Skip to content
Back to announcement

20240221_MEDS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31579553_lamp1.pdf

Financial statement Text extracted MEDS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 45

Page 1
PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK

Laporan Keuangan
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sem bil a n Bul an Yang Berakhir
pada Tanggal 30 September 2023 dan 30 September 2022
(Tidak Diaudit)
Page 2
                             SURAT PERNYATAAN DIREKSI
                                     TENTANG
                     TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
       TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (TIDAK DIAUDIT) dan 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
     DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA 30 SEPTEMBER 2023
                      DAN 30 SEPTEMBER 2022 (TIDAK DIAUDIT)
                         PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK

Yang bertandatangan di bawah ini :
1. Nama                : A. Padmono Budi Sanyoto
    Alamat kantor     : Komp. Blue Sky Industrial (BSI) Kavling No. 09 Jl. Nanjung No. 2 RT
                         003 RW 005 Kel. Leuwigajah, Kec Cimahi Selatan Kota Cimahi 40532
    Nomor Telepon     : 022-6679409 / 022-6679383
    Jabatan            : Direktur Utama

2.   Nama              : Fancy Marsiana
     Alamat kantor     : Komp. Blue Sky Industrial (BSI) Kavling No. 09 Jl. Nanjung No. 2 RT
                         003 RW 005 Kel. Leuwigajah, Kec Cimahi Selatan Kota Cimahi 40532
     Nomor Telepon     : 022-6679409 / 022-6679383
     Jabatan           : Direktur Keuangan

Menyatakan bahwa:

1. Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan PT Hetzer Medical
    Indonesia Tbk.
2. Laporan keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk telah disusun dan disajikan sesuai dengan
    Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
3. a. Semua Informasi dalam laporan keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk telah dimuat
        secara lengkap dan benar.
    b. Laporan keuangan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk tidak mengandung informasi atau fakta
        material yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material.
 4. Bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal dalam PT Hetzer Medical Indonesia Tbk.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.



                                     Cimahi, 30 Januari 2024
                              Atas nama dan mewakili Dewan Direksi




            A.Padmono Budi Sanyoto                                  Fancy Marsiana
                 Direktur Utama                                    Direktur Keuangan
Page 3
                             PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                 LAPORAN POSISI KEUANGAN
            Tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
       Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2023 dan
        30 September 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                       Catatan         30 September 2023      31 Desember 2022

ASET

ASET LANCAR
Kas dan bank                          2,4,27,28               247.157.341              5.361.820.802
Piutang usaha                         2,5,27,28             2.799.179.653                532.668.792
Piutang lain-lain                     2,6,27,28               887.673.144                968.350.000
Persediaan                               2,7               10.973.554.574              7.340.014.095
Pajak dibayar di muka                    13a                2.994.289.952              2.746.945.729
Uang muka                                 8                 6.170.939.500             20.335.187.065
Biaya dibayar di muka                    2,9                  177.024.254                105.512.776

Total Aset Lancar                                          24.249.818.417             37.390.499.259

ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan                    2,13d                  13.612.940                 13.612.940
Aset tetap – neto                        2,10              54.814.364.890             43.523.308.734

Total Aset Tidak Lancar                                    54.827.977.830             43.536.921.674

TOTAL ASET                                                 79.077.796.247             80.927.420.933




                    Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                        tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                   1
Page 4
                              PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                             LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)
            Tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2023 dan 30 September
               2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                      Catatan            30 September 2023       31 Desember 2022

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                              2,11,27,28                982.969.675        1.626.761.724
Utang lain-lain – pihak ketiga           2,12,27,28                 50.000.000              265.500
Utang lain-lain – pihak berelasi                                4.870.375.000
Utang pajak                                   13b                  314.899.355         162.855.183
Pendapatan diterima di muka                   2,14               2.145.342.414                   -
Bagian utang jangka panjang yang
 jatuh tempo dalam satu tahun:
 Utang pembiayaan konsumen               2,15,27,28               424.916.427           274.176.732
 Utang bank                              2,16,27,28             2.190.566.691         2.078.845.737
Total Liabilitas Jangka Pendek                                 10.979.069.562         4.142.904.876
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pascakerja                 2,17                315.643.598          315.643.598
Bagian utang jangka panjang
  setelah dikurangi bagian yang
  jatuh tempo dalam satu tahun:
  Utang pembiayaan konsumen              2,15,27,28               467.166.635          499.121.214
  Utang bank                             2,16,27,28             5.525.282.707         7.182.457.101

Total Liabilitas Jangka Panjang                                 6.308.092.940         7.997.221.913

TOTAL LIABILITAS                                               17.287.162.502        12.140.126.789

EKUITAS
Modal saham – nilai nominal Rp 20
 dan Rp 500.000 per saham
 masing-masing pada tanggal
 31 Desember 2022 dan 2021
Modal dasar – 5.000.000.000 dan
 200.000 saham masing-masing
 pada tanggal 31 Desember 2022
 dan 2021
Modal ditempatkan dan disetor
 penuh – 1.562.500.000 dan 50.000
 saham masing-masing pada
 tanggal 31 Desember 2022
 dan
 2021                                    18                  31.250.000.000            31.250.000.000
Tambahan modal disetor                   19                 29.867.355.456             29.867.355.456
Saldo laba                               20
 Dapat ditentukan penggunaannya                               1.000.000.000             1.000.000.000
 Belum dapat ditentukan
                                                               (68.823.893)             6.927.836.505
  penggunaannya
Rugi komprehensif lain                                        (257.897.817)              (257.897.817)
TOTAL EKUITAS                                                61.790.633.745            68.787.294.144

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                 79.077.796.247            80.927.420.933


                   Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                       tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                     2
Page 5
                                PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                   LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                   Tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2023 dan 30 September 2022
                      (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                       Catatan    30 September 2023       30 September 2022

  PENJUALAN                            2,21           12.195.175.814            31.606.158.520

  BEBAN POKOK PENJUALAN               2,22             (6.356.971.901)         (11.907.725.523)

  LABA KOTOR                                            5.838.203.913           19.698.432.997

  Beban penjualan                     2,23             (1.494.935.071)          (2.557.615.496)
  Beban umum dan administrasi         2,24            (10.747.525.558)         (12.778.003.884)

  LABA USAHA                                           (6.404.256.716)           4.362.813.617

  PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-
    LAIN
  Penghasilan keuangan                  2                   2.741.304                 2.217.024
  Pendapatan Lain-lain                  2                  32.389.031                 1.232.819
  Beban keuangan                        2                (627.534.017)          (1.422.245.280)
  LABA SEBELUM PAJAK
    PENGHASILAN                                        (6.996.660.398)           2.944.018.180

  PAJAK PENGHASILAN                     2
  Kini                                  13c
  Tangguhan                             13d

  Beban Pajak Penghasilan – Neto

  LABA BERSIH TAHUN
    BERJALAN                                          (6.996.660.398)         2.944.018.180

  PENGHASILAN (RUGI)
    KOMPREHENSIF LAIN

  Pos yang tidak akan
    direklasifikasikan ke laba rugi
  Pengukuran kembali atas imbalan
    pascakerja
  TOTAL LABA (RUGI)
   KOMPREHENSIF LAIN - NETO
   SETELA                                            (6.996.660.398)             2.944.018.180

  LABA KOMPREHENSIF TAHUN
   BERJALAN                                          (6.996.660.398)             2.944.018.180

  LABA PER SAHAM                        2,25                    (4.48)                    2.25
Page 6
                                                      PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                                        LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                                        Tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
                                Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2023 dan
                                 30 September 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                      Saldo laba (Defisit)

                                                                                                              Belum dapat              Rugi
                                                               Tambahan               Dapat ditentukan         ditentukan           Komprehensif
                                           Modal Saham        modal disetor           penggunaannya          penggunaannya             Lain            Jumlah Ekuitas

Saldo 1 Januari 2022                       25.000.000.000                     -             987.779.213        6.702.995.323         (227.337.687 )      32.463.436.849
Peningkatan modal disetor (lihat
  Catatan 18)                               6.250.000.000                                                -                      -                  -       6.250.000.000
Tambahan modal disetor (lihat Catatan 19)
                                                               29.867.355.456                                                                             29.867.355.456
Penyisihan saldo laba (lihat Catatan 20)    -
                                                                              -                          -                      -                  -                         -
Laba tahun berjalan                                      -                    -                          -      2.944.018.180                      -       2.944.018.180
Laba komprehensif lain tahun berjalan                    -                    -              12.220.787           (12.220.787)                     -                     -

Saldo 30 September 2022                     31.250.000.000     29.867.355.456               987.779.213        9.634.792.716         (227.337.687 )      71.524.810.485

Saldo 1 Januari 2023                        31.250.000.000     29.867.355.456             1.000.000.000         6.927.836.505         (257.897.817)      68.787.294.144
Peningkatan modal disetor (lihat
  Catatan 18)                                            -                    -                          -                      -                  -                 -
Tambahan modal disetor (lihat
  Catatan 19)                                            -                    -                          -                      -                  -                 -
Penyisihan saldo laba (lihat Catatan
  20)                                                    -                    -                                                 -                  -                     -
                                                                                                         -
Laba tahun berjalan                                      -                    -                          -    (6.996.660.398)                             (6.996.660.398)
Laba komprehensif lain tahun berjalan                    -                    -                          -                 -

Saldo 30 September 2023                     31.250.000.000     29.867.355.456             1.000.000.000         (68.823.893)          (257.897.817)       61.790.633.746




                                                Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                                                   tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                                                  4
Page 7
                               PT HETZER MEDICAL INDONESIA TBK
                                      LAPORAN ARUS KAS
                Tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
       Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2023 dan
                                 30 September 2022 (Tidak Diaudit)
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                              Catatan     30 September 2023      30 September 2022

ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS
   OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                 12.074.007.367            32.243.919.638
Pembayaran kepada pemasok                                     (4.188.484.364)         (24.941.086.489)
Pembayaran untuk beban operasional lainnya                    (9.490.087.790)         (17.016.702.416)
Penerimaan penghasilan keuangan                                     2.741.304                2.217.024
Pembayaran beban keuangan                                       (513.683.129)          (1.417.248.342)
Pembayaran pajak penghasilan                                                           (1.652.836.240)
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
                                                              (2.115.506.612)         (12.781.736.825)
   Aktivitas Operasi

ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                            10,31          (6.070.690.415)         (5.569.311.292)
Pembayaran uang muka perolehan aset                                                   (10.390.016.144)

Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas                             (6.070.690.415)        (15.959.327.436)
  Investasi

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran utang bank                                          (1.545.453.440)           (884.053.456)
Penerimaan utang pembiayaan konsumen           14,31             (303.122.494)           (124.978.505)
Penerimaan utang lain-lain – pihak berelasi                     4.920.109.500
Peningkatan modal disetor                                                              6.250.000.000
Penerimaan tambahan modal disetor                                                     32.812.500.000
Pembayaran biaya emisi saham                                                          (2.232.444.545)


Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas
                                                               3.071.533.566           35.821.023.494
Pendanaan

KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS
  DAN BANK                                                     (5.114.663.461)          7.079.959.233

KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                        5.361.820.802            1.401.498.538

KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                          4              247.157.341            8.481.457.771




                    Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang
                        tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.
Page 8
1.   UMUM

     Pendirian Perusahaan

     PT Hetzer Medical Indonesia tbk ("Perusahaan") didirikan tanggal 31 Desember 2010 berdasarkan Akta
     Notaris No. 12 dibuat oleh Cahya Suryana, S.H., Notaris di Bandung. Akta Pendirian Perusahaan telah
     disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan No.
     AHU-06450.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 8 Februari 2011.

     Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris
     No. 64 tanggal 19 Oktober 2022, dibuat oleh Sugih Haryati, S.H., M.Kn., tentang peningkatan modal
     ditempatkan dan disetor Perusahaan setelah Penawaran Umum selesai dilaksanakan. Perubahan
     anggaran dasar Perusahaan tersebut telah dierima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
     Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-
     AH.01.03-0303775 tanggal 19 Oktober 2022.

     Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama
     bergerak di bidang perdagangan dan industri dengan kegiatan usaha utama yaitu industri barang plastik
     lainnya, industri peralatan kedokteran dan kedokteran gigi serta perlengkapan lainnya, perdagangan
     besar alat laboratorium, alat farmasi dan alat kedokteran untuk manusia.

     Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 kegiatan usaha utama yang dijalankan
     Perusahaan adalah di bidang perdagangan dan industri masker dan peralatan kedokteran.

     Perusahaan berkedudukan di Kota Cimahi.

     Perusahaan tidak memiliki Entitas Induk.

     Susunan Dewan Komisaris dan Direksi serta Karyawan

     Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 susunan Dewan Komisaris dan Direksi
     Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                30 September 2023                 31 Desember 2022
      Dewan Komisaris
      Komisaris Utama                     Jemmy Kurniawan                      Jemmy Kurniawan
      Komisaris                           Franciscus Rijadi                    Alexander
      Komisaris Independen                Tato Suprapto Basir                  Tato Suprapto Basir

      Direksi
      Direktur Utama                      Agustinus Padmono Budi               Agustinus Padmono Budi
                                          Sanyoto                              Sanyoto
      Direktur                            Herry                                Franciscus Rijadi
                                          Fancy Marsiana                       Fancy Marsiana

     Personil manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota Komisaris dan Direksi. Manajemen
     kunci tersebut memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, dan
     mengendalikan aktivitas Perusahaan.

     Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 03/HMI/BS/IV/2022 tanggal 14 April 2022, Dewan Direksi
     mengangkat Agustinus Padmono Budi Sanyoto sebagai Sekretaris Perusahaan.

     Perusahaan telah membentuk komite audit berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perseroan
     No. 09/HMI/BS/IV/2022 tanggal 14 April 2022 dengan susunan anggota sebagai berikut:
Page 9
1.   UMUM (lanjutan)

     Susunan Dewan Komisaris dan Direksi serta Karyawan (lanjutan)

     Komite Audit

     Ketua                                              :     Tato Suprapto Basir
     Anggota 1                                          :     Aam Rahmanoi Se.,Ak.,CA
     Anggota 2                                          :     Christiani, SE

     Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 13/HMI/BS/IV/2022 tanggal 14 April 2022, Dewan Direksi
     mengangkat Dera Susanty Herman sebagai Kepala Unit Audit Internal.

     Dan Perusahaan melakukan perubahan anggota komite audit berdasarkan Surat Keputusan Dewan
     Komisaris Perseroan No. 01/HMI/BS/II/2023 tanggal 17 Februari 2023 dengan susunan sebagai berikut :

     Komite Audit
     Ketua                                              :     Tato Suprapto Basir
     Anggota 1                                          :     Aam Rahmanoi Se.,Ak.,CA
     Anggota 2                                          :     Madelin A Hardjapamekas, SE


     Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 Perusahaan masing-masing memiliki 27 dan 25 karyawan
     tetap (tidak diaudit).

     Penawaran Umum Saham Perdana

     Pada tanggal 29 Juli 2022, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan
     (OJK) dengan Surat No. S-159/D.04/2022 untuk melakukan penawaran umum perdana 312.500.000
     saham dengan nilai nominal Rp 20 per saham, dengan harga penawaran Rp 125 per saham. Pada
     tanggal 10 Agustus 2022, seluruh saham tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

     Penawaran Umum Saham Perdana tersebut disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham dan
     dituangkan dalam Akta Notaris No. 64 oleh Sugih Haryati, S.H., M.Kn., tanggal 19 Oktober 2022.

     Penerbitan Laporan Keuangan

     Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Dewan Direksi Perusahaan, selaku pihak
     yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan, pada tanggal 27
     Oktober 2023.


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

     Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)

     Laporan keuangan Perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia yang
     meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi
     Keuangan (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntan
     Indonesia (“DSAK-IAI”), serta Peraturan No. VIII.G.7 yang diterbitkan oleh BAPEPAM-LK, tentang
     Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
Page 10
Dasar Penyajian Laporan Keuangan

Laporan keuangan, kecuali laporan arus kas, telah disusun secara akrual dengan menggunakan konsep
biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk akun-akun tertentu yang diukur berdasarkan basis lain
seperti yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi terkait.


Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung, dan dikelompokkan ke dalam
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsisten dengan yang
digunakan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021, kecuali untuk penerapan amendemen PSAK yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2022
seperti yang diungkapkan dalam Catatan ini.

Mata uang fungsional dan pelaporan yang digunakan oleh Perusahaan adalah Rupiah.
Page 11
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Dasar Penyajian Laporan Keuangan (lanjutan)

     Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK Indonesia mengharuskan manajemen untuk
     membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan
     jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi ini dibuat
     berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen dan pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat ini,
     hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi. Hal-hal yang melibatkan
     pertimbangan atau kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal di mana asumsi dan estimasi adalah
     signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan dalam Catatan 3 atas laporan keuangan.


     Penerapan PSAK yang Baru dan Direvisi

     Perusahaan telah menerapkan menerapkan PSAK yang baru dan revisi, yang berlaku efektif tanggal
     1 Januari 2022:
     - Amendemen PSAK 22: Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke Kerangka Konseptual
     - Amendemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas, Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak
        Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak
     - PSAK 69: Agrikultur (Penyesuaian Tahunan 2020)
     - PSAK 71: Instrumen Keuangan (Penyesuaian Tahunan 2020)
     - PSAK 73: Sewa (Penyesuaian Tahunan 2020)

     Penerapan standar yang baru dan revisi tersebut tidak mengakibatkan perubahan substansial terhadap
     kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan
     untuk tahun berjalan.

     Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

     Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah (“Rp”), yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan.

     Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang
     berlaku pada tanggal transaksi.

     Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan
     dengan kurs yang berlaku saat itu. Pos non-moneter dalam mata uang asing yang diukur berdasarkan
     nilai historis tidak dijabarkan kembali. Selisih kurs yang timbul atas penyelesaian pos-pos moneter dan
     penjabaran kembali pos-pos moneter diakui pada laba rugi.

     Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

     Sesuai dengan PSAK No. 7, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, suatu pihak dianggap berelasi jika
     salah satu pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (dengan cara kepemilikan, secara
     langsung atau tidak langsung) atau mempunyai pengaruh signifikan (dengan cara partisipasi dalam
     kebijakan keuangan dan operasional) atas pihak lain dalam mengambil keputusan keuangan dan
     operasional.

     Seluruh transaksi signifikan dengan pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 26 atas laporan
     keuangan.

     Instrumen Keuangan

     Aset Keuangan

     Aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya pada tanggal perdagangan di mana pembelian
     atau penjualan aset keuangan dilakukan berdasarkan kontrak yang mensyaratkan penyerahan aset
     keuangan dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh pasar yang bersangkutan.
Page 12
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Instrumen Keuangan (lanjutan)

     Aset Keuangan (lanjutan)

     Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
     melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

     Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual
     - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.

     Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
     - Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi.; dan
     - Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
       komprehensif lain.

     Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain-lain (instrumen
     keuangan yang memiliki dan tidak memiliki kuotasi harga). Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset
     lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai
     aset tidak lancar.

     Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

     i)    Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi

           Perusahaan mengukur aset keuangan pada biaya diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
           (1) aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan arus kas
           kontraktual; dan (2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan pada tanggal yang
           ditentukan untuk arus kas yang semata- mata pembayaran pokok dan bunga atas jumlah pokok
           yang belum dibayar.

           Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortiasi selanjutnya diukur dengan menggunakan
           metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah dikurangi dengan penurunan
           nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau premi
           atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR
           dicatat dalam laporan laba rugi. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan
           laba rugi.

     ii)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui OCI

           Instrumen utang

           Perusahaan mengukur instrumen utang pada nilai wajar melalui OCI jika kedua kondisi berikut
           terpenuhi: (1) aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan
           arus kas kontraktual dan pejualan; dan (2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan
           menimbulkan pada tanggal yang ditentukan untuk arus kas yang semata-mata pembayaran pokok
           dan bunga atas jumlah pokok yang belum dibayar.

           Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar melalui OCI, pendapatan bunga, revaluasi
           selisih kurs, dan kerugian atau pembalikan penurunan nilai diakui dalam laba rugi dan dihitung
           dengan cara yang sama seperti aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
           Perubahan nilai wajar yang tersisa diakui dalam OCI. Setelah penghentian pengakuan, perubahan nilai
           wajar kumulatif yang diakui di OCI didaur ulang menjadi laba rugi.
Page 13
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Instrumen Keuangan (lanjutan)

     Aset Keuangan (lanjutan)

     ii)    Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui OCI (lanjutan)

            Instrumen ekuitas

            Setelah pengakuan awal, Perusahaan dapat memilih untuk mengklasifikasikan investasi
            ekuitasnya secara tidak dapat dibatalkan sebagai instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai
            wajar melalui OCI jika definisi ekuitas sesuai PSAK No. 50: Instrumen Keuangan: Penyajian dan
            tidak dimiliki untuk diperdagangkan. Klasifikasi ditentukan berdasarkan instrumen per instrumen.

            Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak pernah didaur ulang menjadi keuntungan
            atau kerugian. Dividen diakui sebagai pendapatan lain-lain dalam laba rugi pada saat hak
            pembayaran telah ditetapkan, kecuali jika Perusahaan memperoleh keuntungan dari hasil tersebut
            sebagai pemulihan sebagian biaya perolehan aset keuangan, dalam hal ini, keuntungan tersebut
            adalah dicatat dalam OCI. Instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tidak
            tunduk pada penilaian penurunan nilai.

     iii)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi

            Aset keuangan pada nilai wajar melalui laporan laba rugi termasuk aset keuangan yang dimiliki
            untuk diperdagangkan, aset keuangan yang ditetapkan pada pengakuan awal pada nilai wajar
            melalui laporan laba rugi, atau aset keuangan yang wajib diukur pada nilai wajar. Aset keuangan
            diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika mereka diperoleh untuk tujuan dijual atau
            dibeli kembali dalam waktu dekat. Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, juga
            diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan kecuali jika ditetapkan sebagai instrumen
            lindung nilai yang efektif. Aset keuangan dengan arus kas yang tidak semata-mata pembayaran
            pokok dan bunga diklasifikasikan dan diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, terlepas
            dari model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang akan diklasifikasikan pada
            biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui OCI, seperti dijelaskan di atas,
            instrumen utang dapat ditetapkan pada nilai wajar melalui laba rugi pada pengakuan awal jika hal
            tersebut menghilangkan, atau secara signifikan mengurangi, ketidaksesuaian akuntansi.

            Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi selanjutnya disajikan dalam
            laporan posisi keuangan sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam
            laporan laba rugi.

            Perusahaan tidak memiliki investasi dalam instrumen ekuitas, yang diklasifikasikan sebagai aset
            keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

     Aset keuangan (atau mana yang lebih tepat, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset
     keuangan serupa) dihentikan pengakuannya pada saat: (1) hak untuk menerima arus kas yang berasal
     dari aset tersebut telah berakhir; atau (2) Perusahaan telah mengalihkan hak mereka untuk menerima
     arus kas yang berasal dari aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara
     penuh tanpa penundaan material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “pass-through”; dan baik (a)
     Perusahaan telah secara substansial, mengalihkan seluruh risiko dan manfaat dari aset, atau (b)
     Perusahaan secara substansial tidak mengalihkan atau tidak memiliki seluruhris iko dan manfaat suatu
     aset, namun telah mengalihkan kendali atas aset tersebut.

     Liabilitas Keuangan

     Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
     - Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
     - Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.
Page 14
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Instrumen Keuangan (lanjutan)

     Liabilitas Keuangan (lanjutan)

     Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.

     Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang,
     termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

     Liabilitas keuangan Perusahaan meliputi utang usaha, utang pembiayaan konsumen, dan utang lain-
     lain – pihak ketiga. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika jatuh tempo
     melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12
     bulan.

     Pengukuran liabilitas keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

     i)    Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi

           Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya amortisasi (misalnya pinjaman dan utang yang
           dikenakan bunga) selanjutnya diukur dengan menggunakan metode EIR. Amortisasi EIR termasuk
           di dalam biaya keuangan dalam laporan laba rugi.

     ii)   Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi

           Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi termasuk liabilitas
           keuangan untuk diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan
           awal untuk diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.

           Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok untuk diperdagangkan jika mereka diperoleh
           untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Kategori ini termasuk instrumen
           keuangan derivatif yang diambil Perusahaan yang tidak ditujukan sebagai instrumen lindung nilai
           dalam hubungan lindung nilai sebagaimana didefinisikan dalam PSAK No. 71. Derivatif melekat
           yang dipisahkan juga diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan kecuali mereka
           ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai efektif.

           Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam laporan
           laba rugi.

     Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan atau
     kadaluarsa

     Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi
     pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
     substansial atas persyaratan dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran atau modifikasi tersebut
     diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan selisih
     antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam laporan laba rugi.

     Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas lindung nilai

     Metode pengakuan keuntungan atau kerugian yang timbul tergantung dari apakah derivatif tersebut
     dimaksudkan sebagai instrumen lindung nilai, dan jika demikian, sifat dari item yang dilindung nilai.

     Untuk derivatif yang dikategorikan sebagai lindung nilai arus kas, pada awal transaksi, Perusahaan
     mendokumentasikan hubungan antara instrumen lindung nilai dengan item yang dilindung nilai, beserta
     tujuan manajemen risiko dan strategi pelaksanaan transaksi lindung nilai. Perusahaan juga
     mendokumentasikan penilaiannya, pada saat dimulainya lindung nilai dan secara berkesinambungan,
     apakah derivatif yang digunakan dalam transaksi lindung nilai sangat efektif dalam menghapus dampak
     perubahan nilai wajar atas arus kas yang dilindung nilai.
Page 15
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Instrumen Keuangan (lanjutan)

     Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas lindung nilai (lanjutan)

     Nilai wajar penuh derivatif lindung nilai diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas jangka
     panjang jika jatuh tempo yang tersisa untuk pokok yang dilindung nilai melebihi 12 bulan, dan sebagai
     aset lancar atau liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan.

     Perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan dan memenuhi kriteria lindung nilai atas arus kas untuk
     tujuan akuntansi, bagian efektifnya, diakui di penghasilan komprehensif lain di dalam "cadangan lindung
     nilai arus kas". Ketika instrumen derivatif tersebut kadaluarsa atau tidak lagi memenuhi kriteria lindung
     nilai untuk tujuan akuntansi, maka keuntungan atau kerugian kumulatif di penghasilan komprehensif
     lain diakui pada laporan laba rugi.

     Perubahan nilai wajar derivatif yang tidak memenuhi kriteria lindung nilai untuk tujuan akuntansi diakui
     langsung pada laporan laba rugi di dalam "(Kerugian) keuntungan perubahan nilai wajar derivatif -
     bersih".

     Saling Hapus Antar Aset dan Liabilitas Keuangan

     Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
     keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
     melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara
     neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

     Penurunan Nilai Aset Keuangan

     Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
     meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Perusahaan
     menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen
     keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian,
     Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat
     periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat
     pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa
     biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan
     perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak
     pengakuan awal.

     Perusahaan menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
     tersebut terhadap piutang usaha dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan.

     Penentuan Nilai Wajar

     Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
     untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar di pasar utama (atau
     pasar yang paling menguntungkan) pada tanggal pengukuran dalam kondisi pasar saat ini (yaitu harga
     keluar) terlepas apakah harga tersebut dapat diobservasi secara langsung atau diestimasi dengan
     menggunakan teknik penilaian lain pada tanggal pengukuran.

     Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
     terjadi:
     i)   di pasar utama (principal market) untuk aset atau liabilitas tersebut; atau
     ii) jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan (most advantageous market)
          untuk aset atau liabilitas tersebut.
Page 16
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Instrumen Keuangan (lanjutan)

     Penentuan Nilai Wajar (lanjutan)

     Perusahaan mengukur nilai wajar suatu aset atau liabilitas menggunakan asumsi yang akan digunakan
     pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
     bertindak dalam kepentingan ekonomis terbaiknya.

     Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
     menghasilkan manfaat ekonomis dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
     terbaiknya (highest and best use) atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan
     menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

     Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang
     memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat
     diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

     Hirarki nilai wajar dikategorikan dalam tiga (3) level input untuk teknik penilaian yang digunakan dalam
     pengukuran nilai wajar, sebagai berikut:
     a) Input Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
          identik yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
     b) Input Level 2 - input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi
          untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung atau tidak langsung.
     c) Input Level 3 - input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas.

     Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara berulang, Perusahaan menentukan
     apakah terjadi transfer antara Level di dalam hirarki dengan cara mengevaluasi kategori (berdasarkan
     input level terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai wajar) setiap akhir periode pelaporan.

     Perusahaan menentukan kelas aset dan liabilitas yang sesuai dengan sifat, karakteristik, dan risiko aset
     dan liabilitas, dan level hirarki nilai wajar dimana pengukuran nilai wajar tersebut dikategorikan.

     Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
     untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
     pengukuran.

     Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
     terjadi di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan di
     mana Perusahaan memiliki akses pada tanggal tersebut.

     Jika tersedia, Perusahaan mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga
     kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif,
     Perusahaan menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang dapat
     diobservasi dan relevan serta meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

     Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-
     pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm’s length market transactions), penggunaan nilai
     wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang didiskonto, atau model
     penilaian lain.




     Kas dan bank

     Kas dan bank tidak digunakan sebagai jaminan ataupun dibatasi penggunaannya.
Page 17
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Persediaan

     Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto.
     Biaya perolehan persediaan meliputi seluruh biaya yang timbul sampai persediaan berada dalam
     kondisi dan lokasi saat ini, di mana ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang.
     Biaya barang jadi dan barang dalam proses terdiri dari biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, biaya
     langsung lain dan biaya tidak langsung yang terkait dengan produksi (berdasarkan kapasitas operasi
     normal). Nilai realisasi neto adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi
     estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.

     Ketika persediaan dijual, jumlah tercatat persediaan tersebut diakui sebagai beban pada tahun di mana
     pendapatan terkait diakui.

     Penyisihan penurunan nilai persediaan karena keusangan, kerusakan, kehilangan dan lambatnya
     perputaran ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan masing-masing persediaan
     untuk mencerminkan nilai realisasi neto pada akhir tahun. Penyisihan penurunan nilai persediaan ke
     nilai realisasi neto dan seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode penurunan nilai atau
     kerugian terjadi. Jumlah setiap pemulihan penyisihan penurunan nilai persediaan karena kenaikan nilai
     realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah persediaan yang diakui sebagai beban pada
     periode terjadinya pemulihan tersebut.

     Biaya Dibayar di Muka

     Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat setiap biaya dengan menggunakan metode
     garis lurus.

     Aset Tetap

     Pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya perolehan yang meliputi harga pembelian,
     biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke
     lokasi dan kondisi yang diperlukan. Setelah pengakuan awal, Perusahaan menggunakan model biaya
     di mana seluruh aset tetap diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
     akumulasi kerugian penurunan nilai (jika ada).

     Biaya pengurusan legal awal untuk hak atas tanah diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah
     dan biaya ini tidak disusutkan. Biaya yang berkaitan dengan perpanjangan hak atas tanah diakui
     sebagai beban ditangguhkan dan diamortisasi selama periode hak atas tanah atau manfaat ekonomi
     tanah, mana yang lebih pendek.

     Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang
     terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di masa depan
     berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan dan biaya tersebut dapat diukur secara
     andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya pada tahun di mana
     penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laba
     rugi.

     Penyusutan dihitung sejak aset tersebut siap untuk digunakan dengan menggunakan metode garis
     lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap yang bersangkutan dengan rincian
     sebagai berikut:
                                                                          Tahun      Persentase
     Bangunan                                                                         20             5%
     Mesin                                                                          8 - 16     6,25% - 12,5%
     Kendaraan                                                                         8           12,5%
     Peralatan                                                                      4–8         12,5% - 25%
     Inventaris                                                                        4            25%
     Furniture                                                                      4–8         12,5% - 25%
     Aset hak guna - bangunan                                                        1-3       33,3% - 100%
Page 18
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Aset Tetap (lanjutan)

     Masa manfaat ekonomi, nilai residu dan metode penyusutan aset tetap ditelaah setiap akhir tahun dan
     pengaruh dari setiap perubahan estimasi akuntansi tersebut berlaku prospektif.

     Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa depan
     yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
     pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat
     dari aset tetap) diakui dalam laba rugi pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.

     Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

     Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas tidak diamortisasi namun diuji penurunan nilainya
     setiap tahun, atau lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan pada kondisi yang
     mengindikasikan kemungkinan penurunan nilai. Aset yang diamortisasi ditelaah untuk penurunan nilai
     apabila terjadi kondisi atau perubahan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat
     diperoleh kembali. Kerugian penurunan nilai diakui sebesar selisih jumlah tercatat aset terhadap jumlah
     terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi
     biaya penjualan dengan nilai pakai.

     Untuk tujuan menguji penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus
     kas terpisah teridentifikasi (unit penghasil kas). Aset non keuangan yang mengalami penurunan nilai
     ditelaah untuk kemungkinan pembalikkan atas penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.

     Sewa

     Perusahaan sebagai penyewa

     Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung,
     sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
     mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan
     imbalan.

     Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian,
     Perusahaan harus menilai apakah:
     - Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi dari
        penggunaan aset identifikasian; dan
     - Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Perusahaan memiliki
        hak ini ketika Perusahaan memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang
        bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:
     - Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
     - Perusahaan telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk
        tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.

     Pada tanggal insepsi atau pada penilaian kembali atas kontrak yang mengandung sebuah komponen
     sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa
     berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen
     nonsewa. Namun, untuk sewa penunjang dimana Perusahaan bertindak sebagai penyewa,
     Perusahaan memutuskan untuk tidak memisahkan komponen nonsewa dan mencatat komponen sewa
     dan nonsewa tersebut sebagai satu komponen sewa.
Page 19
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Sewa (lanjutan)

     Perusahaan sebagai penyewa (lanjutan)

     Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna
     diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan
     dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan
     biaya langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar
     dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan
     dan ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima.

     Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga
     tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

     Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
     didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut
     tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya,
     Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.

     Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini:
     - pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan piutang insentif
       sewa;
     - pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya
       diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
     - jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
     - harga eksekusi opsi beli jika Perusahaan cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
     - penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Perusahaan cukup pasti untuk tidak
       menghentikan lebih awal.

     Liabilitas Imbalan Kerja

     Perusahaan menyediakan imbalan kerja pasti kepada karyawannya sesuai dengan Undang-undang
     Ketenagakerjaan Indonesia No. 13/2003. Program imbalan pasti ini tidak didanai.

     Liabilitas neto Perusahaan atas program imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas imbalan
     pascakerja pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program, jika ada. Perhitungan
     liabilitas imbalan pascakerja dilakukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dalam
     perhitungan aktuaria yang dilakukan setiap akhir periode pelaporan.

     Pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja, meliputi a) keuntungan dan kerugian aktuarial,
     b) imbal hasil atas aset program, tidak termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak batas atas
     aset, tidak termasuk bunga, diakui di penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran
     kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya.

     Ketika program imbalan berubah atau terdapat kurtailmen atas program, bagian imbalan yang berubah
     terkait biaya jasa lalu, atau keuntungan atau kerugian kurtailmen, diakui di laba rugi pada saat terdapat
     perubahan atau kurtailmen atas program.

     Perusahaan menentukan (penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas imbalan pascakerja neto
     dengan menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur
     liabilitas imbalan pascakerja selama periode berjalan.

     Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian atas penyelesaian liabilitas imbalan pascakerja pada
     saat penyelesaian terjadi. keuntungan atau kerugian atas penyelesaian merupakan selisih antara nilai
     kini liabilitas imbalan pascakerja yang ditetapkan pada tanggal penyelesaian dengan harga
     penyelesaian, termasuk setiap aset program yang dialihkan dan setiap pembayaran yang dilakukan
     secara langsung oleh Perusahaan sehubungan dengan penyelesaian tersebut.
Page 20
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Liabilitas Imbalan Kerja (lanjutan)

     Perusahaan mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu, dan setiap
     keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan (2) penghasilan atau beban bunga neto di laba rugi
     pada saat terjadinya.

     Pengakuan Pendapatan dan Beban

     Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

     Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
     i)   Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
     ii) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji
          dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke
          pelanggan.
     iii) Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh
          suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke
          pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat
          variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang
          diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan
          dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode
          kontrak.
     iv) Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
          berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak
          dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya
          yang diharapkan ditambah marjin.
     v) Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
          barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
          barang atau jasa tersebut).

     Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
     - Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
     - Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
       pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu Perusahaan memilih ukuran penyelesaian
       yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya
       kewajiban pelaksanaan.

     Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
     penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban
     kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang
     telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas kontrak disajikan dalam
     "Pendapatan diterima di muka".

     Penjualan barang

     Pendapatan dari penjualan barang diakui pada saat risiko dan manfaat kepemilikan secara signifikan
     telah dialihkan kepada pelanggan. Hal ini biasanya terjadi pada saat barang diserahkan dan pelanggan
     telah menerima barang tersebut.

     Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).

     Laba per Saham

     Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan
     kepada pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar selama tahun
     tersebut.
Page 21
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Laba per Saham (lanjutan)

     Laba per saham dilusian dihitung manakala Perusahaan memiliki instrumen berpotensi saham biasa
     yang bersifat dilutif.

     Pajak Penghasilan

     Beban pajak penghasilan terdiri dari jumlah beban pajak kini dan pajak tangguhan.

     Beban pajak penghasilan untuk periode berjalan terdiri dari pajak penghasilan kini dan pajak tangguhan.
     Beban pajak penghasilan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, kecuali
     jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui di penghasilan komprehensif lain
     atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam penghasilan
     komprehensif lain atau ekuitas.

     i)    Pajak Kini

           Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan
           keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen
           secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”)
           sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika
           perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada
           otoritas pajak.

           Bunga dan denda untuk kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan, jika ada,
           dicatat sebagai bagian dari “Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan” dalam laporan laba rugi dan
           penghasilan komprehensif lain.

           Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan Surat Ketetapan Pajak (“SKP”)
           diakui sebagai pendapatan atau beban dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
           tahun berjalan, kecuali jika diajukan upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok
           pajak dan denda yang ditetapkan dengan SKP ditangguhkan pembebanannya sepanjang
           memenuhi kriteria pengakuan aset.

     ii)   Pajak Tangguhan

           Pajak tangguhan diakui berdasarkan perbedaan temporer pada tanggal pelaporan antara dasar
           pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan
           keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan
           beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh
           dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak
           pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer dan rugi fiskal.

           Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan, dan mengurangi
           jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang
           memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Aset pajak
           tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan diakui
           sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan aset pajak
           tangguhan tersedia untuk dipulihkan.

           Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode
           saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak
           yang berlaku atau berlaku secara substantif pada akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak
           terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan,
           termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah
           langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
Page 22
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Pajak Penghasilan (lanjutan)

     ii)   Pajak Tangguhan (lanjutan)

           Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan
           secara hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak
           tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau
           Perusahaan bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.

     Segmen operasi

     Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa
     (segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu
     (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya.

     Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk akun-akun yang dapat diatribusikan
     langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai
     kepada segmen tersebut.


3.   PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING

     Penyusunan laporan keuangan Perusahaan mengharuskan manajemen untuk membuat
     pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi jumlah-jumlah pendapatan, beban, aset dan
     liabilitas yang dilaporkan serta pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada setiap akhir periode
     pelaporan. Namun, hasil aktual dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi, ketidakpastian atas
     asumsi serta estimasi tersebut dapat menimbulkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset
     dan liabilitas pada tahun berikutnya.

     Pertimbangan dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi

     Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah membuat pertimbangan
     berikut, selain yang telah tercakup dalam estimasi, yang memiliki dampak signifikan atas jumlah-jumlah
     yang diakui dalam laporan keuangan:

     Penyisihan Pajak Penghasilan

     Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan.
     Terdapat transaksi dan perhitungan pajak tertentu yang penentuan akhirnya adalah tidak pasti dalam
     kegiatan usaha normal.

     Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan
     terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Ketika hasil pajak yang dikeluarkan berbeda dengan
     jumlah yang awalnya diakui, perbedaan tersebut akan berdampak pada pajak penghasilan dan
     penyisihan pajak tangguhan pada periode di mana penentuan tersebut dilakukan.

     Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum dikompensasi sejauh besar
     kemungkinan bahwa laba fiskal akan tersedia untuk dikompensasi dengan saldo rugi fiskal yang dapat
     dikompensasikan. Penentuan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui berdasarkan perbedaan
     waktu dan laba kena pajak di masa mendatang bersama-sama dengan strategi perencanaan pajak
     masa depan membutuhkan pertimbangan signifikan dari manajemen.

     Jumlah tercatat utang pajak penghasilan dan aset pajak tangguhan Perusahaan, diungkapkan pada
     Catatan 13b dan 13d laporan keuangan.
Page 23
3.   PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Pertimbangan dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi (lanjutan)

     Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan

     Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset dan liabilitas keuangan
     dengan mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan dalam PSAK No. 55 (Revisi 2014)
     dipenuhi. Dengan demikian, aset dan liabilitas keuangan dicatat dan dikelompokkan sesuai dengan
     kebijakan akuntansi Perusahaan sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2 atas laporan keuangan.

     Mengevaluasi perjanjian sewa

     Dikelompokkan sebagai Penyewa

     Perusahaan menentukan jangka waktu sewa sebagai jangka waktu sewa yang tidak dapat dibatalkan,
     bersama dengan jangka waktu yang dicakup oleh opsi untuk memperpanjang sewa jika secara wajar
     dipastikan akan dilaksanakan, atau periode apa pun yang dicakup oleh opsi untuk menghentikan sewa,
     jika sudah dipastikan secara wajar tidak akan dilakukan perpanjangan.

     Opsi Perpanjangan dan Penghentian

     Penentuan apakah suatu perjanjian mengandung unsur sewa membutuhkan pertimbangan yang cermat
     untuk menilai apakah perjanjian tersebut memberikan hak untuk mendapatkan secara subtansial
     seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian dan hak untuk mengarahkan penggunaan
     aset identifikasian, bahkan jika hak tersebut tidak dijabarkan secara eksplisit di perjanjian. Dalam
     menentukan jangka waktu sewa, Perusahaan mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang
     menimbulkan insentif ekonomi untuk menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak menggunakan opsi
     penghentian. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian kontrak kerja) hanya termasuk
     dalam jangka waktu sewa jika cukup pasti akan diperpanjang (atau tidak dihentikan). Memperkirakan
     Suku bunga Pinjaman Inkremental untuk Liabilitas Sewa

     Sumber Estimasi Ketidakpastian

     Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan
     yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas
     untuk tahun/periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan
     estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan situasi
     mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar
     kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

     Penurunan Nilai Piutang Usaha dan Piutang Lain-Lain

     Penurunan piutang dan piutang lain-lain terjadi jika terdapat bukti objektif bahwa Perusahaan tidak
     dapat menagih seluruh atau sebagian nilai piutang sesuai dengan persyaratan awal piutang. Penilaian
     dilakukan pada setiap tanggal laporan posisi keuangan untuk menentukan ada tidaknya indikasi
     penurunan nilai atau apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang sebelumnya diakui pada
     tahun-tahun sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun.

     Ketika hasil aktual berbeda dari jumlah yang awalnya dinilai, perbedaan tersebut akan mengakibatkan
     penyesuaian material terhadap jumlah tercatat piutang usaha dan lain-lain dalam laporan keuangan
     tahun berikutnya. Jumlah tercatat dari piutang usaha diungkapkan pada Catatan 5 atas laporan
     keuangan.
Page 24
3.   PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Sumber Estimasi Ketidakpastian (lanjutan)

     Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan

     Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tercatat pada laporan posisi keuangan tidak
     tersedia di pasar aktif, ditentukan dengan menggunakan berbagai teknik penilaian termasuk
     penggunaan model matematika. Masukan (input) untuk model ini berasal dari data pasar yang bisa
     diamati sepanjang data tersebut tersedia. Bila data pasar yang bisa diamati tersebut tidak tersedia,
     pertimbangan manajemen diperlukan untuk menentukan nilai wajar. Nilai wajar atas instrumen
     keuangan diungkapkan dalam Catatan 27.

     Penurunan Nilai Persediaan

     Manajemen melakukan penilaian analisis umur persediaan pada setiap tanggal pelaporan dan
     membentuk penyisihan untuk persediaan usang dan persediaan yang memiliki perputaran yang lambat
     yang diidentifikasi tidak lagi sesuai untuk digunakan dalam produksi, dengan mempertimbangkan nilai
     realisasi neto dari persediaan barang jadi dan barang dalam proses berdasarkan pada harga jual dan
     kondisi pasar saat ini. Jumlah tercatat persediaan diungkapkan di dalam Catatan 7 atas laporan
     keuangan.

     Penyusutan Aset Tetap

     Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
     ekonomis aset yang bersangkutan. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap
     antara 4 sampai dengan 20 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri di
     mana Perusahaan menjalankan bisnisnya.

     Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat
     ekonomis dan nilai residu aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi. Jumlah
     tercatat neto aset tetap Perusahaan diungkapkan dalam Catatan 10 atas laporan keuangan.

     Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

     Penilaian penurunan untuk aset non-keuangan, selain goodwill dilakukan ketika indikator penurunan
     nilai tertentu yang hadir. Sedangkan untuk goodwill, pengujian penurunan nilai wajib dilakukan minimal
     setiap tahun terlepas dari apakah atau tidak ada indikasi penurunan nilai.

     Menentukan nilai wajar aset membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan dihasilkan dari
     penggunaan lanjutan dan disposisi akhir dari aset tersebut. Setiap perubahan signifikan dalam asumsi
     yang digunakan dalam menentukan nilai wajar material dapat memengaruhi penilaian nilai dipulihkan
     dan kerugian penurunan nilai yang dihasilkan bias memiliki dampak material terhadap hasil usaha.

     Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan

     Penentuan liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan Perusahaan bergantung pada pemilihan
     asumsi aktuarial yang digunakan. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat
     kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun
     dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan sebelumnya, diperlakukan
     sesuai dengan kebijakan akuntansi sebagaimana diuraikan dalam Catatan 2 atas laporan keuangan.

     Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi pada tanggal pelaporan tersebut adalah wajar dan sesuai.
     Perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan
     Perusahaan dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan dan
     beban imbalan kerja karyawan. Jumlah tercatat liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan
     diungkapkan dalam Catatan 17 atas laporan keuangan.
Page 25
3.   PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     Sumber Estimasi Ketidakpastian (lanjutan)

     Aset Pajak Tangguhan

     Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar
     kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat
     digunakan.

     Estimasi signifikan oleh manajemen diharuskan dalam menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang
     dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak serta strategi
     perencanaan pajak masa depan. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan diungkapkan dalam Catatan
     13d atas laporan keuangan.

     Pajak Penghasilan

     Perusahaan selaku wajib pajak menghitung liabilitas perpajakannya secara self assessment
     berdasarkan pada peraturan pajak yang berlaku. Perhitungan tersebut dianggap benar selama belum
     terdapat ketetapan dari Direktorat Jenderal Pajak atas jumlah pajak yang terutang atau ketika sampai
     dengan jangka waktu lima (5) tahun (masa daluarsa pajak) tidak terdapat ketetapan pajak yang
     diterbitkan. Perbedaan jumlah pajak yang terutang dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti
     pemeriksaan pajak, penemuan bukti-bukti pajak baru dan perbedaan interpretasi antara manajemen
     dan pejabat kantor pajak terhadap peraturan pajak tertentu. Perbedaan hasil aktual dan jumlah tercatat
     tersebut dapat mempengaruhi jumlah tagihan pajak, utang pajak, aset pajak tangguhan dan beban
     pajak. Jumlah tercatat utang pajak diungkapkan dalam Catatan 13b atas laporan keuangan.


4.   KAS DAN BANK

     Akun ini terdiri dari :
                                                      30 September 2023             31 Desember 2022

     Kas                                                       132.021.542                   57.017.911

     Bank – Rupiah
                                                               108.355.949                4.050.394.948
       PT Bank Central Asia Tbk
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                              2.104.108                    2.478.694
       PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
          Barat dan Banten Tbk                                     809.073                       899.073

     Bank – USD
       PT Bank Central Asia Tbk                                   3.866.669               1.251.030.176

        Sub-jumlah                                             115.135.799                5.304.802.891

     Jumlah                                                    247.157.341                5.361.820.802


     Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat saldo kas dan bank yang
     ditempatkan kepada pihak berelasi.

     Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat saldo kas dan bank yang
     signifikan yang tidak dapat digunakan oleh Perusahaan.
Page 26
5.   PIUTANG USAHA

     Akun ini terdiri dari :
                                                    30 September 2023         31 Desember 2022

     Pihak ketiga – Rupiah

        PT Banmal Indonesia Gemilang                         123.254.390              192.600.000
        PT Buana Inti Prima Usaha                             37.800.000              144.300.000
        PT Amanah Meddis Indonesia                          1.527.794.000                     -
        PT Karya Pratama                                      341.708.616                     -
        Kanisius                                              166.420.000
        Lain-lain (masing-masing dibawah Rp
           100.000.000)                                      620.095.420              213.661.565

        Sub-jumlah                                         2.817.072.426              550.561.565
     Dikurangi cadangan kerugian penurunan
        nilai                                                 (17.892.773 )            (17.892.773 )

     Jumlah                                                2.799.179.653              532.668.792

     Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:

                                                     30 September 2023         31 Desember 2022

     Belum jatuh tempo :
        1 – 30 hari                                         2.363.218.475             519.062.109
        31 – 60 hari                                          394.163.571              31.499.456
     Telah jatuh tempo :
        61 – 90 hari                                                    -
        > 90 hari                                              59.690.380

     Jumlah                                                 2.817.072.426             550.561.565


     Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen berkeyakinan bahwa
     penyisihan kerugian penurunan nilai piutang adalah cukup untuk menutup kerugian penurunan nilai
     atas tidak tertagihnya piutang usaha.


6.   PIUTANG LAIN-LAIN

     Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, akun ini merupakan piutang karyawan
     dengan saldo masing-masing sebesar Rp 887.673.144 dan Rp 968.350.000. Piutang ini merupakan
     penghargaan kepada karyawan yang berprestasi dan telah memiliki masa kerja yang lama. Manajemen
     berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat tertagih, sehingga tidak diperlukan cadangan
     penurunan nilai piutang.


7.   PERSEDIAAN

     Akun ini terdiri dari :
                                                   30 September 2023           31 Desember 2022

     Barang jadi                                            5.412.881.632            4.570.347.333
     Bahan baku                                             5.196.446.560            2.194.744.700
     Kemasan                                                  364.226.382              574.922.062

     Jumlah                                                10.973.554.574           7.340.014.095
Page 27
7.   PERSEDIAAN (lanjutan)

     Mutasi persediaan selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                       30 September 2023        31 Desember 2022

     Bahan baku dan kemasan
     Saldo awal                                            2.769.666.762              4.547.697.699
     Pembelian bahan baku dan kemasan                      7.617.174.281              9.751.958.633
     Pemakaian bahan baku dan kemasan
       untuk produksi (lihat Catatan 22)                  (4.826.168.101)           (11.529.989.570)

     Saldo akhir                                           5.560.672.942              2.769.666.762

     Barang Jadi
     Saldo awal                                            4.570.347.333              4.597.957.600
     Beban pokok produksi                                  7.199.506.201             16.206.946.057
     Beban pokok penjualan (lihat Catatan 22)             (6.356.971.902)           (16.234.556.324)

     Saldo akhir                                           5.412.881.632              4.570.347.333

     Jumlah                                               10.973.554.574              7.340.014.095


     Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat persediaan tersebut di atas tidak melebihi realisasi
     bersihnya dan oleh karena itu, tidak diperlukan penyisihan untuk menyesuaikan jumlah tercatat
     persediaan ke nilai realisasi netonya.

     Pada tahun 2022 dan 2023, persediaan telah diasuransikan masing-masing pada PT China Taiping
     Insurance Indonesia terhadap risiko kerugian dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp
     8.537.576.197 dan 8.004.356.093 yang menurut pendapat manajemen cukup untuk menutup
     kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.


8.   UANG MUKA
                                                       30 September 2023          31 Desember 2022

     Akun ini terdiri dari :
     Pembelian bahan baku                                    6.154.122.000             12.599.942.065
     Pembelian mesin                                                     -              6.596.600.000
     Pembelian peralatan                                                 -              1.000.000.000
     Pembelian inventaris                                       13.042.500                138.645.000
     Pembelian furniture                                         3.775.000                          -
     Jumlah                                                  6.170.939.500            20.335.187.065



9.   BIAYA DIBAYAR DI MUKA
                                                       30 September 2023          31 Desember 2022
     Akun ini terdiri dari :
     Asuransi                                                  132.908.187                105.269.840
     Sewa                                                       11.416.067                    242.936

     Biaya Dibayar Di Muka                                      32.700.000

     Jumlah                                                    177.024.254               105.512.776
Page 28
10. ASET TETAP
      Akun ini terdiri dari :

                                                        30 September 2023
                                 Saldo Awal      Penambahan/       Pengurangan/      Saldo Akhir
                                                 Reklasifikasi     Reklasifikasi
Biaya Perolehan
Kepemilikan Langsung
 Tanah                          12.865.025.000                -                 -   12.865.025.000
 Bangunan                       16.114.580.276    3.985.664.203                 -   20.100.244.479
 Mesin                          11.000.423.276    5.675.689.900                 -   16.676.113.176
 Kendaraan                       4.067.319.399      578.950.000                 -    4.646.269.399
 Peralatan                         625.951.357    2.041.695.977                 -    2.667.647.334
 Inventaris                      1.329.598.950      545.067.441      (14.319.000)    1.860.347.391
 Furniture                       2.791.368.556       70.208.004         (297.000)    2.861.279.560
 Aset Dalam Proses -             1.521.401.307                -                 -    1.521.401.307
   bangunan
Aset Hak Guna
 Bangunan                          670.000.000    1.313.750.000                -     1.983.750.000
Jumlah Biaya Perolehan          50.985.668.121   14.211.025.525       14.616.000    65.182.077.646
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan Langsung
 Bangunan                          585.685.385     693.327.075                  -   1.279.012.460
 Mesin                           3.470.390.844     702.728.176                  -   4.173.119.020
 Kendaraan                       1.285.487.650     415.214.770                  -   1.700.702.420
 Peralatan                         308.131.082     126.740.280                  -     434.871.362
 Inventaris                        616.427.500     278.976.413          (894.936)     894.508.977
 Furniture                         604.848.041     197.462.223            (6.187)     802.304.077
Aset Hak Guna
 Bangunan                         591.388.885      491.805.555                  -    1.083.194.440
     Jumlah Akumulasi
                                 7.462.359.387    2.906.254.492         (901.123)   10.367.712.756
        Penyusutan
Nilai Buku                      43.523.308.734                                      54.814.364.890


                                                        31 Desember 2022
                                 Saldo Awal      Penambahan/       Pengurangan/      Saldo Akhir
                                                 Reklasifikasi     Reklasifikasi
Biaya Perolehan
Kepemilikan Langsung
 Tanah                          12.865.025.000                -                 -   12.865.025.000
 Bangunan                        9.766.079.927    6.348.500.349                 -   16.114.580.276
 Mesin                          10.003.879.276      996.544.000                 -   11.000.423.276
 Kendaraan                       3.332.882.259    1.107.255.996     (372.818.856)    4.067.319.399
 Peralatan                         377.577.380      248.373.977                 -      625.951.357
 Inventaris                        828.578.300      501.020.650                 -    1.329.598.950
 Furniture                         910.983.851    1.880.384.705                 -    2.791.368.556
 Aset Dalam Proses -             1.224.322.837      297.078.470                 -    1.521.401.307
   bangunan
Aset Hak Guna
 Bangunan                          535.000.000      135.000.000                 -      670.000.000
Jumlah Biaya Perolehan          39.844.328.830   11.514.158.147     (372.818.856)   50.985.668.121
Page 29
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan Langsung
 Bangunan                         40.692.000          544.993.385                    -          585.685.385
 Mesin                         2.543.775.804          926.615.040                    -        3.470.390.844
 Kendaraan                     1.167.971.245          428.198.725        (310.682.320)        1.285.487.650
 Peralatan                       187.277.960          120.853.122                    -          308.131.082
 Inventaris                      404.892.883          211.534.617                    -          616.427.500
 Furniture                       136.313.710          468.534.331                    -          604.848.041
Aset Hak Guna
 Bangunan                       323.055.553           268.333.332                      -       591.388.885
     Jumlah Akumulasi
                               4.803.979.155       2.969.062.552         (310.682.320)        7.462.359.387
        Penyusutan
Nilai Buku                   35.040.349.675                                                  43.523.308.734


    Aset tetap berupa tanah dan bangunan dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman bank yang diterima
    Perusahaan (lihat Catatan 16).

     Beban penyusutan aset tetap dialokasikan pada:

                                                             30 September 2023             31 Desember 2022

     Beban penjualan (lihat Catatan 23)                               191.581.361                 343.195.777
     Beban umum dan administrasi (lihat
       Catatan 24)                                                   2.713.772.004              2.625.866.775

     Jumlah                                                          2.905.353.365              2.969.062.552



     Perhitungan laba penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                       30 September 2023             31 Desember 2022

     Hasil penjualan                                                       -                 243.243.243
     Nilai buku                                                            -                  62.136.536

     Laba Penjualan Aset Tetap                                             -                 181.106.707


     Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, aset dalam proses merupakan bangunan di
     Jl. Mekar Utama, Kel. Mekarwangi, Kec. Bojongloa Kidul, Bandung, Jawa Barat masih dalam pos
     bangunan dalam proses pembangunan, namun saat ini proses pembangunan dihentikan sementara.

     Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, persentase penyelesaian aset dalam proses
     masih sebesar 72,29%, selama tahun 2023 tidak ada penambahan prestasi pembangunan dikarenakan
     Perseroan masih berfokus pada proyeksi lainnya di tahun 2023.

     Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi perubahan keadaan yang menyebabkan terjadinya
     penurunan nilai atas nilai tercatat aset tetap pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.

     Pada tahun 2022 dan 2023, aset tetap berupa mesin-mesin berikut instalasinya dan kendaraan telah
     diasuransikan pada PT China Taiping Insurance Indonesia dan Asuransi Raksa terhadap risiko kerugian
     dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 19.126.759.459 dan yang menurut pendapat manajemen
     cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.
Page 30
10. ASET TETAP (lanjutan)

   Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, jumlah tercatat aset tetap yang tidak dipakai
   sementara masing-masing sebesar Rp. 7.980.541.668 dan Rp 193.421.000.

    Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 nilai perolehan aset tetap Perusahaan yang telah
    disusutkan penuh namun masih digunakan masing-masing adalah sebagai berikut:

                                                     30 September 2023           31 Desember 2022

    Mesin                                                    1.255.238.800              1.255.238.800
    Peralatan                                                  108.248.484                 89.248.484
    Inventaris                                                 217.745.550                202.685.300
    Furniture                                                   53.539.600                 52.379.600

    Jumlah                                                    1.634.772.434             1.599.552.184



11. UTANG USAHA

    Akun ini merupakan utang kepada pihak ketiga, terdiri dari:

                                                     30 September 2023           31 Desember 2022

    Pihak ketiga – Rupiah
       PT Surya Sukses Mekar Makmur                                95.040.000             699.182.459
       PT Top Adi Perkasa                                          60.217.500             359.490.150
       PT Teska Kenko Indonesia                                   156.621.306             223.225.605
       PT Multi Spunindo Jaya                                                             205.461.000
       PT Venindo Imperia                                         258.803.993              68.103.162
       Andhea                                                     166.648.620                       -
       Lain-lain (masing-masing dibawah Rp
          100.000.000)                                            245.638.256              71.299.348

    Jumlah                                                        982.969.675           1.626.761.724



12. UTANG LAIN-LAIN – PIHAK KETIGA

    Akun ini terdiri dari:
                                                      30 September 2023          31 Desember 2022

    Pihak ketiga
       Teknis TPS B3                                                        -                 265.500
       Supardi Kurniawan                                                    -                       -
       Suryadi                                                     50.000.000
       Jumlah                                                      50.000.000                 265.500
Page 31
13. PERPAJAKAN

   a. Pajak dibayar di muka

     Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, akun ini terdiri dari:

                                                    30 September 2023         31 Desember 2022

      Taksiran tagihan pajak penghasilan
         tahun 2022                                        2.835.751.888              2.730.427.741
      Pajak Pertambahan Nilai                                          -                 16.517.988
      Pajak Penghasilan pasal 22                              35.677.856                           -
      Uang Muka Pajak Penghasilan                           109.375.000

      Jumlah                                               2.980.804.745              2.746.945.729


   b. Utang pajak

     Akun ini terdiri dari:
                                                      30 September 2023       31 Desember 2022

     Pajak Pertambahan Nilai                                 309.670.455                  25.874.652
     Pajak Penghasilan:
        Pasal 21                                               2.779.157                135.838.890
        Pasal 23                                                 424.743                  1.141.641
        Pasal 25                                                        -                         -
        Pasal 4(2)                                            2.025.000
        Pasal 29                                                        -                          -

     Jumlah                                                  314.899.355                162.855.183


   c. Pajak penghasilan kini

     Perhitungan taksiran tagihan pajak penghasilan, beban pajak kini dan taksiran utang pajak
     penghasilan Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                      30 September 2023        31 Desember 2022

     Laba sebelum pajak menurut laporan
       laba rugi dan penghasilan
       komprehensif lain                                                -               596.315.821

     Beda temporer:
       Imbalan pasca kerja karyawan                                     -              (109.726.999 )
       Cadangan kerugian penurunan nilai
           piutang                                                      -                           -
       Penyusutan Aset tetap                                            -                           -


     Beda tetap:
       Pendapatan jasa giro                                             -                 (24.420.716)
       Imbalan dalam bentuk natura                                      -                           -
       Sumbangan dan jamuan                                             -                  72.188.247
       Pajak penghasilan                                                -                808.578.833
       Pajak lainnya                                                                       37.095.138
       Lainnya yang tidak diakui secara
           pajak                                                        -                166.841.867

     Taksiran laba kena pajak                                                         1.546.872.191
Page 32
13. PERPAJAKAN (lanjutan)

    c. Pajak penghasilan kini (lanjutan)

                                                            30 September 2023                   31 Desember 2022

       Taksiran laba kena pajak – dibulatkan                                      -                            1.546.872.000

       Beban Pajak Kini                                                               -                         318.668.912
       Dikurangi kredit pajak:
          Pajak penghasilan pasal 22                                              -                                2.624.399
          Pajak penghasilan pasal 23                                              -                                   72.072
          Pajak penghasilan pasal 25                                              -                            3.046.400.182

       Taksiran utang pajak penghasilan
         pasal 29 (tagihan pajak
         penghasilan)                                                             -                        (2.730.427.741)

       Taksiran laba kena pajak hasil rekonsiliasi di atas menjadi dasar dalam pengisian Surat
       Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Badan Perusahaan.

    d. Pajak penghasilan tangguhan

                                                             30 September 2023
                                                                                          Dikreditkan ke
                                                                                           penghasilan
                                                             Dikreditkan ke               komprehensif
                                           Saldo awal           laba rugi                      lain                 Saldo Akhir

       Imbalan pasca kerja karyawan           69.441.592                      -                             -          69.441.592
       Cadangan kerugian penurunan nilai
          piutang                              3.936.410                      -                             -            3.936.410
       Penyusutan asset tetap                (59.765.062)                     -                             -         (59.765.062)

       Total                                 13.612.940                       -                            -           13.612.940


                                                             31 Desember 2022
                                                                                          Dikreditkan ke
                                                                                           penghasilan
                                                             Dikreditkan ke               komprehensif
                                           Saldo awal           laba rugi                      lain                 Saldo Akhir

       Imbalan pasca kerja karyawan         101.407.008           (40.584.940)                    8.619.524            69.441.592
       Cadangan kerugian penurunan nilai
          piutang                              3.936.410                      -                             -            3.936.410
       Penyusutan asset tetap               (59.765.062)                      -                             -         (59.765.062)

       Total                                 45.578.356           (40.584.940)                    8.619.524            13.612.940




14. PENDAPATAN DITERIMA DI MUKA

    Pada tanggal 30 September 2023, akun ini merupakan pendapatan diterima di muka atas penjualan
    sebesar Rp 2.145.342.414.
Page 33
15. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN

   Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 akun ini merupakan utang atas perolehan
   kendaraan dengan rincian sebagai berikut:
                                             30 September 2023              31 Desember 2022

    PT BCA Finance                                         892.083.062                    773.297.946
    Sub-jumlah                                             892.083.062                    773.297.946
    Dikurang bagian yang jatuh tempo dalam
       satu tahun                                          424.916.427                    274.176.732

   Bagian jangka panjang                                   467.166.635                    499.121.214


   Pada tanggal 31 Desember 2022, utang kepada PT BCA Finance jatuh tempo hingga tanggal
   22 September 2025 dan dikenakan bunga berkisar antara 5,92% - 7,09% per tahun.


16. UTANG BANK

   Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 akun ini terdiri dari:

                                                30 September 2023            31 Desember 2022

   PT Bank Central Asia Tbk
   Dikurang bagian yang jatuh tempo                 7.715.849.398                9.261.302.838
      dalam satu tahun
                                                    2.190.566.691                2.078.845.737
   Bagian jangka panjang                            5.525.282.707                7.182.457.101


   Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 3327/7770/21 tanggal 2 Desember 2021 dan Perubahan Perjanjian
   Kredit No. 0068/3327/7770/22 tanggal 13 Januari 2022, Perusahaan memperoleh Fasilitas Kredit
   Investasi dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dengan pagu kredit tidak melebihi Rp 11.200.000.000.
   Fasilitas Kredit tersebut digunakan untuk pembelian Gudang di Komplek Pergudangan Blue Sky
   Industrial Estate No. 9. Fasilitas Kredit tersebut memiliki jangka waktu 5 tahun dan dikenakan bunga
   sebesar 7% per tahun.

   Agunan atas Fasilitas Kredit ini adalah sebidang tanah dan bangunan sebagaimana diuraikan dalam
   SHGB No. 01839/Kelurahan Leuwigajah, terletak di Kota Cimahi Blok Kubang, Kecamatan Cimahi
   Selatan, Kelurahan Leuwigajah, Jawa Barat atas nama Jemmy Kurniawan dan Fransciscus Rijadi (lihat
   Catatan 10).

   Hal-hal yang wajib dilaksanakan oleh Perusahaan adalah sebagai berikut:
   a. Mentaati semua undang-undang, peraturan pemerintah, kebijakan pemerintah, petunjuk atau
       instruksi dari pemerintah yang berlaku terhadap Perusahaan.
   b. Segera memberitahukan kepada BCA secara tertulis tentang adanya setiap perkara yang
       menyangkut Perusahaan, baik perdata, tatausaha negara, tuntutan pajak, penyidikan maupun
       perkara pidana yang akan mempengaruhi usaha maupun harta kekayaan Perusahaan.
   c. Segera memberitahukan kepada BCA secara tertulis dengan melampirkan dokumen pendukung
       setiap kali terjadi perubahan anggaran dasar serta perubahan susunan Direksi, Komisaris dan/atau
       pemegang saham mayoritas Perusahaan.
Page 34
16. UTANG BANK (lanjutan)

   d.   Membayar semua biaya yang timbul dan berhubungan dengan pemberian Fasilitas Kredit serta
        pelaksanaan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Perjanjian Kredit meskipun Fasilitas Kredit
        tidak digunakan dan/atau Perjanjian Kredit dibatalkan.
   e.   Memberikan segala keterangan yang diminta oleh BCA yang berhubungan dengan pemberian
        Fasilitas Kredit dan Agunan.
   f.   Mempertahankan Hak atas Kekayaan Intelektual, antara lain hak cipta, paten dan merek yang telah
        atau akan dimiliki oleh Perusahaan.
   g.   Wajib menyerahkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Terdaftar
        setiap 1 tahun sekali selambat-lambatnya 6 bulan setelah berakhir tahun buku.
   h.   Tetap memusatkan aktivitas keuangan usaha pada rekening BCA.
   i.   Menyerahkan Laporan Keuangan Audited Maksimal 1 tahun setelah realisasi.

   Hal-hal yang tidak boleh dilakukan Perusahaan selama belum membayar lunas Fasilitas Kredit ini tanpa
   persetujuan tertulis dari PT Bank Central Asia Tbk adalah sebagai berikut:
   a. Memperoleh pinjaman uang/kredit baru dari pihak lain dan/atau mengikatkan diri sebagai
       penanggung/penjamin dalam bentuk dan dengan nama apa pun dan/atau mengagunkan harta
       kekayaan Perusahaan kepada pihak lain.
   b. Meminjamkan uang, termasuk tetapi tidak terbatas kepada perusahaan afiliasinya, kecuali dalam
       rangka menjalankan usaha sehari-hari.
   c. Melakukan investasi, penyertaan atau membuka usaha baru di luar bisnis inti Perusahaan.
   d. Melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan pembubaran/likuidasi, spin-off.

   Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah memenuhi seluruh
   pembatasan dan kewajiban yang diwajibkan oleh bank.


17. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

   Perusahaan memiliki program pensiun manfaat pasti yang sepenuhnya tidak didanai untuk mencakup
   seluruh karyawan tetap. Perusahaan mencadangkan liabilitas imbalan kerja jangka panjang sesuai
   dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13 tanggal 25 Oktober 2003. Liabilitas imbalan kerja
   pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 didasarkan pada laporan Kantor Konsultan
   Aktuaria Muh Imam Basuki Dan Rekan, aktuaris independen, tanggal 30 Januari 2023. Liabilitas
   tersebut dihitung menggunakan metode “Projected Unit Credit”, dengan asumsi-asumsi utama sebagai
   berikut:

                                                   30 September 2023            31 Desember 2022

    Tingkat diskonto                                                      -                      7,61%
    Kenaikan gaji                                                         -               4% per tahun
    Umur pensiun normal                                                   -                   56 tahun
    Tingkat mortalitas                                                    -                TMI IV 2019

   Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti dan jumlah yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan
   komprehensif lain konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                    30 September 2023           31 Desember 2022

    Saldo awal                                                       -                    460.940.943
    Beban yang diakui dalam laba rugi (lihat
       Catatan 24)
       Biaya jasa kini                                               -                     38.468.307
       Biaya bunga                                                   -                     35.077.606
       Biaya jasa lalu                                               -                   (183.272.912 )

        Sub-total                                                    -                   (109.726.999 )
Page 35
17. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (lanjutan)

                                                    30 September 2023          31 Desember 2022

    Pengukuran kembali yang diakui dalam
       penghasilan komprehensif lain                                     -              39.179.654
      Pembayaran imbalan kerja                                           -            (74.750.000)

   Jumlah                                                                -            460.940.943



18. MODAL SAHAM

   Rincian pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 d a n 3 1 Desember 2022
   adalah sebagai berikut:

                                            30 September 2023
   _                                                                                              _
                                     Jumlah Saham
                                    Ditempatkan dan             Persentase
        Pemegang Saham               Disetor Penuh             Pemilikan (%)        Jumlah
   Jemmy Kurniawan                          562.500.000             36              11.250.000.000
   Franciscus Rijadi                        437.500.000             28               8.750.000.000
   Fancy Marsiana                            62.500.000             4                1.250.000.000
   A Padmono Budi                            62.500.000             4                1.250.000.000
   Engel Stefan                              39.717.800             3                  794.356.000
   Alexander                                 62.500.000             4                1.250.000.000
   Masyarakat                               335.282.200             21               6.705.644.000

   Jumlah                              1.562.500.000               100              31.250.000.000




                                            31 Desember 2022
   _                                                                                              _
                                     Jumlah Saham
                                    Ditempatkan dan             Persentase
        Pemegang Saham               Disetor Penuh             Pemilikan (%)        Jumlah
   Jemmy Kurniawan                         562.500.000              36              11.250.000.000
   Franciscus Rijadi                       437.500.000              28               8.750.000.000
   Fancy Marsiana                          62.500.000               4                1.250.000.000
   A Padmono Budi                          62.500.000               4                1.250.000.000
   Engel Stefan                            62.500.000               4                1.250.000.000
   Alexander                               62.500.000               4                1.250.000.000
   Masyarakat                              312.500.000              20               6.250.000.000

   Jumlah                              1.562.500.000               100              31.250.000.000
Page 36
Berdasarkan Akta No. 11 tanggal 5 April 2022, sehubungan dengan rencana Penawaran Umum
Perseroan, Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan telah menyetujui, antara lain:
a. pengeluaran saham dalam simpanan (portepel) Perseroan untuk ditawarkan kepada masyarakat
   melalui Penawaran Umum Perdana sebanyak-banyaknya 312.500.000 (tiga ratus dua belas juta lima
   ratus ribu) saham baru yang mewakili 20% (dua puluh persen) dari seluruh modal ditempatkan dan
   disetor Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana serta memberikan wewenang kepada Dewan
   Komisaris Perseroan untuk menentukan kepastian jumlah saham yang dikeluarkan melalui
   Penawaran Umum Perdana kepada Masyarakat dan kewenangan Dewan Komisaris tersebut dapat
   dilimpahkan kepada Direksi Perseroan, dengan memperhatikan: ketentuan peraturan perundang-
   undangan yang berlaku termasuk peraturan di bidang pasar modal; dan peraturan Bursa Efek yang
   berlaku di tempat dimana saham-saham Perseroan dicatatkan. Sehubungan dengan keputusan
   tersebut selanjutnya Para Pemegang Saham Perseroan dengan ini menyetujui dan menyatakan
   melepaskan haknya untuk untuk menerima tawaran untuk terlebih dahulu membeli saham baru yang
   diterbitkan tersebut yang hendak dijual dalam Penawaran Umum Perdana tersebut; dan
b. pemecahan nilai nominal saham Perseroan yang semula sebesar Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah)
   setiap saham menjadi Rp 20 (dua puluh rupiah) setiap saham.

Berdasarkan Akta Notaris No. 64 tanggal 19 Oktober 2022 oleh Sugih Haryati, S.H., M.Kn., Notaris di
Jakarta, Para pemegang saham menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan
setelah Penawaran Umum selesai dilaksanakan menjadi Rp 31.250.000.000 atau sejumlah
1.562.500.000 saham.
Page 37
19. TAMBAHAN MODAL DISETOR

   Akun ini terdiri dari:
                                                 30 September 2023          31 Desember 2022
   Agio saham setelah Penawaran Umum                   32.812.500.000             32.812.500.000
   Dikurang biaya emisi saham                          (2.945.144.544 )            (2.945.144.544 )

   Jumlah                                             29.867.355.456              29.867.355.456



20. SALDO LABA
   Akun ini terdiri dari:
                                                  30 September 2023           31 Desember 2022

     Dapat ditentukan penggunaannya
     Saldo awal                                           987.779.213                 987.779.213
     Penyisihan saldo laba tahun berjalan                  12.220.787                  12.220.787

     Sub-jumlah                                         1.000.000.000               1.000.000.000

  Belum dapat ditentukan penggunaannya
  Saldo awal                                           6.927.836.505               6.702.995.323
  Penyisihan saldo laba tahun berjalan                                                (12.220.787)
  Laba bersih tahun berjalan                           (6.996.660.397)               237.061.969
  Dividen                                                                                         -

  Sub-jumlah                                             (68.823.892)              6.927.836.505

  Jumlah                                                931.176.108                7.927.836.505




   Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No. 91 tanggal 23 Desember 2021,
   para pemegang saham menyetujui penyisihan saldo laba bersih sebesar Rp 987.779.213.

   Berdasarkan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham yang ditandatangani tanggal 28 Maret 2022,
   para pemegang saham menyetujui untuk mengesahkan Laporan Tahunan Perusahaan untuk tahun
   yang berakhir tanggal 31 Desember 2021 dan menyetujui untuk membentuk cadangan saldo laba
   sebesar Rp 12.220.787, sehingga saldo laba Perusahaan yang dicadangkan menjadi sebesar Rp
   1.000.000.000.

   Berdasarkan Akta Notaris No. 97 tanggal 24 Desember 2021 oleh Sugih Haryati, S.H., M.Kn., Notaris
   di Tangerang, Perusahaan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor dengan kapitalisasi laba
   ditahan Perusahaan (dividen saham) sebesar Rp 20.160.000.000 (lihat Catatan 18).
Page 38
21.    PENJUALAN

       Rincian penjualan adalah sebagai berikut:
                                                   30 September 2023            30 September 2022

       Masker                                              10.358.230.936                31.138.942.195
       Bouffant cap                                           205.207.818                   404.936.164
       Antiseptic                                              11.513.422                    62.280.161
       Stetoschope                                            532.236.858                             -
       Sphygmomanomater                                     1.085.362.906                             -
       Lain-lain                                                2.623.874

       Jumlah                                              12.195.175.814               31.606.158.520


      Pada 30 September 2023 dan 30 Se pt e mbe r 2 02 2 , pelanggan dengan nilai transaksi yang melebihi
      10% dari penjualan adalah sebagai berikut :

                                                       30 September 2023           30 September 2022

       Indra                                               1.760.944.144
       PT Amanah Meddis Indonesia                          2.058.324.324


22.    BEBAN POKOK PENJUALAN

       Rincian beban pokok penjualan adalah
       sebagai berikut:
                                                       30 September 2023          30 September 2022

       Persediaan bahan baku dan kemasan
         awal tahun                                        2.769.666.762              4.547.697.699
       Pembelian                                           7.617.174.282              7.513.836.715

       Tersedia untuk produksi                            10.386.841.044             12.061.534.414
       Persediaan bahan baku dan kemasan
         akhir tahun                                      (5.560.672.942)            (2.371.240.655)

       Pemakaian bahan baku dan kemasan                     4.826.168.102              9.690.293.759
       Upah bagian produksi                                 2.228.276.443              3.602.588.511
       Listrik                                                145.061.657                277.930.315

       Beban pokok produksi                                7.199.506.202             13.570.812.585
       Persediaan barang jadi awal tahun                   4.570.347.331              4.597.957.600

       Tersedia untuk dijual                              11.769.853.533             18.168.770.185
       Persediaan barang jadi akhir tahun                 (5.412.881.632)            (6.261.044.662)

       Beban pokok penjualan                               6.356.971.901             11.907.725.523
Page 39
22. BEBAN POKOK PENJUALAN (lanjutan)

   Pada 30 September 2023 dan 30 September 2022 pemasok dengan nilai transaksi yang melebihi 10%
   dari pembelian adalah sebagai berikut:
                                                     30 September 2023     30 September 2022

   PT Multi Spunindo Jaya                                              -          1.990.007.910
   PT Surya Sukses                                                     -          1.981.284.741
   CV Venindo Imperial                                                 -          1.421.544.150
   Wenzhou Caretek Medical Device.Co.,Ltd                  1.424.731.750



23. BEBAN PENJUALAN
   Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut:
                                                     30 September 2023     30 September 2022

   Pemasaran                                                355.429.330           1.365.431.618
   Gaji, upah dan komisi                                    489.765.103             549.889.671
   Penyusutan (lihat Catatan 10)                            191.581.361             164.233.772
   Pengiriman                                                66.963.417              68.713.119
    Lain-lain                                               391.195.860             409.347.316

   Jumlah                                                 1.494.935.071           2.557.615.496



24. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

   Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut:
                                                     30 September 2023     30 September 2022

   Gaji dan tunjangan                                  5.577.719.119             5.696.331.723
   Penyusutan (lihat Catatan 10)                       2.713.772.004             1.940.821.572
   Operasional pabrik                                    304.987.320               618.023.864
   Kesejahteraan karyawan                                351.498.020               480.348.015
   Perbaikan dan pemeliharaan                             99.012.327               401.500.051
   Kebersihan dan keamanan                               355.086.070               192.081.402
   Perijinan                                              99.020.750               204.011.539
   Transportasi                                          123.656.145               128.645.508
   Perjalanan dinas                                      149.101.288                47.154.035
   Asuransi                                              143.443.475                52.304.701
   Sumbangan dan jamuan                                   25.121.783                17.474.244
   Telekomunikasi                                         47.779.366                44.030.784
   Sewa                                                   45.046.833                11.887.918
   Impor                                                  77.297.360
   Imbalan pascakerja karyawan (lihat
      Catatan 17)                                                   -                        -
   Cadangan penurunan nilai piutang (lihat
      Catatan 5)                                                -
   Lain-lain                                             634.983.698             2.943.388.528

   Jumlah                                             10.747.525.558             12.777.883.884
Page 40
25. LABA PER SAHAM

   Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan dengan rata-rata tertimbang
   jumlah saham biasa yang ditempatkan penuh, yang beredar pada tahun bersangkutan sebagai berikut:

                                                      30 September 2023           30 September 2022

   Jumlah laba bersih tahun berjalan                       (6.996.660.398)               2.944.018.180
   Rata-rata tertimbang jumlah lembar saham
     beredar (lihat Catatan 32)                             1.562.500.000                 1.309.523.810

   Laba per saham                                                    (4,48)                         2,25



26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI

   a.   Pada tahun 2022, imbalan kerja jangka pendek untuk manajemen kunci Perusahaan sebesar Rp
        4.800.000.000; sedangkan untuk periode Januari sampai dengan Juni 2023 imbalan kerja jangka
        pendek untuk manajemen kunci Perusahaan sebesar Rp. 1.970.000.000,-
   b.   Perusahaan memperoleh pinjaman dari Jemmy Kurniawan sebesar Rp. 4.856.250.000,- dan pinjaman dari
        A.Padmono Budi Sanyoto sebesar Rp. 4.000.000,-

27. INSTRUMEN KEUANGAN

   Pengelompokan aset keuangan telah diklasifikasikan menjadi pinjaman yang diberikan dan piutang.
   Demikian halnya dengan liabilitas keuangan telah diklasifikasikan menjadi liabilitas keuangan yang
   diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

   Seluruh jumlah tercatat aset dan liabilitas keuangan yang diakui di dalam laporan posisi keuangan telah
   mendekati nilai wajarnya karena merupakan instrumen keuangan yang berjangka pendek.


28. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Perusahaan memiliki beberapa eksposur risiko keuangan dalam bentuk risiko kredit dan risiko likuiditas.
   Manajemen senantiasa memonitor proses manajemen risiko Perusahaan guna memastikan kesesuaian
   antara risiko dan pengendalian terhadap risiko tersebut. Kebijakan dan sistem manajemen risiko secara
   rutin dikaji untuk mengantisipasi perubahan dari kondisi pasar dan aktivitas Perusahaan.

   a.   Risiko Kredit

        Risiko kredit adalah risiko di mana salah satu pihak yang terikat dalam kontrak atas instrumen
        keuangan gagal memenuhi liabilitasnya sehingga menyebabkan pihak lain mengalami kerugian
        keuangan. Eksposur risiko kredit yang dihadapi Perusahaan terutama terkait dengan penempatan
        di bank dan piutang.

        Guna meminimumkan eksposur yang ada atas simpanan dana di bank, Perusahaan hanya akan
        menempatkan dana pada bank yang memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik. Manajemen juga
        senantiasa memantau kesehatan bank serta mempertimbangkan keikutsertaan bank di dalam
        Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).

        Selain itu, Perusahaan hanya melakukan transaksi dengan pihak ketiga yang memiliki reputasi dan
        kredibilitas yang baik. Ini adalah kebijakan Perusahaan bahwa semua nasabah harus melalui
        prosedur verifikasi. Lebih jauh, saldo piutang dipantau secara terus menerus dengan tujuan bahwa
        eksposur atas piutang tak tertagih tidak siginifikan.
Page 41
28. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   a.   Risiko Kredit (lanjutan)

        Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 kualitas kredit pada setiap klasifikasi
        aset keuangan adalah sebagai berikut:

                                                                      30 September 2023
                                                       Telah Jatuh
                               Belum Jatuh            Tempo tetapi
                                Tempo dan                 Tidak
                                  Tidak                Mengalami
                                Mengalami              Penurunan           Mengalami        Penyisihan
                              Penurunan Nilai             Nilai            Penurunan        Penurunan
                                                                              Nilai            Nilai                 Total


        Kas dan bank            247.157.941                       -                    -                -          247.157.941
        Piutang usaha         2.363.218.475              59.690.380                    -     (17.892.773)        2.405.016.082
        Piutang lain-lain       887.673.144                       -                    -                -          887.673.144

        Total                 3.498.049.560              59.690.380                    -     (17.892.773)        3.539.847.167


                                                                         31 Desember 2022
                                                       Telah Jatuh
                               Belum Jatuh            Tempo tetapi
                                Tempo dan                 Tidak
                                  Tidak                Mengalami
                                Mengalami              Penurunan           Mengalami        Penyisihan
                              Penurunan Nilai             Nilai            Penurunan        Penurunan
                                                                              Nilai            Nilai                 Total


        Kas dan bank               5.361.820.802                     -                -                  -       5.361.820.802
        Piutang usaha                353.262.109       179.406.683           17.892.773       (17.892.773)         532.668.792
        Piutang lain-lain            968.350.000                     -                -                  -         968.350.000

        Total                      6.683.432.911       179.406.683           17.892.773       (17.892.773)       6.862.839.594


   b.   Risiko Likuiditas

        Risiko likuiditas adalah risiko di mana posisi arus kas Perusahaan menunjukkan pendapatan jangka
        pendek tidak cukup untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.

        Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas dan bank yang mencukupi
        dalam memenuhi komitmen Perusahaan untuk operasi normal Perusahaan dan secara rutin
        mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, serta jadwal tanggal jatuh tempo aset dan
        liabilitas keuangan.

        Tabel di bawah berikut merupakan profil liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan kontrak
        pembayaran tanpa diskonto pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022:

                                                                                  30 September 2023
                                                   < 1 tahun                  1 – 5 tahun                    Total
        Liabilitas keuangan
        Utang usaha                                   982.969.675                               -              982.969.675
        Utang lain-lain – pihak
         ketiga                                     4.920.375.000                               -             4.920.375.000
        Utang pembiayaan
         konsumen                                     424.916.427                  467.166.635                  892.083.062
        Utang bank                                  2.190.566.691                5.525.282.707                7.715.849.398

        Jumlah                                      8.518.827.793                 6.459.615.977              14.511.277.135
Page 42
28. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   b.   Risiko Likuiditas (lanjutan)

                                                                     31 Desember 2022
                                          < 1 tahun              1 – 5 tahun                Total
        Liabilitas keuangan
        Utang usaha                         1.626.761.724                         -          1.626.761.724
        Utang lain-lain – pihak
         ketiga                                    265.500                        -                 265.500
        Utang pembiayaan
         konsumen                             274.176.732             499.121.214              773.297.946
        Utang bank                          2.078.845.737           7.182.457.101            9.261.302.838

        Jumlah                              3.980.049.693           7.681.578.315          11.661.628.008



29. MANAJEMEN RISIKO MODAL

   Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan peringkat kredit
   yang baik dan rasio modal yang sehat guna mendukung usaha dan memaksimalkan nilai pemegang
   saham.

   Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan perubahan
   kondisi ekonomi. Untuk memelihara atau menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan dapat
   menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, imbalan modal kepada pemegang
   saham atau menerbitkan saham baru. Tidak terdapat perubahan tujuan, kebijakan atau proses selama
   tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.

   Perusahaan mengelola permodalan dengan menggunakan rasio pengungkit. Kebijakan Perusahaan
   adalah menjaga rasio pengungkit dalam kisaran yang umum dalam industri sejenis dengan tujuan untuk
   mengamankan pendanaan terhadap biaya yang rasional.

   Rasio utang terhadap modal dihitung sebagai hutang bersih dibagi dengan total modal. Hutang bersih
   dihitung berdasarkan jumlah liabilitas dikurangi kas dan setara kas. Total modal dihitung sebagai jumlah
   ekuitas.

   Perhitungan rasio utang terhadap modal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                   30 September 2023              31 Desember 2022

   Jumlah liabilitas                                         17.287.162.502              12.140.126.789
   Dikurangi: kas dan bank                                     247.157.941                5.361.820.802

   Utang neto                                                17.040.005.161               6.778.305.987

   Total ekuitas                                             61.790.663.746              68.787.294.144

   Rasio utang terhadap modal                                          0,28                          0,10
Page 43
     30. SEGMEN OPERASI

           Dalam pengambilan keputusan oleh manajemen, Perusahaan digolongkan menjadi unit usaha
           berdasarkan segmentasi produksi.

           Segmen operasi Perusahaan berdasarkan segmentasi produksi adalah sebagai berikut:

                                                                          30 September 2023

                             Masker            Bouffant Cap    Stethoscope     Sphygmomanomater     Lain-lain           Jumlah

Penjualan                   10.358.230.936     205.207.818     532.236.858         1.085.362.906    14.137.296       12.195.175.814
Beban pokok                 (5.399.428.758)   (106.968.555)   (277.438.784)         (565.766.464)   (7.369.340)      (6.356.971.901)
 penjualan
Laba bruto                                                                                                             5.838.203.913

Beban penjualan                                                                                                      (1.494.935.071)
Beban umum dan
 administrasi                                                                                                       (10.747.525.558)
Penghasilan
 keuangan                                                                                                                35.130.335
Beban keuangan
                                                                                                                       (627.534.017)
Pendapatan lain-
 lain – neto
Laba sebelum                                                                                                         (6.996.660.398)
 beban pajak
 penghasilan
 Beban pajak
 penghasilan -
 Neto
 Laba bersih tahun
                                                                                                                     (6.996.660.398)
 berjalan
 Aset segmen
 Aset yang tidak dapat
 dialokasikan

 Jumlah aset
 Liabilitas
 segmen
 Liabilitas yangtidak
 dapat Dialokasikan
 Jumlah liabilitas




                                                                                  31 Desember 2022


                               Masker         Bouffant Cap    Stethoscope     Sphygmomanometer        Lain-lain              Jumlah

  Penjualan              37.170.688.143        482.421.053           -                        -      84.318.629          37.737.427.825
  Beban pokok
    penjualan            (15.990.746.191)     (207.536.449)                                          (36.273.684)       (16.234.556.324 )
  Laba bruto              21.179.941.952       274.884.604            -                       -       48.044.945         21.502.871.501
  Beban penjualan                                                                                                         (3.363.012.565)
  Beban umum dan                                                                                                        (13.586.561.018)
  administrasi
  Pendapatan lain-                                                                                                       (3.222.200.650)
  lain – neto
  Penghasilan
    keuangan                                                                                                                 24.420.716
  Beban keuangan                                                                                                           (759.202.163)
  Laba sebelum
    beban pajak
    penghasilan                                                                                                            596.315.821
Page 44
30. SEGMEN OPERASI (lanjutan)

                                                             31 Desember 2022 (lanjutan)

                          Masker     Bouffant Cap   Stethoscope       Sphygmomanometer           Lain-lain           Jumlah
Beban pajak
 penghasilan -
 neto                                                                                                                (359.253.852 )
Laba bersih tahun
       berjalan                                                                                                      237.061.969

 Aset segmen         9.857.046.972   185.634.496       -                    -                         -
                                                                                                 194.621.265       10.237.302.733
 Aset yang
  tidakdapat                                                                                                       70.688.691.173
  dialokasikan
 Jumlah aset                                                                                                       80.925.993.906

 Liabilitas
   segmen                                     -                   -                      -                     -
 Liabilitas yang
   tidak dapat
   dialokasikan                                                                                                    12.138.699.762
 Jumlah liabilitas                                                                                                 12.138.699.762




31. AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI ARUS KAS

    Aktivitas yang tidak memengaruhi arus kas adalah sebagai berikut:

                                                           30 September 2023                 31 Desember 2022

    Perolehan aset tetap melalui utang
      pembiayaan                                                                 -                    864.354.990
    Perolehan aset tetap melalui realisasi
      uang muka pembelian                                                            -                               -
    Perolehan aset tetap melalui utang lain-
      lain                                                                       -                                    -

    Dividen saham (lihat Catatan 20)                                             -                                    -


32. PENERBITAN AMENDEMEN DAN PENYESUAIAN PSAK, PSAK DAN ISAK BARU

    DSAK-IAI telah menerbitkan amendemen dan penyesuaian PSAK, PSAK dan ISAK baru yang akan
    berlaku efektif atas laporan keuangan untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal
    sebagai berikut:

    a)   1 Januari 2023
         - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait pengungkapan kebijakan akuntansi
         - Amandemen PSAK No. 16 “Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diitensikan”.
         - Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan
            terkait definisi estimasi akuntansi
         - Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan Tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan
            Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal

    b)   1 Januari 2025
         - PSAK 74: Kontrak Asuransi
         - Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi Tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 -
            Informasi Komparatif
Page 45
32. PENERBITAN AMENDEMEN DAN PENYESUAIAN PSAK, PSAK DAN ISAK BARU (lanjutan)

   Perusahaan masih mengevaluasi dampak dari amendemen dan penyesuaian PSAK, PSAK dan ISAK
   baru di atas dan belum dapat menentukan dampak yang timbul terkait dengan hal tersebut terhadap
   laporan keuangan secara keseluruhan.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.89 MB
Published22 Feb 2024
Pages45
Characters136,804
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result