Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1 OCR 0.943
Plaza Marein, 18 Ref. No.: 142/SEKPER/RUPS/082026 Jakarta, 20 Agustus 2026 Kepada Yth., PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, Lt. 4 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 U.p.: Divisi Penilaian Perusahaan 2 Hal: Hasil Public Expose PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. Dengan hormat, Merujuk peraturan Bursa No. I-E butir V.4.4, dengan ini PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (“Perseroan”), melaporkan Hasil Public Expose Perseroan 2026, sebagai berikut: 1. Telah dilaksanakan Public Expose Perseroan pada: Hari/Tanggal Waktu Tempat Agenda 2. Dihadiri oleh: : Jumat, 14 Agustus 2026 1 13.00 — 13.30 WIB : online melalui Google Meet 1) Sekilas Perseroan 2) Informasi atas Keterlambatan Laporan Keuangan Audit dan Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku 2025 3) Perubahan Pengurus Marein a. Direksi Perseroan Presiden Direktur —: Bapak Robby Loho, Direktur Keuangan : Bapak Lukcimo Jahja, Direktur : Bapak Anwar Cipto Syamsul. b. Peserta yang hadir terdiri dari 4 orang. 3. Pertanyaan yang disampaikan peserta Public Expose antara lain mengenai: Pertanyaan Jawaban Bagaimana insiden siber ini memengaruhi beban biaya dan kewajiban pajak Perseroan di 2025-2026 dan bagaimana Perseroan memastikan investigasinya berjalan independen tanpa benturan kepentingan internal? Masalah yang timbul dari serangan siber ini berdampak pada waktu, tenaga, serta biaya penanggulangan. Kendati demikian, Perseroan telah melakukan langkah-langkah restorasi atau penanggulangan atas hal-hal yang berisiko keterlambatan maupun kerugian operasional Perseroan. Perseroan juga memastikan bahwa seluruh data penting milik klien, baik ceding, broker reinsurance, maupun tertanggung, berada dalam kondisi aman tanpa adanya indikasi kebocoran data. Jie 1of4 &
Page 2 OCR 0.949
Di tengah maraknya insiden siber saat ini menuntut strategi ketahanan yang kuat dari perusahaan-perusahaan dalam menghadapi serangan siber tersebut. Terkait dengan pengaruh biaya dan kewajiban pajak Perseroan di tahun 2025-2026, kejadian insiden siber ini terjadi pada akhir tahun 2025. Beban biaya yang terjadi di tahun 2025 telah dialokasikan pada tahun buku tersebut, sedangkan pengeluaran pada tahun 2026 disesuaikan dengan proses perbaikan yang Perseroan lakukan. Biaya-biaya yang timbul diantaranya biaya jasa digital forensik, penambahan biaya capital expenditure (capex) untuk penambahan server dan lain-lainnya, untuk penguatan infrastruktur sistem keamanan Perseroan Selain itu, terkait dengan investigasi yang dilakukan, Perseroan menunjuk digital forensik yang independen dan profesional untuk melakukan digital forensik. Adapun hasil investigasinya juga telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melalui pemeriksaan langsung, Perseroan juga berkoordinasi aktif dengan OJK dalam mengevaluasi sistem keamanan TI yang berjalan saat ini. Pelibatan profesional independen serta koordinasi dengan OJK memastikan bahwa potensi benturan kepentingan dapat diminimalkan secara optimal. Pertanyaan : Bisa dijelaskan keterkaitan proses evaluasi dan bagaimana memastikan pergantian Direktur ini murni mengikuti kaidah GCG, bukan karena tekanan situasi yang dimana insiden siber, keterlambatan laporan keuangan, dan pergantian Direksi terjadi hampir bersamaan? Jawaban 1 Perseroan menegaskan bahwa Manajemen dalam melakukan perubahan Direksi ini tidak ada berkaitan dengan adanya serangan siber ataupun adanya tekanan lain. Keputusan ini diambil sebagai bentuk penyesuaian atas perkembangan bisnis yang ada dan terkait dengan telah berakhirnya masa jabatan Ibu Trinita Situmeang sehingga perlu diangkat Direktur baru untuk menggantikannya. Pertanyaan : Apakah kompetensi inti Perseroan seperti teknologi informasi (TI), keamanan siber, dan sumber daya manusia sudah siap mengejar ekspansi tersebut, dan apakah ada penyesuaian strategi menyikapi kebijakan Pemerintah/OJK terkait tata kelola risiko siber di industri ini dengan visi menjadi pemain reasuransi regional, sementara fokus saat ini masih pemulihan (P orer otak
Page 3 OCR 0.960
pasca insiden siber? Jawaban 1 Perseroan menyampaikan bahwa insiden siber yang terjadi hanya berdampak pada data hasil olahan dan tidak merusak data awal (raw data). Sehingga dalam proses ini tidak ada perubahan terkait dengan strategi maupun rencana pengembangan bisnis, serta lainnya, karena data awal atau raw data masih dimiliki Perseroan. Tantangan yang dihadapi Perseroan saat ini adalah Perseroan harus mengulang proses IFRS 17 terkait dengan penyelesaian laporan keuangan audit tahun buku 2025, di mana proses pemrosesan ulang ini membutuhkan waktu serta tenaga yang besar. Sehubungan seluruh data awal dan informasi bisnis Perseroan tetap dimiliki dengan baik dan lengkap, kebijakan atau strategi Perseroan dan kegiatan operasional Perseroan tetap berjalan baik. Perseroan siap untuk mengolah kembali data tersebut guna mendukung kelancaran operasional dan pemenuhan kewajiban pelaporan Keuangan Perseroan. Demikian disampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. Robby Loho Presiden Direktur Page 30f4
Page 4 OCR 0.678
Lampiran Bukti Public Expose dan Daftar Peserta Online 1:17 PM | Undangan Public Expose Marein 2 - - - - IP PT MASKAPAI REASURANSI INDONESIA TBK. SESI TANYA JAWAB No First name Daniel Tommy A—P WA (Daniel) Ferry Kh WN — Last name Email Saputra Cape @P com tomme””""1@.com dani” @ com are e@ com Page 4014 (&
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.