Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
PENGUMUMAN
Potensi Delisting Perusahaan Tercatat
PT Siwani Makmur Tbk. (SIMA)
Tercatat di Papan: Pemantauan Khusus
No.: Peng-00009/BEI.PP3/02-2024
(dapat dilihat di website: https://www.idx.co.id)
1. Berdasarkan Pengumuman Bursa Efek Indonesia (Bursa) No. Peng-SPT-00006/BEI.PP3/02-2020
tanggal 17 Februari 2020 perihal Penghentian dan Perpanjangan Penghentian Sementara
Perdagangan Efek, serta Peraturan Bursa Nomor I-I tentang Penghapusan Pencatatan (Delisting)
dan Pencatatan Kembali (Relisting) Saham di Bursa, Bursa dapat menghapus saham Perusahaan
Tercatat apabila:
a. Ketentuan III.3.1.1, Mengalami kondisi, atau peristiwa, yang secara signifikan berpengaruh
negatif terhadap kelangsungan usaha Perusahaan Tercatat, baik secara finansial atau secara
hukum, atau terhadap kelangsungan status Perusahaan Tercatat sebagai Perusahaan Terbuka
dan Perusahaan Tercatat tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.
b. Ketentuan III.3.1.2, Saham Perusahaan Tercatat yang akibat suspensi di Pasar Reguler dan
Pasar Tunai, hanya diperdagangkan di Pasar Negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 (dua
puluh empat) bulan terakhir.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka masa suspensi saham PT Siwani Makmur Tbk.
(Perseroan) telah mencapai 48 bulan pada tanggal 17 Februari 2024.
2. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan Perseroan dapat kami sampaikan:
a. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan
per 30 September 2019:
Komisaris Utama : Wiwik Sukarno AR*)
Komisaris Independen : Bambang Sutejo
Direktur Utama : Ifiandiaz Nazsir
Direktur : Ikman Maulana**)
*)
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan Perseroan pada tanggal 15 Februari 2024, Bapak
Wiwik Sukarno AR telah meninggal dunia.
**)
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan Perseroan pada tanggal 17 Februari 2022,
Bapak Ikman Maulana telah mengajukan surat permohonan pengunduran diri namun belum terdapat
persetujuan dari RUPS.
b. Susunan pemegang saham berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
terkait Kepemilikan Efek di atas 5% Berdasarkan SID (Publik) tanggal 31 Januari 2024.
Pemegang Saham Jumlah Saham %
Kejaksaan Agung 53.344.500 12,05
PT Yuanta Sekuritas Indonesia 25.808.000 5,83
Masyarakat 363.437.371 82,12
Jumlah 442.589.871 100,00
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
idx.co.id
www.idx.co.id Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
Twitter/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 2
3. Bagi pihak-pihak yang berkepentingan terhadap Perseroan, dapat menghubungi Bapak Ifiandiaz
Nazsir dengan nomor telepon 021-72784608 selaku Direktur Utama Perseroan.
Bursa meminta kepada publik untuk memperhatikan dan mencermati segala bentuk informasi yang
disampaikan oleh Perseroan.
Demikian untuk diketahui.
20 Februari 2024
Lidia M. Panjaitan Pande Made Kusuma Ari A.
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional
Perdagangan
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
idx.co.id
www.idx.co.id Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
Twitter/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Siwani Makmur Tbk.
p.1 ×4
unresolved
person
Wiwik Sukarno AR
p.1
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1
unresolved
org
PT Yuanta Sekuritas
p.1
unresolved
org
PT Yuanta Sekuritas Indonesia
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1 ×4
unresolved
—
Twitter/TikTok: @idx_bei
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.