Back to announcement
20260423_INET_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32073273_lamp2.pdf
Other Text extracted INETSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 15
Page 1
Lampiran
Daftar Permintaan Penjelasan
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (Perseroan)
1. Terkait rencana transaksi investasi penyertaan sebanyak 180.000 lembar saham baru PT
Sarana Global Indonesia (“SGI”) atau setara dengan 60,00% dari modal ditempatkan dan
disetor SGI setelah transaksi, agar dijelaskan mengenai:
a. Latar belakang dan pertimbangan investasi saham SGI sebesar 60,00% dari modal
ditempatkan dan disetor penuh setelah transaksi.
Penjelasan:
Perseroan memandang investasi pada SGI sebagai langkah strategis untuk memperkuat
kapabilitas end-to-end dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi, khususnya
jaringan kabel fiber optik bawah laut (submarine cable). SGI merupakan induk
perusahaan yang menjalankan bidang usaha kontraktor telekomunikasi melalui entitas
anaknya, PT Jala Nusantara Mardika (JNM) dan PT Nostag Nusantara Mardika (NNM).
Kepemilikan dua kapal khusus penanaman kabel (Cable Ship Nostag 10 dan Cable Ship
Pacific Guardian) melalui NNM memberikan keunggulan operasional yang signifikan,
memungkinkan percepatan deployment jaringan, efisiensi biaya proyek, serta
pengendalian kualitas dan timeline secara lebih optimal..
b. Latar belakang pembelian di harga premium sebesar Rp1.557.799 per lembar saham
mengingat hasil penilaian independen saham SGI memiliki nilai pasar sebesar
Rp1.459.957 per lembar saham.
Penjelasan:
Harga pembelian ditetapkan melalui proses negosiasi komersial yang menghasilkan
kesepakatan antara penjual dan Perseroan. Harga transaksi sebesar Rp1.557.799 per
lembar saham ditetapkan dengan mempertimbangkan nilai strategis SGI sebagai
pemilik dua kapal kabel bawah laut yang operasional, di mana terlepas dari nilai aset
kapal dan kendaraan berdasarkan penilaian KJPP IDR mencapai Rp246.243.800.000
sedangkan nilai transaksi diatas nilai itu, namun transaksi ini akan mendukung ekspansi
Perseroan. selain itu, rencana Transaksi ini masih dinyatakan WAJAR dari sisi
ekonomis dan keuangan, sehingga tidak termasuk Transaksi Benturan Kepentingan
sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/POJK.04/2020.
c. Sumber dana yang akan digunakan Perseroan untuk rencana transaksi investasi tersebut.
Penjelasan:
Sumber dana yang akan digunakan Perseroan untuk membiayai akuisisi SGI senilai
Rp280.403.820.000 berasal dari fasilitas perbankan.
d. Tujuan dan sinergi yang diharapkan oleh Perseroan atas rencana pengambilalihan SGI
PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA Tbk
Gedung Cyber Lantai 10
Jalan Kuningan Barat No. 8 – Jakarta Selatan 12710
Telp. +62 21 50525588, Website : http://www.siapnetworks.co.id
Page 2
tersebut.
Penjelasan :
Akuisisi SGI bertujuan memperkuat posisi Perseroan sebagai pemain terintegrasi
(integrated player) di industri telekomunikasi nasional. Sinergi yang terbentuk
mencakup:
(i) Percepatan pembangunan submarine cable: Kepemilikan langsung atas dua kapal
kabel (Nostag 10 dan Pacific Guardian) memungkinkan Perseroan mengeksekusi
proyek penggelaran kabel bawah laut secara mandiri tanpa bergantung pada kontraktor
pihak ketiga, sehingga menekan biaya dan mempercepat time-to-market;
(ii) Perluasan jangkauan backbone: Mendukung strategi ekspansi jaringan backbone
antar pulau dan internasional seiring pertumbuhan trafik data nasional;
(iii) Diversifikasi pendapatan: Menciptakan peluang pendapatan baru dari penyediaan
jasa instalasi dan perbaikan kabel bawah laut kepada pihak ketiga (third-party revenue),
di luar pendapatan organik Grup;
(iv) Integrasi vertikal hulu–hilir: Melengkapi ekosistem Grup yang telah mencakup
layanan ISP ritel (GPI), B2B korporasi (DPS), backbone darat (PFI, THC), dan data
center (SIDI).
e. Apakah dalam waktu dekat Perseroan akan melakukan perubahan susunan Dewan
Komisaris dan Direksi SGI, sehubungan dengan posisi Perseroan sebagai pengendali
baru SGI?
Penjelasan:
Susunan pengurus SGI saat ini adalah sebagai berikut:
Direktur : Taryono
Komisaris : Yosaphat Didik Heru Purnomo.
Perseroan, selaku pengendali baru SGI, melakukan evaluasi atas kesesuaian komposisi
pengurus SGI dengan kebutuhan strategis Grup. Perseroan berkomitmen untuk
memenuhi seluruh kewajiban keterbukaan informasi apabila terdapat perubahan
material pada susunan pengurus SGI pasca-akuisisi, sesuai ketentuan yang berlaku.
f. Kontribusi yang diharapkan atas pengambilalihan saham SGI terhadap kinerja
keuangan Perseroan di masa mendatang.
Penjelasan:
SGI dan entitas anaknya (JNM, NNM) membukukan pendapatan usaha sebesar
Rp65.335.759.941 untuk periode 9 bulan yang berakhir 30 September 2025, dengan
laba bersih sebesar Rp7.265.995.815. Pasca-konsolidasi, pendapatan dan laba SGI akan
terintegrasi penuh ke dalam laporan keuangan Perseroan, memberikan kontribusi positif
yang terukur. Selain itu, kepemilikan aset kapal dengan nilai pasar Rp246.243.800.000
memperkuat basis aset tidak lancar Grup secara signifikan serta akan mendukung
PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA Tbk
Gedung Cyber Lantai 10
Jalan Kuningan Barat No. 8 – Jakarta Selatan 12710
Telp. +62 21 50525588, Website : http://www.siapnetworks.co.id
Page 3
ekspansi Grup Usaha Perseroan.
g. Dampak pengambilalihan saham SGI terhadap operasional Perseroan dan Entitas Anak
Perseroan lainnya dalam group.
Penjelasan:
Pengambilalihan SGI memperkuat kapabilitas konstruksi infrastruktur Grup dan
bersinergi langsung dengan operasional PFI (pengelola IRU kabel bawah laut rute
Jakarta–Batam–Singapura) dan THC (backbone dan IP Transit), karena SGI melalui
JNM dan NNM memiliki kapabilitas teknis penggelaran dan perbaikan kabel bawah
laut yang selama ini harus disewa dari pihak ketiga. Tidak terdapat dampak negatif
material terhadap operasional entitas anak lainnya dalam Grup.
h. Rencana strategis Perseroan setelah adanya pengambilalihan saham SGI tersebut.
Penjelasan:
Pasca-akuisisi, Perseroan mengintegrasikan SGI ke dalam ekosistem infrastruktur Grup
dengan fokus pada: (i) optimalisasi pemanfaatan kapal kabel untuk proyek-proyek
penggelaran kabel bawah laut Grup maupun komersial kepada pihak ketiga; (ii) sinergi
operasional antara SGI dengan PFI dan THC dalam pengelolaan rute kabel laut; dan (iii)
ekspansi kontrak jasa konstruksi submarine cable kepada pelanggan eksternal guna
menciptakan sumber pendapatan baru yang berulang bagi Grup.
2. Bagaimana pemenuhan prosedur terkait perolehan perizinan dari instansi terkait (jika ada)
sehubungan dengan proses pengambilalihan saham SGI tersebut?
Penjelasan:
Pengambilalihan saham SGI dilaksanakan melalui mekanisme transaksi perdata biasa atas
saham perusahaan tertutup. Sebagaimana pengalaman Perseroan pada pengambilalihan
PADA dan THC, transaksi sejenis tidak memerlukan izin khusus dari instansi manapun
selain pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi kepada OJK dan BEI sesuai regulasi
pasar modal yang berlaku. Apabila terdapat perizinan sektoral yang dipersyaratkan oleh
instansi terkait (misalnya Komisi Pengawas Persaingan Usaha/KPPU), Perseroan
berkomitmen untuk memenuhinya sesuai ketentuan.
3. Berdasarkan Pasal 18 ayat (1) huruf a POJK 17/2020 disebutkan bahwa dalam hal objek
transaksi material berupa saham Perusahaan tertutup, informasi yang wajib disampaikan
paling sedikit mengenai data keuangan Perusahaan tersebut, dengan ketentuan untuk
perusahaan yang sudah berdiri paling singkat 2 (dua) tahun dan telah melakukan kegiatan
usaha, berupa laporan keuangan yang telah diaudit untuk 2 (dua) tahun terakhir. Atas hal
tersebut, agar dijelaskan:
a. Latar belakang tidak terdapat informasi laporan keuangan SGI yang telah diaudit untuk
2 tahun terakhir pada keterbukaan informasi Perseroan.
PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA Tbk
Gedung Cyber Lantai 10
Jalan Kuningan Barat No. 8 – Jakarta Selatan 12710
Telp. +62 21 50525588, Website : http://www.siapnetworks.co.id
Page 4
Penjelasan:
Perseroan mengakui bahwa pada saat penyusunan dan penyampaian Keterbukaan
Informasi (KI) awal tertanggal 13 April 2026, laporan keuangan auditan SGI untuk 2
(dua) tahun terakhir belum tercantum dalam dokumen KI dimaksud. Perseroan
menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan tersebut dan berkomitmen untuk
segera melengkapi keterbukaan informasi yang telah disampaikan dan akan melakukan
perbaikan atas dokumen Keterbukaan Informasi tersebut.
b. Apakah terdapat laporan keuangan auditan 2 tahun terakhir SGI?
Penjelasan:
Laporan keuangan auditan SGI untuk 2 (dua) tahun terakhir tersedia dan dilampirkan
bersama tanggapan surat ini, sebagai berikut:
1. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Sarana Global Indonesia dan Entitas Anak untuk
tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 — telah diaudit dan ditandatangani
pada 17 Maret 2026.
2. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Sarana Global Indonesia dan Entitas Anak untuk
tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 — merupakan laporan keuangan
komparatif yang dilampirkan sebagai pembanding.
c. Jika ada, agar dijelaskan nama auditor dan opini audit atas laporan keuangan 2 tahun
terakhir SGI tersebut.
Penjelasan :
Laporan keuangan SGI diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Gatot Permadi,
Azwir Abimail, dengan auditor penandatangan Azwir Zamrinurdin, CPA, pemegang
Izin Akuntan Publik No. AP.0977 dengan opini Wajar dengan Pengecualian.
d. Jika tidak, agar dijelaskan latar belakang tidak terdapat audit atas laporan keuangan 2
tahun terakhir SGI dan kesesuaian dengan POJK 17/2020.
Penjelasan :
Perseroan memberikan klarifikasi bahwa terdapat laporan keuangan auditan SGI, dan
dokumen tersebut dilampirkan bersama jawaban ini.
4. Mohon Perseroan menyampaikan Proforma Laporan Keuangan Perseroan per 31 Desember
2025 setelah melakukan akuisisi SGI.
Penjelasan:
Berikut Proforma Laporan Keuangan Perseroan per 31 Desember 2025 setelah melakukan
akuisisi SGI, dengan catatann bahwa proforma ini disusun berdasarkan laporan keuangan
auditan Perseroan per 31 Desember 2025 (sebagaimana disampaikan melalui surat No.
005/SP/SINERGY/III.2026) dikombinasikan dengan laporan keuangan auditan SGI per 31
Desember 2025, dengan menerapkan penyesuaian akuisisi (purchase price allocation) atas
kepemilikan 60%.
PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA Tbk
Gedung Cyber Lantai 10
Jalan Kuningan Barat No. 8 – Jakarta Selatan 12710
Telp. +62 21 50525588, Website : http://www.siapnetworks.co.id
Page 5
Asumsi dan Dasar Penyusunan Proforma
Proforma ini disusun berdasarkan asumsi-asumsi sebagai berikut:
1. Akuisisi 60% saham SGI dianggap terjadi per 1 Januari 2025 (as-if acquired dari
awal tahun)
2. Nilai investasi Perseroan di SGI = 180.000 lembar saham × Rp1.557.799
= Rp280.403.820.000
3. Nilai wajar ekuitas SGI berdasarkan laporan penilaian independen = 100% ×
Rp1.459.957 × 300.000 lembar = Rp437.987.100.000
4. Kepentingan Nonpengendali (KNP) = 40% × nilai wajar ekuitas SGI
= Rp175.194.840.000
5. Goodwill/Badwill atas akuisisi = Harga beli (Rp280.403.820.000) + KNP
(Rp175.194.840.000) – Nilai wajar aset neto SGI (Rp150.215.082.454)
= Rp305.383.577.546
6. Eliminasi investasi intra-grup terhadap modal SGI yang diatribusikan ke Perseroan
(60% × Rp150.215.082.454 = Rp90.129.049.472)
Proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian per 31 Desember 2025
(Dalam Rupiah)
INET INET
SGI Auditan 31 Penyesuaian
Keterangan Auditan 31 Proforma 31
Des 2025 Proforma
Des 2025 Des 2025
ASET
(lihat laporan
(lihat laporan
Kas dan setara kas 67.877.942.116 — auditan INET +
auditan)
SGI)
Aset lancar lainnya 74.395.771.419
Jumlah Aset
142.273.713.535
Lancar
Aset tetap – neto 282.074.221.871
Goodwill atas
— — +305.383.577.546 305.383.577.546
akuisisi SGI
Aset tidak lancar
2.182.553.151
lainnya
Jumlah Aset
284.256.775.022
Tidak Lancar
PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA Tbk
Gedung Cyber Lantai 10
Jalan Kuningan Barat No. 8 – Jakarta Selatan 12710
Telp. +62 21 50525588, Website : http://www.siapnetworks.co.id
Page 6
INET INET
SGI Auditan 31 Penyesuaian
Keterangan Auditan 31 Proforma 31
Des 2025 Proforma
Des 2025 Des 2025
JUMLAH ASET 426.530.488.557 +305.383.577.546
LIABILITAS
Liabilitas jangka
184.375.398.776
pendek
Liabilitas jangka
91.940.007.327
panjang
JUMLAH
276.315.406.103
LIABILITAS
EKUITAS
Ekuitas – pemilik Eliminasi
153.782.482.580
entitas induk (60%) (90.129.049.472)
KNP SGI (40%) — 3.567.400.126 +175.194.840.000 178.762.240.126
JUMLAH
150.215.082.454
EKUITAS
Proforma Laporan Laba Rugi Konsolidasian Tahun 2025
(Dalam Rupiah)
Proforma
INET FY Eliminasi
Keterangan SGI FY 2025 Konsolidasia
2025 Intra-Grup
n
(lap. auditan (INET + SGI
Pendapatan 291.066.544.594 —
INET) – eliminasi)
Beban pokok
(164.604.475.774)
pendapatan
Laba Kotor 126.462.068.820
Beban usaha (29.619.040.804)
Laba Usaha SGI 96.843.028.016
PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA Tbk
Gedung Cyber Lantai 10
Jalan Kuningan Barat No. 8 – Jakarta Selatan 12710
Telp. +62 21 50525588, Website : http://www.siapnetworks.co.id
Page 7
Proforma
INET FY Eliminasi
Keterangan SGI FY 2025 Konsolidasia
2025 Intra-Grup
n
Beban/Pendapatan
(44.591.885.024)
lain-lain
Laba Sebelum
52.251.142.992
Pajak SGI
Pajak penghasilan (8.207.295.056)
Laba Bersih SGI 44.043.847.936
26.426.308.7
Porsi 60% ke INET
62
17.617.539.1
KNP 40%
74
Catatan Penting atas Proforma
Perseroan menyampaikan beberapa catatan penting atas proforma ini:
1. Opini Wajar dengan Pengecualian pada LK SGI 2025: Auditor SGI
memberikan pengecualian atas pencatatan uang muka penyertaan modal
Rp79.610.351.500 sebagai ekuitas—yang seharusnya disajikan sebagai liabilitas.
Perseroan, selaku pengendali baru, berkomitmen menyelesaikan proses RUPS
dan pengaktaan atas tambahan modal dimaksud segera setelah penyelesaian
akuisisi.
2. Proforma bersifat indikatif: Angka proforma ini merupakan ilustrasi dampak
akuisisi dan belum mempertimbangkan: (i) penyesuaian nilai wajar aset dan
liabilitas SGI (purchase price allocation) secara penuh; (ii) amortisasi aset tidak
berwujud yang teridentifikasi; serta (iii) sinergi operasional. Laporan keuangan
konsolidasian auditan sesungguhnya akan diterbitkan setelah akuisisi efektif.
3. Goodwill signifikan: Selisih antara harga beli, KNP, dan nilai buku aset neto SGI
menghasilkan goodwill yang substansial. Perseroan berkomitmen melakukan uji
penurunan nilai (impairment test) atas goodwill setiap tahun sesuai PSAK 48.
5. Terkait rencana penambahan kegiatan usaha agar dapat dijelaskan:
a. Kesiapan aspek keuangan, operasional, dan legalitas Perseroan untuk menjalankan
kegiatan usaha yang baru.
Penjelasan:
PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA Tbk
Gedung Cyber Lantai 10
Jalan Kuningan Barat No. 8 – Jakarta Selatan 12710
Telp. +62 21 50525588, Website : http://www.siapnetworks.co.id
Page 8
Dari sisi keuangan, kesiapan Perseroan telah dikaji secara independen oleh KJPP
Syarif, Endang dan Rekan melalui Laporan Studi Kelayakan No. 000062.0113-03BS-
FS0503401/IV/2026 tanggal 7 April 2026. Penambahan KBLI 46523 (Perdagangan
Besar Peralatan Telekomunikasi) tidak memerlukan biaya investasi (capex), karena
kegiatan usaha yang dijalankan bersifat distribusi semata. Seluruh kebutuhan modal
kerja akan dipenuhi dari kas internal Perseroan yang tersedia, dengan estimasi modal
kerja tahun pertama (2026) sebesar Rp4,87 miliar dan meningkat bertahap hingga
Rp15,59 miliar pada tahun 2030. Posisi kas Perseroan per 30 September 2025 sebesar
Rp160,1 miliar menunjukkan kecukupan likuiditas yang memadai untuk memulai
kegiatan usaha ini.
Dari sisi operasional, kegiatan usaha KBLI 46523 tidak memerlukan teknologi khusus
maupun tenaga ahli baru, karena bersifat distribusi dan tidak melibatkan aktivitas
manufaktur atau instalasi teknis yang kompleks. Perseroan akan mengoptimalkan 41
karyawan yang telah ada, dengan rencana penambahan personel apabila diperlukan
(estimasi total 7 staf, 2 supervisor, 1 manajer untuk kegiatan baru ini). Alur
operasional mencakup enam tahapan: procurement → inbound logistics →
warehousing → order fulfillment → outbound logistics → after-sales support.
Dari sisi legalitas, Perseroan telah memenuhi seluruh persyaratan pra-operasional: (i)
menyerahkan Studi Kelayakan kepada OJK melalui surat No. 60/INET-OJK/IV/2026
tanggal 20 April 2026; (ii) penambahan KBLI ini akan dimintakan persetujuannya
melalui RUPS yang dijadwalkan pada 19 Mei 2026; dan (iii) Perseroan berkomitmen
melakukan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar untuk mencantumkan KBLI 46523
setelah persetujuan RUPS diperoleh, sesuai POJK No. 17/POJK.04/2020.
Berdasarkan hasil analisis KJPP Syarif, Endang dan Rekan, penambahan kegiatan
usaha KBLI 46523 dinyatakan LAYAK dengan parameter kelayakan keuangan
sebagai berikut:
Parameter Hasil Kesimpulan
Net Present Value (NPV) Rp82.776.069.000 Positif → Layak
Profitability Index (PI) 4,84 > 1 → Layak
Payback Period (PP) 1 tahun 0 bulan Sangat cepat → Layak
PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA Tbk
Gedung Cyber Lantai 10
Jalan Kuningan Barat No. 8 – Jakarta Selatan 12710
Telp. +62 21 50525588, Website : http://www.siapnetworks.co.id
Page 9
Proyeksi pendapatan dari kegiatan usaha ini dimulai pada paruh kedua tahun 2026 dengan
target penjualan perangkat CPE sebanyak 75.000 unit pada tahun pertama (harga
Rp850.000/unit, total pendapatan ~Rp63,75 miliar), meningkat menjadi 150.000 unit pada
2027 (~Rp127,5 miliar). Kelayakan ini telah dikaji dari lima dimensi: kelayakan pasar,
teknis, pola bisnis, model manajemen, dan keuangan, dan seluruhnya memenuhi kriteria
kelayakan.
b. Sinergi yang diharapkan/terbentuk antara KBLI baru dengan rantai nilai (value chain)
perusahaan?
Penjelasan:
Penambahan KBLI 46523 (Perdagangan Besar Peralatan Telekomunikasi) bertujuan
memperkuat positioning Perseroan sebagai integrated digital infrastructure holding yang
tidak hanya mengoperasikan jaringan, tetapi juga mendistribusikan perangkat yang
dibutuhkanoleh seluruh ekosistem tersebut. Portofolio produk yang akan didistribusikan
mencakup:
1. Perangkat FTTH: Optical Line Terminal (OLT), Optical Network Terminal (ONT),
dan perangkat jaringan pendukung — yang secara langsung mendukung ekspansi
800.000 homepass GPI di Kalimantan Barat dan 780.000 homepass di
Bali/Lombok;
2. Perangkat Fixed Wireless Access (FWA): Customer Premises Equipment (CPE)
untuk pelanggan ritel maupun korporasi;
3. Perangkat jaringan lainnya: router, switch, dan server yang mendukung operasional
DPS, THC, dan infrastruktur data center SIDI.
Sinergi yang terbentuk meliputi: (i) eliminasi margin distribusi pihak ketiga — Perseroan
dapat mengadakan perangkat langsung dari principal untuk kebutuhan internal Grup
maupun dijual kepada ISP lain dan operator telekomunikasi; (ii) percepatan waktu
pengadaan melalui hubungan langsung dengan principal yang memberikan kepastian
harga, kejelasan timeline, dan jaminan after-sales service; serta (iii) diversifikasi
pendapatan melalui penjualan perangkat kepada pelanggan eksternal (operator, ISP lain,
instansi pemerintah, kawasan properti).
c. Risiko dan tantangan yang dapat muncul sehubungan dengan penambahan kegiatan
usaha.
Penjelasan :
PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA Tbk
Gedung Cyber Lantai 10
Jalan Kuningan Barat No. 8 – Jakarta Selatan 12710
Telp. +62 21 50525588, Website : http://www.siapnetworks.co.id
Page 10
Risiko dan tantangan utama yang Perseroan identifikasi mencakup:
1. Risiko nilai tukar: Sebagian besar perangkat keras telekomunikasi dan biaya
bandwidth internasional menggunakan denominasi mata uang asing, sehingga
volatilitas kurs berpengaruh langsung pada biaya b operasional (OPEX) dan harga
pembelian persediaan;
2. Risiko keterlambatan pasokan (supply delay) dari principal*: Keterlambatan
pengiriman perangkat berpotensi menghambat pemenuhan pesanan pelanggan.
Mitigasi: strategi multi-principal (diversifikasi pemasok) guna mengurangi
ketergantungan pada satu sumber dan menjaga kesinambungan pasokan;
3. Risiko kerusakan barang dalam proses logistik: Perseroan menggunakan asuransi
pengiriman dan bekerja sama dengan mitra logistik berstandar tinggi;
4. Risiko ketidaksesuaian spesifikasi produk dengan kebutuhan pelanggan:
Diantisipasi melalui quality control saat penerimaan barang dan penguatan fungsi
teknis pre-sales;
5. Risiko ketergantungan terhadap vendor tertentu: Dimitigasi melalui diversifikasi
vendor dan penguatan kapabilitas teknis after-sales.
d. Hal-hal material lainnya yang berkaitan dengan penambahan kegiatan usaha.
Penjelasan :
Tidak terdapat hal material lain yang belum diungkapkan sehubungan dengan penambahan
KBLI baru, selain yang telah disampaikan dalam Keterbukaan Informasi tertanggal 10 dan
13 April 2026. Apabila di kemudian hari terdapat perkembangan material terkait
pelaksanaan KBLI baru dimaksud, Perseroan berkomitmen untuk segera menyampaikan
keterbukaan informasi kepada BEI dan OJK sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
6. Sehubungan dengan Laporan Keuangan Perseroan per 31 Desember 2025, agar dijelaskan:
a. Latar belakang kenaikan pendapatan per 31 Desember 2025 sebesar 201,7%
dibandingkan per 31 Desember 2024.
Penjelasan:
Kenaikan pendapatan sebesar 201,7% secara year-on-year terutama disebabkan oleh
peningkatan pendapatan organik yang signifikan dari entitas anak yang telah
beroperasi penuh sepanjang tahun 2025. Kontributor utama pertumbuhan pendapatan
tahun 2025 adalah PT Pusat Fiber Indonesia (PFI) yang mulai membukukan
pendapatan dari aset-aset infrastruktur jaringan yang telah beroperasi, mencakup
jaringan backbone Java dan Jabodetabek Ring, serta layanan Indefeasible Right of Use
(IRU) dari aset jaringan yang telah aktif.
PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA Tbk
Gedung Cyber Lantai 10
Jalan Kuningan Barat No. 8 – Jakarta Selatan 12710
Telp. +62 21 50525588, Website : http://www.siapnetworks.co.id
Page 11
b. Latar belakang kenaikan laba bersih per 31 Desember 2025 sebesar 1.743,6%
dibandingkan per 31 Desember 2024.
Penjelasan:
Lonjakan laba bersih mencerminkan kombinasi antara pertumbuhan pendapatan yang
signifikan dan efisiensi biaya operasional yang dihasilkan dari integrasi ekosistem
Grup. Per 30 September 2025, laba bersih Perseroan telah mencapai Rp19,4 miliar
dibandingkan Rp2,1 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya—pertumbuhan
yang kemudian berlanjut hingga akhir tahun 2025. Konsolidasi entitas anak yang
memiliki profitabilitas operasional yang baik turut berkontribusi positif secara material
terhadap laba bersih konsolidasian.
c. Latar belakang kenaikan aset lancar per 31 Desember 2025 sebesar 614% dibandingkan
per 31 Desember 2024.
Penjelasan: .
Perseroan mengklarifikasi bahwa per 31 Desember 2025, dana hasil PMHMETD I,
Obligasi I, dan Sukuk Ijarah I belum diterima, sehingga bukan merupakan faktor
penyebab kenaikan aset lancar pada periode dimaksud.
Kenaikan aset lancar sebesar 614% per 31 Desember 2025 dibandingkan per 31
Desember 2024 terutama disebabkan oleh dua faktor utama:
Kenaikan aset lancar sebesar 614% per 31 Desember 2025 terutama bersumber dari dua
faktor utama:
1. Pelaksanaan Waran Seri I: Sepanjang tahun 2025, pemegang Waran Seri I
merealisasikan haknya secara bertahap, menghasilkan penerimaan kas yang
signifikan bagi Perseroan dan meningkatkan saldo kas serta setara kas secara
material; dan
2. Peningkatan arus kas dari aktivitas operasional: Pertumbuhan pendapatan yang
substansial dari PT Pusat Fiber Indonesia (PFI) — yang mengoperasikan jaringan
Java Backbone, Jabodetabek Ring, dan aset infrastruktur jaringan lainnya yang
telah aktif berproduksi sepanjang 2025 — menghasilkan penerimaan kas
operasional yang dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan Perseroan.
Peningkatan penerimaan kas dari pelanggan korporasi melalui PT Data Prima
Solusindo (DPS) turut memperkuat posisi kas konsolidasian. Kombinasi
keduanya mendorong lonjakan saldo kas dan setara kas, piutang usaha, serta aset
lancar lainnya secara signifikan per 31 Desember 2025.
d. Latar belakang kenaikan aset tidak lancar per 31 Desember 2025 sebesar 73,2%
dibandingkan per 31 Desember 2024.
PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA Tbk
Gedung Cyber Lantai 10
Jalan Kuningan Barat No. 8 – Jakarta Selatan 12710
Telp. +62 21 50525588, Website : http://www.siapnetworks.co.id
Page 12
Penjelasan:
Kenaikan aset tidak lancar bersumber dari pencatatan uang muka pembayaran IRU
kabel bawah laut rute Jakarta–Batam–Singapura kepada PT Jejaring Mitra Persada
(JMP) melalui PFI dan pembelian aset tetap berupa tanah dan bangunan Gedung Cyber
senilai ~Rp40 miliar.
e. Latar belakang kenaikan liabilitas jangka pendek per 31 Desember 2025 sebesar
2.461,1% dibandingkan per 31 Desember 2024.
Penjelasan :
Kenaikan liabilitas jangka pendek mencerminkan peningkatan utang usaha sehibningan
dengan peningkatan komersialisasi aset milik PFI. Perseroan memastikan seluruh
liabilitas tersebut terkelola dengan baik dan tidak menimbulkan risiko likuiditas
mengingat posisi kas yang kuat.
f. Latar belakang kenaikan liabilitas jangka panjang per 31 Desember 2025 sebesar
521,2% dibandingkan per 31 Desember 2024.
Penjelasan :
Kenaikan liabilitas jangka panjang bersumber dari fasilitas kredit investasi dari PT
Bank DKI untuk pembelian properti.
g. Latar belakang kenaikan ekuitas per 31 Desember 2025 sebesar 98,8% dibandingkan
per 31 Desember 2024.
Penjelasan :
Kenaikan ekuitas didorong oleh tambahan modal disetor dari pelaksanaan Waran Seri
I yang terealisasi senilai ~Rp113 miliar per 30 September 2025dan akumulasi laba
bersih Perseroan sepanjang tahun 2025.
h. Latar belakang kenaikan arus kas operasi per 31 Desember 2025 sebesar 5.657,4%
dibandingkan per 31 Desember 2024.
Penjelasan :
Lonjakan arus kas operasi mencerminkan peningkatan penerimaan kas dari pelanggan
seiring bertumbuhnya basis pelanggan B2B korporasi melalui DPS dan PFI. Efisiensi
manajemen modal kerja yang diterapkan juga berkontribusi positif terhadap
peningkatan arus kas dari aktivitas operasional.
7. Agar dijelaskan mengenai rencana tindakan korporasi Perseroan dalam periode 12 bulan
ke depan (jika ada).
Penjelasan:
Rencana aksi korporasi Perseroan dalam 12 bulan ke depan mencakup:
PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA Tbk
Gedung Cyber Lantai 10
Jalan Kuningan Barat No. 8 – Jakarta Selatan 12710
Telp. +62 21 50525588, Website : http://www.siapnetworks.co.id
Page 13
1. RUPS persetujuan akuisisi SGI dan penambahan KBLI baru, dijadwalkan 19
Mei 2026;
2. Realisasi penggunaan dana PMHMETD I secara bertahap sesuai prospektus:
~Rp2.800 miliar untuk pembangunan 780.000 homepass FTTH Wi-Fi 7 di Bali dan
Lombok melalui GPI pada tahun 2026, dan ~Rp215 miliar untuk pelunasan IRU
kabel bawah laut melalui PFI;
3. Realisasi penggunaan dana Obligasi I dan Sukuk Ijarah I (total Rp1 triliun)
untuk pembangunan 800.000 homepass FTTH di Kalimantan Barat melalui GPI,
dengan target 312.000 homepass terselesaikan pada tahun 2026;
4. Peningkatan integrasi operasional PADA, THC, dan SGI ke dalam ekosistem
Grup;
5. Opsi untuk melakukan penerbitan Obligasi II pada tahun 2027.
Dalam menjalankan seluruh aksi korporasi tersebut, Perseroan senantiasa akan memenuhi
ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
8. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan
hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.
Penjelasan:
Seluruh informasi dan kejadian material yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha dan
harga saham Perseroan telah disampaikan kepada publik secara transparan melalui
keterbukaan informasi kepada BEI dan OJK. Tidak terdapat informasi atau kejadian
material lain di luar yang telah diungkapkan dalam keterbukaan informasi yang
disampaikan pada 10 dan 13 April 2026 serta surat tanggapan ini.
PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA Tbk
Gedung Cyber Lantai 10
Jalan Kuningan Barat No. 8 – Jakarta Selatan 12710
Telp. +62 21 50525588, Website : http://www.siapnetworks.co.id
Page 14
9. Sehubungan dengan tanggal-tanggal pelaksanaan RUPS terkait rencana transaksi material
dan penambahan KBLI baru Perseroan, Perseroan menyampaikan informasi sebagai
berikut:
Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Latar belakang pada Keterbukaan Informasi (KI) disebutkan bahwa pengumuman dan
KI dilakukan pada tanggal 20 Oktober 2025, sedangkan Perseroan menyampaikan KI
dan pengumuman RUPS tersebut pada tanggal 10 dan 13 April 2026.
Penjelasan :
Perseroan dengan ini memberikan penjelasan bahwa pengungkapan tanggal "20
Oktober 2025" yang tercantum dalam dokumen KI merupakan kekeliruan administratif
pada saat pengisian data. Tanggal yang benar adalah 10 April 2026, yaitu tanggal
diterbitkannya Keterbukaan Informasi ini, di mana pengumuman RUPS dilakukan pada
tanggal yang sama sesuai ketentuan POJK No. 15/POJK.04/2020. Perseroan telah
menyampaikan surat koreksi No. 56/INET-BEI/IV/2026/rev dan No. 57/INET-
OJK/IV/2026/Rev tanggal 13 April 2026 sebagai tindak lanjut atas kekeliruan
dimaksud.
b. Latar belakang pada KI disebutkan bahwa pemanggilan RUPS dilakukan pada 27 Mei
2026, sedangkan RUPS rencananya diselenggarakan pada 19 Mei 2026.
Penjelasan:
Perseroan memberikan penjelasan bahwa tanggal pemanggilan RUPS yang benar dan
telah ditetapkan adalah 27 April 2026 (bukan 27 Mei 2026 sebagaimana sempat
tercantum dalam versi KI sebelumnya), sebagaimana telah diperbaiki dalam KI Rev3
tertanggal 13 April 2026. Pemanggilan pada 27 April 2026 memenuhi ketentuan Pasal
17 ayat (1) POJK No. 15/POJK.04/2020 yang mensyaratkan pemanggilan dilakukan
paling lambat 21 hari sebelum RUPS — mengingat RUPS dijadwalkan pada 19 Mei
2026, maka pemanggilan pada 27 April 2026 memenuhi ketentuan dimaksud (22 hari
sebelum RUPS).
PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA Tbk
Gedung Cyber Lantai 10
Jalan Kuningan Barat No. 8 – Jakarta Selatan 12710
Telp. +62 21 50525588, Website : http://www.siapnetworks.co.id
Page 15
c. Latar belakang pada KI disebutkan bahwa pemegang saham yang berhak hadir pada
RUPS adalah Daftar Pemegang Saham Perseroan pada 24 Mei 2026, sedangkan RUPS
akan diselenggarakan pada 19 Mei 2026.
Penjelasan:
Perseroan memberikan penjelasan bahwa recording date yang benar adalah 24 April
2026 (bukan 24 Mei 2026 sebagaimana sempat tercantum dalam versi KI sebelumnya),
sebagaimana telah diperbaiki dalam KI Rev3. Tanggal 24 April 2026 merupakan 1
(satu) hari kerja sebelum tanggal pemanggilan RUPS (27 April 2026), sehingga telah
memenuhi ketentuan Pasal 23 ayat (2) POJK No. 15/POJK.04/2020 yang mensyaratkan
pemegang saham yang berhak hadir adalah yang namanya tercatat dalam Daftar
Pemegang Saham pada 1 hari kerja sebelum pemanggilan RUPS.
--o0o--
PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA Tbk
Gedung Cyber Lantai 10
Jalan Kuningan Barat No. 8 – Jakarta Selatan 12710
Telp. +62 21 50525588, Website : http://www.siapnetworks.co.id
Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Sarana Global Indonesia
p.1 ×3
unresolved
org
PT Jala Nusantara Mardika
p.1
unresolved
org
PT Nostag Nusantara Mardika
p.1
unresolved
org
KJPP IDR
p.1
unresolved
org
Komisi Pengawas Persaingan
p.3
unresolved
org
KPPU
p.3
unresolved
org
KJPP Syarif
p.8 ×2
unresolved
org
Endang dan Rekan
p.8 ×2
unresolved
org
PT Pusat Fiber Indonesia
p.10 ×2
unresolved
org
PT Data Prima Solusindo
p.11
unresolved
org
PT Bank DKI
p.12
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.