Back to announcement
20240226_BIIF_Penyampaian Bukti Iklan_31580998_lamp2.pdf
Other Text extracted BIIFSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
7 PROPERTY
SENIN, 26 FEBRUARI 2024
Insentif PPN DTP Dapat Mengerek
Penjualan Kondominium 2024
JAKARTA, ID – Penjualan apartemen hak milik hingga Rp2 miliar per unit dalam rent- rata-rata mampu menjual empat malkan insentif tersebut.
ang Januari-Juni 2024. Sedangkan unit apartemen dalam satu bulan. “Memang, pasar kondominium
atau kondominium diprediksi dapat terkerek untuk rumah yang diserahterimakan “Rata-rata kami menjual em- masih terus tertahan, di tengah stok
oleh kehadiran insentif Pajak Pertambahan Nilai sepanjang Juli-Desember 2024, pat apartemen dalam satu bulan yang terus bertambah, preferensi
diskon PPN-nya sebesar 50%. pada 2023. Tahun 2023, penjua- konsumen dengan rumah tapak,
Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) tahun 2024. “Sejak diterbitkannya PPN DTP, lan apartemen sudah bergerak den- dan daya beli yang masih lemah.
penjualan apartemen mulai terasa gan rentang harga Rp1,5-2 miliar Namun, sinyal positif dari pemerin-
Oleh Edo Rusyanto terutama di CBD Jakarta,” ujar Han- per unit,” kata Handoyo. tah melalui insentif PPN DTP perlu
doyo Lim, vice president Strategic Kini, pada 2024, di tengah terus dioptimalkan dan dilanjutkan
Development Linktown. pelambanan sektor apartemen, untuk perbaikan performa, meng-
Insentif PPN DTP memberi pem- Handoyo Lim menerangkan, Link- kehadiran PPN DTP dinilai dapat ingat masih berlakunya kebijakan
bebasan PPN 100% untuk harga town sebagai perusahaan penjualan mengerek penjualan. Pengembang ini,” ujar Willson Kalip, country head
rumah siap huni yang dibanderol properti berbasis digital, pada 2023, pun diharapkan mampu mengopti- Knight Frank Indonesia, di Jakarta,
Kantor Pusat :
PT SHARIA MULTIFINANCE ASTRA Menara FIF
Jl. TB Simatupang Kav. 15, Cilandak, Jakarta 12440
Telp : (021) 7698899, Fax : (021) 75905599
LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN LAPORAN ARUS KAS
31 DESEMBER 2023 UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023
Syarifah Syaukat (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
M
31 DESEMBER 31 DESEMBER 31 DESEMBER 31 DESEMBER 31 DESEMBER 31 DESEMBER 31 DESEMBER 31 DESEMBER
ASET LIABILITAS DAN EKUITAS KETERANGAN KETERANGAN
2023 2022 2023 2022 2023 2022 2023 2022
erujuk penjualan Aset LIABILITAS PENGHASILAN ARUS KAS DARI AKTIVITAS
pada semester ked- Kas dan setara kas 78.324.580 31.111.458 Utang usaha 273.063 388.406 Penghasilan dari ijarah - bersih 20.028.947 16.348.138 OPERASI
Aset yang diperoleh untuk ijarah - setelah Utang lain-lain 1.278.290 1.554.938 Penghasilan pembiayaan konsumen Penerimaan kas dari :
ua 2023, Knight dikurangi akumulasi penyusutan Akrual 371.741 304.273 murabahah 1.470.983 3.695.530 - Konsumen 136.467.768 122.952.881
Frank Indonesia sebesar nihil (2022: Rp 104.291.346)
Piutang pembiayaan konsumen - ijarah
- 144.271.615 Utang pajak
Pinjaman
957.055
-
2.221.420
8.647.664
Penghasilan usaha utama lainnya
Jumlah penghasilan
791.313
22.291.243
289.707
20.333.375
- Bagi hasil dari tabungan giro
- Pinjaman karyawan
633.326
255.207
369.572
198.132
menyatakan bahwa setelah dikurangi penyisihan Liabilitas imbalan kerja 2.401.502 2.096.252 137.356.301 123.520.585
kerugian penurunan nilai sebesar Rp BEBAN USAHA
unit apartemen yang menerapkan 2.412.821 (2022: Rp 803.803) 105.075.712 2.523.412 JUMLAH LIABILITAS 5.281.651 15.212.953 Beban usaha (7.903.087) (5.639.811)
Pengeluaran kas untuk:
Piutang pembiayaan konsumen - Pembayaran atas utang usaha (67.288.139) (158.006.910)
insentif PPN DTP, mengalami pen- murabahah - setelah dikurangi EKUITAS
Penyisihan kerugian penurunan nilai
pembiayaan konsumen (4.554.151) (4.131.505)
- Beban usaha dan biaya
penerbitan pembiayaan
ingkatan penjualan sekitar 2,2%. penyisihan kerugian penurunan nilai
sebesar Rp Rp 67.221
Modal saham - nilai nominal Beban keuangan (437.833) (395.497) konsumen (8.619.244) (6.962.938)
Rp 1.000.000 per saham (Rupiah Beban lain-lain (120.844) (68.258)
Kini, terdapat 239.606 unit kondo- (2022: Rp 3.179.197) 3.400.158 11.319.969 penuh) Jumlah beban (13.015.915) (10.235.071)
- Beban keuangan (896.311) (663.378)
Piutang lain-lain 2.540.101 2.214.611 Modal dasar - 300.000 saham - Pinjaman karyawan (434.895) (3.924)
minium di Jakarta dengan rerata Aset pajak tangguhan - bersih 754.361 1.143.449 modal ditempatkan dan disetor penuh LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 9.275.328 10.098.304
- Lain-lain (1.429.662) (1.296.980)
(78.668.251) (166.934.130)
penjualan sekitar 95,7%. Aset lain-lain
Aset tetap - setelah dikurangi
121.839 59.436 - 150.000 saham
Saldo laba:
150.000.000 150.000.000
Pembayaran pajak penghasilan
BEBAN PAJAK PENGHASILAN (1.916.392) (2.184.446)
“PPN DTP berimplikasi terhadap akumulasi penyusutan sebesar - Sudah ditentukan penggunaannya 200.000 150.000 badan (2.808.261)
(81.476.512)
(1.922.834)
(168.856.964)
Rp 107.067 (2022: Rp 53.533) 53.533 107.067 - Belum ditentukan penggunaannya 34.788.633 27.388.064
sektor kondominium. Ada 27% dari JUMLAH EKUITAS 184.988.633 177.538.064 LABA BERSIH 7.358.936 7.913.858
Arus kas bersih diperoleh dari/
total apartemen siap huni member- PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
(digunakan untuk) aktivitas
operasi 55.879.789 (45.336.379)
lakukan PPN DTP. Mereka mencatat Pos yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi: ARUS KAS DARI AKTIVITAS
peningkatan penjualan 2%,” Syarifah Pengukuran kembali atas liabilitas INVESTASI
imbalan kerja 117.478 157.553 Pembelian aset tetap - (160.600)
Syaukat, senior Advisor Knight Frank Pajak penghasilan terkait (25.845) (34.662) Arus kas bersih digunakan untuk
Indonesia di Jakarta, baru-baru ini. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
aktivitas investasi - (160.600)
Pemerintah telah menggulirkan TAHUN BERJALAN, SETELAH PAJAK 91.633 122.891 ARUS KAS DARI AKTIVITAS
PENDANAAN
insentif PPN DTP sejak tahun 2021. JUMLAH PENGHASILAN
- Penerimaan pinjaman bank 10.000.000 10.000.000
KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN, - Pelunasan pinjaman bank (18.666.667) (1.333.333)
Ketika itu, insentif hadir guna me- SETELAH PAJAK 7.450.569 8.036.749 Arus kas bersih (digunakan untuk)/
diperoleh dari aktivitas pendanaan (8.666.667) 8.666.667
nyokong daya beli Masyarakat yang JUMLAH ASET 190.270.284 192.751.017 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 190.270.284 192.751.017
KENAIKAN/(PENURUNAN) BERSIH
tengah dihantam badai pandemi KAS DAN SETARA KAS 47.213.122 (36.830.312)
Covid-19. Melihat efektifitas insen- LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023
KAS DAN SETARA KAS PADA
AWAL TAHUN 31.111.458 67.941.770
tif tersebut terhadap sektor prop- (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) KAS DAN SETARA KAS PADA
AKHIR TAHUN 78.324.580 31.111.458
erti, tahun ini pemerintah kembali
Modal ditempatkan dan disetor Saldo laba yang sudah ditentukan Saldo laba yang belum
menerapkan stimulus yang sama. KETERANGAN
penuh penggunaannya ditentukan penggunaannya
Jumlah Catatan :
- Penyajian informasi keuangan pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023
Untuk tahun 2024, aturan in- Saldo 1 Januari 2022 150.000.000 100.000 19.401.315 169.501.315 disusun berdasarkan laporan keuangan PT Sharia Multifinance Astra ("Perseroan"), yang disusun
oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang telah
Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan, setelah pajak diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, firma anggota jaringan global PwC (rekan
sentif PPN DTP terangkum dalam - Laba tahun berjalan - - 7.913.858 7.913.858 penanggung jawab adalah Drs. M. Jusuf Wibisana, M.Ec., CPA), auditor independen, berdasarkan
- Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja - - 122.891 122.891 Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, dengan opini tanpa modifikasian,
Peraturan Menteri Keuangan (PMK) - - 8.036.749 8.036.749
sebagaimana tercantum dalam laporannya tertanggal 20 Februari 2024 yang tidak tercantum dalam
publikasi ini. Informasi keuangan pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022 disusun
Republik Indonesia Nomor 7 Tahun berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan
Penyisihan untuk cadangan wajib - 50.000 (50.000) - Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis
2024 tentang Pajak Pertambahan Saldo 31 Desember 2022 150.000.000 150.000 27.388.064 177.538.064 & Rekan, firma anggota jaringan global PwC (rekan penanggung jawab adalah Lucy Luciana Suhenda,
S.E., Ak., CPA), auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan
Nilai Atas Penyerahan Rumah Ta- Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan, setelah pajak
Publik Indonesia, dengan opini tanpa modifikasian, sebagaimana tercantum dalam laporannya tertanggal
20 Februari 2023 yang tidak tercantum dalam publikasi ini. Karena informasi keuangan di atas diambil
pak dan Satuan Rumah Susun Yang - Laba tahun berjalan
- Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja
-
-
-
-
7.358.936
91.633
7.358.936
91.633
dari Laporan Keuangan Perseroan, dengan demikian informasi tersebut bukan merupakan penyajian
yang lengkap dari Laporan Keuangan Perseroan.
Ditanggung Pemerintah Tahun Ang- - - 7.450.569 7.450.569
- Kurs mata uang asing untuk 1 USD pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
masing-masing Rp 15.416 dan Rp 15.731 (Rupiah penuh).
garan 2024. PMK itu ditandatangani Penyisihan untuk cadangan wajib - 50.000 (50.000) - Jakarta, 26 Februari 2024
oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Saldo 31 Desember 2023 150.000.000 200.000 34.788.633 184.988.633 S.E & O
Direksi
Indrawati pada 12 Februari 2024. PT SHARIA MULTIFINANCE ASTRA
LK SMA Investor 6(242)x190 27 Feb 2024.indd 1 23/02/24 17.54
LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN LAPORAN ARUS KAS
Tanggal 31 Desember 2023 Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023
(disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Tahun yang Tahun yang
31 Desember 2023 31 Desember 2022 berakhir pada tanggal 31 Desember berakhir pada tanggal 31 Desember
(Diaudit) (Diaudit) 2023 2022 2023 2022
(Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit)
ASET PENDAPATAN ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Kas dan setara kas 166.420 44.359 Pendapatan pembiayaan konsumen 893.027 863.507 Penerimaan kas dari:
Piutang sewa pembiayaan Pendapatan sewa pembiayaan 162.798 112.019 Pembiayaan konsumen 21.569.126 19.598.094
Pihak ketiga - setelah dikurangi pendapatan sewa pembiayaan belum Pendapatan sewa ijarah - neto 383 163 Sewa pembiayaan 2.420.035 1.632.004
diakui dan pendapatan dan beban ditangguhkan sebesar Pendapatan bunga 2.514 2.037 Sewa ijarah 3.126 1.505
Rp182.520 dan Rp111.764 masing-masing pada tanggal-tanggal Pendapatan lain-lain 41.123 58.437 Penerimaan dari pendapatan denda keterlambatan
31 Desember 2023 dan 2022 1.682.386 1.062.584 dan pelunasan dipercepat 88.008 121.002
TOTAL PENDAPATAN 1.099.845 1.036.163
Cadangan kerugian penurunan nilai (16.376) (9.586) Pendapatan bunga 2.514 2.037
Neto 1.666.010 1.052.998 BEBAN Pengeluaran kas sehubungan
Piutang pembiayaan konsumen Beban pendanaan 225.237 197.315 dengan pembiayaan bersama-neto (83) (162)
Pihak berelasi - setelah dikurangi pendapatan pembiayaan konsumen Beban tenaga kerja 144.028 134.061 Pembayaran kas untuk transaksi
belum diakui sebesar Rp3.048 dan Rp2.707 masing-masing Beban pemasaran 16.336 16.203 pembiayaan konsumen dan sewa pembiayaan (11.030.276) (9.121.812)
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 13.839 11.890 Beban kerugian penurunan nilai 75.055 67.525 Pembayaran kas untuk dealer (12.666.205) (11.592.105)
Pihak ketiga - setelah dikurangi pendapatan pembiayaan konsumen Beban penyusutan aset tetap 6.887 6.599 Pembelian aset tetap ijarah (1.467) (4.213)
belum diakui dan pendapatan dan beban ditangguhkan Beban amortisasi aset hak guna 3.049 2.900 Pembayaran bunga (220.579) (197.424)
sebesar Rp1.726.228 dan Rp1.651.140 masing-masing Beban provisi dan komisi 3.261 3.099 Pembayaran beban umum dan administrasi (216.572) (78.303)
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 6.017.930 6.032.485 Pembayaran pajak penghasilan badan (146.006) (114.587)
Kerugian (keuntungan) transaksi mata uang asing 134 (906)
Total piutang pembiayaan konsumen 6.031.769 6.044.375 Beban lain-lain 54.043 42.982
Cadangan kerugian penurunan nilai (43.168) (41.691) Kas neto (digunakan untuk) diperoleh dari aktivitas operasi (198.379) 246.036
TOTAL BEBAN 528.030 469.778
Neto 5.988.601 6.002.684
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Piutang lain-lain LABA SEBELUM BEBAN PAJAK FINAL DAN PAJAK PENGHASILAN 571.815 566.385 Penerimaan dari penjualan aset tetap 504 689
Pihak ketiga 9.044 8.895
Beban pajak final (503) (407) Pembelian aset tetap (6.571) (2.994)
Cadangan kerugian penurunan nilai (37) (67) Penambahan aset hak guna (3.671) (4.823)
Neto 9.007 8.828 LABA SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN 571.312 565.978 Penerimaan dividen 11.010 16.500
Aset diperoleh untuk Ijarah – setelah dikurangi akumulasi
penyusutan sebesar Rp3.127 dan Rp1.199 masing-masing BEBAN PAJAK PENGHASILAN (127.521) (125.514) Kas neto diperoleh dari aktivitas investasi 1.272 9.372
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 2.739 4.015
LABA TAHUN BERJALAN 443.791 440.464 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Investasi dalam saham 159.504 159.504
Beban dibayar dimuka dan uang muka 8.214 8.733 Penerimaan utang bank 3.300.000 1.100.000
Penghasilan komprehensif lain Penerimaan dari penerbitan obligasi - 800.000
Aset pajak tangguhan - neto 19.316 16.632
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi: Pembayaran utang bank (2.704.168) (1.499.999)
Aset tetap dan Aset Hak Guna-setelah dikurangi total akumulasi penyusutan Pelunasan obligasi (100.000) (700.000)
aset tetap sebesar Rp69.450 dan Rp64.745 masing-masing pada (Kerugian) keuntungan aktuarial atas liabilitas imbalan kerja (891) 451
Pajak penghasilan terkait dengan komponen Pembayaran dividen kas (176.186) -
tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, dan akumulasi amortisasi aset 51.374 51.436
hak guna sebesar Rp11.252 dan Rp8.203 masing-masing pada penghasilan komprehensif lainnya 196 (99) Pembayaran biaya penerbitan obligasi - (2.753)
tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Kas neto diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan 319.646 (302.752)
Aset lain-lain 5.773 3.803 (Rugi) laba komprehensif lainnya - setelah pajak (695) 352
TOTAL ASET 8.076.958 7.352.992 TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF DAMPAK NETO PERUBAHAN
TAHUN BERJALAN 443.096 440.816 NILAI TUKAR ATAS KAS DAN SETARA KAS (59) 1.160
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS KENAIKAN/(PENURUNAN) NETO KAS DAN SETARA KAS 122.480 (46.184)
LABA PER SAHAM DASAR
Utang bank KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 44.434 90.618
Pihak berelasi 36.111 66.667 (Dinyatakan dalam nilai penuh Rupiah) 13.710 13.607
Pihak ketiga 2.356.944 1.730.556 KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 166.914 44.434
Total utang bank 2.393.055 1.797.223
KAS DAN SETARA KAS TERDIRI DARI:
Utang dealer
Utang pajak
120.912
43.810
145.127
60.418
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS Kas 470 446
Utang lain-lain Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 Bank 166.444 43.988
Pihak berelasi 11.982 9.046 (disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pihak ketiga 83.199 99.701 TOTAL 166.914 44.434
Total utang lain-lain 95.181 108.747 Keuntungan /
Saldo Laba
(Kerugian)
Beban akrual Modal Aktuarial
Pihak berelasi 238 103 Ditempatkan Atas Liabilitas Belum
Catatan:
Pihak ketiga 51.224 40.380 dan Imbalan Kerja Ditentukan Ditentukan
Disetor Penuh Karyawan Penggunaannya Penggunaannya Total Ekuitas 1. Informasi keuangan di atas diambil dari laporan keuangan PT Maybank Indonesia Finance (“Perusahaan”)
Total beban akrual 51.462 40.483 pada tanggal 31 Desember 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, yang disusun oleh
Utang obligasi - neto Saldo tanggal 31 Desember 2021 32.370 394 6.500 2.952.647 2.991.911 manajemen Perusahaan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang telah diaudit oleh
Pihak berelasi 99.400 103.744
Pihak ketiga 1.549.224 1.642.862 Keuntungan aktuarial atas liabilitas Purwantono, Sungkoro & Surja (“PSS”) (firma anggota Ernst & Young Global Limited), auditor independen,
Total utang obligasi 1.648.624 1.746.606 imbalan kerja - setelah pajak berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, dengan opini audit tanpa
Liabilitas imbalan kerja 24.277 21.661 tangguhan - 352 - - 352 modifikasian, sebagaimana tercantum dalam laporannya tanggal 23 Februari 2024 yang tidak tercantum
dalam publikasi ini. Informasi keuangan tersebut di atas tidak mencakup catatan atas laporan keuangan.
TOTAL LIABILITAS 4.377.321 3.920.265 Laba tahun berjalan 2022 - - - 440.464 440.464
2. Laba per saham dasar dihitung berdasarkan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar selama tahun
EKUITAS Saldo tanggal 31 Desember 2022 32.370 746 6.500 3.393.111 3.432.727
Modal saham - nilai nominal Rp1.000 (nilai penuh) per saham. berjalan.
Modal dasar - 60.000.000 lembar saham.
Modal ditempatkan dan disetor penuh - 32.370.000 lembar saham 32.370 32.370 Dividen - - - (176.186) (176.186)
Keuntungan aktuarial atas liabilitas
imbalan kerja - setelah pajak tangguhan 51 746 Kerugian akturial atas liabilitas
Saldo laba imbalan kerja-setelah
Ditentukan penggunaannya 6.500 6.500 pajak tangguhan - (695) - - (695) Jakarta, 23 Februari 2024
Belum ditentukan penggunaannya 3.660.716 3.393.111
Laba tahun berjalan 2023 - - - 443.791 443.791
PT MAYBANK INDONESIA FINANCE
TOTAL EKUITAS 3.699.637 3.432.727
Direksi
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 8.076.958 7.352.992 Saldo tanggal 31 Desember 2023 32.370 51 6.500 3.660.716 3.699.637
INVESTOR DAILY_7 kol x 200 mmkl_26 Februari 2024
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT SHARIA MULTIFINANCE ASTRA
p.1 ×2
unresolved
org
Tanudiredja
p.1 ×2
unresolved
org
Rintis & Rekan
p.1
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.1
unresolved
person
Lucy Luciana Suhenda
p.1
unresolved
org
Menteri Keuangan Sri Mulyani
p.1
unresolved
org
PT SHARIA MULTIFINANCE ASTRA LK SMA Investor
p.1
unresolved
org
Young Global Limited
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.