Back to announcement
20260422_LPPF_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32072742_lamp1.pdf
Other Text extracted LPPFSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
Tangerang, 22 April 2026
No. 036/MDS/CSL/4/2026
Kepada Yth.
Direksi
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I Lt. 4
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan
Dengan hormat,
Menanggapi surat PT Bursa Efek Indonesia Nomor S-04352/BEI.PP2/04-2026 Perihal Permintaan
Penjelasan, yang kami terima pada tanggal 20 April 2026 (“Surat Bursa”), dengan ini PT MDS
Retailing Tbk (sebelumnya PT Matahari Department Store Tbk) (“Perseroan”) menyampaikan
tanggapan atas Surat Bursa sebagai berikut:
1. Perseroan menyampaikan bahwa Perseroan bermaksud untuk membagikan dividen
tunai kepada seluruh pemegang saham Perseroan dengan nilai sebesar Rp250,- per
saham dan jumlah laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun buku 2025 adalah sebesar
Rp725,379 miliar. Agar dapat dijabarkan lebih lanjut komponen ekuitas dan masing-
masing saldonya untuk posisi per 31 Desember 2025.
Jawaban:
Dengan mengacu pada Laporan Keuangan Auditan 31 Desember 2025, Perseroan
menyajikan rincian sebagai berikut:
Rupiah
Keterangan
(dalam jutaan)
1. Modal saham 243,673
2. Tambahan modal disetor (3,630,027)
3. Saham treasuri (62,498)
4. Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan (178,360)
5. Saldo laba – dicadangkan 50,857
6. Saldo laba – tidak dicadangkan 3,792,065
7. Laba berjalan 725,379
8. Dividen (668,184)
Jumlah ekuitas 272,905
Page 1 of 5
Menara Matahari 12th Floor T 62 21 547 5228
Jl. Boulevard Palem Raya No. 7 E corp.comm@matahari.com
Karawaci, Tangerang 15811, Indonesia www.matahari.com
Page 2
2. Dalam rencana Perseroan untuk membagikan dividen tunai, agar dapat dijelaskan jika
rencana tersebut telah memenuhi ketentuan yang berlaku, terutama terkait pada Pasal
71 & Pasal 72 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas.
Jawaban:
Rencana pembagian dividen tunai oleh Perseroan telah memenuhi ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya ketentuan dalam Pasal 71
dan Pasal 72 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas (UUPT). Adapun ketentuan Pasal 71 UUPT mengatur sebagai berikut:
(1) Penggunaan laba bersih termasuk penentuan jumlah penyisihan untuk Cadangan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 70 ayat (1) diputuskan oleh RUPS.
(2) Seluruh laba bersih setelah dikurangi penyisihan untuk cadangan sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 70 ayat (1) dibagikan kepada pemegang saham sebagai
dividen, kecuali ditentukan lain dalam RUPS.
(3) Dividen sebagaimana dimaksud pada ayat (2) hanya boleh dibagikan apabila
Perseroan mempunyai saldo laba yang positif.
Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2025 (Auditan),
bahwa Perseroan telah menyisihkan dana cadangan sebesar Rp50,857 juta yang
merupakan 20% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan, sehingga Perseroan
telah memenuhi ketentuan Pasal 70 UUPT.
Pada tanggal 31 Desember 2025, perusahaan mencatat laba bersih tahun berjalan
sebesar Rp725,379 juta, dengan total saldo laba setelah dikurangi cadangan wajib
sebesar Rp3,849,260 juta. Oleh karena itu, Perseroan berhak melakukan pembagian
dividen karena mempertahankan saldo laba yang positif sesuai dengan ketentuan
Pasal 71 UUPT. Perseroan memastikan bahwa mekanisme pembagian dividen dilakukan
sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.
Sepanjang tahun 2025 Perseroan tidak melakukan pembagian Dividen Interim sesuai
dengan ketentuan Pasal 72 UUPT.
3. Agar dapat dijelaskan kondisi saldo ekuitas jika setelah dilakukan pembagian dividen
tunai dengan menggunakan tahun buku 2025 serta analisa manajemen terkait dengan
kondisi saldo ekuitas setelah pembagian dividen tunai dengan mempertimbangkan
good corporate governance (GCG) yang ada.
Jawaban:
Setelah membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025, Perseroan memperkirakan
dapat tetap mempertahankan ekuitas yang positif pada kuartal kedua 2026 seiring
dengan kinerja berjalannya. Dalam melakukan proyeksi ini, kami mempertimbangkan
beberapa faktor penting yang dapat mempengaruhi kinerja keuangan Perseroan,
Page 2 of 5
Menara Matahari 12th Floor T 62 21 547 5228
Jl. Boulevard Palem Raya No. 7 E corp.comm@matahari.com
Karawaci, Tangerang 15811, Indonesia www.matahari.com
Page 3
termasuk kinerja hasil penjualan dari musim Lebaran (Maret 2026). Perseroan senantiasa
mematuhi semua peraturan yang berlaku dan mengedepankan penerapan prinsip-
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG). Seperti
yang telah dijelaskan sebelumnya, kami telah memenuhi seluruh ketentuan dan
peraturan yang berlaku sejalan dengan komitmen kami untuk menjalankan praktik bisnis
yang transparan dan berintegritas.
4. Agar dapat dijelaskan maksud dan tujuan manajemen dalam rencananya
membagikan dividen tunai menggunakan tahun buku 2025 dalam hal tersebut
berpotensi akan membuat ekuitas negatif.
Jawaban:
Rencana pembagian dividen tunai atas laba tahun buku 2025 dilakukan sesuai dengan
kebijakan dividen Perseroan, yang menetapkan rasio pembayaran dividen minimal
sebesar 50% dari laba bersih tahunan.
Manajemen telah melakukan perhitungan dan proyeksi keuangan secara cermat, dan
berdasarkan hasil analisis tersebut, pembagian dividen tidak akan menyebabkan
ekuitas Perseroan menjadi negatif. Dengan demikian, kebijakan ini tetap sejalan
dengan prinsip kehati-hatian serta tidak bertentangan dengan peraturan dan
perundang-undangan yang berlaku.
Pembagian dividen ini juga mencerminkan komitmen Perseroan untuk memberikan
imbal hasil kepada para pemegang saham melalui distribusi keuntungan. Selain itu,
kebijakan ini diharapkan dapat memberikan sinyal positif kepada pasar atas stabilitas
dan keberlanjutan kinerja keuangan Perseroan, serta turut meningkatkan likuiditas
perdagangan saham di Bursa Efek.
Setelah membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025, Perseroan memproyeksikan
dapat tetap mempertahankan ekuitas yang positif pada kuartal kedua (Q2) tahun 2026
seiring dengan kelanjutan kinerjanya.
5. Dengan kebijakan pembayaran dividen minimal 50% dari laba bersih setiap tahunnya
sebagaimana yang disampaikan pada annual report Perseroan tahun 2025 yang
disampaikan Perseroan tanggal 24 Maret 2026, mohon penjelasan Perseroan mengenai
upaya penguatan struktur modal Perseroan pada tahun mendatang.
Jawaban:
Perseroan memiliki model bisnis yang kuat dan menghasilkan kas dari tahun ke tahun
jauh melampaui kebutuhan modalnya. Dari laba bersih yang diperoleh, sebagian
dialokasikan terlebih dahulu untuk pengembangan kegiatan usaha inti melalui Belanja
Modal, termasuk pembukaan gerai gerai baru, peremajaan gerai-gerai yang sudah
ada, serta investasi strategis di bidang teknologi dan informasi serta inovasi lainnya.
Setelah memenuhi kebutuhan modal sendiri, sisanya baru dipertimbangkan untuk
Page 3 of 5
Menara Matahari 12th Floor T 62 21 547 5228
Jl. Boulevard Palem Raya No. 7 E corp.comm@matahari.com
Karawaci, Tangerang 15811, Indonesia www.matahari.com
Page 4
dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen tunai. Kebijakan
dividen kami sebesar minimum 50% dari laba bersih telah mempertimbangkan
pertimbangan-pertimbangan di atas. Di tahun mendatang, Perseroan akan fokus untuk
meningkatkan kinerja operasional dengan memperkuat potensi produk dagangan,
mengoptimalkan portofolio gerai, dan ekspansi digital dengan tujuan utama untuk
meningkatkan profitabilitas.
Perseroan yakin bahwa peningkatan kinerja operasional bersamaan dengan disiplin
operasional dan penggunaan modal secara hati-hati akan memperkuat struktur
permodalan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.
6. Per 31 Desember 2025, posisi kas dan setara kas Perseroan sebesar Rp448,2 miliar.
Apakah rencana pembayaran dividen pada Mei 2026 bersumber dari kas internal
Perseroan saja? Agar dapat dijelaskan terkait likuiditas Perseroan setelah pembagian
dividen.
Jawaban:
Pembayaran dividen pada bulan Mei 2026 akan bersumber pada kas internal
Perseroan. Setelah dilakukan pembayaran dividen, Perseroan tetap berada dalam
kondisi yang sehat. Sebagai bentuk mitigasi risiko dan untuk menjaga fleksibilitas
keuangan, Perseroan juga telah memiliki fasilitas pinjaman siaga (standby credit facility)
dari Bank CIMB Niaga sebesar Rp1,7 triliun yang dapat ditarik sewaktu-waktu apabila
dibutuhkan. Dengan demikian, likuiditas Perseroan tetap terjaga dengan baik pasca
pembagian dividen.
7. Mohon dapat disampaikan proyeksi/proforma perhitungan ekuitas setelah pembagian
dividen dengan memperhitungkan akumulasi saldo laba sampai dengan kuartal kedua
tahun 2026 sebagaimana template tabel berikut.
Jawaban:
Keterangan Audited Pembayaran Proforma Proforma
31 Des 2025 Dividen di Laba Bersih Q2 2026
Mei 2026 Q1 20261
1. Modal Saham 243,673 243,673
2. Tambahan Modal Disetor (3,630,027) (3,630,027)
3. Saham Treasuri (62,498) (62,498)
4. Cadangan perubahan nilai (178,360) (178,360)
wajar aset keuangan
5. Saldo laba – dicadangkan 50,857 50,857
6. Saldo laba – tidak 3,849,260 (556,820) Di atas 600 Laba bersih
dicadangkan Miliar2 akan positif
Jumlah Ekuitas 272,905 (556,820) Akan positif
1Laporan Keuangan Perseroan Q1 2026 akan diungkapkan paling lambat akhir April 2026.
2Kami akan menghasilkan laba bersih yang cukup untuk membayar dividen, tetapi kami tidak memberikan
panduan/proyeksi ke depan.
Page 4 of 5
Menara Matahari 12th Floor T 62 21 547 5228
Jl. Boulevard Palem Raya No. 7 E corp.comm@matahari.com
Karawaci, Tangerang 15811, Indonesia www.matahari.com
Page 5
Setelah mendistribusikan dividen tunai pada awal Mei 2026, Perseroan berkeyakinan
tetap dapat mempertahankan ekuitas positif pada kuartal kedua tahun 2026 sesuai
dengan kinerja berjalannya.
Demikian penjelasan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya, kami
ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT MDS Retailing Tbk (sebelumnya PT Matahari Department Store Tbk)
Susanto
Corporate Secretary
Tembusan:
- Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Transaksi Efek, Otoritas Jasa Keuangan;
- Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa Keuangan;
- Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2, Otoritas Jasa Keuangan;
- Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 3, Otoritas Jasa Keuangan
Page 5 of 5
Menara Matahari 12th Floor T 62 21 547 5228
Jl. Boulevard Palem Raya No. 7 E corp.comm@matahari.com
Karawaci, Tangerang 15811, Indonesia www.matahari.com
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Matahari Department Store Tbk
p.1 ×4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.