Skip to content
Back to announcement

20240213_ADMF_Laporan Informasi dan Fakta Material_31577558_lamp1.pdf

Other Text extracted ADMF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 20

Page 1
Paparan Publik
Kinerja Keuangan 2023
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk


Februari 2024
Page 2
OVERVIEW BISNIS
OTOMOTIF
DAN INDUSTRI
PEMBIAYAAN
Page 3
Penjualan sepeda motor di tahun 2023 mengalami perbaikan dibandingkan dengan tahun 2022, hampir
kembali ke level pre-Covid
                                                                                                                                          Jenis Kendaraan
Penjualan Industri Sepeda Motor Baru Domestik                                                                                              (%) data wholesales
(%), ribu unit, data wholesales

                                                                        Perbaikan                                                            Sport;
         Kebijakan Down
            Payment                      Adanya Perlambatan Ekonomi     Ekonomi                                                               5%
                                                                                                   COVID-19                   Bebek; 5%
                                                 18% y/y                8% y/y

8.013                   7.744     7.867
            7.064
                                            6.480                       6.383       6.487                             6.237
                                                       5.931    5.886
                                                                                                      5.058   5.221                             FY2023
                                                                                            3.663
                                                                                                                                                                 Automatic
                                                                                                                                                                  Scooter;
                                                                                                                                                                    90%
                                                                                                                              Sumber: Asosiasi Industri Sepeda Motor
                                                                                                                              Indonesia (AISI) Tahun 2023
2011        2012        2013      2014      2015       2016     2017    2018        2019    2020      2021    2022    2023


     Sepanjang tahun 2023, Penjualan industri sepeda motor domestik wholesales meningkat sebesar 19% y/y dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 6,2 juta unit.
     Sementara itu, penjualan Ritel 2W baru sebesar 6,0 juta unit, meningkat 12,4% y/y pada tahun 2023.

     Peningkatan ini didorong oleh pemulihan ekonomi secara bertahap, dan harga komoditas yang relatif tinggi yang mempengaruhi daya beli masyarakat, termasuk
     penjualan industri otomotif. Selain itu, isu keterbatasan chip semikonduktor juga telah teratasi pada tahun 2023 sehingga produksi sepeda motor berangsur pulih.

     Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), memproyeksi penjualan sepeda motor baru pada tahun 2024 sebesar 6,2 juta unit – 6,5 juta unit.




                                                                                                                                                                             3
Page 4
Penjualan mobil baru mengalami penurunan di tahun 2023 seiring dengan perlambatan pasar
otomotif pada semester ke-dua 2023 akibat dari kenaikan suku bunga
                                                                                                                                          Merek Kendaraan
                                                                                                                                        (%), ribu unit, data
Penjualan Industri Mobil Baru Domestik                                                                                                  wholesales
 (%), ribu unit, data wholesales                                                                                                         Lainnya;
   Passenger Car
   Commercial Car                                                                                                                          15%
       Kebijakan Down                       Perlambatan          Perbaikan                  COVID-19
                                              Ekonomi                                                                                                               Toyota;
          Payment                                                Ekonomi
                                                                                                                                                                     33%
                       1.230                                                                                                   Daihatsu;            FY2023
                                   1.208
           1.116                                                 1.151                                 1.048                   19%
 894                                       1.013   1.061 1.080               1.030           887               1.005
                        29%        28%             19%    22%     24%                                                                                  Suzuki
            31%                            28%                               24%                       25%     22%              Mitsubishi;
33%                                                                                  532     26%                                   11%      Honda; 14% ; 8%
            69%         71%        72%     72%            78%     76%        76%     27%               75%     78%
67%                                                 81%                                      74%
                                                                                     73%                                                     Jenis Kendaraan
                                                                                                                        % Total Sales   (%), ribu unit, data wholesales
2011       2012        2013        2014    2015    2016   2017    2018       2019    2020   2021       2022    2023


                                                                                                                        Commercial
     Pada tahun 2023, penjualan wholesales mobil domestik baru adalah 1,0 juta unit, turun sebesar 4% y/y.
                                                                                                                          22%
     Sementara itu, penjualan Ritel 4W baru sebesar 1,0 juta unit, atau turun -2% y/y.

     Pertumbuhan industri mobil mengalami penurunan, disebabkan oleh perlambatan pasar otomotif pada paruh                                         FY2023
     kedua 2023 akibat dari kenaikan suku bunga dan perlambatan pertumbuhan ekonomi khususnya pada kuartal                                                        Passenger
     III-2023                                                                                                                                                       78%
     Pada tahun 2024, Gaikindo memperkirakan bahwa pertumbuhan mobil baru akan tumbuh
     menjadi 1,1 juta unit.
                                                                                                                       Sumber: Gabungan Industri Kendaraan Bermotor
                                                                                                                       Indonesia (Gaikindo) Tahun 2022




                                                                                                                                                                              3
Page 5
Profitabilitas industri Multifinance mengalami peningkatan tercermin dari laba bersih yang tercatat
naik sebesar 19% y/y dan kualitas aset yang terjaga

Piutang Pembiayaan yang Dikelola                                             Total Pinjaman dan Ekuitas
Rp triliun                                                                   Rp triliun

                                                                                    Total Pinjaman             Total Ekuitas
     On-Balance Sheet        Off-Balance Sheet

                                                                  646                                                                              361
             501                        576           556                         293                                  313            303
                      496                                        28%                                   273
                                        26%          27%
         26%            27%
                                                                                           134               134             149            146          157

                                        74%          73%         72%
         74%            73%


         2020         2021              2022         10M22       10M23              2020                2021            2022           1022        10M23
Pendapatan dan Laba Bersih (NPAT)                                            Non-Performing Financing (NPF) and ROAA
Rp triliun                                                                   Dalam persentase (%)



         Pendapatan   Laba Bersih                                                  ROAA          NPL

         101                            106                      101
                        96
                                                      86
                                                                                                                       5,7%           5,3%         5,8%
                                                                                           4,0%        4,5%
                                                                                                           3,5%
                                                                                                                               2,3%         2,5%         2,6%
                             15,3             20,4          16          19         2,0%
                7,0

      2020            2021         2022               10M22       10M23
                                                                                          2020           2021             2022         10M22        10M23
Sumber: Otoritas Jasa Keuangan (OJK)



                                                                                                                                                                5
Page 6
STRATEGI DAN
KINERJA
BISNIS ADMF
Page 7
Strategi Bisnis ADMF
      Meningkatkan Pangsa Pasar dalam
                      Bisnis Otomotif                              Meningkatkan efisiensi operasi
Perseroan akan memperkuat dan meraih pangsa                        (kepemimpinan biaya)
      pasar di bisnis otomotif dan menyediakan                     Perseroan akan terus meningkatkan
 berbagai program penjualan yang menarik bagi                      efisiensi operasi untuk mencapai
  pelanggan serta meningkatkan hubungan baik                       keunggulan kompetitif.
                           dengan dealer kami.

                                                                         Digitalisasi di seluruh ekosistem
 Perluas ke Bisnis Non-Otomotif                                          Adira
     Memperluas produk pembiayaan                                        Berinvestasi di bisnis digital seperti Adiraku,
        dengan menawarkan berbagai
    pembiayaan di bisnis non-otomotif
                                                    CUSTOMER             momobil.id, momotor.id, moservice.id,
                                                                         dicicilaja.co.id, dll.
  seperti kredit multiguna dan durable
                                                     CENTRIC
   Menjaga Likuiditas dan biaya pendanaan                      Menjaga Kualitas Aset
     Menjaga likuiditas yang cukup untuk mendanai              Perseroan akan terus mengelola kualitas aset agar
      kebutuhan bisnis dan untuk memenuhi semua                rasio NPF tetap terkendali dengan menerapkan
                               kewajiban keuangan              prinsip pengelolaan risiko yang berhati-hati
Page 8
Secara keseluruhan kinerja ADMF di 2023 mengalami peningkatan ditengah ketidakpastian
kondisi ekonomi dan geopolitik




 Penjualan 2W ADMF                        Penjualan 4W ADMF
 •    Total Pembiayaan baru sepeda
                                          •   Total pembiayaan baru mobil
                                              ADMF sebesar Rp 17,9 triliun,
                                                                                    Rp41,6T               Rp1,94T
      motor sebesar Rp 15,7 triliun,                                              Total Pembiayaan Baru
                                              naik 26,2% y/y                                               Laba Bersih
      naik signifikan sebesar 38,7% y/y
                                          •   Pangsa pasar mobil baru sebesar
 •    Pangsa pasar sepeda motor baru
      ADMF sebesar 9,7%
                                              5,0%                                        31,2%               21,1%




 Rp55,7T                                  Rp31,0T                               Rp9,5T                      1,9%
     Pembiayaan yang                           Total Aset                       Total Pendapatan          Non-Performing
        Dikelola                                                                                            Financing


                                                         Data berdasarkan tahun 2023
Page 9
Perusahaan menunjukkan kinerja yang telah pulih dengan mencatatkan piutang
pembiayaan sebesar Rp55,7 triliun, meningkat sebesar 25% (yoy)

                                      PIUTANG DIKELOLA
                                            (Rp triliun)


                         Covid-19
          54,8                                                         55,7
          2%              44,0                   40,4      44,6        12%
          51%             6%                               12%
                                                  9%
                          53%                                          54%
                                                54%        54%
          46%             40%                                          34%
                                                37%        33%

          2019           2020                  2021        2022        2023

                                    PEMBIAYAAN BARU
                                         (Rp triliun)                  41,6
          37,9
                        Covid-19                           31,7        18%
          18%                                   25,9
                                                           17%
          34%            18,6                   15%                    43%
                         16%                    41%        45%
                         37%
          47%                                                          38%
                         46%                    43%        36%

         2019            2020                  2021        2022        2023
Page 10
Adira telah mendapatkan rating idAAA sejak 2014
ADMF Memiliki peringkat nasional tertinggi & peringkat investment grade internasional
                                       National Credit Rating                                                                 International Credit Rating
        Higher
    idAAA                                                                                          idAAA
                                                                                                                                               Baa1
     idAA+                                                                             idAA+
                                                                                                                      BBB         Baa2                          BBB       Baa2
     idAA                                                                  idAA                    Nov 2014 –
                                                                                                    Present
     idAA-                                                     idAA-                    Feb 2011

      idA+                                         idA+                     Apr 2010
       idA                             idA                                                                            Feb 2019    Feb 2019    Des 2021
                                                                Mar 2008                                              - Present   -Nov 2021   - Present
      idA-
                            idA-
                                                    Jan 2007
    idBBB+       idBBB+
                                       Feb 2005

                            Feb 2003

                 May 2002                                                                                                                                              Republic of
     idCCC                                                                                                                                                              Indonesia
   idD/dSD


         Lower

    Adira Finance                                 Pefindo                                                                Adira Finance                             Republic of Indonesia

    Corporate Rating                              idAAA                                            Ratings            Fitch           Moody’s             Fitch          Moody’s           S&P

    Instrument Rating                             idAAA                                            Long Term Rating   BBB                Baa1             BBB              Baa2            BBB

    Outlook                                       Stable                                           Outlook            Stable            Stable            Stable          Stable       Stable
Page 11
KINERJA KEUANGAN
Page 12
Total pinjaman Perusahaan meningkat seiring dengan pertumbuhan aset




          Total Aset (Stand Alone)                                         Total Ekuitas                       Total Outstanding Borrowing
        Rp. triliun. and %. Desember 2023                          Rp. milyar. Desember 2023                        Rp. triliun. Desember 2023


         Financing Receivables                Others

                                              25%
                                                                                                    11.112   22,9
                                       24.9         31.0                                   10.032
 35.1          29.2        23.7                                                 8.946
                                                           8.079   8.010                                            16.8                            16,1
 15%                       15%         11%          11%
               22%
                                                                                                                                 10,9        10,5

 85%                       85%         89%          89%
              78%



 2019         2020        2021        2022          2023   2019    2020        2021        2022     2023     2019   2020        2021        2022    2023
Page 13
 Perusahaan berhasil membukukan kinerja yang meningkat dibandingkan tahun 2022
 NPAT tumbuh 21% menjadi Rp 1,9 triliun, terutama didorong oleh peningkatan total pendapatan
         Total Pendapatan                                             Beban Operasional
         Rp. milyar. Desember 2023                                    Rp. milyar. Desember 2023



                                                                                                                  3.7%
         11.338                                                        3.661                      3.745   3.625          3.759
12.100                  9.435                         9.508                          3.488
                                     8.653    8.340
 9.100                                                        3.100
 6.100
 3.100
   100                                                         100
         2019          2020          2021     2022    2023            2019           2020         2021    2022           2023

         Beban Bunga                                                  Laba Bersih
         Rp. milyar. Desember 2023                                    Rp. milyar. Desember 2023




 2.050    1.738          1.782                                         2.109
                                                                                                                         1.944
                                                              2.050                                       1.606
                                      1.073             982                                       1.213
 1.050                                          700                                  1.026
                                                              1.050
   50
                                                                50
          2019          2020         2021      2022    2023
                                                                      2019           2020         2021    2022           2023
Page 14
Kualitas aset Perusahaan berhasil dipertahankan di bawah 2% dan di bawah
rata-rata industri
             Non- Performing Loan                                                  Debt to Equity Ratio                        Net Interest Margin
                                                                                   dalam (x). Desember 2023                            dalam (%)
             % dari Piutang yang dikelola




                         2,3%
  1,8%       2,0%                               1,9%                                                                                               28,7%
                                     1,7%                                                                              24,8%           26,3%               26,0%
                                                                                                                               23,0%
                                                                            2,8
                                                                                   2,1
                                                                                             1,2                1,5
                                                                                                        1,0



 2019        2020       2021        2022        2023                    2019      2020      2021       2022    2023    2019    2020    2021        2022    2023


                         ROA                                                               ROE                                         COC
                                                                                           dalam (%)                                   dalam (%)
                    % Stand-alone


 8,7%                                 8,6%        8,6%                  29,1%
                         6,3%                                                                                                  6,5%    6,6%
                                                                                                               18,7%   5,2%                                5,4%
             4,5%                                                                                      17,4%                                       4,6%
                                                                                  13,3%    14,7%




 2019        2020        2021        2022         2023                  2019      2020      2021       2022    2023    2019    2020    2021        2022    2023

         * ) The ratio in accordance with the Financial Statement Audited
Page 15
Perusahaan terus melakukan diversifikasi pendanaan untuk mengoptimalkan biaya pendanaan
           Piutang dikelola berdasarkan sumber dana
                                       (Rp triliun)
                                                                                                                        Highlight Pendanaan
            On Balance Sheet               Joint-financing                Managed AR


              54,8                                                                      55,7

                               44,0                                   44,6
                                                     40,4
      42%                                                                        47%
                       44%                                     47%                                  Joint Financing                          Local Bonds
                                           47%                                                                                       Adira Finance aktif menerbitkan
                                                                                                  47% dari piutang yang
                                                                                                 dikelola dibukukan dalam             obligasi korporasi dan sukuk
      58%              56%                                                       53%
                                           53%                 53%                                                                   dengan pangsa pasar 1,2% dari
                                                                                               skema joint financing dengan
                                                                                               bank induk, Bank Danamon.                total outstanding obligasi
       2019            2020                2021                2022              2023                                                korporasi per September 2023.


           Piutang dikelola berdasarkan sumber dana
                                      (Rp triliun)



                                                              11.1
    10.0                                                                                         On Shore Borrowings                  Off-Shore Borrowings
                                                                                                 Per Desember 2023, kami            Adira Finance telah ada di pasar
            2022                                             9.3
                                                                     2023       26.5               memiliki fasilitas O/S         pinjaman luar negeri sindikasi sejak
    5.1              20.9                                                                       sekitar Rp9,3 triliun dengan     2013 dengan dukungan berkelanjutan
                                                                                                 sekitar 12 bank onshore &       dari berbagai bank di Asia (Singapura,
                                                                                                    offshore terkemuka.                   Taiwan, dan Jepang)
          5.4                                                       6.7


Joint Financing      Debt Securities Issued- Net                   Borrowings      Equity
Page 16
Ringkasan Keuangan

     Rp miliar.                                               2020        2021        2022        2023
                                                2019
     Unless Otherwise Stated                                (Audited)   (Audited)   (Audited)   (Audited)

    Total Pendapatan                           11.338         9.435      8.653        8.340       9.508
    Beban Operasional                           3.661         3.488      3.745        3.625       3.759
    Cost of Credit                              1.738         1.972      1.401         907        1.386
    Laba Bersih                                 2.109         1.030      1.213        1.606       1.944
    Piutang Pembiayaan(2)                      29.915        22.852     20.239       22.156      27.645
    Total Aset                                 35.117        29.231     23.709       24.897      31.007
    Total Hutang                               22.886        16.766     10.930       10.513      16.057
    Total Ekuitas                               8.079         7.925      8.946       10.032      11.112
    Net Interest Margin                        24,8%         23,0%      26,3%        28,7%       26,0%
    ROAA(3)                                     8,7%          4,5%       6,3%         8,6%        8,6%
    ROAE(3)                                    17,4%         13,3%      14,7%        17,4%       18,7%
    Rasio Hutang terhadap Ekuitas                1,5x          2,1x       1,2x         1,0x        1.5x
    Sources:
    (1) Laporan Keuangan Desember 2023
    (2) Piutang pembiayaan setelah provisi untuk kerugian
    (3) Rasio sesuai dengan Laporan Keuangan yang Diaudit
Page 17
PROGRAM DAN
EVENT
Page 18
   Bersama dengan Grup, Adira Finance berkolaborasi untuk memajukan
   ekosistem otomotif di Indonesia




 Adira Finance terus memperkuat kolaborasi antar
 grup (Bank Danamon dan MUFG) dengan
 berpasrtisipasi dalam acara IIMS



                                                    Konser, Festival Budaya, Adira Expo, Adira Fit,
                                                    Kegiatan Keluarga, Career Fair
                                                    3 hari di 5 Kota Besar (Agustus-Des 2023) :
                                                    Medan, Surabaya, Yogyakarta, Jabodetabek &
                                                    Makassar
                                                    Program :
                                                    • Kredit mobil untuk kendaraan baru & sekunder    Adira Finance telah bekerja
Adira Finance berpartisipasi dalam showcase di      • Promo QRIS DBANK-PRO, cashback 33%              sama dengan Bank Danamon
DXPO, pameran Otomotif oleh KPM Prima. KPM Prima    • Produk & Layanan Danamon                        untuk menghadirkan Program
menawarkan harga khusus dengan kolaborasi bersama                                                     KPM Prima (program mobil
Adira Finance dan mengundang ATPM/dealer 2W & 4W                                                      refferal dari Danamon)
seperti Toyota, Honda, Mercedez, dll.
Page 19
Adira Finance banyak melakukan inisiatif offline event dengan terus memanfaatkan
ekosistem dan kolaborasi dengan group
 IIMS & GIIAS                     Pekan Raya Jakarta                  Sobat Expo




   Motogp                    Bursa Momobil Momotor (DCOE)              Yinyang




 AXI gathering                    Mercedes Track Day               Customer Rewards
Page 20
TERIMA KASIH
dan Salam Sahabat




   Sahabat Setia Selamanya

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.45 MB
Published13 Feb 2024
Pages20
Characters31,749
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Danamon. p.15 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.5
unresolved org Bank Danamon DXPO p.18

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result