Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
Public Expose Tahunan PT Sekar Laut Tbk.
Penyelenggaraan Public Expose Perseroan :
• Hari / Tanggal : Selasa, 28 April 2026.
• Jam : 11.00 WIB
• Tempat : Grand Swiss-Bellhotel. Darmo
Jl. Bintoro No.21-25, Surabaya.
Pihak Manajemen yang hadir dalam public expose :
• Direksi Perseroan
Hasil Public Expose:
1. Penyampaian Hasil RUPS Tahunan, 28 April 2026
2. Kinerja Perseroan.
3. Lampiran Ikhtisar Keuangan tahun 2024 dan 2025
SUSUNAN PENGURUS PT SEKAR LAUT, TBK. 2025
DEWAN KOMISARIS:
Presiden Komisaris Fanni Susilo
Komisaris Harry Fongjaya
Komisaris Michele Mallorie S.
Komisaris Independen Bing Hartono
Poernomosidi
Komisaris Independen Hongisisilia
DEWAN DIREKSI:
Presiden Direktur Welly Gunawan
Direktur John C. Gozal
Direktur S. Sandiono Sungkono
Direktur Eddy Hokgiantoro
Page 2
KINERJA PERSEROAN 1. Kinerja Usaha Di tengah ketidakpastian perekonomian global, kami bersyukur dapat menutup tahun 2025 dengan hasil yang cukup memuaskan. Meski dinamika global masih berlanjut, PT Sekar Laut Tbk berhasil menjaga stabilitas kinerja usaha sepanjang tahun. Capaian ini didorong oleh bertambahnya titik distribusi serta inovasi produk. Sejalan dengan itu, Perusahaan terus berupaya mempertahankan kegiatan produksi dan penyaluran produk untuk memenuhi kebutuhan pasar. Hal ini tercermin dari pendapatan yang tumbuh 16% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp 2.651M, serta laba yang meningkat 6% dari tahun 2024. Pencapaian ini menunjukkan kemampuan Perusahaan untuk tetap tangguh di tengah perekonomian global. 2. Kendala yang dihadapi Di tahun 2025, perusahaan kembali dihadapkan pada tantangan ekonomi global. Dimana dampak Geopolitik semakin besar dirasakan oleh perekonomian Indonesia. Daya beli Masyarakat yang melemah, meningkatnya suku bunga acuan. Selain itu, semakin maraknya produk dari perusahaan asing yang mulai meramaikan pasar dalam negeri. Meskipun demikian, Perusahaan tetap fokus pada penyebaran luas area pemasaran dalam dan luar Pulau Jawa dan perluasan pangsa ekspor. Disamping tantangan diatas, Perusahaan juga menghadapi tantangan gejolak harga dan ketersediaan bahan baku. Kondisi geopolitik yang tengah berlangsung dan kondisi cuaca yang �dak menentu, berdampak pada gejolak dalam sektor komoditi pangan. Sehingga harga bahan baku meningkat dan ketersediaan bahan baku yang terbatas, yang kemudian berdampak pada naiknya harga pokok produksi. Meskipun demikian, kami tetap optimis, hal tersebut kami jadikan sebuah catatan dan pada awal tahun, dimana kami telah menargetkan kenaikan total penjualan sebesar 10% dan laba bersih sebesar 20%. 3. Neraca Perseroan Sepanjang 2025, perusahaan mengalami kenaikan aset lancar sebesar 10%. Komponen aset lancar perusahaan paling besar ada pada piutang usaha senilai Rp 312 miliar dan persediaan sebesar Rp 454 miliar. Perusahaan juga membukukan peningkatan aset tetap sebesar 28% dibandingkan tahun 2024. Secara keseluruhan, total aset perusahaan naik sebesar 18% dari tahun 2024 ke tahun 2025. Kewajiban lancar perusahaan meningkat sebesar 22% di tahun 2025. Kontribusi kewajiban lancar paling besar berasal dari pinjaman bank jangka pendek sebesar Rp 238 miliar. Kami berupaya mengelola struktur utang dan likuiditas, dengan melunasi kewajiban jangka pendek lebih cepat, serta meningkatkan total aset lancar, sehingga penurunan kewajiban lancar ini menunjukkan kemampuan likuiditas perusahaan yang semakin baik. Kewajiban jangka panjang di tahun 2025 meningkat sebesar 77% dibandingkan tahun 2024. Peningkatan kewajiban jangka panjang tersebut disesuaikan dengan kebutuhan investasi perusahaan. Total kewajiban perusahaan meningkat menjadi Rp 816 miliar di tahun 2025 dari Rp607 miliar di tahun 2024. Peningkatan total kewajiban sebesar 34% di tahun 2025, terdapat peningkatan liabilitas dikarenakan investasi yang tengah dilakukan perusahaan. Selama tahun 2025, ekuitas kami meningkat sebesar 8%. Kontribusi peningkatan ekuitas terbesar diperoleh dari laba perusahaan di tahun 2025. Kenaikan ekuitas ini menunjukkan kemampuan kami untuk mengelola sumber modal menjadi laba bersih, serta pendanaan non-utang yang akan berdampak pada kesehatan struktur modal kami.
Page 3
4. Prospek Usaha
Tahun 2025 Perseroan optimis bahwa penjualan akan meningkat meskipun berbagai tantangan ekonomi
dunia akan berdampak pada proses bisnis Perseroan. Perseroan yakin bahwa dengan menjaga rantai
distribusi dan kualitas produk, target bisnis yang sudah ditetapkan dapat tercapai.
Seiring dengan ketidakpastian kondisi yang terjadi, perseroan mengimbanginya dengan inovasi yang
berkelanjutan, mulai dari pengembangan produk sampai ke pemasaran. Perseroan harus berjalan secara
dinamis dengan kemampuan adaptasi yang tinggi, tentunya disertai dengan pengetahuan akan kondisi
pasar dan kemampuan untuk menangkap peluang yang baru. Perseroan optimis akan terbuka
kesempatan baru untuk terus mengeluarkan produk baru yang higienis dan diminati masyarakat, tanpa
menurunkan mutu dan kualitas produk yang sudah diproduksi hingga detik ini. Dengan begitu, pola
hidup masyarakat akan lebih terarah untuk menggunakan produk yang sehat dan praktis. Peluang usaha
ini yang akan menjadi landasan pertumbuhan jangka panjang bagi usaha perseroan.
IKHTISAR KEUANGAN / FINANCIAL HIGHLIGHT
(Dalam Miliar) / (In Billion) 2024 2025
Pendapatan Neto / Net Sales 2.293 2.651
Laba Kotor / Gross Profit 583 684
Laba Usaha / Operating Profit 140 168
Laba Komprehensif Total / Total Comprehensive Income 128 128
Laba Bersih / Net Income 119 126
Laba Bersih per Saham (Rp) / Net Income per Share (IDR) 18 18
Aset Lancar / Current Assets 830 914
Aset Tidak Lancar / Fixed Asset 692 886
Piutang Usaha / Account Receivable 275 312
Kewajiban Lancar / Short Term Liabilities 469 571
Kewajiban Jangka Panjang / Long Terim Liabilities 139 245
Jumlah Aset / Total Assets 1.522 1.800
Jumlah Kewajiban / Total Liabilities 607 816
Jumlah Ekuitas / Stockholder's Equity 915 984
Rasio Laba terhadap Jumlah Aset / Return on Assets 7,8% 7,0%
Rasio Laba terhadap Jumlah Ekuitas / Return on Equity 13,0% 12,8%
Rasio Laba terhadap Pendapatan / Net Income to Sales 5,2% 4,7%
Rasio Lancar / Current Ratio 1,8 1,6
Rasio Penjualan terhadap Piutang Usaha / Sales to Account Receivables 8,3 8,5
Rasio Liabilitas terhadap jumlah Ekuitas / Total Liabilities to Equity 66,3% 82,9%
Rasio Liabilitas terhadap Jumlah Aset / Total Liabilities to Asset 39,9% 45,3%
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Harry Fongjaya
· Komisaris
p.1
unresolved
person
Welly Gunawan
· Presiden Direktur
p.1 ×2
unresolved
person
John C. Gozal
· Direktur
p.1
unresolved
person
S. Sandiono Sungkono
· Direktur
p.1
unresolved
person
Eddy Hokgiantoro
· Direktur
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.