayah Sulawesi, Ambon dan Papua




Berdasarkan segmentasi geografis, seluruh regional mencatat penurunan pendapatan dan aset pada tahun 2025. Penurunan
pendapatan terbesar terjadi di Regional VIII (Kalimantan), yaitu sebesar 28,8% YoY menjadi Rp658,96 miliar. Meskipun
mengalami penurunan yang signifikan, Regional VIII (Kalimantan) tetap menjadi kontributor pendapatan terbesar dengan
porsi sebesar 14,22% terhadap total pendapatan Perseroan pada tahun 2025.

Sebaliknya, penurunan pendapatan terkecil dicatat oleh Regional I (Sumatra), yaitu sebesar 7,1% YoY menjadi Rp396,62
miliar, dengan kontribusi sebesar 8,56% terhadap total pendapatan Perseroan.

Sejalan dengan penurunan pendapatan, Regional VIII (Kalimantan) juga mencatat penurunan aset terbesar, yaitu sebesar
29,5% YoY menjadi Rp4,46 triliun. Sementara itu, penurunan aset terendah kembali dibukukan oleh Regional I (Sumatra),
yaitu sebesar 3,35% YoY menjadi Rp2,14 triliun.

Pendapatan dan Aset dari Segmen Geografis
                                                                 Pendapatan                          Aset                    Kenaikan (Penurunan)
Retail
                                                           2025            2024            2025               2024          Pendapatan              Aset

Regional I (Sumatra)                                      396.620        427.008         2.138.638          2.215.841          (7,1)%              (3,5)%

Regional II (Sumatra)                                     343.004        402.925         1.799.723          1.975.441          (14,9)%             (8,9)%

Regional III (Banten & DKI Jakarta)                       556.961        612.308         3.551.533          3.932.290          (9,0)%              (9,7)%

Regional IV (Jabodebek)                                   515.659        589.058         3.336.121          4.000.388          (12,5)%            (16,6)%

Regional V (Jawa Barat)                                   325.072        377.534         1.809.009          2.049.049          (13,9)%            (11,7)%

Regional VI (Jawa Tengah & D. I. Yogyakarta)              287.674        351.305         1.546.060          2.054.319          (18,1)%            (24,7)%

Regional VII (Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara)         525.646        622.120         2.950.405          3.578.879          (15,5)%            (17,6)%

Regional VIII (Kalimantan)                                658.964        924.928         3.148.115          4.465.745          (28,8)%            (29,5)%

Regional IX (Sulawesi, Maluku & Papua)                    503.400        669.691         2.609.086          3.301.495          (24,8)%            (21,0)%

Fleet                                                     522.522        602.438         3.458.599          4.776.854          (13,3)%            (27,6)%

Lain-lain                                                    0                0          1.661.442          2.075.154             0               (19,9)%

Jumlah Pendapatan                                        4.635.522      5.579.315       28.008.731          34.425.455         (16,9)%            (18,6)%




                                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                      Laporan Tahunan 2025      105
Page 107
               Analisis dan Pembahasan Manajemen




Tinjauan Keuangan
Analisis dan pembahasan kinerja keuangan dalam laporan tahunan ini mengacu pada Laporan Keuangan Audit yang
diterbitkan oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto, Sungkoro & Surja. Penyajian dan pengungkapan laporan keuangan
Perseroan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia, yang mencakup Pernyataan dan
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
Indonesia.



Posisi Keuangan
Neraca, 31 Desember 2025

                                                                                                                Kenaikan/(Penurunan)
 Uraian                                                                                2025         2024
                                                                                                                   Rp            %

 ASET

 Kas dan Setara Kas                                                                   994.968     1.292.160    (297.192)       (23,00)

 Piutang Pembiayaan Konsumen                                                         22.513.743   26.719.179   (4.205.436)     (15,74)

 Piutang Sewa Pembiayaan                                                             3.625.350    5.395.158    (1.769.808)     (32,80)

 Anjak Piutang                                                                           0         (19.438)                       0

 Piutang Lain-lain                                                                    418.492      500.283      (81.791)       (16,35)

 Aset Pajak Tangguhan                                                                 70.079       84.726       (14.647)       (17,29)

 Piutang Derivatif                                                                    33.826       45.008       (11.182)       (24,84)

 Aset Tetap                                                                           235.303      278.475      (43.172)       (15,50)

 Aset Lain-lain                                                                       116.970      91.028        25.942        28,50

 Jumlah Aset                                                                         28.008.731   34.425.455   (6.416.724)     (18,64)

 LIABILITAS

 Utang Usaha                                                                          470.341      604.208     (133.867)       (22,16)

 Utang Lain-lain                                                                      179.220      212.456      (33.236)       (15,64)

 Utang Pajak Kini                                                                        0         112.491     (112.491)      (100,00)

 Beban yang Masih Harus Dibayar                                                       140.132      247.941     (107.809)       (43,48)

 Pinjaman Bank                                                                       15.861.521   21.476.196   (5.614.675)     (26,14)

 Surat Berharga yang Diterbitkan                                                     6.221.899    6.681.925    (460.026)        (6,88)

 Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan                                                    219.121      213.162       5.959          2,80

 Utang Derivatif                                                                         0         12.654       (12.654)      (100,00)

 Jumlah Liabilitas                                                                   23.092.234   29.561.033   (6.468.799)     (21,88)

 EKUITAS

 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                                  250.000      250.000         0            0,00

 Penghasilan Komprehensif Lain

 Pengukuran Kembali atas Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan - Neto                      1.102       (7.155)       8.257        (115,40)

 Keuntungan/(Kerugian) Kumulatif atas Instrumen Derivatif untuk Lindung Nilai Arus
                                                                                      (21.995)     (17.423)      (4.572)       26,24
 Kas - Neto

 Saldo Laba

 Sudah Ditentukan Penggunaannya                                                       50.000       50.000          0            0,00

 Belum Ditentukan Penggunaannya                                                      4.637.390    4.589.000      48.390         1,05

 Jumlah Ekuitas                                                                      4.916.497    4.864.422      52.075         1,07




106            PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Tahunan 2025
Page 108
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                            www.mtf.co.id




Aset
Jumlah Aset Perseroan tercatat sebesar Rp28,0 triliun pada akhir Desember 2025, mengalami penurunan sebesar 18,64%
YoY. Penurunan terbesar dibukukan oleh pembiayaan konsumen, yang mencakup 80,38% dari total aset. Pembiayaan
konsumen turun sebesar 15,74% menjadi Rp22,51 triliun pada akhir Desember 2025.

Aset Produktif
Aset produktif Perseroan terdiri dari Piutang Pembiayaan Konsumen, Piutang Sewa Pembiayaan dan Anjak Piutang.
Piutang Pembiayaan Konsumen merupakan piutang yang timbul dari pembiayaan pembelian kendaraan bermotor, baik
mobil maupun sepeda motor, yang diberikan oleh Perseroan kepada nasabah, Piutang Sewa Pembiayaan merupakan
piutang yang timbul dari transaksi sewa pembiayaan (finance lease), di mana Perseroan menyediakan pembiayaan atas
penggunaan aset oleh lessee selama jangka waktu tertentu sesuai dengan perjanjian, dengan pembayaran angsuran
secara berkala dan Anjak Piutang merupakan piutang yang timbul dari kegiatan pengambilalihan atau pembelian piutang
jangka pendek milik pihak lain, yang berasal dari transaksi perdagangan atau jasa, sesuai dengan ketentuan perjanjian
yang berlaku.

Mayoritas aset produktif Perseroan berupa pembiayaan konsumen, yaitu mencakup 92,66% dari total aset produktif bruto
(terdiri dari pembiayaan bersama dan pembiayaan kelolaan). Keseluruhan piutang pada dasarnya bisa dirinci menjadi
piutang pembiayaan bersih kelolaan dan piutang Pembiayaan – Pembiayaan Bersama sebagaimana tercermin dalam
tabel berikut.

Piutang Pembiayaan

Uraian                                                                                      Kenaikan/(Penurunan)
(dalam Rupiah)                                                 2025         2024
                                                                                            Rp                    %
Piutang Pembiayaan Bersih Kelolaan                           51.352.418   60.642.783    (9.290.365)            (15,3)
Piutang Pembiayaan-Pembiayaan Bersama                        24.478.809   27.916.505    (3.437.696)            (12,3)
Rasio Non-Performing Finance - Gross (%)                        2,40         1,05
Rasio Non-Performing Finance - Net (%)                          1,47         0,59




Piutang pembiayaan bersih kelolaan mencakup proporsi terbesar dari total pembiayaan yang diberikan oleh Perseroan.
Namun, jumlah ini mengalami penurunan sebesar 15,32% YoY dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, piutang
bermasalah (gross) tercatat sebesar 2,40% di Desember 2025, mengalami peningkatan dari 1,05% di Desember 2024.
Perseroan secara konsisten memastikan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai dibentuk pada tingkat yang memadai
guna menutup potensi kerugian atas pembiayaan bermasalah.

Liabilitas
Jumlah liabilitas pada tahun 2025 menurun sebesar 21,88% YoY dari Rp29,56 triliun pada Desember 2024 menjadi Rp23,09
triliun pada Desember 2025. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan pinjaman bank dari Rp21,48 triliun pada
Desember 2024 menjadi Rp15,86 triliun pada Desember 2025 seiring pelunasan pinjaman bank yang dilakukan Perseroan
di tahun tersebut. Pinjaman bank menyumbang 68,69% dari total liabilitas Perseroan di tahun 2025.

Ekuitas
Pada Desember 2025, jumlah ekuitas Perseroan tercatat sebesar Rp4,92 triliun, meningkat 1,07% YoY dibandingkan
Rp4,86 triliun pada akhir Desember 2024. Perseroan membagikan dividen sebesar Rp351,62 dari laba ditahan tahun 2024
pada bulan Juli 2025.




                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Laporan Tahunan 2025       107
Page 109
              Analisis dan Pembahasan Manajemen




 Laba Rugi
 Laporan Laba Rugi untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025

                                                                                                           Kenaikan/(Penurunan)
 Uraian                                                          2025                    2024
                                                                                                            Rp              %
 Pendapatan                                                    4.635.522               5.579.315         (943.793)        (16,92)

 Beban-beban                                                   (4.121.912)            (4.075.148)        (46.764)          1,15

 laba Sebelum Beban Pajak Final dan Pajak penghasilan           513.610                1.504.167         (990.557)        (65,85)

 Beban Pajak Final                                               (3.159)                (3.495)            336             (9,61)

 Laba Sebelum Beban Pajak penghasilan                           510.451                1.500.672         (990.221)        (65,99)

 Beban Pajak Penghasilan                                       (110.436)               (328.590)         218.154          (66,39)

 Laba Tahun Berjalan                                            400.015                1.172.082         (772.067)        (65,87)

 Penghasilan Komprehensif                                        3.685                  11.010            (7.325)         (66,53)

 Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan                  403.700                1.183.092         (779.392)        (65,88)

 Laba per Saham Dasar (Rupiah Penuh)                              160                    469               (309)          (65,88)




 Pendapatan Operasional
 Pada tahun 2025, pendapatan Perseroan tercatat sebesar Rp4,64 triliun, mengalami penurunan sebesar 16,92% YoY
 dibandingkan dengan tahun 2024. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh melemahnya pendapatan dari
 pembiayaan konsumen. Pendapatan pembiayaan konsumen masih merupakan kontributor terbesar terhadap total
 pendapatan Perseroan, dengan porsi sebesar 62,22% pada tahun 2025.

 Pendapatan dari pembiayaan konsumen tercatat sebesar Rp2,88 triliun, atau menurun sebesar 16,49% YoY dibandingkan
 tahun sebelumnya. Penurunan pendapatan tersebut sejalan dengan penurunan saldo piutang yang dibukukan sepanjang
 tahun 2025, sebagai dampak dari kondisi perekonomian makro yang kurang kondusif selama periode pelaporan.

 Rincian Pendapatan

                                                                                                             Kenaikan/(Penurunan)
 Uraian                                                                       2025                2024
                                                                                                                   Rp         %

 Pendapatan dari Pembiayaan Konsumen                                       2.884.128        3.453.490        (569.362)      (16,49)

 Pendapatan dari Sewa Pembiayaan                                             572.371           678.704       (106.333)      (15,67)

 Pendapatan Anjak Piutang                                                      1                  438            (437)      (99,77)

 Pendapatan Bunga                                                            15.797             17.473        (1.676)        (9,59)

 Pendapatan Lain-lain Neto                                                 1.163.225        1.429.210        (265.985)      (18,61)

 Jumlah Pendapatan                                                         4.635.522        5.579.315        (943.793)      (16,92)




Beban Operasional
Beban Perseroan pada tahun 2025 mengalami sedikit peningkatan dari Rp4,07 triliun di tahun 2024 menjadi Rp4,12 triliun
di tahun 2025. Kemampuan Perseroan dalam melakukan efisiensi tercermin dari penurunan beban gaji dan tunjangan
di tahun 2025 sebesar 15,38% YoY menjadi Rp656,0 miliar. Selain itu, beban keuangan juga menurun akibat strategi
pendanaan yang tepat yang memungkinkan rerata suku bunga pinjaman mencatat penurunan di tahun 2025.




108           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 110
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                www.mtf.co.id




Rincian Beban Operasional

                                                                                                     Kenaikan/(Penurunan)
Uraian                                                         2025             2024
                                                                                                       Rp                %

BEBAN-BEBAN

Beban Keuangan                                               (1.742.114)      (1.913.946)            171.832            (8,98)

Gaji dan Tunjangan                                           (656.012)         (775.231)             119.219           (15,38)

Umum dan Administrasi                                        (437.019)         (413.178)             (23.841)           5,77

Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai

Pembiayaan Konsumen                                          (981.009)         (885.498)             (95.511)           10,79

Sewa Pembiayaan                                              (279.480)         (83.288)             (196.192)          235,56

Anjak Piutang                                                 (19.428)         (14.874)              (4.554)            30,62

Piutang Lain-lain                                              (6.850)          10.867               (17.717)          (163,03)

Jumlah Penyisihan Kerugian penurunan Nilai                   (1.286.767)       (972.793)            (313.974)           32,28

Jumlah Beban                                                 (4.121.912)      (4.075.148)            (46.764)           1,15




Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai
Di dalam komponen beban di tahun 2025 terdapat beban penyisihan kerugian penurunan nilai. Beban ini mengalami
peningkatan yang cukup signifikan di tahun 2025 menjadi Rp1,29 triliun atau meningkat sebesar 32,28% YoY. Kenaikan
beban penyisihan kerugian penurunan nilai terbesar dicatat oleh aktivitas sewa pembiayaan yaitu sebesar Rp279,48 miliar
di tahun 2025 dari Rp83,29 miliar di tahun 2024. Namun demikian, kontribusi beban penyisihan kerugian penurunan
nilai dari sewa pembiayaan hanya mencakup 21,72% di tahun 2025. Penurunan daya beli masyarakat mengakibatkan
penurunan kemampuan dari masyarakat dalam memenuhi kewajibannya. Dampaknya bagi Perseroan adalah peningkatan
penyisihan kerugian penurunan nilai yang cukup signifikan.

Laba Tahun Berjalan
Laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan tercatat sebesar Rp513,61 miliar di tahun 2025, menurun 65,85%
YoY dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini antara lain disebabkan oleh penurunan pendapatan akibat turunnya
penyaluran pembiayaan dan meningkatnya beban penyisihan kerugian penurunan nilai akibat penurunan kualitas
pembiayaan Perseroan di tahun tersebut. Sebagai akibatnya laba tahun berjalan juga mencatat penurunan sebesar
65,87% YoY menjadi Rp400,01 miliar di tahun 2025.




                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                Laporan Tahunan 2025       109
Page 111
              Analisis dan Pembahasan Manajemen




Rincian Penghasilan Komprehensif

                                                                                                                  Kenaikan/(Penurunan)
 Uraian                                                                               2025        2024
                                                                                                                   Rp                   %

 TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN

 Laba (Rugi) Tahun Berjalan                                                         400.015     1.172.082       (772.067)             (65,87)

 Penghasilan Komprehensif Lain                                                        3.685      11.010          (7.325)              (66,53)

 Pos yang Tidak Akan Direklasifikasi ke Laba Rugi

 Pengukuran kembali atas Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan                            10.586     40.044         (29.458)              (73,56)

 Pajak Penghasilan Terkait                                                            (2.329)    (8.809)         6.480                (73,56)

 Sub Jumlah                                                                           8.257      31.235         (22.978)              (73,56)

 Pos yang Akan Direklasifikasi ke Laba Rugi
 Bagian Efektif dari Kerugian Instrumen Lindung Nilai dalam Rangka Lindung
                                                                                      (5.862)   (25.929)         20.067               (77,39)
 Nilai Arus Kas
 Pajak penghasilan Terkait                                                            1.290      5.704           (4.414)              (77,38)

 Sub Jumlah                                                                           (4.572)   (20.225)         15.653               (77,39)

 Penghasilan Komprehensif Lain - Setelah pajak                                        3.685      11.010          (7.325)              (66,53)

 Total Penghasilan (Kerugian) Komprehensif Tahun Berjalan                           403.700     1.183.092       (779.392)             (65,88)


Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan tercatat sebesar Rp403,70 milliar di tahun 2025, menurun 65,88% YoY
dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini pada dasarnya selaras dengan penurunan laba (rugi)
tahun berjalan yang dibukukan di tahun 2025. Walaupun mencatat penurunan, Perseroan masih mencatat Penghasilan
komprehensif lain yang positif sebesar Rp3,69 miliar di tahun 2025.




Arus Kas
Arus kas memberikan gambaran tentang penerimaan dan pengeluaran kas Perseroan, yang terdiri kas neto yang
digunakan untuk aktivitas operasi, kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi, dan kas neto yang diperoleh dari
aktivitas pendanaan.

Ringkasan Arus Kas

 Uraian                                                                                                                 Kenaikan/(Penurunan)
                                                                               2025                  2024
 (dalam Rupiah)                                                                                                                  Rp

 Arus Kas dari Aktivitas Operasi                                             6.200.482            (3.443.243)                9.643.725

 Arus Kas dari Aktivitas Investasi                                            (39.669)             (65.844)                    26.175

 Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                                           (6.458.005)           3.949.107                (10.407.112)

 Kenaikan (Penurunan ) Neto Kas dan Setara Kas                               (297.192)             440.020                    (737.212)

 Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun                                          1.292.160             852.140                    440.020

 Kas dan Setara kas pada Akhir Tahun                                          994.968              1.292.160                  (297.192)




110           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 112
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                  www.mtf.co.id




Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi di tahun 2025 mencatat surplus sejumlah Rp6,20 triliun dibandingkan
dengan defisit Rp3,44 triliun di tahun 2024. Surplus terutama bersumber dari penurunan signifikan pada pembayaran
kepada penyalur kendaraan seiring penurunan aktivitas pembiayaan di tahun 2025.

Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Uraian                                                                2025           2024              Kenaikan/(Penurunan)

Penerimaan Kas dari Konsumen:

Pambiayaan Konsumen                                                28.238.850      27.896.386                            342.464

Sewa Pembiayaan                                                     3.505.046      4.193.421                         (688.375)

Anjak Piutang                                                           1            1.445                                (1.444)

Pembiayaan Bersama                                                  7.977.268      12.611.438                      (4.634.170)

Pendapatan Bunga Simpanan Bank                                       15.810          13.978                                1.832

Pendapatan Penalti                                                   189.030        202.567                              (13.537)

Penerimaan dari Piutang yang Telah Dihapusbukukan                    158.467        182.787                              (24.320)

Penerimaan Tagihan Kelebihan Pajak                                      0              0                                        -

Premi Asuransi                                                       885.996       1.791.375                         (905.379)

Pengeluaran Kas Untuk:

Pembayaran Fasilitas Pembiayaan Bersama                            (11.326.335)    (9.484.182)                     (1.842.153)

Pembayaran Kepada Penyalur Kendaraan                               (19.707.347)   (36.306.565)                     16.599.218

Pembayaran Beban Keuangan                                          (1.751.072)     (1.902.137)                           151.065

Pembayaran Pajak Penghasilan                                        (223.690)       (315.141)                             91.451

Pembayaran Gaji dan Tunjangan                                       (721.859)       (862.249)                            140.390

Penempatan Deposit pajak                                             (12.040)          0                                 (12.040)

Pembayaran Beban Umum dan Administrasi                              (354.057)       (303.074)                            (50.983)

Pembayaran kepada perusahaan Asuransi                               (673.586)      (1.163.292)                           489.706

Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan Untuk) Aktivitas Operasi    6.200.482      (3.443.243)                      9.643.725




Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Di tahun 2025, penggunaan kas bersih untuk aktivitas investasi tercatat sebesar Rp39,67 miliar, lebih rendah dibandingkan
Rp65,84 miliar di tahun 2024. Perseroan menurunkan investasi untuk pembelian aset tetap di tahun 2025 menjadi Rp35,77
miliar dibandingkan dengan Rp54,03 miliar di tahun 2024.

Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Uraian                                                                2025            2024               Kenaikan/(Penurunan)

Pembelian Aset Tetap                                                 (35.768)        (54.028)                              18.260

Peroleh Aset Hak Guna                                                (4.271)         (12.126)                               7.855

Penjualan Aset Tetap                                                   370             310                                     60

Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Investasi                    (39.669)        (65.844)                              26.175




                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                  Laporan Tahunan 2025       111
Page 113
              Analisis dan Pembahasan Manajemen




Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Arus kas bersih yang digunakan dari aktivitas pendanaan tahun 2025 tercatat defisit sebesar Rp6,46 triliun dibandingkan
surplus sebesar Rp3,95 triliun di tahun 2024. Defisit ini terutama disebabkan oleh adanya pelunasan pinjaman bank di
tahun tersebut yang menyebabkan penurunan penerimaan pinjaman di tahun 2025.

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

 Uraian                                                                                                             Kenaikan/(Penurunan)
                                                                                 2025                   2024
 (dalam Rupiah)                                                                                                               Rp

 Penerimaan Pinjaman                                                          13.332.264             26.309.467        (12.977.203)

 Penerimaan Surat Berharga yang Diterbitkan                                     775.270               2.772.195         (1.996.925)

 Pembayaran Pinjaman                                                          (18.956.733)           (22.984.649)       4.027.916

 Pembayaran Surat berharga yang Diterbitkan                                   (1.237.440)            (1.773.150)         535.710

 Pembayaran Beban Emisi Surat berharga                                          (2.601)                (8.764)            6.163

 Pembayaran Dividen Kas                                                        (351.625)              (348.330)           (3.295)

 Pembayaran Utang Sewa                                                          (17.140)               (17.662)               522

 Kas Neto yang Diperoleh dan (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan            (6.458.005)             3.949.107        (10.407.112)




Kenaikan (Penurunan) Kas Bersih serta Kas dan Setara Kas Akhir Tahun
Akumulasi kas neto dari aktivitas operasi, investasi dan pendanaan menghasilkan penurunan kas dan setara kas sebesar
Rp297,19 miliar di tahun 2025 sehingga posisi kas dan setara kas di akhir tahun 2025 menurun dari Rp1,29 triliun di tahun
2024 menjadi Rp994,97 milar di tahun 2025.




Rasio Keuangan
Rasio keuangan dimaksudkan untuk membantu Perseroan dalam menganalisis kinerjanya, baik dari sisi profitabilitas,
likuiditas maupun solvabilitas. Rasio profitabilitas akan memberikan gambaran tentang kemampuan Perseroan dalam
mencetak keuntungan, rasio likuiditas akan mengukur kemampuan aset lancar Perseroan dalam memenuhi liabilitas
jangka pendek dan rasio solvabilitas akan mengukur kemampuan Perseroan dalam membayar kewajiban utangnya.

Rasio Profitabilitas
 Uraian                                                              Satuan                  2025                      2024
 PROFITABILITAS
 Imbal Hasil Aset                                                      %                     1,28                      3,65

 Imbal Hasil Aset *                                                    %                     1,83                      4,36

 Imbal Hasil Rata-rata Aset                                            %                     1,65                      4,69

 Imbal Hasil Ekuitas                                                   %                     8,14                      24,09

 Imbal Hasil Rata-rata Ekuitas                                         %                     8,18                      26,36

 Jumlah pendapatan/Jumlah Aset                                         %                     16,55                     16,21
 Laba Sebelum Pajak Penghasilan/Pendapatan                             %                     11,08                     26,96
 Laba Bersih Setelah Pajak Tahun Berjalan/pendapatan                   %                     8,63                      21,01
 Rasio Efisiensi Biaya                                                 %                     37,81                     32,26
*) Disajikan kembali menggunakan perhitungan laba sebelum pajak




112           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 114
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                     www.mtf.co.id




Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas bisa diukur dengan berbagai rasio, seperti rasio imbal hasil aset (return on assets), rasio imbal hasil
ekuitas (return on equity) atau rasio lainnya. Jika dilihat dari rasio imbal hasil rata-rata aset dan rasio imbal hasil rata-rata
ekuitas, kedua rasio ini mencatat penurunan di tahun 2025, yaitu dari 4,69% di tahun 2024 menjadi 1,28% di tahun 2025
untuk imbal hasil rata-rata aset dan dari 26,36% di tahun 2024 menjadi 8,18% di tahun 2025 untuk imbal hasil rata-
rata ekuitas seiring penurunan kemampuan Perseroan dalam mencetak laba akibat kondisi perekonomian yang kurang
kondusif di tahun tersebut.

Rasio Likuiditas
 Uraian                                                   Satuan                 2025                           2024

 RASIO LIKUIDITAS

 Rasio Lancar                                                x                   1,08                            1,24

 Rasio Kas                                                   x                   7,54                            9,91


Rasio Likuiditas
Rasio Likuiditas diukur dengan menggunakan rasio lancar (current ratio) yang merupakan perbandingan antara aset lancar
dengan liabilitas lancar serta rasio kas yang dihitung dari perbandingan antara kas dan setara kas dengan liabilitas lancar.
Di tahun 2025, rasio lancar Perseroan tercatat sebesar 1,08x, menurun dibandingkan rasio lancar tahun 2024 yang tercatat
sebesar 1,24x. Walaupun menurun, rasio ini tergolong baik karena masih di atas 1x. Sementara rasio kas mengalami
penurunan dari 9,91x di akhir Desember 2024 menjadi 7,54x di tahun 2025 seiring menurunnya kas di akhir periode 2025
sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya.

Selain melalui rasio likuiditas, risiko likuiditas juga bisa dilihat dari profil perbedaan jatuh tempo atas aset dan liabilitas.
Namun, sebagai bagian dari Mandiri Group, Perseroan memperoleh dukungan keuangan yang kuat dari Entitas Induk
melalui skema pembiayaan bersama dan fasilitas pinjaman yang diterima, sehingga risiko likuiditas dapat dikelola
dengan baik.

Profil Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas
                                                                                Lebih dari 6
                                          Kurang dari 1                                         Lebih dari 1
 Uraian                                                            1-6 bulan    bulan sampai                        Nilai Tercatat
                                              bulan                                                tahun
                                                                               dengan 1 tahun

 ASET
 Kas dan Setara Kas                          990.657                   0                0            0                   990.657
 Piutang Pembiayaan Konsumen                1.000.379              4.706.052     4.998.410      12.416.334              23.121.175
 Piutang Sewa Pembiayaan                     213.257               973.591        930.521        1.635.065              3.752.434
 Piutang Lain-lain                           458.153                   0                0            0                   458.153
 Piutang Derivatif                              0                   6.238               0         27.588                 33.826
 Aset Lain-lain                              31.824                   0                 0            0                   31.824
 Jumlah Aset                                2.694.270              5.685.881     5.928.931      14.078.987              28.388.069
 LIABILITAS
 Utang Usaha                                 470.341                   0                0            0                   470.341
 Utang Lain-lain                             156.641                3.137          2.358           1.413                 163.549
 Beban yang Masih Harus Dibayar               3.168                136.964              0            0                   140.132
 Pinjaman yang Diterima                     1.422.637              4.463.702     4.503.390       5.471.792              15.861.521
 Surat Berharga yang Diterbitkan                0                  485.584       1.555.915       4.180.400              6.221.899
 Jumlah Liabilitas                          2.052.787              5.089.387     6.061.663       9.653.605              22.857.442
 Total Perbedaan Jatuh Tempo                 641.483               596.494        (132.732)      4.425.382              5.530.627




                                                                                                PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                    Laporan Tahunan 2025       113
Page 115
              Analisis dan Pembahasan Manajemen




Berdasarkan profil perbedaan jatuh tempo atas aset dan liabilitas keuangan, tampak bahwa perbedaan jatuh tempo
antara aset dan liabilitas tercatat positif di hampir setiap jangka waktu jatuh tempo, kecuali untuk jangka waktu jatuh
tempo lebih dari 6 bulan hingga 1 tahun. Hal ini disebabkan oleh lebih besarnya pinjaman dan surat berharga yang akan
jatuh tempo dibandingkan dengan pembiayaan yang akan jatuh tempo. Perseroan akan memastikan bahwa seluruh
kewajibannya akan dapat dipenuhi dengan baik pada saat jatuh tempo.



Profil Jatuh Tempo Liabilitas Berdasarkan Undiscounted Cash Flow

                                                                              Lebih dari 6
                                              Kurang dari 1                                         Lebih dari 1
 Uraian                                                          1-6 Bulan    Bulan Sampai                                  Total
                                                  Bulan                                                Tahun
                                                                             Dengan 1 tahun

 LIABILITAS

 Utang Usaha                                     470.341             0             0                     0                 470.341

 Utang Lain-lain                                 156.697          3.196          2.510                 1.553               163.956

 Beban yang Masih Harus Dibayar                   3.168          136.964           0                     0                 140.132

 Pinjaman yang Diterima                         1.512.173        4.824.127     4.780.266             5.755.528            16.872.094

 Surat Berharga yang Diterbitkan                  22.970         673.983       1.725.537             4.816.554            7.239.044

 Jumlah Liabilitas                              2.165.349        5.638.270     6.508.313            10.573.635            24.885.567




Sementara itu berdasarkan sisa jatuh tempo kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan perhitungan undiscounted
cash flows menunjukkan bahwa liabilitas Perseroan didominasi oleh liabilitas jangka panjang, yaitu lebih dari satu tahun,
mencakup 42,49% dari total nilai tercatat di tahun 2025. Hal ini menunjukkan bahwa risiko likuiditas Perseroan terjaga
dengan baik pada tahun 2025.

Rasio Solvabilitas
Rasio Solvabilitas diukur melalui rasio utang terhadap ekuitas dan rasio utang terhadap aset. Perseroan berupaya menjaga
rasio utang terhadap ekuitas di bawah 10x yang merupakan aturan yang berlaku umum di industri pembiayaan. Di tahun
2025, rasio utang terhadap ekuitas tercatat sebesar 4,70x, mengalami penurunan di bandingkan 6,08x di tahun 2024.

Rasio Solvabilitas
 Uraian                                                                                       Satuan               2025         2024

 RASIO SOLVABILITAS

 Rasio Utang yang Berbunga terhadap Ekuitas                                                     x                  4,50         5,79


 Rasio Utang terhadap Ekuitas, atau Debt to Equity Ratio (DER)                                  x                  4,70         6,08

 Rasio Utang terhadap Aset atau Debt to Asset Ratio                                             x                  0,82         0,86




114           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 116
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                             www.mtf.co.id




Tingkat Kolektibilitas Piutang
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent). Setiap
permohonan pembiayaan wajib melalui proses analisis pembiayaan atau kredit secara cermat serta melalui berbagai
tahapan persetujuan yang telah ditetapkan. Pengelolaan portofolio pembiayaan dilakukan secara konservatif melalui
penerapan penyisihan secara progresif atas seluruh piutang yang telah masuk dalam kategori ragu-ragu. Saat ini, Perseroan
menerapkan penyisihan piutang ragu-ragu berdasarkan hasil kajian atas kualitas piutang pada akhir periode pelaporan.

Prinsip kehati-hatian juga menjadi dasar dalam penanganan pembiayaan bermasalah. Perseroan menjaga kualitas
piutangnya melalui berbagai upaya, antara lain dengan melakukan pengingat pembayaran (reminding) kepada nasabah
agar memenuhi kewajibannya tepat waktu, melakukan penagihan (collecting) untuk mencegah penurunan kualitas
piutang, serta melakukan pengamanan aset (repossess) apabila piutang telah masuk dalam kategori bermasalah.

Dalam rangka mendukung pengelolaan piutang tersebut, Perseroan memiliki Account Receivable Management Division
sebagai divisi yang bertanggung jawab atas penyelamatan kredit. Divisi ini dipimpin oleh dua orang Account Receivable
Division Head yang masing-masing membawahi beberapa Account Receivable Department Head, serta Remedial Head
dan Collection Head.

Tabel berikut menggambarkan jumlah piutang dan tunggakan berdasarkan jenis aktivitas usaha Perseroan, yaitu
pembiayaan konsumen, sewa pembiayaan dan anjak piutang.

Pembiayaan Konsumen

                                                                                     2025            2024             Kenaikan (penurunan)
Uraian
                                                                                     (Rp)            (Rp)                 Rp                  %

Piutang Pembiayaan Konsumen (Bruto)                                             54.714.989        64.807.461          (10.092.472)           (15,6)

Dikurangi

Pembiayaan Bersama Bruto                                                       (27.567.428)       (32.019.967)         4.452.539             (13,9)

Piutang Pembiayaan Konsumen (Bruto): Pembiayaan Sendiri                         27.147.561        32.787.494          (5.639.933)            (17,2)

Pendapatan Pembiayaan Konsumen yang Belum Diakui: Pembiayaan Sendiri            (4.026.386)       (5.591.552)          1.565.166             (28,0)

Piutang Pembiayaan Konsumen Bersih                                              23.121.175        27.195.942          (4.074.767)            (15,0)




Total piutang pembiayaan konsumen (pembiayaan sendiri) tercatat sebesar Rp27,15 triliun di tahun 2025. Setelah dikurangi
dengan pendapatan piutang pembiayaan konsumen yang belum diakui sejumlah Rp4,02 triliun, piutang pembiayaan
konsumen bersih tercatat sebesar Rp23,12 triliun, atau menurun sebesar 15,0% YoY dibandingkan tahun 2024.

Tunggakan Piutang Pembiayaan Konsumen

Uraian                                                                        2025                                      2024
(Dalam Rupiah)                                                         Rp                   %                   Rp                    %

Jumlah Piutang                                                   54.714.989                 100          64.807.461                  100

Lancar/ Belum Jatuh Tempo                                        51.587.815             94,28            61.649.097                  95,13

Tunggakan 1 - 90 Hari                                             1.951.416             3,57              2.426.559                  3,74

Tunggakan 91 - 120 Hari                                            160.902              0,29                232.364                  0,36

Tunggakan 121 - 180 Hari                                           210.447              0,38                239.369                  0,37

Tunggakan > 180 Hari (Piutang Non Performing)                      804.409              1,47                260.072                  0,40




                                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                           Laporan Tahunan 2025            115
Page 117
             Analisis dan Pembahasan Manajemen




Sementara itu, dari sisi tunggakan piutang pembiayaan konsumen, jumlah piutang non-performing tercatat mencapai
Rp804,41 miliar, meningkat dibandingkan Rp260,07 miliar di tahun 2024. Hal ini menyebabkan rasio pembiayaan
bermasalah meningkat dari 0,40% di tahun 2024 menjadi 1,47% di tahun 2025.

Piutang Sewa Pembiayaan

                                                                                2025              2024         Kenaikan/(Penurunan)
 Uraian
                                                                                (Rp)              (Rp)            Rp                %

 Piutang Sewa Pembiayaan (Bruto)                                             4.334.665       6.450.469      (2.115.804)            (32,8)

 Dikurangi

 Pembiayaan Bersama (Bruto)                                                   (6.892)          (25.647)       18.755               (73,1)

 Nilai Sisa yang Terjamin                                                    1.833.852       2.445.103       (611.251)             (25,0)

 Piutang Sewa Pembiayaan (Bruto): Pembiayaan Sendiri                         6.161.625       8.869.925      (2.708.300)            (30,5)

 Pendapatan Sewa Pembiayaan yang Belum Diakui: Pembiayaan Sendiri           (2.408.991)     (3.374.338)      965.347               (28,6)

 Piutang Sewa Pembiayaan Bersih                                              3.752.634       5.495.587      (1.742.953)            (31,7)




Total piutang sewa pembiayaan bersih (pembiayaan sendiri) tercatat sebesar Rp3,75 triliun di tahun 2025, mengalami
penurunan sebesar 31,7% YoY dibandingkan tahun sebelumnya. Pembiayaan bersama pada jenis piutang ini relatif
terbatas, sehingga mayoritas merupakan pembiayaan sendiri.

Tunggakan Piutang Sewa Pembiayaan

 Uraian                                                                          2025                                   2024
 (Dalam Rupiah)                                                        Rp                  %                 Rp                    %

 Jumlah Piutang                                                     4.334.665             100             6.450.469               100

 Lancar/ Belum Jatuh Tempo                                          4.085.078             94,24           5.933.063               91,98

 Tunggakan 1 - 90 Hari                                              158.131               3,65            482.074                 7,47

 Tunggakan 91 - 120 Hari                                             6.648                0,15             10.840                 0,17

 Tunggakan 121 - 180 Hari                                            11.201               0,26             14.496                 0,22

 Tunggakan > 180 Hari (Piutang non Performing)                       73.607               1,70             9.996                  0,15




Sementara itu, dari sisi tunggakan piutang sewa pembiayaan, jumlah piutang non-performing tercatat sebesar Rp73,61
miliar, meningkat dibandingkan Rp10,0 miliar di tahun 2024. Hal ini menyebabkan rasio pembiayaan bermasalah
meningkat dari 0,15% di tahun 2024 menjadi 1,70% di tahun 2025.

Piutang Anjak Piutang
  Uraian                                                                          2025                                   2024
  Jumlah Piutang                                                                   0                                   49.867

  Pendapatan Anjak Piutang yang Belum Diakui                                       0                                   (15.119)

  Piutang Anjak Piutang Bersih                                                     0                                   34.748



Total piutang anjak piutang tercatat nihil di tahun 2025, menunjukkan bahwa jenis pembiayaan ini tidak lagi disalurkan
Perseroan sejak tahun 2025. Seluruh tunggakan piutang sudah dihapuskan per akhir Desember 2025 sehingga saldo
piutang menjadi nol.

Selain melakukan analisis kualitas piutang berdasarkan usia tunggakan, Perseroan juga mengevaluasi eksposur risiko
pembiayaan dengan mengklasifikasikan piutang yang belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai ke dalam




116           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 118
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                              www.mtf.co.id




dua kategori, yaitu: (1) High Grade, yaitu piutang yang tidak pernah mengalami tunggakan sebelumnya; dan (2) Standard
Grade, yaitu piutang yang pernah mengalami tunggakan, namun pada tanggal pelaporan tidak terdapat keterlambatan
pembayaran pokok dan bunga.

Pengelompokan kualitas piutang tersebut menjadi salah satu indikator dalam menentukan tingkat risiko kredit dan besaran
cadangan kerugian penurunan nilai yang diakui pada laporan keuangan, dengan mempertimbangkan informasi historis,
kondisi terkini, serta proyeksi kondisi ekonomi ke depan.

Untuk piutang pembiayaan konsumen dan piutang sewa pembiayaan yang pembayaran angsurannya menunggak lebih
dari 90 hari akan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang mengalami penurunan nilai. Perseroan menyimpan Bukti
Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) atas kendaraan bermotor yang dibiayai Perseroan sebagai jaminan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan.

Mayoritas piutang Perseroan berada dalam kategori “belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai”. Jumlah
piutang pembiayaan konsumen yang mengalami penurunan nilai tercatat sebesar Rp841,18 miliar di tahun 2025.
Perseroan membentuk cadangan sebanyak Rp774,18 miliar di tahun 2025 untuk menutup potensi kerugian yang timbul
dari pembiayaan yang bermasalah.

Analisis Eksposur Risiko Pembiayaan
                                 Belum Jatuh Tempo dan Tidak         Jatuh Tempo
                                                                                                          Cadangan
                                  Mengalami Penurunan Nilai           dan Tidak         Mengalami
 Uraian                                                                                                    Kerugian                 Jumlah
                                                                      Mengalami       penurunan Nilai
                                 High Grade      Standard Grade                                         Penurunan Nilai
                                                                    penurunan Nilai
Kas dan Setara Kas                 990.657             -                     -                -                -                    990.657
Piutang Pembiayaan Konsumen       10.451.475       11.046.770             983.915         639.015          -607.432                22.513.743
Piutang Sewa Pembiayaan           1.596.233        1.862.370              131.306         162.505          (127.084)               3.625.330
Piutang Lain-lain                  418.492             -                     -             39.661           -39.661                 418.492
Piutang Derivatif                   33.826             -                     -                -                -                    33.826
Aset Lain-lain                      31.824             -                     -                -                -                    31.824
Jumlah Aset                       13.522.507       12.909.140            1.115.221        841.181          (774.177)               27.613.872


Selanjutnya, aging analysis terhadap piutang pembiayaan konsumen dan piutang sewa pembiayaan yang telah jatuh
tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai menunjukkan bahwa mayoritas pembiayaan berada di periode 1-30 hari,
yaitu mencakup 57,41% dari total aset yang telah jatuh tempo tapi tidak mengalami penurunan nilai.

Aging Analysis Pembiayaan yang Telah Jatuh Tempo Namun Tidak Mengalami Penurunan Nilai

 Uraian
                                     1-30 Hari               31-60 Hari               61-90 Hari                        Jumlah
 (Dalam Rupiah)

 Piutang Pembiayaan Konsumen          586.649                  254.434                 142.832                         983.915

 Piutang Sewa Pembiayaan               53.622                   43.461                 34.223                          131.306

 Total                                640.271                  297.895                 177.055                         1.115.221




Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen
atas Struktur Modal
Kebijakan Struktur Modal
Tujuan Perseroan dalam mengelola permodalannya adalah menjaga kelangsungan usaha agar dapat memberikan hasil
kepada pemegang saham dan manfaat kepada pemangku kepentingan lainnya, serta memelihara optimalisasi struktur
permodalan untuk mengurangi biaya modal.

Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan struktur permodalan, Perseroan dapat menyesuaikan jumlah dividen yang
dibayarkan kepada pemegang saham, imbalan hasil modal kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru
untuk mengurangi pinjaman/utang. Perseroan memantau permodalan berdasarkan gearing ratio. Rasio ini dihitung dari



                                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                            Laporan Tahunan 2025         117
Page 119
             Analisis dan Pembahasan Manajemen




nilai bersih pinjaman (termasuk Obligasi dan Medium-Term Notes) dibagi dengan jumlah modal. Jumlah modal diambil
dari ekuitas yang tercantum dalam laporan posisi keuangan.

Dalam mengelola permodalan, Perseroan melakukan analisa secara bulanan untuk memastikan bahwa Perseroan tetap
mematuhi aturan POJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan
Pembiayaan yang diantaranya mengatur ketentuan sebagai berikut:
1. Modal disetor Perseroan minimum sebesar Rp100.000.000.000;
2. Ekuitas Perseroan minimum sebesar 50,00% dari modal disetor; dan
3. Jumlah pinjaman yang dimiliki Perseroan dibandingkan modal sendiri dan utang subordinasi dikurangi penyertaan
(gearing ratio) ditetapkan setinggi-tingginya 10 kali, baik untuk pinjaman luar negeri maupun dalam negeri.

Komposisi Pinjaman dan Ekuitas (jutaan Rupiah)
                                                                      Komposisi                              Komposisi
 Uraian                                      2025                                    2024
                                                                         (%)                                      (%)

 Pinjaman                                  15.861.521                   58,75      21.476.196                    65,05

 Surat Berharga yang Diterbitkan           6.221.899                    23,04      6.681.925                     20,23

 Jumlah Pinjaman                           22.083.420                   81,79      28.158.121                    85,27

 Ekuitas                                   4.916.497                    18,21      4.864.422                     14,73



Struktur Modal
Ekuitas mencakup 18,21% dari total pinjaman dan ekuitas. Proporsi ini lebih besar dibandingkan tahun 2024 yang sebesar
14,73%. Perseroan senantiasa menjaga struktur modal guna memastikan dicapainya pendapatan optimal bagi Perseroan.



Kebijakan Dividen
Sebelum berakhirnya tahun keuangan, Perseroan wajib menyisihkan jumlah tertentu dari laba bersih untuk cadangan
dan penyisihan tersebut dilakukan sampai cadangan mencapai sekurangnya 20% dari jumlah modal ditempatkan dan
disetor. Berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, pembagian dividen dilakukan
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham. Penggunaan laba bersih termasuk penentuan jumlah penyisihan
untuk cadangan diputuskan oleh RUPS dan dalam hal RUPS tidak menentukan lain, seluruh laba bersih setelah dikurangi
penyisihan untuk cadangan dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen.

Dasar Kebijakan Pembagian Dividen
1. Anggaran Dasar Perseroan Pasal 18 ayat 1: Laba Bersih Perseroan dalam satu tahun buku seperti tercantum dalam
neraca dan perhitungan laba rugi yang telah disahkan oleh RUPS Tahunan dan merupakan saldo laba yang positif, dibagi
menurut cara penggunaannya yang ditentukan oleh RUPS tersebut.
2. Akta Perjanjian Pemegang Saham No. 5 Tanggal 6 Februari 2009 Pasal 14 ayat 1: Pembagian dividen dapat dilakukan
jika terdapat saldo laba positif dan sepanjang kondisi keuangan Mandiri Tunas Finance telah memperhitungkan nilai
pencadangan sesuai kebijakan pemegang saham dan telah mencapai target profit tahunan, dengan besarnya dividen
berkisar antara 35%-40% dari jumlah laba bersih Mandiri Tunas Finance kecuali ditentukan lain dalam RUPS.

Kronologis Pembagian Dividen
Kronologis pembagian dividen Perseroan pada 2 tahun buku terakhir adalah sebagai berikut:

Pembayaran Dividen
                                         Pembayaran Dividen di Tahun 2025             Pembayaran Dividen di Tahun 2024
 Uraian
                                          (Dividen Saham Tahun Buku 2024)              (Dividen Saham Tahun Buku 2023)
 Laba bersih (Rp juta)                                  348.072                                    1.161.101
 Jumlah Dividen (Rp)                                351.624.818.880                             348.330.295.881
 Dividen per Saham (Rp)                                  140,65                                     139,33
 Payout Ratio (%)                                          30                                         30
 Tanggal Pengumuman                                  30 Juni 2025                                28 Juni 2024
 Tanggal Pembayaran                                    11 Juli 2025                               10 Juli 2024




118           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 120
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                www.mtf.co.id




Perseroan membagikan 30% dari laba yang dibukukan di tahun 2024 sebagai dividen atau sebesar Rp351,62 miliar.
Dividen ini dibagikan pada tanggal 11 Juli 2025 kepada seluruh pemegang saham, yang terdiri dari PT Bank Mandiri
(51%) dan PT Tunas Ridean (49%).



Realisasi Investasi Barang Modal
Investasi Barang Modal
Jenis Barang Modal              Tujuan                                       2025 (Jutaan Rupiah)        2024 (Jutaan Rupiah)

Bangunan                        Penunjang pertumbuhan usaha Perseroan               3.151                        682

Peralatan kantor                Penunjang pertumbuhan usaha Perseroan              24.848                       46.295

Renovasi bangunan sewa          Penunjang pertumbuhan usaha Perseroan               7.769                       7.051

Aset Hak Guna                   Penunjang pertumbuhan usaha Perseroan               4.910                       17.092

Jumlah                                                                             40.678                      71.730




Investasi barang modal tahun 2025 mencapai Rp40,68 miliar, lebih tinggi/rendah dibandingkan tahun 2024 yang sebesar
Rp71,73 miliar. Investasi ini lebih banyak didominasi oleh peralatan kantor.




Dampak Nilai Tukar Mata Uang Asing
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata uang rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal
transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan dengan
kurs yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi
dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset serta liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain. Pada tanggal 31 Desember 2025, kurs nilai tukar yang digunakan adalah kurs
tengah Bank Indonesia yaitu sebesar Rp16.782/Dollar Amerika Serikat (Dolar AS), dibandingkan dengan Rp16.162/Dollar
Amerika Serikat pada 31 Desember 2024.




Informasi dan Fakta Material yang Terjadi
Setelah Tanggal Laporan Akuntan
Tidak terdapat informasi maupun fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan auditor yang perlu diungkapkan
dalam Laporan Tahunan ini. Seluruh keterbukaan informasi juga dapat dilihat pada Laporan Keuangan yang telah diaudit,
yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan ini.




                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                Laporan Tahunan 2025      119
Page 121
             Analisis dan Pembahasan Manajemen




Perbandingan Antara Target dan Realisasi
Pada awal tahun buku 2025, Perseroan telah menetapkan sejumlah target yang hendak dicapai yang dituangkan dalam
RKAP 2025. Perbandingan pencapaian beberapa target yang ditetapkan dengan realisasi tahun buku 2025 adalah sebagai
berikut:

Perbandingan Target dan Realisasi Tahun 2025
 Uraian                                               Target 2025             Realisasi 2025          Pencapaian (%)

 Penyaluran Pembiayaan Baru (Rp Juta)                  32.000.000              19.303.078                     60,32

 Saldo Piutang Pembiayaan (Rp Juta)                    38.205.476              26.139.093                     68,42

 Pendapatan (Rp Juta)                                   6.176.031               4.635.522                     75,06

 Laba Tahun Berjalan (Rp Juta)                           607.172                 400.015                      65,88

 Struktur Modal/Gearing Ratio (x)                         5,95                    4,49                        78,88

 NPF Gross (%)                                           0,79%                    2,40%

 NPF Netto (%)                                           0,43%                    1,47%

 Net Interest Margin (%)                                 3,59%                    3,05%                       84,96

 Biaya Pendidikan dan Pelatihan (Rp Juta)                17.170                  12.874                       74,98



Kondisi perekonomian yang kurang kondusif menyebabkan beberapa pencapaian Perseroan berada di bawah target
yang telah ditetapkan. Dari sisi saldo piutang pembiayaan, Perseroan hanya mencapai Rp26,14 triliun, atau 68,42% dari
target yang ditetapkan. Sebagai akibatnya, pendapatan yang dibukukan di tahun 2025 hanya mencapai 75,06% dari
target. Akibat besarnya penyisihan atas kerugian penurunan nilai, laba tahun berjalan tidak berhasil mencapai target yang
ditetapkan, yaitu hanya mencapai 65,88% dari target. Peningkatan penyisihan atas kerugian penurunan nilai merupakan
akibat dari meningkatnya NPF yang mencapai 2,4% di akhir tahun 2025, lebih tinggi dibandingkan target tahun 2025
yang sebesar 0,79%.




Prospek Usaha
Memasuki tahun 2026, Perseroan telah menetapkan sejumlah target yang dituangkan dalam RKAP 2026, sebagai berikut:

Realisasi 2025 dan Proyeksi 2026
 Uraian                                                     Realisasi 2025                      Proyeksi 2026

 Penyaluran Pembiayaan Baru (Rp Juta)                        19.303.078                           17.869.144

 Saldo Piutang Pembiayaan (Rp Juta)                          26.139.093                           28.328.942

 Pendapatan (Rp Juta)                                            4.635.522                        3.605.427

 Laba Tahun Berjalan (Rp Juta)                                   400.015                           317.456

 Struktur Modal/Gearing ratio (x)                                  4,49                              4,56

 NPF Gross (%)                                                    2,40%                             2,75%

 NPF Netto (%)                                                    1,47%                             1,61%

 Net Interest Margin (%)                                          3,05%                             3,09%

 Biaya Pendidikan dan Pelatihan (Rp juta)                         12.874                           12.850




120           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 122
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                  www.mtf.co.id




Prospek usaha perseroan pada periode mendatang                2.     Thrive in Profit difokuskan pada upaya menjaga
tetap dipandang solid meskipun kondisi industri masih                keberlanjutan profitabilitas melalui peningkatan NIM,
menunjukkan adanya tantangan struktural dan volatilitas              pengelolaan biaya dana secara lebih kompetitif, dan
eksternal. Dari perspektif makroekonomi, permintaan                  penerapan disiplin dalam risk-based pricing serta
pembiayaan diperkirakan mengalami peningkatan seiring                pengelolaan booking mix. Penguatan kinerja fee-
dengan membaiknya proyeksi pertumbuhan ekonomi                       based income, peningkatan tingkat recovery, dan
tahun 2026 dan stabilnya tingkat inflasi. Peningkatan                pengendalian rasio BOPO secara konsisten juga
penjualan kendaraan turut menjadi indikator awal yang                dilakukan untuk memastikan efisiensi operasional
menegaskan bahwa potensi penguatan pasar pembiayaan                  tetap terjaga pada tingkat yang optimal.
otomotif pada tahun berikutnya masih terbuka lebar.           3.     Fast Services diarahkan untuk meningkatkan
                                                                     efektivitas    jaringan     dan      channel   bisnis,
Proyeksi positif tersebut diperkuat oleh arah kebijakan              penyempurnaan proses end-to-end berbasis risiko,
strategis perseroan yang berlandaskan pada tiga pilar                perbaikan SLA pembiayaan, serta optimalisasi fungsi
utama, yaitu Market Expansion, Thrive in Profit, dan                 collection melalui transformasi AR dan recovery.
Fast Services. Seluruh strategi tersebut dirancang                   Peningkatan produktivitas seluruh fungsi operasional
untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan,                     turut dilakukan untuk memastikan kecepatan layanan,
peningkatan resiliensi bisnis, serta penguatan nilai tambah          ketepatan proses, dan kualitas pelayanan dapat
perusahaan.                                                          memenuhi standar serta ekspektasi pemangku
1. Market Expansion, perluasan basis bisnis dilakukan                kepentingan.
     melalui redesign model bisnis berbasis segmentasi
     dan risiko, penguatan ekosistem captive baik internal    Dengan dukungan lingkungan makroekonomi yang lebih
     maupun eksternal, optimalisasi nilai pelanggan           stabil serta implementasi yang konsisten atas ketiga
     utama, serta pengembangan portofolio dan lini bisnis     pilar strategi tersebut, perseroan diyakini berada dalam
     baru, termasuk di dalamnya pembiayaan kendaraan          posisi yang kuat untuk mempertahankan kinerja positif
     bekas, pembiayaan emas, dan portofolio hijau.            dan mencatatkan pertumbuhan yang berkelanjutan pada
     Inisiatif tersebut diharapkan mampu memperbesar          periode yang akan datang.
     pangsa pasar, meningkatkan kualitas akuisisi, serta
     menciptakan sumber pertumbuhan yang lebih
     terdiversifikasi.




Kepatuhan Pembayaran Pajak
Perseroan memiliki kontribusi kepada negara yang              disetorkan untuk tahun 2025 adalah sebesar Rp183,15
diwujudkan melalui pemenuhan kewajiban perusahaan             miliar atau menurun dibandingkan dengan tahun 2024
sebagai wajib pajak dan sebagai pemotong/pemungut             yang tercatat sebesar Rp291,73 miliar. Penurunan ini
pajak. Sebagai wajib pajak, kontribusi terbesar Perseroan     disebabkan oleh penurunan laba yang dibukukan oleh
adalah memenuhi kewajiban PPh Badan. PPh Badan yang           Perseroan di tahun 2025.


Pembayaran Pajak
                                                                                                Kenaikan (penurunan)
Kantor    Peraturan pajak                         2025              2024
                                                                                       Rp jutaan                       %

Pusat     PPh Badan                              183.153           291.732             (108.579)                  (37,22)

          PPN                                    82.654            139.164             (56.510)                   (40,61)

Daerah    PPh dengan Entitas Induk               90.035            130.919             (40.884)                   (31,23)

          PBB                                     159               169                  (10)                      (5,92)

Jumlah                                           356.001           561.985             205.983                    (36,65)




                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                Laporan Tahunan 2025        121
Page 123
                Analisis dan Pembahasan Manajemen




Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan
dan/atau Manajemen
Hingga akhir tahun 2025, Perseroan tidak memiliki Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan (ESOP) dan/atau
Manajemen (MSOP). Perseroan juga belum pernah melakukan Penawaran Umum Perdana Saham sebagai aksi korporasi
yang memungkinkan kepemilikan saham oleh publik maupun manajemen dan/atau karyawan. Dengan demikian, tidak
terdapat informasi terkait ESOP/MSOP yang dilakukan Perseroan.




Informasi Material Mengenai Investasi,
Ekspansi, Divestasi, Penggabungan/
Peleburan Usaha, Akuisisi, Restrukturisasi
Utang/Modal
Tidak terdapat informasi material mengenai investasi, ekspansi, divestasi, penggabungan usaha, akuisisi, dan/atau
restrukturisasi utang/modal di tahun 2025




Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
Umum
Berikut disampaikan laporan realisasi penggunaan dana penawaran umum obligasi yang dilakukan Perseroan di tahun
2025.

Realisasi Penggunaan Dana Obligasi VII

 Uraian                                                                            Realisasi 2025

 Jenis Penawaran Umum                      Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2025

 Tanggal Efektif                                                                    25 Juni 2025

 Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum                                              775.270.000.000

 Jumlah Hasil Penawaran Umum                                                       775.270.000.000

 Biaya Penawaran Umum                                                               4.350.318.784

 Hasil Bersih                                                                      770.919.681.216

 Rencana Penggunaan Dana

 Modal Kerja                                                                       770.919.681.216

 Jumlah                                                                            770.919.681.216

 Realisasi Penggunaan Dana

 Modal Kerja                                                                       770.919.681.216

 Jumlah                                                                            770.919.681.216

 Sisa Hasil Penawaran Umum                                                                0




122             PT Mandiri Tunas Finance
                Laporan Tahunan 2025
Page 124
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                               www.mtf.co.id




Informasi Transaksi Material yang
Mengandung Benturan Kepentingan dan/
atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi
Transaksi Benturan Kepentingan dan/atau Transaksi                    kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut
dengan Pihak Afiliasi Benturan Kepentingan adalah                    adalah anggotanya).
perbedaan antara kepentingan ekonomis perusahaan                  c. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari
dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota direksi,                 pihak ketiga yang sama.
anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau               d. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas
Pengendali yang dapat merugikan perusahaan terbuka                   ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi
dimaksud.                                                            dari entitas ketiga.
                                                                  e. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca
Transaksi afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi        kerja untuk imbalan kerja dari Perseroan atau entitas
yang dilakukan oleh perusahaan atau perusahaan                       yang terkait dengan Perseroan. Jika Perseroan
terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan atau Afiliasi dari        adalah entitas yang menyelenggarakan program
anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang                   tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan
saham utama, atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas              Perseroan.
dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan atau            f. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama
perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari                oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a).
perusahaan atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota            g. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a)(i) memiliki
dewan komisaris, pemegang saham utama, atau                          pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan
Pengendali.                                                          personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk
                                                                     dari entitas). Seluruh transaksi dengan pihak-pihak
Tahun 2025 Perseroan tidak memiliki transaksi benturan               berelasi telah diungkapkan di catatan atas laporan
kepentingan.                                                         keuangan.

Kebijakan Tentang Pihak Berelasi                                Kewajaran dan Alasan Dilakukannya Transaksi
Perseroan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi.            Dalam kegiatan normal usaha, Perseroan melakukan
Definisi suatu pihak dianggap berelasi dengan Perseroan         transaksi dengan pihak berelasi karena hubungan
jika:                                                           kepemilikan dan/atau kepengurusan. Transaksi dengan
1. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai               pihak berelasi tersebut dilaksanakan dengan syarat dan
relasi dengan Perseroan jika orang tersebut:                    kondisi yang sama sebagaimana dilakukan dengan pihak
   a. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama           tidak berelasi. Perseroan mendapatkan suku bunga yang
       atas Perseroan;                                          serupa untuk fasilitas pinjaman bank dengan pihak berelasi
   b. Memiliki pengaruh signifikan atas Perseroan; atau         dan pihak ketiga. Perseroan juga menggunakan suku
   c. Merupakan personil manajemen kunci Perseroan              bunga yang serupa antara pihak berelasi dan pihak ketiga
       atau entitas induk dari Perseroan.                       dalam rangka pemberian piutang pembiayaan konsumen.
                                                                • Alasan Dilakukannya Transaksi
2. Suatu entitas berelasi dengan Perseroan jika memenuhi           Seluruh transaksi yang dilakukan Perseroan, termasuk
salah satu hal berikut:                                            transaksi dengan pihak berelasi, dilakukan dengan
  a. Entitas dan Perseroan adalah anggota dari kelompok            tujuan pengembangan usaha.
      usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak,     • Nama dan Sifat Hubungan Berelasi
      dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan           Pihak-pihak berelasi adalah perusahaan dan perorangan
      entitas lainnya)                                             yang mempunyai keterkaitan kepemilikan atau
  b. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura             kepengurusan secara langsung maupun tidak langsung
      bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau        dengan Perseroan. Tabel di bawah menunjukkan
      ventura bersama yang merupakan anggota suatu                 perincian pihak-pihak berelasi dengan Perseroan
                                                                   beserta sifat dari transaksi tersebut.




                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                               Laporan Tahunan 2025      123
Page 125
             Analisis dan Pembahasan Manajemen




Rincian Pihak Berelasi

 Nama Pihak Berelasi       Sifat Hubungan Pihak Berelasi         Jenis/sifat transaksi


                                                                 Penempatan dana, kerja sama pembiayaan (pencairan joint financing), kerja sama
 PT Bank Mandiri (Persero)
                           Pemegang Saham Mayoritas              pembiayaan (angsuran joint financing), pinjaman bank, bunga yang masih harus
 Tbk
                                                                 dibayar, jasa giro, piutang lain-lain, utang lain-lain, dan beban keuangan


 PT Tunas Ridean           Pemegang saham minoritas              Piutang lain-lain

                           Dikendalikan oleh Dana Pensiun Bank
 PT Bumi Daya Plaza                                              Aset lain-lain, utang lain-lain, beban keuangan, beban umum dan administrasi
                           Mandiri

                           Dikendalikan oleh PT Bank Mandiri
 PT Bank Mandiri Taspen                                          Penempatan dana giro deposito, jasa giro dan bunga deposito, aset lain-lain
                           (Persero) Tbk

 Dana Pensiun Bank
                           Bank Mandiri sebagai pendiri          Pemegang obligasi
 Mandiri

 PT Surya Sudeco           Dikendalikan oleh PT Tunas Ridean     Utang lain-lain, beban keuangan

 PT Bank Rakyat Indonesia
                          Badan Usaha Milik Negara               Pemegang obligasi, penempatan dana giro, jasa giro, beban keuangan
 (Persero) Tbk

 PT Bank Negara
                           Badan Usaha Milik Negara              Pemegang obligasi, penempatan dana giro, jasa giro, beban keuangan, treasury
 Indonesia (Persero) Tbk

 PT Asuransi Jasa
                           Badan Usaha Milik Negara              Piutang akseptasi klaim, pendapatan akseptasi klaim
 Indonesia (Persero)

 PT Sarana Multigriya
                           Badan Usaha Milik Negara              Beban yang masih harus dibayar, pinjaman, beban keuangan
 Finansial (Persero)

 Perum Jaminan Kredit
                           Badan Usaha Milik Negara              Klaim asuransi piutang, obligasi, piutang lain-lain
 Indonesia

 PT Bank Tabungan                                                Penempatan dana, beban yang masih harus dibayar, pinjaman bank, beban
                           Badan Usaha Milik Negara
 Negara (Persero) Tbk                                            keuangan

                           Entitas anak dari Badan Usaha Milik
 PT Kimia Farma Apotek                                           Piutang pembiayaan, pendapatan pembiayaan
                           Negara

 PT Kimia Farma            Entitas anak dari Badan Usaha Milik
                                                                 Piutang pembiayaan, pendapatan pembiayaan
 Diagnostika               Negara

 PT Kimia Farma Trading    Entitas anak dari Badan Usaha Milik
                                                                 Piutang pembiayaan, pendapatan pembiayaan
 & Distribution            Negara

                           Entitas anak dari Badan Usaha Milik
 PT Asuransi Jiwa Taspen                                         Pemegang obligasi
                           Negara

 Personil manajemen        Personil manajemen kunci Group Bank
                                                                 Piutang pembiayaan, pendapatan pembiayaan
 kunci Grup                Mandiri

 Karyawan kunci            Anggota Dewan Komisaris dan Direks    Imbalan kerja




124          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 126
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                         www.mtf.co.id




Realisasi Transaksi Pihak Berelasi

Uraian                                                               2025                     2024             Kenaikan (penurunan)
(dalam Rupiah)
                                                                Rp            %         Rp            %                  Rp

ASET

Kas dan Setara Kas                                           931.255         3,3     1.232.952        3,6             (301.697)

Deposit Berjangka                                             50.000         0,2      50.000          0,1                0

Piutang Pembiayaan Konsumen                                   47.768         0,2      41.346          0,1              6.422

Piutang Lain-lain                                            274.823         1,0      369.541         1,1             (94.718)

Sewa Dibayar di muka                                           814           0,0        826           0,0               (12)

Jumlah Aset dari Pihak-pihak Berelasi                        1.304.660       4,7     1.694.665        4,9             (390.005)

LIABILITAS

Utang Lain-lain                                               34.346         0,1      51.626          0,2             (17.280)

Beban yang Masih Harus Dibayar                                8.935          0,0       9.543          0,0               (608)

Pinjaman bank                                                6.397.590       27,7    5.835.461       19,7             562.129

Surat Berharga yang Diterbitkan                              184.000         0,8      644.000         2,2             (460.000)

Jumlah Liabilitas dari Pihak-pihak Berelasi                  6.624.871       28,7    6.540.630       22,1              84.241

PENDAPATAN

Pembiayaan Konsumen                                           2.837          0,1       2.174          0,0               663

Simpanan Bank                                                 14.990         0,3      16.207          0,3              (1.217)

Jumlah Pendapatan dari Pihak-pihak Berelasi                   17.827         0,4      18.381          0,3               (554)

BEBAN
Beban Gaji dan Tunjangan - Kompensasi Dewan Komisaris dan     16.837         0,4      34.368          0,8             (17.531)
Direksi

Beban Keuangan                                               388.859         9,4      306.226         7,5              82.633

Beban Umum dan Administrasi                                   9.585          0,2       8.488          0,2              1.097

Jumlah beban dari Pihak-pihak Berelasi                       415.281         10,1     349.082         8,6              66.199




Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan Terkait Transaksi                    dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar
Afiliasi                                                               (armslength principle).
Transaksi afiliasi/berelasi di atas merupakan kegiatan
usaha yang dijalankan secara rutin, berulang, dan/                     Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit untuk
atau berkelanjutan. Melalui mekanisme kajian transaksi                 Memastikan Transaksi Dilakukan sesuai Praktik Bisnis
yang wajar dan pemenuhan ketentuan yang berlaku. Di                    yang Berlaku Umum
tahun 2025 tidak terdapat transaksi afiliasi/berelasi dan/             Dewan Komisaris dan Komite Audit telah menelaah
atau transaksi benturan kepentingan yang merupakan                     dan menyetujui seluruh transaksi afiliasi/berelasi yang
hasil pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi                dilakukan Perseroan, dan telah memastikan bahwa
benturan kepentingan yang wajib disetujui pemegang                     transaksi afiliasi/berelasi di atas telah melalui prosedur
saham independent.                                                     yang memadai, dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis
                                                                       yang berlaku umum, dan telah memenuhi prinsip transaksi
Pernyataan Direksi bahwa Transaksi telah Memenuhi                      yang wajar (armslength principle).
Prosedur Memadai dan Sesuai Praktik Bisnis yang
Berlaku Umum                                                           Rujukan Informasi Transaksi dengan Pihak Berelasi
Direksi menyatakan bahwa seluruh transaksi afiliasi/                   pada Laporan Keuangan
berelasi Perseroan telah melalui prosedur yang memadai                 Transaksi dengan pihak berelasi tersedia pada laporan
untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan                 keuangan teraudit tahun 2025 yang menjadi bagian dalam
sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum dan                     Laporan tahunan ini.




                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                         Laporan Tahunan 2025      125
Page 127
          Analisis dan Pembahasan Manajemen




Informasi Keuangan yang Mengandung
Kejadian yang Bersifat Luar Biasa dan Jarang
Terjadi
Tahun 2025 tidak ada kejadian atau transaksi yang bersifat luar biasa dan jarang terjadi.




Transaksi Spot dan Derivatif
Tahun 2025 tidak ada transaksi spot dan terdapat transaksi derivatif.



Perubahan Peraturan Perundang-Undangan
Terhadap Perusahaan pada Tahun Buku
Terakhir
Pada Tahun 2025 terdapat pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang disahkan oleh Presiden
Repulik Indonesia pada tanggal 17 Desember 2025. KUHAP yang baru telah termuat di dalam Undang-Undang Nomor 20
Tahun 2025, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2025 Nomor 188 namun mulai berlaku pada tanggal 2 Januari
2026.

Beberapa peraturan yang memengaruhi Perseroan di tahun 2025 adalah:
1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang mulai berlaku pada
   tanggal 2 Januari 2026;
2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana yang yang mulai
   berlaku pada tanggal 2 Januari 2026;
3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 Tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003
   tentang Badan Usaha Milik Negara yang mulai berlaku pada tanggal 24 Februari 2025;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 Tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko yang
   mulai berlaku pada tanggal 5 Juni 2025;
5. Peraturan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (Permeninves/BKPM) Nomor 5 Tahun
   2025 Nomor 5 Tahun 2025 yang mulai berlaku pada tanggal 2 Oktober 2025;
6. Peraturan Menteri Hukum (Permenkum) Nomor 49 Tahun 2025 Tentang Syarat dan Tata Cara Pendirian, Perubahan,
   dan Pembubaran Badan Hukum Perseroan Terbatas yang mulai berlaku pada tanggal 17 Desember 2025.




Perubahan Kebijakan Akuntansi yang
Diterapkan Perusahaan pada Tahun Buku
Terakhir
Berikut ini adalah beberapa Standar Akuntansi Keuangan,        Mulai efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan dan amandemen          2026 PSAK 109: Instrumen Keuangan dan PSAK 107
yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi               Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang Klasifikasi
Keuangan (DSAK) Ikatan Akuntan Indonesia yang berdampak        dan Pengukuran Instrumen Keuangan Amandemen ini
relevan terhadap pelaporan keuangan Perseroan namun            menambahkan dan mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK
belum berlaku efektif untuk laporan keuangan tahun 2025.       109 terkait penghentian pengakuan liabilitas keuangan,



126       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 128
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                   www.mtf.co.id




serta mengklarifikasi penilaian karakteristik arus kas untuk         PSAK 118 menggantikan PSAK 201, memperkenalkan
aset keuangan dengan fitur ESG-linked, aset keuangan                 persyaratan baru untuk penyajian dalam laporan laba rugi,
dengan fitur non-recourse, dan instrumen yang terikat                termasuk total dan subtotal yang ditentukan. PSAK ini
secara kontraktual seperti tranche. Amandemen ini juga               juga mengharuskan pengungkapan ukuran kinerja yang
mengubah ketentuan dalam PSAK 107 terkait persyaratan                ditentukan oleh manajemen dalam catatan dan mencakup
pengungkapan investasi pada instrumen ekuitas yang                   persyaratan baru untuk agregasi dan disagregasi informasi
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif             Keuangan berdasarkan ‘peran’ yang diidentifikasi dari
lain dan menambah ketentuan terkait instrumen keuangan               laporan Keuangan utama dan catatan.
dengan persyaratan kontraktual yang mengubah waktu
atau jumlah arus kas kontraktual.                                    Amandemen berlaku secara restrospektif untuk periode
                                                                     pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1
Amandemen berlaku secara restrospektif untuk periode                 Januari 2027. Penerapan dini diperkenankan. Perseroan
pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1                   saat ini sedang menilai dampak dari amandemen tersebut
Januari 2027. Penerapan dini diperkenankan. Perseroan                untuk menentukan dampaknya terhadap pelaporan
saat ini sedang menilai dampak dari amandemen tersebut               Keuangan Perseroan.
untuk menentukan dampaknya terhadap pelaporan
Keuangan Perseroan.                                                  Manajemen masih melakukan persiapan dalam penerapan
                                                                     standar baru tersebut yang dipertimbangkan relevan
PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan Laporan                         terhadap Perseroan pada saat efektif, dan pengaruhnya
Keuangan                                                             terhadap posisi dan kinerja Keuangan Perseroan masih
                                                                     diestimasi sampai tanggal laporan Keuangan.




Informasi Kelangsungan Usaha
Perseroan masih mencatatkan kinerja yang positif di                  kerugian penurunan nilai dengan Perhitungan yang matang
tahun 2025. Rasio Keuangan, baik dari sisi likuiditas                dan didasarkan pada prinsip kehati-hatian. Disamping
dan solvabilitas juga berada dalam koridor yang aman.                itu, sebagai bagian dari Mandiri Group, Perseroan akan
Menyikapi tren peningkatan non-performing financing                  memitigasi risiko yang dapat memengaruhi kelangsungan
yang antara lain dipicu oleh pelemahan kemampuan                     usahanya.
bayar debitur, Perseroan telah melakukan penyisihan atas




Tingkat Kesehatan Perusahaan
Hasil penilaian Tingkat Kesehatan (TKS) MTF pada tahun 2025 dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Perseroan memperoleh
Peringkat Komposit 2 (PK – 2), artinya kondisi Perseroan secara umum sehat sehingga dinilai mampu menghadapi
pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lain. Dilihat dari faktor penerapan tata
kelola perusahaan yang baik, profil risiko, rentabilitas, dan permodalan, peringkat Perseroan secara umum baik. Dalam
hal terdapat kelemahan, maka kelemahan tersebut kurang signifikan.

Tingkat Kesehatan Mandiri Tunas Finance

No     Faktor Penilaian                                 Peringkat

1      Tata Kelola Perusahaan yang Baik                       1

2      Profil Risiko                                          2

3      Rentabilitas                                           3

4      Permodalan                                             1

Peringkat Tingkat Kesehatan Perusahaan                   PK – 2

Tingkat Kesehatan Perusahaan                                 Sehat




                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                   Laporan Tahunan 2025      127
Page 129
      Tata Kelola Perusahaan




  Tata Kelola
  Perusahaan

                                         83,10
                                         GCPI Skor &
                                         Rating

  Landasan Bisnis
  yang Berintegritas
  Tata kelola perusahaan yang baik
  menjadi fondasi utama dalam
  memastikan pengelolaan usaha
  yang transparan, akuntabel, dan
  berkelanjutan.




                                     0
                                     Kasus
                                     Korupsi




128   PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2025
Page 130
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                 www.mtf.co.id




                               6
                               Dewan
                               Komisaris
                               dan Direksi




                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                 Laporan Tahunan 2025      129
Page 131
          Tata Kelola Perusahaan




Tata Kelola Perusahaan yang Baik Sebagai
Landasan Bisnis yang Berintegritas
Mandiri Tunas Finance telah menjalankan bisnisnya selama      saham dengan tata kelola operasional, pengelolaan
lebih dari tiga dekade dan tumbuh bersama dinamika industri   risiko, dan pemenuhan kewajiban Perseroan. Kerangka
pembiayaan nasional. Sepanjang perjalanan tersebut,           GCG memastikan bahwa keputusan bisnis tidak hanya
Perseroan sangat memahami bahwa penerapan tata kelola         berorientasi pada kinerja jangka pendek, tetapi juga
perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG)          memperhatikan keberlanjutan usaha dan akuntabilitas
menjadi fondasi utama dalam memastikan pengelolaan            kepada para pemangku kepentingan. Sejalan dengan
usaha yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.          hal tersebut, Mandiri Tunas Finance secara sistematis
                                                              mengelola hubungan dengan pemangku kepentingan
Penerapan GCG memberikan arah yang jelas bagi                 melalui proses identifikasi dan pemetaan yang terstruktur,
Perseroan dalam menyelaraskan kepentingan pemegang            sebagaimana ditampilkan dalam skema berikut:


              Hubungan Mandiri Tunas Finance dengan Pemegang Saham dan
                                Pemangku Kepentingan

                                                   Pemegang Saham



                                     BANK MANDIRI                TUNAS GROUP



                                                 Mandiri Tunas Finance


             Pemegang Saham                                                                     Regulator

        Direktur & Dewan Komisaris                                                   Kreditur               Debitur


                   Pegawai                                                           Asosiasi            Asuransi


                                                                                 Auditor Eksternal   Publik/Masyarakat


                                                                                      Pemasok/Mitra Kerja/Vendor




Implementasi GCG membentuk cara Perseroan merancang           1. Mengoptimalkan nilai Perseroan bagi Pemangku
kebijakan, menjalankan proses bisnis, serta mengelola            Kepentingan, khususnya Debitur, penerima dana,
risiko dan kepatuhan secara terintegrasi. Kerangka tata          konsumen, pasangan usaha, nasabah penyimpan,
kelola memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil            kreditur, pemberi dana, investor dana ventura, dan/
mempertimbangkan keseimbangan antara pencapaian                  atau Pemangku Kepentingan lainnya agar Perusahaan
kinerja usaha, pengelolaan risiko yang prudent, serta            memiliki daya saing yang kuat, baik secara nasional
pemenuhan kewajiban Perseroan kepada pemegang                    maupun internasional;
saham dan regulator. Dengan pendekatan tersebut, GCG          2. Meningkatkan pengelolaan Perseroan secara profesional,
berfungsi sebagai mekanisme pengarah yang menjaga                efektif, dan efisien;
konsistensi antara strategi, eksekusi, dan pengawasan di      3. Meningkatkan kepatuhan Organ Perseroan serta
seluruh lini organisasi.                                         jajaran di bawahnya agar dalam membuat keputusan
                                                                 dan menjalankan tindakan dilandasi pada etika dan
Secara lebih spesifik, tujuan penerapan GCG di lingkup           nilai moral yang tinggi, kepatuhan terhadap ketentuan
Perseroan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa                 peraturan perundang-undangan, dan kesadaran atas
Keuangan mengenai tata kelola perusahaan yang baik,              tanggung jawab sosial Perusahaan terhadap Pemangku
yaitu:                                                           Kepentingan maupun kelestarian lingkungan;
                                                              4. Meningkatkan iklim yang kondusif bagi perkembangan
                                                                 investasi nasional;



130       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 132
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                  www.mtf.co.id




5. Mewujudkan Perusahaan yang lebih sehat, dapat                   pemangku kepentingan dan mendukung keberlanjutan
   diandalkan, amanah, kompetitif, dan memenuhi prinsip            usaha di tengah dinamika industri pembiayaan.
   pelindungan konsumen;
6. Meningkatkan kontribusi Perseroan dalam perekonomian            Mandiri Tunas Finance berkomitmen untuk terus
   nasional.                                                       menyempurnakan penerapan GCG secara berkelanjutan.
                                                                   Penguatan tata kelola diarahkan untuk meningkatkan
Penerapan GCG yang konsisten juga berperan dalam                   kualitas pengambilan keputusan, memperkuat ketahanan
memperkuat disiplin organisasi dan membangun budaya                usaha, serta memastikan kesiapan Perseroan dalam
perusahaan yang berintegritas. Melalui kejelasan peran             merespons perubahan regulasi dan perkembangan
dan tanggung jawab, mekanisme pengawasan yang                      lingkungan bisnis. Melalui pelaksanaan GCG yang
efektif, serta penerapan standar etika dan kepatuhan,              dilakukan dengan kuat dan konsisten, Perseroan
Perseroan mendorong terciptanya perilaku kerja yang                optimis dapat menciptakan nilai jangka panjang yang
profesional di seluruh tingkat organisasi. Budaya tersebut         berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh
menjadi landasan penting dalam menjaga kepercayaan                 pemangku kepentingan.




Dasar Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Mandiri Tunas Finance menerapkan Tata Kelola Perusahaan            Tahun 2024 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi
yang Baik dengan berpedoman pada ketentuan peraturan               Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura,
perundang-undangan yang berlaku di industri pembiayaan             Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan
serta secara aktif mengadopsi perkembangan regulasi                Lainnya, serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
terkini. Dalam hal ini, penerapan tata kelola Perseroan            Peraturan OJK No. 24 Tahun 2019 tentang Rencana
mengacu pada ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas               Bisnis Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank. Seluruh
Jasa Keuangan, antara lain Peraturan OJK No. 48 Tahun 2024         regulasi tersebut menjadi landasan dalam pengelolaan
tentang Tata Kelola yang Baik bagi Lembaga Pembiayaan,             usaha, pengendalian risiko, serta pemenuhan kewajiban
Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan              kepatuhan Perseroan secara menyeluruh.
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (“POJK Tata Kelola”).
                                                                   Dalam memperkuat komitmen terhadap penerapan tata
Selain itu, Perseroan juga berpedoman pada Peraturan               kelola yang baik, Mandiri Tunas Finance juga mengadopsi
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 46 Tahun 2024 tentang                 berbagai pedoman dan standar pendukung. Perseroan
Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan,                  mengacu pada Pedoman Umum Governansi Korporat
Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur, dan Perusahaan                Indonesia (PUG-KI) Tahun yang diterbitkan oleh Komite
Modal Ventura, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor              Nasional Kebijakan Governansi sebagai rujukan praktik tata
Peraturan OJK No. 8 Tahun 2023 tentang Penerapan                   kelola nasional. Selain itu, Perseroan mengadopsi standar
Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan                  internasional, antara lain ISO 26000 tentang Panduan
Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata            Tanggung Jawab Sosial serta ISO 37001 tentang Sistem
Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan, Peraturan                 Manajemen Anti Penyuapan, sebagai bagian dari upaya
Otoritas Jasa Keuangan Nomor Peraturan OJK No. 42                  penguatan integritas dan tata kelola yang berkelanjutan.




Prinsip-Prinsip Tata Kelola Perusahaan
Dalam rangka mewujudkan visi dan melaksanakan misi                 prinsip ini menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan,
Perseroan, Mandiri Tunas Finance berkomitmen untuk                 pengambilan keputusan, serta pelaksanaan kegiatan usaha
menerapkan prinsip-prinsip GCG sebagaimana diatur dalam            Perseroan secara menyeluruh. Adapun prinsip dasar GCG
ketentuan POJK tentang Tata Kelola. Penerapan prinsip-             yang diterapkan oleh Perseroan meliputi:




   01
   Keterbukaan
                             02
                             Akuntabilitas
                                                         03             04                                    05
                                                         Tanggung Jawab Independensi                          Kewajaran
   (Transparency)             (Accountability)           (Responsibility)         (Independency)              (Fairness)



                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                  Laporan Tahunan 2025      131
Page 133
            Tata Kelola Perusahaan




Berikut merupakan penjelasan penerapan prinsip-prinsip tersebut dalam praktik pengelolaan Perseroan:


 Prinsip Dasar                  Penjelasan Sesuai POJK Tata Kelola                 Penerapan di Lingkup Perseroan

 Keterbukaan (Transparency)     Keterbukaan mencakup keterbukaan dalam             Perseroan menilai prinsip transparansi sebagai keterbukaan
                                proses pengambilan keputusan dan keterbukaan       dalam mengungkap informasi material yang relevan secara akurat
                                dalam pengungkapan dan penyediaan informasi        dan tepat waktu. Perseroan mengungkapkan informasi material
                                yang relevan dan mudah diakses oleh pemangku       tersebut tidak hanya kepada pemegang saham tetapi juga
                                kepentingan.                                       kepada seluruh pemangku kepentingan. Sehingga diharapkan
                                                                                   pemegang saham dan pemangku kepentingan dapat lebih dini
                                                                                   mengetahui perkembangan usaha Perseroan. Penerapan prinsip
                                                                                   ini diwujudkan dengan:
                                                                                   • Penyusunan dan penerbitan Laporan Tahunan yang tersedia di
                                                                                       halaman situs web Perseroan.
                                                                                   • Penyusunan dan penjelasan rencana bisnis Perseroan.
                                                                                   • Laporan keuangan berkala yang meliputi laporan keuangan
                                                                                       triwulan dan tahunan.
                                                                                   • Tersedianya laporan keterbukaan informasi terkait kegiatan
                                                                                       usaha Perseroan.
                                                                                   • Segala informasi dan data terkait perusahaan yang telah di
                                                                                       sediakan pada situs web Perseroan untuk pemegang saham
                                                                                       dan seluruh pemangku kepentingan.

 Akuntabilitas                  Akuntabilitas mencakup kejelasan fungsi dan        Penerapan prinsip akuntabilitas diimplementasikan oleh
 (Accountability)               pelaksanaan pertanggungjawaban.                    Perusahaan dengan menetapkan kejelasan fungsi, struktur, sistem
                                                                                   dan pertanggungjawaban masing-masing organ dalam Perseroan
                                                                                   sehingga terdapat kejelasan fungsi, hak, kewajiban, wewenang
                                                                                   dan tanggung jawab antara Karyawan, Direksi, Dewan Komisaris
                                                                                   dan Pemegang Saham maupun di setiap bagian dalam Perseroan.

 Tanggung Jawab                 Tanggung       jawab    mencakup kesesuaian        Perseroan mendefinisikan prinsip pertanggungjawaban sebagai
 (Responsibility)               pengelolaan dengan ketentuan peraturan             dipatuhinya baik prosedur operasional maupun peraturan
                                perundang-undangan dan nilai etika serta           perundang-undangan yang berlaku dalam setiap aktivitas bisnis
                                standar, prinsip, dan praktik.                     yang dilaksanakan. Pertanggungjawaban juga diikuti dengan
                                                                                   komitmen untuk menjalankan aktivitas bisnis sesuai dengan
                                                                                   standar etika yang baik. Selain itu, pengawasan yang dilakukan
                                                                                   oleh Dewan Komisaris lebih ditingkatkan terhadap pengelolaan
                                                                                   Perseroan oleh Direksi sehingga dapat berjalan efektif, disertai
                                                                                   adanya tuntutan pencapaian target terhadap Direksi. Prinsip ini
                                                                                   diterapkan melalui:
                                                                                   • Kepatuhan terhadap ketentuan anggaran dasar Perseroan dan
                                                                                      peraturan perundang-undangan yang berlaku.
                                                                                   • Pelaksanaan kewajiban perpajakan dengan baik dan tepat waktu.
                                                                                   • Pelaksanaan program dan kegiatan CSR.
                                                                                   • Pelaksanaan kewajiban keterbukaan informasi sesuai peraturan.

 Independensi                   Independensi mencakup keadaan yang dikelola        Perseroan mengartikan independensi sebagai dijalankannya
 (Independency)                 secara mandiri dan profesional serta bebas         tugas, kewajiban serta wewenang masing-masing organ
                                dari benturan kepentingan dan pengaruh             Perusahaan tanpa campur tangan dari organ-organ Perusahaan
                                atau tekanan dari pihak mana pun yang tidak        yang lain maupun pihak lain yang tidak sesuai dengan peraturan
                                sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-       perundang-undangan yang berlaku. Independensi diwujudkan
                                undangan dan nilai etika serta standar, prinsip,   antara lain dengan saling menghargai peran dan fungsi masing-
                                dan praktik.                                       masing Organ Perseroan serta keputusan pengurusan Perseroan
                                                                                   melalui keputusan Direksi Perusahaan. Prinsip independensi
                                                                                   sangat diperlukan terutama dalam proses pengambilan keputusan
                                                                                   atau kebijakan manajemen yang harus dilakukan secara objektif
                                                                                   dan menempatkan kepentingan Perseroan sebagai prioritas
                                                                                   utama. Penerapan prinsip ini diterapkan antara lain dengan:
                                                                                   • Saling menghormati hak, kewajiban, tugas, wewenang, serta
                                                                                      tanggung jawab di antara organ-organ Perseroan.
                                                                                   • Pemegang saham dan Dewan Komisaris tidak melakukan
                                                                                      intervensi terhadap pengurusan Perseroan.
                                                                                   • Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan senantiasa
                                                                                      menghindari      terjadinya  benturan   kepentingan     dalam
                                                                                      pengambilan keputusan.
                                                                                   • Kegiatan Perseroan yang memiliki benturan kepentingan wajib
                                                                                      memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari pemegang saham
                                                                                      independen atau wakilnya yang diberi wewenang dalam RUPS
                                                                                      sebagaimana diatur, serta mematuhi peraturan tentang benturan
                                                                                      kepentingan.




132         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2025
Page 134
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                www.mtf.co.id




 Prinsip Dasar                Penjelasan Sesuai POJK No. 48 Tahun 2024           Penerapan di Lingkup Perseroan

 Kewajaran (Fairness)         Kewajaran mencakup kesetaraan, keseimbangan,       Perseroan mengartikan kewajaran atau keadilan sebagai perlakuan
                              dan keadilan di dalam memenuhi hak pemangku        yang setara terhadap setiap pihak yang berkepentingan sesuai
                              kepentingan yang timbul berdasarkan perjanjian,    dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam
                              ketentuan peraturan perundang-undangan, dan        penerapannya, antara lain Perseroan selalu menjaga hubungan
                              nilai etika serta standar, prinsip, dan praktik.   baik dengan karyawan dan menghindari praktik diskriminasi
                                                                                 serta menghormati hak-hak karyawan, termasuk menghindari
                                                                                 diskriminasi karyawan terkait latar belakang suku, agama, ras,
                                                                                 maupun gender. Prinsip ini diterapkan antara lain dengan
                                                                                 kebijakan:
                                                                                 • Pemegang saham berhak menghadiri dan memberikan suara
                                                                                    dalam RUPS sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
                                                                                 • Perseroan melaporkan informasi terkait rekanan kepada
                                                                                    pemangku kepentingan secara adil dan transparan.
                                                                                 • Perseroan menghadirkan kondisi kerja yang baik dan aman bagi
                                                                                    seluruh karyawan sesuai dengan kemampuan Perseroan dan
                                                                                    peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta adanya
                                                                                    penilaian kinerja secara periodik serta kesempatan promosi
                                                                                    yang sama bagi seluruh karyawan.


Sebagai bagian dari penguatan kerangka tata kelola,                       berimbang oleh pihak-pihak yang berkontribusi terhadap
Mandiri Tunas Finance menjadikan Pedoman Umum                             keberlangsungan Perseroan. Kerangka ini menekankan
Governansi Korporat Indonesia PUG-KI Tahun 2021 yang                      pentingnya kejelasan peran, kualitas proses, dan orientasi
diterbitkan oleh Komite Nasional Kebijakan Governansi                     hasil dalam pengelolaan korporasi.
sebagai salah satu acuan konseptual dalam penerapan
governansi korporat. Pedoman ini memberikan perspektif                    Seluruh prinsip tersebut berakar pada empat pilar utama
menyeluruh mengenai bagaimana korporasi dikelola dan                      governansi korporat, yaitu perilaku beretika, akuntabilitas,
diawasi secara bertanggung jawab, dengan menempatkan                      transparansi, dan keberlanjutan. Keempat pilar ini
relasi antara pemegang saham, pengelola, pengawas,                        membentuk nilai dasar yang menuntun perilaku organisasi,
dan pemangku kepentingan lainnya dalam satu kerangka                      mengarahkan pengelolaan risiko dan kepatuhan, serta
yang saling terkait.                                                      menjaga keseimbangan antara kinerja usaha dan
                                                                          tanggung jawab jangka panjang. Penerapan pilar-pilar
Prinsip-prinsip dalam PUG-KI disusun untuk memastikan                     tersebut secara konsisten mendukung terciptanya tata
bahwa fungsi pengurusan dan pengawasan korporasi                          kelola korporasi yang sehat dan berintegritas. Empat pilar
berjalan secara efektif, proses pengambilan keputusan                     governansi korporat tersebut diuraikan sebagai berikut:
dapat dipertanggungjawabkan, serta manfaat dari
penerapan governansi korporat dapat dirasakan secara


 Perilaku Beretika         Dalam melaksanakan kegiatannya, Korporasi senantiasa mengedepankan kejujuran, memperlakukan semua pihak dengan
                           hormat (respect), memenuhi komitmen, membangun serta menjaga nilai-nilai moral dan kepercayaan secara konsisten.
                           Korporasi memperhatikan kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya berdasarkan asas kewajaran
                           dan kesetaraan (fairness) dan dikelola secara independen sehingga masing-masing organ perusahaan tidak saling
                           mendominasi dan tidak dapat diintervensi oleh pihak lain.

 Akuntabilitas             Korporasi dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya secara transparan dan wajar. Untuk itu, Korporasi harus dikelola
                           secara benar, terukur dan sesuai dengan kepentingan korporat dengan tetap memperhitungkan kepentingan pemegang
                           saham dan pemangku kepentingan. Akuntabilitas merupakan prasyarat yang diperlukan untuk mencapai kinerja yang
                           berkelanjutan.

 Transparansi              Untuk menjaga objektivitas dalam menjalankan bisnis, korporasi menyediakan informasi yang material dan relevan
                           dengan cara yang mudah diakses dan dipahami oleh pemangku kepentingan. Korporasi mengambil inisiatif untuk
                           mengungkapkan tidak hanya masalah yang disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan, tetapi juga hal yang penting
                           untuk pengambilan keputusan oleh pemegang saham, kreditur dan pemangku kepentingan lainnya.

 Keberlanjutan             Korporasi mematuhi peraturan perundang-undangan serta berkomitmen melaksanakan tanggung jawab terhadap
                           masyarakat dan lingkungan agar berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan melalui kerja sama dengan semua
                           pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan kehidupan mereka dengan cara yang selaras dengan kepentingan
                           bisnis dan agenda pembangunan berkelanjutan.




                                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                Laporan Tahunan 2025      133
Page 135
                 Tata Kelola Perusahaan




Selaras dengan penerapan keempat pilar governansi                                  Kelompok ketiga mencakup prinsip-prinsip yang
korporat tersebut, Perseroan juga menerapkan delapan                               mengatur pihak-pihak penerima manfaat dari penerapan
Prinsip Governansi Korporat Indonesia yang disusun                                 governansi korporat.
dalam tiga kelompok utama. Kelompok pertama
mencakup prinsip-prinsip yang mengatur organ                                       Secara sistematis, kelompok prinsip pertama tercermin
penyelenggara Perseroan, yaitu Direksi dan Dewan                                   dalam Prinsip 1 sampai dengan Prinsip 3, kelompok
Komisaris. Kelompok kedua mencakup prinsip-prinsip                                 prinsip kedua tercermin dalam Prinsip 4 sampai dengan
yang mengatur proses dan keluaran yang dihasilkan                                  Prinsip 6, dan kelompok prinsip ketiga tercermin dalam
dari pelaksanaan fungsi pengurusan dan pengawasan.                                 Prinsip 7 dan Prinsip 8.




 Prinsip Governansi
                                 Definisi                                                   Penjelasan
 Korporat

 Prinsip 1:                      Direksi dan Dewan Komisaris menjalankan peran              Prinsip 1 berkaitan dengan peran dan tanggung jawab Direksi
 Peran dan Tanggung              dan tanggung jawabnya secara independen                    dalam melakukan pengelolaan korporasi serta peran dan
 Jawab Direksi dan Dewan         untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan untuk           tanggung jawab Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan
 Komisaris                       kepentingan terbaik jangka panjang korporasi dan           atas pengelolaan korporasi yang dilaksanakan oleh Direksi. Di
                                 pemegang saham, dengan mempertimbangkan                    samping itu Prinsip ini mengatur penilaian kinerja Direksi dan
                                 kepentingan para pemangku kepentingan                      Dewan Komisaris dan anggotanya masing-masing, penanganan
                                                                                            benturan kepentingan yang terjadi pada anggota Direksi dan
                                                                                            anggota Dewan Komisaris serta peningkatan kompetensi
                                                                                            anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris.

 Prinsip 2:                      Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dipilih        Prinsip 2 mengharuskan pemilihan dan penetapan anggota
 Komposisi dan                   dan ditetapkan sedemikian rupa sehingga komposisi          Direksi dan anggota Dewan Komisaris dilakukan sedemikian
 Remunerasi Direksi dan          Direksi sebagai organ pengelolaan dan komposisi            rupa sehingga Direksi dan Dewan Komisaris masing-masing
 Dewan Komisaris                 Dewan Komisaris sebagai organ pengawasan                   sebagai organ pengelolaan dan pengawasan memiliki komposisi
                                 adalah beragam dan masing-masing terdiri dari para         anggota dengan pengetahuan, kemampuan, dan keahlian
                                 Direktur dan Komisaris yang memiliki komitmen,             yang dibutuhkan sesuai dengan perannya masing-masing.
                                 pengetahuan, kemampuan, pengalaman dan keahlian            Di samping itu, Prinsip ini menekankan pentingnya kebijakan
                                 yang dibutuhkan untuk memenuhi secara tepat                remunerasi untuk mendorong anggota Direksi dan anggota
                                 peran pengelolaan Direksi dan peran pengawasan             Dewan Komisaris mengutamakan kepentingan jangka panjang
                                 Dewan Komisaris. Remunerasi dirancang untuk secara         korporasi berdasarkan prinsip keberlanjutan, serta mengharuskan
                                 efektif menyelaraskan kepentingan anggota Direksi          pengungkapan kebijakan dan informasi remunerasi yang
                                 dan anggota Dewan Komisaris dengan kepentingan             diterima oleh Direksi dan Dewan Komisaris secara transparan dan
                                 jangka panjang korporasi dan penciptaan nilai yang         akuntabel.
                                 berkelanjutan.

 Prinsip 3:                      Direksi dan Dewan Komisaris memiliki hubungan kerja        Prinsip 3 menekankan pentingnya hubungan kerja yang erat,
 Hubungan Kerja antara           yang erat, terbuka, konstruktif, profesional dan saling    terbuka, konstruktif, profesional, saling percaya antara Direksi
 Direksi dan Dewan               percaya untuk kepentingan terbaik korporasi                dan Dewan Komisaris dalam mencapai kepentingan terbaik
 Komisaris                                                                                  korporasi. Prinsip 3 ini juga mengatur perlunya Dewan Komisaris
                                                                                            mengakses informasi yang lengkap serta pentingnya anggota
                                                                                            Direksi dan Dewan Komisaris memahami implikasi struktur
                                                                                            kepemilikan korporasi terhadap pelaksanaan perannya.

 Prinsip 4:                      Korporasi memiliki komitmen untuk bertindak secara         Prinsip 4 mengharuskan korporasi untuk membuat pernyataan
 Perilaku Etis                   etis dan bertanggung jawab, menegakkan nilai-nilai         secara berkala tentang komitmen korporasi tidak hanya
                                 dan budaya organisasi.                                     mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, namun
                                                                                            juga komitmen untuk bertindak etis dan bertanggung jawab.

 Prinsip 5:                      Korporasi menjalankan praktik tata kelola yang             Prinsip 5 mengharuskan Direksi untuk mengimplementasikan
 Manajemen Risiko,               terintegrasi dengan penerapan sistem pengendalian          tata kelola, sistem pengendalian internal dan manajemen risiko,
 Pengendalian Internal dan       internal dan manajemen risiko, serta kepatuhan yang        dan kepatuhan secara terintegrasi sebagai bagian dari strategi,
 Kepatuhan                       efektif dalam rangka mendukung pencapaian sasaran,         perangkat manajemen, dan praktik yang dijalankan korporasi da-
                                 visi, misi, tujuan, maupun target kinerja korporat dalam   lam berbisnis secara bertanggung jawab (responsible business)
                                 menjalankan bisnis secara berintegritas.                   sebagai warga korporat yang baik (good corporate citizen). De-
                                                                                            wan Komisaris memantau dan menyampaikan masukan terhadap
                                                                                            efektivitas penerapan tata kelola, sistem pengendalian internal
                                                                                            dan manajemen risiko, serta kepatuhan yang dilaksanakan secara
                                                                                            terintegrasi oleh Direksi.

 Prinsip 6:                      Korporasi membuat pengungkapan yang akurat dan             Prinsip 6 mewajibkan korporasi untuk memiliki kerangka
 Pengungkapan dan                tepat waktu mengenai semua hal yang material tentang       tata kelola yang mampu memberikan keyakinan yang dapat
 Transparansi                    korporasi.                                                 menghasilkan pengungkapan yang akurat dan tepat waktu
                                                                                            mengenai semua hal yang material tentang korporasi, yang
                                                                                            meliputi kondisi dan kinerja keuangan, kepemilikan atas
                                                                                            korporasi, dan tata kelola.




134              PT Mandiri Tunas Finance
                 Laporan Tahunan 2025
Page 136
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                 www.mtf.co.id




 Prinsip Governansi
                             Definisi                                               Penjelasan
 Korporat

 Prinsip 7:                  Korporasi melindungi dan memfasilitasi pelaksanaan     Prinsip 7 menjelaskan mengenai pemenuhan hak pemegang
 Hak-hak Pemegang            hak pemegang saham dan memastikan perlakukan           saham dan perlakuan adil bagi pemegang saham, bagaimana cara
 Saham                       yang adil terhadap pemegang saham, termasuk            kerja sama aktif antara korporasi dengan pemegang sahamnya
                             pemegang saham minoritas. Semua pemegang saham         dilaksanakan serta pelaksanaan sebagian hak pemegang saham
                             memiliki kesempatan untuk mendapatkan ganti rugi       secara efektif melalui RUPS.
                             yang efektif atas pelanggaran hak-hak mereka.

 Prinsip 8:                  Korporasi mengakui hak-hak pemangku kepentingan        Prinsip 8 menjelaskan peran Direksi dan Dewan Komisaris
 Hak-hak Pemangku            yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan     mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam model bisnis
 Kepentingan                 yang berlaku atau suatu perjanjian yang disepakati     korporasi, melaksanakan pelibatan pemangku kepentingan, serta
                             oleh korporasi dan mendorong kerja sama aktif dengan   memastikan perlindungan terhadap hak-hak para pemangku
                             pemangku kepentingan dalam menciptakan kekayaan,       kepentingan. Dewan Komisaris memantau pengintegrasian
                             lapangan kerja, dan keberlanjutan usaha yang sehat     semua aspek tersebut di atas yang dilakukan oleh Direksi.
                             secara finansial.




Struktur dan Mekanisme Tata Kelola Perusahaan yang Baik
GCG dirancang untuk memastikan bahwa Perseroan                              structure GCG. Infrastruktur GCG mencakup organ utama
dikelola dan diawasi secara efektif, selaras dengan peraturan               dan organ pendukung Perseroan yang menjalankan fungsi
perundang-undangan yang berlaku, serta berorientasi pada                    pengurusan, pengawasan, serta pengendalian. Sementara
perlindungan dan keseimbangan kepentingan seluruh                           itu, soft structure GCG mencakup kebijakan, pedoman,
pemangku kepentingan. Struktur dan mekanisme GCG                            dan prosedur operasional yang menjadi acuan dalam
Perseroan dibangun secara berlapis dan saling terkait. Pada                 pelaksanaan kegiatan usaha sehari-hari.
tingkat paling fundamental, penerapan GCG berlandaskan
pada ketentuan peraturan perundang-undangan formal                          Selain berpedoman pada ketentuan internal, Perseroan juga
yang berlaku, Anggaran Dasar Perseroan, serta visi, misi,                   mengacu pada berbagai pedoman tata kelola lainnya yang
nilai, dan budaya perusahaan. Landasan tersebut menjadi                     relevan sebagai penguatan praktik GCG. Seluruh elemen
rujukan utama dalam pembentukan infrastruktur tata kelola                   tersebut kemudian diimplementasikan dan dipantau
dan penyusunan mekanisme operasional Perseroan.                             secara konsisten dalam seluruh aktivitas usaha Mandiri
                                                                            Tunas Finance untuk memastikan efektivitas pengelolaan,
Dalam implementasinya, GCG Perseroan ditopang oleh                          pengendalian risiko, serta kepatuhan terhadap prinsip-
dua komponen utama, yaitu infrastruktur GCG dan soft                        prinsip GCG.


Struktur dan Proses/Mekanisme Tata Kelola

     Undang-undang dan peraturan formal yang berlaku:
     • Undang-undang Republik Indonesia
     • Peraturan Menteri
     • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) -
       Peraturan Bursa EFek Indonesia (BEI)




      Anggaran Dasar Perusahaan




      Visi, Misi, Nilai, dan Budaya Perusahaan
                                                                               Beberapa Acuan Lainnya
                                                                               • Pedoman Umum Good Corporate Governance
                                                                                 Indonesia Tahun 2006 yang di terbitkan oleh Komite
                                              Softstruktur GCG                   Nasional Kebijakan Governansi Tanggal 17 Oktober 2006
      Infrastruktur GCG                         (Mekanisme:                      (Pedoman Umum GCG Indonesia KNKG)
      (Organ Utama dan                         Kebijakan dan                   • ISO 26000 tentang Panduan Tanggung Jawab Sosial
      Organ Pendukung)                      Prosedur Operasional               • OECD 2004 Principles of Corporate Governance dan
                                                 Perusahaan                      Asian Corporate Governance Scorecard (ACOS)




      Penerapan dan Pemantauan GCG di LIngkup
      Mandiri Tunas Finance



                                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                 Laporan Tahunan 2025      135
Page 137
          Tata Kelola Perusahaan




Struktur Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Sebagaimana diatur dalam POJK No. 46 Tahun 2024, struktur              •      Direksi
tata kelola terdiri dari tiga Organ Utama Perseroan, yaitu:                   Organ Perseroan yang berwenang dan bertanggung
• Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                                            jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk
    Organ Perseroan yang mempunyai wewenang yang                              kepentingan Perseroan, sesuai dengan maksud dan
    tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan Komisaris                       tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan baik di
    dalam batas yang ditentukan dalam Undang-Undang                           dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan
    Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 dan/atau                             ketentuan Anggaran Dasar.
    Anggaran Dasar.
• Dewan Komisaris                                                      Selain organ utama, Perseroan memiliki organ pendukung
    Organ Perseroan yang bertugas melakukan                            yang membantu Dewan Komisaris dan Direksi dalam
    pengawasan secara umum dan atau khusus sesuai                      menjalankan fungsi pengawasan dan pengurusan.
    dengan Anggaran Dasar serta memberikan nasihat                     Susunan organ tata kelola tersebut disajikan dalam
    kepada Direksi.                                                    bagan struktur tata kelola Perseroan sebagai berikut:


                    Struktur Tata Kelola Perusahaan Mandiri Tunas Finance
                    Transparency       Accountability        Responsibility        Independency            Fairness




                                                                 RUPS


                             Dewan Komisaris                                                     Direksi



                               Komite Audit                                                Corporate Secretary


                     Komite Nominasi & Remunerasi                                           Risk Management


                         Komite Pemantau Risiko                                               Internal Audit


                                                                                            Legal & Litigation


                                                                                              UKK APU PPT


                                                                                                  ALCO


                                                                                              Komite Kredit


                                                                                         Komite Manajemen Risiko


                                                                                            Komite Anti Fraud


                                                                                  Komite Pengarah Teknologi Informasi




                                                  Auditor Eksternal (Audit Independen)




Keberhasilan penerapan GCG di lingkungan Perseroan                     Direksi, dan Dewan Komisaris dipisahkan secara tegas
sangat ditentukan oleh kejelasan hubungan dan interaksi                untuk memastikan adanya keseimbangan antara fungsi
antar organ Perseroan. Sesuai dengan ketentuan                         pengurusan, pengawasan, dan pengambilan keputusan
peraturan perundang-undangan yang berlaku, tugas                       strategis.
dan wewenang Rapat Umum Pemegang Saham,



136       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 138
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                         www.mtf.co.id




Dalam    pelaksanaannya,      ketiga     organ   Perseroan                    Setiap keputusan dan tindakan yang diambil oleh organ
menjalankan perannya masing-masing secara selaras                             Perseroan dilandasi oleh itikad baik, nilai-nilai etika, serta
dengan menjunjung tinggi prinsip kebersamaan, saling                          kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan
menghormati, serta penghargaan terhadap fungsi dan                            kebijakan internal Perseroan. Dalam kerangka tersebut,
kewenangan yang dimiliki. Interaksi antar organ tersebut                      Perseroan juga senantiasa menyadari tanggung jawab sosial
didukung oleh keberadaan organ-organ pendukung                                dan lingkungannya sebagai bagian dari praktik tata kelola
guna memastikan proses pengelolaan dan pengawasan                             yang bertanggung jawab terhadap pemangku kepentingan
Perseroan berjalan secara efektif dan terkoordinasi, dengan                   dan lingkungan sekitar.
tetap mengutamakan kepentingan Perseroan.


Mekanisme Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Mekanisme GCG di Mandiri Tunas Finance mencakup                               kelola yang bersifat soft structure, sehingga kebijakan dan
seperangkat peraturan, kebijakan, dan prosedur yang                           prosedur yang diterapkan tetap relevan, efektif, dan selaras
mengatur pembagian tanggung jawab, kewenangan, serta                          dengan kebutuhan operasional Perseroan.
hubungan kerja antar organ tata kelola Perseroan. Mekanisme
ini juga mengatur pola interaksi Perseroan dengan para                        Selain Kebijakan GCG, Perseroan telah menetapkan berbagai
pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal,                         kebijakan dan pedoman pendukung, antara lain Code of
guna memastikan pengelolaan usaha yang terkoordinasi,                         Conduct, Board Manual, Pedoman Pengendalian Gratifikasi,
akuntabel, dan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG.                             Pedoman Sistem Pengaduan Pelanggaran (Whistleblowing
                                                                              System), Piagam Komite Audit, Piagam Audit Internal,
Sebagai landasan utama, Perseroan memiliki Anggaran                           serta kebijakan dan prosedur lainnya yang mendukung
Dasar serta Kebijakan Tata Kelola Perusahaan yang Baik yang                   penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Seluruh
telah disahkan dan menjadi acuan dalam penyelenggaraan                        perangkat tersebut dirancang untuk memperkuat mekanisme
tata kelola. Sejalan dengan dinamika proses bisnis dan                        check and balance dalam setiap aktivitas bisnis, serta
ketentuan pelaksanaan GCG yang berlaku, Perseroan secara                      memastikan bahwa pengelolaan Perseroan dijalankan secara
berkelanjutan melakukan penyempurnaan kebijakan tata                          konsisten sesuai dengan prinsip-prinsip GCG yang berlaku.


 Kebijakan dan Prosedur                 Penetapan

 Anggaran Dasar                         Akta No. 160 Tanggal 29 September 2023 yang dibuat Muhammad Kholid Artha, S.H., Notaris di Jakarta.

 Pedoman Tata Kelola Perusahaan yang    Ditetapkan melalui Surat Keputusan No. 03, efektif berlaku sejak 1 April 2016 dan telah disetujui oleh Direksi.
 Baik

 Board Manual / Code of Conduct (Buku   Ditetapkan tanggal 27 Agustus 2015 yang telah ditandatangani oleh Dewan Komisaris.
 Panduan Dewan Komisaris dan Direksi)

 Kode Etik (Code of Conduct/CoC)        Ditetapkan tanggal 11 Maret 2013.

 Piagam Komite Audit                    Telah dilakukan pembaharuan dan pengesahan pada 30 Juli 2020, yang ditandatangani oleh seluruh anggota
                                        Dewan Komisaris.

 Piagam Komite Nominasi &               Telah dilakukan pembaharuan dan pengesahan pada 15 Januari 2024, yang ditandatangani oleh seluruh
 Remunerasi                             anggota Dewan Komisaris.

 Piagam Komite Pemantau Risiko          Telah dilakukan pembaharuan dan pengesahan pada 14 Februari 2025, yang ditandatangani oleh seluruh
                                        anggota Dewan Komisaris.

 Piagam Audit Internal                  Telah dilakukan pembaharuan dan disahkan oleh Direksi dan disetujui oleh Dewan Komisaris tanggal 30
                                        November 2020.

 Piagam Sekretaris Perusahaan           Ditetapkan melalui SOP No.03/PGN/06/2025 yang diterbitkan pada 29 Desember 2025 dan telah disetujui
                                        oleh Direksi.

 Pedoman Sistem Pengendalian Internal   • Ditetapkan melalui SOP No. 03/PGN/01/2022, efektif berlaku tanggal 2 Januari 2023 dan telah disetujui oleh Direksi.
                                        • Kebijakan Tata Kelola No. 04 tahun 2025 tanggal 19 Juni 2025.

 Pedoman Manajemen Risiko               Ditetapkan melalui SOP No. 03/PGN/07/2024 yang diterbitkan pada 31 Desember 2025 dan telah mengalami
                                        perbaikan/revisi pada 24 Maret 2025, serta disetujui oleh Direksi.

 Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa      Ditetapkan melalui SOP No. 02/PGA/01/2023 yang efektif berlaku sejak 2 Januari 2024 dan telah mengalami
                                        perbaikan/revisi pada 13 Januari 2025 yang telah disetujui oleh Direksi.

 Pedoman Pengendalian Gratifikasi       Ditetapkan melalui SOP No. 03/PGN/19/2024 yang efektif berlaku sejak 13 November 2024.




                                                                                                                   PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                       Laporan Tahunan 2025         137
Page 139
              Tata Kelola Perusahaan




Sosialisasi dan Internalisasi Tata Kelola Perusahaan
yang Baik
Penerapan GCG di Mandiri Tunas Finance diperkuat melalui                Selama tahun 2025, Perseroan menyelenggarakan
proses internalisasi yang berkelanjutan di seluruh lapisan              kegiatan sosialisasi penerapan GCG sebanyak 2 (dua)
organisasi. Perseroan memastikan bahwa pemahaman atas                   kegiatan melalui on boarding Management Trainee dan
prinsip-prinsip GCG tidak hanya berada berlaku sebagai                  pembelajaran mandiri (self-learning) melalui eazylearn
kebijakan, namun diterapkan secara konsisten dalam                      Mandiri Tunas Finance. Pelaksanaan sosialisasi dirancang
perilaku kerja dan pengambilan keputusan operasional.                   untuk memperkuat kesadaran, pemahaman, dan kepatuhan
Untuk itu, program sosialisasi GCG dilaksanakan secara                  seluruh insan Mandiri Tunas Finance terhadap prinsip tata
sistematis kepada pegawai, baik pada saat awal bergabung                kelola perusahaan yang baik. Rincian kegiatan sosialisasi
maupun secara berkala.                                                  tersebut disajikan sebagai berikut:



     No.              Tanggal                        Materi Pelatihan                            Divisi/Regional/Program HC
 1         24 Februari 2025              Implementasi Good Corporate Governance   Management Trainee Batch 19
 2         3-28 November 2025            Implementasi Good Corporate Governance   Seluruh Divisi dan Regional Mandiri Tunas Finance




Perkembangan Penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik dan Apresiasi di Tahun 2025
Pada tahun 2025, Mandiri Tunas Finance meraih Indonesia                 CGPI. CGPI Awards diselenggarakan oleh The Indonesian
Good Corporate Governance Award 2025 dengan                             Institute for Corporate Governance (IICG) bekerja sama
kategori Most Trusted Company Based on Corporate                        dengan Majalah SWA dan kepesertaannya meliputi
Governance Perception Index (CGPI) dengan skor sebesar                  perusahaan dari Emiten, Badan Usaha Milik Negara
85,06. CGPI adalah program riset dan pemeringkatan                      (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Perbankan,
penerapan GCG pada perusahaan-perusahaan melalui                        Perbankan Syariah dan Industri Keuangan Non-Bank
survei terhadap praktik GCG yang menghasilkan skor                      (IKNB).




Penilaian, Pemantauan, dan Peningkatan
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Perseroan secara berkala melakukan penilaian penerapan                  kepatuhan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat
GCG sebagai bagian dari mekanisme evaluasi dan                          kualitas pengambilan keputusan dan disiplin organisasi.
pengendalian atas kualitas tata kelola yang dijalankan.
Penilaian ini dilakukan untuk mengukur tingkat kepatuhan                Penilaian penerapan GCG dilakukan melalui dua metode
Perseroan terhadap ketentuan peraturan perundang-                       utama. Pertama, penilaian internal melalui Self Assessment
undangan yang berlaku, sekaligus menilai efektivitas                    Tata Kelola Perusahaan Pembiayaan serta penilaian
implementasi GCG dalam mendukung pengelolaan usaha                      tata kelola di tingkat Kelompok Usaha Mandiri Group.
yang sehat dan berkelanjutan.                                           Kedua, penilaian eksternal melalui pemeringkatan CGPI
                                                                        yang dilaksanakan oleh pihak independen. Kombinasi
Hasil penilaian GCG digunakan sebagai dasar untuk                       kedua metode tersebut memberikan gambaran yang
melakukan pemantauan dan penyempurnaan berkelanjutan                    komprehensif mengenai tingkat penerapan GCG
terhadap kebijakan, struktur, dan mekanisme tata kelola                 Perseroan, baik dari perspektif internal maupun eksternal.
di lingkungan Perseroan. Dengan pendekatan tersebut,
evaluasi GCG tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur




138           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 140
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                            www.mtf.co.id




A. Self Assessment Tata Kelola Perusahaan                    Metode Penerapan GCG di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Pembiayaan dan Kelompok Usaha Grup Bank                      terdiri dari dua yaitu:
Mandiri
Penilaian utama atas penerapan GCG di Mandiri Tunas
Finance dilakukan melalui penilaian berkala dengan
pendekatan Self Assessment. Pendekatan ini dirancang
untuk mencerminkan karakteristik Perseroan, baik sebagai              Self Assessment
perusahaan pembiayaan yang wajib memenuhi ketentuan                      Tata Kelola
                                                                        Perusahaan
Otoritas Jasa Keuangan, maupun sebagai bagian dari                                              Penilaian pihak
                                                                      Pembiayaan dan
Kelompok Usaha Grup Bank Mandiri yang berada dalam                    Kelompok Usaha           eksternal melalui
                                                                                               rating Corporate
kerangka pengawasan konglomerasi keuangan.                             Mandiri grup.
                                                                                                 Governance
                                                                                               Perception Index
Dasar dan Metode                                                                                    (CGPI).
Penilaian GCG melalui Self Assessment mengacu kepada 3
(tiga) ketentuan, yaitu:

1. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 28/SEOJK.06/2025 Tentang Laporan Penerapan Tata Kelola yang Baik Bagi
   Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.
   SEOJK tersebut mengatur rincian penilaian sendiri (self-assessment) paling sedikit meliputi:
   a. Pelaksanaan tugas dan wewenang pemegang saham dan RUPS;
   b. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang Direksi;
   c. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang Dewan Komisaris;
   d. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang DPS;
   e. kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite;
   f. Penerapan manajemen risiko;
   g. Penerapan strategi anti fraud;
   h. Penerapan fungsi kepatuhan;
   i. Penerapan fungsi audit internal dan audit eksternal;
   j. Penanganan Benturan Kepentingan;
   k. Penerapan kebijakan remunerasi;
   l. Keterbukaan informasi;
   m. Etika bisnis;
   n. Kebijakan pembiayaan;
   o. Penerapan keuangan berkelanjutan, termasuk penerapan tanggung jawab sosial dan lingkungan; dan
   p. Rencana Bisnis.

2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 48 Tahun 2024 tentang Tata Kelola yang Baik Bagi Lembaga Pembiayaan,
   Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, dengan perincian pembahasan
   sebagai berikut:
   a. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, Dewan Komisaris, dan DPS;
   b. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite dan satuan kerja yang menjalankan fungsi pengendalian internal;
   c. Penanganan Benturan Kepentingan;
   d. Penerapan fungsi kepatuhan, audit internal, dan audit eksternal;
   e. Penerapan manajemen risiko dan sistem pengendalian internal;
   f. Penerapan kebijakan remunerasi;
   g. Transparansi kondisi keuangan dan non-keuangan;
   h. Rencana bisnis sebagai rencana kerja dan anggaran tahunan serta rencana jangka Panjang;
   i. Pengungkapan kepemilikan saham anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang mencapai 50% atau lebih;
   j. Hubungan keuangan dan hubungan keluarga Direksi;
   k. Hubungan keuangan dan hubungan keluarga Dewan Komisaris;
   l. Pengungkapan hal-hal penting lainnya kepada OJK.




                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                            Laporan Tahunan 2025      139
Page 141
             Tata Kelola Perusahaan




3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/POJK.03/2014 serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15/
   SEOJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan, dengan perincian pembahasan
   sebagai berikut:
   a. Persyaratan calon anggota Direksi dan calon anggota Dewan Komisaris;
   b. Persyaratan calon anggota Dewan Pengawas Syariah;
   c. Struktur Direksi dan Dewan Komisaris;
   d. Struktur Dewan Pengawas Syariah;
   e. Independensi tindakan Dewan Komisaris;
   f. Pelaksanaan fungsi pengurusan LJK oleh Direksi;
   g. Pelaksanaan fungsi pengawasan oleh Dewan Komisaris;
   h. Pelaksanaan fungsi pengawasan oleh Dewan Pengawas Syariah;
   i. Pelaksanaan fungsi kepatuhan, fungsi audit intern, dan pelaksanaan audit ekstern;
   j. Pelaksanaan fungsi manajemen risiko;
   k. Kebijakan remunerasi; dan
   l. Pengelolaan benturan kepentingan.



Penilaian penerapan GCG dilakukan secara internal                               kondisi penerapan GCG Perseroan secara aktual dan
dengan menjunjung tinggi prinsip independensi dan                               dapat dipertanggungjawabkan. Berikut adalah hasil
objektivitas, sehingga hasil penilaian mencerminkan                             penilaian yang dilakukan selama tiga tahun berturut-turut:




  Penilaian Penerapan GCG Tahun Buku 2023-2025

  Kriteria                              2025                                       2024                                2023

  Jenis Penilaian                       Self Assessment                            Self Assessment                     Self Assessment

  Assessor/Penilai                      Internal Perusahaan                        Internal Perusahaan                 Internal Perusahaan

  Periode Penerapan                     1 Januari 2025 sampai dengan 31            1 Januari 2024 sampai dengan        1 Januari 2023 sampai dengan
                                        Desember 2025                              31 Desember 2024                    31 Desember 2023

  Tahun Ukur                            Tahun Buku 2025                            Tahun Buku 2024                     Tahun Buku 2023




                                      Hasil Penilaian Self Assessment Tata Kelola Terintegrasi Tahun Buku 2023-2025


   Tahun             Peringkat/Skor                                                    Definisi Peringkat


  2025          1                          Konglomerasi Keuangan dinilai telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara umum sangat
                                           baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas penerapan prinsip Tata Kelola Terintegrasi. Apabila
                                           terdapat kelemahan dalam penerapan Tata Kelola Terintegrasi, secara umum kelemahan tersebut kurang
                                           signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh Entitas Utama dan/atau LJK.


  2024          1                          Konglomerasi Keuangan dinilai telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara umum sangat
                                           baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas penerapan prinsip Tata Kelola Terintegrasi. Apabila
                                           terdapat kelemahan dalam penerapan Tata Kelola Terintegrasi, secara umum kelemahan tersebut kurang
                                           signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh Entitas Utama dan/atau LJK.


  2023          1                          Konglomerasi Keuangan dinilai telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara umum sangat
                                           baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas penerapan prinsip Tata Kelola Terintegrasi. Apabila
                                           terdapat kelemahan dalam penerapan Tata Kelola Terintegrasi, secara umum kelemahan tersebut kurang
                                           signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh Entitas Utama dan/atau LJK.




140          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 142
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                          www.mtf.co.id




Tindak Lanjut Hasil Penilaian                                         Metodologi penilaian CGPI dilaksanakan melalui
Penerapan GCG Tahun 2025                                              dua tahapan utama, yaitu tahapan analisis dan
                                                                      tahapan observasi. Tahapan analisis dilakukan melalui
Komitmen Perseroan dalam menyempurnakan penerapan                     pengisian kuesioner self assessment serta penelaahan
Tata Kelola Perusahaan yang Baik tercermin melalui                    atas dokumen-dokumen perusahaan yang relevan.
pelaksanaan rekomendasi hasil penilaian GCG secara                    Selanjutnya, tahapan observasi dilakukan melalui
konsisten. Pelaksanaan rekomendasi tersebut menjadi                   paparan manajemen eksekutif dan diskusi dengan
bagian dari upaya penguatan berkelanjutan atas struktur,              organ Perseroan untuk memperoleh pemahaman yang
kebijakan, dan mekanisme tata kelola. Rincian pelaksanaan             lebih komprehensif mengenai praktik tata kelola yang
rekomendasi atas penilaian penerapan GCG tahun 2025                   dijalankan.
adalah sebagai berikut:
1.    POJK Nomor 48 Tahun 2024 Tentang Tata Kelola                    Aspek penilaian CGPI mencakup tiga dimensi utama,
      yang Baik Bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan                   yaitu struktur governansi (governance structure), proses
      Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan                      governansi (governance process), dan hasil governansi
      Lembaga Jasa Keuangan Lainnya;                                  (governance outcome). Penilaian tersebut mengacu
2.    POJK Nomor 46 Tahun 2024 Tentang Pengembangan                   pada pemenuhan ketentuan GCG yang bersifat wajib
      dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan                 (mandatory) serta praktik terbaik yang berlaku secara
      Pembiayaan Infrastruktur, dan Perusahaan Modal                  umum (best practices). Selain itu, pendekatan penilaian
      Ventura; serta                                                  CGPI juga menempatkan perspektif pemangku
3.    POJK Nomor 42 Tahun 2024 Tentang Penerapan                      kepentingan sebagai elemen penting, sejalan dengan
      Manajemen Risiko Bagi Lembaga Pembiayaan,                       peran hubungan yang berimbang dan bertanggung
      Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan                      jawab dengan seluruh pemangku kepentingan dalam
      Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.                       menjaga keberlanjutan usaha Perseroan.

B. Penilaian Pihak Eksternal oleh                                     Skor Penilaian
Corporate Governance Perception
                                                                      Skor penilaian CGPI Perseroan yang menunjukkan tren
Index (CGPI)                                                          peningkatan konsisten dari tahun ke tahun mencerminkan
Perseroan secara konsisten berpartisipasi dalam survei                efektivitas perbaikan dan penguatan penerapan GCG
CGPI yang diselenggarakan oleh Indonesian Institute                   yang dilakukan secara berkelanjutan. Peningkatan
for Corporate Governance. Partisipasi ini memberikan                  tersebut merefleksikan perbaikan yang terukur atas
perspektif penilaian eksternal yang independen atas                   struktur, proses, dan hasil tata kelola Perseroan.
kualitas penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik,                  Perkembangan skor penilaian CGPI Perseroan selama
sekaligus menghasilkan pemeringkatan serta rekomendasi                tiga tahun berturut-turut adalah sebagai berikut:
yang menjadi bahan evaluasi bagi penguatan praktik GCG
di lingkungan Perseroan.



                             Hasil Penilaian Penerapan GCG Berdasarkan Aspek dan Indikator Tahun 2023-2025
                                                                      2025                         2024                      2023
                Aspek & Indikator Penilaian                                                                                         Nilai
                                                              Bobot       Nilai Akhir     Bobot       Nilai Akhir    Bobot
                                                                                                                                    Akhir
Aspek Struktur Governansi                                     27,07          22,96        33,33           28,04      33,10          27,70
Aspek Proses Governansi                                       36,56          31,06        33,34           28,03      32,81          27,28
Aspek Hasil Governansi                                        36,37          31,04        33,33           27,94      34,09          28,12
Total Skor CGPI & Rating                                       100           85,06        100,00          84,01     100,00          83,10
Predikat                                                       (Sangat Tepercaya)             (Tepercaya)               (Tepercaya)




                                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                          Laporan Tahunan 2025      141
Page 143
          Tata Kelola Perusahaan




Tindak Lanjut Penerapan GCG                                  Perseroan. Rekomendasi tersebut menjadi dasar penguatan
                                                             atas aspek-aspek tata kelola yang masih memerlukan
Tahun 2025                                                   penyempurnaan. Adapun Area of Improvement dimaksud
Pada tahun 2025, Perseroan memperoleh skor penilaian         antara lain sebagai berikut:
CGPI sebesar 85,06 dan diklasifikasikan dalam kelompok
perusahaan “Sangat Tepercaya”. Hasil penilaian tersebut      1. Perseroan perlu terus meningkatkan kemampuan
mencerminkan kualitas penerapan GCG yang telah dijalankan       menavigasi kompleksitas lingkungan yang meliputi VUCA-
oleh Perseroan, serta menunjukkan bahwa struktur, proses,       BANI-TUNA-FLUX yang lebih baik, menciptakan integrasi
dan mekanisme tata kelola telah berfungsi secara efektif        antara struktur yang adaptif serta hasil kinerja yang
sesuai dengan kerangka penilaian CGPI.                          memberikan nilai jangka panjang sehingga dapat menuju
                                                                tata kelola modern yang resilien, inovatif dan berdaya
Capaian tersebut menggambarkan konsistensi peran                saing tinggi.
Organ Perseroan dan seluruh insan Mandiri Tunas Finance      2. Meningkatkan kapabilitas dinamis dengan cara optimalisasi
dalam menerapkan prinsip-prinsip GCG secara disiplin,           sumber daya dan proses bisnis yang diinternalisasikan
termasuk dalam pengelolaan perubahan dan penyesuaian            melalui kapabilitas dari sensing, seizing dan transforming
model bisnis Perseroan. Penerapan GCG menjadi kerangka          di seluruh level organisasi.
kerja yang memastikan bahwa setiap proses pengelolaan        3. Membangun kapabilitas dinamis dengan cara penguatan
usaha dijalankan secara terukur, bertanggung jawab,             struktur governansi dengan kepemimpinan Organ
dan berorientasi pada penciptaan nilai bagi pemangku            Perseroan yang kuat, visioner dan adaptif, serta peningkatan
kepentingan.                                                    pengembangan karyawan secara berkelanjutan.
                                                             4. Peningkatan kolaborasi dan kemitraan strategis dengan
Sejalan dengan hasil penilaian tersebut, para peserta juga      seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem
memperoleh sejumlah rekomendasi yang diidentifikasi             bisnis dan industri perlu terus dibangun dengan upaya
sebagai Area of Improvement (AoI) dalam rangka                  menciptakan hubungan yang bernilai tambah untuk
peningkatan kualitas penerapan GCG di lingkungan                semua.


Struktur Organ Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Struktur Organ Tata Kelola Perusahaan yang Baik di Mandiri   organ pendukung. Organ pendukung di bawah Direksi
Tunas Finance terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham         meliputi Sekretaris Perusahaan, Audit Internal, fungsi
(RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi sebagai organ utama     Manajemen Risiko, Satuan Kerja Kepatuhan, serta
Perseroan. Perseroan menerapkan sistem dua badan (two        unit dan fungsi pendukung lainnya sesuai kebutuhan
tier system), di mana Dewan Komisaris dan Direksi memiliki   operasional. Sementara itu, Dewan Komisaris dibantu
kewenangan, tanggung jawab, dan fungsi yang terpisah         oleh Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi,
secara jelas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-    serta Komite Pemantau Risiko dalam menjalankan fungsi
undangan yang berlaku serta Anggaran Dasar Perseroan.        pengawasannya.

Dalam kerangka tersebut, Dewan Komisaris menjalankan         Selain mekanisme internal tersebut, Perseroan juga
fungsi pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi,      melibatkan pihak independen melalui pelaksanaan audit
sementara Direksi bertanggung jawab atas pengurusan          atas laporan keuangan dan laporan lainnya oleh akuntan
dan pengelolaan kegiatan usaha Perseroan. Pemisahan          eksternal. Proses audit independen ini bertujuan untuk
fungsi ini ditujukan untuk menjaga keseimbangan              memperkuat pengendalian serta memastikan keandalan
antara pengelolaan dan pengawasan, serta memastikan          informasi kinerja dan keuangan Perseroan. Secara
mekanisme check and balance berjalan secara efektif.         keseluruhan, struktur organ tata kelola yang diterapkan
                                                             telah disusun dan dijalankan sesuai dengan ketentuan
Untuk memperkuat pengendalian dan kualitas pengelolaan       regulasi yang berlaku di Indonesia serta mendukung
Perseroan, struktur tata kelola didukung oleh berbagai       penerapan GCG secara konsisten di lingkungan Perseroan.



Rapat Umum Pemegang Saham
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah organ                Dasar dan peraturan perundang-undangan. Melalui
Perseroan yang memegang kewenangan tertinggi                 RUPS, Pemegang Saham menjalankan haknya untuk
dalam struktur GCG. RUPS memiliki kewenangan untuk           memberikan arahan strategis, menetapkan keputusan
mengambil keputusan atas hal-hal penting yang tidak          yang bersifat fundamental serta menilai pelaksanaan
dilimpahkan kepada Direksi atau Dewan Komisaris,             tugas dan tanggung jawab Direksi dan Dewan Komisaris
sepanjang sesuai dengan ketentuan Anggaran                   dalam mengelola Perseroan.



142       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 144
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                             www.mtf.co.id




Jenis RUPS                                                   pemegang saham mayoritas maupun minoritas. Prinsip
                                                             kesetaraan tersebut diterapkan melalui penyampaian
  Berdasarkan ketentuan UUPT dan Anggaran Dasar              informasi yang memadai dan setara kepada seluruh
  Perusahaan, RUPS terdiri dari:                             pemegang saham, baik pada tahap prapelaksanaan,
  1. RUPS Tahunan, yaitu RUPS yang bersifat rutin            pelaksanaan, maupun pasca pelaksanaan RUPS, sesuai
      diselenggarakan tiap tahun, yang terdiri dari RUPS     dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang
      Tahunan tentang Persetujuan Laporan Tahunan            berlaku. Sebagai bagian dari pemenuhan hak tersebut,
      dan Pengesahan Laporan Keuangan, serta RUPS            Perseroan menyampaikan pemanggilan RUPS kepada
      Tahunan tentang Pengesahan Rencana Kerja dan           Pemegang Saham dalam jangka waktu paling lambat
      Anggaran Perusahaan.                                   14 hari sebelum tanggal pelaksanaan RUPS, terhitung
  2. RUPS Luar Biasa (RUPSLB), yaitu RUPS yang               sejak penetapan jadwal RUPS. Penyampaian informasi
      diadakan sewaktu-waktu apabila dipandang               dilakukan untuk memastikan Pemegang Saham memiliki
      terdapat hal- hal tertentu yang memerlukan             kesempatan yang cukup dalam memahami agenda dan
      pembahasan dan pengambilan keputusan yang              mengambil keputusan secara objektif.
      sifatnya mendesak dan signifikan.
                                                               Hak-hak pemegang saham meliputi:
                                                               1. Mengusulkan, menyetujui pengangkatan dan
Sebagaimana disebutkan dalam pasal 91 UUPT, Pemegang               pemberhentian Dewan Komisaris dan Direksi.
Saham juga dapat mengambil keputusan di luar RUPS              2. Menyetujui perubahan anggaran dasar termasuk
(“Keputusan RUPS Sirkuler”) yang mempunyai kekuatan                perubahan modal.
hukum mengikat yang sama dengan RUPS secara fisik.             3. Menyetujui        penggabungan,       peleburan,
Keputusan RUPS Sirkuler berkekuatan hukum setara                   pengambilalihan dan pemisahan Perusahaan,
keputusan RUPS dengan syarat semua pemegang saham                  pengajuan permohonan agar Perusahaan
dengan hak suara menyetujui secara tertulis dengan                 dinyatakan pailit, dan pembubaran.
menandatangani keputusan tersebut.                             4. Meminta laporan dan penjelasan mengenai hal
                                                                   tertentu kepada Direksi dan Dewan Komisaris
                                                                   Perusahaan dengan memperhatikan peraturan
Wewenang RUPS                                                      yang berlaku di bidang pasar modal di Indonesia.
Wewenang RUPS antara lain meliputi pengangkatan                5. Setiap satu saham memberikan 1 (satu) hak suara.
dan pemberhentian anggota Direksi dan Dewan                    6. Menghadiri dan mengeluarkan suara dalam
Komisaris, penetapan pembagian tugas dan wewenang                  RUPS.
pengurusan di antara anggota Direksi, serta permintaan         7. Menerima pembayaran dividen dan sisa kekayaan
pertanggungjawaban Dewan Komisaris dan Direksi atas                hasil likuidasi.
pengelolaan Perseroan. Selain itu, RUPS berwenang              8. Menjalankan hak lainnya berdasarkan peraturan
mengambil keputusan strategis terkait perubahan                    dan perundang-undangan yang berlaku.
permodalan dan Anggaran Dasar, penetapan rencana
penggunaan laba, serta tindakan korporasi lainnya,
termasuk penggabungan, peleburan, pengambilalihan,
pembubaran Perseroan, dan pembentukan entitas anak.
                                                             Mekanisme Penyelenggaraan RUPS
                                                             Perseroan
Pemegang Saham Mandiri Tunas Finance                         Pelaksanaan RUPS pada tahun 2025 diselenggarakan
Pemegang Saham Perseroan menjalankan hak dan                 dengan berpedoman pada Undang-Undang No. 40 Tahun
kewajibannya sesuai dengan ketentuan peraturan               2007 tentang Perseroan Terbatas serta Anggaran Dasar
perundang-undangan dan Anggaran Dasar Perseroan.             Perseroan sebagai dasar hukum utama penyelenggaraan
Hak tersebut diwujudkan melalui mekanisme Rapat Umum         RUPS. Seluruh tahapan RUPS dilaksanakan dengan
Pemegang Saham sebagai forum pengambilan keputusan           mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan
strategis Perseroan. Per 31 Desember 2025, struktur          perlindungan hak Pemegang Saham.
kepemilikan saham Perseroan terdiri dari PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk sebanyak 51% dan PT Tunas Ridean sebanyak      Dalam rangka memperkuat kualitas tata kelola,
49%.                                                         Perseroan juga mengadopsi praktik-praktik terbaik dalam
                                                             penyelenggaraan RUPS, sepanjang relevan dan sesuai
                                                             dengan karakteristik Perseroan. Praktik tersebut antara lain
Hak dan Tanggung Jawab Pemegang                              mencakup keterbukaan informasi agenda RUPS, mekanisme
Saham                                                        pemanggilan Pemegang Saham, pemberian kuasa, serta
Perseroan memastikan pemenuhan hak-hak Pemegang              tata cara penyampaian pendapat dan pengambilan
Saham dilakukan secara setara, tanpa pembedaan antara        keputusan dalam RUPS.


                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                             Laporan Tahunan 2025      143
Page 145
             Tata Kelola Perusahaan




Penyelenggaraan RUPS Tahun 2025
Selama tahun 2025, Perseroan melaksanakan RUPS sebanyak 4 (empat) kali yaitu:
    1. 1 (satu) kali Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang dilaksanakan secara sirkuler yang termuat dalam
        Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Nomor 173 dan 174 tanggal 30 Juni 2025. Adapun agenda dan
        keputusannya sebagai berikut:

                       Agenda                                                               Keputusan dan Realisasi
 Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan Tugas           Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
 Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan             Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan mengesahkan
 Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang        Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
 berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 termasuk         yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm
 memberikan Pembebasan dan Pelunasan Tanggung            of Ernst & Young Global Limited), dengan opini “Menyajikan secara wajar dalam semua hal
 Jawab Sepenuhnya (Volledig Acquit Et De Charge)         yang material” sebagaimana dinyatakan dalam laporan Nomor 00025/2.1032/AU.1/07/0703-
 terhadap seluruh Anggota Direksi Dan Anggota Dewan      1/1/I/2025 tertanggal 24 Januari 2025
 Komisaris Perseroan sehubungan dengan pengurusan
 dan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan          Atas disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan
 selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31         Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 serta
 Desember 2024, sepanjang aktivitas tersebut tercermin   disahkannya Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
 dalam Laporan Tahunan                                   Desember 2024, maka Keputusan Sirkuler ini memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung
                                                         jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) terhadap seluruh anggota Direksi dan Dewan
                                                         Komisaris sehubungan dengan pengurusan dan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan,
                                                         selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sejauh tindakan tersebut
                                                         bukan merupakan tindakan pidana dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan
                                                         Laporan Keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024

                                                         Pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) juga
                                                         diberikan kepada Bapak Totok Priyambodo sebagai Komisaris Perseroan sejak tanggal 1 Januari
                                                         2024 sampai dengan tanggal 7 Maret 2024

                                                         Realisasi: Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
                                                         Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan mengesahkan
                                                         Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                         2024. Kedua laporan tersebut telah dilaporkan kepada regulator sesuai dengan ketentuan yang
                                                         berlaku.

                                                         Status: Terealisasi
 Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk            1.    Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku
 Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember                   2024 sebesar Rp1.172.082.729.599,- (satu triliun seratus tujuh puluh dua miliar
 2024                                                                delapan puluh dua juta tujuh ratus dua puluh sembilan ribu lima ratus sembilan puluh
                                                                     sembilan Rupiah). yaitu sebagai berikut:
                                                                       a.   Sejumlah 30% (tiga puluh persen) dari laba bersih Perseroan atau sebesar
                                                                            Rp351.624.818.879,7,- (tiga ratus lima puluh satu miliar enam ratus dua
                                                                            puluh empat juta delapan ratus delapan belas ribu delapan ratus tujuh puluh
                                                                            sembilan koma tujuh Rupiah) ditetapkan sebagai dividen Perseroan.
                                                                       b.   Sejumlah 70% (tujuh puluh persen) dari laba bersih Perseroan atau sebesar
                                                                            Rp820.457.910.719,3,- (delapan ratus dua puluh miliar empat ratus lima
                                                                            puluh tujuh juta sembilan ratus sepuluh ribu tujuh ratus sembilan belas koma
                                                                            tiga Rupiah) ditetapkan sebagai laba ditahan Perseroan
                                                               2.    Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk mengatur
                                                                     tata cara alokasi laba bersih Perseroan tersebut di atas sesuai dengan peraturan
                                                                     perundang-undangan yang berlaku

                                                         Realisasi: Perseroan telah membagikan dividen sesuai dengan keputusan RUPS kepada
                                                         pemegang saham Perseroan.

                                                         Status: Terealisasi
 Persetujuan penunjukan Kantor Akuntan Publik Dan              1.    Menetapkan Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm
 Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan                     of Ernst & Young Global Limited) dan Akuntan Publik Yasir, untuk mengaudit Laporan
 Perseroan untuk tahun buku yang akan berakhir pada                  Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
 tanggal 31 Desember 2025 dan penetapan biaya/                       2025.
 honorariumnya                                                 2.    Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
                                                                     menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik dan
                                                                     Akuntan Publik tersebut, serta menetapkan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan
                                                                     Publik pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a
                                                                     member firm of Ernst & Young Global Limited) dan/atau Akuntan Publik Yasir, karena
                                                                     sebab apapun tidak dapat menyelesaikan proses audit Laporan Keuangan Perseroan
                                                                     untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. Apabila terdapat
                                                                     pergantian Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik, Dewan Komisaris akan
                                                                     memberikan laporan kepada Pemegang Saham.




144          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 146
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                       www.mtf.co.id




                     Agenda                                                              Keputusan dan Realisasi
                                                    Realisasi: Telah dilakukan perubahan penunjukan Kantor Akuntan Publik dalam hal Kantor
                                                    Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja berubah menjadi Kantor Akuntan Publik
                                                    Purwanto, Susanti & Surja hal ini sudah dilaporkan kepada Regulator dan Laporan keuangan
                                                    audited periode 31 Desember 2024 telah selesai dilakukan dan disahkan pada tanggal 24
                                                    Januari 2025 dengan menggunakan Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti & Surja (a member
                                                    firm of Ernest & Young Global Limited) dan Akuntan Publik Yasir, CPA.

                                                    Status: Terealisasi
Penetapan Tantiem Bagi Anggota Direksi Dan Dewan Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu
Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir mendapatkan persetujuan pemegang saham mayoritas dan diketahui oleh pemegang saham
pada 31 Desember 2024 serta penetapan gaji Anggota pengendali lainnya untuk menetapkan:
Direksi dan honorarium Anggota Dewan Komisaris dan      a.   Tantiem atas kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang
pemberian fasilitas, benefit dan/atau tunjangan lainnya      berakhir pada tanggal 31 Desember 2024; dan
untuk Tahun Buku 2025                                   b.   Gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan pemberian
                                                             fasilitas, benefit dan/atau tunjangan lainnya untuk tahun buku 2025.

                                                    Realisasi: Penetapan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi tidak terealisasi
                                                    sesuai dengan Surat Edaran dari Danantara S-063/DI-BP/VII/2025 sesuai dengan isi yang
                                                    ditetapkan.

                                                    Status: Belum Terealisasi
Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan     Menerima Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan    Umum Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap III Tahun 2024 dan Laporan
VI Mandiri Tunas Finance Tahap III Tahun 2024 Dan   Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri    VI Mandiri Tunas Finance Tahap IV Tahun 2024
Tunas Finance IV Tahun 2024
Persetujuan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan    1.    Menyetujui pengunduran diri Bapak Rico Adisurja Setiawan sebagai Komisaris Utama
                                                          terhitung efektif sejak tanggal 25 Juli 2025 serta mengucapkan terima kasih atas
                                                          sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Komisaris Utama
                                                          Perseroan.
                                                    2.    Menyetujui Pengangkatan Bapak Nugraha Indra Permadi sebagai Komisaris Utama
                                                          Perseroan terhitung sejak tanggal 25 Juli 2025 dan berakhir pada penutupan Rapat
                                                          Umum Pemegang Saham Tahunan yang ke-3 (Tiga) sejak pengangkatannya yang akan
                                                          diselenggarakan pada tahun 2028, dengan tidak mengurangi hak dari Rapat Umum
                                                          Pemegang Saham untuk sewaktu-waktu Memberhentikannya.

                                                          Adapun penetapan pengangkatan Bapak Nugraha Indra Permadi tersebut di atas berlaku
                                                          efektif setelah yang bersangkutan mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
                                                          atas Penilaian Kemampuan Dan Kepatuhan (Fit and Proper Test).

                                                    3.    Menyatakan bahwa terhitung sejak tanggal 25 Juli 2025 Susunan Dewan Komisaris Dan
                                                          Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:


                                                     DEWAN KOMISARIS

                                                     No        Nama                                Jabatan

                                                     1         Nugraha Indra Permadi*              Komisaris Utama

                                                     2         Fendy Eventius Mugni                Komisaris Independen

                                                     3         Subarna                             Komisaris Independen

                                                     DIREKSI

                                                     1         Pinohadi Gautama Sumardi            Direktur Utama

                                                     2         R. Eryawan Nurhariadi               Direktur

                                                     3         William Francis Indra               Direktur

                                                    *Berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kemampuan dan
                                                    kepatutan (Fit and Proper Test).


                                                          4.     Memberikan Kewenangan dan Kuasa Kepada Direksi Perseroan Untuk
                                                                 Menindaklanjuti Adanya Perubahan Susunan Kepengurusan Pada Keputusan Rapat
                                                                 Ini Untuk Pelaporan Kepada Regulator Serta Instansi Terkait Lainnya.

                                                    Realisasi: Bapak Nugraha Indra Permadi selaku Komisaris Utama telah lulus uji kemampuan dan
                                                    kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan, sehingga yang bersangkutan dapat melaksanakan
                                                    tugas dan tanggung jawab selaku Komisaris Utama Perseroan.

                                                    Status: Terealisasi




                                                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                     Laporan Tahunan 2025         145
Page 147
               Tata Kelola Perusahaan




2. 3 (tiga) kali Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang termuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang
Saham Nomor 8 tanggal 11 April 2025, Nomor 101 tanggal 23 Juni 2025 dan Nomor 340 tanggal 29 Desember 2025.
Adapun agenda dan keputusannya sebagai berikut:

                                     Agenda                                                                 Keputusan dan Realisasi

                                                                 RUPSLB, 11 April 2025
 Rencana Penerbitan Surat Berharga PT Mandiri Tunas Finance (Penerbitan Menyetujui penerbitan Obligasi Berkelanjutan VII Perseroan Tahun 2025-2026
 Efek melalui Penawaran Umum) Tahun 2025-2026 secara bertahap:          dengan total plafond sebesar Rp10.000.000.000.000 (Sepuluh triliun Rupiah)
                                                                        dimana untuk setiap penerbitan obligasi dilaksanakan setelah mendapat
                                                                        persetujuan Otoritas Jasa Keuangan.
  Keterangan                Plafon Pencairan*                Estimasi
                                                             Pencairan

  Obligasi                  Rp.2.500.000.000.000 (dua         Semester 1
  Berkelanjutan VII         triliun lima ratus miliar rupiah) Tahun 2025
  tahap I Tahun 2025

  Obligasi                  Rp.2.500.000.000.000 (dua         Semester 2
  Berkelanjutan VII         triliun lima ratus miliar rupiah) Tahun 2025
  tahap II Tahun 2025

  Obligasi                  Rp.2.500.000.000.000 (dua         Semester 1
  Berkelanjutan VII         triliun lima ratus miliar rupiah) Tahun 2026
  tahap III Tahun 2026

  Obligasi                  Rp.2.500.000.000.000 (dua         Semester 2
  Berkelanjutan VII         triliun lima ratus miliar rupiah) Tahun 2026
  tahap IV Tahun 2026
 Keterangan:
 *) Nominal obligasi yang akan diterbitkan dan disesuaikan
 berdasarkan kondisi pasar saat waktu penerbitan




                                                                  RUPSLB, 23 Juni 2025
 Perubahan Susunan Dewan Komisaris.                                                   1.     Menyetujui pengunduran diri Bapak Saptari sebagai Komisaris
                                                                                             terhitung efektif sejak tanggal 25 Maret 2025 serta mengucapkan
                                                                                             terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan
                                                                                             selama menjabat sebagai Komisaris Perseroan.
                                                                                      2.     Menyatakan bahwa terhitung sejak tanggal 25 Maret 2025 susunan
                                                                                             anggota Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:

                                                                                Dewan Komisaris

                                                                                No         Nama                               Jabatan

                                                                                1          Rico Adisurja Setiawan             Komisaris Utama

                                                                                2          Fendy Eventius Mugni               Komisaris Independen

                                                                                3          Subarna                            Komisaris Independen



                                                              RUPSLB, 24 Desember 2025

 Persetujuan Perubahan Anggaran                               Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan pada:
 Dasar Perseroan                                                  1.      Pasal 11 ayat (3) huruf a, sehingga Pasal 11 ayat (3) huruf a menjadi RUPS yang mengangkatnya
                                                                          atau yang ditetapkan lain oleh RUPS dan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang
                                                                          ke-5 (lima) sejak pengangkatannya, dengan tidak mengurangi hak dari RUPS untuk
                                                                          sewaktu-waktu dapat memberhentikan para anggota Direksi sebelumnya masa jabatannya
                                                                          berakhir dengan menyebutkan alasannya. Usulan pengangkatan, pemberhentian, dan/
                                                                          atau penggantian para anggota Direksi kepada RUPS harus memperhatikan rekomendasi
                                                                          dari Dewan Komisaris atau komite yang menjalankan fungsi nominasi”.
                                                                  2.      Pasal 13 ayat (2), sehingga Pasal 13 ayat (2) menjadi sebagai berikut:
                                                                          “Direksi wajib mengadakan Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris secara berkala paling
                                                                          sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.
                                                                          Penyelenggaraan kehadiran Rapat Direksi dapat dilakukan:
                                                                         a.     Atas permintaan oleh seorang atau lebih anggota Direksi;
                                                                         b.     Atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris; atau
                                                                         c.     Setiap waktu apabila dipandang perlu.”
                                                                  1.      Pasal 14 ayat (1) huruf c, sehingga Pasal 14 ayat (1) huruf c menjadi sebagai berikut:
                                                                          “1 (satu) di antara anggota Dewan Komisaris diangkat menjadi Komisaris Utama atau
                                                                          Presiden Komisaris dan 1 (satu) anggota Dewan Komisaris akan diangkat menjadi Wakil




146            PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Tahunan 2025
Page 148
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                    www.mtf.co.id




                    Agenda                                                           Keputusan dan Realisasi

                                                    RUPSLB, 24 Desember 2025
Persetujuan Perubahan Anggaran                       Komisaris Utama”.
Dasar Perseroan                                2.    Pasal 14 ayat (3) huruf a, sehingga Pasal 14 ayat (3) huruf a menjadi sebagai berikut:
                                                     “Para anggota Dewan Komisaris diangkat untuk jangka waktu terhitung sejak ditutupnya RUPS yang
                                                     mengangkatnya atau yang ditetapkan lain oleh RUPS dan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan
                                                     yang ke-5 (lima) sejak pengangkatannya, dengan tidak mengurangi hak dari RUPS untuk sewaktu-
                                                     waktu dapat memberhentikan para anggota Dewan Komisaris sebelum masa jabatannya berakhir
                                                     dengan menyebutkan alasannya. Pemberhentian demikian berlaku sejak penutupan RUPS tersebut,
                                                     kecuali ditentukan lain oleh RUPS”.
                                               3.    Pasal 16 dengan mengubah dan memindahkan ayat (2) menjadi ayat (15), ayat (11) dan ayat (12)
                                                     menjadi ayat (10) dan ayat (11), dan menambahkan ayat baru yaitu ayat (16) dan ayat (17), serta
                                                     menyesuaikan urutan butir ayat pada Pasal 16 seluruhnya, sehingga Pasal 16 menjadi sebagai berikut:
                                                     1)    Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat paling kurang 1 (satu) kali dalam 2 (dua) bulan.
                                                     2)    Kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat wajib diungkapkan dalam laporan tahunan
                                                           Perseroan.
                                                     3)    Rapat sebagaimana dimaksud pada Pasal 16 ayat (1) di atas harus dijadwalkan untuk tahun
                                                           berikutnya sebelum berakhirnya tahun buku.
                                                     4)    Panggilan Rapat Dewan Komisaris dilakukan oleh anggota Dewan Komisaris yang berhak
                                                           bertindak untuk dan atas nama Dewan Komisaris menurut ketentuan Pasal 9 Anggaran Dasar
                                                           ini.
                                                     5)    Panggilan Rapat Dewan Komisaris disampaikan dengan surat tercatat atau dengsurat yang
                                                           disampaikan langsung kepada setiap anggota Dewan Komisaris dengan mendapat tanda
                                                           terima paling lambat 3 (tiga) hari sebelum rapat diadakan, dengan tidak memperhitungkan
                                                           tanggal panggilan dan tanggal rapat.
                                                     6)    Panggilan Rapat harus mencantumkan acara, tanggal, waktu dan tempat Rapat.
                                                     7)    Rapat Dewan Komisaris diadakan di tempat kedudukan Perseroan atau di tempat kegiatan
                                                           usaha Perseroan.
                                                           Apabila semua anggota Dewan Komisaris hadir atau diwakili, penggilan terlebih dahulu
                                                           tersebut tidak disyaratkan dan Rapat Dewan Komisaris dapat diadakan dimanapun juga dan
                                                           berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat.
                                                     8)    Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh Komisaris Utama dan dalam hal Komisaris Utama tidak
                                                           dapat hadir atau berhalangan, yang tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga, Rapat Dewan
                                                           Komisaris dipimpin oleh seorang anggota Dewan Komisaris yang dipilih oleh dan dari antara
                                                           anggota Dewan Komisaris yang hadir.
                                                     9)    Seorang anggota Dewan Komisaris dapat diwakili dalam Rapat Dewan Komisaris hanya oleh
                                                           anggota Dewan Komisaris lainnya berdasarkan Surat Kuasa.
                                                     10) Rapat Dewan Komisaris adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang mengikat apabila 1
                                                           (satu) Komisaris yang diajukan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan 1 (satu) Komisaris yang
                                                           diajukan oleh PT Tunas Ridean hadir atau diwakili dalam rapat.
                                                     11) Keputusan dalam Rapat Dewan Komisaris diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
                                                           Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka keputusan
                                                           akan diambil dengan pemungutan suara terbanyak yang dikeluarkan secara sah dalam rapat,
                                                           termasuk suara setuju yang dikeluarkan oleh sedikitnya 1 (satu) Komisaris yang diajukan oleh
                                                           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan 1 (satu) Komisaris yang diajukan oleh PT Tunas Ridean.
                                                     12) Apabila suara yang setuju dan yang tidak setuju berimbang, ketua Rapat Dewan Komisaris
                                                           yang akan menentukan.
                                                     13) a. Setiap anggota Dewan Komisaris yang hadir berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dan
                                                           tambahan 1 (satu) suara untuk setiap anggota Dewan Komisaris lain yang diwakilinya.
                                                           b. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan surat suara tertutup tanpa tanda
                                                           tangan, sedangkan pemungutan suara mengenai hal-hal lain dilakukan secara lisan, Ketua
                                                           Rapat menentukan lain tanpa ada rasa keberatan dari yang hadir.
                                                           c. Suara blanko dan suara yang tidak sah dianggap tidak dikeluarkan secara sah dan dianggap
                                                           tidak ada serta tidak dihitung dalam menentukan jumlah suara yang dikeluarkan.
                                                     14) Dewan Komisaris dapat juga mengambil keputusan yang sah tanpa mengadakan Rapat
                                                           Dewan Komisaris, ketentuan semua anggota Dewan Komisaris telah diberitahu secara tertulis
                                                           dan semua anggota Dewan Komisaris memberikan persetujuan mengenai usul yang diajukan
                                                           secara tertulis dengan menandatangani persetujuan tersebut. Keputusan yang diambil dengan
                                                           cara demikian mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambil dengan sah
                                                           dalam Rapat Dewan Komisaris.
                                                     15) Dewan Komisaris wajib mengadakan Rapat Gabungan bersama Direksi secara berkala paling
                                                           sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.
                                                     16) Rapat Gabungan dengan Direksi dipimpin oleh Komisaris Utama. Jika Komisaris Utama
                                                           berhalangan hadir, Rapat Gabungan dengan Direksi akan dipimpin oleh Wakil Komisaris
                                                           Utama atau dalam hal Wakil Komisaris Utama berhalangan hadir, akan dipimpin oleh Komisaris
                                                           Lainnya. Rapat Gabungan ini tidak memerlukan quorum kehadiran.
                                                     17) Panggilan Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Gabungan dengan Direksi dilakukan oleh
                                                           Komisaris Utama. Apabila Komisaris Utama tidak mengadakan Rapat Dewan Komisaris
                                                           ataupun Rapat Gabungan dengan Direksi dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari kalender setelah
                                                           diterimanya permintaan tertulis dari anggota Dewan Komisaris baik secara bersama-sama
                                                           maupun sendiri-sendiri, maka anggota Dewan Komisaris yang meminta untuk diselenggarakan
                                                           Rapat Dewan Komisaris maupun Rapat Gabungan dengan Direksi dapat melakukan panggilan
                                                           rapat kepada seluruh anggota Dewan Komisaris dalam hal Rapat Dewan Komisaris atau
                                                           seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi dalam hal Rapat Gabungan dengan Direksi.



                                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                  Laporan Tahunan 2025         147
Page 149
            Tata Kelola Perusahaan




Keterlibatan Pihak Independen dalam Penghitungan Suara
Sepanjang tahun 2025, RUPS Perseroan diselenggarakan melalui media elektronik sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan dan Anggaran Dasar Perseroan. Dalam penyelenggaraan RUPS tersebut, penghitungan suara
dilakukan sesuai dengan mekanisme internal Perseroan dan dicatat dalam risalah RUPS, sehingga tidak melibatkan pihak
independen khusus dalam penghitungan suara.

RUPS Tahun 2024 dan Tindak Lanjutnya
Selama tahun 2024, Perseroan melaksanakan RUPS sebanyak 3 (tiga) kali yaitu:
    1. 1 (satu) kali Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang dilaksanakan secara sirkuler yang termuat dalam
        Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Nomor 235 dan 236 tanggal 28 Juni 2024. Adapun agenda dan
        keputusannya sebagai berikut:


 Agenda                                     Keputusan dan Realisasi

 Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan    1.   Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
 Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta          Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan mengesahkan
 Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan           Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang
 untuk Tahun Buku yang berakhir pada             telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst
 tanggal 31 Desember 2023 termasuk               & Young), dengan opini “Menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material” sebagaimana
 memberikan pembebasan dan pelunasan             dinyatakan dalam laporan Nomor 00026/2.1032/AU.1/09/1008-1/1/I/2024 tertanggal 22 Januari
 tanggung jawab sepenuhnya (volledig             2024.
 acquit et de charge) terhadap seluruh      2.   Atas disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
 anggota Direksi dan Anggota Dewan               Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 serta disahkannya
 Komisaris Perseroan sehubungan dengan           Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023,
 Pengurusan dan Pengawasan Perseroan             maka Keputusan Sirkuler ini memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya
 yang telah dijalankan selama tahun buku         (volledig acquit et de charge) terhadap seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris sehubungan
 yang berakhir pada tanggal 31 Desember          dengan pengurusan dan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan, selama tahun buku yang
 2023,    sepanjang    aktivitas tersebut        berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindakan
 tercermin dalam Laporan Tahunan.                pidana dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan untuk tahun
                                                 buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.

                                            Realisasi:

                                            Laporan Tahunan periode Tahun 2023 telah disetujui pada tanggal 17 April 2024 oleh Komisaris Utama dan
                                            Direktur Utama Perseroan dan laporan Keuangan Periode 31 Desember 2023 telah disahkan oleh Direktur
                                            Perseroan pada tanggal 22 Januari 2024. Kedua laporan tersebut telah dilaporkan kepada regulator sesuai
                                            dengan ketentuan yang berlaku.

                                            Status: Terealisasi

 Persetujuan Penggunaan Laba Bersih         1.   Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2023 sebesar
 Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir        Rp1.161.100.986.270 (satu triliun seratus enam puluh satu miliar seratus juta sembilan ratus delapan
 pada tanggal 31 Desember 2023.                  puluh enam ribu dua ratus tujuh puluh Rupiah) yaitu sebagai berikut:
                                                         a.   Sejumlah 30% (tiga puluh persen) dari laba bersih Perseroan atau sebesar
                                                              Rp348.330.295.881 (tiga ratus empat puluh delapan miliar tiga ratus tiga puluh juta
                                                              dua ratus sembilan puluh lima ribu delapan ratus delapan puluh satu Rupiah) ditetapkan
                                                              sebagai dividen Perseroan.
                                                         b.   Sejumlah 70% (tujuh puluh persen) dari laba bersih Perseroan atau sebesar
                                                              Rp812.770.690.389 (delapan ratus dua belas miliar tujuh ratus tujuh puluh juta enam
                                                              ratus sembilan puluh ribu tiga ratus delapan puluh sembilan Rupiah) ditetapkan sebagai
                                                              laba ditahan Perseroan.
                                            2.   Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk mengatur tata cara alokasi laba
                                                 bersih Perseroan tersebut di atas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

                                            Realisasi:

                                            Perseroan telah membagikan dividen sesuai dengan keputusan RUPS kepada pemegang saham Perseroan.

                                            Status: Terealisasi




148         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2025
Page 150
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                       www.mtf.co.id




 Agenda                                      Keputusan dan Realisasi

 Persetujuan Penunjukan Kantor Akuntan             1.     Menetapkan Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst &
 Publik dan Akuntan Publik untuk mengaudit                Young Global Limited) dan Akuntan Publik Yasir, untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan
 Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun                   untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
 Buku yang akan berakhir pada tanggal 31           2.     Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan
 Desember 2024 dan Penetapan Biaya/                       honorarium dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik tersebut,
 Honorariumnya.                                           serta menetapkan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik pengganti dalam hal Kantor
                                                          Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst & Young Global Limited)
                                                          dan/atau Akuntan Publik Yasir, karena sebab apa pun tidak dapat menyelesaikan proses audit
                                                          Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                          2024. Apabila terdapat pergantian Kantor Akuntan Publik dan/ atau Akuntan Publik, Dewan
                                                          Komisaris memberikan laporan kepada Pemegang Saham.

                                             Realisasi:

                                             Laporan keuangan audited periode 31 Desember 2024 telah selesai dilakukan dan disahkan pada tanggal
                                             24 Januari 2025 dengan menggunakan Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member
                                             firm of Ernest & Young Global Limited) dan Akuntan Publik Yasir, CPA.

                                             Status: Terealisasi

 Penetapan Tantiem Bagi Anggota Direksi      Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu mendapat
 dan Dewan Komisaris Perseroan untuk         persetujuan pemegang saham mayoritas dan diketahui oleh pemegang saham pengendali lainnya untuk
 Tahun Buku yang berakhir pada 31            menetapkan:
 Desember 2023 serta penetapan Gaji
 Anggota Direksi dan Honorarium Anggota            a.     Tantiem atas kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir
 Dewan Komisaris dan Pemberian Fasilitas,                 pada tanggal 31 Desember 2023; dan
 Benefit dan/atau Tunjangan Lainnya untuk          b.     Gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan pemberian fasilitas, benefit
 Tahun Buku 2024.                                         dan/atau tunjangan lainnya untuk tahun buku 2024.

                                             Realisasi:

                                             Penetapan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi telah ditetapkan dan diberikan sesuai
                                             dengan hasil keputusan yang ditetapkan.

                                             Status: Terealisasi

 Laporan Pertanggungjawaban Realisasi        Menerima Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi
 Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum        Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2023 dan Laporan Pertanggungjawaban Realisasi
 Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas     Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun
 Finance Tahap I Tahun 2023 dan Penawaran    2023.
 Umum Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri
 Tunas Finance Tahap II Tahun 2023.


                                             Realisasi: Penggunaan dana hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap
                                             I dan II Tahun 2023 telah dilakukan sesuai rencana penggunaan dan telah dilaporkan ke OJK.

                                             Status: Terealisasi

 Persetujuan Perubahan Susunan Pengurus            1.     Menyetujui pengangkatan kembali:
 Perseroan.                                               a. Sdr. R. Eryawan Nurhariadi sebagai Direktur Perseroan untuk periode kedua.
                                                          b. Sdr. William Francis Indra sebagai Direktur Perseroan untuk periode kedua. Pengangkatan
                                                               tersebut di atas terhitung efektif sejak tanggal Keputusan Sirkuler ini dan berakhir pada
                                                               penutupan RUPST yang ke-3 (tiga) sejak pengangkatannya yang akan diselenggarakan
                                                               pada tahun 2027, dengan tidak mengurangi hak dari Rapat Umum Pemegang Saham
                                                               untuk sewaktu-waktu memberhentikannya.
                                                   2.     Menyetujui pengangkatan Sdr. Saptari sebagai Komisaris Perseroan untuk periode pertama
                                                          terhitung efektif sejak tanggal Keputusan Sirkuler ini dan berakhir pada penutupan RUPST
                                                          yang ke 3 (tiga) sejak pengangkatannya yang akan diselenggarakan pada tahun 2027,
                                                          dengan tidak mengurangi hak dari Rapat Umum Pemegang Saham untuk sewaktu-waktu
                                                          memberhentikannya. Adapun penetapan pengangkatan Sdr. Saptari tersebut berlaku efektif
                                                          setelah yang bersangkutan mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian
                                                          kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).
                                                   3.     Menyatakan bahwa terhitung mulai tanggal Keputusan Sirkuler ini, susunan pengurus Perseroan
                                                          menjadi sebagai berikut:




                                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                      Laporan Tahunan 2025       149
Page 151
            Tata Kelola Perusahaan




 Agenda                                     Keputusan dan Realisasi

                                             No.                            Nama                                           Jabatan
                                             Dewan Komisaris
                                             1          Rico Adisurja Setiawan                          Komisaris Utama
                                             2          Fendy Eventius Mugni                            Komisaris Independen
                                             3          Saptari*                                        Komisaris
                                             Direksi
                                             1          Pinohadi Gautama Sumardi                        Direktur Utama
                                             2          R. Eryawan Nurhariadi                           Direktur
                                             3     William Francis Indra                          Direktur
                                            *penetapan pengangkatan tersebut berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa
                                            Keuangan atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)
                                            Realisasi:
                                            Bapak Saptari selaku Anggota Dewan Komisaris telah lulus uji kemampuan dan kepatutan oleh Otoritas
                                            Jasa Keuangan, sehingga yang bersangkutan dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab selaku
                                            anggota Dewan Komisaris Perseroan.

                                            Status: Terealisasi
 Agenda Lain-lain                                  1.      Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan
                                                           seluruh Keputusan Sirkuler ini dalam suatu akta notaris tersendiri, dan untuk selanjutnya
                                                           memberitahukannya kepada pihak yang berwenang, serta melakukan semua dan setiap
                                                           tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut sesuai dengan peraturan
                                                           perundangan-undangan yang berlaku, apabila diperlukan dan untuk itu menghadap sehingga
                                                           perlu, membuat, suruh membuat dan menandatangani akta dan surat-surat diperlukan,
                                                           singkatnya melakukan apa pun juga untuk mencapai maksud tersebut tidak ada yang
                                                           dikecualikan.
                                                   2.      Tanggal Keputusan Sirkuler ini adalah tanggal tanda tangan terakhir dari perwakilan Pemegang
                                                           Saham yang dinyatakan dalam Keputusan Sirkuler ini, dalam hal tanda tangan dari perwakilan
                                                           Pemegang Saham tidak diberikan pada tanggal yang sama.
                                                   3.      Keputusan Sirkuler ini dapat dibuat dalam beberapa rangkap yang secara bersama-sama
                                                           merupakan satu kesatuan dari Keputusan Sirkuler ini.

                                            Status: Terealisasi



     2.   2 (dua) kali Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang dilaksanakan secara sirkuler yang termuat dalam
          Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Mandiri Tunas Finance No. 48 tanggal
          5 Juni 2024, serta dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Mandiri
          Tunas Finance No. 16 tanggal 5 November 2024. Adapun agenda dan keputusannya adalah sebagai berikut:

                                                                   RUPSLB, 5 Juni 2024
               Agenda                                                                      Keputusan

 Perubahan Susunan Anggota Dewan       1. Menyetujui pengunduran diri Bapak Totok Priyambodo sebagai Komisaris Perseroan terhitung efektif sejak
 Komisaris Perseroan.                     tanggal 07-03-2024 (tujuh Maret dua ribu dua empat) serta mengucapkan terima kasih atas sumbangan
                                          tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Komisaris Perseroan.
                                       2. Menyatakan bahwa terhitung sejak tanggal 07-03-2024 (tujuh Maret dua ribu dua empat) susunan anggota
                                          Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:


                                           No.                            Nama                                              Jabatan
                                       Dewan Komisaris
                                       1         Rico Adisurja Setiawan                                 Komisaris Utama
                                       2         Fendy Eventius Mugni                                   Komisaris Independen

 Agenda Lain-lain                      1. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan seluruh Keputusan
                                          Sirkuler ini dalam suatu akta notaris tersendiri, dan untuk selanjutnya memberitahukannya kepada pihak yang
                                          berwenang, serta melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan
                                          tersebut sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, apabila diperlukan dan untuk itu
                                          menghadap sehingga perlu, membuat, suruh membuat dan menandatangani akta dan surat-surat diperlukan,
                                          singkatnya melakukan apa pun juga untuk mencapai maksud tersebut tidak ada yang dikecualikan.
                                       2. Tanggal Keputusan Sirkuler ini adalah tanggal tanda tangan terakhir dari perwakilan Pemegang Saham yang
                                          dinyatakan dalam Keputusan Sirkuler ini, dalam hal tanda tangan dari perwakilan Pemegang Saham tidak
                                          diberikan pada tanggal yang sama.
                                       3. Keputusan Sirkuler ini dapat dibuat dalam beberapa rangkap yang secara bersamasama merupakan satu
                                          kesatuan dari Keputusan Sirkuler ini.

                                       Status: Terealisasi




150         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2025
Page 152
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                                    www.mtf.co.id




                                                            RUPSLB, 5 November 2024
Agenda             Keputusan

Perubahan          1.   Menyetujui Pengangkatan Bapak Subarna sebagai Komisaris Independen Perseroan terhitung sejak tanggal Keputusan
Susunan Anggota         dan berakhir pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang ke-3 (tiga) sejak pengangkatannya yang akan
Dewan Komisaris         diselenggarakan pada tahun 2027, dengan tidak mengurangi hak dari Rapat Umum Pemegang Saham untuk sewaktu-waktu
Perseroan.              memberhentikannya.

                        Adapun penetapan pengangkatan Bapak Subarna tersebut di atas berlaku efektif setelah yang bersangkutan mendapat
                        persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)

                   2.   Menyatakan bahwa terhitung sejak tanggal 05 November 2024 susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai
                        berikut:


                              No.                                  Nama                                                             Jabatan
                          Dewan Komisaris
                          1         Rico Adisurja Setiawan                                                  Komisaris Utama
                          2         Saptari                                                                 Komisaris
                          3         Fendy Eventius Mugni                                                    Komisaris Independen
                          4         Subarna*                                                                Komisaris Independen
                          Direksi
                          1         Pinohadi Gautama Sumardi                                                Direktur Utama
                          2         R. Eryawan Nurhariadi                                                   Direktur
                          3         William Francis Indra                                                   Direktur
                         *Berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)


                   3.   Memberikan kewenangan dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menindaklanjuti keputusan Rapat terkait pelaporan kepada
                        regulator serta instansi terkait lainnya.
Agenda Lain-lain   1.   Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan seluruh Keputusan ini dalam suatu akta
                        notaris tersendiri, dan untuk selanjutnya memberitahukannya kepada pihak yang berwenang, serta melakukan semua dan setiap
                        tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku,
                        apabila diperlukan dan untuk itu menghadap sehingga perlu, membuat, suruh membuat dan menandatangani akta dan surat-surat
                        diperlukan, singkatnya melakukan apa pun juga untuk mencapai maksud tersebut tidak ada yang dikecualikan.
                   2.   Tanggal Keputusan adalah tanggal tanda tangan terakhir dari perwakilan Pemegang Saham yang dinyatakan dalam Keputusan
                        Sirkuler ini, dalam hal tanda tangan dari perwakilan Pemegang Saham tidak diberikan pada tanggal yang sama.
                   3.   Keputusan dapat dibuat dalam beberapa rangkap yang secara bersama-sama merupakan satu kesatuan dari Keputusan
                        Sirkuler ini.
                   Status: Terealisasi




Dewan Komisaris
Dewan Komisaris merupakan organ Perseroan yang                                       Masa Jabatan Dewan Komisaris
menjalankan fungsi pengawasan secara kolektif atas                                   Masa Jabatan Dewan Komisaris adalah 3 (tiga) tahun
kebijakan pengurusan yang dilakukan oleh Direksi serta                               sebagaimana disebutkan dalam Anggaran Dasar dan dapat
memberikan nasihat terkait pengelolaan Perseroan.                                    diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan dengan
Pengawasan tersebut mencakup pengawasan umum                                         tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham
maupun khusus sesuai ketentuan Anggaran Dasar,                                       untuk memberhentikan para anggota Dewan Komisaris
termasuk pemantauan atas efektivitas penerapan GCG di                                sewaktu-waktu. Setelah masa jabatannya berakhir, anggota
seluruh Perseroan dan entitas anak.                                                  Dewan Komisaris dapat diangkat kembali oleh RUPS.

Dewan Komisaris bertanggung jawab kepada Pemegang
Saham untuk memastikan bahwa Direksi mengelola                                       Komposisi dan Susunan Dewan Komisaris
Perseroan sesuai rencana bisnis yang telah disetujui,                                Sepanjang tahun 2025, susunan dan komposisi anggota
mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan,                                     Dewan Komisaris mengalami perubahan dengan tidak
dan menjalankan kegiatan usaha secara berintegritas                                  memperpanjang masa jabatan Tuan Saptari sebagai
serta bertanggung jawab. Dalam menjalankan fungsi                                    Komisaris Perseroan terhitung sejak RUPS Luar Biasa tanggal
pengawasannya, Dewan Komisaris bersikap independen                                   23 Juni 2025 dan tidak memperpanjang masa jabatan Tuan
dan profesional, bebas dari pengaruh atau tekanan yang                               Rico Adisurja Setiawan sebagai Komisaris Utama Perseroan
dapat mengganggu objektivitas pengambilan keputusan.                                 terhitung sejak RUPS Tahunan tanggal 30 Juni 2025.




                                                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                 Laporan Tahunan 2025          151
Page 153
               Tata Kelola Perusahaan




Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2025-25 Juli 2025
 Nama                   Jabatan                  Dasar Pengangakatan                                                     Masa Jabatan                      Periode
                                                                                                                                                           Jabatan

 Rico Adisurja          Komisaris Utama          Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan PT Mandiri                       RUPS Tahunan Tahun 2023           Ke-3
 Setiawan*                                       Tunas Finance No. 138 tanggal 28 Juni 2023 yang dibuat di               s.d. penutupan RUPS
                                                 hadapan M. Kholid Artha, S.H., notaris di Jakarta.                      Tahunan Tahun 2026.

 Saptari**              Komisaris                Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan PT Mandiri                       RUPS Tahunan Tahun 2024           Ke-1
                                                 Tunas Finance No. 236 tanggal 28 Juni 2024 yang dibuat di               s.d. penutupan RUPS
                                                 hadapan M. Kholid Artha, S.H., notaris di Jakarta.                      Tahunan Tahun 2027.

 Fendy Eventius         Komisaris                Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan PT Mandiri                       RUPS Tahunan Tahun 2023           Ke-1
 Mugni                  Independen               Tunas Finance No. 138 tanggal 28 Juni 2023 yang dibuat di               s.d. penutupan RUPS
                                                 hadapan M. Kholid Artha, S.H., notaris di Jakarta.                      Tahunan Tahun 2026.

 Subarna                Komisaris                Akta Pernyataan Keputusan RUPS Luar Biasa No. 16 tanggal                RUPS Tahunan Tahun                Ke-1
                        Independen               5 November 2024 yang dibuat di hadapan M. Kholid Artha,                 2024 s.d penutupan RUPS
                                                 S.H., notaris di Jakarta.                                               Tahunan Tahun 2027.
*) Mengundurkan diri pada tanggal 25 Juni 2025 sebagai Komisaris Utama PT Mandiri Tunas Finance dan pengunduran diri disetujui melalui RUPST pada tanggal 30 Juni 2025 dengan
pengunduran diri efektif pada tanggal 25 Juli 2025.
**) Mengundurkan diri pada tanggal 25 Maret 2025 sebagai Komisaris PT Mandiri Tunas Finance dan pengunduran diri disetujui melalui RUPS-LB pada tanggal 23 Juni 2025.



Komposisi Dewan Komisaris Periode 25 Juli 2025-23 Desember 2025
                                                                                                                                                           Periode
 Nama                  Jabatan                   Dasar Pengangakatan                                                    Masa Jabatan
                                                                                                                                                           Jabatan

 Nugraha Indra         Komisaris Utama           Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan PT Mandiri                      RUPS Tahunan Tahun 2025            Ke-1
 Permadi*                                        Tunas Finance No. 174 tanggal 30 Juni 2025 yang dibuat di              s.d. penutupan RUPS
                                                 hadapan M. Kholid Artha, S.H., notaris di Jakarta.                     Tahunan Tahun 2028.

 Fendy Eventius        Komisaris                 Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan PT Mandiri                      RUPS Tahunan Tahun 2023            Ke-1
 Mugni                 Independen                Tunas Finance No. 138 tanggal 28 Juni 2023 yang dibuat di              s.d. penutupan RUPS
                                                 hadapan M. Kholid Artha, S.H., notaris di Jakarta.                     Tahunan Tahun 2026.

 Subarna               Komisaris                 Akta Pernyataan Keputusan RUPS Luar Biasa No. 16 tanggal               RUPS Tahunan Tahun                 Ke-1
                       Independen                5 November 2024 yang dibuat di hadapan M. Kholid Artha,                2024 s.d penutupan RUPS
                                                 S.H., notaris di Jakarta.                                              Tahunan Tahun 2027.
*) Diangkat sebagai Komisaris Utama PT Mandiri Tunas Finance melalui RUPST pada tanggal 30 Juni 2025 dengan efektif menjabat pada tanggal 25 Juli 2025.




Profil seluruh anggota Dewan Komisaris dapat dilihat                                      merupakan prasyarat bagi efektivitas pelaksanaan
pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.                                     tugas dan tanggung jawab jabatan secara formal di
                                                                                          lingkungan Perseroan. Pengangkatan anggota Dewan
                                                                                          Komisaris dilakukan melalui mekanisme RUPS sesuai
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan                                                         dengan Anggaran Dasar Perseroan. Selanjutnya,
Dewan Komisaris                                                                           pelaksanaan tugas dan kewenangan anggota Dewan
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku di industri jasa                                     Komisaris berlaku efektif setelah yang bersangkutan
keuangan, anggota Dewan Komisaris Perseroan sebagai                                       dinyatakan lulus penilaian kemampuan dan kepatutan
pihak utama wajib memenuhi persyaratan kemampuan                                          oleh Otoritas Jasa Keuangan, sebagaimana diatur dalam
dan kepatutan (fit and proper test) melalui proses                                        Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian
penilaian yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan.                                     Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga
Penilaian kemampuan dan kepatutan tersebut                                                Jasa Keuangan.



                 Nama                                   Jabatan                                                   Persetujuan dari OJK

 Nugraha Indra Permadi                    Komisaris Utama                          Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-51/D.06/2025

 Fendy Eventius Mugni                     Komisaris Independen                     Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. 13/KDK.06/2023

 Subarna                                  Komisaris Independen                     Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-9/D.06/2025




152            PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Tahunan 2025
Page 154
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                            www.mtf.co.id




Pedoman Kerja Dewan Komisaris
Sebagai acuan kerja, Dewan Komisaris berpedoman              6.   Memberikan pendapat dan saran atas Rencana Kerja
pada Pedoman Kerja Dewan Komisaris yang menetapkan                dan Anggaran Tahunan yang diusulkan oleh Direksi dan
prinsip, tata cara, dan batasan kewenangan bagi kedua             mengesahkan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan
organ. Pedoman Kerja Dewan Komisaris yang ditetapkan              tersebut sesuai ketentuan dengan anggaran dasar;
berfungsi sebagai panduan operasional yang menjelaskan       7.   Melaporkan dengan segera kepada RUPS apabila
alur koordinasi, mekanisme rapat, tanggung jawab                  terjadi gejala menurunnya kinerja Perseroan.
pengawasan, serta standar perilaku dan profesionalitas
yang wajib dipatuhi sehingga proses pengawasan dapat
                                                             Kewajiban Dewan Komisaris
dijalankan secara efektif dan transparan. Hal-hal yang
diatur dalam Pedoman Kerja Dewan Komisaris diantaranya:      1.  Mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan,
•    Acuan Kebijakan                                             Anggaran Dasar dan keputusan RUPS serta bertindak
•    Ruang Lingkup                                               profesional;
•    Dasar Hukum                                             2. Melakukan kajian, mengesahkan, serta mengawasi
•    Prinsip Hubungan Kerja Dewan Komisaris dengan               pelaksanaan rencana kerja dan anggaran tahunan
     Direksi                                                     Perseroan yang telah disiapkan Direksi sesuai regulasi
•    Komposisi, Masa Jabatan, dan Rangkap Jabatan                yang berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan;
•    Tugas, Tanggung jawab, dan Kewajiban Dewan              3. Memberikan       nasihat   kepada    Direksi     dalam
     Komisaris                                                   melaksanakan kepengurusan Perseroan dan tidak
•    Hak dan Wewenang Dewan Komisaris                            dimaksudkan untuk kepentingan pihak/golongan
•    Budaya dan Etika Perilaku Dewan Komisaris                   tertentu;
•    Kerahasiaan Informasi dan Benturan Kepentingan          4. Menelaah laporan tahunan yang disiapkan Direksi
•    Rapat Dewan Komisaris                                       serta menandatangani laporan tahunan;
•    Pelaporan dan Pertanggungjawaban                        5. Menyusun laporan kegiatan Dewan Komisaris yang
•    Komite Penunjang Pelaksanaan Tugas Dewan                    merupakan bagian dari laporan penerapan Tata Kelola
     Komisaris                                                   Perusahaan yang Baik dan melaporkan kegiatan
•    Sekretaris Dewan Komisaris                                  pengawasannya kepada RUPS;
                                                             6. Melaporkan kepada Perseroan mengenai kepemilikan
Tugas, Tanggung Jawab, Kewajiban,                                sahamnya dan/atau keluarganya pada Perseroan yang
                                                                 bersangkutan dan Perseroan lain, termasuk setiap
dan Wewenang Dewan Komisaris                                     perubahannya;
                                                             7. Memberikan rekomendasi kepada RUPS atas
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
                                                                 penunjukan Kantor Akuntan Publik yang akan
1.   Melakukan pengawasan dan bertanggung jawab                  melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan
     terhadap kebijakan dan jalannya pengurusan                  Perseroan;
     Perseroan sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan    8. Melakukan tindak lanjut atas hasil pengawasan dan
     dengan berlandaskan kepatuhan terhadap peraturan            memberikan rekomendasi kepada RUPS dalam
     perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,               hal terjadi penyimpangan terhadap peraturan dan
     termasuk namun tidak terbatas pada peraturan terkait        perundang-undangan yang berlaku dan Anggaran
     pelaksanaan Good Corporate Governance, Undang-              Dasar;
     Undang Perseroan Terbatas, dan Peraturan Otoritas       9. Membentuk Komite Audit dan dapat membentuk
     Jasa Keuangan;                                              komite lainnya guna menunjang pelaksanaan tugas
2.   Memberi nasihat kepada Direksi atas jalannya                Dewan Komisaris;
     pengurusan Perseroan;                                   10. Dalam hal Perseroan menunjukkan gejala kemunduran
3.   Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti              yang signifikan, segera mengadakan RUPS untuk
     temuan audit dan rekomendasi dari Divisi Internal           melaporkan kepada Pemegang Saham, dengan
     Audit, auditor eksternal, hasil pengawasan OJK dan/         disertai saran mengenai langkah-langkah perbaikan
     atau hasil pengawasan otoritas lain;                        yang harus ditempuh;
4.   Memberitahukan kepada Otoritas Jasa Keuangan            11. Memantau efektivitas implementasi GCG.
     (OJK) paling lambat 10 (sepuluh) hari kalender
     sejak ditemukan pelanggaran terhadap peraturan
     perundang-undangan di bidang pembiayaan,
     termasuk     perkiraan     keadaan    yang     dapat
     membahayakan kelangsungan usaha Perseroan;
5.   Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang
     disiapkan oleh Direksi serta menandatangani laporan
     tahunan tersebut;


                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                            Laporan Tahunan 2025      153
Page 155
           Tata Kelola Perusahaan




Wewenang Dewan Komisaris

Dewan Komisaris berwenang memberikan persetujuan            6.  Mengangkat Sekretaris Dewan Komisaris, jika
tertulis atas keputusan Direksi untuk tindakan-tindakan         dianggap perlu dan memberhentikannya;
sebagai berikut:                                            7. Memberhentikan sementara Anggota Direksi sesuai
                                                                dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan;
1.   Meminjam atau meminjamkan uang atas nama               8. Membentuk komite lain selain komite audit, dengan
     Perseroan (tidak termasuk mengambil uang                   memperhatikan kebutuhan Perseroan;
     Perseroan di Bank);                                    9. Jika dianggap perlu dalam menjalankan tugas,
2.   Mendirikan suatu usaha baru atau turut serta pada          Dewan Komisaris dapat menggunakan bantuan
     perusahaan lain, baik di dalam negeri maupun di luar       tenaga ahli untuk jangka waktu terbatas dengan
     negeri.                                                    beban Perseroan;
3.   Memperoleh akses yang cukup atas informasi             10. Melakukan tindakan pengurusan Perseroan dalam
     Perseroan dalam hal ini melihat buku-buku, surat           keadaan tertentu untuk jangka waktu tertentu sesuai
     berharga serta memeriksa kekayaan Perseroan;               dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan;
4.   Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat       11. Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya
     lainnya mengenai segala persoalan/kebijakan yang           sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan
     menyangkut pengelolaan Perseroan;                          perundang-undangan, Anggaran Dasar Perseroan
5.   Meminta Direksi dan/atau pejabat unit kerja lainnya        dan/atau keputusan RUPS.
     di bawah Direksi dengan sepengetahuan Direksi
     untuk menghadiri rapat Dewan Komisaris;


Jenis Keputusan yang Memerlukan                                  Perseroan dengan nilai material sebagaimana diatur
Persetujuan Dewan Komisaris                                      dalam Anggaran Dasar dan ketentuan yang berlaku.
1.   Persetujuan atas Rencana Jangka Panjang Perusahaan     5.   Penetapan dan perubahan kebijakan strategis
     (RJPP), Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan               terkait manajemen risiko, termasuk keputusan yang
     (RKAP), serta perubahan atas rencana dan anggaran           menyebabkan eksposur risiko melampaui risk appetite
     tersebut.                                                   Perseroan, serta tindak lanjut atas temuan signifikan
2.   Keputusan mengenai penyertaan modal, pendirian,             dari regulator dan auditor.
     pengambilalihan, atau pembubaran entitas, kerja        6.   Persetujuan atas transaksi dengan pihak terafiliasi dan/
     sama strategis, serta investasi atau divestasi yang         atau yang mengandung benturan kepentingan sesuai
     bersifat material atau berada diluar kewenangan             dengan ketentuan OJK dan peraturan perundang-
     Direksi.                                                    undangan yang berlaku.
3.   Penarikan     pinjaman,    penerbitan     instrumen    7.   Keputusan strategis lain yang berdasarkan Anggaran
     pendanaan, serta pemberian jaminan atau komitmen            Dasar, ketentuan OJK, atau pertimbangan Dewan
     keuangan lain yang bernilai material dan berpotensi         Komisaris yang dinilai memiliki dampak signifikan
     memengaruhi kondisi Keuangan Perseroan.                     terhadap kelangsungan usaha, kinerja, dan reputasi
4.   Pengalihan, penjaminan, atau pembebanan aset                Perseroan.




Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab
                                                            kegiatan Dewan Komisaris serta memastikan efektivitas
Dewan Komisaris                                             pelaksanaan fungsi pengawasan secara kolektif.
Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan fungsi
pengawasan, Dewan Komisaris membagi ruang lingkup
                                                            Rincian Tugas Komisaris Utama
tugas pengawasan kepada masing-masing anggota Dewan
Komisaris sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan            1.   Memimpin rapat Dewan Komisaris, mengoordinasikan
Perseroan. Pembagian tugas tersebut dilakukan untuk              pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
memastikan bahwa pelaksanaan fungsi pengawasan                   Komisaris, serta memastikan bahwa Dewan Komisaris
berjalan secara fokus, terkoordinasi, dan menyeluruh.            menjalankan fungsi pengawasan secara efektif sesuai
Dalam struktur Dewan Komisaris, seluruh anggota Dewan            dengan Anggaran Dasar Perseroan.
Komisaris, termasuk Komisaris Utama, memiliki kedudukan     2.   Mengarahkan dan mengoordinasikan pelaksanaan
yang setara. Komisaris Utama menjalankan peran sebagai           fungsi pengawasan terhadap kebijakan pengurusan,
primus inter pares dengan tugas utama mengoordinasikan           jalannya pengelolaan Perseroan, serta kinerja Direksi
                                                                 secara kolektif dan individual.



154        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Tahunan 2025
Page 156
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                            www.mtf.co.id




3.   Mengawasi penerapan prinsip GCG secara konsisten,        •   Proses Bisnis Perusahaan Pembiayaan Mandiri Tunas
     termasuk kepatuhan terhadap Anggaran Dasar,                  Finance
     peraturan perundang-undangan, dan ketentuan OJK          •   Prinsip Tata Kelola Perusahaan Pembiayaan yang Baik
     yang berlaku bagi perusahaan pembiayaan.                 •   Pengelolaan      manajemen      risiko  perusahaan
4.   Memastikan bahwa keputusan, persetujuan, dan                 pembiayaan
     rekomendasi Dewan Komisaris telah ditindaklanjuti        •   Pengelolaan pengendalian internal dan pelaksanaan
     secara memadai oleh Direksi.                                 audit perusahaan pembiayaan
5.   Mengawasi efektivitas pelaksanaan manajemen              •   Pengelolaan kepatuhan perusahaan pembiayaan
     risiko dan fungsi kepatuhan Perseroan, termasuk          •   Pengelolaan Anti Fraud
     tindak lanjut atas temuan signifikan dari OJK, auditor   •   Informasi Kinerja Perusahaan Mandiri Tunas Finance
     eksternal, dan auditor internal.                         •   Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan
6.   Mengawasi dan mengoordinasikan pelaksanaan               •   Pengelolaan APU-PPT & PPPSPM perusahaan
     tugas komite-komite di bawah Dewan Komisaris agar            pembiayaan
     sejalan dengan tujuan pengawasan dan ketentuan
     yang berlaku.
                                                              Peningkatan Kompetensi Dewan
                                                              Komisaris
                                                              Perseroan mendukung pengembangan kompetensi
                                                              anggota Dewan Komisaris melalui berbagai program
                                                              peningkatan kapabilitas, termasuk pelatihan, sertifikasi
Program Orientasi bagi                                        profesional, seminar maupun workshop yang relevan
Komisaris Baru                                                dengan peran dan fungsinya. Perseroan memiliki kebijakan
Program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris                terkait pelaksanaan program pengembangan sumber daya
baru diselenggarakan untuk membantu anggota baru              manusia mulai dari level teratas hingga bawah sebagai
memahami karakteristik Perseroan secara menyeluruh.           bentuk komitmen Perseroan dalam menciptakan SDM
Melalui program ini, anggota Dewan Komisaris baru             yang unggul dan berdaya saing. Kebijakan mengenai
memperoleh informasi mengenai arah strategis dan              program peningkatan kapabilitas bagi Dewan Komisaris
rencana bisnis Perseroan, model bisnis utama, serta           adalah sebagai berikut:
lingkup tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris              1. Program peningkatan kapabilitas dilaksanakan
sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.                    dalam rangka meningkatkan efektivitas kerja Dewan
Program orientasi diharapkan dapat mempercepat proses             Komisaris.
adaptasi dan memastikan kontribusi yang efektif sejak         2. Rencana untuk melakukan program peningkatan
awal masa jabatan.                                                kapabilitas harus dimasukkan dalam Rencana Kerja
                                                                  dan Anggaran Dewan Komisaris.
Penanggung jawab program ini berada pada Sekretaris           3. Setiap Anggota Dewan Komisaris yang mengikuti
Perusahaan dan materi program pengenalan mencakup:                program      peningkatan    kapabilitas  diwajibkan
1. Anggaran Dasar Mandiri Tunas Finance                           menyajikan presentasi kepada Anggota Dewan
2. Peraturan perundang-undangan terkait bisnis Mandiri            Komisaris lain dalam rangka berbagi informasi dan
    Tunas Finance                                                 pengetahuan.
3. Laporan Tahunan Mandiri Tunas Finance                      4. Anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan
4. Rencana Jangka Panjang                                         bertanggung jawab untuk membuat laporan tentang
5. Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan                             pelaksanaan program peningkatan kapabilitas.
6. Program Kerja Dewan Komisaris                                  Laporan tersebut disampaikan kepada Dewan
7. Key Performance Indicator Dewan Komisaris                      Komisaris.

Pada tahun 2025, RUPS telah mengangkat Nugraha Indra
Permadi sebagai Komisaris Utama. Pelaksanaan program
pengenalan telah dilaksanakan pada tanggal 3-4,7, dan
17-23 Juli 2025.

Materi Program pengenalan mencakup:
• Tugas dan tanggung jawab Komisaris termasuk
   Komisaris Independen
• Peraturan      Perundang-undangan Perusahaan
   Pembiayaan Mandiri Tunas Finance


                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                            Laporan Tahunan 2025      155
Page 157
           Tata Kelola Perusahaan




Rincian pelatihan dan kegiatan peningkatan kompetensi yang diikuti oleh Dewan Komisaris selama tahun berjalan
disajikan pada tabel berikut:


         Nama                                      Pelatihan/Seminar                            Penyelenggara    Tanggal Pelatihan

 Rico Adisurja Setiawan   Transformasi Digital: Tren Inovasi Teknologi di Sektor Keuangan       OJK Institute    23 Januari


                          Peran GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan Investor & Stabilitas        OJK Institute    25 Februari
                          Sektor Keuangan

                          Sustainability Accounting and Reporting in the Financial Services     OJK Institute    06 Maret


                          Inovasi Produk Keuangan Islam: Peran Etika Halal dalam Memperluas     OJK Institute    13 Maret
                          Penetrasi Pasar

                          Meneropong Masa Depan Pasar Emas Indonesia: Peran Strategis           OJK Institute    17 April
                          Bullion Bank

                          Seminar Nasional “Will Trade War Create Financial Turmoil?”           APPI             06 Mei


                          Peran Strategis Industri Jasa Keuangan dalam Mendorong                OJK Institute    08 Mei
                          Pengembangan Ekonomi daerah

                          Efek Domino Tarif Trump: Ancaman atau Peluang bagi Ekonomi            OJK Institute    15 Mei
                          Indonesia?

                          Customer Experience: Strategies for Sucsess in Digital Era            OJK Institute    22 Mei


                          Diorama Keuangan Berkelanjutan Indonesia                              OJK Institute    03 Juni


                          The Future of Cybersecurity: Threats, Challenge, and Innovations      OJK Institute    05 Juni


                          Idea Talks Volume 9: Digitalisasi Perbankan dari Dua Sudut Pandang    OJK Institute    23 Juni


                          Memutus Mata Rantai Scam: Sinergi dan Strategi Pelindungan            OJK Institute    26 Juni
                          Konsumen Sektor Keuangan

 Fendy Eventius Mugni     Seminar Nasional “Will Trade War Create Financial Turmoil?”           APPI             06 Mei


                          Peran Strategis Industri Jasa Keuangan dalam Mendorong                OJK Institute    08 Mei
                          Pengembangan Ekonomi Daerah

                          Customer Experience: Strategies for Sucsess in Digital Era            OJK Institute    22 Mei


                          Strategi Aman Transaksi Aset Kripto dan Keuangan                      OJK Institute    19 Juni
                          Digital:Pelindungan Data Pribadi dan Dampak Teknologi Biometrik di
                          Indonesia

                          Agentic in in Finance: A new era of autonomous decision-making        OJK Institute    03 Juli


                          International Seminar Global, ASEAN dan Indonesia Challenge to        APPI             11 Juli
                          Indonesia Economy

                          Building The Global Sustainable Islamic Finance Ecosystem             OJK Institute    24 Juli


                          Mid Year - Capital Market Review 2025: Evaluasi Kinerja Pasar &       OJK Institute    07 Agustus
                          Strategi Investasi ke Depan

                          Dinamika Geopolitik & Ketahanan Nasional: Strategi Memperkuat         OJK Institute    14 Agustus
                          Perekonomian Indonesia

                          Strategi Peningkatan Daya Saing serta Pendalaman Perbankan            OJK Institute    28 Agustus
                          Syariah & Pasar Modal Syariah

                          UMKM Mendunia: Strategi Peningkatan Skala Bisnis Menembus Pasar       OJK Institute    09 September
                          Nasional & Internasional

                          Tren Modus dan Skema Pencucian Uang Terbaru: Strategi Identifikasi,   OJK Institute    18 September
                          Mitigasi dan Penegakan Hukum

                          Pelatihan Qualified Risk Oversight Professional                       IKAI Indonesia   17-18 Oktober




156         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2025
Page 158
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                   www.mtf.co.id




           Nama                                   Pelatihan/Seminar                                Penyelenggara              Tanggal Pelatihan

 Subarna                 Pelatihan dan Sertifikasi Dasar Komisaris                             LSPPI                       23 Januari


                         Sustainbility Accounting and Reporting in the Financial Services      OJK Institute               06 Maret


                         Inovasi Produk Keuangan Islam: Peran Etika Halal dalam Memperluas     OJK Institute               13 Maret
                         Penetrasi Pasar

                         Seminar Nasional “Will Trade War Create Financial Turmoil?”           APPI                        06 Mei


                         Customer Experience : Strategies for Success in Digital Era           OJK Institute               22 Mei


                         Diorama Keuangan Berkelanjutan Indonesia                              OJK Institute               03 Jun


                         The Future of Cybersecurity: Threats, Challenge, and Innovations      OJK Institute               05 Juni


                         Strategi Aman Transaksi Aset Kripto dan Keuangan                      OJK Institute               19 Juni
                         Digital:Pelindungan Data Pribadi dan Dampak Teknologi Biometrik di
                         Indonesia

                         Idea Talks Volume 9: Digitalisasi Perbankan dari Dua Sudut Pandang    OJK Institute               23 Juni


                         Memutus Mata Rantai Scam: Sinergi dan Strategi Pelindungan            OJK Institute               26 Juni
                         Konsumen Sektor Keuangan

                         Building the Global Sustainable Islamic Finance Ecosystem             OJK Institute               24 Juli


                         Peran Industri Jasa Keuangan dalam Mendukung Proyek Strategis         OJK Institute               31 Juli
                         Nasional : Pembangunan 3 Juta Rumah

                         Mid Year - Capital Market Review 2025 : Evaluasi Kinerja Pasar &      OJK Institute               07 Agustus
                         Strategi Investasi ke Depan

                         Dinamika Geopolitik & Ketahanan Nasional: Strategi Memperkuat         OJK Institute               14 Agustus
                         Perekonomian Indonesia

                         Mewujudkan Hari Tua yang Sejahtera : Strategi Peningkatan             OJK Institute               21 Agustus
                         Kepesertaan Dana Pensiun di Sektor Informal

                         Strategi Peningkatan Daya Saing serta Pendalaman Perbankan            OJK Institute               28 Agustus
                         Syariah & Pasar Modal Syariah

                         Tren Modus dan Skema Pencucian Uang Terbaru: Strategi Identifikasi,   OJK Institute               18 September
                         Mitigasi dan Penegakan Hukum

                         Risk Appetite & Risk Culture : Pilar Utama dalam Penguatan            OJK Institute               09 Oktober
                         Manajemen Risiko di Sektor Keuangan

                         Pelatihan Qualified Risk Oversight Professional                       IKAI Indonesia              17-18 Oktober


 Nugraha Indra           Pelatihan Dasar                                                       Pelatihan dan Sertifikasi   31 Juli
 Permadi                                                                                       Dasar Komisaris




                                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                   Laporan Tahunan 2025      157
Page 159
            Tata Kelola Perusahaan




Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris Tahun 2025

Keputusan, rekomendasi, dan pelaksanaan tugas Dewan Komisaris di tahun 2025 adalah sebagai berikut:


             Periode                                                 Keputusan, Rekomendasi, dan Pelaksanaan Tugas


  Kuartal I Tahun 2025                  •   Dewan Komisaris memberikan apresiasi kepada seluruh Direksi atas pencapaian yang telah diperoleh pada
                                            tahun 2024.
                                        •   Dewan Komisaris memberikan tanggapan perihal rencana penerbitan obligasi agar dapat ditambahkan
                                            sebagai opsi sumber pendanaan MTF apabila indikasi rate yang ditawarkan lebih kompetitif dibandingkan
                                            pinjaman bank.
                                        •   Dewan Komisaris menghimbau agar MTF dapat fokus dalam menjaga kualitas dan merapat ke debitur
                                            Captive Bank Mandiri dan Tunas.
                                        •   Dewan Komisaris memberikan arahan bahwa manajemen perlu melakukan pembedahan pada komponen
                                            yang membentuk laba di bulan Januari 2025 agar dapat terlihat komponen mana saja yang membaik dan
                                            mana yang mengalami pemburukan.


  Kuartal II Tahun 2025                 •   Dewan Komisaris memberikan arahan perihal revisi RBT Tahun 2025 disampaikan dalam bentuk resume
                                            kepada Dewan Komisaris terutama perihal angka RKAP sebelum revisi RBT tersebut ditandatangani oleh
                                            Dewan Komisaris.
                                        •   Dewan Komisaris menyetujui penyesuaian penetapan ketua Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, serta
                                            Komite Nominasi dan Remunerasi MTF per tanggal 10 Juni 2025.
                                        •   Dewan Komisaris memberikan tanggapan bahwa penerbitan bonds dapat dipergunakan dalam memenuhi
                                            target Lending selain dengan bilateral bank.
                                        •   Dewan Komisaris memberikan arahan bahwa di tahun 2025 manajemen harus lebih agresif dalam mengakuisisi
                                            debitur Captive Bank Mandiri. Debitur yang berasal dari dealer juga tetap diakuisisi namun sebaiknya
                                            manajemen melakukan grading terhadap dealer tersebut.
                                        •   Dewan Komisaris memberikan arahan bahwa dalam situasi ekonomi saat ini, manajemen perlu berhati-hati
                                            dalam melakukan pembiayaan sambil menunggu situasi ekonomi membaik.
                                        •   Dewan Komisaris memberikan arahan bahwa manajemen perlu membuat berbagai strategi untuk terus
                                            tumbuh dengan kualitas yang baik. Salah satu strategi manajemen dalam memperbaiki kualitas kredit MTF
                                            melalui booking mix yang saat ini sudah cukup baik dan perlu terus dilakukan.
                                        •   Dewan Komisaris memberikan arahan agar manajemen perlu menjaga CKPN jangan sampai dibawah 100%.
                                        •   Dewan Komisaris menyetujui usulan fasilitas pendanaan atas Bank MUFG, Bank Panin, dan Bank DKI.


  Kuartal III Tahun 2025                •   Dewan Komisaris memberikan arahan untuk dapat melakukan pengecekan serta update kepada Dewan
                                            komisaris perihal kondisi MTF jika dibandingkan dengan kondisi perusahaan pembiayaan lainnya baik secara
                                            Lending maupun kualitas.
                                        •   Dewan Komisaris memberikan arahan untuk memastikan kembali mengenai Realisasi Pemenuhan Sumber
                                            Daya Manusia yang perlu disesuaikan dengan rencana Perusahaan.
                                        •   Dewan Komisaris memberikan arahan untuk memastikan terkait pelaporan perubahan jaringan MTF. Jangan
                                            sampai penutupan/penggabungan cabang sudah direalisasikan namun belum dilakukan pelaporan kepada
                                            regulator. Agar dapat dipastikan MTF tidak terkena sanksi atas implementasi update jaringan MTF tersebut.
                                        •   Dewan Komisaris menyetujui untuk dilakukan penyesuaian susunan anggota Komite dibawah Dewan
                                            Komisaris, yaitu Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Nominasi dan Remunerasi.
                                        •   Dewan Komisaris memberikan arahan untuk dapat mempersiapkan skema yang dapat membantu para leader
                                            dalam melakukan monitoring dan mencegah tim di bawahnya melakukan tindakan fraud.
                                        •   Dewan Komisaris memberikan arahan untuk melakukan antisipasi perihal potensi-potensi tindakan fraud yang
                                            dapat meningkat saat kondisi otomotif sedang kurang baik dan berdampak pada kondisi multifinance.
                                        •   Dewan Komisaris memberikan arahan untuk memastikan ketentuan di internal Perusahaan (SOP) diperbaharui
                                            secara berkala sebagai langkah mitigasi terjadinya fraud di Perseroan.
                                        •   Dewan Komisaris memberikan arahan untuk mempersiapkan early detection system atas potensi-potensi
                                            terjadinya Tindakan fraud sehingga dapat dicegah lebih awal dan tidak menimbulkan kerugian bagi
                                            Perusahaan.
                                        •   Dewan Komisaris menyetujui perihal pelaksanaan kegiatan Literasi dan Inklusi di MTF sesuai yang disampaikan
                                            pada Rapat Dewan Komisaris.
                                        •   Dewan Komisaris memberikan arahan untuk melakukan perbaikan dari sisi internal sehingga pengaduan yang
                                            berulang tidak terjadi kembali di kemudian hari.
                                        •   Dewan Komisaris memberikan arahan agar dapat menyampaikan bentuk edukasi kepada pelanggan supaya
                                            kedepannya pengaduan Pelanggan dapat disampaikan melalui channel resmi MTF sebagai langkah mitigasi
                                            agar pelanggan tidak menyampaikan pengaduan melalui media yang dapat berpotensi memengaruhi
                                            reputasi MTF (misal: pengaduan melalui media sosial).
                                        •   Dewan Komisaris memberikan tanggapan bahwa perlu dipersiapkan langkah mitigasi potensi terjadinya risiko
                                            yang cukup tinggi apabila MTF akan memberikan pembiayaan ke segmen high margin.
                                        •   Dewan Komisaris menyetujui perihal usulan fasilitas kredit CBC Bank Mandiri sesuai dengan yang disampaikan
                                            pada Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi.
                                        •   Dewan Komisaris menyetujui pelaporan Kepatuhan dan APU PPT & PPPSPM sesuai dengan yang disampaikan
                                            pada Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi hari ini.




158          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 160
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                     www.mtf.co.id




             Periode                                               Keputusan, Rekomendasi, dan Pelaksanaan Tugas


  Kuartal IV Tahun 2025               •   Dewan Komisaris memberikan arahan untuk melakukan mitigasi perihal karyawan yang memiliki data SLIK
                                          kurang baik agar tidak ditempatkan di posisi yang berkaitan dengan bisnis.
                                      •   Dewan Komisaris memberikan arahan untuk melakukan tindak pidana tidak hanya terhadap tindakan fraud
                                          yang menyebabkan kerugian besar, namun agar dilakukan penanganan juga terhadap tindakan fraud
                                          meskipun kerugiannya relatif kecil.
                                      •   Dewan Komisaris memberikan arahan untuk memastikan agar tidak terjadi pengaduan pelanggan yang
                                          berulang pada suatu bidang/topik.
                                      •   Dewan Komisaris memberikan arahan untuk dibuatkan ketentuan mengenai langkah-langkah mitigasi untuk
                                          mencegah terjadinya fraud yang dilakukan oleh karyawan, seperti block leave bagi karyawan serta ketentuan
                                          batas masa kerja karyawan di suatu posisi yang sama.
                                      •   Dewan Komisaris memberikan arahan untuk pembiayaan Used Car agar dapat dikoordinasikan dan
                                          dipersiapkan dengan matang.
                                      •   Dewan Komisaris memberikan tanggapan perihal pembiayaan Gold Financing agar dipastikan perizinan untuk
                                          kegiatan pembiayaan tersebut.
                                      •   Dewan Komisaris memberikan arahan untuk mempersiapkan strategi bisnis untuk tahun 2027 dan 2028
                                          mendatang karena diproyeksikan pembiayaan New Car akan kembali membaik pada tahun tersebut.




Penilaian Kinerja Komite di bawah                                             atas efektivitas pelaksanaan tugas masing-masing
                                                                              komite. Penilaian dilakukan dengan mengacu pada
Dewan Komisaris dan Dasar
                                                                              Key Performance Indicator (KPI) yang telah ditetapkan,
Penilaiannya                                                                  sehingga evaluasi dapat dilakukan secara terukur dan
Dewan Komisaris didukung oleh komite-komite penunjang                         objektif.
yang dibentuk untuk membantu pelaksanaan fungsi
pengawasan secara lebih fokus dan mendalam. Setiap                            Berdasarkan hasil penilaian, Dewan Komisaris menilai
komite memiliki tugas, tanggung jawab, serta pedoman                          bahwa sepanjang tahun 2025 komite-komite di bawah
kerja yang jelas sebagai dasar dalam menjalankan                              Dewan Komisaris telah menjalankan tugas dan tanggung
perannya secara terarah dan efektif.                                          jawabnya secara efektif sesuai dengan peran dan mandat
                                                                              yang diberikan. Adapun penilaian atas kinerja komite-
Untuk memastikan kualitas kinerja komite-komite tersebut,                     komite di bawah Dewan Komisaris disajikan sebagai
Dewan Komisaris secara berkala melakukan penilaian                            berikut:


                                                                    Komite Audit

 Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab untuk membantu dan memfasilitasi Dewan Komisaris dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasan
 atas sistem dan proses Pelaporan Keuangan, proses audit atas laporan keuangan Perseroan, evaluasi atas pelaksanaan pengawasan internal Perseroan,
 evaluasi atas kinerja audit internal, dan pengawasan kinerja teknis dan operasional serta pemenuhan ketentuan dan peraturan perundang-undangan
 lainnya.

 Sepanjang tahun 2025, Komite Audit telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Komite Audit telah melaksanakan rapat sebanyak
 5 (lima) kali dan menjalankan tugasnya antara lain:

  •   Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan oleh Perseroan kepada publik dan/atau pihak otoritas antara lain seperti
      laporan keuangan proyeksi dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan perseroan.
  •   Melakukan penelaahan atas pemeriksaan oleh auditor internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal.
  •   Melakukan penelaahan atas ketaatan Perseroan terhadap peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan perseroan.
  •   Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan atas jasa yang diberikan.
  •   Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjang akuntan yang didasarkan pada independensi, ruang lingkup penugasan
      dan fee.
  •   Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan sistem pengendalian internal perusahaan, serta pelaksanaannya.
  •   Melakukan penelaahan terhadap aktivitas manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi, jika Perseroan tidak memiliki fungsi pemantauan risiko di
      bawah Dewan Komisaris.
  •   Melakukan penelaahan pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan.
  •   Melakukan penelaahan dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan kepentingan perseroan.
  •   Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan.




                                                                                                                PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                    Laporan Tahunan 2025       159
Page 161
            Tata Kelola Perusahaan




                  Komite Nominasi dan Remunerasi                                                   Komite Pemantau Risiko

 Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki tugas dan tanggung                 Komite Pemantau Risiko memiliki tugas dan tanggung jawab untuk
 jawab untuk membantu Dewan Komisaris yang bertujuan melakukan              membantu Dewan Komisaris guna memantau pelaksanaan manajemen
 pemantauan, pengawasan, dan penilaian atas efektivitas nominasi dan        risiko Perseroan yang telah disusun dan dilaksanakan oleh Direksi.
 remunerasi di lingkup Perseroan.
                                                                            Sepanjang tahun 2025, Komite Pemantau Risiko telah menjalankan
 Sepanjang tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi telah                 tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Komite Pemantau Risiko
 menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Komite                telah melaksanakan rapat sebanyak 5 (lima) kali dan menjalankan
 Nominasi dan Remunerasi telah melaksanakan rapat sebanyak 3 (tiga)         tugasnya antara lain:
 kali dan menjalankan tugasnya antara lain:
                                                                             •   Mengarahkan kebijakan, strategi, dan kerangka manajemen risiko
  •   Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai                     sesuai dengan risk appetite dan risk tolerance.
      kebijakan remunerasi bagi anggota Direksi dan/atau Dewan               •   Melakukan review atas kesesuaian antara kebijakan manajemen
      Komisaris untuk disampaikan ke RUPS.                                       risiko Perseroan.
  •   Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi Perseroan,            •   Melakukan pemantauan atas pelaksanaan tugas satuan kerja
      meliputi gaji, honorarium, THR, benefit, bonus, dan tantiem.               manajemen risiko.
  •   Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai                 •   Melakukan review atas laporan profil risiko dan/atau tingkat risiko.
      komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris,            •   Melakukan review atas laporan tingkat kesehatan keuangan
      kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam nominasi anggota              Perseroan.
      Direksi dan/atau Dewan Komisaris, nama calon anggota Direksi           •   Memantau       kecukupan    proses      identifikasi,  pengukuran
      dan/atau Dewan Komisaris, dan melakukan penilaian berdasarkan              pemantauan, pengendalian, dan sistem informasi manajemen
      tolak ukur yang telah disusun sebagai evaluasi kinerja dan yang            risiko.
      telah disusun sebagai evaluasi kinerja dan pengembangan
      kemampuan Direksi dan/atau Dewan Komisaris.




Komisaris Independen
Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris                       Kriteria Independensi Komisaris Independen
yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,                      Pengangkatan Komisaris Independen diatur berdasarkan
kepemilikan saham maupun hubungan keluarga dengan                         POJK No. 33/2014, dengan kriteria sebagai berikut:
anggota Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi,                         1. Bukan merupakan orang yang bekerja atau
Pemegang Saham Pengendali ataupun Perseroan.                                 mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk
Ketentuan ini memastikan bahwa yang bersangkutan                             merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau
dapat menjalankan fungsi pengawasan secara objektif                          mengawasi kegiatan Perseroan dalam waktu 6 (enam)
dan bebas dari pengaruh pihak mana pun sesuai prinsip                        bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali
tata kelola perusahaan yang baik.                                            sebagai Komisaris Independen Perseroan pada
                                                                             periode berikutnya.
Komisaris Independen menjalankan peran penting dalam                      2. Tidak mempunyai saham Perseroan baik langsung
memantau pengelolaan Perseroan dan memberikan                                maupun tidak langsung.
perspektif yang independen dalam proses pengambilan                       3. Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Komisaris,
keputusan di tingkat Dewan Komisaris. Selain itu, Komisaris                  Direksi dan Pemegang saham Utama Perseroan.
Independen juga berfungsi mewakili kepentingan                            4. Tidak mempunyai hubungan usaha dengan
pemegang saham minoritas serta memastikan bahwa                              Perseroan baik langsung maupun tidak langsung.
setiap tindakan pengawasan dilakukan tanpa adanya                            Dengan demikian, Komisaris Independen Perseroan
konflik kepentingan yang dapat mengganggu efektivitas                        telah memenuhi kriteria sesuai dengan peraturan
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.                                     perundang-undangan yang berlaku.

                                                                                                                           Fendy
                                                Aspek Independensi                                                        Eventius        Subarna
                                                                                                                           Mugni

 Sebagai orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin,                          x               x
 mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan
 kembali sebagai Komisaris Independen Perseroan pada periode berikutnya.

 Memiliki saham Perseroan baik langsung maupun tidak langsung.                                                                x               x

 Memiliki hubungan Afiliasi dengan Komisaris, Direksi dan Pemegang saham Utama Perseroan.                                     x               x

 Memiliki hubungan usaha dengan Perseroan baik langsung maupun tidak langsung.                                                x               x




160         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2025
Page 162
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                    www.mtf.co.id




Komposisi dan Keanggotaan Komisaris                                          Perseroan memiliki 2 (dua) Komisaris Independen yang
Independen dalam Susunan Dewan                                               telah memenuhi kriteria yang ditetapkan dan telah
Komisaris Perseroan                                                          menandatangani surat pernyataan independen yang
                                                                             sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
Mengacu pada Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014,                              berlaku dan telah diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan
komposisi Dewan Komisaris Independen sekurang-                               sebagai salah satu dokumen persyaratan pengajuan
kurangnya mencapai 30% dari jumlah keseluruhan                               persetujuan dari OJK.
anggota Dewan Komisaris. Per 31 Desember 2025,

           Komisaris Independen                                               Periode Jabatan dan Masa Jabatan

 Fendy Eventius Mugni                        Periode 1, untuk masa jabatan sejak RUPS Tahunan Tahun 2023

 Subarna                                     Periode 1, untuk masa jabatan sejak RUPS Luar Biasa November 2024



Direksi
Direksi merupakan organ tata kelola yang memegang                            anggota Direksi dilakukan berdasarkan kompetensi dan
kewenangan penuh dalam menjalankan pengurusan                                profesionalitas untuk memastikan bahwa setiap individu
Perseroan. Tanggung jawab Direksi mencakup pengelolaan                       mampu menjalankan tanggung jawab sesuai pembagian
seluruh kegiatan operasional dan penerapan tata kelola                       tugas dan kewenangan yang telah ditetapkan.
perusahaan yang baik sesuai dengan maksud dan tujuan
Perseroan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar
serta ketentuan peraturan perundang-undangan.                                Masa Jabatan Direksi
                                                                             Mengacu pada Anggaran Dasar Perseroan, anggota
Dalam melaksanakan tugasnya, setiap anggota Direksi                          Direksi diangkat dan diberhentikan oleh RUPS untuk
wajib memastikan keselarasan dengan strategi dan                             jangka waktu yang ditentukan lamanya yaitu 3 (tiga) tahun.
tujuan Perseroan, menjunjung prinsip kehati-hatian dan
bertindak berdasarkan itikad baik. Direksi berkewajiban
memastikan bahwa seluruh aset, sumber daya dan                               Komposisi dan Susunan Direksi
proses bisnis Perseroan dikelola secara efektif dan sejalan                  Komposisi dan susunan keanggotaan Direksi Perseroan
dengan prinsip tata kelola yang berlaku. Penunjukan                          adalah sebagai berikut:

Komposisi Direksi per 31 Desember 2025
                                                                                                                                            Periode
 Nama         Jabatan    Dasar Pengangkatan                                                                            Masa Jabatan
                                                                                                                                            Jabatan

                         Pengangkatan pertama kali sebagai Direktur Utama Mandiri Tunas Finance pada RUPS Luar         9 Oktober 2020
                         Biasa (Keputusan Sirkuler) berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. 6         s.d. penutupan
                                                                                                                                              Ke-1
                         tanggal 9 Oktober 2020.                                                                       RUPS Tahunan
 Pinohadi     Direktur                                                                                                 Tahun Buku 2022
 G. Sumardi   Utama      Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Utama Mandiri Tunas Finance pada        28 Juni 2023 s.d.
                         Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan          penutupan RUPS
                                                                                                                                              Ke-2
                         Sirkuler) berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 138 tanggal 28 Juni 2023.    Tahunan Tahun
                                                                                                                       Buku 2025

                         Diangkat sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance untuk pertama kalinya berdasarkan Keputusan   29 Maret 2021 s.d.
                         Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler)          penutupan RUPS
                                                                                                                                              Ke-1
                         berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 15 tanggal 29 Maret 2021.              Tahunan Tahun
 R. Eryawan                                                                                                            Buku 2023
              Direktur
 Nurhariadi              Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance pada Keputusan    28 Juni 2024 s.d.
                         Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan berdasarkan Akta              penutupan RUPS
                                                                                                                                              Ke-2
                         Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 236 tanggal 28 Juni 2024.                               Tahunan Tahun
                                                                                                                       Buku 2026

                         Diangkat sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance untuk pertama kalinya berdasarkan Keputusan   29 Maret 2021 s.d.
                         Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler)          penutupan RUPS
                                                                                                                                              Ke-1
                         berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 15 tanggal 29 Maret 2021.              Tahunan Tahun
 William                                                                                                               Buku 2023
 Francis      Direktur
 Indra                   Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance pada Keputusan    28 Juni 2024 s.d.
                         Pemegang Saham di Luar RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan berdasarkan Akta              penutupan RUPS
                                                                                                                                              Ke-2
                         Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 236 tanggal 28 Juni 2024.                               Tahunan Tahun
                                                                                                                       Buku 2026




                                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                   Laporan Tahunan 2025       161
Page 163
            Tata Kelola Perusahaan




Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Direksi
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku di industri jasa               Direksi dilakukan melalui mekanisme RUPS sesuai dengan
keuangan, anggota Direksi Perseroan sebagai pihak utama             Anggaran Dasar Perseroan. Selanjutnya, pelaksanaan
wajib memenuhi persyaratan kemampuan dan kepatutan                  tugas dan kewenangan anggota Dewan Komisaris berlaku
(fit and proper test) melalui proses penilaian yang dilakukan       efektif setelah yang bersangkutan dinyatakan lulus
oleh Otoritas Jasa Keuangan. Penilaian kemampuan dan                penilaian kemampuan dan kepatutan oleh Otoritas Jasa
kepatutan tersebut merupakan prasyarat bagi efektivitas             Keuangan, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No.
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab jabatan secara                 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan
formal di lingkungan Perseroan. Pengangkatan anggota                Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.

Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Direksi
          Nama                    Jabatan                                      Persetujuan dari OJK

 Pinohadi G. Sumardi        Direktur Utama   Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-368/NB.11/2020 tanggal 10 November 2020.

 R. Eryawan Nurhariadi      Direktur         Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-44/KDK.05/2021 tanggal 31 Agustus 2021.

 William Francis Indra      Direktur         Lulus dengan Surat Keputusan OJK No. KEP-26/KDK.05/2021 tanggal 6 Juli 2021.



Pedoman Kerja Direksi                                               Tugas Pokok Kolegial Direksi
Direksi menjalankan tugas dan kewenangannya dengan                  1.   Menetapkan visi, misi, dan strategi Perusahaan;
berpedoman pada Board Manual atau Pedoman Tata Kerja                2.   Menetapkan kebijakan Perusahaan yang berlaku
Direksi. Board Manual tersebut ditetapkan melalui Surat                  secara Korporat;
Keputusan Direksi No. 021/SK-DIR/ MTF/X/2011 yang                   3.   Menetapkan usulan dan perubahan Rencana Jangka
berisi petunjuk tata laksana kerja Direksi serta menjelaskan             Panjang Perusahaan dan Rencana Kerja dan Anggaran
tahapan aktivitas secara terstruktur, sistematis, mudah                  Perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku;
dipahami dan dapat dijalankan dengan konsisten, untuk               4.   Menetapkan sasaran kinerja serta evaluasi kinerja
dijadikan acuan bagi Direksi dalam melaksanakan tugas                    Perseroan termasuk kebijakan dividen melalui
masing-masing untuk mencapai Visi dan Misi Perseroan.                    mekanisme organisasi Perseroan sesuai ketentuan
                                                                         yang berlaku;
                                                                    5.   Mengupayakan tercapainya sasaran kinerja yang
Tugas, Tanggung Jawab, Wewenang,                                         digunakan sebagai dasar penilaian tingkat kesehatan
dan Kewajiban Direksi                                                    sesuai dengan kesepakatan kinerja yang telah
Direksi bertugas secara penuh menjalankan segala                         ditetapkan dalam “RUPS Persetujuan RKAP”;
tindakan yang berkaitan dengan pengurusan Perseroan                 6.   Menetapkan persetujuan proyek investasi non rutin
untuk kepentingan dan sesuai dengan maksud serta                         yang melebihi kewenangan Direktur dan memantau
tujuan Perseroan sebagaimana diatur dalam peraturan                      pelaksanaannya;
perundang-undangan, Anggaran Dasar Perseroan dan                    7.   Menetapkan struktur organisasi dan penetapan
keputusan RUPS.                                                          pejabat Perusahaan sampai jenjang tertentu yang
                                                                         diatur melalui ketetapan Direksi.
Berdasarkan Board Manual, tugas dan tanggung jawab
Direksi meliputi:
                                                                    Tanggung Jawab Direksi
                                                                    1.   Memenuhi ukuran Kinerja terpilih yang jelas, lengkap,
Tugas Pokok Direksi                                                      dan berimbang, baik dari aspek keuangan maupun
1.   Menjalankan segala tindakan yang berkaitan                          non keuangan untuk menentukan pencapaian misi
     dengan pengurusan Perusahaan untuk kepentingan                      dan tujuan Perusahaan sesuai dengan ketentuan yang
     Perusahaan dan sesuai dengan maksud dan tujuan                      berlaku.
     Perusahaan.                                                    2.   Mewujudkan pelaksanaan RJPP dan RKAP, termasuk
2.   Mewakili Perusahaan baik di dalam maupun di luar                    pencapaian target keuangan dan non keuangan.
     Pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian              3.   Melaksanakan manajemen risiko.
     dengan    pembatasan-pembatasan     sebagaimana                4.   Membangun dan memanfaatkan teknologi informasi.
     diatur dalam peraturan perundang-undangan,                     5.   Menindaklanjuti temuan-temuan audit satuan SPI
     Anggaran Dasar dan/atau keputusan RUPS.                             dan Auditor Eksternal serta melaporkannya kepada
3.   Menguasai, memelihara, dan mengurus kekayaan                        Dewan Komisaris.
     Perusahaan.                                                    6.   Melaporkan informasi-informasi yang relevan kepada




162          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 164
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                              www.mtf.co.id




     Dewan Komisaris, antara lain mengenai suksesi/                      3.   Menyusun dan mengimplementasikan sistem
     mutasi/promosi manajer kunci (senior), program                           akuntansi yang sesuai dengan standar akuntansi
     pengembangan         SDM,      pertanggungjawaban                        keuangan termasuk pembukuan dan administrasi
     manajemen risiko, dan kinerja pemanfaatan teknologi                      yang didasarkan atas pengendalian internal yang
     informasi.                                                               andal.
7.   Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham                          4.   Memberikan pertanggungjawaban dan segala
     (RUPS) dan membuat risalah RUPS.                                         keterangan tentang keadaan dan jalannya Perusahaan
8.   Memperhatikan kepentingan stakeholders sesuai                            dalam laporan lainnya jika diminta oleh RUPS.
     dengan nilai-nilai etika dan peraturan perundang-                   5.   Menetapkan secara jelas tugas, tanggung jawab, dan
     undangan yang berlaku.                                                   wewenang manajemen pada setiap tingkatan/level.
                                                                         6.   Menyusun dan menyampaikan Laporan Tahunan
Selain diberikan tugas dan tanggung jawab, Direksi juga                       yang telah ditandatangani bersama Komisaris kepada
diberikan hak dan berwenang untuk menetapkan kebijakan-                       RUPS untuk memperoleh pengesahan.
kebijakan dengan pengelolaan Perseroan, termasuk                         7.   Mencantumkan kepemilikan sahamnya dan/ atau
kebijakan di bidang ketenagakerjaan. Kebijakan-kebijakan                      keluarganya pada perusahaan lain dalam Laporan
terkait ketenagakerjaan dilaksanakan berdasarkan aturan                       Tahunan.
internal Perseroan dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku di bidang ketenagakerjaan. Direksi juga
memiliki kuasa untuk mengatur masalah pendelegasian
                                                                         Ruang Lingkup Pembagian Tugas dan
wewenang/pemberian kuasa Direksi untuk mewakili                          Tanggung Jawab Direksi
Perusahaan di dalam dan di luar pengadilan.                              Untuk memastikan pelaksanaan pengurusan Perseroan
                                                                         berjalan efektif, setiap anggota Direksi diberikan
                                                                         tanggung jawab yang berbeda sesuai bidang
Kewajiban Direksi                                                        operasional dan fungsi yang ditetapkan. Pembagian
1.   Menyiapkan Rencana Jangka Panjang Perusahaan                        tugas ini membantu memastikan bahwa seluruh aspek
     (RJPP) yang merupakan rencana strategis yang                        pengelolaan Perseroan dapat dijalankan secara terfokus
     memuat sasaran dan tujuan Perusahaan yang                           dan terkoordinasi. Pembagian tanggung jawab mengacu
     hendak dicapai dalam jangka waktu 5 (lima) tahun,                   kepada Surat Keputusan Direksi No. 021/SK-DIR/
     menandatanganinya bersama dengan Komisaris, dan                     MTF/X/2011 tentang Pembagian Tugas dan Wewenang
     menyampaikannya kepada RUPS untuk mendapat                          serta Tata Tertib Direksi, dan Surat Keputusan Direksi No.
     pengesahan.                                                         003/SKDIR/ MTF/I/2023 tanggal 3 Januari 2023 tentang
2.   Menyiapkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan                    Struktur Organisasi PT Mandiri Tunas Finance. Pembagian
     (RKAP), dan menyampaikannya kepada Komisaris                        tugas masing-masing Direksi Perseroan adalah sebagai
     untuk dan RUPS untuk memperoleh pengesahan.                         berikut:

     Direksi                                                          Tanggung Jawab

 Pinohadi        DIREKTORAT UTAMA
 G. Sumardi
                      1.   Melaksanakan pengurusan Perusahaan sesuai yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan ketentuan Perundang-undangan
                           yang berlaku.
                      2.   Menetapkan Key Performance Indicator (KPI) atau sasaran kinerja Perusahaan, melakukan pengawasan serta evaluasi dan
                           mengupayakan tercapainya KPI.
                      3.   Menentukan serta memutuskan pengambilan keputusan terkait strategi dan kebijakan Perusahaan untuk jangka waktu
                           menengah maupun panjang dengan tetap mengacu pada Visi dan Misi Perusahaan.
                      4.   Mengelola pertumbuhan bisnis Perusahaan dengan turut memantau dan memastikan kinerja keuangan tercapai sesuai
                           sasaran agar keberlanjutan Perusahaan terjamin.
                      5.   Mendorong penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dan mengarahkan
                           pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial Perusahaan.
                      6.   Memimpin dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dari Direksi lain untuk memastikan penerapan strategi Perusahaan
                           sesuai dengan target.
                      7.   Melakukan pemantauan dan memberikan arahan terhadap unit kerja yang ada di Perusahaan agar tetap berjalan sesuai
                           dengan rencana dan strategi Perusahaan.
                      8.   Memberikan arahan terhadap aktivitas pengembangan organisasi dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk
                           kepentingan Perusahaan dalam mencapai maksud dan tujuan Perusahaan.




                                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                              Laporan Tahunan 2025      163
Page 165
              Tata Kelola Perusahaan




    Direksi                                                                Tanggung Jawab

 R. Eryawan         DIREKTORAT CORPORATE FINANCE & RISK MANAGEMENT
 Nurhariadi
                         1.   Melaksanakan pengurusan Perusahaan sesuai yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan ketentuan Perundang-undangan
                              yang berlaku.
                         2.   Memimpin dan mengarahkan peningkatan strategis pengelolaan bidang keuangan, akuntansi dan perpajakan secara
                              komprehensif selaras dengan Visi, Misi, strategi bisnis dan target finansial yang telah ditetapkan.
                         3.   Mengawasi dan melaksanakan pengendalian sumber daya Perusahaan utamanya penggunaan seluruh biaya secara efisien
                              dan efektif guna tercapainya target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dan
                              Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP).
                         4.   Memastikan laporan-laporan terkait keuangan, akuntansi dan perpajakan telah memenuhi kewajiban dan peraturan yang
                              berlaku.
                         5.   Menetapkan kebijakan dan strategi manajemen risiko dan kredit secara tertulis dan komprehensif termasuk penetapan dan
                              persetujuan limit risiko secara keseluruhan.
                         6.   Mengembangkan budaya manajemen risiko pada seluruh jenjang organisasi.
                         7.   Mengarahkan pelaksanaan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) dan pengendalian
                              internal.
                         8.   Memberikan arahan terhadap aktivitas pengembangan organisasi dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sesuai
                              unit kerja sehingga Perusahaan memiliki kebijakan, prosedur dan metode yang handal dalam menerapkan manajemen
                              risiko dan manajemen keuangan.

 William            DIREKTORAT SALES & IT
 Francis
 Indra                   1.   Melaksanakan pengurusan Perusahaan sesuai yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan ketentuan Perundang-undangan
                              yang berlaku.
                         2.   Mengawasi kelancaran kegiatan Perusahaan sesuai dengan strategi dan kebijakan yang telah ditetapkan.
                         3.   Memimpin dan mengarahkan peningkatan strategis pengelolaan bidang pemasaran, Teknologi Informasi (TI) dan
                              operasional secara komprehensif selaras dengan Visi, Misi, strategi bisnis dan target finansial yang telah ditetapkan.
                         4.   Memimpin dan mengarahkan Regional untuk mencapai target pangsa pasar (market share) dan meningkatkan target
                              volume bisnis.
                         5.   Memimpin dan mengkoordinasikan pemasaran produk-produk Perusahaan di Regional secara agresif dengan tetap
                              menerapkan prinsip kehati-hatian dan sesuai kebijakan Perusahaan.
                         6.   Menetapkan strategi TI, sehingga dapat menjadi mitra bisnis dengan seluruh unit kerja untuk memberikan solusi teknologi
                              yang tepat guna dalam menghadapi tantangan bisnis dan peningkatan kualitas layanan kepada nasabah.
                         7.   Mengarahkan pelaksanaan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) dan pengendalian
                              internal.
                         8.   Memberikan arahan terhadap aktivitas pengembangan organisasi dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sesuai
                              unit kerja untuk kepentingan Perusahaan dalam mencapai maksud dan tujuan Perusahaan.



Program Orientasi bagi Direksi                                               Program Pelatihan dan Pengembangan
                                                                             Kompetensi Direksi
Guna memastikan anggota Direksi yang baru diangkat
dapat segera menjalankan peran secara efektif, Perseroan                     Untuk memastikan Direksi memiliki wawasan yang selalu
menyelenggarakan program orientasi yang mencakup                             relevan dengan dinamika industri dan tuntutan bisnis,
pengenalan mendalam mengenai profil dan struktur                             Perseroan menyediakan berbagai program peningkatan
organisasi, strategi bisnis, portofolio layanan, serta                       kompetensi.   Fasilitas   ini mencakup      pelatihan,
tantangan dan prioritas operasional. Melalui program ini,                    pendidikan, sertifikasi, seminar maupun kegiatan
Direksi baru diharapkan dapat memahami konteks bisnis                        pengembangan lainnya yang mendukung penguatan
dan tata kelola Perseroan sejak awal sehingga penyelarasan                   kapasitas manajerial, kepemimpinan, serta pemahaman
tugas dan koordinasi dengan anggota Direksi lainnya dapat                    terhadap perkembangan teknologi dan regulasi.
berlangsung lebih cepat dan efektif.
                                                                             Kebijakan Perseroan juga merancang program
Program pengenalan perusahaan kepada Direksi yang baru                       untuk memberikan wawasan baru bagi Direksi
diangkat dilakukan oleh Sekretaris Perusahaan. Materi yang                   untuk meningkatkan kapasitas Perseroan dalam
diperkenalkan kepada Direksi baru sekurang-kurangnya                         lingkungan usaha yang kompetitif, serta memberikan
mencakup informasi berikut:                                                  kesempatan untuk membangun jaringan dalam
1. Situasi industri keuangan Indonesia, khususnya non                        rangka memberdayakan sumber daya yang ada dalam
    perbankan.                                                               organisasi sehingga menjadikan Perseroan sebagai
2. Profil Perseroan.                                                         organisasi berkinerja tinggi. Peningkatan kapasitas dan
3. Operasi serta kinerja keuangan Perseroan.                                 kapabilitas penting agar Direksi dapat selalu mengikuti
4. Keorganisasian dan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.                      perkembangan terbaru tentang industri dimana
                                                                             Perseroan beroperasi dan selalu siap mengantisipasinya
Pada tahun 2025 tidak ada perubahan komposisi Direksi                        bagi keberlangsungan dan kemajuan Perseroan.
sehingga Perseroan tidak melakukan kegiatan atau program                     Kebijakan tentang program peningkatan kapabilitas bagi
orientasi bagi Direksi.                                                      Direksi adalah sebagai berikut:




164           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 166
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                    www.mtf.co.id




1.   Program peningkatan kapabilitas dilaksanakan dalam                       4.    Direksi yang bersangkutan membuat laporan tentang
     rangka meningkatkan efektivitas kerja Direksi.                                 pelaksanaan program peningkatan Kapabilitas dan
2.   Rencana program harus dimasukkan dalam Rencana                                 disampaikan kepada Direksi lainnya.
     Kerja Anggaran Direksi.
3.   Direksi    yang     mengikuti     program      wajib                     Rincian program pelatihan dan kegiatan pengembangan
     mempresentasikan kepada Direksi lain dalam rangka                        kompetensi yang diikuti Direksi selama tahun berjalan
     berbagi informasi dan pengetahuan.                                       adalah sebagai berikut:


Nama             Pelatihan/Seminar                                                                            Penyelanggara        Tanggal

Pinohadi G.      Transformasi Digital: Tren Inovasi Teknologi di Sektor Keuangan                              OJK Institute        23 Januari
Sumardi
                 Arah Kebijakan OJK Tahun 2025 dan Strategi Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Baru               APPI                 04 Februari
                 Peran GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan Investor & Stabilitas Sektor Keuangan               OJK Institute        25 Februari
                 Sustainbility Accounting and Reporting in the Financial Services                             OJK Institute        06 Maret
                 Mandiri Strategic Thinking Initiatives (mSTI)                                                BMRI                 13-14 Maret
                 Insurance Revolution: How AI is Transforming the Underwriting and Optimizing Business
                                                                                                              OJK Institute        24 April
                 Processes
                 Peran Strategis Industri Jasa Keuangan dalam Mendorong Pengembangan Ekonomi daerah           OJK Institute        08 Mei
                 Efek Domino Tarif Trump: Ancaman atau Peluang bagi Ekonomi Indonesia?                        OJK Institute        15 Mei
                 Customer Experience: Strategies for Success in Digital Era                                   OJK Institute        22 Mei
                 Diorama Keuangan Berkelanjutan Indonesia                                                     OJK Institute        03 Juni
                 The Future of Cybersecurity: Threats, Challenge, and Innovations                             OJK Institute        05 Juni
                 Strategi Aman Transaksi Aset Kripto dan Keuangan Digital:Pelindungan Data Pribadi dan
                                                                                                              OJK Institute        19 Juni
                 Dampak Teknologi Biometrik di Indonesia
                 Idea Talks Volume 9: Digitalisasi Perbankan dari Dua Sudut Pandang                           OJK Institute        23 Juni
                 Memutus Mata Rantai Scam: Sinergi dan Strategi Pelindungan Konsumen Sektor Keuangan          OJK Institute        26 Juni
                 International Seminar Global, ASEAN dan Indonesia Challenge to Indonesia Economy             APPI                 11 Juli
R. Eryawan       How to Achieve Peak Performance in 2025                                                      OJK                  17 Januari
Nurhariadi
                 Transformasi Digital: Tren Inovasi Teknologi di Sektor Keuangan                              OJK Institute        23 Januari
                 Peran GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan Investor & Stabilitas Sektor Keuangan               OJK Institute        25 Februari
                 Sustainbility Accounting and Reporting in the Financial Services                             OJK Institute        06 Maret
                 Inovasi Produk Keuangan Islam : Peran Etika Halal dalam Memperluas Penetrasi Pasar           OJK Institute        13 Maret
                 Mandiri Strategic Thinking Initiatives (mSTI)                                                BMRI                 13-14 Maret
                 Insurance Revolution: How AI is Transforming the Underwriting and Optimizing Business
                                                                                                              OJK Institute        24 April
                 Processes
                 Meneropong Masa Depan Pasar Emas Indonesia: Peran Strategis Bullion Bank                     OJK Institute        17 April
                 Efek Domino Tarif Trump: Ancaman atau Peluang bagi Ekonomi Indonesia?                        OJK Institute        15 Mei
                 Customer Experience: Strategies for Success in Digital Era                                   OJK Institute        22 Mei
                 The Future of Cybersecurity: Threats, Challenge, and Innovations                             OJK Institute        05 Juni
                 Strategi Aman Transaksi Aset Kripto dan Keuangan Digital:Pelindungan Data Pribadi dan
                                                                                                              OJK Institute        19 Juni
                 Dampak Teknologi Biometrik di Indonesia
                 Idea Talks Volume 9: Digitalisasi Perbankan dari Dua Sudut Pandang                           OJK Institute        23 Juni
                 Memutus Mata Rantai Scam: Sinergi dan Strategi Pelindungan Konsumen Sektor Keuangan          OJK Institute        26 Juni
                 Agentic in in Finance: A new era of autonomous decision-making                               OJK Institute        03 Juli
                 Building the Global Sustainable Islamic Finance Ecosystem                                    OJK Institute        24 Juli
                 Peran Industri Jasa Keuangan dalam Mendukung Proyek Strategis Nasional : Pembangunan 3
                                                                                                              OJK Institute        31 Juli
                 Juta Rumah
                 Mid-Year Capital Market Review 2025: Evaluasi Kinerja Pasar & Strategi Investasi ke Depan    OJK Institute        07 Agustus
                 Mewujudkan Hari Tua yang Sejahtera: Strategi Peningkatan Kepesertaan Dana Pensiun di
                                                                                                              OJK Institute        21 Agustus
                 Sektor Informal
                 Strategi Peningkatan Daya Saing serta Pendalaman Perbankan Syariah & Pasar Modal Syariah     OJK Institute        28 Agustus
                 Seminar Online: Economic Outlook 2026                                                        APPI                 02 September
                 The Sustainable Financing Opportunities in the Indonesian Insurance Industry                 OJK Institute        02 Oktober
                 Risk Appetite & Risk Culture: Pilar Utama dalam Penguatan Manajemen Risiko di Sektor
                                                                                                              OJK Institute        09 Oktober
                 Keuangan
                 Peran Digital Forensik dalam Penanganan dan Pengungkapan Kejahatan Keuangan                  OJK Institute        16 Oktober
                 Seminar Nasional Resilince and Turnaround: Indonesia's Economic Direction                    APPI                 28 Oktober



                                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                 Laporan Tahunan 2025         165
Page 167
            Tata Kelola Perusahaan




 Nama              Pelatihan/Seminar                                                                           Penyelanggara   Tanggal

 William Francis   How to Achieve Peak Performance in 2025                                                     OJK Institute   17 Januari
 Indra
                   Transformasi Digital: Tren Inovasi Teknologi di Sektor Keuangan                             OJK Institute   23 Januari

                   Peran GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan Investor & Stabilitas Sektor Keuangan              OJK Institute   25 Februari

                   Sustainbility Accounting and Reporting in the Financial Services                            OJK Institute   06 Maret

                   Inovasi Produk Keuangan Islam : Peran Etika Halal dalam Memperluas Penetrasi Pasar          OJK Institute   13 Maret

                   Meneropong Masa Depan Pasar Emas Indonesia: Peran Strategis Bullion Bank                    OJK Institute   17 April

                   Insurance Revolution: How AI is Transforming the Underwriting and Optimizing Business
                                                                                                               OJK Institute   24 April
                   Processes
                   Seminar Nasional “Will Trade War Create Financial Turmoil?”                                 APPI            06 Mei

                   Efek Domino Tarif Trump: Ancaman atau Peluang bagi Ekonomi Indonesia?                       OJK Institute   15 Mei

                   Customer Experience: Strategies for Success in Digital Era                                  OJK Institute   22 Mei

                   Diorama Keuangan Berkelanjutan Indonesia                                                    OJK Institute   03 Juni

                   The Future of Cybersecurity: Threats, Challenge, and Innovations                            OJK Institute   05 Juni

                   Strategi Aman Transaksi Aset Kripto dan Keuangan Digital:Pelindungan Data Pribadi dan
                   Dampak Teknologi Biometrik di Indonesia                                                     OJK Institute   19 Juni

                   Idea Talks Volume 9 : Digitalisasi Perbankan dari Dua Sudut Pandang                         OJK Institute   23 Juni

                   Building the Global Sustainable Islamic Finance Ecosystem                                   OJK Institute   24 Juni

                   Peran Industri Jasa Keuangan dalam Mendukung Proyek Strategis Nasional : Pembangunan 3
                                                                                                               OJK Institute   31 Juni
                   Juta Rumah
                   Mid-Year Capital Market Review 2025: Evaluasi Kinerja Pasar & Strategi Investasi ke Depan   OJK Institute   07 Agustus

                   Dinamika Geopolitik & Ketahanan Nasional: Strategi Memperkuat Perekonomian Indonesia        OJK Institute   14 Agustus

                   Mewujudkan Hari Tua yang Sejahtera: Strategi Peningkatan Kepesertaan Dana Pensiun di
                   Sektor Informal                                                                             OJK Institute   21 Agustus

                   Strategi Peningkatan Daya Saing serta Pendalamam Perbankan Syariah & Pasar Modal Syariah    OJK Institute   28 Agustus

                   Transformasi Generative AI: Peluang Generative Engine Optimization (GEO) dalam Menggeser
                   Dominasi Search Engine Optimazation (SEO)                                                   OJK Institute   25 September

                   The Sustainable Financing Opportunities in the Indonesian Insurance Industry                OJK Institute   02 Oktober

                   Risk Appetite & Risk Culture: Pilar Utama dalam Penguatan Manajemen Risiko di Sektor
                                                                                                               OJK Institute   09 Oktober
                   Keuangan
                   Peran Digital Forensik dalam Penanganan dan Pengungkapan Kejahatan Keuangan                 OJK Institute   16 Oktober

                   Seminar Nasional Resilince and Turnaround : Indonesia's Economic Direction                  APPI            28 Oktober




166          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 168
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                               www.mtf.co.id




Pelaksanaan Tugas dan Tanggung
Jawab Direksi Tahun 2025
Sepanjang tahun 2025 Direksi telah melaksanakan tugas                   beberapa penunjang usaha melalui perangkat kebijakan
dan tanggung jawabnya terutama mengeluarkan berbagai                    yang dimiliki Direksi. Adapun keputusan dan pelaksanaan
kebijakan baik di bidang operasional, keuangan, maupun                  tugas Direksi di tahun 2025 adalah sebagai berikut:

Keputusan, Rekomendasi, dan Pelaksanaan Tugas Direksi Tahun 2025
         Periode                                          Keputusan, Rekomendasi, dan Pelaksanaan Tugas

Kuartal I Tahun 2025      •   Melakukan Finalisasi MPI dan Direct Impact Project (DIP) Tahun 2025
                          •   Memonitor Pelaksanaan Rapat Kerja Nasional Tahun 2025
                          •   Memonitor Hasil Investigasi Cabang dan Rekomendasi Komite Disiplin (Palembang Multiguna dan Tanjung Duren)
                          •   Memonitor Implementasi ICoFR di MTF
                          •   Membahas Penyesuaian Organisasi dan Pengelolaan Divisi Corporate Fleet
                          •   Reviu Strategi Reguler Retail 2025
                          •   Memonitor Threshold Kualitas dan RAC Multiguna 2025
                          •   Memonitor Perubahan Penetapan Kolektabilitas Piutang Pembiayaan berdasarkan POJK No. 46 Tahun 2024
                          •   Memonitor Kegiatan Event IIMS 2025
                          •   Reviu Gold Financing
                          •   Reviu Strategi Watchlist Divisi Corporate Fleet
                          •   Reviu Risk Appetite Statement (RAS) 2025
                          •   Membahas Penyesuaian RAC Debitur Wiraswasta
                          •   Membahas Kick Off Unit Task Force Divisi Corporate Fleet
                          •   Membahas Target April-Desember 2025


Kuartal II Tahun 2025     •   Melakukan Finalisasi Usulan MPI Q2 2025
                          •   Membahas Rencana Relokasi Ruangan Lantai 3 Head Office
                          •   Membahas Revisi Rencana Bisnis Tahun 2025
                          •   Reviu Optimalisasi Jaringan Cabang
                          •   Membahas Hasil Audit Bank Mandiri (Retail Audit)
                          •   Membahas Hasil Audit Wholesale & Corporate Audit


Kuartal III Tahun 2025    •    Memonitor BCM Assurance MTF dan Testing Readiness Procedure
                          •    Memonitor Hasil Investigasi Cabang MTF (Samarinda, Pontianak, dan Kupang)
                          •    Membahas Realisasi RBT Semester 1 Tahun 2025
                          •    Reviu Strategi Retail Semester 2 Tahun 2025
                          •    Membahas Revamp Corplan 5 Tahun MTF
                          •    Memonitor DMTL Audit Bank Mandiri Divisi Corporate Fleet
                          •    Membahas Self Assessment Penilaian Risk Maturity Index (RMI)
                          •    Membahas Pelaporan Self Assessment Pelindungan Konsumen Tahun 2025
                          •    Reviu Struktur Organisasi


Kuartal IV Tahun 2025     •   Reviu Draft RKAP Tahun 2026
                          •   Membahas Overview SDM dan Efektivitas Manpower
                          •   Membahas Hasil KPI Unit Kerja dan MPI Unit Bisnis Periode Semester 1 Tahun 2025
                          •   Memonitor Penetapan Target RKAP dan Target Internal Tahun 2026
                          •   Membahas Rencana Bisnis Tahunan 2026
                          •   Reviu Wrap Up Strategi Tahun 2026
                          •   Memonitor Implementasi Internal Control over Financial Reporting (ICoFR)
                          •   Reviu Pemenuhan Perangkat Keselamatan Karyawan Cabang




                                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                               Laporan Tahunan 2025      167
Page 169
              Tata Kelola Perusahaan




Penilaian Kinerja Komite dan Organ                                                 (Asset and Liability Committee/ALCO), Komite Kredit, dan
Pendukung di Bawah Direksi                                                         Komite Anti Fraud. Selain itu, Direksi juga didukung oleh
                                                                                   fungsi Sekretaris Perusahaan dan Audit Internal dalam
Dalam pelaksanaan fungsi pengurusan, Direksi                                       memastikan terlaksananya pengelolaan usaha yang selaras
membentuk komite dan satuan kerja di bawah Direksi                                 dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
sesuai dengan kebutuhan bisnis Perseroan serta ketentuan
regulasi yang berlaku. Pembentukan komite dan satuan                               Direksi menilai bahwa sepanjang tahun 2025, seluruh
kerja tersebut ditujukan untuk mendukung efektivitas                               komite dan satuan kerja di bawah Direksi tersebut telah
pengambilan keputusan, penguatan pengendalian, serta                               menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara
peningkatan efisiensi operasional Perseroan.                                       efektif. Keberadaan dan kinerja komite serta satuan kerja
                                                                                   tersebut memberikan dukungan yang signifikan bagi
Komite dan satuan kerja yang berada di bawah                                       Direksi dalam pengelolaan bisnis Perseroan yang terarah,
Direksi antara lain meliputi Komite Aset dan Liabilitas                            terkendali, dan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG.


Transparansi Informasi Tentang
Dewan Komisaris dan Direksi
Dalam melaksanakan fungsi pengawasan dan pengurusan,                               dan Direksi, termasuk kepemilikan oleh anggota
Dewan Komisaris dan Direksi wajib menjaga independensi                             keluarganya. Pencatatan ini dilakukan sesuai ketentuan
serta menghindari potensi benturan kepentingan sesuai                              tata kelola dan diperbarui secara berkala.
ketentuan peraturan perundang-undangan. Perseroan
menerapkan keterbukaan informasi terkait aspek-aspek                               Kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris dan Direksi
yang dapat memengaruhi independensi organ Perseroan,                               Perseroan dan perusahaan lainnya senantiasa diungkapkan
termasuk kepemilikan saham oleh anggota Dewan                                      secara berkala melalui daftar kepemilikan saham anggota
Komisaris dan Direksi.                                                             Dewan Komisaris dan Direksi. Seluruh anggota Dewan
                                                                                   Komisaris dan Direksi wajib menyampaikan keterbukaan
Pengungkapan Kepemilikan Saham                                                     transaksi pembelian dan penjualan surat berharga kepada
                                                                                   OJK paling lambat 10 hari sejak terjadinya transaksi. Berikut
Dewan Komisaris Dan Direksi
                                                                                   disampaikan transparansi kepemilikan saham Perseroan
Sebagai bagian dari upaya memastikan transparansi serta                            oleh Dewan Komisaris dan Direksi, dan kepemilikan
mencegah potensi benturan kepentingan, Perseroan                                   saham perusahaan lain di atas 5% oleh Dewan Komisaris
menerapkan pencatatan daftar khusus yang memuat                                    dan Direksi Perseroan yang dapat menimbulkan potensi
informasi kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris                                benturan kepentingan dalam pengambilan keputusan.


Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi Per 31 Desember 2025
                                                                                                               Kepemilikan Saham
                         Nama                                     Jabatan
                                                                                           Mandiri Tunas Finance                     Perusahaan Lain

 Dewan Komisaris

 Rico Adisurja Setiawan*                               Komisaris Utama                                 x                                     x

 Nugraha Indra Permadi**                               Komisaris Utama                                 x                                     x

 Saptari***                                            Komisaris                                       x                                     x

 Fendy Eventius Mugni                                  Komisaris Independen                            x                                     x

 Subarna                                               Komisaris Independen                            x                                     x

 Direksi

 Pinohadi G. Sumardi                                   Direktur Utama                                  x                                     x

 R. Eryawan Nurhariadi                                 Direktur                                        x                                     x

 William Francis Indra                                 Direktur                                        x                                     x
Keterangan:
*Pengunduran diri Bapak Rico Adisurja Setiawan sebagai Komisaris Utama Perseroan telah diterima oleh para Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
yang termuat di dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dengan Nomor 174 tanggal 30 Juni 2025.
**Telah diangkat oleh Para Pemegang Saham Perseroan berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dengan Nomor 174 tanggal 30 Juni 2025 dan
telah mendapatkan persertujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada tanggal 17 September 2025.
***Pengunduran diri Bapak Saptari sebagai Komisaris Perseroan telah diterima oleh para Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang termuat di
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dengan Nomor 101 tanggal 23 Juni 2025.




168           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 170
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                                  www.mtf.co.id




Perseroan tidak memiliki program maupun kebijakan                                     sahamnya di bursa saham mana pun. Dengan demikian,
kepemilikan saham baik oleh manajemen maupun                                          tidak terdapat saham Perseroan yang dimiliki oleh
karyawan. Perseroan juga tidak memperdagangkan                                        manajemen atau karyawan.



Pengungkapan Hubungan Afiliasi Antara Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Utama dan/atau Pengendali
Pemegang Saham adalah badan hukum yang secara sah                                     perundang-undangan dan Anggaran Dasar. Dewan
memiliki saham Perseroan. Pemegang saham mayoritas                                    Komisaris dan Direksi Perseroan memiliki pedoman dan tata
Perseroan adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang                                   tertib kerja yang mencantumkan antara lain tanggung jawab,
memiliki saham Perseroan sebanyak 51,00%. Sedangkan                                   kewajiban, wewenang, dan hak masing-masing.
PT Tunas Ridean memiliki 49,00% saham Perseroan. Kedua
Pemegang Saham ini bertindak sebagai Pemegang Saham                                   Sesuai dengan Anggaran Dasar, antar anggota Dewan
Pengendali Perseroan.                                                                 Komisaris dan antara anggota Dewan Komisaris dengan
                                                                                      anggota Direksi tidak ada hubungan keluarga sedarah sampai
Pengungkapan Hubungan Afiliasi Antara Direksi, Dewan                                  dengan derajat ketiga, baik menurut garis lurus maupun garis
Komisaris, dan Pemegang Saham Utama/Pengendali                                        ke samping atau hubungan semenda. Hubungan keluarga
Pemegang Saham Utama/Pengendali, Dewan Komisaris dan                                  anggota Dewan Komisaris dengan sesama anggota Dewan
Direksi saling menghormati pelaksanaan tugas, tanggung                                Komisaris dan/atau anggota Direksi serta Pemegang Saham
jawab, dan wewenang masing-masing sesuai peraturan                                    Utama/ Pengendali dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

                                                                                                                          Hubungan Afiliasi
                         Nama                                             Jabatan                                                                   Pemegang
                                                                                                    Dewan Komisaris             Direksi
                                                                                                                                                      Saham
Rico Adisurja Setiawan*                                    Komisaris Utama                                    x                     x                     v
Nugraha Indra Permadi**                                    Komisaris Utama                                    x                     x                     x
Saptari***                                                 Komisaris                                          x                     x                     v
Fendy Eventius Mugni                                       Komisaris Independen                               x                     x                     x
Subarna                                                    Komisaris Independen                               x                     x                     x
Pinohadi G. Sumardi                                        Direktur Utama                                     x                     x                     x
R. Eryawan Nurhariadi                                      Direktur                                           x                     x                     x
William Francis Indra                                      Direktur                                           x                     x                     x
Keterangan:
*Pengunduran diri Bapak Rico Adisurja Setiawan sebagai Komisaris Utama Perseroan telah diterima oleh para Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang
termuat di dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dengan Nomor 174 tanggal 30 Juni 2025.
**Telah diangkat oleh Para Pemegang Saham Perseroan berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dengan Nomor 174 tanggal 30 Juni 2025 dan
telah mendapatkan persertujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada tanggal 17 September 2025.
***Pengunduran diri Bapak Saptari sebagai Komisaris Perseroan telah diterima oleh para Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang termuat di dalam
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dengan Nomor 101 tanggal 23 Juni 2025.



Pengungkapan Rangkap Jabatan Dewan Komisaris
dan Direksi
Sesuai ketentuan Peraturan OJK No. 30/ POJK.05/2014                                         b.    anggota Dewan Komisaris menduduki jabatannya
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan OJK No. 29/                                             pada organisasi atau lembaga nirlaba. Sepanjang
POJK.05/2020 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik                                             yang    bersangkutan     tidak     mengabaikan
bagi Perusahaan Pembiayaan, berkaitan dengan rangkap                                              pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
jabatan anggota Dewan Komisaris diatur sebagai berikut:                                           sebagai anggota Dewan Komisaris Perusahaan
1. Anggota Dewan Komisaris dilarang melakukan rangkap                                             Pembiayaan.
    jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris pada lebih
    dari 3 Perusahaan Pembiayaan lain;                                                Selain itu sebagai perusahaan emiten, anggota Dewan
2. Tidak termasuk rangkap jabatan apabila:                                            Komisaris juga berlaku ketentuan mengenai rangkap
    a. anggota Dewan Komisaris non independen                                         jabatan yang diatur pada Peraturan OJK No. 33/
         menjalankan tugas fungsional dari pemegang                                   POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
         saham perusahaan pembiayaan yang berbentuk                                   Emiten atau Perusahaan Publik yang antara lain mengatur
         badan hukum pada kelompok usahanya; dan/atau                                 sebagai berikut:


                                                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                               Laporan Tahunan 2025           169
Page 171
              Tata Kelola Perusahaan




1.   Anggota Dewan Komisaris dapat merangkap jabatan                                   Sesuai ketentuan Pasal 6 Peraturan OJK No. 33/
     sebagai:                                                                          POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
     a. anggota Direksi paling banyak pada 2 (dua) emiten                              Emiten atau Perusahaan Publik, ketentuan rangkap jabatan
          atau perusahaan publik lain; dan                                             anggota Direksi diatur sebagai berikut:
     b. anggota Dewan Komisaris paling banyak pada 2                                   1. Anggota Direksi dapat merangkap jabatan sebagai:
          (dua) emiten atau perusahaan publik lain.                                        a. anggota Direksi paling banyak pada 1 (satu) emiten
2.   Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak merangkap                                          atau perusahaan publik lain;
     sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris                                      b. anggota Dewan Komisaris paling banyak pada 3
     paling banyak pada 4 (empat) emiten atau perusahaan                                        (tiga) emiten atau perusahaan publik lain; dan/atau
     publik lain;                                                                          c. anggota komite paling banyak pada 5 (lima) komite
3.   Anggota Dewan Komisaris dapat merangkap sebagai                                            di emiten atau perusahaan publik dimana yang
     anggota komite paling banyak pada 5 (lima) komite                                          bersangkutan juga menjabat sebagai anggota
     di emiten atau perusahaan publik tempat yang                                               Direksi atau anggota Dewan Komisaris.
     bersangkutan juga menjabat sebagai anggota Direksi                                2. Rangkap jabatan hanya dapat dilakukan sepanjang
     atau anggota Dewan Komisaris;                                                         tidak bertentangan dengan peraturan perundang-
4.   Dalam hal terdapat peraturan perundang-undangan                                       undangan lainnya;
     lain yang mengatur ketentuan mengenai rangkap                                     3. Dalam hal terdapat peraturan perundang-undangan
     jabatan yang berbeda dengan ketentuan dalam                                           lainnya yang mengatur ketentuan mengenai rangkap
     Peraturan OJK ini, berlaku ketentuan yang mengatur                                    jabatan yang berbeda dengan ketentuan Peraturan
     lebih ketat.                                                                          OJK ini, berlaku ketentuan yang lebih ketat.

Demikian juga halnya dengan anggota Direksi, Mengenai                                  Rangkap jabatan sebagaimana dimaksud hanya dapat
rangkap jabatan anggota Direksi Perseroan antara lain diatur                           dilakukan sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan
dalam Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata                                   perundang-undangan lainnya. Dalam hal terdapat
Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan                                 peraturan perundang-undangan lainnya yang mengatur
dan Peraturan OJK No. 33/ POJK.04/2014 tentang Direksi                                 ketentuan mengenai rangkap jabatan yang berbeda dengan
dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Sesuai                              ketentuan dalam Peraturan OJK ini, berlaku ketentuan yang
ketentuan Pasal 9 Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014                                    mengatur lebih ketat.
Tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan
Pembiayaan anggota Direksi Perusahaan Pembiayaan                                       Berdasarkan data yang kami miliki sampai dengan tanggal
dilarang melakukan rangkap jabatan kecuali sebagai anggota                             diterbitkannya Laporan Tahunan ini, seluruh anggota Dewan
Dewan Komisaris paling banyak pada 3 (tiga) perusahaan                                 Komisaris dan anggota Direksi masih memenuhi ketentuan
pembiayaan lain. Tidak termasuk rangkap jabatan apabila                                rangkap jabatan sebagaimana diatur dalam Peraturan
anggota Direksi bertanggung jawab terhadap pengawasan                                  OJK No. 30/POJK.05/2014, POJK No. 29/POJK.05/2020
atas penyertaan pada anak perusahaan yang memiliki                                     maupun Peraturan OJK No. 33/ POJK.04/2014.
usaha di bidang pembiayaan, menjalankan tugas fungsional
menjadi anggota Dewan Komisaris pada anak perusahaan                                   Berikut disampaikan transparansi rangkap jabatan Dewan
yang dikendalikan oleh Perusahaan, sepanjang perangkapan                               Komisaris dan Direksi Perseroan per 31 Desember 2025.
jabatan tersebut tidak mengakibatkan yang bersangkutan
mengabaikan pelaksanaan tugas dan wewenang sebagai
anggota Direksi Perusahaan.

                                                                                                                 Transparansi Rangkap Jabatan
                       Nama                                         Jabatan
                                                                                               Dewan Komisaris            Direksi             Pemegang Saham
 Rico Adisurja Setiawan*                              Komisaris Utama                                   v                     v                         x
 Nugraha Indra Permadi**                              Komisaris Utama                                   x                     v                         x
 Saptari***                                           Komisaris                                         x                     x                         v
 Fendy Eventius Mugni                                 Komisaris Independen                              x                     x                         x
 Subarna                                              Komisaris Independen                              x                     x                         x
 Pinohadi G. Sumardi                                  Direktur Utama                                    x                     x                         x
 R. Eryawan Nurhariadi                                Direktur                                          x                     x                         x
 William Francis Indra                                Direktur                                          x                     x                         x
Keterangan:
*Pengunduran diri Bapak Rico Adisurja Setiawan sebagai Komisaris Utama Perseroan telah diterima oleh para Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang
termuat di dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dengan Nomor 174 tanggal 30 Juni 2025.
**Telah diangkat oleh Para Pemegang Saham Perseroan berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dengan Nomor 174 tanggal 30 Juni 2025 dan
telah mendapatkan persertujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada tanggal 17 September 2025.
***Pengunduran diri Bapak Saptari sebagai Komisaris Perseroan telah diterima oleh para Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang termuat di dalam
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dengan Nomor 101 tanggal 23 Juni 2025.




170           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 172
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                        www.mtf.co.id




Komisaris Utama Perseroan, Nugraha Indra Permadi, memiliki rangkap jabatan sebagai berikut:
 1. Tahun 2016-sekarang: Direktur Otomotif PT Tunas Ridean Tbk

Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi
Perseroan saat ini belum memiliki kebijakan formal yang                      dan Direksi Perseroan telah mencerminkan keberagaman
secara khusus mengatur keberagaman dalam keanggotaan                         latar belakang, termasuk variasi usia, gender, pengalaman
Dewan Komisaris dan Direksi. Namun demikian, dalam                           profesional serta pendidikan. Keberagaman tersebut
proses penunjukan anggota organ Perseroan, aspek                             mendukung terciptanya perspektif yang lebih luas
kompetensi, integritas dan relevansi pengalaman tetap                        dalam proses pengawasan dan pengambilan keputusan,
menjadi pertimbangan utama. Meskipun belum dituangkan                        sekaligus memperkuat efektivitas kolaborasi di tingkat
dalam kebijakan tersendiri, komposisi Dewan Komisaris                        organ Perseroan.

Nama dan Jabatan     Kewarganegaraan   Usia     Gender      Latar Belakang Pendidikan                                                    Keahlian
Dewan Komisaris
Nugraha Indra        Indonesia         51       Laki-laki   ·   Magister (S2) di Bidang Teknik Sipil di Institut Teknologi Bandung       Teknik Sipil
Permadi                                                         (2002)
(Komisaris Utama)                                           ·   Sarjana (S1) di Bidang Teknik Sipil di Universitas Katolik Parahyangan
                                                                (1997)
Fendy Eventius       Indonesia         53       Laki-laki   ·   Magister (S2) di Bidang Teknik Elektro Bidang Energi Keberlanjutan       Telekomunikasi
Mugni                                                           di Universitas Kristen Indonesia (2020)                                  dan
(Komisaris                                                  ·   Sarjana (S1) di Bidang Teknik Elektro Bidang Telekomunikasi di           Lingkungan
Independen)                                                     Universitas Kristen Indonesia (2001)
Subarna              Indonesia         57       Laki-laki   ·   Magister (S2) di Bidang Ilmu Administrasi di Universitas Garut (2004)    Manajemen
(Komisaris                                                  ·   Sarjana (S1) di Bidang Manajemen di Universitas Siliwangi (1993)         dan Ilmu
Independen)                                                                                                                              Administrasi
Direksi
Pinohadi G.          Indonesia         55       Laki-laki   ·   Magister (S2) Bisnis International Finance di IPMI International         Keuangan
Sumardi                                                         Business School (2003)
(Direktur Utama)                                            ·   Sarjana (S1) Finance Management di Universitas Padjadjaran (1993)
R. Eryawan           Indonesia         54       Laki-laki   ·   Magister (S2) Manajemen di Universitas Atma Jaya Jakarta (2001)          Ekonomi
Nurhariadi                                                  ·   Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen di Universitas Atma Jaya
(Direktur)                                                      Yogyakarta (1994)                                                        Manajemen
William Francis      Indonesia         43       Laki-laki   ·   Magister (S2) Manajemen di Universitas Mercu Buana (2007)                Manajemen
Indra                                                       ·   Sarjana (S1) Matematika dari Universitas Padjadjaran (2004)
(Direktur)



Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Penilaian atas kinerja Dewan Komisaris dilakukan dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan, Anggaran
Dasar Perseroan serta mandat yang diberikan oleh Pemegang Saham. Hasil pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
Komisaris disampaikan kepada Pemegang Saham dalam forum RUPS sebagai bentuk akuntabilitas atas fungsi pengawasan
yang dijalankan sepanjang tahun.

Untuk memastikan perbaikan berkelanjutan, Dewan Komisaris menerapkan mekanisme penilaian mandiri (self-assessment)
yang dilakukan secara kolegial. Metode ini digunakan untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan peran dan fungsi Dewan
Komisaris sebagai satu kesatuan organ, bukan untuk menilai kinerja masing-masing individu. Melalui pendekatan tersebut,
setiap anggota diharapkan dapat memberikan masukan yang konstruktif dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas
pengawasan pada periode berikutnya.


                    Prosedur Pelaksanaan Assessment Kinerja Dewan Komisaris


01        Menetapkan Aspek-
          Aspek Pengawasan
                                 02         Melakukan Penilaian
                                             dengan Metode
                                             Self-Assessment           03       Melaporkan Hasil Penilaian
                                                                                 Kinerja Dewan Komisaris
                                                                                       dalam RUPS             04                Pertanggung
                                                                                                                             Jawaban DIterima/
                                                                                                                             Ditolak oleh RUPS



    1. Profil Risiko
    2. Good Corporate Governance
    3. Rentabilitas                                                                                                              Remunerasi
    4. Permodalan




                                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                      Laporan Tahunan 2025        171
Page 173
              Tata Kelola Perusahaan




Secara rinci, penilaian kinerja Dewan Komisaris pada tahun 2025 adalah sebagai berikut:


                                                                                                                              Bobot
                                                           Indikator                                                                       Pencapaian
                                                                                                                             Penilaian

 Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat Dewan Komisaris secara berkala minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun.            12,50%       100,00%

 Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat Bersama Direksi secara berkala minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun.            12,50%       100,00%

 Dewan Komisaris melaksanakan peningkatan pengetahuan, keahlian, dan kemampuan melalui keikutsertaan dalam seminar/            12,50%       100,00%
 pelatihan yang sesuai dengan bidang tugasnya minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.

 Dewan Komisaris menyusun dan menyampaikan Laporan Pengawasan Rencana Bisnis Perusahaan Pembiayaan kepada                      12,50%       100,00%
 Regulator secara berkala 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun.

 Dewan Komisaris mereviu, mengevaluasi dan memberikan persetujuan terhadap hal-hal yang wajib mendapatkan                      12,50%       100,00%
 persetujuan Dewan Komisaris berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan.

 Dewan Komisaris telah memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari Divisi Internal        12,50%       100,00%
 Audit, auditor eksternal, hasil pengawasan OJK dan/atau hasil pengawasan otoritas lain.

 Dewan Komisaris memastikan terselenggaranya prinsip dan praktik Good Corporate Governance pada seluruh jenjang                12,50%       100,00%
 organisasi.

 Dewan Komisaris memastikan Komite-Komite di bawahnya, yaitu Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi             12,50%       100,00%
 dan Remunerasi serta Komite Tata Kelola Terintegrasi telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan efektif
 sesuai ketentuan yang berlaku. Adapun beberapa indikator yang diukur dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi komite di
 bawah Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:

 •    Pelaksanaan Rapat Komite dan Rencana Kerja Komite
 •    Tingkat kehadiran dan partisipasi dalam Rapat Komite
 •    Penyampaian hasil reviu terhadap Dewan Komisaris


Secara keseluruhan, hasil penilaian kinerja Dewan Komisaris pada tahun 2025 menunjukkan pencapaian yang sangat
baik, dengan seluruh aspek penilaian mencapai tingkat pemenuhan hingga 100,00%. Capaian tersebut mencerminkan
konsistensi Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasan sesuai dengan mandat dan indikator kinerja yang
telah ditetapkan.


Penilaian Kinerja Direksi
Proses pelaksanaan penilaian terhadap kinerja Direksi                         Penilaian kinerja Direksi dilakukan oleh Dewan Komisaris
dapat dilihat dari pencapaian Key Performance Indicators                      dan RUPS sesuai dengan ketentuan tata kelola yang
(KPI) Direksi secara Individu serta KPI Direksi secara                        berlaku. Dalam melakukan penilaian tersebut, Dewan
kolegial yang dinilai oleh Pemegang Saham melalui                             Komisaris menggunakan indikator KPI yang telah
mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).                                   ditetapkan sebagai dasar evaluasi atas kinerja Direksi
Evaluasi atas kinerja Direksi berdasarkan atas pencapaian                     secara terukur dan objektif. Selanjutnya, Dewan Komisaris
KPI telah disepakati sebelumnya melalui mekanisme RUPS                        dan Direksi mempertanggungjawabkan pelaksanaan
oleh pemegang saham, Dewan Komisaris dan Direksi.                             tugas, tanggung jawab, serta pencapaian kinerja masing-
Kriteria penilaian atau evaluasi kinerja Direksi berdasarkan                  masing selama tahun 2025 kepada Pemegang Saham
KPI, yaitu:                                                                   melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham.
     1. Perspektif Financial (Keuangan)                                       Proses ini mencerminkan penerapan prinsip akuntabilitas
     2. Perspektif Customer                                                   dalam pengelolaan Perseroan. hasil penilaian kinerja
     3. Perspektif Internal Bisnis Proses                                     Direksi berdasarkan KPI tahun 2025 disajikan pada tabel
     4. Inisiatif Pengembangan                                                berikut:



 Perspektif               KPI                                                                        Bobot            Ukuran                   Nilai
                                                                                                     40,0%                                     20,2
                          Net Income (Rp. M)                                                         10,0%            Sesuai Target BMRI       2,8
                          PPOP (Pre Provision Operating Profit) (Rp. M)                              10,0%            Sesuai Target BMRI       5,9
 Keuangan
                          Return on Equity (ROE) (%)                                                 5,0%             Sesuai Target BMRI       1,5
                          Cost of Credit (CoC) - NJF (%)                                             5,0%             Sesuai Target BMRI       3,0
                          Cost to Income Ratio (%)                                                   10,0%            Sesuai Target BMRI       6,9




172           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 174
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                www.mtf.co.id




Perspektif               KPI                                                                       Bobot         Ukuran                   Nilai
                                                                                                   27,5%                                  26,9
                         Bade Joint Finance Bank Mandiri (Rp. M)                                   5,0%         Sesuai Target BMRI        4,0
Pelanggan
                         Pembiayaan Porsi Captive terhadap All Managed (%)                         12,5%        Sesuai Target BMRI        15,1
                         Bade All Managed (Rp. M)                                                  10,0%        Sesuai Target BMRI        7,7
                                                                                                   20,0%                                  19,4
                         NPL JF CLG (%)                                                            5,0%         Sesuai Target BMRI        2,7
                         Finance at Risk (%)                                                       5,0%         Sesuai Target BMRI        6,0
Internal Proses Bisnis   CKPN to Finance at Risk (FAR Coverage) (%)                                5,0%         Sesuai Target BMRI        5,7
                         Pemenuhan Mandiri Subsidiary Management Principles Guideline (MSMPG) 2,5%              Sesuai Target BMRI        2,5
                         (%)
                         Pemenuhan self-assessment: Pemenuhan minimum requirements IT (%)          2,5%         Sesuai Target BMRI        2,5
                                                                                                   12,5%                                  11,0
                         Employee Productivity (Rp. Juta)                                          2,5%         Sesuai Target BMRI        0,8
                         Inisiatif Perbaikan Kualitas Portofolio
Pengembangan
                          a.    Revamp AR Strategy (Recovery All Managed) (Rp. M)                  5,0%         Sesuai Target BMRI        4,7
                          b.    Perbaikan Proses Akuisisi & Underwriting Credit (Target Average EPD 5,0%        Sesuai Target BMRI        5,5
                                All Managed Retail) (%)
TOTAL                                                                                              100,0%                                 77,5


Secara keseluruhan, hasil penilaian kinerja Direksi pada tahun 2025 menunjukkan pencapaian yang optimal. Seluruh
aspek penilaian mencapai tingkat pemenuhan hingga 100%, sehingga kinerja Direksi sepanjang tahun 2025 dinilai
telah memenuhi target yang ditetapkan.


Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi
Kebijakan nominasi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan                                     sebagai anggota Direksi dan/atau anggota
mengikuti kebijakan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selaku                                Dewan Komisaris kepada RUPS; dan
Pemegang Saham Utama/Pengendali Perseroan.                                               •   Pernah menyebabkan perusahaan yang
                                                                                             memperoleh        izin,   persetujuan,   atau
Kriteria dan Persyaratan Dewan                                                               pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan tidak
                                                                                             memenuhi kewajiban menyampaikan laporan
Komisaris
                                                                                             tahunan dan/atau laporan keuangan kepada
Kriteria Dewan Komisaris Perusahaan adalah:                                                  Otoritas Jasa Keuangan.
1. Mempunyai akhlak, moral, kompetensi, reputasi keuangan                     5. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan
   dan integritas yang baik;                                                     perundang-undangan; dan
2. Cakap melakukan perbuatan hukum;                                           6. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang
3. Lulus penilaian kemampuan dan kepatutan sebagaimana                           dibutuhkan Emiten atau Perusahaan Publik.
   yang disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan                         7. Memiliki domisili sesuai ketentuan peraturan perundang-
   yang berlaku;                                                                 undangan yang berlaku;
4. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan selama                       8. Bagi warga negara asing wajib memiliki perizinan yang
   menjabat:                                                                     ditetapkan peraturan perundang-undangan yang berlaku
     a. Tidak pernah dinyatakan pailit;                                          untuk menetapkan dan bekerja di Indonesia dan memiliki
     b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau                            pengetahuan terutama mengenai kondisi perekonomian,
          anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah                       budaya dan bahasa Indonesia;
          menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit;                     9. Anggota Dewan Komisaris dilarang melakukan rangkap
     c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak                             jabatan:
          pidana yang merugikan keuangan negara dan/atau                         a. Sebagai anggota Direksi dan/atau pejabat eksekutif
          yang berkaitan dengan sektor keuangan; dan                                  pada
     d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/ atau                                i.   Perusahaan dan/atau lembaga lain jika telah
          anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat:                                    menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris
           •   Pernah tidak menyelenggarakan RUPS                                          pada 2 (dua) perusahaan dan/atau lembaga
               tahunan;                                                                    lain;atau
           •   Pertanggungjawabannya sebagai anggota                                  ii. Lebih dari 1 (satu) perusahaan dan/atau lembaga
               Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris                                    lain jika telah menjabat sebagai anggota Dewan
               pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah                                 Komisaris pada 1 (satu) perusahaan dan/atau
               tidak    memberikan     pertanggungjawaban                                  lembaga lain.


                                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                Laporan Tahunan 2025      173
Page 175
            Tata Kelola Perusahaan




      b.  Sebagai anggota Dewan Komisaris pada lebih dari 2         a. Pegawai atau pejabat aktif Otoritas Jasa Keuangan;
          (dua) perusahaan dan/atau lembaga lain.                      atau
      c. Pada jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan          b. Mantan pegawai atau pejabat Otoritas Jasa Keuangan
          kepentingan dalam pelaksanaan tugas sebagai                  apabila yang bersangkutan berhenti bekerja dari
          anggota Dewan Komisaris; dan/atau.                           Otoritas Jasa Keuangan kurang dari 6 (enam) bulan
      d. Pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan    9. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perundang-
          perundang-undangan                                        undangan; dan
10.   Perusahaan dilarang mengangkat                            10. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang
      a. Pegawai atau pejabat aktif Otoritas Jasa Keuangan;         dibutuhkan Perusahaan.
          atau
      b. Mantan pegawai atau pejabat Otoritas Jasa
          Keuangan apabila yang bersangkutan berhenti           Seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris telah memenuhi
          bekerja dari Otoritas Jasa Keuangan kurang dari 6     persyaratan formal dan material yang berlaku, persyaratan
          (enam) bulan.                                         formal bersifat umum, sesuai peraturan perundang-undangan
11.   Memiliki sertifikasi keahlian di bidang pembiayaan dari   yang berlaku, sedangkan persyaratan material bersifat
      lembaga yang ditunjuk oleh asosiasi;                      khusus, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan sifat bisnis
12.   Memahami peraturan perundang-undangan di bidang           Perseroan.
      pembiayaan dan peraturan perundang-undangan lain
      yang relevan;
13.   Memenuhi kriteria lain yang ditetapkan oleh regulator
                                                                Prosedur Nominasi Dewan Komisaris
      dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku;
                                                                dan Direksi
      dan                                                       Mekanisme nominasi, pengangkatan dan pemberhentian
                                                                Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan melalui keputusan
                                                                pemegang saham yang kemudian berlaku efektif melalui
Kriteria dan Persyaratan Direksi                                Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test)
1. Mempunyai akhlak, moral, kompetensi, reputasi keuangan       sesuai dengan peraturan dari OJK selaku regulator di sektor
   dan integritas yang baik;                                    keuangan. Mekanisme pemberhentian Dewan Komisaris dan
2. Cakap melakukan perbuatan hukum;                             Direksi dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan persetujuan
3. Seluruh anggota Direksi berdomisili di wilayah negara        pemegang saham dan dinyatakan tidak memenuhi kriteria
   Republik Indonesia;                                          dengan alasan sebagai berikut:
4. Lulus penilaian kemampuan dan kepatutan sebagaimana          1. Terbukti tidak dapat memenuhi kewajibannya yang telah
   yang disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan              disepakati dalam Kontrak Manajemen.
   yang berlaku;                                                2. Terbukti tidak dapat melaksanakan kewajibannya dengan
5. Memiliki kompetensi yang memadai dan relevan dengan             baik.
   jabatannya untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab        3. Terbukti tidak melaksanakan peraturan perundang-
   serta mampu mengimplementasikan kompetensi yang                 undangan dan/atau ketentuan yang dimuat dalam
   dimilikinya dalam melaksanakan tugas dan tanggung               Anggaran Dasar Perusahaan.
   jawabnya;                                                    4. Terbukti terlibat dalam tindakan yang merugikan Perseroan
6. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan selama            dan/atau Negara.
   menjabat:                                                    5. Terbukti melakukan tindakan yang melanggar etika dan/
   a. Tidak pernah dinyatakan pailit;                              atau kepatutan yang menjadi kewajiban seluruh anggota
   b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau                Direksi.
      anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah          6. Terbukti bersalah berdasarkan keputusan pengadilan yang
      menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit;              memiliki kekuatan hukum yang tetap.
   c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana       7. Mengundurkan diri.
      yang merugikan keuangan negara dan/atau yang
      berkaitan dengan sektor keuangan;                         Calon Anggota Dewan Komisaris dan Direksi melalui beberapa
7. Anggota Direksi dilarang melakukan rangkap jabatan:          rangkaian proses seleksi sebelum diusulkan oleh Pemegang
   a. sebagai DPS pada perusahaan yang sama;                    Saham yang memiliki wewenang untuk mengusulkan dalam
   b. sebagai anggota direksi dan/atau pejabat eksekutif        RUPS. Sebagai bagian dari Mandiri grup, pengangkatan
      pada perusahaan dan/atau lembaga lain;                    Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan mengacu kepada
   c. sebagai anggota dewan komisaris pada lebih dari 2         Peraturan Menteri BUMN No. PER-04/MBU/06/2020 tentang
      (dua) perusahaan dan/atau lembaga lain;                   Perubahan atas Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-03/
   d. pada jabatan lain yang dapat menimbulkan Benturan         MBU/2012 tentang Pedoman Pengangkatan Anggota Direksi
      Kepentingan dalam pelaksanaan tugas sebagai               dan Anggota Dewan Komisaris Anak Perusahaan Badan Usaha
      anggota Direksi; dan/atau                                 Milik Negara. Prosedur dan mekanisme seleksi calon Direksi
   e. pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan       berlandaskan pada prinsip-prinsip GCG, yaitu Transparansi,
      perundang-undangan                                        Kemandirian, Akuntabilitas, Pertanggungjawaban, dan
8. Perusahaan dilarang mengangkat anggota Direksi yang          Kewajaran.
   berasal dari:




174         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2025
Page 176
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                          www.mtf.co.id




Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Penetapan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris                      96 ayat (2), kewenangan penetapan tersebut dapat
dan Direksi mengacu pada keputusan Pemegang                            dilimpahkan oleh RUPS kepada Dewan Komisaris sesuai
Saham yang ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang                      dengan ketentuan yang berlaku.
Saham. Dalam proses tersebut, Pemegang Saham
mempertimbangkan hasil kajian yang disusun oleh                        Kajian penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan
Perseroan sebagai dasar usulan Dewan Komisaris. Sesuai                 Direksi disusun dengan mempertimbangkan berbagai
dengan ketentuan Pasal 96 ayat (1) Undang-Undang No.                   aspek yang relevan sebagai dasar pengambilan
40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, besaran gaji                 keputusan. Adapun aspek-aspek yang menjadi
dan tunjangan Direksi ditetapkan berdasarkan keputusan                 pertimbangan dalam penetapan remunerasi tersebut
RUPS. Selanjutnya, sebagaimana diatur dalam Pasal                      antara lain sebagai berikut:




                                                                          Peraturan/perundang-
          Kinerja keuangan
                                                                         undangan yang berlaku,             Pertimbangan sasaran
         dan pencapaian Key
                                          Prestasi kerja individu        serta kewajaran dengan              dan strategi jangka
        Performance Indicator
                                                                           industri/perusahaan               panjang Perseroan
           (KPI) Perseroan
                                                                                 lainnya.




Dewan Komisaris menentukan dasar penetapan remunerasi                  Prosedur Pengusulan Hingga Penetapan
bagi Direksi berbasis metode balance scorecard dengan                  Remunerasi Dewan Komisaris dan
menggunakan parameter yang telah ditentukan.
                                                                       Direksi
Penilaian kinerja Direksi selama tahun 2025 dilakukan                  Prosedur penetapan remunerasi bagi anggota Dewan
berdasarkan metode balance scorecard dengan                            Komisaris dan Direksi Perseroan dilakukan oleh Pemegang
menggunakan parameter sebagai berikut:                                 Saham melalui mekanisme RUPS. Dalam proses tersebut,
1. Pencapaian kinerja sesuai Rencana Kerja dan                         Pemegang Saham mempertimbangkan hasil kajian dan
    Anggaran Perusahaan (RKAP) yaitu meliputi                          rekomendasi yang disusun oleh Perseroan melalui Dewan
    pencapaian target angka-angka keuangan seperti                     Komisaris dan Komite Nominasi dan Remunerasi.
    volume pembiayaan, profitabilitas, pembiayaan joint
    financing, cost efficiency ratio, cost of credit dan               Penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
    piutang pembiayaan bermasalah.                                     didasarkan pada formula yang telah ditetapkan oleh
2. Penyempurnaan dan pengembangan proses bisnis                        Pemegang Saham melalui RUPS. Formula tersebut
    pembiayaan, meliputi antara lain proses kredit, proses             disusun dengan memperhatikan berbagai aspek,
    operasional, proses pemasaran, dan proses collection.              termasuk tanggung jawab jabatan, kinerja, serta kondisi
3. Perluasan jaringan usaha dan peningkatan kerja sama                 dan kemampuan Perseroan. Seluruh keputusan terkait
    aliansi.                                                           remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan
4. Strategis dengan grup serta pengembangan kerja                      secara resmi melalui Rapat Umum Pemegang Saham
    sama dengan dealer dan showroom.                                   sebagai wujud penerapan prinsip akuntabilitas dan
5. Pengembangan sumber daya manusia dan                                kewajaran.
    peningkatan corporate branding.

Skema Prosedur Pengusulan Hingga Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi

             Dewan Komisaris                           Dewan Komisaris menyampaikan                     Pemegang saham
       mempertimbangkan rekomendasi                      usulan remunerasi kepada                 mempertimbangkan rekomendasi
       Komite Nominasi & Remunerasi.                         pemegang saham                           dari Dewan Komisaris




      Rekomendasi dan usulan remunerasi
        bagi Dewan Komisari dan DIreksi                                                           Penetapan remunerasi bagi Dewan
      oleh Komite Nominasi & Remunerasi                                                           Komisaris dan Direksi melalui RUPS
            kepada Dewan Komisaris




                                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                          Laporan Tahunan 2025      175
Page 177
             Tata Kelola Perusahaan




Struktur Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Komponen penghasilan Dewan Komisaris dan Direksi terdiri dari Gaji/Honorarium, Tunjangan dan Komponen remunerasi
bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan terdiri dari gaji atau honorarium, tunjangan dan fasilitas, serta
tantiem atau insentif kinerja sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian kinerja. Struktur remunerasi dan komponen
yang diterapkan bagi Dewan Komisaris dan Direksi disajikan sebagai berikut:

               Struktur Remunerasi Dewan Komisaris                                               Struktur Remunerasi Direksi
 Honorarium Dewan Komisaris                                              Gaji Direksi
 Penghasilan tetap berupa uang yang diterima setiap bulan karena         Penghasilan tetap berupa uang yang diterima setiap bulan karena kedudukannya
 kedudukannya sebagai anggota Dewan Komisaris Perseroan, dengan          sebagai anggota Direksi Perseroan, dengan ketentuan sebagai berikut:
 ketentuan sebagai berikut:                                              •    Gaji Direktur Utama ditetapkan dengan menggunakan pedoman internal
 •   Perhitungan gaji Komisaris Utama sebesar 45% dari gaji Direktur          pemegang saham.
     Utama;                                                              •    Gaji anggota Direksi lainnya ditetapkan dengan komposisi Faktor Jabatan
 •   Perhitungan gaji Komisaris sebesar 90% dari gaji Komisaris Utama.        sebesar 90% dari Gaji Direktur Utama.
                                                                         •    RUPS dapat menetapkan Faktor Besaran Jabatan yang berbeda dengan
                                                                              ketentuan sebagaimana dimaksud apabila dipandang lebih dapat
                                                                              merefleksikan keadilan dan kewajaran dalam pelaksanaan tanggung
                                                                              jawab masing- masing anggota Direksi serta kemampuan Perseroan.
 Tunjangan Dewan Komisaris                                               Tunjangan Direksi
 Penghasilan berupa uang atau yang dapat dinilai dengan uang yang        Penghasilan berupa uang atau yang dapat dinilai dengan uang yang diterima
 diterima pada waktu tertentu oleh anggota Dewan Komisaris selain        pada waktu tertentu oleh anggota Direksi selain Gaji.
 Honorarium.
 Fasilitas Dewan Komisaris                                               Fasilitas Direksi
 Penghasilan berupa sarana dan/atau kemanfaatan dan/atau penjaminan      Penghasilan berupa sarana dan/atau kemanfaatan dan/atau penjaminan yang
 yang digunakan/dimanfaatkan oleh anggota Dewan Komisaris dalam          digunakan/dimanfaatkan oleh anggota Direksi dalam rangka pelaksanaan
 rangka pelaksanaan tugas, wewenang, kewajiban dan tanggung jawab        tugas, wewenang, kewajiban dan tanggung jawab berdasarkan peraturan
 berdasarkan peraturan perundang-undangan yang dapat berupa:             perundang-undangan, yang dapat berupa:
 •    Fasilitas/Asuransi Kesehatan                                       •    Fasilitas/Asuransi Kesehatan
 •    Fasilitas Bantuan Hukum                                            •    Fasilitas Bantuan Hukum
 Tantiem/Insentif Kinerja Dewan Komisaris                                Tantiem Direksi
 Tantiem adalah Penghasilan yang merupakan penghargaan yang              Tantiem diberikan sebagai tambahan berupa Penghargaan Jangka Panjang
 diberikan kepada anggota Dewan Komisaris apabila memperoleh laba        (Long Term/Incentive/LII)
 dan tidak mengalami akumulasi kerugian.                                 •    Tantiem yaitu penghasilan yang merupakan penghargaan yang diberikan
 •    Insentif Kinerja adalah Penghasilan yang merupakan penghargaan          kepada Direksi apabila memperoleh laba dan tidak mengalami akumulasi
      yang diberikan kepada anggota Dewan Komisaris.                          kerugian.
                                                                         •    Insentif Kinerja, yaitu penghasilan yang merupakan penghargaan yang
                                                                              diberikan kepada anggota Direksi apabila terjadi peningkatan kinerja
                                                                              walaupun masih mengalami kerugian atau akumulasi kerugian.




Transparansi Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2025
Pada tahun 2025, Perseroan telah menetapkan dan merealisasikan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi
sesuai dengan keputusan Pemegang Saham melalui RUPS serta ketentuan yang berlaku. Rincian remunerasi Dewan
Komisaris dan Direksi selama tahun 2025 disajikan sebagai berikut:

                                                                                       Jabatan
    Komponen Remunerasi
                                                    Dewan Komisaris (Rp)                                           Direksi (Rp)
 Gaji/Honorarium                                        3.042.817.596                                             6.070.752.000
 Tunjangan                                              2.097.490.776                                             4.482.047.667
 Asuransi Kesehatan                                      148.999.967                                               158.278.973
 Jamsostek                                                     0                                                   264.933.396
 Bonus/Tantiem                                                 0                                                         0
 Tunjangan Hari Raya                                     316.711.000                                               598.214.443



Berdasarkan data komponen remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris dan Direksi, berikut perhitungan nominal
remunerasi berdasarkan jabatan sebagai berikut:

                                              Perihal                                                                 Jumlah (Rp)
 Jumlah Remunerasi Dewan Komisaris                                                                                   5.606.019.339
 Jumlah Remunerasi Direksi                                                                                           11.574.226.479
 Jumlah Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2025                                                            17.180.245.818




176          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 178
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                               www.mtf.co.id




Informasi Tentang Rasio Gaji
Gaji yang diperbandingkan dalam rasio gaji adalah imbalan                                 3.     Rasio gaji anggota Dewan Komisaris yang tertinggi
yang diterima oleh anggota Direksi, Dewan Komisaris dan                                          dan terendah; dan
karyawan pada bulan terakhir tahun pelaporan. Rasio gaji                                  4.     Rasio gaji anggota Direksi tertinggi dan karyawan
tertinggi dan terendah, dalam skala perbandingan berikut:                                        tertinggi.
1. Rasio gaji karyawan yang tertinggi dan terendah;
2. Rasio gaji anggota Direksi yang tertinggi dan                                          Informasi mengenai rasio gaji Dewan Komisaris, Direksi,
     terendah;                                                                            dan Karyawan Perseroan adalah sebagai berikut:

                                             Perbandingan                                                         2025                  2024           2023
 Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah                                                                  1:1,18                1:1,18         1:1,18
 Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah                                                                1:1,12                1:1,69         1:1,36
 Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan karyawan tertinggi                                                        1:1,30                1:1,32         1:1,27
 Rasio gaji karyawan yang tertinggi dan terendah                                                                 1:61,82               1:64,37        1:64,37




Rapat Dewan Komisaris dan Direksi
Rapat Dewan Komisaris
Pedoman kerja Dewan Komisaris mengatur bahwa rapat                                        permintaan satu atau lebih anggota Dewan Komisaris,
Dewan Komisaris diselenggarakan paling sedikit 1 (satu)                                   permintaan Direksi, atau atas permintaan tertulis dari
kali dalam 2 (dua) bulan. Dalam rapat tersebut, Dewan                                     satu atau lebih Pemegang Saham dengan mencantumkan
Komisaris dapat mengundang Direksi untuk memberikan                                       agenda atau hal-hal yang akan dibahas.
penjelasan atau pembahasan atas hal-hal tertentu sesuai
kebutuhan pengawasan.                                                                     Hingga 31 Desember 2025, Dewan Komisaris telah
                                                                                          menyelenggarakan Rapat Internal Dewan Komisaris
Selain rapat berkala, Dewan Komisaris dapat                                               sebanyak 6 (enam) kali. Berikut disampaikan agenda
menyelenggarakan    rapat   sewaktu-waktu   apabila                                       dan risalah rapat, kehadiran, serta rekapitulasi tingkat
diperlukan. Rapat tersebut dapat dilaksanakan atas                                        kehadiran Dewan Komisaris dalam rapat-rapat tersebut.




Rekapitulasi Kehadiran Dewan Komisaris pada Rapat Internal Dewan Komisaris
                 Dewan Komisaris                                   Jabatan                  Jumlah Wajib Rapat           Jumlah Kehadiran        Kehadiran (%)
 Rico Adisurja Setiawan*                                Komisaris Utama                                 3                       3                     100
 Nugraha Indra Permadi**                                Komisaris Utama                                 2                       2                     100
 Saptari***                                             Komisaris                                       1                       1                     100
 Fendy Eventius Mugni                                   Komisaris Independen                            6                       5                      83
 Subarna****                                            Komisaris Independen                            5                       5                     100
Keterangan:
*DIberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal 30 Juni 2025.
**Mulai menjabat pada tanggal 17 September 2025 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK.
***Diberhentikan pada RUPS Luar Biasa tanggal 23 Juni 2025.
****Mulai menjabat pada tanggal 14 Maret 2025 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK.




Risalah Rapat Internal Dewan Komisaris dan Kehadiran Dewan Komisaris
         Tempat & Tanggal                           Agenda Rapat                               Peserta Rapat         Alasan Ketidakhadiran Dewan Komisaris
                                                                                                                                yang Tidak Hadir
 Online Meeting, 26 Februari 2025 Rencana Sumber Pendanaan                        Dewan Komisaris                   -
                                  Tahun 2025
 Online Meeting, 6 Mei 2025              Perubahan Rencana Bisnis                 Dewan Komisaris                   -
                                         Tahunan-Tahun 2025
 Ruang Meeting BOD Lantai 3A,            Penetapan Ketua Komite Audit,  Dewan Komisaris                             Perjalanan Dinas
 10 Juni 2025                            Komite Pemantau Risiko, dan
                                         Komite Nominasi dan Remunerasi
                                         MTF
 Online Meeting, 28 Juli 2025            Update Reaisasi Rencana Bisnis           Dewan Komisaris                   -
                                         Semester 1 Tahun 2025



                                                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                               Laporan Tahunan 2025      177
Page 179
               Tata Kelola Perusahaan




           Tempat & Tanggal                   Agenda Rapat                       Peserta Rapat            Alasan Ketidakhadiran Dewan Komisaris
                                                                                                                     yang Tidak Hadir
 Ruang Meeting BOD Lantai 3A,             ·     Tindak Lanjut Rapat      Dewan Komisaris                 -
 26 September 2025                              Dewan Komisaris Juni
                                                2025
                                          ·     Laporan Anti Fraud
                                          ·     Laporan Literasi &
                                                Inklusi
                                          ·     Laporan Pengaduan
                                                Pelanggan
 Ruang Meeting BOD Lantai 3A,             ·     Tindak Lanjut Rapat      Dewan Komisaris                 -
 24 November 2025                               Dewan Komisaris
                                                September 2025
                                          ·     Laporan Strategi Anti
                                                Fraud



Rekapitulasi Kehadiran Dewan Komisaris pada RUPS
 Seluruh RUPS Perseroan pada tahun 2025 diselenggarakan secara sirkuler, sehingga dihadiri 100% oleh Dewan Komisaris.


Rapat Direksi
Direksi menyelenggarakan rapat internal secara berkala,                        Direksi diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
minimal 1 (satu) bulan sekali dengan agenda bulanan                            Dalam hal keputusan musyawarah mufakat tidak tercapai
disiapkan oleh Sekretaris Perusahaan. Rapat Direksi dipimpin                   maka keputusan diambil berdasarkan pemungutan suara
oleh Direktur Utama dan dalam hal Direktur Utama tidak                         terbanyak. Rapat Direksi terdiri dari rapat internal dan rapat
dapat hadir atau berhalangan, yang tidak perlu dibuktikan                      dengan mengundang Direksi untuk membahas berbagai
kepada pihak ketiga. Rapat Direksi dipimpin oleh seorang                       aspek operasional dan pengelolaan finansial Perseroan.
anggota Direksi yang dipilih oleh dan dari antara anggota
Direksi yang hadir.                                                            Di sepanjang Tahun 2025, Direksi melaksanakan rapat
                                                                               sebanyak 58 (lima puluh delapan) kali. Berikut disampaikan
Mekanisme pengambilan keputusan rapat yang dilaksanakan                        agenda dan risalah rapat, kehadiran, serta rekapitulasi
Direksi mengacu pada Pedoman Kerja. Keputusan rapat                            tingkat kehadiran Direksi dalam rapat-rapat tersebut.




Rekapitulasi Kehadiran Direksi pada Rapat Internal Direksi
 Direksi                                         Jabatan                Jumlah Wajib Rapat         Jumlah Kehadiran              Kehadiran (%)

 Pinohadi G. Sumardi                          Direktur Utama                   58                        58                           100

 R. Eryawan Nurhariadi                           Direktur                      58                        57                            98

 William Francis Indra                           Direktur                      58                        57                            98




Risalah Rapat dan Kehadiran Direksi
       Tempat & Tanggal           Agenda Rapat                                                               Peserta Rapat     Alasan Ketidakhadiran
                                                                                                                               Dewan Komisaris yang
                                                                                                                                    Tidak Hadir
 Jakarta,                         Diskusi Umum BOD
 6 Januari 2025
                                  Pembahasan Finalisasi Usulan MPI dan DIP 2025                              Seluruh Direksi             -
 Kantor Pusat MTF
                                  Update Persiapan Rakernas 2025 dan HUT MTF ke-16
 Jakarta,                         Diskusi Umum BOD
 14 Januari 2025
                                  Penyampaian Hasil Investigasi dan Rekomendasi Komite Disiplin-
 Kantor Pusat MTF
                                  Cabang MTF Palembang Multiguna
                                                                                                             Seluruh Direksi             -
                                  Pembahasan Sosialisasi Implementasi ICoFR di MTF
                                  Update Penyesuaian Organisasi & Pengelolaan Corporate Fleet
                                  Update Acara HUT MTF ke-16




178            PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Tahunan 2025
Page 180
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                         www.mtf.co.id




      Tempat & Tanggal        Agenda Rapat                                                       Peserta Rapat     Alasan Ketidakhadiran
                                                                                                                   Dewan Komisaris yang
                                                                                                                        Tidak Hadir
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
20 Januari 2025
                              Update Strategi Regular Retail 2025                                Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF
                              Pembahasan Pengajuan Inisiatif DIP 2025
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
30 Januari 2025                                                                                  Seluruh Direksi             -
                              Pembahasan Threshold Kualitas dan RAC Multiguna 2025
Kantor Pusat MTF
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
3 Februari 2025
                              Pembahasan POJK No. 46 Tahun 2024
Kantor Pusat MTF                                                                                 Seluruh Direksi             -
                              Pembahasan Perubahan Penetapan Kolektabilitas Piutang Pembiayaan
                              berdasarkan POJK No. 46 Tahun 2024
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
10 Februari 2025
                              Pembahasan Event IIMS 2025                                         Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF
                              Pembahasan Gold Financing
Jakarta,                      Penyampaian Hasil Investigasi dan Rekomendasi Komite Disiplin-
11 Februari 2025              Cabang MTF Tanjung Duren                                           Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF
Jakarta,
17 Februari 2025              Diskusi Umum BOD                                                   Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
24 Februari 2025                                                                                 Seluruh Direksi             -
                              Update Strategi Watchlist Corporate Fleet
Kantor Pusat MTF
Jakarta,
25 Februari 2025              Pembahasan Usulan Ketentuan dan Forecast Perhitungan CKPN          Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF
Jakarta,
3 Maret 2025                  Diskusi Umum BOD                                                   Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF
Jakarta,
10 Maret 2025                 Diskusi Umum BOD                                                   Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF
Jakarta,
11 Maret 2025                 Pembahasan Tanggapan Management Letter Tahun 2024                  Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
17 Maret 2025
Kantor Pusat MTF              Pembahasan Tindak Lanjut Gap to Goal Meeting-Komitmen Kualitas     Seluruh Direksi             -
                              Regional dan Fleet Maret 2025
                              Pembahasan Kualitas Cabang
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
24 Maret 2025                                                                                    Seluruh Direksi             -
                              Pembahasan Risk Appetite Statement (RAS) 2025
Kantor Pusat MTF
Jakarta,                      Pembahasan Penyesuaian RAC Debitur Wiraswasta
25 Maret 2025
                              Pembahasan Kick Off Unit Task Force Corporate Fleet                Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF
                              Pembahasan Usulan Target April - Desember 2025
Jakarta,
8 April 2025                  Diskusi Umum BOD                                                   Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
14 April 2025
                              Pembahasan Finalisasi Usulan MPI Q2 2025                           Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF
                              Pembahasan DIP
Jakarta,
21 April 2025                 Diskusi Umum BOD                                                   Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
28 April 2025
                              Pembahasan Usulan Skema Penyelamatan Pembiayaan Debitur
Kantor Pusat MTF                                                                                 Seluruh Direksi             -
                              Corporate Fleet
                              Pembahasan Hasil Putusan Homologasi Debitur Corporate Fleet




                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                         Laporan Tahunan 2025      179
Page 181
            Tata Kelola Perusahaan




      Tempat & Tanggal         Agenda Rapat                                                             Peserta Rapat     Alasan Ketidakhadiran
                                                                                                                          Dewan Komisaris yang
                                                                                                                               Tidak Hadir
 Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
 5 Mei 2025
                               Pembahasan Rencana Relokasi Ruangan Lantai 3 Head Office
 Kantor Pusat MTF
                               Pembahasan Take Over Asuransi ACP dari Salah Satu Rekanan Asuransi MTF   Seluruh Direksi             -

                               Update Penyesuaian PKS JF CLG Addendum Ke-20 & Surat Penawaran
                               Kerjasama Pembiayaan Bersama
 Jakarta,
 6 Mei 2025                    Pembahasan Revisi Rencana Bisnis Tahun 2025                              Seluruh Direksi             -
 Kantor Pusat MTF
 Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
 19 Mei 2025
                               Pembahasan DIP
 Kantor Pusat MTF                                                                                       Seluruh Direksi             -
                               Penyampaian Hasil Investigasi dan Rekomendasi Pembinaan Karyawan
                               MTF
 Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
 26 Mei 2025                                                                                            Seluruh Direksi             -
                               Pembahasan Perkembangan Diskusi terhadap Surat Penawaran
 Kantor Pusat MTF
                               Kerjasama Pembiayaan Bersama CLG antara MTF dengan Bank Mandiri
 Jakarta,
 2 Juni 2025                   Diskusi Umum BOD                                                         Seluruh Direksi             -
 Kantor Pusat MTF
 Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
 16 Juni 2025                                                                                           Seluruh Direksi             -
 Kantor Pusat MTF              Pembahasan Optimalisasi Jaringan Cabang

 Jakarta,                      Pembahasan Usulan Skema Penyelamatan Pembiayaan Debitur
 23 Juni 2025                  Corporate Fleet
 Kantor Pusat MTF
                               Diskusi Umum BOD
                                                                                                        Seluruh Direksi             -
                               Pembahasan Hasil Audit BMRI Retail Audit
                               Pembahasan Hasil Audit Wholesale & Corporate Audit
                               Update Event GIIAS 2025
 Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
 30 Juni 2025                                                                                           Seluruh Direksi             -
                               Update Kondisi Debitur Corporate Fleet
 Kantor Pusat MTF
 Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
 7 Juli 2025
                               Pembahasan Risk Appetite Statement (RAS) 2025
 Kantor Pusat MTF                                                                                       Seluruh Direksi             -
                               Pembahasan & Persetujuan terkait Permohonan Proposal Perdamaian
                               terhadap MTF dari Debitur Corporate Fleet
 Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
 15 Juli 2025
                               Update BCM Assurance MTF dan Penyampaian Testing Readiness
 Kantor Pusat MTF
                               Procedure                                                                Seluruh Direksi             -
                               Penyampaian Hasil Investigasi Cabang MTF Samarinda Multiguna dan
                               MTF Kupang
 Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
 21 Juli 2025
                               Pembahasan Usulan Skema Penyelamatan Pembiayaan Debitur
 Kantor Pusat MTF
                               Corporate Fleet                                                          Seluruh Direksi             -
                               Penyampaian Hasil Investigasi Cabang MTF Pontianak
                               Pembahasan Tindak Lanjut Penanganan Debitur Corporate Fleet
 Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
 28 Juli 2025
                               Pembahasan Realisasi RBT Semester 1 Tahun 2025                           Seluruh Direksi             -
 Kantor Pusat MTF
                               Update Strategi Retail Semester 2 Tahun 2025
 Jakarta,                      Pembahasan Usulan Skema Penyelamatan Pembiayaan Debitur
 30 Juli 2025                  Corporate Fleet                                                          Seluruh Direksi             -
 Kantor Pusat MTF
 Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
 4 Agustus 2025
                               Pembahasan Usulan Revamp Corplan 5 Tahun MTF                             Seluruh Direksi             -
 Kantor Pusat MTF
                               Update Penanganan Debitur Corporate Fleet
 Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
 11 Agustus 2025                                                                                        Seluruh Direksi             -
                               Permohonan Persetujuan Nilai Ganti Rugi Unit Debitur Corporate Fleet
 Kantor Pusat MTF




180         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2025
Page 182
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                              www.mtf.co.id




      Tempat & Tanggal        Agenda Rapat                                                            Peserta Rapat     Alasan Ketidakhadiran
                                                                                                                        Dewan Komisaris yang
                                                                                                                             Tidak Hadir
Jakarta,
19 Agustus 2025               Diskusi Umum BOD                                                        Seluruh Direksi      Perjalanan Dinas
Kantor Pusat MTF
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
25 Agustus 2025
                              Update DMTL Audit Bank Mandiri-Corporate Fleet                          Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF
                              Update Self Assessment Penilaian Risk Maturity Index (RMI)
Jakarta,                      Pembahasan Usulan Skema Penyelamatan Pembiayaan Debitur
28 Agustus 2025               Corporate Fleet
Kantor Pusat MTF                                                                                      Seluruh Direksi             -
                              Pembahasan Usulan Skema Penyelamatan Pembiayaan Debitur
                              Corporate Fleet
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
1 September 2025
                              Pembahasan Mengenai Usulan Perubahan Insentif ARMO
Kantor Pusat MTF                                                                                      Seluruh Direksi      Perjalanan Dinas
                              Pembahasan Mengenai Penanganan Account > 180 DPD oleh Recovery
                              Head
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
9 September 2025
                              Pembahasan Usulan Skema Penyelamatan Pembiayaan Debitur
Kantor Pusat MTF
                              Corporate Fleet                                                         Seluruh Direksi             -
                              Update Report Pelaporan Self Assessment Pelindungan Konsumen
                              Tahun 2025 kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
15 September 2025                                                                                     Seluruh Direksi             -
                              Program Business and Operation Support
Kantor Pusat MTF
Jakarta,
22 September 2025             Diskusi Umum BOD                                                        Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
29 September 2025
                              Realisasi Rencana Bisnis Semester 1 Tahun 2025                          Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF
                              Usulan Struktur Organisasi
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
6 Oktober 2025
                              Draft RKAP Tahun 2026
Kantor Pusat MTF                                                                                      Seluruh Direksi             -
                              Penyampaian Laporan Tindak Lanjut Penyelesaian Penerusan Hasil
                              Lelang JF ke Bank Mandiri
Jakarta,
14 Oktober 2025               Diskusi Umum BOD                                                        Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
20 Oktober 2025                                                                                       Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF              Revamp Corporate Fleet Division

Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
27 Oktober 2025                                                                                       Seluruh Direksi             -
                              Pembahasan Usulan Skema Penyelamatan Pembiayaan Debitur
Kantor Pusat MTF
                              Corporate Fleet
Jakarta,                      Final Update Hasil Tindak Lanjut perihal Audit Penerusan Hasil Lelang
30 Oktober 2025               ke Bank Mandiri                                                         Seluruh Direksi             -
Kantor Pusat MTF
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
3 November 2025
                              Overview SDM dan Efektivitas Manpower
Kantor Pusat MTF                                                                                      Seluruh Direksi             -
                              Pembahasan Hasil KPI Unit Kerja dan MPI Unit Bisnis Periode Semester
                              1 Tahun 2025
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
10 November 2025
                              Pembahasan Penetapan Target RKAP dan Target Internal 2026
Kantor Pusat MTF                                                                                      Seluruh Direksi             -
                              Pembahasan New Concept : Gold Financing - Usulan Konsep
                              Pembiayaan Emas untuk Perluasan Target Market (non Karyawan)
Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
17 November 2025
                              Pembahasan Over Portofolio Produk dari Salah Satu Rekanan Asuransi
Kantor Pusat MTF                                                                                      Seluruh Direksi             -
                              MTF
                              Pembahasan Surat Otoritas Jasa Keuangan




                                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                              Laporan Tahunan 2025      181
Page 183
            Tata Kelola Perusahaan




      Tempat & Tanggal         Agenda Rapat                                                        Peserta Rapat     Alasan Ketidakhadiran
                                                                                                                     Dewan Komisaris yang
                                                                                                                          Tidak Hadir
 Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
 24 November 2025
                               Pembahasan Surat Balasan Pembinaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)     Seluruh Direksi             -
 Kantor Pusat MTF
                               Pembahasan Rencana Bisnis Tahunan 2026
 Jakarta,
 26 November 2025              Pembahasan Rencana Bisnis Tahunan 2026                              Seluruh Direksi             -
 Kantor Pusat MTF
 Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
 1 Desember 2025                                                                                   Seluruh Direksi             -
 Kantor Pusat MTF              Wrap Up Strategi Tahun 2026

 Jakarta,
 8 Desember 2025               Diskusi Umum BOD                                                    Seluruh Direksi             -
 Kantor Pusat MTF
 Jakarta,
                               RKP NJF Reguler Debitur Corporate Fleet (Kondisi Khusus RAC
 12 Desember 2025                                                                                  Seluruh Direksi             -
                               Batubara)
 Kantor Pusat MTF
 Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
 15 Desember 2025
                               Pembahasan Implementasi Internal Control over Financial Reporting
 Kantor Pusat MTF                                                                                  Seluruh Direksi             -
                               (ICoFR)
                               Usulan Pemenuhan Perangkat Keselamatan Karyawan Cabang
 Jakarta,                      Diskusi Umum BOD
 22 Desember 2025                                                                                  Seluruh Direksi             -
                               Pembahasan Usulan Skema Penyelamatan Pembiayaan Debitur
 Kantor Pusat MTF
                               Corporate Fleet
 Jakarta,                      Diskusi Umum
 29 Desember 2025
                               Pembahasan Finalisiasi Usulan MPI Tahun 2026
 Kantor Pusat MTF                                                                                  Seluruh Direksi             -
                               RKP NJF Captive Debitur Corporate Fleet
                               (Kondisi Khusus RAC Batubara)



Rekapitulasi Kehadiran Direksi Pada RUPS
Seluruh RUPS Perseroan pada tahun 2025 diselenggarakan secara sirkuler, sehingga dihadiri 100% oleh Dewan Komisaris.




182         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2025
Page 184
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                                  www.mtf.co.id




Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
Rapat gabungan antara Dewan Komisaris dan Direksi                                         Rapat gabungan diselenggarakan paling sedikit 1 (satu)
merupakan forum koordinasi yang diselenggarakan                                           kali dalam 4 (empat) bulan atau sewaktu-waktu apabila
untuk membahas laporan-laporan periodik Direksi serta                                     diperlukan. Risalah rapat disiapkan oleh Sekretaris
memberikan tanggapan, catatan, dan nasihat dalam rangka                                   Perusahaan dan ditandatangani oleh seluruh anggota
pelaksanaan fungsi pengawasan. Seluruh hasil pembahasan                                   Dewan Komisaris dan Direksi yang menghadiri rapat
tersebut dituangkan secara tertulis dalam risalah rapat                                   sebagai bentuk pertanggungjawaban dan dokumentasi
sebagai dasar tindak lanjut oleh Direksi.                                                 pelaksanaan tata kelola.

Keputusan rapat gabungan diupayakan diambil berdasarkan                                   Hingga 31 Desember, rapat gabungan antara Dewan
musyawarah untuk mufakat. Apabila musyawarah untuk                                        Komisaris dan Direksi dilaksanakan 4 (empat) kali. Berikut
mufakat tidak tercapai, keputusan ditetapkan berdasarkan                                  disampaikan agenda dan risalah rapat, kehadiran, serta
suara terbanyak dan bersifat mengikat untuk dilaksanakan                                  rekapitulasi tingkat kehadiran Dewan Komisaris dan
sesuai dengan kewenangan masing-masing organ                                              Direksi dalam rapat-rapat tersebut:
Perseroan.

Rekapitulasi Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi pada Rapat Gabungan
            Dewan Komisaris                             Jabatan                  Jumlah Wajib Rapat              Jumlah Kehadiran             Kehadiran (%)
 Rico Adisurja Setiawan*                     Komisaris Utama                                2                            2                          100
 Nugraha Indra Permadi**                     Komisaris Utama                                2                            2                          100
 Saptari***                                  Komisaris                                      1                            1                          100
 Fendy Eventius Mugni                        Komisaris Independen                           4                            3                          75
 Subarna****                                 Komisaris Independen                           3                            3                          100
 Pinohadi G. Sumardi                         Direktur Utama                                 4                            4                          100
 R. Eryawan Nurhariadi                       Direktur                                       4                            4                          100
 William Francis Indra                       Direktur                                       4                            4                          100
Keterangan:
*DIberhentikan pada RUPS Tahunan tanggal 30 Juni 2025.
**Mulai menjabat pada tanggal 17 September 2025 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK.
***Diberhentikan pada RUPS Luar Biasa tanggal 23 Juni 2025.
****Mulai menjabat pada tanggal 14 Maret 2025 setelah keputusan hasil fit and proper test oleh OJK.




Risalah Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
 Tempat & Tanggal                                       Agenda Rapat                                    Peserta Rapat            Alasan Ketidakhadiran Dewan
                                                                                                                                  Komisaris yang Tidak Hadir
 Online Meeting,                      Update Performance MTF Januari 2025                       Dewan Komisaris dan Direksi                     -
 26 Februari 2025
 Ruang Meeting BOD                           •     Tindak Lanjut Rapat Februari 2025            Dewan Komisaris dan Direksi             Perjalanan Dinas
 Lantai 3A, 10 Juni 2025                     •     Company Performance Mei 2025
                                             •     Rencana Sumber Pendanaan 2025
 Ruang Meeting BOD Lantai                    •     Company Performance Agustus                  Dewan Komisaris dan Direksi                     -
 3A, 29 September 2025                             2025
                                             •     Rencana Sumber Pendanaan
                                             •     Update Kepatuhan dan APU PPT
                                                   & PPPSPM Semester 1 Tahun 2025
                                             •     Laporan Pelindungan Konsumen
 Ruang Meeting BOD Lantai                    •     Update Company Performance                   Dewan Komisaris dan Direksi                     -
 3A, 24 November 2025                              Oktober 2025
                                             •     Update RKAP 2026, Pencapaian
                                                   ESG 2025, dan RAKB 2026




                                                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                  Laporan Tahunan 2025      183
Page 185
           Tata Kelola Perusahaan




Organ Pendukung Dewan Komisaris
Dalam menjalankan tugas pengawasannya, Dewan Komisaris dibantu oleh 3 (tiga) komite, yakni Komite Audit, Komite
Nominasi dan Remunerasi, serta Komite Pemantau Risiko.


                                                   Dewan Komisaris




                Komite Audit                     Komite Nominasi dan Remunerasi               Komite Pemantau Risiko




Komite Audit
Komite Audit merupakan komite yang dibentuk oleh                  4.   Mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian
Dewan Komisaris untuk mendukung fungsi pengawasan                      Dewan Komisaris, termasuk kepatuhan perseroan
atas pengelolaan Perseroan oleh Direksi. Melalui komite                terhadap undang-undang dan peraturan yang
ini, Dewan Komisaris memperoleh pendapat dan                           berlaku.
dukungan dalam memenuhi tanggung jawabnya termasuk
pengawasan terhadap sistem dan proses pelaporan
keuangan, proses audit atas laporan keuangan Perseroan,           Kriteria Anggota Komite Audit
evaluasi atas pelaksanaan pengawasan internal (internal           Anggota Komite Audit wajib memiliki pemahaman
control). Komite Audit juga melakukan pemantauan                  yang memadai atas kegiatan usaha Perseroan serta
dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas Satuan Kerja              menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugasnya.
Audit Internal, melakukan pemantauan dan evaluasi                 Anggota Komite Audit juga harus memiliki kompetensi,
atas kepatuhan perseroan undang-undang di bidang                  pengetahuan, dan pengalaman yang relevan dengan
Pembiayaan dan peraturan Otoritas Jasa Keuangan.                  bidang tugasnya, serta kemampuan komunikasi yang
                                                                  baik untuk mendukung efektivitas pelaksanaan fungsi
Pembentukan Komite Audit mengacu pada ketentuan                   pengawasan. Selain itu, anggota Komite Audit diharapkan
POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan                      memiliki pemahaman yang memadai mengenai laporan
dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit. Seluruh               keuangan, proses audit, dan manajemen risiko, serta
anggota Komite Audit diangkat dan diberhentikan oleh              pengetahuan yang cukup terkait ketentuan peraturan
Dewan Komisaris dan dilaporkan kepada pemegang                    perundang-undangan yang berlaku, termasuk regulasi di
saham.                                                            sektor jasa keuangan dan ketentuan terkait lainnya.

Secara umum, Komite Audit dibentuk dengan tujuan untuk            Kriteria menjadi anggota Komite Audit Perseroan mengacu
menjaga dan mengamankan kegiatan usaha Perseroan                  pasal 7, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/
dalam melaksanakan fungsi oversight, terutama dalam               POJK.04/2025 tentang Pembentukan dan Pedoman
meningkatkan kualitas laporan keuangan, efektivitas               Pelaksanaan Kerja Komite Audit sebagai berikut:
pengendalian internal atas pengelolaan perseroan, dan             a. wajib memiliki integritas yang tinggi, kemampuan,
ketaatan terhadap undang-undang serta peraturan yang                   pengetahuan, pengalaman sesuai dengan bidang
berlaku, terutama dalam hal:                                           pekerjaannya, serta mampu berkomunikasi dengan
1. Meningkatkan kualitas laporan keuangan.                             baik;
2. Memastikan efektivitas sistem pengendalian internal            b. wajib      memahami      laporan    keuangan,     bisnis
    yang dapat mengurangi kesempatan terjadinya                        perusahaan khususnya yang terkait dengan layanan
    penyimpangan dalam pengelolaan perseroan.                          jasa atau kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan
3. Mengawasi kualifikasi dan kemandirian fungsi internal               Publik, proses audit, manajemen risiko, dan peraturan
    dan eksternal audit untuk meningkatkan kinerja dan                 perundang-undangan di bidang Pasar Modal serta
    efektivitas fungsi internal audit maupun eksternal audit.          peraturan perundang-undangan terkait lainnya;
                                                                  c. wajib mematuhi kode etik Komite Audit yang



184        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Tahunan 2025
Page 186
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                         www.mtf.co.id




     ditetapkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik;                    Masa Tugas
d.   bersedia meningkatkan kompetensi secara terus                     Anggota Komite Audit diangkat dan diberhentikan oleh
     menerus melalui pendidikan dan pelatihan;                         Dewan Komisaris dengan masa jabatan tidak melebihi
e.   wajib memiliki paling sedikit 1 (satu) anggota yang               masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur
     berlatar belakang pendidikan dan keahlian di bidang               dalam Anggaran Dasar Perseroan. Anggota Komite
     akuntansi dan keuangan;                                           Audit dapat diangkat kembali untuk paling banyak
f.   bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan                        satu periode berikutnya sesuai dengan ketentuan yang
     Publik, Kantor Konsultan Hukum, Kantor Jasa Penilai               berlaku. Dalam hal terjadi berakhirnya masa jabatan,
     Publik atau pihak lain yang memberi jasa asurans,                 penggantian secara bertahap, pengunduran diri, atau
     jasa non-asurans, jasa penilai dan/atau jasa konsultasi           pemberhentian anggota Komite Audit, Ketua Komite
     lain kepada Emiten atau Perusahaan Publik yang                    Audit berwenang mengusulkan calon pengganti
     bersangkutan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir;                 kepada Dewan Komisaris. Selain itu, Ketua Komite
g.   bukan merupakan orang yang bekerja atau                           Audit juga dapat mengusulkan penetapan honorarium
     mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk                       dan tunjangan bagi anggota Komite Audit untuk
     merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau                       mendapatkan persetujuan sesuai dengan mekanisme
     mengawasi kegiatan Emiten atau Perusahaan Publik                  yang berlaku.
     tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali
     Komisaris Independen;
h.   tidak mempunyai saham langsung maupun tidak                       Komposisi dan Susunan Anggota
     langsung pada Emiten atau Perusahaan Publik;                      Komite Audit Tahun 2025
i.   dalam hal anggota Komite Audit memperoleh saham                   Pembentukan Komite Audit Perseroan patuh terhadap
     Emiten atau Perusahaan Publik baik langsung maupun                Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang
     tidak langsung akibat suatu peristiwa hukum, saham                Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite
     tersebut wajib dialihkan kepada pihak lain dalam                  Audit. Keanggotaan Komite Audit Perseroan terdiri
     jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan setelah                   dari sekurang-kurangnya 1 (satu) orang Komisaris
     diperolehnya saham tersebut;                                      Independen dan 2 (dua) orang anggota. Ketua Komite
j.   tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan anggota                  Audit berasal dari Komisaris Independen Perseroan
     Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau Pemegang                   dan bertanggung jawab dalam mengoordinasikan
     Saham Utama Emiten atau Perusahaan Publik; dan                    pelaksanaan tugas Komite Audit. Anggota Komite Audit
k.   tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung                      adalah tenaga ahli yang bukan merupakan pegawai
     maupun tidak langsung yang berkaitan dengan                       Perseroan dan tidak mempunyai keterkaitan finansial
     kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan Publik                      dengan Perseroan.

Pada tahun 2025, susunan keanggotaan Komite Audit adalah sebagai berikut:


 Nama                     Jabatan             Dasar Pengangakatan                          Masa Jabatan              Periode Jabatan

                          Ketua Komite        Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 011/SKE- 26 September 2025-25      Ke-1
 Fendy Eventius Mugni     Audit/Komisaris     DEKOM/MTF/IX/2025 tentang Penetapan Anggota September 2028
                          Independen          Komite Audit
                                              Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 011/SKE- 26 September 2025-25      Ke-1
                          Anggota/Komisaris
 Subarna                                      DEKOM/MTF/IX/2025 tentang Penetapan Anggota September 2028
                          Independen
                                              Komite Audit
                                              Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 011/SKE- 26 September 2025-25      Ke-1
                          Anggota/Pihak
 Marlan Marthias Achmad                       DEKOM/MTF/IX/2025 tentang Penetapan Anggota September 2028
                          Independen
                                              Komite Audit
                                              Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 011/SKE- 26 September 2025-25      Ke-2
                          Anggota/Pihak
 Indra Riyawan                                DEKOM/MTF/IX/2025 tentang Penetapan Anggota September 2028
                          Independen
                                              Komite Audit



Profil Komite Audit
Profil Ketua Komite Audit, Fendy Eventius Mugni serta profil Anggota Komite Audit, Subarna, dapat dilihat pada bab
Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. Sedangkan profil dari anggota Komite Audit non Komisaris dari pihak
independen adalah sebagai berikut:




                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                         Laporan Tahunan 2025      185
Page 187
             Tata Kelola Perusahaan




                                                         Indra Riyawan
                                                         Anggota Komite Audit
                                                         Usia: 48 Tahun | Kewarganegaraan: Indonesia
                                                         Domisili: Jakarta




Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 011/SKE-DEKOM/MTF/IX/2025 Tentang Penetapan Anggota Komite Audit



Masa Jabatan                                             Sertifikasi yang Dimiliki
26 September 2025-25 September 2028                      • Qualified Chief Risk Officer (QCRO)
                                                         • Certification in Audit Committee Practices

Periode Jabatan
Ke-2                                                     Pengalaman Kerja
                                                         •   IT Consultant (2020-sekarang)
                                                         •   Administration Control General Manager PT Tunas Ridean (2017-2020)
Riwayat Pendidikan                                       •   Administration General Manager PT Asia Surya Prakasa (2015-2017)
Sarjana di bidang Mechanical Engineering dari Institut   •   Business Process, Administration & GA Manager di PT Tunas Dwipa Matra (2009-2014)
Sains & Teknologi Nasional (2003)                        •   Logistic Planning & Development Officer di PT Toyota Astra Motor (2000-2009)


                                                         Rangkap Jabatan
                                                         Tidak memiliki rangkap jabatan




                                                         Marlan Marthias Achmad
                                                         Anggota Komite Audit
                                                         Usia: 58 Tahun | Kewarganegaraan: Indonesia
                                                         Domisili: Jakarta




Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 011/SKE-DEKOM/MTF/IX/2025 Tentang Penetapan Anggota Komite Audit


Masa Jabatan                                             Sertifikasi yang Dimiliki
26 September 2025-25 September 2028                      Certification in Audit Committee Practices


Periode Jabatan                                          Pengalaman Kerja
Ke-1                                                     •   Vice President Wholesale Risk Solution PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2022-2023)
                                                         •   Vice President Risk Management PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017-2022)
                                                         •   Regional Chief Executive Officer PT Bank Syariah Mandiri (2015-2017)
Riwayat Pendidikan                                       •   Credit Risk Taking Unit Level RCEO PT Bank Syariah Mandiri (2015-2017)
• Magister di bidang Manajemen Keuangan dari
                                                         •   Vice President Consumer Loan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2014-2015)
  Universitas Indonusa Esa Unggul (2005)
                                                         •   Vice President Audit Manager Retail PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2012-2014)
• Sarjana di bidang Akuntansi dari Sekolah Tinggi
                                                         •   Vice President Department Head Operation PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2011-2012)
  Ilmu Ekonomi YAI


                                                         Rangkap Jabatan
                                                         Tidak memiliki rangkap jabatan




186          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 188
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                             www.mtf.co.id




Independensi Komite Audit
Seluruh anggota Komite Audit merupakan pribadi                               Audit yang dibentuk Perseroan telah memenuhi kriteria
yang profesional dan tidak memiliki hubungan                                 independensi, keahlian, pengalaman, dan integritas.
dengan Perseroan guna menjaga independensi dalam                             Transparansi independensi Komite Audit terlihat dalam
pelaksanaan tugas, dan tanggung jawabnya. Komite                             tabel berikut:

Aspek Independensi                                                                Fendy        Subarna      Indra Riyawan      Marlan
                                                                                 Eventius                                      Marthias
                                                                                  Mugni
Memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris dan Direksi                       x             x               x                 x
Memiliki hubungan kepengurusan di Perseroan ataupun di perusahaan afiliasi          x             x               x                 x
Memiliki saham Perseroan                                                            x             x               x                 x
Memiliki hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris,                          x             x               x                 x
anggota Direksi dan sesama anggota komite
Keterangan: V = Ada, X = Tidak ada



Piagam Komite Audit                                                          Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit
Perseroan telah menetapkan Piagam Komite Audit                               Tugas dan tanggung jawab Komite Audit sebagaimana
berdasarkan Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015                                tertuang dalam Piagam Komite Audit adalah sebagai
tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja                            berikut:
Komite Audit sebagai pedoman kerja yang mengatur                             A. Komite audit bertugas memberikan pendapat kepada
ruang lingkup, struktur, wewenang, dan mekanisme                                  Dewan Komisaris terhadap laporan atau hal-hal
operasional Komite Audit. Piagam ini ditinjau secara                              yang disampaikan Direksi kepada Dewan Komisaris,
berkala untuk memastikan kesesuaiannya dengan                                     mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian
perkembangan bisnis, regulasi, dan kebutuhan                                      komisaris, dan melaksanakan tugas-tugas lain yang
pengawasan Perseroan.                                                             berkaitan dengan tugas Dewan Komisaris, antara lain
                                                                                  meliputi:
Piagam Komite Audit ditetapkan berdasarkan SK Nomor                               1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan
007/SKE-DEKOM/MTF/II/2025 tanggal 13 Februari                                         yang akan dikeluarkan oleh perseroan kepada
2025 yang telah disahkan pada tanggal 13 Februari                                     publik dan/atau pihak otoritas antara lain seperti
2025. Piagam Komite Audit menjabarkan kedudukan,                                      laporan keuangan, proyeksi dan laporan lainnya
keanggotaan, tugas, tanggung jawab dan kewajiban                                      terkait dengan informasi keuangan Perseroan.
Komite Audit serta mengatur tata hubungan kerja antara                            2. Melakukan penelaahan atas pemeriksaan oleh
Komite Audit dengan Dewan Komisaris, Direksi, Auditor                                 auditor internal dan mengawasi pelaksanaan
Internal, dan Auditor Eksternal.                                                      tindak lanjut oleh Direksi atas temuan auditor
                                                                                      internal.
                                                                                  3. Melakukan penelaahan atas ketaatan Perseroan
Konflik dan Kode Etik                                                                 terhadap peraturan perundang-undangan yang
Komite Audit berkomitmen untuk menerapkan                                             berhubungan dengan kegiatan Perseroan.
prinsip   GCG,    yaitu   transparansi,   akuntabilitas,                          4. Memberikan pendapat independen dalam hal
pertanggungjawaban, independensi, dan kewajaran,                                      terjadi perbedaan pendapat antara manajemen
sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan                                          dan Akuntan atas jasa yang diberikannya.
fungsinya. Penerapan prinsip-prinsip tersebut ditujukan                           5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
untuk menjaga objektivitas serta mencegah timbulnya                                   Komisaris mengenai penunjukan Akuntan yang
benturan kepentingan dalam pelaksanaan fungsi                                         didasarkan pada independensi, ruang lingkup
pengawasan.                                                                           penugasan, dan fee.
                                                                                  6. Memberikan           rekomendasi        mengenai
Dalam menjalankan tugasnya, Komite Audit berpegang                                    penyempurnaan sistem pengendalian internal
teguh pada kode etik profesi yang relevan, baik                                       Perseroan, serta pelaksanaannya.
yang melekat pada keahlian masing-masing anggota                                  7. Melakukan penelaahan terhadap aktivitas
Komite Audit maupun kode etik profesi Komite Audit.                                   manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi,
Kepatuhan terhadap kode etik tersebut menjadi dasar                                   jika Perseroan tidak memiliki fungsi pemantau
dalam menjaga integritas, profesionalisme, dan kualitas                               risiko dibawah Dewan Komisaris.
pelaksanaan tugas Komite Audit di lingkungan Perseroan.                           8. Melakukan      penelaahan     pengaduan       yang
                                                                                      berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan
                                                                                      keuangan Perseroan.



                                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                             Laporan Tahunan 2025       187
Page 189
           Tata Kelola Perusahaan




     9.  Melakukan penelaahan dan memberikan saran                   3.   Kepatuhan.
         kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya                     Melakukan pemantauan dan evaluasi atas
         potensi benturan kepentingan Perseroan, dan;                     kepatuhan perusahaan terhadap peraturan
     10. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan                            perundang-undangan di bidang Pembiayaan
         informasi perseroan.                                             dan peraturan Otoritas Jasa Keuangan, serta
B.   Selain itu, Komite audit mempunyai tugas dan                         peraturan lainnya yang terkait dengan usaha
     tanggung jawab yang meliputi:                                        pembiayaan:
     1. Laporan Keuangan.                                                  a. Mempelajari laporan hasil pemeriksaan
         a. Mempelajari secara mendalam Rencana Kerja                          yang     terkait  dengan     kepatuhan
              dan Anggaran Perusahaan serta Rencana                            terhadap peraturan internal dan
              Jangka Panjang PT Mandiri Tunas Finance.                         eksternal yang dikeluarkan oleh Satuan
         b. Mempelajari secara mendalam laporan                                Kerja Audit Internal dan Eksternal.
              keuangan Interim dan tahunan baik yang                       b. Melakukan pemantauan dan evaluasi
              diaudit maupun yang tidak diaudit.                               terhadap kesesuaian pelaksanaan audit
         c. Mempelajari secara mendalam perubahan                              oleh Kantor Akuntan Publik dengan
              angka/nilai yang signifikan pada pos-pos                         standar audit yang berlaku.
              Neraca dan Rugi/Laba.                                        c. Melakukan pemantauan dan evaluasi
         d. Mempelajari secara mendalam pos-pos                                terhadap kesesuaian laporan keuangan
              Aktiva Lain dan Passiva Lain.                                    dengan standar akuntansi yang berlaku.
         e. Mempelajari secara mendalam laporan                            d. Melaporkan secara berkala atas hasil
              realisasi rencana kerja dan anggaran                             pemantauannya dan memberi masukan
              serta meneliti pos-pos yang mempunyai                            atas hal-hal yang perlu menjadi
              perbedaan yang signifikan.                                       perhatian Dewan Komisaris.
         f. Melakukan pertemuan secara berkala dengan
              unit kerja terkait dan auditor eksternal yang   Dalam menjalankan fungsinya, Komite Audit mendukung
              memeriksa PT Mandiri Tunas Finance untuk        pelaksanaan tugas Dewan Komisaris yaitu:
              meminta tambahan informasi dan klarifikasi      1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang
              dalam bidang akuntansi dan keuangan.                akan dikeluarkan oleh perseroan seperti laporan
         g. Melaporkan secara berkala atas hasil                  keuangan, proyeksi dan informasi keuangan lainnya.
              pemantauannya dan memberi masukan atas          2. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan
              hal-hal yang perlu menjadi perhatian Dewan          oleh internal maupun eksternal audit.
              Komisaris.                                      3. Melakukan penelaahan atas ketaatan perseroan
     2. Pengendalian Internal.                                    terhadap peraturan perundang-undangan yang
         a. Mempelajari dan memastikan bahwa                      berhubungan dengan kegiatan perseroan.
              Perseroan telah memiliki sistem pengendalian    4. Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan
              Internal (internal control system) yang baku        sistem pengendalian intern perusahaan serta
              sesuai dengan praktik yang berlaku.                 pelaksanaannya.
         b. Mempelajari secara mendalam laporan hasil         5. Melaporkan kepada Dewan Komisaris berbagai
              pemeriksaan Satuan Kerja Audit Internal dan         risiko yang dihadapi perusahaan dan pelaksanaan
              Audit Eksternal yang memeriksa PT Mandiri           manajemen risiko oleh Direksi.
              Tunas Finance guna memastikan bahwa             6. Melaksanakan tugas yang diberikan oleh Dewan
              pengendalian internal sudah dilaksanakan            Komisaris sepanjang dalam lingkup tugas dan
              dengan benar.                                       kewajiban Komite Audit.
         c. Melakukan pertemuan berkala dengan                7. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi
              unit-unit kerja yang terkait dengan sistem          perseroan dan hanya digunakan untuk kepentingan
              pengendalian internal dan pelaksanaannya.           pelaksanaan tugas.
         d. Melakukan pemantauan dan evaluasi
              terhadap pelaksanaan tindak lanjut Direksi
              atas hasil temuan audit internal, akuntan       Wewenang Komite Audit
              publik dan hasil pengawasan Otoritas Jasa       Selain tugas dan tanggung jawab, Komite Audit
              Keuangan.                                       juga diberikan wewenang khusus untuk mendukung
         e. Melaporkan secara berkala atas hasil              pelaksanaan kerja yang sesuai dengan Piagam Komite
              pemantauannya dan memberi masukan atas          Audit. Wewenang tersebut meliputi:
              hal-hal yang perlu menjadi perhatian Dewan      1. Melakukan komunikasi dengan Kepala Unit Kerja dan
              Komisaris.                                          pihak-pihak lain di PT Mandiri Tunas Finance, serta




188        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Tahunan 2025
Page 190
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                            www.mtf.co.id




     Kantor Akuntan Publik yang memeriksa Perseroan           4.   Melakukan reviu kinerja eksternal auditor untuk
     untuk memperoleh informasi, klarifikasi, serta meminta        memastikan kepatuhan eksternal auditor terhadap
     dokumen dan laporan yang diperlukan.                          standar profesional yang berlaku, termasuk
2.   Meminta laporan hasil pemeriksaan auditor internal            independensi eksternal auditor.
     dan auditor eksternal, serta institusi pengawas/
     pemeriksa lainnya.                                       Adapun tanggung jawab Komite Audit dalam hubungannya
3.   Meminta audit Internal dan/atau auditor eksternal        dengan auditor eksternal adalah sebagai berikut:
     untuk melakukan pemeriksaan/investigasi khusus,          1. Komite Audit memberikan rekomendasi mengenai
     apabila terdapat dugaan kuat telah terjadi kecurangan       penunjukan Akuntan Publik (AP) dan Kantor Akuntan
     pelanggaran hukum dan pelanggaran peraturan                 Publik (KAP) yang akan mengaudit laporan keuangan
     perundang-undangan.                                         Perseroan kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan
4.   Mengakses catatan atau informasi tentang karyawan,          kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Selain
     dana, aset, serta sumber daya perusahaan lainnya            itu, Komite Audit juga memberikan rekomendasi
     yang berkaitan dengan pelaksanaan tugasnya.                 kepada Dewan Komisaris atas pengakhiran Kantor
5.   Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh               Akuntan Publik.
     Dewan Komisaris.                                         2. Dalam hal AP dan/atau KAP yang telah diputuskan
                                                                 oleh RUPS tidak dapat menyelesaikan pemberian jasa
                                                                 audit atas informasi keuangan historis tahunan pada
Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab                               periode penugasan profesional, penunjukkan AP dan/
Lingkup tugas masing-masing anggota Komite Audit                 atau KAP pengganti dilakukan oleh Dewan Komisaris
sebagai berikut:                                                 setelah mendapatkan persetujuan RUPS dengan
A. Ketua Komite Audit bertugas dan bertanggung jawab             memperhatikan rekomendasi Komite Audit.
    untuk melakukan koordinasi atas seluruh kegiatan          3. Dalam menyusun rekomendasi tersebut, Komite Audit
    Komite untuk memenuhi tujuan Komite sesuai                   dapat mempertimbangkan:
    dengan pembentukannya, diantaranya bertanggung               a. Independensi AP dan/atau KAP: mempelajari
    jawab untuk hal-hal sebagai berikut:                              nama dan/atau reputasi KAP.
    1. Menentukan rencana kerja tahunan.                         b. Ruang Lingkup Audit: mempelajari perencanaan
    2. Menentukan jadwal rapat tahunan.                               dan cakupan audit yang disampaikan KAP
    3. Membuat laporan berkala mengenai kegiatan                      yang sudah dipilih/ditunjuk, guna memastikan
        Komite serta hal-hal yang dirasakan perlu untuk               bahwa perencanaan dan cakupan audit tersebut
        menjadi perhatian Dewan Komisaris.                            sesuai dengan Request for Proposal dan Terms
B. Anggota Komite Audit bertugas dan bertanggung                      of Reference serta sudah mempertimbangkan
    jawab diantaranya untuk:                                          semua risiko yang dianggap penting.
    1. Mempelajari materi rapat terlebih dahulu.                 c. Imbalan jasa Audit:
    2. Menghadiri rapat.                                         d. Keahlian dan pengalaman AP dan/atau KAP, dan
    3. Berperan aktif dan memberikan kontribusinya                    Tim Audit dari KAP.
        dalam setiap kegiatan Rapat komite.                      e. Potensi risiko atas penggunaan jasa audit oleh
                                                                      KAP yang sama secara berturut-turut untuk kurun
                                                                      waktu yang cukup panjang: dan/atau
Hubungan Kerja Komite Audit                                      f. Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,                       jasa audit atas informasi keuangan historis
Komite Audit menjalin komunikasi yang efektif dengan                  tahunan oleh AP dan/atau KAP pada periode
auditor eksternal, auditor internal, serta manajemen                  sebelumnya, apabila ada.
Perseroan. Komunikasi tersebut dilakukan untuk                4. Mempelajari dan memastikan bahwa PT Mandiri
mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan secara                   Tunas Finance memiliki tata cara yang baku dan sesuai
menyeluruh dan memastikan kualitas pengendalian                  dengan peraturan/ketentuan yang berlaku dalam
internal serta keandalan pelaporan keuangan.                     pelaksanaan pemilihan KAP.
                                                              5. Mempelajari dan memastikan bahwa proses
Peran Komite Audit dalam hubungannya dengan auditor              pelaksanaan pemilihan KAP sudah berjalan dengan
eksternal antara lain sebagai berikut:                           benar sesuai dengan tata cara yang baku.
1. Melakukan reviu atas pekerjaan eksternal auditor.          6. Komite Audit melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan
2. Membahas hasil audit dengan eksternal auditor.                pemberian jasa audit atas Informasi keuangan historis
3. Apabila diperlukan, Komite Audit dapat melakukan              tahunan oleh AP dan/atau KAP.
    pembahasan atas hasil audit dengan manajemen,             7. Melakukan komunikasi secara berkala dengan KAP
    eksternal auditor dan internal auditor.                      yang sedang memeriksa PT Mandiri Tunas Finance guna




                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                            Laporan Tahunan 2025      189
Page 191
          Tata Kelola Perusahaan




    membahas hal-hal yang perlu untuk dikomunikasikan.    Laporan Komite Audit
8.  Mempelajari secara mendalam semua temuan yang         Komite Audit berkewajiban membuat laporan secara
    signifikan dari hasil pemeriksaan auditor eksternal   tertulis dalam pelaksanaan kerjanya terhadap Dewan
    serta institusi pemeriksa lainnya.                    Komisaris terkait temuan dan kendala yang dihadapi
9. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas tindak          oleh Perseroan. Adapun laporan yang dimaksud dalam
    lanjut auditee terhadap hasil pemeriksaan yang        hal:
    dilakukan oleh Auditor Eksternal.                          1. Komite Audit harus membuat laporan berkala
10. Melaporkan secara berkala atas hasil pemantauannya             kepada Dewan Komisaris mengenai kegiatan
    dan memberi masukan atas hal-hal yang perlu                    Komite Audit, sekurang-kurangnya sekali dalam
    menjadi perhatian Dewan Komisaris.                             6 (enam) bulan.
                                                               2. Komite Audit harus membuat laporan kepada
Peran Komite Audit dalam hubungan dengan Internal                  Dewan Komisaris atas setiap penugasan yang
Audit adalah:                                                      diberikan dan atau untuk setiap masalah-
1. Mengevaluasi rencana kerja tahunan Satuan Kerja                 masalah yang diidentifikasi memerlukan
    Audit Internal.                                                perhatian Dewan Komisaris.
2. Mempelajari secara mendalam semua temuan yang               3. Komite Audit wajib membuat Laporan Tahunan
    signifikan dari hasil pemeriksaan internal audit.              pelaksanaan kegiatan Komite Audit yang
3. Mengevaluasi program dan cakupan audit dalam                    diungkapkan dalam Laporan Tahunan Perseroan.
    rangka pelaksanaan rencana kerja tahunan Satuan            4. Komite Audit harus membuat laporan hasil
    Kerja Audit Internal.                                          evaluasi pelaksanaan pemberian jasa audit
4. Melakukan evaluasi atas pelaksanaan audit oleh                  atas informasi keuangan historis tahunan oleh
    Satuan Kerja Audit Internal untuk memastikan bahwa             Auditor Eksternal paling lama 6 (enam) bulan
    program audit sudah berjalan dengan cakupan yang               setelah tahun buku berakhir.
    benar.
5. Melakukan pertemuan berkala dengan Satuan Kerja
    Audit Internal guna membahas temuan-temuan Audit      Kebijakan Remunerasi
    yang signifikan serta memberikan masukan yang         Anggota Komite Audit yang berasal dari pihak
    dianggap perlu dalam pelaksanaan pemeriksaan          independen diberi remunerasi bulanan yang jumlahnya
    oleh Satuan Kerja Audit Internal.                     ditetapkan oleh Dewan Komisaris dengan tetap mengacu
6. Meminta bantuan Satuan Kerja Audit Internal untuk      pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
    melakukan pemeriksaan/investigasi khusus apabila
    terdapat temuan audit dan atau informasi yang
    berkaitan dengan pelanggaran hukum dan peraturan
    perundang-undangan yang berlaku.                      Pengembangan Kompetensi Komite
7. Melaporkan secara berkala atas hasil pemantauannya     Audit
    dan memberi masukan atas hal-hal yang perlu           Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas, Perseroan
    menjadi perhatian Dewan Komisaris.                    menyediakan berbagai program peningkatan kompetensi
                                                          bagi anggota Komite Audit. Program ini mencakup
Sementara peran Komite Audit dalam hubungannya            pelatihan, seminar, maupun kegiatan pengembangan lain
dengan Manajemen Perseroan adalah:                        yang relevan dengan kebutuhan pengawasan, audit dan
1. Mengevaluasi kecukupan pengungkapan halhal             tata kelola.
   yang bersifat material dalam Laporan Keuangan
   perseroan.                                             Rincian pelatihan serta kegiatan pengembangan
2. Menilai kecukupan pengendalian intern dan              kompetensi yang diikuti Komite Audit sepanjang tahun
   kebijakan manajemen risiko perseroan.                  2025 disajikan pada tabel berikut:
3. Menilai kebijakan perseroan berkaitan dengan
   kepatuhan terhadap peraturan internal maupun
   eksternal perseroan yang berlaku, kode etik (code
   of conduct) dan benturan kepentingan (conflict of
   interest).
4. Memastikan       bahwa     manajemen     perseroan
   melaksanakan tindak lanjut atas rekomendasi dari
   internal audit dan eksternal audit.
5. Mengidentifikasi dan memantau permasalahan yang
   memerlukan perhatian dari Dewan Komisaris.
6. Mengundang manajemen perseroan untuk hadir
   dalam rapat komite audit apabila diperlukan.



190       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 192
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                 www.mtf.co.id




    Nama                                             Pelatihan/Seminar                                       Penyelanggara         Tanggal

Indra Riyawan   Peran GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan Investor & Stabilitas Sektor Keuangan                OJK Institute    25 Februari 2025
                Sustainability Accounting and Reporting in The Financial Service                              OJK Institute      6 Maret 2025
                Inovasi Produk Keuangan Islam : Peran Etika Halal dalam Memperluas Penetrasi Pasar            OJK Institute     13 Maret 2025
                Meneropong Masa Depan Pasar Emas Indonesia: Peran Strategis Bullion Bank                      OJK Institute      17 April 2025
                Peran Strategis Industri Jasa Keuangan dalam Mendorong Pengembangan Ekonomi daerah            OJK Institute       8 Mei 2025
                Customer Experience: Strategies for Success in Digital Era                                    OJK Institute      22 Mei 2025
                Diorama Keuangan Berkelanjutan Indonesia                                                      OJK Institute      3 Juni 2025
                The Future of Cybersecurity: Threats, Challenge, and Innovations                              OJK Institute      5 Juni 2025
                Strategi Aman Transaksi Aset Kripto dan Keuangan Digital:Pelindungan Data Pribadi dan
                                                                                                              OJK Institute      19 Juni 2025
                Dampak Teknologi Biometrik di Indonesia
                Idea Talks Volume 9: Digitalisasi Perbankan dari Dua Sudut Pandang                            OJK Institute      23 Juni 2025
                Memutus Mata Rantai Scam: Sinergi dan Strategi Pelindungan Konsumen Sektor Keuangan           OJK Institute      26 Juni 2025
                Driving Enterprise Value through Strategic Risk Oversight                                     IKAI Indonesia     15 Juli 2025
                Building the Global Sustainable Islamic Finance Ecosystem                                     OJK Institute      24 Juli 2025
                Peran Industri Jasa Keuangan dalam Mendukung Proyek Strategis Nasional: Pembangunan 3
                                                                                                              OJK Institute      31 Juli 2025
                Juta Rumah
                Mid-Year-Capital Market Review 2025: Evaluasi Kinerja Pasar & Strategi Investasi ke Depan     OJK Institute     7 Agustus 2025
                Dinamika Geopolitik & Ketahanan Nasional: Strategi Memperkuat Perekonomian Indonesia          OJK Institute    14 Agustus 2025
                GRC Summit                                                                                    OJK Institute    21 Agustus 2025
                Mewujudkan Hari Tua yang Sejahtera: Strategi Peningkatan Kepesertaan Dana Pensiun di
                                                                                                              OJK Institute    21 Agustus 2025
                Sektor Informal
                Strategi Peningkatan Daya Saing serta Pendalaman Perbankan Syariah & Pasar Modal Syariah      OJK Institute    28 Agustus 2025
                Risk Appetite & Risk Culture: Pilar Utama dalam Penguatan Manajemen Risiko di Sektor
                                                                                                              OJK Institute    9 Oktober 2025
                Keuangan
Marlan          Inovasi Produk Keuangan Islam : Peran Etika Halal dalam Memperluas Penetrasi Pasar            OJK Institute     13 Maret 2025
Marthias
Achmad          Meneropong Masa Depan Pasar Emas Indonesia: Peran Strategis Bullion Bank                      OJK Institute      17 April 2025

                Insurance Revolution: How AI is Transforming the Underwriting and Optimizing Business
                                                                                                              OJK Institute      24 April 2025
                Processes
                Peran Strategis Industri Jasa Keuangan dalam Mendorong Pengembangan Ekonomi Daerah            OJK Institute       8 Mei 2025

                Efek Domino Tarif Trump: Ancaman atau Peluang bagi Ekonomi Indonesia?                         OJK Institute      15 Mei 2025

                Customer Experience: Strategies for Success in Digital Era                                    OJK Institute      22 Mei 2025

                Diorama Keuangan Berkelanjutan Indonesia                                                      OJK Institute      3 Juni 2025

                The Future of Cybersecurity: Threats, Challenge, and Innovations                              OJK Institute      5 Juni 2025

                Strategi Aman Transaksi Aset Kripto dan Keuangan Digital: Perlindungan Data Pribadi dan
                Dampak Teknologi Biometrik di Indonesia                                                       OJK Institute      19 Juni 2025

                Idea Talks Volume 9: Digitalisasi Perbankan dari Dua Sudut Pandang                            OJK Institute      23 Juni 2025

                Memutus Mata Rantai Scam: Sinergi dan Strategi Pelindungan Konsumen Sektor Keuangan           OJK Institute      26 Juni 2025

                Agentic in in Finance: A new era of Autonomous Decision-making                                OJK Institute       3 Juli 2025

                Driving Enterprise Value through Strategic Risk Oversight                                     IKAI Indonesia     15 Juli 2025

                Building the Global Sustainable Islamic Finance Ecosystem                                     OJK Institute      24 Juli 2025

                Peran Industri Jasa Keuangan dalam Mendukung Proyek Strategis Nasional: Pembangunan 3
                Juta Rumah                                                                                    OJK Institute      31 Juli 2025

                Mid-Year-Capital Market Review 2025 : Evaluasi Kinerja Pasar & Strategi Investasi ke Depan    OJK Institute     7 Agustus 2025

                Dinamika Geopolitik & Ketahanan Nasional: Strategi Memperkuat Perekonomian Indonesia          OJK Institute    14 Agustus 2025

                Mewujudkan Hari Tua yang Sejahtera : Strategi Peningkatan Kepesertaan Dana Pensiun di
                Sektor Informal                                                                               OJK Institute    21 Agustus 2025

                Strategi Peningkatan Daya Saing serta Pendalaman Perbankan Syariah & Pasar Modal Syariah      OJK Institute    28 Agustus 2025

                Risk Appetite & Risk Culture: Pilar Utama dalam Penguatan Manajemen Risiko di Sektor
                                                                                                              OJK Institute    9 Oktober 2025
                Keuangan




                                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                 Laporan Tahunan 2025      191
Page 193
             Tata Kelola Perusahaan




Rapat Komite Audit
Komite Audit melaksanakan rapat secara berkala baik                          5.       Rapat dipimpin oleh Ketua Komite Audit atau Anggota
secara internal maupun dengan Dewan Komisaris dan                                     Komite lain yang merupakan Komisaris Independen,
Direksi. Rapat yang dilaksanakan oleh Komite Audit                                    apabila Ketua Komite Audit berhalangan hadir.
adalah sebagai berikut:                                                      6.       Dalam hal Anggota Komite dengan sebab apapun
1. Komite Audit mengadakan rapat secara berkala                                       berhalangan hadir maka kehadiran Anggota
    paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan.                                Komite dapat diwakili oleh Anggota Komite lainnya
2. Rapat Komite Audit dapat diselenggarakan apabila                                   berdasarkan surat kuasa.
    dihadiri oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) jumlah                       7.       Anggota Komite hanya dapat mewakili seorang
    anggota.                                                                          anggota Komite lainnya.
3. Keputusan rapat Komite Audit diambil berdasarkan
    musyawarah untuk mufakat.                                                Hingga 31 Desember 2025, Komite Audit telah
4. Dalam hal tidak terjadi musyawarah mufakat                                menyelenggarakan 5 (lima) kali rapat dengan rincian
    sebagaimana dimaksud pada butir 6.3 pengambilan                          sebagai berikut:
    keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak.

Frekuensi Kehadiran
                 Nama                             Jabatan             Jumlah Wajib Rapat          Jumlah Kehadiran             Kehadiran (%)
 Fendy Eventius Mugni                   Ketua                                  5                         4                            80

 Subarna                                Anggota                                2                         2                            100
 Indra Riyawan                          Anggota                                5                         5                            100
 Marlan Marthias Achmad                 Anggota                                5                         5                            100


Risalah Rapat dan Kehadiran Komite Audit
           Tanggal                                                Agenda                                       Peserta Rapat          Keterangan
 20 Januari 2025              Closing Meeting Audit Committee MTF-Year End Audit as of December 31, 2024 Komite Audit             -
 26 Februari 2025                •       Informasi Update (Pelaksanaan Audit BMRI)                           Komite Audit         -
                                 •       Hasil Audit Umum
                                 •       Hasil Audit Khusus
 10 Juni 2025                    •       Update Informasi Pelaksanaan Audit BMRI                             Komite Audit         Perjalanan Dinas
                                 •       Hasil Audit Umum
                                 •       Hasil Audit Khusus
 29 September 2025               •       Tindak Lanjut Rapat Komite Audit Juni 2025                          Komite Audit         -
                                 •       Hasil Audit Eksternal
                                 •       Hasil Audit Internal
 24 November 2025                •       Tindak Lanjut Rapat Komite Audit tanggal 29 September 2025          Komite Audit         -
                                 •       Update Informasi AAP 2025 dan Rencana AAP 2026
                                 •       Hasil Audit Eksternal
                                 •       Hasil Audit Umum
                                 •       Hasil Audit Khusus

Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan Komite Audit pada Tahun 2025
Untuk memenuhi ketentuan penerapan GCG di lingkup Perseroan, program kerja yang menjadi tugas dan kewajiban
Komite Audit di tahun 2025 adalah:
  1. Melakukan reviu terhadap sistem pengendalian internal.
  2. Melakukan reviu terhadap fungsi Internal Audit.
  3. Pengawasan terhadap pelaksanaan Eksternal Audit.
  4. Reviu penyajian Laporan Keuangan publik.
  5. Realisasi Rapat Komite Audit selama tahun 2025.



Komite Nominasi dan Remunerasi
Komite Nominasi dan Remunerasi merupakan komite yang                         objektif, transparan, dan sesuai dengan prinsip tata kelola
dibentuk oleh Dewan Komisaris untuk memberikan dukungan                      perusahaan yang baik. Pembentukan Komite Nominasi dan
dalam pelaksanaan fungsi pengawasan serta pemberian                          Remunerasi Perseroan mengacu pada ketentuan Undang-
rekomendasi terkait proses nominasi dan penetapan                            undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas
remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi. Komite ini                      dan Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite
memastikan bahwa seluruh proses tersebut dijalankan secara                   Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.



192          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 194
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                         www.mtf.co.id




Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi
ditetapkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris No.
                                                                     Masa Jabatan
010/SKE-DEKOM/MTF/IX/2025 tanggal 26 September                       Anggota Komite diangkat untuk masa jabatan tertentu
2025. Melalui Komite Nominasi dan Remunerasi, proses                 dan dapat diangkat kembali. Masa jabatan anggota
nominasi dan remunerasi pengurus Perseroan dan organ                 Dewan Komisaris yang merangkap sebagai anggota
pelaksana Perseroan lainnya dapat dilakukan secara                   Komite sama dengan masa kerja penunjukannya sebagai
transparan dan akuntabel sesuai dengan perkembangan                  anggota Dewan Komisaris yang ditentukan oleh Anggaran
usaha Perseroan dan pada akhirnya dapat meningkatkan                 Dasar Perseroan atau Rapat Umum Pemegang Saham.
kepercayaan pemegang saham dan pemangku                              Masa jabatan anggota Komite yang bukan berasal dari
kepentingan lainnya terhadap pengelolaan Perseroan.                  anggota Dewan Komisaris tidak boleh lebih lama daripada
                                                                     masa jabatan Dewan Komisaris. Dewan Komisaris dapat
                                                                     memberhentikan sewaktu-waktu anggota Komite yang
Kriteria Anggota Komite Nominasi                                     bukan anggota Dewan Komisaris, jika berdasarkan
& Remunerasi                                                         pertimbangan Ketua Komite yang bersangkutan tidak
Anggota Komite Nominasi & Remunerasi wajib                           melaksanakan tugasnya dengan baik.
memenuhi persyaratan kemampuan dan pengalaman
serta persyaratan independensi, yaitu:
1. Memiliki integritas, obyektivitas dan etika yang
                                                                     Susunan dan Komposisi Anggota Komite
     tinggi.                                                         Nominasi & Remunerasi Tahun 2025
2. Mempunyai pengetahuan yang memadai termasuk                       Perseroan telah membentuk Komite Nominasi dan
     ketentuan dan peraturan serta perundangan yang                  Remunerasi berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris
     berlaku.                                                        Perseroan No. KEP.KOM/01/2014 tentang Pembentukan dan
3. Paling sedikit salah satu dari anggota komite                     Pengangkatan Komite Nominasi dan Remunerasi PT Mandiri
     harus memiliki latar belakang pendidikan dan atau               Tunas Finance tertanggal 26 November 2014 yang telah
     pengalaman kerja dibidang nominasi, remunerasi                  diubah dengan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan
     karyawan, atau Human Resource Development.                      No. KEP. KOM/02/II/2020 tanggal 17 Februari 2020 tentang
4. Mampu bersikap independen yaitu mampu                             perubahan keanggotaan Komite Nominasi dan Remunerasi,
     melaksanakan tugas secara profesional tanpa                     yang kemudian diubah dengan Surat Keputusan Dewan
     benturan kepentingan dan pengaruh/tekanan dari                  Komisaris Nomor 003/SKEDEKOM/MTF/X/2024 tanggal
     pihak mana pun.                                                 21 Oktober 2024 tentang Penetapan Anggota Komite
5. Bersedia meningkatkan kompetensi secara terus                     Nominasi dan Remunerasi, dan terakhir diubah dengan
     menerus melalui pendidikan dan pelatihan.                       dengan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 010/SKE-
6. Bukan merupakan orang dalam Kantor Konsultan                      DEKOM/MTF/IX/2025 tanggal 26 September 2025 tentang
     Hukum, Kantor Konsultan Sumber Daya Manusia,                    Penetapan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi.
     Kantor Konsultan Business Development, atau
     pihak lain yang memberi jasa assurance, jasa non                Pada tahun 2025, terdapat perubahan komposisi dan
     assurance, dan/atau jasa konsultasi lain kepada                 susunan Komite Nominasi dan Remunerasi seiring dengan
     Perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir                   perubahan susunan Dewan Komisaris. Dengan demikian,
     sebelum diangkat sebagai anggota komite oleh                    komposisi dan susunan Komite Nominasi dan Remunerasi
     Dewan Komisaris.                                                per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

Nama                              Jabatan                     Dasar Pengangakatan                Masa Jabatan         Periode Jabatan
Fendy Eventius Mugni   Ketua Komite Nominasi         Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor    26 September 2025-    Ke-1
                       dan Remunerasi/Komisaris      010/SKE-DEKOM/MTF/IX/2025 tanggal        25 September 2028
                       Independen                    26 September 2025 tentang Penetapan
                                                     Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Nugraha Indra          Anggota Komite Nominasi dan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor      26 September 2025-    Ke-1
Permadi                Remunerasi/Komisaris Utama  010/SKE-DEKOM/MTF/IX/2025 tanggal          25 September 2028
                                                   26 September 2025 tentang Penetapan
                                                   Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Makah Indra Purnomo    Anggota Komite Nominasi dan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 21 Oktober 2024 20 Ke-2
                       Remunerasi/Kepala Divisi Human 010/SKE-DEKOM/MTF/IX/2025      tanggal Oktober 2027
                       Capital                        26 September 2025 tentang Penetapan
                                                      Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi


Profil Anggota Komite Nominasi & Remunerasi
Profil Ketua Komite Nominasi & Remunerasi Fendy Eventius Mugni, dan Anggota Komite Nominasi & Remunerasi, Nugraha
Indra Permadi, dapat dilihat bagian profil Dewan Komisaris pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. Berikut
disampaikan profil dari anggota Komite Nominasi & Remunerasi non Komisaris.


                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                         Laporan Tahunan 2025      193
Page 195
             Tata Kelola Perusahaan




                                                          Makah Indra Purnomo
                                                          Anggota Komite Nominasi & Remunerasi
                                                          Usia: 45 Tahun | Kewarganegaraan: Indonesia
                                                          Domisili: Tegal




Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 010/SKE-DEKOM/MTF/IX/2025 tentang Penetapan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi



Masa Jabatan                                              Sertifikasi yang Dimiliki
26 September 2025-25 September 2028                       • Sertifikasi Dasar Managerial
                                                          • Sertifikasi Human Resources General Manager (CHRGM)

Periode Jabatan
Ke-2                                                      Pengalaman Kerja
                                                          •   Human Capital Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2022-sekarang)
                                                          •   Regional Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2018-2022)
Riwayat Pendidikan                                        •   Branch Manager PT Mandiri Tunas Finance (2010-2018)
Sarjana di bidang Teknik Elektro dari Universitas Islam
                                                          •   Kepala Cabang PT NSS + NSS Finance (2004-2010)
Sultan Agung (2004)

                                                          Rangkap Jabatan
                                                          Tidak memiliki rangkap jabatan




Independensi Komite Nominasi dan                                          2.   Tidak mempunyai hubungan keluarga karena perkawinan
Remunerasi                                                                     dan keturunan sampai derajat kedua, baik horizontal
Seluruh anggota Komite Nominasi dan Remunerasi                                 maupun vertikal dengan Dewan Komisaris, Direksi, atau
merupakan individu profesional yang memenuhi persyaratan                       Pemegang Saham Utama/Pengendali Perseroan.
independensi, kompetensi, pengalaman, dan integritas                      3.   Tidak memiliki hubungan usaha, baik langsung maupun
dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Komite                          tidak langsung yang berkaitan dengan usaha Perseroan
Nominasi dan Remunerasi dibentuk untuk memastikan                              termasuk di dalamnya tidak menerima kompensasi
proses nominasi dan penetapan remunerasi dilakukan secara                      dari Perseroan dan entitas anak selain imbalan jasa
objektif, transparan, dan bebas dari benturan kepentingan.                     yang diterima berkaitan dengan tugas-tugas sebagai
                                                                               Anggota Komite.
Dalam pelaksanaan tugasnya, Komite Nominasi dan                           4.   Bukan pegawai Kantor Akuntan Publik, Kantor Konsultan
Remunerasi tidak memiliki hubungan kepengurusan,                               Hukum, atau Pihak lain yang memberi jasa audit, jasa
kepemilikan, keuangan, maupun hubungan keluarga dengan                         non audit dan atau jasa konsultasi lain kepada Perseroan
Direksi, Dewan Komisaris, ataupun Pemegang Saham yang                          dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir sebelum diangkat
dapat memengaruhi independensinya. Seluruh kegiatan                            oleh Dewan Komisaris.
Komite Nominasi dan Remunerasi dilaksanakan dengan                        5.   Bukan orang yang mempunyai wewenang dan
mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan                            tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, atau
yang berlaku serta kebijakan internal Perseroan.                               mengendalikan Perseroan dalam waktu 1 (satu) tahun
                                                                               terakhir sebelum diangkat oleh Dewan Komisaris, kecuali
Untuk menjaga independensi dalam pelaksanaan tugas,                            Anggota Komite yang berasal dari Dewan Komisaris.
anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan,
khususnya yang berasal dari pihak independen, wajib                       Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan tidak memiliki
memenuhi kriteria independensi sebagai berikut:                           anggota independen yang berasal dari luar Perseroan,
1. Tidak memiliki saham Perseroan, baik langsung maupun                   kecuali Fendy Eventius Mugni yang diangkat oleh
    tidak langsung. Dalam hal Anggota Komite memperoleh                   Pemegang Saham sebagai Komisaris Independen dan
    saham akibat suatu peristiwa hukum maka dalam jangka                  bertindak sebagai Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi.
    waktu paling lama 6 (enam) bulan setelah diperolehnya                 Seluruh anggota Komite Nominasi dan Remunerasi adalah
    saham tersebut wajib mengalihkan kepada pihak lain.                   profesional yang dipilih berdasarkan Peraturan OJK.



194          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 196
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                             www.mtf.co.id




Piagam Komite Nominasi                                              dalam nominasi anggota Direksi dan/atau Dewan
dan Remunerasi                                                      Komisaris.
Perseroan telah menetapkan Piagam Komite Nominasi              3.   Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
dan Remunerasi melalui SK Nomor 003/SKE-DEKOM/                      mengenai nama calon anggota Direksi dan/atau
MTF/I/2024 tanggal 15 Januari 2024 sebagai pedoman                  Dewan Komisaris.
kerja yang mengatur struktur, kewenangan, dan mekanisme        4.   Menelaah, dan mengusulkan perencanaan suksesi
operasional komite. Piagam ini menjadi acuan utama                  (succession plan) anggota Direksi dan/atau Dewan
dalam memastikan pelaksanaan tugas komite berlangsung               Komisaris.
secara efektif, akuntabel, dan independen. Piagam Komite       5.   Melakukan penilaian berdasarkan tolok ukur
Nominasi dan Remunerasi ditinjau secara berkala untuk               (benchmark) yang telah disusun sebagai bahan
menyesuaikan dengan perkembangan organisasi maupun                  evaluasi kinerja dan pengembangan kemampuan
dinamika operasional Perseroan sehingga tetap relevan               Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
dalam mendukung fungsi pengawasan Dewan Komisaris.             6.   Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
                                                                    mengenai kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota
Hal-hal yang diatur dalam Piagam Komite Nominasi dan                Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
Remunerasi adalah sebagai berikut:                             7.   Memberikan       rekomendasi    mengenai    pihak
1. Tugas dan Tanggung Jawab Komite                                  independen yang akan menjadi anggota Komite
2. Kewenangan Komite                                                penunjang Dewan Komisaris.
3. Rapat Komite                                                8.   Merekomendasikan persetujuan perubahan struktur
4. Organisasi Komite                                                organisasi sampai dengan satu tingkat di bawah
                                                                    Direksi.
Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi ditinjau ulang
(reviu) secara berkala untuk memastikan bahwa cakupan
pedoman tersebut selalu sejalan dengan kebutuhan, dan
                                                               Fungsi dan Wewenang Komite Nominasi
regulasi lain terkait dengan bisnis Perseroan.                 dan Remunerasi
                                                               Dalam pelaksanaan kerjanya, Komite Nominasi &
                                                               Remunerasi melekat fungi dan wewenangnya yang
Tugas dan Tanggung Jawab Komite                                diberikan sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam
Nominasi dan Remunerasi                                        piagam Komite Nominasi dan Remunerasi.
Tugas dan Tanggung Jawab yang Terkait dengan Fungsi
Remunerasi
1. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi            Fungsi Komite Nominasi dan Remunerasi
   Perseroan yang meliputi Gaji, Honorarium, Tunjangan         Fungsi Komite Nominasi dan Remunerasi adalah sebagai
   Hari Raya (THR), Benefit (medical, health, loan facility,   berikut:
   dan lainnya), Bonus/Insentif (untuk karyawan), dan          1. Menyusun, melaksanakan dan menganalisis kriteria
   Tantiem (untuk Dewan Komisaris dan Direksi)                     dan prosedur nominasi bagi calon Direksi dan Dewan
2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris                   Komisaris dan juga prosedur pemberhentian Direksi
   mengenai kebijakan remunerasi bagi anggota Direksi              dan Dewan Komisaris.
   dan/atau Dewan Komisaris untuk disampaikan                  2. Mengidentifikasi calon Direksi dan Dewan Komisaris
   ke RUPS serta kebijaksanaan remunerasi pejabat                  baik dari dalam maupun dari luar yang memenuhi
   Eksekutif dan karyawan secara keseluruhan untuk                 syarat untuk diajukan/diangkat menjadi Direktur atau
   disampaikan kepada Direksi.                                     Dewan Komisaris.
3. Memastikan bahwa kebijakan remunerasi Perseroan             3. Menyusun kriteria penilaian kinerja Direksi.
   telah sesuai dengan kinerja keuangan Perseroan dan          4. Mengusulkan suatu sistem remunerasi yang sesuai
   pemenuhan cadangan sesuai peraturan/regulasi yang               bagi Direksi dan Dewan Komisaris berupa sistem
   berlaku, evaluasi prestasi kerja individual, kewajaran          penggajian, pemberian fasilitas dan tunjangan, opsi
   peer grup di dalam maupun luar Perseroan, dan                   yang diberikan serta sistem pensiun.
   strategi pengembangan Perseroan jangka panjang.             5. Memastikan pelaksanaan kepatuhan Perseroan
                                                                   terhadap ketentuan dan atau regulasi OJK,
Tugas dan Tanggung Jawab yang Terkait dengan Fungsi                Kementerian Ketenagakerjaan, dan regulasi terkait
Nominasi                                                           lainnya termasuk hal-hal yang menjadi keputusan
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris                   RUPS Perseroan.
   mengenai komposisi jabatan anggota Direksi dan/             6. Mendukung aktivitas pengembangan sumber daya
   atau Dewan Komisaris.                                           manusia yang profesional.
2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
   mengenai kebijakan, dan kriteria yang dibutuhkan



                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                             Laporan Tahunan 2025      195
Page 197
            Tata Kelola Perusahaan




Wewenang Komite Nominasi
dan Remunerasi
Wewenang Komite Nominasi dan Remunerasi adalah                                 Development Division, dan unit-unit kerja Perseroan
sebagai berikut:                                                               terkait lainnya (jika diperlukan).
1. Komite dapat mengakses catatan atau informasi                          3.   Komite mempunyai wewenang berkomunikasi
    tentang karyawan Perseroan yang berkaitan dengan                           langsung dengan karyawan, termasuk Direksi dan
    pelaksanaan tugas Komite.                                                  pihak yang terkait dengan pelaksanaan tugas Komite.
2. Dalam melaksanakan wewenang sebagaimana diatur                         4.   Apabila diperlukan Komite dapat melibatkan tenaga
    dalam poin 1 di atas, Komite bekerja sama dengan                           ahli dan/atau konsultan/pihak independen di luar
    mitra kerja di antaranya Sekretaris Dewan Komisaris,                       Komite atau membentuk ad hoc team yang perlu untuk
    Komite Penunjang Dewan Komisaris, tim terkait                              membantu pelaksanaan tugasnya atas biaya Perseroan.
    di level manajemen khususnya Human Resources                          5.   Komite melakukan kewenangan lain yang diberikan
                                                                               oleh Dewan Komisaris.


Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab dalam Keanggotaan Komite
Nominasi dan Remunerasi
Uraian tugas masing-masing Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi adalah sebagai berikut:

 Nama                   Jabatan                 Uraian Tugas
 Fendy Eventius Mugni   Ketua Komite Nominasi   • Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi Perseroan yang meliputi Gaji, Honorarium,
                        & Remunerasi              Tunjangan Hari Raya (THR), Benefit (medical, health, loan facility, dan lainnya), Bonus/Insentif
                                                  (untuk karyawan), dan Tantiem (untuk Dewan Komisaris dan Direksi).
                                                • Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan evaluasi kinerja bagi
                                                  anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
                                                • Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan, dan kriteria yang
                                                  dibutuhkan dalam nominasi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
 Nugraha Indra Permadi Anggota Komite           • Memastikan bahwa kebijakan remunerasi Perseroan telah sesuai dengan kinerja keuangan
                       Nominasi & Remunerasi      Perseroan dan pemenuhan cadangan sesuai peraturan/regulasi yang berlaku, evaluasi
                                                  prestasi kerja individual, kewajaran peer grup di dalam maupun di luar Perseroan, dan strategi
                                                  pengembangan Perseroan jangka panjang.
                                                • Menelaah, dan mengusulkan perencanaan suksesi (succession plan) anggota Direksi dan/atau
                                                  Dewan Komisaris.
                                                • Memberikan rekomendasi mengenai pihak independen yang akan menjadi anggota Komite
                                                  penunjang Dewan Komisaris.
 Makah Indra Purnomo    Anggota Komite          • Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan remunerasi bagi anggota
                        Nominasi & Remunerasi     Direksi dan/atau Dewan Komisaris untuk disampaikan ke RUPS serta kebijaksanaan remunerasi
                                                  pejabat Eksekutif dan karyawan secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi.
                                                • Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai komposisi jabatan anggota Direksi
                                                  dan/atau Dewan Komisaris.
                                                • Merekomendasikan persetujuan perubahan struktur organisasi sampai dengan satu tingkat di
                                                  bawah Direksi.



Pengembangan Kompetensi Komite
Nominasi dan Remunerasi                                                   regulasi maupun program lain yang relevan dengan peran
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan fungsi nominasi                    komite.
dan remunerasi, Perseroan menyediakan berbagai
program peningkatan kompetensi bagi anggota Komite                        Rincian pelatihan dan kegiatan peningkatan kompetensi
Nominasi dan Remunerasi. Kegiatan pengembangan                            yang diikuti Komite Nominasi dan Remunerasi selama
tersebut dapat berupa pelatihan, seminar, pembaruan                       tahun 2025 disajikan pada tabel berikut:



              Topik Pelatihan                          Waktu Pelaksanaan                                      Penyelenggara
 Certified Human Resources General Manager               24 Oktober 2025                                     PPM Management




196         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2025
Page 198
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                               www.mtf.co.id




Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
Komite Nominasi dan Remunerasi menyelenggarakan                         secara baik oleh Sekretaris Komite. Perbedaan pendapat
rapat sekurang-kurangnya sekali dalam setahun                           (dissenting opinions) dalam pengambilan keputusan yang
sesuai dengan Pedoman Kerja Komite Nominasi dan                         terjadi dalam rapat komite wajib dicantumkan secara jelas
Remunerasi. Dalam pengambilan keputusan dalam                           dalam risalah rapat beserta alasan perbedaan pendapat
rapat yang diselenggarakan oleh Komite Nominasi                         tersebut.
dan Remunerasi dilakukan secara musyawarah dan
mufakat, serta pengambilan suara terbanyak bila tidak                   Hingga 31 Desember 2025, Komite Nominasi dan
mendapatkan mufakat. Sementara, hasil rapat Komite                      Remunerasi telah menyelenggarakan sebanyak 3 (tiga) kali
wajib dituangkan dalam risalah rapat yang ditandatangani                rapat, dengan risalah dan rekapitulasi kehadiran sebagai
oleh seluruh anggota yang hadir dan didokumentasikan                    berikut:

Rekapitulasi Kehadiran Rapat Komite Nominasi & Remunerasi
          Nama                Jabatan              Jumlah Wajib Rapat              Jumlah Kehadiran                    Kehadiran (%)
Fendy Eventius Mugni           Ketua                         3                              3                              100
Nugraha Indra Permadi         Anggota                        1                              1                              100
Makah Indra Purnomo           Anggota                        3                              3                              100


Agenda Rapat dan Kehadiran Komite Nominasi & Remunerasi
   Tanggal                                       Agenda                                                Peserta Rapat                 Keterangan
19 Maret 2025 • Remunerasi & Tantiem Dewan Komisaris dan Direksi PT Mandiri Tunas Finance       • Fendy Eventius Mugni           -
              • Perubahan Job Requirement AR (Struktur AR) PT Mandiri Tunas Finance             • Makah Indra Purnomo
09 Juli 2025   • Review Efektivitas Organisasi                                                  • Fendy Eventius Mugni           -
               • Update Proses Penggajian Periode Juni 2025                                     • Makah Indra Purnomo
               • Pembahasan Remunerasi Komisaris PT Mandiri Tunas Finance
10 Desember • Tindak Lanjut Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi tanggal 9 Juli 2025            • Fendy Eventius Mugni           -
2025        • Update Penyesuaian Struktur Organisasi MTF                                        • Nugraha Indra Permadi
            • Nominasi Kandidat Kepala Divisi Audit                                             • Makah Indra Purnomo
            • Penyesuaian STO Corporate Fleet



Kebijakan Remunerasi
Kebijakan Remunerasi Komite Nominasi & Remunerasi mengacu pada kebijakan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selaku
Pemegang Saham Mayoritas/Pengendali Perseroan.


Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan Komite Nominasi & Remunerasi
pada Tahun 2025
Pada tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi                         efektivitas organisasi, penyesuaian struktur organisasi
melakukan rapat sebanyak 3 (tiga) kali untuk membahas                   Perseroan, dan melakukan penilaian berdasarkan tolak
evaluasi terhadap kebijakan remunerasi dan tantiem                      ukur yang telah disusun sebagai evaluasi kinerja dan
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, perubahan job                    pengembangan kemampuan Direksi dan/atau Dewan
requirement pada AR Management Perseroan, reviu                         Komisaris, serta pembahasan training pengurus Perseroan.



Komite Pemantau Risiko
Dewan Komisaris membentuk Komite Pemantau Risiko                        Jasa Keuangan bagi lembaga pembiayaan. Adapun dasar
untuk membantu pelaksanaan fungsi pengawasan atas                       hukum pembentukan Komite Pemantau Risiko antara lain
penerapan manajemen risiko Perseroan yang disusun dan                   sebagai berikut:
dijalankan oleh Direksi. Keberadaan Komite Pemantau                     1. Peraturan OJK No. 10/POJK.05/2014 tentang Penilaian
Risiko bertujuan untuk memastikan bahwa kebijakan,                          Tingkat Risiko Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank.
kerangka, dan praktik manajemen risiko diterapkan                       2. Surat Edaran OJK No. 4/SEOJK.05/2015 tentang
secara konsisten, memadai, dan selaras dengan profil                        Penilaian Tingkat Risiko Perusahaan Pembiayaan.
risiko serta kompleksitas kegiatan usaha Perseroan.                     3. Surat Edaran OJK No. 1/SEOJK.05/2016 tentang
Pembentukan Komite Pemantau Risiko didasarkan pada                          Penilaian Tingkat Kesehatan Keuangan Perusahaan
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku                         Pembiayaan.
serta pedoman tata kelola yang ditetapkan oleh Otoritas                 4. Surat Edaran OJK No. 10/SEOJK.05/2016 tentang


                                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                             Laporan Tahunan 2025        197
Page 199
            Tata Kelola Perusahaan




     Pedoman Penerapan Manajemen Risiko dan Laporan                   3.   Memahami bisnis Perseroan khususnya manajemen
     Hasil Penilaian Sendiri Penerapan Manajemen Risiko                    risiko dan peraturan perundang-undangan terkait
     bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank.                                  dengan usaha pembiayaan.
5.   Peraturan OJK No. 44/POJK.05/2020 tentang                        4.   Memiliki pengetahuan yang cukup untuk membaca
     Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa                          dan memahami laporan keuangan dan laporan terkait
     Keuangan Non-Bank.                                                    pemantauan pelaksanaan kebijakan manajemen risiko
6.   Peraturan OJK No. 28/POJK.05/2020 tentang                             perusahaan pembiayaan.
     Penilaian Tingkat Kesehatan Lembaga Jasa Keuangan                5.   Bersedia meningkatkan kompetensi secara terus-
     Non Bank.                                                             menerus melalui pendidikan dan pelatihan.
                                                                      6.   Bukan merupakan anggota Direksi serta memiliki
                                                                           integritas serta pengetahuan tentang bisnis yang
Kriteria Anggota Komite Pemantau                                           dijalankan oleh Perseroan.
Risiko
Berdasarkan Piagam Komite Pemantau Risiko, anggota
Komite harus memenuhi berbagai kriteria dan persyaratan.              Masa Jabatan
Selain memiliki independensi, anggota Komite Pemantau                 Mengacu pada Surat Keputusan Dewan Komisaris No.
Risiko diharuskan memiliki di antaranya integritas serta              KEP.KOM/008/2020 tanggal 31 Agustus 2020 tentang
pengetahuan tentang bisnis yang dijalankan oleh                       Pembentukan dan Pengangkatan Komite Pemantau
Perseroan. Persyaratan Keanggotaan Komite Pemantau                    Risiko, masa tugas anggota komite ditetapkan agar
Risiko sebagai berikut:                                               tidak lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris
1. Anggota Komite wajib memiliki integritas yang tinggi,              sebagaimana diatur dalam anggaran dasar dengan tidak
     kemampuan dan pengalaman yang sesuai dengan                      mengurangi hak Dewan Komisaris untuk memberhentikan
     bidang pekerjaannya serta mampu berkomunikasi                    sewaktu waktu. Berdasarkan Surat Keputusan Dewan
     dengan baik.                                                     Komisaris Nomor 012/SKE-DEKOM/MTF/IX/2025 tanggal
2. Paling sedikit salah seorang dari anggota Komite                   26 September 2025 tentang Penetapan Anggota Komite
     Pemantau Risiko harus memiliki latar belakang                    Pemantau Risiko, susunan dan komposisi anggota Komite
     manajemen risiko.                                                Pemantau Risiko tahun 2025 adalah sebagai berikut:



 Nama             Jabatan              Dasar Pengangakatan                                       Masa Jabatan           Periode
                                                                                                                        Jabatan
 Subarna          Ketua Komite         Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 012/SKE-DEKOM/      26 September           Ke-1
                  Pemantau Risiko/     MTF/IX/2025 tanggal 26 September 2025 tentang Penetapan   2025-September 2028
                  Komisaris Independen Anggota Komite Pemantau Risiko
 Fendy Eventius   Anggota/Komisaris    Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 012/SKE-DEKOM/      26 September 2025-25   Ke-1
 Mugni            Independen           MTF/IX/2025 tanggal 26 September 2025 tentang Penetapan   September 2028
                                       Anggota Komite Pemantau Risiko
 Irwan Tri Nugroho Anggota/Pihak       Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 012/SKE-DEKOM/      26 September 2025-25   Ke-2
                   Independen          MTF/IX/2025 tanggal 26 September 2025 tentang Penetapan   September 2028
                                       Anggota Komite Pemantau Risiko
 Indra Riyawan    Anggota/Pihak        Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 012/SKE-DEKOM/      26 September 2025-25   Ke-2
                  Independen           MTF/IX/2025 tanggal 26 September 2025 tentang Penetapan   September 2028
                                       Anggota Komite Pemantau Risiko



Profil Anggota Komite Pemantau Risiko
Profil Subarna sebagai ketua dan Fendy Eventius Mugni sebagai anggota Komite Pemantau Risiko dapat dilihat bagian
profil Dewan Komisaris pada Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. Untuk Profil Indra Riyawan sebagai
anggota Komite juga dapat dilihat pada Sub Bab Profil Komite Audit. Berikut untuk profil dari anggota Komite Pemantau
Risiko non Komisaris dari pihak independen.




198         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2025
Page 200
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                              www.mtf.co.id




                                                         Irwan Tri Nugroho
                                                         Anggota Komite Pemantau Risiko
                                                         Usia: 41 Tahun | Kewarganegaraan: Indonesia
                                                         Domisili: Kabupaten Bantul




Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 012/SKE-DEKOM/MTF/IX/2025 tentang Penetapan Anggota Komite Pemantau Risiko


Masa Jabatan                                             Sertifikasi yang Dimiliki
26 September 2025-25 September 2028                      QCRO Certification


Periode Jabatan                                          Pengalaman Kerja
Ke-2
                                                         • Staf Pengajar bidang Manajemen Keuangan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis,
                                                           Universitas Sebelas Maret (UNS)
Riwayat Pendidikan                                       • Dosen dan Peneliti Tamu di berbagai perguruan tinggi baik di dalam maupun luar
• Doktor di bidang Banking and Finance dari University     negeri, Wakil Presiden bidang Program dan Kerjasama Internasional di Indonesian
  of Limoges, Perancis (2014)                              Finance Association (IFA)
• Magister di bidang Manajemen dari Universitas
  Gadjah Mada (2009)
• Sarjana di bidang Manajemen dari Universitas
                                                         Rangkap Jabatan
  Sebelas Maret (2006)                                   Tidak memiliki rangkap jabatan




Independensi Komite Pemantau Risiko
Anggota Komite Pemantau Risiko merupakan individu                             maka dalam jangka waktu paling lama 6 (enam)
profesional yang memenuhi persyaratan independensi,                           bulan setelah diperolehnya saham tersebut wajib
kompetensi, pengalaman, dan integritas dalam                                  mengalihkan kepada pihak lain.
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Pembentukan                    2.    Tidak mempunyai hubungan keluarga karena
Komite Pemantau Risiko ditujukan untuk memastikan                             perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik
pelaksanaan fungsi pengawasan atas manajemen risiko                           horizontal maupun vertikal dengan Dewan Komisaris,
dilakukan secara objektif dan bebas dari benturan                             Direksi, atau Pemegang Saham Utama/Pengendali
kepentingan.                                                                  Perseroan.
                                                                        3.    Tidak memiliki hubungan usaha, baik langsung
Dalam menjalankan perannya, Komite Pemantau Risiko                            maupun tidak langsung yang berkaitan dengan usaha
tidak memiliki hubungan kepengurusan, kepemilikan,                            Perseroan termasuk di dalamnya tidak menerima
keuangan, maupun hubungan lain dengan Perseroan                               kompensasi dari Perseroan dan entitas anak selain
yang dapat memengaruhi independensinya. Seluruh                               imbalan jasa yang diterima berkaitan dengan tugas-
anggota Komite Pemantau Risiko menjalankan tugasnya                           tugas sebagai Anggota Komite.
dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-                      4.    Bukan pegawai Kantor Akuntan Publik, Kantor
undangan yang berlaku serta kebijakan internal Perseroan.                     Konsultan Hukum, atau Pihak lain yang memberi
                                                                              jasa audit, jasa non audit dan atau jasa konsultasi
Untuk menjaga independensi dalam pelaksanaan tugas,                           lain kepada Perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan
anggota Komite Pemantau Risiko Perseroan, khususnya                           terakhir sebelum diangkat oleh Dewan Komisaris.
yang berasal dari pihak independen, wajib memenuhi                      5.    Bukan orang yang mempunyai wewenang dan
kriteria independensi sebagai berikut:                                        tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin,
                                                                              atau mengendalikan Perseroan dalam waktu 1
1.     Tidak memiliki saham Perseroan, baik langsung                          (satu) tahun terakhir sebelum diangkat oleh Dewan
       maupun tidak langsung. Dalam hal Anggota Komite                        Komisaris, kecuali anggota Komite yang berasal dari
       memperoleh saham akibat suatu peristiwa hukum                          Dewan Komisaris.




                                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                             Laporan Tahunan 2025       199
Page 201
             Tata Kelola Perusahaan




Transparansi independensi Komite Pemantau Risiko terlihat dalam tabel berikut:
                                        Aspek Independensi                                             Subarna      Fendy      Indra       Irwan Tri
                                                                                                                   Eventius   Riyawan      Nugroho
                                                                                                                    Mugni
 Memiliki saham Perseroan, baik langsung maupun tidak langsung                                            x            x          x           x
 Memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi, atau Pemegang Saham Utama/                   x            x          x           x
 Pengendali
 Memiliki hubungan usaha, baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan usaha                 x            x          x           x
 Perseroan
 Merupakan orang yang memberikan jasa audit, non audit, atau jasa konsultan lainnya kepada                x            x          x           x
 Perseroan dalam waktu enam bulan terakhir



 Merupakan orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin                  x            x          x           x
 atau mengendalikan kegiatan Perseroan




Piagam Komite Pemantau Risiko
Piagam Komite Pemantau Risiko disusun dan disahkan                                 3.   Melakukan pemantauan atas pelaksanaan tugas
oleh Dewan Komisaris di Jakarta pada 14 Februari 2025                                   satuan kerja Manajemen Risiko.
berdasarkan Surat Keputusan Nomor 006/SKE-DEKOM/                                   4.   Melakukan reviu atas laporan profil risiko dan/
MTF/II/2025. Piagam mengatur mengenai kedudukan,                                        atau tingkat risiko.
keanggotaan, kewenangan, tugas, dan tanggung jawab                                 5.   Melakukan reviu atas laporan tingkat kesehatan
Komite Pemantau Risiko serta memberikan batasan dan                                     keuangan Perseroan.
mengatur tata hubungan kerja antara Komite Pemantau                                6.   Memantau kecukupan proses identifikasi,
Risiko dengan Komite lain di bawah Dewan Komisaris.                                     pengukuran pemantauan, pengendalian dan
                                                                                        sistem informasi manajemen risiko.
Wewenang serta Tugas dan Tanggung
Jawab Komite Pemantau Risiko                                                 Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab
Komite Pemantau Risiko memiliki wewenang untuk dapat                         Komite Pemantau Risiko
mengakses dokumen, data dan informasi perseroan,                             Lingkup tugas masing-masing anggota Komite Pemantau
berkomunikasi langsung dengan karyawan termasuk                              Risiko disusun dengan mengacu pada ketentuan peraturan
Direksi dan pihak yang menjalankan fungsi audit internal                     perundang-undangan yang berlaku bagi Lembaga Jasa
dan manajemen risiko, melibatkan pihak independen                            Keuangan Non-Bank, antara lain Peraturan OJK No. 28/
yang diperlukan dan melakukan kewenangan lain yang                           POJK.05/2022 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan
diberikan Dewan Komisaris sehingga mampu dan                                 Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank dan Peraturan OJK
bertanggung jawab untuk melaksanakan tugas-tugas                             No. 44/POJK.05/2020 tentang Penerapan Manajemen
komite pemantau risiko yang antara lain meliputi:                            Risiko bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank. Selain
    1. Mengarahkan kebijakan, strategi dan kerangka                          itu, pelaksanaan tugas Komite Pemantau Risiko juga
         manajemen risiko sesuai dengan risk appetite                        berpedoman pada Piagam Komite Pemantau Risiko yang
         dan risk tolerance.                                                 ditetapkan pada tanggal 14 Februari 2025. Berdasarkan
    2. Melakukan reviu atas kesesuaian antara kebijakan                      kerangka tersebut, lingkup tugas Komite Pemantau Risiko
         manajemen risiko Perseroan dengan pelaksanaan                       adalah sebagai berikut:
         kebijakan tersebut.


 Nama                     Jabatan                                   Uraian Tugas
 Subarna                  Ketua Komite Pemantau Risiko              Mengarahkan kebijakan, strategi dan kerangka manajemen risiko sesuai dengan
                                                                    risk appetite dan risk tolerance.
 Fendy Eventius Mugni     Anggota Komite Pemantau Risiko            Melakukan pemantauan atas pelaksanaan tugas satuan kerja Manajemen Risiko
 Irwan Tri Nugroho        Anggota Komite Pemantau Risiko            · Melakukan reviu atas laporan tingkat kesehatan keuangan Perseroan
                                                                    ·M elakukan reviu atas kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko Perseroan
                                                                      dengan pelaksanaan kebijakan tersebut
 Indra Riyawan            Anggota Komite Pemantau Risiko            · Melakukan reviu atas laporan profil risiko dan/atau tingkat risiko
                                                                    · Memantau kecukupan proses identifikasi, pengukuran pemantauan,
                                                                       pengendalian dan sistem informasi manajemen risiko




200          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 202
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                     www.mtf.co.id




Pengembangan Kompetensi Komite                                               dapat berupa pelatihan, seminar, pembaruan regulasi
Pemantau Risiko                                                              maupun program lain yang relevan dengan peran komite.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan fungsi
pemantauan risiko, Perseroan menyediakan berbagai                            Rincian pelatihan dan kegiatan peningkatan kompetensi
program peningkatan kompetensi bagi anggota Komite                           yang diikuti Komite Pemantau Risiko selama tahun 2025
Pemantau Risiko. Kegiatan pengembangan tersebut                              disajikan pada tabel berikut:


Nama          Pelatihan/Seminar                                                                                Penyelanggara       Tanggal

Indra Riyawan Peran GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan Investor & Stabilitas Sektor Keuangan                   OJK Institute       25 Februari 2025
              Sustainability Accounting and Reporting in The Financial Service                                 OJK Institute       6 Maret 2025
              Inovasi Produk Keuangan Islam: Peran Etika Halal dalam Memperluas Penetrasi Pasar                OJK Institute       13 Maret 2025
              Meneropong Masa Depan Pasar Emas Indonesia: Peran Strategis Bullion Bank                         OJK Institute       17 April 2025
              Peran Strategis Industri Jasa Keuangan dalam Mendorong Pengembangan Ekonomi Daerah               OJK Institute       8 Mei 2025
              Customer Experience: Strategies for Success in Digital Era                                       OJK Institute       22 Mei 2025
              Diorama Keuangan Berkelanjutan Indonesia                                                         OJK Institute       3 Juni 2025
              The Future of Cybersecurity: Threats, Challenge, and Innovations                                 OJK Institute       5 Juni 2025
              Strategi Aman Transaksi Aset Kripto dan Keuangan Digital:Pelindungan Data Pribadi dan Dampak     OJK Institute       19 Juni 2025
              Teknologi Biometrik di Indonesia
              Idea Talks Volume 9: Digitalisasi Perbankan dari Dua Sudut Pandang                               OJK Institute       23 Juni 2025
              Memutus Mata Rantai Scam: Sinergi dan Strategi Pelindungan Konsumen Sektor Keuangan              OJK Institute       26 Juni 2025
              Driving Enterprise Value through Strategic Risk Oversight                                        IKAI Indonesia      15 Juli 2025
              Building the Global Sustainable Islamic Finance Ecosystem                                        OJK Institute       24 Juli 2025
              Peran Industri Jasa Keuangan dalam Mendukung Proyek Strategis Nasional: Pembangunan 3 Juta       OJK Institute       31 Juli 2025
              Rumah
              Mid-Year-Capital Market Review 2025 : Evaluasi Kinerja Pasar & Strategi Investasi ke Depan       OJK Institute       7 Agustus 2025
              Dinamika Geopolitik & Ketahanan Nasional: Strategi Memperkuat Perekonomian Indonesia             OJK Institute       14 Agustus 2025
              GRC Summit                                                                                       OJK Institute       21 Agustus 2025
              Mewujudkan Hari Tua yang Sejahtera: Strategi Peningkatan Kepesertaan Dana Pensiun di Sektor      OJK Institute       21 Agustus 2025
              Informal
              Strategi Peningkatan Daya Saing serta Pendalaman Perbankan Syariah & Pasar Modal Syariah         OJK Institute       28 Agustus 2025
              Risk Appetite & Risk Culture: Pilar Utama dalam Penguatan Manajemen Risiko di Sektor Keuangan    OJK Institute       9 Oktober 2025
Irwan         Peran GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan Investor & Stabilitas Sektor Keuangan                   OJK Institute       25 Februari 2025
Trinugroho
              Meneropong Masa Depan Pasar Emas Indonesia: Peran Strategis Bullion Bank                         OJK Institute       17 April 2025

              Insurance Revolution: How AI is Transforming the Underwriting and Optimizing Business Processes OJK Institute        24 April 2025

              Efek Domino Tarif Trump: Ancaman atau Peluang bagi Ekonomi Indonesia?                            OJK Institute       15 Mei 2025

              The Future of Cybersecurity: Threats, Challenge, and Innovations                                 OJK Institute       5 Juni 2025

              Strategi Aman Transaksi Aset Kripto dan Keuangan Digital:Pelindungan Data Pribadi dan Dampak     OJK Institute       19 Juni 2025
              Teknologi Biometrik di Indonesia
              Idea Talks Volume 9: Digitalisasi Perbankan dari Dua Sudut Pandang                               OJK Institute       23 Juni 2025

              Memutus Mata Rantai Scam: Sinergi dan Strategi Pelindungan Konsumen Sektor Keuangan              OJK Institute       26 Juni 2025

              Agentic in in Finance: A new era of autonomous decision-making                                   OJK Institute       3 Juli 2025
              Peran Industri Jasa Keuangan dalam Mendukung Proyek Strategis Nasional: Pembangunan 3 Juta       OJK Institute       31 Juli 2025
              Rumah
              Mid-Year-Capital Market Review 2025: Evaluasi Kinerja Pasar & Strategi Investasi ke Depan        OJK Institute       7 Agustus 2025

              Dinamika Geopolitik & Ketahanan Nasional: Strategi Memperkuat Perekonomian Indonesia             OJK Institute       14 Agustus 2025

              GRC Summit                                                                                       CRMS                21 Agustus 2025
              Mewujudkan Hari Tua yang Sejahtera: Strategi Peningkatan Kepesertaan Dana Pensiun di Sektor      OJK Institute       21 Agustus 2025
              Informal
              Strategi Peningkatan Daya Saing serta Pendalaman Perbankan Syariah & Pasar Modal Syariah         OJK Institute       28 Agustus 2025

              Risk Appetite & Risk Culture: Pilar Utama dalam Penguatan Manajemen Risiko di Sektor Keuangan    OJK Institute       9 Oktober 2025




                                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                  Laporan Tahunan 2025         201
Page 203
                 Tata Kelola Perusahaan




Rapat Komite Pemantau Risiko                                                            hal Ketua berhalangan hadir, oleh anggota Komite yang
Komite Pemantau Risiko menyelenggarakan rapat secara                                    ditunjuk secara tertulis.
berkala sesuai dengan kebutuhan pengawasan atas
penerapan manajemen risiko Perseroan. Rapat Komite                                      Rapat Komite Pemantau Risiko dinyatakan sah apabila
Pemantau Risiko dilaksanakan secara triwulanan dan dalam                                dihadiri oleh lebih dari ½ (satu per dua) jumlah anggota,
praktiknya dapat diselenggarakan lebih sering sesuai                                    termasuk sekurang-kurangnya seorang Komisaris dan
kebutuhan, termasuk melalui rapat bulanan yang telah                                    pihak independen. Hingga 31 Desember 2025, Komite
disepakati sebelumnya. Dalam pelaksanaan rapat, Ketua                                   Pemantau Risiko telah menyelenggarakan 5 (lima) kali
Komite mengundang seluruh anggota Komite Pemantau                                       rapat. Risalah rapat serta rekapitulasi tingkat kehadiran
Risiko serta anggota Dewan Komisaris yang relevan. Rapat                                anggota Komite Pemantau Risiko disajikan sebagai
dipimpin oleh Ketua Komite Pemantau Risiko atau, dalam                                  berikut:


Frekuensi Kehadiran
                     Nama                            Jabatan                   Jumlah Wajib Rapat                  Jumlah Kehadiran               Kehadiran (%)
 Subarna                                 Ketua                                           4                                4                              100
 Fendy Eventius Mugni                    Anggota                                         3                                3                              100
 Irwan Tri Nugroho                       Anggota                                         5                                5                              100
 Indra Riyawan                           Anggota                                         5                                5                              100


Agenda Rapat dan Kehadiran Komite Pemantau Risiko
            Tanggal                                                     Agenda                                                Peserta Rapat          Keterangan
 26 Februari 2025              •   Risk Appetite Statement                                                                    Komite Pemantau Risiko -
                               •   Tingkat Kesehatan Desember 2024
                               •   Corporate Risk Management
                               •   Operational Risk
 10 Juni 2025                  •   Risk Appetite Statement                                                                    Komite Pemantau Risiko -
                               •   Portofolio Debitur Restrukturisasi Retail
                               •   Corporate Risk Management
                               •   Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
 08 Juli 2025                  •   Penjelasan atas Kerjadian Kesalahan Payroll bulan Juni 2025                                Komite Pemantau Risiko -
                               •   Evaluasi Kebijakan Manajemen Risiko dalam Penyaluran Kredit serta Mitigasinya
                               •   Overview Koordinasi Kebijakan Manajemen RIsiko antar Kantor Cabang
 29 September 2025             •   Rangkuman Rapat Komite Pemantau Risiko Juli & September 2025                               Komite Pemantau Risiko -
                               •   Risk Appetite Statement
                               •   Batas Maksimum Pemberian Pembiayaan (BMPP)
                               •   Portfolio Corporate Fleet
                               •   Portfolio Debitur Restrukturisasi Corporate Fleet
                               •   Pemaparan RIsiko Operasional
 24 November 2025              •   Tindak Lanjut Rapat Komite Pemantau Risiko tanggal 29 September 2025                       Komite Pemantau Risiko -
                               •   Hasil Penilaian Risk Maturity Index (RMI)
                               •   Risk Appetite Statement (RAS)
                               •   Tingkat Kesehatan Perusahaan
                               •   Corporate Risk
                               •   Portfolio Debitur Restrukturisasi


Kebijakan Remunerasi
Kebijakan Remunerasi Komite Nominasi & Remunerasi mengacu pada kebijakan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selaku
Pemegang Saham Mayoritas/Pengendali Perseroan.



Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan Komite Pemantau Risiko
pada Tahun 2025
Untuk memperkuat pengelolaan risiko di lingkup                                          4.    Melakukan reviu atas laporan profil risiko dan/atau
Perseroan, program kerja yang menjadi tugas dan                                               tingkat risiko.
kewajiban Komite Pemantau Risiko di tahun 2025 adalah:                                  5.    Melakukan reviu atas laporan tingkat kesehatan
1. Mengarahkan kebijakan, strategi, dan kerangka                                              keuangan Perseroan.
    manajemen risiko sesuai dengan risk appetite dan risk                               6.    Memantau kecukupan proses identifikasi, pengukuran
    tolerance.                                                                                pemantauan, pengendalian, dan sistem informasi
2. Melakukan reviu atas kesesuaian antara kebijakan                                           manajemen risiko.
    manajemen risiko Perseroan.                                                         7.    Melakukan pembahasan Risk Appetite Statement
3. Melakukan pemantauan atas pelaksanaan tugas                                                (RAS).
    satuan kerja manajemen risiko.                                                      8.    Profil Risiko Terintegrasi.




202              PT Mandiri Tunas Finance
                 Laporan Tahunan 2025
Page 204
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                  www.mtf.co.id




Organ Pendukung Direksi
Dalam rangka mendukung penerapan prinsip Tata Kelola                         ketentuan kepatuhan maupun yang dibentuk berdasarkan
Perusahaan yang Baik, Direksi didukung oleh berbagai                         kebutuhan pengelolaan bisnis Perseroan. Organ-organ
organ pendukung, baik yang dibentuk untuk memenuhi                           pendukung tersebut dijabarkan sebagai berikut:


                                                                                     Direksi
  Sekretaris
 Perusahaan


                               Risk         Internal
                            Management                                                    Komite-Komite
                                             Audit




                                                                                        Komite
                                                                            Komite                      Komite           Komite Pengarah
                                                            ALCO                       Manajemen
                                                                            Kredit                     Anti Fraud       Teknologi Informasi
                                                                                         Risiko




Komite-Komite di Bawah Direksi
A. Komite Aset Dan Liabilitas/Asset Liabilities Committee (ALCO)
Komite Aset dan Liabilitas (Asset and Liability Committee/                   keputusan terkait pengelolaan likuiditas, penetapan suku
ALCO) dibentuk untuk membantu Direksi dalam                                  bunga, serta aspek lain yang berkaitan dengan struktur
menetapkan dan mengawasi strategi pengelolaan aset dan                       aset dan liabilitas, guna memastikan keseimbangan antara
liabilitas Perseroan. ALCO berperan dalam pengambilan                        risiko dan kinerja keuangan Perseroan.

Keanggotaan ALCO Tahun 2025
                          Jabatan                                                              Dijabat Oleh
Ketua                                                  President Director
Anggota Tetap dengan Hak Suara                         1. President Director
(Permanent Voting Member)                              2. Corporate Finance & Risk Management Director
                                                       3. Sales & IT Director
Anggota Tetap Tanpa Hak Suara                          1. Chief Risk Management
(Permanent Non-Voting Member)                          2. Chief Marketing
                                                       3. Chief AR Management & General Service
                                                       4. Retail Risk Management Division Head
                                                       5. Treasury & Finance Division Head
                                                       6. Corporate Planning & Performance Management Division Head
                                                       7. Operational & Corporate Risk Management Division Head
                                                       8. Strategic Marketing & Communication Division Head
                                                       9. Accounting, Tax, & Financial Planning Division Head
Sekretaris                                             Retail Risk Management Division Head
Sekretaris Alternatif 1                                Treasury & Finance Division Head
Sekretaris Alternatif 2                                Corporate Planning & Performance Management Division Head
Undangan Tidak Tetap Tanpa Hak Suara (Invitee)         Division Head dan/atau Department Head terkait materi yang hadir sebagai undangan




Tugas dan Tanggung Jawab ALCO                                                     terhadap perubahan suku bunga serta mengelola
1.   Menetapkan, mengembangkan, dan mengkaji                                      dampak perubahan tersebut untuk mendapatkan
     strategi Asset & Liability Management (ALM).                                 pendapatan bunga yang maksimal.
2.   Mengevaluasi dan memonitor pricing sehingga bisnis                      5.   Mengelola risiko pasar dan likuiditas sebagai
     dapat dijalankan dengan tujuan menguntungkan                                 pertimbangan bagi manajemen untuk mengetahui
     Perusahaan.                                                                  tingkat paparan Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas.
3.   Memonitor limit likuiditas yang harus tersedia sesuai                   6.   Menjadi penghubung terhadap Satuan Kerja lain
     dengan kebutuhan Perusahaan.                                                 dalam hal perencanaan keuangan dan anggaran,
4.   Mengelola aset maupun liabilitas yang sensitif                               pengembangan produk baru, pengelolaan portofolio,


                                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                  Laporan Tahunan 2025      203
Page 205
              Tata Kelola Perusahaan




       kecukupan modal dan pertumbuhan yang stabil.                      2.   Anggota Tetap Tanpa Hak Suara (Permanent Non-
7.     Melakukan pengambilan keputusan strategis di                           Voting Member)
       bidang pengelolaan aset dan liabilitas, namun tidak                    Profil Devi Maladianti, Afri Feder Fauzi, dan B. Perana
       melampaui wewenang Direksi seperti menetapkan                          Citra Ketaren sebagai anggota tetap tanpa hak suara
       limit yang berkaitan dengan Risiko Likuiditas dan                      ALCO dapat dilihat bagian Profil Pejabat Eksekutif
       Risiko Pasar sesuai kebijakan pengambilan risiko                       (Chief) pada bab Profil Perusahaan dalam Laporan
       secara keseluruhan.                                                    Tahunan ini. Selain itu, profil Vitriati Hartika sebagai
                                                                              anggota tetap tanpa hak suara Komite ALCO dapat
Profil Anggota ALCO                                                           dilihat pada bagian Profil Kepala Manajemen Risiko
1.     Anggota Tetap dengan Hak Suara                                         pada bab ini. Berikut untuk profil dari anggota tetap
       (Permanent Voting Member)                                              tanpa hak suara Komite ALCO non-direksi.
        Profil Pinohadi G. Sumardi, R. Eryawan Nurhariadi,
        dan William Francis Indra sebagai anggota tetap
        dengan hak suara ALCO dapat dilihat pada bagian                  Berikut untuk profil dari anggota tetap tanpa hak suara
        Profil Direksi bab Profil Perusahaan dalam Laporan               ALCO non-direksi.
        Tahunan ini.

                                                                                                                      Usia: 51 Tahun
 Ramdhan Safitri                                                                                       Kewarganegaraan: Indonesia
 Treasury & Finance Division Head                                                                        Domisili: Kabupaten Bekasi

 Dasar Hukum Pengangkatan
 0024/SK-HRS/ HC/I/2016


 Riwayat Pendidikan                                        Pengalaman Kerja
 Sarjana di bidang Teknik Informatika dari Universitas     •   Treasury & Finance Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2018-sekarang)
 Bina Nusantara (1998)                                     •   Finance & Accounting Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2016-2018)
                                                           •   Regional Manager PT Mandiri Tunas Finance (2013-2016)
                                                           •   Information Technology Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2009-2013)
 Sertifikasi yang Dimiliki                                 •   IT Manager PT Mandiri Tunas Finance (2008-2009)
 Sertifikasi Dasar Pembiayaan-Managerial (2023)
                                                           •   Software Manager PT Mandiri Tunas Finance (1997-2008)


                                                           Rangkap Jabatan
                                                           Tidak memiliki rangkap jabatan




     Citra Judith Lupitadevi                                                                                        Usia: 41 Tahun
     Corporate Planning &                                                                            Kewarganegaraan: Indonesia
     Performance Management Division Head                                                         Domisili: Kota Tangerang Selatan

     Dasar Hukum Pengangkatan
     00403/SK-HCP.SVC/ HC/01/2018


 Riwayat Pendidikan                                       Pengalaman Kerja
 • Magister di bidang Manajemen Teknologi dari Institut   • Corporate Planning & Performance Management Division Head PT Mandiri Tunas
   Teknologi Sepuluh Nopember (2022)                         Finance (2021-sekarang)
 • Sarjana di bidang Akuntansi dari Universitas           • Strategic Business Initiative Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2018-2021)
   Airlangga (2009)                                       • Corporate Secretary & Legal Compliance Division Head PT Mandiri Tunas Finance
 • Sarjana di bidang Teknik Industri dari Institut           (2017-2018)
   Teknologi Sepuluh Nopember (2006)                      • Business Excellence Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2016-2017)
                                                          • Business Initiative Development Department Head PT Mandiri Tunas Finance
 Sertifikasi yang Dimiliki                                   (2015-2016)
 Sertifikasi Dasar Pembiayaan-Managerial (2023)            • New Business Initiative & Alliance Project Manager PT Mandiri Tunas Finance
                                                             (2011-2014)



                                                          Rangkap Jabatan
                                                          Tidak memiliki rangkap jabatan




204           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 206
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                  www.mtf.co.id




  Ruly Widyanto                                                                                                        Usia: 43 Tahun
                                                                                                           Kewarganegaraan: Indonesia
  Strategic Marketing & Communication
                                                                                                                    Domisili: Bandung
  Division Head

  Dasar Hukum Pengangkatan
  00030/SK-HCP.HCS/HC/II/2025


  Riwayat Pendidikan                                    Pengalaman Kerja
  Sarjana di bidang Manajemen di Universitas            •     Strategic Marketing & Communication Division Head PT Mandiri Tunas Finance
  Diponegoro (2004)                                           (2025-sekarang)
                                                        •     Multiguna Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2020-2025)
  Sertifikasi yang Dimiliki                             •     Operation Support Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2019-2020)
  Sertifikasi Dasar Pembiayaan-Managerial (2024)        •     Deputy Operation Support Management PT Mandiri Tunas Finance (2019)
                                                        •     Branch Manager PT Mandiri Tunas Finance (2017-2019)
                                                        •     Credit Development Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2016-2017)
                                                        •     Branch Manager PT Mandiri Tunas Finance (2014-2016)
                                                        •     Area Credit Manager PT Mandiri Tunas Finance (2012-2016)fdf


                                                        Rangkap Jabatan
                                                        Tidak memiliki rangkap jabatan




  Rina Floriana Rustika                                                                                                 Usia: 57 Tahun
                                                                                                            Kewarganegaraan: Indonesia
  Accounting & Tax Division Head
                                                                                                                  Domisili: Kota Depok



  Dasar Hukum Pengangkatan
  036/PKWT/HC/HO/III/2025


  Riwayat Pendidikan                                    Pengalaman Kerja
  Sarjana di bidang Akuntansi dari Universitas Negeri       • Accounting & Tax Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2025-sekarang)
  Jakarta (1991)                                            • Accounting, Tax & Financial Planning Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2022-
                                                              2025)
  Sertifikasi yang Dimiliki                                 • Accounting Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2016-2022)
  Sertifikasi Dasar Pembiayaan-Managerial (2024)        Rangkap Jabatan
                                                        Tidak memiliki rangkap jabatan




Rapat ALCO
Rapat ALCO merupakan forum yang mewadahi anggota                            apabila dihadiri oleh lebih dari 50% jumlah Anggota
Komite untuk membahas setiap kebijakan dan keputusan                        Tetap dengan Hak Suara yang ditunjuk (Permanent Voting
strategis yang menyangkut pengelolaan aset dan liabilitas                   Member). Pengambilan keputusan rapat ALCO adalah
Perseroan. Rapat ini diadakan dengan frekuensi minimal 1                    berdasarkan musyawarah mufakat yang dicantumkan
(satu) kali dalam 1 (satu) bulan.                                           dalam risalah rapat.

Rapat dipimpin oleh Ketua ALCO. Dalam hal Ketua                             Hingga 31 Desember 2025, rapat ALCO telah dilaksanakan
berhalangan hadir, maka rapat dapat dipimpin oleh                           sebanyak 12 (dua belas) kali, sesuai dengan ketentuan
Anggota Tetap dengan Hak Suara (Permanent Voting                            dan mekanisme yang berlaku di Perseroan. Beberapa
Member) yang ditunjuk. Rapat ALCO dianggap sah                              pembahasan yang dilakukan dalam rapat ALCO terkait:



                                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                 Laporan Tahunan 2025       205
Page 207
             Tata Kelola Perusahaan




     Tempat & Tanggal                                         Agenda                                  Persentase Kehadiran Peserta (%)
 Jakarta, 22 Januari 2025      • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Desember 2024                    100
                               • Perkembangan Pricing periode Desember 2024
                               • Proyeksi Likuiditas Januari 2025
 Jakarta, 20 Februari 2025     • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Januari 2025                     75
                               • Perkembangan Pricing periode Januari 2025
                               • Proyeksi Likuiditas Februari 2025
 Jakarta, 18 Maret 2025        • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Februari 2025                    92
                               • Perkembangan Pricing periode Februari 2025
                               • Proyeksi Likuiditas Maret 2025
 Jakarta, 24 April 2025        • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Maret 2025                       92
                               • Perkembangan Pricing periode Maret 2025
                               • Proyeksi Likuiditas April 2025
 Jakarta, 26 Mei 2025          • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode April 2025                       100
                               • Perkembangan Pricing periode April 2025
                               • Proyeksi Likuiditas Mei 2025
 Jakarta, 16 Juni 2025         • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Mei 2025                         100
                               • Perkembangan Pricing periode Mei 2025
                               • Proyeksi Likuiditas Juni 2025
 Jakarta, 21 Juli 2025         • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Juni 2025                        100
                               • Perkembangan Pricing periode Juni 2025
                               • Proyeksi Likuiditas Juli 2025
 Jakarta, 28 Agustus 2025      • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Juli 2025                        92
                               • Perkembangan Pricing periode Juli 2025
                               • Proyeksi Likuiditas Agustus 2025
 Jakarta,   15   September     • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Agustus 2025                     92
 2025                          • Perkembangan Pricing periode Agustus 2025
                               • Proyeksi Likuiditas September 2025
 Jakarta, 24 Oktober 2025      • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode September 2025                   92
                               • Perkembangan Pricing periode September 2025
                               • Proyeksi Likuiditas Oktober 2025
 Jakarta,   17    November     • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode Oktober 2025                     92
 2025                          • Perkembangan Pricing periode Oktober 2025
                               • Proyeksi Likuiditas November 2025
 Jakarta, 15 Desember 2025     • Economic Outlook & Macroeconomic Forecast periode November 2025                    83
                               • Perkembangan Pricing periode November 2025
                               • Proyeksi Likuiditas Desember 2025




Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas
ALCO Tahun 2025
                                                                                    untuk penetapan strategi Perseroan.
Sepanjang tahun 2025, ALCO telah menjalankan fungsi                            2.   Melakukan analisis likuiditas, terutama analisis
dan kewenangannya dengan melaksanakan berbagai                                      sumber dan proyeksi penggunaan dana.
kegiatan sebagai berikut:                                                      3.   Melakukan analisis kondisi pricing MTF meliputi
    1. Melakukan analisis dan menyampaikan hasil                                    realisasi pricing setiap produk.
         analisis kondisi ekonomi nasional maupun global                       4.   Menetapkan        strategi   pembiayaan  untuk
                                                                                    meningkatkan penetrasi pasar.

B. Komite Kredit
Komite Kredit merupakan forum pengambilan keputusan                      Kantor Pusat dan Komite Kredit Kantor Cabang atau
pembiayaan yang dibentuk untuk mendukung Direksi                         Unit. Anggota Komite Kredit ditetapkan oleh Direksi dan
dalam menjalankan fungsi persetujuan kredit sesuai                       diberikan kewenangan WMP sesuai dengan tingkat jabatan
dengan batas kewenangan masing-masing pejabat.                           dan fungsi masing-masing.
Kewenangan tersebut diberikan melalui Surat Keputusan
Wewenang Memutus Pembiayaan (WMP), yang mengatur                         Komite Kredit Cabang untuk persetujuan kredit baru terdiri
limit dan tanggung jawab dalam proses persetujuan kredit                 atas Credit Head, Sales Head, dan Branch Manager. Credit
Perseroan.                                                               Head memberikan rekomendasi hasil analisa dan keputusan
                                                                         dalam sistem E-Star melalui Request for Credit Approval
Keanggotaan Komite Kredit                                                (RCA) yang terdapat dalam menu Credit “Credit Process”.
Struktur Komite Kredit Perseroan terdiri dari Komite Kredit              Sales Head memberikan reviu atas hasil keputusan reject




206           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 208
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                 www.mtf.co.id




oleh Credit Head sesuai Prinsip “Four Eye Principle”. Branch   efektif, Perseroan membentuk Komite Manajemen Risiko
Manager memiliki limit kewenangan untuk memberikan             sebagai organ pendukung Direksi dalam pengawasan dan
keputusan persetujuan kredit.                                  pengelolaan risiko secara menyeluruh.

Komite kredit Kantor Pusat untuk persetujuan kredit baru       Komite Manajemen Risiko berperan dalam mendukung
terdiri atas fungsi sales retail (Regional Manager), fungsi    Direksi, khususnya Direktur Utama, dalam memastikan
credit (Area Credit Manager dan Credit Management              penerapan manajemen risiko dilakukan secara konsisten,
Division Head), dan Direksi.                                   terintegrasi, dan selaras dengan strategi serta profil risiko
                                                               Perseroan. Potensi risiko yang dikelola mencakup antara
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Kredit                         lain risiko strategis, risiko operasional, risiko kredit, risiko
Dalam setiap pengambilan keputusan persetujuan kredit,         pasar, risiko likuiditas, risiko hukum, risiko kepatuhan, dan
Komite Kredit wajib menjalankan perannya sebagai               risiko reputasi.
mekanisme pengendalian risiko dan pengendalian
manajemen kredit Perseroan. Peran tersebut ditujukan           Adapun tugas dan tanggung jawab Komite Manajemen
untuk memastikan bahwa setiap keputusan pembiayaan             Risiko adalah memberikan rekomendasi kepada Direktur
dilakukan secara prudent, terukur, dan selaras dengan          Utama terkait penerapan Manajemen Risiko Perseroan,
kebijakan manajemen risiko Perseroan.                          yang meliputi:
                                                                    1. Penyusunan kebijakan, strategi, dan pedoman
Komite Kredit sebagai sarana pengendalian manajemen                     penerapan Manajemen Risiko;
risiko mengandung arti bahwa:                                       2. Perbaikan     atau    penyesuaian   pelaksanaan
      ·  Setiap persetujuan pembiayaan yang dilakukan                   Manajemen Risiko berdasarkan hasil evaluasi
         Komite Kredit dapat diartikan sebagai pernyataan               pelaksanaan Manajemen Risiko;
         bahwa customer yang disetujui permohonan                   3. Penetapan hal-hal yang terkait dengan keputusan
         pembiayaannya adalah customer yang layak                       bisnis yang menyimpang dari prosedur normal;
         (feasible).                                                4. Membuat summary rekomendasi, tindak lanjut
      ·  Setiap persetujuan pembiayaan adalah keputusan                 dan/atau hasil penerapan Manajemen Risiko.
         dari Komite Kredit untuk menempatkan dana
         pada suatu pembiayaan yang memiliki risiko yang       Keanggotaan Komite Manajemen Risiko
         sudah termitigasi.                                    Ketua:
                                                               Corporate Finance & Risk Management Director
Komite Kredit sebagai sarana proses pengendalian
manajemen kredit mengandung arti bahwa:                        Anggota Tetap:
   ·   Setiap persetujuan Komite Kredit merupakan                 1. Sales & IT Director
       bagian dalam pengendalian seluruh proses                   2. Chief Bidang Risk Management
       perkreditan.                                               3. Retail Risk Management Division Head
   ·   Menentukan dan memastikan bahwa tata cara                  4. Corporate Secretary Division Head
       dalam pemberian kredit dapat diberikan secara              5. Operational & Corporate Risk Management
       benar sesuai dengan prosedur yang ada.                         Division Head
                                                                  6. Legal & Litigation Division Head
Profil Anggota Komite Kredit
Sebagaimana dijelaskan pada bagian Keanggotaan Komite          Anggota Tidak Tetap:
Kredit, struktur Komite Kredit Perseroan terdiri dari Komite   Pejabat senior yang akan diundang sesuai dengan relevansi
Kredit Kantor Pusat dan Komite Kredit Kantor Cabang atau       pembahasan
Unit, dengan anggota yang sebagian besar ditunjuk oleh
Direksi dan diberikan kewenangan melalui penetapan WMP.        Profil Anggota Komite Manajemen Risiko
Mengingat keanggotaan Komite Kredit bersifat fungsional,       Profil R. Eryawan Nurhariadi sebagai ketua serta William
dinamis, dan disesuaikan dengan struktur organisasi serta      Francis Indra dan Devi Maladianti sebagai anggota tetap
limit kewenangan yang berlaku, maka profil masing-masing       Komite Manajemen Risiko dapat dilihat bagian Profil Direksi
anggota Komite Kredit tidak diungkapkan secara individual      dan Pejabat Eksekutif (Chief) pada bab Profil Perusahaan
dalam laporan ini.                                             dalam Laporan Tahunan ini. Selain itu, profil Vitriati Hartika
                                                               sebagai anggota tetap Komite Manajemen Risiko dapat
                                                               dilihat bagian Profil Kepala Manajemen Risiko pada bab
C. Komite Manajemen Risiko                                     ini. Profil Dadan Hamdhani akan turut disampaikan secara
Seiring dengan peningkatan skala dan kompleksitas              detail di Profil Sekretaris Perusahaan pada bab ini. Berikut
kegiatan usaha Perseroan, profil risiko yang dihadapi          untuk profil dari anggota tetap Komite Manajemen Risiko
menjadi semakin beragam dan dinamis. Untuk memastikan          non-direksi.
bahwa seluruh potensi risiko dikelola secara terstruktur dan


                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                 Laporan Tahunan 2025      207
Page 209
            Tata Kelola Perusahaan




  Arief Aphrian Lambri                                                                                                 Usia: 51 Tahun
                                                                                                        Kewarganegaraan: Indonesia
  Legal & Litigation Division Head                                                        Domisili: Kota Administrasi Jakarta Selatan


  Dasar Hukum Pengangkatan
  00273/SK-HCP.HCS/HC/I/2025


 Riwayat Pendidikan                                          Pengalaman Kerja
 • Magister di bidang Kenotariatan dari Universitas           • Legal & Litigation Division PT Mandiri Tunas Finance (2024-sekarang)
   Indonesia (2021)                                           • Legal Division PT Mandiri Tunas Finance (2022-2024)
 • Sarjana di bidang Hukum dari Universitas Indonesia         • Corsec & Compliance Senior Manager PT Chandra Sakti Utama Leasing (2010-2022)
   (1999)                                                     • Legal & Contract Executive PT ABB Sakti Industri (2009-2010)
                                                              • Senior Associate Lawyer Thamrin & Rachman Lawfirm (2006-2009
 Sertifikasi yang Dimiliki                                    • Managing Associate Lawyer-Hamdan, Sudjana, Januardi & Partners (2000-2004)
 Sertifikasi Dasar Pembiayaan-Managerial (2024)

                                                             Rangkap Jabatan
                                                             Tidak memiliki rangkap jabatan




Rapat Komite Manajemen Risiko
   1. Rapat Komite Manajemen Risiko dilaksanakan                                  4.    Hasil Rapat Komite Manajemen Risiko dituangkan
       secara periodik (minimal 4 kali dalam setahun).                                  dalam risalah/notula rapat yang ditandatangani
   2. Rapat Komite Manajemen Risiko dapat                                               oleh seluruh anggota Komite Manajemen Risiko
       dilaksanakan apabila dihadiri oleh lebih dari ½                                  yang hadir.
       (satu per dua) jumlah anggota termasuk Ketua
       Komite Manajemen Risiko.                                              Hingga    31   Desember      2025,    Perseroan   telah
   3. Rapat dipimpin oleh Ketua Manajemen Risiko,                            menyelenggarakan Rapat Komite Manajemen Risiko
       apabila Ketua berhalangan hadir maka rapat                            sebanyak 4 (empat) kali dengan ringkasan agenda sebagai
       dapat dipimpin oleh anggota yang ditunjuk.                            berikut:



 Tempat & Tanggal                                                    Agenda                                       Persentase Kehadiran Peserta
                                                                                                                              (%)
 Ruang Meeting BOD Lt. 3A           ·     Update POJK No. 42 tahun 2024.                                                        100
 Selasa, 18 Maret 2025.             ·     Update tren laporan pengaduan dan berita negatif.
                                    ·     Update quality assurance oprisk dan action plan jangka Panjang.
                                    ·     Risk status dan action plan monitoring debitur corporate fleet.
 Ruang Meeting BOD Lt. 3A           ·     Risk Appetite Statement (RAS) Mei 2025.                                               100
 Selasa, 17 Juni 2024               ·     Tren pengaduan pelanggan.
                                    ·     Pemberitaan negatif.
                                    ·     Penyampaian hasil quality assurance dan RCSA Q1 2025.
                                    ·     Dashboard corporate fleet.
                                    ·     Tindak lanjut Audit Eksternal CKPN individual.
                                    ·     Industry outlook sektor nikel dan Batubara.
 Ruang Meeting BOD Lt. 3A           ·     Stress test ke-2 tahun 2025.                                                          100
 Kamis, 25 Agustus 2025             ·     Dashboard corporate fleet.
                                    ·     Operational loss.
                                    ·     Business Continuity Management (BCM).
                                    ·     Tren laporan pengaduan pelanggan.
                                    ·     Pemberitaan negatif.
 Ruang Meeting BOD Lt. 3A           ·     Update pelaksanaan readiness procedure testing di wilayah Jayapura.                   100
 Senin, 3 November 2025             ·     Progres control testing segmen retail.
                                    ·     Summary tingkat Kesehatan 2025.
                                    ·     Penyampaian recovery plan.
                                    ·     Penyampaian risk maturity index tahun 2025.
                                    ·     Tren pelaporan pengaduan pelanggan Q3 2025.
                                    ·     Pemberitaan negatif.




208         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2025
Page 210
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                           www.mtf.co.id




Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Komite Manajemen Risiko
Di sepanjang tahun 2025, Komite Manajemen Risiko telah melaksanakan fungsinya dengan melaksanakan halhal
sebagai berikut:
    1. Mengawasi implementasi kebijakan dan prosedur manajemen risiko.
    2. Mengidentifikasi risiko potensial yang dapat mempengaruhi Perseroan.
    3. Mengembangkan strategi dan rencana untuk mengelola risiko, termasuk mitigasi, transfer, penerimaan, atau
        penghindaran risiko.
    4. Memastikan bahwa strategi manajemen risiko selaras dengan tujuan dan strategi organisasi.
    5. Menyediakan laporan berkala kepada dewan direksi mengenai status risiko dan efektivitas program
        manajemen risiko.
    6. Memastikan bahwa informasi risiko dikomunikasikan secara efektif kepada semua pihak yang berkepentingan.



D. Komite Anti Fraud
Sejalan dengan penerapan Peraturan Otoritas Jasa             Direksi dan Dewan Komisaris dalam memastikan
Keuangan Nomor 12 Tahun 2024 yang diundangkan                penerapan Strategi Anti Fraud berjalan secara efektif dan
pada 31 Juli 2024 serta komitmen Perseroan terhadap          terintegrasi di seluruh lini organisasi.
penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Mandiri
Tunas Finance membentuk Komite Anti Fraud.                   Komite Anti Fraud merupakan wujud komitmen
Pembentukan komite ini ditujukan untuk membantu              Manajemen dalam menanamkan budaya kerja yang




                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Laporan Tahunan 2025      209
Page 211
          Tata Kelola Perusahaan




berintegritas serta memperkuat upaya pencegahan dan          Tugas dan tanggung jawab Komite Anti Fraud secara rinci
penanganan fraud secara menyeluruh. Keanggotaan              adalah sebagai berikut:
Komite Anti Fraud ditetapkan dengan mempertimbangkan         1. Komite Anti Fraud bertanggung jawab langsung
peran dan fungsi unit kerja yang memiliki keterkaitan            kepada Direktur Utama.
langsung dalam proses pencegahan, deteksi, investigasi,      2. Membuat summary atas hasil evaluasi penerapan
serta tindak lanjut atas indikasi fraud di lingkungan            strategi Anti Fraud termasuk pelaporan temuan fraud
Perseroan.                                                       sebagai sarana untuk pelaporan kepada Direksi dan
                                                                 Dewan Komisaris.
Adapun komposisi anggota Komite Anti Fraud Perseroan         3. Membahas kejadian fraud dengan memperhatikan
terdiri dari:                                                    faktor-faktor seperti :
     1. Ketua Komite Anti Fraud:                                 a. Penyebab utama kejadian fraud, baik dari aspek
          Corporate Secretary Division Head                           kepegawaian, sistem, prosedur maupun pihak
     2. Wakil Ketua Komite Anti Fraud:                                eksternal.
          Corporate Audit Division Head                          b. Dampak finansial yang ditimbulkan kepada pihak-
     3. Anggota Komite Anti Fraud:                                    pihak baik internal maupun eksternal.
           a. Human Capital Division Head                        c. Kemampuan dan kemauan unit kerja terkait untuk
           b. HC Learning Division Head                               mematuhi ketentuan.
           c. Recovery & Litigation Division Head                d. Frekuensi dan kemungkinan berulangnya kejadian
           a. Retail Risk Management Division Head                    serupa.
           b. Corporate Risk Management Division Head            e. Kecukupan pengawasan dan ketersediaan alat
           c. Legal Division Head                                     kontrol.
                                                                 f. Potensi pencegahan fraud di masa yang akan
Profil Anggota Komite Anti Fraud                                      datang.
Profil Dadan Hamdhani sebagai Ketua Komite Anti Fraud        4. Memantau kepatuhan terhadap pelaksanaan etika
dapat dilihat pada bagian profil Sekretaris Perusahaan dan       kerja.
Bayu Mario sebagai Wakil Ketua Komite Anti Fraud dapat       5. Melakukan evaluasi secara menyeluruh dan
dilihat pada bagian profil Kepala Audit Internal dalam           berkesinambungan terhadap data dan kejadian fraud.
Laporan Tahunan ini.                                         6. Menetapkan Langkah-langkah perbaikan, kontrol dan
                                                                 proses bisnis atas kejadian fraud agar tidak terulang.
Selain itu, profil Makah Indra Purnomo sebagai Anggota
Komite Anti Fraud dapat dilihat pada bagian Anggota          Rapat Komite Anti Fraud
Komite Nominasi & Remunerasi, profil Vitriati Hartika        Sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya, Rapat
sebagai Anggota Komite Anti Fraud juga dapat dilihat         Komite Anti Fraud digunakan sebagai forum pembahasan
pada bagian Profil Kepala Manajemen Risiko, serta profil     atas seluruh indikasi fraud yang terdeteksi melalui
Arief Aphrian Lambri sebagai Anggota Komite Anti             berbagai mekanisme deteksi fraud Perseroan, antara lain
Fraud dapat dilihat pada bagian Profil Anggota Komite        Whistleblowing System, Fraud Detection System, serta
Manajemen Risiko dalam bab ini. Berikut disampaikan          Pemeriksaan Mendadak. Pembahasan dilakukan bersama
profil dari Anggota Komite Anti Fraud non-Direksi.           seluruh anggota Komite Anti Fraud dan melibatkan unit
                                                             kerja terkait sesuai dengan karakteristik kasus yang dibahas.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Anti Fraud
Komite Anti Fraud dibentuk untuk menjalankan fungsi          Dalam rapat tersebut, Komite Anti Fraud menelaah hasil
pengendalian dan pengawasan atas pengelolaan risiko          analisis awal beserta bukti pendukung yang relevan untuk
Perseroan, khususnya yang berkaitan dengan potensi dan       menilai tingkat risiko dan materialitas indikasi fraud yang
kejadian fraud. Komite ini berperan dalam memastikan         terjadi. Hasil pembahasan rapat menjadi dasar untuk
bahwa setiap indikasi dan kejadian fraud yang terdeteksi     penentuan tindak lanjut, yang dapat berupa pelaksanaan
melalui mekanisme pelaporan Perseroan ditangani secara       investigasi khusus, penyusunan rekomendasi sanksi, serta
tepat, terkoordinasi, dan sesuai dengan ketentuan yang       perumusan rencana perbaikan guna menutup kelemahan
berlaku. Dalam pelaksanaan tugasnya, Komite Anti Fraud       pengendalian yang teridentifikasi.
bertanggung jawab untuk mengoordinasikan upaya
pencegahan, deteksi, investigasi, serta tindak lanjut atas   Hingga 31 Desember 2025, rapat Komite Anti Fraud
kejadian fraud, sekaligus memastikan efektivitas penerapan   dilaksanakan sebanyak 4 kali sesuai dengan mekanisme
Strategi Anti Fraud di lingkungan Perseroan.                 yang berlaku di Perseroan. Pembahasan yang dilakukan
                                                             dalam rapat Komite Anti Fraud adalah:
                                                             1. Pembahasan atas indikasi indikasi fraud yang terdeteksi
                                                                  oleh alat deteksi fraud.
                                                             2. Pembahasan monitoring dan evaluasi terhadap kasus
                                                                  fraud.



210       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 212
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                             www.mtf.co.id




Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Komite Anti                E. Komite Pengarah Teknologi Informasi
Fraud Tahun 2025                                             Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas
Komite Anti Fraud telah menjalankan fungsinya sebagai        dan tanggung jawab Direksi, Perseroan membentuk
pengendali dan pelaksana Strategi Anti Fraud di Perseroan    komite yang bertugas membantu Direksi dalam
dengan menjalankan 4 (empat) pilar Strategi Anti Fraud       memberikan arahan serta melakukan pemantauan
yang sudah selaras dengan Peraturan Otoritas Jasa            atas penerapan kerangka kerja, kebijakan, dan praktik
Keuangan Nomor 12 tahun 2024, dengan detail sebagai          manajemen risiko terkait penggunaan Teknologi Informasi.
berikut:                                                     Pembentukan komite ini ditujukan untuk memastikan
• Pilar 1-Pencegahan                                         bahwa pemanfaatan Teknologi Informasi dikelola secara
    Pelaksanaan kegiatan peningkatan awareness               andal, aman, dan selaras dengan strategi serta kebutuhan
    karyawan terhadap fraud dengan bentuk sosialisasi        bisnis Perseroan.
    serta publikasi anti Fraud kepada karyawan internal
    maupun eksternal Perseroan dan deklarasi integritas      Penerapan manajemen risiko Teknologi Informasi tersebut
    dari seluruh Karyawan di Perseroan.                      mengacu pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
• Pilar 2-Deteksi                                            Keuangan Nomor 4/POJK.05/2021, sebagai bagian dari
    Penggunaan alat deteksi fraud Perseroan seperti          upaya Perseroan dalam mendukung pengembangan usaha,
    Whistleblowing System, Fraud Detection System,           menjaga keberlangsungan layanan, serta memastikan
    Pemeriksaan Mendadak (Surprise Audit) dan                kualitas pelayanan kepada debitur secara berkelanjutan.
    Surveillance System untuk mendeteksi lebih dulu atas
    indikasi fraud yang terjadi di Perseroan.                Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pengarah
• Pilar 3-Investigasi, Pelaporan dan Sanksi                  Teknologi Informasi
    Pada pilar ini, pelaksanaan investigasi dilakukan        Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pengarah Teknologi
    apabila diperlukannya pendalaman atas indikasi fraud     Informasi adalah merekomendasikan kepada Direksi
    yang ditemukan oleh alat deteksi fraud Perseroan.        terkait penerapan teknologi informasi yang meliputi:
    Perseroan juga melaporkan penerapan Strategi anti        1. Rencana pengembangan Teknologi informasi yang
    Fraud kepada manajemen Perseroan, regulator serta             sejalan dengan kegiatan usaha.
    pihak terkait lainnya. Pemberian sanksi juga diberikan   2. Perumusan kebijakan dan prosedur Teknologi
    kepada karyawan yang terlibat fraud dalam rangka              Informasi.
    pemberian efek jera dan mencegah fraud yang akan         3. Kesesuaian pelaksanaan proyek Teknologi Informasi
    datang.                                                       yang disetujui dengan rencana pengembangan
• Pilar 4-Pemantauan, Evaluasi dan Tindak Lanjut                  Teknologi Informasi.
    Pelaksanaan                                              4. Kesesuaian Teknologi Informasi dengan kebutuhan
    Pada pilar ini adalah untuk memantau dan                      sistem informasi manajemen serta kebutuhan kegiatan
    mengevaluasi       keseluruhan     kelemahan     yang         bisnis.
    mengakibatkan fraud, dan memberikan tindak lanjut        5. Efektivitas mitigasi risiko atas investasi pada sektor
    perbaikan terhadap kelemahan agar tidak terjadi               teknologi informasi agar investasi memberikan
    kejadian fraud berulang.                                      kontribusi terhadap pencapaian tujuan bisnis.
                                                             6. Pemantauan atas kinerja Teknologi Informasi dan
                                                                  upaya peningkatan kinerja teknologi Informasi.
                                                             7. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait Teknologi
                                                                  Informasi yang tidak dapat diselesaikan oleh unit kerja
                                                                  terkait secara efektif, efisien, dan tepat waktu.
                                                             8. Kecukupan dan alokasi sumber daya Teknologi
                                                                  Informasi.




                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                             Laporan Tahunan 2025      211
Page 213
             Tata Kelola Perusahaan




Keanggotaan Komite Pengarah Teknologi Informasi                           Selain itu, profil anggota tetap Komite Pengarah Teknologi
Keanggotaan Komite Pengarah Teknologi Informasi adalah                    Informasi lainnya dapat dilihat di bagian lain pada bab Tata
sebagai berikut:                                                          Kelola Perusahaan ini. Profil anggota tetap tersebut antara
 1. Ketua:                                                                lain profil Ruly Widyanto dan Rina Floriana Rustika pada
     Direktur Bidang Teknologi Informasi                                  bagian Profil Anggota ALCO, profil Vitriati Hartika pada
 2. Anggota Tetap:                                                        bagian Profil Kepala Manajemen Risiko, serta profil Kanda
     a. Chief Bidang Risk Management                                      Octaviano pada bagian Pembentukan Divisi Teknologi
     b. Information Technology Division Head                              Informasi sebagai Divisi Pengelola IT.
     c. Retail Risk Management Division Head
     a. Operational & Corporate Risk Management                          Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi
         Division Head                                                    1. Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi
     b. Strategic Digital Deputy Division Head                               dilaksanakan secara periodik (minimal 4 kali dalam
     c. Strategic Marketing & Communication Division                        setahun).
         Head                                                             2. Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi dapat
     d. Corporate Planning & Performance Management                         dilaksanakan apabila dihadiri oleh lebih dari ½ (satu
         Division Head                                                       per dua) jumlah anggota termasuk Ketua Komite
     e. Information Technology Deputy Division Head                          Pengarah Teknologi Informasi.
3. Anggota Tidak Tetap:                                                   3. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite Pengarah Teknologi
    Pejabat senior yang akan diundang sesuai dengan                          Informasi, apabila Ketua berhalangan hadir maka rapat
    relevansi pembahasan.                                                    dapat dipimpin oleh anggota yang ditunjuk.
                                                                          4. Hasil Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi
Profil Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi                           dituangkan dalam risalah/notula rapat yang
Profil William Francis Indra sebagai Ketua Komite                            ditandatangani oleh seluruh anggota Komite Pengarah
Pengarah Teknologi Informasi dapat dilihat bagian profil                     Teknologi Informasi yang hadir.
Direksi, serta profil R. Eryawan Nurhariadi dan Devi
Maladianti sebagai Anggota Tetap Komite Pengarah                          Hingga    31   Desember   2025,   Perseroan   telah
Teknologi Informasi dapat dilihat masing-masing di bagian                 menyelenggarakan Rapat Komite Pengarah Teknologi
profil Direksi dan Pejabat Eksekutif (Chief) pada bab Profil              Informasi sebanyak 4 (empat) kali dengan ringkasan
Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.                                     agenda sebagai berikut:



          Tempat & Tanggal                                         Agenda                                 Persentase Kehadiran Peserta (%)


 Graha Mandiri, 25 Februari 2025        •   Update Infrastructure, Security, dan Development Q1 2025
                                        •   Update Project IT
                                                                                                                        62,5
                                        •   Update Digitalisasi Q1 2025
                                        •   Update Risk Profile Q1 2025


 Graha Mandiri, 09 April 2025           • Rekomendasi IT & Digital Strategic Plan 2025-2027                             62,5


 Graha Mandiri, 20 Agustus 2025         •   Update Project IT 2025
                                        •   Update Infrastructure, Security, dan Development Q3 2025
                                                                                                                        100
                                        •   Update Digitalisasi Q3 2025
                                        •   Update Risk Profile Q3 2025


 Graha Mandiri, 11 November 2025        •   Realisasi IT & Digital Strategic Plan 2025
                                        •   Review IT Infrastructure, Security, dan Development Q4 2025
                                                                                                                        75
                                        •   Update Digitalisasi Q4 2025
                                        •   Update Risk Profile Q4 2025




Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Komite Pengarah Teknologi Informasi Tahun 2025
Selama tahun 2025, Komite Pengarah Teknologi Informasi telah melaksanakan 4 (empat) kali rapat dengan pembahasan terkait
perencanaan strategis IT dan Digital 2025-2027, pembahasan project yang terkait IT dan Digitalisasi, performance dan kapasitas
serta keamanan system.




212          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 214
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                             www.mtf.co.id




F. Sekretaris Perusahaan                                                  Kualifikasi Pejabat Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan merupakan organ pendukung                           Sekretaris Perusahaan mengemban peran untuk
Direksi yang berfungsi sebagai penghubung antara                          mendukung terjaganya reputasi dan citra Perseroan secara
Perseroan dengan para pemangku kepentingan. Peran ini                     konsisten melalui pengelolaan komunikasi yang efektif,
mencakup pengelolaan komunikasi korporat penyampaian                      terkoordinasi, dan bertanggung jawab kepada seluruh
informasi material secara tepat waktu dan akurat, serta                   pemangku kepentingan. Peran tersebut dijalankan sebagai
pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi sesuai                          bagian dari penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik,
ketentuan regulator. Keberadaan Sekretaris Perusahaan                     khususnya dalam memastikan keterbukaan informasi yang
menjadi elemen penting dalam menjaga kredibilitas dan                     relevan, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta
transparansi Perseroan.                                                   kelancaran koordinasi antar organ Perseroan. Untuk dapat
                                                                          menjalankan peran tersebut secara optimal, Sekretaris
Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan                                  Perusahaan wajib memenuhi persyaratan minimal sebagai
Sekretaris Perusahaan                                                     berikut:
Pengangkatan dan pemberhentian Sekretaris Perusahaan                           1. Cakap melakukan perbuatan hukum;
dilakukan berdasarkan keputusan Direksi dengan                                 2. Memiliki pengetahuan dan pemahaman di bidang
memperhatikan      ketentuan    peraturan   perundang-                              hukum, keuangan dan tata kelola perusahaan;
undangan yang berlaku, yaitu Peraturan Otoritas Jasa                           3. Memahami kegiatan usaha Perusahaan;
Keuangan (POJK) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Sekretaris                         4. Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik;
Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik Pasal 3 Ayat                          5. Berdomisili di Indonesia.
1, serta mekanisme internal Perseroan, dan dilaksanakan
dengan persetujuan Dewan Komisaris. Dalam pelaksanaan
tugasnya, Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab dan
melaporkan pelaksanaan fungsi serta kegiatannya secara
langsung kepada Direktur Utama. Sekretaris Perusahaan
dilarang merangkap jabatan apa pun pada emiten lain atau
perusahaan publik.




                                                           Dadan Hamdhani
                                                           Sekretaris Perusahaan
                                                           Usia: 51 Tahun | Kewarganegaraan: Indonesia
                                                           Domisili: Kota Tangerang Selatan




Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi No. 00131/SK-HCP.SVC/HC/III/2024


Masa Jabatan                                               Pengalaman Kerja
Sejak 1 April 2024                                         • Corporate Secretary Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2024-sekarang)
                                                           • Human Capital Learning Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2023-2024)
                                                           • Human Capital Recruitment & Industrial Relation Department Head PT Mandiri Tunas
Periode Jabatan                                              Finance (2020-2023)
Ke-1                                                       • Human Resources Operations Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2013-2020)
                                                           • Human Capital Personnel Department Head PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
Riwayat Pendidikan                                           (2005-2013)
Sarjana di bidang Hukum dari Universitas
Langlangbuana (2002)
                                                           Rangkap Jabatan
                                                           Tidak memiliki rangkap jabatan
Sertifikasi yang Dimiliki
• Human Capital Certification
• Pelatihan Sertifikasi Dasar Pembiayaan-Managerial
• Certified Anti Fraud Governance




                                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                             Laporan Tahunan 2025      213
Page 215
               Tata Kelola Perusahaan




Struktur Organisasi Sekretaris Perusahaan
Dalam struktur organisasi Perseroan, Sekretaris             pengelolaan informasi korporasi, dukungan administrasi
Perusahaan ditempatkan sebagai fungsi pendukung             organ Perseroan, serta penguatan pengendalian terkait
Direksi dan melapor langsung kepada Direktur Utama.         integritas dan kepatuhan. Melalui fungsi ini, Perseroan
Fungsi ini membawahi Corporate Communication                memastikan pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi
Department Head, Office of the Board Department Head,       dan kepatuhan regulasi dijalankan secara terkoordinasi
serta Anti Fraud Department Head, yang masing-masing        dan konsisten.
menjalankan peran spesifik sesuai dengan mandat tata
kelola Perseroan.                                           Adapun jumlah karyawan pada Corporate Secretary
                                                            Division hingga akhir tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Penempatan Sekretaris Perusahaan dalam struktur tersebut
ditujukan untuk memastikan koordinasi yang efektif dalam

                                  Jabatan                                   Jumlah Karyawan (orang)
 Division Head                                                                         1
 Deputy Division Head                                                                  1
 Department Head                                                                       2
 Section Head                                                                         11
 Staff - Officer                                                                       1
 Jumlah                                                                               16



Pedoman Kerja Sekretaris Perusahaan                             b.   Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa
Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi                  Keuangan tepat waktu;
Sekretaris Perusahaan, pada tahun 2025 Perseroan telah          c. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum
menetapkan Piagam Sekretaris Perusahaan melalui SOP                  Pemegang Saham;
No.03/PGN/06/2025 yang diterbitkan pada 29 Desember             d. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi
2025 dan telah disetujui oleh Direksi.                               dan/atau Dewan Komisaris; dan
                                                                e. Pelaksanaan       program     orientasi    terhadap
Fungsi dan Tugas Sekretaris Perusahaan                               Perseroan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
Fungsi, tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan               i. Sebagai penghubung antara Perseroan
adalah sebagai berikut:                                                  dengan Pemegang Saham, Otoritas Jasa
                                                                         Keuangan, dan Pemangku Kepentingan
Fungsi                                                                   lainnya.
Merencanakan, mengkoordinasikan, dan mengendalikan                  ii. Merencanakan, mengkoordinasikan dan
seluruh aspek kegiatan Perseroan yang meliputi                           memastikan pelaksanaan Corporate Action
corporate communication, corporate social responsibility,                seperti RUPS, Public Expose, CSR, pembagian
penanganan keluhan konsumen, corporate action,                           dividen, dan Penerbitan Obligasi/MTN agar
kepatuhan terhadap regulasi, pelaksanaan tata kelola                     terlaksana dengan baik dan lancar.
perusahaan yang baik termasuk sebagai penghubung                   iii. Memastikan anggaran dasar, perijinan-
kepada shareholders, stakeholders, dan regulator untuk                   perijinan, dan perjanjian-perjanjian yang
meningkatkan tata kelola dan kepatuhan Perseroan                         dibuat oleh Perseroan telah sesuai dengan
terhadap regulasi.                                                       peraturan yang berlaku.
                                                                   iv. Mengawasi          dan      mengkoordinasikan
Tugas dan Tanggung Jawab                                                 whistleblowing system untuk mengefektifkan
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya                          pengendalian internal.
   peraturan perundang-undangan yang berlaku di                     v. Memastikan fungsi People Management di
   bidang Pasar Modal.                                                   divisi Corporate Secretary, berjalan lancar.
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan
   Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan             Pengembangan Kompetensi Sekretaris Perusahaan
   perundang-undangan di bidang Pasar Modal.                Perseroan mendukung pengembangan kompetensi
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam               Sekretaris Perusahaan melalui pelaksanaan berbagai
   pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:        program peningkatan kapasitas yang relevan dengan
   a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat,              fungsi dan tanggung jawab jabatan. Pengembangan
       termasuk ketersediaan informasi pada Situs Web       kompetensi tersebut ditujukan untuk menjaga kualitas
       Perseroan;                                           pelaksanaan tugas, meningkatkan efektivitas koordinasi,




214            PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Tahunan 2025
Page 216
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                           www.mtf.co.id




serta mendukung kinerja Sekretaris Perusahaan secara berkelanjutan. Pengembangan kompetensi yang diikuti oleh
Corporate Secretary Division Head selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:

    Peserta                                  Jenis /Materi Pelatihan                             Penyelengara          Waktu & Tempat
Dadan           Pendalaman Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14 Tahun 2019 tentang              ICSA               17 Juni 2025
Hamdhani        Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32 Tahun 2015 tentang
                Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek
                Terlebih Dahulu
                Certified Anti Fraud Governance (Level III) + Master Class LSPMR               GRC Management           2-4 Juli 2025



Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan 2025
Sepanjang tahun 2025, Sekretaris Perusahaan telah melaksanakan berbagai fungsi komunikasi, kepatuhan dan koordinasi
korporat sesuai mandat yang diberikan. Adapun kegiatan utama yang dijalankan selama periode pelaporan meliputi:
1. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2024 dan Rapat Umum Pemegang Saham
    Luar Biasa di Tahun 2025.
2. Menyelenggarakan kegiatan Rapat Direksi dan Rapat Dewan Komisaris secara rutin.
3. Melakukan pelaporan yang menjadi kewajiban Perseroan terhadap Regulator.
4. Menjalin relasi dengan pihak eksternal, khususnya pemangku kepentingan.
5. Melaksanakan event Perseroan, baik internal dan eksternal.
6. Melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility, Literasi dan Inklusi keuangan;
7. Membina hubungan dengan media massa dan monitoring pemberitaan.
8. Mengelola dan memperbarui konten situs web Perseroan.
9. Melakukan dalam kegiatan penghargaan publik dan partisipasi sponsor.
10. Melakukan reviu dan merekomendasikan penginian serta penyempurnaan kebijakan, ketentuan maupun sistem
    prosedur yang dimiliki oleh Perseroan agar sesuai dengan ketentuan/regulasi dan peraturan perundang-undangan
    yang berlaku.
11. Menangani keluhan pelanggan dan membuat pelaporan wajib secara rutin.


Publikasi Informasi Perusahaan
Perseroan berkomitmen untuk menjalankan prinsip                            24 Januari 1996) dan Peraturan Bursa Efek Jakarta No.
keterbukaan informasi sebagai bagian dari penerapan Tata                   I-E.IV (Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta No. Kep-
Kelola Perusahaan yang Baik. Sepanjang tahun buku 2025,                    306/BEJ/07-2004 tertanggal 19 Juli 2004). Pengungkapan
Perseroan secara konsisten menyampaikan informasi yang                     informasi material dilakukan melalui laporan perusahaan
relevan mengenai kegiatan usaha, kinerja, dan kebijakan                    dan siaran pers dengan memperhatikan aspek relevansi,
Perseroan kepada pemangku kepentingan sesuai dengan                        akurasi, dan kepatuhan. Pendekatan ini ditujukan
ketentuan yang berlaku. Komitmen tersebut sejalan                          untuk mendukung transparansi, menjaga kepercayaan
dengan Peraturan Bapepam dan LK No. X.K.1 (Keputusan                       pemangku kepentingan, serta memastikan akuntabilitas
Ketua Bapepam dan LK No. Kep-86/PM/1996 tertanggal                         dalam pengelolaan Perseroan.


Laporan Keuangan Bulanan Perusahaan Pembiayaan
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 3/                      Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah menyampaikan
POJK.05/2013 tentang Laporan Bulanan Lembaga Jasa                          Laporan Keuangan Bulanan kepada OJK secara tepat
Keuangan Non-Bank serta Surat Edaran OJK Nomor 26/                         waktu dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Adapun
SEOJK.05/2019 tentang Perubahan atas Surat Edaran OJK                      realisasi penyampaian Laporan Keuangan Bulanan selama
Nomor 3/SEOJK.05/2016 mengenai Laporan Bulanan                             tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan wajib
menyampaikan Laporan Bulanan kepada OJK paling
lambat tanggal 10 (sepuluh) setiap bulannya.

                 Periode Bulan Laporan Tahun 2025                                         Tanggal Pengiriman Laporan
Januari                                                                                        10 Februari 2025
Februari                                                                                        10 Maret 2025
Maret                                                                                            12 April 2025
April                                                                                             9 Mei 2025




                                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                           Laporan Tahunan 2025      215
Page 217
             Tata Kelola Perusahaan




                    Periode Bulan Laporan Tahun 2025                                           Tanggal Pengiriman Laporan
 Mei                                                                                                  10 Juni 2025
 Juni                                                                                                  9 Juli 2025
 Juli                                                                                                9 Agustus 2025
 Agustus                                                                                           9 September 2025
 September                                                                                          11 Oktober 2025
 Oktober                                                                                            7 November 2025
 November                                                                                           8 Desember 2025
 Desember                                                                                            8 Januari 2026




Kegiatan Membina Hubungan dengan
Media Massa
Perseroan menjaga hubungan kerja yang profesional                          akuntabilitas, dengan memastikan ketersediaan informasi
dengan media massa sebagai mitra dalam penyampaian                         yang memadai bagi para pemangku kepentingan.
informasi mengenai kondisi dan kegiatan usaha
Perseroan. Hubungan tersebut dikelola melalui
komunikasi yang terencana dan pelaksanaan kegiatan
media secara berkala untuk memastikan informasi yang
                                                                           Pengelolaan Situs Web
disampaikan akurat, relevan, dan konsisten.                                Sesuai dengan Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015 tentang
                                                                           Situs Web Emiten dan Perusahaan Publik, Perseroan telah
                                                                           memiliki situs web resmi yang mencerminkan identitas
Pengelolaan Akses Informasi dan Data                                       Perseroan dan dapat diakses melalui www.mtf.co.id.
Perseroan                                                                  Pengelolaan situs web Perseroan dilakukan melalui dua
Perseroan menyediakan akses informasi dan data melalui                     platform, yaitu situs web produk dan jasa yang dikelola
situs web resmi www.mtf.co.id sebagai kanal utama                          oleh Divisi Strategic Marketing & Communication, serta
komunikasi dengan pemangku kepentingan. Situs web                          situs web korporasi yang dikelola.
tersebut digunakan untuk menyampaikan informasi
yang relevan mengenai Perseroan secara terstruktur dan                     Berikut adalah detail kesesuaian konten situs web
mudah diakses. Pemanfaatan situs web ini merupakan                         korporasi Perseroan www.mtf.co.id/korporat dengan
bagian dari upaya Perseroan dalam mendukung                                Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web
penerapan GCG, khususnya pada aspek transparansi dan                       Emiten atau Perusahaan Publik.




 No     POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau             Kesesuaian dengan Situs Web MTF      Keterangan
        Perusahaan Publik
                                                                             Ya        Tidak         N/A
 Ketentuan Umum
 1      Emiten atau Perusahaan Publik telah memiliki Situs Web.                                                Akses web melalui: www. mtf.co.id
                                                                                                               dan www.mtf.co.id/korporat/id
 2      a. Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik telah dibuat dengan                                        POJK No. 8/POJK.04/2015
            memperhatikan peraturan perundang-undangan.                                                        POJK No. 31/POJK.04/2015
                                                                                                               POJK No. 29/POJK.04/2016
        b. Situs Web telah memiliki alamat Situs Web yang mencerminkan                                        Ya
           identitas Emiten atau Perusahaan Publik.
 3      a. Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik telah menyajikan                                           Ya
           informasi dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan
           ketentuan bahasa asing yang digunakan paling kurang bahasa
           Inggris.
        b. 
           Informasi yang disajikan dalam bahasa asing telah memuat                                            Ya
           informasi yang sama dengan informasi yang disajikan dalam
           Bahasa Indonesia.
        1. 
           Disajikan dengan benar dan tidak menyesatkan mengenai                                               Ya
           keadaan Emiten atau Perusahaan Publik;
        2. Disajikan secara jelas sehingga mudah dipahami; dan                                                 Ya
        3. Dapat diakses setiap saat oleh semua pihak.                                                         Ya




216           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 218
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                  www.mtf.co.id




No    POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau                   Kesesuaian dengan Situs Web MTF   Keterangan
      Perusahaan Publik
                                                                                 Ya        Tidak       N/A
Informasi yang Dimuat dalam Situs Web
4     a. Situs Web telah memuat informasi mengenai Emiten atau                                                  Ya
      Perusahaan Publik yang terbuka untuk umum, aktual, dan terkini.
      b. Informasi sebagaimana dimaksud memenuhi ketentuan sebagai
      berikut:
      1. Disajikan dengan benar dan tidak menyesatkan mengenai                                                  Ya
      keadaan Emiten atau Perusahaan Publik;
      2. Disajikan secara jelas sehingga mudah dipahami; dan                                                    Ya
      3. Dapat diakses setiap saat oleh semua pihak.                                                            Ya
Informasi umum Emiten atau Perusahaan Publik
5     Hal- hal yang wajib diungkapkan antara lain:
      a. Nama, alamat dan kontak kantor pusat dan/atau kantor perwakilan                                        Alamat kantor pusat dan kantor
      Emiten atau Perusahaan Publik, dan alamat pabrik (jika ada) yang                                          cabang telah tersedia
      paling kurang meliputi nomor telepon, nomor faksimile, dan alamat
      surat elektronik yang dapat dihubungi;
      b. Riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik;                                                         Sudah ada
      c. Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik;                                                     Diperbarui tanggal 6 Februari
                                                                                                                2025
      d. Struktur kepemilikan Emiten atau Perusahaan Publik, meliputi:
      1. Uraian tentang nama pemegang saham dan persentase                                                      MTF    merupakan      Perusahaan
      kepemilikannya setiap akhir bulan;                                                                        non terbuka, sehingga informasi
                                                                                                                kepemilikan saham tidak berubah
      2. Informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali                                                 Sudah tersedia
      Emiten atau Perusahaan Publik, baik langsung maupun tidak
      langsung, sampai kepada pemilik individu, yang disajikan dalam
      bentuk skema atau diagram; dan
      3. Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura                                             Tidak ada karena Perusahaan tidak
      bersama dimana Emiten atau Perusahaan Publik memiliki                                                     memiliki anak usaha
      pengendalian bersama entitas, beserta persentase kepemilikan
      saham, bidang usaha, dan status operasi perusahaan tersebut (jika
      ada);
      e. Struktur grup Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk bagan
      yang paling kurang meliputi perusahaan dalam grup Emiten atau
      Perusahaan Publik yang berada dalam pengawasan Otoritas Jasa
      Keuangan;
      f. Profil Direksi, Dewan Komisaris, komite, dan Sekretaris Perusahaan
      paling kurang meliputi:
      1. foto;                                                                                                  -
      2. nama;                                                                                                  -
      3. riwayat jabatan, termasuk rangkap jabatan;                                                             -
      4. riwayat pendidikan; dan                                                                                -
      5. hubungan Afiliasi anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris                                          -
      dengan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris lainnya,
      serta pemegang saham (jika ada);
      g. Nama dan alamat:
      1. Akuntan Publik yang mengaudit laporan keuangan Emiten atau                                             -
      Perusahaan Publik dalam tahun berjalan;
      2. Pemeringkat Efek (jika ada);                                                                           -
      3. Wali Amanat (jika ada); dan/atau                                                                       -
      4. Biro Administrasi Efek (jika ada); dan                                                                 -
      h. Dokumen Anggaran Dasar.                                                                                Sudah tersedia
Informasi bagi pemodal atau investor
6     Hal-hal yang wajib diungkapkan antara lain:
      Informasi bagi pemodal atau investor hal-hal yang wajib diungkapkan
      antara lain:
      a. Prospektus Penawaran Umum;                                                                             Sudah tersedia
      b. Laporan tahunan, untuk periode 5 (lima) tahun buku terakhir; dan                                       Sudah tersedia
      c. Informasi keuangan, paling kurang meliputi:                                                            Sudah tersedia




                                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                 Laporan Tahunan 2025       217
Page 219
             Tata Kelola Perusahaan




 No   POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau                   Kesesuaian dengan Situs Web MTF   Keterangan
      Perusahaan Publik
                                                                                 Ya        Tidak       N/A
      1. Laporan keuangan tahunan, untuk periode 5 (lima) tahun buku                                            Sudah tersedia
      terakhir;
      2. Laporan keuangan tengah tahunan, untuk periode 5 (lima) tahun                                          Sudah tersedia
      buku terakhir; dan
      3. Ikhtisar data keuangan penting, dalam bentuk perbandingan                                              Sudah tersedia
      untuk 5 (lima) tahun buku terakhir yang paling kurang memuat:
      a) pendapatan;                                                                                            -
      b) laba bruto;                                                                                            -
      c) laba (rugi);                                                                                           -
      d) jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas                                     -
      induk dan kepentingan non pengendali;
      e) total laba (rugi) komprehensif;                                                                        -
      f) jumlah laba (rugi) komprehensif yang diatribusikan kepada pemilik                                      -
      entitas induk kepentingan non pengendali;
      g) laba (rugi) per saham;                                                                                 -
      h) jumlah aset;                                                                                           -
      i) jumlah liabilitas;                                                                                     -
      j) jumlah ekuitas;                                                                                        -
      k) rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset;                                                                -
      l) rasio laba (rugi) terhadap ekuitas;                                                                    -
      m) rasio laba (rugi) terhadap pendapatan;                                                                 -
      n) rasio lancar;                                                                                          -
      o) rasio liabilitas terhadap ekuitas;                                                                     -
      p) rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan                                                             -
      q) informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan                                               -
      perusahaan dan jenis industrinya;
      d. Informasi Rapat Umum Pemegang Saham, paling kurang meliputi:
      1. Pengumuman dan pemanggilan;                                                                            -
      2. Bahan mata acara yang dibahas dalam Rapat Umum Pemegang                                                Sudah tersedia
      Saham;
      3. Riwayat hidup calon anggota Direksi dan Dewan Komisaris apabila                                        Terdapat   pergantian  Dewan
      terdapat mata acara pengangkatan atau penggantian anggota                                                 Komisaris dalam RUPS di tahun
      Direksi dan Dewan Komisaris; dan                                                                          2025
      4. Ringkasan risalah Rapat Umum Pemegang Saham;
      e. Informasi saham, paling kurang meliputi:
      1. Jumlah saham beredar;                                                                                  Data berupa informasi komposisi
                                                                                                                saham
      2. Pemecahan saham (jika ada);                                                                            -
      3. Penggabungan saham (jika ada);                                                                         -
      4. Saham bonus (jika ada); dan                                                                            -
      5. Perubahan nilai nominal saham (jika ada);                                                              -
      f. Informasi obligasi dan/atau Sukuk, paling kurang meliputi:
      1. Nilai obligasi yang belum lunas/terutang (outstanding bond) dan/                                       Sudah tersedia
      atau Sukuk;
      2. Hasil pemeringkatan obligasi dan/atau Sukuk;                                                           -
      3. Tanggal jatuh tempo; dan                                                                               -
      4. Tingkat bunga obligasi dan/atau imbal hasil Sukuk;                                                     -
      g. Informasi dividen;                                                                                     Sudah tersedia
      h. Informasi untuk pemodal atau investor, media, publik, dan/ atau                                        -
      analis (jika ada);
      i. Informasi terkait aksi korporasi yang dilakukan oleh Emiten atau
      Perusahaan Publik dan tindakan yang dilakukan oleh pihak lain
      terhadap Emiten atau Perusahaan Publik (jika ada), meliputi:
      1. Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu;                                        -
      2. Transaksi Material dan perubahan Kegiatan Usaha Utama;                                                 -




218          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 220
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                   www.mtf.co.id




No    POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau                     Kesesuaian dengan Situs Web MTF   Keterangan
      Perusahaan Publik
                                                                                   Ya        Tidak       N/A
      3. Penggabungan Usaha atau Peleburan Usaha;                                                                 -
      4. Pengambilalihan Perusahaan Terbuka;                                                                      -
      5. Kuasi Reorganisasi;                                                                                      -
      6. Pembelian kembali saham yang dikeluarkan oleh Emiten atau                                                -
      Perusahaan Publik;
      7. Pembagian Saham Bonus;                                                                                   -
      8. Pernyataan Penawaran Tender;                                                                             -
      9. Pembelian kembali saham oleh Emiten atau Perusahaan Publik                                               -
      dalam kondisi pasar yang berpotensi krisis;
      10. Program kepemilikan saham oleh anggota Direksi, anggota                                                 -
      Dewan Komisaris, dan karyawan dari Emiten atau Perusahaan Publik
      atau pihak terkendali; dan
      j. Informasi atau Fakta Material selain yang telah diungkapkan dalam                                        -
      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
Informasi Tata Kelola Perusahaan
7     Hal-hal yang wajib diungkapkan antara lain:
      a. Pedoman kerja Direksi dan Dewan Komisaris;                                                               Sudah dilengkapi di        bagian
                                                                                                                  keterbukaan informasi
      b. Pengangkatan, pemberhentian, dan/atau kekosongan Sekretaris                                              Sudah tersedia
      Perusahaan, termasuk Sekretaris Perusahaan sementara, serta
      informasi pendukungnya;
      c. Piagam Unit Audit Internal;                                                                              Sudah dilengkapi di        bagian
                                                                                                                  keterbukaan informasi
      d. Kode etik;                                                                                               Sudah tersedia
      e. Pedoman kerja komite;                                                                                    Sudah tersedia
      f. Pengangkatan dan pemberhentian anggota Komite Audit;                                                     Sudah tersedia
      g. Uraian prosedur Nominasi dan Remunerasi, apabila tidak dibentuk                                          Sudah tersedia
      Komite Nominasi dan Remunerasi;
      h. Kebijakan manajemen risiko;                                                                              Sudah tersedia
      i. Kebijakan mekanisme sistem pelaporan pelanggaran (jika ada);                                             Sudah tersedia
      j. Kebijakan anti korupsi (jika ada);                                                                       -
      k. Kebijakan terkait seleksi pemasok dan hak kreditur (jika ada); dan                                       -
      l. Kebijakan dalam peningkatan kemampuan vendor (jika ada).                                                 -
Informasi tanggung jawab sosial perusahaan
8     a. Informasi tanggung jawab sosial perusahaan telah memuat
      kebijakan, jenis program, dan biaya yang dikeluarkan oleh Emiten
      atau Perusahaan Publik
      b. Kebijakan, jenis program, dan biaya sebagaimana dimaksud pada
      huruf a terkait aspek:
      1. Lingkungan hidup;                                                                                        Sudah tersedia.
      2. Praktik ketenagakerjaan, kesehatan, dan keselamatan kerja;                                               Sudah tersedia.
      3. Pengembangan sosial dan kemasyarakatan; dan                                                              Sudah tersedia.
      4. Tanggung        jawab     produk     dan/atau   disertai   informasi                                     Sudah tersedia.
      pendukungnya.
9     Informasi yang dimuat dalam Situs Web telah memuat informasi                                                Sudah tersedia.
      yang sama dengan informasi yang diwajibkan dalam masing-masing
      peraturan terkait



Layanan Pelanggan
                                                                                 dikelola secara terintegrasi untuk mendukung kemudahan
Perseroan menghadirkan layanan pelanggan sebagai                                 akses, kecepatan respons, serta konsistensi penanganan,
titik kontak utama bagi pelanggan untuk memperoleh                               sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam menjaga
informasi,   mengajukan       permintaan      data,   serta                      kualitas layanan dan kepercayaan pelanggan.
menyampaikan pertanyaan maupun pengaduan terkait
layanan Perseroan. Melalui layanan ini, Perseroan berupaya                              Surel: customer.service@mtf.co.id
memastikan pengalaman pelanggan yang responsif,                                         Care center: 1500059
jelas, dan dapat diandalkan. Saluran layanan pelanggan                                  (Senin s.d. Jumat, pukul 08.00-17.00 WIB)


                                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                   Laporan Tahunan 2025      219
Page 221
             Tata Kelola Perusahaan




Jejaring Sosial Perusahaan                                                    Laporan Tahunan
Perseroan memanfaatkan jejaring sosial sebagai kanal                          Perseroan secara konsisten menerbitkan Laporan
komunikasi digital untuk membangun interaksi yang lebih                       Tahunan sebagai sarana komunikasi komprehensif
dekat dan relevan dengan para pemangku kepentingan.                           mengenai kinerja, strategi, dan tata kelola Perseroan
Melalui jejaring media sosial, Perseroan tidak hanya                          kepada pemegang saham dan pemangku kepentingan
menyampaikan informasi mengenai produk, layanan, dan                          lainnya. Laporan Tahunan menjadi media utama dalam
kegiatan Perseroan, tetapi juga membuka ruang dialog                          menyampaikan informasi yang utuh, terstruktur, dan
sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan dan                           dapat dipertanggungjawabkan mengenai perjalanan
keterlibatan pemangku kepentingan yang berkelanjutan.                         bisnis Perseroan selama satu tahun buku. Selain sebagai
                                                                              bentuk transparansi dan akuntabilitas, penerbitan dan
         Facebook Fanpage: Mandiri Tunas Finance                              penyampaian Laporan Tahunan juga merupakan bagian
         Instagram: @mandiritunasfinance                                      dari pemenuhan kewajiban Perseroan sesuai dengan
         LinkedIn: Mandiri Tunas Finance                                      ketentuan yang berlaku serta menjadi salah satu prasyarat
         Twitter: @mandiritunasfin                                            dalam penyelenggaraan RUPS.

         Chatbot MARSHA: 62 811-1455-740
         Youtube: Mandiri Tunas Finance
                                                                              Tata Kelola Informasi dan Akses Data
         Website: mtf.co.id                                                   Perusahaan untuk Internal
                                                                              Perseroan mengelola akses informasi dan data internal
                                                                              secara terstruktur untuk mendukung kelancaran
Mobile Application                                                            pelaksanaan tugas, kolaborasi antarunit kerja, serta
Perseroan menghadirkan sejumlah aplikasi mobile                               pemanfaatan berbagai fasilitas kerja oleh karyawan.
berbasis sistem operasi Android dan iOS sebagai bagian                        Pengelolaan akses tersebut dirancang untuk memastikan
dari penguatan layanan digital kepada pelanggan dan                           ketersediaan informasi yang relevan, akurat, dan tepat
masyarakat luas. Melalui aplikasi-aplikasi tersebut,                          guna, dengan tetap memperhatikan aspek keamanan
Perseroan menyediakan akses yang lebih mudah, cepat,                          dan kewenangan akses. Untuk mendukung kebutuhan
dan praktis bagi pengguna untuk memperoleh informasi                          tersebut, Perseroan menyediakan berbagai saluran dan
serta mengajukan layanan pembiayaan kendaraan                                 media internal sebagai berikut:
bermotor secara langsung dari perangkat seluler.
1. MTF Mobile
2. MTF 1Access
3. MTF Mobile Collection
4. MTF Report
5. MTF OSR
6. HC EAZY


 Nama Aplikasi           Fungsi
 Estar                   Core App System yang digunakan Mandiri Tunas Finance untuk semua proses mulai dari akuisisi hingga kelola account yang
                         terintegrasi.
 MTF Mobile Collection   Aplikasi Mobile yang di gunakan oleh Team Collection untuk mendukung proses penagihan kepada Pelanggan.
 HC Eazy                 HC Eazy merupakan aplikasi Human Resource Information System (HRIS) yang digunakan oleh internal karyawan Mandiri Tunas
                         Finance untuk mengakses data karyawan, berbagai manfaat untuk karyawan seperti cuti, melakukan absensi, dan lainnya.
 KMS                     Knowledge Management System yang digunakan internal Perseroan untuk pusat informasi, panduan pemakaian hingga Q&A
                         terkait aplikasi yang ada di perusahaan.
 E-procurement           Aplikasi e-procurement digunakan oleh Departemen Procurement dan vendor sebagai sarana mengajukan harga pada saat
                         melakukan pengadaan.
 Helpdesk System         Helpdesk System adalah web application yang digunakan oleh karyawan internal Mandiri Tunas Finance untuk mendapatkan
                         bantuan dari personel IT untuk menyelesaikan masalah terkait IT yang dialami oleh karyawan di Head Office maupun di Kantor
                         Cabang.
 I-Care                  i-Care adalah aplikasi web yang digunakan oleh Customer Care untuk memproses keluhan, kritik, dan saran yang disampaikan oleh
                         Pelanggan Mandiri Tunas Finance.
 Queuing System          Queuing System adalah aplikasi web yang digunakan di Customer Lounge dan di Kantor Cabang sebagai sistem antrean untuk
                         Pelanggan yang datang ke Customer Lounge dan Kantor Cabang.
 Email System Office     Email Office 365 sudah menggantikan sistem email karyawan Mandiri Tunas Finance yang sebelumnya memakai Microsoft
 365                     Exchange, yang dimana Office 365 sudah menggunakan cloud untuk sistem email-nya sehingga tidak menjadi beban di server
                         Mandiri Tunas Finance.




220          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 222
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                 www.mtf.co.id




Nama Aplikasi          Fungsi
Oracle Accounting      Oracle Accounting System merupakan aplikasi yang digunakan oleh Team Accounting untuk kontrol manajemen yang efektif dan
System                 visibilitas real-time ke hasil keuangan.
MTF 1Access            Aplikasi Mobile yang merupakan aplikasi bagi sales officer MTF untuk mempercepat proses kredit dan mempermudah monitoring.
MTF Mobile             Aplikasi Mobile yang mempermudah customer MTF mendapatkan layanan secara digital. Aplikasi ini memiliki beberapa fitur
                       utama seperti pembayaran, booking dan pengambilan BPKB, live chat, klaim asuransi dan pelunasan dipercepat.
MTF Report             Sebuah aplikasi internal untuk melihat report secara online dan realtime melalui Mobile Phone. Aplikasi membantu memberikan
                       informasi mengenai perkembangan bisnis dan informasi penting lainnya.




                                                                   Chief



                          Retail Risk                                                                   Corporate Risk
                         Management                                                                      Management
                         Division Head                                                                  Division Head




   Data Enterprise     Retail Credit Risk         Policy &
                                                                                Operational Risk         Corporate Risk         BCM & IT Risk
    Management         & Asset Liquidity         Procedure
                                                                                Department Head         Department Head        Department Head
  Department Head      Department Head        Department Head




Fungsi Manajemen Risiko
Perseroan memiliki Divisi Risk Management yang terdiri                     Pihak yang Mengangkat dan
atas fungsi Retail Risk Management serta Operational                       Memberhentikan Kepala Manajemen
& Corporate Risk Management. Kedua fungsi tersebut
bertanggung jawab dalam mengelola berbagai jenis
                                                                           Risiko
risiko yang dihadapi Perseroan secara terstruktur                          Kepala Manajemen Risiko merupakan pejabat Perseroan
guna meminimalkan potensi kerugian serta menjaga                           yang diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama
keberlangsungan usaha.                                                     sesuai dengan mekanisme internal Perseroan dan
                                                                           ketentuan yang berlaku.

Gambaran Umum Sistem Manajemen
Risiko di Mandiri Tunas Finance                                            Profil Kepala Manajemen Risiko
Perseroan telah menerapkan sistem manajemen risiko                         Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor 00093/
dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                       SK-HCP.SVC/HC/VII/2023 tanggal 1 Agustus 2023 dan
Nomor 44/POJK.05/2020 tentang Penerapan Manajemen                          Surat Keputusan Direksi Nomor 00017/SK-HCP.SVC/HC/
Risiko bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank. Penerapan                      IV/2023 tanggal 30 April 2023, Direktur Utama Perseroan
manajemen risiko dilakukan secara menyeluruh dan                           menetapkan:
terintegrasi ke dalam proses bisnis Perseroan. Fungsi                      • Indra Budi Laksana sebagai Kepala Divisi Retail Risk
Manajemen Risiko dijalankan secara independen dari satuan                      Management, dan
kerja bisnis dan operasional. Dalam pelaksanaannya, fungsi                 • Vitriati Hartika Tapiheroe sebagai Kepala Divisi
ini memiliki akses yang memadai untuk menyampaikan                             Operational & Corporate Risk Management.
penilaian risiko, perubahan profil risiko, serta rekomendasi
pengendalian risiko kepada Direksi dan Dewan Komisaris
sebagai dasar pengambilan keputusan.




                                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                 Laporan Tahunan 2025      221
Page 223
             Tata Kelola Perusahaan




                                                            Vitriati Hartika Tapiheroe
                                                            Operational & Corporate
                                                            Risk Management Division Head

                                                            Usia: 49 Tahun | Kewarganegaraan: Indonesia
                                                            Domisili: Kota Administrasi Jakarta Selatan



Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi 00056/SK-HCP.SVC/HC/V/2024


Masa Jabatan                                                • Sertifikasi Manajemen Risiko Satu Tingkat Dibawah Direksi-Lembaga Sertifikasi Profesi
Sejak 2 Mei 2024                                              Pembiayaan Indonesia (2023)
                                                            • Qualified Chief Risk Officer, Lembaga Sertifikasi Profesi-Mitra Kalyana Sejahtera (2024)

Periode Jabatan
Ke-1                                                        Pengalaman Kerja
                                                            • Operational & Corporate Risk Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance
                                                              (2023-sekarang)
Riwayat Pendidikan                                          • Head of Risk-Indonesia Allianz Trade ASEAN, PT Asuransi Allianz Utama Indonesia
Sarjana di bidang Teknik Kelautan dari Institut Teknologi
                                                              (2016-2023)
Bandung (1997-2002)
                                                            • Corporate Credit Manager PT Chandra Sakti Utama Leasing (2014-2016)

Sertifikasi yang Dimiliki                                   Rangkap Jabatan
• Qualified Chief Risk Officer (QRCO), Badan Nasional
                                                            Tidak memiliki rangkap jabatan
  Sertifikasi Profesi (2018)




                                                            Indra Budi Laksana
                                                            Retail Risk Management
                                                            Division Head

                                                            Usia: 49 Tahun | Kewarganegaraan: Indonesia
                                                            Domisili: Kota Tangerang Selatan



Dasar Hukum Pengangkatan                                    Sertifikasi yang Dimiliki
00307/SK-HCP.HCS/HC/VIII/2025                               • Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan-Level 3 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi
                                                              Perbankan (2019)
                                                            • Sertifikasi Manajemen Risiko Satu Tingkat Dibawah Direksi-Lembaga Sertifikasi Profesi
Masa Jabatan                                                  Pembiayaan Indonesia (2023)
Sejak 1 Agustus 2023                                        • Sertifikasi Dasar Pembiayaan-Managerial dari PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan
                                                              Indonesia (SPPI) (2023)
                                                            • Sertifikasi Qualified Chief Risk Officer (2025)
Periode Jabatan
Ke-2
                                                            Pengalaman Kerja
                                                            • Recovery Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2025-sekarang)
Riwayat Pendidikan                                          • Retail Risk Management Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2023-2025)
• Magister di bidang Communication Science dari             • Department Head Micro Productive Collection & Recovery PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  Institute of Communication and Business LSPR (2024)         (2019-2023)
• Sarjana di bidang Hubungan Internasional dari             • Consumer Collection & Recovery Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017-2019)
  Universitas Gadjah Mada (1999)                            • Retail Credit Collection Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015-2017)
                                                            • Retail Risk & Collection Center Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2013-2015)


                                                            Rangkap Jabatan
                                                            Tidak memiliki rangkap jabatan




222          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 224
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                         www.mtf.co.id




Struktur Organisasi dan Kedudukan Fungsi Manajemen Risiko
Pada tahun 2025, jumlah personel Divisi Retail Risk Management dan Divisi Operational & Corporate Risk Management
adalah sebanyak 136 karyawan dengan uraian sebagai berikut:

                    Jabatan/Fungsi                           Jumlah Karyawan Divisi      Jumlah Karyawan Divisi Operational &           Total Jumlah
                                                             Retail Risk Management          Corporate Risk Management                   Karyawan
Division Head                                                          1                                    1                                   2
Department Head                                                        3                                    2                                   5
Section Head                                                           9                                    9                                   18
Staff - Officer                                                        4                                    5                                   9
Jumlah                                                                17                                   17                                   34

Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko
Sertifikasi profesi merupakan elemen penting dalam memastikan kompetensi dan kapabilitas sumber daya manusia di
bidang manajemen risiko. Kepemilikan sertifikasi mencerminkan pemahaman yang memadai atas perkembangan praktik,
metodologi, serta standar pengelolaan risiko yang berlaku di industri jasa keuangan.

Dalam mendukung efektivitas penerapan manajemen risiko, personel pada Divisi Retail Risk Management serta Divisi
Operational & Corporate Risk Management dibekali dengan sertifikasi profesi yang relevan. Adapun daftar sertifikasi
profesi yang dimiliki oleh kedua divisi tersebut adalah sebagai berikut:

                           Divisi                                   Retail Risk Management              Operational & Corporate Risk Management
Jenis Sertifikat                                              Jumlah Karyawan yang    Rasio Terhadap    Jumlah Karyawan        Rasio Terhadap Jumlah
                                                                 Memiliki (orang)         Jumlah          yang Memiliki          Karyawan Divisi (%)
                                                                                      Karyawan Divisi        (orang)
                                                                                            (%)
Sertifikat profesi manajemen risiko dari Badan Sertifikasi             8                    53                  13                      76
Manajemen Risiko (BSMR)
Sertifikasi Dasar Manajerial                                           4                   100                  3                       100


Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi Manajemen Risiko
Tugas dan tanggung jawab Fungsi Manajemen Risiko adalah:
1. Mengidentifikasi risiko yang melekat pada kegiatan usaha Perseroan.
2. Menyusun metode pengukuran risiko.
3. Memantau pelaksanaan strategi manajemen risiko serta posisi risiko secara keseluruhan, per jenis risiko serta melakukan
   pengujian menggunakan skenario kondisi abnormal dengan menggunakan data historis.
4. Memberikan rekomendasi ke unit bisnis dan operasional.
5. Menyusun dan menyampaikan laporan profil risiko kepada Direksi.
6. Mengkaji ulang secara berkala proses manajemen risiko dan usulan atas pengembangan atau perluasan usaha.




                                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                         Laporan Tahunan 2025        223
Page 225
              Tata Kelola Perusahaan




Pengembangan Kompetensi Manajemen Risiko
Perseroan secara konsisten mengembangkan kompetensi pegawai, termasuk pada fungsi Manajemen Risiko, sebagai
bagian dari upaya memperkuat kualitas pengelolaan risiko secara berkelanjutan. Pengembangan kompetensi difokuskan
pada peningkatan pemahaman, kapabilitas analitis, serta ketajaman pengambilan keputusan di bidang manajemen risiko.
Adapun kegiatan peningkatan kompetensi yang diikuti oleh Retail Risk Management Division Head dan Operational &
Corporate Risk Management Division Head sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:

 Nama                                                  Pelatihan/Seminar                                         Penyelenggara        Tanggal
 Indra Budi         Pelatihan QCRO                                                                            CRMS               24-26 Februari
 Laksana
                    Efek Domino Tarif Trump: Ancaman atau Peluang bagi Ekonomi Indonesia?                     OJK Institute      15 Mei

                    Customer Experience: Strategies for Success in Digital Era                                OJK Institute      22 Mei

                    Urgensi Transparasi Keuangan Hijau Pada Lembaga Jasa Keuangan                             OJK Institute      26 Mei

                    Strategi Aman Transaksi Aset Kripto dan Keuangan Digital:Pelindungan Data Pribadi dan OJK Institute          19 Juni
                    Dampak Teknologi Biometrik di Indonesia
                    Idea Talks Volume 9: Digitalisasi Perbankan dari Dua Sudut Pandang                        OJK Institute      23 Juni

                    Agentic in in Finance: A new era of autonomous decision-making                            OJK Institute      03 Juli

                    Building The Global Sustainable Islamic Finance Ecosystem                                 OJK Institute      24 Juli

                    Peran Industri Jasa Keuangan dalam Mendukung Proyek Strategis Nasional: Pembangunan OJK Institute            31 Juli
                    3 Juta Rumah
                    Mid-Year Capital Market Review 2025: Evaluasi Kinerja Pasar & Strategi Investasi ke Depan OJK Institute      07 Agustus

                    Dinamika Geopolitik & Ketahanan Nasional: Strategi Memperkuat Perekonomian Indonesia OJK Institute           14 Agustus

                    Mewujudkan Hari Tua yang Sejahtera: Strategi Peningkatan Kepesertaan Dana Pensiun di OJK Institute           21 Agustus
                    Sektor Informal
                    Strategi Peningkatan Daya Saing serta Pendalaman Perbankan Syariah & Pasar Modal OJK Institute               28 Agustus
                    Syariah
                    UMKM Mendunia: Strategi Peningkatan Skala Bisnis Menembus Pasar Nasional & OJK Institute                     09 September
                    Internasional
                    Tren Modus dan Skema Pencucian Uang Terbaru : Strategi Identifikasi, Mitigasi dan OJK Institute              18 September
                    Penegakan Hukum
                    Transformasi Generative AI: Peluang Generative Engine Optimization (GEO) dalam OJK Institute                 25 September
                    Menggeser Dominasi Search Engine Optimazation (SEO)
                    The Suistanable Financing Opportunities in the Indonesian Insurance Industry              OJK Institute      02 Oktober

                    Risk Appetite & Risk Culture: Pilar Utama dalam Penguatan Manajemen Risiko di Sektor OJK Institute           09 Oktober
                    Keuangan
                    Menumbuhkan Generasi Melek Finansial: Memahami Dinamika Ekonomi dan Stabilitas OJK Institute                 11 November
                    Keuangan sebagai Pilar Perekonomian Nasional




224           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 226
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                         www.mtf.co.id




Nama                                                     Pelatihan/Seminar                                        Penyelenggara            Tanggal
Vitriarti Hartika K   Efek Domino Tarif Trump: Ancaman atau Peluang bagi Ekonomi Indonesia?                        OJK Institute            15 Mei
                      Customer Experience: Strategies for Success in Digital Era                                   OJK Institute            22 Mei
                      Urgensi Transparasi Keuangan Hijau Pada Lembaga Jasa Keuangan                                OJK Institute            26 Mei
                      Risk & Informastion System Control                                                           OJK Institute         30 Juni-1 Juli
                      Agentic in in Finance: A new era of autonomous decision-making                               OJK Institute              03 Juli
                      Building The Global Sustainable Islamic Finance Ecosystem                                    OJK Institute              24 Juli
                      Peran Industri Jasa Keuangan dalam Mendukung Proyek Strategis Nasional: Pembangunan          OJK Institute              31 Juli
                      3 Juta Rumah
                      Mid-Year Capital Market Review 2025: Evaluasi Kinerja Pasar & Strategi Investasi ke Depan    OJK Institute          07 Agustus
                      Dinamika Geopolitik & Ketahanan Nasional: Strategi Memperkuat Perekonomian Indonesia         OJK Institute          14 Agustus
                      Mewujudkan Hari Tua yang Sejahtera: Strategi Peningkatan Kepesertaan Dana Pensiun di         OJK Institute          21 Agustus
                      Sektor Informal
                      Strategi Peningkatan Daya Saing serta Pendalaman Perbankan Syariah & Pasar Modal             OJK Institute          28 Agustus
                      Syariah
                      UMKM Mendunia: Strategi Peningkatan Skala Bisnis Menembus Pasar Nasional &                   OJK Institute        09 September
                      Internasional
                      Tren Modus dan Skema Pencucian Uang Terbaru : Strategi Identifikasi, Mitigasi dan            OJK Institute        18 September
                      Penegakan Hukum
                      Transformasi Generative AI: Peluang Generative Engine Optimization (GEO) dalam               OJK Institute        25 September
                      Menggeser Dominasi Search Engine Optimazation (SEO)
                      The Sustainable Financing Opportunities in the Indonesian Insurance Industry                 OJK Institute          02 Oktober
                      Risk Appetite & Risk Culture: Pilar Utama dalam Penguatan Manajemen Risiko di Sektor         OJK Institute          09 Oktober
                      Keuangan
                      Peran Digital Forensik dalam Penanganan dan Pengungkapan Kejahatan Keuangan                  OJK Institute          16 Oktober
                      Menumbuhkan Generasi Melek Finansial: Memahami Dinamika Ekonomi dan Stabilitas               OJK Institute         11 November
                      Keuangan sebagai Pilar Perekonomian Nasional




Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas
Fungsi Manajemen Risiko Tahun 2025                                                          (BCM) antara lain:
                                                                                                 1. Post check audit melalui Quality Assurance
Selama tahun 2025, Fungsi Manajemen Risiko telah                                                    (QA) atas parameter sesuai ketentuan.
melaksanakan tugas sebagai berikut:                                                              2. Optimalisasi fungsi Regional Control
    1. Memantau profil risiko dan mengelola seluruh                                                 Officer (RCO) yaitu memaksimalkan
        profil risiko dalam rangka menetapkan risk                                                  tugas RCO dalam melakukan kontrol dan
        appetite, limit risiko dan strategi pengelolaan                                             monitoring kegiatan operasional cabang.
        risiko yang tertuang dalam Risk Appetite                                                 3. Alignment       standardisasi     Business
        Statement (RAS).                                                                            Continuity       Management         (BCM)
    2. Memantau dan mengevaluasi perkembangan                                                       perusahaan induk.
        dan kualitas portofolio secara menyeluruh.                                               4. Pelaksanaan asesmen Business Impact
    3. Menjaga Tingkat Kesehatan Perseroan agar selalu                                              Analysis (BIA) dan Risk Threat Assessment
        dalam kondisi minimal sehat serta menyusun dan                                              (RTA) serta perumusan dokumen Business
        membuat laporan Tingkat Kesehatan ke Direksi,                                               Continuity Plan (BCP).
        Komisaris serta regulator.                                                      8. Secara aktif terlibat dalam memastikan kepatuhan
    4. Secara berkala melakukan stress testing                                              Undang-undang Pelindungan Data Pribadi.
        untuk mengukur dampak perubahan faktor                                          9. Melakukan identifikasi, evaluasi, dan mitigasi
        makroekonomi terhadap kondisi permodalan,                                           risiko untuk memastikan kesesuaian dengan
        likuiditas, kualitas aset, dan laba Perseroan                                       standar pencapaian sertifikasi ISO 37001 anti-
        berdasarkan skenario yang ditetapkan.                                               bribery management system.
    5. Penilaian Risk Maturity Index (RMI) guna                                         10. Mendukung implementasi Internal Control over
        mengukur sejauh mana Perseroan telah                                                Financial Reporting (ICOFR) sebagai bagian dari
        menerapkan manajemen risiko yang efektif.                                           penguatan pengendalian internal pada laporan
    6. Menyusun       dan/atau     mengevaluasi    serta                                    keuangan.
        menyempurnakan kebijakan, prosedur Perseroan.                                   11. Menyusun tools monitoring debitur terutama
    7. Menjaga Risiko Operasional Perseroan serta                                           untuk debitur korporasi pada segmen Corporate
        melaksanakan Business Continuity Management                                         Fleet.


                                                                                                                   PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                       Laporan Tahunan 2025        225
Page 227
          Tata Kelola Perusahaan




    12. Secara aktif terlibat dalam project pembuatan            Seluruh perangkat, baik berupa organ-organ maupun
        sistem pembiayaan Corporate Fleet.                       kebijakan manajemen risiko, telah berfungsi dengan
                                                                 baik dalam mengimplementasikan langkah-langkah
                                                                 yang diperlukan untuk menjalankan sistem mitigasi
Penilaian Kinerja Manajemen Risiko                               dan pengelolaan risiko secara optimal. Secara berkala,
Tahun 2025                                                       Manajemen telah melakukan pembahasan serta kaji ulang
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah memiliki dan               sistem manajemen risiko Perseroan guna memutakhirkan
menerapkan sistem manajemen risiko yang efektif.                 sistem sesuai dengan kebutuhan dan dinamika industri.




Audit Internal
Audit Internal merupakan bagian integral dalam                   Pihak yang Mengangkat dan
penerapan GCG dan wajib diterapkan dalam pengelolaan             Memberhentikan Kepala Audit Internal
Perusahaan Pembiayaan. Audit Internal menjalankan                Internal Audit dipimpin oleh Corporate Audit Division
fungsi pemberian keyakinan (assurance) dan konsultasi            Head yang diangkat dan diberhentikan oleh Direktur
(consulting) yang independen dan objektif, dengan tujuan         Utama Perusahaan setelah mendapat persetujuan
untuk meningkatkan nilai serta mendukung perbaikan               dari Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan
berkelanjutan atas operasional Perseroan.                        rekomendasi Komite Audit.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Audit Internal melakukan
evaluasi    secara    sistematis   terhadap     efektivitas      Kewenangan dan Pertanggungjawaban
pengendalian internal, penerapan manajemen risiko, serta         Untuk mendukung pelaksanaan tugas secara efektif,
proses tata kelola perusahaan. Evaluasi tersebut ditujukan       Audit Internal diberikan kewenangan dan tanggung
untuk memastikan bahwa aktivitas Perseroan dijalankan            jawab dengan menjunjung tinggi prinsip independensi,
secara efisien, terkendali, dan selaras dengan kebijakan         objektivitas, dan profesionalisme. Pemberian kewenangan
serta ketentuan yang berlaku.                                    tersebut dimaksudkan agar Audit Internal dapat
                                                                 menjalankan fungsi assurance dan konsultasi secara
                                                                 optimal tanpa intervensi dari unit kerja yang diaudit.
Struktur Organisasi dan Kedudukan
Audit Internal                                                   Kewenangan Audit Internal meliputi:
Secara struktural, Audit Internal berada 1 (satu) tingkat        Dalam pelaksanaan tugasnya Internal Audit memiliki
di bawah Direksi. Kepala Audit Internal bertanggung              kewenangan mencakup:
jawab langsung kepada Direktur Utama. Berikut                    1. Melakukan aktivitas internal audit terhadap kegiatan
struktur organisasi dan kedudukan Audit Internal                     semua unit kerja Kantor Pusat maupun Kantor Cabang
yang menggambarkan lingkup tugas dan fungsi serta                    dalam organisasi PT Mandiri Tunas Finance sesuai tata
koordinasinya dalam organisasi Perseroan.                            kelola yang berlaku.




                                                 President DIrector


                                                         Corporate Audit
                                                          Division Head




                            Corporate Audit    Distribution &        Distribution &
                                                                                        IT Corporate
                            Dev. & Assurance   Business Audit        Support Audit
                                                                                      Audit Dept. Head
                              Dept. Head        Dept. Head            Dept. Head




226       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 228
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                             www.mtf.co.id




2.   Melakukan komunikasi secara langsung dengan              4.  Memberikan rekomendasi atas hasil audit dan
     Direksi, Dewan Komisaris melalui Komite Audit.               memonitor tindak lanjut hasil audit internal, audit
3.   Mengadakan rapat secara berkala dan insidentil               eksternal, dan investigasi.
     dengan Direksi, Dewan Komisaris melalui Komite           5. Bekerja sama dengan Komite Audit dalam
     Audit.                                                       melaksanakan fungsi pengawasan.
4.   Melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak         6. Melakukan koordinasi kegiatannya dengan kegiatan
     eksternal termasuk Regulator dan Auditor Eksternal.          eksternal audit dan unit/fungsi penyedia assurance
5.   Melakukan akses terhadap seluruh informasi, catatan,         lainnya, agar dapat dicapai hasil audit yang
     karyawan, dan termasuk didalamnya namun tidak                komprehensif dan optimal. Koordinasi dapat dilakukan
     terbatas pada rekening/catatan karyawan, data/               antara lain melalui pertemuan secara periodik untuk
     informasi elektronik dan sumber daya serta hal-              membicarakan hal-hal yang dianggap penting bagi
     hal Iain yang dianggap perlu terkait dengan tugas            kedua belah pihak.
     dan fungsinya, dengan ketentuan bahwa untuk              7. Bertindak sebagai Pembina Sistem untuk aktivitas
     pemrosesan data pribadi karyawan mengacu pada                investigasi, termasuk untuk investigasi yang
     ketentuan internal dan peraturan perundang-                  dilaksanakan oleh Unit Kerja di luar internal Audit.
     undangan terkait pelindungan data pribadi.               8. Membantu tugas Direktur Utama dan Dewan
6.   Melakukan aktivitas investigasi terhadap kasus/              Komisaris dalam melakukan pengawasan dengan cara
     masalah pada setiap aspek dan unsur kegiatan yang            menjabarkan secara operasional baik perencanaan,
     terindikasi fraud dan pelanggaran kode etik (code of         pelaksanaan, maupun pemantauan hasil audit.
     conduct) dalam organisasi PT Mandiri Tunas Finance       9. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi
     sesuai tata kelola yang berlaku.                             dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi,
7.   Mengikuti rapat yang bersifat strategis tanpa memiliki       komersial, operasional, sumber daya manusia,
     hak suara.                                                   teknologi informasi, dan kegiatan lain melalui audit.
8.   Mendapatkan persetujuan dan/atau meminta surat           10. Mengidentifikasi      segala    kemungkinan      untuk
     kuasa dengan hak substitusi kepada karyawan pada             memperbaiki dan meningkatkan efisiensi penggunaan
     saat melakukan pemeriksaan atas indikasi pelanggaran         sumber daya dan dana.
     atau ketidaksesuaian, berupa:                            11. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang
     • Data/informasi rekening di Bank Mandiri dan/atau           objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua
        bank lain.                                                tingkatan manajemen.
     • Data/informasi baik elektronik maupun non              12. Memberikan konsultasi dan keyakinan terkait hal yang
        elektronik.                                               bersifat strategis baik pada saat perencanaan maupun
                                                                  pada saat pelaksanaan kegiatan operasional.
Tanggung jawab Audit Internal meliputi:                       13. Menjaga informasi rahasia yang diperoleh sewaktu
1. Merencanakan fungsi dan melaksanakan aktivitas                 menjabat sesuai dengan ketentuan peraturan
    internal audit dengan penekanan pada bidang/                  perundang-undangan.
    aktivitas yang mempunyai risiko tinggi serta
    mengevaluasi prosedur/control system yang ada
    untuk memperoleh keyakinan bahwa tujuan dan               Profil Kepala Audit Internal
    sasaran Perusahaan dapat dicapai secara optimal dan       Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 00078/SK-HCP.
    berkesinambungan.                                         SVC/HC/06/2022 tanggal 22 Juni 2022, Direktur Utama
2. Melaksanakan langkah-langkah dalam rangka                  mengangkat Bayu Mario sebagai Kepala Audit Internal
    menggali informasi (investigasi), melaporkan, dan         Perseroan, dan telah dilaporkan kepada OJK melalui surat
    menyampaikan rekomendasi/kesimpulan atas fraud            No. 128/MTF-CLC.CCS/VI/2022 pada tanggal 24 Juni
    kepada Manajemen.                                         2022.
3. Mengembangkan dan menjalankan program untuk
    mengevaluasi dan meningkatkan kualitas Internal
    Audit.




                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                             Laporan Tahunan 2025      227
Page 229
             Tata Kelola Perusahaan




                                                              Bayu Mario
                                                              Corporate Audit Division Head


                                                              Usia: 55 Tahun | Kewarganegaraan: Indonesia
                                                              Domisili: Kota Tangerang



Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi No. 00078/SK-HCP.SVC/HC/06/2022


Masa Jabatan                                                  • Sertifikasi Manajemen Risiko Level 3 oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)
                                                                (2018)
Sejak 22 Juni 2022                                            • Certified Chartered Accountant (CA) oleh Ikatan Akuntan Indonesia (2021)
                                                              • Sertifikasi Dasar Pembiayaan-Managerial (2023)
Periode Jabatan                                               • Sertifikasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) (2024)
                                                              • Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5 oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)-
Ke-2
                                                                2025


Riwayat Pendidikan                                            Pengalaman Kerja
Sarjana di bidang Teknik Kelautan dari Institut Teknologi
                                                              • Auditor, Quality Assurance & Control, Credit Operation, Mandiri University, PT Bank
Bandung (1997-2002)
                                                                Mandiri (Persero) Tbk (1999-2022)
                                                              • Officer Development Program PT Bank Dagang Negara (1996)
Sertifikasi yang Dimiliki
• Sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA) oleh Yayasan
  Pendidikan Internal Audit (YPIA) (1998)                     Rangkap Jabatan
• Certified Fraud Examiner (CFE) oleh Association of          Tidak memiliki rangkap jabatan
  Certified Fraud Examiners (ACFE) (2011)
• Sertifikasi Audit Internal-Supervisor oleh Badan
  Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) (2015)




Jumlah personel Audit Internal disesuaikan dengan hasil identifikasi dan kajian atas pengelolaan sistem pengendalian
internal dan efektivitas pengawasannya yang dilakukan oleh Manajemen Perseroan. Hingga 31 Desember 2025, Unit
Audit Internal memiliki 27 (dua puluh tujuh) karyawan dengan uraian penempatan dan pelaksanaan tugas sebagai berikut:

                             Jabatan/Fungsi                                                     Jumlah Karyawan (orang)
 Kepala Divisi                                                                                              1
 Kepala Departemen                                                                                          4
 Lead Auditor                                                                                              13
 IT Audit Analyst                                                                                           2
 Audit Development Section Head                                                                             1
 MIS Audit Analyst                                                                                          1
 Quality Assurance Analyst                                                                                  2
 Auditor                                                                                                    2
 Audit Admin                                                                                                1
 Jumlah                                                                                                    27


Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan level                               di bidang audit internal. Pengembangan kompetensi
sertifikasi profesi bagi karyawan Audit Internal, baik                       tersebut ditujukan untuk memastikan bahwa personel
bagi karyawan yang telah memiliki sertifikasi profesi                        Audit Internal memiliki kualifikasi dan kapabilitas yang
maupun yang belum memiliki. Oleh karena itu, Audit                           memadai dalam menjalankan fungsi assurance dan
Internal secara konsisten mendorong pengembangan                             konsultasi secara independen dan objektif. Adapun
kompetensi personelnya melalui pendidikan dan pelatihan                      sertifikasi profesi yang dimiliki oleh personel Audit Internal
berkelanjutan, termasuk kepemilikan sertifikasi profesi                      pada tahun 2025 adalah sebagai berikut:




228            PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Tahunan 2025
Page 230
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                  www.mtf.co.id




                                 Jenis Sertifikat                                           Jumlah Karyawan yang Memiliki (orang)
Sertifikasi Dasar Pembiayaan - Managerial                                5 (Bayu Mario, Linda Gozali, Indra Riyadi, Rr Maya Widyantikirono,
                                                                         Kusriadi)
Certified Fraud Examiner (CFE)                                           1 (Bayu Mario)
Certified Chartered Accountant (CA)                                      1 (Bayu Mario)
Qualified Internal Audit (QIA)                                           3 (Linda Gozali, Rr Maya Widyantikirono, Ridwan)
Certified Internal Audit Leader (CIAL)                                   1 (Indra Riyadi)
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Level 2                              1 (Rr Maya Widyantikirono)
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) Level 5                              1 (Bayu Mario)
Sertifikasi Internal Audit ISO 37001:2016                                5 (Bayu Mario, Linda Gozali, Ridwan, Prasetyo Mulyo Hartono, Suci)
Certified Public Accountant (CPA)                                        1 (Handayani)
Sertifikasi Information Security Management Systems (Lead Auditor IRCA 1 (Kusriadi)
Certified) ISO 27001:2022
Sertifikasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)             5 (Bayu Mario, Linda Gozali, Suci Toviny Nur, Prasetyo, Ridwan)
Certified Internal Audit Officer (CIAO)                                  16 (Dewa Gede Dharma Putra, Nabila Surya Kusumaningtyas, Fikri
                                                                         Al Barik, Suci Toviny Nur, Artendi Arief Nugroho, Muda Andika Meiza,
                                                                         Cahyadi, Syaripudin, Handayani Novitasari, Mochamad Farizi, Willy
                                                                         Ferdinan Hutauruk, Ryan Bagus Setiawan, Sandro Gurning, Prasetyo
                                                                         Mulyo Hartono, Lukman Calvin Jeremia, Mochtar Kiki)




Pedoman dan Tata Tertib Audit Internal                                        4.    Corporate Audit Division Head melaporkan
Untuk memenuhi ketentuan dalam Peraturan OJK No.                                    independensi fungsi internal audit kepada Dewan
56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman                                     Komisaris setahun sekali termasuk mengenai
Penyusunan Piagam Unit Audit Internal, Perseroan telah                              potensi pelemahan terhadap independensi dan
mempunyai Piagam Audit Internal yang telah disetujui                                upaya pengamanannya. Hal ini dimaksudkan
oleh Direksi dan Dewan Komisaris, sebagai acuan atau                                untuk mendukung independensi organisasi
pedoman dalam melaksanakan tugas, kewajiban, dan                                    Internal Audit serta menjamin kelancaran audit
wewenangnya.                                                                        dan wewenang dalam memantau tindak lanjut.
                                                                              5.    Auditor Internal bertanggung jawab secara
Dalam Piagam Audit Internal disebutkan independensi,                                langsung kepada Corporate Audit Division Head.
kedudukan dalam organisasi dan hubungan pelaporan                             6.    Dalam melaksanakan tugas, Internal Audit
bahwa:                                                                              menyampaikan laporan kepada Direktur Utama
    1. Internal Audit adalah unit kerja dalam organisasi                            atau Dewan Komisaris. Laporan kepada Direktur
       Perusahaan yang membantu Direktur Utama                                      Utama, disampaikan salinannya kepada Dewan
       dan Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi                                 Komisaris, Komite Audit, dan Direktur yang
       pengawasan untuk mewujudkan visi dan misi                                    membawahkan fungsi kepatuhan.
       Perusahaan.
    2. Internal Audit dipimpin oleh Corporate Audit                     Independensi Audit Internal
       Division Head yang diangkat dan diberhentikan                    Auditor Internal menjalankan tugasnya secara independen
       oleh Direktur Utama Perusahaan setelah                           dengan menjunjung tinggi standar profesi yang berlaku.
       mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris                        Independensi tersebut tercermin melalui kriteria sebagai
       dengan     mempertimbangkan          rekomendasi                 berikut:
       Komite Audit serta dilaporkan kepada Regulator.                       1. Mampu mengungkapkan pandangan dan
    3. Kedudukan Corporate Audit Division Head                                   pemikirannya tanpa pengaruh ataupun tekanan
       dalam organisasi langsung di bawah dan                                    dari pihak lain manapun.
       bertanggung jawab kepada Direktur Utama.                              2. Memiliki kebebasan dalam menetapkan metode,
       Untuk mendukung independensi dan menjamin                                 scope, cara, teknik dan pendekatan audit yang
       kelancaran audit serta wewenang dalam                                     akan dilakukan.
       memantau tindak lanjut maka Corporate Audit                           3. Tidak melakukan kegiatan yang bersifat
       Division Head dapat berkomunikasi langsung                                operasional di luar aktivitas internal audit dan
       dengan Direksi dan Dewan Komisaris melalui                                aktivitas investigasi.
       Komite Audit untuk menginformasikan berbagai                          4. Tidak melakukan perangkapan tugas dan jabatan
       hal yang berhubungan dengan aktivitas internal                            pada kegiatan operasional perusahaan dan
       audit dan aktivitas investigasi.                                          afiliasinya.




                                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                Laporan Tahunan 2025        229
Page 231
          Tata Kelola Perusahaan




Kode Etik Audit Internal                                                       insiden tersebut kepada pihak
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,                                yang memiliki wewenang untuk
Auditor Internal dituntut untuk bersikap profesional dan                       mengambil tindakan yang tepat.
taat pada kode etik yang telah ditetapkan. Kode Etik         2.   Objektivitas (Objectivity)
merupakan prinsip-prinsip profesional internal auditor            Auditor Internal mempertahankan sikap tidak
dalam pelaksanaan audit yaitu: Integritas, Objektivitas,          memihak dan tidak bias ketika melakukan aktivitas
Kompetensi, menerapkan kecermatan profesional                     internal audit dan mengambil keputusan.
dan Kerahasiaan. Auditor Internal diharapkan dapat                     A. Objektivitas Individu
menerapkan prinsip- prinsip kode etik, sebagai berikut:                     1) Auditor Internal harus menjaga
     1. Integritas (Integrity)                                                   objektivitas profesional ketika
         Auditor Internal menunjukkan integritas dalam                           melakukan       aktivitas   Internal
         pekerjaan dan perilaku.                                                 Audit. Objektivitas profesional
           A. Kejujuran dan keberanian professional                              mengharuskan Auditor Internal
                 1) Auditor Internal harus melaksanakan                          untuk menerapkan pola pikir yang
                     pekerjaan dengan kejujuran dan                              tidak memihak dan tidak bias serta
                     keberanian profesional                                      membuat penilaian berdasarkan
                 2) Auditor internal harus jujur, akurat,                        penilaian yang seimbang terhadap
                     jelas, terbuka, dan penuh hormat                            semua keadaan yang relevan.
                     dalam semua hubungan profesional                       2) Audit Internal harus menyadari dan
                     dan komunikasi.                                             mengelola potensi bias.
                 3) Auditor Internal harus menunjukkan                 B. Menjaga Objektivitas
                     keberanian profesional dengan                          1) Auditor Internal harus mengenali
                     berkomunikasi secara jujur dan                              dan menghindari atau memitigasi
                     mengambil tindakan yang tepat                               pelemahan aktual, potensial dan
                     dalam segala situasi                                        persepsi terhadap objektivitas.
           B. Ekspektasi etika organisasi                                   2) Auditor Internal tidak boleh
                 1) Auditor Internal harus memahami,                             menerima barang berwujud atau
                     menghormati,       memenuhi,     dan                        tidak berwujud, seperti hadiah,
                     berkontribusi terhadap ekspektasi                           imbalan, atau bantuan yang dapat
                     etika     organisasi   dan     harus                        atau     dianggap       melemahkan
                     mampu mengenali perilaku yang                               objektivitas.
                     bertentangan dengan ekspektasi                         3) Auditor Internal harus menghindari
                     tersebut.                                                   konflik kepentingan dan tidak boleh
                 2) Auditor Internal harus mendorong                             terpengaruh oleh kepentingan
                     dan      mempromosikan       budaya                         pribadi atau kepentingan orang
                     berbasis etika dalam organisasi serta                       lain, termasuk Direksi atau pihak
                     melaporkan jika terdapat kondisi                            lain yang memiliki otoritas, atau
                     yang tidak sesuai dengan ekspektasi                         oleh lingkungan politik atau aspek
                     etika organisasi.                                           lain.
           C. Perilaku taat hukum dan etis                                  4) Saat melakukan aktivitas internal
                 1) Auditor      Internal  tidak   boleh                         audit:
                     terlibat dalam aktivitas apapun                              a. Auditor Internal tidak boleh
                     yang melanggar hukum atau                                         menilai area yang sebelumnya
                     mendiskreditkan organisasi/profesi                                menjadi             tanggung
                     Internal Audit atau yang dapat                                    jawabnya      dalam     batas
                     merugikan Perusahaan.                                             waktu sekurang-kurangnya
                 2) Auditor Internal harus memahami                                    1 (satu) tahun (cooling-off
                     dan mematuhi perundang-undangan                                   period). Objektivitas tidak
                     yang relevan dengan Perusahaan                                    dapat dicapai jika Auditor
                     dan yurisdiksi tempat Perusahaan                                  Internal melakukan aktivitas
                     beroperasi, termasuk melakukan                                    assurance atas area yang
                     pengungkapan           sebagaimana                                menjadi tanggung jawab
                     diperlukan.                                                       Auditor Internal dalam 1
                 3) Jika Auditor Internal mengidentifikasi                             (satu) tahun sebelumnya.
                     pelanggaran hukum atau peraturan,                            b. Jika fungsi internal audit
                     Auditor Internal harus melaporkan                                 akan melaksanakan aktivitas
                                                                                       assurance atas suatu area



230       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 232
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                              www.mtf.co.id




                               yang sebelumnya Auditor            3.   Kompetensi (Competency)
                               Internal telah melakukan                Auditor Internal wajib memiliki dan menerapkan
                               aktivitas consulting, maka              pengetahuan, keterampilan, serta kompetensi
                               Corporate Audit Division                profesional yang diperlukan untuk melaksanakan
                               Head harus memastikan                   peran dan tanggung jawabnya secara efektif,
                               bahwa aktivitas consulting              efisien, dan sesuai dengan standar audit internal
                               tersebut tidak melemahkan               yang berlaku
                               objektivitas individu.                       A. Kompetensi
                         c. Jika         Auditor      Internal                    1) Auditor Internal harus memiliki
                               akan melakukan aktivitas                                 atau memperoleh kompetensi
                               consulting terkait dengan                                untuk melaksanakan tanggung
                               area yang menjadi tanggung                               jawabnya.             Kompetensi
                               jawabnya sebelumnya,                                     yang     dibutuhkan     mencakup
                               Auditor      Internal     harus                          pengetahuan,         keterampilan,
                               mengungkapkan           potensi                          dan kemampuan yang sesuai
                               pelemahan           objektivitas                         dengan posisi pekerjaan dan
                               kepada pihak yang meminta                                tanggung jawab sesuai dengan
                               aktivitas tersebut sebelum                               tingkat pengalamannya. Auditor
                               menerima penugasan.                                      Internal harus memiliki atau
               C.   Mengungkapkan pelemahan terhadap                                    mengembangkan        pengetahuan
                    objektivitas                                                        tentang Standar Audit Internal
                    1) Jika Auditor Internal menyadari                                  Global IIA.
                        adanya         suatu       pelemahan                      2) Auditor Internal hanya boleh
                        yang       dapat      mempengaruhi                              terlibat dalam aktivitas internal
                        objektivitasnya, Auditor Internal                               audit sesuai kompetensi yang
                        harus mengungkapkan hal tersebut                                dimiliki atau dapat memperoleh
                        kepada Corporate Audit Division                                 kompetensi yang diperlukan.
                        Head. Jika Corporate Audit                                3) Auditor Internal harus terus
                        Division Head menentukan bahwa                                  mengembangkan dan menerapkan
                        suatu pelemahan mempengaruhi                                    kompetensi      yang    diperlukan
                        kemampuan Auditor Internal untuk                                untuk memenuhi tanggung jawab
                        melaksanakan tugasnya secara                                    profesionalnya.
                        objektif, Corporate Audit Division                  B. Pengembangan Profesional
                        Head        harus      mendiskusikan                     Berkelanjutan
                        pelemahan        tersebut     dengan                     Auditor Internal harus menjaga dan terus
                        Kepala Unit Kerja Klien, Direksi,                        mengembangkan kompetensinya untuk
                        dan/atau Dewan Komisaris dan                             meningkatkan efektivitas dan kualitas
                        menentukan tindakan yang tepat                           aktivitas internal audit. Auditor internal
                        untuk       menyelesaikan       situasi                  harus mengupayakan pengembangan
                        tersebut.                                                profesional berkelanjutan termasuk
                    2) Jika setelah penugasan selesai                            pendidikan dan pelatihan.
                        ditemukan suatu pelemahan yang            4.   Menerapkan Kecermatan Profesional (Due
                        mempengaruhi keandalan dari                    Professional Care)
                        temuan, rekomendasi, dan/atau                  Auditor Internal menerapkan kecermatan
                        kesimpulan penugasan, Corporate                profesional        dalam     merencanakan       dan
                        Audit      Division    Head      harus         melaksanakan aktivitas internal audit.
                        mendiskusikan masalah tersebut                      A. Kesesuaian dengan Standar Audit
                        dengan Kepala Unit Kerja Klien,                          Internal Global
                        Direksi, Dewan Komisaris dan/atau                        Auditor Internal harus merencanakan
                        pemangku kepentingan lain yang                           dan melaksanakan aktivitas internal
                        terkena dampak untuk selanjutnya                         audit sesuai dengan Standar Audit
                        menentukan tindakan yang tepat.                          Internal Global.
                    3) Jika       objektivitas      Corporate               B. Kecermatan Profesional
                        Audit Division Head terganggu,                           Auditor Internal harus menerapkan
                        Corporate Audit Division Head                            kecermatan profesional dengan menilai
                        harus mengungkapkan kelemahan                            sifat, keadaan, dan persyaratan aktivitas
                        tersebut kepada Dewan Komisaris.                         yang akan diberikan.


                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                              Laporan Tahunan 2025      231
Page 233
          Tata Kelola Perusahaan




              C. Skeptisisme Profesional                                prosedur tertulis di Perseroan maupun peraturan
                 Auditor Internal harus menerapkan                      eksternal. Pelaksanaan fungsi assurance bertujuan
                 skeptisisme        profesional       ketika            untuk memberikan penilaian secara independen
                 merencanakan        dan      melaksanakan              atas proses tata kelola (governance), pengelolaan
                 aktivitas internal audit.                              risiko dan proses pengendalian untuk organisasi
    5.   Kerahasiaan (Confidentiality)                                  telah dilakukan oleh seluruh unit kerja sesuai
         Auditor Internal menggunakan dan melindungi                    dengan kebijakan dan prosedur di Perseroan
         informasi dengan tepat.                                        maupun peraturan eksternal. Dalam melaksanakan
              A. Penggunaan Informasi                                   fungsi assurance, Audit Internal mempergunakan
                  Auditor Internal harus mengikuti                      metode audit berbasis risiko atau Risk Based Audit
                  kebijakan, prosedur, undang-undang,                   (RBA). Dalam metode tersebut, penentuan unit
                  dan peraturan yang relevan saat                       kerja dan aktivitas yang akan diaudit serta ruang
                  menggunakan informasi. Informasi                      lingkup audit dilakukan berdasarkan evaluasi
                  tersebut tidak boleh digunakan untuk                  risiko yang dilakukan secara periodik dengan
                  keuntungan pribadi atau dengan cara                   fokus risiko-risiko utama di semua lini Perseroan
                  yang bertentangan dan merugikan                       baik di jaringan kantor Cabang/Regional maupun
                  tujuan Perusahaan.                                    Head Office berdasarkan concern management,
              B. Perlindungan Informasi                                 Corporate Planning, Risk Appetite Statement,
                   1) Auditor Internal harus menyadari                  Profil Risiko, internal dan external finding, input
                       tanggung        jawabnya       untuk             dari second line of defence, pas event loss, dan
                       melindungi        informasi      dan             regulasi yang berlaku.
                       menjaga kerahasiaan, privasi,               b.   Fungsi Consulting
                       dan kepemilikan informasi yang                   Selain fungsi assurance, Audit Internal juga
                       diperoleh saat melakukan jasa                    melaksanakan fungsi consulting sebagai strategic
                       internal audit atau sebagai hasil                partner dalam rangka meningkatkan efektivitas
                       hubungan profesional.                            dan efisiensi proses dan aktivitas Perseroan melalui
                   2) Auditor Internal harus memahami                   penelaahan dan evaluasi risiko dan kontrol dengan
                       dan mematuhi kebijakan, prosedur,                memberikan saran dan masukan perbaikan proses
                       undang-undang, dan peraturan                     dan aktivitas. Dalam melaksanakan fungsi analisa
                       terkait dengan kerahasiaan, privasi              sendiri yang merupakan inisiatif Audit Internal
                       informasi, dan keamanan informasi                maupun bekerja sama dengan unit kerja lainnya
                       yang berlaku pada Perusahaan dan                 berdasarkan permintaan dari manajemen dan
                       fungsi internal audit.                           unit kerja. Sifat dan ruang lingkup penugasannya
                   3) Auditor Internal tidak boleh                      telah disepakati dengan klien, ditujukan untuk
                       mengungkapkan              informasi             menambah nilai dan meningkatkan proses tata
                       rahasia kepada pihak yang tidak                  kelola organisasi, manajemen risiko dan proses
                       berwenang kecuali ada tanggung                   pengendalian, tanpa adanya pengalihan tanggung
                       jawab hukum atau profesional                     jawab dari manajemen kepada auditor internal.
                       untuk melakukannya.
                   4) Auditor Internal harus mengelola
                       risiko     pengungkapan         atau
                                                               Pengembangan Kompetensi Audit
                       pengungkapan informasi secara           Internal
                       tidak sengaja.                          Perseroan secara konsisten mengembangkan kompetensi
                                                               Auditor Internal sebagai bagian dari penguatan kualitas
                                                               fungsi Audit Internal. Pengembangan kompetensi tersebut
Fungsi Audit Internal                                          ditujukan untuk memastikan bahwa Auditor Internal memiliki
Internal Audit membantu organisasi mencapai tujuannya          kapabilitas yang memadai dalam menjalankan fungsi
melalui aktivitas internal audit (assurance dan consulting)    assurance dan konsultasi secara efektif, independen, dan
dalam rangka memberikan penilaian yang independen,             profesional, serta mendukung peningkatan produktivitas
atas pengendalian internal (internal control), penerapan       dan efektivitas kinerja Audit Internal.
pengelolaan risiko (risk management) dan proses tata
kelola (governance process) dalam Perseroan.                   Informasi mengenai kegiatan pengembangan kompetensi
    a. Fungsi Assurance                                        yang diikuti oleh Kepala Divisi Audit Internal, Kepala Divisi,
         Pelaksanaan fungsi assurance bertujuan untuk          Kepala Departemen, Lead Auditor, IT Audit Specialist,
         memastikan bahwa pengendalian internal,               dan Auditor sepanjang tahun 2025 disampaikan sebagai
         manajemen risiko dan tata kelola telah dilakukan      berikut:
         oleh seluruh unit kerja sesuai dengan kebijakan dan



232        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Tahunan 2025
Page 234
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                   www.mtf.co.id




 Jenis Pengembangan                                                                          Tempat
                    Nama Pelatihan                                                                           Tanggal           Penyelenggara
      Kompetensi                                                                           Pelaksanaan

Workshop                 Penerapan Teknik Investigasi (Advance) dan Case Study               Jakarta     31 Juli-1 Agustus      Bank Mandiri
                                                                                                               2025
Training & Sertifikasi   Pelatihan dan Ujian Sertifikat CIAO                                 Jakarta      28 April-2 Mei       CRMS Indonesia
                                                                                                              2025
Training & Sertifikasi   Pembekalan Manajemen Risiko Jenjang 5                               Jakarta      21-22 Agustus              LPPI
                                                                                                              2025
Training & Sertifikasi   Sertifikasi Dasar Pembiayaan-Managerial                             Jakarta     23 Januari 2025             SPPI
Training & Sertifikasi   Sertifikasi CIAL                                                    Jakarta       9 Mei 2025          CRMS Indonesia
Training & Sertifikasi   COBIT 2019 Foundation Certificate                                   Jakarta     21-22 Mei 2025      PT Andalan Teknologi
                                                                                                                                   Inovasi
Training & Sertifikasi   Internal Control Over Financial Report (ICOFR)                      Jakarta     29-30 April 2025      PSHB Indonesia
Webinar                  Agentic AI in Finance: A New Era of Autonomous Decision-            Jakarta        3 Juli 2025          OJK Institute
                         Making
Webinar                  Building the Global Sustainable Islamic Finance Ecosystem           Jakarta       24 Juli 2025          OJK Institute
Webinar                  Customer Experience: Strategies for Success in Digital Era          Jakarta       22 Mei 2025           OJK Institute
Webinar                  Dinamika Geopolitik dan Ketahanan Nasional: Strategi                Jakarta     14 Agustus 2025         OJK Institute
                         Memperkuat Perekonomian Indonesia
Webinar                  Efek Domino Tarif Trump: Ancaman atau Peluang bagi                  Jakarta       15 Mei 2025           OJK Institute
                         Ekonomi Indonesia
Webinar                  Idea Talks OJK Institute Volume 7 "Credit Scoring"                  Jakarta      21 April 2025          OJK Institute
Webinar                  Idea Talks Volume 9: Digitalisasi Perbankan dari Dua Sudut          Jakarta       23 Juni 2025          OJK Institute
                         Pandang
Webinar                  Imboost Your Spirit: Cultivating Positivity for a Balanced and      Jakarta     14 Februari 2025        OJK Institute
                         Fulfilling Life
Webinar                  Inovasi Produk Keuangan Islam: Peran Etika Halal dalam              Jakarta      13 Maret 2025          OJK Institute
                         Memperluas Penetrasi Pasar
Webinar                  Insurance Revolution: How AI is Transforming the                    Jakarta      24 April 2025          OJK Institute
                         Underwriting and Optimizing Business Processes
Webinar                  Memutus Mata Rantai Scam: Sinergi dan Strategi                      Jakarta       19 Juni 2025          OJK Institute
                         Perlindungan Konsumen Sektor Keuangan
Webinar                  Meneropong Masa Depan Pasar Emas Indonesia: Peran                   Jakarta      17 April 2025          OJK Institute
                         Strategis Bullion Bank
Webinar                  Mewujudkan Hari Tua yang Sejahtera: Strategi Peningkatan            Jakarta     21 Agustus 2025         OJK Institute
                         Kepesertaan Dana Pensiun di Sektor Informal
Webinar                  Mid-Year Capital Market Review 2025: Evaluasi Kinerja Pasar         Jakarta     7 Agustus 2025          OJK Institute
                         & Strategi Investasi ke Depan
Webinar                  Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025                          Jakarta     20 Februari 2025        OJK Institute
Webinar                  Peran Digital Forensik dalam Penanganan dan Pengungkapan            Jakarta     16 Oktober 2025         OJK Institute
                         Kejahatan Keuangan
Webinar                  Peran GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan Investor &                 Jakarta     25 Februari 2025        OJK Institute
                         Stabilitas Sektor Keuangan
Webinar                  Peran Industri Jasa Keuangan dalam Mendukung Proyek                 Jakarta       31 Juli 2025          OJK Institute
                         Strategis Nasional: Pembangunan 3 Juta Rumah
Webinar                  Peran Strategis Industri Jasa Keuangan dalam Mendorong              Jakarta       8 Mei 2025            OJK Institute
                         Pengembangan Ekonomi daerah
Webinar                  Perempuan Cerdas, Berdaya, dan Berintegritas Menuju                 Jakarta      22 April 2025          OJK Institute
                         Indonesia Emas
Webinar                  Risk Appetite and Risk Culture: Pilar Utama dalam Penguatan         Jakarta     9 Oktober 2025          OJK Institute
                         Manajemen Risiko di Sektor Keuangan
Webinar                  Strategi Aman Transaksi Aset Kripto dan Keuangan Digital:           Jakarta       19 Juni 2025          OJK Institute
                         Perlindungan Data Pribadi dan Dampak Teknologi Biometrik
                         di Indonesia
Webinar                  Strategi Peningkatan Daya Saing serta Pendalaman                    Jakarta     28 Agustus 2025         OJK Institute
                         Perbankan Syariah dan Pasar Modal Syariah
Webinar                  Sustainability Accounting & Reporting in the Financial Services     Jakarta      6 Maret 2025           OJK Institute


Webinar                  The Future of Cybersecurity: Threats, Challenge, and                Jakarta       5 Juni 2025           OJK Institute
                         Innovations




                                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                  Laporan Tahunan 2025       233
Page 235
              Tata Kelola Perusahaan




 Jenis Pengembangan                                                                         Tempat
                    Nama Pelatihan                                                                           Tanggal            Penyelenggara
      Kompetensi                                                                          Pelaksanaan

 Webinar                 The Sustainable Financing Opportunities in the Indonesian          Jakarta     2 Oktober 2025      OJK Institute
                         Insurance Industry
 Webinar                 Transformasi Digital: Tren Inovasi Teknologi di Sektor             Jakarta     23 Januari 2025     OJK Institute
                         Keuangan
 Webinar                 Transformasi Generative AI: Peluang Generative Engine              Jakarta     25 September        OJK Institute
                         Optimization (GEO) dalam Menggeser Dominasi Search                             2025
                         Engine Optimization (SEO)
 Webinar                 Tren Modus dan Skema Pencucian Uang Terbaru: Strategi              Jakarta     31 Juli 2025        OJK Institute
                         Identifikasi, Mitigasi, dan Penegakan Hukum
 Webinar                 UMKM Mendunia: Strategi Peningkatan Skala Bisnis                   Jakarta     9 September 2025 OJK Institute
                         Menembus Pasar Nasional dan Internasional
 Webinar                 Urgensi Transparasi Keuangan Hijau Pada Lembaga Jasa               Jakarta     26 Mei 2025         OJK Institute
                         Keuangan
 Webinar                 Webinar Strategi Aman Transaksi Aset Kripto dan Keuangan           Jakarta     19 Juni 2025        OJK Institute
                         Digital

 Webinar                 Workshop Digital Forensik di Sektor Jasa Keuangan                  Jakarta     28-30 April 2025    OJK Institute




Rapat Audit Internal
Audit Internal secara aktif mengikuti rapat pembahasan                            menyampaikan hasil audit dan investigasi kepada Direksi,
hasil audit dan investigasi bersama unit kerja terkait di                         Komite Audit, dan Dewan Komisaris sebagai bagian dari
Kantor Pusat maupun melalui forum komite internal                                 mekanisme pelaporan dan eskalasi untuk memperoleh
Perseroan, antara lain Komite Anti Fraud dan Komite                               arahan serta dukungan dalam pelaksanaan tindak lanjut
Disiplin Pegawai. Rapat-rapat tersebut digunakan untuk                            yang diperlukan.
membahas rencana tindak lanjut dan corrective action
atas temuan audit dan investigasi.
                                                                                  Kebijakan
Pembahasan difokuskan pada penetapan tindakan korektif                            Audit Internal telah mempunyai kebijakan/pedoman
dan langkah pencegahan guna memperkuat efektivitas                                untuk mendukung dan menjalankan fungsi dan tanggung
pengendalian internal Perseroan serta meminimalkan                                jawabnya, yaitu:
potensi terulangnya penyimpangan atau kelalaian di                                    1. Piagam Internal Audit (Internal Audit Charter)
masa mendatang. Selain itu, Audit Internal secara berkala                             2. Standard Operasional Prosedur (SOP) Internal
                                                                                          Audit
                                                                                      3. Petunjuk Teknis Operasional (PTO) Internal Audit
                                                                                      4. Petunjuk Teknis Operasional (PTO) Audit
                                                                                          Information Technology (IT)


                                                                      Frekuensi Rapat


                    Direksi                                          Dewan Komisaris                                   Komite Audit

    15 agenda:                                             6 agenda:                                     5 agenda:

    •      14 Januari 2025 (2 pembahasan)                  •    26 Februari 2025                         •    20 Januari 2025
    •      11 Februari 2025                                •    6 Mei 2025                               •    26 Februari 2025
    •      11 Maret 2025                                   •    10 Juni 2025                             •    10 Juni 2025
    •      19 Mei 2025                                     •    28 Juli 2025                             •    29 September 2025
    •      23 Juni 2025 (2 pembahasan)                     •    26 September 2025                        •    24 November 2025
    •      15 Juli 2025                                    •    24 November 2025
    •      21 Juli 2025
    •      25 Agustus 2025 (2 pembahasan)
    •      9 September 2025
    •      6 Oktober 2025
    •      30 Oktober 2025
    •      15 Desember 2025




234           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 236
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                         www.mtf.co.id




Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas Audit Internal Tahun 2025
   Jenis Audit                            Subjek Audit                                                       Objek Audit

 Audit Umum         Pengelolaan Pembiayaan Retail                            Kantor Regional & Kantor Cabang Sampling

                    Pengelolaan Pembiayaan Segmen Corporate Fleet            Divisi Corporate Fleet
                    (Head Office & Branch)

                    Pengelolaan Pembiayaan Segmen Captive/KKB                Divisi Captive/KKB
                                                                             Regional/Branch Captive/KKB

                    Pengelolaan Pembiayaan Multiguna                         Regional/Branch Multiguna
                                                                             Divisi Multiguna: Head Office dan Graha Sultan

                    Quick Review Audit                                       Kantor Cabang Sampling

                    Pengelolaan Restrukturisasi Retail dan Wholesale         Divisi Current AR Management
                                                                             Divisi SAM & Remedial
                                                                             Divisi Credit Managemnet
                                                                             Seluruh Regional

                    Pengelolaan Upping Price dan Nilai Loss on Repossess     Divisi Current AR Management
                    (LOR)                                                    Seluruh Regional

                    Pengelolaan Inventory (lelang & kendaraan tarikan)       Divisi Current Account Receivable (CAR)
                                                                             Seluruh Regional

                    Pengelolaan Perjanjian Kerjasama (PKS) di Kantor Pusat   Divisi Legal
                    dan Regional/Kantor Cabang (Dealer & non Dealer)         Divisi Marketing
                                                                             Divisi Operation

                    Implementasi BCM (Business Continuity Management)-       Divisi Operational & Corporate Risk Management
                    IT & Non-IT

                    Pengelolaan Vendor Management (khusus akomodasi)         Divisi Credit Operation & General Service (Procurement)

                    Internal Control Over Financial Report (ICoFR)           Divisi Accounting
                                                                             Divisi Risk Management

                    Implementasi ESG (Environmental Social & Governance)     Divisi Corporate Planning & Performance Management
                                                                             Seluruh Regional

                    Audit ITGC-Change Management                             Divisi Information Technology

                    Audit IT Application-VPN One Perwira                     Divisi Information Technology

                    Audit IT Application-MTF1Access                          Divisi Information Technology

                    Audit IT Operation Data Back Up Management               Divisi Information Technology

 Audit Mandatory    Pelaporan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK)       Divisi Credit Management
                                                                             Seluruh Regional

                    Pelaporan Bulanan Perusahaan Pembiayaan (SILARAS)        Divisi Accounting, Tax & Financial Planning
                                                                             Departemen Compliance

                    Pengelolaan Layanan Pengaduan Customer                   Departemen Customer Care

                    Risiko Likuiditas                                        Divisi Treasury & Finance

                    Penerapan APU PPT & PPPSPM                               Divisi Legal-Departemen Compliance

                    Implementasi PDP (IT & Non-IT)                           Divisi Legal-Departemen Compliance
                                                                             Seluruh regional

                    Penerapan Strategy Anti Fraud                            Divisi Corporate Secretary-Anti Fraud

                    Kecukupan Kualitas Penarapan Manajemen Risiko/Risk       Divisi Retail Risk
                    Maturity Index (RMI)

                    Audit IT Application-I-Care                              Divisi Information Technology

                    Audit IT Security-Threat Intelligent                     Divisi Information Technology

                    Kajian atas fungsi Audit IT                              Divisi Information Technology

 Audit Consulting   Portofolio dan Pembiayaan Used Car                       Divisi Business Project Unit

                    Pengelolaan Rekening Suspend di cabang                   Regional/Branch

                    Pendaftaran fiducia debitur overkontrak                  Divisi Business & Operation Support

                    Kebijakan penggunaan dana jamuan                         Divisi Treasury and Finance




                                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                         Laporan Tahunan 2025      235
Page 237
           Tata Kelola Perusahaan




Sistem Manajemen Risiko
Komitmen Pengelolaan Risiko                                              yang jatuh tempo dari sumber pendanaan arus kas
yang Andal                                                               dan/atau dari aset likuid yang dapat dengan mudah
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan                           dikonversi menjadi kas, tanpa mengganggu aktivitas
menyadari bahwa industri pembiayaan memiliki eksposur                    dan kondisi keuangan perseroan.
risiko yang dinamis dan melekat pada seluruh aktivitas              6.   Risiko Hukum, merupakan risiko yang timbul akibat
bisnis. Oleh karena itu, Perseroan menerapkan pengelolaan                tuntutan hukum dan/atau kelemahan aspek hukum.
risiko secara proaktif dan terintegrasi untuk menjaga               7.   Risiko Kepatuhan, merupakan risiko akibat perseroan
pertumbuhan pembiayaan dan operasional yang sehat,                       tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan
sekaligus memastikan keberlanjutan usaha tetap berada                    peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang
dalam koridor risk appetite yang telah ditetapkan.                       berlaku bagi perseroan.
                                                                    8.   Risiko Reputasi, merupakan risiko akibat menurunnya
Manajemen risiko tidak diposisikan semata sebagai fungsi                 tingkat kepercayaan pemangku kepentingan yang
pengendalian, melainkan sebagai bagian dari proses                       bersumber dari persepsi negatif terhadap perseroan.
pengambilan keputusan strategis Perseroan. Efektivitas
pengelolaan risiko menjadi salah satu faktor kunci dalam
pencapaian tujuan usaha, penguatan daya saing, serta
                                                                   Pembentukan Divisi Manajemen Risiko
ketahanan Perseroan dalam menghadapi dinamika industri             sebagai Pengelola Risiko Perseroan
dan kondisi eksternal. Sejalan dengan karakteristik kegiatan       Perseroan membentuk Divisi Retail Risk Management
usaha, Perseroan menghadapi sejumlah risiko inheren                dan Divisi Operational & Corporate Risk Management
yang melekat dalam aktivitas bisnisnya, antara lain sebagai        untuk memastikan bahwa pengelolaan manajemen risiko
berikut:                                                           dilakukan terukur dan sistematis. Uraian lengkap tentang
 1. Risiko Strategis, merupakan risiko akibat ketidaktepatan       profil fungsi Manajemen Risiko dan berbagai upaya
     dalam pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu                  pengelolaan risiko yang telah dilakukan dapat dilihat pada
     keputusan strategis serta kegagalan dalam                     bagian “Fungsi Manajemen Risiko” dalam bab ini.
     mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.
 2. Risiko Operasional, merupakan risiko akibat
     ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses
                                                                   Penerapan Sistem Manajemen Risiko
     internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, dan/           Mandiri Tunas Finance menerapkan sistem manajemen
     atau adanya kejadian eksternal yang mempengaruhi              risiko dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa
     operasional perseroan.                                        Keuangan Nomor 44/POJK.05/2020 tentang Penerapan
 3. Risiko Kredit, merupakan risiko akibat kegagalan pihak         Manajemen Risiko bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-
     lain dalam memenuhi kewajiban kepada perseroan.               Bank. Penerapan manajemen risiko tersebut dirancang
 4. Risiko Pasar, merupakan risiko pada posisi aset,               untuk memastikan bahwa seluruh risiko yang melekat
     liabilitas, ekuitas, dan/atau rekening administratif          dalam kegiatan usaha Perseroan dapat dikelola secara
     termasuk transaksi derivatif akibat perubahan secara          terstruktur, terukur, dan selaras dengan profil serta strategi
     keseluruhan dari kondisi pasar.                               bisnis Perseroan. Dalam kerangka tersebut, penerapan
 5. Risiko      Likuiditas,  merupakan       risiko    akibat      manajemen risiko Perseroan ditopang oleh empat pilar
     ketidakmampuan perseroan untuk memenuhi liabilitas            utama sebagai berikut:




                                                    Penerapan Manajemen Risiko



     Pengawasan aktif Direksi         Kecukupan kebijakan           Kecukupan proses               Sistem pengendalian
     dan Dewan Komisaris              dan prosedur Manajemen        identifikasi, pengukuran,      internal yang menyeluruh
                                      Resiko serta penetapan        pengendalian, dan
                                      limit Risiko                  pemantauan Risiko




  01                                  02                         03                             04
                                                                    serta Sistem Informasi
                                                                    Manajemen Risiko




236        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Tahunan 2025
Page 238
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                           www.mtf.co.id




Pilar 1                                                          8.   Memastikan dan menetapkan tugas serta
Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan secara                  tanggung jawab yang jelas pada masing-masing
aktif melalui Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan                satuan kerja, sehingga fungsi Manajemen Risiko
Komite Nominasi dan Remunerasi. Pengawasan aktif                      telah beroperasi secara independen, tercermin
Direksi melalui Komite Manajemen Risiko, Komite Kredit,               dengan adanya pemisahan fungsi antara unit
Komite ALCO, Komite Project, dan Komite Pengarah                      kerja Manajemen operasional;
Teknologi Informasi.                                             9.   Melaksanakan kaji ulang secara berkala untuk
                                                                      memastikan keakuratan metodologi penilaian
Tugas, tanggung jawab dan wewenang Dewan Komisaris                    risiko, kecukupan implementasi Sistem Informasi
terkait dengan pengawasan aktif dalam kegiatan                        Manajemen Risiko, ketepatan kebijakan dan
Manajemen Risiko antara lain meliputi:                                prosedur Manajemen Risiko serta penetapan
     1. Memahami risiko yang melekat pada aktivitas                   limit Risiko.
         fungsional Perseroan;
     2. Mengevaluasi       dan    menyetujui    kebijakan    Pilar 2
         Manajemen Risiko yang dilakukan sekurang-           Kecukupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko
         kurangnya satu kali dalam satu tahun dan            Serta Penetapan Limit Risiko
         setiap saat dalam hal terdapat faktor yang          Perseroan     menyusun      kebijakan-kebijakan   terkait
         mempengaruhi kegiatan usaha secara signifikan;      manajemen risiko yang direviu secara berkala dan selalu
     3. Melakukan evaluasi terhadap Direksi terkait          disesuaikan dengan keadaan usaha terkini. Kebijakan-
         penerapan Manajemen Risiko agar sesuai dengan       kebijakan tersebut diterjemahkan ke dalam Standard
         kebijakan, strategi dan prosedur Perseroan yang     Operational Procedure (SOP) dan Pedoman Teknis
         telah ditetapkan;                                   Operasional (PTO) yang disosialisasikan kepada seluruh
     4. Mengevaluasi dan memutuskan permohonan               karyawan. Perseroan juga telah menetapkan limit risiko
         Direksi yang berkaitan dengan transaksi dan         yang sesuai dengan tingkat risiko yang akan diambil (risk
         limit Risiko yang memerlukan persetujuan Dewan      appetite), toleransi risiko (risk tolerance) dan strategi
         Komisaris.                                          Perseroan secara keseluruhan dengan memperhatikan
                                                             kemampuan modal Perseroan untuk menyerap eksposur
Tugas, tanggung jawab dan wewenang Direksi terkait           risiko atau kerugian yang timbul. Dalam rangka
dengan pengawasan aktif dalam kegiatan Manajemen             pengendalian risiko, limit digunakan sebagai ambang
Risiko antara lain meliputi:                                 batas untuk menentukan tingkat intensitas mitigasi risiko
     1. Memahami risiko yang melekat pada aktivitas          yang dilakukan manajemen. Perseroan juga memiliki
         fungsional Perseroan;                               kebijakan-kebijakan mengenai batasan persetujuan/
     2. Melakukan pengawasan dan mitigasi risiko             otorisasi untuk transaksi pembiayaan maupun yang
         secara aktif;                                       bukan transaksi pembiayaan. Kebijakan pencadangan
     3. Menyusun kebijakan dan strategi Manajemen            kerugian piutang Perseroan juga sejalan dengan kebijakan
         Risiko secara tertulis dan komprehensif serta       pencadangan pada Perseroan Induk yang sesuai dengan
         mengevaluasi secara berkala paling sedikit 1        ketentuan regulator.
         (satu) kali dalam 1 (satu) tahun dan setiap saat
         dalam hal terdapat faktor yang mempengaruhi         Pilar 3
         kegiatan usaha secara signifikan;                   Kecukupan Proses Identifikasi, Pengendalian dan
     4. Bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan         Pemantauan Sistem Informasi Manajemen Risiko
         Manajemen Risiko dan eksposur risiko yang           Perseroan memiliki perangkat untuk mengidentifikasi,
         diambil oleh Perseroan secara keseluruhan,          mengukur, mengendalikan, dan memantau risiko secara
         termasuk mengevaluasi dan memberikan arahan         berkala. Perangkat tersebut digunakan fungsi Manajemen
         berdasarkan laporan yang disampaikan oleh           Risiko untuk memberikan masukan serta rekomendasi
         fungsi Manajemen Risiko dan menyampaikan            kepada Direksi untuk memastikan kegiatan usaha dapat
         laporan pertanggungjawaban kepada Dewan             mencapai target yang ditetapkan.
         Komisaris secara berkala;
     5. Mengevaluasi dan memutuskan transaksi dan            Identifikasi risiko bersifat proaktif, mencakup seluruh
         limit Risiko yang memerlukan persetujuan Direksi;   aktivitas bisnis Perseroan dan dilakukan dalam rangka
     6. Mengembangkan budaya Manajemen Risiko                menganalisis sumber dan kemungkinan timbulnya risiko
         pada seluruh jenjang organisasi;                    serta dampaknya. Hasil identifikasi risiko diterjemahkan
     7. Memastikan peningkatan kompetensi Sumber             menjadi parameter-parameter risiko yang akan diukur
         Daya Manusia yang terkait dengan Manajemen          secara berkala. Selanjutnya, Perseroan melakukan
         Risiko, antara lain melalui program pendidikan      pengukuran risiko atas parameter-parameter risiko yang
         dan pelatihan terutama yang berkaitan dengan        telah ditetapkan, dimana pemantauan tersebut dilakukan
         sistem dan proses Manajemen Risiko;                 oleh satuan kerja yang independen dari satuan kerja


                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Laporan Tahunan 2025      237
Page 239
          Tata Kelola Perusahaan




pemilik risiko. Atas hasil pemantauan tersebut, fungsi      Pengelolaan Risiko Terintegrasi dengan
Manajemen Risiko bersama unit kerja terkait memberikan
rekomendasi kepada Direksi.
                                                            Entitas Induk
                                                            Sebagai entitas anak dari PT Bank Mandiri (Persero)
Dalam rangka mendukung proses identifikasi, pengukuran,     Tbk, Perseroan melakukan Konsolidasi Risiko dengan
pengendalian, dan pemantauan risiko, Perseroan telah        entitas induk dimana aktivitas ini merupakan bukti
mengembangkan sistem manajemen informasi yang               kepatuhan kepada Peraturan Bank Indonesia No. 8/6/
didukung oleh Sumber Daya Manusia yang kompeten.            PBI/2006 tertanggal 30 Januari 2006 dan Peraturan OJK
Sistem dikembangkan untuk mendukung pengelolaan             No. 17/POJK.03/2014 tertanggal 19 November 2014
risiko yang lebih efisien agar pengambilan keputusan        tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi
dapat lebih cepat namun tetap mengacu pada prinsip          Konglomerasi Keuangan. Melalui kepatuhan tersebut,
kehati-hatian. Sistem informasi manajemen risiko dapat      penerapan manajemen risiko Perseroan merupakan
mencakup informasi, seperti: eksposur risiko, kepatuhan     pendekatan terpadu dan konsisten dalam melakukan
terhadap kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko,           penelaahan, pengukuran, pemantauan dan pengelolaan
realisasi pelaksanaan Manajemen Risiko dibanding target     risiko terhadap seluruh komponen kelompok Perseroan.
yang ditetapkan, dan selanjutnya informasi-informasi        Perkembangan konsolidasi ini secara berkala telah
tersebut disampaikan secara rutin kepada Direksi.           dikomunikasikan Bank Mandiri kepada regulator.
                                                               1. First Line, yang berkaitan dengan pemenuhan
Pilar 4                                                           ketentuan Peraturan Bank Indonesia No. 8/6/
Sistem Pengendalian Internal Yang Menyeluruh                      PBI/2006 tentang Penerapan Manajemen Risiko
Perseroan menjalankan praktik pengelolaan risiko yang             Secara Konsolidasi bagi Bank yang Melakukan
efektif di seluruh unit kerja dengan menerapkan kebijakan         Pengendalian Terhadap Perusahaan Anak.
three line of defense models dengan ketentuan sebagai          2. Second Line, merupakan pendekatan kebutuhan
berikut:                                                          internal Perseroan secara keseluruhan yang mencakup
  1. Unit bisnis sebagai pertahanan lapis pertama                 perangkat (tools), kesadaran risiko (awareness), tata
     bertanggungjawab atas efektivitas pengelolaan                kelola perusahaan (governance), dan sistem informasi
     risiko, konsistensi pelaksanaan kebijakan dan                manajemen risiko (system).
     prosedur manajemen risiko, dan pengendalian
     internal yang efektif.                                 Berbagai bentuk aktivitas yang dilakukan dalam rangka
  2. Unit Manajemen Risiko dan Kepatuhan sebagai            konsolidasi risiko antara lain:
     pertahanan lapis kedua bertanggungjawab atas             1. Annual Integrated Risk Conference (AIRC) antara
     pengembangan dan pemantauan manajemen                       Perusahaan Induk dan seluruh Perusahaan Anak;
     risiko secara keseluruhan, pengawasan terhadap           2. Forum Integrated Risk Committee (FIRC) yang
     pelaksanaan kebijakan dan prosedur yang dijalankan          dilakukan bersama Bank Mandiri setiap triwulan untuk
     oleh fungsi bisnis, dan memantau risiko perusahaan          membahas perkembangan Profil Risiko Inherent dan
     secara keseluruhan.                                         Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) di
  3. Unit Audit Internal sebagai pertahanan lapis ketiga         Mandiri Tunas Finance.
     bertanggungjawab untuk melalukan reviu dan evaluasi      3. Penerapan Risk Appetite Statement (RAS) bersama
     rancang bangun dan implementasi manajemen risiko            dengan Bank Mandiri sebagai salah satu tools Risk
     serta melakukan penilaian kecukupan dan efektivitas         Management untuk mengukur tingkat risiko yang
     implementasi manajemen risiko secara keseluruhan,           masih dapat diterima Perusahaan dalam mendukung
     guna memastikan bahwa pertahanan lapis pertama              strategi bisnis.
     dan lapis kedua telah berjalan efektif.                  4. Pelaksanaan stress testing terintegrasi Bank
                                                                 Mandiri dengan perusahaan anak setiap triwulan,
Sistem pengendalian internal dalam penerapan                     menggunakan beberapa asumsi/skenario sebagai
manajemen risiko antara lain mencakup kesesuaian                 bentuk antisipasi aksi perusahaan pada kondisi
sistem pengendalian internal dan penerapan manajemen             lingkungan bisnis yang buruk.
risiko. Penerapan manajemen risiko termasuk kecukupan         5. Penerapan model scoring yang dikembangkan oleh
kebijakan, prosedur dan sistem informasi manajemen               Mandiri Tunas Finance dan direviu secara berkala
senantiasa dikaji dan direviu secara berkala.                    oleh Bank Mandiri.
                                                              6. Monitoring kondisi likuidasi perusahaan secara




238       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 240
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                               www.mtf.co.id




     berkala yang dilaporkan kepada Perusahaan Induk.
  7. Risk Based Bank Rating dilakukan secara berkala                Perseroan juga telah menyusun Portfolio Guideline
     untuk mengetahui perkembangan tata kelola                      dan telah menetapkan industry limit sebagai dasar
     perusahaan, profil risiko, kemampuan permodalan,               arah pertumbuhan bisnis segmen Corporate Fleet
     dan tingkat rentabilitas perseroan.                            di tahun 2025. Penyusunan Portfolio Guideline dan
                                                                    Industry Limit disesuaikan dengan kondisi makro
                                                                    ekonomi saat ini dan prospek industri dalam setahun
Jenis-jenis Risiko yang Dihadapi dan                                ke depan, sehingga Perseroan secara tepat memilih
Pengelolaan Serta Mitigasinya                                       pengembangan industri yang sehat dengan tingkat
Dari 8 (delapan) jenis risiko yang melekat, terdapat 4              risiko rendah serta mampu membatasi pertumbuhan
(empat) risiko utama yang dihadapi Perseroan, yaitu                 industri yang sedang tidak sehat dengan tingkat
risiko kredit, risiko operasional, risiko strategi dan risiko       risiko tinggi.
likuiditas. Penjelasan masing-masing risiko serta upaya         •   Monitoring Pembiayaan
pengelolaan dan mitigasinya adalah sebagai berikut:                 Monitoring pembiayaan pada segmen Corporate
                                                                    Fleet dilakukan dengan menggunakan tools SIGNAL
1. Risiko Kredit                                                    dan SHIELD yang merupakan suatu metode yang
Risiko kredit berasal dari aktivitas pemberian pembiayaan.          terstandar, terstruktur dan komprehensif dalam
Pengelolaan risiko kredit bertujuan untuk mengukur,                 memantau kinerja debitur korporasi. Monitoring
mengantisipasi, dan meminimalisir kerugian akibat                   dilakukan secara berkala melalui forum rapat,
kegagalan debitur dalam memenuhi kewajibannya.                      bersama dengan unit kerja marketing sebagai
•    Ketentuan Pembiayaan                                           pengelola account, unit kerja kredit dan unit kerja
      Ketentuan pembiayaan dituangkan dalam Kebijakan,              collection. Selain itu, dilakukan juga Monthly
      Standard Operation Procedure (SOP), dan Petunjuk              Performance Review antara unit kerja bisnis, unit
      Teknis Operasional (PTO). Kebijakan pembiayaan                kerja kredit, unit kerja collection dan unit kerja risk
      Perseroan mengatur bahwa proses pembiayaan                    dalam rangka memonitoring dan mengevaluasi
      kepada debitur dilakukan oleh pihak-pihak yang                performance portfolio segmen Corporate Fleet
      independen untuk memastikan penerapan prinsip                 setiap bulannya.
      kehati-hatian.                                                Monitoring kredit ritel dilakukan pada level
•    Persetujuan Pembiayaan                                         portofolio. Analisa portofolio dilakukan secara
      Dalam menilai aplikasi kredit, Perseroan senantiasa           berkala melalui forum rapat bersama unit marketing
      mengacu pada regulasi dan prinsip kehati-                     (Branch Manager), unit kerja kredit, dan unit kerja
      hatian diantaranya berdasarkan faktor penilaian               collection. Fungsi Manajemen Risiko juga melakukan
      kemampuan membayar, prospek usaha dan kinerja                 monitoring secara berkala terhadap kualitas
      debitur. Perseroan telah menerapkan mobile survey             pemutusan dari pejabat pemegang kewenangan
      dalam rangka meningkatkan kualitas pencairan                  memutus kredit dan memberikan rekomendasi
      kredit. Proses kredit dan pengelolaan risiko kredit           kepada Direksi atas hasil monitoring tersebut.
      segmen Retail dilakukan melalui proses end to end
      yang terintegrasi dalam sistem MTF1Access dan                  Sebagai langkah antisipatif (early warning signal),
      Estar.                                                         dilakukan proses simulasi dan stress testing terhadap
                                                                     portofolio secara berkala untuk mengetahui
     Proses pengambilan keputusan pada segmen retail                 perubahan kualitas portofolio terhadap perubahan
     dilakukan melalui rekomendasi sistem credit scoring.            makro ekonomi. Hasil stress testing memberikan
     Model credit scoring secara berkala dilakukan                   panduan bagi Direksi untuk mengantisipasi kondisi
     validasi untuk memastikan keakuratannya. Untuk                  makro yang mungkin terjadi.
     mempercepat proses pengambilan keputusan                   •   Credit Collection dan Recovery
     kredit, Perseroan telah memberikan kewenangan                   Perseroan telah menyusun kebijakan penanganan
     keputusan kredit kepada pejabat yang ditunjuk                   collection dan recovery berdasarkan jenis produk
     berdasarkan kualifikasi tertentu. Proses pengambilan            dan berdasarkan hari tunggakan debitur. Kegiatan
     keputusan pada segmen Corporate Fleet dilakukan                 penagihan atas debitur bermasalah didukung
     melalui sirkuler Nota Analisa Pembiayaan, dan Rapat             oleh Automatic Collection System yang bersifat
     Komite Pembiayaan sesuai dengan jumlah fasilitas                end to-end dalam membantu memastikan proses
     pembiayaan yang diajukan.




                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                               Laporan Tahunan 2025      239
Page 241
           Tata Kelola Perusahaan




     penagihan dilakukan sesuai dengan prosedur yang            •   Control Testing (CT)
     berlaku. Dalam menjalankan kegiatan collection,                CT merupakan pengujian efektivitas kontrol
     pegawai yang menangani fungsi penagihan dan                    atas risiko yang dilakukan oleh unit kerja
     eksekusi agunan telah memiliki sertifikat profesi              pemilik risiko, secara on-desk maupun on-site.
     di bidang penagihan. Selain itu pegawai dibekali               CT merupakan salah satu proses penting yang
     dengan mobile collection device yang dilengkapi                menguji kecukupan kontrol secara periodik dan
     dengan mesin EDC (electronic data capture) untuk               mengidentifikasi potensi kelemahan termasuk
     memastikan akuntabilitas pelaksanaan proses                    mitigasi risiko serta menetapkan tindakan
     penagihan kepada debitur.                                      perbaikan.
                                                                •   Issue and Action Management (IAM)
2. Risiko Operasional                                               Merupakan pencatatan atas tindak lanjut
Risiko operasional disebabkan karena tidak berfungsinya             perbaikan      dari    isu/kondisi/ketidaksesuaian
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem,               prosedur yang ditemukan dari berbagai sumber
atau adanya faktor eksternal yang mempengaruhi kegiatan             (seperti: indikasi temuan dari pelaksanaan
operasional Perseroan. Untuk mengelola dan memitigasi               QA, hasil control testing, insiden maupun Self
risiko operasional, Perseroan melakukan penyelarasan                Identified Issue)
metodologi Risk based Audit melalui pemeliharaan risk           •   Business Continuity Management
library dan mengimplementasikan perangkat Operational               Untuk menjamin kelangsungan operasional dalam
Risk Management Tools (ORM Tools). ORM Tools yang                   kondisi darurat, Perseroan telah menyiapkan
digunakan adalah sebagai berikut:                                   kebijakan yang berisi langkah-langkah yang harus
     •    Quality Assurance (QA)                                    diambil sebelum, selama dan setelah terjadinya
          QA merupakan tools yang berfungsi sebagai                 suatu keadaan darurat. Kebijakan tersebut diatur
          Early Detection System (EDS) atau pendeteksi              dalam Business Continuity Management (BCM)
          dini fraud event atas kejadian yang berpotensi            yang meliputi Business Continuity Plan (BCP),
          merugikan perusahaan. QA juga merupakan                   Disaster Recovery Plan (DRP) dan Emergency
          sebagai post check audit yang dilakukan secara            Response Procedure (ERP), sebagai berikut:
          berkala melalui pengecekan account secara                 - Disaster Recovery Plan (DRP)
          sampling dan konfirmasi kepada debitur melalui                 DRP adalah suatu perencanaan menyeluruh
          telepon serta PIC unit kerja kantor cabang                     mengenai tindakan yang harus diambil
          (apabila diperlukan) dalam rangka menemukan                    sebelum, selama dan setelah suatu peristiwa
          adanya ketidaksesuaian prosedur kerja yang                     yang mengganggu dan menyebabkan suatu
          dijalankan.                                                    kerugian sistem informasi. Tujuan DRP yaitu
     •    Risk Control & Self Assessment (RCSA)                          memastikan proses kegiatan operasional
          RCSA digunakan untuk mengidentifikasi dan                      Perseroan tetap berjalan dengan baik ketika
          menilai risiko yang melekat pada aktivitas di                  terjadi permasalahan pada sistem informasi,
          setiap unit kerja, serta menilai kualitas kontrol              dengan menggunakan sistem cadangan
          atas risiko yang telah dilakukan unit kerja pemilik            (backup) yang telah dipersiapkan.
          risiko melalui parameter Top Risk dari risiko             - Emergency Response Plan (ERP)
          operasional yang terjadi. Parameter risiko-                    ERP adalah suatu strategi perencanaan
          risiko tersebut dapat berubah sejalan dengan                   untuk mengantisipasi dan menanggulangi
          pertumbuhan bisnis yang terjadi di MTF.                        keadaan darurat yang wajib dijalankan oleh
     •    MTF Loss Events Database (MLED)                                tim khusus yang bertanggung jawab untuk
          MLED database berisi data historis kejadian                    melakukan tindakan penyelamatan pada
          (pencatatan berdasarkan tanggal kejadian,                      saat terjadi keadaan darurat.  
          deskripsi kejadian dan faktor penyebab kejadian           - Business Continuity Plan (BCP)
          risiko) yang dapat menimbulkan kerugian                        BCP adalah suatu perencanaan yang
          maupun potensi kerugian operasional (fraud                     bertujuan       untuk       mempertahankan
          maupun non-fraud). Pencatatan kejadian                         kelangsungan        operasional     Perseroan
          tersebut dilakukan oleh setiap unit kerja pemilik              saat terjadi gangguan yang disebabkan
          risiko secara berkala.                                         oleh bencana alam atau manusia, yang
                                                                         berpotensi menyebabkan kerugian. BCP
                                                                         disusun untuk meminimalisasi akibat dari
                                                                         gangguan dan memastikan operasional
                                                                         Perseroan dapat berjalan.




240        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Tahunan 2025
Page 242
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                               www.mtf.co.id




Dalam hal pengelolaan risiko operasional, setiap unit           didukung oleh Compliance Management System (CMS)
kerja bertanggung jawab terhadap pengelolaan risiko             untuk menghindari ketidakpatuhan Perseroan atas
operasional yang melekat dan memiliki fungsi dalam              ketentuan internal maupun eksternal. Dalam mengelola
pengelolaan risiko. Unit bisnis sebagai risk owner              risiko pasar, Perseroan melakukan mitigasi berupa
merupakan first line of defense, unit kerja Manajemen           penetapan limit aktivitas transaksi dalam mata uang asing
Risiko sebagai supporting unit berperan sebagai second          dan suku bunga mengambang yang tertuang dalam Risk
line of defense dan Internal Audit berperan sebagai third       Appetite Statament, melakukan full hedge pendanaan
line of defense.                                                dalam mata uang asing dan suku bunga mengambang,
                                                                melakukan stress testing untuk mengetahui dampak
3. Risiko Strategi                                              kondisi pasar yang ekstrim terhadap eksposur Perseroan.
Pengelolaan risiko strategi bertujuan untuk mengantisipasi
potensi kegagalan dalam mencapai tujuan Perseroan               Dalam mengelola risiko hukum, Perseroan secara berkala
akibat ketidaklayakan atau kegagalan dalam melakukan            melakukan internalisasi budaya risiko hukum melalui
perencanaan, penetapan, pelaksanaan strategi, serta             sosialisasi kepada seluruh pegawai yang dilaksanakan
kegagalan dalam mengantisipasi perubahan bisnis. Dalam          oleh unit litigasi serta Manajemen Risiko. Adapun dalam
mengelola risiko strategi, Perseroan melakukan reviu            mengelola risiko reputasi, khususnya untuk mitigasi
kinerja dan melakukan evaluasi penyusunan target bisnis,        timbulnya pemberitaan media dan/atau rumor mengenai
serta melakukan langkah-langkah perbaikan sesuai risk           Perseroan yang bersifat negatif, serta mitigasi atas
appetite dengan mempertimbangkan kondisi internal dan           strategi komunikasi perusahaan yang kurang efektif,
eksternal. Selain itu, dilakukan pemantauan pencapaian          maka Perseroan telah memiliki unit kerja Corporate
target pembiayaan, realisasi anggaran terhadap rencana          Communication dan unit kerja Customer Care.
anggaran, realisasi pengembangan cabang, dan realisasi
pemenuhan SDM oleh unit-unit kerja terkait secara
periodik.
                                                                Reviu terhadap Efektivitas Sistem
                                                                Manajemen Risiko
4. Risiko Likuiditas                                            Sistem informasi manajemen risiko Perseroan telah
Satuan Kerja Manajemen Risiko bersama unit kerja terkait        berfungsi secara efektif dan terus dikembangkan untuk
melakukan identifikasi, pengukuran, pengendalian, dan           memastikan tersedianya informasi risiko yang akurat,
pemantauan risiko likuiditas dengan tujuan meminimalisir        lengkap, relevan, dan tepat waktu. Informasi tersebut
risiko yang timbul akibat kegagalan Perseroan dalam             digunakan oleh Direksi, Dewan Komisaris, serta satuan
menyediakan pendanaan pada jangka waktu tertentu.               kerja terkait sebagai dasar dalam menilai, memantau, dan
Dalam mengelola risiko likuiditas, Satuan Kerja Manajemen       memitigasi risiko yang dihadapi Perseroan. Hasil penilaian
Risiko menetapkan nilai limit untuk parameter risiko            profil risiko Perseroan sepanjang tahun 2025 menunjukkan
likuiditas serta melakukan stress testing risiko likuiditas     bahwa risiko-risiko utama yang melekat pada kegiatan
secara berkala. Pengelolaan risiko likuiditas didukung          usaha dapat dikelola secara memadai. Kondisi tersebut
oleh Asset & Liability Committee (ALCO) dengan tujuan           mencerminkan bahwa penerapan manajemen risiko
memonitor dan membuat proyeksi terhadap seluruh                 telah mendukung stabilitas operasional dan pelaksanaan
kewajiban yang jatuh tempo, aset, dan pertumbuhan               strategi bisnis Perseroan secara terkendali.
pembiayaan baik jangka pendek maupun jangka
panjang. Selain itu, untuk menjaga ketersediaan sumber
pendanaan, Perseroan menjaga relasi dengan Perbankan,
                                                                Pernyataan Manajemen atas Kecukupan
menjaga kualitas pembiayaan dan reputasi perusahaan.            Sistem Manajemen Risiko
                                                                Manajemen menilai bahwa Sistem Manajemen Risiko
5. Risiko Kepatuhan, Pasar, Hukum, dan Reputasi                 Perseroan telah berjalan secara memadai dan efektif.
Selain risiko kredit, operasional, strategis, dan likuiditas,   Penilaian tersebut didasarkan pada efektivitas pelaksanaan
Perseroan juga memastikan pengelolaan risiko kepatuhan,         fungsi manajemen risiko, ketersediaan informasi risiko
pasar, hukum, dan reputasi dilaksanakan dengan baik.            yang memadai dan tepat waktu, serta tingkat kepatuhan
Seluruh parameter risiko telah dimasukkan ke dalam Risk         terhadap kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko yang
Appetite Statement (RAS) Perseroan dan dimonitor secara         ditetapkan. Selain itu, sistem manajemen risiko Perseroan
berkala. Dalam mengelola risiko kepatuhan, Divisi Retail        didukung oleh kualitas sumber daya manusia yang
Risk Management dan Divisi Corporate Risk Management            memadai serta mekanisme pelaporan yang memungkinkan
telah menetapkan parameter-parameter yang dimonitor             pemantauan eksposur risiko dan evaluasi pencapaian
secara berkala. Pengelolaan risiko kepatuhan juga               target pengelolaan risiko secara berkelanjutan.




                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                               Laporan Tahunan 2025      241
Page 243
          Tata Kelola Perusahaan




Auditor Eksternal/
                                                                terdapat hal tersebut, KAP akan menyampaikan kepada
Akuntan Publik                                                  manajemen.
Akuntan Publik bertindak sebagai pihak independen            5. Manajemen, dalam hal ini Direksi, memberikan
yang melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan                tanggung jawabnya terhadap laporan keuangan yang
Perseroan serta memberikan opini mengenai kesesuaian            telah di audit oleh KAP, sesuai Peraturan OJK No. 75/
penyajiannya dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK)            POJK.04/2017 tentang Tanggung Jawab Direksi atas
yang berlaku di Indonesia. Keberadaan akuntan publik            Laporan Keuangan.
diatur melalui Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9      6. Manajemen menyetujui kertas kerja pemeriksaan KAP
Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan           atas Perseroan untuk direviu oleh badan atau otoritas
Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan.             terkait.
Perseroan menunjuk KAP berdasarkan keputusan RUPS            7. Audit dilaksanakan berdasarkan Standar Profesional
Tahunan dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite              Akuntan Publik yang diterbitkan oleh Institut Akuntan
Audit yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris. Proses         Publik Indonesia (IAPI). Jika terdapat bantuan keuangan
pemilihan KAP dilaksanakan sesuai ketentuan OJK melalui         Pemerintah RI, maka audit dilaksanakan berdasarkan
prosedur pengadaan jasa audit yang berlaku di Perseroan.        Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN) yang
Auditor Eksternal yang dipilih wajib bebas dari benturan        diterbitkan oleh Badan Pengawasan Keuangan (BPK) RI.
kepentingan, baik langsung maupun tidak langsung
dengan Perseroan.
                                                             Kriteria Akuntan Publik
                                                             Perseroan menetapkan 4 (empat) syarat atau kriteria yang
Kepatuhan terhadap Akuntansi                                 harus dimiliki KAP dalam prosedur penunjukannya, yaitu
Keuangan Indonesia                                           sebagai berikut:
Manajemen bertanggung jawab terhadap penyajian laporan       • Terdaftar di OJK;
keuangan Perseroan dan patuh terhadap Standar Akuntansi      • KAP yang termasuk dalam kelompok 4 (empat) besar di
Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia yang ditetapkan        Indonesia;
oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Peraturan Badan      • Memiliki afiliasi internasional;
Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam-              • Memiliki pengalaman melakukan audit terhadap
LK) No. VIII.G.7, Lampiran Surat Keputusan No. KEP-347/         perusahaan berstatus emiten atau perusahaan terbuka.
BL/2012, tanggal 25 Juni 2012 tentang Pedoman Penyajian
dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
Perusahaan Publik.
                                                             Mekanisme Penunjukan Akuntan Publik
                                                             Untuk memastikan kualitas dan independensi proses audit,
                                                             penunjukan KAP dilakukan melalui mekanisme yang ketat
Prosedur Audit Eksternal dan Standar                         dan sesuai peraturan, yaitu sebagai berikut:
Audit                                                        1. Dewan Komisaris melalui Komite Audit melakukan
1. Audit atas laporan keuangan Perseroan dilakukan              proses penunjukan calon Auditor eksternal dengan
   sesuai dengan standar profesional Akuntan Publik yang        meminta bantuan Direksi dalam proses penunjukannya
   mencakup seluruh prosedur audit yang dipandang perlu         sesuai dengan ketentuan pengadaan barang/jasa.
   sesuai dengan keadaan.                                    2. Dewan Komisaris dapat melakukan penunjukan kembali
2. Audit meliputi pengujian dan evaluasi terhadap sistem        auditor eksternal dengan berdasarkan pada hasil evaluasi
   pengendalian intern, serta pemeriksaan, atas dasar           atas kinerja auditor eksternal untuk melakukan audit atas
   pengujian, bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah          laporan keuangan.
   dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Audit            3. Dewan Komisaris menyampaikan alasan pencalonan
   juga akan meliputi penilaian atas prinsip akuntansi          tersebut kepada RUPS dan besarnya honorarium/imbalan
   yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat           jasa yang diusulkan untuk eksternal auditor tersebut.
   oleh manajemen, serta penilaian atas penyajian laporan    4. Usulan kepada RUPS tersebut dapat disampaikan
   keuangan secara keseluruhan sesuai dengan Pernyataan         melalui surat tersendiri yang merupakan bagian dari
   Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang dikeluarkan           surat tanggapan Dewan Komisaris atas kinerja tahunan
   oleh IAI.                                                    Perseroan.
3. Sebagai bagian dari proses audit, Kantor Akuntan Publik   5. Dewan Komisaris mengevaluasi kinerja auditor eksternal
   (KAP) juga melakukan tanya jawab kepada manajemen            melalui Komite Audit sesuai dengan ketentuan dan
   mengenai pernyataan manajemen yang disajikan dalam           standar yang berlaku.
   laporan keuangan.                                         6. Untuk proses penunjukan calon auditor eksternal dan atau
4. Audit mengandung risiko inheren bahwa jika terdapat          penunjukan kembali auditor eksternal yang dilakukan
   kekeliruan dan ketidaksesuaian yang material. Jika           oleh RUPS, Dewan Komisaris cukup memberikan kuasa
                                                                kepada RUPS untuk menetapkan auditor tersebut.

242       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 244
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                         www.mtf.co.id




                                                                 Penerapan Manajemen Risiko


                                          Dewan Komisaris menyampaikan surat rekomendasi kepada RUPS


                        Dewan Komisaris melakukan telaah atas rekomendasi Komite Audit, melakukan pembahasan dengan
                                       organ Dewan Komisaris dan calon auditor eksternal/Akuntan Publik


                                                           Tindak lanjut Komite Audit:
                                          Melakukan evaluasi atas pelaksanaan audit internal dan eksternal
                                                 Menyampaikan laporan kepada Dewan Komisaris


                                   Penyampaian arahan dan penugasan dari Dewan Komisaris kepada Komite Audit




Penunjukan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik Tahun 2025
Pada tahun 2025 Perseroan telah menunjuk Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti & Surja (a member firm of Ernst
& Young Global Limited) untuk melaksanakan audit laporan keuangan Perseroan sebagaimana ditetapkan dalam RUPS
Tahunan tanggal 30 Juni 2025.

Kantor Akuntan Publik
Nama                                     Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti & Surja (EY)
Tanda Terdaftar                          STTD.KAP-03/PM.22/2018
Akuntan Publik                           Yasir
Nomor Registrasi                         AP.0703
Tahun Audit                              2025
Periode Penugasan                        2025
Jasa Audit                               Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
Jasa Non Audit/Lainnya                   Tidak terdapat jasa lain yang diberikan Kantor Akuntan Publik kepada Perseroan.
Biaya                                    Rp1.362.500.000



Kantor Akuntan Publik 2021-2025
Tahun         Kantor Akuntan Publik              Nama Akuntan          Izin KAP                 Biaya (Rp)                 Opini
2025          Kantor Akuntan Publik              Yasir                 STTD.KAP-17/             1.387.500.000              Wajar dalam semua hal yang
              Purwanto Susanti & Surja                                 PM.021/2025                                         material
2024          Kantor Akuntan Publik              Yasir                 STTD.KAP-03/             1.265.400.000              Wajar dalam semua hal yang
              Purwantono, Sungkoro & Surja                             PM.22/2018                                          material
2023          Kantor Akuntan Publik              Danil Setiadi         STTD.KAP-03/             2.097.900.000              Wajar dalam semua hal yang
              Purwantono, Sungkoro & Surja       Handaja               PM.22/2018                                          material
2022          Kantor Akuntan Publik              Yovita                STTD.KAP-03/             1.048.950.000              Wajar dalam semua hal yang
              Purwantono, Sungkoro & Surja                             PM.22/2018                                          material
2021          Kantor Akuntan Publik              Yovita                STTD.KAP-03/             1.097.800.000              Wajar dalam semua hal yang
              Purwantono, Sungkoro & Surja                             PM.22/2018                                          material




Sistem Pengendalian Internal
Sistem Pengendalian Internal merupakan proses yang                                seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan,
terintegrasi dalam seluruh aktivitas Perseroan dan                                pelaksanaan, pengawasan, hingga pertanggungjawaban.
dilaksanakan secara berkelanjutan oleh pimpinan dan                               Melalui mekanisme tersebut, Perseroan memastikan
seluruh pegawai untuk memberikan keyakinan yang                                   bahwa proses operasional dan pengambilan keputusan
memadai atas pencapaian tujuan Perseroan. Sistem ini                              dilaksanakan secara konsisten, sesuai dengan kebijakan
dirancang untuk memastikan bahwa kegiatan Perseroan                               yang ditetapkan, serta mendukung pencapaian kinerja
berjalan secara tertib, terkendali, efisien, dan efektif.                         yang optimal.
Penerapan Sistem Pengendalian Internal mencakup



                                                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                     Laporan Tahunan 2025          243
Page 245
           Tata Kelola Perusahaan




Tujuan penerapan Sistem Pengendalian Internal di lingkup            pengendalian internal dapat dilaksanakan secara optimal,
Perseroan adalah sebagai berikut:                                   dan penyimpangan yang terjadi segera dilaporkan
1. Menjaga dan mengamankan harta kekayaan Perseroan                 kepada Direksi dan Komisaris melalui Komite Audit.
2. Menjamin tersedianya laporan yang lebih akurat
3. Meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan yang
   berlaku
                                                                  Pengendalian Keuangan dan
4. Mengurangi     dampak     kerugian     dari   adanya           Operasional
   penyimpangan termasuk kecurangan/fraud, dan                    Perseroan berkomitmen untuk menyajikan informasi
   pelanggaran terhadap prinsip kehati-hatian                     keuangan dan operasional secara andal, adil, dan
5. Meningkatkan efektivitas organisasi dan efisiensi              transparan kepada seluruh pihak yang berkepentingan
   sumber daya                                                    dengan mengacu pada standar akuntansi yang berlaku
                                                                  di Indonesia. Komitmen tersebut didukung oleh
                                                                  penerapan sistem pengendalian internal yang dirancang
Penerapan Sistem Pengendalian Internal                            untuk menjamin keandalan pencatatan transaksi serta
di Lingkup Perseroan                                              kecukupan pengendalian atas seluruh aktivitas keuangan
Sistem Pengendalian Internal diterapkan mulai dari                dan operasional Perseroan.
penetapan sasaran dan strategi di seluruh organisasi,
identifikasi kemungkinan terjadinya suatu kejadian yang           Penyusunan dan penyajian laporan keuangan tahunan,
dapat mempengaruhi sasaran dan strategi dimaksud, dan             yang mencakup laporan posisi keuangan, laporan laba
pengelolaan risiko agar tetap berada dalam batas toleransi        rugi, laporan arus kas, dan laporan perubahan ekuitas,
(risk appetite), untuk memberikan keyakinan yang memadai          dilakukan untuk memenuhi kebutuhan informasi para
dalam rangka pencapaian tujuan Perseroan. Kerangka                pemangku kepentingan. Untuk memastikan kualitas
kerja sistem pengendalian internal yang menjadi acuan             laporan tersebut, Perseroan menerapkan kebijakan yang
Perseroan adalah kerangka kerja terbaik (best practices)          mengatur agar setiap transaksi dicatat secara tepat waktu,
yang telah dipraktikkan oleh perusahaan-perusahaan                akurat, dan didukung oleh dokumentasi yang memadai.
di dunia, yaitu COSO Internal Control Framework, yang
antara lain mencakup komponen-komponen:                           Seluruh transaksi yang dicatat dalam sistem akuntansi telah
1. Lingkungan pengendalian internal dalam Perseroan,              melalui proses persetujuan sesuai dengan kewenangan
    yang terdiri dari integritas, nilai etika dan kompetensi      manajemen yang berlaku dan dicatat sesuai dengan
    dari Komisaris, Direksi dan seluruh pegawai Perseroan,        kebijakan akuntansi Perseroan. Melalui mekanisme
    filosofi dan gaya kepemimpinan manajemen termasuk             tersebut, laporan keuangan disusun untuk mencerminkan
    cara yang ditempuh dalam melaksanakan kewenangan              kondisi dan transaksi Perseroan secara wajar.
    dan tanggung jawabnya, pengorganisasian dan
    pengembangan sumber daya manusia serta perhatian              Direksi, Dewan Komisaris, serta karyawan yang terkait
    dan arahan yang dilakukan oleh Dewan Komisaris dan            dengan fungsi keuangan dan operasional memiliki tanggung
    Direksi.                                                      jawab untuk memahami dan menjalankan kebijakan sistem
2. Manajemen risiko, yang mencakup proses identifikasi,           pengendalian internal serta prosedur pencatatan akuntansi
    analisa, penilaian dan mitigasi atau respons atas risiko      yang telah ditetapkan, guna menjaga konsistensi dan
    yang relevan dengan bidang usaha Perseroan.                   efektivitas pengendalian di seluruh lini Perseroan.
3. Aktivitas kontrol, mencakup tindakan-tindakan yang
    dilakukan agar seluruh proses di Perseroan terkendali         Dalam mendukung pengendalian risiko operasional secara
    sesuai sasaran yang telah ditetapkan, antara lain aktivitas   menyeluruh, Perseroan telah menerapkan hal-hal berikut:
    yang terkait dengan struktur organisasi mencakup              1. Kegiatan pengendalian secara umum melibatkan
    kewenangan, otorisasi, verifikasi, rekonsiliasi, penilaian       seluruh karyawan dan Manajemen Mandiri Tunas
    atas prestasi kerja, pembagian tugas dan pengamanan              Finance di semua jenjang organisasi yang tertuang
    aset perusahaan.                                                 dalam seluruh kebijakan dan prosedur seperti:
4. Sistem informasi dan komunikasi, mencakup aktivitas               a. Penerapan Segregation        of    Duties    berupa
    yang terkait dengan penyajian laporan kegiatan                      pemisahan fungsi dalam menjalankan tugas
    Perseroan dan penyampaiannya kepada pihak terkait,                  sehingga tidak memiliki peluang untuk melakukan
    yang antara lain mencakup informasi dan komunikasi                  dan menyembunyikan penyimpangan dalam
    kegiatan operasional, kegiatan finansial, dan ketaatan              pelaksanaan tugasnya.
    atas ketentuan dan peraturan yang berlaku.                       b. Penerapan Four Eyes Principles dalam proses kredit
5. Monitoring, mencakup aktivitas atau proses penilaian                 seluruh segmen; pemisahan fungsi pemrakarsa
    terhadap kualitas sistem pengendalian internal termasuk             kredit dengan pemutus.
    kualitas fungsi Audit Internal dan kualitas unit kerja di        c. Penerapan Line of Defenses untuk aktivitas
    dalam struktur organisasi Perseroan, sehingga sistem                pertahanan berlapis.
                                                                  2. Kegiatan pengendalian sesuai fungsi organisasi meliputi:



244        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Tahunan 2025
Page 246
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                  www.mtf.co.id




   a. Pelaksanaan     Kaji   Ulang   Manajemen      (Top     pengendalian internal. Dewan Komisaris dan Direksi
      Management Reviews) secara berkala Direksi             bertanggungjawab dalam menerapkan etika kerja dan
      meminta penjelasan (informasi) dan laporan kinerja     integritas yang tinggi serta menciptakan kultur organisasi
      operasional dari Kepala Unit Kerja dalam rangka        yang menekankan seluruh pegawai mengenai pentingnya
      melakukan kaji ulang terhadap hasil realisasi          pengendalian internal yang berlaku di Perseroan.
      dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan.
   b. Kaji Ulang Kinerja Operasional (Functional Review)     Dalam rangka mengevaluasi kecukupan dan efektivitas
      ini dilaksanakan oleh Audit Internal terhadap          Sistem Pengendalian Internal, pada tahun 2025 Perseroan
      kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian          telah melaksanakan pemantauan serta koreksi atas
      internal, pengelolaan risiko dan corporate             penyimpangan yang teridentifikasi, melalui:
      governance. Kegiatan audit dilakukan untuk setiap      1. Pelaksanaan Audit sesuai Annual Audit Plan maupun
      level Unit Kerja Perseroan dan dilaporkan kepada            Audit Adhoc untuk mengevaluasi atas kecukupan
      Direktur Utama dan Komite Audit.                            dan efektivitas sistem pengendalian internal secara
                                                                  independen.
Terkait dengan kepatuhan terhadap peraturan perundang-       2. Penguatan strategi manajemen risiko antara lain fokus
undangan yang berlaku, Mandiri Tunas Finance memiliki             pada pembiayaan yang berkualitas (penguatan strategi
komitmen untuk selalu mematuhi peraturan dan                      bisnis dengan risk-based segmentation, penguatan
perundangan-undangan yang berlaku dengan:                         penetrasi pada captive market, penguatan proses
1. Membentuk Unit Kepatuhan yang bertanggung jawab                analisa kredit dan fungsi credit analyst) dan penguatan
   untuk memantau kepatuhan seluruh unit kerja di Mandiri         proses upaya penagihan dengan percepatan reminder.
   Tunas Finance.                                            3. Penyempurnaan proses bisnis segmen Corporate Fleet
2. Melakukan pemantauan Kepatuhan Pelaporan kepada                secara end to end (akuisisi sampai dengan collection).
   BI/OJK/regulator lainnya.
3. Strategi Manajemen Risiko Kepatuhan adalah
                                                             Pernyataan Manajemen atas Kecukupan
   mempunyai kebijakan untuk senantiasa mematuhi             Sistem Pengendalian Internal
   ketentuan yang berlaku secara proaktif melakukan          Berdasarkan hasil penelaahan serta diskusi yang dilakukan
   pencegahan (ex-ante) dalam rangka meminimalkan            bersama Manajemen, Komite Audit, Auditor Independen,
   terjadinya pelanggaran dan melakukan tindakan kuratif     Audit Internal, dan unit kerja terkait lainnya, Direksi dan
   (ex-post) dalam rangka perbaikan.                         Dewan Komisaris menilai bahwa Sistem Pengendalian
                                                             Internal Perseroan telah memadai dalam mendukung proses
                                                             identifikasi dan pengelolaan risiko yang dihadapi Perseroan.
Tinjauan Efektivitas Sistem Pengendalian
Internal                                                     Penilaian tersebut mencerminkan bahwa mekanisme
Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan           pengendalian yang diterapkan telah berjalan secara efektif
Direksi telah memantau efektivitas pelaksanaan Sistem        dalam mendukung kegiatan operasional dan pengambilan
Pengendalian Internal. Dewan Komisaris berperan              keputusan. Meskipun demikian, Mandiri Tunas Finance
aktif untuk memastikan adanya perbaikan terhadap             secara berkelanjutan melakukan langkah-langkah perbaikan
permasalahan Perseroan yang dapat mengurangi efektivitas     dan penyempurnaan guna memperkuat efektivitas Sistem
Sistem Pengendalian Internal. Direksi bertanggung jawab      Pengendalian Internal seiring dengan perkembangan
untuk menetapkan kebijakan dan strategi serta prosedur       kegiatan usaha dan kompleksitas risiko yang dihadapi.



Perkara Penting
Informasi mengenai permasalahan dan/atau perkara hukum yang dihadapi oleh Perseroan serta anggota Dewan Komisaris
dan Direksi sepanjang tahun 2025, termasuk perbandingannya dengan tahun 2024, disajikan sebagai berikut:

                                Permasalahan Hukum                                   2025                         2024
                                                                           Perdata          Pidana      Perdata          Pidana
Dewan Komisaris dan Direksi                                                   0               0             0               0
Selesai dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap                              0               0             0               0
Dalam proses penyelesaian                                                     0               0             0               0
MTF
Selesai dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap                             27               0            68               0
Dalam proses penyelesaian                                                    49               0            22               0
Jumlah                                                                       76               0            90               0




                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                  Laporan Tahunan 2025      245
Page 247
              Tata Kelola Perusahaan




Berikut penjelasan terkait perkara-perkara hukum yang dihadapi Perseroan di sepanjang tahun 2025:

 Posisi MTF                          Instansi           Pokok Perkara                            Risiko yang dihadapi MTF dan pengaruhnya
                                                                                                 terhadap MTF
                                                        Material (Rp)          Imaterial (Rp)
 Penggugat: Junaidi (Debitur)        Pengadilan         195.942.000            300.000.000       Dalam hal ini posisi MTF kuat karena Objek
 Tergugat: PT Mandiri Tunas          Negeri                                                      Pembiayaan diserahterimakan dari pihak lain (unit
 Finance                                                                                         dialihkan)




Sanksi Administratif
Pada tahun 2025 Perseroan menerima sanksi administratif dari regulator. Terhadap sanksi yang diberikan, Perseroan telah
menyelesaikan kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi sesuai dengan sanksi dari regulator dan perusahaan juga telah
melakukan mitigasi risiko agar pelanggaran tidak terulang kembali.




Tata Kelola Teknologi Informasi
Teknologi Informasi memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan dan efektivitas proses bisnis Perseroan.
Pemanfaatan teknologi yang andal memungkinkan Perseroan untuk menyediakan produk dan layanan kepada pelanggan
secara konsisten, memantau dan mengevaluasi kinerja bisnis, serta mendukung pengambilan keputusan Manajemen
secara tepat dan berbasis data.

Pengelolaan Teknologi Informasi di Perseroan dilaksanakan secara terpusat melalui Divisi Teknologi Informasi (TI) guna
memastikan keselarasan antara pemanfaatan teknologi, strategi bisnis, serta kebutuhan operasional Perseroan. Melalui
tata kelola TI yang terstruktur, Perseroan memastikan bahwa kebijakan, pengembangan, dan pengamanan sistem
informasi berjalan secara terkendali dan sejalan dengan visi dan misi Perseroan.

Dasar Pengelolaan TI
Dalam kerangka penguatan Tata Kelola Teknologi Informasi,                        secara bertahap melakukan berbagai langkah perbaikan
Perseroan mengarahkan pengelolaan TI agar berada pada                            yang difokuskan pada penguatan proses, pengendalian,
tingkat kematangan yang sebanding dengan praktik                                 serta tata kelola TI secara menyeluruh, antara lain sebagai
rata-rata industri pembiayaan, dengan mengacu pada                               berikut:
kerangka pengukuran maturity level berdasarkan COBIT 5.                          1. Penambahan dan perbaikan fungsi/tugas.
Pendekatan ini digunakan sebagai alat ukur untuk menilai                         2. Pengembangan kebijakan dan prosedur.
konsistensi, efektivitas, dan keterkendalian proses TI yang                      3. Pengembangan ukuran-ukuran kinerja.
mendukung kegiatan usaha Perseroan. Untuk mencapai                               4. Pengadaan sistem aplikasi pendukung yang relevan.
tingkat kematangan tersebut, Divisi Teknologi Informasi                          5. Melakukan evaluasi Tata Kelola IT.


Peta Jalan Pengembangan Teknologi Informasi
                     2025                                                 2026                                           2027
 Optimize & Secure Digital Capabilities           Scale Intelligent & Trusted Digital Services     Drive Sustainable Digital Value




Pembentukan Divisi Teknologi Informasi
sebagai Divisi Pengelola IT
Perseroan menempatkan Teknologi Informasi sebagai                                Selain mendukung kebutuhan internal, Divisi Teknologi
business enabler yang mendukung kelancaran operasional                           Informasi juga secara berkelanjutan mengembangkan
pengguna internal sekaligus mendorong pencapaian tujuan                          sarana dan platform yang memudahkan pelanggan dalam
bisnis Perseroan. Melalui pemanfaatan sistem dan solusi                          berinteraksi dengan Mandiri Tunas Finance, baik dalam
teknologi yang terintegrasi, Divisi Teknologi Informasi                          mengakses layanan maupun memperoleh informasi terkait
berperan dalam memastikan proses bisnis berjalan efektif,                        produk dan jasa Perseroan.
andal, dan selaras dengan kebutuhan operasional Perseroan.




246           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Tahunan 2025
Page 248
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                     www.mtf.co.id




Dalam menjalankan perannya sebagai pendukung bisnis, Divisi Teknologi Informasi Mandiri Tunas Finance disusun ke
dalam beberapa departemen sesuai dengan fungsi dan tanggung jawab masing-masing, sebagaimana tercermin dalam
struktur organisasi berikut:

Struktur Pengelolaan IT Mandiri Tunas Finance


                                                                     Chief


                                                                   Information
                                                               Technology Division
                                                                       Head

                                                                                                          Information
                                                                                                       Technology Deputy
                                                                                                         Division Head




                             IT Project                                             IT Software             IT Business            IT Operation &
     IT Security Dept.                            IT Planning &
                            Management                                             Development          Solution Application       Network Dept.
           Head                                 Policy Dept. Head
                             Dept. Head                                             Dept. Head              Dept. Head                 Head


Divisi IT Perseroan dipimpin oleh seorang Kepala Divisi. Berdasarkan Surat Keputusan No. 2839/SK-HCP.SVC/ HC/
VIII/2017 Direksi menunjuk Kanda Octaviano untuk menjabat Kepala Divisi IT.




                                                             Kanda Octaviano
                                                             Information Technology Division Head

                                                             Usia: 44 Tahun
                                                             Kewarganegaraan: Indonesia
                                                             Domisili: Kota Administrasi Jakarta Timur


Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan No. 2839/SK-HCP.SVC/HC/VIII/2017


Masa Jabatan                                                 Sertifikasi yang Dimiliki
                                                             Sertifikasi Dasar Pembiayaan-Managerial (2023)
Sejak 1 Agustus 2017


Periode Jabatan                                              Pengalaman Kerja
                                                             • Information Technology Division Head PT Mandiri Tunas Finance (2016-sekarang)
Ke-1                                                         • IT Software Development Department Head PT Mandiri Tunas Finance (2013-2016)


Riwayat Pendidikan                                           Rangkap Jabatan
• Magister di bidang Kenotariatan dari Universitas
  Indonesia (2021)                                           Tidak memiliki rangkap jabatan
• Sarjana di bidang Hukum dari Universitas Indonesia
  (1999)


Tugas dan Tanggung Jawab Divisi IT
1.    Mengkoordinasikan, merencanakan dan mengendalikan proyek-proyek IT dalam rangka memenuhi kebutuhan operasional perusahaan berbasis komputer.
2.    Merencanakan dan mengkoordinasikan pemeliharaan sumber daya IT dalam rangka penyediaan dukungan perangkat dan sistem IT.
3.    Merencanakan, mengarahkan, mengkoordinasikan dan menyetujui rencana kerja ditingkat departemen, serta memantau dan mengevaluasi pelaksanaan
      serta mengkoordinasikan pelaporan.
4.    Mengarahkan, mengkoordinasikan keamanan dari semua perangkat IT termasuk kode semua program dari aplikasi yang ada di perusahaan.
5.    Merencanakan dan mengkoordinasikan kegiatan operasional IT sesuai dengan service level agreement.
6.    Monitoring dan mengendalikan kegiatan pengadaan dan pemeliharaan infrastruktur di cabang dan Kantor Pusat.




                                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                  Laporan Tahunan 2025         247
Page 249
           Tata Kelola Perusahaan




Pengembangan Teknologi Informasi
Untuk meningkatkan pelayanan, Perseroan senantiasa melakukan pengembangan TI yang terintegrasi untuk menunjang
kinerja Perseroan, sebagaimana terlampir sebagai berikut.


                 DC & DRC                    Dual Link                                   Cabang




                 DC & DRC                    Dual Link




                                                                     PABX         CCTV            PC & Laptop    Mobile Device
                                                                                                   (Windows)      (Android)

Perseroan memiliki sistem yang terintegrasi antara lain dan didukung aplikasi mobile untuk proses digitalisasi sehingga
dapat mempercepat proses kredit Pelanggan.




       Mobile Collections System                                                                       Accounting System

                  Mobile Report                                                                        HG-EAZY

                  Mobile Survey                                                                        Human Capital System
               Mobile Marketing                                                                        Document Management System
                                                                                                       Document Gateway System

                                                                                                       Channeling System




Perkembangan Pengelolaan Teknologi Informasi
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah melakukan                                  mitigasi terhadap keamanan sistem atau
beberapa program pengelolaan Teknologi Informasi                                 aplikasi yang digunakan di Perseroan,
sebagai berikut:                                                                 Penetration Testing untuk aplikasi critical
  1. Security                                                                    akan tetap dilanjutkan, baik untuk
      Perseroan melihat bahwa kebutuhan akan keamanan                            aplikasi baru maupun aplikasi yang
      sistem menjadi prioritas hal ini disebabkan semakin                        sudah ada saat ini.
      banyak serangan cyber kepada perbankan dan                             c. Pemenuhan license tools Data Loss
      perusahaan pembiayaan. Oleh karena itu, Perseroan                          Prevention dan tools lainnya untuk
      memutuskan untuk terus meningkatkan investasi                              menunjang kebutuhan antara lain:
      pada sisi security sebagai berikut:                                         -   MultiFactor Authpoint MFA;
             a. Pembelian software atau tools security                            -   Virtual Private Network (VPN);
                  untuk Aplikasi Mobile yang dapat                                -   Dekstop Management;
                  melindungi      Perseroan      terhadap                         -   IT Service Management (ITSM).
                  serangan malware dan serangan cyber           2.   Infrastruktur
                  lainnya.                                           Pada      aspek     infrastruktur  akan    dilakukan
                   -   Authentication     pada    Wireless           penambahan kapasitas secara bertahap baik server
                       Access Point dan Authentication               dan storage pada Data Center. Perseroan juga
                       pada perangkat network;                       berencana melakukan penambahan kapasitas pada
             b. Sebagai bentuk proses evaluasi dan                   Disaster Recovery Center dimana hal ini dilakukan



248         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2025
Page 250
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                   www.mtf.co.id




           untuk menjamin ketersediaan sistem.                                     keandalan        operasional     TI  serta
                 a. Peningkatan kapasitas Server dan                               meningkatkan kualitas pelayanan kepada
                       Storage                                                     debitur.
                       Seiring dengan bisnis Perseroan yang                    c. Security awareness secara rutin melalui
                       terus meningkat dan proses digitalisasi                     Email Blast, Wallpaper, dan juga Phishing
                       yang saat ini terus dilakukan, maka                         Simulation akan dilakukan untuk terus
                       sangat diperlukan untuk menyediakan                         membangun dan meningkatkan Security
                       infrastruktur yang andal dan peningkatan                    Awareness di lingkungan karyawan.
                       kapasitas server dan storage.                 4.   Development
                        -    Penambahan Kapasitas Storage                 Dalam aspek pengembangan sistem, Perseroan
                             dan pendukungnya di Data Center;             melakukan pengembangan sebagai berikut:
                        -    Upgrade SQL Server 2022.                          a. Pengembangan System internal support
                 b. Network                                                        Divsi TI melakukan beberapa hal untuk
                      -      Peremajaan untuk router dan switch                    meningkatkan produktivitas dan kualitas
                             network di cabang yang sudah end                      support sebagai berikut:
                             of support;                                            -     Membangun Infrastruktur Server
                      -      Peremajaan       atau    perangkat                           staging untuk support development
                             network Core Switch di Data Center                           proses. Hal ini bertujuan sebagai
                             & Disaster Recovery Center yang                              Quality Control terhadap hasil
                             sudah habis masa aset dan support                            pengembangan sebelum dilakukan
                             dari principal;                                              delivery kepada bisnis user.
                      -      Peremajaan atau penggantian                       b. Supporting development internal bisnis
                             perangkat network di seluruh                          proses melalui Change Request terhadap
                             cabang       Perusahaan     seperti                   aplikasi yang digunakan saat ini maupun
                             penggantian wifi access point yang                    inisiatif baru seperti:
                             sudah habis masa aset dan support                               • Supporting perubahan dan
                             dari principal;                                                      strategis bisnis.
                      -      Peremajaan PABX ke IPPBX.                                       •    Supporting Sinergi dengan
                 c. Optimalisasi penggunaan Cloud                                                 Bank Mandiri dan bisnis
                       Strategi lainnya yang akan dilakukan                                       partner.
                       adalah dengan melakukan optimalisasi                                  • Project internal dan strategic
                       penggunaan cloud dilakukan guna                                            digital project.
                       percepatan proses digitalisasi serta
                       integrasi dengan partner.                   Biaya Pengembangan Teknologi Informasi
  3.       Tata Kelola TI                                          Penetapan biaya pengembangan Teknologi Informasi,
                 a. Untuk tata kelola TI, Perseroan telah          baik yang bersifat belanja operasional (Opex) maupun
                      melakukan audit berbasis ISO pada tahun      belanja modal (Capex), dilakukan berdasarkan kebutuhan
                      2023. Perseroan secara rutin melalukan       operasional Perseroan serta kebutuhan pengadaan dan
                      proses review dan perbaikan terhadap         pengembangan infrastruktur TI sesuai dengan rekomendasi
                      SOP/PTO atau Ketentuan TI yang               teknis yang relevan. Seluruh perencanaan dan realisasi
                      berlaku, serta melakukan penyesuaian         biaya tersebut melalui proses evaluasi dan persetujuan
                      dengan ketentuan regulator yang baru         Manajemen Perseroan.
                      jika diperlukan.
                 b. Guna          meningkatkan      kompetensi,    Pengelolaan biaya TI dilakukan dengan mempertimbangkan
                      keterampilan,        pengetahuan,     dan    prinsip efektivitas, efisiensi, dan keselarasan dengan
                      kinerja, Perseroan secara berkelanjutan      kebutuhan bisnis Perseroan. Berikut adalah realisasi
                      menyelenggarakan program pelatihan           investasi TI yang dilakukan Perseroan pada tahun 2025,
                      dan knowledge sharing bagi karyawan.         beserta perbandingannya dengan tahun 2024:
                      Upaya ini diarahkan untuk memperkuat

Investasi TI Tahun 2025
Perihal                                                                                  Jumlah (Rp)
Infrastructure                                                                          34.160.183.816
Security                                                                                10.751.020.000
Software/License                                                                         9.351.800.157
Certification                                                                            1.107.800.000




                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                   Laporan Tahunan 2025      249
Page 251
           Tata Kelola Perusahaan




Perbandingan Jumlah Investasi TI 2024-2025
             Perihal                                 Realisasi (Rp-juta)               Anggaran       Perbandingan Realisasi        Penyerapan
                                                                                         2025             2025 & 2024              Anggaran 2025
                                          2025                       2024
        Jumlah Investasi TI               55.370                    55.087              61,046                0.5%                     91%



Komitmen dalam Memitigasi Risiko TI                                          Rencana Pengembangan TI
1. Divisi TI secara rutin melakukan DRP Testing minimal 1                    1. Pengembangan         Artificial   Intelligence untuk
   tahun sekali yang melibatkan divisi bisnis dan support                       mempercepat proses bisnis.
   serta cabang,                                                             2. Peningkatan Tata Kelola TI dan standardisasi serta
2. Melakukan security drill untuk simulasi penanganan                           kualitas master data.
   bencana.                                                                  3. Memperkuat integrasi data untuk analisa data dan
3. Memastikan kapasitas DC dan DRC memiliki kapasitas                           penunjang keputusan.
   sistem yang sama untuk menunjang operasional                              4. Memelihara kapasitas sistem untuk menunjang proses
   Perseroan.                                                                   digitalisasi dan operasional Perseroan.
4. Melakukan pengembangan dan pelatihan kepada
   karyawan TI agar memiliki kapabilitas yang
   senantiasa relevan dengan kebutuhan Perseroan dan
   perkembangan teknologi yang ada.



Kode Etik
Kode Etik merupakan perangkat pengaturan perilaku yang                       penyampaian poster dan informasi pengisian Kode Etik
dirancang untuk memperjelas standar etika dan disiplin                       melalui email resmi Perseroan kepada seluruh karyawan pada
kerja di lingkungan Mandiri Tunas Finance, serta dilengkapi                  tanggal 5 Juni 2025 dan telah dicantumkan dalam website
dengan mekanisme penghargaan dan sanksi (reward and                          Perseroan pada laman https://www.mtf.co.id/korporat/id/
punishment) yang konsisten. Kode Etik menjadi instrumen                      kode-etik-pegawai.
pendukung dalam penerapan visi, misi, nilai inti, dan budaya
perusahaan secara operasional.                                               Hubungan yang Harmonis dengan
                                                                             Pemangku Kepentingan
Ketentuan mengenai disiplin kerja Perseroan diatur dalam                     Salah satu tujuan utama penerapan prinsip GCG adalah
Peraturan Perusahaan yang memuat hak dan kewajiban                           membangun dan menjaga hubungan yang sehat antara
karyawan, jenis pelanggaran, serta sanksi yang dapat                         Perseroan dan para pemangku kepentingan. Dalam konteks
dikenakan. Dalam pelaksanaannya, Pimpinan Unit sebagai                       tersebut, Perseroan merumuskan Kode Etik sebagai kerangka
perwakilan Manajemen memiliki kewenangan untuk                               perilaku yang mengatur keseimbangan antara kepentingan
melakukan pembinaan dan penegakan disiplin sesuai                            operasional dan bisnis Perseroan dengan kepentingan para
dengan ketentuan yang berlaku. Kode Etik berfungsi sebagai                   pemangku kepentingan.
pedoman perilaku bagi seluruh karyawan Mandiri Tunas
Finance dalam berinteraksi dengan pihak internal maupun                      Kode Etik tersebut dirancang untuk memastikan bahwa
eksternal Perseroan.                                                         seluruh aktivitas usaha dijalankan secara bertanggung
                                                                             jawab, beretika, dan memperhatikan dampaknya terhadap
Perseroan secara berkala melakukan evaluasi terhadap                         pihak-pihak yang terlibat maupun yang terdampak oleh
efektivitas penerapan Kode Etik serta menyelenggarakan                       kegiatan Perseroan. Dengan demikian, Kode Etik menjadi
program sosialisasi untuk memastikan pemahaman dan                           landasan dalam membangun hubungan yang harmonis,
kepatuhan karyawan terhadap standar perilaku yang                            saling menghormati, dan berkelanjutan antara Perseroan
ditetapkan. Pada tahun 2025, sosialisasi dilaksanakan melalui                dan seluruh pemangku kepentingan.

Pemangku Kepentingan Mandiri Tunas Finance


                                                                                                                                  Konsumen/
                 Pemegang Saham                    Kreditur                  Pemasok                 Mitra Usaha
                                                                                                                                  Pelanggan


                                                                                                                    Masyarakat
       Karyawan               Pemerintah/Regulator               Pesaing               Media Massa
                                                                                                                   & Lingkungan




250        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Tahunan 2025
Page 252
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                      www.mtf.co.id




                   Visi & Misi                               Nilai & Budaya                         Pedoman Standar
                                                              Perusahaan                           Etika Perilaku/Kode
                                                                                                           Etik




Visi, Misi, serta Nilai dan Budaya                                    Manfaat dan Tujuan Penerapan Standar
Perusahaan sebagai Panglima                                           Etika Perilaku
Mandiri Tunas Finance menetapkan visi dan misi                        Perseroan menerapkan Kode Etik secara konsisten
sebagai landasan strategis utama dalam mengarahkan                    sebagai landasan perilaku dalam menjalankan kegiatan
pengembangan dan pengelolaan Perseroan. Visi dan misi                 usaha. Penerapan Kode Etik tersebut ditujukan untuk
tersebut menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan,                   menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh
pengambilan keputusan, serta pelaksanaan kegiatan                     pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham,
usaha di seluruh tingkat organisasi. Sebagai tindak lanjut,           Perseroan, Dewan Komisaris dan Direksi, karyawan,
visi dan misi Perseroan diturunkan ke dalam Nilai-nilai dan           nasabah, mitra usaha, serta masyarakat. Adapun tujuan
Budaya Perusahaan yang berfungsi sebagai pedoman                      penerapan Standar Etika Perilaku Perseroan adalah sebagai
perilaku dan kerangka kerja bersama bagi seluruh insan                berikut:
Perseroan. Nilai dan budaya tersebut menjadi kebijakan                1. Sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan visi
mendasar dalam membangun organisasi yang selaras,                        dan melaksanakan misi secara profesional dan beretika
konsisten, dan berorientasi pada pencapaian tujuan                       dengan memperhatikan kepentingan dari pemangku
Perseroan secara berkelanjutan.                                          kepentingan, sehingga pada akhirnya akan terwujud
                                                                         standar kerja yang maksimal bagi seluruh individu dan
Penjelasan lengkap mengenai Visi, Misi, Nilai dan Budaya                 tetap berpedoman kepada aturan yang berlaku bagi
Perusahaan telah diungkapkan secara detail pada bab                      Perseroan.
Profil Perusahaan.                                                    2. Meminimalkan segala risiko yang mengakibatkan
                                                                         terjadinya konflik kepentingan maupun tuntutan hukum
                                                                         atau proses litigasi akibat kelalaian yang dilakukan oleh
Penetapan dan Isi Kode Etik                                              individu di dalam Perseroan.
Kode Etik Perseroan atau Code of Conduct (CoC) telah                  3. Sebagai sarana untuk terciptanya hubungan yang
ditetapkan pada tanggal 11 Maret 2013. Pokok-pokok inti                  harmonis, sinergis dan saling menguntungkan antar
dari Kode Etik Perseroan sebagai berikut:                                pemangku kepentingan Perseroan.
                                                                      4. Dalam jangka panjang mendorong perbaikan kualitas
BAB I-Pendahuluan                                                        pelayanan      pelanggan,      pengelolaan     Perseroan,
    • Latar Belakang                                                     pengembangan nilai Perseroan dan pada akhirnya
    • Maksud dan Tujuan                                                  menuju pada peningkatan reputasi Perseroan.
    • Manfaat
BAB II-Etika Bisnis
   • Ruang Lingkup
                                                                      Pemberlakuan Kode Etik bagi Seluruh
   •     Etika Bisnis dan Komitmen Perusahaan kepada                  Level Organisasi
         Stakeholders                                                 Kode Etik diberlakukan secara menyeluruh sejak 2013 dan
BAB III-Etika Kerja                                                   diterapkan tanpa pengecualian bagi seluruh karyawan,
   •     Ruang Lingkup                                                manajemen, Direksi, Dewan Komisaris, serta Entitas Anak
   •     Sikap Dasar Individu-Perilaku Utama PERWIRA                  di semua tingkatan jabatan. Perseroan juga melakukan
   •     Perilaku Individu di dalam dan di luar Perusahaan            telaah berkala atas efektivitas penerapannya untuk
   •     Perilaku sebagai Atasan                                      memastikan kesesuaian dengan perkembangan organisasi
   •     Perilaku sebagai Bawahan                                     dan kebutuhan bisnis.
   •     Komitmen atas Hal-hal Khusus
BAB IV-Penegakan dan Penerapan Standar Etika Perilaku
   •     Pemantauan Pelaksanaan Standar Etika Perilaku
                                                                      Sosialisasi dan Internalisasi Kode Etik
   •     Pelaporan Pelanggaran Standar Etika Perilaku                 Kode Etik disosialisasikan kepada seluruh karyawan di
   •     Sanksi atas pelanggaran Code of Conduct                      setiap tingkatan organisasi dan menjadi bagian yang tidak
BAB V-Penutup                                                         terpisahkan dari dokumen ketenagakerjaan. Pada saat
                                                                      proses perekrutan, Kode Etik disampaikan sebagai lampiran



                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                      Laporan Tahunan 2025      251
Page 253
             Tata Kelola Perusahaan




kontrak kerja dan wajib dipahami serta ditandatangani           1. Melakukan sosialisasi Kode Etik kepada seluruh
oleh karyawan baru, serta diberlakukan secara konsisten            jajaran Perseroan dan melakukan penyegaran secara
bagi karyawan yang telah bergabung sebelumnya di                   berkelanjutan melalui:
Perseroan.                                                         a. Website Perseroan;
                                                                   b. Email administrator yang disampaikan kepada
Seluruh karyawan diharapkan untuk menjunjung tinggi                     seluruh karyawan;
nilai-nilai Perseroan dan menerapkan Kode Etik dalam               c. Pada saat penandatanganan Perjanjian Kerja (PKWT
pelaksanaan tugas dan aktivitas sehari-hari. Dalam                      & PKWTT);
konteks tersebut, sosialisasi dan internalisasi dipandang          d. Serta media lainnya yang tersedia di Perseroan.
sebagai tahapan penting untuk memastikan pemahaman,             2. Melakukan evaluasi atas pemahaman jajaran Perseroan,
kepatuhan, dan konsistensi perilaku di seluruh lingkungan          pada masa orientasi maupun masa bekerja.
kerja Perseroan.                                                3. Pengkajian dan pembaharuan secara berkala pada
                                                                   butir-butir yang tercantum dalam Kode Etik dalam
Sebagai bentuk komitmen terhadap penerapan Kode                    rangka pengembangan dan penyempurnaan lebih
Etik, Perseroan melaksanakan kegiatan sosialisasi dan              lanjut. Jika diperlukan aturan pelaksanaan lebih rinci
pembaruan Kode Etik secara terencana, efektif, dan                 maka akan dibuat dalam kebijakan dan peraturan
menyeluruh melalui langkah-langkah sebagai berikut:                Perseroan.

Sanksi atas Pelanggaran
Pelanggaran peraturan perusahaan dan kode etik yang dilakukan oleh karyawan, dapat diberikan sanksi:

                             Sanksi                           Masa Berlaku Sanksi         Jumlah Sanksi 2025   Jumlah Sanksi
                                                                                                                   2024
 Surat Teguran                                                   3 (tiga) bulan                   7                 8
 Surat Peringatan Pertama                                        6 (enam) bulan                  328               226
 Surat Peringatan Kedua                                          6 (enam) bulan                  129                40
 Surat Peringatan Ketiga                                         6 (enam) bulan                  52                 11
 Surat Peringatan Pertama dan Terakhir                          6 (enam ) bulan                  25                 22
 Pengakhiran Hubungan Kerja (PHK)                                      -                         27                 26


Jenis pelanggaran yang diduga merupakan tindak pidana maka akan diproses secara hukum melalui pihak yang berwenang.



Pengendalian Gratifikasi
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam                          4.    Menyediakan Tata Kelola Perusahaan yang
menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Mandiri                        mendukung tercapainya tujuan anti penyuapan
Tunas Finance menetapkan kebijakan dan Standar                              Perseroan.
Operasional Prosedur pengendalian gratifikasi yang                    5.    Memastikan komitmen kepada pemenuhan
mengatur secara tegas larangan penerimaan gratifikasi                       persyaratan Sistem Manajemen Anti Penyuapan.
bagi seluruh karyawan. Ketentuan ini diberlakukan untuk               6.    Mendorong      peningkatan   kesadaran     anti
mencegah potensi benturan kepentingan serta memastikan                      penyuapan kepada jajaran stakeholder terkait.
seluruh aktivitas usaha dijalankan secara berintegritas dan           7.    Menjalankan prinsip perbaikan berkelanjutan
sesuai dengan prinsip etika Perseroan.                                      dalam Sistem Manajemen Anti Penyuapan.
                                                                      8.    Memberikan tanggung jawab, kewenangan dan
Kebijakan Anti Penyuapan                                                    independensi kepada Fungsi Kepatuhan Anti
Dalam rangka mendukung program pengendalian                                 Penyuapan (FKAP).
gratifikasi, Mandiri Tunas Finance telah menerapkan                   9.    Memberikan sanksi tegas kepada pelanggar
kebijakan anti penyuapan yang dideklarasikan oleh                           ketentuan dalam kebijakan Sistem Manajemen
Manajemen Puncak Perseroan, yakni:                                          Anti Penyuapan.
     1. Melarang praktik-praktik penyuapan dan sejenis
          di lingkungan Perseroan.                              Sosialisasi Kebijakan Gratifikasi
     2. Mematuhi peraturan perundangan dan peraturan            Sebagai bentuk pengendalian gratifikasi, sosialisasi
          lain yang berlaku terkait anti penyuapan.             dilakukan secara berkesinambungan kepada seluruh
     3. Menyelaraskan kebijakan anti penyuapan dengan           karyawan dan stakeholders dalam rangka meningkatkan
          tujuan Perseroan.                                     awareness pada seluruh pihak yang terlibat dengan
                                                                Perseroan.



252          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 254
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                        www.mtf.co.id




Selama tahun 2025, telah dilakukan sosialisasi kepada                 ataupun menolak gratifikasi wajib melaporkan penerimaan
karyawan Perseroan guna meningkatkan awareness                        ataupun penolakannya tersebut kepada Perseroan melalui
terkait gratifikasi, yaitu melalui media internal Perseroan.          Unit Pengendali Gratifikasi. Selama tahun 2025, jumlah
Sosialisasi dilakukan melalui tatap muka maupun daring.               laporan penerimaan ataupun penolakan gratifikasi yang
                                                                      diterima oleh Unit Pengendali Gratifikasi adalah sebanyak
Laporan Gratifikasi Tahun 2025                                        6 (enam) laporan. Penerimaan gratifikasi yang dilaporkan
Karyawan Mandiri Tunas Finance yang telah menerima                    berupa makanan dan barang.


Kebijakan Antikorupsi
Mandiri Tunas Finance menerapkan kebijakan anti korupsi               ataupun perbuatan-perbuatan yang dapat menimbulkan
secara tegas sebagai bagian dari komitmen untuk mematuhi              konflik kepentingan, Korupsi, Kolusi dan Nepotisme
peraturan perundang-undangan dan mendukung upaya                      (KKN), serta pemberian sanksi atas pelanggaran tersebut.
pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Perseroan
melarang setiap bentuk praktik yang dapat merugikan                   Sebagai bentuk pelaksanaan Kebijakan Anti Korupsi,
negara, perekonomian, maupun Perseroan, termasuk                      Perseroan telah melakukan hal-hal berikut:
tindakan penyalahgunaan wewenang, penyuapan,                          1. Menerbitkan ketentuan mengenai pengendalian
gratifikasi yang tidak sah, dan bentuk kecurangan lainnya.               gratifikasi di lingkungan Mandiri Tunas Finance,
                                                                         termasuk di dalamnya larangan penerimaan gratifikasi.
Seluruh bagian dan seluruh lini di Mandiri Tunas Finance              2. Kebijakan Anti Penyuapan yang disepakati dan disetujui
senantiasa menjunjung tinggi persaingan yang sehat,                      oleh Manajemen Puncak.
memberikan kesempatan dengan mengedepankan
sportivitas dan profesionalisme, serta menerapkan prinsip
GCG dalam rangka menciptakan iklim bisnis yang sehat.
                                                                      Pelatihan/Sosialisasi Anti Korupsi kepada
Kebijakan Anti Korupsi ini juga didukung dengan Kode Etik,            Karyawan
Budaya Perusahaan serta Peraturan Perusahaan yang menjadi             Perseroan senantiasa berupaya memperluas sosialisasi
nilai dasar (core values) Perseroan, sehingga nilai tersebut          komitmen anti korupsi kepada pihak internal maupun
merupakan cerminan dari peraturan perundang-undangan                  eksternal melalui berbagai kanal komunikasi Perseroan.
yang berlaku. Seluruh kebijakan di Perseroan terkait dengan           Sepanjang tahun 2025, kegiatan pelatihan/sosialisasi anti
Anti korupsi juga mengatur tentang tindakan, perilaku                 korupsi yang diselenggarakan adalah sebagai berikut:


         Waktu                                Lokasi                         Peserta                        Keterangan
23 Januari 2025         Kantor Cabang                                  15 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
11 Februari 2025        Kantor Cabang                                  29 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
13 Februari 2025        Kantor Cabang                                  70 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
18 Februari 2025        Kantor Cabang                                  29 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
18 Februari 2025        Kantor Cabang                                  10 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
19 Februari 2025        Kantor Pusat                                   18 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
21 Februari 2025        Kantor Cabang                                  35 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
22 April 2025           Kantor Cabang                                  32 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
15 Mei 2025             Kantor Cabang                                  14 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
11 Juni2025             Kantor Cabang                                  28 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
12 Juni 2025            Kantor Cabang                                  26 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
13 Juni 2025            Kantor Pusat                                   78 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
16 Juni 2025            Kantor Cabang                                  74 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
17 Juni 2025            Kantor Cabang                                  29 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
11-25 Juli 2025         Kantor Pusat, Kantor Wilayah, Kantor Cabang    4.485 karyawan      Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
7 Agustus 2025          Kantor Cabang                                  36 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
14 Agustus 2025         Kantor Cabang & Kantor Wilayah                 44 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
14 Agustus 2025         Kantor Cabang                                  23 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
15 Agustus 2025         Kantor Cabang                                  70 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
11 September 2025       Kantor Cabang                                  55 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
2 Oktober 2025          Kantor Cabang                                  102 karyawan        Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
3 Oktober 2025          Kantor Cabang                                  59 karyawan         Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi
19 Desember 2025        Kantor Pusat, Kantor Wilayah, Kantor Cabang    616 karyawan        Sosialisasi Anti Fraud Awareness & Gratifikasi




                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                      Laporan Tahunan 2025        253
Page 255
          Tata Kelola Perusahaan




Pengendalian Penyalahgunaan Informasi Internal
Perseroan belum memiliki kebijakan khusus yang                melarang pemanfaatan informasi yang belum tersedia
secara eksplisit mengatur insider trading, mengingat          bagi publik untuk kepentingan pribadi atau pihak lain.
Perseroan bukan perusahaan terbuka dan tidak memiliki
saham yang diperdagangkan di pasar modal. Namun               Melalui pengaturan tersebut, Perseroan memastikan
demikian, Perseroan telah mengatur pengendalian atas          bahwa tidak terdapat pihak yang memperoleh keuntungan
penyalahgunaan informasi orang dalam melalui Kode Etik        secara langsung maupun tidak langsung dari informasi
dan kebijakan internal terkait kerahasiaan informasi dan      internal Perseroan, sehingga prinsip pencegahan insider
benturan kepentingan. Ketentuan tersebut mewajibkan           trading telah diterapkan secara substansial sesuai dengan
Direksi, Dewan Komisaris, dan seluruh insan Perseroan         karakteristik Perseroan.
untuk menjaga kerahasiaan informasi internal serta


Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System)
Dalam rangka penerapan pilar ke-2 Strategi Anti Fraud         Ruang Lingkup Pengaduan Pelanggaran
Mandiri Tunas Finance yang selaras dengan peraturan           Melalui Halo Perwira, karyawan internal maupun pihak
Otoritas Jasa Keuangan yakni deteksi, Perusahaan memiliki     eksternal, termasuk konsumen dan rekanan Perseroan
dan mengelola media pelaporan/Whistleblowing melalui          dapat menyampaikan laporan atas dugaan pelanggaran
mekanisme Whistleblowing System (WBS) yaitu Halo              untuk ditindaklanjuti oleh Pengelola WBS. Ruang lingkup
Perwira. Halo Perwira merupakan upaya Perseroan untuk         pengaduan yang dapat dilaporkan meliputi antara lain:
mendukung tata kelola perusahaan yang baik, mendeteksi        1. Dugaan atau indikasi pelanggaran prosedur
lebih dini, serta mencegah terjadinya fraud, pelanggaran      2. Dugaan atau indikasi fraud yang terjadi
ataupun ketidaksesuaian lainnya yang dilaporkan oleh          3. Dugaan atau indikasi pelanggaran Kode Etik Perseroan
seluruh stakeholders Perseroan.                               4. Perbuatan melanggar hukum atau perbuatan tidak etis
                                                                 lainnya yang merugikan Perseroan baik secara finansial
                                                                 ataupun nama baik Perseroan.


                                                                                       Keluhan           Keluhan
                                                                                       Nasabah           Nasabah


                        Website
                         Email                                                                            Keluhan
                                                                                         SDM
                       WhatsApp                                                                           Nasabah
                          SMS
       Pelapor                       Anti Fraud
                                                                                       Fraud &            Keluhan
                                                                                      Non Fraud           Nasabah




Saluran Pengaduan
Mandiri Tunas Finance telah menyediakan media komunikasi      Setiap laporan yang diterima melalui Halo Perwira diproses
terkait dengan perbuatan yang diduga atau terindikasi fraud   secara independen dengan mengedepankan prinsip
dan/atau perbuatan non-fraud, untuk selanjutnya dapat         objektivitas, kerahasiaan, dan kehati-hatian. Penanganan
ditindaklanjuti oleh pengelola Whistleblower. Pelaporan       laporan dilakukan melalui penelusuran dan verifikasi atas
dapat disampaikan melalui:                                    kebenaran informasi yang disampaikan oleh pelapor
     Situs web : www.mtf.co.id/id/whistle-blower              sebelum ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang
     Email : Halo.perwira@mtf.co.id                           ditetapkan.
     SMS/Telefon/WhatsApp : 081110678057

                                                              Mekanisme Penyampaian Pengaduan
Pihak Pengelola Pengaduan
Pengelolaan WBS Halo Perwira dilaksanakan oleh Unit
                                                              dan Penanganan Pengaduan yang Masuk
Kerja Strategi Anti Fraud yang juga memiliki tanggung         Melalui Sistem Pelaporan Pelanggaran
jawab atas penerapan Strategi Anti Fraud di Perseroan.        Mekanisme penyampaian pengaduan dan penanganan
Unit kerja tersebut bertindak sebagai pengelola laporan       pengaduan sebagai berikut:
serta memastikan proses penanganan pengaduan berjalan         1. Pelapor dapat mengirimkan pengaduan melalui media
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.                            whistleblowing melalui website, WhatsApp, SMS,



254       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 256
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                             www.mtf.co.id




   dan email (1a). Apabila pengaduan tersebut belum          internal maupun eksternal, tetap aman dan terlindungi.
   memenuhi unsur pelaporan, maka Anti Fraud akan            Bentuk perlindungan yang diberikan kepada pelapor
   melakukan follow up kepada pelapor (1b).                  adalah dengan menjamin kerahasiaan identitas pelapor
2. Pengaduan tersebut diterima oleh Anti Fraud               dalam rangka menghindari terjadinya segala bentuk
   Department. Apabila pengaduan terkait dengan              ancaman, intimidasi ataupun tindakan tidak menyenangkan
   keluhan konsumen maka akan diteruskan kepada              dari pihak mana pun.
   Customer Care (3a). Apabila pengaduan terkait dengan
   SDM maka akan diteruskan kepada Human Capital (3b),
   dan jika berkaitan dengan fraud dan non fraud maka
                                                             Penghargaan dan Sanksi
   akan diteruskan kepada Anti Fraud Department dan          Segala bentuk pelanggaran yang bertentangan dengan
   Corporate Audit Division.                                 Kode Etik, Peraturan Perusahaan serta Standar Operasional
3. Apabila terdapat pertanyaan dan membutuhkan               Prosedur (SOP) dan Pedoman Teknis Operasional (PTO)
   informasi lanjutan maka Anti Fraud akan menjadi           Perseroan akan diberikan sanksi sesuai dengan matriks
   narahubung kepada pelapor.                                sanksi Perseroan.
4. Informasi penanganan pengaduan atau tindak lanjut
   pengaduan akan diinformasikan kepada pelapor.

                                                             Hasil Penanganan Pengaduan Tahun
Perlindungan bagi Pelapor                                    2025
Perseroan menjamin bahwa pelapor yang menyampaikan           Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses pada tahun
dugaan pelanggaran melalui WBS Halo Perwira, baik pihak      2025 serta tindak lanjut dari pengaduan sebagai berikut:

                     Status Laporan Whistleblowing                            Jumlah pada Tahun 2025
Laporan Diterima                                                                       82
Indikasi Fraud                                                                         10
Tidak Terindikasi Fraud                                                                72



Informasi Pemberian Dana untuk Kegiatan Politik
Perseroan menetapkan kebijakan untuk melarang                Sejalan dengan kebijakan tersebut, Perseroan tidak
keterlibatan individu atas nama Perseroan dalam kegiatan     mengizinkan insan Mandiri Tunas Finance menggunakan
politik, termasuk pemberian dana atau donasi untuk           fasilitas, aset, maupun sumber daya Perseroan untuk
kepentingan politik apa pun. Kebijakan ini diberlakukan      tujuan kampanye politik, penggalangan dana politik,
secara tegas guna menjaga independensi Perseroan serta       maupun bentuk partisipasi politik lainnya, sebagaimana
memastikan fokus kegiatan usaha tetap berada dalam           diatur dalam Pedoman Standar Etika Perilaku Perseroan.
koridor profesional dan sesuai dengan prinsip Tata Kelola
Perusahaan yang Baik.


Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa
Prinsip Dasar dan Ketentuan Pengadaan                        barang dan jasa, hingga pengawasan atas pelaksanaan
Barang dan Jasa di Lingkup Perseroan                         pengadaan. Seluruh tahapan tersebut dilakukan dengan
                                                             memperhatikan aspek-aspek sebagai berikut:
Dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa,                 1. Efisien, berarti pengadaan barang/jasa harus
Perseroan menerapkan prinsip efisiensi, akuntabilitas, dan       diusahakan dengan menggunakan dana dan
transparansi untuk memastikan proses pengadaan berjalan          daya yang terbatas untuk mencapai sasaran yang
secara terkendali dan dapat dipertanggungjawabkan.               ditetapkan dalam waktu sesingkat-singkatnya dan
Pelaksanaan pengadaan tersebut berpedoman pada                   dapat dipertanggungjawabkan.
ketentuan dan Standar Operasional Perusahaan yang            2. Efektif, berarti pengadaan barang/jasa harus sesuai
mengatur secara khusus mengenai tata cara pengadaan              dengan kebutuhan yang telah ditetapkan dan dapat
barang dan jasa.                                                 memberikan manfaat yang sebesar-besarnya sesuai
                                                                 dengan sasaran yang ditetapkan.
Pengadaan barang dan jasa dilaksanakan secara cermat         3. Terbuka dan Bersaing, berarti pengadaan barang/
dan terstruktur, mulai dari tahap perencanaan kebutuhan,         jasa harus terbuka bagi penyedia barang/jasa
proses pengadaan, pemilihan dan seleksi penyedia                 yang memenuhi persyaratan dan dilakukan melalui


                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                            Laporan Tahunan 2025       255
Page 257
           Tata Kelola Perusahaan




     persaingan yang sehat di antara penyedia barang/         Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa di
     jasa yang setara dan memenuhi syarat/kriteria tertentu   Lingkup Perseroan
     berdasarkan ketentuan dan prosedur yang jelas dan
     transparan.                                              Prinsip Dasar Procurement
4.   Transparan, berarti semua ketentuan dan informasi        Pelaksanaan proses procurement harus memperhatikan
     mengenai pengadaan barang/jasa, termasuk syarat          Prinsip Dasar Procurement, yaitu:
     teknis administrasi pengadaan, tata cara evaluasi,            1. Efektif, berarti kegiatan procurement harus
     hasil evaluasi, penetapan calon penyedia barang/                  sesuai dengan kebutuhan/rencana yang telah
     jasa, sifatnya terbuka bagi peserta penyedia barang/              ditetapkan dan dapat memberikan manfaat yang
     jasa yang berminat serta bagi masyarakat luas pada                optimal bagi perusahaan.
     umumnya.                                                      2. Efisien,      berarti    kegiatan       procurement
5.   Adil/Tidak      Diskriminatif, berarti   memberikan               dilaksanakan untuk mencapai kualitas sesuai
     perlakuan yang sama bagi semua calon penyedia                     dengan yang ditetapkan, dengan waktu yang
     barang/jasa dan tidak mengarah untuk memberi                      telah disepakati pada tingkat harga yang terbaik.
     keuntungan kepada pihak tertentu, dengan cara dan             3. Terbuka dan Bersaing, berarti pelaksanaan
     atau alasan apa pun.                                              procurement harus terbuka bagi penyedia barang
6.   Akuntabel, berarti harus mencapai sasaran baik                    dan jasa yang telah memenuhi persyaratan dan
     fisik, keuangan maupun manfaat bagi kelancaran                    dilakukan melalui persaingan yang sehat di antara
     pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan                           Penyedia Barang dan Jasa serta memenuhi
     pelayanan masyarakat sesuai dengan prinsip-prinsip                syarat/kriteria tertentu berdasarkan ketentuan
     serta ketentuan yang berlaku dalam pengadaan                      dan prosedur yang jelas dan transparan.
     barang/jasa.                                                  4. Transparan, berarti semua ketentuan dan
                                                                       informasi mengenai pelaksanaan procurement,
                                                                       termasuk syarat teknis dan administrasi, tata
Jenis-jenis Pelelangan                                                 cara evaluasi, hasil evaluasi, penetapan calon
Pelelangan Umum/Terbuka, Pelelangan Terbatas                           penyedia barang dan jasa bersifat terbuka.
Metode ini dilaksanakan apabila nilai tender diperkirakan          5. Adil dan tidak diskriminatif, berarti memberikan
lebih dari 5 miliar Rupiah dengan ketentuan pelaksanaan                perlakuan yang sama bagi semua calon Penyedia
sebagai berikut:                                                       Barang dan Jasa, tidak mengarahkan untuk
     •   Pengumuman prakualifikasi                                     memberikan keuntungan kepada pihak tertentu
     •   Pemasukan dokumen prakualifikasi                              dengan cara dan/atau alasan apa pun.
     •   Evaluasi dokumen prakualifikasi                           6. Akuntabel, berarti proses, hasil dan pembayaran
     •   Penetapan pengumuman prakualifikasi                           pengadaan harus dapat dipertanggungjawabkan.
     •   Undangan pengambilan dokumen pengadaan                    7. Tanggung        jawab     (responsibility),   proses
     •   Penjelasan lelang-Pemasukan dan pembukaan                     procurement dilaksanakan secara hati-hati dan
         penawaran                                                     patuh terhadap ketentuan yang berlaku.
     •   Evaluasi penawaran-Pembuatan berita acara                 8. Independen, berarti keputusan procurement
         hasil pelelangan                                              diambil secara obyektif dan bebas dari tekanan
     •   Penetapan pemenang lelang                                     pihak mana pun.
     •   Pengumuman pemenang lelang
     •   Sanggahan peserta lelang
          - Penandatanganan kontrak
                                                              Etika Procurement
          - Pembayaran uang muka                              Dalam pelaksanaan procurement, semua pihak yang
                                                              terkait dalam proses tersebut antara lain unit Pelaksanaan
Pemilihan Langsung                                            Pengadaan, User serta Penyedia Barang dan Jasa harus
Tata cara pengadaan barang dan jasa dengan metode             memenuhi etika sebagai berikut:
pemilihan langsung dilaksanakan dengan proses sebagai         1. Melaksanakan kewajiban masing-masing secara
berikut:                                                          tertib disertai rasa tanggung jawab untuk mencapai
     •   Undangan kepada penyedia barang dan jasa                 kelancaran dan ketepatan tercapainya tujuan
     •   Pemberian penjelasan dokumen pengadaan                   procurement.
     •   Penyampaian penawaran-Pembukaan penawaran            2. Bekerja secara profesional dan mandiri atas dasar
     •   Evaluasi penawaran                                       kejujuran serta menjaga kerahasiaan dokumen
     •   Klarifikasi teknis dan negosiasi                         yang seharusnya dirahasiakan, seperti Harga
     •   Penetapan penyedia barang dan jasa terpilih              Perkiraan Sendiri (HPS), untuk mencegah terjadinya
     •   Penunjukan penyedia barang dan jasa                      penyimpangan        dalam    pelaksanaan       kegiatan
     •   Penandatanganan                                          procurement.
                                                              3. Tidak saling mempengaruhi baik langsung maupun



256        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Tahunan 2025
Page 258
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                              www.mtf.co.id




     tidak langsung untuk mencegah dan menghindari                 hadiah undian, biaya hadiah non-undian dan biaya
     terjadinya persaingan tidak sehat.                            promosi dengan kriteria sebagai berikut:
4.   Menerima dan bertanggung jawab atas segala                            • Tidak memenuhi kriteria barang
     keputusan      yang    ditetapkan  sesuai    dengan                       investasi.
     kesepakatan para pihak.                                               • Mempunyai sifat sewa (murni) walaupun
5.   Menghindari dan mencegah terjadinya conflict of                           memiliki umur teknis selama 5 (lima)
     interest di antara para pihak.                                            tahun atau lebih.
6.   Menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan                        • Untuk enhancement aplikasi, yaitu
     dalam pelaksanaan kegiatan procurement.                                   khusus      untuk    Solusi      Teknologi
7.   Menghindari dan mencegah penyalahgunaan                                   Informasi      terkait      enhancement
     wewenang dan/atau kolusi dengan tujuan untuk                              atau penyempurnaan aplikasi yang
     keuntungan pribadi, golongan atau pihak lain yang                         menggunakan Change Request, dapat
     secara langsung atau tidak langsung dapat merugikan                       dibebankan kepada BUA sepanjang
     bank.                                                                     tidak menambah nilai manfaat.
8.   Menghindari dan mencegah terjadinya Korupsi, Kolusi       3. Penganggaran Kembali dan Pencadangan
     dan Nepotisme (KKN) dalam proses procurement.                 Apabila kewajiban atas tagihan Penyedia Barang
9.   Tidak menerima hadiah atau imbalan dalam bentuk               dan Jasa melewati tahun anggaran (misalnya akibat
     apa pun, baik secara langsung maupun tidak langsung.          adanya termin pembayaran atau retensi), maka:
                                                                           • Untuk        beban       investasi,    harus
                                                                               dianggarkan kembali pada periode
Sarana atau Media Proses Pengadaan                                             tahun anggaran berikutnya sebesar
Barang dan/atau Jasa                                                           sisa termin yang belum dibayar untuk
Untuk menunjang terlaksananya proses pengadaan barang                          pengadaan yang bersangkutan oleh
dan/atau jasa, Mandiri Tunas Finance menyediakan media                         User.
serta fasilitas melalui E-Procurement Perseroan, yaitu situs               • Untuk        beban    eksploitasi,     harus
web https://procurement.co.id.                                                 dicadangkan pada akhir tahun anggaran
                                                                               untuk pekerjaan yang manfaatnya
Sistem E-Procurement digunakan agar pengadaan dapat                            sudah diterima oleh MTF (BAST/BAKP
dilakukan secara transparan dan dapat dimonitor oleh                           sudah ditandatangani) dan dianggarkan
semua panitia pengadaan.                                                       kembali untuk pekerjaan yang belum
                                                                               diterima oleh User.
                                                               4. Pembukuan Pencatatan transaksi atas Pengadaan agar
Pedoman Pembebanan Pengadaan                                      mengacu pada Kebijakan Akuntansi yang berlaku di
Barang dan Jasa                                                   Mandiri Tunas Finance dan ketentuan dalam Standar
Realisasi procurement harus sesuai RKAP tahun berjalan            Pedoman Akuntansi.
baik atas beban pos anggaran investasi (belanja modal)
maupun pos anggaran eksploitasi (biaya umum dan
administrasi)                                                  Harga Perkiraan Sendiri (HPS)
1. Capital Expenditure                                         Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah analisa perhitungan
    Pengadaan Fixed Asset bergerak dan tidak                   perkiraan biaya pengadaan barang/jasa yang dihitung
    bergerak yang dikategorikan kepada pengeluaran             atas dasar lingkup dan spesifikasi barang/jasa yang akan
    investasi dibebankan kepada belanja modal (Capital         diadakan, dengan memanfaatkan sumber data yang dapat
    Expenditure). Klasifikasi barang Capital Expenditure       digunakan serta menggunakan metode analisa teknis
    memiliki kriteria sebagai berikut:                         yang sesuai. Setiap proses pengadaan, kecuali pembelian
              •    Tidak habis dipakai dalam waktu 1 (satu)    langsung dan pembelian secara online, wajib memiliki
                   tahun                                       HPS sebagai acuan dalam pelaksanaan proses klarifikasi/
              •    Tidak mudah rusak/hilang                    negosiasi harga terhadap suatu penawaran serta untuk
              •    Apabila rusak pada umumnya dapat            menetapkan pejabat pemutus pengadaan.
                   diperbaiki
              •    Satuannya mudah diawasi, dihitung dan       HPS harus mencerminkan harga yang wajar dan dapat
                   dapat diberi kode                           dipertanggungjawabkan,    Penyusunan    HPS    harus
              •    Nilai perolehannya sesuai dengan            sudah memperhitungkan biaya pajak sesuai dengan
                   ketentuan yang berlaku                      ketentuan yang berlaku, beban biaya umum (overhead
2. Beban Eksploitasi/Operational Expenditure (OPEX)            cost) dan keuntungan (margin/profit) yang wajar
     Semua pengeluaran/biaya untuk memperoleh Barang           bagi penyedia jasa. Revisi HPS dapat dilaksanakan
     dan Jasa yang dibebankan kepada Biaya Umum dan            apabila memenuhi salah satu kriteria sebagai berikut:
     Administrasi, biaya tenaga kerja, biaya training, biaya


                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                              Laporan Tahunan 2025      257
Page 259
           Tata Kelola Perusahaan




     1.   Terdapat komponen biaya yang di dalam HPS            5.  Tahapan untuk memperoleh harga yang sesuai dan
          awal belum diperhitungkan                                meyakinkan kejelasan teknis dan biaya yang dapat
     2.   Proses Negosiasi telah final dengan kondisi harga        dipertanggung jawabkan.
          hasil negosiasi masih di atas HPS, namun tidak       6. Tahapan proses klarifikasi dan negosiasi lanjutan (Jika
          memungkinkan untuk dilaksanakan pengadaan                diperlukan), dilaksanakan jika dari segi teknis dan
          ulang karena jumlah rekanan yang mampu                   biaya masih belum sesuai dengan TOR yang diajukan.
          melaksanakan pekerjaan terbatas atau tidak           7. Penetapan penyedia barang dan jasa terpilih.
          menjamin pencapaian sasaran.                         8. Tim      pengadaan/unit      pelaksana     pengadaan
                                                                   mengusulkan calon penyedia barang dan jasa terpilih
                                                                   kepada tim pejabat yang berwenang menetapkan
Pengajuan Permintaan Pengadaan                                     penyedia barang dan jasa dengan melampirkan berita
1.   User menyampaikan permintaan pengadaan yang                   acara evaluasi dan negosiasi dan keterangan lainnya
     dituangkan dalam Nota kepada Unit Pelaksana                   untuk ditetapkan.
     Pengadaan dengan mencantumkan informasi-                  9. Penunjukan penyedia barang dan jasa.
     informasi yang dibutuhkan dalam proses pengadaan,         10. Panitia mengeluarkan surat keputusan penunjukan
     serta melampirkan dokumen-dokumen pendukung                   penyedia barang/jasa kepada penyedia barang dan
     yang diprasyaratkan.                                          jasa terpilih serta menerbitkan surat pemberitahuan
2.   Permintaan pengadaan harus disetujui oleh Pejabat             kepada peserta yang kalah.
     yang berwenang, sesuai dengan matriks approval            11. Penandatanganan kontrak.
     Pengajuan Barang dan Jasa.
3.   Dipastikan adanya ketersediaan anggaran atas setiap
     pengadaan.
                                                               Penetapan Sistem Pengadaan
4.   Permintaan Pengadaan Barang dan Jasa Teknologi            Penetapan Metode & Jenis Pengadaan
     Informasi untuk proyek IT strategis diajukan kepada       Dengan mempertimbangkan jenis, sifat dan nilai barang/
     Unit Pelaksana Pengadaan berdasarkan keputusan            jasa serta kondisi lokasi dan jumlah penyedia barang/jasa
     inisiatif IT strategis yang ditetapkan oleh Komite yang   yang ada, unit kerja pengadaan barang dan jasa/panitia
     berwenang atau Rapat Direksi pada penyusunan              pengadaan dan/atau bersama-sama pengguna barang/
     RKAP awal tahun dan perubahan-perubahannya pada           jasa terlebih dahulu harus menetapkan metode/sistem
     tahun berjalan.                                           pengadaan yang paling tepat atau cocok dengan barang/
5.   Proses procurement baru dapat dilaksanakan                jasa yang bersangkutan, antara lain meliputi: metode
     apabila seluruh persyaratan yang terkait dengan           pengadaan, sistem penyampaian penawaran, metode
     proses procurement tersebut telah diperoleh dari unit     evaluasi penawaran dan sistem kontrak pengadaan yang
     kerja terkait.                                            akan digunakan.
6.   Unit Procurement melakukan evaluasi atas setiap
     permintaan pengadaan yang disampaikan untuk               Metode pengadaan dapat dilakukan dengan metode
     memastikan bahwa seluruh dokumen yang                     sebagai berikut:
     diprasyaratkan telah lengkap.                                  • Pelelangan umum/Terbuka
7.   Ketepatan waktu proses pengadaan dilaksanakan                  • Pelelangan terbatas
     sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.                    •    Penunjukan langsung
                                                                    •    Pengadaan/pembelian langsung
                                                                    •    Sayembara/kontes
Proses Pengadaan Melalui Metode
Proses Tender                                                  Metode pengadaan lainnya yang akan ditetapkan
1.   Memberikan undangan kepada penyedia barang dan            berdasarkan Peraturan Direksi meliputi jenis pekerjaan
     jasa.                                                     pengadaan:
2.   Tahapan proses aanwijzing.                                     • Barang adalah benda baik berwujud maupun
3.   Penyampaian penawaran:                                              tidak berwujud.
             a. Penyampaian dokumen penawaran                       •    Jasa pemborongan adalah layanan pekerjaan
                 secara e-tendering melalui website                      konstruksi atau wujud fisik lainnya yang
                 pengadaan         Perusahaan    https://                perencanaan      teknis   dan    spesifikasinya
                 procurement.co.id                                       ditetapkan oleh pengguna barang/jasa
             b. Penawar menyampaikan dokumen                             dan proses serta pelaksanaan diawasi oleh
                 penawaran (administrasi, teknis, harga)                 pengguna barang/jasa atau pengawas yang
                 secara online dengan cara mengunggah                    ditugasi.
                 (upload) dokumen penawaran melalui                 • Jasa konsultasi, adalah layanan jasa keahlian
                 https://procurement. co.id                              profesional yang membutuhkan keahlian
4.   Tahapan proses klarifikasi dan negosiasi.                           tertentu di berbagai bidang keilmuan.



258        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Tahunan 2025
Page 260
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                            www.mtf.co.id




      •    Jasa lainnya, adalah jasa yang membutuhkan        syarat pendaftaran dan mengambil Dokumen Lelang
           kemampuan tertentu yang mengutamakan              dengan syarat pasca kualifikasi dan tata cara penyampaian
           keterampilan (skillware) dalam suatu sistem       Dokumen Penawaran adalah sebagai berikut:
           tata kelola yang telah dikenal luas di dunia      1. Penawar yang berhak menyampaikan Dokumen
           usaha untuk menyelesaikan suatu pekerjaan             Penawaran adalah Penyedia Barang/Jasa yang telah
           atau segala pekerjaan dan/atau penyediaan             lulus prakualifikasi dan masuk dalam daftar peserta
           jasa selain Jasa Konsultasi, Pemborongan dan          yang diundang. Penyampaian Dokumen Penawaran
           Barang.                                               dilakukan dengan cara sebagai berikut:
                                                                          a. Secara Langsung
                                                                                 i.   Peserta       secara    langsung
Sistem Penyampulan dan Penyampaian                                                    menyampaikan            dokumen
Dokumen Penawaran                                                                     penawarannya ke dalam tempat
Metode Penyampulan Dokumen Penawaran                                                  pemasukan penawaran yang
Metode penyampulan Dokumen Penawaran harus                                            telah disediakan oleh Unit Kerja
mengikuti ketentuan yang diprasyaratkan dalam                                         Pengadaan Barang dan Jasa/
Dokumen Pengadaan dan Unit Kerja Pengadaan Barang                                     Panitia Pengadaan.
dan Jasa/Panitia Pengadaan pada waktu acara pemberian                           ii.   Batas waktu paling lambat
penjelasan (aanwijzing) bahwa yang dipakai adalah salah                               untuk     pemasukan     dokumen
satu dari 3 (tiga) metode berikut ini:                                                penawaran ke dalam tempat
1. Metode Satu Sampul                                                                 pemasukan dokumen penawaran
     Metode Satu Sampul yaitu penyampaian Dokumen                                     harus sesuai dengan ketentuan
     Penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi,                            dalam Dokumen Pengadaan
     persyaratan teknis dan penawaranharga yang                                       yaitu sebelum batas waktu
     dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup                                     penutupan pemasukan Dokumen
     kepada Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa/                                     Penawaran/Proposal.
     Panitia Pengadaan.                                                       iii.    Pada batas waktu penyampaian
2. Metode Dua Sampul                                                                  dokumen berakhir, Unit Kerja
     Metode Dua Sampul yaitu penyampaian Dokumen                                      Pengadaan Barang dan Jasa/
     Penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi                             Panitia Pengadaan menyatakan
     dan persyaratan teknis dimasukkan dalam sampul                                   penyampaian             Dokumen
     tertutup I, sedangkan harga penawaran dimasukkan                                 Penawaran/Proposal        ditutup,
     dalam sampul tertutup II, selanjutnya sampul I dan                               menolak Dokumen Penawaran/
     sampul II dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul                                    Proposal yang terlambat dan
     penutup.                                                                         menolak penambahan Dokumen
3. Metode Dua Tahap                                                                   Penawaran/Proposal.
     Metode Dua Tahap yaitu penyampaian Dokumen                                iv.    Penawar harus memasukkan
     Penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi                             Dokumen       Penawaran/Proposal
     dan persyaratan teknis dimasukkan dalam sampul                                   dalam sampul dengan kondisi
     tertutup I (tahap I), sedangkan harga penawaran                                  tertutup dan direkat.
     dimasukkan dalam sampul tertutup (tahap II), yang                          v.    Pada sampul hanya ditulis: alamat
     penyampaiannya dilakukan dalam 2 (dua) tahap                                     pengguna jasa dan nama paket
     secara terpisah dan dalam waktu yang berbeda.                                    pekerjaan yang akan dikerjakan di
     Metode Dua Tahap dipergunakan untuk Pengadaan                                    sudut kiri atas sampul.
     Barang/Jasa berteknologi tinggi, kompleks dan                            vi.     Apabila sampul tidak direkat
     berisiko tinggi atau mengutamakan tercapainya/                                   sesuai dengan petunjuk, Unit
     pemenuhan kriteria kinerja tertentu dari keseluruhan                             Kerja Pengadaan Barang dan
     sistem.                                                                          Jasa/Panitia Pengadaan tidak
                                                                                      bertanggung jawab atas isi
     Pemilihan sistem penyampulan dilakukan berdasarkan                               sampul penawaran. Penawaran
     pertimbangan derajat kerumitan pekerjaan yang                                    yang tidak direkat atau terdapat
     akan dilelangkan.                                                                kesalahan penulisan pada sampul
                                                                                      Dokumen        Penawaran     tidak
                                                                                      menggugurkan penawaran.
Penyampaian Dokumen Penawaran                                                vii.     Apabila penawar akan menarik/
Metode penyampaian dan pembukaan Dokumen                                              mengubah/              mengganti/
Penawaran harus mengikuti ketentuan yang diprasyaratkan                               menambah dokumen penawaran
dalam Dokumen Pengadaan. Syarat mendaftar, memenuhi                                   yang sudah dimasukkan ke dalam


                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                            Laporan Tahunan 2025      259
Page 261
      Tata Kelola Perusahaan




                    tempat pemasukan Dokumen                                          diberikan tidak valid sehingga
                    Penawaran,       harus     dilakukan                              penawaran tidak dapat dibuka
                    sebelum       waktu      penutupan                                atau dievaluasi, maka penawaran
                    pemasukan Dokumen Penawaran.                                      dinyatakan gugur.
         b. Pengiriman         dokumen       penawaran      2.   Sistem Evaluasi Penawaran Sistem evaluasi penawaran
              dengan e-tendering secara digital                  dibedakan menjadi 2 bagian yaitu:
              melalui website pengadaan Perusahaan                    a. Sistem evaluasi penawaran untuk pengadaan
              https://procurement.co.id.                                  barang dan jasa yang terdiri dari sistem
               i.   Penawar menyampaikan dokumen                          gugur, sistem nilai, sistem penilaian biaya
                    penawaran (administrasi, teknis,                      selama umur ekonomis;
                    harga) secara online dengan cara                  b. Sistem evaluasi penawaran untuk pengadaan
                    mengunggah (upload) dokumen                           jasa konsultasi yang dibagi menjadi Sistem
                    penawaran        melalui     https://                 evaluasi kualitas, sistem evaluasi kualitas dan
                    procurement.co.id.                                    biaya, sistem evaluasi biaya terendah.
              ii.   Penawar menyampaikan dokumen
                    penawaran (administrasi, teknis,
                    harga) secara online dengan cara
                                                            Bentuk dan jenis ikatan kerja
                    mengunggah (upload) dokumen             Bentuk ikatan kerja terdiri dari barang, SPK, Kontrak kerja:
                    penawaran        melalui     https://   1. Jenis Ikatan kerja terdiri dari ikatan lump sum, ikatan
                    procurement.co.id.                         harga satuan dengan volume, ikatan gabungan
             iii.   Dokumen        penawaran        yang       lumpsum dan harga satuan, ikatan terima jadi, ikatan
                    telah       diunggah        (upload)       harga satuan tanpa volume pemesanan pasti, ikatan
                    dalam bentuk format pdf akan               penyerahan bertahap dengan batas volume maksimal,
                    dienkripsi (password) oleh sistem          ikatan cost plus fee, dan ikatan persentase.
                    e-procurement dan password              2. Jaminan pengadaan barang dan jasa dalam
                    tersebut (file certificate) akan           pelaksanaan pengadaan barang dan jasa harus
                    dikirim ke penawar.                        disadari adanya risiko-risiko yang mungkin timbul, di
             iv.    Penawar dilarang memberikan                antaranya pengunduran diri dari penyedia barang dan
                    kode        enkripsi     (password/        jasa, wanprestasi, risiko penarikan uang muka, dan
                    certificate) sebelum batas akhir           risiko lainnya.
                    unggah dokumen penawaran.
              v.    Dokumen penawaran yang tidak
                    dapat dibuka saat pembukaan
                                                            Jenis-jenis Pelelangan
                    penawaran, baik karena kesalahan        Pelelangan Umum, Pelelangan Terbatas
                    password atau kerusakan file            Pelaksanaan metode ini dilaksanakan apabila nilai tender
                    softcopy yang dikirim oleh              diperkirakan lebih dari Rp10 miliar dengan ketentuan
                    Penawar, menjadi risiko Penawar.        pelaksanaan sebagai berikut:
            vi.     Sebelum batas waktu unggah              1. Pengumuman prakualifikasi
                    berakhir,       peserta        dapat    2. Pemasukan dokumen prakualifikasi
                    mengganti dokumen penawaran             3. Evaluasi dokumen prakualifikasi
                    (per item yang diprasyaratkan)          4. Penetapan pengumuman prakualifikasi
                    dan file yang berlaku adalah file       5. Undangan pengambilan dokumen pengadaan
                    yang terakhir diunggah.                 6. Penjelasan lelang-pemasukan dan pembukaan
            vii.    Setelah batas waktu unggah                  penawaran
                    berakhir, Unit Kerja Pengadaan          7. Evaluasi penawaran-pembuatan berita acara hasil
                    Barang        dan      Jasa/Panitia         pelelangan
                    Pengadaan        meminta        kode    8. Penetapan pemenang lelang
                    enkripsi (password/file certificate)    9. Pengumuman pemenang lelang
                    tersebut. Unit Kerja Pengadaan          10. Sanggahan peserta lelang
                    Barang        dan      Jasa/Panitia     11. Penandatanganan kontrak
                    Pengadaan dapat memberikan              12. Pembayaran uang muka
                    batasan waktu tertentu untuk
                    menyerahkan        kode      enkripsi
                    (password), apabila sampai batas
                    waktu yang ditentukan peserta
                    tidak memberikan kode enkripsi
                    (password) atau kode yang



260   PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Tahunan 2025
Page 262
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                          www.mtf.co.id




Pemilihan Langsung
Tata cara pengadaan barang dan jasa dengan metode
pemilihan langsung dilaksanakan dengan proses sebagai
berikut:
Undangan kepada penyedia barang dan jasa
1. Pemberian penjelasan dokumen pengadaan
2. Penyampaian penawaran-Pembukaan penawaran
3. Evaluasi penawaran
4. Klarifikasi teknis dan negosiasi
5. Penetapan penyedia barang dan jasa terpilih
6. Penunjukan penyedia barang dan jasa
7. Penandatanganan kontrak
8. Pembayaran uang muka




Kesesuaian terhadap Peraturan OJK
No. 48/POJK.05/2024 Tentang Tata Kelola
Perusahaan yang Baik Bagi Perusahaan
Pembiayaan
Dalam konteks penerapan Tata Kelola Perusahaan yang          Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik mencakup
Baik bagi Lembaga Pembiayaan sebagaimana diatur              penguatan peran dan fungsi organ Perseroan, kejelasan
dalam POJK Tata Kelola, Perseroan telah mengintegrasikan     kewenangan dan akuntabilitas, penerapan sistem
prinsip-prinsip GCG ke dalam struktur organisasi, proses     pengendalian internal dan manajemen risiko, serta
pengelolaan, serta mekanisme pengawasan. Implementasi        mekanisme transparansi yang mendukung efektivitas
tata kelola tersebut disesuaikan dengan karakteristik,       pengawasan dan pengambilan keputusan. Melalui
skala, dan kompleksitas kegiatan usaha Mandiri Tunas         kerangka penerapan tersebut, Perseroan menjalankan
Finance, serta mendukung pendekatan pengelolaan              ketentuan dalam POJK Tata Kelola secara substansial dan
berbasis risiko.                                             terintegrasi dalam praktik pengelolaan Perseroan.




                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                          Laporan Tahunan 2025      261
Page 263
               Tata Kelola Perusahaan




 Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                        Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
 Penerapan       Prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik meliputi:                      Informasi penting Perseroan, seperti Laporan Tahunan, Laporan
 Tata Kelola     Keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability),             Keuangan, dll, telah tersedia di halaman situs web Perseroan.
 Perusahaan      pertanggungjawaban         (responsibility),    kemandirian
 yang Baik       (independency), serta kesetaraan dan kewajaran (fairness).
                 Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik bertujuan untuk:             Perseroan dalam menjalan kegiatan usahanya selalu menerapkan
                 • Mengoptimalkan nilai Perusahaan bagi Pemangku                        tata kelola yang baik sesuai dengan prinsip-prinsipnya, sehingga
                    Kepentingan, khususnya debitur, kreditur, dan/atau                   tujuan Perseroan atas penerapan tata kelola yang baik tersebut
                    pemangku Kepentingan lainnya;                                        dapat tercapai.
                 • Meningkatkan pengelolaan Perusahaan secara profesional,
                   efektif, dan efisien;
                 • Meningkatkan kepatuhan Organ Perusahaan dan DPS serta
                    jajaran di bawahnya agar dalam membuat keputusan dan
                    menjalankan tindakan dilandasi pada etika yang tinggi,
                    kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan
                    kesadaran atas tanggung jawab sosial Perusahaan terhadap
                    Pemangku Kepentingan maupun kelestarian lingkungan;
                 • Mewujudkan Perusahaan yang lebih sehat, dapat diandalkan,
                   amanah, kompetitif, dan memenuhi prinsip perlindungan
                   konsumen; dan
                 • Meningkatkan kontribusi Perusahaan dalam perekonomian
                    nasional.
                 Penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik paling               • Perseroan telah memiliki pedoman tata tertib Dewan Komisaris
                 sedikit diwujudkan dalam:                                                  dan Direksi;
                 •Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, Dewan                   • Perseroan telah memiliki Piagam/Pedoman Komite pendukung
                   Komisaris, dan DPS;                                                      Dewan Komisaris;
                 •Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite dan satuan                   • Perseroan telah memiliki kebijakan tata kelola yang baik
                   kerja yang menjalankan fungsi pengendalian internal;                     dan di dalamnya terdapat pengaturan mengenai benturan
                 • Penanganan Benturan Kepentingan;                                         kepentingan;
                 •Penerapan fungsi kepatuhan, audit internal, dan audit                 • Perseroan telah memiliki fungsi Kepatuhan dan Audit Internal
                   eksternal;                                                               beserta kebijakan dan prosedurnya
                 •Penerapan manajemen risiko dan sistem pengendalian                    • Perseroan telah memiliki fungsi manajemen risiko beserta
                   internal;                                                                kebijakan dan pengendalian internal;
                 • Penerapan kebijakan remunerasi;                                       • Kebijakan remunerasi dilakukan oleh Komite Nominasi dan
                 • Transparansi kondisi keuangan dan non-keuangan; dan                      Remunerasi Perseroan;
                 • Rencana bisnis.                                                       • Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan telah
                                                                                            diterapkan oleh Perseroan, hal tersebut terbukti dalam halaman
                                                                                            website perusahaan tersedia informasi keuangan dan non
                                                                                            keuangan; dan
                                                                                         • Perseroan telah memiliki rencana jangka panjang dan jangka
                                                                                            pendek, jangka pendek disusun untuk 1 tahun dalam bentuk
                                                                                            rencana bisnis dengan isi sesuai dengan ketentuan OJK.
                 Dalam melakukan kegiatan usaha, Perusahaan wajib                        Kegiatan usaha Perseroan telah disesuaikan dengan ketentuan
                 menyelenggarakan kegiatan usahanya secara sehat dan                     perundang-undangan termasuk ketentuan OJK yang berkaitan
                 mematuhi semua peraturan perundang-undangan industri                    dengan industri perusahaan pembiayaan.
                 jasa keuangan yang berada dalam pengawasan OJK.
                 Perusahaan wajib memiliki standar operasi dan prosedur                  Seluruh kegiatan bisnis dan operasional Perseroan telah memiliki
                 yang memadai untuk seluruh aktivitas bisnis Perusahaan yang             kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan oleh Direksi.
                 ditetapkan oleh Direksi.
 Rapat Umum      RUPS     Perusahaan     wajib    diselenggarakan sesuai                 Perseroan menyelenggarakan RUPS sesuai Undang-undang yang
 Pemegang        ketentuan     peraturan      perundang-undangan    dan                  berlaku.
 Saham           anggaran dasar Perusahaan yang transparan dan dapat
                 dipertanggungjawabkan.
                 Dalam mengambil keputusan, RUPS harus menjaga                           Keputusan RUPS berdasarkan musyawarah dan mufakat semua
                 kepentingan semua pihak, khususnya kepentingan Debitur,                 pemegang saham.
                 kreditur, dan kepentingan pemegang saham minoritas.




262            PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Tahunan 2025
Page 264
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                         www.mtf.co.id




Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                          Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Pemegang      Setiap pihak yang menjadi pemegang saham pengendali                         Pemegang saham Perseroan telah lulus penilaian kemampuan
Saham         Perusahaan wajib memenuhi ketentuan penilaian kemampuan                     dan kepatutan sebagai pemegang saham pengendali.
              dan kepatutan. Ketentuan mengenai penilaian kemampuan
              dan kepatutan diatur dengan Peraturan OJK mengenai
              penilaian kemampuan dan kepatutan.
              Pemegang saham Perusahaan melalui RUPS harus memastikan                     Perseroan menjalankan RUPS sebagaimana yang diatur dalam
              Perusahaan dijalankan berdasarkan praktik usaha pembiayaan                  POJK.
              yang sehat.
              Pemegang saham harus memiliki komitmen terhadap                             Komitmen pemegang saham selalu                 diberikan   untuk
              pengembangan operasional Perusahaan.                                        pengembangan operasional Perseroan.
              Pemegang saham Perusahaan dilarang mencampuri kegiatan                      Pemegang Saham Perseroan tidak mencampuri kegiatan
              operasional Perusahaan yang menjadi tanggung jawab                          operasional Perseroan sebagaimana telah ditentukan dalam
              Direksi sesuai dengan ketentuan anggaran dasar Perusahaan                   Undang-Undang Perusahaan Terbatas.
              dan peraturan perundang-undangan, kecuali dalam rangka
              melaksanakan hak dan kewajiban selaku RUPS.
              Pemegang saham Perusahaan yang menjabat sebagai                             Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan selalu
              anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, atau anggota                      mendahulukan kepentingan Perseroan dan mempraktikkan
              DPS pada Perusahaan yang sama harus mendahulukan                            fungsi pelaksanaan dan pengawasan sesuai dengan ketentuan
              kepentingan Perusahaan.                                                     perundang-undangan.
Direksi       Perusahaan yang memiliki aset lebih dari Rp200.000.000.000,00               Perusahaan memiliki 3 (tiga) Direksi.
              wajib memiliki paling sedikit 3 (tiga) orang anggota Direksi.
              Seluruh anggota Direksi dari Perusahaan yang seluruh                        Pemegang saham Perseroan merupakan badan hukum Indonesia
              pemegang sahamnya:                                                          yang dimiliki secara langsung maupun tidak langsung oleh WNI,
              • Warga negara Indonesia; dan/atau                                          sehingga seluruh anggota Direksi Perseroan berkewarganegaraan
              •Badan hukum Indonesia yang dimiliki secara langsung                       Indonesia.
                maupun tidak langsung oleh warga negara Indonesia,
              • Wajib berkewarganegaraan Indonesia.
              Perusahaan yang di dalamnya terdapat kepemilikan asing baik                 Tidak ada kepemilikan asing dalam Perseroan.
              secara langsung maupun tidak langsung wajib memiliki paling
              sedikit 50% anggota Direksi yang merupakan warga negara
              Indonesia.
              Anggota Direksi Perusahaan wajib berdomisili di wilayah                     Seluruh anggota Direksi berdomisili di Indonesia.
              negara Republik Indonesia.
              Bagi anggota Direksi berkewarganegaraan asing wajib                         Tidak ada anggota Direksi berkewarganegaraan asing.
              memiliki surat izin menetap dan surat izin bekerja dari instansi
              berwenang.
              Seluruh anggota Direksi Perusahaan harus               memiliki             Seluruh anggota Direksi Perseroan memiliki pengetahuan
              pengetahuan yang relevan dengan jabatannya.                                 yang relevan dengan jabatannya dan seluruh anggota Direksi
                                                                                          Perseroan telah lulus uji kemampuan dan kepatutan OJK.
              Anggota Direksi Perusahaan dilarang melakukan rangkap                       Anggota Direksi Perseroan tidak merangkap jabatan pada
              jabatan sebagai Direksi pada perusahaan lain kecuali                        perusahaan lain.
              sebagai anggota Dewan Komisaris paling banyak pada
              3 (tiga) Perusahaan lain. Tidak termasuk rangkap jabatan
              apabila anggota Direksi yang bertanggung jawab terhadap
              pengawasan atas penyertaan pada anak perusahaan yang
              memiliki usaha di bidang pembiayaan, menjalankan tugas
              fungsional menjadi anggota Dewan Komisaris pada anak
              perusahaan yang dikendalikan oleh Perusahaan, sepanjang
              perangkapan jabatan tersebut tidak mengakibatkan
              yang bersangkutan mengabaikan pelaksanaan tugas dan
              wewenang sebagai anggota Direksi Perusahaan.
              Setiap anggota Direksi Perusahaan wajib lulus penilaian                     Seluruh anggota Direksi telah lulus penilaian kemampuan dan
              kemampuan dan kepatutan. Ketentuan mengenai penilaian                       kepatutan sebagaimana diatur POJK.
              kemampuan dan kepatutan diatur dengan Peraturan OJK
              mengenai penilaian kemampuan dan kepatutan.




                                                                                                                    PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                        Laporan Tahunan 2025         263
Page 265
            Tata Kelola Perusahaan




 Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                           Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
               Anggota Direksi Perusahaan wajib memenuhi kriteria sebagai                   Anggota Direksi telah memenuhi kriteria yang ditentukan OJK.
               berikut:
               • mampu untuk bertindak dengan itikad baik, jujur dan
                  profesional;
               • mampu bertindak untuk kepentingan Perusahaan dan/atau
                  Pemangku Kepentingan lainnya;
               • mendahulukan kepentingan Perusahaan dan/atau Pemangku
                  Kepentingan lainnya dari pada kepentingan pribadi;
                  Seluruh anggota Direksi telah lulus penilaian
               • mampu mengambil keputusan berdasarkan penilaian
                  independen dan objektif untuk kepentingan Perusahaan
                  dan Debitur, kreditur, dan/atau Pemangku Kepentingan
                  lainnya; dan
               • mampu menghindarkan penyalahgunaan kewenangannya
                  untuk mendapatkan keuntungan pribadi yang tidak
                  semestinya atau menyebabkan kerugian bagi Perusahaan.
               Direksi Perusahaan wajib:                                                    Direksi Perseroan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
               • Mematuhi peraturan perundang-undangan, anggaran                           sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-undang dan
                 dasar, dan peraturan internal lain dari Perusahaan dalam                   Anggaran Dasar.
                 melaksanakan tugasnya;
               • Mengelola Perusahaan sesuai dengan kewenangan dan
                  tanggung jawabnya;
               • Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada
                 RUPS;
               • Memastikan agar Perusahaan memperhatikan kepentingan
                 semua pihak, khususnya kepentingan Debitur, kreditur, dan/
                 atau Pemangku Kepentingan lainnya;
               • Memastikan agar informasi mengenai Perusahaan diberikan
                 kepada Dewan Komisaris dan DPS secara tepat waktu dan
                 lengkap; dan
               • Membantu dan menyediakan fasilitas dan/atau sumber daya
                 untuk kelancaran pelaksanaan tugas dan wewenang Organ
                 Perusahaan dan DPS
               Perusahaan wajib memiliki anggota Direksi yang                               Fungsi kepatuhan dalam Perseroan dipimpin langsung oleh
               membawahkan fungsi kepatuhan. Fungsi kepatuhan adalah                        Direktur Utama.
               serangkaian tindakan atau langkah-langkah untuk memastikan
               bahwa kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur, serta
               kegiatan usaha yang dilakukan oleh Perusahaan telah sesuai
               dengan peraturan perundang-undangan serta memastikan
               kepatuhan Perusahaan terhadap komitmen yang dibuat oleh
               Perusahaan kepada OJK dan/atau otoritas pengawas lain
               yang berwenang.
               Perusahaan wajib memiliki satuan kerja atau pegawai yang                     Perseroan memiliki satuan kerja yang menjalani fungsi kepatuhan,
               melaksanakan fungsi kepatuhan. Satuan kerja atau pegawai                     yaitu Legal & Litigation Division.
               bertugas membantu Direksi dalam memastikan kepatuhan
               terhadap peraturan perundang-undangan di bidang usaha
               pembiayaan dan peraturan perundang-undangan lainnya.
               Satuan kerja atau pegawai yang dimaksud bertanggungjawab
               kepada anggota Direksi yang membawahkan fungsi
               kepatuhan.
               Anggota Direksi Perusahaan dilarang:                                         Direksi Perseroan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
               •
                Melakukan      transaksi   yang     mempunyai      Benturan                 sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang-undangan
                Kepentingan, dengan kegiatan Perusahaan tempat anggota                      dan Anggaran Dasar Perseroan.
                Direksi dimaksud menjabat;
               •
                Memanfaatkan jabatannya pada Perusahaan tempat
                anggota Direksi dimaksud menjabat untuk kepentingan
                pribadi, keluarga, dan/atau pihak lain yang dapat merugikan
                atau mengurangi keuntungan Perusahaan tempat anggota
                Direksi dimaksud menjabat;
               •
                Mengambil dan/atau menerima keuntungan pribadi dari
                Perusahaan tempat anggota Direksi dimaksud menjabat
                selain remunerasi dan fasilitas yang ditetapkan berdasarkan
                keputusan RUPS; dan
               •
                Memenuhi permintaan pemegang saham yang terkait
                dengan kegiatan operasional Perusahaan tempat anggota
                Direksi dimaksud menjabat selain yang telah ditetapkan
                dalam RUPS.
               Direksi Perusahaan wajib menyelenggarakan rapat Direksi                      Sepanjang tahun 2025 Direksi melakukan rapat sebanyak 58 (lima
               secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.            puluh delapan) kali.
               Direksi Perusahaan wajib menghadiri rapat Direksi paling
               sedikit 50% dari jumlah rapat Direksi dalam periode 1 (satu)
               tahun.




264          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 266
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                   www.mtf.co.id




Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                       Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
              Hasil rapat Direksi wajib dituangkan dalam risalah rapat                 Seluruh rapat Direksi tahun 2025 telah didokumentasikan dalam
              Direksi dan didokumentasikan dengan baik. Perbedaan                      risalah rapat Direksi dengan mencantumkan perbedaan pendapat
              pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam keputusan              jika ada.
              rapat Direksi wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah
              rapat Direksi disertai alasan perbedaan pendapat (dissenting
              opinions) tersebut. Anggota Direksi Perusahaan yang
              hadir maupun yang tidak hadir dalam rapat Direksi berhak
              menerima salinan risalah rapat Direksi.
              Jumlah rapat Direksi yang telah diselenggarakan dan jumlah               Rapat Direksi telah diungkapkan dalam Laporan Tata Kelola
              kehadiran masing-masing anggota Direksi Perusahaan harus                 Perusahaan yang Baik.
              dimuat dalam laporan penerapan Tata Kelola Perusahaan
              yang Baik.
              Direksi Perusahaan harus menjamin pengambilan keputusan                  Direksi  Perseroan    dalam        mengambil       keputusan
              yang efektif, tepat, dan cepat serta dapat bertindak secara              mempertimbangkan segala aspek.
              independen, tidak mempunyai kepentingan yang dapat
              mengganggu kemampuannya untuk melaksanakan tugas
              secara mandiri dan objektif.
Dewan         Perusahaan     yang     memiliki      aset     lebih    dari             Perseroan memiliki empat anggota Dewan Komisaris dan dua
Komisaris     Rp200.000.000.000,00 (dua ratus miliar rupiah) wajib memiliki            di antaranya adalah Komisaris Independen. Seluruh Komisaris
              paling sedikit 2 (dua) orang anggota Dewan Komisaris.                    Perseroan berdomisili di Indonesia.
              Perusahaan wajib mempunyai paling sedikit 1 (satu) orang
              anggota Dewan Komisaris yang berdomisili di wilayah negara
              Republik Indonesia.
              Bagi anggota Dewan Komisaris berkewarganegaraan asing                    Perseroan tidak memiliki Dewan Komisaris berkewarganegaraan
              yang berdomisili di wilayah negara Republik Indonesia wajib              asing.
              memiliki: surat izin menetap; dan surat izin bekerja, dari
              instansi berwenang.
              Anggota Dewan Komisaris Perusahaan dilarang melakukan                    Anggota Dewan Komisaris tidak merangkap jabatan sebagai
              rangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris pada                     Dewan Komisaris di perusahaan lain.
              lebih dari 3 (tiga) Perusahaan lain. Tidak termasuk rangkap
              jabatan apabila:
              •Anggota Dewan Komisaris non independen menjalankan
                tugas fungsional dari pemegang saham Perusahaan yang
                berbentuk badan hukum pada kelompok usahanya; dan/
                atau
              • Anggota Dewan Komisaris menduduki jabatan pada
                organisasi atau lembaga nirlaba,
              •Sepanjang yang bersangkutan tidak mengabaikan
                pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota
                Dewan Komisaris Perusahaan.
              Anggota Dewan Komisaris harus memenuhi persyaratan tidak                 Seluruh anggota Komisaris merupakan pihak eksternal
              pernah menjadi anggota Direksi pada Perusahaan yang sama                 Perusahaan dan sebelumnya bukan sebagai anggota Direksi
              dalam kurun waktu 6 (enam) bulan terakhir.                               Perseroan.
              Setiap anggota Dewan Komisaris Perusahaan wajib lulus                    Setiap anggota Dewan telah lulus uji kemampuan dan
              penilaian kemampuan dan kepatutan. Ketentuan mengenai                    diselenggarakan OJK.
              penilaian kemampuan dan kepatutan diatur dengan Peraturan
              OJK mengenai penilaian kemampuan dan kepatutan.
              Dewan Komisaris Perusahaan wajib:                                        Dewan Komisaris menjalankan kewajibannya sebagaimana
              •
               Melaksanakan tugas pengawasan dan pemberian nasihat                     diamanatkan dalam Undang-undang dan anggaran Dasar
               kepada Direksi;                                                         Perseroan.
              •
               Mengawasi Direksi dalam menjaga keseimbangan
               kepentingan semua pihak;
              •
               Menyusun laporan kegiatan Dewan Komisaris yang
               merupakan bagian dari laporan penerapan Tata Kelola
               Perusahaan yang Baik;
              •
               Memantau efektivitas penerapan Tata Kelola Perusahaan
               yang Baik;
              •
               Memberikan persetujuan dalam hal Dewan Pengawas
               Syariah memerlukan bantuan anggota komite yang struktur
               organisasinya berada di bawah Dewan Komisaris; dan
              •
               Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti temuan
               audit dan rekomendasi dari satuan kerja audit intern
               Perusahaan, auditor eksternal, hasil pengawasan OJK dan/
               atau hasil pengawasan otoritas lain.




                                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                   Laporan Tahunan 2025      265
Page 267
            Tata Kelola Perusahaan




 Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                        Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
               Anggota Dewan Komisaris Perusahaan dilarang:                              Dewan Komisaris dalam menjalankan tugas dan fungsinya sesuai
               • Melakukan transaksi yang mempunyai Benturan Kepentingan                dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
                  dengan kegiatan Perusahaan tempat anggota Dewan                        Anggaran Dasar Perseroan.
                  Komisaris dimaksud menjabat;
               • Memanfaatkan jabatannya pada Perusahaan tempat anggota
                  Dewan Komisaris dimaksud menjabat untuk kepentingan
                  pribadi, keluarga, dan/atau pihak lain yang dapat merugikan
                  atau mengurangi keuntungan Perusahaan tempat anggota
                  Dewan Komisaris dimaksud menjabat;
               • Mengambil dan/atau menerima keuntungan pribadi dari
                  Perusahaan tempat anggota Dewan Komisaris dimaksud
                  menjabat, selain remunerasi dan fasilitas yang ditetapkan
                  berdasarkan keputusan RUPS; dan
               • Mencampuri kegiatan operasional Perusahaan yang menjadi
                  tanggung jawab Direksi.
               Anggota Dewan Komisaris Perusahaan berhak memperoleh                      Direksi selalu memberikan informasi kepada Dewan Komisaris
               informasi dari Direksi mengenai Perusahaan secara lengkap                 dengan lengkap dan tepat waktu.
               dan tepat waktu.
               Perusahaan yang memiliki aset lebih dari Rp200.000.000.000,00             Perseroan memiliki 2 (dua) Komisaris Independen dan memenuhi
               wajib memiliki paling sedikit 1 (satu) orang Komisaris                    persyaratan yang disyaratkan oleh OJK.
               Independen. Komisaris Independen Perusahaan harus
               memenuhi persyaratan sebagai berikut:
               • Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan anggota Direksi,
                 anggota Dewan Komisaris, anggota DPS, atau pemegang
                 saham Perusahaan, dalam Perusahaan yang sama;
               • Tidak pernah menjadi anggota Direksi, anggota Dewan
                 Komisaris, anggota DPS atau menduduki jabatan 1 (satu)
                 tingkat di bawah Direksi pada Perusahaan yang sama atau
                 perusahaan lain yang memiliki hubungan afiliasi dengan
                 Perusahaan tersebut dalam kurun waktu 2 (dua) tahun
                 terakhir;
               • Memahami peraturan perundang-undangan di bidang
                 pembiayaan dan peraturan perundang-undangan lain yang
                 relevan;
               • Memiliki pengetahuan yang baik mengenai kondisi
                 keuangan Perusahaan tempat Komisaris Independen
                 dimaksud menjabat;
               • Memiliki kewarganegaraan Indonesia; dan
               • Berdomisili di Indonesia.
               Komisaris Independen mempunyai tugas pokok melakukan                      Tugas dan fungsi Komisaris Independen tercantum dalam Tata
               fungsi pengawasan untuk menyuarakan kepentingan Debitur,                  Tertib Dewan Komisaris.
               kreditur, dan Pemangku Kepentingan lainnya.
               Komisaris Independen wajib melaporkan kepada OJK paling                   Sepanjang tahun 2025 Komisaris Independen tidak menemukan
               lambat 10 hari kalender sejak ditemukannya:                               pelanggaran dan hal-hal lain yang membahayakan Perseroan.
               •Pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang
                 pembiayaan; dan/atau
               • Keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat membahayakan
               kelangsungan usaha Perusahaan.
               Perusahaan dilarang memberhentikan Komisaris Independen                   Pada tahun 2025, Perseroan memberhentikan dengan hormat
               karena tindakan Komisaris Independen dalam melaksanakan                   Rico Adisurja Setiawan dari posisi sebagai Komisaris Perseroan
               tugasnya.                                                                 dan mengangkat Nugraha Indra Permadi.
               Perusahaan yang memiliki total aset lebih dari                            Dewan Komisaris Perseroan telah memiliki Komite Audit, Komite
               Rp200.000.000.000,00 wajib membentuk komite audit, komite                 Pemantau Risiko dan Komite Remunerasi dan Nominasi dalam
               pemantau risiko dan komite remunerasi dan nominasi. Selain                menjalankan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
               komite di atas, Dewan Komisaris dapat membentuk komite
               lain guna menunjang pelaksanaan tugas Dewan Komisaris.
               Komite Audit Perusahaan wajib beranggotakan paling sedikit:               Struktur Komite Audit Perseroan telah sesuai dengan ketentuan
               • 1 (satu) orang Komisaris Independen yang berkedudukan                  OJK.
                 sebagai ketua;
               • 1 (satu) orang pihak independen yang memiliki keahlian di
                 bidang:
               1. Audit;
               2. Keuangan;
               3. Akuntansi bagi Perusahaan Pembiayaan atau akuntansi
               syariah bagi Perusahaan Pembiayaan Syariah atau Perusahaan
               Pembiayaan yang memiliki UUS. Yang berkedudukan sebagai
               anggota.




266          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Tahunan 2025
Page 268
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                        www.mtf.co.id




Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                         Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
              Komite audit wajib melaksanakan:                                           Struktur Komite Audit Perseroan telah sesuai dengan ketentuan
              • Pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan pelaksanaan                OJK.
                 audit; dan
              • Pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam rangka
                 menilai kecukupan proses pelaporan keuangan.
              Komite audit wajib melaksanakan:                                           Komite Audit Perseroan telah melaksanakan pemantauan
              • Pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan pelaksanaan                dan evaluasi atas perencanaan dan pelaksanaan audit; dan
                 audit; dan                                                              Pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam rangka menilai
              • Pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam rangka                  kecukupan proses pelaporan keuangan.
                menilai kecukupan proses pelaporan keuangan.
              Pelaksanaan yang wajib dilakukan komite audit sebagaimana                  Komite audit telah melaksanakan pemantauan kepada seluruh
              di atas, paling sedikit terhadap:                                          tugas satuan kerja audit internal, kesesuaian pelaksanaan audit
              • Pelaksanaan tugas satuan kerja audit internal;                           oleh Kantor Akuntan Publik, kesesuaian laporan keuangan
              • Kesesuaian pelaksanaan audit oleh Kantor Akuntan Publik                 dengan standar akuntansi keuangan dan pelaksanaan tindak
                dengan standar audit;                                                    lanjut atas hasil temuan satuan kerja audit intern, akuntan publik
              • Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi                    dan audit eksternal lainnya.
                keuangan; dan
              • Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan
                satuan kerja audit intern, akuntan publik, dan hasil
                pengawasan OJK, guna memberikan rekomendasi kepada
                Dewan Komisaris.
              Komite Audit wajib memberikan rekomendasi mengenai                         Komite Audit telah memberikan rekomendasi mengenai
              penunjukan akuntan publik dan Kantor Akuntan Publik kepada                 penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik kepada
              Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS                              Dewan Komisaris.
              Komite Pemantau Risiko wajib beranggotakan paling sedikit:                 Struktur Komite Pemantau Risiko Perseroan telah sesuai dengan
              • 1 (satu) orang Komisaris Independen yang berkedudukan                   ketentuan OJK.
                sebagai ketua; dan
              • 1 (satu) orang pihak independen yang memiliki keahlian
                di bidang keuangan dan/atau manajemen risiko yang
                berkedudukan sebagai anggota.
              Komite pemantau risiko wajib melakukan paling sedikit:                     Komite Pemantau Risiko Perseroan telah melaksanakan:
              • Evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan manajemen                   • Evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan manajemen
              risiko dengan pelaksanaan kebijakan Perusahaan; dan                          risiko dengan pelaksanaan kebijakan Perseroan;
              • Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas komite                         • Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite
              manajemen risiko dan satuan kerja manajemen risiko.                          Manajemen Risiko dan satuan kerja manajemen risiko.
              Komite remunerasi & nominasi wajib beranggotakan paling                    Struktur Komite Remunerasi dan Nominasi Perseroan telah sesuai
              sedikit:                                                                   dengan ketentuan OJK.
              • 1 (satu) orang Komisaris Independen yang berkedudukan
                sebagai ketua;
              • 1 (satu) orang Komisaris;
              • 1 (satu) orang pejabat dengan level jabatan 1 (satu) tingkat
                di bawah Direksi yang membidangi pengelolaan sumber
                daya manusia
              Komite remunerasi dan nominasi wajib:                                      Komite Remunerasi dan Nominasi Perseroan telah melaksanakan:
              • Melakukan evaluasi dan rekomendasi terkait kebijakan                    •  Evaluasi dan rekomendasi terkait kebijakan remunerasi;
                remunerasi; dan                                                          •  Menyusun dan memberikan rekomendasi terkait kebijakan
              • Menyusun dan memberikan rekomendasi terkait kebijakan                      nominasi.
                 nominasi.
              Perusahaan yang memiliki total aset sampai dengan                          Komite Audit bernaung di bawah pengawasan Dewan Komisaris
              Rp200.000.000.000,00 wajib memiliki fungsi yang membantu                   Perseroan.
              Dewan Komisaris dalam memantau dan memastikan efektivitas
              sistem pengendalian internal dan pelaksanaan tugas auditor
              internal dan auditor eksternal dengan melakukan pemantauan
              dan evaluasi atas perencanaan dan pelaksanaan audit dalam
              rangka menilai kecukupan pengendalian internal termasuk
              proses pelaporan keuangan.
              Dewan Komisaris Perusahaan wajib menyelenggarakan                          Sepanjang tahun 2025 Dewan Komisaris menyelenggarakan
              rapat Dewan Komisaris paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3                 rapat sebanyak 6 (enam) kali.
              (tiga) bulan. Anggota Dewan Komisaris Perusahaan wajib
              menghadiri rapat Dewan Komisaris paling sedikit 75% dari
              jumlah rapat Dewan Komisaris dalam periode 1 (satu) tahun.
              Hasil rapat Dewan Komisaris wajib dituangkan dalam risalah
              rapat Dewan Komisaris dan didokumentasikan dengan baik.
              Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam                Agenda rapat Dewan Komisaris tercantum dalam Risalah Rapat
              keputusan rapat Dewan Komisaris wajib dicantumkan secara                   Dewan Komisaris.
              jelas dalam risalah rapat Dewan Komisaris disertai alasan
              perbedaan pendapat tersebut. Anggota Dewan Komisaris
              Perusahaan yang hadir maupun yang tidak hadir dalam rapat
              Dewan Komisaris berhak menerima salinan risalah rapat
              Dewan Komisaris.



                                                                                                                   PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                       Laporan Tahunan 2025        267
Page 269
                Tata Kelola Perusahaan




 Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                           Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
                  Jumlah rapat Dewan Komisaris yang telah diselenggarakan                   Jumlah rapat telah tercantum dalam Tata Kelola Perusahaan yang
                  dan jumlah kehadiran masing-masing anggota Dewan                          Baik.
                  Komisaris harus dimuat dalam laporan penerapan Tata Kelola
                  Perusahaan yang Baik.
                  Dewan Komisaris Perusahaan wajib menjamin pengambilan                     Keputusan Dewan Komisaris independen dan profesional.
                  keputusan yang efektif, tepat, dan cepat serta dapat bertindak
                  secara independen dalam melaksanakan tugas.
 Dewan            Perusahaan Pembiayaan Syariah dan UUS wajib memiliki DPS.         N/A     Perseroan tidak memiliki Dewan Pengawas Syariah.
 Pengawas
 Syariah
 Transparansi     Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris wajib                         Kepemilikan saham Direksi dan Dewan Komisaris diungkapkan
 Kepemilikan      mengungkapkan mengenai:                                                   dalam daftar pemegang saham.
 Saham            •
                   Kepemilikan sahamnya yang mencapai 5% (lima persen)
                   atau lebih pada Perusahaan tempat anggota Direksi dan
                   anggota Dewan Komisaris dimaksud menjabat dan/atau
                   pada perusahaan lain yang berkedudukan di dalam dan di
                   luar negeri; dan
                  •
                   Hubungan keuangan dan hubungan keluarga dengan
                   anggota Direksi lain, anggota Dewan Komisaris lain,
                   anggota DPS, dan/atau pemegang saham Perusahaan
                   atau grup usaha tempat anggota Direksi dan anggota
                   Dewan Komisaris dimaksud menjabat, kepada Perusahaan
                   tempat anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
                   dimaksud menjabat dan dicantumkan dalam laporan
                   penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik.
 Auditor          Auditor eksternal Perusahaan wajib ditunjuk oleh RUPS dari                Penunjukan Auditor Eksternal sesuai dengan rekomendasi dari
 Eksternal        calon auditor eksternal yang diajukan oleh Dewan Komisaris                komite audit.
                  berdasarkan usutan komite audit (jika ada). Pencalonan
                  auditor eksternal wajib disertai:
                  • Alasan pencalonan dan besarnya honorarium atau imbal jasa
                    yang diusutkan untuk auditor eksternal tersebut; dan
                  • Pernyataan kesanggupan yang ditandatangani oleh
                    auditor eksternal, untuk bebas dari pengaruh Direksi,
                    Dewan Komisaris, DPS dan pihak yang berkepentingan di
                    Perusahaan dan kesediaan untuk memberikan informasi
                    terkait dengan hasil auditnya kepada OJK.
                  Perusahaan wajib menyediakan semua catatan akuntansi dan                  Perseroan senantiasa terbuka dalam memberikan informasi dan
                  data penunjang auditor eksternal sehingga auditor eksternal               data penunjang auditor eksternal.
                  dapat memberikan pendapatnya tentang kewajaran dan
                  kesesuaian laporan keuangan Perusahaan dengan standar
                  audit yang berlaku.
 Praktik dan      Perusahaan wajib menerapkan kebijakan remunerasi bagi                     Kebijakan remunerasi telah diatur oleh Komite Nominasi dan
 Kebijakan        anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, DPS, dan pegawai                Remunerasi.
 Remunerasi       yang mendorong perilaku berdasarkan prinsip kehati-hatian
                  (prudent behaviour) yang sejalan dengan kepentingan jangka
                  panjang Perusahaan dan perlakuan adil terhadap Debitur,
                  kreditur, dan/atau Pemangku Kepentingan lainnya. Kebijakan
                  remunerasi harus memperhatikan pating sedikit:
                  • Kinerja keuangan dan pemenuhan kewajiban Perusahaan
                     sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan
                     yang berlaku;
                  • Prestasi kerja individual;
                  • Kewajaran dengan Perusahaan dan/atau level jabatan yang
                    setara (peer group); dan
                  • Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang
                    Perusahaan.
 Tata Kelola      Perusahaan wajib menyusun kebijakan dan rencana                           Rencana Bisnis Tahunan disampaikan kepada regulator sesuai
 Pembiayaan       pembiayaan yang dituangkan dalam rencana bisnis tahunan                   sesuai batas waktu yang ditentukan.
                  Perusahaan. Kebijakan dan rencana pembiayaan wajib:
                  • Ditetapkan oleh Direksi; dan
                  • Disosialisasikan kepada manajemen dan unit kerja terkait
                  Direksi wajib mengambil keputusan pembiayaan secara                       Perseroan telah membuat rencana bisnis setiap tahunnya.
                  profesional dan mengoptimalkan nilai tambah kekayaan
                  Perusahaan dengan tetap memperhatikan perlindungan
                  terhadap Debitur dan kepentingan bagi Pemangku
                  Kepentingan lainnya.




268             PT Mandiri Tunas Finance
                Laporan Tahunan 2025
Page 270
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                                www.mtf.co.id




Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                                 Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
               Perusahaan wajib memiliki satuan kerja atau pegawai yang                          Dalam mengambil keputusan, Direksi memperhatikan segala
               bertanggung jawab:                                                                aspek.
               • Menyelenggarakan fungsi pemasaran, penerapan prinsip
                  mengenai nasabah, analisis pembiayaan, pemantauan
                  kualitas piutang pembiayaan, penagihan, penanganan
                  pengaduan Debitur;
               • Menyusun dan menerapkan standar dan prosedur kualitas
                  pembiayaan; dan
               • Menyusun dan menerapkan sistem dan prosedur
                  pengendalian internal untuk memastikan bahwa proses
                  pemberian pembiayaan dilakukan sesuai dengan kebijakan
                  dan strategi pembiayaan, serta tidak melanggar peraturan
                  perundangan. Untuk melakukan fungsi-fungsi tersebut,
                  Perusahaan wajib memiliki pegawai yang mempunyai
                  pengetahuan dan pengalaman di bidang pembiayaan.
               Perusahaan dapat melakukan kerja sama dengan pihak                                Kerja sama dengan pihak ketiga selalu dituangkan dalam
               lain untuk melakukan fungsi penagihan kepada Debitur.                             perjanjian tertulis dan bermeterai.
               Perusahaan harus menuangkan kerja sama dengan pihak
               lain dalam bentuk perjanjian tertulis bermeterai. Kerja sama
               dengan pihak lain sebagaimana dimaksud wajib memenuhi
               ketentuan sebagai berikut:
               • Pihak lain tersebut berbentuk badan hukum;
               • Pihak lain tersebut memiliki izin dari instansi berwenang; dan
               •Pihak lain tersebut memiliki sumber daya manusia yang
                 telah memperoleh sertifikasi profesi di bidang penagihan
                 dari lembaga yang ditunjuk oleh asosiasi perusahaan
                 pembiayaan Indonesia. Perusahaan bertanggung jawab
                 penuh atas segala dampak yang ditimbulkan dari kerja sama
                 dengan pihak lain. Perusahaan wajib melakukan evaluasi
                 secara berkala atas kerja sama dengan pihak.
Manajemen      Perusahaan wajib menerapkan manajemen risiko dengan                               Manajemen Risiko dikelola dalam satu Divisi tersendiri.
Risiko dan     mengidentifikasi, menilai, dan Manajemen risiko harus
Pengendalian   disesuaikan dengan tujuan, kebijakan usaha, ukuran dan
Internal       kompleksitas usaha serta kemampuan Perusahaan. Memantau
               risiko usaha secara efektif.
               Direksi Perusahaan wajib menetapkan pengendalian internal                         Pengendalian Internal dilakukan oleh Divisi Manajemen Risiko
               yang efektif dan efisien untuk memberikan keyakinan yang                          dan Audit Internal.
               memadai bahwa kegiatan usaha dijalankan sesuai dengan
               sasaran dan strategi bisnis serta anggaran dasar dan aturan
               internal lain Perusahaan, dan peraturan perundang-undangan.
               Pengendalian internal paling sedikit mencakup hal- hal                            Pengendalian internal Perseroan telah mencakup hal-hal
               sebagai berikut:                                                                  sebagaimana yang diatur pada ketentuan Otoritas Jasa
               • Lingkungan pengendalian internal dalam Perusahaan yang                         Keuangan.
                 disiplin dan terstruktur;
               • Pengkajian dan pengelolaan risiko usaha, yaitu suatu
                 proses untuk mengidentifikasi, menganalisis, menilai, dan
                 mengelola risiko usaha;
               • Aktivitas pengendalian, yaitu tindakan yang dilakukan
                  dalam suatu proses pengendalian terhadap kegiatan
                  Perusahaan pada setiap tingkat dan unit dalam struktur
                  organisasi Perusahaan, antara lain mengenai kewenangan,
                  otorisasi, verifikasi, rekonsiliasi, penilaian atas prestasi kerja,
                  pembagian tugas dan keamanan terhadap aset perusahaan;
               • Sistem informasi dan komunikasi, yaitu suatu proses
                  penyajian laporan mengenai kegiatan operasional, finansial,
                  dan ketaatan atas peraturan perundang-undangan di bidang
                  usaha pembiayaan;
               • Tata cara monitoring, yaitu proses penilaian terhadap kualitas
                 sistem pengendalian internal termasuk fungsi internal audit
                 pada setiap tingkat dan unit struktur organisasi Perusahaan,
                 sehingga dapat dilaksanakan secara optimal; dan
               • Mekanisme pelaporan kepada Direksi dengan tembusan
                 kepada komite audit, dalam hal terjadi penyimpangan
                 kualitas sistem pengendalian internal termasuk fungsi
                 internal audit pada setiap tingkat dan unit struktur organisasi
                 Perusahaan.




                                                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                              Laporan Tahunan 2025         269
Page 271
               Tata Kelola Perusahaan




 Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                         Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
 Rencana         Perusahaan wajib menyusun rencana bisnis tahunan. Rencana                Perseroan telah menyusun rencana bisnis tahunan.
 Bisnis          bisnis tahunan paling sedikit meliputi:
 Tahunan         • Ringkasan eksekutif;
                 • Evaluasi atas pelaksanaan Rencana Bisnis periode
                    sebelumnya;
                 • Visi, misi, dan strategi bisnis;
                 • Kebijakan dan rencana manajemen, meliputi:
                   1. Rencana kegiatan usaha;
                   2. Rencana pengembangan atau perluasan usaha;
                   3. Rencana permodalan;
                   4. Rencana pendanaan;
                   5. Rencana pengembangan dan/atau perubahan jaringan
                       kantor atau saluran distribusi;
                   6. Rencana pengembangan organisasi, sumber daya
                       manusia, dan/atau teknologi informasi; dan
                   7. Rencana kegiatan dalam rangka meningkatkan literasi dan
                       inklusi keuangan bagi perusahaan pembiayaan.
                 • Proyeksi laporan keuangan beserta asumsi yang digunakan;
                 • Proyeksi rasio dan pos tertentu;
                 • Informasi lainnya.
                 Perusahaan wajib menyampaikan rencana bisnis tahunan                     Rencana Bisnis Tahunan telah dilaporkan sebelum tanggal jatuh
                 kepada OJK paling lambat pada tanggal 30 November                        tempo yang telah ditentukan
                 sebelum tahun Rencana Bisnis dimulai.
                 Perusahaan wajib menyampaikan Laporan Realisasi Rencana                  Laporan realisasi rencana bisnis telah disusun sesuai dengan
                 Bisnis secara semesteran kepada OJK. Laporan Realisasi                   ketentuan dan disampaikan ke OJK sesuai batas waktu yang
                 Rencana Bisnis secara semesteran meliputi:                               ditentukan.
                 • Penjelasan mengenai pencapaian Rencana Bisnis;
                 • Penjelasan mengenai deviasi atas realisasi Rencana Bisnis;
                 • Tindak lanjut atas pencapaian Rencana Bisnis;
                 • Rasio keuangan dan pos tertentu; dan
                 • Informasi lainnya.
                 Laporan Realisasi Rencana Bisnis secara semesteran kepada                Laporan realisasi rencana bisnis disampaikan sesuai dengan
                 OJK wajib disampaikan paling lambat 1 bulan setelah                      ketentuan regulasi yang berlaku.
                 semester yang bersangkutan berakhir.
                 Perusahaan wajib menyampaikan Laporan Pengawasan                         Laporan pengawasan rencana bisnis telah disusun sesuai dengan
                 Rencana Bisnis secara semesteran kepada Otoritas Jasa                    ketentuan dan disampaikan ke OJK sesuai batas waktu yang
                 Keuangan. Laporan pengawasan rencana bisnis paling sedikit               ditentukan.
                 memuat penilaian Dewan Komisaris mengenai:
                 •Realisasi rencana bisnis baik secara kuantitatif maupun
                   kualitatif;
                 • Faktor yang mempengaruhi kinerja LJKNB; dan
                 • Upaya perbaikan kinerja LJKNB.
                 Laporan Realisasi pengawasan rencana bisnis kepada OJK                   Laporan realisasi rencana bisnis disampaikan sesuai dengan
                 wajib disampaikan paling lambat 1 bulan setelah semester                 ketentuan regulasi yang berlaku.
                 yang bersangkutan berakhir.
 Keterbukaan     Kebijakan dan strategi komunikasi Perusahaan harus                       Komunikasi Perseroan dengan OJK melalui Sekretaris Perusahaan.
 Informasi       memungkinkan informasi yang dibutuhkan diberikan kepada
                 OJK secara lengkap, tepat waktu, dan dengan cara yang
                 efisien.
                 Perusahaan wajib memiliki sistem pelaporan keuangan yang                 Pelaporan keuangan telah dilakukan melalui sistem yang diatur
                 diandalkan untuk keperluan pengawasan dan Pemangku                       OJK dan BEI.
                 Kepentingan lain.
                 Perusahaan wajib mengungkapkan kepada OJK mengenai                       Perseroan melakukan keterbukaan informasi.
                 hal-hal penting, paling sedikit meliputi:
                 • Pengunduran diri atau pemberhentian auditor eksternal;
                 • Transaksi material dengan pihak terkait;
                 • Benturan Kepentingan yang sedang berlangsung dan/atau
                   yang mungkin akan terjadi; dan
                 • Informasi material lain mengenai Perusahaan.
                 Pengungkapan hal-hal penting dimuat dalam laporan                        Telah termuat dalam Laporan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
                 penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.




270            PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Tahunan 2025
Page 272
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                      www.mtf.co.id




Isi Peraturan sebagai Prinsip Kepatuhan                                        Status   Penerapan di Lingkup Mandiri Tunas Finance
Etika Bisnis   Direksi, Dewan Komisaris, DPS, dan karyawan Perusahaan                   Tersedia dalam Peraturan Perusahaan.
               dilarang menawarkan atau memberikan sesuatu, baik
               langsung maupun tidak langsung kepada pihak lain, untuk
               mempengaruhi pengambilan keputusan yang terkait
               dengan transaksi pembiayaan, dengan melanggar ketentuan
               perundang-undangan yang berlaku.
               Direksi, Dewan Komisaris, DPS, dan karyawan Perusahaan                   Direksi, Dewan Komisaris, dan karyawan Perseroan telah
               dilarang menerima sesuatu untuk kepentingan pribadinya                   berkomitmen untuk tidak menerima sesuatu untuk kepentingan
               dengan melanggar ketentuan perundang-undangan yang                       pribadi, sesuai tertuang pada Pakta Integritas Karyawan.
               berlaku, baik langsung maupun tidak langsung, dari siapa
               pun, yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan
               yang terkait dengan transaksi pembiayaan.
               Perusahaan wajib membuat pedoman tentang perilaku etis,                  Tercantum dalam Peraturan Perusahaan.
               yang memuat nilai etika berusaha, sebagai panduan bagi
               Organ Perusahaan dan seluruh karyawan Perusahaan.
Pelaporan      Perusahaan wajib menyusun laporan penerapan Tata Kelola                  Perseroan telah menyusun laporan penerapan Tata Kelola
               Perusahaan yang Baik pada setiap akhir tahun buku. Laporan               Perusahaan yang Baik untuk OJK.
               penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik paling sedikit
               memuat:
               • Transparansi penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                 yang mengungkapkan seluruh aspek pelaksanaan prinsip
                 Tata Kelola Perusahaan Yang Baik sesuai dengan prinsip tata
                 Kelola perusahaan yang baik; dan
               • Rencana tindak yang meliputi tindakan korektif yang
                  diperlukan dan waktu penyelesaian serta kendala/
                  hambatan penyelesaiannya, apabila masih terdapat
                  kekurangan dalam penerapan Tata Kelola Perusahaan yang
                  Baik. Laporan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                  wajib disampaikan paling lambat tanggal 30 April tahun
                  berikutnya.
Sanksi         Perusahaan yang melanggar ketentuan Peraturan Otoritas                   Perseroan tidak melanggar ketentuan yang diatur dalam POJK
               Jasa Keuangan ini dikenakan sanksi administrasi berupa                   Tata Kelola.
               peringatan tertulis. Dalam hal perusahaan melanggar
               ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini, namun
               pelanggaran tersebut telah diselesaikan, tetap dikenakan
               sanksi administratif berupa peringatan tertulis yang berakhir
               dengan sendirinya. Dalam hal perusahaan telah memenuhi
               ketentuan POJK tersebut, OJK mencabut sanksi administratif
               berupa peringatan tertulis.
               Dalam hal OJK telah mengenakan sanksi administratif dan                  Sepanjang tahun 2025 tidak terdapat sanksi yang dikenakan ke
               perusahaan tidak memenuhi ketentuan yang menyebabkan                     Perseroan terkait dengan Tata Kelola.
               dikenakan sanksi administratif, OJK dapat:
               •Menurunkan hasil penilaian tingkat risiko atau tingkat
                 kesehatan Perusahaan; dan
               •Melakukan penilaian kembali terhadap pihak utama
                 Perusahaan.




                                                                                                                PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                    Laporan Tahunan 2025        271
Page 273
      Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan




  Tanggung
  Jawab Sosial
  Lingkungan



  Komitmen
  Memberikan                                            4
                                                        Pilar
  Kontribusi Nyata                                      Keberlanjutan

  MTF senantiasa berupaya
  memberikan kontribusi yang
  berarti dalam mendukung
  peningkatan kualitas pendidikan,
  pelaksanaan aksi sosial yang
  inklusif, serta pelestarian
  lingkungan hidup.




                                                                6
                                                                Kegiatan
                                                                TJSL




272   PT Mandiri Tunas Finance
      2025 Annual Report
Page 274
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                 www.mtf.co.id




     8
     Dukungan
     terhadap
     SDGs




                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                   2025 Annual Report      273
Page 275
          Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan




Tanggung Jawab Sosial
dan Lingkungan Perusahaan
Mandiri Tunas Finance melaksanakan Tanggung Jawab                2023 tentang Penugasan Khusus dan Program
Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bagian dari                 Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha
komitmen Perseroan dalam memberikan kontribusi                   Milik Negara.
nyata kepada masyarakat dan lingkungan sekitar
wilayah operasional. Pelaksanaan TJSL diarahkan untuk         Landasan tersebut menjadi acuan Perseroan dalam
mendukung pembangunan sosial dan lingkungan yang              memastikan bahwa pelaksanaan TJSL dilakukan secara
berkelanjutan, memperkuat hubungan dengan pemangku            tertib, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang
kepentingan, serta menciptakan dampak positif yang            berlaku.
terukur bagi penerima manfaat.
                                                              Dalam menjalankan TJSL, Perseroan berpegang pada
TJSL Perseroan dilaksanakan dengan mengedepankan              prinsip-prinsip sebagai berikut:
prinsip kebermanfaatan, keberlanjutan program, serta          1. Terintegrasi, berdasarkan analisa risiko dan proses
akuntabilitas dalam perencanaan, pelaksanaan, dan                 bisnis yang memiliki keterkaitan dengan pemangku
pelaporannya. Program TJSL difokuskan pada upaya                  kepentingan;
peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan               2. Kebermanfaatan, dengan memastikan program TJSL
kapasitas sosial, serta kepedulian terhadap isu lingkungan        memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat;
yang relevan dengan kebutuhan pemangku kepentingan.           3. Akuntabilitas dan transparansi, dalam perencanaan,
                                                                  pelaksanaan, serta pelaporan program;
Sebagai perusahaan pembiayaan dan bagian dari Mandiri         4. Kolaborasi,      dengan       melibatkan  pemangku
Group, Perseroan memandang keberlanjutan usaha                    kepentingan untuk memperluas dampak program.
sebagai hasil dari keseimbangan antara kinerja keuangan,
pengelolaan dampak sosial dan lingkungan, serta
penerapan tata kelola yang baik. Dalam kerangka tersebut,     Ruang Lingkup TJSL
TJSL dirancang dan dilaksanakan secara terstruktur agar       Ruang lingkup TJSL Perseroan difokuskan pada kontribusi
program yang dijalankan tepat sasaran, memberikan             sosial dan lingkungan melalui program-program yang
manfaat yang nyata, dan dapat dipertanggungjawabkan           ditujukan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan
secara transparan.                                            eksternal. Secara umum, ruang lingkup TJSL mencakup:
                                                              1. Pendidikan dan pengembangan kapasitas sumber
Melalui integrasi kerangka kerja global Sustainable               daya manusia;
Development Goals (SDGs), MTF berupaya memberikan             2. Pemberdayaan sosial dan kemanusian;
kontribusi yang berarti dalam mendukung peningkatan           3. Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat;
kualitas pendidikan, pelaksanaan aksi sosial yang inklusif,   4. Kepedulian terhadap lingkungan hidup.
serta pelestarian lingkungan hidup. Integrasi SDGs ini
menjadi landasan dalam memastikan bahwa setiap program        Penetapan ruang lingkup tersebut dilakukan dengan
TJSL tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi        mempertimbangkan karakteristik usaha Perseroan serta
juga berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan         kebutuhan pemangku kepentingan di sekitar wilayah
berkelanjutan secara berkesinambungan.                        operasional.


Dasar Penerapan TJSL                                          Pilar TJSL
Pelaksanaan TJSL Perseroan berpedoman pada ketentuan          MTF mengimplementasikan berbagai inisiatif strategis
peraturan perundang-undangan yang berlaku antara lain:        TJSL yang dirancang secara terarah melalui empat pilar
1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan          utama, yakni pilar sosial, lingkungan, ekonomi, serta
   Terbatas sebagaimana telah diubah terakhir dengan          hukum dan tata kelola. Keempat pilar tersebut menjadi
   Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No.           landasan dalam memastikan bahwa setiap program yang
   2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja;                          dijalankan memberikan manfaat yang berkelanjutan,
2. Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 tentang             terukur, dan relevan dengan kebutuhan pemangku
   Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan             kepentingan. Pendekatan ini selaras dengan ketentuan
   Terbatas;                                                  Peraturan Menteri BUMN No. PER.01/MBU/03/2023
3. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik        tentang Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
   Indonesia No. PER-1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret            BUMN.




274       PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Tahunan 2025
Page 276
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                       www.mtf.co.id




                                    Untuk tercapainya pertumbuhan ekonomi berkualitas
                                    melalui keberlanjutan peluang kerja dan usaha,
             Ekonomi
                                    inovasi industri inklusif, infrastruktur memadai, energi
                                    bersih yang terjangkau dan didukung kemitraan;


                                    Untuk tercapainya pemenuhan hak dasar manusia yang
               Sosial               berkualitas secara adil dan setara untuk meningkatkan
                                    kesejahteraan bagi seluruh masyarakat;



                                    Untuk pengelolaan sumber daya alam dan
            Lingkungan              lingkungan yang berkelanjutan sebagai penyangga
                                    seluruh kehidupan; dan



                                     Untuk terwujudnya kepastian hukum dan tata kelola
             Hukum                   yang efektif, transaparan, akuntabel dan partisipatif
          dan tata kelola            untuk menciptakan stabilitas keamanan dan
                                     mencapai negara berdasarkan hukum.




Tujuan TJSL
Tujuan Pelaksanaan Program TJSL Mandiri Tunas Finance                  Struktur Pengelola TJSL
adalah:                                                                Pelaksanaan TJSL Perseroan berada di bawah
1. Mewujudkan hubungan yang harmonis serta                             koordinasi Corporate Secretary Division (Sekretaris
    berkelanjutan antara Perseroan dan masyarakat melalui              Perusahaan).     Pelaksanaan       kegiatan   TJSL
    pelaksanaan program TJSL yang inklusif dan partisipatif.           dilaksanakan secara langsung oleh Departemen
2. Meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan                   Corporate Communication sebagai unit kerja
    sumber daya manusia.                                               dengan dukungan lintas fungsi sesuai kebutuhan.
3. Mengembangkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.                     Struktur pengelolaan ini bertujuan untuk memastikan
4. Berperan aktif dalam upaya pelestarian lingkungan                   perencanaan, pelaksanaan, serta pelaporan TJSL
    hidup.                                                             berjalan secara efektif dan akuntabel.


Strategi Program TJSL
Perseroan menyusun berbagai Program TJSL untuk jangka                                      Corporate Secretary
                                                                                              Division Head
menengah sebagai panduan pelaksanaan program secara
terstruktur, terukur, dan berkelanjutan guna menciptakan
manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus
mendukung keberlanjutan usaha Perseroan. Strategi TJSL                                                                Corporate
                                                                                                                   Secretary Deputy
difokuskan pada 4 ruang lingkup, yaitu:                                                                             Division Head
1. Pendidikan dan pengembangan kapasitas sumber
    daya manusia, melalui program Edukasi Literasi
    Keuangan, dan peningkatan kompetensi;
2. Pemberdayaan sosial dan kemanusian, melalui
    program aksi sosial dan bantuan kemanusiaan;
3. Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, melalui
    program kesehatan preventif;                                         Anti Fraud           Corporate            Office of the Board
                                                                        Department          Communication             Department
4. Kepedulian terhadap lingkungan hidup, melalui                           Head            Department Head                Head
    program edukasi dan kegiatan pelestarian lingkungan.




                                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                     Laporan Tahunan 2025        275
Page 277
            Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan




Realisasi Program TJSL Tahun 2025
Sepanjang tahun 2025, Perseroan merealisasikan berbagai                     Realisasi program TJSL tahun 2025 disajikan secara ringkas
program TJSL yang difokuskan pada bidang pendidikan,                        pada tabel berikut, termasuk capaian dan dampak yang
sosial, lingkungan, Kesehatan dan kemanusiaan. Program-                     dihasilkan bagi penerima manfaat.
program tersebut dirancang untuk memberikan manfaat
langsung kepada masyarakat dan memperkuat peran
Perseroan sebagai bagian dari komunitas.

Realisasi Program TJSL tahun 2025 disusun dengan
mengacu pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(Sustainable Development Goals/SDGs) sebagai kerangka
global pembangunan berkelanjutan, sehingga setiap
inisiatif yang dijalankan tidak hanya menjawab kebutuhan
masyarakat saat ini, tetapi juga berkontribusi terhadap
pencapaian pembangunan jangka panjang yang inklusif
dan berkelanjutan.



                                                                                                              Tujuan Pembangunan
  Jenis Kegiatan TJSL/CSR                    Penjelasan                            Capaian
                                                                                                                  Berkelanjutan

  Mandiri Tunas Finance            Pada bulan Maret 2025, MTF         Penyaluran santunan kepada 25
  Berbagi dan Berbuka              menyalurkan santunan kepada        anak yatim piatu dengan total dana
  Bersama Anak Yatim Piatu         anak yatim piatu dengan alokasi    Rp20.000.000 serta pelaksanaan
                                   dana sebesar Rp20.000.000          kegiatan berbuka puasa bersama
                                   yang dilaksanakan bersamaan        berhasil  memberikan      dukungan
                                   dengan     kegiatan   berbuka      sosial dan meringankan kebutuhan
                                   puasa bersama. Kegiatan ini        dasar penerima manfaat. Program ini
                                   merupakan wujud kepedulian         memperkuat komitmen kepedulian
                                   sosial    Perseroan    kepada      MTF terhadap masyarakat dan
                                   masyarakat serta bagian dari       peningkatan kesejahteraan sosial.
                                   komitmen pelaksanaan program
                                   TJSL Perseroan.




  Penyembelihan Hewan              Pada    bulan    Juni  2025,       Berhasil memberikan manfaat nyata
  Kurban Hari Raya Idul Adha       melalui    program    Mandiri      bagi masyarakat di wilayah pelosok.
  1446 H                           Qurban Pelosok Negeri, MTF         Distribusi daging kurban sapi seberat
                                   menyalurkan hewan kurban sapi      940 kg tersalurkan dengan baik
                                   seberat 940 kg dengan alokasi      kepada penerima manfaat.
                                   dana Rp89.000.000 sebagai
                                   wujud kepedulian Perseroan
                                   dalam berbagi manfaat kurban
                                   kepada     masyarakat   yang
                                   membutuhkan.




  Campaign Virtual Run             Pada bulan Agustus 2025,           Pelaksanaan      Campaign    Virtual
  Perwira MTF “17,8 km for         dalam rangka memperingati          Run pada Agustus 2025 berhasil
  Better Nature”                   Hari Proklamasi Kemerdekaan        melibatkan 34 karyawan dalam aksi
                                   Republik      Indonesia,    MTF    nyata pelestarian lingkungan melalui
                                   melaksanakan Campaign Virtual      kegiatan olahraga yang disertai
                                   Run “17,8 km for Better Nature”    pembersihan lingkungan sepanjang
                                   yang melibatkan partisipasi        rute lari. Program ini meningkatkan
                                   aktif 34 karyawan. Kegiatan        partisipasi aktif Perwira MTF serta
                                   ini menggabungkan aktivitas        memperkuat budaya kepedulian dan
                                   olahraga dengan aksi bersih        tanggung jawab bersama terhadap
                                   lingkungan sepanjang rute lari     kelestarian lingkungan.
                                   sebagai     bentuk    kepedulian
                                   terhadap     kelestarian   alam.
                                   Alokasi dana untuk kegiatan ini
                                   tercatat sebesar Rp2.456.000




276         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Tahunan 2025
Page 278
Memperkuat Kompetensi Inti, Unggul Dalam Ekosistem Captive                                                                www.mtf.co.id




                                                                                                                    Tujuan Pembangunan
   Jenis Kegiatan TJSL/CSR                Penjelasan                               Capaian
                                                                                                                        Berkelanjutan

  Cek Kesehatan Gratis         Pada momentum Hari Pelanggan         Program cek kesehatan gratis
  dalam Rangka Hari            Nasional di bulan September          pada September 2025 berhasil
  Pelanggan Nasional           2025,      MTF     menghadirkan      memberikan      manfaat     langsung
                               layanan cek kesehatan gratis         bagi 50 pelanggan yang hadir di
                               bagi 50 pelanggan yang hadir         MTF Customer Experience. Melalui
                               di MTF Customer Experience           layanan    pemeriksaan     kesehatan
                               sebagai bentuk apresiasi atas        dasar, program ini memperkuat
                               loyalitas dan kepercayaan yang       kepedulian     Perseroan    terhadap
                               terus tumbuh bersama MTF.            kesehatan     pelanggan     sekaligus
                               Program ini terlaksana dengan        meningkatkan kualitas pengalaman
                               alokasi     dana    Rp3.250.000      layanan dan loyalitas pelanggan.
                               sebagai      wujud    komitmen
                               Perseroan dalam meningkatkan
                               kualitas layanan dan kepedulian
                               terhadap kesehatan pelanggan.




  MTF Mengajar Bersama         Pada Oktober 2025, MTF               Berhasil      memberikan       akses
  FEB Universitas Sebelas      berkolaborasi    dengan    FEB       pembelajaran praktis kepada 200
  Maret                        UNS melalui program MTF              mahasiswa FEB UNS melalui kuliah
                               Mengajar. Direktur MTF, Bapak        daring. Kehadiran Direktur MTF
                               William Francis Indra, menjadi       sebagai narasumber memperkuat
                               narasumber      kuliah  praktisi     transfer  pengetahuan      langsung
                               bertema “Manajemen Keuangan          dari praktisi industri, sehingga
                               dalam Praktik Lapangan” yang         meningkatkan wawasan mahasiswa
                               dihadiri oleh 200 mahasiswa          mengenai manajemen keuangan
                               secara      daring.    Program       dalam praktik lapangan sebagai bekal
                               ini    bertujuan     memperluas      memasuki dunia kerja.
                               wawasan praktis mahasiswa
                               dan mendukung peningkatan
                               kualitas pendidikan.




  MTF Mengajar dan             Pada Oktober 2025, MTF               Berhasil     memberikan        akses
  Campicnic Bersama FEB        berkolaborasi      dengan    FEB     pembelajaran praktis kepada 200
  Universitas Airlangga        UNAIR melalui program MTF            mahasiswa FEB UNAIR melalui kuliah
                               Mengajar dan MTF Campicnic.          praktisi yang diisi langsung oleh
                               Direktur Utama MTF, Bapak            Direktur Utama MTF. Pemaparan
                               Pinohadi G. Sumardi, menjadi         mengenai persiapan karier dan
                               narasumber      kuliah    praktisi   pengelolaan finansial sejak dini
                               bertema     “Empowering       the    memperkuat literasi keuangan serta
                               Future: Mempersiapkan Karier         pemahaman      mahasiswa      terkait
                               dan Finansial Sejak Muda.” yang      kesiapan memasuki dunia kerja.
                               dihadiri oleh 200 mahasiswa          Program ini berkontribusi pada
                               di Aula Fadjar Notonegoro.           peningkatan kualitas pendidikan dan
                               Program        ini      bertujuan    kompetensi generasi muda di tingkat
                               memperluas wawasan praktis           perguruan tinggi.
                               mahasiswa dan mendukung
                               peningkatan kualitas pendidikan.
                               Alokasi dana program MTF
                               Mengajar      dan      Campicnic
                               sebesar Rp9.421.155.




Informasi Penyampaian Laporan Berkelanjutan Secara Terpisah
Informasi yang lebih komprehensif mengenai kebijakan dan implementasi keberlanjutan Perseroan, termasuk penerapan
keuangan berkelanjutan, disajikan dalam Laporan Keberlanjutan yang diterbitkan secara terpisah dan merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan Perseroan. Penyusunan Laporan Keberlanjutan tersebut mengacu pada
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.



                                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                Laporan Tahunan 2025      277
Page 279
  Laporan
  Keuangan




278   PT Mandiri Tunas Finance
      2025 Annual Report
Page 280

          
Page 281
PT Mandiri Tunas Finance

Laporan keuangan
tanggal 31 Desember 2025
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
beserta laporan auditor independen/
Financial statements as of 31 December 2025 and
for the year then ended
with independent auditor’s report
Page 282

          
Page 283
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.


             PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                               PT MANDIRI TUNAS FINANCE
                LAPORAN KEUANGAN                                                                     FINANCIAL STATEMENTS
            TANGGAL 31 DESEMBER 2025                                                                 AS OF 31 DECEMBER 2025
       DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                        AND FOR THE YEAR THEN ENDED
                TANGGAL TERSEBUT                                                              WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
       BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

                                  Daftar Isi                                                                   Table of Contents


                                                                          Halaman/
                                                                           Page


Laporan Auditor Independen                                                                                          Independent Auditor’s Report

Laporan Posisi Keuangan ..............................................        1-2 ...................................... Statement of Financial Position

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan                                                                                       Statement of Profit or Loss and
    Komprehensif Lain ..................................................       3    ...................................Other Comprehensive Income

Laporan Perubahan Ekuitas ..........................................           4    .....................................Statement of Changes in Equity

Laporan Arus Kas ..........................................................   5-6 ............................................... Statement of Cash Flows

Catatan atas Laporan Keuangan ................................... 7-121 ................................ Notes to the Financial Statements


                                                                ***************************
Page 284

          
Page 285

          
Page 286

          
Page 287

          
Page 288

          
Page 289

          
Page 290

          
Page 291

          
Page 292

          
Page 293
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 294
                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                    Indonesian language.


                     PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
                     LAPORAN POSISI KEUANGAN                                      STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
                       Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
                    (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
                        kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)



                                         Catatan/        31 Desember/          31 Desember/
                                          Notes         December 2025         December 2024

ASET                                                                                                                              ASSETS
                                           2c,2f
Kas dan setara kas                         4,27                                                                Cash and cash equivalents
  Kas                                                                4.311                 7.999                         Cash on hand
  Kas pada bank                                                                                                         Cash in banks
    Pihak ketiga                                                   9.402                   1.209                       Third parties
    Pihak berelasi                       2s,4,26a                981.255               1.282.952                     Related parties

                                                                 994.968               1.292.160
                                        2c,2d,2g,5,
Piutang pembiayaan konsumen              27,28,29                                                          Consumer financing receivables
   Pihak ketiga                                               23.073.407             27.154.596                           Third parties
   Pihak berelasi                        2s,5,26a                 47.768                 41.346                         Related parties

                                                              23.121.175             27.195.942
Dikurangi: cadangan kerugian                                                                                           Less: allowance for
   penurunan nilai                          2j,5                (607.432)               (476.763)                     impairment losses

                                                              22.513.743             26.719.179

                                        2c,2d,2h,6,
Piutang sewa pembiayaan                  27,28,29                                                               Finance lease receivables
   Pihak ketiga                                                3.752.434               5.495.587                           Third parties

Dikurangi: cadangan kerugian                                                                                           Less: allowance for
   penurunan nilai                          2j,6                (127.084)               (100.429)                     impairment losses

                                                               3.625.350               5.395.158

                                        2c,2d,2i,7,
Anjak piutang                             27,28                                                                      Factoring receivables
  Pihak ketiga                                                           -               34.748                             Third parties

Dikurangi: cadangan kerugian                                                                                           Less: allowance for
                                                                         -
   penurunan nilai                          2j,7                                         (15.310)                     impairment losses

                                                                         -               19.438

Piutang lain-lain                         2c,8,27                                                                        Other receivables
   Pihak ketiga                                                  183.330                164.173                            Third parties
   Pihak berelasi                        2s,8,26a                274.823                369.541                          Related parties

                                                                 458.153                533.714
Dikurangi: cadangan kerugian                                                                                           Less: allowance for
   penurunan nilai                          2j,8                 (39.661)                (33.431)                     impairment losses

                                                                 418.492                500.283

Aset pajak tangguhan                       2m,9c                  70.079                 84.726                        Deferred tax assets

Piutang derivatif                      2c,2t,16,27,28             33.826                 45.008                     Derivative receivables

Aset tetap                                                                                                                     Fixed assets
  (setelah dikurangi akumulasi                                                                                       (net of accumulated
  penyusutan masing-masing                                                                               depreciation of Rp544,301, and
  sebesar Rp544.301 dan Rp478.198                                                                                       Rp478,198 as of
  pada tanggal 31 Desember 2025                                                                                 31 December 2025 and
  dan 2024)                                2l,10                 235.303                278.475                       2024, respectively)

                                         2c,2k,11,
Aset lain-lain                            27,28                                                                              Other assets
  Pihak ketiga                                                   116.156                 90.202                            Third parties
  Pihak berelasi                         25,11,26a                   814                    826                          Related parties

TOTAL ASET                                                    28.008.731             34.425.455                          TOTAL ASSETS




    Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                        The accompanying notes to the financial statements
    bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                       form an integral part of these financial statements
                    secara keseluruhan.                                                       taken as a whole.

                                                                 1
Page 295
                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                       Indonesian language.


              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                 PT MANDIRI TUNAS FINANCE
          LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)                                   STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
                Tanggal 31 Desember 2025                                                 As of 31 December 2025
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                                unless otherwise stated)

                                          Catatan/         31 Desember/           31 Desember/
                                           Notes          December 2025          December 2024

LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                            LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS                                                                                                                       LIABILITIES
Utang usaha                             2c,12,27,29                470.341                 604.208                            Trade payables

Utang lain-lain                           2c,13,27                                                                            Other payables
   Pihak ketiga                                                    144.874                 160.830                            Third parties
   Pihak berelasi                        2s,13,26b                  34.346                  51.626                          Related parties

Utang pajak kini                           2m,9a                           -               112.491                       Current tax liabilities

Utang derivatif                        2c,2t,16,27,28                      -                12.654                        Derivative payables

Beban yang masih harus dibayar            2c,14,27                                                                         Accrued expenses
  Pihak ketiga                                                     131.197                 238.398                            Third parties
  Pihak berelasi                         2s,14,26b                   8.935                   9.543                          Related parties

Pinjaman yang diterima                2c,2d,2e,15,27,28                                                                           Borrowings
   Pihak ketiga                                                  9.485.748              15.677.665                            Third parties
   Pihak berelasi                        2s,15,26b               6.397.590               5.835.461                          Related parties

                                                                15.883.338              21.513.126
Biaya provisi yang belum
   diamortisasi                              15                    (21.817)                 (36.930)               Unamortized provision cost

                                                                15.861.521              21.476.196

                                          2c,2d,2r,
Surat berharga yang diterbitkan           17,27,28                                                                          Securities issued
  Pihak ketiga                                                   6.048.625                6.050.795                           Third parties
  Pihak berelasi                           2s,26b                  184.000                  644.000                         Related parties

                                                                 6.232.625                6.694.795
Beban emisi yang belum
  diamortisasi                               17                    (10.726)                 (12.870)               Unamortized issuance cost

                                                                 6.221.899                6.681.925

Liabilitas imbalan kerja karyawan          2n,18                   219.121                 213.162               Employee benefits obligation

TOTAL LIABILITAS                                                23.092.234              29.561.033                       TOTAL LIABILITIES


EKUITAS                                                                                                                               EQUITY
Modal saham                                                                                                                      Share capital
                                                                                                                          Authorized capital -
Modal dasar - 10.000.000.000                                                                                       10,000,000,000 ordinary
  lembar saham biasa dengan                                                                                         shares with a par value
  nilai nominal Rp100 (nilai penuh)                                                                                  of Rp100 (full amount)
  per saham                                                                                                                       per share
Modal ditempatkan dan disetor                                                                                         Issued and fully paid up
  penuh - 2.500.000.000 lembar                                                                                      capital - 2,500,000,000
  saham                                    2o,19                   250.000                 250.000                          ordinary shares
Penghasilan komprehensif lain:                                                                                  Other comprehensive income:
Pengukuran kembali
  atas liabilitas imbalan                                                                                                 Remeasurement of
  kerja karyawan - neto                    2n,18                       1.102                 (7.155)      employee benefits obligation - net
Kerugian kumulatif
  atas instrumen derivatif untuk                                                                                Cumulative loss on derivative
  lindung nilai arus kas - neto             2t,16                  (21.995)                 (17.423)   instrument for cash flow hedges - net
Saldo laba                                                                                                                   Retained earnings
  Sudah ditentukan penggunaannya             20                     50.000                   50.000                            Appropriated
  Belum ditentukan penggunaannya                                 4.637.390                4.589.000                          Unappropriated

TOTAL EKUITAS                                                    4.916.497                4.864.422                          TOTAL EQUITY

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                    28.008.731              34.425.455         TOTAL LIABILITIES AND EQUITY




    Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                          The accompanying notes to the financial statements
    bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                         form an integral part of these financial statements
                    secara keseluruhan.                                                         taken as a whole.

                                                                   2
Page 296
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.


              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                            PT MANDIRI TUNAS FINANCE
        LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                      STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
                  KOMPREHENSIF LAIN                                          AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
         Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal                                       For the Year Ended
                    31 Desember 2025                                                   31 December 2025
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


                                                         Tahun yang Berakhir
                                                      pada tanggal 31 Desember/
                                                       Year ended 31 December
                                       Catatan/
                                        Notes        2025                       2024

PENDAPATAN                                                                                                                    REVENUE
Pembiayaan konsumen                     21a,26c           2.884.128                 3.453.490                         Consumer financing
Sewa pembiayaan                           21b               572.371                   678.704                             Financial lease
Anjak piutang                             21c                     1                       438                                  Factoring
Simpanan bank                           21d,26c              15.797                    17.473                            Deposit in bank
Lain-lain - neto                        21e,26c           1.163.225                 1.429.210                                Others - net

Total pendapatan                                          4.635.522                 5.579.315                                Total revenue

BEBAN                                                                                                                        EXPENSES
Beban keuangan                        2r,2s,22,26d        (1.742.114)               (1.913.946)                         Financial charges
Gaji dan tunjangan                     2s,23,26d            (656.012)                 (775.231)                     Salaries and benefits
Umum dan administrasi                    24,26d             (437.019)                 (413.178)                General and administration
Penyisihan kerugian
  penurunan nilai:                                                                                        Provision for impairment losses:
  Pembiayaan konsumen                   2c,2g,5             (981.009)                  (885.498)                   Consumer financing
  Sewa pembiayaan                       2c,2h,6             (279.480)                   (83.288)                        Financial leases
  Anjak piutang                         2c,2i,7              (19.428)                   (14.874)                              Factoring
  Piutang lain-lain                      2c,8                 (6.850)                    10.867                       Other receivables

Total beban                                               (4.121.912)               (4.075.148)                            Total expenses

LABA SEBELUM BEBAN                                          513.610                 1.504.167                       INCOME BEFORE
  PAJAK FINAL DAN                                                                                                  FINAL TAX AND
  PAJAK PENGHASILAN                                                                                           INCOME TAX EXPENSE

BEBAN PAJAK FINAL                         2m                  (3.159)                    (3.495)                   FINAL TAX EXPENSE

LABA SEBELUM BEBAN                                          510.451                 1.500.672                       INCOME BEFORE
  PAJAK PENGHASILAN                                                                                           INCOME TAX EXPENSE

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                 2m,9b               (110.436)                  (328.590)                 INCOME TAX EXPENSE

LABA TAHUN BERJALAN                                         400.015                 1.172.082                  INCOME FOR THE YEAR

PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                                                      OTHER COMPREHENSIVE
   LAIN                                                                                                                        INCOME
Pos yang tidak akan                                                                                                  Item that will not be
   direklasifikasi ke laba rugi:                                                                         reclassified to profit or loss:
Pengukuran kembali
   atas liabilitas imbalan kerja                                                                            Remeasurement of employee
   karyawan                             2n, 18               10.586                     40.044                     benefit obligation
Pajak penghasilan terkait                                    (2.329)                    (8.809)                      Income tax effect

                                                                8.257                   31.235

Pos yang akan                                                                                                             Item that will be
   direklasifikasi ke laba rugi:                                                                         reclassified to profit or loss:
Bagian efektif dari kerugian                                                                                       Effective portion of loss
   instrumen lindung nilai dalam                                                                               on hedging instruments
   rangka lindung nilai arus kas         2t,16                  (5.862)                 (25.929)                   in a cash flow hedge
Pajak penghasilan terkait                                        1.290                    5.704                           Income tax effect

                                                              (4.572)                   (20.225)

Laba penghasilan komprehensif lain-                                                                         Other comprehensive income
  setelah pajak                                                 3.685                   11.010                             net of tax

TOTAL PENGHASILAN
  KOMPREHENSIF                                                                                                TOTAL COMPREHENSIVE
  TAHUN BERJALAN                                            403.700                 1.183.092                INCOME FOR THE YEAR

LABA PER SAHAM DASAR                                                                                     BASIC EARNINGS PER SHARE
  (Nilai penuh)                          2q,25                    160                      469                       (Full amount)




    Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                     The accompanying notes to the financial statements
    bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                    form an integral part of these financial statements
                    secara keseluruhan.                                                    taken as a whole.

                                                            3
Page 297
                                                                                                                                        The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
                                 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                                    STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
                              Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal                                                                                  For the Year Ended
                                         31 Desember 2025                                                                                              31 December 2025
                                  (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                               (Expressed in millions of Rupiah,
                                      kecuali dinyatakan lain)                                                                                      unless otherwise stated)
                                                                                                    Keuntungan(kerugian)
                                                                                                          kumulatif
                                                                                                      atas instrumen
                                                                                                      derivatif untuk
                                                                                                        lindung nilai
                                                                                                      arus kas - neto/
                                                                            Pengukuran kembali           Cumulative
                                                                            atas liabilitas imbalan       gain(loss)         Saldo laba          Saldo laba
                                                                            kerja karyawan - neto/      on derivative    sudah ditentukan    belum ditentukan
                                                                             Remeasurement of          instrument for    penggunaannya/      penggunaannya/
                                            Catatan/   Modal saham/          employee benefits            cash flow        Appropriated       Unappropriated         Ekuitas/
                                             Notes     Share capital           obligation - net         hedges - net     retained earnings   retained earnings        Equity
Saldo 31 Desember 2023                                        250.000                   (38.390 )                  2.802            50.000           3.765.248           4.029.660            Balance 31 December 2023
Pengukuran kembali atas liabilitas                                                                                                                                                           Remeasurement of employee
   imbalan kerja karyawan - setelah pajak                              -                 31.235                        -                 -                   -              31.235          benefit obligation - net of tax
Kerugian bersih                                                                                                                                                                                                      Net loss
   atas instrumen derivatif untuk                                                                                                                                                               on derivative instrument
   lindung nilai arus kas                                              -                       -               (20.225)                  -                   -             (20.225)                for cash flow hedging
Laba tahun berjalan 2024                                               -                       -                     -                   -           1.172.082           1.172.082                Income for the year 2024
Dividen yang dibayarkan                       20                       -                       -                     -                   -            (348.330)           (348.330)                           Dividends paid
Saldo 31 Desember 2024                                        250.000                    (7.155 )              (17.423)             50.000           4.589.000           4.864.422            Balance 31 December 2024
Pengukuran kembali atas liabilitas                                                                                                                                                           Remeasurement of employee
   imbalan kerja karyawan - setelah pajak                               -                 8.257                        -                 -                   -                  8.257       benefit obligation - net of tax
Kerugian bersih                                                                                                                                                                                                      Net loss
   atas instrumen derivatif untuk                                                                                                                                                               on derivative instrument
   lindung nilai arus kas                                              -                       -                (4.572)                  -                   -              (4.572)                for cash flow hedging
Laba tahun berjalan 2025                                               -                       -                     -                   -             400.015             400.015                Income for the year 2025
Dividen yang dibayarkan                       20                       -                       -                     -                   -            (351.625)           (351.625)                           Dividends paid
Saldo 31 Desember 2025                                        250.000                     1.102                (21.995)             50.000           4.637.390           4.916.497            Balance 31 December 2025
  Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                                       The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these
                         laporan keuangan secara keseluruhan.                                                                                   financial statements taken as a whole.
                                                                                                               4
Page 298
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.


              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
                  LAPORAN ARUS KAS                                            STATEMENT OF CASH FLOWS
         Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal                                    For the Year Ended
                    31 Desember 2025                                                31 December 2025
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)

                                                      Tahun yang Berakhir
                                                   pada tanggal 31 Desember/
                                                    Year ended 31 December
                                      Catatan/
                                       Notes       2025                    2024

ARUS KAS DARI                                                                                         CASH FLOWS FROM
  AKTIVITAS OPERASI                                                                               OPERATING ACTIVITIES

Penerimaan kas dari konsumen:                                                                   Cash receipts from customers:
  Pembiayaan konsumen                               28.238.850              27.896.386                  Consumer financing
  Sewa pembiayaan                                    3.505.046               4.193.421                         Finance lease
  Anjak piutang                                              1                   1.445                              Factoring
Pembiayaan bersama                                   7.977.268              12.611.438                           Joint financing
Pendapatan bunga                                                                                          Interest income from
  simpanan bank                                           15.810                13.978                        deposit in bank
Pendapatan penalti                      21e              189.030               202.567                 Late payment penalties
Penerimaan dari piutang                                                                                          Recovery from
  yang telah dihapusbukukan             21e              158.467               182.787                written-off receivables
Premi asuransi                                           885.996             1.791.375                    Insurance premiums

Pengeluaran kas untuk:                                                                                 Cash disbursements for:
Pembayaran fasilitas                                                                                      Repayments of joint
  pembiayaan bersama                                (11.326.335)             (9.484.182)                  financing facilities
Pembayaran kepada
  penyalur kendaraan                                (19.707.347)           (36.306.565)               Payments to car dealers
Pembayaran beban keuangan                            (1.751.072)            (1.902.137)          Payments for finance charges
Pembayaran pajak penghasilan                           (223.690)              (315.141)               Payments for income tax
Pembayaran gaji dan                                                                                              Payments for
  tunjangan                                              (721.859)             (862.249)            salaries and allowances
Penempatan deposit pajak                                  (12.040)                    -                 Tax deposit placement
Pembayaran beban                                                                                     Payments for general and
  umum dan administrasi                                  (354.057)             (303.074)            administrative expenses
Pembayaran kepada perusahaan                                                                           Payments to insurance
  asuransi                                               (673.586)           (1.163.292)                         companies

Kas neto yang diperoleh (digunakan)                                                              Net cash provided (used) in
  untuk aktivitas operasi                            6.200.482               (3.443.243)               operating activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                                 CASH FLOWS FROM
  INVESTASI                                                                                         INVESTING ACTIVITIES

Perolehan aset tetap                    10                (35.768)              (54.028)            Acquisition of fixed assets
Perolehan aset hak guna                                    (4.271)              (12.126)      Acquisition of right-of-use assets
Penjualan aset tetap                    10                    370                   310                   Sales of fixed assets

Kas neto yang digunakan                                                                                      Net cash used in
  untuk aktivitas investasi                               (39.669)              (65.844)                 investing activities




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                 The accompanying notes to the financial statements
   bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                form an integral part of these financial statements
                   secara keseluruhan.                                                taken as a whole.

                                                           5
Page 299
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.


             PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                        PT MANDIRI TUNAS FINANCE
            LAPORAN ARUS KAS (lanjutan)                                 STATEMENT OF CASH FLOWS (continued)
        Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal                                    For the Year Ended
                   31 Desember 2025                                                31 December 2025
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
                kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)



                                                      Tahun yang Berakhir
                                                   pada tanggal 31 Desember/
                                                    Year ended 31 December
                                      Catatan/
                                       Notes       2025                    2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                                CASH FLOWS FROM
  PENDANAAN                                                                                        FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan pinjaman                     32          13.332.264              26.309.467              Proceeds from borrowings
Penerimaan surat berharga
  yang diterbitkan                      32              775.270              2.772.195         Proceeds from securities issued
Pembayaran pinjaman                     32          (18.956.733)           (22.984.649)              Repayment of borrowings
Pembayaran surat berharga                                                                                       Repayment of
   yang diterbitkan                    17,32         (1.237.440)             (1.773.150)                   securities issued
Pembayaran beban emisi                                                                                Repayment of securities
  surat berharga                        17                 (2.601)               (8.764)                     issuance costs
Pembayaran dividen kas                  20               (351.625)             (348.330)           Payment of cash dividends
Pembayaran utang sewa                   32                (17.140)              (17.662)            Payment of lease liabilities

Kas neto yang (digunakan) diperoleh                                                              Net cash (used) provided by
  dari aktivitas pendanaan                           (6.458.005)             3.949.107                  financing activities

(Penurunan) kenaikan neto                                                                         Net (decrease) increase in
  kas dan setara kas                                     (297.192)             440.020          cash and cash equivalents

Kas dan setara kas pada                                                                           Cash and cash equivalents
  awal tahun                             4           1.292.160                 852.140                at beginning of year

Kas dan setara kas pada                                                                           Cash and cash equivalents
  akhir tahun                            4               994.968             1.292.160                      at end of year




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                 The accompanying notes to the financial statements
   bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                form an integral part of these financial statements
                   secara keseluruhan.                                                taken as a whole.

                                                           6
Page 300
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                      PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM                                            1.    GENERAL INFORMATION

     PT Mandiri Tunas Finance (“Perseroan”) didirikan                PT Mandiri Tunas Finance (the “Company”) was
     dengan nama PT Tunas Financindo Corporation                     incorporated with the name of PT Tunas Financindo
     pada tanggal 17 Mei 1989 berdasarkan Akta Notaris               Corporation on 17 May 1989 based on Notarial
     Misahardi Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta,                  Deed of Misahardi Wilamarta, S.H., Notary in
     No. 262. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri               Jakarta, No. 262. The Company’s Articles of
     Kehakiman dalam Surat Keputusan No. C2-                         Association was approved by the Ministry of Justice
     4868.HT.01.01.TH’89 tanggal 1 Juni 1989 serta                   in its Decision Letter No. C2-4868.HT.01.01.TH’89
     diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik                 dated 1 June 1989 and were published in the State
     Indonesia No. 57, Tambahan No. 1369 tanggal                     Gazette of the Republic of Indonesia No. 57,
     18 Juli 1989. Pada tanggal 18 Agustus 2000,                     Supplement No. 1369 dated 18 July 1989. On
     Perseroan melakukan perubahan nama menjadi                      18 August 2000, the Company changed its name to
     PT Tunas Financindo Sarana berdasarkan Akta                     PT Tunas Financindo Sarana based on Notarial
     Notaris Adam Kasdarmadji S.H., M.H., Notaris di                 Deed of Adam Kasdarmadji S.H., M.H., Notary in
     Jakarta No. 49. Akta perubahan ini disetujui oleh               Jakarta No. 49. This deed was approved by the
     Menteri Hukum dan Perundang-Undangan melalui                    Minister of Law and Regulation in its Decision Letter
     Surat Keputusan No. C-21195HT.01.04.TH2000                      No.         C-21195HT.01.04.TH2000             dated
     tanggal 22 September 2000. Pada tanggal                         22 September 2000. On 30 November 2007, the
     30 November 2007, Perseroan melakukan                           Company complied its Articles of Association to The
     penyesuaian Anggaran Dasar terhadap Undang-                     Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
     Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan                    Company based on Notarial Deed No. 94 of
     Terbatas berdasarkan Akta Notaris No. 94, Herawati,             Herawati, S.H., Notary in Jakarta. This deed was
     S.H.,   Notaris   di   Jakarta.    Akta    tersebut             approved by Minister of Law And Human Rights in
     telah   disetujui oleh Menteri      Hukum       dan             its Decision Letter No. AHU-06708.AH.01.02.Tahun
     Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan                         2008 dated 12 February 2008.
     No. AHU-06708.AH.01.02. Tahun 2008 tanggal
     12 Februari 2008.

     Pada tanggal 26 Juni 2009, Perseroan mengubah                   On 26 June 2009, the Company changed its name
     nama Perseroan menjadi PT Mandiri Tunas Finance                 to PT Mandiri Tunas Finance based on the
     berdasarkan perubahan Anggaran Dasar sesuai                     amendment of the Articles of Association by the
     dengan Akta Notaris No. 181 Dr. Irawan Soerodjo,                Notarial Deed No. 181 of Dr. Irawan Soerodjo,
     S.H.,Msi., Notaris di Jakarta. Anggaran Dasar                   S.H.,Msi., Notary in Jakarta. The Articles of
     Perseroan telah mengalami beberapa kali                         Association has been amended from time to time,
     perubahan, perubahan terakhir dengan Akta,                      where in the latest amendment by Deed No. 340
     No. 340 tanggal 29 Desember 2025 yang dibuat                    dated 29 December 2025 made before Muhammad
     dihadapan Muhammad Kholid Artha, S.H., Magister                 Kholid Artha, S.H., Master of Notary, Notary in
     Kenotariatan, Notaris di Jakarta, yang telah                    Jakarta, has obtained approval from the Minister of
     memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum                       Law of the Republic of Indonesia as stated in
     Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam                   Decree      No.     AHU-01.03-0259050        dated
     Surat Keputusan No. AHU-01.03-0259050 tanggal                   29 December 2025.
     29 Desember 2025.

     Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan,                 Based on Article 3 of the Company’s Articles of
     ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah bergerak                Association, the scope of activities of the Company
     dalam bidang pembiayaan, yang meliputi:                         comprises of finance activities under:
     a. Pembiayaan Investasi                                         a. Investment financing
     b. Pembiayaan Modal Kerja                                       b. Working capital financing
     c. Pembiayaan Multiguna                                         c. Multi purposes financing
     d. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan                   d. Other financing activities based on the
         persetujuan Otoritas Jasa Keuangan                              approval of Financial Services Authority
     e. Sewa operasi (operating lease) dan/atau                      e. Operating lease and/or fee based activities as
         kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak                    long as not contradictory with the regulation in
         bertentangan dengan peraturan perundang-                        financial services sector.
         undangan di sektor jasa keuangan.




                                                           7
Page 301
                                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                           Indonesian language.
                  PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                  PT MANDIRI TUNAS FINANCE
             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                            As of 31 December 2025
              yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                            and for the Year Then Ended
                 (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           (Expressed in millions of Rupiah,
                     kecuali dinyatakan lain)                                                  unless otherwise stated)


  1.      INFORMASI UMUM (lanjutan)                                          1.         GENERAL INFORMATION (continued)

          Kegiatan komersial Perseroan dimulai pada tahun                               The Company commenced commercial activities in
          1989. Perseroan memperoleh ijin usaha sebagai                                 1989. The Company obtained a business license to
          Perseroan pembiayaan dalam bidang sewa guna                                   operate in leasing, factoring and consumer
          usaha, anjak piutang dan pembiayaan konsumen dari                             financing from the Ministry of Finance in its
          Menteri Keuangan berdasarkan Surat Keputusan                                  Decision Letter No. 1021/KMK.013/1989 dated
          No. 1021/KMK.013/1989 tanggal 7 September 1989,                               7 September 1989, as amended by the Decision
          sebagaimana diubah dengan Surat Keputusan                                     Letter No. 54/KMK.013/1992 dated 15 January
          No. 54/KMK.013/1992 tanggal 15 Januari 1992 dan                               1992 and No. 19/KMK.017/2001 dated 19 January
          No. 19/KMK.017/2001 tanggal 19 Januari 2001.                                  2001. The latest amendment was by the Ministry of
          Amandemen terakhir diubah dengan Surat                                        Finance Decision Letter No. KEP-352/KM.10/2009
          Keputusan              Menteri           Keuangan                             dated 29 September 2009. Currently, the Company
          No. KEP-352/KM.10/2009 tanggal 29 September                                   is engaged in investing, working capital,
          2009. Saat ini, Perseroan bergerak dalam kegiatan                             multipurpose, factoring and other financing
          usaha pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna,                           activities based on the approval of Financial
          anjak piutang dan kegiatan usaha lain berdasarkan                             Services Authority.
          persetujuan Otoritas Jasa Keuangan.
          Perseroan berdomisili di Jakarta Pusat dan                                    The Company is domiciled in Central Jakarta and
          mempunyai 125 kantor cabang dan 10 kantor selain                              has 125 branches and 10 other branches that are
          kantor cabang yang berlokasi dibeberapa tempat di                             located through other parts of Indonesia.
          Indonesia.
          Pada tanggal 6 Februari 2009, PT Tunas Ridean dan                             On 6 February 2009, PT Tunas Ridean and
          PT Tunas Mobilindo Parama mengalihkan                                         PT Tunas Mobilindo Parama have transferred their
          kepemilikan sahamnya di Perseroan sejumlah                                    ownership in the Company amounting to
          masing-masing 650.000.000 lembar saham dan                                    650,000,000 shares and 625,000,000 shares,
          625.000.000 lembar saham atau sebesar 51% dari                                respectively, representing 51% of total issued and
          total saham ditempatkan dan disetor penuh kepada                              fully paid-up shares, to PT Bank Mandiri (Persero)
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dengan akta notaris                            Tbk. by the Notarial Deed No. 8 of Dr. A.
          No. 8, Dr. A. Partomuan Pohan, S.H., LL.M., tanggal                           Partomuan Pohan, S.H., LL.M., dated 6 February
          6 Februari 2009.                                                              2009.
          Perseroan menerbitkan dan mendaftarkan Obligasi                               The Company issued and registered the following
          Mandiri Tunas Finance ke Bursa Efek Indonesia                                 Mandiri Tunas Finance Bonds in the Indonesia
          sebagai berikut:                                                              Stock Exchange:
                                  Obligasi/Bonds             Tanggal terbit/Issue date                                Nilai nominal/Nominal value
                                          I
                                                                 29 Mei/May 2003                                               500.000
                                          II
                                                                 22 Juni/June 2004                                             350.000
                                          III
                                                                  8 Juli/July 2005                                             350.000
                                          IV
                                                             22 Februari/February 2007                                         600.000
                                          V
                                                             20 Februari/February 2008                                         600.000
                                          VI
                                                                  6 Mei/May 2011                                               600.000
Berkelanjutan I tahap I/ Continuing Bonds I Phase I
                                                                  5 Juni/June 2013                                             500.000
Berkelanjutan I tahap II/ Continuing Bonds I Phase II
                                                                 23 Mei/May 2014                                               600.000
Berkelanjutan I tahap III/ Continuing Bonds I Phase III
                                                                  9 Juni/June 2015                                             150.000
Berkelanjutan II tahap I/ Continuing Bonds II Phase I
                                                            18 Desember/December 2015                                          600.000
Berkelanjutan II tahap II/ Continuing Bonds II Phase II
                                                                  1 Juni/June 2016                                            1.400.000
Berkelanjutan III tahap I/ Continuing Bonds III Phase I
                                                              7 Oktober/October 2016                                           500.000
Berkelanjutan III tahap II/ Continuing Bonds III Phase II
                                                                  8 Mei/May 2017                                               850.000
Berkelanjutan IV tahap I/ Continuing Bonds IV Phase I
                                                               8 Januari/January 2019                                         1.000.000
Berkelanjutan IV tahap II/ Continuing Bonds IV Phase II
                                                                   26 Juli/July 2019                                          2.000.000
Berkelanjutan V tahap I/ Continuing Bonds V Phase I            13 Agustus/August 2020                                           858.000
Berkelanjutan V tahap II/ Continuing Bonds V Phase II             20 Mei/May 2021                                             1.400.850
Berkelanjutan V tahap III/ Continuing Bonds V Phase III       23 Februari/February 2022                                       1.228.055
Berkelanjutan VI tahap I/ Continuing Bonds VI Phase I             27 Juni/June 2023                                             691.735
Berkelanjutan VI tahap II/Continuing Bonds VI Phase II      27 September/September 2023                                       1.131.110
Berkelanjutan VI tahap III/Continuing Bonds VI Phase III          28 Mei/May 2024                                             1.163.085
Berkelanjutan VI tahap IV/ Continuing Bonds VI Phase IV     19 November/November 2024                                         1.609.110
Berkelanjutan VII tahap I /Continuing Bonds VII Phase I           8 Juli/July 2025                                             775.270




                                                                 8
Page 302
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                    1.    GENERAL INFORMATION (continued)
     Pada tanggal 13 Agustus 2020, Perseroan telah                      On 13 August 2020, the Company issued and
     menerbitkan      dan     mendaftarkan      Obligasi                registered Mandiri Tunas Finance Continuing
     Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2020 (”Obligasi                      Bonds V Phase I Year 2020 (“Continuing Bonds V
     Berkelanjutan V Tahap I”) ke Bursa Efek Indonesia.                 Phase I”) in the Indonesia Stock Exchange. The
     Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap I ini serta              issuance of Continuing Bonds V Phase I and
     Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan                       appointment of Trustee based on Trusteeship
     Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 12 tanggal                     Agreements No. 12 dated 11 May 2020 were
     11 Mei 2020 yang dibuat antara Perseroan dengan                    signed by the Company and PT Bank Rakyat
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang                       Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
     bertindak selaku Wali Amanat pemegang Obligasi                     Continuing Bonds V Phase I.
     Berkelanjutan V Tahap I.
     Pada tanggal 20 Mei 2021, Perseroan telah                          On 20 May 2021, the Company issued and
     menerbitkan      dan      mendaftarkan      Obligasi               registered Mandiri Tunas Finance Continuing
     Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2021 (”Obligasi                     Bonds V Phase II Year 2021 (“Continuing Bonds V
     Berkelanjutan V Tahap II”) ke Bursa Efek Indonesia.                Phase II”) in the Indonesia Stock Exchange. The
     Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap II ini serta             issuance of Continuing Bonds V Phase II and
     Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan                       appointment of Trustee based on Trusteeship
     Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 25 tanggal                     Agreements No. 25 dated 23 April 2021 were
     23 April 2021 yang dibuat antara Perseroan dengan                  signed by the Company and PT Bank Rakyat
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang                       Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
     bertindak selaku Wali Amanat pemegang Obligasi                     Continuing Bonds V Phase II.
     Berkelanjutan V Tahap II.
     Pada tanggal 23 Februari 2022, Perseroan telah                      On 23 February 2022, the Company issued and
     menerbitkan      dan      mendaftarkan      Obligasi                registered Mandiri Tunas Finance Continuing
     Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2022 (”Obligasi                     Bonds V Phase III Year 2022 (“Continuing Bonds
     Berkelanjutan V Tahap III”) ke Bursa Efek Indonesia.                V Phase III”) in the Indonesia Stock Exchange. The
     Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap III ini                   issuance of Continuing Bonds V Phase III and
     serta   Penunjukan     Wali     Amanat     dilakukan                appointment of Trustee based on Trusteeship
     berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 1                   Agreements No. 1 dated 2 February 2022 were
     tanggal 2 Februari 2022 yang dibuat antara                          signed by the Company and PT Bank Rakyat
     Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia                           Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
     (Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat                    Continuing Bonds V Phase III.
     pemegang Obligasi Berkelanjutan V Tahap III.
     Pada tanggal 27 Juni 2023, Perseroan telah                          On 27 June 2023, the Company issued and
     menerbitkan      dan      mendaftarkan      Obligasi                registered Mandiri Tunas Finance Continuing
     Berkelanjutan VI Tahap I Tahun 2023 (”Obligasi                      Bonds VI Phase I Year 2023 (“Continuing Bonds
     Berkelanjutan VI Tahap I”) ke Bursa Efek Indonesia.                 VI Phase I”) in the Indonesia Stock Exchange. The
     Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I ini serta              issuance of Continuing Bonds VI Phase I and
     Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan                        appointment of Trustee based on Trusteeship
     Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 29 tanggal                      Agreements No. 29 dated 17 March 2023 were
     17 Maret 2023 yang dibuat antara Perseroan dengan                   signed by the Company and PT Bank Rakyat
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang                        Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
     bertindak selaku Wali Amanat pemegang Obligasi                      Continuing Bonds VI Phase I.
     Berkelanjutan VI Tahap I.
     Pada tanggal 27 September 2023, Perseroan telah                    On 27 September 2023, the Company issued and
     menerbitkan      dan      mendaftarkan      Obligasi               registered Mandiri Tunas Finance Continuing
     Berkelanjutan VI Tahap II Tahun 2023 (”Obligasi                    Bonds VI Phase II Year 2023 (“Continuing Bonds
     Berkelanjutan VI Tahap II”) ke Bursa Efek Indonesia.               VI Phase II”) in the Indonesia Stock Exchange. The
     Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II ini                  issuance of Continuing Bonds VI Phase II and
     serta Penunjukan Wali           Amanat dilakukan                   appointment of Trustee based on Trusteeship
     berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 02                 Agreements No. 02 dated 6 September 2023 were
     tanggal 6 September 2023 yang dibuat antara                        signed by the Company and PT Bank Rakyat
     Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia                          Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
     (Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat                   Continuing Bonds VI Phase II.
     pemegang Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II.




                                                              9
Page 303
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                           PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                     As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                     and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                      1.    GENERAL INFORMATION (continued)

     Pada tanggal 28 Mei 2024, Perseroan telah                             On 28 May 2024, the Company issued and
     menerbitkan      dan      mendaftarkan       Obligasi                 registered Mandiri Tunas Finance Continuing
     Berkelanjutan VI tahap III tahun 2024 (”Obligasi                      Bonds VI Phase III Year 2024 (“Continuing Bonds
     Berkelanjutan VI Tahap III”) ke Bursa Efek Indonesia.                 VI Phase III”) in the Indonesia Stock Exchange.
     Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III ini                    The issuance of Continuing Bonds VI Phase III and
     serta Penunjukan Wali            Amanat dilakukan                     appointment of Trustee based on Trusteeship
     berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 17                    Agreements No. 17 dated 3 May 2024 were
     tanggal 3 Mei 2024 yang dibuat antara Perseroan                       signed by the Company and PT Bank Rakyat
     dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk,                        Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
     yang bertindak selaku Wali Amanat pemegang                            Continuing Bonds VI Phase III.
     Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III.

     Pada tanggal 19 November 2024, Perseroan telah                        On 19 November 2024, the Company issued and
     menerbitkan      dan     mendaftarkan       Obligasi                  registered Mandiri Tunas Finance Continuing
     Berkelanjutan VI tahap IV tahun 2024 (”Obligasi                       Bonds VI Phase IV Year 2024 (“Continuing Bonds
     Berkelanjutan VI Tahap IV”) ke Bursa Efek Indonesia.                  VI Phase IV”) in the Indonesia Stock Exchange.
     Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV ini                     The issuance of Continuing Bonds VI Phase IV
     serta Penunjukan Wali           Amanat dilakukan                      and appointment of Trustee based on Trusteeship
     berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 21                    Agreements No. 21 dated 23 October 2024 were
     tanggal 23 Oktober 2024 yang dibuat antara                            signed by the Company and PT Bank Rakyat
     Perseroan dengan PT Bank Rakyat Indonesia                             Indonesia (Persero) Tbk, as the Trustee for the
     (Persero) Tbk, yang bertindak selaku Wali Amanat                      Continuing Bonds VI Phase IV.
     pemegang Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV.

     Pada tanggal 8 Juli 2025, Perseroan telah                            On July 8, 2025, the Company issued and
     menerbitkan      dan      mendaftarkan       Obligasi                registered the Sustainable Bonds VII Phase I Year
     Berkelanjutan VII tahap I Tahun 2025 (“Obligasi                      2025 (“Sustainable Bonds VII Phase I”) with the
     Berkelanjutan VII tahap I”) ke Bursa Efek Indonesia.                 Indonesia Stock Exchange. The issuance of
     Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VII tahap I ini serta              Sustainable Bonds VII Phase I as well as the
     Penunjukan Wali Amanat dilakukan berdasarkan                         appointment of the Trustee were carried out based
     Akta Perjanjian Perwaliamanatan No. 19 tanggal 17                    on the Trust Deed Agreement No. 19 dated 17
     Maret 2025 yang telah dirubah dengan perubahan                       March 2025, as amended by the latest amendment
     terakhir termuat di dalam Akta Addendum III                          contained in the Addendum III to the Trust Deed
     Perjanjian Perwaliamanatan No. 53 tanggal 23 Juni                    Agreement No. 53 dated 23 June 2025, entered
     2025 yang dibuat antara Perseroan dengan PT Bank                     into between the Company and PT Bank Rakyat
     Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang bertindak                       Indonesia (Persero) Tbk, acting as the Trustee for
     selaku    Wali     Amanat      pemegang      Obligasi                the holders of the Sustainable Bonds VII Phase I.
     Berkelanjutan VII Tahap I.

     Perubahan susunan Direksi dan anggota Dewan                          The latest change in the composition of Directors
     Komisaris yang terakhir dilakukan pada tanggal                       and the composition of the Board of Commissioner
     30 Juni 2025, sebagaimana ternyata dalam Akta                        was conducted on 30 June 2025 as stated in the
     No. 174 yang dibuat oleh Muhammad Kholid Artha,                      Notary Deed No. 174 of Muhammad Kholid Artha,
     Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta. Penerimaan                        Bachelor of Laws, Notary in Jakarta. The
     pemberitahuan perubahan data Perseroannya telah                      notification receipt of the change in the corporate
     diterima dan dicatat di dalam database sistem                        data has been received and recorded in the
     administrasi Badan Hukum di Kementerian Hukum                        database administration system of legal entity in
     dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-                    the Ministry of Laws and Human Rights of the
     AH.01.09-0316122 tanggal 25 Juli 2025.                               Republic of Indonesia No. AHU-AH.01.09-0316122
                                                                          dated 25 July 2025.




                                                               10
Page 304
                                                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                            Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                        PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                                  As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                  and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                 (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                                        unless otherwise stated)


1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                                                   1.    GENERAL INFORMATION (continued)

     Susunan anggota Dewan Komisaris, Direksi, Komite                                                  The members of the Company’s Board of
     Audit, Komite Pemantau Resiko, dan Komite                                                         Commissioners, Directors, Audit Committee, Risk
     Nominasi dan Remunerasi Perseroan adalah                                                          Monitoring Committee, and Nomination and
     sebagai berikut:                                                                                  Remuneration Committee are as follows:

                                                               31 Desember/                   31 Desember/
                                                              December 2025                  December 2024

     Dewan Komisaris                                                                                                                            Board of Commissioners
     Komisaris Utama                                      Nugraha Indra Permadib)           Rico Adisurja Setiawana)                              President Commissioner
     Komisaris                                                                 -            Saptaric)                                                       Commissioner
     Komisaris Independen                                  Fendy Eventius Mugni             Fendy Eventius Mugni                               Independent Commissioner
     Komisaris Independen                                               Subarna             Subarna                                            Independent Commissioner

     Direksi                                                                                                                                                        Directors
                                                               Pinohadi Gautama             Pinohadi Gautama
     Direktur Utama                                                     Sumardi             Sumardi                                                       President Director
     Direktur                                              R. Eryawan Nurhariadi            R. Eryawan Nurhariadi                                                   Director
     Direktur                                               William Francis Indra           William Francis Indra                                                   Director

     Komite Audit                                                                                                                                         Audit Committee
     Ketua                                                 Fendy Eventius Mugni             Fendy Eventius Mugni                                                 Chairman
     Anggota                                                           Subarnad)            -                                                                     Member
                                                                Marlan Marthias             Marlan Marthias
     Anggota                                                            Achmad              Achmad                                                                   Member
     Anggota                                                      Indra Riyawan             Indra Riyawan                                                            Member

     Komite Pemantau Resiko                                                                                                                  Risk Monitoring Committee

     Ketua                                                             Subarnad)            Fendy Eventius Mugni                                                    Chairman
     Anggota                                              Fendy Eventius Mugnie)            Saptaric)                                                                Member
     Anggota                                                      Indra Riyawan             Indra Riyawan                                                            Member
     Anggota                                                  Irwan Tri Nugroho             Irwan Tri Nugroho                                                        Member

     Komite Nominasi dan Remunerasi                                                                                        Nomination and Remuneration Committee

     Ketua                                                 Fendy Eventius Mugni             Fendy Eventius Mugni                                                    Chairman
     Anggota                                             Nugraha Indra Permadib)            Saptaric)                                                                Member
                                                                    Makah Indra             Makah Indra
     Anggota                                                           Purnomo              Purnomo                                                                  Member
     a)   Pengunduran diri Bapak Rico Adisurja Setiawan sebagai Komisaris                              a)   The resignation of Mr. Rico Adisurja Setiawan from his position as
          Utama Perseroan telah diterima oleh para Pemegang Saham dalam                                     President Commissioner of the Company was accepted by the
          Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang termuat di dalam Akta                                      Shareholders at the Annual General Meeting of Shareholders, as stated
          Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan                                            in the Deed of Statement of Resolution of the Annual General Meeting
          dengan Nomor 174 tanggal 30 Juni 2025, dimana pengunduran diri                                    of Shareholders No. 174 dated 30 June 2025, with the resignation
          terhitung efektif sejak tanggal 25 Juli 2025.                                                     becoming effective as of 25 July 2025.
     b)   Pengangkatan Bapak Nugraha Indra Permadi telah disetujui oleh para                           b)   The appointment of Mr. Nugraha Indra Permadi have been approved by
          pemegang saham Perseroan berdasarkan pernyataan keputusan Rapat                                   the Shareholders of the Company based on the Resolution of the Annual
          Umum Pemegang Saham Tahunan PT Mandiri Tunas Finance No. 174                                      General Meeting of Shareholders of PT Mandiri Tunas Finance No. 174
          tanggal 30 Juni 2025 yang terhitung efektif sejak tanggal 25 Juli 2025 dan                        dated 30 June 2025, with the appointment becoming effective as of 25
          telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas                                   July 2025, and has obtained approval from the Financial Services
          penilaian kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada tanggal                              Authority (OJK) through the fit and proper test on 17 September 2025.
          17 September 2025. Bapak Nugraha Adi Permadi telah diangkat sebagai                               Mr. Nugraha Adi Permadi appointed as a Member of the Nomination and
          Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi berdasarkan Surat                                          Remuneration Committee pursuant to the Board of Commissioners’
          Keputusan Dewan Komisaris Nomor 010/SKE-DEKOM/MTF/IX/2025                                         Decree No. 010/SKE-DEKOM/MTF/IX/2025 dated 26 September 2025,
          tanggal 26 September 2025, yang ditetapkan berdasarkan hasil                                      which was established based on the resolution of the Board of
          keputusan Rapat Dewan Komisaris pada tanggal 26 September 2025.                                   Commissioners’ Meeting dated 26 September 2025.
     c)   Pengunduran diri Bapak Saptari sebagai Komisaris Perseroan telah                             c)   The resignation of Mr. Saptari as Commissioner of the company has
          diterima oleh para Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang                                       been accepted by the Shareholders at the Extraordinary General
          Saham Luar Biasa yang termuat di dalam Akta Pernyataan Keputusan                                  Meeting of Shareholders contained in the Deed of Statement of
          Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dengan Nomor 101 tanggal                                     Resolution of the Extraordinary General Meeting of Shareholders
          23 Juni 2025.                                                                                     Number 101 dated 23 June 2025.
     d)   Pengangkatan Bapak Subarna sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko                              d)   The appointment of Mr. Subarna as Chairman of the Risk Oversight
          berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 008/SKE-                                        Committee pursuant to the Board of Commissioners’ Decree No.
          DEKOM/MTF/VI/2025 tanggal 10 Juni               2025, yang ditetapkan                             008/SKE-DEKOM/MTF/VI/2025 dated 10 June 2025, which was
          berdasarkan hasil keputusan Rapat Dewan Komisaris pada tanggal                                    established based on the resolution of the Board of Commissioners’
          10 Juni 2025. Bapak Subarna juga telah diangkat sebagai Anggota                                   Meeting dated 10 June 2025. Mr. Subarna also appointed as a Member
          Komite Audit berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor                                    of the Audit Committee pursuant to the Board of Commissioners’ Decree
          011/SKE-DEKOM/MTF/IX/2025 tanggal 26 September 2025, yang                                         No. 011/SKE-DEKOM/MTF/IX/2025 dated 26 September 2025, which
          ditetapkan berdasarkan hasil keputusan Rapat Dewan Komisaris pada                                 was established based on the resolution of the Board of Commissioners’
          tanggal 26 September 2025.                                                                        Meeting dated 26 September 2025.
     e)   Pengangkatan Bapak Fendy Eventius Mugni sebagai Anggota Komite                               e)   The appointment of Mr. Fendy Eventius Mugni as a Member of the
          Pemantau Risiko berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor                                 Nomination and Remuneration Committee pursuant to the Board of
          012/SKE-DEKOM/MTF/IX/2025 tanggal 26 September 2025, yang                                         Commissioners’ Decree No. 010/SKE-DEKOM/MTF/IX/2025 dated 26
          ditetapkan berdasarkan hasil keputusan Rapat Dewan Komisaris pada                                 September 2025, which was established based on the resolution of the
          tanggal 26 September 2025.                                                                        Board of Commissioners’ Meeting dated 26 September 2025.




                                                                                       11
Page 305
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
             PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2025
         yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
                kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


1.    INFORMASI UMUM (lanjutan)                                    1.    GENERAL INFORMATION (continued)

     Pembentukan Komite Audit Perseroan telah sesuai                     The appointment of the Company’s Audit
     dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                             Committee is in compliance with Financial Services
     No. 55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015                        Authority Regulation No. 55/POJK.04/2015 dated
     dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 48 Tahun                   23 December 2015 and Financial Services
     2024 tanggal 30 Desember 2024.                                      Authority Regulation No. 48 Year 2024 dated
                                                                         30 December 2024.

     Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi                          The appointment of the Company’s Nomination
     Perseroan telah sesuai dengan Peraturan Otoritas                    and Remuneration Committee is in compliance with
     Jasa Keuangan No. 48 Tahun 2024 tanggal                             Financial Services Authority Regulation No. 48
     30 Desember 2024.                                                   Tahun 2024 dated 30 December 2024.

     Sekretaris Perusahaan Perseroan dan Kepala Divisi                   The Company’s Corporate Secretary and the Head
     Audit Internal Perseroan adalah sebagai berikut:                    of Internal Audit Division are as follows:

                                             31 Desember/         31 Desember/
                                            December 2025        December 2024
     Sekretaris Perusahaan                   Dadan Hamdhani       Dadan Hamdhani                                Corporate Secretary
     Kepala Divisi Audit Internal                 Bayu Mario           Bayu Mario                     Head of Internal Audit Division

     Pembentukan Sekretaris Perusahaan Perseroan                         The establishment of the Company’s Corporate
     telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa                         Secretary is in compliance with Financial Services
     Keuangan      No. 35/POJK.04/2014     tanggal                       Authority Regulation No. 35/POJK.04/2014 dated
     8 Desember 2014.                                                    8 December 2014.

     Pembentukan Divisi Audit Internal Perseroan telah                   The establishment of the Company’s Internal Audit
     sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                      Division is in compliance with Financial Services
     No. 56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015.                       Authority Regulation No. 56/POJK.04/2015 dated
                                                                         23 December 2015.

     Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memiliki                   As of 31 December 2025, The Company has 3,142
     3.142 karyawan (31 Desember 2024: 3.384                             employees (31 December 2024: 3,384 employees)
     karyawan) (tidak diaudit).                                          (unaudited).

     Pada tanggal 31 Desember 2025, entitas induk                        As of December 31, 2025, the direct holding entity
     langsung Perseroan adalah PT Bank Mandiri                           of the Company is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
     (Persero) Tbk dan entitas induk terakhir                            and the ultimate holding entity of the Company is
     Perseroan adalah PT Danantara Asset Management                      PT Danantara Asset Management (Persero).
     (Persero).

     Pada tanggal 31 Desember 2024, entitas induk                        As of December 31, 2024, the direct and ultimate
     langsung dan entitas induk terakhir Perseroan adalah                holding entity of the Company is PT Bank Mandiri
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Badan Usaha Milik                    (Persero) Tbk, state-owned company, owned by the
     Negara (BUMN) yang dimiliki oleh Pemerintah                         Government of the Republic of Indonesia.
     Republik Indonesia.




                                                            12
Page 306
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.     MATERIAL              ACCOUNTING                POLICY
                                                                          INFORMATION
     Kebijakan akuntansi yang material, yang diterapkan                  The material accounting policies, applied in the
     dalam penyusunan laporan keuangan Perseroan                         preparation of the Company’s financial statements
     adalah sebagai berikut:                                             were as follows:
     a.   Pernyataan kepatuhan                                            a. Statement of compliance

          Laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai                       The financial statements have been prepared
          dengan Standar Akuntansi Keuangan di                                and presented in accordance with Indonesian
          Indonesia, yang mencakup Pernyataan dan                             Financial Accounting Standards, which
          Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan                            include the Statements and Interpretations
          Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan                           issued by the Indonesian Accounting
          Indonesia (DSAK-IAI) dan peraturan Bapepam-                         Standards Board (DSAK-IAI) and Indonesian
          LK No. VIII.G.7 lampiran keputusan Ketua                            Capital Market Supervisory Agency (Bapepam-
          Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal                              LK) Regulation No. VIII.G.7 appendix of the
          25 Juni 2012 tentang “Pedoman atas Penyajian                        Decision of the Chairman of Bapepam-LK
          dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten                            No. KEP-347/BL/2012 dated 25 June 2012
          atau Perusahaan Publik”.                                            regarding the “Guidelines on Financial
                                                                              Statements Presentations and Disclosures for
                                                                              Issuers or Public Companies”.
     b.   Dasar penyusunan laporan keuangan                               b. Basis of preparation of the                 financial
                                                                             statements
          Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep                         The financial statements have been prepared
          akrual, kecuali laporan arus kas, dan                               on the accrual basis, except for the statement
          menggunakan konsep biaya historis kecuali                           of cash flows, and using the historical cost
          seperti yang disebutkan dalam catatan atas                          concept of accounting, except as disclosed in
          laporan keuangan yang relevan.                                      the relevant notes herein.
          Laporan arus kas disusun menggunakan metode                         The statement of cash flows are prepared
          langsung dan arus kas dikelompokkan atas                            based on direct method by classifying cash
          dasar    aktivitas  operasi,   investasi  dan                       flows on the basis of operating, investing and
          pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas, kas                       financing activities. For the purposes of the
          dan setara kas mencakup kas, kas pada bank                          statement of cash flows, cash and cash
          dan deposito berjangka dengan jangka waktu                          equivalents include cash on hand, cash in
          jatuh tempo tiga bulan atau kurang, sepanjang                       banks and time deposits with original maturity
          tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman                       of three months or less, as long as they are not
          atau dibatasi penggunaannya.                                        being pledged as collateral for borrowings or
                                                                              restricted.
          Pos-pos dalam Penghasilan Komprehensif                              The items under Other Comprehensive Income
          Lainnya disajikan terpisah antara akun - akun                       (OCI) are presented separately between items
          yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan                       to be reclassified to profit or loss and those
          akun - akun yang tidak akan direklasifikasikan ke                   items not to be reclassified to profit or loss.
          laba rugi.
          Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai                            The preparation of financial statements in
          dengan standar akuntansi keuangan Indonesia,                        conformity      with   Indonesian    Financial
          dibutuhkan estimasi dan asumsi yang                                 Accounting Standards requires the use of
          mempengaruhi:                                                       estimates and assumptions that affects:
          -   nilai aset dan liabilitas dilaporkan dan                        - the reported amounts of assets and
              pengungkapan atas aset dan liabilitas                               liabilities and disclosure of contingent
              kontinjensi pada tanggal laporan keuangan,                          assets and liabilities at the date of the
              dan                                                                 financial statements, and
          -   jumlah pendapatan dan beban selama                              - the reported amounts of revenues and
              periode pelaporan.                                                  expenses during the reported period.




                                                              13
Page 307
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                           PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                     As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                     and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)
     b.   Dasar penyusunan           laporan     keuangan                  b. Basis of preparation of the                 financial
          (lanjutan)                                                          statements (continued)
          Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan                             Although these estimates are based on
          pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian                          management’s best knowledge of current
          dan tindakan saat ini, hasil yang timbul mungkin                     events and activities, actual results may differ
          berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.                        from those estimates.
          Mata uang penyajian yang digunakan pada                              The presentation currency used in the
          laporan keuangan adalah Rupiah, yang                                 financial statements is Indonesian Rupiah,
          merupakan mata uang fungsional.                                      which is the functional currency of the
                                                                               Company.
          Seluruh angka dalam laporan keuangan ini,                            The amounts in the financial statements are
          kecuali dinyatakan secara khusus, dibulatkan                         rounded to and stated in millions of Rupiah
          menjadi dan disajikan dalam jutaan Rupiah                            unless otherwise stated.
          kecuali dinyatakan lain.
     c.   Aset dan liabilitas keuangan                                     c. Financial assets and liabilities
          Aset keuangan                                                        Financial assets
          Perseroan menggunakan 2 (dua) dasar untuk                            The Company uses 2 (two) bases for
          mengklasifikasikan    aset   keuangan     yaitu                      classifying financial assets, namely evaluation
          penilaian model bisnis dan penilaian mengenai                        of the business model and evaluation of
          arus kas kontraktual yang diperoleh semata dari                      contractual cash flows obtained solely from
          pembayaran pokok dan bunga.                                          payment of principal and interest.
          Penilaian model bisnis                                               Valuation of the business model
          Model bisnis ditentukan pada level yang                              The business model is determined at a level
          mencerminkan bagaimana kelompok aset                                 that reflects how groups of financial assets are
          keuangan dikelola       bersama-sama untuk                           managed together to achieve certain business
          mencapai tujuan bisnis tertentu.                                     objectives.
          Penilaian model bisnis dilakukan dengan                              The evaluation of the business model is carried
          mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas pada,                        out by considering, but not limited to, the
          hal-hal berikut:                                                     following:
           Bagaimana kinerja dari model bisnis dan                                 How the performance of the business
              aset keuangan yang dimiliki dalam model                                model and financial assets held in the
              bisnis dievaluasi dan dilaporkan kepada                                business model are evaluated and
              personil manajemen kunci Perseroan;                                    reported to the Company's key
                                                                                     management personnel;
             Apakah risiko yang memengaruhi kinerja dari                           What risks affect the performance of the
              model bisnis (termasuk aset keuangan yang                              business model (including financial
              dimiliki dalam model bisnis) dan khususnya                             assets held in the business model) and
              bagaimana cara aset keuangan tersebut                                  specifically how the financial assets are
              dikelola; dan                                                          managed; and
             Bagaimana penilaian kinerja pengelola aset                            How to evaluate the performance of
              keuangan (sebagai contoh, apakah penilaian                             managers of financial assets (for
              kinerja berdasarkan nilai wajar dari aset yang                         example,       whether      performance
              dikelola atau arus kas kontraktual yang                                appraisals are based on the fair value of
              diperoleh);                                                            the assets being managed or the
                                                                                     contractual cash flows obtained);
             Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang                            Expected frequency, value, and timing of
              diharapkan.                                                            sales.




                                                               14
Page 308
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                            PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                      As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                      and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                          2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                             INFORMATION (continued)
     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                           c. Financial assets and liabilities (continued)
          Aset keuangan (lanjutan)                                              Financial assets (continued)

          Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang                          Evaluation of contractual cash flows obtained
          diperoleh semata dari pembayaran pokok dan                            solely from payment of principal and interest
          bunga
          Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang                          An assessment of contractual cash flows
          diperoleh semata dari pembayaran pokok dan                            obtained solely from principal and interest
          bunga dilakukan dengan mempertimbangkan                               payments is made by considering contractual
          persyaratan kontraktual, termasuk apakah aset                         terms, including whether financial assets
          keuangan mengandung persyaratan kontraktual                           contain contractual terms that can change the
          yang dapat mengubah waktu atau jumlah arus                            timing or amount of contractual cash flows. In
          kas kontraktual. Dalam melakukan penilaian,                           assessing, the Company considers:
          Perseroan mempertimbangkan:
           Peristiwa kontinjensi yang akan mengubah                                Contingency events that will change the
              waktu atau jumlah arus kas kontraktual;                                timing or amount of contractual cash flows;
           Fitur leverage;                                                         Leverage feature;
           Persyaratan pembayaran dimuka dan                                       Terms of advance payment and
              perpanjangan kontraktual;                                              contractual extension;
           Persyaratan mengenai klaim yang terbatas                                Requirements regarding limited claims for
              atas arus kas yang berasal dari aset spesifik;                         cash flows from specific assets; and
              dan
           Fitur yang dapat mengubah nilai waktu dari                              Features that can change the time value of
              elemen uang.                                                           the money element.
          Perseroan          mengklasifikasikan      aset                         The Company classifies its financial assets
          keuangannya berdasarkan kategori sebagai                                according to the following categories at initial
          berikut pada saat pengakuan awal:                                       recognition:
           Aset keuangan yang diukur pada biaya                                   Financial assets measured at amortized
              perolehan diamortisasi;                                                 cost;
           Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                             Financial assets measured at fair value
              melalui penghasilan komprehensif lain;                                  through other comprehensive income;
           Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                             Financial assets measured at fair value
              melalui laba rugi.                                                      through profit or loss.
          Selama tahun berjalan dan pada tanggal laporan                        During the year and at the date of statement of
          posisi keuangan, Perseroan hanya memiliki aset                        financial position, the Company only has
          keuangan yang diukur pada biaya perolehan                             financial assets measured at amortized cost
          diamortisasi serta derivatif lindung nilai sehingga                   and hedging derivatives. Therefore, the
          kebijakan akuntansi selain klasifikasi aset                           accounting      policies     other   than   the
          keuangan yang diukur pada biaya perolehan                             classifications of financial assets measured at
          diamortisasi serta derivatif lindung nilai tidak                      amortized cost and hedging derivatives are not
          diungkapkan.                                                          disclosed.

          Aset keuangan yang          diukur   pada    biaya                    Financial assets measured at amortized cost
          perolehan diamortisasi
          Aset keuangan diukur pada biaya perolehan                               Financial assets are measured at amortized
          diamortisasi jika memenuhi kondisi:                                     cost if they meet the following conditions:
           aset keuangan dikelola dalam model bisnis                              financial assets are managed in a
             yang bertujuan untuk memiliki aset                                       business model that aims to have
             keuangan dalam rangka mendapatkan arus                                   financial assets in order to obtain
             kas kontraktual; dan                                                     contractual cash flows; and
           persyaratan kontraktual dari aset keuangan                             the contractual terms of the financial
             tersebut memberikan hak pada tanggal                                     asset provide rights on a certain date for
             tertentu atas arus kas yang diperoleh semata                             cash flows obtained solely from payment
             dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI)                                   of principal and interest (SPPI) on the
             dari jumlah pokok terutang.                                              principal amount owed.



                                                                15
Page 309
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                           PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                     As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                     and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)
     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                          c. Financial assets and liabilities (continued)
          Aset keuangan (lanjutan)                                             Financial assets (continued)

          Aset keuangan yang diukur           pada    biaya                    Financial assets measured at amortized cost
          perolehan diamortisasi (lanjutan)                                    (continued)

          Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang                          Financial assets carried at amortized cost are
          diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui                       initially recognized at fair value plus
          pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi                          transaction costs and administration income
          dan pendapatan administrasi dan selanjutnya                           and subsequently measured at amortized cost
          diukur pada biaya perolehan diamortisasi                              using the effective interest rate method.
          dengan menggunakan suku bunga efektif.

          Aset keuangan yang diukur pada biaya                                  Financial assets carried at amortized cost
          perolehan diamortisasi meliputi kas dan setara                        consist of cash and cash equivalents,
          kas, piutang pembiayaan konsumen, piutang                             consumer financing receivables, finance lease
          sewa pembiayaan, anjak piutang, piutang lain-                         receivables, factoring receivables, other
          lain dan aset lain-lain (piutang karyawan, piutang                    receivables and other assets (employee
          bunga, setoran dalam perjalanan dan uang                              receivables, interest receivables, deposit in
          jaminan).                                                             transit and security deposit).

          Pendapatan dari aset keuangan yang diukur                             Income from financial assets measured at
          pada biaya perolehan diamortisasi dicatat dalam                       amortized cost is included in the statement of
          laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif                        profit or loss and other comprehensive income
          lain   dan    diakui    sebagai    “Pendapatan                        and is reported as “Consumer financing
          pembiayaan konsumen”, ”Pendapatan sewa                                income”, “Finance lease income” and
          pembiayaan” dan “Pendapatan anjak piutang”.                           “Factoring income”.

          Dalam hal terjadi penurunan nilai, cadangan                           In the case of impairment, allowance for
          kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai                           impairment losses is reported as a deduction
          pengurang dari nilai tercatat dari aset keuangan                      from the carrying value of the financial assets
          yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi,                        measured at amortized cost and recognized in
          dan diakui di dalam laporan laba rugi dan                             the statement of profit or loss and other
          penghasilan    komprehensif        lain   sebagai                     comprehensive income as “Provision for
          “Penyisihan kerugian penurunan nilai”.                                impairment losses”.

          Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                           Financial assets measured at fair value
          melalui laba rugi                                                    through profit or loss

          Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                            Financial assets measured at fair value
          melalui laba rugi termasuk aset keuangan untuk                        through profit or loss include financial assets
          diperdagangkan dan aset keuangan yang                                 held for trading and financial assets
          ditetapkan pada saat pengakuan awal untuk                             designated upon initial recognition at fair value
          diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.                            through profit or loss.

          Aset derivatif diklasifikasikan sebagai kelompok                      Derivative assets are classified as held for
          diperdagangkan kecuali mereka ditetapkan                              trading unless they are designated as effective
          sebagai instrumen lindung nilai efektif. Aset                         hedging instruments. Financial assets at fair
          keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui                         value through profit or loss are carried in the
          laba rugi disajikan dalam laporan posisi                              statement of financial position at fair value with
          keuangan pada nilai wajar dengan keuntungan                           gains or losses recognized in the profit or loss.
          atau kerugian dari perubahan nilai wajar diakui
          dalam laba rugi.




                                                               16
Page 310
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)

     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                         c. Financial assets and liabilities (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                            Financial assets (continued)

          Pengakuan                                                           Recognition

          Perseroan menggunakan akuntansi tanggal                             The Company uses trade date accounting for
          perdagangan untuk kontrak reguler ketika                            regular way contracts when recording financial
          mencatat transaksi aset keuangan.                                   assets transactions.

          Penurunan nilai dari aset keuangan                                  Impairment of financial assets

          Pada setiap tanggal pelaporan, Perseroan                            At each reporting date, the Company
          mengukur penyisihan kerugian penurunan nilai                        measures the Allowance of impairment losses
          instrumen      keuangan    sejumlah    kredit                       on financial instruments over their lifetime
          ekspektasian sepanjang umurnya, jika risiko                         expectancy, if the credit risk of the financial
          kredit atas instrumen keuangan tersebut telah                       instrument has increased significantly since
          meningkat secara signifikan sejak pengakuan                         initial recognition.
          awal.

          Jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit atas                     If at the reporting date, the credit risk of the
          instrumen keuangan tidak meningkat secara                           financial instrument has not increased
          signifikan sejak pengakuan awal, entitas                            significantly since initial recognition, the entity
          mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen                        measures the allowance of impairment losses
          keuangan      tersebut     sejumlah      kerugian                   for the financial instrument in the amount of the
          ekspektasian 12 bulan. Kerugian dimaksud                            expected 12-month loss. The aforementioned
          merepresentasikan kerugian kredit ekspektasian                      losses represent expected loan losses arising
          yang timbul dari peristiwa gagal bayar instrumen                    from financial instrument defaults that may
          keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan                        occur 12 months after the reporting date.
          setelah tanggal pelaporan.

          Selanjutnya, Perseroan mengelompokkan aset                          Furthermore, the Company classifies financial
          keuangan berdasarkan hasil evaluasi tersebut                        assets based on the evaluation results which
          yang mencerminkan tingkat risiko kredit aset                        reflects the level of the credit risk of financial
          keuangan.                                                           assets.

          a) Stage 1                                                           a) Stage 1

             Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, risiko                         At the evaluation date for impairment, the
             kredit atas instrumen keuangan tidak                                  credit risk for financial instruments is not
             meningkat      secara    signifikan    sejak                          increased     significantly    since   initial
             pengakuan awal yang dapat dibuktikan                                  recognition as evidenced by no overdue of
             dengan tidak terdapat tunggakan lebih dari                            more than 30 days. For this reason, the
             30 hari. Atas hal tersebut, Perseroan akan                            Company will measure the allowance for
             mengukur penyisihan kerugian untuk                                    losses for the financial instrument in the
             instrumen keuangan tersebut sejumlah                                  amount of 12-month expected credit
             kerugian kredit ekspektasian 12 bulan.                                losses.

             Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan                                 The 12-month expected credit loss is part
             adalah bagian dari kerugian kredit                                    of the expected credit loss throughout its
             ekspektasian sepanjang umurnya yang                                   lifetime that represents an expected credit
             merepresentasikan    kerugian    kredit                               loss arising from a default on financial
             ekspektasian yang timbul dari peristiwa                               instruments that might occur 12 months
             gagal bayar instrumen keuangan yang                                   after reporting date.
             mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah
             tanggal pelaporan.




                                                              17
Page 311
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                            PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                      As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                      and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                          2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                             INFORMATION (continued)

     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                           c. Financial assets and liabilities (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                              Financial assets (continued)

          Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan)                         Impairment of financial assets (continued)

          Selanjutnya, Perseroan mengelompokkan aset                            Furthermore, the Company classifies financial
          keuangan berdasarkan hasil evaluasi tersebut                          assets based on the evaluation results which
          yang mencerminkan tingkat risiko kredit aset                          reflects the level of the credit risk of financial
          keuangan. (lanjutan)                                                  assets. (continued)

          b) Stage 2                                                             b) Stage 2

              Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, risiko                          At the evaluation date of impairment, credit
              kredit atas instrumen keuangan telah                                   risk on financial instruments has increased
              meningkat      secara   signifikan     sejak                           significantly since initial recognition, which
              pengakuan awal yang dapat dibuktikan                                   can be proven by the overdue between
              dengan terdapat tunggakan antara 31 hari                               31 days and 90 days or there was a
              sampai dengan 90 hari atau terjadi                                     restructuring of financial assets that did not
              restrukturisasi atas aset keuangan yang                                result in the recognition of assets
              tidak menyebabkan pengakuan aset yang                                  originating from deteriorating financial
              berasal dari aset         keuangan yang                                assets, where before restructuring the
              memburuk, dimana sebelum restrukturisasi                               assets were at stage 1 or 2.
              aset berada pada stage 1 atau 2.
              Atas hal tersebut, Perseroan akan mengukur                             For this reason, the Company will measure
              penyisihan kerugian untuk instrumen                                    the allowance for losses for these financial
              keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit                             instruments at the amount of expected
              ekspektasian sepanjang umurnya.                                        credit losses over their lifetime.
          b) Stage 3                                                             b) Stage 3
              Pada tanggal evaluasi penurunan nilai,                                 At the evaluation date of impairment, there
              terdapat bukti objektif bahwa instrumen                                is objective evidence that the financial
              keuangan mengalami penurunan nilai yang                                instruments are impaired, which can be
              dapat dibuktikan dengan terdapat tunggakan                             proven by being in overdue of more than
              lebih dari 90 hari atau telah diserahkannya                            90 days or motor vehicle collaterals owned
              jaminan kendaraan milik konsumen untuk                                 by customers have been submitted for
              pelunasan piutang pembiayaan. Atas hal                                 settlement of their financing receivables.
              tersebut,   Perseroan      akan    mengukur                            For this reason, the Company will measure
              penyisihan kerugian untuk instrumen                                    the allowance for losses for these financial
              keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit                             instruments at the amount of expected
              ekspektasian sepanjang umurnya.                                        credit losses over their lifetime.
          Tujuan dari persyaratan penurunan nilai adalah                        The purpose of the impairment requirements is
          untuk mengakui kerugian kredit ekspektasian                           to recognize expected credit losses over the life
          sepanjang umurnya atas semua instrumen                                of all financial instruments that have
          keuangan yang telah mengalami peningkatan                             experienced a significant increase in credit risk
          risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan                       since initial recognition - whether assessed
          awal - baik dinilai secara individu atau kolektif -                   individually or collectively - taking into account
          dengan mempertimbangkan semua informasi                               all reasonable and supportable information,
          yang wajar dan terdukung, termasuk informasi                          including estimated future information (forward-
          yang bersifat perkiraan masa depan (forward-                          looking).
          looking).




                                                                18
Page 312
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                           PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                     As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                     and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)

     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                          c. Financial assets and liabilities (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                             Financial assets (continued)

          Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan)                        Impairment of financial assets (continued)
          Perseroan menerapkan persyaratan penurunan                           The Company applies an impairment
          nilai untuk aset keuangan yang diukur pada biaya                     requirement for financial assets measured at
          perolehan diamortisasi dan aset keuangan yang                        amortized cost and financial assets measured
          diukur pada nilai wajar melalui penghasilan                          at fair value through other comprehensive
          komprehensif lain.                                                   income.
          Kerugian     kredit    ekspektasian     sepanjang                    Expected credit losses for the entire lifetime are
          umurnya diakui secara kolektif dengan                                recognized      collectively  by     considering
          mempertimbangkan informasi risiko kredit                             comprehensive credit risk information. The
          komprehensif.       Informasi     risiko    kredit                   comprehensive credit risk information must
          komprehensif tersebut harus memasukan tidak                          include not only arrears information but also all
          hanya informasi tunggakan tetapi juga seluruh                        relevant credit information, including forward-
          informasi kredit relevan, termasuk informasi                         looking macroeconomic information, to
          makroekonomi forward-looking, untuk mendekati                        approach the outcome of recognizing expected
          hasil   dari    pengakuan      kerugian     kredit                   credit losses over the life when there is a
          ekspektasian sepanjang umurnya ketika terdapat                       significant increase in credit risk since initial
          kenaikan signifikan pada risiko kredit sejak                         recognition at the level of individual
          pengakuan awal pada level instrumen individu.                        instruments.
          Cadangan kerugian penurunan nilai secara                             Allowance for impairment losses on impaired
          individual dihitung dengan menggunakan                               financial assets that was assessed individually
          metode diskonto arus kas (discounted cash                            is computed using discounted cash flows
          flows).   Sedangkan       cadangan       kerugian                    method. For allowance for impairment losses
          penurunan nilai secara kolektif dihitung dengan                      on impaired financial assets that was assessed
          menggunakan metode statistik dari data historis                      collectively, the Company uses statistical
          berupa probability of default di masa lalu, waktu                    method of the historical data such as the
          pengembalian dan jumlah kerugian yang terjadi                        probability of default, timing of recoveries, the
          (Loss Given Default) yang selanjutnya                                amount of loss incurred (Loss Given Default),
          disesuaikan    lagi    dengan      pertimbangan                      considering management’s judgment of
          manajemen terkait kondisi ekonomi dan kredit                         current economic and credit conditions.
          saat ini.
          Dalam mengevaluasi penurunan nilai secara                            In evaluating collective impairment, the
          kolektif,     Perseroan       mengklasifikasikan                     Company classified financing receivables
          segmentasi piutang pembiayaan berdasarkan                            segmentation based on the similar risk
          kesamaan karakteristik risiko. Perseroan                             characteristics. The Company divide the
          membagi segmentasi piutang pembiayaan                                financing receivables segmentation into
          menjadi badan usaha - captive, badan usaha -                         corporate - captive, corporate - reguler,
          reguler, karyawan - captive, karyawan - reguler,                     employee - captive, employee - reguler,
          wirausaha - captive, dan wirausaha - reguler                         entrepreneur - captive, entrepreneur - reguler
          untuk tujuan perhitungan penurunan nilai secara                      for the purpose of calculating collective
          kolektif.                                                            impairment.




                                                               19
Page 313
                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                  Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                              PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                        As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                        and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                            2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                               INFORMATION (continued)

     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                             c. Financial assets and liabilities (continued)

          Aset keuangan (lanjutan)                                                Financial assets (continued)

          Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan)                           Impairment of financial assets (continued)
          Ketika suatu piutang tidak tertagih, piutang                            When a receivable is uncollectible, it is written
          tersebut dihapus buku dengan menjurnal balik                            off against the related allowance for
          cadangan kerugian penurunan nilai. Piutang                              impairment losses. Such receivables are
          tersebut dapat dihapus buku setelah semua                               written off after all the necessary procedures
          prosedur yang diperlukan telah dilakukan dan                            have been completed and the amount of the
          jumlah kerugian telah ditentukan. Beban                                 loss has been determined. Impairment
          penurunan nilai yang terkait dengan pinjaman                            charges relating to loans and receivables are
          yang diberikan dan piutang diklasifikasikan ke                          classified into “Allowance for impairment
          dalam “Cadangan kerugian penurunan nilai”.                              losses”.
          Jika pada periode berikutnya, jumlah kerugian                           If in the subsequent period, the amount of the
          penurunan nilai berkurang dan pengurangan                               impairment loss decreases and the decrease
          tersebut dapat dikaitkan secara obyektif pada                           can be related objectively to an event occurring
          peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai                          after the impairment was recognized (such as
          diakui (seperti meningkatnya peringkat piutang                          an improvement in the debtor’s receivable
          debitur), maka kerugian penurunan nilai yang                            rating), the previously recognized impairment
          sebelumnya diakui harus dipulihkan, dengan                              loss is reversed by adjusting the allowance for
          menyesuaikan     akun    cadangan     kerugian                          impairment losses. The amount of the
          penurunan nilai. Jumlah pemulihan aset                                  impairment reversal is recognized in the
          keuangan diakui pada laporan laba rugi dan                              statement of profit or loss and other
          penghasilan komprehensif lain.                                          comprehensive income.
          Penerimaan kemudian atas piutang yang telah                             Subsequent recoveries of receivable written off
          dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan                                are recognized as other income upon receipt.
          lain-lain pada saat diterima.
          Liabilitas keuangan                                                     Financial liabilities
          Perseroan          mengklasifikasikan      liabilitas                   The Company classifies its financial liabilities
          keuangan dalam kategori (i) liabilitas keuangan                         in the category of (i) financial liabilities
          yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba                       measured at fair value through profit or loss
          rugi dan (ii) liabilitas keuangan yang diukur pada                      and (ii) financial liabilities measured at
          biaya perolehan diamortisasi.                                           amortized cost.
          Selama tahun berjalan dan pada tanggal laporan                          During the year and at the date of statement of
          posisi keuangan, Perseroan tidak memiliki                               financial position, the Company does not have
          liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar                        financial liabilities that are measured at fair
          melalui laporan laba rugi. Perseroan juga                               value through profit or loss. The Company has
          memiliki utang derivatif yang diakui sebagai                            derivative payables that are accounted for as
          lindung nilai yang efektif.                                             an effective hedge.

          Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya                              Financial liabilities measured at amortized cost
          perolehan diamortisasi

          Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan                           Financial liabilities at amortized cost are
          yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi                           initially recognized at fair value less transaction
          diukur pada nilai wajar dikurangi biaya transaksi.                      costs.

          Setelah pengakuan awal, Perseroan mengukur                              After initial recognition, the Company
          seluruh liabilitas keuangan yang diukur pada                            measures all financial liabilities at amortized
          biaya     perolehan     diamortisasi  dengan                            cost using effective interest rate method.
          menggunakan metode suku bunga efektif.




                                                                  20
Page 314
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                           PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                     As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                     and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)

     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                          c. Financial assets and liabilities (continued)

          Liabilitas keuangan (lanjutan)                                       Financial liabilities (continued)

          Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya                           Financial liabilities measured at amortized cost
          perolehan diamortisasi (lanjutan)                                    (continued)

          Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya                           Financial liabilities measured at amortized cost
          perolehan diamortisasi antara lain utang usaha,                      include trade payables, other payables,
          utang lain-lain, beban yang masih harus dibayar,                     accrued expenses, borrowings, and securities
          pinjaman yang diterima, dan surat berharga yang                      issued.
          diterbitkan.

          Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar                      Financial liabilities measured at fair value
          melalui laba atau rugi                                                through profit or loss

          Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar                     Financial liabilities measured at fair value
          melalui laba atau rugi mencakup liabilitas                           through profit or loss include financial liabilities
          keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok                        held for trading and financial liabilities
          diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang                          designated upon initial recognition at fair value
          pada saat pengakuan awalnya, telah ditetapkan,                       through profit or loss.
          diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi.

          Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam                           Financial liabilities are classified as held for
          kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau                          trading if these are incurred for the purpose of
          dimiliki untuk tujuan dijual dalam waktu dekat.                      selling in the near term. Derivative liabilities are
          Liabilitas derivatif juga diklasifikasikan dalam                     also classified as held for trading unless these
          kelompok diperdagangkan kecuali derivatif yang                       are designated as effective hedging
          ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang                      instruments.
          efektif.

          Laba atau rugi atas liabilitas keuangan dalam                        Gains or losses on financial liabilities held for
          kelompok diperdagangkan harus diakui dalam                           trading are recognized in profit or loss.
          laba rugi.
          Penghentian pengakuan                                                Derecognition

          Penghentian      pengakuan       aset    keuangan                    Financial assets are derecognized when the
          dilakukan ketika hak kontraktual atas arus kas                       contractual rights to receive the cash flows
          yang berasal dari aset keuangan tersebut                             from these assets have ceased to exist or the
          berakhir, atau ketika aset keuangan tersebut                         assets have been transferred and substantially
          telah ditransfer dan secara substansial seluruh                      all the risks and rewards of ownership of the
          risiko dan manfaat atas kepemilikan aset                             assets are also transferred (if substantially all
          tersebut telah ditransfer (jika secara substansial                   the risk and rewards were not transferred, the
          seluruh risiko dan manfaat tidak ditransfer, maka                    Company tests control to ensure that
          Perseroan       melakukan        evaluasi    untuk                   continuing involvement on the basis of any
          memastikan keterlibatan berkelanjutan atas                           retained powers of control does not prevent
          kendali yang masih dimiliki tidak mencegah                           derecognition).    Financial    liabilities  are
          penghentian pengakuan). Liabilitas keuangan                          derecognized when they have been redeemed
          dihentikan pengakuannya ketika liabilitas telah                      or otherwise extinguished.
          dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.




                                                               21
Page 315
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)

     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                         c. Financial assets and liabilities (continued)
          Penghentian pengakuan (lanjutan)                                    Derecognition (continued)
          Penghentian pengakuan piutang pembiayaan                            Consumer financing receivables that was
          konsumen yang mengalami penurunan nilai,                            impaired are derecognized when the
          dilakukan     pada    saat   piutang     tersebut                   receivables have been written off. Doubtful
          dihapusbukukan. Penghapusbukuan dilakukan                           receivables are written off when they have
          terhadap piutang yang telah menunggak lebih                         been overdue for more than 180 days based
          dari 180 hari berdasarkan hasil reviu manajemen                     on the management review (2024: 180 days
          (2024: 180 hari secara otomatis) atau ketika                        automatically)    or   when      management
          manajemen menyimpulkan bahwa upaya                                  concludes that collection efforts have been
          penagihan telah dilakukan secara memadai                            sufficiently undertaken but the receivables
          namun piutang tidak dapat tertagih secara                           cannot be fully collected. The write-off of
          maksimal. Penghapusbukuan piutang tidak                             doubtful accounts do not eliminate the right to
          merupakan       penghapustagihan,       sehingga                    collect and hence are still to be pursued for
          kegiatan penagihan tetap dilanjutkan. Penagihan                     collection continuously. Collections are still
          tetap dilakukan dengan cara menagihkan sisa                         carried out by attempting to recover the
          piutang debitur dengan upaya maksimal.                              remaining debtor receivables to the fullest
                                                                              extent possible.
          Perseroan menerima kendaraan dari konsumen                          The Company receives motor vehicles from
          dan membantu untuk menjual kendaraan                                customers and assist them in selling their
          tersebut sehingga konsumen dapat melunasi                           motor vehicles so that the customers are able
          utang pembiayaan konsumennya.                                       to settle their consumer financing payables.
          Konsumen memberi kuasa kepada Perseroan                             The customers give the right to the Company
          untuk menjual kendaraan ataupun melakukan                           to sell the motor vehicles or take any other
          tindakan lainnya dalam upaya penyelesaian                           actions to settle the outstanding consumer
          piutang pembiayaan konsumen bila terjadi                            financing receivables in the events of default.
          wanprestasi terhadap perjanjian pembiayaan.                         Customers are entitled to the positive
          Konsumen berhak atas selisih lebih antara nilai                     difference between the proceeds from sale of
          penjualan dengan saldo piutang pembiayaan                           the motor vehicles and the outstanding
          konsumen. Jika terjadi selisih kurang, kerugian                     consumer financing receivables. If difference is
          yang terjadi dibebankan pada laporan laba rugi                      negative, the resulting loss is charged to the
          dan penghasilan komprehensif lain tahun                             current year statement of profit or loss and
          berjalan.                                                           other comprehensive income.
          Jaminan kendaraan milik konsumen untuk                              Motor vehicle collaterals owned by customers
          pelunasan piutang pembiayaan konsumen yang                          for settlement of their consumer financing
          belum dihapus buku, dinyatakan sebesar nilai                        receivables that have not been written off are
          tercatat piutang pembiayaan konsumen terkait                        presented at the carrying value of the related
          setelah dikurangi penyisihan kerugian atas                          consumer      financing    receivables,   less
          penurunan nilai.                                                    allowance for impairment losses.
          Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan                              Modification of Cash Flows of Financial
                                                                              Assets

          Penilaian apakah suatu aset keuangan telah                          An assessment of whether a financial asset
          dimodifikasi baik secara substansial maupun                         has been modified substantially or not is
          tidak substansial dilakukan oleh unit bisnis yang                   carried out by a business unit who authorized
          berwenang       melakukan      modifikasi    atau                   to modify or restructure the financial assets
          restrukturisasi aset keuangan pada saat unit                        when the business unit carries out modification
          bisnis tersebut melakukan tindakan modifikasi                       or restructuring of the financial assets.
          atau restrukturisasi atas suatu aset keuangan.




                                                              22
Page 316
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                       2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                          INFORMATION (continued)
     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                        c. Financial assets and liabilities (continued)

          Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan                             Modification of Cash Flows of Financial
          (lanjutan)                                                         Assets (continued)
          Modifikasi aset keuangan dianggap substansial                      Modifications to financial assets are
          dan Perseroan akan berhenti mengakui aset                          considered substantial and the Company will
          keuangan awal ketika:                                              derecognize the original financial assets when:
          (a) aset keuangan (atau bagiannya) berakhir,                       (a) the financial asset (or a portion) expires,
              yaitu jika debitur secara hukum dibebaskan                         that is, if the debtor is legally released from
              dari tanggung jawab utama atas aset                                primary responsibility for the asset (or any
              tersebut (atau bagiannya), baik melalui                            portion), either by legal process or by the
              proses hukum maupun oleh kreditur                                  creditor entering into a new credit contract
              pembuatan kontrak kredit baru (sebagai                             (for example, the equity conversion
              contoh, opsi equity conversion); atau                              option); or
          (b) terdapat konversi mata uang.                                   (b) there is a currency conversion.
          Perseroan kemudian akan mengukur aset                              The Company will then measure the modified
          keuangan yang telah dimodifikasi baik secara                       financial assets either substantially or not in the
          substansial maupun tidak substansial dengan                        following manner:
          cara berikut:
          (a) Modifikasi Aset Keuangan yang Substansial                      (a) Substantial Modification of Financial
                                                                                 Assets
              1.   Saat arus kas kontraktual atas aset                           1. When the contractual cash flows on
                   keuangan         direnegosiasi    atau                            financial assets are renegotiated or
                   dimodifikasi (antara lain ketika kredit                           modified (for example, when credit is
                   direstrukturisasi) dimana renegosiasi                             restructured) where the renegotiation
                   atau modifikasi tersebut menghasilkan                             or      modification      results       in
                   penghentian         pengakuan      aset                           derecognition of the financial asset,
                   keuangan, Perseroan akan mencatat                                 the Company will record the financial
                   aset keuangan tersebut sebagai aset                               asset as a new/modified financial
                   keuangan      baru/modifikasian   pada                            asset on the modification/negotiation
                   tanggal modifikasi/negosiasi.                                     date.
              2.   Selisih jumlah tercatat bruto aset                            2. The difference between the gross
                   keuangan awal dengan nilai wajar aset                             carrying amount of the original
                   modifikasian diakui di laba rugi.                                 financial asset and the fair value of the
                                                                                     modified asset is recognized in profit
                                                                                     or loss.
              3.   Pendapatan atau biaya transaksi yang                          3. Transaction income or costs incurred
                   terjadi sehubungan dengan kejadian                                in connection with a modification
                   modifikasi diakui sebagai bagian dari                             event are recognized as part of the
                   keuntungan      atau    kerugian   atas                           gain or loss on the modification.
                   modifikasi tersebut.
              4.   Selanjutnya, Perseroan melakukan                               4.   Next, the Company will assess
                   penilaian apakah aset keuangan                                      whether new/modified financial assets
                   baru/modifikasian merupakan aset                                    are    assets     that    arise  from
                   yang berasal dari aset keuangan                                     deteriorating financial assets.
                   memburuk.
              5.   Pengakuan pendapatan bunga atas                                5.   The recognition of interest income on
                   aset yang berasal dari aset keuangan                                assets originating from deteriorating
                   memburuk ditentukan berdasarkan                                     financial assets is determined based
                   suku bunga efektif yang telah                                       on the risk-adjusted effective interest
                   disesuaikan dengan risiko kredit (risk-                             rate to discount the cash flows of
                   adjusted effective interest rate) untuk                             modified financial assets.
                   mendiskontokan       arus   kas    aset
                   keuangan yang telah dimodifikasi.




                                                             23
Page 317
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)

     c.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                         c. Financial assets and liabilities (continued)

          Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan                              Modification of Cash Flows of Financial
          (lanjutan)                                                          Assets (continued)

          (b) Modifikasi Aset Keuangan yang Tidak                             (b) Non-Substantial Modification of Financial
              Substansial                                                         Assets
              1. Saat Perseroan melakukan renegosiasi                             1. When the Company renegotiates or
                 atau modifikasi arus kas kontraktual                                 modifies contractual cash flows for
                 atas aset keuangan (antara lain ketika                               financial assets (among others, when
                 kredit direstrukturisasi) yang tidak                                 loans are restructured) that do not
                 memenuhi kriteria modifikasi aset                                    meet the criteria for substantial
                 keuangan yang substansial di atas,                                   modification of financial assets above,
                 maka renegosiasi atau modifikasi                                     the renegotiation or modification does
                 tersebut       tidak      menghasilkan                               not result in derecognition of financial
                 penghentian         pengakuan       aset                             assets.
                 keuangan.
              2. Jumlah tercatat bruto aset keuangan                               2.   The gross carrying amount of the
                 dihitung sebesar nilai kini (net present                              financial asset is computed at the net
                 value) dari arus kas kontraktual yang                                 present value of modified or
                 telah dimodifikasi atau direnegosiasi                                 renegotiated contractual cash flows
                 yang didiskontokan menggunakan suku                                   discounted at the original effective
                 bunga efektif awal.                                                   interest rate.
              3. Perseroan       kemudian      mengakui                             3. The Company then recognizes the
                 keuntungan       atau   kerugian    dari                              gain or loss from the modification
                 modifikasi (yaitu sebesar perubahan                                   (namely the change in the gross
                 jumlah tercatat bruto aset keuangan)                                  carrying amount of the financial asset)
                 dalam laporan laba rugi sebagai bagian                                in the income statement as part of
                 dari cadangan kerugian penurunan                                      allowance for impairment losses.
                 nilai.
              4. Pendapatan atau biaya transaksi yang                              4.   Transaction income or costs incurred
                 terjadi sehubungan dengan kejadian                                     in connection with a modification
                 modifikasi diakui sebagai penyesuaian                                  event are recognized as an
                 terhadap jumlah tercatat aset keuangan                                 adjustment to the carrying amount of
                 yang telah dimodifikasi dan diamortisasi                               the modified financial asset and
                 selama sisa jangka waktu aset                                          amortized over the remaining term of
                 keuangan modifikasian tersebut.                                        the modified financial asset.

          Saling hapus                                                        Offsetting

          Aset dan liabilitas keuangan saling hapus                           Financial assets and liabilities are offset and
          disajikan dalam laporan posisi keuangan jika                        the net amount is presented in the statement
          memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk                           of financial position when there is a legally
          melakukan saling hapus buku atas jumlah yang                        enforceable right to offset the recognized
          telah diakui tersebut dan berniat untuk                             amounts and there is intention to settle on a net
          menyelesaikan secara neto atau untuk                                basis or to realize the asset and settle the
          merealisasikan   aset dan menyelesaikan                             liability simultaneously. This means that the
          liabilitasnya secara simultan. Hak yang                             right to set off:
          berkekuatan hukum berarti:
          a.   tidak terdapat kontinjensi di masa yang akan                   a.   must not be contingent on a future event,
               datang, dan                                                         and
          b.   hak yang berkekuatan hukum pada kondisi-                       b.   must be legally enforceable in all of the
               kondisi berikut ini:                                                following circumstances:
               i. kegiatan bisnis normal;                                          i. the normal course of business;
               ii. kondisi kegagalan usaha; dan                                    ii. the event of default; and
               iii. kondisi gagal bayar atau bangkrut.                             iii. the event of insolvency or bankruptcy.




                                                              24
Page 318
                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                       Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                             As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                             and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                   unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                                 2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                                    INFORMATION (continued)

     c.    Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                                 c. Financial assets and liabilities (continued)

           Klasifikasi instrumen keuangan                                              Classification of financial instruments

           Perseroan      mengklasifikasikan    instrumen                              The Company classifies the financial
           keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang                                 instruments into classes that reflects the nature
           mencerminkan sifat dari informasi dan                                       of information and take into account the
           mempertimbangkan karakteristik dari instrumen                               characteristics of those financial instruments.
           keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat                            The classifications are shown in the table
           pada tabel berikut:                                                         below:

                                                                             Golongan
                    Kategori yang didefinisikan                    (ditentukan oleh Perseroan)/
                        oleh PSAK No.109/                           Class (as determined by the              Subgolongan/
                Category as defined by SFAS No.109                          Company)                           Subclasses
                                                                  Kas dan setara kas/Cash and cash equivalents
                                                                  - Kas pada bank/Cash in banks
                                                                  - Deposito berjangka/Time deposit
                                                                  Piutang pembiayaan konsumen/Consumer financing receivables
                                                                  Piutang sewa pembiayaan/Finance lease receivables
                            Aset keuangan yang diukur             Anjak piutang/Factoring receivables
                             pada biaya perolehan yang
                                                                  Piutang lain-lain/Other receivables
          Aset keuangan/     diamortisasi/Financial assets
           Financial         at amortized cost
           assets                                                 Aset lain-lain/Other assets
                                                                  - Piutang karyawan/Employee receivables
                                                                  - Piutang bunga/Interest receivables
                                                                  - Setoran dalam perjalanan/Deposit in transit
                                                                  - Uang jaminan/Security deposit

                            Derivatif lindung nilai/ Hedging      Lindung nilai atas nilai arus kas/Hedging instruments in cash flow hedges
                             derivatives                          - Piutang derivatif/Derivative receivables

                                                                  Beban yang masih harus dibayar/Accrued expenses
                                                                  Pinjaman yang diterima/Borrowings
                                                                  Surat berharga yang diterbitkan/Securities issued
                                                                  Utang usaha/Trade payables
                                                                  - Utang kendaraan/Vehicle payables
                                                                  - Utang asuransi/Insurance payables
                            Liabilitas keuangan yang diukur       Utang lain-lain/Other payables
             Liabilitas      dengan       biaya   perolehan       - Titipan konsumen/customer deposits
             keuangan/       diamortisasi/Financial liabilities   - Liabilitas sewa/lease liabilities
              Financial      at amortized cost                    - Jasa notaris/notary services
              liabilities                                         - Barang dan jasa/goods and services
                                                                  - Pembiayaan bersama/Joint financing
                                                                  - Lain-lain/Others
                                                                  Beban yang masih harus dibayar/Accrued expenses
                                                                  Pinjaman yang diterima/Borrowings
                                                                  Surat berharga yang diterbitkan/Securities issued
                            Derivatif lindung nilai/ Hedging      Lindung nilai atas nilai arus kas/Hedging instruments in cash flow hedges
                             derivatives                          - Utang derivatif/Derivative payables




                                                                   25
Page 319
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)
     d.   Penentuan nilai wajar                                           d. Determination of fair value
          Nilai wajar adalah harga yang akan diterima                         Fair value is the price that would be received
          untuk menjual suatu aset atau harga yang akan                       to sell an asset or paid to transfer a liability in
          dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam                    an orderly transaction between market
          transaksi teratur antara pelaku pasar pada                          participants at the measurement date. The fair
          tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar                          value measurement is based on the
          berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk                            presumption that the transaction to sell the
          menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi                    asset or transfer the liability takes place either:
          di:
           pasar utama untuk aset dan liabilitas                                 in the principal market for the asset or
               tersebut, atau                                                      liability, or
           jika terdapat pasar utama, di pasar yang                              in the absence of the principal market, in
               paling menguntungkan untuk aset atau                                the most advantageous market for the
               liabilitas tersebut.                                                asset or liability.
          Perseroan harus memiliki akses ke pasar utama                       The principal or the most advantageous market
          atau pasar yang paling menguntungkan tersebut.                      must be accessible by the Company.
          Nilai wajar aset dan liabilitas diukur                              The fair value of an asset or a liability is
          menggunakan asumsi yang akan digunakan                              measured using the assumptions that market
          pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau                      participants would use when pricing the asset
          liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku                     or liability, assuming that market participants
          pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi                           act in their economic best interest.
          terbaiknya.
          Perseroan menggunakan teknik penilaian yang                         The Company uses valuation techniques that
          sesuai dalam keadaan dan dimana data yang                           are appropriate in the circumstances and for
          memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar,                        which sufficient data are available to measure
          memaksimalkan penggunaan input yang tidak                           fair value, maximizing the use of relevant
          dapat diobservasi.                                                  observable inputs and minimizing the use of
                                                                              unobservable inputs.
          Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya                       All assets and liabilities for which fair value is
          diukur atau diungkapkan dalam laporan                               measured or disclosed in the financial
          keuangan dikategorikan dalam hirarki nilai wajar,                   statements are categorized within the fair value
          sebagaimana dijelaskan di          bawah ini,                       hierarchy, described as follows, based on the
          berdasarkan tingkatan level input yang terendah                     lowest level input that is significant to the fair
          yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar                     value measurement as a whole:
          secara keseluruhan:
           Level 1 - harga kuotasian (tanpa                                      Level 1 - quoted (unadjusted) market
              penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau                          prices in active markets for identical
              liabilitas yang identik.                                             assets or liabilities.
           Level 2 - teknik penilaian di mana tingkat                            Level 2 - valuation techniques for which
              level input terendah yang signifikan                                 the lowest level input that is significant to
              terhadap pengukuran nilai wajar dapat                                the fair value measurement is directly or
              diobservasi baik secara langsung atau tidak                          indirectly observable.
              langsung.
           Level 3 - teknik penilaian di mana tingkat                            Level 3 - valuation techniques for which
              level input terendah yang signifikan                                 the lowest level input that is significant to
              terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat                          the fair value measurement is directly or
              diobservasi baik secara langsung atau tidak                          indirectly unobservable.
              langsung.




                                                              26
Page 320
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                           PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                     As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                     and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)

     d.   Penentuan nilai wajar (lanjutan)                                 d. Determination of fair value (continued)
          Untuk aset dan liabilitas yang diukur secara                          For assets and liabilities that are recognized in
          berulang dalam laporan keuangan, Perseroan                            the financial statements on a recurring basis,
          menentukan apakah perpindahan antar level                             the Company determines whether transfers
          hirarki telah terjadi dengan melakukan evaluasi                       have occurred between levels in hierarchy by
          pengelompokan (berdasarkan level input yang                           reassessing categorization (based on the
          terendah yang signifikan terhadap pengukuran                          lowest level input that is significant to the fair
          nilai wajar secara menyeluruh) pada setiap akhir                      value measurement as a whole) at the end of
          periode pelaporan.                                                    each reporting period.
     e.   Penjabaran mata uang asing                                       e. Foreign currency translation
          Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke                         Transactions denominated in a foreign
          mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs                              currency are translated into Rupiah at the
          yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada                             exchange rate prevailing at the date of the
          tanggal laporan posisi keuangan, aset dan                             transaction. At the date of statement of
          liabilitas moneter dalam mata uang asing                              financial position, monetary assets and
          dijabarkan dengan kurs tengah Bank Indonesia                          liabilities in foreign currencies are translated at
          yang berlaku pada tanggal laporan posisi                              the exchange rates prevailing at that date as
          keuangan.                                                             published by Bank Indonesia.
          Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang                             Exchange gains and losses arising on
          timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan                       transactions in foreign currency and on the
          dari penjabaran aset dan liabilitas moneter                           translation of foreign currency monetary assets
          dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba                       and liabilities are recognized in the statement
          rugi dan penghasilan komprehensif lain.                               of profit or loss and other comprehensive
                                                                                income.
          Kurs yang digunakan untuk menjabarkan aset                            The exchange rates used to translate the
          dan liabilitas moneter dalam mata uang asing                          monetary assets and liabilities denominated in
          pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                     foreign currencies as of 31 December 2025
          2024 adalah sebagai berikut:                                          and 2024 are as follows:

                                              31 Desember/         31 Desember/
                                             December 2025        December 2024

          Mata uang                                                                                                     Currency
          Dolar Amerika Serikat (AS$)                16.782                 16.162                     United States Dollar (US$)

     f.   Kas dan setara kas                                               f.   Cash and cash equivalents

          Kas dan setara kas mencakup kas, kas di bank                          Cash and cash equivalents include cash on
          dan deposito berjangka dengan jangka waktu                            hand, cash in banks and time deposits with
          jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak dari                         original maturity of three months or less from
          tanggal penempatannya, yang tidak dibatasi                            the date of placement, which are not restricted
          penggunaannya, tidak digunakan sebagai                                and are not pledged as collateral for any
          jaminan atas pinjaman dan dapat segera                                borrowing and that are readily convertible to
          dijadikan kas tanpa terjadi perubahan nilai yang                      known amounts of cash which are subject to
          sangat signifikan.                                                    insignificant risk of changes in value.




                                                             27
Page 321
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                           PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                     As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                     and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)

     g.   Piutang pembiayaan konsumen                                      g. Consumer financing receivables

          Piutang pembiayaan konsumen diakui pada                              Consumer       financing     receivables    are
          awalnya dengan nilai wajar ditambah biaya-                           recognized initially at fair value, added with
          biaya transaksi dan dikurangi yield enhancing                        directly attributable transactions costs and
          income yang dapat diatribusikan secara                               deducted by yield enhancing income, and
          langsung dan selanjutnya diukur dengan biaya                         subsequently measured at amortized cost
          perolehan diamortisasi menggunakan metode                            using the effective interest rate method.
          tingkat bunga efektif. Piutang pembiayaan                            Consumer financing receivables are classified
          konsumen      diklasifikasikan sebagai    aset                       as financial assets measured at amortized
          keuangan yang diukur pada biaya perolehan                            cost. Refer to Note 2c for the accounting policy
          diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk kebijakan                       for financial assets measured at amortized
          akuntansi atas aset keuangan yang diukur pada                        cost.
          biaya perolehan diamortisasi.

          Penyelesaian      kontrak   sebelum      masa                        Early termination is treated as a cancellation of
          pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan                            an existing contract and the resulting gain or
          sebagai pembatalan kontrak pembiayaan                                loss is credited or charged to the current year
          konsumen dan laba atau rugi yang terjadi diakui                      statement of profit or loss and other
          dalam laporan laba rugi dan penghasilan                              comprehensive income at the transaction date.
          komprehensif lain tahun berjalan pada tanggal
          terjadinya transaksi.

          Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum                            Unearned consumer financing income is the
          diakui merupakan selisih antara jumlah                               difference between total installments to be
          keseluruhan pembayaran angsuran yang akan                            received from customers and the total
          diterima dari konsumen dan jumlah pokok                              financing which is recognized as income over
          pembiayaan yang akan diakui sebagai                                  the term of the contract using the effective
          penghasilan sesuai dengan jangka waktu                               interest rate.
          kontrak dengan menggunakan metode tingkat
          suku bunga efektif.

          Restrukturisasi kredit dapat dilakukan dengan                        Credit restructuring can be done by over
          cara pengalihan kredit, merubah jatuh tempo,                         contract, change in due date, change in tenor,
          merubah tenor, merubah nilai angsuran dan/atau                       change in installment and/or change in interest
          perubahan suku bunga.                                                rate.

          Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit                     Losses on loan restructuring in respect of
          yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan                         modification of the terms of the loans are
          kredit hanya diakui bila nilai kini penerimaan kas                   recognized only if the present value of total
          masa depan yang telah ditentukan dalam                               future cash receipts specified in the new terms
          persyaratan kredit yang baru, termasuk                               of the loans, including both receipt designated
          penerimaan yang diperuntukkan sebagai bunga                          as interest, and those designated as loan
          maupun pokok, adalah lebih kecil dari nilai kredit                   principal, are less than the recorded amounts
          yang diberikan yang tercatat sebelum                                 of loans before restructuring in the financial
          restrukturisasi di laporan keuangan.                                 statements.

          Pembiayaan Bersama                                                   Joint financing

          Piutang pembiayaan konsumen merupakan                                Consumer financing receivables are stated at
          jumlah piutang setelah dikurangi dengan piutang                      net of joint financing receivables, unearned
          pembiayaan bersama, pendapatan pembiayaan                            consumer financing income and allowance for
          yang belum diakui dan cadangan kerugian                              impairment losses.
          penurunan nilai.




                                                               28
Page 322
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                       2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                          INFORMATION (continued)

     g.   Piutang pembiayaan konsumen (lanjutan)                         g. Consumer              financing          receivables
                                                                            (continued)

          Pembiayaan Bersama (lanjutan)                                      Joint financing (continued)

          Piutang pembiayaan konsumen yang dibiayai                          Joint financing receivables where the
          bersama pihak-pihak lain dimana masing-                            Company and joint financing providers bear
          masing pihak mendapatkan imbalan (rewards)                         credit risk in accordance with their portion are
          dan menanggung risiko kredit sesuai dengan                         presented on a net basis in the statement of
          porsinya disajikan di laporan posisi keuangan                      financial position. Administration income for
          secara bersih. Pendapatan administrasi atas                        managing joint financing are presented in the
          pengelolaan pembiayaan bersama disajikan di                        statement of profit or loss and other
          laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif                     comprehensive income.
          lain.

     h.   Piutang sewa pembiayaan                                        h. Finance lease receivables

          Piutang sewa pembiayaan merupakan jumlah                           Finance lease receivables represent lease
          piutang sewa pembiayaan ditambah nilai sisa                        receivables plus the residual value at the end
          yang akan diterima pada akhir masa sewa                            of the lease period and stated at net of
          pembiayaan dikurangi dengan pendapatan sewa                        unearned lease income, security deposits and
          pembiayaan tangguhan, simpanan jaminan dan                         allowances for impairment losses. The
          cadangan kerugian penurunan nilai. Selisih                         difference between the gross lease receivable
          antara nilai piutang usaha bruto dan nilai tunai                   and the present value of the lease receivable is
          piutang diakui sebagai pendapatan sewa                             recognized as unearned lease income.
          pembiayaan tangguhan. Pendapatan sewa                              Unearned lease income is allocated to current
          pembiayaan tangguhan dialokasikan sebagai                          year statement of profit or loss and other
          pendapatan di laporan laba rugi dan penghasilan                    comprehensive income based on a constant
          komprehensif lain tahun berjalan berdasarkan                       rate of return on the net investment using
          suatu tingkat pengembalian konstan atas                            effective interest rates.
          investasi bersih dengan menggunakan suku
          bunga efektif.

          Penyewa pembiayaan memiliki hak opsi untuk                         The lessee has the option to purchase the
          membeli aset yang disewa-pembiayaankan                             leased asset at the end of the lease period at
          pada akhir masa sewa pembiayaan dengan                             a price mutually agreed upon at the
          harga yang telah disetujui bersama pada saat                       commencement of the agreement.
          dimulainya perjanjian sewa pembiayaan.

          Penyelesaian kontrak sebelum masa sewa                             Early termination is treated as a cancellation of
          pembiayaan berakhir diperlakukan sebagai                           an existing contract and the resulting gain or
          pembatalan kontrak sewa dan laba atau rugi                         loss is credited or charged to the current year
          yang timbul diakui dalam laporan laba rugi dan                     statement of profit or loss and other
          penghasilan komprehensif lain tahun berjalan.                      comprehensive income.

          Piutang sewa pembiayaan diklasifikasikan                           Finance lease receivables are classified as
          sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya                       financial assets measured at amortized cost.
          perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2c untuk                     Refer to Note 2c for the accounting policy for
          kebijakan akuntansi atas aset keuangan yang                        financial assets measured at amortized cost.
          diukur pada biaya perolehan diamortisasi.




                                                             29
Page 323
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                      PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                    2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                       INFORMATION (continued)

     i.   Tagihan anjak piutang                                       i.   Factoring receivables

          Tagihan anjak piutang dicatat berdasarkan                        Factoring receivables are recorded at the
          jumlah yang dibayar oleh Perseroan yang                          amount paid by the Company which are
          dihitung berdasarkan persentase tertentu dari                    calculated based on certain percentages of the
          nilai piutang. Perbedaan antara jumlah yang                      receivable value. The difference in value
          dibayar dan jumlah neto piutang dialihkan                        between the amounts paid by the Company
          merupakan pendapatan belum diakui dan diakui                     and the net factoring receivable is recognized
          sebagai pendapatan selama jangka waktu                           as unearned income and realized over the
          perjanjian dengan menggunakan tingkat suku                       period of the contract using the effective
          bunga efektif (Catatan 2c).                                      interest method (Note 2c).

     j.   Cadangan kerugian penurunan nilai                           j.   Allowance for impairment losses

          Perseroan melakukan perhitungan cadangan                         The Company calculates the allowance for
          kerugian penurunan nilai dengan menggunakan                      impairment losses using the “expected credit
          metode kerugian kredit ekspektasian. Lihat                       losses” methodology. Refer to Note 2c.
          Catatan 2c.

     k.   Beban dibayar dimuka                                        k. Prepaid expenses

          Beban dibayar di muka diamortisasi selama                        Prepaid expenses are amortized over the
          masa manfaat masing-masing biaya dengan                          periods benefited using the straight-line
          menggunakan metode garis lurus.                                  method.

     l.   Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa               l.   Fixed assets, right-of-use assets and lease
                                                                           liabilities

          Aset tetap                                                       Fixed assets

          Aset tetap diakui sebesar biaya perolehan dan                    Fixed assets are stated at cost and
          selanjutnya dipertanggungjawabkan dengan                         subsequently accounted using the cost
          menggunakan model biaya (cost method) dan                        method and stated at cost less accumulated
          dinyatakan sebesar nilai perolehan dikurangi                     depreciation.
          dengan akumulasi penyusutan.

          Harga perolehan mencakup semua pengeluaran                       Acquisition cost covers all expenditures that
          yang terkait secara langsung dengan perolehan                    are directly attributable to the acquisition of the
          aset tetap.                                                      items.

          Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam                      The legal cost of land rights in the form of
          bentuk Hak Guna Bangunan (“HGB”) ketika                          Building Usage Right (Hak Guna Bangunan or
          tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai                      “HGB”) when the land was acquired initially is
          bagian dari biaya perolehan tanah pada akun                      recognized as part of the cost of the land under
          “Aset Tetap” dan tidak diamortisasi.                             the “Fixed Assets” account and not amortized.

          Sementara      biaya     pengurusan     atas                     Meanwhile, the extension or the legal renewal
          perpanjangan atau pembaruan legal hak atas                       costs of land rights in the form of HGB is
          tanah dalam bentuk HGB diakui sebagai aset                       recognized as intangible asset and amortized
          takberwujud dan diamortisasi sepanjang mana                      over the shorter of the rights' legal life and
          yang lebih pendek antara umur hukum hak dan                      land's economic life.
          umur ekonomi tanah.




                                                          30
Page 324
                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                  Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                              PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                        As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                        and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                            2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                               INFORMATION (continued)
     l.   Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa                       l.   Fixed assets, right-of-use assets and lease
          (lanjutan)                                                               liabilities (continued)

          Aset tetap (lanjutan)                                                    Fixed assets (continued)

          Hak atas tanah tidak diamortisasi.                                       Land rights is not amortized.

          Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar                               Construction in progress is stated at cost and
          biaya perolehan dan akan dipindahkan ke                                  transferred to the respective fixed asset
          masing-masing aset tetap yang bersangkutan                               account when completed and ready for use.
          pada saat selesai dan siap digunakan.
          Penyusutan aset tetap selain tanah dan                                   Depreciation on fixed assets other than land
          bangunan dalam pengerjaan dihitung dengan                                and construction in progress are calculated
          menggunakan metode garis lurus sepanjang                                 using the straight-line method over their
          estimasi masa manfaatnya sebagai berikut:                                estimated useful lives as follows:

                                       Masa manfaat (tahun)/         Persentase/
                  Golongan               Useful life (years)         Percentage                       Classification

          Bangunan                               20                      5,00%                                              Buildings
          Perabotan dan peralatan kantor          5                     20,00%                        Furniture and office equipment
          Kendaraan                               5                     20,00%                                               Vehicles
          Renovasi bangunan sewa                3-5                 20,00% - 33,33%                          Leasehold improvement


          Aset tetap kecuali tanah dan aset dalam                                  Fixed assets except land and construction in
          pengerjaan disusutkan sampai dengan nilai                                progress are depreciated to their residual
          sisanya.                                                                 value.
          Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui                           Subsequent costs are included in the asset’s
          sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau                             carrying amount or recognized as a separate
          sebagai aset yang terpisah, sebagaimana                                  asset, as appropriate, only when it is probable
          seharusnya, hanya apabila kemungkinan besar                              that future economic benefits associated with
          Perseroan     akan      mendapatkan    manfaat                           the item will flow to the Company and the cost
          ekonomis di masa depan berkenaan dengan                                  of the item can be measured reliably. Amounts
          aset tersebut dan biaya perolehan aset dapat                             in respect of replaced parts are derecognized.
          diukur dengan andal. Nilai yang terkait dengan                           All other repairs and maintenance are charged
          penggantian komponen tidak diakui. Biaya                                 to the statement of profit or loss and other
          perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke                                 comprehensive income during the period in
          dalam laporan laba rugi dan penghasilan                                  which they are incurred.
          komprehensif lain selama periode dimana biaya-
          biaya tersebut terjadi.

          Nilai residu dan umur manfaat aset ditelaah dan                          The assets’ residual values and useful lives are
          disesuaikan, setiap tanggal laporan posisi                               reviewed, and adjusted if appropriate, at each
          keuangan jika diperlukan.                                                date of statement of financial position.

          Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau                             When assets are retired or otherwise disposed
          dijual, maka nilai tercatat dan akumulasi                                of, their carrying values and the related
          penyusutannya dikeluarkan          dari   laporan                        accumulated depreciation are eliminated from
          keuangan dan keuntungan atau kerugian yang                               the financial statements and the resulting gain
          dihasilkan dari penjualan aset tetap diakui dalam                        or loss on the disposal of fixed assets is
          laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif                           recognized in the statement of profit or loss
          lain.                                                                    and other comprehensive income.

          Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar dari                       When the carrying amount of an asset is
          nilai yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat                       greater than its estimated recoverable amount,
          aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat                         it is written down immediately to its recoverable
          diperoleh kembali.                                                       amount.



                                                               31
Page 325
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)
     l.   Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa                   l.   Fixed assets, right-of-use assets and lease
          (lanjutan)                                                           liabilities (continued)

          Aset tetap (lanjutan)                                                Fixed assets (continued)
          Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode                        An assessment is made at each reporting
          pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi                        period as to whether there is any indication that
          penurunan nilai yang telah diakui dalam periode                      previously recognized impairment losses may
          sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau                               no longer exist or may have decreased. If such
          mungkin telah menurun. Jika indikasi yang                            indication exists, the recoverable amount is
          dimaksud       ditemukan,      maka      entitas                     estimated.
          mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
          Kerugian penurunan nilai yang telah diakui                           A previously recognized impairment losses is
          dalam periode sebelumnya dibalik hanya jika                          reversed only if there has been a change in the
          terdapat perubahan asumsi-asumsi yang                                assumptions used to determine the asset’s
          digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan                        recoverable amount since the last impairment
          aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir                    loss was recognized. If that is the case, the
          diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset                          carrying amount of the asset is increased to its
          dinaikkan ke jumlah terpulihkannya.                                  recoverable amount.
          Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam                         Reversal of an impairment loss is recognized
          laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif                       in the statement of profit or loss and other
          lain. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan                        comprehensive income. After such a reversal,
          aset tersebut disesuaikan di periode mendatang                       the depreciation charge on the asset is
          untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang                       adjusted in future periods to allocate the
          direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar                      asset’s revised carrying amount, less any
          yang sistematis selama sisa umur masa                                residual value, on a systematic basis over its
          manfaatnya.                                                          remaining useful life.
          Aset hak guna dan liabilitas sewa                                    Right-of-use assets and lease liabilities
          PSAK No. 116 memperkenalkan model                                    SFAS No. 116 introduces a single lessee
          akuntansi penyewa tunggal dan mensyaratkan                           accounting model and requires a lessee to
          penyewa untuk mengakui aset dan liabilitas                           recognize assets and liabilities for all leases
          untuk semua sewa dengan pengecualian sewa                            with the exemptions of short-term leases and
          jangka pendek dan aset dengan nilai rendah.                          the underlying asset is of low value. A lessee
          Penyewa diharuskan untuk mengakui aset hak-                          is required to recognize a right-of-use asset
          guna yang mewakili haknya untuk menggunakan                          representing its right to use the underlying
          aset sewaan dan liabilitas sewa yang mewakili                        leased asset and a lease liability representing
          kewajibannya untuk melakukan pembayaran                              its obligation to make lease payments. SFAS
          sewa. PSAK No. 116 secara substansial masih                          No. 116 substantially carries forward the lessor
          menggunakan persyaratan akuntansi atas                               accounting requirements in SFAS No. 217
          pesewa (lessor) sesuai PSAK No. 217 Sewa.                            Leases. Accordingly, a lessor continues to
          Oleh karena itu, pesewa masih akan                                   classify its leases as operating leases or
          menggunakan klasifikasi sewa dalam sewa                              finance leases, and to account for those two
          operasi atau pembiayaan, dan memperlakukan                           types of leases differently.
          transaksi sewa atas kedua tipe sewa tersebut
          secara berbeda.
          Perseroan mengakui liabilitas sewa, sebagai                          The Company recognized a lease liability,
          pembayaran sewa yang tersisa termasuk atas                           being the remaining lease payments including
          opsi perpanjangan dimana perpanjangan hampir                         extension options where renewal is reasonably
          dapat dipastikan, didiskontokan menggunakan                          certain, discounted using the incremental
          tingkat bunga pinjaman inkremental pada                              borrowing rate at the date of initial application.
          tanggal penerapan awal. Aset hak-guna yang                           The       corresponding     right-of-use    asset
          diakui adalah jumlah yang sama dengan liabilitas                     recognized was an amount equal to the lease
          sewa, yang disesuaikan dengan jumlah                                 liability, adjusted by the amount of prepaid or
          pembayaran sewa dibayar dimuka atau terutang                         accrued lease payments relating to those
          terkait sewa tersebut.                                               leases.


                                                              32
Page 326
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                        PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                  As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                  and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                      2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                         INFORMATION (continued)
     l.   Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa                 l.   Fixed assets, right-of-use assets and lease
          (lanjutan)                                                         liabilities (continued)
          Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan)                       Right-of-use     assets    and    lease    liabilities
                                                                             (continued)
          Beban keuangan dicatat dalam laporan laba rugi.                    Finance expense is recorded in the statement
          Aset sewa (disajikan sebagai bagian aset tetap)                    of income. Leased assets (presented under
          disusutkan dengan metode garis lurus selama                        fixed assets) are depreciated using straight-line
          jangka waktu yang lebih pendek antara umur                         method over the shorter of the estimated useful
          manfaat aset sewa dan periode masa sewa, jika                      life of the assets and the lease term, if there is
          tidak ada kepastian yang memadai bahwa                             no reasonable certainty that the Company will
          Perseroan akan mendapatkan hak kepemilikan                         obtain ownership by the end of the lease term.
          pada akhir masa sewa.

     m. Perpajakan                                                      m. Taxation

          Pajak Final                                                        Final Tax
          Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur                         Tax regulation in Indonesia determined that
          beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak                         certain taxable income is subject to final tax.
          yang bersifat final. Pajak final yang dikenakan                    Final tax applied to the gross value of
          atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan                         transactions is applied even when the parties
          walaupun atas transaksi tersebut pelaku                            carrying the transaction are recognizing
          transaksi mengalami kerugian.                                      losses.
          Mengacu pada PSAK No. 212, “Pajak                                  Referring to SFAS No. 212, “Income Tax”, final
          Penghasilan”, pajak final tersebut tidak termasuk                  tax is no longer governed by SFAS No. 212.
          dalam lingkup yang diatur oleh PSAK No. 212.                       Therefore, the Company has decided to present
          Oleh karena itu, Perseroan memutuskan untuk                        all of the final tax arising from interest income as
          menyajikan beban pajak final sehubungan                            separate line item.
          dengan pendapatan bunga sebagai pos
          tersendiri.

          Pajak Kini                                                         Current Tax
          Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan                Current income tax assets and liabilities for the
          diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat                        current year are measured at the amount
          direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas                   expected to be recovered from or paid to the
          perpajakan.                                                        taxation authority.
          Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba                       Current tax expense is determined based on
          kena pajak tahun berjalan yang dihitung                            the taxable profit for the year computed using
          berdasarkan tarif pajak yang berlaku.                              the prevailing tax rates.
          Kekurangan/kelebihan     pembayaran       pajak                    Underpayment/overpayment of income tax are
          penghasilan dicatat sebagai bagian dari “Beban                     presented as part of “Income Tax Expense” in
          Pajak Penghasilan” dalam laporan laba rugi dan                     the statement of profit or loss and other
          penghasilan komprehensif lain. Perseroan juga                      comprehensive income. The Company also
          menyajikan bunga/denda, jika ada, sebagai                          presented interest/penalty, if any, as part of
          bagian dari “Beban Pajak Penghasilan”.                             “Income Tax Expense”.
          Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui                      Amendments to tax obligations are recorded
          pada saat surat ketetapan pajak diterima atau,                     when a tax assessment letter is received or, if
          jika diajukan keberatan, pada saat keputusan                       appealed against, when the result of the appeal
          atas keberatan ditetapkan.                                         is determined.




                                                            33
Page 327
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                           PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                     As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                     and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)
     m. Perpajakan (lanjutan)                                              m. Taxation (continued)

          Pajak Kini (lanjutan)                                                Current Tax (continued)
          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui                           Deferred tax assets and liabilities are
          menggunakan metode posisi keuangan atas                              recognized using the financial position
          konsekuensi pajak pada masa mendatang yang                           method for the future tax consequences
          timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan                       attributable to the differences between the
          liabilitas menurut laporan keuangan dengan                           carrying amounts of existing assets and
          dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas pada                       liabilities in the financial statements and their
          setiap tanggal pelaporan. Liabilitas pajak                           respective tax bases at each reporting date.
          tangguhan diakui untuk semua perbedaan                               Deferred tax liabilities are recognized for all
          temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan                         taxable temporary differences and deferred
          diakui untuk perbedaan temporer yang boleh                           tax assets are recognized for deductible
          dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal,                               temporary differences and accumulated fiscal
          sepanjang besar kemungkinan perbedaan                                losses to the extent that it is probable that
          temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi                        taxable profit will be available in future years
          rugi fiskal tersebut dapat dimanfaatkan untuk                        against which the deductible temporary
          mengurangi laba kena pajak pada masa depan.                          differences and accumulated fiscal losses
                                                                               can be utilized.
          Pajak Tangguhan                                                      Deferred Tax
          Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah                        The carrying amount of a deferred tax asset is
          ulang pada akhir setiap periode pelaporan dan                        reviewed at the end of each reporting period
          diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak                         and reduced to the extent that it is no longer
          memadai untuk mengkompensasi sebagian atau                           probable that sufficient taxable profit will be
          semua manfaat aset pajak tangguhan tersebut.                         available to allow the benefit of part or all of that
          Pada akhir setiap periode pelaporan, Perseroan                       deferred tax asset to be utilized. At the end of
          menilai kembali aset pajak tangguhan yang tidak                      each      reporting period,       the    Company
          diakui. Perseroan mengakui aset pajak                                reassesses unrecognized deferred tax assets.
          tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila                       The Company recognizes a previously
          besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada                             unrecognized deferred tax assets to the extent
          masa depan akan tersedia untuk pemulihannya.                         that it has become probable that future taxable
                                                                               profit will allow the deferred tax assets to be
                                                                               recovered.
          Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan                          Deferred tax is calculated at the tax rates that
          tarif pajak yang berlaku atau secara substansial                     have been enacted or substantively enacted at
          telah berlaku pada tanggal pelaporan.                                the reporting date. Changes in the carrying
          Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak                   amount of deferred tax assets and liabilities due
          tangguhan yang disebabkan oleh perubahan                             to a change in tax rates are charged to current
          tarif pajak dibebankan pada usaha tahun                              year operations, except to the extent that they
          berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang                     relate to items previously charged or credited to
          sebelumnya telah langsung dibebankan atau                            equity.
          dikreditkan ke ekuitas.
          Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan                        Deferred tax assets and liabilities are offset in
          secara saling hapus dalam laporan posisi                             the statement of financial position, except if they
          keuangan, kecuali aset dan liabilitas pajak                          are for different legal entities, consistent with the
          tangguhan untuk entitas yang berbeda, sesuai                         presentation of current tax assets and liabilities.
          dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini.
     n.   Imbalan kerja                                                    n. Employee benefits
          Imbalan kerja jangka pendek                                          Short-term employee benefits

          Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat                         Short-term employee benefits are recognized
          terutang kepada karyawan berdasarkan metode                          when it is payable to the employees based on
          akrual.                                                              accrual method.



                                                               34
Page 328
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                           PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                     As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                     and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)
     n.   Imbalan kerja (lanjutan)                                         n. Employee benefits (continued)
          Imbalan kerja jangka pendek (lanjutan)                               Short-term employee benefits (continued)
          Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan                             Long-term employee benefits and post-
          pasca-kerja                                                          employment benefits
          Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan                             Long-term employee benefits and post-
          pasca-kerja, seperti pensiun, uang pisah, uang                       employment employee benefits, such as
          penghargaan, dan imbalan lainnya, ditentukan                         pensions, severance pay, service pay, and other
          sesuai dengan Peraturan Perseroan dan                                benefits are provided in accordance with the
          Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku.                          Company’s Regulations and applicable Labor
                                                                               Law.
          Perseroan mencatat penyisihan manfaat untuk                          The Company made provisions in order to meet
          memenuhi imbalan minimum yang harus dibayar                          the minimum benefits required to be paid to the
          kepada karyawan-karyawan sesuai dengan                               qualified   employees    under     Company’s
          peraturan perusahaan, Undang-Undang No. 6                            regulation, Law No. 6 Year 2023 and
          Tahun 2023 dan Peraturan Pemerintah No. 35                           Government Regulation No. 35 of 2021.
          tahun 2021.
          Karena    Undang-Undang       Ketenagakerjaan                        Since Labor Law sets the formula for determining
          menentukan rumus tertentu untuk menghitung                           the minimum amount of benefits, in substance
          jumlah minimal imbalan pensiun, pada dasarnya,                       pension plans under the Labor Law represent
          program pensiun berdasarkan Undang-Undang                            defined benefit plans. A defined benefit plan is a
          Ketenagakerjaan adalah program imbalan pasti.                        pension plan that defines an amount of pension
          Program pensiun imbalan pasti adalah program                         benefit to be provided, usually as a function of
          pensiun yang menentukan jumlah imbalan                               one or more factors such as age, years of service
          pensiun yang akan diberikan, biasanya                                or compensation.
          berdasarkan pada satu faktor atau lebih seperti
          usia, masa kerja atau kompensasi.
          Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang                        The liability recognized in the statement of
          diakui di laporan posisi keuangan adalah nilai                       financial position in respect of defined benefit
          kini liabilitas imbalan pasti pada tanggal laporan                   pension plans is the present value of the defined
          posisi keuangan, serta disesuaikan dengan                            benefit obligation at the date of statement of
          keuntungan atau kerugian aktuarial dan biaya                         financial position, together with adjustments for
          jasa lalu yang belum diakui. Nilai kini liabilitas                   unrecognized actuarial gains or losses and past
          imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris                    service cost. The present value of defined
          independen menggunakan metode projected                              benefit obligation is calculated annually by an
          unit credit.                                                         independent actuary using the projected unit
                                                                               credit method.
          Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan                       The present value of the defined benefit
          dengan mendiskontokan estimasi arus kas                              obligation is determined by discounting the
          keluar masa depan dengan menggunakan                                 estimated future cash outflows using yields on
          tingkat obligasi pemerintah jangka panjang                           Indonesian Government bonds that are
          dalam mata uang yang sama dengan mata uang                           denominated in the currency in which the
          imbalan yang akan dibayarkan dan waktu jatuh                         benefits will be paid, and that have terms to
          tempo yang kurang lebih sama dengan waktu                            maturity approximating the terms of the related
          jatuh tempo imbalan yang bersangkutan.                               pension liability.
          Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang                        All past service costs are recognized at the
          lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen                        earlier of when the amendment/curtailment
          terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau                       occurs and when the related restructuring or
          pemutusan hubungan kerja diakui.                                     termination costs are recognized.


          Bunga neto atas imbalan pasti neto merupakan                         Net interest on the net defined benefit liabilities
          komponen pendapatan bunga dari aset program,                         is the interest income component of plan
          biaya bunga atas liabilitas imbalan pasti dan                        assets, interest expense of defined benefit
          bunga atas dampak batas atas dari aset.                              obligation and interest on the effect of asset
                                                                               ceiling.


                                                               35
Page 329
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)
     n.   Imbalan kerja (lanjutan)                                        n. Employee benefits (continued)

          Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan                            Long-term employee benefits and post-
          pasca-kerja (lanjutan)                                              employment benefits (continued)
          Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti neto                    Remeasurements of the net defined benefit
          terdiri atas:                                                       obligation consists of:
          - keuntungan dan kerugian aktuarial                                 - actuarial gains and losses
          - imbal hasil atas aset program, tidak termasuk                     - return on plan assets, excluding amount
             jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto                            included in net interest on the net defined
             atas liabilitas imbalan pasti neto                                 benefit obligation
          - setiap perubahan dampak batas atas aset,                          - any change in effect of the asset ceiling,
             tidak termasuk jumlah yang dimasukkan                              excluding amount included in net interest on
             dalam bunga neto atas liabilitas imbalan pasti                     the net defined benefit obligation.
             neto.

          Pesangon pemutusan hubungan kerja                                   Termination benefits

          Pesangon pemutusan hubungan kerja terutang                          Termination benefits are payable whenever an
          ketika karyawan dihentikan kontrak kerjanya                         employee’s employment is terminated before
          sebelum usia pensiun normal. Perseroan                              the normal retirement date. The Company
          mengakui pesangon pemutusan hubungan kerja                          recognizes termination benefits when it is
          ketika Perseroan menunjukkan komitmennya                            demonstrably committed to terminate the
          untuk memutuskan hubungan kerja dengan                              employment of current employees according to
          karyawan berdasarkan suatu rencana formal                           a detailed formal plan and the possibility to
          terperinci yang kecil kemungkinannya untuk                          withdraw the plan is low. Benefits falling due
          dibatalkan. Pesangon yang akan dibayarkan                           more than 12 months after statement of
          dalam waktu lebih dari 12 bulan setelah tanggal                     financial position date are discounted to reflect
          laporan posisi keuangan didiskontokan untuk                         its present value.
          mencerminkan nilai kini.

     o.   Saham                                                           o. Share capital

          Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas.                       Ordinary shares are classified as equity.

     p.   Dividen                                                         p. Dividends

          Pembagian dividen final diakui sebagai liabilitas                   Final dividend distributions are recognized as
          dalam laporan keuangan pada tanggal dividen                         a liability in the financial statements at the date
          tersebut disetujui Rapat Umum Pemegang                              when the dividends are approved in the
          Saham Perseroan.                                                    Company’s General Meeting of Shareholders.

     q.   Laba per saham                                                  q. Earnings per share

          Laba per saham dihitung dengan membagi laba                         Earnings per share is calculated by dividing
          tahun berjalan dengan jumlah rata-rata                              income for the year by the weighted average
          tertimbang saham biasa yang beredar pada                            number of ordinary shares outstanding during
          tahun yang bersangkutan.                                            the year.




                                                              36
Page 330
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                             PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                       As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                       and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                           2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                              INFORMATION (continued)

     r.   Surat berharga yang diterbitkan                                    r.   Securities issued

          Surat berharga yang diterbitkan meliputi                                Securities issued consist of Medium-Term
          Medium-Term Notes dan utang obligasi. Surat                             Notes and bonds payable. Securities issued
          berharga yang diterbitkan diklasifikasikan                              are classified as financial liabilities at
          sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan                          amortized cost. Incremental costs directly
          biaya perolehan diamortisasi. Biaya tambahan                            attributable to the issuance of securities are
          yang dapat diatribusikan secara langsung                                deducted from the amount of securities issued
          dengan penerbitan surat berharga dikurangkan                            and amortized over the period of the securities
          dari jumlah surat berharga yang diterbitkan dan                         issued using the effective interest rate method.
          diamortisasi selama jangka waktu surat berharga                         Refer to Note 2c for the accounting policy of
          yang diterbitkan tersebut dengan menggunakan                            financial liabilities at amortized cost.
          metode suku bunga efektif. Lihat Catatan 2c
          untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas
          keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
          diamortisasi.
     s.   Transaksi dengan pihak-pihak berelasi                              s. Transactions with related parties
          Perseroan mempunyai transaksi dengan pihak                              The Company has transactions with related
          berelasi. Definisi pihak berelasi yang dipakai                          parties. The definition of related parties used is
          adalah sebagai berikut:                                                 as follows:

          Suatu pihak dianggap berelasi dengan                                    The Company considers the following as its
          Perseroan jika:                                                         related parties:
          a. orang atau anggota keluarga dekatnya                                 a. a person or a close member of that
              mempunyai relasi dengan entitas pelapor                                  person’s family is related to a reporting
              jika orang tersebut:                                                     entity if that person:
             (i) memiliki          pengendalian       atau                            (i) has control or joint control of the
                    pengendalian bersama atas entitas                                       reporting entity;
                    pelapor;
             (ii) memiliki pengaruh signifikan atas                                    (ii)  has significant influence over the
                    entitas pelapor; atau                                                    reporting entity; or
             (iii) merupakan personil manajemen kunci                                  (iii) is a member of the key management
                    entitas pelapor atau entitas induk dari                                  personnel of the reporting entity or of
                    entitas pelapor.                                                         a parent of the reporting entity.
          b.    suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor                     b.   an entity is related to a reporting entity if
                jika memenuhi salah satu hal berikut:                                  any of the following conditions applies:
               (i) entitas dan entitas pelapor adalah                                  (i) the entity and the reporting entity are
                     anggota dari kelompok usaha yang                                       members of the same group (which
                     sama (artinya entitas induk, entitas                                   means that each parent, subsidiary
                     anak, dan entitas anak berikutnya                                      and fellow subsidiary is related to the
                     saling berelasi dengan entitas lainnya).                               others).
               (ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau                          (ii) one entity is an associate or joint
                     ventura bersama dari entitas lain (atau                                venture of the other entity (or an
                     entitas asosiasi atau ventura bersama                                  associate or joint venture of a
                     yang merupakan anggota suatu                                           member of a group of which the other
                     kelompok usaha, yang mana entitas                                      entity is a member).
                     lain tersebut adalah anggotanya).
               (iii) kedua entitas tersebut adalah ventura                             (iii) both entities are joint ventures of the
                     bersama dari pihak ketiga yang sama.                                    same third party.
               (iv) satu entitas adalah ventura bersama                                (iv) one entity is a joint venture of a third
                     dari entitas ketiga dan entitas yang lain                               entity and the other entity is an
                     adalah entitas asosiasi dari entitas                                    associate of the third entity.
                     ketiga.




                                                                 37
Page 331
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                            PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                      As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                      and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                          2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                             INFORMATION (continued)
     s.   Transaksi     dengan      pihak-pihak     berelasi                s. Transactions           with      related      parties
          (lanjutan)                                                           (continued)
          Suatu pihak dianggap           berelasi    dengan                      The Company considers the following as its
          Perseroan jika: (lanjutan)                                             related parties: (continued)
          b.    suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor                    b.   an entity is related to a reporting entity if
                jika memenuhi salah satu hal berikut:                                 any of the following conditions applies:
                (lanjutan)                                                            (continued)
               (v) entitas tersebut adalah suatu program                              (v) the entity is a post-employment
                     imbalan pascakerja untuk imbalan kerja                                 benefit plan for the benefit of
                     dari salah satu entitas pelapor atau                                   employees of either the reporting
                     entitas yang terkait dengan entitas                                    entity or an entity related to the
                     pelapor. Jika entitas pelapor adalah                                   reporting entity. If the reporting entity
                     entitas      yang     menyelenggarakan                                 is itself such a plan, the sponsoring
                     program tersebut, maka entitas sponsor                                 employers are also related to the
                     juga berelasi dengan entitas pelapor.                                  reporting entity.
               (vi) entitas      yang     dikendalikan   atau                         (vi) the entity is controlled or jointly
                     dikendalikan bersama oleh orang yang                                   controlled by a person identified in
                     diidentifikasi dalam huruf (a).                                        (a).
               (vii) orang yang diidentifikasi dalam huruf                            (vii) a person identified in (a)(i) has
                     (a)(i) memiliki pengaruh signifikan atas                               significant influence over the entity or
                     entitas atau merupakan personil                                        is a member of the key management
                     manajemen kunci entitas (atau entitas                                  personnel of the entity (or of a parent
                     induk dari entitas).                                                   of the entity).
          Seluruh transaksi material dengan pihak-pihak                          All material transactions with related parties
          berelasi telah diungkapkan di catatan atas                             are disclosed in the notes to the financial
          laporan keuangan.                                                      statements.
     t.   Instrumen keuangan derivatif                                      t.   Derivative financial instruments
          Instrumen derivatif diakui pertama-tama pada                           Derivative instruments are initially recognized
          nilai wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan,                      at fair value on the date the contracts are
          dan selanjutnya diukur pada nilai wajarnya.                            entered into and are subsequently re-
          Derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki                        measured at their fair values. Derivatives are
          nilai wajar positif dan sebagai liabilitas apabila                     carried as assets when the fair value is positive
          memiliki nilai wajar negatif.                                          and as liabilities when the fair value is
                                                                                 negative.
          Metode pengakuan keuntungan atau kerugian                              The method of recognizing the fair value gain
          dari perubahan nilai wajar tergantung pada                             or loss depends on whether the derivative is
          apakah derivatif tersebut adalah instrumen                             designated as a hedging instrument and, if so,
          lindung nilai, dan sifat dari unsur yang dilindungi                    the nature of the item being hedged.
          nilainya.
          Perseroan menggunakan instrumen keuangan                               The Company uses derivative instruments,
          derivatif, pertukaran (swap) mata uang asing dan                       cross currency and interest rate swaps as part
          tingkat suku bunga, sebagai bagian dari aktivitas                      of its management activities to manage risks of
          manajemen untuk melindungi dampak risiko                               foreign currency and interest rate on the
          mata uang asing dan tingkat suku bunga atas                            Company’s bank loan. The Company applies
          pinjaman Perseroan. Perseroan menerapkan                               cash flow hedge accounting when transactions
          akuntansi lindung nilai arus kas pada saat                             meet the specified criteria for hedge
          transaksi tersebut memenuhi kriteria perlakuan                         accounting treatment.
          akuntansi lindung nilai.




                                                                38
Page 332
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                           PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                     As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                     and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                            INFORMATION (continued)

     t.   Instrumen keuangan derivatif (lanjutan)                          t.   Derivative          financial         instruments
                                                                                (continued)
          Pada saat terjadinya transaksi, Perseroan                             The Company documents, at the inception of
          membuat dokumentasi mengenai hubungan                                 the transaction, the relationship between
          antara instrumen lindung nilai dan unsur yang                         hedging instruments and hedged items, as well
          dilindungi nilainya, juga tujuan manajemen risiko                     as its risk management objective and strategy
          dan strategi yang diterapkan dalam melakukan                          for undertaking hedge transactions. This
          transaksi lindung nilai. Proses dokumentasi ini                       process includes linking all derivatives
          menghubungkan derivatif yang ditujukan                                designated as hedges to specific assets and
          sebagai lindung nilai dengan aset dan liabilitas                      liabilities or to specific firm commitments or
          tertentu atau dengan komitmen penuh tertentu                          forecast transactions.
          atau transaksi yang diperkirakan.

          Pada saat terjadinya transaksi lindung nilai dan                      The Company also documents its assessment,
          pada periode berikutnya, Perseroan juga                               both at the hedge inception and on an ongoing
          membuat dokumentasi atas penilaian apakah                             basis, as to whether the derivatives that are
          derivatif yang digunakan sebagai transaksi                            used in hedging transactions are highly
          lindung nilai memiliki efektivitas yang tinggi                        effective in offsetting changes in fair values or
          dalam menandingi (offsetting) perubahan nilai                         cash flows of hedged items.
          wajar atau arus kas dari unsur yang dilindungi
          nilainya.

          Hubungan lindung nilai memenuhi syarat untuk                          A hedging relationship qualifies for hedge
          akuntansi lindung nilai jika memenuhi semua                           accounting if it meets all of the following
          persyaratan efektivitas berikut:                                      effectiveness requirements:
             Ada 'hubungan ekonomik' antara item                                   There is ‘an economic relationship’
              lindung nilai dan instrumen lindung nilai.                             between the hedged item and the hedging
                                                                                     instrument.
             Pengaruh risiko kredit tidak 'mendominasi                             The effect of credit risk does not ‘dominate
              perubahan nilai' yang dihasilkan dari                                  the value changes’ that result from that
              hubungan ekonomik tersebut.                                            economic relationship.
             Rasio lindung nilai dari hubungan lindung                             The hedge ratio of the hedging
              nilai adalah rasio yang sama yang                                      relationship is the same as that resulting
              dihasilkan dari kuantitas item lindung nilaian                         from the quantity of the hedged item that
              yang aktual digunakan oleh Perseroan
                                                                                     the Company actually hedges and the
              melindungi     nilai   sejumlah     kuantitas
              instrumen lindung nilaian yang secara                                  quantity of the hedging instrument that the
              aktual digunakan oleh Perseroan untuk                                  Company actually uses to hedge that
              melindungi sejumlah kuantitas item lindung                             quantity of hedged item.
              nilaian.

          Bagian yang efektif atas perubahan nilai wajar                        The effective portion of changes in the fair
          derivatif yang ditujukan dan memenuhi kualifikasi                     value of derivatives that are designated and
          sebagai lindung nilai arus kas, diakui sebagai                        qualified as cash flow hedges are recognized
          “penghasilan komprehensif lain” pada bagian                           in “other comprehensive income” and reported
          ekuitas. Keuntungan atau kerugian atas bagian                         to equity. The gain or loss relating to the
          yang tidak efektif diakui langsung sebagai laba                       ineffective portion is recognized immediately in
          atau rugi. Jumlah akumulasi keuntungan atau                           profit or loss. Amounts accumulated in equity
          kerugian dalam ekuitas dibebankan sebagai laba                        are recycled to profit or loss in the periods in
          atau rugi komprehensif ketika unsur yang                              which the hedged item will affect net profit.
          dilindungi nilainya mempengaruhi laba neto.




                                                               39
Page 333
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                            PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                      As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                      and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                          2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                             INFORMATION (continued)

     t.   Instrumen keuangan derivatif (lanjutan)                           t.   Derivative          financial         instruments
                                                                                 (continued)

          Ketika instrumen lindung nilai kadaluwarsa atau                        When the hedging instrument expires or is
          dijual, dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi                      sold, terminated, exercised or no longer
          memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai,                             qualifies for hedge accounting, the cumulative
          keuntungan atau kerugian kumulatif yang                                amount deferred in equity remains in the “other
          ditangguhkan di ekuitas tetap diakui pada                              comprehensive income” and is subsequently
          “penghasilan        komprehensif      lain”     dan                    transferred to profit or loss when the hedged
          direklasifikasi ke laba rugi ketika item yang                          item is recognized in the statement of profit or
          dilindungi nilai diakui dalam laporan laba rugi dan                    loss and other comprehensive income.
          penghasilan komprehensif lain.

     u.   Pengakuan pendapatan dan beban                                    u. Income and expense recognition

          Pendapatan dari pembiayaan konsumen, sewa                              Income from consumer financing, finance
          pembiayaan, anjak piutang, komisi asuransi,                            lease, factoring, insurance commission,
          biaya jasa perantara asuransi, dan pendapatan                          insurance brokerage fee, and administration
          administrasi dari pembiayaan bersama serta                             income from joint financing and expense for all
          beban bunga untuk semua instrumen keuangan                             interest bearing financial instruments are
          dengan interest bearing diakui sesuai dengan                           recognized over the term of the respective
          jangka waktu kontrak berdasarkan metode suku                           contracts using the effective interest rate
          bunga efektif.                                                         method.

          Metode suku bunga efektif adalah metode yang                           The effective interest method is a method of
          digunakan untuk menghitung biaya perolehan                             calculating the amortized cost of a financial
          diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas                        asset or a financial liability and of allocating the
          keuangan dan metode untuk mengalokasikan                               interest income or interest expense over the
          pendapatan bunga atau beban bunga selama                               relevant period. The effective interest rate is
          periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah                        the rate that exactly discounts estimated future
          suku bunga yang secara tepat mendiskontokan                            cash payments or receipts through the
          estimasi pembayaran atau penerimaan kas di                             expected life of the financial instrument or,
          masa datang selama perkiraan umur dari                                 when appropriate, a shorter period to the net
          instrumen keuangan, atau jika lebih tepat,                             carrying amount of the financial asset or
          digunakan periode yang lebih singkat untuk                             financial liability.
          memperoleh nilai tercatat bersih dari aset
          keuangan atau liabilitas keuangan.

          Pada saat menghitung suku bunga efektif,                               When calculating the effective interest rate, the
          Perseroan mengestimasi arus kas dengan                                 Company estimates cash flows considering all
          mempertimbangkan        seluruh    persyaratan                         contractual terms of the financial instruments
          kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut,                         but does not consider future credit losses.
          namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit                           These calculations include transaction costs
          di masa datang. Perhitungan ini mencakup biaya                         and administration income.
          transaksi dan pendapatan administrasi.

          Pendapatan     bunga   bank    dan   denda                             The bank’s interest income and late payment
          keterlambatan pembayaran diakui pada saat                              penalties are recognized upon receipt. Interest
          terjadinya. Pendapatan bunga bank disajikan                            income is presented on a gross basis in the
          secara bruto pada laporan laba rugi dan                                statement of profit or loss and other
          penghasilan komprehensif lain.                                         comprehensive income.

          Pendapatan dan beban lain diakui pada saat                             Other Income and expense are recognized as
          terjadinya, menggunakan dasar akrual.                                  incurred on an accrual basis.




                                                                40
Page 334
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                        2.     MATERIAL      ACCOUNTING                        POLICY
     (lanjutan)                                                           INFORMATION (continued)

     v.   Segmen Operasi                                                  v. Operating Segment

          Segmen operasi adalah suatu komponen dari                           An operating segment is a component of an
          entitas:                                                            entity:

           i. yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang                       i.     that engages with business activities to
                memperoleh pendapatan dan menimbulkan                                generate income and expenses (including
                beban (termasuk pendapatan dan beban                                 income and expenses relating to the
                yang terkait dengan transaksi dengan                                 transactions with other components with the
                komponen lain dari entitas yang sama);                               same entity);
          ii. yang hasil operasinya dikaji ulang secara                       ii.    whose operating results are observed
                berkala oleh kepala operasional untuk                                regularly by the chief decision maker to
                pembuatan keputusan tentang sumber daya                              make decisions regarding the allocation of
                yang dialokasikan pada segmen tersebut dan                           resources and to evaluate the works; and,
                menilai kinerjanya; dan,
           iii. yang tersedia informasi keuangan yang dapat                   iii.   for which separate financial information is
                dipisahkan.                                                          available.

          Perseroan      menyajikan   segmen     operasi                      The Company presents operating segments
          berdasarkan informasi yang disiapkan secara                         based on the information that is internally
          internal untuk pengambil keputusan operasional.                     provided to the chief operating decision maker.
          Pengambil keputusan operasional Perseroan                           The Company’s chief operating decision
          adalah Direksi.                                                     makers are the Directors.

          Segmen        operasi      Perseroan disajikan                      The Company discloses the operating
          berdasarkan segmen usaha yang terdiri dari                          segment and presents based on business
          Fleet dan ritel (lihat Catatan 30).                                 segment which consists of Fleet and Retail
                                                                              (refer to Note 30).

     w. Perubahan   kebijakan           akuntansi     dan                 w. Changes in           accounting       policies    and
        pengungkapan                                                         disclosures

          Perseroan telah menerapkan standar akuntansi                         The Company adopted the following
          berikut pada tanggal 1 Januari 2025 yang                             accounting standards, which are considered
          dianggap relevan:                                                    relevant, starting on 1 January 2025:

          Amandemen PSAK 221: Pengaruh Perubahan                             Amendment of PSAK 221: Effect of Changes
          Kurs Valuta Asing tentang Kekurangan                               in Foreign Exchange Rates on the Lack of
          Ketertukaran                                                       Covertibility

          Amandemen ini memberikan penegasan atas                            This amendment provides affirmation of the
          pengaturan terkait kondisi ketika suatu mata                       regulations related to conditions when a
          uang tidak tertukarkan serta pengungkapannya.                      currency is not exchanged and its disclosure.
          Amandemen berlaku secara restropektif untuk                        This amendment applies retrospectively to
          periode pelaporan tahunan yang dimulai pada                        annual reporting periods beginning on or after
          atau setelah 1 Januari 2025. Penerapan dini                        1 January 2025. Earlier application is permitted.
          diperkenankan.
          Perseroan telah menganalisa penerapan                              The Company has assessed that the adoption of
          standar akuntansi di atas dan tidak memiliki                       the above mentioned accounting standards
          pengaruh yang signifikan terhadap laporan                          does not have significant impact to the financial
          keuangan.                                                          statements.




                                                              41
Page 335
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN                   ASUMSI           3.    SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
     AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN                                           ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
     Penyusunan      laporan    keuangan       Perseroan                 The preparation of the Company’s financial
     mengharuskan       manajemen     untuk     membuat                  statements requires management to make
     pertimbangan,     estimasi   dan     asumsi    yang                 judgments, estimates and assumptions that affect
     mempengaruhi jumlah yang dilaporkan atas                            the reported amounts of revenues, expenses,
     pendapatan, beban, aset dan liabilitas dan                          assets and liabilities, and the disclosure of
     pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir                contingent liabilities, at the end of the reporting
     periode pelaporan.                                                  period.
     Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi                         Uncertainty about these assumptions and
     tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material                   estimates could result in outcomes that require a
     terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam                   material adjustment to the carrying amount of the
     periode pelaporan berikutnya.                                       asset and liability affected in future periods.
     Pertimbangan                                                        Judgements
     Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen                      The following judgements are made by
     dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi                          management in the process of applying the
     Perseroan yang memiliki pengaruh paling signifikan                  Company’s accounting policies that have the most
     atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:                     significant effects on the amounts recognized in the
                                                                         financial statements:
     Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan                            Classification of financial assets and financial
                                                                         liabilities
     Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai                 Financial assets and financial liabilities are
     dengan    kebijakan    akuntansi    seperti   yang                  accounted for in accordance with the accounting
     diungkapkan pada Catatan 2c.                                        policies as disclosed in Note 2c.
     Usaha yang berkelanjutan                                            Going Concern
     Manajemen Perseroan telah melakukan penilaian                       The Company’s management has made an
     atas kemampuan Perseroan untuk melanjutkan                          assessment of the Company’s ability to continue as
     kelangsungan usahanya dan berkeyakinan bahwa                        a going concern and is satisfied that the Company
     Perseroan memiliki sumber daya untuk melanjutkan                    has the resources to continue its business for the
     usahanya di masa mendatang. Selain itu,                             foreseeable future. Furthermore, the management
     manajemen tidak mengetahui adanya ketidakpastian                    is not aware of any material uncertainties that may
     material yang dapat menimbulkan keraguan yang                       cast significant doubt upon the Company’s ability to
     signifikan terhadap kemampuan Perseroan untuk                       continue as a going concern. Therefore, the
     melanjutkan kelangsungan usahanya. Oleh karena                      financial statements continue to be prepared on the
     itu, laporan keuangan telah disusun atas dasar usaha                going concern basis.
     yang berkelanjutan.
     Estimasi dan Asumsi                                                 Estimates and Assumptions

     a.   Cadangan kerugian penurunan nilai                              a.   Allowance for impairment losses

          PSAK 109 mensyaratkan penyertaan informasi                          SFAS 109 requires inclusion of information
          tentang kejadian masa lalu, kondisi saat ini dan                    about past events, current conditions and
          perkiraan kondisi ekonomi masa depan.                               forecasts of future economic conditions. The
          Perkiraan perubahan dalam kerugian kredit yang                      estimates of changes in expected credit losses
          diharapkan harus mencerminkan, dan secara                           should reflect, and be directionally consistent
          langsung konsisten dengan, perubahan dalam                          with, changes in related observable data from
          data terkait yang diobservasi dari periode ke                       period to period. The calculation of collective
          periode.     Perhitungan      kerugian     kredit                   expected credit losses of financial assets
          ekspektasian secara kolektif atas aset keuangan                     requires estimation of forward looking
          membutuhkan estimasi forward looking dari                           Probability of Default (PD), Loss Given Default
          Probability of Default (PD), Loss Given Default                     (LGD) and Exposure at Default (EAD) (refer to
          (LGD) dan Exposure at Default (EAD) (lihat                          Note 2c).
          Catatan 2c).




                                                              42
Page 336
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                        PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                  As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                  and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)


3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI                           3.    SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
     AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)                              ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
     Estimasi dan Asumsi (lanjutan)                                    Estimates and Assumptions (continued)
     b.   Imbalan kerja                                                b.   Post-employment benefits

          Perhitungan aktuaria menggunakan asumsi-                          The actuarial valuation involves making
          asumsi seperti tingkat diskonto, tingkat                          assumptions about discount rate, expected
          pengembalian investasi, tingkat kenaikan gaji,                    rate of return, on investments, future salary
          tingkat kematian, tingkat pengunduran diri dan                    increases, mortality rate, resignation rate and
          lain-lain.    Perubahan   asumsi     ini   akan                   others. Any changes in these assumptions will
          mempengaruhi jumlah tercatat liabilitas imbalan                   impact the carrying amount of employee
          kerja (lihat Catatan 2n).                                         benefits obligations (refer to Note 2n).
     c.   Penyusutan dan estimasi umur manfaat aset                    c.   Depreciation and estimated useful lives of
          tetap                                                             fixed assets
          Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan                      The costs of fixed assets are depreciated on a
          menggunakan metode garis lurus berdasarkan                        straight-line method over their estimated useful
          estimasi      masa     manfaat     ekonomisnya.                   lives. Management properly estimates the
          Manajemen mengestimasi masa manfaat                               useful lives of these fixed assets as disclosed
          ekonomis aset tetap seperti diungkapkan pada                      in Note 2l. These are common life
          Catatan 2l. Ini adalah umur yang secara umum                      expectancies applied in the industries where
          diharapkan dalam industri dimana Perseroan                        the Company conducts its businesses.
          menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat                          Changes in the expected level of usage and
          pemakaian dan perkembangan teknologi dapat                        technological development could impact the
          mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan                            economic useful lives and the residual values
          nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan                   of these assets, and therefore future
          masa depan mungkin direvisi.                                      depreciation charges could be revised.

     d.   Pajak penghasilan                                            d.   Income tax

          Pertimbangan signifikan dilakukan dalam                           Significant judgment is involved in determining
          menentukan provisi atas pajak penghasilan                         provision for corporate income tax. There are
          badan. Terdapat transaksi dan perhitungan                         certain transaction and computation for which
          tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah                     the ultimate tax determination is uncertain
          tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal.                      during the ordinary course of business. The
          Perseroan mengakui liabilitas atas pajak                          Company recognizes liabilities for expected
          penghasilan badan berdasarkan estimasi                            corporate income tax issues based on
          apakah terdapat tambahan pajak penghasilan                        estimates of whether additional corporate
          badan.                                                            income tax will be due.

     e.   Pajak tangguhan                                              e.   Deferred tax assets

          Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak                     Deferred tax assets are recognized for the
          penghasilan terpulihkan (recoverable) pada                        future recoverable taxable income arising from
          periode mendatang sebagai akibat perbedaan                        temporary difference.
          temporer yang boleh dikurangkan.

          Justifikasi  manajemen      diperlukan  untuk                     Management judgment is required to
          menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang                       determine the amount of deferred tax assets
          dapat diakui, sesuai dengan waktu yang tepat                      that can be recognized, based upon the likely
          dan tingkat laba fiskal di masa mendatang                         timing or level of future taxable profits together
          sejalan dengan strategi rencana perpajakan ke                     with future strategic planning (Note 2m).
          depan (Catatan 2m).




                                                            43
Page 337
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                           PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                     As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                     and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI                              3.    SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS,
     AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)                                 ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
     Estimasi dan Asumsi (lanjutan)                                       Estimates and Assumptions (continued)

     f.   Nilai wajar instrumen keuangan                                  f.    Fair values of financial instruments
          Dalam menentukan nilai wajar aset keuangan                           In determining the fair value for financial assets
          dan liabilitas yang tidak mempunyai harga pasar,                     and financial liabilities for which there is no
          Perseroan menggunakan teknik penilaian                               observable market price, the Company uses
          seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2c. Untuk                      the valuation techniques as described in
          instrumen        keuangan       yang       jarang                    Note 2c. For financial instruments that are
          diperdagangkan dan memiliki informasi harga                          traded infrequently and a lack of price
          yang terbatas, nilai wajar menjadi kurang objektif                   transparency, fair value is less objective and
          dan membutuhkan berbagai tingkat penilaian                           requires varying degrees of judgement
          tergantung pada likuiditas, konsentrasi, faktor                      depending      on      liquidity,   concentration,
          ketidakpastian pasar, asumsi harga dan risiko                        uncertainty of market factors, pricing
          lainnya.                                                             assumptions and other risks affecting the
                                                                               specific instrument.
          Masukan (input) untuk model ini berasal dari                         The input for this model comes from
          data pasar yang bisa diamati. Bila data pasar                        observable market data. When observable
          yang bisa diamati tersebut tidak tersedia,                           market data is not available, management
          manajemen mempertimbangkan masukan dan                               considers necessary inputs and assumptions
          asumsi diperlukan untuk menentukan nilai wajar.                      to determine the fair value. The above
          Pertimbangan tersebut mencakup feedback                              considerations include liquidity and volatility
          model atas likuiditas volatilitas untuk transaksi                    feedback model for derivative transactions and
          derivatif dan tingkat diskonto yang berjangka                        long term discount rate, the level of early
          waktu panjang, tingkat pelunasan dipercepat dan                      payment and the level of default assumption.
          asumsi tingkat gagal bayar.

     g.   Penetapan masa sewa untuk kontrak sewa                          g.    Determination of the lease term for lease
          dengan opsi pembaruan dan penghentian                                 contracts with renewal and termination
          (Perseroan sebagai penyewa)                                           options (The Company as a lessee)

          Perseroan menentukan masa sewa sebagai                               The Company determines the lease term as
          periode sewa yang tidak dapat dibatalkan, serta                      the noncancellable term of the lease, together
          periode yang dicakup oleh opsi untuk                                 with any periods covered by an option to
          memperpanjang sewa, jika penyewa cukup pasti                         extend the lease if it is reasonably certain to be
          untuk mengeksekusi opsi tersebut, dan periode                        exercised, or any periods covered by an option
          yang dicakup oleh opsi untuk menghentikan                            to terminate the lease, if it is reasonably certain
          sewa, jika penyewa cukup pasti untuk tidak                           not to be exercised.
          mengeksekusi opsi tersebut.

          Perseroan memiliki beberapa kontrak sewa                             The Company has several lease contracts that
          dengan    opsi     perpanjangan     dan   opsi                       include extension and termination options. The
          penghentian.       Perseroan       menerapkan                        Company applies judgement in evaluating
          pertimbangan dalam mengevaluasi apakah                               whether it is reasonably certain whether or not
          penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi                          to exercise the option to renew or terminate the
          pembaruan atau penghentian sewa tersebut.                            lease. That is, it considers all relevant factors
          Perseroan mempertimbangkan semua faktor-                             that create an economic incentive for it to
          faktor relevan yang menciptakan insentif                             exercise either the renewal or termination.
          ekonomi jika Perseroan mengeksekusi opsi                             After the commencement date, the Company
          pembaruan atau penghentian tersebut. Setelah                         reassesses the lease term if there is a
          dimulainya masa sewa, Perseroan menilai                              significant event or change in circumstances
          kembali masa sewa jika terdapat peristiwa atau                       that is within its control that affects its ability to
          perubahan signifikan pada lingkungan dalam                           exercise or not to exercise the option to renew
          kendalinya yang mempengaruhi kemampuan                               or to terminate (e.g., construction of significant
          Perseroan untuk mengeksekusi atau tidak                              leasehold      improvements        or     significant
          mengeksekusi       opsi     pembaruan     atau                       customisation of the leased asset).
          penghentian sewa (misalnya, konstruksi dari
          pengembangan prasarana yang signifikan atau
          penyesuaian signifikan dari aset sewa).


                                                               44
Page 338
                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                             As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                             and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                            (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                   unless otherwise stated)


4. KAS DAN SETARA KAS                                     4.    CASH AND CASH EQUIVALENTS


                                         31 Desember/    31 Desember/
                                        December 2025   December 2024

   Kas                                          4.311               7.999                              Cash on hand

   Kas pada bank                                                                                       Cash in banks

   Pihak ketiga                                                                                        Third parties
   Rupiah                                                                                                    Rupiah
      PT Bank Maspion Indonesia Tbk             8.983                  17        PT Bank Maspion Indonesia Tbk
      PT Bank Central Asia Tbk                     88                 806              PT Bank Central Asia Tbk
      PT Bank Permata Tbk                          49                  56                 PT Bank Permata Tbk
      PT Bank OCBC NISP Tbk                        21                  22              PT Bank OCBC NISP Tbk
      PT Bank Pan Indonesia Tbk                    19                  30            PT Bank Pan Indonesia Tbk
      PT Bank Pembangunan Daerah                                                 PT Bank Pembangunan Daerah
        Jawa Barat dan Banten Tbk                 19                   18          Jawa Barat and Banten Tbk
      PT Bank DKI                                 18                   18                           PT Bank DKI
      PT Bank QNB Indonesia Tbk                   18                   16           PT Bank QNB Indonesia Tbk
      PT China Construction Bank                                                     PT China Construction Bank
        Indonesia Tbk                             18                   19                      Indonesia Tbk
      PT Bank of India Indonesia Tbk              17                   17         PT Bank of India Indonesia Tbk
      MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta             16                   16       MUFG Bank, Ltd.,Jakarta Branch
      PT Bank Mizuho Indonesia                    16                   16             PT Bank Mizuho Indonesia
      PT Bank Maybank Indonesia Tbk               15                   16       PT Bank Maybank Indonesia Tbk
      PT Bank Danamon Indonesia Tbk               15                   18       PT Bank Danamon Indonesia Tbk
      PT Bank CIMB Niaga Tbk                      15                   15              PT Bank CIMB Niaga Tbk
      PT Bank UOB Indonesia                       15                   16               PT Bank UOB Indonesia
      PT Bank CTBC Indonesia                      15                    9              PT Bank CTBC Indonesia
      PT Bank DBS Indonesia                       14                   15               PT Bank DBS Indonesia
      PT Bank SMBC Indonesia Tbk                  14                   17          PT Bank SMBC Indonesia Tbk
      PT Bank ANZ Indonesia                       10                   10               PT Bank ANZ Indonesia
      PT Bank HSBC Indonesia                       7                    9              PT Bank HSBC Indonesia
      PT Bank Oke Indonesia Tbk                    -                   17            PT Bank Oke Indonesia Tbk
      PT Bank KEB Hana Indonesia                   -                   16          PT Bank KEB Hana Indonesia

                                                9.402               1.209

   Pihak berelasi                                                                                   Related parties
   Rupiah                                                                                                    Rupiah
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk           931.125          1.232.725           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
      PT Bank Rakyat Indonesia                                                         PT Bank Rakyat Indonesia
        (Persero) Tbk                             93                  205                       (Persero) Tbk
      PT Bank Tabungan Negara                                                         PT Bank Tabungan Negara
        (Persero) Tbk                             16                   16                       (Persero) Tbk
      PT Bank Negara Indonesia                                                        PT Bank Negara Indonesia
        (Persero) Tbk                             15                    -                       (Persero) Tbk
      PT Bank Mandiri Taspen                       6                    6               PT Bank Mandiri Taspen

                                              931.255          1.232.952

   Deposito berjangka                                                                                  Time deposits

   Pihak Berelasi                                                                                  Related Parties
   Rupiah                                                                                                   Rupiah
      PT Bank Mandiri Taspen                   50.000             50.000                 PT Bank Mandiri Taspen

                                              994.968          1.292.160




                                                   45
Page 339
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


4. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)                                   4.     CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued)

     Jangka waktu deposito berjangka yang dimiliki oleh                  The period of time deposits held by the Company is
     Perseroan adalah satu bulan.                                        one month.

     Tingkat suku bunga per tahun deposito berjangka                     The interest rates per annum for time deposits and
     dan giro dalam mata uang Rupiah pada tanggal                        current accounts as of 31 December 2025 and
     31 Desember 2025 dan 2024, berkisar sebagai                         2024, are as follows:
     berikut:

                                                31 Desember/      31 Desember/
                                               December 2025     December 2024
     Deposito                                           5,00%              5,50%                                  Time deposits
     Giro                                       0,00% - 2,00%      0,00% - 2,75%                                Current accounts

     Penempatan deposito pada PT Bank Mandiri Taspen                     Placement of time deposit at PT Bank Mandiri
     sebesar Rp50.000 adalah penempatan atas dana                        Taspen amounting to Rp50,000 represents the
     hasil usaha yang berasal dari laba neto Perseroan                   placement of the funds derived from the Company’s
     seperti yang dipersyaratkan oleh Undang-Undang                      net income as required by Law No. 40 Year 2007
     No. 40 Tahun 2007 pasal 70 tentang “Perseroan                       article 70 concerning “Limited Liability Companies”
     Terbatas” yaitu kewajiban Perseroan untuk                           whereby the Company shall make a reserve up to a
     melakukan pencadangan hingga mencapai paling                        least 20% of the issued and fully paid up capital.
     sedikit 20% dari modal ditempatkan dan disetor
     penuh.

     Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi                 Refer to Note 26a for details of balances and
     dengan pihak berelasi.                                              transaction with related parties.

5.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN                                   5.     CONSUMER FINANCING RECEIVABLES

                                                31 Desember/      31 Desember/
                                               December 2025     December 2024

     Piutang pembiayaan konsumen - bruto           54.714.989           64.807.461       Consumer financing receivables - gross
     Dikurangi:                                                                                                              Less:
       Pembiayaan bersama - bruto:                                                                      Joint financing - gross:
       Rupiah                                                                                                           Rupiah
          Pihak berelasi                          (27.567.428)       (32.019.967)                            Related parties

     Piutang pembiayaan konsumen - bruto:                                               Consumer financing receivables - gross:
       Pembiayaan sendiri                          27.147.561           32.787.494                           Direct financing

     Dikurangi:                                                                                                           Less:
       Pendapatan pembiayaan konsumen                                                                        Unearned income
          yang belum diakui                                                                           on consumer financing

        Rupiah                                                                                                          Rupiah
          Pihak ketiga                             (7.121.145)          (9.717.413)                             Third parties
        Dikurangi:                                                                                                        Less:
           Pendapatan yang belum diakui dari
             pembiayaan bersama - bruto:                                                      Unearned joint financing - gross:
        Rupiah                                                                                                         Rupiah
          Pihak berelasi                            3.094.759            4.125.861                           Related parties

     Pendapatan pembiayaan                                                                       Unearned income on consumer
       konsumen yang belum diakui:                                                                                 financing:
       Pembiayaan sendiri                          (4.026.386)          (5.591.552)                          Direct financing

     Piutang pembiayaan konsumen                   23.121.175           27.195.942                Consumer finance receivables
     Dikurangi:                                                                                                           Less:
       Cadangan kerugian penurunan nilai             (607.432)            (476.763)           Allowance for impairment losses

     Neto                                          22.513.743           26.719.179                                            Net




                                                           46
Page 340
                                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                         Indonesian language.
             PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                     PT MANDIRI TUNAS FINANCE
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                               As of 31 December 2025
         yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                               and for the Year Then Ended
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                              (Expressed in millions of Rupiah,
                kecuali dinyatakan lain)                                                     unless otherwise stated)


5.    PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan)                                  5.     CONSUMER             FINANCING              RECEIVABLES
                                                                                     (continued)
      Perubahan nilai tercatat piutang pembiayaan                                    The changes in the carrying value of consumer
      konsumen dengan klasifikasi biaya diamortisasi                                 financing receivables classified as amortized costs
      berdasarkan stage untuk tahun yang berakhir                                    by stage for the year ended 31 December 2025 and
      31 Desember 2025 dan 2024, adalah sebagai berikut:                             2024, are as follows:
                                                             31 Desember/December 2025

                                              Stage 1        Stage 2           Stage 3            Total

 Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                         Amortized cost
 Saldo awal                                    25.481.457       1.330.626            383.859       27.195.942                       Beginning balance

 Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                        Transfer to the 12-month expected
   12 bulan (stage 1)                             294.636        (290.891)             (3.745)              -                credit loss (stage 1)
 Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                              Transfer to receivables
   mengalami penurunan nilai (stage 2)           (996.653)      1.001.964              (5.311)              -    which are not impaired (stage 2)
 Pengalihan ke piutang yang                                                                                                    Transfer to receivables
   mengalami penurunan nilai (stage 3)         (1.316.882)       (540.430)         1.857.312                -       which are impaired (stage 3)

 Total saldo awal setelah pengalihan           23.462.558       1.501.269          2.232.115       27.195.942    Total beginning balance after transfer


 Pengukuran kembali bersih nilai tercatat      (8.557.115)       (178.253)          (831.077)      (9.566.445)   Net remeasurement of carrying value
 Aset keuangan baru yang                                                                                                         New financial assets
   diterbitkan atau dibeli                      9.809.438         43.412              91.370        9.944.220            originated or purchased
 Aset keuangan yang dihentikan
   pengakuannya                                (3.538.109)        (61.040)            (3.053)      (3.602.202)          Derecognized financial assets
 Aset keuangan yang dihapusbuku                         -               -           (850.340)        (850.340)            Financial assets written-off

 Total penurunan tahun berjalan                (2.285.786)       (195.881)         (1.593.100)     (4.074.767)         Total deduction during the year

 Saldo akhir                                   21.176.772       1.305.388            639.015       23.121.175                        Ending balance


                                                             31 Desember/December 2024

                                              Stage 1        Stage 2           Stage 3            Total

 Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                         Amortized cost
 Saldo awal                                    22.178.620        353.641             177.456       22.709.717                       Beginning balance

 Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                        Transfer to the 12-month expected
   12 bulan (stage 1)                             829.430        (728.475)          (100.955)               -                credit loss (stage 1)
 Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                              Transfer to receivables
   mengalami penurunan nilai (stage 2)         (2.619.261)      2.676.572            (57.311)               -    which are not impaired (stage 2)
 Pengalihan ke piutang yang                                                                                                    Transfer to receivables
   mengalami penurunan nilai (stage 3)           (409.107)       (559.810)           968.917                -       which are impaired (stage 3)

 Total saldo awal setelah pengalihan           19.979.682       1.741.928            988.107       22.709.717    Total beginning balance after transfer

 Pengukuran kembali bersih nilai tercatat      (4.841.324)        (23.207)           (26.829)      (4.891.360)   Net remeasurement of carrying value
 Aset keuangan baru yang                                                                                                         New financial assets
   diterbitkan atau dibeli                     12.470.680         68.025              11.534       12.550.239            originated or purchased
 Aset keuangan yang dihentikan
   pengakuannya                                (2.102.516)       (304.674)            (8.835)      (2.416.025)          Derecognized financial assets
 Aset keuangan yang dihapusbuku                   (25.065)       (151.446)          (580.118)        (756.629)            Financial assets written-off

 Total penambahan (penurunan)                                                                                                Total addition (deduction)
    tahun berjalan                              5.501.775        (411.302)          (604.248)       4.486.225                      during the year

 Saldo akhir                                   25.481.457       1.330.626            383.859       27.195.942                        Ending balance



      Seluruh kontrak pembiayaan yang disalurkan                                     All consumer financing contracts provided by
      Perseroan adalah untuk kendaraan bermotor,                                     Company are for motor vehicles, multipurpose,
      multiguna, investasi, dan modal kerja.                                         investment, and working capital.

      Jangka waktu kontrak pembiayaan yang disalurkan                                The period of consumer financing contracts for
      oleh Perseroan atas kendaraan bermotor berkisar                                motor vehicles ranged between 12 - 96 months.
      antara 12 - 96 bulan.




                                                                       47
Page 341
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                 As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                 and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)


5.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan)                     5.     CONSUMER            FINANCING          RECEIVABLES
                                                                       (continued)

     Piutang pembiayaan konsumen - bruto sesuai                       Consumer financing receivables - gross based on
     dengan tanggal jatuh temponya sebagai berikut:                   maturity date, are as follows:

                                          31 Desember/         31 Desember/
                                         December 2025        December 2024

     Telah jatuh tempo                                                                                                Overdue
     1 - 30 hari                               1.128.593              1.444.482                                    1 - 30 days
     31 - 60 hari                                517.667                605.226                                   31 - 60 days
     61 - 90 hari                                305.156                376.851                                   61 - 90 days
     > 90 hari                                 1.175.758                731.805                                     > 90 days

     Belum jatuh tempo                                                                                           Not yet due
     2025                                              -             22.056.373                                         2025
     2026                                     20.459.786             18.625.263                                         2026
     2027                                     16.114.441             12.221.779                                         2027
     2028                                      9.591.113              6.430.374                                         2028
     2029 dan seterusnya                       5.422.475              2.315.308                          2029 and on forward

                                              54.714.989             64.807.461


     Kisaran suku bunga yang dikenakan kepada                         The range of interest rates charged to customers as
     konsumen pada tanggal 31 Desember 2025 dan                       of 31 December 2025 and 2024, are as follows:
     2024, berkisar sebagai berikut:
                                          31 Desember/         31 Desember/
                                         December 2025        December 2024

     Mobil                                      0% - 30,5%         0% - 28,65%                                           Car
     Sepeda Motor                               0% - 19,6%         0% - 19,55%                                    Motorcycle
     Multiguna                              6,52% - 29,74%      6,07% - 31,46%                                  Multipurpose
     Modal Kerja                            6,75% - 11,25%      7,80% - 11,75%                                Working Capital

     Analisa umur piutang pembiayaan konsumen - bruto                 The aging analysis of consumer                   financing
     adalah sebagai berikut:                                          receivables - gross, is as follows:
                                          31 Desember/         31 Desember/
                                         December 2025        December 2024

     Belum jatuh tempo                        51.587.815             61.649.097                                        Current

     Lewat jatuh tempo:                                                                                              Overdue:
     1 - 90 hari                               1.951.416              2.426.559                                   1 - 90 days
     91 - 120 hari                               160.902                232.364                                 91 - 120 days
     121 - 180 hari                              210.447                239.369                                121 - 180 days
     > 180 hari                                  804.409                260.072                                   > 180 days

                                              54.714.989             64.807.461

     Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk                   The movements in the allowance for impairment
     tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025                losses for years ended 31 December 2025 and
     dan 2024 adalah sebagai berikut:                                 2024, are as follows:
                                          31 Desember/         31 Desember/
                                         December 2025        December 2024

     Saldo awal                                  476.763                347.894                           Beginning balance
     Penyisihan untuk tahun berjalan             981.009                885.498                         Provision for the year
     Penghapusan piutang                        (850.340)              (756.629)                       Receivables written-off

     Saldo akhir                                607.432                476.763                                Ending balance




                                                         48
Page 342
                                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                           Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                 As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                 and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                       unless otherwise stated)


5.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan)                                     5.    CONSUMER              FINANCING              RECEIVABLES
                                                                                      (continued)

     Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk                                   The movements in the allowance for impairment
     tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025                                losses for years ended 31 December 2025 and
     dan 2024 adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                      2024, are as follows: (continued)
                                                             31 Desember/December 2025

                                              Stage 1        Stage 2            Stage 3             Total

     Saldo awal                                   203.327        113.175              160.261          476.763                      Beginning balance

     Pengalihan ke:                                                                                                                       Transfer to:
     Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan                                                                          The 12-month expected credit loss
        (stage 1)                                  17.937         (16.684)             (1.253)                -                         (stage 1)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - tidak mengalami                                                                                      Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 2)                 (13.102)        14.820               (1.718)                -      not credit-impairment (stage 2)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - mengalami                                                                                           Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 3)                 (24.957)        (68.182)             93.139                 -         credit-impairment (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan          183.205         43.129              250.429          476.763     Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih                                                                                                       Net remeasurement
        penyisihan kerugian                       (22.754)       133.500              848.985          959.731                     of loss allowance
     Aset keuangan baru yang                                                                                                        New financial assets
        diterbitkan atau dibeli                    43.184              244                826           44.254              originated or purchased
     Aset keuangan yang dihentikan
        pengakuannya                              (17.023)         (4.888)             (1.065)          (22.976)          Derecognized financial assets

     Total pembentukan tahun berjalan               3.407        128.856              848.746          981.009             Total build-up during the year

     Aset keuangan yang dihapusbuku                     -                   -        (850.340)         (850.340)             Financial assets written-off

     Saldo akhir                                  186.612        171.985              248.835          607.432                          Ending balance


                                                             31 Desember/December 2024

                                              Stage 1        Stage 2            Stage 3             Total

     Saldo awal                                   223.097         68.044               56.753          347.894                      Beginning balance

     Pengalihan ke:                                                                                                                       Transfer to:
     Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan                                                                          The 12-month expected credit loss
        (stage 1)                                  64.916         (49.957)            (14.959)                -                         (stage 1)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - tidak mengalami                                                                                      Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 2)                 (83.925)        90.548               (6.623)                -      not credit-impairment (stage 2)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - mengalami                                                                                           Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 3)                 (11.828)        (34.919)             46.747                 -         credit-impairment (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan          192.260         73.716               81.918          347.894     Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih                                                                                                       Net remeasurement
        penyisihan kerugian                       (28.181)       264.107              843.978         1.079.904                    of loss allowance
     Aset keuangan baru yang                                                                                                        New financial assets
        diterbitkan atau dibeli                    98.219         26.015                7.425          131.659              originated or purchased
     Aset keuangan yang dihentikan
        pengakuannya                              (33.906)        (99.217)           (192.942)         (326.065)          Derecognized financial assets

     Total pembentukan tahun berjalan              36.132        190.905              658.461          885.498             Total build-up during the year

     Aset keuangan yang dihapusbuku               (25.065)       (151.446)           (580.118)         (756.629)             Financial assets written-off

     Saldo akhir                                  203.327        113.175              160.261          476.763                          Ending balance




     Seluruh piutang pembiayaan konsumen pada tanggal                                 All consumer financing receivables as of
     31 Desember 2025 dan 2024 dievaluasi secara                                      31 December 2025 and 2024 are collectively and
     kolektif dan individual terhadap penurunan nilai.                                individually evaluated for impairment.

     Piutang pembiayaan konsumen yang diberikan                                       Consumer financing receivables that provided with
     fasilitas restrukturisasi selama tahun berjalan pada                             restructuring facilities during the year as of
     tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebesar                                 31 December 2025 and 2024 is 6.72% and 3.06%
     6,72% dan 3,06% dari saldo piutang pembiayaan                                    of the balance of consumer financing receivables.
     konsumen.




                                                                       49
Page 343
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


5.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan)                        5.    CONSUMER             FINANCING            RECEIVABLES
                                                                         (continued)

     Pada tanggal 31 Desember 2025, piutang                              As of 31 December 2025, total consumer financing
     pembiayaan konsumen yang digunakan sebagai                          receivables pledged as collateral for borrowings
     jaminan atas pinjaman yang diterima oleh Perseroan                  and bonds payable as disclosed respectively in
     dan utang obligasi seperti yang masing-masing                       Notes 15 and 17 amounted to Rp6,146,072
     dijelaskan pada Catatan 15 dan 17 adalah sejumlah                   (31 December 2024: Rp11,267,678).
     Rp6.146.072 (31 Desember 2024: Rp11.267.678).

     Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian                      Management believes that the allowance for
     penurunan nilai tersebut adalah cukup untuk                         impairment losses is sufficient to cover any possible
     menutupi kemungkinan kerugian dari tidak                            losses from uncollectible consumer financing
     tertagihnya piutang pembiayaan konsumen.                            receivables.
     Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi                 Refer to Note 26a for details of balances and
     pihak berelasi.                                                     transactions with related parties.

6.   PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN                                       6.    FINANCE LEASE RECEIVABLES
                                             31 Desember/         31 Desember/
                                            December 2025        December 2024

     Piutang sewa pembiayaan                                                                               Finance lease receivables
     Piutang sewa pembiayaan - bruto              4.334.665              6.450.469                  Finance lease receivables - gross
     Dikurangi:                                                                                                                  Less:
         Pembiayaan bersama - bruto:                                                                        Joint financing - gross:
      Rupiah                                                                                                                 Rupiah
         Pihak berelasi                               (6.892)               (25.647)                             Related parties

        Nilai sisa yang terjamin                  1.833.652              2.445.103                   Guaranteed residual value

     Piutang sewa pembiayaan - bruto:                                                              Finance lease receivables - gross:
        Pembiayaan sendiri                        6.161.425              8.869.925                                 Direct financing

     Dikurangi:                                                                                                                  Less:
        Pendapatan sewa pembiayaan                                                                               Unearned income
          yang belum diakui:                                                                       on finance lease receivables:
     Rupiah                                                                                                                Rupiah
       Pihak ketiga                                 (576.091)              (932.482)                               Third parties
       Simpanan jaminan                           (1.833.652)            (2.445.103)                            Security deposit
     Dikurangi:                                                                                                                  Less:
        Pendapatan yang belum diakui dari
          pembiayaan bersama - bruto:                                                             Unearned joint financing - gross:
     Rupiah                                                                                                                Rupiah
       Pihak berelasi                                   752                  3.247                               Related parties

     Pendapatan sewa                                                                                         Unearned lease income
       pembiayaan yang belum diakui:                                                                                     financing:
         Pembiayaan sendiri                       (2.408.991)            (3.374.338)                           Direct financing

     Piutang sewa pembiayaan                      3.752.434              5.495.587                        Finance lease receivables
     Dikurangi:                                                                                                                Less:
        Cadangan kerugian penurunan nilai          (127.084)              (100.429)                Allowance for impairment losses

     Neto                                         3.625.350              5.395.158                                                Net




                                                            50
Page 344
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.
              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                            PT MANDIRI TUNAS FINANCE
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                      As of 31 December 2025
          yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                      and for the Year Then Ended
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                                            unless otherwise stated)


6.     PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan)                                            6.       FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)

       Perubahan nilai tercatat piutang sewa pembiayaan                                      The changes in the carrying value of finance lease
       dengan klasifikasi biaya diamortisasi berdasarkan                                     receivables classified as amortized costs by stage
       stage untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025                                      for the year ended 31 December 2025 and 2024,
       dan 2024, adalah sebagai berikut:                                                     are as follows:


                                                                 31 Desember/December 2025

                                                  Stage 1            Stage 2          Stage 3            Total

     Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                            Amortized cost
     Saldo awal                                     4.952.560            373.483             169.544       5.495.587                       Beginning balance
     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                           Transfer to the 12-month expected
       12 bulan (stage 1)                              98.342            (97.513)                (829)             -                credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                                 Transfer to receivables
       mengalami penurunan nilai (stage 2)           (199.049)           199.588                 (539)             -    which are not impaired (stage 2)
     Pengalihan ke piutang yang                                                                                                       Transfer to receivables
       mengalami penurunan nilai (stage 3)           (160.545)          (158.979)            319.524               -       which are impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan            4.691.308            316.579             487.700       5.495.587    Total beginning balance after transfer


     Pengukuran kembali bersih nilai tercatat      (1.649.216)             (4.501)            (59.973)    (1.713.690)   Net remeasurement of carrying value
     Aset keuangan baru yang                                                                                                            New financial assets
        diterbitkan atau dibeli                     1.461.461             13.296              18.296       1.493.053            originated or purchased
     Aset keuangan yang dihentikan
        pengakuannya                               (1.188.245)           (50.773)             (30.673)    (1.269.691)          Derecognized financial assets
     Aset keuangan yang dihapusbuku                         -                  -             (252.825)      (252.825)            Financial assets written-off

     Total penurunan tahun berjalan                (1.376.000)           (41.978)            (325.175)    (1.743.153)         Total deduction during the year

     Saldo akhir                                    3.315.308            274.601             162.525       3.752.434                        Ending balance




                                                                 31 Desember/December 2024

                                                  Stage 1            Stage 2          Stage 3            Total

     Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                            Amortized cost
     Saldo awal                                     5.292.101            105.683              19.081       5.416.865                       Beginning balance
     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                           Transfer to the 12-month expected
       12 bulan (stage 1)                             122.320            (98.355)             (23.965)             -                credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                                 Transfer to receivables
       mengalami penurunan nilai (stage 2)           (687.876)           693.949               (6.073)             -    which are not impaired (stage 2)
     Pengalihan ke piutang yang                                                                                                       Transfer to receivables
       mengalami penurunan nilai (stage 3)            (47.202)          (182.021)            229.223               -       which are impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan            4.679.343            519.256             218.266       5.416.865    Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih nilai tercatat      (1.609.348)           (16.052)              (3.370)    (1.628.770)   Net remeasurement of carrying value
     Aset keuangan baru yang                                                                                                            New financial assets
        diterbitkan atau dibeli                     2.777.078             89.069                2.472      2.868.619            originated or purchased
     Aset keuangan yang dihentikan
        pengakuannya                                 (892.180)          (212.684)              (4.111)    (1.108.975)          Derecognized financial assets
     Aset keuangan yang dihapusbuku                    (2.333)            (6.106)             (43.713)       (52.152)            Financial assets written-off

     Total penambahan (penurunan)                                                                                                   Total addition (deduction)
        tahun berjalan                                273.217           (145.773)             (48.722)       78.722                       during the year

     Saldo akhir                                    4.952.560            373.483             169.544       5.495.587                        Ending balance



       Jangka waktu kontrak pembiayaan yang disalurkan                                       The period of consumer financing contracts for
       oleh Perseroan atas kendaraan bermotor dan alat                                       motor vehicles and heavy equipment ranged
       berat berkisar antara 12 - 120 bulan.                                                 between 12 - 120 months.




                                                                               51
Page 345
                                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                               Indonesian language.
              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                   As of 31 December 2025
          yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                   and for the Year Then Ended
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                                         unless otherwise stated)


6.    PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan)                                            6.    FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)

      Piutang sewa pembiayaan - bruto sesuai dengan                                       Finance lease receivables - gross based on
      tanggal jatuh temponya sebagai berikut:                                             maturity date, are as follows:

                                                         31 Desember/              31 Desember/
                                                        December 2025             December 2024

        Telah jatuh tempo                                                                                                                        Overdue
        1 - 30 hari                                             64.068                      84.962                                            1 - 30 days
        31 - 60 hari                                            53.341                     104.557                                           31 - 60 days
        61 - 90 hari                                            40.722                     292.555                                           61 - 90 days
        > 90 hari                                               91.456                      35.332                                             > 90 days

        Belum jatuh tempo                                                                                                                Not yet due
        2025                                                         -                   2.720.676                                              2025
        2026                                                 2.130.568                   2.063.533                                              2026
        2027                                                 1.281.449                     884.978                                              2027
        2028                                                   485.712                     205.768                                              2028
        2029 dan seterusnya                                    187.349                      58.108                               2029 and on forward

                                                             4.334.665                   6.450.469

      Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk                                      The movements in the allowance for impairment
      tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025                                   losses for years ended 31 December 2025 and
      dan 2024 adalah sebagai berikut:                                                    2024, are as follows:

                                                         31 Desember/              31 Desember/
                                                        December 2025             December 2024

       Saldo awal                                              100.429                       69.293                               Beginning balance
       Penyisihan untuk tahun berjalan                         279.480                       83.288                             Provision for the year
       Penghapusan piutang                                    (252.825)                     (52.152)                           Receivables written-off

       Saldo akhir                                            127.084                      100.429                                     Ending balance


      Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk                                      The movements in the allowance for impairment
      tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025                                   losses for years ended 31 December 2025 and
      dan 2024 adalah sebagai berikut:                                                    2024, are as follows:

                                                              31 Desember/December 2025

                                              Stage 1          Stage 2               Stage 3            Total

     Saldo awal                                    27.295           26.670                 46.464          100.429                       Beginning balance

     Pengalihan ke:                                                                                                                            Transfer to:
     Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan                                                                               The 12-month expected credit loss
        (stage 1)                                   8.500            (8.255)                   (245)                -                        (stage 1)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - tidak mengalami                                                                                          Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 2)                  (1.488)           1.662                     (174)                -       not credit-impaired (stage 2)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - mengalami                                                                                                Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 3)                  (1.805)         (13.902)                15.707                   -           credit-impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan           32.502            6.175                 61.752          100.429      Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih                                                                                                            Net remeasurement
        penyisihan kerugian                        (6.559)          25.558                274.945          293.944                      of loss allowance
     Aset keuangan baru yang                                                                                                             New financial assets
        diterbitkan atau dibeli                     4.281                 63                    69              4.413            originated or purchased
     Aset keuangan yang dihentikan
        pengakuannya                               (5.550)           (1.933)              (11.394)          (18.877)           Derecognized financial assets

     Total pembentukan tahun berjalan              (7.828)          23.688                263.620          279.480              Total build-up during the year

     Aset keuangan yang dihapusbuku                      -                    -          (252.825)        (252.825)               Financial assets written-off

     Saldo akhir                                   24.674           29.863                 72.547          127.084                           Ending balance




                                                                         52
Page 346
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.
              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                        PT MANDIRI TUNAS FINANCE
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                  As of 31 December 2025
          yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                  and for the Year Then Ended
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                 (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                                        unless otherwise stated)


6.    PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan)                                           6.    FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)
      Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk                                     The movements in the allowance for impairment
      tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025                                  losses for years ended 31 December 2025 and
      dan 2024 adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                        2024, are as follows: (continued)
                                                                31 Desember/December 2024

                                              Stage 1            Stage 2            Stage 3            Total

     Saldo awal                                    45.187             18.883               5.223           69.293                      Beginning balance

     Pengalihan ke:                                                                                                                          Transfer to:
     Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan                                                                             The 12-month expected credit loss
        (stage 1)                                   6.926              (5.039)            (1.887)                -                         (stage 1)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - tidak mengalami                                                                                        Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 2)                  (7.626)             8.151                  (525)              -        not credit-impaired (stage 2)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - mengalami                                                                                              Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 3)                  (2.700)             (6.906)             9.606                 -            credit-impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan           41.787             15.089              12.417           69.293     Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih                                                                                                          Net remeasurement
        penyisihan kerugian                        (7.307)            34.079              91.897          118.669                     of loss allowance
     Aset keuangan baru yang                                                                                                           New financial assets
        diterbitkan atau dibeli                    14.115             24.930               1.596           40.641              originated or purchased
     Aset keuangan yang dihentikan
        pengakuannya                              (18.967)           (41.322)            (15.733)          (76.022)          Derecognized financial assets

     Total pembentukan tahun berjalan             (12.159)            17.687              77.760           83.288             Total build-up during the year

     Aset keuangan yang dihapusbuku                (2.333)             (6.106)           (43.713)          (52.152)             Financial assets written-off

     Saldo akhir                                   27.295             26.670              46.464          100.429                          Ending balance




      Seluruh piutang sewa pembiayaan pada tanggal                                       All    finance     lease     receivables as  of
      31 Desember 2025 dan 2024 dievaluasi secara                                        31 December 2025 and 2024 are collectively and
      kolektif dan individual terhadap penurunan nilai.                                  individually evaluated for impairment.

      Piutang sewa pembiayaan yang diberikan fasilitas                                   Finance lease receivables that provided with
      restrukturisasi selama tahun berjalan pada tanggal                                 restructuring facilities during the year as of
      31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebesar 12,60%                                    31 December 2025 and 2024 is 12.60% and
      dan 11,46% dari saldo piutang pembiayaan                                           11.46% of the balance of consumer financing
      konsumen.                                                                          receivables.
      Kisaran suku bunga yang dikenakan kepada                                           The range of interest rates charged to customers as
      konsumen pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                         of 31 December 2025 and 2024, are as follows:
      2024, berkisar sebagai berikut:

                                                         31 Desember/             31 Desember/
                                                        December 2025            December 2024

        Mobil                                               7,67% - 28,86%        11,52% - 25,52%                                               Car
        Alat berat                                          9,00% - 15,00%        10,00% - 13,50%                                   Heavy equipment
        Mesin                                               9,00% - 12,75%                 12,51%                                           Machine

      Analisa umur piutang sewa pembiayaan - bruto                                       The aging analysis of finance lease receivables -
      adalah sebagai berikut:                                                            gross, are as follows:

                                                         31 Desember/             31 Desember/
                                                        December 2025            December 2024
       Belum jatuh tempo                                       4.085.078                5.933.063                                                Current
       Lewat jatuh tempo:                                                                                                                   Overdue:
         1 - 90 hari                                             158.131                  482.074                                      1 - 90 days
         91 - 120 hari                                             6.648                   10.840                                    91 - 120 days
         121 - 180 hari                                           11.201                   14.496                                   121 - 180 days
         > 180 hari                                               73.607                    9.996                                      > 180 days
                                                               4.334.665                6.450.469




                                                                           53
Page 347
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.
              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                             PT MANDIRI TUNAS FINANCE
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                       As of 31 December 2025
          yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                       and for the Year Then Ended
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                                             unless otherwise stated)


6.    PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan)                                                6.    FINANCE LEASE RECEIVABLES (continued)

      Pada tanggal 31 Desember 2025, piutang sewa                                             As of 31 December 2025, total finance lease
      pembiayaan yang digunakan sebagai jaminan atas                                          receivables pledged as collateral for borrowings
      pinjaman yang diterima oleh Perseroan dan utang                                         and bonds payable as disclosed respectively in
      obligasi seperti yang dijelaskan masing-masing pada                                     Note 15 and 17 amounted to Rp634,664
      Catatan 15 dan 17 adalah sejumlah Rp634.664                                             (31 December 2023: Rp1,583,867).
      (31 Desember 2024: Rp1.583.867).

      Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan                                             Management believes that the existing allowance
      kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup                                     for impairment losses is adequate to cover possible
      untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat                                       losses arising from uncollectible finance lease
      tidak tertagihnya piutang sewa pembiayaan.                                              receivables.

7.    ANJAK PIUTANG                                                                     7.    FACTORING RECEIVABLES

      Perseroan mengadakan perjanjian anjak piutang                                           The Company has entered into factoring
      dengan jaminan. Anjak piutang adalah sebagai                                            agreements with recourse. Factoring receivables
      berikut:                                                                                are as follows:

                                                             31 Desember/              31 Desember/
                                                            December 2025             December 2024

        Anjak piutang - bruto:                                               -                  49.867                     Factoring receivables - gross:

        Dikurangi:                                                                                                                                   Less:
          Pendapatan anjak piutang                                                                                                  Unearned income
            yang belum diakui:                                                                                             on factoring receivables:

        Rupiah                                                                                                                                        Rupiah
        Pihak ketiga                                                         -                  (15.119)                                         Third parties

        Anjak piutang                                                        -                  34.748                          Factoring receivables
        Dikurangi:                                                                                                                              Less:
          Cadangan kerugian penurunan nilai                                  -                  (15.310)        Allowance for impairments losses

        Neto                                                                 -                  19.438                                                       Net

      Perubahan nilai tercatat anjak piutang dengan                                           The changes in the carrying value of factoring
      klasifikasi diamortisasi berdasarkan stage untuk                                        receivables classified as amortized by stage for the
      tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024,                                          year ended 31 December 2025 and 2024, are as
      adalah sebagai berikut:                                                                 follows:
                                                                  31 Desember/December 2025

                                                  Stage 1          Stage 2               Stage 3            Total

     Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                                 Amortized cost
     Saldo awal                                              -                    -            34.748           34.748                          Beginning balance

     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                Transfer to the 12-month expected
       12 bulan (stage 1)                                    -                    -                 -                 -                  credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                                      Transfer to receivables
       mengalami penurunan nilai (stage 2)                   -                    -                 -                 -      which are not impaired (stage 2)
     Pengalihan ke piutang yang                                                                                                            Transfer to receivables
       mengalami penurunan nilai (stage 3)                   -                    -                 -                 -         which are impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan                     -                    -            34.748           34.748       Total beginning balance after transfer

     Aset keuangan yang dihentikan
        pengakuannya                                         -                    -               (10)              (10)            Derecognized financial assets
     Aset keuangan yang dihapusbuku                          -                                (34.738)          (34.738)              Financial assets written-off

     Total pengurangan                                                                                                                            Total deduction
        tahun berjalan                                       -                    -           (34.748)          (34.748)                      during the year

     Saldo akhir                                             -                    -                 -                 -                          Ending balance




                                                                             54
Page 348
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.
              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                             PT MANDIRI TUNAS FINANCE
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                       As of 31 December 2025
          yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                       and for the Year Then Ended
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                                             unless otherwise stated)


7.     ANJAK PIUTANG (lanjutan)                                                         7.    FACTORING RECEIVABLES (continued)

       Perubahan nilai tercatat anjak piutang dengan                                          The changes in the carrying value of factoring
       klasifikasi diamortisasi berdasarkan stage untuk                                       receivables classified as amortized by stage for the
       tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024,                                         year ended 31 December 2025 and 2024, are as
       adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                                     follows: (continued)

                                                                  31 Desember/December 2024

                                                  Stage 1          Stage 2               Stage 3            Total

     Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                                  Amortized cost
     Saldo awal                                        35.758                     -                 -           35.758                           Beginning balance

     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                 Transfer to the 12-month expected
       12 bulan (stage 1)                                    -                    -                 -                    -                credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                                       Transfer to receivables
       mengalami penurunan nilai (stage 2)                   -                    -                 -                    -    which are not impaired (stage 2)
     Pengalihan ke piutang yang                                                                                                             Transfer to receivables
       mengalami penurunan nilai (stage 3)            (34.748)                    -            34.748                    -       which are impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan                1.010                     -            34.748           35.758        Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih nilai tercatat          (1.010)                    -                 -               (1.010)   Net remeasurement of carrying value

     Total pengurangan                                                                                                                             Total deduction
        tahun berjalan                                 (1.010)                    -                 -               (1.010)                    during the year

     Saldo akhir                                             -                    -            34.748           34.748                            Ending balance


       Anjak piutang - bruto sesuai dengan tanggal jatuh                                      Factoring receivables - gross based on maturity
       temponya sebagai berikut:                                                              date, are as follows:
                                                             31 Desember/              31 Desember/
                                                            December 2025             December 2024

        Telah jatuh tempo                                                                                                                              Overdue
        > 90 hari                                                            -                  49.867                                                > 90 days

                                                                              -                 49.867


       Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk                                         The movements in the allowance for impairment
       tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025                                      losses for years ended 31 December 2025 and
       dan 2024 adalah sebagai berikut:                                                       2024, are as follows:

                                                             31 Desember/              31 Desember/
                                                            December 2025             December 2024

       Saldo awal                                                   15.310                         436                                  Beginning balance
       Penyisihan untuk tahun berjalan                              19.428                      14.874                                Provision for the year
       Penghapusan piutang                                         (34.738)                          -                               Receivables written-off

       Saldo akhir                                                           -                  15.310                                       Ending balance




                                                                             55
Page 349
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.
              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                    As of 31 December 2025
          yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                    and for the Year Then Ended
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                   (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                                          unless otherwise stated)


7.    ANJAK PIUTANG (lanjutan)                                                       7.    FACTORING RECEIVABLES (continued)

      Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk                                       The movements in the allowance for impairment
      tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025                                    losses for years ended 31 December 2025 and
      dan 2024 adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                          2024, are as follows: (continued)
                                                                31 Desember/December 2025

                                              Stage 1           Stage 2               Stage 3             Total
                                                           -                   -
     Saldo awal                                                                             15.310            15.310                     Beginning balance

     Pengalihan ke:                                                                                                                           Transfer to:
     Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan                                                                              The 12-month expected credit loss
        (stage1)                                           -                   -                  -                 -                       (stage 1)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - tidak mengalami                                                                                           Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 2)                          -                   -                  -                 -       not credit-impaired (stage 2)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - mengalami                                                                                                 Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 3)                          -                   -                  -                 -           credit-impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan                   -                   -            15.310            15.310    Total beginning balance after transfer
     Pengukuran kembali bersih                                                                                                           Net remeasurement
        penyisihan kerugian                                -                   -            19.428            19.428                   of loss allowance

     Total pembentukan tahun berjalan                                                       34.738            34.738            Total build-up during the year

     Aset keuangan yang dihapusbuku                                                        (34.738)          (34.738)             Financial assets written-off

     Saldo akhir                                           -                   -                  -                 -                       Ending balance




                                                                31 Desember/December 2024

                                              Stage 1           Stage 2               Stage 3             Total

     Saldo awal                                         436                    -                  -               436                    Beginning balance

     Pengalihan ke:                                                                                                                           Transfer to:
     Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan                                                                              The 12-month expected credit loss
        (stage1)                                           -                   -                      -             -                       (stage 1)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - tidak mengalami                                                                                           Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 2)                          -                   -                  -                 -       not credit-impaired (stage 2)
     Kerugian kredit ekspektasian sepanjang
        umurnya - mengalami                                                                                                 Lifetime expected credit losses -
        penurunan nilai (stage 3)                       (436)                                   436                             credit-impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan                   -                   -                436               436   Total beginning balance after transfer
     Pengukuran kembali bersih                                                                                                           Net remeasurement
        penyisihan kerugian                                -                   -            14.874            14.874                   of loss allowance

     Total pembentukan tahun berjalan                      -                   -            14.874            14.874            Total build-up during the year
                                                           -                   -
     Saldo akhir                                                                            15.310            15.310                        Ending balance




      Anjak piutang yang direstrukturisasi pada tanggal                                   The     percentage     of   restructured   factoring
      31 Desember 2025 adalah sebesar nihil dari saldo                                    receivables     as    of   31     December     2025
      anjak piutang - bruto (31 Desember 2024: 100%).                                     is nil of the factoring receivables balance - gross
                                                                                          (31 December 2024: 100%).

      Kisaran suku bunga yang dikenakan kepada                                             Range of interest rates charged to customers for
      konsumen untuk tahun yang berakhir pada tanggal                                      the years ended 31 December 2025 and 2024, are
      31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                                    as follows:

                                                         31 Desember/               31 Desember/
                                                        December 2025              December 2024

      Anjak piutang                                                       -                     7,59%                           Factoring receivables




                                                                          56
Page 350
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


7.   ANJAK PIUTANG (lanjutan)                                      7.    FACTORING RECEIVABLES (continued)

     Analisa umur anjak piutang - bruto adalah sebagai                   The aging analysis of factoring receivables - gross,
     berikut:                                                            is as follows:

                                             31 Desember/         31 Desember/
                                            December 2025        December 2024

       Lewat jatuh tempo:                                                                                                Overdue:
        91 - 120 hari                                       -              49.867                                 91 - 120 days

                                                            -              49.867




     Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan                         Management believes that the existing allowance
     kerugian penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup                 for impairment losses is adequate to cover possible
     untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat                   losses arising from uncollectible factoring
     tidak tertagihnya anjak piutang.                                    receivables.

8.   PIUTANG LAIN-LAIN                                             8.    OTHER RECEIVABLES
                                             31 Desember/         31 Desember/
                                            December 2025        December 2024

     Pihak ketiga                                                                                                 Third parties
     Piutang asuransi                              119.207                 96.235                       Insurance receivables
     Piutang administrasi akseptasi                 41.381                 48.999         Acceptance administration receivables
     Piutang penjualan kendaraan                                                                     Receivables from sales of
        jaminan                                     15.012                 14.441                          collateral vehicle
     Lain-lain                                       7.730                  4.498                                       Others

                                                   183.330                164.173

     Pihak berelasi                                                                                             Related parties
     Piutang pembiayaan bersama                    272.337                366.435                    Joint financing receivables
     Piutang administrasi akseptasi                  2.486                  2.486          Acceptance admnistration receivables
     Lain-lain                                           -                    620                                        Others

                                                   274.823                369.541

     Piutang lain-lain                             458.153                533.714                               Other receivables

     Dikurangi:                                                                                                           Less:
        Cadangan kerugian penurunan nilai          (39.661)                (33.431)           Allowance for impairment losses

                                                   418.492                500.283



     Piutang pembiayaan bersama merupakan piutang                        Joint financing receivables represent receivables
     yang telah dijanjikan secara bersama untuk dibiayai,                that have been jointly promised to be financed, but
     namun belum ditagihkan ke pemberi pembiayaan                        have not been billed to the joint financing provider.
     bersama.

     Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi                 Refer to Note 26a for details of balances and
     dengan pihak berelasi.                                              transactions with related parties.




                                                            57
Page 351
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


8.   PIUTANG LAIN-LAIN (lanjutan)                                  8.    OTHER RECEIVABLES (continued)
     Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai untuk                      The movements in the allowance for impairment
     tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025                   losses for years ended 31 December 2025 and
     dan 2024 adalah sebagai berikut:                                    2024, are as follows:

                                             31 Desember/         31 Desember/
                                            December 2025        December 2024
     Saldo awal                                     33.431                    44.298                           Beginning balance
     Penyisihan                                                                                                           Provision
       (pembalikan) untuk tahun berjalan             6.850                 (10.867)                       (reversal) for the year
     Penghapusan piutang                              (620)                      -                          Receivable written-off
     Saldo akhir                                    39.661                    33.431                             Ending balance


     Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian                      Management believes that the allowance for
     penurunan nilai adalah cukup untuk menutupi                         impairment losses is sufficient to cover any possible
     kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang.                losses from uncollectible receivables.

9.   PERPAJAKAN                                                    9.    TAXATION

     a.   Utang pajak kini                                               a.     Current tax liabilities

                                             31 Desember/         31 Desember/
                                            December 2025        December 2024

          Pasal 25                                          -                 25.364                                     Article 25
          Pasal 29                                          -                 87.127                                     Article 29
          Saldo akhir                                       -             112.491                                Ending balance


     b.   Beban pajak                                                    b.     Tax expense

                                                   Tahun yang Berakhir
                                                 pada tanggal 31 Desember/
                                                  Year ended 31 December

                                                 2025                2024

          Kini                                      96.828                315.632                                          Current
          Tangguhan (lihat Catatan 9c)              13.608                 12.958                      Deferred (refer to Note 9c)

                                                   110.436                328.590


          Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan                           The reconciliation between income tax expense
          dengan hasil perkalian laba akuntansi sebelum                         and the theoretical tax amount on the Company’s
          pajak penghasilan dan tarif pajak yang berlaku                        income before income tax and the applicable tax
          adalah sebagai berikut:                                               rate is as follows:
                                                   Tahun yang Berakhir
                                                 pada tanggal 31 Desember/
                                                  Year ended 31 December

                                                 2025                2024

          Laba sebelum beban pajak                                                                    Income before final tax and
             final dan pajak penghasilan           513.610              1.504.167                          income tax expense
          Pajak dihitung pada tarif pajak          112.994                330.917                      Tax calculated at tax rates
          Penghasilan bunga dikenakan                                                                Interest income subjected to
             pajak final                            (3.475)                   (3.844)                                  final tax
          Beban yang tidak dapat
             dikurangkan                                917                    1.517                    Non-deductible expenses

          Beban pajak                              110.436                328.590                                   Tax expense




                                                            58
Page 352
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                 As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                 and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)


9.   PERPAJAKAN (lanjutan)                                      9.    TAXATION (continued)
     b.   Beban pajak (lanjutan)                                      b.     Tax expense (continued)

          Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak                       Reconciliation between income before income
          penghasilan menurut laporan laba rugi dan                          tax expense, as shown in the statement of profit
          penghasilan     komprehensif   lain   dengan                       or loss and other comprehensive income, and
          penghasilan kena pajak adalah sebagai berikut:                     estimated taxable income is as follows:

                                                   Tahun yang Berakhir
                                                 pada tanggal 31 Desember/
                                                  Year ended 31 December

                                                 2025             2024

           Laba sebelum beban pajak                513.610           1.504.167                     Income before final tax and
             final dan pajak penghasilan                                                               income tax expense
           Koreksi fiskal:                                                                                Fiscal corrections:
           Beda temporer                                                                             Temporary differences
           Penyisihan bonus                        (74.618)             (27.319)                           Provision for bonus
           Penyisihan imbalan kerja karyawan        16.546              (21.340)              Provision for employee benefits
           Penyisihan kerugian penurunan nilai                                             Provision for impairment losses on
             atas piutang lain-lain                  6.230              (10.704)                           other receivables
           Selisih antara nilai buku aset                                                        Difference in net book value
             tetap komersial dan fiskal             (3.724)                (1.199)          between commercial and fiscal
           Transaksi aset hak guna                    (182)                   860             Right-of-use asset transactions
           Penyisihan penghapusan                                                                        Provision for write-off
             customer deposit                       (6.106)                  802                       on customer deposit

                                                   (61.854)             (58.900)
           Beda tetap                                                                                 Permanent differences
           Beban yang tidak dapat dikurangkan        4.167                 6.895                     Non-deductible expenses
           Penghasilan bunga dikenakan
             pajak final                           (15.797)             (17.473)         Interest income subjected to final tax

                                                   (11.630)             (10.578)

           Penghasilan kena pajak                  440.126           1.434.689                                Taxable income

           Beban pajak                              96.828             315.632                                    Tax expense
           Dikurangi:                                                                                                     Less:
             Pasal 23                              (12.632)            (18.739)                                    Article 23
             Pasal 25                              (98.567)           (209.766)                                    Article 25

           (Piutang) utang pajak                                                                           Corporate income
             penghasilan badan                     (14.371)             87.127                   tax (receivable) payable

          Berdasarkan      Undang-Undang       Republik                     Based on Law of the Republic of Indonesia No.
          Indonesia No. 7 Tahun 2021 tanggal                                7 year 2021 dated October 9, 2021 concerning
          29 Oktober 2021 tentang Harmonisasi                               Harmonization of Tax Regulations has
          Peraturan Perpajakan menetapkan tarif pajak                       stipulated the income tax rate for domestic
          penghasilan wajib pajak dalam negeri dan                          taxpayers and business establishments of 22%
          bentuk usaha tetap sebesar 22% yang mulai                         which will be effective from the Fiscal Year 2022
          berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya.                     onwards.
          Perhitungan pajak penghasilan badan untuk                         The above calculation of corporate income tax
          tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025                         for the year ended 31 December 2025 will be
          tersebut di atas akan menjadi dasar dalam                         used as basis for filing the Annual Tax Return
          pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan                             (“SPT”) of Corporate Income Tax.
          (“SPT”) Pajak Penghasilan Badan.
          Perhitungan pajak penghasilan badan untuk                         The calculation of corporate income tax for the
          tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024                         year ended 31 December 2024 is same as the
          sama dengan Surat Pemberitahuan Tahunan                           Annual Tax Return filed by the Company to the
          yang disampaikan Perseroan ke Kantor                              Tax Office.
          Pelayanan Pajak.


                                                           59
Page 353
                                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                             Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                   As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                   and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                         unless otherwise stated)


9.   PERPAJAKAN (lanjutan)                                                       9.    TAXATION (continued)
     c.    Aset (liabilitas) pajak tangguhan – neto                                     c. Deferred tax assets (liabilities) – net
                                                           31 Desember/December 2025

                                                                    Manfaat
                                                                 (beban) pajak
                                                                  tangguhan/
                                             Saldo awal/          Deferred tax             Saldo akhir/
                                             Beginning              income                   Ending
                                              balance             (expenses)                 balance

          Aset (liabilitas) pajak
             tangguhan dampak dari                                                                                       Deferred tax asset (liabilities)
             laporan laba rugi                                                                                              effect from profit or loss
          Penyisihan kerugian penurunan                                                                               Provision for impairment losses on
             nilai atas piutang lain-lain            7.355                   1.370                    8.725                            other receivables
          Selisih antara nilai buku                                                                                          Difference in net book value
             aset tetap komersial                                                                                              of fixed assets between
             dan fiskal                              (1.655)                  (819)                  (2.474)                     commercial and fiscal
          Penyisihan imbalan                                                                                                       Provision for employee
             kerja karyawan                         44.879                   3.640                   48.519                                     benefits
          Penyisihan bonus                          24.710                 (16.416)                   8.294                            Provision for bonus
          Penyisihan penghapusan                                                                                                     Provision for write-off
             customer deposit                        1.890                  (1.343)                       547                       on customer deposit
          Transaksi aset hak guna                      616                     (40)                       576            Right-of-use asset transactions
          Aset pajak tangguhan                                                                                              Deferred tax assets effect
            dampak dari penghasilan                                                                                      from other comprehensive
            komprehensif lain                                                                                                               income
          Pengukuran kembali atas
            liabilitas imbalan                       2.017                  (2.329)                       (312)            Remeasurement of employee
            kerja karyawan                                                                                                       benefits obligation
          Keuntungan bersih
            atas instrumen derivatif untuk                                                                                         Net gain on derivative
            lindung nilai arus kas                   4.914                   1.290                    6.204       instrument for cash flow hedging

                                                    84.726                 (14.647)                  70.079




                                                           31 Desember/December 2024

                                                                    Manfaat
                                                                 (beban) pajak
                                                                  tangguhan/
                                             Saldo awal/          Deferred tax             Saldo akhir/
                                             Beginning              income                   Ending
                                              balance             (expenses)                 balance

          Aset (liabilitas) pajak
             tangguhan dampak dari                                                                                       Deferred tax asset (liabilities)
             laporan laba rugi                                                                                              effect from profit or loss
          Penyisihan kerugian penurunan                                                                               Provision for impairment losses on
             nilai atas piutang lain-lain            9.710                  (2.355)                   7.355                            other receivables
          Selisih antara nilai buku                                                                                          Difference in net book value
             aset tetap komersial                                                                                              of fixed assets between
             dan fiskal                              (1.392)                  (263)                  (1.655)                     commercial and fiscal
          Penyisihan imbalan                                                                                                       Provision for employee
             kerja karyawan                         49.574                  (4.695)                  44.879                                     benefits
          Penyisihan bonus                          30.720                  (6.010)                  24.710                            Provision for bonus
          Penyisihan penghapusan                                                                                                     Provision for write-off
             customer deposit                        1.714                       176                  1.890                         on customer deposit
          Transaksi aset hak guna                      427                       189                    616              Right-of-use asset transactions

          Aset pajak tangguhan                                                                                              Deferred tax assets effect
            dampak dari penghasilan                                                                                      from other comprehensive
            komprehensif lain                                                                                                               income
          Pengukuran kembali atas
            liabilitas imbalan                                                                                             Remeasurement of employee
            kerja karyawan                          10.826                  (8.809)                   2.017                      benefits obligation
          Keuntungan (kerugian) bersih
            atas instrumen derivatif untuk                                                                                  Net gain (loss) on derivative
            lindung nilai arus kas                    (790)                  5.704                    4.914          instrument for cash flow hedging

                                                   100.789                 (16.063)                  84.726




                                                                      60
Page 354
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
            PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2025
        yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


9.   PERPAJAKAN (lanjutan)                                         9.    TAXATION (continued)
     d.   Surat ketetapan pajak                                          d.   Tax assessment letter
          Tahun pajak 2021                                                    Fiscal year 2021

          Pada tanggal 18 Oktober 2024, Perseroan                             On 18 October 2024, the Company received
          menerima Surat Permintaan Penjelasan atas                           the Request Letter for Explanation of Data
          Data dan/atau Keterangan (SP2DK) dari                               and/or Information (SP2DK) from Directorate
          Direktorat Jendral Pajak (“DJP”) atas Pajak                         General of Taxes (“DJP”) on Income Tax
          Penghasilan Pasal 21, Pasal 23, Pasal 4 (2),                        Article 21, Article 23, Article 4 (2), Corporate
          Pahak Penghasilan Badan, dan Pajak                                  Income Tax, and Value Added Tax (VAT). The
          Pertambahan Nilai (PPN) untuk tahun pajak                           Company has provided response to DJP on
          2021. Perseroan telah mengirimkan tanggapan                         18 December 2024 and has made payment for
          kepada DJP pada tanggal 18 Desember 2024                            the tax underpayment on 16 January 2025
          dan telah melakukan pembayaran atas kurang                          amounting to Rp409.
          bayar pajak pada tanggal 16 Januari 2025
          sebesar Rp409.
          Tahun pajak 2022                                                    Fiscal year 2022

          Pada tanggal 18 Juli 2025, Perseroan menerima                       On 18 July 2025, the Company received the
          Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau                      Request Letter for Explanation of Data and/or
          Keterangan (SP2DK) dari Direktorat Jendral                          Information (SP2DK) from Directorate General
          Pajak (“DJP”) atas Pajak Penghasilan Pasal 21,                      of Taxes (“DJP”) on Income Tax Article 21,
          Pasal 23, Pasal 4 (2), Pajak Penghasilan Badan,                     Article 23, Article 4 (2), Corporate Income Tax,
          dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk tahun                       and Value Added Tax (VAT). The Company
          pajak 2022. Perseroan telah mengirimkan                             has provided response to DJP on
          tanggapan kepada DJP pada tanggal 7 Oktober                         7 October 2025 and has made payment for the
          2025 dan telah melakukan pembayaran atas                            tax underpayment on 19 December 2025
          kurang bayar pajak pada tanggal 19 Desember                         amounting to Rp271.
          2025 sebesar Rp271.
     e.   Administrasi                                                   e.   Administration

          Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang                           Under the Taxation Laws of Indonesia, the
          berlaku di Indonesia, Perseroan menghitung,                         Company submits tax returns on the basis of
          menetapkan dan membayar sendiri besarnya                            self-assessment. The Director General of
          jumlah pajak yang terutang. Direktur Jenderal                       Taxes may assess or amend taxes within a
          Pajak dapat menetapkan atau mengubah                                certain period. For the fiscal years of 2008 and
          liabilitas pajak dalam jangka waktu tertentu.                       onwards, the period is within five years from the
          Untuk tahun pajak 2008 dan seterusnya, jangka                       time the tax becomes due.
          waktunya adalah lima tahun sejak saat
          terutangnya pajak.
          Dampak Penerapan Pilar 2 Organization for                           The impact of Pillar 2 of Organization for
          Economic Co-operation and Development                               Economic Co-operation and Development
          ("OECD")                                                            ("OECD")
          Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan                              Based on the Regulation of the Minister of
          Republik Indonesia Nomor 136 Tahun 2024                             Finance of the Republic of Indonesia Number
          ("PMK-136")      tentang    Pengenaan      Pajak                    136 Year 2024 ("PMK-136") concerning the
          Minimum Global Berdasarkan Kesepakatan                              Imposition of Global Minimum Tax Based on
          Internasional, ketentuan pengenaan pajak                            International Agreements, the provisions for
          minimum global akan mulai berlaku di                                the imposition of global minimum tax will come
          Indonesia, yurisdiksi di mana Perseroan                             into force in Indonesia, the jurisdiction where
          didirikan, pada tanggal 1 Januari 2025. PMK-136                     the Company is incorporated, on 1 January
          dihitung untuk periode fiskal tahunan yang                          2025. PMK-136 is calculated for the annual
          berakhir di 31 Desember 2025, berdasarkan                           fiscal period ending on 31 December 2025,
          penilaian yang telah dilakukan menyeluruh                           based on the assessment that has been carried
          secara Grup PT Bank Mandiri (Persero) Tbk,                          out comprehensively as a Group of PT Bank
          Perseroan      diestimasikan    tidak    memiliki                   Mandiri (Persero) Tbk, the Company is not
          tambahan pajak penghasilan Pilar Dua.                               expected to have Pillar Two income taxes
                                                                              exposure.


                                                              61
Page 355
                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                             As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                             and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                   unless otherwise stated)


10. ASET TETAP                                                             10. FIXED ASSETS
                                                        31 Desember/December 2025

                                      1 Januari /      Penambahan/       (Pengurangan)/      31 Desember/
                                     January 2025       Additions         (Deductions)      December 2025

    Aset tetap                                                                                                                     Fixed assets
    Kepemilikan langsung                                                                                                     Direct ownership
    Harga perolehan                                                                                                                        Cost
    Tanah                                    48.570                -                   -            48.570                                 Land
    Bangunan                                 53.678            3.151                   -            56.829                             Buildings
    Kendaraan                                    28                -                   -                28                              Vehicles
    Perabotan dan peralatan kantor          371.998           24.848             (17.747)          379.099       Furniture and office equipment
    Renovasi bangunan sewa                   77.156            7.769                   -            84.925              Leasehold improvement

                                            551.430           35.768             (17.747)          569.451
    Aset hak guna                           205.243            4.910                   -           210.153                  Right-of-use assets

                                            756.673           40.678             (17.747)          779.604


    Akumulasi penyusutan                                                                                           Accumulated depreciation
    Bangunan                                (23.302)           (2.648)                -            (25.950)                            Buildings
    Kendaraan                                   (27)                -                 -                (27)                             Vehicles
    Perabot dan peralatan kantor           (258.845)          (39.848)           17.685           (281.008)      Furniture and office equipment
    Renovasi bangunan sewa                  (58.991)          (11.024)                -            (70.015)             Leasehold improvement

                                           (341.165)          (53.520)           17.685           (377.000)
    Aset hak guna                          (137.033)          (30.268)                -           (167.301)                 Right-of-use assets

                                           (478.198)          (83.788)           17.685           (544.301)

    Nilai buku neto                         278.475                                                235.303                     Net book value


                                                         31 Desember/December 2024

                                      1 Januari /      Penambahan/       (Pengurangan)/      31 Desember/
                                     January 2024       Additions         (Deductions)      December 2024

    Aset tetap                                                                                                                     Fixed assets
    Kepemilikan langsung                                                                                                     Direct ownership
    Harga perolehan                                                                                                                        Cost
    Tanah                                    48.570                -                   -            48.570                                 Land
    Bangunan                                 52.996              682                   -            53.678                             Buildings
    Kendaraan                                    28                -                   -                28                              Vehicles
    Perabotan dan peralatan kantor          334.445           46.295              (8.742)          371.998       Furniture and office equipment
    Renovasi bangunan sewa                   70.105            7.051                   -            77.156              Leasehold improvement

                                            506.144           54.028              (8.742)          551.430
    Aset hak guna                           187.541           17.702                   -           205.243                  Right-of-use assets

                                            693.685           71.730              (8.742)          756.673

    Akumulasi penyusutan                                                                                           Accumulated depreciation
    Bangunan                                (20.746)           (2.556)                  -          (23.302)                            Buildings
    Kendaraan                                   (27)                -                   -              (27)                             Vehicles
    Perabot dan peralatan kantor           (231.510)          (36.031)              8.696         (258.845)      Furniture and office equipment
    Renovasi bangunan sewa                  (50.621)           (8.370)                  -          (58.991)             Leasehold improvement

                                           (302.904)          (46.957)              8.696         (341.165)
    Aset hak guna                          (107.156)          (29.877)                  -         (137.033)                 Right-of-use assets

                                           (410.060)          (76.834)              8.696         (478.198)

    Nilai buku neto                         283.625                                                278.475                     Net book value




   Seluruh aset tetap kepemilikan langsung kecuali                               Directly owned fixed assets, except for land, are
   tanah, telah diasuransikan dengan pihak PT Zurich                             insured with a party, PT Zurich Asuransi Indonesia
   Asuransi     Indonesia    Tbk    dengan    jumlah                             Tbk, for a sum insured of Rp446,902 and
   pertanggungan asuransi sebesar Rp446.902 dan                                  Rp459,600 as of 31 December 2025 and 2024
   Rp459.600 pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                   respectively, which according to the management,
   2024 yang menurut manajemen cukup untuk                                       is sufficient to cover possible losses due to fire,
   menutupi kemungkinan kerugian karena kebakaran,                               flood, public disorder/riots and earthquake.
   kebanjiran, huru-hara dan gempa bumi.




                                                                62
Page 356
                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                    Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                  PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                            As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                            and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                  unless otherwise stated)


10. ASET TETAP (lanjutan)                                                  10. FIXED ASSETS (continued)

   Tanah Perseroan berupa sertifikat Hak Guna                                   Land is held in the form of certificates of Hak Guna
   Bangunan (“HGB”) yang mempunyai masa manfaat                                 Bangunan (“HGB”) which have useful lives of 20 to
   selama 20 sampai dengan 30 tahun yang akan jatuh                             30 years and will be due between 24 September
   tempo antara 24 September 2025 sampai dengan                                 2025 to 2 February 2053. Management was on the
   2 Februari 2053. Manajemen sedang melakukan                                  process of extending HGB which has useful life
   perpanjangan atas HGB yang memiliki masa manfaat                             ended on 24 September 2025. Management
   yang berakhir pada 24 September 2025. Manajemen                              believes that the HGB can be renewed or extended
   berpendapat bahwa HGB tersebut dapat diperbaharui                            upon expiration.
   atau diperpanjang pada saat jatuh tempo.

   Rincian keuntungan atas pelepasan aset tetap                                 Details of gain on disposal of fixed assets are as
   adalah sebagai berikut:                                                      follows:

                                                         Tahun yang Berakhir
                                                      pada tanggal 31 Desember/
                                                       Year ended 31 December
                                                      2025                   2024
   Hasil pelepasan aset tetap                                370                     310          Proceed from disposal of fixed assets
   Nilai buku aset tetap                                     (50)                    (47)                                   Book value
   Laba atas pelepasan aset tetap                            320                     263              Gain on disposal of fixed assets

   Kerugian atau keuntungan atas pelepasan aset tetap                           Loss or gain on disposal of fixed assets is
   diakui sebagai bagian dari “pendapatan lain-lain”                            recognized as part of “other income” in the
   pada laporan laba rugi dan penghasilan                                       statement of profit or loss and other comprehensive
   komprehensif lain.                                                           income.
   Manajemen berpendapat tidak terdapat indikasi                                Management believes that there is no impairment
   penurunan nilai atas aset tetap yang dimiliki                                on the Company’s fixed assets as of 31 December
   Perseroan    masing-masing    pada   tanggal                                 2025 and 2024, respectively.
   31 Desember 2025 dan 2024.
   Pada 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah bruto dari                            As of 31 December 2025 and 2024, the gross
   aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih                             amount of fixed assets which have been fully
   digunakan     adalah     masing-masing   sebesar                             depreciated and still being used amounted to
   Rp233.921 dan Rp239.911.                                                     Rp233,921 and Rp239,911 respectively.
   Tidak ada aset tetap yang dijadikan jaminan pada                             There were no fixed assets pledged as collateral as
   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                                           of 31 December 2025 and 2024.
   Aset hak guna pada tanggal 31 Desember 2025 dan                              Right-of-use of assets as of 31 Desember 2025 and
   2024 adalah sebagai berikut:                                                 2024 are as follows:
                                                        31 Desember/December 2025

                                     1 Januari/       Penambahan/        (Pengurangan)/    31 Desember/
                                    January 2025       Additions          (Deductions)    December 2025
    Biaya perolehan                                                                                                                   Cost
       Bangunan                           178.281              4.283                 -          182.564                        Buildings
       Kendaraan                           26.962                627                 -           27.589                        Vehicles

                                          205.243              4.910                  -         210.153
    Akumulasi penyusutan                                                                                          Accumulated depreciation
      Bangunan                            (119.186)          (25.067 )               -          (144.253)                      Buildings
      Kendaraan                            (17.847)            (5.201)               -           (23.048)                      Vehicles

                                          (137.033)          (30.268)                -          (167.301)

    Nilai buku neto                        68.210                                                42.852                    Net book value




                                                                63
Page 357
                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                      Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                    PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                              As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                              and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                             (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                    unless otherwise stated)


10. ASET TETAP (lanjutan)                                                    10. FIXED ASSETS (continued)

   Aset hak guna per 31 Desember 2025 dan 2024                                    Right-of-use of assets as of 31 Desember 2025 and
   adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                             2024 are as follows: (continued)

                                                            31 Desember/December 2024

                                         1 Januari/       Penambahan/      (Pengurangan)/    31 Desember/
                                        January 2024       Additions        (Deductions)    December 2024
    Biaya perolehan                                                                                                                        Cost
       Bangunan                               161.902          16.379                   -         178.281                           Buildings
       Kendaraan                               25.639           1.323                   -          26.962                           Vehicles

                                              187.541          17.702                   -         205.243
    Akumulasi penyusutan                                                                                               Accumulated depreciation
      Bangunan                                 (94.854)        (24.332)                 -         (119.186)                         Buildings
      Kendaraan                                (12.302)         (5.545)                 -          (17.847)                         Vehicles

                                              (107.156)        (29.877)                 -         (137.033)

    Nilai buku neto                            80.385                                              68.210                       Net book value



   Perseroan menyewa beberapa aset termasuk                                       The Company had rent a number of assets which
   bangunan dan kendaraan. Jangka waktu masa sewa                                 include buildings and vehicles. The period of lease
   berkisar 1 - 5 tahun.                                                          term ranged between 1 - 5 years.

11. ASET LAIN-LAIN                                                           11. OTHER ASSETS


                                                    31 Desember/           31 Desember/
                                                   December 2025          December 2024
    Pihak ketiga                                                                                                                Third parties
       Setoran dalam perjalanan                             27.837                  31.585                                Deposit in transit
       Uang muka                                            19.207                  16.200                             Advance payments
       Tagihan Pajak Penghasilan                                                                                 Income Tax Receivables
         (lihat Catatan 9)                                  14.371                       -                              (refer to note 9)
       Deposit Pajak Penghasilan                            12.039                       -                            Income Tax Deposit
       Biaya provisi dibayar di muka                         8.169                   1.625                          Prepaid provision cost
       Uang jaminan                                          2.597                   2.597                               Security deposits
       Piutang karyawan                                      1.265                   1.218                         Employee Receivables
       Biaya jasa penerbitan obligasi                          408                     393                    Prepaid bonds issuance cost
       Asuransi dibayar di muka                                218                     499                              Prepaid insurance
       Sewa dibayar di muka                                     56                      83                                     Prepaid rent
       Lain-lain                                            29.989                  36.002                                            Other
                                                           116.156                  90.202
    Pihak berelasi                                                                                                         Related parties
      Sewa dibayar di muka                                     689                      689                                   Prepaid rent
      Piutang bunga deposito                                   125                      137          Interest receivables - time deposits
                                                               814                      826
                                                           116.970                  91.028


   Lain-lain merupakan pemeliharaan dan perawatan                                 Others    mainly    represent repairment and
   sistem teknologi informasi, dan biaya dibayar dimuka.                          maintenance of information technology system, and
                                                                                  prepaid expenses.

   Lihat Catatan 26a untuk rincian saldo dan transaksi                            Refer to Note 26a for details of balances and
   pihak berelasi.                                                                transactions with related parties.




                                                                  64
Page 358
                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                       Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                     PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                               As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                               and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                              (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                     unless otherwise stated)


12. UTANG USAHA                                               12. TRADE PAYABLES

                                        31 Desember/         31 Desember/
                                       December 2025        December 2024

   Pihak ketiga                                                                                             Third parties
     Utang kendaraan                          381.683              460.788                             Vehicle payables
     Utang asuransi                            88.658              143.420                          Insurance payables

                                              470.341              604.208


   Utang usaha merupakan utang kepada pemasok atas                Trade payables represent payables to suppliers for
   pembiayaan kendaraan bermotor dan utang kepada                 motor vehicle financing and payables to insurance
   perusahaan asuransi yang berkaitan dengan                      companies in relation to motor vehicle financing and
   pembiayaan kendaraan bermotor dan alat berat.                  heavy equipment

13. UTANG LAIN-LAIN                                           13. OTHER PAYABLES


                                        31 Desember/         31 Desember/
                                       December 2025        December 2024

   Pihak ketiga                                                                                            Third parties
      Titipan konsumen                        109.857              126.235                           Customer deposits
      PPN keluaran                             14.149               13.637                                     VAT out
      Liabilitas pajak                                                                                    Tax liabilities
         Pasal 21                                 915                  847                                 Article 21
         Pasal 23                                 601                  772                                 Article 23
         PPh final                                  6                  101                                  Final tax
      Liabilitas sewa                           3.236                6.478                              Lease liabilities
      Jasa notaris                              1.160                  983                               Notary service
      Barang dan jasa                           1.452                  111                          Goods and services
      Lain-lain                                13.498               11.666                                       Others

                                              144.874              160.830

   Pihak berelasi                                                                                         Related parties
      Liabilitas sewa                          12.780               24.353                               Lease liabilities
      Pembiayaan bersama                       21.566               27.033                                Joint financing
      Lain-lain                                     -                  240                                         Others

                                               34.346               51.626

                                              179.220              212.456


   Jumlah beban bunga atas liabilitas sewa masing-                The balances of interest expense from lease
   masing sebesar Rp1.674 dan Rp2.724 untuk tahun                 liabilities amounted to Rp1,674 and Rp2,724 for the
   yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024.                       years ended 31 December 2025 and 2024,
                                                                  respectively.

   Analisis jatuh tempo utang lain-lain terkait sewa              The maturity analysis of other payables related to
   adalah sebagai berikut:                                        lease is as follows:

                                        31 Desember/         31 Desember/
                                       December 2025        December 2024

   1 tahun                                     14.568               16.464                                          1 year
   2 tahun                                      1.380               13.121                                         2 years
   3 tahun                                         68                1.201                                         3 years
   4 tahun                                          -                   45                                         4 years

   Total                                       16.016                30.831                                          Total




                                                       65
Page 359
                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                         Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                 As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                 and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)


13. UTANG LAIN-LAIN (lanjutan)                                  13. OTHER PAYABLES (continued)

   Pembiayaan bersama       adalah   porsi cicilan                  Joint financing represents the portion of installment
   pembayaran piutang pembiayaan yang telah diterima                payments for financing receivables that have been
   dari konsumen namun belum dibayarkan kepada                      received from customers but have not been paid to
   pemberi pembiayaan bersama.                                      joint financing providers.

   Lain-lain terutama terdiri dari utang kepada pihak               Others mainly consist of payables to third parties
   ketiga yang berkaitan dengan utang asuransi dan                  related to insurance payable and vehicle license
   biaya biro jasa Surat Tanda Nomor Kendaraan.                     service fee.

   Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi              Refer to Note 26b for details of balances and
   pihak berelasi.                                                  transactions with related parties.

14. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR                              14. ACCRUED EXPENSES

                                             31 Desember/      31 Desember/
                                            December 2025     December 2024
   Pihak ketiga                                                                                               Third parties
     Bunga yang masih harus dibayar                 77.257            98.917                              Accrued interest
     Gaji dan tunjangan                             40.176           122.406                      Salaries and allowances
     Perbaikan dan pemeliharaan                      3.689             1.031                     Repairs and maintenance
     Telepon                                         2.835             2.732                                   Telephone
     Jasa profesional                                2.111             1.230                              Professional fee
     Listrik dan air                                   333               386                                       Utilities
     Promosi                                           116               109                                    Promotion
     Lain-lain                                       4.680            11.587                                        Others
                                                   131.197           238.398
    Pihak berelasi                                                                                          Related parties
      Bunga yang masih harus dibayar                 8.935              9.543                             Accrued interest
                                                   140.132           247.941


   Lain-lain terutama terdiri dari beban yang masih                 Others mainly consist of entertainment, stamps,
   harus dibayar terkait jamuan, materai, alat tulis                stationary, printing, travelling and training.
   kantor, cetakan, perjalanan dinas dan pelatihan.

   Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi              Refer to Note 26b for details of balances and
   pihak berelasi.                                                  transactions with related parties.


15. PINJAMAN YANG DITERIMA                                      15. BORROWINGS

                                             31 Desember/      31 Desember/
                                            December 2025     December 2024
    Revolving                                                                                                      Revolving
      Pinjaman bank                              6.087.198         3.930.565                                   Bank loans
    Non-revolving                                                                                             Non-revolving
      Pinjaman bank                              9.005.123        16.018.744                                   Bank loans
      Pinjaman lembaga keuangan                                                                        Financial institution
        non-bank                                   791.017         1.563.817                             non-bank loans
                                                15.883.338        21.513.126
    Biaya provisi yang belum diamortisasi          (21.817)          (36.930)                    Unamortized provision cost
                                                15.861.521        21.476.196




                                                         66
Page 360
                                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                           Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                   As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                   and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                         unless otherwise stated)


15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                             15. BORROWINGS (continued)


                                                   Jumlah fasilitas/                    Jumlah pinjaman/                  Jatuh tempo fasilitas/
                                                   Facility amount                        Loan amount                     Maturity date of the facility

                                            31 Desember/    31 Desember/         31 Desember/    31 Desember/        31 Desember/         31 Desember/
                                           December 2025   December 2024        December 2025    December 2024      December 2025        December 2024

    Pinjaman bank/Bank loans
    Revolving
    Rupiah
    Pihak ketiga/Third parties

                                                                                                                               Juni/
    PT Bank Central Asia Tbk                     500.000                    -                -                  -        Juni 2026                         -
                                                                                                                                Juli/
    PT Bank HSBC Indonesia                       250.000                    -                -                  -        July 2026                         -
                                                                                                                                Mei/
    PT Bank UOB Indonesia                        300.000                    -                -                  -        May 2026                          -
                                                                                                                        November/
    PT Bank OCBC NISP Tbk                        200.000                    -                -                  -   November 2026                          -
                                                                                                                               Juni/
    PT Bank ANZ Indonesia                        335.640                    -                -                  -       June 2026                          -
                                                                                                                               Juni/
                                                 251.730                    -                -                  -       June 2026                          -
    MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta                                                                                       Februari/
      MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch          1.317.387                    -          500.000                  -    February 2026                        -
                                                                                                                               April/                  April
    PT Bank SMBC Indonesia Tbk                   300.000           300.000                   -                  -        April 2026              April 2025
                                                                                                                        Desember
    PT Bank CTBC Indonesia                        50.000                    -                -                  -   December 2026                          -
                                                                                                                          Agustus/
    PT Bank Danamon Indonesia Tbk                150.000                    -                -                  -     August 2026                          -

                                               3.654.757           300.000             500.000                  -


    Pihak berelasi/Related parties
                                                                                                                               Juni/
    PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk       1.000.000                    -                -                  -        June 2026                         -
                                                                                                                         Desember/             Desember/
    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                400.000           400.000             160.000         240.000      December 2027         December 2027
                                                                                                                            Januari/              Januari/
                                                 375.000           375.000             156.250         231.250        January 2028          January 2028
                                                                                                                         Desember/             Desember/
                                                 200.000           200.000             119.999         160.000      December 2028         December 2028
                                                                                                                        September/            September/
                                                  97.000               97.000           53.350             72.750   September 2028        September 2028
                                                                                                                                Juli/                  Juli/
                                                   7.000                7.000            3.617              5.016         July 2028             July 2028
                                                                                                                         Desember/             Desember
                                                   9.000                9.000            5.400              7.200   December 2028         December 2028
                                                                                                                            Januari/              Januari/
                                                 600.000           600.000             370.000         490.000         Januari 2029         January 2029
                                                                                                                           Februari/             Februari/
                                                 100.000           100.000              63.334             83.333    February 2029         February 2029
                                                                                                                                                      April/
                                                       -           100.000                   -             33.333                    -          April 2025
                                                                                                                                                       Mei/
                                                       -           148.000                   -             61.667                    -          May 2025
                                                                                                                                Juni/                 Juni/
                                                 100.000           100.000              50.000             83.333        June 2027             June 2027
                                                                                                                                 Juli/                 Juli/
                                                 100.000           100.000              52.778             86.111         July 2027             July 2027
                                                                                                                           Agustus/              Agustus/
                                                 100.000           100.000              55.556             88.889      August 2027           August 2027
                                                                                                                           Agustus/              Agustus/
                                                  30.000               30.000           16.667             26.667      August 2027           August 2027
                                                                                                                        September/            September/
                                                 500.000           500.000             291.667         458.333      September 2027        September 2027
                                                                                                                        September/            September/
                                                 700.000           700.000             525.000         665.000      September 2029       September 2029
                                                                                                                             Maret/                Maret/
                                                  18.000               18.000           11.700             15.300       March 2029            March 2029
                                                                                                                                April/                April/
                                                  11.400               11.400            7.600              9.880         April 2029            April 2029
                                                                                                                           Oktober/              Oktober/
                                                 550.000           550.000             389.583         527.085        October 2028          October 2028
                                                                                                                           Oktober/              Oktober/
                                                 300.000           300.000             212.500         287.500        October 2028          October 2028
                                                                                                                         November/             November/
                                                 100.000           100.000              72.917             97.918   November 2028         November 2028
                                                                                                                         Desember/             Desember/
                                                 200.000           200.000             149.999         200.000      December 2028         December 2028
                                                                                                                                              September/
                                                       -           200.000                   -                  -                 -       September 2028
                                                                                                                             Maret/
                                                  35.500                    -           30.175                  -        March 2030                        -




                                                                       67
Page 361
                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                       Indonesian language.
           PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                    PT MANDIRI TUNAS FINANCE
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
    Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                              As of 31 December 2025
       yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                              and for the Year Then Ended
          (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                             (Expressed in millions of Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                    unless otherwise stated)


15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                         15. BORROWINGS (continued)
                                               Jumlah fasilitas/                    Jumlah pinjaman/                  Jatuh tempo fasilitas/
                                               Facility amount                        Loan amount                     Maturity date of the facility

                                        31 Desember/     31 Desember/        31 Desember/    31 Desember/        31 Desember/         31 Desember/
                                       December 2025    December 2024       December 2025    December 2024      December 2025        December 2024

     Pinjaman bank (lanjutan)/
        Bank loans (continued)
     Revolving (lanjutan/continued)
     Rupiah (lanjutan/continued)

     Pihak berelasi (lanjutan)
        /Related parties (continued)
                                                                                                                        Januari/
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk           120.000                    -           92.500                  -     January 2029                        -
        (lanjutan)                                                                                                     Februari/
                                             100.000                    -           79.167                  -    February 2029                        -
                                                                                                                          Maret/
                                             100.000                    -           81.250                  -       March 2029                        -
                                                                                                                             Juli/
                                             100.000                    -           91.667                  -         July 2030                       -
                                                                                                                            April/
                                             100.000                    -           83.334                  -         April 2029                      -
                                                                                                                             Mei/
                                             100.000                    -           85.417                  -         May 2029                        -
                                                                                                                            Juni/
                                             100.000                    -           87.500                  -        June 2029                        -
                                                                                                                       Agustus/
                                             100.000                    -           88.889                  -      August 2028                        -
                                                                                                                    September/
                                             400.000                    -          299.999                  -   September 2026                        -
                                                                                                                             Juli/
                                              26.600                    -           24.383                  -         July 2030                       -
                                                                                                                    September/
                                              42.500                    -                -                  -   September 2026                        -
                                                                                                                    September/
                                             300.000                    -                -                  -   September 2026                        -
                                                                                                                       Oktober/
                                             600.000                    -          500.000                  -     October 2026                        -
                                                                                                                     November/
                                             300.000                    -          275.000                  -   November 2026                         -
                                                                                                                     Desember/
                                            1.000.000                   -        1.000.000                  -   December 2026                         -

                                           9.022.000          4.945.400          5.587.198        3.930.565

     Jumlah/Total revolving               12.676.757          5.245.400          6.087.198        3.930.565


  Non-revolving
    Rupiah
    Pihak ketiga/Third parties

     PT Bank Central Asia Tbk                                                                                                               Februari/
                                                    -          500.000                   -             27.778                    -    February 2025
                                                                                                                                                Juni/
                                                    -          600.000                   -         100.000                       -        June 2025
                                                                                                                                            Oktober/
                                                    -          400.000                   -         111.111                       -     October 2025
                                                                                                                                                 Juli/
                                                    -         1.500.000                  -         291.667                       -         July 2025
                                                                                                                                          November/
                                                    -         1.000.000                  -         305.556                    -      November 2025
                                                                                                                       Januari/              Januari/
                                             500.000           500.000             135.417         260.417        January 2027         January 2027
                                                                                                                        Maret/                Maret/
                                             500.000           500.000              41.667         208.333          March 2026           March 2026
                                                                                                                          Juni/                 Juni/
                                           1.600.000          1.600.000            266.667         800.000           June 2026            June 2026
                                                                                                                    September/           September/
                                             500.000           500.000             125.000         291.667      September 2026       September 2026
                                                                                                                     Desember/            Desember/
                                           1.000.000          1.000.000            333.333         666.667      December 2026        December 2026
                                                                                                                     Desember/            Desember/
                                             400.000           400.000             133.333         266.667      December 2026        December 2026
                                                                                                                     Desember/            Desember/
                                             500.000           500.000             166.667         333.333      December 2026        December 2026
                                                                                                                          Juni/                 Juni/
                                           1.000.000          1.000.000            500.000         833.333           June 2027            June 2027
                                                                                                                          Juni/                 Juni/
                                           1.000.000          1.000.000            500.000         833.333           June 2027            June 2027
                                                                                                                      Agustus/              Agustus/
                                           1.000.000          1.000.000            555.555         888.889         August 2027          August 2027
                                                                                                                     Desember/            Desember/
                                             700.000           700.000             466.666         700.000      December 2027        December 2027
                                                                                                                    September/
                                           1.300.000                    -        1.191.667                  -   September 2028                        -
                                                                                                                       Januari/
                                           5.000.000                    -                -                  -     January 2027                        -




                                                                   68
Page 362
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.
           PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                               PT MANDIRI TUNAS FINANCE
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
    Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                         As of 31 December 2025
       yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                         and for the Year Then Ended
          (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                        (Expressed in millions of Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                               unless otherwise stated)


15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                                    15. BORROWINGS (continued)
                                                          Jumlah fasilitas/                     Jumlah pinjaman/                          Jatuh tempo fasilitas/
                                                          Facility amount                         Loan amount                           Maturity date of the facility

                                                  31 Desember/     31 Desember/         31 Desember/    31 Desember/              31 Desember/                 31 Desember/
                                                 December 2025    December 2024        December 2025    December 2024            December 2025                December 2024

     Pinjaman bank (lanjutan)/
        Bank loans (continued)
     Non-revolving (lanjutan/continued)
     Rupiah (lanjutan/continued)
     Pihak ketiga (lanjutan)
        /Third parties (continued)
                                                                                                                                                                      Maret/
     PT Bank UOB Indonesia                                    -           260.000                   -             25.000                             -            March 2025
                                                                                                                                                                  September/
                                                              -           260.000                   -             75.000                             -        September 2025
                                                                                                                                                                     Januari/
     PT Bank Danamon Indonesia Tbk                            -           500.000                   -             13.889                             -          January 2025
                                                                                                                                                                    Oktober/
                                                              -         1.000.000                   -           277.778                      -                  October 2025
                                                                                                                                     Desember/
                                                      1.000.000                    -                -                     -      December 2026                                 -
     PT Bank Pan Indonesia Tbk                                                                                                                                             Mei/
                                                              -         1.000.000                   -           138.889                              -              May 2025
                                                                                                                                                                   November/
                                                              -         1.000.000                   -           305.555                         -              November 2025
                                                                                                                                        Maret/                         Maret/
                                                       500.000            500.000              41.667           208.333             March 2026                    March 2026
                                                                                                                                           April/                         April/
                                                       500.000            500.000              55.556           222.222              April 2026                     April 2026
                                                                                                                                           April/
                                                      1.000.000                    -                -                     -          April 2026                            -
                                                                                                                                      Oktober/                      Oktober/
                                                      1.000.000         1.000.000             277.778           611.111           October 2026                  October 2026
                                                                                                                                            Mei/                         Mei
                                                      1.000.000         1.000.000             472.222           805.555              May 2027                      May 2027
                                                                                                                                    September/                    September/
                                                      1.000.000         1.000.000             583.333           916.667         September 2027                September 2027
                                                                                                                                        Maret/
                                                      1.000.000                    -          750.000                     -         March 2028                               -
                                                                                                                                                                       Maret/
     PT Bank DKI                                              -           200.000                   -             18.072                       -                   March 2025
                                                                                                                                          Maret/                       Maret/
                                                      1.000.000         1.000.000             394.320           768.601               March 2027                   March 2027
                                                                                                                                                                       Maret/
     PT Bank CIMB Niaga Tbk                                   -           500.000                   -             41.667                       -                   March 2025
                                                                                                                                          Maret/                       Maret/
                                                       400.000            400.000              33.333           166.667               March 2026                   March 2026
                                                                                                                                                                     Agustus/
     PT Bank QNB Indonesia Tbk                                -           300.000                   -           166.667                              -            August 2026
                                                                                                                                                                         Juni/
     PT Bank Permata Tbk                                      -           400.000                   -             66.667                     -                      June 2025
                                                                                                                                    Desember/
                                                       500.000                     -                -                     -     December 2025*                                -
                                                                                                                                                                         Juni/
     PT Bank Oke Indonesia Tbk                                -           500.000                   -             89.851                             -             June 2025
                                                                                                                                                                          Juli/
     PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk            -           430.000                   -             89.921                             -              July 2025
                                                                                                                                                                   November/
                                                              -           300.000                   -           198.331                         -              November 2026
                                                                                                                                         Januari/
                                                       300.000                     -          214.626                     -         January 2028                               -
     PT Bank Pembangunan Daerah                                                                                                                                      Agustus/
        Jawa Barat dan Banten Tbk                             -           500.000                   -           277.778                              -            August 2026
                                                                                                                                                                     Agustus/
     PT Bank of India Indonesia Tbk                           -           500.000                   -           277.778                           -              Agustus 2026
                                                                                                                                         Januari/                     Januari/
     PT Bank Maybank Indonesia Tbk                     750.000            750.000             270.833           520.833             January 2027                 January 2027
                                                                                                                                             April/                       April/
     PT Bank Maspion Indonesia Tbk                     300.000            300.000             133.333           233.333                April 2027                   April 2027
                                                                                                                                          Maret/
     PT Bank CTBC Indonesia                            200.000                     -          150.000                     -          March 2028                                 -
                                                                                                                                              Mei/
     PT Bank DBS Indonesia                             500.000                     -                -                     -            May 2026                                 -


                                                     25.950.000        26.800.000           7.792.973       13.434.916

     Mata uang asing/Foreign currency
     Pihak ketiga/Third parties
                                                                                                                                      Februari/                      Februari/
     PT Bank Mizuho Indonesia                          756.250            756.250              69.925           336.708          February 2026                  February 2026
                                                                                                                                    September/
                                                      1.678.200                    -                -                     -     September 2026                                  -
     MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta                                                                                                                                       April/
       MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch                        -           409.459                   -             76.770                             -               April 2025


  *) Masih dalam proses perpanjangan fasilitas                                                            *) Still in the process of extending the facility




                                                                              69
Page 363
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                            PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                      As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                      and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                            unless otherwise stated)


15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                                15. BORROWINGS (continued)
                                                      Jumlah fasilitas/                    Jumlah pinjaman/               Jatuh tempo fasilitas/
                                                      Facility amount                        Loan amount                  Maturity date of the facility

                                               31 Desember/     31 Desember/        31 Desember/    31 Desember/        31 Desember/       31 Desember/
                                              December 2025    December 2024       December 2025    December 2024      December 2025      December 2024

    Pinjaman bank (lanjutan)/
       Bank loans (continued)

    Non-revolving (lanjutan/continued)
    Mata uang asing (lanjuran)/
       Foreign currency (continued)
    Pihak ketiga (lanjutan)/
       Third parties (continued)
                                                                                                                            Februari/            Februari/
    PT Bank Danamon Indonesia Tbk                 1.000.000          1.000.000            414.897         742.057      February 2027        February 2027
                                                                                                                                 Juli/                Juli/
                                                    500.000           500.000             273.032         429.016          July 2027            July 2027
                                                                                                                                 Juli/                Juli/
    PT Bank Permata Tbk                             400.000           400.000             241.343         365.243          July 2027            July 2027
                                                                                                                            Agustus/             Agustus/
                                                    315.000           315.000             193.578         292.955       August 2027          August 2027

                                                  4.649.450          3.380.709          1.192.775        2.242.749


    Rupiah
    Pihak berelasi/Related parties

                                                                                                                                                      Mei/
    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                         -           400.000                   -             47.065                  -         May 2025
                                                                                                                                               Desember/
                                                          -           450.000                   -         112.500                  -       December 2025
                                                                                                                            Oktober/             Oktober/
                                                     93.000               93.000           19.375             42.625    October 2026         October 2026
                                                                                                                                                 Oktober/
    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 -           500.000                   -         138.889                     -      October 2025

                                                     93.000          1.443.000             19.375         341.079


    Pinjaman Lembaga keuangan non-bank/
       Financial institution non-bank loans

    PT Sarana Multigriya                                                                                                          Juli/               Juli/
       Finansial (Persero)                          600.000           600.000              91.053         331.723           July 2026           July 2026
                                                                                                                               Maret/              Maret/
                                                    500.000           500.000             212.350         384.368         March 2027          March 2027
                                                                                                                                 Juni/               Juni/
                                                  1.000.000          1.000.000            487.614         847.726          June 2027           June 2027

                                                  2.100.000          2.100.000            791.017        1.563.817

    Jumlah/Total non-revolving                   32.792.450        33.723.709           9.796.140       17.582.561

    Jumlah/Total                                 45.469.207        38.969.109          15.883.338       21.513.126




   Saldo pinjaman bank dan lembaga keuangan non                                           Bank loans and non-bank financial institution loans
   bank sesuai dengan tanggal jatuh temponya sebagai                                      balance based on maturity date follows:
   berikut:

                                                       31 Desember/   31 Desember/
                                                      December 2025 December 2024
    Tahun                                                                                                                                                 Year
    2025                                                               -               10.782.999                                                 2025
    2026                                                      10.403.474                7.135.356                                                 2026
    2027                                                       4.023.629                2.875.481                                                 2027
    2028 dan sesudahnya                                        1.456.235                  719.290                                   2028 and there after
                                                              15.883.338               21.513.126




                                                                          70
Page 364
                                                                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                             Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                             PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                                                       As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                                       and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                                      (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                                             unless otherwise stated)


15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                                                            15. BORROWINGS (continued)

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                                                                              As of 31 December 2025 and 2024, the Company
   Perseroan memiliki fasilitas pinjaman yang belum                                                                     has undrawn loan facilities with details as follows:
   ditarik dengan rincian sebagai berikut:
                                                                                                 31 Desember/December 2025

                                                                                                                                                        Jumlah fasilitas
                                                                                                                                                          yang belum
                                                                                                                                                            ditarik/
                   Nama bank/                  Jenis pinjaman/          Nomor perjanjian/            Tanggal perjanjian/     Jumlah fasilitas/          Undrawn facility                Jatuh tempo fasilitas/
                   Bank name                     Loan type              Agreement number              Agreement date         Facility amount                amount                      Maturity date facility

    Revolving:

    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          Pinjaman Kredit Modal Kerja           187                  29 September/                   5.825.000                       320.677                21 September/
                                           Executing 15                                              September 2025                                                                         September 2026
                                           Working Capital Facility15

                                           Pinjaman Kredit Modal Kerja WCO.KP/772/KMK/2022            22 September/                     150.000                         67.125               21 September/
                                           Auto Loan Pegawai/                                        September 2025                                                                         September 2026
                                           Working Capital Facility
                                           Auto Loan Employee                                         22 September/                                                                          21 September/
                                           Pinjaman Kredit Modal Kerja       188                     September 2025                     300.000                       300.000               September 2026
                                           Revolving
    PT Bank ANZ Indonesia                  Fasilitas Modal Kerja/       085/FA/ANZ/AMD/VI/2025            30 Juni/                      251.730                       251.730                   30 Juni/
                                           Working Capital Facility                                      June 2025                                                                             June 2026

                                           Fasilitas Kredit Berulang    084/FA/ANZ/AMD/VI/2025            30 Juni/                      335.640                       335.640                   30 Juni/
                                           Tanpa Komitmen                                                June 2025                                                                             June 2026
                                           Uncommitted Revolving
                                           Credit Facility

    PT Bank Danamon Indonesia Tbk          Fasilitas Modal Kerja/       B.735/ARO/EB/1025               30 Oktober/                     150.000                       150.000                 30 Agustus/
                                           Working Capital Facility                                    October 2025                                                                           August 2026
    MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/   Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek
       MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch Tanpa Komitmen               2025-0012271                          24 Juli/                    1.317.387                       817.387                 28 Februari/
                                       Uncommitted Short Term                                            July 2025                                                                           February 2026
                                       Loan Facility


    PT Bank OCBC NISP Tbk                  Fasilitas Demand Loan/      447/ILS-JKT/PK/X/2025            27 Oktober/                     200.000                       200.000                10 November/
                                           Demand Loan Facility                                        October 2025                                                                         November 2026

    PT Bank Central Asia Tbk               Pinjaman Berjangka                    114                      23 Juli/                      500.000                       500.000                   11 Juni/
                                           Money Market/                                                 July 2025                                                                             June 2026


    PT Bank SMBC Indonesia Tbk             Loan on Note                      BTPN/NS/0095                 30 April/                     300.000                       300.000                   30 April/
                                                                                                         April 2025                                                                            April 2026

    PT Bank HSBC Indonesia                 Pinjaman Berulang I/        JAK/210416/U/00547045              17 Juni/                      250.000                       250.000                   31 Juli/
                                           Revolving Loan I                                              June 2021                                                                             July 2026

    PT Bank UOB Indonesia                  Revolving Credit Facility          680/05/2025            14 Mei/May 2025                    300.000                       300.000               29 Mei/May 2026

                                                                                                       16 Oktober/                                                                           7 Desember/
    PT Bank CTBC Indonesia                 Short Term Loan                479/ADD/X/2025               October 2025                      50.000                         50.000              December 2026

    PT Bank Negara Indonesia               Fasilitas Kredit Modal Kerja/                                   26 Juni/                                                                             26 Juni/
       (Persero) Tbk                       Working Capital Credit Facility         31                    June 2025                    1.000.000                     1.000.000                  June 2026


    Jumlah/Total revolving                                                                                                           10.929.757                     4.842.559




    Non-revolving:

                                                                                                       23 Juli/                                                                                1 Januari/
    PT Bank Central Asia Tbk               Installment Loan 20                   114                 July 2025                        5.000.000                      5.000.000               January 2027
                                                                                                  24 September/                                                                              24 September/
    PT Bank Mizuho Indonesia               Term Loan                     956/AMD/MZH/0925        September 2025                       1.678.200                      1.678.200              September 2026
                                                                                                    26 Agustus/                                                                                 16 Mei/
    PT Bank DBS Indonesia                  Amortized Term Loan         206/PFPA-DBSI/VIII/1-2/2025 August 2025                          500.000                        500.000                 May 2026
                                                                                                   12 Desember/                                                                              17 Desember/
    PT Bank Danamon Indonesia Tbk          Term Loan 7                     391/PP/EB/1225         December 2025                       1.000.000                      1.000.000              December 2026
                                                                                                      30 Juni/                                                                               30 Desember/
    PT Bank Permata Tbk                    Term Loan 3                           32                  June 2025                          500.000                        500.000              December 2025*
                                                                                                     3 Oktober/                                                                                 3 April/
    PT Bank Panin Tbk                      Pinjaman Tetap 26                     04                October 2025                       1.000.000                      1.000.000                 April 2026

    Jumlah/Total non-revolving                                                                                                        9.678.200                      9.678.200

    Jumlah/Total                                                                                                                     20.607.957                    14.520.759



    *) Masih dalam proses perpanjangan fasilitas                                                                                        *) Still in the process of extending the facility




                                                                                                    71
Page 365
                                                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                       Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                     PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                                               As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                               and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                              (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                                     unless otherwise stated)


15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                                                     15. BORROWINGS (continued)

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                                                                        As of 31 December 2025 and 2024, the Company
   Perseroan memiliki fasilitas pinjaman yang belum                                                               has undrawn loan facilities with details as follows:
   ditarik dengan rincian sebagai berikut: (lanjutan)                                                             (continued)

                                                                                         31 Desember/December 2024

                                                                                                                                           Jumlah fasilitas
                                                                                                                                             yang belum
                                                                                                                                               ditarik/
                   Nama bank/              Jenis pinjaman/          Nomor perjanjian/        Tanggal perjanjian/      Jumlah fasilitas/    Undrawn facility     Jatuh tempo fasilitas/
                   Bank name                 Loan type              Agreement number          Agreement date          Facility amount          amount           Maturity date facility

    Revolving:

    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk      Pinjaman Kredit Modal Kerja          167               23 September/                    3.925.000               31.833        23 September/
                                       Executing 15                                          September 2024                                                         September 2025
                                       Working Capital Facility15

                                       Pinjaman Kredit Modal Kerja          169               23 September/                      150.000              112.603        23 September/
                                       Auto Loan Pegawai/                                    September 2024                                                          September 2025
                                       Working Capital Facility
                                       Auto Loan Employee                                     23 September/                                                          23 September/
                                       Pinjaman Kredit Modal Kerja          168              September 2024                      200.000              200.000       September 2025
                                       Revolving
    PT Bank ANZ Indonesia              Fasilitas Modal Kerja/       1300/FA/ANZ/AMD/               27 Juni/                      242.430              242.430           30 Juni/
                                       Working Capital Facility          VI/2024                  June 2024                                                            June 2025

                                       Fasilitas Kredit Berulang   1299/FA/ANZ/AMD/VI/2024         27 Juni/                      323.240              323.240           30 Juni/
                                       Tanpa Komitmen                                             June 2024                                                            June 2025
                                       Uncommitted Revolving
                                       Credit Facility

    PT Bank Danamon Indonesia Tbk      Fasilitas Modal Kerja/       B.756/ARO/EB/1024          17 Desember/                      150.000              150.000         30 Agustus/
                                       Working Capital Facility                               December 2024                                                           August 2025
    MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/   Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek
       MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch Tanpa Komitmen               2024-0002527                   27 Mei/                       808.100              808.100         28 Februari/
                                       Uncommitted Short Term                                     May 2024                                                           February 2025
                                       Loan Facility


    PT Bank OCBC NISP Tbk              Fasilitas Demand Loan/      506/ILS-JKT/PK/X/2024       8 November/                       200.000              200.000        10 November/
                                       Demand Loan Facility                                   November 2024                                                         November 2025

    PT Bank Central Asia Tbk           Pinjaman Berjangka                    67                    21 Mei/                       553.000              553.000          11 Maret/
                                       Money Market/                                              May 2024                                                            March 2025


    PT Bank Permata Tbk                Money Market Loan/          0845/MM/ADD/IV/2024/CG6         19 April/                     100.000              100.000         15 Februari/
                                       Money Market Loan                                          April 2024                                                         February 2025

    PT Bank HSBC Indonesia             Pinjaman Berulang I/        JAK/210416/U/00547045           17 Juni/                      250.000              250.000           31 Juli/
                                       Revolving Loan I                                           June 2021                                                            July 2025

    PT Bank CTBC Indonesia             Pinjaman Jangka Pendek/       472/ADD/XII/2024          18 Desember/                      200.000              200.000         7 Desember/
                                       Short Term Loan                                        December 2024                                                          December 2025

    PT Bank Rakyat Indonesia           Kredit Jangka Pendek/                 70                 24 Oktober/                      100.000              100.000         24 Oktober/
       (Persero) Tbk                   Short Term Loan                                         October 2024                                                          October 2025

    PT Bank SMBC Indonesia Tbk
        (dahulu/formerly
        PT Bank BTPN Tbk)              Loan on Note                   BTPN/NS/0095           13 Mei/May 2024                     300.000              300.000      30 April/April 2025

    PT Bank UOB Indonesia              Revolving Credit Facility        883/06/2024          25 Juni/June 2024                   300.000              300.000       29 Mei/May 2025

    Jumlah/Total revolving                                                                                                     7.801.770            3.871.206


    Non-revolving:

                                                                                                 21 Mei/                                                             31 Desember/
    PT Bank Central Asia Tbk           Installment Loan 19                   67                 May 2024                       5.000.000            1.300.000       December 2025
                                       Pinjaman Berjangka/                                    19 September/                                                          25 September/
    PT Bank Mizuho Indonesia           Term Loan                    927/AMD/MZH/0924         September 2024                    1.616.200            1.616.200       September 2025
                                                                                                 16 Mei/                                                                16 Mei/
    PT Bank DBS Indonesia              Amortized Term Loan         118/PFP-DBSI/V/1-2/2024      May 2024                         500.000              500.000          May 2025
                                                                                              25 November/                                                              25 Mei/
    PT Bank Pan Indonesia Tbk          Pinjaman Tetap 25                     64              November 2024                     1.000.000            1.000.000          May 2025
                                                                                              17 Desember/                                                           17 Desember/
    PT Bank Danamon Indonesia Tbk      Term Loan 7                          191              December 2024                     1.500.000            1.500.000       December 2025

    Jumlah/Total non-revolving                                                                                                 9.616.200            5.916.200

    Jumlah/Total                                                                                                              17.417.970            9.787.406




                                                                                             72
Page 366
                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                             As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                             and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                   unless otherwise stated)


15. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                       15. BORROWINGS (continued)
   Pinjaman bank dalam rupiah di atas dikenakan                                 The bank loans denominated in Rupiah bear interest
   bunga antara 4,80% - 7,60% dan 6,00% - 7,60%                                 rates ranging between 4.80% - 7.60% and 6.00% -
   pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember                            7.60% for the year ended 31 December 2025 and
   2025 dan 2024. Pinjaman bank dalam mata uang                                 2024. The bank loans denominated in foreign
   asing               dikenakan               bunga                            currency bear interest of USD-SOFR+0.60%-1.08%
   USD-SOFR+0,60%-1,08%          per    tahun    dan                            per annum and SOFR+0.60%-1.20% per annum for
   USD-SOFR+0,60%-1,20% per tahun pada tahun                                    the year ended 31 December 2025 and 2024,
   yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan                              respectively.
   2024.
   Selama tahun yang berakhir pada tanggal                                      During the years, ended 31 December 2025 and
   31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan telah                                   2024, the Company has paid the loan principal and
   melakukan pembayaran cicilan pokok dan bunga                                 interest installments on schedule.
   pinjaman sesuai jadwal yang ditetapkan.
   Pinjaman-pinjaman ini dijamin dengan piutang                                 These loans are secured by consumer financing
   pembiayaan konsumen sejumlah Rp4.709.317 pada                                receivables amounting to Rp4,709,317 as of
   tanggal 31 Desember 2025 (31 Desember 2024:                                  31 December 2025 (31 December 2024:
   Rp9.259.955) dan piutang sewa pembiayaan                                     Rp9,259,955) and finance lease receivables
   sejumlah      Rp460.323      pada      tanggal                               amounting to Rp460,323 as of 31 December 2025
   31 Desember 2025 (31 Desember 2024:                                          (31 December 2024: Rp1,238,030).
   Rp1.238.030).
   Fasilitas pinjaman dari beberapa bank mensyaratkan                           The loan facilities from those banks require the
   Perseroan untuk memberikan pemberitahuan tertulis                            Company to provide a written notice in respect of
   dalam hal pembagian dividen, perubahan modal dan                             dividend payments, changes of capital and
   pemegang saham, perubahan susunan direksi dan                                shareholders,     changes    of  directors    and
   komisaris, perubahan bisnis utama, investasi dan                             commissioners, changes of main business,
   perolehan pinjaman baru dari bank lain.                                      investment and obtaining new loan facilities from
                                                                                other banks.
   Dalam perjanjian pinjaman tersebut, Perseroan juga                           Under the loan agreements, the Company is also
   diwajibkan untuk memenuhi persyaratan keuangan                               obliged to comply with financial covenants such as
   seperti rasio jumlah utang bunga terhadap ekuitas                            gearing ratio not exceeding 10:1 and other reporting
   tidak melebihi rasio 10:1 dan kewajiban                                      obligations. As of 31 December 2025 and
   penyampaian laporan lainnya. Pada tanggal                                    2024, the Company has complied with the terms and
   31 Desember 2025 dan 2024, Perseroan telah                                   conditions set forth in the bank loan agreement.
   memenuhi persyaratan dan kondisi yang tertuang di
   dalam perjanjian pinjaman bank.
   Fasilitas-fasilitas pinjaman ini dipergunakan untuk                          The loan facilities are used for the Company’s
   modal kerja kegiatan usaha Perseroan.                                        working capital.
   Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi                          Refer to Note 26b for details of balances and
   dengan pihak berelasi.                                                       transactions with related parties.

16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF                                             16. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS
                                                       31 Desember/December 2025

                                    Jumlah nosional                Nilai wajar/Fair values
                                    mata uang asing
                                     (jumlah penuh)/           Piutang                Utang
                                    Notional amount in         derivatif/            derivatif/
                                    foreign currency          Derivative             Derivative
         Instrumen                     (full amount)         receivables             payables                    Instruments
    Terkait nilai tukar                                                                                          Foreign exchange and
      dan suku bunga                                                                                                interest rate related
    Swap mata uang asing dan                                                                                   Cross currency swaps and
      suku bunga                                                                                                           interest rate
    PT Bank Mizuho Indonesia          USD 4.166.674                    6.238                      -            PT Bank Mizuho Indonesia
    PT Bank Danamon Indonesia Tbk     USD 24.722.752                  18.437                      -      PT Bank Danamon Indonesia Tbk
    PT Bank Danamon Indonesia Tbk     USD 16.269.352                   2.955                      -      PT Bank Danamon Indonesia Tbk
    PT Bank Permata Tbk               USD 14.381.099                   1.393                      -                PT Bank Permata Tbk
    PT Bank Permata Tbk               USD 11.534.840                   4.803                      -                PT Bank Permata Tbk

                                                                      33.826                      -




                                                                 73
Page 367
                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                             As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                             and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                   unless otherwise stated)


16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF (lanjutan)                                 16. DERIVATIVE                FINANCIAL        INSTRUMENTS
                                                                                (continued)
                                                       31 Desember/December 2024

                                    Jumlah nosional                Nilai wajar/Fair values
                                    mata uang asing
                                     (jumlah penuh)/           Piutang                Utang
                                    Notional amount in         derivatif/            derivatif/
                                    foreign currency          Derivative             Derivative
          Instrumen                    (full amount)         receivables             payables                      Instruments
    Terkait nilai tukar                                                                                            Foreign exchange and
      dan suku bunga                                                                                                  interest rate related
    Swap mata uang asing dan                                                                                     Cross currency swaps and
      suku bunga                                                                                                             interest rate
    MUFG Bank,Ltd.,Cabang Jakarta      USD 4.750.000                   7.979                         -      MUFG Bank,Ltd.,Jakarta Branch
    PT Bank Mizuho Indonesia          USD 20.833.338                  22.045                         -           PT Bank Mizuho Indonesia
    PT Bank Danamon Indonesia Tbk     USD 45.913.682                  14.014                         -     PT Bank Danamon Indonesia Tbk
    PT Bank Danamon Indonesia Tbk     USD 26.544.732                       -                     6.579     PT Bank Danamon Indonesia Tbk
    PT Bank Permata Tbk               USD 22.598.870                       -                     6.075               PT Bank Permata Tbk
    PT Bank Permata Tbk               USD 18.126.177                     970                         -               PT Bank Permata Tbk

                                                                      45.008                    12.654

    Perseroan menghadapi risiko pasar, terutama karena                            The Company is exposed to market risks, primarily
    perubahan kurs mata uang asing dan tingkat bunga                              to changes in foreign currency exchange and
    mengambang, dan menggunakan instrumen derivatif                               floating interest rates, and uses derivative
    untuk lindung nilai atas risiko tersebut sebagai bagian                       instruments to hedge these risks as part of its risk
    dari manajemen risiko. Perseroan tidak memiliki atau                          management activities. The Company does not
    menerbitkan instrumen derivatif untuk tujuan-tujuan                           hold or issue derivative instruments for trading
    diperdagangkan.                                                               purposes.
    Selisih nilai wajar instrumen derivatif yang ditujukan                        The fair value difference of derivative instruments
    sebagai lindung nilai arus kas dan rugi selisih kurs                          designated as cash flow hedges and foreign
    atas utang bank dalam mata uang asing neto setelah                            exchange loss of bank loan denominated in foreign
    pajak dicatat pada penghasilan komprehensif lain                              currency net of taxes were reported as other
    sebesar      (Rp4.572)     dan    (Rp20.225)      pada                        comprehensive income amounting to (Rp4,572)
    31 Desember 2025 dan 2024. Saldo kerugian                                     and (Rp20,225) in 31 December 2025 and 2024.
    kumulatif yang timbul dari perubahan nilai wajar                              Cumulative losses from the changes in fair value of
    instrumen derivatif tersebut disajikan sebagai                                derivative instrument are presented as “Cumulative
    ”Kerugian) kumulatif atas instrumen derivatif untuk                           gain (loss) on derivative instrument for cash flow
    lindung nilai arus kas - neto” pada ekuitas masing-                           hedges - net” a in the equity amounted to
    masing sebesar (Rp21.995) dan (Rp17.423) pada                                 (Rp21,995) and (Rp17,423) as of 31 December
    tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                                            2025 and 2024, respectively.
    MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta                                              MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch

    Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan                               The Company entered into cross currency swap
    suku bunga dengan MUFG Bank, Ltd., Cabang                                    contracts and interest rate swap contracts with
    Jakarta dengan rincian sebagai berikut:                                      MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch with details as
                                                                                 follows:

             Dasar pinjaman/        Nilai kontrak/       Tanggal perjanjian/    Tanggal jatuh tempo/           Jenis kontrak swap/
             Underlying loan        Contract value        Agreement date           Maturity date              Type of swap contract

                                                                  11 Maret/                   11 April/     Swap mata uang dan suku bunga/
    Bilateral Loan/Bilateral Loan      USD28.500.000             March 2022                  April 2025    Cross currency interest rate swaps

    Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga                                  The Company pays installments of principal and
    setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga tetap                        interest every 3 (three) months at annual fixed rate
    sebesar 6,00% dan menerima dengan tingkat suku                               by 6.00% and receives a floating rate of SOFR
    bunga mengambang SOFR Compound + 1,20%                                       Compound +1.20% in USD for cross-currency and
    dalam USD untuk kontrak swap mata uang dan suku                              interest rate swap.
    bunga.
    Perseroan telah melunasi utang dengan MUFG                                   The Company has paid off to MUFG Bank, Ltd.,
    Bank, Ltd., Cabang Jakarta pada tanggal 11 April                             Jakarta Branch on 11 April 2025.
    2025.



                                                                 74
Page 368
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.
         PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                PT MANDIRI TUNAS FINANCE
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
  Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                          As of 31 December 2025
     yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                          and for the Year Then Ended
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         (Expressed in millions of Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                                unless otherwise stated)


16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF (lanjutan)                           16.     DERIVATIVE           FINANCIAL       INSTRUMENTS
                                                                              (continued)
   PT Bank Mizuho Indonesia                                                  PT Bank Mizuho Indonesia

   Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan                            The Company entered into cross currency swap
   suku bunga dengan PT Bank Mizuho Indonesia                                contracts and interest rate swap contracts with
   dengan rincian sebagai berikut:                                           PT Bank Mizuho Indonesia as follows:
             Dasar pinjaman/       Nilai kontrak/    Tanggal perjanjian/    Tanggal jatuh tempo/         Jenis kontrak swap/
             Underlying loan       Contract value     Agreement date           Maturity date            Type of swap contract

   Bilateral loan/                                              8 April/            13 Februari/    Swap mata uang dan suku bunga/
      Bilateral loan               USD50.000.000              April 2022          February 2026     Cross currency interest rate swaps

   Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga                               The Company pays installments of principal and
   setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga tetap                     interest every 3 (three) months at annual fixed rate
   dan menerima dengan tingkat bunga mengambang                              and has received a floating rate of SOFR
   SOFR Compound +1,08% dalam USD untuk kontrak                              Compound +1.08% in USD for cross-currency and
   swap mata uang dan suku bunga.                                            interest rate swap.
   PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                             PT Bank Danamon Indonesia Tbk

   Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan                            The Company entered into cross currency swap
   suku bunga dengan PT Bank Danamon Indonesia                               contracts and interest rate swap contracts with
   Tbk dengan rincian sebagai berikut:                                       PT Bank Danamon Indonesia Tbk with details as
                                                                             follows:
             Dasar pinjaman/       Nilai kontrak/    Tanggal perjanjian/    Tanggal jatuh tempo/         Jenis kontrak swap/
             Underlying loan       Contract value     Agreement date           Maturity date            Type of swap contract

                                                          13 November/              12 Februari/      Swap mata uang dan suku bunga/
   Bilateral Loan/Bilateral Loan     USD63.572.791       November 2023            February 2027      Cross currency interest rate swaps

                                                          13 November/                  23 Juli/      Swap mata uang dan suku bunga/
   Bilateral Loan/Bilateral Loan     USD30.826.140       November 2023                July 2027      Cross currency interest rate swaps

  Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga                                The Company pays installments of principal and
  setiap bulan dengan tingkat suku bunga tetap dan                           interest every month at annual fixed rate and
  menerima dengan tingkat suku bunga mengambang                              receives a floating rate of Term SOFR + 0.69%
  masing-masing Term SOFR + 0,69% dan Term                                   and Term SOFR + 0.60% each in USD for cross-
  SOFR + 0,60% dalam USD untuk kontrak swap mata                             currency and interest rate swap.
  uang dan suku bunga.
  PT Bank Permata Tbk                                                        PT Bank Permata Tbk

  Perseroan melakukan kontrak swap mata uang dan                             The Company entered into cross currency swap
  suku bunga dengan PT Bank Permata Tbk dengan                               contracts and interest rate swap contracts with
  rincian sebagai berikut:                                                   PT Bank Permata Tbk with details as follows:
             Dasar pinjaman/       Nilai kontrak/    Tanggal perjanjian/    Tanggal jatuh tempo/         Jenis kontrak swap/
             Underlying loan       Contract value     Agreement date           Maturity date            Type of swap contract

                                                               12 April/                24 Juli/      Swap mata uang dan suku bunga/
   Bilateral Loan/Bilateral Loan     USD24.653.312            April 2023              July 2027      Cross currency interest rate swaps

                                                               12 April/            14 Agustus/       Swap mata uang dan suku bunga/
   Bilateral Loan/Bilateral Loan     USD19.774.011            April 2023           August 2027       Cross currency interest rate swaps

   Perseroan membayar angsuran pokok dan bunga                               The Company pays installments of principal and
   setiap 3 (tiga) bulan dengan tingkat suku bunga tetap                     interest every 3 (three) months at annual fixed rate
   dan menerima dengan tingkat suku bunga                                    and receives a floating rate of Term SOFR +
   mengambang masing-masing Term SOFR + 0,60%                                0.60% and Term SOFR + 0.63% in USD for cross-
   dan Term SOFR + 0,63% dalam USD untuk kontrak                             currency and interest rate swap.
   swap mata uang dan suku bunga.




                                                            75
Page 369
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.
         PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                             PT MANDIRI TUNAS FINANCE
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
  Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                       As of 31 December 2025
     yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                       and for the Year Then Ended
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)


16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF (lanjutan)                         16.      DERIVATIVE        FINANCIAL         INSTRUMENTS
                                                                            (continued)
   Kontrak swap mata uang dan suku bunga Perseroan                         The Company’s cross currency and interest rate
   telah memenuhi kriteria dan berlaku efektif sebagai                     swap contracts are designated as effective cash
   lindung nilai arus kas. Oleh karenanya, nilai wajar                     flow hedge. Therefore, the fair value of the
   instrumen lindung nilai disajikan pada penghasilan                      hedging instrument is presented under other
   komprehensif lainnya di bagian ekuitas. Aset atau                       comprehensive income in the equity section. The
   liabilitas terkait yang timbul dari transaksi swap                      related assets or liabilities arising from the swap
   tersebut disajikan pada piutang atau utang derivatif.                   transaction is presented under derivative
                                                                           receivables or payables.

17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN                                  17. SECURITIES ISSUED
                                             31 Desember/         31 Desember/
                                            December 2025        December 2024

   Obligasi Berkelanjutan V Tahap I                      -              386.000                    Continuing Bonds V Phase I
   Obligasi Berkelanjutan V Tahap II               485.700              485.700                   Continuing Bonds V Phase II
   Obligasi Berkelanjutan V Tahap III              376.615            1.228.055                   Continuing Bonds V Phase III
   Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I               691.735              691.735                   Continuing Bonds VI Phase I
   Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II            1.131.110            1.131.110                   Continuing Bonds VI Phase II
   Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III           1.163.085            1.163.085                  Continuing Bonds VI Phase III
   Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV            1.609.110            1.609.110                  Continuing Bonds VI Phase IV
   Obligasi Berkelanjutan VII Tahap I              775.270                    -                  Continuing Bonds VI Phase IV
                                                 6.232.625            6.694.795
   Dikurangi:                                                                                                             Less:
   Beban emisi yang belum diamortisasi:                                                          Unamortized issuance cost:
     Saldo awal                                     (12.870)                (8.235)                      Beginning balance
     Penambahan                                      (2.601)                (8.764)                                 Additions
     Amortisasi (lihat Catatan 22)                    4.745                  4.129            Amortization (refer to Note 22)
                                                    (10.726)               (12.870)
   Total                                         6.221.899            6.681.925                                           Total

   Surat berharga yang diterbitkan sesuai dengan jatuh                     Securities issued based on maturity profile, are as
   temponya sebagai berikut:                                               follows:
                                             31 Desember/         31 Desember/
                                            December 2025        December 2024
   Tahun                                                                                                                  Year
   2025                                                  -            1.237.440                                          2025
   2026                                          2.043.045            1.729.535                                          2026
   2027                                            881.940              881.940                                          2027
   2028 dan sesudahnya                           3.307.640            2.845.880                            2028 and there after
                                                 6.232.625            6.694.795


  Obligasi Berkelanjutan V                                                Continuing Bonds V
  Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance                          Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
  Tahap I Tahun 2020                                                      Phase I Year 2020
   Pada tanggal 13 Agustus 2020 Perseroan telah                           On 13 August 2020, the Company issued Mandiri
   menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas                     Tunas Finance Continuing Bonds V Phase I Year
   Finance Tahap I Tahun 2020 (”Obligasi                                  2020 (“Continuing Bonds V Phase I”) with details as
   Berkelanjutan V Tahap I”) dengan rincian sebagai                       follows:
   berikut:
                                               Tingkat bunga
                                              tetap per tahun/
       Obligasi/           Nilai nominal/      Fixed interest      Jatuh tempo/              Cicilan pokok Obligasi/
        Bonds              Nominal value      rate per annum         Due date              Bonds principal installment

     Seri/Series B            386.000            8,60%             13 Agustus/          Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                   August 2025          tempo/Bullet payment on due date



                                                         76
Page 370
                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                      Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                    PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                              As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                              and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                             (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                    unless otherwise stated)


17. SURAT      BERHARGA       YANG       DITERBITKAN           17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)
   Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan)                           Continuing Bonds V (continued)

   Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance                Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
   Tahap I Tahun 2020 (lanjutan)                                 Phase I Year 2020 (continued)
   Obligasi   tersebut    dijamin  dengan     piutang            These bonds are secured by the Company’s
   pembiayaan konsumen Perseroan sebesar minimum                 consumer financing receivables for a minimum
   60% untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap I dari               amount of 60% of the nominal value of Continuing
   pokok     obligasi    terutang.  Pada      tanggal            Bonds V Phase I. As of 31 December 2024, the
   31 Desember 2024, piutang pembiayaan konsumen                 amount of consumer financing receivables that are
   yang dijaminkan adalah sejumlah Rp199.812,                    pledged as security for bonds payable is
   sedangkan piutang sewa pembiayaan yang                        Rp199,812, while finance lease receivables that are
   dijaminkan adalah sejumlah Rp31.788 (lihat Catatan            pledged is Rp31,788 (refer to Note 5 and 6).
   5 dan 6).

   Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang                If the amount of consumer financing receivables is
   dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari             less than the requirement, the Company has to
   uang tunai yang ditempatkan pada rekening                     place sufficient cash into an escrow account
   penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk                 established by PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
   oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku            Tbk as trustee for Continuing Bonds V Phase I.
   wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap I.
   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur                  The trustee agreement provides several negative
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                  covenants to the Company, among others,
   Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia             collateral with fiduciary transfer of consumer
   berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio                  financing receivables and debt to equity ratio not to
   jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi               exceed 10:1. Moreover, during the year that the
   rasio 10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum           bond principals are still outstanding, the Company
   dilunasi, Perseroan tidak diperkenankan, antara lain          is not allowed to, among others, merge unless
   melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan                performed on the same business and to sell or
   pada bidang usaha yang sama serta menjual atau                assign more than 50% of the Company’s asset,
   mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali             except for the Company’s normal business
   untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari.                   transactions.
   Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                 The Company has complied with the covenants on
   diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.                  the trustee agreements.
   PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+                   PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   (Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan V             idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds V Phase
   Tahap I sesuai dengan suratnya No. RC-537/PEF-                I based on its report No. RC-537/PEF-DIR/V/2020
   DIR/V/2020 tanggal 8 Mei 2020 untuk periode 8 Mei             dated 8 May 2020 for the period 8 May 2020 until
   2020 sampai dengan 1 Mei 2021.                                1 May 2021.
   PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat                 PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan V            idAAA (Triple A) of Continuing Bonds V Phase I
   Tahap I terakhir sesuai dengan suratnya No. RC-               with the latest based on its report No. RC-199/PEF-
   199/PEF-DIR/III/2025 tanggal 5 Maret 2025 untuk               DIR/III/2025 dated 5 March 2025 for the period
   periode 5 Maret 2025 sampai dengan 1 Maret 2026.              5 March 2025 until 1 March 2026.
   Perseroan     telah  melunasi     utang  obligasi             The company has paid off continuing Bonds V
   berkelanjutan V tahap I seri B sebesar Rp386.000              Phase I serie B in the amount Rp386,000 on
   pada tanggal 11 Agustus 2025.                                 11 August 2025.




                                                          77
Page 371
                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                         Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                 As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                 and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)


17. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN                              17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)
    Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan)                             Continuing Bonds V (continued)
   Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance                    Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
   Tahap II Tahun 2021                                               Phase II Year 2021
   Pada tanggal 20 Mei 2021 Perseroan telah                          On 20 May 2021, the Company issued Mandiri
   menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas                Tunas Finance Continuing Bonds V Phase II Year
   Finance Tahap II Tahun 2021 (”Obligasi                            2021 (“Continuing Bonds V Phase II”) with details
   Berkelanjutan V Tahap II”) dengan rincian sebagai                 as follows:
   berikut:
                                               Tingkat bunga
                                              tetap per tahun/
     Obligasi/           Nilai nominal/        Fixed interest    Jatuh tempo/             Cicilan pokok Obligasi/
     Bonds               Nominal value        rate per annum       Due date             Bonds principal installment


     Seri/Series B           485.700               7,65%            20 Mei/           Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                   May 2026            tempo/Bullet payment on due date
  Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan                These bonds are secured by the Company’s
  konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk                       consumer financing receivables for a minimum
  Obligasi Berkelanjutan V Tahap II dari pokok obligasi              amount of 60% of the nominal value of Continuing
  terutang. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                        Bonds V Phase II. As of 31 December 2025 and
  31 Desember 2024, piutang pembiayaan konsumen                      2024, the amount of consumer financing
  yang dijaminkan adalah masing-masing sejumlah                      receivables that are pledged as security for bonds
  Rp274.274 dan Rp271.358 sedangkan piutang sewa                     payable is Rp274,274 and Rp271,358, respectively,
  pembiayaan yang dijaminkan adalah masing-masing                    while the amount of finance lease receivables that
  sejumlah Rp17.146 dan Rp20.062 (lihat Catatan 5 dan                are pledged is Rp17,146 and Rp20,062,
  6).                                                                respectively (refer to Note 5 and 6).
  Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang                     If the amount of consumer financing receivables is
  dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari                  less than the requirement, the Company has to
  uang tunai yang ditempatkan pada rekening                          place sufficient cash into an escrow account
  penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk                      established by PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
  oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku                 Tbk as trustee for Continuing Bonds V Phase II.
  wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap II.
   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur                      The trustee agreement provides several negative
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                      covenants to the Company, among others,
   Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia                 collateral with fiduciary transfer of consumer
   berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio                      financing receivables and debt to equity ratio not to
   jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio             exceed 10:1. Moreover, during the year that the
   10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi,           bond principals are still outstanding, the Company
   Perseroan tidak diperkenankan, antara lain                        is not allowed to, among others, merge unless
   melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan                    performed on the same business and to sell or
   pada bidang usaha yang sama serta menjual atau                    assign more than 50% of the Company’s asset,
   mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali                 except for the Company’s normal business
   untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari.                       transactions.
   Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                     The Company has complied with the covenants as
   diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.                      required by the above trustee agreements.
   PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+                        PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   (Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan V                  idAA+ (Double A plus) of Continuing Bonds V Phase
   Tahap II sesuai dengan suratnya No. RC-498/PEF-                    II based on its report No. RC-498/PEF-DIR/V/2021
   DIR/V/2021 tanggal 6 Mei 2021 untuk periode                        dated 6 May 2021 for the period 6 May 2021 until
   6 Mei 2021 sampai dengan 1 Mei 2022.                               1 May 2022.
   PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat                      PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan V                 idAAA (Triple A) of Continuing Bonds V Phase II
   Tahap II terakhir sesuai dengan suratnya No. RC-                   with the latest based on its report No. RC-199/PEF-
   199/PEF-DIR/III/2025 tanggal 5 Maret 2025 untuk                    DIR/III/2025 dated 5 March 2025 for the period
   periode 5 Maret 2025 sampai dengan 1 Maret 2026.                   5 March 2025 until 1 March 2026.



                                                           78
Page 372
                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                        Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                      PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)


17. SURAT      BERHARGA        YANG        DITERBITKAN          17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)

   Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan)                              Continuing Bonds V (continued)

   Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance                   Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
   Tahap III Tahun 2022                                             Phase III Year 2022

    Pada tanggal 23 Februari 2022, Perseroan telah                  On 23 February 2022, the Company issued Mandiri
    menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas              Tunas Finance Continuing Bonds V Phase III Year
    Finance Tahap III Tahun 2022 (”Obligasi                         2022 (“Continuing Bonds V Phase III”) with details
    Berkelanjutan V Tahap III”) dengan rincian sebagai              as follows:
    berikut:
                                              Tingkat bunga
                                             tetap per tahun/
      Obligasi/           Nilai nominal/      Fixed interest    Jatuh tempo/             Cicilan pokok Obligasi/
      Bonds               Nominal value      rate per annum       Due date             Bonds principal installment

      Seri/Series A          851.440               5,90%         23 Februari/       Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                February 2025        tempo/Bullet payment on due date

      Seri/Series B           376.615              6,75%         23 Februari/       Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                February 2027        tempo/Bullet payment on due date

   Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan               These bonds are secured by the Company’s
   konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk                      consumer financing receivables for a minimum
   Obligasi Berkelanjutan V Tahap III dari pokok obligasi            amount of 60% of the nominal value of Continuing
   terutang. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                 Bonds V Phase III. As of 31 December 2025 and
   piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan                       2024, the amount of consumer financing receivables
   adalah sejumlah Rp196.276 dan Rp650.305                           that are pledged as security for bonds payable is
   sedangkan piutang sewa pembiayaan yang                            Rp196,276 and Rp650,305 while the amount of
   dijaminkan adalah sejumlah Rp29.693 dan Rp86.528                  finance lease receivables that are pledged is
   (lihat Catatan 5 dan 6).                                          Rp29,693 and Rp86,528 (refer to Note 5 and 6).

   Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang                    If the amount of consumer financing receivables is
   dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari                 less than the requirement, the Company has to
   uang tunai yang ditempatkan pada rekening                         place sufficient cash into an escrow account
   penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk                     established by PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
   oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku                Tbk as trustee for Continuing Bonds V Phase III.
   wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap III.

   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur                      The trustee agreement provides several negative
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                      covenants to the Company, among others, collateral
   Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia                 with fiduciary transfer of consumer financing
   berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio                      receivables and debt to equity ratio not to exceed
   jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio             10:1. Moreover, during the year that the bond
   10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi,           principals are still outstanding, the Company is not
   Perseroan tidak diperkenankan, antara lain melakukan              allowed to, among others, merge unless performed
   penggabungan usaha kecuali dilakukan pada bidang                  on the same business and to sell or assign more
   usaha yang sama serta menjual atau mengalihkan                    than 50% of the Company’s asset, except for the
   lebih dari 50% aset Perseroan kecuali untuk kegiatan              Company’s normal business transactions.
   usaha Perseroan sehari-hari.

   Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                    The Company has complied with the covenants as
   diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.                     required by the above trustee agreements.

   PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA+                      PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   (Double A Plus) terhadap Obligasi Berkelanjutan V                idAA+ (Double A Plus) of Continuing Bonds V
   Tahap III sesuai dengan suratnya No. RC-498/PEF-                 Phase III based on its report No. RC-498/PEF-
   DIR/V/2021 tanggal 6 Mei 2021 untuk periode 6 Mei                DIR/V/2021 dated 6 May 2021 for the period
   2021 sampai dengan 1 Mei 2022.                                   6 May 2021 until 1 May 2022.




                                                           79
Page 373
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                        PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                  As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                  and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)


17. SURAT      BERHARGA         YANG       DITERBITKAN            17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)
   Obligasi Berkelanjutan V (lanjutan)                                 Continuing Bonds V (continued)
   Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance                      Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds V
   Tahap III Tahun 2022 (lanjutan)                                     Phase III Year 2022 (continued)
   PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat idAAA                 PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan V Tahap III              idAAA (Triple A) of Continuing Bonds V Phase III
   terakhir sesuai dengan suratnya No. RC-199/PEF-                     with the latest based on its report No. RC-199/PEF-
   DIR/III/2025 tanggal 5 Maret 2025 untuk periode                     DIR/III/2025 dated 5 March 2025 for the period
   5 Maret 2025 sampai dengan 1 Maret 2026.                            5 March 2025 until 1 March 2026.
   Perseroan telah melunasi utang obligasi Berkelanjutan              The company has paid off continuing Bonds V
   V Tahap III seri A sebesar Rp851.440 pada tanggal                  Phase III serie A in the amount Rp851,440 on
   20 Februari 2025.                                                  20 February 2025.
   Obligasi Berkelanjutan VI                                           Continuing Bonds VI

   Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance                     Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
   Tahap I Tahun 2023                                                  Phase I Year 2023
   Pada tanggal 11 Juli 2023, Perseroan telah                          On 11 July 2023, the Company issued Mandiri
   menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas                  Tunas Finance Continuing Bonds VI Phase I Year
   Finance Tahap I Tahun 2023 (”Obligasi Berkelanjutan                 2023 (“Continuing Bonds V Phase I”) with details
   VI Tahap I”) dengan rincian sebagai berikut:                        as follows:
                                               Tingkat bunga
                                              tetap per tahun/
      Obligasi/           Nilai nominal/       Fixed interest     Jatuh tempo/             Cicilan pokok Obligasi/
      Bonds               Nominal value       rate per annum        Due date             Bonds principal installment

      Seri/Series A           439.660               6,00%           11 Juli/         Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                   July 2026          tempo/Bullet payment on due date

      Seri/Series B           252.075               6,25%            11 Juli/         Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                    July 2028          tempo/Bullet payment on due date
   Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan                These bonds are secured by the Company’s
   konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk                       consumer financing receivables for a minimum
   Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I dari pokok obligasi              amount of 60% of the nominal value of Continuing
   terutang. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                  Bonds VI Phase I. As of 31 December 2025 and
   piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan                        2024, the amount of consumer financing
   adalah sejumlah Rp369.703 dan Rp281.591                            receivables that are pledged as security for bonds
   sedangkan piutang sewa pembiayaan yang                             payable is Rp369,703 and Rp281,591 while the
   dijaminkan adalah sejumlah Rp45.338 dan                            amount of finance lease receivables that are
   Rp133.450 (lihat Catatan 5 dan 6).                                 pledged is Rp45,338 and Rp133,450 (refer to Note
                                                                      5 and 6).
   Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang                     If the amount of consumer financing receivables is
   dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari                  less than the requirement, the Company has to
   uang tunai yang ditempatkan pada rekening                          place sufficient cash into an escrow account
   penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk                      established by PT Bank Rakyat Indonesia
   oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku                 (Persero) Tbk as trustee for Continuing Bonds VI
   wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I.               Phase I.
   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur                       The trustee agreement provides several negative
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                       covenants to the Company, among others,
   Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia                  collateral with fiduciary transfer of consumer
   berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio                       financing receivables and debt to equity ratio not to
   jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio              exceed 10:1. Moreover, during the year that the
   10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi,            bond principals are still outstanding, the Company
   Perseroan tidak diperkenankan, antara lain                         is not allowed to, among others, merge unless
   melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan                     performed on the same business and to sell or
   pada bidang usaha yang sama serta menjual atau                     assign more than 50% of the Company’s asset,
   mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali                  except for the Company’s normal business
   untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari.                        transactions.


                                                             80
Page 374
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.
              PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                 As of 31 December 2025
          yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                 and for the Year Then Ended
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)


    17. SURAT      BERHARGA        YANG       DITERBITKAN           17. SECURITIES ISSUED (continued)
        (lanjutan)
       Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan)                             Continuing Bonds VI (continued)

       Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance                  Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
       Tahap I Tahun 2023 (lanjutan)                                    Phase I Year 2023 (continued)
       Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                    The Company has complied with the covenants as
       diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.                     required by the trustee agreements.
       PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAAA (Triple              PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
       A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I sesuai             idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase I
       dengan suratnya No. RC-235/PEF-DIR/III/2023                      based on its report No. RC-235/PEF-DIR/III/2023
       tanggal       16 Maret 2023 untuk periode                        dated 16 March 2023 for the period 16 March 2023
       16 Maret 2023 sampai dengan 1 Maret 2024.                        until 1 March 2024.
       PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat                    PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
       idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI              idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase I
       Tahap I terakhir sesuai dengan suratnya No. RC-                  with the latest based on its report No. RC-199/PEF-
       199/PEF-DIR/III/2025 tanggal 5 Maret 2025 untuk                  DIR/III/2025 dated 5 March 2025 for the period
       periode 5 Maret 2025 sampai dengan 1 Maret 2026.                 5 March 2025 until 1 March 2026.
\



       Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance                  Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
       Tahap II Tahun 2023                                              Phase II Year 2023
       Pada tanggal 27 September 2023 Perseroan telah                   On 27 September 2023, the Company issued
       menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas              Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI Phase
       Finance Tahap II Tahun 2023 (”Obligasi                           II Year 2023 (“Continuing Bonds V Phase II”) with
       Berkelanjutan VI Tahap II”) dengan rincian sebagai               details as follows:
       berikut:
                                                  Tingkat bunga
                                                 tetap per tahun/
          Obligasi/          Nilai nominal/       Fixed interest    Jatuh tempo/              Cicilan pokok Obligasi/
          Bonds              Nominal value       rate per annum       Due date              Bonds principal installment

          Seri/Series A          804.175              6,50%          27 September/         Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                    September 2026          tempo/Bullet payment on due date

         Seri/Series B           326.935              6,75%          27 September/          Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                    September 2028           tempo/Bullet payment on due date

       Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan               These bonds are secured by the Company’s
       konsumen Perseroan sebesar minimum 60% untuk                      consumer financing receivables for a minimum
       Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II dari pokok obligasi            amount of 60% of the nominal value of Continuing
       terutang. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                 Bonds VI Phase II. As of 31 December 2025 and
       piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan                       2024, the amount of consumer financing
       adalah sejumlah Rp596.502 dan Rp604.657                           receivables that are pledged as security for bonds
       sedangkan piutang sewa pembiayaan yang                            payable is Rp596,502 and Rp604,657 while the
       dijaminkan adalah sejumlah Rp82.164 dan Rp74.009                  amount of finance lease receivables that are
       (lihat Catatan 5 dan 6).                                          pledged is Rp82,164 and Rp74,009 (refer to Note 5
                                                                         and 6).

       Jika jumlah piutang pembiayaan konsumen kurang                    If the amount of consumer financing receivables is
       dari yang dipersyaratkan, maka akan dipenuhi dari                less than the requirement, the Company has to
       uang tunai yang ditempatkan pada rekening                        place sufficient cash into an escrow account
       penampungan atas nama Perseroan yang ditunjuk                    established by PT Bank Rakyat Indonesia
       oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku               (Persero) Tbk as trustee for Continuing Bonds VI
       wali amanat untuk Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II.            Phase II.




                                                               81
Page 375
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                        PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                  As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                  and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)


17. SURAT      BERHARGA         YANG       DITERBITKAN            17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)
   Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan)                               Continuing Bonds VI (continued)

   Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance                    Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
   Tahap II Tahun 2023 (lanjutan)                                     Phase II Year 2023 (lanjutan)

   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur                       The trustee agreement provides several negative
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                       covenants to the Company, among others,
   Perseroan, antara lain memberikan jaminan fidusia                  collateral with fiduciary transfer of consumer
   berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio                       financing receivables and debt to equity ratio not to
   jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio              exceed 10:1. Moreover, during the year that the
   10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi,            bond principals are still outstanding, the Company
   Perseroan tidak diperkenankan, antara lain                         is not allowed to, among others, merge unless
   melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan                     performed on the same business and to sell or
   pada bidang usaha yang sama serta menjual atau                     assign more than 50% of the Company’s asset,
   mengalihkan lebih dari 50% aset Perseroan kecuali                  except for the Company’s normal business
   untuk kegiatan usaha Perseroan sehari-hari.                        transactions.

   Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                      The Company has complied with the covenants as
   diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.                       required by the trustee agreements.

   PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAAA (Triple                PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II sesuai              idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase II
   dengan suratnya No. RC-235/PEF-DIR/III/2023                        based on its report No. RC-235/PEF-DIR/III/2023
   tanggal 16 Maret 2023 untuk periode 16 Maret 2023                  dated 16 March 2023 for the period 16 March 2023
   sampai dengan 1 Maret 2024.                                        until 1 March 2024.

   PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat                      PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI                idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase II
   Tahap II terakhir sesuai dengan suratnya No. RC-                   with the latest based on its report No. RC-199/PEF-
   199/PEF-DIR/III/2025 tanggal 5 Maret 2025 untuk                    DIR/III/2025 dated 5 March 2025 for the period 5
   periode 5 Maret 2025 sampai dengan 1 Maret 2026.                   March 2025 until 1 March 2026.

   Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance                    Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
   Tahap III Tahun 2024                                               Phase III Year 2024

   Pada tanggal 28 Mei 2024 Perseroan telah                           On 28 May 2024, the Company issued Mandiri
   menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri                      Tunas Finance Continuing Bonds VI Phase III Year
   Tunas Finance Tahap III Tahun 2024 (”Obligasi                      2024 (“Continuing Bonds VI Phase III”) with details
   Berkelanjutan VI Tahap III”) dengan rincian sebagai                as follows:
   berikut:
                                               Tingkat bunga
                                              tetap per tahun/
      Obligasi/           Nilai nominal/       Fixed interest     Jatuh tempo/             Cicilan pokok Obligasi/
      Bonds               Nominal value       rate per annum        Due date             Bonds principal installment

      Seri/Series A           81.590               7,00%            28 Mei/         Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                   May 2027          tempo/Bullet payment on due date

      Seri/Series B        1.081.495               7,25%           28 Mei/         Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                   May 2029         tempo/Bullet payment on due date


   Obligasi tersebut tidak dijamin dengan jaminan                     These bonds are not secured by any special
   khusus.                                                            collateral.




                                                             82
Page 376
                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                        Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                      PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)


17. SURAT      BERHARGA       YANG        DITERBITKAN           17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)
   Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan)                             Continuing Bonds VI (continued)
   Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance                  Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
   Tahap III Tahun 2024 (lanjutan)                                  Phase III Year 2024 (continued)
   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur                     The trustee agreement provides several negative
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                     covenants to the Company, debt to equity ratio not
   Perseroan, rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas                to exceed 10:1. Moreover, during the year that the
   tidak melebihi rasio 10:1. Selain itu, selama pokok              bond principals are still outstanding, the Company
   obligasi    belum    dilunasi,    Perseroan    tidak             is not allowed to, among others, merge unless
   diperkenankan,       antara      lain     melakukan              performed on the same business and to sell or
   penggabungan usaha kecuali dilakukan pada bidang                 assign more than 50% of the Company’s asset,
   usaha yang sama serta menjual atau mengalihkan                   except for the Company’s normal business
   lebih dari 50% aset Perseroan kecuali untuk kegiatan             transactions.
   usaha Perseroan sehari-hari.
   Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                    The Company has complied with the covenants as
   diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.                     required by the trustee agreements.
   PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat                    PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI              idAAA (Triple A) of Continuing Bonds IV Phase III
   Tahap III terakhir sesuai dengan suratnya No. RTG-               with the latest based on its report No. RTG-
   132/PEF-DIR/V/2024 tanggal 3 Mei 2024 untuk                      132/PEF-DIR/V/2024 dated 3 May 2024 for the
   periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025.                 period 6 March 2024 until 1 March 2025.
   PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat                    PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI              idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VII Phase III
   Tahap III terakhir sesuai dengan suratnya No. RC-                with the latest based on its report No. RC-199/PEF-
   199/PEF-DIR/III/2025 tanggal 5 Maret 2025 untuk                  DIR/III/2025 dated 5 March 2025 for the period 5
   periode 5 Maret 2025 sampai dengan 1 Maret 2026.                 March 2025 until 1 March 2026.
   Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance                  Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
   Tahap IV Tahun 2024                                              Phase IV Year 2024
   Pada tanggal 19 November 2024 Perseroan telah                    On 19 November 2024, the Company issued
   menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri                    Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI Phase
   Tunas Finance Tahap IV Tahun 2024 (”Obligasi                     IV Year 2024 (“Continuing Bonds VI Phase IV”) with
   Berkelanjutan VI Tahap IV”) dengan rincian sebagai               details as follows:
   berikut:
                                            Tingkat bunga
                                            tetap per tahun/
      Obligasi/         Nilai nominal/       Fixed interest     Jatuh tempo/             Cicilan pokok Obligasi/
      Bonds             Nominal value       rate per annum        Due date             Bonds principal installment

      Seri/Series A         423.735               6,70%        19 November/        Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                               November 2027         tempo/Bullet payment on due date

      Seri/Series B       1.185.375              6,85%         19 November/         Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                               November 2029         tempo/Bullet payment on due date

   Obligasi tersebut tidak dijamin dengan jaminan                   These bonds are not secured by any special
   khusus.                                                          collateral.
   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur                     The trustee agreement provides several negative
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                     covenants to the Company, debt to equity ratio not
   Perseroan, rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas                to exceed 10:1. Moreover, during the year that the
   tidak melebihi rasio 10:1. Selain itu, selama pokok              bond principals are still outstanding, the Company
   obligasi   belum     dilunasi,   Perseroan     tidak             is not allowed to, among others, merge unless
   diperkenankan, antara lain melakukan penggabungan                performed on the same business and to sell or
   usaha kecuali dilakukan pada bidang usaha yang                   assign more than 50% of the Company’s asset,
   sama serta menjual atau mengalihkan lebih dari 50%               except for the Company’s normal business
   aset Perseroan kecuali untuk kegiatan usaha                      transactions.
   Perseroan sehari-hari.


                                                          83
Page 377
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                        PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                  As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                  and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)


17. SURAT      BERHARGA         YANG      DITERBITKAN           17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)
   Obligasi Berkelanjutan VI (lanjutan)                              Continuing Bonds VI (continued)
   Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance                   Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VI
   Tahap IV Tahun 2024 (lanjutan)                                    Phase IV Year 2024 (continued)

   Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                     The Company has complied with the covenants as
   diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.                      required by the trustee agreements.

   PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat                     PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI               idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase IV
   Tahap IV terakhir sesuai dengan suratnya No. RTG-                 with the latest based on its report No. RTG-
   363/PEF-DIR/X/2024 tanggal 8 Oktober 2024 untuk                   363/PEF-DIR/X/2024 dated 8 October 2024 for the
   periode 6 Maret 2024 sampai dengan 1 Maret 2025.                  period 6 March 2024 until 1 March 2025.

   PT Pefindo telah menetapkan kembali peringkat                     PT Pefindo has rated the Continuing Bonds as
   idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI               idAAA (Triple A) of Continuing Bonds VI Phase IV
   Tahap IV terakhir sesuai dengan suratnya No. RC-                  with the latest based on its report No. RC-199/PEF-
   199/PEF-DIR/III/2025 tanggal 5 Maret 2025 untuk                   DIR/III/2025 dated 5 March 2025 for the period
   periode 5 Maret 2025 sampai dengan 1 Maret 2026.                  5 March 2025 until 1 March 2026.

   Obligasi Berkelanjutan VII                                        Continuing Bonds VII
   Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance                  Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VII
   Tahap I Tahun 2025                                                Phase I Year 2025

   Pada tanggal 8 Juli 2025 Perseroan telah                          On 8 July 2025, the Company issued Mandiri Tunas
   menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri                    Finance Continuing Bonds VII Phase I Year 2025
   Tunas Finance Tahap I Tahun 2025 (”Obligasi                       (“Continuing Bonds VII Phase I”) with details as
   Berkelanjutan VI Tahap I”) dengan rincian sebagai                 follows:
   berikut :
                                             Tingkat bunga
                                            tetap per tahun/
      Obligasi/         Nilai nominal/       Fixed interest     Jatuh tempo/               Cicilan pokok Obligasi/
      Bonds             Nominal value       rate per annum        Due date               Bonds principal installment


     Seri/Series A          313.510              6,15%         18 Juli/July 2026       Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                                       tempo/Bullet payment on due date
     Seri/Series B          236.000              6,50%          8 Juli/July 2028       Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                                       tempo/Bullet payment on due date
     Seri/Series C          225.760              6,70%          8 Juli/July 2030       Pembayaran penuh pada saat jatuh
                                                                                       tempo/Bullet payment on due date

   Obligasi tersebut tidak dijamin dengan jaminan                     These bonds are not secured by any special
   khusus.                                                            collateral.

   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur                       The trustee agreement provides several negative
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                       covenants to the Company, debt to equity ratio not
   Perseroan, rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas                  to exceed 10:1. Moreover, during the year that the
   tidak melebihi rasio 10:1. Selain itu, selama pokok                bond principals are still outstanding, the Company
   obligasi   belum     dilunasi,   Perseroan     tidak               is not allowed to, among others, merge unless
   diperkenankan, antara lain melakukan penggabungan                  performed on the same business and to sell or
   usaha kecuali dilakukan pada bidang usaha yang                     assign more than 50% of the Company’s asset,
   sama serta menjual atau mengalihkan lebih dari 50%                 except for the Company’s normal business
   aset Perseroan kecuali untuk kegiatan usaha                        transactions.
   Perseroan sehari-hari.

   Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang                     The Company has complied with the covenants as
   diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.                      required by the trustee agreements.




                                                         84
Page 378
                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                         Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                 As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                 and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)


17. SURAT      BERHARGA            YANG     DITERBITKAN          17. SECURITIES ISSUED (continued)
    (lanjutan)
   Obligasi Berkelanjutan VII (lanjutan)                            Continuing Bonds VII (continued)
   Obligasi Berkelanjutan VII Mandiri Tunas Finance                 Mandiri Tunas Finance Continuing Bonds VII
   Tahap I Tahun 2025 (lanjutan)                                    Phase I Year 2025 (continued)
   PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAAA (Triple              PT Pefindo has rated the Bonds as idAAA (Triple A)
   A) terhadap Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I terakhir           of Continuing Bonds VI Phase IV with the latest
   sesuai dengan suratnya No. RC-198/PEF-DIR/III/2025               based on its report No. RC-198/PEF-DIR/III/2025
   tanggal    5     Maret     2025     untuk     periode            dated 5 March 2025 for the period 5 March 2025
   5 Maret 2025 sampai dengan 1 Maret 2026.                         until 1 March 2026.
   Lihat Catatan 26b untuk rincian saldo dan transaksi              Refer to Note 26b for details of balances and
   pihak berelasi.                                                  transactions with related parties.

18. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN                           18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
   Liabilitas imbalan kerja terdiri dari:                               Employee benefits liabilities consist of:

                                             31 Desember/      31 Desember/
                                            December 2025     December 2024
   Liabilitas program imbalan pasti                164.381                 160.595            Defined benefit plan liabilities
   Liabilitas jangka panjang lainnya                54.740                  52.567         Other long-term benefit liabilities

   Total                                           219.121                 213.162                                      Total


   a. Liabilitas program imbalan pasti                             a.     Defined benefit plan liabilities
       Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan                     The amounts recognized in the statement of
       penghasilan komprehensif lain untuk program                        profit or loss and other comprehensive income
       imbalan pasti adalah sebagai berikut:                              for defined benefit plan, are as follows:
                                                  Tahun yang berakhir
                                               pada tanggal 31 Desember/
                                                Year ended 31 December
                                                 2025             2024
       Biaya jasa kini                              17.970               21.606                         Current service costs
       Biaya bunga                                  10.860               11.328                                Interest costs
       Biaya jasa lalu                                (129)             (43.499)                          Past service costs
                                                    28.701              (10.565)
       Biaya pesangon pemutusan
          hubungan kerja                             3.718                1.593                         Termination expense
       Total                                        32.419               (8.972)                                         Total


       Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan pada                      The movements in employee benefits obligation
       laporan posisi keuangan untuk program imbalan                      in the statement of financial position for defined
       pasti adalah sebagai berikut:                                      benefit plan, are as follows:

                                             31 Desember/      31 Desember/
                                            December 2025     December 2024

       Saldo awal                                  160.595           217.954                              Beginning balance
       Penyisihan pada laba rugi                    32.419            (8.972)                       Provision in profit or loss
       Penyisihan pada penghasilan                                                                         Provision in other
         komprehensif lain                         (10.586)             (40.044)                   comprehensive income
       Pembayaran tahun berjalan                   (18.047)              (8.343)                    Payment during the year

       Saldo akhir                                 164.381           160.595                                Ending balance




                                                        85
Page 379
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


18. LIABILITAS      IMBALAN        KERJA   KARYAWAN               18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (continued)
    (lanjutan)
   a. Liabilitas program imbalan pasti (lanjutan)                    a.     Defined benefit plan liabilities (continued)
      Mutasi nilai kini kewajiban imbalan kerja karyawan                   The movements of present value of employee
      yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk                       benefit obligation presented in the statement of
      program imbalan pasti adalah sebagai berikut:                        financial position for defined benefit plan, are as
                                                                           follows:
                                            31 Desember/         31 Desember/
                                           December 2025        December 2024

       Saldo awal                                 160.595              217.954                           Beginning balance
       Biaya jasa kini                             17.970               21.606                         Current service costs
       Biaya bunga                                 10.860               11.328                                Interest costs
       Biaya jasa lalu                               (129)             (43.499)                          Past service costs
       Pembayaran tahun berjalan                  (18.047)              (8.343)                     Payments during the year
       Biaya pesangon pemutusan
        hubungan kerja                              3.718                  1.593                                 Termination
       Keuntungan pada                                                                                         Actuarial gains
        kewajiban aktuaria:                                                                                   on obligation:
         Perbedaan historis                         (6.843)                (2.031)                   Experience adjustment
         Asumsi keuangan                            (3.743)               (38.013)                    Financial assumption

      Saldo akhir                                 164.381              160.595                                Ending balance


      Mutasi (keuntungan) kerugian aktuarial yang                          The movements in the balance of actuarial (gain)
      diakui sebagai penghasilan komprehensif lain                         loss charged to other comprehensive income for
      untuk program imbalan pasti, bruto pajak                             defined benefit plan, gross deferred tax, are as
      tangguhan sebagai berikut:                                           follows:
                                                 Tahun yang berakhir
                                              pada tanggal 31 Desember/
                                               Year ended 31 December

                                                2025                2024

      Saldo awal                                    9.172                 49.216                          Beginning balance
      Keuntungan aktuarial                                                                                    Actuaria gains
        yang diakui sebagai penghasilan                                                                   charged to other
        komprehensif lain                         (10.586)                (40.044)                   comprehensive income

      Saldo akhir                                  (1.414)                 9.172                              Ending balance


   b. Liabilitas jangka panjang lainnya                               b. Other long-term liabilities

      Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan                       The amounts recognized in the statement of
      penghasilan komprehensif lain untuk liabilitas                       profit or loss and other comprehensive income
      jangka panjang lainnya adalah sebagai berikut:                       for other long-term liabilities, are as follows:

                                                 Tahun yang berakhir
                                              pada tanggal 31 Desember/
                                               Year ended 31 December
                                                2025                2024
      Biaya jasa kini                               5.290                  6.528                        Current service costs
      Biaya bunga                                   3.385                  3.465                                 Interest costs
      Biaya jasa lalu                                 224                    566                           Past service costs
      Kerugian (keuntungan) pada                                                                      Actuarial losses (gains)
        kewajiban aktuaria:                                                                                   on obligation:
         Perbedaan historis                        (3.520)                  1.030                    Experience adjustment
         Asumsi keuangan                               170                 (6.960)                    Financial assumption
      Total                                         5.549                  4.629                                         Total




                                                           86
Page 380
                                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                             Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                            PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                      As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                      and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                            unless otherwise stated)


18. LIABILITAS         IMBALAN            KERJA      KARYAWAN                     18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (continued)
    (lanjutan)

   b. Liabilitas jangka panjang lainnya (lanjutan)                                       b. Other long-term liabilities (continued)

      Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan pada                                           The movements in employee benefits obligation
      laporan posisi keuangan untuk liabilitas jangka                                         in the statement of financial position for other
      panjang lainnya adalah sebagai berikut:                                                 long-term liabilities, are as follows:
                                                     31 Desember/               31 Desember/
                                                    December 2025              December 2024

       Saldo awal                                                52.567                     56.592                            Beginning balance
       Penyisihan pada laba rugi                                  5.549                      4.629                      Provision in profit or loss
       Pembayaran tahun berjalan                                 (3.376)                    (8.654)                     Payment during the year

       Saldo akhir                                               54.740                     52.567                                 Ending balance


      Mutasi nilai kini kewajiban imbalan kerja karyawan                                      The movements of present value of employee
      yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk                                          benefit obligation presented in the statement of
      liabilitas jangka panjang lainnya adalah sebagai                                        financial position for other-long term liabilities,
      berikut:                                                                                are as follows:

                                                     31 Desember/               31 Desember/
                                                    December 2025              December 2024

       Saldo awal                                                52.567                     56.592                          Beginning balance
       Biaya jasa kini                                            5.290                      6.528                        Current service costs
       Biaya bunga                                                3.385                      3.465                                 Interest costs
       Biaya jasa lalu                                              224                        566                           Past service costs
       Pembayaran tahun berjalan                                 (3.376)                    (8.654)                   Payments during the year
       Biaya pembayaran imbalan                                                                                     Payment of Other long-term
          jangka panjang lainnya                                         -                          -                    benefits cost payment
       Kerugian (keuntungan) pada                                                                                       Actuarial losses (gains)
        kewajiban aktuaria:                                                                                                     on obligation:
          Perbedaan historis                                      (3.520)                     1.030                   Experience adjustment
          Asumsi keuangan                                            170                     (6.960)                    Financial assumption

      Saldo akhir                                                54.740                     52.567                                 Ending balance



   Liabilitas imbalan kerja karyawan pada tanggal                                       The employee benefits obligation as of
   31 Desember 2025 dan 2024 didasarkan atas                                            31 December 2025 and 2024 are based on the
   estimasi perhitungan aktuaria yang tercantum pada                                    estimated actuarial calculation of Steven & Mourits
   laporan Steven & Mourits dengan menggunakan                                          using the projected unit credit method in its report
   metode projected unit credit dalam laporan                                           dated 2 January 2026 and 2 January 2025,
   aktuarianya tanggal 2 Januari 2026 dan 2 Januari                                     respectively. The principal actuarial assumptions
   2025. Asumsi-asumsi dasar yang digunakan aktuaris                                    used by the independent actuary were as follows:
   independen adalah sebagai berikut:
                                                     31 Desember/               31 Desember/
                                                    December 2025              December 2024
                                                          6,30% per tahun/         7,10% per tahun/
       Tingkat diskonto tetap - karyawan permanen            per annum                   per annum                  Discount rate - permanent employees
                                                          4,70% per tahun/         6,85% per tahun/
       Tingkat diskonto tetap - karyawan kontrak             per annum                per annum                       Discount rate - contract employees
       Tingkat kenaikan gaji                         4% per tahun/per annum 5% per tahun/per annum                                 Salary increment rate
       Tingkat kematian                                         TMI 4                    TMI 4                                           Rate of mortality
       Tingkat cacat                                     10% dari/from TMI 4      10% dari/from TMI 4                                   Rate of disability
       Tingkat pengunduran diri                     7% per tahun pada usia     7% per tahun pada usia                                Rate of resignations
                                                     sampai dengan 40 tahun sampai dengan 40 tahun
                                                       dan berkurang hingga     dan berkurang hingga
                                                    0,00% pada usia 55 tahun/ 0,00% pada usia 55 tahun/
                                                      7% per annum up to 40 7% per annum up to 40
                                                      years old and decrease years old and decrease
                                                       linearly up to 0.00% at  linearly up to 0.00% at
                                                            55 years old             55 years old




                                                                        87
Page 381
                                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                           Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                   As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                   and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                         unless otherwise stated)


18. LIABILITAS             IMBALAN     KERJA       KARYAWAN                     18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (continued)
    (lanjutan)
   Liabilitas imbalan kerja karyawan pada tanggal                                    The employee benefits obligation as of
   31 Desember 2025 dan 2024 didasarkan atas                                         31 December 2025 and 2024 are based on the
   estimasi perhitungan aktuaria yang tercantum pada                                 estimated actuarial calculation of Steven & Mourits
   laporan Steven & Mourits dengan menggunakan                                       using the projected unit credit method in its report
   metode projected unit credit dalam laporan                                        dated 2 January 2026 and 2 January 2025,
   aktuarianya tanggal 2 Januari 2026 dan 2 Januari                                  respectively. The principal actuarial assumptions
   2025. Asumsi-asumsi dasar yang digunakan aktuaris                                 used by the independent actuary were as follows:
   independen adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                     (continued)

                                                   31 Desember/              31 Desember/
                                                  December 2025             December 2024
         Tingkat pensiun                       Karyawan yang bergabung Karyawan yang bergabung                                       Rate of retirements
                                               sejak 1 September 2021,     sejak 1 September 2021,
                                               usia pensiun 56 tahun atau usia pensiun 56 tahun atau
                                               46 tahun berdasarkan level/ 46 tahun berdasarkan level/
                                               Employee who join since     Employee who join since
                                               1 September 2021, normal 1 September 2021, normal
                                               retirement age 56 years or  retirement age 56 years or
                                               46 years based on level.    46 years based on level.
                                               Karyawan yang bergabung Karyawan yang bergabung
                                               sebelum 1 September 2021, sebelum 1 September 2021,
                                               usia pensiun 55 tahun atau usia pensiun 55 tahun atau
                                               56 tahun berdasarkan level/ 56 tahun berdasarkan level/
                                               Employee who join before    Employee who join before
                                               1 September 2021, normal 1 September 2021, normal
                                               retirement age 55 years or  retirement age 55 years or
                                               56 years based on level.    56 years based on level.

   Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas                                          The following table demonstrates the sensitivity to
   kemungkinan perubahan tingkat diskonto dan tingkat                                   a reasonably possible change in discount rates and
   kenaikan gaji sebesar 1%, dengan variabel lain                                       salary increment rate of 1%, with all other variables
   dianggap tetap, terhadap nilai kewajiban imbalan                                     held constant, of the present value of employee
   kerja karyawan: (tidak diaudit)                                                      benefits obligation: (unaudited)

                                                             31 Desember/December 2025

                                               Tingkat diskonto/                     Tingkat kenaikan gaji/
                                                 Discount rate                       Salary increment rate

                                         Kenaikan/         Penurunan/            Kenaikan/           Penurunan/
                                         Increase           Decrease             Increase             Decrease

    Dampak pada nilai kini kewajiban                                                                                          Effect on present value of
       imbalan kerja karyawan                  (14.701)            15.215               16.439                (16.068)   employee benefit obligation


                                                             31 Desember/December 2024

                                               Tingkat diskonto/                     Tingkat kenaikan gaji/
                                                 Discount rate                       Salary increment rate

                                         Kenaikan/         Penurunan/            Kenaikan/           Penurunan/
                                         Increase           Decrease             Increase             Decrease

    Dampak pada nilai kini kewajiban           (14.285)            16.033               17.295                (15.716)        Effect on present value of
       imbalan kerja karyawan                                                                                            employee benefit obligation

   Analisa profil jatuh tempo pembayaran imbalan kerja                                 The maturity profile analysis of the employee
   karyawan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:                                    benefits payments as of 31 December 2025 and
   (tidak diaudit)                                                                     2024, is as follows: (unaudited)

                                                   31 Desember/              31 Desember/
                                                   December 2025            December 2024

   1 tahun                                                    29.830                     24.524                                            1 years
   2 - 5 tahun                                                76.085                     73.067                                        2 - 5 years
   Lebih dari 5 tahun                                        297.147                    326.643                                 More than 5 years

   Saldo akhir                                               403.062                    424.234                                   Ending balance




                                                                     88
Page 382
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                    As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                    and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)


18. LIABILITAS    IMBALAN          KERJA    KARYAWAN             18. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION (continued)
    (lanjutan)
   Durasi rata-rata tertimbang dari nilai kini kewajiban               The weighted average duration of the present value
   imbalan kerja karyawan untuk karyawan permanen di                   of employee benefits obligation for permanent
   akhir periode pelaporan tanggal 31 Desember 2025                    employees at the end of reporting period as of
   dan 2024 masing-masing adalah 10,17 dan 10,92                       31 December 2025 and 2024 is 10.17 and
   tahun (tidak diaudit).                                              10.92 years, respectively (unaudited).
   Durasi rata-rata tertimbang dari nilai kini kewajiban               The weighted average duration of the present value
   imbalan kerja karyawan untuk karyawan kontrak di                    of employee benefits obligation for contract
   akhir periode pelaporan tanggal 31 Desember 2025                    employees at the end of reporting period as of
   dan 2024 adalah 0,58 tahun (tidak diaudit).                         31 December 2025 and 2024 is 0.58 years
                                                                       (unaudited).

19. MODAL SAHAM                                                  19. SHARE CAPITAL

   Komposisi pemegang saham Perseroan pada                             The composition of the Company’s shareholders as
   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                    of 31 December 2025 and 2024, is as follows:
   berikut:

                                     Jumlah                                Persentase
                                     saham/                               kepemilikan/
                                    Number of         Nilai/             Percentage of
   Pemegang saham                    shares           Value              ownership (%)                           Shareholders

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    1.275.000.000           127.500                 51,00       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   PT Tunas Ridean                  1.225.000.000           122.500                 49,00                  PT Tunas Ridean

                                    2.500.000.000           250.000                100,00


20. PENGGUNAAN LABA                                              20. PROFIT DISTRIBUTIONS
   Cadangan wajib telah dibentuk sesuai dengan                         A general reserve has been established in
   Undang-undang No. 40/2007 mengenai Perseroan                        accordance with the Indonesian Limited Company
   Terbatas, yang mengharuskan perseroan Indonesia                     Law No. 40/2007 which requires Indonesian
   untuk membuat penyisihan cadangan wajib untuk                       companies to set up a general reserve amounting
   ditentukan penggunaannya sebesar sekurang-                          to at least 20.00% of the Company’s issued and
   kurangnya 20,00% dari jumlah modal Perseroan                        paid up share capital. There is no set period of time
   yang ditempatkan dan disetor penuh. Undang-                         over which this amount should be accumulated.
   undang tersebut tidak mengatur jangka waktu untuk                   The balance of the general reserve as of
   mencapai cadangan wajib minimum tersebut. Saldo                     31 December 2025 and 2024 is Rp50,000.
   cadangan wajib pada tanggal 31 Desember 2025 dan
   2024 adalah Rp50.000.
   Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal                           The Annual General Shareholder Meeting on
   30 Juni 2025 memutuskan untuk menyetujui                            30 June 2025 resolved to approve the declaration
   pembagian dividen final tahun 2024 sejumlah                         of 2024 final dividends amounting to Rp351,625
   Rp351.625 dari laba neto tahun 2024.                                from the 2024 net income.

   Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal                           The Annual General Shareholder Meeting on
   28 Juni 2024 memutuskan untuk menyetujui                            28 June 2024 resolved to approve the declaration
   pembagian dividen final tahun 2023 sejumlah                         of 2023 final dividends amounting to Rp348,330
   Rp348.330 dari laba neto tahun 2023.                                from the 2023 net income.




                                                           89
Page 383
                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                      Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                    PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                              As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                              and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                             (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                    unless otherwise stated)


21. PENDAPATAN                                               21. REVENUE
   a.   Pembiayaan konsumen                                      a.     Consumer financing
                                               Tahun yang berakhir
                                            pada tanggal 31 Desember/
                                             Year ended 31 December
                                             2025              2024

        Pihak ketiga                                                                                      Third parties
        Pendapatan                                                                                           Consumer
          pembiayaan konsumen                 2.194.586         2.432.482                         financing income
        Pendapatan administrasi dari                                                   Administration income from joint
          pembiayaan bersama                   539.746            700.020                                 financing
        Amortisasi biaya transaksi dan                                                 Amortization of transaction cost
          yield enhancing income               121.761            305.839              and yield enhancing income
        Pendapatan dari piutang                                                                                 Income
          yang mengalami penurunan nilai         25.198               12.975                   from impaired asset

                                              2.881.291         3.451.316

        Pihak berelasi                                                                                 Related parties
        Realisasi pendapatan                                                                        Realized consumer
          pembiayaan konsumen                     2.837                2.174                      financing income

                                              2.884.128         3.453.490

        Lihat Catatan 26c untuk rincian saldo dan                       Refer to Note 26c for details of balances and
        transaksi pihak berelasi.                                       transactions with related parties.
   b.   Sewa pembiayaan                                          b.     Finance lease
                                               Tahun yang berakhir
                                            pada tanggal 31 Desember/
                                             Year ended 31 December
                                             2025              2024
        Pihak ketiga                                                                                      Third parties
        Pendapatan                                                                                            Financial
          sewa pembiayaan                      620.252            711.767                             lease income
        Amortisasi biaya transaksi dan                                                 Amortization of transaction cost
          yield enhancing income                (47.882)           (33.401)            and yield enhancing income
        Pendapatan administrasi dari                                                   Administration income from joint
          pembiayaan bersama                          1                 338                               financing

                                               572.371            678.704


   c.   Anjak piutang                                            c.     Factoring
                                               Tahun yang berakhir
                                            pada tanggal 31 Desember/
                                             Year ended 31 December
                                             2025              2024

        Pihak ketiga                                                                                     Third parties
        Pendapatan                                                                                            Financial
           anjak piutang                              1                 437                       factoring income
         Pendapatan dari piutang                                                                                Income
           yang mengalami penurunan nilai             -                   1                    from impaired asset

                                                      1                 438




                                                     90
Page 384
                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                      Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                    PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                              As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                              and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                             (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                    unless otherwise stated)

21. PENDAPATAN (lanjutan)                                     21. REVENUE (continued)
   d.   Simpanan bank                                            d.     Deposit in bank
                                               Tahun yang berakhir
                                            pada tanggal 31 Desember/
                                             Year ended 31 December
                                              2025             2024

        Pihak ketiga                                                                                     Third parties
        Rekening koran                               807               1.266                          Current accounts

        Pihak berelasi                                                                                Related parties
        Deposito berjangka                                                                              Time deposits
          dan rekening koran                     14.990               16.207                   and current accounts

                                                 15.797               17.473


        Lihat Catatan 26c untuk rincian saldo dan                       Refer to Note 26c for details of balances and
        transaksi dengan pihak berelasi.                                transactions with related parties.
   e.   Lain-lain                                                e.     Others
                                               Tahun yang berakhir
                                            pada tanggal 31 Desember/
                                             Year ended 31 December
                                              2025             2024

        Pihak ketiga                                                                                       Third parties
        Pendapatan administrasi
          akseptasi                             217.282           383.225             Acceptance administration income
        Pendapatan atas penerimaan
          biaya tarik                           211.595           133.122                    Income from repossess fee
        Komisi asuransi                         198.129           340.820                        Insurance commissions
        Pendapatan penalti                      189.030           202.567                                Penalty income
        Penerimaan kembali piutang yang                                                         Recovery from writen off
          telah dihapusbukukan                  158.467           182.787                                  receivables
        Pendapatan penagihan                     40.971            31.205                              Collection income
        Lain-lain                               147.751           155.484                                          Others

                                              1.163.225         1.429.210


        Komisi asuransi merupakan komisi yang diterima                  Insurance          commissions         represent
        dari perusahaan asuransi terkait penutupan                      commissions from insurance companies in
        asuransi atas kegiatan pembiayaan konsumen.                     relation to insurance coverage for consumer
        Pendapatan administrasi akseptasi merupakan                     financing activities. Acceptance administration
        pendapatan      yang     diterima    Perseroan                  income represents income received by the
        sehubungan dengan kepengurusan administrasi                     Company in relation to handling the
        penerimaan      asuransi.      Utang   kepada                   administrative insurance acceptance. The
        perusahaan asuransi dicatat sebagai utang                       related payables to insurance companies are
        usaha di laporan posisi keuangan (lihat                         recorded as trade payables in the statement of
        Catatan 12).                                                    financial position (refer to Note 12).
        Lain-lain     merupakan    pendapatan    dari                   Others represent income for refund of
        pengembalian premi asuransi atas kendaraan                      insurance premium for the auctioned vehicles,
        yang     telah   dilelang, administrasi  dari                   administration from auction registration, and
        pendaftaran lelang, dan administrasi dari                       administration from installment payment via
        pembayaran        angsuran    melalui   loket                   payment point.
        pembayaran.




                                                         91
Page 385
                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                      Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                    PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                              As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                              and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                             (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                    unless otherwise stated)


22. BEBAN KEUANGAN                                            22. FINANCE CHARGES

                                               Tahun yang berakhir
                                            pada tanggal 31 Desember/
                                             Year ended 31 December
                                              2025             2024

   Pihak ketiga                                                                                           Third parties
   Bunga pinjaman yang diterima                 900.552         1.152.592                       Interest on borrowings
   Bunga utang obligasi                         424.624           386.154                   Interest on bonds payable
   Administrasi bank dan provisi bank            19.296            66.401       Bank administration and bank provision
   Amortisasi biaya emisi                                                               Amortization of bonds payable
     utang obligasi (lihat Catatan 17)            4.745                4.129        issuance cost (refer to Note 17)
   Rugi (laba) selisih kurs                       1.351               (4.003)            Foreign exchange loss (gain)
   Lain-lain                                      2.687                2.447                                    Others

                                              1.353.255         1.607.720

   Pihak berelasi                                                                                      Related parties
   Bunga pinjaman yang diterima                 387.518           304.021                        Interest on borrowings
   Bunga liabilitas sewa                          1.341             2.205                    Interest on lease liabilities

                                                388.859           306.226

                                              1.742.114         1.913.946


   Lihat Catatan 26d untuk rincian saldo dan transaksi           Refer to Note 26d for details of balances and
   pihak berelasi.                                               transactions with related parties.

23. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN                                  23. SALARIES AND BENEFITS EXPENSES

                                               Tahun yang berakhir
                                            pada tanggal 31 Desember/
                                             Year ended 31 December
                                              2025             2024
   Pihak ketiga                                                                                             Third parties
   Gaji dan tunjangan                           609.803           745.206                        Salaries and allowances
   Imbalan pasca kerja dan                                                                         Post-employment and
     jangka panjang lainnya                      16.546               (5.936)                  other long-term benefits
   Biaya pesangon dan pembayaran imbalan                                                  Termination expense and other
     jangka panjang lainnya                      12.826               1.593            long-term benefits cost payment
                                                639.175           740.863

   Pihak berelasi                                                                                        Related parties
   Gaji dan tunjangan                            16.837            21.926                        Salaries and allowances
   Tantiem                                             -           12.442                                         Tantiem
                                                 16.837            34.368
                                                656.012           775.231


   Lihat Catatan 26d untuk rincian saldo dan transaksi           Refer to Note 26d for details of balances and
   pihak berelasi.                                               transactions with related parties.




                                                         92
Page 386
                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                    Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                  PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                            As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                            and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                           (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                  unless otherwise stated)


24. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI                            24. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES

                                             Tahun yang berakhir
                                          pada tanggal 31 Desember/
                                           Year ended 31 December

                                            2025               2024
   Pihak ketiga                                                                                         Third parties
   Biaya penagihan                           184.423            142.018                                 Collection fee
   Penyusutan aset tetap                                                               Depreciation of fixed assets
      (lihat Catatan 10)                       53.532            46.957                           (refer to Note 10)
   Perbaikan dan pemeliharaan                  46.026            40.019                   Repairs and maintenance
   Penyusutan aset hak guna                                                       Depreciation of right-of-use assets
      (lihat Catatan 10)                       30.268            29.877                           (refer to Note 10)
   Jasa pihak ketiga                           22.736            22.585                         Third parties service
   Komunikasi                                  14.574            17.128                             Communications
   Rekrutmen dan pelatihan                     12.874            21.270                    Recruitment and training
   Iuran OJK                                   12.503            18.432                                     OJK fees
   Perjalanan dinas                            10.314            12.437                                     Travelling
   Keamanan                                    10.033            10.726                                      Security
   Listrik dan air                              7.377             7.964                                       Utilities
   Jasa profesional                             6.129             7.031                             Professional fees
   Alat tulis dan cetakan                       4.176             5.598                     Stationaries and printing
   Sewa                                         1.681             2.689                                          Rent
   Jamuan bisnis                                1.934             3.581                    Corporate entertainment
   Lain-lain                                    8.854            16.378                                        Others

   Total                                     427.434            404.690                                          Total


   Pihak berelasi                                                                                    Related parties
   Sewa                                         9.585               8.488                                      Rent

   Total                                     437.019            413.178                                          Total


   Lain-lain merupakan beban perijinan, piknik                 Others     represent    legal, corporate   event,
   perayaan, iklan, asuransi, sumbangan, publikasi,            advertising, insurance expenses, donation,
   ekspedisi, koran dan majalah.                               publication, expedition, newspaper and magazine.

25. LABA PER SAHAM                                         25. EARNINGS PER SHARE

                                             Tahun yang berakhir
                                          pada tanggal 31 Desember/
                                           Year ended 31 December
                                           2025              2024

   Laba tahun berjalan                       400.015          1.172.082                             Income for the year

                                                                                            Number of ordinary shares
   Jumlah saham biasa yang beredar                                                        outstanding (in thousands)
     (dalam ribuan) (lihat Catatan 19)      2.500.000         2.500.000                            (refer to Note 19)

   Laba per saham dasar                                                                     Basic earnings per share
     (nilai penuh)                                 160                469                             (full amount)




                                                      93
Page 387
                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                         Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                 As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                 and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)


26. SALDO DAN      TRANSAKSI      DENGAN       PIHAK            26. BALANCES AND                TRANSACTIONS            WITH
    BERELASI                                                        RELATED PARTIES
  Sifat hubungan dengan pihak berelasi adalah                       The nature of relationships with related parties are
  sebagai berikut:                                                  as follows:

                                                                    Sifat hubungan dengan pihak berelasi/
           Pihak berelasi/Related parties                        Nature of relationship with the related parties

  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                               Pemegang saham mayoritas/Controlling shareholder
  PT Tunas Ridean                                             Pemegang saham minoritas/Minority shareholder
  PT Bumi Daya Plaza                                          Dikendalikan oleh Dana Pensiun Bank Mandiri/
                                                              Controlled by Dana Pensiun Bank Mandiri
  PT Bank Mandiri Taspen                                      Dikendalikan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk/
                                                              Controlled by PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  Dana Pensiun Bank Mandiri                                   Bank Mandiri sebagai pendiri/Bank Mandiri as founder
  PT Surya Sudeco                                             Dikendalikan oleh PT Tunas Ridean/
                                                              Controlled by PT Tunas Ridean
  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                      Badan usaha milik negara/State-owned company
  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                      Badan usaha milik negara/State-owned company
  PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero)                        Badan usaha milik negara/State-owned company
  PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                    Badan usaha milik negara/State-owned company
  Perum Jaminan Kredit Indonesia                              Badan usaha milik negara/State-owned company
  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                       Badan usaha milik negara/State-owned company
  PT Kimia Farma Apotek                                       Entitas anak dari badan usaha milik negara/
                                                              Subsidiary of state-owned company
  PT Kimia Farma Diagnostika                                  Entitas anak dari badan usaha milik negara/
                                                              Subsidiary of state-owned company
  PT Kimia Farma Trading & Distribution                       Entitas anak dari badan usaha milik negara/
                                                              Subsidiary of state-owned company
  PT Asuransi Jiwa Taspen                                     Entitas anak dari badan usaha milik negara/
                                                              Subsidiary of state-owned company
  Personil manajemen kunci Grup                               Personil manajemen kunci Group Bank Mandiri/
                                                              Key management personnel of Bank Mandiri Group
  Karyawan kunci                                              Anggota Dewan Komisaris dan Direksi/
                                                              Members of Boards of Commissioners and Director

  Dalam kegiatan normal usaha, Perseroan melakukan                  In the normal course of business, the Company
  transaksi dengan pihak berelasi karena hubungan                   enters into certain transactions with parties which
  kepemilikan dan/atau kepengurusan.                                are related to the management and/or owned by the
                                                                    same ultimate shareholder.

  Seluruh transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak              All significant transactions with related parties are
  berelasi dilakukan dengan persyaratan dan kondisi                 conducted under commercial terms and condition
  usaha pada umumnya yang mungkin tidak sama                        which may not be similar to those conducted with
  sebagaimana dilakukan dengan pihak ketiga                         third parties (Note 2s).
  (Catatan 2s).




                                                         94
Page 388
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                   As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                   and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)


26. SALDO DAN TRANSAKSI                 DENGAN     PIHAK          26. BALANCES AND TRANSACTIONS                           WITH
    BERELASI (lanjutan)                                               RELATED PARTIES (continued)
  a.   Aset                                                           a.     Assets
                                               31 Desember/      31 Desember/
                                              December 2025     December 2024

       Kas dan setara kas                                                                        Cash and cash equivalents
       Kas pada bank (lihat Catatan 4)                                                        Cash in banks (refer to Note 4)
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               931.125         1.232.725               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
         PT Bank Rakyat Indonesia                                                                PT Bank Rakyat Indonesia
           (Persero) Tbk                                 93                  205                          (Persero) Tbk
         PT Bank Tabungan Negara                                                                PT Bank Tabungan Negara
           (Persero) Tbk                                 16                   16                          (Persero) Tbk
         PT Bank Negara Indonesia                                                              PT Bank Negara Indonesia
           (Persero) Tbk                                 15                    -                             (Persero) Tbk
         PT Bank Mandiri Taspen                           6                    6                  PT Bank Mandiri Taspen

                                                     931.255         1.232.952

       Deposito berjangka (lihat Catatan 4)                                                   Time deposits (refer to Note 4)
         PT Bank Mandiri Taspen                       50.000               50.000                 PT Bank Mandiri Taspen

       Piutang pembiayaan konsumen                                                         Consumer financing receivable
         (lihat Catatan 5)                                                                                (refer to Note 5)
         Personel manajemen kunci Grup                43.883               34.043      Group’s key management personnel
         PT Kimia Farma Trading                                                                   PT Kimia Farma Trading
             & Distribution                            3.367                5.294                            & Distribution
         PT Kimia Farma Apotek                           518                1.985                  PT Kimia Farma Apotek
         PT Kimia Farma Diagnostika                        -                   24             PT Kimia Farma Diagnostika

                                                      47.768               41.346

       Piutang lain-lain                                                                                 Other receivables
         (lihat Catatan 8)                                                                                (refer to Note 8)
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               272.337           366.435               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
         PT Asuransi Jasa                                                                               PT Asuransi Jasa
             Indonesia (Persero)                       2.161                2.161                   Indonesia (Persero)

          Perum Jaminan Kredit Indonesia                325                  325           Perum Jaminan Kredit Indonesia
          PT Tunas Ridean                                 -                  620                       PT Tunas Ridean

                                                     274.823           369.541

       Aset lain-lain                                                                                          Other assets
         (lihat Catatan 11)                                                                              (refer to Note 11)
         PT Bumi Daya Plaza                             689                  689                      PT Bumi Daya Plaza
         PT Bank Mandiri Taspen                         125                  137                   PT Bank Mandiri Taspen

                                                        814                  826

       Total aset                                                                              Total assets associated with
         kepada pihak berelasi                     1.304.660         1.694.665                             related parties

       Persentase terhadap total aset                 4,66%                4,92%                    Percentage to total assets


       Piutang lain-lain pihak berelasi kepada PT Tunas                      Other related party receivables from PT Tunas
       Ridean, Perum Jaminan Kredit Indonesia, dan                           Ridean, Perum Jaminan Kredit Indonesia, and
       PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) terutama                         PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) are in
       berhubungan dengan transaksi usaha.                                   respect of trade activities.

       Piutang lain-lain pihak berelasi kepada PT Bank                       Other related party receivables from PT Bank
       Mandiri (Persero) Tbk merupakan pembayaran                            Mandiri (Persero) Tbk represent payments to
       ke dealer untuk porsi pembiayaan bersama yang                         dealers for joint financing portion which was
       dibayarkan terlebih dahulu oleh Perseroan.                            paid in advance by the Company.




                                                           95
Page 389
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                            PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                      As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                      and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)

26. SALDO DAN TRANSAKSI                 DENGAN     PIHAK             26. BALANCES AND TRANSACTIONS                              WITH
    BERELASI (lanjutan)                                                  RELATED PARTIES (continued)

  a.   Aset (lanjutan)                                                   a.     Assets (continued)

       Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan                                    Management believes that the allowance for
       kerugian penurunan nilai untuk piutang                                   impairment losses of consumer financing
       pembiayaan konsumen dan piutang lain-lain -                              receivables and other receivables - related
       pihak berelasi adalah cukup untuk menutupi                               party is sufficient to cover any possible losses
       kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya                              from uncollectible accounts.
       piutang tersebut.

  b.   Liabilitas                                                        b.     Liabilities

                                               31 Desember/         31 Desember/
                                              December 2025        December 2024

       Utang lain-lain (lihat Catatan 13)                                                        Other payables (refer to Note 13)
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               21.566                  27.033             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
          PT Bumi Daya Plaza                           9.922                  19.084                      PT Bumi Daya Plaza
          PT Surya Sudeco                              2.858                   5.269                         PT Surya Sudeco
          PT Tunas Ridean                                      -                 240                         PT Tunas Ridean

                                                      34.346                  51.626


       Beban yang masih
         harus dibayar (lihat Catatan 14)                                                     Accrued expenses (refer to Note 14)
           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               7.423                   6.399             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
           PT Sarana Multigriya Finansial                                                         PT Sarana Multigriya Finansial
             (Persero)                                 1.512                   2.827                              (Persero)
           PT Bank Tabungan Negara                                                                   PT Bank Tabungan Negara
             (Persero) Tbk                                 -                    317                          (Persero) Tbk

                                                       8.935                   9.543


       Pinjaman (lihat Catatan 15)                                                                  Borrowings (refer to Note 15)
            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          5.606.573            4.132.755                 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
            PT Sarana Multigriya Finansial                                                        PT Sarana Multigriya Finansial
              (Persero)                              791.017            1.563.817                                  (Persero)
            PT Bank Tabungan Negara                                                                  PT Bank Tabungan Negara
              (Persero) Tbk                                -              138.889                            (Persero) Tbk

                                                   6.397.590            5.835.461

       Surat berharga yang diterbitkan                                                                         Securities issued
         (lihat Catatan 17)                                                                                   (refer to Note 17)
         Dana Pensiun Bank Mandiri                   184.000              194.000                    Dana Pensiun Bank Mandiri
         PT Bank Rakyat Indonesia                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia
             (Persero) Tbk                                 -              350.000                             (Persero) Tbk
         PT Asuransi Jiwa Taspen                           -              100.000                      PT Asuransi Jiwa Taspen

                                                     184.000              644.000

       Total liabilitas kepada pihak                                                                   Total liabilities associated
         berelasi                                  6.624.871            6.540.630                           with related parties

       Persentase terhadap total liabilitas          28,69%                22,13%                     Percentage to total liabilities



       Utang lain-lain kepada pihak berelasi terutama                           Other payables to related parties are mainly in
       berhubungan dengan utang angsuran pokok                                  respect of payables related with installments
       termasuk bunga kepada pemberi pembiayaan                                 including interest to joint financing principals
       bersama dan sewa.                                                        providers and lease.




                                                           96
Page 390
                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                      Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                    PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                              As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                              and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                             (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                    unless otherwise stated)

26. SALDO DAN TRANSAKSI               DENGAN   PIHAK         26. BALANCES AND TRANSACTIONS                           WITH
    BERELASI (lanjutan)                                          RELATED PARTIES (continued)
  c.   Pendapatan                                                c.     Revenue

                                               Tahun yang berakhir
                                            pada tanggal 31 Desember/
                                             Year ended 31 December
                                               2025            2024

        Pembiayaan konsumen                                                                       Consumer financing
          (lihat Catatan 21a)                                                                      (refer to Note 21a)
          Personil manajemen kunci Grup           2.433                1.569      Group’s key management personnel
          PT Kimia Farma Trading                                                             PT Kimia Farma Trading
              & Distribution                          311               380                           & Distribution
          PT Kimia Farma Apotek                        93               212                   PT Kimia Farma Apotek
          PT Kimia Farma Diagnostika                    -                13              PT Kimia Farma Diagnostika

                                                  2.837                2.174

        Simpanan Bank (lihat Catatan 21d)                                            Deposit in bank (refer to Note 21d)
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          12.283               13.511           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
          PT Bank Mandiri Taspen                  2.706                2.694                 PT Bank Mandiri Taspen
          PT Bank Rakyat Indonesia                                                         PT Bank Rakyat Indonesia
            (Persero) Tbk                              1                  2                        (Persero) Tbk

                                                 14.990               16.207


       Total pendapatan dari                                                                  Total revenue associated
          pihak berelasi                         17.827               18.381                   with related parties

       Persentase terhadap total
          pendapatan                              0,38%               0,33%                  Percentage to total revenue


       Pendapatan bunga simpanan bank berkaitan                         Interest income from deposit in bank to related
       dengan penempatan dana kepada pihak berelasi                     parties has interest rates 0.00% - 5.50% in
       dengan tingkat bunga masing-masing sebesar                       2025 and 2024, respectively.
       0,00% - 5,50% pada tahun 2025 dan 2024.

  d.   Beban                                                     d.     Expenses

                                               Tahun yang berakhir
                                            pada tanggal 31 Desember/
                                             Year ended 31 December
                                               2025            2024

       Beban keuangan                                                                                Financial charges
          (lihat Catatan 22)                                                                         (refer to Note 22)
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk         298.175           198.370               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
          PT Sarana Multigriya Finansial                                                PT Sarana Multigriya Finansial
              (Persero)                          85.247               89.565                             (Persero)
          PT Bank Tabungan Negara                                                          PT Bank Tabungan Negara
              (Persero) Tbk                       4.096               15.581                        (Persero) Tbk
          PT Bumi Daya Plaza                      1.065                1.731                     PT Bumi Daya Plaza
          PT Surya Sudeco                           276                  474                        PT Surya Sudeco
          PT Bank Rakyat Indonesia                    -                  505                PT Bank Rakyat Indonesia
                                                388.859           306.226




                                                       97
Page 391
                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                         Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                 As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                 and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)

26. SALDO DAN TRANSAKSI                  DENGAN   PIHAK         26. BALANCES AND TRANSACTIONS                           WITH
    BERELASI (lanjutan)                                             RELATED PARTIES (continued)

   d.    Beban (lanjutan)                                           d.     Expenses (continued)

                                                  Tahun yang berakhir
                                               pada tanggal 31 Desember/
                                                Year ended 31 December
                                                  2025            2024

         Beban gaji dan tunjangan                                                                     Salaries and benefits
            (lihat Catatan 23)                                                                           (refer to Note 23)
          Kompensasi Dewan                                                                Boards of Commissioners and
            Komisaris dan Direksi                                                                Directors remuneration
            Dewan Komisaris                                                                      Board of Commissioners
                Imbalan kerja jangka pendek:                                            Short-term employee benefits:
                Gaji dan tunjangan                   5.495               5.450                Salaries and allowances
                Tantiem                                  -               2.992                                 Tantiem
            Direksi                                                                                               Directors
                Imbalan kerja jangka pendek:                                            Short-term employee benefits:
                Gaji dan tunjangan                  11.342            16.476                  Salaries and allowances
                Tantiem                                  -             9.450                                   Tantiem
                                                    16.837            34.368

         Beban umum dan administrasi                                                 General and administrative expense
            (lihat Catatan 24)                                                                        (refer to Note 24)
            PT Bumi Daya Plaza                       9.585               8.488                     PT Bumi Daya Plaza
        Total beban kepada pihak                                                               Total expenses associated
            berelasi                               415.281           349.082                         with related parties

         Persentase terhadap total beban            10,08%               8,57%                 Percentage to total expenses


27. MANAJEMEN RISIKO                                            27. RISK MANAGEMENT

   Risiko pasar                                                     Market risk

   Risiko pasar merupakan risiko yang terutama                      Market risk is the risk which is primarily caused by
   disebabkan karena perubahan tingkat suku bunga,                  the changes in interest rates, exchange rate of
   nilai tukar mata uang Rupiah, harga komoditas dan                Rupiah currency, commodity prices and the price of
   harga modal atau pinjaman, yang dapat membawa                    capital or loans, in which the Company may be
   risiko bagi Perseroan. Dalam perencanaan usaha                   exposed to. In the Company's business planning,
   Perseroan, risiko pasar yang memiliki dampak                     market risk with direct impact to the Company is in
   langsung kepada Perseroan adalah dalam hal                       terms of interest rates management.
   pengelolaan tingkat bunga.
   Perubahan tingkat bunga acuan akan menjadi risiko                Changes in interest rates would become a risk at
   pada saat perubahannya, terutama ketika tingkat                  the point of change, especially when the interest
   bunga dinaikkan, yang menyebabkan kerugian bagi                  rate increases, which would cause losses to the
   Perseroan sehingga dapat menyebabkan risiko kredit               Company, hence resulting in increased Company's
   Perseroan meningkat. Untuk itu, Perseroan                        credit risk. Therefore, the Company consistently
   menerapkan pengelolaan tingkat bunga tetap secara                implements fixed interest rate management by
   konsisten dengan menyesuaikan tingkat bunga kredit               making adjustments on lending interest rate and
   terhadap tingkat bunga pinjaman dan beban dana.                  cost of funds.
   Sumber pendanaan Perseroan yang terbesar berasal                 The largest source of funding for the Company
   dari skema pembiayaan bersama dengan PT Bank                     comes from a joint financing scheme with PT Bank
   Mandiri (Persero) Tbk dengan tingkat bunga tetap                 Mandiri (Persero) Tbk with fixed interest rate and
   dan jangka waktu yang sama dengan piutang                        same period with the consumer financing
   pembiayaan konsumen.                                             receivables.




                                                          98
Page 392
                                                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                                  Indonesian language.
           PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                               PT MANDIRI TUNAS FINANCE
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
    Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                                                         As of 31 December 2025
       yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                                         and for the Year Then Ended
          (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                                        (Expressed in millions of Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                                                               unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                                      27. RISK MANAGEMENT (continued)
    Risiko pasar (lanjutan)                                                                                                  Market risk (continued)
    Perseroan juga menerbitkan obligasi yang sebagian                                                                        The Company’s source of funding is also derived
    besar mempunyai jangka waktu yang panjang, yaitu                                                                         from the issuance of bonds mostly for long-term, i.e.
    3 (tiga) - 5 (lima) tahun dengan tingkat bunga tetap                                                                     for 3 (three) - 5 (five) years, with fixed interest rates
    serta sejumlah kecil pinjaman dari bank swasta                                                                           and as well as a small number of loans from the
    nasional dan asing dengan tingkat bunga tetap dan                                                                        national and foreign private banks with fixed and
    mengambang.                                                                                                              floating interest rates.
    Dengan pola aktivitas usaha yang dijalankan                                                                              With the pattern of business activity currently
    Perseroan saat ini, risiko pasar Perseroan adalah                                                                        operated by the Company, the market risk of the
    minimal. Perseroan tidak mempunyai kegiatan usaha                                                                        Company is minimal. The Company does not have
    pembiayaan konsumen dalam mata uang asing.                                                                               consumer financing business in foreign currency.
    Tabel berikut menggambarkan rincian aset dan                                                                             The following tables summarize the Company’s
    liabilitas keuangan Perseroan yang dikelompokkan                                                                         financial assets and liabilities categorized by the
    menurut mana yang lebih awal antara tanggal                                                                              earlier of contractual repricing or maturity dates to
    repricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual untuk                                                                     see the impact of changes in interest rates (gross):
    melihat dampak perubahan tingkat suku bunga
    (bruto):
                                                                                            31 Desember/December 2025

                                                                                        Tingkat bunga tetap/Fixed interest rate

                                                                                                                              Lebih dari
                                                                                                                               1 tahun
                                                Bunga                                                       Lebih dari 3      sampai 2                         Tidak
                                             mengambang             Kurang dari 1   1 bulan               bulan sampai 1        tahun/        Lebih dari    dikenakan
                                               <3 bulan/             bulan/Less sampai 3 bulan/            tahun/Over 3         Over 1         2 tahun/     bunga/No
                                            Floating Rate < 3           than        1 month                   months           year to 2        Over 2     interest rate
                                                months                1 month     to 3 months                to 1 year           years          years        charges            Total

    Aset keuangan                                                                                                                                                                                     Financial assets
    Kas pada bank                                   990.657                      -                    -                 -                 -           -               -          990.657                  Cash in banks
                                                                                                                                                                                                   Consumer financing
    Piutang pembiayaan konsumen                             -          1.000.379              1.931.981         7.772.481         6.447.323   5.969.011              -        23.121.175                 receivables
    Piutang sewa pembiayaan                                 -            213.257                408.370         1.495.742         1.092.398     542.667              -         3.752.434      Finance lease receivables
    Piutang lain lain                                       -                  -                      -                 -                 -           -        458.153           458.153              Other receivables
    Piutang derivatif                                       -                  -                  6.238                 -            27.588           -              -            33.826          Derivative receivables
    Aset lain-lain*)                                        -                  -                      -                 -                 -           -         31.824            31.824                   Other assets*)

    Jumlah aset keuangan                            990.657            1.213.636              2.346.589         9.268.223         7.567.309   6.511.678        489.977        28.388.069           Total financial assets


    Liabilitas keuangan                                                                                                                                                                             Financial liabilities
    Utang usaha                                             -                   -                     -                 -                -            -        470.341           470.341                Trade payables
    Utang lain-lain**)                                      -               8.987                 2.089             3.492            1.380           68        147.533           163.549               Other payables**)
    Beban yang masih harus
        dibayar                                             -              3.168                136.964                 -                 -           -               -          140.132              Accrued expenses
    Pinjaman yang diterima                                  -          1.422.637              1.875.408         7.091.684         4.017.887   1.453.905               -       15.861.521                    Borrowings
    Surat berharga yang diterbitkan                         -                  -                      -         2.041.499           880.739   3.299.661               -        6.221.899               Securities issued

    Jumlah liabilitas keuangan                              -          1.434.792              2.014.461         9.136.675         4.900.006   4.753.634        617.874        22.857.442         Total financial liabilities

                                                                                                                                                                                                          Total interest
  Jumlah selisih penilaian bunga                    990.657            (221.156)               332.128           131.548          2.667.303   1.758.044       (127.897)        5.530.627              repricing gap


    *) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga,                                                                                          *) Other assets consists of employee receivables, interest
         setoran dalam perjalanan, dan setoran jaminan.                                                                                                           receivables, deposit in transit, and security deposit
    **) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris,                                                                 **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
          barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain.                                                                                       notary services, goods and services, joint financing, and others

                                                                                            31 Desember/December 2024

                                                                                        Tingkat bunga tetap/Fixed interest rate

                                                                                                                              Lebih dari
                                                                                                                               1 tahun
                                                Bunga                                                       Lebih dari 3      sampai 2                         Tidak
                                             mengambang             Kurang dari 1   1 bulan               bulan sampai 1        tahun/        Lebih dari    dikenakan
                                               <3 bulan/             bulan/Less sampai 3 bulan/            tahun/Over 3         Over 1         2 tahun/     bunga/No
                                            Floating Rate < 3           than        1 month                   months           year to 2        Over 2     interest rate
                                                months                1 month     to 3 months                to 1 year           years          years        charges            Total

    Aset keuangan                                                                                                                                                                                     Financial assets
    Kas pada bank                                 1.284.161                      -                    -                 -                 -           -               -        1.284.161                  Cash in banks
                                                                                                                                                                                                   Consumer financing
    Piutang pembiayaan konsumen                             -          1.088.517              2.036.881         8.285.549         7.766.536   8.018.459               -       27.195.942                 receivables
    Piutang sewa pembiayaan                                 -            283.951                539.896         2.013.111         1.745.649     912.980                        5.495.587      Finance lease receivables
    Anjak piutang                                           -                577                  1.158             5.213             6.950      20.850              -            34.748          Factoring receivables
    Piutang lain lain                                       -                  -                      -                 -                 -           -        533.714           533.714              Other receivables
    Piutang derivatif                                       -                  -                      -             7.979            22.045      14.984              -            45.008          Derivative receivables
    Aset lain-lain*)                                        -                  -                      -                 -                 -           -         35.537            35.537                   Other assets*)

    Jumlah aset keuangan                          1.284.161            1.373.045              2.577.935        10.311.852         9.541.180   8.967.273        569.251        34.624.697           Total financial assets

  *) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga,                                                                                            *) Other assets consists of employee receivables, interest
           setoran dalam perjalanan, dan setoran jaminan.                                                                                                         receivables, deposit in transit, and security deposit




                                                                                                          99
Page 393
                                                                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                            Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                                                    As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                                    and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                                   (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                                          unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                                27. RISK MANAGEMENT (continued)
   Risiko pasar (lanjutan)                                                                                             Market risk (continued)
   Tabel berikut menggambarkan rincian aset dan                                                                        The following tables summarize the Company’s
   liabilitas keuangan Perseroan yang dikelompokkan                                                                    financial assets and liabilities categorized by the
   menurut mana yang lebih awal antara tanggal                                                                         earlier of contractual repricing or maturity dates to
   repricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual untuk                                                                see the impact of changes in interest rates (gross):
   melihat dampak perubahan tingkat suku bunga                                                                         (continued)
   (bruto): (lanjutan)
                                                                                                    31 Desember/December 2024

                                                                                                Tingkat bunga tetap/Fixed interest rate

                                                                                                                        Lebih dari
                                                                                                                         1 tahun
                                               Bunga                                                 Lebih dari 3       sampai 2                       Tidak
                                            mengambang            Kurang dari 1   1 bulan          bulan sampai 1         tahun/     Lebih dari     dikenakan
                                              <3 bulan/            bulan/Less sampai 3 bulan/       tahun/Over 3          Over 1      2 tahun/      bunga/No
                                           Floating Rate < 3          than        1 month              months            year to 2     Over 2      interest rate
                                               months               1 month     to 3 months           to 1 year            years       years         charges             Total

   Liabilitas keuangan                                                                                                                                                                       Financial liabilities
   Utang usaha                                             -                   -              -                   -              -             -       604.208            604.208                Trade payables
   Utang lain-lain**)                                      -               9.062          2.265               5.137         13.121         1.246       166.268            197.099               Other payables**)
   Utang derivatif                                         -                   -              -                   -              -        12.654             -             12.654             Derivative payable
   Beban yang masih harus
       dibayar                                             -              3.118          244.823                  -              -           -                 -          247.941              Accrued expenses
   Pinjaman yang diterima                                  -          1.055.825        2.023.080          7.686.394      7.123.001   3.587.896                 -       21.476.196                    Borrowings
   Surat berharga yang diterbitkan                         -                  -          851.315            385.860      1.727.057   3.717.693                 -        6.681.925               Securities issued

   Jumlah liabilitas keuangan                              -          1.068.005        3.121.483          8.077.391      8.863.179   7.319.489         770.476         29.220.023         Total financial liabilities

                                                                                                                                                                                                    Total interest
   Jumlah selisih penilaian bunga                 1.284.161             305.040        (543.548)          2.234.461        678.001   1.647.784        (201.225)         5.404.674                 repricing gap


   **) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris,                                                           **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
         barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain.                                                                                 notary services, goods and services, joint financing, and others


   Perusahaan memiliki pinjaman dalam mata uang                                                                        The Company has loans in foreign currency and the
   asing, dalam hal ini Perusahaan sudah melakukan                                                                     Company has already anticipated the currency risk
   antisipasi terhadap risiko nilai tukar dengan telah                                                                 by implementing hedging policy for loans in foreign
   menetapkan kebijakan lindung nilai untuk pinjaman                                                                   currency.
   yang diterima dalam mata uang asing.

   Risiko kredit                                                                                                       Credit risk

   Pengelolaan risiko kredit perseroan diarahkan untuk                                                                 The Company’s credit risk management is directed
   meningkatkan keseimbangan antara ekspansi kredit                                                                    to improve the balance between healthy credit
   yang sehat dengan pengelolaan kredit secara                                                                         expansion with a prudent credit management to
   prudent agar terhindar dari penurunan kualitas atau                                                                 avoid the decline in the quality or being Non
   menjadi Non Performing Loan (NPL), serta                                                                            Performing Loan (NPL), as well as, capital
   mengelola penggunaan modal untuk memperoleh                                                                         management to earn optimal return. It starts from
   return yang optimal. Dimulai dari proses awal                                                                       the process of receiving credit applications
   penerimaan aplikasi kredit yang selektif dan ditangani                                                              selectively and handling them with prudence
   dengan prinsip kehati-hatian, yang mana aplikasi                                                                    principle, where the credit application would go
   kredit akan melalui proses survey dan analisa kredit                                                                through survey and credit analysis process before
   sebelum disetujui oleh Komite Kredit. Perseroan juga                                                                being approved by the Credit Committee. The
   menerapkan Pedoman Penerapan Prinsip Mengenal                                                                       Company also implemented the Manual for
   Nasabah dan ketentuan uang muka kendaraan                                                                           Implementation of Know Your Customer Principles
   sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan.                                                                     down payment regulation as regulated in Financial
                                                                                                                       Services Authority Regulation.

   Untuk setiap kategori aset keuangan, Perseroan                                                                      For each financial asset category, the Company
   harus   mengungkapkan        eksposur    maksimum                                                                   should disclose maximum exposure to credit risk
   terhadap risiko kredit dan analisa konsentrasi risiko                                                               and concentration of credit risk analysis.
   kredit.




                                                                                                100
Page 394
                                                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                        Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                         PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                                                   As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                                   and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                                         unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                                 27. RISK MANAGEMENT (continued)
   Risiko kredit (lanjutan)                                                                                         Credit risk (continued)
   i.    Eksposur maksimum terhadap risiko kredit                                                                   i.       Maximum exposure to credit risk
         Nilai tercatat dari aset keuangan Perseroan                                                                         The carrying amount of the Company’s
         selain piutang sewa pembiayaan dan piutang                                                                          financial assets other than finance lease
         pembiayaan        konsumen       menggambarkan                                                                      receivables      and     consumer        financing
         eksposur maksimum atas risiko tersebut. Dalam                                                                       receivables represent the maximum exposure
         hal piutang pembiayaan konsumen dan sewa                                                                            of credit. In case of consumer financing and
         pembiayaan, Perseroan menggunakan agunan                                                                            finance lease receivables, the Company uses
         untuk meminimalkan risiko kredit. Perseroan                                                                         the collateral to minimize the credit risk. The
         menetapkan jenis dan nilai agunan yang diterima                                                                     Company determined the type and value of
         antara lain tanah, bangunan dan Bukti Pemilikan                                                                     collaterals accepted such as land, buildings,
         Kendaraan Bermotor (BPKB) atas kendaraan                                                                            and Certificate of Ownership of the vehicles
         yang dibiayai Perseroan. Apabila terjadi default                                                                    financed by the Company. In times of default,
         (gagal bayar), Perseroan akan menggunakan                                                                           the Company will use the collateral as the last
         agunan tersebut sebagai pilihan terakhir untuk                                                                      resort in recovering the obligation of the
         pemenuhan kewajiban counterparty.                                                                                   counterparty.
         Konsentrasi risiko kredit timbul ketika sejumlah                                                                    Concentrations of credit risk arise when a
         pelanggan bergerak dalam aktivitas usaha yang                                                                       number of customers are engaged in similar
         sama atau aktivitas dalam wilayah geografis                                                                         business activities or activities within the same
         yang sama, atau ketika mereka memiliki                                                                              geographic region, or when they have similar
         karakteristik   yang     sejenis    yang    akan                                                                    characteristics that would cause their ability to
         menyebabkan kemampuan untuk memenuhi                                                                                meet contractual obligations to be similarly
         kewajiban        kontraktualnya      sama-sama                                                                      affected by changes in economic or other
         dipengaruhi oleh perubahan kondisi ekonomi                                                                          conditions.
         atau yang lainnya.
         Perseroan      bergerak     di   bidang    usaha                                                                    The Company is currently engaged in
         pembiayaan konsumen yang pelanggannya                                                                               consumer financing business in which the
         kebanyakan adalah individu dan tidak                                                                                customers are mainly individuals and they are
         terkonsentrasi pada wilayah geografis tertentu.                                                                     not concentrated in the specific geographic
                                                                                                                             region.
   ii.   Analisis konsentrasi risiko kredit                                                                         ii.      Concentration of credit risk analysis

         Tabel berikut menggambarkan jumlah risiko                                                                           The following tables set out the total credit risk
         kredit dan konsentrasi risiko aset keuangan                                                                         and risk concentration of financial assets of the
         konsumen yang dimiliki Perseroan (bruto):                                                                           Company (gross):
         a.      Sektor geografis                                                                                            a.   Geographical sector
                                                                                    31 Desember/December 2025

                                                                                                                                  Lainnya/
                                      Jawa Bali                Sumatera                  Kalimantan         Sulawesi               Others                  Total

         Kas pada bank                       988.017                        756                       737           1.042                    105                990.657                       Cash in banks
         Piutang pembiayaan                                                                                                                                                            Consumer financing
           konsumen                      13.898.240                  3.645.191                3.060.891          2.253.298            263.555               23.121.175                          receivables
         Piutang sewa pembiayaan          2.995.738                    380.124                  204.894            156.207             15.471                3.752.434            Finance lease receivables
         Piutang lain-lain                  458.153                          -                        -                  -                  -                  458.153                    Other receivables
         Piutang derivatif                   33.826                          -                        -                  -                  -                   33.826                Derivative receivables
         Aset lain-lain*)                     3.069                        105                       32                 11             28.607                   31.824                         Other assets*)

                                          18.377.043                 4.026.176                3.266.554          2.410.558            307.738               28.388.069


                                                                                    31 Desember/December 2024

                                                                                                                                  Lainnya/
                                      Jawa Bali                Sumatera                  Kalimantan         Sulawesi               Others                  Total

         Kas pada bank                     1.280.516                        772                   1.957                785                   131              1.284.161                       Cash in banks
         Piutang pembiayaan                                                                                                                                                            Consumer financing
           konsumen                      16.044.381                  3.819.498                4.211.717          2.769.230            351.116               27.195.942                          receivables
         Piutang sewa pembiayaan          4.513.905                    421.539                  330.577            197.720             31.846                5.495.587            Finance lease receivables
         Anjak piutang                       34.748                          -                        -                  -                  -                   34.748                Factoring receivables
         Piutang lain-lain                  533.714                          -                        -                  -                  -                  533.714                    Other receivables
         Piutang derivatif                   45.008                          -                        -                  -                  -                   45.008                Derivative receivables
         Aset lain-lain*)                     4.082                          -                       27                 34             31.394                   35.537                         Other assets*)

                                         22.456.354                  4.241.809                4.544.278          2.967.769             414.487              34.624.697


          *) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga,                                                                          *) Other assets consists of employee receivables, interest
               setoran dalam perjalanan, dan setoran jaminan.                                                                                            receivables, deposit in transit, and security deposit

          **) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris,                                              **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
               barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain.                                                                      notary services, goods and services, joint financing, and others




                                                                                                  101
Page 395
                                                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                                Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                              PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                                                        As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                                        and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                                       (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                                              unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                                      27. RISK MANAGEMENT (continued)
   Risiko kredit (lanjutan)                                                                                                 Credit risk (continued)
   ii.     Analisis konsentrasi risiko kredit (lanjutan)                                                                    ii.       Concentration                     of       credit         risk        analysis
                                                                                                                                      (continued)
           Tabel berikut menggambarkan jumlah risiko                                                                                  The following tables set out the total credit risk
           kredit dan konsentrasi risiko aset keuangan                                                                                and risk concentration of financial assets of the
           konsumen yang dimiliki Perseroan (bruto):                                                                                  Company (gross): (continued)
           (lanjutan)
           b.       Sektor industri                                                                                                   b.      Industry sector
                                                                                                   31 Desember/December 2025

                                                                  Lembaga
                                                                 Keuangan/
                                                                  Financial                  Konsumen/                 Lain-lain/
                                                                 Institution                 Customers                  Others                     Total

                    Kas pada bank                                       990.657                                 -                     -                990.657                                       Cash in banks
                    Piutang pembiayaan                                                                                                                                                        Consumer financing
                     konsumen                                                   -                23.121.175                       -                23.121.175                                         receivables
                    Piutang sewa pembiayaan                                     -                 3.752.434                       -                 3.752.434                            Finance lease receivables
                    Piutang lain-lain                                           -                         -                 458.153                   458.153                                    Other receivables
                    Piutang derivatif                                      33.826                         -                       -                    33.826                                Derivative receivables
                    Aset lain-lain*)                                            -                         -                  31.824                    31.824                                        Other assets*)

                                                                      1.024.483                  26.873.609                 489.977                28.388.069



                                                                                                   31 Desember/December 2024

                                                                  Lembaga
                                                                 Keuangan/
                                                                  Financial                  Konsumen/                 Lain-lain/
                                                                 Institution                 Customers                  Others                     Total

                    Kas pada bank                                     1.284.161                                 -                     -              1.284.161                                       Cash in banks
                    Piutang pembiayaan                                                                                                                                                        Consumer financing
                     konsumen                                                   -                27.195.942                       -                27.195.942                                         receivables
                    Piutang sewa pembiayaan                                     -                 5.495.587                       -                 5.495.587                            Finance lease receivables
                    Anjak piutang                                               -                    34.748                       -                    34.748                                Factoring receivables
                    Piutang lain-lain                                           -                         -                 533.714                   533.714                                    Other receivables
                    Piutang derivatif                                      45.008                         -                       -                    45.008                                Derivative receivables
                    Aset lain-lain*)                                            -                         -                  35.537                    35.537                                        Other assets*)

                                                                      1.329.169                  32.726.277                 569.251                34.624.697

             *) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga,                                                                                   *) Other assets consists of employee receivables, interest
                  setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan.                                                                                                        receivables, deposit in transit, and security deposit

             **) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris,                                                      **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
                  barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain.                                                                              notary services, goods and services, joint financing, and others


           c.       Berdasarkan kualitas kredit dari aset                                                                             c.      Based on quality of financial assets
                    keuangan

                    Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                    As of 31 December 2025 and 2024, credit
                    eksposur risiko kredit atas aset keuangan                                                                                 risk exposure of financial assets is divided
                    terbagi atas:                                                                                                             into:
                                                                                                   31 Desember/December 2025

                                                                                                                                             Cadangan
                                                                                           Jatuh tempo                                        kerugian
                                                                                             dan tidak                                      penurunan
                                              Belum jatuh tempo dan                         mengalami               Mengalami                   nilai/
                                                 tidak mengalami                            penurunan               penurunan              Allowance for
                                              penurunan nilai/ Neither                    nilai/Past due               nilai/               impairment
                                               past due nor impaired                     but not impaired            Impaired                  losses                    Total

                                         High grade            Standard grade

         Kas pada bank                          990.657                           -                         -                     -                        -                 990.657                      Cash in banks
         Piutang pembiayaan                                                                                                                                                                        Consumer financing
            Konsumen - neto                 10.451.475                 11.046.770                  983.915                639.015                (607.432 )             22.513.743                 receivables - net
         Piutang Sewa                                                                                                                                                                                    Finance Lease
            Pembiayaan - neto                 1.596.233                 1.862.370                  131.306                162.525                (127.084 )               3.625.350                receivables - net
         Piutang lain-lain                      418.492                         -                        -                 39.661                 (39.661)                  418.492                   Other receivables
         Piutang derivatif                       33.826                         -                        -                      -                       -                    33.826               Derivative receivables
         Aset lain-lain*)                        31.824                         -                        -                      -                       -                    31.824                        Other assets*)

                                            13.522.507                 12.909.140                 1.115.221               841.201                (774.177 )             27.613.892


         *) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga,                                                                                       *) Other assets consists of employee receivables, interest
             setoran dalam perjalanan, dan setoran jaminan.                                                                                                          receivables, deposit in transit, and security deposit




                                                                                                      102
Page 396
                                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                                             As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                             and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                            (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                                   unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                           27. RISK MANAGEMENT (continued)
   Risiko kredit (lanjutan)                                                                                      Credit risk (continued)
   ii.     Analisis konsentrasi risiko kredit (lanjutan)                                                         ii.       Concentration                     of       credit         risk        analysis
                                                                                                                           (continued)
           Tabel berikut menggambarkan jumlah risiko                                                                       The following tables set out the total credit risk
           kredit dan konsentrasi risiko aset keuangan                                                                     and risk concentration of financial assets of the
           konsumen yang dimiliki Perseroan (bruto):                                                                       Company (gross): (continued)
           (lanjutan)
           c.       Berdasarkan kualitas kredit dari aset                                                                  c.      Based on quality of financial assets
                    keuangan (lanjutan)                                                                                            (continued)

                    Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                         As of 31 December 2025 and 2024, credit
                    eksposur risiko kredit atas aset keuangan                                                                      risk exposure of financial assets is divided
                    terbagi atas: (lanjutan)                                                                                       into: (continued)
                                                                                           31 Desember/December 2024

                                                                                                                                  Cadangan
                                                                                    Jatuh tempo                                    kerugian
                                                                                      dan tidak                                  penurunan
                                             Belum jatuh tempo dan                   mengalami           Mengalami                   nilai/
                                                tidak mengalami                      penurunan           penurunan              Allowance for
                                             penurunan nilai/ Neither              nilai/Past due           nilai/               impairment
                                              past due nor impaired               but not impaired        Impaired                  losses                    Total

                                         High grade          Standard grade

         Kas pada bank                       1.284.161                        -                      -                 -                        -              1.284.161                       Cash in banks
         Piutang pembiayaan                                                                                                                                                              Consumer financing
            Konsumen - neto                12.906.523                12.847.266           1.058.294            383.859                (476.763 )             26.719.179                 receivables – net
         Piutang Sewa                                                                                                                                                                          Finance Lease
            Pembiayaan - neto                3.193.341                2.050.542            220.493              31.211                (100.429 )               5.395.158                 receivables - net
         Anjak piutang - neto                        -                        -                  -              34.748                 (15.310)                   19.438           Factoring receivables - net
         Piutang lain-lain                     500.283                        -                  -              33.431                 (33.431)                  500.283                    Other receivables
         Piutang derivatif                      45.008                        -                  -                   -                       -                    45.008               Derivative receivables
         Aset lain-lain*)                       35.537                        -                  -                   -                       -                    35.537                        Other assets*)

                                           17.964.853                14.897.808           1.278.787            483.249                (625.933 )             33.998.764


         *) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga,                                                                            *) Other assets consists of employee receivables, interest
             setoran dalam perjalanan, dan setoran jaminan.                                                                                               receivables, deposit in transit, and security deposit




                   Penjelasan pembagian kualitas kredit yang                                                                      The explanation of loan under quality
                   diberikan yang belum jatuh tempo dan tidak                                                                     “neither past due nor impaired” were as
                   mengalami penurunan nilai:                                                                                     follows:
                   - High grade, yaitu tidak pernah mengalami                                                                     -    High grade, which never have past
                     tunggakan sebelumnya.                                                                                             due in the past.
                   - Standard grade, yaitu pernah mengalami                                                                       -    Standard grade, which have past due
                     tunggakan sebelumnya, namun sampai                                                                                in the past but until now there has not
                     saat ini belum terdapat keterlambatan                                                                             been overdue in payment of principal
                     dalam pembayaran cicilan pokok dan                                                                                and interest.
                     bunga.
                    Piutang pembiayaan konsumen, piutang                                                                           Consumer financing, finance lease and
                    sewa pembiayaan dan anjak piutang yang                                                                         factoring receivables which installments
                    pembayaran angsurannya menunggak lebih                                                                         are overdue for more than 90 days are
                    dari 90 hari diklasifikasikan sebagai aset                                                                     classified as impaired financial assets.
                    keuangan yang mengalami penurunan nilai.
                    Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan                                                                        As collateral to the consumer financing
                    konsumen yang diberikan, Perseroan                                                                             receivables, the Company receives the
                    menerima jaminan dari konsumen berupa                                                                          Certificates of Ownership (“BPKB”) of the
                    Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor                                                                             motor vehicles financed by the Company,
                    (“BPKB”) atas kendaraan bermotor yang                                                                          corporate guarantee, and personal
                    dibiayai Perseroan, jaminan perusahaan                                                                         guarantee.
                    dan jaminan pribadi.




                                                                                              103
Page 397
                                                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                    Indonesian language.
           PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                 PT MANDIRI TUNAS FINANCE
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
    Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                                           As of 31 December 2025
       yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                           and for the Year Then Ended
          (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                          (Expressed in millions of Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                                                 unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                             27. RISK MANAGEMENT (continued)
    Risiko kredit (lanjutan)                                                                                   Credit risk (continued)
    ii.     Analisis konsentrasi risiko kredit (lanjutan)                                                      ii.   Concentration               of       credit         risk        analysis
                                                                                                                     (continued)
            c.       Berdasarkan kualitas kredit dari aset                                                           c.       Based on quality of financial assets
                     keuangan (lanjutan)                                                                                      (continued)
                     Tabel berikut menunjukkan aging analysis                                                                 The following table summarizes the aging
                     terhadap piutang pembiayaan konsumen,                                                                    analysis     of    consumer       financing
                     piutang sewa pembiayaan dan anjak                                                                        receivables, finance lease receivables and
                     piutang yang telah jatuh tempo tetapi tidak                                                              factoring receivables which are past due
                     mengalami penurunan nilai.                                                                               but not impaired.
                                                                                       31 Desember/December 2025


                                                             1-30 hari/days        31-60 hari/days     61-90 hari/days           Total

                    Piutang pembiayaan                                                                                                                               Consumer financing
                       konsumen                                      586.649               254.434             142.832              983.915                               receivables
                    Piutang sewa pembiayaan                           53.622                43.461              34.223              131.306                     Finance lease receivables

                                                                     640.271               297.895             177.055            1.115.221



                                                                                       31 Desember/December 2024


                                                             1-30 hari/days        31-60 hari/days     61-90 hari/days           Total

                    Piutang pembiayaan                                                                                                                               Consumer financing
                       konsumen                                      676.249               245.933             136.112             1.058.294                              receivables
                    Piutang sewa pembiayaan                           74.197                92.487              53.809               220.493                    Finance lease receivables

                                                                     750.446               338.420             189.921            1.278.787



    Risiko likuiditas                                                                                          Liquidity risk
    Risiko likuiditas merupakan risiko, bilamana                                                               Liquidity risk is the risk when the Company does not
    Perseroan tidak memiliki sumber keuangan yang                                                              have sufficient financial resources to discharge its
    mencukupi untuk memenuhi kewajibannya yang telah                                                           matured liabilities. As the Company receives strong
    jatuh tempo. Mengingat Perseroan memperoleh                                                                financial support from Parent Company through
    dukungan keuangan yang kuat dari Entitas Induk                                                             joint financing scheme and borrowings facility, this
    melalui skema pembiayaan bersama dan fasilitas                                                             risk could be managed properly. The management
    pinjaman yang diterima, maka risiko ini dapat dikelola                                                     evaluates and monitors cash-in flows and cash-out
    dengan baik. Manajemen melakukan evaluasi dan                                                              flows to ensure the availability of fund to settle the
    pengawasan atas arus kas masuk dan arus kas                                                                obligations that are due.
    keluar untuk memastikan tersedianya dana untuk
    memenuhi kebutuhan pembayaran liabilitas yang
    jatuh tempo.
    Tabel berikut menggambarkan profil perbedaan jatuh                                                         The following table summarizes the maturity gap
    tempo atas aset dan liabilitas keuangan Perseroan                                                          profile of the Company’s financial assets and
    pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:                                                                    liabilities as of 31 December 2025 and 2024:
                                                                                       31 Desember 2025/December 2025

                                                                                             Lebih dari 6
                                                Kurang dari                                 bulan sampai       Lebih dari
                                                satu bulan/                                 1 tahun/More        1 tahun/
                                                 Less than             1-6 bulan/          than 6 months       More than
                                                one month               months               up to 1 year        1 year          JumlahTotal

   ASET                                                                                                                                                                                ASSETS

   Kas pada bank                                         990.657                      -                 -                 -            990.657                              Cash in banks
   Piutang pembiayaan konsumen                         1.000.379              4.706.052         4.998.410        12.416.334         23.121.175             Consumer financing receivables
   Piutang sewa pembiayaan                               213.257                973.591           930.521         1.635.065          3.752.434                  Finance lease receivables
   Piutang lain-lain                                     458.153                      -                 -                 -            458.153                          Other receivables
   Piutang derivative                                          -                  6.238                 -            27.588             33.826                      Derivative receivables
   Aset lain-lain*)                                       31.824                      -                 -                 -             31.824                              Other assets*)

   Jumlah aset                                         2.694.270              5.685.881         5.928.931        14.078.987         28.388.069                                     Total assets
  *) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga,                                                                        *) Other assets consists of employee receivables, interest
           setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan.                                                                                        receivables, deposit in transit, and security deposit




                                                                                              104
Page 398
                                                                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                             Indonesian language.
           PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
    Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                                                    As of 31 December 2025
       yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                                    and for the Year Then Ended
          (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                                   (Expressed in millions of Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                                                          unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                                      27. RISK MANAGEMENT (continued)

    Risiko likuiditas (lanjutan)                                                                                        Liquidity risk (continued)

    Tabel berikut menggambarkan profil perbedaan jatuh                                                                  The following table summarizes the maturity gap
    tempo atas aset dan liabilitas keuangan Perseroan                                                                   profile of the Company’s financial assets and
    pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:                                                                             liabilities as of 31 December 2025 and 2024:
                                                                                                31 Desember 2025/December 2025

                                                                                                      Lebih dari 6
                                                  Kurang dari                                        bulan sampai       Lebih dari
                                                  satu bulan/                                        1 tahun/More        1 tahun/
                                                   Less than                  1-6 bulan/            than 6 months       More than
                                                  one month                    months                 up to 1 year        1 year          JumlahTotal

   LIABILITAS                                                                                                                                                                                  LIABILITIES

   Utang usaha                                             470.341                            -                  -                 -              470.341                                  Trade payables
   Utang lain-lain**)                                      156.641                        3.137              2.358             1.413              163.549                                 Other payables**)
   Beban yang masih harus dibayar                            3.168                      136.964                  -                 -              140.132                                 Accrued expense
   Pinjaman yang diterima                                1.422.637                    4.463.702          4.503.390         5.471.792           15.861.521                                      Borrowings
   Surat berharga yang diterbitkan                               -                      485.584          1.555.915         4.180.400            6.221.899                                 Securities issued

   Total liabilitas                                      2.052.787                    5.089.387          6.061.663         9.653.605           22.857.442                                     Total liabilities

   Total perbedaan jatuh tempo                             641.483                      596.494          (132.732)         4.425.382             5.530.627                             Total maturity gap


  **) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris,                                             **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
          barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain.                                                                               notary services, goods and services, joint financing, and others



                                                                                                31 Desember 2024/December 2024

                                                                                                      Lebih dari 6
                                                  Kurang dari                                        bulan sampai       Lebih dari
                                                  satu bulan/                                        1 tahun/More        1 tahun/
                                                   Less than                  1-6 bulan/            than 6 months       More than
                                                  one month                    months                 up to 1 year        1 year          JumlahTotal

   ASET                                                                                                                                                                                             ASSETS

   Kas pada bank                                         1.284.161                              -                  -                -           1.284.161                               Cash in banks
   Piutang pembiayaan konsumen                           1.088.517                    4.967.787          5.354.643       15.784.995            27.195.942              Consumer financing receivables
   Piutang sewa pembiayaan                                 283.951                    1.285.641          1.267.366        2.658.629             5.495.587                   Finance lease receivables
   Anjak piutang                                               577                        2.896              3.475           27.800                34.748                       Factoring receivables
   Piutang lain-lain                                       533.714                            -                  -                -               533.714                           Other receivables
   Piutang derivative                                            -                        7.979                  -           37.029                45.008                       Derivative receivables
   Aset lain-lain*)                                         35.537                            -                  -                -                35.537                               Other assets*)

   Jumlah aset                                           3.226.457                    6.264.303          6.625.484       18.508.453            34.624.697                                       Total assets


   LIABILITAS                                                                                                                                                                                  LIABILITIES

   Utang usaha                                             604.208                            -                  -                -               604.208                                 Trade payables
   Utang lain-lain**)                                      175.682                        3.749              3.676           13.992               197.099                                Other payables**)
   Utang derivatif                                               -                            -                  -           12.654                12.654                               Derivative payable
   Beban yang masih harus dibayar                            3.118                      244.823                  -                -               247.941                                Accrued expense
   Pinjaman yang diterima                                1.055.825                    4.915.936          4.793.538       10.710.897            21.476.196                                      Borrowings
   Surat berharga yang diterbitkan                               -                      851.315            385.860        5.444.750             6.681.925                                Securities issued

   Total liabilitas                                      1.838.833                    6.015.823          5.183.074       16.182.293            29.220.023                                     Total liabilities

   Total perbedaan jatuh tempo                           1.387.624                      248.480          1.442.410         2.326.160             5.404.674                             Total maturity gap


  *) Aset lain-lain terdiri dari piutang karyawan, piutang bunga,                                                                                   *) Other assets consists of employee receivables, interest
           setoran dalam perjalanan, dan uang jaminan.                                                                                                   receivables, deposit in transit, and security deposit

    **) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris,                                                        **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
          barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain.                                                                              notary services, goods and services, joint financing, and others




                                                                                                       105
Page 399
                                                                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                         Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                                          PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                                                    As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                                    and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                                   (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                                          unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                                27. RISK MANAGEMENT (continued)

   Risiko likuiditas (lanjutan)                                                                                        Liquidity risk (continued)

   Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo                                                                     The tables below show the remaining contractual
   kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan                                                                    maturities of financial liabilities based on
   pada undiscounted cash flows pada tanggal                                                                           undiscounted cash flows as of 31 December 2025
   31 Desember 2025 dan 2024:                                                                                          and 2024:
                                                                                                31 Desember/December 2025

                                                                                                        Lebih dari 6
                                                         Kurang dari                                     sampai 1          Lebih dari
                                                         satu bulan/                                  tahun/More than       1 tahun/
                                                          Less than                    1-6 bulan/        6 months          More than
                                                         one month                      months          up to 1 year         1 year                 Total
   LIABILITAS                                                                                                                                                                             LIABILITIES
   Utang usaha                                                   470.341                         -                 -                  -                 470.341                         Trade payables
   Utang lain-lain**)                                            156.697                     3.196             2.510              1.553                 163.956                        Other payables**)
   Beban yang
        masih harus dibayar                                        3.168                   136.964                 -                  -                140.132                       Accrued expenses
   Pinjaman yang diterima                                      1.512.173                 4.824.127         4.780.266          5.755.528             16.872.094                             Borrowings
   Surat berharga yang diterbitkan                                22.970                   673.983         1.725.537          4.816.554              7.239.044                        Securities issued
   Total                                                       2.165.349                 5.638.270         6.508.313        10.573.635              24.885.567                                        Total



                                                                                                31 Desember/December 2024

                                                                                                        Lebih dari 6
                                                         Kurang dari                                     sampai 1          Lebih dari
                                                         satu bulan/                                  tahun/More than       1 tahun/
                                                          Less than                    1-6 bulan/        6 months          More than
                                                         one month                      months          up to 1 year         1 year                 Total
   LIABILITAS                                                                                                                                                                             LIABILITIES
   Utang usaha                                                   604.208                         -                 -                 -                  604.208                         Trade payables
   Utang lain-lain**)                                            175.370                     4.149             3.890            15.414                  198.823                       Other payables**)
   Utang derivatif                                                     -                         -                 -            12.654                   12.654                     Derivative payables
   Beban yang
        masih harus dibayar                                        3.118                   244.823                 -                 -                 247.941                       Accrued expenses
   Pinjaman yang diterima                                      1.182.159                 5.452.681         5.266.390        11.393.597              23.294.827                             Borrowings
   Surat berharga yang diterbitkan                                10.534                 1.056.443           580.679         6.335.280               7.982.936                        Securities issued

   Total                                                       1.975.389                 6.758.096         5.850.959        17.756.945              32.341.389                                        Total


   **) Utang lain-lain terdiri dari titipan konsumen, liabilitas sewa, jasa notaris,                                                      **) Other payables consists of customer deposits, lease liabilities,
         barang dan jasa, pembiayaan bersama, dan lain-lain.                                                                            notary services, goods and services, joint financing, and others


   Manajemen permodalan                                                                                                Capital management

   Tujuan Perseroan dalam mengelola permodalannya                                                                      The Company’s objectives when managing capital
   adalah menjaga kelangsungan usaha Perseroan                                                                         are to safeguard the Company’s ability to continue
   untuk dapat memberikan hasil kepada pemegang                                                                        as a going concern in order to provide returns for
   saham dan manfaat kepada pemangku kepentingan                                                                       shareholders and benefits for other stakeholders
   lainnya, dan memelihara optimalisasi struktur                                                                       and to maintain an optimal capital structure to
   permodalan untuk mengurangi biaya modal.                                                                            reduce the cost of capital.

   Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan                                                                           In order to maintain or adjust the capital structure,
   struktur permodalan, Perseroan dapat menyesuaikan                                                                   the Company may adjust the amount of dividends
   jumlah dividen yang dibayarkan kepada pemegang                                                                      paid to shareholders, return capital to shareholders
   saham, imbalan hasil modal kepada pemegang                                                                          or issue new shares to reduce debt.
   saham atau menerbitkan saham baru untuk
   mengurangi pinjaman.

   Perseroan telah memenuhi jumlah minimum modal                                                                       The Company has met the minimum amount of
   disetor dan rasio ekuitas minimum.                                                                                  paid-in capital and minimum equity ratio.

   Konsisten dengan pelaku industri lainnya, Perseroan                                                                 Consistent with other players in the industry, the
   memonitor permodalan berdasarkan gearing ratio.                                                                     Company monitors capital on the basis of the
   Rasio ini dihitung dari nilai bersih pinjaman (termasuk                                                             gearing ratio. This ratio is calculated as net debt
   obligasi dan medium-term notes) dibagi dengan                                                                       (including bonds payable and medium-term notes)
   jumlah modal. Jumlah modal diambil dari ekuitas                                                                     divided by total capital. Total capital is calculated as
   yang tercantum dalam laporan posisi keuangan.                                                                       equity shown in the statements of financial position.


                                                                                                     106
Page 400
                                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                             Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                            PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                      As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                      and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                            unless otherwise stated)


27. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                   27. RISK MANAGEMENT (continued)

   Manajemen permodalan (lanjutan)                                                       Capital management (continued)

   Dalam mengelola permodalan, Perseroan melakukan                                       In managing capital, the Company conducts
   analisa secara bulanan untuk memastikan bahwa                                         monthly analysis to ensure that the Company
   Perseroan        tetap      mengikuti     POJK                                        complies with the POJK No. 35/POJK.05/2018
   No. 35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018                                          dated 27 December 2018 regarding Finance
   tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan                                              Companies as last amended No. 46 Year 2024
   Pembiayaan sebagaimana diubah terakhir menjadi                                        regarding Development and Strengthening of
   No. 46 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan                                            Multifinance Company, Infrastructure Multifinance
   Penguatan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan                                           Company, and Venture Capital Company which
   Pembiayaan Infrastruktur, dan Perusahaan Modal                                        have some provisions as follows:
   Ventura yang diantaranya mengatur ketentuan
   sebagai berikut:

   - Modal disetor Perseroan minimum sebesar                                             - The Company's paid-up capital of minimum
     Rp100.000;                                                                            Rp100,000;
   - Ekuitas Perseroan minimum sebesar 50,00% dari                                       - The Company's equity amounting to minimum
     modal disetor;                                                                        50.00% of paid-up capital;
   - Jumlah pinjaman yang diterima Perseroan                                             - The amount of the Company's borrowings to
     dibandingkan modal sendiri dan utang subordinasi                                      equity and subordinated loan deducted by
     dikurangi penyertaan (gearing ratio) ditetapkan                                       investment (gearing ratio) is maximum 10 times,
     setinggi-tingginya 10 kali, baik untuk pinjaman luar                                  both for off-shore and on-shore domestic loans.
     negeri maupun dalam negeri.

   Perseroan senantiasa menjaga jumlah maksimum                                          The Company always maintains the maximum
   gearing ratio lebih kecil dari ketentuan yang                                         amount of gearing ratio at lower level than the
   ditetapkan melalui analisa alternatif pembiayaan baik                                 applicable regulation by performing an analysis to
   melalui pinjaman bank, penerbitan obligasi ataupun                                    determine financing alternative whether through the
   optimalisasi dana joint financing. Perseroan juga                                     bank loans, bonds issuance or joint financing fund
   menghitung biaya dana dari alternatif pembiayaan                                      optimization. The Company also calculates the cost
   yang dipilih untuk memastikan biaya dana tersebut                                     of fund of each financing alternative selected by the
   dapat menghasilkan pendapatan maksimum bagi                                           Company to ensure it could generate a maximum
   Perseroan.                                                                            income for the Company.

28. NILAI WAJAR                 ASET      DAN           LIABILITAS                28. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
    KEUANGAN                                                                          LIABILITIES

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai                                         As of 31 December 2025 and 2024, the carrying
   tercatat dari aset dan liabilitas keuangan Perseroan                                  value of the Company’s financial assets and
   memiliki nilai yang hampir sama dengan nilai                                          liabilities approximates their fair value except for the
   wajarnya kecuali untuk instrumen berikut:                                             following financial instruments:
                                                               31 Desember/December 31, 2025

                                                             Liabilitas
                                                             keuangan
                                                            yang diukur
                                                           dengan biaya
                                                             perolehan
                                                           diamortisasi/
                                            Biaya            Financial
                                          perolehan         Liabilities at       Nilai tercatat/
                                         diamortiasi/        amortized              carrying       Nilai wajar/
                                       Amortized cost           cost                 value          fair value

    ASET KEUANGAN                                                                                                                 FINANCIAL ASSETS

    Aset yang nilai wajarnya                                                                                                          Assets for which
       diungkapkan                                                                                                           fair value are disclosed
    Piutang pembiayaan                                                                                                              Consumer Financing
       konsumen - neto                       22.513.743                      -        22.513.743       22.536.284                    receivables - net
    Piutang sewa pembiayaan - neto            3.625.350                      -         3.625.350        3.381.502        Finance lease receivables - net

    Total aset keuangan                      26.139.093                      -        26.139.093       25.917.786                Total financial assets




                                                                      107
Page 401
                                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                              Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                             PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                                       As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                       and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                      (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                             unless otherwise stated)


28. NILAI WAJAR      ASET                         DAN           LIABILITAS                          28. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
    KEUANGAN (lanjutan)                                                                                 LIABILITIES (continued)
   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai                                                          As of 31 December 2025 and 2024, the carrying
   tercatat dari aset dan liabilitas keuangan Perseroan                                                   value of the Company’s financial assets and
   memiliki nilai yang hampir sama dengan nilai                                                           liabilities approximates their fair value except for the
   wajarnya kecuali untuk instrumen berikut: (lanjutan)                                                   following financial instruments: (continued)
                                                                                 31 Desember/December 31, 2025

                                                                            Liabilitas
                                                                            keuangan
                                                                           yang diukur
                                                                          dengan biaya
                                                                            perolehan
                                                                          diamortisasi/
                                                    Biaya                   Financial
                                                  perolehan                Liabilities at         Nilai tercatat/
                                                 diamortiasi/               amortized                carrying                Nilai wajar/
                                               Amortized cost                  cost                   value                   fair value

    LIABILITAS KEUANGAN                                                                                                                                FINANCIAL LIABILITIES

    Liabilitas yang nilai wajarnya                                                                                                                          Liabilities for which
       diungkapkan                                                                                                                                    fair value are disclosed
    Pinjaman yang diterima                                       -               15.861.521            15.861.521                15.952.265                           Borrowings
    Surat berharga yang diterbitkan                              -                6.221.899             6.221.899                 6.359.493                     Securities issued

    Total liabilitas keuangan                                    -               22.083.420            22.083.420                22.311.758            Total financial liabilities




                                                                     31 Desember/December 31, 2024

                                                                            Liabilitas
                                                                            keuangan
                                                                           yang diukur
                                                                          dengan biaya
                                                                            perolehan
                                                                          diamortisasi/
                                                    Biaya                   Financial
                                                  perolehan                Liabilities at         Nilai tercatat/
                                                 diamortiasi/               amortized                carrying                Nilai wajar/
                                               Amortized cost                  cost                   value                   fair value

    ASET KEUANGAN                                                                                                                                          FINANCIAL ASSETS

    Aset yang nilai wajarnya                                                                                                                                   Assets for which
       diungkapkan                                                                                                                                    fair value are disclosed
    Piutang pembiayaan                                                                                                                                       Consumer Financing
       konsumen - neto                                  26.719.179                          -          26.719.179                27.480.723                   receivables - net
    Piutang sewa pembiayaan - neto                       5.395.158                          -           5.395.158                 5.156.218       Finance lease receivables - net
    Anjak piutang - neto                                    19.438                          -              19.438                    19.438            Factoring receivables - net

    Total aset keuangan                                 32.133.775                          -          32.133.775                32.656.379               Total financial assets



    LIABILITAS KEUANGAN                                                                                                                                FINANCIAL LIABILITIES

    Liabilitas yang nilai wajarnya                                                                                                                          Liabilities for which
       diungkapkan                                                                                                                                    fair value are disclosed
    Pinjaman yang diterima                                       -               21.476.196            21.476.196                21.511.119                           Borrowings
    Surat berharga yang diterbitkan                              -                6.681.925             6.681.925                 6.629.061                     Securities issued

    Total liabilitas keuangan                                    -               28.158.121            28.158.121                28.140.180            Total financial liabilities


   Tabel di bawah ini menyajikan analisa atas instrumen                                                   The tables below present the analysis of the above
   keuangan tersebut sesuai dengan masing-masing                                                          financial instruments by the level in the fair value
   tingkat dalam hirarki nilai wajar:                                                                     hierarchy:
                                                                                31 Desember/December 2025

                                      Nilai tercatat/        Tingkat 1/              Tingkat 2/          Tingkat 3/
                                      Carrying value          Level 1                 Level 2             Level 3                    Total

    ASET KEUANGAN                                                                                                                                          FINANCIAL ASSETS

    Aset yang nilai wajarnya                                                                                                                                    Assets for which
       diungkapkan                                                                                                                                    fair value are disclosed
    Piutang pembiayaan                                                                                                                                       Consumer financing
       konsumen - neto                    22.513.743                        -          22.500.384                   35.900          22.536.284                receivables - net
    Piutang sewa                                                                                                                                                    Finance lease
       pembiayaan - neto                   3.625.350                        -           3.289.361                   92.141            3.381.502                receivables -net

    Total aset keuangan                   26.139.093                        -          25.789.745              128.041              25.917.786            Total financial assets




                                                                                      108
Page 402
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                             As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                             and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                            (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                   unless otherwise stated)


28. NILAI WAJAR      ASET                         DAN      LIABILITAS                        28. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
    KEUANGAN (lanjutan)                                                                          LIABILITIES (continued)
   Tabel di bawah ini menyajikan analisa atas instrumen                                         The tables below present the analysis of the above
   keuangan tersebut sesuai dengan masing-masing                                                financial instruments by the level in the fair value
   tingkat dalam hirarki nilai wajar: (lanjutan)                                                hierarchy: (continued)
                                                                         31 Desember/December 2025

                                      Nilai tercatat/   Tingkat 1/            Tingkat 2/        Tingkat 3/
                                      Carrying value     Level 1               Level 2           Level 3         Total

    LIABILITAS KEUANGAN                                                                                                              FINANCIAL LIABILITIES

    Liabilitas yang nilai wajarnya                                                                                                        Liabilities for which
       diungkapkan                                                                                                                  fair value are disclosed
    Pinjaman yang diterima                15.861.521                 -          15.952.265                   -   15.952.265                         Borrowings
    Surat berharga yang diterbitkan        6.221.899                 -           6.359.493                   -    6.359.493                   Securities issued

    Total liabilitas keuangan             22.083.420                 -          22.311.758                   -   22.311.758          Total financial liabilities




                                                                         31 Desember/December 2024

                                      Nilai tercatat/   Tingkat 1/            Tingkat 2/        Tingkat 3/
                                      Carrying value     Level 1               Level 2           Level 3         Total

    ASET KEUANGAN                                                                                                                        FINANCIAL ASSETS

    Aset yang nilai wajarnya                                                                                                                  Assets for which
       diungkapkan                                                                                                                  fair value are disclosed
    Piutang pembiayaan                                                                                                                     Consumer financing
       konsumen - neto                    26.719.179                 -          27.480.723                   -   27.480.723                 receivables - net
    Piutang sewa                                                                                                                                  Finance lease
       pembiayaan - neto                   5.395.158                 -           4.981.123           175.095      5.156.218                  receivables -net
    Anjak piutang - neto                      19.438                 -                   -            19.438         19.438          Factoring receivables - net

    Total aset keuangan                   32.133.775                 -          32.461.846           194.533     32.656.379             Total financial assets


    LIABILITAS KEUANGAN                                                                                                              FINANCIAL LIABILITIES

    Liabilitas yang nilai wajarnya                                                                                                        Liabilities for which
       diungkapkan                                                                                                                  fair value are disclosed
    Pinjaman yang diterima                21.476.196                 -          21.511.119                   -   21.511.119                         Borrowings
    Surat berharga yang diterbitkan        6.681.925                 -           6.629.061                   -    6.629.061                   Securities issued

    Total liabilitas keuangan             28.158.121                 -          28.140.180                   -   28.140.180          Total financial liabilities




   Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi                                              The following methods and assumptions are used
   nilai wajar adalah sebagai berikut:                                                          to estimate the fair values:

   Nilai wajar kas dan setara kas, piutang lain-lain, aset                                      The fair value of cash and cash equivalents, other
   lain-lain, utang usaha, beban bunga yang masih                                               receivables, other assets, trade payables, accrued
   harus dibayar dan utang lain-lain termasuk utang lain-                                       interest expenses and other payables including
   lain terkait sewa mendekati nilai tercatat karena                                            other payables related to lease approximate their
   jangka waktu jatuh tempo yang singkat atas                                                   carrying amounts largely due to short-term
   instrumen keuangan tersebut.                                                                 maturities of these instruments.

   Nilai wajar piutang pembiayaan konsumen, piutang                                             The fair value of consumer financing receivables,
   sewa pembiayaan, anjak piutang, piutang derivatif,                                           finance lease receivables, factoring receivables,
   utang derivatif, pinjaman dan surat berharga yang                                            derivative receivables, derivative payables,
   diterbitkan dinilai menggunakan diskonto arus kas                                            borrowings, and securities issued are determined
   berdasarkan tingkat suku bunga pasar pada tanggal                                            by discounting cash flows using market interest rate
   31 Desember 2025 dan 2024.                                                                   as of 31 December 2025 and 2024.

   Perseroan tidak memiliki perpindahan di antara                                               The Company has no transfer between hierarchy
   tingkat hirarki pada tahun 2025 dan 2024.                                                    level in 2025 and 2024.




                                                                               109
Page 403
                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                        Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                      PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)


29. PERJANJIAN KERJASAMA                                       29. COOPERATION AGREEMENTS

   Pembiayaan Bersama                                              Joint financing

   Perseroan     mempunyai      perjanjian kerjasama               The Company entered into a joint financing
   pembiayaan Bersama dan Perjanjian Kerjasama                     agreement and signed a Customer Asset Purchase
   Pengambilalihan Piutang Pembiayaan dengan                       Agreement with PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Berdasarkan                      Based on the agreements, the amount of funds to
   perjanjian, porsi fasilitas pembiayaan yang akan                be financed by each party is a minimum of 1.00%
   diberikan untuk konsumen dari masing-masing pihak               from the Company and a maximum of 99.00% from
   adalah minimal 1,00% dari Perseroan dan maksimal                joint financing providers.
   99,00% dari pemberi pembiayaan bersama.

   Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali                    The agreement was amended several times. The
   perubahan. Perubahan terakhir melalui amandemen                 latest of which is the amendment of the Joint
   Perjanjian Kerjasama Kendaraan Bermotor dan                     Financing agreement and a Customer Asset
   Perjanjian Kerjasama Pengambilalihan Piutang                    Purchase Agreement between PT Mandiri Tunas
   Pembiayaan antara PT Mandiri Tunas Finance dan                  Finance and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dated
   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tertanggal 21 Juli                21 July 2025, with deed no. 23 and 24, with the total
   2025 dengan No. Akta 23 dan 24, dengan fasilitas                joint financing facility to Rp27,000,000 with the
   pembiayaan bersama sebesar Rp27.000.000 dengan                  portion of joint financing facility minimum of 1.00%
   porsi fasilitas pembiayaan bersama sebesar minimal              from the Company and maximum of 99.00% from
   1,00% dari Perseroan dan maksimal 99,00% dari                   joint financing providers, where the Company bears
   pemberi pembiayaan bersama, dimana Perseroan                    the credit risk and receive income in accordance
   menanggung risiko kredit dan menerima pendapatan                with the financing portion. The agreement is valid up
   sesuai dengan porsi pembiayaannya. Perjanjian ini               to 28 February 2026.
   berlaku sampai dengan tanggal 28 Februari 2026.

   Pada tanggal 21 Februari 2022, Perseroan dan                    On 21 February 2022, the Company and PT Bank
   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menandatangani                    Mandiri (Persero) Tbk signed a Joint Financing
   Perjanjian Kerjasama Pembiayaan Bersama dengan                  Cooperation Agreement with Deed No. 20 to
   Akta No. 20 untuk pembiayaan Passenger Vehicle,                 Passenger Vehicle, Commercial Vehicle and Heavy
   Commercial Vehicle, dan Heavy Equipment kepada                  Equipment financing to Bank Mandiri commercial
   debitur komersial Bank Mandiri yang mana Perjanjian             debtors, where this Agreement has been amended
   ini telah diubah dengan perubahan terakhir termuat              with the latest amendment contained in Addendum
   dalam Addendum V (Kelima) Perjanjian Pembiayaan                 V (Fifth) to the Joint Financing Agreement (Joint
   Bersama (Joint Financing) Reguler antara PT Bank                Financing) Regular between PT Bank Mandiri
   Mandiri (Persero) Tbk dengan PT Mandiri Tunas                   (Persero) Tbk and PT Mandiri Tunas Finance dated
   Finance tertanggal 13 Maret 2025 dengan No.                     13 March 2025 No.006/PKS-LLI/MTF/III/2025, with
   006/PKS-LLI/MTF/III/2025,       dengan     fasilitas            a joint financing facility of IDR 10,000,000 with a
   pembiayaan bersama sebesar Rp10.000.000 dengan                  minimum share of the joint financing facility of
   porsi fasilitas pembiayaan bersama sebesar minimal              1.00% from the Company and a maximum of
   1,00% dari Perseroan dan maksimal 99,00% dari                   99.00% from the joint financing provider, where the
   pemberi pembiayaan bersama, dimana Perseroan                    Company bears the credit risk and receive income
   menanggung risiko kredit dan menerima pendapatan                in accordance with the financing portion. This
   sesuai dengan porsi pembiayaannya. Perjanjian ini               agreement has been extended until 20 February
   telah diperpanjang sampai dengan tanggal                        2026.
   20 Februari 2026.

   Saldo pembiayaan bersama porsi PT Bank Mandiri                  Balance of joint financing portion of PT Bank Mandiri
   (Persero) Tbk yang dikelola oleh Perseroan pada                 (Persero) Tbk managed by the Company as of 31
   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                December 2025 and 2024 are as follows:
   berikut:

                                            31 Desember/      31 Desember/
                                           December 2025     December 2024
   Piutang pembiayaan konsumen                 24.472.669        27.894.106               Consumer financing receivables
   Piutang sewa pembiayaan                          6.140            22.400                     Finance lease receivables
   Rata - rata jangka pembiayaan (tahun)              1-5               1-5             Average of financing period (years)




                                                       110
Page 404
                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                             As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                             and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                            (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                   unless otherwise stated)


29. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan)                          29. COOPERATION AGREEMENTS (continued)

   Asuransi                                                     Insurance

   Dalam menjalankan usahanya, Perseroan bekerja                In the course of business, the Company entered
   sama dengan, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk,                 into insurance agreements with PT Asuransi Bina
   PT Asuransi Central Asia, PT Zurich Asuransi                 Dana Arta Tbk, PT Asuransi Central Asia,
   Indonesia Tbk, PT Asuransi Artarindo, PT Asuransi            PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, PT Asuransi
   Wahana Tata, PT Asuransi Sahabat Artha Proteksi,             Artarindo, PT Asuransi Wahana Tata, PT Asuransi
   PT Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia,                    Sahabat Artha Proteksi, PT Asuransi Cakrawala
   PT Asuransi Candi Utama, PT Asuransi Maximus                 Proteksi Indonesia, PT Asuransi Candi Utama,
   Graha Persada Tbk, PT Multi Artha Guna Tbk (MAG),            PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk,
   PT AXA Insurance Indonesia, PT Asuransi Umum                 PT Multi Artha Guna Tbk (MAG), PT AXA Insurance
   Mega, PT Asuransi Mega Pratama, PT MNC Asuransi              Indonesia, PT Asuransi Umum Mega, PT Asuransi
   Indonesia, PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika               Mega Pratama, PT MNC Asuransi Indonesia,
   (MPM), PT Pan Pacific Insurance, PT Asuransi Raksa           PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPM),
   Pratikara, PT Asuransi Ramayana, PT Asuransi                 PT Pan Pacific Insurance, PT Asuransi Raksa
   Sinar Mas, PT Asuransi Total Bersama (TOB),                  Pratikara, PT Asuransi Ramayana, PT Asuransi
   PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk, PT AXA               Sinar Mas, PT Asuransi Total Bersama (TOB),
   Mandiri Financial Services, PT Asuransi Ciputra              PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk, PT AXA
   Indonesia, PT Asuransi Astra Buana, PT Sunday                Mandiri Financial Services, PT Asuransi Ciputra
   Insurance Indonesia, PT Heksa Solution Insurance,            Indonesia, PT Asuransi Astra Buana, PT Sunday
   PT Jamkrida Jakarta, PT Avrist General Insurance,            Insurance Indonesia, PT Heksa Solution Insurance,
   PT Asuransi Jasaraharja Putera, dan PT Asuransi              PT Jamkrida Jakarta, PT Avrist General Insurance,
   Harta Aman Pratama Tbk.                                      PT Asuransi Jasaraharja Putera, and PT Asuransi
                                                                Harta Aman Pratama Tbk.

   Sewa Gedung                                                  Building rental

   Pada tanggal 31 Agustus 2009, Perseroan                      On 31 August 2009, the Company signed an office
   menandatangani perjanjian sewa ruangan kantor                space rental agreement with PT Bumi Daya Plaza
   dengan PT Bumi Daya Plaza yang tidak dapat                   which is non-cancellable for the period of five years
   dibatalkan untuk periode lima tahun. Perjanjian              and will expire in 2014. The Company is required to
   tersebut akan berakhir pada tahun 2014 dengan                pay in advance of Rp507 for each quarter. The tariff
   ketentuan pembayaran di muka sebesar Rp507 untuk             will be reviewed on annual basis with a maximum
   setiap jangka waktu 3 bulan dan akan ditinjau kembali        tariff increase of 5.00% per annum.
   setiap satu tahun sekali dengan kenaikan tarif
   maksimal sebesar 5,00% per tahun.

   Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali                 The agreement was amended several times. On 15
   perubahan. Pada tanggal 15 Februari 2022,                    February 2022, the Company is renewing this office
   Perseroan memperpanjang perjanjian sewa ruangan              space rental agreement for the period of 5 years
   kantor ini dengan masa sewa 5 tahun dari 1 Januari           from 1 January 2022 until 31 December 2026 in
   2022 sampai dengan 31 Desember 2026 dengan                   which the Company is required to pay in advance
   ketentuan pembayaran di muka sebesar Rp12.899                an amount of Rp12,899 for each year.
   per tahun.

   Pada tanggal 27 Januari dan 22 Juni 2023, terdapat           On 27 January and 22 June 2023, there was an
   addendum perjanjian penambahan obyek sewa                    addendum agreement to addition rental office
   kantor ini dengan PT Bumi Daya Plaza yang tidak              space with PT Bumi Daya Plaza which is non-
   dapat dibatalkan. Perjanjian tersebut akan berakhir          cancellable until 31 December 2026 and 31 August
   pada 31 Desember 2026 dan 31 Agustus 2026                    2026 in which the Company is required to pay the
   dengan ketentuan tambahan pembayaran di muka                 addition in advance an amount of Rp240 and
   sebesar masing-masing Rp240 dan Rp2.366 per                  Rp2,366 for each year, respectively.
   tahun.




                                                       111
Page 405
                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                      Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                    PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                              As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                              and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                             (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                    unless otherwise stated)


29. PERJANJIAN KERJASAMA (lanjutan)                           29. COOPERATION AGREEMENTS (continued)

   Sewa Gedung (lanjutan)                                        Building rental (continued)

   Pada tanggal 28 November 2023, terdapat                       On 28 November 2023, there was an addendum
   addendum perjanjian penambahan obyek sewa                     agreement to addition rental office space with
   kantor ini dengan PT Bumi Daya Plaza yang tidak               PT Bumi Daya Plaza which is non-cancellable until
   dapat dibatalkan. Perjanjian tersebut akan berakhir           31 December 2026 in which the Company is
   pada 31 Desember 2026 dengan ketentuan                        required to pay the addition in advance an amount
   tambahan pembayaran di muka sebesar Rp2.131 per               of Rp2,131 for each year.
   tahun.

   Pada tanggal 13 Februari 2025, terdapat addendum              On 13 February 2025, there was an addendum
   perjanjian penambahan obyek sewa kantor ini                   agreement to addition rental office space with
   dengan PT Bumi Daya Plaza yang tidak dapat                    PT Bumi Daya Plaza which is non-cancellable until
   dibatalkan. Perjanjian tersebut akan berakhir pada            31 December 2026 in which the Company is
   31 Desember 2026 dengan ketentuan tambahan                    required to pay the addition in advance an amount
   pembayaran di muka sebesar Rp2.131 per tahun.                 of Rp2,131 for each year.

30. SEGMEN OPERASI                                            30. OPERATING SEGMENT

   Segmen operasi Perseroan dibagi berdasarkan                   The Company’s operating segments represent the
   kelompok nasabah utama dan produk yang disebut,               Company’s key customer and product groups
   Fleet dan ritel. Dalam menentukan hasil segmen,               namely, Fleet and Retail. In determining the
   beberapa akun aset dan liabilitas serta pendapatan            segment results, certain assets and liabilities and
   dan biaya yang terkait diatribusikan ke masing-               related revenues and expenses are attributed to
   masing segmen berdasarkan kebijakan pelaporan                 each segment based on internal management
   internal manajemen.                                           reporting policies.

   Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing-                 The following summary describes the operations in
   masing segmen dalam pelaporan segmen                          each of the Company’s reportable segments:
   Perseroan:
   -   Fleet                                                     -    Fleet
       Termasuk dalam pelaporan segmen fleet adalah                   Included in the fleet segment reporting are
       seluruh indikator penilaian segmen operasi yang                operating segments assessment indicators
       secara nyata dapat diatribusikan sebagai bagian                that can actually be attributed as part of
       dari pembiayaan untuk nasabah korporasi.                       financing to corporate customers.

   -   Ritel                                                     -    Retail
       Termasuk dalam pelaporan segmen ritel adalah                   Included in the retail segment reporting are
       seluruh indikator penilaian segmen operasi yang                operating segments assessment indicators that
       secara nyata dapat diatribusikan sebagai bagian                can actually be attributed as part of consumer
       dari pembiayaan konsumen untuk nasabah                         financing to individual customers at Region I
       individu di Regional I dan II (Sumatera), Regional             and II (Sumatera), Region III and IV
       III dan IV (Jabodetabek), Regional V (Jawa                     (Jabodetabek), Region V (Jawa Barat), Region
       Barat), Regional VI (Jawa Tengah, Yogyakarta),                 VI (Jawa Tengah, Yogyakarta), Region VII
       Regional VII (Jawa Timur, Bali, Kupang,                        (Jawa Timur, Bali, Kupang, Mataram), Region
       Mataram), Regional VIII (Kalimantan) dan                       VIII (Kalimantan), and Region IX (Sulawesi,
       Regional IX (Sulawesi, Ambon, Papua, Sorong).                  Ambon Papua, Sorong).

   -   Lain-lain                                                 -    Others
       Termasuk dalam pelaporan segmen lain-lain                      Included in the other segment reporting is
       adalah informasi pelaporan segmen operasi                      reporting segment information associated with
       terkait dengan aktivitas kantor pusat.                         head office activities.




                                                        112
Page 406
                                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                               PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                                         As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                                         and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                        (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                               unless otherwise stated)


30. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                                                         30. OPERATING SEGMENT (continued)

   Informasi mengenai hasil dari masing-masing bisnis                                                       Information regarding the results of each reportable
   segmen disajikan di bawah ini. Kinerja diukur                                                            segment is included below. Performance is
   berdasarkan      laba   segmen      sebelum      pajak                                                   measured based on segment profit before income
   penghasilan, sebagaimana dilaporkan dalam laporan                                                        tax, as included in the internal management reports
   internal manajemen yang ditelaah oleh manajemen                                                          that are reviewed by the Company’s management.
   Perseroan. Keuntungan segmen digunakan untuk                                                             Segment profit is used to measure performance of
   mengukur kinerja dimana manajemen berkeyakinan                                                           that business segment as management believes
   bahwa informasi tersebut paling relevan dalam                                                            that such information is the most relevant in
   mengevaluasi hasil segmen tersebut relatif terhadap                                                      evaluating the results of those segments relative to
   entitas lain yang beroperasi dalam industri tersebut.                                                    other entities that operate within these industries.
                                                                            31 Desember/December 2025

                                    Ritel/Retail                                      Fleet/Fleet

                               Mobil/               Motor/                   Mobil/                  Motor/            Lain-lain/       Jumlah/                  Information by
      Informasi segmen usaha    Car                Motorcycle                 Car                   Motorcycle          Others           Total               business segments

   Pendapatan                                                                                                                                                          Revenue
   Pembiayaan konsumen          2.672.727                         -              211.401                           -                -      2.884.128          Consumer financing
   Sewa pembiayaan                329.563                         -              242.808                           -                -        572.371              Financial lease
   Anjak piutang                        -                         -                    1                           -                -              1                   Factoring
   Simpanan bank                   13.552                         -                2.245                           -                -         15.797             Deposit in bank
   Lain-lain - neto             1.096.896                       262               66.052                          15                -      1.163.225                 Others - net

   Total pendapatan             4.112.738                       262              522.507                          15                -      4.635.522               Total revenue


   Beban                                                                                                                                                               Expenses
   Beban keuangan               (1.501.160)                        -             (240.954)                         -                -     (1.742.114 )          Financial charges
   Beban gaji dan tunjangan       (604.299)                        -              (51.713)                         -                -       (656.012 )       Salaries and benefits
   Beban umum dan
     administrasi                (408.852)                      (109)             (28.058)                         -                -       (437.019 )   General and administration
   Penyisihan kerugian                                                                                                                                               Provision for
     penurunan nilai             (950.341)                         -             (336.426)                         -                -     (1.286.767 )       impairment losses

   Total beban                  (3.464.652)                     (109)            (657.151)                         -                      (4.121.912 )            Total expenses

   Laba sebelum beban                                                                                                                                               Income before
     pajak final dan pajak                                                                                                                                 final tax and income
     penghasilan                  648.086                       153              (134.644)                        15                -        513.610                 tax expense

   Total aset                  22.888.461                       229             3.458.594                          5       1.661.442      28.008.731                 Total assets

   Total liabilitas               991.631                  1.099                 394.951                          23     21.704.530       23.092.234              Total liabilities




                                                                        31 Desember/December 2024

                                    Ritel/Retail                                      Fleet/Fleet

                               Mobil/               Motor/                   Mobil/                  Motor/            Lain-lain/       Jumlah/                  Information by
      Informasi segmen usaha    Car                Motorcycle                 Car                   Motorcycle          Others           Total               business segments

   Pendapatan                                                                                                                                                          Revenue
   Pembiayaan konsumen          3.254.869                         -              198.621                           -                -      3.453.490          Consumer financing
   Sewa pembiayaan                344.551                         -              334.153                           -                -        678.704              Financial lease
   Anjak piutang                        -                         -                  438                           -                -            438                   Factoring
   Simpanan bank                   14.757                         -                2.716                           -                -         17.473             Deposit in bank
   Lain-lain - neto             1.362.521                       179               66.510                           -                -      1.429.210                 Others - net

   Total pendapatan             4.976.698                       179              602.438                           -                -      5.579.315               Total revenue


   Beban                                                                                                                                                               Expenses
   Beban keuangan              (1.614.655)                         -            (299.291)                          -                -     (1.913.946)           Financial charges
   Beban gaji dan tunjangan      (727.512)                      (17)             (47.702)                          -                -       (775.231)        Salaries and benefits
   Beban umum dan
     administrasi               (390.024)                       (40)             (23.114)                          -                -      (413.178)     General and administration
   Penyisihan kerugian                                                                                                                                               Provision for
     penurunan nilai            (866.741)                        (5)            (106.047)                          -                -      (972.793)         impairment losses

   Total beban                 (3.598.932)                      (62)            (476.154)                          -                -     (4.075.148)             Total expenses

   Laba sebelum beban                                                                                                                                               Income before
     pajak final dan pajak                                                                                                                                 final tax and income
     penghasilan                1.377.766                       117              126.284                           -                -      1.504.167                 tax expense

   Total aset                  27.573.367                        80             4.776.683                        171       2.075.154      34.425.455                 Total assets

   Total liabilitas             1.107.576                  1.217                 356.510                          37     28.095.693       29.561.033              Total liabilities




                                                                                       113
Page 407
                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                       Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                     PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                               As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                               and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                              (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                     unless otherwise stated)


30. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                  30. OPERATING SEGMENT (continued)

   Informasi wilayah geografis adalah sebagai berikut:            Geographical information is as follows:

                                                Tahun yang Berakhir
                                             pada tanggal 31 Desember/
                                              Year ended 31 December

                                               2025             2024

    Pendapatan                                                                                                 Revenue
      Regional I (Sumatera)                      396.620           427.008                         Region I (Sumatera)
      Regional II (Sumatera)                     343.004           402.925                        Region II (Sumatera)
      Regional III (Jabodetabek)                 556.961           612.308                   Region III (Jabodetabek)
      Regional IV (Jabodetabek)                  515.659           589.058                   Region IV (Jabodetabek)
      Regional V (Jawa Barat)                    325.072           377.534                     Region V (Jawa Barat)
      Regional VI                                                                                            Region VI
       (Jawa Tengah, Yogyakarta)                 287.674           351.305              (Jawa Tengah, Yogyakarta)
      Regional VII (Jawa Timur,                                                              Region VII (Jawa Timur,
        Bali, Kupang, Mataram)                   525.646           622.120                  Bali, Kupang,Mataram)
      Regional VIII (Kalimantan)                 658.964           924.928                   Region VIII (Kalimantan)
      Regional IX (Sulawesi,                                                                      Region IX (Sulawesi,
        Ambon, Papua, Sorong)                    503.400           669.691                 Ambon, Papua, Sorong)
      Fleet                                      522.522           602.438                                       Fleet

    Total pendapatan                            4.635.522        5.579.315                                Total revenue

    Beban                                                                                                    Expenses
      Regional I (Sumatera)                      (317.490)        (302.507)                      Region I (Sumatera)
      Regional II (Sumatera)                     (280.996)        (353.683)                     Region II (Sumatera)
      Regional III (Jabodetabek)                 (462.938)        (459.425)                  Region III (Jabodetabek)
      Regional IV (Jabodetabek)                  (436.075)        (459.268)                 Region IV (Jabodetabek)
      Regional V (Jawa Barat)                    (262.348)        (284.752)                    Region V (Jawa Barat)
      Regional VI                                                                                           Region VI
        (Jawa Tengah, Yogyakarta)                (262.627)        (268.241)             (Jawa Tengah, Yogyakarta)
      Regional VII (Jawa Timur,                                                             Region VII (Jawa Timur,
         Bali, Kupang, Mataram)                  (373.728)        (430.027)                  Bali, Kupang, Mataram)
      Regional VIII (Kalimantan)                 (622.234)        (572.000)                  Region VIII (Kalimantan)
      Regional IX (Sulawesi,                                                                    Region IX (Sulawesi,
         Ambon, Papua, Sorong)                   (446.325)        (469.091)                  Ambon, Papua, Sorong)
      Fleet                                      (657.151)        (476.154)                                      Fleet

    Total beban                                (4.121.912)       (4.075.148)                            Total expenses

    Laba sebelum beban pajak                                                               Income before final tax and
      final dan pajak penghasilan                513.610         1.504.167                      income tax expense




                                                         114
Page 408
                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                        Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                      PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)


30. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                  30. OPERATING SEGMENT (continued)

   Informasi wilayah geografis adalah sebagai berikut:             Geographical information is as follows: (continued)
   (lanjutan)

                                           31 Desember/       31 Desember/
                                          December 2025      December 2024

    Aset                                                                                                         Assets
      Regional I (Sumatera)                     2.138.638         2.215.841                       Region I (Sumatera)
      Regional II (Sumatera)                    1.799.723         1.975.441                      Region II (Sumatera)
      Regional III (Jabodetabek)                3.551.533         3.932.290                   Region III (Jabodetabek)
      Regional IV (Jabodetabek)                 3.336.121         4.000.388                   Region IV (Jabodetabek)
      Regional V (Jawa Barat)                   1.809.009         2.049.049                     Region V (Jawa Barat)
      Regional VI                                                                                            Region VI
        (Jawa Tengah, Yogyakarta)               1.546.060         2.054.319              (Jawa Tengah, Yogyakarta)
      Regional VII (Jawa Timur,                                                               Region VII (Jawa Timur,
         Bali, Kupang, Mataram)                 2.950.405         3.578.879                     Bali, Kupang,Mataram)
      Regional VIII (Kalimantan)                3.148.115         4.465.745                   Region VIII (Kalimantan)
      Regional IX (Sulawesi,                                                                     Region IX (Sulawesi,
         Ambon, Papua, Sorong)                  2.609.086         3.301.495                   Ambon, Papua, Sorong)
      Fleet                                     3.458.599         4.776.854                                       Fleet
      Lain-lain                                 1.661.442         2.075.154                                     Others

    Total aset                                 28.008.731        34.425.455                                 Total assets


                                           31 Desember/       31 Desember/
                                          December 2025      December 2024


    Liabilitas                                                                                                 Liabilities
      Regional I (Sumatera)                       108.478           110.927                         Region I (Sumatera)
      Regional II (Sumatera)                      110.635           117.457                        Region II (Sumatera)
      Regional III (Jabodetabek)                  116.322           129.492                   Region III (Jabodetabek)
      Regional IV (Jabodetabek)                   115.999           147.267                   Region IV (Jabodetabek)
      Regional V (Jawa Barat)                      85.259            86.294                     Region V (Jawa Barat)
      Regional VI                                                                                             Region VI
         (Jawa Tengah, Yogyakarta)                 83.179            81.283              (Jawa Tengah, Yogyakarta)
      Regional VII (Jawa Timur,                                                               Region VII (Jawa Timur,
          Bali, Kupang,Mataram)                   115.240           120.645                  Bali, Kupang,Mataram)
      Regional VIII (Kalimantan)                  142.614           200.127                   Region VIII (Kalimantan)
      Regional IX (Sulawesi,                                                                       Region IX (Sulawesi,
         Ambon, Papua, Sorong)                    115.004           115.301                 Ambon, Papua, Sorong)
      Fleet                                       394.974           356.547                                       Fleet
      Lain-lain                                21.704.530        28.095.693                                      Others

    Total liabilitas                           23.092.234        29.561.033                               Total liabilities


31. LIABILITAS KONTINJENSI                                     31. CONTINGENT LIABILITIES

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                          The Company does not have any significant
   Perseroan tidak mempunyai liabilitas kontinjensi yang           contingent liabilities as of 31 December 2025 and
   signifikan.                                                     2024.




                                                       115
Page 409
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                                 PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                           As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                           and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                          (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                 unless otherwise stated)


32. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS                                                            32. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION

   Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari aktivitas                                         The reconciliation of liabilities that arise from
   pendanaan adalah sebagai berikut:                                                          financing activities are as follows:
                                                                                 Perubahan non kas/
                                                                                 Non-cash activities

                                                                            Pergerakan
                                                                           valuta asing/
                                       1 Januari/        Arus Kas/         Movement of        Lainnya/          31 Desember/
                                      January 2025      Cash Flows       foreign currency      Others          December 2025

    Pinjaman yang diterima               21.513.126        (5.624.469)            (5.319)                  -       15.883.338                   Borrowings
    Surat berharga yang diterbitkan       6.694.795          (462.170)                 -                   -        6.232.625              Securities issued
    Liabilitas sewa                          30.831           (17.140)                 -               2.325           16.016               Lease liabilities

    Total liabilitas dari                                                                                                              Total liabilities from
       aktivitas pendanaan               28.238.752        (6.103.779)            (5.319)              2.325       22.131.979        financing activities


                                                                                 Perubahan non kas/
                                                                                 Non-cash activities

                                                                            Pergerakan
                                                                           valuta asing/
                                       1 Januari/        Arus Kas/         Movement of        Lainnya/          31 Desember/
                                      January 2024      Cash Flows       foreign currency      Others          December 2024

    Pinjaman yang diterima               18.133.652        3.324.818              54.656                   -       21.513.126                   Borrowings
    Surat berharga yang diterbitkan       5.695.750          999.045                   -                   -        6.694.795              Securities issued
    Liabilitas sewa                          40.193          (17.662)                  -               8.300           30.831               Lease liabilities

    Total liabilitas dari                                                                                                              Total liabilities from
       aktivitas pendanaan               23.869.595        4.306.201              54.656               8.300       28.238.752        financing activities




33. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DISAHKAN                                                  33. ACCOUNTING STANDARDS ISSUED BUT NOT
    NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF                                                                YET EFFECTIVE

   Berikut ini adalah beberapa Standar Akuntansi                                              The following are several Financial Accounting
   Keuangan, Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan                                          Standards, Interpretations of Financial Accounting
   dan amandemen yang telah disahkan oleh Dewan                                               Standards and amendment issued by the
   Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) yang                                                     Indonesian Financial Accounting Standards Board
   dipandang relevan terhadap pelaporan keuangan                                              (DSAK) that are considered relevant to the financial
   Perseroan namun belum berlaku efektif untuk laporan                                        reporting of the Company but are not yet effective
   keuangan tahun 2025:                                                                       for 2025 financial statements:

   Mulai efektif             pada        atau        setelah    tanggal                        Effective beginning on or after January 1,
   1 Januari 2026                                                                              2026
   PSAK 109: Instrumen Keuangan dan PSAK 107                                                  SFAS 109: Financial Instruments and SFAS 107
   Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang                                                   Financial     Instruments: Disclosures about
   Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan                                              Classification and Measurement of Financial
                                                                                              Instruments

   Amandemen ini menambahkan dan mengklarifikasi                                              This amendment adds and clarifies the provisions
   ketentuan dalam PSAK 109 terkait penghentian                                               in SFAS 109 regarding the derecognition of
   pengakuan liabilitas keuangan, serta mengklarifikasi                                       financial liabilities, as well as clarifying the
   penilaian karakteristik arus kas untuk aset keuangan                                       assessment of cash flow characteristics for financial
   dengan fitur ESG-linked, aset keuangan dengan fitur                                        assets with ESG-linked features, financial assets
   non-recourse, dan instrumen yang terikat secara                                            with non-recourse features, and contractually
   kontraktual seperti tranche. Amandemen ini juga                                            bound instruments such as tranches. This
   mengubah ketentuan dalam PSAK 107 terkait                                                  amendment also changes the provisions in SFAS
   persyaratan pengungkapan investasi pada instrumen                                          107 related to disclosure requirements for
   ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui                                               investments in equity instruments measured at fair
   penghasilan komprehensif lain dan menambah                                                 value through other comprehensive income and
   ketentuan terkait instrumen keuangan dengan                                                adds provisions related to financial instruments with
   persyaratan kontraktual yang mengubah waktu atau                                           contractual requirements that change the timing or
   jumlah arus kas kontraktual.                                                               amount of contractual cash flows.



                                                                            116
Page 410
                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                             As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                             and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                            (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                   unless otherwise stated)


33. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DISAHKAN                    33. ACCOUNTING STANDARDS ISSUED BUT NOT
    NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF (lanjutan)                       YET EFFECTIVE (continued)

   Berikut ini adalah beberapa Standar Akuntansi                The following are several Financial Accounting
   Keuangan, Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan            Standards, Interpretations of Financial Accounting
   dan amandemen yang telah disahkan oleh Dewan                 Standards and amendment issued by the
   Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) yang                       Indonesian Financial Accounting Standards Board
   dipandang relevan terhadap pelaporan keuangan                (DSAK) that are considered relevant to the financial
   Perseroan namun belum berlaku efektif untuk laporan          reporting of the Company but are not yet effective
   keuangan tahun 2025: (lanjutan)                              for 2025 financial statements: (continued)

   Mulai efektif pada atau         setelah   tanggal             Effective beginning on or after 1 January 2026
   1 Januari 2026 (lanjutan)                                     (continued)
   PSAK 109: Instrumen Keuangan dan PSAK 107                    SFAS 109: Financial Instruments and SFAS 107
   Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang                     Financial     Instruments: Disclosures about
   Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan                Classification and Measurement of Financial
   (lanjutan)                                                   Instruments (continued)

   Amandemen berlaku secara retrospektif untuk                  The amendment applies retrospectively to annual
   periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau             reporting periods beginning on or after 1 January
   setelah 1 Januari 2026. Penerapan dini                       2026. Earlier application is permitted. The
   diperkenankan. Perseroan saat ini sedang menilai             Company is currently assessing the impact of the
   dampak dari amandemen tersebut untuk menentukan              amendment to determine the impact they will have
   dampaknya      terhadap   pelaporan    keuangan              on the Company’s financial reporting.
   Perseroan.

   Mulai efektif    pada    atau   setelah   tanggal             Effective beginning on or after 1 January 2027
   1 Januari 2027

   PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan Laporan                 SFAS 118: Presentation and Disclosure in Financial
   Keuangan                                                     Statements

   PSAK        118     menggantikan     PSAK      201,          SFAS 118 which replaces SFAS 201, introduces
   memperkenalkan persyaratan baru untuk penyajian              new requirements for presentation within the
   dalam laporan laba rugi, termasuk total dan subtotal         statement of profit or loss, including specified totals
   yang ditentukan. PSAK ini juga mengharuskan                  and subtotals. It also requires disclosure of
   pengungkapan ukuran kinerja yang ditentukan oleh             management-defined performance measures in the
   manajemen dalam catatan dan mencakup                         notes and includes new requirements for
   persyaratan baru untuk agregasi dan disaggregasi             aggregation and disaggregation of financial
   informasi keuangan berdasarkan 'peran' yang                  information based on the identified ‘roles’ of the
   diidentifikasi dari laporan keuangan utama dan               primary financial statements and the notes.
   catatan.

   Amandemen berlaku secara retrospektif untuk                  The amendment applies retrospectively to annual
   periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau             reporting periods beginning on or after 1 January
   setelah 1 Januari 2027. Penerapan dini                       2027. Earlier application is permitted. The
   diperkenankan. Perseroan saat ini sedang menilai             Company is currently assessing the impact of the
   dampak dari amandemen tersebut untuk menentukan              amendment to determine the impact they will have
   dampaknya      terhadap   pelaporan    keuangan              on the Company’s financial reporting.
   Perseroan.

   Manajemen masih melakukan persiapan dalam                    The management intends to adopt these new
   penerapan       standar   baru    tersebut    yang           standards that are considered relevant to the
   dipertimbangkan relevan terhadap Perseroan pada              Company when they become effective, and the
   saat efektif, dan pengaruhnya terhadap posisi dan            impact to the financial position and performance of
   kinerja keuangan Perseroan masih diestimasi sampai           the Company is still being estimated until the report
   tanggal laporan keuangan.                                    date.




                                                       117
Page 411
                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                     Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                   PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                             As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                             and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                            (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                   unless otherwise stated)


34. PENGUNGKAPAN    INFORMASI   TAMBAHAN                    34. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO THE
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                         FINANCIAL STATEMENTS

   Informasi     tambahan   berikut    merupakan                The following additional information is an additional
   pengungkapan informasi tambahan dalam catatan                disclosure on notes to the financial statement that
   atas laporan keungan yang tidak dipersyaratkan               are not required by Financial Accounting Standards
   oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.                in Indonesia. The disclosure of this additional
   Pengungkapan informasi tambahan ini untuk                    information is to comply with Financial Services
   memenuhi regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan                Authority regulation and is not audited.
   dan tidak diaudit.

   Piutang Pembiayaan Konsumen                                  Consumer Financing Receivables

   Saldo piutang pembiayaan konsumen pada tanggal               Investment in consumer financing receivables
   31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan ruang                  balance as of 31 December 2025 and 2024 based
   lingkup kegiatan Perusahaan adalah sebagai                   on the scope of activities of the Company are as
   berikut:                                                     follows:

                                          31 Desember/December

                                          2025                2024
   Pembiayaan investasi                   10.589.286          12.645.256                          Investment financing
   Pembiayaan modal kerja                     80.173             207.676                       Working capital financing
   Pembiayaan multiguna                   12.451.716          14.343.010                        Multipurpose financing

   Piutang pembiayaan konsumen            23.121.175          27.195.942               Consumer finance receivables


   Saldo piutang pembiayaan konsumen pada tanggal               Investment in consumer financing receivables
   31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan                        balance as of 31 December 2025 and 2024 based
   kolektabilitas sesuai peraturan OJK:                         on collectability in accordance with OJK
                                                                regulations:

                                      31 Desember/         31 Desember/
                                     December 2025        December 2024

   Lancar                                 21.503.758          25.762.387                                        Current
   Dalam perhatian khusus                  1.051.172           1.155.232                                Special mention
   Kurang lancar                              61.651              86.721                                  Substandard
   Diragukan                                  69.761              75.230                                       Doubtful
   Macet                                     434.833             116.372                                          Loss

                                          23.121.175          27.195.942


   Piutang Sewa Pembiayaan                                      Finance Lease Receivables

   Saldo piutang sewa pembiayaan pada tanggal                   Investment in finance lease receivables balance as
   31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan ruang                  of 31 December 2025 and 2024 based on the
   lingkup kegiatan Perusahaan adalah sebagai                   scope of activities of the Company are as follows:
   berikut:

                                          31 Desember/December

                                          2025                2024

   Pembiayaan investasi                    1.799.939           4.661.003                          Investment financing
   Pembiayaan modal kerja                  1.945.450             818.790                       Working capital financing
   Pembiayaan multiguna                        7.045              15.794                        Multipurpose financing

   Piutang sewa pembiayaan                 3.752.434           5.495.587                    Finance lease receivables




                                                    118
Page 412
                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                         Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                       PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                 As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                 and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)


34. PENGUNGKAPAN    INFORMASI  TAMBAHAN                         34. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO THE
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)

   Piutang Sewa Pembiayaan (lanjutan)                               Finance Lease Receivables (continued)

   Saldo piutang sewa pembiayaan pada tanggal                       Investment in finance lease receivables balance as
   31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan                            of 31 December 2025 and 2024 based on
   kolektabilitas sesuai peraturan OJK:                             collectability in accordance with OJK regulations:
                                          31 Desember/         31 Desember/
                                         December 2025        December 2024

   Lancar                                      3.536.508           5.077.246                                        Current
   Dalam perhatian khusus                        137.793             387.432                                Special mention
   Kurang lancar                                   5.397               9.340                                  Substandard
   Diragukan                                       9.603              12.563                                       Doubtful
   Macet                                          63.133               9.006                                          Loss

                                               3.752.434           5.495.587

   Anjak Piutang                                                    Factoring Receivables

   Saldo anjak piutang pada tanggal 31 Desember                     Investment in factoring receivables balance as of
   2025 dan 2024 berdasarkan ruang lingkup kegiatan                 31 December 2025 and 2024 based on the scope
   Perusahaan adalah sebagai berikut:                               of activities of the Company are as follows:

                                               31 Desember/December

                                              2025                2024
   Pembiayaan modal kerja                                 -           34.748                       Working capital financing

   Anjak piutang                                          -           34.748                         Factoring receivables


   Saldo anjak piutang pada tanggal 31 Desember 2025                Investment in factoring receivables balance as of
   dan 2024 berdasarkan kolektabilitas sesuai peraturan             31 December 2025 and 2024 based on collectability
   OJK:                                                             in accordance with OJK regulations:

                                          31 Desember/         31 Desember/
                                         December 2025        December 2023


   Kurang lancar                                          -           34.748                                   Substandard

                                                          -           34.748




                                                      119
Page 413
                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                        Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                                      PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                                                As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                                                and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                               (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                      unless otherwise stated)


34. PENGUNGKAPAN    INFORMASI  TAMBAHAN                                      34. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO THE
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)

   Informasi lainnya                                                               Other information

   Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                    Based on POJK No. 35/POJK.05/2018 dated
   No.35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018                                     27 December 2018 regarding “The Business
   tentang ”Penyelenggaraan Usaha Perusahaan                                       Operation of a Multifinance Company” as last
   Pembiayaan” sebagaimana telah diubah menjadi No.                                amended to No. 46 Year 2024 regarding
   46 Tahun 2024 tentang ”Pengembangan dan                                         “Development and Strengthening of Multifinance
   Penguatan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan                                     Company, Infrastructure Multifinance Company,
   Pembiayaan Infrastruktur, dan Perusahaan Modal                                  and Venture Capital Company, the Company has
   Ventura”, Perseroan telah memenuhi jumlah minimal                               complied the minimum amount of equity and Limits
   ekuitas    dan     Batas  Maksimum     Pemberian                                for Giving Financing. The Company has calculated
   Pembiayaan. Perseroan telah menghitung beberapa                                 ratio as follows
   rasio antara lain:
                                                              31 Desember/           31 Desember/
                                        Persyaratan/          31 December            31 December
                                        Requirements              2025                   2024

      Gearing ratio                           max. 10x                    4,49x                  5,79x                                Gearing ratio
      Rasio permodalan                        min. 10%                  26,73%                 20,21%                                  Capital ratio
      Rasio modal inti                                                                                                  Core capital to fully paid
        terhadap modal disetor               min. 50%               1.966,60%               1.945,77%                                capital ratio
      Rasio Non-Performing                                                                                                        Non-Performing
        Finance - neto                        max. 5%                    1,47%                  0,59%                              Finance - net
      Rasio Non-Performing                                                                                                        Non-Performing
        Finance - gross                                -                 2,40%                  1,05%                           Finance - gross
      Rasio piutang pembiayaan neto                                                                                               Net financing to
        terhadap total aset                   min. 40%                  93,32%                 93,34%                                 asset ratio
      Rasio saldo piutang pembiayaan                                                                                   Net financing receivables
        Neto terhadap total pendanaan                  -              118,37%                 114,12%                      to total funding ratio
      Rasio saldo piutang pembiayaan                                                                      Balance of receivables for investment
        investasi dan pembiayaan                                                                                 financing and working capital
        modal kerja terhadap total                                                                            financing to total balance of the
        saldo piutang pembiayaan              min. 10%                  53,64%                 56,12%                    financing receivables
      Rasio penyertaan langsung                       -                  0,00%                  0,00%                    Direct participation ratio


35. PERISTIWA         SETELAH            AKHIR         PERIODE               35. EVENTS AFTER THE END OF REPORTING
    PELAPORAN                                                                    PERIOD
   Perubahan Susunan Dewan Komisaris                                               Changes in Board Commisioners
   Perubahan susunan Direksi dan anggota Dewan                                     The latest change in the composition of Directors
   Komisaris yang terakhir dilakukan pada tanggal                                  and the composition of the Board of Commissioner
   7 Januari 2026, sebagaimana ternyata dalam Akta                                 was conducted on 7 January 2026 as stated in the
   Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang                                        Deed of Statement of Resolutions of the
   Saham Luar Biasa PT Mandiri Tunas Finance No. 7                                 Extraordinary General Meeting of Sharholder of
   yang dibuat oleh Doktor Muhammad Kholid Artha,                                  PT Mandiri Tunas Finance No. 7 of Dr. Muhammad
   Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan, Notaris di                                Kholid Artha, Bachelor of Laws, Master of Notarial
   Jakarta. Sampai dengan tanggal penyelesaian                                     Law, Notary in Jakarta. As of the date of completion
   laporan keuangan, penerimaan      pemberitahuan                                 of the financial statements, the notification receipt
   perubahan data Perseroannya masih dalam proses                                  of the change in the corporate data was still in
   di Kementerian Hukum Republik Indonesia.                                        process by Ministry of Laws of the Republic of
                                                                                   Indonesia.
   Susunan anggota Dewan Komisaris adalah sebagai                                  The members of the Company’s Board of
   berikut:                                                                        Commissioners are as follows:
                                                                January 2026

   Dewan Komisaris                                                                                                   Board of Commissioners
   Komisaris Utama                                         Muchammad Romahurmuziy                                      President Commissioner
   Wakil Komisaris Utama                                     Nugraha Indra Permadi                                Vice President Commissioner
   Komisaris Independen                                       Fendy Eventius Mugni                                  Independent Commissioner
   Komisaris Independen                                             Subarna                                         Independent Commissioner




                                                                  120
Page 414
                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                   Indonesian language.
          PT MANDIRI TUNAS FINANCE                                 PT MANDIRI TUNAS FINANCE
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
   Tanggal 31 Desember 2025 dan Untuk Tahun                           As of 31 December 2025
      yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut                           and for the Year Then Ended
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                          (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                 unless otherwise stated)


35. PERISTIWA   SETELAH          AKHIR      PERIODE        35. EVENTS AFTER THE END OF REPORTING
    PELAPORAN (lanjutan)                                       PERIOD (continued)

   Perubahan Susunan Dewan Komisaris (lanjutan)               Changes in Board Commisioners (continued)

   Pengangkatan Bapak Muchammad Romahurmuziy                  The      appointment    of    Mr.    Muchammad
   sebagai komisaris utama berlaku efektif setelah            Romahurmuziy         as President    Commisioner
   mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan             becoming effective after obtaining approval from
   (OJK) atas penilaian kelayakan dan kepatutan               the Financial Services Authority (OJK) through the
   (fit and proper test).                                     fit and proper test.

   Perubahan Kepala Divisi Audit Internal Perseroan           Changes of the Head of Internal Audit Division

   Pada tanggal 5 Januari 2026, Perseroan                     On 5 January 2026, the Company appointed Vina
   mengangkat Vina Ratnasari Dewi sebagai Kepala              Ratnasari Dewi as Head of Internal Audit Division in
   Divisi Audit Internal sesuai dengan Surat Keputusan        accordance with Decree No. 000001/SK-
   No. 000001/SK-HCP.HCS/HC/I/2026.                           HCP.HCS/HC/I/2026.

36. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN                          36. COMPLETION             OF        THE        FINANCIAL
                                                               STATEMENTS

   Manajemen Perseroan bertanggung jawab atas                 The management of the Company is responsible for
   penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan            the preparation and fair presentation of these
   ini sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di            financial statements in accordance with Indonesian
   Indonesia, yang diselesaikan dan disetujui oleh            Financial Accounting Standards which were
   Direksi Perseroan untuk diterbitkan pada tanggal           completed and authorized for issuance by the
   5 Februari 2026.                                           Board of Directors on 5 February 2026.




                                                     121
Page 415
Halaman ini sengaja dikosongkan
Page 416

          
Page 417
PT Mandiri Tunas Finance
Graha Mandiri Lt. 3A       Website: www.mtf.co.id
Jl. Imam Bonjol No.61      E-mail: customer.service@mtf.co.id
Jakarta 10310              Telepon: (62-21) 2305608




 2025
  Laporan Tahunan



Memperkuat Kompetensi Inti,
Unggul Dalam Ekosistem Captive

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.52 MB
Published24 Apr 2026
Pages417
Characters2,168,693
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 174 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Mandiri Tunas Finance p.1 ×396
linked org Bank Mandiri p.4 ×134
linked org Grand Indonesia p.23 ×2
linked person William Francis Indra · Direktur p.25 ×12
linked person R. Eryawan Nurhariadi · Direktur p.40 ×11
linked person Menteng, Jakarta Pusat p.50 ×2
linked person Bayu Mario p.63 ×2
linked person Rico Adisurja Setiawan · Direktur Utama p.65 ×8
linked org PT Hotel Indonesia Natour p.67
linked org Surya Perkasa p.69 ×2
linked person Muhammad Yusuf Ateh · Komisaris p.81 ×2
linked person Luky Alfirman · Komisaris p.81
linked person Novita Widya Anggraini p.81
linked person Jan Winston Tambunan p.81
linked org PT BNI Sekuritas p.85
linked org PT BCA Sekuritas p.86
linked org PT Mandiri Sekuritas p.86
linked org Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk p.86 ×2
linked org Dana Pensiun p.125 ×2
linked org PT Kimia Farma p.125 ×3
linked person Pinohadi Gautama Sumardi · Direktur Utama p.146
possible org Bursa Efek Indonesia p.20 ×13
possible person Saptari · Komisaris p.34 ×2
possible person Subarna · Komisaris Independen p.41 ×6
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.49 ×22
possible org Negara Republik Indonesia p.49 ×2
possible person Dr. Irawan Soerodjo · Notaris p.54 ×2
possible — Permadi · Komisaris Utama p.65
possible person Zulkifli Zaini · Komisaris Utama p.81
possible person Riduan · Direktur Utama p.81
possible person Rudy Salahuddin R. · Wakil Komisaris Utama p.81 ×2
possible person Henry Panjaitan · Wakil Direktur Utama p.81 ×2
possible person Timothy Utama p.81
possible person Eka Fitria p.81
possible person Yuliot · Komisaris p.81 ×2
possible person Danis Subyantoro p.81
possible person Mia Amiati · Komisaris Independen p.81 ×2
possible person Totok Priyambodo · Komisaris p.81 ×2
possible person Mochamad Rizaldi p.81
possible person Ari Rizaldi p.81
possible org DBS Bank p.85
possible person Prof. Dr. Satrio p.85
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.85 ×3
possible — Central Business p.85
possible person Dr. Sutomo p.94 ×2
possible person Ahmad Yani p.95
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance Memperkuat Kompetensi Inti p.1
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance Kebijakan Dividen p.7
unresolved org PT Mandiri Tunas p.7 ×2
unresolved org Mandiri Tunas | 43 Finance p.7
unresolved person Pengungkapan Rangkap · Komisaris p.8
unresolved person Nominasi · Komisaris p.8
unresolved person Organ Pendukung · Komisaris p.8
unresolved org PT Tunas Ridean p.19 ×26
unresolved org PT TUV NORD Indonesia Golden Winner Medallion p.22
unresolved org PT TUV SUD Indonesia p.22
unresolved org Bank Mandiri. Penghargaan p.23
unresolved org PT Pemeringkat Efek Indonesia p.24 ×2
unresolved person Pinohadi G. Sumardi · Direktur p.25 ×4
unresolved person Rico p.34
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance Nugraha Indra Permadi p.34
unresolved org Bank Indonesia p.36 ×5
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance Pinohadi G. Sumardi p.40
unresolved — Pendirian p.49
unresolved org nama PT Tunas Financindo Corporation) p.49 ×5
unresolved org PT Tunas Financindo Sarana p.49 ×5
unresolved person Misahardi Wilamarta, S.H., Notaris di p.49 ×2
unresolved — telah disahkan oleh Menteri Kehakiman p.49
unresolved org Menteri Kehakiman p.49 ×2
unresolved — C2-4868.HT.01.01.TH.89 tanggal 1 p.49
unresolved — 1989 serta diumumkan dalam Lembaran Berita p.49
unresolved org MTF OSR (Persero) Tbk. p.50
unresolved org Menteri Keuangan p.52
unresolved org PT Tunas Financindo p.52 ×2
unresolved org PT Tunas p.54 ×2
unresolved org PT Tunas Financindo Corporation Perubahan Nama Menjadi p.54
unresolved person Adam Kasdarmadji · Notaris p.54
unresolved org Jember Corporation p.55
unresolved org Bank Syariah Mandiri p.57
unresolved org PT Rapi Utama Indonesia p.62 ×2
unresolved — RAPINDO · Anggota p.62
unresolved — KADIN · Anggota p.62
unresolved person M. Kholid Artha · Notaris p.66
unresolved — SPPI · Komisaris p.66 ×4
unresolved org PT Tunas Dwi Matra p.66
unresolved org PT Toyota Astra Motor p.66
unresolved org Kabupaten Bogor Dasar Hukum Pengangkatan Diangkat · Komisaris Independen p.67
unresolved — Kepatutan Fendy Eventius Mugni · Komisaris Independen p.67 ×14
unresolved org PT Eflag Solutions Indonesia p.67
unresolved org Kabupaten Tasikmalaya Dasar Hukum Pengangkatan Diangkat · Komisaris Independen p.68
unresolved org PT Tunas Andalan Pratama p.69
unresolved org PT Tunas Dwipa Matra p.69 ×5
unresolved org PT Asia Surya Perkasa p.69 ×2
unresolved org PT Bank Mandiri Tahunan Tahun Buku p.71
unresolved org Kota Tangerang Dasar Hukum Pengangkatan Diangkat · Direktur p.72
unresolved person Di Bawah Supervisi · Direktur Utama p.76 ×3
unresolved person Division Head · Direktur Utama p.76
unresolved — Makah Indra Purnomo p.76
unresolved — Ramdhan Safitri p.76
unresolved — Rina Floriana Rustika p.76
unresolved — Citra Judith Lupitadevi p.76
unresolved — Indra Budi Laksana* p.76
unresolved — Elwis Tunendra p.76
unresolved — Ari Paisal Rohman p.76
unresolved — Ruly Widyanto p.76
unresolved — Andre Tigor p.76
unresolved — Wicaksono Adi p.76
unresolved org PT Bank Dagang Negara (Persero) p.80
unresolved person Sutjipto p.80
unresolved org Bank BUMN p.81
unresolved person Timothy · Direktur Operations p.81
unresolved person Bintoro K. Pardewo · Komisaris Independen p.81
unresolved org PT Tunas Group p.82
unresolved org PT Tunas Mobilindo Perkasa Indonesia Motor p.82
unresolved org PT Tunas Mobilindo p.82
unresolved org PT Tunas Aset Sarana p.82
unresolved org PT Surya Sudeco p.82 ×3
unresolved org PT Rahardja Ekalancar p.82
unresolved org PT Mega p.82
unresolved org PT Tunas Ridean Nama p.82
unresolved org PT Tunas Ridean Tanggal Pendirian p.82
unresolved person Anton Setiawan · Komisaris Utama p.82 ×2
unresolved person Wilfrid Foo Tsu-Jin · Komisaris p.82 ×2
unresolved person Hong Anton Leoman · Komisaris p.82 ×2
unresolved person Wong Jie Min Adrian · Direktur p.82
unresolved person Alfredo Chandra · Komisaris p.82 ×2
unresolved person Tenny Febyana Halim · Direktur p.82
unresolved person Ester Tanudjaja · Direktur p.82
unresolved org Purwantono p.84
unresolved org Surja Young Global Limited p.84
unresolved org Purwanto Susanti p.84
unresolved person Handaja p.84
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.85
unresolved org PT Fitch Rating p.85
unresolved org PT Aldiracita Sekuritas Indonesia p.86
unresolved person H. Fachrudin p.86
unresolved person H. Thamrin p.86
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas p.86
unresolved person PPAT Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito p.86 ×2
unresolved org BM & Partners p.86
unresolved person Partners-Poernomo Idna Yashinta p.86
unresolved person H. Adam Malik p.91 ×2
unresolved person Dr. M. Hatta p.91
unresolved person Hj. Tutty Alawiyah p.93
unresolved org Bank Papua p.96
unresolved org Pusat Statistik p.99
unresolved org Kantor Akuntan Publik Purwanto p.107 ×3
unresolved org PT Bank Mandiri Taspen p.125
unresolved org Dana Pensiun Bank Bank Mandiri p.125
unresolved org PT Bank Rakyat Indonesia Badan Usaha Milik Negara p.125
unresolved org Milik Negara p.125 ×5
unresolved org Indonesia (Persero) Tbk p.125
unresolved org PT Sarana Multigriya Badan Usaha Milik Negara p.125
unresolved org PT Bank Tabungan p.125
unresolved org Milik Negara Negara p.125
unresolved org PT Kimia Farma Apotek p.125
unresolved org Milik Piutang p.125 ×2
unresolved org PT Kimia Farma Trading p.125
unresolved org PT Asuransi Jiwa Taspen p.125
unresolved — Auditor Eksternal p.131
unresolved — Implementasi GCG membentuk cara Perseroan merancang p.131
unresolved — risiko dan kepatuhan secara terintegrasi. Kerangka tata p.131
unresolved — mempertimbangkan keseimbangan antara pencapaian p.131
unresolved — kinerja usaha, pengelolaan risiko yang prudent, serta p.131
unresolved — regulator. Dengan pendekatan tersebut, GCG p.131
unresolved — berfungsi sebagai mekanisme pengarah yang menjaga p.131
unresolved — konsistensi antara strategi, eksekusi, dan pengawasan di p.131
unresolved person Muhammad Kholid Artha p.138
unresolved org Kantor Akuntan Publik Purwantono p.145 ×3
unresolved org Young Global Limited p.145 ×5
unresolved org Kantor Akuntan Publik p.145
unresolved person Akuntan Publik Yasir p.146
unresolved — Menyetujui Pengangkatan Bapak Nugraha Indra Permadi · Komisaris Utama p.146 ×22

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result