Skip to content
Back to announcement

20240221_HAIS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31579761_lamp3.pdf

Financial statement Text extracted HAIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 85

Page 1 OCR 0.925
Page L of 8S

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIN.G,17).

Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom “Tidak Ada'
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan,

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom 'N/A',

Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

— .»

Data Umum

PT Hasnur Internasional Shipping Tbk dan Entitas
Anaknya

Nama Emiten/Perusahaan Publik

Bidang Usaha Bidang pengiriman barang laut domestik,
termasuk transportasi kargo, pengiriman industri

dan layanan kapal sewaan,

Jenis penawaran Umum Saham
Periode Periode Tahun
2023 2022 2021

Mirawati Sensi Idris

Nama Kantor Akuntan
Publik

Kosasih, Nurdiyaman,
Mulyadi, Tjahjo & Rekan

Kosasih, Nurdiyaman,
Mulyadi, Tjahjo & Rekan

Nama Partner

Fendri Sutejo

Fendri Sutejo

Fendri Sutejo

Page 2 OCR 0.892
Page 20185

Opini Akuntan Wajar tanpa Wajar tanpa Wajar tanpa
modifikasian modifikasian modifikasian
Catatan tentang Opini (jika
ada)
" disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi v
Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No,VIIIA,2 tentang “Independensi Akuntan Yang v
Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Penting
Periode Periode Periode
Desember Desember Desember
Periode laporan keuangan 2023 (Rp) 2022 (Rp) 2021 (Rp)

Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain

Penjualan neto

941.907.788.741

781.001.150.899

428.315.589.922

Laba bruto

258.799.228.319

199.117.666.646

85.168.829.276

Laba usaha/operasional

173.017.283.880

125.550.830.174

42.695.405.864

EBITDA

228.946.058.199

168.227.366.361

82.391.598.969

Laba Bersih tahun berjalan

157.512.659.536

116.131.556,832

35.020.639.315

Total laba komprehensif tahun
berjalan

161.908.768.308

116.925.505,937

35,783.506.492

Laba Per saham (dasar dan
dilusian)

59,93

44,16

15,66

Page 3 OCR 0.822
Page 3 of'88

Periode Periode Periode
Desember Desember Desember

Laporan Posisi keuangan 2023 (Rp) 2022 (Rp) 2021 (Rp)

Total Aset 914.485.251.161 653.444.749.046 537.520.547.197
Total Aset Lancar 292,616.796.348 257.225,475.675 219.002.058.335
Total Aset Tidak Lancar 621.868.454.813 396.219.273.371 318.518.489.862
Total Liabilitas 248.345.744.577 114.414,243.529 104,928.924.991
Total Liabilitas Jangka Pendek 120.361.156.636 85.141.508.656 69.730.812.568
Total Liabilitas Jangka Panjang 127.984.587.941 29.272,734.873 35.198.112.423
Total Ekuitas 666.139.506.584 539.030.505.517 432.591.622.206
Modal Ditempatkan dan Disetor 262,625.000.000 262.625.000.000 262.625.000.000
Tambahan Modal Disetor 106.961.981.615 106.961.981.615 106.961.981.615
Proforma Ekuitas - - -
Kepentingan Non Pengendali 2.099.568.289 1.989.845.936 1.799.375.154
Rasio Keuangan"

DER (kali) 0,37 0,21 0,24
DAR (kali) 0,27 0,18 0,20
Rasio Lancar (Yo) 243 302 314
NPM (96) 16,7256 14,879 80095
ROA (25) 17,229 17,77 h 6,6639
ROE (30) 236586 21, 5496 8,279

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Page 4 OCR 0.877
Page 4 of 85

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2, Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v
3 Laporan laba rugi komprehensif selama periode NN.
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode v
Aa Laporan arus kas selama periode v
s Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat v“
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan “
Ketentuan Umum
1 | perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:
@. gambaran umum Perusahaan) 1: Saga
b, dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan: v Cahalan 2
&. Inforrnasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalarn laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensir, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, 4 Sekat PPA tan ARA
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
@. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan vi
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memaharni laporan keuangan. v L
Page 5 OCR 0.873
Page 5 of 85

2, | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian". v
3, | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pas mengenal Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. v Catatan 18
4, | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilsi pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat v Catatan 9
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

5 Gambaran Umum Perusahaan v Cetaran 12
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

& Pendirian perusahaan

1) | Riwayat ringkas perusahaan: v Catatan la
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesehan dari instansi yang v Catatan 1a
berwenang, dan nornor serta tanggal Berita Negara,
3) | Kegiatan usaha sesual anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v Catatan la
periode pelaporan:
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha) v Catatan la
5S) | Tanggat mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang v Catatan ia

disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate v
parent of the group). Dalam hal tidak depat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

7) | Khusus Industri Media v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimifiki.

8) | Khusus Industri Jalan Tol v
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v

Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

Page 6 OCR 0.835
Page 6 Of 85

1O) | Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta tzin untuk
menjelankan kegiatan berdasarkan prinsio syariah (jika ada).
1t)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseraan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
# Nama lokasi,
«Nama pemulik izin lokasi,
. Tanggal perolehan izin ekplarasi serta tanggal jatuh temponya,
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan
# Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
D) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
«Nama lokasi,
- Narna pemilik ijin lokasi,
- Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh tempanya:
- Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:
# Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,
# Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
» Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan,
12) | Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara kain:
8) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:
D) rincian luas areal sisa hutan yang belurn dikelola selarna masa sisa manfaat HPM: dan
C) sisa umur HPH.
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggai dan/atau nornor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Catatan 1b
diterbitkan di luar Indonesia:
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: Catatan 1b

Page 7 OCR 0.867
Page 7 of 85

3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v Catatan 1b

4) | Tindakan perusahaan yang dapat mermpengsruhi jumlsh Efek yang diterbitkan (corporate /
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir,

& Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan 1d
langsung,

2) | Tempat kedudukan, Y Catatan 1d

3) | Jenis usaha, v Catatan 1d

4) | Tahun beroperasi secara komersial, v Catatan id

5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): “ Catatan 1d

6) | Total Aset: dan v Catatan 1d

7) | Informasi penting lainnya entara lain:

@) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak v
menvliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5095
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5056 (lima v
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendakan:

€) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

tersebut digunakan untuk nyenyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau v

penode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan

tanggai atau periode yang berbeda,

sifat den luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk

mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunal, atau pembayaran

kembali pinjaman atau uang muka

€) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas v
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk: dan

0) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus
mengungkapkan:

KL) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian, dan v

d

Page 8 OCR 0.896
Page 8 of 85

porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
Sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,

(3) jumlah harga yang diterirna,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, dan

(6) jumlah Aset dan Liatslitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategan
utamanya.

Ka ap

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite
Judit,

2

Cakupan manajemen kunci: dan

3)

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

Penerbitan Laporan Keuangan

31

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan

Catatan 1e

2)

Pihak yang bertanggung jawab mengotorsasi laporan keuangan,

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Catatan 1e

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

Catatan 28

b,

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historica' cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net reaizable value), Nilai Wajar

Catatan Za

Page 9 OCR 0.879
Page 9 0185

(air value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku,

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akruai, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 2a

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:

3) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

€C) alasan perubahan mata uang penyajian ika ada),

aa

Catatan 2a

4

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
gnifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan,

Catatan 3

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asurnsi yang dibuat mengenai masa

depan, dan sumber utama Sari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,

yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

Catatan 3

3)

Berkaitan dengan Aset dan Labilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Catatan 24

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk mernabami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang barus dijelaskan antara lain:

8) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak:

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas Induk,

C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepernilikan tanpa kedangan
Pengendalian atas entitas anak,

Catatan 2b

Page 10 OCR 0.860
Page 10 of 85

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasenek:

@) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
ronpengendali: dan

1) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

2)

Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:

b) pengakuan awal untuk goodwill:

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwili: dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkakt dengan kombinasi bisnis yang ade di
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskan:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) mbalan kontinjensi.

Catatan 2d

3)

Kas dan setara kasj
Yang barus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan kornponen kas dan setara
kas,

Catatan 2g

4)

Instrumen Keuangan
&) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategor',
(3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan:
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dan aset
keuangan:
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalarn angka (1), angka (2), angka (3), angka

Catatan 2e

Page 11 OCR 0.912
Page 11 of 85

(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:

la) ketentuan pemenuhan kriteris akuntansi Indung nilai:

(b) klasifikasi Indung nilai untuk tujuan akuntansi Indung nilai atas Instrumen
keuangan derivatif: dan

(c) perlakuan akuntansi lindung ndai untuk tujuan akuntansi lindung nilai,
b) Investasi pada Sukuk v
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
€) Sukuk yang diterbitkan v
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(8) posisi penyajan Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan,
5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum v
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain,

€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain,

6) | Piutang Reverse Repo v

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

Page 12 OCR 0.870
Page 12 of 85

7) | Khusus Industri Perbankan v
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

Ba) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan,
8) | Khusus Industri Perbankan v
a@) Kredit

Yang barus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,

(2) Dasar penyajian atas kredit:

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalan risiko portofolio kredit:

(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan

(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dielaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/ kewajiban akseptasi,
€) Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realsasi putang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan,

9) | Khusus untuk Industri Pemblayaan v

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dgelaskan antara lain:

2) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10) | Anjak Piutang V

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Jenis transaksi enjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

Page 13 OCR 0.884
Page 13 of85

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih

piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditaginkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

1t) | Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

2) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa v
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan Catatan 21
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

12) | Persediaan :
yang harus dijelaskan ontara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dar v Catatan 21
rumusan biaya yang digunakan,
a) Khusus Industri Kehutanan vV
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepoda negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lam:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi,

b) Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanarnan telah menghasikan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

€) Khusus Industri Peternakan v

Page 14 OCR 0.859
Page 14 of 85

Hewan Ternak

Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :

(a) Metode penilaian:

(D) Metode amortisasi (deplesi): dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

la) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasitkan,

13) | Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain: v Catatan 2)

3) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

€) pengelompokan Aset Tetap:

G) metode penyusutan yang digunakan:

@) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

#) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

9) penghentian pengakuan:

h) nilai residu: dan

W) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain rnstode yang digunakan untuk mencatat investasi pada v
asosiasi.
15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersarna,

16) | Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain: v
Ba) Kriteria dari bentuk kerjasarna:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan labilitas yang timbul: dan
€) Sistem pembagian hasil, jika ada.

Page 15 OCR 0.867
Page 15 of 85

17) | Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain : v

2) pengakuan awal Aset Takberwujud,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila urmur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amartisasi yang digungkan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

&) metode amartisasi yang digunakan:

"penghentian pengakuan Aset Takberwujud) dan

Ga) riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain: v

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual,

19) | Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain: v

2) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya,

G) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biayaj dan
€) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto

b) Knteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revalunsi):

€) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan)

0) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan
@) Pertanggungan Asuransi.

21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v Catatan 2k
Yang harus dijelaskan antsra lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya

Page 16 OCR 0.884
Page 16 of 85

penurunan rela, dan
b) kebijekan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.
22) | Khusus Industri Perbankan v
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyayan Mabilitas segera.
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:
3) Penjelasan atas simpanan, dan
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan,
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
D) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premu atau diskonto.
23) | Provisi vV Catatan 2g
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi,

24) | Utang Repo V
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Labilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan,

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode arnortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:

C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan

d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

Page 17 OCR 0.903
Paye 17 of 85

(1) tokasi penambangan,

(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangani.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
8) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang rnasih berjalan

dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

D) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi)

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode arnortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonornis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

») Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan
2) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait,

Catatan 2n

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesalan
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

C) Khusus Industri Asuransi

Page 18 OCR 0.883
Page 18 of 85

(1) Pengakuan pendapatan premi

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan:
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaks: reasuransi prospektif dan retroaktifs dan
(c) Penyajian pendapatan prerni dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

ta) Kelompok beban ktaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan behan
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
G) Khusus Industri Real Estate v

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estate,

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,

(3) Penyisihan atas reslisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek)

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estate,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini)
dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

28) | Program Loyalitas Pelangan v
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing v
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter, dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalarn mata
yang asing,

30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi v Catatan 2f
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 19 OCR 0.858
Page 19 of85

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasij

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

31)| Hibah Pemerintah vV

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam

laporan keuangan,

32) | Pajak Penghasilan v Catatan 2p. 29

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:

b) ketentuan mengenai saling hapus,

€) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Nabilitas) pajak tangguhan.

33)| Imbalan Kerja v

Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 20

B) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umurn mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan:

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dslam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial,
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtaiiment dan penyelesaian.

34) | Saham Treasuri V
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pernbatalan saham treasuri.

3S) | Pembayaran Berbasis Saham v
Yang harus dijelaskan antara lankebijakan akuntarisi untuk transaksi pembayaran berbasis
saharn yang diselesaikan rpelalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan rnelalul Kas,
termasuk pengukurannya,

36) | Kuasi-Reorganisasi v
Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Dasar dilakukannya kuasi-rsorganisasi,

D) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Labilitas: dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Labditas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi rearganisasi sebelum 1 Januari 2013.

Page 20 OCR 0.884
Page 20 of 88

37) | Biaya Pinjaman v

Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitallsasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38) | Segmen Operasi v Catatan 2u
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi,

39) | Laba (Rugi) per saham v Catatan Zt

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian,

3, Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
& Aset

1) | Kas dan Setara Kas Catatan 4

Yang harus deungkapkan antara lain:

Ba) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berslasi dan pihak ketiga: v

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang v
asing,

C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang sgnifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelomgok usaha disertai pendapat manajemen.

2) | Khusus Industri Perbankan
8) Kas

Sela

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang,
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai v
dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada v
saat perode pelaporan,

&

Page 21 OCR 0.852
Page 21 of 85

C) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rindan jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
tt) Jumlah penyisihan penurunan nilai:
(2) Perubahan penyisihan selama perode berjalan untuk masing-masing giro,

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impatred)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpairad)

(3) Jangka waktu (rata-rats atau per kelompok):
(8) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

(B) Jumlah dana yang tidak dapat dicarkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan Informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajernen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,

3) | Piutang Usaha Catatan 5
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v
b) jumlah piutang menurut debitur: V
C) jumlah piutang menurut mata uang: v

Pe S3 LM KAN GK MEES XS

5

Page 22 OCR 0.859
Page 22 0185

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, Catatan 3

2) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerusian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

t) pendapat manajemen akan kecukupan jurnlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,

@) piutang yang dijarninkan, narna pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
I) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dari ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada),
4) | Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(4) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan esuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang prerni yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi v
Tambahan pengungkapan mengensiantera lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Cc) Plutang Reasuransi v
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

(1) Jumlah putang berdasarkan reasuradur:

(2) Jurmah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,
G) Piutang Hasil Investasi v

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

SL UN

SIK Aka

Page 23 OCR 0.909
Page 23 of 85

(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi,
(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

5)

Khusus Industri Pembiayaan

Eu)

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(3) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain),

(2) Rincian umur dari angsuran permbiyaan konsumenj
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(8) sama pembiayaan bersarna, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakul:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

b)

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta

jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jurnlah piutang yang
Giperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak plutang.

Is

Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini peutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaparan. Di samping tu, lessor mengungkapkan
Investasi sewa bruto dan nilai kini plutang pembayaran sewa minimum pada akhir

Page 24 OCR 0.878
Page 24 of 85

periode pelaporan, untuk setiap periode beri

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih deri satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari Irma tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(9) nda residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih stas pembayaran sewa minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material,

dj) Piutang Sewa Operasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(Ll) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampsi lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.
6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-rnasing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.
7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan vV

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi,
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

Page 25 OCR 0.885
Page 25 of 85

b) laba yang diakui,
C) kerugian yang terjadi: dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Plutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Rinctan mengenai jenis dan jumlah Etek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
Cc) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan,

€) Tingkat bunga piutang reverse repo)

1) Cadangan kerugian penurunan nilai (ika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

e)

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilatih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, terrnasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antera lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
denda kepada pihak lain.

11)

Plutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

Terdapat piutang lain-
lain namun, tidak
diungkapkan lebih rinci
pada catatan laporan
keuangan konsolidasian
karena nilai dibawah 590
dari total aset.

Page 26 OCR 0.895
Page 26 of 45

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
€) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan

12) | Aset Keuangan Lainnya v

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian Investasinyaj

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalul laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dirniliki hingga jatuh tempo)

(S) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dirniliki hingga jatuh tempo:

(9) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
Ca) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(b) alasan reklasifikasi: dan

(C) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(B) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau Nabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalanw penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalarn laba rugi: dan

Page 27 OCR 0.888
Page 27 of 85

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direslisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo,

13) | Khusus Deposito v
Tambahan pengungkapan mengenai antara kain:

&) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

Cc) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan depasito tersebut.
14)| Khusus Investasi pada Sukuk vV
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan,

C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

@) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga)

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

d) Informasi penting lainnya.

16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

3) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rusi periode berjalan

17) | Khusus Wesel Tagih v
Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,

jatuh ternpo, jenis mata uang, dan uratan tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

Page 28 OCR 0.877
Page 28 of 85

18) | Khusus Industri Asuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19) | Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralaim rincian berdasarkan: v

a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:
b) Tingkat suku bunga.

20) | Khusus Industri Perbankan V
Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilal dan mutasi selama pericde berjalan:
ce) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berslasi dan pihak ketiga:

dj) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kradit yang diberikan)

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

9 Rincian kredit berrnasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

am Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio Jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisas berdasarkan jenis dan kolekbbbilitas:

I) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi,

5)) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21) | Tagihan dan Labilitas Akseptasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 29 OCR 0.885
3)
b)

C)
d)

Page 29 of 85

Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:

Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan:

Rincian jumlah tagihan dan (sbilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

22)

8)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jurnlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi blaya
untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan:

Catatan 6

(5) Jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persedisan yang
diturunkan,

(?) dalarn hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(W) jumlah btaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(") tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan, dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabda tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b)

Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan ndai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus

Page 30 OCR 0.837
Pape 30 of 85

Giungkapkan antara lan:
(1) — Makanan dan minuman)
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

C) Khusus Industri Real Estat v
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

la) Tanah Matang
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian,

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan V
Tambahan pengungkapan antara lain:
(3) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
2) Khusus Industri Media v

Tambahan pengungkapan antara lain:

(4) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak), dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.
D Khusus Industri Rumah Sakit v

Tambahan pengungkapan antara lain:
(ih Obat-obatan:

Page 31 OCR 0.878
Page IL of 85

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jurnlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan temak menjadi:

(2) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

la) Total jumdah tercatat dan nilsi tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
belah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan)

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir:

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan temak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau tilang,

le) Nilai hewan ternek yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup

(TV) Nika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung,

(ga) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asurans: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

23)

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

Catatan 15a

24)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah,

Catatan 7 dan 8

Page 32 OCR 0.884
Page 32 of 85

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) uralan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,
(4) dalam hat aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
Gijual dan kelampok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai asat yang dirndiki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengktasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
IL jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kekmpok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiiki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual: dan
Ii. Jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(Cc) dampaknya terhadap hasil operasi untuk pericde bersebut dan pericde
sebelumnya,
26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Catatan 23
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, narna pihak berelasi, dan jumlah piutang:
b) atasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan v
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,
C) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilal v
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: v
lan
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalarn aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya. v
27) | Investasi pada Entitas Asosiasi v

Yang barusdiungkapkan antara lain:
@) nama entitas asosiasi:

Page 33 OCR 0.877
Page 33 of 85

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

C) nilaitercatat dan Nital Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

@) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung:

I) aktur periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggsi atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,

g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas esosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

nh) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

I) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
Investor lainj

J) Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelornpok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jarninan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut,

29)

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saido awal,

b) Penyisihan periode berjalan:

Ch Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan
d) Saldo akhir.

Page 34 OCR 0.874
30)

Page 34 of #8

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tolz

(b) Masa hak bagi hasil toi dan amortisasinya:

(Cc) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yong harus diungkapkan antara lain:
8) Untuk tanarnan telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dam akurnulasi penyusutan menurut jenis tanaman)

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setap
kelompok selarna paling sedikit 2 tahun terakhirj

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamang

(S) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selarne paling sedikit 2 tahun:
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman betum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :

(a) Saldo awai
|, Tambahan tahun berjalan
IL Biaya langsung

(0) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar btasa
IL Pengurangan tahun berjalan
li. Jumlah yang direklasifikasi ke tanarnan telah menghasilkan

tc) Pengurangan lainnya

(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi mulik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

Page 35 OCR 0.884
Page 35 of 88

32)| Khusus Industri Pete:
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewani ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan,

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir:

C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan)

8) Kondisi hewan ternak:

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

h) Jka tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

1) Nilai cadangan kematan atau metode penghapusan langsung, jika ada,

) Pendapat manajemen atas kecukupan nilsi cadangan kematian, jika ada: dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan,

33) | Properti Investasi v
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(3) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya:

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan,

(4) rama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(5) jumlah yang diakui dalarn laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selarna
periode tersebut: dan

(C) perubahan kurnulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelampok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar:

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau

Page 36 OCR 0.878
Page 36 of 85

pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan) dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atiku peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali: dar

(b) penyesualan signifikan lain.

€) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagairnana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) umur manfaat:

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alakasi beban
penyusutan,

(3) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
"lai, selama satu periode sesual SAK yang berlaku:

(S) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendinj dan
(6) Nial Wajar Properti Investasi.

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan entara lsin:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jurnlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan

(5) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjarnan untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkepkan:

(a) jurnlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama pervode berjalan: dan

Page 37 OCR 0.895
Page 37 of85

(bj tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi,

38)

Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepernilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (Jika ada):

&) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

1 jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(4) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalarn mengestimasi Nilai Wajar
aset:

(5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya) dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pernegang saham,

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(4) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilal kontrak,
(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6)daiam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

SL.

Catatan 9

Page 38 OCR 0.896
Page A8 ol 88

Ca) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(D) tarif kapitaksasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang tayak dikapitalisasi,
W- Pengungkapan lainnya antara lain:

(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,

(2) jurnlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakonj

(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat,

(5) nitai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya,

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan,

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau motode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jarninan, narna pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

KL

LL

35)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memilik kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rindan aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

(3) Lokasi penambangan:
(b) Saido awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Burni tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel

Page 39 OCR 0.880
Page 39 of 88

analisa umur tagihan,

36)

Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

b) alokasi jurnlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

€) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
rektasifikasi:

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjarnan untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalsasi selama penode berjalan: dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
Jayak dikapitalisasi,

€) jurniah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dindai dengan umur manfaat tidak

1) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amartisasi dari
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(i) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) jumlah tercatatnya) dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi:

h) keberadaan dan jurniah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Latslitas:

D nilai kornitmen kontraktuai untuk akuisisi Aset Takberwujud:
J) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilatan terakhir:
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,
(5) jurnlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selarna
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para

p Aset

Page 40 OCR 0.907
Page 40 of 85

pernegang saham.
37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum v

8) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir,
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan eveluasi per area of interest yang
mencakup saido awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan
(2) Jumlah aset, liabiltas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

C) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
la) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jurnlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya

pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena betum dimulainya produksi, den
(ce) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut,
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang barus diungkapkan antara Lain :
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(2) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:

Page 41 OCR 0.876
Page 41 of 85

(b) Saldo awal,

(c) Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir,
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(4) Jurniah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan)
(b) Arnortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

(Ch Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat letih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest,

b. Liabilitas

1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain: v Cetatan 11
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, v
b) jumlah utang usaha menurut rnata uang, dan

C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

2) | Provisi v
2) Bekep untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan previsi jangka
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(3) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan,
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:
(4) jumlah yang dibatalkan selarna periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunekan:
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi,

(7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud

-

Page 42 OCR 0.887
Page 41 of 85

dalam angka(6), Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dar unsur utarna beban yang belum
jatuh termpo.

4

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban,

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo)
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang barus diungkapkan dalam pos ini antara lain Ilabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

C) kerugian yang dialami: dan

G) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Khusus Industri Perbankan
2) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian junlah simpanen berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jurniah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito)
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau

Page 43 OCR 0.894
Page 43 of 85

@ijaminkan: dan
(6) Pernberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening diro.
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian Jumlah simpanan berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(a) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat depesito: dan
(S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan)
(3) Rincan berdasarkan mata uang,
(4) Dasar perhitungan dan asurnsi aktuaris: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang barus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumiah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(9) Jumlah utang menurut mata uang.

€) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(t) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah rmenurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan,

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan

Page 44 OCR 0.851
Page 44 or4S

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah menurut program asuransi)
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pernisahan antara premi yang belurn merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

@) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumiah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumiah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga)
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur
(3) Jumlah menurut jenis mata uang,
(a) Jumlah menurut umur utang, dan
(S) Jumlah utang setau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
89) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lsin:
(L) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jurnlah menurut jenis mata uang, dan
(3) Jurnlah rrenurut jenis asuransi,

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(L) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

Page 45 OCR 0.865
Page 45 of 85

9) | Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v Catatan 16
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10) | Utang Pajak v Catatan 15b dan 15h

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

b) Informasi mengenai ketetapan pajak,

11) | Khusus Industri Pembiayaan v

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah llabilitas anjak piutang dalarn rangka anjek piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, prutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang,

12)| Khusus Kontrak Konstruksi v

Uang Muka Kontrak

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muks kontrak yang diterima,

13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang v Catatan 14
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesua'
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
Giatur dalarn Checklist ine,
14) | Liabilitas Keuangan Lainnya v Catatan 24
2) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk Iabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas

keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: v
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara d
Pihak ketiga dan pihak berelasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara lain: v v

(la) nilai tercatat Nabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) abs atau rugi neto pada setiap Ilabilitas keuangan: dan

(c) kejadian penting lainnya antara lsin kepatuhan Perusahaan dalam v
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang V
Yang harus diungkapkan antara lain :

(L) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,

Page 46 OCR 0.871
Page 46 of 85

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan 1

yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui v
selama periode tersebut: dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi,

15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya,

16)| Khusus Industri Pertambangan Umum v

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, v

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
@ImIliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual,

Labilitas Jangka Panjang

18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Dana
Yang Harus diungkapkan antara lain : vV
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumiah utang:
b) jumlah utang menurut rnata uang: dan v
€) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v

«

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Cetotan 14

Yang Harus diungkapkan antara lain:

B) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jems mata
uang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

CE) tanggal jstuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan

Aa Tia Ap

Page 47 OCR 0.874
4)
3)

hn)

Page 47 of 85

perolehannya,

pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasditas

pinjaman:

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi

persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

persyaratan lain yang penting, seperti adanya pernbatasan pembagian dividen,

pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

pengungkapan informasi sehubungan dengan Kabilitas berbunga jangka panjang yang

akan jatuh tempa dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan

posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara

lain adalah:

(L) nama bank/lambaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting,

aa aa 0 3

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

2)

c)

e)

jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan,

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
Gan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun,

(2) lebih dan satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan

(3) lebih dari 5 (lima)tanun.

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:
total pembayaran minimum sewa-lanjut (subiease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
Gengan transaksi penjualan dan penyewaan kembal (sale and leaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjenj

(2) ada tidaknya klausul-klousul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syaret-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

Catatan 17

Page 48 OCR 0.882
Page 48 of85

21)| whusus Industri Perbankan v
a) Surat Barharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincan berdasarkan jenis, mata uang, den jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5) Jurniah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance),

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, "lal Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnyafdebt covenance)/

(3) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(S) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang Isbih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai Fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih,

Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(L) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2) Ringan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

(S) Pendapat manajernen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitrnen dan kontinjensi,

Page 49 OCR 0.857
Page 49 of 85

22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

C) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan llabilitas bersyarat lainnya
sebagairnana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apatula dalam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, rnisalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:

@) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir,

23)| Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang v Catatan 16
a) Imbalan Pasti

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenal jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nila kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
dintribusikan ke dalam:

la) biaya jasa kini:

(b) biaya bungaj

(C) luran oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuartal,

(e) perubahan kurs mata uang sing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(MN imbalan yang dibayarkan,
la) biaya jasa lalu:

(Ih) kombinasi bisnis,

Ci) curtalment: dan

LL

Page 50 OCR 0.861
Page 50 of 85

Ch) penyelesaian.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jurnlah yang dihasilkan dari program v
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dan program yang
seluruhnya atau sebagian didanai:

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal 4
dan akhir dari setiap hak penggantan yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
@atribusikan pada setiap:

la) basil yang diharapkan dani aset program)

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
vang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(ad) luran oleh pemberi pekerja,

te) juran oleh peserta program:

() imbalan yang dibayarkan:

(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesalan: v

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir

(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas

Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang

mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan
posisi keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui datam laporan posisi keuangan)

(ec) setiap jumlah yang tdak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

td) Nilai Wajar pada akhir perode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagei Aset sesuai dengan SAK: dan
te) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nara pos v
dimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini:
(b) biaya bunga:
(c) hasi yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK,

(e) keuntungan dan kerugian aktuanial, jika Perusahaan memilih metode koridar v
1096 (sepuluh per seratus),

(fh biaya jasa lalu,

Page 51 OCR 0.881
ita)

(8)

»

Page 51 of 85

(g) dampak dari curtailment terutarna terkait dengan penyelesaiannya: dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK:

Jordah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:

la) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan

(b) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun bdak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(la) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(LL) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian

yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, terrnasuk dampak kategori
utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak

penggantian yang diakui sebagai Aset,

(13) Asurnsi aktuarial utama yang digunakan sampa pada akhir periode pelaporan

dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin

antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

la) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pads setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(M) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampok kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren

biaya kesehatan yang diasurnsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pescakerja untuk biaya kesehatan,

Page 52 OCR 0.883
Page 51 of 85

(c) Dalam hal program dioperasikan gn lingkungan inflasi yang tinggi,

wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasurnsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah,
(1S) Jumlah periode tahunan saat ini dan perlode ernpat tahun sebelumnya dari:
(2) nilat kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau v
defisit pada program: dan
(b) penyesusian yang timbul pada:
(ih Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
Nabilitas program pada akhir periode pelaporan, dan
(li) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dan aset
program pada akhir periode pelaporan: v
(186) estimasi terbaik pernberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selarna periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan: v
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
fa) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa dak ada kebijakan seperti itu:
(D) dalam hal Perusahaan mencatat siokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(9 Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut:

(8) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan

(tijjiks Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir il.

b) Iuran Pasti “3

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti,

&) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya V
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah Imbalan kerja jangka
panjang lainnya.

Page 53 OCR 0.846
Page 53 of 85

9) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) turan program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(2) penjelasan mengenal Nabilitas kontinjen (jika ada).

24)| Utang Obligasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupish dan mate uang
asing, tanggal jatuh ternpo, Jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Permeringkat Efek:

C) jumlah bagian yang akan jatuh ternpo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

d) nama Wali Amanat den keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalarn Kontrak Perwaliamanatan:

g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi

persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan

IN) persyaratan penting lainnya.

25)| Sukuk v
8) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan entara lain:
(4) uralan tentang persyaratan utarna dalarn penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:

(BD) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,

(c) nilai nominal,

(dj besaran imbalan (untuk Sukuk Ijarah):

(6) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(F) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan
btau bagi hasil:

(9) jangka waktu,
(h) tujuan penerbitannya: dan

(Ii) persyaratan penting lain:

Page 54 OCR 0.874
Page 54 of 85

(2) peringkat dari narna Perusahaan Pemeringkat Efek,

(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:

(9)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan:

(S) nana Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan)

(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting kainnya antara lain kepatuhan Enviten atau Perusahaan Publik
dalam mernenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default),

26) | utang Subordinasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sirat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama pericde pelaporan

b) tujuan parolehannya)

C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kandisi default),

€) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan

1) persyaratan penting lainnya,

27)| obligasi Konversi 5

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) rindan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jedwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanean, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

Cc) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya/

@) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

P jumilah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

G) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaanj

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

I) kejadian penting lainnya entaro lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

Page 55 OCR 0.875
Page 58 of85

J) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan narna pembeli,

k) komponen Uabilitas dari obligasi konversi,

1) keberadaan fitur derivatif melekat: dan

m) persyaratan penting kainnya

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
B) Bagi setiap Jenis saham, antara lain:
(4) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir perlode:
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas medal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan,
b) Penjelasan mengenal sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,

€| Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pernegang saham yang memiliki 598 (lirna perseratus) atau lebih:

(2) Nama direktur dan komisaris yang merniliki saham: dari

(3) Pemegang saham lainnya,

d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam perlode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi, dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:

e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, sgar
Gisebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

Let

Catatan 18

Page 56 OCR 0.872
2

Page 56 of 85

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan rnodal disetor,
b) Uralan sumber agio saham,
C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,
2) Uraian mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:
MN Pengungkapan untuk selisih nital transaksi dengan entitas sepengendali, antara kain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:
(2) Penjelasan mengensi hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:
(3) Tanggal efektif transaksi:
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,
(5) Kepernilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan sarta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima: dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Inforrnasi antara lain:

fa) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah bercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(C) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

LL

LL

Nah &

Catatan 19

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepernilikan:
(2) Nama entitas anak: dan
(3) Narna pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tampa hilangnya Pengendalian,
dan

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendakan,

Page 57 OCR 0.889
Page 87 of 85

4) | Saham Treasuri v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal

disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jurnlah lembar dan nilai saham treasuri yang
dlperolen,

C) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor:

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

€) Akumulasi jumlah lembar das nilai saham treasuri.

5) | Saldo Laba v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait:
dan

CI Salto laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
6) | Waran v
Yang harus diungkapkan antara tain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,

b) dasar penentuan Ndai Wajar waranj

C) nilai waran yang belurn dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) junvah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan
€) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya “v Catatan 2d

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

8) | Kepentingan Nonpengendall v
Yang barus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk,

Page 58 OCR 0.860
Page 58 of85

d. | Laba Rugi Komprehensir

1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama perixis, v Catatan 20

termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang:

(2) Penjualan jasa,

(3) Bunga:

(4) Royalti: danfatau

(S5) Dividen,

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) Rinoan jumlah dari kelompok produk/jasa utama: V
C) Nara pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh

perseratus) dari pendapatan: v
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup

dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah v
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

€) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: v
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
te) Jumlah pendapatan kontrak yang diakul sebagai pendapatan dalam periode

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan

tc) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jurniah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakul sampai tanggal
pelaporan:
(b) Jurniah uang muka yang diterima, dan
(c) Jumlah retensi:

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

#) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari tubungan keagenan,

(2) Pendapatan kornisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi

Page 59 OCR 0.849
Page S9 of 85

keogenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(2) Pendapatan bruto,
(b) Retur/frabat/diskon terkait, dan
(C) Total pendapatan neto,

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a@) Dasar ketentuan tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

Cc) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif: dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jurnlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembeayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan

€) Pendapatan sewa.

“4

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat Inap, rawat jalan dan
penunjang rmedis,

Rindan pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi/

b) Subsidi tdak mampu, dan

€) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utara antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
C) Rmcian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

Page 60 OCR 0.903
Page 60 of 88

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

&) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

6) | Khusus Industri Telekomunikasi v
Rincian pendapatan usaha antara Isin pendapatan usaha jasa Interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.

7) | Khusus Industri Asuransi: v
Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
prem reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jents asuransi,

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan G2)

8) | Khusus Industri Jalan Tol: v

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, Nincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasarns operasi:

b) Jika perusahaan merniliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9) | Khusus Industri Perbankan v

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan sntara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:

C) Efek-efek: dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain,

10) | Beban Pokok Penjualan Catatan 21
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:

Page 61 OCR 0.884
b)

c)

Page 61 of 45

(4) Biaya bahan baku,

(2) Biaya tenaga kerja, dan

(3) Biaya overhead

ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

Narna pihok penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1095 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan, dan

Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual,

11)

a)
b)
(2)
d)
e)
n

Bi)
h)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/ Beban Operasional
Yang barus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:

Beban bahan:

Beban jasa pelayanan:

Beban pegawai:

Beban penyusutan sarana modis:
Beban pemeliharaan sarana:
Beban asuransi:

Beban langganan daya dan jasa:
Beban depresiasi.

12)

a)

Khusus Industri Asuransi:

Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rindan dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sandiri untuk
setiap jenis asuransi.

b)

C)

da)

Beban Klaim Asuransi Jiwa

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian,

Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

Hasil Investasi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi,

Page 62 OCR 0.896
Page 62 of 88

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan

€) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategeri fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan,

b) Beban distribusi: dan

€) Beban umum dan adrninistrasi.

Catatan 22

15)

Khusus Industri Perbankan

9) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama,

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jurlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya
Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:
ta) Dekan Kenbayan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang

laporan Laba Rugi dan
Penghasilan — Komprehensif
Lain Konsolidasian

Page 63 OCR 0.848
Page 63 of 85

Has ——-—asaranasa 5 “TT yaa | ndak T WA TI Keteranasa |

(c) selsih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang v
seksih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrurmen keuangan meliputi: v

(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:
(b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakul pada Nilai Wajar melalui laba

rugi, dan v
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung v
nitat,
dj) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : v

(4) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dibentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

ct

18) | Khusus Industri Perbankan v
@) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yong harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain ringan jumlah berdasarkan jenis,

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah berdasarkan jenis.
19) | Pendapatan Komprehensif Lain Laporan Laba Rugi dan
Yang harus diungkapkan antara lain: Hermes Menesi Sai
8) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud)
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:
€) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan)
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka v
lindung nilai arus kas, dan

N bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi danfatau Ventura Bersama v

KKM

Page 64 OCR 0.889
Page 6d of 85

10) | Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini,
(2) penyesuaian yang diakui pada periode otas pejak kini yang berasal dari perlode
lalu
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:
(8) jumlah beban (penghasilan) pajak tanggunan terkait dengan perubahan tarif v
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:
(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya v
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhanj
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan v
penurunan sebelumnya atas oset pajak tangguhan: dan
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan v
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan v
atau dikreditkan langsung ke ekuitas,
C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif JI
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama:
dj penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalarn Ag.
satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsikasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan vw
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

M) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak

tangguban dalam laporan keuangan: v

v Catatan 15

Page 65 OCR 0.878
Page 63 of 85

g) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak,
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
pajak tangguhan yang belum diakui:

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dina): dan
(3) laba kena pajak:

» pertitungan beban dan llabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesual
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

I) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalarn pengisian
SPT Tahunan PPh Badan,

k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rudi pajak yang belum
dikompensasi:

(1) jumlah aset dan Ilabilitas pajak tangguhan yang diakul pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
#oabile jurnlah tersebut tidak tertihat dari perubahan jumlah aset atau Mabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

n beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumurnkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakul sebagai Labilitas dalam laporan keuangan:

an) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisis apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis,

Oo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperolsh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

Pp) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

(L) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena

mendatang lebih besar dan laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ade, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang

SU.

TT

Page 66 OCR 0.885
Page 66 of 85

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain ! Catatan 26

@) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut v
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrurmen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saharn dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap janis instrumen yang v
mempengaruhi laba per saham,

C) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di mass depan, namun tdak dimasukkan dalam v
penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesual dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen v
berpotensi saham biasa yang beredar poda akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebekam akhir periode pelaporan: dan

2) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan, v

22) | Transaksi Pihak Berelasi v Catatan 23

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Pengungkapan mengenai transaksi atau sakto dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya: v
(1) ebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan

Orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2) lebih dari 0,598 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anogota keluarga terdekat meliputi v
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaksi
dan saido dengan pihak dimaksud:

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan 4
pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenai transaksi dan sakso, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

Page 67 OCR 0.857
d)

e)

Page 67 of 85

dalam laporan keuangan, paling kurang:

4)

(2)

(3)

(4)

Jumiah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban

terkait,

Jumlah saldo besurta persentasenya terhadap total Aset atau Lablitas,

termasuk komitmen, dan:

fa) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

jumntah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian

penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan plutang terkait

dengan jumlah saldo piutang usaha dan plutang pihak berelasi non-usahaj dan

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika

Gilakukan pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan segara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

1)
(2)

3)
49)
45)
46)
?)

entitas induk:

entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signffikan terhadap
entitas,

entitas anak:

entitas asosiasi,

Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya) dan
pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
Oireksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

d1)
@)
(3)
(4
(5)

imbalan kerja jangka pendek:

imbalan pascakerja,

imbalan kerja jangka panjang lainnya:
pesangon perutusan kontrak kerja: dan
pembayaran berbasis saham,

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

&)

nama entitas berelasi dengan pernerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

Page 68 OCR 0.890
Page 68 of BS

(2) sifat jomlah setiap transaksi yang secara Individual signifi| dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individusi
signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
3) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain rata uang fungsional,
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian aset dan Nabilitas moneter dalam rnata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional:

(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing)

(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsonal:

(4) Jurniah selisih kurs yang diakus dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur peda nilai wajar melalui laba rugi:
dan

(S) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprebensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

24)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang barus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu

Untuk suatu aset Individual, termasuk goodwil/ atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilaij

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

(3) jumlsh pembalikan rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(8) goodwill yang telah diakul rugi penurunan nilainya,

(5) jumlah rugi penurunan ndai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nifai atas aset revaluasian yang diakul dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut,

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalarn angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

Page 69 OCR 0.882
25)

Page 69 of 88

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)

f3)

K3)
(2
(3)

sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus.
diungkapkan.

Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang barus diungkapkan antara lain :

“4
(2)

(3)

ta)

(5)

sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan,

Jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
fa) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

jumlah penyesuaian yang terkait dengan perlode-periode sebelum periode yang
disajikan, Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya,
dan

keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain -

ita)
(2)

3)
(9

sifat dari kesalahan periode lalu:

jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

Ia) bagi setiap pos laporan keuangan: dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian,

Jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

keadaan yang membuat penerapan ratrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis,

Page 70 OCR 0.863
Page 70 085

26) | Kombinasi Bisnis v
B) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selamse pericde pelaporan, yaitu:
(L) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:
(2) tanggal akuisisi:
(3)  binya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi)

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

(7) Nilai Wajar peda saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Imbalan:

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemwitikasi:
la) jurnlah yang diakul pada tanggal akuisisi)
(D) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang Isin, yaitu sebagai berikut:
fa) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan
(c) estimasi terbaik pada tanggal akulsisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

(LO) jumlah yang diakui pada tanggal akwisisi untuk setiap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil elih:

(lt) setiap Natilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketkdakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal

Page 71 OCR 0.891
(12)

(13)

(14)

(15)

Page 71 of 85

(perlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan) dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:

dalam hal liabilitas kontinjersi tidak diakui kerena Nilai Wajarnya tidak dapat

Olukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

ta) Informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Labilitas tidak dapat diukur secara andal:

dalam hal pembelian dengan diskon:

fa) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

setiap kombinasi bisnis dirnana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

(2) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
dlakwi pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

Ca) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dirniliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kornbinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakul
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba stau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalarn laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan, dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

Page 72 OCR 0.878
Page 72 of 85

is yang selarna tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan,

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

c)

ti)

(2)

(3)
(4)
(5)

dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,

Labilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah

yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan

hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan skuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(D) Aset, Liabilitas, kepentingan ekultas atau jenis Imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai, dan

tc) sifat dan jumlah dari setiap penyesusian periode pengukuran yang diakul
selama periode pelaporan

setiap periode pelaparan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan

mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset Imbalan kontinjensi, atau

sarnpai dengan Perusahaan menyelesaikan llabilitas imbalan kontinjensi atau
habilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

ta) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(OI teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensi,

liatiktas kontinjensi yang diakui dalarn kombinasi bisnis, jika ada

rekonsiliasi atas nilal tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada

penode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
Gambik-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelurnnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalarn pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan

Page 73 OCR 0.872
Page 73 of 85

@) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu perode:

(4) jumlah harga yang dibayarkan:

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila

Pengendalian diperoleh: dan
(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dikhtisarkan berdasarkan
kategori utarnanya.
27) | Segmen Operasi Catatan 2u dan 27
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:

(1) Informasi umum, yang terdiri dani:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dan setiap segmen
dilaporkan:

(2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban v
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segman dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen v
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa v
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk sebap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis v
(e) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

|. negara domisili Perusahaan, dan

N, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalarn hal perdapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

Page 74 OCR 0.900
Page 74 of 85

tersebut secara Individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

1 negara domisili Perusahaan: dan

Ii. semus negara asing secara total dirnana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara Individual Jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama v
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 10x (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta,

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

(c) entitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)| Operasi yang Dihentikan “
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) urwian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan Ilabilitas operasi
yang dihentikan, dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelampok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jurnlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan

(b) laba atau rugi yang diakul dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi Wiaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas induk,

Page 75 OCR 0.877
Page 75 of 85

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melakat v

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk Indung nilat atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi:

bj) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen denvatif wajib
mengungi untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi

lindung nilai dan kelompok non Ilndung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain,

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):
(3) tanggal jatuh tempo:
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan:
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan
(7) persyaratan penting lainnya,
Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut

(2) Kebijakan manajeman risiko untuk setiap klasifikasi Indung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
mlaij dan

(3) Bagi instrurnen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan

tujuannya.

30) | Nitai Wajar Instrumen Keuangan v Catatan 25

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan

antara lain:

2) Nilai Wajar satiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajas
aset keuangan dan liabilitas keuangan,

31) | Dividen Catatan 19

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada permlik pada penode pelaporan: v
b) jumlah utang dividen untuk:

Page 76 OCR 0.866
Page 76 of 85

(1) penode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah x
periode pelaporan tetagi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
dlakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan v

@) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui,

..

32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah kabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:

C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersarna yang signifikan dan
bogian partisipasi kepernilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakul dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
Nabiltas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33) | Perikatan dan Kontinjensi v
&) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkatan yang meliputi:
la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
IL periode berlakunya perikatan:
IN, dasar penentuan kompensasi dan denda,
Iv, jumlah beban atau pendapotan pada periode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya:
(D) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembekan, ikatan

Page 77 OCR 0.844
»)

(2)

(3)
(4)

Page TT of'88

untuk investasi, diungkapkan:
4 pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
IL periode berlakunya perikatan:
ML. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
Iv, sanksi-sanksi,
pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(2) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihsk berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:
Cc) periode berlakunya jaminan: dan
(d) la jaminan:
fasilitas kredit yang belum digunakan, rnisalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
uralan mengenal sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)

(2)

(3)

()

perkara atau sengketa hukum,

diungkapkan:

Ca) pihak-pihak yang terkait,

(b) jumlah yang diperkarakan,

(Cc) latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal apinion):
dan

(9) dampak keuangan,

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya,

kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(B) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
Ca) karakteristik aset atau Ilabilitas kontinjensij
(0) estimasi dari darmpak keuangannya:

Page 78 OCR 0.890
Page 78 of85

(C) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya) dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

6) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

d) Hak dan Sabdlitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
&) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan
"Isi perubahan perjanjian, Jika ada.

35)

Manajemen Risiko Keuangan

2) Perusahaan harus mengungkapkan Informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
bernpo atau tidak mengalarni penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir penode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk labilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pernaharnan terhadap periode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir penode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas, dan

(4) risiko lainnya yang dirniliki oleh Perusahaan,

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatir dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan,

Catatan 24

Page 79 OCR 0.874
Page 79 of 85

36) | Khusus Industri Perbankan v
») Rasio Kecukupan Modal (Capita' Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan jurnlah rasio kecukupan modal pada tangga! laporan
posisi keuangan:

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata vang pada tanggal

laporan posisi keuangan,

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabiktas Pembayaran Bank Umum v
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dang
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary v

Yang herus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivitas fiduclaryyang

meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana.

37) | Kuasi-Reorganisasi v

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenal kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

@) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasij

b) Status gotng concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi,

8) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilatifitas sebelum
digunekan untuk mengeliminasi defisit, dan

€) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi kevangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

Page 80 OCR 0.898
38)

Page 80 of 88

Pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengekila
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dolam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal) dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

b) ringkasan data kuantitabf tentang bagian yang dikelola sebagai medali,

C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

G) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada), dan

€) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjedi ketidakpatuhan,

Catatan 24

39)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
Gan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saharn, dan konversi utang menjadi modal,

Catatan 29

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rindan jumlah Uatilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, Jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan rmetode
penyelesaian:

Cc) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
Opsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

€&) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham

Page 81 OCR 0.872
Page 81 of 85

yang beredar pada akhir periode

N penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrurpen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dam informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk Instrurnen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham):

@) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya,
31)| Khusus Industri Asuransi: v

8) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam pertitungan solvabilitas,
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v
Hal-hal yang harus diungkapkan:

Ba) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

€) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syarah:
dan

d) Zakat.
43) | Informasi Penting Lainnya v
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi,

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

CE) Rasio keuangan penting,

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

Page 82 OCR 0.883
Page 81 of 85

€) Perisiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup

perusahaan,

44) | Khusus Industri Kehutanan : v

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan Nabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPM dan luran wajib
lainnya:

€C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan pertindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Renlisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,

@) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumutasinya, dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya,

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan v Catatan 28

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) dalam hal Perusahaan menerima inforrnasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh pertstiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiws nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(4) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa, dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat,

46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait v Catatan 2v
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

Page 83 OCR 0.883
a)
b)
Cc)
3)

Page 83 of85

judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:
sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAX dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar,

47)

a)

bj

Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat rektasifikasi:

(2) jurnlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasij
dan

(3) alasan reklasifikasi.

Dalam hal rektasifikasi jumlah komparatif odak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(L) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan

(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan Indikasi

bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan

pemerintah yang telah diakul.

a9)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a)

b)

Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain,

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsilissi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan

Page 84 OCR 0.924
Page 84 of 88

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laparan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikub ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan,

50) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Page 85 OCR 0.920
Page 88 of 88

Jakarta, 21 Februari 2024

t Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.97 MB
Published21 Feb 2024
Pages85
Characters150,666
Text sourceOCR
OCR confidence0.878

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result