Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 716
Page 1
20 Laporan Tahunan
25 Annual Report
MEMPERKOKOH FONDASI,
MENGUATKAN ARAH PERTUMBUHAN
Solidifying the Foundation, Strengthening the Path to Growth
Page 2
2
Metode Penyusunan dan Tentang Laporan Tahunan
Method of Preparation and About the Annual Report
Laporan Tahunan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk tahun The Annual Report of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk for
buku 2025 diterbitkan bersamaan dengan Laporan Keberlanjutan 2025 fiscal year is published and integrated with the Sustainability
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk tahun buku 2025, yang Report of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk for 2025
merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan untuk memberikan fiscal year, which jointly form an inseparable entity to provide a
gambaran secara utuh tentang kinerja, risiko, peluang, dan prospek comprehensive overview of the Company’s performance, risks,
Perseroan di masa depan, sehingga membantu Pemegang Saham opportunities, and future prospects, so as aiming Shareholders and
dan Pemangku Kepentingan memahami tujuan strategis Perseroan Stakeholders in understanding the Company’s strategic objectives
dan perkembangannya dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan. and its progress in creating sustainable value.
Laporan Tahunan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk tahun The 2025 Annual Report of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung
buku 2025 mengangkat tema “Memperkokoh Fondasi, Menguatkan Tbk adopts the theme “Solidifying the Foundation, Strengthening
Arah Pertumbuhan”. Tema tersebut dipilih berdasarkan analisis dan the Path to Growth.” This theme was selected based on in-depth
kajian yang mendalam berdasarkan fakta dan perkembangan bisnis analysis and assessment of facts and business developments
di sepanjang tahun 2025 serta mempertimbangkan keberlanjutan throughout 2025, while also considering the Company’s business
bisnis Perseroan. sustainability.
Laporan Tahunan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk tahun The Annual Report of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk for 2025
buku 2025 disusun berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, fiscal year is prepared based on the Company’s Articles of Association,
Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies, Financial
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 29/POJK.04/2016 Services Authority (OJK) Regulation No. 29/POJK.04/2016 concerning
tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, serta Annual Reports of Issuers or Public Companies, and OJK Circular
Surat Edaran OJK Nomor 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Letter No. 16/SEOJK.04/2021 concerning the Form and Content of
Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Annual Reports of Issuers or Public Companies.
Laporan Tahunan ini juga mencakup pengungkapan keterbukaan This Annual Report also includes more in-depth and comprehensive
yang lebih mendalam dan komprehensif terhadap pelaksanaan disclosures regarding the implementation of Good Corporate
prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Governance (GCG) principles, referring to the Corporate
Corporate Governance (GCG), yang mengacu pada Pedoman Governance Guidelines for Public Companies (SEOJK), and is
Tata Kelola Perusahaan Terbuka (SEOJK) serta disusun dengan prepared by taking into account best practices as set out in the
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
memperhatikan aspek best practice sebagaimana ditetapkan dalam Indonesian Corporate Governance Guidelines (PUGKI) and the
Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) maupun ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), as well as
ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), sekaligus referring to the assessment criteria of the Annual Report Award
mengacu pada kriteria penilaian Annual Report Award (ARA) oleh (ARA) by the National Committee on Governance Policy (KNKG).
Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG). Pengungkapan The disclosure of GCG implementation also includes the Anti-
pelaksanaan GCG juga memuat kebijakan SMAP di internal Bribery Management System (SMAP) policy within the Company, as
Perseroan serta Corporate Rating yang dikeluarkan oleh lembaga well as Corporate Ratings issued by independent rating agencies.
rating independen.
Dalam laporan tahunan ini, penyebutan satuan mata uang In this Annual Report, currency is presented in “Rupiah”, “Rp”, or
dinyatakan dalam “Rupiah”, “Rp”, atau “IDR” yang merujuk pada “IDR”, referring to the official currency of the Republic of Indonesia,
mata uang resmi Republik Indonesia, sedangkan “Dollar AS” atau while “US Dollar” or “USD” refers to the official currency of the
“USD” merujuk pada mata uang resmi Amerika Serikat. Seluruh United States. All financial information is presented in Rupiah in
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
informasi keuangan disajikan dalam mata uang Rupiah sesuai accordance with Indonesian Financial Accounting Standards.
dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia.
Penyebutan kata “WEGE” dan “Perseroan atau Perusahaan” The terms “WEGE” and “the Company” refer to PT Wijaya Karya
didefinisikan sebagai PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Bangunan Gedung Tbk, which primarily operates in building
yang menjalankan bisnis utamanya di bidang Konstruksi Bangunan construction, modular construction, and concession businesses.
Gedung, Modular, dan Konsesi.
Laporan Tahunan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 2025 The 2025 Annual Report of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung
disajikan dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Tbk is presented in two languages, Indonesian and English, using
Inggris, dengan menggunakan jenis dan ukuran huruf yang mudah readable font types and sizes and printed in high quality.
dibaca serta dicetak dengan kualitas yang baik.
Page 3
3 Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab Disclaimer and Limitation of Liability Laporan Tahunan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk tahun The Annual Report of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk for buku 2025 disusun untuk memenuhi ketentuan pelaporan hasil 2025 fiscal year is prepared to fulfill reporting requirements on the kinerja Perseroan pada periode 1 Januari 2025 sampai dengan Company’s performance for the period from January 1, 2025 to 31 Desember 2025 kepada regulator. December 31, 2025 to the regulator. Laporan Tahunan ini memuat pernyataan kondisi keuangan, This Annual Report contains statements regarding financial hasil operasi, proyeksi, rencana, strategi, kebijakan, serta tujuan condition, operating results, projections, plans, strategies, Perseroan, yang digolongkan sebagai pernyataan ke depan policies, and objectives of the Company, which are categorized as dalam pelaksanaan perundang-undangan yang berlaku, kecuali forward-looking statements under applicable laws and regulations, hal-hal yang bersifat historis. Pernyataan-pernyataan tersebut except for historical matters. These statements involve risks memiliki prospek risiko, ketidakpastian, serta dapat mengakibatkan and uncertainties and may cause actual developments to differ perkembangan aktual secara material berbeda dari yang dilaporkan. materially from those reported. Forward-looking statements in this Sedangkan, pernyataan-pernyataan prospektif dalam Laporan Annual Report are made based on various assumptions regarding Tahunan ini dibuat berdasarkan berbagai asumsi mengenai kondisi current and future conditions as well as the relevant business terkini dan kondisi mendatang, serta lingkungan bisnis yang terkait, environment, which may result in actual developments differing sehingga dapat mengakibatkan perkembangan aktual secara materially from those reported. material berbeda dari yang dilaporkan. Oleh karena itu, Perseroan tidak menjamin bahwa pernyataan Therefore, the Company does not guarantee that such forward- atau informasi prospektif tersebut menjadi dasar utama dalam looking statements or information will serve as a primary basis for pengambilan keputusan ataupun akan membawa hasil tertentu decision-making or will lead to specific outcomes as expected. sesuai harapan. Hasil sebenarnya di masa depan dapat berbeda Actual future results may differ due to factors beyond the karena dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor di luar kendali Company’s control. Perseroan. Laporan Tahunan ini dapat dilihat dan diunduh melalui situs web resmi PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk, yaitu www.wikagedung.co.id. This Annual Report can be accessed and downloaded through the official website of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk at www.wikagedung.co.id.
Page 4
4
Penjelasan Tema
Theme Explanation
MEMPERKOKOH FONDASI,
MENGUATKAN ARAH
PERTUMBUHAN
Solidifying the Foundation,
Strengthening the Path to Growth
Tahun 2025 merupakan periode yang penuh dinamika bagi industri The year 2025 was a dynamic period for the national construction
konstruksi nasional. Di tengah ketidakpastian global, penyesuaian industry. Amid global uncertainty, fiscal policy adjustments, and
kebijakan fiskal, serta meningkatnya selektivitas pasar, PT increasing market selectivity, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung
Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) terus menunjukkan Tbk (WEGE) continued to demonstrate resilience and adaptability as
ketahanan dan adaptabilitas sebagai perusahaan konstruksi a leading building construction company in Indonesia. By adopting
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
gedung terkemuka di Indonesia. Mengusung tema “Memperkokoh the theme “Solidifying the Foundation, Strengthening the Path to
Fondasi, Menguatkan Arah Pertumbuhan”, Perseroan menegaskan Growth,” the Company reaffirms its commitment to strengthening
komitmennya untuk memperkuat fundamental bisnis melalui business fundamentals through enhanced governance, disciplined
penguatan tata kelola, manajemen risiko yang disiplin, efisiensi risk management, operational efficiency, and the development of
operasional, serta pengembangan kapabilitas sumber daya manusia human capital and innovation-based construction technology.
dan teknologi konstruksi berbasis inovasi.
Sebagai entitas anak PT Wijaya Karya (Persero) Tbk yang berfokus As a subsidiary of PT Wijaya Karya (Persero) Tbk focusing on high-
pada pembangunan gedung bertingkat, fasilitas publik, kawasan rise buildings, public facilities, residential areas, and green building-
hunian, serta bangunan berbasis green building, WEGE terus based construction, WEGE continues to develop its competitive
mengembangkan keunggulan kompetitif melalui penerapan Building advantages through the implementation of Building Information
Information Modeling (BIM), modular construction, dan digitalisasi Modeling (BIM), modular construction, and digitalization of business
proses bisnis. Sepanjang tahun 2025, Perseroan menjaga kualitas processes. Throughout 2025, the Company maintained a selective
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
portofolio proyek secara selektif dan prudent, memperluas penetrasi and prudent project portfolio, expanded its penetration into private
pasar swasta dan kawasan industri, serta tetap mengambil peran and industrial markets, and continued to play a role in national
dalam pembangunan proyek strategis nasional, termasuk dukungan strategic projects, including support for the development of the
terhadap pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Nusantara Capital City (IKN).
Page 5
5 Dalam mendukung keberlanjutan transformasi tersebut, Perseroan In supporting the sustainability of this transformation, the Company terus memperkuat praktik tata kelola perusahaan dengan continues to strengthen corporate governance practices by mengadopsi prinsip Good Corporate Governance (GCG), termasuk adopting Good Corporate Governance (GCG) principles, including penyelarasan dengan standar ASEAN Corporate Governance alignment with the ASEAN Corporate Governance Scorecard Scorecard (ACGS). Implementasi Sistem Manajemen Anti (ACGS). The implementation of the ISO 37001-based Anti-Bribery Penyuapan (SMAP) berbasis ISO 37001 juga terus diperkuat Management System (SMAP) is also continuously strengthened guna memastikan terciptanya lingkungan bisnis yang transparan, to ensure a transparent, accountable, and high-integrity business akuntabel, dan berintegritas tinggi. Penguatan tata kelola ini menjadi environment. This governance enhancement is a key factor in bagian penting dalam menjaga kepercayaan pemegang saham, maintaining the trust of shareholders, business partners, and other mitra usaha, serta pemangku kepentingan lainnya di tengah stakeholders amid an increasingly competitive industry landscape. dinamika industri yang semakin kompetitif. Berlandaskan nilai-nilai AKHLAK sebagai core values BUMN, Guided by AKHLAK values as the core values of SOEs, WEGE WEGE secara konsisten mengembangkan “Rumah Transformasi” consistently develops the “Transformation House” as a strategic sebagai kerangka strategis dalam mengarahkan pertumbuhan framework to drive healthy and sustainable business growth. bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Melalui inisiatif tersebut, Through this initiative, the Company emphasizes strengthening Perseroan menitikberatkan pada penguatan struktur keuangan, financial structures, optimizing risk management policies, increasing optimalisasi kebijakan manajemen risiko, peningkatan produktivitas productivity through BIM implementation and construction melalui implementasi BIM dan industrialisasi konstruksi, serta industrialization, and developing more adaptive and sustainability- pengembangan model bisnis yang lebih adaptif dan berbasis based business models. This approach is not only focused on keberlanjutan. Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada achieving short-term targets but also on creating long-term value pencapaian target jangka pendek, tetapi juga pada penciptaan aligned with the Company’s Long-Term Plan (RJPP). nilai jangka panjang yang selaras dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP). Perjalanan transformasi yang telah dijalankan dalam beberapa The transformation journey carried out over the past few years tahun terakhir memberikan dampak positif terhadap stabilitas has had a positive impact on the Company’s operational stability operasional dan daya saing Perseroan sepanjang tahun 2025. and competitiveness throughout 2025. A strengthened foundation Fondasi yang diperkuat melalui tata kelola yang baik, disiplin through good governance, financial discipline, technological finansial, inovasi teknologi, serta integrasi prinsip ESG menjadi innovation, and integration of ESG principles serves as the modal utama bagi WEGE untuk terus tumbuh secara terukur. Company’s main capital to continue growing in a measured manner. Dengan fondasi yang semakin kokoh dan arah pertumbuhan With a stronger foundation and a clearer growth direction, the yang semakin jelas, Perseroan optimistis dapat menciptakan nilai Company is optimistic about creating sustainable added value tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham, pelanggan, for shareholders, customers, employees, and all stakeholders in karyawan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung supporting sustainable national development. pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Page 6
6
Kesinambungan Tema
Theme Continuity
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
2024 Annual Report
Laporan Tahunan
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
2024
Memperkokoh 2023
Fondasi, 15th Years
Menguatkan of Devotion:
Transformation
Arah Pertumbuhan Be the Change
Journey to Achieve
Solidifying the Foundation,
Sustainable Growth
15 Tahun
Strengthening the
Perjalanan Transformasi untuk Mencapai
Pertumbuhan Berkelanjutan
Patch to Growth Pengabdian:
Jadilah Perubahan
Industri konstruksi global tengah mengalami transformasi 15 tahun pengabdian di industri konstruksi Gedung bukan
signifikan sebagai respons terhadap tantangan ekonomi, sebuah perjalanan yang mudah. Perubahan gradual
ketidakpastian geopolitik, dan dampak perubahan Perusahaan selayaknya sebuah metamorfosis, yang
iklim, sehingga menuntut perusahaan untuk terus terjadi untuk merespon beragam dinamika yang terjadi
beradaptasi agar tetap kompetitif dan berkelanjutan. di lingkungan ekonomi dan bisnis konstruksi bangunan
Dalam menghadapi dinamika tersebut, Perseroan serta selaras dengan kemajuan dan perkembangan
melakukan berbagai inisiatif transformasi strategis untuk teknologi. Proses transformasi yang melibatkan segenap
memperkuat pertumbuhan yang lebih efisien dan inovatif, insan Perusahaan mampu menorehkan berbagai prestasi
termasuk penyempurnaan visi dan misi pada usia ke- yang patut dibanggakan sebagai bagian dari pengabdian
16 sebagai landasan arah kebijakan jangka panjang Perusahaan di industri konstruksi bangunan gedung.
dalam menjawab tantangan industri. Transformasi
juga difokuskan pada pemanfaatan teknologi, melalui The Company’s 15 years of serving the building industry
implementasi Building Information Modeling (BIM) secara not been an easy journey. The gradual changes of the
company are like a metamorphosis that takes place in
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
menyeluruh untuk meningkatkan integrasi dan efisiensi
proyek, serta penerapan Enterprise Resource Planning response to various dynamics that occur in the economic
(ERP) berbasis System Application and Processing (SAP) environment and in the building construction business as
guna mengoptimalkan kontrol biaya dan efektivitas well as in accordance with the progress and evolution of
pengelolaan operasional berbasis data. technology. The transformation process, which involved
all the Company’s employees, has resulted in various
The global construction industry is undergoing significant achievements that the Company can be proud of as
transformation in response to economic challenges, part of its devotion to the building construction industry.
geopolitical uncertainty, and the impacts of climate
change, requiring companies to continuously adapt in
order to remain competitive and sustainable. In facing
these dynamics, the Company has undertaken a number
of strategic transformation initiatives to strengthen
more efficient and innovative growth, including refining
its vision and mission at its 16th anniversary as a
foundation for long-term policy direction in addressing
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
industry challenges. The transformation also focuses
on leveraging technology through the comprehensive
implementation of Building Information Modeling (BIM)
to enhance project integration and efficiency, as well
as the adoption of Enterprise Resource Planning (ERP)
based on System Application and Processing (SAP) to
optimize cost control and the effectiveness of data-driven
operational management.
Page 7
7
2022
Laporan Tahunan
Annual Report
TRUST
2022
Towards Responsive Unity
Sustainable Teamwork
Menuju Kerjasama Tim yang Responsif,
Bersatu dan Berkelanjutan
Towards
Responsive Unity
Sustainable 2021
Teamwork (TRUST) Building Legacy to
Menuju Kerjasama Tim Engrave History
yang Responsif, Bersatu Terus Berkarya dan
dan Berkelanjutan Mengukir Sejarah
Kami berkomitmen untuk membangun TRUST dengan Tahun 2021 mencatat sejarah baru bagi Perusahaan
semua pemangku kepentingan kami, termasuk klien, dengan rampungnya pekerjaan struktur atap baja dan
mitra, dan karyawan. Responsif berarti memberikan retractable roof proyek megastruktur Jakarta International
layanan yang cepat dan efisien, selalu memprioritaskan Stadium (JIS). Selain itu, Perusahaan juga merampungkan
kebutuhan klien kami. Bersatu artinya dengan bekerja Pit Building untuk ajang World Superbike Mandalika.
bersama sebagai tim, kami dapat mencapai kesuksesan Kedua proyek megastruktur ini melengkapi daftar
yang lebih besar dan memberikan hasil yang lebih Panjang portfolio mahakarya Perusahaan yang bernilai
baik untuk klien kami. Berkelanjutan mendorong kami sejarah dan bertaraf internasional. Keberhasilan yang
memahami pentingnya melindungi lingkungan dan tak terlepas dari keahlian, kolaborasi, serta komitmen
menciptakan solusi yang berkelanjutan. Sebagai sebuah untuk Terus Berkarya dan Mengukir Sejarah.
tim, kami dapat memberikan proyek berkualitas tinggi
dan menciptakan hubungan yang langgeng dengan In 2021, The Company engraved another history by
klien kami. completing the installation of retractable roof for its
megastructure project, Jakarta International Stadium
We are committed to building TRUST with all our (JIS). The Company also completed the Pit Building for
stakeholders, including customers, partners and the World Superbike Mandalika. These two megastructure
employees. Responsive means providing fast, efficient projects add to the list of the Company’s historical and
service, always prioritizing customer needs. United international masterpieces. Such achievements which
means that by working together as a team, we will manifest expertise, collaboration, and commitment to
be able to achieve greater success and deliver better continue Building Legacy to Engrave History
results for our customers. Sustainability means that we
understand the importance of protecting the environment
and creating sustainable solutions. As a team, we are
able to deliver high quality projects and build long lasting
relationships with our clients.
Page 8
8
Daftar Isi
Table of Contents
01 02
Ikhtisar Utama Laporan Manajemen
Performance Highlights Management Report
2 Metode Penyusunan dan Tentang 44 Ikhtisar Operasional 107 Daftar Keanggotaan Organisasi atau
Laporan Tahunan Operational Highlights Asosiasi
Method of Preparation and About the List of Memberships in Organizations
Annual Report 48 Ikhtisar Organisasi or Associations
Organizational Highlights
3 Sanggahan dan Batasan Tanggung 108 Struktur Organisasi Perusahaan
Jawab 49 Ikhtisar Saham Organizational Structure of The
Disclaimer and Limitation of Liability Shares Information Company
4 Penjelasan Tema 52 Informasi Penghentian Sementara 110 Profil Dewan Komisaris
Theme Explanation Perdagangan Saham (Suspension) Board of Commissioners Profile
dan/atau Penghapusan Pencatatan
6 Kesinambungan Tema Saham (Delisting) 118 Profil Direksi
Theme Continuity Information on Temporary Suspension Board of Directors Profile
of Stock Trading (Suspension) and/or
8 Daftar Isi Delisting of Stock Listings (Delisting) 126 Perubahan Susunan Anggota Direksi
Table of Contents dan/atau Anggota Dewan Komisaris
52 Informasi Tentang Aksi Korporasi yang Terjadi Setelah Tahun Buku
12 Keunggulan Kompetitif WEGE Information on Corporate Actions Berakhir
Wege Competitive Advantages Changes in The Composition of
53 Informasi Efek Lainnya Board of Directors and/or Board of
14 Komitmen dan Implementasi ESG Information on Other Securities Commissioners That Occurred After
Commitment and Implementation of
the End of the Fiscal Year
ESG 57 Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners Report 128 Profil Pejabat Eksekutif
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
16 Penerapan Keberlanjutan WEGE
Executive Officers Profile
Sepanjang Tahun 2025 73 Laporan Direksi
WEGE Sustainability Implementation Board of Directors Report 136 Peristiwa Penting
Throughout 2025 Significant Events
86 Surat Pernyataan Anggota Direksi dan
20 Dukungan Keberlanjutan Melalui Anggota Dewan Komisaris Tentang 143 Sumber Daya Manusia
Produk Modular WEGE Tanggung Jawab atas Laporan Human Capital
Sustainability Support through Wege Tahunan 2025
Modular Products Statement Letter of Board of Directors 164 Komposisi Pemegang Saham
and Board of Commissioners for the Shareholder Composition
21 Modular WEGE Accountability of 2025 Annual Report
WEGE Modular 170 Struktur Group Perusahaan
90 Informasi Umum Perusahaan Company Group Structure
28 Pencapaian WEGE 2025 General Information
WEGE Achievements in 2025 171 Entitas Anak, Entitas Asosiasi dan
92 Riwayat Singkat Perusahaan Ventura Bersama
30 Penghargaan dan Sertifikasi Brief History of the Company Subsidiaries, Associates, And Joint
Awards and Certifications Ventures
95 Informasi Perubahan Nama Emiten
34 Ikhtisar Kinerja Pada Tahun Buku 178 Kronologis Penerbitan dan/atau
Performance Highlights Information on Changes in the Issuer’s Pencatatan Saham
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Name in the Fiscal Year Chronology Of Shares Issuance And/
36 Ikhtisar Data Keuangan Penting
Or Listing
Key Financial Highlights 96 Jejak Langkah
Milestones 179 Kronologis Penerbitan dan/atau
39 Laporan Posisi Keuangan
Pencatatan Efek Lainnya
Konsolidasian 98 Visi, Misi dan Budaya Perusahaan Chronology of Issuance and/or Listing
Consolidated Statement of Financial Vision, Mission, and Corporate Culture of Other Securities
Position
102 Makna Logo Perusahaan 180 Lembaga dan/atau Profesi Penunjang
41 Laporan Arus Kas Konsolidasian Meaning of the Company Logo Supporting Institutions and/or
Consolidated Statements of Cash
Professionals
Flows 103 Kegiatan dan Bidang Usaha
Business Activities and Lines of 182 Informasi pada Website Perusahaan
42 Rasio Keuangan dan Rasio Penting Business Information on The Company Website
Lainnya
Financial Ratios and Other Important 106 Wilayah Operasional 188 Teknologi Informasi
Ratios Operational Areas Information Technology
Page 9
9
03 04 05
Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis Analisis dan Pembahasan
Company Profile Business Supporting Review Manajemen
Management Discussion
and Analysis
199 Building Information Modeling (BIM) 268 Realisasi Investasi Barang Modal 284 Informasi Tentang Dampak Nilai Tukar
Building Information Modeling (BIM) Capital Expenditure Realization Mata Uang Asing
Information on the Impact of Foreign
211 Manajemen Pengetahuan dan Inovasi 269 Informasi dan Fakta Material yang Exchange Rates
Knowledge Management and Terjadi setelah Tanggal Laporan
Innovation Akuntan 284 Informasi Keuangan yang
Material Information and Facts Mengandung Kejadian yang Bersifat
218 Analisis Dan Pembahasan Manajemen Occurring After The Date of The Luar Biasa
Management Discussion Auditor’s Report Financial Information Containing
and Analysis Extraordinary Events
270 Kebijakan Dividen dan Pembagiannya
219 PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Dividend Policy and Distribution 284 Kontribusi Pajak Terhadap Negara
Tbk Tax Contribution to the State
Annual Report (AR) 2025 272 Informasi Tentang Program
Kepemilikan Saham oleh Karyawan 285 Aspek Pemasaran
219 Bab 5 dan/atau Manajemen (ESOP/MSOP) Marketing Aspect
Analisis Dan Pembahasan Manajemen Information on Employee and/
or Management Stock Ownership 289 Perbandingan antara Target dan
220 Tinjauan Perekonomian Realisasi Serta Proyeksi untuk 1 (Satu)
Programs (ESOP/MSOP)
Economic Overview Tahun ke Depan
272 Realisasi Penggunaan Dana Hasil Comparison Between Targets and
227 Tinjauan Industri Konstruksi
Penawaran Umum Realizations and Projections for the
Construction Industry Overview
Use of Proceeds From The Public Next 1 (One) Year
232 Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha Offering
293 Prospek Usaha
Operational Overview By Business
276 Informasi Material Mengenai Investasi, Business Prospects
Segment
Ekspansi, Divestasi, Penggabungan
Usaha, Akuisisi, dan/atau 298 Informasi Keberlangsungan Usaha
242 Tinjauan Keuangan
Restrukturisasi Utang/Modal Information on Business Continuity
Financial Overview
Material Information on Investment,
300 Laporan Pemeringkat Perusahaan oleh
251 Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Expansion, Divestment, Merger,
Lembaga Rating
Komprehensif Lain Konsolidasian Acquisition, and/Or Debt/Capital
Company Rating Report by the Rating
Consolidated Statement of Profit Restructuring
Agency
(Loss) and Other Comprehensive
Income 276 Informasi Transaksi Material yang
301 Key Performance Indicator (KPI)
Mengandung Benturan Kepentingan
Perusahaan
257 Kemampuan Membayar Utang dan dan/atau Transaksi Dengan Pihak
Company Key Performance Indicator
Tingkat Kolektibilitas Piutang Afiliasi/Pihak Berelasi
(KPI)
Debt Repayment Capability and Information on Material Transactions
Receivables Collectibility Level Involving Conflicts of Interest and/or 302 Rencana Jangka Panjang Perusahaan
Transactions With Affiliated/Related Company Long Term Plan
260 Portofolio Kontrak Baru Perusahaan Parties
The Company›s New Contract 303 Rumah Transformasi WEGE
Portfolio 283 Perubahan Peraturan Perundang- WEGE House of Transformation
Undangan yang Berpengaruh
266 Struktur Modal Signifikan Terhadap Perusahaan 308 Pernyataan Penerapan Tata Kelola
Capital Structure Changes in Laws and Regulations Perusahaan
That Have Significant Impact on The Statement On The Implementation Of
267 Kebijakan Manajemen atas Struktur
Company Corporate Governance
Modal
Capital Structure Management Policy 283 Perubahan Kebijakan Akuntansi dan 312 Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Dampaknya Terhadap Perusahaan Secara Berkelanjutan
267 Dasar Pemilihan Kebijakan
Changes in Accounting Policies and Implementation Of Sustainable
Manajemen atas Struktur Modal
Their Impact on The Company Corporate Governance
Basis For Selecting Capital Structure
Management Policy 283 Dampak Perubahan Harga yang 320 Struktur dan Mekanisme Corporate
Berpengaruh terhadap Pendapatan Governance
268 Ikatan yang Material untuk Investasi
dan Kinerja Keuangan Perusahaan Corporate Governance Structure And
Barang Modal
The Impact of Price Changes that Mechanisms
Material Commitments for Capital
Affect the Company›s Revenue and
Expenditure
Financial Performance
Page 10
10
06 07 08
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Laporan Keuangan
Good Corporate Governance Sustainability Financial Report
323 Rapat Umum Pemegang Saham 496 Kode Etik 543 Penerapan Aspek dan Prinsip Tata
General Meeting of Shareholders Code of Conduct Kelola Perusahaan Sesuai Ketentuan
(GMS) Otoritas Jasa Keuangan
506 Kebijakan Pemberian Kompensasi Implementation of Aspects and
354 Dewan Komisaris Jangka Panjang Berbasis Kinerja Principles of Corporate Governance
Board Of Commissioners Kepada Manajemen dan/atau In Accordance with Financial Services
Karyawan Authority Regulations
368 Komisaris Independen Long-Term Performance-Based
Independent Commissioner Compensation Policy for Management 547 Penerapan 8 (Delapan) Prinsip
and/or Employees Pedoman Umum Governansi Korporat
370 Direksi
Indonesia (PUGKI) 2021
Board of Directors 507 Kebijakan Kepemilikan Saham Dewan
Komisaris dan Direksi Implementation of the 8 (Eight)
384 Transparansi Informasi Terkait Dewan
Share Ownership Policy of Board of Principles of the General Guidelines
Komisaris dan Direksi
Commissioners and Board of Directors for Indonesian Corporate Governance
Transparency Of Information Related
(PUGKI) 2021
To Board Of Commissioners And The 508 Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Board of Directors (SMAP) 574 Komitmen Dan Kebijakan Pelaksanaan
Anti-Bribery Management System Program Keberlanjutan Di Lingkup
403 Organ Pendukung Dewan Komisaris
(ABMS) Perusahaan
Supporting Organs of Board of
Commitment And Policy For
Commissioners 523 Kebijakan Pelaporan Pelanggaran Implementing Sustainability Programs
(Whistleblowing System) Within The Company
446 Organ Pendukung Direksi
Whistleblowing System Policy
Supporting Organs of Board of
576 Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan 2025
Directors 527 Kebijakan Anti Korupsi Sustainability Performance Highlights
Anti-Corruption Policy For 2025
463 Komite Lain di bawah Direksi
Other Committees Under Board of 529 Pengendalian Gratifikasi 580 Dukungan Terhadap Tujuan
Directors Gratification Control Pembangunan Berkelanjutan
464 Auditor Eksternal Support Towards The Sustainable
533 Hubungan dengan Kreditur
External Auditor Development Goals
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Relations With Creditors
470 Sistem Pengendalian Internal 581 Benchmarking Dan Esg Assessment
534 Tata Kelola Pengadaan dan Kemitraan
Internal Control System (S&P Global Csa Readiness)
Procurement and Partnership
Benchmarking And Esg Assessment
Governance
475 Manajemen Risiko (S&P Global Csa Readiness)
Risk Management 537 Transparansi Kondisi Keuangan dan
Non-Keuangan Perusahaan
489 Perkara Hukum yang Berdampak
Transparency of the Company’s
Material yang Dihadapi oleh
Financial and Non-Financial
Perusahaan, Entitas Anak, Anggota
Conditions
Direksi dan Anggota Dewan Komisaris
Legal Cases with Material Impact 538 Keterlibatan dalam Aktivitas Politik
Faced by the Company, Subsidiaries, Involvement in Political Activities
Members of Board of Directors, and Pencegahan Transaksi Orang dalam
Members of Board of Commissioners (Insider Trading)
Prevention of Insider Trading
491 Pengungkapan Sanksi Administrasi
oleh Otoritas Terkait 540 Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan
Disclosures of Administrative Penyelenggara Negara (LHKPN)
Sanctions by Relevant Authorities Management of State Officials’ Wealth
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Report (LHKPN)
491 Akses Informasi dan Data Perusahaan
Access To Company Information and 542 Transparansi Praktik Bad Governance
Data Transparency of Bad Governance
Practices
495 Tata Kelola Teknologi Informasi
Information Technology Governance
Page 11
11 BI Millenial
Page 12
12
Keunggulan Kompetitif WEGE
Wege Competitive Advantages
01
Total Solution Contractor
Menyediakan layanan konstruksi yang terintegrasi dari hulu ke hilir (design and build), melalui strategi backward-
forward integration serta mengintegrasikan teknologi yang inovatif dan berkelanjutan.
Providing integrated construction services from upstream to downstream (design and build), through a backward-
forward integration strategy and integrating innovative and sustainable technologies.
02
Pioneer
WEGE sebagai pionir Modular construction di Indonesia. WEGE telah mengembangkan dan menerapkan teknologi
modular construction di berbagai jenis proyek, dengan keunggulan pada efisiensi waktu, kualitas, serta keberlanjutan
bangunan yang ramah lingkungan.
WEGE as a pioneer of Modular construction in Indonesia. WEGE has developed and implemented modular
construction technology in various types of projects, with advantages in time efficiency, quality, and sustainability of
environmentally friendly buildings.
03
Track Record in Building Construction
WEGE memiliki rekam jejak yang terbukti dan terpercaya dalam konstruksi bangunan gedung dengan berbagai tipe,
ukuran, segmen, dan tingkat kompleksitas. Sejak awal pendirian pada tahun 2008 hingga tahun 2025, WEGE berhasil
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
memperoleh kontrak baru sebanyak 419 proyek dengan total nilai proyek mencapai Rp 57,6 triliun. Dari capaian
perolehan proyek baru, sebesar 92.6% berasal dari eksternal, sementara 7,4% berasal dari internal melalui entitas
induk. Dengan berbagai pemberi kerja (owner), 43.6% proyek berasal dari swasta, 27.2% dari pemerintah, dan 29.2%
dari BUMN. Sementara itu, berdasarkan tipe proyek yang dikerjakan, 39.1% merupakan proyek residential, 12.5%
commercial, 19.1 % office, dan 29.4% public facilities.
WEGE has a proven and trusted track record in building construction of various types, sizes, segments, and levels of
complexity. Since its inception in 2008 until 2025, WEGE has successfully obtained 419 new contracts for projects with
a total project value reaching Rp57.6 trillion. Of the new project acquisition achievements, 92.6% came from external
sources, while 7.4% came from internal sources through the parent entity. With a variety of owners, 43.6% of projects
came from the private sector, 27.2% from the government, and 29.2% from state-owned enterprises. Meanwhile,
based on the type of projects undertaken, 39.1% were residential projects, 12.5% were commercial, 19.1% were office,
and 29.4% were public facilities.
04
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Leadership
Memiliki kepemimpinan yang kuat dalam menghadapi tantangan serta kemampuan strategis dalam mengelola human
capital guna mewujudkan visi bisnis ke depan.
Having strong leadership in facing challenges and strategic capabilities in managing human capital to realize the future
business vision.
Page 13
13
04
Sustainable Future
Sebagai pemimpin dalam pembangunan berkelanjutan, WEGE mengintegrasikan prinsip Environmental, Social,
and Governance (ESG) ke dalam strategi dan operasional bisnis, menjadikannya salah satu keunggulan kompetitif
utama. Pada aspek lingkungan, WEGE berfokus pada pengurangan emisi karbon, efisiensi energi, dan material
ramah lingkungan. Dalam aspek sosial, WEGE mendukung kesejahteraan karyawan, masyarakat lokal, keberagaman
(diversity), serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui infrastruktur strategis. Di
bidang tata kelola, WEGE menerapkan Good Corporate Governance (GCG) dengan menjunjung tinggi transparansi,
praktik antikorupsi, serta penciptaan nilai ekonomi yang memberikan dampak positif bagi sosial dan lingkungan.
As a leader in sustainable development, WEGE integrates Environmental, Social, and Governance (ESG) principles into
its business strategy and operations, making it one of its main competitive advantages. In the environmental aspect,
WEGE focuses on carbon emission reduction, energy efficiency, and environmentally friendly materials. In the social
aspect, WEGE supports the welfare of employees, local communities, diversity, and supports the achievement of
Sustainable Development Goals (SDGs) through strategic infrastructure. In the area of governance, WEGE implements
Good Corporate Governance (GCG) by upholding transparency, anti-corruption practices, and the creation of economic
value that has a positive impact on society and the environment.
05
Building Information Modeling (BIM)
WEGE sebagai perusahaan pertama di Indonesia yang memperoleh ISO 19650-1:2018 dan ISO 19650-2:2018 BSI
Kitemark™ dari PT BSI (British Standards Institute) Group Indonesia dalam penerapan Building Information Modeling
(BIM). WEGE telah menerapkan teknologi BIM di berbagai proyek, yang mampu memberikan gambaran menyeluruh
secara tiga dimensi tentang proyek yang akan dikerjakan. Dengan pemanfaatan BIM, WEGE dapat menyusun
perencanaan secara lebih akurat serta meminimalisir risiko pada setiap tahapan pengerjaan proyek.
WEGE as the first company in Indonesia to obtain ISO 19650-1:2018 and ISO 19650-2:2018 BSI Kitemark™ from
PT BSI (British Standards Institute) Group Indonesia in the application of Building Information Modelling (BIM). WEGE
has implemented BIM technology in various projects, which is able to provide a comprehensive 3-dimensional picture
of the project to be worked on. By utilizing BIM, WEGE can plan more accurately and minimize risks at every stage of
the project
06
Government of Indonesia as the Ultimate Shareholder
• WEGE secara tidak langsung memiliki hubungan afiliasi melalui penyertaan modal oleh Pemerintah Republik
Indonesia, yang diwakili oleh Kementerian BUMN sebagai pemegang saham mayoritas PT Wijaya Karya (Persero)
Tbk, selaku entitas induk Perseroan.
• Akses terhadap sumber pendanaan dari Bank BUMN, perjanjian kerja sama dalam rangka kegiatan usaha
Perseroan dengan BUMN lain, entitas anak, serta badan dan institusi pemerintah yang berwenang.
• Relationship through capital participation by the Government of the Republic of Indonesia, represented by the
Ministry of SOEs as the majority shareholder of PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, as the parent entity of the Company.
• Access to funding sources from state-owned banks, cooperation agreements in the context of the Company’s
business activities with other state-owned enterprises, subsidiaries, and authorized government agencies and
institutions.
Page 14
14
Dalam menjalankan praktik keberlanjutan, WIKA Gedung In implementing sustainability practices, WIKA Gedung utilizes
menjadikan visi dan misi Perusahaan sebagai fondasi yang the company’s vision and mission as a foundation, affirming its
menegaskan kontribusinya dalam menciptakan ruang hidup contribution to creating higher-quality living spaces. This vision
yang lebih berkualitas. Visi tersebut diterjemahkan ke dalam misi is translated into a mission that is concretely applied in daily
yang diterapkan secara nyata dalam operasi sehari-hari, sekaligus operations and serves as the company’s strategic direction in
menjadi arahan strategis perusahaan dalam membangun nilai building sustainable value.
keberlanjutan yang berkelanjutan.
Melalui strategi yang dijalankan secara konsisten, WIKA Gedung Through consistently implemented strategies, WIKA Gedung strives
berupaya memperkuat keunggulan kompetitif yang diwujudkan to strengthen its competitive advantage, realized through two key
melalui dua prinsip utama: principles:
Bernilai Memiliki Sumber Daya
Valuable yang Kompetitif
Competitive Resources
Perusahaan mampu mengubah setiap Perusahaan memiliki kapasitas untuk terus
risiko atau potensi ancaman menjadi beradaptasi dalam dinamika lingkungan
peluang usaha yang menghasilkan bisnis yang ditandai kondisi VUCA –
manfaat bagi keberlangsungan bisnis. Volatile (bergejolak), Uncertain (tidak pasti),
The Company is able to turn every Complex (kompleks), dan Ambiguous
risk or potential threat into a business (ambigu).
opportunity that benefits business The Company has the capacity to
continuity. continuously adapt to the dynamics
of the business environment, which is
characterized by VUCA conditions – Volatile,
Uncertain, Complex, and Ambiguous.
(sumber: Laporan Sustainability Report WG Tahun buku 2025)
Source: WG Sustainability Report for Fiscal Year 2025
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Komitmen dan Implementasi ESG
Commitment and Implementation of ESG
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) mengeluarkan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) issued a
kebijakan keberlanjutan pada tanggal 5 April 2024 sebagai bentuk sustainability policy on April 5, 2024, as a commitment to
komitmennya dalam menerapkan keberlanjutan di seluruh lini implementing sustainability across all business lines and operational
bisnis dan aktivitas operasionalnya. Dalam rangka menciptakan activities. In order to create long-term value for stakeholders, WEGE
nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan, WEGE integrates its strategy with Environmental, Social, and Governance
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
mengintegrasikan strateginya terhadap prinsip Environmental, (ESG) principles, by:
Social, and Governance (ESG), melalui:
1. Menyediakan/menghasilkan produk dan jasa yang berkualitas, 1. Providing/producing quality products and services, being
menjadi mitra terpercaya bagi para pemangku kepentingan, a trusted partner for stakeholders, and implementing
serta menjalankan sistem manajemen lingkungan dalam setiap environmental management systems in every operational
aktivitas operasionalnya; activity;
2. Memperhatikan dampak ekonomi, sosial dan lingkungan dalam 2. Considering economic, social, and environmental impacts in
menjalankan kegiatannya serta bertanggung jawab terhadap its activities and being responsible for Construction Lifestyle;
Construction Lifestyle;
3. Menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip-prinsip tata 3. Conducting business activities based on good corporate
kelola perusahaan yang baik, etika bisnis serta patuh terhadap governance principles, business ethics, and compliance with
hukum yang berlaku; prevailing laws;
Page 15
15
4. Melakukan inovasi untuk meningkatkan pertumbuhan dan 4. Innovating to increase growth and sustainable value creation,
penciptaan nilai yang berkelanjutan serta senantiasa mendorong and promoting sustainable social and economic development;
pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan;
5. Menjalankan aspek keberlanjutan secara strategis di lingkungan 5. Implementing sustainability aspects strategically in the business
bisnis. environment.
Selaras dengan perubahan visi dan misi WEGE khususnya dalam In conformity with the changes in WEGE’s vision and mission,
tujuan keberlanjutan, WEGE memastikan bahwa penerapan particularly regarding sustainability goals, WEGE ensures that
keberlanjutan sepanjang tahun 2025 mencakup: sustainability implementation throughout 2025 includes:
1. Lingkungan (Environment) 1. Environment
a. Melakukan pemantauan terhadap pencapaian target Net a. Monitoring the achievement of Net Zero Emissions target
Zero Emissions agar berjalan sesuai dengan peta jalan according to the established roadmap;
(roadmap) yang telah ditetapkan;
b. Proaktif dalam mengelola strategi serta risiko transisi energi b. Proactively managing strategies and risks for the transition
terbarukan dan solusi rendah karbon; to renewable energy and low-carbon solutions;
c. Menerapkan kebijakan terkait efisiensi energi, c. Implementing policies related to energy efficiency,
pengurangan emisi, pengelolaan limbah, serta konservasi emissions reduction, waste management, and biodiversity
keanekaragaman hayati; dan conservation; and
d. Memprioritaskan keberlanjutan dalam strategi d. Prioritizing sustainability in the development strategy
pengembangan produk ramah lingkungan yang memiliki for environmentally friendly products with high
daya saing tinggi. competitiveness.
2. Sosial (Social) 2. Social
a. Berfokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia, a. Focusing on developing human resources, particularly
khususnya karyawan, melalui peningkatan kompetensi employees, through intensive competency development
dan pelatihan secara intensif serta penyediaan lingkungan and trainings, as well as providing a safe and comfortable
kerja yang aman dan nyaman; dan work environment; and
b. Berfokus pada peningkatan kepuasan pelanggan melalui b. Focusing on increasing customer satisfaction by providing
penyediaan akses serta layanan yang optimal bagi seluruh optimal access and services for all customers.
pelanggan.
3. Tata Kelola (Governance) 3. Governance
a. Membangun budaya keberlanjutan di seluruh aktivitas a. Building a culture of sustainability across all company
perusahaan; activities;
b. Mengembangkan strategi keberlanjutan melalui kebijakan b. Developing a sustainability strategy through sustainable
dan arahan pembangunan berkelanjutan; development policies and guidelines;
c. Mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam seluruh aspek c. Integrating ESG principles into all operational and strategic
operasional dan strategis perusahaan; dan aspects of the company; and
d. Menjaga keberlangsungan bisnis dengan meningkatkan d. Maintaining business continuity by improving corporate
sistem tata kelola perusahaan, kualitas pemenuhan Hak governance systems, the quality of human rights
Asasi Manusia (HAM), serta menjaga etika bisnis sesuai compliance, and maintaining business ethics in accordance
dengan regulasi yang berlaku with applicable regulations.
Keberlanjutan merupakan bagian dari strategi perjalanan Sustainability is an integral part of the Company’s transformation
transformasi perusahaan dan menjadi kunci transformasi strategi journey strategy and serves as a key element in strengthening
penguatan tata kelola yang berlangsung di Perseroan. Dalam governance practices within the Company. In implementing
menjalankan praktik keberlanjutan, WEGE secara konsisten sustainability practices, WEGE consistently evaluates the entire
mengevaluasi seluruh penerapan strategi keberlanjutan, kemudian application of its sustainability strategies, aligning them with the
diselaraskan dengan target yang tercantum dalam peta jalan targets outlined in the Company’s transformation roadmap.
transformasi perusahaan.
Page 16
16
Penerapan Keberlanjutan WEGE Sepanjang Tahun 2025
WEGE Sustainability Implementation Throughout 2025
EKONOMI
ECONOMY
Komitmen Eko-Efisiensi Program • Penerapan Sistem Modular dalam proyek
Commitment ECO-EFFICIENCY PROGRAM WEGE melalui metode Prefabricated Prefinished
Volumetric Construction (PPVC) yang ramah
7 1
Unit Motor Listrik lingkungan dan mengusung prinsip lean
WEGE berkomitmen untuk mencapai NZE pada
Unit Mobil Listrik Electric construction
tahun 2060 untuk Cakupan 1, 2, dan 3 melalui • Penggunaan lampu LED & Lampu Sensor
Electric Car Unit Motorcycle Unit
Kebijakan Keberlanjutan tanggal 5 April 2024. • Implementation of a Modular System in WEGE
16%
WEGE is committed to achieving NZE by 2060 project using the environmentally friendly
for Scope 1, 2 and 3 through its Sustainability Proyek Green Building Prefabricated Prefinished Volumetric Construction
Policy dated April 5, 2024. Green Building Project (PPVC) method and lean construction principles
• Use of LED and Sensor Lights
Pengelolaan Emisi Karbon Program Kampung Iklim (Proklim) Kebun Jasmine,
Carbon Emissions Management Bandung Mencapai Tingkatan Proklim Madya
The Kampung Iklim (Proklim) in Jasmine Garden,
Scope 1 Scope 2 Scope 3 Bandung Reaches the Proklim Madya Level
19.8 4.301,64 363,85 Konservasi Fauna Beruang Madu, Balikpapan
tCO2e tCO2e tCO2e
Honey Bear Conservation, Balikpapan
Stationary Purchased Material Transport Revitalisasi taman bermain Pusat Konservasi Beruang Madu
Combustion, Mobil Electricity and Business di Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH)
Fuel and Refrigerant Travel Balikpapan, Kalimantan Timur, sebagai dukungan terhadap pusat
pendidikan dan konservasi Beruang Madu di wilayah Ibu Kota
Nusantara (IKN) seluas 1,3 hektar dengan total 7 beruang madu.
Penggunaan Energi Intensitas Energi per Pendapatan The revitalization of the Sun Bear Conservation Center’s playground
Energy Usage Energy Intensity per Income within the Balikpapan Environmental Education Tourism Area
0, (KWPLH) in East Kalimantan, in support of the Sun Bear education
405.367,56 and conservation center in the 1.3-hectare Ibu Kota Nusantara
Gigajoule (GJ) (GJ/Juta Rupiah)/(GJ/Million Rupiah) (IKN) area, which is home to a total of seven sun bears.
Pelestarian Lingkungan & Konservasi
Strategi Risiko Iklim
Environmental Preservation & Conservation
Climate Risk Strategy
4.310 4,310 Risiko Fisik Physical Risks
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Bibit Pohon Tree Seedlings
Penanaman Pohon Langka Dalam Program Penanaman Pohon Langka Endemik Potensi kerugian secara fisik yang Potential physical losses caused by
Nusantara, Sinergi Dengan Grup Wika Meliputi Sonokeling, Kemuning Hutan, Terap disebabkan oleh dampak dari the impacts of climate change:
Hijau, Belimbing Papua, Randu Alas. perubahan iklim:
Planting of Rare Trees in the Endemic Rare Tree Planting Program in Indonesia, in 1. Kenaikan Permukaan Laut 1. Sea Level Rise
Synergy with Wika Group, Includes Sonokeling, Kemuning Hutan, Terap Hijau, Belimbing 2. Stress Panas pada Pekerja 2. Heat Stress in Workers
Papua, and Randu Alas. 3. Aksesibilitas Situs 3. Site Accessibility
4. Ketersediaan Sumber Daya Air 4. Water Resource Availability
Risiko Transisi Transition Risks
Program Zero Waste Mengacu pada risiko yang terkait Refer to risks associated with the
Zero Waste Program dengan transisi ekonomi rendah low-carbon economic transition:
karbon:
Inisiatif untuk mengurangi timbulan sampah melalui pemilahan, pemanfaatan 1. Tekanan Investor 1. Tekanan Investor
kembali, dan kerja sama dengan berbagai pihak agar limbah tidak berakhir di tempat 2. Preferensi Konsumen 2. Preferensi Konsumen
pembuangan akhir. 3. Ketidakpastian Regulasi 3. Ketidakpastian Regulasi
WEGE menerapkan Program Zero Waste melalui: 4. Teknologi Baru 4. Teknologi Baru
• Bar Bending Schedule untuk optimalisasi skema potongan besi
• Monitoring waste concrete
• Penggunaan BIM dalam pengendalian dokumen di lapangan Total Konsumsi Air
• Monitoring penggunaan kertas, air, listrik dan BBM
Total Water Consumption
• Penggunaan kertas bekas untuk administrasi internal
• Digitalisasi surat dan administrasi
An initiative to reduce waste generation through sorting, recycling, and collaboration with 43.605.306 m3
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
various parties to prevent waste from ending up in landfills.
WEGE implements the Zero Waste Program through: 43,605,306 m3
• Bar Bending Schedule to optimize the steel cutting scheme
• Monitoring waste concrete
• Use of BIM for field document control Biaya Lingkungan Hidup
WEGE menjadi perusahaan
• Monitoring paper, water, electricity, and fuel usage Environmental Costs konstruksi pertama di Indonesia
• Use of waste paper for internal administration
Rp96.557.394 yang meraih sertifikasi ISO
• Digitizing letters and administration
50001:2018 sebagai bentuk
komitmen dalam pengelolaan
Mencakup biaya untuk energi yang efisien dan
penanaman pohon dan berkelanjutan
Rata-Rata Jam Pelatihan
26,45
upaya konservasi. WEGE became the first
Per Karyawan construction company in
Average Training Hours Rp96,557,394 Indonesia to achieve ISO
Per Employee Jam/Hours Includes costs for tree
50001:2018 certification as a form
of commitment to efficient and
planting and conservation sustainable energy management.
efforts.
Page 17
17
SOSIAL
SOCIAL
Inklusi Keuangan Hak Asasi Manusia Pengembangan Dan Evaluasi Karyawan
Financial Inclusion Human Rights Employee Development and Evaluation
• Modular • Penerapan Respectful Workplace • Rp 586.680.372 miliar Biaya
• SAP Policy (RWP) Pengembangan Kompetensi Karyawan
• ERP WEGE • Tidak terdapat kejadian pelanggaran • 100% Karyawan mendapatkan penilaian
• Building Information Modeling HAM di WIKA Gedung dan evaluasi kinerja dalam rangka
• Modular • Implementation of the Respectful mendukung pengembangan karier
• SAP Workplace Policy (RWP) • Rp586,680,372 billion Employee
• ERP WEGE • No human rights violations occurred Competency Development Costs
• Building Information Modeling at WIKA Gedung • 100% Employees receive performance
assessments and evaluations to support
career development
Realisasi Dana CSR Keberagaman Karyawan Sertifikasi Pekerja Kesetaraan Gender
CSR Fund Realization Employee Diversity Employee Gender Equality
Certification
meningkat
Rp1.218.133. 88,04%
11,96%
an increase
43% karyawan Karyawan Laki-Laki
Rp1.218.133. 21.41% (YoY) tersertifikasi terhadap Male Employees
Jumlah Karyawan
total karyawan
Perempuan terhadap total 11,96%
Building Future Rp208.397.120 karyawan 43% of employees Karyawan Perempuan
Building Hope Rp547.227.280 are certified compared
11.96% of Female Female Employees
Building Nature Rp96.557.394 to total number of
Employees to Total
Building Prosperity Rp53.439.333
Employees
employees. 0 Kasus
Building Wellness Rp29.012.715 non-diskriminasi
Report Rp283.500.000 Cases of Non-Discrimination
Pengukuran dan Penilaian Dampak Program CSR Indeks Kepuasan UMKM Binaan
CSR Program Impact Measurement and Pelanggan Fostered MSMES
Assessment Customer
Satisfaction Index Jumlah UMKM Binaan: 60
• Paud Modular/Preschool Modular: 3.42 Mendukung UMKM, baik dari karyawan internal
• Teras Braga: 4,56 maupun masyarakat eksternal, untuk meningkatkan
• Jasmine Integrated Farming: 6,62 93,30% perekonomian melalui pelatihan, sertifikasi, kesempatan
mengikuti bazaar, dan berbagai kegiatan lainnya.
Angka tersebut dapat diartikan bahwa nilai investasi yang diberikan Melebih target yang Number of Fostered MSMEs: 60
oleh WEGE setiap Rp1 menghasilkan nilai manfaat yang signifikan Supporting MSMEs, both internal employees and
ditetapkan yaitu 87,5%
melalui Program CSR. Artinya program CSR Perseroan memberikan external community, to improve the economy through
93,30% Exceeding the
dampak positif bagi penerima manfaat. training, certification, opportunities to participate in
These figures indicate that every Rp1 invested by WEGE generates target of 87.5%
bazaars, and various other activities.
significant benefits through the CSR Program. This means that the
Company’s CSR program has a positive impact on beneficiaries.
Rata-Rata Jam Keselamatan dan Kontribusi Kepada Masyarakat
Pelatihan per Kesehatan Kerja (K3) Contribution to the Community
Karyawan Occupational Safety
Average Training And Health (OHS) Peluncuran Grand Design CSR sebagai acuan strategis dalam pengelolaan
Hours per Employee program tanggung jawab sosial perusahaan
Launch of the CSR Grand Design as a strategic reference in managing
Jam 22,09 Jam corporate social responsibility programs.
2 Hours 22.09 Hours
Tingkat Turnover Pemberdayaan Disabilitas Empowerment of Persons With Disabilities
Turnover Rate
0 Penerima Manfaat 0 Beneficiaries
• Total Penyandang Disabilitas • Total Persons with Disabilities
7,08% •
•
Total Pelatihan atau Pendampingan
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
•
•
Total Training or Mentoring
Economic Value Generated
Meningkatkan keterampilan dan kualitas hidup Improving the skills and quality of life of persons with
penyandang disabilitas melalui kegiatan pelatihan, disabilities through training, mentoring, and advocacy
pendampingan, dan advokasi dengan memanfaatkan activities by utilizing recycled used goods into products
daur ulang barang bekas menjadi produk bernilai with economic value.
ekonomi.
Page 18
18
TATA KELOLA
GOVERNANCE
SNI ISO 27001:2013 Sistem SNI ISO 50001:2018 Sistem SNI ISO 31000:2018 Sistem SNI ISO 9001:2015 Sistem
Manajemen Keamanan Informasi Manajemen Energi Manajemen Risiko Manajemen Kualitas
SNI ISO 27001:2013 Information SNI ISO 50001:2018 Energy SNI ISO 31000:2018 Risk SNI ISO 9001:2015 Quality
Security Management System Management System Management System Management System
SNI ISO 45001:2018 Sistem SNI ISO 14001:2015 Sistem Sertifikat Penghargaan SNI ISO 37001: 2016 Sistem
Manajemen Kesehatan Dan Manajemen Lingkungan Sistem Manajemen Manajemen Anti Penyuapan
Keselamatan Kerja SNI ISO 14001:2015 Occupational Health and SNI ISO 37001:2016 Anti-
SNI ISO 45001:2018 Occupational Environmental Management Safety Management System Bribery Management System
Health and Safety Management System Award Certificate
System
RATING PENILAIAN IMPLEMENTASI GCG Keberagaman
GCG ASSESSMENT Diversity
31,1 skor/score
• 2 dari 4 anggota Dewan
Komisaris merupakan
95,61 Level 4
Komisaris Independen
Sustainalytics Kategori High Risk* • 1 orang anggota Dewan
Komisaris merupakan
*Skor Sustainalytics Perseroan tercatat sebesar 31,1 Perempuan
dengan kategori High Risk berdasarkan penilaian tahun • 2 of the 4 members of
2023. Penilaian berikutnya dijadwalkan pada Juli 2026, ASEAN Corporate Governance Scorecard Assessment ACGS oleh Board of Commissioners
dengan hasil pemeringkatan terbaru diperkirakan akan IICD (Indonesia Institut for Corporate Directorship) Mencerminkan
diumumkan pada akhir tahun 2026.
are Independent
penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik secara Commissioners
*The Company’s Sustainalytics score was recorded menyeluruh dan sesuai dengan standar internasional.
at 31.1, in the High Risk category, based on the 2023 • 1 member of Board of
ASEAN Corporate Governance Scorecard Assessment ACGS by Commissioners is a woman
assessment. The next assessment is scheduled for
IICD (Indonesia Institute for Corporate Directorship). Reflects the
July 2026, with the latest rating results expected to be
announced by the end of the year. 2026. comprehensive implementation of Good Corporate Governance
principles in accordance with international standards.
Whistleblowing Terbentuknya Membentuk Sistem Kepatuhan Terhadap Hukum
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
System Komite unit khusus Manajemen Compliance With The Law
Tata Kelola penanggung jawab Anti
Terintegrasi Keberlanjutan Penyuapan • Tidak terdapat kasus ketidakpatuhan terhadap
7 Establishment Establishment Anti-Bribery regulasi yang menyebabkan sanksi/denda [GRI 2-27]
• Tidak terdapat kasus korupsi yang terjadi di
of an Integrated of a special unit Management
lingkungan perusahaan
Pelaporan Pelanggaran Governance responsible for System • No cases of non-compliance with regulations
Violation Reports Committee Sustainability resulting in sanctions/fines [GRI 2-27]
• No cases of corruption within the company
Penerbitan Kebijakan Keberlanjutan
Issuance of Sustainability Policy
WIKA Gedung terus memperkuat penerapan prinsip konstruksi berkelanjutan WIKA Gedung continues to strengthen the implementation of sustainable
yang tidak hanya mengejar kinerja bisnis, tetapi juga memastikan terciptanya construction principles that not only pursue business performance but also
nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Nilai tersebut ensure the creation of long-term value for all stakeholders. This value is
diwujudkan melalui integrasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) ke realized through the integration of environmental, social, and governance (ESG)
dalam setiap proses operasional dan strategi bisnis. principles into every operational process and business strategy.
Komitmen ini semakin dipertegas dengan penerbitan Kebijakan Keberlanjutan This commitment is further strengthened by the issuance of WIKA Gedung
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
WIKA Gedung pada tahun 2024 yang telah disahkan oleh Direktur Utama. Sustainability Policy in 2024, which was ratified by the President Director.
Dokumen kebijakan tersebut menjadi pedoman utama yang mengarahkan This policy document serves as the primary guideline guiding all strategic
seluruh langkah strategis keberlanjutan di seluruh lini perusahaan. sustainability initiatives across the company.
Kebijakan keberlanjutan mencakup komitmen untuk: The sustainability policy includes commitments to:
1. Menyediakan produk dan layanan berkualitas tinggi, membangun 1. Providing high-quality products and services, building trustworthy
kemitraan yang dapat dipercaya, dan melaksanakan sistem manajemen partnerships, and implementing an environmental management system
lingkungan di seluruh kegiatan operasional across all operational activities.
2. Mempertimbangkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam 2. Considering the economic, social, and environmental impacts of all
seluruh kegiatan usaha serta menjalankan tanggung jawab pada business activities and fulfilling responsibilities throughout the Construction
Construction Lifecycle Lifecycle.
3. Menjalankan bisnis berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, 3. Conducting business based on the principles of good corporate
etika bisnis, dan kepatuhan terhadap ketentuan hukum governance, business ethics, and compliance with legal requirements.
4. Mengembangkan inovasi guna mendorong pertumbuhan dan menciptakan 4. Developing innovation to drive growth and create sustainable value, while
nilai keberlanjutan, sekaligus mendukung pembangunan sosial dan supporting sustainable social and economic development.
ekonomi yang berkesinambungan 5. Strategically implementing sustainability aspects in all business activities.
5. Mengimplementasikan aspek keberlanjutan secara stratetis dalam setiap
aktivitas bisnis (source: WEGE Sustainability Report 2025, pages 22-23)
Page 19
19
PENGHARGAAN KETERLIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN
AWARDS STAKEHOLDER ENGAGEMENT
WIKA Gedung menyelenggarakan Stakeholder Engagement
Forum 2025 sebagai ruang dialog yang mempertemukan beragam
pemangku kepentingan, baik dari lingkungan internal maupun
eksternal Perusahaan.
WIKA Gedung held the 2025 Stakeholder Engagement Forum as
a dialogue space that brought together various stakeholders, both
internal and external to the Company.
SNI ISO 27001:2013 Sistem
Manajemen Keamanan SNI ISO 50001:2018 Sistem
Informasi Manajemen Energi
SNI ISO 27001:2013 SNI ISO 50001:2018 Energy
Information Security Management System
Management System
SNI ISO 31000:2018 Sistem SNI ISO 9001:2015 Sistem
Manajemen Risiko Manajemen Kualitas
SNI ISO 31000:2018 Risk SNI ISO 9001:2015 Quality
Management System Management System
SNI ISO 45001:2018 Sistem
SNI ISO 14001:2015 Sistem
Manajemen Kesehatan Dan
Manajemen Lingkungan
Keselamatan Kerja
SNI ISO 14001:2015
SNI ISO 45001:2018
Environmental Management
Occupational Health and
System
Safety Management System
Sertifikat Penghargaan
SNI ISO 37001: 2016 Sistem
Sistem Manajemen
Manajemen Anti Penyuapan
Occupational Health and
SNI ISO 37001:2016 Anti-
Safety Management System
Bribery Management System
Award Certificate
Page 20
20
Dukungan Keberlanjutan Melalui Produk Modular WEGE
Sustainability Support through Wege Modular Products
Villa Modular
Konstruksi modular merupakan salah satu inovasi dalam industri Modular construction is one of the innovations in the construction
konstruksi yang memberikan kontribusi nyata terhadap upaya industry that makes a real contribution to sustainability endeavors.
keberlanjutan. Metode ini dikenal lebih ramah lingkungan karena This method is known to be more environmentally friendly because
mampu mengurangi limbah konstruksi, menghemat konsumsi it can reduce construction waste, save energy consumption, and
energi, serta meminimalkan gangguan terhadap lingkungan sekitar, minimize disruption to the surrounding environment, both during
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
baik pada tahap produksi di workshop/pabrik (off-site) maupun the production stage in the workshop/factory (off-site) and during
saat proses pemasangan di lokasi proyek (on-site). the installation process at the project location (on-site).
Sebagai pionir dalam pengembangan konstruksi modular As a pioneer in the development of modular construction in
di Indonesia, WEGE telah memulai pengembangan dan Indonesia, WEGE has started developing and introducing modular
memperkenalkan produk konstruksi modular sejak tahun 2018 construction products since 2018 through the establishment of the
melalui pembentukan Divisi Modular. Inisiatif ini merupakan bagian Modular Division. This initiative is part of the Company’s business
dari strategi transformasi bisnis Perseroan yang berorientasi pada transformation strategy that is oriented towards innovation,
inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan. efficiency, and sustainability.
Lebih dari sekadar inovasi teknis, pengembangan modular WEGE More than just a technical innovation, the development of
juga menjadi tonggak awal dalam integrasi prinsip Environmental, WEGE modular is also an initial milestone in the integration of
Social, and Governance (ESG) ke dalam proses bisnis inti Environmental, Social, and Governance (ESG) principles into the
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Perseroan. Melalui pendekatan Backward Offsite Construction, Company’s core business processes. Through the Backward
produk modular WEGE menawarkan solusi konstruksi yang lebih Offsite Construction approach, WEGE modular products offer more
presisi, cepat, efisien, dan ramah lingkungan. precise, fast, efficient, and environmentally friendly construction
solutions.
Dengan sistem konstruksi yang lebih terencana, terkontrol, dan With a more planned, controlled, and integrated construction
terintegrasi, modular WEGE tidak hanya mendorong efisiensi dari system, WEGE modular not only drives efficiency in terms of time
sisi waktu dan biaya, tetapi juga berkontribusi signifikan dalam and cost, but also contributes significantly to reducing the carbon
mengurangi jejak karbon di seluruh siklus konstruksi. Hal ini sejalan footprint throughout the construction cycle. This is in conformity
dengan komitmen Perseroan dalam mendukung pencapaian target with the Company’s commitment to supporting the achievement
Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060 yang dicanangkan oleh of the Net Zero Emissions (NZE) target by 2060 as initiated by the
Pemerintah Indonesia. Indonesian Government.
Page 21
21
Modular WEGE
WEGE Modular
Offsite Efisiensi Energi Ramah Lingkungan Lokal
Construction Energy Efficiency Environmentally Local
Friendly
1. Kualitas lebih stabil 1. Masa konstruksi cepat 1. Minim limbah & sisa 1. Karya anak bangsa (tim
2. Safety meningkat 2. Tidak banyak alat berat material R&D) internal WEGE
3. Proses pekerjaan energi lebih rendah 2. Minim polusi suara & 2. Mengutamakan pemilihan
material lokal
lebih terukur & Minim 3. Mengurangi emisi gas udara 3. Difabrikasi di workshop
gangguan rumah kaca 17-30% 3. Dapat dipindah & WEGE sendiri
1. More stable quality 1. Fast construction period digunakan kembali 1. The work of children
2. Safety increases 2. Less heavy equipment, 1. Minimal waste & of the nation (WEGE’s
3. More measurable lower energy remaining materials internal R&D team)
work processes with 3. Reduce greenhouse gas 2. Minimal noise & air 2. Prioritize the selection of
minimal disruption emissions by 17-30% pollution local materials
3. Fabricated in WEGE’s
3. Can be moved & reused own workshop
Menurut studi oleh para akademisi dari University of Cambridge According to a study by academics from the University of Cambridge
dan Edinburgh Napier University. Konstruksi Modular menghasilkan and Edinburgh Napier University, Modular construction produces
CO2 41-45% lebih rendah dibanding metode konvensional dalam 41-45% less CO2 than conventional methods of building a house.
membangun rumah.
Mengapa kita harus mengubah cara kita membangun? Why should we change the way we build?
Karena saat ini dibutuhkan bangunan berkelanjutan (Sustainable Today we need sustainable buildings (Sustainable Building) which
Building) yang merupakan konsep desain dan konstruksi yang is a design and construction concept that focuses on reducing
berfokus mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan negative impacts on the environment and increasing the efficiency
dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya (Lean of resource use (Lean Construction).
Construction).
1. Perubahan Iklim
Climate Change
Suhu rata-rata permukaan bumi tahun 2023 meningkat 1,5°C yang berdampak pada kekeringan, kelangkaan air, kebakaran,
naiknya permukaan laut, banjir, pencairan es kutub, bencana badai dan penurunan keanekaragaman hayati. (Sumber : news.
un.org)
The average surface temperature of the Earth rose by 1.5°C by 2023, resulting in droughts, water scarcity, fires, rising sea
level, flooding, melting polar ice caps, catastrophic storms, and a decline in biodiversity. (Source: news.un.org)
2. Tingginya Emisi Industri Konstruksi
High Emissions from the Construction Industry
Bangunan beroperasi dan industri konstruksi menghasilkan 40% emisi CO2 global tahunan. (Sumber : architecture2030.org)
Building operations and construction industry produce 40% of annual global CO2 emissions. (Source: architecture2030.org)
3. Tingginya Sampah Industri Konstruksi
High Level of Construction Industry Waste
Sampah industri konstruksi secara global mencapai 2 miliar metrik ton/tahun. Diperlukan aksi pengurangan limbah. (Sumber :
Global waste generation statistics & facts, 2020)
Globally, the construction industry generates 2 billion metric tons of waste annually. Waste reduction measures are needed.
(Source: Global waste generation statistics & facts, 2020)
Page 22
22
SISTEM MODULAR WEGE WEGE MODULAR SYSTEM
Sistem konstruksi modular WEGE telah melalui serangkaian proses WEGE modular construction system has undergone a series of
riset dan uji dari berbagai aspek serta merupakan karya anak research and testing processes across various aspects and is
bangsa yang patut dibanggakan. Proses Produksi sistem modular a national masterpiece to be proud of. The modular system’s
juga dilakukan dengan tetap mengedepankan kaidah-kaidah yang production process also adheres to applicable standards and has
berlaku dan sudah melalui pengujian. undergone rigorous testing.
WEGE terus berinovasi dalam mengembangkan metode konstruksi WEGE continues to innovate by developing adaptive and sustainable
yang adaptif dan berkelanjutan guna menjawab berbagai tantangan construction methods to address various challenges in the
di industri konstruksi. Saat ini, Perseroan memiliki tiga tipe produk construction industry. Currently, the Company offers three types
modular, yaitu: of modular products:
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 23
23 MOLI (Modular Lite) MOLI (Modular Lite) Sistem konstruksi modular ringan untuk maksimal 2 lantai, dengan Lightweight modular construction system for up to 2 floors, with perakitan tanpa alat berat. Dikirim berupa bagian terkecil atau assembly without heavy equipment. Delivered in the form of the batang rangka. smallest parts or trusses. WG Flatpack WG Flatpack Sistem konstruksi modular cepat dan praktis untuk maksimal 4 Fast and practical modular construction system for up to 4 floors. lantai. Dikirim dalam bentuk panel atau modul lantai, modul atap, Delivered in the form of floor panels or modules, roof modules, kolom dan panel dinding. columns and wall panels
Page 24
24
Volumetrik Volumetrik
Sistem konstruksi modular yang 90% dipabrikasi, untuk bangunan Modular construction system that is 90% prefabricated, for 5
5 lantai ke atas. Studi saat ini sudah mencapai 14 lantai. Dikirim floors buildings and above. Current studies have reached 14 floors.
dalam bentuk 3D satu ruangan lengkap dengan interior dan instalasi Delivered in 3D form of one room complete with interior and MEP
MEP terpasang. installations installed.
MODULAR CIRCULAR MODULAR CIRCULAR
Modular Circular merupakan pendekatan dalam sistem konstruksi Modular Circular is an approach in a modular construction system
modular yang mengedepankan prinsip ekonomi sirkular (circular that emphasizes the principle of a circular economy, namely the
economy), yaitu pemanfaatan sumber daya secara efisien dan efficient and sustainable use of resources through recycling, reuse,
berkelanjutan melalui praktik daur ulang, penggunaan ulang (reuse), and waste reduction practices from the design stage to the end of
dan pengurangan limbah sejak tahap desain hingga akhir siklus the building’s life cycle. This approach not only supports material
hidup bangunan. Pendekatan ini tidak hanya mendukung efisiensi and energy efficiency, but also strengthens the resilience of the
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
material dan energi, tetapi juga memperkuat ketahanan rantai supply chain and reduces the environmental impact of construction
pasok serta menekan dampak lingkungan dari aktivitas konstruksi. activities.
Sebagai bentuk implementasinya, Divisi Modular WEGE As the implementation, WEGE Modular Division collaborates
berkolaborasi dengan berbagai pihak yang kompeten di bidangnya, with various competent parties in their fields, both in terms of
baik dari segi research and development (R&D), pemasaran, research and development (R&D), marketing, environmentally
substitusi material ramah lingkungan, maupun kegiatan publikasi friendly material substitution, as well as publication and knowledge
dan knowledge sharing dalam rangka mengkampanyekan sharing activities in order to campaign for environmentally friendly
konstruksi yang ramah lingkungan (eco-friendly construction). construction (eco-friendly construction).
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 25
25
Program Modular Circular Circular Modular Program
Konstruksi sirkular adalah strategi dimana penggunaan energi Circular construction is a strategy where the energy use and
dan prinsip daur ulang menjadi dasar dalam pemilihan material recycling principles are the basis for selecting materials and
dan metode dengan tujuan menekan penggunaan sumber daya methods with the aim of reducing resource use in an undertaking
dalam upaya mengurangi dampak terhadap iklim dan lingkungan to reduce impacts on climate and environment (Net Zero Emissions).
(Net Zero Emissions).
Reuse and Recycling
Design
Penggunaan kembali dan daur
ulang material
Material reuse and recycling Raw Production
Materials Manufacturing
Remanufacturing
Memperluas pemanfaatan dan daur ulang
bahan melalui perbaikan, renovasi, dan
Circular
Distribution
Economy
produksi ulang Recycling
Expanding the use and recycling of materials
through repair, renovation, and manufacturing
Consumption
Efisiensi Proses Produksi
Mengurangi Penggunaan sumber daya alam
dan memaksimalkan proses Residual Repair / Reuse
Reducing the use of natural resources and
Waste
maximizing processes
Modular Circular
Road to Net Zero Emissions
Page 26
26
PROGRAM SERTIFIKASI NZE (WEGE x DEX) NZE CERTIFICATION PROGRAM (WEGE x DEX)
NZE menjadi prioritas WEGE dalam upaya menghadapi perubahan NZE is a priority for WEGE in its efforts to address climate change.
iklim. Untuk itu, WEGE berkomitmen dalam mengurangi jejak Therefore, WEGE is committed to reducing its carbon footprint
karbon untuk mencapai target NZE. Salah satu langkah penting to achieve its NZE targets. One of the Company’s key steps in
yang dilakukan Perseroan dalam mencapai target tersebut adalah achieving this target is through the NZE certification program.
melalui program sertifikasi NZE.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 27
27
INDONESIA: HOW OPTIMISED DESIGN IN THE CONSTRUCTION INDONESIA: HOW OPTIMIZED DESIGN IN THE CONSTRUCTION
INDUSTRY CAN REDUCE EMISSIONS INDUSTRY CAN REDUCE EMISSIONS
Indonesia: How Optimised The Indonesian company WIKA Gedung reduces emissions
by using less materials in their adapted construction
Design in the construction process. While this is a small contribution in the grand
scheme of things, the combined efforts of enterprises play
industry can reduce a major role in a addressing climate change
emmissions
Using less material by design
The production and processing of metals, minerals, and
WIKA Gedung uses a modular system which many building pa rts are manufactured
other materials is a major contribu tor to climate change, off-site and assembled on-site. This method saves up to 90% of time and uses less
in fact, according to the international Resou rce Panel concrete and steel. This in turn means that the building foundations h ave to
(IRP), it accounts for almost one qua rter of the worldís support less weight and the refore need less concrete as well. The lighter modules
require less steel, while still gua ranteeing a safe and stable structu re that complies
greenhouse gas emissions. Going b eyond energy with standard building codes
re effciently offers both
envir ís key to
achieving the goals of the Paris Agreement
In its 2020 report on resour
CO2e
An example of modular construction
change, IRP set out s even strategies that public and in a two-s torey hospital built by WIKA Gedung, the
modular construction method s aved around one
private sector stakeholders can use to achieve greater third of the concrete used for the foundation of the
structure, as well as 28% of steel compared to a
conventional building. This avoided ~355 t COe
~355 t CO2e*
during construction - an impo rtant contribution to
climate protection. * Equivalent to the GMG Emissions of 48
return flights from Jakarta to Berlin
Using less Fabrication Product lifetime Material
material design Yield Improvement extension Substitution
Approximately
one third of concrete
Enhanced end-of-li fe Move Recovery,
and steel saved
recovery of recycling intensive use remanufacturing
of materials & Reuse of
components
In b Project: Initiati ve Resource E
part of your climate strategies. on behalf of the Federal Ministry for the Environment, Nature
Published by: Deutsche Gesellschaft f¸r Internationale Conservation, Nuclear Sa fety and Consumer Protection (BMUV)
The project is part of the International Climate Initiati ve (IKI)
Zusammenarbeit (GIZ) GmbH Responsible: Elisabeth D¸r r, Head of Division
Register GIZ is responsible for the content of this publication.
Address: Kothener Strafle 2-3, 10963 Berlin, Germany Design/Layout: kippconcept GmbH, Bonn
www.giz.de/en
Studi dilakukan di 4 negara
Studi dilakukan
The study di 4 negara:
was conducted in 4 countries Studi dilakukan di 4 negara: Studi dilakukan di 4 negara:
Argentina Indonesia Mexico Ecuador
Argentina’s Institute for Standardisation and WIKA Gedung (Modular) Rusave CKG Brand
Cer C) How optimized design in the construction How optimized design in the leather indust ry How recycling of material in the construction
How recycling of material in the construction industry can reduce emissions can reduce emissions industry can reduce emissions
industry can reduce emissions Savings 355 t Co2e Savings 3900 kg Co2e Savings 3900 kg Co2e
Savings 21000 t Co2e
Metode konstruksi modular merupakan solusi atas tantangan The modular construction method is a solution to the challenge
tingginya emisi karbon yang dihasilkan oleh sektor konstruksi. of high carbon emissions generated by the construction sector.
Modular WEGE berkomitmen untuk terus mengembangkan metode Modular WEGE is committed to continuing to develop this
ini sebagai bagian dari kontribusi Perseroan dalam mendukung method as part of the Company’s contribution to supporting the
pencapaian target Net Zero Emissions (NZE). Sejalan dengan achievement of the Net Zero Emissions (NZE) target. In line with the
penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), implementation of the Environmental, Social, and Governance (ESG)
konstruksi yang berkelanjutan menjadi fokus utama Modular WEGE principles, a sustainable construction is the main focus of Modular
dalam membangun fondasi bagi kehidupan masa depan yang WEGE in building the foundation for a better future life as well as
lebih baik serta mendorong terciptanya nilai jangka panjang bagi encouraging the creation of long-term value for all stakeholders.
seluruh pemangku kepentingan.
Page 28
28
Pencapaian WEGE 2025
WEGE Achievements in 2025
Capaian Revenue Stream Laba Bersih Tahun Berjalan Total Aset
Revenue Stream Achievements Net Profit for the Year Total Assets
Rp1,62 triliun
trillion
Rp-630,25 Rp4,044
miliar/billion triliun/trillion
1459,81% YoY 31,49% YoY
93,67% 0,19%
Total 0MEFMPMXEW Saldo Kas dan Setara Kas
Total 0MEFMPMX] Cash and Cash Equivalents
3,67% 2,47%
Rp2,073 Rp0,391
triliun/trillion triliun/trillion
3,% YoY 62,05% YoY
Capaian Rasio Keuangan
Financial Ratio Achievements
Marjin Laba Kotor Rasio Lancar Rasio Utang Berbunga Rasio Jumlah Liabilitas
Gross Profit Margin Current Ratio terhadap Ekuitas terhadap Ekuitas
Interest-Bearing Debt Debt to Equity Ratio
to Equity Ratio
8,96% 167,29% 0,18x 1,05x
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
meningkat dibandingkan menurun dibandingkan sama dengan capaian
capaian tahun 2024 capaian tahun 2024 tahun 2024 sebesar
sebesar 8,37% sebesar 175,51% 0,18x
increased compared to decreased compared to unchanged from the
the 2024 achievement of the 2024 achievement of 2024 achievement of
8.37% 175.51% 0.18x
Capaian Perolehan Proyek Perolehan Kontrak Baru Berdasarkan Lini Bisnis
Project Acquisition Achievement New Contract Acquisition by Line of Business
Kontrak Baru Kontrak Dihadapi Konstruksi Industri Modular
New Contracts Order Book Construction Modular Industry
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Rp1.709 Rp5.765 Rp1,654 Rp55,175
triliun/trillion triliun/trillion triliun/trillion miliar/billion
Sebanyak 11 proyek baru
yang diperoleh di tahun 2025
A total of 11 new projects
96.77% 3.23%
acquired in 2025
Page 29
29
Corporate Rating
Net Profit for the Year IdBBB SEHAT
SOUND
Kategori Layak Investasi
Investment Grade Category
Perolehan Kontrak Baru Berdasarkan Pemberi Kerja (Owner)
New Contract Acquisition by Owner
Pemerintah BUMN Swasta
Government State-Owned Enterprises Private Sector
Rp1,464 Rp225,360 Rp18,975
triliun/trillion miliar/billion miliar/billion
85.7% 13.2% 1.1%
Perolehan Kontrak Baru Berdasarkan Jenis Proyek
New Contract Acquisition by Project Type
Perkantoran Residensial Fasilitas Publik Komersial
Offices Residential Public Facilities Commercial
Rp1,143 Rp36 Rp514 Rp15,9
triliun/trillion miliar/billion miliar/billion miliar/billion
66.9% 2.1% 30.1% 0.9%
Dividend Payout Ratio
20% 20% 10% 20% 10%
2021 2022 2023 2024 2025
Page 30
30
Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certifications
PENGHARGAAN DAN PENGAKUAN EKSTERNAL EXTERNAL AWARDS AND RECOGNITION
Anugerah Inovasi Indonesia 2025 CSA Awards 2025 (Outstanding
(Inovasi NETRO) Company in the Infrastructure Sector
Indonesian Innovation Award 2025 & Analyst’s Favorite Nominees)
(NETRO Innovation)
PAEI & CSA Community
IDX Channel
27 November 2025
10 Oktober 2025 November 27, 2025
October 10, 2025
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
ORGANI ZED BY SUPP ORTED BY
1st
AWARD 2025
PENGHARGAAN BINAAN BUMN
BUMN Untuk Negeri,
Membangun UMK M Tangguh
PENGHARGA AN DI BERI K AN K EPADA
JA K A RTA , 2 5 J U N I 2 0 2 5
Ketua Penyelanggara Ketua Komite Penilai
U M K M B U M N AWA R D 2 0 2 5 U M K M B U M N AWA R D 2 0 2 5
I r. S H . S u t a r t o , M I I r. T h e n d r i S u p r i a t n o , M B A .
CEO BUMN Track Founder & Chairman ISVI,
Founder & Chairman CFCD Indonesia
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Brand Paling Populer Kategori Jasa
Konstruksi & Infrastruktur (Anak
Perusahaan BUMN Karya)
Most Popular Brand in the
Construction & Infrastructure Services
Category (Subsidiary of SOE Karya)
The Iconomics
9 Desember 2025
December 9, 2025
Page 31
31
SERTIFIKASI YANG MASIH VALID CERTIFICATIONS IN 2025
BERLAKU DI TAHUN 2025
ISO 9001:2015 – Quality ISO 14001:2015 – Environmental ISO 45001:2018 – Occupational Health
Management System Management System and Safety Management System
Sucofindo Sucofindo Sucofindo
8 Maret 2025 - 7 Maret 2026 8 Maret 2025 - 7 Maret 2026 8 Maret 2025 - 7 Maret 2026
March 8, 2025 - March 7, 2026 March 8, 2025 - March 7, 2026 March 8, 2025 - March 7, 2026
ISO 50001:2018 – Energy ISO 31000:2018 – Risk ISO 37001:2016 – Anti-Bribery
Management System Management Guidelines Management System
Sucofindo Sucofindo Sucofindo
18 Desember 2025 - 7 Maret 2026 17 Februari 2025 - 7 Maret 2026 24 Februari 2025 - 10 Februari 2026
December 18, 2025 - March 7, 2026 February 17, 2025 - March 7, 2026 February 24, 2025 - February 10, 2026
Page 32
32
SMK3 PP RI No. 50 Tahun 2012 – ISO 27001:2022 – Information ISO 21500:2021 – Guidance on
Occupational Safety and Health Security Management System Project Management
Management System
TUV Nord TUV Nord
Sucofindo
15 Desember 2022 - 14 Desember 2025 10 Januari 2025 - 10 Januari 2026
17 Februari 2025 - 7 Maret 2026 December 15, 2022 - December 14, 2025 January 10, 2025 - January 10, 2026
February 17, 2025 - March 7, 2026
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
ISO 19650-1 & 19650-2:2018 –
Building Information Modelling
(BIM) Management System
BSI
8 Mei 2024 - 15 April 2027
Mei 8, 2024 - April 15, 2027
Page 33
33 Jakarta International Stadium (JIS)
Page 34
Ikhtisar Kinerja Performance Highlights
Page 35
“Membangun fondasi kinerja yang adaptif dan berkelanjutan melalui strategi yang terukur dan eksekusi yang disiplin.” “Building a foundation of adaptive and sustainable performance through measurable strategies and disciplined execution.”
Page 36
36 Kilas Kinerja I Performance Highlights
Ikhtisar Data Keuangan Penting
Key Financial Highlights
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Consolidated Statements of Profit or Loss and Other Comprehensive Income
Dinyatakan dalam Miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
In billions of Rupiah, unless otherwise stated
YoY CAGR
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021 2024-2025 2021-2025
Description
(%) (%)
Pendapatan Usaha
1.623,56 3.673,53 3.979,71 2.366,26 3.168,20 (55,82) (15,39%)
Revenue
Jasa Konstruksi
1.520,80 3.368,26 3.782,58 2.084,28 3.089,72 (54,86) (16,24%)
Construction Services
Industri
3,05 237,35 127,38 226,50 38,96 (98,71) (47,10%)
Industry
Konsesi
59,60 67,10 52,87 46,29 17,68 (11,18) 35,50%
Concession
Properti
40,11 0,82 16,88 9,19 21,84 4.790,61 16,41%
Property
Beban Pokok Pendapatan
(1.478,13) (3.366,03) (3.676,50) (2.138,21) (2.897,72) (56,09) -
Cost of Revenues
Laba Kotor
145,42 307,50 303,22 228,05 270,48 (52,71) (14,37%)
Gross Profit
Beban Usaha
(187,45) (114,42) (73,67) (60,93) (58,27) 63,82 33,92%
Operating Expenses
Pendapatan Lainnya
157,98 135,06 123,38 277,99 231,87 16,97 (9,15%)
Other Income
Beban Lainnya
(558,43) (230,45) (120,75) (175,54) (150,63) 142,29 38,76%
Other Expenses
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Beban Keuangan
(17,52) (28,25) (66,40) (56,46) (63,52) (37,99) (27,53%)
Financial Expense
Beban Pajak Penghasilan Final
(39,06) (96,41) (114,63) (66,43) (96,75) (59,48) (20,29%)
Final Income Tax Expense
Bagian Laba (Rugi) Entitas
Asosiasi (18,24) (4,79) (14,62) 1,39 0,00 280,58 -
Share in Profit (Loss) on Associate
Bagian Laba Ventura
Bersama
(112,95) 99,66 10,77 80,73 83,05 (213,34) -
Share in Profit on Joint
Venture
Laba (Rugi) Selisih Kurs
0,01 0,06 (0,78) 1,46 0,25 (85,96) (55,28%)
Foreign Exchange Gain (Loss)
Laba sebelum pajak
penghasilan (630,25) 67,96 46,50 230,26 216,48 (1.027,49 -
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Profit before income tax
Manfaat (Beban) Pajak
Penghasilan
0,00 0,00 0,00 0,00 (0,09) - (100,00%)
Income tax benefit
(expenses)
Laba Tahun Berjalan
(630,25) 67,96 46,50 230,26 216,39 (1.027,49) -
Profit for the year
Laba (Rugi) Komprehensif
Lain Setelah Pajak
2,32 (11,35) (4,60) 1,89 1,02 120,47 22,81%
Other Comprehensive Profit (Loss)
After Tax
Jumlah Laba
Komprehensif Tahun Berjalan
(627,93) 56,60 41,90 232,15 217,41 (1.209,42) -
Total Comprehensive
Profit for the Year
Page 37
37
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Consolidated Statements of Profit or Loss and Other Comprehensive Income
Dinyatakan dalam Miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
In billions of Rupiah, unless otherwise stated
YoY CAGR
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021 2024-2025 2021-2025
Description
(%) (%)
Laba Tahun Berjalan Yang Dapat Diatribusikan kepada:
Profit for the Year Attributable to:
Pemilik Entitas Induk
Equity Holders of The (630,36) 67,89 46,70 230,06 213,88 (1.028,46) -
Parent Entity
Kepentingan Non
Pengendali 0,11 0,07 (0,20) 0,20 2,51 65,80 -
Non Controlling Interest
Jumlah
(630,25) 67,96 46,50 230,26 216,39 (1.027,49) -
Total
Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan Yang Dapat Diatribusikan kepada:
Total Comprehensive Income for the Year Attributable to:
Pemilik Entitas Induk
Equity Holders of The (628,04) 56,54 42,11 231,95 214,90 (1.210,87) -
Parent Entity
Kepentingan Non
Pengendali 0,11 0,07 (0,20) 0,20 2,51 65,80 -
Non Controlling Interest
Jumlah
(627,93) 56,60 41,90 232,15 217,41 (1.209,42) -
Total
Laba bersih per Saham
(Rupiah penuh)
(65,86) 7,09 4,88 24,03 22,34 (1.028,77) -
Net Income Per Share (in full
Rupiah)
Pendapatan Segmen Usaha Pendapatan Segmen Jasa Konstruksi
Business Segment Revenue Construction Services Segment Revenue
(miliar Rupiah) (billion Rupiah) (miliar Rupiah) (billion Rupiah)
3.782,58
CAGR CAGR
3.979,71
3.368,26
2021-2025 2021-2025
3.673,53
3.089,72
-15,39% (16,24%)
3.168,20
2024-2025 2024-2025
(YoY) (YoY)
2.366,26
(55,82) (54,86)
2.084,28
1.520,80
1.623,56
2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025
Page 38
38 Kilas Kinerja I Performance Highlights
Pendapatan Segmen Industri Pendapatan Segmen Konsesi
Revenue from the Industrial Segmen Revenue from the Concession Segment
(miliar Rupiah) (billion Rupiah) (miliar Rupiah) (billion Rupiah)
237,35
226,50
CAGR
67,10
CAGR 2021-2025
2021-2025
35,50%
59,60
35,50%
52,87
2024-2025
2024-2025 (YoY)
46,29
(YoY)
127,38
(11,18)
(11,18)
17,68
38,96
3,05
2021 2022 2023 2024 2025 2024 2024 2023 2024 2025
Pendapatan Segmen Properti Beban Pokok Pendapatan
Revenue from Properti Segment Cost of Revenues
(miliar Rupiah) (billion Rupiah) (miliar Rupiah) (billion Rupiah)
40,11
2021 2022 2023 2024 2025
CAGR CAGR
-2.897,72
-2.138,21
-3.676,50
-3.366,03
2021-2025 2021-2025
16,41% -
21,84
-1.478,13
2024-2025 2024-2025
(YoY) (YoY)
16,88
4.790,61 (56,09)
9,19
0,82
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
2021 2021 2023 2024 2025
Laba Kotor Laba Tahun Berjalan
Gross Profit Profit for the year
(miliar Rupiah) (billion Rupiah) (miliar Rupiah) (billion Rupiah)
307,50
303,22
CAGR CAGR
270,48
2021-2025 2021-2025
230,26
228,05
145,42
(14,37%) -
213,88
2024-2025 2024-2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
(YoY) (YoY)
67,96
(52,71%) (1.027,49)
46,50
2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025
-630,25
Page 39
39
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Consolidated Statement of Financial Position
Dinyatakan dalam Miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
In billions of Rupiah, unless otherwise stated
YoY CAGR
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021 2024-2025 2021-2025
Description
(%) (%)
Total Aset Lancar
2.991,15 4.414,67 4.261,07 3.979,84 4.456,58 (32,25) (9,54)
Total Current Assets
Kas dan Setara Kas
391,13 1.030,73 1.036,43 916,34 1.467,87 (62,05) (27,78)
Cash and Cash Equivalents
Total Aset Tidak Lancar
1.052,66 1.312,60 1.300,46 1.444,59 1.517,42 (19,81) (8,82)
Total Non-Current Assets
Penyertaan Saham
3,55 3,55 3,55 127,30 127,30 0,00 (50,05)
Investment in Shares
Properti Investasi
259,57 259,41 259,41 258,19 258,19 0,06 0,13
Investment Properties
Aset Tetap
38,94 47,48 71,32 93,03 142,14 (17,98) (27,98)
Fixed Assets
Investasi Pada Entitas Asosiasi
- 18,24 23,03 37,65 0,00 - -
Investment in Associates
Investasi Pada Ventura Bersama
335,32 519,35 505,44 524,94 512,81 - (10,18)
Investment in Joint Ventures
Total Aset
4.043,81 5.727,27 5.561,53 5.424,43 5.974,00 (35,44) (9,29)
Total Assets
Total Liabilitas Jangka Pendek
1.733,97 2.515,36 2.205,58 2.007,72 3.062,98 (29,40) (13,52)
Total Current Liabilities
Total Liabilitas Jangka Panjang
338,59 605,95 797,21 876,70 529,43 (31,06) (10,59)
Total Non-Current Liabilities
Total Liabilitas
2.072,56 3.121,30 3.002,79 2.884,42 3.592,41 (44,12) (12,99)
Total Liabilities
Total Ekuitas
1.971,25 2.605,97 2.558,74 2.540,01 2.381,59 (33,60) (4,61)
Total Equity
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada:
Equity Attributable to:
Pemilik Entitas Induk
Equity Holders of The Parent 1.969,13 2.603,97 2.556,81 2.537,87 2.346,11 (24,38) (4,32)
Entity
Kepentingan Non Pengendali
2,12 2,00 1,93 2,13 35,48 6,00 (47,45)
Non Controlling Interest
Total Liabilitas dan Ekuitas
4.043,81 5.727,27 5.561,53 5.424,43 5.974,00 (29,40) (9,29)
Total Liabilitas dan Ekuitas
Page 40
40 Kilas Kinerja I Performance Highlights
Total Aset Total Liabilitas
Total Assets Total Liabilities
(miliar Rupiah) (billion Rupiah) (miliar Rupiah) (billion Rupiah)
3.592,41
5.974,00
CAGR CAGR
3.002,79
3.121,30
2021-2025 2021-2025
2.884,42
(9,29) (12,99)
5.727,27
2.072,56
2024-2025 2024-2025
(YoY) (YoY)
4.043,81
(29,40) (33,60)
5.561,53
5.424,43
2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025
Total Ekuitas Investasi Pada Entitas Asosiasi
Total Equities Investment in Associates
(miliar Rupiah) (billion Rupiah) (miliar Rupiah) (billion Rupiah)
37,65
2.605,97
2.540,01
2.558,74
2.381,59
CAGR CAGR
2021-2025 2021-2025
1.971,25
(4,61)
23,03 -
2024-2025 2024-2025
(YoY)
18,24
(YoY)
(24,36)
2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Investasi Pada Ventura Bersama
Investment in Joint Ventures
(miliar Rupiah) (billion Rupiah)
CAGR
524,94
2021-2025
(10,18)
519,35
505,44
2024-2025
(YoY)
335
512,81
(35,44)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
2021 2022 2023 2024 2025
Page 41
41
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Consolidated Statements of Cash Flows
Dinyatakan dalam Miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
Dinyatakan dalam Miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
YoY CAGR
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021 2024-2025 2021-2025
Description
(%) (%)
Arus Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan Untuk)
Aktivitas Operasi
(445,15) (256,58) 567,74 (597,87) 103,33 (73,49) -
Net Cash Flows Provided by (Used in)
Operating Activities
Arus Kas Neto Diperoleh dari
(Digunakan Untuk) Aktivitas Investasi
136,91 71,04 18,08 81,29 (97,36) 92,71 -
Net Cash Flows Provided by (Used in)
Investing Activities
Arus Kas Neto Diperoleh dari
(Digunakan Untuk) Aktivitas
Pendanaan (331,38) 179,76 (464,95) (36,40) (46,34) (284,33) 63,53%
Net Cash Flows Provided by (Used in)
Financing Activities
Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan
Setara Kas
(639,61) (5,79) 120,87 (552,99) (40,37) (10.944,21) 99,51%
Net (Decrease) Increase in Cash and
Cash Equivalents
Pengaruh Perubahan Kurs Valuta
Asing Kas dan Setara Kas
0,01 0,09 (0,78) 1,46 0,25 (88,89) (55,28%)
Effect of Foreign Exchange Rate
Changes in Cash and Cash Equivalents
Saldo Kas dan Setara Kas Pada Awal
Tahun
1.030,73 1.036,43 916,34 1.467,87 1.508,00 (0,55) (9,07%)
Balance of Cash and Cash Equivalents at
Beginning of Year
Saldo Kas dan Setara Kas Pada Akhir
Tahun
391,13 1.030,73 1.036,43 916,34 1.467,87 (62,05) (28,15%)
Balance of Cash and Cash Equivalents at The End
of Year
Saldo Kas dan Setara Kas Pada Akhir Tahun Saldo Kas dan Setara Kas Pada Awal Tahun
Balance of Cash and Cash Equivalents at The End of Year Balance of Cash and Cash Equivalents at Beginning of Year
(miliar Rupiah) (billion Rupiah) (miliar Rupiah) (billion Rupiah)
1.508,00
1.508,00
CAGR CAGR
1.467,87
1.467,87
2021-2025 2021-2025
(9,07%) (28,15%)
2024-2025 2024-2025
1.036,43
1.036,43
1.030,73
(YoY) (YoY)
916,34
916,34
(0,55) (62,05)
391
2024 2024 2024 2024 2025 2024 2024 2024 2024 2025
Page 42
42 Kilas Kinerja I Performance Highlights
Rasio Keuangan dan Rasio Penting Lainnya
Financial Ratios and Other Important Ratios
YoY CAGR
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021 2024-2025 2021-2025
Description
(%) (%)
Rasio Likuiditas (%)
Liquidity Ratio (%)
Rasio Kas
22,54 40,98 46,99 45,64 47,92 (45,01) (17,18%)
Cash ratio
Rasio Cepat
129,58 161,59 174,99 179,75 134,94 (19,81) (1,01%)
Quick Ratio
Rasio Lancar
172,52 175,51 193,20 198,23 145,50 (1,70) 4,35%
Current ratio
Rasio Solvabilitas (kali)
Solvability Ratio (times)
Rasio Jumlah Liabilitas terhadap Ekuitas
1,05 1,20 1,17 1,14 1,51 (12,50) (8,68%)
Debt to equity ratio (DER)
Rasio Jumlah Liabilitas terhadap Aset
0,51 0,55 0,54 0,53 0,60 (7,27) (3,98%)
Debt to total assets ratio (DAR)
Rasio Utang Berbunga terhadap Ekuitas
0,07 0,18 0,09 0,24 0,22 (61,11) (24,90%)
Gearing Ratio
Rasio Utang Berbunga terhadap EBITDA
(0,27) 1,64 0,86 1,64 1,42 (19,1) (211.07%)
Debt to EBITDA
Rasio EBITDA terhadap Interest
31 9,84 3,93 6,49 5,93 21,16 90.47%
EBITDA to Interest
Rasio Ekuitas terhadap Jumlah Aset
0,49 0,45 0,46 0,47 0,40 8,89 5,20%
Total equity to total assets ratio
Rasio Aktivitas
Activity Ratio
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Kolektibilitas Piutang (hari)
52 54,17 63,83 83,15 65,05 (4,00) (5,44%)
Collection Period (days)
Perputaran Total Aset (kali)
0,4 0,64 0,72 0,44 0,53 (37,50) (6,79%)
Total Assets Turnover (times)
Perputaran Modal Kerja (kali)
1,2 1,93 1,94 1,20 2,27 (37,82) (14,73%)
Working Capital Turnover (times)
Rasio Profitabilitas (%)
Profitability Ratio (%)
Imbal Hasil terhadap Ekuitas
(31,96) 2,61 1,82 9,07 9,09 (1.324,52) -
Return on Equity (ROE)
Imbal Hasil terhadap Aset
(15,58) 1,19 0,84 4,24 3,62 (1.409,24) -
Return on Assets (ROA)
Imbal Hasil terhadap Investasi
(21,09) 2,99 3,47 6,60 3,85 - -
Return on Investment (ROI)
Marjin (%)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Margin (%)
Marjin Laba Kotor
8,96 8,37 7,62 9,64 8,54 7,05 1,21%
Gross profit margin (GPM)
Marjin Laba Usaha
(2,58) 5,26 5,77 7,06 6,70 (149,05) -
Operating Profit Margin (OPM)
Marjin Laba Bersih
(38,82) 1,85 1,17 9,73 6,83 (2.198,92) -
Net profit margin (NPM)
Page 43
43
Rasio Lancar Rasio Utang Berbunga terhadap Ekuitas
Current ratio Gearing Ratio
(%) (Kali) (Kali)
175,52
CAGR CAGR
2021-2025 2021-2025
0,24
198,23
4,35% (24,90%)
193,20
0,22
175,51
2024-2025 2024-2025
0,18
(YoY) (YoY)
145,50
(1,70) (61,11)
0,09
0,07
2024 2024 2024 2024 2025 2024 2024 2024 2024 2025
Rasio Jumlah Liabilitas terhadap Ekuitas Imbal Hasil terhadap Ekuitas
Debt to equity ratio (DER) Return on Equity (ROE)
(Kali) (Kali) (%)
1,51
CAGR CAGR
2021-2025 2021-2025
(8,68%) -
1,20
1,17
1,14
2024-2025 2024-2025
(YoY) (YoY)
(12,50) (1.324,52)
1,05
9,07
9,09
2,61
1,82
2024 2024 2024 2024 2025 2024 2024 2024 2024 2025
-31,96
Marjin Laba Kotor Marjin Laba Bersih
Gross profit margin (GPM) Net profit margin (NPM)
(%) (%)
9,64
8,96
CAGR CAGR
2021-2025 2021-2025
8,54
8,37
1,21% -
7,62
2024-2025 2024-2025
(YoY) (YoY)
(2.198,92)
7,05
9,73
6,83
1,85
1,17
2024 2024 2024 2024 2025 2024 2024 2024 2024 2025
-38,82
Page 44
44 Kilas Kinerja I Performance Highlights
Ikhtisar Operasional
Operational Highlights
Kinerja Operasional Berdasarkan Segmen Usaha
Operational Performance By Business Segment
Dinyatakan dalam Miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
in billions of Rupiah, unless otherwise stated
YoY CAGR
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021 2024-2025 2021-2025
Description
(%) (%)
Kontrak Baru
New Contracts
Nilai Kontrak Proyek Baru
Berdasarkan Segmen Usaha
1.709,095 2.715,42 5.134,33 5.466,95 2.761,84 (37.06%) (502.2%)
New Project Contract Value
Based on Business Segment
Konstruksi
1.653,92 2.102,23 5.045,80 4.943,09 2.123,45 (21.33%) (442.2%)
Construction
Konsesi & Properti/Investasi
Consessions & Property/ 0,00 0,00 72,07 55,49 39,95 0.00% (309.1%)
Investments
Industri - Modular
55,17 613,19 16,46 451,01 205,63 (91.00%) (372.6%)
Industry - Modular
Industri - WIKA Pracetak
Gedung*
0,00 0,00 0,00 17,36 392,81 0.00% (430.2%)
Industry - WIKA Pracetak
Gedung*
Kontrak Lama
Carry Over
Nilai Kontrak Proyek Lama
Berdasarkan Segmen Usaha
5.765,24 6.294,06 6.955,16 7.549,41 10.183,15 (8.40%) (635.9%)
Value of Carry Over Contracts
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Based on Business Segment
Konstruksi
5.697,796 6.202,42 6.781,81 7.282,55 9.869,48 (8.14%) -(629.7%)
Construction
Konsesi & Properti/Investasi
Consessions & Property/ 99,71 70,45 0,00 0,00 0,00 41.53% 151.0%
Investments
Industri- Modular
57,73 21,19 173,35 167,41 0,74 172.44% 124.5%
Industry- Modular
Industri - WIKA Pracetak
Gedung*
Industri - WIKA Pracetak
00 0,00 0,00 99,45 312,93 0.00% (415.6%)
Gedung*
Industry - WIKA Pracetak
Gedung*
* Pada 25 Juli 2022, Perseroan menjual 2% kepemilikan saham pada WIKA Pracetak Gedung (WPG) kepada PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), sehingga kepemilikan
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Perseroan berkurang dari 51% menjadi 49%. Perubahan ini mengubah status WPG dari Entitas Anak menjadi Entitas Asosiasi, yang berdampak pada pencatatan perolehan
kontrak secara konsolidasian.
* On July 25, 2022, the Company sold 2% of its shares in WIKA Pracetak Gedung (WPG) to PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), reducing the Company’s ownership from 51%
to 49%. This change changed WPG’s status from a Subsidiary to an Associated Entity, which impacted the recording of contract acquisitions on a consolidated basis.
Page 45
45
Kinerja Operasional Berdasarkan Pemberi Kerja (Owner)
Operational Performance By Owner
Dinyatakan dalam Miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
in billions of Rupiah, unless otherwise stated
YoY CAGR
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021 2024-2025 2021-2025
Description
(%) (%)
Kontrak Baru
New Contracts
Nilai Kontrak Proyek Baru Berdasarkan
Pemberi Kerja (Owner)
1.709,095 2.715,42 5.134,33 5.466,95 2.761,84 (37.1%) (502.2%)
New Project Contract Value Based on
Owner
Pemerintah
1.464,76 1.679,66 4.463,44 2.047,09 1.263,51 (12.8%) 188.9%
Government
BUMN
225,36 597,88 256,82 954,30 437,45 (62.3%) (391.9%)
SOE
Swasta
18,98 437,89 414,07 2.465,56 1.060,88 (95.7%) (501.4%)
Private
Kontrak Lama
Carry Over
Nilai Kontrak Proyek Lama
Berdasarkan Pemberi Kerja (Owner)
5.765,24 6.294,06 6.955,16 7.549,41 10.183,15 (8.4%) (635.9%)
Carry Over Contract Value Based on
Owner
Pemerintah
3.578,07 4.281,63 1.650,54 890,20 1.609,63 (16.4%) 355.9%
Government
BUMN
1.447,79 1.063,32 2.207,61 4.362,34 6.180,43 36.2% (643.3%)
SOE
Swasta
739,37 949,11 3.097,01 2.296,87 2.393,09 (22.1%) (540.2%)
Private
Kinerja Operasional Berdasarkan Jenis Proyek
Operational Performance By Type of Projects
Dinyatakan dalam Miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
in billions of Rupiah, unless otherwise stated
YoY CAGR
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021 2024-2025 2021-2025
Description
(%) (%)
Kontrak Baru
New Contracts
Nilai Kontrak Proyek Baru
Berdasarkan Jenis Proyek
1.709,095 2.715,42 5.134,33 5.466,95 2.761,84 39.7% 299.6%
New Project Contract Values by
Project Type
Perkantoran
1.142,69 817,68 994,45 1.617,43 123,48 (94.8%) (488.2%)
Office
Residensial
36,20 702,52 1.951,88 398,98 917,87 (57.0%) (492.9%)
Residential
Fasilitas Publik
514,28 1.195,22 2.105,68 2.957,15 1.450,33 - (402.7%)
Public Facilities
Komersial
15,93 0,00 82,32 493,39 270,16 39.7% 299.6%
Commercial
Page 46
46 Kilas Kinerja I Performance Highlights
Kinerja Operasional Berdasarkan Jenis Proyek
Operational Performance By Type of Projects
Dinyatakan dalam Miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
in billions of Rupiah, unless otherwise stated
YoY CAGR
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021 2024-2025 2021-2025
Description
(%) (%)
Kontrak Lama
Carry Over
Nilai Kontrak Proyek Lama
Berdasarkan Jenis Proyek
5.765,24 6.294,06 6.955,16 7.549,41 10.183,15 (8.4%) (635.9%)
Carry Over Projects Value by
Project Types
Perkantoran
2.502,30 1.626,86 1.269,27 222,22 996,94 53.8% 332.0%
Office
Residensial
36,20 2.703,32 2.614,30 5.253,43 5.790,31 (46.4%) (634.0%)
Residential
Fasilitas Publik
514,29 1.878,31 2.607,45 2.004,56 3.184,25 (7.4%) (528.5%)
Public Facilities
Komersial
15,93 85,57 464,14 69,20 211,65 (12.6%) (367.5%) v
Commercial
Kinerja Operasional Secara Keseluruhan
Overall Operational Performance
Dinyatakan dalam Miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
in billions of Rupiah, unless otherwise stated
YoY CAGR
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021 2024-2025 2021-2025
Description
(%) (%)
Kinerja Operasional (Rp Miliar)
Operational Performance (Rp Billion)
Kontrak Baru
1.709,10 2.715,42 5.134,33 5.466,95 2.761,84 (37.1%) (502.2%)
New Contracts
Kontrak Lama
4.056,14 6.294,06 6.955,16 7.549,41 10.183,15 (35.6%) (672.1%)
Carry Over
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Kontrak Dihadapi
5.765,24 9.009,48 12.089,49 13.016,36 12.944,99 (36.0%) (690.5%)
Order Book
Rasio Order Book Burn Rate to Revenue (Kali | Times)
Kontrak Dihadapi
5.765,24 9.009,48 12.089,49 13.016,36 12.944,99 (36.0%) (690.5%)
Order Book
Jumlah Pendapatan
2.173,89 5.104,87 4.375,23 3.201,61 4.693,30 (57.4%) (578.9%)
Total Revenue
Pendapatan Non-JO (Joint
Operation) 550,33 3.673,53 3.979,71 2.366,26 3.168,20 (85.0%) (582.6%)
Revenues Non JO (Joint Operation)
Pendapatan JO (Joint Operation)
1.623,56 1.431,35 395,52 835,35 1.525,10 13.4% 150.4%
Revenues JO (Joint Operation)
Rasio Order Book Burn Rate to
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
37,71% 56,66% 36,19% 24,60% 36,26% (33.5%) (57.1%)
Revenue
Page 47
47
Kinerja Perolehan Proyek
Project Revenue Performance
(miliar Rupiah) (billion Rupiah)
13.016,36
12.944,99
12.089,49
Kontrak Baru
New Contract
5.765,24
5.466,95
10.183,15
5.466,95
5.134,33
Kontrak Lama
9.009,48
4.056,14
Carry Over
2.761,84
2.715,42
6.955,16
Kontrak Dihadapi
6.294,06
Order Book
1.709,10
2021 2021 2021 2022 2022 2022 2023 2023 2023 2024 2024 2024 2025 2025 2025
Rasio Order Book Burn Rate to Revenue
Rasio Order Book Burn Rate to Revenue
(miliar Rupiah) (billion Rupiah)
9.009,48
12.944,99
13.016,36
12.089,49
Kontrak Dihadapi
56,66%
5.765,24
56,66%
Order Book
4.693,30
36,26%
36,19%
Jumlah Pendapatan
3.201,61
4.375,23
5.104,87
Total Revenue
24,60%
Rasio Order Book
2.173,89
Burn Rate to Revenue
2021 2021 2022 2022 2023 2023 2024 2024 2025 2025
Kinerja Operasional Berdasarkan Pemberi Kerja (Owner)
Operational Performance Based On Employer (Owner)
Kontrak Baru New Contracts
(miliar Rupiah) (billion Rupiah)
2.465,56
4.463,44
2.047,09
1.679,66
1.464,76
1.263,51
1.060,88
954,3
256,82
414,07
597,88
437,89
437,45
225,36
18,98
2021 2021 2021 2022 2022 2022 2023 2023 2023 2024 2024 2024 2025 2025 2025
Kontrak Lama Carry Over
(miliar Rupiah) (billion Rupiah)
Pemerintah
Government
BUMN
SOE
Swasta
6.180,43
Private
3.097,01
2.393,09
2.296,87
2.207,61
4.362,34
1.609,63
4.281,63
1.650,54
1.447,79
1.063,32
3.578,07
949,11
890,2
739,37
2021 2021 2021 2022 2022 2022 2023 2023 2023 2024 2024 2024 2025 2025 2025
Page 48
48 Kilas Kinerja I Performance Highlights
Kinerja Operasional Berdasarkan Jenis Proyek
Operational Performance by Project Type
Kontrak Baru New Contracts
(miliar Rupiah) (billion Rupiah)
2.957,15
2.105,68
1.951,88
1.617,43
1.450,33
1.195,22
1.195,22
994,45
917,87
817,68
817,68
702,52
702,52
493,39
270,16
398,98
123,48
82,32
0
0
Perkantoran
Office
2021 2021 2021 2021 2022 2022 2022 2022 2023 2023 2023 2023 2024 2024 2024 2024 2025 2025 2025 2025 Residensial
Residential
Fasilitas Publik
Public Facilities
Kontrak Lama Carry Over
Komersial
Commercial
(miliar Rupiah) (billion Rupiah)
5.790,31
3.184,25
5.253,43
2.703,32
2.614,30
2.607,45
2.703,32
1.878,31
2.004,56
1.878,31
1.626,86
1.626,86
1.269,27
996,94
211,65
464,14
222,22
69,20
85,57
85,57
2021 2021 2021 2021 2022 2022 2022 2022 2023 2023 2023 2023 2024 2024 2024 2024 2025 2025 2025 2025
Ikhtisar Organisasi
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Organizational Highlights
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
Jumlah Karyawan
460 500 525 558 569
Total Employee
95,61** 90,49**
(sangat baik) (sangat baik) 89,61* 89,61 88,03
(very good) (very good) (sangat baik) (sangat baik) (sangat baik)
Penilaian Penerapan GCG
(very good) (very good) (very good)
GCG Assessment Score
ASEAN Corporate ASEAN Corporate
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Governance Governance SK-16/S.MBU/2012 SK-16/S.MBU/2012 SK-16/S.MBU/2012
Scorecard Scorecard
Penilaian Kepuasan Pelanggan
93,30% 93,39% 93,50% 94,85% 94,12%
Customer Satisfaction Index Score
*) Sehubungan dengan diterbitkannya Salinan Keputusan Sekretaris Kementerian BUMN RI No. SK-12/S.MBU/08/2023 tanggal 16 Agustus 2023 tentang Pencabutan Keputusan
Sekretaris Kementerian BUMN No. SK-16/S.MBU/2012 mengenai Indikator/Parameter Penilaian dan Evaluasi atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate
Governance) pada BUMN, serta belum adanya keputusan pengganti yang ditetapkan, maka Perseroan tidak melaksanakan assessment penerapan GCG untuk Tahun Buku 2022
yang seharusnya dilaksanakan pada tahun 2023.
*) In connection with the issuance of a copy of the Decree of Secretary of Ministry of SOE of Republic of Indonesia No. SK-12/S.MBU/08/2023 dated August 16, 2023 concerning
the Revocation of the Decree of Secretary of Ministry of SOE No. SK-16/S.MBU/2012 concerning Indicators/Parameters for Assessment and Evaluation of the Implementation of
Good Corporate Governance in State-Owned Enterprises, and the absence of a replacement decision, the Company did not carry out an assessment of GCG implementation for
the 2022 Fiscal Year that should have been carried out in 2023.
**) Pada Tahun Buku 2024, Perseroan melaksanakan assessment penerapan GCG untuk Tahun Buku 2023 dengan mengacu pada indikator/Parameter Penilaian ASEAN Corporate
Governance Scorecard.
**) In the 2024 Fiscal Year, the Company carried out an assessment of GCG implementation for 2023 Fiscal Year by referring to the indicators/Assessment Parameters of the
ASEAN Corporate Governance Scorecard.
Page 49
49
Ikhtisar Saham
Shares Information
KODE SAHAM I STOCK CODE
WEGE
WEGE telah tercatat dan memperdagangkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sejak 30 November 2017.
WEGE has been listed and traded its shares on the Indonesia Stock Exchange since November 30, 2017.
Perseroan telah melaksanakan Penawaran Umum Perdana (Initial The Company has conducted an Initial Public Offering (IPO) with
Public Offering/IPO) dengan menawarkan sebanyak 2.872.000.000 a total of 2,872,000,000 common shares offered to the public,
saham biasa kepada masyarakat, yang dinyatakan efektif berdasarkan which has been declared effective in accordance with the Decree
Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. of Board of Commissioners of the Financial Services Authority
S-444/D.04/2017 tanggal 20 November 2017. Selanjutnya, saham No. S-444/D.04/2017 dated November 20, 2017. Furthermore, the
Perseroan resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 30 shares were listed on the Indonesia Stock Exchange on November
November 2017 dengan kode saham WEGE. Informasi lebih lanjut 30, 2017 with the stock code WEGE. Further information regarding
mengenai pelaksanaan penawaran umum tersebut disajikan pada the public offering can be found in the Company Profile Chapter
Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. in this Annual Report.
INFORMASI KINERJA SAHAM INFORMATION ON SHARES PERFORMANCE
Harga Saham (Rp) Jumlah Saham Kapitalisasi
Volume
Share Prices (Rp) Beredar Pasar
Transaksi
(juta lembar) (Rp-miliar)
2025 (Saham)
Number of Shares Market
Transaction
Pembukaan Tertinggi Terendah Penutupan Outstanding Capitalization
Volume (shares)
Opening Highest Lowest Closing (million shares) (Rp-billion)
Triwulan I
66 71 56 56 9,572 92,889,800 536.03
1st Quarter
Triwulan II
53 54 51 52 9,572 22,076,500 497.74
2nd Quarter
Triwulan III
72 73 70 70 9,572 15,270,200 670.04
3rd Quarter
Triwulan IV
68 75 67 70 9,572 4,196,100 670.04
4th Quarter
Harga Saham (Rp) Jumlah Saham Kapitalisasi
Volume
Share Prices (Rp) Beredar Pasar
Transaksi
(juta lembar) (Rp-miliar)
2024 (Saham)
Number of Shares Market
Transaction
Pembukaan Tertinggi Terendah Penutupan Outstanding Capitalization
Volume (shares)
Opening Highest Lowest Closing (million shares) (Rp-billion)
Triwulan I
81 82 80 80 9.572 2.225.400 765,76
1st Quarter
Triwulan II
57 59 56 58 9.572 1.223.800 555,18
2nd Quarter
Triwulan III
83 86 82 86 9.572 13.228.100 823,19
3rd Quarter
Triwulan IV
63 64 62 64 9.572 247.100 612,61
4th Quarter
Page 50
50 Kilas Kinerja I Performance Highlights
DATA GRAFIK PERGERAKAN HARGA, WEGE STOCK PRICE, VOLUME AND
VOLUME DAN KAPITALISASI PASAR MARKET CAPITALIZATION MOVEMENT
SAHAM WEGE TAHUN 2024-2025 CHART DATA FOR 2024-2025
Harga Kapitalisasi Pasar
Volume
Price (Rp) Market Capitalization (Rp)
Januari
60 65,124,600 574,320,000,000
January
Februari
50 87,730,700 478,600,000,000
February
Maret
56 300,032,100 536,032,000,000
March
April 61 203,077,700 583,892,000,000
Mei
64 122,596,700 612,608,000,000
May
Juni
52 115,724,000 497,744,000,000
June
2025
Juli
51 216,652,700 488,172,000,000
July
Agustus
61 1,621,257,600 583,892,000,000
August
September 70 3,044,333,900 670,040,000,000
Oktober
65 2,041,244,800 622,180,000,000
October
November 68 299,489,500 650,896,000,000
Desember
70 1,120,440,700 670,040,000,000
December
Harga Kapitalisasi Pasar
Volume
Price (Rp) Market Capitalization (Rp)
Januari
78 2.388.100 746.616.000.000
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
January
Februari
81 5.180.200 775.332.000.000
February
Maret
80 2.225.400 765.760.000.000
March
April 71 9.777.600 679.612.000.000
Mei
66 7.883.300 631.752.000.000
May
Juni
58 1.223.800 555.176.000.000
June
2024
Juli
65 2.953.500 622.180.000.000
July
Agustus
82 18.474.300 784.904.000.000
August
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
September 86 13.228.100 823.192.000.000
Oktober
82 13.305.800 784.904.000.000
October
November 73 1.647.900 698.756.000.000
Desember
64 247.100 612.608.000.000
December
Page 51
51
GRAFIK PERGERAKAN HARGA, WEGE STOCK PRICE, VOLUME,
VOLUME, DAN KAPITALISASI PASAR AND MARKET CAPITALIZATION
SAHAM WEGE TAHUN 2024-2025 MOVEMENT CHART FOR 2024-2025
Grafik Pergerakan Harga dan Volume Saham Triwulanan 2024-2025
Quarterly Stock Price and Volume Movement Chart For 2024-2025
2025 2024
Uraian
Description
TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 TW 1 TW 2 TW 3 TW 4
Harga
56 52 70 70 80 58 86 64
Price
Volume 92,889,800 22,076,500 15,270,200 4,196,100 2.225.400 1.223.800 13.228.100 247.100
Grafik Pergerakan Harga Dan Kapitalisasi Pasar Triwulanan 2024-2025
Quarterly Price Action and Market Capitalization Chart For 2024-2025
2025 2024
Uraian
Description
TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 TW 1 TW 2 TW 3 TW 4
Harga
56 52 70 70 80 58 86 64
Price
Kapitalisasi Pasar 536.03 497.74 670.04 670.04 765.760 555.176 823.192 612.608
86
78 81 80 82 82
73
71 70 70
66 65 64 65 68
58 61 64 61
60
56
50 52 51
136.017.100
18.474.300
13.228.100
13.305.800
92.889.800
11.625.600
24.971.000
16.160.600
23.706.000
18.802.800
2.388.100
5.180.200
2.225.400
9.777.600
7.883.300
1.223.800
2.953.500
1.647.900
1.149.500
2.931.600
2.834.200
9.026.400
5.209.700
247.100
Jan
2024 Feb
2024 Mar
2024 Apr
2024 May
2024 Jun
2024 Jul
2024 Aug
2024 Sep
2024 Oct
2024 Nov
2024 Des
2024 Jan
2024 Feb
2024 Mar
2024 Apr
2024 May
2024 Jun
2024 Jul
2024 Aug
2024 Sep
2024 Oct
2024 Nov
2024 Des
2024
2024 2025
Page 52
52 Kilas Kinerja I Performance Highlights
Informasi Penghentian Sementara Perdagangan
Saham (Suspension) dan/atau Penghapusan
Pencatatan Saham (Delisting)
Information on Temporary Suspension of Stock Trading (Suspension) and/
or Delisting of Stock Listings (Delisting)
Perseroan melaporkan bahwa sepanjang tahun 2025 tidak terdapat The Company reported that throughout 2025, there were no
sanksi yang berdampak terhadap aktivitas perdagangan saham sanctions impacting the Company’s share trading activities on the
Perseroan di Bursa Efek Indonesia. Dengan demikian, tidak terjadi Indonesia Stock Exchange. Therefore, there was no stock suspension
penghentian sementara perdagangan saham (suspension) maupun or delisting during the period.
penghapusan pencatatan saham (delisting) selama periode tersebut.
Informasi Tentang Aksi Korporasi
Information on Corporate Actions
Pada Tahun Buku 2025 Perseroan melaksanakan beberapa aksi In the Fiscal Year 2025, the Company performed several corporate
korporasi. Yang pertama, melakukan pembagian dividen tunai actions. First, the Company distributed cash dividends to
kepada para pemegang saham sebagai bentuk imbal hasil atas shareholders as a form of return for shareholder contributions to
kontribusi pemegang saham terhadap kinerja Perseroan. Keputusan the Company’s performance. The dividend distribution decision was
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
pembagian dividen ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang approved at the Annual General Meeting of Shareholders (AGMS)
Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada tanggal 21 held on May 21, 2025. The shareholders approved the distribution of
Mei 2025, di mana para pemegang saham menyetujui pembagian 10% of the Company’s net profit for the 2024 fiscal year, amounting
10% dari laba bersih Perseroan tahun buku 2024, yaitu sebesar to Rp6,796,120,000 (six billion seven hundred ninety-six million
Rp6.796.120.000,- (enam miliar tujuh ratus sembilan puluh enam one hundred and twenty thousand rupiah), to be distributed as
juta seratus dua puluh ribu rupiah) untuk dibagikan sebagai dividen cash dividends to all registered Shareholders in accordance with
tunai kepada seluruh Pemegang Saham yang tercatat sesuai dengan applicable regulations.
ketentuan yang berlaku.
Yang kedua, Perseroan melakukan perubahan pengurus sehubungan Secondly, the Company made changes to its management due to the
dengan berakhirnya masa jabatan anggota Dewan Komisaris expiration of terms of office of members of Board of Commissioners
dan Direksi Perseroan untuk periode sebelumnya. Berdasarkan and Board of Directors for the previous period. Based on the
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 23 Resolution of Annual General Meeting of Shareholders on May 23,
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Mei 2025, Perseroan telah menyetujui pengangkatan kembali Bapak 2025, the Company approved the reappointment of Joseph Prajogo
Joseph Prajogo sebagai Komisaris Independen dan Bapak Bagus Tri as Independent Commissioner and Bagus Tri Setyana as Director
Setyana sebagai Direktur Operasi I. Pengangkatan kembali tersebut of Operations I. The reappointment was effective May 21, 2025, for
berlaku efektif sejak 21 Mei 2025, untuk masa jabatan sesuai dengan a term in accordance with the provisions of the Company’s Articles
ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang- of Association and applicable laws and regulations.
undangan yang berlaku.
Page 53
53 Yang ketiga, berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Third, based on the Resolution of Extraordinary General Meeting Saham Luar Biasa tanggal 28 November 2025, Perseroan telah of Shareholders on November 28, 2025, the Company approved menyetujui perubahan penggunaan sebagian dana hasil Penawaran changes to the appropriation of a portion of proceeds from the Umum Perdana Saham (IPO). Perubahan tersebut dilakukan Initial Public Offering (IPO). This change was made to align with the untuk menyesuaikan dengan kebutuhan operasional dan strategi Company’s operational needs and business development strategy, pengembangan usaha Perseroan, dengan tetap mengedepankan while still prioritizing the principles of prudence and good corporate prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik. governance. Perubahan penggunaan dana hasil IPO tersebut telah dilaksanakan The changes to the appropriation of IPO proceeds have been sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang carried out in accordance with applicable laws and regulations, berlaku, termasuk peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Perseroan including the Financial Services Authority regulations. The Company secara berkala melaporkan realisasi penggunaan dana hasil IPO periodically reports on the appropriation of IPO proceeds as a form sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada pemegang of transparency and accountability to shareholders and stakeholders. saham dan pemangku kepentingan. Informasi Efek Lainnya Information on Other Securities Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerbitkan obligasi, Throughout 2025, the Company did not issue bonds, sharia bonds, sukuk, maupun obligasi konversi, baik di dalam maupun di luar or convertible bonds, either domestically or internationally. Therefore, negeri. Oleh karena itu, Perseroan tidak memiliki kewajiban untuk the Company is not obligated to provide information regarding the menyajikan informasi terkait jumlah efek bersifat utang yang beredar number of outstanding debt securities, interest rates/yields, maturity (outstanding), tingkat bunga/imbalan, tanggal jatuh tempo, maupun dates, or bond or sharia bond ratings for the past two (2) years. peringkat obligasi atau sukuk selama dua (2) tahun terakhir.
Page 54
Laporan Manajemen Management Report
Page 55
“Sinergi antara Direksi sebagai pengelola operasional dan Dewan Komisaris sebagai pengawas strategis menjadi fondasi dalam menjaga kinerja Perseroan tetap adaptif, akuntabel, dan berkelanjutan.” “The synergy between Board of Directors as operational manager and Board of Commissioners as strategic supervisor serves as the foundation for maintaining the Company’s performance to remain adaptive, accountable, and sustainable.”
Page 56
56 Laporan Manajemen I Management Report
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Joseph Prajogo
Komisaris Independen sekaligus Pelaksana
Tugas Komisaris Utama
Independent Commissioner and Acting
President Commissioner
Page 57
57
Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners Report
Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan Yang Terhormat,
Distinguished Shareholders and Stakeholders,
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang First, we extend our gratitude to Almighty God for
Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga His blessings and grace, which have enabled PT
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (“WEGE” Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (“WEGE” or
atau “Perseroan”) dapat menjalankan kegiatan “the Company”) to carry out its business activities
usaha sepanjang tahun 2025 di tengah dinamika throughout 2025 amid increasingly complex
dan tantangan industri yang semakin kompleks. industry dynamics and challenges.
Tahun 2025 merupakan periode yang penuh tekanan The year 2025 was a period of significant pressure
bagi Perseroan, ditandai dengan perlambatan for the Company, marked by a slowdown in
aktivitas konstruksi, penyesuaian portofolio construction activities, adjustments to the project
proyek, serta dampak dari berbagai faktor eksternal portfolio, and the impact of various external and
maupun internal yang memengaruhi kinerja internal factors affecting financial performance.
keuangan. Dalam kondisi tersebut, Perseroan tetap Under these conditions, the Company continued
berupaya menjaga keberlangsungan usaha melalui striving to maintain business continuity through
penguatan fundamental operasional, peningkatan strengthening operational fundamentals, enhancing
kualitas tata kelola, serta pengelolaan risiko yang governance quality, and implementing more
Di tengah dinamika
lebih disiplin. disciplined risk management.
kinerja tahun 2025,
Dewan Komisaris memandang bahwa dinamika Board of Commissioners views the dynamics
Dewan Komisaris
yang terjadi sepanjang tahun 2025 menjadi throughout 2025 as an important momentum terus menjalankan
momentum penting bagi Perseroan untuk for the Company to consolidate and realign its fungsi pengawasan
melakukan konsolidasi dan penataan kembali business strategy. We assess that the Board of secara efektif untuk
strategi bisnis. Kami menilai bahwa Direksi telah Directors has taken strategic steps in responding memastikan bahwa
mengambil langkah-langkah strategis dalam to these conditions, including strengthening risk Perseroan tetap
merespons kondisi tersebut, termasuk melalui management, optimizing the project portfolio, and berada pada jalur yang
penguatan manajemen risiko, optimalisasi improving operational efficiency. tepat dalam menjaga
portofolio proyek, serta peningkatan efisiensi
kinerja, tata kelola, dan
operasional.
keberlanjutan jangka
Sejalan dengan peringatan hari jadi Perseroan, In line with the Company’s anniversary, Board
panjang
Dewan Komisaris memberikan perhatian khusus of Commissioners places special attention on Amidst the dynamic
pada upaya penguatan fondasi bisnis guna strengthening business fundamentals to ensure performance in 2025, the
memastikan keberlanjutan usaha dalam jangka long-term sustainability. Continuous synergy Board of Commissioners
panjang. Sinergi yang berkesinambungan antara between Board of Commissioners, Board of continues to effectively carry
Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh pemangku Directors, and all stakeholders is the key to out its oversight function to
ensure that the Company
kepentingan menjadi kunci dalam menghadapi addressing challenges and maintaining the
remains on the right path in
tantangan serta menjaga stabilitas operasional Company’s operational stability.
maintaining performance,
Perseroan. governance, and long-term
sustainability
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan In carrying out its supervisory function, Board
Komisaris secara aktif memantau implementasi of Commissioners actively monitors the
strategi Perseroan, mengevaluasi kinerja Direksi, implementation of the Company’s strategy,
serta memberikan arahan dan rekomendasi evaluates the performance of Board of Directors,
yang konstruktif. Pengawasan dilakukan dengan and provides constructive direction and
mempertimbangkan perkembangan kondisi recommendations. Supervision is conducted by
ekonomi, tren industri konstruksi, serta kebijakan considering economic developments, construction
pemerintah yang relevan, guna memastikan industry trends, and relevant government policies to
Perseroan tetap berada pada jalur yang prudent ensure the Company remains prudent and adaptive.
dan adaptif.
Page 58
58 Laporan Manajemen I Management Report
Dewan Komisaris juga menegaskan pentingnya penerapan tata Board of Commissioners also emphasizes the importance of
kelola perusahaan yang baik sebagai landasan utama dalam menjaga implementing good corporate governance as a fundamental basis
integritas dan keberlanjutan bisnis. Dalam pelaksanaan tugasnya, for maintaining business integrity and sustainability. In performing
Dewan Komisaris senantiasa berpegang pada prinsip independensi its duties, Board of Commissioners adheres to the principles of
dan profesionalisme, serta berpedoman pada Board Manual, independence and professionalism, guided by the Board Manual, the
Anggaran Dasar Perseroan, Pedoman Tata Kelola Perusahaan, Company’s Articles of Association, Code of Corporate Governance,
peraturan Otoritas Jasa Keuangan, dan ketentuan perundang- Financial Services Authority regulations, as well as laws and
undangan yang berlaku. regulations in force.
Pada kesempatan ini, saya mewakili Dewan Komisaris On this occasion, on behalf of Board of Commissioners, please
menyampaikan laporan pelaksanaan tugas pengawasan dan allow me to present the report on the implementation of supervisory
pemberian nasihat kepada Direksi untuk Tahun Buku 2025 sebagai and advisory functions to the Board of Directors for 2025 fiscal year
bentuk pertanggungjawaban kepada para Pemegang Saham dan as a form of accountability to shareholders and all stakeholders.
seluruh Pemangku Kepentingan. Laporan ini mencakup penilaian This report includes an assessment of the Directors’ performance,
terhadap kinerja Direksi, evaluasi atas efektivitas komite-komite evaluation of the effectiveness of committees under Board of
di bawah Dewan Komisaris, pandangan terhadap prospek usaha Commissioners, views on the Company’s business outlook, and
Perseroan, serta implementasi tata kelola perusahaan yang baik. the implementation of good corporate governance.
PANDANGAN ATAS LINGKUNGAN VIEWS ON ECONOMIC AND
EKONOMI DAN BISNIS BUSINESS ENVIRONMENT
Sepanjang tahun 2025, perekonomian global masih dibayangi oleh Throughout 2025, the global economy remained overshadowed
ketidakpastian yang cukup tinggi. Ketegangan geopolitik yang by high uncertainty. Ongoing geopolitical tensions, global trade
berlanjut, fragmentasi perdagangan global, serta dinamika inflasi dan fragmentation, and inflation and interest rate dynamics across
suku bunga di berbagai negara menjadi faktor yang memengaruhi countries affected global economic stability. Additionally, shifts
stabilitas ekonomi dunia. Selain itu, perubahan arah kebijakan in economic policy directions in several countries following global
ekonomi di sejumlah negara pasca siklus pemilihan umum global election cycles also impacted investment flows and cross-border
turut memberikan dampak terhadap arus investasi serta aktivitas economic activities.
ekonomi lintas negara.
Kinerja ekonomi global pada tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan Global economic performance in 2025 showed moderate and uneven
yang cenderung moderat dan tidak merata di berbagai kawasan. growth across regions. Developed countries generally maintained
Negara-negara maju relatif masih menunjukkan ketahanan, meskipun resilience, albeit with slower growth compared to the pre-pandemic
dengan laju pertumbuhan yang lebih terbatas dibandingkan periode period. Meanwhile, developing countries, including those in Asia,
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
sebelum pandemi. Sementara itu, negara-negara berkembang, faced challenges such as slowing global demand, financial market
termasuk kawasan Asia, menghadapi tantangan berupa perlambatan volatility, and adjustments in fiscal and monetary policies.
permintaan global, volatilitas pasar keuangan, serta penyesuaian
kebijakan fiskal dan moneter.
Di tengah dinamika global tersebut, perekonomian Indonesia tetap Amid these global dynamics, Indonesia’s economy continues to
menunjukkan kinerja yang relatif stabil, didukung oleh konsumsi show relatively stable performance, supported by sustained domestic
domestik dan investasi yang terjaga. Namun demikian, proses consumption and investment. However, the transition of the national
transisi pemerintahan nasional pasca Pemilihan Umum 2024 serta government following the 2024 General Election and adjustments in
penyesuaian arah kebijakan pembangunan turut memengaruhi development policy directions affected growth rhythms in several
ritme pertumbuhan di beberapa sektor, termasuk sektor konstruksi sectors, including construction and infrastructure.
dan infrastruktur.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Dewan Komisaris memandang bahwa sepanjang tahun 2025, sektor Board of Commissioners observes that throughout 2025, the national
konstruksi nasional menghadapi tantangan yang lebih kompleks construction sector faced more complex challenges compared to
dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini antara lain dipengaruhi oleh the previous year. These were influenced by changes in government
perubahan prioritas belanja pemerintah, optimalisasi anggaran, serta spending priorities, budget optimization, and increased prudence
meningkatnya kehati-hatian sektor perbankan dalam menyalurkan from the banking sector in channeling financing to construction
pembiayaan kepada sektor karya. Kondisi tersebut berdampak pada companies. These conditions affected project market dynamics,
dinamika pasar proyek, tingkat persaingan, serta pola eksekusi competition levels, and project execution patterns within the industry.
proyek di industri konstruksi.
Selain itu, tekanan eksternal berupa volatilitas nilai tukar dan In addition, external pressures such as exchange rate volatility and
peningkatan biaya konstruksi turut memengaruhi kinerja pelaku rising construction costs also affected industry players in this sector,
usaha di sektor ini, termasuk Perseroan. Keterbatasan likuiditas di including the Company. Liquidity constraints in the construction
Page 59
59
sektor konstruksi juga menjadi salah satu tantangan utama yang sector became one of the main challenges requiring more disciplined
memerlukan pengelolaan yang lebih disiplin dan terukur. and measured management.
Dalam konteks tersebut, Dewan Komisaris menilai bahwa Perseroan In this context, Board of Commissioners believes the Company
berada dalam fase konsolidasi internal yang penting, dengan is in an important phase of internal consolidation, focusing on
fokus pada penguatan fundamental operasional dan keuangan strengthening operational and financial fundamentals as a strategic
sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan usaha. step to ensure business continuity. These efforts are crucial to enable
Upaya ini menjadi krusial untuk memastikan bahwa Perseroan the Company to adapt to market changes while enhancing business
mampu beradaptasi terhadap perubahan kondisi pasar sekaligus resilience.
meningkatkan ketahanan bisnis.
Di sisi lain, Dewan Komisaris juga memandang bahwa Perseroan On the other hand, Board of Commissioners also sees opportunities
masih memiliki peluang untuk mempertahankan daya saing melalui for the Company to maintain competitiveness through business
diferensiasi bisnis, antara lain melalui pengembangan modular differentiation, including the development of modular construction
construction serta peningkatan efisiensi berbasis teknologi. Inisiatif and technology-based efficiency improvements. These initiatives
tersebut diharapkan dapat menjadi pendorong dalam menciptakan are expected to drive added-value creation and improve future
nilai tambah serta meningkatkan kinerja Perseroan di masa performance of the Company.
mendatang.
Meskipun tantangan jangka pendek masih cukup tinggi, prospek Although short-term challenges remain significant, the medium- and
sektor infrastruktur nasional dalam jangka menengah dan panjang long-term prospects of the national infrastructure sector continue
tetap menunjukkan potensi yang positif, sejalan dengan kebutuhan to show positive potential, in line with the needs of sustainable
pembangunan yang berkelanjutan dan pemerataan ekonomi. Dalam development and economic equality. In this regard, Board of
hal ini, Dewan Komisaris menekankan pentingnya ketangkasan Commissioners emphasizes the importance of agility, strengthened
(agility), penguatan manajemen risiko, serta disiplin dalam eksekusi risk management, and disciplined strategy execution as key factors
strategi sebagai faktor kunci dalam menghadapi dinamika yang in navigating evolving dynamics.
terus berkembang.
PENILAIAN DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS’ ASSESSMENT OF
TERHADAP KINERJA DIREKSI DAN THE BOARD OF DIRECTORS’ PERFORMANCE
IMPLEMENTASI STRATEGI PERUSAHAAN AND STRATEGY IMPLEMENTATION
Pencapaian Kinerja Direksi dan Dasar Penilaiannya Performance Achievement of Board of Directors
and Its Assessment Basis
Dewan Komisaris memberikan apresiasi kepada Direksi atas upaya Board of Commissioners highly appreciates the Board of Directors
yang telah dilakukan dalam merumuskan dan mengimplementasikan for their efforts in formulating and implementing strategic measures
langkah-langkah strategis sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan throughout 2025 amid performance pressures faced by the Company.
kinerja yang dihadapi Perseroan. Dalam kondisi yang penuh Under such challenging conditions, the Board of Directors has
tantangan, Direksi telah menunjukkan komitmen dalam menjaga demonstrated a commitment to maintaining business continuity
keberlangsungan usaha serta merespons dinamika industri secara and responding adaptively to industry dynamics.
adaptif.
Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah menunjukkan Board of Commissioners assesses that the Board of Directors have
upaya yang serius dalam merespons tantangan yang dihadapi, made serious efforts in addressing challenges, particularly in dealing
khususnya dalam menghadapi tekanan likuiditas dan dinamika with liquidity pressures and construction industry dynamics. The
industri konstruksi. Langkah-langkah yang diambil, seperti penguatan measures taken, such as strengthening cash flow management,
pengelolaan arus kas, pengetatan biaya, serta peningkatan kontrol tightening cost controls, and improving project execution oversight,
terhadap pelaksanaan proyek, merupakan respons yang tepat were appropriate responses to the conditions faced by the Company.
terhadap kondisi yang dihadapi Perseroan.
Dewan Komisaris mencermati bahwa kinerja keuangan Perseroan Board of Commissioners also notes that the Company’s financial
pada tahun 2025 mengalami tekanan yang signifikan dibandingkan performance in 2025 experienced significant pressure compared
tahun sebelumnya. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh berbagai to the previous year. This decline was influenced by several factors,
faktor, antara lain penyesuaian portofolio proyek, peningkatan beban including project portfolio adjustments, increased non-operational
non-operasional, serta dinamika pada investasi ventura bersama. expenses, and dynamics in joint venture investments. In this regard,
Dalam hal ini, Dewan Komisaris secara aktif melakukan pengawasan Board of Commissioners actively supervised and evaluated strategic
dan evaluasi terhadap langkah-langkah strategis yang diambil Direksi actions taken by the Board of Directors to ensure appropriate and
guna memastikan respons yang tepat dan terukur. measured responses.
Page 60
60 Laporan Manajemen I Management Report
Dari sisi operasional, Direksi telah melakukan berbagai upaya From an operational perspective, the Board of Directors have carried
efisiensi, termasuk pengendalian Harga Pokok Pendapatan (HPP), out a number of efficiency measures, including controlling cost of
optimalisasi pengelolaan arus kas (cash flow), serta peningkatan revenue, optimizing cash flow management, and enhancing discipline
disiplin dalam pelaksanaan proyek. Dewan Komisaris secara berkala in project execution. Board of Commissioners regularly monitors
melakukan pemantauan terhadap implementasi langkah-langkah the implementation of these measures to ensure alignment with the
tersebut agar tetap selaras dengan rencana kerja dan anggaran Company’s Work Plan and Budget (RKAP) and prudential principles.
perusahaan (RKAP) serta prinsip kehati-hatian (prudential).
Namun demikian, Dewan Komisaris juga menekankan pentingnya Nevertheless, Board of Commissioners emphasizes the need to
peningkatan kualitas perencanaan dan disiplin eksekusi, khususnya improve planning quality and execution discipline, particularly in
dalam pengelolaan risiko proyek dan pengambilan keputusan bisnis. managing project risks and business decision-making. This remains
Aspek ini menjadi area perhatian utama guna memastikan bahwa a key focus area in order to ensure more sustainable and resilient
kinerja Perseroan dapat lebih berkelanjutan dan resilien ke depan. performance going forward.
Selain aspek keuangan, Dewan Komisaris juga memberikan perhatian Beyond financial aspects, Board of Commissioners also pays
terhadap pengembangan Human Capital (HC) sebagai faktor kunci attention to Human Capital development as a key factor in
dalam menjaga daya saing Perseroan. Direksi didorong untuk terus maintaining the Company’s competitiveness. The Board of Directors
meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia, baik dari sisi is encouraged to continuously enhance workforce capabilities in
keterampilan, pengetahuan, maupun penerapan praktik terbaik di terms of skills, knowledge, and adoption of best practices in the
industri konstruksi. construction industry.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan, Dewan As part of its sustainability commitment, Board of Commissioners
Komisaris menekankan pentingnya implementasi aspek highlights the importance of implementing Environmental, Social,
Environmental, Social, and Governance (ESG), termasuk penguatan and Governance (ESG) aspects, including strengthening diversity
prinsip keberagaman (diversity) di lingkungan kerja. Perseroan terus principles in the workplace. The Company continues to promote
mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif dengan an inclusive work environment by providing equal opportunities
memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh karyawan, for all employees, including increasing the role of women across
termasuk peningkatan peran perempuan dalam berbagai lini operational and leadership levels.
operasional dan kepemimpinan.
Dalam menetapkan Key Performance Indicator (KPI), Dewan In determining Key Performance Indicators (KPIs), Board of
Komisaris mempertimbangkan berbagai aspek penilaian secara Commissioners considers comprehensive assessment aspects,
komprehensif, mencakup kinerja keuangan, efektivitas implementasi including financial performance, strategy implementation
strategi, efisiensi operasional, serta tingkat kepuasan pemangku effectiveness, operational efficiency, and stakeholder satisfaction.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
kepentingan. Seiring dengan dinamika kinerja Perseroan pada tahun In line with the Company’s performance dynamics in 2025, Board
2025, Dewan Komisaris juga mendorong penyesuaian indikator of Commissioners also encourages adjustments to performance
kinerja agar lebih adaptif dan berorientasi pada perbaikan kinerja indicators to be more adaptive and oriented toward medium- and
jangka menengah dan panjang. long-term improvement.
Dewan Komisaris memandang bahwa langkah-langkah transformasi Board of Commissioners believes that the transformation measures
dan penyesuaian strategi yang telah dilakukan Perseroan menjadi and strategic adjustments undertaken by the Company have served
fondasi penting dalam menghadapi tantangan ke depan. Ke depan, as an important foundation for facing future challenges. Moving
Dewan Komisaris akan terus memperkuat fungsi pengawasan dan forward, Board of Commissioners will continue strengthening its
memberikan arahan strategis guna memastikan bahwa setiap supervisory function and providing strategic direction to ensure
langkah perbaikan yang dilakukan Direksi dapat berjalan secara that all improvement initiatives taken by the Board of Directors are
efektif, terukur, dan memberikan dampak positif terhadap pemulihan effective, measurable, and contribute positively to performance
kinerja serta penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham recovery and long-term value creation for shareholders and
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
dan pemangku kepentingan. stakeholders.
Page 61
61
PENGAWASAN TERHADAP IMPLEMENTASI SUPERVISION OF THE IMPLEMENTATION OF
STRATEGI PERUSAHAAN DAN PEMBERIAN THE COMPANY’S STRATEGY AND PROVISION
NASIHAT KEPADA DIREKSI OF ADVICE TO THE BOARD OF DIRECTORS
Dewan Komisaris memiliki peran utama dalam melakukan Board of Commissioners has the primary role of supervising and
pengawasan serta memberikan nasihat kepada Direksi terkait providing advice to the Board of Directors regarding the management
pengelolaan Perseroan, sebagaimana diatur dalam Pedoman Kerja of the Company, as stipulated in the Company’s Board Manual.
Perseroan (Board Manual). Pengawasan yang dilakukan mencakup The supervision carried out covers the formulation of strategic
perumusan kebijakan strategis, penerapan strategi bisnis, hingga policies, implementation of business strategies, and evaluation of
evaluasi atas implementasinya. their execution.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris secara aktif memberikan Throughout 2025, Board of Commissioners actively provided
arahan, masukan, dan rekomendasi strategis kepada Direksi direction, input, and strategic recommendations to the Board of
dengan mempertimbangkan dinamika industri konstruksi serta Directors by considering the dynamics of the construction industry
perkembangan internal Perseroan yang diwarnai oleh tekanan as well as the Company’s internal developments, which were marked
kinerja. Dalam menjalankan fungsi tersebut, Dewan Komisaris juga by performance pressures. In performing this function, Board of
memperkuat intensitas pengawasan, khususnya terhadap aspek Commissioners also strengthened the intensity of its supervision,
pengelolaan likuiditas, pengendalian risiko proyek, serta efektivitas particularly in liquidity management, project risk control, and the
implementasi strategi bisnis. effectiveness of business strategy implementation.
Tindakan pengawasan dilakukan melalui koordinasi yang intensif Supervisory actions were performed through intensive coordination
dan komunikasi yang aktif dengan Direksi, baik melalui mekanisme and active communication with the Board of Directors, both through
pelaporan maupun diskusi dalam forum rapat yang diselenggarakan reporting mechanisms and discussions in regularly held meeting
secara berkala. Forum tersebut menjadi sarana utama bagi Dewan forums. These forums served as the primary means for Board of
Komisaris untuk melakukan evaluasi kinerja, memberikan arahan Commissioners to evaluate performance, provide strategic direction,
strategis, serta memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil and ensure that all policies adopted by the Board of Directors
Direksi tetap sejalan dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola remained aligned with prudential principles and good corporate
perusahaan yang baik. governance.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan secara efektif, Dewan In effectively carrying out its supervisory function, Board of
Komisaris didukung oleh komite-komite di bawahnya, yaitu Komite Commissioners is supported by its subordinate committees, namely
Audit, Komite Nominasi, Remunerasi, dan GCG, serta Komite the Audit Committee, the Nomination, Remuneration, and GCG
Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi, dengan dukungan Committee, and the Risk Monitoring and Integrated Governance
Sekretaris Dewan Komisaris. Peran dan tanggung jawab masing- Committee, with support from the Corporate Secretary of Board of
masing komite telah diatur dalam Board Manual serta piagam komite Commissioners. The roles and responsibilities of each committee
terkait. are regulated in the Board Manual and their respective charters.
Sejalan dengan dinamika yang dihadapi Perseroan pada tahun In line with the dynamics faced by the Company in 2025, Board
2025, Dewan Komisaris menilai bahwa komite-komite di bawah of Commissioners considers that the committees have effectively
Dewan Komisaris telah menjalankan perannya secara efektif dalam carried out their roles in supporting the supervisory function,
mendukung fungsi pengawasan, khususnya dalam memperkuat particularly in strengthening internal control, risk management,
pengendalian internal, manajemen risiko, serta implementasi tata and the implementation of good corporate governance.
kelola perusahaan yang baik.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah menyelenggarakan Throughout 2025, Board of Commissioners held periodic internal
rapat internal secara berkala dengan tingkat kehadiran yang optimal, meetings with optimal attendance levels, in accordance with OJK
sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK No.33/POJK.04/2014 Regulation No. 33/POJK.04/2014 concerning Board of Directors and
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Board of Commissioners of Issuers or Public Companies, as well as
Publik, serta Anggaran Dasar Perseroan. Setiap rapat dipimpin the Company’s Articles of Association. Each meeting was chaired
oleh Komisaris Utama atau oleh anggota Dewan Komisaris lainnya by the President Commissioner or by another member of Board of
apabila Komisaris Utama berhalangan hadir. Commissioners in the event that the President Commissioner was
unable to attend.
Page 62
62 Laporan Manajemen I Management Report
Pelaksanaan tugas Komisaris Utama Perseroan yang dirangkap oleh The duties of the Company’s President Commissioner, concurrently
Komisaris Independen tetap dijalankan sesuai dengan ketentuan held by an Independent Commissioner, were carried out in
yang berlaku, dengan fokus pada penguatan fungsi pengawasan, accordance with applicable regulations, with a focus on strengthening
pemberian arahan strategis, serta memastikan akuntabilitas dan the supervisory function, providing strategic direction, and ensuring
transparansi dalam pengelolaan Perseroan. accountability and transparency in the management of the Company.
Selain itu, Dewan Komisaris juga secara rutin menyelenggarakan rapat In addition, Board of Commissioners also regularly held coordination
koordinasi dengan Direksi sebagai forum untuk membahas laporan meetings with the Board of Directors as a forum to discuss
kinerja, mengevaluasi implementasi strategi, serta mengidentifikasi performance reports, evaluate strategy implementation, and identify
berbagai risiko dan peluang usaha yang dihadapi Perseroan. Rapat various risks and business opportunities faced by the Company.
gabungan ini menjadi sarana penting dalam menjaga keselarasan These joint meetings serve as an important means of maintaining
antara fungsi pengawasan dan pengelolaan perusahaan. alignment between supervisory and management functions.
Intensitas pertemuan dan komunikasi yang aktif antara Dewan The intensity of meetings and active communication between
Komisaris dan Direksi menjadi faktor penting dalam mendukung Board of Commissioners and Board of Directors is an important
proses pengambilan keputusan strategis. Dewan Komisaris, dengan factor in supporting strategic decision-making processes. Board
pengalaman dan kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing of Commissioners, with the experience and competencies of its
anggotanya, senantiasa memberikan pandangan dan masukan members, continuously provides constructive views and input to
yang konstruktif guna memastikan bahwa langkah-langkah yang ensure that the actions taken by the Board of Directors support
diambil Direksi dapat mendukung perbaikan kinerja dan keberlanjutan performance improvement and business sustainability.
usaha Perseroan.
Berdasarkan hasil pengawasan sepanjang tahun 2025, Dewan Based on the results of supervision throughout 2025, Board of
Komisaris menilai bahwa implementasi strategi Perseroan telah Commissioners assesses that the implementation of the Company’s
dijalankan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta strategy has been carried out by upholding prudential principles and
kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan compliance with applicable laws and regulations, with a focus on
yang berlaku, dengan fokus pada upaya perbaikan kinerja dan improving performance and strengthening business fundamentals.
penguatan fundamental bisnis.
MEKANISME PEMBERIAN NASIHAT OLEH MECHANISM FOR PROVIDING ADVICE
DEWAN KOMISARIS KEPADA DIREKSI BY BOARD OF COMMISSIONERS TO
THE BOARD OF DIRECTORS
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris secara aktif menjalankan Throughout 2025, Board of Commissioners actively carried out its
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
fungsi pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi melalui supervisory and advisory functions to the Board of Directors through
berbagai forum formal, antara lain rapat Dewan Komisaris, rapat various formal forums, including Board of Commissioners meetings,
gabungan dengan Direksi, serta rapat komite di bawah Dewan joint meetings with the Board of Directors, and committee meetings
Komisaris. under the Board of Commissioners.
Dalam forum-forum tersebut, Dewan Komisaris memberikan arahan In these forums, Board of Commissioners provided strategic direction
strategis kepada Direksi, khususnya dalam merespons dinamika to the Board of Directors, particularly in responding to business
bisnis dan tekanan kinerja yang dihadapi Perseroan, antara lain dynamics and performance pressures faced by the Company,
meliputi: including:
1. Penguatan manajemen risiko, terutama dalam pengelolaan 1. Strengthening risk management, particularly in managing project
risiko proyek dan investasi; and investment risks;
2. Peningkatan disiplin dalam pengelolaan keuangan, termasuk 2. Enhancing discipline in financial management, including cash
pengendalian arus kas dan efisiensi biaya; flow control and cost efficiency;
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
3. Evaluasi dan penyesuaian portofolio proyek secara selektif 3. Evaluating and adjusting the project portfolio selectively and in
dan terukur; serta a measured manner; and
4. Penguatan arah transformasi bisnis Perseroan guna 4. Strengthening the direction of the Company’s business
meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. transformation to improve competitiveness and sustainability.
5. Frekuensi dan intensitas komunikasi antara Dewan Komisaris 5. The frequency and intensity of communication between Board
dan Direksi juga ditingkatkan sebagai respons terhadap dinamika of Commissioners and Board of Directors were also increased
yang dihadapi Perseroan, sehingga proses pengambilan in response to the Company’s dynamics, enabling decision-
keputusan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terukur. making processes to be executed more quickly, accurately,
and in a measured manner.
Page 63
63 PANDANGAN ATAS PROSPEK USAHA VIEWS ON THE BUSINESS OUTLOOK YANG DISUSUN DIREKSI DAN PREPARED BY THE BOARD OF DIRECTORS DASAR PERTIMBANGANNYA AND THE BASIS OF CONSIDERATION Momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang relatif terjaga The relatively stable momentum of national economic growth has memberikan dasar bagi prospek sektor konstruksi dan infrastruktur laid a foundation for the prospects of construction and infrastructure di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, sektor konstruksi sectors in Indonesia. In recent years, the construction sector has tetap menjadi salah satu kontributor utama dalam struktur Produk remained one of the main contributors to the national Gross Domestic Domestik Bruto (PDB) nasional, dengan kontribusi sebesar sekitar Product (GDP), contributing approximately 10%. This indicates that 10%. Hal ini menunjukkan bahwa sektor konstruksi memiliki peran the construction sector plays a strategic role in supporting national strategis dalam mendukung pembangunan nasional, baik dalam development, both within the framework of medium-term and long- kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah maupun term development plans. Jangka Panjang. Namun demikian, Dewan Komisaris mencermati bahwa prospek However, Board of Commissioners notes that the prospects of industri konstruksi pada tahun 2025 dihadapkan pada sejumlah construction industry in 2025 face several challenges. The issuance tantangan. Diterbitkannya Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun of Presidential Instruction (Inpres) No. 1 of 2025 concerning Spending 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD Efficiency in the implementation of the 2025 State and Regional Tahun 2025 mendorong dilakukannya penyesuaian (refocusing) Budgets has led to adjustments (refocusing) of infrastructure anggaran pembangunan infrastruktur. Kebijakan ini berpotensi development budgets. This policy has the potential to affect project memengaruhi alokasi belanja proyek serta memperlambat spending allocations and slow the growth of construction sector pertumbuhan sektor konstruksi dalam jangka pendek. in the short term. Di sisi lain, dinamika industri yang semakin kompleks, termasuk On the other hand, increasingly complex industry dynamics, including peningkatan persaingan, perkembangan teknologi konstruksi, serta intensified competition, developments in construction technology, tantangan dalam ketersediaan sumber daya, menuntut pelaku usaha and challenges in resource availability, require business players untuk lebih adaptif dan selektif dalam menjalankan strategi bisnisnya. to be more adaptive and selective in executing their business Aspek tata kelola regulasi dan kelembagaan juga menjadi faktor strategies. Regulatory and institutional governance aspects also penting yang perlu diantisipasi guna menjaga keberlangsungan remain important factors to anticipate in maintaining the Company’s operasional Perseroan. operational continuity. Dalam merespons kondisi tersebut, Perseroan terus berupaya In responding to these conditions, the Company continues to mengoptimalkan peluang usaha melalui berbagai strategi, antara optimize business opportunities through various strategies, including lain penguatan pemasaran dengan fokus pada pasar Badan Usaha strengthening marketing efforts focused on State-Owned Enterprises Milik Negara (BUMN), pemerintah, serta sektor swasta yang lebih (SOEs), government, and more selective private sector markets. selektif. Selain itu, Perseroan juga mengembangkan skema proyek In addition, the Company is developing investment-based project berbasis investasi seperti Build-Operate-Transfer (BOT) dan Build- schemes such as Build-Operate-Transfer (BOT) and Build-Lease- Lease-Transfer (BLT) pada captive market. Transfer (BLT) within captive markets. Perseroan juga melanjutkan inisiatif transformasi melalui The Company also continues its transformation initiatives through pengembangan inovasi, termasuk teknologi konstruksi modular innovation development, including modular construction technology (Volumetric Modular), serta peningkatan kualitas sumber daya (Volumetric Modular), as well as enhancing the quality of human manusia melalui berbagai program pengembangan Human Capital. resources through various Human Capital development programs. Dari sisi operasional, strategi yang diterapkan difokuskan pada From an operational perspective, strategies are focused on improving peningkatan profitabilitas, penguatan pengelolaan arus kas, serta profitability, strengthening cash flow management, and refining penajaman segmentasi pelanggan. Sementara itu, dari sisi keuangan, customer segmentation. Meanwhile, from a financial perspective, Perseroan menerapkan kebijakan yang lebih selektif dalam pemilihan the Company adopts more selective policies in choosing projects proyek dan pelanggan dengan mempertimbangkan kecukupan and customers by considering funding adequacy and cash flow pendanaan serta keberlanjutan arus kas. sustainability. Dewan Komisaris menilai bahwa strategi yang dirumuskan Board of Commissioners assesses that the strategies formulated Direksi telah disusun secara sistematis dan mempertimbangkan by the Board of Directors have been systematically prepared and berbagai aspek, termasuk kondisi pasar, kompetensi Perseroan, take into account a variety of aspects, including market conditions, serta optimalisasi sumber daya yang dimiliki. Dalam konteks ini, the Company’s competencies, and the optimization of available pengembangan teknologi modular dipandang sebagai salah satu resources. In this context, modular technology development is keunggulan kompetitif Perseroan dalam meningkatkan efisiensi viewed as one of the Company’s competitive advantages in proyek, baik dari sisi waktu maupun biaya. improving project efficiency, both in terms of time and cost.
Page 64
64 Laporan Manajemen I Management Report
Selain itu, Dewan Komisaris juga memandang bahwa upaya In addition, Board of Commissioners also views that the Company’s
transformasi bisnis yang dilakukan Perseroan, termasuk penguatan business transformation efforts, including strengthening good
tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan corporate governance and implementing Environmental, Social,
penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), and Governance (ESG) principles, serve as an important foundation
merupakan fondasi penting dalam menciptakan nilai jangka panjang for creating long-term value for shareholders and stakeholders.
bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Sejalan dengan strategi yang telah ditetapkan, Perseroan In line with the established strategy, the Company recorded the
mencatatkan perolehan proyek baru sepanjang tahun 2025 sebesar acquisition of 11 new projects throughout 2025, with a total value
11 proyek baru dengan total nilai sebesar Rp 1.7 triliun. Dengan of Rp1.7 trillion. With these additional contracts, total order book
tambahan kontrak tersebut, total nilai kontrak dihadapi dari seluruh of all projects managed by the Company reached Rp 5.76 trillion.
proyek yang dikelola Perseroan mencapai Rp 5,76 triliun.
Melalui evaluasi terhadap proyeksi ekonomi global, nasional, serta Through evaluation of global and national economic projections as
dinamika industri, Dewan Komisaris menilai bahwa strategi yang well as industry dynamics, Board of Commissioners assesses that
dirumuskan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) the strategy outlined in the 2025 Company Work Plan and Budget
2025 telah mempertimbangkan berbagai faktor risiko dan peluang (RKAP) has adequately considered various risks and opportunities.
secara memadai. Namun demikian, Dewan Komisaris menekankan However, the Board emphasizes the importance of disciplined,
pentingnya implementasi strategi secara disiplin, adaptif, dan terukur adaptive, and measurable implementation of strategies to ensure
guna memastikan perbaikan kinerja Perseroan ke depan. future performance improvement.
Dewan Komisaris memandang bahwa prospek usaha Perseroan Board of Commissioners views that the Company’s business
pada tahun 2026 masih menghadapi tantangan yang tidak ringan, prospects in 2026 still face significant challenges, particularly
terutama terkait kondisi likuiditas industri, tingkat persaingan, serta related to industry liquidity conditions, competition levels, and
ketidakpastian ekonomi global. Namun demikian, Dewan Komisaris global economic uncertainty. Nevertheless, Board of Commissioners
menilai bahwa strategi yang disusun oleh Direksi telah mengarah believes that the strategies prepared by the Board of Directors are
pada perbaikan fundamental Perseroan, khususnya melalui: directed toward improving the Company’s fundamentals, particularly
through:
1. Fokus pada proyek dengan profil risiko yang lebih sehat; 1. Focusing on projects with healthier risk profiles;
2. Penguatan efisiensi operasional; serta 2. Strengthening operational efficiency; and
3. Pengembangan bisnis modular sebagai keunggulan kompetitif. 3. Developing modular business as a competitive advantage.
Dengan implementasi strategi yang konsisten dan disiplin, Dewan With consistent and disciplined strategy implementation, Board
Komisaris memandang bahwa Perseroan memiliki peluang untuk of Commissioners has the confident that the Company has the
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
melakukan perbaikan kinerja secara bertahap dan berkelanjutan. opportunity to gradually and sustainably improve its performance.
Ke depan, Dewan Komisaris meyakini bahwa Perseroan memiliki Going forward, Board of Commissioners believes that the Company
peluang untuk memperkuat posisinya di industri konstruksi, has the opportunity to strengthen its position in the construction
khususnya melalui pengembangan inovasi modular dan peningkatan industry, predominantly through modular innovation development
efisiensi operasional, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati- and improved operational efficiency, while continuing to uphold
hatian dan tata kelola perusahaan yang baik. prudential principles and good corporate governance.
PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN IMPLEMENTATION OF CORPORATE
GOVERNANCE
Pandangan Dewan Komisaris terhadap Penerapan Board of Commissioners’ Views on the
Tata Kelola Perusahaan Implementation of Corporate Governance
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Perseroan menjalankan kegiatan usahanya dengan berlandaskan The Company conducts its business activities based on the principles
prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate of Good Corporate Governance (GCG). Consistent and sustainable
Governance/GCG). Penerapan GCG yang dilakukan secara konsisten implementation of GCG is not only intended to comply with regulatory
dan berkelanjutan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi ketentuan requirements but has also become an integral part of the Company’s
regulasi, tetapi juga telah menjadi bagian integral dari budaya corporate culture. This commitment continues to be strengthened
kerja Perseroan. Komitmen ini terus diperkuat guna mendukung to support business sustainability and create added value for all
keberlangsungan usaha serta menciptakan nilai tambah bagi seluruh stakeholders.
pemangku kepentingan.
Dewan Komisaris memandang bahwa penerapan GCG menjadi Board of Commissioners views that the implementation of GCG is
semakin penting, khususnya dalam menghadapi dinamika dan increasingly important, particularly in facing the business dynamics
tekanan bisnis yang terjadi sepanjang tahun 2025. Dalam kondisi and pressures that occurred throughout 2025. Under such conditions,
Page 65
65
tersebut, tata kelola yang kuat menjadi fondasi utama dalam menjaga strong governance serves as the main foundation for maintaining
akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas pengambilan keputusan accountability, transparency, and effective decision-making across
di seluruh lini organisasi. all organizational levels.
Dewan Komisaris mencatat bahwa Perseroan secara konsisten Board of Commissioners notes that the Company has consistently
melakukan penguatan implementasi GCG, yang antara lain tercermin strengthened the implementation of GCG, as reflected, among others,
dari hasil penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) in the results of the ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS)
yang dilakukan oleh Indonesian Institute for Corporate Directorship assessment conducted by the Indonesian Institute for Corporate
(IICD). Berdasarkan asesmen terakhir, hasil pencapaian Total Directorship (IICD). Based on the latest assessment, the Company’s
Corporate Governance Score Perusahaan untuk penilaian tingkat Total Corporate Governance Score for Level 2 assessment under the
2 berdasarkan ASEAN Scorecard 2025 adalah sebesar 8 poin. Skor 2025 ASEAN Scorecard is 8 points. This score is higher compared
tersebut lebih baik apabila dibandingkan dengan pencapaian skor to the average Level 2 score for public companies (Tbk) or issuers
rata-rata untuk penilaian tingkat 2 pada Perusahaan publik (Tbk) included in the top 100 market capitalization (Big Cap), which stands
atau emiten yang masuk dalam 100 kapitalisasi pasar terbesar di at 4.36.
bursa (Big Cap) yang nilainya sebesar 4,36.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris secara In carrying out its supervisory function, Board of Commissioners
aktif memastikan bahwa Direksi dan seluruh organ Perseroan telah actively ensures that the Board of Directors and all corporate organs
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan prinsip- have performed their duties and responsibilities in accordance
prinsip GCG yang berlaku. Pengawasan dilakukan tidak hanya pada with applicable GCG principles. Supervision is conducted not only
aspek kepatuhan, tetapi juga pada efektivitas implementasi tata in terms of compliance but also in terms of the effectiveness of
kelola dalam mendukung pencapaian kinerja dan pengelolaan risiko. governance implementation in supporting performance achievement
and risk management.
Dewan Komisaris menilai bahwa penerapan prinsip Tata Kelola Board of Commissioners assesses that the implementation of Good
Perusahaan yang Baik (GCG) di Perseroan sepanjang tahun Corporate Governance principles within the Company throughout
2025 telah berjalan secara memadai dan terus menunjukkan 2025 has been adequate and continues to show improvement.
perbaikan. Perseroan telah memperkuat sistem pengendalian The Company has strengthened its internal control system,
internal, meningkatkan implementasi manajemen risiko, serta enhanced the implementation of risk management, and optimized
mengoptimalkan fungsi Whistleblowing System sebagai bagian the Whistleblowing System function as part of efforts to maintain
dari upaya menjaga integritas dan transparansi. Dewan Komisaris integrity and transparency. Board of Commissioners is also actively
juga terlibat aktif dalam pengawasan penerapan GCG melalui fungsi involved in overseeing GCG implementation through its committees
komite-komite, serta memastikan bahwa prinsip-prinsip akuntabilitas and ensures that accountability and transparency principles are
dan transparansi tetap terjaga, khususnya dalam kondisi Perseroan upheld, especially under conditions where the Company is facing
yang menghadapi tekanan. pressures.
Sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola, Perseroan telah As part of the efforts to strengthen governance, the Company
melakukan perubahan visi dan misi perusahaan pada akhir tahun revised its vision and mission at the end of 2024. The new vision, “To
2024. Visi baru, yaitu “Menjadi mitra terpercaya dalam menciptakan become a trusted partner in creating an innovative and sustainable
ekosistem konstruksi yang inovatif dan berkelanjutan”, dipandang construction ecosystem,” is viewed by Board of Commissioners
oleh Dewan Komisaris sebagai langkah strategis yang relevan dalam as a relevant strategic step in addressing industry challenges and
menjawab tantangan industri serta memperkuat arah pertumbuhan strengthening the Company’s long-term growth direction.
jangka panjang Perseroan.
Selain itu, pembentukan Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Furthermore, the establishment of the Risk Monitoring and Integrated
Terintegrasi di bawah Dewan Komisaris pada tahun 2024 merupakan Governance Committee under Board of Commissioners in 2024
langkah penting dalam memperkuat fungsi pengawasan, khususnya represents an important step in strengthening the supervisory
dalam pengelolaan risiko dan integrasi tata kelola dengan entitas function, particularly in risk management and governance integration
induk. Dewan Komisaris menilai bahwa keberadaan komite ini with the parent entity. Board of Commissioners considers that the
memberikan nilai tambah dalam meningkatkan kualitas pengawasan existence of this committee adds value in improving the quality of
dan pengambilan keputusan strategis. supervision and strategic decision-making.
Dewan Komisaris juga mengapresiasi komitmen Perseroan dalam Board of Commissioners also appreciates the Company’s
mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance commitment to integrating Environmental, Social, and Governance
(ESG) ke dalam strategi bisnis. Implementasi ESG diyakini dapat (ESG) principles into its business strategy. ESG implementation is
memperkuat ketahanan bisnis serta mendukung penciptaan nilai believed to strengthen business resilience and support sustainable
jangka panjang yang berkelanjutan. long-term value creation.
Page 66
66 Laporan Manajemen I Management Report
Dalam upaya penyempurnaan praktik GCG, Perseroan mengacu In improving GCG practices, the Company refers to the ASEAN
pada ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) serta Corporate Governance Scorecard (ACGS) and the Indonesian
Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) yang Corporate Governance Guidelines (PUGKI) issued by the National
diterbitkan oleh Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG). Committee on Governance Policy (KNKG). Based on these references,
Berdasarkan acuan tersebut, Dewan Komisaris menilai bahwa Board of Commissioners assesses that GCG implementation within
implementasi GCG di lingkungan Perseroan telah berjalan secara the Company has been effective and continues to improve.
efektif dan terus mengalami peningkatan.
Ke depan, Dewan Komisaris berkomitmen untuk terus mendorong Going forward, Board of Commissioners is committed to continuously
penguatan tata kelola perusahaan yang adaptif, transparan, dan encouraging the strengthening of adaptive, transparent, and integrity-
berintegritas, serta budaya kepatuhan yang kuat sebagai fondasi driven corporate governance, as well as a strong compliance culture
utama dalam mendukung perbaikan kinerja dan keberlanjutan usaha as the primary foundation in supporting performance improvement
Perseroan. and business sustainability.
PANDANGAN DEWAN KOMISARIS ATAS VIEWS ON THE EFFECTIVENESS OF INTERNAL
EFEKTIVITAS SISTEM PENGENDALIAN CONTROL SYSTEMS AND RISK MANAGEMENT
INTERNAL DAN MANAJEMEN RISIKO
Sistem pengendalian internal merupakan mekanisme pengawasan The internal control system is a supervisory mechanism that is
yang diterapkan secara berkesinambungan di seluruh lini Perseroan. applied continuously across all levels of the Company. Board
Dewan Komisaris memahami bahwa pengendalian internal dan of Commissioners understands that internal control and risk
pengelolaan risiko memiliki peran krusial dalam memastikan management play a crucial role in ensuring business continuity
kelangsungan usaha serta efektivitas operasional Perseroan, and operational effectiveness, particularly amid the dynamics and
khususnya di tengah dinamika dan tekanan bisnis yang dihadapi pressures faced throughout 2025.
sepanjang tahun 2025.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris In carrying out its supervisory function, Board of Commissioners
secara aktif melakukan pemantauan terhadap efektivitas Sistem actively monitors the effectiveness of the Internal Control System
Pengendalian Internal (SPI) yang dirancang dan diimplementasikan (ICS) designed and implemented by the Board of Directors. Such
oleh Direksi. Pengawasan tersebut dilakukan antara lain melalui supervision is conducted, among others, through the Audit Committee
Komite Audit serta Komite Pemantauan Risiko dan Tata Kelola and the Risk Monitoring and Integrated Governance Committee,
Terintegrasi, yang berperan dalam menelaah berbagai eksposur which review various risk exposures, including operational, financial,
risiko, termasuk risiko operasional, keuangan, serta pengendalian and information technology control and security risks.
dan pengamanan teknologi informasi.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Perseroan juga telah membangun sistem pengendalian internal The Company has also established an adequate internal control
yang memadai melalui fungsi audit internal, yang berperan dalam system through its internal audit function, which ensures compliance
memastikan kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur yang with applicable policies and procedures and safeguards the
berlaku, serta menjaga keamanan aset dan kepentingan Perseroan. Company’s assets and interests. Board of Commissioners assesses
Dewan Komisaris menilai bahwa fungsi ini berjalan secara independen that this function operates independently and effectively in supporting
dan efektif dalam mendukung proses pengawasan. the supervisory process.
Sejalan dengan kondisi Perseroan pada tahun 2025, Dewan In line with the Company’s conditions in 2025, Board of
Komisaris memberikan perhatian khusus terhadap penguatan Commissioners places special attention on strengthening internal
pengendalian internal, terutama dalam aspek pengelolaan proyek, controls, particularly in project management, cost control, and cash
pengendalian biaya, serta pengelolaan arus kas. Hal ini dilakukan flow management. This is intended to ensure that all operational
untuk memastikan bahwa setiap aktivitas operasional berjalan sesuai activities are carried out in accordance with prudential principles
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
dengan prinsip kehati-hatian serta mampu memitigasi risiko yang and are capable of mitigating risks that may affect the Company’s
berpotensi memengaruhi kinerja Perseroan. performance.
Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan secara berkala, Dewan Based on periodic evaluations, Board of Commissioners assesses
Komisaris menilai bahwa sistem pengendalian internal Perseroan that the Company’s internal control system has generally been
secara umum telah berjalan dengan memadai dan mampu adequate and capable of supporting business operations. However,
mendukung pelaksanaan kegiatan usaha. Namun demikian, Dewan Board of Commissioners encourages continuous refinement of
Komisaris mendorong agar penyempurnaan terhadap kebijakan dan internal control policies and procedures to enhance effectiveness
prosedur pengendalian internal terus dilakukan secara berkelanjutan and responsiveness to evolving dynamics of risks.
guna meningkatkan efektivitas dan responsivitas terhadap dinamika
risiko yang berkembang.
Page 67
67 Dalam aspek manajemen risiko, Dewan Komisaris turut berperan aktif In terms of risk management, Board of Commissioners also plays dalam mengawasi implementasi manajemen risiko yang dijalankan an active role in overseeing the implementation of risk management oleh Direksi. Melalui Komite Pemantauan Risiko dan Tata Kelola carried out by the Board of Directors. Through the Risk Monitoring Terintegrasi, Dewan Komisaris mengevaluasi kecukupan sistem and Integrated Governance Committee, Board of Commissioners manajemen risiko, serta memastikan bahwa proses identifikasi, evaluates the adequacy of risk management system and ensures that pengukuran, pemantauan, pengendalian, dan pelaporan risiko telah risk identification, measurement, monitoring, control, and reporting dilakukan secara komprehensif dan tepat waktu. processes are carried out comprehensively and in a timely manner. Perseroan telah mengadopsi pendekatan Three Lines Model yang The Company has adopted the Three Lines Model, which includes mencakup lini operasional, fungsi manajemen risiko, serta audit operational lines, risk management functions, and internal audit, internal, sebagai kerangka dalam mengelola risiko secara terintegrasi. as a framework for integrated risk management. This approach Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antar is expected to strengthen coordination among functions, mitigate fungsi, memitigasi potensi risiko secara lebih efektif, serta mencegah potential risks more effectively, and prevent conflicts of interest in terjadinya konflik kepentingan dalam pengelolaan risiko. risk management. Dewan Komisaris menilai bahwa implementasi manajemen risiko Board of Commissioners is of the opinion that the Company’s risk Perseroan telah berjalan secara memadai dan terus mengalami management has been implemented adequately and continues to penguatan, serta mendukung upaya Perseroan dalam menjaga strengthen, supporting the efforts to maintain operational stability stabilitas operasional dan keberlanjutan usaha. Ke depan, Dewan and business sustainability. Going forward, Board of Commissioners Komisaris akan terus mendorong peningkatan kualitas manajemen will continue to encourage improvements in risk management quality risiko yang lebih adaptif, terintegrasi, dan berbasis pada prinsip to be more adaptive, integrated, and based on prudential principles. kehati-hatian. PANDANGAN ATAS PENERAPAN DAN VIEWS ON THE IMPLEMENTATION PENGELOLAAN WHISTLEBLOWING AND MANAGEMENT OF THE SYSTEM (WBS) WHISTLEBLOWING SYSTEM (WBS) Perseroan berkomitmen untuk terus memperkuat penerapan Tata The Company is committed to strengthening the implementation Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG), of Good Corporate Governance (GCG), one of which is through the salah satunya melalui implementasi Whistleblowing System (WBS). Whistleblowing System (WBS). This system is designed to provide a Sistem ini dirancang untuk menyediakan sarana pelaporan yang secure, accessible, and reliable reporting channel for all stakeholders aman, mudah diakses, dan terpercaya bagi seluruh pemangku to report the occurrence of alleged violations within the Company. kepentingan dalam menyampaikan dugaan pelanggaran yang terjadi di lingkungan Perseroan. Dewan Komisaris memandang bahwa keberadaan WBS memiliki Board of Commissioners views the WBS as having strategic peran strategis dalam mendorong terciptanya budaya kerja yang role in fostering a work culture that is characterized by integrity, berintegritas, transparan, dan akuntabel. Dalam kondisi bisnis yang transparency, and accountability. In dynamic and challenging dinamis dan penuh tantangan seperti tahun 2025, penguatan sistem business conditions such as in 2025, strengthening the violation pelaporan pelanggaran menjadi semakin penting sebagai bagian reporting system becomes increasingly important as part of the dari upaya menjaga kepercayaan pemangku kepentingan serta efforts to maintain stakeholder trust and mitigate potential fraud risks. memitigasi potensi risiko fraud. Perseroan telah mengembangkan kanal WBS berbasis digital The Company has developed an integrated digital-based WBS yang terintegrasi untuk memfasilitasi pelaporan berbagai dugaan channel to facilitate reporting of various alleged violations, including pelanggaran, termasuk yang berkaitan dengan gratifikasi dan tindakan those related to gratuities and other fraudulent activities. The fraud lainnya. Pengelolaan WBS dilakukan secara terkoordinasi oleh management of WBS is coordinated by the Board of Directors Direksi dengan pengawasan dari Dewan Komisaris, serta didukung under the supervision of Board of Commissioners and supported oleh fungsi kepatuhan dan tata kelola perusahaan guna memastikan by compliance and corporate governance functions to ensure that proses pelaporan dan penanganan berjalan secara objektif dan reporting and handling processes are objective and credible. kredibel. Dewan Komisaris secara aktif melakukan pemantauan terhadap Board of Commissioners actively monitors the effectiveness of efektivitas implementasi WBS, termasuk memastikan bahwa setiap WBS implementation, including ensuring that every report received laporan yang diterima ditindaklanjuti melalui proses verifikasi dan is followed up through independent verification and investigation investigasi yang independen serta sesuai dengan ketentuan yang processes in accordance with applicable regulations. Board berlaku. Dewan Komisaris juga mendorong Direksi untuk terus of Commissioners also encourages the Board of Directors to meningkatkan sosialisasi dan pemahaman mengenai WBS kepada continuously improve the dissemination and understanding of the seluruh karyawan dan pemangku kepentingan. WBS among all employees and stakeholders.
Page 68
68 Laporan Manajemen I Management Report
Secara keseluruhan, Dewan Komisaris menilai bahwa penerapan Overall, Board of Commissioners assesses that the implementation
WBS di Perseroan telah berjalan secara memadai dan efektif dalam of WBS within the Company has been adequate and effective in
mendukung terciptanya lingkungan kerja yang bersih dari praktik supporting the creation of a work environment that is free from
korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta memperkuat sistem tata kelola corruption, collusion, and nepotism, as well as strengthening a
perusahaan yang transparan dan berintegritas. transparent and integrity-driven corporate governance system.
Ke depan, Dewan Komisaris mendorong penguatan implementasi Going forward, Board of Commissioners encourages further
WBS yang lebih adaptif, termasuk peningkatan kualitas pelaporan, strengthening of WBS implementation in a more adaptive manner,
perlindungan terhadap pelapor, serta integrasi dengan sistem including improving reporting quality, protecting whistleblowers, and
manajemen risiko dan pengendalian internal, guna memastikan integrating the system with risk management and internal control
keberlanjutan praktik tata kelola yang baik di lingkungan Perseroan. systems to ensure the sustainability of good governance practices
within the Company.
PENILAIAN DEWAN KOMISARIS ATAS KINERJA BOARD OF COMMISSIONERS’ ASSESSMENT
KOMITE DI BAWAH DEWAN KOMISARIS ON THE PERFORMANCE OF COMMITTEES
UNDER THE BOARD OF COMMISSIONERS
Dalam melaksanakan fungsi pengawasan terhadap jalannya In carrying out its supervisory function over the Company’s
Perseroan, Dewan Komisaris didukung oleh organ pendukung yang operations, Board of Commissioners is supported by supporting
meliputi Sekretaris Dewan Komisaris, Komite Audit, Komite Nominasi, organs consisting of Corporate Secretary of Board of Commissioners,
Remunerasi, dan GCG, serta Komite Pemantau Risiko dan Tata Audit Committee, Nomination, Remuneration, and GCG Committee,
Kelola Terintegrasi. Keberadaan komite-komite tersebut bertujuan as well as Risk Monitoring and Integrated Governance Committee.
untuk meningkatkan efektivitas pengawasan serta memastikan The existence of these committees aims to enhance the effectiveness
penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik di seluruh of supervision and ensure the implementation of good corporate
aspek operasional Perseroan. governance principles across all aspects of the Company’s
operations.
Setiap komite memiliki peran dan tanggung jawab yang telah Each committee has roles and responsibilities defined in their
ditetapkan dalam pedoman kerja masing-masing, serta didukung respective charters and is supported by members with competencies
oleh anggota yang memiliki kompetensi dan keahlian sesuai and expertise relevant to their fields. These committees actively
bidangnya. Komite-komite tersebut berperan aktif dalam memberikan provide reviews, evaluations, and recommendations to Board of
telaah, evaluasi, serta rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait Commissioners on various strategic, operational, and governance
berbagai aspek strategis, operasional, dan tata kelola Perseroan. aspects of the Company.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Dewan Komisaris secara berkala melakukan evaluasi terhadap Board of Commissioners periodically evaluates the performance
kinerja komite-komite di bawahnya guna memastikan efektivitas of its committees to ensure the effectiveness of the supervisory
pelaksanaan fungsi pengawasan, khususnya dalam menghadapi function, particularly in addressing the dynamics and performance
dinamika dan tekanan kinerja yang terjadi sepanjang tahun 2025. pressures experienced throughout 2025. The evaluation considers the
Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan kualitas rekomendasi quality of recommendations provided, contributions to governance
yang diberikan, kontribusi terhadap penguatan tata kelola, serta strengthening, and support for strategic decision-making.
dukungan terhadap pengambilan keputusan strategis.
Komite Audit bertugas membantu Dewan Komisaris dalam The Audit Committee is tasked with assisting Board of Commissioners
melaksanakan fungsi pengawasan, khususnya terkait efektivitas in carrying out its supervisory function, particularly regarding the
sistem pengendalian internal, kualitas pelaporan keuangan, serta effectiveness of internal control systems, the quality of financial
pelaksanaan audit internal dan eksternal. Sepanjang tahun 2025, reporting, and the implementation of internal and external audits.
Komite Audit telah menyelenggarakan 30 (tiga puluh) kali rapat Throughout 2025, the Audit Committee held 30 (thirty) meetings,
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
dengan agenda utama mencakup evaluasi kinerja keuangan with main agendas including evaluation of the Company’s financial
Perseroan serta efektivitas Sistem Pengendalian Internal. performance and the effectiveness of Internal Control System.
Komite Nominasi, Remunerasi, dan GCG bertugas membantu The Nomination, Remuneration, and GCG Committee is tasked with
Dewan Komisaris dalam memberikan rekomendasi terkait kebijakan assisting Board of Commissioners in providing recommendations
nominasi dan remunerasi, serta memastikan penerapan prinsip- regarding nomination and remuneration policies, as well as ensuring
prinsip GCG secara efektif dan berkelanjutan. Sepanjang tahun the effective and sustainable implementation of GCG principles.
2025, komite ini telah menyelenggarakan 23(dua puluh tiga) kali Throughout 2025, this committee held 23 (twenty-three) meetings,
rapat yang membahas antara lain evaluasi kebijakan nominasi dan discussing, among others, evaluation of nomination and remuneration
remunerasi, implementasi GCG, serta kepatuhan terhadap regulasi policies, GCG implementation, and compliance with applicable
yang berlaku. regulations.
Page 69
69
Dalam rangka memperkuat pengawasan terhadap manajemen In order to strengthen oversight of risk management and integrated
risiko dan tata kelola terintegrasi, Perseroan telah membentuk governance, the Company established the Risk Monitoring and
Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi pada tahun Integrated Governance Committee in 2024. This committee plays
2024. Komite ini berperan dalam memastikan bahwa penerapan a role in ensuring that the implementation of risk management and
manajemen risiko dan tata kelola telah berjalan secara memadai governance is adequate and aligned with the policies of the parent
dan selaras dengan kebijakan entitas induk. Sepanjang tahun 2025, entity. Throughout 2025, this committee conducted coordination
komite ini telah melaksanakan koordinasi dan rapat bersama entitas and meetings with entities within the group to strengthen synergy
dalam grup guna memperkuat sinergi serta konsistensi penerapan and consistency in governance implementation.
tata kelola.
Selain itu, Sekretaris Dewan Komisaris turut berperan dalam In addition, the Corporate Secretary of Board of Commissioners plays
mendukung kelancaran pelaksanaan tugas Dewan Komisaris, a role in supporting smooth execution of the Board of Commissioners’
khususnya dalam aspek administrasi, koordinasi, serta penyediaan duties, particularly in administrative aspects, coordination, and the
informasi yang diperlukan dalam proses pengambilan keputusan provision of information required for decision-making and supervisory
dan pengawasan. processes.
Berdasarkan hasil evaluasi, Dewan Komisaris menilai bahwa seluruh Based on the evaluation results, Board of Commissioners assesses
komite di bawah Dewan Komisaris telah menjalankan fungsi dan that all its supporting committees have performed their functions and
tanggung jawabnya secara memadai serta memberikan kontribusi responsibilities adequately and have made significant contributions
yang signifikan dalam mendukung efektivitas pengawasan, in supporting the effectiveness of supervision, strengthening
penguatan tata kelola, serta pengelolaan risiko Perseroan. governance, and managing the Company’s risks.
Ke depan, Dewan Komisaris akan terus mendorong peningkatan Going forward, Board of Commissioners will continue to encourage
efektivitas peran komite-komite tersebut, khususnya dalam improvements in the effectiveness of these committees, particularly
memberikan rekomendasi yang lebih strategis, adaptif, dan responsif in providing recommendations that are more strategic, adaptive, and
terhadap dinamika bisnis, guna mendukung perbaikan kinerja dan responsive to business dynamics, in order to support performance
keberlanjutan usaha Perseroan. improvement and the sustainability of the Company’s business.
INFORMASI PERUBAHAN KOMPOSISI INFORMATION ON CHANGES IN THE
DAN SUSUNAN DEWAN KOMISARIS COMPOSITION AND STRUCTURE OF
BOARD OF COMMISSIONERS
Pada Tahun Buku 2025, tidak terdapat perubahan komposisi Dewan In the 2025 fiscal year, there were no changes in the composition of
Komisaris Perseroan. Struktur dan jumlah anggota Dewan Komisaris the Company’s Board of Commissioners. The structure and number
tetap sama dengan periode sebelumnya, sehingga tidak terdapat of Board of Commissioners members remained the same as in
penambahan maupun pemberhentian anggota Dewan Komisaris the previous period, with no additions or dismissals of members
selama tahun berjalan. during the year.
Namun demikian, Perseroan melaksanakan pengangkatan However, the Company reappointed Joseph Prajogo as an
kembali terhadap Joseph Prajogo sebagai Komisaris Independen Independent Commissioner as well as Acting President Commissioner
sekaligus Pelaksana Tugas Komisaris Utama untuk periode kedua, for a second term, based on the resolution of the Annual General
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Meeting of Shareholders held in 2025. This reappointment was
yang diselenggarakan pada tahun 2025. Pengangkatan kembali carried out to ensure leadership continuity and maintain the stability
tersebut dilakukan sebagai bentuk keberlanjutan kepemimpinan of the supervisory function at the Board of Commissioners level.
dan untuk menjaga stabilitas fungsi pengawasan di tingkat Dewan
Komisaris.
Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris Perseroan per 31 Accordingly, as of December 31, 2025, the composition of the
Desember 2025 tetap berjumlah empat (4) orang, yang terdiri dari Company’s Board of Commissioners remained at 4 (four) members,
dua (2) Komisaris Independen, dengan salah satunya merangkap consisting of 2 (two) Independent Commissioners, one of whom
sebagai Pelaksana Tugas Komisaris Utama, serta dua (2) Komisaris. concurrently serves as Acting President Commissioner, and 2 (two)
Commissioners.
Rincian komposisi dan dasar pengangkatan masing-masing anggota Details regarding the composition and basis of appointment of
Dewan Komisaris disajikan pada tabel berikut: each member of Board of Commissioners are presented in the
following table:
Page 70
70 Laporan Manajemen I Management Report
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris
Composition and Basis of Appointment of Board of Commissioners
Nama Jabatan Masa Jabatan Periode Jabatan Dasar Pengangkatan
Name Position Term of Office Period of Office Basis of Appointment
Joseph Prajogo Komisaris Independen 21 Mei 2025 - Periode – 2 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
sekaligus Pelaksana RUPST 2030 2nd period (RUPST) tanggal 21 Mei 2025 dan dikukuhkan dalam
Tugas Komisaris Utama May 21, 2025 - 2030 Akta Nomor 2 tanggal 23 Mei 2025.
Independent AGMS Resolution of the Annual General Meeting of
Commissioner and Acting Shareholders (AGMS) on May 21, 2025, confirmed in
President Commissioner Deed No. 2 dated May 23, 2025.
Suli Fatimah Komisaris 10 Mei 2023 - Periode – 1 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Commissioner RUPST 2028 1st Period (RUPST) tanggal 10 Mei 2023 dan dikukuhkan dalam
May 10, 2023 - 2028 Akta Nomor 2 tanggal 10 Mei 2023.
AGMS Resolution of the Annual General Meeting of
Shareholders (AGMS) on May 10, 2023, confirmed in
Deed No. 2 dated May 10, 2023.
Danis Hidayat Komisaris 10 Mei 2023 - Periode – 1 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Commissioner RUPST 2028 1st Period (RUPST) tanggal 10 Mei 2023 dan dikukuhkan dalam
May 10, 2023 - 2028 Akta Nomor 2 tanggal 10 Mei 2023.
AGMS Resolution of the Annual General Meeting of
Shareholders (AGMS) on May 10, 2023, confirmed in
Deed No. 2 dated May 10, 2023.
Taufan Gestoro Komisaris Independen 29 Februari 2024 - Periode – 1 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Independent RUPST 2029 1st Period (RUPSLB) tanggal 29 Februari 2024 dan dikukuhkan
Commissioner February 29, 2024 - dalam Akta Nomor 6 tanggal 29 Februari 2024.
2029 AGMS Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders (EGMS) on February 29, 2024, confirmed
in Deed No. 6 dated February 29, 2024.
Kompetensi, pengalaman, serta latar belakang pendidikan formal The competencies, experience, and formal educational backgrounds
anggota Dewan Komisaris yang saling melengkapi menjadi kekuatan of Board of Commissioners members, which complement one
utama dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian another, constitute a key strength in carrying out their supervisory and
nasihat kepada Direksi. Dewan Komisaris berkomitmen untuk terus advisory functions to the Board of Directors. Board of Commissioners
menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, serta memastikan remained committed to performing its oversight role optimally and
bahwa pengelolaan Perseroan dilakukan secara profesional, prudent, ensuring that the Company is managed in a professional, prudent
dan selaras dengan visi dan misi Perseroan. manner and in alignment with its vision and mission.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PENUTUP CLOSING REMARKS
Pada kesempatan ini, Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi On this occasion, Board of Commissioners would like to express
kepada para Pemegang Saham atas dukungan, kepercayaan, serta an appreciation to the Shareholders for their support, trust, and
arahan yang konstruktif kepada Perseroan sepanjang tahun 2025. constructive guidance to the Company throughout 2025.
Dewan Komisaris juga menyampaikan apresiasi kepada Direksi atas Board of Commissioners would also like to convey an appreciation to
upaya dan komitmen yang telah ditunjukkan dalam menghadapi the Board of Directors for their efforts and commitment in addressing
berbagai tantangan yang dihadapi Perseroan sepanjang tahun numerous challenges faced by the Company during 2025, as well as
2025, serta dalam menjaga keberlangsungan usaha melalui berbagai in maintaining business continuity through the strategic measures
langkah strategis yang telah dilakukan. undertaken.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 71
71
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh jajaran Gratitude is also extended to all levels of management and
manajemen dan karyawan Perseroan atas dedikasi, kerja keras, employees of the Company for their dedication, hard work, and
dan kontribusi yang telah diberikan, khususnya dalam menghadapi contributions, particularly in navigating the challenging dynamics
dinamika industri konstruksi yang penuh tantangan. of the construction industry.
Dewan Komisaris memandang bahwa tahun 2025 merupakan Board of Commissioners views year 2025 as an important period
periode yang penting bagi Perseroan dalam melakukan konsolidasi for the Company in consolidating and strengthening its business
dan penguatan fundamental bisnis. Pengalaman yang diperoleh pada fundamentals. The experience gained during the year is expected
tahun ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam memperbaiki to serve as a foundation for improving performance and enhancing
kinerja serta meningkatkan daya saing Perseroan di masa mendatang. the Company’s competitiveness in the future.
Ke depan, Dewan Komisaris berharap agar seluruh insan PT Going forward, Board of Commissioners expected all PT Wijaya
Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dapat terus memperkuat Karya Bangunan Gedung Tbk People will continue to strengthen
sinergi, meningkatkan disiplin eksekusi, serta menjaga integritas synergy, improve execution discipline, and uphold integrity and
dan profesionalisme dalam menjalankan kegiatan usaha. Dengan professionalism in conducting business activities. With this
komitmen tersebut, Dewan Komisaris meyakini bahwa Perseroan commitment, Board of Commissioners believes that the Company
memiliki peluang untuk mencapai perbaikan kinerja secara has the opportunity to achieve sustainable performance improvement
berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh and create long-term value for all stakeholders.
pemangku kepentingan.
Jakarta, 20 April 2026
Jakarta, April 20, 2026
Atas Nama Dewan Komisaris,
On Behalf of Board of Commissioners,
Joseph Prajogo
Komisaris Independen sekaligus
Pelaksana Tugas Komisaris Utama
Independent Commissioner and
Acting President Commissioner
Page 72
72 Laporan Manajemen I Management Report
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Hadian Pramudita
Direktur Utama
President Director
Page 73
73
Laporan Direksi
Board of Directors Report
Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan Yang Terhormat,
Distinguished Shareholders and Stakeholders,
Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Let us extend our highest gratitude and praise to
Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan rahmat Almighty God for His blessings and grace, which
dan karunia-Nya, sehingga Perseroan dapat have enabled the Company to carry out its business
menjalankan kegiatan usaha sepanjang tahun 2025 activities throughout 2025 amid the dynamics and
di tengah dinamika dan tantangan yang dihadapi challenges faced by the construction industry.
industri konstruksi.
Tahun 2025 merupakan periode yang penuh The year 2025 was a challenging period for
tantangan bagi Perseroan, ditandai dengan the Company, marked by a decline in project
penurunan aktivitas proyek, tekanan likuiditas activities, liquidity pressures within the industry,
di industri, serta penyesuaian strategi bisnis and adjustments in business strategy that impacted
yang berdampak pada kinerja keuangan. Dalam financial performance. Under these conditions,
kondisi tersebut, Perseroan tetap berkomitmen the Company remains committed to maintaining
untuk menjaga keberlangsungan usaha melalui business continuity through strengthening
penguatan fundamental operasional, peningkatan operational fundamentals, improving efficiency,
efisiensi, serta penerapan prinsip kehati-hatian and applying prudential principles in business
dalam pengelolaan bisnis. management.
Penurunan pendapatan
Pada kesempatan ini, saya mewakili Direksi On this occasion, I, on behalf of Board of
menyampaikan Laporan Tahunan sebagai bentuk Directors, present the Annual Report as a form
pada tahun 2025
pertanggungjawaban sekaligus wujud komitmen of accountability as well as the Company’s
menjadi momentum
Perseroan terhadap prinsip keterbukaan informasi commitment to the principle of information bagi Perseroan untuk
kepada para pemegang saham, regulator, dan transparency to shareholders, regulators, and all melakukan konsolidasi
seluruh pemangku kepentingan. Seluruh informasi stakeholders. The entire information presented dan transformasi,
yang disajikan dalam laporan ini, khususnya yang in this report, particularly those related to the guna memperkuat
berkaitan dengan kinerja operasional dan keuangan Company’s operational and financial performance, daya saing serta
Perseroan, telah disusun secara transparan, has been prepared transparently, accurately, and in memastikan
akurat, dan mengacu pada ketentuan peraturan accordance with applicable laws and regulations.
pertumbuhan yang
perundang-undangan yang berlaku.
lebih berkualitas di
TINJAUAN LINGKUNGAN EKONOMI ECONOMIC ENVIRONMENT
masa mendatang
OVERVIEW The decline in revenue in 2025
has become a momentum for
Pentingnya Pengembangan The Importance of Infrastructure the Company to consolidate
Infrastruktur dalam Dinamika Sektor Development in the Dynamics of and transform, in order to
Konstruksi Construction Sector strengthen its competitiveness
Infrastruktur tetap menjadi salah satu pilar utama Infrastructure remains one of the key pillars in and ensure higher-quality
dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional driving national economic growth and enhancing
growth in the future
serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat Indonesia’s global competitiveness. Infrastructure
global. Pembangunan infrastruktur memiliki development generates a multiplier effect, among
efek berganda (multiplier effect), antara lain others job creation, improved connectivity, and the
melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan development of new economic growth centers.
konektivitas, serta pengembangan pusat-pusat
pertumbuhan ekonomi baru.
Namun demikian, sepanjang tahun 2025, sektor However, throughout 2025, the construction
konstruksi menghadapi dinamika yang lebih sector faced more complex dynamics compared
kompleks dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. to previous years. Adjustments in government fiscal
Penyesuaian kebijakan fiskal pemerintah, policies, including the refocusing of infrastructure
termasuk refocusing anggaran infrastruktur, serta budgets, as well as increased prudence by the
meningkatnya kehati-hatian sektor perbankan banking sector in extending financing, exerted
dalam penyaluran pembiayaan, memberikan pressure on the overall growth of the construction
tekanan terhadap pertumbuhan sektor konstruksi sector.
secara keseluruhan.
Page 74
74 Laporan Manajemen I Management Report
Selain itu, faktor eksternal seperti volatilitas nilai tukar, peningkatan In addition, external factors such as exchange rate volatility, rising
biaya material konstruksi, serta ketidakpastian ekonomi global construction material costs, and global economic uncertainty also
turut memengaruhi kinerja industri. Kondisi ini berdampak pada affected the performance of this industry. Such conditions resulted
menurunnya aktivitas proyek, meningkatnya tingkat persaingan, in declining project activity, intensified competition, and tighter cash
serta pengetatan arus kas di industri konstruksi. flows within the construction sector.
Di sisi lain, tren urbanisasi dan pertumbuhan populasi tetap On the other hand, urbanization trends and population growth
menjadi faktor pendorong permintaan jangka panjang terhadap continue to be the driving factors of long-term demand for residential,
pembangunan hunian, kawasan komersial, serta infrastruktur commercial, and urban infrastructure development. This indicates
perkotaan. Hal ini menunjukkan bahwa prospek sektor konstruksi that the medium- and long-term prospects of the construction sector
dalam jangka menengah dan panjang masih memiliki potensi yang remain positive, despite significant short-term pressures.
positif, meskipun dalam jangka pendek menghadapi tekanan yang
cukup signifikan.
In dealing with these conditions, construction industry players
Dalam menghadapi kondisi tersebut, pelaku industri konstruksi are required to be more adaptive and selective in implementing
dituntut untuk lebih adaptif dan selektif dalam menjalankan strategi business strategies, including selecting projects, managing risks,
bisnis, termasuk dalam pemilihan proyek, pengelolaan risiko, serta and optimizing resources.
optimalisasi sumber daya yang dimiliki.
Pertumbuhan Stabil Berkat Kebijakan yang Tepat Stable Growth Supported by Appropriate Policies
Sepanjang tahun 2025, perekonomian Indonesia menunjukkan kinerja Throughout 2025, Indonesia’s economy demonstrated stable and
yang tetap stabil dan resilien di tengah berbagai ketidakpastian resilient performance amid global uncertainties. This is reflected in
global. Hal ini tercermin dari pertumbuhan Produk Domestik Bruto Gross Domestic Product (GDP) growth of 5.11% (YoY), an increase
(PDB) sebesar 5,11% (YoY), meningkat dibandingkan tahun 2024 compared to 5.03% in 2024. This performance indicates that national
sebesar 5,03%. Kinerja ini menunjukkan bahwa stabilitas ekonomi economic stability has been maintained, supported by appropriate
nasional tetap terjaga, didukung oleh kebijakan fiskal dan moneter fiscal and monetary policies, as well as sustained investor confidence
yang tepat, serta terjaganya kepercayaan investor terhadap prospek in Indonesia’s economic prospects.
ekonomi Indonesia.
Secara nominal, perekonomian Indonesia pada tahun 2025 mencapai In nominal terms, Indonesia’s economy in 2025 reached a GDP
nilai PDB sebesar Rp23.821,1 triliun, dengan PDB per kapita sebesar value of Rp23,821.1 trillion, with GDP per capita of Rp83.7 million
Rp83,7 juta atau setara USD 5.083,4. Dari sisi spasial, aktivitas or equivalent to USD 5,083.4. Spatially, economic activity was still
ekonomi masih didominasi oleh Pulau Jawa dengan kontribusi dominated by Java Island, contributing 56.93% to the national
sebesar 56,93% terhadap perekonomian nasional. economy.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Dari sisi produksi, pertumbuhan ekonomi didorong oleh berbagai From the production side, economic growth was driven by a number
lapangan usaha, dengan sektor jasa lainnya mencatatkan of business sectors, with the other services sector recording the
pertumbuhan tertinggi sebesar 9,93%. Sementara itu, dari sisi highest growth at 9.93%. Meanwhile, from the expenditure side,
pengeluaran, pertumbuhan didorong oleh kinerja ekspor barang growth was supported by the exports of goods and services, which
dan jasa yang meningkat sebesar 7,03%, mencerminkan perbaikan increased by 7.03%, reflecting improved external demand and the
permintaan eksternal serta daya saing produk nasional. competitiveness of national products.
Meskipun demikian, perekonomian global pada tahun 2025 masih Nevertheless, the global economy in 2025 continued to be
dibayangi oleh berbagai ketidakpastian, antara lain ketegangan overshadowed by uncertainties, including geopolitical tensions,
geopolitik, volatilitas pasar keuangan, perubahan iklim, serta financial market volatility, climate change, and technological
perkembangan teknologi yang memengaruhi lanskap ekonomi developments affecting the global economic landscape. These
global. Faktor-faktor tersebut turut memberikan tekanan terhadap factors also exerted pressure on various business sectors, including
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
berbagai sektor usaha, termasuk sektor konstruksi. construction.
Di tengah kondisi tersebut, perekonomian Indonesia tetap Amid these conditions, Indonesia’s economy continued to
menunjukkan ketahanan yang baik, didukung oleh konsumsi demonstrate resilience, supported by stable domestic consumption,
domestik yang stabil, investasi yang tetap tumbuh, serta pengelolaan sustained investment growth, and prudent economic policy
kebijakan ekonomi yang prudent. Namun demikian, sektor konstruksi management. However, the construction sector faced its own
menghadapi tantangan tersendiri, antara lain akibat penyesuaian challenges, including adjustments in infrastructure spending,
belanja infrastruktur, meningkatnya kehati-hatian dalam pembiayaan increased caution in project financing, and fluctuations in construction
proyek, serta dinamika biaya konstruksi. costs.
Page 75
75 Kondisi ini mendorong pelaku industri konstruksi, termasuk These conditions have driven construction industry players, including Perseroan, untuk lebih adaptif dalam merespons perubahan, the Company, to be more adaptive in responding to changes by dengan mengedepankan efisiensi operasional, selektivitas dalam prioritizing operational efficiency, selective project acquisition, and pengambilan proyek, serta penguatan fundamental bisnis guna strengthening business fundamentals to maintain sustainability. menjaga keberlanjutan usaha. Tingkat inflasi sepanjang tahun 2025 tercatat tetap terkendali Inflation throughout 2025 remained under control within the target dalam kisaran sasaran yang ditetapkan oleh Pemerintah dan Bank range set by the Government and Bank Indonesia at 2.5% ± 1%, with Indonesia, yaitu sebesar 2,5% ± 1%, dengan realisasi inflasi sebesar realized inflation at 2.61% (YoY). This reflects stable price levels and 2,61% (YoY). Kondisi ini mencerminkan stabilitas harga yang terjaga relatively stable purchasing power amid global economic dynamics. serta daya beli masyarakat yang relatif stabil di tengah dinamika ekonomi global. Stabilitas inflasi tersebut didukung oleh implementasi kebijakan This inflation stability was supported by synergistic and well-targeted fiskal dan moneter yang sinergis dan tepat sasaran, termasuk fiscal and monetary policy implementation, including the optimization optimalisasi pengelolaan pendapatan negara serta efisiensi belanja of state revenue management and efficiency in government pemerintah. Kebijakan tersebut turut berperan dalam menjaga spending. These policies also played a role in maintaining national stabilitas makroekonomi nasional serta mendukung pertumbuhan macroeconomic stability and supporting sustainable economic ekonomi yang berkelanjutan. growth. TINJAUAN LINGKUNGAN BISNIS BUSINESS ENVIRONMENT OVERVIEW Dinamika Industri Konstruksi di Tengah Tekanan Dynamics of Construction Industry Amid 2025 Tahun 2025 Pressures Sektor konstruksi memiliki peran strategis dalam pembangunan The construction sector plays a strategic role in national infrastructure infrastruktur nasional serta memberikan kontribusi signifikan terhadap development and contributes significantly to Indonesia’s economy perekonomian Indonesia melalui Produk Domestik Bruto (PDB). through GDP. Over the past three years (2022–2024), the sector Dalam tiga tahun terakhir periode 2022–2024, sektor konstruksi has consistently been one of the largest contributors, accounting secara konsisten menjadi salah satu kontributor terbesar, dengan for approximately 10.09% of GDP. kontribusi mencapai sekitar 10,09% terhadap PDB. Pada tahun 2024, sektor konstruksi mencatat pertumbuhan sebesar In 2024, the construction sector recorded growth of 7.02% (YoY), 7,02% (YoY), meningkat dibandingkan tahun 2023 yang tumbuh an increase compared to the growth of 4.91% (YoY) in 2023. This sebesar 4,91% (YoY). Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya growth was driven by increased infrastructure development activities, aktivitas pembangunan infrastruktur, baik yang dilakukan oleh both by the government and the private sector. Pemerintah maupun sektor swasta. Namun demikian, memasuki tahun 2025, industri konstruksi However, entering 2025, the industry faced more challenging menghadapi dinamika yang lebih menantang. Penyesuaian belanja dynamics. Adjustments in government infrastructure spending, infrastruktur pemerintah, meningkatnya kehati-hatian dalam increased prudence in project financing, and pressure on construction pembiayaan proyek, serta tekanan terhadap biaya konstruksi menjadi costs became key factors affecting industry performance. These faktor utama yang memengaruhi kinerja industri. Kondisi tersebut conditions led to reduced project activity and heightened competition berdampak pada penurunan aktivitas proyek serta meningkatnya in the construction sector. tingkat persaingan di sektor konstruksi. Di samping itu, tantangan struktural seperti ketersediaan bahan In addition, structural challenges such as raw material availability, baku, kebutuhan tenaga kerja terampil, serta perubahan regulasi the need for skilled labor, and regulatory changes remain factors tetap menjadi faktor yang perlu diantisipasi oleh pelaku industri. that must be anticipated by business players in the industry. To Untuk menghadapi kondisi tersebut, industri konstruksi dituntut address these conditions, the construction industry must be more untuk lebih adaptif dan selektif dalam menjalankan strategi bisnis, adaptive and selective in executing business strategies, including termasuk dalam pengelolaan risiko, efisiensi operasional, serta risk management, operational efficiency, and technology utilization. pemanfaatan teknologi. Dengan dinamika yang terjadi, pelaku industri konstruksi perlu Given the current dynamics, construction industry players need mengedepankan prinsip kehati-hatian serta memperkuat fundamental to prioritize the principle of prudence and strengthen business bisnis agar tetap mampu bertahan dan berdaya saing di tengah fundamentals to remain resilient and competitive amid changing perubahan kondisi pasar. market conditions.
Page 76
76 Laporan Manajemen I Management Report
ANALISA KINERJA PERUSAHAAN COMPANY PERFORMANCE ANALYSIS
Strategi dan Kebijakan Perusahaan Tahun 2025 Company Strategy and Policy in 2025
Sebagai respons terhadap dinamika eksternal dan internal yang In response to internal and external dynamics throughout 2025,
berkembang sepanjang tahun 2025, Direksi menetapkan strategi Board of Directors established strategies focused on three main
yang berfokus pada tiga prioritas utama, yaitu stabilisasi keuangan, priorities: financial stabilization, operational quality improvement,
peningkatan kualitas operasional, dan penguatan fundamental bisnis. and strengthening business fundamentals. This strategy is designed
Strategi ini dirancang untuk menjaga kesinambungan usaha sekaligus to maintain business continuity while strengthening the Company’s
memperkuat posisi Perusahaan dalam menghadapi perkembangan position in a dynamic industry environment.
industri aset keuangan digital yang semakin dinamis.
Pertama, Perusahaan menjalankan strategi stabilisasi keuangan First, the Company implemented a financial stabilization strategy
melalui optimalisasi arus kas, pengelolaan liabilitas secara hati-hati, through cash flow optimization, prudent liability management, and
serta pengendalian biaya secara disiplin. Langkah ini menjadi krusial disciplined cost control. These steps are crucial for maintaining
dalam menjaga kesehatan keuangan dan fleksibilitas operasional, financial health and operational flexibility, particularly in the face of
khususnya dalam menghadapi dinamika pasar dan kebutuhan market dynamics and investment needs for business infrastructure
investasi untuk pengembangan infrastruktur bisnis. development.
Kedua, dari sisi operasional, Perusahaan memperkuat penerapan Second, in terms of operations, the Company strengthened its risk
manajemen risiko berbasis pendekatan terintegrasi, termasuk management approach based on an integrated approach, including
penguatan kontrol terhadap proses bisnis, keamanan sistem, serta strengthening controls over business processes, system security, and
keandalan layanan. Upaya ini dilakukan untuk meminimalkan potensi service reliability. These efforts were undertaken to minimize potential
risiko operasional yang dapat berdampak pada kinerja dan reputasi operational risks that could impact the Company’s performance
Perusahaan. and reputation.
Ketiga, Perusahaan mendorong transformasi bisnis melalui Third, the Company encouraged business transformation by
penguatan infrastruktur teknologi dan digitalisasi proses operasional, strengthening its technology infrastructure and digitizing operational
guna meningkatkan efisiensi, skalabilitas, dan kualitas layanan. processes to improve efficiency, scalability, and service quality.
Strategi ini juga membuka peluang pengembangan produk dan This strategy also opened up opportunities for the development
layanan baru yang relevan dengan kebutuhan pasar. Seluruh langkah of new products and services relevant to market needs. All of
strategis tersebut disusun dengan mempertimbangkan kondisi these strategic steps were formulated taking into account industry
industri, profil risiko bisnis, serta arah perkembangan ekosistem conditions, business risk profiles, and the development direction
aset keuangan digital yang semakin teregulasi dan berkelanjutan. of an increasingly regulated and sustainable digital financial asset
ecosystem.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Peranan Direksi dalam Perumusan Strategi The Role of Board of Directors in Strategy
Formulation
Direksi sebagai organ Perusahaan yang berwenang dan bertanggung Board of Directors, as the Company’s organ with full authority and
jawab penuh atas pengurusan Perusahaan memiliki peran sentral responsibility for managing the Company, plays a central role in
dalam perumusan dan pelaksanaan strategi. Seluruh kebijakan dan formulating and implementing strategies. All policies and decisions
keputusan Direksi senantiasa diarahkan untuk kepentingan terbaik made by Board of Directors are consistently directed toward the best
Perusahaan dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian, tata interests of the Company, taking into account prudential principles,
kelola yang baik, serta keberlanjutan usaha. Dalam menjalankan good corporate governance, and business sustainability. In carrying
fungsinya, Direksi menyusun strategi jangka pendek, menengah, out its functions, Board of Directors formulates short-, medium-,
dan panjang yang dituangkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran and long-term strategies, which are outlined in the Company’s
Perusahaan (RKAP) sebagai penjabaran tahunan dari Rencana Work Plan and Budget (RKAP) as the annual elaboration of the
Jangka Panjang (RJP). Long-Term Plan (RJP).
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Strategi tersebut diimplementasikan melalui program kerja yang These strategies are implemented through structured and measurable
terstruktur dan terukur di seluruh unit organisasi, termasuk entitas work programs across all organizational units, including subsidiaries.
anak. Direksi juga menetapkan alokasi anggaran yang mendukung Board of Directors also determines budget allocations that support the
pelaksanaan strategi, disertai dengan proyeksi keuangan yang implementation of these strategies, accompanied by comprehensive
komprehensif sebagai dasar pengambilan keputusan. Pendekatan financial projections as a basis for decision-making. This approach
ini memungkinkan Perusahaan untuk menjaga keseimbangan antara enables the Company to maintain a balance between achieving
pencapaian target kinerja, pengelolaan risiko, serta optimalisasi performance targets, managing risks, and optimizing resources.
sumber daya.
Page 77
77 Sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan pengendalian, Direksi As part of its supervisory and control function, Board of Directors secara berkala melakukan evaluasi atas implementasi strategi periodically evaluates the implementation of existing strategies. These yang telah dijalankan. Evaluasi tersebut mencakup pencapaian evaluations cover performance achievements, the effectiveness of kinerja, efektivitas program kerja, serta perkembangan profil work programs, and the development of the Company’s risk profile. risiko Perusahaan. Berdasarkan hasil evaluasi, Direksi melakukan Based on the evaluation results, Board of Directors continuously penyesuaian dan penyempurnaan strategi secara berkelanjutan guna refines and enhances strategies to ensure their relevance to industry memastikan relevansi dengan dinamika industri dan kondisi pasar. dynamics and market conditions. Selain itu, Direksi secara aktif melakukan kajian dan pemantauan In addition, Board of Directors actively conducts assessments and terhadap berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi Perusahaan. monitoring of various challenges and opportunities faced by the Langkah-langkah strategis yang adaptif dan responsif terus Company. Adaptive and responsive strategic measures continue to dikembangkan untuk memastikan tercapainya tujuan Perusahaan be developed to ensure the achievement of the Company’s objectives serta peningkatan kinerja yang berkelanjutan. and sustainable performance improvement. Untuk memastikan implementasi strategi berjalan efektif, Direksi In order to assure effective implementation of strategies, Board of menerapkan mekanisme pengendalian berbasis kinerja dan risiko. Directors applies performance- and risk-based control mechanisms. Monitoring dilakukan melalui: Monitoring is carried out through: 1. Evaluasi rutin kinerja proyek dan keuangan 1. Regular evaluation of project and financial performance 2. Pengawasan terhadap arus kas dan posisi likuiditas 2. Supervision of cash flow and liquidity position 3. Penerapan early warning system terhadap potensi deviasi 3. Implementation of an early warning system for potential project proyek. deviations Selain itu, Perseroan juga membentuk tim lintas fungsi untuk In addition, the Company has established cross-functional teams mempercepat penyelesaian isu-isu kritis, khususnya terkait to accelerate the resolution of critical issues, particularly those penagihan dan penyelesaian proyek. Pendekatan ini memungkinkan related to collections and project completion. This approach enables Perseroan untuk bersikap lebih responsif dan adaptif dalam the Company to be more responsive and adaptive in addressing menghadapi dinamika yang terjadi di lapangan. dynamics in the field. Pencapaian dan Realisasi Kinerja Tahun 2025 Performance Achievement and Realization in 2025 Sepanjang tahun 2025, Perseroan menghadapi tantangan yang cukup Throughout 2025, the Company faced significant challenges that signifikan yang berdampak pada pencapaian kinerja operasional affected the achievement of its operational and financial performance. dan keuangan. Dinamika industri konstruksi, penurunan aktivitas The dynamics of construction industry, declining project activity, and proyek, serta tekanan terhadap likuiditas sektor menjadi faktor liquidity pressures in the sector were the main factors influencing the utama yang memengaruhi realisasi kinerja Perseroan dibandingkan Company’s performance realization compared to the previous year. tahun sebelumnya. Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,62 triliun, The Company recorded operating revenue of Rp1.62 trillion, a menurun dibandingkan realisasi tahun 2024 sebesar Rp3,67 triliun. decrease compared to Rp3.67 trillion in 2024. This decline was Penurunan ini sejalan dengan berkurangnya volume proyek serta in line with reduced project volume and increased selectivity in meningkatnya selektivitas dalam perolehan pekerjaan baru. securing new contracts. Dari sisi profitabilitas, Perseroan mencatatkan laba kotor sebesar In terms of profitability, the Company recorded a gross profit of Rp145,42 miliar, lebih rendah dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp145.42 billion, lower than Rp307.50 billion in 2024. Meanwhile, Rp307,50 miliar. Sementara itu, Perseroan membukukan rugi bersih the Company posted a net loss of Rp630.25 billion, reversing from sebesar Rp630,25 miliar, berbalik dari laba bersih sebesar Rp67,96 a net profit of Rp67.96 billion in the previous year. miliar pada tahun sebelumnya.
Page 78
78 Laporan Manajemen I Management Report
Kinerja Perseroan pada tahun 2025 masih berada di bawah target The Company’s performance in 2025 remained below the established
yang telah ditetapkan, yang dipengaruhi oleh tekanan dari beban targets, influenced by pressures from historical burdens, liquidity
masa lalu, tantangan likuiditas, serta dinamika industri konstruksi. challenges, and the dynamics of construction industry. The decline
Penurunan kinerja tersebut juga dipengaruhi oleh peningkatan beban in performance was also driven by increased operating expenses
usaha serta tekanan dari komponen beban lainnya yang berdampak and pressures from other cost components, which significantly
signifikan terhadap kinerja keuangan Perseroan secara keseluruhan. affected the Company’s overall financial performance.
Meskipun demikian, Perseroan telah menunjukkan upaya perbaikan Nevertheless, the Company demonstrated improvement efforts
melalui peningkatan disiplin operasional, pengendalian biaya, serta through enhanced operational discipline, cost control, and measures
langkah-langkah percepatan arus kas. Strategi yang diterapkan to accelerate cash flow. The strategies implemented in 2025 have
pada tahun 2025 belum sepenuhnya menghasilkan dampak optimal not yet fully delivered optimal short-term results but have laid an
dalam jangka pendek, namun telah membentuk fondasi penting important foundation for the Company’s performance recovery
bagi proses pemulihan kinerja Perseroan ke depan. going forward.
Sebagai langkah korektif, Perseroan melakukan berbagai inisiatif As corrective measures, the Company undertook several strategic
strategis, antara lain: initiatives, including:
1. Reprioritisasi portofolio proyek; 4. Reprioritizing the project portfolio
2. Pengetatan seleksi proyek baru; 5. Tightening the selection of new projects
3. Percepatan penyelesaian proyek bermasalah; serta 6. Accelerating the completion of problematic projects
4. Optimalisasi aset dan sumber daya. 7. Optimizing assets and resources
Selain itu, Perseroan juga terus melakukan penyesuaian strategi In addition, the Company continues to refine its business strategy
bisnis melalui penguatan fundamental operasional, optimalisasi through strengthening operational fundamentals, optimizing project
portofolio proyek, serta pengembangan produk dan layanan yang portfolio, and developing value-added products and services,
memiliki nilai tambah, termasuk inovasi pada metode konstruksi including innovations in construction methods and utilization of
dan pemanfaatan teknologi. technology.
Dari sisi non-keuangan, Perseroan tetap berkomitmen menjaga From a non-financial perspective, the Company remains committed
kualitas layanan kepada pelanggan, yang tercermin dari to maintaining service quality to customers, as reflected in the
capaian Indeks Kepuasan Pelanggan (CSI) sebesar %, sebagai Customer Satisfaction Index (CSI) achievement of 80.17%, indicating
indikator bahwa Perseroan tetap mampu memenuhi ekspektasi that the Company continues to meet customer expectations despite
pelanggan di tengah kondisi yang menantang. challenging conditions.
Ke depan, Perseroan akan terus melakukan langkah-langkah Going forward, the Company will continue to implement sustainable
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
perbaikan secara berkelanjutan guna memperkuat kinerja dan improvement measures to strengthen performance and enhance
meningkatkan daya saing, dengan tetap mengedepankan prinsip competitiveness, while upholding prudential principles and good
kehati-hatian dan tata kelola yang baik. corporate governance.
Tantangan yang Dihadapi dan Langkah Challenges Faced and Mitigation Measures
Penyelesaiannya
Sepanjang tahun 2025, sektor konstruksi nasional menghadapi Throughout 2025, the national construction sector faced increasingly
tantangan yang semakin kompleks, baik yang bersumber dari faktor complex challenges, stemming from both external and internal
eksternal maupun internal. Kondisi makroekonomi global yang factors. Global macroeconomic conditions, still shrouded in
masih diliputi ketidakpastian, termasuk dinamika suku bunga global, uncertainty, including global interest rate dynamics, exchange rate
volatilitas nilai tukar, serta perlambatan ekonomi di beberapa negara volatility, and economic slowdowns in several key countries, are
utama, turut memberikan tekanan terhadap iklim investasi dan putting pressure on the investment climate and construction project
aktivitas proyek konstruksi. activity.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Di sisi domestik, penyesuaian kebijakan fiskal, khususnya terkait Domestically, fiscal policy adjustments, particularly related to
belanja infrastruktur, serta meningkatnya kehati-hatian sektor infrastructure spending, and increased banking sector caution in
perbankan dalam penyaluran pembiayaan proyek, berdampak pada project financing disbursements, have resulted in a general decline
menurunnya aktivitas konstruksi secara umum. Hal ini berimplikasi in construction activity. This has led to increased competition in the
pada meningkatnya persaingan di industri serta tekanan terhadap industry and pressure on the cash flow of construction businesses,
arus kas pelaku usaha konstruksi, termasuk Perseroan. including the Company.
Page 79
79
Pelemahan nilai tukar rupiah dan fluktuasi harga material juga The weakening rupiah and fluctuating material prices have also
memberikan dampak terhadap peningkatan biaya operasional, increased operational costs, particularly for raw materials and
terutama pada bahan baku dan peralatan konstruksi yang masih construction equipment, which remain dependent on imported
bergantung pada komponen impor. Kondisi tersebut berkontribusi components. These conditions contribute to margin pressure and
terhadap tekanan margin serta potensi keterlambatan dalam potential delays in project implementation.
pelaksanaan proyek.
Selain faktor eksternal, Perseroan juga menghadapi tantangan In addition to external factors, the Company also faced internal
internal, termasuk tekanan dari beban masa lalu, kebutuhan challenges, including pressures from historical burdens, the need
perbaikan kualitas portofolio proyek, serta penguatan disiplin dalam to improve the quality of its project portfolio, and the strengthening
pengelolaan risiko dan operasional. Dinamika ini menuntut Perseroan of discipline in risk and operational management. These dynamics
untuk melakukan penyesuaian strategi secara lebih terukur dan require the Company to make more measured and sustainable
berkelanjutan. strategic adjustments.
Di sisi lain, aspek regulasi yang dinamis serta kebutuhan akan tenaga On the other hand, evolving regulatory requirements and the need for
kerja profesional yang kompeten tetap menjadi perhatian dalam competent professional workforce remain important considerations
menjaga kualitas pelaksanaan proyek dan kepatuhan terhadap in maintaining project quality and compliance with applicable
ketentuan yang berlaku. regulations.
Sebagai respons terhadap berbagai tantangan tersebut, Perseroan In response to these challenges, the Company has formulated and
telah merumuskan dan mengimplementasikan sejumlah langkah implemented several strategic measures, including:
strategis, antara lain:
1. Reprioritisasi portofolio proyek dengan fokus pada proyek yang 1. Reprioritizing the project portfolio with a focus on projects that
memiliki profil risiko dan arus kas yang lebih sehat; have healthier risk profiles and cash flows;
2. Pengetatan seleksi proyek baru secara lebih selektif dan terukur; 2. Tightening the selection of new projects in a more selective
and measured manner;
3. Percepatan penyelesaian proyek bermasalah guna memperbaiki 3. Accelerating the completion of problematic projects to improve
kinerja operasional dan keuangan; operational and financial performance;
4. Optimalisasi aset dan sumber daya untuk meningkatkan efisiensi 4. Optimizing assets and resources to enhance efficiency and
dan produktivitas; productivity;
5. Penguatan pengelolaan arus kas serta pengendalian biaya 5. Strengthening cash flow management and implementing
secara disiplin; disciplined cost control;
6. Penerapan manajemen risiko secara komprehensif yang 6. Implementing comprehensive risk management in accordance
mengacu pada standar yang berlaku guna memitigasi risiko with applicable standards to mitigate operational, financial, and
operasional, keuangan, dan hukum; serta legal risks; and
7. Pemanfaatan teknologi konstruksi dan inovasi operasional untuk 7. Utilizing construction technology and operational innovation to
meningkatkan efisiensi pelaksanaan proyek. improve project execution efficiency.
Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya These measures are part of the Company’s efforts to strengthen
Perseroan dalam memperkuat fundamental bisnis serta menjaga its business fundamentals and maintain business continuity amidst
keberlangsungan usaha di tengah kondisi industri yang menantang. challenging industry conditions. With more adaptive strategies and
Dengan strategi yang lebih adaptif dan disiplin dalam pelaksanaannya, disciplined execution, the Company strives to achieve gradual and
Perseroan berupaya untuk melakukan perbaikan kinerja secara sustainable performance improvement in the future.
bertahap dan berkelanjutan di masa mendatang.
Page 80
80 Laporan Manajemen I Management Report
IMPLEMENTATION OF GOOD
PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE
Penguatan Penerapan Tata Kelola Perusahaan Strengthening the Implementation of Corporate
Governance
Perseroan senantiasa berkomitmen untuk menerapkan tata kelola The Company remains committed to consistently implementing good
perusahaan yang baik secara konsisten sebagai fondasi dalam corporate governance as a foundation for safeguarding business
menjaga keberlangsungan usaha. Penerapan prinsip GCG dilakukan continuity. The implementation of GCG principles is carried out
secara berkelanjutan melalui peninjauan berkala atas kebijakan continuously through periodic reviews of internal policies to ensure
internal guna memastikan kesesuaiannya dengan peraturan compliance with applicable laws and regulations and relevant best
perundang-undangan yang berlaku serta praktik terbaik yang relevan. practices.
Perseroan memastikan bahwa seluruh kebijakan dan implementasinya The Company ensures that all policies and their implementation
telah mengacu pada prinsip-prinsip GCG, yaitu transparansi, adhere to GCG principles, namely transparency, accountability,
akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran di seluruh responsibility, independence, and fairness at all levels of the
jenjang organisasi. Penerapan GCG yang efektif diharapkan dapat organization. Effective GCG implementation is expected to
mendorong pengelolaan Perseroan secara profesional, efisien, dan encourage professional, efficient, and sustainable management of
berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran dan fungsi masing- the Company, while strengthening the roles and functions of each
masing organ Perseroan. organs of the Company.
Sesuai dengan Anggaran Dasar, Perseroan memiliki organ utama In accordance with the Articles of Association, the Company has
yang terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan two main organs: the General Meeting of Shareholders (GMS), the
Komisaris, dan Direksi. RUPS merupakan forum pengambilan Board of Commissioners, and the Board of Directors. The GMS is
keputusan tertinggi bagi pemegang saham, Dewan Komisaris the highest decision-making forum for shareholders, the Board of
berperan dalam melakukan pengawasan, sedangkan Direksi Commissioners plays a supervisory role, and the Board of Directors
bertanggung jawab atas pengelolaan dan operasional Perseroan. is responsible for the management and operations of the Company.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah menyelenggarakan sebanyak Throughout 2025, the Company held two General Meetings of
2 kali RUPS, yang terdiri dari satu kali RUPST pada tanggal 21 Shareholders (GMS), consisting of one AGMS on May 21, 2025, and
Mei 2025 dan satu kali RUPSLB pada tanggal 28 November 2025, one EGMS on November 28, 2025, while upholding the principles of
dengan tetap menjunjung tinggi prinsip keterbukaan, kesetaraan, transparency, equality, and protection of shareholder rights.
dan perlindungan hak pemegang saham.
Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian Board of Commissioners actively carries out its supervisory and
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
nasihat secara aktif melalui berbagai forum formal, serta memastikan advisory functions through various formal forums, and ensures that
bahwa pengelolaan Perseroan dilakukan sesuai dengan prinsip the Company’s management is conducted in accordance with the
kehati-hatian dan tata kelola yang baik. Di sisi lain, Direksi principles of prudence and good governance. Meanwhile, Board
melaksanakan fungsi pengurusan dengan memastikan bahwa of Directors carries out its management function by ensuring that
seluruh kegiatan usaha berjalan sesuai dengan strategi, kebijakan, all business activities are conducted in accordance with applicable
dan ketentuan yang berlaku. strategies, policies, and regulations.
Dalam mendukung efektivitas penerapan GCG, Perseroan juga In supporting the effectiveness of GCG implementation, the
memperkuat peran komite-komite di bawah Dewan Komisaris Company also strengthens the role of committees under the Board
serta fungsi Sistem Pengendalian Internal (SPI) yang secara of Commissioners and the function of the Internal Control System
berkala melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kecukupan (SPI) which periodically monitors and evaluates the adequacy of
pengendalian internal, manajemen risiko, serta kepatuhan. internal control, risk management, and compliance.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Perseroan terus memperkuat penerapan GCG sebagai fondasi dalam The Company continues to strengthen the implementation of GCG as
menjaga keberlangsungan usaha. Sepanjang tahun 2025, Perseroan a foundation for maintaining business continuity. Throughout 2025,
telah melakukan penguatan melalui berbagai inisiatif, antara lain: the Company strengthened this through various initiatives, including:
1. Penguatan sistem pengendalian internal; 1. Strengthening the internal control system;
2. Peningkatan implementasi manajemen risiko berbasis enterprise 2. Improving the implementation of enterprise-based risk
risk management; serta management; and
3. Optimalisasi Whistleblowing System sebagai sarana pelaporan 3. Optimizing the Whistleblowing System as a means of reporting
pelanggaran. violations.
Page 81
81
Selain itu, Perseroan juga terus menunjukkan komitmen dalam Furthermore, the Company continues to demonstrate its commitment
pencegahan fraud melalui penerapan Sistem Manajemen Anti to fraud prevention through the implementation of an Anti-Bribery
Penyuapan (SMAP) berbasis ISO 37001:2016, serta penguatan Management System (ABMS) based on ISO 37001:2016, as well as
budaya kepatuhan melalui Kode Etik (Code of Conduct) yang berlaku strengthening a culture of compliance through a Code of Conduct
bagi seluruh insan Perseroan. that is applicable to the entire Company people.
Pengelolaan Whistleblowing System (WBS) dilakukan secara The Whistleblowing System (WBS) is managed in a structured
terstruktur dengan menjamin kerahasiaan identitas pelapor manner, ensuring the confidentiality of the whistleblower’s identity
serta perlindungan hukum yang memadai. Setiap laporan yang and adequate legal protection. Every report received will be followed
diterima akan ditindaklanjuti secara objektif oleh fungsi terkait guna up objectively by the relevant function to ensure the resolution made
memastikan penyelesaian yang sesuai dengan prinsip tata kelola is in accordance with good governance principles.
yang baik.
Hasil asesmen GCG menunjukkan bahwa Perseroan tetap berada The results of GCG assessment indicate that the Company remains
dalam kategori yang baik, dengan beberapa area perbaikan yang in the good category, with several areas of improvement being
terus ditindaklanjuti secara berkelanjutan sebagai bagian dari continuously followed up as part of its commitment to improving
komitmen terhadap peningkatan kualitas tata kelola. governance quality.
Dalam rangka meningkatkan kualitas penerapan GCG, Perseroan To improve the quality of GCG implementation, the Company also
juga mengacu pada standar ASEAN Corporate Governance refers to the ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS)
Scorecard (ACGS) serta Pedoman Umum Governansi Korporat standards and the General Guidelines for Indonesian Corporate
Indonesia (PUGKI) yang diterbitkan oleh Komite Nasional Kebijakan Governance (PUGKI) issued by the National Committee for
Governance (KNKG). Kedua pedoman tersebut menjadi acuan Governance Policy (KNKG). These two guidelines serve as a reference
dalam melakukan evaluasi dan pengembangan praktik tata kelola for evaluating and developing more effective and internationally
yang lebih efektif dan berstandar internasional. standardized governance practices.
Dengan penerapan GCG yang konsisten dan berkelanjutan, With consistent and sustainable GCG implementation, the Company
Perseroan meyakini bahwa tata kelola yang kuat akan menjadi believes that strong governance will serve as a key foundation in
fondasi utama dalam menghadapi tantangan industri serta addressing industry challenges and supporting the Company’s
mendukung upaya perbaikan kinerja Perseroan ke depan. performance improvement efforts going forward.
Kriteria Utama Penilaian Kinerja Direksi Key Criteria For Board Of Directors Performance
Appraisal
Penetapan Key Performance Indicators (KPI) Direksi dilakukan The Board of Directors’ Key Performance Indicators (KPIs) is
dengan mempertimbangkan aspek strategis yang selaras dengan determined by considering strategic aspects aligned with corporate
tujuan dan prioritas korporasi. Penilaian kinerja Direksi difokuskan goals and priorities. The Board of Directors’ performance appraisal
pada pencapaian target Perseroan secara menyeluruh, efektivitas focuses on the achievement of the Company’s overall targets, the
implementasi strategi bisnis, serta kontribusi Direksi dalam effectiveness of business strategy implementation, and the Board
menciptakan nilai tambah dan menjaga keberlangsungan usaha. of Directors’ contribution to creating added value and maintaining
business continuity.
Pada tahun 2025, penilaian kinerja Direksi dilakukan secara In 2025, the Board of Directors’ performance appraisal was
komprehensif dengan mempertimbangkan dinamika bisnis dan conducted comprehensively, taking into account business dynamics
tantangan yang dihadapi Perseroan. Evaluasi mencakup aspek and the challenges faced by the Company. The evaluation covered
kinerja keuangan, operasional, pengelolaan risiko, serta efektivitas aspects of financial performance, operational performance, risk
implementasi strategi yang telah ditetapkan. management, and the effectiveness of the implementation of
established strategies.
Seiring dengan kondisi industri yang menantang dan tekanan In line with challenging industry conditions and pressures on the
terhadap kinerja Perseroan sepanjang tahun 2025, pencapaian Company’s performance throughout 2025, the Board of Directors’
KPI Direksi masih berada di bawah target yang telah ditetapkan. Hal KPI achievement remained below the established target. This was
ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain penurunan aktivitas influenced by a number of factors, including decreased project
proyek, tekanan likuiditas, serta dampak dari beban masa lalu yang activity, liquidity pressures, and the impact of historical burdens
memengaruhi kinerja keuangan Perseroan. that impacted the Company’s financial performance.
Page 82
82 Laporan Manajemen I Management Report
Meskipun demikian, Direksi telah menunjukkan upaya yang cukup Nevertheless, Board of Directors has demonstrated significant efforts
signifikan dalam merespons kondisi tersebut, antara lain melalui in responding to these conditions, including strengthening cash flow
penguatan pengelolaan arus kas, peningkatan efisiensi operasional, management, increasing operational efficiency, and tightening project
serta pengetatan seleksi proyek. Langkah-langkah tersebut menjadi selection. These steps are part of the performance improvement
bagian dari upaya perbaikan kinerja yang diharapkan dapat efforts that are expected to have a gradual positive impact going
memberikan dampak positif secara bertahap ke depan. forward.
Selain pengukuran berbasis KPI korporat, penilaian juga dilakukan In addition to corporate KPI-based measurements, individual
secara individual terhadap masing-masing anggota Direksi dengan assessments are also conducted for each member of Board of
mempertimbangkan beberapa kriteria, antara lain tingkat kehadiran Directors, taking into account several criteria, including attendance
dalam rapat Direksi dan rapat koordinasi dengan Dewan Komisaris, at Board of Directors meetings and coordination meetings with the
partisipasi aktif dalam proses pengambilan keputusan, kepatuhan Board of Commissioners, active participation in the decision-making
terhadap peraturan dan kebijakan Perseroan, serta komitmen process, compliance with Company regulations and policies, and
terhadap keputusan kolektif yang telah disepakati. commitment to agreed collective decisions.
Hasil evaluasi kinerja Direksi, baik secara kolektif maupun individual, The results of the Board of Directors’ performance evaluations, both
menjadi dasar pertimbangan bagi Pemegang Saham dalam collectively and individually, serve as the basis for Shareholders’
pengambilan keputusan terkait pengangkatan kembali maupun considerations in making decisions regarding the reappointment
pemberhentian anggota Direksi pada periode mendatang. or dismissal of Board members in the future.
Penilaian Kinerja Organ Pendukung di Bawah Direksi Assessment of Supporting Organs Under Board of
Directors
Perseroan tidak memiliki komite yang berada di bawah Direksi The Company did not have any committees under Board of
hingga periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. Directors for the period ended December 31, 2025. Nevertheless,
Namun demikian, keberadaan organ pendukung di bawah Direksi the supporting organs under Board of Directors effectively carried
telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara efektif out their duties and responsibilities in supporting the Company’s
dalam mendukung fungsi pengelolaan Perseroan. management functions.
Sepanjang tahun 2025, organ pendukung di bawah Direksi Throughout 2025, these supporting organs continued to play an
tetap berperan aktif dalam membantu Direksi, khususnya dalam active role in assisting Board of Directors, particularly in supporting
mendukung operasional, pengendalian internal, serta pelaksanaan operations, internal control, and the implementation of established
strategi yang telah ditetapkan. Dalam menjalankan fungsinya, organ strategies. In performing their functions, these supporting organs
pendukung tersebut senantiasa mengedepankan prinsip-prinsip consistently upheld the principles of good corporate governance.
tata kelola perusahaan yang baik.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
STRATEGI IMPLEMENTASI SUSTAINABILITY IMPLEMENTATION
KEBERLANJUTAN TAHUN 2025 STRATEGY 2025
Pendekatan Adaptif untuk Keberlanjutan Jangka Adaptive Approach for Long-Term Sustainability
Panjang
Perseroan menyadari bahwa aktivitas bisnis dan operasional The Company recognizes that its business and operational activities
memiliki dampak yang signifikan terhadap aspek lingkungan, sosial, have significant impacts on environmental, social, and governance
dan tata kelola. Oleh karena itu, Perseroan berkomitmen untuk aspects. Therefore, the Company is committed to integrating
mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance Environmental, Social, and Governance (ESG) principles into all
(ESG) dalam seluruh aktivitas bisnis sebagai bagian dari penerapan business activities as part of sustainable finance implementation
keuangan berkelanjutan dan upaya menjaga keberlangsungan usaha. and efforts to ensure business continuity. From an environmental
Pada aspek lingkungan, Perseroan mendorong penerapan konstruksi perspective, the Company promotes sustainable construction
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
berkelanjutan serta peningkatan efisiensi penggunaan sumber daya practices and improves resource efficiency to minimize the
guna meminimalkan dampak lingkungan dari kegiatan operasional. environmental impact of its operations.
Pada aspek sosial, Perseroan secara konsisten melaksanakan From a social perspective, the Company consistently implements
program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus Corporate Social Responsibility (CSR) programs focused on
pada pemberdayaan masyarakat serta penciptaan nilai tambah bagi community empowerment and creating added value for surrounding
lingkungan sekitar. Sementara itu, pada aspek tata kelola, Perseroan communities. Meanwhile, from a governance perspective, the
memastikan penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan Company ensures the implementation of transparency, accountability,
integritas dalam seluruh proses bisnis. and integrity principles across all business processes.
Komitmen terhadap penerapan ESG tersebut menjadi bagian dari This commitment to ESG implementation forms part of the
strategi jangka panjang Perseroan dalam menciptakan nilai yang Company’s long-term strategy to create sustainable value, while also
berkelanjutan, sekaligus mendukung upaya penguatan fundamental supporting the efforts to strengthen its fundamentals and improve
dan perbaikan kinerja Perseroan ke depan. performance going forward.
Page 83
83
Aspek Lingkungan Environmental Aspect
Dalam upaya mengurangi dampak lingkungan, Perseroan terus In an effort to reduce environmental impact, the Company continues
mendorong efisiensi penggunaan sumber daya serta penerapan to promote resource efficiency and the implementation of more
praktik konstruksi yang lebih ramah lingkungan. Pengembangan environmentally friendly construction practices. The development of
teknologi konstruksi modular tetap menjadi salah satu fokus utama, modular construction technology remains one of the main focuses,
mengingat potensinya dalam mengurangi limbah, meningkatkan given its potential to reduce waste, improve time efficiency, and
efisiensi waktu, serta menekan emisi dari aktivitas konstruksi. lower emissions from construction activities.
Perseroan juga secara bertahap melanjutkan inisiatif penggunaan The Company also gradually continues the initiatives to utilize electric
kendaraan operasional berbasis listrik (electric vehicle/EV), serta vehicles (EVs) for operational purposes and prioritizes the use of
mengedepankan penggunaan material yang lebih ramah lingkungan more environmentally friendly materials in project execution.
dalam pelaksanaan proyek.
Aspek Sosial Social Aspect
Perseroan meyakini bahwa Sumber Daya Manusia merupakan The Company believes that Human Capital are a key factor
faktor kunci dalam mendukung keberlanjutan usaha. Oleh karena in supporting business sustainability. Therefore, competency
itu, pengembangan kompetensi, peningkatan kapabilitas, serta development, capability enhancement, and the implementation of
penerapan prinsip keberagaman (diversity) dan kesetaraan (equality) diversity and equality principles remain priorities.
tetap menjadi prioritas.
Perseroan terus mendorong keterlibatan perempuan dalam berbagai The Company continues to encourage women’s involvement across
fungsi dan posisi strategis di lingkungan kerja. Hingga tahun 2025, various functions and strategic positions within the workplace. As of
komposisi karyawan perempuan tercatat sebesar 12% dari total 2025, female employees accounted for 12% of the total workforce.
karyawan.
Selain itu, Perseroan tetap melaksanakan program tanggung jawab In addition, the Company continues to implement CSR programs
sosial perusahaan (CSR) yang terintegrasi dengan ISO 26000 dan aligned with ISO 26000 and the Sustainable Development Goals
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), melalui empat pilar (SDGs), through four main pillars: WEGE Hijau, WEGE Sehat, WEGE
utama, yaitu WEGE Hijau, WEGE Sehat, WEGE Pintar, dan WEGE Pintar, and WEGE Peduli. These CSR programs are focused on
Peduli. Pelaksanaan program CSR difokuskan pada kegiatan yang initiatives that provide direct impact to communities and support
memberikan dampak langsung bagi masyarakat serta mendukung social sustainability.
keberlanjutan sosial.
Aspek Tata Kelola Governance Aspect
Dalam aspek tata kelola, Perseroan terus memperkuat implementasi From a governance perspective, the Company continues to
prinsip Good Corporate Governance (GCG) sebagai landasan dalam strengthen the implementation of Good Corporate Governance
pengambilan keputusan dan pengelolaan usaha. Perseroan mengacu (GCG) principles as the foundation for decision-making and business
pada standar ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) management. The Company refers to the ASEAN Corporate
serta menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO Governance Scorecard (ACGS) standards and implements the
37001 sebagai upaya pencegahan dan pengendalian risiko fraud. Anti-Bribery Management System (SMAP) ISO 37001 as part of its
efforts to prevent and control fraud risks.
Perseroan juga terus meningkatkan efektivitas manajemen risiko, The Company also continues to enhance the effectiveness of its risk
termasuk dalam mengelola risiko terkait perubahan iklim, baik management, including managing risks related to climate change,
risiko fisik maupun risiko transisi menuju ekonomi rendah karbon. both physical risks and transition risks toward a low-carbon economy.
Penerapan manajemen risiko dilakukan secara terintegrasi guna Risk management is implemented in an integrated manner to ensure
memastikan kesiapan Perseroan dalam menghadapi dinamika bisnis the Company’s readiness in facing business and regulatory dynamics.
dan regulasi.
Untuk memastikan implementasi keberlanjutan berjalan secara To ensure consistent implementation of sustainability, the Company
konsisten, Perseroan menetapkan kebijakan strategis yang mencakup establishes strategic policies covering operational, marketing, and
aspek operasional, pemasaran, hingga pengelolaan keuangan. Dalam financial management aspects. In challenging conditions, the
kondisi yang menantang, pendekatan keberlanjutan difokuskan sustainability approach is focused on strengthening fundamentals,
pada penguatan fundamental, efisiensi, serta pengelolaan risiko improving efficiency, and exercising more disciplined risk
yang lebih disiplin. management.
Page 84
84 Laporan Manajemen I Management Report
Dengan pendekatan yang adaptif dan terukur, Perseroan meyakini With an adaptive and measured approach, the Company believes
bahwa penerapan prinsip keberlanjutan akan tetap menjadi that the implementation of sustainability principles will remain a key
pilar penting dalam mendukung proses pemulihan kinerja serta pillar in supporting performance recovery and creating long-term
menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku value for all stakeholders.
kepentingan.
PERUBAHAN KOMPOSISI DIREKSI CHANGES IN THE COMPOSITION OF
THE BOARD OF DIRECTORS
Pada Tahun Buku 2025, tidak terdapat perubahan komposisi Direksi In the 2025 fiscal year, there were no changes in the composition
Perseroan. Struktur dan jumlah anggota Direksi tetap sama dengan of the Company’s Board of Directors. The structure and number
periode sebelumnya, sehingga tidak terdapat penambahan maupun of members remained the same as in the previous period, with no
pemberhentian anggota Direksi selama tahun berjalan. additions or dismissals of Directors during the year.
Namun demikian, Perseroan melaksanakan pengangkatan kembali However, the Company reappointed Bagus Tri Setyana as Director of
terhadap Bagus Tri Setyana sebagai Direktur Operasi I untuk periode Operations I for a second term, based on the resolution of the Annual
kedua, berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholders held in 2025. This reappointment
Tahunan yang diselenggarakan pada tahun 2025. Pengangkatan was carried out as part of leadership continuity and to maintain the
kembali tersebut dilakukan sebagai bentuk keberlanjutan stability of operational management functions at the Board level.
kepemimpinan dan untuk menjaga stabilitas fungsi pengelolaan
operasional di tingkat Direksi.
Adapun komposisi susunan Direksi Perseroan selengkapnya terdiri The composition of the Company’s Board of Directors consists of 1
atas 1 (satu) Direktur Utama dan 4 (empat) Direktur, yaitu sebagai (one) President Director and 4 (four) Directors, as follows:
berikut:
Nama Jabatan Masa Jabatan Periode Jabatan Dasar Pengangkatan
Name Position Term of Office Period of Office Basis of Appointment
Hadian Direktur Utama 19 April 2022 - Periode - 1 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Pramudita President Director RUPST 2027 1st Period (RUPST) tanggal 19 April 2022 dan dikukuhkan dalam
April 19, 2022 - Akta Nomor 5 tanggal 19 April 2022.
2027 AGMS Resolution of the Annual General Meeting of
Shareholders (AGMS) on April 19, 2022, confirmed in
Deed No. 5 dated April 19, 2022.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Hartanto Karti Direktur Keuangan, 20 Mei 2024 - Periode - 1 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Raharjo Human Capital dan RUPST 2029 1st Period (RUPST) tanggal 20 Mei 2024 dan dikukuhkan dalam
Manajemen Risiko May 20, 2024 - 2029 Akta Nomor 8 tanggal 20 Mei 2024.
Director of Finance, AGMS Resolution of the Annual General Meeting of
Human Capital, and Risk Shareholders (AGMS) on May 20, 2024, confirmed in
Management Deed No. 8 dated May 20, 2024.
Tomo Dwi Direktur QHSE 20 Mei 2024 - Periode - 1 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Hasputro (Quality, Health, Safety, RUPST 2029 1st Period (RUPST) tanggal 20 Mei 2024 dan dikukuhkan dalam
Environment) dan May 20, 2024 - 2029 Akta Nomor 8 tanggal 20 Mei 2024.
Pemasaran AGMS Resolution of the Annual General Meeting of
Director of Quality, Health, Shareholders (AGMS) on May 20, 2024, confirmed in
Safety, and Environment Deed No. 8 dated May 20, 2024.
(QHSE) and Marketing
Bagus Tri Direktur Operasi I 21 Mei 2025 - Periode - 2 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Setyana Director of Operations I RUPST 2030 2nd Period (RUPST) tanggal 21 Mei 2025 dan dikukuhkan dalam
May 21, 2025 - 2030 Akta Nomor 2 tanggal 23 Mei 2025.
AGMS Resolution of the Annual General Meeting of
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Shareholders (AGMS) on May 21, 2025, confirmed in
Deed No. 2 dated May 23, 2025.
Dwi Purnomo Direktur Operasi II 10 Mei 2023 - Periode - 1 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Director of Operations II RUPST 2028 1st Period (RUPST) tanggal 10 Mei 2023 dan dikukuhkan dalam
May 10, 2023 - 2028 Akta Nomor 2 tanggal 10 Mei 2023.
AGMS Resolution of the Annual General Meeting of
Shareholders (AGMS) on May 10, 2023, confirmed in
Deed No. 2 dated May 10, 2023.
Page 85
85
PENUTUP DAN APRESIASI FINAL WORDS AND APPRECIATION
Saya mewakili jajaran Direksi menyampaikan rasa terima kasih dan On behalf of Board of Directors, I would like to express our gratitude
apresiasi atas kepercayaan, komitmen, serta dukungan seluruh and appreciation for the trust, commitment, and support of all
pemangku kepentingan yang telah diberikan kepada Perseroan stakeholders extended to the Company throughout 2025
sepanjang tahun 2025. .
To the shareholders, Board of Directors extends its sincere thanks
Kepada para pemegang saham, Direksi menyampaikan terima for the trust placed in us in carrying out the management and
kasih atas kepercayaan yang diberikan dalam menjalankan fungsi administration of the Company. We also express our appreciation
pengelolaan dan kepengurusan Perseroan. Kami juga menyampaikan to the Board of Commissioners for their supervision, advice, and
apresiasi kepada Dewan Komisaris atas pengawasan, nasihat, constructive guidance in supporting the Company’s efforts to
dan arahan yang konstruktif dalam mendukung upaya Perseroan navigate numerous challenges faced throughout the year.
menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi sepanjang tahun ini.
Direksi juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh jajaran Board of Directors also conveys an appreciation to all levels of
manajemen dan karyawan atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen management and employees for their dedication, hard work, and
yang telah diberikan, khususnya dalam menghadapi dinamika industri commitment, particularly in dealing with the challenging dynamics
konstruksi yang penuh tantangan. of the construction industry.
Tahun 2025 merupakan periode yang penuh pembelajaran bagi The year 2025 has been a period of valuable learning for the
Perseroan dalam melakukan konsolidasi dan penguatan fundamental Company in undertaking consolidation and strengthening its business
bisnis. Pengalaman tersebut menjadi landasan penting bagi fundamentals. These experiences serve as a crucial foundation
Perseroan untuk melakukan perbaikan kinerja secara bertahap for the Company to achieve gradual and sustainable performance
dan berkelanjutan di masa mendatang. improvements in the future.
Ke depan, Perseroan akan terus berkomitmen untuk meningkatkan Going forward, the Company remains committed to improve its
kinerja melalui penguatan strategi, disiplin operasional, serta performance through strengthening strategy, maintaining operational
penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Dengan dukungan discipline, and implementing good corporate governance. With the
seluruh pemangku kepentingan, Direksi meyakini bahwa Perseroan support of all stakeholders, Board of Directors believes that the
memiliki peluang untuk memperkuat daya saing dan menciptakan Company has the opportunity to enhance its competitiveness and
nilai jangka panjang yang berkelanjutan. create sustainable long-term value.
Jakarta, 20 April 2026
Jakarta, April 20, 2026
Atas Nama Direksi,
On Behalf of Board of Directors,
Hadian Pramudita
Direktur Utama
Direktur Utama
Page 86
86 Laporan Manajemen I Management Report
Surat Pernyataan Anggota Direksi dan
Anggota Dewan Komisaris Tentang
Tanggung Jawab atas
Surat Pernyataan Laporan
Anggota Tahunan
Direksi dan 2025
Anggota Dewan Komisaris Tentang Tanggung
Jawab atas Laporan Tahunan 2024
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik Pasal
17 ayat (1) dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi
dalam Laporan Tahunan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
atas kebenaran isi Laporan Tahunan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik
Pasal 17 ayat (1) dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi
dalam Laporan Tahunan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas
kebenaran isi Laporan Tahunan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. Jakarta, 20 April 2026
Jakarta, April 20, 2026
Dewan Komisaris
Board Jakarta, 25 April 2025
of Commissioners
Jakarta, April 25 2025
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Joseph Prajogo
Komisaris Independen sekaligus Pelaksana Tugas Komisaris Utama
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Independent Commissioner concurrently serving as Acting President Commissioner
Joseph Prajogo
Komisaris Independen sekaligus Pelaksana Tugas Komisaris Utama
Independent Commissioner concurrently serving as Acting President Commissioner
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Suli Fatimah Danis Hidayat Sumadilaga Taufan Gestoro
Komisaris
Suli Fatimah Komisaris
Danis Hidayat Sumadilaga Komisaris Independen
Taufan Gestoro
Commissioner
Komisaris Commissioner
Komisaris Independent Commissioner
Komisaris Independen
Commissioner Commissioner Independent Commissioner
92 Laporan Tahunan 2024 Annual Report
Page 87
87
Statement Letter of Board of Directors
and Board of Commissioners for the
Accountability of 2025 Annual Report
According to the Financial Services Authority Regulation No.29/POJK.04/2016 on Annual Reports of Public Company article 17 paragraph
(1) and good corporate governance principles, we, the undersigned, hereby declare that all information contained in the Annual Report
2025 of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk has been completely published and we are solely responsible for the accuracy of the
contents of the Annual Report.
This statement is made truthfully.
Jakarta, 20 April 2026
Jakarta, April 20, 2026
Direksi
Board of Directors
Hadian Pramudita
Direktur Utama
President Director
Hartanto Karti Raharjo Tomo Dwi Hasputro Bagus Tri Setyana Dwi Purnomo
Direktur Keuangan, Human Direktur QHSE (Quality, Health, Direktur Operasi I Direktur Operasi II
Capital dan Manajemen Risiko Safety, Environment) dan Director of Operations I Director of Operations II
Director of Finance, Human Pemasaran
Capital, and Risk Management Director of QHSE (Quality,
Health, Safety, Environment) and
Marketing
Page 88
88
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Company Profile
Perusahaan
Profil
Profil Perusahaan I Company Profile
Page 89
89 “Komitmen terhadap kualitas dan integritas menjadi dasar dalam menghadirkan solusi konstruksi yang bernilai tambah.” “The commitment to quality and integrity forms the basis for delivering value-added construction solutions.”
Page 90
90 Profil Perusahaan I Company Profile
Informasi Umum Perusahaan
General Information
Nama Perusahaan
Company Name PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Dasar Hukum Pendirian Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 43 tanggal 24 Oktober 2008
Legal Basis of Establishment Deed of Establishment of Limited Liability Company No. 43 dated October 24, 2008
Bidang Usaha • Jasa Konstruksi Bangunan Gedung
Line of Business • Investasi dan Konsesi
• Industri Modular
• Building Construction Services
• Investment and Concessions
• Modular Industry
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Domisili Jakarta Timur, Indonesia
Domicile East Jakarta, Indonesia
Tanggal Pendirian 24 Oktober 2008
Date of Establishment
October 24, 2008
Tanggal Pencatatan Saham 30 November 2017
Date of Stock Listing November 30, 2017
Kode Saham
Stock Code WEGE
Nama Bursa Bursa Efek Indonesia
Name of Exchange Indonesia Stock Exchange
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Modal Dasar Rp3.800.000.000.000 yang terbagi atas 38.000.000.000 lembar saham dengan nilai nominal masing-masing
Authorized Capital sebesar Rp100 per lembar saham
Rp3,800,000,000,000, divided into 38,000,000,000 shares with a par value of Rp100 each
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Rp957.200.000.000 yang terbagi atas 9.572.000.000 lembar saham dengan nilai nominal masing-masing
Issued and Fully Paid-Up Capital sebesar Rp100 per lembar saham
Rp957,200,000,000, divided into 9,572,000,000 shares with a par value of Rp100 each
Jumlah Karyawan
Number of Employees
460 karyawan per 31 Desember 2025/employees as of December 31, 2025
Page 91
91
Kepemilikan Saham 0,70%
Share Ownership
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
6.633.000.000 lembar saham
6,633,000,000 shares
30,00%
Publik
Public
2.872.000.000 lembar saham
2,872,000,000 shares
Koperasi Karyawan WIKA 69,30%
WIKA Employee Cooperative
6.633.000.000 lembar saham
6,633,000,000 shares
Entitas Anak Perusahaan 10,00%
Subsidiaries
PT WEGE
Solusi
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Proklamasi
PT Wijaya Karya Pracetak Gedung
90,00%
AKSES TERHADAP PERUSAHAAN TERMASUK ACCESS TO THE COMPANY INCLUDING
KANTOR CABANG ATAU PERWAKILAN BRANCH OR REPRESENTATIVE OFFICES
Jaringan Kantor Alamat
Office Network Address
Kantor Pusat WIKA Tower 1, Lantai 7-10 Jalan D.I. Panjaitan Kav. 9 RT/003 RW/011, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan
Head Office Jatinegara, Jakarta Timur 13340, Indonesia
Phone: (+62) 21 8590 8862, Faximile: (+62) 21 8590 4146, Email: corsec@wikagedung.co.id
Entitas Anak Perusahaan PT WEGE Solusi Proklamasi
Subsidiaries WIKA Tower 1, Lantai 8 Jalan D.I. Panjaitan Kav. 9 RT/003 RW/011, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan
Jatinegara, Jakarta Timur 13340, Indonesia
Phone: (+62)21 8516250, Email: pt.wegesolusiproklamasi@gmail.com
Modular Factory Komplek Industri Kembang Kuning Jalan Raya Narogong KM 26.5, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat
Phone: (+62) 21 8590 8862, Email: modular@wikagedung.id
Sekretariat Perusahaan Corporate Secretary Hubungan Investor
Corporate Secretary Purba Yudha Tama (Khusus Pasar Modal) (Capital Market only)
WIKA Tower 1, Lantai 7-10 Jalan D.I. Panjaitan Kav. 9 lantai WIKA Tower 1, Lantai 7-10 Jalan D.I. Panjaitan Kav. 9 lantai
7, Jakarta, Indonesia 7, Jakarta, Indonesia
Email: corsec@wikagedung.co.id Email: investorrelations@wikagedung.id
Situs Web dan Kanal Website : www.wikagedung.co.id LinkedIn : @ptwikagedungid
Media Sosial Instagram : @ptwikagedungid YouTube : @ptwikagedungid
Website and Social Media Facebook : @ptwikagedungID TikTok : @ptwikagedungID
Channels Twitter/X : @ptwikagedungID Spotify : WEGE Podcast
Page 92
92 Profil Perusahaan I Company Profile
Riwayat Singkat Perusahaan
Brief History of the Company
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Hotel Pullman
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk, (selanjutnya disebut PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk, (hereinafter referred to as
WEGE atau Perseroan) berkedudukan di Jakarta Selatan, didirikan WEGE or the Company) is domiciled in South Jakarta, established
berdasarkan Akta No. 43 tanggal 24 Oktober 2008 yang dibuat di based on Deed No. 43 dated October 24, 2008 made before Imas
hadapan Imas Fatimah, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian Fatimah, S.H., Notary in Jakarta. The deed of establishment has been
tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-92223.AH.01.01 of Indonesia No. AHU-92223.AH.01.01 dated December 1, 2008.
tanggal 1 Desember 2008.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Perseroan didirikan sebagai entitas anak PT Wijaya Karya (Persero) The Company was established as a subsidiary of PT Wijaya Karya
Tbk (WIKA) dengan fokus bisnis pada jasa konstruksi bangunan (Persero) Tbk (WIKA) with a business focus on building construction
gedung yang membidik pasar swasta. Sementara itu, segmen services targeting the private market. In the meantime, the
pasar pemerintah dan BUMN ditangani oleh Departemen Bangunan government and State-owned Enterprises (SOE) market segments
Gedung WIKA. are ran by WIKA Building Department.
Seiring perkembangannya, pada tahun 2013 Perseroan merambah Along with its journey, in 2013 the Company entered the property
bisnis properti dengan proyek pertamanya yaitu Apartemen Tamansari business with its first project, namely the Tamansari Tera Apartment.
Tera. Selanjutnya, pada tahun 2015, Perseroan melanjutkan ekspansi Furthermore, in 2015, the Company continued its expansion by
dengan mengembangkan dan memasarkan Apartemen Tamansari developing and marketing the Tamansari Mahogany Apartment.
Mahogany.
Page 93
93 Pada tahun 2016, Perseroan mendirikan PT Wijaya Karya Pracetak In 2016, the Company established PT Wijaya Karya Pracetak Gedung Gedung (WPG) sebagai entitas anak yang bergerak di bidang industri (WPG) as a subsidiary engaged in the precast concrete building beton pracetak gedung. WPG berkedudukan di Jakarta Selatan dan industry. WPG is domiciled in South Jakarta and was established didirikan berdasarkan Akta No. 142 tanggal 23 Desember 2016, based on Deed No. 142 dated December 23, 2016, made before yang dibuat di hadapan Sri Ismiyati, S.H., Notaris di Jakarta. Akta Sri Ismiyati, S.H., Notary in Jakarta. The deed of establishment has pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Manusia Republik Indonesia melalui Keputusan No. AHU-0001918. Republic of Indonesia through Decree No. AHU-0001918.AH.01.01 AH.01.01 tanggal 17 Januari 2017. dated January 17, 2017. Pada 25 Juli 2022, Perseroan melepas 2% kepemilikan sahamnya On July 25, 2022, the Company released 2% of its share ownership di WPG kepada PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), sehingga in WPG to PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), hence the Company’s kepemilikan Perseroan berkurang menjadi 49%. Perubahan struktur ownership was reduced to 49%. This alteration in ownership kepemilikan ini menyebabkan status WPG beralih dari Entitas Anak structure caused WPG’s status to change from a Subsidiary Entity menjadi Entitas Asosiasi. to an Associate Entity. Pada tahun 2016, terjadi penggabungan Departemen Bangunan In 2016, WIKA Building Construction Department was merged into Gedung WIKA ke dalam Perseroan, sehingga cakupan bisnis yang the Company, so as to the business scope that previously focused sebelumnya berfokus pada pasar swasta berkembang mencakup on the private market expanded to include the government and segmen pemerintah dan BUMN. Integrasi ini semakin memperkuat SOE segments. This integration further strengthened the Company’s kapasitas dan kapabilitas Perseroan dalam industri konstruksi capacity and capabilities in the building construction industry. bangunan gedung. Pada tahun 2017, Perseroan melaksanakan Penawaran Umum In 2017, the Company carried out an Initial Public Offering (IPO) on Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek the Indonesia Stock Exchange. The Company has been declared Indonesia. Perseroan telah dinyatakan efektif berdasarkan Surat effective based on the Decree of the Board of Commissioners of the Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. Financial Services Authority No. S-444/D.04/2017 dated November S-444/D.04/2017 tanggal 20 November 2017. Saham Perseroan 20, 2017. The Company’s shares were then listed on the Indonesia kemudian tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 30 Stock Exchange on November 30, 2017 with the stock code of November 2017 dengan kode saham WEGE. WEGE. Dalam Penawaran Umum Perdana Saham, Perseroan menerbitkan In the Initial Public Offering, the Company issued 2,872,000,000 sebanyak 2.872.000.000 saham biasa atas nama, yang seluruhnya registered common shares, all of which are New Shares issued from merupakan Saham Baru yang diterbitkan dari portepel Perseroan. the Company’s portfolio. The Company’s shares have a nominal Saham Perseroan memiliki nilai nominal Rp100,- per saham dan value of Rp100 per share and represent 30.00% of the Company’s mewakili 30,00% dari modal ditempatkan dan disetor penuh issued and fully paid-up capital after the Initial Public Offering. The Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham. Harga Offering Price was set at Rp290 per share, the total offering value Penawaran ditetapkan sebesar Rp290,- per saham, sehingga total hence reached Rp832,880,000,000. nilai penawaran mencapai Rp832.880.000.000. Pada tahun 2018, Perseroan membentuk Divisi Modular untuk In 2018, the Company established the Modular Division to expand memperluas kegiatan usaha di industri konstruksi teknologi modular. its business activities in the modular technology construction Langkah ini juga menandai awal penerapan aspek Environmental, industry. This step also marked the beginning of the implementation Social, and Governance (ESG) dalam proses bisnis inti Perseroan. of Environmental, Social, and Governance (ESG) aspects in the Sebagai bagian dari strategi Backward Offsite Construction, industri Company’s core business processes. As part of the Backward modular memberikan nilai tambah pada setiap bangunan dan Offsite Construction strategy, the modular industry adds value to kebutuhan ruang, dengan menawarkan kualitas yang lebih presisi, every building and space requirement, by offering more precise sistem konstruksi yang lebih cepat, serta ramah lingkungan. quality, faster construction systems, and environmentally friendly. Bisnis modular Perseroan terus berkembang setiap tahunnya, The Company’s modular business line continues to grow every year, serta pemanfaatannya semakin dapat diandalkan dan teruji and its use is increasingly reliable and proven in building construction. dalam pembangunan konstruksi gedung. Kontribusi signifikan The significant contribution of this modular was clearly seen during dari modular ini terlihat jelas selama pandemi Covid-19, ketika the Covid-19 pandemic, when the Company optimized the use Perseroan mengoptimalkan penggunaan teknologi modular untuk of modular technology for the construction of several emergency pembangunan beberapa rumah sakit darurat guna perawatan pasien hospitals for patient care in various regions in Indonesia. di berbagai wilayah di Indonesia. Pada tahun 2018, Perseroan memperluas lini bisnisnya ke konsesi In 2018, the Company expanded its business line to concessions dengan meresmikan proyek konsesi pertama yaitu Hotel De Braga by inaugurating the first concession project, namely Hotel De Braga Bandung melalui skema BOT (Build-Operate-Transfer) dengan Bandung through a BOT (Build-Operate-Transfer) scheme with partner PT Sarinah. partner PT Sarinah.
Page 94
94 Profil Perusahaan I Company Profile
Pada tahun 2019, Perseroan mendirikan PT Wege Solusi Proklamasi In 2019, the Company established PT Wege Solusi Proklamasi
(WSP) sebagai entitas anak yang bergerak di bidang konstruksi, (WSP) as a subsidiary engaged in construction, real estate, hotels,
real estate, hotel, dan perparkiran. WSP berkedudukan di Jakarta and parking. WSP is domiciled in East Jakarta and was established
Timur dan didirikan berdasarkan Akta No. 85 tanggal 28 Mei 2019, based on Deed No. 85 dated May 28, 2019, made before Fathiah
yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta. Akta Helmi, S.H., Notary in Jakarta. This deed of establishment has been
pendirian ini telah disetujui oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi approved by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic
Manusia Republik Indonesia melalui Keputusan No. AHU-0035258. of Indonesia through Decree No. AHU-0035258.AH.01.01 of 2019
AH.01.01 Tahun 2019 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum concerning the Ratification of the Establishment of Limited Liability
Perseroan Terbatas PT Wege Solusi Proklamasi, serta tercatat dalam Company Legal Entity PT Wege Solusi Proklamasi, and is recorded
daftar WSP No. AHU-0116523.AH.01.11 pada tanggal 22 Juli 2019. in WSP list No. AHU-0116523.AH.01.11 on July 22, 2019.
Pada akhir tahun 2024, Perseroan mengambil langkah penting At the end of 2024, the Company took an important step by revising
dengan melakukan perubahan terhadap Visi dan Misi, yang its Vision and Mission, which had been prepared and discussed in
telah disusun dan dibahas dalam Rapat Direksi dan Manajemen, the Board of Directors and Management Meeting, as stated in the
sebagaimana tercantum dalam Risalah Rapat Nomor : MJ.01.00/A. Minutes of Meeting Number: MJ.01.00/A.DIR.00003.WEGE/2024
DIR.00003. WEGE/2024 tanggal 24 Desember 2024. Perubahan ini dated December 24, 2024. This revision was subsequently approved
kemudian disetujui dalam Rapat Dewan Komisaris yang melibatkan in the Board of Commissioners Meeting involving the Board of
Direksi (Rakomdir), sebagaimana tertuang dalam Risalah Rapat Directors (Board Meeting), as stated in the Minutes of Meeting
Nomor : SE.01.03/A.KOM.00001/2025 tanggal 30 Desember 2024. Number: SE.01.03/A.KOM.00001/2025 dated December 30, 2024.
Perubahan visi dan misi ini dilakukan sebagai respons terhadap The changes to the vision and mission were made in response to
tantangan industri dan tuntutan bisnis yang semakin dinamis, serta industry challenges and increasingly dynamic business demands,
untuk mencapai keberlanjutan (sustainability) yang berkelanjutan as well as to achieve sustainable long-term sustainability for the
bagi Perseroan. Company.
Seiring dengan perkembangan bisnis, Perseroan terus berupaya In line with its business developments, the Company continues
meningkatkan kinerja dan keberlanjutan usaha dengan memperkuat to strive to improve performance and business sustainability by
bisnis utamanya di sektor jasa konstruksi bangunan gedung. strengthening its core business in the building construction services
Hal ini dilakukan melalui backward integration, yang mencakup sector. This is carried out through backward integration, which
pengembangan industri modular dan pracetak, serta forward includes the development of modular and precast industries, as well
integration melalui bisnis konsesi. as forward integration through concession businesses.
Meski berusia relatif lebih muda dibandingkan para pesaingnya, Despite being relatively younger compared to its competitors, the
Perseroan telah menjadi partner pilihan dalam bidang konstruksi Company has become a preferred partner in building construction by
bangunan gedung yang mengedepankan safety & quality dalam prioritizing safety and quality in creating spaces for a better human
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
menciptakan ruang (space) untuk kehidupan manusia yang lebih life. Various large-scale and highly complex construction projects
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 95
95
baik. Berbagai proyek konstruksi berskala besar dan kompleksitas have been successfully completed, including Dhoho International
tinggi telah berhasil diselesaikan, antara lain Dhoho International Airport Kediri, Jakarta International Stadium, Jakarta International
Airport Kediri, Jakarta International Stadium, Jakarta International Velodrome, Jakarta International Equestrian Park, the construction of
Velodrome, Jakarta International Equestrian Park, pembangunan various COVID-19 emergency hospitals using modular technology,
berbagai rumah sakit darurat Covid-19 menggunakan teknologi and many other projects.
modular, serta berbagai proyek lainnya.
Pencapaian Perseroan dalam pembangunan berbagai jenis proyek, The Company’s achievements in developing various types of
seperti perkantoran, residensial, fasilitas publik, dan komersial, projects, such as office buildings, residential properties, public
merupakan hasil dari transformasi bisnis yang komprehensif. facilities, and commercial developments, are the result of a
Pengembangan metode offsite construction modular yang efisien comprehensive business transformation. The development of
dan ramah lingkungan didorong oleh inovasi melalui penerapan efficient and environmentally friendly offsite modular construction
teknologi Building Information Modelling (BIM) pada seluruh proyek, methods is driven by innovation through the implementation of
serta penerapan System Applications and Products (SAP). Dengan Building Information Modelling (BIM) technology across all projects,
langkah-langkah tersebut, per 31 Desember 2025, Perseroan berhasil as well as the application of System Applications and Products (SAP).
memperoleh 419 kontrak baru dengan total nilai proyek mencapai Through these initiatives, as of December 31, 2025, the Company
Rp57,60 triliun, yang mencerminkan keberhasilan strategi dan successfully secured 419 new contracts with a total project value of
komitmen Perseroan terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan. Rp57.60 trillion, reflecting the success of its strategy and commitment
to sustainable growth.
Informasi Perubahan Nama Emiten Pada Tahun Buku
Information on Changes in the Issuer’s Name in the Fiscal Year
Sejak didirikan hingga penerbitan laporan tahunan ini, Perseroan Since its establishment until the issuance of this annual report, the
tidak mengalami perubahan nama. Perseroan mengalami perubahan Company has not undergone any change in its name. The Company
status menjadi perusahaan terbuka setelah dinyatakan efektif changed its status to a public company after being declared effective
berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa based on the Decree of Board of Commissioners of the Financial
Keuangan No. S-444/D.04/2017 tanggal 20 November 2017. Services Authority No. S-444/D.04/2017 dated November 20, 2017.
Selanjutnya, saham Perseroan tercatat di Bursa Efek Indonesia Subsequently, the Company’s shares were listed on the Indonesia
pada tanggal 30 November 2017. Dengan demikian, nama Perseroan Stock Exchange on November 30, 2017. Accordingly, the Company’s
yang digunakan hingga saat ini adalah PT Wijaya Karya Bangunan name used to date remains PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk.
Gedung Tbk.
Page 96
96 Profil Perusahaan I Company Profile
Jejak Langkah
Milestones
• Terjadi penggabungan Departemen
Bangunan Gedung WIKA ke dalam
WEGE, sehingga cakupan bisnis yang
sebelumnya berfokus pada pasar
swasta berkembang mencakup segmen
pemerintah dan BUMN. Penggabungan
ini semakin memperkuat kapasitas
dan kapabilitas WEGE dalam industri
konstruksi bangunan gedung. WEGE memperluas bisnis ke
• WEGE bersama WTON mendirikan sektor konstruksi teknologi
WEGE didirikan berdasarkan entitas anak yang bergerak di bidang modular melalui pembentukan
Akta No. 43 tanggal 24 Oktober industry pracetak berdasarkan Akta No. Divisi Modular.
2008 sebagai entitas anak PT 142 tanggal 23 Desember 2016. WEGE memperluas lini bisnisnya
Wijaya Karya (Persero) Tbk • WIKA Building Construction Department ke konsesi dengan meresmikan
(WIKA), dengan core business was merged into WEGE, expanding its proyek konsesi pertama, Hotel De
pada penyediaan jasa konstruksi WEGE memperluas business scope, previously focused on Braga Bandung.
bangunan gedung yang menyasar bisnis ke sektor properti the private sector, to include government WEGE expanded its business
segmen pasar swasta. melalui proyek perdana, and state-owned enterprises (SOEs). into the modular technology
WEGE was established under Apartemen Tamansari This merger further strengthens WEGE’s construction sector through the
Deed No. 43 dated October 24, Tera. capacity and capabilities in the building establishment of the Modular
2008, as a subsidiary of PT Wijaya WEGE expanded its construction industry. Division.
Karya (Persero) Tbk (WIKA), with business into the property • WEGE, together with WTON, established WEGE expanded its business into
a core business providing building sector through its debut a subsidiary operating in the precast THE concessions by inaugurating
construction services targeting the project, the Tamansari industry based on Deed No. 142 dated its first concession project, Hotel
private market segment. Tera Apartments. December 23, 2016. De Braga Bandung.
2008 2013 2016 2018
2012 2014 2017 2019
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
WEGE menjalankan transformasi WEGE memperoleh kontrak WEGE melaksanakan Penawaran WEGE mendirikan PT Wege Solusi
strategis untuk meningkatkan proyek superblock pertama, Umum Perdana Saham (Initial Proklamasi (WSP) berdasarkan
pertumbuhan profitabilitas melalui dengan nilai kontrak lebih dar satu Public Offering/IPO) di Bursa Efek Akta No. 85 tanggal 28 Mei
penerapan strategi Blue Ocean, triliun rupiah. Indonesia, yang dinyatakan efektif 2019, sebagai entitas anak yang
optimalisasi efisiensi biaya, serta WEGE secured its first superblock berdasarkan Surat Keputusan bergerak di bidang konstruksi, real
peningkatan kapabilitas sumber project contract, with a contract Dewan Komisioner Otoritas Jasa estate, hotel, dan perparkiran.
day manusia. value of over one trillion rupiah. Keuangan No. S-444/D.04/2017 WEGE established PT Wege
WEGE is undertaking a tanggal 20 November 2017. Solusi Proklamasi (WSP) based
strategic transformation to Saham Perseroan tercatat di on Deed No. 85 dated May 28,
increase profitability through the Bursa Efek Indonesia pada tanggal 2019, as a subsidiary engaged in
implementation of a Blue Ocean 30 November 2017 dengan kode construction, real estate, hotels,
strategy, optimizing cost efficiency, saham WEGE. and parking.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
and enhancing human resource WEGE conducted an Initial
capabilities. Public Offering (IPO) on the
Indonesia Stock Exchange,
which was declared effective
based on the Decree of Board
of Commissioners of the
Financial Services Authority No.
S-444/D.04/2017 dated November
20, 2017. The Company’s shares
were listed on the Indonesia Stock
Exchange on November 30, 2017
with the stock code WEGE.
Page 97
97
Pertumbuhan bisnis Modular
WEGE dimulai dengan diterimanya
pemesanan produk Modular WEGE berhasil meraih proyek
FLATPACK dalam jumlah besar pertama di Ibu Kota Nusantara
untuk pembangunan berbagai (IKN) yang menggunakan teknologi
rumah sakit khusus penanganan modular, yaitu pembangunan WEGE melakukan penguatan melalui
Covid-19, yang berhasil Hunian Pekerja Konstruksi (HPK), perubahan Visi dan Misi guna merespons
diselesaikan dalam waktu singkat dengan kapasitas besar dan waktu dinamika tantangan industri dan tuntutan
dan mencatatkan rekor nasional. penyelesaian yang cepat. bisnis, serta untuk memastikan tercapainya
WEGE’s modular business growth WEGE successfully secured the keberlanjutan (sustainability) bagi
began with the receipt of a large first project in the Indonesian Perseroan.
order for FLATPACK modular capital city (IKN) using modular WEGE is strengthening its position
products for the construction of technology, namely the through changes to its Vision and Mission
several hospitals specifically for construction of a Construction to respond to the dynamics of industry
handling COVID-19, which were Workers’ Housing (HPK), with a challenges and business demands, and to
successfully completed in a short large capacity and fast completion ensure the achievement of the Company’s
time, setting a national record. time. sustainability.
2020 2022 2024
2021 2023 2025
WEGE menjadi perusahaan WEGE menjadi perusahaan WEGE release NETRO, sebuah inovasi
konstruksi pertama yang konstruksi pertama di Indonesia sistem hunian modular pintar (Smart Net-
memperoleh sertifikasi ISO yang memperoleh sertifikasi ISO Zero Growing Modular House System)
19650:2018 BIM Design and 50001:2018 mengenai Sistem yang mengintegrasikan arsitektur hijau dan
Construction BSI Kitemark. Manajemen Energi (Energy efisiensi energi sebagai solusi perumahan
WEGE became the first Management System). masa depan yang berkelanjutan.
construction company to obtain WEGE became the first WEGE released NETRO, an innovative
ISO 19650:2018 BIM Design construction company in smart modular housing system (Smart Net-
and Construction BSI Kitemark Indonesia to obtain ISO Zero Growing Modular House System) that
certification. 50001:2018 certification for integrates green architecture and energy
Energy Management Systems. efficiency as a sustainable future housing
solution.
Page 98
98 Profil Perusahaan I Company Profile
Visi, Misi dan Budaya Perusahaan
Vision, Mission, and Corporate Culture
Pada tahun 2024, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk melakukan In 2024, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk revised its Vision
perubahan Visi dan Misi yang telah disusun dan dibahas dalam and Mission, which had been prepared and discussed in the Board
Rapat Direksi dan Manajemen, sebagaimana tercantum dalam of Directors and Management Meeting, as stated in the Minutes
Risalah Rapat Nomor MJ.01.00/A.DIR.00003.WEGE/2024 tanggal of Meeting Number: MJ.01.00/A.DIR.00003.WEGE/2024 dated
24 Desember 2024. Perubahan ini kemudian disetujui dalam Rapat December 24, 2024. This revision was subsequently approved
Dewan Komisaris yang melibatkan Direksi (Rakomdir), sebagaimana in the Board of Commissioners Meeting involving the Board of
tertuang dalam Risalah Rapat Nomor SE.01.03/A.KOM.00001/2025 Directors (Board Meeting), as stated in the Minutes of Meeting
tanggal 30 Desember 2024. Number: SE.01.03/A.KOM.00001/2025 dated December 30, 2024.
Visi dan Penjelasan Visi
Vision and the Explanation
Menjadi mitra yang
terpercaya dalam
menciptakan ekosistem
konstruksi yang inovatif
dan berkelanjutan
To be a trusted partner in
creating an innovative and
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
sustainable construction
ecosystem
Visi dan misi Perseroan menjadi landasan utama dalam menjalankan The Company’s vision and mission serve as the primary foundation
arah strategis perusahaan untuk menjadi mitra terpercaya dalam for implementing its strategic direction to become a trusted partner
menciptakan ekosistem konstruksi yang inovatif dan berkelanjutan. in creating an innovative and sustainable construction ecosystem.
Visi dan misi tersebut diwujudkan melalui penguatan kepercayaan This vision and mission are realized through strengthening trust and
dan transparansi, penyediaan solusi yang berorientasi pada kebutuhan transparency, providing solutions oriented to customer needs, and
pelanggan, serta integrasi teknologi untuk mendorong inovasi dan integrating technology to drive innovation and operational efficiency.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
efisiensi operasional. Perseroan juga secara aktif membangun ekosistem The Company also actively builds a collaborative ecosystem with
kolaboratif dengan mitra strategis guna meningkatkan kapabilitas strategic partners to enhance capabilities and competitiveness,
dan daya saing, sekaligus menempatkan keberlanjutan sebagai inti while placing sustainability at the core of all business processes.
dari seluruh proses bisnis. Dalam rangka mewujudkan visi dan misi To realize this vision and mission, the Company has identified six
tersebut, Perseroan telah mengidentifikasi enam faktor kunci sukses key success factors that serve as the foundation for achieving its
yang menjadi landasan pencapaian tujuan strategis, yaitu fokus pada strategic objectives: customer focus, technological innovation,
pelanggan, inovasi teknologi, pengembangan sumber daya manusia, human resource development, effective leadership and management,
kepemimpinan dan manajemen yang efektif, kemitraan strategis, strategic partnerships, and sustainability. Through the implementation
serta keberlanjutan. Melalui penerapan faktor-faktor kunci sukses of these key success factors, the Company is committed to
ini, Perseroan berkomitmen untuk menciptakan nilai tambah yang creating sustainable added value for all stakeholders, strengthening
berkesinambungan bagi seluruh pemangku kepentingan, memperkuat competitiveness in the market, and ensuring healthy, adaptive, and
daya saing di pasar, serta memastikan pertumbuhan usaha yang sehat, responsible business growth in the long term.
adaptif, dan bertanggung jawab dalam jangka panjang
Page 99
99
Misi dan Penjelasan Misi
Mission and the Explanation
1. Memperkuat kepercayaan
dan transparansi
2. Memprioritaskan solusi
untuk pelanggan
3. Mengintegrasikan teknologi
untuk inovasi
4. Menciptakan ekosistem
kolaboratif dengan mitra
strategis
5. Berorientasi keberlanjutan
sebagai inti proses operasi
1. Strengthening trust and transparency
2. Prioritizing solutions for customers
3. Integrating technology for innovation
4. Creating a collaborative ecosystem
with strategic partners
5. Sustainability-oriented as the core
operating process
REVIU VISI DAN MISI OLEH MANAJEMEN VISION AND MISSION REVIEW
BY MANAGEMENT
Visi dan Misi Perseroan telah ditetapkan dan diberlakukan melalui The Company’s Vision and Mission have been established and
kajian yang mendalam serta melibatkan Dewan Komisaris, Direksi, implemented through an in-depth review involving the Board of
jajaran Perseroan dan pemangku kepentingan lainnya. Hingga Commissioners, the Board of Directors, the Company’s management,
laporan tahunan ini diterbitkan, Dewan Komisaris dan Direksi menilai and other stakeholders. As of the publication of this annual report,
bahwa Visi dan Misi Perseroan masih relevan dengan perkembangan the Board of Commissioners and the Board of Directors assess that
dan kondisi lingkungan bisnis di tahun 2025 serta arah dan tujuan the Company’s Vision and Mission remain relevant to developments
bisnis Perseroan. and business conditions in 2025, as well as the Company’s business
direction and objectives.
Page 100
100 Profil Perusahaan I Company Profile
BUDAYA PERUSAHAAN CORPORATE CULTURE
Perseroan berkomitmen untuk membangun budaya perusahaan yang The Company is committed to building a corporate culture that is
mampu mendukung peningkatan kualitas kinerja melalui penerapan able to support the improvement of performance quality through the
keyakinan (beliefs), nilai-nilai (values), serta perilaku dan sikap kerja implementation of beliefs, values, and work behaviors and attitudes
yang sesuai dengan tujuan strategis perusahaan. Berpedoman pada that are in accordance with the Company’s strategic objectives.
Surat Edaran Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Based on Circular Letter of the Minister of State-Owned Enterprises
Nomor: SE-7/MBU/07/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang Nilai-Nilai of the Republic of Indonesia Number SE-7/MBU/07/2020 dated
Utama (Core Values) Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik July 1, 2020, concerning the Core Values of Human Resources in
Negara, Perseroan sebagai anak perusahaan State-Owned Enterprises, the Company, as a subsidiary of an SOE,
BUMN wajib menerapkan Nilai-Nilai Utama yang dikenal dengan is required to implement the Core Values known by the abbreviation
singkatan AKHLAK. AKHLAK.
Core values AKHLAK merupakan bagian dari transformasi Human AKHLAK core values are part of the Human Capital transformation
Capital yang dirancang untuk meningkatkan daya saing BUMN designed to enhance the competitiveness of SOE at global level
di tingkat global sekaligus menciptakan ekosistem kerja yang while creating a work ecosystem that supports the development
mendukung pengembangan talenta unggul. Nilai-nilai ini berfungsi of superior talent. These values serve as the unifying force of a
sebagai perekat budaya kerja yang selaras dengan visi Perseroan work culture aligned with the Company’s vision of driving national
dalam mendorong kinerja industri nasional. industrial performance.
Perseroan berperan aktif dalam mensosialisasikan dan menerapkan The Company plays an active role in socializing and implementing
core values AKHLAK di seluruh lapisan organisasi, guna memastikan AKHLAK core values at all levels of the organization, in order to
budaya kerja yang mendukung keberlanjutan kinerja serta kontribusi ensure a work culture that supports sustainable performance and
maksimal terhadap pencapaian tujuan perusahaan. maximum contribution to the achievement of corporate goals.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PANDUAN PERILAKU “AKHLAK” “AKHLAK” CONDUCT GUIDELINES
Nilai Inti Kalimat Afirmatif Kata Kunci Panduan Perilaku
Core Values Affirmative Sentences Keywords Behavioral Guidelines
Amanah Kami memegang teguh 1. Integritas 1. Memenuhi janji dan komitmen
Trustworthy kepercayaan yang diberikan. 2. Tulus 2. Bertanggung jawab atas tugas, keputusan, dan Tindakan
We uphold the trust that has been 3. Konsisten yang dilakukan
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
placed in us. 4. Dapat Dipercaya 3. Berpegang teguh pada nilai moral dan etika
1. Integrity 1. Fulfill promises and commitments
2. Sincerity 2. Responsible for tasks, decisions and actions taken
3. Consistency 3. Adhere to moral and ethical values
4. Trustworthiness
Kompeten Kami terus belajar dan 1. Kinerja Terbaik 1. Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab
Competent mengembangkan kapabilitas. 2. Sukses tantangan yang selalu berubah
We continuously learn and develop 3. Keberhasilan 2. Membantu orang lain belajar
our capabilities. 4. Learning Agility 3. Menyelesaikan tugas dengan kualitas terbaik
5. Ahli di Bidangnya 1. Improve own competencies to meet ever-changing
1. Best Performance challenges
2. Success 2. Help others learn
3. Achievement 3. Complete tasks with the highest quality
4. Learning Agility
5. Expertise in Own Field
Page 101
101
Nilai Inti Kalimat Afirmatif Kata Kunci Panduan Perilaku
Core Values Affirmative Sentences Keywords Behavioral Guidelines
Harmonis Kami saling peduli dan menghargai 1. Peduli (Caring) 1. Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya
Harmonious perbedaan. 2. Perbedaan (Diversity) 2. Suka menolong orang lain
We care for one another and 1. Caring 3. Membangun lingkungan kerja yang kondusif
respect differences 2. Diversity 1. Respect everyone regardless of their background
2. Enjoy helping others
3. Build a conducive work environment
Loyal Kami berdedikasi dan 1. Komitmen 1. Menjaga nama baik sesama karyawan, pimpinan, BUMN,
mengutamakan kepentingan 2. Dedikasi (rela berkorban) dan Negara
bangsa dan negara. 3. Kontribusi 2. Rela berkorban untuk mencapai tujuan yang lebih besar
We are dedicated and prioritize 1. Commitment 3. Patuh kepada pimpinan sepanjang tidak bertentangan
the interests of the nation and the 2. Dedication (willingness to dengan hukum dan etika
state. make sacrifices) 1. Maintain the reputation of fellow employees, leaders,
3. Contribution state-owned enterprises, and the state.
2. Be willing to make sacrifices to achieve greater goals.
3. Obey leaders as long as they do not conflict with the law
or ethics.
Adaptif Kami terus berinovasi dan antusias 1. Inovasi 1. Cepat menyesuaikan diri untuk menjadi lebih baik
Adaptive dalam menggerakkan ataupun 2. Antusias terhadap 2. Terus menerus melakukan perbaikan mengikuti
menghadapi perubahan. Perubahan perkembangan teknologi
We continuously innovate and 3. Proaktif 3. Bertindak proaktif
remain enthusiastic in driving and 1. Innovation 1. Adapt quickly to be better.
embracing change 2. Enthusiasm for Change 2. Continuously improve oneself to keep up with
3. Proactiveness technological developments.
3. Be proactive.
Kolaboratif Kami membangun kerja sama yang 1. Kesediaan bekerjasama 1. Memberi kesempatan pada berbagai pihak untuk
Collaborative sinergis. 2. Sinergi untuk hasil yang berkontribusi
We build synergistic collaboration. lebih baik 2. Terbuka dalam bekerjasama untuk menghasilkan nilai
1. Willingness to Collaborate tambah
2. Synergy for Better Results 3. Menggerakan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk
tujuan bersama
1. Provide opportunities for various parties to contribute
2. Be open to collaboration to generate added value
3. Encourage the utilization of various resources for
common goals
SOSIALISASI DAN INTERNALISASI CORPORATE CULTURE SOCIALIZATION
BUDAYA PERUSAHAAN AND INTERNALIZATION
Perseroan secara aktif melaksanakan program sosialisasi dan The Company actively organizes socialization and internalization
internalisasi budaya “AKHLAK” di seluruh lingkungan kerja. Kegiatan programs of “AKHLAK” culture throughout its work environment.
ini dikoordinasikan oleh Human Capital Division guna memastikan These activities are coordinated by the Human Capital Division
pemahaman yang menyeluruh dan implementasi yang konsisten to ensure a comprehensive understanding and consistent
terhadap nilai-nilai AKHLAK, baik oleh seluruh insan Perseroan implementation of AKHLAK values, both by all employees of the
maupun pemangku kepentingan eksternal yang berinteraksi dengan Company and external stakeholders who interact with the Company.
Perseroan.
Penyematan Pin Change Agent
Awarding Pins for Change Agent
6 Oktober 2025 – Lantai 11 WIKA Tower 1
October 6, 2025 – 11th floor of WIKA Tower 1
Page 102
102 Profil Perusahaan I Company Profile
Makna Logo Perusahaan
Meaning of the Company Logo
Logo Perusahaan berasal dari logo PT The Company’s logo is derived from the
Wijaya Karya (Persero) Tbk. sebagai Induk logo of PT Wijaya Karya (Persero) Tbk as
Perusahaan, dengan penambahan kata the Parent Company, with the addition of the
“Gedung” yang menunjukan identitas word “Gedung,” which reflects the Company’s
Perusahaan sebagai entitas usaha identity as a business entity providing space
dalam menyediakan ruang bagi aktivitas for human activities as a building contractor
manusia sebagai kontraktor gedung dalam in a broad sense (integrated/total solution),
pemahaman luas (terintegrasi/ total solution) including both forward and backward
dan pengembangannya baik secara forward development.
dan backward.
Warna biru pada logo menunjukan identitas The blue color in the logo represents the
khas WIKA Group. Selain itu, warna biru distinctive identity of WIKA Group. In addition,
melambangkan inovasi dan teknologi, blue symbolizes innovation and technology,
yang menjadi landasan utama bagi which serve as the main foundation for the
Perusahaan dalam seluruh aktivitasnya untuk Company in all its activities to enhance growth
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
meningkatkan pertumbuhan dan menciptakan and create added value.
nilai tambah.
Huruf “G” dalam logo, yang berbentuk pita, The letter “G” in the logo, shaped like a ribbon,
melambangkan persembahan Perusahaan symbolizes the Company’s dedication to its
kepada para pemangku kepentingan. Logo stakeholders. This logo reflects the Company’s
ini mencerminkan komitmen Perusahaan commitment to creating engagement through
dalam menciptakan keterlibatan (engagement) the “Say, Stay, and Strive” approach,
melalui pendekatan “Say, Stay, dan Strive” implemented through the provision of “Quality
yang diimplementasikan melalui penyediaan in Products and Services” and a strong “Care
“Quality in Product and Services” serta for Life” philosophy.
kepedulian terhadap kehidupan (Care for Life).
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Warna oranye pada logo melambangkan The orange color in the logo symbolizes
kreativitas, semangat, dan energi positif. creativity, enthusiasm, and positive energy.
Dengan filosofi ini, Perusahaan berkomitmen With this philosophy, the Company is
untuk menjadi mitra pilihan bagi para committed to becoming the partner of choice
pemangku kepentingan utama melalui for key stakeholders by creating sustainable
penciptaan nilai yang berkelanjutan dan value and making positive contributions to
kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. the surrounding environment.
Page 103
103
Kegiatan dan Bidang Usaha
Business Activities and Lines of Business
KEGIATAN USAHA MENURUT ANGGARAN BUSINESS ACTIVITIES ACCORDING TO THE
DASAR TERAKHIR PERUSAHAAN COMPANY’S LATEST ARTICLES OF ASSOCIATION
Sesuai dengan Anggaran Dasar sebagaimana tertuang dalam In accordance with the Articles of Association as stated in the Deed
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan of Resolution of Annual General Meeting of Shareholders of PT
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Nomor : 3 tanggal 16 Mei Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Number: 3 dated May 16,
2023, dibuat di hadapan Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto, 2023, drawn up before Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto,
S.H., Notaris di Jakarta, serta telah memperoleh persetujuan S.H., Notary in Jakarta, and approved by the Minister of Law and
perubahan Anggaran Dasar dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Human Rights of the Republic of Indonesia under Decree Number:
Manusia Republik Indonesia Nomor : AHU-0027786.AH.01.02 Tahun AHU-0027786.AH.01.02 Year 2023 dated May 22, 2023 (“Articles
2023 tanggal 22 Mei 2023 (“Anggaran Dasar Perseroan”), maksud of Association”), the purposes and objectives as well as business
dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan sebagai berikut : activities of the Company are as follows:
Maksud dan tujuan dari Perseroan ini adalah melaksanakan usaha The purposes and objectives of the Company are to conduct
di bidang: business in the following areas:
1. Industri konstruksi dan engineering; 1. Construction and engineering industry;
2. Jasa pemborongan dengan pola progress termin maupun 2. Contracting services under progress-based payment schemes
turnkey/Build Operate Transfer (BOT); and turnkey/Build Operate Transfer (BOT);
3. Pengelolaan dan penyewaan gedung/kawasan niaga terpadu; 3. Management and leasing of buildings/integrated commercial
areas
4. Perdagangan dan pemeliharaan peralatan serta material 4. Trading and maintenance of construction equipment and
konstruksi; materials;
5. Layanan peningkatan kemampuan di bidang jasa konstruksi 5. Capability development services in construction and engineering
dan engineering pada khususnya sesuai dengan prinsipprinsip in accordance with the principles of a limited liability company;
perseroan terbatas;
6. Realti: sebagai pengembang realti; 6. Realty: as a real estate developer;
7. Properti: sebagai pengembang property; 7. Property: as a property developer;
8. Industri pendukung konstruksi bangunan Gedung; 8. Supporting industries for building construction;
9. Investasi: sebagai investor baik langsung maupun melalui 9. Investment: as an investor, either directly or through equity
penyertaan saham pada anak perusahaan dan/atau perusahaan participation in subsidiaries and/or joint ventures;
patungan;
10. Penyediaan ruang (space provider) pada sarana infrastruktur 10. Provision of space (space provider) in transportation
transportasi bandar udara, pelabuhan, transportasi masal (TOD), infrastructure such as airports, ports, mass transit (TOD), and
dan infrastruktur sosial (healthcare); dan social infrastructure (healthcare); and
11. Pembangunan dan pengembangan kawasan (city builder). 11. Area development (city builder).
KEGIATAN USAHA YANG DIJALANKAN BUSINESS ACTIVITIES CARRIED
PADA TAHUN BUKU OUT DURING THE FISCAL YEAR
Perseroan menjalankan kegiatan usaha utama di bidang jasa The Company’s main business activities are in building construction
konstruksi bangunan gedung, yang meliputi: services, which include:
1. Pekerjaan pembangunan gedung (seluruh sektor pembangunan) 1. Building construction works (all sectors), including facilities and
termasuk sarana dan prasarananya, baik yang dilakukan di lokasi infrastructure, carried out both onsite and offsite;
proyek (onsite) maupun di luar lokasi proyek (offsite).
2. Pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing gedung. 2. Mechanical, electrical, and plumbing (MEP) works;
3. Jasa perencanaan, feasibility study, perancangan (desain), 3. Services including planning, feasibility studies, design,
quantity surveying, project management services, construction quantity surveying, project management services, construction
management services, pengawasan, dan pekerjaan rancang management services, supervision, and design and build;
bangun (design and build).
Page 104
104 Profil Perusahaan I Company Profile
4. Pembelian/pengadaan lahan sebagai persediaan, 4. Land acquisition for inventory, development, management, sale
pengembangan, pengelolaan, penjualan dan/atau penyewaan, di and/or leasing in property, realty, and concessions related to
bidang properti, dan realti serta konsesi yang berkaitan dengan the provision of space for public and social facilities such as
penyediaan ruang untuk fasilitas publik dan social diantaranya healthcare, education, cultural, sports, religious facilities, and/
fasilitas kesehatan, pendidikan, kebudayaan, olahraga, or public infrastructure.
keagamaan dan/atau sarana dan prasarana publik.
Selain kegiatan utama, Perseroan juga menjalankan kegiatan In addition to its main activities, the Company also carries out
pendukung berupa: supporting activities in the form of:
1. Layanan peningkatan kemampuan di bidang jasa konstruksi 1. Capability development services in construction and engineering;
dan engineering;
2. Penyediaan jasa pengadaan/perdagangan penyewaan peralatan/ 2. Procurement/trading and rental services of construction
material konstruksi; equipment/materials;
3. Industri terkait di bidang konstruksi bangunan gedung; dan 3. Industries related to building construction; and
4. Usaha-usaha lain yang menunjang kegiatan usaha utama 4. Other businesses that support the Company’s main and
maupun penunjang Perseroan di atas. supporting activities.
PRODUK DAN/ATAU JASA YANG DIHASILKAN PRODUCTS AND/OR SERVICES
WEGE merupakan perusahaan konstruksi terintegrasi yang bisnis WEGE is an integrated construction company whose core business
utamanya (core business) pada jasa konstruksi bangunan gedung, lies in building construction services, supported by backward
didukung oleh backward integration melalui industri modular dan integration through modular and precast industries, as well as forward
pracetak, serta forward integration melalui bisnis konsesi. Sesuai integration through concession businesses. In accordance with
dengan Anggaran Dasar terakhir, produk dan/atau jasa yang saat the latest Articles of Association, the Company’s products and/or
ini dijalankan oleh Perseroan sebagai berikut: services are as follows:
JASA KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG BUILDING CONSTRUCTION SERVICES
Perseroan menerapkan konsep bangunan gedung terintegrasi yang The Company applies an integrated building concept starting from
diawali dengan bisnis inti di sektor konstruksi bangunan gedung its core business in building construction through a Total Solution
melalui strategi Total Solution Service, yang menawarkan layanan Service strategy, offering end-to-end services covering feasibility
end-to-end mencakup studi kelayakan, perencanaan, perancangan, studies, planning, design, construction, operation and maintenance,
konstruksi, operation and maintenance serta pendanaan. Layanan and financing. These services include various works such as
ini mencakup berbagai jenis pekerjaan, termasuk fondasi, struktur, foundations, structures, MEP (Mechanical, Electrical and Plumbing),
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
MEP (Mechanical, Electrical and Plumbing), lighting, arsitektur, lighting, architecture, interior, landscaping, and more. This approach
interior, lansekap dan sebagainya. Pendekatan ini memberikan nilai provides added value to customers through comprehensive and
tambah bagi pelanggan melalui solusi terintegrasi yang komprehensif efficient integrated solutions in a single service package. In addition,
dan efisien dalam satu paket layanan. Selain itu, Perseroan telah the Company has implemented lean construction by initiating
mengimplementasikan lean construction dengan mengawali transformation through the digitalization of engineering processes.
transformasi melalui digitalisasi proses engineering.
OFFSITE CONSTRUCTION OFFSITE CONSTRUCTION
Untuk mendukung bisnis inti di sektor konstruksi bangunan gedung, To support its core business, the Company implements a backward
Perseroan memiliki strategi backward offsite construction dengan integration strategy through offsite construction, covering modular
kegiatan usaha yang mencakup modular dan pracetak. Penerapan and precast activities. This approach strengthens business integration
offsite construction ini merupakan bagian dari langkah Perseroan through the development of more comprehensive business lines.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
untuk memperkuat integrasi usaha melalui pengembangan lini bisnis
yang lebih komprehensif.
Modular WEGE mengusung konsep konstruksi offsite yang ramah WEGE Modular adopts an environmentally friendly offsite
lingkungan, efisien dalam penggunaan energi, serta memberikan construction concept, efficient in energy use, and offering faster
keuntungan dari segi waktu pengerjaan yang lebih cepat. project completion. Modular products, including MOLI (Modular
Produkproduk modular, termasuk MOLI (Modular Lite), WG Flatpack, Lite), WG Flatpack, and Volumetric, are designed using prefabricated
dan Volumetrik, dirancang dengan sistem prefabrikasi modul-modul modules that can be assembled into buildings. In addition, through
yang dapat dirangkai menjadi bangunan. Selain itu, Perseroan juga its associate company, PT Wijaya Karya Pracetak Gedung (WPG),
melalui perusahaan asosiasi, PT Wijaya Karya Pracetak Gedung the Company strengthens its precast business by offering products
(WPG), memperkuat lini bisnis pracetak dengan menawarkan produk- such as precast beams, columns, and structural components.
produk seperti balok pracetak, kolom pracetak, dan komponen
struktur pracetak.
Page 105
105 Baik industri modular dan pracetak semakin menjadi pilihan Both modular and precast industries are increasingly becoming utama dalam metode konstruksi modern, karena mengutamakan preferred methods in modern construction due to their efficiency in efisiensi waktu, penggunaan sumber daya yang optimal, dan time, optimal resource utilization, and consistent quality. To support tetap menjaga kualitas bangunan. Untuk mendukung inovasi continuous innovation, the Company has obtained several patents berkelanjutan, Perseroan telah memperoleh sejumlah hak paten related to offsite construction products and continues research and terkait produk-produk offsite construction dan melanjutkan riset development to create superior and more efficient construction dan pengembangan untuk menciptakan solusi konstruksi yang solutions. lebih unggul dan efisien. CONCESSION CONCESSION Business Stream Konsesi merupakan bagian dari upaya Perseroan The concession business stream is part of the Company’s effort to untuk mengembangkan bisnis ke sektor forward, dengan fokus expand into forward integration, focusing on managing land assets pada pengelolaan aset-aset lahan milik pemerintah serta BUMN/ owned by the government and SOEs/ROEs through Public Private BUMD melalui skema investasi Public Private Partnership (PPP) atau Partnership (PPP) or Government and Business Entity Cooperation Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU). Tujuan utama dari (KPBU) schemes. The main objective is to secure construction work bisnis ini adalah untuk memperoleh seluruh pekerjaan konstruksi related to concession and investment projects while generating yang terkait dengan proyek konsesi dan investasi, sekaligus recurring income to support business sustainability. menghasilkan pendapatan berulang (recurring income) yang dapat mendukung keberlanjutan bisnis. Bisnis konsesi ini melanjutkan transformasi dari lini bisnis properti This concession business continues the transformation from the yang sebelumnya dijalankan oleh Perseroan. Adapun ruang lingkup Company’s previous property business line. The scope includes the kegiatan usaha konsesi meliputi penyediaan dan pengelolaan provision and management of infrastructure, particularly building berbagai infrastruktur khususnya bangunan gedung, seperti projects such as airport facilities, hospitals, and office buildings, bangunan kebandarudaraan, rumah sakit, dan perkantoran, aimed at delivering long-term benefits and sustainable income. yang bertujuan untuk memberikan manfaat jangka panjang serta pendapatan yang berkelanjutan bagi Perseroan. Hingga akhir tahun 2025, Perseroan telah memiliki dua proyek As of the end of 2025, the Company has two concession projects: konsesi, yaitu Apartemen Tamansari Mahogany yang berlokasi Tamansari Mahogany Apartments in Karawang, West Java (two di Karawang, Jawa Barat, berupa bangunan 2 Tower Apartemen apartment towers), and Tamansari Prospero in Sidoarjo, East Java. serta Tamansari Prospero yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur. Selain itu, Perseroan memiliki proyek investasi yaitu Hotel De In addition, the Company has investment projects including Hotel Braga di Bandung, yang dikerjakan bersama partner PT Sarinah De Braga in Bandung, developed in partnership with PT Sarinah dengan skema Build-Operate-Transfer (BOT) selama 25 tahun, serta under a Build-Operate-Transfer (BOT) scheme for 25 years, and proyek konsesi Graha Mantap di Menteng, Jakarta, yang dikerjakan Graha Mantap in Menteng, Jakarta, in collaboration with Bank bersama partner Bank Mandiri Taspen dengan skema BOT selama Mandiri Taspen under a BOT scheme for 30 years. The Company 30 tahun. Selain itu, Perseroan juga memiliki satu proyek investasi, also owns one investment project, Fave Hotel located in Karawang. Fave Hotel yang berlokasi di Karawang.
Page 106
106 Profil Perusahaan I Company Profile
Wilayah Operasional
Operational Areas
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
OPERATION DIVISION OPERATION & OPERATION & MODULAR
Area Operasi/ Operational Areas
CONCESSION DIVISION DIVISION
• Provinsi DKI Jakarta/DKI Jakarta Province Area Operasi/ Operational Areas Area Operasi/ Operational Areas
• Provinsi Jawa Barat/West Java Province • Provinsi Kalimantan/Kalimantan Province • Provinsi Jawa Timur/East Java Province
• Provinsi Banten/Banten Province • Property Konsesi di seluruh Indonesia/ • Provinsi Bali/Bali Province
• Provinsi Sumatera/Sumatra Province Concession properties across Indonesia • Provinsi NTB/NTB Province
• Provinsi NTT/NTT Province
• Provinsi Yogyakarta/Yogyakarta Province
• Provinsi Sulawesi/Sulawesi Province
• Provinsi Maluku/Maluku Province
• Provinsi Papua/Papua Province
• Provinsi Jawa Tengah/Central Java Province
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
• Pabrik Modular/Modular factory
Page 107
107
Daftar Keanggotaan Organisasi atau Asosiasi
List of Memberships in Organizations or Associations
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor konstruksi, Perseroan As a company operating in the construction sector, the Company
secara aktif berpartisipasi dalam berbagai asosiasi profesional dan actively participates in various professional associations and related
organisasi terkait. Keanggotaan ini bertujuan untuk memperluas organizations. These memberships aim to expand business networks,
jaringan bisnis, meningkatkan kapabilitas perusahaan, serta enhance the Company’s capabilities, and strengthen communication
mempererat komunikasi dengan para pemangku kepentingan. with stakeholders.
Partisipasi aktif Perseroan juga mencerminkan komitmen terhadap The Company’s active participation also reflects its commitment to
prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Good Corporate Governance (GCG) principles and collaborative
Governance) dan upaya kolaboratif dalam mengatasi berbagai efforts in addressing operational challenges, while supporting the
tantangan operasional, sekaligus mendukung pencapaian tujuan achievement of strategic objectives.
strategis.
Hingga akhir tahun 2025, Perseroan tercatat sebagai anggota dalam As of the end of 2025, the Company is registered as a member of
organisasi dan asosiasi berikut: the following organizations and associations:
Posisi Keikutsertaan di
Ruang Lingkup Masa Berlaku
Nama Organisasi/Asosiasi Organisasi/Asosiasi
No. Scope of Keanggotaan
Name of Organization/Association Position in the Organization/
Activities Membership Term
Association
1. Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia Nasional Anggota 31 Desember 2026
(GAPENSI) National Member December 31, 2026
Indonesian National Construction Contractors Association
(GAPENSI)
2. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nasional Anggota 28 Maret 2026
Indonesian Chamber of Commerce and Industry (KADIN) National Member March 28, 2026
3. Gabungan Perusahaan Nasional Rancang Bangun Nasional Anggota 10 Oktober 2026
Indonesia (GAPENRI) National Member October 10, 2026
Indonesian National Association of Design and
Construction Companies (GAPENRI)
4. Asosasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) Nasional Anggota 31 Desember 2025
Indonesian Electrical and Mechanical Contractors National Member December 31, 2025
Association (AKLI)
5. Green Building Council Nasional Anggota 9 Desember 2026
National Member December 9, 2026
Page 108
108 Profil Perusahaan I Company Profile
Struktur Organisasi Perusahaan
Organizational Structure of The Company
Struktur Organisasi WEGE per 31 Desember 2025, telah ditetapkan December 31, 2025, was established through the Decree No.
melalui Surat Keputusan No. SK.01.01/A.DIR.00011.WEGE/2025 SK.01.01/A.DIR.00011.WEGE/2025 dated March 24, 2025. The
tanggal 24 Maret 2025 Berikut struktur tata kelola dan organisasi following is WEGE’s governance and organizational structure:
WEGE:
STRUKTUR ORGANISASI PT WIJAYA ORGANIZATIONAL STRUCTURE OF PT
KARYA BANGUNAN GEDUNG TBK WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG
PER 31 DESEMBER 2025 TBK AS OF DECEMBER 31, 2025
Direktur Keuangan,
Direktur QHSE & Human Capital dan
Pemasaran Manajemen Risiko
Director of QHSE & Director of Finance,
Marketing Human Capital & Risk
Management
Quality, Health, Safety
and Environmental Finance Division
Division
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Supply Chain
Human Capital Division
Management Division
Risk Management
Engineering Division
Division
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Legal and Contract
Marketing Division
Management Division
Anak Perusahaan, Perusahaan Asosiasi
Subsidiaries, Associated Companies
Page 109
109
Corporate Secretary
Direktur Utama
President Director
Internal Audit
Direktur Operasi I Direktur Operasi 2
Director of Operations I Director of Operations 2
Operation and
Operation Division
Concession Division
Transformation,
Operation and Modular Portfolio and
Division Sustainability Division
Information
Technology Division
Penetapan susunan Komite Dewan Komisaris, ditetapkan berdasarkan The composition of Board of Commissioners’ Committees was determined
SK Dewan Komisaris per tanggal 11 Juni 2024. Sementara itu, di based on the Decree of Board of Commissioners dated June 11, 2024.
atas organ Direksi terdapat organ RUPS dan Dewan Komisaris yang Meanwhile, above the Board of Directors, there are the GMS and the
memiliki peran masing-masing. Dewan Komisaris dalam menjalankan Board of Commissioners, each with its own respective roles. In carrying
tugas pengawasannya dibantu oleh Sekretaris Dewan Komisaris dan out its supervisory duties, Board of Commissioners is assissted by the
Komite-Komite Penunjangnya. Secretary of Board of Commissioners and its Supporting Committees.
Di tahun 2025, Komite penunjang Dewan Komisaris masih mengacu In 2025, the Committees supporting Board of Commissioners continue
kepada Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Wijaya Karya Bangunan to refer to the Decree of Board of Commissioners of PT Wijaya Karya
Gedung Tbk tanggal 11 Juni 2024. Komite penunjang Dewan Komisaris Bangunan Gedung Tbk dated June 11, 2024. The supporting committees
antara lain Komite Audit, Komite Nominasi, Remunerasi, Good of Board of Commissioners include Audit Committee, Nomination,
Corporate Governance (GCG), dan Komite Pemantauan Risiko dan Remuneration, and Good Corporate Governance (GCG) Committee,
Tata Kelola Terintegrasi. and Risk Monitoring and Integrated Governance Committee.
Page 110
110 Profil Perusahaan I Company Profile
Profil Dewan Komisaris
Board of Commissioners Profile
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Taufan Gestoro Suli Fatimah
Komisaris Independen Komisaris
Independent Commissioner Commissioner
Page 111
111
Joseph Prajogo Danis Hidayat
Komisaris Independen sekaligus
Sumadilaga
Pelaksana Tugas Komisaris Utama Komisaris
Independent Commissioner and Commissioner
Acting President Commissioner
Page 112
112 Profil Perusahaan I Company Profile
Data Pribadi/Personal Data
Warga Negara Indonesia Indonesian Citizen
Usia 54 tahun per 31 Desember 2025 54 years old as of December 31, 2025
Domisili/Domicile
Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia South Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan Pertama/Legal Basis for First Appointment
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Resolution of the Extraordinary General Meeting
Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 28 Juli 2020 dan of Shareholders (EGMS) on July 28, 2020,
dikukuhkan dalam Akta Nomor 51 tanggal 28 confirmed in Deed Number 51 dated July 28,
Juli 2020. 2020.
Dasar Hukum Pengangkatan Terakhir/Legal Basis for Last Appointment
Pemberhentian dan Pengangkatan kembali Dismissal and reappointment as Independent
sebagai Komisaris Independen sekaligus Commissioner and Acting President
Pelaksana Tugas Komisaris Utama Perseroan Commissioner of the Company based on the
berdasarkan RUPST 2025 yang diselenggarakan 2025 AGMS held on May 21, 2025, and notarized
pada 21 Mei 2025 dan diaktakan dengan Akta by Deed Number 2 of the 2025 AGMS dated May
RUPST 2025 Nomor 2 Tanggal 23/Mei/2025. 23, 2025.
Riwayat Pendidikan/Educational Background
Sarjana Akuntansi dari Universitas Atmajaya Bachelor’s degree in Accounting from Atmajaya
(1995). University (1995).
Sertifikasi dan/atau Pelatihan /Certification and/or Training
• Sertifikasi Qualified Risk Governance • Qualified Risk Governance Professional
Professional (2024) Certification (2024)
• Pelatihan Transforming, Developing, • Transforming, Developing, and Sustaining
and Sustaining Company in the Era of Companies in the Era of Turbulence,
Turbulance, Uncertainty, Novelty, and Agility Uncertainty, Novelty, and Agility Training
dari Asosiasi Auditor Internal (2023) from the Internal Auditors Association (2023)
Joseph Prajogo • Pembekalan Komisaris Internal WIKA Group
- Wikasatrian (2023)
• WIKA Group Internal Commissioner Briefing
- Wikasatrian (2023)
Riwayat Pekerjaan/Employment History
Komisaris Independen
sekaligus Pelaksana Tugas Komisaris Utama • Komisaris Utama PT Berdikari Manajemen • President Commissioner of PT Berdikari
Independent Commissioner
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Investasi (2024 - sekarang) Manajemen Investasi (2024 - present)
and Acting President Commissioner • Komisaris Independen PT Berdikari • Independent Commissioner of PT Berdikari
Manajemen Investasi (2020 - 2024). Manajemen Investasi (2020 - 2024).
• Direktur PT Petro Inovasi Indonesia (2017 - • Director of PT Petro Inovasi Indonesia (2017
sekarang). - present).
• Direktur PT Pandu Tunggal Permana (2011 • Director of PT Pandu Tunggal Permana
- 2017). (2011 - 2017).
Periode Jabatan/ Term of Office Rangkap Jabatan/Concurrent Positions
28 Juli 2020 - RUPST 2025 (Periode Pertama) • Komisaris Utama PT Berdikari Manajemen • President Commissioner of PT Berdikari
21 Mei 2025 – RUPST 2030 (Periode Kedua) Investasi (2024 - sekarang) Manajemen Investasi (2024 - present)
July 28, 2020 - 2025 AGMS (First Term) • Independent Commissioner of PT Berdikari
• Komisaris Independen PT Berdikari Manajemen Investasi (2020 - 2024).
May 21, 2025 - 2030 AGMS (Second Term)
Manajemen Investasi (2020 - 2024). • Director of PT Petro Inovasi Indonesia (2017
- present).
• Direktur PT Petro Inovasi Indonesia (2017 -
sekarang).
Hubungan Afiliasi/Affiliation
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Has no affiliations with any members of Board
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Dewan Komisaris, Direksi maupun Pemegang of Commissioners, Board of Directors, or
Saham. shareholders.
Kepemilikan Saham/Share Ownership
Tidak memiliki saham di PT Wijaya Karya Does not own any shares in PT Wijaya Karya
Bangunan Gedung Tbk per 31 Desember 2025. Bangunan Gedung Tbk as of December 31, 2025.
Page 113
113
Data Pribadi/Personal Data
Warga Negara Indonesia Indonesian Citizen
Usia 52 tahun per 31 Desember 2025 52 years old as of December 31, 2025
Domisili/Domicile
Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia West Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan/Legal Basis for Appointment
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Resolution of the Annual General Meeting of
Tahunan (RUPST) tanggal 10 Mei 2023 dan Shareholders (AGMS) dated May 10, 2023,
dikukuhkan dalam Akta Nomor 2 tanggal 10 Mei confirmed in Deed Number 2 dated May 10,
2023. 2023.
Riwayat Pendidikan/Educational Background
Magister Psikologi, Jurusan Psikologi, Universitas Master of Psychology, Department of Psychology,
Tarumanegara (2018). Tarumanegara University (2018).
Sertifikasi dan/atau Pelatihan /Certification and/or Training
• Strengtening Leadership for Transformation • Strengthening Leadership for Transformation
(2024) (2024)
• Pelatihan Komisaris Profesional (2023) • Professional Commissioner Training (2023)
• Pembekalan Komisaris Internal WIKA Group • WIKA Group Internal Commissioner Training
- Wikasatrian (2023) - Wikasatrian (2023)
Riwayat Pekerjaan/Employment History
• Senior Vice President of Human Capital • Senior Vice President of Human Capital
Division PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (2023 Division, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
- sekarang) (2023 - present)
• Kepala Divisi Human Capital PT Wijaya • Head of Human Capital Division, PT Wijaya
Karya (Persero) Tbk (2020-2023) Karya (Persero) Tbk (2020-2023)
• General Manager Manajemen Talenta PT • General Manager of Talent Management, PT
Wijaya Karya (Persero) Tbk (2020) Wijaya Karya (Persero) Tbk (2020))
Rangkap Jabatan/Concurrent Positions
Suli Fatimah
• Senior Vice President Human Capital - PT • Senior Vice President Human Capital - PT
Wijaya Karya (Persero) Tbk Wijaya Karya (Persero) Tbk
Komisaris
Hubungan Afiliasi/Affiliation Commissioner
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Has no affiliations with any members of Board
Dewan Komisaris, Direksi maupun Pemegang of Commissioners, Board of Directors, or
Saham. shareholders.
Kepemilikan Saham/Share Ownership
Periode Jabatan/ Term of Office
Tidak memiliki saham di PT Wijaya Karya Does not own any shares in PT Wijaya Karya
Bangunan Gedung Tbk per 31 Desember 2025. Bangunan Gedung Tbk as of December 31, 2025. 10 Mei 2023 - RUPST 2028 (Periode Pertama)
May 10, 2023 - 2028 AGMS (First Term)
Page 114
114 Profil Perusahaan I Company Profile
Data Pribadi/Personal Data
Warga Negara Indonesia Indonesian Citizen
Usia 64 tahun per 31 Desember 2025 64 years old as of December 31, 2025
Domisili/Domicile
Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia South Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan/Legal Basis for Appointment
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Resolution of the Annual General Meeting
Tahunan (RUPST) tanggal 10 Mei 2023 dan of Shareholders (AGMS) on May 10, 2023,
dikukuhkan dalam Akta Nomor 2 tanggal 10 confirmed in Deed Number 2 dated May 10,
Mei 2023. 2023.
Riwayat Pendidikan/Educational Background
S3 Doktor Bidang Strategic Management, Doctorate in Strategic Management,
Universitas Indonesia (2016) University of Indonesia (2016)
Sertifikasi dan/atau Pelatihan /Certification and/or Training
Pembekalan Komisaris Internal WIKA Group - Internal Commissioner Training for WIKA
Wikasatrian (2023) Group - Wikasatrian (2023)
Riwayat Pekerjaan/Employment History
• Pelaksana Tugas Deputi Bidang Sarana • Acting Deputy for Facilities and
dan Prasarana OIKN (Otorita Ibu Kota Infrastructure, OIKN (Nusantara Capital
Nusantara (2024 - sekarang) City Authority) (2024 - present)
• Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan • Head of Task Force for the
Pembangunan Ibu Kota Nusantara, Implementation of Nusantara Capital City
Kementrian Pekerjaan Umum dan Development, Ministry of Public Works
Perumahan Rakyat (2021 - 2024) and Public Housing (2021 - 2024)
• Senior Lecturer, Senior Expert in
• Widyaiswara Ahli Utama Bidang Human Resource Development Human
Danis Hidayat
Pembangunan Sumber Daya Manusia, Resources, Ministry of Public Works and
Kementrian Pekerjaan Umum dan Public Housing (2020 - present)
Perumahan Rakyat (2020 - sekarang) • Director General of Human Settlements,
Sumadilaga • Direktur Jenderal Cipta Karya,
Kementrian Pekerjaan Umum dan
Ministry of Public Works and Public
Housing (2018 - 2020)
Perumahan Rakyat (2018 - 2020)
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Komisaris
Commissioner Rangkap Jabatan/Concurrent Positions
• Pelaksana Tugas Deputi Bidang Sarana • Acting Deputy for Facilities and
dan Prasarana OIKN (Otorita Ibu Kota Infrastructure, OIKN (Nusantara Capital
Nusantara (2024 - sekarang) City Authority) (2024 - present)
• Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan • Head of Task Force for the
Pembangunan Ibu Kota Nusantara, Implementation of Nusantara Capital City
Periode Jabatan/ Term of Office Kementrian Pekerjaan Umum dan Development, Ministry of Public Works
Perumahan Rakyat (2021 - 2024) and Public Housing (2021 - 2024)
10 Mei 2023 - 2028 AGMS (Periode Pertama) • Lead Expert Lecturer for Human
May 10, 2023 - 2028 AGMS (First Term) • Widyaiswara Ahli Utama Bidang Resources Development, Ministry of
Pembangunan Sumber Daya Manusia, Public Works and Public Housing (2020
Kementrian Pekerjaan Umum dan - present)
Perumahan Rakyat (2020 - sekarang)
Hubungan Afiliasi/Affiliation
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Has no affiliations with any members of Board
Dewan Komisaris, Direksi maupun Pemegang of Commissioners, Board of Directors, or
Saham. shareholders.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Kepemilikan Saham/Share Ownership
Tidak memiliki saham di PT Wijaya Karya Does not own any shares in PT Wijaya Karya
Bangunan Gedung Tbk per 31 Desember 2025. Bangunan Gedung Tbk as of December 31, 2025.
Page 115
115
Data Pribadi/Personal Data
Warga Negara Indonesia Indonesian Citizen
Usia 59 tahun per 31 Desember 2025 59 years old as of December 31, 2025
Domisili/Domicile
Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia East Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan/Legal Basis for Appointment
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Resolution of the Extraordinary General
Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 29 Februari Meeting of Shareholders (EGMS) on February
2024 dan dikukuhkan dalam Akta Nomor 6 29, 2024, confirmed in Deed Number 6 dated
tanggal 29 Februari 2024. February 29, 2024.
Riwayat Pendidikan/Educational Background
Pama Akademi Militer (1990) Graduate of the Military Academy (1990)
Sertifikasi dan/atau Pelatihan /Certification and/or Training
Sertifikasi Qualified Risk Governance Qualified Risk Governance Professional
Professional (2024) Certification (2024)
Riwayat Pekerjaan/Employment History
• Direktur D BAIS TNI (Kep/818/VIII/2022) • Director of the Indonesian National Armed
(2022) Forces Information and Communications
Agency (BAIS TNI) (Kep/818/VIII/2022)
(2022)
• Danrem 173/PVB DAM XVII/CEN (2021) • Commander of the 173rd Military District
Command (PVB DAM XVII/CEN) (2021)
• Deputy Intelligence Officer of the Army
• WAASINTEL KASAD BID. INTELEK DAN Chief of Staff (KASAD) for the Intelligence
HUBLU (2020) Division INTELLECT AND HUBLU (2020)
• PAMEN DENMA MABESAD (DIK
Taufan Gestoro
LEMHANAS) (2016)
• PAMEN DENMA MABESAD (DIK
LEMHANAS) (2016)
Rangkap Jabatan/Concurrent Positions Komisaris Independen
Independent Commissioner
Tidak memiliki rangkap jabatan per 31 He does not hold concurrent positions as of
Desember 2025. December 31, 2025.
Hubungan Afiliasi/Affiliation
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Has no affiliations with any members of Board
Dewan Komisaris, Direksi maupun Pemegang of Commissioners, Board of Directors, or Periode Jabatan/ Term of Office
Saham. shareholders.
29 Februari 2024 - RUPST 2029 (Periode Pertama)
Kepemilikan Saham/Share Ownership February 29, 2024 - 2029 AGMS (First Term)
Tidak memiliki saham di PT Wijaya Karya Does not own any shares in PT Wijaya Karya
Bangunan Gedung Tbk per 31 Desember 2025. Bangunan Gedung Tbk as of December 31, 2025.
Page 116
116 Profil Perusahaan I Company Profile
PERUBAHAN KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS CHANGES IN THE COMPOSITION OF
DAN ALASAN PERUBAHANNYA BOARD OF COMMISSIONERS AND
REASONS FOR THE CHANGES
Pada Tahun Buku 2025, tidak terdapat perubahan komposisi Dewan In the 2025 Fiscal Year, there were no changes in the composition of
Komisaris Perseroan. Struktur dan jumlah anggota Dewan Komisaris the Company’s Board of Commissioners. The structure and number
tetap sama dengan periode sebelumnya, sehingga tidak terdapat of Board of Commissioners members remained the same as in the
penambahan maupun pemberhentian anggota Dewan Komisaris previous period; therefore, there were no additions or dismissals of
selama tahun berjalan. members during the year.
Namun demikian, Perseroan melaksanakan pengangkatan However, the Company reappointed Joseph Prajogo as
kembali terhadap Joseph Prajogo sebagai Komisaris Independen an Independent Commissioner as well as Acting President
sekaligus Pelaksana Tugas Komisaris Utama untuk periode kedua, Commissioner for a second term, based on the resolution of Annual
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan General Meeting of Shareholders held in 2025. This reappointment
yang diselenggarakan pada tahun 2025. Pengangkatan kembali was carried out to ensure leadership continuity and to maintain the
tersebut dilakukan sebagai bentuk keberlanjutan kepemimpinan stability of supervisory function at the Board of Commissioners level.
dan untuk menjaga stabilitas fungsi pengawasan di tingkat Dewan
Komisaris.
Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris Perseroan per 31 Accordingly, as of December 31, 2025, the composition of the
Desember 2025 tetap berjumlah empat (4) orang, yang terdiri dari Company’s Board of Commissioners remained at four (4) members,
dua (2) Komisaris Independen, dengan salah satunya merangkap consisting of two (2) Independent Commissioners, one of whom
sebagai Pelaksana Tugas Komisaris Utama, serta dua (2) Komisaris. concurrently serves as Acting President Commissioner, and two (2)
Rincian komposisi dan dasar pengangkatan masing-masing anggota Commissioners. Details of the composition and basis for appointment
Dewan Komisaris disajikan pada tabel berikut. of each member of Board of Commissioners are presented in the
following table.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Composition and Basis of Appointment of Board of
Commissioners
Nama Jabatan Masa Jabatan Periode Jabatan Dasar Pengangkatan
Name Position Term of Office Period of Office Basis of Appointment
Joseph Prajogo Komisaris Independen 21 Mei 2025 - Periode - 2 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
sekaligus Pelaksana Tugas RUPST 2030 2nd period (RUPST) tanggal 21 Mei 2025 dan dikukuhkan dalam
Komisaris Utama May 21, 2025 - Akta Nomor 2 tanggal 23 Mei 2025.
Independent Commissioner 2030 AGMS Resolution of Annual General Meeting of
and Acting President Shareholders (AGMS) on May 21, 2025, confirmed in
Commissioner Deed No. 2 dated May 23, 2025.
Suli Fatimah Komisaris 10 Mei 2023 - Periode - 1 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Commissioner RUPST 2028 1st period (RUPST) tanggal 10 Mei 2023 dan dikukuhkan dalam
May 10, 2023 - Akta Nomor 2 tanggal 10 Mei 2023.
2028 AGMS Resolution of Annual General Meeting of
Shareholders (AGMS) on May 10, 2023, confirmed in
Deed No. 2 dated May 10, 2023.
Danis Hidayat Komisaris 10 Mei 2023 - Periode - 1 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Commissioner RUPST 2028 1st period (RUPST) tanggal 10 Mei 2023 dan dikukuhkan dalam
May 10, 2023 - Akta Nomor 2 tanggal 10 Mei 2023.
2028 AGMS Resolution of Annual General Meeting of
Shareholders (AGMS) on May 10, 2023, confirmed in
Deed No. 2 dated May 10, 2023.
Taufan Gestoro Komisaris Independen 29 Februari 2024 - Periode - 1 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Independent Commissioner RUPST 2029 1st period Biasa (RUPSLB) tanggal 29 Februari 2024 dan
February 29, 2024 - dikukuhkan dalam Akta Nomor 6 tanggal 29 Februari
2029 AGMS 2024.
Resolution of Extraordinary General Meeting
of Shareholders (EGMS) on February 29, 2024,
confirmed in Deed No. 6 dated February 29, 2024.
Page 117
117 Bandara Dhoho Kediri
Page 118
118 Profil Perusahaan I Company Profile
Profil Direksi
Board of Directors Profile
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Bagus Tri Setyana Dwi Purnomo
Direktur Operasi I Direktur Operasi II
Director of Operations I Director of Operations II
Page 119
119 Tomo Dwi Hasputro Hadian Pramudita Hartanto Karti Raharjo Direktur QHSE (Quality, Health, Direktur Utama Direktur Keuangan, Human Capital dan Safety, Environment) dan Pemasaran President Director Manajemen Risiko Director of QHSE (Quality, Health, Director of Finance, Human Capital and Safety,Environment) and Marketing Risk Management
Page 120
120 Profil Perusahaan I Company Profile
Data Pribadi/Personal Data
Warga Negara Indonesia Indonesian Citizen
Usia 64 tahun per 31 Desember 2025 64 years old as of December 31, 2025
Domisili/Domicile
Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia South Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan/Legal Basis for Appointment
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Resolution of Annual General Meeting of
Tahunan (RUPST) tanggal 19 April 2022 dan Shareholders (AGMS) on April 19, 2022,
dikukuhkan dalam Akta Nomor 5 tanggal 19 confirmed in Deed Number 5 dated April 19,
April 2022. 2022.
Riwayat Pendidikan/Educational Background
Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Bachelor’s Degree in Civil Engineering from
Parahyangan, Bandung (2010). Parahyangan University, Bandung (2010).
Sertifikasi dan/atau Pelatihan /Certification and/or Training
• Strategic Investment (2019) • Strategic Investment (2019)
• Business Improvement Leaders (2018) • Business Improvement Leaders (2018)
• Developing Strategic Mindset Program • Developing Strategic Mindset Program
(2018) (2018)
Riwayat Pekerjaan/Employment History
• Direktur Utama PT Wijaya Karya Beton • President Director of PT Wijaya Karya
Tbk (2017 - 2022). Beton Tbk (2017-2022).
• Direktur I Pemasaran dan Pengembangan • Director I of Marketing and Business
Usaha PT Wijaya Karya Beton Tbk (2016 Development of PT Wijaya Karya Beton
- 2017). Tbk (2016-2017).
• Direktur Pemasaran PT Wijaya Karya • Marketing Director of PT Wijaya Karya
Beton Tbk (2012 - 2016). Beton Tbk (2012 - 2016).
Hadian Rangkap Jabatan/Concurrent Positions
Pramudita Tidak memiliki rangkap jabatan per 31 He does not hold concurrent positions as of
Desember 2025. December 31, 2025.
Direktur Utama
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
President Director Hubungan Afiliasi/Affiliation
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Has no affiliations with any members of Board
anggota Dewan Komisaris, Direksi maupun of Commissioners, Board of Directors, or
Pemegang Saham. shareholders.
Kepemilikan Saham/Share Ownership
Periode Jabatan/ Term of Office
Tidak memiliki saham di PT Wijaya Karya Does not own any shares in PT Wijaya Karya
19 April 2022 - RUPST 2027 (Periode Pertama) Bangunan Gedung Tbk per 31 Desember Bangunan Gedung Tbk as of December 31,
April 19, 2022 - 2027 AGMS (First Term) 2025. 2025.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 121
121
Data Pribadi/Personal Data
Warga Negara Indonesia Indonesian Citizen
Usia 54 tahun per 31 Desember 2025 54 years old as of December 31, 2025
Domisili/Domicile
Yogyakarta, Indonesia Yogyakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan/Legal Basis for Appointment
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Resolution of Annual General Meeting of
Tahunan (RUPST) tanggal 20 Mei 2024 dan Shareholders (AGM) on May 20, 2024,
dikukuhkan dalam Akta Nomor 8 tanggal 20 confirmed in Deed Number 8 dated May 20,
Mei 2024. 2024.
Riwayat Pendidikan/Educational Background
Magister Manajemen dari Universitas Islam Master of Management from the Islamic
Indonesia (2022) University of Indonesia (2022)
Sertifikasi dan/atau Pelatihan /Certification and/or Training
• Certified Risk Governance Professional • Certified Risk Governance Professional
(2024) (2024)
• Integrated GRC for Sustainable Business • Integrated GRC for Sustainable Business
(2022) (2022)
• Directorship Program (2022) • Directorship Program (2022)
Riwayat Pekerjaan/Employment History
• Manajer Divisi Keuangan PT Wijaya Karya • Finance Division Manager, PT Wijaya
Beton Tbk (2022 - 2024) Karya Beton Tbk (2022-2024)
• Manajer Biro Keuangan Korporasi PT • Corporate Finance Bureau Manager, PT
Wijaya Karya Beton Tbk (2021 - 2022) Wijaya Karya Beton Tbk (2021-2022)
• Business Results Evaluation Division
• Manajer Bagian Evaluasi Hasil Usaha PT Manager, PT Wijaya Karya Beton Tbk
Wijaya Karya Beton Tbk (2020 - 2021) (2020 - 2021)
Hartanto Karti
Rangkap Jabatan/Concurrent Positions
Raharjo
Tidak memiliki rangkap jabatan per 31 Does not hold any concurrent positions as of
Desember 2025. December 31, 2025.
Direktur Keuangan, Human Capital
Hubungan Afiliasi/Affiliation
dan Manajemen Risiko
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Has no affiliations with any members of Board Director of Finance, Human Capital,
anggota Dewan Komisaris, Direksi maupun of Commissioners, Board of Directors, or and Risk Management
Pemegang Saham. shareholders.
Kepemilikan Saham/Share Ownership
Kepemilikan saham PT Wijaya Karya Owns 70,000 shares (0.0007313%) of PT
Bangunan Gedung Tbk per 31 Desember Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk as of Periode Jabatan/ Term of Office
2025: 70.000 lembar saham (0,0007313%) December 31, 2025.
20 Mei 2024 - RUPST 2029 (Periode Pertama)
May 20, 2024 - AGMS 2029 (First Term)
Page 122
122 Profil Perusahaan I Company Profile
Data Pribadi/Personal Data
Warga Negara Indonesia Indonesian Citizen
Usia 49 tahun per 31 Desember 2025 49 years old as of December 31, 2025
Domisili/Domicile
Depok, Jawa Barat, Indonesia Depok, West Java, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan/Legal Basis for Appointment
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Resolution of Annual General Meeting of
Tahunan (RUPST) tanggal 20 Mei 2024 dan Shareholders (AGMS) on May 20, 2024,
dikukuhkan dalam Akta Nomor 8 tanggal 20 confirmed in Deed Number 8 dated May 20,
Mei 2024. 2024.
Riwayat Pendidikan/Educational Background
Sarjana Arsitektur, Universitas Soegijapranata, Bachelor’s Degree in Architecture,
Semarang (2021) Soegijapranata University, Semarang (2021)
Sertifikasi dan/atau Pelatihan /Certification and/or Training
• Marketing Role Model Sharing Session • Marketing Role Model Sharing Session
(2021) (2021)
• Pelatihan Quality Control Circle for • Quality Control Circle Training for Project
Project Manager (2021) Managers (2021)
• Penataran Keanggotaan Ikatan Arsitek • Membership Training of the Indonesian
Indonesia (2020) Architects Association (2020)
Riwayat Pekerjaan/Employment History
• Manajer Divisi Pemasaran PT Wijaya • Marketing Division Manager, PT Wijaya
Karya Bangunan Gedung Tbk (2023 - Karya Bangunan Gedung Tbk (2023-
2024) 2024)
• Manajer Divisi Operasi Konstruksi I PT • Construction Operations Division
Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Manager I, PT Wijaya Karya Bangunan
Tomo Dwi •
(2022-2023)
Manajer Proyek Mega Jakarta •
Gedung Tbk (2022-2023)
Mega Jakarta International Stadium
Hasputro International Stadium PT Wijaya Karya
Bangunan Gedung Tbk (2019 - 2022)
Project Manager, PT Wijaya Karya
Bangunan Gedung Tbk (2019 - 2022)
Rangkap Jabatan/Concurrent Positions
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Direktur QHSE (Quality, Health, Safety, Environment)
dan Pemasaran Tidak memiliki rangkap jabatan per 31 He does not hold concurrent positions as of
Director of QHSE (Quality, Health, Safety, Environment) Desember 2025. December 31, 2025.
and Marketing
Hubungan Afiliasi/Affiliation
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Has no affiliations with any members of Board
anggota Dewan Komisaris, Direksi maupun of Commissioners, Board of Directors, or
Pemegang Saham. shareholders.
Periode Jabatan/ Term of Office Kepemilikan Saham/Share Ownership
29 Februari 2024 - RUPST 2029 (Periode Pertama) Tidak memiliki saham di PT Wijaya Karya Does not own any shares in PT Wijaya Karya
February 29, 2024 - 2029 AGMS (First Term) Bangunan Gedung Tbk per 31 Desember Bangunan Gedung Tbk as of December 31,
2025. 2025.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 123
123
Data Pribadi/Personal Data
Warga Negara Indonesia Indonesian Citizen
Usia 55 tahun per 31 Desember 2025 55 years old as of December 31, 2025
Domisili/Domicile
Cimahi, Jawa Barat, Indonesia Cimahi, West Java, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan Pertama/Legal Basis for First Appointment
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Resolution of Extraordinary General Meeting
Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 28 Juli 2020 dan of Shareholders (EGMS) on July 28, 2020,
dikukuhkan dalam Akta Nomor 51 tanggal 28 confirmed in Deed Number 51 dated July 28,
Juli 2020. 2020.
Dasar Hukum Pengangkatan Terakhir/Legal Basis for Last Appointment
Pemberhentian dan Pengangkatan kembali Dismissal and reappointment as Independent
sebagai Komisaris Independen sekaligus Commissioner and Acting President
Pelaksana Tugas Komisaris Utama Commissioner of the Company based on the
Perseroan berdasarkan RUPST 2025 yang 2025 AGMS held on May 21, 2025, notarized
diselenggarakan pada 21 Mei 2025 dan by Deed Number 2 dated May 23, 2025.
diaktakan dengan Akta Nomor 2 Tanggal 23/
Mei/2025.
Riwayat Pendidikan/Educational Background
Magister Teknik Sipil dari Universitas Pelita Master’s degree in Civil Engineering from
Harapan, Jakarta (2010). Pelita Harapan University, Jakarta (2010).
Sertifikasi dan/atau Pelatihan /Certification and/or Training
• Pelatihan Integrasi Lean Construction • Lean Construction Integration Training
LPS - TAKT PLAN dan PPM (2023) LPS - TAKT PLAN and PPM (2023)
• Pelatihan Executive Insight Leadership • Executive Insight Leadership Training
(2021) (2021)
• Sertifikasi Program Profesi Insinyur (2019) • Professional Engineer Program
Certification (2019)
Bagus Tri
Riwayat Pekerjaan/Employment History Setyana
• General Manajer Departemen Operasi 7 • General Manager of Operations
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (2020). Department 7, PT Wijaya Karya (Persero) Direktur Operasi I
• Manajer Divisi 7 Sipil Umum 3 PT Wijaya Tbk (2020). Director of Operations I
Karya (Persero) Tbk (2017 - 2020). • Manager of Division 7, General Civil
• Manajer Proyek Pembangunan Jalan Engineering 3, PT Wijaya Karya (Persero)
Tol Soreang Pasir Koja PT Wijaya Karya Tbk (2017-2020).
(Persero) Tbk (2016 - 2017). • Project Manager of Soreang Pasir Koja
Toll Road Construction Project, PT Wijaya
Karya (Persero) Tbk (2016-2017).
Periode Jabatan/ Term of Office
Rangkap Jabatan/Concurrent Positions
28 Juli 2020 - RUPST 2025 (Periode Pertama)
Tidak memiliki rangkap jabatan per 31 Does not hold any concurrent positions as of 21 Mei 2025 – RUPST 2030 (Periode Kedua)
Desember 2025. December 31, 2025. July 28, 2020 - 2025 AGMS (First Term)
May 21, 2025 - 2030 AGMS (Second Term)
Hubungan Afiliasi/Affiliation
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Has no affiliations with any members of Board
anggota Dewan Komisaris, Direksi maupun of Commissioners, Board of Directors, or
Pemegang Saham. shareholders.
Kepemilikan Saham/Share Ownership
Kepemilikan saham PT Wijaya Karya Owns 70,000 shares (0.0007313%) of PT
Bangunan Gedung Tbk per 31 Desember Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk as of
2025: 70.000 lembar saham (0,0007313%) December 31, 2025.
Page 124
124 Profil Perusahaan I Company Profile
Data Pribadi/Personal Data
Warga Negara Indonesia Indonesian Citizen
Usia 45 tahun per 31 Desember 2025 45 years old as of December 31, 2025
Domisili/Domicile
Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia East Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan/Legal Basis for Appointment
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Resolution of the Annual General Meeting
Tahunan (RUPST) tanggal 10 Mei 2023 dan of Shareholders (AGMS) on May 10, 2023,
dikukuhkan dalam Akta Nomor 2 tanggal 10 confirmed in Deed Number 2 dated May 10,
Mei 2023. 2023.
Riwayat Pendidikan/Educational Background
Sarjana Teknik Sipil, Universitas Sebelas Bachelor’s Degree in Civil Engineering,
Maret (2003) Sebelas Maret University (2003)
Sertifikasi dan/atau Pelatihan /Certification and/or Training
• Corporate Finance (2021) • Corporate Finance (2021)
• Pelatihan Manajemen Risiko (2019) • Risk Management Training (2019)
• Sertifikasi ASEAN Chartered Professional • ASEAN Chartered Professional Engineer
Engineer (2015) Certification (2015)
Riwayat Pekerjaan/Employment History
• Direktur QHSE dan Pemasaran PT Wijaya • Director of QHSE and Marketing at PT
Karya Bangunan Gedung Tbk (2023 - Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
2024) (2023-2024)
• Direktur Utama PT Wijaya Karya Pracetak • President Director of PT Wijaya Karya
Gedung (2019 - 2023) Pracetak Gedung (2019-2023)
• Manajer Proyek Masjid Raya Provinsi • Project Manager for the Grand Mosque
Jawa Barat PT Wijaya Karya Bangunan of West Java Province, PT Wijaya Karya
Dwi Gedung Tbk (2018 - 2019) Bangunan Gedung Tbk (2018 - 2019)
Purnomo Rangkap Jabatan/Concurrent Positions
Tidak memiliki rangkap jabatan per 31 He does not hold concurrent positions as of
Desember 2025. December 31, 2025.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Direktur Operasi II
Director of Operations II Hubungan Afiliasi/Affiliation
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Has no affiliations with any members of Board
anggota Dewan Komisaris, Direksi maupun of Commissioners, Board of Directors, or
Pemegang Saham. shareholders.
Kepemilikan Saham/Share Ownership
Periode Jabatan/ Term of Office Tidak memiliki saham di PT Wijaya Karya Does not own any shares in PT Wijaya Karya
Bangunan Gedung Tbk per 31 Desember Bangunan Gedung Tbk as of December 31,
10 Mei 2023 - RUPST 2028 (Periode Pertama) 2025. 2025.
May 10, 2023 - 2028 AGMS (First Term)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 125
125
PERUBAHAN KOMPOSISI ANGGOTA CHANGES IN THE COMPOSITION OF BOARD OF
DIREKSI DAN ALASAN PERUBAHANNYA DIRECTORS AND REASONS FOR THE CHANGES
Pada Tahun Buku 2025, tidak terdapat perubahan komposisi Direksi In the 2025 Fiscal Year, there were no changes in the composition
Perseroan. Struktur dan jumlah anggota Direksi tetap sama dengan of the Company’s Board of Directors. The structure and number of
periode sebelumnya, sehingga tidak terdapat penambahan maupun Board of Directors members remained the same as in the previous
pemberhentian anggota Direksi selama tahun berjalan. period; therefore, there were no additions or dismissals of members
during the year.
Namun demikian, Perseroan melaksanakan pengangkatan kembali However, the Company reappointed Bagus Tri Setyana as Director
terhadap Bagus Tri Setyana sebagai Direktur Operasi I untuk periode of Operations I for a second term, based on the resolution of Annual
kedua, berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholders held in 2025. This reappointment was
Tahunan yang diselenggarakan pada tahun 2025. Pengangkatan carried out to ensure leadership continuity and to maintain the stability
kembali tersebut dilakukan sebagai bentuk keberlanjutan of operational management functions at the Board of Directors level.
kepemimpinan dan untuk menjaga stabilitas fungsi pengelolaan
operasional di tingkat Direksi.
Accordingly, as of December 31, 2025, the composition of the
Dengan demikian, komposisi Direksi Perseroan per 31 Desember Company’s Board of Directors consisted of five (5) members, namely:
2025 berjumlah lima (5) orang, yang terdiri dari : 1) Direktur Utama, (1) President Director, (2) Director of Finance, Human Capital, and
2) Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko, 3) Risk Management, (3) Director of QHSE (Quality, Health, Safety,
Direktur QHSE (Quality, Health, Safety, Environment) dan Pemasaran, Environment) and Marketing, (4) Director of Operations I, and (5)
4) Direktur Operasi I, dan 5) Direktur Operasi II. Komposisi serta dasar Director of Operations II. Further details on the composition and basis
pengangkatan Anggota Direksi tersebut dapat dilihat lebih lanjut for appointment of each member of Board of Directors are presented
pada tabel berikut. in the following table.
Composition and Basis of Appointment of Board of Directors
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi
Nama Jabatan Masa Jabatan Periode Jabatan Dasar Pengangkatan
Name Position Term of Office Period of Office Basis of Appointment
Hadian Pramudita Direktur Utama 19 April 2022 - Periode – 1 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
President Director RUPST 2027 1st period (RUPST) tanggal 19 April 2022 dan dikukuhkan
April 19, 2022 - dalam Akta Nomor 5 tanggal 19 April 2022.
2027 AGMS Resolution of Annual General Meeting of
Shareholders (AGMS) on April 19, 2022, confirmed in
Deed No. 5 dated April 19, 2022.
Hartanto Karti Direktur Keuangan, Human 20 Mei 2024 - Periode - 1 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Raharjo Capital dan Manajemen RUPST 2029 1st period (RUPST) tanggal 20 Mei 2024 dan dikukuhkan dalam
Risiko May 20, 2024 - Akta Nomor 8 tanggal 20 Mei 2024.
Director of Finance, 2029 AGMS Resolution of Annual General Meeting of
Human Capital, and Risk Shareholders (AGMS) on May 20, 2024, confirmed in
Management Deed No. 8 dated May 20, 2024.
Tomo Dwi Direktur QHSE 20 Mei 2024 - Periode - 1 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Hasputro (Quality, Health, Safety, RUPST 2029 1st period (RUPST) tanggal 20 Mei 2024 dan dikukuhkan dalam
Environment) dan May 20, 2024 - Akta Nomor 8 tanggal 20 Mei 2024.
Pemasaran 2029 AGMS Resolution of Annual General Meeting of
Director of Quality, Health, Shareholders (AGMS) on May 20, 2024, confirmed in
Safety, and Environment Deed No. 8 dated May 20, 2024.
(QHSE) and Marketing
Bagus Tri Setyana Direktur Operasi I 21 Mei 2025 - Periode - 2 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Director of Operations I RUPST 2030 2nd period (RUPST) tanggal 21 Mei 2025 dan dikukuhkan dalam
May 21, 2025 - Akta Nomor 2 tanggal 23 Mei 2025.
2030 AGMS Resolution of Annual General Meeting of
Shareholders (AGMS) on May 21, 2025, confirmed in
Deed No. 2 dated May 23, 2025.
Dwi Purnomo Direktur Operasi II 10 Mei 2023 - Periode - 1 Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Director of Operations II RUPST 2028 1st period (RUPST) tanggal 10 Mei 2023 dan dikukuhkan dalam
May 10, 2023 - Akta Nomor 2 tanggal 10 Mei 2023.
2028 AGMS Resolution of Annual General Meeting of
Shareholders (AGMS) on May 10, 2023, confirmed in
Deed No. 2 dated May 10, 2023.
Page 126
126 Profil Perusahaan I Company Profile
Perubahan Susunan Anggota Direksi dan/atau Anggota
Dewan Komisaris yang Terjadi Setelah Tahun Buku Berakhir
Changes in The Composition of Board of Directors and/or Board of Commissioners
That Occurred After the End of the Fiscal Year
Hingga diterbitkannya Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Until the issuance of the Company’s Annual Report for Fiscal
Buku 2025, tidak terdapat perubahan pada susunan anggota Direksi Year 2025, there have been no changes to the composition of the
dan/ atau anggota Dewan Komisaris Perseroan. Company’s Board of Directors and/or Board of Commissioners.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 127
127 Rusun PASPAMRES
Page 128
128 Profil Perusahaan I Company Profile
Profil Pejabat Eksekutif
Executive Officers Profile
Purba Yudha Tama Andi Sugiarto
Corporate Secretary Head of Internal Audit
Warga Negara Indonesia, 42 tahun dan berdomisili di Tangerang. Warga Negara Indonesia, 53 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Meraih gelar Magister Applied Finance dari Universitas Binus, Jakarta gelar Ahli Madya Akuntansi dari Universitas Diponegoro, Semarang
(2023). (1994).
Menjabat sebagai Corporate Secretary sejak 27 Juli 2022 berdasarkan Menjabat sebagai Head of Internal Audit sejak 2 Juni 2021
Surat Keputusan Direksi Nomor : SK.02.01/A.DIR.WG.6328/2022. berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor : SK.02.01/A. DIR.
WG.3603/2021.
Jabatan yang pernah diemban di Perusahaan adalah sebagai General
Manager Investor Relations WIKA (2020- 2022), Manajer Investor Jabatan yang pernah diemban di Perusahaan adalah Kepala Satuan
Relations WIKA (2019-2020), dan Ahli Madya 2 Investor Relations Pengawas Internal WIKA Rekayasan Konstruksi (2019), Kepala
WIKA (2018-2019). Pemeriksa Satuan Pengawas Internal WIKA (2019), dan Manajer
Bidang Keuangan dan Human Capital Proyek Pembangunan Pipa
An Indonesian citizen, 42 years old, domiciled in Tangerang. Holds Trasmisi Gas dari Gresik Semarang Divisi Industrial Plant WIKA (2015).
a Master’s degree in Applied Finance from Binus University, Jakarta
(2023). An Indonesian citizen, 53 years old, domiciled in Jakarta. Holds
an Associate Degree in Accounting from Diponegoro University,
Serving as Corporate Secretary since July 27, 2022, based on Board Semarang (1994).
of Directors Decree No.: SK.02.01/A.DIR.WG.6328/2022.
Serving as Head of Internal Audit since June 2, 2021, based on Board
Previous positions include General Manager of Investor Relations of Directors Decree No.: SK.02.01/A.DIR.WG.3603/2021.
at WIKA (2020–2022), Manager of Investor Relations at WIKA
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
(2019–2020), and Associate Expert 2 of Investor Relations at WIKA Previous positions include Head of Internal Audit Unit of WIKA
(2018–2019). Rekayasa Konstruksi (2019), Head of Internal Audit Unit at WIKA
(2019), and Manager of Finance and Human Capital for the Gas
Transmission Pipeline Project from Gresik to Semarang, Industrial
Plant Division of WIKA (2015).
Page 129
129
Dimas Dwi Cahyo Hendrico
Vice President of Legal and Contract Management VP of Quality, Safety, Health, and Environtment
Division
Warga Negara Indonesia, berusia 39 tahun dan berdomisili di Bekasi. Warga Negara Indonesia, 54 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih
gelar Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Sriwijaya, Palembang (1995).
Meraih gelar Magister Hukum dari Universitas Gadjah Mada (2015).
Menjabat sebagai Vice President of Quality, Safety, Health, and
Menjabat sebagai Vice President of Legal and Contract Management Environtment sejak 12 Mei 2014 berdasarkan Surat Keputusan Direksi
Division sejak 1 Mei 2025 berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor : SK.02.01/ DIR.WG.062/2014.
Nomor : SK.02.01/A.DIR.00071.WEGE/2025.
Jabatan yang pernah diemban di Perusahaan adalah sebagai
Jabatan yang pernah diemban di Perusahaan adalah sebagai Kepala Bagian engineering dan Sistem WEGE (2013), Kepala Bagian
Manager of Legal Dept (2024), Kepala Bagian Legal (2021), dan engineering WEGE (2009), dan Ahli Muda Engineering WIKA (2005).
Kepala Bagian Legal Korporasi (2018).
An Indonesian citizen, 54 years old, domiciled in Jakarta. Holds a
An Indonesian citizen, 39 years old, domiciled in Bekasi. Bachelor’s degree in Civil Engineering from Sriwijaya University,
Palembang (1995).
Holds a Master of Law degree from Gadjah Mada University (2015).
Serving as Vice President of Quality, Safety, Health, and Environtment
Serving as Vice President of Legal and Contract Management since May 12, 2014, based on Board of Directors Decree No.:
Division since May 1, 2025, based on Board of Directors Decree No.: SK.02.01/DIR.WG.062/2014.
SK.02.01/A.DIR.00071.WEGE/2025.
Previous positions include Head of Engineering and System at WEGE
Previous positions include Manager of Legal Department (2024), Head (2013), Head of Engineering at WEGE (2009), and Junior Expert of
of Legal Division (2021), and Head of Corporate Legal Division (2018). Engineering at WIKA (2005).
Page 130
130 Profil Perusahaan I Company Profile
Mohamad Fadila Sigit Herlambang
Vice President Of Human Capital Division VP of Risk Management Division
Warga Negara Indonesia, 45 tahun, dan berdomisili di Bekasi. Meraih Warga Negara Indonesia, 43 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
gelar Magister Manajemen dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM gelar Magister Manajemen Konstruksi dari Universitas Indonesia,
(2005). Jakarta (2004).
Menjabat sebagai Vice President of Human Capital Division sejak 1
November 2023 berdasarkan Menjabat sebagai Vice President of Risk Management Division sejak
Surat Keputusan Direksi Nomor : SK.02.01/A. DIR.WG.01422/2023. 8 Desember 2023 berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor :
SK.02.01/A. DIR.WG.07991/2023.
Jabatan yang pernah diemban di Perusahaan adalah sebagai Senior
Manager Organizational Development (2023), General Manager Jabatan yang pernah diemban di Perusahaan adalah sebagai
Organizational Development (2020), dan General Manager Rekrutmen Koordinator Bidang Quantity Survey (2023), Manajer Divisi Konstruksi
dan Pengharkatan (2020). II (2023), dan Manajer Divisi Konstruksi III (2020).
An Indonesian citizen, 45 years old, domiciled in Bekasi. Holds a An Indonesian citizen, 43 years old, domiciled in Jakarta. Holds a
Master’s degree in Management from PPM School of Management Master’s degree in Construction Management from the University of
(2005). Indonesia, Jakarta (2004).
Serving as Vice President of Human Capital Division since November Serving as Vice President of Risk Management Division since
1, 2023, based on Board of Directors Decree No.: SK.02.01/A.DIR. December 8, 2023, based on Board of Directors Decree No :
WG.01422/2023. SK.02.01/A.DIR.WG.07991/2023.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Previous positions include Senior Manager of Organizational Previous positions include Quantity Survey Coordinator (2023),
Development (2023), General Manager of Organizational Development Manager of Construction Division II (2023), and Manager of
(2020), and General Manager of Recruitment and Staffing (2020). Construction Division III (2020).
Page 131
131
Gagah Prakoso Ari Bakir
Bowo Vice President of Supply Chain Management Division
Vice President of Information Technology Division
Warga Negara Indonesia, 41 tahun, dan berdomisili di Jawa Tengah.
Warga Negara Indonesia, 42 tahun, dan berdomisili di Jawa Barat. Meraih gelar Magister Logistik dari Institut Teknologi Bandung (2019).
Meraih gelar Magister Teknik Sipil dari Universitas Gadjah Mada
(2010). Menjabat sebagai Vice President of Supply Chain Management
Division sejak 3 Juni 2024 berdasarkan Surat Keputusan Direksi
Menjabat sebagai Vice President of Information Technology Division Nomor : SK.02.01/A.DIR.WG.07256/2024.
sejak 29 Oktober 2022 berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor :
SK.02.01/DIR.WG.08136/2022. Jabatan yang pernah diemban di Perusahaan adalah sebagai
Manager of Procurement Department (2024), Coordinator Quantity
Jabatan yang pernah diemban di Perusahaan adalah sebagai Manajer Survey EPCC WIKA (2023), dan Kepala Seksi QA/QC Proyek EPC
Proyek UGM Paket 1 (2020), Manajer Proyek UGM Paket 3 (2019), Amonium Nitrat (2023).
dan Deputy Manajer Proyek Masjid Raya Jawa Barat (2018).
An Indonesian citizen, 41 years old, domiciled in Central Java. Holds
An Indonesian citizen, 42 years old, domiciled in West Java. Holds a Master’s degree in Logistics from Bandung Institute of Technology
a Master’s degree in Civil Engineering from Gadjah Mada University (2019).
(2010).
Serving as Vice President of Supply Chain Management Division since
Serving as Vice President of Information Technology Division since June 3, 2024, based on Board of Directors Decree No.: SK.02.01/A.
October 29, 2022, based on Board of Directors Decree No.: SK.02.01/ DIR.WG.07256/2024.
DIR.WG.08136/2022.
Previous positions include Manager of Procurement Department
(2024), Quantity Survey Coordinator EPCC WIKA (2023), and Head of
QA/QC Section of EPC Ammonium Nitrate Project (2023).
Previous positions include Project Manager of UGM Package 1 (2020),
Project Manager of UGM Package 3 (2019), and Deputy Project
Manager of West Java Grand Mosque (2018).
Page 132
132 Profil Perusahaan I Company Profile
R. Wahyu Alibasya Sulhadi
Wisnu W Vice President of Finance Division
Vice President of Transformation and Business
Portfolio Development Division
Warga Negara Indonesia, 54 tahun, dan berdomisili di Jawa Tengah.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Warga Negara Indonesia, 47 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih Meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Bina Nusantara
gelar Sarjana Teknik Sipil dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, (2023).
Surabaya (2002).
Menjabat sebagai Vice President of Finance Division sejak 1 Juni
Menjabat sebagai Vice President of Transformation and Business 2025 berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor : SK.01.01/A.
Portfolio Development Division sejak 1 April 2024 berdasarkan Surat DIR.00092/2025.
Keputusan Direksi Nomor : SK.02.01/A. DIR.WG.01902/2024.
Jabatan yang pernah diemban di Perusahaan adalah sebagai Senior
Expert 2 - Enterprise Resource Planning Department - Transformation
Jabatan yang pernah diemban di Perusahaan adalah sebagai Manajer & Information Technology Division PT WIKA (Persero) (20 Juni
Biro Manajemen Risiko (2020), Manajer Divisi Modular WEGE (2018), 2022), Manajer Sub Divisi Keuangan PT WIKA (Persero) (22 Juni
Manajer Unit Tamansari Propero Divisi Property WEGE (2014), dan 2021), Manajer Biro Operasi Biro Keuangan Operasi Luar Negeri -
Kepala Bagian Talent WEGE (2014). Departemen Luar Negeri PT WIKA (Persero) (1 April 2019).
An Indonesian citizen, 47 years old, domiciled in Jakarta. Holds An Indonesian citizen, 54 years old, domiciled in Central Java.
a Bachelor’s degree in Civil Engineering from Sepuluh Nopember
Institute of Technology, Surabaya (2002). Holds a Master’s degree in Management from Bina Nusantara
University (2023).
Serving as Vice President of Transformation and Business Portfolio
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Development Division since April 1, 2024, based on Board of Directors Serving as Vice President of Finance Division since June 1, 2025,
Decree No.: SK.02.01/A.DIR.WG.01902/2024. based on Board of Directors Decree No.: SK.01.01/A.DIR.00092/2025.
Previous positions include Manager of Risk Management Bureau Previous positions include Senior Expert 2 – Enterprise Resource
(2020), Manager of Modular Division at WEGE (2018), Manager of Planning Department – Transformation & Information Technology
Tamansari Propero Unit, Property Division at WEGE (2014), and Head Division at PT WIKA (Persero) (June 20, 2022), Finance Sub-Division
of Talent at WEGE (2014). Manager at PT WIKA (Persero) (June 22, 2021), and Operations
Bureau Manager, Overseas Operations Finance Bureau – Overseas
Department at PT WIKA (Persero) (April 1, 2019).
Page 133
133
Andy Faisal Budi Setyono
Vice President of Marketing Division Vice President of Operation Division
Warga Negara Indonesia, 53 tahun, dan berdomisili di Banten. Warga Negara Indonesia, 53 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih
gelar Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Diponegoro, Semarang
Meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Muhammadiyah (1997).
Prof. Dr. Hamka (2009).
Menjabat sebagai Vice President of Operation Division sejak 2 Januari
Menjabat sebagai Vice President of Marketing Division sejak 15 2023 berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor : SK.02.01/A. DIR.
Juli2024 berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor : SK.02.01/A. WG.08776/2022.
DIR.08945/2024.
Jabatan yang pernah diemban di Perusahaan adalah sebagai Manajer
Jabatan yang pernah diemban di Perusahaan adalah sebagai Manajer Proyek RSUD Kalideres (2022), Manajer Proyek Rusun Padat Karya
Bidang Pemasaran Wilayah II (2020), Manajer Bidang Administrasi (2020), dan Manajer Proyek Gedung Serbaguna Wikasatrian (2019).
Pemasaran (2019), dan Manajer Bidang Bisnis Pemasaran (2017).
An Indonesian citizen, 53 years old, domiciled in Jakarta. Holds a
An Indonesian citizen, 53 years old, domiciled in Banten. Bachelor’s degree in Civil Engineering from Diponegoro University,
Semarang (1997).
Holds a Master’s degree in Management from Muhammadiyah
University Prof. Dr. Hamka (2009). Serving as Vice President of Operation Division since January 2,
2023, based on Board of Directors Decree No.: SK.02.01/A.DIR.
Serving as Vice President of Marketing Division since July 15, 2024, WG.08776/2022.
based on Board of Directors Decree No.: SK.02.01/A.DIR.08945/2024.
Previous positions include Project Manager of RSUD Kalideres (2022),
Previous positions include Manager of Marketing Region II (2020), Project Manager of Labor-Intensive Housing (2020), and Project
Manager of Marketing Administration (2019), and Manager of Manager of Wikasatrian Multipurpose Building (2019).
Marketing Business (2017).
Page 134
134 Profil Perusahaan I Company Profile
Florentinus Khomensyah
Wailanduw Nasution
VP of Engineering Division VP of Operation and Concession Division
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Warga Negara Indonesia, 50 tahun, dan berdomisili di Depok. Meraih Warga Negara Indonesia, 46 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih
gelar Sarjana Teknik Arsitektur dari Universitas Diponegoro, Semarang gelar Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
(1998). (2003).
Menjabat sebagai Vice President of Engineering Division sejak 4 Juli Menjabat sebagai Vice President of Operation and Concession
2023 berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor : SK.02.01/A. Division sejak 6 Juli 2023 berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor
HC.WG.03579/2023. : SK.02.01/A.DIR. WG.03584/2023.
Jabatan yang pernah diemban di Perusahaan adalah sebagai Manajer Jabatan yang pernah diemban di Perusahaan adalah sebagai Manajer
Proyek BI Millennial (2022), Deputy Manajer Proyek Hotel Pullman Proyek Benhil Hotel & Service Apartment (2022), Manajer Proyek
(2022), dan Manajer Proyek RSUP Fatmawati (2021). Taman Ismail Marzuki (2019), dan Manajer Proyek Hotel & Office
Benhil Central (2018).
An Indonesian citizen, 50 years old, domiciled in Depok. Holds a
Bachelor’s degree in Architecture Engineering from Diponegoro An Indonesian citizen, 46 years old, domiciled in Jakarta. Holds a
University, Semarang (1998). Bachelor’s degree in Civil Engineering from Gadjah Mada University,
Yogyakarta (2003).
Serving as Vice President of Engineering Division since July 4,
2023, based on Board of Directors Decree No.: SK.02.01/A. Serving as Vice President of Operation and Concession Division since
HC.WG.03579/2023. July 6, 2023, based on Board of Directors Decree No.: SK.02.01/A.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
DIR.WG.03584/2023.
Previous positions include Project Manager of BI Millennial (2022),
Deputy Project Manager of Hotel Pullman (2022), and Project Manager Previous positions include Project Manager of Benhil Hotel & Service
of RSUP Fatmawati (2021). Apartment (2022), Project Manager of Taman Ismail Marzuki (2019),
and Project Manager of Benhil Central Hotel & Office (2018).
Page 135
135
Bagus Tri
Setyana
Act as Substitue VP Operations & Modular Division
Warga Negara Indonesia, berusia 55 tahun per 31 Desember 2025,
dan berdomisili di Cimahi, Jawa Barat. Beliau meraih gelar Magister
Teknik Sipil dari Universitas Pelita Harapan, Jakarta pada tahun 2010.
Beliau menjabat sebagai Direktur Operasi 1 berdasarkan keputusan
RUPS yang diselenggarakan pada 21 Mei 2025, sebagaimana
dinyatakan dalam Akta Nomor 2 tanggal 23 Mei 2025.
Sebelumnya, beliau memiliki pengalaman panjang di PT Wijaya
Karya (Persero) Tbk, antara lain sebagai General Manager Operasi
Departemen Operasi 7 (2020), Manajer Divisi 7 General Civil
Engineering (2017–2020), serta Manajer Proyek Pembangunan Jalan
Tol Serang–Panimbang Paket 1 (2016–2017).
An Indonesian citizen, 55 years old, domiciled in Cimahi, West Java.
Holds a Master’s degree in Civil Engineering from Universitas Pelita
Harapan, Jakarta (2010).
Serving as Director of Operations 1 of the Company since May 21,
2025, based on the resolution of the GMS, as stated in Deed No. 2
dated May 23, 2025.
Previous positions include General Manager of Operations,
Operations Department 7 at PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (2020),
Manager of Division 7 General Civil Engineering (2017–2020), and
Project Manager of Serang–Panimbang Toll Road Development
Package 1 (2016–2017).
Page 136
136 Profil Perusahaan I Company Profile
Peristiwa Penting
Significant Events
Januari/January Februari/February
Penandatanganan Kontrak Tower Sosialisasi “Fit to Work” PMJ Land Tower: Aksi Donor Darah WIKA Group:
UNDIP Tembalang: Pada 6 Januari WEGE menggelar sosialisasi kesehatan dan Memperingati HUT ke-65 WIKA, WEGE
2025 di Semarang, WEGE dan UNDIP keselamatan kerja “Fit to Work” pada 23 menggelar aksi donor darah bertajuk “Setetes
menandatangani kontrak rancang bangun Januari 2025 di Proyek PMJ Land Tower untuk Darahmu, Sejuta Harapan untuk Hidup” pada
Tower UNDIP Tembalang senilai Rp213 miliar memperingati Bulan K3 Nasional. 12 Februari 2025 di Kawasan Industri WIKA,
dengan konsep green building. Bogor.
PMJ Land Tower “Fit to Work” Socialization:
UNDIP Tembalang Tower Contract Signing: WEGE held a “Fit to Work” occupational WIKA Group Blood Drive: To commemorate
On January 6, 2025, in Semarang, WEGE and health and safety socialization event on WIKA’s 65th anniversary, WEGE held a blood
UNDIP signed a Rp213 billion design and January 23, 2025, at PMJ Land Tower Project donation titled “A Drop of Your Blood, a Million
construction contract for UNDIP Tembalang to commemorate the National Occupational Hopes for Life” on February 12, 2025, at WIKA
Tower, embracing a green building concept. Health and Safety Month. Industrial Estate, Bogor.
Maret/March
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Grand Launching Prototipe Netro: WEGE Groundbreaking Menara Mandiri Kendari: Groundbreaking Tower UNDIP Tembalang:
dan DEX merilis prototipe Netro, yakni sistem Pada 16 Maret 2025, WEGE dan Bank WEGE dan UNDIP resmi memulai konstruksi
hunian modular cerdas berkonsep net-zero Mandiri melaksanakan groundbreaking proyek Tower UNDIP Tembalang melalui seremoni
pertama di Indonesia, pada 11 Maret 2025 di pembangunan Menara Mandiri Area Kendari groundbreaking pada 21 Maret 2025 di
Jakarta . yang mengusung konsep ramah lingkungan . Semarang.
Netro Prototype Grand Launch: WEGE and Groundbreaking for Kendari Mandiri Tower: Groundbreaking for UNDIP Tembalang
DEX released the Netro prototype, Indonesia’s On March 16, 2025, WEGE and Bank Mandiri Tower: WEGE and UNDIP officially began
first net-zero smart modular housing system, held the groundbreaking for Kendari Area construction of UNDIP Tembalang Tower with
on March 11, 2025, in Jakarta. Mandiri Tower development project, which a groundbreaking ceremony on March 21,
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
promotes an environmentally friendly concept. 2025, in Semarang.
Page 137
137
April/April
Laporan Kinerja Q1: WEGE mengumumkan
kinerja keuangan positif pada 30 April 2025,
dengan mencatatkan pendapatan kuartal
pertama sebesar Rp543,26 miliar yang
mayoritas ditopang segmen jasa konstruksi.
Q1 Performance Report: WEGE announced
positive financial performance on April 30,
2025, with first-quarter revenue of Rp543.26
billion, primarily driven by the construction
services segment.
Mei/May
Peringkat PEFINDO: Pada 8 Mei 2025, Grand Launching Penjualan Netro: WEGE RUPS Tahunan 2024: Melalui RUPST pada
WEGE berhasil meraih peringkat idBBB secara resmi memulai penjualan produk hunian 21 Mei 2025, WEGE menetapkan pembagian
dengan prospek stabil dari PEFINDO, yang modular inovatif Netro melalui acara Grand dividen tunai sebesar 10% dari laba bersih
mencerminkan struktur modal konservatif dan Launching di Jakarta pada 9 Mei 2025 yang Tahun Buku 2024, yakni senilai Rp6,79 miliar.
model bisnis menguntungkan. turut dihadiri Menko Infrastruktur AHY.
2024 Annual GMS: Through the AGMS on May
PEFINDO Rating: On May 8, 2025, WEGE Netro Sales Grand Launch: WEGE officially 21, 2025, WEGE determined a cash dividend
achieved an idBBB rating with a stable outlook began sales of its innovative modular distribution of 10% of its net profit for the 2024
from PEFINDO, reflecting its conservative residential product, Netro, at a Grand fiscal year, amounting to Rp6.79 billion.
capital structure and profitable business Launching event in Jakarta on May 9, 2025,
model. which was also attended by Coordinating
Minister for Infrastructure AHY.
Page 138
138 Profil Perusahaan I Company Profile
Juni/June Juli/July
Bantuan CSR Kebakaran Kapuk Muara: Pameran ICI 2025: WEGE berpartisipasi Peresmian Gedung Ina-MHEWS BMKG
Sebagai wujud kepedulian sosial, WEGE memperkenalkan inovasi modular NETRO Jakarta: Pada 21 Juli 2025, WEGE
menyalurkan bantuan logistik untuk para sebagai solusi infrastruktur berkelanjutan meresmikan Gedung Ina-MHEWS BMKG
pengungsi korban kebakaran di Kapuk Muara, dalam ajang International Conference on Jakarta yang menggunakan teknologi Base
Jakarta Utara pada 12 Juni 2025 . Infrastructure (ICI) di Jakarta pada 11-12 Juni Isolator Tipe Friction Pendulum pertama di
2025 . Indonesia untuk fungsi data center .
Kapuk Muara Fire CSR Assistance: As a
form of social responsibility, WEGE distributed ICI 2025 Exhibition: WEGE participated in Inauguration of BMKG Ina-MHEWS
logistical assistance to evacuees from the fire introducing NETRO modular innovation as Building in Jakarta: On July 21, 2025, WEGE
in Kapuk Muara, North Jakarta, on June 12, a sustainable infrastructure solution at the inaugurated BMKG Ina-MHEWS Building
2025. International Conference on Infrastructure (ICI) in Jakarta, which uses the first Friction
in Jakarta on June 11-12, 2025. Pendulum-Type Base Isolator technology in
Indonesia for data center functions.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Peresmian Gedung InaTEWS BMKG Bali: Penghargaan UMKM BUMN Award: WEGE Laporan Kinerja Q2: Melalui laporan
Kepala BMKG meresmikan Gedung Pusat bersama tiga UMKM binaannya berhasil keuangannya pada 22 Juli 2025, WEGE
Backup BMKG (InaTEWS) Bali garapan WEGE meraih predikat The Most Committed BUMN mencatat peningkatan gross profit margin
yang dilengkapi teknologi peredam gempa Pembina UMKM di ajang UMKM BUMN menjadi 11,87% sebagai hasil positif dari
Lead Rubber Bearing pada 14 Juni 2025 di Award 2025 pada 25 Juni 2025. penerapan strategi efisiensi operasional .
Denpasar .
SOE MSMEs Award: WEGE, along with three Q2 Performance Report: Through its financial
Inauguration of BMKG Bali InaTEWS MSMEs under its guidance, won the title of report on July 22, 2025, WEGE recorded an
Building: The Head of BMKG inaugurated Most Committed SOE MSME Coach at the increase in gross profit margin to 11.87%
BMKG Bali Backup Center (InaTEWS) Building, SOE MSMEs Award 2025 on June 25, 2025. as a positive result of the implementation of
built by WEGE, equipped with Lead Rubber operational efficiency strategies
Bearing earthquake damping technology, on
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
June 14, 2025, in Denpasar.
Page 139
139
Agustus/August
Sertifikasi EPD Internasional: Produk WG Peresmian Gedung Labtek XV ITB: WEGE Penandatanganan Marina Bay Lombok:
Flatpack Modular WEGE resmi menjadi resmi merampungkan pembangunan Gedung WEGE menandatangani kontrak kerja pada
bangunan prefabrikasi pertama dari Indonesia Rekayasa Molekular dan Material Fungsional 6 Agustus 2025 untuk membangun 50 unit
yang meraih sertifikasi Environmental Product (Labtek XV) di ITB Bandung yang diresmikan villa berbasis Modular Lite (MoLi) di kawasan
Declaration (EPD) internasional pada 29 Juli pada 7 Agustus 2025. pesisir Marina Bay Lombok.
2025.
Inauguration of ITB Labtek XV Building: Marina Bay Lombok Signing: WEGE signed
International EPD Certification: WEGE’s WG WEGE officially completed the construction a work contract on August 6, 2025, to build 50
Flatpack Modular product officially became of Molecular Engineering and Functional Modular Lite (MoLi)-based villas in the coastal
the first prefabricated building from Indonesia Materials Building (Labtek XV) at ITB Bandung area of Marina Bay Lombok.
to receive international Environmental Product which was inaugurated on August 7, 2025.
Declaration (EPD) certification on July 29,
2025.
Kunjungan GBCI dan CABR ke Netro: Peresmian Gedung Prof. Setijadi UT: Menteri
WEGE menerima kunjungan delegasi GBCI Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi
dan CABR China di rumah Netro Pulomas meresmikan operasional Gedung Prof.
pada 7 Agustus 2025 untuk mendiskusikan Setijadi di Universitas Terbuka Pamulang yang
percepatan sertifikasi Green Building dan sebelumnya dibangun oleh WEGE, pada 13
Net-Zero. Agustus 2025.
GBCI and CABR Visit to Netro: WEGE hosted Prof. Setijadi Building Inauguration: The
a delegation from GBCI and CABR China at Minister of Higher Education, Science, and
Netro Pulomas residence on August 7, 2025, Technology inaugurated Prof. Setijadi Building
to discuss accelerating Green Building and at Pamulang Open University, previously built
Net-Zero certification. by WEGE, on August 13, 2025.
Page 140
140 Profil Perusahaan I Company Profile
September/September
Ajang Konstruksi Indonesia 2025: Dalam Peluncuran Paviliun Parsavika: WEGE Kunjungan Wamen PU ke BMKG: Wakil
ajang Konstruksi Indonesia yang digelar 10-20 berkolaborasi dengan mitra lintas sektor Menteri PU Diana Kusumastuti meninjau
September 2025, WEGE memaparkan inovasi meluncurkan Paviliun Parsavika di PIK 2 pada langsung teknologi peredam gempa Friction
teknologi cerdas BAS dan CPC pada proyek 19 September 2025 untuk menampilkan Pendulum di Gedung Ina-MHEWS BMKG
Grha Pertamina sebagai wujud bangunan integrasi material ramah lingkungan dan Kemayoran yang dibangun WEGE pada 26
pintar. modular. September 2025.
Indonesia Construction Event 2025: In the Launch of Parsavika Pavilion: WEGE, in Deputy Minister of Public Works’ Visit to the
Indonesia Construction event held from collaboration with cross-sector partners, Meteorology, Climatology, and Geophysics
September 10-20, 2025, WEGE presented launched Parsavika Pavilion at PIK 2 on Agency (BMKG): Deputy Minister of Public
BAS and CPC smart technology innovations September 19, 2025, showcasing the Works Diana Kusumastuti directly inspected
in Grha Pertamina project as a form of smart integration of environmentally friendly and the Friction Pendulum earthquake damping
building. modular materials. technology at BMKG Kemayoran Ina-MHEWS
Building, built by WEGE on September 26,
2025
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Topping Off RSUP dr. Soeradji Klaten: Investortrust CSR Awards: WEGE dianugerahi
WEGE menyelesaikan tahap struktur utama penghargaan Investortrust CSR Awards 2025
Gedung Pusat Kanker di RSUP dr. Soeradji kategori Pendidikan pada 30 September 2025
Tirtonegoro, Klaten, yang ditandai dengan atas inovasinya membangun fasilitas PAUD
prosesi topping off pada 29 September 2025. Modular.
Topping Off of Dr. Soeradji Hospital, Klaten: Investortrust CSR Awards: WEGE was
WEGE completed the main structural phase awarded the 2025 Investortrust CSR Awards
of the Cancer Center Building at Dr. Soeradji in the Education category on September 30,
Tirtonegoro Hospital, Klaten, marked by a 2025, for its innovation in building a Modular
topping off ceremony on September 29, 2025. Early Childhood Education (PAUD) facility.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 141
141
Oktober/October
Public Expose Update Kinerja Q3: WEGE Sertifikasi Pekerja HUT 17 WEGE: Sebagai
menggelar konferensi pers pada 15 Oktober bagian dari CSR HUT ke-17, WEGE
2025 untuk menyampaikan update strategi menyelenggarakan program sertifikasi K3
efisiensi biaya serta komitmen keberlanjutan bagi 50 pekerja proyek di RSUP dr. Soeradji
bisnis kepada publik. Tirtonegoro Klaten pada 22 Oktober 2025.
Q3 Performance Update Public Expose: WEGE 17th Anniversary Worker
WEGE held a press conference on October Certification: As part of its 17th Anniversary
15, 2025, to share an update on its cost CSR program, WEGE held an OHS
efficiency strategy and business sustainability certification program for 50 project workers
commitments with the public. at Dr. Soeradji Tirtonegoro General Hospital,
Klaten, on October 22, 2025.
Workshop Green Farming HUT 17 WEGE: Penandatanganan Kontrak OJK Sumut:
WEGE bersama Jasmine Integrated Farming WEGE menandatangani kontrak proyek
mengadakan lokakarya pembuatan pupuk rancang bangun Gedung Kantor OJK Provinsi
alami dan pembagian bibit mangga bagi warga Sumatera Utara senilai Rp144,37 miliar pada
Margakaya, Karawang, pada 23 Oktober 28 Oktober 2025 di Jakarta.
2025 .
North Sumatra OJK Contract Signing:
WEGE 17th Anniversary Green Farming WEGE signed a contract for the design and
Workshop: WEGE, together with Jasmine construction project of North Sumatra OJK
Integrated Farming, held a natural fertilizer Office Building, worth Rp144.37 billion, on
production workshop and distributed October 28, 2025, in Jakarta.
mango seedlings to residents of Margakaya,
Karawang, on October 23, 2025.
Page 142
142 Profil Perusahaan I Company Profile
November/November
Seminar Desain Tanpa Batas UNPAR: WEGE Penghargaan CSA Awards 2025: WEGE Public Expose & RUPS-LB: Pada 28
memaparkan peran teknologi manufaktur berhasil memenangkan penghargaan November 2025, WEGE menyelenggarakan
modular dan BIM dalam mewujudkan hunian Outstanding Company in the Infrastructure Public Expose dan RUPS Luar Biasa guna
adaptif pada seminar di UNPAR Bandung, 25 Sector dalam ajang CSA Awards pada memaparkan strategi mitigasi bisnis di tengah
November 2025. 27 November 2025 atas tata kelola dan ketatnya persaingan industri konstruksi.
profitabilitasnya.
UNPAR’s Limitless Design Seminar: WEGE Public Expose & Extraordinary GMS: On
presented the role of modular manufacturing CSA Awards 2025: WEGE won the November 28, 2025, WEGE held a Public
technology and BIM in realizing adaptive Outstanding Company in the Infrastructure Expose and Extraordinary GMS to present its
housing at a seminar at UNPAR Bandung on Sector award at the CSA Awards on business mitigation strategies amidst intense
November 25, 2025. November 27, 2025, for its governance and competition in the construction industry.
profitability.
Desember/December
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Proyek Mess Transmigrasi Rempang: WEGE
dipercaya membangun Mess Transmigrasi
Patriot di Pulau Rempang menggunakan
teknologi Modular Lite (MoLi) dengan nilai
proyek Rp57,4 miliar.
Rempang Transmigration Mess Project:
WEGE is trusted to build the Patriot
Transmigration Mess on Rempang Island using
Modular Lite (MoLi) technology with a project
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
value of Rp57.4 billion.
Page 143
143 Sumber Daya Manusia Human Capital Perseroan meyakini bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan The Company is fully aware that the quality of human capital is a key faktor kunci dalam menghadapi persaingan bisnis serta dinamika factor in facing business competition and increasingly rapid pace of perkembangan teknologi yang semakin cepat. Oleh karena itu, technological development. Therefore, the Company continues to Perseroan terus memperkuat kapabilitas sebagai organisasi yang strengthen organizational capability as an adaptive and innovative adaptif dan inovatif melalui pengelolaan Human Capital yang entity through human capital management that is integrated with terintegrasi dengan proses bisnis, serta selaras dengan Visi dan business processes and aligned with the Company’s Vision and Misi Perseroan. Mission. Pengelolaan sumber daya manusia dilaksanakan secara Human capital management is carried out comprehensively, menyeluruh, mulai dari perencanaan strategis organisasi hingga starting from strategic organizational planning to employees’ masa purnabakti karyawan. Proses tersebut mencakup tahapan retirement period. The process includes recruitment, competency rekrutmen, pengembangan kompetensi, pengelolaan kinerja, serta development, performance management, as well as career planning perencanaan dan pengembangan karier, yang dirancang untuk and development, designed entirely to ensure that each employee memastikan setiap karyawan dapat memberikan kontribusi optimal can contribute optimally to the sustainability and growth of the terhadap keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis Perseroan. Company’s business. Untuk mendukung implementasi tersebut, Perseroan menyusun To support this implementation, the Company has developed a Grand Design & Human Capital Development System sebagai Grand Design & Human Capital Development System as the main kerangka kerja utama dalam pengelolaan dan pengembangan framework for structured and sustainable human capital management sumber daya manusia yang terstruktur dan berkelanjutan. Sistem and development. This system is intended not only to meet short- ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan operasional term operational needs but also to create talent that is prepared to jangka pendek, tetapi juga untuk membangun talenta yang siap face future challenges and opportunities. menghadapi tantangan dan peluang di masa depan
Page 144
144 Profil Perusahaan I Company Profile
Adapun Grand Design & Human Capital Development System yang The Company’s Grand Design & Human Capital Development System
dimiliki oleh Perseroan adalah sebagai berikut: is as follows:
GRAND DESIGN & HUMAN CAPITAL DEVELOPMENT GRAND DESIGN & HUMAN CAPITAL DEVELOPMENT
SYSTEM SYSTEM
Lingkungan Eksternal: External Environment:
1. Kompetitor 1. Competitors
2. Regulasi Pemerintah 2. Government Regulations
3. Teknologi 3. Technology
4. Trend Market 4. Market Trends
5. Situasi Ekonomi 5. Economic Conditions
6. Stakeholder 6. Stakeholders
STRATEGI BISNIS BUSINESS STRATEGY
Lingkungan Internal: Internal Environment:
1. Nilai-nilai & Budaya Organisasi (AKHLAK) 1. Organizational Values & Culture (AKHLAK)
2. Struktur Organisasi 2. Organizational Structure
3. Kapasitas & Kapabilitas Human Capital 3. Human Capital Capacity & Capability
4. Stakeholder 4. Stakeholders
GRAND DESIGN & HUMAN CAPITAL DEVELOPMENT SYSTEM
Lingkungan Eksternal:
1. Kompetitor
2. Regulasi Pemerintah
3. Teknologi HUMAN CAPITAL MANAGEMENT SYSTEM
4. Trend Market
5. Situasi Ekonomi
6. Stakeholder PENGEMBANGAN
ORGANISASI
External Environment: Organization
1. Competitor Development
2. Government Regulation
3. Technology
4. Market Trend REKRUTMEN &
PENGHARKATAN PENEMPATAN
5. Economic Situation
6. Stakeholder Remuneration Recruitment &
Placement
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
RJP STRATEGI BISNIS
BUSINESS STRATEGY
Lingkungan Internal: MANAJEMEN KARIR PEMBELAJARAN &
& TALENTA PENGEMBANGAN
1. Nilai-nilai & Budaya Organisasi
(AKHLAK) Career & Talent Learning &
2.Struktur Organisasi Management Development
3. Kapasitas & Kapabilitas Human
Capital
4. Stakeholder
MANAJEMEN
PERFORMA
Internal Environment:
Performance
1. Organization Values & Culture Management
(AKHLAK)
2. Organization Structure
3. Human Capital Capacity &
Capability HUMAN CAPITAL MANAGEMENT SYSTEM
4. Stakeholder
KINERJA PERUSAHAAN
BUSINESS PERFORMANCE
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 145
145
HUMAN CAPITAL MANAGEMENT SYSTEM HUMAN CAPITAL MANAGEMENT SYSTEM
Human Capital Management System (HCMS) merupakan sistem The Human Capital Management System (HCMS) is an integrated
informasi terintegrasi yang dikembangkan oleh WIKA Group untuk information system developed by WIKA Group to support
mendukung pengelolaan sumber daya manusia secara menyeluruh di comprehensive human capital management across all Group entities,
seluruh entitas Grup, termasuk PT Wijaya Karya Bangunan Gedung including PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE). The
Tbk (WEGE). Sistem ini dirancang untuk memfasilitasi berbagai system is designed to facilitate various personnel administration
proses administrasi kepegawaian secara efektif dan efisien, sekaligus processes effectively and efficiently, while also providing accurate
menyediakan akses informasi kepegawaian yang akurat dan real and real-time employee information access for both employees and
time bagi karyawan maupun manajemen Perseroan. Company management.
Melalui pemanfaatan HCMS, Perseroan dapat meningkatkan kualitas Through the utilization of HCMS, the Company enhances the quality
layanan administrasi personalia, memperkuat akurasi data sumber of personnel administration services, strengthens the accuracy of
daya manusia, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih human capital data, and supports more precise decision-making
tepat dalam pengelolaan Human Capital. in human capital management.
Karyawan dapat mengakses HCMS melalui situs internal Perseroan. Employees can access HCMS through the Company’s internal site.
Informasi yang dapat diakses melalui aplikasi ini, diantaranya: Information accessible through this application includes:
1. Data Pribadi Karyawan: Informasi dasar yang dimiliki setiap 1. Employee Personal Data: Basic information of each employee.
karyawan.
2. Manajemen Kinerja: Evaluasi kompetensi dan pencapaian kinerja 2. Performance Management: Evaluation of employee
karyawan. competencies and performance achievements.
3. Pelatihan dan Pengembangan: Informasi terkait program 3. Training and Development: Information related to training
pelatihan yang telah diikuti. programs that have been undertaken.
4. Informasi Lainnya: Data tambahan yang relevan dengan 4. Other Information: Additional data relevant to employment.In
kepegawaian. Selain itu, modul Employee Self-Service pada addition, the Employee Self-Service module in HCMS enables
HCMS memungkinkan karyawan untuk mengajukan cuti, employees to independently submit leave requests, official travel
dinas, klaim, pinjaman, koperasi, serta memantau status surat requests, claims, loans, cooperative services, and monitor the
perjalanan dinas secara mandiri. status of official travel documents.
PENGEMBANGAN SISTEM HCMS INFORMATION TECHNOLOGY
TEKNOLOGI INFORMASI HCMS SYSTEM DEVELOPMENT
Sebagai bagian dari pengembangan berbasis teknologi, Human As part of technology-based development, the Human Capital
Capital Division bekerja sama dengan Information Technology Division collaborates with the Information Technology Division to
Division untuk menghadirkan sistem Employee Battery pada aplikasi introduce the Employee Battery system within My-WEGE application.
My-WEGE. Sistem ini menyediakan berbagai informasi yang dapat This system provides various types of information accessible to
diakses oleh karyawan, di antaranya: employees, including:
1. Individual Development Plan (IDP) 1. Individual Development Plan (IDP)
2. Performance Category 2. Performance Category
3. Mandatory Training Information 3. Mandatory Training Information
4. Individual Career Plan (ICP) 4. Individual Career Plan (ICP)
5. Assessment Report 5. Assessment Report
6. Grading & Quadrant Remuneration 6. Grading & Quadrant Remuneration
7. Employee Performance 7. Employee Performance
8. Kriteria Unjuk Kerja (KUK) 8. Key Performance Criteria (KUK)
9. Track Record Jabatan 9. Job Track Record
Sistem ini dirancang untuk mendorong transparansi, meningkatkan The system is designed to promote transparency, improve process
efisiensi proses, serta memberikan kemudahan akses informasi efficiency, and provide ease of access to information in human capital
dalam pengelolaan sumber daya manusia, sekaligus memperkuat management, while strengthening the Company’s commitment to
komitmen Perseroan terhadap pengembangan karyawan yang sustainable employee development.
berkelanjutan.
Page 146
146 Profil Perusahaan I Company Profile
HUMAN CAPITAL DIVISON HUMAN CAPITAL DIVISION
Human Capital Division WEGE berperan sebagai unit kerja yang The Human Capital Division of WEGE serves as the work unit
bertanggung jawab atas pengelolaan dan pengembangan sumber responsible for managing and developing human capital within
daya manusia (SDM) di lingkungan Perseroan. Tanggung jawab the Company. Responsibilities cover the entire human capital
tersebut mencakup keseluruhan siklus pengelolaan SDM, mulai dari management cycle, from manpower planning, competency
perencanaan kebutuhan tenaga kerja, pengembangan kompetensi, development, performance management, to evaluation of program
pengelolaan kinerja, hingga evaluasi efektivitas program kerja yang effectiveness. In practice, the Human Capital management system
dijalankan. Dalam pelaksanaannya, sistem pengelolaan SDM juga is aligned with the Company’s business strategy to support
diselaraskan dengan strategi bisnis Perseroan guna mendukung competitiveness and accelerate performance achievement.
peningkatan daya saing serta percepatan pencapaian kinerja.
Sebagai fungsi pendukung strategis dalam pengembangan As a strategic supporting function in organizational development, the
organisasi, Human Capital Division menjalankan peran yang Human Capital Division carries out roles aligned with the Company’s
disesuaikan dengan arah dan proses bisnis Perseroan. Melalui business direction and processes. Through an integrated approach,
pendekatan yang terintegrasi, fungsi Human Capital diarahkan the Human Capital function is directed to ensure the availability of
untuk memastikan ketersediaan talenta yang kompeten, adaptif, competent, adaptive talent capable of supporting business growth.
dan siap mendukung pertumbuhan usaha. Adapun fungsi utama The main functions of the Human Capital Division include:
Human Capital Division meliputi:
1. Perencanaan dan pemenuhan kapasitas human capital sesuai 1. Planning and fulfilling human capital capacity in accordance
dengan kebutuhan dan kapabilitas Perseroan. with the Company’s needs and capabilities.
2. Meningkatkan keterlibatan (engagement) karyawan melalui 2. Enhancing employee engagement through comprehensive
inisiatif, strategi, dan program yang komprehensif. initiatives, strategies, and programs.
3. Mengkaji dan mengimplementasikan konsep manajemen 3. Reviewing and implementing advanced management concepts,
mutakhir, termasuk pengembangan budaya Perseroan, sistem including corporate culture development, remuneration systems,
remunerasi, hubungan industrial, serta pengelolaan human industrial relations, and technology-based human capital
capital berbasis teknologi informasi. management.
4. Mengoptimalkan kaderisasi, pengembangan, dan pemeliharaan 4. Optimizing succession, development, and retention of human
human capital sesuai dengan arah perkembangan Perseroan. capital in line with the Company’s growth direction.
STRUKTUR HUMAN CAPITAL DIVISION STRUCTURE OF HUMAN CAPITAL DIVISION
Human Capital Division terdiri dari dua departemen utama, yaitu: The Human Capital Division consists of two main departments:
1. Talent and Development Department 1. Talent and Development Department
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
a. Pengembangan Organisasi a. Organizational Development
b. Rekrutmen dan Penempatan b. Recruitment and Placement
c. Pembelajaran dan Pengembangan c. Learning and Development
d. Manajemen Karir dan Talenta d. Career and Talent Management
2. Compensation and Benefit Department 2. Compensation and Benefit Department
a. Manajemen Performa a. Performance Management
b. Sistem Pengharkatan b. Remuneration System
c. Hubungan Industrial c. Industrial Relations
Dengan struktur yang terorganisasi dan peran strategis tersebut, With this structured organization and strategic role, the Company’s
Human Capital Division Perseroan terus berupaya untuk mendukung Human Capital Division continuously strives to support the
pencapaian tujuan jangka panjang perusahaan melalui pengelolaan achievement of long-term corporate objectives through planned
SDM yang terencana dan berkelanjutan. and sustainable human capital management.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
REKRUTMEN DAN PENEMPATAN RECRUITMENT AND PLACEMENT
Sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan terencana High-quality and well-planned human capital are one of the key
merupakan salah satu faktor kunci dalam mendukung keberhasilan factors in supporting operational success and the achievement of
operasional serta pencapaian strategi jangka panjang Perseroan. the Company’s long-term strategy. In line with this, the Company
Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan menempatkan strategi positions effective recruitment and workforce placement strategies
rekrutmen dan penempatan tenaga kerja yang efektif sebagai as the main priority to support business growth. The Company
prioritas utama dalam mendukung pertumbuhan bisnis. Perseroan ensures not only an adequate number of employees but also proper
tidak hanya memastikan kecukupan jumlah tenaga kerja, tetapi juga placement based on duties, functions, and responsibilities, enabling
kesesuaian penempatan berdasarkan tugas, fungsi, dan tanggung optimal individual contributions to Company performance.
jawab, sehingga setiap individu dapat berkontribusi secara optimal
terhadap kinerja Perseroan.
Page 147
147 Sebagai bagian dari upaya perencanaan tersebut, Perseroan As part of the manpower planning, periodic reviews of the Human secara berkala melakukan kajian atas Rencana Kebutuhan SDM Capital Requirement Plan are conducted by considering potential dengan mempertimbangkan potensi perolehan proyek baru, arah new project acquisition, long-term business development direction, pengembangan bisnis jangka panjang, tingkat produktivitas, serta productivity levels, and organizational capacity and capability. This kapasitas dan kapabilitas organisasi. Kajian ini diselaraskan dengan assessment is aligned with the Company’s Work Plan and Budget Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebagai dasar (RKAP) as the basis for determining workforce requirements. The penetapan kebutuhan tenaga kerja. Pemenuhan kebutuhan SDM fulfillment of these needs is carried out through structured and selanjutnya dilakukan melalui proses rekrutmen yang terstruktur comprehensive recruitment processes, aiming to ensure sustainable dan komprehensif untuk memastikan tercapainya target organisasi achievement of organizational targets. secara berkelanjutan. Untuk menjaring talenta terbaik dari berbagai latar belakang, To attract top talent from diverse backgrounds, the Company Perseroan mengimplementasikan proses seleksi yang sistematis, implements a systematic selection process, including: mencakup: 1. Seleksi Administrasi 1. Administrative Screening 2. Tes Psikologi 2. Psychological Test 3. Focus Group Discussion (FGD) 3. Focus Group Discussion (FGD) 4. Wawancara Teknis 4. Technical Interview 5. Wawancara Personalia 5. HR Interview 6. Tes Kesehatan. 6. Medical Examination Calon karyawan yang berhasil melewati proses seleksi diwajibkan Candidates who pass the selection process are required to mengikuti program On The Job Training (OJT) selama enam bulan. participate in an On-the-Job Training (OJT) program for six months. Program ini dirancang untuk membekali calon karyawan dengan The program is designed to provide in-depth understanding of pemahaman mendalam tentang sistem manajemen WEGE, nilai- WEGE management system, corporate values AKHLAK (Trustworthy, nilai perusahaan AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Competent, Harmonious, Loyal, Adaptive, and Collaborative), as well Adaptif, dan Kolaboratif), serta keterampilan dasar melalui pelatihan as fundamental skills through classroom training and field practice. di kelas dan praktik lapangan. Selain itu, program ini mencakup Apart from that, this program also includes team building, discipline pembentukan kerja sama tim (team building), pelatihan kedisiplinan, training, and preparation of a paper to be presented as part of the dan penyusunan makalah yang harus dipresentasikan sebagai bagian final evaluation. During the OJT program, each candidate is guided dari evaluasi akhir. Selama program OJT, setiap calon pegawai akan by a mentor providing direct supervision and support. didampingi oleh mentor yang memberikan arahan dan bimbingan secara langsung. Untuk menjaga objektivitas hasil seleksi, Perseroan melibatkan To ensure objectivity in the selection process, independent institutions lembaga independen dan tim rekrutmen yang terdiri dari perwakilan and a recruitment team consisting of representatives from various dari berbagai fungsi atau unit kerja. Proses ini dilakukan dengan functions or work units are involved. The process upholds Good menjunjung tinggi prinsip-prinsip Good Corporate Governance Corporate Governance (GCG) principles, ensuring transparency (GCG), memastikan transparansi dan akuntabilitas di setiap tahapan. and accountability at every stage. Sesuai RKAP, Perseroan menargetkan jumlah pegawai di tahun In accordance with the RKAP, the Company targeted a total of 504 2025 sebanyak 504 orang. Namun, realisasi jumlah pegawai di employees in 2025. However, the realized number of employees in tahun 2025 tercatat sebanyak 460 orang. Perbedaan ini disebabkan 2025 was recorded at 460. The difference was influenced by several oleh beberapa faktor, termasuk mutasi dan promosi lintas WIKA factors, including transfers and promotions within WIKA Group, Group, pegawai yang memasuki usia pensiun, serta pegawai yang employee retirements, and resignations. mengundurkan diri.
Page 148
148 Profil Perusahaan I Company Profile
REKRUTMEN PEGAWAI 2024-2025 EMPLOYEE RECRUITMENT IN 2024–2025
540
504
500
460
RKAP 2024 Realisasi 2024 RKAP 2025 Realisasi 2025
PENGEMBANGAN DAN PELATIHAN KARYAWAN EMPLOYEE DEVELOPMENT AND TRAINING
Perseroan berkomitmen untuk melaksanakan program The Company is committed to carry out well-planned, systematic,
pengembangan dan pelatihan karyawan yang dirancang secara and sustainable employee development and training program.
terencana, sistematis, dan berkesinambungan. Program ini bertujuan This program aims to improve employee competency, skills, and
untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan pengetahuan knowledge across various operational aspects, while supporting
karyawan di berbagai aspek operasional, sekaligus mendukung sustainable achievement of business targets. Each year, the Company
pencapaian target bisnis secara berkelanjutan. Setiap tahun, prioritizes human capital development through coordinated, targeted,
Perseroan memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia and measurable training programs to create a reliable and highly
melalui program pelatihan yang terkoordinasi, terarah, dan terukur competitive talents.
guna menciptakan tenaga kerja yang andal dan berdaya saing tinggi.
Perseroan juga meyakini bahwa penerapan prinsip kesetaraan The Company also believes that implementing the principle of equal
kesempatan kerja merupakan elemen penting dalam mendorong employment opportunity is a crucial element in driving inclusive and
pertumbuhan perusahaan yang inklusif dan berkelanjutan. Oleh sustainable corporate growth. Therefore, the Company is committed
karena itu, Perseroan berkomitmen untuk memberikan peluang yang to providing equal opportunities to all employees regardless of
setara kepada seluruh karyawan tanpa membedakan suku, agama, ethnicity, religion, race, social class, gender, or other individual
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
ras, golongan, jenis kelamin, maupun kondisi individu lainnya. Prinsip circumstances. This principle is consistently applied at all stages
ini diterapkan secara konsisten pada seluruh tahapan pengelolaan of human capital management, starting from the recruitment
sumber daya manusia, mulai dari proses rekrutmen, pengembangan process and competency and skills development, to career path
kompetensi dan keahlian, hingga penetapan jenjang karier dan determination and remuneration policies.
kebijakan remunerasi.
Melalui program pelatihan yang inklusif dan berbasis pada kebutuhan Through inclusive training programs based on operational needs,
operasional, Perseroan memastikan setiap karyawan memiliki the Company ensures that every employee has equal access to
akses yang setara untuk mengembangkan potensi dirinya. Dengan develop their potential. Thus, employees are not only able to make
demikian, karyawan tidak hanya mampu memberikan kontribusi optimal contributions to the Company but are also prepared to deal
optimal bagi Perseroan, tetapi juga memiliki kesiapan dalam with changes and challenges in the ever-evolving work environment.
menghadapi perubahan dan tantangan di lingkungan kerja yang
terus berkembang
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Pelatihan yang dilaksanakan sepanjang tahun 2025 dan diikuti oleh The following trainings were conducted throughout 2025 and
para pejabat serta karyawan Perseroan adalah sebagai berikut: attended by the Company’s officers and employees:
Page 149
149
Waktu Pelaksanaan Jumlah Jumlah
Pelatihan Date Hari Penyelenggara Peserta
No
Training Tanggal Mulai Tanggal Selesai Number Organizer Number of
Start End of Days Participants
PELATIHAN CUBICOST MODUL TME BATCH 5 20 JANUARI 2025 21 JANUARI 2025 2 PT GLODON 2
CUBICOST TME MODULE TRAINING BATCH 5 JANUARY 20, 2025 JANUARY 21, 2025 TECHNICAL
INDONESIA
PELATIHAN BIM COURSE MEEP AUTODESK 10 JANUARI 2025 11 JANUARI 2025 2 PERSATUAN 3
REVIT 5 JANUARY 10, 2025 JANUARY 11, 2025 INSINYUR
MEEP AUTODESK REVIT 5 BIM COURSE INDONESIA
TRAINING INDONESIAN
ENGINEERS
ASSOCIATION
PELATIHAN K3 LISTRIK 17 JANUARI 2025 17 JANUARI 2025 1 QSHE DIVISION 2
ELECTRICAL OHS TRAINING JANUARY 17, 2025 JANUARY 17, 2025 PT WIJAYA KARYA
BANGUNAN
GEDUNG Tbk
WORKSHOP TRANSAKSI INPUT DATA SAP 14 JANUARI 2025 17 JANUARI 2025 4 INFORMATION 122
WG BULAN DESEMBER 2024 JANUARY 14, 2025 JANUARY 17, 2025 TECHNOLOGY
SAP WG DATA INPUT TRANSACTION DIVISION PT
WORKSHOP DECEMBER 2024 WIJAYA KARYA
BANGUNAN
GEDUNG Tbk
WIKA PROJECT MANAGEMENT BATCH 31 31 JANUARI 2025 26 MARET 2025 17 WIKASATRIAN 4
JANUARY 31, 2025 MARCH 26, 2025 PUSAT
KEPEMIMPINAN
SUPERVISORY SKILL - JANUARI 2025 15 JANUARI 2025 24 JANUARI 2025 4 PT WIJAYA KARYA 1
SUPERVISORY SKILL - JANUARY 2025 JANUARY 15, 2025 JANUARY 24, 2025 (PERSERO) Tbk
AKHLAK CHAMP TAHUN 2024 31 JANUARI 2025 1 FEBRUARI 2025 2 PT WIJAYA KARYA 5
AKHLAK CHAMP 2024 JANUARY 31, 2025 FEBRUARY 1, 2025 (PERSERO) Tbk
PELATIHAN MANAJEMEN KONSTRUKSI 3 FEBRUARI 2025 5 FEBRUARI 2025 3 PT WIJAYA KARYA 28
BANGUNAN GEDUNG FEBRUARY 3, 2025 FEBRUARY 5, 2025 BANGUNAN
BUILDING CONSTRUCTION MANAGEMENT GEDUNG Tbk
TRAINING
WEBINAR UNDERSTANDING TAKT PLANNING 8 FEBRUARI 2025 8 FEBRUARI 2025 1 IAMKRI 8
WEBINAR ON UNDERSTANDING TACT FEBRUARY 8, 2025 FEBRUARY 8, 2025
PLANNING
WORKSHOP RISK OFFICER 19 FEBRUARI 2025 19 FEBRUARI 2025 1 PMO & RISK 50
FEBRUARY 19, FEBRUARY 19, MANAGEMENT
2025 2025 DIVISION PT
WIJAYA KARYA
BANGUNAN
GEDUNG Tbk
ITIL® v4 FOUNDATION WITH CASE DI 19 FEBRUARI 2025 21 FEBRUARI 2025 3 MULTIMATICS 1
MULTIMATICS FEBRUARY 19, FEBRUARY 21,
2025 2025
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI PENGADAAN 19 FEBRUARI 2025 8 MARET 2025 13 LEMBAGA 2
BARANG / JASA PEMERINTAH LEVEL 1 FEBRUARY 19, MARCH 8, 2025 PENGEMBANGAN
GOVERNMENT PROCUREMENT OF GOODS/ 2025 DAN KONSULTASI
SERVICES TRAINING AND CERTIFICATION NASIONAL (LPKN)
LEVEL 1 NATIONAL
DEVELOPMENT
AND
CONSULTATION
INSTITUTE (LPKN)
WORKSHOP HUBUNGAN INDUSTRIAL 19 FEBRUARI 2025 19 FEBRUARI 2025 1 PT WIJAYA KARYA 2
INDUSTRIAL RELATIONS WORKSHOP FEBRUARY 19, FEBRUARY 19, (PERSERO) Tbk
2025 2025
PELATIHAN CUBICOST BATCH 12 26 FEBRUARI 2025 28 FEBRUARI 2025 3 PT GLODON 3
CUBICOST TRAINING BATCH 12 FEBRUARY 26, FEBRUARY 28, TECHNICAL
2025 2025 INDONESIA
PELATIHAN SISTEM MANAJEMEN WIKA 26 FEBRUARI 2025 26 FEBRUARI 2025 1 QSHE DIVISION 26
GEDUNG FEBRUARY 26, FEBRUARY 26, PT WIJAYA KARYA
WIKA GEDUNG MANAGEMENT SYSTEM 2025 2025 BANGUNAN
TRAINING GEDUNG Tbk
FINANCIAL MODELLING & VALUATION 18 FEBRUARI 2025 18 AGUSTUS 2025 33 CORPORATE 1
ANALYST (FMVA®) FEBRUARY 18, AUGUST 18, 2025 FINANCE
2025 INSTITUTE
Page 150
150 Profil Perusahaan I Company Profile
Waktu Pelaksanaan Jumlah Jumlah
Pelatihan Date Hari Penyelenggara Peserta
No
Training Tanggal Mulai Tanggal Selesai Number Organizer Number of
Start End of Days Participants
SATRIA PRATAMA BATCH 30 4 FEBRUARI 2025 6 APRIL 2025 3 WIKASATRIAN 3
FEBRUARY 4, 2025 APRIL 6, 2025 PUSAT
KEPEMIMPINAN
WIKASATRIAN
LEADERSHIP
CENTER
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI SKEMA 10 FEBRUARI 2025 14 MARET 2025 4 LSP WIKA 5
MANAJER BIM MADYA FEBRUARY 10, MARCH 14, 2025
INTERMEDIATE BIM MANAGER SCHEME 2025
TRAINING AND CERTIFICATION
PELATIHAN AWARENESS ISO SHE 18 MARET 2025 18 MARET 2025 1 QSHE DIVISION 22
ISO SHE AWARENESS TRAINING MARCH 18, 2025 MARCH 18, 2025 PT WIJAYA KARYA
BANGUNAN
GEDUNG Tbk
PELATIHAN CUBICOST BATCH 13 25 MARET 2025 27 MARET 2025 3 PT GLODON 2
CUBICOST TRAINING BATCH 13 MARCH 25, 2025 MARCH 27, 2025 TECHNICAL
INDONESIA
PELATIHAN PEMAHAMAN CSI 24 APRIL 2025 24 APRIL 2025 1 QSHE DIVISION 27
CSI UNDERSTANDING TRAINING APRIL 24, 2025 APRIL 24, 2025 PT WIJAYA KARYA
BANGUNAN
GEDUNG Tbk
PERPANJANGAN SKA AHLI K3 UMUM 22 APRIL 2025 22 APRIL 2025 1 PT MIDIATAMA 6
GENERAL OHS EXPERT CERTIFICATE APRIL 22, 2025 APRIL 22, 2025
EXTENSION
SERTIFIKASI TEKNISI AKUNTANSI IV MUDA 1 APRIL 2025 1 APRIL 2025 1 PT MIDIATAMA 2
JUNIOR ACCOUNTING TECHNICIAN IV APRIL 1, 2025 APRIL 1, 2025
CERTIFICATION
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI CERTIFIED 5 MEI 2025 25 JUNI 2025 6 PT RAP INDONESIA 2
RISK MANAGEMENT PROFESSIONAL (CRMP) MAY 5, 2025 JUNE 25, 2025
- MEI 25
CERTIFIED RISK MANAGEMENT
PROFESSIONAL (CRMP) TRAINING AND
CERTIFICATION - MAY 25
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI CERTIFIED 14 MEI 2025 19 MEI 2025 3 PT RAP INDONESIA 2
RISK GOVERNANCE PROFESSIONAL (CRGP) MAY 14, 2025 MAY 19, 2025
- MEI 25
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
TRAINING AND CERTIFICATION FOR
CERTIFIED RISK GOVERNANCE
PROFESSIONAL (CRGP) - MAY 25
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI KEMNAKER 15 MEI 2025 22 MEI 2025 6 MIDIATAMA 1
AHLI K3 MUDA LINGKUNGAN KERJA MAY 15, 2025 MAY 22, 2025
TRAINING AND CERTIFICATION FOR THE
MINISTRY OF MANPOWER'S JUNIOR WORK
ENVIRONMENTAL OHS EXPERTS
PELATIHAN PEMAHAMAN CP-PTKP 25 MEI 2025 25 MEI 2025 1 QSHE DIVISION 26
CP-PTKP UNDERSTANDING TRAINING MAY 25, 2025 MAY 25, 2025 PT WIJAYA KARYA
BANGUNAN
GEDUNG Tbk
PELATIHAN BASELINE MANAJEMEN ENERGI 11 JUNI 2025 11 JUNI 2025 1 QSHE DIVISION 20
ISO 50006:2023 JUNE 11, 2025 JUNE 11, 2025 PT WIJAYA KARYA
ISO 50006:2023 ENERGY MANAGEMENT BANGUNAN
BASELINE TRAINING GEDUNG Tbk
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
PELATIHAN MANAGING RESULT BATCH 15 3 JUNI 2025 11 JUNI 2025 4 WIKASATRIAN 3
MANAGING RESULT TRAINING BATCH 15 JUNE 3, 2025 JUNE 11, 2025 PUSAT
KEPEMIMPINAN
WIKASATRIAN
LEADERSHIP
CENTER
SATRIA PRATAMA BATCH 31 3 JUNI 2025 5 JUNI 2025 3 WIKASATRIAN 3
JUNE 3, 2025 JUNE 5, 2025 PUSAT
KEPEMIMPINAN
WIKASATRIAN
LEADERSHIP
CENTER
Page 151
151
Waktu Pelaksanaan Jumlah Jumlah
Pelatihan Date Hari Penyelenggara Peserta
No
Training Tanggal Mulai Tanggal Selesai Number Organizer Number of
Start End of Days Participants
SEMINAR NASIONAL ANALISIS DAN 12 JUNI 2025 13 JUNI 2025 2 PERKUMPULAN 1
IMPLIKASI PENARIKAN ASET PARA JUNE 12, 2025 JUNE 13, 2025 ANTI KORUPSI
KORUPTOR SERTA DAMPAK TERHADAP DAN KRIMINALITAS
EKONOMI NASIONAL INDONESIA
NATIONAL SEMINAR: ANALYSIS AND (PAKKSA)
IMPLICATIONS OF CORRUPTORS' ASSETS INDONESIAN ANTI-
WITHDRAWAL AND ITS IMPACT ON THE CORRUPTION
NATIONAL ECONOMY AND CRIME
ASSOCIATION
(PAKKSA)
PELATIHAN PESAWAT ANGKAT & ANGKUT 19 JUNI 2025 19 JUNI 2025 1 PT WIJAYA KARYA 3
(PAA) JUNE 19, 2025 JUNE 19, 2025 (PERSERO) Tbk
TRAINING FOR LIFTING & TRANSPORTING
AIRCRAFT (PAA)
PELATIHAN MASA PERSIAPAN PURNA BAKTI 24 JUNI 2025 26 JUNI 2025 3 WIKASATRIAN 5
(MPP) ANGKATAN 9 JUNE 24, 2025 JUNE 26, 2025 PUSAT
RETIREMENT PREPARATION TRAINING (MPP) KEPEMIMPINAN
BATCH 9 WIKASATRIAN
LEADERSHIP
CENTER
PELATIHAN QUALITY CONTROL CIRCLE 26 JUNI 2025 26 JUNI 2025 1 QSHE DIVISION 27
QUALITY CONTROL CIRCLE TRAINING JUNE 26, 2025 JUNE 26, 2025 PT WIJAYA KARYA
BANGUNAN
GEDUNG Tbk
PENINGKATAN KAPABILITAS MANAJER 3 JUNI 2025 3 JULI 2025 6 WIKASATRIAN 3
MADYA (PKMM) DASAR ANGKATAN 13 JUNE 3, 2025 JULY 3, 2025 PUSAT
ENHANCEMENT OF BASIC MIDDLE KEPEMIMPINAN
MANAGERS (PKMM) BATCH 13 WIKASATRIAN
LEADERSHIP
CENTER
PELATIHAN SUSTAINABLE HOUSING FROM A 1 JULI 2025 18 JULI 2025 18 DELFT UNIVERSITY 2
EUROPIAN PERSPECTIVE JULY 1, 2025 JULY 18, 2025 OF TECHNOLOGY
TRAINING ON SUSTAINABLE HOUSING FROM
A EUROPEAN PERSPECTIVE
WIKA FUNDAMENTALS OF PROJECT 1 JUNI 2025 1 JULI 2025 20 PT WIJAYA KARYA 3
MANAGEMENT (WFPM) BATCH 11 JUNE 1, 2025 JULY 1, 2025 (PERSERO) TBK
FINALE SATRIA PRATAMA ANGKATAN 26 24 JULI 2025 24 JULI 2025 1 WIKASATRIAN 3
SATRIA PRATAMA CLASS 26 FINAL JULY 24, 2025 JULY 24, 2025 PUSAT
KEPEMIMPINAN
WIKASATRIAN
LEADERSHIP
CENTER
PELATIHAN LIFTING & RIGGING 16 JULI 2025 16 JULI 2025 1 QSHE DIVISION 77
LIFTING & RIGGING TRAINING JULY 16, 2025 JULY 16, 2025 PT WIJAYA KARYA
BANGUNAN
GEDUNG TBK
PELATIHAN AIRPORT FEASIBILITY STUDY 16 JULI 2025 18 JULI 2025 3 IKATAN AHLI 4
AND MASTERPLAN JULY 16, 2025 JULY 18, 2025 BANDAR UDARA
AIRPORT FEASIBILITY STUDY AND INDONESIA
MASTERPLAN TRAINING INDONESIAN
AIRPORT EXPERTS
ASSOCIATION
WORKSHOP INTERNAL CONTROL OVER 7 JULI 2025 10 JULI 2025 4 PT WIJAYA KARYA 23
FINANCIAL REPORTING (ICOFR) JULY 7, 2025 JULY 10, 2025 (PERSERO) TBK
INTERNAL CONTROL OVER FINANCIAL DAN PARK RUSSEL
REPORTING (ICOFR) WORKSHOP INTERNATIONAL
PT WIJAYA KARYA
(PERSERO) TBK
AND PARK RUSSEL
INTERNATIONAL
PELATIHAN CUBICOST BATCH 14 23 JULI 2025 25 JULI 2025 3 PT GLODON 3
CUBICOST TRAINING BATCH 14 JULY 23, 2025 JULY 25, 2025 TECHNICAL
INDONESIA
PELATIHAN MANAGING RESULT BATCH 16 22 JULI 2025 25 JULI 2025 4 WIKASATRIAN 5
MANAGING RESULT TRAINING BATCH 16 JULY 22, 2025 JULY 25, 2025 PUSAT
KEPEMIMPINAN
WIKASATRIAN
LEADERSHIP
CENTER
Page 152
152 Profil Perusahaan I Company Profile
Waktu Pelaksanaan Jumlah Jumlah
Pelatihan Date Hari Penyelenggara Peserta
No
Training Tanggal Mulai Tanggal Selesai Number Organizer Number of
Start End of Days Participants
PELATIHAN PENGENDALIAN DOKUMEN 31 JULI 2025 31 JULI 2025 1 QSHE DIVISION 25
DOCUMENT CONTROL TRAINING JULY 31, 2025 JULY 31, 2025 PT WIJAYA KARYA
BANGUNAN
GEDUNG TBK
SUPERVISORY SKILL BATCH 9 29 JULI 2025 7 AGUSTUS 2025 6 PT WIJAYA KARYA 4
JULY 29, 2025 AUGUST 7, 2025 (PERSERO) TBK
PELATIHAN MITIGASI RISIKO DALAM 3 JULI 2025 4 JULI 2025 2 PT RAP 1
TRANSFORMASI DIGITAL JULY 3, 2025 JULY 4, 2025
RISK MITIGATION IN DIGITAL
TRANSFORMATION TRAINING
KEY USER TRAINING (KUT) WIKA DIGITAL 8 AGUSTUS 2025 11 AGUSTUS 2025 2 INFORMATION 16
INVOICE AUGUST 8, 2025 AUGUST 11, 2025 TECHNOLOGY PT
WIJAYA KARYA
BANGUNAN
GEDUNG TBK
SHORT COURSE HAKI 2025 21 AGUSTUS 2025 21 AGUSTUS 2025 1 HAKI 3
AUGUST 21, 2025 AUGUST 21, 2025
PELATIHAN MANAJEMEN KONTRAK BATCH 20 AGUSTUS 2025 21 AGUSTUS 2025 1 PT WIJAYA KARYA 6
30 AUGUST 20, 2025 AUGUST 21, 2025 (PERSERO) TBK
CONTRACT MANAGEMENT TRAINING BATCH
30
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI CERTIFIED 15 SEPTEMBER 23 SEPTEMBER 5 PT RAP 3
RISK MANAGEMENT PROFESSIONAL (CRMP) 2025 2025
- SEPT 25 SEPTEMBER 15, SEPTEMBER 23,
CERTIFIED RISK MANAGEMENT 2025 2025
PROFESSIONAL (CRMP) TRAINING AND
CERTIFICATION - SEPTEMBER 25
PELATIHAN ESG AWARENESS - DIREKSI 17 SEPTEMBER 17 SEPTEMBER 1 PT SURVEYOR 5
ESG AWARENESS TRAINING - BOARD OF 2025 2025 INDONESIA
DIRECTORS SEPTEMBER 17, SEPTEMBER 17,
2025 2025
PELATIHAN ESG AWARENESS - VP 16 SEPTEMBER 16 SEPTEMBER 1 PT SURVEYOR 15
ESG AWARENESS TRAINING - VP 2025 2025 INDONESIA
SEPTEMBER 16, SEPTEMBER 16,
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
2025 2025
PELATIHAN ESG AWARENESS - MANAGER 18 SEPTEMBER 18 SEPTEMBER 1 PT SURVEYOR 44
ESG AWARENESS TRAINING - MANAGER 2025 2025 INDONESIA
SEPTEMBER 18, SEPTEMBER 18,
2025 2025
PELATIHAN ALAT UKUR QPASS 11 SEPTEMBER 11 SEPTEMBER 1 QSHE DIVISION 40
QPASS MEASUREMENT TOOL TRAINING 2025 2025 PT WIJAYA KARYA
SEPTEMBER 11, SEPTEMBER 11, BANGUNAN
2025 2025 GEDUNG TBK
PELATIHAN DAN SEMINAR KONSTRUKSI 9 SEPTEMBER 10 SEPTEMBER 2 IAMKRI 6
RAMPING IAMKRI TAHUN 2025 2025 2025
IAMKRI LEAN CONSTRUCTION TRAINING SEPTEMBER 9, SEPTEMBER 10,
AND SEMINAR 2025 2025 2025
USER ACCEPTANCE TEST (UAT) & KEY USER 19 SEPTEMBER 22 SEPTEMBER 2 INFORMATION 14
TRAINING (KUT) WIKA INTEGRATED SMART 2025 2025 TECHNOLOGY
E-PROC SEPTEMBER 19, SEPTEMBER 22, DIVISION PT
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
2025 2025 WIJAYA KARYA
BANGUNAN
GEDUNG TBK
WEBINAR MENAKAR TANGGUNG JAWAB 18 SEPTEMBER 18 SEPTEMBER 1 PT RAP 3
HUKUM ANGGOTA DIREKSI, DEWAN 2025 2025
KOMISARIS DAN KARYAWAN KUNCI BUMN SEPTEMBER 18, SEPTEMBER 18,
DALAM SKANDAL MANIPULASI LAPORAN 2025 2025
KEUANGAN
WEBINAR ON ASSESSING THE LEGAL
RESPONSIBILITY OF MEMBERS OF
BOARD OF DIRECTORS, BOARD OF
COMMISSIONERS, AND KEY EMPLOYEES
OF SOES IN THE FINANCIAL REPORT
MANIPULATION SCANDAL
Page 153
153
Waktu Pelaksanaan Jumlah Jumlah
Pelatihan Date Hari Penyelenggara Peserta
No
Training Tanggal Mulai Tanggal Selesai Number Organizer Number of
Start End of Days Participants
PELATIHAN SNI ISO 37001:2016 SISTEM 25 SEPTEMBER 21 OKTOBER 2025 3 PT WIJAYA KARYA 26
MANAJEMEN ANTI PENYUAPAN AWARENESS 2025 OCTOBER 21, 2025 BANGUNAN
SNI ISO 37001:2016 ANTI-BRIBERY SEPTEMBER 25, GEDUNG TBK
AWARENESS MANAGEMENT SYSTEM 2025
TRAINING
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI AHLI K3 UMUM 22 SEPTEMBER 4 OKTOBER 2025 12 PUSAT HIGIENE 1
GENERAL OHS EXPERT TRAINING AND 2025 OCTOBER 4, 2025 PERUSAHAAN,
CERTIFICATION SEPTEMBER 22, KESELAMATAN
2025 DAN KESEHATAN
KERJA PROVINSI
DKI JAKARTA
CENTER FOR
CORPORATE
HYGIENE,
OCCUPATIONAL
SAFETY AND
HEALTH OF
DKI JAKARTA
PROVINCE
END USER TRAINING (EUT) APLIKASI WIKA 10 SEPTEMBER 10 SEPTEMBER 1 INFORMATION 71
DIGITAL INVOICE 2025 2025 TECHNOLOGY
END USER TRAINING (EUT) FOR WIKA SEPTEMBER 10, SEPTEMBER 10, DIVISION PT
DIGITAL INVOICE APPLICATION 2025 2025 WIJAYA KARYA
BANGUNAN
GEDUNG TBK
PELATIHAN MANAGING RESULT BATCH 17 30 SEPTEMBER 8 OKTOBER 2025 4 PT WIJAYA KARYA 10
MANAGING RESULT TRAINING BATCH 17 2025 OCTOBER 8, 2025 (PERSERO) TBK
SEPTEMBER 30,
2025
PELATIHAN WIKA PROJECT MANAGEMENT 19 SEPTEMBER 11 OKTOBER 2025 15 PT WIJAYA KARYA 4
(I2LI) BATCH 10 2025 OCTOBER 11, 2025 (PERSERO) TBK
WIKA PROJECT MANAGEMENT TRAINING SEPTEMBER 19,
(I2LI) BATCH 10 2025
END USER TRAINING (EUT) ROLL OUT 15 OKTOBER 2025 16 OKTOBER 2025 2 INFORMATION 3
APLIKASI WIKA INTEGRATED SMART E-PROC OCTOBER 15, 2025 OCTOBER 16, 2025 TECHNOLOGY
END USER TRAINING (EUT) ROLL OUT DIVISION PT
OF WIKA INTEGRATED SMART E-PROC WIJAYA KARYA
APPLICATION BANGUNAN
GEDUNG TBK
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI CERTIFIED RISK 20 OKTOBER 2025 27 OKTOBER 2025 5 PT RAP 1
MANAGEMENT OFFICER (CRMO) - OKT 25 OCTOBER 20, 2025 OCTOBER 27, 2025
CERTIFIED RISK MANAGEMENT OFFICER
(CRMO) TRAINING AND CERTIFICATION - OCT
25
PELATIHAN MANAJEMEN KONSTRUKSI 8 OKTOBER 2025 10 OKTOBER 2025 3 PT WIJAYA KARYA 7
BIDANG GEDUNG OCTOBER 8, 2025 OCTOBER 10, 2025 (PERSERO) TBK
BUILDING CONSTRUCTION MANAGEMENT
TRAINING
PELATIHAN BUSINESS CONTINUITY BASED 20 OKTOBER 2025 22 OKTOBER 2025 3 PT RAP 2
ON ISO 22301 OCTOBER 20, 2025 OCTOBER 22, 2025
ISO 22301-BASED BUSINESS CONTINUITY
TRAINING
TRAINING CERTIFIED HUMAN RESOURCE 4 OKTOBER 2026 1 FEBRUARI 2026 16 SDM LIST 1
GENERALIST (CHRG) BATCH 20 OCTOBER 4, 2026 FEBRUARY 1, 2026
CERTIFIED HUMAN RESOURCE GENERALIST
(CHRG)
PELATIHAN METODE KERJA FINISHING 24 OKTOBER 2025 24 OKTOBER 2025 1 QSHE DIVISION 24
BASAH TRAINING BATCH 20 OCTOBER 24, 2025 OCTOBER 24, 2025 PT WIJAYA KARYA
WET FINISHING WORK METHOD TRAINING BANGUNAN
GEDUNG TBK
PELATIHAN CORPORATE FINANCE BATCH 12 28 OKTOBER 2025 30 OKTOBER 2025 3 WIKASATRIAN 2
CORPORATE FINANCE TRAINING BATCH 12 OCTOBER 28, 2025 OCTOBER 30, 2025 PUSAT
KEPEMIMPINAN
WIKASATRIAN
LEADERSHIP
CENTER
Page 154
154 Profil Perusahaan I Company Profile
Waktu Pelaksanaan Jumlah Jumlah
Pelatihan Date Hari Penyelenggara Peserta
No
Training Tanggal Mulai Tanggal Selesai Number Organizer Number of
Start End of Days Participants
PELATIHAN LEADER AS COACH BATCH 21 22 OKTOBER 2025 23 OKTOBER 2025 2 WIKASATRIAN 4
LEADER AS COACH TRAINING BATCH 21 OCTOBER 22, 2025 OCTOBER 23, 2025 PUSAT
KEPEMIMPINAN
WIKASATRIAN
LEADERSHIP
CENTER
PELATIHAN FEED FORWARDER - OKT 25 28 OKTOBER 2025 29 OKTOBER 2025 2 PT WIJAYA KARYA 2
FEED FORWARDER TRAINING - OCT 25 28 OCTOBER 2025 OCTOBER 29, 2025 (PERSERO) TBK
PELATIHAN SATRIA PRATAMA ANGKATAN 32 28 OKTOBER 2025 30 OKTOBER 2025 3 WIKASATRIAN 4
SATRIA PRATAMA TRAINING BATCH 32 28 OCTOBER 2025 OCTOBER 30, 2025 PUSAT
KEPEMIMPINAN
WIKASATRIAN
LEADERSHIP
CENTER
END USER TRAINING (EUT) DASHBOARD 13 NOVEMBER 14 NOVEMBER 2 INFORMATION 36
PROJECT PERFORMANCE 2025 2025 TECHNOLOGY
NOVEMBER 13, NOVEMBER 14, DIVISION PT
2025 2025 WIJAYA KARYA
BANGUNAN
GEDUNG TBK
GLULAM TIMBER BUILDING WORKSHOP 5 NOVEMBER 2025 6 NOVEMBER 2025 2 UNIVERSITAS 2
NOVEMBER 5, NOVEMBER 6, GADJAH MADA
2025 2025 GADJAH MADA
UNIVERSITY
PELATIHAN & SERTIFIKASI SKK TEKNISI 29 NOVEMBER 10 DESEMBER 8 LSP TEKNISI 1
KEUANGAN UTAMA 2025 2025 AKUNTANSI
SKK TRAINING & CERTIFICATION FOR KEY NOVEMBER 29, DECEMBER 10, LSP ACCOUNTING
FINANCIAL TECHNICIANS 2025 2025 TECHNICIAN
PELATIHAN ASIA LOW CARBON BUILDINGS 5 NOVEMBER 2025 5 NOVEMBER 2025 1 KEMENTRIAN 2
TRANSITION (ALCBT) BATCH II NOVEMBER 5, NOVEMBER 5, PEKERJAAN
ASIA LOW CARBON BUILDINGS TRANSITION 2025 2025 UMUM DAN
(ALCBT) TRAINING BATCH II GLOBAL GREEN
GROWTH
INSTITUTE
MINISTRY OF
PUBLIC WORKS
AND GLOBAL
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
GREEN GROWTH
INSTITUTE
WEBINAR SERIES 10: INTRODUCTION TO THE 14 NOVEMBER 14 NOVEMBER 1 IKATAN AHLI 42
INTEGRATED PROGRAM MANAGEMENT AND 2025 2025 MANAJEMEN
PROJECT ALLIANCE NOVEMBER 14, NOVEMBER 14, KONSTRUKSI
2025 2025 RAMPING
INDONESIA
(IAMKRI)
INDONESIAN
ASSOCIATION
OF LEAN
CONSTRUCTION
MANAGEMENT
EXPERTS (IAMKRI)
KEY USER TRAINING (KUT) DIGITAL 24 NOVEMBER 24 NOVEMBER 1 PT WIJAYA KARYA 9
WAREHOUSE ENTITAS ANAK 2025 2025 (PERSERO) TBK
KEY USER TRAINING (KUT) DIGITAL NOVEMBER 24, NOVEMBER 24,
WAREHOUSE SUBSIDIARY ENTITY 2025 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
PELATIHAN LEADER AS COACH BATCH 22 25 NOVEMBER 26 NOVEMBER 2 WIKASATRIAN 8
LEADER AS COACH TRAINING BATCH 22 2025 2025 PUSAT
NOVEMBER 25, NOVEMBER 26, KEPEMIMPINAN
2025 2025 WIKASATRIAN
LEADERSHIP
CENTER
MANAGING RESULT BATCH 18 20 NOVEMBER 28 NOVEMBER 4 WIKASATRIAN 8
2025 2025 PUSAT
NOVEMBER 20, NOVEMBER 28, KEPEMIMPINAN
2025 2025 WIKASATRIAN
LEADERSHIP
CENTER
Page 155
155
Waktu Pelaksanaan Jumlah Jumlah
Pelatihan Date Hari Penyelenggara Peserta
No
Training Tanggal Mulai Tanggal Selesai Number Organizer Number of
Start End of Days Participants
FEED FORWARD ASSESSMENT SOFT 9 DESEMBER 2025 23 DESEMBER 1 PT WIJAYA KARYA 76
COMPETENCY DECEMBER 9, 2025 2025 BANGUNAN
DECEMBER 23, GEDUNG TBK
2025
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI CERTIFIED 11 DESEMBER 17 DESEMBER 3 PT RAP INDONESIA 3
RISK GOVERNANCE PROFESSIONAL (CRGP) 2025 2025
- DES 25 DECEMBER 11, DECEMBER 17,
TRAINING AND CERTIFICATION OF CERTIFIED 2025 2025
RISK GOVERNANCE PROFESSIONAL (CRGP)
- DEC 25
PROGRAM PENGEMBANGAN KARYAWAN EMPLOYEE DEVELOPMENT PROGRAMS
Program pengembangan Perseroan terbagi ke dalam empat The Company’s development programs are divided into four
kategori utama, yaitu pengembangan soft skill, hard skill, seminar, main categories: soft skills development, hard skills development,
dan sertifikasi. Realisasi pelaksanaan program pengembangan seminars, and certification. The implementation of development
sepanjang tahun 2025 berdasarkan kategori tersebut dapat dilihat programs throughout 2025 based on these categories can be seen
pada tabel dan grafik berikut: in the following table and graph:
PENGEMBANGAN KARYAWAN 2024- EMPLOYEE DEVELOPMENT IN 2024-
2025 (ORANG/PESERTA) 2025 (PERSONS/PARTICIPANTS)
2025 2024
Pengembangan Karyawan
Employee Development Target Realisasi Target Realisasi
Target Realization Target Realization
Soft Skill 172 153 427 365
Hard Skill 830 819 1.788 1.770
Seminar 60 60 352 351
Sertifikasi 28 27 115 115
Certification
Jumlah Peserta
Number of Participants
1090 1059 2.682 2.601
Note to design : tolong buatin chart
BIAYA PENGEMBANGAN EMPLOYEE COMPETENCE
KOMPETENSI KARYAWAN DEVELOPMENT COSTS
Perseroan telah merealisasikan alokasi biaya untuk pelaksanaan The Company has allocated Rp586,680,372 for employee training
program pelatihan dan pengembangan karyawan selama tahun and development programs throughout 2025. This investment
2025 sebesar Rp 586.680.372 Investasi ini mencerminkan komitmen reflects the Company’s commitment to continuously improving
Perseroan dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia the competencies of its human capital.
secara berkelanjutan.
The details of employee competency development costs throughout
Adapun rincian biaya pengembangan kompetensi karyawan sepanjang
tahun 2025 adalah sebagai berikut: 2025 are as follows:
Program Biaya (Rp)
No
Program Costs(Rp)
1. Pendidikan Reguler Rp263.220.280
Regular Education
2. Pelatihan Dasar Rp198.340.410
Basic Training
3. Asesmen dan Implementasi Budaya Rp66.782.631
Culture Assessment and Implementation
4. Pengembangan Direksi dan Komisaris Rp58.337.051
Development of Directors and Commissioners
Jumlah
Total
Rp586.680.372
Page 156
156 Profil Perusahaan I Company Profile
RENCANA PENGEMBANGAN SUMBER FUTURE HUMAN CAPITAL DEVELOPMENT PLAN
DAYA MANUSIA KEDEPAN
Dalam menghadapi dinamika industri konstruksi yang semakin In response to the increasingly competitive construction industry and
kompetitif serta percepatan transformasi digital, Perseroan the acceleration of digital transformation, the Company places human
menempatkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai capital development as one of the main pillars in maintaining business
salah satu pilar utama dalam menjaga keberlanjutan dan daya saing sustainability and competitiveness. Structured and sustainable
bisnis. Perencanaan pengembangan SDM yang terstruktur dan human capital development planning serves as the foundation
berkelanjutan menjadi fondasi dalam memastikan ketersediaan for ensuring the availability of talent with technical competencies,
talenta yang memiliki kompetensi teknis, kapabilitas manajerial, serta managerial capabilities, and an adaptive mindset aligned with the
pola pikir adaptif yang selaras dengan arah strategis Perseroan. Company’s strategic direction.
Sejalan dengan Rencana Jangka Panjang Human Capital 2026– In line with the 2026–2030 Human Capital Long-Term Plan, the
2030, Perseroan menetapkan strategi pengembangan SDM yang Company has established an integrated human capital development
terintegrasi untuk mendukung transformasi organisasi menuju strategy to support organizational transformation toward a more
model yang lebih adaptif dan ambidextrous. Fokus pengembangan adaptive and ambidextrous model. The development focus is
diarahkan pada penguatan kapasitas tenaga kerja (workforce directed on strengthening workforce capacity, enhancing workforce
capacity), peningkatan kapabilitas dan kepemimpinan (workforce capability and leadership, attract–retain strategies, and reinforcing
capability), attract -retain, serta penguatan fondasi pendukung human capital enablers.
SDM (HC enabler).
Dalam aspek kapasitas tenaga kerja, Perseroan mendorong In terms of workforce capacity, the Company promotes the
penerapan prinsip lean workforce dan peningkatan produktivitas implementation of lean workforce principles and productivity
melalui pengelolaan rasio tenaga kerja yang optimal serta efisiensi improvement through optimal workforce ratio management and
biaya SDM. Upaya ini bertujuan menciptakan organisasi yang lebih human capital cost efficiency. These efforts aim to create a more
ramping, lincah, dan produktif, tanpa mengurangi kualitas kinerja streamlined, agile, and productive organization without compromising
maupun daya saing perusahaan. performance quality or competitiveness.
Pada dimensi kapabilitas, pengembangan difokuskan pada From a capability perspective, development focuses on enhancing
peningkatan kompetensi teknis dan digital, serta pembentukan technical and digital competencies, as well as building a strong
leadership pipeline yang kuat. Perseroan memastikan ketersediaan leadership pipeline. The Company ensures the availability of certified
tenaga kerja tersertifikasi, penguatan penguasaan teknologi dan personnel, strengthens mastery of technology and digital systems,
sistem digital, serta kesiapan suksesi pada posisi-posisi kunci. and prepares succession for key positions. This approach aims to
Dengan pendekatan ini, Perseroan menargetkan terbentuknya SDM develop high-quality human capital that is adaptive to change, ready
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
unggul yang adaptif terhadap perubahan, siap memimpin, dan to lead, and capable of driving business innovation.
mampu mendorong inovasi bisnis.
Di bidang pengelolaan talenta yang berkelanjutan (talent In sustainable talent management, the strategy focuses on
management), strategi difokuskan pada penguatan talent pool strengthening a high-quality talent pool, increasing employee
unggul, peningkatan engagement karyawan, serta pengembangan engagement, and developing strategic partnerships with educational
kemitraan strategis dengan institusi pendidikan, asosiasi profesional, institutions, professional associations, and other external partners.
dan mitra eksternal lainnya. Perseroan menerapkan retensi talenta The Company implements key talent retention, systematic
kunci, perencanaan suksesi yang sistematis, serta pengembangan succession planning, and structured career path development
jalur karier yang terstruktur guna memastikan keberlanjutan to ensure leadership continuity and the availability of strategic
kepemimpinan dan ketersediaan kompetensi strategis di masa competencies in the future.
depan.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Sebagai enabler, transformasi digital SDM terus dipercepat melalui As an enabler, human capital digital transformation continues to be
implementasi sistem Human Capital berbasis digital, penguatan accelerated through the implementation of digital-based Human
budaya organisasi yang kolaboratif dan inovatif, serta peningkatan Capital systems, strengthening a collaborative and innovative
workforce resilience. Perseroan juga secara konsisten membangun organizational culture, and enhancing workforce resilience. The
budaya kerja yang selaras dengan nilai-nilai perusahaan dan prinsip Company also consistently fosters a work culture aligned with
tata kelola yang baik, guna menciptakan lingkungan kerja yang corporate values and good governance principles to create a work
adaptif terhadap dinamika bisnis. environment that is adaptive to business dynamics.
Page 157
157 Melalui pendekatan yang komprehensif ini, Perseroan berkomitmen Through this comprehensive approach, the Company is committed membangun ekosistem Human Capital yang unggul, tangguh, dan to building a superior, resilient, and sustainable Human Capital berkelanjutan, sehingga mampu mendukung penciptaan nilai jangka ecosystem that supports long-term value creation for all stakeholders. panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. MANAJEMEN PERFORMA PERFORMANCE MANAGEMENT Penilaian kinerja merupakan elemen penting dalam mendukung Performance evaluation is a key element in supporting the Company’s pertumbuhan Perseroan serta pencapaian visi jangka panjang. growth and the achievement of long-term vision. The system is Sistem penilaian ini dirancang untuk memastikan setiap karyawan designed to ensure that each employee has a clear understanding memiliki pemahaman yang jelas atas peran, tanggung jawab, dan of their roles, responsibilities, and performance targets, while also target kinerjanya, sekaligus menyediakan mekanisme evaluasi providing an objective, fair, and transparent evaluation mechanism yang objektif, adil, dan transparan sebagai dasar pengembangan as a basis for competency development. Through a performance- kompetensi. Melalui pendekatan berbasis kinerja, Perseroan based approach, the Company encourages continuous productivity mendorong peningkatan produktivitas serta penguatan kapabilitas improvement and capability enhancement. individu secara berkelanjutan. Dalam implementasi kebijakan remunerasi, setiap karyawan In the implementation of remuneration policy, each employee carries menjalankan tugas dan tanggung jawab berdasarkan Key out duties and responsibilities based on Key Performance Indicators Performance Indicator (KPI) yang ditetapkan secara berjenjang (KPIs) established hierarchically in accordance with the organizational sesuai struktur organisasi. Penetapan KPI dilakukan setiap tahun dan structure. KPIs are set annually and aligned with the Company’s long- diselaraskan dengan tahapan pencapaian rencana jangka panjang term plan milestones. Individual performance targets are outlined in Perseroan. Target kinerja masing-masing karyawan dituangkan the Work Agreement (Kesepakatan Karya/KK), with implementation dalam Kesepakatan Karya (KK), yang pelaksanaannya dipantau monitored through periodic evaluations conducted each semester. melalui evaluasi berkala setiap semester. Hasil pemantauan tersebut The results are summarized in the Performance Appraisal (Penilaian kemudian dirangkum dalam Penilaian Karya (PK) pada akhir tahun Karya/PK) at year-end as one of the bases for remuneration review sebagai salah satu dasar dalam peninjauan kebijakan remunerasi and career development. dan pengembangan karier. Selain pencapaian target kinerja, Perseroan juga mempertimbangkan In addition to performance achievement, the Company also hasil Evaluasi Kompetensi (EK) serta asesmen psikologis dalam considers the Competency Evaluation (Evaluasi Kompetensi/EK) proses penilaian secara menyeluruh. Penetapan bobot antara EK and psychological assessments in overall evaluation process. dan PK disesuaikan dengan kebutuhan strategis Perseroan, di mana The weighting between EK and PK is adjusted based on strategic EK merepresentasikan tingkat penguasaan kompetensi teknis (hard needs, where EK represents mastery of technical competencies (hard competency), sementara PK mencerminkan capaian kinerja aktual. competencies), while PK reflects actual performance outcomes. Pendekatan ini memastikan keseimbangan antara kualitas individu This approach ensures a balance between individual quality and dan hasil kerja dalam penilaian kinerja karyawan. work results in employee performance evaluation. Melalui sistem penilaian kinerja yang terintegrasi dan berbasis data, Through an integrated, data-driven performance evaluation system, Perseroan berupaya menciptakan lingkungan kerja yang mendorong the Company aims to create a work environment that promotes pertumbuhan individu, penguatan budaya kinerja, serta pencapaian individual growth, strengthens a performance-driven culture, and tujuan strategis Perseroan secara berkelanjutan. supports the sustainable achievement of strategic objectives. Perseroan meyakini bahwa tingkat keterlibatan karyawan yang tinggi The Company believes that a high level of employee engagement is a merupakan faktor penting dalam mendorong motivasi, loyalitas, dan critical factor in driving motivation, loyalty, and optimal performance. kinerja yang optimal. Oleh karena itu, Perseroan secara konsisten Therefore, employee engagement surveys are conducted consistently melaksanakan survei keterlibatan karyawan sebagai sarana untuk to identify areas for improvement, monitor organizational health mengidentifikasi area perbaikan, memantau indikator kesehatan indicators, and formulate appropriate follow-up actions to strengthen organisasi, serta merumuskan langkah tindak lanjut yang tepat performance culture and sustainability. guna memperkuat budaya kinerja dan keberlanjutan Perseroan.
Page 158
158 Profil Perusahaan I Company Profile
ENGAGEMENT SCORE 2025 EMPLOYEE ENGAGEMENT SCORE 2025
Pada tahun 2025, hasil Survei Keterlibatan Karyawan mencatat skor In 2025, the Employee Engagement Survey recorded an engagement
keterlibatan sebesar 60%, yang mencerminkan bahwa 60% dari total score of 60%, indicating that 60% of the total 460 employees
460 karyawan yang berpartisipasi dalam survei tergolong sebagai participating in the survey were categorized as “Engaged.” This
karyawan yang “Engaged”. Temuan ini menjadi landasan dalam finding serves as a basis for formulating strategic policies aimed
menyusun kebijakan strategis yang berorientasi pada peningkatan at increasing employee engagement and productivity, while
keterlibatan dan produktivitas karyawan, sekaligus memperkuat strengthening the Company’s competitiveness in the future.
daya saing Perseroan di masa depan.
Terdapat 60% pegawai berada di kategori Engaged didalam A total of 60% of employees were categorized as engaged in the
Employee Engagement Survey 2025. 2025 Employee Engagement Survey.
DARI 460 KARYAWAN 60%
ENGAGEMENT (276)
460 EMPLOYEES OF 60% 60%
ENGAGEMENT (276)
DEMOGRAFI KARYAWAN EMPLOYEE DEMOGRAPHICS
Demografi karyawan merupakan salah satu aspek penting dalam Employee demographics represent an important aspect in supporting
mendukung keberhasilan operasional serta pencapaian visi operational success and the achievement of the Company’s
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Perseroan. WEGE memiliki sumber daya manusia dengan latar vision. WEGE has a diverse and highly capable workforce in terms
belakang, kompetensi, dan budaya kerja yang beragam serta of background, competencies, and work culture, which serves
unggul, yang menjadi aset strategis dalam mewujudkan tujuan as a strategic asset in achieving long-term corporate objectives.
jangka panjang Perseroan. Keberagaman tersebut turut memperkaya This diversity enriches perspectives and encourages innovation in
perspektif dan mendorong terciptanya inovasi dalam pelaksanaan business activities.
kegiatan usaha.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengembangan sumber As part of its commitment to human capital development, WEGE
daya manusia, WEGE secara konsisten mendorong peningkatan consistently promotes workforce quality improvement through
kualitas tenaga kerja melalui pengelolaan talenta yang terstruktur structured and sustainable talent management. These efforts
dan berkelanjutan. Upaya ini diarahkan untuk membangun organisasi are directed toward building an effective, efficient, and adaptive
yang efektif, efisien, dan adaptif, sehingga mampu merespons organization capable of responding to industry dynamics and
dinamika industri serta mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan supporting sustainable business growth.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
secara berkelanjutan.
Page 159
159
PERGERAKAN JUMLAH KARYAWAN DALAM EMPLOYEE MOVEMENT OVER THE
5 (LIMA) TAHUN TERAKHIR 2021-2025 LAST 5 (FIVE) YEARS (2021–2025)
Tahun Jumlah Karyawan
Year Number of Employees
2025 460
2024 500
2023 525
2022 558
2021 569
558
569
525
500
460
2021 2022 2023 2024 2025
KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN EMPLOYEE COMPOSITION BASED ON
STATUS KEPEGAWAIAN 2024-2025 (ORANG) EMPLOYMENT STATUS IN 2024-2025 (PERSONS)
2025 2024
Status Kepegawaian
Employment Status Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Amount Male Female Amount
Organik 135 13 148 145 18 163
Organic
Terampil 14 7 21 17 7 24
Skilled
Pegawai Perusahaan 256 35 291 278 35 313
Company Employees
Jumlah
Total
405 55 460 440 60 500
TIDAK DIBEDAKAN BERDASARKAN NO DISTINCTION IS MADE BASED
STATUS KEPEGAWAIAN ON EMPLOYMENT STATUS
2025 2024
Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Amount Male Female Amount
135 13 148 145 18 163
14 7 21 17 7 24
256 35 291 278 35 313
405 55 460 440 60 500
Page 160
160 Profil Perusahaan I Company Profile
KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN EMPLOYEE COMPOSITION BASED ON
TINGKAT PENDIDIKAN 2024-2025 (ORANG) EDUCATION LEVEL IN 2024-2025 (PEOPLE)
2025 2024
Tingkat Pendidikan
Education Level Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Amount Male Female Amount
Strata 2 / Strata 3 47 12 59 35 11 46
Master Degree / Doctorate
Strata 1 295 38 333 353 46 399
Bachelor Degree
Diploma 60 5 65 49 3 52
Diploma
SLTA 3 0 3 3 0 3
High School
Jumlah
Total 405 55 460 440 60 500
KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN EMPLOYEE COMPOSITION BASED ON
USIA 2024-2025 (ORANG) AGE RANGE IN 2024-2025 (PERSONS)
2025 2024
Rentang Usia
Age Range Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Amount Male Female Amount
>55 1 0 1 1 0 1
46-55 71 7 78 70 10 80
36-45 140 21 161 142 20 162
25-35 193 27 220 227 30 257
<25 0 0 0 0 0 0
Jumlah
Total
405 55 460 440 60 500
KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN EMPLOYEE COMPOSITION BASED ON
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
GENDER/JENIS KELAMIN 2024-2025 (ORANG) GENDER IN 2024-2025 (PERSONS)
2025 2024
Gender Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Amount Percentage Amount Percentage
Pria 405 88,04% 440 88,00%
Male
Wanita 55 11,96% 60 12,00%
Female
Jumlah
Total
460 100% 500 100%
KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN EMPLOYEE COMPOSITION BASED ON
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
PENEMPATAN KERJA 2024-2025 (ORANG) GENDER IN 2024-2025 (PERSONS)
2025 2024
Penempatan Kerja
Job Placement Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Amount Male Female Amount
Kantor Pusat 298 55 353 184 59 243
Head Office
Proyek 107 0 107 256 1 257
Project
Jumlah
Total
405 55 460 440 60 500
Page 161
161
KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN EMPLOYEE COMPOSITION BASED ON
JABATAN (2024-2025) POSITION IN 2024-2025 (PERSONS)
2025 2024
Level Jabatan
Position Level Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Amount Male Female Amount
Direksi 5 0 5 5 0 5
Director
Vice President 14 0 14 14 1 15
Manager 57 10 67 60 7 67
Supervisor 155 28 183 225 31 256
Staff 174 17 191 136 21 157
Jumlah
Total
405 55 460 440 60 500
KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN EMPLOYEE COMPOSITION BASED ON EXPERTISE
SPESIALISASI KEAHLIAN 2024-2025 (ORANG) SPECIALIZATION IN 2024-2025 (PERSONS)
2025 2024
Spesialisasi Keahlian
Expertise Specialization Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Amount Male Female Amount
Teknik 307 34 341 335 38 373
Technical
Non Teknik 98 21 119 105 22 127
Non-Technical
Jumlah
Total
405 55 460 440 60 500
KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN EMPLOYEE COMPOSITION BASED ON
MASA KERJA 2024-2025 (ORANG) WORK PERIOD IN 2024-2025 (PERSONS)
2025 2024
Masa Kerja
Work Period Pria Wanita Jumlah Pria Wanita Jumlah
Male Female Amount Male Female Amount
>30 tahun 4 0 4 4 0 4
>30 years
26-30 tahun 4 1 5 6 2 8
26-30 years
21-25 tahun 9 1 10 5 2 7
21-25 years
16-20 tahun 51 1 52 54 1 55
16-20 years
11-15 tahun 114 12 126 109 14 123
11-15 years
6-10 tahun 201 31 232 199 25 224
6-10 years
0-5 tahun 22 9 31 63 16 79
0-5 years
Jumlah
Total
405 55 460 440 60 500
Page 162
162 Profil Perusahaan I Company Profile
TINGKAT PERPUTARAN KARYAWAN EMPLOYEE TURNOVER RATE
Tingkat perputaran karyawan mencerminkan dinamika keluar The employee turnover rate reflects the dynamics of employee
masuknya tenaga kerja di suatu perusahaan dalam periode tertentu. turnover within a company over a specific period. During 2025,
Selama tahun 2025, tingkat perputaran karyawan Perseroan tercatat the Company’s employee turnover rate was recorded at 4.79%,
sebesar 4,79%, relatif stabil dan tidak mengalami peningkatan relatively stable and unchanged from 2024.
dibandingkan dengan tahun 2024.
Meskipun penurunan tingkat perputaran di tahun 2025 relatif Although the decline in the turnover rate in 2025 was relatively
tidak signifikan, hal ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam insignificant, it reflects the Company’s commitment to creating a
menciptakan lingkungan kerja yang stabil dan kondusif, mendukung stable and conducive work environment, supporting the continuity
kesinambungan operasional bisnis, serta mempertahankan kepuasan of business operations, and maintaining employee satisfaction and
dan keterlibatan karyawan. engagement.
PROGRAM PENSIUN RETIREMENT PROGRAM
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi karyawan, WEGE senantiasa As a token of appreciation for employee contributions, WEGE
memberikan perhatian penuh terhadap kesejahteraan, termasuk consistently prioritizes employee welfare, including during their
saat memasuki masa pensiun. Perseroan memastikan tersedianya retirement period. The Company ensures the availability of post-
fasilitas perlindungan pasca kerja yang dirancang untuk mendukung employment benefits designed to support employee needs and
kebutuhan dan kenyamanan karyawan setelah masa bakti berakhir. comfort after their service ends.
Fasilitas tersebut meliputi: These facilities include:
1. Dana Pensiun Perseroan menyelenggarakan program dana 1. The Company’s Pension Fund provides pension fund programs
pensiun melalui: through:
a. Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) a. Defined Benefit Pension Program (PPMP)
b. Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) b. Defined Contribution Pension Program (PPIP)
2. Program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan Seluruh 2. BPJS Ketenagakerjaan Social Security Program. All Company
karyawan Perseroan diikutsertakan dalam Program Jaminan employees are enrolled in BPJS Ketenagakerjaan Social Security
Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan), yang Program (BPJS Ketenagakerjaan), which includes:
mencakup:
a. Jaminan Hari Tua (JHT) a. Old Age Security (JHT)
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
b. Jaminan Pensiun (JP) b. Pension Security (JP)
c. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) c. Work Accident Security (JKK)
d. Jaminan Kematian (JKM) d. Death Security (JKM)
3. Program Imbalan Pasca Bekerja Program ini diberikan kepada 3. Post-Employment Benefits Program. This program is provided
karyawan sesuai dengan kesepakatan bersama Serikat Pekerja, to employees in accordance with the agreement with the Labor
sebagaimana tercantum dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Union, as stated in the Collective Labor Agreement (PKB).
4. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Perseroan menyediakan 4. Health Care Insurance. The Company provides health care
bantuan kesehatan bagi pensiunan dan pasangannya, melalui assistance to retirees and their spouses, through participation
kepesertaan dalam asuransi umum maupun BPJS Kesehatan. in general insurance and BPJS Kesehatan.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 163
163
HUBUNGAN INDUSTRIAL INDUSTRIAL RELATIONS
WEGE berkomitmen untuk membangun dan memelihara hubungan WEGE is committed to building and maintaining healthy and
industrial yang sehat dan harmonis melalui penciptaan sistem harmonious industrial relations by creating a constructive working
hubungan kerja yang konstruktif antara karyawan dan Perseroan. relationship system between employees and the Company. The
Hubungan kerja tersebut dilandasi oleh prinsip saling menghormati, employment relationship is based on the principles of mutual respect,
keterbukaan, dan keadilan, dengan tujuan menjaga keseimbangan openness, and fairness, with the goal of maintaining a balance
antara pemenuhan hak dan pelaksanaan kewajiban masing-masing between fulfilling the rights and fulfilling the obligations of each party.
pihak. Komitmen ini diwujudkan melalui komunikasi yang intensif This commitment is demonstrated through intensive communication
serta keterlibatan aktif karyawan dalam mendukung pencapaian and active employee involvement in supporting the achievement of
target dan kinerja Perseroan. the Company’s targets and performance.
Perseroan memandang karyawan sebagai mitra strategis dalam The Company views employees as strategic partners in creating
menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan produktif. Oleh a conducive and productive work environment. Therefore, WEGE
karena itu, WEGE secara konsisten menjalankan komunikasi yang consistently maintains regular and ongoing communication with
teratur dan berkesinambungan dengan seluruh karyawan. Sebagai all employees. As a form of respect for the right to associate, the
bentuk penghormatan terhadap hak berserikat, Perseroan juga Company also facilitates the existence of labor unions as an official
memfasilitasi keberadaan serikat pekerja sebagai wadah resmi bagi forum for employees to express aspirations, suggestions, and
karyawan untuk menyampaikan aspirasi, saran, maupun masukan constructive input.
secara konstruktif.
Dalam rangka memperkuat hubungan kerja yang harmonis dan To strengthen harmonious and dynamic working relationships, WEGE
dinamis, WEGE secara rutin menyelenggarakan pertemuan antara regularly holds meetings between management and labor union
manajemen dan perwakilan serikat pekerja. Pertemuan tersebut representatives. These meetings serve as a forum for two-way
menjadi sarana dialog dua arah untuk membahas berbagai isu dialogue to discuss various employment issues, while ensuring
ketenagakerjaan, sekaligus memastikan bahwa hak dan kewajiban that the rights and obligations of both parties are carried out in a
kedua belah pihak dapat dijalankan secara seimbang dan sesuai balanced manner and in accordance with applicable regulations.
dengan ketentuan yang berlaku.
Untuk mendukung terciptanya hubungan kerja yang kondusif dan To support the creation of a conducive and sustainable working
berkelanjutan, WEGE telah menyusun dan menerapkan Perjanjian relationship, WEGE has developed and implemented a Collective
Kerja Bersama (PKB) sebagai pedoman hubungan kerja antara Labor Agreement (CLA) as a guideline for employment relationship
karyawan dan Perseroan. PKB tidak hanya mengatur hak dan between employees and the Company. The Collective Labor
kewajiban para pihak, tetapi juga menjadi mekanisme penyelesaian Agreement (CLA) not only regulates the rights and obligations of
perselisihan hubungan industrial secara musyawarah dan sesuai the parties but also serves as a mechanism for resolving industrial
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. relations disputes through deliberation and in accordance with
statutory provisions.
Page 164
164 Profil Perusahaan I Company Profile
Komposisi Pemegang Saham
Shareholder Composition
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM WEGE SHAREHOLDER COMPOSITION
WEGE PER 31 DESEMBER 2025 AS OF DECEMBER 31, 2025
Kepemilikan Saham di Awal Tahun Kepemilikan Saham di Akhir Tahun
(1 Januari 2025) (31 Desember 2025)
Share Ownership at the Beginning of the Year Share Ownership at the End of the Year
(January 1, 2025) (December 31, 2025)
Pemegang Saham Jumlah Jumlah
Shareholders Persentase Persentase
Saham Saham
Kepemilikan Nilai Nominal Kepemilikan Nilai Nominal
(lembar) (lembar)
Percentage of Nominal Value Percentage of Nominal Value
Number of Number
Ownership (Rp) Ownership (Rp)
Shares of Shares
(%) (%)
(shares) (shares)
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 6.633.000.000 69,30 663.300.000.000 6.633.000.000 69,30 663.300.000.000
Koperasi Karyawan WIKA 67.000.000 0,70 6.700.000.000 67.000.000 0,70 6.700.000.000
WIKA Employee
Cooperative
Publik – masing masing di 2.872.000.000 30,00 287.200.000.000 2.872.000.000 30,00 287.200.000.000
bawah 5%
Public – each with less than
5% ownership
Jumlah
9.572.000.000 100,00 957.200.000.000 9.572.000.000 100,00 957.200.000.000
Total
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM COMPOSITION OF SHAREHOLDERS
DENGAN KEPEMILIKAN >5% WITH OWNERSHIP >5%
Kepemilikan Saham di Awal Tahun Kepemilikan Saham di Akhir Tahun
(1 Januari 2025) (31 Desember 2025)
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Share Ownership at the Beginning of the Year Share Ownership at the End of the Year
(January 1, 2025) (December 31, 2025)
Pemegang Saham Jumlah Jumlah
Shareholders Persentase Persentase
Saham Saham
Kepemilikan Nilai Nominal Kepemilikan Nilai Nominal
(lembar) (lembar)
Percentage of Nominal Value Percentage of Nominal Value
Number of Number
Ownership (Rp) Ownership (Rp)
Shares of Shares
(%) (%)
(shares) (shares)
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 6.633.000.000 69,30 663.300.000.000 6.633.000.000 69,30 663.300.000.000
Koperasi Karyawan WIKA 67.000.000 0,70 6.700.000.000 67.000.000 0,70 6.700.000.000
WIKA Employee
Cooperative
Publik – masing masing di 2.872.000.000 30,00 287.200.000.000 2.872.000.000 30,00 287.200.000.000
bawah 5%
Public – each with less than
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
5% ownership
Page 165
165
INFORMASI KEPEMILIKAN SAHAM OLEH INFORMATION ON SHARE OWNERSHIP BY BOARD
DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS OF DIRECTORS AND BOARD OF COMMISSIONERS
Kepemilikan Saham WEGE Secara Langsung
Direksi dan Dewan Direct Ownership of WEGE Shares
Komisaris
Board of Directors and Board Kepemilikan Saham Kepemilikan Saham
of Commissioners Tahun 2025 Tahun 2024
Kepemilikan Saham WEGE
Share Ownership in 2025 Share Ownership in 2024
Secara Tidak Langsung
Jumlah Jumlah Indirect Ownership of WEGE
Persentase Persentase Shares
Saham Saham
Kepemilikan Kepemilikan
Nama Jabatan (lembar) (lembar)
Percentage of Percentage of
Name Position Number Number
Ownership Ownership
of Shares of Shares
(%) (%)
(shares) (shares)
Direksi
Board of Directors
Hadian Direktur Utama - - Pemegang saham utama/
Pramudita President Director pengendali PT Wijaya Karya
(Persero) Tbk atau selaku entitas
induk Perseroan adalah Negara
Republik Indonesia, yang diwakili
oleh Pemerintah Republik
Indonesia/ Kementerian Badan
Usaha Milik Negara (BUMN),
dan sekaligus menjadi pemilik
akhir WEGE. Selama tahun 2024
sampai dengan akhir tahun 2025,
tidak terdapat Direksi dan Dewan
Komisaris dengan kepemilikan
saham tidak langsung WEGE.
The major/controlling shareholder
of PT Wijaya Karya (Persero) Tbk,
or the Company’s parent entity,
is the Republic of Indonesia,
represented by the Government of
the Republic of Indonesia/Ministry
of State-Owned Enterprises (SOE),
and is also the ultimate owner of
WEGE. From 2024 to the end of
2025, there were no members
of Board of Directors or Board
of Commissioners with indirect
shareholdings in WEGE.
Hartanto Karti Direktur - - -
Raharjo Keuangan,
Human Capital
dan Manajemen
Risiko
Director of
Finance, Human
Capital, and Risk
Management
Tomo Dwi Direktur QHSE - -
Hasputro dan Pemasaran
Director of QHSE
and Marketing
Bagus Tri Direktur Operasi I - -
Setyana Director of
Operations I
Dwi Direktur Operasi II - -
Purnomo Director of
Operations II
Page 166
166 Profil Perusahaan I Company Profile
Kepemilikan Saham WEGE Secara Langsung
Direksi dan Dewan Direct Ownership of WEGE Shares
Komisaris
Board of Directors and Board Kepemilikan Saham Kepemilikan Saham
of Commissioners Tahun 2025 Tahun 2024
Kepemilikan Saham WEGE
Share Ownership in 2025 Share Ownership in 2024
Secara Tidak Langsung
Jumlah Jumlah Indirect Ownership of WEGE
Persentase Persentase Shares
Saham Saham
Kepemilikan Kepemilikan
Nama Jabatan (lembar) (lembar)
Percentage of Percentage of
Name Position Number Number
Ownership Ownership
of Shares of Shares
(%) (%)
(shares) (shares)
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Joseph Komisaris
Prajogo Independen
yang sekaligus
merangkap
sebagai
Pelaksana Tugas
Komisaris Utama
Independent
Commissioner
who also serves
as Acting
President
Commissioner
Danis Hidayat Komisaris
Sumadilaga Commissioner
Suli Fatimah Komisaris
Commissioner
Taufan Komisaris
Gestoro Independen
Independent
Commissioner
KOMPOSISI KEPEMILIKAN SAHAM COMPOSITION OF SHARE OWNERSHIP
OLEH INSTITUSI DAN INDIVIDU BY INSTITUTIONS AND INDIVIDUALS
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Komposisi Kepemilikan Saham oleh Institusi dan Individu Per 31 Composition of Share Ownership by Institutions and Individuals as
Desember 2025 of December 31, 2025
Persentase Kepemilikan
Klasifikasi Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (lembar)
Percentage of Ownership
Classification Number of Shareholders Number of Shares (shares)
(%)
Institusi Lokal 47 7.504.254.215 78,39798
Local Institutions
Institusi Asing 20 142.395.299 1,48762
Foreign Institutions
Individu Lokal 18.038 1.921.194.686 20,07099
Local Individuals
Individu Asing 23 4.155.800 0,04342
Foreign Individuals
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Jumlah 18.128 9.572.000.000. 100,00000
Total
Page 167
167
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM SHAREHOLDERS COMPOSITION AND
DAN PERSENTASE KEPEMILIKAN OWNERSHIP PERCENTAGE BY STATUS
BERDASARKAN STATUS
Kepemilikan Saham Tahun 2025 Kepemilikan Saham Tahun 2024
Share Ownership in 2025 Share Ownership in 2024
Status Pemegang Jumlah Jumlah
Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Saham Saham Saham
Pemegang Kepemilikan Pemegang Kepemilikan
Shareholder Status (lembar) (lembar)
Saham Percentage of Saham Percentage of
Number Number
Number of Ownership Number of Ownership
of Shares of Shares
Shareholders (%) Shareholders (%)
(shares) (shares)
Pemodal Nasional
National Investor
PT Wijaya Karya 1 6.633.000.000 69,30 1 6.633.000.000 69,30
(Persero) Tbk
Koperasi Karyawan 1 1 67.000.000 0,70
WIKA 67.000.000 0.70
WIKA Employee
Cooperative
Perorangan Indonesia 18,038 1,921,194,686 20.07 15.226 1.908.960.886 19,94
Indonesian Individuals
Koperasi 3 394,773,300 4.12 2 353.031.900 3,69
Cooperatives
Dana Pensiun 5 22,745,900 0.24 6 25.345.900 0,26
Pension Funds
Asuransi 4 37,886,000 0.40 4 37.886.000 0,40
Insurance
Bank 1 15,000,000 0.16 1 15.000.000 0,16
Banks
Perseroan Terbatas 34 7,033,849,015 73.48 29 386.987.415 4,04
Limited Liability Companies
Reksadana - - - - -
Mutual Funds
Sub-Total 18,085 9,425,448,901 98.47 15.270 9.427.212.101 98,49
Pemodal Asing
Foreign Investor
Perorangan Asing 23 4,155,800 0.04 20 2.839.200 0,03
Foreign Individuals
Badan Usaha Asing 20 142,395,299 1.49 19 141.948.699 1,48
Foreign Business Entities
Sub-Total 43 146,551,099 1.53 39 144.787.899 1,51
Total 18,128 9,572,000,000 100 15.309 9.572.000.000 100,00
KOMPOSISI 20 PEMEGANG SAHAM TERBESAR COMPOSITION OF 20 TOP SHAREHOLDERS
DAN PERSENTASE KEPEMILIKANNYA AND THEIR PERCENTAGE OWNERSHIP
Jumlah Saham Persentase
Nama Pemegang Saham Status Domisili (lembar) Kepemilikan (%)
No
Shareholder Name Status Domicile Number of Shares Ownership
(shares) Percentage (%)
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk BUMN/Perusahaan Domestik 6.633.000.000 69,30
Terbatas Domestic
State-Owned
Enterprise/Limited
Liability CompanY
Pt Yulie Sekuritas Indonesia Tbk Perseroan Terbatas Domestik 339,578,514 3.55
Limited Liability Domestic
Company
Koperasi Karya Mitra Satya Koperasi Domestik 303,890,200 3.17
Cooperative Domestic
Koperasi Karyawan Pt Wijaya Koperasi Domestik 67,000,000 0.70
Karya Cooperative Domestic
Page 168
168 Profil Perusahaan I Company Profile
Jumlah Saham Persentase
Nama Pemegang Saham Status Domisili (lembar) Kepemilikan (%)
No
Shareholder Name Status Domicile Number of Shares Ownership
(shares) Percentage (%)
Haiyanto Perorangan Indonesia Domestik 57,092,900 0.60
Indonesian Individual Domestic
Caceis Bank, Ireland Branch / Badan Usaha Asing Asing 55,137,800 0.58
Nichejungl Foreign Business Entity Foreign
Endang Mulyono Perorangan Indonesia Domestik 31,425,400 0.33
Indonesian Individual Domestic
Sutanto Perorangan Indonesia Domestik 30,000,000 0.31
Indonesian Individual Domestic
Allan Galiano Lukman Perorangan Indonesia Domestik 27,100,000 0.28
Indonesian Individual Domestic
Danny Rachmad Perorangan Indonesia Domestik 26,047,600 0.27
Indonesian Individual Domestic
Koperasi Karya Mitra Satya Koperasi Domestik 23,883,100 0.25
Cooperative Domestic
Dbs Bank Ltd S/A Inclusif Value Badan Usaha Asing Asing 22,291,700 0.23
Fund Foreign Business Entity Foreign
Pershing Llc Main Custody Badan Usaha Asing Asing 20,552,000 0.21
Account Foreign Business Entity Foreign
Tjhin Adianto Chiwoso Perorangan Indonesia Domestik 20,380,900 0.21
Foreign Business Entity Domestic
Dana Pensiun Wijaya Karya Ppmp Perseroan Terbatas Domestik 20,232,700 0.21
Limited Liability Domestic
Company
Ervin Wijaya Perorangan Indonesia Domestik 20,042,100 0.21
Indonesian Individual Domestic
Pt. Jasa Raharja (Persero) Asuransi Domestik 19,761,100 0.21
Insurance Domestic
Stefanus Widjaja Perorangan Indonesia Domestik 19,631,000 0.21
Indonesian Individual Domestic
Harianto Perorangan Indonesia Domestik 18,720,000 0.20
Indonesian Individual Domestic
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Dbs Bank Ltd S/A Pheim Asean Badan Usaha Asing Asing 18,077,400 0.19
All-Cap Equ Foreign Business Entity Foreign
PEMEGANG SAHAM UTAMA DAN MAJOR AND CONTROLLING SHAREHOLDERS
PENGENDALI PERUSAHAAN, BAIK OF THE COMPANY, EITHER DIRECTLY OR
LANGSUNG MAUPUN TIDAK LANGSUNG, INDIRECTLY, UP TO INDIVIDUAL OWNERS
SAMPAI KEPADA PEMILIK INDIVIDU
Pemegang saham utama dan pengendali Perseroan, baik secara The major and controlling shareholders of the Company, both directly
langsung maupun tidak langsung hingga tingkat pemilik individu, and indirectly down to the individual owner level, are as follows:
adalah sebagai berikut:
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk merupakan entitas induk Perseroan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk is the parent entity of the Company
dengan kepemilikan sebesar 69,30%, setara dengan 6.633.000.000 with 69.30% ownership, equivalent to 6,633,000,000 shares.
lembar saham.
Pemegang saham utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, yang The major shareholder of PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, which is
juga merupakan entitas induk Perseroan, adalah Negara Republik also the parent entity of the Company, is the Republic of Indonesia.
Indonesia. Kepemilikan ini diwakili oleh Pemerintah Republik This ownership is represented by the Government of the Republic of
Indonesia melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara Indonesia through the Ministry of State-Owned Enterprises (SOE),
(BUMN), dengan kepemilikan sebesar 91,018% atau setara dengan with 91.018% ownership, equivalent to 36,291,702,781 shares as
36.291.702.781 lembar saham per 31 Desember 2025. Dengan of December 31, 2025. Therefore, the Government of the Republic
demikian, Pemerintah Republik Indonesia merupakan pemilik akhir of Indonesia is the ultimate owner of the Company.
dari Perseroan.
Page 169
169
Nama Pemegang Saham Alamat Jumlah Saham (lembar) Persentase Kepemilikan (%)
Shareholder Name Address Number of Shares (shares) Ownership Percentage (%)
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk WIKA Tower 2 Jalan D.I. Panjaitan 6.633.000.000 69,30
Kav. 10 lt.1 Jakarta 13340
Indonesia.
Phone : +6221 8067 9200
Faximile : +6221 2289 3830 www.
wika.co.id
WIKA Tower 2 Jalan D.I. Panjaitan
Kav. 10 1st fl., Jakarta 13340
Indonesia.
Telephone: +6221 8067 9200
Fax: +6221 2289 3830 www.wika.
co.id
Kementerian Badan Usaha Milik Kantor Kementerian BUMN Jl. 36.291.702.781 91,018
Negara Medan Merdeka Selatan No. 13
Ministry of State-Owned Jakarta Pusat 10110 DKI Jakarta,
Enterprises Indonesia.
Phone: +6221 29935678
Faximile : +6221 29935740 www.
bumn.go.id
Ministry of State-Owned
Enterprises Office, Jl. Medan
Merdeka Selatan No. 13
Central Jakarta 10110 DKI Jakarta,
Indonesia.
Phone: +6221 29935678
Fax: +6221 29935740 www.bumn.
go.id
Page 170
170 Profil Perusahaan I Company Profile
Struktur Group Perusahaan
Company Group Structure
Pemerintah Republik Indonesia Masyarakat
Indonesian Republican Goverment Public
91,018% 8,982%
PT Wijaya Karya KOKAR Masyarakat
(Persero) Tbk WIKA Public
69,30% 0,70% 30,00%
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
90% 49% 10% 0,61%
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk PT Wijaya Karya Pracetak Gedung PT Patra Wijaya Realtindo PT Wijaya Karya Bitumen
Page 171
171
Entitas Anak, Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama
Subsidiaries, Associates, And Joint Ventures
ENTITAS ANAK SUBSIDIARIES
PT Wege Solusi Proklamasi
Kepemilikan Saham Waktu Status Jumlah Aset (Rp Miliar)
Nama Bidang Usaha Share Ownership Pendirian Operasi Domisili
Total Assets (Rp Billion)
Name Business Field % Date of Operational Domicile
2025 2024 Establishment Status 2025 2024
PT Wege Solusi Konstruksi, Real 90,00 90,00 28 Mei 2019 Beroperasi 149,701 157,87 Indonesia
Proklamasi Estate, Hotel, May 28, 2019 Operating
Perparkiran.
Construction,
Real Estate, Hotel,
Parking
Profil Singkat PT Wege Solusi Proklamasi Brief Profile of PT Wege Solusi Proklamasi
Pendirian PT Wege Solusi Proklamasi Establishment of PT Wege Solusi Proklamasi
PT Wege Solusi Proklamasi (selanjutnya disebut WSP) berkedudukan PT Wege Solusi Proklamasi (hereinafter referred to as WSP) is
di Jakarta Timur dan didirikan berdasarkan Akta No. 85 tanggal 28 domiciled in East Jakarta and was established based on Deed
Mei 2019, yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di No. 85 dated May 28, 2019, drawn up before Fathiah Helmi, S.H.,
Jakarta. Akta pendirian ini telah disetujui oleh Kementerian Hukum a Notary in Jakarta. This deed of establishment was approved by
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Keputusan the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : through Decree No. AHU-0035258.AH.01.01 of 2019 concerning
AHU-0035258. AH.01.01 Tahun 2019 tentang Pengesahan Pendirian the Ratification of the Establishment of Limited Liability Company
Badan Hukum Perseroan Terbatas PT Wege Solusi Proklamasi, dan PT Wege Solusi Proklamasi, and WSP Registration Number: AHU-
daftar WSP Nomor : AHU-0116523.AH.01.11 Tahun 2019 tanggal 0116523.AH.01.11 of 2019 dated July 22, 2019.
22 Juli 2019.
WSP memulai kegiatan operasional secara komersial pada tahun WSP commenced its commercial operations in 2019.
2019.
Bidang Usaha Business Field
PT Wege Solusi Proklamasi merupakan perusahaan yang bergerak di PT Wege Solusi Proklamasi is a company engaged in the
bidang usaha Konstruksi, Real Estate, Hotel dan Perparkiran. Selain Construction, Real Estate, Hotel, and Parking sectors. In addition,
itu, WSP juga berperan sebagai Special Purpose Vehicle (SPV) yang WSP also acts as a Special Purpose Vehicle (SPV) that manages
menjalankan investasi melalui skema Build-Operate-Transfer (BOT) investments through WEGE-Mandiri Build-Operate-Transfer (BOT)
WEGE-Mandiri pada proyek Graha Mantap. scheme in the Graha Mantap project.
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Capital Structure and Shareholder Composition
Saham
Struktur permodalan serta susunan pemegang saham PT Wege The capital structure and shareholder composition of PT Wege Solusi
Solusi Proklamasi per tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai Proklamasi as of December 31, 2025, are as follows:
berikut:
Page 172
172 Profil Perusahaan I Company Profile
Kepemilikan Saham per 31 Desember 2025
Pemegang Saham Share Ownership as of December 31, 2025
Shareholders Jumlah Saham Persentase Kepemilikan % Rupiah Penuh (Rp)
Number of Shares Percentage of Ownership % Full Rupiah (Rp)
Modal Dasar 100.000 25.000.000.000
Authorized Capital
Modal ditempatkan dan Disetor Penuh:
Issued and Fully Paid-Up Capital:
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung 22.500 90 22.500.000.000
Tbk
PT Wijaya Karya Pracetak Gedung 2.500 10 2.500.000.000
Jumlah 25.000 100 25.000.000.000
Total
Saham dalam Portepel 75.000 75.000.000.000
Shares in Portfolio
Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Composition of Board of Directors and Board of
Commissioners
Susunan Direksi dan Dewan Komisaris PT Wege Solusi Proklamasi The composition of Board of Directors and Board of Commissioners
per tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: of PT Wege Solusi Proklamasi as of December 31, 2025, is as follows:
Nama Jabatan
Name Position
Bagus Tri Setyana Komisaris
Commissioner
Bobby Parluhutan Direktur
Director
Ikhtisar Data Keuangan Financial Highlights
Ikhtisar data keuangan PT Wege Solusi Proklamasi per tanggal 31 The financial highligts of PT Wege Solusi Proklamasi as of December
Desember 2025 adalah sebagai berikut: 31, 2025, is as follows:
2025 2024
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Jumlah Aset 149.701.103.283 157.866.279.953
Total Assets
Jumlah Liabilitas 128.531.509.226 137.314.562.101
Total Liabilities
Jumlah Ekuitas 21.169.594.057 20.551.717.852
Total Equity
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 173
173
ENTITAS ASOSIASI ASSOCIATE ENTITIES
Kepemilikan Saham Waktu Status Jumlah Aset (Rp Miliar)
Nama Bidang Usaha Share Ownership Pendirian Operasi Domisili
Total Assets (Rp Billion)
Name Business Field % Date of Operational Domicile
2025 2024 Establishment Status 2025 2024
PT Wijaya Perindustrian, 49,00 49,00 23 Desember Beroperasi 248,19 339,98 Jakarta
Karya Pracetak Perdagangan, Jasa 2016 Operating Selatan,
Gedung Industry, Trade, December 23, Indonesia
Services 2016 South
Jakarta,
Indonesia
PT Patra Wijaya Pembangunan, 10,00 10,00 7 Agustus Belum 0 0 Jakarta
Realtindo Developer, Properti 2019 Beroperasi Selatan,
Construction, August 7, 2019 Not Yet Indonesia
Developer, Property Operating South
Jakarta,
Indonesia
PT Wijaya Pertambangan dan 0,61 0,61 12 Mei 2013 Beroperasi 0,22 0,35 Jakarta
Karya Industri Aspal Alam May 12, 2013 Operating Selatan,
Bitumen Mining and Natural Indonesia
Asphalt Industry South
Jakarta,
Indonesia
PT Wijaya Karya Pracetak Gedung
Profil Singkat PT WIJAYA KARYA PRACETAK Brief Profile of PT WIJAYA KARYA PRACETAK
GEDUNG GEDUNG
Pendirian PT Wijaya Karya Pracetak Gedung Establishment of PT Wijaya Karya Pracetak Gedung
PT Wijaya Karya Pracetak Gedung (selanjutnya disebut WPG) PT Wijaya Karya Pracetak Gedung (hereinafter referred to as WPG) is
berkedudukan di Jakarta Selatan dan didirikan berdasarkan Akta domiciled in South Jakarta and was established based on Deed No.
No. 142 tanggal 23 Desember 2016, yang dibuat di hadapan Sri 142 dated December 23, 2016, drawn up before Sri Ismiyati, S.H.,
Ismiyati, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah memperoleh a Notary in Jakarta. This deed of establishment was approved by
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
Indonesia Nomor: AHU-0001918.AH.01.01 tanggal 17 Januari 2017. under No. AHU-0001918.AH.01.01 dated January 17, 2017.
WPG memulai kegiatan operasional secara komersial pada tahun WPG commenced its commercial operations in 2017.
2017.
Bidang Usaha Business Field
PT Wijaya Karya Pracetak Gedung merupakan perusahaan yang PT Wijaya Karya Pracetak Gedung is a company engaged in the
bergerak di bidang usaha Perindustrian, Perdagangan dan Jasa. Industry, Trade, and Services sectors.
1. Bidang Usaha Perindustrian meliputi industri beton pracetak, 1. The Industry Business Sector includes the precast concrete
antara lain produksi beton pracetak gedung dan perumahan industry, including the production of precast concrete for
berikut pemasangannya, komponen dan/atau material gedung buildings and housing and its installation, components and/or
dan perumahan lainnya, serta kegiatan-kegiatan lain yang terkait other materials for buildings and housing, and other activities
dengan kelancaran serta kontinuitas produksi, baik di dalam related to the smooth and continuous flow of production, both
negeri maupun luar negeri. domestically and internationally.
2. Bidang Usaha Perdagangan meliputi penjualan beton pracetak 2. The Trading Business Sector includes the sale of precast
gedung dan perumahan berikut pemasangannya, serta concrete for buildings and housing and its installation, as well
komponen dan/atau material gedung dan perumahan, baik di as components and/or materials for buildings and housing, both
dalam negeri maupun luar negeri. domestically and internationally.
3. Bidang Usaha Jasa meliputi jasa konstruksi, layanan keagenan 3. The Services Business Sector includes construction services,
untuk komponen dan/ atau material, serta perencanaan dan agency services for components and/or materials, and the
pengembangan produk dan sistem untuk bangunan gedung, planning and development of products and systems for buildings,
perumahan, bangunan industry dan pergudangan. housing, industrial buildings, and warehouses.
Page 174
174 Profil Perusahaan I Company Profile
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Capital Structure and Shareholder Composition
Saham
Struktur permodalan serta susunan pemegang saham PT Wijaya The capital structure and shareholder composition of PT Wijaya
Karya Pracetak Gedung per tanggal 31 Desember 2025 adalah Karya Pracetak Gedung as of December 31, 2025, are as follows:
sebagai berikut:
Kepemilikan Saham per 31 Desember 2025
Pemegang Saham Share Ownership as of December 31, 2025
Shareholders Jumlah Saham Persentase Kepemilikan % Rupiah Penuh (Rp)
Number of Shares Percentage of Ownership % Full Rupiah (Rp)
Modal Dasar 2.000.000.000 200.000.000.000
Authorized Capital
Modal ditempatkan dan Disetor Penuh:
Issued and Fully Paid-Up Capital:
PT Wijaya Karya Beton Tbk 255.000.000 51 25.500.000.000
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung 245.000.000 49 24.500.000.000
Tbk
Jumlah
Total
500.000.000 100 50.000.000.000
Saham dalam Portepel 1.500.000.000 150.000.000.000
Shares in Portfolio
PT Patra Wijaya Realtindo
Profil Singkat PT Patra Wijaya Realtindo Brief Profile of PT Patra Wijaya Realtindo
Pendirian PT Patra Wijaya Realtindo Establishment of PT Patra Wijaya Realtindo
PT Patra Wijaya Realtindo (selanjutnya disebut PWR) didirikan pada PT Patra Wijaya Realtindo (hereinafter referred to as PWR) was
tanggal 7 Agustus 2019 berdasarkan Akta Pendirian Nomor 67, yang established on August 7, 2019, based on Deed of Establishment
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
dibuat di hadapan Jose Dima Satria, SH., M.Kn., Notaris di Jakarta. Number 67, drawn up before Jose Dima Satria, SH., M.Kn., Notary
Akta pendirian ini telah mendapatkan persetujuan dari Menteri in Jakarta. This deed of establishment was approved by the Minister
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia through
Keputusan Nomor: AHU-0041018.AH.01.01.Tahun 2019 tertanggal Decree Number: AHU-0041018.AH.01.01.Tahun 2019 dated August
19 Agustus 2019. 19, 2019.
Perseroan, bersama PT Wijaya Karya Realty (WIKA Realty) dan The Company, together with PT Wijaya Karya Realty (WIKA
PT Patra Jasa, membentuk sebuah perusahaan patungan (Joint Realty) and PT Patra Jasa, formed a joint venture (JV) with a 10%
Venture/JV) dengan komposisi kepemilikan saham sebesar 10% shareholding for the Company, while the remainder was held by PT
untuk Perseroan, sementara sisanya dimiliki oleh PT Patra Jasa dan Patra Jasa and WIKA Realty. The establishment of PT Patra Wijaya
WIKA Realty. Pembentukan PT Patra Wijaya Realtindo bertujuan Realtindo aimed to optimize PT Patra Jasa’s assets.
untuk mengoptimalkan aset PT Patra Jasa.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Bidang Usaha Business Field
PT Patra Wijaya Realtindo merupakan perusahaan yang bergerak PT Patra Wijaya Realtindo is a company engaged in the construction,
di bidang pembangunan, developer, dan properti. development, and property sectors.
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Capital Structure and Shareholder Composition
Saham
Struktur permodalan serta susunan pemegang saham PT Patra PT Patra Wijaya Realtindo’s capital structure and shareholder
Wijaya Realtindo per tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai composition as of December 31, 2025, are as follows:
berikut:
Page 175
175
Kepemilikan Saham per 31 Desember 2025
Pemegang Saham Share Ownership as of December 31, 2025
Shareholders Jumlah Saham Persentase Kepemilikan % Rupiah Penuh (Rp)
Number of Shares Percentage of Ownership % Full Rupiah (Rp)
Modal Dasar 50.000 50.000.000.000
Modal ditempatkan dan Disetor Penuh:
Issued and Fully Paid-Up Capital:
PT Patra Jasa 7.500 60,00 7.500.000.000
PT Wijaya Karya Realty 3.750 30,00 3.750.000.000
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 1.250 10,00 1.250.000.000
Jumlah
Total
12.500 100 12.500.000.000
Saham dalam Portepel 37.500 37.500.000.000
Shares in Portfolio
PT Wijaya Karya Bitumen
Profil Singkat PT Wijaya Karya Bitumen Brief Profile of PT Wijaya Karya Bitumen
Pendirian PT Wijaya Karya Bitumen Establishment of PT Wijaya Karya Bitumen
PT Wijaya Karya Bitumen (selanjutnya disebut WIKA Bitumen), PT Wijaya Karya Bitumen (hereinafter referred to as WIKA Bitumen),
sebelumnya bernama PT Sarana Karya (Persero), didirikan formerly known as PT Sarana Karya (Persero), was established based
berdasarkan Akta Notaris Imas Fatimah, S.H., Nomor 1 tanggal on Notarial Deed No. 1 of Imas Fatimah, S.H., dated September
1 September 1984. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri 1, 1984. This deed of establishment was ratified by the Minister of
Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor Justice of the Republic of Indonesia through Decree No. C2-931.
C2-931.HT.01.01.TH.1986 tanggal 7 Februari 1986. HT.01.01.TH.1986 dated February 7, 1986.
Berdasarkan Akta Nomor 83 tanggal 30 Juni 2014 yang dibuat oleh Based on Deed No. 83 dated June 30, 2014, drawn up by M. Nova
M. Nova Faisal, S.H., Notaris di Jakarta, PT Sarana Karya (Persero) Faisal, S.H., a Notary in Jakarta, PT Sarana Karya (Persero) officially
resmi berubah nama menjadi PT Wijaya Karya Bitumen. Perubahan changed its name to PT Wijaya Karya Bitumen. This amendment
anggaran dasar ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak to the articles of association was approved by the Minister of Law
Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor and Human Rights of the Republic of Indonesia through Decree
AHU- 05084.40.20.2014 tanggal 7 Juli 2014. Number AHU-05084.40.20.2014 dated July 7, 2014.
WIKA Bitumen memulai kegiatan operasional secara komersial WIKA Bitumen commenced its commercial operations in 2013.
pada tahun 2013
Bidang Usaha Business Field
PT Wijaya Karya Bitumen merupakan perusahaan yang bergerak PT Wijaya Karya Bitumen is a company engaged in the exploration,
di bidang eksplorasi, eksploitasi, pengolahan batuan aspal dan exploitation, and processing of asphalt rock and all bitumen, both
semua bitumen, baik padat maupun cair termasuk perdagangan solid and liquid, including the trading and transportation of asphalt
dan pengangkutan hasil produksi aspal. products.
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Capital Structure and Shareholder Composition
Saham
Struktur permodalan serta susunan pemegang saham PT Wijaya The capital structure and shareholder composition of PT Wijaya
Karya Bitumen per tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai Karya Bitumen as of December 31, 2025, are as follows:
berikut:
Page 176
176 Profil Perusahaan I Company Profile
Kepemilikan Saham per 31 Desember 2025
Pemegang Saham Share Ownership as of December 31, 2025
Shareholders Jumlah Saham Persentase Kepemilikan % Rupiah Penuh (Rp)
Number of Shares Percentage of Ownership % Full Rupiah (Rp)
Modal Dasar 570.000 570.000.000.000
Authorized Capital
Modal ditempatkan dan Disetor Penuh:
Issued and Fully Paid-Up Capital:
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 257.862 99,39 257.862.000.000
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung 1.594 0,61 1.594.000.000
Tbk
Jumlah
Total
259.456 100 259.456.000.000
Saham dalam Portepel 310.544 310.544.000.000
Shares in Portfolio
VENTURA BERSAMA ATAU KERJA SAMA OPERASI JOINT VENTURE OR JOINT OPERATION (JO)
(KSO)
Perseroan mengklasifikasikan pengaturan bersama sebagai ventura The Company classifies joint arrangements as joint ventures,
bersama, yaitu pengaturan di mana para pihak yang memiliki i.e., arrangements in which the parties having joint control of the
pengendalian bersama atas pengaturan tersebut memiliki hak atas arrangement have rights to the net assets of the venture. These
aset neto dari ventura tersebut. Pihak-pihak ini disebut sebagai parties are referred to as joint venturers.
venturer bersama.
Venturer bersama mengakui kepentingannya dalam ventura bersama Joint venturers recognize their interests in joint ventures as
sebagai investasi, yang dicatat menggunakan metode ekuitas sesuai investments, which are accounted for using the equity method in
dengan standar akuntansi yang berlaku. accordance with applicable accounting standards.
Per 31 Desember 2025, Perseroan secara konsolidasi mencatat As of December 31, 2025, the Company recorded its investment in
investasi pada ventura bersama dengan rincian sebagai berikut: joint ventures on a consolidated basis as follows:
Saldo Akhir
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Investasi
Laba (Rugi)
Ventura
Porsi Tahun Berjalan Aset
Bersama
Ventura Bersama/KSO Proyek Kepemilikan Status (Rp Juta) (Rp Juta)
(Rp Juta)
Joint Venture/JO Project Ownership Status Profit (Loss) for Assets
Ending Balance
Portion the Year (Rp Million
of Joint Venture
(Rp Million)
Investment
(Rp Million)
PT Wijaya Karya Bangunan KSO BENHIL 30% : 70% Terminasi 2,417,569 686,090,256 16,485,644,272
Gedung Tbk : PT Shimizu HOTEL SERVICE (Selesai)
Corporation APARTEMENT
PT Wijaya Karya Bangunan KSO PMJ LAND 55% : 45% Berjalan 2,965,835,186 6,169,695,712 59,089,792,419
Gedung Tbk : PT Jaya
Konstruksi
PT Wijaya Karya Bangunan KSO VENUE PON 55% : 45% Selesai 801,052 11,096,472,552 75,810,755,286
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Gedung Tbk : PT Nindya ACEH
Karya
PT Wijaya Karya Bangunan KSO BMKG 2 90% : 10% Selesai 10,507,265,017 - 38,073,417,807
Gedung Tbk : PT Wijaya
Karya Tbk
PT Wijaya Karya Bangunan KSO TELKOM 70% : 30% Selesai 4,528,782,476 - 14,233,226,976
Gedung Tbk : PT Pelitamaju LANDMARK TOWER
Multiswakarsa
PT Wijaya Karya Bangunan KSO BI MANOKWARI 60% : 40% Selesai (2,152,091,564) 775,539,467 34,489,574,381
Gedung Tbk : PT Wijaya
Karya Tbk
Page 177
177
Saldo Akhir
Investasi
Laba (Rugi)
Ventura
Porsi Tahun Berjalan Aset
Bersama
Ventura Bersama/KSO Proyek Kepemilikan Status (Rp Juta) (Rp Juta)
(Rp Juta)
Joint Venture/JO Project Ownership Status Profit (Loss) for Assets
Ending Balance
Portion the Year (Rp Million
of Joint Venture
(Rp Million)
Investment
(Rp Million)
PT Wijaya Karya Bangunan PROYEK 60% : 40% Selesai 72,105,432 72,105,434 52,819,326,861
Gedung Tbk : PT Wijaya PEMBANGUNAN
Karya Tbk GEDUNG 1 DAN 2
ITB INNOVATION
PARK (IIP) BANDUNG
TEKNOPOLIS
PT Wijaya Karya Bangunan KSO KAHURIPAN - 60% : 40% Berjalan 113,640,280 184,112,024,127 257,543,059,075
Gedung Tbk : PT Mutiara PROSPERO
Masyhur Sejahtera
PT Wijaya Karya Bangunan KSO PEMBANGUNAN 65% : 35% Selesai 45,609,056 373,156,905 31,606,852,184
Gedung Tbk : PT Brantas HUNIAN PEKERJA
Abipraya TNI (IKN)
PT Wijaya Karya Bangunan KSO DKUT GRESIK 40% : 60% Berjalan 6,432,540,488 3,867,559,677 113,492,433,759
Gedung Tbk : PT Adhi
PT Wijaya Karya Bangunan KSO PEMBANGUNAN 70% : 30% Selesai 259,496,807 628,772,195 65,468,820,243
Gedung Tbk : PT Apik HUNIAN PEKERJA
KONSTRUKSI 2 (IKN)
PT Wijaya Karya Bangunan KSO GEREJA 60% : 40% Berjalan 17,697,977,676 - 234,690,586,885
Gedung Tbk : PT Brantas BASILIKA
Abipraya
PT Wijaya Karya Bangunan GEDUNG DPR II IKN 50% : 35% : Berjalan - 387,360,870,321
Gedung Tbk : PT Nindya 15%
Karya : PT Wijaya Karya Tbk
PT Wijaya Karya Bangunan MESS 70% : 30% Berjalan 1,993,952,967 - 35,306,766,212
Gedung Tbk : PT FYP Karya TRANSMIGRASI
Perdana PATRIOT
PT Wijaya Karya Bangunan SEKOLAH RAKYAT 30% : 40% : Berjalan 10,746,773 10,746,773 175,383,632,441
Gedung Tbk : PT Wijaya JAWA TENGAH 30%
Karya Tbk : PT Apik
PT Wijaya Karya Bangunan SEKOLAH RAKYAT 15% : 45% : Berjalan -
Gedung Tbk : PT Wijaya KALBAR 40%
Karya Tbk : PT Cipta
Sentosa
Page 178
178 Profil Perusahaan I Company Profile
Kronologis Penerbitan dan/atau Pencatatan Saham
Chronology Of Shares Issuance And/Or Listing
PENAWARAN UMUM PERDANA SAHAM INITIAL PUBLIC OFFERING OF SHARES
Pada tahun 2017, Perseroan melaksanakan Penawaran Umum In 2017, the Company conducted an Initial Public Offering (IPO) on
Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek the Indonesia Stock Exchange. The Company’s IPO was declared
Indonesia. Perseroan telah dinyatakan efektif berdasarkan Surat effective based on the Decree of Board of Commissioners of Financial
Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. Services Authority No. S-444/D.04/2017 dated November 20, 2017.
S-444/D.04/2017 tanggal 20 November 2017. Saham Perseroan The Company’s shares were subsequently listed on the Indonesia
kemudian tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 30 Stock Exchange on November 30, 2017, under the ticker code
November 2017 dengan kode saham WEGE. WEGE.
Dalam Penawaran Umum Perdana Saham ini, Perseroan menerbitkan In this Initial Public Offering, the Company issued 2,872,000,000
sebanyak 2.872.000.000 saham biasa atas nama, yang seluruhnya registered common shares, all of which were New Shares issued
merupakan Saham Baru yang diterbitkan dari portepel Perseroan. from the Company’s portfolio. The Company’s shares have a par
Saham Perseroan memiliki nilai nominal Rp100,- per saham dan value of Rp100 per share and represent 30.00% of the Company’s
mewakili 30,00% dari modal ditempatkan dan disetor penuh issued and fully paid-up capital after the Initial Public Offering. The
Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham. Harga Offering Price was set at Rp290 per share, bringing the total offering
Penawaran ditetapkan sebesar Rp290,- per saham, sehingga total value to Rp832,880,000,000.
nilai penawaran mencapai Rp832.880.000.000.
KRONOLOGIS PENAWARAN CHRONOLOGY OF INITIAL PUBLIC OFFERING
UMUM PERDANA SAHAM
Secara ringkas, berikut adalah kronologis pelaksanaan Penawaran The following is a brief chronology of the Company’s Initial Public
Umum Perdana Saham Perseroan. Offering.
Jumlah Saham Yang Ditawarkan 2.872.000.000 lembar saham
Number of Shares Offered 2,872,000,000 shares
Persentase Penawaran Umum Perdana Saham 30,00%
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Percentage of Initial Public Offering 30.00%
Nilai Nominal Rp100,- per saham
Nominal Value Rp100 per share
Harga Penawaran Rp290,- per saham
Offering Price Rp290 per share
Jumlah Nilai Penawaran Umum Perdana Saham 20 November 2017
Total Initial Public Offering Amount November 20, 2017
Tanggal Efektif 22 - 24 November 2017
Effective Date November 22-24, 2017
Tanggal Penjatahan 28 November 2017
Allotment Date November 28, 2017
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan 29 November 2017
Subscription Refund Date November 29, 2017
Tanggal Distribusi Saham Secara Elektronik 29 November 2017
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Electronic Share Distribution Date November 29, 2017
Tanggal Pencatatan Saham pada Bursa Efek Indonesia 30 November 2017
Share Listing Date on the Indonesia Stock Exchange November 30, 2017
Page 179
179
STRUKTUR PERMODALAN DAN CAPITAL STRUCTURE AND SHAREHOLDERS
PEMEGANG SAHAM
Dengan terjualnya seluruh saham yang ditawarkan dalam Penawaran With the sale of all shares offered in the Initial Public Offering (IPO),
Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO), struktur modal the Company’s capital structure and shareholder composition, both
saham dan susunan pemegang saham Perseroan, baik sebelum before and after the Initial Public Offering, are as follows:
maupun setelah pelaksanaan Penawaran Umum Perdana Saham
adalah sebagai berikut :
Sebelum Penawaran Umum Perdana Saham Setelah Penawaran Umum Perdana Saham
Before Initial Public Offering After Initial Public Offering
Jumlah Jumlah
Keterangan Persentase Persentase
Saham Jumlah Nilai Saham Jumlah Nilai
Description Kepemilikan Kepemilikan
(lembar) Nominal (lembar) Nominal
Percentage of Percentage of
Number Nominal Value Number Nominal Value
Ownership Ownership
of Shares (Rp) of Shares (Rp)
(%) (%)
(shares) (shares)
Modal Dasar 12.000.000.000 1.200.000.000.000 12.000.000.000 1.200.000.000.000
Authorized Capital
Modal Ditempatkan dan
Disetor
Issued and Paid-Up Capital
WIKA 6.633.000.000 663.300.000.000 99,00 6.633.000.000 663.300.000.000 69,30
Koperasi Karyawan WIKA 67.000.000 6.700.000.000 1,00 67.000.000 6.700.000.000 0,70
WIKA Employee
Cooperative
Publik - - - 2.872.000.000 287.200.000.000 30,00
Public
Jumlah Modal
Ditempatkan dan Disetor
Total Issued and Paid-Up
6.700.000.000 670.000.000.000 100,00 9.572.000.000 957.200.000.000 100,00
Capital
Saham Dalam Portepel 5.300.000.000 530.000.000.000 2.428.000.000 242.800.000.000
Shares in Portfolio
*Dengan Nilai Nominal Rp100,- (seratus Rupiah) setiap Saham
*With a nominal value of Rp100,- (one hundred Rupiah) per Share
Kronologis Penerbitan dan/atau
Pencatatan Efek Lainnya
Chronology of Issuance and/or Listing of Other Securities
Hingga periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Until the period ending December 31, 2025, the Company did not
Perseroan tidak menerbitkan efek lainnya. Oleh karena itu, Perseroan issue any other securities. Therefore, the Company does not provide
tidak menyajikan informasi terkait efek tersebut, termasuk nama, information related to these securities, including the name, year of
tahun penerbitan, tingkat bunga/imbalan, tanggal jatuh tempo, nilai issuance, interest rate/yield, maturity date, offering value, name of
penawaran, nama bursa tempat efek dicatatkan, peringkatnya, the exchange where the securities are listed, their rating, or other
maupu informasi lain yang perlu disampaikan terkait efek tersebut. information required to be disclosed regarding these securities.
Page 180
180 Profil Perusahaan I Company Profile
Lembaga dan/atau Profesi Penunjang
Supporting Institutions and/or Professionals
AKUNTAN PUBLIK DAN KANTOR PUBLIC ACCOUNTANTS AND
AKUNTAN PUBLIK PUBLIC ACCOUNTING FIRM
Kantor Akuntan Publik (KAP) KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar Dan Rekan
Public Accounting Firm (KAP) KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar and Partners
Akuntan Publik (AP) Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar
Public Accountant (AP)
Alamat 2025
Address
Periode Penugasan 01 November 2025 - 23 Februari 2026
Assignment Period November 1, 2025 - February 23, 2026
Jasa Yang Diberikan Audit umum atas Laporan Keuangan WEGE, dan Konsolidasian untuk Tahun Buku yang berakhir 31
Services Provided Desember 2025
Reviu atas Evaluasi Kinerja (Key Performance Indicator) PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk untuk
Tahun Buku yang berakhir tanggal 31
Desember 2025
Audit Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan dan Pengendalian Intern sebagai wujud
penerapan Pernyataan Standar Auditing (PSA) No. 62 untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025
General Audit of WEGE's Financial Statements and Consolidated Financial Statements for the Fiscal Year
Ended December 31, 2025
Review of the Performance Evaluation (Key Performance Indicators) of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung
Tbk for the Fiscal Year Ended December 31, 2025
Audit of Compliance with Laws and Regulations and Internal Control as a manifestation of the
implementation of Statement on Auditing Standards (PSA) No. 62 for the year ended December 31, 2025
Jasa Lain yang Diberikan -
Other Services Provided
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Biaya Jasa (Fee) Rp. 470.000.000
Fee
PERDAGANGAN DAN PENCATATAN SAHAM STOCK TRADING AND LISTING
Nama PT Bursa Efek Indonesia (BEI)
Name Indonesia Stock Exchange (IDX)
Alamat Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia Tel: +62 21
Address 515 0515
Fax: +62 21 515 4153
Website: www.idx.co.id
E-mail: listing@idx.co.id
Indonesia Stock Exchange Building, Tower 1, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia. Tel:
+62 21 515 0515
Fax: +62 21 515 4153
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Website: www.idx.co.id
E-mail: listing@idx.co.id
Jasa Yang Diberikan Biaya pencatatan saham tahunan/Annual Listing Fee, dan informasi perdagangan.
Services Provided Annual Listing Fee and trading information.
Biaya Jasa (Fee) Rp250.000.000
Fee
Page 181
181
KUSTODIAN CUSTODIAN
Nama
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
Name
Alamat Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1, Lantai 5 Jl. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia
Address Tel: +62 21 515 2855
Fax: +62 21 529 91199
Website: www.ksei.co.id
E-mail: helpdesk@ksei.co.id
Indonesia Stock Exchange Building, Tower 1, 5th Floor, Jl. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia
Tel: +62 21 515 2855
Fax: +62 21 529 91199
Website: www.ksei.co.id
E-mail: helpdesk@ksei.co.id
Jasa Yang Diberikan Menyediakan jasa untuk mengadministrasikan Efek yang telah dikeluarkan, dan penyedia layanan jasa
Services Provided penyimpanan dan penyelesaian transaksi efek serta distribusi hasil aksi korporasi.
Provides services for administering issued securities, as well as providing custody and settlement services
for securities transactions, and distributing proceeds from corporate actions.
Biaya Jasa (Fee) Rp10.000.000
Fee
BIRO ADMINISTRASI EFEK SHARE REGISTRAR
Nama
PT Datindo Entrycom
Name
Alamat Jl. Hayam Wuruk No. 28 Jakarta 10120, Indonesia
Address Tel: +62 21 350 8077
Fax: +62 21 350 8078
E-mail: dm@datindo.com
Jl. Hayam Wuruk No. 28 Jakarta 10120, Indonesia
Tel: +62 21 350 8077
Fax: +62 21 350 8078
E-mail: dm@datindo.com
Jasa Yang Diberikan Pencatatan Daftar Pemegang Saham dan Jasa Administrasi di Pasar Modal
Services Provided Shareholder Registration and Capital Market Administration Services
Biaya Jasa (Fee) Rp40.000.000
Fee
NOTARIS NOTARY
Nama
Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto, S.H
Name
Alamat Jakarta Timur
Address East Jakarta
Jasa Yang Diberikan Memberikan legitimasi hukum terhadap keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan (RUPS
Services Provided Perseroan), menjamin kepatuhan prosedural RUPS Perseroan, menghasilkan akta otentik sebagai alat bukti
yang sah pada RUPS Perseroan.
Provides legal legitimacy to resolutions of the Company’s General Meeting of Shareholders (GMS), ensures
procedural compliance with the Company’s GMS, and produces an authentic deed as valid evidence at the
Company’s GMS.
Biaya Jasa (Fee) RUPS Rp45.000.000
GMS Fee
Page 182
182 Profil Perusahaan I Company Profile
Informasi pada Website Perusahaan
Information on The Company Website
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 183
183
Perseroan menyediakan situs web resmi yang dapat diakses dengan The Company provides an official website that is easily accessible
mudah oleh seluruh pemangku kepentingan melalui alamat www. to all stakeholders at www.wikagedung.co.id. The existence of this
wikagedung.co.id. Keberadaan situs web ini merupakan wujud website demonstrates the Company’s commitment to information
komitmen Perseroan terhadap keterbukaan informasi, sehingga transparency, ensuring that all stakeholders can access the latest
seluruh pemangku kepentingan dapat mengakses informasi terkini information regarding the Company in a transparent and accurate
terkait Perseroan secara transparan dan akurat. manner.
Situs web resmi Perseroan disusun sesuai dengan ketentuan The Company’s official website is prepared in accordance with
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 8/POJK.04/2015 the provisions of Financial Services Authority Regulation (POJK)
tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik. Situs ini disajikan No. 8/POJK.04/2015 concerning Websites for Issuers or Public
dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dan Companies. This website is presented in two languages, Indonesian
telah memenuhi amanat Pasal 6 POJK No. 8/POJK.04/2015, yang and English, and meets the mandate of Article 6 of POJK No. 8/
mengharuskan penyampaian informasi yang mencakup, antara lain: POJK.04/2015, which requires the disclosure of information that
includes, among other things:
1. Informasi Umum Emiten atau Perusahaan Publik; 1. General Information on Issuers or Public Companies;
2. Informasi bagi Pemodal atau Investor; 2. Information for Investors;
3. Informasi Tata Kelola Perusahaan; dan 3. Corporate Governance Information; and
4. Informasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. 4. Corporate Social Responsibility Information.
Dengan adanya situs web ini, Perseroan berkomitmen untuk With this website, the Company is committed to providing an
menyediakan saluran komunikasi yang efektif, guna memfasilitasi effective communication channel to facilitate stakeholders’ access
pemangku kepentingan dalam mengakses informasi yang relevan, to relevant, comprehensive information that adheres to the principles
komprehensif, dan sesuai dengan prinsip keterbukaan informasi. of information transparency.
TABEL KETERBUKAAN INFORMASI INFORMATION DISCLOSURE ON
PADA SITUS WEB PERUSAHAAN THE COMPANY’S WEBSITE
Nama Kanal Konten
Channel Name Content
Info Perusahaan • Tentang Kami • About Us
Company Info • Visi, Misi dan Nilai Perusahaan • Vision, Mission, and Corporate Values
a. Visi dan Misi a. Vision and Mission
b. Nilai Perusahaan b. Corporate Values
• Struktur Perusahaan • Company Structure
a. Struktur Group Perusahaan a. Company Group Structure
b. Struktur Organisasi Perusahaan b. Company Organizational Structure
• Manajemen • Management
a. Direksi a. Board of Directors
b. Dewan Komisaris b. Board of Commissioners
• Sambutan Direktur Utama • Message from the President Director
• Sekretaris Perusahaan • Corporate Secretary
• Penghargaan dan Sertifikasi • Awards and Certifications
• Alamat dan Informasi Kontak • Address and Contact Information
Lini Bisnis 1. Konstruksi 1. Construction
Lines of Business a. Lingkup Usaha a. Scope of Business
b. Proyek Berjalan b. Ongoing Projects
c. Proyek Selesai c. Completed Projects
2. Investasi dan Konsesi 2. Investment and Concessions
a. Lingkup Usaha a. Scope of Business
b. Proyek Berjalan b. Ongoing Projects
c. Proyek Selesai c. Completed Projects
3. Modular 3. Modular
a. Lingkup Usaha a. Scope of Business
b. Proyek Berjalan b. Ongoing Projects
c. Proyek Selesai c. Completed Projects
4. Pracetak Gedung 4. Precast Buildings
a. Lingkup Usaha a. Scope of Business
b. Proyek Berjalan b. Ongoing Projects
c. Proyek Selesai c. Completed Projects
Page 184
184 Profil Perusahaan I Company Profile
Nama Kanal Konten
Channel Name Content
Keberlanjutan • Tanggung Jawab Sosial Perusahaan • Corporate Social Responsibility
Sustainability • Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan • Occupational Safety, Health, and Environment
• Human Capital • Human Capital
• Tata Kelola Perusahaan • Corporate Governance
Investor • Informasi Perseroan 1. Company Information
Investors a. Tentang Kami a. About Us
b. Dewan Komisaris b. Board of Commissioners
c. Direksi c. Board of Directors
• nformasi Finansial 2. Financial Information
a. Laporan Keuangan a. Financial Statements
b. Ikhtisar Keuangan b. Financial Highlights
c. Presentasi Perseroan c. Company Presentation
d. Laporan Tahunan d. Annual Report
e. Prospektus e. Prospectus
• Tata Kelola Perusahaan 3. Corporate Governance
a. Rapat Umum Pemegang Saham a. General Meeting of Shareholders
b. Struktur dan Kebijakan GCG b. GCG Structure and Policies
c. Kode Etik c. Code of Conduct
d. Komite Audit dan Risiko d. Audit and Risk Committee
e. Komite Nominasi dan Remunerasi e. Nomination and Remuneration Committee
f. Sistem Pelaporan Pelanggaran f. Whistleblowing System
• Keterbukaan Informasi 4. Information Disclosure
a. Pengumuman Emiten a. Issuer Announcements
b. Update Investor b. Investor Updates
• Informasi Saham 5. Stock Information
a. Grafik Interaktif a. Interactive Charts
b. Harga Historis b. Historical Prices
c. Fundamental Saham c. Stock Fundamentals
d. Struktur Pemegang Saham d. Shareholder Structure
e. Informasi Dividen e. Dividend Information
• Permintaan Informasi 6. Information Requests
a. Pemberitahuan Email a. Email Notifications
b. Daftar Analis b. Analyst List
c. Unduh Dokumen c. Document Downloads
d. Kontak Invetsor Relation (IR) d. Investor Relations (IR) Contact
Media • Media • Media
Media e. Berita a. News
f. Siaran Pers b. Press Releases
g. Presentasi c. Presentations
h. Ebook d. Ebooks
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
i. Kliping e. Clippings
j. Infografis f. Infographics
• Press Kit • Press Kits
k. 1. Logo WIKA Gedung g. WIKA Building Logo
l. 2. Logo Produk h. Product Logos
m. 3. Profil Perusahaan i. Company Profiles
n. 4. Video Profil j. Profile Videos
o. 5. Print Ads k. Print Ads
p. 6. Protokoler l. Protocols
• Kegiatan Pers • Press Activities
• Video Terkait • Videos
Good Corporate Governance • Ikhtisar • Overview
(GCG) • Komitmen GCG • GCG Commitment
• Struktur GCG • GCG Structure
• Pedoman GCG • GCG Guidelines
• Manajemen Risiko • Risk Management
• Whistle Blowing dan Gratifikasi • Whistleblowing and Gratification
• Pengadaan • Procurement
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
• Piagam Komite Audit • Audit Committee Charter
• Sistem Manajemen Anti Penyuapan • Anti-Bribery Management System
• Peta GCG • GCG Map
• Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal • Capital Market Supporting Institutions and Professions
• ACGS (ASEAN Corporate Governance Scorecard) • ACGS (ASEAN Corporate Governance Scorecard)
• Anggaran Dasar Perusahaan • Company Articles of Association
Building Information Modeling • Building Information Modeling • Building Information Modeling
(BIM) • Implementasi Building Information Modeling • Building Information Modeling Implementation
• Sertifikasi Building Information Modeling • Building Information Modeling Certification
Karir • Berkarir Bersama Kami • Career With Us
Career • Our People • Our People
Hubungi Kami Hubungi Kami
Contact Us Contact Us
Page 185
185
Situs web Perseroan juga telah memenuhi kriteria yang ditetapkan The Company’s website has also met the criteria set out in the
dalam Annual Report Award, antara lain: Annual Report Award, including:
Uraian Ketersediaan Keterangan
Description Availability Remarks
Informasi pemegang saham sampai dengan pemilik akhir √
individu
https://investor.wikagedung.co.id/shareholdings.html
Information on Shareholder Down to the Individual
Ultimate Owner
Isi Kode Etik √
https://www.wikagedung.co.id/gcg/pedoman-gcg
Contents of the Code of Conduct
Informasi Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) √
https://investor.wikagedung.co.id/gms.html
General Meeting of Shareholders (GMS) Information
Struktur Grup Perusahaan √ https://www.wikagedung.co.id/info-perusahaan/
Company Group Structure struktur-perusahaan?q=struktur-group-perusahaan
Analisis Kinerja Keuangan v
https://investor.wikagedung.co.id/financials.html
Financial Performance Analysis
Laporan keuangan tahunan terpisah (5 tahun terakhir) √
https://investor.wikagedung.co.id/financials.html
Separate Annual Financial Statements (last 5 years)
Profil Dewan Komisaris dan Direksi √ https://www.wikagedung.co.id/info-perusahaan/
Profile of Board of Commissioners and Board Directors manajemen?q=dewan-komisaris
https://www.wikagedung.co.id/info-perusahaan/
manajemen?q=dewan-komisaris
Piagam/Charter Dewan Komisaris, Direksi, Komite- √
komite, dan Unit Audit Internal
https://www.wikagedung.co.id/gcg/pedoman-gcg
Charter of Board of Commissioners, Board of Directors,
Committees, and Internal Audit Unit
√ = tersedia pada situs web Perusahaan available/on the Company website
x = belum tersedia pada situs web Perusahaan/not yet available on the Company website
Page 186
Tinjauan Pendukung Bisnis Business Supporting Review
Page 187
“Sinergi antara sumber daya manusia yang unggul dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci dalam mendorong inovasi serta meningkatkan daya saing Perseroan secara berkelanjutan.” “The synergy between superior human capital and technology utilization is key to driving innovation and enhancing the Company’s competitiveness in a sustainable manner.”
Page 188
188
Teknologi Informasi
Information Technology
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Teknologi Informasi (TI) memegang peran strategis dalam mendukung Information Technology (IT) plays a strategic role in supporting
operasional dan pertumbuhan Perseroan, khususnya dalam the Company’s operations and growth, particularly in enhancing
meningkatkan efisiensi, akurasi, serta keamanan data. Seiring dengan efficiency, accuracy, and data security. In line with the acceleration
akselerasi transformasi digital, Perseroan secara berkelanjutan of digital transformation, the Company continuously invests in
melakukan investasi pada sistem dan infrastruktur TI untuk IT systems and infrastructure to optimize business processes,
mengoptimalkan proses bisnis, memperkuat pengambilan keputusan strengthen data-driven decision-making, and improve service quality
berbasis data, serta meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh for all stakeholders. The implementation of integrated IT not only
pemangku kepentingan. Penerapan TI yang terintegrasi tidak hanya drives internal productivity but also strengthens the Company’s
mendorong produktivitas internal, tetapi juga memperkuat daya competitiveness in the construction industry.
saing Perseroan di industri konstruksi.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Perseroan berkomitmen As part of its long-term strategy, the Company is committed to
untuk terus meningkatkan keunggulan kompetitif dan efisiensi kerja continuously improving its competitive advantage and work efficiency
melalui pemanfaatan TI yang inovatif dan adaptif. Komitmen tersebut through the utilization of innovative and adaptive IT. This commitment
didukung oleh optimalisasi peran sumber daya manusia yang memiliki is supported by optimizing the role of human capital with specialized
kompetensi khusus di bidang TI dalam melakukan pengendalian dan competencies in IT to manage and supervise systems, as well
pengawasan sistem, serta penerapan pengembangan teknologi yang as applying technology development that responds to dynamic
responsif terhadap kebutuhan bisnis yang dinamis. business needs.
Page 189
Fungsi Penunjang Bisnis I Fungsi Penunjang Bisnis 189
Pengelolaan dan pengembangan TI Perseroan dilaksanakan secara The management and development of the Company’s IT are carried
terarah dengan mengacu pada visi dan misi dalam membangun out in a structured manner, referring to its vision and mission in
ekosistem TI yang terintegrasi. Strategi ini dirancang untuk building an integrated IT ecosystem. This strategy is designed to
meningkatkan efektivitas proses bisnis utama, fungsi manajerial, enhance the effectiveness of core business processes, managerial
serta fungsi pendukung, dengan tetap memperhatikan dinamika functions, and supporting functions, while taking into account
industri dan penerapan praktik terbaik yang berlaku. industry dynamics and the application of best practices.
VISI DAN MISI TEKNOLOGI INFORMASI INFORMATION TECHNOLOGY
VISION AND MISSION
Visi Vision
Mengembangkan Teknologi Informasi sebagai Pelayanan yang To develop Information Technology as an efficient, effective,
Efisien, Efektif, Inovatif, dan Selaras dengan Proses Bisnis innovative service that is aligned with the Company’s business
Perusahaan dengan Menerapkan Keamanan Digital. processes while implementing digital security.
Misi Mission
1. Eksploitasi dan eksplorasi benefit atas improvement proses 1. Exploitation and Exploration of Benefits from IT-Based
bisnis berbasis TI Business Process Improvements
Identifikasi eksploitasi dan eksplorasi potensi benefit Identifying and exploring the potential benefits of IT
implementasi TI untuk meningkatkan kualitas proses bisnis, implementation to improve the quality of business processes,
dalam rangka penurunan risiko bisnis, peningkatan efisiensi reduce business risks, increase cost efficiency, enhance product
biaya, peningkatan mutu produk atau cara bisnis baru yang quality, or create more effective business methods.
lebih efektif.
2. Penyediaan Layanan Sistem Informasi Terintegrasi 2. Provision of Integrated Information System Services
Menyediakan layanan sistem informasi yang terintegrasi untuk Providing integrated information system services to support
mendukung proses bisnis manajemen, proses bisnis utama management processes, core business processes, and
dan proses bisnis pendukung, merujuk kepada perkembangan supporting business processes, in line with business dynamics
dinamika bisnis dan benchmarking industry. and industry benchmarking.
3. Infrastruktur yang Aman dan Andal 3. Secure and Reliable Infrastructure
Menyediakan layanan jaringan komunikasi, data center/disaster Providing secure and reliable communication networks, data
recovery center yang aman dan andal melalui adopsi platform centers, and disaster recovery centers through the adoption
teknologi yang memperhatikan aspek keberlangsungan layanan of technology platforms that consider service continuity and
dan skalabilitas beban ke depan. future scalability.
4. Peningkatan kematangan Tata Kelola TI dan Data 4. Enhancement of IT and Data Governance Maturity
Meningkatkan kematangan atau kapabilitas pengelolaan Improving the maturity or capability of technology and data
teknologi dan data, dalam rangka pemenuhan kepatuhan management to meet regulatory compliance and support
regulasi dan kebutuhan pemenangan persaingan industri. competitiveness in the industry.
KEBIJAKAN TEKNOLOGI INFORMASI INFORMATION TECHNOLOGY POLICY
Perseroan telah menetapkan Kebijakan Pengamanan Informasi dan The Company has established Information Security and IT Service
Manajemen Layanan Teknologi Informasi sebagai pedoman dalam Management Policies as guidelines for managing data security and
pengelolaan keamanan data serta penyelenggaraan layanan teknologi delivering IT services to support smooth operations and protect the
informasi guna mendukung kelancaran operasional dan melindungi Company’s strategic information. All management and employees
informasi strategis Perseroan. Seluruh jajaran pimpinan dan karyawan are committed to safeguarding and protecting critical information
Perseroan berkomitmen untuk menjaga dan melindungi informasi belonging to customers, the Company, and employees.
kritikal milik pelanggan, Perseroan, maupun karyawan.
Penerapan kebijakan ini ditujukan untuk mendukung keberhasilan The implementation of these policies aims to support the success
seluruh unit bisnis Perseroan dengan memastikan perlindungan data of all business units by ensuring adequate data protection, reliable
yang memadai, keamanan operasional yang andal, serta kepatuhan operational security, and compliance with applicable laws and
terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. regulations. To provide optimal IT services aligned with business
Dalam rangka menyediakan layanan Teknologi Informasi (TI) yang needs, the Company manages IT functions through a competent
optimal dan selaras dengan kebutuhan bisnis, Perseroan mengelola and integrated IT management unit.
fungsi TI melalui unit pengelolaan TI yang kompeten dan terintegrasi.
Page 190
190
Untuk mewujudkan komitmen tersebut, Perseroan secara konsisten To realize this commitment, the Company consistently applies the
menerapkan prinsip-prinsip sebagai berikut: following principles:
1. Penggunaan perangkat lunak berlisensi secara legal di seluruh 1. The use of legally licensed software across all operational
lingkungan operasional Perseroan; environments;
2. Penerapan Sistem Manajemen Pengamanan Informasi yang 2. Implementation of an Information Security Management System
mengacu pada standar ISO 27001; referring to ISO 27001 standards;
3. Penerapan Sistem Manajemen Layanan Teknologi Informasi 3. Implementation of an IT Service Management System referring
yang mengacu pada standar ISO 20000-1; dan to ISO 20000-1 standards; and
4. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang 4. Compliance with laws and regulations related to Information
terkait dengan Sistem Manajemen Pengamanan Informasi dan Security Management Systems and IT Service Management
Sistem Manajemen Layanan Teknologi Informasi. Systems.
Tujuan keamanan informasi Perseroan ditetapkan, dipantau, dan The Company’s information security objectives are defined,
ditinjau secara berkala guna memastikan keselarasan dengan monitored, and periodically reviewed to ensure alignment with
kebutuhan bisnis Perseroan serta mendukung keberlanjutan business needs and to support operational sustainability. Information
operasional. Pengamanan informasi merupakan tanggung jawab security is the responsibility of all parties within the Company, while
seluruh pihak di lingkungan Perseroan, sementara manajemen IT service management is the responsibility of the IT management
layanan Teknologi Informasi (TI) menjadi tanggung jawab unit unit, covering planning, design, development, implementation, and
pengelola TI yang mencakup proses perencanaan, perancangan, operational processes.
pengembangan, implementasi, hingga operasional layanan TI.
Perseroan berkomitmen untuk melakukan perbaikan berkelanjutan The Company is committed to continuous improvement of
terhadap sistem manajemen keamanan informasi melalui its information security management system through process
penyempurnaan proses, peningkatan kompetensi karyawan enhancements, employee competency development through training
melalui program pelatihan, serta adopsi teknologi terkini. Kebijakan programs, and the adoption of the latest technologies. Information
pengamanan informasi dan manajemen layanan TI diberlakukan security and IT service management policies are implemented across
secara menyeluruh di seluruh unit kerja Perseroan, termasuk bagi all work units, including third parties collaborating with the Company.
pihak ketiga yang bekerja sama dengan Perseroan.
Kebijakan tersebut dievaluasi secara berkala untuk memastikan These policies are periodically evaluated to ensure their effectiveness
efektivitasnya dalam mendukung kebutuhan operasional serta in supporting operational needs and achieving the Company’s
pencapaian tujuan strategis Perseroan, dan dikomunikasikan serta strategic objectives, and are communicated and made available
tersedia bagi seluruh pemangku kepentingan. to all stakeholders.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
KERANGKA KERJA TATA KELOLA INFORMATION TECHNOLOGY
TEKNOLOGI INFORMASI GOVERNANCE FRAMEWORK
Perseroan menerapkan kerangka kerja tata kelola Teknologi Informasi The Company implements an IT governance framework based on
(TI) yang berlandaskan pada prinsip efektivitas, efisiensi, keamanan, the principles of effectiveness, efficiency, security, and compliance
serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan with applicable laws and industry standards. This framework is
standar industri yang berlaku. Kerangka kerja ini dirancang untuk designed to ensure that every IT initiative and investment aligns with
memastikan bahwa setiap inisiatif dan investasi TI selaras dengan the Company’s business strategy, supports operational sustainability,
strategi bisnis Perseroan, mendukung keberlanjutan operasional, and enhances competitiveness in the digital era. Through structured
serta meningkatkan daya saing Perseroan di era digital. Melalui governance aligned with best practices, the Company is committed
penerapan tata kelola TI yang terstruktur dan mengacu pada praktik to continuously developing a reliable, innovative, and adaptive IT
terbaik, Perseroan berkomitmen untuk terus mengembangkan ecosystem to support sustainable business growth.
ekosistem TI yang andal, inovatif, dan adaptif dalam mendukung
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Dalam kerangka tata kelola tersebut, Perseroan menetapkan Within this governance framework, the Company establishes
proses governansi yang mencakup identifikasi, pengelolaan, governance processes that include identifying, managing, and
dan pemantauan risiko-risiko utama di bidang TI, termasuk risiko monitoring key IT risks, including IT disruption, cybersecurity, and
gangguan layanan (IT disruption), keamanan siber (cyber security), disaster recovery readiness. These processes are implemented
serta kesiapan pemulihan bencana (disaster recovery). Proses ini through the establishment of policies, standards, and procedures
dilaksanakan melalui penetapan kebijakan, standar, dan prosedur governing IT incident management, protection against cyber threats,
yang mengatur pengelolaan insiden TI, perlindungan terhadap and mechanisms for ensuring IT service continuity.
ancaman siber, serta mekanisme kesinambungan layanan teknologi
informasi.
Page 191
Fungsi Penunjang Bisnis I Fungsi Penunjang Bisnis 191
Kerangka Kerja Tata Kelola Teknologi Informasi dan Komunikasi
Information Technology and Communication Governance Framework.
Business Business Governance Structure & Archetype
Pressures Needs
Corporate
Governance Governance Strategic
of ICT Governance
Decision Making
Structure
(Archetype)
Evaluate
Governance Processes
IT Strategy & Planning
IT Investment Portofolio Management
Direct Monitor
IT Operation Management
IT Sourcing Mangement
IT Sourcing Mangement
Plans Performance
Proposals
Policies Conformance IT Architecture, Secutiry & Standards
Goals & Metrics
Business Processes
Strategic Project Service
Performance Performance Performance
ICT Projects ICT Operations
Perseroan secara berkala melakukan asesmen risiko TI untuk The Company regularly conducts IT risk assessments to ensure
memastikan potensi gangguan operasional dan ancaman keamanan that potential operational disruptions and security threats can be
dapat diidentifikasi sejak dini dan dimitigasi secara efektif. Selain itu, identified early and effectively mitigated. Furthermore, the Company
Perseroan menerapkan pengendalian keamanan informasi, pengujian applies information security controls, system testing, and disaster
sistem, serta perencanaan dan simulasi disaster recovery guna recovery planning and simulations to ensure the availability and
memastikan ketersediaan dan keandalan sistem TI dalam kondisi reliability of IT systems in emergency situations. All risk identification
darurat. Seluruh hasil identifikasi risiko, efektivitas pengendalian, results, control effectiveness, and significant IT-related incidents are
serta kejadian signifikan terkait TI dilaporkan secara berkala reported regularly to the Board of Directors as part of the oversight
kepada Direksi sebagai bagian dari mekanisme pengawasan dan and strategic decision-making mechanisms, ensuring IT management
pengambilan keputusan strategis, guna memastikan pengelolaan is aligned with good corporate governance principles.
TI berjalan selaras dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
PENGELOLA SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI INFORMATION TECHNOLOGY
SYSTEMS MANAGEMENT
Perseroan menempatkan Teknologi Informasi (TI) sebagai salah The Company positions the Information Technology (IT) as a key
satu pilar utama dalam mendukung efektivitas operasional serta pillar in supporting operational effectiveness and achieving business
pencapaian tujuan bisnis. Seiring dengan meningkatnya kompleksitas objectives. In line with the increasing complexity of business
proses bisnis dan kebutuhan akan sistem TI yang andal, Perseroan processes and the need for reliable IT systems, the Company has
telah membentuk struktur organisasi yang bertanggung jawab established an organizational structure responsible for integrated
atas pengelolaan dan pengembangan TI secara terintegrasi dan and sustainable IT management and development.
berkesinambungan.
Page 192
192
Pengelolaan sistem TI di lingkungan Perseroan dilaksanakan oleh The Company’s IT systems management is carried out by the
Information Technology Division, yang bertanggung jawab langsung Information Technology Division, which reports directly to the Director
kepada Direktur Operasi II. Divisi ini memiliki peran strategis dalam of Operations II. This division plays a strategic role in ensuring optimal
memastikan pengelolaan TI berjalan secara optimal, selaras dengan IT management, aligned with the Company’s business development
arah pengembangan bisnis Perseroan, serta responsif terhadap direction, and responsive to industry dynamics and challenges.
dinamika dan tantangan industri.
Dalam rangka memperkuat tata kelola TI, Information Technology To strengthen IT governance, the Information Technology Division
Division membawahi dua departemen, yaitu Enterprise Resource comprises two departments: the Enterprise Resource Planning
Planning Department dan Information System Department. Melalui Department and the Information Systems Department. Through a
struktur organisasi yang terarah dan mengacu pada praktik terbaik, focused organizational structure aligned with best practices, the
Perseroan berkomitmen untuk terus mengembangkan kapabilitas TI Company is committed to continuously developing IT capabilities
guna meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat daya saing, to improve operational efficiency, strengthen competitiveness, and
serta menjaga ketahanan bisnis secara berkelanjutan. maintain sustainable business resilience.
Struktur Organisasi Pengelola Sistem Teknologi Informasi WEGE per 31 Desember 2025
WEGE Information Technology Systems Management Organizational Structure as of December 31, 2025
Direktur Operasi II
Direktur Operasi II
Information Technology Division
Information Technology Division
Enterprise Resource Planning
Department Information System Department
Enterprise Resource Planning Information System Department
Department
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
ERP - BIM IT Planning & Assurance Software Development Infrastructure & Operation
Maintenance
Note to design: Tolong buatin chart
Adapun tugas dan tanggung jawab Information Technology Division The duties and responsibilities of the Information Technology Division
sebagai pengelola sistem TI WEGE, adalah sebagai berikut: as WEGE IT system manager are as follows:
Posisi Deskripsi Tanggung Jawab
No
Position Job Description
1. Enterprise Resource 1. Mengelola, merencanakan, dan mengembangkan sistem ERP secara terintegrasi.
Planning Department 2. Memastikan sistem ERP mendukung efisiensi proses kerja di seluruh unit perusahaan.
3. Memantau pelaksanaan dan evaluasi sistem ERP, termasuk memberikan bantuan dan dukungan terkait.
1. Managing, planning, and developing an integrated ERP system.
2. Ensuring the ERP system supports efficient work processes across all company units.
3. Monitoring the implementation and evaluation of ERP system, including providing related assistance and
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
support.
2. Information System 1. Mengembangkan dan memelihara sistem informasi yang digunakan oleh perusahaan.
Department 2. Menyediakan infrastruktur TI yang aman, andal, dan sesuai kebutuhan.
3. Menangani manajemen data dan keamanan informasi.
1. Developing and maintaining the information systems used by the company.
2. Providing a secure, reliable, and appropriate IT infrastructure.
3. Handling data management and information security.
3. ERP-BIM 1. Melakukan analisis kebutuhan bisnis untuk penerapan ERP dan BIM (Building Information Modeling).
2. Berkoordinasi dengan pengguna dan tim TI untuk memastikan solusi ERP/BIM tepat guna.
3. Mengimplementasikan dan mengevaluasi keberhasilan penerapan sistem.
1. Conducting business needs analysis for ERP and Building Information Modeling (BIM) implementation.
2. Coordinating with users and the IT team to ensure the ERP/BIM solution is effective.
3. Implementing and evaluating the success of system implementation.
Page 193
Fungsi Penunjang Bisnis I Fungsi Penunjang Bisnis 193
Posisi Deskripsi Tanggung Jawab
No
Position Job Description
4. IT Planning & Assurance 1. Menyusun perencanaan dan kebijakan TI di perusahaan.
2. Mengawasi penerapan standar dan prosedur TI, termasuk audit dan quality assurance.
3. Mendukung pengembangan dan inovasi teknologi untuk mendukung kinerja perusahaan.
1. Developing IT plans and policies within the company.
2. Overseeing the implementation of IT standards and procedures, including audits and quality assurance.
3. Supporting technology development and innovation to support company performance.
5. Software Development 1. Membangun dan memelihara aplikasi perangkat lunak sesuai kebutuhan bisnis.
2. Menyusun dokumentasi teknis dan melakukan uji kualitas (QA).
3. Melakukan pemecahan masalah (debugging) dan peningkatan fitur pada aplikasi yang sudah berjalan.
1. Building and maintaining software applications according to business needs.
2. Developing technical documentation and conducting quality assurance (QA) testing.
3. Debugging and enhancing features for existing applications.
6. Infrastructure & Operation 1. Menangani infrastruktur jaringan, server, dan perangkat keras lainnya.
Maintenance 2. Memberikan dukungan operasional, pemeliharaan, dan pemecahan masalah terkait TI.
3. Menjaga ketersediaan layanan dan memastikan sistem berfungsi optimal setiap saat.
1. Managing network infrastructure, servers, and other hardware.
2. Providing operational support, maintenance, and troubleshooting related to IT.
3. Maintaining service availability and ensuring optimal system function at all times.
PELAKSANAAN TEKNOLOGI INFORMASI INFORMATION TECHNOLOGY
IMPLEMENTATION
Dalam rangka menghadirkan sistem Teknologi Informasi (TI) yang In order to provide a reliable and secure Information Technology
andal, aman, dan selaras dengan kebutuhan bisnis, Perseroan (IT) systems that are aligned with business needs, the Company
mengimplementasikan pengelolaan TI dengan mengacu pada implements IT management based on internationally recognized
standar serta prinsip tata kelola yang diakui secara internasional. governance standards and principles. This approach aims to improve
Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas operasional, operational effectiveness, strengthen information security, and
memperkuat keamanan informasi, serta mengoptimalkan optimize business processes to support the Company’s sustainable
proses bisnis dalam mendukung pertumbuhan Perseroan yang growth.
berkelanjutan.
Dalam pengelolaan TI, Perseroan menerapkan beberapa aspek In IT management, the Company applies the following key aspects:
utama sebagai berikut:
1. COBIT (Control Objectives for Information and Related 1. COBIT (Control Objectives for Information and Related
Technologies) Technologies)
Perseroan mengacu pada kerangka kerja COBIT untuk mengukur The Company utilizes the COBIT framework to measure the
tingkat kematangan tata kelola TI guna memastikan keselarasan maturity level of IT governance to ensure alignment between
antara pengelolaan TI dan strategi bisnis Perseroan. Penyusunan IT management and the Company’s business strategy. The
dan penerapan COBIT 4.1 mengacu pada Dokumen Audit development and implementation of COBIT 4.1 refers to the
COBIT Versi 4.1 PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Tahun 2022 COBIT Audit Document for PT Wijaya Karya Bangunan
2022, yang digunakan sebagai referensi dalam meningkatkan Gedung Tbk, which serves as a reference for improving the
efektivitas pengendalian dan pengelolaan TI. Selain itu, effectiveness of IT control and management. Furthermore, the
Perseroan juga melaksanakan proses peningkatan menuju Company is also carrying out an improvement process towards
penerapan COBIT 2019 melalui penilaian terhadap 24 proses implementing COBIT 2019 through an assessment of 24 IT
tata kelola TI, dengan target peningkatan tingkat kematangan governance processes, with a target of increasing the maturity
hingga mencapai nilai 3,20. level to 3.20.
2. ISO 27001 2. ISO 27001
Dalam rangka memperkuat keamanan informasi, Perseroan To strengthen information security, the Company has applied
menerapkan standar ISO 27001:2013 sebagai kerangka the ISO 27001:2013 standard as a comprehensive framework
kerja yang komprehensif dalam pengelolaan risiko keamanan for managing information security risks. The application of this
informasi. Penerapan standar ini memastikan bahwa sistem standard ensures that the Company’s Information Technology
Teknologi Informasi (TI) Perseroan dilengkapi dengan mekanisme (IT) systems are equipped with effective control mechanisms to
pengendalian yang efektif untuk menjaga kerahasiaan, integritas, maintain data confidentiality, integrity, and availability, including
dan ketersediaan data, termasuk pengelolaan aset informasi information asset management and access regulation and
serta pengaturan dan pembatasan akses. restrictions.
Page 194
194
3. Rencana Jangka Panjang (RJP) Perseroan 3. The Company’s Long-Term Plan (RJP)
Pengembangan Teknologi Informasi (TI) Perseroan senantiasa The Company’s Information Technology (IT) development is
diselaraskan dengan arah pertumbuhan dan strategi bisnis guna consistently aligned with its growth direction and business
mengakomodasi kebutuhan strategis Perseroan. Pendekatan ini strategy to accommodate its strategic needs. This approach
bertujuan untuk membangun sistem TI yang mampu mendukung aims to build an IT system capable of supporting operational
efisiensi operasional, meningkatkan daya saing, serta menjaga efficiency, increasing competitiveness, and maintaining business
keberlanjutan bisnis di tengah dinamika industri yang terus sustainability amidst the ever-changing industry dynamics.
berkembang.
Sebagai bagian dari strategi pengelolaan dan pengembangan TI, As part of its IT management and development strategy, the
Perseroan secara konsisten mengimplementasikan berbagai inisiatif Company consistently implements various initiatives aligned with
yang sejalan dengan kebutuhan bisnis. Inisiatif tersebut dirancang business needs. These initiatives are designed and developed with
dan dikembangkan dengan mengacu pada prinsip-prinsip sebagai reference to the following principles:
berikut:
1. Technology Independence, yaitu tidak bergantung pada teknologi 1. Technology Independence, meaning independence from a
atau platform tertentu; specific technology or platform;
2. Ease of Use, yaitu memastikan kemudahan penggunaan sistem 2. Ease of Use, meaning ensuring ease of system use for users;
bagi pengguna;
3. Application Integration, yaitu mendorong integrasi antar sistem 3. Application Integration, meaning encouraging integration
informasi; dan between information systems; and
4. Analytical Services, yaitu penguatan kapabilitas layanan analitik 4. Analytical Services, namely strengthening analytical service
guna mendukung pengambilan keputusan berbasis data. capabilities to support data-driven decision-making.
Secara umum, fokus pengelolaan dan pengembangan Teknologi In general, the focus of the Company’s Information Technology
Informasi Perseroan sepanjang tahun 2025 diarahkan pada beberapa management and development throughout 2025 were directed
inisiatif utama sebagai berikut: towards the following key initiatives:
1. Implementasi sistem SAP yang mencakup modul Project 1. Implementation of the SAP system, which includes Project
System, Sales & Distribution, Material Management, Finance System, Sales & Distribution, Material Management, Finance &
& Controlling, serta Human Capital Management; Controlling, and Human Capital Management modules;
2. Persiapan integrasi antara sistem SAP dan ERP-WEGE guna 2. Preparation for integration between SAP system and ERP-WEGE
meningkatkan keterpaduan proses bisnis; to improve business process integration;
3. Peningkatan keamanan informasi dengan mengacu pada standar 3. Improving information security by referring to the ISO 27001
ISO 27001; standard;
4. Persiapan peningkatan versi serta peningkatan skor IT Maturity 4. Preparation for version upgrades and improving IT Maturity
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
melalui penerapan kerangka kerja COBIT dalam tata kelola dan scores through the implementation of COBIT framework for IT
manajemen TI; governance and management;
5. Penguatan infrastruktur Teknologi Informasi dan jaringan 5. Strengthening Information Technology infrastructure and
komunikasi untuk memastikan keandalan operasional serta communication networks to ensure operational reliability and
efisiensi sistem; dan system efficiency; and
6. Digitalisasi proses operasional melalui penerapan tanda tangan 6. Digitizing operational processes through the implementation
digital serta sistem manajemen dokumen berbasis paperless of digital signatures and a paperless document management
guna meningkatkan efisiensi dan akurasi kerja. system to improve work efficiency and accuracy.
PROGRAM STRATEGIS 2025 2025 STRATEGIC PROGRAM
Sejalan dengan arah kebijakan yang tertuang dalam Rencana In line with the policy direction outlined in the Company’s Long-
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Jangka Panjang Perseroan (RJPP) serta roadmap Teknologi Term Plan (RJPP) and the 2024–2028 Information Technology (IT)
Informasi (TI) 2024–2028, Perseroan melalui Information Technology roadmap, the Company, through its Information Technology Division,
Division menyusun dan mengimplementasikan program strategis has prepared and implemented a strategic IT development program
pengembangan TI pada tahun 2024. Program tersebut dirancang for 2024. This program is designed to improve operational efficiency,
untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat daya saing strengthen the Company’s competitiveness, and support sustainable
Perseroan, serta mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. business growth.
Program strategis pengembangan Teknologi Informasi tersebut The strategic Information Technology development program includes
mencakup beberapa inisiatif utama sebagai berikut: several key initiatives, as follows:
1. Penerapan modul ERP BIM WG di seluruh proyek guna 1. Implementation of ERP BIM WG module across all projects to
memperkuat integrasi dan konsistensi data; strengthen data integration and consistency;
2. Pengembangan aplikasi ERP untuk mengoptimalkan pengelolaan 2. Development of ERP application to optimize SCM management.
SCM.
Page 195
Fungsi Penunjang Bisnis I Fungsi Penunjang Bisnis 195
3. Peningkatan kompetensi tim melalui program pelatihan dan 3. Improving team competency through ongoing Information
sertifikasi Teknologi Informasi yang dilaksanakan secara Technology training and certification programs;
berkelanjutan;
4. Pengembangan aplikasi Legal dan Adkon terintegrasi dengan 4. Development of Legal and Adkon applications integrated with
manrisk; Risk Management;
5. Digitalisasi proses bisnis melalui penambahan kapasitas 5. Digitization of business processes by increasing infrastructure
infrastruktur, serta penerapan sistem paperless dan tanda capacity, implementing a paperless system and digital signatures;
tangan digital;
6. Persiapan pelaksanaan audit eksternal dalam rangka pencapaian 6. Preparation for external audits to achieve IT maturity, based on
tingkat kematangan TI (IT Maturity) dengan mengacu pada the COBIT 2019 framework and meeting the ISO 27001:2022
kerangka kerja COBIT 2019, serta pemenuhan standar ISO standard;
27001:2022;
7. Pembangunan dashboard ERP WG sebagai sarana pemantauan 7. Development of an ERP WG dashboard as a performance
kinerja dan alat bantu evaluasi manajemen. monitoring and management evaluation tool.
MANAJEMEN TEKNOLOGI INFORMASI INFORMATION TECHNOLOGY MANAGEMENT
Untuk memastikan keberhasilan program pengembangan Teknologi To ensure the success of Information Technology (IT) development
Informasi (TI), Perseroan membentuk IT Steering Committee yang program, the Company has established an IT Steering Committee
terdiri dari para pemangku kepentingan utama dengan pengetahuan consisting of key stakeholders with relevant knowledge and
dan kompetensi yang relevan di bidangnya masing-masing. Komite competencies in their respective fields. This committee is tasked
ini bertugas memberikan arahan strategis, melakukan pengawasan, with providing strategic direction, oversight, and ensuring that the
serta memastikan bahwa perencanaan, pengembangan, dan planning, development, and implementation of IT systems align with
implementasi sistem TI berjalan selaras dengan strategi dan the Company’s strategy and business needs.
kebutuhan bisnis Perseroan.
IT Steering Committee berperan dalam mendukung inisiatif TI baik The IT Steering Committee plays a role in supporting IT initiatives in
dalam jangka pendek maupun jangka panjang, sekaligus memastikan both the short and long term, while ensuring alignment between IT
keselarasan antara investasi TI dan tujuan strategis Perseroan. investments and the Company’s strategic objectives. Furthermore,
Selain itu, komite ini menjalankan fungsi pengawasan terhadap this committee oversees the implementation of IT programs to
pelaksanaan program TI guna menjamin kepatuhan terhadap ensure compliance with internal policies, operational standards,
kebijakan internal, standar operasional, serta praktik terbaik yang and internationally accepted best practices.
berlaku secara internasional.
Sebagai wujud komitmen terhadap penerapan tata kelola TI As a manifestation of its commitment to effective IT governance, the
yang efektif, Perseroan juga menetapkan kebijakan dan regulasi Company has also established supporting policies and regulations
pendukung guna mempercepat implementasi inisiatif digital, dengan to accelerate the implementation of digital initiatives, while adhering
tetap mengacu pada prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang to the principles of Good Corporate Governance and international
Baik (Good Corporate Governance) serta standar internasional di standards in the field of information technology.
bidang teknologi informasi.
Manajemen Teknologi Informasi WEGE Strategic
WEGE Information Technology Management Strategic
IT Strategy Committee
(Dewan Direksi)
Direktur Operasi II
IT Steering Committee
(Radir Manajer)
Direktur Operasi II
Data
Governance
Office Manajemen
Unit Kerja Unit Kerja TI
Risiko
IT Project Audit
Team Internal
Business Process Owners / Data Owners Operasional TI Risk & Control
Page 196
196
IT MATURITY ASSESSMENT IT MATURITY ASSESSMENT
Sebagai bagian dari upaya memastikan efektivitas proses bisnis serta As part of its efforts to ensure the effectiveness of business processes
penerapan tata kelola yang terstruktur, Perseroan secara berkala and the implementation of structured governance, the Company
melakukan penilaian tingkat kematangan Teknologi Informasi (IT periodically assesses its Information Technology (IT) maturity level.
Maturity). Berdasarkan hasil asesmen independen yang dilakukan Based on the results of an independent assessment conducted in
pada tahun 2022, Perseroan memperoleh skor IT Maturity sebesar 2022, the Company achieved an IT Maturity score of 3.03. In line with
3,03. Sejalan dengan fokus Perseroan pada implementasi sistem the Company’s focus on implementing the SAP system throughout
SAP sepanjang tahun 2024, penilaian resmi berikutnya direncanakan 2024, the next official assessment is planned for 2025, with a target
untuk dilaksanakan pada tahun 2025 dengan target peningkatan of increasing the IT Maturity score to 3.20.
skor IT Maturity menjadi 3,20.
The Company’s IT management approach and strategy consistently
Pendekatan dan strategi pengelolaan TI Perseroan senantiasa adhere to the principles of good corporate governance. The IT
mengacu pada prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Maturity assessment covers a number of key aspects, including
Penilaian IT Maturity mencakup berbagai aspek utama, antara lain direction, planning and policy, accountability, performance
pengarahan, perencanaan dan kebijakan, akuntabilitas, pengukuran measurement, competency development, communication, and
kinerja, pengembangan kompetensi, komunikasi, serta pemanfaatan the utilization of technology and automation. The independent
teknologi dan otomatisasi. Asesmen independen yang direncanakan assessment, planned for 2025, is expected to provide an objective
pada tahun 2025 diharapkan dapat memberikan gambaran yang overview of the Company’s achievements and improvements.
objektif mengenai capaian serta peningkatan yang telah dilakukan
oleh Perseroan.
Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat kapabilitas dan Going forward, the Company will continue to strengthen its IT system
integrasi sistem Teknologi Informasi guna meningkatkan efisiensi capabilities and integration to improve operational efficiency, support
operasional, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, data-driven decision-making, strengthen competitiveness, and drive
serta memperkokoh daya saing dan mendorong pertumbuhan sustainable business growth.
bisnis yang berkelanjutan.
ROADMAP PENGEMBANGAN INFORMATION TECHNOLOGY
TEKNOLOGI INFORMASI DEVELOPMENT ROADMAP
Perseroan telah menetapkan Roadmap Teknologi Informasi (TI) untuk The Company has established an Information Technology (IT)
periode 2024–2028 sebagai langkah strategis dalam memperkuat Roadmap for 2024–2028 period as a strategic measure to strengthen
sistem TI yang terintegrasi dan adaptif terhadap kebutuhan bisnis. an integrated and adaptive IT system to meet business needs. This
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Roadmap ini memuat perencanaan jangka pendek dan jangka Roadmap contains short- and long-term plans designed to support
panjang yang dirancang untuk mendukung pencapaian visi, misi, the sustainable achievement of the Company’s vision, mission, and
serta tujuan bisnis Perseroan secara berkelanjutan. business objectives.
Sebagai pedoman utama dalam pengelolaan dan pengembangan As a primary guideline for IT management and development,
TI, Roadmap tersebut memberikan arah yang jelas dan terstruktur the Roadmap provides clear and structured direction regarding
terkait strategi investasi teknologi, modernisasi infrastruktur digital, technology investment strategies, digital infrastructure modernization,
serta penguatan sistem yang mendukung efektivitas operasional and system strengthening that support operational effectiveness and
dan pengambilan keputusan berbasis data. data-driven decision-making.
Melalui implementasi yang sistematis dan berkesinambungan, Through systematic and continuous implementation, the Company
Perseroan berkomitmen untuk terus mendorong inovasi teknologi, is committed to continuously driving technological innovation,
meningkatkan kapabilitas digital, serta memperkuat ketahanan enhancing digital capabilities, and strengthening system resilience to
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
sistem guna menghadapi dinamika industri dan percepatan face industry dynamics and the acceleration of digital transformation.
transformasi digital.
Page 197
Fungsi Penunjang Bisnis I Fungsi Penunjang Bisnis 197
Roadmap Teknologi Informasi WEGE 2024 – 2028
2024 2025 2026 2027 2028
• Digitalization • IT Governance • ERP Optimization • ERP Optimization & • Data Driven Decision
Starter • IT Maturity: 3,20 • IT Maturity: 3,25 Integration Making
• IT Maturity: 3,00 - • ISO 27001:2022 • SOP Adapted • IT Maturity: 3,30 • IT Maturity: 3,35
COBIT 2019 Certification • (Pedoman, Procedure, • Dashboard Management/ • Big Data Research
• ISO 27001:2013 • Refinancing, • Instruksi Kerja) Business Intelligence • Business Intelligence
Surveillance Monetizing SPV • ISO 27001:2022 • Lean Manufacturing, Additive, Evaluation
• Asset Settlement • Engage, Ready to • Surveillance 3D Modular • Lean Construction
• Project Work • ISO 20000 Certification • ISO 27001 Recertification & Construction 4.0,
Management • L2 BIM Optimize (All • Customer Oriented • ISO 20000 Surveillance Ecofriendly Material
• Leadership Project) • Program • Monetizing Asset, Bond • ISO 20000
Training • ERP-SCM • Engage, Sustainable • L3 BIM Optimize All Project Surveillance
• L1 BIM Utilize Implementation • Leadership • Business Intelligence • ISO 27001
• ERP Evaluation • SAP Implementation • L2 BIM Utilize, L3 BIM Development & Surveillance
• WBS Training • Optimize Implementation • Restructure,
• Legal-Adkon- • Business Intelligence Monetizing Asset,
Manajemen Risiko • Preparation & Right Issue
Terintegrasi Development • Customer Centric
• Business Intelligence Product
Feasibility Study • DFMA
• L3 BIM Integration
with ERP
FRAMEWORK IMPLEMENTASI DIGITALISASI DIGITALIZATION IMPLEMENTATION
FRAMEWORK
Perseroan menerapkan Framework Implementasi Digitalisasi sebagai The Company’s Digitalization Implementation Framework serves as
pedoman dalam pengembangan ekosistem digital yang terintegrasi a guideline for developing an integrated digital ecosystem to improve
guna meningkatkan efisiensi operasional serta mendukung operational efficiency and support the achievement of business
pencapaian tujuan bisnis. Framework ini mengacu pada tiga pilar goals. This framework refers to three main pillars: People, Process,
utama, yaitu People, Process, dan Technology, yang berperan and Technology, which play a crucial role in building effective and
penting dalam membangun tata kelola Teknologi Informasi yang sustainable Information Technology governance.
efektif dan berkelanjutan.
Framework Implementasi Digitalisasi WEGE
WEGE Digitalization Implementation Framework
• IT Literacy di Unit Bisnis • IT Leadership People
• Manajemen WEGE Digitalization
Pengetahuan (Steering Committee)
• Organisasi dan SDM TI
People
WEGE Digitalization
• Software Aplikasi
• Pedoman dan SOP
• Fasilitas • Program & Portofolio
• Jaringan Komunikasi Technology Technology
Management dan SOP
• Perangkat Keras • Performance & Value
• Software Aplikasi Management
Page 198
198
INVESTASI TEKNOLOGI INFORMASI INFORMATION TECHNOLOGY INVESTMENT
Perseroan secara berkelanjutan melakukan investasi di bidang The Company continuously makes investments in Information
Teknologi Informasi (TI) guna mendukung optimalisasi sistem Technology (IT) to support the optimization of systems and
dan infrastruktur yang selaras dengan strategi bisnis Perseroan. infrastructure aligned with its business strategy. The Company
Perseroan meyakini bahwa pemanfaatan TI yang efektif memiliki believes that effective IT utilization plays a critical role in
peran penting dalam meningkatkan efisiensi operasional, improving operational efficiency, accelerating business growth,
mempercepat pertumbuhan bisnis, serta memperkuat daya saing and strengthening competitiveness in the industry. Therefore, the
di industri. Oleh karena itu, Perseroan mengalokasikan anggaran Company allocates a dedicated budget for IT development and
khusus untuk pengembangan dan pengelolaan TI sebagai bagian management as part of its ongoing digital transformation strategy.
dari strategi transformasi digital yang berkelanjutan.
Pada tahun 2025, Perseroan mengalokasikan anggaran sebesar Rp In 2025, the Company allocated a budget of Rp14.55 billion for the
14,55 miliar untuk pengembangan sistem informasi dan infrastruktur development of information systems and IT infrastructure to support
TI guna mendukung pelaksanaan program pengembangan sesuai the implementation of development programs in accordance with
dengan roadmap yang telah ditetapkan. the established roadmap.
Investasi tersebut mencerminkan komitmen Perseroan dalam This investment reflects the Company’s commitment to building
membangun ekosistem Teknologi Informasi yang andal, inovatif, dan a reliable, innovative, and integrated Information Technology
terintegrasi guna mendukung efektivitas proses bisnis, meningkatkan ecosystem to support business process effectiveness, enhance
ketahanan sistem, serta memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan system resilience, and ensure the sustainability and growth of the
usaha Perseroan di tengah dinamika industri yang terus berkembang. Company’s business amidst the ever-evolving industry dynamics.
RENCANA PENGEMBANGAN FUTURE INFORMATION TECHNOLOGY
TEKNOLOGI INFORMASI KE DEPAN DEVELOPMENT PLAN
Seiring dengan semakin strategisnya peran Teknologi Informasi As Information Technology (IT) plays an increasingly strategic role
(TI) dalam operasional Perseroan, TI tidak lagi dipandang semata in the Company’s operations, IT is no longer viewed merely as a
sebagai fungsi pendukung, melainkan sebagai elemen kunci support function but as a key element that directly contributes to the
yang berkontribusi langsung terhadap pencapaian tujuan bisnis. achievement of business objectives. Optimal utilization of technology
Pemanfaatan teknologi secara optimal memungkinkan Perseroan enables the Company to improve operational efficiency, accelerate
untuk meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat transformasi digital transformation, and strengthen competitiveness amidst the
digital, serta memperkuat daya saing di tengah dinamika industri ever-evolving industry dynamics.
yang terus berkembang.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Dalam rangka menjaga keberlanjutan inovasi dan efektivitas To maintain sustainable innovation and effective IT management, the
pengelolaan TI, Perseroan telah menyusun rencana pengembangan Company has prepared an IT development plan for 2026, referring to
TI untuk tahun 2026 dengan mengacu pada Rencana Jangka Panjang the Company’s Long-Term Plan (RJPP) and Information Technology
Perusahaan (RJPP) serta roadmap Teknologi Informasi. Rencana roadmap. This development plan includes the following key focuses:
pengembangan tersebut mencakup beberapa fokus utama sebagai
berikut:
1. Menyediakan dan mengelola sistem Enterprise Resource 1. Providing and managing an integrated end-to-end Enterprise
Planning (ERP) dan sistem informasi bisnis yang terintegrasi Resource Planning (ERP) system and business information
end-to-end system.
2. Mengembangkan arsitektur data dan analitik bisnis sebagai 2. Developing a data architecture and business analytics as a
sumber informasi dan pengambilan keputusan source of information and decision-making.
3. Mendorong efisiensi dan standardisasi proses bisnis melalui 3. Driving efficiency and standardization of business processes
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
digitalisasi dan otomasi through digitalization and automation.
4. Menjamin keamanan dan kepatuhan sistem informasi 4. Ensuring the security and compliance of the Company’s
Perusahaan information systems.
5. Menyelaraskan pengembangan sistem informasi dengan 5. Aligning information system development with the Company’s
roadmap transformasi digital dan strategi keberlanjutan digital transformation roadmap and sustainability strategy.
Perusahaan
Page 199
Fungsi Penunjang Bisnis I Fungsi Penunjang Bisnis 199 Building Information Modeling (BIM) Building Information Modeling (BIM) Sebagai bagian dari upaya penguatan transformasi digital di industri As part of its efforts to strengthen digital transformation in the konstruksi, Perseroan mengadopsi teknologi Building Information construction industry, the Company is adopting Building Information Modeling (BIM) untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kualitas Modeling (BIM) technology to improve efficiency, accuracy, and pada seluruh tahapan pelaksanaan proyek. BIM merupakan quality at all stages of project implementation. BIM is a technology teknologi yang memungkinkan pemodelan dan simulasi informasi that enables integrated modeling and simulation of project information proyek secara terintegrasi dalam bentuk model tiga dimensi, in the form of three-dimensional models, thus supporting more sehingga mendukung perencanaan yang lebih presisi, optimalisasi precise planning, optimized resource utilization, and more effective pemanfaatan sumber daya, serta koordinasi lintas disiplin yang cross-disciplinary coordination. lebih efektif. Perseroan mulai menerapkan BIM sejak tahun 2016, antara lain pada The Company began implementing BIM in 2016, including on Jakarta proyek Jakarta International Velodrome yang digunakan sebagai International Velodrome project, which served as a venue for the salah satu venue Asian Games 2018. Keberhasilan implementasi BIM 2018 Asian Games. The successful implementation of BIM on this pada proyek tersebut tidak hanya berkontribusi pada peningkatan project not only contributed to improved work quality and timely kualitas hasil pekerjaan dan ketepatan waktu penyelesaian proyek, completion, but also served as a starting point for the Company tetapi juga menjadi pijakan awal bagi Perseroan dalam memperluas to expand the use of BIM technology on various other strategic pemanfaatan teknologi BIM pada berbagai proyek konstruksi construction projects. strategis lainnya. Sejalan dengan meningkatnya kompleksitas dan tuntutan industri In line with the increasing complexity and demands of the konstruksi, Perseroan secara berkelanjutan mengembangkan construction industry, the Company continuously develops its BIM kapabilitas BIM melalui peningkatan kompetensi sumber daya capabilities by enhancing human resource competencies, investing manusia, investasi pada teknologi pendukung, serta penguatan in supporting technology, and strengthening collaboration with kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. Upaya ini stakeholders. These efforts reflect the Company’s commitment to mencerminkan komitmen Perseroan untuk menghadirkan solusi providing innovative, efficient, and sustainable construction solutions, konstruksi yang inovatif, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus while supporting business growth and creating long-term added mendukung pertumbuhan bisnis serta penciptaan nilai tambah value for all stakeholders. jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. SERTIFIKASI BUILDING BUILDING INFORMATION INFORMATION MODELING MODELING CERTIFICATION Perseroan terus memperkuat komitmennya dalam penerapan The Company continues to strengthen its commitment to teknologi Building Information Modeling (BIM) dengan mengacu implementing Building Information Modeling (BIM) technology by pada standar internasional yang berlaku. Sebagai salah satu capaian adhering to applicable international standards. As a significant penting, Perseroan menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang achievement, the Company became the first company in Indonesia memperoleh Sertifikasi ISO 19650-1:2018 BSI Kitemark dan ISO to obtain ISO 19650-1:2018 BSI Kitemark and ISO 19650-2:2018 BSI 19650-2:2018 BSI Kitemark dari BSI (British Standards Institution) Kitemark certification from BSI (British Standards Institution) Group Group Indonesia. Sertifikasi ini menegaskan bahwa Perseroan telah Indonesia. This certification confirms that the Company has met the memenuhi standar tertinggi dalam pengelolaan informasi berbasis highest standards in BIM-based information management, from BIM, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan proyek the planning stage to the implementation of construction projects. konstruksi. BSI Kitemark merupakan sertifikasi tertinggi di bidang BIM yang The BSI Kitemark is the highest certification in the BIM field, awarded diberikan oleh BSI Group, lembaga sertifikasi internasional resmi by BSI Group, an official international certification body based in yang berasal dari Britania Raya. Pencapaian ini mencerminkan the United Kingdom. This achievement reflects the Company’s keunggulan Perseroan dalam menerapkan BIM secara terstruktur, excellence in implementing BIM in a structured, effective manner, efektif, dan selaras dengan standar global, sekaligus memperkuat and in alignment with global standards, while strengthening its daya saing Perseroan di industri konstruksi. competitiveness in the construction industry. Dengan diraihnya sertifikasi tersebut, Perseroan semakin With this certification, the Company further solidifies its position mengukuhkan posisinya sebagai pelopor penerapan BIM di as a pioneer in BIM implementation in Indonesia. Going forward, Indonesia. Ke depan, Perseroan akan terus mengembangkan dan the Company will continue to develop and optimize the use of BIM mengoptimalkan pemanfaatan teknologi BIM pada berbagai proyek technology in various strategic projects to drive increased efficiency, strategis guna mendorong peningkatan efisiensi, inovasi, serta innovation, and sustainability in the construction industry. keberlanjutan dalam industri konstruksi.
Page 200
200
BSI Kitemark Certificate Building Information Modeling
BSI Kitemark Certificate Building Information Modeling
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam memperkuat As part of the Company’s commitment to strengthening digital
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
transformasi digital dan penerapan tata kelola informasi proyek transformation and implementing global standards-based project
berbasis standar global, Perseroan telah memperoleh dan information governance, the Company has obtained and maintains
mempertahankan sertifikasi BSI Kitemark untuk ISO 19650-1:2018 BSI Kitemark certification for ISO 19650-1:2018 and ISO 19650-
dan ISO 19650-2:2018 yang diterbitkan oleh British Standards 2:2018, issued by the British Standards Institution (BSI), a leading
Institution (BSI) sebagai lembaga sertifikasi internasional terkemuka. international certification body.
Perseroan telah memperoleh sertifikat dengan nomor KM The Company has obtained certificate number KM 741362, valid
741362 yang berlaku hingga 15 April 2027, dan secara konsisten until April 15, 2027, and consistently conducts annual surveillance
melaksanakan proses audit surveillance setiap tahun sebagai audits to ensure the continued application of standards and
bagian dari upaya memastikan keberlanjutan penerapan standar improve the quality of BIM implementation across all projects. The
dan peningkatan kualitas implementasi BIM di seluruh proyek. surveillance audit results demonstrate that the Company’s BIM
Hasil audit surveillance menunjukkan bahwa sistem manajemen information management system is operating effectively and aligns
informasi BIM Perseroan berjalan secara efektif dan selaras dengan with international standard requirements.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
persyaratan standar internasional.
Page 201
Fungsi Penunjang Bisnis I Fungsi Penunjang Bisnis 201 Glodon Certificate Building Information Modeling CERTIFICATE FRONTIER FRONTIER CERTIFICATE Perusahaan memiliki 5 sertifikasi BIM 5D dari Glodon, 3 Glodon The Company holds five 5D BIM certifications from Glodon: three Certified 5D BIM Frontier Adopter, dan 2 Glodon Certified 5D BIM Glodon Certified 5D BIM Frontier Adopters, and two Glodon Certified Professional Adopter.Sertifikasi tersebut menjadi persyaratan yang 5D BIM Professional Adopters. These certifications are required for harus dipenuhi sebagai poin penilaian pada beberapa tender assessment in several tenders. LEVEL PENERAPAN BUILDING BUILDING INFORMATION MODELING INFORMATION MODELING IMPLEMENTATION LEVEL Perseroan secara berkelanjutan mengembangkan Building The Company continuously develops Building Information Modeling Information Modeling (BIM) sebagai bagian integral dari transformasi (BIM) as an integral part of digital transformation in the construction digital di industri konstruksi. Penerapan BIM tidak hanya berkontribusi industry. BIM implementation not only contributes to increased dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pelaksanaan proyek, tetapi efficiency and accuracy in project implementation but also integrates juga mengintegrasikan manajemen informasi guna mendukung information management to support more effective project planning perencanaan dan pengendalian proyek yang lebih efektif. and control.
Page 202
202
Implementasi BIM dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses BIM implementation is carried out comprehensively, from the tender
tender hingga tahap pelaksanaan konstruksi di lapangan, sehingga process to the construction phase on site, so that each phase of the
setiap fase proyek dapat dikelola secara terstruktur dan terkoordinasi. project can be managed in a structured and coordinated manner.
Proses penerapan BIM yang dijalankan Perseroan mencakup The Company’s BIM implementation process encompasses various
berbagai tingkatan, mulai dari 3D hingga 7D, yang memungkinkan levels, from 3D to 7D, enabling planning optimization, cost and time
optimalisasi perencanaan, pengendalian biaya dan waktu, hingga control, and asset lifecycle management. This approach strengthens
pengelolaan siklus hidup aset. Pendekatan ini memperkuat daya the Company’s competitiveness and drives innovation in delivering
saing serta mendorong inovasi Perseroan dalam menghadirkan value-added and sustainable construction solutions.
solusi konstruksi yang bernilai tambah dan berkelanjutan.
Level Penerapan Building Information Modeling
Building Information Modeling Implementation Level
Level 0 Level 1
Low Collaboration Partial Collaboration
Informasi 2D (CAD) Informasi 2D (CAD)
dan 3D
Level 2 Level 3
Full Collaboration Full Integrasi
Time Management (4D) dan
Building Lifecycle
Cost Management (5D)
(6D-7D)
1. SURVEY PHOTOGRAMMETRY 1. PHOTOGRAMMETRY SURVEY
Photogrammetry atau aerial surveying merupakan teknik Photogrammetry, or aerial surveying, is a mapping technique that
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
pemetaan yang memanfaatkan foto udara untuk menghasilkan utilizes aerial photography to produce an accurate representation
representasi kondisi lapangan secara akurat. Proses ini diawali of field conditions. The process begins with taking photos using
dengan pengambilan foto menggunakan drone yang telah a drone programmed with a specific flight path and angle. The
diprogram dengan jalur terbang dan sudut pengambilan tertentu. resulting photo data is then processed into a point cloud,
Data foto yang diperoleh selanjutnya diolah menjadi point cloud, which ultimately produces a three-dimensional (3D) model of
yang pada tahap akhir menghasilkan model tiga dimensi (3D) the existing conditions along with contour data.
kondisi eksisting beserta data kontur.
Hasil pemetaan tersebut memberikan visualisasi yang The resulting mapping provides comprehensive and precise
komprehensif dan presisi, sehingga mendukung pemahaman visualizations, supporting a comprehensive understanding of
kondisi lapangan secara menyeluruh serta menjadi dasar yang field conditions and providing a reliable basis for project planning,
andal dalam perencanaan, pengendalian, dan pengambilan control, and decision-making.
keputusan proyek.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 203
Fungsi Penunjang Bisnis I Fungsi Penunjang Bisnis 203
2. KOORDINASI DESAIN 2. DESIGN COORDINATION
Koordinasi desain dilaksanakan melalui pembagian tugas Design coordination is carried out through a structured division
yang terstruktur, sehingga setiap individu dapat bekerja secara of tasks, allowing each individual to work simultaneously, utilizing
simultan dengan memanfaatkan fitur cloud dan file sharing. cloud and file sharing features. Through this system, users can
Melalui sistem ini, para pengguna dapat berkolaborasi dalam collaborate within a single work model anytime and anywhere.
satu model kerja yang sama kapan pun dan di mana pun.
Selain itu, koordinasi juga mencakup pertukaran informasi proyek Furthermore, coordination also includes the exchange of project
yang dikelola melalui berbagai sistem dan perangkat (tools) information managed through various systems and tools by all
oleh seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi berbasis cloud stakeholders. Cloud-based collaboration enables project teams
memungkinkan tim proyek bekerja secara lebih efektif dengan to work more effectively by connecting all relevant parties at
menghubungkan seluruh pihak terkait pada setiap tahapan every stage of the project lifecycle.
siklus hidup proyek.
Untuk memastikan interoperabilitas antar disiplin, Perseroan To ensure interoperability between disciplines, the Company
menggunakan format file standar seperti Industry Foundation utilizes standard file formats such as Industry Foundation Classes
Classes (IFC), yang memungkinkan setiap tim proyek mengakses (IFC), which enable each project team to access and utilize data
dan memanfaatkan data sesuai dengan kebutuhan fungsional according to their respective functional needs.
masing-masing.
Page 204
204
3. VIRTUAL REALITY 3. VIRTUAL REALITY
Model yang dikembangkan menggunakan Archicad atau Revit Models developed using ArchiCAD or Revit are synced directly
disinkronisasikan secara langsung ke Twinmotion, kemudian to Twinmotion and then exported in BIM Motion format for use
diekspor dalam format BIM Motion untuk dapat dioperasikan in Virtual Reality (VR) mode. Through the use of VR technology,
dalam mode Virtual Reality (VR). Melalui pemanfaatan teknologi changes in building conditions can be visualized in real time,
VR, perubahan kondisi bangunan dapat divisualisasikan secara including simulations of various environmental factors such as
real-time, termasuk simulasi berbagai faktor lingkungan seperti weather conditions (rain, dry season, etc.), resulting in a more
kondisi cuaca (hujan, musim kemarau, dan lainnya), sehingga dynamic, interactive, and detailed representation.
menghasilkan representasi yang lebih dinamis, interaktif, dan
mendetail.
4. AUGMENTED REALITY 4. AUGMENTED REALITY
Pemodelan tiga dimensi (3D) dapat diekspor menjadi maket Three-dimensional (3D) models can be exported as digital
digital yang dapat diakses kapan pun dan di mana pun mockups that can be accessed anytime and anywhere at a
dengan skala yang telah disesuaikan, sehingga memungkinkan customized scale, enabling more interactive, flexible, and user-
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
visualisasi yang lebih interaktif, fleksibel, dan sesuai dengan friendly visualizations.
kebutuhan pengguna.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
5. BIMX 5. BIMX
BIMx menyajikan model bangunan dalam tampilan dua dimensi BIMx presents building models in two-dimensional (2D) and three-
(2D) dan tiga dimensi (3D), sehingga mendukung proses dimensional (3D) views, supporting the on-site building review
peninjauan bangunan di lapangan melalui berbagai perangkat. process using various devices. Furthermore, BIMx provides
Page 205
Fungsi Penunjang Bisnis I Fungsi Penunjang Bisnis 205
Selain itu, BIMx menyediakan informasi rinci mengenai posisi detailed information on site location, technical specifications,
lokasi, spesifikasi teknis, serta referensi vendor, yang secara and vendor references, overall improving efficiency and accuracy
keseluruhan meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses in the decision-making process.
pengambilan keputusan.
6. BIM 3D 6. 3D BIM
BIM 3D merupakan representasi digital tiga dimensi yang 3D BIM is a three-dimensional digital representation that
memuat informasi komprehensif atas seluruh elemen fisik dalam contains comprehensive information on all physical elements
proyek konstruksi. Teknologi ini mendukung koordinasi, integrasi, within a construction project. This technology supports
dan visualisasi yang akurat guna memastikan efektivitas dalam accurate coordination, integration, and visualization to ensure
proses perencanaan serta pelaksanaan proyek. effectiveness in the planning and implementation process.
7. BIM 4D
BIM 4D menyajikan pemodelan tahapan konstruksi yang 7. 4D BIM
terintegrasi dengan dimensi waktu, sehingga memungkinkan 4D BIM provides integrated construction phase modeling with
pemantauan progres proyek secara real-time. Penerapan a time dimension, enabling real-time monitoring of project
teknologi ini mendukung peningkatan efisiensi dalam progress. The application of this technology supports increased
perencanaan, pelaksanaan, serta pengendalian proyek, sekaligus efficiency in project planning, implementation, and control, while
meningkatkan transparansi pada setiap tahapan konstruksi. enhancing transparency at every stage of construction.
Page 206
206
8. BIM 5D 8. 5D BIM
Penerapan BIM 5D dilakukan dengan memanfaatkan perangkat 5D BIM is implemented using Glodon Cubicost software
lunak Glodon Cubicost sebagai solusi khusus untuk proses as a specialized solution for the quantity take-off process.
quantity take-off. Teknologi ini mendukung tim estimasi dan This technology supports the estimating team and Quantity
Quantity Surveyor (QS) dalam pengendalian volume pekerjaan, Surveyors (QS) in controlling work volumes, managing
pengelolaan segmentasi progres, serta proses klaim pembayaran progress segmentation, and processing payment claims more
secara lebih akurat dan efisien. Dengan demikian, penerapan accurately and efficiently. Thus, the implementation of 5D BIM
BIM 5D meningkatkan transparansi serta efektivitas dalam increases transparency and effectiveness in construction cost
pengelolaan biaya konstruksi. management.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
9. BIM 6D 9. 6D BIM
BIM 6D mendukung analisis energi bangunan melalui 6D BIM supports building energy analysis through the use of
pemanfaatan perangkat lunak Rhinoceros yang terintegrasi Rhinoceros software integrated with Grasshopper, Ladybug,
dengan Grasshopper, Ladybug, Honeybee, dan EnergyPlus. Honeybee, and EnergyPlus. This technology enables a
Teknologi ini memungkinkan evaluasi yang komprehensif comprehensive evaluation of building performance, including
terhadap kinerja bangunan, antara lain heat transfer, OTTV, heat transfer, OTTV, natural lighting, and cooling systems.
pencahayaan alami, serta sistem pendingin.
Selain itu, penerapan BIM 6D berperan dalam mengoptimalkan Furthermore, the implementation of 6D BIM plays a role in
desain bangunan agar memenuhi standar Green Building, optimizing building designs to meet Green Building standards,
mendukung peningkatan efisiensi energi, serta mendorong supporting increased energy efficiency, and promoting overall
keberlanjutan bangunan secara menyeluruh. building sustainability.
Page 207
Fungsi Penunjang Bisnis I Fungsi Penunjang Bisnis 207
10. BIM 7D 10. 7D BIM
BIM 7D merupakan pendekatan terintegrasi dalam manajemen 7D BIM is an integrated approach to facility management, where
fasilitas, di mana seluruh informasi terkait pengoperasian dan all information related to building operations and maintenance
pemeliharaan bangunan dikonsolidasikan dalam satu model is consolidated into a single, unified information model. This
informasi yang terpadu. Pendekatan ini memungkinkan pengelola approach enables building managers to monitor and manage
gedung untuk memantau dan mengelola aset-aset penting, critical assets, including operational status, maintenance
termasuk status operasional, manual pemeliharaan, informasi manuals, warranty information, and technical specifications,
garansi, serta spesifikasi teknis, sehingga meningkatkan efisiensi thereby improving operational efficiency and supporting
operasional dan mendukung keberlanjutan pengelolaan fasilitas. sustainable facility management.
Page 208
208
IMPLEMENTASI BUILDING BUILDING INFORMATION
INFORMATION MODELING MODELING IMPLEMENTATION
Sebagai bagian dari strategi pengembangan teknologi dan inovasi, As part of its technology development and innovation strategy, the
Perseroan secara berkelanjutan mengoptimalkan penerapan Building Company continuously optimizes the implementation of Building
Information Modeling (BIM) untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, Information Modeling (BIM) to improve efficiency, accuracy,
dan kolaborasi pada setiap tahapan pelaksanaan proyek. Penerapan and collaboration at every stage of project implementation. BIM
BIM telah diintegrasikan sejak fase tender guna memperkuat daya implementation has been integrated since the tender phase to
saing Perseroan dalam proses perolehan proyek, antara lain melalui strengthen the Company’s competitiveness in the project acquisition
penyajian model digital dan perangkat pendukung dalam beauty process, including through the presentation of digital models and
contest tender. supporting tools in tender beauty contests.
Dalam implementasinya, Perseroan memanfaatkan berbagai In its implementation, the Company utilizes various supporting
teknologi pendukung, seperti Virtual Reality (VR) untuk menghadirkan technologies, such as Virtual Reality (VR) to provide immersive
simulasi lingkungan proyek secara imersif, Augmented Reality simulations of the project environment, Augmented Reality (AR)
(AR) untuk menampilkan maket digital secara interaktif sehingga to display interactive digital mockups for a more comprehensive
memberikan pemahaman desain yang lebih komprehensif, serta understanding of the design, and the BIMx application, which
aplikasi BIMx yang memungkinkan visualisasi desain konstruksi enables real-time visualization of construction designs via mobile
secara real-time melalui perangkat seluler. Pemanfaatan teknologi devices. The use of these technologies supports improved design
tersebut mendukung peningkatan kualitas presentasi desain, presentation quality, strengthens field coordination, and encourages
memperkuat koordinasi di lapangan, serta mendorong pengambilan more effective decision-making.
keputusan yang lebih efektif.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan berhasil menerapkan BIM secara Throughout 2025, the Company successfully implemented BIM
menyeluruh pada seluruh proyek yang dikelola, sehingga mendukung comprehensively across all projects under its management,
proses perencanaan dan pelaksanaan yang lebih terintegrasi serta supporting a more integrated planning and implementation
meningkatkan efektivitas koordinasi antar tim proyek. Selain itu, process and enhancing effective coordination between project
Perseroan juga berfokus pada pengembangan sumber daya manusia teams. Furthermore, the Company is also focusing on technology-
berbasis teknologi guna mendukung keberlanjutan implementasi based human resource development to support the continued
BIM dan memastikan kesiapan tenaga kerja dalam menghadapi implementation of BIM and ensure workforce readiness for digital
transformasi digital di sektor konstruksi. transformation in the construction sector.
Komitmen Perseroan dalam penerapan BIM tercermin dari berbagai The Company’s commitment to implementing BIM is reflected in
proyek yang telah dijalankan. Secara kumulatif, sejak tahun 2016 a number of projects being handled. Cumulatively, from 2016 to
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
hingga 2024, Perseroan telah mengimplementasikan BIM pada 2024, the Company has implemented BIM in 53 projects of varying
sebanyak 53 proyek dengan beragam tipe dan tingkat kompleksitas, types and levels of complexity, tailored to the characteristics of
sesuai dengan karakteristik masing-masing proyek. each project.
Beberapa proyek utama yang telah mengadopsi Building Information Several key projects that have adopted Building Information
Modeling (BIM) antara lain Jakarta International Stadium (JIS), Grha Modeling (BIM) include Jakarta International Stadium (JIS), Grha
Pertamina Jakarta, Pelindo Office Surabaya, Pasar Rakyat Pariaman, Pertamina Jakarta, Pelindo Office Surabaya, Pasar Rakyat Pariaman,
UGM Paket 3, Bank Indonesia Palangkaraya, Hotel Domestik Gadjah Mada University Package 3, Bank Indonesia Palangkaraya,
Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Gedung SGLC & Terminal 3 Domestic Hotel at Soekarno-Hatta International Airport,
ERIC Kampus UGM, Dhoho International Airport, Gedung Bio Farma SGLC & ERIC Building at Gadjah Mada University Campus, Dhoho
Bandung, serta berbagai proyek lainnya. Selain itu, penerapan BIM International Airport, Bio Farma Building in Bandung, and various
juga telah dilakukan pada sejumlah proyek berskala besar dengan other projects. Furthermore, BIM has been implemented in several
nilai kontrak di atas Rp1,0 triliun, di antaranya Jakarta International large-scale projects with contract values exceeding Rp1.0 trillion,
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Stadium (JIS) senilai Rp1,89 triliun pada tahun 2019, Bandara including Jakarta International Stadium (JIS) worth Rp1.89 trillion
Internasional Dhoho Kediri senilai Rp1,79 triliun pada tahun 2022, in 2019, Dhoho International Airport in Kediri worth Rp1.79 trillion
serta Rusun Paspampres IKN senilai Rp1,63 triliun pada tahun 2023. in 2022, and IKN Paspampres Flats worth Rp1.63 trillion in 2023.
Penerapan BIM pada berbagai proyek tersebut mencerminkan The implementation of BIM in these various projects reflects the
komitmen Perseroan dalam meningkatkan efektivitas, transparansi, Company’s commitment to improving the effectiveness, transparency,
dan akurasi perencanaan serta pelaksanaan konstruksi. Pemanfaatan and accuracy of construction planning and implementation. This
teknologi digital ini sekaligus memperkuat daya saing Perseroan di utilization of digital technology also strengthens the Company’s
industri konstruksi yang semakin kompetitif dan dinamis. competitiveness in the increasingly competitive and dynamic
construction industry.
Page 209
Fungsi Penunjang Bisnis I Fungsi Penunjang Bisnis 209
Implementasi BIM di Proyek 2016-2024
BIM Implementation in Projects in 2016-2024
(Jumlah Proyek) | (Number of Projects)
53
50 53
29
21
18
13
3
1
2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025
PENERAPAN BUILDING INFORMATION IMPLEMENTATION OF BUILDING
MODELING (BIM) INFORMATION MODELING (BIM)
Sebagai bagian dari transformasi digital di industri konstruksi, As part of the digital transformation in the construction industry, the
Perseroan secara berkelanjutan mengembangkan dan Company continuously develops and optimizes the implementation
mengoptimalkan penerapan Building Information Modeling (BIM) of Building Information Modeling (BIM) to improve efficiency,
guna meningkatkan efisiensi, akurasi, serta kolaborasi pada setiap accuracy, and collaboration at every stage of the project. The
tahapan proyek. Penerapan BIM memungkinkan integrasi data yang implementation of BIM enables more comprehensive data integration,
lebih komprehensif, visualisasi yang lebih detail, serta perencanaan more detailed visualization, and more thorough planning throughout
yang lebih matang dalam proses konstruksi, sehingga mendukung the construction process, thus supporting quality and timely project
penyelesaian proyek yang berkualitas dan tepat waktu. completion.
Pada tahun 2025, Perseroan terus memperkuat implementasi In 2025, the Company continued to strengthen the implementation
BIM dalam pelaksanaan proyek sebagai bagian dari upaya of BIM in project execution as part of its efforts to improve digital
peningkatan kapabilitas digital dan daya saing usaha. Meskipun capabilities and business competitiveness. Although the Company
pada tahun pelaporan ini Perseroan tidak menerima penghargaan did not receive any awards related to BIM implementation in this
terkait penerapan BIM, Perseroan tetap berkomitmen untuk reporting year, the Company remains committed to continuously
mengembangkan pemanfaatan teknologi tersebut secara developing the use of this technology to support more effective
berkelanjutan guna mendukung kinerja operasional yang lebih and efficient operational performance.
efektif dan efisien.
Pada tahun 2025, Perseroan tidak melaksanakan kegiatan In 2025, the Company did not conduct any specific benchmarking
benchmarking secara khusus terkait implementasi Building activities related to the implementation of Building Information
Information Modeling (BIM). Meskipun demikian, Perseroan tetap Modeling (BIM). However, the Company continues to monitor and
melakukan pemantauan dan pengembangan internal atas penerapan develop its BIM implementation internally as part of its efforts to
BIM sebagai bagian dari upaya peningkatan kapabilitas digital dan improve digital capabilities and effectiveness of project execution.
efektivitas pelaksanaan proyek.
Ke depan, Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan Going forward, the Company is committed to continuously
penerapan BIM, termasuk melalui peluang benchmarking dengan improving its BIM implementation, including through benchmarking
praktik terbaik di industri guna mendukung peningkatan kinerja opportunities with industry best practices to support operational
operasional dan daya saing Perseroan performance and competitiveness.
Page 210
210
INVESTASI TEKNOLOGI BUILDING INVESTMENT IN BUILDING INFORMATION
INFORMATION MODELING MODELING TECHNOLOGY
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam mengadopsi As part of the Company’s commitment to adopting technology to
teknologi guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional, improve operational efficiency and effectiveness, the Company is
Perseroan secara berkelanjutan mengembangkan penerapan continuously developing the implementation of Building Information
Building Information Modeling (BIM). Teknologi ini memiliki peran Modeling (BIM). This technology plays a strategic role in optimizing
strategis dalam mengoptimalkan proses perencanaan, desain, the planning, design, construction, and project management
konstruksi, serta manajemen proyek secara terintegrasi dan presisi, processes in an integrated and precise manner, in line with the
sejalan dengan strategi transformasi digital Perseroan. Company’s digital transformation strategy.
Pada tahun 2025, Perseroan tidak mengalokasikan anggaran In 2025, the Company did not allocate a specific budget for
secara spesifik untuk pengembangan teknologi BIM. Meskipun BIM technology development. However, BIM development and
demikian, pengembangan dan penerapan BIM tetap dilakukan implementation will continue to be integrated into the Company’s
secara terintegrasi dalam kegiatan operasional dan program operational activities and technology development programs. These
pengembangan teknologi Perseroan. Upaya tersebut mencakup efforts include optimizing software utilization, enhancing human
optimalisasi pemanfaatan perangkat lunak, peningkatan kapabilitas resource capabilities, and strengthening digital infrastructure to
sumber daya manusia, serta penguatan infrastruktur digital guna support more effective BIM implementation.
mendukung implementasi BIM yang lebih efektif.
RENCANA PENGEMBANGAN BUILDING FUTURE BUILDING INFORMATION
INFORMATION MODELING KE DEPAN MODELING DEVELOPMENT PLAN
Sebagai bagian dari strategi transformasi digital di industri konstruksi, As part of its digital transformation strategy in the construction
Perseroan secara berkelanjutan mengembangkan penerapan industry, the Company is continuously developing the implementation
Building Information Modeling (BIM) guna meningkatkan efisiensi, of Building Information Modeling (BIM) to improve efficiency,
akurasi, serta kolaborasi pada setiap tahapan proyek. Pada tahun accuracy, and collaboration at every stage of the project. In 2025,
2025, Perseroan merencanakan penguatan integrasi BIM dengan the Company plans to strengthen the integration of BIM with various
berbagai teknologi konstruksi terkini, termasuk pemanfaatan drone, advanced construction technologies, including the use of drones,
pemindaian laser tiga dimensi (3D), serta kecerdasan buatan three-dimensional (3D) laser scanning, and artificial intelligence
(Artificial Intelligence) untuk meningkatkan akurasi pengumpulan to enhance the accuracy of site data collection and processing.
dan pengolahan data lapangan. Selain itu, penerapan konsep lean Furthermore, the implementation of lean construction concepts
construction akan menjadi salah satu fokus utama dalam upaya will be a key focus in efforts to increase productivity, reduce waste,
meningkatkan produktivitas, mengurangi pemborosan, serta and accelerate project completion while maintaining the quality of
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
mempercepat penyelesaian proyek dengan tetap menjaga kualitas the final result.
hasil akhir.
Perseroan juga akan memperkuat kolaborasi dengan seluruh The Company will also strengthen collaboration with all stakeholders,
pemangku kepentingan, termasuk pelanggan dan mitra strategis, including customers and strategic partners, to support sustainability
guna mendukung keberlanjutan dan peningkatan efisiensi and improve operational efficiency. In line with this digitalization
operasional. Sejalan dengan agenda digitalisasi tersebut, Perseroan agenda, the Company plans to increase the maturity level of BIM
merencanakan peningkatan tingkat kematangan integrasi BIM Level 2 integration with its Enterprise Resource Planning (ERP)
Level 2 dengan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) untuk system to optimize the effectiveness of project planning and control.
mengoptimalkan efektivitas perencanaan dan pengendalian proyek. This integration aims to ensure adherence to project schedules and
Integrasi ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan terhadap jadwal budgets through a more structured system based on real-time data.
dan anggaran proyek melalui sistem yang lebih terstruktur dan
berbasis data real-time.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Melalui pemanfaatan teknologi tersebut, Perseroan berkomitmen Through the use of this technology, the Company is committed to
untuk meningkatkan akurasi dalam pengelolaan sumber daya, improving the accuracy of resource management, strengthening
memperkuat koordinasi antar tim proyek, serta memastikan coordination between project teams, and ensuring more transparent
pengelolaan proyek yang lebih transparan dan akuntabel. Langkah and accountable project management. This step is expected to
ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya proyek-proyek yang encourage the realization of innovative, efficient, and sustainable
inovatif, efisien, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Perseroan projects, in line with the Company’s vision of facing future challenges
dalam menghadapi tantangan industri konstruksi di masa depan. in the construction industry.
Page 211
Fungsi Penunjang Bisnis I Fungsi Penunjang Bisnis 211 Manajemen Pengetahuan dan Inovasi Knowledge Management and Innovation MANAJEMEN PENGETAHUAN KNOWLEDGE MANAGEMENT Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam meningkatkan As part of the Company’s commitment to improving the quality of its kualitas sumber daya manusia serta mengoptimalkan kinerja bisnis, human capital and optimizing business performance, the Company Perseroan mengembangkan sistem manajemen pengetahuan yang has developed a structured and integrated knowledge management terstruktur dan terintegrasi. Sistem ini dirancang untuk memastikan system. This system is designed to ensure continuous knowledge proses transfer pengetahuan yang berkelanjutan serta penerapan transfer and the consistent implementation of best practices across praktik terbaik (best practices) secara konsisten di seluruh lini bisnis all of the Company’s lines of business. Perseroan. Perseroan menerapkan Knowledge Management WIKA Gedung The Company has implemented Knowledge Management WIKA (KMWG) sebagai sistem manajemen pengetahuan yang bertujuan Gedung (KMWG) as a knowledge management system aimed at untuk mengelola, mendokumentasikan, dan mendistribusikan managing, documenting, and distributing strategic information and informasi strategis serta pengalaman kerja kepada seluruh karyawan. work experience to all employees. KMWG Online, launched on KMWG Online, yang diluncurkan pada 1 April 2020, berperan sebagai April 1, 2020, serves as the primary platform for supporting human platform utama dalam mendukung pengembangan kompetensi capital competency development. Through KMWG, the Company sumber daya manusia. Melalui KMWG, Perseroan memastikan ensures the implementation of best practices in building construction, penerapan praktik terbaik dalam konstruksi bangunan gedung, encourages innovation, and improves operational effectiveness and mendorong terciptanya inovasi, serta meningkatkan efektivitas dan productivity across all projects and work units. produktivitas operasional di seluruh proyek dan unit kerja.
Page 212
212
Selain menyediakan akses terhadap Prosedur, Instruksi Kerja, In addition to providing access to Procedures, Work Instructions,
Karya Inovasi, dan Artikel, KMWG Online juga berfungsi sebagai Innovation Works, and Articles, KMWG Online also serves as a
wadah kolaborasi bagi karyawan untuk berbagi pengetahuan dan collaborative platform for employees to share knowledge and provide
memberikan masukan guna memperkaya kualitas konten yang input to enhance the quality of available content. Furthermore,
tersedia. Selanjutnya, pada bulan September 2020, Perseroan in September 2020, the Company developed WG Learning, an
mengembangkan WG Learning, yaitu aplikasi e-learning yang e-learning application designed to facilitate the implementation of
dirancang untuk memfasilitasi pelaksanaan program pelatihan training programs for designated employees. Through WG Learning,
bagi karyawan yang ditunjuk. Melalui WG Learning, pelatihan training can be conducted simultaneously in various locations without
dapat diselenggarakan secara serentak di berbagai lokasi tanpa the need for face-to-face meetings, thereby increasing the efficiency
memerlukan pertemuan tatap muka, sehingga meningkatkan efisiensi and effectiveness of the learning process.
dan efektivitas proses pembelajaran.
Berbagai informasi yang diperbarui dalam KMWG, termasuk Various updated information in the KMWG, including Procedures,
Prosedur, Instruksi Kerja, serta Karya Inovasi, disosialisasikan kepada Work Instructions, and Innovation Projects, is disseminated to all
seluruh karyawan melalui media komunikasi internal, antara lain blast employees through internal communication channels, including
WhatsApp, guna memastikan kemudahan akses dan pemanfaatan WhatsApp blasts, to ensure easy access and utilization of information.
informasi. Melalui mekanisme ini, inovasi dan pengetahuan Through this mechanism, innovations and knowledge developed in
yang dikembangkan pada satu unit kerja dapat direplikasi dan one work unit can be replicated and applied to other work units,
diterapkan pada unit kerja lainnya, sehingga mendorong peningkatan thereby encouraging continuous improvement and equitable
berkelanjutan serta pemerataan pengetahuan di seluruh organisasi. knowledge sharing throughout the organization.
Sebagai bagian dari strategi penguatan manajemen pengetahuan, As part of its knowledge management strengthening strategy,
Perseroan juga menyelenggarakan berbagai program pengembangan the Company also conducts a number of employee competency
kompetensi karyawan, antara lain: development programs, including:
1. Knowledge Sharing 1. Knowledge Sharing
Sebagai wujud komitmen Perseroan dalam membangun budaya As a manifestation of the Company’s commitment to building a
pembelajaran dan meningkatkan kapabilitas internal, program learning culture and enhancing internal capabilities, a Knowledge
Knowledge Sharing diselenggarakan di tingkat perusahaan untuk Sharing program is held at the corporate level to strengthen
memperkuat proses transfer pengetahuan serta penerapan best the knowledge transfer process and the implementation of
practices di seluruh unit kerja. Program ini difokuskan pada best practices across all work units. This program focuses
bidang engineering, quality, dan safety, yang memiliki peran on engineering, quality, and safety, which play a strategic role
strategis dalam menjaga standar mutu dan keselamatan pada in maintaining quality and safety standards on every project.
setiap proyek.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Melalui program Knowledge Sharing, Perseroan menyediakan Through the Knowledge Sharing program, the Company provides
forum bagi karyawan untuk berbagi wawasan, pengalaman, serta a forum for employees to share insights, experiences, and
inovasi yang telah terbukti efektif dalam pelaksanaan proyek. innovations that have proven effective in project implementation.
Program ini juga berfungsi sebagai sarana diskusi dan kolaborasi This program also serves as a platform for discussion and
lintas unit kerja, sehingga solusi terbaik dapat diadaptasi dan collaboration across work units, allowing the best solutions to
diimplementasikan secara lebih luas di lingkungan Perseroan . be adapted and implemented more broadly within the Company.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 213
Fungsi Penunjang Bisnis I Fungsi Penunjang Bisnis 213
Adapun pelaksanaan Knowledge Sharing di tahun 2025 adalah The Knowledge Sharing organized in 2025 is as follows:
sebagai berikut:
Tema Knowledge Sharing Tanggal Pelaksanaan
No.
Theme of Knowledge Sharing Date
1. Penerapan Building Information Modeling (BIM) pada proyek Konstruksi PT.Wika Gedung 23 Maret 2025
Implementation of Building Information Modeling (BIM) in PT. Wika Gedung Construction March 23, 2025
Project
2. IAMKRI (Ikatan Ahli Manajemen Konstruksi Ramping) 26 April 2025
IAMKRI (Association of Lean Construction Management Experts) April 26, 2025
3. Smart Work Start Here (Unlocking AI experience with Intel) 20 Agustus 2025
August 20, 2025
4. Future Build Now, Kolaborasi Cerdas bersama Archicad 17 September 2025
Future Build Now, Smart Collaboration with ArchiCAD September 17, 2025
Melalui pelaksanaan program tersebut, Perseroan memastikan Through these programs, the Company ensures that all of its
seluruh insan perusahaan memperoleh akses terhadap informasi employees have access to continuously updated information and
dan praktik terbaik yang senantiasa diperbarui. Inisiatif ini best practices. This initiative is expected to improve performance
diharapkan dapat meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat quality, strengthen the implementation of operational standards,
penerapan standar operasional, serta mendorong terciptanya and encourage sustainable innovation across all of the
inovasi yang berkelanjutan di seluruh lini bisnis Perseroan. Company’s lines of business.
2. Benchmarking Quality 2. Quality Benchmarking
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas dan As part of its quality improvement and standardization efforts,
standardisasi, Perseroan melaksanakan program Benchmarking the Company is carrying out a Quality Benchmarking program
Quality untuk menetapkan tolok ukur standar mutu yang to establish benchmarks for applicable quality standards within
berlaku di lingkungan Perseroan. Program ini bertujuan untuk the Company. This program aims to identify work units that
mengidentifikasi unit kerja yang telah berhasil menerapkan have successfully implemented quality standards optimally, in
standar kualitas secara optimal, sehingga dapat dijadikan order to serve as references and best practices for other work
referensi dan praktik terbaik (best practices) bagi unit kerja units to improve performance and operational effectiveness.
lainnya dalam meningkatkan kinerja serta efektivitas operasional.
Pelaksanaan program Benchmarking Quality Excellence The Quality Excellence Benchmarking program is coordinated
dikoordinasikan oleh QSHE Division dengan melibatkan fungsi by the QSHE Division, involving the Quality Assurance/Quality
Quality Assurance/Quality Control (QA/QC) serta fungsi Produksi Control (QA/QC) and Production functions from each work unit.
dari masing-masing unit kerja. Melalui program ini, Perseroan Through this program, the Company ensures that best practices
memastikan bahwa praktik terbaik di bidang kualitas dapat in quality can be shared, learned, and consistently applied across
dibagikan, dipelajari, dan diterapkan secara konsisten di seluruh all projects to support the achievement of high and sustainable
proyek guna mendukung pencapaian standar mutu yang tinggi quality standards. Benchmarking activities are carried out both
dan berkelanjutan. Kegiatan benchmarking dilaksanakan baik on ongoing projects and through visits to mock-up areas at
pada proyek yang sedang berjalan maupun melalui kunjungan WIKA Pratama Learning Center (WLC).
ke area mock-up di WIKA Pratama Learning Center (WLC).
3. Quality Control Circle (QCC) 3. Quality Control Circle (QCC)
Dalam rangka meningkatkan kualitas dan mengoptimalkan To improve quality and optimize work processes, the Company
proses kerja, Perseroan juga mengimplementasikan program also implements the Quality Control Circle (QCC) program as
Quality Control Circle (QCC) sebagai bagian dari upaya part of its continuous improvement efforts. This program is
perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Program conducted through the formation of small groups of 3–7 people
ini dilaksanakan melalui pembentukan kelompok kecil yang with similar work fields, who regularly discuss and collaborate
terdiri dari 3–7 orang dengan bidang pekerjaan yang serupa, to identify, analyze, and resolve issues related to work and the
yang secara berkala melakukan diskusi dan kolaborasi work environment.
untuk mengidentifikasi, menganalisis, serta menyelesaikan
permasalahan yang berkaitan dengan pekerjaan dan lingkungan
kerja.
Page 214
214
Pelaksanaan Quality Control Circle (QCC) bertujuan untuk: The Quality Control Circle (QCC) aims to:
a. Meningkatkan kepedulian dan keterlibatan karyawan a. Increase employee awareness and involvement in the
terhadap kemajuan Perseroan; Company’s progress;
b. Menyediakan wadah bagi karyawan untuk menyalurkan ide b. Provide a forum for employees to channel ideas and
dan kreativitas dalam pengembangan inovasi proses kerja; creativity in developing innovative work processes;
c. Mengembangkan kemampuan pemecahan masalah c. Develop problem-solving skills; and
(problem-solving skills); dan
d. Mendorong kerja sama tim serta mengembangkan d. Encourage teamwork and leadership skills.
keterampilan kepemimpinan (leadership).
Melalui proses diskusi, analisis, dan perbaikan yang berkelanjutan, Through this process of discussion, analysis, and continuous
hasil pelaksanaan QCC selanjutnya dipresentasikan dalam improvement, the results of QCC implementation are then
Konvensi QCC sebagai sarana berbagi solusi inovatif serta presented at the QCC Convention as a means of sharing
penerapan praktik terbaik guna meningkatkan efektivitas innovative solutions and implementing best practices to improve
dan produktivitas operasional di lingkungan Perseroan. operational effectiveness and productivity within the Company.
Pada Konvensi QCC Tingkat Nasional (TKMPN) 2024 yang At the 2024 National QCC Convention (TKMPN) held in Bali from
diselenggarakan di Bali pada tanggal 2–6 Desember 2024, December 2–6, 2024, the Company submitted two QCC teams:
Perseroan mengikutsertakan dua tim QCC, yaitu QCC Modular the Modular QCC, which won the Gold award, and the Vertical
yang berhasil meraih penghargaan Gold dan QCC Vertikal yang QCC, which won the Platinum award. WG did not attend the
meraih penghargaan Platinum. WG tidak mengikuti Konvensi 2025 National QCC Convention.
QCC Nasional 2025.
4. Knowledge Management Award (KM Award) 4. Knowledge Management Award (KM Award)
Knowledge Management Award (KM Award) merupakan The Knowledge Management Award (KM Award) is an award
penghargaan yang diberikan kepada karyawan atau pengguna given to employees or users who are most active in accessing
yang paling aktif dalam mengakses dan berkontribusi pada portal and contributing to the KMWG Online portal and playing an
KMWG Online, serta berperan aktif dalam proses knowledge active role in the knowledge creation process. Every user who
creation. Setiap pengguna yang secara aktif mengakses, actively accesses, writes, and provides feedback on published
menulis, dan memberikan umpan balik terhadap artikel yang articles will earn points that are accumulated annually.
dipublikasikan akan memperoleh poin yang diakumulasi secara
tahunan.
Penghargaan ini bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif This award aims to encourage active employee participation in
karyawan dalam memperoleh, mengelola, dan menyebarluaskan obtaining, managing, and disseminating the latest information
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
informasi terkini terkait Sistem Manajemen WIKA Gedung related to WIKA Gedung Management System (SMWG), so that
(SMWG), sehingga pengetahuan yang tersedia dapat available knowledge can be utilized optimally and equitably
dimanfaatkan secara optimal dan merata di seluruh unit kerja. across all work units.
5. BRO Project Award 5. BRO Project Award
Sebagai bagian dari inisiatif untuk meningkatkan kolaborasi dan As part of its initiative to enhance collaboration and
standardisasi di seluruh proyek, Perseroan mengembangkan standardization across projects, the Company developed the
BRO Project Award, yaitu program yang mengadopsi konsep BRO Project Award, a program that adopts the Sister City
Sister City. Konsep ini mendorong kolaborasi antara dua concept. This concept encourages collaboration between
proyek dengan karakteristik yang berbeda untuk saling two projects with different characteristics to share knowledge,
berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik guna experiences, and best practices to accelerate the consistent
mempercepat penerapan standar perusahaan secara konsisten. implementation of company standards.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Setiap proyek memiliki keunikan dan keunggulan yang dapat Each project has unique characteristics and strengths that
menjadi sumber pembelajaran bagi proyek lainnya. Melalui BRO can serve as learning resources for other projects. Through
Project Award, Perseroan mendorong terwujudnya sinergi antar the BRO Project Award, the Company encourages synergy
proyek dalam rangka mempercepat standarisasi operasional, between projects to accelerate operational standardization,
meningkatkan efisiensi, serta mengoptimalkan penerapan increase efficiency, and optimize sustainable implementation
standar perusahaan secara berkelanjutan. of company standards.
Sepanjang tahun 2025, program BRO Project Award telah Throughout 2025, the BRO Project Award program was held
diselenggarakan pada tanggal 10 September 2025 sebagai on September 10, 2025 as a manifestation of the Company’s
wujud komitmen Perseroan dalam membangun ekosistem kerja commitment to building a collaborative work ecosystem oriented
yang kolaboratif serta berorientasi pada peningkatan kualitas towards improving project quality and performance.
dan kinerja proyek.
Page 215
Fungsi Penunjang Bisnis I Fungsi Penunjang Bisnis 215
INOVASI YANG DILAKUKAN INNOVATION
Inovasi terus menjadi pilar utama dalam mendukung strategi Innovation continues to be a key pillar supporting the Company’s
pertumbuhan Perseroan di sektor konstruksi. Sepanjang tahun growth strategy in the construction sector. Throughout the
berjalan, Perseroan berfokus pada pengembangan solusi inovatif year, the Company focused on developing innovative solutions
serta penerapan teknologi terkini guna meningkatkan efisiensi and implementing the latest technology to improve operational
operasional, memperkuat daya saing, dan menciptakan nilai efficiency, strengthen competitiveness, and create added value for all
tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Berbagai inisiatif stakeholders. These innovative initiatives include the implementation
inovatif tersebut mencakup penerapan metode konstruksi yang lebih of more environmentally friendly and time-efficient construction
ramah lingkungan dan efisien waktu, serta penguatan ekosistem methods, as well as strengthening an integrated digital ecosystem
digital yang terintegrasi di seluruh proses bisnis. across all business processes.
Selain itu, Perseroan secara konsisten mengintegrasikan prinsip Furthermore, the Company consistently integrates sustainability
keberlanjutan ke dalam aktivitas operasional, antara lain melalui principles into its operational activities, including the use of building
penggunaan material bangunan yang mendukung konsep bangunan materials that support green building concepts and efforts to reduce
hijau serta upaya pengurangan limbah konstruksi. Melalui berbagai construction waste. Through these initiatives, the Company not only
inisiatif tersebut, Perseroan tidak hanya merespons dinamika dan responds to evolving market dynamics and needs but also plays an
kebutuhan pasar yang terus berkembang, tetapi juga berperan aktif active role in driving the transformation of the construction industry
dalam mendorong transformasi industri konstruksi menuju masa towards a more innovative and sustainable future.
depan yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Perseroan secara berkelanjutan mendorong seluruh karyawan untuk The Company continuously encourages all employees to
menghasilkan inovasi yang tidak hanya mempermudah pelaksanaan produce innovations that not only simplify work but also improve
pekerjaan, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional, kualitas operational efficiency, the quality of work results, and the Company’s
hasil kerja, serta daya saing Perseroan. Implementasi inovasi competitiveness. These innovations are carried out both within the
tersebut dilakukan baik di lingkungan proyek maupun di kantor project environment and at the head office, resulting in a positive
pusat, sehingga memberikan dampak positif yang merata di seluruh impact across all of the Company’s business activities.
aktivitas bisnis Perseroan.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah mengimplementasikan Throughout 2025, the Company has implemented various innovation
berbagai inisiatif inovasi, antara lain sebagai berikut: initiatives, including the following:
Bulan Judul Inovasi Karya Inovasi
No
Month Innovation Title Innovation Works
1 Februari VE DPT Secant Pile menjadi DPT MSE Wall pada Tanah Berlereng Proyek Kampus 2 Polman Bandung
February VE: Converting DPT Secant Piles into DPT MSE Walls on Sloping Land Polman Bandung Campus 2 Project
2 April QCC Sinergi - Mengoptimalkan Kualitas Nilai QPASS > 85% dari Hasil Proyek RS UPT Vertikal
April Pengecoran Balok & Plat dengan Inovasi Penampungan Serbuk Gergaji UPT Vertikal Hospital Project
Potongan Bekisting
QCC Sinergi - Optimizing Quality with a QPASS Value of >85% for
Beam & Plate Casting Results with an Innovation in Formwork Sawdust
Collection
3 April VE Perubahan Sistem Angkur Baja menjadi Embedded pada Kolom Bulat Proyek Pembangunan Gedung Fasilitas Pendukung
April VE: Changing the Steel Anchor System to Embedded in Round Columns FSTSO TLT Tower 1
FSTSO TLT Tower 1 Supporting Facilities Building
Construction Project
4 April Energy Container as Fuel Efficiency Proyek Depot Kas Utama Wilayah Timur (DKUT)
April Gresik
Gresik Eastern Region Main Cash Depot (DKUT)
Project
5 April Penerapan SMKK pada Pekerjaan Berisiko Tinggi Proyek Rusun Paspampres IKN
April Implementation of SMKK in High-Risk Work IKN Presidential Security Guard Apartment Project
6 Mei Inovasi Pembuatan Alat Perata Cor (Screeder) Proyek Rusun Paspampres IKN
May Innovation in the Manufacture of Concrete Leveling Equipment (Screeder) IKN Presidential Security Guard Apartment Project
7 Juni Human Capital Information Center Human Capital Division
June
Page 216
216
Bulan Judul Inovasi Karya Inovasi
No
Month Innovation Title Innovation Works
8 Juni Cleanroom Construction Proyek Biofarma
June Biofarma Project
9 Juni Metode Kerja Kolom Melengkung Proyek Labtek XV ITB Bandung
June Curved Column Working Method Labtek XV ITB Bandung Project
10 Juni QCC Treatment Permukaan Beton pada Alumunium Formwork Proyek Skyhouse Alam Sutra
June QCC Concrete Surface Treatment on Aluminum Formwork Skyhouse Alam Sutra Project
11 Juli VE Desain Pekerjaan Kaca Facade melalui Re-Analysis dan Re-Modelling Proyek Rusun Paspampres IKN
July mengacu Poin Pemenuhan Perencanaan dan Pelaksanaan IKN Presidential Security Guard Apartment Project
VE Design of Facade Glass Work through Re-Analysis and Re-Modeling
Referring to Planning and Implementation Compliance Points
12 Agustus Implementasi Bangunan Gedung Cerdas Proyek Kemenko 1 Proyek Kemenko 1 IKN
August Implementation of Smart Building, Coordinating Ministry 1 Project IKN Coordinating Ministry 1 Project
13 Agustus Inovasi Safety Railing Modular Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Bersama V,
August Universitas Muhammadiyah Malang
Joint Lecture Building V Construction Project,
University of Muhammadiyah Malang
14 Agustus Metode Pengetasan Friction Pendulum Proyek Pengembangan Sistem Operasional
August Friction Pendulum Testing Method INATEWS Jakarta dan Bali
INATEWS Operational System Development Project
for Jakarta and Bali
15 Agustus Metode Pengetesan Lead Rubber Bearing Proyek Pengembangan Sistem Operasional
August Lead Rubber Bearing Testing Method INATEWS Jakarta dan Bali
INATEWS Operational System Development Project
for Jakarta and Bali
16 Agustus Menurunkan Harga Produk Modular dengan Mengembangkan Produk Modular
August Modular Lite (MOLI)
Reducing Modular Product Prices by Developing Modular Lite (MOLI)
Products
17 Agustus Inovasi Baja Minaret WPG
August Steel Minaret Innovation
18 September QCC Integrasi Data Pekerjaan Area Hunian dengan Format Completion Proyek Rusun Paspampres IKN
September ABC dan Raport Merah IKN Presidential Security Guard Apartment Project
QCC Integrating Residential Area Work Data with ABC Completion Format
and Red Report Cards
19 September QCC Standarisasi Pinjam Kunci Unit sebagai Peningkatan Pengamanan Proyek Rusun Paspampres IKN
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
September dna Kebersihan Unit Rusun Paspampres IKN Presidential Security Guard Apartment Project
QCC Standardization of Unit Key Borrowing to Improve Security and
Cleanliness of Presidential Security Guard Apartment Units
20 September QCC Menurunkan Harga Produk Modular dengan Mengembangkan Modular
September Produk WG Flatpack Thin (WGFT) di Produk Modular
QCC Reducing Modular Product Prices by Developing WG Flatpack Thin
(WGFT) Products in Modular Products
21 Oktober QCC Bak Rendam Sampel Beton Sistem Portable Proyek Stadion Teladan Medan
October QCC Portable Concrete Sample Soaking Tank Medan's Teladan Stadium Project
22 Oktober Audio Visual Ruang Rapat Proyek Rusun Paspampres IKN
October Audio Visual for Meeting Rooms IKN Presidential Security Guard Apartment Project
23 Oktober Inovasi Dashboard Tower Undip Proyek Undip Tembalang
October Undip Tower Dashboard Innovation Undip Tembalang Project
24 Oktober Modular Volumetrik - Kajian Metode Konstruksi Modular Volumetrik dari Modular
October Berbagai Sisi
Volumetric Modular - A Study of Volumetric Modular Construction
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Methods from Various Perspectives
25 Oktober Inovasi Urinoir Portable untuk Tower Crane Proyek Undip Tembalang
October Portable Urinal Innovation for Tower Cranes Undip Tembalang Project
26 November Meningkatkan Efisiensi Pelaksanaan Pekerjaan Atap Khazanah dengan Proyek DKUT Gresik
November Metode Kerja DKUT Gresik Project
Improving the Efficiency of Khazanah Roofing Work with Work Methods
27 November Penggunaan Alumunium Extrusion sebagai Sirip-Sirip Bangunan Proyek Pembangunan Gedung Kantor Area Gresik
November Pengganti Material Alumunium Composite Panel Modular
Using Aluminum Extrusions as Building Fins to Replace Aluminum Gresik Modular Area Office Building Construction
Composite Panels Project
Page 217
Fungsi Penunjang Bisnis I Fungsi Penunjang Bisnis 217
Bulan Judul Inovasi Karya Inovasi
No
Month Innovation Title Innovation Works
28 Desember Penggunaan Aplikasi Firecek untuk Inspeksi APAR pada Proyek Divisi Divisi Operasi
December Operasi Operations Division
Using the Firecek Application for Fire Extinguisher Inspections in the
Operations Division Project
29 Desember Monitoring Dashboard Divisi Transformasi Biro Transformasi dan Pengembangan Portofolio
December Monitoring the Transformation Division Dashboard Bisnis
Business Transformation and Portfolio
Development Bureau
30 Desember Pemanfaatan Cubicost dalam Membangun Big Data (AHSP & Harga Biro Transformasi dan Pengembangan Portofolio
December Satuan Saumber Daya) Bisnis
Utilizing Cubicost in Building Big Data (AHSP & Resource Unit Prices) Business Transformation and Portfolio
Development Bureau
31 Desember Optimalisasi Dashboard Proyek Berbasis Microsoft Project Biro Transformasi dan Pengembangan Portofolio
December Optimizing the Microsoft Project-Based Project Dashboard Bisnis
Business Transformation and Portfolio
Development Bureau
32 Desember DIGITIZE : Optimalisasi Monitoring TPS Division Biro Transformasi dan Pengembangan Portofolio
December DIGITIZE: Optimizing the TPS Division Monitoring Bisnis
Business Transformation and Portfolio
Development Bureau
Page 218
Analisis Dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis
Page 219
“Kinerja Perseroan mencerminkan upaya berkelanjutan dalam
menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, efisiensi, dan
ketahanan usaha.”
“The Company’s performance reflects its continuous efforts to
maintain a balance between growth, efficiency, and business
resilience.”
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Annual Report (AR) 2025
Bab 5
Analisis Dan Pembahasan Manajemen
Page 220
220
Tinjauan Perekonomian
Economic Overview
Gereja Baasilika IKN
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
TINJAUAN PEREKONOMIAN GLOBAL GLOBAL ECONOMIC OVERVIEW
Pertumbuhan ekonomi global sepanjang tahun 2025 menunjukkan Global economic growth throughout 2025 showed limited
perbaikan yang masih terbatas dan cenderung moderat di tengah improvement and remained moderate amid the normalization of
proses normalisasi kebijakan moneter di berbagai negara maju. monetary policies across advanced economies. Global inflation
Inflasi global secara umum melanjutkan tren penurunan dibandingkan generally continued its downward trend compared to its peak in
periode puncaknya pada 2022–2023, meskipun di beberapa negara 2022–2023, although remained above central bank targets in several
masih berada di atas target bank sentral akibat tekanan harga jasa countries due to persistent pressures from services and energy
dan energi. prices.
Volatilitas pasar keuangan global tetap tinggi sepanjang 2025, Volatility in global financial markets remained high throughout 2025,
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
dipengaruhi oleh dinamika kebijakan fiskal dan moneter Amerika influenced by the dynamics of fiscal and monetary policies in the
Serikat, ketegangan geopolitik yang berlanjut di sejumlah kawasan, United States, ongoing geopolitical tensions in a number of regions,
serta fragmentasi perdagangan global yang semakin nyata. and increasing fragmentation in global trade. The shift in global
Pergeseran pola pertumbuhan ekonomi dunia ke kawasan Asia dan economic growth toward Asia and emerging markets continued,
emerging markets terus berlangsung, namun dibayangi risiko suku although overshadowed by risks related to relatively high real interest
bunga riil yang masih relatif tinggi, beban utang negara berkembang, rates, debt burdens in developing countries, and shifts in global
serta perubahan arus investasi global menuju aset yang dianggap investment flows toward safer assets (safe haven).
lebih aman (safe haven).
Transformasi digital lintas negara berlangsung semakin cepat, Cross-border digital transformation is accelerating, boosting
mendorong efisiensi dan produktivitas, namun sekaligus efficiency and productivity, but simultaneously increasing operational
meningkatkan risiko operasional, termasuk risiko siber (cyber risk) risks, including cyber risk and technology-based supply chain
Page 221
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 221 dan gangguan rantai pasok berbasis teknologi. Di sisi lain, dampak disruptions. Meanwhile, the impact of climate change and the perubahan iklim dan peningkatan frekuensi kejadian cuaca ekstrem increasing frequency of extreme weather events are structural factors menjadi faktor struktural yang memengaruhi ketahanan ekonomi impacting global economic resilience, particularly in the food, energy, global, khususnya pada sektor pangan, energi, dan asuransi. and insurance sectors. Sepanjang tahun 2025, perekonomian Amerika Serikat tetap tumbuh Throughout 2025, the United States economy continued to grow relatif solid, meskipun melambat dibandingkan fase pemulihan relatively solidly, although at a slower pace compared to the post- pascapandemi, dengan konsumsi domestik yang masih menjadi pandemic recovery phase, with domestic consumption remaining penopang utama. Kebijakan fiskal ekspansif dan agenda ekonomi the main driver. Expansionary fiscal policy and economic agenda Presiden Donald Trump pada periode pemerintahan terbarunya turut of President Donald Trump during his latest administration also memengaruhi dinamika pasar, termasuk ekspektasi inflasi dan arah influenced market dynamics, including inflation expectations and suku bunga kebijakan Federal Reserve. Sentimen pasar terhadap the direction of Federal Reserve policy rates. Market sentiment kebijakan tersebut cenderung beragam memberikan dorongan toward these policies was mixed—supporting the U.S. domestic pada pasar saham domestik AS, namun sekaligus meningkatkan stock market while also increasing uncertainty for emerging markets ketidakpastian bagi negara berkembang melalui potensi tekanan through potential exchange rate pressures and capital outflows. nilai tukar dan arus modal keluar. Sementara itu, ekonomi Eropa dan Jepang menunjukkan pemulihan Meanwhile, the economies of Europe and Japan experienced more yang lebih gradual dengan pertumbuhan yang relatif terbatas akibat gradual recovery with relatively limited growth due to weak domestic lemahnya permintaan domestik dan tekanan sektor manufaktur. demand and pressure in the manufacturing sector. China maintained Tiongkok mempertahankan momentum pertumbuhan melalui its growth momentum through a combination of fiscal and monetary kombinasi stimulus fiskal dan moneter serta penguatan sektor stimulus, as well as strengthening in the manufacturing and export manufaktur dan ekspor, meskipun masih menghadapi tantangan sectors, although continued to face structural challenges in the struktural pada sektor properti dan konsumsi domestik. property sector and domestic consumption. Kondisi “higher for longer” yang sempat mereda pada akhir 2024 The “higher for longer” condition, which had briefly eased at the end kembali menjadi perhatian pasar pada 2025, seiring meningkatnya of 2024, re-emerged as a market concern in 2025, as expectations ekspektasi bahwa suku bunga global akan bertahan pada level yang increased that global interest rates would remain at relatively relatif tinggi lebih lama dari perkiraan sebelumnya. Hal ini mendorong high levels for longer than previously anticipated. This prompted penyesuaian strategi investasi global serta meningkatkan sensitivitas adjustments in global investment strategies and increased market pasar terhadap setiap sinyal kebijakan bank sentral utama dunia. sensitivity to signals from major central banks. Secara keseluruhan, sepanjang tahun 2025, lanskap ekonomi Overall, throughout 2025, the global economic landscape was global ditandai oleh proses transisi menuju stabilitas yang lebih characterized by a transition process towards more sustainable berkelanjutan, namun tetap berada dalam lingkungan risiko yang stability, yet remained within a high-risk and complex environment, tinggi dan kompleks, sehingga memerlukan kewaspadaan dan requiring vigilance and adaptive strategies from business players strategi adaptif dari pelaku usaha dan pembuat kebijakan di seluruh and policymakers worldwide. dunia Memasuki tahun 2026, Dana Moneter Internasional (IMF) Entering 2026, the International Monetary Fund (IMF) projects global memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global relatif stagnan pada economic growth to remain relatively stagnant at around 3.0%–3.2% kisaran sekitar 3,0%–3,2% (yoy), mencerminkan proses normalisasi (yoy), reflecting a gradual normalization process amid persistently ekonomi global yang berlangsung secara bertahap di tengah risiko high interest rate risks and ongoing geopolitical uncertainties. Growth suku bunga yang masih tinggi dan ketidakpastian geopolitik yang is expected to continue to be supported by Asia and several emerging berlanjut. Pertumbuhan tersebut diperkirakan tetap ditopang oleh markets, while advanced economies will see more moderate growth. kawasan Asia dan beberapa emerging markets, sementara negara maju tumbuh lebih moderat. Di sisi lain, kebijakan Presiden Donald Trump yang diumumkan On the other hand, policies announced by President Donald Trump setelah pelantikan periode pemerintahannya dinilai lebih moderat following the inauguration of his administration are considered more dibandingkan ekspektasi awal pasar, khususnya terkait arah moderate than initial market expectations, particularly regarding trade kebijakan perdagangan dan pajak. Meskipun demikian, dinamika and tax policies. Nevertheless, U.S. fiscal, trade, and international kebijakan fiskal, perdagangan, dan hubungan internasional AS policy dynamics remain key factors influencing global financial tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi sentimen pasar market sentiment. keuangan global.
Page 222
222
Perkembangan tersebut akan terus menjadi perhatian utama dan These developments will continue to be a major concern and closely
dipantau secara berkelanjutan, mengingat dampaknya terhadap monitored, given their impact on global financial market stability,
stabilitas pasar keuangan global, arus modal internasional, serta international capital flows, and the outlook for global economic
prospek pertumbuhan ekonomi dunia pada periode mendatang. growth in the coming periods.
Grafik Inflasi Global
Global Inflation Chart
10.0
9.3
7.9 8.0
6.8
6.6 5.9
6.6 5.8 6.0
5.7
4.8 4.4
4.0 4.6 3.7 4.0
3.9
3.2 2.8 2.6
2.0
2.0
0.0
2020 2021 2022 2025 2024 2025
Inflasi Global (%) Inflasi A Es (%) Inflasi E MEs (%)
Global Inflation (%) A Es Inflation (%) E MEs Inflation (%)
Sumber/Source: IMF
Sepanjang periode 2020–2025, dinamika inflasi global mencerminkan Throughout the 2020–2025 period, global inflation dynamics reflected
dampak signifikan pandemi, gangguan rantai pasok, serta eskalasi the significant impact of the pandemic, supply chain disruptions,
konflik geopolitik terhadap stabilitas harga dunia. Inflasi global and escalating geopolitical conflicts on global price stability. Global
yang semula berada pada level moderat sebesar 4,0% pada 2020 inflation, which was initially at a moderate level of 4.0% in 2020, rose
meningkat tajam hingga mencapai puncaknya pada 2022 sebesar sharply to peak at 7.9% in 2022. This pressure was primarily driven
7,9%. Tekanan tersebut terutama dipicu oleh lonjakan harga energi by surging energy and food prices, global logistics disruptions, and
dan pangan, disrupsi logistik global, serta pemulihan permintaan a rapid recovery in demand.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
yang berlangsung cepat.
Kelompok Emerging Market and Developing Economies (EMEs) Emerging Market and Developing Economies (EMEs) recorded higher
mencatat tekanan inflasi yang lebih tinggi dibandingkan Advanced inflationary pressures compared to Advanced Economies (AEs), with
Economies (AEs), dengan inflasi mencapai 9,3% pada 2022. inflation reaching 9.3% in 2022. Meanwhile, inflation in advanced
Sementara itu, inflasi di negara maju meningkat menjadi 6,6% pada economies increased to 6.6% during the same period—the highest
periode yang sama level tertinggi dalam beberapa dekade terakhir. level in several decades.
Memasuki 2023 hingga 2025, kebijakan moneter ketat yang Entering the year of 2023 to 2025, the tight monetary policies
diterapkan secara serempak oleh berbagai bank sentral, termasuk implemented simultaneously by various central banks, including
kenaikan suku bunga acuan secara agresif, mulai menunjukkan aggressive increases in benchmark interest rates, began to show
hasil. Inflasi global menurun menjadi 5,7% pada 2023 dan terus results. Global inflation declined to 5.7% in 2023 and continued to
melandai hingga mencapai sekitar 4,4% pada FY 2025. Inflasi di AEs ease to around 4.4% in FY 2025. Inflation in AEs dropped significantly
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
turun signifikan ke level 2,6% pada 2025, mendekati target jangka to 2.6% in 2025, approaching central banks’ medium-term targets.
menengah bank sentral. Sementara itu, inflasi EMEs juga menurun Meanwhile, inflation in EMEs also decreased to 3.9%, although
menjadi 3,9%, meskipun masih relatif lebih tinggi dibandingkan remained relatively higher than in advanced economies.
negara maju.
Meskipun tren disinflasi berlangsung positif, lanskap ekonomi global Despite the positive disinflation trend, the global economic landscape
sepanjang 2025 tetap dibayangi oleh risiko geopolitik, proteksionisme throughout 2025 remained overshadowed by geopolitical risks,
perdagangan, serta volatilitas pasar keuangan. Ketegangan politik trade protectionism, and financial market volatility. Political tensions
antarnegara, kebijakan perdagangan yang lebih protektif, dan among countries, increasingly protectionist trade policies, and global
fragmentasi ekonomi global berpotensi menahan laju pemulihan economic fragmentation have the potential to hinder growth recovery
pertumbuhan serta meningkatkan volatilitas nilai tukar, khususnya and increase exchange rate volatility, particularly in developing
di negara berkembang. countries.
Page 223
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 223
Di sisi lain, perubahan iklim semakin menjadi risiko struktural jangka On the other hand, climate change is increasingly becoming a long-
panjang terhadap stabilitas ekonomi global. Peningkatan frekuensi term structural risk to global economic stability. The rising frequency
cuaca ekstrem dan gangguan produksi pangan dapat memicu of extreme weather events and disruptions in food production may
tekanan inflasi komoditas secara sporadis, meskipun tren inflasi trigger sporadic commodity price pressures, even as overall inflation
umum menunjukkan penurunan. trend shows a decline.
Dengan demikian, meskipun FY 2025 mencerminkan fase stabilisasi Therefore, although FY 2025 reflects a more controlled phase of price
harga yang lebih terkendali dibanding periode puncak krisis, tingkat stabilization compared to the peak crisis period, global inflation levels
inflasi global masih berada di atas rata-rata historis pra-pandemi. remain above pre-pandemic historical averages. The normalization
Proses normalisasi kebijakan moneter dan stabilisasi geopolitik akan of monetary policy and geopolitical stabilization will be key factors in
menjadi faktor kunci dalam menentukan keberlanjutan tren disinflasi determining the sustainability of disinflation trend and future global
dan prospek pertumbuhan ekonomi global ke depan. economic growth prospects.
TINJAUAN PEREKONOMIAN INDONESIA INDONESIA ECONOMIC OVERVIEW
Di tengah berbagai sentimen negatif terhadap kondisi perekonomian Amid numerous negative sentiments surrounding global economic
global, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 tetap condition, Indonesia’s economic growth in 2025 continued to
menunjukkan kinerja yang resilien dan stabil. Stabilitas ini didukung demonstrate resilient and stable performance. This stability was
oleh konsumsi domestik yang tetap terjaga, serta kinerja investasi dan supported by sustained domestic consumption, as well as improving
ekspor yang menunjukkan tren peningkatan. Capaian tersebut diraih investment and export performance. These achievements were
di tengah berbagai dinamika global, seperti perlambatan ekonomi realized despite various global dynamics, such as the global
dunia, potensi perang dagang, meningkatnya proteksionisme, konflik economic slowdown, potential trade wars, rising protectionism,
geopolitik, serta volatilitas harga komoditas. geopolitical conflicts, and commodity price volatility.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Based on data from Statistics Indonesia (BPS), Indonesia’s economy
Indonesia pada tahun 2025 tumbuh sebesar 5,39% (yoy), relatif grew by 5.39% (yoy) in 2025, relatively stable compared to the
stabil dibandingkan pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya yang previous year’s growth of 5.02% (yoy).
tercatat sebesar 5,02% (yoy).
Perumbuhan Ekonomi Indonesia
Indonesia’s Economic Growth
7.1
5.4 5.7 5.2 4.9 5.0 5.1 5.1 5.0 5.0 5.0 5.1 5.0 5.1
5.0 5.0 5.3 5.0
3.5
3.0
-0.7
-2.2
-3.5
-5.3
2020 2021 2022 2023 2024 2025
Sumber/Source: IMF
Di tengah berbagai sentimen negatif terhadap kondisi perekonomian Amid numerous negative sentiments surrounding global economic
global sepanjang tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap condition throughout 2025, Indonesia’s economic growth continued
menunjukkan kinerja yang resilien dan stabil. Ketahanan tersebut to demonstrate resilient and stable performance. This resilience was
didukung oleh konsumsi domestik yang tetap kuat, peningkatan supported by strong domestic consumption, increased investment
realisasi investasi, serta kinerja ekspor yang relatif terjaga meskipun realization, and relatively maintained export performance despite
dihadapkan pada perlambatan permintaan global dan fluktuasi facing slowing global demand and commodity price fluctuations.
harga komoditas. Capaian tersebut diraih di tengah dinamika global These achievements were attained in the midst of complex global
yang kompleks, termasuk perlambatan pertumbuhan ekonomi dynamics, including a slowdown in global economic growth, rising
dunia, meningkatnya proteksionisme dan fragmentasi perdagangan, protectionism and trade fragmentation, geopolitical tensions, and
ketegangan geopolitik, serta volatilitas pasar keuangan global. volatility in global financial markets.
Page 224
224
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Based on data from Central Bureau of Statistics (BPS), Indonesia’s
Indonesia pada tahun 2025 tumbuh sebesar 5,06% (yoy), relatif economy grew by 5.06% (yoy) in 2025, relatively stable compared to
stabil dibandingkan pertumbuhan ekonomi tahun 2024 yang tercatat the 2024 growth of 5.03% (yoy). Economic growth occurred across
sebesar 5,03% (yoy). Pertumbuhan ekonomi terjadi pada hampir almost all sectors. The sector with the highest growth was Other
seluruh lapangan usaha. Sektor dengan pertumbuhan tertinggi Services at 9.2%, followed by Transportation and Warehousing at
adalah Jasa Lainnya sebesar 9,2%, diikuti oleh Transportasi dan 8.1%, and Accommodation and Food and Beverage Services at
Pergudangan sebesar 8,1%, serta Penyediaan Akomodasi dan 7.4%, driven by increased community mobility and tourism activities.
Makan Minum sebesar 7,4%, yang didorong oleh peningkatan
mobilitas masyarakat dan aktivitas pariwisata.
Sementara itu, Industri Pengolahan, yang memiliki kontribusi Meanwhile, the Manufacturing Industry, which has the largest
terbesar dalam struktur Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, contribution to the national Gross Domestic Product (GDP), recorded
mencatat pertumbuhan sebesar 4,8%, menunjukkan kinerja yang growth of 4.8%, demonstrating solid performance despite facing
tetap solid meskipun menghadapi tantangan permintaan eksternal. challenges from external demand. The Wholesale and Retail Trade
Adapun sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan and Automobile and Motorcycle Repair sectors grew by 5.1%,
Sepeda Motor tumbuh sebesar 5,1%, sedangkan sektor Pertanian, while the Agriculture, Forestry, and Fisheries sector grew by 3.6%,
Kehutanan, dan Perikanan tumbuh sebesar 3,6%, didukung oleh supported by stable domestic food production.
stabilitas produksi pangan domestik.
Dari sisi pengeluaran, permintaan domestik Indonesia hingga 31 In terms of expenditure, Indonesia’s domestic demand as of
Desember 2025 tumbuh sebesar 5,2% (yoy) dengan kontribusi December 31, 2025 grew by 5.2% (yoy), contributing approximately
sekitar 93,5% terhadap PDB. Pertumbuhan tersebut terutama 93.5% to GDP. This growth was mainly driven by household
didorong oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh sebesar 5,0%, consumption, which increased by 5.0%, in line with maintained
sejalan dengan daya beli masyarakat yang terjaga dan stabilitas purchasing power and inflation stability. In addition, investment
inflasi. Selain itu, investasi (Pembentukan Modal Tetap Bruto/PMTB) (Gross Fixed Capital Formation/GFCF) grew by 5.4%, supported by
tumbuh sebesar 5,4%, ditopang oleh investasi swasta dan kelanjutan private sector investment and the continuation of national strategic
proyek infrastruktur strategis nasional. infrastructure projects.
Dari sisi inflasi, Indonesia berhasil menjaga stabilitas harga dalam In terms of inflation, Indonesia successfully maintained price stability
kisaran sasaran 2,5% ±1%, dengan realisasi inflasi sebesar 2,8% within the target range of 2.5% ±1%, with realized inflation of 2.8%
(yoy) pada akhir tahun 2025. Kondisi inflasi yang terkendali ini turut (yoy) at the end of 2025. This controlled inflation environment
mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap solid sebesar supported the country’s solid economic growth of 5.06% (yoy).
5,06% (yoy). Meskipun demikian, sejumlah tantangan eksternal Nevertheless, several external challenges remain to be anticipated,
masih perlu diantisipasi, antara lain ketidakpastian geopolitik global, including global geopolitical uncertainty, shifts in global interest rate
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
dinamika arah kebijakan suku bunga global, serta potensi tekanan policies, and potential exchange rate pressures.
nilai tukar.
Pada Desember 2025, tercatat inflasi sebesar 2,8% (yoy) dengan In December 2025, inflation was recorded at 2.8% (yoy), with the
Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 107,85. Inflasi tersebut Consumer Price Index (CPI) reaching 107.85. Inflation was driven
dipengaruhi oleh kenaikan harga pada sebagian besar kelompok by price increases across most expenditure groups, including
pengeluaran, antara lain Kelompok makanan, minuman, dan Food, Beverages, and Tobacco at 3.4%; Clothing and Footwear at
tembakau sebesar 3,4%, Pakaian dan alas kaki sebesar 1,9%, 1.9%; Housing, Water, Electricity, and Household Fuels at 2.3%;
Perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar Furnishings, Household Equipment, and Routine Household
2,3%, Perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah Maintenance at 2.1%; Health at 2.5%; Recreation, Sports, and
tangga sebesar 2,1%, Kesehatan sebesar 2,5%, Rekreasi, olahraga, Culture at 2.7%; Education at 2.0%; Restaurants and Food Services
dan budaya sebesar 2,7%, Pendidikan sebesar 2,0%, Penyediaan at 3.1%; and Personal Care and Other Services at 3.3%.
makanan dan minuman/restoran sebesar 3,1%, Perawatan pribadi
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
dan jasa lainnya sebesar 3,3%.
Sementara itu, kelompok Transportasi mencatat kenaikan indeks Meanwhile, the Transportation group recorded an index increase of
sebesar 2,6%, sedangkan kelompok Informasi, Komunikasi, dan 2.6%, while the Information, Communication, and Financial Services
Jasa Keuangan mengalami penurunan sebesar 0,4%, seiring efisiensi group experienced a decline of 0.4%, in line with improved efficiency
tarif layanan digital dan stabilitas biaya komunikasi. in digital service tariffs and stable communication costs.
Secara keseluruhan, kinerja ekonomi Indonesia pada FY 2025 Overall, Indonesia’s economic performance in FY 2025 reflects
menunjukkan fondasi domestik yang kuat dan ketahanan yang terjaga strong domestic fundamentals and sustained resilience amid an
di tengah lingkungan eksternal yang masih penuh ketidakpastian. external environment that remains highly uncertain. Maintained
Stabilitas makroekonomi yang terpelihara menjadi modal penting macroeconomic stability serves as an important foundation for
bagi keberlanjutan pertumbuhan pada tahun-tahun mendatang. sustainable growth in the years ahead.
Page 225
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 225
IHK dan Tingkat Inflasi (YoY) Nasional Menurut Kelompok Pengeluaran Tahun 2025 (%)
National CPI and Inflation Rate (YoY) by Expenditure Group in 2025 (%)
Kelompok Pengeluaran IHK Desember 2025 IHK Desember 2024
Expenditure Groups December 2025 CPI December 2024 CPI
Umum (Headline) 107,85 106,80
General (Headline)
Makanan, Minuman & Tembakau 113,53 110,41
Food, Beverages & Tobacco
Pakaian dan Alas Kaki 107,20 103,38
Clothing and Footwear
Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah Tangga 107,11 102,60
Housing, Water, Electricity and Household Fuels
Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah 108,33 103,87
Tangga
Household Supplies, Equipment and Routine Maintenance
Kesehatan 106,91 104,64
Healthcare
Transportasi 108,76 109,48
Transportation
Informasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan 100,60 99,48
Information, Communication, and Financial Services
Rekreasi, Olahraga dan Budaya 107,42 104,26
Recreation, Sports, and Culture
Pendidikan 105,98 104,92
Education
Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran 113,82 106,64
Food and Beverage Services/Restaurants
Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya 111,77 113,92
Personal Care and Other Services
Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, In order to maintain price stability and preserve people’s purchasing
Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah power, Bank Indonesia (BI), together with the Central Government and
Daerah terus memperkuat sinergi melalui Gerakan Nasional Regional Governments, continued to strengthen synergy through the
Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai wilayah. Sepanjang National Movement for Food Inflation Control (GNPIP) across various
tahun 2025, program ini difokuskan pada penguatan ketahanan regions. Throughout 2025, this program focused on strengthening
pasokan pangan, optimalisasi distribusi antar daerah, serta food supply resilience, optimizing inter-regional distribution, and
pengendalian ekspektasi inflasi melalui koordinasi Tim Pengendalian managing inflation expectations through coordination between the
Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP/TPID). Upaya tersebut berkontribusi Central and Regional Inflation Control Teams (TPIP/TPID). These efforts
pada terkendalinya inflasi nasional di tengah dinamika harga pangan contributed to maintaining controlled national inflation amid global
global dan gangguan cuaca ekstrem. food price dynamics and disruptions caused by extreme weather.
Selain faktor inflasi, dinamika suku bunga acuan Bank Indonesia In addition to inflation factors, the dynamics of Bank Indonesia’s
serta kebijakan suku bunga global turut memengaruhi perekonomian benchmark interest rate and global interest rate policies also
domestik. Sepanjang 2025, BI menerapkan kebijakan suku bunga influenced the domestic economy. Throughout 2025, BI implemented
yang berhati-hati guna menjaga stabilitas nilai tukar dan ekspektasi a prudent interest rate policy to maintain exchange rate stability
inflasi, dengan BI-Rate berada pada kisaran 6,00%–6,25% sebelum and inflation expectations, with the BI-Rate ranging between
mulai diarahkan secara gradual sesuai perkembangan inflasi dan 6.00%–6.25% before being gradually adjusted in line with inflation
stabilitas eksternal. Kondisi suku bunga global yang masih relatif developments and external stability. Relatively high global interest
tinggi pada paruh awal tahun turut meningkatkan biaya dana dan rates in the first half of the year also increased the cost of funds
biaya pinjaman domestik, yang berpotensi menekan ekspansi kredit and domestic borrowing costs, potentially putting pressure on
dan konsumsi rumah tangga, meskipun dampaknya relatif terjaga credit expansion and household consumption, although the impact
oleh kuatnya permintaan domestik. remained manageable due to strong domestic demand.
Hingga 31 Desember 2025, nilai tukar Rupiah tercatat berada pada level As of December 31, 2025, the Rupiah exchange rate stood at
Rp15.850 per dolar AS, atau melemah sekitar 2,3% (yoy) secara point- Rp15,850 per US dollar, depreciating by approximately 2.3% (yoy)
to-point (ptp) dibandingkan posisi akhir 2024. Pergerakan nilai tukar on a point-to-point (ptp) basis compared to the end of 2024. The
tersebut dipengaruhi oleh penguatan dolar AS di pasar global, volatilitas exchange rate movement was influenced by the strengthening of the
arus modal, serta dinamika sentimen risiko global. Meski demikian, US dollar in global markets, capital flow volatility, and shifts in global
stabilitas Rupiah tetap terjaga berkat bauran kebijakan stabilisasi BI, risk sentiment. Nevertheless, Rupiah stability was maintained through
intervensi terukur di pasar valas, serta penguatan cadangan devisa. BI’s policy mix, measured foreign exchange market interventions,
and strengthened foreign exchange reserves.
Page 226
226
Di tengah divergensi pertumbuhan ekonomi global dan meningkatnya Amid diverging global economic growth and increasing uncertainty in
ketidakpastian pasar keuangan internasional, Pemerintah terus international financial markets, the Government continued to maintain
menjaga stabilitas sistem keuangan melalui bauran kebijakan financial system stability through a coordinated mix of fiscal and
fiskal dan moneter yang terkoordinasi. Dari sisi fiskal, Pemerintah monetary policies. On the fiscal side, the Government optimized
melakukan optimalisasi pendapatan negara melalui peningkatan state revenue through increased tax and customs receipts, supported
penerimaan pajak dan kepabeanan, didukung oleh reformasi by tax administration reforms and improved taxpayer compliance.
administrasi perpajakan dan penguatan kepatuhan wajib pajak. State revenue realization in 2025 remained well maintained in line
Realisasi pendapatan negara pada 2025 tetap terjaga sejalan dengan with stable domestic economic activity.
aktivitas ekonomi domestik yang stabil.
Di sisi belanja, Pemerintah melakukan efisiensi dan penajaman On the expenditure side, the Government implemented efficiency
prioritas anggaran melalui refocusing belanja, termasuk pada proyek measures and sharpened budget priorities through spending
infrastruktur yang kurang prioritas, guna memastikan efektivitas refocusing, including on less-prioritized infrastructure projects, to
penggunaan anggaran dalam mendukung pertumbuhan ekonomi ensure effective budget utilization in supporting quality economic
yang berkualitas. Belanja negara tetap diarahkan pada program growth. State spending remained directed toward strategic programs
strategis seperti perlindungan sosial, ketahanan pangan, hilirisasi such as social protection, food security, industrial downstreaming,
industri, dan pembangunan sumber daya manusia. and human capital development.
Kebijakan fiskal tersebut memberikan dampak positif berupa These fiscal policies had positive impacts, including maintaining
terjaganya defisit fiskal dalam batas aman, peningkatan kapasitas the fiscal deficit within a safe threshold, enhancing the capacity to
pembiayaan program pembangunan, serta penguatan kualitas finance development programs, and improving the quality of public
layanan publik. Langkah tersebut turut mendukung stabilitas services. These measures also supported macroeconomic stability
makroekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara and sustainable improvements in public welfare.
berkelanjutan.
Sementara itu, dari sisi moneter, Bank Indonesia terus menerapkan Meanwhile, on the monetary side, Bank Indonesia continued to
kebijakan yang diarahkan untuk menjaga stabilitas makroekonomi implement policies aimed at maintaining macroeconomic stability
sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Kebijakan while encouraging inclusive economic growth. These policies
tersebut mencakup pengaturan suku bunga untuk mengendalikan included interest rate management to control inflation and sustain
inflasi dan menjaga momentum pertumbuhan, penguatan stabilisasi growth momentum, strengthening Rupiah exchange rate stabilization,
nilai tukar Rupiah, serta pengelolaan likuiditas perbankan guna and managing banking liquidity to ensure effective monetary policy
memastikan kelancaran transmisi kebijakan moneter. Selain itu, transmission. In addition, macroprudential policy measures were
penguatan bauran kebijakan makroprudensial dilakukan untuk strengthened to safeguard financial system stability and mitigate
menjaga stabilitas sistem keuangan dan memitigasi risiko yang risks arising from external pressures.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
berasal dari tekanan eksternal.
Secara keseluruhan, koordinasi kebijakan fiskal dan moneter Overall, the coordination of fiscal and monetary policies throughout
sepanjang FY 2025 berhasil menjaga stabilitas makroekonomi FY 2025 successfully maintained national macroeconomic stability in
nasional di tengah tekanan global yang masih tinggi, sekaligus the midst of persistent global pressures, while sustaining Indonesia’s
mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia economic growth momentum in the range of 5.0%–5.1% (yoy).
pada kisaran 5,0%–5,1% (yoy).
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 227
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 227
Tinjauan Industri Konstruksi
Construction Industry Overview
Sektor konstruksi memiliki peranan strategis dalam mendorong The construction sector plays a strategic role in driving national
pertumbuhan ekonomi nasional, mengingat ketersediaan economic growth, as the availability of reliable infrastructure
infrastruktur yang andal berpengaruh langsung terhadap peningkatan directly affects productivity, interregional connectivity, and business
produktivitas, konektivitas antarwilayah, serta aktivitas dunia activities. Adequate infrastructure serves as a key foundation for
usaha. Infrastruktur yang memadai menjadi fondasi penting dalam supporting economic transformation, industrial downstreaming, and
mendukung transformasi ekonomi, hilirisasi industri, dan penguatan strengthening national competitiveness.
daya saing nasional.
Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), struktur Produk Based on official data from the Central Statistics Agency (BPS),
Domestik Bruto (PDB) Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar the structure of Indonesia’s Gross Domestic Product (GDP) by
harga berlaku tahun 2025 masih didominasi oleh Industri Pengolahan business sector at current prices in 2025 remained dominated by
sebesar 19,07%, diikuti oleh Perdagangan Besar dan Eceran; the Manufacturing Industry at 19.07%, followed by Wholesale and
Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 13,17%, serta Pertanian, Retail Trade; Car and Motorcycle Repair at 13.17%, and Agriculture,
Kehutanan, dan Perikanan sebesar 13,10%. Sektor Konstruksi Forestry, and Fisheries at 13.10%. The Construction sector is in fourth
menempati posisi keempat dengan kontribusi sebesar 9,83 %, place with a contribution of 9.83%, while Mining and Quarrying sector
sementara sektor Pertambangan dan Penggalian berkontribusi contributes 8.75%. Overall, these five business sectors contribute
sebesar 8,75%. Secara keseluruhan, kelima lapangan usaha around 63.92% to the total national economy in 2025.
tersebut menyumbang sekitar 63,92% terhadap total perekonomian
nasional pada tahun 2025.
Dalam periode tiga tahun terakhir (2023–2025), sektor konstruksi Over the past three years (2023–2025), the construction sector has
secara konsisten menjadi kontributor terbesar keempat terhadap consistently been the fourth-largest contributor to national GDP.
PDB nasional. Pada tahun 2025, sektor konstruksi mencatat In 2025, the construction sector recorded growth of 3.81% (yoy),
pertumbuhan sebesar 3,81% (yoy), meningkat dibandingkan tahun compared to 7.02% (yoy) in 2024. This performance was driven
2024 yang tumbuh sebesar 7,02% (yoy). Kinerja tersebut didorong by the continuation of National Strategic Projects (PSN), increased
oleh keberlanjutan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN), private investment, and the development of infrastructure supporting
peningkatan investasi swasta, serta pembangunan infrastruktur industrial areas and logistics connectivity.
pendukung kawasan industri dan konektivitas logistik.
Pada tahun 2025, sektor konstruksi memberikan kontribusi sebesar In 2025, the construction sector contributed 9.83% to national
9,83% terhadap PDB nasional atau setara dengan Rp 2.341,6 triliun, GDP, equivalent to Rp2,341.6 trillion, reflecting its significant role in
mencerminkan peran penting sektor ini dalam menopang aktivitas supporting domestic economic activity and job creation.
ekonomi domestik dan penciptaan lapangan kerja.
Grafik Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (C-to-C) (persen) Tahun 2024-2025
GDP Growth of Several Business Sectors (C-to-C) (percent) for 2024–2025
19,87
13,96
11,94
10,52
10,00
9,80
9,47
8,89
8,56
8,11
7,02
5,53
4,86
4,89
4,91
5,34
4,96
520
4,85
4,64
4,67
4,43
2,25
2,75
2.01
1,31
0,67
Perdagangan, Pertanian, Penyediaan Jasa Kesehatan &
Industri Reparasi Mobil dan Kehutanan, & Transportasi dan Akomodasi &
Pengolahan Konstruksi Pergudangan Jasa Lainnya Kegiatan Sosial
Sepeda Motor Perikanan Makan Minum Healthcare Lainnya
Manufacturing Trade, Automobile Agriculture, Construction Transportation Accommodation & Other Services Others
Industry and Warehousing Services & Social
and Motorcycle Forestry, & Food & Beverage Activities
Repair Fisheries Services
2022 2023 2024
Sumber: Badan Pusat StatistiK (BPS)
Source: Central Statistics Agency (BPS))
Page 228
228
Produk Domestik Bruto (PDB) sektor konstruksi di Indonesia The Gross Domestic Product (GDP) of Indonesia’s construction
meningkat menjadi Rp346.567miliar pada kuartal IV-2025, sector increased to Rp346,567 billion in the fourth quarter of
dibandingkan Rp 333.634,90miliar pada kuartal III-2025. Secara 2025, compared to Rp333,634.90 billion in the third quarter of
historis, PDB sektor konstruksi Indonesia mencatat rata-rata sebesar 2025. Historically, Indonesia’s construction sector GDP averaged
Rp244.372,68 miliar selama periode 2010–2025, dengan capaian Rp244,372.68 billion during the 2010–2025 period, with a peak
tertinggi sebesar Rp 346.567miliar pada kuartal IV-2025 dan terendah of Rp346,567 billion in the fourth quarter of 2025 and a low of
sebesar Rp149.919 miliar pada kuartal I-2010. Rp149,919 billion in the first quarter of 2010.
Grafik PDB dari Konstruksi Indonesia Tahun 2024-2025 (Rp Miliar)
GDP of Indonesia’s Construction Sector 2024–2025 (Rp Trillion)
307
320
317
323
347
302
334
334
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q4
2024 2024 2024 2024 2025 2025 2025 2025
PDB Konstruksi
GDP Construction
Upaya Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan sektor konstruksi The Government’s efforts to drive growth in the construction
sepanjang Tahun Buku 2025 tetap dilakukan melalui kebijakan fiskal sector throughout fiscal year 2025 continued through targeted and
yang terarah dan berkelanjutan. Di tengah ketidakpastian global sustainable fiscal policies. Amid global uncertainty and the need
serta kebutuhan konsolidasi fiskal yang hati-hati, Pemerintah tetap for prudent fiscal consolidation, the Government maintained the
menjaga kesinambungan pembangunan infrastruktur sebagai salah continuity of infrastructure development as one of the main drivers
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
satu penggerak utama aktivitas ekonomi nasional. of national economic activity.
Berdasarkan APBN 2025, anggaran infrastruktur dialokasikan Based on the 2025 State Budget (APBN), infrastructure spending
pada kisaran rata-rata Rp419 triliun, sedikit menurun dibandingkan was allocated at approximately Rp419 trillion, slightly lower than
alokasi APBN 2024 sebesar Rp423,4 triliun, atau turun sekitar 1,0% the 2024 APBN allocation of Rp423.4 trillion, representing a year-
secara tahunan (yoy). Penyesuaian tersebut mencerminkan upaya on-year (yoy) decrease of around 1.0%. This adjustment reflects
Pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara percepatan the Government’s effort to balance accelerated development with
pembangunan dan pengelolaan fiskal yang prudent, tanpa prudent fiscal management, without reducing the focus on strategic
mengurangi fokus pada proyek-proyek strategis yang memiliki projects with significant economic impact.
dampak ekonomi signifikan.
Meskipun mengalami penyesuaian nominal, anggaran infrastruktur Despite nominal adjustment, the 2025 infrastructure budget remained
tahun 2025 tetap diarahkan untuk mendukung pengembangan directed toward supporting economic development and the provision
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
ekonomi dan penyediaan layanan dasar. Pemerintah memprioritaskan of basic services. The Government prioritized strengthening national
penguatan konektivitas nasional melalui pembangunan dan connectivity through the development and improvement of national
peningkatan kualitas jalan nasional, jalan tol, pelabuhan, bandara, roads, toll roads, ports, airports, and railway infrastructure. In addition,
serta prasarana perkeretaapian. Selain itu, pembangunan dan the development of the Nusantara Capital City (IKN) continued in
pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap dilaksanakan secara a gradual and measured manner. The provision of basic service
bertahap dan terukur. Penyediaan infrastruktur layanan dasar seperti infrastructure, such as housing, water supply, sanitation, education,
perumahan, air minum, sanitasi, pendidikan, dan kesehatan juga and healthcare, also remained a key focus to support human capital
menjadi fokus utama guna mendorong peningkatan kualitas sumber development.
daya manusia.
Page 229
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 229
Di sektor energi, alokasi anggaran tetap mendukung penguatan In the energy sector, budget allocation continued to support the
infrastruktur ketenagalistrikan serta pengembangan Energi Baru strengthening of electricity infrastructure and the development of
dan Terbarukan (EBT) sebagai bagian dari transisi energi nasional. New and Renewable Energy (NRE) as part of the national energy
Pemerintah juga terus memperluas pemerataan infrastruktur transition. The Government also continued expanding Information
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), khususnya di wilayah and Communication Technology (ICT) infrastructure, particularly in
tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), guna mendukung transformasi underdeveloped, frontier, and outermost (3T) regions, to support
digital dan peningkatan inklusi ekonomi. digital transformation and enhance economic inclusion.
Selain melalui pembiayaan APBN, Pemerintah mendorong In addition to state budget financing, the government is encouraging
peningkatan partisipasi sektor swasta melalui skema Kerja Sama increased private sector participation through the Public-Private
Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk memperluas kapasitas Partnership (PPP) scheme to expand infrastructure financing capacity
pembiayaan infrastruktur dan meningkatkan efisiensi proyek. and improve project efficiency.
Secara keseluruhan, kebijakan fiskal pada FY 2025 menunjukkan Overall, fiscal policy in FY 2025 reflects a more selective and
pendekatan yang lebih selektif dan terarah dibandingkan tahun targeted approach compared to the previous year, focusing on
sebelumnya, dengan fokus pada optimalisasi kualitas belanja optimizing the quality of spending (spending better), completing
(spending better), penyelesaian proyek prioritas, serta penguatan priority projects, and strengthening the foundation for long-term
fondasi transformasi ekonomi jangka panjang. Meskipun anggaran economic transformation. Although the infrastructure budget was
infrastruktur sedikit lebih rendah dibandingkan tahun 2024, sektor slightly lower than in 2024, the construction sector continued to play
konstruksi tetap memiliki peran strategis dalam menjaga momentum a strategic role in maintaining national economic growth momentum.
pertumbuhan ekonomi nasional.
Grafik APBN Konstruksi tahun 2020 – 2025 (Triliun)
2020–2025 Construction State Budget (Rp Trillion)
423.4 421.7
403.3 399.6
400 31.2% 372.8 30%
350
307.3 20%
300
7.2% 10%
250 6.0%
200 -0.4%
0%
150
-7.6% -10%
100
-22% -20%
50
0 -30%
2020 2021 2022 2023 2024 2025
Anggaran Infrastruktur Pertumbuhan
Infrastructure Budget Growth
Page 230
230
Selanjutnya, proyek-proyek strategis yang menjadi prioritas dalam Furthermore, strategic projects that became priorities in infrastructure
pembangunan infrastruktur tahun 2025 berdasarkan APBN, antara development in 2025 based on the APBN include:
lain:
Prasarana Strategis
Ketahanan Pangan
Konektivitas & Infrastruktur & Perumahan Keberlanjutan Ibu Kota
& Sumber Daya Air
Logistik Permukiman Rakyat Nusantara (IKN)
(SDA)
Connectivity and Settlement Strategic Sustainability of the Indonesian
Food and Water
Logistics Infrastructure Infrastructure & Capital City (IKN)
Resources Security
Public Housing
• Penyelesaian • Jalan Nasional: • Sistem Penyediaan • Fasilitas Pendidikan: • Fasilitas Hunian ASN & Hankam:
Bendungan: Pembangunan jalan Air Minum (SPAM): Rehabilitasi dan Penuntasan dan finishing
Pembangunan baru sepanjang Pembangunan renovasi fisik untuk pembangunan 47 Tower Rumah
dan penyelesaian 57 km, serta dan peningkatan sarana sekolah Susun (Rusun). Ini merupakan
14 bendungan, 1 peningkatan kapasitas SPAM dasar hingga target absolut untuk memastikan
bangunan pengarah kapasitas dan sebesar 40 liter madrasah sebanyak ketersediaan tempat tinggal bagi
(Bendungan Rukoh), preservasi jalan per detik, serta 11.334 unit di gelombang awal pemindahan
serta revitalisasi sepanjang 1.102 perluasan jaringan berbagai daerah. aparatur negara dan pasukan
berbagai danau dan km. distribusi untuk 863 • Bantuan Perumahan pertahanan.
situ. • Jalan Bebas Sambungan Rumah Swadaya: • Infrastruktur Air Bersih (SPAM):
• Jaringan Irigasi: Hambatan (Tol): (SR). Pelaksanaan Penyelesaian operasional Sistem
Pembangunan Pembangunan jalan • Sanitasi & program Bantuan Penyediaan Air Minum (SPAM)
jaringan irigasi tol yang didanai Persampahan: Stimulan Sepaku tahap awal dengan target
baru seluas 9.550 murni oleh APBN Pembangunan Perumahan kapasitas distribusi sebesar 300
hektare dan pada tahun ini fasilitas Swadaya (BSPS) liter per detik untuk melayani
rehabilitasi jaringan disesuaikan menjadi pengelolaan air yang menargetkan seluruh gedung pemerintahan dan
irigasi eksisting sepanjang 7,36 km. limbah dan sistem peningkatan kualitas hunian di KIPP.
seluas 29.000 • Jembatan: persampahan hunian di 34.289 • Konektivitas Akses (Jalan Tol IKN):
hektare. Pembangunan dan yang ditargetkan lokasi. Penyelesaian dan pengoperasian
• Penyediaan duplikasi jembatan melayani 9.540 • Fasilitas Publik: penuh 5 seksi utama Jalan Tol
Air Baku: sepanjang 5.841 Kepala Keluarga Pembangunan dan Akses IKN Tahap 1 (Seksi 3A, 3B,
Pembangunan meter. (KK). perbaikan sarana 5A, 6A, dan 6B) yang membentang
prasarana air baku • Infrastruktur • Penataan Kawasan: ekonomi serta lebih dari 35 km untuk memangkas
dengan kapasitas Persimpangan: Pengembangan sosial, termasuk waktu tempuh logistik dari
layanan 1,25 meter Pembangunan jalan kawasan 2 unit pasar Balikpapan.
kubik per detik. layang (flyover), permukiman seluas tradisional dan • Infrastruktur Transportasi Udara:
• Pengendalian lintas bawah 118,5 hektare 3 unit prasarana Penuntasan landasan pacu
Daya Rusak Air: (underpass), dan dan penataan olahraga. (runway) Bandara Nusantara
Pembangunan terowongan dengan infrastruktur (VVIP/VIP) hingga mencapai
infrastruktur total panjang 94 kawasan pariwisata target panjang maksimal 3.000
pengendalian banjir meter. seluas 3 hektare. meter, serta penyelesaian terminal
sepanjang 19 km • Preservasi Rutin: penumpang seluas kurang lebih
dan pengaman Pemeliharaan 7.350 meter persegi.
pantai sepanjang rutin jalan nasional • Sanitasi dan Pengelolaan Limbah:
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
4,5 km. sepanjang 47.603 Penyelesaian Instalasi Pengolahan
• Padat Karya Tata km dan jembatan Air Limbah (IPAL) Terpadu dan
Air: Pelaksanaan sepanjang 563.402 Tempat Pengolahan Sampah
Program meter. Terpadu (TPST) KIPP yang
Percepatan ditargetkan mampu mengolah
Peningkatan Tata limbah untuk populasi awal sekitar
Guna Air Irigasi (P3- 100.000 hingga 150.000 jiwa
TGAI) yang tersebar ekuivalen.
di 12.000 lokasi. • Jalan Kawasan & Sumbu
Kebangsaan: Penataan akhir
landscape Sumbu Kebangsaan
(Sisi Barat dan Timur) serta
penyelesaian pengaspalan jalan
feeder (pengumpan) antar-distrik
di dalam KIPP sepanjang kurang
lebih 10 km.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 231
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 231
Prasarana Strategis
Ketahanan Pangan
Konektivitas & Infrastruktur & Perumahan Keberlanjutan Ibu Kota
& Sumber Daya Air
Logistik Permukiman Rakyat Nusantara (IKN)
(SDA)
Connectivity and Settlement Strategic Sustainability of the Indonesian
Food and Water
Logistics Infrastructure Infrastructure & Capital City (IKN)
Resources Security
Public Housing
• Dam Completion: • National Roads: • Drinking • Educational • Civil Servant and Defense Housing
Construction Construction of 57 Water Supply Facilities: Facilities: Completion and finishing
and completion km of new roads, as System (SPAM): Rehabilitation of 47 tower apartments (Rusun).
of 14 dams, 1 well as increasing Construction and and physical This is an absolute target to ensure
control structure the capacity and increase of SPAM renovation of 11,334 housing availability for the initial
(Rukoh Dam), and preserving 1,102 km capacity by 40 liters elementary and wave of relocating state apparatus
revitalization of of roads. per second, as well madrasah school and defense forces.
various lakes and • Toll Roads: as expansion of the facilities in various • Clean Water Infrastructure
reservoirs. Construction of toll distribution network regions. (SPAM): Completion of the initial
• Irrigation Network: roads funded solely for 863 House • Self-Help Housing operational phase of Sepaku
Construction of by the State Budget Connections (SR). Assistance: Drinking Water Supply System
a new irrigation this year has been • Sanitation & Waste Implementation (SPAM) with a target distribution
network covering adjusted to 7.36 km. Management: of the Self-Help capacity of 300 liters per second to
9,550 hectares and • Bridges: Construction Housing Stimulus serve all government buildings and
rehabilitation of Construction and of wastewater Assistance (BSPS) residences in KIPP.
existing irrigation duplication of 5,841 management program, which • Access Connectivity (IKN Toll
network covering meters of bridges. facilities and a targets improving Road): Completion and full
29,000 hectares. • • Intersection waste management housing quality in operation of the five main sections
• Raw Water Supply: Infrastructure: system targeted to 34,289 locations. of IKN Access Toll Road Phase
Construction of raw Construction serve 9,540 families • Public Facilities: 1 (Sections 3A, 3B, 5A, 6A, and
water infrastructure of flyovers, (KK). Construction and 6B) stretching over 35 km to
with a service underpasses, and • Area Development: improvement of reduce logistics travel time from
capacity of 1.25 tunnels with a total Development of economic and Balikpapan.
cubic meters per length of 94 meters. a 118.5-hectare social facilities, • Air Transportation Infrastructure:
second. • Routine residential area and including two Completion of Nusantara Airport
• Water Damage Preservation: development of 3 traditional markets runway (VVIP/VIP) to reach the
Control: Routine hectares of tourism and three sports target maximum length of 3,000
Construction of 19 maintenance of infrastructure. facilities. meters, as well as the completion
km of flood control 47,603 km of of a passenger terminal covering
infrastructure and national roads and approximately 7,350 square
4.5 km of coastal 563,402 meters of meters.
protection. bridges. • Sanitation and Waste
• Water Management Management: Completion of
Labor-Intensive Integrated Wastewater Treatment
Program: Plant (IPAL) and Integrated Waste
Implementation of Treatment Facility (TPST) at KIPP,
the Irrigation Water targeted to be able to process
Use Improvement waste for an initial population of
Acceleration approximately 100,000 to 150,000
Program (P3-TGAI) people.
spread across • Regional Roads & National Axis:
12,000 locations. Final landscaping of National
Axis (West and East Sides) and
completion of the paving of
approximately 10 km of inter-
district feeder roads within KIPP.
Page 232
232
Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha
Operational Overview By Business Segment
SEGMEN USAHA BUSINESS SEGMENT
Pembahasan tinjauan per segmen usaha dalam Laporan Tahunan ini The discussion of business segment overview in this Annual Report
disajikan sesuai dengan pembagian segmen yang tercantum dalam is presented in accordance with the segment classification set out
Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, mengacu pada PSAK in the Company’s Consolidated Financial Statements, referring to
No. 5 tentang Segmen Operasi. Kinerja masing-masing segmen PSAK No. 5 on Operating Segments. The performance of each
usaha yang dijalankan Perseroan dianalisis antara lain berdasarkan business segment operated by the Company is analyzed, among
perolehan kontrak baru serta nilai kontrak yang dikelola pada periode others, based on new contract acquisitions and the value of contracts
berjalan. managed during the current period.
Perseroan menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi The Company presents operating segments based on financial
keuangan yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional information used by the operational decision maker in evaluating
dalam mengevaluasi kinerja segmen serta menentukan alokasi segment performance and determining resource allocation. The
sumber daya. Segmentasi tersebut didasarkan pada aktivitas segmentation is based on the activities of each legal entity within
masing-masing entitas legal dalam Grup yang menjalankan kegiatan the Group that carries out its operational activities.
operasionalnya.
Segmen operasi merupakan komponen entitas yang: An operating segment is a component of an entity that:
1. Terlibat dalam aktivitas bisnis yang menghasilkan pendapatan 1. Engages in business activities that generate revenue and
dan menimbulkan beban, termasuk pendapatan dan beban incur expenses, including revenue and expenses relating to
yang berasal dari transaksi dengan komponen lain dalam entitas transactions with other components of the same entity;
yang sama;
2. Hasil operasinya ditelaah secara berkala oleh manajemen 2. Has its operational results regularly reviewed by operational
operasional untuk pengambilan keputusan terkait alokasi sumber management for decisions regarding resource allocation and
daya serta penilaian kinerja segmen; dan performance assessment; and
3. Memiliki informasi keuangan yang tersedia secara terpisah. 3. Has separately available financial information.
Berdasarkan ketentuan tersebut, Perseroan mengelompokkan Based on these provisions, the Company classifies its business
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
kegiatan usahanya ke dalam 4 (empat) segmen utama sesuai dengan activities into 4 (four) main segments in accordance with the
Laporan Keuangan Konsolidasian, yaitu segmen Jasa Konstruksi, Consolidated Financial Statements, namely Construction Services,
Industri, Konsesi, dan Properti. Industry, Concessions, and Property segments.
SEGMEN JASA KONSTRUKSI CONSTRUCTION SERVICES SEGMENT
Segmen Jasa Konstruksi mencakup kegiatan utama Perseroan The Construction Services segment covers the Company’s core
dalam bidang konstruksi bangunan gedung, termasuk pekerjaan activities in building construction, including design and build
rancang bangun (design and build) yang meliputi proses perencanaan services that encompass the entire process from planning to
hingga pelaksanaan konstruksi. Ruang lingkup pekerjaan pada construction execution. The scope of work in this segment includes
segmen ini meliputi pembangunan gedung perkantoran, komersial, the construction of office, commercial, and residential buildings, as
dan residensial, serta berbagai fasilitas publik seperti rumah sakit, well as various public facilities such as hospitals, schools, sports
sekolah, stadion olahraga, bandara, dan infrastruktur terkait, sesuai stadiums, airports, and related infrastructure, in accordance with
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
dengan Anggaran Dasar Perseroan. the Company’s Articles of Association.
Produktivitas Segmen Jasa Konstruksi Construction Services Segment Productivity
Produktivitas Segmen Jasa Konstruksi 2024-2025
Construction Services Segment Productivity 2024–2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Kontrak Baru 1.709 2.102,23 393,23 18,7
New Contract
Kontrak Dihadapi 5.608 8.304,65 2.539,41 30,6
Order Book
Page 233
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 233
Sepanjang tahun 2025, segmen Jasa Konstruksi mencatat realisasi Throughout 2025, the Construction Services segment recorded
kontrak baru sebesar Rp1.653,9miliar, menurun sebesar Rp 448 new contract realization of Rp1,653.9 billion, a decrease of Rp448
miliar atau 21.3% dibandingkan dengan realisasi tahun 2024 yang billion or 21.3% compared to the 2024 realization of Rp2,102.23
mencapai Rp2.102,23 miliar. Pada periode yang sama, nilai kontrak billion. In the same period, the order book for the Construction
dihadapi pada segmen Jasa Konstruksi tercatat sebesar Rp5.607,80 Services segment was recorded at Rp5,607.80 billion, decreased by
miliar, turun Rp 2.696,85 miliar atau 32,47% % dibandingkan dengan Rp2,696.85 billion or 32.47% compared to Rp8,304.65 billion in 2024.
tahun 2024 sebesar Rp8.304,65 miliar.
Penurunan perolehan kontrak baru pada segmen jasa konstruksi The decline in new contract acquisition in the Construction Services
di tahun 2025 dipengaruhi oleh pergeseran prioritas kebijakan segment in 2025 was influenced by a shift in government policy
pemerintah yang lebih berfokus pada program sosial dan ekonomi priorities, which focused more on social and people-based economic
kerakyatan, seperti MBG dan Koperasi Merah Putih, sehingga alokasi programs, such as MBG and Koperasi Merah Putih. As a result,
anggaran infrastruktur menjadi lebih terbatas dan berdampak pada infrastructure budget allocations became more limited, impacting
peluang proyek baru. the availability of new project opportunities.
Di sisi lain, Perseroan menerapkan pendekatan yang lebih selektif On the other hand, the Company adopted a more selective approach
dalam perolehan proyek dengan mempertimbangkan aspek risiko, in securing projects by considering risk aspects, cash flow quality,
kualitas arus kas, dan keberlanjutan margin, guna menjaga kualitas and margin sustainability, in order to maintain performance quality
kinerja di tengah dinamika industri. amid industry dynamics.
Selain itu, beberapa proyek pada segmen Konstruksi telah mencapai In addition, several projects in the Construction segment reached
tahap penyelesaian pada tahun 2025, sehingga turut memengaruhi completion in 2025, which also affected contract achievements
capaian kontrak pada periode berjalan. during the period.
Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Jasa Construction Services Segment Revenue and
Konstruksi Profitability
Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Jasa Konstruksi 2024-2025
Construction Services Segment Revenue and Profitability 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Pendapatan 1.623,56 3.370,06 -1.746,50 (51,82)
Revenue
Beban Pokok Penjualan (1.478,139 (3.092,05) 1.613,92 (52,20)
Cost of Revenues
Laba Kotor 145,42 278,01 -132,59 (47,69)
Gross Profit
Beban Usaha (187,45) (114,42) -73,03 63,83
Operating Expenses
Laba Usaha (42,03) 163,59 -205,62 (125,69)
Other Income
Beban Pajak Final (39,06) (89,26) 50,2 (56,24)
Final Tax Expense
Bagian Laba Ventura Bersama (112,95) 99,43 -212,38 (213,60)
Share in Profit on Joint Venture
Bagian Laba (Rugi) Entitas -18,24 (4,79) -13,45 280,79
Asosiasi
Share in Profit (Loss) on
Associate
Pendapatan (Beban) Lain-Lain -400,85 (138,97) -261,88 188,45
Other Income (Expenses)
Laba Sebelum Pajak Penghasilan -630,25 30,00 -660,25 (2.200,83)
Profit Before Income Tax
Pajak Penghasilan - - - -
Income Tax
Laba Bersih Tahun Berjalan -630,25 30,00 -660,25 (2.200,83)
Net Profit for the Year
Jumlah Aset 4.043,81 5.055,26 -1.011,45 (20,01)
Total Assets
Page 234
234
Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Jasa Konstruksi 2024-2025
Construction Services Segment Revenue and Profitability 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Jumlah Liabilitas 2.072,56 2.801,38 -728,82 (20,01)
Total Liabilities
Pada tahun 2025, segmen Jasa Konstruksi mencatat pendapatan In 2025, the Construction Services segment recorded revenue of
sebesar Rp1.623,56 miliar, menurun Rp1.746,50 miliar atau 51,82% Rp1,623.56 billion, a decrease of Rp1,746.50 billion or 51.82%
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp3.370,06 miliar. compared to Rp3,370.06 billion in 2024. This decline was driven
Penurunan ini dipengaruhi oleh berkurangnya perolehan kontrak by a reduction in new contract acquisitions and slower execution
baru serta perlambatan eksekusi proyek berjalan, seiring dengan of ongoing projects, in line with the dynamics of construction
dinamika industri konstruksi dan penyesuaian strategi Perseroan industry and the Company’s strategic adjustments toward tighter
dalam selektivitas proyek serta fokus pada pengelolaan arus kas project selectivity, as well as a focus on cash flow and project risk
dan risiko proyek. management.
Sementara itu, segmen Jasa Konstruksi membukukan rugi bersih Meanwhile, the Construction Services segment posted a net loss
sebesar Rp630,25 miliar, turun Rp660,25 miliar atau 2.200,83% of Rp630.25 billion, a decrease of Rp660.25 billion or 2,200.83%
dibandingkan dengan laba bersih tahun 2024 sebesar Rp30,00 compared to a net profit of Rp30.00 billion in 2024. The decline
miliar. Penurunan laba bersih tersebut terutama disebabkan oleh in net profit was primarily attributable to the significant drop in
penurunan pendapatan yang signifikan, peningkatan beban usaha, revenue, increased operating expenses, and pressure from non-
serta tekanan dari komponen non-operasional, termasuk rugi dari operational components, including losses from joint ventures and
ventura bersama dan peningkatan beban lain-lain yang berdampak higher other expenses, which adversely affected the Company’s
pada penurunan kinerja Perseroan secara keseluruhan. overall performance.
Strategi Pengembangan Segmen Jasa Konstruksi Construction Services Segment Development Strategy
Segmen jasa konstruksi Perseroan tetap menjadi core business yang The construction services segment remains the Company’s core
diarahkan pada pertumbuhan yang selektif dan berkualitas, dengan business, with a focus on selective and quality-driven growth,
menitikberatkan pada peningkatan profitabilitas dan ketahanan emphasizing improved profitability and cash flow resilience.
arus kas. Dalam menghadapi dinamika industri, WIKA Gedung In navigating industry dynamics, WIKA Gedung applied a more
menerapkan strategi akuisisi proyek yang lebih disiplin melalui disciplined, risk-based project acquisition strategy, prioritizing
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
pendekatan risk-based, dengan prioritas pada proyek yang memiliki projects with secured funding, healthy margins, and measurable
kepastian pendanaan, margin yang sehat, serta profil risiko yang risk profiles.
terukur.
Dari sisi operasional, Perseroan memperkuat pengendalian proyek In terms of operations, the Company strengthened project control
melalui optimalisasi perencanaan, penerapan Building Information through optimized planning, the implementation of Building
Modeling (BIM), serta peningkatan efektivitas monitoring untuk Information Modeling (BIM), and enhanced monitoring effectiveness
memastikan ketepatan biaya, mutu, dan waktu. Transformasi to ensure cost efficiency, quality, and timely delivery. Business
proses bisnis juga dilakukan untuk mendorong efisiensi, termasuk process transformation was also carried out to drive efficiency,
pengendalian biaya operasional dan optimalisasi sumber daya. including tighter operational cost control and resource optimization.
Dalam pengembangan pasar, WIKA Gedung tetap memanfaatkan In terms of market development, WIKA Gedung continues to
peluang pada proyek pemerintah dan BUMN, sekaligus meningkatkan capitalize on opportunities in government and state-owned enterprise
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
penetrasi pada sektor swasta yang lebih resilient, seperti komersial, (SOE) projects, while also increasing penetration into more resilient
kesehatan, dan pendidikan. Perseroan juga mendorong integrasi private sectors, such as commercial, healthcare, and education. The
dengan kapabilitas modular sebagai nilai tambah dalam penawaran Company also promotes integration with its modular capabilities as
proyek. a value-added component in project offerings.
Secara keseluruhan, strategi pengembangan segmen jasa konstruksi Overall, the development strategy for the construction services
difokuskan pada penciptaan portofolio proyek yang lebih sehat, segment was focused on building a healthier project portfolio,
peningkatan daya saing, serta penguatan fundamental bisnis untuk enhancing competitiveness, and strengthening business
mendukung keberlanjutan kinerja Perseroan. fundamentals to support the Company’s sustainable performance.
Page 235
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 235
SEGMEN INDUSTRI INDUSTRY SEGMENT
Segmen Industri mencakup kegiatan usaha Industri Modular The Industry segment covers Modular Industry business activities
yang menghasilkan berbagai produk modular, antara lain MOLI that produce various modular products, including MOLI (Modular
(Modular Lite), WG Flatpack, dan Volumetrik. Produk-produk tersebut Lite), WG Flatpack, and Volumetric. These products are designed
dirancang menggunakan sistem prefabrikasi berbasis modul yang using a module-based prefabrication system that can be assembled
dapat dirangkai menjadi bangunan sesuai kebutuhan. Segmen into buildings according to specific requirements. The Modular
Industri Modular merupakan bagian dari strategi Perseroan dalam Industry segment is part of the Company’s strategy in implementing
penerapan backward offsite construction guna meningkatkan backward offsite construction to enhance efficiency and quality in
efisiensi dan kualitas proses pembangunan. the construction process.
Produktivitas Segmen Industri Modular
Modular Industry Segment Productivity
Produktivitas Segmen Industri Modular 2024-2025
Modular Industry Segment Productivity 2024–2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Kontrak Baru
55,17 613,19 -558,02 91%
New Contract
Kontrak Dihadapi
57,73 634,38 -576,65 90,90%
Order Book
Sepanjang tahun 2025, segmen Industri Modular mencatat realisasi Throughout 2025, the Modular Industry segment recorded new
kontrak baru sebesar Rp55,17miliar, menurun signifikan sebesar contract realization of Rp55.17 billion, a significant decrease of
Rp558,02miliar atau-91% dibandingkan dengan realisasi tahun 2024 Rp558.02 billion or 91% compared to the 2024 realization of
yang sebesar Rp613,19 miliar. Pada periode yang sama, nilai kontrak Rp613.19 billion. In the same period, the order book for the Modular
dihadapi segmen Industri Modular tercatat sebesar Rp57,73miliar, Industry segment was recorded at Rp57.73 billion, declining by
menurun Rp576,65miliar atau -90,90% dibandingkan dengan tahun Rp576.65 billion or 90.90% compared to Rp634.38 billion in 2024.
2024 yang mencapai Rp634,38 miliar.
Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Industri Modular Industry Segment Revenue and Profitability
Modular
Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Industri Modular 2024-2025
Modular Industry Segment Revenue and Profitability 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Pendapatan
3,05 237,35 (234,30) (98,71%)
Revenue
Beban Pokok Penjualan
(2,81) (213,24) 210,43 (98,69%)
Cost of Revenues
Laba Kotor
0,23 24,11 (23,88) (99,05%)
Gross Profit
Beban Usaha
(0,24) 0,00 (0,24) n/a
Operating Expenses
Laba Usaha
(0,01) 24,11 (24,12) (100,05%)
Other Income
Beban Pajak Final
(0,08) (4,27) 4,19 (98,13%)
Final Tax Expense
Bagian Laba Ventura Bersama
0,00 0,00 0,00 n/a
Share in Profit on Joint Venture
Bagian Laba (Rugi) Entitas Asosiasi
0,00 0,00 0,00 n/a
Share in Profit (Loss) on Associate
Page 236
236
Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Industri Modular 2024-2025
Modular Industry Segment Revenue and Profitability 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Pendapatan (Beban) Lain-Lain
(8,51) 16,18 (24,69) (152,60%)
Other Income (Expenses)
Laba Sebelum Pajak Penghasilan
(8,36) 36,02 (44,38) (123,20%)
Profit Before Income Tax
Pajak Penghasilan
- - - -
Income Tax
Laba Bersih Tahun Berjalan
(6,36) 36,02 (42,38) (117,67%)
Net Profit for the Year
Jumlah Aset
43,45 134,48 (91,03) (67,69%)
Total Assets
Jumlah Liabilitas
85,55 21,20 64,35 303,54%
Total Liabilities
Pada tahun 2025, segmen Industri Modular mencatat pendapatan In 2025, the Modular Industry segment recorded revenue of Rp3.05
sebesar Rp3,05 miliar, menurun Rp234,30 miliar atau 98,71% billion, a decrease of Rp234.30 billion or 98.71% compared to 2024,
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp237,35 miliar. which amounted to Rp237.35 billion. This decline was driven by a
Penurunan tersebut didorong oleh signifikan berkurangnya aktivitas significant reduction in modular project activities as well as limited
proyek modular serta terbatasnya perolehan proyek baru. acquisition of new projects.
Sejalan dengan penurunan tersebut, segmen Industri Modular In line with this decline, the Modular Industry segment recorded
mencatatkan rugi bersih sebesar Rp6,36 miliar, berbalik dari laba a net loss of Rp6.36 billion, reversing from a net profit of Rp36.02
bersih sebesar Rp36,02 miliar pada tahun 2024. Penurunan kinerja billion in 2024. The decrease in performance was primarily due to a
ini terutama disebabkan oleh turunnya volume pendapatan secara sharp decrease in revenue volume and the suboptimal absorption
drastis serta tidak terserapnya biaya tetap secara optimal, yang of fixed costs, which directly impacted the segment’s profitability.
berdampak langsung terhadap profitabilitas segmen.
Strategi Pengembangan Segmen Industri Industry Segment Development Strategy
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Segmen industri modular Perseroan diarahkan sebagai salah The Company’s modular industry segment is positioned as one of
satu pilar pertumbuhan melalui penguatan kapabilitas produksi, the growth pillars through strengthening production capabilities,
inovasi teknologi, dan perluasan pasar. WIKA Gedung terus technological innovation, and market expansion. WIKA Gedung
mengembangkan sistem modular seperti MoLi, WG Flatpack, dan continues to develop modular systems such as MoLi, WG Flatpack,
Volumetric untuk menghadirkan solusi konstruksi yang cepat, efisien, and Volumetric to deliver construction solutions that are fast, efficient,
dan berkelanjutan. and sustainable.
Strategi operasional difokuskan pada optimalisasi fasilitas produksi, The operational strategy was focused on optimizing production facilities,
integrasi BIM, serta standarisasi produk agar lebih scalable dan integrating BIM, and standardizing products to enhance scalability and
kompetitif. Dari sisi pasar, Perseroan memperluas penetrasi ke competitiveness. From a market perspective, the Company expanded
sektor hunian, fasilitas publik, serta proyek dengan kebutuhan its penetration into the residential sector, public facilities, and projects
pembangunan cepat, termasuk melalui sinergi BUMN dan peluang requiring rapid construction, including through synergies with SOEs
swasta. and private sector opportunities.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Selain itu, penguatan aspek keberlanjutan dilakukan melalui In addition, the Company strengthened its sustainability aspect through
pengembangan solusi modular berbasis konsep Net-Zero Building the development of modular solutions based on the Net-Zero Building
dan penggunaan material ramah lingkungan, guna meningkatkan concept and the use of environmentally friendly materials, in order to
daya saing dan mendukung agenda ESG Perseroan. enhance competitiveness and support the Company’s ESG agenda.
Dengan penerapan strategi tersebut, Perseroan optimistis segmen Through the implementation of these strategies, the Company remains
jasa konstruksi dapat terus berkembang secara berkelanjutan, tidak optimistic that the construction services segment will continue to grow
hanya sebagai kontributor utama pendapatan, tetapi juga sebagai sustainably, not only as a primary contributor to revenue but also as a
pilar dalam memperkuat kinerja keuangan dan daya saing Perseroan key pillar in strengthening the Company’s financial performance and
di masa mendatang. competitiveness in the future.
Page 237
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 237
SEGMEN KONSESI CONCESSION SEGMENT
Segmen Konsesi mencakup kegiatan pengelolaan aset lahan milik The Concession segment covers the management of land assets
pemerintah maupun BUMN/BUMD melalui skema investasi Public owned by the government as well as state-owned and regional-
Private Partnership (PPP) atau Kerja Sama Pemerintah dan Badan owned enterprises (SOEs/ROEs) through Public-Private Partnership
Usaha (KPBU). Tujuan utama pengembangan bisnis ini adalah (PPP) or Government and Business Entity Cooperation (KPBU)
memperoleh peluang pekerjaan konstruksi sekaligus menghasilkan schemes. The primary objective of developing this business is to
pendapatan berulang (recurring income). Segmen Konsesi secure construction project opportunities while generating recurring
merupakan bagian dari strategi Perseroan dalam menerapkan income. The Concession segment is part of the Company’s strategy
forward integration. in implementing forward integration.
Saat ini, Perseroan memiliki dua proyek konsesi, yaitu proyek Hotel Currently, the Company has two concession projects: Hotel De
De Braga di Bandung yang dikerjakan bersama mitra PT Sarinah Braga project in Bandung, carried out in partnership with PT Sarinah
melalui skema Build-Operate-Transfer (BOT) selama 25 tahun, serta under a Build-Operate-Transfer (BOT) scheme for 25 years, and
proyek konsesi Graha Mantap di Menteng, Jakarta, yang dikerjakan Graha Mantap concession project in Menteng, Jakarta, undertaken
bersama mitra Bank Mandiri Taspen melalui skema BOT selama in collaboration with Bank Mandiri Taspen under a BOT scheme
30 tahun. for 30 years.
Produktivitas Segmen Konsesi Concession Segment Productivity
Produktivitas Segmen Konsesi 2024-2025
Concession Segment Productivity 2024–2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Kontrak Baru
0 0 0 0
New Contract
Kontrak Dihadapi
59,60 57,21 2.39 4.18%
Order Book
Sepanjang tahun 2025, segmen Konsesi tidak mencatat realisasi Throughout 2025, the Concession segment did not record any
kontrak baru, namun membukukan nilai kontrak dihadapi sebesar new contract realization; however, it posted an order book of
Rp59,6 miliar, meningkat Rp 2,39 miliar atau 4,18% dibandingkan Rp59.6 billion, increased by Rp2.39 billion or 4.18% compared
dengan tahun 2024 yang sebesar Rp57,21 miliar. Peningkatan nilai to Rp57.21 billion in 2024. The increase in the order book in the
kontrak dihadapi pada segmen konsesi didorong oleh optimalisasi Concession segment was driven by the optimization of existing
kinerja proyek eksisting serta progres pekerjaan yang lebih baik project performance and improved work progress compared to
dibandingkan tahun sebelumnya. the previous year.
Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Konsesi Concession Segment Revenue and Profitability
Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Konsesi 2024-2025
Concession Segment Revenue and Profitability 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Pendapatan
59,60 67,10 (7,50) (11,18%)
Revenue
Beban Pokok Penjualan
(53,44) (61,84) 8,40 (13,58%)
Cost of Revenues
Laba Kotor
6,16 5,26 0,90 17,11%
Gross Profit
Beban Usaha
0,00 0,00 0,00 -
Operating Expenses
Laba Usaha
6,16 5,26 0,90 17,11%
Other Income
Page 238
238
Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Konsesi 2024-2025
Concession Segment Revenue and Profitability 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Beban Pajak Final
(3,02) (2,85) (0,17) 5,96%
Final Tax Expense
Bagian Laba Ventura Bersama
0,00 0,00 0,00 -
Share in Profit on Joint Venture
Bagian Laba (Rugi) Entitas
Asosiasi 0,00 0,00 0,00 -
Share in Profit (Loss) on Associate
Pendapatan (Beban) Lain-Lain
164,45 (0,09) 164,54 -
Other Income (Expenses)
Laba Sebelum Pajak Penghasilan
3,30 2,32 0,98 42,24%
Profit Before Income Tax
Pajak Penghasilan
- - - -
Income Tax
Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan
3,30 2,32 0,98 42,24%
Net Profit (Loss) for the Year
Jumlah Aset
239,38 344,73 (105,35) (30,56%)
Total Assets
Jumlah Liabilitas
263,46 318,75 (55,29) (17,34%)
Total Liabilities
Pada tahun 2025, segmen Konsesi mencatat pendapatan sebesar In 2025, the Concession segment recorded revenue of Rp59.60
Rp59,60 miliar, menurun Rp7,50 miliar atau 11,18% dibandingkan billion, a decrease of Rp7.50 billion, or 11.18%, compared to Rp67.10
dengan tahun 2024 yang sebesar Rp67,10 miliar. Penurunan ini billion in 2024. This decrease was driven by a reduced revenue
didorong oleh berkurangnya kontribusi pendapatan dari proyek contribution from concession projects and suboptimal realization
konsesi serta belum optimalnya realisasi proyek baru pada periode of new projects in the current period.
berjalan.
Sejalan dengan kinerja tersebut, segmen Konsesi membukukan In line with this performance, the Concession segment recorded a
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
laba bersih sebesar Rp3,30 miliar, meningkat Rp0,98 miliar atau net profit of Rp3.30 billion, an increase of Rp0.98 billion, or 42.24%,
42,24% dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp2,32 compared to RP2.32 billion in 2024. This increase was primarily
miliar. Peningkatan ini terutama dipengaruhi oleh perbaikan margin driven by improved operating margins and the contribution of non-
operasional serta adanya kontribusi pendapatan non-operasional operating income, which supported profit performance amidst
yang mendukung kinerja laba di tengah penurunan pendapatan declining operating revenues.
usaha.
Strategi Pengembangan Segmen Konsesi Concession Segment Development Strategy
Segmen jasa konsesi Perseroan dikembangkan sebagai sumber The Company’s concession services segment is developed as
pendapatan berulang yang berkelanjutan, guna memperkuat struktur a source of sustainable recurring income to strengthen its long-
bisnis jangka panjang. Strategi difokuskan pada pengelolaan aset term business structure. The strategy was focused on optimizing
eksisting secara optimal serta pengembangan portofolio konsesi the management of existing assets and selectively expanding the
yang selektif dengan mempertimbangkan kelayakan finansial, profil concession portfolio by considering financial feasibility, risk profile,
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
risiko, dan potensi imbal hasil. and return potential.
Perseroan memprioritaskan proyek konsesi pada sektor properti The Company prioritized concession projects in the commercial
komersial, fasilitas publik, dan hospitality yang memiliki prospek property, public facilities, and hospitality sectors, which offer stable
permintaan stabil, sekaligus mengoptimalkan kinerja operasional demand prospects, while also optimizing operational performance
melalui peningkatan tingkat okupansi, efisiensi biaya, dan kualitas through increased occupancy rates, cost efficiency, and service
layanan. quality.
Dalam rangka menjaga keberlanjutan, Perseroan menerapkan To ensure sustainability, the Company applied a prudent approach
prinsip kehati-hatian dalam ekspansi, termasuk penguatan struktur to expansion, including strengthening its financing structure and
pembiayaan serta pengelolaan arus kas yang prudent. Dengan maintaining disciplined cash flow management. Accordingly, the
demikian, segmen jasa konsesi diharapkan dapat memberikan concession services segment is expected to provide stable revenue
kontribusi yang stabil terhadap pendapatan dan meningkatkan nilai contributions and enhance long-term value for the Company.
tambah bagi Perseroan dalam jangka panjang.
Page 239
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 239
SEGMEN PROPERTI PROPERTY SEGMENT
Segmen Properti mencakup kegiatan penjualan dan/atau pengelolaan The Property segment covers the sale and/or management of
aset properti yang telah dimiliki Perseroan sebelumnya. Portofolio property assets previously owned by the Company. The Company’s
properti Perseroan antara lain meliputi Tamansari Tera, Tamansari property portfolio includes, among others, Tamansari Tera, Tamansari
Mahogany, Tamansari Prospero, Fave Hotel Karawang, serta Mahogany, Tamansari Prospero, Fave Hotel Karawang, as well as
beberapa aset properti lainnya. Ke depan, Perseroan tidak lagi several other property assets. Going forward, the Company will
menjadikan bisnis properti sebagai fokus utama pengembangan no longer position the property business as a primary focus of its
usaha. business development.
Produktivitas Segmen Properti Property Segment Productivity
Produktivitas Segmen Properti 2024-2025
Property Segment Productivity 2024–2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Kontrak Baru
0,00 0,00 0 -
New Contract
Kontrak Dihadapi
40,11 13,24 26,87 202,95%
Order Book
Sepanjang tahun 2025, segmen Properti mencatat nilai kontrak Throughout 2025, the Property segment recorded new contract
baru sebesar Rp 0 miliar, sama dengan tahun 2024 yang mencapai value of Rp0 billion, unchanged from 2024 at Rp0 billion. In the same
Rp0 miliar. Pada periode yang sama, nilai kontrak dihadapi segmen period, the order book for the Property segment was recorded at
Properti tercatat sebesar Rp 40,11 miliar, meningkat Rp 26,87miliar Rp40.11 billion, an increase of Rp26.87 billion or 202.95% compared
atau 202,95% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp 13,24 to Rp13.24 billion in 2024.
miliar.
Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Properti Property Segment Revenue and Profitability
Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Properti 2024-2025
Property Segment Revenue and Profitability 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Pendapatan
40,11 0,82 39,29 4.791,46%
Revenue
Beban Pokok Penjualan
(34,80) (0,70) (34,10) 4.871,43%
Cost of Revenues
Laba Kotor
5,31 0,12 5,19 4.325,00%
Gross Profit
Beban Usaha
0,00 0,00 0,00 n/a
Operating Expenses
Laba Usaha
5,31 0,12 5,19 4.325,00%
Other Income
Beban Pajak Final
(0,74) (0,02) (0,72) 3.600,00%
Final Tax Expense
Bagian Laba Ventura Bersama
0,00 0,23 (0,23) (100,00%)
Share in Profit on Joint Venture
Bagian Laba (Rugi) Entitas Asosiasi
0,00 0,00 0,00 n/a
Share in Profit (Loss) on Associate
Pendapatan (Beban) Lain-Lain
(0,24) (0,71) 0,47 (66,20%)
Other Income (Expenses)
Page 240
240
Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Properti 2024-2025
Property Segment Revenue and Profitability 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Laba Sebelum Pajak Penghasilan berbalik positif
4,33 (0,38) 4,71
Profit Before Income Tax turned positive
Pajak Penghasilan
- - - -
Income Tax
Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan berbalik positif
4,33 (0,38) 4,71
Net Profit (Loss) for the Year turned positive
Jumlah Aset
547,97 453,95 94,02 20,71%
Total Assets
Jumlah Liabilitas
382,19 217,87 164,32 75,42%
Total Liabilities
Pada tahun 2025, segmen Properti mencatat pendapatan sebesar In 2025, the Property segment recorded revenue of Rp40.11 billion,
Rp40,11 miliar, meningkat Rp39,29 miliar atau 4.791,46% an increase of Rp39.29 billion, or 4,791.46%, compared to Rp0.82
dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai Rp0,82 miliar. billion in 2024. This increase was due to the realization of sales
Peningkatan tersebut disebabkan oleh mulai terealisasinya penjualan and revenue recognition from property projects previously under
dan pengakuan pendapatan dari proyek properti yang sebelumnya development, as well as increased business activity in this segment.
masih dalam tahap pengembangan, serta peningkatan aktivitas
bisnis pada segmen ini.
Sejalan dengan peningkatan pendapatan, segmen Properti In line with the revenue increase, the Property segment recorded a
membukukan laba bersih sebesar Rp4,33 miliar, meningkat Rp4,71 net profit of Rp4.33 billion, an increase of Rp4.71 billion compared
miliar dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencatat rugi bersih to a net loss of Rp0.38 billion in 2024. This increase was due to
sebesar Rp0,38 miliar. Peningkatan tersebut disebabkan oleh a significant increase in operating revenue that was able to cover
kenaikan signifikan pendapatan usaha yang mampu menutup operating expenses and improved project performance, resulting
beban operasional serta perbaikan kinerja proyek, sehingga segmen in the Property segment successfully returning to profit in 2025.
Properti berhasil berbalik mencatatkan laba pada tahun 2025.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Strategi Pengembangan Segmen Properti Property Segment Development Strategy
Segmen jasa properti Perseroan pada periode pelaporan difokuskan The Company’s property services segment during the reporting
pada optimalisasi kinerja aset eksisting, khususnya melalui period was focused on optimizing the performance of existing assets,
percepatan penjualan sisa persediaan unit. Strategi ini ditempuh particularly through accelerating the sale of remaining unit inventory.
sebagai bagian dari upaya menjaga likuiditas, meningkatkan This strategy was undertaken as part of efforts to maintain liquidity,
perputaran aset, serta memperkuat struktur keuangan Perseroan increase asset turnover, and strengthen the Company’s overall
secara keseluruhan. financial structure.
Perseroan mengarahkan pendekatan pemasaran yang lebih The Company adopted a more segmented and adaptive marketing
tersegmentasi dan adaptif, dengan memanfaatkan kanal digital, kerja approach by leveraging digital channels, collaborating with sales
sama dengan mitra penjualan, serta penyesuaian skema penawaran partners, and adjusting competitive offering schemes to accelerate
yang kompetitif guna mempercepat penyerapan pasar. Selain itu, market absorption. In addition, cost management and asset
pengelolaan biaya dan pemeliharaan aset tetap dijaga secara efisien maintenance were carried out efficiently to preserve the value of
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
untuk mempertahankan nilai properti yang dimiliki. owned properties.
Sejalan dengan strategi kehati-hatian, Perseroan belum In line with a prudent strategy, the Company has not initiated new
melakukan pengembangan proyek baru pada segmen ini, dan project developments in this segment and instead prioritizes the
lebih memprioritaskan konsolidasi portofolio yang ada. Langkah ini consolidation of its existing portfolio. This approach is expected
diharapkan dapat meningkatkan kualitas arus kas serta memberikan to improve cash flow quality and provide greater flexibility for the
ruang yang lebih optimal bagi Perseroan dalam mengalokasikan Company to allocate resources toward business segments with
sumber daya ke segmen bisnis yang memiliki potensi pertumbuhan higher growth potential.
lebih tinggi.
Page 241
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 241
SEGMEN GEOGRAFIS GEOGRAPHIC SEGMENT
Informasi segmen geografis Grup disajikan berdasarkan wilayah The Group’s geographic segment information is presented based
kegiatan usaha Perseroan. Pada periode 2024–2025, seluruh on the Company’s operational area. For the 2024–2025 period, all
kinerja segmen geografis Perseroan berasal dari wilayah Indonesia, of the Company’s geographic segment performance is derived
khususnya dari sisi pendapatan, dengan rincian sebagai berikut: from Indonesia, particularly in terms of revenue, as detailed below:
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Indonesia 1.623,56 3.673,53 (2.049,97) (55,80%)
Kalimantan 521,93 2.178,56 (1.656,63) (76,05%)
Jawa 677,36 939,24 (261,88) (27,88%)
DKI Jakarta 177,10 184,72 (7,62) (4,12%)
Banten 3,93 180,82 (176,89) (97,83%)
Sumatera 141,71 153,47 (11,76) (7,66%)
Papua 47,88 35,10 12,78 36,41%
Sulawesi 53,64 1,48 52,16 3.524,32%
Aceh 0,00 0,09 (0,09) (100,00%)
Ambon 0,00 0,05 (0,05) (100,00%)
Nusa Tenggara Barat
0,00 0,00 0,00 -
West Nusa Tenggara
Luar Negeri
0,00 0,00 0,00 -
Overseas
Jumlah
1.623,56 3.673,53 (2.049,97) (55,80%)
Total
Kinerja Pendapatan per Segmen Geografis Revenue Performance by Geographic Segment in
2024-2025 2024-2025
Kinerja pendapatan per segmen geografis pada tahun 2025 Revenue performance by geographic segment in 2025 experienced
mengalami pergeseran signifikan, di mana wilayah Jawa menjadi a significant shift, with Java becoming the region with the largest
wilayah dengan kontribusi terbesar, yaitu sebesar Rp677,36 miliar contribution, amounting to Rp677.36 billion, or 41.72% of total
atau 41,72% dari total pendapatan Rp1.623,56 miliar. Sementara revenue of Rp1,623.56 billion. Meanwhile, in 2024, the largest
itu, pada tahun 2024, kontribusi terbesar berasal dari Kalimantan contribution was originating from Kalimantan, with Rp2,178.56
dengan kontribusi yaitu sebesar Rp2.178,56 miliar atau 59,30% billion, or 59.30% of total revenue of Rp3,673.53 billion.
dari total pendapatan sebesar Rp3.673,53 miliar.
Page 242
242
Tinjauan Keuangan
Financial Overview
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Jakarta International Stadium (JIS)
Dalam penyusunan analisis dan pembahasan kinerja keuangan pada In preparing the analysis and discussion of financial performance
Laporan Tahunan ini, Perseroan mengacu pada Laporan Keuangan in this Annual Report, the Company refers to the Consolidated
Konsolidasian PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk untuk tahun Financial Statements of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
yang berakhir pada 31 Desember 2025. Laporan tersebut telah for the year ended December 31, 2025. These statements were
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, audited by Public Accounting Firm of Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
Mawar & Rekan, dengan auditor Lith Alfansuri (Izin Akuntan Publik: Mawar & Partners, with Lith Alfansuri (Public Accountant License:
Ap.1950) pada tanggal 27 Maret 2026. Ap.1950) as the auditor on March 27, 2026.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Berdasarkan hasil audit, Kantor Akuntan Publik menyatakan bahwa Based on the audit results, the Public Accounting Firm declares that
Laporan Keuangan Konsolidasian PT Wijaya Karya Bangunan the Consolidated Financial Statements of PT Wijaya Karya Bangunan
Gedung Tbk telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang Gedung Tbk are presented fairly, in all material respects, covering the
material, mencakup posisi keuangan konsolidasian Grup, kinerja Group’s consolidated financial position, financial performance, and
keuangan, serta arus kas konsolidasian untuk tahun buku yang consolidated cash flows for the fiscal year then ended, in accordance
berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi with Indonesian Financial Accounting Standards.
Keuangan di Indonesia.
Page 243
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 243
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT
OF FINANCIAL POSITION
Aset Assets
Tabel Aset 2024-2025
Asset 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Aset Lancar
2.991,15 4.414,67 (1.423,52) (32,25%)
Current Assets
Aset Tidak Lancar
1.052,66 1.312,60 (259,94) (19,80%)
Non-Current Assets
Jumlah Aset
Total Assets
4.043,81 5.727,27 (1.683,46) (29,40%)
Per 31 Desember 2025, total aset Perseroan tercatat sebesar As of December 31, 2025, the Company’s total assets were recorded
Rp4.043,81 miliar, menurun Rp1.683,46 miliar atau 29,40% at Rp4,043.81 billion, a decrease of Rp1,683.46 billion, or 29.40%,
dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp5.727,27 compared to the previous year’s position of Rp5,727.27 billion.
miliar. Penurunan tersebut terutama didorong oleh berkurangnya aset This decrease was primarily driven by a reduction in current assets,
lancar, khususnya pada kas dan setara kas serta piutang usaha, particularly cash and cash equivalents and trade receivables, in line
sejalan dengan penurunan aktivitas operasional dan upaya Perseroan with the decline in operational activities and the Company’s efforts
dalam melakukan penyesuaian portofolio serta optimalisasi aset. to adjust its portfolio and optimize assets.
Komposisi Aset 2024-2025
Asset Composition 2024-2025
73.9% 22.92%
2025 2024
26.3% 77.08%
Aset Lancar Aset Tidak Lancar
Current Assets Non-Current Assets
Page 244
244
Aset Lancar Current Assets
Tabel Aset Lancar 2023-2024
Current Assets 2023-2024
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Kas dan Setara Kas
391,13 1.030,73 (639,60) (62,05%)
Cash and Cash Equivalent
Piutang Usaha - Neto
Trade Receivables - Net
Pihak Berelasi
167,68 263,20 (95,52) (36,29%)
Related Parties
Pihak Ketiga
67,81 281,96 (214,15) (75,95%)
Third Parties
Piutang Retensi - Neto
Pihak Berelasi
118,37 161,71 (43,34) (26,80%)
Related Parties
Pihak Ketiga
216,72 398,24 (181,52) (45,58%)
Third Parties
Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja
Gross Amount Due from Customers
Pihak Berelasi
130,49 195,12 (64,63) (33,12%)
Related Parties
Pihak Ketiga
133,60 241,40 (107,80) (44,65%)
Third Parties
Piutang Yang Belum Ditagih
7,54 9,36 (1,82) (19,44%)
Unbilled Receivables
Persediaan
306,09 350,03 (43,94) (12,55%)
Inventories
Pajak Dibayar di Muka
400,62 331,37 69,25 20,90%
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Prepaid Taxes
Uang Muka
83,82 124,03 (40,21) (32,42%)
Advances
Biaya Dibayar di Muka
127,83 215,02 (87,19) (40,55%)
Prepaid Expenses
Pekerjaan dalam Proses Konstruksi
Construction Work in Progress
Pihak Berelasi
290,28 374,78 (84,50) (22,54%)
Related Parties
Pihak Ketiga
549,18 437,71 111,47 25,47%
Third Parties
Jumlah Aset Lancar
Total Current Assets 2.991,15 4.414,67 (1.423,52) (32,25%)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Pada tahun 2025, Perseroan mencatat jumlah aset lancar sebesar In 2025, the Company recorded current assets of Rp2,991.15
Rp2.991,15 miliar, menurun Rp1.423,52 miliar atau 32,25% billion, a decrease of Rp1,423.52 billion, or 32.25%, compared to
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp4.414,67 miliar. Rp4,414.67 billion in 2024. This decrease was primarily driven by
Penurunan tersebut terutama didorong oleh penurunan kas dan a decrease in cash and cash equivalents, trade receivables, and
setara kas, piutang usaha, serta tagihan bruto kepada pemberi gross amount due from customers, in line with reduced operational
kerja, seiring dengan menurunnya aktivitas operasional dan upaya activities and efforts to accelerate project completion and collection.
percepatan penyelesaian proyek serta penagihan.
Page 245
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 245
Kas dan Setara Kas Cash and Cash Equivalents
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan kas dan setara As of December 31, 2025, the Company recorded cash and cash
kas sebesar Rp391,13 miliar, menurun Rp639,60 miliar atau 62,05% equivalents of Rp391.13 billion, a decrease of Rp639.60 billion, or
dibandingkan dengan posisi tahun 2024 yang sebesar Rp1.030,73 62.05%, compared to Rp1,030.73 billion in 2024. This decrease
miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penggunaan was primarily due to the use of cash to support operational needs,
kas untuk mendukung kebutuhan operasional, penyelesaian settle liabilities, and cash flow pressures from operating activities.
kewajiban, serta tekanan arus kas dari aktivitas usaha.
Piutang Usaha Trade Receivables
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan piutang usaha As of December 31, 2025, the Company recorded trade receivables
sebesar Rp235,49 miliar, menurun Rp309,67 miliar atau 56,81% of Rp235.49 billion, a decrease of Rp309.67 billion, or 56.81%,
dibandingkan dengan posisi tahun 2024 yang sebesar Rp545,16 compared to Rp545.16 billion in 2024. This decrease was mainly
miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan driven by a decrease in project volume and the Company’s efforts
volume proyek serta upaya Perseroan dalam melakukan percepatan to accelerate collection and manage receivables more selectively.
penagihan dan pengelolaan piutang secara lebih selektif.
Persediaan Inventories
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan persediaan As of December 31, 2025, the Company recorded inventories of
sebesar Rp306,09 miliar, menurun Rp43,94 miliar atau 12,55% Rp306.09 billion, a decrease of Rp43.94 billion, or 12.55%, compared
dibandingkan dengan posisi tahun 2024 yang sebesar Rp350,03 to Rp350.03 billion in 2024. This decrease was mainly driven by the
miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh optimalisasi optimization of inventory management and adjustments to material
pengelolaan persediaan serta penyesuaian kebutuhan material requirements in line with the decline in project activity.
sejalan dengan penurunan aktivitas proyek.
Aset Tidak Lancar
Tabel Aset Tidak Lancar 2024-2025
Tabel Aset Tidak Lancar 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Piutang Lain-Lain
Other Receivables
Pihak Berelasi
112,75 165,41 (52,66) (31,84%)
Related Parties
Pihak Ketiga
0,1 1,47 (1,37) (93,20%)
Third Parties
Tanah Akan Dikembangkan
66,73 46,68 20,05 42,95%
Land For Development
Penyertaan Saham
3,55 3,55 0,00 0,00%
Investment In Shares
Properti Investasi
259,57 259,41 0,16 0,06%
Investment Property
Aset Kerja Sama
226,41 237,49 (11,08) (4,66%)
Assets of Co-operation
Aset Tetap - Neto
38,94 47,48 (8,54) (17,99%)
Fixed Assets - Net
Aset Takberwujud - Neto
9,09 13,53 (4,44) (32,81%)
Intangible Assets - Net
Investasi pada Entitas Asosiasi
0 18,24 (18,24) (100,00%)
Investment in Associate
Investasi pada Ventura Bersama
335,32 519,35 (184,03) (35,43%)
Investment of Joint Ventures
Jumlah Aset Tidak Lancar
Total Non Current Assets 1.052,66 1.312,60 (259,94) (19,80%)
Page 246
246
Pada tahun 2025, Perseroan mencatat aset tidak lancar sebesar In 2025, the Company recorded non-current assets of Rp1,052.66
Rp1.052,66 miliar, menurun Rp259,94 miliar atau 19,80% billion, a decrease of Rp259.94 billion, or 19.80%, compared to
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp1.312,60 miliar. Rp1,312.60 billion in 2024. This decrease was primarily attributable
Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan investasi to lower investments in joint ventures, associates, and fixed assets,
pada ventura bersama, entitas asosiasi, serta aset tetap, seiring in line with investment portfolio adjustments and optimization of
dengan penyesuaian portofolio investasi dan optimalisasi aset non- non-operational assets.
operasional.
Aset Tetap Fixed Assets
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan aset tetap sebesar As of December 31, 2025, the Company recorded fixed assets of
Rp38,94 miliar, menurun Rp8,54 miliar atau 17,99% dibandingkan Rp38.94 billion, a decrease of Rp8.54 billion, or 17.99%, compared
dengan posisi tahun 2024 yang sebesar Rp47,48 miliar. Penurunan to Rp47.48 billion in 2024. This decrease was primarily attributable
tersebut terutama disebabkan oleh beban penyusutan serta to depreciation expenses and limited additions of new fixed assets
terbatasnya penambahan aset tetap baru sebagai bagian dari as part of the capital expenditure (capex) efficiency policy.
kebijakan efisiensi belanja modal (capex).
Aset Kerja Sama Joint Venture Assets
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan aset kerja sama As of December 31, 2025, the Company recorded joint venture
sebesar Rp226,41 miliar, menurun Rp11,08 miliar atau 4,66% assets of Rp226.41 billion, a decrease of Rp11.08 billion, or 4.66%,
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp237,49 miliar. compared to Rp237.49 billion in 2024. This decrease was driven
Penurunan tersebut didorong oleh realisasi proyek kerja sama serta by the realization of joint venture projects and adjustments to the
penyesuaian nilai investasi pada proyek-proyek yang telah berjalan. investment value of ongoing projects.
Investasi pada Entitas Asosiasi Investment in Associated Entities
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan investasi pada As of December 31, 2025, the Company recorded investments in
entitas asosiasi sebesar Rp0,00 miliar, menurun Rp18,24 miliar atau associated entities of Rp0.00 billion, a decrease of Rp18.24 billion,
100,00% dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp18,24 or 100.00%, compared to Rp18.24 billion in 2024. This decrease
miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh divestasi atau was mainly driven by divestments or a decrease in the value of
penurunan nilai investasi pada entitas asosiasi. investments in associated entities.
Investasi pada Ventura Bersama Investment in Joint Ventures
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan investasi pada As of December 31, 2025, the Company recorded investments in
ventura bersama sebesar Rp335,32 miliar, menurun Rp184,03 joint ventures of Rp335.32 billion, a decrease of Rp184.03 billion, or
miliar atau 35,43% dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar 35.43%, compared to Rp519.35 billion in 2024. This decrease was
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Rp519,35 miliar. Penurunan tersebut didorong oleh penyesuaian driven by adjustments in investment value, suboptimal joint venture
nilai investasi serta kinerja ventura bersama yang belum optimal performance, and/or distribution of investment returns.
dan/atau adanya distribusi hasil investasi.
Liabilitas Liabilities
Tabel Liabilitas 2024-2025
Liabilities 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Liabilitas Jangka Pendek
1.733,97 2.515,36 (781,39) (31,06%)
Current Liabilites
Liabilitas Jangka Panjang
338,59 605,95 (267,36) (44,14%)
Non Current Liabilities
Jumlah Liabilitas
Total Liabilities
2.072,56 3.121,30 (1.048,74) (33,59%)
Per 31 Desember 2025, jumlah liabilitas Perseroan tercatat sebesar As of December 31, 2025, the Company’s total liabilities were
Rp2.072,56 miliar, menurun Rp1.048,74 miliar atau 33,59% recorded at Rp2,072.56 billion, a decrease of Rp1,048.74 billion,
dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp3.121,30 or 33.59%, compared to Rp3,121.30 billion the previous year.
miliar.
Page 247
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 247
Penurunan tersebut didorong oleh penurunan signifikan pada This decrease was driven by a significant decrease in current and
liabilitas jangka pendek dan jangka panjang, terutama berasal dari: non-current liabilities, primarily from:
1. penurunan utang usaha, 1. a decrease in trade payables,
2. penurunan pinjaman bank, 2. a decrease in bank loans,
3. serta penurunan liabilitas terkait proyek (advance/uang muka). 3. and a decrease in project-related liabilities (advance payments).
Hal ini mencerminkan upaya Perseroan dalam melakukan This reflects the Company’s efforts to deleverage and manage
deleveraging dan pengelolaan kewajiban secara lebih konservatif, liabilities more conservatively, including through debt repayment
termasuk melalui pelunasan utang dan pengurangan eksposur and reduced financing exposure amidst liquidity pressures.
pembiayaan di tengah tekanan likuiditas.
Komposisi Liabilitas 2024 – 2025
Liabilities Composition 2024 – 2025
83.69% 91.69%
16.34
2025 2024
80.59%
Liabilitas Jangka Pendek Liabilitas Jangka Panjang
Current Liabilities Non-Current Liabilities
Liabilitas Jangka Pendek Liabilities Composition 2024 – 2025
Tabel Liabilitas Jangka Pendek 2024-2025
Tabel Liabilitas Jangka Pendek 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Pinjaman Bank Jangka Pendek
Short-term Bank Loans
Pihak Berelasi
73,04 350,00 (276,96) (79,13%)
Related Parties
Pihak Ketiga
0,00 22,00 (22,00) (100,00%)
Third Parties
Utang Usaha
Trade Payables
Pihak Berelasi
158,72 473,87 (315,15) (66,51%)
Related Parties
Pihak Ketiga
826,85 1.184,36 (357,51) (30,19%)
Third Parties
Beban Akrual
284,81 356,41 (71,60) (20,09%)
Accrued Expenses
Utang Pajak
19,49 8,00 11,49 143,63%
Tax Payables
Liabilitas Pajak Penghasilan Final
41,43 47,86 (6,43) (13,43%)
Final Income Tax Liabilities
Page 248
248
Tabel Liabilitas Jangka Pendek 2024-2025
Tabel Liabilitas Jangka Pendek 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Liabilitas Jangka Pendek Yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun
Current Portion of Long Term Liability
Uang Muka Pemberi Kerja dan Konsumen
2,04 15,83 (13,79) (87,11%)
Advances from Project Owners and Consumers
Pinjaman Bank
75,65 9,42 66,23 703,29%
Bank Loan
Utang Lain-lain
Other Payables
Pihak Berelasi
39,12 36,90 2,22 6,02%
Related Parties
Pihak Ketiga
3,79 3,42 0,37 10,91%
Third Parties
Pendapatan Diterima Di Muka
7,63 7,28 0,35 4,86%
Advances Received
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek
Total Current Liabilites 1.733,97 2.515,36 (781,39) (31,06%)
Pada tahun 2025, Perseroan membukukan liabilitas jangka pendek In 2025, the Company recorded current liabilities of Rp1,733.97
sebesar Rp1.733,97 miliar, menurun sebesar Rp781,39 miliar atau billion, a decrease of Rp781.39 billion or 31.06% compared to
31,06% dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp2.515,36 2024, which amounted to Rp2,515.36 billion. This decrease was
miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya mainly driven by a reduction in trade payables to both related
utang usaha baik kepada pihak berelasi maupun pihak ketiga, serta and third parties, as well as a decline in short-term bank loans,
penurunan pinjaman bank jangka pendek, khususnya kepada particularly from related parties, in line with the Company’s efforts to
pihak berelasi, seiring dengan upaya Perseroan dalam melakukan manage its obligations in a more disciplined manner. In addition, the
pengelolaan kewajiban secara lebih disiplin. Selain itu, penurunan decrease was also influenced by lower advances from employers and
juga dipengaruhi oleh berkurangnya uang muka dari pemberi kerja customers, reflecting the dynamics of ongoing project settlements.
dan konsumen yang mencerminkan dinamika penyelesaian proyek
berjalan.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Di sisi lain, Perseroan mencatat peningkatan pada pinjaman bank On the other hand, the Company recorded an increase in short-term
jangka pendek yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun serta utang bank loans maturing within one year and tax payable, indicating
pajak, yang menunjukkan adanya penyesuaian struktur kewajiban adjustments in the structure of liabilities and the reclassification of
dan reklasifikasi liabilitas jangka panjang menjadi jangka pendek. non-current liabilities into current liabilities. Overall, these changes
Secara keseluruhan, perubahan ini mencerminkan langkah Perseroan reflect the Company’s efforts to optimize its liability structure while
dalam melakukan optimalisasi struktur liabilitas di tengah upaya maintaining liquidity and financial stability.
menjaga likuiditas dan stabilitas keuangan
Pinjaman Bank Jangka Pendek Short-Term Bank Loans
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan pinjaman bank As of December 31, 2025, the Company recorded short-term
jangka pendek sebesar Rp73,04 miliar, menurun Rp298,96 miliar atau bank loans of Rp73.04 billion, a decrease of Rp298.96 billion or
80,36% dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp372,00 80.36% compared to 2024, which amounted to Rp372.00 billion.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh pelunasan This decrease was mainly due to the repayment of loans to related
pinjaman kepada pihak berelasi serta tidak adanya lagi pinjaman parties and the absence of third-party borrowings, as part of the
kepada pihak ketiga sebagai bagian dari upaya Perseroan dalam Company’s efforts to reduce interest expenses and improve its
menurunkan beban bunga dan memperbaiki struktur liabilitas jangka short-term liability structure.
pendek.
Page 249
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 249
Utang Usaha Trade Payables
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan utang usaha As of December 31, 2025, the Company recorded trade payables of
sebesar Rp985,57 miliar, menurun Rp672,67 miliar atau 40,57% Rp985.57 billion, a decrease of Rp672.67 billion or 40.57% compared
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp1.658,24 miliar. to 2024, which amounted to Rp1,658.24 billion. This decrease was
Penurunan tersebut didorong oleh penurunan volume aktivitas driven by lower project activity volume and accelerated payments to
proyek serta percepatan pembayaran kepada vendor dan pemasok vendors and suppliers as part of the Company’s liability management
sebagai bagian dari strategi pengelolaan kewajiban dan peningkatan strategy and efforts to strengthen business partner relationships.
hubungan dengan mitra usaha.
Liabilitas Jangka Panjang Non-current Liabilities
Tabel Liabilitas Jangka Panjang 2024-2025
Non-current Liabilities 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Liabilitas Jangka Panjang Setelah Dikurangi Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun
Long-term Liability Net of Current Maturities
Uang Muka Pemberi Kerja dan Konsumen
314,11 507,54 (193,43) (38,11%)
Advances from Project Owners and Consumers
Pinjaman Bank
0,00 75,65 (75,65) (100,00%)
Bank Loan
Liabilitas Imbalan Kerja
24,48 22,76 1,72 7,56%
Employee Benefit Liabilities
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang
Total Non Current Liabilities 338,59 605,95 (267,36) (44,14%)
Pada tahun 2025, Perseroan membukukan liabilitas jangka panjang In 2025, the Company recorded non-current liabilities of Rp338.59
sebesar Rp338,59 miliar, menurun Rp267,36 miliar atau 44,14% billion, a decrease of Rp267.36 billion or 44.14% compared to 2024,
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp605,95 miliar. which amounted to Rp605.95 billion. This decrease was driven by a
Penurunan tersebut didorong oleh berkurangnya kewajiban reduction in long-term obligations, particularly in the advances from
jangka panjang, terutama pada akun uang muka pemberi kerja employers and customers account, as well as the repayment of long-
dan konsumen serta pelunasan pinjaman bank jangka panjang, term bank loans, in line with the Company’s efforts to restructure its
seiring dengan upaya Perseroan dalam melakukan penataan struktur liabilities and manage obligations in a more conservative manner.
liabilitas dan pengelolaan kewajiban secara lebih konservatif.
Uang Muka Pemberi Kerja dan Konsumen Advances from Owners and Customers
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan uang muka As of December 31, 2025, the Company recorded long-term
pemberi kerja dan konsumen jangka panjang sebesar Rp314,11 advances from owners and customers of Rp314.11 billion, a decrease
miliar, menurun Rp193,43 miliar atau 38,11% dibandingkan dengan of Rp193.43 billion or 38.11% compared to 2024, which amounted
tahun 2024 yang sebesar Rp507,54 miliar. Penurunan tersebut to Rp507.54 billion. This decrease was mainly due to the realization
terutama disebabkan oleh realisasi proyek berjalan serta pengakuan of ongoing projects and the recognition of revenue from previously
pendapatan atas uang muka yang sebelumnya diterima, sehingga received advances, resulting in a reduction in the liability balance
saldo kewajiban berkurang seiring dengan progres penyelesaian in line with project completion progress.
proyek.
Pinjaman Bank Jangka Panjang Long-Term Bank Loans
Per 31 Desember 2025, Perseroan tidak lagi memiliki pinjaman As of December 31, 2025, the Company no longer had any long-
bank jangka panjang (Rp0,00 miliar), menurun Rp75,65 miliar atau term bank loans (Rp0.00 billion), a decrease of Rp75.65 billion or
100,00% dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp75,65 100.00% compared to 2024, which amounted to Rp75.65 billion.
miliar. Penurunan tersebut didorong oleh pelunasan seluruh fasilitas This decrease was driven by the full repayment of long-term loan
pinjaman jangka panjang sebagai bagian dari strategi Perseroan facilities as part of the Company’s strategy to reduce leverage and
dalam menurunkan tingkat leverage dan beban keuangan. financial burden.
Page 250
250
Ekuitas Equity
Tabel Ekuitas 2024-2025
Equity 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Equity Attributable to Owner of the Parent Entity
Modal Saham - Nilai Nominal Rp100. Modal Dasar 38.000.000.000 saham
Share Capital - Par Value Rp100. Authorized Capital 38,000,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor 9.572.000.000
saham
957,20 957,20 0,00 0,00%
Issued and Paid Up Capital 9,572,000,000
shares
Tambahan Modal Disetor
524,08 524,08 0,00 0,00%
Additional Paid In Capital
Saldo Laba
Retained Earnings
Ditentukan Penggunaannya
172,32 165,53 6,79 4,10%
Appropriated
Belum Ditentukan Penggunaannya
319,29 963,25 (643,96) (66,86%)
Unappropriated
Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lainnya
(3,77) (6,09) 2,32 38,11%
Other Comprehensive Income (Loss)
Sub Jumlah
1.969,13 2.603,97 (634,84) (24,38%)
Sub Total
Kepentingan Non Pengendali
2,12 2,00 0,12 5,72%
Non Controlling Interest
Jumlah Ekuitas
Total Equity 1.971,25 2.605,97 (634,72) (24,36%)
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Pada tahun 2025, Perseroan membukukan total ekuitas sebesar In 2025, the Company recorded total equity of Rp1,971.25 billion, a
Rp1.971,25 miliar, menurun Rp634,72 miliar atau 24,36% decrease of Rp634.72 billion or 24.36% compared to 2024, which
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp2.605,97 miliar. amounted to Rp2,605.97 billion. This decline was primarily driven by
Penurunan tersebut terutama didorong oleh penurunan signifikan a significant reduction in retained earnings due to the net loss for the
pada saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya sebagai year, although it was partially offset by an increase in appropriated
dampak dari rugi bersih tahun berjalan, meskipun sebagian diimbangi retained earnings and improvements in other comprehensive income
oleh peningkatan saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya components.
serta perbaikan pada komponen penghasilan komprehensif lainnya.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 251
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 251
Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif
Lain Konsolidasian
Consolidated Statement of Profit (Loss) and Other Comprehensive Income
Tabel Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 2024-2025
Consolidated Profit (Loss) and Other Comprehensive Income 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Pendapatan
1.623,56 3.673,53 (2.049,97) (55,80%)
Revenues
Beban Pokok Penjualan
(1.478,13) (3.366,03) 1.887,90 56,08%
Cost of Revenues
Laba Kotor
145,42 307,50 (162,08) (52,71%)
Gross Profit
Beban Usaha
(187,45) (114,42) (73,03) (63,83%)
Operating Expenses
Pendapatan Lainnya
157,98 135,06 22,92 16,98%
Other Income
Beban Lainnya
(558,43) (230,45) (327,98) (142,32%)
Other Expenses
Beban Keuangan
(17,52) (28,25) 10,73 37,97%
Financial Expense
Beban Pajak Penghasilan Final
(39,06) (96,41) 57,35 59,49%
Final Income Tax Expenses
Bagian Laba (Rugi) Entitas Asosiasi
(18,24) (4,79) (13,45) (280,79%)
Share in Profit (Loss) on Associate
Bagian Laba Ventura Bersama
(112,95) 99,66 (212,61) (213,33%)
Share in Profit on Joint Venture
Laba (Rugi) Selisih Kurs
0,01 0,06 (0,05) (85,23%)
Foreign Exchange Gain (Loss)
Laba Sebelum Pajak Penghasilan
(630,25) 67,96 (698,21) (1.027,33%)
Profit Before Income Tax
Beban Pajak Penghasilan
- - - -
Income Tax Expenses
Laba Neto Tahun Berjalan
(630,25) 67,96 (698,21) (1.027,33%)
Net Profit For The Year
Laba (Rugi) Komprehensif Lain Setelah Pajak
Other Comprehensive Profit (Loss) After Tax
Pos yang Tidak akan Direklasifikasi ke Laba Rugi
Item that will Not be Reclassified to Profit or Loss
Pengukuran Kembali atas Program Imbalan Pasti
2,32 (11,35) 13,67 120,45%
Remeasurement on Defined Benefit Plans
Jumlah Pos-pos yang Tidak Akan Direklasifikasi
ke Laba Rugi
2,32 (11,35) 13,67 120,45%
Total Item that Will Not Be Reclassified
Subsequently to Profit or Loss
Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan
(627,93) 56,60 (684,53) (1.209,15%)
Total Comprehensive Income For The Year
Laba Tahun Berjalan Yang Dapat Diatribusikan
Kepada:
Income For The Current Year Attributable to :
Pemilik Entitas Induk
(630,36) 67,89 (698,25) (1.028,80%)
Equity Holders of The Parent Entity
Kepentingan Non Pengendali
0,11 0,07 0,04 65,84%
Non Controlling Interest
Jumlah
(630,25) 67,96 (698,21) (1.027,33%)
Total
Page 252
252
Tabel Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 2024-2025
Consolidated Profit (Loss) and Other Comprehensive Income 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan Yang Dapat Diatribusikan Kepada :
Total Comprehensive Income For The Year Attributable to :
Pemilik Entitas Induk
(628,04) 56,54 (684,58) (1.210,53%)
Equity Holders of The Parent Entity
Kepentingan Non Pengendali
0,11 0,07 0,04 65,84%
Non Controlling Interest
Jumlah
(627,93) 56,60 (684,53) (1.209,15%)
Total
Laba Bersih Per Saham (Rupiah Penuh)
(65,86) 7,09 (72,95) (1.028,64%)
Earnings Per Share (Full Rupiah)
PENDAPATAN REVENUE
Tabel Pendapatan 2024-2025
Revenue 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Jasa Konstruksi
1.520,80 3.368,26 (1.847,46) (54,85%)
Construction Service
Industri
3,05 237,35 (234,30) (98,72%)
Industry
Konsesi
59,60 67,10 (7,50) (11,18%)
Concession
Properti
40,11 0,82 39,29 4.791,06%
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Property
Jumlah Pendapatan
Total Revenue 1.623,56 3.673,53 (2.049,97) (55,80%)
Komposisi Pendapatan 2024 – 2025
Revenue Composition 2024 – 2025
2,47%
0,19% 1.83%
3,67% 6.46%
0.02%
91.69%
93,67%
2024
2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Konstruksi Industri Konsesi Properti
Construction Industry Concession Property
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan total pendapatan As of December 31, 2025, the Company recorded total revenue
sebesar Rp1.623,56 miliar, menurun Rp2.049,97 miliar atau 55,80% of Rp1,623.56 billion, a decrease of Rp2,049.97 billion or 55.80%
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp3.673,53 miliar. compared to 2024, which amounted to Rp3,673.53 billion. This
Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya decline was mainly driven by a reduction in contributions from
kontribusi dari segmen jasa konstruksi sebagai lini bisnis utama the construction services segment as the Company’s main line of
Page 253
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 253
Perseroan, serta penurunan signifikan pada segmen industri modular business, as well as a significant decrease in the modular industry
seiring terbatasnya perolehan proyek baru dan penyesuaian strategi segment due to limited new project acquisitions and adjustments to
bisnis di tengah dinamika industri konstruksi. the business strategy amid dynamics in the construction industry.
Beban Pokok Pendapatan Cost of Revenue
Tabel Beban Pokok Pendapatan 2023-2024
Cost of Revenue 2023-2024
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Jasa Konstruksi
1.387,08 3.090,25 (1.703,17) (55,10%)
Construction Service
Industri
2,81 213,24 (210,43) (98,68%)
Industry
Konsesi
53,44 61,84 (8,40) (13,58%)
Concession
Properti
34,80 0,70 34,10 4.871,43%
Property
Jumlah Beban Pokok Pendapatan
Total Cost of Revenue 1.478,13 3.366,03 (1.887,90) (56,09%)
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan beban pokok As of December 31, 2025, the Company recorded cost of revenue
pendapatan sebesar Rp1.478,13 miliar, menurun sebesar Rp1.887,90 of Rp1,478.13 billion, a decrease of Rp1,887.90 billion or 56.09%
miliar atau 56,09% dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar compared to 2024, which amounted to Rp3,366.03 billion. This
Rp3.366,03 miliar. Penurunan tersebut sejalan dengan penurunan decline was in line with the decrease in revenue, particularly from the
pendapatan usaha, khususnya pada segmen jasa konstruksi sebagai construction services segment as the Company’s main contributor,
kontributor utama, serta penurunan signifikan pada segmen industri as well as a significant reduction in the modular industry segment
modular akibat berkurangnya volume proyek yang dikerjakan. Di due to lower project volumes. On the other hand, the increase in the
sisi lain, peningkatan pada segmen properti mencerminkan adanya property segment reflects the commencement of project activities in
aktivitas proyek yang mulai berjalan pada tahun 2025, meskipun 2025, although its contribution to the total remained relatively limited.
kontribusinya terhadap total masih relatif terbatas.
Laba Kotor Gross Profit
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan laba kotor sebesar As of December 31, 2025, the Company recorded gross profit of
Rp145,42 miliar, menurun Rp162,08 miliar atau 52,71% dibandingkan Rp145.42 billion, a decrease of Rp162.08 billion or 52.71% compared
dengan tahun 2024 yang sebesar Rp307,50 miliar. Penurunan ini to 2024, which amounted to Rp307.50 billion. This decline was
terutama didorong oleh turunnya pendapatan usaha yang tidak mainly driven by the decrease in revenue, which was not fully offset
sepenuhnya diimbangi dengan efisiensi beban pokok pendapatan. by cost efficiency in cost of revenue.
Beban Usaha Operating Expenses
Per 31 Desember 2025, Perseroan mencatat beban usaha sebesar As of December 31, 2025, the Company recorded operating
Rp187,45 miliar, meningkat Rp73,03 miliar atau 63,83% dibandingkan expenses of Rp187.45 billion, an increase of Rp73.03 billion or
dengan tahun 2024 yang sebesar Rp114,42 miliar. Peningkatan ini 63.83% compared to 2024, which amounted to Rp114.42 billion.
terutama didorong oleh kenaikan biaya operasional serta beban This increase was mainly driven by higher operating costs as well as
administrasi dan umum dalam mendukung aktivitas Perseroan. general and administrative expenses in support of the Company’s
activities.
Beban Keuangan Finance Costs
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan beban keuangan As of December 31, 2025, the Company recorded finance costs of
sebesar Rp17,52 miliar, menurun Rp10,73 miliar atau 37,99% Rp17.52 billion, a decrease of Rp10.73 billion or 37.99% compared
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp28,25 miliar. to 2024, which amounted to Rp28.25 billion. This decline was mainly
Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya due to the reduction in interest-bearing loan balances in line with the
saldo pinjaman berbunga seiring dengan upaya Perseroan dalam Company’s loan repayment efforts and optimization of its funding
melakukan pelunasan pinjaman dan efisiensi struktur pendanaan. structure.
Page 254
254
Bagian Laba Ventura Bersama Share of Profit (Loss) from Joint Ventures
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan bagian rugi ventura As of December 31, 2025, the Company recorded a share of loss
bersama sebesar Rp112,95 miliar, menurun Rp212,61 miliar atau from joint ventures of Rp112.95 billion, a decrease of Rp212.61
213,33% dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencatat laba billion or 213.33% compared to 2024, which recorded a profit of
sebesar Rp99,66 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan Rp99.66 billion. This decline was mainly due to underperformance
oleh kinerja ventura bersama yang mengalami tekanan akibat of joint ventures affected by reduced project activity.
penurunan aktivitas proyek.
Bagian Laba (Rugi) Entitas Asosiasi Share of Profit (Loss) from Associates
Per 31 Desember 2025, Perseroan mencatat rugi atas entitas asosiasi As of December 31, 2025, the Company recorded a loss from
sebesar Rp18,24 miliar, memburuk Rp13,45 miliar atau 280,79% associates of Rp18.24 billion, a deterioration of Rp13.45 billion or
dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencatat rugi sebesar 280.79% compared to 2024, which recorded a loss of Rp4.79 billion.
Rp4,79 miliar. Penurunan ini terutama didorong oleh melemahnya This decline was mainly driven by weaker operational performance
kinerja operasional entitas asosiasi. of the associated entities.
Pendapatan Lainnya Other Income
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan pendapatan lainnya As of December 31, 2025, the Company recorded other income of
sebesar Rp157,98 miliar, meningkat Rp22,92 miliar atau 16,97% Rp157.98 billion, an increase of Rp22.92 billion or 16.97% compared
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp135,06 miliar. to 2024, which amounted to Rp135.06 billion. This increase was
Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan mainly due to higher non-operating income.
non-operasional.
Beban Pajak Penghasilan Final Final Income Tax Expense
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan beban pajak As of December 31, 2025, the Company recorded final income tax
penghasilan final sebesar Rp39,06 miliar, menurun Rp57,35 miliar expense of Rp39.06 billion, a decrease of Rp57.35 billion or 59.49%
atau 59,49% dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar compared to 2024, which amounted to Rp96.41 billion. This decline
Rp96,41 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh turunnya was mainly due to lower revenue subject to final tax.
pendapatan usaha yang menjadi dasar pengenaan pajak final.
Laba Bersih Tahun Berjalan Profit (Loss) for the Year
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan rugi bersih tahun As of December 31, 2025, the Company recorded a net loss for the
berjalan sebesar Rp630,25 miliar, menurun Rp698,21 miliar atau year of Rp630.25 billion, a decline of Rp698.21 billion or 1,027.56%
1.027,56% dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencatat laba compared to 2024, which recorded a profit of Rp67.96 billion. This
sebesar Rp67,96 miliar. Penurunan ini terutama didorong oleh decline was mainly driven by lower revenue, higher operating
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
penurunan pendapatan, peningkatan beban usaha, serta rugi dari expenses, as well as losses from joint ventures and associates.
ventura bersama dan entitas asosiasi.
Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan Total Comprehensive Income (Loss) for the Year
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan rugi komprehensif As of December 31, 2025, the Company recorded a comprehensive
sebesar Rp627,93 miliar, menurun Rp684,53 miliar atau 1.209,41% loss of Rp627.93 billion, a decrease of Rp684.53 billion or 1,209.41%
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp56,60 miliar. compared to 2024, which amounted to Rp56.60 billion. Compared
Dibandingkan dengan rugi bersih tahun berjalan, jumlah laba to net loss for the year, total comprehensive income showed a
komprehensif mengalami perbaikan yang terbatas akibat adanya limited improvement due to other comprehensive income from
penghasilan komprehensif lain dari pengukuran kembali program remeasurement of defined benefit plans.
imbalan pasti.
Laba Bersih per Saham Earnings per Share
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan rugi bersih per As of December 31, 2025, the Company recorded a loss per share
saham sebesar Rp(65,86), menurun Rp72,95 atau 1.028,21% of Rp(65.86), a decrease of Rp72.95 or 1,028.21% compared to
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp7,09. Penurunan 2024, which amounted to Rp7.09. This decline was in line with the
ini sejalan dengan penurunan signifikan laba bersih Perseroan pada significant decrease in the Company’s net profit in 2025.
tahun 2025.
Page 255
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 255
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS
Tabel Arus Kas Konsolidasian 2024-2025
Consolidated Cash Flow 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Miliar) (Rp-Miliar)
Description
(Rp-Billion) (Rp-Billion) Nominal (Rp-Miliar) Persentase (%)
Nominal (Rp-Billion) Percentage (%)
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
(445,15) (256,58) (188,57) (73,50%)
Cash Flow from Operating Activities
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
136,91 53,04 83,87 158,16%
Cash Flows from Investing Activities
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
(331,38) 197,76 (529,14) (267,57%)
Cash Flow from Financing Activities
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas
Net Increase (Decrease) in Cash and Cash (639,61) (5,79) (633,82) (10.948,53%)
Equivalents
Pengaruh Perubahan Kurs Mata Uang Asing
0,01 0,09 (0,08) (90,77%)
Impact of Exchange Differences
Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun
Cash and Cash Equivalents at Beginning of the 1.030,73 1.036,43 (5,70) (0,55%)
Year
Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun
391,13 1.030,73 (639,60) (62,05%)
Cash and Cash Equivalents at End of the Year
Arus Kas dari Aktivitas Operasi Cash Flows from Operating Activities
Per 31 Desember 2025, arus kas dari aktivitas operasi Perseroan As of December 31, 2025, the Company’s cash flows from operating
menurun sebesar Rp188,57 miliar atau 73,50%, dari negatif activities decreased by Rp188.57 billion or 73.50%, from a negative
Rp256,58 miliar pada tahun 2024 menjadi negatif Rp445,15 miliar. Rp256.58 billion in 2024 to a negative Rp445.15 billion. This decline
Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan penerimaan kas was mainly driven by lower cash receipts from customers and
dari pelanggan serta peningkatan pembayaran kepada pemasok increased payments to suppliers and operating expenses amid
dan beban operasional seiring dengan tekanan pada kinerja usaha. pressure on business performance.
Arus Kas dari Aktivitas Investasi Cash Flows from Investing Activities
Per 31 Desember 2025, arus kas dari aktivitas investasi Perseroan As of December 31, 2025, the Company’s cash flows from investing
meningkat sebesar Rp83,87 miliar atau 158,16%, dari Rp53,04 activities increased by Rp83.87 billion or 158.16%, from Rp53.04
miliar pada tahun 2024 menjadi Rp136,91 miliar. Peningkatan ini billion in 2024 to Rp136.91 billion. This increase was mainly due
terutama disebabkan oleh penerimaan dari pengurangan investasi to proceeds from the reduction of investments and the return of
dan pengembalian uang muka setoran saham. advances for share subscriptions.
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Cash Flows from Financing Activities
Per 31 Desember 2025, arus kas dari aktivitas pendanaan Perseroan As of December 31, 2025, the Company’s cash flows from financing
menurun sebesar Rp529,14 miliar atau 267,57%, dari Rp197,76 activities decreased by Rp529.14 billion or 267.57%, from Rp197.76
miliar pada tahun 2024 menjadi negatif Rp331,38 miliar. Penurunan billion in 2024 to a negative Rp331.38 billion. This decline was mainly
tersebut terutama didorong oleh pembayaran pinjaman bank dan driven by higher repayments of bank loans and interest payments
bunga pinjaman yang lebih tinggi dibandingkan penerimaan pinjaman compared to new loan proceeds.
baru.
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas Net Increase (Decrease) in Cash and Cash
Equivalents
Kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara kas merupakan hasil Net increase (decrease) in cash and cash equivalents represents the
akumulasi arus kas dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. cumulative result of operating, investing, and financing cash flows.
Per 31 Desember 2025, Perseroan mencatat penurunan bersih kas As of December 31, 2025, the Company recorded a net decrease
dan setara kas sebesar negatif Rp639,61 miliar, turun Rp633,82 miliar in cash and cash equivalents of Rp639.61 billion, a decline of
atau 10.948,53% dibandingkan tahun 2024 yang tercatat negatif Rp633.82 billion or 10,948.53% compared to 2024, which recorded
Rp5,79 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh tekanan arus a negative Rp5.79 billion. This decline was mainly driven by pressure
kas dari aktivitas operasi dan pendanaan on operating and financing cash flows.
Page 256
256
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun Cash and Cash Equivalents at End of Year
Per 31 Desember 2025, Perseroan membukukan kas dan setara As of December 31, 2025, the Company recorded cash and cash
kas akhir tahun sebesar Rp391,13 miliar, menurun Rp639,60 miliar equivalents at end of year amounting to Rp391.13 billion, a decrease
atau 62,05% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar of Rp639.60 billion or 62.05% compared to the previous year, which
Rp1.030,73 miliar. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh arus amounted to Rp1,030.73 billion. This decline was mainly affected by
kas operasi yang negatif serta pembayaran kewajiban pendanaan negative operating cash flows and debt repayments during the year.
selama tahun berjalan.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 257
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 257
Kemampuan Membayar Utang dan Tingkat
Kolektibilitas Piutang
Debt Repayment Capability and Receivables Collectibility Level
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG DEBT REPAYMENT CAPABILITY
Kemampuan Perseroan dalam memenuhi seluruh kewajiban, baik The Company’s ability to fulfill all its obligations, both short-term and
jangka pendek maupun jangka panjang, diukur melalui rasio likuiditas long-term, is measured through liquidity ratios and solvency ratios.
dan rasio solvabilitas. Rasio likuiditas digunakan untuk menilai Liquidity ratios are used to assess the Company’s ability to meet its
kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, short-term obligations, while solvency ratios are used to measure
sedangkan rasio solvabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan the Company’s ability to meet all of its obligations.
Perseroan dalam memenuhi seluruh kewajibannya.
Rasio Likuiditas Liquidity Ratios
Untuk memenuhi kewajiban jangka pendek yang akan jatuh tempo, To meet short-term obligations as they fall due, the Company uses
Perseroan menggunakan indikator rasio likuiditas yang meliputi liquidity ratio indicators, including current ratio, cash ratio, and quick
rasio lancar (current ratio), rasio kas (cash ratio), dan rasio cepat ratio. The current ratio is the comparison between current assets
(quick ratio). Rasio lancar merupakan perbandingan antara aset and short-term liabilities. The cash ratio is calculated based on the
lancar dan liabilitas jangka pendek. Rasio kas dihitung berdasarkan comparison between cash and cash equivalents and short-term
perbandingan antara kas dan setara kas dengan liabilitas jangka liabilities, while the quick ratio is calculated by comparing current
pendek, sedangkan rasio cepat dihitung dengan membandingkan assets excluding inventories to short-term liabilities.
aset lancar setelah dikurangi persediaan terhadap liabilitas jangka
pendek.
Tabel Rasio Likuiditas 2024-2025
Liquidity Ratio 2024–2025
Perubahan
Rasio 2025 2024
Changes
Ratio (%) (%)
(%)
Rasio Lancar 167,29 175,51 (4,68%)
Current Ratio
Rasio Kas 22,56 40,98 (44,95%)
Cash Ratio
Rasio Cepat 150,01 161,59 (7,17%)
Quick Ratio
Per 31 Desember 2025, rasio lancar Perseroan tercatat sebesar As of December 31, 2025, the Company’s current ratio was recorded
167,29%, menurun dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 175,51%. at 167.29%, a decrease compared to 2024, which stood at 175.51%.
Rasio kas Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar 22,56%, The Company’s cash ratio in 2025 was recorded at 22.56%, lower
lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 40,98%. than the previous year’s 40.98%. Meanwhile, the Company’s quick
Sementara itu, rasio cepat Perseroan pada tahun 2025 tercatat ratio in 2025 was recorded at 150.01%, also declining from 161.59%
sebesar 150,01%, menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang in the previous year.
sebesar 161,59%.
Penurunan rasio likuiditas pada tahun 2025 terutama disebabkan The decline in liquidity ratios in 2025 was mainly caused by a
oleh penurunan kas dan setara kas yang cukup signifikan, seiring significant reduction in cash and cash equivalents, in line with
dengan tekanan arus kas dari aktivitas operasi dan pendanaan. pressure on cash flows from operating and financing activities.
Selain itu, penurunan aset lancar tertentu juga turut memengaruhi In addition, decreases in certain current assets also affected the
kemampuan likuiditas jangka pendek Perseroan. Company’s short-term liquidity position.
Meskipun mengalami penurunan, rasio likuiditas yang tetap berada Although these ratios declined, the liquidity ratios remaining
di atas 100% serta didukung oleh kepemilikan kas dan setara kas above 100%, supported by cash and cash equivalents, reflect the
mencerminkan kondisi keuangan Perseroan yang masih cukup Company’s still adequate financial condition in meeting its short-
memadai dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. term obligations.
Page 258
258
Rasio Solvabilitas Solvency Ratios
Perseroan menggunakan rasio solvabilitas untuk menilai kemampuan The Company uses solvency ratios to assess its ability to meet all
dalam memenuhi seluruh kewajiban, baik jangka pendek maupun obligations, both short-term and long-term. These ratios reflect
jangka panjang. Rasio ini mencerminkan tingkat kesehatan keuangan the Company’s financial soundness as well as the effectiveness of
sekaligus efektivitas struktur permodalan Perseroan. Komponen its capital structure. The main components in measuring solvency
utama dalam pengukuran rasio solvabilitas meliputi rasio utang ratios include gearing ratio and debt to asset ratio.
berbunga terhadap ekuitas serta rasio liabilitas terhadap total aset.
Tabel Rasio Solvabilitas 2024-2025
Solvency Ratio 2024–2025
Rasio 2025 2024 Perubahan (kali I time)
Ratio (kali I time) (kali I time) Changes (kali I time)
Rasio Total Liabilitas terhadap Ekuitas 1,05 1,20 (0,15)
Debt to Equity Ratio
Rasio Total Liabilitas terhadap Aset 0,51 0,55 (0,04)
Debt to Asset Ratio
Rasio Utang Berbunga terhadap 0,18 0,18 0,00
Ekuitas
Gearing Ratio
Rasio Ekuitas terhadap Total Aset 0,49 0,45 0,04
Equity to Asset Ratio
Per 31 Desember 2025, rasio total liabilitas terhadap ekuitas As of December 31, 2025, the Company’s debt-to-equity ratio was
Perseroan tercatat sebesar 1,05 kali, menurun dibandingkan recorded at 1.05x, a decrease compared to 2024, which stood at
tahun 2024 yang sebesar 1,20 kali. Rasio total liabilitas terhadap 1.20x. The Company’s debt-to-assets ratio in 2025 reached 0.51x,
aset Perseroan pada tahun 2025 mencapai 0,51 kali, menurun lower than the previous year’s 0.55x. Meanwhile, the equity-to-
dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 0,55 kali. Sementara assets ratio was recorded at 0.49x, an increase compared to the
itu, rasio ekuitas terhadap total aset tercatat sebesar 0,49 kali, previous year’s 0.45x. The gearing ratio in 2025 was recorded at
meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 0,45 kali. 0.18x, relatively stable compared to the previous year.
Adapun rasio utang berbunga terhadap ekuitas Perseroan pada
tahun 2025 tercatat sebesar 0,18 kali, relatif stabil dibandingkan
tahun sebelumnya.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Perubahan rasio solvabilitas pada tahun 2025 terutama dipengaruhi The changes in solvency ratios in 2025 were mainly influenced
oleh penurunan total liabilitas Perseroan, khususnya liabilitas jangka by a decline in total liabilities, particularly current liabilities, in line
pendek, seiring dengan upaya pengelolaan kewajiban dan efisiensi with efforts to manage obligations and improve funding structure
struktur pendanaan. Di sisi lain, posisi ekuitas yang relatif terjaga efficiency. On the other hand, the relatively stable equity position also
turut memperbaiki struktur permodalan Perseroan. contributed to the improvement of the Company’s capital structure.
Meskipun demikian, tingkat solvabilitas Perseroan tetap terjaga Nevertheless, the Company’s solvency position remains sound
dan mencerminkan kemampuan yang memadai dalam memenuhi and reflects its adequate ability to meet long-term obligations while
kewajiban jangka panjang serta menjaga struktur permodalan yang maintaining a healthy and optimal capital structure.
sehat dan optimal.
Tingkat Kolektibilitas Piutang Receivables Collectibility Level
Tingkat kolektibilitas piutang mencerminkan efektivitas Perseroan The receivables collectibility level reflects the Company’s effectiveness
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
dalam melakukan penagihan piutang. Semakin pendek periode in collecting its receivables. The shorter the collection period, the
penagihan, semakin baik kinerja Perseroan dalam mengelola piutang better the Company’s performance in managing trade receivables
usaha serta mengoptimalkan arus kas yang berasal dari piutang and optimizing cash flow generated from those receivables.
tersebut.
Page 259
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 259
Tabel Tingkat Kolektibilitas Piutang 2024-2025
Receivables Collectibility 2024–2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(hari) (hari)
Description
(days) (days) Selisih (hari) Persentase (%)
Difference (day) Percentage (%)
Periode Penagihan 54,17 63,83 (9,66) (15,13%)
Collection Period
Per 31 Desember 2025, periode penagihan piutang Perseroan As of December 31, 2025, the Company’s receivable collection period
tercatat membaik dari 63,83 hari pada tahun 2024 menjadi 54,17 improved from 63.83 days in 2024 to 54.17 days in 2025, or 15.13%
hari pada tahun 2025, atau lebih cepat sebesar 15,13%. Perbaikan faster. This improvement indicates that the time required for collection
ini menunjukkan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk melakukan in 2025 was shorter compared to the previous year, reflecting the
penagihan (collection) pada tahun 2025 menjadi lebih singkat effectiveness of the Company’s receivables management policies
dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus mencerminkan efektivitas and the optimization of cash flows.
kebijakan Perseroan dalam pengelolaan piutang dan optimalisasi
arus kas.
Tabel Umur Piutang Usaha Berdasarkan Tanggal Jatuh Tempo 2024-2025
Trade Receivables Aging Based on Maturity Date 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Umur Piutang Usaha
(Rp-Juta) (Rp-Juta)
Age of Trade Receivables
(Rp-Million) (Rp-Million) Selisih (hari) Persentase (%)
Difference (day) Percentage (%)
Sudah jatuh tempo
Overdue
Sampai dengan 1 bulan 36,37 96,45 (60,09) (62,28%)
Up to 1 month
>1 s.d. 3 bulan 63,21 29,88 33,33 111,57%
> 1 month up to 3 month
>3 bulan s.d. 6 bulan 5,91 0,51 5,40 1.058,82%
> 3 month up to 6 month
>6 bulan s.d. 1 tahun 28,30 54,68 (26,38) (48,23%)
> 6 month up to 1 year
>1 tahun 302,21 468,97 (166,76) (35,56%)
> 1 year
Sub Jumlah 436,00 650,50 (214,50) (32,97%)
Subtotal
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (200,52) (105,34) (95,18) 90,35%
Less: Allowance for Impairment Losses
Jumlah Piutang Usaha – Bersih 235,49 545,16 (309,67) (56,81%)
Total Trade Receivables - Net
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai Management believes that the allowance for impairment losses
piutang adalah cukup untuk menutup kemungkinan tidak tertagihnya on receivables is sufficient to cover the potential uncollectibility
piutang usaha di kemudian hari. Peningkatan cadangan kerugian of trade receivables in the future. The increase in the impairment
penurunan nilai pada tahun 2025 juga mencerminkan langkah kehati- allowance in 2025 also reflects the Company’s prudent approach in
hatian Perseroan dalam mengantisipasi risiko kredit, terutama atas anticipating credit risk, particularly for receivables aged more than
piutang dengan umur lebih dari satu tahun, meskipun secara umum one year, although overall receivable quality showed improvement,
kualitas piutang menunjukkan perbaikan yang ditandai dengan as indicated by a decline in long-term overdue receivable balances.
penurunan saldo piutang jatuh tempo jangka panjang.
Page 260
260
Portofolio Kontrak Baru Perusahaan
The Company›s New Contract Portfolio
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
JENIS PROYEK | PROJECT TYPE
Residensial Perkantoran Fasilitas Publik Komersial
Residential Office Public Facilities Commercial
39,06% 19,08% 29,41% 12,46%
dari Perusahaan berdiri pada Oktober 2008 hingga Desember 2025 I from the company’s estabilshment in October 2008 until December 2025
Page 261
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 261
57,606 Triliun
Trillion
Total nilai kontrak sampai dengan
Desember 2025
Total contract value as of
December 2025
419
Total proyek sampai dengan
Desember 2025
Total projects as of
December 2025
PEMBERI KERJA | OWNER TYPE EKSTERN/INTERN
Swasta Pemerintah BUMN Ekstern Intern
Private Government SOE Extern Intern
43,6% 27,2% 29,2% 92,58% 7,42%
Page 262
262
Perseroan memiliki pengalaman yang luas dalam mengerjakan The Company has extensive experience in undertaking various types
berbagai jenis proyek pembangunan gedung, dengan sejumlah of building construction projects, with a number of achievements
pencapaian yang diraih atas proyek-proyek yang telah diselesaikan. recorded from completed projects. Since its establishment in 2008
Sejak pendirian Perseroan pada tahun 2008 hingga 2025, Perseroan through 2025, the Company recorded the acquisition of 11 new
mencatatkan perolehan proyek baru sepanjang tahun 2025 sebesar projects in 2025 with a total value of Rp1.7 trillion. With these
11 proyek baru dengan total nilai sebesar Rp 1.7 triliun. Dengan additional contracts, the total order book value for all projects
tambahan kontrak tersebut, total nilai kontrak dihadapi dari seluruh managed by the Company reached Rp5.76 trillion.
proyek yang dikelola Perseroan mencapai Rp 5,76 triliun.
Portofolio kontrak baru Perseroan dikelompokkan berdasarkan The Company’s new contract portfolio is categorized based on
pemberi kerja (owner), jenis proyek, serta sumber perolehan project owners, project types, and sources of acquisition from
proyek dari pihak eksternal maupun internal, yang mencerminkan external and internal parties, reflecting the diversity of its portfolio
keberagaman portofolio sekaligus kapasitas Perseroan dalam as well as the Company’s capacity to meet market demand.
memenuhi kebutuhan pasar.
PORTOFOLIO KONTRAK BARU PERUSAHAAN NEW CONTRACT PORTFOLIO BY OWNER
BERDASARKAN PEMBERI KERJA
Portofolio kontrak baru Perseroan berdasarkan kategori pemberi kerja The Company’s new contract portfolio by owner category during
(owner) pada tahun pelaporan terbagi ke dalam tiga segmen utama. the reporting year is divided into three main segments. Projects
Proyek yang berasal dari Pemerintah tercatat sebanyak 94 proyek originating from the Government amounted to 94 projects with a
dengan total nilai mencapai Rp15,67 triliun, yang merepresentasikan total value of Rp15.67 trillion, representing approximately 27.2% of
sekitar 27,2% dari total nilai kontrak baru. the total new contract value.
Sementara itu, proyek yang berasal dari Badan Usaha Milik Negara Meanwhile, projects from State-Owned Enterprises (SOEs) totaled
(BUMN) tercatat sebanyak 119 proyek dengan total nilai sebesar Rp 119 projects with a total value of Rp16.82 trillion, equivalent to
16,82 triliun atau setara 29,2% dari total nilai kontrak baru Perseroan. 29.2% of the Company’s total new contract value.
Adapun proyek dari sektor swasta menjadi kontributor terbesar Projects from the private sector were the largest contributor to new
dalam perolehan kontrak baru, dengan jumlah sebanyak 204 proyek contract acquisition, with 204 projects and a total value of Rp25.109
dan total nilai mencapai Rp25,109 triliun, atau sekitar 43,6% dari trillion, or approximately 43.6% of the total new contract value during
total nilai kontrak baru pada periode pelaporan. the reporting period.
Komposisi tersebut mencerminkan strategi Perseroan dalam menjaga This composition reflects the Company’s strategy to maintain a
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
keseimbangan portofolio proyek melalui diversifikasi sumber pemberi balanced project portfolio through diversification of owner sources,
kerja, sekaligus memperkuat penetrasi pada segmen swasta yang while also strengthening penetration in the private sector, which has
menunjukkan pertumbuhan signifikan. shown significant growth.
Portofolio Kontrak Baru Perusahaan Berdasarkan Pemberi Kerja (Owner)
New Contract Portfolio by Owner
Nilai Proyek Jumlah Proyek
Project Value Number of Project
27,2% 94
43,6% 204
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
29,2% 119
Pemerintah BUMN Swasta
Government SOE Private
Page 263
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 263
Pemberi Kerja (Owner) Nilai Proyek Persentase Proyek (%) Jumlah Proyek
Owner Project Value Project Percentage (%) Number of Projects
Pemerintah
15.670.464 27,2% 94
Government
BUMN
16.826.844 29,2% 119
SOE
Swasta
25.109.624 43,6% 206
Private Sector
Jumlah
Total
57.606.932 100% 419
PORTOFOLIO KONTRAK BARU PERSEROAN NEW CONTRACT PORTFOLIO
BERDASARKAN JENIS PROYEK BY PROJECT TYPE
Portofolio kontrak baru Perseroan berdasarkan kategori jenis The Company’s new contract portfolio by project type during
proyek pada tahun pelaporan menunjukkan komposisi yang the reporting year shows a diverse composition and reflects the
beragam dan mencerminkan strategi diversifikasi usaha Perseroan. Company’s business diversification strategy. Office projects totaled
Proyek perkantoran tercatat sebanyak 132 proyek dengan total 132 projects with a value of Rp10.99 trillion, contributing 19.08%
nilai mencapai Rp10,99 triliun atau berkontribusi sebesar 19,08% to the total new contract value.
terhadap total nilai kontrak baru.
Selanjutnya, proyek residensial tercatat sebanyak 112 proyek Residential projects amounted to 112 projects with a total value of
dengan total nilai sebesar Rp22,5 triliun atau setara 39,06% dari Rp22.5 trillion, equivalent to 39.06% of the total new contract value.
total nilai kontrak baru. Proyek fasilitas publik mencatatkan 100 Public facility projects recorded 100 projects with a total value of
proyek dengan total nilai mencapai Rp16,94 triliun atau berkontribusi Rp16.94 trillion, contributing 29.41%.
sebesar 29,41%.
Sementara itu, proyek komersial tercatat sebanyak 75 proyek dengan Meanwhile, commercial projects totaled 75 projects with a value
total nilai Rp7,18 triliun atau setara 12,46% dari total nilai kontrak of Rp7.18 trillion, representing 12.46% of the Company’s total new
baru Perseroan. contract value.
Komposisi tersebut mencerminkan kemampuan Perseroan dalam This composition reflects the Company’s ability to maintain a
menjaga keseimbangan portofolio proyek di berbagai segmen pasar, balanced project portfolio across various market segments, while
sekaligus memperkuat posisi Perseroan dalam menangkap peluang strengthening its position in capturing growth opportunities in the
pertumbuhan di sektor perkantoran, residensial, fasilitas publik, office, residential, public facilities, and commercial sectors.
dan komersial.
Portofolio Kontrak Baru Perusahaan Berdasarkan Jenis Proyek
New Contract Portfolio by Project Type
Nilai Proyek Jumlah Proyek
Project Value Number of Project
75 132
12,46% 19,08%
29,41% 39,06% 100 112
Perkantoran Residensial Fasilitas Publik Komersial
Offices Residential Public Facilities Commercial
Page 264
264
Dinyatakan dalam Miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
Dinyatakan dalam Miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
Pemberi Kerja (Owner) Nilai Proyek (Rp-Juta) Persentase Proyek (%) Jumlah Proyek
Employer (Owner) Project Value (Rp-Million) Project Percentage (%) Number of Projects
Perkantoran
10,989,598 19.08% 132
Office
Residensial
22,500,994 39.06% 112
Residential
Fasilitas Publik
16,940,886 29.41% 100
Public Facilities
Komersial
7,175,454 12.46% 75
Commercial
Jumlah
Total
57,606,932 100.00% 419
PORTOFOLIO KONTRAK BARU PERSEROAN NEW CONTRACT PORTFOLIO BY
BERDASARKAN PEROLEHAN PROYEK SOURCE OF PROJECT ACQUISITION
DARI EKSTERNAL DAN INTERNAL (EXTERNAL AND INTERNAL)
Portofolio kontrak baru Perseroan berdasarkan kategori sumber The Company’s new contract portfolio based on the source of
perolehan proyek, baik eksternal maupun internal, menunjukkan project acquisition, both external and internal, shows a balanced
komposisi yang seimbang dan mencerminkan strategi ekspansi composition and reflects a well-directed business expansion strategy.
usaha yang terarah. Proyek yang berasal dari pihak eksternal tercatat Projects originating from external parties totaled 374 projects with
sebanyak 374 proyek dengan total nilai mencapai Rp 53,3 triliun a value of Rp53.3 trillion, contributing 92.58% to the total new
atau berkontribusi sebesar 92,58% terhadap total nilai kontrak baru. contract value.
Sementara itu, proyek yang berasal dari internal tercatat sebanyak Meanwhile, projects originating from internal sources amounted to
45 proyek dengan total nilai sebesar Rp 4,27 triliun atau setara 45 projects with a total value of Rp4.27 trillion, equivalent to 7.42%
7,42% dari total nilai kontrak baru Perseroan. of the Company’s total new contract value.
Komposisi tersebut mencerminkan kemandirian Perseroan sebagai This composition reflects the Company’s independence as a
entitas anak PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dalam memperoleh subsidiary of PT Wijaya Karya (Persero) Tbk in securing projects
proyek secara mandiri di pasar eksternal, sekaligus menunjukkan independently in the external market, while also demonstrating
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
kapasitas operasional dan daya saing Perseroan yang semakin the Company’s growing operational capacity and competitiveness.
kuat. Peningkatan kontribusi proyek eksternal juga menjadi indikator The increasing contribution from external projects also serves as a
positif atas kepercayaan pasar terhadap kompetensi dan rekam positive indicator of market confidence in the Company’s capabilities
jejak Perseroan dalam industri konstruksi gedung. and track record in the building construction industry.
Portofolio Kontrak Baru Perusahaan Berdasarkan Perolehan Proyek Dari Eksternal dan Internal
New Contract Portfolio by Source of Project Acquisition (External and Internal)
Nilai Proyek Jumlah Proyek
Project Value Jumlah Proyek
7,42% 45
92,58% 374
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Eksternal Internal
External Internal
Page 265
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 265
Dinyatakan dalam Miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
Dinyatakan dalam Miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
Perolehan Proyek Eksternal dan
Internal Nilai Proyek (Rp-Juta) Persentase Proyek (%) Jumlah Proyek
External and Internal Project Project Value (Rp-Million) Project Percentage (%) Number of Projects
Acquisition
Eksternal 53,333,512.96 92.58% 374
External
Internal 4,273,418.75 7.42% 45
Internal
Jumlah
Total
57,606,931.72 100.00% 419
Page 266
266
Struktur Modal
Capital Structure
RINCIAN STRUKTUR MODAL DETAILS OF CAPITAL STRUCTURE
Struktur modal Perseroan merupakan kombinasi antara liabilitas dan The Company’s capital structure is a combination of liabilities and
ekuitas yang digunakan untuk mendanai kegiatan operasional serta equity used to fund operational activities and sustainable business
pengembangan usaha secara berkelanjutan. Pengelolaan struktur development. Capital structure management is carried out by
modal dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan antara considering the balance between risk and profitability, to ensure
risiko dan tingkat profitabilitas, guna memastikan pertumbuhan usaha sustainable business growth while increasing shareholder value.
yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan nilai bagi pemegang
saham.
Pada tahun 2025, struktur modal Perseroan terdiri atas liabilitas In 2025, the Company’s capital structure consisted of 51.27%
sebesar 51,27% dan ekuitas sebesar 48,73%. Komposisi ini liabilities and 48.73% equity. This composition has changed
mengalami perubahan dibandingkan dengan tahun 2024, yang compared to 2024, reflecting the Company’s strategy to manage
mencerminkan strategi Perseroan dalam mengelola permodalan its capital more effectively.
secara lebih efektif.
Tabel Komposisi Struktur Modal 2024-2025
Capital Structure Composition 2024-2025
Peningkatan/Penurunan
2025 2024
Increase/Decrease
Uraian
Nominal Nominal Nominal
Description
(Rp-Juta) Komposisi (%) (Rp-Juta) Komposisi (Rp-Juta) Persentase
Nominal Composition (%) Nominal Composition (%) Nominal Percentage (%)
(Rp-Million) (Rp-Million) (Rp-Million)
Liabilitas
2.072,56 51,27% 3.121,30 54,50% (1.048,74) -33,60%
Liabilities
Ekuitas
1.971,25 48,73% 2.605,97 45,50% (634,72) -24,36%
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Equity
Jumlah Liabilitas
dan Ekuitas
Total Liabilities
4.043,81 100,00% 5.727,27 100,00% (1.683,46) -29,39%
and Equity
Komposisi Struktur Modal 2024-2025
Capital Structure Composition 2024-2025
51,27% 54.50%
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
2025
2025 2024
48,73% 45.50%
Liabilitas Ekuitas
Liabilites Equity
Page 267
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 267
Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal
Capital Structure Management Policy
Perseroan mengelola struktur modal secara strategis untuk The Company strategically manages its capital structure to ensure
memastikan keberlanjutan usaha sekaligus memaksimalkan nilai business sustainability while maximizing value for shareholders and
bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan. Pengelolaan stakeholders. Capital management is carried out by maintaining
modal dilakukan dengan menjaga rasio keuangan tetap sehat, healthy financial ratios, optimizing the utilization of various funding
mengoptimalkan pemanfaatan berbagai sumber pendanaan, serta sources, and preserving a proportional balance between liabilities
mempertahankan keseimbangan yang proporsional antara liabilitas and equity.
dan ekuitas.
Sebagai bagian dari strategi keuangan, Perseroan secara berkala As part of its financial strategy, the Company periodically reviews
menelaah dan menyesuaikan struktur modal agar tetap optimal, and adjusts its capital structure to maintain optimal performance, in
sejalan dengan dinamika pasar serta kebutuhan investasi dan line with market dynamics and investment and operational needs.
operasional. Dengan demikian, Perseroan dapat mempertahankan This allows the Company to maintain competitiveness while creating
daya saing sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan sustainable added value for all stakeholders.
bagi seluruh pemangku kepentingan.
Perseroan juga memiliki kebijakan untuk memanfaatkan liabilitas The Company also has a policy of utilizing liabilities as a primary
sebagai salah satu sumber pendanaan utama. Pada tahun 2025, funding source. In 2025, the Company’s current liabilities were
liabilitas jangka pendek Perseroan tercatat sebesar Rp1.733,97 miliar, recorded at Rp1,733.97 billion, while non-current liabilities were
sedangkan liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp338,59 miliar. recorded at Rp338.59 billion.
Dasar Pemilihan Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal
Basis For Selecting Capital Structure Management Policy
Perseroan menerapkan kebijakan struktur modal yang bertujuan The Company applies a capital structure policy aimed at ensuring
untuk memastikan kelangsungan usaha, memaksimalkan nilai business continuity, maximizing shareholder value, and providing
bagi pemegang saham, serta memberikan manfaat bagi seluruh benefits to all stakeholders. In its implementation, the Company
pemangku kepentingan. Dalam pelaksanaannya, Perseroan optimizes the balance between debt and equity to achieve optimal
mengoptimalkan keseimbangan antara utang dan ekuitas guna returns for shareholders while maintaining an efficient capital
mencapai tingkat pengembalian yang optimal bagi pemegang saham structure.
sekaligus menjaga struktur permodalan yang efisien.
Kebijakan tersebut juga dirancang untuk mempertahankan struktur This policy is also designed to maintain an optimal capital structure
modal yang optimal dalam rangka meminimalkan biaya permodalan. to minimize the cost of capital. Management periodically evaluates
Manajemen secara berkala melakukan evaluasi terhadap struktur the capital structure, taking into account the cost of capital and
permodalan dengan mempertimbangkan tingkat biaya modal serta associated risks.
risiko yang terkait.
Adapun gearing ratio Perseroan untuk tahun 2025 dan 2024 disajikan The Company’s gearing ratio for 2025 and 2024 is presented in
pada tabel berikut: the following table:
Tabel Gearing Ratio 2024-2025
Gearing Ratio 2024-2025
Uraian Perubahan
2025 2024
Description Changes
Pinjaman Berbunga (Rp-juta)
148,68 457,06 (308,38)
Interest-bearing debt (Rp-million)
Ekuitas (Rp-juta)
1.971,25 2.605,97 (634,72)
Equity (Rp-million)
Gearing Ratio (kali)
0,08 0,18 (0,1)
Gearing Ratio (times)
Page 268
268
Per 31 Desember 2025, gearing ratio Perseroan tercatat sebesar As of December 31, 2025, the Company’s gearing ratio was recorded
0,08 kali, menurun dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 0,18 kali. at 0.08x, a decrease compared to 2024, which stood at 0.18x.
Meskipun demikian, struktur modal Perseroan tetap berada dalam Nevertheless, the Company’s capital structure remains healthy and
kondisi sehat dan konservatif, dengan komposisi yang seimbang conservative, with a balanced composition of liabilities and equity.
antara liabilitas dan ekuitas. Proporsi utang berbunga terhadap The relatively low proportion of interest-bearing debt to equity reflects
ekuitas yang relatif rendah mencerminkan strategi manajemen dalam management’s strategy to maintain financial stability, optimize the
menjaga stabilitas keuangan, mengoptimalkan biaya modal, serta cost of capital, and ensure funding flexibility to support sustainable
memastikan fleksibilitas pendanaan guna mendukung pertumbuhan business growth.
usaha secara berkelanjutan.
Ikatan yang Material untuk Investasi Barang Modal
Material Commitments for Capital Expenditure
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/ In accordance with Financial Services Authority Regulation No. 17/
POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan POJK.04/2020 concerning Material Transactions and Changes in
Usaha, suatu transaksi dikategorikan sebagai transaksi material Business Activities, a transaction is categorized as material if its
apabila nilai transaksi mencapai 20% atau lebih dari ekuitas value reaches 20% or more of the Public Company’s equity.
Perusahaan Terbuka.
Hingga akhir tahun 2025, Perseroan tidak memiliki transaksi material Until the end of 2025, the Company has no material transactions
yang berkaitan dengan investasi barang modal. related to capital expenditure.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Realisasi Investasi Barang Modal
Capital Expenditure Realization
Investasi Barang Modal (Capital Expenditure) merupakan pengeluaran Capital Expenditure represents expenditures made by the Company
yang dilakukan Perseroan untuk mendukung pengembangan bisnis, to support business development, including the implementation
termasuk implementasi digitalisasi serta peningkatan aset tetap of digitalization and the improvement of fixed assets necessary to
yang diperlukan guna menunjang operasional dan ekspansi usaha. support operations and business expansion.
JENIS DAN TUJUAN INVESTASI TYPES AND PURPOSES OF
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
BARANG MODAL CAPITAL EXPENDITURE
Investasi barang modal dilakukan sebagai bagian dari upaya Capital expenditure is made as part of the Company’s business
pengembangan bisnis Perseroan. Jenis investasi yang dilaksanakan development efforts. Types of investments undertaken include
meliputi program transformasi digital, implementasi teknologi digital transformation programs, the implementation of Construction
Construction 4.0, investasi pada aset tetap, inisiatif Net Zero 4.0 technology, investments in fixed assets, Net Zero Emission
Emission, serta berbagai investasi lainnya yang mendukung initiatives, and various other investments that support sustainable
pengembangan usaha secara berkelanjutan. business development.
Page 269
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 269
NILAI INVESTASI BARANG MODAL CAPITAL EXPENDITURE INVESTMENT VALUE
Pada tahun 2025, Perseroan merealisasikan investasi barang modal In 2025, the Company realized capital expenditure investment
sebesar Rp 852 juta, menurun dibandingkan dengan realisasi amounting to Rp852 million, a decrease compared to the 2024
tahun 2024. Dari total investasi tahun 2025, sebesar Rp 852 juta realization. Of the total investment in 2025, Rp852 million was
dialokasikan untuk program transformasi digital. Sementara itu, allocated to the digital transformation program.Meanwhile, in 2024,
pada tahun 2024, total realisasi investasi barang modal mencapai total capital expenditure realization reached Rp6,502 million, with
Rp6.502 juta, dengan alokasi sebesar Rp5.609 juta untuk program Rp5,609 million allocated to the digital transformation program, while
transformasi digital, sementara Rp893 juta digunakan untuk Rp893 million was used to support the Net Zero Emission program.
mendukung program Net Zero Emission.
Perbandingan realisasi investasi barang modal pada tahun 2024 A comparison of capital expenditure realization in 2024 and 2025
dan 2025 disajikan sebagai berikut. is presented as follows.
Nilai Investasi Barang Modal 2024-2025
Capital Expenditure Investment Value 2024–2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024 Increase/Decrease
Uraian
(Rp-Juta) (Rp-Juta)
Description Selisih (Rp-Juta)
(Rp-Million) (Rp-Million) Persentase (%)
Differences
Percentage (%)
(Rp-Million)
Realisasi Investasi Barang Modal
0,855 6.502 (5.650) (86,90%)
Realization Of Capital Expenditures
Informasi dan Fakta Material yang Terjadi
setelah Tanggal Laporan Akuntan
Material Information and Facts Occurring After The Date of The Auditor’s Report
Hingga tanggal penyusunan Laporan Tahunan ini, Perseroan tidak
memiliki informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal
laporan akuntan.
As of the date of preparation of this Annual Report, the Company does not have any
material information and facts that occurred after the date of the accounting report.
Page 270
270
Kebijakan Dividen dan Pembagiannya
Dividend Policy and Distribution
KEBIJAKAN PEMBAGIAN DIVIDEN DIVIDEND DISTRIBUTION POLICY
Kebijakan dividen Perseroan mengacu pada Undang-Undang Nomor The Company’s dividend policy refers to Law Number 40 of 2007
40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang telah diadopsi concerning Limited Liability Companies, which has been adopted
dalam Anggaran Dasar Perseroan, khususnya terkait penggunaan in the Company’s Articles of Association, particularly with respect
laba bersih, pembagian dividen interim, dan pembagian dividen. to the use of net profit, the distribution of interim dividends, and
Pembagian dividen dilakukan berdasarkan keputusan Rapat Umum dividend payments. Dividend distribution is carried out based on
Pemegang Saham (RUPS) Tahunan. resolutions of the Annual General Meeting of Shareholders (AGMS).
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Direksi mengajukan In accordance with the Company’s Articles of Association, the
usulan kepada RUPS Tahunan mengenai penggunaan dan/atau Board of Directors proposes to the AGMS regarding the use and/
pembagian laba bersih yang belum dibagikan sebagaimana or distribution of retained earnings as stated in the balance sheet
tercantum dalam neraca dan laporan laba rugi untuk memperoleh and income statement for AGMS approval. Based on the meeting
persetujuan RUPS. Berdasarkan keputusan rapat, Direksi dapat resolution, the Board of Directors may distribute interim dividends
membagikan dividen sementara (dividen interim) setelah memperoleh upon obtaining approval from the Board of Commissioners, provided
persetujuan Dewan Komisaris, sepanjang pembagian tersebut tidak that such distribution does not cause the Company’s net assets to
menyebabkan jumlah kekayaan bersih Perseroan menjadi lebih kecil fall below its issued and paid-up capital plus mandatory reserves.
dari modal ditempatkan dan disetor ditambah cadangan wajib. Interim dividends that have been distributed will be accounted for
Dividen interim yang dibagikan akan diperhitungkan dengan dividen in the dividends determined at the next AGMS, while still complying
yang ditetapkan dalam RUPS Tahunan berikutnya, dengan tetap with the prevailing capital market regulations and the stock exchange
memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang regulations where the Company’s shares are listed. Dividend
Pasar Modal serta peraturan Bursa Efek tempat saham Perseroan payments also take into account the Company’s financial capability.
tercatat. Pembayaran dividen juga mempertimbangkan kemampuan
keuangan Perseroan.
Apabila RUPS memutuskan pembagian dividen tunai, Perseroan If the AGMS resolves to distribute cash dividends, the Company is
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
wajib melaksanakan pembayaran kepada pemegang saham yang required to make payment to eligible shareholders no later than 30
berhak paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah diumumkannya (thirty) days after the announcement of the summary of the AGMS
ringkasan risalah RUPS yang menetapkan pembagian dividen minutes that approves the dividend distribution.
tersebut.
Kronologis Pembagian dan Pembayaran Dividen Chronology of Dividend Distribution and Payment
Sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan nilai tambah As part of its commitment to creating added value for shareholders,
bagi pemegang saham, Perseroan senantiasa menyeimbangkan the Company consistently balances its dividend distribution policy
kebijakan pembagian dividen dengan kebutuhan penguatan with the need to strengthen capital and support sustainable business
permodalan serta pengembangan bisnis yang berkelanjutan. development. By considering financial performance, cash flow
Dengan mempertimbangkan kinerja keuangan, kondisi arus kas, conditions, and industry prospects, the Company consistently carries
serta prospek industri, Perseroan secara konsisten melaksanakan out dividend distribution as part of its optimal capital management
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
pembagian dividen sebagai bagian dari strategi pengelolaan modal strategy.
yang optimal.
Kronologi pembagian dan pembayaran dividen yang telah dilakukan The chronology of dividend distribution and payments carried out
Perseroan dalam lima tahun terakhir (2021–2025) adalah sebagai by the Company over the last five years (2021–2025) is as follows:
berikut:
Page 271
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 271
Tahun
Pembagian
Dividen
2025 2024 2023 2022 2021
Dividend
Distribution
Year
Tahun Buku Dividen 2024 2023 2022 2021 2020
Dividend Fiscal Year
Pelaksanaan RUPST RUPST Tahun RUPST Tahun RUPST Tahun RUPST Tahun RUPST Tahun
AGMS Buku 2024 yang Buku 2023 yang Buku 2022 yang Buku 2021 yang Buku 2020 yang
Implementation dilaksanakan pada dilaksanakan pada dilaksanakan pada dilaksanakan pada dilaksanakan pada
tanggal 21 Mei 2025 tanggal 20 Mei 2024 tanggal 10 Mei 2023 tanggal 19 April 2022 tanggal 28 Mei 2021
The 2024 AGMS held The 2023 AGMS held The 2022 AGMS held The 2021 AGMS held The 2020 AGMS held
on May 21, 2025. on May 20, 2024. on May 10, 2023. on April 19, 2022. on May 28, 2021.
Laba Bersih Yang Rp67.888.264.873 Rp46.702.158.528 Rp230.053.686.379 Rp213.880.324.310 Rp153.281.021.021
Diatribusikan
Kepada Pemilik
Entitas Induk
Net Profit
Attributable to
Owners of Parent
Entity
Dividen Kas yang Rp6.796.120.000 Rp9.380.560.000 Rp23.164.240.000 Rp42.786.840.000 Rp30.726.120.000
Dibagikan
Cash Dividends
Distributed
Jumlah Saham yang 9.572.000.000 9.572.000.000 9.572.000.000 9.572.000.000 9.572.000.000
Berhak atas Dividen
(lembar saham)
Number of Shares
Entitled to Dividends
(shares)
Dividen per Lembar 0,71 0,98 2,42 4,47 3,21
Saham (Rp)
Dividend per Share
(Rp)
Dividend Pay Out 10% 20% 10% 20% 20%
Ratio
Tanggal Daftar 4 Juni 2025 3 Juni 2024 23 Mei 2023 9 Mei 2022 10 Juni 2021
Pemegang Saham June 4, 2025 June 3, 2024 May 23, 2023 May 9, 2022 June 10, 2021
yang berhak atas
Dividen (Recording
Date)
Date of List of
Shareholders
Entitled to Dividends
(Recording Date)
Tanggal Pembayaran 20 Juni 2025 19 Juni 2024 9 Juni 2023 20 Mei 2022 2 Juli 2021
Dividen June 20, 2025 June 19, 2024 June 9, 2023 May 20, 2022 July 2, 2021
Dividend Payment
Date
Page 272
272
Informasi Tentang Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan
dan/atau Manajemen (ESOP/MSOP)
Information on Employee and/or Management Stock Ownership Programs (ESOP/MSOP)
Selama tahun 2025, Perseroan belum menyelenggarakan program kepemilikan saham oleh
karyawan dan/atau manajemen (ESOP/MSOP). Oleh karena itu, Perseroan tidak menyajikan
informasi terkait jumlah saham ESOP/MSOP, realisasinya, jangka waktu program, persyaratan
karyawan dan/atau manajemen yang berhak, serta harga exercise.
Throughout 2025, the Company has not carried out an employee and/or management stock ownership program
(ESOP/MSOP). Therefore, the Company does not provide information regarding the number of ESOP/MSOP shares,
their exercise, program duration, requirements for eligible employees and/or management, and exercise price.
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Use of Proceeds From The Public Offering
Pada tahun 2017, Perseroan melaksanakan Penawaran Umum In 2017, the Company conducted an Initial Public Offering (IPO) on
Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia. the Indonesia Stock Exchange. The Company obtained an effective
Perseroan memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat statement based on Decree of Board of Commissioners of Financial
Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. Services Authority No. S-444/D.04/2017 dated November 20, 2017.
S-444/D.04/2017 tanggal 20 November 2017. Saham Perseroan The Company’s shares were subsequently listed on the Indonesia
kemudian tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 30 November 2017 Stock Exchange on November 30, 2017, under the ticker code
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
dengan kode saham WEGE. WEGE.
Dalam IPO tersebut, Perseroan menerbitkan 2.872.000.000 saham In the IPO, the Company issued 2,872,000,000 registered common
biasa atas nama yang seluruhnya merupakan saham baru yang shares, all of which were new shares issued from the Company’s
diterbitkan dari portepel Perseroan. Saham tersebut memiliki portfolio. These shares had a par value of Rp100 per share and
nilai nominal Rp100 per saham dan mewakili 30,00% dari modal represented 30.00% of the issued and fully paid-up capital after
ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Harga penawaran the IPO. The offering price was set at Rp290 per share, bringing
ditetapkan sebesar Rp290 per saham, sehingga total dana hasil total proceeds from the Initial Public Offering to Rp832,880,000,000.
Penawaran Umum Perdana Saham yang diperoleh mencapai After deducting public offering expenses of Rp23,014,188,360,
Rp832.880.000.000. Setelah dikurangi biaya penawaran umum the Company’s net proceeds from the IPO were recorded at
sebesar Rp23.014.188.360, dana bersih yang diperoleh Perseroan Rp809,865,811,640.
dari IPO tercatat sebesar Rp809.865.811.640.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Dalam rangka mengoptimalkan strategi bisnis untuk mencapai In order to optimize its business strategy to achieve sustainable
pertumbuhan berkelanjutan, Perseroan telah melakukan perubahan growth, the Company has made changes to the composition of the
komposisi penggunaan dana hasil IPO yang memperoleh persetujuan use of IPO proceeds, which were approved at the Annual General
dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), sebagai Meeting of Shareholders (AGMS), as follows:
berikut:
1. RUPST 31 Maret 2020 1. AGMS on March 31, 2020
Perseroan melakukan perubahan komposisi penggunaan dana The Company changed the composition of the use of IPO
hasil IPO untuk mempercepat pertumbuhan melalui strategi proceeds to accelerate growth through a forward integration
forward integration yang memberikan multiplier effect, serta strategy that provides a multiplier effect, as well as a technology-
strategi pertumbuhan berbasis teknologi (technology driven). driven growth strategy. This change was approved at the AGM
Perubahan ini telah memperoleh persetujuan dalam RUPST dan and is outlined in the Deed of Minutes of Annual General Meeting
dituangkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang of Shareholders No. 31 dated March 31, 2020, drawn up before
Saham Tahunan No. 31 tanggal 31 Maret 2020, yang dibuat di Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta.
hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta.
Page 273
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 273
2. RUPST 20 Mei 2024 2. AGMS on May 20, 2024
Perubahan komposisi penggunaan dana hasil IPO dilakukan The change in the composition of the use of IPO proceeds
dengan mempertimbangkan kondisi pasar properti yang was made taking into account the weakening property market
melemah, dampak pandemi, serta rencana penggunaan modal conditions, the impact of the pandemic, and the planned use
kerja untuk mendanai Proyek Strategis Nasional. Perubahan ini of working capital to fund National Strategic Projects. This
telah memperoleh persetujuan dalam RUPST dan dituangkan change was approved at the AGMS and is outlined in the Deed
dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders No. 31
Tahunan No. 8 tanggal 20 Mei 2024, yang dibuat di hadapan dated March 31, 2020. 8 dated May 20, 2024, drawn up before
Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto, S.H., Notaris di Jakarta. Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto, S.H., Notary in Jakarta.
Berikut adalah perubahan terakhir komposisi penggunaan The following is the latest change in the composition of the use
dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham beserta realisasi of proceeds from the Initial Public Offering and its realization
penggunaannya hingga tahun 2024. through 2024.
PERUBAHAN KOMPOSISI PENGGUNAAN CHANGES IN THE COMPOSITION OF USE OF
DANA HASIL PENAWARAN UMUM TERAKHIR PROCEEDS FROM THE LATEST PUBLIC OFFERING
Rencana Awal Rencana Perubahan
(RUPST 31 Maret 2020) (RUPST 20 Mei 2024) Alasan Keterangan
Initial Plan Amendment Plan Reason Remarks
(AGMS March 31, 2020) (AGMS May 20, 2024)
Perseroan bermaksud untuk Perseroan bermaksud untuk Dalam rangka mengoptimalkan Total Dana Hasil Penawaran Umum
menggunakan keseluruhan dana menggunakan keseluruhan dana bisnis Perseroan, dengan sebesar Rp832,880 Miliar, dengan
yang diperoleh dari Penawaran yang diperoleh dari Penawaran Mempertimbangkan kondisi Biaya Penawaran Umum sebesar
Umum Perdana Saham, setelah Umum Perdana Saham, setelah pasar properti yang lesu, dampak Rp23,014 Miliar, maka Total Dana
dikurangi dengan biaya emisi yang dikurangi dengan biaya emisi yang kondisi pandemi serta adanya Bersih Penawaran Umum sebesar
terkait dengan Penawaran Umum terkait dengan Penawaran Umum rencana penggunaan modal kerja Rp809,866 Miliar.
Perdana Saham untuk: Perdana Saham untuk: digunakan untuk mendanai proyek Total proceeds from the Initial
The Company intends to use the The Company intends to use the strategis nasional. Public Offering amounted to
entire proceeds from the Initial entire proceeds from the Initial To optimize the Company’s Rp832.880 billion, with the Initial
Public Offering, after deducting the Public Offering, after deducting the business, taking into account Public Offering Costs amounting to
issuance costs associated with the issuance costs associated with the the sluggish property market Rp23.014 billion, resulting in total
Initial Public Offering, for: Initial Public Offering, for: conditions, the impact of the net proceeds from the Initial Public
pandemic, and the planned use Offering amounting to Rp809.866
of working capital to fund national billion.
strategic projects.
1. Sekitar 73,89% akan digunakan 1. Sekitar 55,56% akan Per saat ini, untuk kebutuhan
untuk pengembangan usaha digunakan untuk dimaksud telah direalisasikan
dengan rincian sebagai berikut: pengembangan usaha dengan sebesar Rp343,966 Miliar atau
Approximately 73.89% will be rincian sebagai berikut: sebesar 76,44%, yang terdiri dari:
used for business development, Approximately 55.56% As of now, Rp343.966 billion, or
with the following breakdown: will be used for business 76.44%, has been disbursed for
development, with the these needs, consisting of:
following breakdown:
a. Sekitar 50,80% akan a. Sekitar 32,47% akan Penggunaan (I), untuk kebutuhan
digunakan untuk digunakan untuk dimaksud telah direalisasikan
penyediaan ruang pada penyediaan ruang sebesar Rp262,980 Miliar atau
infrastruktur perkotaan, pada infrastruktur sebesar 100%.
infrastruktur sosial dan perkotaan, infrastruktur Utilization (I), for the intended
bangunan kepariwisataan; sosial dan bangunan purpose, has been realized at
Rp262.980 billion, or 100%.
Approximately 50.80% will kepariwisataan;
be used to provide space Approximately 32.47%
for urban infrastructure, will be used to provide
social infrastructure, and space for urban
tourism buildings; infrastructure, social
infrastructure, and
tourism buildings;
b. Sekitar 13,09% akan b. Sekitar 13,09% akan Penggunaan (II), hingga saat ini
digunakan untuk investasi digunakan untuk investasi belum ada realisasi.
berupa pengembangan berupa pengembangan Utilization (II), to date, has not been
entitas anak dan usaha entitas anak dan usaha realized.
konstruksi modular; dan konstruksi modular; dan
Approximately 13.09% will Approximately
be used for investment 13.09% will be used
in the development of for investment in
subsidiaries and modular the development
construction businesses; of subsidiaries and
and; modular construction
businesses; and;
Page 274
274
Rencana Awal Rencana Perubahan
(RUPST 31 Maret 2020) (RUPST 20 Mei 2024) Alasan Keterangan
Initial Plan Amendment Plan Reason Remarks
(AGMS March 31, 2020) (AGMS May 20, 2024)
c. Sekitar 10,00% akan c. Sekitar 10,00% akan Penggunaan (III), untuk kebutuhan
digunakan untuk investasi digunakan untuk investasi dimaksud telah direalisasikan
alat produksi konstruksi alat produksi konstruksi sebesar Rp80,987 Miliar atau
dan pengembangan sistem dan pengembangan sebesar 100%.
teknologi informasi. sistem teknologi Utilization (III), for the intended
Approximately 10.00% will informasi. purpose, has been realized at
be used for investment Approximately Rp80.987 billion, or 100%.
in construction 10.00% will be used
production equipment for investment in
and the development of construction production
information technology equipment and the
systems. development of
information technology
systems.
Sisanya sekitar 26,11% akan Sisanya sekitar 44,44% akan Modal Kerja, untuk kebutuhan
digunakan untuk kebutuhan modal digunakan untuk kebutuhan modal dimaksud telah direalisasikan
kerja Perseroan. kerja Perseroan. sebesar Rp211,456 Miliar atau
The remaining 26.11% will be used The remaining 44.44% will be used sebesar 58,76%.
for the Company’s working capital for the Company’s working capital Working Capital, for these needs,
needs. needs. has been realized at Rp211.456
billion, or 58.76%.
LAPORAN REALISASI PENGGUNAAN REPORT ON THE REALIZATION OF THE USE
DANA HASIL PENAWARAN UMUM OF PUBLIC OFFERING PROCEEDS UNTIL 2025
HINGGA TAHUN 2025
Rencana Penggunaan Dana Berdasarkan Perubahan pada RUPST
Tahun Buku 2023 pada tanggal 20 Mei 2024
Planned Use of Proceeds Based on Amendments to the 2023 Annual General Meeting of
Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum
Shareholders on May 20, 2024
Realized Value of Public Offering Proceeds
Pengembangan Usaha
Business Development
Jenis
Penawaran Tanggal Jumlah Biaya Hasi Penyediaan Ruang Investasi berupa Investasi Alat Modal
Umum Efektif Hasil Penawaran Bersih pada Infrastruktur Pengembangan Produksi Konstruksi Kerja
No
Type of Effective Penawaran UmumBiaya Net Perkotaan, Entitas Anak dan dan Pengembangan Working
Public Date Umum Public Proceeds Infrastruktur Sosial, Usaha Konstruksi Sistem Teknologi Capital
Offering Public Offering dan Bangunan Modular Informasi
Offering Costs Kepariwisataan Investment in Investment in
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Proceeds Provision of Space in Development of Construction
Urban Infrastructure, Subsidiaries and Production Equipment
Social Infrastructure, Modular Construction and Information
and Tourism Buildings Businesses Technology System
Development
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 Penawaran 20 832.880 23.014 809.866 262.980 0 80.987 465,899
Umum November
Perdana 2017
Saham November
(IPO 20, 2017
Saham)
Initial
Public
Offering
(IPO)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 275
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 275
Total
Penggunaan Sisa Dana Hasil
Dana Hasil Penawaran
Realisasi Penggunaan Dana per tanggal 31 Desember 2024 Penawaran Umum
Actual Use of Proceeds as of December 31, 2024 Umum Remaining
Total Use of Proceeds from the
Proceeds from the Public Offering
Public Offering
Pengembangan Usaha
Total
Business Development
Penyediaan Ruang Investasi Alat
pada Infrastruktur Investasi berupa Produksi Konstruksi
Perkotaan, Pengembangan dan Pengembangan
Infrastruktur Entitas Anak dan Sistem Teknologi
Sosial, dan Usaha Konstruksi Informasi
Bangunan Modular Investment in Modal Kerja
(11+12 (6-15)
Kepariwisataan Investment in Construction Working Capital
Provision of Space in Development of Production
Urban Infrastructure, Subsidiaries and Equipment and
Social Infrastructure, Modular Construction Information
and Tourism Businesses Technology System
Buildings Development
(32,47%) (0,00%) (10,00%) (44,44%) +13+14)
11.
202.980 0 80.987 465,899 749,866 60,000
Hingga tahun 2025, realisasi penggunaan dana hasil Penawaran As of 2025, the realization of the use of proceeds from the Company’s
Umum Perdana Saham Perseroan mencapai Rp749,866 miliar, Initial Public Offering amounted to Rp749.866 billion, with the
dengan sisa dana yang belum digunakan sebesar Rp60,000 miliar. remaining unused funds totaling Rp60.000 billion. The Company
Perseroan telah menyampaikan Laporan Realisasi Penggunaan has submitted the Report on the Realization of the Use of Initial Public
Dana Hasil Penawaran Umum Perdana Saham sebagai bagian dari Offering Proceeds as part of its obligations as stipulated in Financial
kewajiban yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. Services Authority Regulation No. 30/POJK.04/2015 concerning
30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Report on the Realization of the Use of Public Offerings Proceeds.
Hasil Penawaran Umum.
Page 276
276
Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi,
Penggabungan Usaha, Akuisisi, dan/atau Restrukturisasi
Utang/Modal
Material Information on Investment, Expansion, Divestment, Merger, Acquisition, and/Or
Debt/Capital Restructuring
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak melakukan investasi, Throughout 2025, the Company did not undertake any investment,
ekspansi, divestasi, penggabungan usaha, akuisisi, dan/atau expansion, divestment, merger, acquisition, and/or debt or capital
restrukturisasi utang maupun modal yang berdampak material restructuring that had a material impact on its financial and
terhadap kinerja keuangan dan operasional. Dengan demikian, operational performance. Therefore, there is no material information
tidak terdapat informasi material yang perlu diungkapkan dalam to be disclosed in this Annual Report.
Laporan Tahunan ini.
Apabila di kemudian hari terdapat informasi material atau kegiatan Should any material information or related activities arise in the future,
terkait, Perseroan akan mengungkapkannya sesuai dengan the Company will disclose them in accordance with the prevailing
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi laws and regulations applicable to public companies.
perusahaan publik.
Informasi Transaksi Material yang Mengandung Benturan
Kepentingan dan/atau Transaksi Dengan Pihak Afiliasi/Pihak
Berelasi
Information on Material Transactions Involving Conflicts of Interest and/or Transactions
With Affiliated/Related Parties
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
KEBIJAKAN MEKANISME REVIEW ATAS POLICY AND REVIEW MECHANISM FOR
TRANSAKSI DAN PEMENUHAN PERATURAN TRANSACTIONS AND COMPLIANCE WITH
SERTA KETENTUAN TERKAIT RELEVANT REGULATIONS AND PROVISIONS
Perseroan memastikan bahwa seluruh transaksi yang dilakukan The Company ensures that all transactions undertaken have gone
telah melalui prosedur yang memadai serta dilaksanakan sesuai through adequate procedures and are carried out in accordance
dengan prinsip kewajaran transaksi ( arm’s length principle). with the arm’s length principle. The Company has policies governing
Perseroan memiliki kebijakan yang mengatur transaksi material material transactions involving conflicts of interest and/or transactions
yang mengandung benturan kepentingan dan/atau transaksi dengan with affiliated or related parties.
pihak afiliasi atau pihak berelasi.
Dalam pelaksanaannya, Perseroan senantiasa menerapkan prinsip In practice, the Company consistently applies the prudence
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
kehati-hatian sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum serta principle in line with generally accepted business practices and
mematuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 complies with Financial Services Authority Regulation No. 42/
tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, POJK.04/2020 concerning Affiliated Transactions and Conflict of
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Interest Transactions, Financial Services Authority Regulation No.
Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, serta Pernyataan 17/POJK.04/2020 concerning Material Transactions and Changes
Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 7 tentang Pengungkapan in Business Activities, as well as Statement of Financial Accounting
Pihak-Pihak Berelasi. Standards (PSAK) No. 7 concerning Related Party Disclosures.
Mekanisme penelaahan atas transaksi material yang mengandung The review mechanism for material transactions involving conflicts
benturan kepentingan dan/atau transaksi dengan pihak afiliasi of interest and/or transactions with affiliated parties is conducted
dilakukan melalui proses audit oleh Komite Audit, yang hasilnya through an audit process by the Audit Committee, the results of
kemudian dilaporkan kepada Dewan Komisaris guna memastikan which are then reported to the Board of Commissioners to ensure
transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. transparency and compliance with applicable regulations.
Page 277
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 277
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak mengalami pelanggaran Throughout 2025, the Company did not experience any violations
terhadap peraturan perundang-undangan yang terkait dengan of laws and regulations related to material transactions involving
transaksi material yang mengandung benturan kepentingan dan/ conflicts of interest and/or transactions with affiliated parties.
atau transaksi dengan pihak afiliasi.
KOMITMEN PERUSAHAAN ATAU MANAJEMEN COMPANY OR MANAGEMENT COMMITMENT
ATAS TRANSAKSI MATERIAL YANG REGARDING MATERIAL TRANSACTIONS
MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN INVOLVING CONFLICTS OF INTEREST AND/OR
DAN/ATAU TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI TRANSACTIONS WITH AFFILIATED PARTIES
Dalam pelaksanaan transaksi material yang mengandung benturan In carrying out material transactions involving conflicts of interest
kepentingan dan/atau transaksi dengan pihak afiliasi, Direksi and/or transactions with affiliated parties, the Board of Directors
memastikan bahwa seluruh proses transaksi telah melalui prosedur ensures that all transaction processes have gone through adequate
yang memadai serta dilaksanakan sesuai dengan prinsip kewajaran procedures and are conducted in accordance with the arm’s length
transaksi (arm’s length principle). principle.
Dewan Komisaris, melalui Komite Audit, telah melakukan prosedur The Board of Commissioners, through the Audit Committee, has
pemeriksaan yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi carried out adequate review procedures to ensure that affiliated
afiliasi dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip transaksi transactions are conducted in accordance with the arm’s length
yang wajar (arm’s length principle). Hal tersebut dilakukan guna principle. This is done to ensure that such transactions are carried
memastikan bahwa transaksi tersebut dilaksanakan berdasarkan out based on generally accepted business practices, meet fairness
praktik bisnis yang berlaku umum, memenuhi prinsip kewajaran, principles, and comply with applicable regulatory provisions.
serta sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
Kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan Business activities carried out to generate revenue on a routine,
pendapatan usaha secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan recurring, and/or continuous basis are part of affiliated transactions
merupakan bagian dari transaksi afiliasi maupun transaksi material as well as material transactions conducted by the Company.
yang dilakukan oleh Perseroan.
KEBIJAKAN TENTANG PIHAK POLICY ON AFFILIATED/RELATED PARTIES
AFILIASI/PIHAK BERELASI
Transaksi Perseroan yang tercatat pada tahun 2025 dilakukan The Company’s transactions recorded in 2025 were conducted on
secara wajar (arm’s length) dan sesuai dengan persyaratan komersial an arm’s length basis and in accordance with normal commercial
normal. Setiap transaksi dilaksanakan berdasarkan kebutuhan usaha terms. Each transaction is carried out based on the Company’s
Perseroan serta bebas dari konflik kepentingan. business needs and is free from conflicts of interest.
Perseroan melakukan transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana The Company enters into transactions with related parties as
diatur dalam PSAK No. 7 tentang Pengungkapan Pihak-Pihak regulated under PSAK No. 7 concerning Related Party Disclosures
Berelasi dan Peraturan Bapepam dan LK No. KEP-347/BL/2012 and Bapepam and LK Regulation No. KEP-347/BL/2012 dated June
tanggal 25 Juni 2012 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan 25, 2012 concerning the Presentation and Disclosure of Financial
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. Pihak berelasi adalah Statements of Issuers or Public Companies. A related party is a
orang atau entitas yang memiliki hubungan dengan Grup (entitas person or entity that has a relationship with the Group (reporting
pelapor), antara lain sebagai berikut: entity), including as follows:
1. Orang atau anggota keluarga terdekatnya dianggap memiliki 1. A person or a close member of that person’s family is considered
relasi dengan entitas pelapor apabila orang tersebut: to be related to the reporting entity if that person:
a. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas a. Has control or joint control over the reporting entity;
entitas pelapor;
b. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau b. Has significant influence over the reporting entity; or
c. Merupakan personel manajemen kunci entitas pelapor atau c. Is a member of the key management personnel of the
entitas induk entitas pelapor. reporting entity or of a parent of the reporting entity.
2. Suatu entitas dianggap berelasi dengan entitas pelapor apabila 2. An entity is considered related to the reporting entity if any of
memenuhi salah satu kondisi berikut: the following conditions apply:
a. Entitas dan entitas pelapor merupakan anggota kelompok a. The entity and the reporting entity are members of the same
usaha yang sama (entitas induk, entitas anak, dan entitas group (parent entity, subsidiary, and fellow subsidiary);
anak berikutnya);
b. Satu entitas merupakan entitas asosiasi atau ventura b. One entity is an associate or joint venture of the other entity
bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura (or an associate or joint venture of a member of a group);
bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha);
Page 278
278
c. Kedua entitas merupakan ventura bersama dari pihak ketiga c. Both entities are joint ventures of the same third party;
yang sama;
d. Satu entitas merupakan ventura bersama dari entitas ketiga d. One entity is a joint venture of a third entity and the other
dan entitas lainnya merupakan entitas asosiasi dari entitas entity is an associate of the third entity;
ketiga;
e. Entitas merupakan program imbalan pascakerja untuk e. The entity is a post-employment benefit plan for the benefit
imbalan kerja dari entitas pelapor atau entitas yang terkait of employees of the reporting entity or an entity related to
dengan entitas pelapor; the reporting entity;
f. Entitas dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang f. The entity is controlled or jointly controlled by a person
yang diidentifikasikan pada poin (1); identified in point (1);
g. Orang yang diidentifikasikan pada poin (1)(a) memiliki g. A person identified in point (1)(a) has significant influence
pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personel over the entity or is a member of the key management
manajemen kunci entitas (atau entitas induk entitas); atau personnel of the entity (or of a parent of the entity); or
h. Entitas, atau anggota dari kelompok usaha tempat entitas h. The entity, or any member of a group of which it is a part,
tersebut berada, menyediakan jasa personel manajemen provides key management personnel services to the
kunci kepada entitas pelapor atau entitas induk entitas reporting entity or to the parent of the reporting entity.
pelapor.
Entitas yang berelasi dengan pemerintah adalah entitas yang A government-related entity is an entity that is controlled, jointly
dikendalikan, dikendalikan bersama, atau dipengaruhi secara controlled, or significantly influenced by the government. In this
signifikan oleh pemerintah. Pemerintah dalam hal ini mencakup context, the government includes government agencies and
instansi pemerintah dan badan sejenis, baik di tingkat lokal, nasional, similar bodies, whether at local, national, or international level.
maupun internasional. Entitas yang berelasi dengan pemerintah Government-related entities may include entities controlled or
dapat berupa entitas yang dikendalikan atau dipengaruhi secara significantly influenced by the Ministry of Finance as a shareholder,
signifikan oleh Kementerian Keuangan sebagai pemegang saham, as well as entities controlled by the Government of the Republic of
maupun entitas yang dikendalikan oleh Pemerintah Republik Indonesia through the Ministry of State-Owned Enterprises as the
Indonesia melalui Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang shareholder’s proxy.
saham.
Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak berelasi All significant transactions and balances with related parties
diungkapkan dalam catatan yang relevan pada laporan keuangan are disclosed in the relevant notes to the consolidated financial
konsolidasian. statements.
NAMA DAN SIFAT HUBUNGAN PIHAK NAMES AND NATURE OF RELATIONSHIPS
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
AFILIASI/PIHAK BERELASI WITH AFFILIATED/RELATED PARTIES
Perseroan melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi The Company conducts transactions with related parties in
sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku serta prinsip accordance with applicable regulatory provisions and the principle
keterbukaan informasi. Pengungkapan ini disampaikan sebagai of information transparency. This disclosure is presented as a form
bentuk transparansi atas hubungan afiliasi yang dapat memengaruhi of transparency regarding affiliated relationships that may affect the
posisi keuangan maupun hasil usaha Perseroan. Company’s financial position and results of operations.
Adapun nama pihak berelasi, sifat hubungan, serta jenis transaksi The names of related parties, the nature of the relationships, and
material yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai the types of material transactions conducted with related parties
berikut: are as follows:
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 279
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 279
Tabel Nama-Nama Pihak Yang Berelasi, Sifat Hubungan dan Jenis Transaksi
Related Parties, Nature of Relationships, and Types of Transactions
Pihak Yang Berelasi Sifat Hubungan Transaksi
Related Parties Nature of Relationship Transaction
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Entitas Berelasi dengan Pemerintah Kas dan setara kas, piutang usaha, piutang retensi,
Government-Related Entities tagihan bruto kepada pemberi kerja, pekerjaan dalam
proses, utang usaha, pinjaman bank, dan pendapatan
Cash and cash equivalents, accounts receivable, retention
receivables, gross amount due from customers, work in
progress, accounts payable, bank loans, and revenue
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Entitas Berelasi dengan Pemerintah Kas dan setara kas, pinjaman bank, dan utang usaha
Government-Related Entities Cash and cash equivalents, bank loans, and accounts
payable
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Entitas Berelasi dengan Pemerintah Kas dan setara kas dan utang usaha
Government-Related Entities Cash and cash equivalents and accounts payable
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Entitas Berelasi dengan Pemerintah Kas dan setara kas, pinjaman bank, dan utang usaha
Government-Related Entities Cash and cash equivalents, bank loans, and accounts
payable
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Entitas Berelasi dengan Pemerintah Kas dan setara kas, pinjaman bank, dan utang usaha
Government-Related Entities Cash and cash equivalents, bank loans, and accounts
payable
Koperasi Karyawan WIKA Entitas Berelasi dengan Pemerintah Kas dan setara kas, piutang lain-lain, utang usaha, dan
Government-Related Entities utang lain-lain
Cash and cash equivalents, other receivables, accounts
payable, and other payables
Koperasi Karyawan WEGE Entitas Berelasi dengan Pemerintah Piutang usaha, tagihan bruto kepada pemberi kerja, dan
Government-Related Entities utang usaha
Accounts receivable, gross amount due from customers,
and accounts payable
PT Pertamina (Persero) Tbk Entitas Berelasi dengan Pemerintah Piutang retensi, tagihan bruto kepada pemberi kerja, dan
Government-Related Entities pekerjaan dalam proses
Retention receivables, gross amount due from customers,
and work in progress
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Entitas Berelasi dengan Pemerintah Piutang usaha, piutang retensi, tagihan bruto kepada
(Persero) Government-Related Entities pemberi kerja, pekerjaan dalam proses, dan pendapatan
Accounts receivable, retention receivables, gross amount
due from customers, work in progress, and revenue
PT Kereta Cepat Indonesia China Kerja Sama Operasi (Joint Venture) Piutang usaha, piutang retensi, tagihan bruto kepada
pemberi kerja, dan pendapatan
Accounts receivable, retention receivables, gross amount
due from customers, and revenue
PT Pertamina Bina Medika Entitas Berelasi dengan Pemerintah Piutang usaha, tagihan bruto kepada pemberi kerja, dan
Government-Related Entities pendapatan
Accounts receivable, gross amount due from customers,
and revenue
PT Brantas Abipraya (Persero) Entitas Berelasi dengan Pemerintah Piutang retensi, tagihan bruto kepada pemberi kerja,
Government-Related Entities pekerjaan dalam proses, dan pendapatan
Retention receivables, gross amount due from customers,
work in progress, and revenue
PT Angkasa Pura I Entitas Berelasi dengan Pemerintah Piutang usaha, piutang retensi, tagihan bruto kepada
Government-Related Entities pemberi kerja, pekerjaan dalam proses, dan pendapatan
Accounts receivables, retention receivables, gross amount
due from customers, work in progress, and revenue
PT Graha Sarana Duta (Telkom Property) Entitas Berelasi dengan Pemerintah Pendapatan
Government-Related Entities Revenue
PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi Entitas Berelasi dengan Pemerintah Piutang usaha
Government-Related Entities Accounts receivables
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Pemegang Saham Mayoritas Piutang usaha, piutang retensi, tagihan bruto kepada
Major Shareholder pemberi kerja, pekerjaan dalam proses, piutang lain-lain,
utang usaha, utang lain-lain, dan pendapatan
Accounts receivables, retention receivables, gross amount
due from customers, work in progress, other receivables,
accounts payable, other payables, and revenue
PT Wijaya Karya Beton Tbk Entitas Berelasi dengan Pemerintah Tagihan bruto kepada pemberi kerja, pekerjaan dalam
Government-Related Entities proses, utang usaha, dan pendapatan
Gross amount due from customers, work in progress,
accounts payable, and revenue
Page 280
280
Tabel Nama-Nama Pihak Yang Berelasi, Sifat Hubungan dan Jenis Transaksi
Related Parties, Nature of Relationships, and Types of Transactions
Pihak Yang Berelasi Sifat Hubungan Transaksi
Related Parties Nature of Relationship Transaction
PT Wijaya Karya Realty Entitas Berelasi dengan Pemerintah Piutang usaha, piutang retensi, tagihan bruto kepada
Government-Related Entities pemberi kerja, pekerjaan dalam proses, piutang lain-lain,
dan utang usaha
Accounts receivable, retention receivable, gross amount
due from customers, work in progress, other receivables,
and accounts payable
PT Kurnia Realty Jaya Entitas Asosiasi Piutang usaha, piutang retensi, dan tagihan bruto kepada
Associated Entity pemberi kerja
Accounts receivable, retention receivable, and gross
amount due from customers
Kementerian BUMN Entitas Berelasi dengan Pemerintah Pekerjaan dalam proses
Government-Related Entities Work in progress
PT Biofarma (Persero) Entitas Berelasi dengan Pemerintah Piutang usaha, piutang retensi, dan tagihan bruto kepada
Government-Related Entities pemberi kerja
Accounts receivable, retention receivable, and gross
amount due from customers
PT Patra Jasa Entitas Berelasi dengan Pemerintah Piutang usaha, piutang retensi, tagihan bruto kepada
Government-Related Entities pemberi kerja, piutang lain-lain, dan pendapatan
Accounts receivable, retention receivable, gross amount
due from customers, other receivables, and revenue
PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Entitas Berelasi dengan Pemerintah Piutang usaha, piutang retensi, pekerjaan dalam proses,
Government-Related Entities dan piutang lain-lain
Accounts receivable, retention receivable, work in
progress, and other receivables
PT PLN (Persero) Entitas Berelasi dengan Pemerintah Utang usaha
Government-Related Entities Accounts payable
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Telkom Indonesia Entitas Berelasi dengan Pemerintah Utang usaha
Government-Related Entities Accounts payable
PT PP (Persero) Tbk Entitas Berelasi dengan Pemerintah Piutang usaha, piutang retensi, tagihan bruto kepada
Government-Related Entities pemberi kerja, piutang lain-lain, dan pendapatan
Accounts receivable, retention receivables, gross amount
due from customers, other receivables, and revenue
PT Waskita Beton Precast Entitas Berelasi dengan Pemerintah Utang usaha
Government-Related Entities Accounts payable
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan Entitas Berelasi dengan Pemerintah Utang usaha
entitas terkait Government-Related Entities Accounts payable
PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi Entitas Berelasi dengan Pemerintah Utang usaha
Government-Related Entities Accounts payable
PT Wijaya Karya Krakatau Beton Entitas Berelasi dengan Pemerintah Utang usaha
Government-Related Entities Accounts payable
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
PT Sarinah (Persero) Entitas Berelasi dengan Pemerintah Utang usaha
Government-Related Entities Accounts payable
PT Telkom Akses Entitas Berelasi dengan Pemerintah Pendapatan
Government-Related Entities Revenue
PT Bank Mandiri Taspen Entitas Berelasi dengan Pemerintah Kas dan setara kas dan pendapatan
Government-Related Entities Cash and cash equivalents and revenue
PT Bhirawa Steel Entitas Berelasi dengan Pemerintah Utang usaha
Government-Related Entities Accounts payable
PT Varia Usaha Beton Entitas Berelasi dengan Pemerintah Utang usaha
Government-Related Entities Accounts payable
PT Krakatau Engineering Entitas Berelasi dengan Pemerintah Utang usaha
Government-Related Entities Accounts payable
Page 281
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 281
SIFAT PIHAK AFILIASI/PIHAK BERELASI NATURE OF AFFILIATED PARTIES/
RELATED PARTIES
Sifat dan jenis transaksi material dengan pihak-pihak berelasi adalah The nature and types of material transactions with related parties
sebagai berikut: are as follows:
1. Pemerintah Republik Indonesia yang diwakili oleh Menteri 1. The Government of the Republic of Indonesia, represented by the
BUMN merupakan pemegang saham mayoritas PT Wijaya Minister of State-Owned Enterprises, is the major shareholder of PT
Karya (Persero) Tbk selaku pemegang saham Perseroan. Dengan Wijaya Karya (Persero) Tbk, the Company’s shareholder. Therefore,
demikian, secara tidak langsung Perseroan memiliki hubungan the Company has an indirect affiliated relationship through capital
afiliasi melalui penyertaan modal Pemerintah Republik Indonesia. participation of the Government of the Republic of Indonesia.
2. Perseroan menempatkan dana serta memiliki fasilitas pinjaman 2. The Company places funds and maintains loan facilities with
pada bank-bank BUMN dengan persyaratan dan tingkat bunga state-owned banks with normal terms and interest rates, as
yang berlaku secara normal, sebagaimana yang diterapkan applied to third-party customers.
kepada nasabah pihak ketiga.
3. Perseroan melakukan perjanjian kerja sama usaha dengan BUMN lain, 3. The Company enters into business cooperation agreements
entitas anak, serta badan dan institusi pemerintah yang berwenang with other state-owned enterprises, subsidiaries, and authorized
dalam rangka mendukung kegiatan operasional Perseroan. government agencies and institutions to support the Company’s
operational activities.
REALISASI TRANSAKSI PIHAK BERELASI RELATED PARTY TRANSACTION REALIZATION
Perseroan melakukan transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan The Company conducts transactions with related parties in
ketentuan yang berlaku. Adapun kegiatan transaksi berelasi yang accordance with applicable regulations. The related party
dilakukan Perseroan pada tahun 2023 dan 2024 disajikan dalam transactions undertaken by the Company in 2023 and 2024 are
tabel berikut: presented in the following table:
Tabel Realisasi Transaksi Pihak Berelasi Aset dan Liabilitas 2024-2025
Related Party Transaction Realization: Assets and Liabilities 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024
Increase/Decrease
Persentase Persentase
Jenis Transaksi Nominal terhadap Total Nominal terhadap Total Nominal
Type of Transaction Persentase
(Rp-Miliar) Aset/Liabilitas (Rp-Miliar) Aset/Liabilitas (Rp-Miliar)
Percentage
Nominal Percentage to Nominal Percentage to Nominal
(%)
(Rp-Billion) Total Assets/ (Rp-Billion) Total Assets/ (Rp-Billion)
Liabilities Liabilities
Kas dan Setara Kas
391,13 9,67% 1.016,50 17,75% (625,37) (61,55%)
Cash and Cash Equivalents
Piutang Usaha
235,49 5,82% 263,20 4,60% (27,71) (10,53%)
Trade Receivables
Piutang Retensi
334,64 8,27% 161,71 2,82% 172,93 106,93%
Retention Receivables
Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja
420,77 10,40% 195,12 3,41% 225,65 115,64%
Gross Amount Due from Customers
Pekerjaan dalam Proses
840,47 20,78% 374,78 6,54% 465,69 124,25%
Proses Work in Progress
Piutang Lain-lain
112,85 2,79% 165,41 2,89% (52,56) (31,78%)
Other Receivables
Utang Bank Jangka Pendek
73,04 3,53% 350,00 11,21% (276,96) (79,13%)
Short-Term Bank Loans
Utang Usaha
159,3 7,69% 473,87 2,57% (314,57) (66,39%)
Trade Payables
Uang Muka Pemberi Kerja dan
Konsumen 15,8 0,76% 93,07 2,99% (77,27) (83,02%)
Advances from Owners and Customers
Utang Lain-lain
39,54 1,91% 36,90 1,18% 2,64 7,15%
Other Payables
Page 282
282
Tabel Realisasi Transaksi Pihak Berelasi Aset dan Liabilitas 2024-2025
Related Party Transaction Realization: Assets and Liabilities 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024
Increase/Decrease
Persentase Persentase
Jenis Transaksi
Nominal terhadap Total Nominal terhadap Total Nominal
Type of Transaction Persentase
(Rp-Miliar) Aset/Liabilitas (Rp-Miliar) Aset/Liabilitas (Rp-Miliar)
Percentage
Nominal Percentage to Nominal Percentage to Nominal
(%)
(Rp-Billion) Total Assets/ (Rp-Billion) Total Assets/ (Rp-Billion)
Liabilities Liabilities
Bagian Liabilitas Jangka Panjang yang
Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun
75,65 3,65% 9,42 0,30% 66,23 703,08%
Portion of Long-Term Liabilities Due
Within One Year
Bagian Liabilitas Jangka Panjang
0 0,00% 75,65 2,42% (75,65) (100,00%)
Portion of Long-Term Liabilities
Tabel Realisasi Transaksi Pihak Berelasi Pendapatan 2024-2025
Realization of Related Party Transactions Revenue 2024-2025
Peningkatan/penurunan
2025 2024
Increase/Decrease
Persentase Persentase
Jenis Transaksi Nominal terhadap Total Nominal terhadap Total Nominal
Type of Transaction Persentase
(Rp-Miliar) Aset/Liabilitas (Rp-Miliar) Aset/Liabilitas (Rp-Miliar)
Percentage
Nominal Percentage to Nominal Percentage to Nominal
(%)
(Rp-Billion) Total Assets/ (Rp-Billion) Total Assets/ (Rp-Billion)
Liabilities Liabilities
Pendapatan 292,44 18,01% 641,97 17,48% (349,53) (54,45%)
Revenue
INFORMASI MENGENAI INFORMATION ON AFFILIATED
TRANSAKSI PIHAK AFILIASI PARTY TRANSACTIONS
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak melakukan transaksi dengan Throughout 2025, the Company did not conduct any transactions
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
pihak afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa with affiliated parties as stipulated in Financial Services Authority
Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Regulation No. 42/POJK.04/2020 concerning Affiliated Transactions
Transaksi Benturan Kepentingan. Dengan demikian, tidak terdapat and Conflict of Interest Transactions. Therefore, there are no affiliated
transaksi afiliasi yang perlu diungkapkan dalam laporan ini. transactions that need to be disclosed in this report.
INFORMASI MENGENAI TRANSAKSI MATERIAL INFORMATION ON MATERIAL TRANSACTIONS
Transaksi material yang dilakukan oleh Perseroan telah sesuai dengan Material transactions carried out by the Company have complied with
ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan the provisions set forth in Financial Services Authority Regulation No.
No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan 17/POJK.04/2020 concerning Material Transactions and Changes
Kegiatan Usaha. Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat kegiatan in Business Activities. Throughout 2024, there were no material
transaksi material yang dilakukan oleh Perseroan. transaction activities conducted by the Company.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 283
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 283 Perubahan Peraturan Perundang-Undangan yang Berpengaruh Signifikan Terhadap Perusahaan Changes in Laws and Regulations That Have Significant Impact on The Company Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan peraturan Throughout 2025, there were no changes in laws and regulations perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap that had significant impact on the Company. Therefore, the Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan tidak menyajikan informasi Company does not present information regarding changes in laws terkait peraturan perundang-undangan yang mengalami perubahan and regulations and their impact on the Company’s performance serta dampaknya terhadap kinerja dan operasional Perseroan. and operations. Perubahan Kebijakan Akuntansi dan Dampaknya Terhadap Perusahaan Changes in Accounting Policies and Their Impact on The Company Pada tahun 2025, Perseroan telah menyusun kebijakan akuntansi In 2025, the Company prepared its accounting policies in accordance sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang diterbitkan with Financial Accounting Standards (SAK) issued by the Financial oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia Accounting Standards Board of the Indonesian Institute of (DSAK-IAI) dan berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada Accountants (DSAK-IAI), which are effective for the financial year 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025. from January 1, 2025 to December 31, 2025. Hingga 31 Desember 2025, tidak terdapat perubahan kebijakan As of December 31, 2025, there were no changes in accounting akuntansi yang berdampak terhadap laporan keuangan Perseroan. policies that had an impact on the Company’s financial statements. Dampak Perubahan Harga yang Berpengaruh terhadap Pendapatan dan Kinerja Keuangan Perusahaan The Impact of Price Changes that Affect the Company›s Revenue and Financial Performance Pada tahun 2025, terjadi kenaikan harga beberapa material utama In 2025, there was an increase in the prices of several key materials dalam industri konstruksi di Indonesia, seperti semen, pasir, besi in the construction industry in Indonesia, such as cement, sand, beton, baja, dan material lainnya, yang berdampak pada beban reinforcing steel, structural steel, and other materials, which pokok pendapatan Perseroan. Fluktuasi harga tersebut dipengaruhi affected the Company’s cost of revenue. These price fluctuations oleh berbagai faktor eksternal, antara lain dinamika pasar global, were influenced by various external factors, including global market perubahan biaya produksi, serta kebijakan perdagangan. dynamics, changes in production costs, and trade policies. Untuk memitigasi dampak fluktuasi harga material, Perseroan To mitigate the impact of material price fluctuations, the Company secara aktif memantau pergerakan harga, menyesuaikan strategi actively monitors price movements, adjusts its procurement pengadaan, serta mengoptimalkan efisiensi anggaran proyek. strategies, and optimizes project budget efficiency. These measures Langkah-langkah tersebut dilakukan guna menjaga stabilitas are taken to maintain the stability of the Company’s revenue and pendapatan dan kinerja keuangan Perseroan secara berkelanjutan. financial performance on a sustainable basis. Therefore, information Oleh karena itu, informasi mengenai dampak perubahan harga regarding the impact of changes in material prices on the Company’s material terhadap pendapatan dan kinerja keuangan Perseroan revenue and financial performance is presented in this Annual Report. disampaikan dalam Laporan Tahunan ini.
Page 284
284
Informasi Tentang Dampak Nilai Tukar Mata Uang Asing
Information on the Impact of Foreign Exchange Rates
Perseroan tidak memiliki transaksi dalam mata uang asing dalam The Company does not have transactions in foreign currencies in
kegiatan operasional dan bisnisnya. Dengan demikian, fluktuasi its operational and business activities. Therefore, exchange rate
nilai tukar tidak memiliki dampak material terhadap posisi keuangan fluctuations do not have a material impact on the Company’s financial
maupun kinerja Perseroan. Jika terdapat perubahan dalam kebijakan position or performance. If there are changes in policy or exposure
atau eksposur terhadap mata uang asing di masa mendatang, to foreign currencies in the future, the Company will implement the
Perseroan akan menerapkan langkah-langkah mitigasi yang necessary mitigation measures in accordance with its applicable
diperlukan sesuai dengan kebijakan manajemen risiko yang berlaku. risk management policies.
Informasi Keuangan yang Mengandung Kejadian yang
Bersifat Luar Biasa
Financial Information Containing Extraordinary Events
Perseroan menyatakan bahwa sepanjang tahun 2025 tidak terdapat The Company declares that throughout 2025 there was no financial
informasi keuangan yang mengandung kejadian luar biasa. information containing extraordinary events.
Kontribusi Pajak Terhadap Negara
Tax Contribution to the State
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan nasional, As part of its contribution to national development, the Company
Perseroan tidak hanya berperan melalui aktivitas bisnis utama di plays a role not only through its core business activities in the building
sektor konstruksi bangunan gedung, tetapi juga melalui pemenuhan construction sector but also through fulfilling its tax obligations as
kewajiban perpajakan sebagai bentuk tanggung jawab kepada a form of responsibility to the state. This tax contribution reflects
negara. Kontribusi pajak ini mencerminkan komitmen Perseroan the Company’s commitment to supporting state revenues, which
dalam mendukung pendapatan negara yang digunakan untuk are used for various national development programs and needs.
berbagai program dan kebutuhan pembangunan nasional. Rincian Details of tax payments made by the Company over the past three
pembayaran pajak yang telah dilakukan Perseroan dalam tiga tahun years are presented in the following table:
terakhir disajikan dalam tabel berikut:
Uraian
2025 2024 2023
Description
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
PPH 21 I Income Tax Article 21 33.791.017.692 61.596.223.862 49.226.109.016
PPH 23 I Income Tax Article 23 3.030.724.873 5.111.867.620 5.594.452.798
PPH 42 I Income Tax Article 42 11.042.383.192 25.907.758.499 25.702.144.410
PPNK I VAT Tax Article 1 178.741.358.715 352.376.968.386 325.419.065.985
PB1 I VAT Article 11 3.211.443.099 4.134.021.797 2.917.816.649
Jumlah Pajak yang Dibayarkan
Amount of Tax Paid
229.836.653.973 444.992.818.367 408.859.588.858
Page 285
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 285
Aspek Pemasaran
Marketing Aspect
Bandara Dhoho Kediri
STRATEGI PEMASARAN MARKETING STRATEGY
Sepanjang tahun 2025, kondisi perekonomian nasional menunjukkan Throughout 2025, national economic conditions exhibited more
dinamika yang lebih selektif, ditandai dengan penyesuaian alokasi selective dynamics, marked by adjustments in budget allocations
anggaran pada sejumlah kementerian/lembaga serta kebijakan across several ministries/agencies as well as government spending
efisiensi belanja pemerintah. Dampak dari kebijakan tersebut antara efficiency policies. The impact of these policies included a limited
lain terbatasnya pangsa pasar proyek pemerintah serta tertundanya share of government project markets and delays in several work
beberapa paket pekerjaan yang sebelumnya direncanakan untuk packages that were previously planned for tender. In addition, project
ditenderkan. Selain itu, timeline pelaksanaan proyek pada sektor implementation timelines in both state-owned and regionally-owned
BUMN/BUMD maupun swasta mengalami penyesuaian sebagai enterprises (SOE/ROE) and private sector were adjusted in response
respons atas ketidakpastian ekonomi dan kehati-hatian dalam to economic uncertainty and increased prudence in investment
realisasi investasi. realization.
Meskipun demikian, aktivitas pembangunan tetap menunjukkan Nevertheless, development activities continued to show signs of
pergerakan, terutama pada semester II 2025, seiring dengan movement, particularly in the second half of 2025, in line with the
percepatan realisasi anggaran dan prioritas penyelesaian proyek acceleration of budget realization and the prioritization of national
strategis nasional. Pada segmen gedung, peluang pasar masih strategic project completion. In the building segment, market
terbuka pada proyek-proyek sektor pendidikan, fasilitas kesehatan, opportunities remained open for projects in the education sector,
perkantoran, serta pembangunan dan pengembangan kawasan Ibu healthcare facilities, offices, as well as the development of the
Kota Nusantara (IKN). Nusantara Capital City (IKN).
Page 286
286
Dalam merespons dinamika tersebut, strategi pemasaran WIKA In responding to these dynamics, WIKA Gedung’s marketing strategy in
Gedung pada tahun 2025 diarahkan secara lebih adaptif dan 2025 was directed to be more adaptive and collaborative. The Company
kolaboratif. Perseroan memperkuat sinergi dengan entitas BUMN strengthened synergies with other state-owned construction entities
Karya lainnya melalui skema kerja sama operasi (KSO) maupun through joint operation schemes (JO) and strategic collaborations to
kolaborasi strategis guna meningkatkan daya saing dalam tender enhance competitiveness in large-scale and complex project tenders.
proyek berskala besar dan kompleks. Di sisi lain, penetrasi On the other hand, penetration into the domestic private market
pasar swasta nasional juga terus ditingkatkan, khususnya pada continued to be improved, particularly among property developers,
pengembang properti, kawasan industri, dan sektor manufaktur. industrial estates, and manufacturing sector.
Selain mempertahankan pangsa pasar eksisting, WIKA Gedung In addition to maintaining its existing market share, WIKA Gedung
juga secara aktif membuka peluang pasar baru melalui pendekatan actively explored new market opportunities through an integrated
solusi terintegrasi (integrated building solution), termasuk skema building solution approach, including pre-financing schemes
pre-financing dan creative financing bekerja sama dengan investor and creative financing in collaboration with strategic investors.
strategis. Kolaborasi dengan fungsi Transformation, Portfolio, and Collaboration with the Transformation, Portfolio, and Sustainability
Sustainability Division (TPSD) turut diperkuat dalam mengidentifikasi Division (TPSD) was also strengthened to identify project-based
peluang investasi berbasis proyek yang berkelanjutan dan memiliki investment opportunities that are sustainable and have recurring
potensi recurring income. income potential.
Pendekatan pemasaran juga semakin mengedepankan diferensiasi The marketing approach increasingly emphasizes differentiation
berbasis keunggulan kompetitif Perseroan, seperti penerapan based on the Company’s competitive advantages, such as the
teknologi Building Information Modeling (BIM), modular construction, implementation of Building Information Modeling (BIM), modular
serta konsep green building yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan construction, and green building concepts aligned with sustainability
(ESG). Dengan strategi tersebut, WIKA Gedung berupaya menjaga (ESG) principles. Through this strategy, WIKA Gedung aims to
kesinambungan perolehan kontrak baru di tengah kondisi pasar maintain the continuity of new contract acquisition amid increasingly
yang lebih kompetitif dan selektif. competitive and selective market conditions.
Untuk menjaga keberlanjutan usaha dan memperkuat posisi To ensure business sustainability and strengthen the Company’s
Perseroan di industri, strategi pemasaran menjadi aspek position in the industry, marketing strategy serves as a fundamental
fundamental dalam penetapan langkah-langkah strategis yang aspect in determining the strategic steps to be implemented. The
akan diimplementasikan. Perseroan tetap berfokus pada bisnis Company remains focused on its core business in the building
utama di sektor konstruksi bangunan gedung, yang didukung oleh construction sector, supported by the development of offsite
pengembangan segmen konstruksi offsite melalui bisnis modular, construction segments through modular business, as well as
serta kegiatan investasi dan konsesi. investment and concession activities.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Adapun strategi utama Perseroan pada tahun 2025 adalah sebagai The Company’s main strategies in 2025 are as follows:
berikut:
1. Memfokuskan pengembangan pasar pada BUMN, Pemerintah, 1. Focusing market development on SOEs, Government, and
serta segmen swasta yang selektif, termasuk pasar captive selective private segments, including captive markets through
melalui skema BOT dan BLT. BOT and BLT schemes.
2. Mengembangkan konstruksi offsite, khususnya pada bisnis 2. Developing offsite construction, particularly in the modular
modular. business.
3. Meningkatkan digitalisasi dan efisiensi operasional. 3. Enhancing digitalization and operational efficiency.
4. Menerapkan prinsip keberlanjutan dalam seluruh aktivitas 4. Implementing sustainability principles across all business
operasional bisnis. operations.
5. Meningkatkan kolaborasi strategis dengan mitra bisnis 5. Strengthening strategic collaboration with business partners.
6. Mengoptimalkan perolehan pasar baru pada industri potensial 6. Optimizing new market acquisition in potential industries.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Selain itu, Perseroan terus mengutamakan kinerja baik pada proyek In addition, the Company continues to prioritize good performance
berjalan dari pelanggan eksisting, dengan tetap memberikan on ongoing projects, while still delivering excellent services to new
layanan prima kepada pelanggan baru. Kepuasan pelanggan customers. Customer satisfaction is achieved through the provision
diwujudkan melalui penyediaan layanan bernilai tambah yang of value-added services oriented toward quality and efficiency.
berorientasi pada kualitas dan efisiensi. Perseroan juga menyadari The Company also recognizes that increasing market demand is
bahwa tingginya permintaan pasar diiringi dengan meningkatnya accompanied by intensified competition, particularly in pricing,
persaingan, khususnya dalam aspek harga yang semakin kompetitif. which has become more competitive. Nevertheless, as a customer-
Page 287
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 287
Meskipun demikian, sebagai entitas yang berorientasi pada kepuasan oriented entity, the Company continues to prioritize quality of work
pelanggan, Perseroan tetap menempatkan kualitas pekerjaan in every project undertaken.
sebagai prioritas utama dalam setiap proyek yang dikerjakan.
PANGSA PASAR MARKET SHARE
Pangsa pasar Perseroan pada tahun 2025 tercermin dari capaian The Company’s market share in 2025 is reflected in its contract
perolehan kontrak. Sepanjang tahun 2025, Perseroan memperoleh acquisition achievements. Throughout 2025, the Company secured
11 proyek baru dengan total nilai sebesar Rp1.709 triliun. Dengan 11 new projects with a total value of Rp1.709 trillion. With these
tambahan kontrak tersebut, total nilai kontrak dihadapi dari seluruh additional contracts, the total contract value on hand from all projects
proyek yang dikelola Perseroan mencapai Rp 5,76 triliun. managed by the Company reached Rp5.76 trillion.
Kontrak baru yang diperoleh pada tahun 2025 tercatat sebesar New contracts secured in 2025 amounted to Rp1,709 trillion,
Rp1.709 triliun, yang terdiri atas proyek konstruksi senilai Rp1.653 comprising construction projects worth Rp1,653 trillion and
triliun dan proyek modular sebesar Rp55 miliar. Berdasarkan pemberi modular projects totaling Rp55 billion. Based on project owners,
kerja, mayoritas kontrak baru berasal dari proyek Pemerintah sebesar the majority of new contracts were contributed by Government
Rp1.464 triliun, diikuti oleh proyek BUMN sebesar Rp225 miliar projects amounting to Rp1,464 trillion, followed by State-Owned
dan proyek swasta sebesar Rp18,9 miliar. Sementara itu, dari sisi Enterprises (SOEs) at Rp225 billion and private sector projects at
jenis proyek, kontribusi terbesar berasal dari proyek perkantoran Rp18,9 billion. In terms of project type, the largest contribution
sebesar Rp1,1 triliun, diikuti oleh fasilitas publik sebesar Rp514 came from office projects amounting to Rp1.1 trillion, followed by
miliar, dan proyek residensial sebesar Rp36 miliar serta komersial public facilities at Rp514 billion, residential projects at Rp37 billion
sebesar Rp15,9 miliar. and commercial of Rp15,9 billion.
Capaian tersebut mencerminkan WIKA Gedung tetap dapat menjaga These achievements reflect that WIKA Gedung has been able to
tingkat kepercayaan pasar terhadap kompetensi Perseroan dalam maintain a high level of market trust in the Company’s competencies
industri konstruksi bangunan gedung, di tengah dinamika dan within the building construction industry, amid increasingly dynamic
persaingan yang semakin ketat dalam industri konstruksi. and competitive industry conditions.
Kontrak Baru Berdasarkan Lini Bisnis (Rp-miliar)
New Contracts by Line of Business Line (Rp billion)
55 1.653
Total
1.709
Konstruksi Industri Modular
Construction Modular Industry
Kontrak Baru Berdasarkan Pemberi Kerja (Owner) (Rp-miliar)
New Contracts by Owner (Rp-billion)
18,9
225
1.464
Total
1.709
Pemerintah BUMN Swasta
Government SOE Private
Page 288
288
Kontrak Baru Berdasarkan Jenis Proyek (Rp-miliar)
New Contracts by Project Type (Rp-billion)
36,1
514
Total
1.709
15,9
1.143
Fasilitas Publik Proyek Perkantoran Proyek Residensial Komersial
Public Facilities Office Project Residential Project Commercial
Pencapaian Kontrak Tahun 2025 (Rp-miliar)
Contract Acquisition by 2025 (Rp-billion)
4.056 1.709
Kontrak
Dihadapi
Order Book
5.765
Kontrak Baru Kontrak Lama
New Contract Carry Over
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 289
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 289
Perbandingan antara Target dan Realisasi Serta
Proyeksi untuk 1 (Satu) Tahun ke Depan
Comparison Between Targets and Realizations and Projections for the Next
1 (One) Year
PERBANDINGAN ANTARA COMPARISON BETWEEN TARGET
TARGET DAN REALISASI AND ACTUAL PERFORMANCE
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) merupakan acuan The Company’s Work Plan and Budget (RKAP) serves as the primary
utama dalam pelaksanaan kegiatan usaha Perseroan sepanjang reference for carrying out the Company’s business activities throughout
tahun berjalan. RKAP disusun sebagai bentuk implementasi dan the year. The RKAP is prepared as a form of implementation and
penjabaran dari Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP). elaboration of the Company’s Long-Term Plan (RJPP).
Dalam RKAP Tahun 2025, Perseroan menetapkan sejumlah target In the 2025 RKAP, the Company has established several targets
yang dirancang dengan mempertimbangkan dinamika kondisi designed to take into account the dynamics of industry conditions
industri serta perkembangan ekonomi terkini. Berikut disajikan and current economic developments. The following is a comparison
perbandingan antara target yang ditetapkan dalam RKAP Tahun 2025 between the targets established in the 2025 RKAP and the Company’s
dengan realisasi capaian kinerja Perseroan pada tahun buku 2025. actual performance achievements in the 2025 fiscal year.
Pencapaian Realisasi Terhadap Target 2025
Uraian Realisasi 2025 Target 2025
Achievement of Realization to the 2024 Target
Description Realization 2025 Target 2025
(%)
Kontrak Baru/Pemasaran 1.709,10 3.580,00 47.74%
New Contract/Marketing
Kontrak Lama 4.056.,14 4.444,20 91.27%
Carry Over
Kontrak Dihadapi 5.765,24 8.024,20 71.85%
Order Book
Total Pendapatan 2.173,89 4.408,73 49.31%
Total Revenue
Pendapatan Bersih/Pendapatan Non JO (Joint 1.623,56 3.432,04 47.31%
Operation)
Net Revenue/Revenue Non JO (Joint Operation)
Laba Bersih (630,25) 46,35 (1359.81%)
Net Profit
Jumlah Aset 4.043,81 5.902,91 68.51%
Total Assets
Struktur Modal
Capital Structure
Liabilitas Jangka Pendek 1.733,97 2.379,18 72.88%
Current Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang 338,59 862,25 39.27%
Non-Current Liabilities
Jumlah Liabilitas 2.072,56 3.241,42 63.94%
Total Liabilities
Jumlah Ekuitas 1.971,25 2.661,49 74.07%
Total Equity
Belanja Modal 0,85 14,55 5.86%
Capital Expenditure (Capex)
Kebijakan Dividen 10% 10% 100%
Dividend Policy
SDM-Skor Keterlibatan Karyawan 60% 62% 96.77%
HC-Employee Engagement Score
Page 290
290
KONTRAK BARU/PEMASARAN NEW CONTRACTS/MARKETING
Pada tahun 2025, Perseroan mencatat perolehan kontrak baru In 2025, the Company recorded new contract acquisitions
sebesar Rp 1,709.10 miliar atau mencapai 47.74% dari target Rp amounting to Rp1,709.10 billion, achieving 47.74% of the target of
3,580 miliar. Mayoritas perolehan kontrak baru berasal dari segmen Rp3,580 billion. The majority of new contracts were derived from
jasa konstruksi serta proyek Pemerintah. Capaian yang lebih rendah the construction services segment and Government projects. The
dari target dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro, termasuk lower-than-target achievement was influenced by macroeconomic
dampak penyelenggaraan pemilu, serta kebijakan Perseroan yang conditions, including the impact of the general election, as well as
lebih selektif dalam memperoleh proyek baru. the Company’s more selective approach in securing new projects.
KONTRAK DIHADAPI ORDER BOOK
Pada tahun 2025, Perseroan mencatat nilai kontrak dihadapi sebesar In 2025, the Company recorded order book of Rp5,765.24 billion,
Rp 5,765.24 miliar atau mencapai 71.85% dari target Rp 8,024.20 achieving 71.85% of the target of Rp8,024.20 billion. The order book
miliar. Kontrak dihadapi tersebut terdiri dari kontrak baru sebesar consisted of new contracts amounting to Rp1,709.10 billion and
Rp 1,709.10miliar dan kontrak lama sebesar Rp 4,056.14miliar carry-over contracts amounting to Rp4,056.14 billion from projects
yang berasal dari proyek-proyek tahun sebelumnya. Penurunan in previous years. The decline in achievement was mainly due to
capaian ini terutama disebabkan oleh berkurangnya perolehan reduced new contract acquisitions and the completion of several
kontrak baru serta selesainya sejumlah proyek berjalan pada segmen ongoing projects in the construction services segment during 2025.
jasa konstruksi selama tahun 2025.
PENDAPATAN BERSIH/PENDAPATAN NET REVENUE/NON-JO (JOINT
NON-JO (JOINT OPERATION) OPERATION) REVENUE
Pada tahun 2025, Perseroan membukukan pendapatan bersih In 2025, the Company recorded net revenue of Rp1,623.56
sebesar Rp1.623,56 miliar atau mencapai 47.31% dari target sebesar billion, achieving 47.31% of the target of Rp3,432.04 billion. This
Rp 3,432.04 miliar. Pencapaian tersebut didorong oleh penyelesaian achievement was supported by the completion of several ongoing
sejumlah proyek berjalan serta kontribusi dari segmen modular, projects and contributions from the modular segment, although
meskipun secara keseluruhan pendapatan mengalami penurunan overall revenue declined compared to the previous year.
dibandingkan tahun sebelumnya.
LABA BERSIH NET PROFIT
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Pada tahun 2025, Perseroan mencatat rugi bersih sebesar Rp(630,25) In 2025, the Company recorded a net loss of Rp(630.25) billion,
miliar atau mencapai -1359.81% dari target sebesar Rp 46.35 miliar. or -1,359.81% of the target of Rp46.35 billion. The lower-than-
Capaian yang lebih rendah dari target terutama disebabkan oleh target performance was primarily due to the decline in new contract
menurunnya perolehan kontrak baru pada segmen jasa konstruksi acquisitions in the construction services segment and increased
serta meningkatnya beban usaha untuk mendukung aktivitas operating expenses to support operational activities.
operasional.
Dibandingkan dengan realisasi laba bersih tahun 2024 sebesar Compared to the 2024 net profit realization of Rp67.96 billion, the
Rp67,96 miliar, kinerja Perseroan mengalami penurunan signifikan Company’s performance declined significantly by (1,027.46%),
sebesar (1.027,46%), yang terutama dipengaruhi oleh penurunan mainly due to a decrease in profit from joint ventures, an increase
bagian laba ventura bersama, peningkatan beban lainnya, serta in other expenses, and higher losses from associated entities.
peningkatan rugi entitas asosiasi.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
JUMLAH ASET TOTAL ASSETS
Pada tahun 2025, Perseroan membukukan total aset sebesar In 2025, the Company recorded total assets of Rp4,043.81 billion,
Rp 4,043.81 miliar atau mencapai 68.51% dari target sebesar achieving 68.51% of the target of Rp5,902.91 billion. This decline
Rp 5,902.91 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh was primarily due to reduced cash and cash equivalents as well as
berkurangnya kas dan setara kas serta penurunan aktivitas proyek decreased project activity compared to the previous year.
dibandingkan tahun sebelumnya.
Page 291
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 291 JUMLAH LIABILITAS TOTAL LIABILITIES Di tahun 2025, Perseroan membukukan jumlah liabilitas sebesar In 2025, the Company recorded total liabilities of Rp2,072.56 billion, Rp 2,072.56 miliar atau mencapai 63.94% terhadap target sebesar achieving 63.94% of the target of Rp3,241.42 billion. This decline Rp 3,241.42 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh was mainly due to reduced short-term bank loans and a decrease berkurangnya pinjaman bank jangka pendek serta penurunan utang in trade payables in line with the Company’s deleveraging strategy. usaha seiring dengan strategi deleveraging Perseroan. JUMLAH EKUITAS TOTAL EQUITY Pada tahun 2025, Perseroan membukukan total ekuitas sebesar In 2025, the Company recorded total equity of Rp1,971.25 billion, Rp 1,971.25 miliar atau mencapai 74.07% dari target sebesar Rp achieving 74.07% of the target of Rp2,661.49 billion. This decline 2,661.49 miliar. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh rugi bersih was primarily influenced by the net loss recorded during the year. yang tercatat pada tahun berjalan. BELANJA MODAL CAPITAL EXPENDITURE Pada tahun 2025, Perseroan merealisasikan belanja modal sebesar In 2025, the Company realized capital expenditure of Rp0.85 billion, Rp 0.85 miliar atau mencapai 5.86% dari total anggaran sebesar achieving 5.86% of the total budget of Rp14.55 billion. The capital Rp14.55miliar. Realisasi belanja modal tersebut digunakan untuk expenditure realization was allocated to investments in digital investasi pada program transformasi digital. transformation programs. KEBIJAKAN DIVIDEN DIVIDEND POLICY Pada tahun 2025, Perseroan membagikan dividen dengan dividend In 2025, the Company distributed dividends with a dividend payout payout ratio sebesar 10% dari laba bersih tahun buku 2024. ratio of 10% of the net profit for 2024 fiscal year. The Company has Perseroan menetapkan kebijakan pembagian dividen maksimal set a dividend distribution policy of up to a maximum of 30% of sebesar 30% dari laba bersih, dengan tetap mempertimbangkan net profit, while considering the Company’s financial condition and kondisi keuangan Perseroan serta ketentuan peraturan yang berlaku. applicable regulatory requirements. HUMAN CAPITAL – EMPLOYEE ENGAGEMENT HUMAN CAPITAL – EMPLOYEE ENGAGEMENT Pada tahun 2025, hasil survei keterlibatan karyawan (employee In 2025, the Company’s employee engagement survey score engagement) Perseroan mencapai skor 60% dari target 62% Hasil reached 60% of the 62% target. This result falls within the “engaged” penilaian tersebut menunjukkan kategori engaged dan menjadi category and serves as the basis for formulating strategic policies dasar dalam penyusunan kebijakan strategis yang berfokus pada focused on improving employee engagement and productivity, while peningkatan keterlibatan dan produktivitas karyawan, sekaligus strengthening the Company’s future competitiveness. memperkuat daya saing Perseroan di masa depan. PROYEKSI UNTUK 1 (SATU) TAHUN KE DEPAN PROJECTIONS FOR THE NEXT 1 (ONE) YEAR Pada tahun 2026, Perseroan memproyeksikan adanya perbaikan In 2026, the Company projects a gradual improvement in kinerja secara bertahap seiring dengan penguatan strategi performance in line with the strengthening of its operational strategy operasional dan peningkatan kualitas perolehan kontrak baru. Fokus and the enhancement in the quality of new contract acquisitions. Perseroan tidak hanya pada peningkatan volume kontrak, namun The Company’s focus is not only on increasing contract volume, juga pada selektivitas proyek dengan mempertimbangkan profil but also on project selectivity by considering risk profiles, payment risiko, struktur pembayaran, serta potensi margin yang lebih sehat. structures, and the potential for healthier margins. Dari sisi perolehan kontrak baru, Perseroan menargetkan In terms of new contract acquisition, the Company targets higher- pertumbuhan yang lebih berkualitas melalui optimalisasi pipeline quality growth through the optimization of its project pipeline, proyek, khususnya pada segmen pemerintah dan BUMN yang particularly in the Government and State-Owned Enterprise (SOE) relatif lebih stabil, serta peningkatan penetrasi pada proyek-proyek segments, which are relatively more stable, as well as increased dengan pendekatan teknologi modular yang memberikan efisiensi penetration into projects utilizing modular technology approaches waktu dan biaya. that offer time and cost efficiency. Sejalan dengan peningkatan kontrak baru, pendapatan Perseroan In line with the increase in new contracts, the Company’s revenue diproyeksikan mengalami pertumbuhan yang lebih solid, didukung is projected to grow more solidly, supported by the acceleration of oleh percepatan eksekusi proyek berjalan serta upaya intensif dalam ongoing project execution and intensified efforts to improve billing peningkatan billing dan collection untuk menjaga arus kas tetap and collection to maintain healthy cash flow. sehat.
Page 292
292
Dari sisi posisi keuangan, total aset Perseroan pada tahun 2026 From a financial position perspective, the Company’s total assets
diproyeksikan mengalami peningkatan yang terukur, didorong oleh in 2026 are projected to increase in a measured manner, driven
pertumbuhan aktivitas operasional serta optimalisasi pemanfaatan by the growth in operational activities and the optimization of
aset produktif. Perseroan juga berfokus pada peningkatan kualitas productive asset utilization. The Company also focuses on improving
aset, khususnya melalui pengelolaan piutang usaha yang lebih asset quality, particularly through more disciplined and selective
disiplin dan selektif. management of trade receivables.
Di sisi lain, liabilitas Perseroan diproyeksikan tetap terjaga pada On the other hand, the Company’s liabilities are projected to remain at
tingkat yang prudent, dengan fokus pada pengelolaan struktur a prudent level, with a focus on maintaining a healthier debt structure
utang yang lebih sehat melalui pengendalian penambahan utang through controlled addition of new debt, optimization of internal
baru, optimalisasi arus kas internal, serta percepatan penyelesaian cash flow, and acceleration of short-term obligation settlements.
kewajiban jangka pendek. Langkah ini dilakukan untuk menjaga These measures are taken to maintain a balance between business
keseimbangan antara ekspansi usaha dan stabilitas keuangan expansion and financial stability.
Perseroan.
Perseroan juga terus melakukan penguatan fundamental operasional The Company also continues to strengthen its operational
melalui penerapan risk-based project management, efisiensi biaya fundamentals through the implementation of risk-based project
usaha, serta pengendalian ketat terhadap potensi cost overrun. management, cost efficiency initiatives, and strict control over
Langkah ini diharapkan dapat mendorong perbaikan margin secara potential cost overruns. These efforts are expected to gradually
bertahap dan berkelanjutan. and sustainably improve margins.
Selain itu, transformasi bisnis berbasis inovasi, termasuk In addition, business transformation driven by innovation, including
pengembangan teknologi modular dan digitalisasi proses, menjadi the development of modular technology and process digitalization,
salah satu pilar utama dalam meningkatkan daya saing Perseroan serves as one of the key pillars in enhancing the Company’s
di tengah dinamika industri konstruksi yang semakin menantang. competitiveness amid increasingly challenging dynamics in the
construction industry.
Dengan kombinasi strategi tersebut, Perseroan optimistis dapat With this combination of strategies, the Company is optimistic about
memperbaiki kinerja secara berkelanjutan, memperkuat struktur achieving sustainable performance improvement, strengthening its
keuangan, serta menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku financial structure, and creating added value for all stakeholders.
kepentingan.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 293
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 293 Prospek Usaha Business Prospects Tahun 2025 menandai periode yang masih penuh tantangan 2025 marked a period of continued challenges for global economy. bagi perekonomian global. International Monetary Fund (IMF) The International Monetary Fund (IMF) estimated global economic memperkirakan pertumbuhan ekonomi global berada pada kisaran growth at around 3.1%, while the World Bank projected growth 3,1%, sementara Bank Dunia (World Bank) memproyeksikan of around 2.9%. These figures indicate a moderation in growth pertumbuhan sekitar 2,9%. Angka tersebut menunjukkan moderasi compared to the pre-pandemic period and reflect the ongoing pertumbuhan dibandingkan periode sebelum pandemi, sekaligus process of global economic adjustment amidst high uncertainty. mencerminkan proses penyesuaian ekonomi global yang masih berlangsung di tengah ketidakpastian yang tinggi. Kompleksitas tantangan global semakin meningkat seiring The complexity of global challenges is increasing along with the eratnya keterkaitan sistem ekonomi dunia yang melibatkan growing interconnectedness of global economic system, involving interaksi perdagangan, investasi, dan arus modal lintas negara. trade, investment, and cross-border capital flows. Geopolitical Ketidakpastian geopolitik, volatilitas nilai tukar, serta fluktuasi uncertainty, exchange rate volatility, and fluctuations in global harga komoditas global menjadi faktor utama yang memengaruhi commodity prices have become key factors impacting international stabilitas ekonomi internasional. Konflik Rusia–Ukraina yang masih economic stability. The ongoing Russia-Ukraine conflict throughout berlangsung sepanjang 2025 tetap memberikan tekanan terhadap 2025 continued to put pressure on global supply chains, particularly rantai pasok global, khususnya pada sektor energi dan pangan. in the energy and food sectors. Disruptions in the supply of oil, gas, Gangguan pasokan minyak, gas, serta komoditas pertanian seperti and agricultural commodities such as wheat have contributed to gandum turut mendorong volatilitas harga di pasar internasional dan price volatility in international markets and increased the risk of meningkatkan risiko inflasi global yang persisten, meskipun tren persistent global inflation, although the disinflationary trend has disinflasi mulai terlihat dibandingkan puncaknya pada 2022–2023. begun to emerge compared to its peak in 2022–2023. Selain itu, meningkatnya ketegangan geopolitik antarnegara In addition, rising geopolitical tensions among major countries besar dan fragmentasi perdagangan global turut memperbesar and fragmentation in global trade have further increased the risk risiko ketidakstabilan sistem keuangan internasional. Ketegangan of instability in the international financial system. These tensions tersebut berdampak pada arus investasi global, penguatan mata have impacted global investment flows, strengthened major world uang utama dunia, serta meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar. currencies, and heightened market caution. This condition affects Kondisi ini tidak hanya memengaruhi negara maju, tetapi juga negara not only developed countries but also developing countries that are berkembang yang sensitif terhadap perubahan arus modal dan sensitive to changes in capital flows and exchange rates. nilai tukar. Dampak dinamika global tersebut turut dirasakan oleh Indonesia, The impact of these global dynamics has also been felt by baik dari sisi ekonomi, politik, keamanan, maupun hubungan Indonesia, both economically, politically, and security-wise as well diplomatik. Namun demikian, di tengah perlambatan ekonomi global, as in diplomatic relations. Nevertheless, amid the global economic perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat. slowdown, Indonesia’s economy has continued to demonstrate Pada tahun 2025, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,06%, strong resilience. In 2025, Indonesia’s economy grew by 5.06%, sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 yang slightly higher than the 2024 growth rate of 5.03%. This achievement tercatat sebesar 5,03%. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi reflects consistent and stable growth at around 5% over the past pertumbuhan yang stabil di kisaran 5% dalam beberapa tahun few years. terakhir. Keberhasilan mempertahankan pertumbuhan di atas 5% The ability to maintain growth above 5% reflects strong domestic mencerminkan kuatnya permintaan domestik, stabilitas inflasi yang demand, controlled inflation stability, and the effectiveness of the terkendali, serta efektivitas bauran kebijakan fiskal dan moneter fiscal and monetary policy mix in maintaining purchasing power and dalam menjaga daya beli masyarakat dan kepercayaan pelaku usaha. business confidence. This stability positions Indonesia as one of Stabilitas tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu the developing countries capable of maintaining growth momentum negara berkembang yang mampu menjaga momentum pertumbuhan while preserving economic resilience amid ongoing global pressures. sekaligus mempertahankan ketahanan ekonomi di tengah tekanan global yang masih tinggi. Adapun asumsi-asumsi pertumbuhan ekonomi berdasarkan The economic growth assumptions based on the State Budget Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Draft (RAPBN) according to the Ministry of Finance are presented menurut Kementerian Keuangan disajikan pada tabel berikut. in the following table.
Page 294
294
Asumsi Dasar Ekonomi Makro Tahun 2024-2025
Basic Macroeconomic Assumptions for 2024-2025
2024 2025
Indikator
Persentase terhadap Persentase terhadap
Indicator
Nominal (Rp-Miliar) Total Aset/Liabilitas Total Aset/Liabilitas
Nominal (Rp-Billion) Persentase terhadap Persentase terhadap
Total Aset/Liabilitas Total Aset/Liabilitas
Pertumbuhan Ekonomi (%) 5,2 5,1 5,2
Economic Growth (%)
Inflasi (%, yoy) 2,8 2,7 2,5
Inflation (% yoy)
Suku Bunga SBN 10 Tahun (%, rata-rata) 6,7 6,9 7,1
10-Year Government Bond Yield (%, average)
Nilai Tukar (Rp/US$, rata-rata) 15.000 16.000 16.100
Average Exchange Rate (IDR/USD)
Harga Minyak Mentah Indonesia/ICP (US$/barel, 82 82 82
rata-rata)
Indonesian Crude Price/ICP (US$/barrel, average)
Lifting Minyak (rbph) 635 592 600
Oil Lifting (thousand barrels per day/kbpd)
Lifting Gas (rbsmph) 1.033 990 1.005
Gas Lifting (million standard cubic feet per day/
MMscfd)
APBN Tahun Anggaran 2025 disusun dengan mempertimbangkan The State Budget (APBN) for Fiscal Year 2025 was prepared by taking
dinamika perekonomian global yang masih diwarnai ketidakpastian, into account global economic dynamics that remain characterized by
sekaligus diarahkan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan uncertainty, while being directed to maintain macroeconomic stability
mendukung agenda transformasi struktural jangka panjang menuju and support the long-term structural transformation agenda toward
Visi Indonesia Emas 2045. Kebijakan fiskal tahun 2025 dirancang the Indonesia Emas 2045 Vision. Fiscal policy in 2025 was carefully
secara hati-hati melalui bauran kebijakan jangka pendek, menengah, designed through a mix of short-, medium-, and long-term policy
dan panjang guna memastikan kesinambungan pembangunan, measures to ensure development continuity, strengthen national
penguatan daya saing nasional, serta peningkatan kualitas belanja competitiveness, and improve the quality of government spending
negara (spending better). (spending better).
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
APBN 2025 juga memberikan ruang fiskal yang memadai bagi The 2025 State Budget also provides adequate fiscal space for
kesinambungan program prioritas nasional, termasuk dalam masa the continuity of national priority programs, including during the
transisi pemerintahan. Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas government transition period. This aims to maintain economic
ekonomi serta memastikan keberlanjutan program pembangunan stability and ensure that development programs continue to run
tetap berjalan secara optimal. Pendekatan tersebut mencerminkan optimally. This approach reflects the Government’s commitment
komitmen Pemerintah dalam menjaga kredibilitas kebijakan fiskal to maintaining fiscal policy credibility while supporting domestic
sekaligus mendukung momentum pertumbuhan ekonomi domestik. economic growth momentum.
Sejalan dengan itu, realisasi perekonomian Indonesia pada tahun In line with this, Indonesia’s economic performance in 2025 remained
2025 menunjukkan kinerja yang tetap solid dengan pertumbuhan solid, with growth recorded at 5.11%, an increase compared to
sebesar 5,11%, meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar 2024’s 5.03%. From a price stability perspective, inflation remained
5,03%. Dari sisi harga, tingkat inflasi tetap terjaga dalam rentang within the target range at around 2.7% (yoy), reflecting stable
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
sasaran, yaitu sekitar 2,7% (yoy), mencerminkan stabilitas daya beli purchasing power and the effectiveness of inflation control by the
masyarakat dan efektivitas pengendalian inflasi oleh Pemerintah Government and Bank Indonesia.
dan Bank Indonesia.
Bank Indonesia bersama Pemerintah terus memperkuat sinergi dan Bank Indonesia, together with the Government, continues to
koordinasi kebijakan untuk menjaga stabilitas inflasi dan nilai tukar strengthen policy synergy and coordination to maintain inflation
Rupiah, yang pada tahun 2025 bergerak pada kisaran Rp16.000 per and exchange rate stability, with the Rupiah moving in the range
dolar AS. Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) dijaga dalam kisaran of IDR 16,000 per US dollar in 2025. Consumer Price Index (CPI)
target 2,5% ±1%, sebagai prasyarat penting dalam mendukung inflation is maintained within the target range of 2.5% ±1%, as an
pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. important prerequisite for sustainable economic growth.
Page 295
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 295 Pengendalian inflasi, khususnya pada komponen harga bergejolak Inflation control, particularly for volatile food prices, remains a key (volatile food), tetap menjadi fokus utama melalui penguatan focus through strengthened coordination between central and koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Stabilitas inflasi regional governments. Volatile food inflation is targeted to remain volatile food ditargetkan berada dalam kisaran 3,0%–5,0%, didukung in the range of 3.0%–5.0%, supported by the implementation of oleh implementasi Peta Jalan Pengendalian Inflasi 2025–2027, the 2025–2027 Inflation Control Roadmap, the strengthening of penguatan Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP/TPID), the National and Regional Inflation Control Teams (TPIP/TPID), and serta optimalisasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan the optimization of the National Food Inflation Control Movement (GNPIP). (GNPIP). Secara keseluruhan, sinergi kebijakan fiskal dan moneter tersebut Overall, the synergy between fiscal and monetary policies serves as menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas makroekonomi a key foundation in maintaining national macroeconomic stability nasional sepanjang tahun 2025, sekaligus memperkuat ketahanan throughout 2025, while strengthening Indonesia’s economic resilience ekonomi Indonesia di tengah volatilitas global yang masih amid ongoing global volatility. berlangsung. KEBIJAKAN ANGGARAN INFRASTRUKTUR INFRASTRUCTURE BUDGET POLICY Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tercatat sebesar 5,06% Indonesia’s economic growth, recorded at 5.06% in 2025, provides pada tahun 2025 memberikan fondasi yang kuat bagi keberlanjutan a strong foundation for the sustainability of national construction aktivitas sektor konstruksi nasional. Stabilitas pertumbuhan tersebut, sector activities. This relatively stable growth, maintained amid yang relatif terjaga di tengah dinamika global, turut mendorong global dynamics, has driven increased demand for infrastructure peningkatan kebutuhan pembangunan infrastruktur serta proyek- development and strategic projects across various sectors. proyek strategis di berbagai sektor. Permintaan konstruksi tetap Construction demand continues to be supported by building ditopang oleh pembangunan gedung, pengembangan kawasan construction, industrial estate development, and basic infrastructure industri, serta infrastruktur dasar yang mendukung konektivitas that supports connectivity and economic productivity. dan produktivitas ekonomi. Sejalan dengan kondisi tersebut, sektor konstruksi pada tahun 2025 In line with these conditions, the construction sector in 2025 recorded mencatat pertumbuhan sekitar 5,2% (yoy), menunjukkan ketahanan growth of approximately 5.2% (yoy), indicating solid resilience yang baik meskipun terjadi penyesuaian fiskal. Pertumbuhan ini despite fiscal adjustments. This growth was primarily driven by terutama didorong oleh proyek pembangunan gedung (building building construction projects as well as civil works such as roads construction) serta pekerjaan sipil seperti jalan dan jembatan, and bridges, dams, ports, and energy infrastructure. Construction bendungan, pelabuhan, dan infrastruktur energi. Aktivitas konstruksi activities were also supported by investments in the transportation juga mendapat dukungan dari investasi di sektor transportasi, sector, the development of new and renewable energy (NRE), pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT), pembangunan manufacturing facility development, and the need for housing and fasilitas manufaktur, serta kebutuhan pembangunan perumahan public facilities development. dan fasilitas publik. Namun demikian, penerbitan Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun However, the issuance of Presidential Instruction (Inpres) No. 1 of 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025 concerning Spending Efficiency in the Implementation of the Tahun 2025 mendorong dilakukannya penyesuaian (refocusing) dan 2025 APBN and APBD prompted adjustments (refocusing) and prioritisasi kembali sejumlah anggaran pembangunan infrastruktur. reprioritization of several infrastructure development budgets. This Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah policy is part of the Government’s effort to maintain fiscal balance menjaga keseimbangan fiskal dan meningkatkan kualitas belanja and improve the quality of public spending (spending better). As a negara (spending better). Dampaknya, beberapa proyek infrastruktur result, several infrastructure projects experienced rescheduling or mengalami penjadwalan ulang atau penyesuaian lingkup pekerjaan, scope adjustments, making the growth of the construction sector sehingga pertumbuhan sektor konstruksi berlangsung lebih selektif more selective compared to previous years. dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meskipun demikian, secara struktural prospek industri jasa Nevertheless, structurally, the prospects of construction services konstruksi tetap positif. Kebutuhan pembangunan infrastruktur industry remain positive. The need for basic infrastructure dasar, peningkatan layanan publik, transisi energi, serta transformasi development, improvement of public services, energy transition, digital nasional tetap menjadi agenda jangka menengah dan panjang and national digital transformation remain part of the Government’s Pemerintah. Selain pembiayaan melalui APBN/APBD, peningkatan medium- and long-term agenda. In addition to financing through partisipasi swasta melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan APBN/APBD, increased private sector participation through Public- Usaha (KPBU) serta investasi langsung turut membuka peluang Private Partnership (PPP) schemes and direct investment also opens baru bagi pelaku industri. new opportunities for industry players.
Page 296
296
Dengan demikian, sepanjang FY 2025 industri konstruksi Thus, throughout FY 2025, the construction industry demonstrated
menunjukkan karakter yang lebih adaptif dan berbasis efisiensi, di a more adaptive and efficiency-driven character, where the success
mana keberhasilan pelaku usaha sangat ditentukan oleh kemampuan of business players is largely determined by their ability to diversify
melakukan diversifikasi pasar, meningkatkan produktivitas, serta markets, improve productivity, and optimize cost and project risk
mengoptimalkan manajemen biaya dan risiko proyek di tengah management amid fiscal policy dynamics.
dinamika kebijakan fiskal.
Pemerintah telah menetapkan arah kebijakan pembangunan The Government has set the direction of infrastructure development
infrastruktur sebagai berikut: policy as follows:
1. jaringan irigasi dan infrastruktur pendukung; 1. irrigation networks and supporting infrastructure;
2. Pembangunan sekolah unggulan terintegrasi serta renovasi 2. development of integrated flagship schools and school
sekolah; renovation;
3. Pembangunan rumah sakit yang berkualitas; 3. development of quality hospitals;
4. Pembangunan infrastruktur jaringan jalan, fasilitas pelabuhan dan 4. development of road network infrastructure, port and airport
bandara, serta konektivitas kereta api untuk menunjang hilirisasi; facilities, as well as railway connectivity to support downstream
industries;
5. Pembangunan jalan daerah guna mendorong pusat-pusat 5. development of regional roads to encourage economic growth
pertumbuhan ekonomi; centers;
6. Pemerataan infrastruktur digital dan teknologi; dan 6. expansion of digital and technology infrastructure; and
7. Penyediaan serta renovasi rumah dengan sanitasi yang layak. 7. provision and renovation of housing with proper sanitation.
Namun demikian, Kementerian Keuangan memprediksi bahwa However, the Ministry of Finance projects that the infrastructure sector
sektor infrastruktur masih akan menghadapi sejumlah tantangan will still face several challenges that may affect the implementation
yang berpotensi memengaruhi implementasi kebijakan tersebut, of these policies, including:
antara lain: 1. Provision of basic services, including access to adequate, safe,
1. Pemenuhan layanan dasar, meliputi penyediaan akses and affordable housing and settlements, as well as the provision
perumahan dan permukiman yang layak, aman, dan terjangkau, of clean water, drinking water, and quality sanitation to support
serta penyediaan air minum, air bersih, dan sanitasi yang healthy and productive communities.
berkualitas guna mendukung kehidupan masyarakat yang
sehat dan produktif.
2. Infrastruktur energi dan ketenagalistrikan, antara lain belum 2. Energy and electricity infrastructure, including the uneven
optimalnya pemerataan akses dan pasokan energi yang distribution of access and sustainable energy supply, as well
berkelanjutan, serta kebutuhan percepatan pengembangan as the need to accelerate the development of new and renewable
energi baru terbarukan (EBT) dan pemanfaatan energi ramah energy (NRE) and the utilization of environmentally friendly (green)
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
lingkungan (green energy). energy.
3. Ketersediaan lahan, khususnya kendala pembebasan lahan 3. Land availability, particularly challenges in land acquisition for
untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) dan program prioritas National Strategic Projects (PSN) and other priority programs.
lainnya.
4. Infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), termasuk 4. Information and communication technology (ICT) infrastructure,
belum meratanya pemanfaatan teknologi digital, terutama di including uneven digital technology adoption, especially in
wilayah 3T, serta kebutuhan optimalisasi layanan digital yang frontier, outermost, and disadvantaged regions (3T), as well
mendukung ekonomi digital dan sistem pemerintahan berbasis as the need to optimize digital services supporting the digital
elektronik (SPBE). economy and electronic-based government systems (SPBE).
5. Infrastruktur konektivitas dan transportasi, antara lain percepatan 5. Connectivity and transportation infrastructure, including
peningkatan konektivitas jalan daerah dan jalan tol dalam the acceleration of regional road and toll road connectivity
rangka pengembangan sistem jaringan jalan nasional, termasuk development to support the national road network system, as
pengembangan jaringan transportasi melalui peningkatan well as the development of transportation networks through
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
kapasitas bandara, fasilitas pelabuhan dan layanan angkutan increased airport capacity, port facilities and sea transport
laut, serta peningkatan prasarana perkeretaapian yang services, and the improvement of integrated railway infrastructure
terintegrasi untuk menghubungkan antarwilayah, mendukung to connect regions, support strategic areas (SEZs, industrial
kawasan strategis (KEK, kawasan industri, dan KSPN), pusat- estates, and tourism strategic areas), new economic growth
pusat pertumbuhan ekonomi baru, termasuk Kawasan Ibu Kota centers, including the Nusantara Capital City (IKN).
Nusantara (IKN).
Page 297
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 297
Adapun proyek-proyek yang menjadi prioritas dalam penggunaan The priority projects for infrastructure budget allocation in 2025
anggaran infrastruktur tahun 2025 adalah sebagai berikut: are as follows:
LAYANAN DASAR DAN PANGAN KONEKTIVITAS DAN TRANSPORTASI
BASIC SERVICE AND FOOD TRANSPORTATION AND CONNECTION
Rumah Susun 3.884 unit, dan Rumah Jalan Nasioal 159.1 km
Khusus 596 unit Jalan TOL 207.8 km
Apartment Buildings 3,884 units, and National Roads 159.1 km
Special Housing 596 units Toll Roads 207.8 km
Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Jembatan baru 4.993,4 m
Menengah, dan Tinggi sebanyak 80 unit Flyover/underpass 1.552,0 m
Facilities and Infrastructure for Primary, New Bridge 4.993,4
Secondary, and Higher Education totaling Flayover/under 1.552,0m
80 units
SPAM dengan Kapasitas 773 liter/detik Bandar Udara 5 Lokasi
Water Treatment Plant (WTP) with a capacity Airport 5 Location
of 773 liters/second
Jaringan irigasi (Pembangunan seluas Pelabuhan penyebrangan 10 Lokasi
2.000 Ha, dan Rehabilitasi seluas 15.000 dan Pelabuhan Laut 39 Lokasi
Ha) Ferry Ports 10 Locations and Seaports
(Irrigation network (Development covering 39 Locations
2,000 Ha, and Rehabilitation covering
15,000 Ha))
ENERGI DAN KETENAGALISTRIKAN INFRASTRUKTUR TIK
ENERGY AND ELECTRICITY ICT INFRASTRUCTURE
Jaringan Pipa Transmisi Gas Bumi Digital Broadcasting System (DBS)
Ruas Cirebon-Semarang sebanyak 6 Lokasi
Natural Gas Transmission Pipeline Digital Broadcasting System (DBS)
Network, Cirebon - Semarang Section totaling 6 locations
Penyediaan Akses Internet d
Pembangunan Bendungan 36.830 Lokasi layanan publik
ongoing 18 unit (akumulatif) (akumulatif)
Ongoing Dam Construction: 18 Units Provision of Internet Access at
(Cumulative) 36,830 public service locations
(cumulative)
Operasional Satelit multifungsi
Bantuan Pasang Baru Listrik kepada SATRIA - 1 sebesar 150 Gbps
130.000 rumah tangga Operation of the SATRIA-1
New Electricity Connection Assistance for multipurpose satellite with a capacity
130,000 households of 150 Gbps
Page 298
298
Informasi Keberlangsungan Usaha
Information on Business Continuity
HAL-HAL YANG BERPOTENSI MATTERS POTENTIALLY HAVING SIGNIFICANT
BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP IMPACT ON BUSINESS CONTINUITY
KELANGSUNGAN USAHA
Dalam proses penyusunan rencana strategis, manajemen secara In the process of preparing strategic plans, management periodically
berkala melakukan evaluasi dan penilaian terhadap kemampuan evaluates and assesses the Company’s ability to achieve its targets,
Perseroan dalam mencapai target, sekaligus memastikan while ensuring business continuity and development as stipulated
keberlangsungan serta pengembangan usaha sebagaimana in the Company Work Plan and Budget (RKAP). Management also
ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). continuously carries out improvements and transformations in both
Manajemen juga terus melakukan pembenahan dan transformasi business and operational aspects to strengthen governance and
pada aspek bisnis maupun operasional guna memperkuat tata corporate management.
kelola dan pengelolaan Perseroan.
Manajemen berperan aktif dalam melakukan asesmen berkelanjutan Management plays an active role in conducting continuous
serta menjalankan berbagai upaya perbaikan dan penyempurnaan assessments and carrying out various improvement and enhancement
untuk menjaga keberlangsungan kegiatan usaha. Faktor-faktor efforts to maintain the continuity of business activities. Factors that
yang berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan usaha antara significantly influence business sustainability include the availability
lain ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, dukungan of competent human capital, adequate infrastructure support, and
infrastruktur yang memadai, serta perluasan jaringan bisnis. the expansion of business networks. The infrastructure owned by
Infrastruktur yang dimiliki Perseroan juga telah terbukti mampu the Company has also proven capable of supporting the continuity
mendukung keberlangsungan berbagai aktivitas usaha di industri of various business activities in the construction industry.
konstruksi.
Berdasarkan pencapaian kinerja sepanjang tahun 2025, Manajemen Based on performance achievements throughout 2025, Management
menilai bahwa keberlangsungan usaha Perseroan berada dalam assesses that the Company’s business continuity is in a very good
kondisi yang sangat baik. Dukungan dari pemegang saham turut condition. Support from shareholders also serves as an important
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
menjadi fondasi penting dalam menjaga kesinambungan bisnis. foundation in maintaining business sustainability. Management is
Manajemen optimis bahwa Perseroan mampu menghadapi berbagai optimistic that the Company will be able to face various challenges
tantangan sekaligus memanfaatkan peluang yang ada sebagai while capitalizing on existing opportunities as a basis for sustainable
dasar pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di masa mendatang. business growth in the future.
ASSESSMENT MANAJEMEN TERHADAP MANAGEMENT’S ASSESSMENT OF FACTORS
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AFFECTING BUSINESS CONTINUITY
KELANGSUNGAN USAHA
Pada tahun 2025, Perseroan telah melakukan evaluasi atas In 2025, the Company conducted an evaluation of its capability to
kapabilitasnya dalam menjalankan operasi bisnis secara berkelanjutan carry out business operations on a sustainable basis and believes
dan meyakini bahwa Perseroan memiliki sumber daya yang memadai that it has adequate resources to continue its business activities in
untuk melanjutkan kegiatan usahanya di masa mendatang. Selain the future. In addition, Management did not identify any material
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
itu, Manajemen tidak menemukan adanya ketidakpastian material uncertainties that could raise significant doubt regarding the
yang dapat menimbulkan keraguan signifikan terhadap kemampuan Company’s ability to maintain its business continuity.
Perseroan dalam mempertahankan kelangsungan usahanya.
Manajemen menilai bahwa keberlangsungan usaha selama tahun Management assesses that business continuity during the 2025
buku 2025 didukung oleh pencapaian kinerja yang memuaskan, fiscal year is supported by satisfactory performance achievements,
tercermin dari rasio-rasio keuangan serta tingkat kesehatan as reflected in financial ratios and the Company’s soundness level,
Perseroan yang berada dalam kondisi baik dan memadai untuk which are in good condition and adequate to support future business
menopang kesinambungan usaha di masa depan. sustainability.
Page 299
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 299 ASUMSI YANG DIGUNAKAN MANAJEMEN ASSUMPTIONS USED BY MANAGEMENT DALAM MELAKUKAN ASSESSMENT IN CONDUCTING THE ASSESSMENT Manajemen telah menetapkan asumsi keberlangsungan usaha Management has established assumptions regarding the Company’s Perseroan yang mengacu pada RKAP, dengan mempertimbangkan business continuity based on the RKAP, taking into account various berbagai aspek penting yang mendukung kesinambungan bisnis. key aspects that support business sustainability. These aspects Aspek-aspek tersebut antara lain mencakup permodalan, likuiditas, include capital structure, liquidity, profitability, quality project profitabilitas, pengelolaan proyek yang berkualitas, serta pemenuhan management, and compliance with Environmental, Social, and prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Governance (ESG) principles. Parameter penilaian tersebut digunakan sebagai dasar dalam These assessment parameters serve as the basis for maintaining and menjaga dan meningkatkan kinerja Perseroan di industri konstruksi improving the Company’s performance in the building construction bangunan gedung. Selain itu, penetapan asumsi juga mengacu pada industry. In addition, the assumptions are based on the going concern konsep going concern, yang memberikan gambaran akurat mengenai concept, which provides an accurate overview of the Company’s kondisi keuangan Perseroan melalui laporan keuangan, sehingga financial condition through its financial statements, thereby serving dapat menjadi dasar pertimbangan bagi para pemangku kepentingan as a basis for stakeholders in making appropriate decisions regarding dalam mengambil keputusan yang tepat terkait Perseroan. the Company.
Page 300
300
Laporan Pemeringkat Perusahaan oleh Lembaga
Rating
Company Rating Report by the Rating Agency
WEGE telah melakukan penilaian tingkat kesehatan perusahaan WEGE has conducted a company soundness assessment in
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, accordance with applicable laws and regulations, particularly the
khususnya Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises of the Republic
Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata of Indonesia Number PER-2/MBU/03/2023 concerning Guidelines
Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara, for Governance and Significant Corporate Activities of State-Owned
serta Surat PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Nomor SE.01.01/A. Enterprises, as well as the Letter of PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
FIN.00134/2024 tanggal 3 Juli 2024 perihal Penyusunan Penilaian Number SE.01.01/A.FIN.00134/2024 dated July 3, 2024 regarding the
Tingkat Kesehatan Entitas Anak WIKA. Penilaian tingkat kesehatan Preparation of Soundless Level Assessment of WIKA Subsidiaries.
entitas anak dilakukan dengan menggunakan peringkat (rating) yang The assessment of subsidiary soundness is carried out using ratings
didasarkan pada pemeringkatan atau metode lain sesuai ketentuan based on a rating system or other methods in accordance with
peraturan perundang-undangan yang berlaku. prevailing regulations.
Pada tahun sebelumnya, penilaian tingkat kesehatan WEGE mengacu In the previous year, the assessment of WEGE’s soundness level
pada indikator yang tertuang dalam Keputusan Menteri BUMN referred to the indicators set out in the Decree of the Minister of
No. KEP-100/MBU/2002 tanggal 4 Juni 2002 tentang Penilaian State-Owned Enterprises No. KEP-100/MBU/2002 dated June 4,
Tingkat Kesehatan Badan Usaha Milik Negara, yang mencakup 2002 concerning the Assessment of Soundness Level of State-
aspek keuangan, operasional, dan administrasi. Owned Enterprises, which includes financial, operational, and
administrative aspects.
Untuk tahun buku 2025, peringkat yang digunakan dalam penilaian For the 2025 fiscal year, the rating used in assessing WEGE’s
tingkat kesehatan WEGE merupakan hasil pemeringkatan oleh PT soundness level is based on the rating results issued by PT
Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), yang diterbitkan pada 8 Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), published on May 8, 2025
Mei 2025 dengan hasil sebagai berikut: with the following results:
1. Peringkat Berdiri Sendiri (Standalone Rating): idBBB(sa) 1. Standalone Rating: idBBB(sa)
Peringkat idBBB menunjukkan bahwa obligor memiliki The idBBB rating indicates that the obligor has adequate
kemampuan yang memadai dibandingkan obligor Indonesia capacity compared to other Indonesian obligors in meeting
lainnya dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya, its long-term financial commitments, although such capacity
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
meskipun kemampuan tersebut relatif sensitif terhadap is relatively sensitive to adverse economic changes. The (sa)
perubahan kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan. designation indicates that the rating is a standalone rating.
Tanda (sa) menunjukkan bahwa peringkat tersebut merupakan
peringkat berdiri sendiri (standalone rating).
2. Peringkat Akhir ( Final Rating ): idBBB / Stable Outlook 2. Final Rating: idBBB/Stable Outlook
Peringkat idBBB dengan stable outlook menunjukkan bahwa The idBBB rating with a stable outlook indicates that the
obligor memiliki kemampuan yang memadai untuk memenuhi obligor has adequate capacity to meet its long-term financial
komitmen keuangan jangka panjangnya, dengan prospek yang commitments, with relatively stable prospects in the medium
relatif stabil dalam jangka menengah, meskipun tetap berpotensi term, although it remains potentially affected by changes in
dipengaruhi oleh perubahan kondisi ekonomi. economic conditions.
Berdasarkan hasil pemeringkatan tersebut, tingkat kesehatan WEGE Based on the rating results, WEGE’s soundness level for the 2025
untuk Tahun Buku 2025 dinyatakan berada dalam kategori “Sehat” fiscal year is categorized as “Healthy” and falls within the “Investment
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
dan termasuk dalam klasifikasi “Investment Grade.” Grade” classification.
Page 301
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 301
Key Performance Indicator (KPI) Perusahaan
Company Key Performance Indicator (KPI)
Dalam memberikan penilaian terhadap kinerja Direksi dalam pengelolaan In assessing the performance of Board of Directors in managing
Perseroan, Dewan Komisaris menggunakan dasar yang terukur. Penilaian the Company, the Board of Commissioners uses measurable
tersebut antara lain didasarkan pada pencapaian target-target yang benchmarks. The assessment is based, among others, on the
telah ditetapkan dalam Key Performance Indicator (KPI) Perusahaan achievement of targets set out in the Company’s Key Performance
untuk tahun 2025. Indicators (KPI) for 2025.
Key Performance Indicator Corporate Wege Scorecard – Tahun 2025
Key Performance Indicator Corporate Wege Scorecard – Tahun 2025
Skor (%)
Bobot KPI Score
Indikator Kinerja Satuan Nilai
No KPI Weight
Performance Indicators Unit Point
(%) Rencana Realisasi
Plan Realization
NILAI EKONOMI DAN SOSIAL UNTUK INDONESIA 50% 50% 43.0%
ECONOMIC AND SOCIAL VALUE FOR INDONESIA
1 EBITDA Rp Miliar 6 5% 5% 3.0%
Rp Billion
2 Sales/Penjualan Rp Miliar 6 10% 10% 6.0%
Rp Billion
3 Efisiensi Biaya Usaha Persen 11 10% 10% 11.0%
Cost Efficiency Percent
4 Cashflow from Operation (CFO) & Cashflow from Investing (CFI) Rp Miliar 6 10% 10% 6.0%
Rp Billion
5 Perolehan Kontrak Baru Rp Miliar 6 10% 10% 6.0%
New Contract Acquisition Rp Billion
6 Total Recordable Incident Rate (TRIR) Index 11 5% 5% 5.0%
INOVASI MODEL BISNIS 15% 15.5%
BUSINESS MODEL INNOVATION
7 Penyampaian Laporan Keuangan (termasuk) CALK kepada Induk tidak Persen 10 5% 5% 5.0%
lebih dari tanggal 15 bulan berikutnya (posisi Maret, Juni, September) Percent
Submission of Financial Reports (including) CALK to the Parent
Company no later than the 15th of the following month (March, June,
September position)
8 Risk Maturity Index Index 10 5% 5% 5.0%
9 GCG Level Skor 11 5% 5% 5.5%
KEPEMIMPINAN TEKNOLOGI 15.0% 15.5%
TECHNOLOGY LEADERSHIP
10 Implementasi ERP SAP Integrated Persen 10 10% 10% 10.0%
Integrated ERP SAP Implementation Percent
11 IT Maturity Level Skor 11 5% 5% 5.5%
Score
PENINGKATAN INVESTASI 5.0% 3.0%
INVESTMENT INCREASE
12 Asset Recycling Jumlah 6 5% 5% 3.0%
Amount
PENGEMBANGAN TALENTA 15.0% 16.0%
TALENT DEVELOPMENT
13 Talent Diversity Persen 8 10% 10% 11.0%
Percent
14 Rasio Pemenuhan Kualifikasi Organ Pemenuhan Risiko Persen 11 5% 5% 5.0%
Risk Compliance Organ Qualification Fulfillment Ratio Percent
100.0% 87.0%
Berdasarkan tabel di atas, Key Performance Indicator (KPI) Perseroan Based on the table above, the Company’s Key Performance
untuk tahun 2025 mencatatkan skor sebesar 87 dari total bobot Indicators (KPI) for 2025 recorded a score of 87 out of a total
100,00. Pencapaian ini menunjukkan bahwa Manajemen telah berhasil weight of 100.00. This achievement indicates that Management
melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik, sesuai dengan arahan has successfully carried out its duties and functions effectively, in
pemegang saham. line with the shareholders’ directives.
Page 302
302
Rencana Jangka Panjang Perusahaan
Company Long Term Plan
Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) merupakan dokumen The Long-Term Corporate Plan (RJPP) is a strategic planning
perencanaan strategis yang menjadi acuan utama bagi Perseroan document that serves as the main reference for the Company in
dalam menetapkan arah, kebijakan, serta prioritas kegiatan determining direction, policies, and business activity priorities for
usaha untuk lima tahun mendatang. RJPP disusun dengan the next five years. The RJPP is prepared by considering industry
mempertimbangkan dinamika industri, tantangan eksternal, serta dynamics, external challenges, and opportunities that can be
peluang yang dapat dioptimalkan guna mendukung pertumbuhan optimized to support the Company’s sustainable growth.
Perseroan secara berkelanjutan.
Sebagai peta jalan strategis, RJPP memuat sasaran dan tujuan As a strategic roadmap, the RJPP outlines the targets and objectives
yang ingin dicapai Perseroan, termasuk langkah-langkah strategis to be achieved by the Company, including strategic initiatives to
untuk meningkatkan daya saing, menciptakan nilai tambah bagi enhance competitiveness, create added value for stakeholders,
pemangku kepentingan, serta memastikan keberlanjutan bisnis and ensure long-term business sustainability.
dalam jangka panjang.
Untuk periode 2024–2028, RJPP Perseroan mencakup: For the 2024–2028 period, the Company’s RJPP includes:
1. Profil Organisasi, meliputi sejarah, visi dan misi, portofolio bisnis, 1. Organizational Profile, covering history, vision and mission,
struktur organisasi, lingkungan persaingan, pelanggan utama, business portfolio, organizational structure, competitive
serta konteks strategis (keunggulan dan tantangan). environment, key customers, and strategic context (strengths
and challenges).
2. Evaluasi Kinerja RJPP 2019–2023, meliputi kinerja kuantitatif 2. Evaluation of the 2019–2023 RJPP Performance, including
dan kualitatif, kesenjangan (gap) dan pembelajaran, serta quantitative and qualitative performance, gaps and lessons
penghargaan atas hasil kinerja. learned, as well as recognition of performance achievements.
3. Analisis Lingkungan Usaha, mencakup analisis lingkungan usaha 3. Business Environment Analysis, covering macro and industry
makro dan industri. environment analysis.
4. Analisis TOWS (Threats, Opportunities, Weaknesses, Strengths). 4. TOWS Analysis (Threats, Opportunities, Weaknesses, Strengths).
5. Sasaran Utama Rencana Jangka Panjang 2024–2028, meliputi 5. Main Targets of the 2024–2028 Long-Term Plan, including
sasaran kualitatif, sasaran kuantitatif, dan sasaran investasi. qualitative targets, quantitative targets, and investment targets.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
6. Matriks Sasaran, Strategi, Kebijakan, Program Pokok, dan 6. Matrix of Targets, Strategies, Policies, Key Programs, and
Transformasi Office. Transformation Office.
7. Program Pokok dan Skenario Implementasi. 7. Key Programs and Implementation Scenarios.
8. Alokasi Sumber Daya Utama. 8. Allocation of Key Resources.
9. Manajemen Risiko, meliputi risiko operasional dan risiko kondisi 9. Risk Management, including operational risks and
makro. macroeconomic risks.
10. Proyeksi Keuangan, meliputi asumsi penyusunan proyeksi 10. Financial Projections, including assumptions used in preparing
keuangan, proyeksi laba rugi, proyeksi neraca, proyeksi arus projections, projected income statements, projected balance
kas, program investasi, proyeksi rasio keuangan, serta Key sheets, projected cash flows, investment programs, projected
Performance Indicators. financial ratios, and Key Performance Indicators.
11. Kesimpulan. 11. Conclusion.
Perseroan sebelumnya telah menetapkan Rencana Jangka Panjang The Company had previously established the Long-Term Plan (RJP)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
(RJP) periode 2019–2023 sebagai landasan pencapaian tujuan for the 2019–2023 period as a foundation for achieving strategic
strategis sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan. objectives in line with its vision and mission. Subsequently, the plan
Selanjutnya, RJP tersebut diperbarui untuk periode 2024–2028 has been updated for the 2024–2028 period to align with current
guna menyesuaikan dengan perkembangan kondisi usaha terkini business conditions and challenges faced by the Company.
serta tantangan yang dihadapi Perseroan.
Page 303
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 303
Rumah Transformasi WEGE
WEGE House of Transformation
Rusun PASPAMPRES | PASPAMPRES Public Housing
Dalam rangka mewujudkan visi Perseroan sebagai entitas yang In order to realize the Company’s vision as a healthy, growing,
sehat, tumbuh, dan berkelanjutan, Perseroan mengimplementasikan and sustainable entity, the Company implements a transformation
kerangka kerja transformasi yang dikenal sebagai “Rumah framework known as the “Transformation House.” This transformation
Transformasi.” Transformasi ini berlandaskan tiga pilar utama, is based on three main pillars: Cash Focus, Business Execution
yaitu Cash Focus, Business Execution Excellence, dan Sustainable Excellence, and Sustainable Business Development.
Business Development.
Cash Focus emphasizes efficient liquidity and working capital
Cash Focus berfokus pada pengelolaan likuiditas dan modal kerja management, supported by sound financial policies, strategic
secara efisien, yang didukung oleh kebijakan keuangan yang tepat, partnerships, and collaboration with financial partners. Business
kemitraan strategis, serta kolaborasi dengan mitra keuangan. Execution Excellence focuses on operational optimization through
Business Execution Excellence menitikberatkan pada optimalisasi the implementation of competitive business policies, centralization
operasional melalui penerapan kebijakan bisnis yang kompetitif, of Building Information Modeling (BIM), and the utilization of the
sentralisasi Building Information Modeling (BIM), serta pemanfaatan latest construction technologies (Construction 4.0). Meanwhile,
teknologi konstruksi terkini (Construction 4.0). Sementara itu, Sustainable Business Development focuses on developing long-term
Sustainable Business Development berfokus pada pengembangan partnerships with the government, state-owned enterprises, the
kemitraan jangka panjang dengan pemerintah, BUMN, sektor private sector, and academia, prudent working capital management,
swasta, dan akademisi, pengelolaan modal kerja yang prudent, and the development of sustainable modular products through
serta pengembangan produk modular berkelanjutan melalui off-site off-site construction, construction management, and building
construction, manajemen konstruksi, dan building management. management.
Proses transformasi tersebut didukung oleh tiga lapis enabler yang The transformation process is supported by three layers of
memastikan efektivitas implementasi, yaitu Lean Organization, enablers that ensure effective implementation: Lean Organization,
Technology & Data, dan Risk Management. Lean Organization Technology & Data, and Risk Management. Lean Organization
mendorong terciptanya proses bisnis yang ramping dan terintegrasi promotes streamlined and integrated business processes through
melalui Project Management Information System (PMIS). the Project Management Information System (PMIS). The utilization of
Pemanfaatan Technology & Data, seperti big data, cloud computing, Technology & Data, such as big data, cloud computing, blockchain,
blockchain, dan artificial intelligence (AI), mendukung pengambilan and artificial intelligence (AI), supports more accurate data-driven
keputusan berbasis data yang lebih akurat. Selain itu, penerapan decision-making. In addition, risk-based Risk Management is
Risk Management berbasis risiko dilakukan untuk mengidentifikasi, implemented to identify, measure, and mitigate risks proactively.
mengukur, dan memitigasi risiko secara proaktif.
Page 304
304
Seluruh upaya transformasi tersebut berlandaskan nilai inti All transformation efforts are grounded in the Company’s core values,
perusahaan AKHLAK, yang menjadi fondasi budaya Perseroan AKHLAK, which serve as the foundation of corporate culture by
dengan menempatkan People sebagai pusat perubahan. Dengan placing People at the center of change. With this foundation, the
landasan ini, Perseroan berkomitmen membangun karakter Company is committed to building strong organizational character
organisasi yang kuat di setiap level, guna mendukung tercapainya at every level to support the achievement of healthy, sustainable
kinerja yang sehat, berkelanjutan, serta daya saing yang semakin performance and stronger competitiveness in the future.
kuat di masa depan.
WEGE House of Transformation
WEGE House of Transformation
WEGE
Transformation
“Healthy, Growth, and Sustainable
for The Future
Cash Focus Business Execution Sustainable Business
• Finance Policy Excellence Development
Business Strategic • Operation Policy • Government, SOE
• Business Acquisition Business Strategic & Private Strategic
Strategic Partners • Highly Competitive Partners
• Finance Strategic • Mastering & • Academic Strategic
Partners Centralization of BIM Partners
• Construction 4.0 • Capital Employee
• Royalty Value • Sustainability Office
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Stream Construction
• Construction
Management
• Building Management
Lean Organization : Lean Business Process Integrated PMIS (Project Management Information System)
Big Data - Computing Cloud - Blockchain - AI : Advance - Data Analytic
Risk Management Risk - Base Transformation
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
WEGE people have AKHLAK character : PEOPLE1 CULTURE
Page 305
Analisis dan Pembahasan Manajemen I Management Analysis and Discussion 305
Page 306
306
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Tata Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tata Kelola
Page 307
307 “Penerapan tata kelola yang baik menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan keberlanjutan usaha.” “The implementation of good governance serves as the primary foundation for building trust and business sustainability.”
Page 308
308
Pernyataan Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Statement On The Implementation Of Corporate Governance
Jakarta International Stadium (JIS)
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Perseroan menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good The Company consistently implements Good Corporate Governance
Corporate Governance/GCG) secara konsisten sebagai kerangka (GCG) as a framework for corporate management and decision-
pengelolaan perusahaan dan pengambilan keputusan. Penerapan making. GCG implementation is integrated into its strategy, values,
GCG diintegrasikan ke dalam strategi, tata nilai, serta kebijakan and internal policies to ensure that business activities are conducted
internal untuk memastikan pelaksanaan kegiatan usaha berjalan professionally, transparently, accountably, responsibly, and aligned
profesional, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, dan selaras with stakeholder interests.
dengan kepentingan pemangku kepentingan.
Penerapan GCG dilaksanakan melalui kerangka tata kelola yang GCG implementation is performed through a governance framework
menegaskan peran, fungsi, serta akuntabilitas organ Perseroan, that defines the roles, functions, and accountability of corporate
mulai dari Rapat Umum Pemegang Saham, Dewan Komisaris, organs, starting with General Meeting of Shareholders, Board of
dan Direksi, hingga organ pendukung yang membantu efektivitas Commissioners, and Board of Directors, as well as supporting organs
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
pengawasan dan pengendalian. Kerangka tersebut menjadi rujukan that support effective supervision and control. This framework serves
dalam pengelolaan risiko, kepatuhan, pengendalian internal, etika as a reference for risk management, compliance, internal control,
bisnis, serta keterbukaan informasi. business ethics, and information disclosure.
Untuk memastikan penerapan GCG terus meningkat dan tetap To ensure that GCG implementation continues to improve and remains
relevan dengan tantangan dan perkembangan industri, Perseroan relevant to industry challenges and developments, the Company
melakukan evaluasi dan penyempurnaan secara berkala melalui conducts periodic evaluations and improvements through self-
penilaian mandiri (self-assessment) serta tindak lanjut atas assessments and follow-up on recommendations from supporting
rekomendasi organ pendukung dan arahan Dewan Komisaris. organs and directives from the Board of Commissioners. The
Perseroan juga mempertimbangkan masukan pemangku kepentingan Company also considers input from stakeholders and developments
dan perkembangan praktik terbaik agar tata kelola terus adaptif in best practices to ensure that governance keeps on being adaptive
terhadap dinamika usaha dan ketentuan yang berlaku. to business dynamics and applicable regulations.
Page 309
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 309
KOMITMEN TATA KELOLA COMMITMENT TO GOOD
PERUSAHAAN YANG BAIK CORPORATE GOVERNANCE
Komitmen terhadap penerapan GCG tercermin dalam Visi, Misi, dan Commitment to implementing GCG is reflected in the Company’s
Nilai Budaya Perseroan. Di lingkungan Perseroan, GCG tidak hanya Vision, Mission, and Cultural Values. Within the Company, GCG is not
dipahami sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan perundang- only understood as a form of compliance with laws and regulations,
undangan, tetapi juga telah menjadi budaya kerja serta pedoman but has also become a work culture and code of conduct for all
perilaku bagi seluruh elemen organisasi. Visi Perseroan untuk menjadi elements of the organization. The Company’s vision to be a trusted
mitra terpercaya dalam menciptakan ekosistem konstruksi yang partner in creating an innovative and sustainable construction
inovatif dan berkelanjutan diwujudkan melalui pelaksanaan misi ecosystem is realized through the implementation of the company’s
perusahaan yang berlandaskan nilai-nilai budaya Perseroan. mission, which is based on the Company’s cultural values.
Komitmen tersebut juga tercermin dalam berbagai peraturan This commitment is also reflected in numerous regulations and
dan kebijakan internal yang diterbitkan Perseroan, yang secara internal policies issued by the Company, which clearly outline
jelas menggambarkan kerangka pengembangan struktur GCG, the framework for developing a GCG structure, encompassing
baik yang mencakup organ utama maupun organ pendukung. both primary and supporting organs. Through effective GCG
Melalui implementasi GCG yang efektif, Perseroan meyakini dapat implementation, the Company believes in its capability to create
menciptakan kesinambungan usaha dan pertumbuhan yang business continuity and long-term sustainable growth.
berkelanjutan dalam jangka panjang.
Selain berpedoman pada kebijakan internal yang telah ditetapkan, In addition to adhering to established internal policies, the Company
Perseroan senantiasa mengikuti perkembangan praktik tata kelola continuously monitors developments in corporate governance
perusahaan yang berlaku di tingkat nasional maupun internasional practices at the national and international levels to ensure that GCG
guna memastikan penerapan GCG tetap relevan dan selaras dengan implementation remains relevant and aligned with best practices.
praktik terbaik.
DASAR HUKUM PENERAPAN TATA KELOLA LEGAL BASIS FOR IMPLEMENTING GCG
Dasar hukum yang menjadi acuan Perseroan dalam penerapan The legal basis used by the Company in implementing GCG includes:
GCG, antara lain:
1. Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 JO Undang-Undang No. 1. Law No. 31 of 1999 in conjunction with Law No. Article 12B
20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi paragraphs (1) and (2) of Law No. 20 of 2001 concerning the
pasal 12 B ayat (1) dan ayat (2); Eradication of Criminal Acts of Corruption;
2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 19 Tahun 2003 tentang 2. Law of the Republic of Indonesia No. 19 of 2003 concerning
Badan Usaha Milik Negara sebagaimana telah diubah dengan State-Owned Enterprises, as amended by Law No. 2 of 2022
Peraturan Perundang-undangan No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta concerning Job Creation and stipulated by Law No. 6 of 2023
Kerja dan Ditetapkan dengan UU No. 6 Tahun 2023 tentang concerning the Stipulation of Government Regulation in Lieu of
Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Law No. 2 of 2022 concerning Job Creation as Law;
Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-
Undang;
3. Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 tahun 2007 tanggal 3. Law of the Republic of Indonesia No. 40 of 2007 dated August
16 Agustus 2007 tentang Perseroan Terbatas; 16, 2007 concerning Limited Liability Companies;
4. Undang-undang Republik Indonesia No. 14 tahun 2008 tentang 4. Law of the Republic of Indonesia No. 14 of 2008 concerning
Keterbukaan Informasi Publik; Public Information Disclosure;
5. Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga 5. Decree of the Chairman of the Capital Market and Financial
Keuangan No. Kep-412/BL/2009 tentang Transaksi Afiliasi dan Institutions Supervisory Agency No. Decree of the Minister of
Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu tanggal 25 November State-Owned Enterprises No. PER2/MBU/03/2023 concerning
2009; Guidelines for Governance and Significant Corporate Activities
of State-Owned Enterprises;
6. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara No. PER2/ 6. Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises No. PER3/
MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan MBU/03/2023 concerning Organizations and Human Resources
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara; of State-Owned Enterprises;
7. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. PER3/ 7. Regulation of Minister of State-Owned Enterprises No. PER-3/
MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber MBU/03/2023 dated March 20, 2023 concerning the Organs
Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara; and Human Resources of State-Owned Enterprises;
8. Anggaran Dasar Perusahaan; 8. Company Articles of Association;
9. Lainnya: 9. Others:
a. ASEAN Corporate Governance Scorecard; dan a. ASEAN Corporate Governance Scorecard; and
b. Pedoman Governansi Korporate Indonesia (PUGKI). b. Indonesian Corporate Governance Guidelines (PUGKI).
Page 310
310
TUJUAN PENERAPAN GCG OBJECTIVES OF GCG IMPLEMENTATION
Sebagai anak usaha dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), As a subsidiary of a State-Owned Enterprise (SOE), the Company
Perseroan memiliki komitmen yang kuat untuk menerapkan GCG is strongly committed to implementing GCG on an ongoing basis.
secara berkesinambungan. Penerapan GCG digambarkan dalam The implementation of GCG is described from a broader perspective
perspektif yang lebih luas dengan tujuan Perseroan sebagai berikut: with the Company’s objectives as follows:
1. Memaksimalkan nilai-nilai inti Perusahaan dengan cara 1. Maximizing the Company’s core values by enhancing the
meningkatkan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dipercaya principles of transparency, accountability, trustworthiness, and
dan dapat dipertanggungjawabkan; responsibility;
2. Memastikan pengelolaan Perusahaan dilakukan secara 2. Ensuring that the Company is managed in a professional,
profesional, transparan, dan efisien; transparent, and efficient manner;
3. Mewujudkan kemandirian dalam membuat keputusan sesuai 3. Achieving independence in decision-making in accordance with
dengan peran dan tanggung jawab masing-masing pimpinan the roles and responsibilities of each leader within the Company;
dalam Perusahaan tersebut;
4. Memastikan setiap karyawan dalam Perusahaan berperan sesuai 4. Ensuring that each employee within the Company fulfills their
wewenang dan tanggung jawab yang telah ditetapkan; assigned roles and responsibilities;
5. Mewujudkan praktik bisnis yang sejalan dengan prinsip-prinsip 5. Consistently undertaking business practices that align with
(GCG) secara konsisten. GCG principles.
RUANG LINGKUP PENERAPAN SCOPE OF CORPORATE GOVERNANCE
TATA KELOLA PERUSAHAAN IMPLEMENTATION
Perseroan menetapkan kerangka ruang lingkup penerapan GCG The Company has established a comprehensive and integrated
yang komprehensif dan terintegrasi. Penerapan ini tidak hanya framework for the implementation of GCG, which incorporates
menyentuh aspek struktural di internal organisasi, namun juga not only the internal structural aspects of the organization but
menjangkau hubungan harmonis dengan seluruh pemangku also encompasses harmonious relationships with all external
kepentingan eksternal. stakeholders.
Ruang Lingkup Penerapan GCG WEGE
WEGE GCG Implementation Scope
GCG dalam Arti
Transparansi
Pemerintah Luas
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Transparency
(Regulator) CG in the Broadest
Government Sense
(Regulator) Dewan
Komisaris
RUPS
Board of
GMS
Commissioners
Akuntabilitas GCG dalam Arti
Accountability Sempit
CG in the Narrow
Sense
Pemasok Direksi
Suppliers Board of
Directors
Commitment
Komitmen
Responsibilitas
Responsibility
Manajer Manajer Manajer Manajer
Managers Managers Managers Managers Corporate
Management
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Independensi
Independency
Karyawan
Employees
Masyarakat Kelompok Lain
Kewajaran Public Other Groups
Fairness
Page 311
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 311 Ruang lingkup penerapan GCG meliputi tiga bagian, yaitu: The scope of GCG implementation covers three areas as follows: 1. GCG dalam Arti Luas 1. GCG in a Broad Sense Perseroan memposisikan diri sebagai bagian dari ekosistem The Company positions itself as part of a broader economic ekonomi yang lebih besar, di mana penerapan GCG mencakup ecosystem, where GCG implementation includes transparent hubungan yang transparan dan akuntabel dengan Pemerintah and accountable relationships with the Government (Regulator), (Regulator), Pemasok, Masyarakat, serta kelompok strategis Suppliers, the Community, and other strategic groups. This is lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa keberadaan carried out to ensure that the Company’s existence provides Perseroan memberikan dampak positif bagi lingkungan sosial positive impact on social environment and complies with dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. applicable regulations. 2. GCG dalam Arti Sempit 2. GCG in a Narrow Sense Berfokus pada sinergi dan efektivitas hubungan kerja antar Focuses on the synergy and effectiveness of working relationships Organ Utama Perseroan, yaitu Rapat Umum Pemegang Saham among the Company’s Main Organs, namely General Meeting (RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi. Struktur ini memastikan of Shareholders (GMS), Board of Commissioners, and Board of adanya mekanisme check and balances yang sehat dalam setiap Directors. This structure ensures a healthy check and balance proses pengambilan keputusan strategis. mechanism in every strategic decision-making process. 3. Tata Kelola Operasional (Corporate Management) 3. Operational Governance (Corporate Management) Merupakan derivasi prinsip GCG ke dalam aktivitas teknis Represents the derivation of GCG principles into daily technical sehari-hari yang dijalankan oleh Direksi, jajaran Manajer, hingga activities carried out by the Board of Directors, management, and seluruh Karyawan. Lapisan ini memastikan bahwa setiap gerak all employees. This layer ensures that all operational activities of operasional Perseroan senantiasa berpedoman pada standar the Company consistently adhere to high professional standards. profesionalisme yang tinggi. Seluruh lapisan tersebut diikat oleh satu garis Komitmen yang All these layers are bound by a strong Commitment to the five GCG kuat terhadap lima prinsip GCG, yaitu Transparansi, Akuntabilitas, principles, namely Transparency, Accountability, Responsibility, Responsibilitas, Independensi, dan Fairness/Kewajaran (TARIF). Independence, and Fairness (TARIF). With this comprehensive Dengan integrasi yang menyeluruh ini, Perseroan meyakini bahwa integration, the Company believes that good governance will tata kelola yang baik akan menjadi akselerator dalam menciptakan serve as an accelerator in creating sustainable added value for all nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. stakeholders.
Page 312
312
Penerapan Tata Kelola Perusahaan Secara
Berkelanjutan
Implementation Of Sustainable Corporate Governance
AKTIVITAS PENINGKATAN PENERAPAN ACTIVITIES TO ENHANCE CORPORATE
CORPORATE GOVERNANCE TAHUN 2025 GOVERNANCE IMPLEMENTATION IN 2025
GCG merupakan wujud komitmen Perusahaan dalam mengelola GCG represents the Company’s commitment to managing its
aktivitas perusahaan yang berpedoman prinsip-prinsip GCG. activities in accordance with GCG principles. The implementation
Implementasi penerapan GCG Perusahaan sepanjang tahun 2024 of GCG throughout 2024 was carried out through various activities,
dijalankan melalui berbagai kegiatan, sebagai berikut: as follows:
1. Penerapan Three Lines Model dalam Tata Kelola: 1. Implementation of the Three Lines Model in Governance:
a. Manajemen Risiko: Dilakukan peranhkapan organ pengelola a. Risk Management: The structuring of risk management
risiko wajib mengikuti Three Lines Model, Penerapan Model functions must follow the Three Lines Model, including the
Tata Kelola Risiko Tiga Lini; implementation of Three Lines Risk Governance Model;
b. Internal Audit: Menjaga akuntabilitas utama kepada b. Internal Audit: Maintaining primary accountability to the
organ pengurus dan independensinya dari pelaksanaan governing body and independence from management
pekerjaan yang menjadi tanggung jawab manajemen, responsibilities, communicating independent and
mengkomunikasikan asuransi dan penasehat yang objective assurance and advisory, reporting assessments
independen dan objektif, melaporkan penilaian independensi of independence and objectivity to the governing body, and
dan objektivitas kepada organ pengurus dan menerapkan implementing required safeguards;
pengamanan yang dipersyaratkan;
c. IT: Melaksanakan Sistem Manajemen Pengamanan Informasi c. IT: Implementation of Information Security Management
(SMPI) ISO 27001:2022. System (ISMS) ISO 27001:2022.
2. Peningkatan Kontrol Proyek/Bisnis Berbasis Enterprise Resource 2. Enhancement of Project/Business Control Based on Enterprise
Planning (ERP) Resource Planning (ERP)
a. Diterapkannya single sistem kontrol level proyek a. Implementation of a single project-level control system
menggunakan Enterprise Resource Planning (ERP); using Enterprise Resource Planning (ERP);
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
b. Integrasi antara ERP dan sistem manajemen proyek b. Integration between ERP and project management systems
(Primavera/Microsoft Project) untuk memastikan bahwa (Primavera/Microsoft Project) to ensure that planning,
perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan proyek selalu execution, and reporting are always based on the same data;
berbasis data yang sama;
c. Pemantauan real-time terhadap berbagai aspek proyek, c. Real-time monitoring of various project aspects, such as
seperti pengeluaran, waktu kerja, dan progres fisik proyek expenditures, working hours, and physical progress, as well
serta penggunaan perangkat mobile yang terintegrasi as the use of mobile devices integrated with ERP.
dengan ERP.
3. Penerapan Keberlanjutan 3. Sustainability Implementation
a. Melaksanakan program-program Strategis dalam a. Execution of strategic programs to support sustainable
mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang national economic growth;
berkelanjutan;
b. Melakukan penerapan terhadap target Net Zero Emission; b. Implementation of Net Zero Emission targets;
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
c. Penggunaan Electric Vehicle sebagai kendaraan dinas c. Use of Electric Vehicles as official vehicles to replace fuel-
pengganti kendaraan BBM. based vehicles;
d. Parameter keberlanjutan merujuk pada beberapa Lembaga d. Sustainability parameters refer to several international
resmi Internasional, antara lain: S&P Global, Sustainalytics, institutions, including S&P Global, Sustainalytics, IFRS
IFRS sustainability, TFCD. Sustainability, and TCFD.
4. Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) 4. Anti-Bribery Management System (ABMS)
Adalah Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang diterapkan di The Anti-Bribery Management System implemented at PT Wijaya
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WIKA Gedung) untuk Karya Bangunan Gedung Tbk (WIKA Gedung) aims to prevent,
mencegah, mendeteksi, dan menangani risiko penyuapan dalam detect, and address bribery risks across all business activities.
seluruh aktivitas bisnis perusahaan.
Page 313
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 313
Perseroan telah melakukan Audit Internal dan Audit Eksternal The Company has conducted Internal and External Audits of
ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016 on Anti-Bribery Management Systems across
di seluruh Divisi Ruang Lingkup dengan hasil tidak ada temuan all divisions, with no major findings identified.
major.
5. Whistle Blowing System (WBS) 5. Whistleblowing System (WBS)
Pengaduan Pelanggaran terhadap Code of Conduct (WBS) telah Reporting of violations of the Code of Conduct (WBS) has been
diatur dalam kebijakan Perseroan. Berdasarkan resume hasil regulated in the Company’s policy. Based on the summary
pengelolaan WBS sepanjang tahun 2025 tidak terdapat laporan of WBS management results throughout 2025, there were
dugaan pelanggaran yang dilaporkan melalui mekanisme WBS. no reports of alleged violations submitted through the WBS
mechanism.
6. Melakukan perbaikan Portfolio Orderbook konstruksi dengan 6. Improvement of the construction order book portfolio by focusing
focus pada proyek-proyek yang memiliki pembayaran monthly on projects with monthly progress payments, aimed at reducing
progress dengan tujuan untuk mengurangi defisit kas dan cash deficits and working capital requirements;
kebutuhan modal kerja;
7. Melakukan penurunan Operating Expense dengan penerapan 7. Reduction of Operating Expenses through the implementation
manning tenaga kerja di proyek berbasis ERP. of ERP-based workforce management in projects;
8. Pengendalian Gratifikasi 8. Gratification Control
Pengendalian gratifikasi di Perseroan telah diatur dalam Gratification control within the Company has been regulated
Kebijakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan tertanggal 1 under the Anti-Bribery Management System Policy dated March
Maret 2024. Gratifikasi merupakan pemberian/ penerimaan 1, 2024. Gratification refers to giving/receiving money or cash
uang/setara uang, barang, rabat (discount), komisi, pinjaman equivalents, goods, rebates (discounts), commissions, interest-
tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan free loans, travel tickets, accommodation facilities, tourism
wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya dengan trips, free medical treatment, and other facilities of any value,
nilai berapa pun, baik yang diterima di dalam negeri maupun di whether received domestically or abroad, and conducted with
luar negeri, dan yang dilakukan dengan menggunakan sarana or without electronic means.
elektronik atau tanpa sarana elektronik.
9. Tata Kelola Terintegrasi 9. Integrated Governance
Pada tahun 2024, Perseroan telah membentuk Komite Pemantau In 2024, the Company established the Risk Monitoring and
Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi. Integrated Governance Committee.
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP IMPLEMENTATION OF GCG
GCG DI PERUSAHAAN PRINCIPLES IN THE COMPANY
Ruang lingkup penerapan prinsip-prinsip GCG mencakup seluruh The scope of GCG principles implementation covers all Company
aktivitas Perseroan, baik operasional bisnis maupun fungsi activities, including business operations and supporting functions,
pendukung, serta melibatkan seluruh elemen organisasi. Penerapan and involves all elements of the organization. The implementation
tersebut dijabarkan melalui prinsip-prinsip sebagai berikut: is elaborated through the following principles:
Prinsip-prinsip GCG Penjelasan Penerapan di Lingkungan Perusahaan
GCG Principles Explanation Implementation in the Company
Keterbukaan Keterbukaan dalam melaksanakan proses pengambilan Perseroan telah memiliki situs web perusahaan yang
Transparency keputusan, mengungkapkan informasi material dan berisikan informasi Perseroan pada https://www.
relevan mengenai Perusahaan. Perusahaan senantiasa wikagedung.co.id.
memberikan informasi yang benar, akurat, dan tepat The Company maintains a corporate website containing
waktu kepada seluruh pemangku kepentingan Company information at https://www.wikagedung.co.id.
(stakeholders).
Transparency in the decision-making process, disclosing
material and relevant information regarding the Company.
The Company consistently provides true, accurate, and
timely information to all stakeholders.
Akuntabilitas Kejelasan fungsi, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban Perseroan mewajibkan seluruh pimpinan untuk
Accountability organ sehingga pengelolaan Perusahaan terlaksana mempertanggungjawabkan kinerjanya secara transparan
secara efektif. Seluruh organ tata kelola Perusahaan dan wajar sehingga manajemen telah memiliki rincian
memiliki prinsip akuntabilitas dengan kejelasan fungsi, peran dan tanggung jawab dari masing-masing organ dan
struktur, sistem serta pertanggungjawaban yang karyawan secara jelas sesuai dengan visi, misi, tujuan dan
sistematis. strategi perusahaan.
Clarity of the functions, implementation, and The Company requires all leaders to be accountable
accountability of organs ensures effective Company for their performance in a transparent and fair manner,
management. All corporate governance organs adhere ensuring that management clearly defines the roles
to the principle of accountability, with clear functions, and responsibilities of each organ and employee,
structures, systems, and systematic accountability. in accordance with the company’s vision, mission,
objectives, and strategy.
Page 314
314
Prinsip-prinsip GCG Penjelasan Penerapan di Lingkungan Perusahaan
GCG Principles Explanation Implementation in the Company
Pertanggungjawaban Kesesuaian dalam pengelolaan bisnis terhadap peraturan Perseroan berkomitmen untuk membangun kesesuaian
Responsibility perundang-undangan dan prinsip korporasi yang sehat. dan keselarasan terhadap peraturan perundang-
Compliance in business management with laws and undangan dan regulasi yang berlaku serta prinsip-prinsip
regulations and sound corporate principles. korporasi yang sehat.
The Company is committed to establishing compliance
and alignment with applicable laws and regulations, as
well as sound corporate principles.
Kemandirian Pengelolaan Perusahaan yang dilakukan secara Dalam proses pengambilan keputusan atau penentuan
Independence profesional tanpa benturan kepentingan dan pengaruh kebijakan, manajemen Perseroan senantiasa
dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan menghasilkan keputusan yang objektif dan bebas dari
perundang-undangan serta prinsip korporasi yang sehat. benturan kepentingan atau tekanan dari pihak manapun.
Professional management of the Company without In the decision-making and policy-making process, the
conflicts of interest or influence from any party Company’s management consistently makes objective
inconsistent with laws and regulations and sound decisions free from conflicts of interest or pressure from
corporate principles. any party.
Kewajaran Keadilan dan kesetaraan di dalam memenuhi hak-hak Tidak melakukan tindakan diskriminatif guna menjamin
Fairness seluruh pemegang saham berdasarkan prinsip korporasi pemenuhan hak seluruh pemegang saham dan
yang sehat. pemangku kepentingan lainnya sesuai dengan peraturan-
Fairness and equality in fulfilling the rights of all peraturan perundang-undangan yang berlaku.
shareholders based on sound corporate principles. Discriminatory actions are prohibited to ensure the
fulfillment of the rights of all shareholders and other
stakeholders in accordance with applicable laws and
regulations.
PENYELARASAN PRINSIP ALIGNMENT OF ETAK PRINCIPLES
ETAK DI PERUSAHAAN IN THE COMPANY
Perseroan menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang The Company implements the principles of Good Corporate
Baik (Good Corporate Governance/GCG) dengan mengacu pada Governance (GCG) by referring to the General Guidelines for
Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) yang Indonesian Corporate Governance (PUGKI) issued by the National
diterbitkan Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG) pada tahun Committee for Governance Policy (KNKG) in 2021. The 2021 PUGKI
2021. PUGKI 2021 menekankan empat pilar governansi korporat, emphasizes four pillars of corporate governance: Ethical Conduct,
yaitu Etika Perilaku, Transparansi, Akuntabilitas, dan Keberlanjutan Transparency, Accountability, and Sustainability (ETAK), which the
(ETAK), yang diadopsi Perseroan sebagai kerangka penguatan tata Company has adopted as a framework for strengthening governance.
kelola. Melalui penyelarasan terhadap prinsip ETAK, Perseroan Through alignment with the ETAK principles, the Company
memperkuat integritas pengambilan keputusan, meningkatkan strengthens the integrity of decision-making, improves the quality
kualitas pengungkapan, serta memastikan akuntabilitas pengelolaan of disclosure, and ensures that corporate management accountability
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
perusahaan tetap terjaga dan selaras dengan orientasi nilai jangka is maintained and aligned with long-term value orientation.
panjang.
Pillar Governansi Korporat Indonesia
Pillars of Indonesian Corporate Governance
Perilaku Beretika
Ethical Behavior
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Keberlanjutan
Sustainability
WEGE Transparansi
Transparency
Akuntabilitas
Accountability
Page 315
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 315 Perseroan memiliki tekad yang kuat untuk konsisten The Company has a strong commitment to consistently implement mengimplementasikan empat pilar governansi korporat dengan the four pillars of corporate governance, with a focus on adapting fokus pada adaptasi terhadap perkembangan terkini, tanggung jawab to current developments, social and environmental responsibility, sosial dan lingkungan, serta prinsip pembangunan berkelanjutan. and sustainable development principles. In addition, the Company Selain itu, Perseroan secara berkala melakukan evaluasi kinerja periodically conducts transparent performance evaluations secara transparan, serta menjaga independensi dan remunerasi and maintains the independence and remuneration of Board of Direksi dan Dewan Komisaris. Dengan langkah-langkah ini, Perseroan Directors and Board of Commissioners. Through these measures, yakin mampu menciptakan praktik governansi yang lebih baik dan the Company is confident in its ability to create better and more berkelanjutan di lingkungan korporat. sustainable governance practices within the corporate environment. EVALUASI/PENILAIAN PENERAPAN EVALUATION/ASSESSMENT OF GCG GCG BERDASARKAN ACGS IMPLEMENTATION BASED ON ACGS Untuk memperkuat kualitas penerapan Tata Kelola Perusahaan yang To strengthen the quality of Good Corporate Governance (GCG) Baik (Good Corporate Governance/GCG) serta menyelaraskannya implementation and align it with regional best practices, the Company dengan praktik terbaik di kawasan, Perseroan mengadopsi kerangka adopts a regional governance evaluation framework, namely the evaluasi tata kelola tingkat regional, yaitu ASEAN Corporate ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS). Governance Scorecard (ACGS). ACGS merupakan alat penilaian yang dikembangkan oleh ASEAN ACGS is an assessment tool developed by the ASEAN Capital Capital Markets Forum (ACMF) untuk mengevaluasi tingkat Markets Forum (ACMF) to evaluate the level of corporate governance penerapan praktik tata kelola perusahaan terbuka di negara-negara practices among publicly listed companies in ASEAN countries. ASEAN. Melalui adopsi ACGS, Perseroan memperoleh acuan Through the adoption of ACGS, the Company obtains a more penilaian yang lebih terstruktur, komparabel, dan berorientasi pada structured, comparable, and quality-oriented reference for enhancing penguatan kualitas pengungkapan serta efektivitas mekanisme disclosure and governance effectiveness. tata kelola. Mengacu pada Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD), Referring to the Indonesian Institute for Corporate Directorship penerapan ACGS bertujuan untuk: (IICD), the implementation of ACGS aims to: 1. Meningkatkan standar dan praktik tata kelola korporasi 1. Improve the standards and practices of corporate governance perusahaan-perusahaan terbuka di ASEAN; among publicly listed companies in ASEAN; 2. Mendorong pengakuan dan daya saing global perusahaan 2. Encourage global recognition and competitiveness of ASEAN terbuka ASEAN yang menerapkan tata kelola yang baik, listed companies that implement good governance, making sehingga lebih kredibel dan menarik bagi investor; serta them more credible and attractive to investors; and 3. Melengkapi inisiatif ACMF lainnya dan memperkuat positioning 3. Complement other ACMF initiatives and strengthen ASEAN’s ASEAN sebagai suatu kelompok asset class di mata pasar positioning as an asset class in the global market. global. Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan asesmen terhadap In 2025, the Company conducted an assessment of its governance praktik tata kelola berdasarkan ACGS yang dilakukan oleh Indonesian practices based on ACGS, carried out by the Indonesian Institute for Institute for Corporate Directorship (IICD). Hasil asesmen ini Corporate Directorship (IICD). The results of this assessment are used digunakan sebagai bahan evaluasi untuk mengidentifikasi area as evaluation material to identify areas for improvement, enhance penguatan, meningkatkan kualitas kebijakan dan implementasi, policy quality and implementation, and strengthen consistency in serta memperkuat konsistensi pengungkapan tata kelola. governance disclosure. Hasil Penilaian Assessment Results Prinsip A: Hak-Hak dan Perlakuan Setara Kepada Pemegang Principle A: Rights and Equitable Treatment of Shareholders Saham (Rights Equitable Treatment of Shareholders) Praktik tata kelola perusahaan yang baik tidak dapat dilepaskan Good corporate governance practices cannot be separated from dari keterlibatan para pemegang saham serta upaya Perusahaan shareholder engagement and the Company’s efforts to fulfill its dalam melaksanakan tanggung jawabnya untuk memberikan responsibility in ensuring equal treatment for all shareholders. The jaminan perlakuan yang setara kepada seluruh pemegang saham. Company must give adequate attention to shareholders by fulfilling Perusahaan perlu memberikan perhatian yang memadai kepada their rights to participate and continuously monitor the Company’s para pemegang saham melalui pemenuhan hak-hak mereka untuk operational activities. Therefore, the OECD establishes shareholder berpartisipasi dan melakukan pengawasan secara berkelanjutan rights and equitable treatment as the first principle in implementing terhadap jalannya aktivitas operasional Perusahaan. Oleh karena good corporate governance in the Company. itu, OECD menetapkan bahwa hak-hak pemegang saham serta perlakuan yang setara terhadap pemegang saham merupakan prinsip pertama dalam pelaksanaan Corporate Governance yang baik oleh perusahaan.
Page 316
316
Pada prinsip hak-hak pemegang saham (Rights and Equitable The principle of shareholder rights and equitable treatment consists
Treatment of Shareholders) terdiri dari 9 (sembilan) parameter kunci of 9 (nine) key parameters as follows:
sebagai berikut:
1. Hak dasar pemegang saham; 1. Basic rights of shareholders;
2. Hak untuk berpartisipasi secara efektif dan menggunakan suara 2. The right to participate effectively and vote in the GMS, as well
dalam RUPS serta hak untuk mendapatkan informasi mengenai as the right to obtain information regarding GMS rules (including
aturan-aturan yang berlaku dalam RUPS (termasuk prosedur voting procedures);
pemungutan suara);
3. Pasar untuk pengendalian/kontrol perusahaan harus 3. The market for corporate control should be allowed to function
dimungkinkan berfungsi dengan cara yang efisien dan efficiently and transparently;
transparan;
4. Pelaksanaan hak kepemilikan pemegang saham, termasuk 4. The exercise of ownership rights by shareholders, including
investor institusi difasilitasi perusahaan; institutional investors, is facilitated by the Company;
5. Kepemilikan saham dan hak suara; 5. Share ownership and voting rights;
6. Panggilan RUPST; 6. Notice of Annual General Meeting of Shareholders (AGMS);
7. Perdagangan orang dalam dan self-dealing abusive 7. Insider trading and abusive self-dealing must be prohibited;
(penyalahgunaan wewenang) haruslah dilarang;
8. Transaksi pihak berelasi yang dilakukan oleh anggota Dewan 8. Related party transactions conducted by members of Board of
Komisaris & Direksi; Commissioners and Board of Directors;
9. Perlindungan kepada para pemegang saham minoritas dari 9. Protection of minority shareholders from abusive actions.
tindakan-tindakan abusive.
Prinsip B: Keberlanjutan dan Ketangguhan (Sustainability and Principle B: Sustainability and Resilience
Resilience)
Pada Prinsip Keberlanjutan dan Ketangguhan (Sustainability and The Sustainability and Resilience principle consists of 7 (seven) key
Resilience) terdiri atas 7 (tujuh) parameter kunci sebagai berikut. parameters as follows:
1. Pengungkapan terkait keberlanjutan harus konsisten, dapat 1. Sustainability disclosures must be consistent, comparable, and
dibandingkan dan dapat diandalkan, serta mencakup materi reliable, and include relevant historical and forward-looking
informasi masa lalu dan masa depan yang wajar dan penting bagi information important for investors in making investment or
investor dalam membuat keputusan investasi atau menentukan voting decisions;
suara;
2. Kerangka tata kelola perusahaan harus memungkinkan adanya 2. The corporate governance framework should enable dialogue
dialog antara perusahaan, pemegang saham dan pemangku between the Company, shareholders, and stakeholders to
kepentingan untuk bertukar pandangan mengenai masalah exchange views on sustainability issues;
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
keberlanjutan;
3. Kerangka tata kelola perusahaan harus memastikan bahwa 3. The governance framework must ensure that Board of
dewan Direksi secara memadai mempertimbangkan risiko Directors adequately considers material sustainability risks and
dan peluang keberlanjutan yang material ketika menjalankan opportunities in overseeing governance practices, disclosures,
perannya dalam menelaah, memantau dan memandu praktik strategy, risk management systems, and internal controls,
tata kelola, pengungkapan, strategi, sistem manajemen risiko including those related to physical and transition risks of climate
dan pengendalian internal, termasuk yang berkaitan dengan change;
risiko fisik dan transisi terkait perubahan iklim;
4. Hak-hak para pemangku kepentingan yang ditetapkan oleh 4. Stakeholder rights established by law or mutual agreements must
UU atau lewat kesepakatan bersama haruslah dihormati dan be respected, and active cooperation between the Company
mendorong kerja sama aktif antara perusahaan dan pemangku and stakeholders should be encouraged to create welfare,
kepentingan dalam menciptakan kesejahteraan, lapangan kerja employment, and sustainable finance;
dan keuangan berkelanjutan;
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
5. Para pemangku kepentingan haruslah memiliki peluang untuk 5. Stakeholders should have access to effective remedies for
mendapatkan ganti rugi efektif untuk pelanggaran-pelanggaran violations of their rights;
atas hak-hak mereka;
6. Mekanisme-mekanisme meningkatkan kinerja untuk partisipasi 6. Mechanisms for enhancing employee participation should be
karyawan haruslah dimungkinkan berkembang; allowed to develop;
7. Para pemangku kepentingan, termasuk karyawan individu dan 7. Stakeholders, including individual employees and their
badan-badan perwakilan mereka, haruslah dapat secara bebas representative bodies, should be able to freely communicate
mengomunikasikan keprihatinan mereka kepada dewan atas concerns regarding illegal and unethical practices to the Board,
praktik-pratik melanggar hukum dan tidak etis, serta hak-hak and their rights to do so must be protected.
mereka melakukan ini haruslah dilindungi.
Page 317
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 317
Prinsip C: Pengungkapan dan Transparansi (Disclosure and Principle C: Disclosure and Transparency
Transparency)
Pada Prinsip Pengungkapan dan Transparansi (Disclosure and The Disclosure and Transparency principle consists of 10 (ten) key
Transparency) terdiri atas 10 (sepuluh) parameter kunci sebagai parameters as follows:
berikut:
1. Transparansi Struktur Kepemilikan; 1. Transparency of ownership structure;
2. Kualitas Laporan Tahunan; 2. Quality of the annual report;
3. Remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi; 3. Remuneration of members of Board of Commissioners and
4. Pengungkapan atas Transaksi Hubungan Istimewa; Board of Directors;
5. Pengungkapan atas Transaksi Saham Perusahaan yang 4. Disclosure of related party transactions;
Dilakukan oleh Para Anggota Direksi dan Dewan Komisaris; 5. Disclosure of Company share transactions conducted by
6. Eksternal Auditor dan Laporan Auditor; members of Board of Directors and Board of Commissioners;
7. Media Komunikasi Perusahaan; 6. External auditor and audit report;
8. Penyampaian Informasi Laporan Keuangan atau Laporan 7. Corporate communication channels;
Tahunan secara Tepat Waktu; 8. Timely submission of financial statements or annual reports;
9. Website Perusahaan; 9. Company website;
10. Hubungan-hubungan Investor. 10. Investor relations.
Prinsip D: Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris Principle D: Responsibilities of the Board
(Responsibilities of The Board)
Pada prinsip Tanggung Jawab Dewan Komisaris (Responsibilities The Responsibilities of the Board principle consists of five main
of The Board) terdiri atas lima parameter kunci/utama, dimana parameters, each of which includes several measurement indicators,
untuk masing-masing parameter terdiri atas beberapa parameter as follows:
pengukura yakni sebagai berikut:
1. Tugas Dan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris: 1. Duties and Responsibilities of Board of Directors and Board
of Commissioners:
a. Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris dan a. The responsibilities of Board of Directors and Board of
Kebijakan tata kelola harus dinyatakan secara jelas oleh Commissioners, as well as governance policies, must be
perusahaan; dan clearly stated by the Company; and
b. Visi dan Misi Perusahaan. b. The Company’s vision and mission.
2. Struktur Dewan Komisaris: 2. Structure of Board of Commissioners:
a. Kode Etik atau Kode Perilaku; a. Code of Ethics or Code of Conduct;
b. Struktur dan Komposisi Dewan Komisaris; b. Structure and composition of Board of Commissioners;
c. Komite Nominasi; c. Nomination Committee;
d. Komite Remunerasi/Komite Kompensasi; dan d. Remuneration/Compensation Committee; and
e. Komite Audit. e. Audit Committee.
3. Proses Dewan Komisaris: 3. Board of Commissioners Processes:
a. Rapat dan Kehadiran Dewan Komisaris; a. Meetings and attendance of Board of Commissioners;
b. Akses Informasi; b. Access to information;
c. Penunjukkan dan Pemilihan Kembali anggota Dewan c. Appointment and reappointment of Board of Commissioners
Komisaris; members;
d. Perihal Mengenai Remunerasi; d. Matters relating to remuneration;
e. Audit Internal; dan e. Internal audit; and
f. Pengawasan Risiko (Risk Oversight). f. Risk oversight.
4. Individu Dalam Susunan Dewan Komisaris; 4. Individuals within Board of Commissioners:
a. Komisaris Utama Perusahaan; dan a. President Commissioner; and
b. Keahlian dan Kompetensi Dewan Komisaris. b. Expertise and competencies of Board of Commissioners.
5. Kinerja Dewan Komisaris: 5. Performance of Board of Commissioners:
a. Pelatihan/Pengembangan Dewan Komisaris; a. Training/development of Board of Commissioners;
b. Penunjukkan dan Penilaian Kinerja Direktur Utama; b. Appointment and performance evaluation of President
Director;
c. Penilaian Kinerja Dewan Komisaris; c. Performance evaluation of Board of Commissioners;
d. Penilaian Kinerja untuk anggota Dewan Komisaris; dan d. Performance evaluation of individual members of Board of
Commissioners; and
e. Penilaian Kinerja untuk Komite-Komite di bawah Dewan e. Performance evaluation of committees under Board of
Komisaris. Commissioners.
Berikut rangkuman hasil Penilaian Kinerja Praktik Tata Kelola The following is a summary of the results of Corporate Governance
Perusahaan untuk Penilaian Tingkat 1 (Prinsip A - D): Practice Performance Assessment for Level 1 Assessment (Principles
A–D):
Page 318
318
Tabel Rangkuman Hasil Penilaian Kinerja Praktik Tata Kelola Perusahaan untuk Penilaian Tingkat 1
Summary of Corporate Governance Practice Performance Assessment Results for Level 1 Assessment
Total item penilaian yang telah
Jumlah Item Penilaian
Prinsip dipenuhi (complied) Bobot Penilaian Skor
Number of Assessment
Principle Total number of assessment items Assessment Weight Score
Items
fulfilled
A 29 22 20% 15,17
B 22 19 15% 12,95
C 34 30 25% 22,06
D 62 58 40% 37,42
Level 1 score 147 129 100% 87,61
Hasil Pencapaian Total Corporate Governance Score perusahaan The Company’s total Corporate Governance Score for Level 1
untuk penilaian tingkat 1 pada ASEAN Corporate Governance assessment on the ASEAN Corporate Governance Scorecard 2025
Scorecard 2025 mencapai sebesar 87,61 poin. reached 87.61 points.
Bonus dan Penalti Bonuses and Penalties
Bonus Poin untuk Praktik GCG Perusahaan 10 Bonus Points for Corporate GCG Practices: 10
Penalti Poin untuk Praktik GCG Perusahaan -2 Penalty Points for Corporate GCG Practices: -2
Tabel Rangkuman Hasil Penilaian Kinerja Praktik Tata Kelola Perusahaan untuk Penilaian Tingkat 2
Summary of Corporate Governance Practice Performance Assessment Results for Level 2 Assessment
Deskripsi Jumlah Item Penilaian Total Item Penilaian Skor
Description Number of Assessment Items Total Assessment Items Score
BONUS 18 6 10
PENALTI 26 1 -2
PENALTY
Level 2 score 44 7 8
Hasil pencapaian Total Corporate Governance Score Perusahaan The Company achieved a Total Corporate Governance Score for
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
untuk penilaian tingkat 2 berdasarkan ASEAN Scorecard 2025 adalah Level 2 assessment based on the ASEAN Scorecard 2025 of 8 points.
sebesar 8 poin. Skor tersebut lebih baik apabila dibandingkan dengan This score is better than the average score for Level 2 assessment
pencapaian skor rata-rata untuk penilaian tingkat 2 pada Perusahaan for public companies (Tbk) or issuers included in the 100 largest
publik (Tbk) atau emiten yang masuk dalam 100 kapitalisasi pasar market capitalizations (Big Cap), which is 4.36.
terbesar di bursa (Big Cap) yang nilainya sebesar 4,36.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 319
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 319
Tabel Penilaian Kinerja Praktik Tata Kelola Perusahaan Berdasarkan ACGS
Corporate Governance Practice Performance Assessment Based on ACGS
Komponen Penilaian Skor Tertimbang per Prinsip
No.
Assessment Components Weighted Score per Principle
1 Hak-Hak dan Perlakuan Setara Terhadap Pemegang Saham 15,17
Shareholder Rights and Equal Treatment
2 Keberlanjutan dan Ketangguhan 12,95
Sustainability and Resilience
3 Keterbukaan Dan Transparansi 22,06
Openness and Transparency
4 Tanggung Jawab Dewan Komisaris 37,42
Board of Commissioners’ Responsibilities
Total Skor Penilaian Tingkat 1 87,61
Total Level 1 Assessment Score
5 Bonus 10
6 Penalti -2
Penalty
Total Skor Penilaian Tingkat 2 8
Total Level 2 Assessment Score
Total Skor Tertimbang 95,61
Total Weighted Score
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Perseroan memperoleh skor Based on the assessment results, the Company received an overall
keseluruhan tertimbang (overall score) sebesar 95,61 poin. Capaian weighted score of 95.61 points. This achievement places the
ini menempatkan Perseroan pada predikat “very good” atau Level Company at “very good” or Level 4, indicating that the Company’s
4, yang menunjukkan bahwa praktik Tata Kelola Perusahaan yang Good Corporate Governance (GCG) practices have comprehensively
Baik (Good Corporate Governance/GCG) yang diterapkan Perseroan adopted international standards.
telah mengadopsi standar internasional secara menyeluruh.
Perseroan senantiasa melakukan penyempurnaan terhadap praktik The Company continuously improves its corporate governance
tata kelola perusahaan guna mengoptimalkan kinerja dan mendorong practices to optimize performance and encourage sustainable
pertumbuhan yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan growth. These efforts prioritize the protection of the rights and
mengedepankan perlindungan hak dan kepentingan Perseroan, interests of the Company, shareholders, and all stakeholders.
pemegang saham, serta seluruh pemangku kepentingan.
Page 320
320
Struktur dan Mekanisme Corporate Governance
Corporate Governance Structure And Mechanisms
STRUKTUR TATA KELOLA DAN MEKANISME GOVERNANCE STRUCTURE AND INTER-
HUBUNGAN ANTAR ORGAN ORGAN RELATIONSHIP MECHANISMS
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Based on Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
Perseroan Terbatas, Perseroan memiliki organ utama yang terdiri Companies, the Company has main organs consisting of General
dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai sarana Meeting of Shareholders (GMS) as a means of communication
komunikasi antara Perseroan dan pemegang saham, Direksi yang between the Company and its shareholders, Board of Directors,
bertanggung jawab atas pengurusan dan pengelolaan Perseroan, which is responsible for the management and administration of the
serta Dewan Komisaris yang menjalankan fungsi pengawasan Company, and Board of Commissioners, which carries out oversight
terhadap kebijakan dan strategi yang ditetapkan oleh Direksi. of the policies and strategies established by the Board of Directors.
Masing-masing organ tersebut memiliki kewenangan, tugas, dan Each of these organs has the authority, duties, and responsibilities
tanggung jawab sebagaimana diatur dalam peraturan perundang- as stipulated in applicable laws and regulations.
undangan yang berlaku.
As a publi
Sebagai perusahaan publik yang sahamnya tercatat di Bursa Efek c company listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), the
Indonesia (BEI), struktur Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Company's Good Corporate Governance (GCG) structure is
Corporate Governance/GCG) Perseroan juga dilengkapi dengan complemented by various supporting organs and committees,
berbagai organ dan komite pendukung, baik di bawah Dewan both under Board of Commissioners and Board of Directors, to
Komisaris maupun Direksi, guna memperkuat fungsi pengendalian strengthen the Company's control and oversight functions.
dan pengawasan Perseroan.
Struktur GCG WEGE
WEGE GCG Structure
RUPS
GMS
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Dewan Komisaris Direksi
Board of Board of Directors
Commissioners
Organ Pendukung Dewan Komisaris:
Supporting Organs of Board of
Commissioners:
• Sekretaris Dewan Komisaris Organ Pendukung Direksi:
• Komite Audit Supporting Organs of Board of Directors:
• Komite Direksi
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
• Komite Nominasi, Remunerasi, dan GCG
• Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola • Sekretaris Perusahaan
Terintegrasi • Audit Internal
• Secretary to Board of Commissioners • Board of Directors Committees
• Audit Committee • Corporate Secretary
• Nomination, Remuneration, and GCG • Internal Audit
Committee
• Integrated Risk Monitoring and
Governance Committee
Page 321
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 321 MEKANISME TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE MECHANISM Mekanisme tata kelola perusahaan merupakan suatu sistem yang The corporate governance mechanism is a system that regulates the mengatur pengelolaan Perseroan sesuai dengan prinsip-prinsip management of the Company in accordance with the principles of Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/ Good Corporate Governance (GCG). This mechanism is executed GCG). Mekanisme tersebut dijalankan dan didukung oleh organ and supported by the Company’s organs, namely General Meeting Perseroan, yaitu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan of Shareholders (GMS), Board of Commissioners, Board of Directors, Komisaris, Direksi, serta organ pendukung lainnya yang memiliki as well as other supporting organs that play an important role in peran penting dalam memastikan penerapan GCG secara efektif. ensuring effective implementation of GCG. Each Company organ Setiap organ Perseroan wajib melaksanakan fungsi, tugas, dan is required to carry out its functions, duties, and responsibilities in tanggung jawabnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, accordance with applicable regulations, based on the principles dengan berlandaskan pada prinsip transparansi, akuntabilitas, of transparency, accountability, responsibility, independence, and pertanggungjawaban, independensi, serta kewajaran. fairness. RUPS merupakan organ Perseroan yang memegang kekuasaan The GMS is the Company’s organ holding the highest authority and tertinggi dan mewakili kepentingan pemegang saham. RUPS memiliki representing the interests of shareholders. The GMS has authorities kewenangan yang tidak diberikan kepada Direksi maupun Dewan not granted to Board of Directors or Board of Commissioners, Komisaris, sepanjang kewenangan tersebut ditetapkan dalam provided that such power is stipulated in laws and regulations and peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar Perseroan. the Company’s Articles of Association. These authorities include the Kewenangan RUPS antara lain meliputi pengangkatan dan appointment and dismissal of members of Board of Commissioners pemberhentian anggota Dewan Komisaris dan Direksi, evaluasi kinerja and Board of Directors, evaluation of their performance, approval Dewan Komisaris dan Direksi, persetujuan perubahan Anggaran of amendments to the Articles of Association, ratification of annual Dasar, pengesahan laporan tahunan, penetapan remunerasi Dewan report, determination of remuneration, and decisions on certain Komisaris dan Direksi, serta pengambilan keputusan atas tindakan corporate actions. korporasi tertentu. Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab dalam menjaga The Board of Commissioners and the Board of Directors are keberlanjutan usaha Perseroan sesuai dengan fungsi masing- responsible for maintaining the sustainability of the Company’s masing. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kedua organ business in accordance with their respective functions. Their tersebut didukung oleh organ pendukung yang relevan. Dewan duties are supported by relevant supporting organs. The Board of Komisaris dibantu oleh organ pendukung di bawah Dewan Komisaris Commissioners is assisted by committees under its supervision, yang terdiri dari Komite Audit, Komite Nominasi, Remunerasi dan including Audit Committee, Nomination, Remuneration and GCG GCG, serta Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi. Committee, and Risk Monitoring and Integrated Governance Sementara itu, Direksi didukung oleh Sekretaris Perusahaan, Internal Committee. Meanwhile, the Board of Directors is supported by Audit, Sistem Pengendalian Internal, serta organ pendukung lainnya Corporate Secretary, Internal Audit, Internal Control System, and guna memastikan pengelolaan Perseroan berjalan secara efektif, other supporting organs to ensure that the Company is managed terukur, dan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG. effectively, measurably, and in accordance with GCG principles.
Page 322
322
SOFT STRUCTURE TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE SOFT STRUCTURE
Perseroan telah menetapkan kebijakan dan pedoman dengan standar The Company has established policies and guidelines aligned
tata kelola yang berlaku untuk memastikan penerapan prinsip- with governance standards to assure the implementation of GCG
prinsip GCG di lingkungan Perseroan. Sebagai bagian dari struktur principles. As part of its governance structure, the Company has also
tata kelola, Perseroan juga mengembangkan soft structure yang developed a soft structure to support effective GCG implementation.
mendukung penerapan GCG secara efektif. Berikut adalah soft GCG soft structure at WIKA includes:
structure GCG yang ada di WIKA:
1. Akta Anggaran Dasar PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk; 1. Deed of Articles of Association of PT Wijaya Karya Bangunan
Gedung Tbk;
2. Panduan Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Code 2. Guidelines for the Implementation of Good Corporate
of GCG) PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk, yang telah Governance (Code of GCG) of PT Wijaya Karya Bangunan
imutakhirkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi yang berlaku; Gedung Tbk, updated based on applicable Board of Directors’
Decree;
3. Pedoman Tata Kerja Direksi dan Dewan Komisaris (Board 3. Guidelines for Work Procedures of Board of Directors and Board
Manual) PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk yang telah of Commissioners (Board Manual) of PT Wijaya Karya Bangunan
dimutakhirkan berdasarkan Surat Keputusan Bersama yang Gedung Tbk, updated based on applicable Joint Decree;
berlaku;
4. Pedoman Etika dan Perilaku (Code of Conduct) PT Wijaya Karya 4. Guidelines for Ethics and Behavior (Code of Conduct) of PT
Bangunan Gedung Tbk yang telah dimutakhirkan berdasarkan Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk, updated based on
Surat Keputusan yang berlaku; applicable Decree;
5. Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan Perseroan yang 5. Guidelines for Handling Conflicts of Interest of the Company,
telah dimutakhirkan berdasarkan Surat Keputusan Bersama updated based on applicable Joint Decree;
yang berlaku;
6. Instruksi Kerja Pengendalian Gratifikasi; 6. Work Instructions for Gratification Control;
7. Instruksi Kerja Pengaduan Pelanggaran terhadap Code of 7. Work Instructions for Reporting Violations of the Code of
Conduct (Whistleblowing System); Conduct (Whistleblowing System);
8. Piagam Komite; 8. Committee Charter;
9. Piagam Satuan Pengendalian Internal; 9. Internal Control Unit Charter;
10. Prosedur Sistem Manajemen Risiko; serta 10. Risk Management System Procedures; and
11. Prosedur Perseroan lainnya. 11. Other Company Procedures.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 323
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 323
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders (GMS)
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan organ Perseroan The General Meeting of Shareholders (GMS) is an organ of public
Terbuka yang memiliki kewenangan yang tidak diberikan kepada company that holds authority not granted to Board of Commissioners
Dewan Komisaris maupun Direksi sebagaimana diatur dalam Undang- or Board of Directors, as regulated by laws concerning Limited Liability
Undang mengenai Perseroan Terbatas dan/atau Anggaran Dasar Companies and/or the Company’s Articles of Association.
Perseroan.
Sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor In accordance with Financial Services Authority Regulation No. 15/
15/POJK.04/2020 tentang Perencanaan dan Penyelenggaraan POJK.04/2020 on the Planning and Implementation of GMS for Public
Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, RUPS wajib Companies, the GMS must be held no later than six months after
diselenggarakan paling lambat enam bulan setelah berakhirnya tahun the end of the fiscal year. In addition to the Annual GMS (AGMS), the
buku. Selain Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Company may hold one or more Extraordinary GMS (EGMS) at any
Perseroan dapat menyelenggarakan satu atau lebih Rapat Umum time if deemed necessary by shareholders, Board of Commissioners,
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) setiap saat apabila dipandang or Board of Directors.
perlu oleh pemegang saham, Dewan Komisaris, atau Direksi.
RUPS juga menjadi forum utama bagi pemegang saham dalam The GMS also serves as the main forum for shareholders to
mengambil keputusan strategis yang berkaitan dengan kegiatan usaha make strategic decisions related to the Company’s business and
dan operasional Perseroan, antara lain persetujuan Laporan Keuangan operations, including approval of financial statements and annual
dan Laporan Tahunan Perseroan, penetapan pembagian dividen reports, determination of dividend distribution and profit allocation,
dan penggunaan laba, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan determination of remuneration, appointment of independent auditors,
Komisaris, penunjukan auditor independen, perubahan Anggaran amendments to the Articles of Association, and delegation of authority
Dasar, serta pendelegasian kewenangan kepada Dewan Komisaris to Board of Commissioners and/or Board of Directors to follow up
dan/atau Direksi untuk menindaklanjuti keputusan RUPS. GMS Resolutions.
PEMEGANG SAHAM SHAREHOLDERS
Pemegang saham merupakan pihak yang memiliki kepemilikan atas Shareholders are parties who own shares in the Company and have
saham Perseroan dan memiliki hak serta kewajiban sesuai dengan rights and obligations in accordance with laws and regulations and
ketentuan peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar the Company’s Articles of Association. Shareholders act as capital
Perseroan. Pemegang saham berperan sebagai pemilik modal yang owners and are entitled to fair, transparent, and timely information
berhak memperoleh informasi yang wajar, transparan, dan tepat waktu regarding the Company’s performance and condition.
terkait kinerja dan kondisi Perseroan.
HAK, WEWENANG, DAN TANGGUNG SHAREHOLDER RIGHTS, AUTHORITIES,
JAWAB PEMEGANG SAHAM AND RESPONSIBILITIES
Hak Pemegang Saham: Shareholder Rights:
• Mendapatkan semua hak yang diberikan kepada Pemegang • Obtain all rights granted to Shareholders under applicable laws
Saham berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku and regulations, taking into account the provisions of the Articles
dengan memperhatikan ketentuan dalam Anggaran Dasar. of Association.
• Setiap 1 (satu) saham memberikan 1 (satu) hak suara dalam Rapat • Each share confers 1 (one) vote at the General Meeting of
Umum Pemegang Saham (RUPS). Shareholders (GMS).
• Berhak menghadiri RUPS, baik hadir secara langsung (sendiri) • Have the right to attend the GMS, either in person or represented
maupun diwakili oleh pihak lain berdasarkan surat kuasa. by another party under a power of attorney.
• Berhak mengusulkan mata acara RUPS (berlaku bagi 1 pemegang • Have the right to propose GMS agenda items (applicable to 1 or
saham atau lebih yang mewakili minimal 1/20 bagian dari jumlah more shareholders representing at least 1/20 of the total number
seluruh saham dengan hak suara). of shares with voting rights).
Page 324
324
• Berhak meminta Direksi atau Dewan Komisaris agar • Have the right to request Board of Directors or Board of
diselenggarakannya RUPS (berlaku bagi 1 pemegang saham Commissioners to convene a GMS (applicable to 1 or more
atau lebih yang mewakili minimal 1/10 dari jumlah seluruh shareholders representing at least 1/10 of the total number of
saham dengan hak suara). shares with voting rights).
• Berhak menerima pembagian dividen sesuai kemampuan • Have the right to receive dividend distributions in accordance
keuangan perseroan berdasarkan ketetapan yang diputuskan with the company’s financial capacity based on the provisions
dalam RUPS Tahunan. decided at the Annual GMS.
Wewenang Pemegang Saham (melalui forum Shareholder Authorities (through the GMS):
RUPS): • Appoint and dismiss members of Board of Directors and members
• Mengangkat dan memberhentikan anggota Direksi serta of Board of Commissioners.
anggota Dewan Komisaris. • Approve and ratify the Company’s Annual Report and Financial
• Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan serta Laporan Statements, while simultaneously providing full release and
Keuangan Perseroan, yang sekaligus memberikan pelunasan discharge of responsibility to the members of Board of Directors
dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada and Board of Commissioners.
anggota Direksi dan Dewan Komisaris. • Decide on the appointment and dismissal of Public Accountant
• Memutuskan penunjukan dan pemberhentian Akuntan Publik who will audit the company’s financial statements.
yang akan mengaudit laporan keuangan perusahaan.
Tanggung Jawab Pemegang Saham: Shareholder Responsibilities:
• Menurut hukum, setiap pemegang saham harus tunduk • By law, every shareholder must comply with the Articles of
kepada Anggaran Dasar dan kepada semua keputusan yang Association and all resolutions lawfully taken at the GMS, as
diambil dengan sah dalam RUPS serta tunduk pada peraturan well as comply with applicable laws and regulations.
perundang-undangan yang berlaku.
• Wajib memberitahukan setiap perpindahan tempat tinggal • Must notify the Company’s Board of Directors or their authorized
secara tertulis kepada Direksi Perseroan atau kuasa Direksi representative (such as the Share Registrar) of any change of
yang sah (seperti Biro Administrasi Efek). residence in writing.
• Pemegang saham yang meminta diselenggarakannya RUPS • Shareholders who request a GMS and whose request is granted
dan permintaannya dipenuhi, wajib tidak mengalihkan must not transfer their share ownership for a period of at least 6
kepemilikan sahamnya dalam jangka waktu paling sedikit 6 (six) months from the GMS.
(enam) bulan sejak RUPS dilaksanakan.
KEBIJAKAN HUBUNGAN DENGAN PEMEGANG SHAREHOLDER RELATIONS POLICY AND
SAHAM DAN PERLAKUAN YANG SETARA EQUAL TREATMENT FOR ALL SHAREHOLDERS
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
BAGI SELURUH PEMEGANG SAHAM
Mengenai poin kedua dan ketiga yang saling berkaitan, kebijakan Regarding the second and third interrelated points, the Company’s
Perseroan dalam memastikan kedudukan yang setara (prinsip policy to ensure equal status (the principle of equal treatment) for all
perlakukan setara) bagi seluruh pemegang saham adalah sebagai shareholders is as follows:
berikut:
• Kesetaraan Hak Suara: Perseroan menetapkan prinsip • Equal Voting Rights: The Company establishes the principle of
kesetaraan mutlak di mana setiap 1 (satu) lembar saham yang absolute equality, whereby each validly issued share provides one
dikeluarkan secara sah memberikan 1 (satu) hak suara yang voting right of the same value without any distinction in treatment.
sama besarnya tanpa ada perbedaan perlakuan.
• Kesepadanan Saham: Setiap saham yang berada dalam • Equivalence of Shares: Each share held in Collective Custody
Penitipan Kolektif (di Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian) (at the Depository and Settlement Institution) with the same
dengan klasifikasi yang sama, adalah sepadan dan dapat classification is equivalent and can be exchanged equally.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
dipertukarkan antara satu dengan yang lainnya secara setara. • Rights to New Shares: Each share issued by the Company
• Hak Atas Saham Baru: Setiap saham yang diterbitkan oleh has the same rights proportionally as other shares of the same
Perseroan mempunyai hak-hak yang sama secara proporsional classification. The Company is also required to allocate new
dengan saham lain yang memiliki klasifikasi yang sama. unsubscribed shares or Equity Securities at the same price and on
Perseroan juga wajib memberikan alokasi atas saham atau the same subscription terms to other shareholders who express
Efek Bersifat Ekuitas baru yang tidak dipesan dengan harga interest (standby buyers).
dan syarat pemesanan yang sama kepada pemegang saham
lain yang menyatakan berminat (pembeli siaga).
Page 325
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 325
• Pengakuan Kepemilikan Tunggal: Perseroan hanya mengakui • Recognition of Sole Ownership: The Company recognizes only
seorang atau 1 (satu) badan hukum sebagai pemilik dalam 1 (satu) one person or one legal entity as the owner of one share. If 1
lembar saham. Apabila 1 (satu) saham dimiliki oleh beberapa orang (one) share is owned by several people jointly, then the rights of
secara bersama-sama, maka hak-hak pemegang saham (seperti shareholders (such as voting rights and dividend payment rights)
hak suara dan hak pembayaran dividen) akan ditangguhkan hingga will be suspended until they appoint a single representative in
mereka menunjuk satu wakil tunggal secara tertulis untuk dicatat writing to be recorded in the Register of Shareholders.
di Daftar Pemegang Saham.
AKSES INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM SHAREHOLDER ACCESS TO INFORMATION
Perseroan menyediakan akses informasi kepada pemegang saham The Company provides shareholders with access to information
melalui berbagai media komunikasi, antara lain: through various communication channels, including:
• Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan. • The Company’s Annual Report and Financial Statements.
• Keterbukaan informasi melalui situs web resmi Perseroan. • Information disclosure through the Company’s official website.
• Paparan publik (public expose) dan kegiatan investor relations • Public exposes and other investor relations activities.
lainnya.
• Platform elektronik seperti eASY.KSEI untuk penyelenggaraan • Electronic platforms such as eASY.KSEI for electronically holding
RUPS secara elektronik. GMSs.
Seluruh informasi disampaikan secara tepat waktu, akurat, dan dapat All information is delivered in a timely, accurate, and accessible manner
diakses oleh seluruh pemegang saham sesuai dengan ketentuan to all shareholders in accordance with applicable capital market laws
peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal. and regulations.
WEWENANG RUPS GMS AUTHORITY
Setiap keputusan yang diambil dalam RUPS didasarkan pada All decisions made at the GMS are based on the Company’s long-
kepentingan Perusahaan dalam jangka panjang maupun jangka term and short-term interests. Shareholders may not intervene in
pendek. Pemegang Saham tidak dapat melakukan intervensi terhadap the duties and authorities of Board of Commissioners and Board of
tugas, fungsi dan wewenang Dewan Komisaris dan Direksi dengan Directors, without prejudice to the GMS’ authority to execute its rights
tidak mengurangi wewenang RUPS untuk menjalankan haknya sesuai as stipulated in the Articles of Association and applicable regulations.
dengan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan.
Beragam wewenang RUPS yang berlaku di Perseroan sebagai berikut: The GMS authorities that apply in the Company include:
1. Memutuskan penyetoran saham dalam bentuk uang dan/atau 1. Deciding on the payment of shares in cash and/or other forms,
dalam bentuk lainnya, misalnya dalam bentuk benda tidak for example, in the form of immovable property;
bergerak;
2. Menyetujui dapat tidaknya pemegang saham dan kreditor lainnya 2. Approving whether shareholders and other creditors with
yang mempunyai tagihan terhadap Perusahaan menggunakan claims against the Company may exercise their claim rights as
hak tagihnya sebagai kompensasi kewajiban penyetoran atas compensation for the obligation to pay the price of shares they
harga saham yang telah diambilnya; have purchased;
3. Menyetujui pembelian kembali saham yang telah dikeluarkan; 3. Approving the repurchase of shares already issued;
4. Menyetujui penambahan modal Perusahaan; 4. Approving the increase in the Company’s capital;
5. Memutuskan pengurangan modal Perusahaan; 5. Deciding on the reduction of the Company’s capital;
6. Menyetujui rencana kerja yang diajukan oleh Direksi; 6. Approving the work plan proposed by the Board of Directors;
7. Memutuskan penggunaan laba bersih termasuk penentuan jumlah 7. Deciding on the use of net profit, including determining the amount
penyisihan untuk cadangan; of reserves;
8. Mengatur tata cara pengambilan dividen yang telah dimasukkan 8. Regulating the procedures for collecting dividends that have been
ke cadangan khusus; deposited into the special reserve;
9. Memutuskan tentang penggabungan, peleburan, pengambilalihan, 9. Deciding on mergers, amalgamations, takeovers, or separations,
atau pemisahan, pengajuan permohonan agar Perusahaan filing applications for the Company to be declared bankrupt,
dinyatakan pailit, perpanjangan waktu berdirinya dan pembubaran extending the period of existence, and dissolving the Company;
Perusahaan;
10. Memutuskan pembagian tugas dan wewenang pengurusan di 10. Deciding on the division of duties and management authority
antara Direksi dalam hal Direksi terdiri atas 2 anggota Direksi among Board of Directors if Board of Directors consists of two
atau lebih; or more members;
11. Mengangkat anggota Dewan Komisaris; 11. Appoint members of Board of Commissioners;
12. Menetapkan ketentuan tentang besarnya gaji atau honorarium 12. Determine provisions regarding the amount of salary or honorarium
dan tunjangan bagi anggota Dewan Komisaris; and allowances for members of Board of Commissioners;
Page 326
326
13. Memutuskan dapat atau tidaknya Dewan Komisaris melakukan 13. Decide whether or not Board of Commissioners may carry out
tindakan pengurusan Perusahaan dalam keadaan tertentu management actions for the Company under certain circumstances
untuk jangka waktu tertentu; for a certain period;
14. Mengangkat Komisaris Independen; 14. Appoint Independent Commissioners;
15. Mengangkat anggota Direksi; 15. Appoint members of Board of Directors;
16. Memberhentikan anggota Direksi sewaktu-waktu dengan 16. Dismiss members of Board of Directors at any time, stating the
menyebutkan alasannya; reasons;
17. Mencabut atau menguatkan keputusan pemberhentian 17. Revoke or confirm the decision to temporarily dismiss members
sementara anggota Direksi yang telah ditetapkan oleh Dewan of Board of Directors as determined by Board of Commissioners;
Komisaris;
18. Memutuskan ketentuan tentang besarnya gaji dan tunjangan 18. Decide provisions regarding the amount of salary and allowances
anggota Direksi; for members of Board of Directors;
19. Memutuskan tentang kewenangan Direksi untuk mewakili 19. Decide on the authority of Board of Directors to represent the
Perusahaan dalam hal Direksi lebih dari 1 orang; Company if there is more than one member of Board of Directors;
20. Menyetujui untuk mengalihkan kekayaan Perusahaan, atau 20. Approve the transfer of Company assets, or pledge Company
menjadikan jaminan utang kekayaan Perusahaan, yang assets as collateral for debt, which constitute more than 50% of
merupakan lebih dari 50% jumlah kekayaan bersih Perusahaan the Company’s net assets in one or more transactions, whether
dalam satu transaksi atau lebih, baik yang berkaitan satu sama related or unrelated;
lain maupun tidak;
21. Menyetujui dapat atau tidaknya Direksi mengajukan 21. Approve whether or not Board of Directors can submit a
permohonan pailit atas Perusahaan kepada Pengadilan Niaga. bankruptcy application for the Company to the Commercial Court.
JENIS RUPS TYPES OF GMS
Berpedoman kepada POJK tentang pelaksanaan RUPS dan As guided by OJK Regulation (POJK) concerning the implementation
Anggaran Dasar, RUPS Perusahaan terdiri dari RUPS Tahunan of GMS and the Articles of Association, the Company’s GMS consists
(RUPST) dan RUPS Luar Biasa (RUPSLB), yaitu: of Annual GMS (AGMS) and Extraordinary GMS (EGMS):
1. RUPS Tahunan, dimana wajib diselenggarakan paling lambat 1. Annual GMS, which must be held no later than six months after the
6 bulan setelah tahun buku berakhir. Dalam kondisi tertentu end of the fiscal year. Under certain circumstances, the Authority
Otoritas dapat menetapkan batas waktu selain ketentuan may set a time limit other than this provision, considering the
tersebut dengan mempertimbangkan Perusahaan sebagai Company’s status as a public company.
sebuah Perusahaan publik. 2. Extraordinary GMS may be held at any time as needed for the
2. RUPS Luar Biasa dapat diadakan setiap waktu berdasarkan benefit of the Company.
kebutuhan untuk kepentingan Perusahaan.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
KETENTUAN PENYELENGGARAAN RUPS PROCEDURES FOR HOLDING THE GMS
Ketentuan penyelenggaraan RUPS telah diatur dalam POJK, berikut The provisions for holding a GMS are regulated in OJK Regulation
tata cara penyelenggaraan RUPS perusahaan terbuka: (POJK). The following are the procedures for holding a GMS for a
public company:
A. Pemberitahuan A. Notification
Paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum pengumuman RUPST No later than 5 (five) business days prior to the announcement
dan RUPSLB, pemberitahuan mata acara RUPST dan RUPSLB of AGMS and EGMS, notification of the agenda items for AGMS
wajib disampaikan secara jelas dan rinci kepada OJK. and EGMS must be submitted clearly and in detail to the OJK.
B. Pengumuman B. Announcement
• Pengumuman RUPST dan RUPSLB dilakukan paling • The announcement of AGMS and EGMS must be made no
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
lambat 14 (empat belas) hari sebelum pemanggilan RUPST later than 14 (fourteen) days prior to the summons of AGMS
dan RUPSLB. and EGMS.
• Pengumuman RUPST dan RUPSLB disampaikan kepada • The announcement of AGMS and EGMS shall be delivered
para pemegang saham paling kurang melalui situs eASY. to shareholders at least through eASY.KSEI website, the
KSEI, situs web Bursa Efek Indonesia (BEI), dan situs web Indonesia Stock Exchange (IDX) website, and the Company’s
Perseroan. Selain itu, pengumuman RUPST dan RUPSLB website. In addition, the announcement of AGMS and EGMS
dapat dilakukan melalui surat kabar harian berperedaran may be made in a nationally circulated daily newspaper.
nasional.
• Pemegang saham secara individu atau lebih yang • Individual or more shareholders who jointly represent 1/20
bersamasama mewakili 1/20 (satu per dua puluh) atau lebih (one twentieth) or more of the total issued shares of the
dari jumlah seluruh saham yang telah dikeluarkan Perseroan Company with valid voting rights may propose items for the
dengan hak suara yang sah dapat mengusulkan mata GMS agenda. Proposals from shareholders must be received
acara RUPS. Usulan dari para pemegang saham diterima no later than 7 (seven) days prior to the date of the summons
Page 327
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 327
paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum tanggal pemanggilan dan and will be included in the GMS agenda if they comply with
akan dimasukkan ke dalam mata acara RUPS jika memenuhi Article 16 of POJK No. 15/POJK.04/2020 dated April 20,
ketentuan Pasal 16 POJK No. 15/POJK.04/2020 tanggal 20 2020, concerning the Planning and Implementation of General
April 2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Meetings of Shareholders of Public Companies.
Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.
C. Pemanggilan C. Summon
• Jangka waktu pemanggilan RUPS paling lambat 21 (dua • The summon for GMS must be submitted no later than 21
puluh satu) hari sebelum penyelenggaraan RUPSLB dengan (twenty-one) days prior to the holding of EGMS, excluding
tidak memperhitungkan tanggal pemanggilan serta tanggal the date of the summon and the date of the EGMS. The
penyelenggaraan RUPSLB. Perseroan juga menyampaikan Company will also provide an explanation for each agenda
penjelasan untuk masing-masing mata acara yang item requiring shareholder approval.
memerlukan persetujuan pemegang saham.
• Pemanggilan RUPST dan RUPSLB dilakukan paling kurang • The summon for AGMS and EGMS must be made at least
melalui situs eASY.KSEI dimana Pemegang Saham dapat through eASY.KSEI website, where Shareholders can grant
memberikan kuasa secara elektronik (e-Proxy), situs web electronic power of attorney (e-Proxy), the Indonesia Stock
Bursa Efek Indonesia (BEI), dan situs web Perseroan. Selain Exchange (IDX) website, and the Company’s website. In
itu, pemanggilan RUPST dan RUPSLB dapat dilakukan melalui addition, the summon for AGMS and EGMS may be published
surat kabar harian berperedaran nasional. in nationally circulated daily newspapers.
• Untuk memudahkan pemegang saham, formulir surat kuasa • For shareholder convenience, the proxy form can be
(proxy) dapat diunduh pada situs web Perseroan bagian Tata downloaded from the Company’s website, under the Corporate
Kelola atau dapat diperoleh di Kantor Pusat Perseroan yang Governance section, or obtained from the Company’s Head
beralamat Gedung WIKA Tower 1, Lt.7-10, Jl. DI. Panjaitan Office at WIKA Tower 1 Building, 7th-10th Floor, Jl. DI.
No.Kav 9, RT.1/RW.11, Cipinang Cempedak, Kecamatan Panjaitan No. Kav 9, RT. 1/RW. 11, Cipinang Cempedak,
Jatinegara, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jatinegara District, East Jakarta City, Special Capital Region
Jakarta 13340. of Jakarta 13340.
D. Penyelenggaraan D. Implementation
• Pemegang saham atau wakil pemegang saham yang berhak • Shareholders or shareholder proxies entitled to attend the
hadir dalam RUPST adalah pemegang saham yang Namanya AGMS are shareholders whose names are registered in the
tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal 25 Shareholder Register on April 25, 2024, at 4:15 PM WIB.
April 2024 pukul 16.15 WIB dan pemegang saham atau Shareholders or shareholder proxies entitled to attend the
wakil pemegang saham yang berhak hadir dalam RUPSLB EGMS are shareholders whose names are registered in the
adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Shareholder Register on February 11, 2024, at 4:15 PM WIB.
Pemegang Saham pada tanggal 11 Februari 2024 pukul
16.15 WIB.
• Untuk RUPST, sesuai dengan Pasal 23 Ayat 1 Anggaran • For the AGMS, in accordance with Article 23 Paragraph 1 of
Dasar Perseroan, RUPS adalah sah dan berhak mengambil the Company’s Articles of Association, the GMS is valid and
keputusan yang mengikat jika para pemegang saham atau has the right to make binding decisions if the shareholders
wakilnya yang sah, yang mewakili lebih dari ½ (satu per dua) or their authorized representatives, representing more than
bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang 1/2 (one half) of the total number of shares with valid voting
sah yang dikeluarkan oleh Perseroan hadir dan/atau diwakili rights issued by the Company, are present and/or represented
dalam RUPS, kecuali ditentukan lain. at the GMS, unless otherwise specified.
• Untuk RUPSLB, sesuai dengan pasal Pasal 27 ayat 1 • For the EGMS, in accordance with Article 27 Paragraph 1 of
Anggaran Dasar Perseroan, RUPSLB adalah sah dan dapat the Company’s Articles of Association, the EGMS is valid and
dilangsungkan serta mengambil keputusan yang mengikat may be held and make binding decisions if the shareholders
apabila para pemegang saham Perseroan yang mewakili of the Company representing at least 2/3 (two-thirds) of the
paling sedikit 2 /3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh total number of shares issued by the Company with valid
saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan dengan hak voting rights are present and/or represented at the EGMS.
suara yang sah hadir dan/atau diwakili dalam RUPSLB.
• Setiap saham yang dikeluarkan memiliki 1 (satu) hak • Each issued share has 1 (one) vote, and the provisions of the
suara, ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan tidak Company’s Articles of Association stipulate that there is no
terdapat pembagian lebih dari satu kelas saham yang dapat division of more than one class of shares that could affect
memengaruhi hak suara yang berbeda. different voting rights.
E. Risalah Rapat E. Minutes of Meeting
• Ringkasan Risalah RUPST dan RUPSLB diumumkan kepada • The Summary of Minutes of AGMS and EGMS shall be
publik melalui situs web Perseroan dalam 1 (satu) hari kerja announced to the public through the Company’s website
setelah RUPST dan RUPSLB diselenggarakan serta melalui within 1 (one) business day after the AGMS and EGMS are
surat kabar harian berperedaran nasional dan situs web BEI held, as well as through nationally circulated daily newspapers
Page 328
328
paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah RUPST dan RUPSLB and the IDX website no later than 2 (two) business days after
diselenggarakan. Selain itu, Ringkasan Risalah RUPST the AGMS and EGMS are held. In addition, the Summary of
dan RUPSLB dapat diumumkan melalui situs eASY. KSEI. Minutes of AGMS and EGMS may be announced through
KSEI eASY website.
• Bukti pengumuman Ringkasan Risalah RUPST dan RUPSLB • Proof of the announcement of Summary of Minutes of AGMS
disampaikan kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja and EGMS shall be submitted to the Financial Services
setelah diumumkan. Authority (OJK) no later than 2 (two) business days after
the announcement.
• Berita Acara RUPST dan RUPSLB kepada OJK dan BEI • Minutes of AGMS and EGMS shall be submitted to the OJK
disampaikan paling lambat dalam jangka waktu 30 (tiga and the IDX no later than 30 (thirty) days after the AGMS and
puluh) hari setelah RUPST dan RUPSLB diselenggarakan. EGMS are held. Copies of these Minutes can be accessed
Salinan Berita Acara tersebut dapat diakses dan diunduh and downloaded by the public from the Governance section
oleh publik di situs web Perseroan bagian Tata Kelola. of the Company’s website.
Penyelenggaraan RUPS secara elektronik, Perseroan berpedoman In holding electronic GMS, the Company is guided by OJK regulations
pada ketentuan OJK dan Anggaran Dasar. Perseroan berkomitmen and the Articles of Association. The Company is committed to
memenuhi ketentuan pengumuman, pemanggilan dan pengumuman complying with the provisions regarding announcements, summons,
ringkasan melalui situs web penyedia e-RUPS. Situs web bursa and summary announcements through the e-GMS provider’s website,
efek dan situs web Perseroan. Ketentuan lebih lengkap terkait the stock exchange website, and the Company’s website. Further
penyelenggaraan RUPS dapat dilihat di Anggaran Dasar Perseroan details regarding the holding of GMS can be found in the Company’s
terkini. most recent Articles of Association.
PENYELENGGARAAN RUPS 2025 IMPLEMENTATION OF GMS IN 2025
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah menyelenggarakan sebanyak Throughout 2025, the Company held two GMS meetings, consisting
2 kali RUPS, yang terdiri dari satu (1) Rapat Umum Pemegang of 1 (one) Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) on May
Saham Tahunan (RUPST) pada tanggal 21 Mei 2025 dan satu (1) 21, 2025, and 1 (one) Extraordinary General Meeting of Shareholders
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal (EGMS) on November 28, 2025.
28 November 2025.
RUPS Tahunan 2025 Annual General Meeting of Shareholders in 2025
RUPS Tahunan tahun buku 2024 dilaksanakan pada tanggal 21 The 2025 Annual GMS for 2024 fiscal year was held on May 21,
Mei 2025. Mata acara beserta ketentuan RUPS lainnya tersedia 2025. The agenda and related provisions were published on the
telah diunggah dalam situs web Perseroan dan tersedia di Divisi Company’s website and made available through the Corporate
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Sekretariat Perusahaan Perseroan, dengan kronoligis sebagai berikut: Secretary Division, with the chronology as follows:
Kegiatan Tanggal Pelaksanaan Keterangan
Activity Date Remarks
Pemberitahuan RUPST 27 Maret 2025 Perseroan telah menyampaikan Pemberitahuan Mata Acara RUPST kepada
kepada Regulator March 27, 2025 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagaimana dalam Surat No. SE.01.00/A.
Notification of AGMS to DIR.00017.WEGE/2025.
Regulators The Company has submitted the Notice of AGMS Agenda to the Financial
Services Authority (OJK) as stated in Letter SE.01.00/A.DIR.00017.
WEGE/2025.
Pengumuman RUPST 14 April 2025 Perseroan menyampaikan Pengumuman RUPST kepada Pemegang Saham
Announcement of AGMS April 14, 2025 pada situs web Bursa Efek Indonesia, situs web Kustodian Sentral Efek
Indonesia dan situs web Perseroan.
The Company has published the Announcement of AGMS to Shareholders
on the Indonesia Stock Exchange website, the Indonesian Central Securities
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Depository website, and the Company’s website.
Recording Date Daftar 28 April 2025 Tercatat 1 (satu) hari kerja sebelum Pemanggilan RUPST.
Pemegang Saham yang April 28, 2025 Recorded 1 (one) business day before the Summons for AGMS.
berhak hadir dalam RUPST
Recording Date: List of
Shareholders entitled to
attend AGMS
Page 329
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 329
Kegiatan Tanggal Pelaksanaan Keterangan
Activity Date Remarks
Pemanggilan dan informasi 29 April 2025 Perseroan menyampaikan Pemanggilan RUPST kepada Pemegang Saham
penjelasan mata acara RUPST April 29, 2025 dan dipublikasikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris pada, melalui:
Summons and explanation of 1. Website Bursa Efek Indonesia dan Website KSEI
AGMS agenda 2. Website PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
3. Situs web Perusahaan, situs web BEI, dan situs web penyedia e-RUPS
dalam aplikasi eASY.KSEI. Publikasi
pemanggilan RUPST disertai dengan bahan Rapat lainnya.
The Company issued the Summons of AGMS to Shareholders, and published
in Indonesian and English through:
1. The Indonesia Stock Exchange website and KSEI website
2. PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk website
3. The Company’s website, the IDX website, and the e-AGMS provider’s
website through eASY.KSEI application. Publication of the AGMS
Summons was accompanied by other meeting materials.
Pelaksanaan RUPST 21 Mei 2025 Penyelenggaraan RUPST secara elektronik dengan menggunakan Aplikasi
Holding of AGMS May 21, 2025 eASY.KSEI dan memperhatikan POJK No. 16/POJK.04/2020 serta ketentuan
Anggaran Dasar Perusahaan. Selain itu, Perusahaan juga menyelenggarakan
RUPST secara fisik dalam beberapa ruangan. Seluruh peserta yang hadir
secara fisik maupun elektronik dapat mengikuti dan berpartisipasi aktif dalam
RUPST.
The AGMS was held electronically using eASY.KSEI application and in
accordance with POJK No. 16/POJK.04/2020 and the provisions of the
Company’s Articles of Association. In addition, the Company also held physical
AGMS in several rooms. All participants, both physically and electronically,
were able to attend and actively participate in the AGMS.
Ringkasan Risalah (Hasil) 23 Mei 2025 Perseroan menyampaikan Pemanggilan RUPST kepada Pemegang Saham
RUPST May 23, 2025 dan dipublikasikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris pada, melalui:
Summary of AGMS Minutes 1. Website Bursa Efek Indonesia dan Website KSEI
(Results) 2. Website PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
3. Situs web Perusahaan, situs web BEI, dan situs web penyedia e-RUPS
dalam aplikasi eASY.KSEI.
The Company issued the Summons of AGMS to Shareholders, and published
in Indonesian and English through:
1. The Indonesia Stock Exchange website and KSEI website
2. PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk website
3. The Company’s website, the IDX website, and the e-RUPS provider’s
website in eASY.KSEI application.
Akta Risalah RUPST 23 Mei 2025 Penyampaian Akta Risalah (Berita Acara) RUPST No. 2 yang dibuat oleh
Deed of AGMS Minutes May 23, 2025 Notaris Diah Guntari L Soemarwoto, SH
Submission of the Deed of Minutes of AGMS No. 2 drawn up by Notary Diah
Guntari L Soemarwoto, SH
RUPS Perseroan dilaksanakan secara luring dan elektronik (hybrid), The Company’s General Meeting of Shareholders (GMS) was held
yang dihadiri secara fisik oleh pemegang saham yang namanya both offline and electronically (hybrid), attended physically by
tercatat secara sah dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan shareholders whose names were officially recorded in the Company’s
pada tanggal 28 April 2025 pukul 16.00 WIB atau oleh kuasa yang Register of Shareholders as of April 28, 2025 at 16:00 WIB, or by their
sah. Perseroan juga menghimbau para pemegang saham untuk authorized proxies. The Company also encouraged shareholders to
menghadiri Rapat secara elektronik dengan memberikan kuasa attend the Meeting electronically by granting authority through the
melalui fasilitas Electronic General Meeting System (eASY.KSEI) Electronic General Meeting System (eASY.KSEI) facility provided by
yang disediakan oleh KSEI kepada perwakilan independen yang KSEI to an independent representative appointed by the Company
ditunjuk Perseroan sebagai mekanisme pemberian kuasa secara as the electronic proxy (e-proxy) mechanism for the Meeting.
elektronik (e-proxy) dalam Rapat.
Kuorum Kehadiran Para Pemegang Saham Quorum of Shareholders’ Attendance
Rapat dihadiri dan terwakili sebanyak 7.042.541.100 (tujuh miliar The Meeting was attended and represented by 7,042,541,100 (seven
empat puluh dua juta lima ratus empat puluh satu ribu seratus) saham billion forty-two million five hundred forty-one thousand one hundred)
atau mewakili 73,5743951% (tujuh puluh tiga koma lima tujuh empat shares, representing 73.5743951% (seventy-three point five seven
tiga sembilan lima satu persen.) yang merupakan hak suara yang four three nine five one percent) of the total valid voting rights from
sah dari total 9.572.000.000 (sembilan miliar lima ratus tujuh puluh 9,572,000,000 (nine billion five hundred seventy-two million) shares
dua juta) saham yang dikeluarkan oleh Perseroan. issued by the Company.
Page 330
330
Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi pada Attendance of Board of Commissioners and Board
RUPST of Directors at the Annual GMS
Rapat dihadiri oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, sebagai The Meeting was attended by the Company’s Board of
berikut: Commissioners and Board of Directors, as follows:
Dewan Komisaris Direksi
Board of Commissioners Board of Directors
Komisaris Independen yang sekaligus Joseph Prajogo Direktur Utama Hadian Pramudita
merangkap sebagai Pelaksana tugas President Director
Komisaris Utama
Independent Commissioner who
also serves as Acting President
Commissioner
Komisaris Independen Direktur Keuangan, Human Capital Direktur Keuangan, Human Capital Hartanto Karti
Independent Commissioner dan Manajemen Risiko dan Manajemen Risiko Raharjo
Director of Finance, Human
Capital, and Risk Management
Direktur Quality, Health, Safety, Tomo Dwi Hasputro
Environment dan Pemasaran
Director of Quality, Health, Safety,
Environment, and Marketing
Dewan Komisaris yang mengikuti secara Daring Direktur Operasi I Bagus Tri Setyana
Board of Commissioners who participated online Director of Operations I
Komisaris Danis Hidayat Sumadilaga
Commissioner
Tanya Jawab Questions and Answers
Dalam setiap Mata Acara Rapat, Perseroan memberikan kesempatan For each Meeting Agenda, the Company provided an opportunity for
kepada para Pemegang Saham atau Kuasa Pemegang Saham Shareholders or their Proxies to raise questions or express opinions
untuk dapat mengajukan Pertanyaan atau pendapatnya dalam during the Question and Answer session. A maximum of three
sesi Tanya Jawab, paling banyak 3 (tiga) penanya, masing-masing questioners, each with one question, were allowed.
1 (satu) pertanyaan.
Dalam setiap mata acara RUPST para pemegang saham telah For each AGMS agenda item, shareholders were given the
diberikan kesempatan untuk bertanya atau mengajukan pendapat opportunity to ask questions or express opinions related to the
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
yang berkaitan dengan pembahasan mata acara Rapat. Dari mata discussion of the Meeting agenda item. From the first to the eighth
acara pertama sampai dengan kedelapan tidak ada pertanyaan agenda item, there were no questions from shareholders.
dari pemegang saham.’
Mekanisme Pengambilan Keputusan Decision-Making Mechanism
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, dan tercantum dalam In accordance with the Company's Articles of Association and as
tata tertib RUPS yang dibagikan kepada Pemegang Saham atau stated in the AGMS Rules of Procedure distributed to Shareholders
kuasanya. Pengambilan keputusan RUPST melalui mekanisme or their proxies, AGMS resolutions are made through the following
sebagai berikut: mechanisms:
1. Pemungutan suara dilakukan secara lisan, kecuali Pimpinan 1. Voting is conducted verbally, unless the Chairperson of the
Rapat menentukan lain; Meeting determines otherwise;
2. Keputusan Rapat diambil berdasarkan musyawarah untuk 2. Meeting decisions are made based on deliberation to reach
mufakat; dan consensus; and
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
3. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat 3. If a decision based on deliberation to reach consensus is not
tidak tercapai, keputusan diambil dengan cara pemungutan reached, decisions are made by voting. An abstention vote
suara. Suara abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama is deemed to be the same as the majority vote of the voting
dengan suara mayoritas Pemegang Saham yang mengeluarkan Shareholders, provided that:
suara dengan ketentuan:
4. Untuk Mata Acara ke-1 sampai dengan Mata Acara ke-4 dan 4. For Agenda Items 1 to 4 and Agenda Items 6 to 8, pursuant to
Mata Acara ke-6 sampai dengan Mata Acara ke-8 berdasarkan Article 21 paragraph (2) number (1) letter a of the Company's
Pasal 21 ayat (2) angka (1) huruf a Anggaran Dasar Perseroan, Articles of Association, a Meeting Resolution is valid if approved
bahwa Keputusan Rapat adalah sah jika disetujui oleh lebih dari by more than ½ (one half) of the total shares with voting rights
½ (satu per dua) bagian dari seluruh saham dengan hak suara present at the Meeting.
yang hadir dalam Rapat.
5. Untuk Mata Acara ke-5 hanya berupa laporan sehingga tidak 5. Agenda Item 5 is merely a report and therefore does not require
memerlukan persetujuan Rapat. Meeting approval.
Page 331
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 331
Pihak Independen Penghitung Suara dan/atau Independent Parties for Vote Counting and/or Vote
Validasi Suara Validation
Untuk menghitung dan memvalidasi suara dalam RUPST, Perseroan To count and validate votes at the AGMS, the Company has
telah menunjuk pihak-pihak independen yaitu : appointed independent parties, namely:
1. Notaris Diah Guntari L Soemarwoto, SH,selaku Notaris Publik; 1. Notary Diah Guntari L Soemarwoto, SH, as Public Notary; and
dan
2. PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek 2. PT Datindo Entrycom as Share Registrar
Pihak independen tersebut ditunjuk untuk melakukan penghitungan These independent parties are appointed to count and/or validate
dan/atau melakukan validasi dan pengambilan suara dalam RUPST. votes at the AGMS.
Keputusan RUPST dan Realisasinya pada Tahun AGMS Resolutions and Their Realization in the Fiscal
Buku Year
Keputusan dan ringkasan risalah RUPST diterbitkan pada tanggal The resolutions and summary of minutes of AGMS were issued
23 Mei 2025 dan telah dipublikasikan melalui situs web Perseroan, on May 23, 2025, and have been published on the Company's
situs web Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta situs web Bursa website, the Financial Services Authority (OJK) website, and the
Efek Indonesia. Sesuai Pasal 18 POJK No. 15/POJK.04/2020 dan Indonesia Stock Exchange website. In accordance with Article 18
Pasal 19 ayat (12) Anggaran Dasar Perseroan, Perseroan telah of POJK No. 15/POJK.04/2020 and Article 19 paragraph (12) of
menyediakan bahan-bahan terkait mata acara Rapat yang dapat the Company's Articles of Association, the Company has provided
diunduh melalui situs web Perseroan https://investor.wikagedung. materials related to the Meeting agenda, which can be downloaded
co.id/general-meeting-of-shareholders?year=2025 sejak tanggal from the Company's website at https://investor.wikagedung.co.id/
Pemanggilan Rapat. general-meeting-of-shareholders?year=2025 as of the date of the
Meeting Summons.
Adapun informasi lengkap mengenai agenda dan keputusan RUPST Complete information regarding the agenda and resolutions of
tersebut adalah sebagai berikut: AGMS is as follows:
Mata Acara Rapat Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku
Pertama 2024 serta Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31
First Meeting Agenda Desember 2024, sekaligus Pemberian Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya (volledig acquit et de
charge) kepada Direksi atas Tindakan Pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan
yang Telah Dijalankan Selama Tahun Buku 2024.
Approval of the Company’s Annual Report, including the Board of Commissioners’ Supervisory Report for the 2024 Fiscal
Year, and Ratification of the Company’s Consolidated Financial Statements for the Fiscal Year ending December 31,
2024, as well as the granting of a Full Release and Discharge (volledig acquit et de charge) to Board of Directors for their
Management of the Company and Board of Commissioners for their Supervisory Actions Carried Out During the 2024
FIscal Year.
Jumlah Pemegang Terdapat 1(satu) pemegang saham yang mengajukan pertanyaan melalui sistem eASY KSEI, namun tidak relevan dengan
Saham Yang Bertanya mata acara Rapat.
Number of Shareholders 1 (one) shareholder submitted a question through KSEI eASY system, but it was not relevant to the Meeting agenda.
Who Asked Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara:
Decision-making By Voting:
Setuju Tidak Setuju
Abstain
Agree Disagree
7.039.984.600 saham atau 2.006.500 saham atau 0,0284911% 550.000 saham atau 0,0078097%
99,9636992% dari yang hadir dari yang hadir dari yang hadir
shares or 99.9636992% of those 2,006,500 shares or 0.0284911% of 550,000 shares or 0.0078097% of
present those present those present
Page 332
332
Keputusan Rapat Rapat disetujui dengan dengan suara terbanyak sebesar 7.041.991.100 saham atau 99,9921903% dari seluruh jumlah
Meeting Resolution suara yang hadir dalam Rapat memutuskan:
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, dan Laporan
Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku 2024 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
2. Mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku 2024 yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan
(RSM Indonesia) sesuai Laporan Nomor 00182/2.1030/AU.1/03/1950-1/1/III/2025 tanggal 14 Maret 2025 dengan
opini "Wajar Dalam Semua Hal Yang Material.
3. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh
anggota Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris atas tindakan
pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2024 yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024, sepanjang tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana dan tindakan tersebut tercermin dalam laporan
tersebut di atas.
The Meeting approved by a majority vote of 7,041,991,100 shares, or 99.9921903% of the total number of votes present
at the Meeting. The resolutions were:
1. To approve the Company’s Annual Report, including the Board of Commissioners’ Supervisory Report, and the
Company’s Consolidated Financial Statements for the 2024 Fiscal Year ending December 31, 2024.
2. To ratify the Company’s Consolidated Financial Statements for the 2024 Fiscal Year ending December 31, 2024,
which have been audited by Public Accounting Firm (KAP) Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Partners (RSM
Indonesia) in accordance with Report No. 00182/2.1030/AU.1/03/1950-1/1/III/2025 dated March 14, 2025, with
“unqualified” opinion.
3. To grant full release and discharge (volledig acquit et de charge) to all members of Board of Directors for their
management of the Company and to all members of Board of Commissioners for their supervisory actions for the
Company that have been carried out during the 2024 Fiscal Year ending on December 31, 2024, as long as these
actions do not constitute a criminal act and are reflected in the report mentioned above.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Implementation Status Has been realized in 2025.
Mata Acara Rapat Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2024 (dua ribu dua puluh empat);
Kedua Determination of the Use of the Company’s Net Profit for the 2024 (two thousand and twenty-four) Fiscal Year;
Second Meeting Agenda
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham Yang Bertanya No Shareholders submitted questions or responses.
Number of Shareholders
Who Asked Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara:
Decision-making By Voting:
Setuju Tidak Setuju
Abstain
Agree Disagree
7.039.984.600 saham atau 339.100 saham atau 0,0048150% 2.217.400 saham atau 0,0314858%
99,9636992% dari yang hadir dari yang hadir dari yang hadir
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
7,039,984,600 shares or 339,100 shares or 0.0048150% of 2,217,400 shares or 0.0314858% of
99.9636992% of those present those present those present
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 333
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 333
Keputusan Rapat Rapat dengan suara terbanyak sebesar 7.040.323.700 saham 99,9685142 % dari seluruh jumlah suara yang hadir dalam
Meeting Resolution Rapat memutuskan:
1. Menetapkan Laba Bersih Perseroan dengan rincian sebagai berikut Menetapkan penggunaan Laba Bersih yang dapat
diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk Perseroan Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
yaitu sebesar Rp67.888.264.873,- (enam puluh tujuh miliar delapan ratus delapan puluh delapan juta dua ratus enam
puluh empat ribu delapan ratus tujuh puluh tiga rupiah) sebagai berikut:
a. Sebesar 10% dari Laba Bersih atau senilai Rp6.796.120.000,- (enam miliar tujuh ratus sembilan puluh enam juta
seratus dua puluh ribu rupiah) ditetapkan sebagai Dividen Tunai Tahun Buku 2024.
b. Sebesar 10% dari laba Bersih senilai Rp6.796.120.000,- (enam miliar tujuh ratus sembilan puluh enam juta
seratus dua puluh ribu rupiah) dialokasikan sebagai Cadangan Wajib dalam rangka memenuhi Pasal 70 Undang
Undang Perseroan Terbatas
c. Sebesar 80% dari Laba Bersih atau senilai Rp54.296.024.873,- (lima puluh empat miliar dua ratus sembilan puluh
enam juta dua puluh empat ribu delapan ratus tujuh puluh tiga rupiah) ditetapkan sebagai Cadangan Lainnya
d. Menyetujui memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi dengan hak substitusi untuk mengatur lebih lanjut
mengenai tata cara dan pelaksanaan pembagian Dividen Tunai sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk
melakukan pembulatan untuk pembayaran dividen per saham.
The Meeting, with a majority vote of 7,040,323,700 shares, representing 99.9685142% of the total votes present at the
Meeting, resolved:
1. To determine the Company’s Net Profit with the following details: To determine the use of Net Profit attributable to
Owners of the Parent Entity for the Fiscal Year ending December 31, 2024, amounting to Rp67,888,264,873 (sixty-
seven billion eight hundred eighty-eight million two hundred sixty-four thousand eight hundred seventy-three rupiah)
as follows:
a. 10% of Net Profit, or Rp6,796,120,000 (six billion seven hundred ninety-six million one hundred twenty thousand
rupiah), shall be determined as Cash Dividends for the 2024 Fiscal Year.
b. 10% of Net Profit, amounting to Rp6,796,120,000 (six billion seven hundred ninety-six million one hundred
twenty thousand rupiah), is allocated as Mandatory Reserves in order to comply with Article 70 of the Limited
Liability Company Law.
c. 80% of Net Profit, or Rp54,296,024,873 (fifty-four billion two hundred ninety-six million twenty-four thousand
eight hundred seventy-three rupiah), is designated as Other Reserves.
d. Approved to grant authority and power to the Board of Directors with the right of substitution to further regulate
the procedures and implementation of Cash Dividend distribution in accordance with applicable regulations,
including rounding off dividend payments per share.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Implementation Status Has been realized in 2025.
Mata Acara Rapat Ketiga Penetapan Penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk Mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2025;
Jumlah Pemegang Terdapat 1(satu) pemegang saham yang mengajukan pertanyaan melalui sistem eASY KSEI Nama pemegang saham:
Saham Yang Bertanya Rizky Hardian Adhinugraha
Number of Shareholders Pertanyaan: KAP mana saja yang menjadi pilihan perusahaan?
Who Asked Questions Atas pertanyaan tersebut telah dijawab secara lisan oleh Pimpinan Rapat dan Direktur Keuangan, Human Capital dan
Manajemen Risiko
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara:
Decision-making
Setuju Tidak Setuju
Abstain
Agree Disagree
7.041.652.000 saham atau 339.100 saham atau 0,0048150% 550.000 saham atau 0,0078097%
99,9873753% dari yang hadi dari yang hadir dari yang hadi
Keputusan Rapat Rapat dengan suara terbanyak sebesar 7.041.991.100 atau 99,9921903 % dari seluruh jumlah suara yang hadir dalam
Meeting Resolution Rapat memutuskan:
1. Menyetujui penunjukan Akuntan Publik di Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar, & Rekan (RSM
Indonesia) yang akan mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, serta Laporan lainnya untuk Tahun
Buku 2025.
2. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu mendapatkan
persetujuan tertulis Pemegang Saham Mayoritas untuk :
a. Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit atas Laporan Keuangan
Konsolidasian Perseroan periode lainnya pada Tahun Buku 2025 untuk tujuan dan kepentingan Perseroan; dan
b. Penetapan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik
tersebut, serta menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik Pengganti dalam hal Akuntan Publik
dan/atau Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar, & Rekan (RSM Indonesia), karena sebab
apapun, tidak dapat menyelesaikan pemberian jasa audit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan/atau
periode lainnya pada Tahun Buku 2025, termasuk menetapkan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi
Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik Pengganti tersebut.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Implementation Status Has been realized in 2025.
Mata Acara Rapat Penetapan Gaji/Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan untuk Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan Tahun Buku
Keempat 2025, serta Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus untuk Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas Kinerja Tahun
Forth Meeting Agenda Buku 2024
Determination of Salaries/Honorariums, Facilities, and Allowances for the Company’s Board of Directors and Board of
Commissioners for the 2025 Fiscal Year, as well as Bonuses/Performance Incentives/Special Incentives for the Company’s
Board of Directors and Board of Commissioners for their Performance in the 2024 Fiscal Year
Page 334
334
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham Yang Bertanya No Shareholders submitted questions or responses.
Number of Shareholders
Who Asked Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara:
Decision-making By Voting:
Setuju Tidak Setuju
Abstain
Agree Disagree
7.038.802.100 saham atau 2.006.500 saham atau 0,0284911% 1.732.500 saham atau 0,0246005 %
99,9469084% dari yang hadir dari yang hadir dari yang hadir
7,038,802,100 shares or 2,006,500 shares or 0.0284911% of 1,732,500 shares or 0.0246005% of
99.9469084% of those present those present those present
Keputusan Rapat Rapat dengan suara terbanyak sebesar 7.040.808.600 atau 99,9753995 % dari seluruh jumlah suara yang hadir dalam
Meeting Resolution Rapat memutuskan:
1. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Pemegang Saham Mayoritas untuk menetapkan bagi anggota
Dewan Komisaris:
a. Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus atas kinerja Tahun Buku 2024, sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
dan
b. Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan untuk Tahun Buku 2025.
2. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan
persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Mayoritas untuk menetapkan bagi anggota Direksi:
a. Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus atas kinerja Tahun Buku 2024, sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
dan
b. Gaji berikut Fasilitas dan Tunjangan untuk Tahun Buku 2025.
The Meeting, with a majority vote of 7,040,808,600, or 99.9753995% of the total votes present, resolved:
1. To approve the granting of power and authority to the Major Shareholder to determine for members of the Board of
Commissioners:
a. Bonuses/Performance Incentives/Special Incentives for performance in the 2024 Fiscal Year, in accordance with
applicable regulations; and
b. Honorariums, including Facilities and Allowances for the 2025 Fiscal Year.
2. 2. To approve the granting of power and authority to the Board of Commissioners, with prior written approval from the
Major Shareholder, to determine for members of Board of Directors:
a. Bonuses/Performance Incentives/Special Incentives for performance in the 2024 Fiscal Year, in accordance with
applicable regulations; and
b. Salaries, including Facilities and Allowances for the 2025 Fiscal Year.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Implementation Status Has been realized in 2025.
Mata Acara Rapat Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum;
Kelima
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Report on the Realization of the Use of Proceeds from Public Offering;.
Fifth Meeting Agenda
Jumlah Pemegang Terdapat 1(satu) pemegang saham yang mengajukan pertanyaan melalui sistem eASY KSEI Nama pemegang saham
Saham Yang Bertanya : Muhammad Badrum Pertanyaan : Mohon dijelaskan kenapa realisasi dana IPO ke pengembangan Modular belum
Number of Shareholders dilaksanakan? Atas pertanyaan tersebut telah dijawab secara lisan oleh Pimpinan Rapat dan Direktur Keuangan, Human
Who Asked Questions Capital dan Manajemen Risiko
1 (one) shareholder submitted a question through KSEI eASY system. Shareholder Name: Muhammad Badrum. Question:
Please explain why the realization of IPO proceeds for Modular development has not been implemented. This question has
been answered verbally by the Meeting Chair and the Director of Finance, Human Capital, and Risk Management
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara:
Decision-making By Voting:
Setuju Tidak Setuju
Abstain
Agree Disagree
- - -
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Keputusan Rapat Untuk mata acara ke-5, yang bersifat laporan sehingga tidak dilakukan pengambilan keputusan, Direksi Perseroan telah
Meeting Resolution menyampaikan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum sebagaimana dipersyaratkan dalam Pasal
6 ayat (1) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil
Penawaran Umum.
For the 5th agenda item, which is a report and therefore does not involve decision-making, the Company’s Board of
Directors has submitted a Report on the Realization of the Use of Proceeds from Public Offering as required in Article 6
paragraph (1) of Financial Services Authority Regulation No. 30/POJK.04/2015 concerning the Report on the Realization of
the Use of Proceeds from Public Offering.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Implementation Status Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Has been realized in 2025.
Mata Acara Rapat Persetujuan Perubahan Susunan Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan.
Keenam Approval of Changes to the Composition of the Company’s Board of Directors and/or Board of Commissioners.
Sixth Meeting Agenda
Page 335
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 335
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham Yang Bertanya No Shareholders submitted questions or comments.
Number of Shareholders
Who Asked Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara:
Decision-making By Voting:
Setuju Tidak Setuju
Abstain
Agree Disagree
7.041.652.000 saham atau 339.100 saham atau 0,0048150% 550.000 saham atau 0,0078097%
99,9873753% dari yang hadir dari yang hadir dari yang hadi
7,041,652,000 shares or 339,100 shares or 0.0048150% of 550,000 shares or 0.0078097% of
99.9873753% of those present those present those present
Keputusan Rapat Rapat dengan suara terbanyak sebesar 7.041.991.000 99,9921903% dari seluruh jumlah suara yang hadir dalam Rapat
Meeting Resolution memutuskan:
1. Menyetujui menolak permohonan pengunduran diri nama-nama sebagai berikut:
a. Sdri. Suli Fatimah selaku Komisaris sebagaiamana surat permohonan pengunduran diri tertanggal 30 April 2025.
b. Sdr. Dwi Purnomo selaku Direktur Operasi II sebagaimana surat permohonan pengunduran diri tertanggal 30
April 2025. Dengan pertimbangan yang bersangkutan memiliki kinerja yang baik dan untuk posisi jabatan yang
bersangkutan masih dibutuhkan oleh Perseroan dalam rangka menunjang pencapaian target yang telah ditetapkan
oleh Perseroan dalam Rencana Jangka Panjang Perseroan. Oleh karenanya yang bersangkutan tersebut di atas
tetap menjabat pada posisi jabatan semula dengan masa jabatan melanjutkan masa jabatan sebelumnya.
2. Memberhentikan dengan hormat nama-nama di bawah ini sebagai anggota Dewan Dewan Komisaris dan Direksi WIKA
Gedung sebagai berikut:
a. Sdr. Joseph Prajogo sebagai Komisaris Independen sekaligus Plt. Komisaris Utama yang diangkat berdasarkan Akta
Nomor 7 Tanggal 10 Agustus 2020, dibuat dihadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta Selatan;
b. Sdr. Bagus Tri Setyana sebagai Direktur Operasi I yang diangkat berdasarkan berdasarkan Akta Nomor 7 Tanggal 10
Agustus 2020, dibuat dihadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta Selatan; terhitung sejak ditutupnya RUPS
ini, dengan ucapan terima kasih atas segala sumbangsih tenaga dan pikiran yang diberikan oleh yang bersangkutan
selama menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris dan Direksi WIKA Gedung.
3. Mengangkat nama-nama di bawah ini sebagai Anggota Dewan Komisaris dan Direksi WIKA Gedung sebagai berikut:
a. Sdr.Joseph Prajogo sebagai Komisaris Independen sekaligus Plt. Komisaris Utama
b. Sdr. Bagus Tri Setyana sebagai Direktur Operasi I terhitung sejak ditutupnya RUPS ini, dengan masa jabatan sesuai
dengan ketentuan Anggaran Dasar WIKA Gedung, dengan memperhatikan Peraturan Perundang-Undangan dan
tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
4. Sehubungan dengan butir 1, 2, dan 3 tersebut di atas, maka susunan Dewan Komisaris dan Direksi WIKA Gedung adalah
sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
a. Sdr. Joseph Prajogo sebagai Komisaris Independen sekaligus Plt Komisaris Utama;
b. Sdr. Danis Hidayat Sumadilaga sebagai Komisaris;
c. Sdri. Suli Fatimah sebagai Komisaris;
d. Sdr. Taufan Gestoro sebagai Komisaris Independen;
Direksi:
a. Sdr. Hadian Pramudita sebagai Direktur Utama;
b. Sdr. Bagus Tri Setyana sebagai Direktur Operasi I;
c. Sdr. Dwi Purnomo sebagai Direktur Operasi II;
d. Sdr. Hartanto Karti Raharjo sebagai Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko;
e. Sdr. Tomo Dwi Hasputro sebagai Direktur Quality, Helath, Safety, Environment, dan Pemasaran.
5. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direktur Utama dan/atau Direktur lainnya WIKA Gedung dengan hak substitusi
untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan keputusan mata acara ini sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku, termasuk untuk menyatakan dalam Akta Notaris tersendiri dan memberitahukan
susunan Direksi dan Dewan Komisaris WIKA Gedung kepada Kementerian Hukum dan HAM sesuai dengan ketentuan
yang berlaku.
Page 336
336
The meeting, with a majority vote of 7,041,991,000 (99.9921903% of the total votes present), resolved:
1. To approve and reject the resignation requests of the following individuals:
a. Suli Fatimah as Commissioner, as stated in resignation letter dated April 30, 2025.
b. Dwi Purnomo as Director of Operations II, as stated in resignation letter dated April 30, 2025. Considering that
the individuals concerned have performed well and the Company still requires their positions to support the
achievement of the targets set by the Company in its Long-Term Plan, the individuals mentioned above will
remain in their original positions, with a term of office extending from their previous terms.
2. 2. To honorably dismiss the following individuals as members of Board of Commissioners and Board of Directors of
WIKA Gedung:
a. Joseph Prajogo as Independent Commissioner and Acting President Commissioner, appointed pursuant to Deed
No. 7 dated August 10, 2020, drawn up before Fathiah Helmi, S.H., Notary in South Jakarta;
b. Bagus Tri Setyana as Director of Operations I, appointed pursuant to Deed No. 7 dated August 10, 2020, drawn
up before Fathiah Helmi, S.H., Notary in South Jakarta; effective as of the closing of this GMS, with gratitude for
all contributions of energy and thought given by the person concerned during his/her term as a Member of Board
of Commissioners and Board of Directors of WIKA Gedung.
3. To appoint the following names as Members of Board of Commissioners and Board of Directors of WIKA Gedung:
a. Joseph Prajogo as Independent Commissioner and Acting President Commissioner
b. Bagus Tri Setyana as Director of Operations I effective as of the closing of this GMS, with a term of office
in accordance with the provisions of WIKA Gedung’s Articles of Association, with due regard to laws and
regulations and without prejudice to the GMS’ right to dismiss at any time.
4. In connection with points 1, 2, and 3 above, the composition of Board of Commissioners and Board of Directors of
WIKA Gedung is as follows:
Board of Commissioners:
a. Joseph Prajogo as Independent Commissioner and Acting President Commissioner;
b. Danis Hidayat Sumadilaga as Commissioner;
c. Suli Fatimah as Commissioner;
d. Taufan Gestoro as Independent Commissioner;
Board of Directors:
a. Hadian Pramudita as President Director;
b. Bagus Tri Setyana as Director of Operations I;
c. Dwi Purnomo as Director of Operations II;
d. Hartanto Karti Raharjo as Director of Finance, Human Capital, and Risk Management;
e. Tomo Dwi Hasputro as Director of Quality, Health, Safety, Environment, and Marketing.
5. Granting power and authority to the President Director and/or other Directors of WIKA Gedung with the right of
substitution to carry out all necessary actions related to the resolution of this agenda item in accordance with
applicable laws and regulations, including to state in a separate Notarial Deed and notify the composition of Board of
Directors and Board of Commissioners of WIKA Gedung to the Ministry of Law and Human Rights in accordance with
applicable provisions.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Implementation Status
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PENYELENGGARAAN RUPSLB TAHUN 2025 EXTRAORDINARY GENERAL MEETING
OF SHAREHOLDERS IN 2025
Kronologis Pelaksanaan
RUPSLB Chronology of EGMS
Perseroan telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar The Company has held the 2025 Extraordinary General Meeting of
biasa Tahun 2025 (selanjutnya disebut “Rapat”) yang diselenggarakan Shareholders (hereinafter referred to as the “Meeting”) on Friday,
pada hari Jumat, tanggal 28 November 2025 di WIKA Tower II, November 28, 2025 at WIKA Tower II, Auditorium, 17th Floor, Jl. D.I
Auditorium Lantai 17, Jl. D.I Panjaitan Kav. 9-10, Jakarta Timur dan Panjaitan Kav. 9-10, East Jakarta and was held electronically using
dilaksanakan secara elektronik menggunakan fasilitas Electronic the KSEI Electronic General Meeting System (eASY KSEI) facility.
General Meeting System KSEI (eASY KSEI).
Adapun tata cara penyelenggaraan RUPSLB perseroan dengan The procedures for holding the Company's Extraordinary GMS
rincian sebagai berikut: are as follows:
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Kegiatan Tanggal Pelaksanaan Keterangan
Activity Date Remarks
Pemberitahuan RUPSLB kepada 15 Oktober 2025 Perseroan telah menyampaikan Pemberitahuan Mata Acara RUPS Luar
Regulator October 15, 2025 Biasa kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagaimana dalam Surat No.
Notification of EGMS to SE.01.00/A.CORSEC.00093/2025
Regulators The Company has submitted the Notification of Extraordinary GMS Agenda
to the Financial Services Authority (OJK) as stated in Letter No. SE.01.00/A.
CORSEC.00093/2025
Page 337
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 337
Kegiatan Tanggal Pelaksanaan Keterangan
Activity Date Remarks
Pengumuman RUPSLB 22 Oktober 2025 Perseroan menyampaikan Pengumuman RUPS Luar Biasa kepada
Announcement of EGMS October 22, 2025 Pemegang Saham, melalui:
1. Situs web Bursa Efek Indonesia;
2. Situs web Kustodian Sentral Efek Indonesia; dan
3. Situs web Perseroan
The Company submitted the Announcement of Extraordinary GMS to
Shareholders through:
1. the Indonesia Stock Exchange website;
2. the Indonesian Central Securities Depository website; and
3. the Company’s website.
Recording Date Daftar Pemegang 5 November 2025 Tercatat 1 (satu) hari kerja sebelum Pemanggilan RUPSLB.
Saham yang berhak hadir dalam November 5, 2025 Recorded 1 (one) business day prior to the Summons of Extraordinary GMS.
RUPSLB
Recording Date: List of
Shareholders entitled to attend
EGMS
Pemanggilan dan informasi 6 November 2025 Perseroan menyampaikan Pemanggilan RUPSLB kepada Pemegang Saham,
penjelasan mata acara RUPSLB November 6, 2025 melalui:
Summons and information on the 1. Situs web Bursa Efek Indonesia;
explanation of EGMS agenda 2. Situs web Kustodian Sentral Efek Indonesia; dan
3. Situs web Perseroan.
Pemanggilan RUPSLB dipublikasikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa
Inggris disertai dengan bahan Rapat lainnya.
The Company issued the Summons of EGMS to Shareholders through:
1. The Indonesia Stock Exchange website;
2. The Indonesian Central Securities Depository website; and
3. 3The Company’s website.
The Summons of EGMS were published in Indonesian and English, along
with other meeting materials.
Pelaksanaan RUPSLB 28 November 2025 Penyelenggaraan RUPST secara elektronik dengan menggunakan Aplikasi
EGMS Holding November 28, 2025 eASY.KSEI dan memperhatikan POJK No. 16/POJK.04/2020 serta ketentuan
Anggaran Dasar Perusahaan. Selain itu, Perusahaan juga menyelenggarakan
RUPST secara fisik dalam beberapa ruangan. Seluruh peserta yang hadir
secara fisik maupun elektronik dapat mengikuti dan berpartisipasi aktif
dalam RUPST.
The EGMS was held electronically using the eASY.KSEI application and
in accordance with POJK No. 16/POJK.04/2020 and the provisions of
the Company’s Articles of Association. In addition, the Company held the
EGMS physically in several rooms. All participants, both physically and
electronically, were able to attend and actively participate in the EGMS.
Ringkasan Risalah (Hasil) RUPSLB 2 Desember 2025 Perseroan menyampaikan Ringkasan Risalah RUPSLB kepada Pemegang
Summary of EGMS Minutes December 2, 2025 Saham, melalui:
(Results) 1. Situs web Bursa Efek Indonesia;
2. Situs web Kustodian Sentral Efek Indonesia; dan
3. Situs web Perseroan.
The Company submitted a Summary of EGMS Minutes to Shareholders
through:
1. The Indonesia Stock Exchange website;
2. The Indonesian Central Securities Depository website; and
3. The Company’s website.
Akta Risalah RUPSLB 19 Desember 2025 Akta RUPS No. No. 3 tanggal 28 November 2025 yang dibuat di hadapan
Deed of EGMS Minutes December 19, 2025 Notaris Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto
Deed of GMS No. 3 dated November 28, 2025 made before Notary Diah
Guntari Listianingsih Soemarwoto
RUPS Perseroan dilaksanakan secara luring dan elektronik (hybrid) The Company's GMS was held both offline and electronically (hybrid)
serta dapat dihadiri secara fisik oleh pemegang saham yang namanya and may be attended in person by shareholders whose names
tercatat secara sah dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada are legally registered in the Company's Shareholder Register on
tanggal 5 November 2025 pukul 16.00 WIB atau oleh kuasanya November 5, 2025, at 4:00 PM Western Indonesian Time (WIB), or
yang sah. by their authorized proxies.
Perseroan juga menghimbau pemegang saham untuk hadir The Company also encouraged shareholders to attend electronically
secara elektronik dengan menyediakan proxy elektronik melalui by providing an electronic proxy through the KSEI Electronic
fasilitas Electronic General Meeting System (eASY.KSEI) KSEI yang General Meeting System (eASY.KSEI) facility, provided by KSEI
disediakan oleh KSEI kepada perwakilan independen yang ditunjuk to independent representatives appointed by the Company as an
Perseroan sebagai mekanisme proxy elektronik (e-proxy) di dalam electronic proxy (e-proxy) at the Meeting.
Rapat.
Page 338
338
Kehadiran Dewan KOmisaris dan Direksi pada Attendance of Board of Commissioners and Board
RUPSLB of Directors at the EGMS
Rapat dihadiri oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, sebagai The Meeting was attended by the Company's Board of
berikut: Commissioners and Board of Directors, as follows:
Dewan Komisaris Direksi
Board of Commissioners Board of Directors
Komisaris Independen sekaligus Joseph Prajogo Direktur Utama Hadian Pramudita
Pelaksana Tugas Komisaris Utama President Director
Independent Commissioner and
Acting President Commissioner
Komisaris Suli Fatimah Direktur Keuangan, Human Hartanto Karti Raharjo
Commissioner Capital, dan Manajemen Risiko
Director of Finance, Human
Capital, and Risk Management
Komisaris Independen Taufan Gestoro Direktur Operasi I Bagus Tri Setyana
Independent Commissioner Director of Operations I
Dewan Komisaris yang mengikuti secara Daring Direktur Operasi II Dwi Purnomo
Board of Commissioners who participated online Director of Operations II
Komisaris Danis Hidayat Sumadilaga Direktur Quality, Health, Safety, Tomo Dwi Hasputro
Commissioner Environment dan Pemasaran
Director of Quality, Health, Safety,
Environment, and Marketing
Kuorum Kehadiran Para Pemegang Saham Shareholder Attendance Quorum
Rapat dihadiri dan terwakili sebanyak 7.311.719.014 (tujuh miliar The Meeting was attended and represented by 7,311,719,014 (seven
tiga ratus sebelas juta tujuh ratus sembilan belas ribu empat belas) billion three hundred eleven million seven hundred nineteen thousand
saham atau mewakili 76,3865338% (Tujuh puluh enam koma tiga fourteen) shares, representing 76.3865338% (seventy-six point three
delapan enam lima tiga tiga delapan persen) yang merupakan hak eight six five three three eight percent) of the total valid voting rights
suara yang sah dari total 9.572.000.000 (Sembilan miliar lima ratus of 9,572,000,000 (nine billion five hundred seventy-two million) shares
tujuh puluh dua juta) saham yang dikeluarkan oleh Perseroan. issued by the Company.
Tanya Jawab Questions and Answers
Sebelum pengambilan keputusan Mata Acara Rapat, Pimpinan Rapat Prior to the adoption of resolutions on the Meeting Agenda, the
memberikan kesempatan kepada para Pemegang Saham atau Kuasa Meeting Chairperson provided the opportunity for Shareholders
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Pemegang Saham untuk mengajukan pertanyaan atau pendapatnya or their Proxies to raise questions or express opinions during
dalam sesi Tanya Jawab, paling banyak 3 (tiga) penanya, masing- the Question and Answer session, with a maximum of three (3)
masing 1 (satu) pertanyaan. Pertanyaan atau pendapat yang dapat questioners, each asking one (1) question. Questions or opinions
diajukan hanya pada hal yang berkaitan dengan Mata Acara Rapat. may only be raised on matters related to the Meeting Agenda.
Mekanisme Pengambilan Keputusan Decision-Making Mechanism
1. Keputusan Rapat diambil berdasarkan musyawarah untuk 1. Meeting decisions are made by deliberation to reach consensus;
mufakat; dan and
2. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat 2. In the event that a decision based on deliberation to reach
tidak tercapai, berdasarkan Pasal 21 ayat 2 angka (1) huruf c consensus cannot be reached, pursuant to Article 21 paragraph
Anggaran Dasar Perseroan. Keputusan Rapat adalah sah jika 2 number (1) letter c of the Company’s Articles of Association, a
disetujui oleh lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari seluruh Meeting decision is valid if approved by more than ½ (one half)
saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat. of the total shares with voting rights present at the Meeting.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Pihak Independen Penghitung Suara dan/atau Independent Parties for Vote Counting and/or Vote
Validasi Suara Validation
Untuk menghitung dan memvalidasi suara dalam RUPSLB, Perseroan To count and validate votes at the EGMS, the Company has
telah menunjuk pihak-pihak independen yaitu: appointed independent parties, namely:
1. Notaris Diah Guntari L Soemarwoto, SH, selaku Notaris Publik; 1. Notary Diah Guntari L Soemarwoto, SH, as Public Notary; and
dan
2. PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek Pihak 2. PT Datindo Entrycom as the Share Registrar. These independent
independen tersebut ditunjuk untuk melakukan penghitungan parties were appointed to count and/or validate votes at the
dan/atau melakukan validasi dan pengambilan suara dalam EGMS.
RUPST.
Page 339
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 339
Keputusan RUPSLB dan Realisasinya pada Tahun EGMS Resolutions and Their Implementation in the
Buku 2025 Fiscal Year 2025
Keputusan dan ringkasan risalah RUPSLB diterbitkan pada tanggal 2 The resolutions and summary of minutes of EGMS were issued
Desember 2025 dan telah dicantumkan dalam situs web Perseroan, on December 2, 2025, and have been posted on the Company’s
pada situs web Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan situs web Bursa website, the Financial Services Authority (OJK) website, and the
Efek Indonesia. Indonesia Stock Exchange website.
Seluruh keputusan RUPSLB telah dimuat dalam Akta No. No. 3 All EGMS resolutions have been included in Deed No. 3 dated
tanggal 28 November 2025 yang dibuat oleh dan di hadapan Notaris November 28, 2025, made by and before Notary Diah Guntari L
Diah Guntari L Soemarwoto, SH, Notaris di Kota Jakarta. Soemarwoto, SH, Notary in Jakarta City.
Adapun informasi lengkap terkait agenda dan keputusan RUPSLB The complete information regarding the agenda and resolutions of
tersebut adalah sebagai berikut: EGMS is as follows:
Mata Acara Rapat Persetujuan Perubahan atas Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perdana Saham.
Pertama Approval of Changes to the Use of Proceeds from Initial Public Offering.
First Meeting Agenda
Jumlah Pemegang Saham Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Yang Bertanya No Shareholders submitted questions or comments.
Number of Shareholders
Who Asked Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara:
Decision-making By voting:
Setuju Tidak Setuju
Abstain
Agree Disagree
7.311.719.014 saham atau 100% 0 saham atau 0,0000000% dari 0 saham atau 0,0000000% dari
dari yang hadir yang hadir yang hadir
7,311,719,014 shares or 100% of 0 shares or 0.0000000% of those 0 shares or 0.0000000% of those
those present present present
Keputusan Rapat Rapat disetujui dengan dengan suara bulat sebesar 7.311.719.014 saham atau 100% dari seluruh jumlah suara yang
Meeting Resolutions hadir dalam Rapat memutuskan:
Menyetujui untuk melakukan perubahan Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perdana Saham sebagai berikut:
1. Penyediaan Ruang pada Infrastruktur Perkotaan, Infrastruktur Sosial, dan Bangunan Kepariwisataan sebesar
Rp262,980miliar;
2. Investasi berupa Pengembangan Entitas Anak dan Usaha Konstruksi Modular Nihil atau Rp0;
3. Pembelian Alat Produksi Konstruksi dan Pengembangan Sistem Teknologi Informasi sebesar Rp80,987miliar;
4. Modal Kerja sebesar Rp465,899 miliar
The meeting unanimously approved the resolution with 7,311,719,014 shares, representing 100% of the total votes
present at the meeting.
Approved to amend the Use of Proceeds from Initial Public Offering as follows:
1. Provision of Space for Urban Infrastructure, Social Infrastructure, and Tourism Buildings amounting to Rp262.980
billion;
2. Investment in the Development of Subsidiaries and Modular Construction Businesses: Zero or Rp0;
3. Purchase of Construction Production Equipment and Development of Information Technology Systems: Rp80.987
billion;
4. Working Capital: Rp465.899 billion
Page 340
340
PENYELENGGARAAN RUPST TAHUN 2024 ANNUAL GENERAL MEETING OF
2024 UNTUK TAHUN BUKU 2023 SHAREHOLDERS FOR THE FISCAL YEAR 2023
Kronologis Pelaksanaan RUPST Chronology of AGMS Holding
Pada tahun 2024, Perseroan telah menyelenggarakan RUPS Tahunan In 2024, the Company held an Annual General Meeting of
(RUPST) pada tanggal 20 Mei 2024 dan RUPS Luar Biasa (RUPSLB) Shareholders (AGMS) on May 20, 2024, and an Extraordinary
pada tanggal 29 Februari 2024. Mata acara beserta ketentuan RUPS General Meeting of Shareholders (EGMS) on February 29, 2024.
lainnya tersedia telah diunggah dalam situs web Perseroan dan The agenda items and other GMS provisions have been uploaded
tersedia di Divisi Sekretariat Perusahaan Perseroan, dengan rincian to the Company's website and are available from the Company's
sebagai berikut: Corporate Secretariat Division, with details as follows:
Tanggal
Kegiatan Keterangan
Pelaksanaan
Activity Remarks
Date
Pemberitahuan RUPST 13 Maret 2024 Perseroan telah menyampaikan Pemberitahuan Mata Acara RUPST kepada Otoritas Jasa
kepada Regulator March 13, 2024 Keuangan (OJK) sebagaimana dalam Surat No. SE.01.01/A. SEKPER.WG.01875/2024.
Notification of AGMS to The Company has submitted a Notice of AGMS Agenda to the Financial Services Authority
Regulators (OJK) as stated in Letter No. SE.01.01/A.SEKPER.WG.01875/2024.
Penundaan RUPST 13 Maret 2024 Perseroan telah menyampaikan Pemberitahuan Penundaan RUPST kepada Otoritas Jasa
Postponement of AGMS March 13, 2024 Keuangan (OJK) sebagaimana dalam Surat No SE.01.01/A.SEKPER.WG.02055/2024.
The Company has submitted a Notice of the Postponement of AGMS to the Financial Services
Authority (OJK) as stated in Letter No. SE.01.01/A.SEKPER.WG.02055/2024.
Pengumuman RUPST 9 April 2024 Perseroan menyampaikan Pengumuman RUPST kepada Pemegang Saham pada situs web
Announcement of AGMS April 9, 2024 Bursa Efek Indonesia, situs web Kustodian Sentral Efek Indonesia dan situs web Perseroan.
The Company has published the AGMS Announcement to Shareholders on the Indonesia Stock
Exchange website, the Indonesian Central Securities Depository website, and the Company’s
website.
Recording Date Daftar 25 April 2024 Tercatat 1 (satu) hari kerja sebelum Pemanggilan RUPST.
Pemegang Saham yang April 25, 2024 Registered 1 (one) business day prior to the AGMS Summons.
berhak hadir dalam
RUPST
Recording Date: List of
Shareholders entitled to
attend AGMS
Pemanggilan dan 26 April 2024 Perseroan menyampaikan Pemanggilan RUPST kepada Pemegang Saham dan dipublikasikan
informasi penjelasan April 26, 2024 dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris pada, melalui:
mata acara RUPST 1. Website Bursa Efek Indonesia
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Summons and 2. Website KSEI
explanation of AGMS 3. Website PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
agenda 4. Situs web Perusahaan, situs web BEI, dan situs web penyedia e-RUPS dalam aplikasi
eASY.KSEI.
Publikasi pemanggilan RUPST disertai dengan bahan Rapat lainnya.
The Company delivered the AGMS Summons to Shareholders and published in Indonesian and
English through:
1. The Indonesia Stock Exchange Website
2. KSEI Website
3. PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Website
4. The Company’s website, the IDX website, and the e-AGMS provider’s website in the eASY.
KSEI application.
The AGMS Summons were published along with other meeting materials.
Pelaksanaan RUPST 20 Mei 2024 Penyelenggaraan RUPST secara elektronik dengan menggunakan Aplikasi eASY.KSEI dan
AGMS holding May 20, 2024 memperhatikan POJK No. 16/POJK.04/2016 serta ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan.
Selain itu, Perusahaan juga menyelenggarakan RUPST secara fisik dalam beberapa ruangan.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Seluruh peserta yang hadir secara fisik maupun elektronik dapat mengikuti dan berpartisipasi
aktif dalam RUPST.
The AGMS was held electronically using the eASY.KSEI application and in accordance with
POJK No. 16/POJK.04/2016 and the provisions of the Company’s Articles of Association. In
addition, the Company also held physical AGMS in several rooms. All participants presented
physically or electronically may attend and actively participate in the AGMS.
Page 341
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 341
Tanggal
Kegiatan Keterangan
Pelaksanaan
Activity Remarks
Date
Ringkasan Risalah (Hasil) 22 Mei 2024 Perseroan menyampaikan Pemanggilan RUPST kepada Pemegang Saham dan dipublikasikan
RUPST May 22, 2024 dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris pada, melalui:
Summary of Minutes 1. Website Bursa Efek Indonesia
(Results) of AGMS 2. Website KSEI
3. Website PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
4. Situs web Perusahaan, situs web BEI, dan situs web penyedia e-RUPS dalam aplikasi
eASY.KSEI.
The Company issued the Summons of AGMS to Shareholders and published n Indonesian and
English through:
1. The Indonesia Stock Exchange website
2. KSEI website
3. PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk website
4. The Company’s website, the IDX website, and the e-AGMS provider’s website in the eASY.
KSEI application.
Akta Risalah RUPST 6 Juni 2024 Penyampaian Akta Risalah (Berita Acara) RUPST No. 15 yang dibuat oleh
Deed of AGMS Minutes June 6, 2024 Notaris Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto, S.H.
Submission of the Deed of AGMS Minutes No. 15 prepared by Notary Diah Guntari Listianingsih
Soemarwoto, S.H.
RUPS Perseroan dilaksanakan luring (hybrid), pemegang saham yang The Company’s General Meeting of Shareholders (GMS) was
memungkinkan kehadiran fisik dan namanya tercatat dengan sah conducted offline (hybrid), allowing shareholders to attend
dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 25 April physically, provided that their names were duly recorded in the
2024 pukul 16.00 WIB atau kuasanya yang sah. Perseroan juga Company’s Register of Shareholders as of April 25, 2024 at 16:00
menghimbau pemegang saham untuk hadir secara elektronik dengan WIB, or represented by their authorized proxies. The Company also
menyediakan proxy elektronik melalui fasilitas Electronic General encouraged shareholders to attend electronically by providing an
Meeting System (eASY.KSEI) KSEI yang disediakan oleh KSEI kepada electronic proxy through the Electronic General Meeting System
perwakilan independen yang ditunjuk Perseroan sebagai mekanisme (eASY.KSEI) facility offered by KSEI, granting authority to an
proxy elektronik (e-proxy) di dalam Rapat. independent representative appointed by the Company as the
electronic proxy (e-proxy) mechanism in the Meeting.
Kuorum Kehadiran Para Pemegang Saham Shareholder Attendance Quorum
Rapat dihadiri dan terwakili sebanyak 7.025.634.100 (tujuh miliar The Meeting was attended and represented by 7,025,634,100
dua puluh lima juta enam ratus tiga puluh empat ribu seratus) saham (seven billion twenty-five million six hundred thirty-four thousand
atau mewakili 73,398% (tujuh puluh tiga koma tiga ratus Sembilan one hundred) shares, representing 73.398% (seventy-three point
puluh tujuh persen) yang merupakan hak suara yang sah dari total three hundred ninety-seven percent) of the total valid voting rights
9.572.000.000 (sembilan miliar lima ratus tujuh puluh dua juta) saham of the 9,572,000,000 (nine billion five hundred seventy-two million)
yang dikeluarkan oleh Perseroan. shares issued by the Company.
Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi PADA Attendance of Board of Commissioners and Board
RUPST of Directors at the AGMS
Rapat dihadiri oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, sebagai The meeting was attended by the Company’s Board of Commissioners
berikut: and Board of Directors, as follows:
Dewan Komisaris Direksi
Dewan Komisaris Direksi
Komisaris Independen yang sekaligus merangkap Joseph Prajogo Direktur Utama Hadian Pramudita
sebagai Pelaksana tugas Komisaris Utama President Director
Independent Commissioner who also serves as
Acting President Commissioner
Komisaris Suli Fatimah Direktur Operasi I Bagus Tri Setyana
Commissioner Director of Operations I
Komisaris Independen Taufan Gestoro DIrektur Operasi II Akhmadi Tricahyono
Independent Commissioner Director of Operations II
Direktur Quality, Health, Safety, Environment dan Dwi Purnomo
Pemasaran
Director of Quality, Health, Safety, Environment,
and Marketing
Dewan Komisaris yang mengikuti secara Daring
Board of Commissioners who participated online
Komisaris Danis Hidayat
Commissioner
Page 342
342
Tanya Jawab Questions and Answers
Dalam setiap Mata Acara Rapat, Perseroan memberikan kesempatan For each Meeting Agenda, the Company provided an opportunity for
kepada para Pemegang Saham atau Kuasa Pemegang Saham Shareholders or their Proxies to raise questions or express opinions
untuk dapat mengjukan Pertanyaan atau pendapatnya dalam sesi during the Question and Answer session, with a maximum of three
Tanya Jawab, paling banyak 3 (tiga) penanya, masing-masing 1 questioners, each asking one question.
(satu) pertanyaan.
Dalam setiap mata acara RUPST para pemegang saham telah For each AGMS agenda item, shareholders were given the
diberikan kesempatan untuk bertanya atau mengajukan pendapat opportunity to ask questions or express opinions related to the
yang berkaitan dengan pembahasan mata acara Rapat. Dari mata discussion of Meeting agenda. From the first to the eighth agenda,
acara pertama sampai dengan kedelapan tidak ada pertanyaan there were no questions from shareholders.
dari pemegang saham.
Mekanisme Pengambilan Keputusan Decision-Making Mechanism
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, dan tercantum dalam In accordance with the Company’s Articles of Association and as
tata tertib RUPS yang dibagikan kepada Pemegang Saham atau stated in the AGMS Rules of Procedure distributed to Shareholders
kuasanya. Pengambilan keputusan RUPST melalui mekanisme or their proxies, AGMS resolutions are made through the following
sebagai berikut: mechanisms:
1. Pemungutan suara dilakukan secara lisan, kecuali Pimpinan 1. Voting is conducted verbally, unless the Chairperson of the
Rapat menentukan lain; Meeting determines otherwise;
2. Keputusan Rapat diambil berdasarkan musyawarah untuk 2. Meeting resolutions are made based on deliberation to reach
mufakat; dan consensus; and
3. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat 3. In the event that a resolution based on deliberation for consensus
tidak tercapai, keputusan diambil dengan cara pemungutan is not reached, the resolution shall be made through voting.
suara. Suara abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama Abstention votes shall be deemed to cast the same vote as the
dengan suara mayoritas Pemegang Saham yang mengeluarkan majority of shareholders who cast their votes, with the following
suara dengan ketentuan: provisions:
4. Untuk Mata Acara ke-1 sampai dengan Mata Acara ke-4 dan 4. For the 1st through 4th agenda and 6th through 8th agenda,
Mata Acara ke-6 sampai dengan Mata Acara ke-8 berdasarkan based on Article 21 paragraph (2) point (1) letter a of the
Pasal 21 ayat (2) angka (1) huruf a Anggaran Dasar Perseroan, Company’s Articles of Association, Meeting resolutions are
bahwa Keputusan Rapat adalah sah jika disetujui oleh lebih dari valid if approved by more than ½ (one-half) of the total shares
½ (satu per dua) bagian dari seluruh saham dengan hak suara with voting rights present at the Meeting.
yang hadir dalam Rapat. 5. The 5th agenda is only a report and therefore does not require
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
5. Untuk Mata Acara ke-5 hanya berupa laporan sehingga tidak approval of the Meeting.
memerlukan persetujuan Rapat.
Pihak Independen Penghitung Suara dan/atau Independent Parties for Vote Counting and/or Vote
Validasi Suara Validation
Untuk menghitung dan memvalidasi suara dalam RUPST, Perseroan To count and validate votes at the AGMS, the Company has
telah menunjuk pihak-pihak independen yaitu: appointed the following independent parties:
1. Notaris Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto, S.H., selaku 1. Notary Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto, S.H., as Public
Notaris Publik; dan Notary; and
2. PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek Pihak 2. PT Datindo Entrycom as the Share Registrar. These independent
independen tersebut ditunjuk untuk melakukan penghitungan parties were appointed to count and/or validate votes at the
dan/atau melakukan validasi dan pengambilan suara dalam AGMS.
RUPST.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Keputusan RUPST dan Realiasinya pada Tahun Buku AGMS Resolutions and Their Implementation in the Fiscal Year
Keputusan dan ringkasan risalah RUPST diterbitkan pada tanggal The resolutions and summary of AGMS minutes were issued
23 Mei 2025 dan telah dipublikasikan melalui situs web Perseroan, on May 23, 2025, and have been published on the Company’s
situs web Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta situs web Bursa website, the Financial Services Authority (OJK) website, and the
Efek Indonesia. Sesuai Pasal 18 POJK No. 15/POJK.04/2020 dan Indonesia Stock Exchange website. In accordance with Article 18
Pasal 19 ayat (12) Anggaran Dasar Perseroan, Perseroan telah of POJK No. 15/POJK.04/2020 and Article 19 paragraph (12) of
menyediakan bahan-bahan terkait mata acara Rapat yang dapat the Company’s Articles of Association, the Company has provided
diunduh melalui situs web Perseroan https://investor.wikagedung. materials related to the Meeting agenda, which can be downloaded
co.id/general-meeting-of-shareholders?year=2025 sejak tanggal from the Company’s website at https://investor.wikagedung.co.id/
Pemanggilan Rapat. general-meeting-of-shareholders?year=2025 since the date of
Meeting Summons.
Page 343
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 343
Mata Acara Rapat Pertama Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku
First Meeting Agenda 2023 (dua ribu dua puluh tiga), serta Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku yang
berakhir pada tanggal 31-12-2023 (tiga puluh satu Desember dua ribu dua puluh tiga) Sekaligus Pemberian Pelunasan
dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi atas Tindakan Pengurusan
Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang Telah Dijalankan Selama Tahun Buku 2023
(dua ribu dua puluh tiga);
Approval of the Company’s Annual Report, including the Board of Commissioners’ Supervisory Report for the 2023
(two thousand and twenty-three) Fiscal Year, and Ratification of the Company’s Consolidated Financial Statements for
the Fiscal Year ending December 31, 2023 (thirty-first of December, two thousand and twenty-three). Concurrently, the
granting of a full release and discharge (volledig acquit et de charge) to Board of Directors for their management of the
Company and Board of Commissioners for their supervisory actions carried out during the 2023 (two thousand and
twenty-three) Fiscal Year.
Jumlah Pemegang Saham Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan.
Yang Bertanya No Shareholders submitted questions or responses.
Number of Shareholders
Who Asked Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara:
Decision-making By Voting:
Setuju | Agree Abstain Tidak Setuju | Disagree
7.025.057.100 saham atau 331.800 saham atau 0,0047227% 245.200 saham atau 0,0034901%
99,9917872% dari yang hadir dari yang hadir dari yang hadir
7,025,057,100 shares or 331,800 shares or 0.0047227% of 245,200 shares or 0.0034901% of
99.9917872% of those present those present those present
Keputusan Rapat Rapat disetujui dengan dengan suara terbanyak sebesar 99,9965099% dari seluruh jumlah suara yang hadir dalam
Meeting Resolution Rapat memutuskan:
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2023 termasuk Laporan Pengawasan Dewan Komisaris
serta mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku 2023 yang telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan sebagaimana dalam Laporannya Nomor:
00296/2.1030/AU.1/03/0501-3/1/ III/2024 tanggal 28 Maret 2024 dengan pendapat “Wajar Dalam Semua Hal Yang
Material”, posisi keuangan konsolidasian PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dan entitas anaknya tanggal 31
Desember 2023, serta kinerja keuangan dan arus kas konsolidasiannya untuk tahun yang berakhir pada tanggal
tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia;
2. Menyetujui memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge)
kepada Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas Tindakan pengurusan dan pengawasan yang
telah dijalankan selama Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, sepanjang tindakan tersebut
bukan merupakan tindak pidana dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan, dan Laporan Keuangan
Konsolidasian Perseroan.
The Meeting approved by a majority vote of 99.9965099% of the total votes present at the Meeting, and resolved:
1. To approve the Company’s Annual Report for the 2023 Fiscal Year, including the Board of Commissioners’
Supervisory Report, and to ratify the Company’s Consolidated Financial Statements for the 2023 Fiscal Year,
audited by Public Accounting Firm of Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar and Partners, as stated in its Report No.:
00296/2.1030/AU.1/03/0501-3/1/III/2024 dated March 28, 2024, with “unqualified” opinion. The consolidated
financial position of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk and its subsidiaries as of December 31, 2023, and
its consolidated financial performance and cash flows for the year then ended, are in accordance with Indonesian
Financial Accounting Standards;
2. To approve the granting of full release and discharge of responsibility (volledig acquit et de charge) to Members
of Board of Directors and Board of Commissioners of the Company for the management and supervisory actions
that have been carried out during the Fiscal Year ending on December 31, 2023, as long as these actions do not
constitute a criminal act and these actions are reflected in the Annual Report and Consolidated Financial Statements
of the Company.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2024.
Implementation Status Has been realized in 2024.
Mata Acara Rapat Kedua Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2023 (dua ribu dua puluh tiga);
Second Meeting Agenda Determination of the Use of the Company’s Net Profit for the 2023 (two thousand and twenty-three) Fiscal Year;
Jumlah Pemegang Saham Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Yang Bertanya No Shareholders submitted questions or responses.
Number of Shareholders
Who Asked Questions
Page 344
344
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara:
Decision-making By Voting:
Setuju | Agree Abstain Tidak Setuju | Disagree
7.025.302.100 saham atau 331.800 saham atau 0,0047227% 200 saham atau 0,0000028%
99,9952744% dari yang hadir dari yang hadir dari yang hadir
7,025,302,100 shares or 331,800 shares or 0.0047227% of 200 shares or 0.0000028% of those
99.9952744% of those in attendance those in attendance in attendance
Keputusan Rapat Rapat dengan suara terbanyak sebesar 99,9999972 % dari seluruh jumlah suara yang hadir dalam Rapat memutuskan:
Meeting Resolution 1. Menyetujui menetapkan penggunaan Laba Bersih yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk Perseroan
Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp46.702.158.528 (Empat Puluh Enam
Miliar Tujuh Ratus Dua Juta Seratus Lima Puluh Delapan Ribu Lima Ratus Dua Puluh Delapan Rupiah) ,dengan
rincian sebagai berikut:
a. Sebesar 20% dari Laba Bersih atau senilai Rp9.380.560.000 (Sembilan Miliar Tiga Ratus Delapan Puluh Juta
Lima Ratus Enam Puluh Ribu Rupiah) ditetapkan sebagai Dividen Tunai Tahun Buku 2023.
b. Sebesar 10% dari laba Bersih atau senilai Rp4.700.000.000 (Empat Miliar Tujuh Ratus Juta Rupiah)
dialokasikan sebagai Cadangan Wajib dalam rangka memenuhi Pasal 70 Undang- Undang Perseroan Terbatas.
c. Sebesar 70% dari Laba Bersih atau senilai Rp32.621.598.528 (Tiga Puluh Dua Miliar Enam Ratus Dua Puluh
Satu Juta Lima Ratus Sembilan Puluh Delapan Ribu Lima Ratus Dua Puluh Delapan Rupiah) ditetapkan
sebagai Cadangan Lainnya.
2. Menyetujui memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi dengan hak substitusi untuk mengatur lebih lanjut
mengenai tata cara dan pelaksanaan pembagian Dividen Tunai sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk
melakukan pembulatan ke atas untuk pembayaran dividen per saham.
The Meeting, with a majority vote of 99.9999972% of the total votes present at the Meeting, resolved:
1. 1. To approve the allocation of Net Profit attributable to Owners of the Parent Entity for the Fiscal Year ending
December 31, 2023, amounting to Rp46,702,158,528 (Forty-Six Billion Seven Hundred Two Million One Hundred
Fifty-Eight Thousand Five Hundred Twenty-Eight Rupiah), with the following details:
a. 20% of Net Profit, or Rp9,380,560,000 (Nine Billion Three Hundred Eighty Million Five Hundred Sixty Thousand
Rupiah), shall be allocated as Cash Dividends for the 2023 Fiscal Year.
b. 10% of Net Profit, or Rp4,700,000,000 (Four Billion Seven Hundred Million Rupiah), is allocated as Mandatory
Reserves in order to comply with Article 70 of the Limited Liability Company Law.
c. 70% of Net Profit, or Rp32,621,598,528 (Thirty-Two Billion Six Hundred Twenty-One Million Five Hundred
Ninety-Eight Thousand Five Hundred Twenty-Eight Rupiah), is designated as Other Reserves.
2. To approve to grant authority and power to Board of Directors with the right of substitution to further regulate the
procedures and implementation of Cash Dividend distribution in accordance with applicable regulations, including
rounding up for dividend payments per share.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2024.
Implementation Status Has been realized in 2024.
Mata Acara Rapat Ketiga Penetapan Penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk Mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2024;
Third Meeting Agenda Determination of the Appointment of a Public Accounting Firm (KAP) to Audit the Company’s Financial Statements for
the 2024 Fiscal Year;
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Jumlah Pemegang Saham Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan.
Yang Bertanya No Shareholders submitted questions or responses.
Number of Shareholders
Who Asked Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara:
Decision-making By Voting:
Setuju | Agree Abstain Tidak Setuju | Disagree
7.025.302.100 saham atau 331.800 saham atau 200 saham atau 0,0000028%
99,9952744% dari yang hadir 0,0047227% dari yang hadir dari yang hadir
7,025,302,100 shares or 331,800 shares or 0.0047227% of 200 shares or 0.0000028% of those
99.9952744% of those present those present in attendance
Keputusan Rapat Rapat dengan suara terbanyak sebesar 99,9999972 % dari seluruh jumlah suara yang hadir dalam Rapat memutuskan:
Meeting Resolution 1. Menyetujui penunjukan kembali Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (RSM Indonesia)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
untuk melakukan jasa audit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, audit Laporan Evaluasi Kinerja dan Audit
Kepatuhan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024;
2. Memberikan pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan besaran imbalan
jasa audit, penambahan ruang lingkup pekerjaan yang diperlukan dan persyaratan lainnya yang wajar bagi kantor
akuntan publik tersebut;
3. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu mendapatkan
persetujuan Pemegang Saham Mayoritas untuk memberhentikan dan menetapkan Kantor Akuntan Publik pengganti
dalam hal Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (RSM Indonesia) karena sebab apapun
tidak dapat menyelesaikan audit atas Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2024, termasuk menetapkan
imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik pengganti tersebut.
Page 345
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 345
The Meeting, with a majority vote of 99.9999972% of the total votes present at the Meeting, resolved:
1. To approve the reappointment of Public Accounting Firm Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Partners (RSM
Indonesia) to perform audit services for the Company’s Consolidated Financial Statements, Performance Evaluation
Report, and Compliance Audit, with a term ending on December 31, 2024;
2. To delegate authority to the Company’s Board of Commissioners to determine the amount of audit fees, any
additional work scope required, and other reasonable requirements for the public accounting firm;
3. To grant authority and power to the Company’s Board of Commissioners, with prior approval from the Major
Shareholders, to dismiss and appoint a replacement Public Accounting Firm if the Public Accounting Firm Amir
Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Partners (RSM Indonesia) is unable, for any reason, to complete the audit of
the Company’s Financial Statements for the 2024 Fiscal Year, including determining the audit fees and other
requirements for the replacement Public Accounting Firm.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2024.
Implementation Status Has been realized in 2024.
Mata Acara Rapat Keempat Penetapan Gaji/Honorarium, Tunjangan dan Fasilitas Lainnya Tahun 2024 dan Tantiem atas Kinerja Tahun 2023 untuk
Fourth Meeting Agenda Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan;
Determination of Salaries/Honorariums, Allowances, and Other Facilities for 2024 and Performance Bonuses for 2023
for the Company’s Board of Directors and Board of Commissioners;
Jumlah Pemegang Saham Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Yang Bertanya Determination of Salaries/Honorariums, Allowances, and Other Facilities for 2024 and Performance Bonuses for 2023
Number of Shareholders for the Company’s Board of Directors and Board of Commissioners;
Who Asked Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara:
Decision-making By Voting:
Setuju | Agree Abstain Tidak Setuju | Disagree
7.024.050.700 saham atau 1.294.600 saham atau 0,0184268% 288.800 saham atau 0,0041107 %
99,9774625% dari yang hadir dari yang hadir dari yang hadir
7,024,050,700 shares or 1,294,600 shares or 0.0184268% of 288,800 shares or 0.0041107% of
99.9774625% of those present those present those present
Keputusan Rapat Rapat dengan suara terbanyak sebesar 99,9958893 % dari seluruh jumlah suara yang hadir dalam Rapat memutuskan:
Meeting Resolution 1. Menyetujui memberikan Wewenang dan Kuasa kepada Pemegang Saham Mayoritas untuk menetapkan besarnya
Tantiem Tahun Buku 2023, serta menetapkan Honorarium, Tunjangan, dan fasilitas bagi anggota Dewan Komisaris
untuk Tahun Buku 2024;
2. Menyetujui memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan
persetujuan tertulis dari pemegang saham mayoritas untuk menetapkan besarnya tantiem Tahun Buku 2023, serta
menetapkan gaji, tunjangan, dan fasilitas bagi Direksi untuk Tahun Buku 2024.
The Meeting, with a majority vote of 99.9958893% of the total votes present at the Meeting, resolved:
1. To grant authority and power to the Major Shareholder to determine the amount of Bonus for the 2023 Fiscal Year,
as well as to determine the honorarium, allowances, and facilities for members of Board of Commissioners for the
2024 Fiscal Year;
2. To grant authority and power to the Board of Commissioners, with prior written approval from the major
shareholder, to determine the amount of Bonus for the 2023 Fiscal Year, as well as to determine the salaries,
allowances, and facilities for Board of Directors for the 2024 Fiscal Year.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2024.
Implementation Status Has been realized in 2024.
Mata Acara Rapat Kelima Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum;
Fifth Meeting Agenda Report on the Realization of the Use of Proceeds from Public Offering;
Jumlah Pemegang Saham Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Yang Bertanya No Shareholders submitted questions or responses.
Number of Shareholders
Who Asked Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara:
Decision-making By Voting:
Setuju | Agree Abstain Tidak Setuju | Disagree
- - -
Keputusan Rapat Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum merupakan Laporan, sehingga tidak dilakukan
Meeting Resolution pengambilan keputusan dan Direksi Perseroan telah menyampaikan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil
Penawaran Umum, Perseroan sebagai Perusahaan Terbuka sebagaimana dipersyaratkan Pasal 6 Ayat (1) Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/POJK.4/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.
Report on the Realization of the Use of Proceeds from Public Offering is presented as a report; therefore, no resolution
is made. The Company’s Board of Directors has submitted Report on the Realization of the Use of Proceeds from
Public Offering, in accordance with the requirements for Public Companies as stipulated in Article 6 paragraph (1) of
the Financial Services Authority Regulation No. 30/POJK.4/2015 concerning Report on the Realization of the Use of
Proceeds from Public Offerings.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2024.
Implementation Status Has been realized in 2024.
Page 346
346
Mata Acara Rapat Keenam Perubahan atas Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Sixth Meeting Agenda Changes to the Use of Proceeds from Public Offering
Jumlah Pemegang Saham Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan.
Yang Bertanya No Shareholders submitted questions or comments.
Number of Shareholders
Who Asked Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara:
Decision-making By Voting:
Setuju | Agree Abstain Tidak Setuju | Disagree
7.024.339.300 saham atau 1.294.600 saham atau 0,0184268% 200 saham atau 0,0000028%
99,9815703% dari yang hadir dari yang hadir dari yang hadir
7,024,339,300 shares or 1,294,600 shares or 0.0184268% of 200 shares or 0.0000028% of those
99.9815703% of those present those present present
Keputusan Rapat Rapat dengan suara terbanyak sebesar 99,9999972 % dari seluruh jumlah suara yang hadir dalam Rapat memutuskan:
Meeting Resolution Menyetujui perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham tersebut menjadi sebagai berikut:
1. Menyetujui untuk kegiatan terkait penyediaan ruang pada infrastruktur perkotaan dan infrastruktur sosial, dan
bangunan kepariwisataan yang semula direncanakan sebesar 50,80% atau sebesar Rp411,412 Miliar (Empat
Ratus Sebelas Koma Empat Ratus Dua Belas Miliar Rupiah), Perseroan mengusulkan untuk mengubah besarannya
menjadi 32,47% atau sebesar Rp262,980 Miliar (Dua Ratus Enam Puluh Dua Koma Sembilan Ratus Delapan Puluh
Miliar Rupiah).
2. Menyutujui untuk kegiatan Investasi berupa pengembangan entitas anak, dan usaha konstruksi modular, tetap
sesuai rencana awal yaitu sebesar 13,09% atau sebesar Rp106,011 Miliar (Seratus Enam Koma Sebelas Miliar
Rupiah).
3. Menyetujui untuk pembelian alat produksi konstruksi dan pengembangan sistem IT, Perseroan tidak memiliki
usulan perubahan atau dengan kata lain besarannya tetap sesuai rencana awal, yaitu sebesar 10% atau sebesar
Rp80,987 Miliar (Delapan Puluh Koma Sembilan Ratus Delapan Puluh Tujuh Miliar Rupiah).
4. Menyetujui untuk Modal Kerja yang semula direncanakan sebesar 26,11% atau sebesar Rp211,456 Miliar (Dua
Ratus Sebelas Koma Empat Ratus Lima Puluh Enam Miliar Rupiah), Perseroan mengusulkan untuk mengubah
besarannya menjadi 44,44% atau sebesar Rp359,888 Miliar (Tiga Ratus Lima Puluh Sembilan Koma Delapan Ratus
Delapan Puluh Delapan Miliar Rupiah).
The meeting, with a majority vote of 99.9999972% of the total votes present, resolved: To approve the changes in the
use of proceeds from Initial Public Offering to the following:
1. To approve activities related to the provision of space for urban and social infrastructure, and tourism buildings. The
Company proposes to change the amount from the original planned 50.80%, or Rp411.412 billion (Four Hundred
and Eleven Point Four Hundred and Twelve Billion Rupiah), to 32.47%, or Rp262.980 billion (Two Hundred and
Sixty-Two Point Nine Hundred and Eighty Billion Rupiah).
2. To approve investment activities in the form of developing subsidiaries and modular construction businesses, to
remain as originally planned at 13.09%, or Rp106.011 billion (One Hundred and Six Point Eleven Billion Rupiah).
3. To approve the purchase of construction production equipment and IT system development, the Company has no
proposed changes or in other words the amount remains as per the initial plan, which is 10% or Rp80.987 billion
(Eighty Point Nine Hundred Eighty Seven Billion Rupiah).
4. To approve the Working Capital which was originally planned at 26.11% or Rp211.456 billion (Two Hundred
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Eleven Point Four Hundred Fifty Six Billion Rupiah), the Company proposes to change the amount to 44.44% or
Rp359.888 billion (Three Hundred Fifty Nine Point Eight Hundred Eighty Eight Billion Rupiah).
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2024.
Implementation Status Has been realized in 2024.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 347
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 347
Mata Acara Rapat Ketujuh Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum; Persetujuan Pengukuhan/Ratifikasi Kebijakan Tata
Seventh Meeting Agenda Kelola Terintegrasi serta Pedoman Prinsip Pengelolaan Anak Perusahaan dan Tata Kelola Terintegrasi PT Wijaya Karya
(Persero) Tbk;
Report on the Realization of the Use of Proceeds from Public Offering; Approval of the Confirmation/Ratification of
Integrated Governance Policy and Guidelines for Management Principles of Subsidiaries and Integrated Governance of
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk;
Jumlah Pemegang Saham Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Yang Bertanya No Shareholders submitted questions or responses
Number of Shareholders
Who Asked Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara:
Decision-making By Voting:
Setuju | Agree Abstain Tidak Setuju | Disagree
7.024.295.700 saham atau 1.294.600 saham atau 43.800 saham atau 0,0006234%
99,9809498% dari yang hadir 0,0184268% dari yang hadir dari yang hadir
7,024,295,700 shares or 1,294,600 shares or 0.0184268% of 43,800 shares or 0.0006234% of
99.9809498% of those present those present those present
Keputusan Rapat Rapat dengan suara terbanyak sebesar 99,9993766 % dari seluruh jumlah suara yang hadir dalam Rapat memutuskan:
Meeting Resolution 1. Menyetujui mengukuhkan/meratifikasi pemberlakuan Kebijakan Tata Kelola Terintegrasi sebagaimana dalam
Dokumen Nomor WIKA-SUB-KP.01.01 dan Pedoman Prinsip Pengelolaan Anak Perusahaan dan Tata Kelola
Terintegrasi sebagaimana dalam dokumen Nomor WIKASUB- QM.01.01 Rev.01 berikut perubahan-perubahannya
dari waktu ke waktu sebagai Pedoman Tata Kelola Terintegrasi di Perseroan;
2. Menyetujui meminta kepada Dewan Komisaris Perseroan melakukan pengawasan atas penerapan Kebijakan dan
Pedoman Tata Kelola Terintegrasi Perseroan yang dilaksanakan oleh Direksi, untuk selanjutnya hasil penerapan
untuk dilaporkan kepada PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Pemegang Saham Mayoritas secara berkala.
The Meeting, with a majority vote of 99.9993766% of the total number of votes present at the Meeting, resolved:
1. To approve the confirmation/ratification of the implementation of Integrated Governance Policy as set out in
Document No. WIKA-SUB-KP.01.01 and Guidelines for Subsidiary Management Principles and Integrated
Governance as set out in Document No. WIKASUB-QM.01.01 Rev.01, including any amendments thereto, as the
Integrated Governance Guidelines in the Company;
2. To request Board of Commissioners to supervise the implementation of the Company’s Integrated Governance
Policy and Guidelines by Board of Directors, with the implementation results to be reported periodically to PT
Wijaya Karya (Persero) Tbk, as the Major Shareholder.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2024.
Implementation Status Has been realized in 2024.
Mata Acara Rapat Persetujuan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Kedelapan Approval of Changes to the Company’s Management Composition.
Eighth Meeting Agenda
Jumlah Pemegang Saham Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Yang Bertanya No Shareholders submitted questions or comments.
Number of Shareholders
Who Asked Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara:
Decision-making By Voting:
Setuju | Agree Abstain Tidak Setuju | Disagree
7.024.339.300 saham atau 1.294.600 saham atau 0,0184268% 200 saham atau 0,0000028 % dari
99,9815703% dari yang hadir dari yang hadir yang hadir
7,024,339,300 shares or 1,294,600 shares or 0.0184268% of 200 shares or 0.0000028% of those
99.9815703% of those present those present present
Page 348
348
Keputusan Rapat Rapat dengan suara terbanyak sebesar 99,9999972 % dari seluruh jumlah suara yang hadir dalam Rapat memutuskan:
Meeting Resolution 1. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Sdr. Sumadi sebagai Komisaris Utama yang diangkat berdasarkan
Akta Nomor 4 Tanggal 16 Mei 2023, yang dibuat di hadapan Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto. S.H., di
Jakarta Selatan, terhitung sejak tanggal 15 Mei 2024, dengan ucapan terima kasih atas segala sumbangsih tenaga
dan pikiran yang diberikan oleh yang bersangkutan selama menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan.
2. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Sdr. Syailendra Ogan sebagai Direktur Keuangan, Human Capital
dan Manajemen Risiko yang diangkat berdasarkan Akta Nomor 27 tanggal 21 Maret 2019 dibuat dihadapan
Fathiah Helmi, S.H., di Jakarta Selatan, terhitung sejak 17 Mei 2024, dengan ucapan terima kasih atas segala
sumbangsih tenaga dan pikiran yang diberikan oleh yang bersangkutan selama menjabat sebagai Anggota
Direksi Perseroan, dan mengesahkan serta menerima segala tindakan-tindakan yang telah dilakukan oleh yang
bersangkutan selama melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Direktur Keuangan, Human Capital,
dan Manajemen Risiko Perseroan terhitung sejak 21 Maret 2019 sampai dengan 17 Mei 2024.
3. Memberhentikan dengan hormat Sdr. Akhmadi Tricahyono sebagai Direktur Operasi II yang diangkat berdasarkan
Akta Nomor 6 tanggal 21 April 2022, dibuat dihadapan Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto S.H., di Jakarta
Selatan terhitung sejak ditutupnya RUPS ini, dengan ucapan terimakasih atas segala sumbangsih tenaga dan
pikiran yang diberikan oleh yang bersangkutan selama menjabat sebagai Anggota Direksi Perseroan.
4. Mengalihkan penugasan Sdr. Dwi Purnomo yang diangkat berdasarkan Akta Nomor 4 tanggal 16 Mei 2023,
dibuat di hadapan Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto S.H., Notaris di Jakarta dari semula Direktur Quality,
Helath, Safety, Environment, dan Pemasaran menjadi Direktur Operasi II, dengan masa jabatan meneruskan
sisa masa jabatan berdasarkan RUPS pengangkatan yang bersangkutan tanpa mengurangi hak RUPS untuk
memberhentikan sewaktu-waktu.
5. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
a. Sdr. Hartanto Kartiraharjo sebagai Direktur Keuangan, Human Capital dan Manajemen Risiko;
b. Sdr. Tomo Dwihasputro sebagai Direktur Quality, Health, Safety, Environment dan Pemasaran terhitung sejak
ditutupnya RUPS ini, dengan masa jabatan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, dengan
memperhatikan Peraturan Perundang-undangan dan tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan
sewaktu-waktu.
6. Dengan adanya pengukuhan pemberhentian, pemberhentian, pengalihan, penugasan, dan pengangkatan Anggota
Direksi tersebut di atas, maka susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Sdr. Joseph Prajogo sebagai Komisaris Independen sekaligus Plt Komisaris Utama;
Suli Fatimah sebagai Komisaris;
Danis Hidayat Sumadilaga sebagai Komisaris;
Taufan Gestoro sebagai Komisaris Independen;
Direksi:
Hadian Pramudita sebagai Direktur Utama;
Hartanto Kartiraharjo sebagai Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko;
Tomo Dwihasputro sebagai Direktur Quality, Health, Safety, Environment dan Pemasaran;
Bagus Tri Setyana sebagai Direktur Operasi I;
Dwi Purnomo sebagai Direktur Operasi II.
Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direktur Utama dan/atau Direktur lainnya Perseroan dengan hak substitusi
untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan keputusan mata acara ini sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku, termasuk untuk menyatakan dalam Akta Notaris tersendiri dan memberitahukan
susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan kepada Kementerian Hukum dan HAM sesuai dengan ketentuan yang
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
berlaku.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 349
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 349
The meeting, with a majority vote of 99.9999972% of the total votes present, resolved:
1. To confirm the honorable dismissal of Sumadi as President Commissioner, appointed pursuant to Deed No. 4
dated May 16, 2023, drawn up before Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto, S.H., in South Jakarta, effective May
15, 2024, with gratitude for all contributions of energy and thought made by the person concerned during tenure as
President Commissioner of the Company.
2. To confirm the honorable dismissal of Syailendra Ogan as Director of Finance, Human Capital and Risk
Management appointed based on Deed No. 27 dated March 21, 2019 made before Fathiah Helmi, S.H., in South
Jakarta, effective May 17, 2024, with gratitude for all contributions of energy and thoughts given by the person
concerned during tenure as a Member of the Company’s Board of Directors, and ratifying and accepting all actions
taken by the person concerned during the implementation of duties and responsibilities as Director of Finance,
Human Capital, and Risk Management of the Company from March 21, 2019 to May 17, 2024.
3. To honorably dismiss Akhmadi Tricahyono as Director of Operations II, appointed pursuant to Deed No. 6 dated
April 21, 2022, drawn up before Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto, S.H., in South Jakarta, effective as of the
closing of this GMS. With gratitude for all contributions of energy and thought during tenure as a member of the
Company’s Board of Directors.
4. To transfer the assignment of Dwi Purnomo, appointed pursuant to Deed No. 4 dated May 16, 2023, drawn up
before Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto, S.H., Notary in Jakarta, from previous position as Director of
Quality, Health, Safety, Environment, and Marketing to Director of Operations II, with a term of office continuing the
remaining term of office as determined by the GMS appointment of the person concerned without prejudice to the
GMS’ right to dismiss at any time.
5. To appoint the following names as members of the Company’s Board of Directors, as follows:
a. Hartanto Kartiraharjo as Director of Finance, Human Capital, and Risk Management;
b. Tomo Dwihasputro as Director of Quality, Health, Safety, Environment, and Marketing, effective as of the
closing of this GMS, with a term of office in accordance with the provisions of the Company’s Articles of
Association, with due observance of laws and regulations and without prejudice to the GMS’ right to dismiss
at any time.
6. With the confirmation of dismissal, removal, transfer, assignment, and appointment of members of Board of
Directors mentioned above, the composition of the Company’s Board of Commissioners and Board of Directors is
as follows:
Board of Commissioners:
Joseph Prajogo as Independent Commissioner and Acting President Commissioner;
Suli Fatimah as Commissioner;
Danis Hidayat Sumadilaga as Commissioner;
Taufan Gestoro as Independent Commissioner;
Board of Directors:
Hadian Pramudita as President Director;
Hartanto Kartiraharjo as Director of Finance, Human Capital, and Risk Management;
Tomo Dwihasputro as Director of Quality, Health, Safety, Environment, and Marketing;
Bagus Tri Setyana as Director of Operations I;
Dwi Purnomo as Director of Operations II.
Granting power and authority to the President Director and/or other Directors of the Company, with the right of
substitution, to take all necessary actions related to the resolution of this agenda item in accordance with applicable
laws and regulations, including declaring this in a separate Notarial Deed and notifying the composition of the
Company’s Board of Directors and Board of Commissioners to the Ministry of Law and Human Rights in accordance
with applicable regulations.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2024.
Implementation Status Has been realized in 2024.
PENYELENGGARAAN RUPSLB TAHUN 2024 EXTRAORDINARY GENERAL MEETING
OF SHAREHOLDERS (EGMS) IN 2024
Kronologis Pelaksanaan RUPSLB Chronology of EGMS
Perseroan telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar The Company has conducted the 2024 Extraordinary General
biasa Tahun 2024 (selanjutnya disebut “Rapat”) yang diselenggarakan Meeting of Shareholders (hereinafter referred to as the “Meeting”)
pada hari Kamis, tanggal 29 Februari 2024 di WIKA Tower II, on Thursday, February 29, 2024, at WIKA Tower II, Auditorium,
Auditorium Lantai 17, Jl. D.I Panjaitan Kav.9-10, Jakarta Timur dan 17th Floor, Jl. D.I. Panjaitan Kav. 9-10, East Jakarta, and was held
dilaksanakan secara elektronik menggunakan fasilitas Electronic electronically using the KSEI Electronic General Meeting System
General Meeting System KSEI (eASY KSEI). (eASY KSEI) facility.
Page 350
350
Adapun tata cara penyelenggaraan RUPSLB perseroan dengan The procedures for holding the Company’s EGMS are as follows:
rincian sebagai berikut:
Kegiatan Tanggal Pelaksanaan Keterangan
Activities Date Remarks
Pemberitahuan RUPSLB 16 Januari 2024 Perseroan telah menyampaikan Pemberitahuan Mata Acara RUPS Luar Biasa
kepada Regulator January 16, 2024 kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagaimana dalam Surat No. SE.01.01/A.
Notification of EGMS to WG.00305/2024.
Regulators The Company has submitted the Notification of Extraordinary GMS Agenda to
the Financial Services Authority (OJK) as stipulated in Letter No. SE.01.01/A.
WG.00305/2024.
Pengumuman RUPSLB 23 Januari 2024 Perseroan menyampaikan Pengumuman RUPS Luar Biasa kepada Pemegang Saham,
Announcement of EGMS January 23, 2024 melalui:
1. Situs web Bursa Efek Indonesia;
2. Situs web Kustodian Sentral Efek Indonesia; dan
3. Situs web Perseroan
The Company submitted the Summons of Extraordinary GMS to Shareholders
through:
1. The Indonesia Stock Exchange website;
2. The Indonesian Central Securities Depository website; and
3. The Company’s website.
Recording Date Daftar 11 Februari 2024 Tercatat 1 (satu) hari kerja sebelum Pemanggilan RUPSLB.
Pemegang Saham yang berhak February 11, 2024 Recorded 1 (one) business day prior to the Summons of EGMS.
hadir dalam RUPSLB
Recording Date: List of
Shareholders entitled to attend
EGMS
Pemanggilan dan informasi 12 Februari 2024 Perseroan menyampaikan Pemanggilan RUPSLB kepada Pemegang Saham, melalui:
penjelasan mata acara RUPSLB February 12, 2024 1. Situs web Bursa Efek Indonesia;
Summons and Explanation of 2. Situs web Kustodian Sentral Efek Indonesia; dan
EGMS Agenda 3. Situs web Perseroan.
Pemanggilan RUPSLB dipublikasikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
disertai dengan bahan Rapat lainnya.
The Company issued the Summons of EGMS to Shareholders through:
1. The Indonesia Stock Exchange website;
2. The Indonesian Central Securities Depository website; and
3. The Company’s website.
The Summons of EGMS were published in Indonesian and English, along with other
meeting materials.
Pelaksanaan RUPSLB 29 Februari 2024 Penyelenggaraan RUPST secara elektronik dengan menggunakan Aplikasi eASY.KSEI
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
EGMS Holding February 29, 2024 dan memperhatikan POJK No. 16/POJK.04/2020 serta ketentuan Anggaran Dasar
Perusahaan. Selain itu, Perusahaan juga menyelenggarakan RUPST secara fisik dalam
beberapa ruangan. Seluruh peserta yang hadir secara fisik maupun elektronik dapat
mengikuti dan berpartisipasi aktif dalam RUPST.
The EGMS was held electronically using the eASY.KSEI application, in accordance
with POJK No. 16/POJK.04/2020 and the provisions of the Company’s Articles of
Association. In addition, the Company held the EGMS physically in several rooms.
All participants, both physically and electronically, were able to attend and actively
participate in the EGMS.
Ringkasan Risalah (Hasil) 4 Maret 2024 Perseroan menyampaikan Ringkasan Risalah RUPSLB kepada Pemegang Saham,
RUPSLB melalui:
Summary of EGMS Minutes March 4, 2024 1. Situs web Bursa Efek Indonesia;
(Results) 2. Situs web Kustodian Sentral Efek Indonesia; dan
3. Situs web Perseroan.
The Company submitted the Summary of EGMS Minutes to Shareholders through:
1. The Indonesia Stock Exchange website;
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
2. The Indonesian Central Securities Depository website; and
3. The Company’s website.
Akta Risalah RUPSLB 18 Maret 2024 Akta RUPS No. 6 yang dibuat di hadapan Notaris Diah Guntari L. Soemarwoto S.H.
Deed of EGMS Minutes March 18, 2024 Deed of EGMS No. 6, drawn up before Notary Diah Guntari L. Soemarwoto, S.H.
RUPS Perseroan dilaksanakan secara luring dan elektronik (hybrid) The Company’s GMS was held both offline and electronically (hybrid)
serta dapat dihadiri secara fisik oleh pemegang saham yang namanya and may be attended in person by shareholders whose names
tercatat secara sah dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan are legally registered in the Company’s Shareholder Register on
pada tanggal 11 Februari 2024 pukul 16.00 WIB atau oleh kuasanya February 11, 2024, at 4:00 PM Western Indonesian Time (WIB), or
yang sah. by their authorized proxies.
Page 351
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 351
Perseroan juga menghimbau para pemegang saham untuk The Company also encouraged shareholders to attend the Meeting
menghadiri Rapat secara elektronik dengan memberikan kuasa electronically by granting power of attorney through the Electronic
melalui fasilitas Electronic General Meeting System (eASY.KSEI) General Meeting System (eASY.KSEI) facility provided by KSEI
yang disediakan oleh KSEI kepada perwakilan independen yang to independent representatives appointed by the Company as a
ditunjuk Perseroan sebagai mekanisme pemberian kuasa secara mechanism for granting electronic power of attorney (e-proxy) at
elektronik (e-proxy) dalam Rapat. the Meeting.
Kehadiran Dewan Komisaris Dan Direksi Attendance of Board of Commissioners and Board
of Directors
Rapat dihadiri oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, sebagai The Meeting was attended by the Company’s Board of
berikut: Commissioners and Board of Directors, as follows:
Dewan Komisaris Direksi
Board of Commissioners Board of Directors
Komisaris Utama Sumadi Direktur Utama Hadian Pramudita
President Commissioner President Director
Komisaris Suli Fatimah Direktur Operasi I Bagus Tri Setyana
Commissioner Director of Operations I
Komisaris Independen Joseph Prajogo DIrektur Operasi II Akhmadi Tricahyono
Independent Commissioner Director of Operations II
Direktur Quality, Health, Safety, Dwi Purnomo
Environment dan Pemasaran
Director of Quality, Health, Safety,
Environment, and Marketing
Dewan Komisaris yang mengikuti secara Daring Direktur Keuangan, Human Syailendra Ogan
Board of Commissioners who participated online Capital, dan Manajemen Risiko
Director of Finance, Human
Komisaris Danis Hidayat Capital, and Risk Management
Commissioner
Kuorum Kehadiran Para Pemegang Saham Shareholder Attendance Quorum
Rapat dihadiri dan terwakili sebanyak 7.099.253.200 (tujuh miliar The Meeting was attended and represented by 7,099,253,200 (seven
sembilan puluh sembilan juta dua ratus lima puluh tiga ribu dua ratus) billion ninety-nine million two hundred fifty-three thousand two
saham atau mewakili 74,167% (tujuh puluh empat koma serratus hundred) shares, representing 74.167% (seventy-four point one
enam puluh tujuh persen) yang merupakan hak suara yang sah dari hundred sixty-seven percent) of the total valid voting rights of the
total 9.572.000.000 (sembilan miliar lima ratus tujuh puluh dua juta) 9,572,000,000 (nine billion five hundred seventy-two million) shares
saham yang dikeluarkan oleh Perseroan. issued by the Company.
Adapun persentase persetujuan atas setiap mata acara RUPSLB The percentage of approval for each EGMS agenda item will be
akan dijelaskan terpisah bersama agenda dan keputusan RUPSLB. explained separately, along with the EGMS agenda and resolutions.
Tanya Jawab Questions and Answers
Dalam setiap Mata Acara Rapat, Perseroan memberikan kesempatan For each Meeting Agenda, the Company provided shareholders
kepada para Pemegang Saham atau Kuasa Pemegang Saham or their proxies with the opportunity to raise questions or express
untuk dapat mengjukan Pertanyaan atau pendapatnya dalam sesi opinions during the Question and Answer session, with a maximum
Tanya Jawab, paling banyak 3 (tiga) penanya, masing-masing 1 of three questioners, each asking one question.
(satu) pertanyaan.
Dalam setiap mata acara RUPST para pemegang saham telah For each AGMS agenda item, shareholders were given the
diberikan kesempatan untuk bertanya atau mengajukan pendapat opportunity to ask questions or express opinions related to the
yang berkaitan dengan pembahasan mata acara Rapat. Dari mata discussion of the Meeting agenda. From the first to the eighth
acara pertama sampai dengan kedelapan tidak ada pertanyaan agenda, there were no questions from shareholders.
dari pemegang saham.
Mekanisme Pengambilan Keputusan Decision-Making Mechanism
Semua keputusan yang diambil dalam RUPSLB berdasarkan All resolutions made at the EGMS are based on deliberation and
musyawarah dan mufakat. Dalam hal keputusan berdasarkan consensus. If a resolution based on deliberation and consensus
musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, keputusan diambil dengan cannot be reached, resolutions are made by voting.
cara pemungutan suara.
Page 352
352
Pihak Independen Penghitung Suara dan/atau Independent Parties for Vote Counting and/or Vote
Validasi Suara Validation
Untuk menghitung dan memvalidasi suara dalam RUPST dan To count and validate votes at the AGMS and EGMS, the Company
RUPSLB, Perseroan Telah menunjuk pihak-pihak independen yaitu: has appointed the following independent parties:
1. Notaris Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto, S.H., selaku 1. Notary Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto, S.H., as Public
Notaris Publik; dan Notary; and
2. PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek Pihak 2. PT Datindo Entrycom as the Share Registrar. These independent
independen tersebut ditunjuk untuk melakukan penghitungan parties were appointed to count and/or validate votes at the
dan/atau melakukan validasi dan pengambilan suara dalam EGMS.
RUPSLB.
Keputusan RUPSLB dan Realisasinya pada Tahun EGMS Resolutions and Their Implementation in the
Buku Fiscal Year
Keputusan dan ringkasan risalah RUPST diterbitkan pada tanggal The resolutions and summary of EGMS minutes were published on
4 Maret 2024 dan telah dicantumkan dalam situs web Perseroan, March 4, 2024, and have been posted on the Company’s website,
pada situs web Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan situs web Bursa the Financial Services Authority (OJK) website, and the Indonesia
Efek Indonesia. Stock Exchange website.
Seluruh keputusan RUPSLB telah dimuat dalam Akta No. 6 tanggal All EGMS resolutions are contained in Deed No. 6 dated February
29 Februari 2024 yang dibuat oleh dan di hadapan Diah Guntari L. 29, 2024, drawn up by and before Diah Guntari L. Soemarwoto,
Soemarwoto, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Jakarta. S.H., M.Kn., a Notary in Jakarta.
Adapun informasi lengkap terkait agenda dan keputusan RUPSLB The complete information regarding the agenda and resolutions of
tersebut adalah sebagai berikut: EGMS is as follows:
Mata Acara Rapat Perubahan Pengurus Perseroan
Pertama Changes in the Board of Management
First Meeting Agenda
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Saham Yang Bertanya No Shareholders submitted questions or responses
Number of
Shareholders Who
Asked Questions
Pengambilan Dengan Pemungutan Suara:
Keputusan By Voting:
Decision-making
Setuju I Setuju Abstain I Setuju Tidak Setuju I Tidak Setuju
7.099.253.100 saham atau 0 saham atau 0,0000000% dari 100 saham atau 0,0000014 %
99,9999986% dari yang hadir yang hadir dari yang hadir
7.099.253.100 shares or 0 shares or 0,0000000% of those 100 shares or 0,0000014 % of those
99,9999986% of those present present present
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 353
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 353
Keputusan Rapat Rapat dengan suara terbanyak sebesar 99,9999986 % dari seluruh jumlah suara yang hadir dalam Rapat memutuskan:
Meeting Resolutions 1. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Sdr. Ance sebagai Komisaris Independen Perseroan yang diangkat
berdasarkan keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 15 Januari 2021 terhitung sejak tanggal 5 Desember 2023, dengan
ucapan terimakasih atas segala sumbangsih tenaga dan pikiran yang diberikan oleh yang bersangkutan selama
menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan dan pemberian pembebasan tanggung jawab secara penuh (acquit
et de charge) akan diberikan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan berikutnya sesuai dengan masa jabatan
yang bersangkutan;
2. Mengangkat Sdr. Taufan Gestoro sebagai Komisaris Independen sejak ditutupnya RUPS ini dengan masa jabatan
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, dengan memperhatikan Peraturan Perundang-undangan dibidang
Pasar Modal serta apabila di kemudian hari ada keputusan lain dan tanpa mengurangi hak Rapat Umum Pemegang
Saham untuk memberhentikan sewaktu-waktu;
3. Dengan adanya pengukuhan pemberhentian, dan pengangkatan Anggota Dewan Komisaris tersebut, maka susunan
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Sdr. Sumadi sebagai Komisaris Utama;
Sdri. Suli Fatimah sebagai Komisaris;
Sdr. Danis Hidayat Sumadilaga sebagai Komisaris;
Sdr. Joseph Prajogo sebagai Komisaris Independen;
Sdr. Taufan Gestoro sebagai Komisaris Independen.
Direksi:
Sdr. Hadian Pramudita sebagai Direktur Utama;
Sdr. Bagus Tri Setyana sebagai Direktur Operasi I;
Sdr. Akhmadi Tricahyono sebagai Direktur Operasi II;
Sdr. Syailendra Ogan sebagai Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko;
Sdr. Dwi Purnomo sebagai Direktur Quality, Health, Safety, Environment dan Pemasaran.
Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direktur Utama atau Direktur WIKA Gedung lainnya dengan hak substitusi
untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan keputusan mata acara ini sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku, termasuk untuk menyatakan dalam Akta Notaris tersendiri dan memberitahukan
susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan kepada Kementerian Hukum dan HAM sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
The meeting, with a majority vote of 99.9999986% of the total votes present at the Meeting, resolved:
1. To confirm the honorable dismissal of Ance as an Independent Commissioner of the Company, appointed based
on the resolution of Extraordinary GMS on January 15, 2021, effective December 5, 2023. With gratitude for all the
contributions of energy and thought made by the person concerned during tenure as an Independent Commissioner
of the Company, and with the granting of a full release and discharge (acquit et de charge) at the next Annual General
Meeting of Shareholders in accordance with the relevant term of office;
2. To appoint Taufan Gestoro as an Independent Commissioner effective as of the closing of this GMS, with a term of
office in accordance with the provisions of the Company’s Articles of Association, with due observance of laws and
regulations in the Capital Market sector and any subsequent decisions, without prejudice to the right of the General
Meeting of Shareholders to dismiss at any time;
3. With the confirmation of dismissal and appointment of members of Board of Commissioners, the composition of the
Company’s Board of Commissioners and Board of Directors is as follows:
Board of Commissioners:
Sumadi as President Commissioner;
Suli Fatimah as Commissioner;
Danis Hidayat Sumadilaga as Commissioner;
Joseph Prajogo as Independent Commissioner;
Taufan Gestoro as Independent Commissioner.
Board of Directors:
Hadian Pramudita as President Director;
Bagus Tri Setyana as Director of Operations I;
Akhmadi Tricahyono as Director of Operations II;
Syailendra Ogan as Director of Finance, Human Capital, and Risk Management;
Dwi Purnomo as Director of Quality, Health, Safety, Environment, and Marketing.
Granting power and authority to the President Director or other Directors of WIKA Gedung with the right of substitution to
carry out all necessary actions related to the resolution of this agenda in accordance with applicable laws and regulations,
including to state in a separate Notarial Deed and notify the composition of the Company’s Board of Directors and Board of
Commissioners to the Ministry of Law and Human Rights in accordance with applicable provisions.
Page 354
354
Dewan Komisaris
Board Of Commissioners
Dewan Komisaris merupakan organ Perseroan yang bertugas dan The Board of Commissioners is a corporate organ tasked with and
bertanggung jawab melakukan pengawasan serta memberikan responsible for supervising and providing advice to the Board of
nasihat kepada Direksi, termasuk memastikan bahwa Perseroan Directors, including ensuring that the Company implements good
menerapkan tata kelola perusahaan yang baik. Dewan Komisaris corporate governance. Board of Commissioners must possess
harus memiliki integritas dan kompetensi yang memadai agar adequate integrity and competence in order to perform its functions
dapat menjalankan fungsinya secara efektif. Fungsi pengawasan effectively. Its supervisory and advisory functions include preventive
dan pemberian nasihat Dewan Komisaris mencakup tindakan actions, corrective measures, and temporary suspension in
pencegahan, perbaikan, hingga pemberhentian sementara sesuai accordance with prevailing regulations.
dengan ketentuan yang berlaku.
KRITERIA ANGGOTA DEWAN KOMISARIS CRITERIA FOR MEMBERS OF BOARD OF
COMMISSIONERS
Yang dapat diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris adalah Individuals who may be appointed as members of Board of
orang perseorangan, yang memenuhi persyaratan pada saat diangkat Commissioners are those who meet the following requirements at
dan selama menjabat: the time of appointment and during their tenure:
1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik; 1. Have good character, morals, and integrity;
2. Cakap melakukan perbuatan hukum; 2. Be legally competent to perform legal acts;
3. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan selama 3. Within 5 (five) years prior to appointment and during their tenure:
menjabat:
a. Tidak pernah dinyatakan pailit; a. Have never been declared bankrupt;
b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota b. Have never served as a member of Board of Directors and/or
Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan Board of Commissioners found guilty of causing a company
suatu perusahaan dinyatakan pailit; to be declared bankrupt;
c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana c. Have never been convicted of a criminal offense that harmed
yang merugikan keuangan negara dan/atau yang berkaitan state finances and/or was related to the financial sector; and
dengan sektor keuangan; dan
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota d. Have never served as a member of Board of Directors and/
Dewan Komisaris yang selama menjabat: or Board of Commissioners who during their tenure:
i) Pernah tidak menyelenggarakan RUPS tahunan; dan i) Failed to hold an Annual GMS; and
ii) Pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi dan/ ii) Had their accountability as a member of Board of
atau anggota Dewan Komisaris pernah tidak diterima Directors and/or Board of Commissioners rejected
oleh RUPS atau pernah tidak memberikan pertanggung by the GMS or failed to submit accountability to the
jawaban sebagai anggota Direksi dan/atau anggota GMS; and
Dewan Komisaris kepada RUPS; dan
4. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perundang- 4. Have a commitment to comply with laws and regulations;
undangan.
5. Selain memenuhi kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat 5. In addition to the above criteria, the appointment of members
(4), pengangkatan anggota Dewan Komisaris dilakukan dengan of Board of Commissioners shall consider integrity, dedication,
mempertimbangkan integritas, dedikasi, memahami masalah- understanding of corporate management issues related to at
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
masalah manajemen perusahaan yang berkaitan dengan salah least one management function, adequate knowledge of the
satu fungsi manajemen, memiliki pengetahuan yang memadai Company’s line of business, the ability to allocate sufficient time
di bidang usaha Perseroan, dan dapat menyediakan waktu to perform their duties, and other requirements in accordance
yang cukup untuk melaksanakan tugasnya serta persyaratan with applicable laws and regulations.
lain berdasarkan peraturan perundang-undangan.
SELEKSI DAN NOMINASI DEWAN KOMISARIS SELECTION AND NOMINATION OF
BOARD OF COMMISSIONERS
Proses seleksi calon Dewan Komisaris dan Direksi pada Perusahaan The selection process for candidates for Board of Commissioners
afiliasi terkonsolidasi BUMN menggunakan sistem sebagaimana and Board of Directors in consolidated SOE-affiliated companies
pengusulan Dewan Komisaris dan Direksi Anak Perusahaan melalui uses a system similar to the proposal process for Boards of
Page 355
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 355
Talent & Succession Management sebagaimana diatur dalam Commissioners and Board of Directors of Subsidiaries through
Peraturan Menteri BUMN Nomor: PER-04/MBU/06/2020 tentang Talent & Succession Management, as regulated in the Minister of
Perubahan atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: State-Owned Enterprises Regulation No. PER-04/MBU/06/2020
PER-03/ MBU/2012 tentang Pedoman Pengangkatan anggota concerning amendments to Regulation No. PER-03/MBU/2012 on
Direksi dan Anggota Dewan Komisaris Anak Perusahaan Badan Guidelines for the Appointment of Members of Board of Directors and
Usaha Milik Negara. Board of Commissioners of Subsidiaries of State-Owned Enterprises.
MASA JABATAN TERM OF OFFICE
Berdasarkan Board manual, masa jabatan Dewan Komisaris Adalah Based on the Board Manual, the term of office of Board of
sebagai berikut: Commissioners is as follows:
1. Masa jabatan anggota Dewan Komisaris ditetapkan 5 (lima) 1. The term of office is 5 (five) years and members may be
tahun dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa reappointed for 1 (one) additional term. However, members
jabatan. Namun anggota Dewan Komisaris dapat diberhentikan may be dismissed by a GMS resolution for the following reasons:
berdasarkan keputusan RUPS dengan alasan:
a. Tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik; a. Inability to properly perform their duties;
b. Tidak melaksanakan ketentuan perundang-undangan dan/ b. Failure to comply with laws and regulations and/or the
atau ketentuan Anggaran Dasar; Articles of Association;
c. Terlibat dalam tindakan yang merugikan Perseroan dan/ c. Involvement in actions detrimental to the Company and/
atau Negara; or the State;
d. Dinyatakan bersalah dengan putusan Pengadilan yang d. Being found guilty by a court decision with permanent legal
mempunyai kekuatan hukum yang tetap; dan/atau force; and/or
e. Mengundurkan diri. e. Resignation.
2. Di samping alasan pemberhentian anggota Dewan Komisaris 2. In addition to the above, members may be dismissed by the
sebagaimana dimaksud pada butir 1 (satu) di atas, anggota GMS for other reasons deemed appropriate for the interests
Dewan Komisaris dapat diberhentikan oleh RUPS berdasarkan and objectives of the Company.
alasan lainnya yang dinilai tepat oleh RUPS demi kepentingan
dan tujuan Perseroan.
3. Keputusan pemberhentian karena alasan sebagaimana dimaksud 3. Decisions for dismissal based on points a, b, and c above shall
pada butir 1 (satu) a, b, dan c di atas diambil setelah yang be made after the concerned individual has been given the
bersangkutan diberi kesempatan membela diri. Pemberhentian opportunity to defend themselves. Dismissal under points c
dengan alasan sebagaimana butir c dan d di atas merupakan and d constitutes dishonorable discharge.
pemberhentian dengan tidak hormat.
4. Apabila oleh suatu sebab jabatan anggota Dewan Komisaris 4. If a vacancy of Board of Commissioners member occurs, a GMS
lowong, maka RUPS diselenggarakan dalam waktu paling lambat must be held no later than 3 (three) days after the vacancy arises.
3 (tiga) hari setelah terjadi lowongan tersebut. Jabatan anggota The position of a Board of Commissioners member ends if:
Dewan Komisaris berakhir apabila;
a. Meninggal dunia; a. They pass away;
b. Masa jabatan berakhir; b. Their term ends;
c. Diberhentikan berdasarkan RUPS; dan/atau c. They are dismissed by the GMS; and/or
d. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota Dewan d. They no longer meet the requirements as stipulated in the
Komisaris berdasarkan Anggaran Dasar dan peraturan Articles of Association and applicable regulations.
perundang-undangan lainnya.
5. Bagi anggota Dewan Komisaris yang berhenti sebelum 5. Board of Commissioners members who cease to hold office,
maupun setelah masa jabatannya berakhir kecuali berhenti whether before or after their term ends (except due to death),
karena meninggal dunia, maka yang bersangkutan tetap remain responsible for actions for which accountability has not
bertanggung jawab atas tindakan-tindakannya yang belum yet been accepted by the GMS.
diterima pertanggung jawabannya oleh RUPS.
PEDOMAN KERJA DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS MANUAL
Dewan Komisaris memiliki Pedoman Dewan Komisaris yang menjadi The Board of Commissioners has a Board Manual that serves
pedoman dalam menjalankan tugas pengawasan dan pemberian as a guideline in carrying out its supervisory and advisory duties
nasihat secara efektif. Piagam tersebut mengatur antara lain peran, effectively. The Manual regulates, among others, roles, authorities,
wewenang, tanggung jawab, mekanisme rapat, serta koordinasi responsibilities, meeting mechanisms, and coordination with the
dengan Direksi dan organ pendukung. Penyusunannya mengacu Board of Directors and supporting organs. It is prepared with
pada POJK No. 33/POJK.04/2014, Anggaran Dasar Perseroan, reference to OJK Regulation No. 33/POJK.04/2014, the Company’s
ketentuan yang berlaku bagi BUMN dan perusahaan terbuka, serta Articles of Association, provisions applicable to SOEs and public
peraturan lain yang relevan dan praktik terbaik GCG. Piagam Dewan companies, as well as other relevant regulations and GCG best
Page 356
356
Komisaris ditinjau secara berkala untuk memastikan kesesuaiannya practices. The Manual is reviewed periodically to ensure alignment
dengan perkembangan regulasi dan kebutuhan Perseroan. with regulatory developments and the Company’s needs.
Pedoman Dewan Komisaris secara umum mengatur tentang: In general, the Board Manual governs:
1. Tugas, wewenang dan Kewajiban Dewan Komisaris; 1. Duties, authorities, and obligations of Board of Commissioners;
2. Hak Dewan Komisaris; 2. Rights of Board of Commissioners;
3. Masa Jabatan Dewan Komisaris; 3. Term of office;
4. Program Pengenalan atau Orientasi Dewan Komisaris; 4. Introduction or orientation programs;
5. Etika Jabatan Dewan Komisaris; 5. Code of ethics;
6. Rapat Dewan Komisaris; 6. Meetings;
7. Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris; 7. Performance evaluation;
8. Benturan Kepentingan Dewan Komisaris; 8. Conflict of interest;
9. Hubungan Kerja dengan Direksi; 9. Working relationship with Board of Directors;
10. Komite yang membantu Dewan Komisaris; serta 10. Supporting committees; and
11. Sekretaris Dewan Komisaris. 11. Secretary to Board of Commissioners.
Hal-hal yang diatur dalam pedoman tata kerja Dewan Komisaris yang Matters regulated in the Board Manual, most recently established
terakhir ditetapkan dan ditandatangani oleh Dewan Komisaris dan and signed by Board of Commissioners and Board of Directors
Direksi dengan Nomor SK.02.01/A.KOM.WG.05533/2023 Tentang under Decree No. SK.02.01/A.KOM.WG.05533/2023 concerning
Perubahan Board Manual PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Amendments to the Board Manual of PT Wijaya Karya Bangunan
pada tanggal 11 September 2023. Gedung Tbk on September 11, 2023.
Pedoman dan tata tertib Dewan Komisaris diperbarui secara berkala. The Board of Commissioners’ guidelines and rules of procedure
Untuk rincian lebih lanjut tentang pedoman dan tata tertib Dewan are updated periodically. For further details on the Company’s
Komisaris Perseroan, silakan kunjungi situs web Perseroan di https:// Board Manual, please visit the Company’s website at https://www.
www.wikagedung.co.id/gcg/pedoman-gcg wikagedung.co.id/gcg/pedoman-gcg
PENGELOLAAN BENTURAN MANAGEMENT OF CONFLICT OF INTEREST
KEPENTINGAN DEWAN KOMISARIS
Benturan kepentingan atau konflik kepentingan (Conflict of Interest) A conflict of interest is a situation where there is a clash of interests
merupakan situasi di mana terdapat pertentangan kepentingan arising from the misuse of position and authority owned for personal
akibat pemanfaatan kedudukan dan wewenang yang dimiliki untuk benefit. The Company strives to avoid conflicts of interest involving
kepentingan pribadi. Perseroan berupaya menghindari terjadinya members of Board of Commissioners.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
benturan kepentingan antara Perseroan dengan anggota Dewan
Komisaris.
Untuk mencegah terjadinya benturan kepentingan serta implikasi To prevent conflicts and their potential implications, Board of
lanjutan yang dapat ditimbulkannya, Dewan Komisaris bertanggung Commissioners is responsible for establishing policies and ensuring
jawab menetapkan kebijakan dan memastikan setiap konflik yang that any conflicts are handled in accordance with applicable laws
timbul ditangani sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- and regulations.
undangan yang berlaku.
1. Dewan Komisaris senantiasa menghindari terjadinya benturan 1. Board of Commissioners members must avoid conflicts of
kepentingan dalam melaksanakan tugasnya serta tidak interest and not misuse their position for personal or related
memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi maupun parties’ interests.
untuk kepentingan pihak lain yang terkait.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
2. Dewan Komisaris harus menghindari setiap aktivitas yang dapat 2. Board of Commissioners members must avoid activities that
memengaruhi independensinya dalam menjalankan fungsi may affect their independence in carrying out their supervisory
pengawasan Perseroan. function over the Company.
3. Dewan Komisaris berkewajiban mengisi Daftar Khusus yang 3. Board of Commissioners members are required to fill a Special
memuat kepemilikan sahamnya dan/atau kepemilikan saham Register that disclose their share ownership and that of their
anggota keluarganya pada perusahaan lain. family members in other companies.
4. Apabila terjadi benturan kepentingan, hal tersebut harus 4. In the event of a conflict, it must be disclosed, and the concerned
diungkapkan, dan anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan Board of Commissioners member must not participate in
tidak diperkenankan terlibat dalam proses pengambilan decision-making.
keputusan Perseroan.
Pernyataan mengenai benturan kepentingan Dewan Komisaris Statements regarding conflicts of interest are included in the
dicantumkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Dasar Perseroan. Company’s Work Plan and Articles of Association.
Page 357
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 357 MEKANISME PENGUNDURAN RESIGNATION MECHANISM DIRI DEWAN KOMISARIS Anggota Dewan Komisaris berhak mengundurkan diri dari jabatannya A member of Board of Commissioners has the right to resign from dengan menyampaikan pemberitahuan secara tertulis mengenai his/her position by submitting written notification of such intention maksud tersebut kepada Perseroan, dengan tembusan kepada to the Company, with a copy to the Shareholders, other members Pemegang Saham, anggota Dewan Komisaris lainnya, dan of Board of Commissioners, and Board of Directors, no later than Direksi, paling lambat 30 (tiga puluh) hari sebelum tanggal efektif 30 (thirty) days prior to the effective date of resignation as stipulated pengunduran diri sebagaimana diatur dalam Board Manual. in the Board Manual. Apabila dalam surat pengunduran diri disebutkan tanggal efektif yang If the resignation letter states an effective date that is less than 30 kurang dari 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal surat diterima, maka (thirty) days from the date the letter is received, it is deemed not to dianggap tidak mencantumkan tanggal efektif pengunduran diri. have included an effective date. Apabila sampai dengan tanggal yang diminta oleh anggota Dewan If no resolution has been reached by the date requested by the Komisaris yang bersangkutan, atau dalam jangka waktu 30 (tiga member of Board of Commissioners, or within 30 (thirty) days from puluh) hari sejak tanggal surat permohonan pengunduran diri the date the resignation letter is received, the member of Board of diterima, tidak terdapat keputusan RUPS, maka anggota Dewan Commissioners shall resign automatically on the requested date Komisaris tersebut berhenti dengan sendirinya pada tanggal yang or after the 30 (thirty) days from the date the resignation letter is diminta atau setelah lewatnya jangka waktu 30 (tiga puluh) hari received without requiring GMS approval. sejak tanggal surat permohonan pengunduran diri diterima tanpa memerlukan persetujuan RUPS. INDEPENDENSI DEWAN KOMISARIS DALAM INDEPENDENCE OF BOARD MENJALANKAN FUNGSI PENGAWASAN OF COMMISSIONERS Dalam menjalankan fungsinya, Dewan Komisaris bertindak secara In carrying out its functions, Board of Commissioners acts independently independen dan tidak memiliki kepentingan pribadi yang dapat and has no personal interests that could influence the performance memengaruhi pelaksanaan tugasnya. Perseroan senantiasa berupaya of its duties. The Company consistently strives to maintain the menjaga independensi Dewan Komisaris, di mana hubungan independence of Board of Commissioners. The relationship between antara Dewan Komisaris dan Direksi dalam pelaksanaan tugas Board of Commissioners and Board of Directors in carrying out their dan tanggung jawab masing-masing dilakukan secara profesional respective duties and responsibilities is conducted professionally and dan bersifat formal sesuai dengan ketentuan yang berlaku. formally in accordance with applicable regulations. Dewan Komisaris merupakan organ Perseroan yang bertugas Board of Commissioners is the Company’s organ responsible melakukan pengawasan atas kinerja Direksi. Oleh karena itu, for overseeing the performance of Board of Directors. Therefore, independensi sangat diperlukan agar Dewan Komisaris dapat independence is essential to ensure Board of Commissioners can memberikan nasihat secara bebas dan profesional tanpa adanya provide advice freely and professionally without any conflict of benturan kepentingan. interest. Adapun kriteria independensi Dewan Komisaris Perseroan, sebagai The independence criteria for the Company’s Board of Commissioners berikut : are as follows: Aspek Independensi Joseph Suli Danis Hidayat Taufan Independence Aspect Prayogo Fatimah Sumadilaga Gestoro Tidak memiliki hubungan kepengurusan di Perseroan, anak Perusahaan √ √ √ √ maupun Perusahaan afiliasi Has no management relationship in the Company, its subsidiaries, or affiliated companies Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di Perseroan √ √ √ √ Has no share ownership relationship in the Company Tidak memiliki hubungan keluarga dengan pemegang saham, Dewan √ √ √ √ Komisaris, Direksi, dan/atau sesama anggota Dewan Komisaris Has no family relationship with shareholders, Board of Commissioners, Board of Directors, and/or fellow members of Board of Commissioners Tidak memiliki hubungan keuangan dengan pemegang saham, Dewan √ √ √ √ Komisaris, Direksi, dan/atau sesama anggota Direksi Has no financial relationship with shareholders, Board of Commissioners, Board of Directors, and/or fellow members of Board of Directors Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat dan pemerintah √ √ √ √ Does not serve as an administrator of a political party, official, or government official
Page 358
358
ETIKA JABATAN CODE OF ETHICS
Dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsinya, Dewan Komisaris In carrying out its duties and functions, Board of Commissioners
berpedoman pada Pedoman tata kerja dimana tertuang prinsip- refers to the Board Manual, which contains the following principles:
prinsip berikut ini:
1. Anggota Dewan Komisaris wajib mematuhi peraturan perundang- 1. Members of Board of Commissioners must comply with
undangan yang berlaku, Anggaran Dasar Perseroan, Pedoman applicable laws and regulations, the Company’s Articles of
Good Corporate Governance, Code of Conduct, serta kebijakan Association, Code of Good Corporate Governance, Code of
Perseroan yang telah ditetapkan. Conduct, and established Company policies.
2. Anggota Dewan Komisaris tidak diperkenankan merangkap 2. Members of Board of Commissioners are prohibited from holding
jabatan lain yang dilarang berdasarkan ketentuan peraturan concurrent positions that are restricted by laws and regulations,
perundang-undangan, termasuk sebagai pengurus partai politik, including as political party officials, candidates or members
calon atau anggota legislatif, Kepala Daerah atau Wakil Kepala of the legislature, Regional Heads or Deputy Regional Heads,
Daerah, serta jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan and other positions that may give rise to conflicts of interest.
kepentingan.
3. Anggota Dewan Komisaris dilarang mengambil keuntungan 3. Members of Board of Commissioners are prohibited from
pribadi dari kegiatan Perseroan selain honorarium, tunjangan, obtaining personal benefits from the Company’s activities
dan fasilitas sebagai anggota Dewan Komisaris yang ditetapkan other than honorarium, allowances, and facilities determined
oleh RUPS. by the GMS.
4. Anggota Dewan Komisaris dilarang memberikan, menawarkan, 4. Members of Board of Commissioners are prohibited from giving,
atau menerima, baik secara langsung maupun tidak langsung, offering, or receiving, directly or indirectly, anything of economic
sesuatu yang bernilai ekonomis kepada klien atau rekanan value to clients, business partners, or government officials to
Perseroan maupun pejabat Pemerintah untuk memengaruhi influence or as compensation for certain actions, in accordance
atau sebagai imbalan atas tindakan tertentu, sesuai dengan with applicable laws and regulations.
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
5. Anggota Dewan Komisaris harus menghindari tindakan yang 5. Members of Board of Commissioners must avoid actions
dapat merusak hubungan kerja antara Dewan Komisaris dan that may harm the working relationship between Board of
Direksi. Commissioners and Board of Directors.
6. Anggota Dewan Komisaris harus mampu menjadi teladan yang 6. Members of Board of Commissioners must serve as good role
baik bagi Direksi dan karyawan Perseroan. models for Board of Directors and employees of the Company.
7. Anggota Dewan Komisaris wajib menjaga kerahasiaan informasi 7. Members of Board of Commissioners are obliged to maintain
Perseroan. the confidentiality of Company information.
8. Informasi rahasia yang diperoleh selama menjabat sebagai 8. Confidential information obtained during their tenure as a
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
anggota Dewan Komisaris tetap harus dijaga kerahasiaannya member of Board of Commissioners must continue to be kept
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang confidential in accordance with applicable laws and regulations.
berlaku.
RANGKAP JABATAN DEWAN KOMISARIS CONCURRENT POSITIONS OF THE
BOARD OF COMMISSIONERS
Sepanjang tahun 2025, Perseroan memastikan bahwa pembentukan Throughout 2025, the Company ensured that the composition
Dewan Komisaris telah memenuhi ketentuan POJK No. 33/ of Board of Commissioners complied with OJK Regulation No.
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau 33/POJK.04/2014 concerning Board of Directors and Board of
Perusahaan Publik, antara lain: Commissioners of Issuers or Public Companies, including:
1. Anggota Dewan Komisaris dapat merangkap jabatan sebagai 1. Members of Board of Commissioners may concurrently serve
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
anggota Direksi paling banyak pada 2 (dua) emiten atau as members of Board of Directors in a maximum of 2 (two)
perusahaan publik lain dan sebagai anggota Dewan Komisaris other issuers or public companies and as members of Board
paling banyak pada 2 (dua) emiten atau perusahaan publik lain. of Commissioners in a maximum of 2 (two) other issuers or
2. Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak merangkap sebagai public companies.
anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan 2. If a member of Board of Commissioners does not concurrently
dapat merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris serve as a member of Board of Directors, they may hold positions
paling banyak pada 4 (empat) emiten atau perusahaan public as a member of Board of Commissioners in a maximum of 4
lain. (four) other issuers or public companies.
3. Anggota Dewan Komisaris dapat merangkap sebagai anggota 3. Members of Board of Commissioners may serve as committee
komite paling banyak 5 (lima) komite di emiten atau Perusahaan members in a maximum of 5 (five) committees within issuers
publik dimana yang bersangkutan juga menjabat sebagai or public companies where they also serve as members of
anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris. Namun Board of Directors or Board of Commissioners. However, such
Page 359
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 359
demikian, rangkap jabatan sebagai anggota komite hanya dapat concurrent positions must not conflict with other applicable
dilakukan sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan laws and regulations.
perundang-undangan lainnya.
Dalam hal terdapat peraturan perundang-undangan lainnya yang In the event of differing provisions between laws and regulations
mengatur ketentuan mengenai rangkap jabatan yang berbeda and the Company’s Articles of Association regarding concurrent
dengan ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan, maka ketentuan positions, the stricter provisions shall prevail.
yang berlaku adalah ketentuan yang mengatur lebih ketat.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DUTIES AND RESPONSIBILITIES OF
DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
Sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar Perseroan dan As stipulated in the Company’s Articles of Association and applicable
peraturan perundang-undangan yang berlaku, Dewan Komisaris laws and regulations, Board of Commissioners is responsible
bertanggung jawab mengawasi pengurusan Perseroan oleh Direksi for supervising the management of the Company by the Board
dan memastikan tata kelola perusahaan telah dijalankan dengan of Directors and ensuring that corporate governance is properly
benar. implemented.
Peran Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan dan The supervisory and advisory roles of Board of Commissioners are
pemberian nasihat dilakukan secara berkala terutama terkait carried out periodically, particularly in relation to the implementation
pelaksanaan rencana kerja jangka panjang serta anggaran Perseroan. of the Company’s long-term plans and budget.
Sebagaimana diatur dalam Board Manual, Dewan Komisaris As regulated in the Board Manual, the duties and responsibilities of
menjalankan tugas dan Tanggung Jawab mencakup hal-hal sebagai Board of Commissioners include:
berikut:
1. Memeriksa buku-buku, surat-surat, serta dokumen lainnya, 1. Examining books, correspondence, and other documents,
termasuk memeriksa kas untuk keperluan verifikasi dan surat including verifying cash and other securities, as well as inspecting
berharga lainnya, serta memeriksa kekayaan Perseroan; the Company’s assets;
2. Memasuki pekarangan, gedung, dan kantor yang digunakan 2. Entering premises, buildings, and offices used by the Company;
oleh Perseroan;
3. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat lainnya 3. Requesting explanations from the Board of Directors and/or
mengenai segala hal yang berkaitan dengan pengelolaan other officials regarding all matters related to the management
Perseroan; of the Company;
4. Mengetahui kebijakan dan tindakan yang telah dan akan 4. Being informed of policies and actions taken or to be taken by
dijalankan oleh Direksi; the Board of Directors;
5. Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya di bawah Direksi, 5. Requesting the Board of Directors and/or officials under the
dengan sepengetahuan Direksi, untuk menghadiri Rapat Dewan Board of Directors, with the Board’s knowledge, to attend Board
Komisaris; of Commissioners meetings;
6. Mengangkat dan memberhentikan Sekretaris Dewan Komisaris; 6. Appointing and dismissing the Secretary to Board of
Commissioners;
7. Memberhentikan sementara anggota Direksi sesuai dengan 7. Temporarily suspending members of Board of Directors in
ketentuan Anggaran Dasar; accordance with the Articles of Association;
8. Membentuk Komite Audit, Komite Nominasi, Remunerasi 8. Establishing the Audit Committee, Nomination, Remuneration
dan GCG, Komite Pemantauan Risiko dan Tata Kelola and GCG Committee, Risk Monitoring and Integrated
Terintegrasi, serta komite lainnya jika dianggap perlu dengan Governance Committee, and other committees as deemed
memperhatikan kemampuan Perseroan, termasuk mengangkat necessary, including appointing and dismissing their members;
dan memberhentikan anggota komite tersebut;
9. Menggunakan tenaga ahli untuk hal tertentu dan dalam jangka 9. Engaging experts for specific purposes and periods at the
waktu tertentu atas beban Perseroan, apabila dianggap perlu Company’s expense when necessary, in accordance with
dan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku; applicable regulations;
10. Melakukan tindakan pengurusan Perseroan dalam keadaan 10. Taking management actions of the Company under certain
tertentu untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan ketentuan circumstances for a specific period in accordance with the
Anggaran Dasar; Articles of Association;
11. Menyetujui pengangkatan dan pemberhentian struktur organisasi 11. Approving the appointment and dismissal of organizational
satu tingkat di bawah Direksi, termasuk Sekretaris Perusahaan structures one level below the Board of Directors, including
dan/atau Kepala Satuan Pengawas Intern; the Corporate Secretary and/or Head of Internal Audit Unit;
12. Menghadiri Rapat Direksi dan memberikan pandangan atas 12. Attending Board of Directors meetings and providing views on
hal yang dibahas; matters discussed;
Page 360
360
13. Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya sepanjang 13. Exercising other supervisory authorities as long as they do not
tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, conflict with laws and regulations, the Articles of Association,
Anggaran Dasar, dan/atau keputusan RUPS. and/or GMS resolutions.
KOMPOSISI DAN SUSUNAN COMPOSITION AND STRUCTURE OF
ANGGOTA DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
Berdasarkan Peraturan OJK No.33/POJK.04/2014 mengenai Based on OJK Regulation No. 33/POJK.04/2014 regarding the
jumlah anggota Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. number of members of Board of Commissioners of Issuers or
Komposisi Dewan Komisaris Perseroan telah memenuhi ketentuan ini Public Companies, the composition of the Company’s Board of
yang berjumlah 4 (empat) orang yang terdiri dari: 1 (satu) Komisaris Commissioners complies with the regulation, consisting of 4 (four)
Independen sekaligus pelaksana tugas Komisaris Utama, 2 (dua) members: 1 (one) Independent Commissioner who also serves as
Komisaris dan 1 (satu) Komisaris Independen, dengan komposisi Acting President Commissioner, 2 (two) Commissioners, and 1
sebagai berikut: (one) Independent Commissioner, with the following composition:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan
Name Position Basis for Appointmen
Joseph Prajogo Komisaris Independen Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 21 Mei 2025 dan
sekaligus Pelaksana tugas dikukuhkan dalam Akta Nomor 2 tanggal 23 Mei 2025.
Komisaris Utama
Independent Commissioner Resolution of Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) on May 21, 2025,
and Acting President confirmed in Deed No. 2 dated May 23, 2025.
Commissioner
Suli Fatimah Komisaris Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 10 Mei 2023 dan
dikukuhkan dalam Akta Nomor 2 tanggal 10 Mei 2023.
Commissioner Resolution of Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) on May 10, 2023,
confirmed in Deed No. 2 dated May 10, 2023.
Danis Hidayat Sumadilaga Komisaris Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 10 Mei 2023 dan
dikukuhkan dalam Akta Nomor 2 tanggal 10 Mei 2023.
Commissioner Resolution of Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) on May 10, 2023,
confirmed in Deed No. 2 dated May 10, 2023.
Taufan Gestoro Komisaris Independen Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 29 Februari
2024 dan dikukuhkan dalam Akta Nomor 6 tanggal 29 Februari 2024.
Independent Commissioner Resolution of Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS) on February 29,
2024, confirmed in Deed No. 6 dated February 29, 2024.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DUTIES AND RESPONSIBILITIES OF
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
KOMISARIS UTAMA PRESIDENT COMMISSIONER
Untuk meningkatkan efektivitas kerja Dewan Komisaris dalam To enhance the effectiveness of Board of Commissioners in
melakukan pengawasan terhadap Perseroan, Perseroan telah supervising the Company, the Company has established the duties
menentukan tugas dan tanggung jawab Komisaris Utama sebagai and responsibilities of President Commissioner as the coordinator
koordinator Dewan Komisaris, sebagai berikut: of Board of Commissioners, as follows:
1. Memberikan perintah tertulis untuk pemberian tugas khusus 1. Issuing written instructions for the assignment of specific duties
kepada anggota Dewan Komisaris sesuai dengan Keputusan to members of Board of Commissioners in accordance with the
rapat Dewan Komisaris, yang menerangkan: desicions of Board of Commissioners’ meeting, which shall specify:
a. Nama anggota Dewan Komisaris yang diberi tugas; a. The name of the member assigned;
b. Sifat dan lingkup pekerjaan; b. The nature and scope of the assignment;
c. Tujuan dan sasaran pekerjaan; c. The objectives and targets of the assignment;
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
d. Waktu penugasan; dan d. The duration of the assignment; and
e. Hal-hal administratif yang berkaitan dengan tugas khusus e. Administrative matters related to the assignment.
tersebut.
2. Melakukan pemanggilan Rapat Dewan Komisaris. 2. Convening meetings of Board of Commissioners.
3. Memimpin Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Dewan Komisaris 3. Presiding over meetings of Board of Commissioners and joint
dan Direksi. meetings of Board of Commissioners and Board of Directors.
Page 361
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 361
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB MASING- DUTIES AND RESPONSIBILITIES OF EACH
MASING ANGGOTA DEWAN KOMISARIS MEMBER OF BOARD OF COMMISSIONERS
Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan terhadap Board of Commissioners is responsible for supervising the
kebijakan pengurusan Perseroan yang dilakukan Direksi. Pembagian management policies of the Company carried out by the Board of
tugas masing-masing anggota Komisaris dilakukan oleh Dewan Directors. The distribution of duties among members of Board of
Komisaris dengan dibantu oleh Sekretaris Dewan Komisaris. Commissioners is determined by Board of Commissioners, assisted
by Secretary to Board of Commissioners.
Adapun tugas dan tanggung jawab masing-masing Dewan Komisaris The duties and responsibilities of each member of Board of
adalah sebagai berikut: Commissioners are as follows:
Nama Jabatan Bidang Penugasan
Name Position Assignment Field
Joseph Prajogo Komisaris Independen Komisaris Utama:
sekaligus Pelaksana tugas 1. Mengkoordinasikan kegiatan terkait tugas-tugas yang dilaksanakan oleh Dewan
Komisaris Utama Komisaris;
Independent Commissioner 2. Melakukan pengawasan dan penasihatan Bidang Direktorat Utama;
and Acting President 3. Melakukan koordinasi lintas sektoral dan hubungan antar lembaga untuk kepentingan
Commissioner Perusahaan
Komisaris Independen:
1. Melakukan koordinasi lintas sektoral dan hubungan antar lembaga untuk kepentingan
Perusahaan;
2. Melakukan pengawasan dan penasihatan Direktorat QHSE dan Pemasaran;
3. Mengkoordinasikan kegiatan Komite Audit dan Risiko;
4. Melaporkan kepada Komisaris Utama segala upaya, pekerjaan dan kegiatannya.
President Commissioner:
1. Coordinates activities related to the duties carried out by Board of Commissioners;
2. Provides supervision and advice to the Main Directorate;
3. Provides cross-sectoral coordination and interagency relations for the benefit of the
Company.
Independent Commissioner:
1. Provides cross-sectoral coordination and interagency relations for the benefit of the
Company;
2. Provides supervision and advice to the Directorate of QHSE and Marketing;
3. Coordinates the activities of Audit and Risk Committee;
4. Reports to the President Commissioner on all efforts, work, and activities.
Suli Fatimah Komisaris 1. Melakukan koordinasi lintas sektoral dan hubungan antar lembaga untuk kepentingan
Commissioner Perusahaan;
2. Melakukan pengawasan dan penasihatan Bidang Direktorat Keuangan, Human Capital
dan Manajemen Risiko;
3. Melaporkan kepada Komisaris Utama segala upaya, pekerjaan dan kegiatannya
1. Conduct cross-sectoral coordination and inter-institutional relations for the benefit of the
Company;
2. Supervise and advise the Directorate of Finance, Human Capital, and Risk Management;
3. Report to the President Commissioner on all efforts, work, and activities.
Danis Hidayat Komisaris 1. Melakukan koordinasi lintas sektoral dan hubungan antar lembaga untuk kepentingan
Sumadilaga Commissioner Perusahaan;
2. Melakukan pengawasan dan penasihatan Bidang Direktorat Operasi II;
3. Mengkoordinasikan kegiatan Komite Nominasi dan Remunerasi;
4. Melaporkan kepada Komisaris Utama segala upaya, pekerjaan dan kegiatannya.
1. Conduct cross-sectoral coordination and inter-institutional relations for the benefit of the
Company;
2. Supervise and advise the Directorate of Operations II;
3. Coordinate the activities of Nomination and Remuneration Committee;
4. Report to the President Com
Taufan Gestoro Komisaris Independen 1. Melakukan koordinasi lintas sektoral dan hubungan antar lembaga untuk kepentingan
Independent Commissioner Perusahaan;
2. Melakukan pengawasan dan penasihatan Bidang Direktorat Operasi I;
3. Melakukan pengawasan dan penasihatan terkait kepatuhan dan penerapan GCG;
4. Melaporkan kepada Komisaris Utama segala upaya, pekerjaan, dan kegiatannya.
1. Conduct cross-sectoral coordination and inter-institutional relations for the benefit of the
Company;
2. Supervise and advise the Directorate of Operations I;
3. Supervise and advise regarding compliance and implementation of GCG;
4. Report to the President Commissioner on all efforts, work, and activities.
Page 362
362
Pembagian tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris Perseroan The division of duties and responsibilities of the Company’s Board of
tidak membebaskan tanggung jawab Dewan Komisaris sebagaimana Commissioners does not relieve the Board of Commissioners of its
diatur dalam pasal 114 Undang-undang Republik Indonesia No. 40 responsibilities as stipulated in Article 114 of Law of the Republic of
Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Indonesia No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies.
MEKANISME PENGAMBILAN DECISION-MAKING MECHANISM OF
KEPUTUSAN DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
Mekanisme pengambilan keputusan Dewan Komisaris dilakukan The Board of Commissioners’ decision-making mechanism is carried
melalui Rapat Dewan Komisaris dan dilakukan secara sirkuler. out through Board of Commissioners Meetings and is conducted in
Pembahasan mengenai keputusan Dewan Komisaris tercantum pada a circular manner. Discussions regarding Board of Commissioners
Anggaran Dasar, Board Manual, Code of Corporate Governance. decisions are stipulated in the Articles of Association, Board Manual,
Segala keputusan Dewan Komisaris diambil dalam Rapat Gabungan and Code of Corporate Governance. All Board of Commissioners
Dewan Komisaris dengan Direksi dan Rapat internal Dewan decisions are made in Joint Meetings of Board of Commissioners
Komisaris. Keputusan dapat pula diambil di luar rapat. with Board of Directors and in internal Board of Commissioners
meetings. Decisions may also be made outside of meetings.
Hal-hal yang memerlukan keputusan Dewan Komisaris adalah Matters requiring a decision by Board of Commissioners are as
sebagai berikut: follows:
1. Pengesahan Rencana dan Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP); 1. Approval of the Company’s Work Plan and Budget (RKAP);
2. Pengesahan Rencana Kerja Jangka Panjang Perusahaan (RJPP); 2. Approval of the Company’s Long-Term Work Plan (RJPP);
3. Aksi Korporasi; 3. Corporate Actions;
4. Kebijakan Strategis Perusahaan; 4. Company Strategic Policies;
5. Implementasi GCG; 5. Implementation of GCG;
6. Pengambilan keputusan lainnya yang terkait dengan fungsi 6. Other decisions related to the Board of Commissioners’
pengawasan Dewan Komisaris. supervisory function.
Usulan yang akan disampaikan dalam rapat Dewan Komisaris Proposals to be submitted at a Board of Commissioners meeting
terlebih dahulu disampaikan kepada Direksi secara tertulis disertai must first be submitted to the Board of Directors in writing,
dengan seluruh dokumen pendukung secara lengkap. accompanied by all complete supporting documents.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah melakukan Throughout 2025, Board of Commissioners made 12 decisions at
pengambilan 12 kali keputusan pada saat rapat Dewan Komisaris Board of Commissioners meetings, including circular approvals.
termasuk dalam persetujuan secara sirkuler.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
KEBIJAKAN DAN PELAKSANAAN POLICY AND FREQUENCY OF BOARD
FREKUENSI RAPAT DEWAN KOMISARIS OF COMMISSIONERS MEETING
Sebagaimana diatur dalam Pedoman Kerja Dewan Komisaris, Dewan As stipulated in the Board of Commissioners Manual, Board of
Komisaris wajib diselenggarakan paling kurang 1 (satu) kali dalam Commissioners must convene at least once every two months,
2 (dua) bulan yang dapat dilangsungkan apabila dihadiri mayoritas and may be held if attended by a majority of all members of Board
dari seluruh anggota dewan Komisaris. of Commissioners.
Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh Komisaris Utama. Jika Board of Commissioners meetings are chaired by the President
berhalangan hadir, rapat dipimpin oleh salah seorang Komisaris Commissioner. If the President Commissioner is unable to attend,
yang dipilih oleh anggota Komisaris yang hadir dan atau diwakili the meeting is chaired by a Commissioner selected by the members
dalam Rapat tersebut. Rapat Dewan Komisaris adalah sah dan of Board of Commissioners present or represented at the meeting.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
berhak mengambil Keputusan yang mengikat apabila lebih dari A Board of Commissioners meeting is valid and has the right to
½ (satu per dua) bagian dari jumlah Dewan Komisaris hadir atau make binding decisions if more than 1/2 (one-half) of Board of
diwakili dalam Rapat. Commissioners is present or represented at the meeting.
Informasi Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Anggota Information on the Frequency and Attendance of Board
Dewan Komisaris dalam Rapat Dewan Komisaris, of Commissioners Members in Board of Commissioners
Rapat Dewan Komisaris Bersama Direksi, dan RUPS Meetings, Joint Board of Commissioners Meetings with
Board of Directors, and GMS
Rapat Internal Dewan Komisaris Internal Board of Commissioners Meetings
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah menyelenggarakan Throughout 2025, Board of Commissioners held 12 meetings, with
12 kali rapat, dengan rincian sebagai berikut: the following details:
Page 363
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 363
Rapat Internal
Internal Meeting
Nama Jabatan
Name Position Jumlah Rapat (kali) Jumlah Kehadiran (kali) Tingkat Kehadiran
Number of Meetings Number of Attendance Attendance Level
(times) (times) (%)
Joseph Prajogo Komisaris Independen 12 12 100
sekaligus Pelaksana tugas
Komisaris Utama
Independent Commissioner
and Acting President
Commissioner
Suli Fatimah Komisaris 12 12 100
Commissioner
Danis Hidayat Sumadilaga Komisaris 12 12 100
Commissioner
Taufan Gestoro Komisaris Independen 12 12 100
Independent Commissioner
RISALAH RAPAT MINUTES OF MEETINGS
Adapun risalah dan daftar Dewan Komisaris yang hadir dalam rapat The minutes and list of members of Board of Commissioners present
internal Dewan Komisaris yang dilaksanakan sepanjang tahun buku at internal Board of Commissioners meetings held throughout the
2025 adalah sebagai berikut: 2025 fiscal year are as follows:
No. Risalah Rapat
Tanggal Agenda Peserta
No No. Minutes of
Date Agenda Participants
Meeting
1 23 Januari 2025 • Tindak Lanjut Hasil Rapat DEKOM sebelumnya - • Joseph Prajogo
January 23, 2025 • Pembahasan Kinerja Hasil Usaha Perseroan s.d Des 2024 • Suli Fatimah
• Reviu Pengendalian Intern terkait Tata Kelola Divisi • Danis H. Sumadilaga
Operasi dan Modular Tahun 2024 • Taufan Gestoro
• Dll • Apridio R.
• Follow-up to the results of previous Board of • Darawati
Commissioners meeting • Diah Sulistiorini
• Discussion of the Company’s Business Performance • Mohamad Fadila
Results until December 2024 • Devri Setiawan
• Review of Internal Controls related to the Governance of
Operations and Modular Division in 2024
• Etc.
2 24 Februari 2025 • Tindak Lanjut Hasil Rapat DEKOM sebelumnya - • Joseph Prajogo
February 24, 2025 • Pembahasan Kinerja Hasil Usaha Perseroan s.d Jan 2025 • Suli Fatimah
• Pembahasan usulan perubahasan organisasi • Danis H. Sumadilaga
• Reviu pengendalian intern terkait tata kelola Divisi • Taufan Gestoro
Pemasaran Tahun 2024 • Apridio R.
• Dll • Darawati
• Follow-up to the results of previous Board of • Diah Sulistiorini
Commissioners meeting • Mohamad Fadila
• Discussion of the Company’s Business Performance • Devri Setiawan
Results until January 2025
• Discussion of proposed organizational changes
• Review of internal controls related to the governance of
Marketing Division in 2024
• Etc.
3 10 April 2025 • Tindak Lanjut Hasil Rapat DEKOM sebelumnya - • Joseph Prajogo
April 10, 2025 • Pembahasan Kinerja Hasil Usaha Perseroan s.d Feb 2025 • Suli Fatimah
• Reviu pengendalian intern terkait tata kelola Divisi • Danis H. Sumadilaga
Pemasaran Tahun 2025 pada Divisi QSHE dan Divisi SCM • Taufan Gestoro
• Dll • Apridio R.
• Follow-up to the results of previous Board of • Darawati
Commissioners meeting • Diah Sulistiorini
• Discussion of the Company’s Business Performance • Mohamad Fadila
Results as of February 2025 • Devri Setiawan
• Review of internal controls related to the 2025 Marketing
Division’s governance in the QSHE and SCM Divisions
• Etc.
Page 364
364
No. Risalah Rapat
Tanggal Agenda Peserta
No No. Minutes of
Date Agenda Participants
Meeting
4 30 April 2025 • Tindak Lanjut Hasil Rapat DEKOM sebelumnya - • Joseph Prajogo
April 30, 2025 • Pembahasan Kinerja Hasil Usaha Perseroan s.d Maret • Suli Fatimah
2025 • Danis H. Sumadilaga
• Pembahasan manajemen risiko Maret 2025 • Taufan Gestoro
• Dll • Apridio R.
• Follow-up to the results of previous Board of • Darawati
Commissioners meeting • Diah Sulistiorini
• Discussion of the Company’s Business Performance • Mohamad Fadila
Results as of March 2025 • Devri Setiawan
• Discussion of risk management as of March 2025
• Etc.
5 28 Mei 2025 • Tindak Lanjut Hasil Rapat DEKOM sebelumnya - • Joseph Prajogo
May 28, 2025 • Pembahasan Kinerja Hasil Usaha Perseroan s.d April • Suli Fatimah
2025 • Danis H. Sumadilaga
• Resume hasil temuan Internal Audit (SPI) • Taufan Gestoro
• Dll • Apridio R.
• Follow-up to the results of previous Board of • Darawati
Commissioners meeting • Diah Sulistiorini
• Discussion of the Company’s Business Performance • Mohamad Fadila
Results as of April 2025 • Devri Setiawan
• Summary of Internal Audit (SPI) findings
• Etc.
6 25 Juni 2025 • Tindak Lanjut Hasil Rapat DEKOM sebelumnya - • Joseph Prajogo
June 25, 2025 • Pembahasan Kinerja Hasil Usaha Perseroan s.d Mei 2025 • Suli Fatimah
• Reviu Pengendalian Intern Divisi Keuangan • Danis H. Sumadilaga
• Dll • Taufan Gestoro
• Follow-up to the results of previous Board of • Apridio R.
Commissioners meeting • Darawati
• Discussion of the Company’s Business Performance • Diah Sulistiorini
Results until May 2025 • Mohamad Fadila
• Review of Internal Control in the Finance Division • Devri Setiawan
• Etc.
7 25 Juli 2025 • Tindak Lanjut Hasil Rapat DEKOM sebelumnya - • Joseph Prajogo
July 25, 2025 • Pembahasan Kinerja Hasil Usaha Perseroan s.d Juni 2025 • Suli Fatimah
• Pembahasan berkala fungsi yang ada didalam WIKA • Danis H. Sumadilaga
Gedung (Divisi Pemasaran) • Taufan Gestoro
• Follow-up to the results of previous Board of • Apridio R.
Commissioners meeting • Darawati
• Discussion of the Company’s Business Performance • Diah Sulistiorini
Results until June 2025 • Mohamad Fadila
• Periodic discussion of functions within WIKA Gedung • Devri Setiawan
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
(Marketing Division)
8 26 Agustus 2025 • Tindak Lanjut Hasil Rapat DEKOM sebelumnya - • Joseph Prajogo
August 26, 2025 • Pembahasan Kinerja Hasil Usaha Perseroan s.d Juli 2025 • Suli Fatimah
• Reviu pengendalian intern Divisi Risk Managemen Tindak • Danis H. Sumadilaga
Lanjut Hasil Rapat DEKOM sebelumnya • Taufan Gestoro
• Follow-up to the results of previous Board of • Apridio R.
Commissioners meeting • Darawati
• Discussion of the Company’s Business Performance • Diah Sulistiorini
Results until July 2025 • Mohamad Fadila
• Review of Internal Control in the Risk Management • Devri Setiawan
Division
9 24 September • Tindak Lanjut Hasil Rapat DEKOM sebelumnya - • Joseph Prajogo
2025 • Pembahasan Kinerja Hasil Usaha Perseroan s.d Agustus • Suli Fatimah
September 24, 2025 • Danis H. Sumadilaga
2025 • Reviu pengendalian intern Divisi Operasi dan Modular • Taufan Gestoro
serta Divisi Operasi dan Konsesi Tindak Lanjut Hasil • Apridio R.
Rapat DEKOM sebelumnya • Darawati
• Follow-up to the Results of Previous Board of • Diah Sulistiorini
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Commissioners Meeting • Mohamad Fadila
• Discussion of the Company’s Business Performance • Devri Setiawan
Results until August 2025
• Review of Internal Controls for the Operations and
Modular Division and the Operations and Concession
Division
10 30 Oktober 2025 • Tindak Lanjut Hasil Rapat DEKOM sebelumnya - • Joseph Prajogo
October 30, 2025 • Pembahasan Kinerja Hasil Usaha Perseroan s.d • Suli Fatimah
September 2025 • Danis H. Sumadilaga
• Pembahasan RKA Dekom tahun 2026 • Taufan Gestoro
• Pembahasan Risiko Periode September 2025 • Apridio R.
• Dll Tindak Lanjut Hasil Rapat DEKOM sebelumnya • Darawati
• Follow-up to the Results of Previous Board of • Diah Sulistiorini
Commissioners Meeting • Mohamad Fadila
• Discussion of the Company’s Business Performance • Devri Setiawan
Results until September 2025
• Discussion of the Board of Commissioners’ 2026 Work
Plan and Budget (RKA)
• Discussion of Risks for September 2025 Period
• Etc.
Page 365
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 365
No. Risalah Rapat
Tanggal Agenda Peserta
No No. Minutes of
Date Agenda Participants
Meeting
11 26 November 2025 • Tindak Lanjut Hasil Rapat DEKOM sebelumnya - • Joseph Prajogo
November 26, • Pembahasan Kinerja Hasil Usaha Perseroan s.d Oktober • Suli Fatimah
2025 2025 • Danis H. Sumadilaga
• Pembahasan kinerja hasil usaha dan keuangan perseroan • Taufan Gestoro
s.d Oktober 2025 • Apridio R.
• Dll Tindak Lanjut Hasil Rapat DEKOM sebelumnya • Darawati
• Follow-up to the Results of Previous Board of • Diah Sulistiorini
Commissioners Meeting • Mohamad Fadila
• Discussion of the Company’s Business Performance • Devri Setiawan
Results until October 2025
• Discussion of the Company’s Business and Financial
Performance Results until October 2025
• Etc.
12 8 Desember 2025 • Tindak Lanjut Hasil Rapat DEKOM sebelumnya - • Joseph Prajogo
December 8, 2025 • Pembahasan Kinerja Hasil Usaha Perseroan s.d • Suli Fatimah
November 2025 dan Prognosa Desember 2025 • Danis H. Sumadilaga
• Laporan Hasil Pemeriksaan Internal Audit Divisi Keuangan • Taufan Gestoro
dan WIKA Solusi Proklamasi • Apridio R.
• Reviu pengendalian intern Divisi HC dan Divisi Pemasaran • Darawati
Tindak Lanjut Hasil Rapat DEKOM sebelumnya • Diah Sulistiorini
• Follow-up on the Results of Previous Board of • Mohamad Fadila
Commissioners Meeting • Devri Setiawan
• Discussion of the Company’s Business Performance
Results as of November 2025 and the December 2025
Prognosis
• Internal Audit Report of Finance Division and WIKA Solusi
Proklamasi
• Review of Internal Controls in HC Division and Marketing
Division
Keputusan rapat dicatat dan didokumentasikan dengan baik dalam Meeting decisions are recorded and properly documented in minutes
risalah rapat yang ditandatangani oleh ketua rapat dan salah seorang of the meeting, signed by the meeting chair and a member of Board
anggota Dewan Komisaris. Risalah tersebut didistribusikan kepada of Commissioners. These minutes are distributed to all members
seluruh anggota Dewan Komisaris, baik yang menghadiri rapat of Board of Commissioners, both those who attended and those
maupun yang tidak. Dalam hal terdapat perbedaan pendapat, hal who did not. In the event of a difference of opinion, this is also
tersebut turut dicantumkan dalam risalah rapat disertai dengan included in minutes of the meeting, along with the reasons behind
alasan di balik perbedaan pendapat. the difference of opinion.
KEBIJAKAN DAN PENYELENGGARAAN POLICY AND IMPLEMENTATION OF BOARD OF
PROGRAM ORIENTASI DEWAN KOMISARIS COMMISSIONERS ORIENTATION PROGRAM
Anggota Dewan Komisaris baru mengikuti program orientasi sebagai A new member of Board of Commissioners participates in an
bentuk pengenalan terhadap Perseroan. Program Pengenalan ini orientation program as a form of introduction to the Company. This
dapat berupa presentasi, pertemuan, kunjungan ke area operasional orientation program can include presentations, meetings, visits to
Perseroan atau program lainnya. the Company’s operational areas, or other programs.
Tujuannya agar anggota baru Dewan Komisaris dapat menjalankan The objective is to ensure that new member of the Board of
tugas dan tanggung jawabnya sebagai anggota Dewan Komisaris Commissioners is equipped to carry out his/her duties and
dengan baik. Program Pengenalan tersebut meliputi: responsibilities effectively. The orientation program includes:
1. Prinsip-prinsip dan implementasi GCG 1. GCG principles and implementation
2. Gambaran Perusahaan secara lengkap 2. A comprehensive overview of the Company
3. Penjelasan terkait kewenangan yang didelegasikan, audit internal 3. Explanation of delegated authority, internal and external audits,
dan eksternal, sistem dan kebijakan pengendalian internal serta internal control systems and policies, and audit committee
komite audit
4. Penjelasan terkait tugas dan tanggung jawab Komisaris dan 4. Explanation of duties and responsibilities of the Commissioners
Direksi and Directors
5. Berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta 5. Various applicable laws and regulations and Company policies
kebijakan Perusahaan
Pada tahun 2025, Perseroan tidak menyelenggarakan program In 2025, the Company did not hold an orientation program because
orientasi dikarenakan komposisi Dewan Komisaris tidak mengalami the composition of Board of Commissioners remained unchanged
perubahan dari tahun sebelumnya. from the previous year.
Page 366
366
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN TRAINING AND COMPETENCY DEVELOPMENT
KOMPETENSI DEWAN KOMISARIS FOR BOARD OF COMMISSIONERS
Kebijakan Policy
Sebagaimana diatur dalam Board Manual, Perseroan melaksanakan As stipulated in the Board Manual, the Company organized
program pengembangan kompetensi bagi anggota Dewan competency development program for members of Board of
Komisaris sepanjang tahun 2025. Program ini dirancang dengan Commissioners throughout 2025. This program was designed with
mempertimbangkan kebutuhan spesifik Dewan Komisaris dan the specific needs of Board of Commissioners and the Company’s
kebutuhan strategis Perseroan, sehingga materi dan agenda yang strategic objectives in mind, ensuring that the materials and agenda
disusun relevan untuk mendukung peran dan tanggung jawab Dewan were relevant to support the Board of Commissioners’ roles and
Komisaris dalam pengawasan dan pemberian arahan strategis. responsibilities in oversight and providing strategic direction.
Adapun program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang The training and competency development programs participated
diikuti oleh Dewan Komisaris selama tahun 2025 adalah sebagai in by Board of Commissioners during 2025 were as follows:
berikut:
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi
Nama Jabatan Training and Competency Development
Name Position Nama Waktu Organizer
Name Date Name
Joseph Prajogo Komisaris Independen - - -
sekaligus Pelaksana tugas
Komisaris Utama
Independent Commissioner
and Acting President
Commissioner
Suli Fatimah Komisaris Sertifikasi Certified Risk Pelatihan: PT. RAP Indonesia
Commissioner Governance Professional 27 – 28 Agustus 2025
(CRGP) Level IV Ujian :
Certified Risk Governance 3 September 2025
Professional (CRGP) Level Training:
IV August 27-28, 2025
Exam:
September 3, 2025
Danis Hidayat Sumadilaga Komisaris Certified Risk Governance 11 - 12 Desember 2025 RAP Learning Center
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Commissioner Professional (CRGP) December 11-12, 2025
Taufan Gestoro Komisaris Independen Pelatihan Business 20 Oktober 2025 - 22 CRMS (Center for
Independent Commissioner Continuity Based on ISO Oktober 2025 Risk Management &
22301 October 20, 2025 - October Sustainability
22, 2025
PELAKSANAAN TUGAS DEWAN BOARD OF COMMISSIONERS’ DUTIES
KOMISARIS TAHUN 2025 IMPLEMENTATION IN 2025
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah melaksanakan Throughout 2025, Board of Commissioners carried out its duties and
tugas dan tanggungnya sesuai dengan pedoman tata kerja. Secara responsibilities in accordance with the work procedures guidelines.
berkala Dewan Komisaris memberikan nasihat kepada Direksi atas Board of Commissioners periodically advised the Board of Directors
pencapaian target bisnis dengan tetap memperhatikan pengelolaan on achieving business targets while maintaining prudent risk
risiko dengan prinsip kehati-hatian serta mematuhi peraturan dan management and complying with applicable laws and regulations.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
ketentuan yang berlaku.
Melalui Rapat internal, Dewan Komisaris memberikan beragam Through internal meetings, Board of Commissioners provided various
rekomendasi dan masukan kepada Direksi, sebagai berikut: recommendations and input to the Board of Directors, as follows:
1. Memberikan nasihat kepada Direksi mengenai Rencana Jangka 1. Provided advice to the Board of Directors regarding the
Panjang Perusahaan, Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan, Company’s Long-Term Plan, the Company’s Work Plan and
ketentuan Anggaran Dasar dan keputusan RUPS, serta peraturan Budget, the Articles of Association and GMS resolutions, and
perundang-undangan yang berlaku; applicable laws and regulations;
2. Memberikan nasihat yang ditujukan untuk kepentingan Perseroan 2. Provided advice aimed at the interests of the Company and in
dan sejalan dengan maksud serta tujuan Perseroan; line with the Company’s purposes and objectives;
3. Melakukan pengawasan atas pelaksanaan tugas dan tanggung 3. Supervised the implementation of the Board of Directors’ duties
jawab Direksi sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan and responsibilities in accordance with the provisions of the
keputusan RUPS; Articles of Association and GMS resolutions;
4. Menyampaikan pertanggungjawaban kepada RUPS; 4. Submitted accountability to the GMS;
Page 367
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 367
5. Memenuhi tanggung jawab untuk melakukan analisis dan 5. Fulfilled the responsibility for analyzing and reviewing the annual
penelaahan atas laporan tahunan yang disiapkan oleh Direksi; report prepared by the Board of Directors;
6. Bertanggung jawab atas evaluasi kinerja komite-komite di 6. Responsible for evaluating the performance of committees under
bawah Dewan Komisaris. Di samping itu, Dewan Komisaris Board of Commissioners. In addition, Board of Commissioners
bersama Direksi melakukan kunjungan ke proyek dalam rangka and Board of Directors conducted project visits to oversee the
menjalankan fungsi pengawasan atas pembangunan proyek construction of building projects throughout 2025; and
konstruksi bangunan selama tahun 2025; dan
7. Memberikan rekomendasi dan masukan lainnya sesuai dengan 7. Provided recommendations and other input as needed by the
kebutuhan Perseroan. Company.
PENILAIAN DEWAN KOMISARIS TERHADAP BOARD OF COMMISSIONERS’ ASSESSMENT
KINERJA KOMITE DI BAWAH DEWAN OF THE PERFORMANCE OF COMMITTEES
KOMISARIS SERTA DASAR PENILAIANNYA UNDER BOARD OF COMMISSIONERS
AND THE BASIS OF ASSESSMENT
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris In carrying out its duties and responsibilities, Board of Commissioners
dibantu oleh Komite di bawah Dewan Komisaris, yaitu: is assisted by the following Committees:
1. Komite Audit 1. Audit Committee
2. Komite Nominasi, Remunerasi & GCG 2. Nomination, Remuneration & GCG Committee
3. Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi 3. Integrated Risk Monitoring and Governance Committee
Dewan Komisaris secara berkala melakukan evaluasi atas kinerja Board of Commissioners periodically evaluates the performance of
komite-komite di bawah Dewan Komisaris setiap triwulan. its committees on a quarterly basis.
Dalam pelaksanaan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris secara In carrying out its supervisory function, Board of Commissioners
berkala melakukan evaluasi terhadap kinerja komite-komite di periodically evaluates the performance of its subordinate committees.
bawahnya. Hingga saat ini, Perseroan belum menetapkan prosedur To date, the Company has not established specific procedures or
khusus maupun kriteria baku yang terdokumentasi secara formal formally documented standard criteria for assessing committee
dalam melakukan penilaian kinerja komite. performance.
Evaluasi kinerja komite dilakukan secara berkala melalui pembahasan Committee performance evaluations are conducted periodically
dalam rapat rutin Dewan Komisaris, yang diselenggarakan setiap through discussions at regular monthly Board of Commissioners
bulan. Dalam forum tersebut, Dewan Komisaris memberikan meetings. In these forums, Board of Commissioners provides
penilaian, masukan, serta arahan berdasarkan pelaksanaan tugas assessments, input, and direction based on the implementation
dan kontribusi masing-masing komite dalam mendukung fungsi of each committee’s duties and contributions to supporting the
pengawasan dan tata kelola Perseroan. Company’s oversight and governance functions.
Pendekatan ini memungkinkan Dewan Komisaris untuk melakukan This approach allows Board of Commissioners to conduct evaluations
evaluasi secara fleksibel dan kontekstual, sejalan dengan dinamika flexibly and contextually, in line with the Company’s dynamics and
dan kebutuhan Perseroan. Ke depan, Perseroan mempertimbangkan needs. Going forward, the Company is considering developing a
untuk mengembangkan mekanisme penilaian yang lebih terstruktur more structured assessment mechanism to improve the effectiveness
guna meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas proses evaluasi and accountability of the committee performance evaluation process.
kinerja komite.
Page 368
368
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 As stipulated in OJK Regulation No. 33/POJK.04/2014 concerning
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik Board of Directors and Board of Commissioners of Issuers or Public
dan tertuang dalam Pedoman Kerja Dewan Komisaris, dijelaskan Companies and outlined in the Board of Commissioners Manual, an
bahwa Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris Independent Commissioner is a member of Board of Commissioners
yang berasal dari luar Emiten atau Perusahaan Publik yang tidak from outside the Issuer or Public Company who has no financial,
memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham, management, share ownership, and/or family relationships with
dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris other members of Board of Commissioners, members of Board
lainnya, anggota Direksi dan/atau pemegang saham sehingga dapat of Directors, and/or shareholders that could affect their ability to
mempengaruhi kemampuannya bertindak independen. Komisaris act independently. Independent Commissioners make decisions
Independen mengambil keputusan secara objektif dan independen objectively and independently without any pressure or interest from
tanpa adanya tekanan dan kepentingan pihak mana pun. any party.
JUMLAH DAN KOMPOSISI NUMBER AND COMPOSITION OF
KOMISARIS INDEPENDEN INDEPENDENT COMMISSIONERS
Perusahaan telah memenuhi ketentuan tersebut dimana dari The Company has complied with these requirements, with two of
jumlah anggota Dewan Komisaris sebanyak 4 (empat) orang, 2 the four members of Board of Commissioners being Independent
diantaranya adalah Komisaris Independen. Secara persentase jumlah Commissioners. In percentage terms, Independent Commissioners
anggota Komisaris Independen adalah 50% dari total anggota represent 50% of the total members of Board of Commissioners. The
Dewan Komisaris. Anggota Komisaris Independen Perusahaan Company’s Independent Commissioners are Joseph Prajogo and
adalah Joseph Prajogo dan Taufan Gestoro. Penjelasan terkait profil Taufan Gestoro. Further details regarding their profiles are provided
Komisaris Independen dijelaskan di bab Profil Perusahaan bagian in the Company Profile section under the Board of Commissioners
Profil Dewan Komisaris. Profile.
MASA JABATAN TERM OF OFFICE
Komisaris Independen yang telah menjabat selama 2 (dua) periode An Independent Commissioner who has served for 2 (two) terms may
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
masa jabatan dapat diangkat kembali pada periode selanjutnya be reappointed for a subsequent term, provided that the Independent
sepanjang Komisaris Independen tersebut menyatakan dirinya Commissioner declares their continued independence to the GMS.
tetap independen kepada RUPS. Dalam hal Komisaris Independen If an Independent Commissioner also serves on the Audit Committee,
menjabat pada Komite Audit, Komisaris Independen yang they may only be reappointed to the Audit Committee for 1 (one)
bersangkutan hanya dapat diangkat kembali pada Komite Audit additional term.
untuk 1 (satu) periode masa jabatan Komite Audit berikutnya.
KRITERIA KOMISARIS INDEPENDEN CRITERIA FOR INDEPENDENT COMMISSIONERS
Dalam menentukan Komisaris Independen, Perseroan berpedoman In determining Independent Commissioners, the Company refers
pada Pasal 21 Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi to Article 21 of OJK Regulation No. 33/POJK.04/2014 concerning
dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Landasan Board of Directors and Board of Commissioners of Issuers or Public
Perseroan dalam mengangkat Komisaris Independen memiliki Companies. The Company applies the following criteria in appointing
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
beberapa kriteria, sebagai berikut: Independent Commissioners:
1. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai 1. Not an individual who has worked for or had the authority and
wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, responsibility to plan, lead, control, or supervise the activities
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Emiten of the Issuer or Public Company within the last 6 (six) months,
atau Perusahaan Publik tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan except for reappointment as an Independent Commissioner for
terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris the subsequent term;
Independen Perusahaan pada periode berikutnya;
2. Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung 2. Does not own shares, either directly or indirectly, in the Company;
pada Perusahaan;
Page 369
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 369 3. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perusahaan, anggota 3. Has no affiliation with the Company, members of Board Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau pemegang saham of Commissioners, members of Board of Directors, or the utama Perusahaan; Company’s major shareholders; 4. Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak 4. Has no direct or indirect business relationships related to the langsung yang berkaitan dengan kegiatan utama Perusahaan. Company’s main business activities. PERNYATAAN INDEPENDENSI INDEPENDENCE STATEMENT OF KOMISARIS INDEPENDEN INDEPENDENT COMMISSIONER Terkait dengan aspek independensi, Komisaris Independen With regard to independence, the Company’s Independent Perusahaan telah memenuhi persyaratan independensi sebagaimana Commissioners have fulfilled the independence requirements yang diatur dalam Anggaran Dasar Perusahaan. Pernyataan as stipulated in the Company’s Articles of Association. The independensi masingmasing Komisaris Independen selaras dengan independence statement of each Independent Commissioner is yang tertuang dalam ketentuan Pasal 25 ayat (1) POJK No. 33/ in line with Article 25 paragraph (1) of POJK No. 33/POJK.04/2014 POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau concerning Board of Directors and Board of Commissioners of Perusahaan Publik, sebagai berikut: Issuers or Public Companies, as follows: Persyaratan Independensi Joseph Prajogo Taufan Gestoro Independence Criteria Joseph Prajogo Taufan Gestoro Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan √ √ tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Emiten atauPerusahaan Publik tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris Independen Perusahaan pada periode berikutnya. Is not a person who has worked or had the authority and responsibility to plan, lead, control, or supervise the activities of the Issuer or Public Company within the last 6 (six) months, except for reappointment as an Independent Commissioner of the Company for the following term. Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung pada √ √ Perusahaan. Does not hold any shares, directly or indirectly, in the Company. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perusahaan, anggota Dewan √ √ Komisaris, anggota Direksi, atau pemegang saham utama Perusahaan. Has no affiliation with the Company, members of Board of Commissioners, members of Board of Directors, or major shareholders of the Company. Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung √ √ yang berkaitan dengan kegiatan utama Perusahaan. Has no any direct or indirect business relationships related to the Company’s core activities.
Page 370
370
Direksi
Board of Directors
Direksi sebagai organ utama dalam struktur Tata Kelola Perusahaan The Board of Directors, as a key organ in the Good Corporate
yang Baik (GCG) memiliki tugas dan tanggung jawab dalam Governance (GCG) structure, is responsible for determining the
menetapkan arah strategis serta mengelola kegiatan usaha Perseroan Company’s strategic direction and managing its business activities
melalui perumusan dan implementasi berbagai strategi perusahaan. through the formulation and implementation of various corporate
Setiap anggota Direksi melaksanakan tugas dan mengambil strategies. Each member of Board of Directors performs their duties
keputusan sesuai dengan pembagian tugas dan wewenang yang and makes decisions in accordance with the established division of
telah ditetapkan, namun pelaksanaan pengurusan Perseroan tetap duties and authority; however, overall management of the Company
menjadi tanggung jawab kolektif seluruh anggota Direksi. remains collective responsibility of the entire members of Board of
Directors.
Direksi juga berwenang mewakili Perseroan di dalam maupun di The Board of Directors is also authorized to represent the Company
luar pengadilan atas segala peristiwa dan tindakan hukum, dengan both in and out of court in all legal matters and actions, subject
tetap memperhatikan pembatasan sebagaimana diatur dalam to limitations stipulated in applicable laws and regulations, the
peraturan perundang-undangan yang berlaku, Anggaran Dasar Company’s Articles of Association, and/or resolutions of the General
Perseroan, dan/atau keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Meeting of Shareholders (GMS). In exercising its authority, the Board
(RUPS). Dalam menjalankan kewenangannya, Direksi bertanggung of Directors is responsible for ensuring that all management actions
jawab memastikan bahwa setiap tindakan pengurusan Perseroan are carried out in the best interests of the Company and in line with
dilaksanakan untuk kepentingan terbaik Perseroan serta sejalan the Company’s purposes and objectives.
dengan maksud dan tujuan pendirian Perseroan.
KRITERIA ANGGOTA DIREKSI CRITERIA FOR MEMBERS OF BOARD OF DIRECTORS
Yang dapat diangkat sebagai anggota Direksi adalah orang Individuals who may be appointed as members of Board of Directors
perseorangan, yang memenuhi persyaratan pada saat diangkat are those who meet the following requirements at the time of
dan selama menjabat: appointment and during their tenure:
1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik; 1. a. Have good character, morals, and integrity;
2. Cakap melakukan perbuatan hukum; 2. b. Be legally competent to perform legal acts;
3. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan selama 3. c. Within 5 (five) years prior to appointment and during their
menjabat: tenure:
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
a. Tidak pernah dinyatakan pailit; a. Have never been declared bankrupt;
b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota b. Have never served as a member of Board of Directors and/or
Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan Board of Commissioners found guilty of causing a company
suatu perusahaan dinyatakan pailit; to be declared bankrupt;
c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana c. Have never been convicted of a criminal offense that harmed
yang merugikan keuangan negara dan/atau yang berkaitan state finances and/or was related to the financial sector; and
dengan sektor keuangan; dan
d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota d. Have never served as a member of Board of Directors and/
Dewan Komisaris yang selama menjabat: or Board of Commissioners who during their tenure:
i) Pernah tidak menyelenggarakan RUPS tahunan; dan i) Failed to hold an Annual GMS; and
ii) Pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi dan/ ii) Had their accountability as a member of Board of
atau anggota Dewan Komisaris pernah tidak diterima Directors and/or Board of Commissioners rejected by
oleh RUPS atau pernah tidak memberikan pertanggung the GMS or failed to submit accountability as a member
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
jawaban sebagai anggota Direksi dan/atau anggota of Board of Directors and/or Board of Commissioners
Dewan Komisaris kepada RUPS; dan to the GMS; and
e. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan e. Have a commitment to comply with laws and regulations;
perundangundangan.
f. Selain memenuhi kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat f. In addition to the above criteria, the appointment of members
(4), pengangkatan anggota Dewan Komisaris dilakukan of Board of Directors shall consider integrity, dedication,
dengan mempertimbangkan integritas, dedikasi, memahami understanding of corporate management issues related to
masalahmasalah manajemen perusahaan yang berkaitan at least one management function, adequate knowledge
dengan salah satu fungsi manajemen, memiliki pengetahuan of the Company’s business sector, the ability to allocate
yang memadai di bidang usaha Perseroan, dan dapat sufficient time to perform their duties, and other requirements
menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan in accordance with applicable laws and regulations.
tugasnya serta persyaratan lain berdasarkan peraturan
perundang-undangan.
Page 371
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 371
SELEKSI DAN NOMINASI DIREKSI SELECTION AND NOMINATION
OF BOARD OF DIRECTORS
Proses seleksi calon Dewan Komisaris dan Direksi pada Perusahaan The selection process for candidates for Board of Commissioners
afiliasi terkonsolidasi BUMN menggunakan sistem sebagaimana and Board of Directors in consolidated SOE-affiliated companies
pengusulan Dewan Komisaris dan Direksi Anak Perusahaan melalui follows the Talent & Succession Management system, as regulated
Talent & Succession Management sebagaimana diatur dalam Peraturan in the Minister of State-Owned Enterprises Regulation No. PER-04/
Menteri BUMN Nomor: PER-04/MBU/06/2020 tentang Perubahan MBU/06/2020, which amends Regulation No. PER-03/MBU/2012 on
atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: PER-03/ Guidelines for the Appointment of Members of Board of Directors
MBU/2012 tentang Pedoman Pengangkatan anggota Direksi dan and Board of Commissioners of SOE Subsidiaries.
Anggota Dewan Komisaris Anak Perusahaan Badan Usaha Milik Negara.
MASA JABATAN TERM OF OFFICE
Berdasarkan POJK No. 33/POJK.04/2014 dan Board manual, masa Based on OJK Regulation No. 33/POJK.04/2014 and the Board
jabatan Direksi adalah sebagai berikut: Manual, the term of office of Board of Directors is as follows:
1. Anggota Direksi dapat diangkat dan diberhentikan oleh RUPS; 1. Members of Board of Directors may be appointed and dismissed
by the GMS;
2. Anggota Direksi diangkat untuk masa jabatan tertentu dan 2. Members are appointed for a specific term and may be
dapat diangkat kembali; reappointed;
3. 1 (satu) periode masa jabatan anggota Direksi ditetapkan 5 3. One term of office is set at 5 (five) years or until the closing of
(lima) tahun atau sampai dengan penutupan RUPS Tahunan the Annual GMS at the end of the term.
pada akhir 1 (satu) periode masa jabatan.
PEDOMAN KERJA DIREKSI BOARD OF DIRECTORS MANUAL
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab Direksi, Perseroan In carrying out its duties and responsibilities, the Company’s Board
berpedoman pada Piagam Dewan Komisaris sehingga Dewan of Directors is guided by the Board Manual, hence the Board can
Komisaris dapat menjalankan fungsinya secara efektif. Isi dari carry out its functions effectively. The contents of the Board Manual
pedoman kerja Dewan Komisaris berpedoman pada POJK No. refer to POJK No. 33/POJK.04/2014 concerning Board of Directors
33/ POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten and Board of Commissioners of Issuers or Public Companies, the
atau Perusahaan Publik, Anggaran Dasar Perusahaan, peraturan Company’s Articles of Association, regulations related to SOEs and
terkait BUMN dan perusahaan terbuka serta peraturan-peraturan public companies as well as other relevant regulations and GCG
lain yang relevan serta praktik-praktik terbaik GCG. Pedoman Direksi best practices. The Board Manual generally governs:
secara umum mengatur tentang:
1. Tugas, wewenang dan Kewajiban Direksi; 1. Duties, authorities, and obligations of Board of Directors;
2. Komposisi dan Pembagian Tugas Antar Direksi; 2. Composition and division of duties among Directors;
3. Penetapan Kebijakan Perusahaan oleh Direksi; 3. Establishment of Company policies;
4. Pelimpahan Tugas dan Kewenangan Direksi; 4. Delegation of duties and authority;
5. Kriteria dan Pengangkatan Direksi; 5. Criteria and appointment of Directors;
6. Program Pengenalan atau Orientasi Direksi; 6. Orientation programs;
7. Pengembangan Direksi; 7. Development of Directors;
8. Etika Jabatan Direksi; 8. Code of ethics;
9. Pengelolaan Keuangan Perusahaan 9. Financial management;
10. Rapat Direksi; 10. Board of Directors meetings;
11. Evaluasi Kinerja Direksi; 11. Performance evaluation;
12. Benturan Kepentingan Direksi; 12. Conflict of interest;
13. Hubungan Kerja dengan Dewan Komisaris; 13. Working relationship with Board of Commissioners;
14. Sistem Pengendalian Internal; 14. Internal control system;
15. Pemberhentian dan Pengunduran Diri Anggota Direksi; 15. Dismissal and resignation mechanisms;
16. Jabatan Anggota Direksi Lowong; 16. Vacancies in Board of Directors;
17. Berakhirnya Jabatan Direksi. 17. End of term of office.
Hal-hal yang diatur dalam pedoman tata kerja Direksi yang Matters regulated in the Board Manual, most recently established
terakhir ditetapkan dan ditandatangani oleh Dewan Komisaris dan and signed by Board of Commissioners and Board of Directors
Direksi dengan Nomor SK.02.01/A.KOM.WG.05533/2023 Tentang under Decree No. SK.02.01/A.KOM.WG.05533/2023 concerning
Perubahan Board Manual PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Amendments to the Board Manual of PT Wijaya Karya Bangunan
pada tanggal 11 September 2023. Gedung Tbk on September 11, 2023.
Page 372
372
Pedoman dan tata tertib Dewan Komisaris diperbarui secara berkala. The Board guidelines and rules of procedure are updated periodically.
Untuk rincian lebih lanjut tentang pedoman dan tata tertib Dewan For further details on the Company’s Board Manual, please visit
Komisaris Perseroan, silakan kunjungi situs web Perseroan di https:// the Company’s website at https://www.wikagedung.co.id/gcg/
www.wikagedung.co.id/gcg/pedoman-gcg pedoman-gcg
PENGELOLAAN BENTURAN MANAGEMENT OF CONFLICTS OF INTEREST
KEPENTINGAN DIREKSI
Perseroan menerapkan beberapa prinsip untuk menghindari The Company applies several principles to prevent conflicts of
terjadinya benturan kepentingan dan implikasi lanjutan dengan interest and their potential implications, including:
langkah -langkah sebagai berikut:
1. Direksi harus menghindari adanya potensi benturan kepentingan 1. Board of Directors must avoid potential conflicts of interest in
di dalam melaksanakan tugasnya. Untuk mencegah terjadinya carrying out their duties. To prevent this, Board of Directors
hal tersebut Direksi perlu memenuhi beberapa prinsip, yaitu: must adhere to several principles, namely:
a. Direksi wajib menyelenggarakan dan mengisi Daftar Khusus a. Board of Directors must maintain and complete a Special
yang berisikan kepemilikan sahamnya dan atau keluarganya Register containing the share ownership of themselves and/
pada perusahaan lain secara benar dan akurat; or their family in other companies, truthfully and accurately;
b. Direksi harus menghindari setiap aktivitas yang dapat b. Board of Directors must avoid any activity that could affect
mempengaruhi independensi nya dalam pengambilan their independence in decision-making;
keputusan;
c. Tidak boleh berpartisipasi dalam setiap kegiatan c. They may not participate in any procurement activity
pengadaan yang melibatkan suatu Perseroan di mana yang involving a company in which they or their family have
bersangkutan atau keluarganya mempunyai kepemilikan significant share ownership or a financial interest in the
saham yang signifikan atau mempunyai kepentingan transaction;
finansial atas transaksi tersebut;
2. Direksi wajib membuat pernyataan mengenai benturan 2. Board of Directors must provide a statement regarding any
kepentingan terhadap hal-hal yang termaktub dalam Rencana conflict of interest regarding matters contained in the Company’s
Kerja dan Anggaran Perusahaan. Apabila terjadi sesuatu hal, di Work Plan and Budget. If an event occurs where the interests of
mana kepentingan Perseroan berbenturan dengan kepentingan the Company conflict with the interests of a member of Board
salah seorang anggota Direksi, maka dengan persetujuan of Directors, then, with the approval of the Commissioner, the
Komisaris, Perseroan akan diwakili oleh anggota Direksi lainnya. Company will be represented by another member of Board
Apabila benturan kepentingan tersebut menyangkut semua of Directors. If the conflict of interest involves all members of
anggota Direksi, maka Perseroan akan diwakili oleh Dewan Board of Directors, the Company will be represented by the
Komisaris atau seorang yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris; dan Board of Commissioners or a person appointed by the Board
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
of Commissioners; and
3. Dalam hal tidak ada Dewan Komisaris, maka Rapat Umum 3. In the absence of a Board of Commissioners, the General
Pemegang Saham mengangkat seorang atau lebih untuk Meeting of Shareholders shall appoint one or more persons
mewakili Perseroan dalam menjalankan tugas tersebut di atas. to represent the Company in carrying out the aforementioned
duties.
MEKANISME PENGUNDURAN DIRI RESIGNATION AND DISMISSAL MECHANISM
DAN PEMBERHENTIAN DIREKSI
Mekanisme pengunduran diri dan pemberhentian Direksi dapat The mechanism for resignation and dismissal of Board of Directors
diuraikan sebagai berikut: is as follows:
1. Anggota Direksi dapat diberhentikan sewaktu-waktu berdasarkan 1. Members of Board of Directors may be dismissed at any time
keputusan RUPS/Menteri dengan menyebutkan alasannya. based on a resolution of the GMS/Minister, stating the reasons.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
2. Alasan pemberhentian anggota Direksi sebagaimana dimaksud 2. The grounds for dismissal of members of Board of Directors as
pada ayat (1) adalah sebagai berikut: referred to in paragraph (1) are as follows:
a. Tidak dapat memenuhi kewajibannya yang telah disepakati a. Unable to fulfill their obligations as agreed in the Management
dalam Kontrak Manajemen dan/atau kontrak manajemen Contract and/or the Board of Directors’ annual management
tahunan Direksi; contract;
b. Adanya perubahan strategi bisnis; b. Changes in business strategy;
c. Tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik; c. Unable to carry out their duties properly;
d. Terlibat dalam tindakan yang merugikan perusahaan dan/ d. Involved in actions detrimental to the company and/or state
atau keuangan Negara; finances;
e. Melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan dan/ e. Violating provisions of laws and/or regulations and/or the
atau anggaran dasar; articles of association;
Page 373
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 373
f. Telah ditetapkan sebagai tersangka atau terdakwa oleh f. Having been named a suspect or defendant by the
pihak yang berwenang dalam tindakan yang merugikan authorities in actions detrimental to the company and/or
Perusahaan dan/atau keuangan Negara; state finances;
g. Melakukan tindakan yang melanggar etika dan/atau g. Committing an act that violates ethics and/or propriety;
kepatutan;
h. Melakukan tindakan yang melanggar kode etik Direksi; h. Committing an act that violates the Board of Directors’
i. Dinyatakan bersalah dengan keputusan pengadilan yang code of ethics;
mempunyai kekuatan hukum yang tetap; atau i. Being found guilty by a legally binding court decision; or
j. Berhalangan tetap, termasuk sakit keras/sakit j. ermanently impeded, including due to serious illness or
berkepanjangan. prolonged illness.
3. Selain alasan pemberhentian Direksi sebagaimana dimaksud 3. In addition to the reasons for dismissal of Directors as referred
pada ayat (2), anggota Direksi BUMN dapat diberhentikan to in paragraph (2), members of Board of Directors of a State-
berdasarkan alasan lain yang dinilai tepat oleh RUPS/Menteri Owned Enterprise may be dismissed for other reasons deemed
demi kepentingan dan tujuan perusahaan. appropriate by the GMS/Minister for the benefit of the company’s
interests and objectives.
4. Selain alasan pemberhentian sebagaimana dimaksud pada 4. In addition to the reasons for dismissal as referred to in
ayat (2) dan ayat (3), pemberhentian Direksi memperhatikan paragraphs (2) and (3), the dismissal of a Director shall take
alasan pemberhentian sebagaimana diatur dalam anggaran into account the reasons stipulated in the company’s articles
dasar perusahaan yang bersangkutan. of association.
5. Jabatan anggota Direksi berakhir apabila: 5. A member of Board of Directors’ office shall terminate if:
a. Meninggal dunia; a. He/she passed away;
b. Masa jabatannya berakhir; b. His/her term of office ends;
c. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS/Menteri; dan/ c. He/she is dismissed based on a decision of the GMS/
atau Minister; and/or
d. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai Direksi d. He/she no longer meets the requirements as a Director
berdasarkan ketentuan anggaran dasar dan peraturan based on the provisions of the articles of association and
perundang-undangan termasuk rangkap jabatan yang laws and regulations, including prohibited concurrent
dilarang. positions.
6. Bagi anggota Direksi yang berhenti sebelum maupun setelah 6. For members of Board of Directors who resign before or after the
masa jabatannya berakhir, kecuali berhenti karena meninggal end of their term of office, unless they resign due to death, they
dunia, maka yang bersangkutan wajib menyampaikan are required to submit an accountability report for their actions for
pertanggungjawaban atas tindakan-tindakannya yang belum which the GMS has not yet accepted the accountability report.
diterima pertanggungjawabannya oleh RUPS;
7. Anggota Direksi sewaktu-waktu dapat diberhentikan untuk 7. Members of Board of Directors may be temporarily suspended
sementara oleh Dewan Komisaris dengan menyebutkan by the Board of Commissioners at any time, stating the reasons
alasannya apabila mereka bertindak bertentangan dengan therefor, if they act in violation of the Company’s Articles of
Anggaran Dasar Perseroan atau terdapat indikasi melakukan Association, or if there are indications of committing actions
tindakan yang merugikan Perseroan atau melalaikan detrimental to the Company, or neglecting their obligations, or
kewajibannya atau terdapat alasan yang mendesak bagi if there are urgent reasons for the Company, taking into account
Perseroan, dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut: the following provisions:
a. Pemberhentian sementara dimaksud harus diberitahukan a. Such temporary suspension must be notified in writing
secara tertulis kepada anggota Direksi yang bersangkutan to the relevant member of Board of Directors, along with
disertai alasan yang menyebabkan tindakan tersebut dengan the reasons for such action, with a copy to the Board of
tembusan kepada Direksi; Directors;
b. Pemberitahuan sebagaimana dimaksud dalam huruf a b. The notification referred to in letter a must be submitted
disampaikan dalam waktu paling lambat 2 (dua) hari kerja no later than 2 (two) business days after the temporary
setelah ditetapkannya pemberhentian sementara tersebut; suspension is determined;
c. Anggota Direksi yang diberhentikan sementara tidak c. A member of Board of Directors who is temporarily
berwenang menjalankan pengurusan Perseroan untuk suspended is not authorized to manage the Company for the
kepentingan Perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan benefit of the Company in accordance with the Company’s
Perseroan serta mewakili Perseroan baik di dalam maupun purposes and objectives, and to represent the Company
di luar Pengadilan; both inside and outside the court;
d. Dalam jangka waktu paling lambat 90 (sembilan puluh) d. Within a period of no later than 90 (ninety) days after the
hari setelah pemberhentian sementara dimaksud Dewan temporary suspension, the Board of Commissioners must
Komisaris harus menyelenggarakan RUPS untuk mencabut hold a GMS to revoke or confirm the decision on the
atau menguatkan keputusan pemberhentian sementara temporary suspension;
tersebut;
Page 374
374
e. Dengan lampaunya jangka waktu penyelenggaraan RUPS e. If the GMS period as referred to in letter d has lapsed or
sebagaimana dimaksud pada huruf d atau RUPS tidak dapat the GMS is unable to make a decision, the temporary
mengambil keputusan, maka pemberhentian sementara suspension shall be void;
tersebut menjadi batal;
8. Pembatasan kewenangan pada huruf c ayat ini berlaku sejak 8. The limitation of authority in letter c of this paragraph shall apply
keputusan pemberhentian sementara oleh Dewan Komisaris from the date of the temporary dismissal decision by the Board
sampai dengan: of Commissioners until:
9. Terdapat keputusan RUPS yang menguatkan ataumembatalkan 9. There is a GMS decision that confirms or cancels the temporary
Pemberhentian sementara pada huruf d ayat ini; atau dismissal referred to in letter d of this paragraph; or
10. Lampaunya jangka waktu pada huruf d ayat ini. 10. The expiry of the period referred to in letter d of this paragraph.
11. Dalam RUPS sebagaimana dimaksud pada huruf d ayat ini, 11. In the GMS as referred to in letter d of this paragraph, the
anggota Direksi yang bersangkutan diberi kesempatan untuk member of Board of Directors concerned is given the opportunity
membela diri; to defend himself/herself;
12. Pemberhentian sementara tidak dapat diperpanjang atau 12. The temporary dismissal cannot be extended or re-established
ditetapkan kembali dengan alasan yang sama, apabila for the same reason, if the temporary dismissal is declared null
pemberhentian sementara dinyatakan batal sebagaimana and void as referred to in letter e of this paragraph;
dimaksud pada huruf e ayat ini;
13. Apabila RUPS membatalkan pemberhentian sementara atau 13. If the GMS cancels the temporary dismissal or the circumstances
terjadi keadaan sebagaimana dimaksud pada huruf e ayat ini, referred to in letter e of this paragraph arise, the member of
maka anggota Direksi yang bersangkutan wajib melaksanakan Board of Directors concerned is obliged to resume his/her duties
tugasnya kembali sebagaimana mestinya; as intended;
14. Dalam hal RUPS menguatkan keputusan pemberhentian 14. If the GMS confirms the decision to suspend the temporary
sementara, maka anggota Direksi yang bersangkutan dismissal, the member of Board of Directors concerned is
diberhentikan untuk seterusnya; permanently dismissed;
15. Apabila anggota Direksi yang diberhentikan sementara tersebut 15. If the temporarily suspended member of Board of Directors
tidak hadir dalam RUPS setelah dipanggil secara tertulis, maka fails to attend the GMS after being summoned in writing, the
anggota Direksi yang diberhentikan sementara tersebut dianggap temporarily suspended member of Board of Directors is deemed
tidak menggunakan haknya untuk membela dirinya dalam RUPS not to have exercised his/her right to defend himself/herself at
dan telah menerima keputusan RUPS; the GMS and to have accepted the GMS;
16. Perseroan wajib melakukan keterbukaan informasi kepada 16. The Company is required to disclose information to the public
masyarakat dan menyampaikan kepada OJK mengenai: and submit to the OJK regarding:
i) Keputusan pemberhentian sementara; dan i) The decision on temporary dismissal; and
ii) Hasil penyelenggaraan RUPS untuk mencabut atau ii) The results of the GMS to revoke or confirm the decision
menguatkan keputusan pemberhentian sementara tersebut on temporary dismissal as referred to in letter d of this
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
sebagaimana tersebut pada huruf d ayat ini, atau informasi paragraph, or information regarding the cancellation of the
mengenai batalnya pemberhentian sementara oleh Dewan temporary dismissal by the Board of Commissioners due to
Komisaris karena tidak terselenggaranya RUPS sampai the failure to hold a GMS until the expiration of the period
dengan lampaunya jangka waktu sebagaimana dimaksud referred to in letter e of this paragraph, no later than 2 (two)
dalam huruf e ayat ini, paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah business days after the event occurs.
terjadinya peristiwa tersebut.
INDEPENDENSI DIREKSI DALAM INDEPENDENCE OF BOARD OF DIRECTORS
PENGELOLAAN PERUSAHAAN
Sebagaimana tertuang dalam pedoman kerja Direksi, Perseroan As stated in the Board of Directors manual, the Company has
telah menetapkan hal-hal yang perlu dijaga bagi Direksi dalam established the following principles that Board of Directors must
mengelola Perseroan, diantaranya dalam hal: adhere to when managing the Company:
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
1. Direksi wajib mengambil kebijakan atau keputusan atas 1. Board of Directors is required to make policies or decisions
suatu permasalahan yang timbul berdasarkan pertimbangan regarding any issues that arise based on independent
independen; considerations;
2. Setiap hubungan Direksi dengan Dewan Komisaris dalam rangka 2. Every relationship between Board of Directors and Board
tugas dan tanggung jawab masing-masing di dalam pengelolaan of Commissioners, in relation to their respective duties and
Perseroan merupakan hubungan yang bersifat formal atau harus responsibilities in managing the Company, is formal and
senantiasa dilandasi oleh suatu mekanisme atau korespondensi must always be based on a mechanism or accountable
yang dapat dipertanggungjawabkan dalam rangka menjaga correspondence to maintain the independence of Board of
independensi Direksi sebagai salah satu Organ Perusahaan. Directors as a corporate organ.
Page 375
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 375
Aspek Independensi Hadian Hartanto Tomo Bagus Tri
Dwi Purnomo
Independence Aspect Pramudita Karti Raharjo Dwihasputro Setyana
Tidak memiliki hubungan kepemilikan √ √ √ √ √
saham di Perseroan
Does not have any share ownership
relationship in the Company
Tidak memiliki hubungan keluarga √ √ √ √ √
dengan pemegang saham, Dewan
Komisaris, Direksi dan/ atau sesama
anggota Direksi
Does not have any family relationship
with shareholders, Board of
Commissioners, Board of Directors, and/
or fellow members of Board of Directors
Tidak memiliki hubungan keuangan √ √ √ √ √
dengan pemegang saham, Dewan
Komisaris, Direksi dan/ atau sesama
anggota Direksi
Does not have any financial relationship
with shareholders, Board of
Commissioners, Board of Directors, and/
or fellow members of Board of Directors
Tidak menjabat sebagai pengurus partai √ √ √ √ √
politik, pejabat dan pemerintah
Does not serve as an administrator of a
political party, official, or government official
ETIKA JABATAN CODE OF ETHICS
Dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsinya, Direksi In carrying out its duties and functions, the Board of Directors is
berpedoman pada Pedoman tata kerja Direksi dimana tertuang guided by the Board Manual, which outline the following principles:
prinsip-prinsip berikut ini:
1. Setiap anggota Direksi wajib melaksanakan tugasnya dengan 1. Each member of Board of Directors is required to carry out their
itikad baik, penuh kehati-hatian, dan tanggung jawab untuk duties in good faith, with due care, and responsibility for the
kepentingan serta usaha Perseroan. interests and business of the Company.
2. Direksi wajib mematuhi peraturan perundang-undangan yang 2. Board of Directors is required to comply with applicable laws
berlaku, Anggaran Dasar Perseroan, Pedoman Good Corporate and regulations, the Company’s Articles of Association, the
Governance, Code of Conduct, serta kebijakan internal Code of Good Corporate Governance, the Code of Conduct,
Perseroan yang telah ditetapkan. and the Company’s established internal policies.
3. Direksi dilarang memberikan, menawarkan, atau menerima, 3. Board of Directors is prohibited from giving, offering, or
baik secara langsung maupun tidak langsung, sesuatu yang accepting, directly or indirectly, anything of value to clients,
bernilai kepada klien, mitra usaha, atau pejabat pemerintah business partners, or government officials with the aim of
dengan tujuan memengaruhi keputusan atau sebagai imbalan influencing decisions or as compensation for certain actions
atas tindakan tertentu yang bertentangan dengan peraturan that violate applicable laws and regulations.
perundang-undangan yang berlaku.
4. Direksi dilarang mengambil keuntungan pribadi dari kegiatan 4. Board of Directors is prohibited from taking personal advantage
Perseroan selain gaji, tunjangan, dan kompensasi berbasis of the Company’s activities other than the salary, allowances,
saham yang diterima sebagai anggota Direksi berdasarkan and share-based compensation received as a member of Board
keputusan RUPS. of Directors based on a resolution of the GMS.
5. Setiap anggota Direksi wajib menghormati hak, tugas, dan 5. Each member of Board of Directors is required to respect the
wewenang anggota Direksi lainnya dalam pelaksanaan rights, duties, and authorities of other members of Board of
pengelolaan Perseroan. Directors in managing the Company.
6. Direksi menghindari tindakan yang dapat merusak hubungan 6. Board of Directors avoids actions that could damage working
kerja di antara sesama anggota Direksi maupun hubungan kerja relationships among fellow members of Board of Directors or
dengan Dewan Komisaris. with Board of Commissioners.
7. Direksi wajib menjadi teladan yang baik bagi seluruh 7. Board of Directors is obliged to be a good role model for all
karyawan Perseroan, baik dari segi integritas, moral, maupun Company employees, both in terms of integrity, morals, and
profesionalisme. professionalism.
8. Direksi bertanggung jawab menjaga kerahasiaan informasi 8. Board of Directors is responsible for maintaining the
Perseroan serta memastikan penggunaannya hanya untuk confidentiality of Company information and ensuring that it is
kepentingan Perseroan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. used solely for the benefit of the Company in accordance with
their authority.
Page 376
376
9. Informasi rahasia yang diperoleh selama menjabat sebagai 9. Confidential information obtained during their tenure as members
anggota Direksi tetap wajib dirahasiakan meskipun yang of Board of Directors must remain confidential even after the
bersangkutan telah tidak lagi menjabat, sesuai dengan peraturan relevant member has retired, in accordance with applicable
perundang-undangan yang berlaku. laws and regulations.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DIREKSI DUTIES AND RESPONSIBILITIES
OF BOARD OF DIRECTORS
Direksi bertugas menjalankan segala tindakan yang berkaitan dengan The Board of Directors is responsible for carrying out all actions
pengurusan untuk kepentingan Perseroan, sesuai dengan maksud related to management for the benefit of the Company, in accordance
dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan baik di dalam maupun with the Company’s purposes and objectives, and representing the
di luar Pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian dengan Company both inside and outside the court regarding all matters
pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur dalam pedoman and events, subject to the limitations stipulated in the Board Manual.
kerja Direksi.
Dalam menjalankan tugas tersebut, Direksi mempunyai hak dan In carrying out these duties, the Board of Directors has the following
wewenang antara lain: rights and authorities:
1. Menetapkan kebijakan yang dipandang tepat dalam 1. Establishing policies deemed appropriate for the management
kepengurusan Perseroan; of the Company;
2. Mengatur penyerahan kekuasaan Direksi untuk mewakili 2. Arranging the transfer of the Board of Directors’ authority
Perseroan di dalam dan di luar pengadilan kepada seseorang to represent the Company inside and outside the court to a
atau beberapa orang yang ditunjuk untuk itu termasuk karyawan designated person or several persons, including Company
Perseroan baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama dan/ employees, either individually or jointly, and/or other entities;
atau badan lain;
3. Mengatur ketentuan tentang karyawan termasuk penetapan 3. Regulate employee provisions, including the determination
upah, pensiun atau jaminan hari tua dan penghasilan lain of wages, pensions, old-age security, and other income for
bagi pekerja Perusahaan berdasarkan peraturan perundang- Company employees in accordance with applicable laws and
undangan yang berlaku; regulations;
4. Mengangkat dan memberhentikan karyawan Perseroan 4. Appoint and dismiss Company employees in accordance with
berdasarkan peraturan ketenagakerjaan Perusahaan dan Company labor regulations and laws and regulations;
peraturan perundang-undangan;
5. Mengangkat atau memberhentikan Sekretaris Perusahaan atau 5. Appoint or dismiss the Corporate Secretary or Head of Internal
Kepala Satuan Pengawas Intern dengan persetujuan Dewan Audit Unit with the approval of Board of Commissioners;
Komisaris;
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
6. Menghapusbukukan piutang macet dengan ketentuan 6. Write off bad debts in accordance with the provisions stipulated
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar ini dan yang in these Articles of Association, which are then reported to the
selanjutnya dilaporkan kepada Dewan Komisaris selanjutnya Board of Commissioners and accounted for in the Annual Report;
dilaporkan dan dipertanggungjawabkan dalam Laporan Tahunan; 7. No longer collect interest, fines, fees, and other receivables other
7. Tidak menagih lagi piutang bunga, denda, ongkos dan piutang than the principal amount incurred for the restructuring and/or
lainnya di luar pokok yang dilakukan dalam rangka restrukturisasi settlement of receivables, and undertake other actions in the
dan/atau penyelesaian piutang serta melakukan perbuatan settlement of the Company’s receivables, with the obligation
lain dalam rangka penyelesaian piutang perusahaan dengan to report to the Board of Commissioners, the provisions and
kewajiban melaporkan kepada Dewan Komisaris yang ketentuan reporting procedures for which are determined by the Board
dan tata cara pelaporannya ditetapkan oleh Dewan Komisaris; of Commissioners;
8. Melakukan segala Tindakan dan perbuatan lainnya mengenai 8. Perform all other actions and deeds related to the management
pengurusan maupun pemilikan kekayaan Perusahaan, and ownership of the Company’s assets, bind the Company
mengikat Perusahaan dengan pihak lain dan/atau pihak lain with other parties and/or other parties with the Company, and
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
dengan Perusahaan, serta mewakili Perusahaan di dalam dan represent the Company inside and outside the Court regarding
di luar Pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian all matters and events, subject to limitations as stipulated in laws
dengan pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan and regulations, the Articles of Association, and resolutions of
perundangundangan, Anggaran Dasar serta keputusan RUPS. the GMS.
KOMPOSISI DIREKSI BOARD OF DIRECTORS COMPOSITION
Komposisi dan jumlah Direksi Perseroan kini telah memenuhi The composition and number of current Board of Directors of the
peraturan yang berlaku yakni Peraturan OJK No.33/POJK.04/2014 Company has complied with applicable regulations, namely Article
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan 2, paragraph 1 of OJK Regulation No. 33/POJK.04/2014 concerning
Publik pasal 2 ayat 1 dimana Direksi Emiten atau Perusahaan Publik Board of Directors and Board of Commissioners of Issuers or Public
paling kurang terdiri dari 2 (dua) orang anggota Direksi. Komposisi Companies, which stipulates that the Board of Directors of Issuers
Page 377
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 377
Direksi Perusahaan telah memenuhi ketentuan ini yang berjumlah 5 or Public Companies must consist of at least two (2) members. The
(lima) orang yang terdiri dari: 1 (satu) Direktur Utama dan 4 (empat) composition of the Company’s Board of Directors complies with this
direktur. Penjelasan terkait dengan komposisi Direksi telah dijelaskan requirement, with a total of five (5) members: one President Director
pada tabel di bawah ini: and four (4) directors. The composition of Board of Directors is
outlined in the table below:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan
Name Position Basis for Appointment
Hadian Pramudita Direktur Utama Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 19 April 2022 dan
President Director dikukuhkan dalam Akta Nomor 5 tanggal 19 April 2022.
Resolution of Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) on April 19, 2022,
confirmed in Deed No. 5 dated April 19, 2022
Hartanto Karti Raharjo Direktur Keuangan, Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 20 Mei 2024 dan
Human Capital dan dikukuhkan dalam Akta Nomor 8 tanggal 20 Mei 2024.
Manajemen Risiko Resolution of Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) on May 20, 2024,
Director of Finance, confirmed in Deed No. 8 dated May 20, 2024.
Human Capital, and Risk
Management
Tomo Dwi Hasputro Direktur Quality, Health, Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 20 Mei 2024 dan
Safety, Environment dan dikukuhkan dalam Akta Nomor 8 tanggal 20 Mei 2024.
Pemasaran Resolution of Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) on May 20, 2024,
Director of Quality, Health, confirmed in Deed No. 8 dated May 20, 2024.
Safety, Environment, and
Marketing
Bagus Tri Setyana Direktur Operasi I Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 21 Mei 2025 dan
Director of Operations I dikukuhkan dalam Akta Nomor 2 tanggal 23 Mei 2025.
Resolution of Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) on May 21, 2025,
confirmed in Deed No. 2 dated May 23, 2025.
Dwi Purnomo Direktur Operasi II Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 10 Mei 2023 dan
Director of Operations II dikukuhkan dalam Akta Nomor 2 tanggal 10 Mei 2023.
Resolution of Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) on May 10, 2023,
confirmed in Deed No. 2 dated May 10, 2023.
PEMBAGIAN TUGAS DIREKSI DAN DIVISION OF DUTIES OF BOARD OF
NOMENKLATUR JABATAN DIRECTORS AND POSITION NOMENCLATURE
Seperti yang tertuang dalam Pedoman Kerja Direksi, Perseroan As stipulated in the Board Manual, the Company has established a
telah menetapkan komposisi Perusahaan terdiri dari Direktur Utama, composition consisting of President Director, Director of Operations
Direktur Operasi I, Direktur Operasi II, Direktur Quality, Health, Safety, I, Director of Operations II, Director of Quality, Health, Safety,
Environment dan Pemasaran, serta Direktur keuangan, Human Environment, and Marketing, and Director of Finance, Human Capital,
Capital, dan Manajemen Risiko. and Risk Management.
Pembagian tugas dan wewenang anggota Direksi ditetapkan The division of duties and authorities of Board of Directors is
berdasarkan Surat Keputusan No. SK.01.01/A.DIR.WG.09838/2024 stipulated in Decree No. SK.01.01/A.DIR.WG.09838/2024 dated
tanggal 1 Agustus 2024 tentang Pembidangan Tugas dan Tanggung August 1, 2024, concerning the Division of Duties and Responsibilities
Jawab Direksi PT WIjaya Karya Bangunan Gedung Tbk yang of Board of Directors of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk,
dijelaskan pada tabel sebagai berikut: as described in the following table:
Nama Jabatan Bidang Penugasan
Name Position Assignment Field
Hadian Pramudita Direktur Utama Mengkoordinasikan dan mengoptimalkan peran serta fungsi di antara anggota Direksi,
President Director mengelola, mengembangkan, dan menumbuhkan usaha Perseroan sesuai dengan visi,
misi rencana strategis dan target Perseroan, serta senantiasa mengupayakan peningkatan
sinergi sumber daya yang dimiliki Perseroan secara efisien dan efektif; dan
Melakukan pengurusan dan pembinaan untuk fungsi di bawahnya, dalam hal ini
Sekretariat Perseroan dan Pengawas Intern.
Coordinating and optimizing the roles and functions among members of Board of
Directors, as well as managing, developing, and growing the Company’s business in
line with the Company’s vision, mission, strategic plans, and targets, while continuously
striving to enhance the synergy of the Company’s resources in an efficient and effective
manner; and Carrying out management and supervision of functions under his/her
coordination, namely the Corporate Secretariat and Internal Audit.
Page 378
378
Nama Jabatan Bidang Penugasan
Name Position Assignment Field
Bagus Tri Setyana Direktur Operasi I Melakukan pengurusan dan pembinaan untuk fungsi di bawahnya, dalam hal ini Operation
Director of Operations I Division, Operation and Modular Division serta Pembinaan Anak Perusahaan Perseroan
dan Entitas Asosiasi Perseroan yaitu PT Patra Wijaya Realtindo.
Carrying out management and supervision of functions under his/her s coordination,
namely the Operation Division and Operation and Modular Division, as well as overseeing
the Company’s Subsidiaries and Associated Entities, namely PT Patra Wijaya Realtindo.
Dwi Purnomo Direktur Operasi II Melakukan pengurusan dan pembinaan untuk fungsi di bawahnya, dalam hal ini Operation
Director of Operations II and Concession Division, Transformation and Business Portfolio Development Division,
Information Technology Division serta Pembinaan Anak Perusahaan dan Entitas Asosiasi
Perseroan, yakni PT Wijaya Karya Pracetak Gedung, PT WEGE Solusi Proklamasi dan PT
Wijaya Karya Bitumen.
Carrying out management and supervision of functions under his/her coordination,
namely the Operation and Concession Division, Transformation and Business Portfolio
Development Division, and Information Technology Division, as well as overseeing the
Company’s Subsidiaries and Associated Entities, namely PT Wijaya Karya Pracetak
Gedung, PT WEGE Solusi Proklamasi, and PT Wijaya Karya Bitumen.
Tomo Dwi Hasputro Direktur Quality, Health, Melakukan pengurusan dan pembinaan untuk fungsi di bawahnya, dalam hal ini Quality,
Safety, Environment dan Safety, Health and Environment Division, Supply Chain Management Division, Engineering
Pemasaran Division serta Marketing Division.
Director of Quality, Health, Carrying out management and supervision of functions under his/her coordination, namely
Safety, Environment, and the Quality, Safety, Health and Environment Division, Supply Chain Management Division,
Marketing Engineering Division, and Marketing Division.
Hartanto Karti Raharjo Direktur Keuangan, Melakukan pengurusan dan pembinaan untuk fungsi dibawahnya, dalam hal ini Finance
Human Capital dan Division, Human Capital Division dan Project Management Office and Risk Management
Manajemen Risiko Division serta Legal and Contract Management Division.
Director of Finance, Carrying out management and supervision of functions under his/her coordination, namely
Human Capital, and Risk the Finance Division, Human Capital Division, Project Management Office and Risk
Management Management Division, as well as Legal and Contract Management Division.
RAPAT DIREKSI BOARD OF DIRECTORS MEETING
Rapat Direksi merupakan pertemuan yang dilakukan oleh Direksi Board of Directors Meeting is a meeting held by the Company’s Board
Perseroan terkait dengan tugas dan fungsinya untuk membuat of Directors in accordance with its duties and functions to make
berbagai keputusan bisnis, mengevaluasi kinerja Perusahaan dan various business decisions, evaluate the Company’s performance,
menetapkan berbagai kebijakan dalam pengurusan Perusahaan. and establish various policies in the management of the Company.
Kebijakan Rapat Direksi Board of Directors Meeting Policy
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Sesuai dengan Pedoman Kerja Direksi, Perseroan menetapkan In accordance with the Board of Directors Work Guidelines, the
kebijakan penyelenggaraan rapat Direksi diantaranya sebagai berikut: Company has established a policy for holding Board of Directors
meetings, including the following:
1. Rapat Direksi wajib diselenggarakan secara berkala paling kurang 1. Board of Directors meetings must be held periodically at least
1 (satu) kali dalam setiap bulan atau setiap waktu bilamana once a month or at any time deemed necessary by the President
dipandang perlu oleh Direktur Utama atau oleh seorang atau Director or one or more other members of Board of Directors,
lebih anggota Direksi lainnya atau atas permintaan dari Dewan or at the request of Board of Commissioners, or at the written
Komisaris atau atas permintaan tertulis 1 (satu) pemegang saham request of one or more shareholders who together represent 1/10
atau lebih yang bersama-sama mewakili 1/10 (satu per sepuluh) (one-tenth) of the total number of shares with valid voting rights.
bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah.
2. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama atau bilamana 2. Board of Directors meeting is chaired by the President Director,
berhalangan hadir, Rapat Direksi akan dipimpin oleh salah or, if he or she is unable to attend, by a Director elected by the
seorang Direktur yang dipilih oleh para anggota Direksi yang members of Board of Directors present or represented at the
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
hadir dan atau diwakili dalam Rapat Direksi. meeting.
3. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil keputusan 3. A Board of Directors meeting is valid and has the right to make
yang mengikat apabila lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari binding decisions if more than 1/2 (one-half) of the total number
jumlah Direksi hadir atau diwakili dalam Rapat. of Directors is present or represented at the meeting.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah menyelenggarakan sebanyak Throughout 2025, the Company held 25 Board of Directors meetings.
25 Kali rapat Direksi. Frekuensi dan tingkat kehadiran Direksi The frequency and attendance levels of Board of Directors were
Perseroan adalah sebagai berikut: as follows:
Page 379
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 379
Rapat Internal
Nama Jabatan Internal Meeting
Name Position Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran (%)
Number of Meetings Number of Attendance Attendance Level (%)
Hadian Pramudita Direktur Utama 25 25 100
President Director
Bagus Tri Setyana Direktur Operasi I 25 25 100
Director of Operations I
Dwi Purnomo Direktur Operasi II 25 25 100
Director of Operations II
Tomo Dwi Hasputro Direktur Quality, Health, 25 25 100
Safety, Environment dan
Pemasaran
Director of Quality, Health,
Safety, Environment, and
Marketing
Hartanto Karti Raharjo Direktur Keuangan, Human 25 25 100
Capital dan Manajemen
Risiko
Director of Finance,
Human Capital, and Risk
Management
RISALAH RAPAT MINUTES OF MEETINGS
Mengacu pada pedoman kerja yang berlaku, setiap hasil Rapat In accordance with applicable work guidelines, the results of
Direksi wajib dituangkan dalam Risalah Rapat yang ditandatangani each Board of Directors meeting must be recorded in minutes of
oleh seluruh anggota Direksi yang hadir serta didokumentasikan meeting, signed by all members of Board of Directors present and
secara tertib sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- documented in an orderly manner in accordance with applicable laws
undangan yang berlaku. Dalam hal terdapat perbedaan pendapat and regulations. In the event of a dissenting opinion at a Board of
(dissenting opinion) pada Rapat Direksi, perbedaan pendapat Directors meeting, such dissenting opinion must be stated in writing
tersebut wajib dicantumkan secara tertulis dalam Risalah Rapat in the minutes of meeting, along with the reasons for the dissent.
disertai dengan alasan yang mendasarinya.
Risalah Rapat Direksi merupakan bukti yang sah dan mengikat bagi The minutes of Board of Directors meetings are valid and binding
seluruh anggota Direksi serta pihak ketiga atas setiap keputusan evidence for all members of Board of Directors and third parties
dan hal-hal yang dibahas serta diputuskan dalam Rapat Direksi. regarding all decisions and matters discussed and decided upon
Adapun risalah dan daftar kehadiran Direksi dalam rapat internal at the Board of Directors meeting. The minutes and attendance list
Direksi yang diselenggarakan sepanjang tahun buku 2025 adalah of Board of Directors at internal Board of Directors meetings held
sebagai berikut: throughout the 2025 fiscal year are as follows:
Tanggal No. Risalah Rapat Agenda Peserta
No
Date No. Minutes of Meeting Agenda Participants
21 Januari 2025 MJ.01.00/A.DIR.00001.WEGE/2025 • Release Strategi 15
January 21, 2025 • Release Strategy
26 Februari 2025 MJ.01.00/A.CORSEC.00001.A.WEGE/2025 • Pembahasan Proyek Gereja Basilika IKN 16
• Pembahasan Proyek Kemenko 1 IKN
February 26, 2025 • Discussion of IKN Basilica Church Project
• Discussion of IKN Coordinating Ministry 1 Project
27 Februari 2025 MJ.01.00/A.CORSEC.00001.B.WEGE/2025 • Stress Test RKAP 2025 12
February 27, 2025 • 2025 Budget Work Plan and Budget Stress Test
03 Maret 2025 MJ.01.00/A.CORSEC.00001.C.WEGE/2025 • Pembahasan Proyek Rusun Paspampres 11
March 3, 2025 • Discussion of the Paspampres Flats Project
26 Maret 2025 MJ.01.00/A.CORSEC.0002.A.WEGE/2025 • Pembahasan Netro Modular 11
March 26, 2025 • Discussion of the Netro Modular
30 April 2025 MJ.01.00/A.DIR.00006.WEGE/2025 • Pembahasan Proyek Khay Ming School, Proyek 14
Pullman, dan Proyek Bandara Kediri, RDBI, dan
Bandara Makassar
April 30, 2025 • Discussion of Khay Ming School, Pullman, and
Kediri Airport, RDBI, and Makassar Airport
Projects
30 April 2025 MJ.01.00/A.CORSEC.00002.C.WEGE/2025 • Pembahasan Proyek Kemenko 1 dan Proyek Wing 1 18
April 30, 2025 • Discussion of Coordinating Ministry Project 1 and
Wing Project 1
Page 380
380
Tanggal No. Risalah Rapat Agenda Peserta
No
Date No. Minutes of Meeting Agenda Participants
19 Mei 2025 MJ.01.00/A.CORSEC.00002.B.WEGE/2025 • Pembahasan Proyek Gereja Basilika 12
Pembahasan Proyek Kantor PUPR Wing 1
May 19, 2025 • Pembahasan Proyek Kemenko 1
• Discussion of Basilica Church Project
• Discussion of PUPR Wing 1 Office Project
• Discussion of Coordinating Ministry 1 Project
22 Mei 2025 May - • Pembahasan SCM 17
22, 2025 • Discussion of SCM
10 Juni 2025 MJ.01.00/A.CORSEC.00003.A.WEGE/2025 • Pembahasan Paspampres IKN 12
June 10, 2025 • Discussion of IKN Presidential Security Guard
18 Juni 2025 MJ.01.00/A.CORSEC.00004.WEGE/2025 • Pembahasan Kantor PUPR Wing 1 23
June 18, 2025 • Pembahasan Kemenko I IKN
• Discussion of PUPR Wing 1 Office
• Discussion of IKN Coordinating Ministry 1
5 Agustus 2025 - Pembahasan Proyek BI Karawang 15
August 5, 2025 Discussion of BI Karawang Project
11 Agustus 2025 MJ.01.00/A.CORSEC.00004.A.WEGE/2025 Hasil Usaha Bulan Juli 2025 10
August 11, 2025 Business Results for July 2025
20 Agustus 2025 MJ.01.00/A.CORSEC.00005.WEGE/2025 Pembahasan Cash Flow 10
August 20, 2025 Cash Flow Discussion
25 Agustus 2025 MJ.01.00/A.CORSEC.00005.A.WEGE/2025 Performance Review Agustus 2025 10
August 25, 2025 Performance Review August 2025
27 Agustus 2025 MJ.01.00/A.CORSEC.00006.WEGE/2025 Paparan Net Income Recovery Plan 20
August 27, 2025 Net Income Recovery Plan Presentation
15 September 2025 MJ.01.00/A.CORSEC.00007.WEGE/2025 Pembahasan RKAP WIKA Gedung 2026 15
September 15, Discussion of WIKA Gedung’s 2026 Work Plan and
2025 Budget (RKAP)
23 September 2025 - Pembahasan Penyelesaian Proyek BI Karawang 10
September 23, 2025 Discussion of BI Karawang Project Completion
01 Oktober 2025 MJ.01.00/A.CORSEC.00010.WEGE/2025 Pembahasan 10
October 1, 2025 Discussion
17 Oktober 2025 MJ.01.00/A.CORSEC.00011.WEGE/2025 Pembahasan Likuiditas Perusahaan (Cash Flow) 8
October 17, 2025 Discussion on Company Liquidity (Cash Flow)
23 Oktober 2025 MJ.01.00/A.CORSEC.00012.WEGE/2025 Reprofiling Kredit Bank 13
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
October 23, 2025 Bank Credit Reprofiling
30 Oktober 2025 - Rencana Penyelesaian Proyek Sekolah Paket 1 10
October 30, 2025 School Project Completion Plan Package 1
30 Oktober 2025 - Rencana Penyelesaian Proyek UGM Paket 3 10
October 30, 2025 UGM Project Completion Plan Package 3
17 November 2025 MJ.05.00/A.CORSEC.00001.WEGE/2025 Pembahasan Vendor 11
November 17, 2025 Vendor Discussion
16 Desember 2025 MJ.01.00/A.CORSEC.00024.WEGE/2025 Pembahasan Aset Puncak CBD Surabaya 11
December 16, 2025 Discussion on Puncak CBD Surabaya Assets
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 381
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 381
KEBIJAKAN DAN PELAKSANAAN POLICY AND IMPLEMENTATION OF BOARD
PROGRAM ORIENTASI DIREKSI OF DIRECTORS ORIENTATION PROGRAM
Perseroan mengikutsertakan anggota Direksi Baru dalam program The Company includes newly appointed members of Board of
orientasi untuk memberikan pemahaman tentang Perseroan Directors in an orientation program to provide an understanding of the
sehingga anggota Direksi baru tersebut dapat menjalankan tugas Company, enabling them to perform their duties and responsibilities
dan tanggung jawab sebagai anggota Direksi dengan sebaik-baiknya. effectively.
Program orientasi ini dapat berupa presentasi, pertemuan, kunjungan This orientation program may take the form of presentations,
ke fasilitas Perseroan, atau program lainnya. Program Pengenalan meetings, visits to the Company’s facilities, or other programs.
tersebut meliputi : The orientation program includes:
1. Prinsip-prinsip dan implementasi GCG 1. Principles and implementation of Good Corporate Governance (GCG)
2. Gambaran Perusahaan secara lengkap 2. Comprehensive overview of the Company
3. Penjelasan terkait kewenangan yang didelegasikan, audit internal 3. Explanation of delegated authority, internal and external audit,
dan eksternal, sistem dan kebijakan pengendalian internal serta internal control systems and policies, as well as audit committee
komite audit
4. Penjelasan terkait tugas dan tanggung jawab Komisaris dan 4. Explanation of duties and responsibilities of Board of
Direksi Commissioners and Board of Directors
5. Berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta 5. Applicable laws and regulations, as well as Company policies
kebijakan Perusahaan
Pada tahun 2025, Perseroan tidak menyelenggarakan program In 2025, the Company did not hold an orientation program as there
orientasi dikarenakan komposisi Direksi tidak mengalami perubahan were no changes in the composition of Board of Directors compared
dari tahun sebelumnya. to the previous year.
KEBIJAKAN PELATIHAN DAN/ATAU POLICY ON TRAINING AND/OR COMPETENCY
PENGEMBANGAN KOMPETENSI DIREKSI DEVELOPMENT OF BOARD OF DIRECTORS
Sebagaimana diatur dalam Board Manual, anggota Direksi secara As stipulated in the Board Manual, members of Board of Directors
berkelanjutan perlu meningkatkan dan memperbarui pengetahuan are required to continuously enhance and update their knowledge
guna mendukung pelaksanaan tugas pengurusan dan pengelolaan to support the execution of their management and operational
Perseroan. Untuk mendukung hal tersebut, Perseroan menyediakan responsibilities. To support this, the Company provides development
program pengembangan diri bagi Direksi dengan agenda dan materi programs for Board of Directors, with agendas and materials
yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik Direksi serta kebutuhan tailored to their specific needs as well as the Company’s strategic
strategis Perseroan. requirements.
Program pengembangan tersebut dilaksanakan melalui berbagai These development programs are conducted through various
metode pembelajaran, antara lain self-study, workshop, seminar, learning methods, including self-study, workshops, seminars, and
dan konferensi. Pendekatan ini dirancang untuk memberikan conferences. This approach is designed to provide relevant insights
wawasan yang relevan serta meningkatkan efektivitas Direksi dalam and enhance the effectiveness of Board of Directors in carrying out
menjalankan fungsi kepemimpinan dan pengelolaan Perseroan their leadership and management functions optimally.
secara optimal.
Adapun program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang The training and competency development programs attended by
diikuti oleh Direksi selama tahun 2025 adalah sebagai berikut: Board of Directors during 2025 are as follows:
Page 382
382
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi
Nama Jabatan Training and Competency Development
Name Position Nama Pelatihan Waktu Penyelenggara
Training Name Date Organizer
Hadian Pramudita Direktur Utama Pelatihan ESG Awareness 17 September 2025 PT Surveyor Indonesia
President Director ESG Awareness Training September 17, 2025
Pelatihan dan Sertifikasi 11-17 Desember 2025 PT RAP Indonesia
Certified Risk Governance December 11-17, 2025
Professional (CRGP) -
Desember 25
Certified Risk Governance
Professional (CRGP)
Training and Certification -
December 25
Bagus Tri Setyana Direktur Operasi I Pelatihan ESG Awareness 17 September 2025 PT Surveyor Indonesia
Director of Operations I ESG Awareness Training September 17, 2025
Webinar Menakar Tanggung 18 September 2025 PT RAP Indonesia
Jawab Hukum Anggota September 18, 2025
Direksi, Dewan Komisaris
dan Karyawan Kunci BUMN
dalam Skandal Manipulasi
Laporan Keuangan
Webinar: Assessing the
Legal Liability of Board
of Directors, Board of
Commissioners, and Key
Employees of State-Owned
Enterprises in the Financial
Report Manipulation
Scandal
Dwi Purnomo Direktur Operasi II Pelatihan ESG Awareness 17 September 2025 PT Surveyor Indonesia
Director of Operations II ESG Awareness Training September 17, 2025
Webinar Menakar Tanggung 18 September 2025 PT RAP Indonesia
Jawab Hukum Anggota September 18, 2025
Direksi, Dewan Komisaris
dan Karyawan Kunci BUMN
dalam Skandal Manipulasi
Laporan Keuangan
Webinar: Assessing the
Legal Liability of Board
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
of Directors, Board of
Commissioners, and Key
Employees of State-Owned
Enterprises in the Financial
Report Manipulation
Scandal
Tomo Dwi Hasputro Direktur Quality, Health, Pelatihan ESG Awareness 17 September 2025 PT Surveyor Indonesia
Safety, Environment dan ESG Awareness Training September 17, 2025
Pemasaran
Director of Quality, Health, Pelatihan dan Sertifikasi 11-17 Desember 2025 PT RAP Indonesia
Safety, Environment, and Certified Risk Governance December 11-17, 2025
Marketing Professional (CRGP) -
Desember 25
Certified Risk Governance
Professional (CRGP)
Training and Certification -
Dec 25
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 383
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 383
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi
Nama Jabatan Training and Competency Development
Name Position Nama Pelatihan Waktu Penyelenggara
Training Name Date Organizer
Hartanto Karti Raharjo Direktur Keuangan, Human Pelatihan Mitigasi Risiko 3-4 Juli 2025 PT RAP Indonesia
Capital dan Manajemen dalam Transformasi Digital July 3-4, 2025
Risiko Risk Mitigation Training in
Director of Finance, Digital Transformation
Human Capital, and Risk
Management Pelatihan ESG Awareness 17 September 2025 PT Surveyor Indonesia
ESG Awareness Training September 17, 2025
Webinar Menakar Tanggung 18 September 2025 PT RAP Indonesia
Jawab Hukum Anggota September 18, 2025
Direksi, Dewan Komisaris
dan Karyawan Kunci BUMN
dalam Skandal Manipulasi
Laporan Keuangan
Webinar: Assessing the Legal
Liability of Board of Directors,
Board of Commissioners,
and Key Employees of
State-Owned Enterprises
in the Financial Report
Manipulation Scandal
PELAKSANAAN TUGAS DIREKSI TAHUN 2025 IMPLEMENTATION OF BOARD OF
DIRECTORS’ DUTIES IN 2025
Sepanjang tahun 2025, Direksi telah melaksanakan tugas dan Throughout 2025, Board of Directors has carried out its duties and
tanggung jawabnya sesuai pedoman kerja dalam mengelola responsibilities in accordance with the Company’s work guidelines.
Perseroan, beberapa aktivitas yang telah dilakukan Direksi terdiri dari: Several activities undertaken by the Board of Directors included:
1. Penyusunan perencanaan Perseroan; 1. Preparation of the Company’s planning;
2. Pemenuhan target kinerja Perseroan; 2. Fulfillment of the Company’s performance targets;
3. Pengelolaan aset dan Keuangan; 3. Asset and Financial Management;
4. Penyelenggaraan rapat Direksi selama tahun 2025 telah 4. Holding 25 Board of Directors meetings during 2025;
dilakukan sebanyak 25 kali Rapat Direksi;
5. Menghadiri Rapat Dewan Komisaris yang Menyertakan Direksi 5. Attending Board of Commissioners Meetings with Board of
(Rakomdir); Directors (Board Meeting);
6. Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham, di mana pada 6. Holding 2 (two) General Meetings of Shareholders in 2025: 1
tahun 2025 terdapat 2 (dua) kali Rapat Umum Pemegang Saham (one) Annual General Meeting of Shareholders in May 2025
yang terdiri dari 1 (satu) kali Rapat Umum Pemegang Saham and 1 (one) Extraordinary General Meeting of Shareholders in
Tahunan pada bulan Mei 2025 dan 1 (satu) kali Rapat Umum November 2025;
Pemegang Saham Luar Biasa pada bulan November 2025;
7. Pengawasan dan perbaikan proses bisnis internal; 7. Supervision and improvement of internal business processes;
8. Penerapan dan pengawasan Good Corporate Governance 8. Implementation and supervision of Good Corporate Governance
dalam setiap kegiatan usaha; in all business activities;
9. Penerapan ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti 9. Implementation of ISO 37001:2016 concerning the Anti-Bribery
Penyuapan; Management System;
10. Penyusunan Kebijakan dan Pedoman terkait Tata Kelola 10. Preparation of Policies and Guidelines related to Integrated
Terintegrasi; Governance;
11. Pelaksanaan tugas lainnya terkait pengurusan Perseroan. 11. Implementation of other duties related to the management of
the Company.
PENILAIAN DIREKSI TERHADAP KINERJA BOARD OF DIRECTORS’ ASSESSMENT
KOMITE PENDUKUNG DIREKSI ON THE PERFORMANCE OF BOARD OF
DIRECTORS’ SUPPORTING COMMITTEES
Tidak terdapat komite pendukung Direksi yang dibentuk secara There are no specific supporting committees of Board of Directors
khusus pada tahun buku 2025. Evaluasi Direksi dilakukan terhadap established in the 2025 fiscal year. The Board of Directors’ evaluation
efektivitas fungsi-fungsi pendukung sesuai struktur organisasi dan is conducted on the effectiveness of supporting functions in
mekanisme koordinasi manajemen. accordance with the organizational structure and management
coordination mechanisms.
Page 384
384
Transparansi Informasi Terkait Dewan Komisaris
dan Direksi
Transparency Of Information Related To Board Of Commissioners And The
Board of Directors
HUBUNGAN KERJA DEWAN WORKING RELATIONSHIP BETWEEN BOARD OF
KOMISARIS DAN DIREKSI COMMISSIONERS AND BOARD OF DIRECTORS
Dalam menjalankan fungsi, tugas dan tanggung jawabnya, Anggota In carrying out their functions, duties, and responsibilities, members
Dewan Komisaris dan Direksi harus memiliki independensi. Hal ini of Board of Commissioners and Board of Directors must maintain
bertujuan untuk menghindari segala bentuk benturan kepentingan, independence. This aims to avoid any form of conflict of interest,
baik untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Oleh karena whether for personal or group interests. Therefore, referring to
itu, mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55/ Financial Services Authority Regulation No. Pursuant to Article
POJK.03/2016 Bab X Pasal 63, prinsip-prinsip yang diterapkan 63 of POJK No. 55/POJK.03/2016, Chapter X, and Article 63, the
Perseroan untuk menjaga hubungan kerja antara Direksi dengan principles applied by by the Company to maintain the working
Dewan Komisaris, sebagai berikut: relationship between Board of Directors and Board of Commissioners
are as follows:
1. Dalam rangka menjaga independensi masing-masing organ 1. To maintain the independence of each Company organ,
Perseroan, hubungan antara Direksi dan Dewan Komisaris the relationship between Board of Directors and Board of
dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pengelolaan Commissioners in carrying out their duties and responsibilities for
serta pengawasan Perseroan dilakukan secara formal, managing and supervising the Company is conducted formally,
yaitu melalui mekanisme dan korespondensi yang dapat namely through accountable mechanisms and correspondence.
dipertanggungjawabkan. Hubungan yang bersifat informal tetap Informal relationships are still possible, but cannot be used as
dimungkinkan, namun tidak dapat dijadikan dasar kebijakan the basis for official policy without going through prevailing
resmi sebelum melalui mekanisme formal yang berlaku. formal mechanisms.
2. Direksi senantiasa menghormati fungsi dan peran Dewan 2. Board of Directors always respects the function and role of Board
Komisaris dalam melaksanakan pengawasan terhadap of Commissioners in supervising the Company, as stipulated
Perseroan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar in the Company’s Articles of Association. Matters relating to
Perseroan. Hal-hal yang berkaitan dengan hubungan kerja day-to-day working relationship between Board of Directors
sehari-hari antara Direksi dan Dewan Komisaris yang belum and Board of Commissioners that are not regulated by laws
diatur dalam peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar, and regulations, the Articles of Association, the Code of Good
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Pedoman Good Corporate Governance, Code of Conduct, Corporate Governance, the Code of Conduct, or other internal
maupun ketentuan internal lainnya, akan diatur lebih lanjut provisions will be further regulated by mutual agreement between
berdasarkan kesepakatan bersama antara Direksi dan Dewan Board of Directors and Board of Commissioners, based on the
Komisaris dengan berlandaskan prinsip-prinsip Good Corporate principles of Good Corporate Governance.
Governance.
3. Direksi berkomitmen untuk menyediakan informasi secara 3. Board of Directors is committed to providing complete, accurate,
lengkap, akurat, dan tepat waktu kepada Dewan Komisaris and timely information to Board of Commissioners in accordance
sesuai dengan kebutuhan Dewan Komisaris dalam melaksanakan with the Board’s needs in carrying out its supervisory and
fungsi pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi. advisory functions.
RAPAT GABUNGAN JOINT MEETINGS
Sesuai dengan Pedoman Kerja Dewan Komisaris dan Direksi, In accordance with the Board Manual, POJK 33 of 2014, joint
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
POJK 33 Tahun 2014, rapat gabungan Dewan Komisaris dan meetings of Board of Commissioners and Board of Directors shall
DIreksi diadakan sekurang-kurangnya sekali dalam 2 (dua) bulan. be held at least once every 2 (two) months. Meeting notices shall
Pemanggilan rapat dilakukan oleh anggota Dewan Komisaris yang be issued by authorized members of Board of Commissioners or
berhak, atau orang yang khusus ditunjuk untuk bertindak untuk dan a person specifically appointed to act for and on behalf of Board
atas nama Dewan Komisaris. Pemanggilan rapat Dewan Komisaris of Commissioners. Notices for Board of Commissioners meetings
disampaikan secara tertulis dan disampaikan secara elektronik shall be submitted in writing and delivered electronically no later
paling lambat 3 (tiga) hari sebelum rapat diadakan, dengan tidak than three days prior to the meeting, excluding the date of the notice
memperhitungkan tanggal panggilan dan tanggal rapat. Panggilan and the meeting date. The notice must include the day, date, time,
rapat itu harus mencantumkan hari, tanggal, jam, tempat dan acara place, and agenda of the meeting, unless the meeting concerns
rapat, kecuali rapat mengenai sesuatu hal penting yang mendesak. an urgent matter.
Page 385
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 385
Hasil rapat Dewan Komisaris bersama Direksi wajib dituangkan The results of meetings between Board of Commissioners and Board
dalam risalah rapat, ditandatangani oleh anggota Direksi dan anggota of Directors must be recorded in minutes of the meeting, signed
Dewan Komisaris yang hadir, dan disampaikan kepada seluruh by members of Board of Directors and Board of Commissioners
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris. present, and distributed to all members of Board of Directors and
Board of Commissioners.
Sepanjang tahun 2025, rapat gabungan Perseroan terselenggara Throughout 2025, the Company held 12 joint meetings. The results
12 kali rapat. Adapun realisasi dari Rapat Koordinasi Direksi dengan of Coordination Meetings between Board of Directors and Board of
Komisaris yang diselenggarakan di sepanjang tahun 2025 adalah Commissioners held throughout 2025 are as follows:
sebagai berikut:
Rapat Internal
Internal Meetings
Nama Jabatan
Name Position Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
Jumlah Rapat
Number of Attendance Level
Number of Meetings
Attendance (%)
Joseph Prajogo Komisaris Independen sekaligus 12 12 100%
Pelaksana tugas Komisaris Utama
Independent Commissioner and Acting
President Commissione
Suli Fatimah Komisaris 12 12 100%
Commissioner
Danis Hidayat Sumadilaga Komisaris 12 12 100%
Commissioner
Taufan Gestoro Komisaris Independen 12 12 100%
Independent Commissioner
Hadian Pramudita Direktur Utama 12 12 100%
President Director
Hartanto Karti Raharjo Direktur Keuangan, Human Capital dan 12 12 100%
Manajemen Risiko
Tomo Dwi Hasputro Direktur Quality, Health, Safety, 12 12 100%
Environment dan Pemasaran
Director of Quality, Health, Safety,
Environment, and Marketing
Bagus Tri Setyana Direktur Operasi I 12 12 100%
Director of Operations I
Dwi Purnomo Direktur Operasi II 12 12 100%
Director of Operations II
Adapun risalah rapat dan daftar hadir dalam Rapat Koordinasi The minutes of meetings and attendance lists of the Coordination
Direksi dengan Dewan Komisaris yang dilaksanakan sepanjang tahun Meetings between Board of Directors and Board of Commissioners
buku 2025 telah disusun, didokumentasikan, dan diadministrasikan held throughout the 2025 fiscal year have been prepared,
secara tertib sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Risalah rapat documented, and administered in an orderly manner in accordance
tersebut memuat secara lengkap agenda pembahasan, pokok- with applicable regulations. These meeting minutes contain a
pokok keputusan, serta arahan dan rekomendasi yang dihasilkan complete discussion agenda, key decisions, and directions and
dalam rapat, sehingga dapat menjadi dasar tindak lanjut bagi Direksi recommendations resulting from the meetings, thus providing a
maupun Dewan Komisaris. basis for follow-up actions by both Board of Directors and Board
of Commissioners.
Seluruh risalah dan daftar hadir Rapat Koordinasi Direksi dengan The complete minutes and attendance lists of the Coordination
Dewan Komisaris selama tahun buku 2025 disajikan pada tabel Meetings between Board of Directors and Board of Commissioners
berikut: during the 2025 fiscal year are presented in the following table:
Page 386
386
Tanggal Agenda No. Risalah Rapat Peserta
No
Date Agenda No. Meeting Minutes Participants
1 5 Februari 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dewan Komisaris yang SE.01.03/A.KOM.00001.A.WEGE/2025 9
2025 Menyertakan Direksi (Rakomdir) sebelumnya;
February 5, 2. Pembahasan dan Masukan Dewan Komisaris atas Hasil
2025 Kinerja WIKA Gedung dan Anak Perusahaan sampai
dengan Bulan Desember 2024;
3. Pembahasan berkala Fungsi yang ada di dalam Organisasi
WIKA Gedung (Divisi QHSE);
4. Lain-lain.
1. Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners Meeting, which included Board of
Directors (Board Meeting);
2. Discussion and input from Board of Commissioners on the
performance results of WIKA Gedung and its subsidiaries
until December 2024;
3. Periodic discussions on functions within WIKA Gedung
organization (QHSE Division);
4. Other matters.
2 4 Maret 2025 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dewan Komisaris yang SE.01.03/A.KOM.00001.B.WEGE/2025 9
March 4, 2025 Menyertakan Direksi (Rakomdir) sebelumnya;
2. Pembahasan dan Masukan Dewan Komisaris atas Hasil
Kinerja WIKA Gedung dan Anak Perusahaan sampai
dengan Bulan Januari 2025;
3. Pembahasan berkala Fungsi yang ada di dalam Organisasi
WIKA Gedung (Divisi Pemasaran);
4. Lain-lain.
1. Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners Meeting, which included Board of
Directors (Board Meeting);
2. Discussion and input from Board of Commissioners on the
performance results of WIKA Gedung and its subsidiaries
until January 2025;
3. Periodic discussions on existing functions within WIKA
Gedung organization (Marketing Division);
4. Other matters.
3 22 April 2025 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dewan Komisaris yang SE.01.03/A.KOM.00002.WEGE/2025 9
April 22, 2025 Menyertakan Direksi (Rakomdir) sebelumnya;
2. Pembahasan dan Masukan Dewan Komisaris atas Hasil
Kinerja WIKA Gedung dan Anak Perusahaan sampai
dengan Bulan Februari 2025;
3. Pembahasan berkala Fungsi yang ada di dalam Organisasi
WIKA Gedung (Divisi PMO dan Manrisk);
4. Lain-lain.
1. Follow-up to the results of previous Board of
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Commissioners Meeting, which included Board of
Directors (Board Meeting);
2. Discussion and input from Board of Commissioners on the
performance results of WIKA Gedung and its subsidiaries
until February 2025;
3. Periodic discussions on functions within WIKA Gedung
organization (PMO and Risk Management Divisions);
4. Other matters.
4 16 Mei 2025 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dewan Komisaris yang SE.01.03/A.KOM.00002.A.WEGE/2025 9
May 16, 2025 Menyertakan Direksi (Rakomdir) sebelumnya;
2. Pembahasan dan Masukan Dewan Komisaris atas Hasil
Kinerja WIKA Gedung dan Anak Perusahaan sampai
dengan Bulan Maret 2025;
3. Pembahasan berkala Fungsi yang ada di dalam Organisasi
WIKA Gedung (Divisi PMO dan Manrisk);
4. Lain-lain.
1. Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners Meeting, which included Board of
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Directors (Board Meeting);
2. Discussion and input from Board of Commissioners on the
performance results of WIKA Gedung and its subsidiaries
until March 2025;
3. Periodic discussions on existing functions within WIKA
Gedung organization (PMO and Risk Management
Divisions);
4. Other matters.
Page 387
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 387
Tanggal Agenda No. Risalah Rapat Peserta
No
Date Agenda No. Meeting Minutes Participants
5 13 Juni 2025 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dewan Komisaris yang SE.01.03/A.KOM.00004.WEGE/2025 9
June 13, 2025 Menyertakan Direksi (Rakomdir) sebelumnya;
2. Pembahasan dan Masukan Dewan Komisaris atas Hasil
Kinerja WIKA Gedung dan Anak Perusahaan sampai
dengan Bulan April 2025;
3. Pembahasan Temuan Hasil Joint Internal Audit WIKA,
WIKA Beton, dan WIKA Gedung;
4. Pembahasan berkala Fungsi yang ada di dalam Organisasi
WIKA Gedung (Divisi IT);
5. Lain-lain.
1. Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners Meeting, which included Board of
Directors (Board Meeting);
2. Discussion and input from Board of Commissioners on the
performance results of WIKA Gedung and its subsidiaries
until April 2025;
3. Discussion of findings from Joint Internal Audit of WIKA,
WIKA Beton, and WIKA Gedung;
4. Periodic discussion of functions within WIKA Gedung
organization (IT Division);
5. Other matters.
6 9 Juli 2025 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dewan Komisaris yang SE.01.03/A.KOM.00011.WEGE/2025 9
July 9, 2025 Menyertakan Direksi (Rakomdir) sebelumnya;
2. Pembahasan dan Masukan Dewan Komisaris atas Hasil
Kinerja WIKA Gedung dan Anak Perusahaan sampai
dengan Bulan Mei 2025;
3. Pembahasan berkala Fungsi yang ada di dalam Organisasi
WIKA Gedung (Divisi Pemasaran);
4. Lain-lain.
1. Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners Meeting, which included Board of
Directors (Board Meeting);
2. Discussion and input from Board of Commissioners on the
performance results of WIKA Gedung and its subsidiaries
until May 2025;
3. Periodic discussion of functions within WIKA Gedung
organization (Marketing Division);
4. Other matters.
7 5 Agustus 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dewan Komisaris yang SE.01.03/A.KOM.00007.WEGE/2025 9
2025 Menyertakan Direksi (Rakomdir) sebelumnya;
August 5, 2. Pembahasan dan Masukan Dewan Komisaris atas Hasil
2025 Kinerja WIKA Gedung dan Anak Perusahaan sampai
dengan Bulan Juni 2025;
3. Pembahasan berkala Fungsi yang ada di dalam Organisasi
WIKA Gedung (Divisi Legal, Divisi Manrisk PMO dan Tim
Task Force Piutang);
4. Lain-lain.
1. Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners Meeting, which included Board of
Directors (Board Meeting);
2. Discussion and input from Board of Commissioners on the
performance results of WIKA Gedung and its subsidiaries
until June 2025;
3. Periodic discussions on functions within WIKA Gedung
organization (Legal Division, PMO Riskman Division and
Accounts Receivable Task Force Team);
4. Other matters.
8 4 September 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dewan Komisaris yang SE.01.03/A.KOM.0009.WEGE/2025 9
2025 Menyertakan Direksi (Rakomdir) sebelumnya;
September 4, 2. Pembahasan dan Masukan Dewan Komisaris atas Hasil
2025 Kinerja WIKA Gedung dan Anak Perusahaan sampai
dengan Bulan Juli 2025;
3. Pembahasan berkala Fungsi yang ada di dalam Organisasi
WIKA Gedung (Tim Task Force Piutang);
4. Lain-lain.
1. Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners Meeting, which included Board of
Directors (Board Meeting);
2. Discussion and input from Board of Commissioners on the
performance results of WIKA Gedung and its subsidiaries
until July 2025;
3. Periodic discussion of functions within WIKA Gedung
organization (Acccounts Receivable Task Force Team);
4. Other matters.
Page 388
388
Tanggal Agenda No. Risalah Rapat Peserta
No
Date Agenda No. Meeting Minutes Participants
9 7 Oktober 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dewan Komisaris yang SE.01.03/A.KOM.00012.WEGE/2025 9
2025 Menyertakan Direksi (Rakomdir) sebelumnya;
October 7, 2. Pembahasan dan Masukan Dewan Komisaris atas Hasil
2025 Kinerja WIKA Gedung dan Anak Perusahaan sampai
dengan Bulan Agustus 2025;
3. Pembahasan berkala Fungsi yang ada di dalam Organisasi
WIKA Gedung (Divisi IT);
4. Lain-lain.
1. Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners Meeting, which included Board of
Directors (Board Meeting);
2. Discussion and input from Board of Commissioners on the
performance results of WIKA Gedung and its subsidiaries
until August 2025;
3. Periodic discussion of functions within WIKA Gedung
organization (IT Division);
4. Other matters.
10 14 November 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dewan Komisaris yang SE.01.03/A.KOM.00014.A.WEGE/2025 9
2025 Menyertakan Direksi (Rakomdir) sebelumnya;
November 14, 2. Pembahasan dan Masukan Dewan Komisaris atas Hasil
2025 Kinerja WIKA Gedung dan Anak Perusahaan sampai
dengan Bulan September 2025;
3. Pembahasan Manajemen Risiko Triwulan III 2025
4. Pembahasan berkala Fungsi yang ada di dalam Organisasi
WIKA Gedung (Divisi Operasi);
5. Lain-lain.
1. Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners Meeting, which included Board of
Directors (Board Meeting);
2. Discussion and input from Board of Commissioners on the
performance results of WIKA Gedung and its subsidiaries
until September 2025;
3. Risk Management Discussion for Quarter III 2025
4. Periodic discussion of functions within WIKA Gedung
organization (Operations Division);
5. Other matters.
11 10 Desember 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dewan Komisaris yang SE.01.03/A.KOM.00001.WEGE/2026 9
2025 Menyertakan Direksi (Rakomdir) sebelumnya;
December 10, 2. Pembahasan dan Masukan Dewan Komisaris atas Hasil
2025 Kinerja WIKA Gedung dan Anak Perusahaan sampai
dengan Bulan Oktober 2025;
3. Pembahasan berkala Fungsi yang ada di dalam Organisasi
WIKA Gedung (Divisi Engineering);
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
4. Lain-lain.
1. Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners Meeting, which included Board of
Directors (Board Meeting);
2. Discussion and input from Board of Commissioners on the
performance results of WIKA Gedung and its subsidiaries
until October 2025;
3. Periodic discussion of functions within WIKA Gedung
organization (Engineering Division);
4. Other matters.
12 23 Desember 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dewan Komisaris yang SE.01.03/A.KOM.00015.A.WEGE/2025 9
2025 Menyertakan Direksi (Rakomdir) sebelumnya;
December 23, 2. Pembahasan dan Masukan Dewan Komisaris atas Hasil
2025 Kinerja WIKA Gedung dan Anak Perusahaan sampai
dengan Bulan November 2025;
3. Pembahasan RKAP Tahun 2026
4. Pembahasan berkala Fungsi yang ada di dalam Organisasi
WIKA Gedung (Divisi Keuangan);
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
5. Lain-lain.
1. Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners Meeting, which included Board of
Directors (Board Meeting);
2. Discussion and input from Board of Commissioners on the
performance results of WIKA Gedung and its subsidiaries
until November 2025;
3. Discussion of the 2026 RKAP
4. Periodic discussion of functions within WIKA Gedung
organization (Finance Division);
5. Other matters.
Page 389
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 389
PENGUNGKAPAN HUBUNGAN AFILIASI ANTARA DISCLOSURE OF AFFILIATION BETWEEN
DIREKSI, DEWAN KOMISARIS, DAN PEMEGANG BOARD OF DIRECTORS, BOARD OF
SAHAM UTAMA DAN/ATAU PENGENDALI COMMISSIONERS, AND MAJOR AND/
OR CONTROLLING SHAREHOLDERS
Profil dari masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi The profiles of each member of Board of Commissioners and
telah diungkapkan di bab Profil Perusahaan dari laporan tahunan Board of Directors are disclosed in the Company Profile section
ini yang juga menjelaskan hubungan afiliasi antara Direksi, Dewan of this annual report, which also explains the affiliation between
Komisaris, dan Pemegang Saham Utama dan/atau Pemegang Board of Directors, Board of Commissioners, and Major and/or
Saham Pengendali. Terkait dengan hal tersebut, tabel di bawah ini Controlling Shareholders. In this regard, the table below summarizes
adalah ringkasan dari hubungan afiliasi dengan pemegang saham the affiliation with controlling shareholders.
pengendali.
Rekapitulasi Hubungan Afiliasi Antara Direksi, Summary of Affiliation Between the Board of
Dewan Komisaris, Dan Pemegang Saham Utama Directors, Board of Commissioners, and Major and/
Dan/Atau Pemegang Saham Mayoritas or Controlling Shareholders
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Hubungan Afiliasi Keuangan Dengan
Financial Affiliation with
Pemegang Saham
Nama Jabatan Dewan Komisaris Direksi
Utama/ Pengendali
Name Position Board of Commissioners Board of Directors
Major/Controlling Shareholders
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Yes No Yes No Yes No
Joseph Prajogo Komisaris - √ - √ - √
Independen
sekaligus
Pelaksana tugas
Komisaris Utama
Independent
Commissioner and
Acting President
Commissioner
Suli Fatimah Komisaris - √ - √ - √
Commissioner
Danis Hidayat Komisaris - √ - √ - √
Sumadilaga Commissioner
Taufan Gestoro Komisaris - √ - √ - √
Independen
Independent
Commissioner
Hubungan Afiliasi Keuangan Dengan
Family Affiliation with
Pemegang Saham
Nama Jabatan Dewan Komisaris Direksi
Utama/ Pengendali
Name Position Board of Commissioners Board of Directors
Major/Controlling Shareholders
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Yes No Yes No Yes No
Joseph Prajogo Komisaris - √ - √ - √
Independen
sekaligus
Pelaksana tugas
Komisaris Utama
Independent
Commissioner and
Acting President
Commissioner
Suli Fatimah Komisaris - √ - √ - √
Commissioner
Page 390
390
Hubungan Afiliasi Keuangan Dengan
Family Affiliation with
Pemegang Saham
Nama Jabatan Dewan Komisaris Direksi
Utama/ Pengendali
Name Position Board of Commissioners Board of Directors
Major/Controlling Shareholders
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Yes No Yes No Yes No
Danis Hidayat Komisaris - √ - √ - √
Sumadilaga Commissioner
Taufan Gestoro Komisaris - √ - √ - √
Independen
Independent
Commissioner
Direksi Board of DIrectorst
Hubungan Afiliasi Keuangan Dengan
Family Affiliation with
Pemegang Saham
Nama Jabatan Dewan Komisaris Direksi
Utama/ Pengendali
Name Position Board of Commissioners Board of Directors
Major/Controlling Shareholders
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Yes No Yes No Yes No
Hadian Direktur Utama - √ - √ - √
Pramudita President Director
Hartanto Karti Direktur Keuangan, - √ - √ - √
Raharjo Human Capital dan
Manajemen Risiko
Director of Finance,
Human Capital, and
Risk Management
Tomo Dwi Direktur Quality, - √ - √ - √
Hasputro Health, Safety,
Environment dan
Pemasaran
Director of Quality,
Health, Safety,
Environment, and
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Marketing
Bagus Tri Direktur Operasi I - √ - √ - √
Setyana Director of
Operations I
Dwi Purnomo Direktur Operasi II - √ - √ - √
Director of
Operations II
Hubungan Afiliasi Keuangan Dengan
Family Affiliation with
Pemegang Saham
Nama Jabatan Dewan Komisaris Direksi
Utama/ Pengendali
Name Position Board of Commissioners Board of Directors
Major/Controlling Shareholders
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Yes No Yes No Yes No
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Hadian Direktur Utama - √ - √ - √
Pramudita President Director
Hartanto Karti Direktur Keuangan, - √ - √ - √
Raharjo Human Capital dan
Manajemen Risiko
Director of Finance,
Human Capital, and
Risk Management
Tomo Dwi Direktur Quality, - √ - √ - √
Hasputro Health, Safety,
Environment dan
Pemasaran
Director of Quality,
Health, Safety,
Environment, and
Marketing
Page 391
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 391
Hubungan Afiliasi Keuangan Dengan
Family Affiliation with
Pemegang Saham
Nama Jabatan Dewan Komisaris Direksi
Utama/ Pengendali
Name Position Board of Commissioners Board of Directors
Major/Controlling Shareholders
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Yes No Yes No Yes No
Bagus Tri Direktur Operasi I - √ - √ - √
Setyana Director of
Operations I
Dwi Purnomo Direktur Operasi II - √ - √ - √
Director of
Operations II
PENGUNGKAPAN RANGKAP JABATAN DISCLOSURE OF CONCURRENT POSITIONS
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI OF BOARD OF COMMISSIONERS
AND BOARD OF DIRECTORS
Ketentuan terkait rangkap jabatan Dewan Komisaris dan Direksi Provisions regarding concurrent positions held by Board of
diatur secara jelas dalam POJK No. 21/.04/2015 tentang Penerapan Commissioners and Board of Directors are clearly regulated in POJK
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dan SEOJK No. No. 32/ No. 21/.04/2015 concerning the Implementation of Guidelines for
SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Public Company Governance and SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015
Perusahaan berkomitmen memenuhi ketentuan tersebut dan concerning Guidelines for Public Company Governance. The
kesesuaian dengan peraturan tersebut dijelaskan pada tabel berikut Company is committed to complying with these provisions, and
ini. compliance with these regulations is explained in the following table.
Rangkap Jabatan Dewan Komisaris dan Direksi Concurrent Positions of Board of Commissioners and
Board of Directors
Kepengurusan pada Perusahaan/Institusi Lain
Position at Other Companies/Institutions
Nama Jabatan Sebagai Anggota Sebagai Anggota
Name Position Dewan Komisaris Direksi Jabatan Lainnya
As a member of Board As a member of Board Other Positions
of Commissioners of Directors
Joseph Prajogo Komisaris Independen Komisaris Utama PT Direktur PT Petro Inovasi -
sekaligus Pelaksana Berdikari Manajemen Indonesia
Tugas Komisaris Utama Investasi
Independent President Commissioner Director of PT Petro
Commissioner and Acting of PT Berdikari Inovasi Indonesia
President Commissioner Manajemen Investasi
Suli Fatimah Komisaris - Senior Vice President of -
Human Capital Division
PT Wijaya Karya (Persero)
Tbk
Commissioner Senior Vice President of
Human Capital Division
at PT Wijaya Karya
(Persero) Tbk
Danis Hidayat Komisaris - - 1. Pelaksana Tugas Deputi Bidang
Sumadilaga Sarana dan Prasarana OIKN
(Otoritas Ibu Kota Nusantara
2. Widyaiswara Ahli Utama
Bidang Pembangunan Sumber
Daya Manusia, Kementerian
Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat
Commissioner 1. Acting Deputy for Facilities and
Infrastructure, OIKN (Nusantara
Capital City Authority)
2. Lead Expert Lecturer for
Human Resource Development,
Ministry of Public Works and
Public Housing
Taufan Gestoro Komisaris Independen - - -
Independent Commissioner
Page 392
392
Kepengurusan pada Perusahaan/Institusi Lain
Position at Other Companies/Institutions
Nama Jabatan Sebagai Anggota Sebagai Anggota
Name Position Dewan Komisaris Direksi Jabatan Lainnya
As a member of Board As a member of Board Other Positions
of Commissioners of Directors
Hadian Pramudita Direktur Utama - - -
President Director
Hartanto Karti Direktur Keuangan, - - -
Raharjo Human Capital dan
Manajemen Risiko
Director of Finance,
Human Capital, and Risk
Management
Tomo Dwi Direktur Quality, Health, - - -
Hasputro Safety, Environment dan
Pemasaran
Director of Quality, Health,
Safety, Environment, and
Marketing
Bagus Tri Direktur Operasi I - Komisaris PT Wege -
Setyana Director of Operations I Solusi Proklamasi (Entitas
Anak)
Commissioner of PT
Wege Solusi Proklamasi
(Subsidiary)
Dwi Purnomo Direktur Operasi II - - -
Director of Operations II
Informasi mengenai rincian rangkap jabatan Dewan Komisaris dan Information regarding the details of concurrent positions of Board of
Direksi dapat dilihat di bab Profil Perusahaan dari laporan tahunan. Commissioners and Board of Directors can be seen in the Company
Profile chapter of the annual report.
REMUNERASI DIREKSI DAN REMUNERATION OF BOARD OF DIRECTORS
DEWAN KOMISARIS AND BOARD OF COMMISSIONERS
Kebijakan dan Mekanisme Penetapan Remunerasi Policy and Mechanism for Determining Remuneration
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Dewan Komisaris dan Direksi for Board of Commissioners and Board of Directors
Perseroan menetapkan kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris The Company establishes a remuneration policy for Board of
dan Direksi dengan mengacu pada Peraturan Menteri Badan Usaha Commissioners and Board of Directors in accordance with Regulation
Milik Negara Nomor PER-3/MBU/03/2023 tentang Pedoman of the Minister of State-Owned Enterprises No. PER-3/MBU/03/2023
Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan concerning Guidelines for Determining the Remuneration of Directors,
Pengawas BUMN, serta Instruksi Kerja Usulan dan Penetapan Board of Commissioners, and Supervisory Board of State-Owned
Penghasilan Direksi dan Komisaris Anak Perusahaan/Perusahaan Enterprises, as well as Work Instructions for Proposing and
Asosiasi Nomor MJ.05.00/A.DIR.WG.03435/2023 tanggal 3 Juli 2023. Determining the Remuneration of Directors and Commissioners
Kebijakan ini dirancang untuk memastikan pemberian remunerasi of Subsidiaries/Associated Companies No. MJ.05.00/A.DIR.
dilaksanakan secara adil, kompetitif, transparan, serta sesuai dengan WG.03435/2023 dated July 3, 2023. This policy is designed to ensure
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. that remuneration is provided fairly, competitively, transparently, and
in accordance with applicable laws and regulations.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Proses penetapan remunerasi dilakukan melalui tahapan The remuneration determination process involves the stages
penyusunan, analisis, pengajuan, dan penetapan. Komite Nominasi of preparation, analysis, submission, and determination. The
dan Remunerasi berperan dalam menyusun kebijakan serta Nomination and Remuneration Committee plays a role in formulating
memberikan rekomendasi dengan mempertimbangkan kondisi the policy and providing recommendations, taking into account
keuangan Perseroan, skala dan kompleksitas usaha, tingkat inflasi, the Company’s financial condition, business scale and complexity,
kinerja perusahaan, serta faktor relevan lainnya. Rekomendasi inflation rate, company performance, and other relevant factors.
tersebut selanjutnya disampaikan kepada Dewan Komisaris untuk These recommendations are then submitted to the Board of
ditelaah dan kemudian diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Commissioners for review and then submitted to the General Meeting
Saham (RUPS) guna memperoleh persetujuan. of Shareholders (GMS) for approval.
Page 393
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 393
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi terdiri atas komponen The remuneration of Board of Commissioners and Board of Directors
tetap, seperti gaji atau honorarium, tunjangan, dan fasilitas, serta consists of fixed components, such as salary or honorarium,
komponen variabel berupa tantiem atau insentif berbasis kinerja. allowances, and facilities, as well as variable components in the
Penetapan komponen tetap mempertimbangkan skala usaha, form of bonuses or performance-based incentives. The determination
kompleksitas bisnis, serta kemampuan keuangan Perseroan, of fixed component takes into account the Company’s business
sedangkan komponen variabel diberikan berdasarkan pencapaian scale, business complexity, and financial capacity, while the variable
kinerja Perseroan yang diukur melalui merit rating dan evaluasi component is awarded based on the Company’s performance
kinerja individu. achievements, as measured by merit ratings and individual
performance evaluations.
Dalam pelaksanaannya, kebijakan remunerasi juga In practice, the remuneration policy also considers regulatory
mempertimbangkan aspek kepatuhan terhadap regulasi, kondisi compliance, industry market conditions, and the competitiveness
pasar industri, serta daya saing remunerasi di sektor sejenis. Melalui of remuneration in similar sectors. Through a comprehensive,
kebijakan remunerasi yang komprehensif, transparan, dan berbasis transparent, and performance-based remuneration policy, the
kinerja, Perseroan berkomitmen memberikan penghargaan yang Company is committed to providing proportional rewards for the
proporsional atas kontribusi Dewan Komisaris dan Direksi dalam contributions of Board of Commissioners and Board of Directors
mendukung pencapaian tujuan strategis serta keberlanjutan kinerja in supporting the achievement of strategic objectives and the
Perseroan. sustainability of the Company’s performance.
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Remuneration Structure of Board of Commissioners
and Board of Directors
Struktur remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan The remuneration structure of the Company’s Board of Commissioners
ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri BUMN No. PER- and Board of Directors is determined by Regulation of the Minister
01/MBU/05/2019 serta Instruksi Kerja Usulan dan Penetapan of State-Owned Enterprises No. PER-01/MBU/05/2019 and Work
Penghasilan Direksi dan Komisaris Anak Perusahaan/Perusahaan Instruction No. 10/2019 on the Proposal and Determination of
Asosiasi No. WIKA-HCEIK- 06.10, yang berlaku sejak 3 Juli 2020. Income for Directors and Commissioners of Subsidiaries/Associated
Companies. WIKA-HCEIK-06.10, effective July 3, 2020.
Komponen remunerasi ini dirancang untuk mencerminkan tanggung These remuneration components are designed to reflect the
jawab, kinerja, dan kontribusi masing-masing anggota Dewan responsibilities, performance, and contributions of each member
Komisaris dan Direksi dalam mendukung pencapaian tujuan strategis of Board of Commissioners and Board of Directors in supporting
Perseroan. Adapun struktur remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi the achievement of the Company’s strategic objectives. The
untuk tahun 2024 adalah sebagai berikut: remuneration structure for Board of Commissioners and Board of
Directors for 2024 is as follows:
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris Board of Commissioners Remuneration Structure
Penghasilan per Bulan
Monthly Income
Dewan Komisaris Jumlah Penghasilan
Jabatan Tunjangan
Board of per Bulan
Position Transportasi
Commissioners Honorarium Total Monthly Income
Transportation
Allowance
Joseph Prajogo Komisaris Independen 53,095,500 10,619,100 63,714,600
sekaligus merangkap
sebagai Pelaksana Tugas
Komisaris Utama
Independent
Commisioner and Acting
President Commissioner
Suli Fatimah Komisaris 53,095,500 0 53,095,500
Commisioner
Danis Hidayat Komisaris 53,095,500 10,619,100 63,714,600
Sumadilaga Commisioner
Taufan Gestoro Komisaris Independen 53,095,500 10,619,100 63,714,600
Independent
Commisioner
Jumlah 53,095,500 10,619,100 63,714,600
Total
Page 394
394
Pajak Remunerasi
Jumlah Penghasilan Asuransi Purna Jumlah Remunerasi
yang Ditanggung
per Tahun Tunjangan Hari Raya Jabatan Tahun 2025
Perusahaan
Total Remuneration per Holiday Allowance Post-Employment Remuneration Amount
Remuneration Tax
Year Insurance in 2025
Borne by the Company
764,575,200 53,095,500 198,694,044 132,109,968 949,780,668
637,146,000 0 169,367,916 0 637,146,000
764,575,200 53,095,500 197,678,616 159,286,500 976,957,200
764,575,200 53,095,500 198,649,044 132,271,500 949,942,200
2,930,871,600 159,285,000 764,389,620 423,667,968 3,513,826,068
Struktur Remunerasi Direksi Board of Directors’ Remuneration Structure
Penghasilan per Bulan
Monthly Income
Jumlah Penghasilan
Direkso Jabatan Tunjangan per Bulan
Board of Directors Position Transportasi
Honorarium Total Monthly Income
Transportation
Allowance
Hadian Direktur Utama 131,100,000 28,000,000 159,100,000
Pramudita President Director
Hartanto Karti Direktur Keuangan, 111,435,000 17,500,000 128,935,000
Raharjo Human Capital dan
Manajemen Risiko
Director of Finance,
Human Capital, and Risk
Management
Tomo Dwi Direktur Quality, Health, 111,435,000 17,500,000 128,935,000
Hasputro Safety, Environment dan
Pemasaran
Director of Quality,
Health, Safety,
Environment, and
Marketing
Bagus Tri Direktur Operasi I 111,435,000 17,500,000 128,935,000
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Setyana Director of Operations I
Dwi Purnomo Direktur Operasi II 111,435,000 14,375,000 125,810,000
Director of Operations II
Jumlah 576,840,000 94,875,000 671,715,000
Total
Pajak Remunerasi
Jumlah Penghasilan Asuransi Purna Jumlah Remunerasi
yang Ditanggung
per Tahun Tunjangan Hari Raya Jabatan Tahun 2025
Perusahaan
Total Remuneration per Holiday Allowance Post-Employment Remuneration Amount
Remuneration Tax
Year Insurance in 2025
Borne by the Company
1,909,200,000 131,100,000 815,677,044 326,596,320 2,366,896,320
1,547,220,000 111,435,000 641,416,788 192,708,684 1,851,363,684
1,547,220,000 111,435,000 641,416,788 218,473,620 1,877,128,620
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
1,547,220,000 111,435,000 641,416,788 275,075,496 1,933,730,496
1,509,720,000 111,435,000 627,546,936 211,725,456 1,832,880,456
8,060,580,000 576,840,000 3,367,474,344 1,224,579,576 9,861,999,576
Rasio Gaji/Honorarium Salary/Honorarium
Struktur gaji atau honorarium Direksi dan Dewan Komisaris The salary or honorarium structure for the Company’s Board
Perseroan disusun dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku of Directors and Board of Commissioners is established in
serta mempertimbangkan prinsip kewajaran, transparansi, dan accordance with applicable regulations and takes into account
kesesuaian dengan peran, tanggung jawab, serta kompleksitas the principles of fairness, transparency, and appropriateness to
jabatan masing-masing. Penetapan struktur dan rasio remunerasi the roles, responsibilities, and complexity of each position. The
tersebut bertujuan untuk memastikan terciptanya keseimbangan determination of this remuneration structure and ratio aims to ensure
Page 395
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 395
yang proporsional, sekaligus mendorong motivasi, peningkatan a proportional balance, while also encouraging motivation, improved
kinerja, dan sinergi antara Direksi dan Dewan Komisaris dalam performance, and synergy between the Board of Directors and Board
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya guna mendukung of Commissioners in carrying out their duties and responsibilities
pencapaian tujuan strategis Perseroan. to support the achievement of the Company’s strategic objectives.
T
Adapun rasio gaji/honorarium tahun 2025 adalah sebagai berikut: he salary/honorarium ratio for 2025 is as follows:
Rasio Gaji/Honorarium Salary/Honorarium Ratio
Perihal
No 2025 2024
Description
1 Direktur Utama terhadap Direktur Direktur Utama: 100% Direktur Utama: 100%
President Director to Director Direktur: 85% dari Direktur Utama Direktur: 85% dari Direktur Utama
President Director: 100% President Director: 100%
Director: 85% of President Director: 85% of President Director
Director
2 Direktur Utama terhadap Komisaris Utama Komisaris Utama: 45% dari Komisaris Utama: 45% dari Direktur Utama
President Director to President Commissioner Direktur Utama President Commissioner: 45% of President
President Commissioner: 45% of Director
President Director
3 Komisaris Utama terhadap Anggota Dewan Komisaris Komisaris Utama: 45% Komisaris Utama: 45%
President Commissioner to Member of Board of Komisaris: 90% dari Komisaris Komisaris: 90% dari Komisaris Utama
Commissioners Utama President Commissioner: 45%Commissioner:
President Commissioner: 45% 90% of President Commissioner
Commissioner: 90% of President
Commissioner
Mekanisme Pemberian Kompensasi Direktur Utama Compensation Mechanism for President Director
Pemberian kompensasi bagi Direktur Utama PT Wijaya Karya Compensation for the President Director of PT Wijaya Karya
Bangunan Gedung Tbk dilaksanakan dengan mengacu pada Bangunan Gedung Tbk is granted in accordance with the provisions
ketentuan dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/ of the Minister of State-Owned Enterprises Regulation Number
MBU/03/2023, serta memperhatikan kebijakan dan keputusan PER-3/MBU/03/2023, while also taking into account relevant internal
internal yang relevan di lingkungan Perseroan dan induk usaha. policies and decisions within the Company and its parent company.
Sebagai bagian dari proses penetapan remunerasi, Perseroan telah As part of the remuneration determination process, the Company
menyampaikan usulan terkait Gaji Direksi dan Honorarium Dewan has submitted a proposal regarding 2025 Salary for Directors and
Komisaris Tahun 2025 serta Tantiem Direksi dan Dewan Komisaris Honorarium for Commissioners, as well as Bonuses for Directors
Tahun Buku 2024 melalui surat Nomor MJ.05.00/A.KOM.0004. and Commissioners for the 2024 Fiscal Year, through Letter Number
WEGE/2025 tanggal 20 Mei 2025. Usulan tersebut disusun dengan MJ.05.00/A.KOM.0004.WEGE/2025 dated May 20, 2025. The
mempertimbangkan kinerja perusahaan, kondisi industri, serta prinsip proposal was prepared with considerations regarding Company
kewajaran dan daya saing. performance, industry conditions, and the principles of fairness
and competitiveness.
Selanjutnya, pembahasan dan penyelarasan terkait aspek remunerasi Furthermore, discussions and alignment regarding remuneration
juga merujuk pada hasil Notulen Rapat Direksi Terbatas PT Wijaya aspects also referred to the Minutes of Limited Board of Directors
Karya Tbk Pekan 24/2025 tanggal 12 Juni 2025, yang pada pokoknya Meeting of PT Wijaya Karya Tbk Week 24/2025, held on June 12,
memberikan arahan strategis terkait kebijakan kompensasi di 2025, which essentially provided strategic direction regarding
lingkungan grup, termasuk penyesuaian terhadap dinamika kinerja compensation policies within the group, including adjustments to
dan kondisi usaha. performance dynamics and business conditions.
Struktur kompensasi Direktur Utama terdiri atas komponen tetap The President Director’s compensation structure consists of fixed and
dan variabel. Komponen variabel, khususnya tantiem atau insentif variable components. The variable component, specifically bonus or
kinerja, ditentukan berdasarkan pencapaian Key Performance performance incentive, is determined based on the achievement of
Indicators (KPI) yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Key Performance Indicators (KPIs) stipulated in the Company’s Work
Anggaran Perusahaan (RKAP). Penilaian kinerja dilakukan secara Plan and Budget (RKAP). Performance assessment is conducted
komprehensif dengan mempertimbangkan indikator finansial seperti comprehensively, taking into account financial indicators such as
EBITDA, serta indikator operasional, strategis, dan non-keuangan EBITDA, as well as other operational, strategic, and non-financial
lainnya yang mencerminkan keberlanjutan usaha dan penciptaan indicators that reflect business sustainability and long-term value
nilai jangka panjang. creation.
Page 396
396
Dalam implementasinya, matriks pemberian kompensasi In its implementation, the compensation matrix considers the level
mempertimbangkan tingkat pencapaian KPI dengan pembobotan of KPI achievement, weighting the Company’s performance against
antara kinerja perusahaan dan kontribusi individual Direktur Utama. the President Director’s individual contribution. This approach
Pendekatan ini bertujuan untuk menjaga keselarasan kepentingan aims to maintain alignment of interests between management and
antara manajemen dan pemegang saham, sekaligus memastikan shareholders, while ensuring that the remuneration system remains
bahwa sistem remunerasi tetap adaptif terhadap perkembangan adaptive to business developments.
bisnis.
Adapun terkait dengan skema long-term incentive (LTI), hingga saat Regarding the long-term incentive (LTI) scheme, PT Wijaya Karya
ini PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk belum menerapkan Bangunan Gedung Tbk has not yet implemented it. Therefore, the
skema tersebut. Dengan demikian, mekanisme insentif yang berlaku existing incentive mechanism still focuses on annual performance
masih berfokus pada pencapaian kinerja tahunan (short-term (short-term performance), in accordance with internal company
performance), sesuai dengan kebijakan internal perusahaan dan policies and applicable governance principles.
mengacu pada prinsip tata kelola yang berlaku.
Ke depan, pengembangan skema insentif jangka panjang dapat Going forward, the development of a long-term incentive scheme
dipertimbangkan sebagai bagian dari penyempurnaan sistem can be considered as part of the remuneration system refinement,
remunerasi, dengan tetap memperhatikan keselarasan regulasi, while still taking into account regulatory alignment, the Company’s
kondisi keuangan Perseroan, serta dinamika kebijakan di tingkat financial condition, and group-level policy dynamics.
grup.
KEBIJAKAN KEBERAGAMAN DEWAN POLICY OF BOARD OF COMMISSIONERS
KOMISARIS DAN DIREKSI AND BOARD OF DIRECTORS DIVERSITY
Keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi mencerminkan variasi The diversity of Board of Commissioners and Board of Directors
dalam komposisi anggota dewan. Perseroan secara konsisten reflects the diversity in the composition of board members. The
mengedepankan prinsip keberagaman dalam pembentukan Company consistently prioritizes the principle of diversity in the
komposisi Dewan Komisaris dan Direksi dengan mengacu pada formation of Board of Commissioners and Board of Directors,
pedoman yang diatur dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan referring to the guidelines stipulated in Financial Services Authority
Nomor 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Circular Letter No. 32/SEOJK.04/2015 concerning Guidelines for
Terbuka. Kebijakan ini menekankan pentingnya keberagaman dalam Public Company Governance. This policy emphasizes the importance
struktur organisasi guna memastikan Dewan Komisaris dan Direksi of diversity in the organizational structure to ensure Board of
dapat berfungsi secara efektif dalam memberikan pengawasan, Commissioners and Board of Directors can function effectively in
arahan, serta nasihat yang tepat. providing appropriate oversight, direction, and advice.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Keberagaman yang dimaksud meliputi perbedaan keahlian, This diversity includes differences in the expertise, knowledge, and
pengetahuan, dan pengalaman anggota Dewan Komisaris dan experience of members of Board of Commissioners and Board
Direksi. Perseroan secara berkala melakukan pemantauan dan of Directors. The Company regularly monitors and evaluates the
evaluasi terhadap komposisi Dewan Komisaris dan Direksi serta composition of Board of Commissioners and Board of Directors
efektivitas penerapan kebijakan keberagaman tersebut. and the effectiveness of diversity policy implementation.
Keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi di Perseroan juga The diversity of Board of Commissioners and Board of Directors
tercermin dari latar belakang anggota dewan, antara lain pendidikan, is also reflected in the backgrounds of board members, including
pengalaman kerja, usia, etnis, dan jenis kelamin. Penerapan prinsip education, work experience, age, ethnicity, and gender. The
keberagaman ini berperan penting dalam meningkatkan kinerja application of this diversity principle plays a crucial role in improving
Perseroan melalui perspektif yang lebih beragam serta pengambilan the Company’s performance through more diverse perspectives and
keputusan yang lebih komprehensif dan berkualitas. more comprehensive and quality decision-making.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 397
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 397
Perseroan memiliki anggota Dewan Komisaris dengan latar belakang The Company has members of Board of Commissioners with
keahlian di bidang hukum, ekonomi, dan manajemen. Selain itu, expertise in law, economics, and management. Furthermore,
Perseroan juga memiliki satu orang Komisaris perempuan di antara the Company has one female Commissioner among three male
tiga Komisaris laki-laki lainnya. Commissioners.
Keberagaman anggota Dewan Komisaris dan Direksi selanjutnya The diversity of members of Board of Commissioners and Board
disajikan dalam tabel berikut: of Directors is presented in the following table:
Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris Diversity in Board of Commissioners Composition
Riwayat Pendidikan Kapabilitas anggota Dewan Komisaris Perusahaan didukung oleh latar belakang yang terdiversifikasi dari Teknik
Sipil, Akuntansi, Manajemen Perusahaan, dan Psikologi dari level S1 hingga S3. Gelar akademik tersebut diperoleh
dari dalam dan luar negeri. Latar belakang yang beragam tersebut sangat diperlukan dalam menjalankan fungsi
pengawasan atas pengelolaan Perusahaan oleh Dewan Komisaris dari berbagai sudut pandang.
Educational Background The capabilities of members of the Company’s Board of Commissioners are supported by diversified backgrounds
spanning Civil Engineering, Accounting, Corporate Management, and Psychology from undergraduate to doctoral
levels. These academic degrees were obtained both domestically and internationally. This diverse background is
essential for Board of Commissioners to carry out its oversight function over the Company’s management from
various perspectives.
Usia Anggota Dewan Komisaris Perusahaan berusia antara 50-63 tahun pada akhir tahun buku 2025. Cakupan umur
tersebut menunjukkan kematangan dan merefleksikan rekam jejak yang lama di dunia usaha khususnya di industri
konstruksi.
Age Members of the Company’s Board of Commissioners is between 50 and 63 years old by the end of the 2025 fiscal
year. This age range demonstrates maturity and reflects a long track record in the business world, particularly in the
construction industry.
Karir dan Pengalaman Anggota Dewan Komisaris Perusahaan sebagian besar memiliki rekam jejak karir dan pengalaman kerja di industri
konstruksi dengan pernah bekerja di entitas induk Perusahaan. Kapabilitas tersebut diperkuat dengan anggota Dewan
Komisaris lainnya yang pernah bekerja di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Ketua Satuan
Tugas Pelaksanaan Pembangunan IKN – PUPR. Selain itu, diversifikasi karir dan pengalam juga diperkaya oleh
pengalaman anggota Dewan Komisaris yang pernah berkarir di sektor jasa dan perusahaan non-BUMN.
Career and Experience Most members of the Company’s Board of Commissioners have career track records and work experience in the
construction industry, having previously worked at the Company’s parent entity. This capability is strengthened by
other members of Board of Commissioners having worked at the Ministry of Public Works and Public Housing and as
Chair of IKN-PUPR Development Implementation Task Force. Furthermore, the diversified careers and experience are
further enhanced by the experience of members of Board of Commissioners who have worked in the service sector
and non-state-owned enterprises.
Jenis Kelamin Perusahaan mengakomodir kesetaraan gender dengan tetap mempertahankan kualitas dan kapabilitas individu
untuk menduduki posisi tertentu termasuk sebagai anggota Dewan Komisaris. Meski bergerak di industri konstruksi
bangunan, Perusahaan mengangkat salah satu anggota Dewan Komisaris Perusahaan yang bergender perempuan
menjadi salah satu komisaris Perusahan. Secara persentase, keterwakilan Perempuan dalam Dewan Komisaris
Perusahaan mencapai 25%.
Gender The Company accommodates gender equality by maintaining the quality and capabilities of individuals to hold certain
positions, including as members of Board of Commissioners. Despite operating in the building construction industry,
the Company appointed a female member of its Board of Commissioners as a commissioner. In percentage terms,
female representation on the Company’s Board of Commissioners reached 25%.
Etnis dan Ras Joseph Prajogo: Jawa
Suli Fatimah: Jawa
Danis Hidayat Sumadilaga: Sunda
Taufan Gestoro: Jawa
Ethnicity and Race Joseph Prajogo: Javanese
Suli Fatimah: Javanese
Danis Hidayat Sumadilaga: Sundanese
Taufan Gestoro: Javanese
Page 398
398
KEBERAGAMAN KOMPOSISI DIREKSI DIVERSITY OF BOARD OF DIRECTORS’ COMPOSITION
Riwayat Pendidikan Komposisi Direksi Perusahaan sebagian besar berasal dari Teknik Sipil sesuai dengan karakteristik usaha Perusahaan
di industri konstruksi gedung. Namun demikian, mengingat aspek pengelolaan Perusahaan juga mencakup aspek
lainnya seperti keuangan, maka Direksi Perusahaan juga diisi oleh individu yang memiliki rekam jejak pendidikan
dari bidang keuangan dan manajemen. Gelar akademik yang diperoleh anggota Direksi adalah S1 hingga S2 dari
universitas di dalam dan luar negeri.
Educational Background The Company’s Board of Directors is primarily composed of Civil Engineering graduates, in keeping with the
Company’s business characteristics, particularly in the building construction industry. However, considering that the
Company’s management encompasses other aspects, such as finance, the Board of Directors is also comprised
of individuals with educational backgrounds in finance and management. The academic degrees held by the Board
members range from bachelor’s degrees to master’s degrees from domestic and international universities.
Usia Anggota Direksi berusia antara 43-62 tahun pada akhir tahun buku 2025. Cakupan umur tersebut menunjukkan
kematangan dan merefleksikan rekam jejak yang lama di dunia usaha khususnya di industry konstruksi disamping
mengakomodir suksesi dari usia muda tetapi didukung dengan rekam jejak dan prestasi yang mendukung pencapaian
Perusahaan.
Age Board members’ age is between 43 and 62 years old by the end of the 2025 fiscal year. This age range demonstrates
maturity and reflects a long track record in the business world, particularly in the construction industry. It also
accommodates young succession, supported by a track record and achievements that support the Company’s
achievements.
Karir dan Pengalaman Semua anggota Direksi memiliki rekam jejak yang panjang dan teruji di industri konstruksi serta berkarir di Group
Wijaya Karya. Hal ini menunjukkan suksesi kepemimpinan yang berhasil dari internal Group.
Career and Experience All Board members have long and proven track records in the construction industry and have been pursuing careers
within Wijaya Karya Group. This demonstrates successful leadership succession within the Group.
Jenis Kelamin Komposisi Direksi Perusahaan semuanya berjenis kelamin laki-laki terkait dengan karakteristik usaha di bidang
konstruksi. Namun demikian, Perusahaan tetap menghargai dan mengakomodasi kesetaraan gender dalam kegiatan
operasionalnya.
Gender The Company’s Board of Directors is entirely male, reflecting the nature of its construction business. However, the
Company continues to respect and accommodate gender equality in its operations.
Etnis dan Ras Hadian Pramudita: Sunda
Bagus Tri Setyana: Jawa
Dwi Purnomo: Jawa
Hartanto Karti Raharjo: Jawa
Tomo Dwi Hasputro W: Jawa
Ethnicity and Race Hadian Pramudita: Sundanese
Bagus Tri Setyana: Javanese
Dwi Purnomo: Javanese
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Hartanto Karti Raharjo: Javanese
Tomo Dwi Hasputro W: Javanese
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 399
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 399
PENILAIAN KINERJA DIREKSI PERFORMANCE APPRAISAL OF BOARD OF
DAN DEWAN KOMISARIS DIRECTORS AND BOARD OF COMMISSIONERS
Penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris dan Direksi dilaksanakan The performance appraisal of Board of Commissioners and Board of
berdasarkan kriteria evaluasi yang telah disepakati dalam perjanjian Directors is conducted based on evaluation criteria agreed upon in
penunjukan mereka. Proses evaluasi dilakukan setiap tahun melalui their appointment agreements. The evaluation process is carried out
RUPS, dengan mengacu pada kriteria yang telah ditentukan annually through General Meeting of Shareholders (GMS), referring
sebelumnya. Hasil dari evaluasi tersebut menjadi acuan dalam to predetermined criteria. The results of this evaluation serve as a
pengambilan keputusan terkait penunjukkan kembali anggota Dewan basis for decision-making regarding reappointment of members of
Komisaris dan Direksi, baik secara kolektif maupun individu. Selain Board of Commissioners and Board of Directors, both collectively
berpengaruh pada keputusan penunjukan kembali, hasil evaluasi and individually. In addition to influencing reappointment decisions,
juga berperan penting dalam penentuan struktur remunerasi bagi the evaluation results also play an important role in determining
Dewan Komisaris dan Direksi. remuneration structure for Board of Commissioners and Board of
Directors.
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Performance Appraisal of Board of Commissioners
Kinerja Dewan Komisaris dan anggota Dewan Komisaris akan The performance of Board of Commissioners and its members is
dievaluasi setiap tahun oleh Pemegang Saham dalam Rapat Umum evaluated annually by Shareholders through General Meeting of
Pemegang Saham. Shareholders (GMS).
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris oleh RUPS Performance Appraisal of Board of Commissioners by GMS
Secara umum, kinerja Dewan Komisaris ditentukan berdasarkan In general, the performance of Board of Commissioners is determined
tugas kewajiban yang tercantum dalam peraturan perundang- based on duties and responsibilities stipulated in applicable laws and
undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar PT Wijaya Karya regulations, Articles of Association of PT Wijaya Karya Bangunan
Bangunan Gedung Tbk. maupun amanat Pemegang Saham. Gedung Tbk., and mandates of Shareholders. Formal evaluation
Kriteria evaluasi formal disampaikan secara terbuka kepada Dewan criteria are communicated transparently to Board of Commissioners
Komisaris sejak pengangkatannya. Hasil evaluasi terhadap kinerja upon their appointment. Results of evaluation of both collective
Dewan Komisaris secara keseluruhan dan kinerja masing-masing performance of the Board and individual performance of each
anggota Dewan Komisaris secara individual akan merupakan bagian member constitute an integral part of compensation and incentive
yang tidak terpisahkan dalam skema kompensasi dan pemberian scheme for Board of Commissioners.
insentif bagi Dewan Komisaris.
Hasil evaluasi kinerja masing-masing anggota Dewan Komisaris The evaluation results of each individual member of Board of
secara individual merupakan salah satu dasar pertimbangan bagi Commissioners serve as one of the considerations for Shareholders
Pemegang Saham untuk pemberhentian dan/atau menunjuk kembali in deciding on dismissal and/or reappointment of respective
anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan. Hasil evaluasi kinerja members. These evaluation results also function as a tool to assess
Dewan Komisaris baik selaku Dewan maupun individu merupakan and enhance the effectiveness of Board of Commissioners.
sarana penilaian serta peningkatan efektivitas Dewan Komisaris.
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Dewan Procedure for Conducting Performance Appraisal of
Komisaris Board of Commissioners
Kinerja Dewan Komisaris dilaporkan kepada Pemegang Saham The performance of Board of Commissioners is reported to
melalui RUPS berdasarkan Board Manual dan Rencana Kerja Shareholders through GMS based on Board Manual and Annual
Tahunan Dewan Komisaris. Work Plan of Board of Commissioners.
Page 400
400
Kriteria Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris Performance Evaluation Criteria for Board of Commissioners
Rapat Umum Pemegang Saham menetapkan kriteria kinerja Dewan GMS determines performance criteria for both Board of
Komisaris maupun individu anggota Dewan Komisaris. Kriteria Commissioners as a whole and its individual members. Evaluation
evaluasi kinerja individu Dewan Komisaris antara lain meliputi: criteria for individual members include:
1. Tingkat kehadirannya dalam Rapat Dewan Komisaris maupun 1. Attendance at Board of Commissioners meetings and meetings
rapat dengan komite-komite yang ada; with committees;
2. Kontribusinya dalam proses pengawasan Perseroan; 2. Contribution to Company’s supervisory processes;
3. Keterlibatannya dalam penugasan tertentu; 3. Involvement in specific assignments;
4. Komitmennya dalam memajukan kepentingan Perusahaan; dan 4. Commitment to advancing Company’s interests; and
5. Ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku 5. Compliance with applicable laws and regulations and Company
serta kebijakan Perusahaan. policies.
Pihak yang Melakukan Penilaian Assessor
Pihak yang melakukan penilaian atas kinerja Dewan Komisaris adalah The performance appraisal of Board of Commissioners is conducted
Pemegang Saham melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang by Shareholders through GMS mechanism. This appraisal is part
Saham (RUPS). Penilaian tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari part of Shareholders’ oversight function to ensure that the Board
fungsi pengawasan Pemegang Saham untuk memastikan bahwa of Commissioners has performed its duties and responsibilities
Dewan Komisaris telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya effectively, independently, and in alignment with Company’s interests
secara efektif, independen, serta selaras dengan kepentingan and applicable regulations. The results also serve as a basis for
Perseroan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang decisions regarding remuneration, tenure, and other strategic policies
berlaku. Hasil penilaian ini juga menjadi salah satu pertimbangan related to Board of Commissioners.
dalam pengambilan keputusan terkait penetapan remunerasi, masa
jabatan, maupun kebijakan strategis lainnya yang berkaitan dengan
Dewan Komisaris.
Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Results of Performance Appraisal of Board of
Commissioners
Untuk Tahun 2025, Dewan Komisaris telah menyusun rencana For 2025, Board of Commissioners has prepared an annual work
kerja tahunan Dewan Komisaris dengan memperhatikan tugas, plan, taking into account its duties, authorities, and obligations,
wewenang dan kewajiban Dewan Komisaris sesuai dengan peraturan in accordance with applicable laws and regulations. Throughout
dan perundang-undangan yang berlaku. Sepanjang tahun 2025, 2025, Board of Commissioners has used this annual work plan as
Dewan Komisaris telah menggunakan rencana kerja tahunan Dewan a guideline for each member of Board of Commissioners in carrying
Komisaris tersebut sebagai perdoman kerja bagi setiap anggota out their supervisory duties for the Company.
Dewan Komisaris dalam menjalankan tugas pengawasan Perseroan.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Dewan Komisaris memastikan untuk terus berperan aktif dalam Board of Commissioners ensures that the Board will continue to
memantau dan mengevaluasi kinerja Direksi dengan memberikan play an active role in monitoring and evaluating the performance of
arahan yang konstruktif untuk menjaga keberlanjutan dan Board of Directors by providing constructive guidance to maintain
keberhasilan operasional Perseroan. the sustainability and success of the Company’s operations.
Penilaian Kinerja Direksi Performance Appraisal of Board of Directors
Kinerja Direksi dan masing-masing anggota Direksi dievaluasi The performance of Board of Directors and each of its members
setiap tahun oleh Pemegang Saham melalui mekanisme Rapat is evaluated annually by Shareholders through General Meeting of
Umum Pemegang Saham (RUPS). Evaluasi tersebut dilakukan Shareholders (GMS) mechanism. The evaluation aims to assess
untuk menilai efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab the effectiveness of Board of Directors in carrying out its duties
Direksi dalam mengelola Perseroan, termasuk pencapaian kinerja and responsibilities in managing Company, including financial and
keuangan dan operasional, implementasi strategi perusahaan, operational performance achievements, implementation of corporate
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
serta kepatuhan terhadap prinsip Tata Kelola Perusahaan yang strategies, and compliance with Good Corporate Governance
Baik dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. principles and applicable laws and regulations. Evaluation results
Hasil evaluasi tersebut menjadi salah satu dasar pertimbangan serve as one of the bases for Shareholders in determining policies
Pemegang Saham dalam menetapkan kebijakan terkait remunerasi, related to remuneration, continuation of tenure, and other strategic
keberlanjutan masa jabatan, maupun keputusan strategis lainnya decisions concerning Board of Directors.
yang berkaitan dengan Direksi.
Page 401
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 401
Penilaian Kinerja Direksi oleh RUPS Performance Appraisal of Board of Directors by GMS
Secara umum, kinerja Direksi ditetapkan berdasarkan pencapaian In general, the performance of Board of Directors is determined
target yang tercantum dalam Rencana Kerja dan Anggaran based on achievement of targets set forth in Company’s Work
Perusahaan (RKAP), pelaksanaan tugas dan kewajiban sebagaimana Plan and Budget (RKAP), execution of duties and responsibilities
diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku dan as stipulated in applicable laws and regulations and Articles of
Anggaran Dasar Perseroan, serta amanat yang diberikan oleh Association, as well as mandates given by Shareholders. Formal
Pemegang Saham. Kriteria evaluasi formal disampaikan secara evaluation criteria are communicated transparently to Board of
terbuka kepada Direksi sejak pengangkatan, sehingga setiap anggota Directors upon their appointment, ensuring that each member clearly
Direksi memiliki pemahaman yang jelas mengenai indikator kinerja understands performance indicators to be achieved.
yang harus dicapai.
Hasil evaluasi kinerja Direksi, baik secara kolektif maupun individu, The results of performance evaluation of Board of Directors, both
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penetapan skema collectively and individually, form an integral part of determination of
kompensasi Direksi. Selain itu, hasil evaluasi kinerja masing-masing Board of Directors’ compensation scheme. Additionally, evaluation
anggota Direksi juga menjadi salah satu dasar pertimbangan results of each individual member serve as one of considerations
bagi Pemegang Saham dalam menetapkan keputusan terkait for Shareholders in deciding on dismissal and/or reappointment of
pemberhentian dan/atau pengangkatan kembali anggota Direksi respective Directors, as well as a means to continuously improve
yang bersangkutan, serta sebagai sarana peningkatan efektivitas effectiveness of Board of Directors’ performance.
kinerja Direksi secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, Direksi menyusun dan menyampaikan In practice, Board of Directors prepares and submits performance
laporan pencapaian kinerja masing-masing Direktorat kepada Dewan achievement reports for each Directorate to Board of Commissioners/
Komisaris/Dewan Pengawas secara tepat waktu, berdasarkan target Supervisory Board in a timely manner, based on targets set in
yang ditetapkan dalam Kontrak Manajemen yang tercantum dalam Management Contract as stipulated in the RKAP, as a form of
RKAP, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kinerja masing- accountability for each Director’s performance.
masing anggota Direksi.
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Direksi Procedure for Conducting Performance Appraisal of
Board of Directors
Kinerja Direksi dilaporkan kepada Pemegang Saham melalui The performance of Board of Directors is reported to Shareholders
mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan through General Meeting of Shareholders (GMS) mechanism by
mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Board Manual dan target referring to provisions set out in Board Manual and targets stipulated
yang tercantum dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan in the Company’s Work Plan and Budget (RKAP). The report includes
(RKAP). Laporan tersebut memuat pencapaian kinerja Perseroan overall performance achievements of the Company as well as the
secara keseluruhan maupun kinerja masing-masing Direktorat performance of each Directorate as a form of accountability of
sebagai bentuk pertanggungjawaban Direksi atas pelaksanaan tugas Board of Directors in managing and administering the Company
pengurusan dan pengelolaan Perseroan selama periode berjalan. during the reporting period.
Page 402
402
Kriteria Evaluasi Kinerja Direksi Performance Evaluation Criteria for Board of Directors
RUPS menetapkan kriteria kinerja Direksi maupun individu anggota The GMS determines performance criteria for both Board of Directors
Direksi. Kriteria evaluasi kinerja individu anggota Direksi antara lain and individual members. Evaluation criteria for individual Directors
meliputi: include:
1. Tingkat kehadiran dalam Rapat Direksi maupun Rapat Koordinasi 1. Attendance at Board of Directors meetings and coordination
Direksi dengan Komisaris; meetings with Board of Commissioners;
2. Kesiapannya dengan materi yang akan dibahas dalam rapat; 2. Preparedness regarding materials to be discussed in meetings;
3. Partisipasinya dalam pembahasan masalah maupun dalam 3. Participation in discussions and decision-making processes;
pengambilan keputusan;
4. Ketaatan terhadap Peraturan Perundang-undangan yang berlaku 4. Compliance with applicable laws and Company policies;
dan kebijakan perusahaan;
5. Pencapaian target yang tertuang dalam Kontrak Manajemen 5. Achievement of targets set in Management Contract within
pada RKAP; dan RKAP; and
6. Komitmennya terhadap keputusan bersama yang telah dibuat. 6. Commitment to jointly agreed decisions.
Pihak yang Melakukan Penilaian Assessor
Penilaian kinerja Direksi dilakukan oleh Dewan Komisaris serta RUPS. The performance appraisal of Board of Directors is conducted
Dasar penilaian kinerja mengacu kepada indikator kinerja kunci by Board of Commissioners and GMS. The appraisal is based on
(KPI). Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris Key Performance Indicators (KPI). The implementation of duties
dan Direksi serta pencapaian kinerja pada periode 2025 akan and responsibilities of both Board of Commissioners and Board
disampaikan dan dipertanggungjawabkan di dalam RUPS. of Directors, as well as performance achievements in 2025, will be
presented and accounted for at GMS.
Hasil Penilaian Kinerja Direksi Results of Performance Appraisal of Board of
Penilaian kinerja Direksi dilakukan secara berkelanjutan dan Directors
terintegrasi dengan mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham The performance appraisal of Board of Directors is conducted
(RUPS) sebagai bagian dari proses akuntabilitas kepada Pemegang continuously and integrated with GMS mechanism as part of
Saham. Melalui proses evaluasi tersebut, Pemegang Saham dapat accountability to Shareholders. Through this evaluation process,
menilai efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi Shareholders are able to assess the effectiveness of Board of
dalam mengelola Perseroan serta memastikan keselarasan antara Directors in managing Company and ensure alignment between
strategi yang dijalankan dengan tujuan jangka panjang Perseroan. implemented strategies and the Company’s long-term objectives.
Sepanjang tahun 2025, Direksi dinilai telah memberikan kontribusi Throughout 2025, Board of Directors is considered to have made
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
positif terhadap keberlangsungan bisnis Perseroan. Direksi berfokus positive contribution to the sustainability of the Company’s business.
pada penerapan pendekatan strategis yang terencana dan terarah Board of Directors is focused on implementing a structured and well-
melalui implementasi kebijakan yang telah ditetapkan, disertai directed strategic approach through the execution of established
dengan pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan atas setiap policies, accompanied by continuous monitoring and evaluation
langkah strategis yang diambil, guna memastikan tercapainya target of each strategic initiative, in order to ensure the achievement of
kinerja serta tujuan jangka panjang Perseroan secara berkelanjutan. performance targets and long-term objectives of the Company in
a sustainable manner.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 403
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 403
Organ Pendukung Dewan Komisaris
Supporting Organs of Board of Commissioners
Dalam rangka membantu Dewan komisaris dan sebagai penunjang In order to assist Board of Commissioners and to support its
tugas pengawasan, Dewan Komisaris membentuk organ pendukung supervisory duties, Board of Commissioners has established
dibawah Dewan Komisaris. Organ-organ pendukung ini dibentuk supporting organs under its authority. These supporting organs
dan bertanggung jawab dalam melakukan fungsi pengawasan dan are formed and are responsible for carrying out supervisory and
pembinaan Perseroan. advisory functions for Company.
Berpedoman pada Anggaran Dasar Perusahaan dan pedoman Based on the Company’s Articles of Association and internal
kerja Perseroan, Dewan Komisaris telah membentuk beberapa guidelines, Board of Commissioners has established several
organ antara lain: supporting organs, namely:
1. Sekretaris Dewan Komisaris; 1. Secretary of Board of Commissioners;
2. Komite Audit; 2. Audit Committee;
3. Komite Nominasi, Remunerasi dan GCG; 3. Nomination, Remuneration and GCG Committee;
4. Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi; serta 4. Risk Monitoring and Integrated Governance Committee.
Seluruh organ tersebut memiliki hubungan yang saling terkait All of these organs are interrelated and operate in accordance with
satu dengan lainnya dan bekerja berdasarkan prinsip tata kelola applicable principles of corporate governance.
Perusahaan yang berlaku.
Bagan Organ Pendukung Dewan Komisaris
Structure of Supporting Organs of Board of Commissioners
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Sekretaris Dewan Komisaris
Secretary of Board of Commissioners
Komite Nominasi, Komite Pemantau
Komite Audit Remunerasi, dan GCG Risiko dan Tatakelola
Audit Committee Nomination, Remuneration, Terintegrasi
and GCG Committee Integrated Risk and
Governance Committee
SEKRETARIS DEWAN KOMISARIS SECRETARY OF BOARD OF COMMISSIONERS
Sekretaris Dewan Komisaris berperan sebagai bagian penting The Secretary of Board of Commissioners plays a vital role
yang mendukung Dewan Komisaris dalam memastikan kelancaran in supporting the Board of Commissioners in ensuring smooth
administrasi serta efektifitas pelaksanaan tugas dan tanggung administration and effective implementation of the Board’s duties
jawabnya. Organ ini dibentuk untuk mengoptimalkan fungsi and responsibilities. This organ was established to optimize the
administrasi dalam proses pengambilan keputusan dan pengawasan administrative function in the decision-making and oversight
yang dijalankan oleh Dewan Komisaris. processes carried out by the Board of Commissioners.
Pedoman Kerja Sekretaris Dewan Komisaris Work Guidelines for Secretary of Board of Commissioners
1. Pedoman Tata Kerja Direksi dan Dewan Komisaris (Board 1. WEGE Board Manual for Board of Directors and Board of
Manual) WEGE; Commissioners;
2. Panduan Pelaksanaan Good Corporate Governance WEGE; dan 2. WEGE Code of Good Corporate Governance; and
3. Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Dewan Komisaris WEGE 3. WEGE Board of Commissioners Work Plan and Budget Plan
Tahun 2024. for 2024.
Page 404
404
Kriteria Sekretaris Dewan Komisaris Criteria for Secretary of Board of Commissioners
Sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara In accordance with Regulation of the Minister of State-Owned
Republik Indonesia, Nomor: PER-3/MBU/03/2023 tanggal 20 Maret Enterprises of the Republic of Indonesia, No.: PER-3/MBU/03/2023
2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik dated March 20, 2023, concerning the Organs and Human
Negara, Sekretaris Dewan Komisaris harus memenuhi persyaratan: Resources of State-Owned Enterprises, the Secretary of Board of
Commissioners must meet the following requirements:
1. Memahami sistem pengelolaan, pengawasan dan pembinaan 1. Understand the management, supervision, and development
BUMN; systems of State-Owned Enterprises;
2. Memiliki integritas yang baik; 2. Possess good integrity;
3. Memahami fungsi kesekretariatan; 3. Understand secretarial functions;
4. Memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dan berkoordinasi 4. Possess strong communication and coordination skills.
dengan baik.
Masa Jabatan Sekretaris Dewan Komisaris Term of Office of Secretary of Board of Commissioners
Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Badan Usaha In accordance with the provisions of the Regulation of the Minister
Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-3/MBU/03/2023 of State-Owned Enterprises of the Republic of Indonesia No. PER-
tanggal 20 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia 3/MBU/03/2023 dated March 20, 2023, concerning the Organs
Badan Usaha Milik Negara, menyatakan bahwa masa jabatan and Human Resources of State-Owned Enterprises, the term of
Sekretaris Dewan Komisaris ditetapkan oleh Dewan Komisaris office of Secretary of Board of Commissioners is determined by
untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun dan dapat diangkat kembali untuk the Board of Commissioners for a period of 3 (three) years and may
2 (dua) tahun pada periode yang sama, dengan tidak mengurangi be reappointed for another 2 (two) years, without prejudice to the
hak Dewan Komisaris untuk memberhentikannya sewaktu-waktu. Board of Commissioners’ right to dismiss the Secretary at any time.
Profil Sekretaris Dewan Komisaris Profile of Secretary of Board of Commissioners
Kewarganegaraan Indonesia
Citizenship
Apridio Rizak Usia
Age
33 tahun pada akhir tahun buku 2025 33 years old at the end of the 2025 fiscal
year
Karunia Riwayat Pendidikan S1 Akuntansi – Universitas Airlangga Bachelor’s Degree in Accounting –
Educational Airlangga University
Sekretaris Dewan Komisaris Background
Secretary of Board of
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Commissioners Pengalaman Kerja • Vice President of Finance Division PT • Bachelor’s Degree in Accounting –
Work Experience Wijaya Karya (Persero) Tbk (2024 – Airlangga University
saat ini | present) • Vice President of Finance Division,
• Senior Manager of Strategic Finance PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (2024
& Planning PT Wijaya Karya (Persero) – present)
Tbk (2023 – 2024) • Senior Manager of Strategic Finance
• Portfolio Manager PT Wijaya Karya & Planning, PT Wijaya Karya (Persero)
(Persero) Tbk (2022 – 2023) Tbk (2023 – 2024)
• Portfolio Coordinator PT Wijaya Karya • Portfolio Manager, PT Wijaya Karya
(Persero) Tbk (2021 – 2022) (Persero) Tbk (2022 – 2023)
• Finance Section Head PT Wijaya • Portfolio Coordinator, PT Wijaya
Karya (Persero) Tbk (2019 – 2021) Karya (Persero) Tbk (2021 – 2022)
• Finance Section Head, PT Wijaya
Karya (Persero) Tbk (2019 – 2021)
Dasar Hukum Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Decree of Board of Commissioners of PT
Pengangkatan Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk No.
Legal Basis for Nomor SK.02.01/A. KOM.03022/2023 SK.02.01/A. KOM.03022/2023
Appointment
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Dewan Duties and Responsibilities of Secretary of Board of
Komisaris Commissioners
Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Dewan Komisaris meliputi: The duties and responsibilities of Secretary of Board of
Commissioners include:
1. Sekretaris Dewan Komisaris bertugas melakukan kegiatan untuk 1. Secretary of Board of Commissioners is responsible for assisting
membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugasnya the Board of Commissioners in carrying out its duties, including:
berupa:
a. Menyiapkan rapat, termasuk bahan rapat (briefing sheet) a. Preparing meetings, including briefing sheets for Board of
Dewan Komisaris; Commissioners;
Page 405
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 405
b. Membuat risalah rapat Dewan Komisaris sesuai ketentuan b. Preparing minutes of Board of Commissioners meetings in
anggaran dasar Perusahaan; accordance with the provisions of the Company’s articles
of association;
c. Mengadministrasikan dokumen Dewan Komisaris baik surat c. Administering Board of Commissioners documents,
masuk, surat keluar, risalah rapat maupun dokumen lainnya; including incoming and outgoing letters, meeting minutes,
and other documents;
d. Menyusun rancangan rencana kerja dan anggaran Dewan d. Preparing drafts of Board of Commissioners’ work plans
Komisaris; and budgets;
e. Menyusun rancangan laporan-laporan Dewan Komisaris; e. Preparing drafts of Board of Commissioners’ reports; and
dan f. Carrying out other duties assigned by the Board of
f. Melaksanakan tugas lain dari Dewan Komisaris. Commissioners.
2. Selain melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas, 2. In addition to carrying out the duties referred to above, the
Sekretaris Dewan Komisaris selaku pimpinan Sekretariat Dewan Secretary to the Board of Commissioners, as the head of Board
Komisaris melakukan tugas lain berupa: of Commissioners Secretariat, performs other duties, including:
a. Memastikan bahwa Dewan Komisaris mematuhi peraturan a. Ensuring that Board of Commissioners complies with laws
perundang-undangan serta menerapkan prinsip tata Kelola and regulations and implements the principles of good
perusahaan yang baik; corporate governance;
b. Mengkoordinasikan anggota komite, jika diperlukan, dalam b. Coordinating committee members, if necessary, to facilitate
rangka memperlancar tugas Dewan Komisaris; dan Board of Commissioners’ duties; and
c. Sebagai penghubung (liaison officer) Dewan Komisaris c. Acting as a liaison officer between Board of Commissioners
dengan pihak lain. and other parties.
3. Dalam rangka tertib administrasi dan pelaksanaan tata Kelola 3. To ensure orderly administration and the implementation of good
perusahaan yang baik, Sekretaris Dewan Komisaris harus corporate governance, Secretary of Board of Commissioners
memastikan dokumen penyelenggaraan kegiatan tersimpan must ensure that documents regarding the implementation of
dengan baik di Perseroan. activities are properly stored within the Company.
Pengembangan Kompetensi Sekretaris Dewan Competency Development of Secretary to Board of
Komisaris Commissioners
Untuk mendukung efektivitas fungsi pengawasan oleh To support the effectiveness of the Board of Commissioners’
Dewan Komisaris, Perseroan memberikan perhatian terhadap supervisory function, the Company prioritizes the competency
pengembangan kompetensi Sekretaris Dewan Komisaris. Perseroan development of Secretary of Board of Commissioners. The Company
memfasilitasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang facilitates the improvement of knowledge and skills to support
mendukung kelancaran operasional serta memperkuat pelaksanaan smooth operations and strengthen the implementation of supervisory
tugas pengawasan. Dukungan ini bertujuan untuk memastikan duties. This support aims to ensure that the Secretary of Board of
Sekretaris Dewan Komisaris memiliki keahlian yang memadai dalam Commissioners possesses adequate expertise to optimally carry
menjalankan peran secara optimal. out his role.
Adapun program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang The training and competency development programs participated in
diikuti oleh Sekretaris Dewan Komisaris selama tahun 2024 adalah by Secretary of Board of Commissioners during 2024 are as follows:
sebagai berikut:
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi
Nama Jabatan Training and Competency Development
Name Position Nama Pelatihan Waktu Penyelenggara
Training Name Date Organizer
Apridio Rizak Sekretaris Dewan Komisaris Pelatihan Satria Pratama WIKA Satrian 3 - 5 Juni 2025
Karunia Secretary of Board of Satria Pratama Training June 3-5, 2025
Commissioners
Laporan Pelaksanaan Tugas Tahun 2025 2025 Duties Implementation Report
Sepanjang tahun 2025, Sekretaris Dewan Komisaris berperan aktif Throughout 2025, Secretary of Board of Commissioners played
dalam mendukung efektivitas pelaksanaan fungsi dan tanggung an active role in supporting effective implementation of Board of
jawab Dewan Komisaris, khususnya dalam memastikan kelancaran Commissioners’ functions and responsibilities, particularly in ensuring
proses pengawasan serta tercapainya tujuan strategis yang telah the smooth running of supervisory process and the achievement of
ditetapkan. Peran tersebut dilaksanakan melalui penyediaan established strategic objectives. This role was carried out through
dukungan administratif, koordinasi komunikasi antarorgan Perseroan, providing administrative support, coordinating communication
serta pengelolaan dokumentasi dan informasi yang diperlukan Dewan between Corporate organs, and managing the documentation and
Komisaris dalam menjalankan tugasnya. information required by Board of Commissioners in carrying out
its duties.
Page 406
406
Dalam pelaksanaannya, Sekretaris Dewan Komisaris melaksanakan In carrying out its duties, Secretary of Board of Commissioners
berbagai aktivitas yang dikelompokkan ke dalam dua kategori utama, carried out various activities grouped into two main categories:
yaitu kegiatan rutin dan kegiatan nonrutin. Kegiatan rutin mencakup routine activities and non-routine activities. Routine activities include
dukungan administratif dan operasional yang dilaksanakan secara administrative and operational support carried out periodically,
berkala, sementara kegiatan nonrutin meliputi aktivitas yang bersifat while non-routine activities include incidental or strategic activities
insidental atau strategis sesuai dengan kebutuhan Dewan Komisaris. according to the needs of Board of Commissioners. The following
Berikut adalah penjabaran lebih lanjut mengenai masing-masing is a further explanation of each of these activities:
kegiatan tersebut:
1. Kegiatan Rutin Sekretaris Dewan Komisaris meliputi: 1. Routine Activities of Secretary of Board of Commissioners
include:
a. Kegiatan Rapat Dewan Komisaris: a. Board of Commissioners Meeting Activities:
• Penyiapan Risalah Rapat Internal Dewan Komisaris; • Preparation of Minutes of Internal Board of
Commissioners Meetings;
• Penyiapan Risalah Rapat Dewan Komisaris yang • Preparation of Minutes of Board of Commissioners
Menyertakan Direksi. Meetings Including Board of Directors.
b. Kegiatan Penyiapan dan Dukungan Kegiatan Dewan b. Activities for Preparing and Supporting the Activities of
Komisaris dan Komite Dewan Komisaris: Board of Commissioners and Board of Commissioners
Committees:
• Penyiapan Bahan Rapat Dewan Komisaris dan Komite • Preparation of Meeting Materials for Board of
Dewan Komisaris; Commissioners and Board of Commissioners
Committees;
• Penyiapan Dukungan Kegiatan Perjalanan Dinas Dewan • Preparation of Support for Official Travel Activities for
Komisaris dan Komite Dewan Komisaris; Board of Commissioners and Board of Commissioners
Committees;
• Penyiapan Dukungan Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan • Preparation of Support for Education and Training
Dewan Komisaris serta Komite Dewan Komisaris; Activities for Board of Commissioners and Board of
Commissioners Committees;
• Penyiapan Konsep Dokumen Persuratan untuk • Preparation of Draft Documents for Correspondence
Kebutuhan Dewan Komisaris dan/atau Organ for the Needs of Board of Commissioners and/or
Pendukung Dewan Komisaris; Supporting Organs of Board of Commissioners;
• Administrasi Surat Masuk dan Surat Keluar Dewan • Administration of Incoming and Outgoing Mail for Board
Komisaris; of Commissioners;
• dan lain-lain. • and others.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
2. Kegiatan Penyiapan dan Dukungan Kegiatan Dewan Komisaris 2. Activities for Preparing and Supporting the Activities of Board
dan Komite Dewan Komisaris: of Commissioners and Board of Commissioners Committees:
a. Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan serta kegiatan lainnya a. Education and Training Activities and other activities
yang diberikan sesuai arahan dan kebutuhan Dewan provided according to the direction and needs of Board
Komisaris; of Commissioners;
b. Penyusunan Konsep Standard Operating Procedure (SOP) b. Preparation of Draft Standard Operating Procedures (SOPs)
atas kegiatan yang dilakukan di lingkungan Dewan Komisaris for activities carried out within Board of Commissioners and
dan Organ Pendukungnya. its Supporting Organs.
Evaluasi dan Penilaian Kinerja Sekretaris Dewan Performance Evaluation and Assessment of
Komisaris oleh Dewan Komisaris Secretary to Board of Commissioners by the Board of
Commissioners
Dewan Komisaris secara berkala melakukan evaluasi terhadap The Board of Commissioners periodically evaluates the performance
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
kinerja Sekretaris Dewan Komisaris untuk memastikan bahwa fungsi of Secretary of Board of Commissioners to ensure that the secretarial
kesekretariatan berjalan secara efektif serta mampu mendukung function is running effectively and is able to optimally support the
pelaksanaan tugas pengawasan Dewan Komisaris secara optimal. implementation of Board of Commissioners’ supervisory duties.
Evaluasi ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas This evaluation is also part of the efforts to improve the quality of
tata kelola dan efektivitas dukungan administratif kepada Dewan governance and the effectiveness of administrative support to the
Komisaris. Board of Commissioners.
Penilaian kinerja Sekretaris Dewan Komisaris dilakukan langsung The performance assessment of Secretary of Board of Commissioners
oleh Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan kesesuaian is conducted directly by the Board of Commissioners, taking into
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang diemban, antara account the appropriateness of the implementation of assigned
lain meliputi: duties and responsibilities, including:
Page 407
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 407
1. Menjalankan tugas-tugas administrasi dan kesekretariatan yang 1. Carrying out administrative and secretarial duties related to all
berkaitan dengan seluruh kegiatan Dewan Komisaris; activities of Board of Commissioners;
2. Menghadiri seluruh Rapat Dewan Komisaris, baik rapat internal 2. Attending all Board of Commissioners meetings, including
Dewan Komisaris, Rapat Koordinasi Dewan Komisaris dengan internal Board of Commissioners meetings, Coordination
Direksi, maupun rapat khusus Dewan Komisaris, baik secara Meetings between Board of Commissioners and Board of
langsung maupun melalui pejabat lain yang ditunjuk sebagai Directors, and special Board of Commissioners meetings,
notulis, kecuali rapat khusus yang hanya dihadiri oleh Dewan either directly or through another official appointed as a note-
Komisaris dan/atau Direksi; taker, except for special meetings attended only by Board of
Commissioners and/or Board of Directors;
3. Bertanggung jawab atas pendistribusian informasi yang 3. Responsible for distributing information related to the meeting
terkait dengan agenda rapat, serta bertanggung jawab atas agenda, as well as for the preparation, administration, and
penyusunan, pengadministrasian, dan pendistribusian Risalah distribution of the Minutes of Board of Commissioners Meetings;
Rapat Dewan Komisaris;
4. Merencanakan pelaksanaan teknis program pengenalan dan 4. Plan the technical implementation of the induction and
pelatihan bagi anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat training program for newly appointed members of the Board
bersama dengan Corporate Secretary. of Commissioners, together with the Corporate Secretary.
Berdasarkan 4 (empat) hal di atas, kinerja Sekretaris Dewan Komisaris Based on the 4 (four) points above, the performance of Secretary
telah sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya, serta mencapai of Board of Commissioners has been in accordance with his duties
target yang telah direncanakan pada Rencana Kegiatan tahun 2025. and responsibilities, and has achieved the targets planned in the
2025 Activity Plan.
Berikut hasil kinerja yang telah dilakukan Sekretaris Dewan Komisaris The following are the performance results of Secretary of Board of
di tahun 2025: Commissioners in 2025:
1. Melakukan penyelenggaraan Rapat Internal Dewan Komisaris 1. Conducted Internal Board of Commissioners Meetings 12 times;
sebanyak 12 kali;
2. Melakukan penyelenggaraan Rapat Dewan Komisaris yang 2. Conducted Board of Commissioners Meetings involving Board
menyertakan Direksi sebanyak 12 kali; of Directors 12 times;
3. Melakukan tugas-tugas administrasi dan kesekretariatan yang 3. Performed administrative and secretarial duties related to all
berkaitan dengan seluruh kegiatan Dewan Komisaris sepanjang Board of Commissioners activities throughout 2025.
tahun 2025.
KOMITE AUDIT AUDIT COMMITTEE
Pedoman Kerja Komite Audit Audit Committee Work Guidelines
Komite Audit Perseroan telah memiliki Pedoman Kerja atau The Company’s Audit Committee has a Work Guideline or Audit
Piagam Komite Audit yang diperbarui dan disahkan terakhir Committee Charter, which was updated and last ratified on November
pada 13 November 2023 berdasarkan Keputusan Direksi Nomor 13, 2023, based on Board of Directors Decree No. SK.02.01/A.
SK.02.01/A.KOM. WG.07670/2023. Pedoman ini disusun secara KOM.WG.07670/2023. This guideline was developed in harmony
selaras dan sinergis dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. and synergy with Financial Services Authority Regulation No. 55/
55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan POJK.04/2015 concerning the Establishment and Guidelines for
Kerja Komite Audit, serta Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Work Implementation of Audit Committees, as well as Regulation
Negara (BUMN) Nomor PER-3/MBU/03/2023 yang ditetapkan pada of the Minister of State-Owned Enterprises (SOE) No. PER-3/
20 Maret 2023 mengenai Organ dan Sumber Daya Manusia di BUMN. MBU/03/2023, issued on March 20, 2023, concerning Organs and
Human Resources in SOE.
Dalam menjalankan tugasnya, Komite Audit Perseroan juga In carrying out its duties, the Company’s Audit Committee is also
berpedoman pada Board Manual, yang telah diperbarui dan disahkan guided by the Board Manual, which was updated and last ratified
terakhir pada 11 September 2023. Pedoman ini memberikan landasan on September 11, 2023. This guideline provides an operational
operasional yang sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang foundation in accordance with the principles of good corporate
baik (Good Corporate Governance). governance.
Jumlah, Komposisi, dan Susunan Komite Audit Number, Composition, and Structure of Audit
Committee
Pada tahun 2025, Komite Audit Perseroan terdiri dari sejumlah In 2025, the Company’s Audit Committee comprised a number of
anggota yang dipilih berdasarkan kualifikasi, keahlian, dan members selected based on their qualifications, expertise, and
pengalaman yang relevan di bidang keuangan dan audit. Komposisi relevant experience in finance and auditing. The composition and
dan susunan anggota Komite Audit disusun secara cermat untuk structure of Audit Committee were carefully designed to support the
mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap laporan implementation of its oversight function regarding financial reporting,
Page 408
408
keuangan, kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, serta compliance with applicable regulations, and the effectiveness of
efektivitas sistem pengendalian internal Perseroan. Hal ini dilakukan the Company’s internal control system. This is in line with the
sejalan dengan penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik implementation of the principles of Good Corporate Governance,
yang menjadi landasan operasional Perseroan. which underpin the Company’s operations.
Komite Audit dibentuk dengan memperhatikan keberagaman The Audit Committee was formed with a diversity of expertise
keahlian di berbagai bidang, termasuk akuntansi, audit, dan tata in various fields, including accounting, auditing, and corporate
kelola perusahaan, guna memastikan bahwa pengawasan terhadap governance, to ensure that oversight of financial reporting, internal
pelaporan keuangan, audit internal, dan audit eksternal dilaksanakan audit, and external audit is carried out independently and objectively.
secara independen dan objektif. Penunjukan anggota Komite The appointment of Audit Committee members was made through a
Audit dilakukan melalui proses seleksi yang transparan dengan transparent selection process, taking into account the competencies,
mempertimbangkan kompetensi, integritas, serta kontribusi strategis integrity, and strategic contributions of each member.
yang dapat diberikan oleh masing-masing anggota.
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Wijaya Karya Based on the Decree of Board of Commissioners of PT Wijaya
Bangunan Gedung Nomor: SK.02.01/A.KOM.WG.07815/2024 Karya Bangunan Gedung No.: SK.02.01/A.KOM.WG.07815/2024
tentang Penetapan Organ Komite Audit PT Wijaya Karya Bangunan concerning the Determination of Audit Committee Organ of PT Wijaya
Gedung Tbk tanggal 11 Juni 2024, susunan dan komposisi Komite Karya Bangunan Gedung Tbk dated June 11, 2024, the composition
Audit adalah sebagai berikut: and structure of Audit Committee are as follows:
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode dan Masa Jabatan
Name Position Remarks Expertise Period and Term of Office
Taufan Ketua merangkap Komisaris Independen • Risk Management 11 Juni s.d 31 Desember 2024
Gestoro anggota • Strategic Intelligence and Security
Chairman and member Independent • Risk Assessment and Mitigation June 11 to December 31, 2024
Commissioner • Conflict Resolution
Suli Fatimah Anggota Komisaris • Psikologi 11 Juni s.d 31 Desember 2024
• SDM
Member Commissioner • Psychology June 11 to December 31, 2024
• Human Resources
Diah Anggota Pihak Independen • Akuntansi 11 Juni s.d 31 Desember 2024
Sulistiorini • Manajemen Risiko
• Audit
Member Independent Party • Accounting June 11 to December 31, 2024
• Risk Management
• Audit
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Mohamad Anggota Internal Perusahaan • SDM 11 Juni s.d 31 Desember 2024
Fadila • Pengembangan Organisasi
Member Internal Company • Human Resources June 11 to December 31, 2024
• Organizational Development
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 409
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 409
Profil Komite Audit Profile of Audit Committee
Joseph Prajogo
Ketua merangkap Anggota Komite Audit
Chairman and Member of Audit Committee
Dasar Hukum Pengangkatan Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Nomor: SK.02.01/A.
KOM.WG.07815/2024 tentang Penetapan Organ Komite Audit PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
tanggal 11 Juni 2024.
Legal Basis for Appointment Based on the Decree of Board of Commissioners of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung No.: SK.02.01/A.
KOM.WG.07815/2024 concerning the Establishment of Audit Committee Organ of PT Wijaya Karya
Bangunan Gedung Tbk dated June 11, 2024.
Dalam pelaksanaan tugas Komite Audit, beliau ditunjuk sebagai Ketua yang merangkap sebagai Anggota Komite Audit. Adapun profil beliau dapat
dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Dewan Komisaris di dalam Laporan Tahunan ini.
In carrying out the duties of Audit Committee, appointed as Chairman and also serves as a Member of Audit Committee. Profile can be found in the
Company Profile chapter within the Board of Commissioners Profile section of this Annual Report.
Taufan Gestoro
Anggota Komite Audit
Chairman and Member of Audit Committee
Dasar Hukum Pengangkatan Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Nomor: SK.02.01/A.
KOM.WG.07815/2024 tentang Penetapan Organ Komite Audit PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
tanggal 11 Juni 2024.
Legal Basis for Appointment Based on the Decree of Board of Commissioners of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung No.: SK.02.01/A.
KOM.WG.07815/2024 concerning the Establishment of Audit Committee Organ of PT Wijaya Karya
Bangunan Gedung Tbk dated June 11, 2024.
Dalam pelaksanaan tugas Komite Audit, beliau memiliki peran sebagai Anggota Komite Audit. Adapun profil beliau dapat dilihat pada Bab Profil
Perusahaan di bagian Profil Dewan Komisaris di dalam Laporan Tahunan ini.
In carrying out the duties of Audit Committee, serves as a Member of Audit Committee. Profile can be found in the Company Profile chapter within the
Board of Commissioners Profile section of this Annual Report.
Kewarganegaraan Indonesia
Citizenship
Darawati Usia
Age
60 tahun pada akhir tahun buku 2025 60 years old by the end of fiscal year 2025
Anggota Komite Audit Riwayat Pendidikan Sarjana Teknik Sipil dari Politeknik Bachelor of Civil Engineering from the
Audit Committee Member Educational Universitas Indonesia, Depok Polytechnic of the University of Indonesia,
Background Depok
Periode Jabatan pertama Masa Sertifikasi Profesi Certified Risk Governance Professional
Jabatan Januari – Desember 2025 Professional (CRGP)
First Term of Office for the Period of Certification
January to December 2025
Pengalaman Kerja • Manajer Komersial Operasi DBG • Commercial Operations Manager,
Work Experience WIKA (2007) DBG WIKA (2007)
• Kepala Bagian Komersial WEGE • Head of Commercial Division, WEGE
(2011) (2011)
• Manajer Bidang Komersial Risiko • Commercial Risk Manager, Region I,
Wilayah I WEGE (2014) WEGE (2014)
• Manajer Biro Evaluasi Hasil Usaha • Manager of Business Outcome
(2016) Evaluation Bureau (2016)
Dasar Hukum Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Based on the Decree of Board of
Pengangkatan Komisaris PT Wijaya Karya Bangunan Commissioners of PT Wijaya Karya
Legal Basis for Gedung Nomor : SK.02.01/A.KOM. Bangunan Gedung No.: SK.02.01/A.
Appointment WG.07815/2024 tentang Penetapan Organ KOM.WG.07815/2024 concerning the
Komite Audit PT Wijaya Karya Bangunan Establishment of Audit Committee of PT
Gedung Tbk tanggal 11 Juni 2024. Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
dated June 11, 2024.
Rangkap Jabatan Saat ini Komite Audit tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan lain
Concurrent Positions Currently the Audit Committee does not hold concurrent positions in other companies.
Pernyataan Independensi Komite Audit Independence Statement of Audit Committee
Seluruh Anggota Komite Audit yang berasal dari pihak independen All members of Audit Committee, who are independent parties, have
tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan no financial, management, share ownership, or family relationships
saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, with the Board of Commissioners, Board of Directors, and/or
Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan Controlling Shareholders, or any relationship with the Company
dengan Perseroan, yang dapat mempengaruhi kemampuannya that could affect their ability to act independently.
bertindak independen.
Page 410
410
Aspek Independensi Joseph Taufan
Darawati
Independence Aspect Prajogo Gestoro
Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris dan Direksi √ √ √
Does not have any financial relationship with Board of Commissioners or Board of Directors
Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak perusahaan, maupun √ √ √
perusahaan afiliasi
Does not hold any management position in the Company, its subsidiaries, or affiliated
companies
Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau sesama √ √ √
anggota Komite Audit
Does not have any familial relationship with Board of Commissioners, Board of Directors,
and/or fellow members of Audit Committee
Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat dan pemerintah √ √ √
Does not serve as a political party official or as a government official
Rapat Komite Audit Audit Committee Meetings
Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite Policy and Frequency of Audit Committee Meeting
audit dan tingkat kehadiran anggota komite audit and Attendance of Audit Committee Members in the
dalam rapat Meetings
Pada tahun 2025, Komite Audit Perseroan telah menyelenggarakan In 2025, the Company’s Audit Committee held a total of 30 meetings.
rapat sebanyak 30 kali. Setiap rapat membahas berbagai agenda Each meeting discussed various strategic agenda items, including
strategis, termasuk evaluasi laporan keuangan, pengawasan atas financial statement evaluation, oversight of internal and external
pelaksanaan audit internal dan eksternal, serta peninjauan atas audits, and review of compliance with applicable regulations and
kepatuhan terhadap peraturan dan kebijakan yang berlaku. Tingkat policies. Member attendance at each meeting was as follows:
kehadiran anggota dalam setiap rapat adalah sebagai berikut:
Kehadiran
Tanggal Rapat Agenda Rapat Attendance
No.
Meeting Date Meeting Agenda Joseph Taufan
Darawati
Prajogo Gestoro
1 23 Januari 2025 Pembahasan Kinerja Hasil Usaha Perseroan s.d. √ √ √
January 23, 2025 Desember 2024 dan Perkembangan Proses Audit
Keuangan Tahun Buku 2024
Discussion of the Company’s Business Results
and Performance as of 2024 and the Progress of
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Financial Audit Process for 2024 Fiscal Year
2 31 Januari 2025 Pembahasan Progress Audit External KAP RSM √ √ √
January 31, 2025 atas Laporan Keuangan Konsolidasian PT Wika
Gedung Tbk Tahun Buku s.d. Desember 2024
Discussion of the Progress of External Audit by KAP
RSM on the Consolidated Financial Statements
of PT Wika Gedung Tbk for the Fiscal Year as of
December 2024
3 5 Februari 2025 1. Tindak Anjut Hasil Rapat Dekom yang √ √ √
February 5, 2025 Menyertakan Direksi Sebelumnya.
2. Bagaimana Kesiapan WEGE untuk Menuju
Single System Pembukuan.
3. Perkembangan Proses Audit Tahun Buku 2024
oleh KAP RSM
4. Pembahasan Berkala Fungsi Perseroan
1. Follow-up to the Results of Previous Board of
Commissioners Meeting Including Board of
Directors.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
2. WEGE’s Readiness for Moving Toward a Single
Accounting System.
3. Progress of the Audit Process for 2024 Fiscal
Year by KAP RSM
4. Periodic Discussion of the Company’s
Functions
4 24 Februari 2025 1. Pembahasan Kinerja Hasil Usaha dan √ √ √
February 24, 2025 Keuangan Perseroan s.d. Januari 2025
2. Pembahasan Usulan Perubahan Organisasi
3. Review Pengendalian Intern Tata Kelola Divisi
Pemasaran.
1. Discussion of the Company’s Business Results
and Financial Performance as of January 2025
2. Discussion of Proposed Organizational
Changes
3. Review of Internal Control Governance of
Marketing Division.
Page 411
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 411
Kehadiran
Tanggal Rapat Agenda Rapat Attendance
No.
Meeting Date Meeting Agenda Joseph Taufan
Darawati
Prajogo Gestoro
5 4 Maret 2025 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dekom yang √ √ √
March 4, 2025 Menyertakan Direksi Sebelumnya.
2. Pembahasan dan Masukan Dewan Komisaris
atas Hasil Usaha dan Keuangan s.d. Bulan
Januari 2025.
3. Pembahasan Risiko Strategis Perusahaan
Menghadapi Pengurangan Anggaran
Kementerian.
4. Kinerja Divisi Pemasaran
1. Follow-up to the Results of Previous Board of
Commissioners Meeting Involving Board of
Directors.
2. Discussion and Input from Board of
Commissioners on Business and Financial
Results as of January 2025.
3. Discussion of the Company’s Strategic Risks
Facing Ministry Budget Reductions.
4. Marketing Division Performance
6. 10 April 2025 1. Pembahasan Kinerja Hasil Usaha dan √ √ √
April 10, 2025 Keuangan Perseroan s.d. Februari 2025
2. Review Pengendalian Intern Tata Kelola Divisi
QSHE dan SCM
1. Discussion of the Company’s Business and
Financial Results as of February 2025.
2. Review of Internal Control Governance of
QSHE and SCM Divisions.
7. 22 April 2025 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dekom yang √ √ √
April 22, 2025 Menyertakan Direksi Sebelumnya.
2. Pembahasan dan Masukan Dewan Komisaris
atas Hasil Usaha dan Keuangan s.d. Bulan
Februari 2025.
3. Stress Test Hasil Usaha 2025.
4. Perkembangan Pasar Konstruksi dan Issue
Global
5. Proyeksi Cash Flow 2025 dan Aging Piutang.
6. Perkembangan Piutang dalam Proses Litigasi
1. Follow-up to the Results of Previous Board of
Commissioners Meeting Involving Board of
Directors.
2. Discussion and Input from Board of
Commissioners on Business and Financial
Results as of February 2025.
3. Stress Test of 2025 Business Results.
4. Construction Market Developments and Global
Issues
5. 2025 Cash Flow Projections and Receivables
Aging.
6. Development of Receivables in the Litigation
Process
8. 30 April 2025 1. Pembahasan Kinerja Hasil Usaha dan √ √ √
April 30, 2025 Keuangan Perseroan s.d. Maret 2025.
2. Pembahasan Manajemen Risiko s.d. Maret
2025
1. Discussion of the Company’s Business and
Financial Results until March 2025.
2. Discussion of Risk Management until March
2025.
Page 412
412
Kehadiran
Tanggal Rapat Agenda Rapat Attendance
No.
Meeting Date Meeting Agenda Joseph Taufan
Darawati
Prajogo Gestoro
9. 16 Mei 2025 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dekom yang √ √ √
May 16, 2025 Menyertakan Direksi Sebelumnya.
2. Pembahasan dan Masukan Dewan Komisaris
atas Hasil Usaha dan Keuangan s.d. Bulan
Maret 2025.
3. Pembahasan Fungsi Divisi Manrisk
4. Review Target Omzet Kontrak 2025
5. Strategi Pencairan Piutang
6. Strategi Menyikapi Vendor dan Meningkatkan
Altman Z-Score
1. Follow-up to the Results of Previous Board of
Commissioners Meeting Including Board of
Directors.
2. Discussion and Input from Board of
Commissioners on Business and Financial
Results until March 2025. March 2025.
3. Discussion of the Risk Management Division’s
Function
4. Review of 2025 Contract Revenue Targets
5. Accounts Receivable Disbursement Strategy
6. Strategy for Dealing with Vendors and
Improving the Altman Z-Score
10. 20 Mei 2025 1. Pembahasan Progress Audit SPI hingga Bulan √ √ √
May 20, 2025 April-Mei 2025, Proyek:
2. Pembangunan Stadion Suralaya Lamongan
3. Pembangunan Gedung Fasilitas Biofarma
Bandung
4. PT Wika Pracetak Gedung
5. Revitalisasi Gedung BNI (Proyek WPG)
6. Precast Struktur Rusun Paspamres (Proyek
WPG)
7. Mandiri Matraman (WPG)
1. Discussion of SPI Audit Progress until April-
May 2025, Projects:
2. Construction of Suralaya Stadium in Lamongan
3. Construction of Biofarma Facility Building in
Bandung
4. PT Wika Pracetak Gedung
5. Revitalization of BNI Building (WPG Project)
6. Precast Structure for Paspamres Apartment
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
(WPG Project)
7. Mandiri Matraman (WPG)
11. 28 Mei 2025 1. Pembahasan Kinerja Hasil Usaha dan √ √ √
May 28, 2025 Keuangan s.d. April 2025.
2. Piutang dan PDPK dengan Umur Aging >1
tahun
3. Review Pengendalian Intern Divisi IT Dan SPI
1. Discussion of Business and Financial
Performance as of April 2025.
2. Accounts Receivable and PDPK with Aging
Age >1 Year
3. Review of Internal Controls of IT Division and
SPI
12. 13 Juni 2025 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dekom yang √ √ √
June 13, 2025 Menyertakan Direksi Sebelumnya.
2. Pembahasan Hasil Temuan Joint Internal Audit
Wika Beton dan Wika Gedung.
3. Penjelasan Kenaikan PDPK, BDD, dan Piutang
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Lain Lain.
4. Proyeksi Pencairan Piutang 2025 dan Update
Proyeksi Cash Flow
5. Paparan Divisi Manrisk
6. Mitigasi dan Punishment Terkait Penurunan
Laba Proyek
7. Pembahasan Divisi IT
1. Follow-up to the Results of Previous Board of
Commissioners Meeting Including Board of
Directors.
2. Discussion of the Findings of Joint Internal
Audit of Wika Beton and Wika Gedung.
3. Explanation of the Increase in PDPK, BDD, and
Other Receivables.
4. Projected 2025 Receivables Disbursement and
Updated Cash Flow Projections
5. Presentation from Risk Management Division
6. Mitigation and Punishment Related to Declining
Project Profits
7. Discussion of IT Division
Page 413
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 413
Kehadiran
Tanggal Rapat Agenda Rapat Attendance
No.
Meeting Date Meeting Agenda Joseph Taufan
Darawati
Prajogo Gestoro
13. 25 Juni 2025 1. Pembahasan Kinerja Hasil Usaha dan √ √ √
June 25, 2025 Keuangan s.d. Mei 2025.
2. Perolehan Omzet Kerja Baru Belum
Optimal, Divisi Pemasaran Memaparkan Exit
Strateginya.
3. Review Pengendalian Intern
1. Discussion of Business and Financial
Performance as of May 2025.
2. New Business Revenue Not Yet Optimal, the
Marketing Division Presents its Exit Strategy.
3. Review of Internal Controls
14. 3 Juli 2025 1. Pembahasan Progress Audit SPI Hingga Bulan √ √ √
July 3, 2025 Juni 2025, Proyek :
2. Rehabilitasi & Renovasi Stadion Medan
3. Modern Office MSP Koperbi Jkt
4. Gdg Kantor Bank Mandiri Gresik
5. Hotel Ombilin Heritage
1. Discussion of SPI Audit Progress Until June
2025, Projects:
2. Rehabilitation & Renovation of Medan Stadium
3. Modern Office of MSP Koperbi Jakarta
4. Bank Mandiri Office Building in Gresik
5. Ombilin Heritage Hotele
15. 9 Juli 2025 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dekom yang √ √ √
July 9, 2025 Menyertakan Direksi Sebelumnya.
2. Exit Strategy Perusahaan Untuk Perolehan
Omzet Kerja Baru
3. Penjelasan Laba Bersih Setelah Pajak
4. Prognosa Laba Usaha Bulan Juni, September,
dan Desember 2025
5. Update Tim Legal Atas Penanganan Piutang
Bermasalah Aging >12 Bln
6. Update Divisi Pemasaran
1. Follow-up to the Results of Previous Board of
Commissioners Meeting Including Board of
Directors.
2. Exit Strategy of the Company for Acquiring
New Business Revenue
3. Explanation of Net Profit After Tax
4. Operating Profit Forecast for June, September,
and December 2025
5. Legal Team Update on Handling of Non-
Performance Receivables Aging >12 Months
6. Marketing Division Update
16. 25 Juli 2025 1. Pembahasan Kinerja Hasil Usaha dan √ √ √
July 25, 2025 Keuangan s.d. Juni 2025.
2. Dominasi Nilai PDPK pada Piutang.
3. Analisis Cash In vs Cash Out
4. Review Pengendalian Intern Divisi Operasi.
1. Discussion of Business and Financial
Performance Results until June 2025.
2. Dominance of PDPK Value in Receivables.
3. Cash In vs. Cash Out Analysis
4. Review of Internal Control in Operations
Division.
17. 30 Juli 2025 1. Pembahasan Progress Audit SPI Hingga Bulan √ √ √
July 30, 2025 Juli 2025, Proyek:
a. WING 1 – IKN
b. BI Kerawang
c. BI Nuansa Cilangkap
d. Pabrik Modular
1. Discussion of SPI Audit Progress Until July
2025, Projects:
a. WING 1 – IKN
b. BI Kerawang
c. BI Nuansa Cilangkap
d. Modular Factory
Page 414
414
Kehadiran
Tanggal Rapat Agenda Rapat Attendance
No.
Meeting Date Meeting Agenda Joseph Taufan
Darawati
Prajogo Gestoro
18. 5 Agustus 2025 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dekom yang √ √ √
August 5, 2025 Menyertakan Direksi Sebelumnya.
2. Penjelasan Rincian PDPK dengan Agingnya
Serta Strategi dalam Mengelola Penumpunkan
PDPK
3. Penjelasan Locking PDPK
4. Highlight Kinerja Keuangan
5. Paparan Proyek Cash In<Cash Out
6. Risiko Shortfall Cashflow
7. Paparan Divisi Legal dan Adkon
1. Follow-up to the Results of Board of
Commissioners Meeting Involving Board of
Directors.
2. Explanation of PDPK Details with Aging and
Strategies for Managing PDPK Accumulation
3. Explanation of PDPK Locking
4. Financial Performance Highlights
5. Cash In < Cash Out Project Presentation
6. Cash Flow Shortfall Risk
7. Legal and Adkon Division Presentation
19. 12 Agustus 2025 Kick Off Meeting Audit KAP oleh RSM atas Laporan √ √ √
August 12, 2025 Keuangan Perusahaan s.d. Bulan Juni 2025
KAP Audit Kick-Off Meeting by RSM for the
Company’s Financial Statements until June 2025
20. 26 Agustus 2025 1. Pembahasan Kinerja Hasil Usaha dan √ √ √
August 26, 2025 Keuangan s.d. Juli 2025.
2. Review Pengendalian Intern Divisi Risk
Manajemen
1. Discussion of Business and Financial
Performance Results until July 2025.
2. Internal Control Review of Risk Management
Division
21. 4 September 2025 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dekom yang √ √ √
September 4, 2025 Menyertakan Direksi Sebelumnya.
2. Kerugian atas Beban Masa Lalu Set Off Utang
Vendor dengan Aset.
3. Bagaimana Tingkat Kedisiplinan dan
Keakuratan Pelaporan Keuangan dan
Komersial dari Unit Kerja.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
4. Performa Review Per Divisi Operasi.
5. Update Saldo Piutang dan Statusnya s.d. Juli
2025.
1. Follow-up to the Results of Board of
Commissioners Meeting Involving Board of
Directors.
2. Losses on Past Expenses Set Off Vendor
Liabilities with Assets.
3. The Level of Discipline and Accuracy of
Financial and Commercial Reporting of Work
Unit.
4. Performance Review per Operational Division.
5. Update of Accounts Receivable Balances and
Status as of July 2025.
22. 18 September 2025 1. Pembahasan Progress Audit SPI Hingga Bulan √ √ √
September 18, 2025 Agustus 2025, Atas Pemeriksaan:
2. Divisi Operasi
3. Divisi Operasi Modular
4. Divisi Operasi dan Konsesi
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
5. Divisi Risiko Manajemen
1. Discussion of Internal Audit Progress Until
August 2025, Regarding the Audit of:
2. Operations Division
3. Modular Operations Division
4. Operations and Concession Division
5. Risk Management Division
23. 26 September 2025 1. Pembahasan Kinerja Hasil Usaha dan √ √ √
September 26, 2025 Keuangan s.d. Agustus 2025.
2. Review Pengendalian Intern Divisi Operasi
Modular dan Divisi Operasi Konsesi
1. Discussion of Business and Financial Results
Performance until August 2025.
2. Internal Control Review of Modular Operations
Division and Concession Operations Division
Page 415
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 415
Kehadiran
Tanggal Rapat Agenda Rapat Attendance
No.
Meeting Date Meeting Agenda Joseph Taufan
Darawati
Prajogo Gestoro
24. 7 Oktober 2025 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dekom yang √ √ √
October 7, 2025 Menyertakan Direksi Sebelumnya.
2. Paparan Prognosa Desember 2025
3. Paparan RKAP 2026
4. Strategi dan Program Detail Perolehan Omzet
Kerja Baru 2025.
5. Lesson Learn dan Gap atas Perolehan Omzet
Kerja Baru.
1. Follow-up to the Results of Previous Board of
Commissioners Meeting Including Board of
Directors.
2. Presentation of December 2025 Prognosis
3. Presentation of the 2026 Work Plan and Budget
(RKAP)
4. Detailed Strategy and Program for Acquiring
New Work Revenue in 2025.
5. Lessons Learned and Gaps in Acquiring New
Work Revenue.
25. 16 Oktober 2025 Kick Off Meeting Audit External KAP RSM atas √ √ √
October 16, 2025 Laporan Keuangan Konsolidasian PT Wika Gedung
Tbk Tahun Buku Hingga 31 Des 2025.
Kick-Off Meeting of External Audit Office of RSM for
the Consolidated Financial Statements of PT Wika
Gedung Tbk for the Fiscal Year Until December 31,
2025.
26. 30 Oktober 2025 1. Pembahasan Kinerja Hasil Usaha dan √ √ √
October 30, 2025 Keuangan s.d. September 2025.
2. Prognosa Hasil Usaha Des 2025 dan Rincian
Beban Lain Lain.
3. Pembahasan RKA Dekom Tahun 2026
4. Pembahasan Risiko Periode September 2025
1. Discussion of Business and Financial Results
as of September 2025.
2. Business Results Prognosis for December
2025 and Details of Other Expenses.
3. Discussion of the Board of Commissioners’
Work Plan and Budget (RKA) for 2026
4. Discussion of Risks for September 2025 Period
27. 14 November 2025 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dekom yang √ √ √
November 14, 2025 Menyertakan Direksi Sebelumnya.
2. Proyeksi Perolehan Omzet Kerja Baru Tahun
2025
3. Mitigasi Risiko Pembukuan Kerugian terhadap
Bisnis Perusahaan. Paparan Prognosa
Desember 2025
4. Strategi Direksi dalam Memitigasi Risiko Denda
Keterlambatan Proyek Basilika IKN
5. Rencana Perbaikan terhadap Proyek Delay dan
Proyek Overbudget.
1. Follow-up to the Results of Previous Board of
Commissioners’ Meetings Involving Board of
Directors.
2. Projection of New Business Revenue for 2025
3. Mitigation of the Risk of Booking Losses on
the Company’s Business. Presentation of the
December 2025 Prognosis
4. The Board of Directors’ Strategy in Mitigating
the Risk of Fines for IKN Basilica Project Delay
5. Improvement Plan for Delayed and
Overbudgeted Projects.
28. 26 November 2025 1. Pembahasan Kinerja Hasil Usaha dan √ √ √
November 26, 2025 Keuangan s.d. Oktober 2025.
2. Proyeksi Desember 2025 dan Sasaran Pokok
2026 dan Laporan Laba Rugi
1. Discussion of Business and Financial Results
as of October 2025.
2. Projection for December 2025 and Main
Targets for 2026 and Profit and Loss Statement
Page 416
416
Kehadiran
Tanggal Rapat Agenda Rapat Attendance
No.
Meeting Date Meeting Agenda Joseph Taufan
Darawati
Prajogo Gestoro
29. 10 Desember 2025 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat Dekom yang √ √ √
December 10, 2025 Menyertakan Direksi Sebelumnya.
2. Hasil Usaha dan Cashflow s.d. Oktober 2025
3. Kinerja Keuangan
4. Grafik Ra/Ri Perolehan Omzet Kerja Baru s.d.
Desember 2025
5. Paparan Divisi Engineering.
1. Follow-up to the Results of Previous Board of
Commissioners Meeting Including Board of
Directors.
2. Business Results and Cash Flow as of October
2025
3. Financial Performance
4. Ra/Ri Graph of New Work Revenue as of
December 2025
5. Engineering Division Presentation.
30. 17 Desember 2025 1. Pembahasan Progress Audit SPI Hingga Bulan √ √ √
December 17, 2025 Desember 2025, atas Pemeriksaan:
2. Proyek Tower Undip Semarang
3. Proyek RS Klaten
4. PT Wege Solusi Proklamasi
5. Divisi Pemasaran
6. Divisi Keuangan
7. PKPT 2026
1. Discussion of SPI Audit Progress as of
December 2025, regarding the Audit of:
2. Undip Semarang Tower Project
3. Klaten Hospital Project
4. PT Wege Solusi Proklamasi
5. Marketing Division
6. Finance Division
7. PKPT 2026
Rekapitulasi Kehadiran Rapat Komite Audit Recapitulation of Audit Committee Meeting Attendance
Rekapitulasi kehadiran anggota Komite Audit dalam setiap rapat The following is a summary of Audit Committee members’ attendance
yang diselenggarakan sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut: at each meeting held throughout 2025:
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Jumlah Wajib Rapat
Nama Posisi Jumlah Kehadiran % Kehadiran
Number of Mandatory
Name Position Number of Attendance % Attendance
Meetings
Joseph Prajogo Ketua merangkap anggota Komite Audit 30 30 100
Chairman and Member of Audit
Committee
Taufan Gestoro Anggota Komite Audit 30 30 100
Audit Committee Member
Darawati Anggota Komite Audit 30 30 100
Audit Committee Member
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Training and/or Competency Development of Audit
Audit Committee
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Perseroan menyediakan program peningkatan kompetensi untuk The Company provides competency improvement programs for
anggota Komite Audit, yang bertujuan untuk meningkatkan Audit Committee members, aimed at enhancing the committee’s
kemampuan komite dalam melaksanakan fungsi pengawasan ability to carry out its oversight function over the management of
terhadap pengelolaan Perseroan oleh Direksi. Program ini bertujuan the Company by the Board of Directors. This program is intended to
agar Komite Audit dapat lebih efektif dalam melaksanakan peran enable Audit Committee to perform its roles and responsibilities more
dan tanggung jawabnya, seiring dengan perubahan regulasi dan effectively, in line with regulatory changes and the implementation
penerapan praktik terbaik di industri. of industry best practices.
Pada tahun 2025, program peningkatan kompetensi yang diikuti By 2025, Audit Committee participated in the following competency
oleh Komite Audit adalah sebagai berikut: development programs:
Page 417
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 417
Program Pendidikan/
Nama Jabatan Waktu Penyelenggara
Pelatihan
Name Position Date Organizer
Education/Training Program
Joseph Prajogo Ketua merangkap anggota - - -
Komite Audit
Chairman and Member of Audit
Committee
Taufan Gestoro Anggota Komite Audit Pelatihan Business Continuity Based 20-22 Oktober 2025 CRMS (Center for
Member of Audit Committee on ISO 22301 October 20-22, 2025 Risk Management &
ISO 22301-Based Business Sustainability)
Continuity Training
Darawati Anggota Komite Audit Sertifikasi Risk Governance 14-15 Mei 2025 Risk Advisory &
Member of Audit Committee Professional (CRGP) May 14-15, 2025 Performance (RAP)
Certified Risk Governance
Professional (CRGP)
Diskusi Panel GRC Terintegrasi 2025 26 Juni 2025 Lembaga Sertifikasi
Integrated GRC Panel Discussion June 26, 2025 Profesi Manajemen Risiko
2025 Risk Management
Professional Certification
Body
Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan Komite Audit Implementation of Audit Committee’s Duties and
Tahun 2025 Activities in 2025
Komite Audit telah melaksanakan berbagai tugas dan kegiatan Audit Committee carried out various duties and activities throughout
sepanjang tahun 2025, yang bertujuan untuk memastikan 2025, aimed at ensuring effective oversight of the Company’s
pengawasan yang efektif atas pengelolaan keuangan dan operasional financial and operational management.
Perseroan.
Adapun tugas dan kegiatan yang dilakukan oleh Komite Audit pada The duties and activities performed by Audit Committee in 2025
tahun 2025 adalah sebagai berikut: were as follows:
Butir-Butir dalam Piagam Komite Audit Realisasi Kegiatan
No
Butir-Butir dalam Piagam Komite Audit Realisasi Kegiatan
1 Melakukan penelaahan atas informasi keuangan Sepanjang tahun 2025, Komite Audit dan Risiko telah melakukan penelaahan atas
yang akan dikeluarkan Perusahaan kepada informasi keuangan yang akan dipublikasikan kepada publik dan disampaikan
publik dan/atau pihak otoritas, antara lain laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), antara lain:
keuangan, proyeksi, dan laporan lain terkait • Penelaahan Laporan Keuangan Konsolidasian:
dengan informasi keuangan Perusahaan. • Komite Audit dan Risiko telah melakukan reviu atas:
• Draft Laporan Keuangan Konsolidasi PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 31
Desember 2024 pada tanggal 23 Januari 2025
• Draft Laporan Keuangan Konsolidasi PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 31
Maret 2025 pada tanggal 25 April 2025
• Draft Laporan Keuangan Konsolidasi PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 30
Juni 2025 pada tanggal 25 Juli 2025
• Draft Laporan Keuangan Konsolidasi PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 30
September 2025 pada tanggal 24 Oktober 2025
Penelaahan dilakukan melalui:
a. Analisis atas akun-akun signifikan
b. Verifikasi atas kecukupan dan kewajaran pengungkapan (disclosure)
c. Evaluasi atas konsistensi penerapan Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
• Penelaahan atas Analisis Executive Summary Bulanan
Komite Audit dan Risiko melakukan review dan memberikan tanggapan tertulis
atas Executive Summary bulanan sepanjang tahun 2025 (Desember 2024–
November 2025), termasuk penyampaian surat tanggapan resmi kepada Direksi
melalui Dewan Komisaris. Fokus penelahaan mencakup:
d. Kinerja hasil usaha dan posisi keuangan
e. Profil risiko korporasi dan top 5 risiko proyek
f. Cash flow
g. Monitoring Piutang
h. Kenaikan signifikan akun PDPK, BDD, dan piutang lainnya
i. Strategi mitigasi risiko terhadap tekanan likuiditas dan litigasi vendor
Page 418
418
Butir-Butir dalam Piagam Komite Audit Realisasi Kegiatan
No
Butir-Butir dalam Piagam Komite Audit Realisasi Kegiatan
Conducting a review of financial information Throughout 2025, Audit and Risk Committee conducted reviews of financial
to be disclosed by the Company to the public information to be published to the public and submitted to the Financial Services
and/or regulatory authorities, including financial Authority (OJK) and the Indonesia Stock Exchange (IDX), including:
statements, projections, and other reports related • Review of Consolidated Financial Statements:
to the Company’s financial information. • Audit and Risk Committee reviewed:
• Draft Consolidated Financial Statements of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung
Tbk as of December 31, 2024, on January 23, 2025
• Draft Consolidated Financial Statements of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung
Tbk as of March 31, 2025, on April 25, 2025
• Draft Consolidated Financial Statements of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung
Tbk as of June 30, 2025, on July 25, 2025
• Draft Consolidated Financial Statements of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung
Tbk as of September 30, 2025, on October 24, 2025
The review was conducted through:
a. Analysis of significant accounts
b. Verification of the adequacy and fairness of disclosures
c. Evaluation of the consistency in the application of Financial Accounting
Standards (SAK)
• Review of Monthly Executive Summary Analysis
Audit and Risk Committee reviewed and provided written responses to the monthly
Executive Summary throughout 2025 (December 2024–November 2025), including
the submission of formal response letters to Board of Directors through Board of
Commissioners. The scope of the review included:
1. Operating performance and financial position
2. Corporate risk profile and top 5 project risks
3. Cash flow
4. Receivables monitoring
5. Significant increases in PDPK, BDD, and other receivables accounts
6. Risk mitigation strategies in response to liquidity pressures and vendor litigation
2 Melakukan penelaahan atas ketaatan PT Wijaya Komite Audit dan Risiko melakukan penelaahan atas ketaatan Perseroan terhadap
Karya Realisasi Kegiatan Realization of Activities peraturan perundang-undangan melalui:
Dari hasil telaahan dapat disimpulkan bahwa PT 1. Evaluasi atas laporan hasil pemeriksaan Internal Audit
Wijaya Karya Bangunan Bangunan Gedung Tbk 2. Pemantauan implementasi pengendalian internal dan tata kelola
terhadap peraturan perundang undangan yang 3. Reviu atas kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan dan ketentuan
berhubungan dengan kegiatan PT Wijaya Karya pasar modal
Bangunan Gedung Tbk.
Conducting a review of the compliance of PT Berdasarkan hasil telaahan, dapat disimpulkan bahwa Perseroan telah mematuhi
Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk with laws and peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan kegiatan usaha Perseroan.
regulations related to its business activities. Based
on the review results, it can be concluded that PT Selain itu, Komite Audit juga memberikan perhatian khusus pada:
Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk has complied 1. Kepatuhan dalam pelaporan keuangan
with applicable laws and regulations governing its 2. Proses transisi single system (ERP Wika Gedung ke SAP Wika Holding)
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
operations. 3. Konsistensi data antara laporan Internal Audit dan Executive Summary
Audit and Risk Committee reviewed the Company’s compliance with laws and
regulations through:
1. Evaluation of Internal Audit reports
2. Monitoring the implementation of internal controls and governance
3. Reviewing compliance with Financial Accounting Standards and capital market
regulations
Based on the review, it can be concluded that the Company has complied with laws
and regulations related to the Company’s business activities.
In addition, Audit Committee also pays special attention to:
1. Compliance in financial reporting
2. Single system transition process (ERP Wika Gedung to SAP Wika Holding)
3. Data consistency between the Internal Audit report and the Executive Summary
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 419
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 419
Butir-Butir dalam Piagam Komite Audit Realisasi Kegiatan
No
Butir-Butir dalam Piagam Komite Audit Realisasi Kegiatan
3 Memberikan pendapat independen dalam hal 1. Komite Audit telah melakukan evaluasi atas pelaksanaan audit yang dilakukan
terjadi perbedaan pendapat antara manajemen oleh Akuntan Publik (AP) dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP) Amir Abadi
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dan Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (RSM Indonesia) atas Laporan Keuangan
Auditor Eksternal/ Akuntan Publik atas jasa yang Konsolidasian PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Tahun Buku 2024.
diberikannya. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, KAP telah menugaskan tim audit yang
Providing an independent opinion in the event memiliki kompetensi dan pengalaman yang memadai dalam melaksanakan audit.
of a disagreement between the management of Selama proses audit berlangsung, tidak terdapat benturan kepentingan antara
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk and the AP dan/atau KAP dengan Perseroan yang dapat mempengaruhi independensi
External Auditor/Public Accountant regarding the auditor. Dalam pelaksanaan penugasannya, AP dan/atau KAP telah menerapkan
services rendered. keahlian profesional secara cermat dan seksama sesuai dengan Standar
Profesional Akuntan Publik (SPAP).
2. Komite Audit menilai bahwa waktu pelaksanaan audit oleh AP dan/atau KAP
telah memadai. Proses audit dimulai sejak 1 November 2024 dan diselesaikan
pada 14 Maret 2025, sehingga laporan auditor independen dapat diterbitkan
sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan oleh Perseroan yaitu 20
Maret 2025. Pelaksanaan audit tersebut juga telah memenuhi ketentuan terkait
publikasi laporan keuangan serta penyampaian laporan keuangan kepada
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).
3. Dalam pelaksanaan audit tersebut, AP dan/atau KAP juga memberikan beberapa
masukan dan rekomendasi kepada Perseroan terkait dengan area pengendalian
internal dan area signifikan lainnya. Rekomendasi tersebut disampaikan dalam
bentuk management letter, yang menjadi bagian dari upaya peningkatan
efektivitas pengendalian internal serta perbaikan tata kelola perusahaan secara
berkelanjutan.
1. Audit Committee has evaluated the audit conducted by Public Accountant
(AP) and/or Public Accounting Firm (KAP) Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar &
Partners (RSM Indonesia) on the Consolidated Financial Statements of PT Wijaya
Karya Bangunan Gedung Tbk for 2024 Fiscal Year. Based on the evaluation
results, KAP has assigned an audit team with sufficient competence and
experience to conduct the audit. During the audit process, there was no conflict
of interest between AP and/or KAP and the Company that could affect the
auditor’s independence. In carrying out their assignments, AP and/or KAP have
applied professional expertise carefully and thoroughly in accordance with the
Public Accountant Professional Standards (SPAP).
2. Audit Committee assessed that the audit time by AP and/or KAP was adequate.
The audit process began on November 1, 2024, and was completed on
March 14, 2025, allowing the independent auditor’s report to be issued by
the Company’s deadline of March 20, 2025. The audit also complied with the
requirements for the publication of financial statements and the submission of
financial statements to the Financial Services Authority (OJK) and the Indonesia
Stock Exchange (IDX).
3. During the audit, Public Accountant and/or Public Accountant Office (KAP)
also provided input and recommendations to the Company regarding internal
control and other significant areas. These recommendations were presented in
a management letter, which is part of an effort to improve the effectiveness of
internal control and continuously improve corporate governance.
4 Memberikan rekomendasi kepada Dewan Dalam rangka melaksanakan tugasnya, Komite Audit telah melakukan evaluasi
Komisaris mengenai penunjukan Auditor atas proses pengadaan jasa audit laporan keuangan Perseroan untuk Tahun Buku
Eksternal/Akuntan Publik yang didasarkan pada 2025 dengan mempertimbangkan aspek independensi, ruang lingkup penugasan,
independensi, ruang lingkup penugasan, dan fee. kompetensi auditor, serta kewajaran imbalan jasa audit. Berdasarkan hasil evaluasi
Providing recommendations to the Board of tersebut, Komite Audit menyampaikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris melalui
Commissioners regarding the appointment of Surat Nomor MJ.05.00/A.KOM.00002.D.WEGE/2025 tanggal 23 April 2025 untuk
External Auditor/Public Accountant, based on menunjuk Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (RSM
independence, scope of engagement, and fees. Indonesia) sebagai Auditor Eksternal Perseroan. Selanjutnya, Dewan Komisaris
mengusulkan penunjukan kembali KAP tersebut kepada Pemegang Saham untuk
melaksanakan audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan entitas
anak, evaluasi kinerja Perseroan, serta audit kepatuhan terhadap peraturan yang
berlaku untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.
In order to carry out its duties, Audit Committee has conducted an evaluation of
the procurement process for the Company’s financial statement audit services
for the 2025 Fiscal Year by considering the aspects of independence, scope of
assignment, auditor competence, and the fairness of audit service fee. Based on
the evaluation results, Audit Committee submitted a recommendation to the Board
of Commissioners through Letter Number MJ.05.00/A.KOM.00002.D.WEGE/2025
dated April 23, 2025 to appoint Public Accounting Firm Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
Mawar & Partners (RSM Indonesia) as the Company’s External Auditor. Furthermore,
Board of Commissioners proposed the reappointment of Public Accounting Firm to
the Shareholders to conduct an audit of the Consolidated Financial Statements of the
Company and its subsidiaries, an evaluation of the Company’s performance, and an
audit of compliance with applicable regulations for the fiscal year ending December
31, 2025.
Page 420
420
Butir-Butir dalam Piagam Komite Audit Realisasi Kegiatan
No
Butir-Butir dalam Piagam Komite Audit Realisasi Kegiatan
5 Melakukan penelaahan atas pelaksanaan Komite Audit dan Risiko melakukan pemantauan dan evaluasi atas:
pemeriksaan oleh Satuan Pengawasan Intern (SPI) 1. Pelaksanaan PKPT 2025
dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Pemeriksaan mencakup:
Direksi atas temuan audit SPI. a. Proyek konstruksi
Conducting a review of the implementation of audit b. Divisi Operasi
by Internal Audit Unit (SPI) and supervising the c. Divisi Fungsional
implementation of follow-up actions by Board of d. Anak Perusahaan dan Joint Operation
Directors on SPI audit findings.
Realisasi pemeriksaan dibandingkan dengan rencana PKPT 2025 dimonitor
secara berkala melalui rapat koordinasi dengan Internal Audit
2. Monitoring Tindak Lanjut Temuan Audit
Sepanjang tahun 2025:
a. Total temuan: 114
b. Telah ditindaklanjuti: 102 temuan
c. Tingkat penyelesaian: 89,47% (close)
Komite Audit memberikan berbagai rekomendasi strategis kepada Internal Audit
dan Direksi, antara lain:
a. Penguatan pengawalan pengendalian internal proyek
b. Fokus audit pada Divisi Keuangan dan Akuntansi
c. Monitoring efisiensi dan in-efisiensi proyek
d. Penguatan integrasi sistem (ERP ke SAP Holding)
e. Mitigasi risiko proyek dengan pemberi kerja yang mengalami tekanan
likuiditas
Audit and Risk Committee monitored and evaluated:
1. Implementation of 2025 PKPT Audit covers:
a. Construction projects
b. Operations Division
c. Functional Division
d. Subsidiaries and Joint Operations
Audit performance compared to the 2025 PKPT plan is monitored periodically
through coordination meetings with Internal Audit.
2. Monitoring Follow-up on Audit Findings
Throughout 2025:
a. Total findings: 114
b. Follow-up actions: 102 findings
c. Completion rate: 89.47% (closed)
Audit Committee provided various strategic recommendations to Internal Audit
and Board of Directors, including:
a. Strengthening project internal control oversight
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
b. Focusing audit on Finance and Accounting Division
c. Monitoring project efficiency and inefficiencies
d. Strengthening system integration (ERP to SAP Holding)
e. Mitigating project risks with employers experiencing liquidity pressures
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 421
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 421
Butir-Butir dalam Piagam Komite Audit Realisasi Kegiatan
No
Butir-Butir dalam Piagam Komite Audit Realisasi Kegiatan
6 Melakukan penelaahan dan Analisis serta Sepanjang tahun 2025, Komite Audit dan Risiko secara aktif melakukan analisis dan
memberikan rekomendasi kepada Perusahaan memberikan rekomendasi atas Executive Summary bulanan, yang mencakup:
melalui Dewan Komisaris atas Executive Summary 1. Strategi pengelolaan risiko korporasi
bulanan. 2. Mitigasi dampak efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga
Conducting reviews and analyses, and providing 3. Strategi penurunan HPP dan peningkatan kualitas laporan proyek
recommendations to the Company through Board 4. Strategi penurunan piutang dan pengelolaan litigasi
of Commissioners on monthly Executive Summary. 5. Penguatan pengelolaan cash flow
Penelaahan tersebut dilakukan melalui:
1. 30 kali rapat sepanjang tahun 2025
2. Penyampaian surat tanggapan resmi kepada Direksi melalui Dewan Komisaris
Hasil Penelaahan dan Analisa serta rekomendasi tersebut dituangkan Dalam surat
tanggapan resmi sebagai berikut:
• Laporan Executive Summary bulan Desember 2024 melalui nomor surat
MJ.05.00/A.KOM.WG.00001.A.WEGE /2025 tertanggal 23 Januari 2025.
• Laporan Executive Summary bulan Januari 2025 melalui nomor surat
MJ.05.00/A.KOM.WG.0001.B.WEGE /2025 tertanggal 21 Februari 2025.
• Laporan Executive Summary bulan Februari 2025 melalui nomor surat
MJ.05.00/A.KOM.WG.00002.A.WEGE /2025 tertanggal 25 Maret 2025.
• Laporan Executive Summary bulan Maret 2025 melalui nomor surat MJ.05.00/A.
KOM.WG.00002.B.WEGE /2025 tertanggal 25 April 2025.
• Laporan Executive Summary bulan April 2025 melalui nomor surat MJ.05.00/A.
KOM.WG.00004.A.WEGE /2025 tertanggal 26 Mei 2025.
• Laporan Executive Summary bulan Mei 2025 melalui nomor surat MJ.05.00/A.
KOM.WG.00005.WEGE /2025 tertanggal 25 Juni 2025.
• Laporan Executive Summary bulan Juni 2025 melalui nomor surat MJ.05.00/A.
KOM.WG.00009.WEGE /2025 tertanggal 25 Juli 2025.
• Laporan Executive Summary bulan Juli 2025 melalui nomor surat MJ.05.00/A.
KOM.WG.00012.A.WEGE /2025 tertanggal 22 Agustus 2025.
• Laporan Executive Summary bulan Agustus 2025 melalui nomor surat
MJ.05.00/A.KOM.WG.00013.WEGE /2025 tertanggal 25 September 2025.
• Laporan Executive Summary bulan September 2025 melalui nomor surat
MJ.05.00/A.KOM.WG.00016.WEGE /2025 tertanggal 24 Oktober 2025.
• Laporan Executive Summary bulan Oktober 2025 melalui nomor surat
DK.01.00/A.KOM.WG.00016.A.WEGE /2025 tertanggal 24 November 2025.
• Laporan Executive Summary bulan November 2025 melalui nomor surat
DK.01.00/A.KOM.00017.WEGE/2025 tertanggal 23 Desember 2025.
Throughout 2025, Audit and Risk Committee actively analyzed and provided
recommendations on monthly Executive Summary, which includes:
1. Corporate risk management strategy
2. Mitigating the impact of Ministry/Agency budget efficiency
3. Strategy for reducing COGS and improving the quality of project reports
4. Strategy for reducing receivables and managing litigation
5. Strengthening cash flow management
The review was conducted through:
1. 30 meetings throughout 2025
2. Submission of an official response letter to Board of Directors through Board of
Commissioners
The results of the review, analysis, and recommendations were outlined in the
following official response letters:
• Executive Summary Report for December 2024 through letter number
MJ.05.00/A.KOM.WG.00001.A.WEGE/2025 dated January 23, 2025.
• Executive Summary Report for January 2025 through letter number MJ.05.00/A.
KOM.WG.0001.B.WEGE /2025 dated February 21, 2025.
• Executive Summary Report for February 2025 through letter number MJ.05.00/A.
KOM.WG.00002.A.WEGE /2025 dated March 25, 2025.
• Executive Summary Report for March 2025 through letter number MJ.05.00/A.
KOM.WG.00002.B.WEGE /2025 dated April 25, 2025.
• Executive Summary Report for April 2025 through letter number MJ.05.00/A.
KOM.WG.00004.A.WEGE /2025 dated May 26, 2025.
• Executive Summary Report for May 2025 through letter number Letter
MJ.05.00/A.KOM.WG.00005.WEGE /2025 dated June 25, 2025.
• Executive Summary Report for June 2025 through letter number MJ.05.00/A.
KOM.WG.00009.WEGE /2025 dated July 25, 2025.
• Executive Summary Report for July 2025 through letter number MJ.05.00/A.
KOM.WG.00012.A.WEGE /2025 dated August 22, 2025.
• Executive Summary Report for August 2025 through letter number MJ.05.00/A.
KOM.WG.00013.WEGE /2025 dated September 25, 2025.
• Executive Summary Report for September 2025 through letter number
MJ.05.00/A.KOM.WG.00016.WEGE/2025 dated October 24, 2025.
• Executive Summary Report for October 2025 through letter number DK.01.00/A.
KOM.WG.00016.A.WEGE/2025 dated November 24, 2025.
• Executive Summary Report for November 2025 through letter number
DK.01.00/A.KOM.00017.WEGE/2025 dated December 23, 2025.
Page 422
422
Rencana Program Kerja Komite Audit Tahun 2026 Audit Committee Work Plan for 2026
Pada tahun 2026, kegiatan Komite Audit akan dibagi menjadi dua In 2026, the Audit Committee’s activities will be divided into two
kategori utama, yaitu Kegiatan Rutin dan Kegiatan Non-Rutin. main categories: Routine Activities and Non-Routine Activities.
Kegiatan Rutin Komite Audit yang direncanakan meliputi: Planned routine activities of Audit Committee include:
1. Penelaahan terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan yang dilakukan 1. Review of Audit Reports conducted by the Internal Audit Unit
oleh Satuan Pengawasan Intern (SPI), yang akan ditindaklanjuti (SPI), which will be followed up with a Coordination Meeting
dengan Rapat Koordinasi antara Komite Audit dan SPI. between Audit Committee and SPI.
2. Pengawasan atas capaian kinerja auditor eksternal (KAP), yang 2. Monitoring the performance of the external auditor (KAP), which
akan diikuti dengan Rapat Koordinasi antara Komite Audit, will be followed up with a Coordination Meeting between Audit
Manajemen WIKA, SPI, dan KAP. Committee, WIKA Management, SPI, and KAP.
3. Penelaahan terhadap hasil capaian kinerja Perseroan, yang 3. Review of the Company’s performance, which will be followed
akan ditindaklanjuti dengan Rapat Internal Komite Audit, serta up with Internal Audit Committee Meeting, as well as the
kontribusi Komite Audit dalam Rapat Internal Dewan Komisaris Committee’s contribution to Internal Board of Commissioners
atau Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi. Meetings or Joint Meetings of Board of Commissioners and
Board of Directors.
4. Penelaahan terhadap pelaksanaan dan efektivitas Sistem 4. Review of the implementation and effectiveness of the
Pengendalian Internal yang diterapkan oleh Perseroan. Company’s Internal Control System.
5. Penelaahan terhadap sistem manajemen risiko yang ada, serta 5. Review of the existing risk management system and evaluation
evaluasi atas pelaksanaannya. of its implementation.
6. Penelaahan terhadap Rancangan Rencana Kerja dan Anggaran 6. Review of the Draft of Corporate Work Plan and Budget (RKAP)
Perusahaan (RKAP) untuk tahun 2026, serta kesesuaiannya for 2026, and its alignment with the Company’s Long-Term
dengan Rencana Jangka Panjang Perseroan 2024-2028. Plan 2024-2028.
Kegiatan Non-Rutin Komite Audit antara lain meliputi: Non-Routine Activities of Audit Committee include, among
others:
1. Perjalanan dinas yang dilaksanakan oleh Komite Audit dalam 1. Business travel undertaken by Audit Committee to carry out
rangka pelaksanaan tugas pengawasan dan evaluasi yang in-depth oversight and evaluation of certain aspects of the
mendalam terhadap aspek-aspek tertentu dari pengelolaan Company’s management.
Perseroan.
2. Program pendidikan dan pelatihan yang disusun khusus 2. Education and training programs specifically designed for Audit
untuk anggota Komite Audit, guna memperkuat kompetensi Committee members to strengthen their competence and
dan kapasitas dalam menjalankan fungsi pengawasan serta capacity in carrying out their oversight function and ensuring the
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
memastikan penerapan praktik tata kelola yang baik di implementation of good governance practices in the Company.
Perseroan.
Nama Kegiatan Rencana
No
Nama Kegiatan Rencana
1 Kunjungan ke proyek RS Klaten untuk meninjau 1 kali
secara langsung perkembangan pelaksanaan 1 time
proyek, mengidentifikasi potensi risiko operasional,
serta memperoleh masukan terkait implementasi
pengendalian internal dan tata kelola proyek.
Visit to Klaten Hospital project to directly review
the progress of project implementation, identify
potential operational risks, and obtain input
regarding the implementation of internal controls
and project governance.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
KOMITE NOMINASI, REMUNERASI DAN GCG NOMINATION, REMUNERATION,
AND GCG COMMITTEE
Dewan Komisaris dibantu oleh komite-komite pendukung yang Board of Commissioners is supported by committees established
dibentuk untuk memastikan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi to ensure effective implementation of its supervisory and advisory
pengawasan serta pembinaan terhadap pengelolaan Perseroan. functions over the management of the Company. These committees
Komite-komite tersebut bertanggung jawab langsung kepada Dewan report directly to the Board of Commissioners and include the Audit
Komisaris, meliputi Komite Audit, Komite Nominasi, Remunerasi, Committee, Nomination, Remuneration, and Good Corporate
Good Corporate Governance (GCG), dan Komite Pemantau Risiko Governance (GCG) Committee, and Risk Monitoring and Integrated
dan Tata Kelola Terintegrasi. Apabila diperlukan, Dewan Komisaris Governance Committee. If necessary, Board of Commissioners may
dapat membentuk komite-komite tambahan sesuai dengan establish additional committees in accordance with the Company’s
kebutuhan strategis Perseroan, dengan tetap memperhatikan strategic needs, while taking into account existing capacity and
kapasitas dan kemampuan yang dimiliki. capabilities.
Page 423
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 423
Selain dukungan dari komite-komite tersebut, Dewan Komisaris In addition to support from these committees, Board of
juga didukung oleh Sekretaris Dewan Komisaris. Sekretaris Dewan Commissioners is also assisted by the Secretary of Board of
Komisaris memiliki peran strategis dalam menjamin kelancaran Commissioners. The of Board of Commissioners plays a strategic
komunikasi antara Dewan Komisaris dan manajemen, mendukung role in ensuring smooth communication between the Board of
pelaksanaan fungsi administratif, serta memastikan kepatuhan Commissioners and management, supporting administrative
terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate functions, and ensuring compliance with the principles of Good
Governance). Corporate Governance (GCG).
Pedoman Kerja Komite Nominasi, Remunerasi, Good Nomination, Remuneration, and Good Corporate
Corporate Governance (GCG) Governance (GCG) Committee Charter
Komite Nominasi, Remunerasi, dan Good Corporate Governance The Nomination, Remuneration, and Good Corporate Governance
(GCG) PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. telah menetapkan (GCG) Committee of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. has
pedoman kerja yang disahkan melalui Surat Keputusan Dewan established a charter ratified through the Board of Commissioners’
Komisaris Nomor: SK.02.01/A.KOM.WG.08250/2023 tentang Piagam Decree No. SK.02.01/A.KOM.WG.08250/2023 regarding the Charter
Komite Nominasi, Remunerasi, dan GCG. of Nomination, Remuneration, and GCG Committee.
Sebagai bagian dari upaya untuk memastikan tata kelola Perusahaan As part of efforts to ensure good corporate governance, Nomination,
yang baik, Komite Nominasi, Remunerasi, dan GCG juga mengacu Remuneration, and GCG Committee also refers to the Board Manual
pada Board Manual PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. yang of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk., issued on September
diterbitkan pada tanggal 11 September 2023, serta mengikuti 11, 2023, and complies with the provisions stipulated in the
ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Financial Services Authority (OJK) Regulation No. 34/POJK.04/2014
(OJK) Nomor: 34/ POJK.04/2014 mengenai Komite Nominasi dan concerning Nomination and Remuneration Committees for Issuers
Remunerasi untuk Emiten atau Perusahaan Publik. or Public Companies.
Jumlah, Komposisi, dan Susunan Komite Nominasi, Number, Composition, and Structure of Nomination,
Remunerasi, Good Corporate Governance (GCG) Remuneration, and GCG Committee
Pada tahun 2025, Komite Nominasi, Remunerasi, dan Good In 2025, the Company’s Nomination, Remuneration, and Good
Corporate Governance (GCG) Perseroan terdiri dari sejumlah anggota Corporate Governance (GCG) Committee consists of several
yang dipilih berdasarkan kualifikasi, keahlian, dan pengalaman members selected based on qualifications, expertise, and relevant
yang relevan di bidang tata kelola perusahaan, manajemen sumber experience in corporate governance, human resource management,
daya manusia, serta kebijakan remunerasi. Komposisi dan susunan and remuneration policies. The composition and structure of the
anggota Komite Nominasi, Remunerasi, dan GCG disusun secara Committee are carefully arranged to support effective oversight of
cermat untuk mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap nomination policies, remuneration policies, and the implementation of
kebijakan nominasi, kebijakan remunerasi, serta penerapan prinsip- Good Corporate Governance (GCG) principles within the Company
prinsip Good Corporate Governance (GCG) di lingkungan Perseroan in accordance with applicable regulations.
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Komite Nominasi, Remunerasi, dan GCG dibentuk dengan The Committee is formed with due consideration of diverse expertise
memperhatikan keberagaman keahlian di berbagai bidang, termasuk across various fields, including human resource management,
manajemen sumber daya manusia, tata kelola perusahaan, dan corporate governance, and remuneration, to ensure that oversight of
remunerasi, guna memastikan bahwa pengawasan terhadap nomination and remuneration policies, as well as the implementation
kebijakan nominasi, kebijakan remunerasi, serta implementasi prinsip of GCG principles, is carried out independently, objectively, and
GCG dilaksanakan secara independen, objektif, dan transparan. transparently. Committee members are appointed through a
Penunjukan anggota Komite dilakukan melalui proses seleksi yang transparent selection process, taking into account their competence,
transparan dengan mempertimbangkan kompetensi, integritas, integrity, and potential strategic contributions in strengthening good
serta kontribusi strategis yang dapat diberikan oleh masing-masing corporate governance practices and developing the Company’s
anggota dalam mendukung penguatan tata kelola perusahaan yang human resources.
baik serta pengembangan sumber daya manusia Perseroan.
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Wijaya Karya Based on the Board of Commissioners’ Decree of PT Wijaya
Bangunan Gedung Nomor: SK.02.01/A.KOM.WG.07817/2024 Karya Bangunan Gedung No. SK.02.01/A.KOM.WG.07817/2024
tentang Penetapan Organ Komite Nominasi, Remunerasi, Good regarding the Establishment of Nomination, Remuneration, and
Corporate Governance (GCG) PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Good Corporate Governance (GCG) Committee of PT Wijaya Karya
Tbk tanggal 11 Juni 2024, susunan dan komposisi Komite Nominasi, Bangunan Gedung Tbk., dated June 11, 2024, the composition
Remunerasi, GCG adalah sebagai berikut: and structure of Nomination, Remuneration, and GCG Committee
are as follows:
Page 424
424
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode Jabatan
Name Position Remarks Expertise Period of Office
Taufan Gestoro Ketua merangkap Komisaris Independen 1. Risk Management Januari 2025 s/d
anggota Independent 2. Strategic Intelligence and Desember 2025, Periode
Chairman and member Commissioner Security ke satu
3. Risk Assessment and Mitigation January 2025 to
4. Conflict Resolution December 2025, First
Period
Suli Fatimah Anggota Komisaris 1. Psikologi Januari 2025 s/d
Member Commissioner 2. SDM Desember 2025, Periode
1. Psychology ke satu
2. Human Resources January 2025 to
December 2025, First
Period
Diah Sulistiorini Anggota Pihak Independen 1. Akuntansi Januari 2025 s/d
Member Independent Party 2. Manajemen Risiko Desember 2025, Periode
3. Audit ke satu
1. Accounting January 2025 to
2. Risk Management December 2025, First
3. Audit Period
Mohamad Fadila Anggota Internal Perusahaan 1. SDM Januari 2025 s/d
Member Internal Company 2. Pengembangan Desember 2025, Periode
3. Organisasi ke satu
1. Human Resources January 2025 to
2. Development December 2025, First
3. Organization Period
Profil Komite Nominasi, Remunerasi, Good Profile of Nomination, Remuneration, Good
Corporate Governance (GCG) Corporate Governance (GCG) Committee
Taufan Gestoro
Ketua merangkap Anggota Komite Nominasi, Remunerasi, Good Corporate Governance (GCG)
Chairman and Member of Nomination, Remuneration, and Good Corporate Governance (GCG) Committee
Dasar Hukum Pengangkatan Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Nomor: SK.02.01/A.KOM.
WG.07817/2024 tentang Penetapan Organ Komite Nominasi, Remunerasi, Good Corporate Governance (GCG) PT
Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk tanggal 11 Juni 2024.
Legal Basis for Appointment Based on the Decree of Board of Commissioners of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung No.: SK.02.01/A. KOM.
WG.07817/2024 concerning the Establishment of Nomination, Remuneration, Good Corporate Governance (GCG)
Committee Organ of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dated June 11, 2024.
Dalam pelaksanaan tugas Komite Nominasi, Remunerasi, Good Corporate Governance, beliau di tunjuk sebagai Ketua merangkap Anggota Komite
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Nominasi, Remunerasi, Good Corporate Governance (GCG). Adapun profil beliau dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Dewan
Komisaris di dalam Laporan Tahunan ini.
In carrying out the duties of Nomination, Remuneration, and Good Corporate Governance Committee, appointed as Chairman and Member of
Nomination, Remuneration, and Good Corporate Governance (GCG) Committee. Profile can be seen in the Company Profile Chapter within the Board
of Commissioners Profile section of this Annual Report.
Suli Fatimah
Anggota Komite Nominasi, Remunerasi, Good Corporate Governance (GCG)
Member of Nomination, Remuneration, and Good Corporate Governance (GCG) Committee
Dasar Hukum Pengangkatan Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Nomor: SK.02.01/A.KOM.
WG.07817/2024 tentang Penetapan Organ Komite Nominasi, Remunerasi, Good Corporate Governance (GCG) PT
Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk tanggal 11 Juni 2024.
Legal Basis for Appointment Based on the Decree of Board of Commissioners of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung No.: SK.02.01/A. KOM.
WG.07817/2024 concerning the Establishment of Nomination, Remuneration, Good Corporate Governance (GCG)
Committee Organ of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dated June 11, 2024.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Dalam pelaksanaan tugas Komite Nominasi, Remunerasi, Good Corporate Governance, beliau ditunjuk sebagai Anggota Komite Nominasi,
Remunerasi, Good Corporate Governance (GCG). Adapun profil beliau dapat dilihat pada Bab Profil di dalam Laporan Tahunan ini.
In carrying out the duties of Nomination, Remuneration, and Good Corporate Governance Committee, appointed as Member of Nomination,
Remuneration, and Good Corporate Governance (GCG) Committee. Profile can be seen in the Company Profile Chapter of this Annual Report.
Page 425
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 425
Kewarganegaraan Indonesia
Citizenship
Usia 65 tahun pada akhir tahun buku 2024 65 years old at the end of the 2024 fiscal
Diah Sulistiorini
Age year
Riwayat Pendidikan Sarjana Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Sarjana Ekonomi, Jurusan Akuntansi,
Anggota Komite Nominasi, Educational Universitas Indonesia (1987) Universitas Indonesia (1987)
Remunerasi, Good Corporate Background
Governance (GCG)
Member of Nomination, Sertifikasi Profesi • Sarjana Ekonomi, jurusan Akuntansi, • Sarjana Ekonomi, jurusan Akuntansi,
Remuneration, and Good Professional Universitas Indonesia, 1987. Universitas Indonesia, 1987.
Corporate Governance (GCG) Certifications • No. Register Akuntan Negara : • No. Register Akuntan Negara :
Committee D-8.056 D-8.056
• No. Keanggotaan IAI : 11.D8056 • No. Keanggotaan IAI : 11.D8056
• No. Register Negara Akuntan : RNA • No. Register Negara Akuntan : RNA
Periode Jabatan pertama Masa 3908 3908
Jabatan Januari – Desember 2025
First Term of Office for the Period Pengalaman Kerja • Fungsional Auditor dan Konsultan • Functional Auditor and GCG, KPI, and
of January to December 2025 Work Experience GCG, KPI, Manajemen Risiko di Risk Management Consultant at the
BPKP (1993-2017) Financial and Development Supervisory
Agency (BPKP) (1993-2017)
• Komite Audit PT Jakarta Propertindo • Audit Committee of PT Jakarta
(2007) Propertindo (2007)
• Pengajar Akuntansi di Sekolah Tinggi • Accounting Lecturer at the College
Manajemen Risiko dan Asuransi of Risk Management and Insurance
(2000-2006) (2000-2006)
• Pengajar Auditing di Fakultas • Auditing Lecturer at the Faculty of
Ekonomi Universitas Indonesia (2003- Economics, University of Indonesia
2004) (2003-2004)
• Pengajar Diklat BNI dan Perum • Training Lecturer for BNI and
Pegadaian mata ajaran Pengantar Perum Pegadaian, Introduction to
Akuntansi, Anggaran, Perpajakan Accounting, Budgeting, and Taxation
• di Lembaga Management Fakultas • Management Institute, Faculty of
Ekonomi Universitas Indonesia (2000- Economics, University of Indonesia
2004) (2000-2004)
Dasar Hukum Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Based on the Decree of Board of
Pengangkatan Komisaris PT Wijaya Karya Bangunan Commissioners of PT Wijaya Karya
Legal Basis for Gedung Nomor: SK.02.01/A. KOM. Bangunan Gedung No.: SK.02.01/A.
Appointment WG.07817/2024 tentang Penetapan KOM.WG.07817/2024 concerning
Organ Komite Nominasi, Remunerasi, the Establishment of Nomination,
Good Corporate Governance (GCG) PT Remuneration, Good Corporate
Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Governance (GCG) Committee Organ of
tanggal 11 Juni 2024. PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
dated June 11, 2024.
Rangkap Jabatan Saat ini Komite Audit tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan lain
Concurrent Positions Currently Audit Committee does not hold concurrent positions in other companies.
Mohamad Fadila
Anggota Komite Nominasi, Remunerasi, Good Corporate Governance (GCG)
Member of Nomination, Remuneration, and Good Corporate Governance (GCG) Committee
Dasar Hukum Pengangkatan Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Nomor: SK.02.01/A.
KOM.WG.07817/2024 tentang Penetapan Organ Komite Nominasi, Remunerasi, Good Corporate Governance
(GCG) PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk tanggal 11 Juni 2024.
Legal Basis for Appointment Based on the Decree of Board of Commissioners of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung No.: SK.02.01/A.
KOM.WG.07817/2024 concerning the Establishment of Nomination, Remuneration, Good Corporate
Governance (GCG) Committee Organ of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dated June 11, 2024.
Dalam pelaksanaan tugas Komite Nominasi, Remunerasi, Good Corporate Governance, beliau ditunjuk sebagai Anggota Komite Nominasi,
Remunerasi, Good Corporate Governance (GCG). Adapun profil beliau dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Pejabat Eksekutif di
dalam Laporan Tahunan ini.
In carrying out the duties of Nomination, Remuneration, and Good Corporate Governance Committee, appointed as a Member of Nomination,
Remuneration, and Good Corporate Governance (GCG) Committee. Profile can be seen in the Company Profile chapter under Executive Officer
Profiles in this Annual Report.
Page 426
426
Pernyataan Independensi Komite Nominasi, Independence Statement of Nomination,
Remunerasi, Good Corporate Governance (GCG) Remuneration, and Good Corporate Governance
Anggota Komite Audit yang berasal dari pihak independen tidak (GCG) Committee
memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham Members of Audit Committee from independent parties have no
dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi financial, managerial, share ownership, and/or family relationships
dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan with Board of Commissioners, Board of Directors, and/or Controlling
Perseroan, yang dapat mempengaruhi kemampuannya bertindak Shareholders, nor any relationship with the Company that could
independen. affect their ability to act independently.
Aspek Independensi Taufan Mohamad
Suli Fatimah Diah Sulistiorini
Aspek Independensi Gestoro Fadila
Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris dan Direksi √ √ √ √
Has no financial relationship with Board of Commissioners and Board of
Directors
Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak perusahaan, √ _ √ _
maupun perusahaan afiliasi
Has no management relationship with the company, subsidiaries, or
affiliated companies
Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi, dan/ √ √ √ √
atau sesama anggota Komite Audit
Has no family relationship with Board of Commissioners, Board of
Directors, and/or fellow Audit Committee members
Does not serve as an administrator for a political party, official, or √ √ √ √
ad government official
Rapat Komite Nominasi, Remunerasi, Good Nomination, Remuneration, and Good Corporate
Corporate Governance (GCG) Governance (GCG) Committee Meetings
Kebijakan dan Pelaksanaan Frekuensi Rapat serta Policy and Frequency of Meeting and Attendance of
Tingkat Kehadiran Anggota Komite dalam Rapat Committee Members
Ketentuan Rapat Komite Nominasi, Remunerasi dan GCG sebagai The terms for Nomination, Remuneration, and GCG Committee
berikut: Meetings are as follows:
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
• Komite Nominasi, Remunerasi, dan GCG sekurang-kurangnya • Nomination, Remuneration, and GCG Committee shall hold
mengadakan rapat sekali dalam 3 (tiga) bulan untuk a meeting at least once every 3 (three) months to finalize the
menyelesaikan Program Kerja Komite Nominasi, Remunerasi, Nomination, Remuneration, and GCG Committee Work Program;
dan GCG;
• Jika dipandang perlu, Komite dapat mengundang pihak lain • If deemed necessary, the Committee may invite other parties
yang terkait dengan materi rapat untuk hadir dalam rapat dengan related to the meeting material to attend the meeting with the
sepengetahuan anggota Direksi terkait; knowledge of the relevant member of Board of Directors;
• Rapat Komite dipimpin oleh Ketua Komite. Apabila Ketua Komite • Committee meetings shall be chaired by the Committee
berhalangan hadir maka rapat dipimpin oleh anggota yang Chairman. If the Committee Chairman is unable to attend,
paling senior dalam Komite Nominasi, Remunerasi, dan GCG, the meeting shall be chaired by the most senior member
bilamana rapat tidak dapat dihadiri oleh Ketua dan atau anggota of Nomination, Remuneration, and GCG Committee. If the
senior rapat dianggap batal; Chairman and/or senior member cannot attend, the meeting
shall be deemed cancelled;
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
• Pemanggilan rapat dilakukan oleh Ketua Komite; • Committee Chairman shall issue a summons for the meeting;
• Pemanggilan rapat dilakukan sekurang-kurangnya 7 (tujuh) hari • The meeting summons shall be issued at least seven (7) days in
dan dalam hal mendesak minimum 2 (dua) hari sebelum tanggal advance, and in urgent cases, at least two (2) days in advance,
rapat, dengan mencantumkan hari, tanggal, jam, tempat dan stating the day, date, time, venue, and agenda to be discussed.
agenda rapat yang akan dibicarakan dan diadakan di tempat The meeting shall be held at the Company’s domicile or at
kedudukan Perseroan atau di tempat lain di wilayah RI yang another agreed-upon location within the Republic of Indonesia.
disepakati;
• Keputusan rapat Komite yang menurut ketua rapat bersifat • Decisions of Committee meetings deemed by the meeting
strategis baru berlaku efektif jika telah diputuskan oleh rapat chairman to be strategic in nature are only effective if they have
Dewan Komisaris; been approved by the Board of Commissioners;
• Segala sesuatu yang dibicarakan dan diputuskan dalam rapat • Everything discussed and decided at Committee meetings,
Komite termasuk pendapat yang berbeda (dissenting opinions), including dissenting opinions, is recorded in the Minutes of
dituangkan dalam Risalah Rapat yang ditandatangani oleh Meeting, which are signed by all Committee members present,
seluruh anggota Komite yang hadir, sebagai bukti yang sah as valid evidence of the decisions taken at the meeting;
atas keputusan yang diambil dalam rapat;
Page 427
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 427
• Setiap anggota Komite diberi kebebasan seluas-luasnya untuk • Each Committee member is given the broadest possible freedom
menyampaikan pendapat profesionalnya dalam pembahasan to express their professional opinions in the discussion of each
setiap agenda rapat tanpa intervensi siapapun; meeting agenda without any intervention;
• Setiap anggota Komite berhak menerima salinan Risalah Rapat • Each Committee member has the right to receive a copy of the
meskipun yang bersangkutan tidak hadir dalam rapat tersebut; Minutes of Meeting, even if they are not present at the meeting;
• Kehadiran anggota Komite dalam rapat, dilaporkan dalam • The attendance of Committee members at meetings is reported
laporan triwulanan dan laporan tahunan Komite; in the Committee’s quarterly and annual reports;
• Jumlah rapat serta jumlah kehadiran masing-masing anggota • The number of meetings, attendance of each Committee
Komite dalam rapat serta laporan singkat Komite yang memuat member, and a brief report of the Committee containing
isu-isu penting yang dibicarakan oleh Komite harus diungkapkan important issues discussed by the Committee must be disclosed
dalam Laporan Tahunan (Annual Report); in the Annual Report;
• Tata tertib Rapat Komite tertuang dalam aturan tersendiri. • The rules of procedure for Committee meetings are set out in
separate regulations.
Pada tahun 2025, Komite Nominasi, Remunerasi, dan Good In 2025, the Company’s Nomination, Remuneration, and Good
Corporate Governance (GCG) Perseroan menyelenggarakan rapat Corporate Governance (GCG) Committee held a total of 23 meetings
sebanyak 23 kali sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan as part of its oversight function and to provide recommendations
dan pemberian rekomendasi kepada Dewan Komisaris. Dalam rapat- to the Board of Commissioners. During these meetings, the
rapat tersebut, Komite membahas berbagai agenda strategis, antara Committee discussed various strategic agendas, including the
lain evaluasi kebijakan nominasi dan remunerasi, pengawasan atas evaluation of nomination and remuneration policies, oversight of the
implementasi prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG), implementation of Good Corporate Governance (GCG) principles,
penelaahan struktur organisasi dan kebutuhan kompetensi, serta review of the organizational structure and competency needs, and
peninjauan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan review of compliance with applicable laws and regulations and the
dan kebijakan internal Perseroan yang berlaku. Company’s internal policies.
Pelaksanaan rapat dilakukan dengan mengedepankan prinsip Meetings were conducted with a focus on the principles of
transparansi, independensi, dan akuntabilitas guna memastikan transparency, independence, and accountability to ensure that
bahwa setiap rekomendasi dan keputusan yang dihasilkan every recommendation and decision supported the strengthening of
dapat mendukung penguatan tata kelola perusahaan yang baik, good corporate governance, increased the effectiveness of human
meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia, serta resource management, and aligned with the Company’s long-term
selaras dengan strategi dan visi jangka panjang Perseroan. strategy and vision.
Adapun tingkat kehadiran anggota dalam setiap rapat adalah sebagai The attendance rate for each meeting is as follows:
berikut:
Kehadiran
Tanggal Rapat Agenda Rapat Attendance
No.
Meeting Date Meeting Agenda Taufan Suli Diah Moh.
Gestoro Fatimah Sulistiorini Fadila
1 23 Januari 2025 Pembahasan Kinerja hasil usaha Perseroan s/d √ √ √ √
January 23, 2025 Desember 2024 dan perkembangan proses audit
keuangan tahun buku 2024.
Discussion of the Company’s business performance
as of December 2024 and the progress of the 2024
financial audit process.
2 5 Februari 2025 • Tindak lanjut hasil rapat Dekom yang √ √ √ √
February 5, 2025 menyertakan Direksi sebelumnya.
• Bagaimana kesiapan WEGE untuk menuju
Single System pembukuan.
• Perkembangan proses Audit tahun buku 2024
oleh KAP RSM.
• Pembahasan berkala Fungsi Perseroan.
• Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners meeting, which included Board
of Directors.
• WEGE’s readiness to move towards a Single
Accounting System.
• Development of the 2024 financial audit
process by KAP RSM.
• Periodic discussion of the Company’s
functions.
Page 428
428
Kehadiran
Tanggal Rapat Agenda Rapat Attendance
No.
Meeting Date Meeting Agenda Taufan Suli Diah Moh.
Gestoro Fatimah Sulistiorini Fadila
3 24 Februari 2025 • Pembahasan Kinerja hasil usaha dan Keuangan √ √ √ √
February 24, 2025 Perseroan s/d Januari 2025.
• Pembahasan usulan perubahan organisasi.
• Review Pengendalian Intern Tata Kelola Divisi
Pemasaran.
• Discussion of the Company’s business and
financial performance as of January 2025.
• Discussion of proposed organizational
changes.
• Review of Internal Control Governance of
Marketing Division.
4 4 Maret 2025 • Tindak lanjut hasil rapat Dekom yang √ √ √ √
March 4, 2025 menyertakan Direksi sebelumnya.
• Pembahasan dan masukan Dewan Komisaris
atas Hasil Usaha dan Keuangan s/d bulan
Januari 2025.
• Pembahasan Risiko Strategis Perusahaan
menghadapi pengurangan anggaran
Kementrian.
• Kinerja Divisi Pemasaran.
• Follow-up on the results of previous Board
of Commissioners (BoC) meetings involving
Board of Directors.
• Discussion and input from Board of
Commissioners on operating results and
financial performance up to January 2025.
• Discussion on the Company’s strategic risks in
response to reductions in ministerial budgets.
• Performance of Marketing Division.
5 10 April 2025 • Pembahasan Kinerja hasil usaha dan Keuangan √ √ √ √
April 10, 2025 Perseroan s/d Februari 2025.
• Review Pengendalian Intern Tata Kelola Div
QSHE dan SCM.
• Discussion on the Company’s operating results
and financial performance up to February 2025.
• Review of internal control and governance in
QSHE and SCM Divisions.
6 22 April 2025 • Tindak lanjut hasil rapat Dekom yang √ √ √ √
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
April 22, 2025 menyertakan Direksi sebelumnya.
• Pembahasan dan masukan Dewan Komisaris
atas Hasil Usaha dan Keuangan s/d bulan
Februari 2025.
• STRESS TEST Hasil Usaha 2025.
• Perkembagan Pasar Konstruksi dan issue
Global.
• Proyeksi Cash Flow 2025 dan Aging Piutang.
• Perkembangan Piutang dalam proses Litigasi.
• Follow-up on the results of previous Board
of Commissioners (BoC) meetings involving
Board of Directors.
• Discussion and input from Board of
Commissioners on operating results and
financial performance up to February 2025.
• Stress test of the Company’s 2025 operating
results.
• Developments in the construction market and
global issues.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
• 2025 cash flow projections and receivables
aging.
• Developments of receivables under litigation.
7 30 April 2025 • Pembahasan Kinerja hasil usaha dan Keuangan
April 30, 2025 Perseroan sd Maret 2025.
• Pembahasan Manajemen Risiko s/d Maret
2025.
• Discussion of the Company’s business and
financial performance as of March 2025.
• Discussion of Risk Management as of March
2025.
Page 429
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 429
Kehadiran
Tanggal Rapat Agenda Rapat Attendance
No.
Meeting Date Meeting Agenda Taufan Suli Diah Moh.
Gestoro Fatimah Sulistiorini Fadila
8 16 Mei 2025 • Tindak lanjut hasil rapat Dekom yang √ √ √ √
May 16, 2025 menyertakan Direksi sebelumnya.
• Pembahasan dan masukan Dewan Komisaris
atas Hasil Usaha dan Keuangan s/d bulan
Maret 2025.
• Pembahasan Fungsi Divisi Man Risk.
• Review Target OK 2025.
• Strategi Pencairan Piutang.
• Strategi menyikapi Vendor dan meningkatkan
altman Z Score.
• Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners meeting, which included Board
of Directors.
• Discussion and input from Board of
Commissioners on the Business and Financial
Results as of March 2025.
• Discussion of Risk Management Division
Function.
• Review of the 2025 OK Target.
• Receivables Disbursement Strategy.
• Strategy for addressing vendors and improving
the Altman Z Score.
9 20 Mei 2025 • Pembahasan progress Audit SPI hingga bulan √ √ √ √
May 20, 2025 April-Mei 2025, Proyek :
a. Pembangunan Stadion Suralaya
Lamongan;
b. Pembangunan Gedung Fasilitas Biofarma
Bandung;
c. PT Wika Pracetak Gedung;
d. Revitalisasi Gedung BNI (Proyek WPG);
e. Precast Struktur Rusun Paspamres
(Proyek WPG);
f. Mandiri Matraman (WPG);
• Discussion of SPI Audit progress as of April-
May 2025, Projects:
a. Construction of Suralaya Stadium in
Lamongan;
b. Construction of Biofarma Facility Building
in Bandung;
c. PT Wika Pracetak Gedung;
d. Revitalization of BNI Building (WPG
Project);
e. Precast Structure for Presidential Security
Forces Apartments (WPG Project);
f. Mandiri Matraman (WPG);
10 28 Mei 2025 • Pembahasan kinerja hasil usaha dan keuangan √ √ √ √
May 28, 2025 s/d April 2025.
• Piutang dan PDPK dengan aging>1tahun.
• Review pengendalian intern divisi IT dan SPI .
• Discussion of business and financial
performance through April 2025.
• Accounts receivable and PDPK with aging >1
year.
• Review of internal controls in IT and SPI
divisions.
Page 430
430
Kehadiran
Tanggal Rapat Agenda Rapat Attendance
No.
Meeting Date Meeting Agenda Taufan Suli Diah Moh.
Gestoro Fatimah Sulistiorini Fadila
11 13 Juni 2025 • Tindak lanjut hasil rapat Dekom yang √ √ √ √
June 13, 2025 menyertakan Direksi sebelumnya.
• Pembahasan hasil temuan joint internal audit
Wika Beton dan Wika Gedung.
• Penjelasan kenaikan PDPK, BDD & Piutang
lain lain.
• Proyeksi pencairan piutang 2025 dan update
proyeksi cash flow.
• Paparan Divisi Man Risk.
• Mitigasi dan punishment terkait Penurunan
Laba Proyek.
• Pembahasan Divisi IT.
• Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners meeting, which included Board
of Directors.
• Discussion of the findings of joint internal audit
of Wika Beton and Wika Gedung.
• Explanation of the increase in PDPK, BDD, and
other receivables.
• Projected disbursement of receivables for 2025
and updated cash flow projections.
• Presentation from Risk Management Division.
• Mitigation and punishment related to the
decline in project profits.
• Discussion with IT Division.
12 25 Juni 2025 • Pembahasan kinerja hasil usaha dan keuangan √ √ √ √
June 25, 2025 s/d Mei 2025.
• Perolehan OK Baru blm optimal, Divisi
Pemasaran memaparkan exit strateginya.
• Review Pengendalian Intern.
• Discussion of business and financial
performance through May 2025.
• New OK acquisition is not yet optimal,
Marketing Division presents its exit strategy.
• Internal Control Review.
13 9 Juli 2025 • Tindak lanjut hasil rapat Dekom yang √ √ √ √
July 9, 2025 menyertakan Direksi sebelumnya.
• Exit Strategy Perusahaan untuk Perolehan OK
Baru.
• Penjelasan Laba Bersih setelah Pajak.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
• Prognosa Laba Usaha Juni, September dan
Desember 2025.
• Update Tim Legal atas penanganan Piutang
bermasalah aging>12 bln.
• Update Divisi Pemasaran.
• Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners meeting, which included Board
of Directors.
• The Company’s Exit Strategy for Acquiring
New OKs.
• Explanation of Net Profit after Tax.
• Operating Profit Forecast for June, September,
and December 2025.
• Legal Team Update on the handling of non-
performing receivables aging >12 months.
• Marketing Division Update.
14 25 Juli 2025 • Pembahasan kinerja hasil usaha dan keuangan √ √ √ √
July 25, 2025 s/d Juni 2025.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
• Dominasi nilai PDPK pada Piutang.
• Analisa Cash in vs Cash Out.
• Review Pengendalian Intern Divisi Operasi.
• Discussion of business and financial
performance as of June 2025.
• Dominance of PDPK value in Receivables.
• Cash-in vs. Cash-out Analysis.
• Review of Internal Control in Operations
Division.
Page 431
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 431
Kehadiran
Tanggal Rapat Agenda Rapat Attendance
No.
Meeting Date Meeting Agenda Taufan Suli Diah Moh.
Gestoro Fatimah Sulistiorini Fadila
15 5 Agustus 2025 • Tindak lanjut hasil rapat Dekom yang √ √ √ √
August 5, 2025 menyertakan Direksi sebelumnya.
• Penjelasan rincian PDPK dgn Agingnya serta
strategi dlm mengelola penumpunkan PDPK.
• Penjelasan Locking PDPK.
• Highlight Kinerja Keuangan.
• Paparan proyek cash in<cash out .
• Risiko Shortfall cashflow.
• Paparan Divisi Legal & Andkon.
• Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners meeting, which included Board
of Directors.
• Explanation of PDPK details with their
aging and strategies for managing PDPK
accumulation.
• Explanation of PDPK Locking.
• Financial Performance Highlights.
• Explanation of cash-in < cash-out projects.
• Cash flow shortfall risk.
• Legal & Accounting Division exposure.
16 26 Agustus 2025 • Pembahasan kinerja hasil usaha dan keuangan √ √ √ √
August 26, 2025 s/d Juli 2025.
• Review Pengendalian Intern Divisi Risk
Manajemen.
• Discussion of business and financial
performance until July 2025.
• Review of Internal Controls in Risk
Management Division.
17 4 September 2025 • Tindak lanjut hasil rapat Dekom yang √ √ √ √
September 4, 2025 menyertakan Direksi .sebelumnya.
• Kerugian atas Beban masa lalu Sett off hutang
vendor dgn Aset.
• Bagaimana Tingkat kedisiplinan dan
keakuratan pelaporan keuangan dan komersial
dari unit kerja.
• Performa review per divisi operasi.
• Update saldo piutang dan statusnya s/d Juli
2025.
• Follow-up on the results of previous Board of
Commissioners meeting, which included Board
of Directors.
• Losses on past expenses, set off vendor debts
with assets.
• The level of discipline and accuracy of financial
and commercial reporting by work units.
• Performance review per operating division.
• Update on accounts receivable balances and
their status through July 2025.
18 26 September 2025 • Pembahasan kinerja hasil usaha dan keuangan √ √ √ √
September 26, 2025 s/d Agustus 2025.
• Review Pengendalian Intern Divisi Operasi
Modular dan Divisi Operasi Konsesi.
• Discussion of business and financial
performance until August 2025.
• Review of Internal Controls in Modular
Operations Division and Concession
Operations Division.
19 7 Oktober 2025 • Tindak lanjut hasil rapat Dekom yang √ √ √ √
October 7, 2025 menyertakan Direksi sebelumnya.
• Paparan Prognosa Des 2025.
• Paparan RKAP 2026.
• Strategi dan program detail perolehan OK Baru
2025.
• Lesson learn dan Gap atas perolehan OK Baru.
• Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners meeting, which included Board
of Directors.
• Presentation of December 2025 Prognosis.
• Presentation of the 2026 Work Plan and Budget
(RKAP).
• Detailed strategy and program for acquiring
New OKs in 2025.
• Lessons learned and gaps in acquiring New
OKs.
Page 432
432
Kehadiran
Tanggal Rapat Agenda Rapat Attendance
No.
Meeting Date Meeting Agenda Taufan Suli Diah Moh.
Gestoro Fatimah Sulistiorini Fadila
20 30 Oktober 2025 • Pembahasan kinerja hasil usaha dan keuangan √ √ √ √
October 30, 2025 s/d September 2025.
• Prognosa Hasil Usaha Des 2025 dan rincian
beban lain lain.
• Pembahasan RKA Dekom tahun 2026.
• Pembahasan Risiko periode September 2025.
• Discussion of business and financial
performance as of September 2025.
• Prognosis of Business Results for December
2025 and details of other expenses.
• Discussion of the Board of Commissioners’
Work Plan and Budget (RKA) for 2026.
• Discussion of risks for September 2025 period.
21 14 November 2025 • Tindak lanjut hasil rapat Dekom yang √ √ √ √
November 14, 2025 menyertakan Direksi sebelumnya.
• Proyeksi Perolehan OK Baru tahun 2025.
• Mitigasi risiko pembukuan kerugian terhadap
bisnis Perusahaan.
• Paparan Prognosa Des 2025.
• Strategi Direksi dalam memitigasi risiko denda
keterlambatan proyekBasilika IKN.
• Rencana perbaikan thd proyek Delay dan
proyek overbudget.
• Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners meeting, which included Board
of Directors.
• Projection of New OK Acquisition in 2025.
• Mitigation of the risk of book losses on the
Company’s business.
• Presentation of December 2025 Prognosis.
• Board of Directors’ strategy in mitigating the
risk of fines for delays in IKN Basilica project.
• Improvement plan for delayed projects and
overbudget projects.
22 26 November 2025 • Pembahasan kinerja hasil usaha dan keuangan √ √ √ √
November 26, 2025 s/d Oktober 2025.
• Proyeksi Desember 2025 dan Sasaran Pokok
2026 dan Laporan Laba Rugi.
• Discussion of business and financial
performance through October 2025.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
• December 2025 Projections and 2026 Main
Targets and Profit and Loss Statement.
23 10 Desember 2025 • Tindak lanjut hasil rapat Dekom yang
December 10, 2025 menyertakan Direksi sebelumnya.
• Hasil Usaha dan Cash Flow sd Oktober 2025.
• Kinerja Keuangan.
• Grafik Ra/Ri Perolehan OK Baru sd Desember
2025.
• Paparan Divisi Engineering.
• Follow-up to the results of previous Board of
Commissioners meeting, which included Board
of Directors.
• Business Results and Cash Flow through
October 2025.
• Financial Performance.
• Ra/Ri Graph of New OK Acquisition through
December 2025.
• Engineering Division Presentation.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Rekapitulasi Kehadiran Rapat Komite Nominasi, Recapitulation of Nomination, Remuneration, and
Remunerasi, Good Corporate Governance (GCG) Good Corporate Governance (GCG) Committee
Meeting Attendance
Rekapitulasi kehadiran anggota Komite Nominasi, Remunerasi, The following is a summary of the attendance of members of
Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap rapat yang Nomination, Remuneration, and Good Corporate Governance (GCG)
diselenggarakan sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut: Committee at each meeting held throughout 2025:
Page 433
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 433
Jumlah Wajib Rapat
Nama Posisi Jumlah Kehadiran % Kehadiran
Number of Mandatory
Name Position Number of Attendance % Attendance
Meetings
Taufan Gestoro Ketua, Komisaris Independen 23 23 100%
Chairman, Independent Commissioner
Suli Fatimah Anggota, Komisaris 23 23 100%
Member, Commissioner
Diah Sulistiorini Anggota, Pihak Independen 23 23 100%
Member, Independent Party
Mohamad Fadila Anggota, Internal Perusahaan 23 23 100%
Member, Internal Company
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Training and/or Competency Development for
Nominasi, Remunerasi, Good Corporate Governance Nomination, Remuneration, and Good Corporate
(GCG) Governance (GCG) Committee
Perseroan menyediakan program peningkatan kompetensi bagi The Company provides competency development programs for
anggota Komite Nominasi, Remunerasi, dan Good Corporate members of Nomination, Remuneration, and Good Corporate
Governance (GCG) guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas Governance (GCG) Committee to support effective implementation
Komite dalam membantu Dewan Komisaris menjalankan fungsi of the Committee’s duties in assisting the Board of Commissioners
pengawasan terhadap pengelolaan Perseroan oleh Direksi. Program in carrying out its oversight function over the management of the
ini dirancang untuk memperkuat kapabilitas anggota Komite dalam Company by the Board of Directors. This program is designed to
memberikan rekomendasi strategis terkait kebijakan nominasi, strengthen the capabilities of Committee members in providing
remunerasi, serta penerapan prinsip-prinsip Good Corporate strategic recommendations regarding nomination and remuneration
Governance (GCG). policies, as well as the implementation of Good Corporate
Governance (GCG) principles.
Melalui program pengembangan kompetensi tersebut, Perseroan Through this competency development program, the Company
juga memastikan bahwa anggota Komite senantiasa mengikuti also ensures that Committee members remain abreast of regulatory
perkembangan regulasi, standar tata kelola, serta praktik terbaik developments, governance standards, and industry best practices,
(best practices) yang berlaku di industri, sehingga Komite dapat so that the Committee can carry out its role optimally, adaptively,
menjalankan perannya secara optimal, adaptif, dan berkelanjutan. and sustainably.
Pada tahun 2025, program peningkatan kompetensi yang diikuti oleh By 2025, the Nomination, Remuneration, and Good Corporate
Komite Nominasi, Remunerasi, dan Good Corporate Governance Governance (GCG) Committee participated in the following
(GCG) antara lain: competency development programs:
Program Pendidikan/
Nama Jabatan Pelatihan Waktu Penyelenggara
Name Position Education/Training Date Organizer
Program
Taufan Gestoro Ketua, Komisaris Independen Pelatihan Business 20 Oktober 2025 - 22 CRMS (Center for
Chairman, Independent Commissioner Continuity Based on ISO Oktober 2025 Risk Management &
22301 October 20, 2025 - Sustainability
ISO 22301-Based October 22, 2025
Business Continuity
Training
Suli Fatimah Anggota, Komisaris Sertifikasi Certified Risk Pelatihan: PT. RAP Indonesia
Member, Commissioner Governance Professional 27 – 28 Agustus 2025
(CRGP) Level IV Ujian :
Certified Risk Governance 3 September 2025
Professional (CRGP) Level Training:
IV Certification August 27-28, 2025
Exam:
September 3, 2025
Diah Sulistiorini Anggota, Pihak Independen - - -
Member, Independent Party
Mohamad Fadila Anggota, Internal Perusahaan Pelatihan ESG Awareness 16 September 2025 PT. Surveyor Indonesia
Member, Internal Company ESG Awareness Training September 16, 2025
Page 434
434
Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan Komite Nominasi, Implementation of Duties and Activities of
Remunerasi, Good Corporate Governance (GCG) Nomination, Remuneration, and Good Corporate
Tahun 2025 Governance (GCG) Committee in 2025
Komite Nominasi, Remunerasi, dan Good Corporate Governance The Nomination, Remuneration, and Good Corporate Governance
(GCG) telah melaksanakan berbagai tugas dan kegiatan sepanjang (GCG) Committee carried out various duties and activities throughout
tahun 2025 untuk memastikan penerapan prinsip-prinsip tata kelola 2025 to ensure the implementation of good corporate governance
perusahaan yang baik, termasuk di bidang nominasi, remunerasi, principles, including in the areas of nomination, remuneration, and
serta pengawasan terhadap implementasi Good Corporate oversight of the implementation of Good Corporate Governance
Governance (GCG) di lingkungan Perseroan. (GCG) within the Company.
Adapun tugas dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Komite Nominasi, The duties and activities carried out by the Nomination, Remuneration,
Remunerasi, dan GCG selama tahun 2025 adalah sebagai berikut: and GCG Committee during 2025 are as follows:
Butir-Butir dalam Piagam Komite Audit Realisasi Kegiatan
No
Items in the Audit Committee Charter Activity Realization
1 Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi Memberikan masukan kepada Dewan Komisaris atas remunerasi untuk tahun 2025
tahun 2024. berdasarkan hasil kinerja 2024.
Evaluate the 2024 remuneration policy. Provided input to the Board of Commissioners regarding remuneration for 2025
based on 2024 performance results.
2 Melakukan kajian, evaluasi dan rekomendasi Melakukan evaluasi atas pelaksanaan pengendalian intern dengan mereviu:
kepada Dewan Komisaris atas penerapan Good penerapan SOP, pengorganisasian unit kerja, sinergi fungsi-fungsi terkait dalam
Corporate Governance di PT Wijaya Karya mananjemen proyek, pengintegrasian data terkait antar unit kerja , penerapan
Bangunan Gedung Tbk. manajemen risiko, program kerja unit kerja dan realisasi pelaksanaannya, Laporan
Conduct a review, evaluation, and hasil audit internal dan eksternal.
recommendations to the Board of Commissioners Evaluated the implementation of internal control by reviewing: the implementation
regarding the implementation of Good Corporate of SOPs, the organization of work units, the synergy of related functions in project
Governance at PT Wijaya Karya Bangunan Gedung management, the integration of related data between work units, the implementation
Tbk. of risk management, work unit work programs and their implementation, and reports
on internal and external audit results.
3 Memberikan pendapat dan/atau masukan yang Melakukan pemantauan dan evaluasi pengendalian intern melalui kontrol hubungan
obyektif, profesional dan independen atas hal-hal data terkait antar unit kerja dan kendala-kendala operasional yang dihadapi unit kerja.
yang memerlukan perhatian, tindak lanjut, atau Monitored and evaluated internal control by monitoring the relationship between
hal-hal lainnya yang dapat membantu pelaksanaan related data between work units and the operational constraints faced by work units.
tugas Dewan Komisaris berkaitan dengan praktik
GCG.
Provide objective, professional, and independent
opinions and/or input on matters requiring
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
attention, follow-up, or other matters that may
assist the Board of Commissioners in carrying out
their duties related to GCG practices.
4 Menyusun self-assessment tool dan melakukan Mengusulkan penilaian kinerja individu Komisaris.
self assessment terhadap kinerja Komite dan Proposed individual performance assessments for Commissioners.
melaporkannya kepada Dewan Komisaris;
Develop a self-assessment tool and conduct a self-
assessment of the Committee’s performance, and
report it to the Board of Commissioners.
5 Melakukan kajian/evaluasi atas restrukturisasi Melakukan penyesuaian struktur organisasi difokuskan pada penyederhanaan
organisasi WG, berikut mekanisme kerja, kriteria organisasi, pengurangan lapisan struktural, penggabungan fungsi yang memiliki irisan
jabatan dan program diklat peran, serta optimalisasi peran dan beban kerja, tanpa mengurangi fungsi strategis
Conduct a review/evaluation of WG organizational dan pengendalian. Dengan pendekatan tersebut, perubahan struktur diharapkan
restructuring, including its work mechanisms, job mampu meningkatkan efisiensi biaya, mempercepat pengambilan keputusan, dan
criteria, and training programs. tetap mendukung pencapaian target kinerja perusahaan.
Made adjustments to the organizational structure was focused on simplifying
the organization, reducing structural layers, consolidating overlapping functions,
and optimizing roles and workloads, without compromising strategic and control
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
functions. This approach aims to improve cost efficiency, accelerate decision-making,
and support the achievement of company performance targets.
Page 435
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 435
Butir-Butir dalam Piagam Komite Audit Realisasi Kegiatan
No
Items in the Audit Committee Charter Activity Realization
6 Evaluasi capaian KPI individu Direksi, manajer/ • Menilai capaian KPI Individu Direksi akhir tahun 2024 untuk perhitungan usulan
pejabat satu level dibawah Direksi dan pegawai Remunerasi dan Tantiem tahun 2025.
lainnya • Melakukan Penilaian Karya dan Evaluasi Kompetensi Pegawai Tahun 2025
Evaluate the achievement of individual KPIs for secara berjenjang mulai dari tingkat korporat, direktorat, hingga individu
Directors, managers/officials at one level below karyawan. Hasil penilaian digunakan sebagai dasar evaluasi pencapaian KPI
Directors, and other employees. perusahaan, unit kerja, serta program kerja individu, sekaligus sebagai input
dalam pengembangan SDM dan pengelolaan kinerja berkelanjutan.
• Assessed the achievement of individual KPIs for Directors at the end of 2024 to
calculate the proposed remuneration and bonuses for 2025.
• · Conducted a hierarchical performance assessment and employee competency
evaluation for 2025, starting at the corporate level, through directorates, and
down to individual employees. The assessment results were used as the
basis for evaluating the achievement of KPIs for the company, work units, and
individual work programs, as well as as input for human resource development
and sustainable performance management.
7 Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Dewan Rencana Kerja dan Anggaran Dewan Komisaris berikut Rencana Kerja Organ Dewan
Komisaris berikut Rencana Kerja Organ Dewan Komisaris tahun 2026
Komisaris. The Board of Commissioners’ Work Plan and Budget, including the Board of
Prepare the Board of Commissioners’ Work Plan Commissioners’ Work Plan for 2026.
and Budget, including the Work Plan of Board of
Commissioners’ Organs.
8 Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh Membantu persiapan assessment GCG 2025.
Dewan Komisaris Assisting in the preparation of the 2025 GCG assessment.
Perform other duties assigned by the Board of
Commissioners.
Rencana Program Kerja Komite Nominasi, Nomination, Remuneration, and Good Corporate
Remunerasi, Good Corporate Governance (GCG) Governance (GCG) Committee Work Plan for 2026
Tahun 2026
Komite Nominasi, Remunerasi, dan Good Corporate Governance The Company’s Nomination, Remuneration, and Good Corporate
(GCG) Perseroan telah menyusun program kerja untuk tahun 2026 Governance (GCG) Committee has prepared a work program
yang mencakup berbagai kegiatan strategis yang bertujuan untuk for 2026, encompassing various strategic activities aimed at
memperkuat penerapan prinsip Good Corporate Governance strengthening the implementation of Good Corporate Governance
(GCG) serta mendukung pengelolaan perusahaan yang efektif dan (GCG) principles and supporting effective and transparent company
transparan. management.
Adapun rencana program kerja yang akan dilaksanakan adalah The planned work program is as follows:
sebagai berikut:
1. Rapat Internal Komite Nominasi, Remunerasi, dan GCG Bersama 1. Internal Meeting of Nomination, Remuneration, and GCG
Manajemen, dengan agenda sebagai berikut: Committee with Management, with the following agenda:
a. Reviu terhadap ketentuan internal, termasuk Standard a. Review of internal regulations, including Standard Operating
Operating Procedures (SOP), Pedoman Pelaksanaan Procedures (SOPs), Activity Implementation Guidelines, and
Kegiatan, dan dokumen terkait lainnya; other related documents;
b. Kajian atas pelaksanaan sistem manajemen di lingkungan b. Review of the implementation of management systems
perusahaan, mencakup Sistem Manajemen Mutu, within the company, including the Quality Management
Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Manajemen Risiko, System, Occupational Safety and Health, Risk Management,
Manajemen Informasi, SDM, Akuntansi, dan Pengadaan; Information Management, HR, Accounting, and Procurement;
c. Kajian atas aksi korporasi yang dilakukan oleh Perseroan; c. Review of corporate actions undertaken by the Company;
d. Kajian terhadap penyesuaian Board Manual; d. Review of adjustments to the Board Manual;
e. Monitoring kegiatan penyelesaian piutang yang e. Monitoring of receivables settlement activities requiring
membutuhkan perhatian khusus; special attention;
f. Penelaahan atas aspek GCG dalam laporan kinerja f. Reviewing GCG aspects in the company’s performance
perusahaan; report;
g. Penelaahan atas aspek GCG dalam rancangan rencana g. Reviewing GCG aspects in the draft of company work plan
kerja dan anggaran perusahaan serta kesesuaiannya dengan and budget and their alignment with the company’s long-
rencana jangka panjang perusahaan; term plan;
h. Pengusulan kepada Dewan Komisaris terkait penetapan gaji h. Making proposals to the Board of Commissioners regarding
dan tantiem bagi Direksi dan Dewan Komisaris; the determination of salaries and bonuses for Directors and
Commissioners;
i. Me-reviu rencana suksesi calon Direksi dan Dewan Komisaris i. Reviewing succession plans for candidates for Directors
untuk diajukan pada RUPS dan Pemegang Saham; and Commissioners for submission to the GMS and
Shareholders;
Page 436
436
j. Monitoring kegiatan perusahaan untuk memastikan j. Monitoring company activities to ensure compliance with
kepatuhan terhadap prinsip-prinsip GCG melalui GCG principles by providing input, advice, recommendations,
pemberian masukan, nasehat, rekomendasi, atau saran or suggestions upon request for approval from the Board
atas permohonan persetujuan dari Direksi; of Directors;
k. Evaluasi kinerja perusahaan, dengan fokus pada kepatuhan k. Evaluating company performance, with a focus on
terhadap keputusan RKAP Tahun 2026 dan Rencana Jangka compliance with the 2026 Work Plan and Budget (RKAP)
Panjang Perusahaan 2024-2028; and the Company’s 2024-2028 Long-Term Plan;
l. Mempersiapkan assessment GCG untuk tahun buku 2025 l. Preparing a GCG assessment for the 2025 financial year.
2. Penyusunan rencana kerja Komite Nominasi, Remunerasi, dan 2. Preparing the Nomination, Remuneration, and GCG Committee’s
GCG untuk tahun 2026. work plan for 2026.
3. Penugasan lain yang diberikan oleh Dewan Komisaris. 3. Other assignments assigned by the Board of Commissioners.
4. Penyusunan Laporan Tahunan Komite untuk tahun 2026. 4. Preparation of the Committee’s Annual Report for 2026.
5. Pelaksanaan diklat, workshop, atau seminar terkait implementasi 5. Implementation of training, workshops, or seminars related to
Good Corporate Governance (GCG). the implementation of Good Corporate Governance (GCG).
KOMITE PEMANTAU RISIKO DAN RISK MONITORING AND INTEGRATED
TATA KELOLA TERINTEGRASI GOVERNANCE COMMITTEE
Tata Kelola Terintegrasi merupakan suatu sistem tata kelola Integrated Governance is a governance system that applies
yang menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan, akuntabilitas, the principles of transparency, accountability, responsibility,
pertanggungjawaban, independensi, dan kewajaran secara independence, and fairness in an integrated manner within the
terintegrasi dalam grup entitas induk. Dalam rangka mendukung parent entity group. To support effective implementation of the
efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pengawasan Board of Commissioners’ supervisory duties and responsibilities in
Dewan Komisaris di bidang penerapan manajemen risiko dan Tata the areas of risk management and Integrated Governance, Board of
Kelola Terintegrasi, Dewan Komisaris membentuk Komite Pemantau Commissioners has established the Risk Monitoring and Integrated
Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi (TKT). Governance Committee (TKT).
Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi bekerja secara The Risk Monitoring and Integrated Governance Committee operates
kolektif dan bersifat mandiri, baik dalam pelaksanaan tugas maupun collectively and independently, both in carrying out its duties and in
dalam penyampaian laporan, serta bertanggung jawab langsung reporting, and is directly accountable to Board of Commissioners.
kepada Dewan Komisaris. Komite ini berperan dalam membantu The Committee plays a role in assisting Board of Commissioners in
Dewan Komisaris memastikan bahwa penerapan manajemen risiko ensuring that the implementation of risk management and integrated
dan tata kelola terintegrasi di lingkungan grup perusahaan berjalan governance within the group environment is carried out effectively
secara efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. and in accordance with applicable regulations.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Dasar Hukum Pembentukan Komite Legal Basis for Establishment of the Committee
Dasar hukum pembentukan Komite Pemantau Risiko dan Tata The legal basis for the establishment of Risk Monitoring and
Kelola Terintegrasi, yaitu: Integrated Governance Committee is as follows:
1. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor: 1. Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises No.
PER- 06/MBU/04/2021 tanggal 13 April 2021 tentang atas PER-06/MBU/04/2021 dated April 13, 2021, on amendments to
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor Per-12/ Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises No. PER-
MBU/20212 tentang Organ Pendukung Dewan Komisaris/Dewan 12/MBU/2012 concerning Supporting Organs of the Board of
Pengawas Badan Usaha Milik Negara; Commissioners/Supervisory Board of State-Owned Enterprises;
2. Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor 2. Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises No.
PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan PER-01/MBU/2011 concerning the Implementation of Good
yang Baik Good Corporate Governance pada Badan Usaha Corporate Governance in State-Owned Enterprises;
Milik Negara;
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
3. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: PER-2/ 3. Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises No. PER-
MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang Pedoman Tata 2/MBU/03/2023 dated March 3, 2023, concerning Guidelines
Kelola dan Kegiatan Korporasi signifikan BUMN; on Governance and Significant Corporate Activities of State-
Owned Enterprises;
4. Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI 4. Decree of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic
No. AHU.0027786.AH.01.02 tanggal 22 Mei 2023 tentang of Indonesia No. AHU.0027786.AH.01.02 dated May 22, 2023,
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas regarding the Approval of Amendments to the Articles of
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk, AKta Nomor 3 tanggal Association of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk., Deed
16 Mei 2023 No. 3 dated May 16, 2023;
5. Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT 5. Minutes of Extraordinary General Meeting of Shareholders of
Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Nomor 15 tanggal 27 Mei PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. No. 15 dated May 27,
2024, dibuat dihadapan Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto, 2024, drawn up before Diah Guntari Listianingsih Soemarwoto,
S.H., Notaris di Jakarta Selatan. S.H., Notary in South Jakarta;
Page 437
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 437
6. Keputusan Dewan Komisaris PT Wijaya Karya Bangunan Gedung 6. Decree of Board of Commissioners of PT Wijaya Karya Bangunan
Tbk. Nomor SK.02.01/A.KOM.00001.WEGE/2024 tentang Gedung Tbk. No. SK.02.01/A.KOM.00001.WEGE/2024 regarding
Piagam Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi the Charter of Risk Monitoring and Integrated Governance
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. Committee of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk.
FRAMEWORK TATA KELOLA TERINTEGRASI WIKA INTEGRATED GOVERNANCE FRAMEWORK OF
GROUP WIKA GROUP
• Komisaris Utama Anak Perusahaan menjadi Anggota Komite Bidang Tata Kelola
Terintegrasi WIKA
• DKHCMR Anak Perusahaan menjadi Penanggung Jawab TKT di Anak
Perusahaan
• Sekretaris Anak Perusahaan menjadi Koordinator TKT di Anak Perusahaan
• Masing-masing BOD-1 Anak Perusahaan menjadi counterpart PIC TKT WIKA di
setiap aspek
• President Commissioner of Subsidiary becomes a Member of Integrated
Governance Committee of WIKA
• DKHCMR of Subsidiary becomes the Person in Charge of TKT in the Subsidiary
• Secretary of Subsidiary becomes the Coordinator of TKT in the Subsidiary
• Each BOD-1 of Subsidiary becomes the counterpart of PIC TKT WIKA in every
aspect
Ketua | Chairman
Komisaris Utama Induk
President Commissioners of The DEWAN KOMISARIS AP DEWAN KOMISARIS WIKA
Parent Company SUBSIDIARY’S BOARD OF WIKA’S BOARD OF
COMMISSIONERS COMMISSIONERS
Wakil Ketua (merangkap anggota
Vice Chairman (also member)
Komisaris Independen Induk DIREKTUR UTAMA AP
DIREKSI WIKA
Independent Commissioners of The SUBSIDIARY’S PRESIDENT
WIKA’S BOARD OF DIRECTORS
Parent Company DIRECTOR
Anggota | Member
• Komisaris Induk DIREKTUR PENANGGUNG DIREKTUR DIREKTUR
Independent Commissioners of JAWAB TKT PEMBINA FUNGSI
The Parent Company DIRECTOR IN RESPONSIBILITY FOR DIRECTOR OF DIRECTOR OF
TKT ADVISORY FUNCTIONS
• Komisaris Utama Anak
Perusahaan
FJPS CGCD (SEBAGAI
Independent Commissioners of KOORDINATOR TKT)
The Subsidiary FJPS CGCD (AS TKT
KOORDINATOR TKT (BOD-1 AP) COORDINATOR)
TKT COORDINATOR (SUBSIDIARY
• Profesional BOARD-1) FJPS MANAJEMEN RISIKO
Professional STRATEGIS
SEKRETARIS PERUSAHAAN FJPS STRATEGIC RISK
CORPORATE SECRETARY MANAGEMENT
PJPS AUDIT INTERNAL
PJPS INTERNAL AUDIT
PJFK AP
PJFK AP
(ASPEK-ASPEK SESUAI
(ASPEK-ASPEK SESUAI
PEDOMAN TKT)
PEDOMAN TKT)
PJFK SUBSIDIARY
PJFK OF WIKA HOLDING
(ASPECTS ACCORDING TO TKT
(ASPECTS ACCORDING TO TKT
GUIDELINES)
GUIDELINES)
Page 438
438
PT WIjaya Karya (Persero) Tbk sebagai entitas induk memilki PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., as the parent entity, has established
Kebijakan Tata Kelola Terintegrasi Nomor WIKA-SUB-KP-01.01 an Integrated Governance Policy No. WIKA-SUB-KP-01.01 dated
tanggal 13 November 2023 dan Pedoman Prinsip Pengelolaan November 13, 2023, and Guidelines on Subsidiary Management
Anak Perusahaan dan Tata Kelola Terintegrasi Nomor WIKA-SUB- Principles and Integrated Governance No. WIKA-SUB-QM-01.01.
QM-01.01. Program Kerja Tata Kelola Terintegrasi entitas induk The Integrated Governance Work Program of the parent entity
antara lain sebagai berikut: includes, among others:
1. Aspek Internal Audit; 1. Internal Audit Aspect;
2. Aspek Manajemen Risiko; 2. Risk Management Aspect;
3. Aspek Keuangan; 3. Financial Aspect;
4. Aspek Finance; 4. Finance Aspect;
5. Aspek Sinergi Bisnis; 5. Business Synergy Aspect;
6. Aspek Pengadaan; 6. Procurement Aspect;
7. Aspek Human Capital; 7. Human Capital Aspect;
8. Aspek SMAP, WBS, Benturan Kepentingan dan TJSL; 8. SMAP, WBS, Conflict of Interest, and CSR Aspect;
9. Aspek Hukum dan Kepatuhan; 9. Legal and Compliance Aspect;
10. Aspek Quality, Health, Safety, dan Environment; 10. Quality, Health, Safety, and Environment Aspect;
11. Aspek Information Technology. 11. Information Technology Aspect.
Perseroan sebagai bagian dari anak perusahaan BUMN yang memiliki The Company, as part of a State-Owned Enterprise (SOE) subsidiary
hubungan kepemilikan dan/atau pengendalian memiliki komitmen with ownership and/or control relationships, is committed to
untuk terus menciptakan nilai-nilai konglomerasi secara terukur, continuously creating conglomerate value in a measurable, targeted,
terarah dan efektif. Tidak hanya dengan entitas induk, Perseroan and effective manner. Not only with the parent entity, the Company
juga menerapkan tata kelola terintegrasi dengan anak Perusahaan also implements integrated governance with its subsidiary, PT WEGE
PT WEGE Solusi Proklamasi. Solusi Proklamasi.
Tujuan Pembentukan Komite Pemantau Risiko dan Purpose of Establishment of Risk Monitoring and
Tata Kelola Terintegrasi Integrated Governance Committee
Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi dibentuk The Risk Monitoring and Integrated Governance Committee was
untuk membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas established to assist Board of Commissioners in carrying out its
dan tanggung jawabnya dalam mengawasi, mengevaluasi, serta duties and responsibilities in supervising, evaluating, and ensuring
memastikan bahwa penerapan Manajemen Risiko dan Tata Kelola that the implementation of Risk Management and Integrated
Terintegrasi (TKT) di Perseroan memenuhi unsur kecukupan Governance (TKT) within the Company meets the adequacy
prosedur dan metodologi pengelolaan risiko. Selain itu, Komite requirements of risk management procedures and methodologies.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
juga memastikan bahwa praktik tata kelola yang diterapkan telah In addition, the Committee ensures that governance practices adhere
memenuhi prinsip keterbukaan, akuntabilitas, pertanggungjawaban, to the principles of transparency, accountability, responsibility,
independensi, profesionalisme, dan kewajaran, serta terintegrasi independence, professionalism, and fairness, and are integrated
dengan induk Perseroan sehingga dapat berjalan secara efektif with the parent entity to ensure effective and aligned implementation
dan selaras di tingkat grup. at the group level.
Pedoman Kerja Komite Pemantau Risiko dan Tata Charter of Risk Monitoring and Integrated
Kelola Terintegrasi Governance Committee
Pedoman kerja Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi The Risk Monitoring and Integrated Governance Committee charter
disusun berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Wijaya is prepared based on the Decree of Board of Commissioners of PT
Karya Bangunan Gedung Tbk Nomor: SK.02.01/A.KOM.0001. Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. No. SK.02.01/A.KOM.0001.
WEGE/2024 tentang Piagam Komite Pemantau Risiko dan Tata WEGE/2024 regarding the Charter of Risk Monitoring and Integrated
Kelola Terintegrasi yang disahkan pada tanggal 14 Mei 2024, Governance Committee, ratified on May 14, 2024, and refers to the
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
serta mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Board Manual provisions set out in the Company’s Board Manual.
Perseroan.
Pedoman kerja tersebut menjadi landasan bagi Komite dalam This charter serves as the foundation for the Committee in carrying
menjalankan tugas, fungsi, dan tanggung jawabnya secara efektif, out its duties, functions, and responsibilities effectively, including
termasuk dalam melakukan pemantauan terhadap penerapan monitoring the implementation of risk management and integrated
manajemen risiko dan tata kelola terintegrasi di lingkungan Perseroan. governance within the Company. It also governs the organizational
Selain itu, pedoman ini juga mengatur mengenai struktur organisasi, structure, authority, and working mechanisms to ensure that
kewenangan, serta mekanisme kerja sehingga pelaksanaan fungsi supervisory functions are carried out systematically, independently,
pengawasan dapat berjalan secara sistematis, independen, dan and in accordance with good corporate governance principles.
sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Page 439
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 439
Ketentuan Masa Jabatan Komite Pemantau Risiko Term of Office of Risk Monitoring and Integrated
dan Tata Kelola Terintegrasi Governance Committee
Sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor In accordance with the Regulation of Minister of State-Owned
PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Enterprises No. PER-2/MBU/03/2023 concerning Guidelines on
Korporasi Signifikan BUMN, serta Peraturan Menteri Badan Usaha Governance and Significant Corporate Activities of SOEs, and
Milik Negara Nomor PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Regulation No. PER-3/MBU/03/2023 concerning Organs and
Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara, yang masing- Human Resources of SOEs, both ratified through the Company’s
masing telah dikukuhkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholders on May 20, 2023, the Company
Perseroan pada tanggal 20 Mei 2023, Perseroan berkomitmen is committed to implementing corporate governance provisions in
untuk menerapkan ketentuan tata kelola perusahaan sesuai dengan accordance with prevailing regulations.
regulasi yang berlaku.
Tugas Dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Duties and Responsibilities of Risk Monitoring and
Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi Integrated Governance Committee
Sebagaimana diatur dalam Pedoman Kerja, Komite Pemantau As stipulated in the charter, the Risk Monitoring and Integrated
Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi memiliki tugas dan tanggung Governance Committee has the following duties and responsibilities:
jawab sebagai berikut:
1. Mengevaluasi secara berkala, sesuai dengan ketentuan dan 1. Periodically evaluate, in accordance with applicable provisions
prosedur yang berlaku, untuk mengawasi dan memastikan and procedures, to oversee and ensure the adequacy
kecukupan kebijakan Manajemen Risiko, serta memberikan of Risk Management policies, and provide advice and/
saran dan/atau rekomendasi kepada Dewan Komisaris guna or recommendations to the Board of Commissioners for
perbaikan kerangka kerja dan kebijakan Manajemen Risiko; improvements to the risk management framework and policies;
2. Menganalisis dan mengevaluasi laporan Manajemen Risiko, 2. Analyze and evaluate Risk Management reports, risk profile
laporan profil risiko, serta laporan lainnya yang terkait dengan reports, and other reports related to the Company’s risk
manajemen risiko Perseroan; management;
3. Memantau dan mengevaluasi kecukupan proses identifikasi, 3. Monitor and evaluate the adequacy of the Company’s risk
pengukuran, pemantauan, pengendalian, serta sistem informasi identification, measurement, monitoring, control processes,
manajemen risiko Perseroan; and risk management information systems;
4. Mengevaluasi dan menganalisis pelaksanaan fungsi kepatuhan 4. Evaluate and analyze the implementation of the Company’s
(compliance) Perseroan dalam penerapan manajemen risiko; compliance function in the application of risk management;
5. Mengevaluasi secara berkala serta memberikan masukan 5. Periodically evaluate and provide input to the Board of
kepada Dewan Komisaris terkait persetujuan kebijakan Tata Commissioners regarding the approval of Integrated Governance
Kelola Terintegrasi (TKT) dalam lingkup Perseroan; (TKT) policies within the Company;
6. Memantau dan mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan kebijakan 6. Monitor and evaluate the implementation of the Company’s
Tata Kelola Terintegrasi (TKT) Perseroan; Integrated Governance (TKT) policies;
7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Dewan Komisaris 7. Perform other duties assigned by the Board of Commissioners
dari waktu ke waktu sesuai dengan kewenangan yang berlaku. from time to time in accordance with applicable authority.
Wewenang Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Authority of Risk Monitoring and Integrated
Terintegrasi Governance Committee
Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi mempunyai The Risk Monitoring and Integrated Governance Committee has,
wewenang antara lain: among others, the authority to:
1. Memperoleh informasi yang relevan berkaitan dengan 1. Obtain relevant information related to the execution of its duties
pelaksanaan tugasnya dari pihak internal maupun eksternal; from internal and external parties;
2. Melakukan komunikasi dengan kepala unit kerja dan pihak 2. Communicate with heads of work units and other parties within
lain dalam Perseroan untuk memperoleh informasi dan data, the Company to obtain information and data, seek clarification,
mendapatkan klarifikasi serta meminta dokumen dan laporan and request necessary documents and reports;
yang diperlukan;
3. Memberi pendapat dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 3. Provide opinions and recommendations to the Board of
dalam rangka peningkatan pengelolaan risiko Perseroan; Commissioners to enhance the Company’s risk management;
4. Memberi pendapat dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 4. Provide opinions and recommendations to the Board of
dalam rangka peningkatan efektifitas manajemen risiko yang Commissioners to improve the effectiveness of risk management
dilaksanakan oleh unit kerja yang membidangi manajemen risiko; implemented by the relevant work units;
5. Melakukan pemantauan dan penelaahan terhadap laporan 5. Monitor and review the Company’s risk management reports;
manajemen risiko Perseroan
6. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas hal 6. Provide recommendations to the Board of Commissioners
yang mendukung efektifitas penerapan manajemen risiko dan on matters supporting the effectiveness of risk management
kesesuaian dengan kebijakan Perseroan; implementation and alignment with Company policies;
Page 440
440
7. Mendapat masukan dari tenaga ahli baik dari pihak internal 7. Obtain input from experts, both internal and external to the
Perseroan maupun dari pihak eksternal Perseroan; Company;
8. Melakukan koordinasi dengan Komite Audit serta Komite 8. Coordinate with the Audit Committee as well as the Nomination,
nominasi, Remunerasi dan Good Corporate Governance. Remuneration, and Good Corporate Governance Committee.
Jumlah, Komposisi Dan Susunan Komite Pemantau Number, Composition, and Structure of Risk
Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2025 Monitoring and Integrated Governance Committee in
2025
Berpedoman pada Anggaran Dasar Perusahaan, Komite Pemantau In accordance with the Company’s Articles of Association, the Risk
Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi paling kurang terdiri dari 3 (tiga) Monitoring and Integrated Governance Committee consists of at
orang anggota. Komposisi komite ini terdiri dari 1 (satu) orang least 3 (three) members. The composition includes 1 (one) member
anggota Dewan Komisaris, sebagai ketua dan 2 (dua) orang anggota. of Board of Commissioners serving as Chairman and 2 (two) other
Anggota Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi berasal members. Members of the Committee may come from:]
dari:
1. Anggota Dewan Komisaris; 1. Members of Board of Commissioners;
2. Pihak yang berasal dari luar; 2. External parties;
3. Pihak yang menduduki jabatan manajerial di bawah Direksi yang 3. Individuals holding managerial positions under Board of Directors
membidangi Manajemen Risiko dan TKT. responsible for Risk Management and Integrated Governance
(TKT).
Anggota Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi yang A Committee member who is an Independent Commissioner
kedudukannya sebagai anggota Dewan Komisaris Independen serves as the Chairman. Members who are not part of Board of
bertindak sebagai Ketua Komite. Anggota Komite Pemantau Risiko Commissioners are prohibited from holding concurrent positions
dan Tata Kelola Terintegrasi yang bukan anggota Dewan Komisaris as members of other committees within the Company during the
tidak boleh merangkap sebagai anggota Komite lain di lingkungan same period.
Perseroan pada periode yang sama.
Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi dibentuk pada The Risk Monitoring and Integrated Governance Committee was
tahun 2024 yang dapat dijelaskan melalui tabel berikut ini: established in 2024, as presented in the following table:
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Periode Jabatan
Name Position Remarks Expertise Office Period
Joseph Prajogo Ketua Komisaris Independen Keuangan dan Manajemen Mengikuti Periode Jabatan
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
sekaligus Pelaksana Finance and Management Sebagai Anggota Dewan
Tugas Komisaris Utama Komisaris
Independent Following the office period
Commissioner and as a Member of Board of
Acting President Commissioners
Commissioner
Danish S. Anggota Komisaris Strategi Manajemen dan Mengikuti Periode Jabatan
Sumadilaga Commissioner Pengembangan Sumber Daya sebagai Anggota Dewan
Manusia Komisaris
Human Resource Management Following the office period
and Development Strategy as a Member of Board of
Commissioners
Apridio Rizak K. Anggota Pihak Independen Akuntansi dan Manajemen Risiko Periode ke-1
Independent Party Accounting and Risk Management
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Profil Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Profile of Integrated Risk and Governance Monitoring
Terintegrasi Committee
Adapun profil anggota Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola The profiles of members of Integrated Risk and Governance
Terintegrasi adalah sebagai berikut: Profil Joseph Prajogo dan Danish Monitoring Committee are as follows: The profiles of Joseph Prajogo
S. Sumadilaga sebagai anggota Dewan Komisaris dapat dilihat di and Danish S. Sumadilaga, members of Board of Commissioners,
bab Profil Perusahaan dari laporan tahunan ini. can be found in the Company Profile section of this annual report.
Page 441
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 441
Joseph Prajogo
Ketua merangkap anggota Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi
Chairman and member of Integrated Risk Monitoring and Governance Committee
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Dewan Komisaris PT Wijaya Karya Bangunan Gedung No. SK.02.01/A.KOM.WG.07816/2024
Tentang Penetapan Organ Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi PT Wijaya Karya Bangunan
Gedung Tbk tanggal 11 Juni 2024.
Legal Basis for Appointment Decree of Board of Commissioners of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung No. SK.02.01/A.KOM.
WG.07816/2024 concerning the Establishment of Risk Monitoring and Integrated Governance Organ of PT
Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dated June 11, 2024.
Dalam pelaksanaan tugas Komite, beliau ditunjuk sebagai Ketua merangkap anggota Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi. Adapun
profil beliau dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Dewan Komisaris di dalam Laporan Tahunan ini.
In carrying out the Committee’s duties, appointed as Chairman and member of Risk Monitoring and Integrated Governance Committee. Profile can be
found in the Company Profile chapter within the Board of Commissioners Profile section of this Annual Report.
Danish S. Sumadilaga
Anggota Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi
Member of Integrated Risk and Governance Monitoring Committee
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Dewan Komisaris PT Wijaya Karya Bangunan Gedung No. SK.02.01/A.KOM.
WG.07816/2024 Tentang Penetapan Organ Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi PT
Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk tanggal 11 Juni 2024.
Legal Basis for Appointmen Decree of Board of Commissioners of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung No. SK.02.01/A.KOM.
WG.07816/2024 concerning the Establishment of Risk Monitoring and Integrated Governance
Organ of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dated June 11, 2024.
Dalam pelaksanaan tugas Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi, beliau ditunjuk sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko dan Tata
Kelola Terintegrasi. Adapun profil beliau dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Dewan Komisaris di dalam Laporan Tahunan ini.
In carrying out the duties of Risk Monitoring and Integrated Governance Committee, appointed as a Member of Risk Monitoring and Integrated
Governance Committee. Profile can be seen in the Company Profile chapter under the Board of Commissioners Profile section of this Annual Report.
Devri Setyawan
Anggota Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi
Member of Risk Monitoring and Integrated Governance Committee
Dasar Hukum Pengangkatan Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Wijaya Karya Bangunan Gedung No.
SK.02.01/A.KOM.00001.WEGE/2025 Tentang Penetapan Organ Pemantau Risiko dan Tata Kelola
Terintegrasi PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk tanggal 05 Februari 2025.
Legal Basis for Appointmen Based on the Decree of Board of Commissioners of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung No.
SK.02.01/A.KOM.00001.WEGE/2025 concerning the Establishment of Integrated Risk and
Governance Monitoring Organ of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dated February 5,
2025
Dalam pelaksanaan tugas Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi, beliau ditunjuk sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko dan Tata
Kelola Terintegrasi. Adapun profil beliau dapat dilihat pada Bab Tata Kelola Perusahaan di bagian Sekretaris Dewan Komisaris di dalam Laporan
Tahunan ini.
In carrying out the duties of Risk Monitoring and Integrated Governance Committee, appointed as a Member of Risk Monitoring and Integrated
Governance Committee. Profile can be seen in the Corporate Governance Chapter in the Secretary of Board of Commissioners section in this Annual
Report.
Independensi Komite Pemantau Risiko dan Tata Independence of Risk Monitoring and Integrated
Kelola Terintegrasi Governance Committee
Seluruh Anggota Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola All members of Risk Monitoring and Integrated Governance
Terintegrasi yang berasal dari pihak independen tidak memiliki Committee, who are independent parties, have no financial,
hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau managerial, shareholding, or family relationships with Board of
hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/ atau Commissioners, Board of Directors, and/or Controlling Shareholders,
Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, or any relationship with the Company that could affect their ability
yang dapat mempengaruhi kemampuannya bertindak independen. to act independently.
Persyaratan Independensi Joseph Danish S. Apridio
Independence Requirements Prajogo Sumadilaga Rizak K.
Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris dan Direksi √ √ √
Has no financial relationship with Board of Commissioners and Board of Directors
Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak perusahaan, maupun √ √ √
perusahaan afiliasi
Has no management relationship in the company, subsidiaries, or affiliated companies
Page 442
442
Persyaratan Independensi Joseph Danish S. Apridio
Independence Requirements Prajogo Sumadilaga Rizak K.
Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di Perseroan √ √ √
Has no share ownership relationship in the Company
Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau sesama √ √ √
anggota Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi
Has no family relationship with Board of Commissioners, Board of Directors, and/or
fellow members of Risk Monitoring and Integrated Governance Committee
Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik dan/atau pejabat Pemerintah √ √ √
Does not serve as a political party administrator and/or government official
Rapat Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Risk Monitoring and Integrated Governance
Terintegrasi Committee Meetings
Kebijakan dan Pelaksanaan Frekuensi Rapat serta Policy and Frequency of Meetings and Attendance of
Tingkat Kehadiran Anggota Komite dalam Rapat Committee Members in the Meetings
Penyelenggaraan Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola The Risk Monitoring and Integrated Governance Committee must
Terintegrasi harus memenuhi persyaratan diantaranya sebagai meet the following requirements:
berikut:
1. Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi sekurang- 1. Risk Monitoring and Integrated Governance Committee must
kurangnya mengadakan rapat sekali dalam 3 (tiga) bulan untuk convene at least once every three months to complete the
menyelesaikan Program Kerja Komite Pemantau Risiko dan Risk Monitoring and Integrated Governance Committee Work
Tata Kelola Terintegrasi; Program;
2. Jika dipandang perlu, Komite dapat mengundang pihak lain 2. If deemed necessary, the Committee may invite other parties
yang terkait dengan materi rapat untuk hadir dalam rapat dengan related to the meeting material to attend the meeting with the
sepengetahuan anggota Direksi terkait; knowledge of relevant member of Board of Directors;
3. Rapat Komite dipimpin oleh Ketua Komite. Apabila Ketua Komite 3. Committee meetings are chaired by the Committee Chairman.
berhalangan hadir maka rapat dipimpin oleh anggota yang If the Committee Chairman is unable to attend, the meeting
paling senior dalam Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola is chaired by the most senior member of Risk Monitoring and
Terintegrasi, bilamana rapat tidak dapat dihadiri oleh Ketua dan Integrated Governance Committee. If the Chairman and/or
atau anggota senior rapat dianggap batal; senior member cannot attend, the meeting is deemed cancelled;
4. Pemanggilan rapat dilakukan oleh Ketua Komite; 4. The Committee Chairman shall issue a summons for the meeting;
5. Pemanggilan rapat dilakukan sekurang-kurangnya 7 (tujuh) hari 5. Meeting notices must be issued at least 7 (seven) days in
dan dalam hal mendesak minimum 2 (dua) hari sebelum tanggal advance, and in urgent cases, at least 2 (two) days before the
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
rapat, dengan mencantumkan hari, tanggal, jam, tempat dan meeting date, stating the day, date, time, venue, and agenda
agenda rapat yang akan dibicarakan dan diadakan di tempat of the meeting to be discussed and held at the Company’s
kedudukan Perseroan atau di tempat lain di wilayah RI yang domicile or at another agreed-upon location within the Republic
disepakati; of Indonesia;
6. Keputusan rapat Komite yang menurut ketua rapat bersifat 6. The decisions of committee meeting deemed by the meeting
strategis baru berlaku efektif jika telah diputuskan oleh rapat chairman to be strategic in nature will only be effective if they
Dewan Komisaris; have been approved by the Board of Commissioners;
7. Segala sesuatu yang dibicarakan dan diputuskan dalam rapat 7. Everything discussed and decided at the Committee meeting,
Komite termasuk pendapat yang berbeda (dissenting opinions), including dissenting opinions, will be recorded in the Minutes
dituangkan dalam Risalah Rapat yang ditandatangani oleh of Meeting, signed by all Committee members present, as valid
seluruh anggota Komite yang hadir, sebagai bukti yang sah evidence of the decisions taken at the meeting;
atas Keputusan yang diambil dalam rapat;
8. Setiap anggota Komite diberi kebebasan seluas-luasnya untuk 8. Each Committee member is given the broadest possible freedom
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
menyampaikan pendapat profesionalnya dalam pembahasan to express their professional opinions in the discussion of each
setiap agenda rapat tanpa intervensi siapapun; meeting agenda without any intervention from anyone;
9. Setiap anggota Komite berhak menerima salinan Risalah Rapat 9. Each Committee member has the right to receive a copy of the
meskipun yang bersangkutan tidak hadir dalam rapat tersebut; Minutes of Meeting, even if they are not present at the meeting;
10. Kehadiran anggota Komite dalam rapat, dilaporkan dalam 10. The attendance of Committee members at meetings is reported
laporan triwulanan dan laporan tahunan Komite; in the Committee’s quarterly and annual reports;
11. Jumlah rapat serta jumlah kehadiran masing-masing anggota 11. The number of meetings and attendance of each Committee
Komite dalam rapat serta laporan singkat Komite yang memuat member, as well as a brief report of the Committee containing
isu-isu penting yang dibicarakan oleh Komite harus diungkapkan important issues discussed by the Committee, must be disclosed
dalam Laporan Tahunan (Annual Report); in the Annual Report.
12. Tata tertib Rapat Komite tertuang dalam aturan tersendiri. 12. he Committee’s meeting procedures are set out in separate
regulations.
Page 443
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 443
Sepanjang tahun 2025, Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Throughout 2025, the Risk Monitoring and Integrated Governance
Terintegrasi menyelenggarakan rapat sebanyak 1 (satu) kali dengan Committee held 1 (one) meeting with the following agenda and
agenda dan tingkat kehadiran sebagai berikut: attendance levels:
Kehadiran
Tanggal Rapat Agenda Rapat Attendance
No.
Meeting Date Meeting Agenda Joseph Danish Apridio
Prajogo Sumadilaga Rizak
1 4 Maret 2025 Rapat Dewan Komisaris yang Menyertakan Direksi : √ √ √
March 4, 2025 Pembahasan Risiko dan Strategi Manajemen dalam
Menghadapi Efisiensi/Pengurangan Anggaran
Kementerian /Lembaga
Board of Commissioners Meeting Including
the Board of Directors: Discussion of Risk and
Management Strategy in Addressing Efficiency/
Budget Reductions at Ministries/Institutions
2 10 April 2025 Rapat Internal Dewan Komisaris : Pembahasan √ √ √
April 10, 2025 Strategi Risiko Korporat
Internal Board of Commissioners Meeting:
Discussion of Corporate Risk Strategy
3 22 April 2025 Rapat Dewan Komisaris yang Menyertakan Direksi : √ √ √
April 22, 2025 Pembahasan Risiko Strategis WIKA Gedung
Board of Commissioners Meeting Including the
Board of Directors: Discussion of WIKA Gedung’s
Strategic Risk
4 4 April 2025 Rapat Internal Dewan Komisaris : Pembahasan √ √ √
April 4, 2025 Manajemen Risiko Operasi dan Korporat Periode
Maret 2025
Internal Board of Commissioners Meeting:
Discussion of Operational and Corporate Risk
Management for March 2025
5 16 Mei 2025 Rapat Dewan Komisaris yang Menyertakan Direksi √ √ √
May 16, 2025 : Pembahasan Manajemen Risiko Operasi dan
Korporat Periode April 2025
Board of Commissioners Meeting Including the
Board of Directors: Discussion of Operational and
Corporate Risk Management for April 2025
6 13 Juni 2025 Rapat Dewan Komisaris yang Menyertakan Direksi √ √ √
June 13, 2025 : Pembahasan Manajemen Risiko Operasi dan
Korporat Periode Mei 2025
Board of Commissioners Meeting Including the
Board of Directors: Discussion of Operational and
Corporate Risk Management for May 2025
7 25 Juni 2025 Rapat Internal Dewan Komisaris : Pembahasan √ √ √
June 25, 2025 Strategi Risiko Korporat
Internal Board of Commissioners Meeting:
Discussion of Corporate Risk Strategy
8 8 Juli 2025 Rapat Tata Kelola Terintegrasi √ √ √
July 8, 2025 Integrated Governance Meeting
9 25 Juli 2025 Rapat Internal Dewan Komisaris : Pembahasan √ - √
July 25, 2025 Manajemen Risiko Semester I Tahun 2025
Internal Meeting of the Board of Commissioners:
Discussion of Risk Management for the First Half
of 2025
10 5 Agustus 2025 Rapat Dewan Komisaris yang Menyertakan Direksi √ √ √
August 5, 2025 : Pembahasan Manajemen Risiko Operasi dan
Korporat Periode Juni 2025
Board of Commissioners Meeting Including the
Board of Directors: Discussion of Operational and
Corporate Risk Management for the Period of June
2025
11 30 Oktober 2025 Rapat Internal Dewan Komisaris : Pembahasan √ √ √
October 30, 2025 Manajemen Risiko Operasi dan Korporat Periode
September 2025
Internal Meeting of Board of Commissioners:
Discussion of Operational and Corporate Risk
Management for the Period of September 2025
Page 444
444
Kehadiran
Tanggal Rapat Agenda Rapat Attendance
No.
Meeting Date Meeting Agenda Joseph Danish Apridio
Prajogo Sumadilaga Rizak
12 6 November 2025 Rapat Dewan Komisaris yang Menyertakan Direksi : √ √ √
November 6, 2025 Pembahasan Manajemen Risiko Triwulan III 2025
Board of Commissioners Meeting Including the
Board of Directors: Discussion of Risk Management
for the Period of Q3 2025
13 8 Desember 2025 Rapat Internal Dewan Komisaris : Pembahasan √ - √
December 8, 2025 Manajemen Risiko Operasi dan Korporat Periode
November 2025
Internal Meeting of Board of Commissioners:
Discussion of Operational and Corporate Risk
Management for the Period of November 2025
14 23 Desember 2025 Rapat Dewan Komisaris yang Menyertakan Direksi √ √ √
December 23, 2025 : Pembahasan Manajemen Risiko Operasi dan
Korporat Periode November 2025
Board of Commissioners Meeting Including the
Board of Directors: Discussion of Operational and
Corporate Risk Management for the Period of
November 2025
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Training and/or Competency Development for Risk
Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi Monitoring and Integrated Governance Committee
Perusahaan menyediakan program peningkatan kompetensi The Company provides competency development programs for Risk
bagi Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi. Hal ini Monitoring and Integrated Governance Committee. This program
bertujuan supaya dapat meningkatkan kemampuan komite ini dalam aims to enhance the committee’s ability to carry out its oversight
menjalankan fungsi pengawasan atas pengelolaan Perusahaan yang function over the management of the Company by the Board of
dilakukan oleh Direksi. Directors.
Adapun program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang The Risk Monitoring and Integrated Governance Committee
diikuti oleh Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi participated in the following training and competency development
selama tahun 2025 adalah sebagai berikut: programs during 2025:
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Nama Jabatan Training and Competency Development
Name Position Nama Pelatihan Waktu Penyelenggara
Training Title Date Organizer
Joseph Ketua merangkap Anggota Komite Pemantau - - -
Prajogo Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi
Chairman and Member of Risk Monitoring and
Integrated Governance Committee
Danis Anggota Komite Pemantau Risiko dan Tata Certified Risk Governance 11 - 12 Desember 2025 RAP Learning Center
Hidayat Kelola Terintegrasi Professional (CRGP) December 11-12, 2025
Sumadilaga Member of Risk Monitoring and Integrated
Governance Committee
Apridio Anggota Komite Pemantau Risiko dan Tata - - -
Rizak Kelola Terintegrasi
Karunia Member of Risk Monitoring and Integrated
Governance Committee
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan Komite Pemantau Implementation of Duties and Activities of Risk
Risiko Dan Tata Kelola Terintegrasi Monitoring and Integrated Governance Committee
Beragam tugas dan kegiatan yang dilakukan oleh Komite Pemantau Various duties and activities carried out by the Risk Monitoring and
Risiko dan Tata Kelola Terintegrasi pada tahun 2025 adalah sebagai Integrated Governance Committee in 2025 include the following:
berikut:
1. Melakukan evaluasi secara berkala terhadap Pedoman 1. Conducting periodic evaluations of the Company’s Integrated
Pengelolaan Tata Kelola Terintegrasi Perseroan guna memastikan Governance Management Guidelines to ensure alignment
kesesuaian dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, with prevailing laws and regulations, internal policies, and best
kebijakan internal, serta praktik terbaik yang berlaku, dengan practices, with evaluation results submitted to management for
hasil evaluasi disampaikan kepada manajemen sebagai bahan improvement and refinement;
perbaikan dan penyempurnaan kebijakan;
Page 445
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 445
2. Melaksanakan sosialisasi Pedoman Prinsip Pengelolaan Tata 2. Conducting dissemination of the Company’s Integrated
Kelola Terintegrasi Perseroan kepada unit kerja terkait guna Governance Principles Guidelines to relevant work units to
meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta konsistensi enhance understanding, awareness, and consistency in the
penerapan prinsip Tata Kelola Terintegrasi di seluruh lingkungan implementation of Integrated Governance principles across
Perseroan; the Company;
3. Melakukan pemantauan terhadap implementasi Kebijakan Tata 3. Monitoring the implementation of Integrated Governance
Kelola Terintegrasi yang mencakup aspek kinerja operasional, Policies covering operational performance, risk management,
manajemen risiko, tata kelola perusahaan, dan kepatuhan hukum corporate governance, and legal compliance through discussions
melalui pembahasan dalam rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi, in Committee meetings, and submitting monitoring results
serta menyampaikan hasil pemantauan dan rekomendasi along with recommendations for improvement to Board of
perbaikan kepada Dewan Komisaris dan manajemen sesuai Commissioners and management in accordance with applicable
dengan kewenangan yang berlaku. authority.
Evaluasi Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola Evaluation of Risk Monitoring and Integrated
Terintegrasi Governance Committee
Evaluasi terhadap kinerja Komite Pemantau Risiko dan TKT secara Evaluation of the Risk Monitoring and Integrated Governance
individual maupun secara kolektif dilakukan setiap 1 (satu) tahun Committee’s performance, both individually and collectively, is
secara self assessment menggunakan metode evaluasi dengan conducted annually through a self-assessment method using the
indikator sebagai berikut: following indicators:
1. Penilaian tingkat kehadiran pada rapat; 1. Assessment of attendance levels at meetings;
2. Penilaian kontribusi dalam penyampaian usulan pemberian 2. Assessment of contributions in providing recommendations or
nasihat kepada Dewan Komisaris dalam rapat; advice to the Board of Commissioners during meetings;
3. Penilaian kualitas usulan pemberian nasihat kepada Dewan 3. Assessment of the quality of recommendations or advice
Komisaris. provided to the Board of Commissioners.
Rencana Program Kerja Komite Pemantau Risiko Work Program Plan of Risk Monitoring and Integrated
dan Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2026 Governance Committee for 2026
Perseroan membentuk Komite Pemantau Risiko dan Tata Kelola The Company established the Risk Monitoring and Integrated
Terintegrasi (TKT) pada tahun 2024 yang ditetapkan melalui Governance Committee in 2024, formalized through the issuance
penerbitan Pedoman Kerja Komite pada tanggal 14 Mei 2024. of the Committee Charter on May 14, 2024. Since its establishment,
Sejak pembentukannya, Komite Pemantau Risiko dan TKT terus the Risk Monitoring and Integrated Governance Committee has
mengembangkan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, continuously developed the implementation of its duties and
khususnya dalam memperkuat implementasi Tata Kelola Terintegrasi responsibilities, particularly in strengthening the application of
di lingkungan Perseroan, termasuk pada entitas anak perusahaan. Integrated Governance within the Company, including its subsidiaries.
Upaya pengembangan tersebut dilakukan melalui penyusunan These development efforts are carried out through the formulation
mekanisme koordinasi, pemantauan penerapan manajemen risiko of coordination mechanisms, monitoring the implementation of
terintegrasi, serta evaluasi keselarasan kebijakan tata kelola antara integrated risk management, and evaluating the alignment of
Perseroan dan entitas anak, sehingga penerapan Tata Kelola governance policies between the Company and its subsidiaries,
Terintegrasi dapat berjalan secara konsisten dan efektif di tingkat ensuring that Integrated Governance is implemented consistently
grup. and effectively at the group level.
KOMITE LAIN DI BAWAH DEWAN KOMISARIS OTHER COMMITTEES UNDER BOARD OF
COMMISSIONERS
Hingga akhir tahun 2025, Dewan Komisaris memiliki 3 (tiga) komite, As of the end of 2025, the Board of Commissioners has three (3)
yaitu Komite Audit, Komite Nominasi, Remunerasi, dan Good committees: Audit Committee, Nomination, Remuneration, and
Corporate Governance (GCG), serta Komite Pemantau Risiko dan Good Corporate Governance (GCG) Committee, and Risk Monitoring
Tata Kelola Terintegrasi. Pembentukan komite-komite tersebut and Integrated Governance Committee. The establishment of
bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan fungsi pengawasan these committees aims to strengthen the supervisory and advisory
dan pemberian nasihat Dewan Komisaris terhadap pengelolaan functions of Board of Commissioners over the management of the
Perseroan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Company in accordance with applicable regulations.
Dengan dukungan komite-komite tersebut, Dewan Komisaris With the support of these committees, the Board of Commissioners
diharapkan dapat menjalankan fungsi, tugas, dan tanggung is expected to perform its functions, duties, and responsibilities
jawabnya secara lebih efektif dalam memastikan penerapan tata more effectively in ensuring the implementation of transparent,
kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. accountable, and sustainable corporate governance.
Page 446
446
Organ Pendukung Direksi
Supporting Organs of Board of Directors
CORPORATE SECRETARY CORPORATE SECRETARY
Sekretaris Perusahaan ( Corporate Secretary) merupakan The Corporate Secretary is an individual or the person in charge of
orang perseorangan atau penanggung jawab dari unit kerja the work unit responsible for performing the corporate secretarial
yang menjalankan fungsi sekretaris perusahaan. Dalam rangka function. In order to enhance transparency, services, and
meningkatkan keterbukaan, layanan dan komunikasi kepada para communication with stakeholders as part of implementing good
pemangku kepentingan sebagai penerapan prinsip tata kelola corporate governance principles, the role of Corporate Secretary
Perusahaan yang baik oleh Perseroan, peran Corporate Secretary is essential in ensuring effective communication between the Issuer
sangat penting memastikan kelancaran komunikasi antara Emiten or Public Company and its stakeholders.
atau Perusahaan Publik dengan pemangku kepentingan.
Landasan Hukum Legal Basis
Pembentukan Corporate Secretary Perseroan mengacu pada The establishment of the Company’s Corporate Secretary refers to
beberapa peraturan baik internal maupun eksternal, yakni: several internal and external regulations, including:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35 /POJK.04/2014 1. Financial Services Authority Regulation No. 35/POJK.04/2014
tentang Sekretaris Perusahaan Publik atau Emiten; concerning Corporate Secretaries of Public Companies or Issuers;
2. Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-01/MBU/2011 2. Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises No.
tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good PER-01/MBU/2011 concerning the Implementation of Good
Corporate Governance) pada BUMN pasal 29, sebagaimana Corporate Governance in SOEs, Article 29, as amended by
telah diubah dengan PER-09/MBU/2012; PER-09/MBU/2012;
3. Pedoman Tata Kelola Perseroan; 3. The Company’s Code of Corporate Governance;
4. Pedoman Kerja (Board Manual). 4. The Board Manual.
Struktur Organ Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary Organizational Structure
Sekretaris Perusahaan Perseroan berada langsung dibawah Direktur The Company’s Corporate Secretary reports directly to the President
Utama dimana dalam setiap pelaksanaan fungsinya secara langsung Director, and in carrying out its functions is directly accountable to
dipertanggungjawabkan kepada Direktur Utama. Struktur organisasi the President Director. The organizational structure of Corporate
Sekretaris Perusahaan mengacu kepada struktur organisasi Secretary refers to the Company’s organizational structure as
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Perusahaan yang dijelaskan di bab Profil Perusahaan. described in the Company Profile chapter.
Struktur Organisasi Corporate Secretariat Perseroan ditetapkan The organizational structure of the Company’s Corporate Secretariat
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. SK.01.01/A.DIR. is established based on the Board of Directors’ Decree No.
WG.00802/2024 yang diterbitkan pada tanggal 18 Maret 2024. SK.01.01/A.DIR.WG.00802/2024 issued on March 18, 2024.
Pimpinan Sekretariat Perusahaan
Head of Corporate Secretariat
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Bagian Investor Relations dan Good Bagian Public Relations, Corporate
Corporate Governance Social Responsibility dan General Affairs
Investor Relations and Good Corporate Public Relations, Corporate Social
Governance Division Responsibility, and General Affairs Division
Page 447
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 447
Profil Corporate Secretary Profile of Corporate Secretary
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.02.01/A.DIR. Based on Board of Directors Decree No. SK.02.01/A.DIR.
WG.6328/2022 efektif sejak tanggal 27 Juli 2022, Corporate WG.6328/2022, effective July 27, 2022, the Company’s Corporate
Secretary Perseroan dijabat oleh Purba Yudha Tama. Profil ringkas Secretary is held by Purba Yudha Tama. A brief profile of the
Corporate Secretary dapat dilihat di bab profil Perusahaan dari Corporate Secretary can be found in the Company Profile section
laporan tahunan ini. of this annual report.
Purba Yudha Tama
Corporate Secretary
Kewarganegaraan Indonesia
Citizenship
Usia 42 tahun pada akhir tahun buku 2025 42 years old at the end of fiscal year 2025
Age
Riwayat Pendidikan Magister Applied Finance dari Universitas Binus, Jakarta Master of Applied Finance from Binus University,
Educational Background (2023) Jakarta (2023)
Pengalaman Kerja • General Manager Investor Relations WIKA (2020- 2022) • General Manager of Investor Relations at WIKA
Work Experience (2020-2022)
• Manajer Investor Relations WIKA (2019-2020) • Manager of Investor Relations at WIKA (2019-
2020)
• Ahli Madya 2 Investor Relations WIKA (2018-2019). • Associate Expert 2 in Investor Relations at WIKA
(2018-2019).
Dasar Hukum Pengangkatan Menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan sejak 27 Juli 2022 Served as Corporate Secretary since July 27, 2022,
Legal Basis for Appointment berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor : SK.02.01/A. based on Board of Directors Decree No.: SK.02.01/A.
DIR.WG.6328/2022 DIR.WG.6328/2022
Tugas dan Tanggung Jawab Corporate Secretary Duties and Responsibilities of Corporate Secretary
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. SK.01.01/A.DIR. Based on Board of Directors Decree No. SK.01.01/A.DIR.
WG.00029/2025 tentang Susunan Organisasi Sekretariat Perusahaan WG.00029/2025 concerning the Organizational Structure of
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk tanggal 18 Maret 2024, Corporate Secretariat of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan adalah sebagai dated March 18, 2024, the duties and responsibilities of Corporate
berikut: Secretary are as follows:
1. Tersusunnya Rencana Kerja dan Anggaran Proyek (RKAP) 1. Preparing the Company’s Work Plan and Project Budget (RKAP)
Perseroan secara tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan in a timely manner and in accordance with applicable regulations;
yang berlaku;
2. Terimplementasinya prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan 2. Implementing the principles of Good Corporate Governance
yang Baik (Good Corporate Governance) di seluruh lingkungan throughout the Company;
Perseroan;
3. Terlaksananya kegiatan publisitas perusahaan, protokoler, serta 3. Effectively implementing company publicity, protocol, and
komunikasi internal dan eksternal secara efektif; internal and external communications;
4. Terwakilinya kepentingan Perseroan dalam berbagai kegiatan 4. Representing the Company’s interests in various national and
nasional maupun internasional yang dapat meningkatkan citra international activities that enhance the company’s image and
dan reputasi perusahaan; reputation;
5. Terselenggaranya rapat tingkat Perseroan serta penyusunan 5. Organizing company-level meetings and preparing accurate and
risalah rapat secara tertib dan akurat, termasuk Rapat Umum orderly minutes, including General Meetings of Shareholders,
Pemegang Saham, Rapat Komisaris–Direksi, dan Rapat Direksi; Board of Commissioners-Board of Directors Meetings, and
Board of Directors Meetings;
6. Terkelolanya hubungan investor secara efektif melalui komunikasi 6. Effective management of investor relations through the
berbagai informasi terkait saham, kinerja perusahaan, dan communication of various information related to shares,
laporan keuangan kepada investor, calon investor, analis, fund company performance, and financial reports to investors,
manager, serta masyarakat pasar modal; potential investors, analysts, fund managers, and the capital
market community;
7. Terimplementasinya Sistem Manajemen Anti Penyuapan secara 7. Effective implementation of the Anti-Bribery Management
efektif di lingkungan Perseroan; System within the Company;
8. Terintegrasinya pelayanan, bantuan, saran, dukungan, dan audit 8. Integrated services, assistance, advice, support, and audits
(SASAA) di seluruh unit kerja/organ Perseroan dalam lingkup (SASAA) across all work units/organs of the Company within
Sekretariat Perusahaan; the Corporate Secretariat;
9. Terlaksananya tertib administrasi, termasuk penyusunan laporan 9. Implementation of orderly administration, including the
bulanan, semesteran, dan tahunan sesuai dengan lingkup preparation of monthly, semi-annual, and annual reports in
tanggung jawab; accordance with the scope of responsibilities;
10. Terlaksananya pembinaan fungsi di unit kerja terkait 10. Implementation of functional coaching in related work units
serta pengembangan Human Capital sesuai dengan arah and development of Human Capital in accordance with the
perkembangan Perseroan; Company’s development direction;
Page 448
448
11. Terlaksananya pembinaan profesionalisme dan peningkatan 11. Implementation of professional development and competency
kompetensi bagi personel yang memiliki sertifikasi keahlian; improvement for personnel with expertise certification;
12. Terimplementasinya Sistem Manajemen Perseroan beserta 12. Implementation of the Company’s Management System and its
turunannya dalam setiap aktivitas pekerjaan di lingkungan kerja; derivatives in every work activity within the work environment;
13. Terlaksananya digitalisasi proses bisnis di lingkungan Perseroan 13. Implementation of sustainable digitalization of business
secara berkelanjutan; processes within the Company;
14. Terlaksananya aktivitas coaching dan mentoring secara aktif 14. Active implementation of coaching and mentoring activities for
kepada minimal satu level di bawahnya; dan at least one level below; and
15. Terlaksananya proses penyiapan kader pengganti (suksesi) pada 15. Implementation of the process of preparing replacement cadres
satu level di bawahnya, termasuk pengembangan tenaga ahli. (succession) at one level below, including the development of
expert staff.
Sedangkan, berdasarkan POJK No. 35/POJK.04/2014, Corporate Meanwhile, based on POJK No. 35/POJK.04/2014, the Corporate
Secretary memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: Secretary has the following duties and responsibilities:
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan 1. Keeping abreast of developments in the Capital Market,
perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal; particularly applicable laws and regulations in the Capital Market
sector;
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris 2. Providing input to Board of Directors and Board of Commissioners
Emiten atau Perusahaan Publik untuk mematuhi ketentuan of Issuers or Public Companies to ensure compliance with laws
peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal; and regulations in the Capital Market sector;
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan 3. Assisting Board of Directors and Board of Commissioners in
tata kelola perusahaan yang meliputi: implementing corporate governance, including:
a. keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk a. Information disclosure to the public, including the availability
ketersediaan informasi pada Situs Web Emiten atau of information on the Issuer’s or Public Company’s website;
Perusahaan Publik;
b. penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan b. Timely submission of reports to the Financial Services
tepat waktu; Authority;
c. penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang c. Holding and documenting General Meetings of Shareholders;
Saham;
d. penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau d. Holding and documenting meetings of Board of Directors
Dewan Komisaris; dan and/or Board of Commissioners; and
e. pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan bagi e. Implementing company orientation programs for Board of
Direksi dan/atau Dewan Komisaris. Directors and/or Board of Commissioners.
4. Sebagai penghubung antara Emiten atau Perusahaan Publik 4. Acting as a liaison between the Issuer or Public Company and
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
dengan pemegang saham Emiten atau Perusahaan Publik, its shareholders, the Financial Services Authority, and other
Otoritas Jasa Keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya. stakeholders.
Pelatihan Dan Pengembangan Kompetensi Corporate Secretariat Training and Competency
Corporate Secretariat Development
Perseroan menyediakan program peningkatan kompetensi bagi The Company provides competency development programs for
Corporate Secretary beserta seluruh personel yang berada di the Corporate Secretary and all personnel under the Corporate
bawah koordinasi Corporate Secretary sebagai bagian dari upaya Secretary’s coordination as part of the efforts to strengthen the
memperkuat kapabilitas fungsi kesekretariatan perusahaan. Program capabilities of corporate secretariat function. This development
pengembangan tersebut dirancang untuk mendukung pelaksanaan program is designed to support optimal implementation of duties
tugas dan tanggung jawab secara optimal, meningkatkan and responsibilities, enhance professionalism, and ensure the
profesionalisme, serta memastikan kesiapan organisasi dalam organization’s readiness to address regulatory dynamics, market
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
menghadapi dinamika regulasi, perkembangan pasar, dan kebutuhan developments, and the Company’s strategic needs.
strategis Perseroan.
Pelaksanaan program peningkatan kompetensi dilakukan melalui The competency development program is carried out through
berbagai metode pembelajaran, antara lain pelatihan, workshop, various learning methods, including training, workshops, seminars,
seminar, sertifikasi profesi, serta program pembelajaran berkelanjutan professional certification, and ongoing learning programs relevant
yang relevan dengan bidang hubungan investor, keterbukaan to investor relations, information disclosure, corporate governance,
informasi, tata kelola perusahaan, kepatuhan, dan komunikasi compliance, and corporate communications. With this competency
korporasi. Dengan penguatan kompetensi tersebut, Corporate development, the Corporate Secretary is expected to be able to
Secretary diharapkan mampu menjalankan perannya secara effectively carry out his or her role in supporting the implementation
efektif dalam mendukung penerapan tata kelola perusahaan yang of good corporate governance, improving the quality of information
baik, meningkatkan kualitas layanan informasi kepada pemangku services to stakeholders, and supporting the sustainable achievement
kepentingan, serta mendukung pencapaian tujuan strategis of the Company’s strategic objectives.
Perseroan secara berkelanjutan.
Page 449
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 449
Adapun program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang The training and competency development programs participated
diikuti oleh Corporate Secretary dan personel di bawah koordinasi in by the Corporate Secretary and personnel under the Corporate
Corporate Secretary selama tahun 2025 adalah sebagai berikut: Secretary’s coordination during 2025 are as follows:
Pelatihan Dan Pengembangan Kompetensi Corporate Secretariat
Nama Jabatan Pelatihan Dan Pengembangan Kompetensi Corporate Secretariat
Nama Jabatan Nama Pelatihan Waktu Penyelenggara
Nama Pelatihan Waktu Penyelenggara
Purba Yudha Tama Corporate Secretary ESG Awareness - VP 16 September 2026 PT Surveyor Indonesia
September 16, 2026
Firlan Manager Of Public ESG Awareness - Manager 18 September 2026 PT Surveyor Indonesia
Relations, CSR September 18, 2026
And General Affair
Department Leader as Coach 22-23 Oktober 2025 Wikasatrian Pusat
October 22-23, 2025 Kepemimpinan
Adimas Anggoro P Manager Of Investor ESG Awareness - Manager 18 September 2026 PT Surveyor Indonesia
Relation And Good September 18, 2026
Corporate Governance
Department
Saidul Ulum Junior Expert Public - - -
Relations, Csr And
General Affair Department
Rafli Dinansah Junior Expert Investor - - -
Relation And Good
Corporate Governance
Department
Hendika Darma Junior Expert Investor - - -
Listianto Relation And Good
Corporate Governance
Department
Ratih Perwita Sari Staff Of Public Relations, - - -
CSR and General Affair
Department
Reny Agtriani Staff Of Investor Relation Feed Forward Assesment 9-23 Desember 2025 PT Wijaya Karya Bangunan
And Good Corporate Soft Competency December 9-23, 2025 Gedung Tbk
Governance Department
Risk Awareness 19 Februari 2025 PMO & Risk Management
February 19, 2025 Division – PT Wijaya Karya
Bangunan Gedung Tbk
Tbk
Jihan Yultan Azzahra Staff Of Public Relations, Staff Of Investor Training Internal Auditor ISO
CSR And General Affair Relation And 37001:2016
Department Good Corporate
Governance
Department
Mutiara Bunga Cantika Staff Public Relations, Csr Pelatihan SNI ISO 25 September – 21 Oktober PT Wijaya Karya Bangunan
And General Affair 37001:2016 Sistem 2025 Gedung Tbk
Department Manajemen Anti Penyuapan September 25 – October
SNI ISO 37001:2016 21, 2025
Anti-Bribery Management
System Training
Aqilla Fadia Wahono Staff Public Relations, Key User Trainin (KUT) 8-11 Agustus 2025 Information Technology
Csr And General Affair WIKA Digital Invoice August 8-11, 2025 Division - PT Wijaya Karya
Department Bangunan Gedung Tbk
Riski Islahuddyn Staff Public Relations, Pelatihan SNI ISO 25 September – 21 Oktober PT Wijaya Karya Bangunan
Csr And General Affair 37001:2016 Sistem 2025 Gedung Tbk
Department Manajemen Anti Penyuapan September 25 – October
SNI ISO 37001:2016 21, 2025
Anti-Bribery Management
System Training
Uraian Singkat Pelaksanaan Tugas Tahun 2025 Brief Description of Implementation of Duties in 2025
Corporate Secretary bertugas memastikan terjalinnya hubungan The Corporate Secretary is responsible for ensuring effective
yang efektif antara Perseroan dan para pemangku kepentingan, relationships between the Company and its stakeholders, including
termasuk pemegang saham, regulator, investor, serta masyarakat shareholders, regulators, investors, and the general public. In carrying
luas. Dalam melaksanakan fungsinya, Corporate Secretary out its functions, the Corporate Secretary is tasked with managing
bertanggung jawab mengelola komunikasi korporasi, memastikan corporate communications, ensuring information disclosure, and
keterbukaan informasi, serta mendukung penerapan prinsip tata supporting the implementation of good corporate governance
kelola perusahaan yang baik di lingkungan Perseroan. principles within the Company.
Page 450
450
Secara fungsional, Corporate Secretary melaporkan seluruh aktivitas Functionally, the Corporate Secretary reports all activities related
pelaksanaan tugasnya kepada Direktur Utama. Selain itu, Corporate to the execution of its duties to the President Director. In addition,
Secretary memiliki kewenangan tertentu untuk mewakili Direksi the Corporate Secretary is granted certain authority to represent the
dalam mewakili Perseroan sesuai dengan penugasan dan batasan Board of Directors in representing the Company in accordance with
kewenangan yang ditetapkan oleh Direksi serta ketentuan yang the assignments and authority limits set by the Board of Directors
berlaku. and prevailing regulations.
Pada tahun 2025, dalam pelaksanaan tugasnya, Corporate In 2025, in performing its duties, the Corporate Secretary was
Secretary dibantu oleh fungsi-fungsi bagian dibawahnya. Adapun supported by the functions under its supervision. The activities
aktivitas yang dilaksanakan diantaranya sebagai berikut: carried out include the following:
1. Fungsi Bagian Investor Relation & Good Corporate Governance 1. Investor Relations & Good Corporate Governance Function
a. Tersusunnya kebijakan Perseroan, kebijakan pokok, serta a. Formulation of Company policies, key policies, and
anggaran perusahaan dalam lingkup Investor Relations dan corporate budgets within the scope of Investor Relations
Good Corporate Governance; and Good Corporate Governance;
b. Terjalinnya hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan b. Establishment of strong and sustainable relationships
regulator, pemegang saham, perusahaan sekuritas, serta with regulators, shareholders, securities companies, and
manajer investasi/fund manager; investment managers/fund managers;
c. Tersusunnya perencanaan serta terselenggaranya Rapat c. Preparation and execution of the General Meeting of
Umum Pemegang Saham beserta dokumentasi yang Shareholders, including complete and well-documented
lengkap dan terdokumentasi dengan baik; records;
d. Tersusunnya standar dan terlaksananya penyusunan d. Establishment of standards and preparation of the
Laporan Tahunan (Annual Report) Perseroan melalui Company’s Annual Report through coordination with relevant
koordinasi dengan unit kerja terkait; work units;
e. Tersusunnya analisis strategis dalam rangka meningkatkan e. Development of strategic analysis aimed at enhancing
citra Perseroan yang berdampak pada peningkatan nilai the Company’s image, contributing to an increase in the
saham Perseroan; Company’s share value;
f. Tersusunnya standar materi presentasi Perseroan (Corporate f. Preparation of standard corporate presentation materials
Presentation) dalam lingkup Corporate Secretary; within the Corporate Secretary scope;
g. Tersusunnya perencanaan serta terlaksananya kepatuhan g. Planning and ensuring compliance with the implementation
terhadap penerapan peraturan Good Corporate Governance of Good Corporate Governance (GCG) regulations;
(GCG);
h. Terlaksananya pengendalian terhadap kepatuhan atas h. Implementation of controls to ensure compliance with laws,
undang-undang, peraturan, serta etika berusaha di seluruh regulations, and business ethics across all Company work
unit kerja Perseroan; units;
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
i. Terimplementasinya Sistem Manajemen Anti Penyuapan i. Implementation of the Anti-Bribery Management System
(SMAP) di tingkat Perseroan; (SMAP) at the Company level;
j. Terintegrasinya pelayanan, bantuan, saran, dukungan, dan j. Integration of services, assistance, advice, support, and
audit (SASAA) di seluruh unit kerja/organ Perseroan dalam audit (SASAA) across all Company work units/organs within
lingkup Sekretariat Perusahaan; the Corporate Secretariat scope;
k. Terlaksananya tertib administrasi, termasuk penyusunan k. Proper administrative management, including the preparation
laporan bulanan, semesteran, dan tahunan sesuai dengan of monthly, semi-annual, and annual reports in accordance
lingkup tanggung jawab; with the scope of responsibility;
l. Terlaksananya pembinaan fungsi di lingkungan kerja terkait l. Implementation of functional development within the relevant
serta pengembangan Human Capital sesuai dengan arah work environment and Human Capital development aligned
perkembangan Perseroan; with the Company’s direction;
m. Terlaksananya pembinaan profesionalisme dan peningkatan m. Enhancement of professionalism and competency
kompetensi bagi personel yang memiliki sertifikasi keahlian; development for personnel holding professional
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
n. Terimplementasinya Sistem Manajemen Perseroan beserta certifications;
turunannya dalam setiap aktivitas pekerjaan di lingkungan n. Implementation of the Company Management System and
kerja; dan its derivatives in all work activities; and
o. Terlaksananya digitalisasi proses bisnis Perseroan secara o. Continuous digitalization of the Company’s business
berkelanjutan. processes.
Page 451
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 451
2. Fungsi Bagian Public Relations, Corporate Secretary (CSR) 2. Public Relations, Corporate Secretary (CSR), and General Affairs
dan General Affairs Function
a. Terselenggaranya komunikasi internal dan eksternal a. Effective and efficient implementation of internal and external
Perseroan serta kegiatan publisitas perusahaan secara corporate communication and publicity activities;
efektif dan efisien;
b. Merencanakan dan melaksanakan program tata kelola b. Planning and implementation of structured and sustainable
keberlanjutan perusahaan secara terarah dan berkelanjutan; corporate sustainability governance programs;
c. Melakukan evaluasi dan pengembangan program c. Evaluation and development of sustainability programs,
keberlanjutan perusahaan serta melakukan peningkatan including continuous improvement of sustainability
(improvement) terhadap sistem tata kelola keberlanjutan; governance systems;
d. Menyusun, menelaah, mengevaluasi, dan meningkatkan d. Preparation, review, evaluation, and enhancement
kualitas laporan keberlanjutan sebagai salah satu strategi of sustainability reports as part of the Company’s
komunikasi perusahaan; communication strategy;
e. Tersusunnya perencanaan dan pengendalian pembinaan e. Planning and control of small business and cooperative
usaha kecil dan koperasi serta pembinaan lingkungan dalam development programs, as well as environmental
rangka pelaksanaan fungsi Corporate Social Responsibility, development within the Corporate Social Responsibility
termasuk pengendalian biaya unit usaha PKBL; framework, including cost control of the PKBL unit;
f. Mengembangkan kinerja CSR/Program PKBL sesuai dengan f. Development of CSR/PKBL performance in line with
konsep keberlanjutan, pertimbangan efisiensi biaya dan sustainability concepts, cost efficiency considerations,
efektivitas program, serta respons terhadap isu global guna program effectiveness, and responsiveness to global issues
meminimalkan risiko perusahaan; to minimize Company risks;
g. Tersusunnya kebijakan Perseroan, kebijakan pokok, serta g. Formulation of Company policies, key policies, and
anggaran perusahaan dalam lingkup Hubungan Masyarakat, corporate budgets within the scope of Public Relations,
Kesekretariatan, dan Umum; Corporate Secretariat, and General Affairs;
h. Terlaksananya pengendalian administrasi dokumen masuk h. Implementation of administrative control over incoming
dan keluar Perseroan, pelayanan kesekretariatan tingkat and outgoing documents, corporate secretarial services,
perusahaan, serta kegiatan protokoler perusahaan; and corporate protocol activities;
i. Terselenggaranya fungsi Kesekretariatan dan Umum secara i. Effective and efficient execution of Corporate Secretariat
efektif dan efisien; and General Affairs functions;
j. Terlaksananya tugas-tugas keprotokolan bagi pihak internal j. Implementation of protocol duties for both internal and
maupun eksternal, termasuk penyelenggaraan acara dan external parties, including organization of corporate events
rapat perusahaan serta layanan akomodasi; and meetings, as well as accommodation services;
k. Terlaksananya peredaran dan pengarsipan dokumen/surat k. Orderly, timely, and efficient circulation and archiving of
masuk dan keluar secara tertib, tepat waktu, serta efektif incoming and outgoing documents/correspondence;
dan efisien;
l. Terlaksananya pembinaan, pengembangan, dan koordinasi l. Development, coordination, and optimization of support
terhadap Sekretaris Direksi guna mengoptimalkan dukungan provided by the Board of Directors’ Secretary to enhance
terhadap kegiatan operasional Direksi; operational effectiveness;
m. Terlaksananya pelayanan terkait penyediaan alat tulis m. Provision of services related to office supplies, meeting
kantor (ATK), ruang rapat, konsumsi rapat, protokoler acara rooms, meeting consumption, corporate event protocol,
perusahaan, fasilitas air conditioner (AC), telepon, listrik, air air conditioning facilities, telephone, electricity, clean water,
bersih, lift, keamanan, serta ruang kerja; elevators, security, and workspace;
n. Terlaksananya pelayanan, bantuan, saran, dukungan, dan n. Implementation of services, assistance, advice, support,
audit (SASAA) di seluruh unit kerja/organ Perseroan dalam and audit (SASAA) across all Company work units/organs
lingkup Sekretariat Perusahaan; within the Corporate Secretariat scope;
o. Terintegrasinya pelayanan, bantuan, saran, dukungan, dan o. Integration of SASAA services across all Company work
audit (SASAA) di seluruh unit kerja/organ Perseroan dalam units/organs within the Corporate Secretariat scope;
lingkup Sekretariat Perusahaan;
p. Terlaksananya tertib administrasi, termasuk penyusunan p. Proper administrative management, including preparation
laporan bulanan, semesteran, dan tahunan sesuai dengan of monthly, semi-annual, and annual reports within the
lingkup Sekretariat Perusahaan; Corporate Secretariat scope;
q. Terlaksananya pembinaan fungsi di lingkungan kerja terkait q. Implementation of functional development and Human
serta pengembangan Human Capital sesuai dengan arah Capital development aligned with the Company’s direction;
perkembangan Perseroan;
r. Terlaksananya pembinaan dan pengembangan kompetensi r. Development and enhancement of Human Capital
Human Capital yang menjadi tanggung jawab unit kerja competencies in accordance with organizational needs;
sesuai dengan kebutuhan organisasi;
Page 452
452
s. Terimplementasinya Sistem Manajemen Perseroan beserta s. Implementation of the Company Management System and
turunannya dalam setiap aktivitas pekerjaan di lingkungan its derivatives in all work activities; and
kerja; dan
t. Terlaksananya digitalisasi proses bisnis di Perseroan secara t. Continuous digitalization of the Company’s business
berkelanjutan. processes.
HUBUNGAN INVESTOR INVESTOR RELATIONS
Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Corporate Secretary In carrying out its duties and functions, the Company’s Corporate
Perseroan juga mengelola fungsi Hubungan Investor (Investor Secretary also manages the Investor Relations function as a liaison
Relations) sebagai penghubung antara Perseroan dengan investor between the Company and investors, prospective investors,
dan calon investor, pemegang saham, perusahaan sekuritas, manajer shareholders, securities companies, investment managers, and
investasi, serta analis pasar modal. Melalui fungsi ini, Perseroan capital market analysts. Through this function, the Company strives
berupaya membangun komunikasi yang efektif dan berkelanjutan to build effective and sustainable communication with stakeholders
dengan para pemangku kepentingan di pasar modal guna in the capital market to strengthen investor confidence and support
memperkuat kepercayaan investor serta mendukung terciptanya the creation of a transparent and credible market.
pasar yang transparan dan berintegritas.
Fungsi Hubungan Investor berperan sebagai media komunikasi yang The Investor Relations function serves as a communication bridge
menjembatani Perseroan dengan analis dan pelaku pasar modal between the Company and analysts as well as capital market
untuk memastikan tersedianya informasi yang akurat, transparan, participants to ensure the availability of accurate, transparent, and
dan tepat waktu mengenai kinerja, strategi, serta perkembangan timely information regarding the Company’s performance, strategy,
usaha Perseroan. Penyampaian informasi tersebut diharapkan and business developments. This information is expected to assist
dapat membantu investor dalam mengambil keputusan investasi investors in making informed and objective investment decisions.
secara tepat dan objektif.
Dalam pelaksanaannya, aktivitas Hubungan Investor senantiasa In practice, Investor Relations activities consistently uphold the
mengedepankan prinsip kerahasiaan serta perlakuan yang setara principles of confidentiality and equal treatment for all investors
(equal treatment) bagi seluruh investor sesuai dengan ketentuan in accordance with prevailing laws and regulations. The Company
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perseroan provides various information accessible to investors and prospective
menyediakan berbagai informasi yang dapat diakses oleh investor investors through its official website at https://investor.wikagedung.
dan calon investor melalui situs web resmi Perseroan di https:// co.id/?q=about_us.html. In addition, the Company also facilitates
investor.wikagedung.co.id/?q=about_us.html. Selain itu, Perseroan correspondence with the public through the Investor Relations email:
juga menyediakan sarana surat menyurat perusahaan kepada investorrelations@wikagedung.id.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
masyarakat atau sebaliknya melalui email Investor Relation:
investorrelations@wikagedung.id
Adapun kegiatan Hubungan Investor Perseroan selama Tahun 2025 A summary of the Company’s Investor Relations activities during
secara ringkas disajikan sebagai berikut: 2025 is presented as follows:
Jenis Kegiatan Realisasi Kegiatan
No.
Jenis Kegiatan Realisasi Kegiatan
1 Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku Tanggal 21 Mei 2025, di WIKA Tower I Lantai 11
2024 (RUPST) May 21, 2025, at WIKA Tower I, 11th Floor
Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) for
Fiscal Year 2024
2 Tanggal Pembayaran Dividen Tahun Buku 2024 Jumat, 20 Juni 2025
Dividend Payment Date for Fiscal Year 2024 Friday, June 20, 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
3 Public Expose Tahun 2025 28 November 2025 dilaksanakan secara Hybrid, dengan lokasi di WITO II Ruang
Public Expose for 2025 Auditorium Lantai 17 dan daring melalui Zoom Meeting
November 28, 2025, held as a hybrid event, located at WITO II Auditorium, 17th Floor,
and online via Zoom Meeting
4 Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Tahun Dilaksanakan secara langsung dan daring melalui sistem eASY KSEI pada 28
2025 Investor & Analyst Group Meeting November 2025
Extraordinary General Meeting of Shareholders for Held onsite and online via KSEI eASY system on November 28, 2025
2025
5 Investor & Analyst Group Meeting Dilaksanakan pada 2 Desember 2025 di Proyek Netro House IPB
Held on December 2, 2025, at IPB Netro House Project
6 Investor & Analyst Group Visit Dilaksanakan pada 2 Desember 2025 di Proyek Netro House IPB setelah Investor &
Analyst Group Meeting
Held on December 2, 2025, at IPB Netro House Project after the Investor & Analyst
Group Meeting
Page 453
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 453
Sebagai bentuk apresiasi atas kualitas penyajian informasi, As a token of appreciation for the quality of information presentation,
transparansi, serta penerapan praktik tata kelola perusahaan transparency, and implementation of good corporate governance
yang baik, Laporan Tahunan Perseroan berhasil memperoleh practices, the Company’s Annual Report was recognized as a Finalist
Penghargaan berupa Finalis Annual Report Award Tahun Buku 2024 for the 2024 Annual Report Award held by the Annual Report Awards
yang diselanggarakan Annual Report Award (ARA). Pencapaian ini (ARA). This achievement reflects the Company’s commitment to
mencerminkan komitmen Perseroan dalam menghadirkan laporan presenting an informative, accurate, and standards-compliant annual
tahunan yang informatif, akurat, dan memenuhi standar. report.
AUDIT INTERNAL INTERNAL AUDIT
Perseroan berkomitmen untuk menerapkan prinsip Tata Kelola The Company is committed to implementing the principles of
Perusahaan yang Baik melalui pembentukan dan penguatan fungsi Good Corporate Governance by establishing and strengthening
Internal Audit guna memastikan efektivitas sistem pengendalian the Internal Audit function to ensure the effectiveness of internal
internal serta kepatuhan terhadap kebijakan internal dan control system as well as compliance with internal policies and
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Fungsi Internal applicable laws and regulations. The Internal Audit function conducts
Audit menjalankan kegiatan audit secara independen dan objektif audit activities independently and objectively as part of the internal
sebagai bagian dari mekanisme pengawasan internal, dengan tujuan control mechanism, with the aim of safeguarding the Company’s
melindungi aset dan kepentingan Perseroan melalui evaluasi atas assets and interests through the evaluation of risk management
efektivitas manajemen risiko, pengendalian internal, serta penerapan effectiveness, internal controls, and the implementation of good
praktik tata kelola perusahaan yang baik. corporate governance practices.
Dengan menerapkan pendekatan audit berbasis risiko (risk-based By applying a risk-based audit approach, Internal Audit plays a
audit), Internal Audit berperan dalam mengidentifikasi area yang role in identifying areas that require improvement, assessing the
memerlukan peningkatan, menilai kecukupan proses pengendalian, adequacy of control processes, and providing value-added and
serta memberikan rekomendasi yang bernilai tambah dan bersifat strategic recommendations to management. Through this role,
strategis kepada manajemen. Melalui peran tersebut, Internal Audit Internal Audit also supports the improvement of operational
turut mendukung peningkatan kinerja operasional, memperkuat performance, strengthens organizational accountability, and assures
akuntabilitas organisasi, serta memastikan pencapaian tujuan bisnis the sustainable achievement of the Company’s business objectives.
Perseroan secara berkelanjutan.
Landasan Hukum Legal Basis
Pembentukan Internal Audit perusahaan berpedoman pada: The establishment of the Company’s Internal Audit is based on:
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2003 1. Law of the Republic of Indonesia No. 19 of 2003 concerning
tentang Badan Usaha Milik Negara Bab VI. State-Owned Enterprises, Chapter VI.
2. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia 2. Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises of the
Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola Republic of Indonesia No. PER-2/MBU/03/2023 concerning
dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. Guidelines for Governance and Significant Corporate Activities
of State-Owned Enterprises.
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 56 /POJK.04/2015 3. Financial Services Authority Regulation No. 56/POJK.04/2015
tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam concerning the Establishment and Guidelines for the Preparation
Unit Audit Internal. of the Internal Audit Unit Charter.
4. Surat Keputusan Direksi PT Wijaya Karya Bangunan Gedung 4. Board of Directors Decree of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung
Tbk No. SK.01.01/A.DIR.WG.09365/2024 tanggal 31 Juli 2024 Tbk No. SK.01.01/A.DIR.WG.09365/2024 dated July 31, 2024
tentang Susunan Organisasi PT Wijaya Karya Bangunan Gedung concerning the Organizational Structure of PT Wijaya Karya
Tbk. Bangunan Gedung Tbk.
5. Pedoman Teknis Penilaian Mandiri Kapabilitas SPI Korporasi 5. Technical Guidelines for Self-Assessment of Corporate Internal
Tahun 2018 (IACM 2018). Audit Capability 2018 (IACM 2018).
Piagam Internal Audit Internal Audit Charter
Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter) merupakan landasan The Internal Audit Charter serves as the formal and legal foundation
formal dan legal bagi Internal Audit dalam melaksanakan tugas dan for Internal Audit in carrying out its duties and functions. The Charter
fungsinya. Piagam ini memuat visi, misi, dan tujuan; struktur dan outlines the vision, mission, and objectives; structure and position;
kedudukan; tugas, tanggung jawab, peran, serta wewenang; kode etik, duties, responsibilities, roles, and authorities; code of ethics,
kompetensi, dan independensi; mekanisme pertanggungjawaban; competence, and independence; accountability mechanisms; as well
serta pengaturan hubungan kerja antara Internal Audit dengan as the working relationship between Internal Audit and Management,
Manajemen, Komite Audit, dan Auditor Eksternal. Audit Committee, and External Auditors.
Page 454
454
Visi dan Misi Internal Audit Vision and Mission of Internal Audit
Visi Vision
Menjadi Auditor Internal yang profesional dan berperan aktif di To become a professional Internal Auditor that plays an active role in
bidang pengawasan yang berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan the field of supervision based on the principles of Good Corporate
yang baik (GCG) dalam rangka mendukung kemajuan perusahaan. Governance (GCG) in supporting the Company’s advancement.
Misi Mission
1. Membantu perusahaan dalam memastikan efektifitas pencapaian 1. Assisting the company in ensuring effective and sustainable
tujuan Perusahaan secara berkelanjutan, melalui pelaksanaan achievement of its objectives through the implementation and
dan evaluasi terhadap proses pengendalian kegiatan operasi, evaluation of operational control processes, risk management,
pengelolaan risiko dan tata kelola perusahaan yang baik (GCG), and good corporate governance (GCG) practices using a risk-
melalui penerapan risk-based audit. based audit.
2. Meningkatkan dan melindungi nilai organisasi dengan 2. Enhancing and protecting organizational value by carrying out
menjalankan peran dan fungsi assurance dan consulting assurance and consulting roles and functions by providing
dengan memberikan rekomendasi yang independent, objektif, independent, objective, innovative, and constructive
inovatif dan konstruktif serta memberikan nilai tambah dengan recommendations and delivering added value using the latest
menggunakan teknologi informasi terkini. information technology.
3. Mengembangkan kompetensi auditor secara berkesinambungan. 3. Continuously developing auditor competency.
4. Meningkatkan sinergi fungsi audit intern dan eksternal audit. 4. Enhancing synergy between the internal and external audit
functions.
5. Mengelola aktivitas internal audit secara efektif dan efisien. 5. Managing internal audit activities effectively and efficiently.
Tujuan Internal Audit Objectives of Internal Audit
Memberikan kontribusi strategis kepada Manajemen melalui jasa To provide strategic contributions to Management through
assurance dan consulting yang independen dan objektif guna independent and objective assurance and consulting services in order
meningkatkan nilai tambah serta memperbaiki kinerja operasional to enhance added value and improve the Company’s operational
Perseroan melalui pendekatan yang sistematis dan terstruktur. Upaya performance through a systematic and structured approach.
tersebut dilakukan dengan meningkatkan efektivitas manajemen These efforts are carried out by improving the effectiveness of risk
risiko, pengendalian internal, serta proses tata kelola perusahaan management, internal control, and corporate governance processes
melalui pelaksanaan pemeriksaan dalam lingkup audit operasional, through audits covering operational, financial, compliance, and
keuangan, kepatuhan (compliance), serta audit khusus, termasuk special audits, including investigations based on assignments from
investigasi atas penugasan Direktur Utama. the President Director.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Kegiatan assurance mencakup pemeriksaan dalam lingkup audit Assurance activities include audits in the areas of operational,
operasional, keuangan, kepatuhan, serta audit dengan tujuan financial, compliance, and specific purpose audits or special
tertentu atau penugasan khusus, baik atas perintah Direktur Utama assignments, either based on the President Director’s instruction
maupun berdasarkan penugasan Internal Audit sesuai dengan or Internal Audit assignments according to their urgency level.
tingkat urgensinya. Kegiatan ini meliputi evaluasi dan penilaian These activities involve evaluating and assessing the adequacy and
atas kecukupan serta efektivitas pengendalian internal, penerapan effectiveness of internal controls, risk management implementation,
manajemen risiko, dan praktik tata kelola perusahaan guna and corporate governance practices to ensure that adequate control
memastikan tercapainya standar pengendalian yang memadai. standards are achieved.
Sementara itu, kegiatan consulting dilaksanakan melalui diskusi, Meanwhile, consulting activities are conducted through discussions,
kajian, dan brainstorming bersama unit kerja terkait untuk memperoleh studies, and brainstorming sessions with relevant work units to
kesimpulan dan rekomendasi terbaik berdasarkan penilaian manfaat obtain the best conclusions and recommendations based on the
dan risiko atas permasalahan yang dikonsultasikan. Ruang lingkup assessment of benefits and risks related to the issues consulted.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
kegiatan consulting mencakup peningkatan efektivitas operasional, The scope of consulting activities includes improving operational
penguatan manajemen risiko, penyempurnaan pengendalian internal, effectiveness, strengthening risk management, enhancing internal
serta peningkatan kualitas proses tata kelola perusahaan secara controls, and continuously improving the quality of corporate
berkelanjutan. governance processes.
Ruang Lingkup Audit Internal Audit Scope of Internal Audit
Ruang lingkup kegiatan internal audit mencakup semua unit kerja di The scope of Internal Audit activities covers all work units within PT
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk, entitas anak dan afiliasi, Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk, its subsidiaries and affiliates, and
serta sesuai dengan implementasi tata kelola terintegrasi Internal aligns with the implementation of integrated governance of Internal Audit
Audit PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., dengan berdasarkan Peraturan of PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., based on the Regulation of Minister
Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor of State-Owned Enterprises of the Republic of Indonesia No. PER-2/
PER-2/ MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan MBU/03/2023 concerning Guidelines for Governance and Significant
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. Corporate Activities of State-Owned Enterprises.
Page 455
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 455
Struktur Organisasi Internal Audit Internal Audit Organizational Structure
Susunan Organisasi Internal Audit per 31 Desember 2025 adalah The composition of Internal Audit Organization as of December 31,
sebagai berikut: 2025 is as follows:
Head of Internal Audit
Head of Internal Audit
Head of Auditor
Head of Auditor
Kedudukan Internal Audit dalam Struktur Organisasi Internal Audit’s Position within the Organizational
Structure
Hal-hal yang diatur terkait dengan kedudukan Internal Audit dalam The matters regulated regarding the position of Internal Audit in the
struktur organisasi Perusahaan adalah sebagai berikut: Company’s organizational structure are as follows:
1. Organisasi Internal Audit dipimpin oleh seorang Head of Internal 1. Internal Audit organization is led by a Head of Internal Audit,
Audit, yang kedudukan dalam organisasi perusahaan setingkat whose position within the Company’s organizational structure
dengan “Vice President” dan bertanggung jawab langsung is equivalent to a “Vice President” and who reports directly to
kepada Direktur Utama serta membantu Dewan Komisaris President Director, as well as assists Board of Commissioners
dalam menjalankan fungsi pengawasan untuk mewujudkan in carrying out the supervisory function to realize the Company’s
visi dan misi perusahaan. vision and mission.
2. Head of Internal Audit diangkat dan diberhentikan oleh Direktur 2. Head of Internal Audit is appointed and dismissed by President
Utama setelah mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris, Director with the approval of Board of Commissioners, taking
dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit, dan into account the recommendation of Audit Committee. Any
setiap pengangkatan, pergantian dan pemberhentian Head of appointment, replacement, or dismissal of the Head of Internal
Internal Audit diberitahukan kepada Otoritas Jasa Keuangan. Audit is reported to the Financial Services Authority.
3. Untuk mendukung berjalannya fungsi pengawasan Perusahaan 3. To support the Company’s supervisory function, Internal Audit
dibantu oleh Auditor Intern yang terdiri dari Head of Auditor is supported by Internal Auditors consisting of Head of Auditor
dan Auditor. and Auditors.
4. Kedudukan Internal Audit sebagai organ yang membantu 4. The position of Internal Audit as an organ assisting President
Direktur Utama harus ditempatkan dalam struktur organisasi Director must be placed within the organizational structure
yang setara dengan peran dan tanggung jawabnya, dalam in accordance with its roles and responsibilities, ensuring
pengungkapan pandangan dan pemikiran yang tidak dapat independence in expressing views and opinions without
dipengaruhi ataupun ditekan dari manajemen dan pihak lain. influence or pressure from management or other parties.
5. Internal Audit menjalankan fungsi sebagai organ internal audit 5. Internal Audit performs its function as an integrated internal
terintegrasi dalam rangka penerapan tata kelola terintegrasi audit organ in the implementation of integrated governance
dalam konglomerasi konstruksi. within the construction conglomeration.
Tugas dan Tanggung Jawab Internal Audit Duties and Responsibilities of Internal Audit
Internal Audit memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: Internal Audit has the following duties and responsibilities:
1. Menyusun Program Kerja Pemeriksaan Tahunan (PKPT) berbasis 1. To prepare an Annual Audit Work Program (PKPT) based on
risiko yang direviu secara berkala dengan mempertimbangkan risk, which is periodically reviewed by considering changes in
dinamika perubahan bisnis Perseroan, termasuk penyusunan the Company’s business dynamics, including the preparation
anggaran biaya audit yang disesuaikan dengan ruang lingkup of audit budget adjusted to the audit scope and the number of
pemeriksaan serta jumlah unit kerja yang diprogramkan untuk work units to be audited at both entity and operational levels.
diperiksa, baik pada tingkat entitas maupun operasional.
2. Melaksanakan pemeriksaan rutin sesuai jadwal yang tercantum 2. To conduct routine audits in accordance with PKPT schedule
dalam PKPT, melalui pengujian dan evaluasi atas pelaksanaan through testing and evaluation of internal control implementation
pengendalian internal serta penerapan manajemen risiko and risk management practices based on the Company’s
berdasarkan sistem, prosedur, dan kebijakan operasional systems, procedures, and operational policies on an ongoing
Perseroan secara berkesinambungan. basis.
Page 456
456
3. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi serta 3. To examine and assess the efficiency and effectiveness of
efektivitas kegiatan, antara lain pada bidang Akuntansi, activities in areas such as Accounting, Finance, Operations,
Keuangan, Operasional, Human Capital, Pemasaran, Human Capital, Marketing, Engineering, Productivity, and
Engineering, Produktivitas, dan Teknologi Informasi, termasuk Information Technology, including continuous evaluation of
melakukan evaluasi atas sistem, prosedur, serta kebijakan systems, procedures, and operational policies.
operasional Perseroan secara berkelanjutan.
4. Menyusun dan mendokumentasikan Kertas Kerja Pemeriksaan 4. To prepare and document Audit Working Papers (KKP)
(KKP) secara sistematis sebagai dasar pendukung hasil systematically as supporting evidence for audit results.
pemeriksaan.
5. Menyusun Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dan 5. To prepare Audit Reports (LHP) and submit them to the President
menyampaikannya kepada Direktur Utama serta Dewan Director and Board of Commissioners through Audit Committee.
Komisaris melalui Komite Audit.
6. Menyusun draft surat tindak lanjut Direktur Utama yang berfokus 6. To prepare a draft of a follow-up letter from the President Director
pada permasalahan utama yang memerlukan penanganan that focuses on key problems that require immediate handling
segera oleh pimpinan unit kerja yang diperiksa, untuk kemudian by the head of work unit being audited, to then be signed by
ditandatangani oleh Direktur Utama setelah memperoleh the President Director after obtaining approval.
persetujuan.
7. Memantau pelaksanaan tindak lanjut atas LHP yang telah 7. To monitor the follow-up of Audit Report (LHP) submitted to
disampaikan kepada pimpinan unit kerja sesuai disposisi Direktur the work unit heads, as directed by the President Director, to
Utama, guna memastikan rekomendasi audit ditindaklanjuti ensure that audit recommendations are effectively followed up.
secara efektif.
8. Memantau pelaksanaan tindak lanjut atas hasil audit yang 8. To monitor the follow-up of audit results conducted by external
dilakukan oleh auditor atau konsultan eksternal, guna auditors or consultants to ensure timely resolution of audit
memastikan penyelesaian temuan audit secara tepat waktu findings and recommendations.
dan sesuai rekomendasi.
9. Meningkatkan kompetensi dan kemampuan personil IA melalui 9. To improve the competencies and capabilities of Internal Audit
pendidikan/pelatihan dan Sertifikasi Keahlian Profesi seperti personnel through ongoing education/training and professional
Qualified Internal Auditor (QIA), Certified Forensic Auditor (Cfra) expertise certification, such as Qualified Internal Auditor (QIA),
dan lain-lain yang berkelanjutan baik di dalam maupun di luar Certified Forensic Auditor (CFRA), and other programs, both
negeri sesuai dengan perkembangan kompleksitas dan kegiatan domestically and internationally, in line with the evolving
usaha perusahaan. complexity and business activities of the company.
10. Menyusun dan melakukan program jaminan mutu kegiatan audit 10. To prepare and carry out quality assurance program for internal
internal sesuai dengan prosedur pengawasan internal berupa: audit activities in accordance with internal control procedures
in the form of:
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
a. Melakukan supervisi rutin dalam penugasan pemeriksaan. a. Routine supervision during audit assignments;
b. Melakukan penilaian mandiri kualitas internal audit minimum b. Internal self-assessment of audit quality at least once a year;
setahun sekali.
c. Melakukan eksternal asesmen paling sedikit tiga tahun c. External assessment at least once every three years by an
sekali oleh pihak independen. independent party.
11. Memberikan pendapat, masukan dan pertimbangan maupun 11. To provide objective opinions, input, considerations, and
jasa konsultasi yang objektif kepada manajemen dan unit kerja consulting services to management and other work units related
lainnya berkaitan dengan fungsi pengawasan. to supervisory functions.
12. Bekerja sama dengan Komite Audit. 12. To collaborate with Audit Committee.
13. Melakukan Audit Khusus apabila diperlukan. 13. To conduct special audits when necessary.
14. Dalam hal ditugaskan untuk bekerja sama dengan organ 14. If assigned to collaborate with supporting organs of Board
pendukung Dewan Komisaris selain Komite Audit akan of Commissioners other than the Audit Committee, will be
ditetapkan dalam surat penugasan tersendiri. stipulated in a separate assignment letter.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
15. Memastikan dalam hal terdapat penggunaan jasa pihak eksternal 15. To ensure that, in the case of the use of external services for
untuk aktifitas pengawasan intern yaitu terselenggaranya transfer internal audit activities, knowledge transfer between the external
pengetahuan antara pihak eksternal kepada anggota Internal party and the Internal Audit members is carried out. The use
Audit. Penggunaan jasa pihak eksternal tidak mempengaruhi of external services does not affect the independence and
independensi dan objektivitas fungsi Internal Audit dan pihak objectivity of Internal Audit function, and the external party
eksternal mematuhi piagam audit intern perusahaan complies with the Company’s internal audit charter.
16. Dalam rangka pelaksanaan fungsi Internal Audit terintegrasi, 16. In implementing the integrated Internal Audit function, the duties
tugas dan tanggung jawab Internal Audit mengacu pada and responsibilities of Internal Audit refer to the integrated
pedoman tata kelola terintegrasi: governance guidelines:
Page 457
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 457
a. Menentukan strategi pelaksanaan audit intern dengan a. Determine the strategy for carrying out internal audits
entitas anak dan afiliasi, merumuskan prinsip audit intern with subsidiaries and affiliates, formulate internal audit
yang mencakup metodologi audit dan langkah pelaksanaan principles that include audit methodology and quality control
pengendalian mutu. implementation steps.
b. Memantau pelaksanaan audit intern pada masing-masing b. Monitor the implementation of internal audits at each
entitas anak dan afiliasi dalam konglomerasi konstruksi PT subsidiary and affiliate within the construction conglomerate
Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk.
c. Dapat melaksanakan audit pada entitas anak dan atau afiliasi c. May conduct audits of subsidiaries and/or affiliates, either
baik secara individual, audit bersama atau berdasarkan individually, jointly, or based on reports from the subsidiary’s
laporan dari Internal Audit entitas anak. Internal Audit.
d. Terkait hubungan antara induk perusahaan dengan anak d. Regarding the relationship between the parent company and
perusahaan wajib menyampaikan laporan berikut ke induk its subsidiaries, the following reports must be submitted to
secara berkala; the parent company periodically:
17. Laporan Pelaksanaan dan Pokok Hasil Audit Intern. 17. Internal Audit Implementation and Key Findings Report;
18. Laporan Tindak Lanjut Audit Intern, BPK, BPKP, dan Auditor 18. Audit Follow-Up Report by Internal, BPK, BPKP, and Independent
Independen. Auditors;
19. Laporan pengangkatan atau pemberhentian Head of Internal 19. Appointment/dismissal report of Head of Internal Audit (if any);
Audit (jika ada).
20. Laporan khusus mengenai temuan yang diperkirakan dapat 20. Special reports on findings that may endanger business
membahayakan kelangsungan usaha. continuity;
21. Laporan hasil kaji ulang pihak eksternal yang independent 21. Independent external Quality Assurance Review reports.
(Quality Assurance Review).
22. Memberikan layanan penjaminan (assurance) yang dilaksanakan 22. To provide assurance services which are implemented such as:
seperti:Audit Kepatuhan (compliance auditing), self-assessment Compliance Audits, GCG self-assessments, Specific Purpose
GCG, Audit tujuan tertentu, dan kegiatan assurance lainnya. Audits, and other assurance activities.
Peran Internal Audit Role of Internal Audit
Dalam mendukung pencapaian tujuan perusahaan, Internal Audit In supporting the achievement of corporate goals, the Internal Audit
memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan efektivitas plays a crucial role in ensuring the effectiveness of internal controls
pengendalian internal dan tata kelola perusahaan yang baik. Adapun and good corporate governance. The Internal Audit function is as
peran Internal Audit adalah sebagai berikut: follows:
1. Memberikan masukan dan rekomendasi strategis kepada 1. Providing strategic input and recommendations to the President
Direktur Utama dalam proses pengurusan dan pengelolaan Director regarding the management and administration of the
Perseroan guna mendukung peningkatan kinerja serta efektivitas Company to support improved performance and operational
operasional. effectiveness.
2. Membantu Direktur Utama dalam memastikan kecukupan 2. Assisting the President Director in ensuring the adequacy and
serta melakukan penilaian atas efektivitas sistem pengendalian assessing the effectiveness of the Company’s management
manajemen Perseroan pada seluruh level operasional. control system at all operational levels.
3. Mendukung Direktur Utama dalam upaya mengamankan aset 3. Supporting the President Director in safeguarding the Company’s
Perseroan melalui evaluasi atas kecukupan pengendalian internal assets by evaluating the adequacy of internal controls and
serta penerapan mekanisme pengawasan yang memadai. implementing adequate oversight mechanisms.
4. Melakukan analisis dan evaluasi terhadap efektivitas sistem, 4. Analyzing and evaluating the effectiveness of operational
prosedur, dan kebijakan operasional pada seluruh lini organisasi systems, procedures, and policies across all levels of the
Perseroan untuk memastikan proses bisnis berjalan secara Company’s organization to ensure optimal business processes.
optimal.
5. Berperan sebagai mitra pengawasan bagi unit kerja dalam 5. Acting as a supervisory partner for work units in carrying out
menjalankan kegiatan operasional Perseroan secara efektif, the Company’s operational activities effectively, efficiently, and
efisien, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. in accordance with applicable regulations.
6. Mendukung sosialisasi serta implementasi kebijakan Perseroan 6. Supporting the dissemination and implementation of Company
agar dapat dipahami dan diterapkan secara konsisten di seluruh policies to ensure they are understood and consistently applied
unit kerja. across all work units.
7. Membantu menciptakan sistem peringatan dini (early warning 7. Assisting in creating an early warning system for management
system) bagi manajemen untuk mengidentifikasi potensi to identify potential deviations, so that corrective actions can
penyimpangan, sehingga tindakan korektif dapat dilakukan be taken in a timely manner.
secara tepat waktu.
8. Berperan sebagai agen perubahan dalam mendorong terciptanya 8. Act as an agent of change in encouraging the creation of a work
budaya kerja yang bersih, berintegritas, dan patuh terhadap culture that is clean, has integrity, and complies with applicable
peraturan perundang-undangan yang berlaku. laws and regulations.
Page 458
458
Wewenang Internal Audit Authority of Internal Audit
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Internal Audit In carrying out its duties and responsibilities, the Internal Audit has
memiliki kewenangan sebagai berikut: the following authorities:
1. Menyusun, memperbarui, dan melaksanakan kebijakan audit 1. Develop, update, and implement internal audit policies, including
internal, termasuk menetapkan prosedur serta ruang lingkup establishing procedures and the scope of audit activities.
pelaksanaan kegiatan audit.
2. Memasuki seluruh area Perseroan serta meninjau tempat usaha, 2. Enter all areas of the Company and inspect the Company’s
lingkungan kerja, dan lokasi aset Perseroan dalam rangka business premises, work environment, and asset locations for
pelaksanaan audit. the purpose of conducting audit.
3. Meminta keterangan dan penjelasan kepada seluruh jajaran 3. Request information and clarification from all levels of
manajemen maupun karyawan yang terkait dengan kegiatan management and employees related to the audit activities.
pemeriksaan.
4. Dalam pelaksanaan pemeriksaan, auditor memiliki akses penuh 4. During the audit, the auditor has full access to all information,
terhadap seluruh informasi, aset, dokumen, catatan, serta assets, documents, records, and Company personnel relevant
personel Perseroan yang relevan dengan ruang lingkup audit. to the audit scope.
5. Meminta dukungan tenaga auditor dari internal Perseroan 5. Request support from internal auditors if necessary, and utilize
apabila diperlukan, serta menggunakan tenaga ahli atau auditor experts or external auditors if the required competencies are
eksternal apabila kompetensi yang dibutuhkan belum tersedia not yet available within the Internal Audit, at the Company’s
di lingkungan Internal Audit, dengan biaya menjadi tanggung expense in accordance with applicable regulations.
jawab Perseroan sesuai ketentuan yang berlaku.
6. Melakukan komunikasi secara langsung dengan Direksi, Dewan 6. Communicate directly with Board of Directors, Board of
Komisaris, dan/atau Komite Audit, termasuk anggota dari Commissioners, and/or Audit Committee, including members
masing-masing organ tersebut, dalam rangka pelaksanaan of each of these organs, regarding the implementation of audit
tugas audit. duties.
7. Melakukan koordinasi kegiatan audit dengan auditor eksternal 7. Coordinate audit activities with external auditors to ensure
untuk memastikan efektivitas, efisiensi, serta sinergi dalam effectiveness, efficiency, and synergy in the implementation of
pelaksanaan fungsi pengawasan. oversight function.
8. Melakukan Joint Audit pada Anak Perusahaan dalam lingkup 8. Conduct Joint Audit of Subsidiaries within PT Wijaya Karya
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dengan ketentuan Bangunan Gedung Tbk., subject to the following provisions:
sebagai berikut:
a. Head of Internal Audit Perusahaan wajib melakukan a. The Head of Internal Audit of the Company is required to
koordinasi dengan kepala Internal Audit Anak Perusahaan coordinate with the Head of Internal Audit of Subsidiary
untuk meminta keterangan dan dokumen yang dibutuhkan to request information and documents as required in
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
sesuai dengan kaedah pengawasan dan menyelaraskan accordance with supervisory procedures and to align
program Internal Audit PT Wijaya Karya Bangunan Gedung, the Internal Audit program of PT Wijaya Karya Bangunan
Tbk. dengan Internal Audit Anak Perusahaan dalam rangka Gedung, Tbk. with the Internal Audit of the Subsidiary to
untuk memastikan berjalannya aspek pengendalian pada ensure the implementation of control aspects within the
Anak Perusahaan, dan Internal Audit PT Wijaya Karya Subsidiary. The Internal Audit of PT Wijaya Karya Bangunan
Bangunan Gedung, Tbk. dapat melakukan pemeriksaan Gedung, Tbk. may conduct audits of the Subsidiary together
ke Anak Perusahaan Bersama Internal Audit Perusahaan with the Internal Audit of the Subsidiary and/or the Internal
Anak dan atau Internal Audit entitas lain yang mempunyai Audit of other entities with joint ownership of the Subsidiary,
kepemilikan bersama pada Anak Perusahaan dengan upon assignment by the President Director of PT Wijaya
penugasan oleh Direktur Utama PT Wijaya Karya Bangunan Karya Bangunan Gedung, Tbk.
Gedung, Tbk.
b. Atas hasil pemeriksaan Internal Audit PT Wijaya Karya b. The results of Internal Audit of PT Wijaya Karya Bangunan
Bangunan Gedung, Tbk. dilaporkan secara langsung kepada Gedung, Tbk. shall be reported directly to the President
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Komisaris Utama Anak Perusahaan dengan tembusan Commissioner of the Subsidiary, with a copy to the President
kepada Direktur Utama PT Wijaya Karya Bangunan Gedung, Director of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk. and
Tbk. Dan Direktur Anak Perusahaan. the Director of the Subsidiary.
9. Dapat mengikuti rapat-rapat manajemen yang bersifat strategis. 9. May participate in strategic management meetings.
10. Melakukan pemilihan Sumber Daya Manusia yang kompeten 10. Select competent human capital as needed to carry out Internal
sesuai dengan kebutuhan dalam pelaksanaan tugas Internal Audit duties.
Audit.
11. Melakukan aktivitas investigasi terhadap kasus/masalah pada 11. Conduct investigative activities on cases/problems in every
setiap aspek dan unsur kegiatan yang terindikasi fraud dan aspect and element of activities that indicate fraud and violations
pelanggaran kode etik (code of conduct). of the code of conduct.
Page 459
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 459
Kode Etik Internal Audit Internal Audit Code of Ethics
Untuk mengatur perilaku dan kepatuhan auditor internal, termasuk To regulate the behavior and compliance of internal auditors,
Head of Internal Audit dan Auditor, Perseroan menetapkan prinsip including the Head of Internal Audit and Auditors, the Company
dasar yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas. Kode has established basic principles that serve as guidelines for carrying
Etik Internal Audit bertujuan untuk memastikan bahwa setiap out their duties. The Internal Audit Code of Ethics aims to ensure
individu dalam Internal Audit menjalankan tugas dengan integritas, that every individual in the Internal Audit performs their duties with
objektivitas, dan independensi yang tinggi. Adapun prinsip dasar integrity, objectivity, and independence. The basic principles that
yang dijadikan panduan selama pelaksanaan tugas adalah sebagai serve as guidelines during the performance of their duties are as
berikut: follows:
1. Auditor Internal wajib bersikap jujur, obyektif, hati-hati, bijaksana, 1. Internal auditors must be honest, objective, careful, wise,
bertanggung jawab, berani dan memiliki integritas yang tinggi responsible, courageous, and possess high integrity. They
serta harus mampu bertindak secara independen dalam must be able to act independently in carrying out their duties
menjalankan tugas maupun kewajibannya dan harus mampu and obligations and must be able to maintain the trust placed
memelihara kepercayaan yang diberikan oleh Direktur Utama in them by the President Director and/or Head of Internal Audit.
dan/atau Head of Internal Audit.
2. Auditor Internal harus mampu memelihara kepercayaan yang 2. Internal auditors must be able to maintain the trust placed in
diberikan dalam rangka tugas pemeriksaan. them during their audit assignments.
3. Auditor Internal harus menggunakan semua kemampuannya 3. Internal auditors must use all available resources to obtain
untuk memperoleh bukti-bukti yang memadai guna mendukung sufficient evidence to support their statements.
pernyataannya.
4. Audit Internal harus berusaha untuk meningkatkan keahlian 4. Internal auditors must strive to improve their work skills by
dalam melakukan pekerjaannya dengan memelihara kompetensi maintaining job competence, morality, and upholding the honor
jabatan, moralitas dan menjunjung tinggi kehormatan korps. of the corps.
5. Audit Internal harus membangun komunikasi yang intens dengan 5. Internal auditors must establish close communication with fellow
sesame pemeriksa dan auditor eksternal, untuk kepentingan auditors and external auditors, for the benefit of the company
perusahaan dalam rangka pelaksanaan tugas yang diembannya. in carrying out their duties.
6. Dalam melaksanakan tugasnya sebagai Auditor Internal harus 6. In carrying out their duties as Internal Auditors, they must adhere
berpedoman kepada norma-norma pemeriksaan dan prosedur to the audit standards and general audit procedures of PT Wijaya
umum pemeriksaan oleh Internal Audit dan Tindak Lanjut PT Karya Bangunan Gedung Tbk. Internal Audit and Follow-Up.
Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk.
7. Auditor Internal harus menghindarkan diri untuk mengambil 7. Internal Auditors must refrain from participating in illegal or
bagian dalam aktivitas illegal atau yang tidak sepantasnya inappropriate activities.
dilakukan.
8. Auditor Internal berusaha untuk tidak melibatkan diri dalam 8. Internal Auditors strive to avoid involvement in activities that
kegiatan yang dapat menimbulkan konflik kepentingan maupun could give rise to a conflict of interest or prejudice that could
prasangka yang dapat meragukan kemampuannya untuk question their ability to act independently.
bertindak secara independen.
9. Dalam menerima penugasan diluar kegiatan pemeriksaan dan 9. When accepting assignments outside of audit and company
operasional perusahaan, Auditor Internal wajib menanggalkan operations, Internal Auditors must relinquish their identity and
identitas dan atributnya selaku Auditor Internal. attributes as Internal Auditors.
10. Head of Internal Audit dan tim Auditor Internal dilarang untuk 10. The Head of Internal Audit and the Internal Audit team are
merangkap tugas secara langsung dalam kegiatan operasional prohibited from concurrently serving directly in the operational
perusahaan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk. activities of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk.
Profil Pejabat Internal Audit Profile of Internal Audit Officials
Internal Audit diketuai oleh Head of Internal Audit berdasarkan Surat The Internal Audit function is led by the Head of Internal Audit based
Keputusan Direksi Nomor: SK.02.01/A.DIR.WG.09593/2024. Profil on Board of Directors Decree No. SK.02.01/A.DIR.WG.09593/2024.
dari pejabat Internal Audit dapat dilihat di bab Profil Perseroan dari The profile of the Internal Audit official can be found in the Company
laporan tahunan ini. Jumlah pegawai yang tergabung dalam unit Profile section of this Annual Report. As of December 31, 2025, the
Internal Audit sebanyak 9 (sembilan) orang per 31 Desember 2025. Internal Audit unit consists of a total of 9 (nine) personnel.
Page 460
460
Andi Sugiarto
Head of Internal Audit
Kewarganegaraan Indonesia
Citizenship
Usia 53 tahun pada akhir tahun buku 2025 53 years old by the end of fiscal year 2025
Age
Riwayat Pendidikan Ahli Madya Akuntansi dari Universitas Diponegoro, Associate Expert in Accounting from Diponegoro University,
Educational Backrground Semarang (1994) Semarang (1994)
Pengalaman Kerja • Kepala Satuan Pengawas Internal WIKA • Head of Internal Audit Unit of WIKA Construction
Work Experience Rekayasan Konstruksi (2019) Engineering (2019)
• Kepala Pemeriksa Satuan Pengawas Internal • Chief Auditor of Internal Audit Unit of WIKA (2019)
WIKA (2019)
• Manajer Bidang Keuangan dan Human Capital • Finance and Human Capital Manager for Gresik Gas
Proyek Pembangunan Pipa Trasmisi Gas dari Transmission Pipeline Construction Project
Gresik
• Semarang Divisi Industrial Plant WIKA (2015). • Semarang Industrial Plant Division of WIKA (2015).
Dasar Hukum Kepala Satuan Pengawas Internal sejak 2 Juni Head of Internal Audit Unit since June 2, 2021, based
Pengangkatan 2021 berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor: on Board of Directors' Decree No.: SK.02.01/A.DIR.
Legal Basis for Appointment SK.02.01/A. DIR.WG.3603/2021 WG.3603/2021
Sertifikasi Kompetensi Internal Audit Internal Audit Competency Certification
Seluruh pegawai Internal Audit diwajibkan untuk memiliki sertifikasi All Internal Audit employees are required to hold relevant certifications
yang relevan guna menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan. to create sustainable added value. As part of the Company’s
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan untuk meningkatkan commitment to improving competency, the Company enrolls Internal
kompetensi, Perseroan mengikutsertakan pegawai Internal Audit Audit employees in professional certification programs, specifically
dalam program sertifikasi profesi, khususnya yang terkait dengan those related to internal auditors. As of December 31, 2025, the
auditor internal. Per 31 Desember 2025, sertifikasi profesi yang professional certifications held by Internal Audit employees are
dimiliki oleh pegawai Internal Audit adalah sebagai berikut: as follows:
Nama Jabatan Sertifikasi
No
Name Position Certifications
1 Andi Sugiarto Head of Internal Audit QIA, CRMP
2 Ardi Novianto Head of Auditor CRMP, PMP, QIA Tingkat Dasar
CRMP, PMP, QIA Basic Level
3 Noor Prihartanto Head of Auditor CRMP, PMP, QIA Tingkat Dasar
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
CRMP, PMP, QIA Basic Level
4 Ferdian Aprim Nugroho Head of Auditor QIA
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Internal Internal Audit Training and Competency Development
Audit
Perseroan menyediakan program pengembangan kompetensi bagi The Company provides competency development programs for
personel Internal Audit guna mendukung pelaksanaan tugas Satuan Internal Audit personnel to support effective and professional
Kerja Audit Internal secara efektif dan profesional. implementation of the Internal Audit Work Unit’s duties.
Adapun program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang The Internal Audit participated in the following training and
diikuti oleh Internal Audit selama tahun 2024 adalah sebagai berikut: competency development programs during 2024:
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 461
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 461
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi
Nama Jabatan Training and Competency Development
Name Position Nama Pelatihan Waktu Penyelenggara
Training Title Date Organizer
Andi Sugiarto Head of Internal Audit CRMP Mei 2025 BSMR
May 2025
Noor Prihartanto Head of Auditor CRMP Agustus 2025 BSMR
August 2025
QIA Tingkat Dasar Desember 2025 YPIA
QIA Basic Level December 2025
PMP November 2025 PMI
November 2025
Ardi Novianto Head of Auditor PMP November 2025 PMI
November 2025
Bopriari Head of Auditor CRMP Mei 2025 BSMR
Kusumawijaya May 2025
Martin Ulpan Auditor SMAP Awarness September 2025 Internal WEGE
September 2025
Uraian Singkat Pelaksanaan Tugas Internal Audit Brief Description of Internal Audit Duties
Tahun 2025 Implementation in 2025
Pada tahun 2025, Internal Audit telah melaksanakan tugas dan In 2025, Internal Audit successfully carried out its duties and
tanggung jawabnya dengan baik, yang tercermin dari realisasi responsibilities, as reflected in the realization of audit for 23 audit
pelaksanaan pemeriksaan terhadap sebanyak 23 objek pemeriksaan objects in accordance with the review results and the Annual Audit
sesuai dengan hasil reviu dan Program Kerja Pemeriksaan Tahunan Work Program (PKPT), consisting of:
(PKPT), yang terdiri dari:
1. Proyek Pembangunan Stadion Surajaya Lamongan 1. Surajaya Stadium Development Project in Lamongan
2. Proyek Revitalisasi Hotel Ombilin Heritage Tahap 2 dan Sarana 2. Ombilin Heritage Hotel Revitalization Project Phase 2 and
Penunjang Supporting Facilities
3. Proyek Pembangunan Gedung Fasilitas Pengembangan Produk 3. Pilot-Scale Product Development Facility Building Construction
Skala Pilot (Gedung No.34), Renovasi Pembangunan Fasilitas Project (Building No. 34), Renovation of Adenovirus Facilities in
Adenovirus Gedung 14, Pembangunan Perluasan Bangunan Building 14, Construction of Substation and Electrical Network
Gardu Hubung dan Jaringan Listrik PT Bio Farma Expansion Project at PT Bio Farma
4. Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Stadion Teladan, Kota Medan 4. Teladan Stadium Rehabilitation and Renovation Project, Medan City
5. Proyek Pekerjaan Rancang dan Bangun Modern Office di MSP 5. Modern Office Design and Construction Project at MSP
KOPERBI Jakarta KOPERBI Jakarta
6. Proyek Pembangunan Gedung Kantor Bank Mandiri Gresik 6. Bank Mandiri Gresik Office Building Construction Project
7. Proyek Precast Struktur Rusun Paspampres PT WPG 7. Precast Structure Project for Paspampres Flats at PT WPG
8. Proyek Pekerjaan Revitalisasi Gedung BNI KC Cirebon PT WPG 8. Revitalization Project for BNI Branch Building in Cirebon at
PT WPG
9. Proyek Rumah Fungsional Bank Mandiri Jakarta PT WPG 9. Functional Housing Project Bank Mandiri Jakarta PT WPG
10. Proyek Pembangunan Hunian Terjangkau Tower B Nuansa 10. Tower B Nuansa Cilangkap Affordable Housing Development
Cilangkap Project
11. Proyek Pembangunan Bangunan Pendukung Kawasan Bank 11. Bank Indonesia Supporting Building Development Project in
Indonesia di Karawang (PK-12) Karawang (PK-12)
12. Proyek Pekerjaan Rancang dan Bangun Bangunan Gedung 12. Wing 1 Building Design and Construction Project and the Ministry
Wing 1 dan Kawasan Kantor Kementrian PUPR of Public Works and Public Housing Office Area
13. Proyek Universitas Diponegoro 13. Diponegoro University Project
14. Proyek Pembangunan Gedung Pusat Onkologi RS Soeradji 14. Soeradji Tirtonegoro Hospital Oncology Center Building
Tirtonegoro Construction Project
15. Pabrik Modular 15. Modular Factory
16. PT Wijaya Karya Pracetak Gedung (WPG) 16. PT Wijaya Karya Pracetak Gedung (WPG)
17. PT Wege Solusi Proklamasi 17. PT Wege Solusi Proklamasi
18. Operation Division 18. Operation Division
19. Operation and Modular Division 19. Operation and Modular Division
20. Operation and Concession Division 20. Operation and Concession Division
21. Risk Management Division 21. Risk Management Division
22. Marketing Division 22. Marketing Division
23. Finance Division 23. Finance Division
Page 462
462
Selain melaksanakan kegiatan audit, Internal Audit juga melaksanakan In addition to conducting audit activities, Internal Audit also provided
pendampingan Audit KAP untuk audit Laporan Keuangan Tahun audit assistance to the Public Accounting Firm (KAP) for the audit
Buku 2025. of 2025 Financial Statements.
Kebijakan dan Pelaksanaan Frekuensi Rapat dengan Policy and Frequency of Meetings with Board of
Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit Directors, Board of Commissioners, and/or Audit
Committee
Berdasarkan Internal Audit Charter, dalam pelaksanaan tugasnya, Based on the Internal Audit Charter, in carrying out their duties,
Internal Audit dan Komite Audit (KA) merupakan mitra kerja, Internal Audit and Audit Committee (KA) are Partners, where the
dimana Komite Audit melakukan penilaian atas aktifitas hasil audit Audit Committee assesses the audit results of Internal Audit and
yang dilakukan oleh Internal Audit dan memberikan masukan provides constructive input to Internal Audit as feedback on the
yang konstruktif kepada Internal Audit sebagai umpan balik atas implementation of its duties, which is realized through coordination
pelaksanaan tugas yang dilakukan Internal Audit yang diwujudkan meetings.
dengan rapat koordinasi.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Internal Audit Internal Audit Meeting Frequency and Attendance
Selama tahun 2025, Internal Audit telah mengadakan rapat sebanyak During 2025, Internal Audit held six meetings, with the agenda being
6 (enam) kali dengan agenda pencapaian program kerja pemeriksaan the achievement of annual audit work program and its follow-up.
tahunan dan tindak lanjutnya. Berikut adalah kehadiran masing- The attendance of each Audit Committee member is as follows:
masing anggota Komite Audit:
Kehadiran
Tanggal Rapat Agenda Rapat Attendance
No
Meeting Date Meeting Agenda Danis Hidayat
Taufan Gestoro Joseph Prayogo
Sumadilaga
1 14 Maret 2025 Rapat Closing Audit Hadir Hadir
March 14, 2025 Laporan Keuangan WEGE Present Present
WEGE’s Financial
Statements Audit Closing
Meeting
2 20 Mei 2025 Rapat Koordinasi Hadir Hadir Hadir
May 20, 2025 Coordination Meeting Present Present Present
3 03 Juli 2025 Rapat Koordinasi Hadir Hadir
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
July 3, 2025 Coordination Meeting Present Present
4 30 Juli 2025 Rapat Koordinasi Hadir Hadir
July 30, 2025 Coordination Meeting Present Present
5 16 Desember 2025 Rapat KAP RSM Hadir Hadir
December 16, 2025 KAP RSM Meeting Present Present
6 17 Desember 2025 Rapat Koordinasi Hadir Hadir
December 17, 2025 Coordination Meeting Present Present
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 463
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 463
Komite Lain di bawah Direksi
Other Committees Under Board of Directors
Hingga 31 Desember 2025, Direksi Perseroan belum membentuk As of December 31, 2025, the Company’s Board of Directors has
komite di bawah Direksi. Direksi mempertimbangkan bahwa dalam not established any committees under the Board of Directors. Board
menjalankan fungsi, tugas, dan tanggung jawabnya, Direksi telah of Directors considers that in carrying out its functions, duties, and
didukung secara memadai oleh berbagai fungsi penunjang, antara responsibilities, Board of Directors is adequately supported by
lain Corporate Secretary, Internal Audit, Sistem Pengendalian various supporting functions, including the Corporate Secretary,
Internal, Manajemen Risiko, serta fungsi-fungsi strategis lainnya Internal Audit, Internal Control System, Risk Management, and other
yang berperan dalam mendukung efektivitas pengelolaan Perseroan. strategic functions that play a role in supporting the Company’s
effective management.
Melalui dukungan fungsi-fungsi tersebut, Direksi tetap memastikan Through the support of these functions, Board of Directors continues
bahwa proses pengambilan keputusan, pelaksanaan pengawasan to ensure that the decision-making process, internal oversight, and
internal, serta pengelolaan risiko dan kepatuhan dapat berjalan risk and compliance management are optimal, coordinated, and
secara optimal, terkoordinasi, dan selaras dengan prinsip Tata aligned with the principles of Good Corporate Governance. Going
Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance). Ke forward, Board of Directors will continue to evaluate the need to
depan, Direksi akan terus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan establish committees under Board of Directors, taking into account
pembentukan komite di bawah Direksi dengan mempertimbangkan business developments, operational complexity, and the Company’s
perkembangan bisnis, kompleksitas operasional, serta kebutuhan strategic needs.
strategis Perseroan.
Page 464
464
Auditor Eksternal
External Auditor
Kantor Akuntan Publik (KAP) merupakan badan usaha yang A Public Accounting Firm (KAP) is a business entity authorized to
berwenang memberikan jasa audit atas laporan keuangan, sesuai provide audit services for financial statements, in accordance with
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. applicable laws and regulations. Meanwhile, a Public Accountant
Sementara itu, Akuntan Publik (AP) adalah individu yang memiliki izin (PA) is an individual officially licensed to provide audit services
resmi untuk memberikan jasa audit dan jasa profesional lainnya di and other professional services in the accounting field, based on
bidang akuntansi, berdasarkan kompetensi dan standar etika profesi. competency and professional ethical standards.
Penerapan praktik terbaik dari prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan The implementation of best practices of Good Corporate Governance
yang Baik (GCG) di lingkungan Perseroan tidak terlepas dari peran (GCG) principles within a Company is inseparable from the role of
KAP dan AP. Melalui audit eksternal yang dilakukan secara periodic Public Accountant Firms (KAP) and Public Accountants (PA). Through
terhadap laporan keuangan Perseroan, KAP dan AP memberikan periodic external audits of the Company’s financial statements,
penilaian independen atas kewajaran penyajian laporan keuangan Public Accountants (KAP) and Public Accountants (PA) provide
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku. an independent assessment of the fairness of the presentation of
the financial statements in accordance with applicable Financial
Accounting Standards.
Audit eksternal ini juga berperan penting dalam meningkatkan These external audits also play a crucial role in increasing
transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan pemangku kepentingan transparency, accountability, and stakeholder confidence in the
terhadap integritas laporan keuangan Perseroan. integrity of the Company’s financial statements.
KEBIJAKAN PENUNJUKAN AKUNTAN PUBLIK POLICY OF PUBLIC ACCOUNTANT
APPOINTMENT
Akuntan Publik, sebagai pihak independen dari luar Perseroan, Public Accountant, as an independent external party to the Company,
memiliki peran penting dalam memberikan opini profesional atas plays an important role in providing a professional opinion on the
kewajaran penyajian laporan keuangan Perseroan sesuai dengan fairness of the presentation of the Company’s financial statements
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia. in accordance with the Financial Accounting Standards (SAK)
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Penunjukan Akuntan Publik dilakukan melalui Rapat Umum applicable in Indonesia. The appointment of Public Accountant is
Pemegang Saham Tahunan (RUPST), berdasarkan rekomendasi carried out through the Annual General Meeting of Shareholders
Dewan Komisaris setelah mempertimbangkan hasil evaluasi dari (AGMS), based on the recommendation of Board of Commissioners
Komite Audit. after considering the evaluation results from Audit Committee.
Proses pemilihan Akuntan Publik dilakukan sesuai dengan prosedur Public Accountant selection process is conducted in accordance
pengadaan barang dan jasa yang berlaku, dengan tetap menjunjung with applicable procurement procedures, while upholding the
tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan objektivitas. Untuk principles of transparency, accountability, and objectivity. To ensure
menjamin independensi dan integritas hasil audit, Auditor Eksternal the independence and integrity of the audit results, the appointed
yang ditunjuk tidak diperkenankan memiliki hubungan yang External Auditor is not permitted to have any relationship that could
menimbulkan benturan kepentingan dengan Perseroan. create a conflict of interest with the Company.
Dasar penunjukan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik The basis for appointing a Public Accounting Firm and/or Public
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Accountant is based on Regulation of the Financial Services Authority
Nomor 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik of the Republic of Indonesia No. 9 of 2023 concerning the Use of
dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan, serta Public Accountant Services and Public Accounting Firms in Financial
Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Code of Corporate Governance/ Services Activities, as well as the Company’s Code of Corporate
CoCG) dan Board Manual Perseroan. Seluruh ketentuan tersebut Governance (CoCG) and Board Manual. All these provisions serve
menjadi acuan dalam memastikan bahwa proses penunjukan as a reference to ensure that the appointment process is carried out
dilaksanakan secara profesional, independen, dan sesuai dengan professionally, independently, and in accordance with the principles
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG). of Good Corporate Governance (GCG).
Page 465
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 465
PROSES PENUNJUKKAN AKUNTAN PUBLIK PUBLIC ACCOUNTANT
APPOINTMENT PROCESS
1 Komite Audit
Audit Committee
2 Dewan Komisaris
Board of Commissioners
3 Direksi
Board of Directors
4 RUPS
GMS
5 Kantor Akuntan Publik
Public Accounting Firm
Komite Audit Dewan Komisaris Direksi Dewan Komisaris RUPS
Komite Audit Dewan Komisaris Direksi Dewan Komisaris RUPS
Komite Audit melakukan Dewan Komisaris meminta Melakukan proses Mengajukan usulan jasa Menetapkan jasa audit
evaluasi atas pelaksanaan Direksi untuk melakukan pengadaan Audit KAP kepada KAP.
KAP tahun sebelumnya dan proses pengadaan Jasa Conduct the procurement RUPS Determine the KAP audit
kemudian mengadakan Audit KAP berdasarkan hasil process Submit a proposal for KAP services.
rapat pembahasan evaluasi KAP dan sesuai Audit Services to the GMS
pengadaan jasa audit dengan ketentuan.
KAP. Hasil evaluasi KAP Board of Commissioners
kemudian disampaikan requests the Board of
kepada Dewan Komisaris Directors to conduct the
dan memberikan saran procurement process for
terkait pengadaan jasa Public Accounting Firm
(KAP) Audit Services
audit KAP berdasarkan
based on the results
rapat Komite Audit.
of KAP evaluation and
Audit Committee evaluates
in accordance with the
the KAP’s performance in
provisions.
the previous year and then
holds a meeting to discuss
the procurement of KAP
audit services. The results
of KAP evaluation are then
submitted to the Board
of Commissioners, who
provide recommendations
regarding the procurement
of KAP audit services
based on the Audit
Committee meeting.
TANGGUNG JAWAB KOMITE AUDIT AUDIT COMMITTEE RESPONSIBILITIES
DALAM PEMBERIAN REKOMENDASI ATAS IN PROVIDING RECOMMENDATIONS ON
PENUNJUKAN DAN PEMBERHENTIAN THE APPOINTMENT AND DISMISSAL
AUDITOR EKSTERNAL OF EXTERNAL AUDITORS
Komite Audit telah melaksanakan tanggung jawab dalam Audit Committee has carried out its responsibility to provide
memberikan rekomendasi atas penunjukan dan/atau pemberhentian recommendations on the appointment and/or dismissal of external
auditor eksternal berdasarkan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan auditors based on the evaluation of audit services provided on
pemberian jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan oleh annual historical financial information by Public Accountants and/or
Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik. Selanjutnya, Komite Public Accounting Firms. Furthermore, Audit Committee provided
Audit memberikan rekomendasi dalam Penunjukan Akuntan Publik recommendations on the appointment of Public Accountants and/
dan/atau Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar or Public Accounting Firms, Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar
dan Rekan (RSM Indonesia) untuk melaksanakan audit atas Laporan and Partners (RSM Indonesia), to audit the Consolidated Financial
Keuangan Konsolidasian PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Statements of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk for the period
untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025. Rekomendasi ini ending December 31, 2025. This recommendation was officially
dituangkan secara resmi dalam Laporan Komite Audit tertanggal outlined in the Audit Committee Report dated January 8, 2026.
8 Januari 2026.
Page 466
466
PENERAPAN FUNGSI AUDIT EKSTERNAL IMPLEMENTATION OF EXTERNAL
AUDIT FUNCTION
Penerapan fungsi Audit Eksternal yang ditunjuk oleh Perseroan The implementation of External Audit function appointed by the
dilaksanakan dengan mengacu pada standar dan pedoman yang Company is carried out in accordance with applicable standards
berlaku, termasuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik and guidelines, including Regulation of the Financial Services
Indonesia Nomor 9 Tahun 2023 tanggal 11 Juli 2023 tentang Authority of the Republic of Indonesia No. 9 of 2023 dated July
Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam 11, 2023, concerning the Use of Public Accountant Services and
Kegiatan Jasa Keuangan, khususnya Pasal 7 ayat (1). Ketentuan Public Accounting Firms in Financial Services Activities, specifically
tersebut mengatur bahwa bank umum, emiten, dan perusahaan Article 7 paragraph (1). This provision stipulates that commercial
publik wajib membatasi penggunaan jasa audit atas informasi banks, issuers, and public companies are required to limit the use
keuangan historis tahunan dari Akuntan Publik yang sama paling of audit services for annual historical financial information from the
lama 7 (tujuh) tahun kumulatif. same Public Accountant to a maximum of seven cumulative years.
Perseroan secara konsisten menjalin komunikasi dengan Auditor The Company consistently communicates with the External Auditor
Eksternal untuk memastikan bahwa proses audit dilaksanakan sesuai to ensure that the audit process is carried out in accordance with the
Standar Profesional Akuntan Publik, mematuhi perjanjian kerja, serta Public Accountant Professional Standards, complies with the work
memenuhi ruang lingkup audit yang telah disepakati. Perseroan agreement, and meets the agreed audit scope. The Company also
juga memastikan bahwa seluruh tahapan audit diselesaikan sesuai ensures that all audit stages are completed within the established
target waktu yang ditetapkan. timelines.
Guna mendukung kelancaran pelaksanaan audit, Perseroan To support smooth implementation of the audit, the Company and
bersama Auditor Eksternal menyelenggarakan pertemuan rutin the External Auditor hold regular meetings to discuss audit progress,
untuk membahas perkembangan pelaksanaan audit, mengidentifikasi identify any challenges encountered, and ensure that coordination
kendala yang dihadapi, serta memastikan kebutuhan koordinasi needs during the audit process are met effectively.
selama proses audit dapat terpenuhi secara efektif.
AKUNTAN PUBLIK DAN AKUNTAN PUBLIK PUBLIC ACCOUNTANT AND PUBLIC
DALAM 5 (LIMA) TAHUN TERAKHIR ACCOUNTANT IN THE LAST 5 (FIVE) YEARS
Merujuk pada keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) In accordance with the resolution of the Annual General Meeting
Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 20 Mei 2024, Perseroan of Shareholders (AGM) held on May 20, 2024, the Company has
telah menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik Amir Abadi approved the appointment of Public Accounting Firm Amir Abadi
Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (RSM Indonesia) untuk memberikan Jusuf, Aryanto, Mawar & Partners (RSM Indonesia) to provide audit
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
jasa audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan yang services for the Company’s Consolidated Financial Statements for
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. the period ending December 31, 2025.
Penunjukan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan aspek The appointment was made taking into account the independence,
independensi, kompetensi, serta kualitas hasil pemeriksaan, competence, and quality of the audit results, ensuring that the
dengan memastikan bahwa Akuntan Publik yang ditunjuk tidak appointed Public Accountant has no conflict of interest with the
memiliki benturan kepentingan dengan Perseroan sehingga dapat Company and can carry out the audit process objectively and
melaksanakan proses audit secara objektif dan profesional. professionally.
Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik
Public Accountant and Public Accounting Firm
Kantor Akuntan Publik (KAP) KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar Dan Rekan
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Public Accounting Firm (KAP) KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar and Partners
Akuntan Publik (AP) Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar
Public Accountant (AP)
Tahun Audit 2025
Audit Year
Periode Penugasan 01 November 2025 - 23 Februari 2026
Assignment Period November 1, 2025 - February 23, 2026
Page 467
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 467
Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik
Public Accountant and Public Accounting Firm
Jasa Yang Diberikan Audit umum atas Laporan Keuangan WEGE, dan Konsolidasian untuk Tahun Buku yang berakhir 31
Services Provided Desember 2025
Reviu atas Evaluasi Kinerja (Key Performance Indicator) PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk untuk
Tahun Buku yang berakhir tanggal 31
Desember 2025
Audit Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan dan Pengendalian Intern sebagai wujud
penerapan Pernyataan Standar Auditing (PSA) No. 62 untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025
General Audit of WEGE’s Financial Statements and Consolidated Financial Statements for the Fiscal Year
Ending December 31, 2025
Review of the Performance Evaluation (Key Performance Indicators) of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung
Tbk for the Fiscal Year Ending December 31, 2025
Audit of Compliance with Laws and Regulations and Internal Control as a manifestation of the
implementation of Statement on Auditing Standards (PSA) No. 62 for the year ended December 31, 2025
Jasa Lain yang Diberikan -
Other Services Provided
Biaya Jasa Rp. 470.000.000
Service Fees
Informasi mengenai Kantor Akuntan Publik (KAP) dan Akuntan Publik Information regarding the Public Accounting Firm (KAP) and Public
(AP) yang melaksanakan audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Accountants (AP) who carried out the audit of the Company’s
Perseroan dalam 5 (lima) tahun terakhir disajikan sebagai berikut: Consolidated Financial Statements in the last 5 (five) years is
presented as follows:
Kantor Akuntan Publik
(KAP) Akuntan Publik (AP)
Public Accounting Firm Public Accountant (AP)
(KAP) Biaya Jasa
Tahun Jasa Jasa Lainnya (Rp)
Year Nomor Services Other Services Service Fee
Izin AP (Rp)
Nama Izin KAP Nama
AP
Name Izin KAP Name
License
Number
2022 Amir Abadi 477/ Rudi Hartono AP.0501 Audit umum atas • Review atas Evaluasi Rp
Jusuf, Aryanto, KM.1/2015 Purba Laporan Keuangan Kinerja PT Wijaya Karya 393.984.375
Mawar, Dan Konsolidasian Bangunan Gedung
Rekan PT Wijaya Karya Tbk untuk Tahun Buku
Bangunan Gedung yang berakhir pada 31
Tbk untuk Tahun Buku Desember 2022.
yang berakhir pada 31 • Audit Kepatuhan
Desember 2022. terhadap Peraturan
General Audit of Perundang undangan dan
the Consolidated Pengendalian Intern untuk
Financial Statements tahun yang berakhir pada
of PT Wijaya Karya 31 Desember 2022.
Bangunan Gedung • Review of the
Tbk for the Fiscal Year Performance Evaluation
ending December 31, of PT Wijaya Karya
Bangunan Gedung Tbk
for the Fiscal Year ending
December 31, 2022.
• Compliance Audit of Laws
and Regulations and
Internal Control for the
year ending December
31, 2022.
Page 468
468
Kantor Akuntan Publik
(KAP) Akuntan Publik (AP)
Public Accounting Firm Public Accountant (AP)
(KAP) Biaya Jasa
Tahun Jasa Jasa Lainnya (Rp)
Year Nomor Services Other Services Service Fee
Izin AP (Rp)
Nama Izin KAP Nama
AP
Name Izin KAP Name
License
Number
2023 Amir Abadi 477/ Rudi Hartono AP.0501 Audit umum atas • Review atas Evaluasi Rp
Jusuf, Aryanto, KM.1/2015 Purba Laporan Keuangan Kinerja PT Wijaya Karya 455.803.906
Mawar, Dan Konsolidasian Bangunan Gedung
Rekan PT Wijaya Karya Tbk untuk Tahun Buku
Bangunan Gedung yang berakhir pada 31
Tbk untuk Tahun Buku Desember 2023.
yang berakhir pada 31 • Audit Kepatuhan
Desember 2023. terhadap Peraturan
General Audit of the Perundangundangan dan
Consolidated Financial Pengendalian Intern untuk
Statements of tahun yang berakhir pada
PT Wijaya Karya 31 Desember 2023.
Bangunan Gedung • Review of the
Tbk for the Fiscal Year Performance Evaluation
ending December 31, of PT Wijaya Karya
2023. Bangunan Gedung Tbk
for the Fiscal Year ending
December 31, 2023.
• Compliance Audit of Laws
and Regulations and
Internal Control for the
year ending December
31, 2023.
2024 Amir Abadi 477/ Lith Alfansuri AP.1950 Audit umum atas • Melakukan prosedur Rp
Jusuf, Aryanto, KM.1/2015 Laporan Keuangan Assurance atas Laporan 470.000.000
Mawar, Dan Konsolidasian Penilaian Tingkat
Rekan PT Wijaya Karya Pencapaian Key
Bangunan Gedung Performance Indicators
Tbk untuk Tahun Buku (KPI) untuk Tahun Buku
yang berakhir pada 31 yang berakhir pada 31
Desember 2024. Desember 2024.
General Audit of • Audit Kepatuhan
the Consolidated terhadap Peraturan
Financial Statements Perundangundangan dan
of PT Wijaya Karya Pengendalian Intern untuk
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Bangunan Gedung tahun yang berakhir pada
Tbk for the Fiscal Year 31 Desember 2024.
ending December 31, • Performing Assurance
2024 Procedures on the
Assessment Report of Key
Performance Indicator
(KPI) Achievement Levels
for the Fiscal Year ending
December 31, 2024.
• Compliance Audit of Laws
and Regulations and
Internal Control for the
year ending December
31, 2024.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 469
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 469
Kantor Akuntan Publik
(KAP) Akuntan Publik (AP)
Public Accounting Firm Public Accountant (AP)
(KAP) Biaya Jasa
Tahun Jasa Jasa Lainnya (Rp)
Year Nomor Services Other Services Service Fee
Izin AP (Rp)
Nama Izin KAP Nama
AP
Name Izin KAP Name
License
Number
2025 Amir Abadi 477/ Lith Alfansuri AP.1950 Audit umum atas • Melakukan prosedur 470.000.000
Jusuf, Aryanto, KM.1/2015 Laporan Keuangan Assurance atas Laporan
Mawar, Dan Konsolidasian Penilaian Tingkat
Rekan PT Wijaya Karya Pencapaian Key
Bangunan Gedung Performance Indicators
Tbk untuk Tahun Buku (KPI) untuk Tahun Buku
yang berakhir pada 31 yang berakhir pada 31
Desember 2025 Desember 2025.
General Audit of • Audit Kepatuhan
the Consolidated terhadap Peraturan
Financial Statements Perundangundangan dan
of PT Wijaya Karya Pengendalian Intern untuk
Bangunan Gedung tahun yang berakhir pada
Tbk for the Fiscal Year 31 Desember 2025.
ending December 31, • Performing Assurance
2025 Procedures on the
Assessment Report of Key
Performance Indicator
(KPI) Achievement Levels
for the Fiscal Year ending
December 31, 2025.
• Compliance Audit of Laws
and Regulations and
Internal Control for the
year ending December
31, 2025.
JASA LAIN YANG DIBERIKAN OTHER SERVICES PROVIDED
Selain melaksanakan audit umum atas Laporan Keuangan In addition to conducting a general audit of the Consolidated
Konsolidasian PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk untuk tahun Financial Statements of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk for
buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Kantor Akuntan the financial year ending December 31, 2025, the Public Accounting
Publik dan/atau Akuntan Publik juga memberikan jasa profesional Firm and/or Public Accountant also provided other professional
lainnya dengan tetap mengacu pada prinsip independensi serta services while adhering to the principle of independence and in
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. accordance with applicable regulations.
Adapun jasa lain yang diberikan selama tahun buku 2025 meliputi: Other services provided during the 2025 fiscal year include:
1. Pelaksanaan prosedur assurance atas Laporan Penilaian Tingkat 1. Assurance procedures for the Key Performance Indicators (KPI)
Pencapaian Key Performance Indicators (KPI) untuk tahun buku Achievement Assessment Report for the financial year ending
yang berakhir pada 31 Desember 2025. December 31, 2025.
2. Audit kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan 2. Audit of compliance with laws and regulations and internal
dan pengendalian intern sebagai implementasi Pernyataan control as an implementation of Statement on Auditing Standards
Standar Auditing (PSA) No. 62 untuk tahun yang berakhir pada (PSA) No. 62 for the year ending December 31, 2025.
31 Desember 2025.
Ruang lingkup pekerjaan, baik untuk jasa audit atas laporan The scope of work, including audit services for the annual financial
keuangan tahunan pada tahun buku terakhir maupun jasa lainnya, statements for the most recent fiscal year and other services,
diatur dalam Perjanjian Kerja antara PT Wijaya Karya Bangunan is stipulated in the Work Agreement between PT Wijaya Karya
Gedung Tbk dan Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Bangunan Gedung Tbk and Public Accounting Firm Amir Abadi
Mawar dan Rekan tanggal 23-Mei-2025 tentang Pekerjaan Jasa Jusuf, Aryanto, Mawar and Partners dated May 23, 2025, concerning
Audit Laporan Keuangan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Audit Services for the Financial Statements of PT Wijaya Karya
dan Konsolidasian Tahun Buku 2025. Bangunan Gedung Tbk and the Consolidated Financial Statements
for Fiscal Year 2025.
Seluruh jasa tersebut diberikan dengan tetap menjunjung tinggi All services are provided while upholding the principles of
prinsip independensi, objektivitas, serta profesionalisme sebagai independence, objectivity, and professionalism as part of the
bagian dari komitmen Perseroan dalam menerapkan tata kelola Company’s commitment to implementing good corporate
perusahaan yang baik. governance.
Page 470
470
Sistem Pengendalian Internal
Internal Control System
DASAR HUKUM LEGAL BASIS
Sistem Pengendalian Internal Perseroan telah diatur dalam: The Company’s Internal Control System is regulated in:
1. Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-02/ MBU/-03/2023 1. Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises No.
tanggal 24 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan PER-02/MBU/-03/2023 dated March 24, 2023, concerning
Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. Guidelines for Governance and Significant Corporate Activities
of State-Owned Enterprises.
2. Surat Keputusan Sekretaris Kementerian BUMN No. SK- 16/S. 2. Decree of the Secretary of Ministry of State-Owned Enterprises
MBU/2012 tanggal 06 Juni 2012 tentang Indikator/ Parameter No. According to Decree of Board of Directors No. SK-16/S.
Penilaian dan Evaluasi atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan MBU/2012 dated June 6, 2012, concerning Indicators/
yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Parameters for Assessment and Evaluation of the Implementation
Milik Negara parameter No. 107, Direksi harus menetapkan suatu of Good Corporate Governance in State-Owned Enterprises
sistem pengendalian intern yang efektif untuk mengamankan (SOEs), parameter No. 107, requires the Board of Directors to
investasi dan aset Perusahaan. establish an effective internal control system to safeguard the
Company’s investments and assets.
Dengan adanya Sistem Pengendalian Internal diharapkan dapat The Internal Control System is expected to foster awareness in efforts
menumbuhkan awareness dalam upaya mengendalikan risiko yang to control the risks frequently faced by the Company.
kerap dihadapi Perusahaan.
STRUKTUR ORGANISASI SISTEM ORGANIZATIONAL STRUCTURE OF
PENGENDALIAN INTERNAL INTERNAL CONTROL SYSTEM
Sistem Pengendalian Internal dilaksanakan secara berkesinambungan The Internal Control System is implemented continuously by the
oleh Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh organ Perusahaan. Board of Commissioners, Board of Directors, and all corporate
Dipimpin oleh Head of Internal Audit system Pengendalian Internal organs. Led by the Head of Internal Audit, the Internal Control System
bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama. Tugas, reports directly to the President Director. The duties, responsibilities,
tanggung jawab, dan wewenang Internal Audit telah diuraikan secara and authorities of Internal Audit are detailed in the Internal Audit
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
rinci pada Sub-Bab Internal Audit. Sub-Chapter.
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL CONTROL SYSTEM
INTERNAL PERUSAHAAN OF THE COMPANY
Sebagaimana diatur dalam Pedoman Kerja, ruang lingkup Sistem As stipulated in the Work Guidelines, the scope of the Company’s
Pengendalian Risiko Perusahaan mencakup hal-hal sebagai berikut: Risk Control System includes the following:
1. Lingkungan pengendalian internal dalam Perusahaan yang 1. A disciplined and structured internal control environment within
disiplin dan terstruktur, yang terdiri dari: the Company, consisting of:
a. Integritas, nilai etika, dan kompetensi pegawai. a. Integrity, ethical values, and employee competence.
b. Filosofi dan gaya manajemen.
c. Cara yang ditempuh manajemen dalam melaksanakan b. Management philosophy and style.
kewenangan dan tanggung jawab. c. The methods adopted by management in exercising
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
d. Pengorganisasian dan pengembangan sumber daya authority and responsibility.
manusia. d. Organization and development of human resources.
e. Perhatian dan arahan yang dilakukan oleh Direksi. e. Attention and direction provided by the Board of Directors.
2. Pengkajian dan pengelolaan risiko usaha, yaitu proses untuk 2. Business risk assessment and management, namely the process
mengidentifikasi, menganalisis, menilai, dan mengelola risiko of identifying, analyzing, assessing, and managing business risks
usaha yang relevan dengan kegiatan operasional Perseroan. relevant to the Company’s operational activities.
3. Aktivitas pengendalian, yaitu tindakan yang dilakukan dalam 3. Control activities, namely actions taken in the process of
proses pengendalian terhadap kegiatan Perseroan pada setiap controlling the Company’s activities at every level and unit within
tingkat dan unit dalam struktur organisasi, antara lain terkait the organizational structure, including those related to authority,
kewenangan, otorisasi, verifikasi, penilaian kinerja, pembagian authorization, verification, performance assessment, division of
tugas, serta pengamanan aset Perseroan. tasks, and safeguarding the Company’s assets.
Page 471
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 471
4. Sistem informasi dan komunikasi, yaitu proses penyajian laporan 4. Information and communication systems, namely the process
mengenai kegiatan operasional, keuangan, serta kepatuhan of presenting reports on operational and financial activities, as
terhadap ketentuan dan peraturan yang berlaku di Perseroan. well as compliance with applicable provisions and regulations
5. Monitoring, yaitu proses penilaian terhadap kualitas sistem within the Company.
pengendalian internal, termasuk fungsi Internal Audit pada 5. Monitoring, namely the process of assessing the quality of the
setiap tingkat dan unit organisasi, sehingga pelaksanaannya internal control system, including the Internal Audit function at
dapat berjalan secara optimal. Setiap penyimpangan yang every level and organizational unit, so that its implementation
terjadi dilaporkan kepada Direksi dengan tembusan kepada can run optimally. Any deviations are reported to the Board of
Komite Audit. Directors with a copy to the Audit Committee.
6. Untuk membantu Direksi dalam melaksanakan fungsi 6. To assist the Board of Directors in carrying out the functions of
perencanaan, pengendalian, koordinasi pengawasan, serta planning, controlling, coordinating, supervising, and assessing
penilaian atas sistem pengendalian manajemen dan pelaksanaan the management control system and the implementation of
kegiatan Perseroan, dibentuk fungsi Internal Audit yang juga the Company’s activities, an Internal Audit function has
memberikan rekomendasi perbaikan secara berkelanjutan. been established, which also provides recommendations for
continuous improvement.
7. Fungsi Internal Audit dipimpin oleh Head of Internal Audit yang 7. The Internal Audit function is led by the Head of Internal Audit,
dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada who reports to the President Director. Further details regarding
Direktur Utama. Penjabaran lebih lanjut mengenai tugas dan the duties and functions of Internal Audit are regulated in the
fungsi Internal Audit diatur dalam Keputusan Direksi. Board of Directors’ Decree.
Efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Sistem The effective implementation of the duties and responsibilities of
Pengendalian Internal melibatkan seluruh organ Perusahaan Internal Control System involves all corporate organs and aligns
dan sesuai dengan visi misi Perusahaan. Proses pengendalian with the Company’s vision and mission. The control process is
dilaksanakan secara terus menerus oleh Direksi, Pejabat Struktural, continuously implemented by the Board of Directors, Structural
Pejabat Fungsional dan Pelaksana yang dirancang untuk memberikan Officials, Functional Officials, and Executives, designed to provide
keyakinan yang memadai terhadap pencapaian Visi, Misi, Sasaran reasonable assurance regarding the achievement of the Company’s
dan Tujuan Perusahaan. Vision, Mission, Goals, and Objectives.
ASPEK KEUANGAN DAN OPERASIONAL FINANCIAL AND OPERATIONAL
DALAM PENGENDALIAN INTERNAL ASPECTS OF INTERNAL CONTROL
Setiap jabatan dalam Perusahaan membutuhkan Sistem Every position within the Company requires an Internal Control
Pengendalian Internal karena mencakup aspek pengendalian System, as it encompasses both financial and operational control
keuangan dan operasional. Pengendalian internal atas proses bisnis aspects. Internal control over business processes is a crucial pillar
menjadi pilar penting dalam menjalankan kegiatan usaha. in conducting business activities.
Sepanjang tahun 2025, Pengendalian internal atas proses bisnis Throughout 2025, internal control over ongoing business processes
yang berjalan menunjukkan bahwa kesadaran untuk menjalankan demonstrated a strong commitment to carrying out tasks within
tugas sesuai dengan koridor yang sudah ditetapkan dan disepakati established and agreed-upon guidelines and in compliance with
serta telah memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. applicable laws and regulations.
KOMITMEN PENERAPAN SISTEM COMMITMENT TO IMPLEMENTING
PENGENDALIAN INTERNAL OLEH THE INTERNAL CONTROL SYSTEM BY
MANAJEMEN DAN KARYAWAN MANAGEMENT AND EMPLOYEES
Perusahaan memandang Sistem Pengendalian Internal berperan The Company views the Internal Control System as playing a
penting dalam implementasi praktik tata kelola perusahaan yang baik. crucial role in implementing good corporate governance practices.
Untuk itu, Perusahaan berkomitmen untuk fokus dalam penerapan Therefore, the Company is committed to focusing on implementing
Sistem Pengendalian Internal sebagaimana diatur dalam Pedoman the Internal Control System as stipulated in the General Guidelines
Umum Sistem Pengendalian Internal Perusahaan. for the Company’s Internal Control System.
Sistem Pengendalian Internal Perusahaan secara aktif diikuti oleh The Company’s Internal Control System is actively implemented by
seluruh organ Perusahaan dengan komponen sebagai berikut: all corporate organs, with the following components:
1. Membangun lingkungan pengendalian yang mendukung 1. Building a control environment that supports effective
efektivitas penerapan seluruh komponen pengendalian internal implementation of all other internal control components.
lainnya.
2. Melakukan penilaian risiko secara berkala dalam menjalankan 2. Conduct periodic risk assessments in carrying out its duties
tugas dan fungsinya. and functions.
3. Menyusun dan melaksanakan kebijakan serta prosedur untuk 3. Develop and implement policies and procedures to ensure that
memastikan bahwa arahan Direksi dilaksanakan secara optimal. the Board of Directors’ directives are optimally implemented.
Page 472
472
4. Mengidentifikasi, mencatat, dan mengomunikasikan informasi 4. Identify, record, and communicate information related to the
yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya implementation of its main duties and functions to support the
guna mendukung kelancaran pelaksanaan, pengendalian, dan smooth implementation, control, and accountability of activities.
pertanggungjawaban kegiatan.
5. Menilai kualitas Sistem Pengendalian Internal Perseroan melalui 5. Assess the quality of the Company’s Internal Control System
pemantauan berkelanjutan atas seluruh kegiatan usaha yang through continuous monitoring of all ongoing business activities
berjalan, serta melalui pelaksanaan evaluasi menyeluruh yang and through comprehensive evaluations conducted by the
dilakukan oleh Satuan Pengawas Intern atau pihak independen Internal Audit Unit or an independent party appointed by the
yang ditunjuk oleh Direktur Utama. President Director.
Perusahaan memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan dan The Company is committed to complying with applicable laws
perundang-undangan yang berlaku dan mengambil langkah-langkah and regulations and taking steps to address potential risks. The
untuk memperbaiki risiko yang akan terjadi. Komitmen penerapan Company’s commitment to implementing its internal control system
sistem pengendalian internal Perusahaan antara lain: includes:
1. Penerapan Manajemen lean construction. 1. Implementation of lean construction management.
2. Penerapan Prinsip Tata Kelola Terintegrasi (TKT) 2. Implementation of Integrated Governance Principles (IGC).
3. Penetapan, Monitoring, Evaluasi, dan Efektivitas Risiko Strategis 3. Determination, Monitoring, Evaluation, and Effectiveness of
dan Operasional serta Self-Assessment Risk Maturity Level Strategic and Operational Risks, as well as Self-Assessment
(SARML). of Risk Maturity Level (SARML).
4. Melaksanakan Reviu Reguler Prosedur & IK (instruksi kerja) 4. Conduct regular reviews of procedures and work instructions.
secara berkala.
5. Melaporkan Evaluasi Hasil Usaha setiap periodik melalui 5. Report periodic business results evaluations through an
Executive Summary. executive summary.
6. Menjadi Counterpart Audit Internal dan Eksternal perusahaan. 6. Serve as the company’s internal and external audit counterpart.
7. Penerapan transformasi digital dengan implementasi ERP & 7. Implement digital transformation through the implementation
SAP WEGE. of ERP and SAP WEGE.
KESESUAIAN SISTEM PENGENDALIAN COMPLIANCE OF INTERNAL CONTROL
INTERNAL DENGAN KERANGKA YANG SYSTEM WITH INTERNATIONALLY
DIAKUI SECARA INTERNASIONAL RECOGNIZED FRAMEWORKS
Komponen utama dalam penerapan sistem pengendalian internal The main components of the Company’s internal control system
Perusahaan dilakukan dengan menggunakan metode standar are implemented using the standard methods of the Committee of
Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO)
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
(COSO) – Internal Control Framework yang meliputi: Internal Control Framework, which includes:
Komponen Pengendalian Internal WEGE Sejalan
Dengan COSO Internal Control Integrated Framework Penerapan Tahun 2025
NO
WEGE Internal Control Components Align with the COSO Implementation in 2025
Internal Control Integrated Framework
1 Lingkungan Pengendalian
Control Environment
Merupakan dasar komponen pengendalian internal yang Selama tahun 2025 dalam berbagai macam aktivitas pelaksanaan
menyediakan arahan bagi organisasi dan mempengaruhi tugas internal audit, telah melakukan evaluasi kebijakan dan prosedur
kesadaran pengendalian dari orang-orang yang ada di dalam untuk memastikan kecukupan dalam mengatasi risiko, mengidentifikasi
Perusahaan. Beberapa faktor yang berpengaruh di dalam Control dan menganalisis risiko, serta merekomendasikan peningkatan kontrol
Environment antara lain integritas dan nilai etik, komitmen internal berdasarkan temuan audit, memberikan dukungan yang kuat
terhadap kompetensi, Direksi dan Komite Audit, gaya manajemen untuk pelatihan staf mengenai kepatuhan dan pengendalian internal
dan gaya operasi, struktur organisasi, pemberian wewenang dan serta memantau kepatuhan prosedur dan peraturan yang berlaku, dst.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
tanggung jawab, praktik dan kebijakan SDM. During 2025, in carrying out various internal audit tasks, we evaluated
It is a fundamental component of internal control that provides policies and procedures to ensure their adequacy in addressing
direction for the organization and influences the control awareness risks, identified and analyzed risks, recommended internal control
of individuals within the Company. Several factors influencing improvements based on audit findings, provided strong support for staff
the Control Environment include integrity and ethical values, training on compliance and internal control, and monitored compliance
commitment to competence, the Board of Directors and Audit with applicable procedures and regulations.
Committee, management and operating style, organizational
structure, delegation of authority and responsibility, and HR
practices and policies.
Page 473
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 473
Komponen Pengendalian Internal WEGE Sejalan
Dengan COSO Internal Control Integrated Framework Penerapan Tahun 2025
NO
WEGE Internal Control Components Align with the COSO Implementation in 2025
Internal Control Integrated Framework
2 Penilaian Risiko
Risk Assessment
Menganalisa risiko yang relevan untuk mencapai tujuannya dan Terdapat upaya untuk meningkatkan efektivitas penilaian risiko
membentuk suatu dasar untuk menentukan bagaimana risiko yang berkaitan dengan penjadwalan dan pengelolaan proyek yang
harus dikelola. menyebabkan terganggunya produksi. Yang dilakukan dengan
Analyzing relevant risks to achieve objectives and establishing a improvement sistem penilaian risiko yang sudah berjalan, khususnya
basis for determining how risks should be managed. dalam mengintegrasikan jadwal pengadaan dengan proyek yang
berlangsung.
Efforts are being made to improve the effectiveness of risk
assessments related to scheduling and project management that can
disrupt production. This is being done by improving the existing risk
assessment system, particularly in integrating procurement schedules
with ongoing projects.
3 Aktivitas Pengendalian
Control Activities
Memastikan bahwa tindakan yang diperlukan untuk Aktivitas pengendalian diperkuat dengan penerapan control yang
menanggulangi risiko dalam pencapaian tujuan Perusahaan. lebih ketat terhadap proses pengadaan dan kontrak, yang merupakan
Tindakan yang dilakukan untuk mengatasi risiko terdiri dari upaya untuk peningkatan tindakan mitigasi risiko dan pengawasan
tindakan preventif dan tindakan mitigasi. Tindakan preventif proyek dalam hal meminimalisir gangguan terhadap pencapaian tujuan
adalah tindakan yang dilakukan sebelum kejadian yang berisiko perusahaan.
berlangsung, sedangkan tindakan mitigasi adalah Tindakan yang Control activities are strengthened by implementing tighter controls on
dilakukan setelah kejadian berisiko berlangsung. procurement and contracting processes, which is an effort to improve
Ensuring that necessary actions are taken to mitigate risks in risk mitigation measures and project oversight to minimize disruptions
achieving the Company’s objectives. Actions taken to mitigate to the achievement of Company objectives.
risks consist of preventive and mitigating actions. Preventive
actions are taken before a risky event occurs, while mitigating
actions are taken after a risky event occurs.
4 Informasi dan Komunikasi
Information and Communication
Menyediakan informasi yang relevan dalam pelaporan keuangan Upaya untuk peningkatan komunikasi dan informasi terkait pelaporan
meliputi sistem akuntansi berisi metode untuk mengidentifikasikan, keuangan telah dilakukan melalui penyajian laporan keuangan yang
menggabungkan, menganalisa, mengklasikasi, mencatat dan berintegritas.
melaporkan transaksi serta menjaga akuntabilitas aset dan Efforts to improve communication and information related to financial
kewajiban. Informasi tersebut harus diidentifikasi, tergambar reporting have been made through the presentation of financial
dan terkomunikasi dalam sebuah form dan time frame yang statements with integrity.
memungkinkan orang-orang menjalankan tanggung jawabnya.
Providing relevant information in financial reporting includes an
accounting system containing methods for identifying, combining,
analyzing, classifying, recording, and reporting transactions, as
well as maintaining accountability for assets and liabilities. This
information must be identified, depicted, and communicated in
a form and timeframe that enable individuals to carry out their
responsibilities.
5 Pemantauan Pengendalian Internal
Internal Control Monitoring
Merupakan proses yang menentukan kualitas kinerja pengendalian Proses pemantauan internal telah menunjukkan hasil yang memadai,
internal sepanjang waktu. Pemantauan meliputi penentuan dimana peningkatan berkelanjutan diperlukan untuk memastikan bahwa
desain dan operasi pengendalian tepat waktu dan pengambilan tindakan perbaikan diimplementasikan secara efektif dan kelemahan
tindakan koreksi. Proses ini dilaksanakan melalui kegiatan yang yang sama tidak terulang di masa depan.
berlangsung secara terus menerus, evaluasi secara terpisah, atau The internal monitoring process has demonstrated adequate results,
dengan berbagai kombinasi dari keduanya. Dalam hal ini Audit and continuous improvement is needed to ensure that corrective
Internal Perusahaan memberikan kontribusi dalam memantau actions are implemented effectively and that similar weaknesses do not
aktivitas Perusahaan. recur in the future.
A process that determines the quality of internal control
performance over time. Monitoring includes determining the
design and timely operation of controls and taking corrective
actions. This process is implemented through ongoing activities,
separate evaluations, or a combination of both. In this regard, the
Company’s Internal Audit contributes to monitoring the Company’s
activities.
Page 474
474
TINJAUAN HASIL EVALUASI SISTEM OVERVIEW OF THE EVALUATION RESULTS
PENGENDALIAN INTERNAL OF INTERNAL CONTROL SYSTEM
Dalam pelaksanaannya, Internal Audit bertugas melakukan In its implementation, Internal Audit is responsible for supervising and
pengawasan dan penilaian terhadap kualitas sistem pengendalian assessing the quality of the internal control system, among others,
internal, antara lain melalui evaluasi atas penyajian laporan kegiatan through evaluations of the presentation of operational, financial, and
operasional, keuangan, dan kepatuhan yang disusun secara periodik compliance reports prepared periodically on a quarterly basis to
setiap triwulan guna memastikan proses pengendalian berjalan ensure that control processes are functioning optimally. The results
secara optimal. Hasil pengawasan dan penilaian tersebut selanjutnya of such supervision and assessment are subsequently reported
dilaporkan kepada Direksi, yang bertanggung jawab memastikan to Board of Directors, which is responsible for ensuring that the
bahwa penerapan sistem pengendalian internal telah memenuhi implementation of the internal control system meets the established
tujuan yang ditetapkan. Dewan Komisaris, dengan dukungan Komite objectives. Board of Commissioners, supported by Audit Committee
Audit dan Komite Tata Kelola Terintegrasi, juga menjalankan fungsi and Integrated Governance Committee, also performs an oversight
pengawasan terhadap penyelenggaraan sistem pengendalian internal function on the implementation of the Company’s internal control
Perseroan. system.
Selain itu, Internal Audit secara berkala melakukan evaluasi atas In addition, Internal Audit periodically evaluates the adequacy and
kecukupan dan efektivitas implementasi Sistem Pengawasan Intern effectiveness of overall implementation of the Internal Control System
secara menyeluruh sebagai dasar pertimbangan bagi Direksi dalam as a basis for consideration by Board of Directors in determining
menetapkan kebijakan terkait efektivitas Sistem Pengendalian policies related to the effectiveness of the Company’s internal control
Internal Perseroan. system.
Sepanjang tahun 2025, Komite Audit Perseroan telah melakukan Throughout 2025, the Company’s Audit Committee conducted an
penelaahan secara mendalam atas kecukupan dan efektivitas in-depth review of the adequacy and effectiveness of Internal Control
penerapan Sistem Pengendalian Internal dan menilai bahwa sistem System implementation and concluded that the system has been
tersebut telah berjalan secara efektif. operating effectively.
PERNYATAAN DIREKSI DAN/ATAU DEWAN STATEMENT OF BOARD OF DIRECTORS AND/
KOMISARIS ATAS KECUKUPAN SISTEM OR BOARD OF COMMISSIONERS ON THE
PENGENDALIAN INTERNAL PERUSAHAAN ADEQUACY OF INTERNAL CONTROL SYSTEM
Direksi dan/atau Dewan Komisaris menyatakan bahwa Sistem Board of Directors and/or Board of Commissioners stated that
Pengendalian Internal yang telah diimplementasikan di sepanjang the Internal Control System implemented throughout 2025 has
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
tahun 2025 telah berjalan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan, operated in accordance with the Company’s needs, and they are
dan bertanggung jawab untuk menetapkan dan memelihara suatu responsible for establishing and maintaining an adequate internal
struktur pengendalian internal dan prosedur pelaporan keuangan control structure and financial reporting procedures, as well as for
yang memadai, dan pernyataan atas efektivitas struktur pengendalian providing a statement on the effectiveness of such internal control
internal dan prosedur pelaporan keuangan. structure and financial reporting procedures.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 475
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 475 Manajemen Risiko Risk Management Dalam menjalankan setiap bisnisnya, Perseroan tidak terlepas In conducting its business activities, the Company is inevitably dari risiko yang kemungkinan akan terjadi. Perseroan menyadari exposed to various risks. The Company recognizes the importance pentingnya pengelolaan risiko yang dilakukan secara proaktif of proactive risk management to minimize the impact of potential untuk meminimalisir dampak dari berbagai risiko yang mungkin risks. Therefore, through proper risk management and mitigation, timbul. Oleh karena itu, Perseroan mengelola dan memitigasi risiko the Company is expected to be able to address risks while also diharapkan mampu menangani, menciptakan atau menghasilkan creating and capturing opportunities to ensure the achievement peluang dalam memastikan sasaran maupun tujuan tercapai. of its objectives. Manajemen risiko dalam proyek konstruksi merupakan proses Risk management in construction projects is a systematic process sistematis untuk mengidentifikasi, menilai dan mengendalikan to identify, assess, and control potential risks that may affect project potensi risiko yang dapat mempengaruhi pelaksanaan proyek. implementation. The Company strives to identify potential risks Perseroan berupaya untuk melakukan identifikasi potensi risiko arising in its projects, ranging from delays in material supply and yang muncul pada proyek Perseroan, mulai dari keterlambatan extreme weather conditions to occupational safety risks. pasokan material, cuaca ekstrem, hingga risiko keselamatan pekerja. DASAR PENERAPAN SISTEM BASIS FOR THE IMPLEMENTATION MANAJEMEN RISIKO OF RISK MANAGEMENT SYSTEM Sebagaimana diatur dalam Pedoman Kerja Perseroan, kebijakan As stipulated in the Company’s Work Guidelines, the management sistem manajemen telah mencakup penerapan manajemen risiko system policy includes the implementation of risk management as sebagai elemen kunci dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan a key element in maintaining business stability and sustainability bisnis di tengah berbagai ketidakpastian. Melalui proses amid numerous uncertainties. Through effective risk identification, identifikasi, analisis, dan pengelolaan risiko yang efektif, Perseroan analysis, and management processes, the Company aims to protect berupaya melindungi aset, meminimalkan potensi kerugian, serta its assets, minimize potential losses, and optimally capitalize on memanfaatkan peluang yang muncul secara optimal. emerging opportunities. Dalam implementasinya, Perseroan telah mengembangkan In its implementation, the Company has developed an integrated Sistem Manajemen Risiko yang terintegrasi di tingkat korporasi Risk Management System at the corporate level involving all work dengan melibatkan seluruh satuan kerja. Pengembangan sistem units. The development of this system forms an integral part of ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari strategi jangka the Company’s long-term strategy to identify all relevant risks and panjang Perseroan untuk mengidentifikasi seluruh risiko yang manage the risk profile in accordance with the Company’s policies relevan serta mengelola profil risiko sesuai dengan kebijakan dan and risk appetite. risk appetite Perseroan. Perseroan juga telah melakukan penyempurnaan Prosedur Sistem The Company has also refined its Risk Management System Manajemen Risiko pada tanggal 21 Mei 2024 melalui penerbitan Procedures on May 21, 2024, through the issuance of Risk Prosedur Sistem Manajemen Risiko Perseroan No. Dok. WG- Management System Procedure Document No. WG-ERM-PM-01, ERM-PM-01, No. Rev. 06, yang disetujui oleh seluruh Direksi dan Rev. No. 06, which was approved by all members of the Board of disahkan oleh Direktur Utama, dengan mengacu pada standar Directors and ratified by the President Director, with reference to ISO 31000:2018. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan juga ISO 31000:2018 standards. In line with this, the Company also menetapkan kebijakan Manajemen Risiko pada 3 Januari 2024 yang established its Risk Management Policy on January 3, 2024, based disusun berdasarkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance on the principles of Good Corporate Governance and the ISO dan kerangka kerja ISO 31000:2018. 31000:2018 framework. Sebagai pedoman pelaksanaan Manajemen Risiko, Perseroan As a guideline for implementation, the Company anticipates the mengantisipasi dampak negatif dari ketidakpastian sekaligus negative impacts of uncertainty while managing opportunities that mengelola peluang yang dapat memengaruhi pencapaian sasaran may affect the achievement of corporate goals and objectives, dan tujuan perusahaan, dengan berlandaskan pada berbagai based on various international standards, including ISO 9001:2015, standar internasional, antara lain ISO 9001:2015, ISO 27001:2013, ISO 27001:2013, ISO 37001:2016, and ISO 31000:2018. ISO 37001:2016, dan ISO 31000:2018.
Page 476
476
STRUKTUR ORGANISASI MANAJEMEN RISIKO RISK MANAGEMENT
ORGANIZATIONAL STRUCTURE
Proses manajemen risiko dilaksanakan oleh Project Management The risk management process is carried out by the Project
Office dan Risk Management Division, yang menjalankan fungsi Management Office and the Risk Management Division, which
sesuai dengan konteks risiko di masing-masing lingkungan kerja, perform their functions according to the risk context within each
sebagai berikut: work environment, as follows:
1. Strategic Control Department, bertugas melakukan kajian atas 1. Strategic Control Department, responsible for reviewing the
anggaran Perseroan, merencanakan usaha tahunan di tingkat Company’s budget, planning annual business activities at the
perusahaan, serta menyajikan laporan kinerja perusahaan dan corporate level, and presenting company performance reports
laporan hasil usaha kepada pihak terkait guna mendukung and business results to relevant stakeholders to support
optimalisasi kinerja Perseroan dengan menerapkan Sistem performance optimization through the implementation of the
Manajemen Perseroan yang berlaku. Company’s Management System.
2. Project Control Department, bertugas memastikan ketercapaian 2. Project Control Department, responsible for ensuring the
kinerja hasil usaha proyek dalam rangka mendukung pencapaian achievement of project performance results to support the
visi, misi, dan keberlanjutan Perseroan melalui penerapan Company’s vision, mission, and sustainability through the
Sistem Manajemen Perseroan yang berlaku. implementation of the Company’s Management System.
3. Risk Management Department, bertugas memastikan 3. Risk Management Department, responsible for ensuring the
penerapan, pengembangan, pengendalian, serta implementasi implementation, development, control, and execution of risk
sistem dan prosedur manajemen risiko di tingkat perusahaan management systems and procedures at the corporate level
secara terintegrasi di seluruh fungsi manajemen, guna in an integrated manner across all management functions, to
mendukung keberlanjutan usaha Perseroan melalui penerapan support the Company’s business sustainability.
Sistem Manajemen Perseroan.
Adapun struktur manajemen risiko Perseroan dijelaskan pada The Company’s risk management structure is illustrated in the
bagan berikut ini: following diagram:
Struktur Organisasi Risk Management Division PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Organizational Structure of Risk Management Division of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Risk Management Division
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Project Control
Risk Management Department Strategic Control Department
Department
SISTEM MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN ENTERPRISE RISK MANAGEMENT SYSTEM
Dalam penerapan Manajemen Risiko, Perseroan mengacu pada In implementing Risk Management, the Company adheres to the ISO
standar ISO 31000:2018 yang mencakup tiga elemen utama, yaitu 31000:2018 standard, which encompasses three main elements:
prinsip, kerangka kerja, dan proses manajemen risiko. Ketiga elemen principles, framework, and risk management processes. These three
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
tersebut menjadi landasan dalam memastikan bahwa pengelolaan elements serve as the foundation for ensuring that risk management
risiko dilakukan secara sistematis, terintegrasi, dan berkelanjutan is carried out systematically, integrated, and sustainably across all
di seluruh aktivitas operasional Perseroan. of the Company’s operational activities.
Prinsip manajemen risiko berfungsi sebagai dasar dalam penerapan Risk management principles serve as the foundation for implementing
pengelolaan risiko yang efektif, kerangka kerja manajemen effective risk management, the risk management framework provides
risiko memberikan struktur dan mekanisme implementasi yang a structure and implementation mechanism integrated into business
terintegrasi dalam proses bisnis, sementara proses manajemen processes, while the risk management process ensures that risk
risiko memastikan bahwa identifikasi, analisis, evaluasi, serta identification, analysis, evaluation, and control are consistently
pengendalian risiko dilaksanakan secara konsisten sesuai dengan implemented in accordance with applicable standards. These three
standar yang berlaku. Ketiga komponen tersebut disajikan secara components are presented schematically in the following diagram.
skematis dalam bagan berikut ini.
Page 477
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 477
Continuous
improvement
Human and
cultural Integrated
factors
Best available Value Creation and Structured and
information Protection comprehensive
Dynamic Customized
Inclusive
Principles (Clause 4)
Integration
Scope, Context, Criteria
Risk Assessment
Monitoring and Review
and Consultation
Risk Assessment
Communication
Improvement Design
Leadership and Risk Identification
Commitment
Risk Analysis
Risk Evaluation
Recording and Reporting
Evaluation Implementation
Framework (Clause 5) Process (Clause 6)
Prinsip Manajemen Risiko Risk Management Principles
Prinsip manajemen risiko Perseroan terdiri dari 8 prinsip yang menjadi The Company’s risk management principles consist of eight principles
dasar penerapan manajemen risiko dan harus menjadi pertimbangan that serve as the basis for implementing risk management and
dalam mengembangkan kerangka kerja manajemen risiko Perseroan must be considered in developing the Company’s risk management
dan seluruh tahapan proses bisnisnya. framework and all stages of its business processes.
Continuous
improvement
Human and
cultural Integrated
factors
Best available Value Creation and Structured and
information Protection comprehensive
Dynamic Customized
Inclusive
Page 478
478
1. Terintegrasi 1. Integrated
Manajemen risiko merupakan bagian yang terintegrasi di dalam Risk management is an integrated part of all of the Company’s
seluruh aktivitas proses bisnis Perseroan. business processes.
2. Terstruktur dan Komprehensif 2. Structured and Comprehensive
Perseroan melakukan pendekatan yang terstruktur dan The Company adopts a structured and comprehensive approach
komprehensif sehingga memberikan hasil yang konsisten dan to deliver consistent and comparable results.
dapat dibandingkan.
3. Dapat Menyesuaikan 3. Adaptable
Kerangka kerja manajemen risiko dan prosesnya dapat The risk management framework and processes can be adapted
disesuaikan dan menyesuaikan dengan konteks eksternal dan and adjusted to the Company’s external and internal contexts
internal Perseroanterkait sasarannya. related to its objectives.
4. Inklusif 4. Inclusive
Kesesuaian waktu dan keterlibatan dari setiap pemangku The timeliness and involvement of each stakeholder, with their
kepentingan terkait dengan pengetahuan, pandangan, persepsi knowledge, perspectives, and perceptions, must always be
harus selalu dipertimbangkan. taken into account.
5. Dinamis 5. Dynamic
Penerapan manajemen risiko mengantisipasi, mendeteksi, The implementation of risk management anticipates, detects,
mengakui, dan merespon terhadap perubahan dan peristiwa acknowledges, and responds to changes and events in an
dengan cara yang sesuai dan tepat waktu. appropriate and timely manner.
6. Informasi Terbaik yang Tersedia 6. Best Available Information
Informasi Manajemen risiko mempertimbangkan segala Risk management information takes into account all limitations
Batasan dan ketidakpastian yang terkait dengan informasi. and uncertainties associated with information. Information must
Informasi harus tepat waktu, jelas, dan tersedia untuk pemangku be timely, clear, and available to relevant stakeholders.
kepentingan terkait.
7. Faktor Manusia dan Budaya 7. Human and Cultural Factors
Perilaku manusia dan faktor budaya secara signifikan Human behavior and cultural factors significantly influence all
mempengaruhi semua aspek Manajemen Risiko Perseroan aspects of the Company’s Risk Management at every level
pada setiap tingkatan dan tahapan. and stage.
8. Perbaikan Berkesinambungan 8. Continuous Improvement
Manajemen Risiko Perseroan secara terus ditingkatkan melalui The Company’s risk management is continuously enhanced
pembelajaran dan pengalaman. through learning and experience.
Kerangka Manajemen Risiko Risk Management Framework
Kerangka manajemen risiko bertujuan membantu Perseroan The risk management framework aims to assist the Company in
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
dalam mengintegrasikan risiko ke dalam aktivitas proses bisnis. integrating risk into its business process activities. The effectiveness
Efektivitas manajemen risiko bergantung pada integrasinya ke of risk management depends on its integration into organizational
dalam manajemen organisasi, termasuk pengambilan keputusan. management, including decision-making. This requires support from
Ini membutuhkan dukungan dari pemangku kepentingan, khususnya stakeholders, particularly top management.
manajemen puncak.
Pengembangan kerangka kerja mencakup pengintegrasian, Developing the framework includes integrating, designing,
perancangan, penerapan, evaluasi, dan peningkatan manajemen implementing, evaluating, and improving risk management
risiko di seluruh organisasi. Untuk pelaksanaan kelima aspek tersebut throughout the organization. Implementing these five aspects requires
dibutuhkan kepemimpinan dan komitmen. leadership and commitment.
1. Integrasi 1. Integration
Parameter integrasi dalam komitmen dan kepemimpinan wajib Integration parameters in terms of commitment and leadership
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
memenuhi kriteria yang ditentukan Perseroan. must meet the criteria determined by the Company.
2. Perencanaan 2. Planning
Dalam menyusun rencana Kerangka Manajemen Risiko, In developing the Risk Management Framework plan, the
Perseroan harus mempertimbangkan beberapa hal seperti: Company must consider several factors, such as:
a. Pemahaman konteks organisasi, baik kondisi internal a. Understanding the organizational context, both internal
maupun eksternal Perseroan; and external;
b. Mengartikulasikan bentuk komitmen terkait Manajemen b. Articulating the form of commitment related to Risk
Risiko; Management;
c. Menetapkan peran, wewenang, tanggung jawab dan c. Establishing roles, authorities, responsibilities, and
akuntabilitas; accountabilities;
d. Mengalokasi sumber daya yang sesuai; dan d. Allocating appropriate resources; and
e. Membangun proses komunikasi dan konsultasi. e. Establishing communication and consultation processes.
Page 479
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 479
3. Penerapan 3. Implementation
Menerapkan kerangka Manajemen Risiko dengan cara: Implement the Risk Management framework by:
a. Mengembangkan rencana yang sesuai dengan waktu dan a. Developing a plan that is appropriate to the time and
sumber daya; resources;
b. Mengidentifikasi dimana, kapan dan bagaimana berbagai b. Identifying where, when, and how various types of decisions
jenis keputusan dibuat di seluruh level organisasi, dan oleh are made at all levels of the organization, and by whom;
siapa;
c. Memodifikasi proses pembuatan dan atau pengambilan c. Modifying existing decision-making and/or decision-making
keputusan yang berlaku; processes;
d. Memastikan bahwa pengaturan seluruh level organisasi d. Ensuring that the arrangements for managing Risk at
untuk mengelola Risiko dipahami dan diterapkan dengan all levels of the organization are clearly understood and
jelas. implemented.
4. Evaluasi 4. Evaluation
Dalam penerapan evaluasi efektifitas dari kerangka kerja maka In implementing the effectiveness evaluation of the framework,
Perseroan harus mengukur kemajuan penerapan kerangka kerja the Company must periodically measure the progress of the
Manajemen Risiko secara berkala sesuai dengan tujuan yang Risk Management framework implementation in accordance
telah ditetapkan, rencana, indikator dan budaya yang diharapkan with established objectives, plans, indicators, and the expected
serta memastikan kerangka kerja tetap sesuai dalam mendukung culture, and ensure that the framework remains appropriate in
pencapaian sasaran Perseroan. supporting the achievement of the Company’s targets.
5. Penyempurnaan 5. Improvement
Proses kegiatan penyempurnaan proses Manajemen Risiko The Risk Management process improvement process is carried
dilakukan melalui adaptasi atau penyesuaian kerangka kerja dan out through adaptation or adjustment of the framework and
perbaikan berkesinambungan untuk meningkatkan kesesuaian, continuous improvement to enhance the suitability, adequacy,
kecukupan dan efektivitas kerangka kerja Manajemen Risiko and effectiveness of the Risk Management framework and the
dan cara proses Manajemen Risiko yang terintegrasi. integrated Risk Management process.
Proses Manajemen Risiko Risk Management Process
Penerapan manajemen risiko melibatkan secara sistematis seluruh The implementation of risk management systematically involves all
kebijakan, prosedur, dan instruksi kerja sebagai aktivitas proses policies, procedures, and work instructions, including communication
komunikasi dan konsultasi, ketetapan konteks dan penilaian, and consultation, contextualization, and risk assessment, handling,
penanganan, pemantauan, peninjauan, pencatatan, dan pelaporan monitoring, review, recording, and reporting.
risiko.
Proses manajemen risiko harus menjadi bagian dari manajemen The risk management process must be part of the management
dan atau proses pembuatan dan atau pengambilan keputusan and/or decision-making process, integrated into the organization’s
yang terintegrasi ke dalam struktur, operasi dan proses organisasi. structure, operations, and processes. This process is implemented
Proses ini diterapkan di seluruh level dan di tingkatan strategis, at all levels, including strategic, operational, business unit, and
Tingkat operasional, unit usaha atau proyek. project levels.
Scope, Context, Criteria
Risk Assessment
Monitoring and Review
Risk Assessment
and Consultation
Communication
Risk Identification
Risk Analysis
Risk Evaluation
Recording and Reporting
Proses manajemen risiko mempertimbangkan beberapa aspek The risk management process considers several risk aspects, as
risiko, sebagai berikut: follows:
Page 480
480
Komunikasi dan Konsultasi Communication and Consultation
Komunikasi dan konsultasi dengan pemangku kepentingan internal Communication and consultation with internal and external
maupun eksternal dilakukan secara berkelanjutan untuk memfasilitasi stakeholders are conducted on an ongoing basis to facilitate the
pertukaran informasi yang objektif, faktual, tepat waktu, relevan, exchange of objective, factual, timely, relevant, accurate, and
akurat, dan mudah dipahami, dengan tetap memperhatikan understandable information, while maintaining confidentiality,
kerahasiaan, integritas informasi, serta perlindungan privasi individu. information integrity, and the protection of individual privacy.
Menentukan Konteks, Lingkup, dan Kriteria Determining Context, Scope, and Criteria
Penetapan lingkup, konteks, dan kriteria bertujuan menyesuaikan Determining the scope, context, and criteria aims to align the Risk
proses Manajemen Risiko agar memungkinkan pelaksanaan Management process to enable effective risk assessment and the
penilaian risiko yang efektif serta penentuan perlakuan risiko yang determination of appropriate risk treatment. This stage includes
tepat. Tahapan ini meliputi pendefinisian ruang lingkup proses serta defining the scope of the process and understanding the Company’s
pemahaman terhadap konteks eksternal dan internal Perseroan. external and internal context.
Penilaian Risiko Risk Assessment
Penilaian risiko mencakup proses identifikasi, analisis, dan evaluasi Risk assessment encompasses the systematic, iterative, and
risiko yang dilakukan secara sistematis, iteratif, dan kolaboratif, collaborative process of risk identification, analysis, and evaluation,
berdasarkan pengetahuan dan perspektif para pemangku based on stakeholder knowledge and perspectives and using the
kepentingan serta menggunakan informasi terbaik yang tersedia, best available information, with further investigations if necessary.
disertai investigasi lebih lanjut apabila diperlukan.
Perlakuan Risiko Risk Treatment
Perlakuan risiko dilaksanakan melalui proses yang berulang dengan Risk treatment is implemented through an iterative process that
merumuskan langkah-langkah mitigasi serta menilai efektivitas involves formulating mitigation measures and assessing the
perlakuan risiko yang dipilih, sehingga risiko residual dapat effectiveness of the selected risk treatment, so that residual risk can
diminimalkan sesuai dengan tingkat toleransi risiko Perseroan. be minimized in accordance with the Company’s risk tolerance level.
Pemantauan dan Peninjauan Monitoring and Review
Pemantauan dan peninjauan dilakukan secara berkelanjutan pada Monitoring and review are conducted continuously at all stages of the
seluruh tahapan proses Manajemen Risiko guna memastikan Risk Management process to ensure that risk treatment is effective
bahwa perlakuan risiko berjalan efektif dan tetap relevan terhadap and remains relevant to changing internal and external conditions.
perubahan kondisi internal maupun eksternal.
Pendokumentasian dan Pelaporan Documentation and Reporting
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Seluruh hasil proses Manajemen Risiko didokumentasikan dan All results of the Risk Management process are documented and
dilaporkan melalui mekanisme yang sesuai sebagai bagian dari reported through appropriate mechanisms as part of efforts to
upaya memastikan akuntabilitas, transparansi, serta peningkatan ensure accountability, transparency, and continuous improvement
kualitas pengelolaan risiko secara berkelanjutan. in the quality of risk management.
IMPLEMENTASI PROSES MANAJEMEN IMPLEMENTATION OF RISK
RISIKO TAHUN 2025 MANAGEMENT PROCESS IN 2025
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah mengimplementasikan Throughout 2025, the Company implemented risk management
manajemen risiko dengan berpedoman pada SNI ISO 31000:2018 based on SNI ISO 31000:2018 as the primary framework for
sebagai kerangka kerja utama dalam mengelola berbagai risiko managing the various risks faced. This standard is implemented
yang dihadapi. Penerapan standar ini dilakukan secara terintegrasi in an integrated manner across all business lines and operational
pada seluruh lini bisnis dan proses operasional Perseroan, sehingga processes of the Company, ensuring systematic, consistent, and
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
pengelolaan risiko dapat dilaksanakan secara sistematis, konsisten, sustainable risk management.
dan berkelanjutan.
Pengaplikasian pedoman tersebut disesuaikan dengan karakteristik The application of these guidelines is tailored to the characteristics
dan kebutuhan masing-masing unit kerja, sehingga memungkinkan and needs of each work unit, enabling more effective identification,
identifikasi, analisis, evaluasi, serta perlakuan terhadap berbagai analysis, evaluation, and treatment of various types of risks, including
jenis risiko,baik risiko strategis, operasional, keuangan, maupun strategic, operational, financial, and compliance risks. Through
kepatuhan, dapat dilakukan secara lebih efektif. Melalui penerapan the implementation of structured risk management, the Company
manajemen risiko yang terstruktur, Perseroan berupaya meningkatkan strives to enhance organizational resilience, support more informed
ketahanan organisasi, mendukung pengambilan keputusan yang decision-making, and ensure long-term business continuity.
lebih tepat, serta memastikan keberlangsungan usaha dalam jangka
panjang.
Page 481
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 481
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan manajemen risiko yang As part of strengthening governance and ongoing risk management,
berkelanjutan, Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas the Company is committed to improving the quality of oversight
pengawasan melalui pelatihan berkala yang dilakukan oleh Dewan through regular training conducted by the Board of Commissioners
Komisaris yang berkaitan dengan manajemen risiko secara lebih related to more transparent risk management. Furthermore, the
transparan. Selain itu, Perseroan juga terus meningkatkan frekuensi Company continues to increase the frequency and depth of its risk
serta kedalaman proses peninjauan risiko guna memastikan setiap review process to ensure that every potential strategic risk can be
potensi risiko strategis dapat diidentifikasi, dianalisis, dan dimitigasi identified, analyzed, and mitigated more comprehensively, thereby
secara lebih komprehensif, sehingga mendukung keberlanjutan supporting the Company’s sustainable performance and business
kinerja dan ketahanan usaha Perseroan di masa mendatang. resilience in the future.
MATRIKS RISIKO SIGNIFIKAN WEGE 2025 WEGE SIGNIFICANT RISK MATRIX 2025
Hampir Pasti
Terjadi (5) Low to Moderate Moderate to High
Moderate (12) High (22) High (25)
Almost Certain to (7) (17)
Happen (5)
Sangat Mungkin
Terjadi (4) Low to Moderate Moderate to High
Low (4) Moderate (14) High (24)
Very Likely to (9) (19)
Happen (4)
Probabilitas
Probability
Bisa Terjadi (3)
Low to Moderate Moderate to High
May Possibly Low (3) Moderate (13) High (23)
(8) (18)
Occur (3)
Jarang Terjadi (2) Low to Moderate Low to Moderate Moderate to High
Low (2) High (21)
Rarely Occurs (2) (6) (11) (16)
Sangat Jarang
Low to Moderate
Terjadi (1) Low (1) Low (5) Moderate (15) High (20)
(10)
Very Rare (1)
Sangat rendah (1) Rendah (2) Moderat (3) Tinggi (4) Sangat tinggi (5)
Very low (1) Low (2) Moderate (3) High (4) Very high (5)
Dampak
Impact
Ambang batas eskalasi pembahasan risiko:
Risk discussion escalation threshold:
Dewan Direksi:
Board of Directors:
Moderate to High & High
Dewan Komisaris:
Board of Commissioners:
High
Page 482
482
PROFIL RISIKO DAN UPAYA MITIGASI RISK PROFILE AND MITIGATION EFFORTS
Risiko Penyebab Rencana Mitigasi Realisasi Mitigasi Risiko
No.
Risk Causes Mitigation Plan Realization of Risk Mitigation
1 Potensi akan terjadinya Terjadinya perubahan 1. Mempertajam sasaran proyek 1. Realisasi perolehan OK sampai dengan Desember 2025:
perubahan dinamika pasar kebijakan pemerintah dengan pendanaan swasta proyek di sektor BUMN: Ra 21% RKAP, Ri 7% (deviasi
Potential changes in terkait anggaran dan Capex BUMN -14%)proyek di sektor Swasta: Ra 20% RKAP, Ri 1%
market dynamics infrastruktur 2. Sinergi dengan WIKA Group (deviasi -19%) proyek di sektor Pemerintah: Ra 59% RKAP,
Changes in government (captive market) khusus Ri 86% (deviasi +27%) proyek di sektor Internal: Ra 0%
policy regarding proyek strategis nasional RKAP, Ri 6% (deviasi +6%) WIKA batal mengikuti tender
infrastructure budgets 3. Menargetkan pelanggan proyek strategis nasional Kilang Minyak Tuban. Untuk
potensial untuk meningkatkan proyek lainnya, telah terjalin konsorsium sebanyak 2 proyek
perolehan omzet kontrak BUMN dan 11 proyek sektor pendidikan
4. Peningkatan strategi 2. Realisasi sinergi WIKA Gedung dengan WIKA Grup pada
pemasaran produk modular proyek strategis nasional sampai dengan Desember 2025:
5. Melakukan Kerjasama dengan total 17 proyek (4 proyek IKN, 8 proyek Sekolah Rakyat,
pemilik modal (investor) untuk 2 proyek SMA Unggul Garuda, 1 proyek Penataan DOB
mengcreate proyek-proyek: Papua, dan 2 proyek industri)
a. UNHAS
Realisasi perolehan OK modular sampai dengan Desember
b. Unbraw
2025: Ra 600M, Ri 55M (deviasi -545M / -91%)
c. Unand
d. UGM Program Pemerintah :
e. IPB Untuk program 1jt unit rusun, telah dilakukan paparan ke
6. Tranformasi fungsi pendukung Pak Wamen PKP dan Pak Dirjen Permukiman, serta Kepala
pemasaran HC, SCM, Dinas Perumahan DK Jakarta, untuk rencana Pengembangan
Engineering, Keuangan, Kawasan Permukiman Vertikal Terintegrasi seluas 249 Ha di
Operasi Rorotan, Jakarta Utara. Kolaborasi dengan PT. SAS dan Dex.
1. Sharpening project targets Untuk program 2 juta rumah tapak MBR, tahapan MOU dengan
with private funding and assosiasi perumahan ASPPRIN untuk kuota 9.000 rumah. saat
state-owned enterprise capital ini rencana KSO untuk pembangunan 1.000 rumah di Ciengsi,
expenditure (Capex) Bogor . Untuk Program Dapur MBG, WG Modular support
2. Synergizing with WIKA Group penawaran harga kpd BUMN karya lain, yayasan dan swasta
(captive market) specifically for lainnya.
national strategic projects
3. Targeting potential customers Kerja Sama & MoU
to increase contract revenue 1. 25 Maret 2025 – MoU dengan IPB (Perumahan Dosen
4. Improving modular product Netro). Saat ini sedang dalam tahap klarifikasi & negosiasi
marketing strategies dengan est nilai 10 M (1,8 M by PL dan 8,2 M by Tender)
5. Collaborating with capital 2. 09 Mei 2025 – Launching Netro House & penandatanganan
owners (investors) to create kerja sama (Wika Realty, IPB, Unpar, PT SAS, PT DHJ).
projects: 3. 27 Mei 2025 – MoU dengan PT Marina Bay Group
(pengembangan kawasan di Lombok).
a. UNHAS
4. 06 Agustus 2025 – Kontrak Villa Micro House dengan PT
b. Unbraw Marina Bay Group (50 Microhouse senilai 17M)
c. Unand
d. UGM ` Kolaborasi Internal
Tidak terealisasi karena terjadi peralihan implementasi dimana
e. IPB
sekarang menginduk kepada SAP milik WIKA Induk.
6. Transforming marketing
support functions in HC, SCM,
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
1. Realization of OK acquisition until December 2025: projects
Engineering, Finance, and
in the SOE sector: Ra 21% RKAP, Ri 7% (deviation -14%)
Operations
projects in the Private sector: Ra 20% RKAP, Ri 1%
(deviation -19%) projects in the Government sector: Ra
59% RKAP, Ri 86% (deviation +27%) projects in the Internal
sector: Ra 0% RKAP, Ri 6% (deviation +6%) WIKA canceled
its participation in the tender for Tuban Oil Refinery national
strategic project. For other projects, a consortium has been
formed for two state-owned enterprise projects and 11
education sector projects.
2. Realization of synergy between WIKA Gedung and WIKA
Group on national strategic projects until December 2025:
a total of 17 projects (4 IKN projects, 8 Elementary School
projects, 2 Garuda Superior High School projects, 1 Papua
Autonomous Region Development Project, and 2 industrial
projects).
Realization of modular OK acquisitions until December
2025: Ra 600M, Ri 55M (deviation -545M / -91%).
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 483
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 483
Risiko Penyebab Rencana Mitigasi Realisasi Mitigasi Risiko
No.
Risk Causes Mitigation Plan Realization of Risk Mitigation
Government Programs:
For the 1 million flats program, a presentation was held to the
Deputy Minister of PKP and the Director General of Settlements,
as well as the Head of Jakarta City Hall Housing Agency,
regarding the development plan for a 249-hectare Integrated
Vertical Settlement Area in Rorotan, North Jakarta. This
collaboration is being carried out with PT. SAS and Dex. For the
2 million low-income landed housing program, the MOU stage
is underway with ASPPRIN housing association for a quota of
9,000 houses. The current Joint Operation (JO) plan is to build
1,000 houses in Ciengsi, Bogor. For the MBG Kitchen Program,
the Modular Working Group supports price offers to other state-
owned construction companies, foundations, and other private
companies.
Cooperation & MoU
1. March 25, 2025 – MoU with IPB (Netro Lecturer Housing).
Currently in the clarification and negotiation stage, with an
estimated value of 10 billion rupiah (1.8 billion by PL and 8.2
billion by tender).
2. 2. May 9, 2025 – Launch of Netro House & signing of a
cooperation agreement (Wika Realty, IPB, Unpar, PT SAS,
PT DHJ).
3. 3. May 27, 2025 – MoU with PT Marina Bay Group (area
development in Lombok).
4. August 4, 2025 – Micro House Villa Contract with PT Marina
Bay Group (50 Microhouses worth Rp17M)
Internal Collaboration
Not realized due to a transition in implementation, which is now
under WIKA’s parent company’s SAP.
2 Keterlambatan realisasi 1. Serah terima 1. Evaluasi klausul kontrak 1. Negosiasi Kontrak: Revisi klausul (serah terima parsial, EoT
progres proyek lahan, perizinan 2. Refreshment Prosedur & overhead, denda keterlambatan, penghentian sementara).
Delays in project progress (IMB dan AMDAL) Manajemen Proyek (terkait 2. Kesiapan Proyek: Pastikan lahan, perizinan, dan uang muka
, uang muka komitmen SOP bersama clear.
mundur dengan pihak eksternal) 3. Prosedur Revisi: Harmonisasi beberapa prosedur (Prosedur
2. Perubahan desain 3. Pemenuhan sumber daya manajemen proyek, keuangan, pemasaran dsb), dikaitkan
3. Tidak secara bertahap (Pengendalian dengan proses digitalisasi sistem SAP dan surrounding
terpenuhinya biaya overhead) sistem
kewajiban kepada 4. Supporting Keuangan 4. Efisiensi: Program BTL 15%..
partner strategis (Pemenuhan kebutuhan 5. Pengendalian Biaya: Pemenuhan sumber daya bertahap
1. Land handover, proyek dan pemenuhan sesuai SOP Prosedur Manajemen Proyek WG.
permits (IMB and kewajiban kepada partner 6. Pendanaan Progres: Radirsus kebutuhan dana proyek
AMDAL), and strategis 1. Contract Negotiation: Revise clauses (partial handover, EoT
delayed down 1. Contract clause evaluation & overhead, late fees, temporary suspension).
payments 2. Refreshment of Project 2. Project Readiness: Ensure land, permits, and down
2. Design changes Management Procedures payments are clear.
3. Failure to fulfill (related to SOP commitments 3. Procedure Revision: Harmonize several procedures
obligations to with external parties) (project management, finance, marketing, etc.), linked to
strategic partners 3. Gradual resource allocation the digitalization process of SAP system and surrounding
(overhead cost control) systems.
4. Financial Support (Meeting 4. Efficiency: 15% BTL Program.
project needs and fulfilling 5. Cost Control: Phased resource allocation according to WG
obligations to strategic Project Management Procedure SOP.
partners) 6. Progress Funding: Special assessment of project funding
needs.
Page 484
484
Risiko Penyebab Rencana Mitigasi Realisasi Mitigasi Risiko
No.
Risk Causes Mitigation Plan Realization of Risk Mitigation
3 Potensi terjadinya cost 1. Ketidaktepatan 1. Pengendalian biaya, waktu, Transformasi Digital & Evaluasi Proyek
overrun dalam dan mutu secara terintegrasi 1. Implementasi BIM: Wajib di seluruh proyek.
pengelolaan menggunakan Building 2. ERP & SAP: Tahap transisi dari dual system → single system.
proyek selama Information Modeling (BIM) 3. Sentralisasi Perolehan: Stage 1 – Item strategis: sudah
pelaksanaan, level 2 5D dan implementasi berlaku di seluruh proyek dan Stage 2 – Material > Rp200
2. Kurangnya ERP/SAP (system locking juta: baru diterapkan di pilot project (BI Karawang).
keandalan tim budget 4. Digitalisasi SCM: Pengaplikasian SAP modul MM, Roll Out
proyek dalam 2. Sentralisasi dan digitalisasi Sistem WIKA yaitu VMS, WISE, Wdigi, dan WMaster sudah
mengajukan klaim proses SCM dilaksanakan, Aplikasi WISE untuk menunjang proses
biaya kepada 3. Meningkatkan Awareness perolehan sudah dilaksanakan Go Live dan dilanjutkan
pemberi kerja, terhadap semua kegiatan untuk implementasi pada pilot project yaitu proyek RS
terutama terkait pelaksanaan pekerjaan secara Klaten dan Undip Semarang
dengan pekerjaan kontraktual yang berkaitan 5. Evaluasi Proyek Aktif: Melaksanakan CP Proyek
tambahan dengan adanya perubahan 20%,40%,60%,80% dan juga melaksanakan 4EP proyek-
(Variation Order/ baik yang berdampak waktu proyek yang mengalami turun margin (Gereja Basilika CP
VO). dan biaya 20%, 4EP stadion teladan medan, 4EP proyek RDBI,CP
3. Inaccuracy 4. Mengevaluasi negosiasi Pabrik Modular, RS Klaten CP 40%,CP 80% Bio Farma,CP
in project klausul kontrak yang mengatur 20% UNDIP,CP Fave Hotel )
management hak dan kewajiban serta 6. Radirtas: Penanganan penurunan performa proyek akibat
during mekanisme pemberian masalah pembayaran.
implementation, kompensasi Penguatan Administrasi Kontrak
4. Lack of reliability 5. Meningkatkan kemampuan 1. Administrasi Kontrak: Dilaksanakan secara komprehensif
in the project komunikasi dan koordinasi sejak masa tender hingga kontrak berakhir.
team in submitting tim proyek dalam hal klaim 2. Klinik Manajemen Kontrak: Rutin di setiap proyek berjalan,
cost claims to dan negosiasi kepada pihak sesuai check point pelaksanaan kontrak.
the employer, eksternal 3. Pelatihan Legal Adkon: Sudah dilaksanakan untuk pegawai
especially related 1. Integrated cost, time, and tingkat Manajer (Bidang Divisi & Proyek) serta Kasie
to additional work quality control using Building Komersial.
(Variation Orders/ Information Modeling (BIM) Digital Transformation & Project Evaluation
VOs). level 2 5D and ERP/SAP 1. BIM Implementation: Mandatory across all projects.
implementation (budget 2. ERP & SAP: Transition stage from dual system to single
locking system). system.
2. Centralization and digitization 3. Centralized Procurement: Stage 1 – Strategic Items: Applied
of SCM processes. across all projects, and Stage 2 – Materials > Rp200 million:
3. Increased awareness of all newly implemented in the pilot project (BI Karawang).
contractual work activities 4. SCM Digitalization: Application of SAP MM module,
related to changes that impact rollout of WIKA’s systems, namely VMS, WISE, Wdigi, and
time and costs. WMaster, has been implemented. The WISE application to
4. Evaluating contract clause support the procurement process has gone live and is being
negotiations governing implemented in pilot projects, namely Klaten Hospital and
rights and obligations and Diponegoro University Semarang projects.
compensation mechanisms. 5. Active Project Evaluation: Implementing Project CP of 20%,
5. Improved project team 40%, 60%, and 80%, as well as implementing 4EP projects
communication and experiencing declining margins (Basilica Church 20%
coordination capabilities CP, 4EP Medan Stadium 4EP, 4EP RDBI project, Modular
in terms of claims and Factory CP, Klaten Hospital 40% CP, Bio Farma 80% CP,
negotiations with external UNDIP 20% CP, Fave Hotel CP).
parties. 6. Radirtas: Handling declining project performance due to
payment issues.
Strengthening Contract Administration
1. Contract Administration: Implemented comprehensively
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
from the tender period until the contract expires.
2. Contract Management Clinic: Routinely conducted for each
ongoing project, according to contract implementation
checkpoints.
3. Legal Adkon Training: Implemented for Manager-level
employees (Division & Project) and Head of Commercial
Section.
4 Defisit cashflow operasi Gagalnya pencapaian 1.a. Mempercepat proses Pengelolaan Keuangan & Pembiayaan Proyek
target Cash in akibat penagihan piutang kepada • Percepatan Pencairan: Termasuk proyek berjalan, retensi,
piutang tidak tertagih pihak pemberi tugas secara dan piutang bermasalah.
periodik • Membentuk tim task force Piutang untuk mempercepat
1.b. Mempercepat proses pencairan proses penagihan piutang
piutang retensi dan piutang • Reminder pembayaran kepada owner yang bermasalah,
macet bermasalah Mengirimkan Somasi dan PKPU
2. Reprofiling hutang bank non • Reprofiling hutang bank : Melakukan pendekatan ke bank
cash loan dan cash loan agar bisa diberikan relaksasi atas hutang WG
3. Implementasi Lean • MOU dengan pihak konsultan Glodon dan saat ini sedang
Contruction proyek berjalan dilakukan pilot project lean construction proyek UNDIP,
4.a. Menjalin kerjasama dengan Gereja Basilika, Stadion Teladan Medan
mitra strategis non-perbankan • Pemenuhan Data BPKH: Seluruh tambahan permintaan
untuk pembiayaan proyek sudah terpenuhi. Namun saat ini sedang di hold Belum
4.b. Memilih secara selektif proyek karna belum ada proyek baru yang akan dijadikan objek
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
yang didanai menggunakan pembiayaan BPKH.
fasilitas perbankan a. Analisa Plafond Kredit: Sudah dilakukan untuk
1.a. Accelerate the process of
memastikan kapasitas pembiayaan WG
collecting receivables from the
assigning party on a periodic b. Saat ini semua proyek berjalan di danai perbankan
basis • Alternatif Pembiayaan:
1.b. Accelerate the disbursement a. Belum dilakuan untuk alternatif
process for retained b. pembiayaan penjaminan
receivables and problematic
bad debts
2. Reprofiling non-cash bank
loans and cash loans
3. Implementing Lean
Construction for ongoing
projects
4.a. Collaborating with strategic
non-banking partners for
project financing
4.b. Selectively selecting projects
to be funded using banking
facilities
Page 485
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 485
Risiko Penyebab Rencana Mitigasi Realisasi Mitigasi Risiko
No.
Risk Causes Mitigation Plan Realization of Risk Mitigation
5 Kegagalan memenuhi Belum terpenuhinya 1. Menerapkan aktivitas ESG 1. Wika gedung sudah melakukan sertifikasi untuk sistem
standar ESG dapat maturity ESG. untuk memperoleh sertifikasi management Energi
menghambat pencapaian ESG maturity has not LEED (Leadership in Energy 2. WIKA Gedung berperan aktif dalam meningkatkan
Sustainability Development been achieved. and Environmental Design) kompetensi dan keselamatan kerja melalui program
Goals (SDGs). dan/atau greenship sertifikasi pekerja
Failure to meet ESG 2. Program Pelatihan ESG 3. Wika gedung mingkatkan sistem K3 dan audit secara
standards can hinder tahunan berkala. Capai standar ISO 45001.
the achievement of the 3. Kolaborasi dengan Konsultan 4. Wika Gedung merapkan kebijakan anti-suap, dan kanal
Sustainability Development ESG pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) serta sudah
Goals (SDGs). 1. Implement ESG activities to melakukan sertifikasi SMAP
obtain LEED (Leadership in 5. Sudah dilaksanakan Training ESG pada tanggal 17-18
Energy and Environmental September 2025 oleh Konsultan terpilih yaitu PT.Surveyor
Design) and/or greenship Indonesia
certification. 6. Saat ini sedang dalam pembuatan pedoman ESG dengan
2. Annual ESG Training Program. pendampingan dari konsultan PT.SI
3. Collaboration with ESG 1. WIKA Gedung has obtained certification for its Energy
Consultants. Management System.
2. WIKA Gedung plays an active role in improving
occupational competency and safety through a worker
certification program.
3. WIKA Gedung has improved its OHS system and
conducted regular audits. Achieved ISO 45001 standards.
4. WIKA Gedung has implemented an anti-bribery policy
and a whistleblowing system, and has obtained SMAP
certification.
5. ESG training was conducted on September 17-18, 2025, by
the selected consultant, PT. Surveyor Indonesia.
6. Currently developing ESG guidelines with assistance from
consultant PT. SI.
MATRIKS RISIKO STRATEGIS TERHADAP STRATEGIC RISK MATRIX FOR
ASPEK MAKRO EKONOMI MACROECONOMIC ASPECTS
Risiko-risiko yang dihadapi Perusahaan serta upaya untuk mitigasi The risks faced by the Company and the efforts to mitigate these
risiko tersebut adalah sebagai berikut: risks are as follows:
Aspek Makro
Ekonomi Risiko Penyebab Potensi Dampak
No.
Macroeconomic Risks Causes Potential Impacts
Aspects
1 Pertumbuhan • Berkurangnya alokasi • Perlambatan pertumbuhan • Penurunan backlog proyek
Ekonomi anggaran infrastruktur ekonomi global maupun • Potensi idle resources (mesin, tenaga kerja)
Economic Growth • Penurunan permintaan domestik • Turunnya pendapatan dan profitabilitas
proyek konstruksi • Ketidakpastian politik dan Perseroan
• Penundaan atau regulasi, sehingga investor • Reduction in project backlog
pembatalan investasi menahan belanja modal • Potential idle resources (machinery, labor)
baru • Keterbatasan pembiayaan bagi • Decrease in the Company’s revenue and
• Reduced infrastructure pemerintah dan swasta profitability
budget allocation • Slowing global and domestic
• Declining demand for economic growth
construction projects • Political and regulatory
• Delays or uncertainty, causing investors
cancellations of new to hold back on capital
investments expenditure
• Financing constraints for the
government and private sector
2 Inflasi • Kenaikan biaya • Kenaikan harga bahan baku • Penurunan profitabilitas proyek
Inflation produksi (material, (material impor dan domestik) • Peningkatan risiko Keterlambatan
upah tenaga kerja, • Peningkatan biaya energi dan penyelesaian proyek (karena biaya
transportasi) transportasi melonjak)
• Penurunan margin • Jumlah uang beredar yang • Kemungkinan renegosiasi kontrak atau
keuntungan, terutama tinggi, Pembengkakan biaya tambahan (cost
pada proyek dengan • Melebihi pertumbuhan overrun)
fixed- price contract produksi barang/jasa • Decrease in project profitability
• Melemahnya daya • Rising raw material prices • Increased risk of project completion delays
beli masyarakat (imported and domestic (due to cost overruns)
(berkurangnya potensi materials) • Possible contract renegotiation or cost
pasar) • Rising energy and overruns
• Increased production transportation costs
costs (materials, labor, • High money supply, exceeding
transportation) growth in goods/services
• Declining profit production
margins, especially for
projects with fixed-
price contracts
• Weakening public
purchasing power
(reduced market
potential))
Page 486
486
Aspek Makro
Ekonomi Risiko Penyebab Potensi Dampak
No.
Macroeconomic Risks Causes Potential Impacts
Aspects
3 Suku Bunga • Kenaikan biaya • Kebijakan moneter ketat oleh • Peningkatan biaya pendanaan ( )
Interest Rates pinjaman modal kerja Bank Indonesia (peningkatan • Penundaan proyek baru karena biaya
dan investasi suku bunga acuan) investasi lebih mahal
• Penurunan minat • Tekanan inflasi yang • Penurunan laba bersih Perseroan
investor dalam proyek mendorong penyesuaian suku
jangka panjang bunga
• Beban bunga lebih • Volatilitas pasar keuangan
tinggi yang dapat global
mengurangi arus kas • Tight monetary policy by Bank
• Increased working Indonesia (increase in the
capital and investment benchmark interest rate)
loan costs • Inflationary pressures driving
• Declining investor interest rate adjustments
interest in long-term • Global financial market
projects volatility
• Higher interest
expenses that can
reduce cash flow
4 Volatilitas Nilai • Peningkatan biaya • Perubahan sentimen pasar • Peningkatan total biaya proyek (terutama
Tukar impor material dan terhadap mata uang (capital proyek dengan komponen impor besar)
Exchange Rate alat berat inflow/ outflow) • Tergerusnya margin keuntungan
Volatility • Fluktuasi laba/ • Perbedaan suku bunga • Keterlambatan pengadaan material karena
rugi akibat selisih antarnegara penyesuaian anggaran
kurs pada transaksi • Ketergantungan pada bahan • Increased total project costs (especially for
internasional baku impor projects with large imported components)
• Kesulitan melakukan • Changes in market sentiment • Eroded profit margins
perencanaan towards currencies (capital • Delays in material procurement due to
anggaran jangka inflow/outflow) budget adjustments
panjang. • Differences in interest rates
• Increased costs for between countries
importing materials • Dependence on imported raw
and heavy equipment materials
• Fluctuations in
profits and losses
due to exchange
rate differences
in international
transactions
• Difficulty in long-term
budget planning.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
5 Kebijakan Fiskal • Perubahan alokasi • Perubahan prioritas • Ketidakpastian dalam perencanaan proyek
Fiscal Policy anggaran infrastruktur pemerintah dalam APBN/ dan penundaan investasi
(pemotongan/ APBD (misalnya pemotongan • Turunnya volume proyek konstruksi dari
pengalihan dana) hingga 50% pada sisi pemerintah
• Perubahan tarif kementerian/lembaga) • Potensi akibat tertundanya pembayaran
pajak atau Regulasi • Program transformasi • Uncertainty in project planning and
konstruksi yang dapat ekonomi (misalnya fokus pada investment delays
meningkatkan biaya ketahanan pangan/energi) • Decrease in construction project volume
• Penundaan yang menggeser alokasi dana from the government’s perspective
pembayaran infrastruktur • Potential cash flow mismatch due to
pemerintah pada • Kebijakan pengendalian defisit delayed payments
proyekproyek yang fiskal yang membatasi belanja
didanai APBN/ APBD modal
• Changes in • Changes in government
infrastructure budget priorities in the state/regional
allocations (fund cuts/ budgets (e.g., cuts of up to
redirections) 50% in ministries/agencies)
• Changes in tax rates • Economic transformation
or construction programs (e.g., focusing on
regulations that could food/energy security) that shift
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
increase costs the allocation of infrastructure
• Delays in government funds
payments for projects • Fiscal deficit control policies
funded by the state that limit capital spending
budget (APBN/APBD)
Strategi Mitigasi Risiko Risk Mitigation Strategy
Untuk mengantisipasi dampak negatif dari dinamika makro ekonomi, To anticipate the negative impacts of macroeconomic dynamics,
Perseroan telah menyusun serangkaian strategi mitigasi yang the Company has formulated a series of comprehensive mitigation
komprehensif. Dalam menghadapi risiko pertumbuhan ekonomi strategies. In addressing the risk of declining economic growth
yang menurun akibat berkurangnya alokasi anggaran infrastruktur due to reduced infrastructure budget allocation and decreased
dan penurunan permintaan proyek, Perseroan melakukan diversifikasi project demand, the Company diversifies its project portfolio by
Page 487
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 487 portofolio proyek dengan menggali peluang di sektor swasta, exploring opportunities in the private sector, strengthening financial memperkuat kemitraan finansial, dan mengoptimalkan penggunaan partnerships, and optimizing resource utilization to avoid idle sumber daya guna menghindari idle resources. resources. Untuk mengurangi dampak inflasi yang menyebabkan kenaikan biaya To mitigate the impact of inflation, which leads to increased production produksi dan penurunan margin keuntungan, Perseroan menyertakan costs and reduced profit margins, the Company incorporates inflation klausul perlindungan inflasi dalam kontrak, mengoptimalkan proses protection clauses in contracts, optimizes procurement processes pengadaan melalui negosiasi harga, serta mencari alternatif material through price negotiations, and seeks alternative local materials to lokal sebagai pengganti bahan impor. Dalam konteks kenaikan replace imported goods. In response to rising interest rates that suku bunga yang dapat meningkatkan biaya pinjaman, Perseroan may increase borrowing costs, the Company pursues diversification mengupayakan diversifikasi sumber pendanaan, memanfaatkan of funding sources, utilizes financial instruments such as hedging, instrumen keuangan seperti hedging, serta menegosiasikan syarat and negotiates more competitive loan terms to maintain cash flow pinjaman yang lebih kompetitif untuk menjaga arus kas. stability. Selain itu, dalam menghadapi volatilitas nilai tukar yang berpotensi Furthermore, in dealing with exchange rate volatility that may increase menambah beban biaya impor material dan alat berat, Perseroan the cost burden of imported materials and heavy equipment, the menerapkan strategi hedging mata uang, melakukan negosiasi Company implements currency hedging strategies, negotiates multi- kontrak multi valuta, dan mengoptimalkan penggunaan material currency contracts, and optimizes the use of local materials to lokal guna meredam dampak fluktuasi kurs. mitigate the impact of exchange rate fluctuations. Terakhir, untuk mengantisipasi perubahan kebijakan fiskal yang Lastly, to anticipate changes in fiscal policies that may create menimbulkan ketidakpastian perencanaan proyek dan penundaan uncertainty in project planning and delay payments, the Company pembayaran, Perseroan meningkatkan pemantauan dan analisis enhances regulatory monitoring and analysis, expands its project regulasi, memperluas portofolio proyek ke sektor swasta, Menyusun portfolio into the private sector, structures contracts with flexible kontrak dengan fleksibilitas pembayaran, serta mengelola likuiditas payment terms, and manages liquidity prudently. Through these secara ketat. Melalui serangkaian strategi mitigasi ini, Perseroan mitigation strategies, the Company aims to maintain operational berupaya menjaga keberlangsungan operasional dan meningkatkan continuity and enhance its competitiveness amid macroeconomic daya saingnya di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi makro. uncertainties. TINJAUAN ATAS EFEKTIVITAS SISTEM REVIEW OF THE EFFECTIVENESS OF THE MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN COMPANY’S RISK MANAGEMENT SYSTEM Dewan Komisaris secara berkala melakukan peninjauan atas Board of Commissioners periodically reviews the effectiveness efektivitas penerapan sistem manajemen risiko di lingkungan of the risk management system within the Company, as part of Perseroan, sebagai bagian dari fungsi pengawasan dalam its supervisory function to ensure business continuity and the memastikan keberlangsungan usaha dan pencapaian tujuan strategis achievement of the Company’s strategic objectives. perusahaan. Berdasarkan hasil peninjauan, secara umum sistem manajemen Based on the review results, in general, the Company’s risk risiko Perseroan telah berjalan dan diimplementasikan dalam proses management system has been implemented and integrated into bisnis, khususnya dalam mendukung pengambilan keputusan serta business processes, particularly in supporting decision-making and pengendalian terhadap potensi risiko yang dihadapi. Penerapan controlling potential risks faced by the Company. The implementation manajemen risiko juga telah terintegrasi dengan aktivitas operasional, of risk management has also been integrated into operational termasuk dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek. activities, including project planning and execution. Namun demikian, Perseroan menyadari bahwa efektivitas penerapan However, the Company acknowledges that the effectiveness of risk manajemen risiko masih memerlukan penguatan, terutama dalam hal management still requires further strengthening, particularly in terms konsistensi implementasi di seluruh unit kerja, peningkatan kualitas of consistent implementation across all work units, improving the identifikasi dan mitigasi risiko, serta penguatan fungsi monitoring quality of risk identification and mitigation, as well as strengthening dan evaluasi secara berkelanjutan. monitoring and evaluation functions on an ongoing basis. Dewan Komisaris mendorong Direksi untuk terus meningkatkan Board of Commissioners encourages the Board of Directors to penerapan sistem manajemen risiko melalui penyempurnaan continuously enhance the implementation of risk management kebijakan, penguatan budaya sadar risiko, serta optimalisasi system through policy refinement, strengthening a risk-aware culture, penggunaan teknologi dan sistem informasi sebagai alat bantu and optimizing the use of technology and information systems as pengendalian. control tools.
Page 488
488
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan sistem manajemen Through these measures, the Company’s risk management system is
risiko Perseroan dapat semakin efektif dalam mendukung ketahanan expected to become more effective in supporting business resilience
bisnis serta meningkatkan kualitas kinerja Perseroan secara and improving the quality of the Company’s performance on a
berkelanjutan. sustainable basis.
PERNYATAAN DIREKSI DAN/ATAU DEWAN STATEMENT OF BOARD OF DIRECTORS
KOMISARIS ATAU KOMITE AUDIT ATAS AND/OR BOARD OF COMMISSIONERS OR
KECUKUPAN SISTEM MANAJEMEN RISIKO AUDIT COMMITTEE ON THE ADEQUACY
OF RISK MANAGEMENT SYSTEM
hasil evaluasi tahunan terhadap efektivitas penerapan sistem Based on the results of annual evaluation of the effectiveness of
manajemen risiko di Perseroan, Direksi dan Dewan Komisaris the Company’s risk management system implementation, Board
menyatakan bahwa sistem manajemen risiko yang diterapkan telah of Directors and Board of Commissioners stated that the risk
berjalan secara memadai dan efektif dalam mendukung pencapaian management system implemented has been adequate and effective
tujuan strategis Perseroan. Evaluasi tersebut mencakup penelaahan in supporting the achievement of the Company’s strategic objectives.
atas kebijakan, kerangka kerja, proses, serta infrastruktur pendukung The evaluation includes a review of policies, frameworks, processes,
manajemen risiko yang diterapkan secara terintegrasi di seluruh and supporting infrastructure of risk management implemented in
lini organisasi. an integrated manner across all organizational lines.
Hasil penilaian menunjukkan bahwa Perseroan telah memiliki The assessment results indicate that the Company has achieved
keselarasan yang memadai antara struktur tata kelola, proses adequate alignment between governance structures, risk
identifikasi dan pengendalian risiko, serta mekanisme pemantauan identification and control processes, as well as risk monitoring and
dan pelaporan risiko. Dengan demikian, sistem manajemen risiko reporting mechanisms. Accordingly, the risk management system
dinilai mampu memberikan keyakinan yang wajar atas pengelolaan is considered capable of providing reasonable assurance that
risiko usaha secara terkendali, terukur, dan sesuai dengan prinsip business risks are managed in a controlled, measurable manner
kehati-hatian serta risk appetite yang telah ditetapkan. and in accordance with prudential principles and the established
risk appetite.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 489
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 489
Perkara Hukum yang Berdampak Material yang
Dihadapi oleh Perusahaan, Entitas Anak, Anggota
Direksi dan Anggota Dewan Komisaris
Legal Cases with Material Impact Faced by the Company, Subsidiaries,
Members of Board of Directors, and Members of Board of Commissioners
PERMASALAHAN HUKUM LEGAL ISSUES
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan tidak memiliki maupun sedang As of December 31, 2025, the Company has not been involved in
menghadapi perkara hukum yang berdampak material terhadap nor is currently facing any legal cases that have a material impact
keberlangsungan usaha. Informasi mengenai jenis perkara, baik on its business continuity. Information regarding the types of cases,
yang telah memperoleh putusan berkekuatan hukum tetap maupun both those with final and binding legal decisions and those still in
yang masih dalam proses penyelesaian, disajikan pada tabel berikut: process, is presented in the following table:
Jenis Perkara
Status Type of Cases
Status Perdata Pidana Perpajakan Hubungan Industri
Civil Criminal Taxation Industrial Relations
Telah selesai (berkekuatan - - - -
hukum tetap)
Resolved (legally binding)
Dalam proses penyelesaian - - - -
Under resolution (in
progress)
Jumlah - - - -
Total
Rincian permasalahan hukum yang dihadapi oleh Perseroan selama Details of the legal issues faced by the Company during 2025 are
tahun 2025 adalah sebagai berikut: as follows:
Risiko Bagi
Posisi Pokok Gugatan
Nomor Perkara Status Perkara Perusahaan
No Perusahaan Main Points of the
Case Number Case Status Risks to the
Company Position Lawsuit
Company
- - - - -
- - - - -
Sepanjang tahun 2025, Perseroan meyakini bahwa setiap putusan Throughout 2025, the Company believes that any decisions on the
atas perkara-perkara yang dihadapi tidak akan menimbulkan cases faced will not have material impact on the Company’s business
dampak material terhadap kondisi usaha maupun kinerja keuangan conditions or financial performance. Furthermore, all members of
Perseroan. Selain itu, seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Board of Directors and Board of Commissioners in office have
yang menjabat tidak pernah terlibat dalam perkara penting, baik never been involved in any significant cases, either criminal or civil.
pidana maupun perdata.
Adapun jumlah perkara penting yang dihadapi oleh anggota Dewan The number of important cases faced by members of Board of
Komisaris dan/atau Direksi serta entitas anak selama tahun 2025 Commissioners and/or Board of Directors and subsidiaries during
adalah sebagai berikut: 2025 is as follows:
Page 490
490
Keterangan Perkara Penting Yang Dihadapi
Remarks Important Cases Faced
Anggota Dewan Komisaris -
Members of Board of Commissioners
Anggota Direksi -
Members of Board of Directors
Entitas Anak -
Subsidiaries
PERMASALAHAN HUKUM ENTITAS ANAK LEGAL ISSUES OF SUBSIDIARY ENTITIES
Entitas Anak Status Perkara Jumlah Perkara Perdata Jumlah Perkara Pidana
Subsidiaries Case Status Number of Civil Cases Number of Criminal Cases
- - - -
- - - -
PERKARA PENTING DI LUAR ASPEK HUKUM NON-LEGAL IMPORTANT CASES
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menghadapi maupun Throughout 2025, the Company did not face or become involved
terlibat dalam perkara penting di luar aspek hukum yang melibatkan in any non-legal important cases involving the Company as an
Perseroan sebagai organisasi, entitas anak, Dewan Komisaris, organization, its subsidiaries, Board of Commissioners, or Board
maupun Direksi. of Directors.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 491
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 491
Pengungkapan Sanksi Administrasi oleh
Otoritas Terkait
Disclosures of Administrative Sanctions by Relevant Authorities
Sepanjang tahun 2025, Perseroan, entitas anak, serta anggota Direksi Throughout 2025, the Company, its subsidiaries, and members of
dan Dewan Komisaris menerima 1 (satu) sanksi administratif dari the Board of Directors and the Board of Commissioners received
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait Keterlambatan Biaya Tahunan one administrative sanction from the Financial Services Authority
: Tahap IV - 2025 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) related to Late Payment of Annual Fees: Phase IV - 2025
Financial Services Authority
Akses Informasi dan Data Perusahaan
Access To Company Information and Data
Perseroan memandang keterbukaan informasi sebagai aspek The Company views information transparency as a fundamental
fundamental dalam membangun hubungan yang konstruktif aspect in building constructive and sustainable relationships with all
dan berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan. stakeholders. In line with this commitment, the Company consistently
Sejalan dengan komitmen tersebut, Perseroan secara konsisten provides easy, open, and equal access to relevant information and
menyediakan akses informasi yang mudah, terbuka, dan setara data for both internal and external stakeholders.
terhadap informasi serta data yang relevan, baik bagi pemangku
kepentingan internal maupun eksternal.
Komitmen terhadap keterbukaan informasi tidak hanya This commitment to information transparency not only reflects the
mencerminkan tanggung jawab Perseroan kepada pemegang Company’s responsibility to shareholders and the public but also
saham dan publik, tetapi juga merupakan bagian dari strategi forms part of its long-term strategy to build a positive reputation
jangka panjang dalam membangun reputasi yang positif serta and foster stakeholder trust. The Company believes that a strong
menumbuhkan kepercayaan pemangku kepentingan. Perseroan corporate image can only be achieved through transparent, accurate,
meyakini bahwa citra perusahaan yang kuat hanya dapat terwujud and continuous communication.
melalui komunikasi yang transparan, akurat, dan berkesinambungan.
Sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 8/ In accordance with Financial Services Authority Regulation No. 8/
POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik, POJK.04/2015 concerning Websites of Issuers or Public Companies,
Perseroan telah memenuhi kewajiban penyediaan situs web resmi the Company has fulfilled its obligation to provide an official website
yang memuat informasi dan data relevan mengenai kegiatan containing relevant information and data regarding business activities,
usaha, kinerja keuangan, aksi korporasi, serta berbagai bentuk financial performance, corporate actions, and various other forms
keterbukaan informasi lainnya. Situs web tersebut disediakan agar of information disclosure. The website is provided for wide public
dapat diakses secara luas oleh publik guna memastikan kemudahan access to ensure easy access to information for shareholders and
akses informasi bagi pemegang saham dan masyarakat. the public.
Di samping itu, Perseroan menjunjung tinggi prinsip perlindungan In addition, the Company upholds the principle of corporate data
data perusahaan dengan menerapkan kebijakan perlindungan protection by implementing adequate data protection policies and
data serta standar keamanan informasi yang memadai untuk information security standards to protect sensitive data from potential
melindungi data sensitif dari potensi risiko penyalahgunaan, risks of misuse, leakage, or unauthorized access. These protective
kebocoran, maupun akses yang tidak sah. Langkah-langkah measures are part of the Company’s commitment to maintaining
perlindungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Perseroan the integrity of information and stakeholder trust, while ensuring the
dalam menjaga integritas informasi dan kepercayaan pemangku confidentiality of the data it manages and publishes.
kepentingan, sekaligus memastikan kerahasiaan data yang dikelola
dan dipublikasikan.
Sebagai wujud komitmen tersebut, Perseroan menyediakan berbagai As a manifestation of this commitment, the Company provides various
informasi yang dapat diakses oleh pemegang saham dan pemangku information accessible to shareholders and other stakeholders,
kepentingan lainnya, antara lain: including:
Page 492
492
1. MEDIA ELEKTRONIK 1. ELECTRONIC MEDIA
Perseroan menyadari pentingnya pemanfaatan media elektronik The Company recognizes the importance of utilizing electronic
dalam mendukung penyampaian informasi kepada publik, media in supporting the delivery of information to the public,
baik internal maupun eksternal. Untuk memenuhi kebutuhan both internally and externally. To meet the need for effective and
komunikasi yang efektif dan efisien, Perseroan senantiasa efficient communication, the Company consistently ensures the
memastikan ketersediaan serta kemudahan akses data melalui availability and ease of access to data through various evolving
berbagai media elektronik yang terus berkembang. electronic media.
Sebagai bagian dari implementasi keterbukaan informasi, As part of its implementation of information transparency, the
Perseroan menyediakan akses informasi melalui platform- Company provides access to information through the following
platform berikut: platforms:
Situs Web: www.wikagedung.co.id Website: www.wikagedung.co.id
Instagram: @ptwikagedungid Instagram: @ptwikagedungid
Facebook: @ptwikagedungID Facebook: @ptwikagedungID
Twitter/X: @ptwikagedungID Twitter/X: @ptwikagedungID
LinkedIn: @ptwikagedungid LinkedIn: @ptwikagedungid
YouTube: @ptwikagedungid YouTube: @ptwikagedungid
TikTok: @ptwikagedungID TikTok: @ptwikagedungID
Spotify: WEGE Podcast Spotify: WEGE Podcast
Selain itu, Perseroan juga memanfaatkan berbagai media Furthermore, the Company utilizes various internal
komunikasi internal guna memastikan kelancaran penyampaian communication channels to ensure the smooth dissemination
informasi di lingkungan perusahaan. Adapun media komunikasi of information within the company. These internal communication
internal yang digunakan antara lain: channels include:
a. Majalah Space for Life, yang memberikan informasi terkait a. Space for Life Magazine, which provides information on the
aktivitas dan pencapaian Perseroan. Company’s activities and achievements.
b. Dashboard WG, yang berisi informasi terbaru tentang b. The WG Dashboard, which contains the latest information
aktivitas dan kinerja Perseroan. on the Company’s activities and performance.
c. Group WhatsApp, sebagai media komunikasi langsung dan c. WhatsApp Group, as a direct and fast communication
cepat dalam menyampaikan informasi. channel for conveying information.
d. TV Plasma, yang tersedia di setiap lantai kantor pusat WEGE d. Plasma TVs, available on every floor of WEGE’s headquarters,
yang menampilkan informasi terbaru terkait kegiatan dan display the latest information regarding the Company’s
kinerja Perseroan. activities and performance.
e. E-mail Blast, yang digunakan untuk distribusi informasi e. Email blasts, used to widely distribute information to
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
secara luas kepada karyawan dan stakeholder internal. employees and internal stakeholders.
f. Dan berbagai saluran lainnya yang mendukung kelancaran f. And various other channels that support smooth internal
komunikasi internal. communication.
2. SIARAN PERS 2. PRESS RELEASES
Sebagai wujud transparansi dan komitmen terhadap keterbukaan As a manifestation of transparency and a commitment to
informasi, Perseroan secara rutin menyampaikan pembaruan information disclosure, the Company regularly provides
informasi melalui berbagai saluran komunikasi. Sepanjang information updates through various communication channels.
tahun 2025, Perseroan telah menyampaikan berbagai informasi Throughout 2025, the Company has provided various information
kepada publik, termasuk melalui media dalam bentuk siaran pers to the public, including through the media in the form of press
yang memuat beragam informasi terkait kegiatan dan kinerja releases containing various information related to the Company’s
Perseroan, sebagai berikut: activities and performance, as follows:
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Tanggal
No Press Release Title Category
Date
1 6 Januari 2025 WEGE Bangun Tower UNDIP Berkonsep Green Building Construction
January 6, 2025 WEGE Builds UNDIP Tower with a Green Building Concep
2 20 Januari 2025 WEGE Targetkan Kontrak Baru Rp3,5 Triliun pada 2025 Corporate
January 20, 2025 WEGE is Targetting Rp3.5 Trillion in New Contracts by 202
3 23 Januari 2025 Fit to Work: Komitmen CSR WEGE untuk Pekerja Sehat dan Produktif CSR
January 23, 2025 Fit to Work: WEGE's CSR Commitment to Healthy and Productive Workers
4 12 Februari 2025 Kolaborasi WEGE bersama Entitas WIKA Group dalam Aksi Donor Darah di Kabupaten Bogor CSR
February 12, 2025 WEGE Collaborated with WIKA Group Entities in a Blood Donation Drive in Bogor Regency
Page 493
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 493
Tanggal
No Press Release Title Category
Date
5 11 Maret 2025 WEGE & DEX Luncurkan Netro : Revolusi Sistem Hunian Modular Cerdas Berkonsep Net Zero Construction
March 11, 2025 Pertama di Indonesia
WEGE & DEX Launched Netro: Indonesia's First Revolutionary Smart Modular Housing System
with a Net Zero Concept
6 17 Maret 2025 WEGE Komitmen Terhadap Green Construction Pada Proyek Menara Mandiri Kendari Construction
March 17, 2025 WEGE is Committed to Green Construction for Kendari Mandiri Tower Project
7 21 Maret 2025 WEGE Hadirkan Inovasi Konstruksi Hijau: Groundbreaking Tower UNDIP Construction
March 21, 2025 WEGE Presents Green Construction Innovation: Groundbreaking for UNDIP Tower
8 30 April 2025 Pendapatan WEGE Q1/2025 Tumbuh 14,56% Sebesar Rp543,26 Miliar Corporate
April 30, 2025 WEGE Revenue in Q1/2025 Grew 14.56% to Rp543.26 Billion
9 8 Mei 2025 WEGE Raih Peringkat idBBB/Stable Outlook Pertama dari PEFINDO Corporate
May 8, 2025 WEGE Achieved First idBBB/Stable Outlook Rating from PEFINDO
10 9 Mei 2025 WIKA Gedung Hadirkan NETRO, Rumah Modular Cerdas & Ramah Lingkungan untuk Wujudkan Construction
May 9, 2025 Kesejahteraan Masyarakat
WIKA Gedung Presented NETRO, a Smart & Eco-Friendly Modular Home to Achieve
Community Welfare
11 21 Mei 2025 RUPST Tahun Buku 2024, WEGE Bagikan Dividen Tunai 10% dari Laba Bersih Corporate
May 21, 2025 WEGE's 2024 Annual General Meeting of Shareholders Distributed Cash Dividends amounted
to 10% of Net Profit
12 12 Juni 2025 WEGE Bantu Korban Kebakaran di Kapuk Muara dan Distribusikan Kurban Iduladha CSR
June 12, 2025 WEGE Helped Fire Victims in Kapuk Muara and Distributed Eid al-Adha Sacrificial Animals
13 12 Juni 2025 WEGE Usung NETRO di Forum ICI 2025 Corporate
June 12, 2025 WEGE Promoted NETRO at the 2025 ICI Forum
14 15 Juni 2025 WEGE Rampungkan Gedung Backup of Multi Hazard EWS milik BMKG Construction
June 15, 2025 WEGE Completed BMKG's Multi-Hazard EWS Backup Building
15 25 Juni 2025 Dukung UMKM Naik Kelas, WEGE Raih The Most Committed BUMN Pembina UMKM 2025 Awards
June 25, 2025 Supporting MSMEs to Upgrade, WEGE Achieved the Most Committed SOE for MSME
Development in 2025
16 21 Juli 2025 WEGE Rampungkan Proyek Strategis Nasional Gedung Indonesia Multi Hazard Early Warning Construction
July 21, 2025 System BMKG Jakarta
WEGE Completed the National Strategic Project of Indonesia Multi-Hazard Early Warning
System Building at BMKG Jakarta
17 22 Juli 2025 Kinerja Q2 2025 Gross Profit Margin WEGE Tumbuh Menjadi 11,87% Corporate
July 22, 2025 WEGE's Q2 2025 Gross Profit Margin Grew to 11.87%
18 29 Juli 2025 Produk Modular WEGE Raih Sertifikasi EPD Internasional, Pertama dari Indonesia untuk Construction
July 29, 2025 Bangunan Prefabrikasi
WEGE Modular Products Achieve International EPD Certification, the First in Indonesia for
Prefabricated Buildings
19 8 Agustus 2025 WEGE Selesaikan Pembangunan Gedung Labtek XV ITB, Dukung Kemajuan Riset dan Construction
August 8, 2025 Pendidikan Nasional
WEGE Completed the Construction of ITB Labtek XV Building, Supporting the Advancement of
National Research and Education
20 8 Agustus 2025 WIKA Gedung Tingkatkan Pengembangan Marina Bay Lombok dengan Pembangunan Villa Construction
August 8, 2025 Modular
WIKA Gedung Enhanced the Development of Marina Bay Lombok with the Construction of
Modular Villas
21 16 Agustus 2025 WEGE Turut Resmikan Gedung Prof. Setijadi Universitas Terbuka (UT), Fasilitas Modern Construction
August 16, 2025 Penunjang Pendidikan Tinggi Indonesia
WEGE Also Inaugurated Prof. Dr. Ir. Setijadi Open University (UT), a Modern Facility Supporting
Higher Education in Indonesia
22 22 Agustus 2025 Kolaborasi Global dalam Kunjungan GBCI dan CABR: WEGE Perkenalkan Netro Construction
August 22, 2025 Global Collaboration in GBCI and CABR Visit: WEGE Introduced Netro
23 18 September 2025 Teknologi Cerdas BAS & CPC di Grha Pertamina, Bukti Inovasi WEGE untuk Masa Depan Construction
September 18, 2025 Smart BAS & CPC Technology at Grha Pertamina, Evidence of WEGE's Innovation for the
Future
24 19 September 2025 Parsavika: Kolaborasi Inovasi Material dan Modular untuk Masa Depan Berkelanjutan Construction
September 19, 2025 Parsavika: Collaborative Material and Modular Innovation for a Sustainable Future
25 29 September 2025 Wamen PU Apresiasi Teknologi Tahan Gempa Gedung Ina-MHEWS BMKG Garapan WEGE Construction
September 29, 2025 Deputy Minister of Public Works Appreciates WEGE's Earthquake-Resistant Technology in
BMKG Ina-MHEWS Building
Page 494
494
Tanggal
No Press Release Title Category
Date
26 30 September 2025 WEGE Selesaikan Pekerjaan Struktur Oncology Centre Building RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Construction
September 30, 2025 Klaten dengan Prosesi Topping Off
WEGE Completed the Structural Work on Oncology Center Building at Dr. Soetomo General
Hospital Soeradji Tirtonegoro Klaten with Topping Off Ceremony
27 2 Oktober 2025 Inovasi PAUD Modular WIKA Gedung Raih Penghargaan CSR 2025 Kategori Pendidikan CSR
October 2, 2025 WIKA Gedung's Modular Early Childhood Education Innovation Won the 2025 CSR Award in the
Education Category
28 13 Oktober 2025 Modular WEGE: Inovasi Off-Site Construction Menuju Era Net-Zero Construction
October 13, 2025 WEGE Modular: Off-Site Construction Innovation Towards the Net-Zero Era
29 15 Oktober 2025 WEGE Perkuat Komitmen terhadap Keberlanjutan Bisnis Corporate
October 15, 2025 WEGE Strengthens Commitment to Business Sustainability
30 27 Oktober 2025 Rangkaian Kegiatan CSR WEGE dalam Memperingati HUT ke-17: Berbagi, Berkarya, dan Corporate
October 27, 2025 Bangkit Bersama
WEGE's Series of CSR Activities to Commemorate its 17th Anniversary: Sharing, Creating, and
Rising Together
31 28 Oktober 2025 WEGE Tandatangani Kontrak Kerja Pembangunan Kantor OJK Sumatera Utara Construction
October 28, 2025 WEGE Signed Work Contract for the Construction of North Sumatra OJK Office
32 30 Oktober 2025 WEGE Bukukan Pendapatan Rp1,17 Triliun pada Q3-2025, Tetap Jaga Struktur Keuangan yang Corporate
October 30, 2025 Sehat
WEGE Recorded Rp1.17 Trillion in Revenue in Q3 2025, Maintaining a Healthy Financial
Structure
33 10 November 2025 WEGE Mulai Bangun Kantor OJK Sumatera Utara Construction
November 10, 2025 WEGE Began the Construction of North Sumatra OJK Office
34 25 November 2025 WEGE Berikan Stigma Modular sebagai Hunian Adaptif dengan Desain Tanpa Batas Construction
November 25, 2025 WEGE Promotes Modular Housing as Adaptive Housing with Limitless Design
35 28 November 2025 WEGE Gelar Public Expose 2025: Perkuat Transparansi, Adaptasi Bisnis, dan Strategi Corporate
November 28, 2025 Permodalan
WEGE Held 2025 Public Expose: Strengthening Transparency, Business Adaptability, and
Capital Strategy
36 30 November 2025 WEGE Raih Penghargaan Bergengsi CSA Award 2025, Menjadi Perusahaan Infrastruktur Awards
November 30, 2025 Terunggul
WEGE Won the Prestigious 2025 CSA Award, Becoming a Leading Infrastructure Company
37 3 Desember 2025 WEGE Bangun Mess Transmigrasi Modular di Pulau Rempang Construction
December 3, 2025 WEGE Builds Transmigration Mess Modular Buildings on Rempang Island
38 4 Desember 2025 Kejar Target Net Zero Emission, WEGE Seimbangkan Emisi Konstruksi Lewat Penanaman CSR
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
December 4, 2025 Mangrove
Achieving Net Zero Emission Target, WEGE Balances Construction Emissions Through
Mangrove Planting
39 7 Desember 2025 WEGE, Brand paling Populer di anak Perusahaan BUMN Karya Kategori Jasa Konstruksi & Awards
December 7, 2025 Infrastruktur
WEGE, the Most Popular Brand in State-Owned Construction Companies in the Construction &
Infrastructure Services Category
40 8 Desember 2025 WEGE (KSO) Raih Kontrak Pembangunan Gedung dan Kawasan DPR II di IKN Senilai Rp1,96 Construction
December 8, 2025 Triliun
WEGE (KSO) Secured Rp1.96 Trillion Contract for the Construction of DPR II Building and Area
in the New Capital City
41 10 Desember 2025 Jasmine Integrated Farming Binaan WEGE Tembus ProKlim Utama 2025, Siap Melaju ke CSR
December 10, 2025 Kategori Lestari
WEGE's Jasmine Integrated Farming Program Reached the Main ProKlim 2025 Selection,
Ready to Advance to the Sustainable Category
42 31 Desember 2025 WEGE Hadirkan Bantuan Kemanusiaan dan Hunian Modular untuk Pemulihan Pascabencana CSR
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
December 31, 2025 Sumatera
WEGE Provided Humanitarian Aid and Modular Housing for Post-Disaster Recovery in Sumatra
43 31 Desember 2025 WEGE Kukuhkan Posisi di Konstruksi Gedung Berkelanjutan Corporate
December 31, 2025 WEGE Strengthens Its Position In Sustainable Building Construction
Page 495
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 495 Tata Kelola Teknologi Informasi Information Technology Governance Sebagai anak perusahaan BUMN yang bergerak di bidang konstruksi As a subsidiary of a state-owned enterprise (SOE) engaged in bangunan gedung, teknologi informasi memiliki peran strategis dalam building construction, information technology plays a strategic role mendukung proses bisnis internal maupun pelaksanaan proyek in supporting both internal business processes and the execution konstruksi. Ketersediaan sistem teknologi informasi yang andal dan of construction projects. The availability of reliable and high-quality berkualitas menjadi salah satu faktor penting bagi Perseroan untuk information technology systems is a key factor for the Company tetap kompetitif di era digital. Oleh karena itu, Perseroan secara to remain competitive in the digital era. Therefore, the Company berkelanjutan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas teknologi continuously enhances its information technology capacity and informasi guna mendukung produktivitas kerja yang optimal. capabilities to support optimal work productivity. Seiring dengan pesatnya perkembangan digitalisasi, Perseroan In line with the rapid development of digitalization, the Company terus mengoptimalkan penerapan aspek tata kelola teknologi continues to optimize the implementation of integrated and informasi secara terintegrasi dan berkelanjutan. Penjelasan lebih sustainable information technology governance. Further details lanjut mengenai tata kelola teknologi informasi dapat dilihat pada regarding IT governance can be found in the Business Support bab Tinjauan Pendukung Bisnis dalam laporan tahunan ini. Review chapter of this annual report. KETAHANAN DAN KEAMANAN SIBER CYBERSECURITY AND RESILIENCE Perseroan menempatkan ketahanan dan keamanan siber sebagai The Company places cybersecurity and resilience as an integral bagian integral dari tata kelola perusahaan dan manajemen risiko part of corporate governance and risk management to ensure untuk memastikan keberlangsungan bisnis serta perlindungan data business continuity and strategic data protection. As the complexity strategis. Seiring dengan meningkatnya kompleksitas ancaman of digital threats increases, the Company consistently strengthens digital, Perseroan secara konsisten memperkuat sistem keamanan its integrated, adaptive, and aligned information security system, informasi yang terintegrasi, adaptif, dan selaras mengacu ke as guided by the international standard ISO 27001. These activities standar internasional ISO 27001. Kegiatan tersebut dibangun, are developed, implemented, monitored, periodically reviewed, and diimplementasikan, dipantau, ditinjau secara berkala, dan continuously improved to ensure alignment between the applied ditingkatkan secara berkelanjutan guna memastikan kesesuaian security standards and the Company’s operational needs. antara standar keamanan yang diterapkan dengan kebutuhan operasional Perseroan. Perseroan berkomitmen untuk melindungi data dan privasi The Company is committed to protecting stakeholder data and pemangku kepentingan melalui penerapan kontrol keamanan privacy through the implementation of comprehensive security yang komprehensif, pengelolaan risiko siber secara proaktif, serta controls, proactive cyber risk management, and compliance with kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Pendekatan ini diperkuat applicable regulations. This approach is reinforced through regular melalui pelaksanaan vulnerability assessment dan penetration vulnerability assessments and penetration testing, strengthening testing secara berkala, penguatan kesadaran keamanan informasi information security awareness across the organization, and di seluruh lini organisasi, serta pengelolaan risiko pihak ketiga untuk managing third-party risks to ensure the security of the digital memastikan keamanan ekosistem digital secara menyeluruh. ecosystem as a whole. Selain itu, Perseroan menerapkan mekanisme penanganan dan Furthermore, the Company applies a cybersecurity incident handling pemulihan insiden keamanan siber untuk memastikan gangguan and recovery mechanism to ensure disruptions can be quickly dapat ditangani secara cepat serta sistem dapat kembali beroperasi addressed and the system can return to normal operations with secara normal dengan risiko minimal. Upaya ini mencerminkan minimal risk. These efforts reflect the Company’s commitment to komitmen Perseroan dalam membangun sistem digital yang aman, building a secure, reliable, and sustainable digital system as part andal, dan berkelanjutan sebagai bagian dari penciptaan nilai jangka of creating long-term value for its stakeholders. panjang bagi pemangku kepentingan.
Page 496
496
Kode Etik
Code of Conduct
Perseroan memiliki komitmen untuk mengimplementasikan prinsip- The Company is committed to consistently implementing the
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) secara konsisten, principles of Good Corporate Governance (GCG), one of which
salah satunya melalui penerapan Pedoman Etika Perusahaan (Code is through the application of the Company’s Code of Conduct.
of Conduct). Pedoman ini menjadi landasan perilaku bagi seluruh This guideline serves as a behavioral foundation for all Company
insan Perseroan dalam bertindak dan mengambil keputusan yang personnel in acting and making decisions aligned with GCG
selaras dengan prinsip-prinsip GCG, yaitu transparansi, akuntabilitas, principles, namely transparency, accountability, responsibility,
responsibilitas, independensi, dan kewajaran (fairness). independence, and fairness.
Pedoman Etika Perusahaan terakhir kali disahkan oleh Dewan The Code of Conduct was last ratified by the Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi pada tanggal 11 September 2023. Pedoman and the Board of Directors on September 11, 2023. This guidelines
tersebut menjadi acuan dalam membangun dan memelihara serve as a reference in building and maintaining professional and
hubungan yang profesional serta berintegritas dengan konsumen, ethical relationships with customers, shareholders, suppliers or
pemegang saham, pemasok atau rekanan, pemerintah, serta partners, the government, and the communities within the Company’s
masyarakat di lingkungan operasional Perseroan. operational environment.
DASAR HUKUM LEGAL BASIS
Penyusunan Pedoman Etika Perseroan berpedoman pada peraturan The preparation of the Company’s Code of Conduct refers to the
dan ketentuan terkait sebagai berikut: following laws and regulations:
1. Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan 1. Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies;
Terbatas;
2. Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan 2. Law No. 20 of 2001 concerning Amendments to Law No. 31 of
atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak 1999 on the Eradication of Corruption;
Pidana Korupsi;
3. Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2008 tentang 3. Law No. 14 of 2008 concerning Public Information Disclosure;
Keterbukaan Informasi;
4. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha 4. Law No. 19 of 2003 concerning State-Owned Enterprises;
Milik Negara;
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 5. Financial Services Authority Regulation No. 33/POJK.04/2014
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan concerning the Board of Directors and Board of Commissioners
Publik; of Issuers or Public Companies;
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.04/2014 6. Financial Services Authority Regulation No. 34/POJK.04/2014
tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau concerning Nomination and Remuneration Committees of
Perusahaan Publik; Issuers or Public Companies;
7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2014 7. Financial Services Authority Regulation No. 35/POJK.04/2014
tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik; concerning Corporate Secretary of Issuers or Public Companies;
8. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 32/SEOJK.04/2015 8. Financial Services Authority Circular Letter No. 32/
tentang Tata Kelola Perusahaan Terbuka; SEOJK.04/2015 concerning Governance of Public Companies;
9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 21/POJK.04/2015 9. Financial Services Authority Regulation No. 21/POJK.04/2015
tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka; concerning the Implementation of Corporate Governance
Guidelines for Public Companies;
10. Surat Edaran OJK No. 30/SEOJK.04/2016 tentang Bentuk dan 10. Financial Services Authority Circular Letter No. 30/
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik; SEOJK.04/2016 concerning the Form and Content of Annual
Reports of Issuers or Public Companies;
11. Surat Menteri BUMN No S- 35/MBU/91/2020 Tanggal 10 Januari 11. Letter of the Minister of SOEs No. S-35/MBU/91/2020 dated
2020 perihal Implementasi Sistem Manajemen Anti Suap di January 10, 2020 regarding the Implementation of Anti-Bribery
BUMN; Management Systems in SOEs;
12. Anggaran Dasar Perseroan dan perubahannya; 12. The Company’s Articles of Association and its amendments;
13. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-2/ 13. Minister of SOE Regulation No. PER-2/MBU/03/2023 dated
MBU/03/2023 tanggal 03 Maret 2023 tentang Pedoman Tata March 3, 2023 concerning Guidelines for Governance and
Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Significant Corporate Activities of SOEs;
Negara;
Page 497
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 497
14. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-3/ 14. Minister of SOE Regulation No. PER-3/MBU/03/2023 concerning
MBU/03/2023 Tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Organs and Human Resources of SOEs; and
Usaha Milik Negara; dan
15. Anggaran Dasar PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Pasal 17 15. Articles of Association of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung,
ayat 5 mengenai Kode Etik Perseroan. Article 17 paragraph 5 regarding the Company’s Code of
Conduct.
POKOK-POKOK KODE ETIK KEY PRINCIPLES OF THE CODE OF CONDUCT
Pedoman Etika Perusahaan memuat ketentuan mengenai komitmen The Code of Conduct outlines the Company’s commitment
Perseroan dalam menjalankan kegiatan usaha secara beretika to conducting business ethically while maintaining a balance
serta menjaga keseimbangan antara kepentingan Perseroan dan between the Company’s interests and those of its stakeholders.
kepentingan para pemangku kepentingan. Dalam penerapannya, In its implementation, the Company refers to the Joint Decree of
Perseroan berpedoman pada Keputusan Bersama Direksi dan the Board of Directors and the Board of Commissioners of PT
Dewan Komisaris PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk No. Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk No. SK.01.01/A.DIR.00001.
SK.01.01/A.DIR.00001.WEGE/2025 dan No. DK.01.01/A.KOM.00001. WEGE/2025 and No. DK.01.01/A.KOM.00001.WEGE/2025 dated
WEGE/2025 tentang Pedoman Etika dan Perilaku (Code of Conduct) January 15, 2025 concerning the Code of Conduct of PT Wijaya
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk tanggal 15 Januari 2025. Karya Bangunan Gedung Tbk.
Adapun beberapa aspek kebijakan yang diatur dalam Pedoman The policy aspects regulated in the Code of Conduct include:
Etika Perseroan antara lain sebagai berikut:
1. Kebijakan Perseroan Mengenai Etika dan Perilaku 1. Company Policies on Ethics and Conduct
a. Integritas dalam aktivitas bisnis dan pekerjaan; a. Integrity in business activities and work;
b. Manajemen Risiko; b. Risk Management;
c. Sistem Pemasaran; c. Marketing Systems;
d. Sistem Pengadaan dan Kontrak Kerja; d. Procurement and Contracting Systems;
e. Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pegawai; e. Employee Occupational Health and Safety;
f. Pengelolaan Lingkungan; f. Environmental Management;
g. Keterlibatan dalam Politik; g. Political Involvement;
h. Pernyataan Palsu, Klaim Palsu, dan Konspirasi; h. False Statements, False Claims, and Conspiracy;
i. Benturan Kepentingan; i. Conflict of Interest;
j. Etika usaha Anti KKN dan Kebijakan tentang Larangan Suap; j. Anti-Corruption, Collusion, and Nepotism (KKN) Ethics and
Anti-Bribery Policy;
k. Kebijakan tentang Hadiah, Imbalan, dan Sumbangan yang k. Policy on Improper Gifts, Benefits, and Donations;
tidak dibenarkan;
l. Data Perusahaan dan Kerahasiaan Informasi; l. Company Data and Confidentiality of Information;
m. Keterbukaan Informasi; Penyelewengan dan Penyimpangan m. Information Disclosure; Fraud and Similar Misconduct;
Sejenisnya;
n. Perlindungan Aset Perseroan; n. Protection of Company Assets;
o. Integritas Keuangan; o. Financial Integrity;
p. Insider Trading; p. Insider Trading;
q. Penggunaan Aplikasi Sosial Media Di Kantor; q. Use of Social Media Applications in the Workplace;
r. Integritas Penggunaan Sosial Media dan Citra Perusahaan; r. Integrity in Social Media Usage and Corporate Image;
s. Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). s. Intellectual Property Rights (IPR).
2. Etika Dengan Pemangku Kepentingan 2. Ethics with Stakeholders
a. Hubungan dengan Pemegang Saham; a. Relations with Shareholders;
b. Hubungan dengan Kreditur; b. Relations with Creditors;
c. Hubungan dengan Pemberi Kerja (Klien); c. Relations with Employers (Clients);
d. Hubungan dengan Rekanan; d. Relations with Business Partners;
e. Hubungan dengan Pengguna Akhir; e. Relations with End Users;
f. Hubungan dengan Pegawai (Industrial); f. Relations with Employees (Industrial Relations);
g. Hubungan dengan Pejabat Negara; g. Relations with Government Officials;
h. Hubungan dengan Masyarakat. h. Relations with the Community.
3. Mekanisme Pelaporan dan Penegakan Etika 3. Reporting and Enforcement Mechanisms
4. Sistem Pelaporan dan Penegakan Etika dan Perilaku; a. Reporting System and Enforcement of Ethics and Conduct;
5. Mekanisme Penegakan Kepatuhan terhadap Code Of Conduct b. Mechanism for Enforcing Compliance with the Code of
Conduct.
Page 498
498
TIM PENGADUAN PELANGGARAN VIOLATION REPORTING TEAM
Adapun susunan Tim Pengaduan Pelanggaran adalah sebagai The composition of the Violation Reporting Team is as follows:
berikut:
1. Tim Kepatuhan 1. Compliance Team
Tim Kepatuhan merupakan tim yang dibentuk oleh Perseroan The Compliance Team is established by the Company and
dan bertanggung jawab untuk menerima, menelaah, is responsible for receiving, reviewing, and following up on
serta menindaklanjuti laporan terkait pelanggaran dan/ reports related to violations and/or deviations from the Code
atau penyimpangan terhadap Code of Conduct, termasuk of Conduct, including submitting initial review results to the
menyampaikan hasil telaah awal kepada Tim Pencari Fakta. Fact-Finding Team.
2. Tim Pencari Fakta 2. Fact-Finding Team
Tim Pencari Fakta adalah tim yang dibentuk atau The Fact-Finding Team is established or recommended by the
direkomendasikan oleh Tim Kepatuhan dan disetujui oleh Direksi Compliance Team and approved by the Board of Directors
untuk melakukan penelusuran serta investigasi atas indikasi to conduct investigations into alleged violations of the Code
pelanggaran terhadap pelaksanaan Code of Conduct. Tim ini of Conduct. This team may consist of independent experts
dapat terdiri atas tenaga ahli yang independen, baik dari dalam from within or outside the organization, in accordance with the
maupun luar fungsi/organisasi, sesuai kewenangan Direksi. authority of the Board of Directors.
3. Majelis Kehormatan Pegawai 3. Employee Honor Council
Majelis Kehormatan Pegawai merupakan pejabat dan/atau The Employee Honor Council consists of officials and/or
pegawai yang diberi kewenangan untuk melakukan penegakan employees authorized to enforce regulations and conduct
aturan serta pemeriksaan terhadap pegawai yang dilaporkan examinations of employees reported or suspected of violating
atau diduga melanggar peraturan perusahaan dan/atau Code company regulations and/or the Code of Conduct.
of Conduct.
PERNYATAAN KOMITMEN PELAKSANAAN KODE STATEMENT OF COMMITMENT TO
ETIK OLEH DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI IMPLEMENTING THE CODE OF CONDUCT
BY BOARD OF COMMISSIONERS
AND BOARD OF DIRECTORS
Sebagai bagian dari entitas anak Badan Usaha Milik Negara As a subsidiary of a State-Owned Enterprise (SOE), the Code of
(BUMN), Pedoman Etika dan Perilaku menjadi landasan utama Conduct serves as the primary foundation for implementing good
dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Selain itu, corporate governance. Furthermore, as a Public Company listed on
sebagai Perusahaan Publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, the Indonesia Stock Exchange, the Code of Conduct is a crucial
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
pedoman tersebut juga merupakan salah satu elemen penting dalam element in meeting the ASEAN Corporate Governance Scorecard
pemenuhan penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard. assessment.
Kepatuhan terhadap Pedoman Etika dan Perilaku memiliki peran Compliance with the Code of Conduct plays a strategic role in
strategis dalam menjaga reputasi Perseroan, khususnya terkait maintaining the Company’s reputation, particularly regarding integrity,
integritas, keadilan, akuntabilitas, serta penghormatan terhadap fairness, accountability, and respect for others, which are the primary
sesama, yang merupakan fondasi utama bagi keberlanjutan bisnis foundations for the Company’s business sustainability.
Perseroan.
Pemberlakuan pedoman tersebut ditetapkan secara resmi melalui The implementation of these guidelines is officially stipulated through
peraturan Direksi dan telah disosialisasikan kepada seluruh karyawan a Board of Directors regulation and has been disseminated to all
melalui berbagai saluran komunikasi perusahaan, termasuk situs web employees through various company communication channels,
resmi dan media komunikasi internal, sehingga seluruh pemangku including the official website and internal communication media,
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
kepentingan memahami komitmen Perseroan dalam menerapkan so that all stakeholders understand the Company’s commitment to
standar etika dan perilaku bagi seluruh jajaran perusahaan. implementing ethical and behavioral standards across the company.
Apabila terjadi pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap Kode Etik In the event of a violation or non-compliance with the Company’s
Perseroan, pelaku pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai dengan Code of Conduct, the perpetrator will be subject to sanctions
tingkat pelanggaran yang dilakukan. Selain itu, komitmen terhadap commensurate with the severity of the violation. In addition, the
kepatuhan Kode Etik juga diwujudkan melalui penandatanganan commitment to compliance with the Code of Conduct is also
surat pernyataan komitmen oleh setiap insan Perseroan sebagai demonstrated through the signing of a statement of commitment
bentuk pakta integritas untuk senantiasa mematuhi Kode Etik by each Company employee as a form of integrity pact to always
Perusahaan. comply with the Company’s Code of Conduct.
Page 499
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 499
Page 500
500
BENTUK SOSIALISASI KODE ETIK SOCIALIZATION AND ENFORCEMENT
DAN UPAYA PENEGAKAN EFFORTS OF THE CODE OF CONDUCT
Kode Etik Perseroan berlaku tanpa pengecualian bagi seluruh The Company’s Code of Conduct applies without exception to
karyawan hingga tingkat Direksi. Agar seluruh ketentuan yang all employees up to the Board of Directors level. To ensure that
tercantum dalam Kode Etik dapat dipahami dan diterapkan secara all provisions contained in the Code of Conduct are understood
optimal, Perseroan secara berkesinambungan melaksanakan and optimally implemented, the Company continuously conducts
kegiatan sosialisasi, implementasi, serta evaluasi atas penerapan socialization, implementation, and evaluation activities for the Code
Kode Etik. Pemantauan implementasi Kode Etik dilakukan oleh Tim of Conduct. Monitoring of the Code of Conduct implementation is
Kepatuhan GCG yang diketuai oleh Direktur yang bertanggung jawab carried out by the GCG Compliance Team, chaired by the Director
atas implementasi GCG di lingkungan Perseroan. responsible for GCG implementation within the Company.
Perseroan telah melaksanakan sosialisasi Kode Etik kepada seluruh The Company has socialized the Code of Conduct to all employees
karyawan melalui beberapa media, antara lain: through several media, including:
1. Situs web Perseroan; 1. The Company’s website;
2. Surat Keputusan Bersama; 2. Joint Decree;
3. Aplikasi MyWG Mobile; 3. MyWG Mobile application;
4. Aplikasi WhatsApp karyawan pada tanggal 14 Februari 2025. 4. The employee WhatsApp application on February 14, 2025.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan tercipta Through these socialization activities, it is hoped that understanding,
pemahaman, kesadaran, serta kontribusi aktif seluruh jajaran dan awareness, and active contributions from all levels and employees
insan Perseroan dalam membangun proses bisnis dan budaya of the Company will be fostered in building business processes and
kerja yang mengedepankan penerapan tata kelola perusahaan yang a work culture that prioritizes the implementation of good corporate
baik serta etika bisnis. Sosialisasi tidak hanya dilakukan melalui governance and business ethics. Socialization is carried out not
forum tatap muka, tetapi juga melalui berbagai media komunikasi only through face-to-face forums, but also through various internal
internal dan sarana keterbukaan informasi yang tersedia di lingkungan communication media and information disclosure channels available
Perseroan. within the Company.
SANKSI PELANGGARAN KODE ETIK SANCTIONS FOR CODE OF
CONDUCT VIOLATIONS
Setiap insan Perseroan yang terbukti melakukan pelanggaran akan Any employee of the Company found to have committed a violation
dikenakan sanksi sesuai dengan kebijakan internal Perseroan dan will be subject to sanctions in accordance with the Company’s
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Adapun internal policies and applicable laws and regulations. The provisions
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
ketentuan pemberian sanksi atas pelanggaran Kode Etik adalah for imposing sanctions for violations of the Code of Ethics are as
sebagai berikut: follows:
1. Sanksi bagi pegawai yang melakukan pelanggaran ditetapkan 1. Sanctions for employees who commit violations are determined
oleh atasan langsung atau Direksi sesuai dengan tingkat by their immediate superiors or the Board of Directors, according
pelanggaran, berdasarkan laporan atas pelanggaran yang to the severity of the violation, based on reports of violations
dilakukan oleh pegawai yang bersangkutan. committed by the employee concerned.
2. Direksi memberikan arahan terkait tindakan pembinaan, 2. 2. The Board of Directors provides direction regarding coaching
pemberian sanksi disiplin, dan/atau tindakan lain yang diperlukan, actions, disciplinary sanctions, and/or other necessary actions,
termasuk langkah-langkah pencegahan yang harus dilaksanakan including preventative measures that must be implemented by
oleh atasan langsung di lingkungan kerja masing-masing. their immediate superiors in their respective work environments.
3. Sanksi bagi anggota Direksi yang melakukan pelanggaran 3. Sanctions for members of Board of Directors who commit
ditetapkan oleh Dewan Komisaris. violations are determined by the Board of Commissioners.
4. Sanksi bagi anggota Dewan Komisaris yang melakukan 4. Sanctions for members of Board of Commissioners who commit
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
pelanggaran ditetapkan oleh Pemegang Saham. violations are determined by the Shareholders.
5. Apabila pelanggaran dilakukan oleh mitra kerja atau pemangku 5. If violations are committed by business partners or other
kepentingan lainnya, maka akan dikenakan ketentuan stakeholders, they will be subject to the provisions stipulated
sebagaimana tercantum dalam perjanjian kerja sama yang in the applicable cooperation agreement. If the violation is related
berlaku. Apabila pelanggaran tersebut terkait dengan tindak to a criminal offense, it can be forwarded to the authorities in
pidana, maka dapat diteruskan kepada pihak berwenang sesuai accordance with applicable regulations.
ketentuan yang berlaku.
Page 501
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 501
JENIS SANKSI UNTUK MASING- TYPES OF SANCTIONS FOR EACH
MASING JENIS PELANGGARAN YANG TYPE OF VIOLATION REGULATED
DIATUR DALAM KODE ETIK IN THE CODE OF CONDUCT
Sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Kerja Bersama antara In accordance with the provisions of the Collective Labor Agreement
Perseroan dan Serikat Karyawan WEGE, terhadap karyawan yang between the Company and WEGE Employees Union, the Company
telah melalui proses pemeriksaan dan dinyatakan melakukan reserves the right to impose sanctions on employees who have
pelanggaran, Perseroan berhak menjatuhkan sanksi sesuai dengan undergone an investigation and are found to have committed a
tingkat pelanggaran yang dilakukan, yang dapat meliputi: violation, depending on the severity of the violation. These sanctions
may include:
1. Peringatan lisan; 1. Verbal warning;
2. Peringatan tertulis I, II, dan III; 2. Written warnings I, II, and III;
3. Pemotongan gaji; 3. Salary deduction;
4. Penurunan grade; 4. Demotion;
5. Pemberhentian dari jabatan; 5. Dismissal from office;
6. Pemutusan hubungan kerja. 6. Termination of employment.
JUMLAH PELANGGARAN KODE ETIK NUMBER OF CODE OF CONDUCT
BESERTA SANKSI YANG DIBERIKAN VIOLATIONS AND SANCTIONS IMPOSED
PADA TAHUN BUKU TERAKHIR IN THE LAST FISCAL YEAR
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam memperkuat tata As part of the Company’s commitment to strengthening governance
kelola dan kepatuhan, Perseroan secara berkala mengungkapkan and compliance, the Company regularly discloses annual metrics
metrik tahunan terkait penanganan isu pelanggaran, termasuk related to the handling of violation issues, including data privacy,
perlindungan data pribadi (privacy data), benturan kepentingan conflicts of interest, money laundering, and insider trading. This
(conflict of interest), pencucian uang (money laundering), dan disclosure includes the number of reports received, verified
perdagangan orang dalam (insider trading). Pengungkapan ini cases, actions taken, and the level of compliance with service
mencakup jumlah laporan yang diterima, kasus yang terverifikasi, level agreement (SLA) standards, as a form of transparency and
tindakan yang diambil, serta tingkat pemenuhan standar waktu accountability to stakeholders.
penyelesaian (service level agreement/SLA), sebagai bentuk
transparansi dan akuntabilitas kepada para pemangku kepentingan.
Klausul 8 Operasi, meliputi:
Clause 8 Operations, including
• Klausul 8.1 – Perencanaan dan Pengendalian Operasi
Organisasi harus merencanakan, menerapkan, meninjau dan mengendalikan proses yang diperlukan untuk
memenuhi persyaratan sistem manajemen anti penyuapan, dan untuk menerapkan tindakan yang ditentukan
dalam klausul 6.1, ketentuan sebagaimana diatur dalam ISO 37001:2016.
• Klausul 8.2 – Uji Kelayakan
Bila penilaian risiko penyuapan di organisasi dilaksanakan sesuai klausul 4.5, telah dinilai risiko penyuapan di
atas batas rendah yang berhubungan dengan:
a. Kategori spesifik dari transaksi, proyek atau aktivitas;
b. Hubungan terencana atau yang sedang berjalan dengan kategori spesifik dari rekan bisnis; atau
c. Kategori spesifik dari personel pada posisi tertentu (lihat klausul 7.2.2.2).
• Klausul 8.3 – Pengendalian Keuangan
Organisasi harus menerapkan pengendalian keuangan yang mengelola risiko penyuapan.
• Klausul 8.4 – Pengandalian Non Keuangan
Organisasi harus menerapkan pengendalian non keuangan untuk mengelola risiko penyuapan yang
berhubungan dengan area seperti aktivitas pengadaan, operasional, penjualan, komersial, sumber daya Klausul 8 – Diterapkan
manusia, hukum dan regulasi. Clause 8 - Applied
• Klausul 8.5 – Penerapan Pengendalian Anti Penyuapan yang Dikendalikan Organisasi dan Rekan Bisnisnya
a. Klausul 8.5.1: Organisasi harus menerapkan prosedur yang disyaratkan untuk organisasi lainnya yang
dikendalikan untuk:
i) Menerapkan sistem manajemen anti penyuapan; atau
ii) Menerapkan pengendalian anti penyuapan mereka sendiri.
b. Klausul 8.5.2: Sehubungan dengan rekan bisnis yang tidak dikendalikan oleh organisasi yang penilaian
risiko penyuapan (lihat klausul 4.5) atau uji kelayakan (lihat klausul 8.2) telah mengidentifikasi risiko
penyuapan di atas batas rendah, dan dimana kendali anti penyuapan dilaksanakan oleh rekan bisnis akan
membantu mengurangi risiko penyuapan yang relevan, organisasi harus menerapkan prosedur sebagai
berikut:
i) Organisasi harus menentukan apakah rekan bisnis telah mempunyai pengendalian anti penyuapan
yang mengelola risiko penyuapan yang relevan;
ii) Di mana rekan bisnis tidak mempunyai pengendalian anti penyuapan, atau tidak mungkin untuk
memeriksa apakah pengendalian sudah ada:
Page 502
502
• Bila dapat diterapkan, organisasi harus mensyaratkan rekan bisnis melaksanakan pengendalian
anti penyuapan sehubungan dengan transaksi, proyek atau aktivitas yang relevan, atau
• Jika tidak dapat diterapkan, mensyaratkan rekan bisnis melaksanakan pengendalian anti
penyuapan, hal ini harus menjadi faktor yang diperhitungkan dalam mengevaluasi risiko
penyuapan yang berhubungan dengan rekan bisnis ini (lihat klausul 4.5 dan 8.2) dan cara di mana
organisasi mengelola risiko tersebut (lihat klausul 8.3, 8.4 dan 8.5).
• Klausul 8.6 – Komitmen Anti Penyuapan
Untuk rekan bisnis yang menimbulkan risiko penyuapan di atas batas rendah, organisasi harus melaksanakan
prosedur yang mensyaratkan, hal itu sedapat mungkin:
c. Rekan bisnis berkomitmen untuk mencegah penyuapan oleh atau atas nama atau untuk keuntungan rekan
bisnis sehubungan dengan transaksi, proyek, aktivitas, atau hubungan yang relevan;
d. Organisasi mampu untuk mengakhiri hubungan dengan rekan bisnis di mana ada penyuapan oleh atau
atas nama atau untuk keuntungan rekan bisnis sehubungan dengan transaksi, proyek, aktivitas, atau
hubungan yang relevan.
• Klausul 8.7 – Hadiah, Kemurahan Hati, Sumbangan dan Keuntungan Serupa
Organisasi harus menerapkan prosedur yang dirancang untuk mencegah tawaran, penyediaan atau
penerimaan hadiah, kemurahan hati, sumbangan dan keuntungan serupa, di mana tawaran, penyediaan atau
penerimaan adalah atau layak dapat dianggap sebagai penyuapan.
• Klausul 8.8 – Mengelola Ketidakcukupan Pengendalian Anti Penyuapan
Ketika uji kelayakan (lihat klausul 8.2) dilakukan pada transaksi, proyek, aktivitas tertentu atau hubungan
dengan rekan bisnis menentukan bahwa risiko penyuapan tidak dapat dikelola oleh pengendalian anti
penyuapan yang ada, dan organisasi tidak dapat atau tidak ingin menerapkan tambahan atau peningkatan
pengendalian anti penyuapan atau mengambil tindakan yang tepat lainnya (seperti mengubah sifat transaksi,
proyek, aktivitas atau hubungan agar organisasi dapat mengelola risiko penyuapan yang relevan), sebagaimana
diatur dalam ISO 37001:2016.
• Klausul 8.9 – Meningkatkan Kepedulian
Organisasi harus menerapkan prosedur sebagaimana di atur dalam ISO 37001:2016. Organisasi juga harus
memastikan bahwa semua personel peduli tentang prosedur pelaporan, dan mampu menggunakannya, dan
peduli akan hak dan perlindungan sesuai prosedur.
• Klausul 8.10 – Investigasi dan Penanganan Penyuapan
Organisasi harus menerapkan prosedur sebagaimana di atur dalam ISO 37001:2016. Investigasi harus
dilaksanakan oleh, dan dilaporkan kepada, personel yang bukan bagian dari peran atau fungsi yang sedang
diinvestigasi. Organisasi dapat menunjuk rekan bisnis untuk melaksanakan investigasi dan melaporkan hasilnya
kepada personel yang bukan bagian dari peran atau fungsi yang sedang diinvestigasi.
• Clause 8.1 – Planning and Controlling Operations
The organization shall plan, implement, review, and control the processes necessary to meet the requirements
of the anti-bribery management system and to implement the actions specified in clause 6.1, as set out in ISO
37001:2016.
• Clause 8.2 – Due Diligence
When a bribery risk assessment of the organization is carried out in accordance with clause 4.5, the bribery risk
has been assessed as being above the low threshold in relation to:
a. Specific categories of transactions, projects, or activities;
b. Planned or ongoing relationships with specific categories of business partners; or
c. Specific categories of personnel in specific positions (see clause 7.2.2.2).
• Clause 8.3 – Financial Controls
The organization shall implement financial controls that manage the risk of bribery.
• Clause 8.4 – Non-Financial Controls
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
The organization shall implement non-financial controls to manage bribery risks related to areas such as
procurement, operations, sales, commercial, human resources, legal and regulatory activities.
• Clause 8.5 – Implementation of Anti-Bribery Controls Controlled by the Organization and its Business
Associates
a. Clause 8.5.1: The organization shall implement the procedures required for other organizations it controls
to:
i) Implement an anti-bribery management system; or
ii) Implement their own anti-bribery controls.
b. Clause 8.5.2: With respect to business associates not controlled by the organization whose bribery risk
assessment (see clause 4.5) or due diligence (see clause 8.2) has identified a bribery risk above the low
threshold, and where anti-bribery controls implemented by the business associate would help mitigate the
relevant bribery risk, the organization shall implement the following procedures:
i) The organization shall determine whether the business associate has anti-bribery controls in place
that manage the relevant bribery risk;
ii) Where a business associate does not have anti-bribery controls, or it is not possible to verify whether
controls are in place:
• Where practicable, the organization shall require the business associate to implement anti-bribery
controls in relation to the relevant transaction, project, or activity; or
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
• Where practicable, require the business associate to implement anti-bribery controls. This shall
be a factor taken into account in evaluating the bribery risks associated with this business
associate (see clauses 4.5 and 8.2) and how the organization manages those risks (see clauses
8.3, 8.4, and 8.5).
• Clause 8.6 – Anti-Bribery Commitment
For business associates that pose a bribery risk above the low threshold, the organization shall implement
procedures that require, to the extent practicable:
a. The business associate commits to preventing bribery by, on behalf of, or for the benefit of the business
associate in relation to the relevant transaction, project, activity, or relationship;
b. The organization is able to terminate relationships with business associates where bribery has been offered
by, on behalf of, or for the benefit of the business associate in connection with the relevant transaction,
project, activity, or relationship
• Clause 8.7 – Gifts, Favors, Donations, and Similar Advantages
The organization shall implement procedures designed to prevent the offer, provision, or acceptance of gifts,
favors, donations, and similar advantages where the offer, provision, or acceptance constitutes, or could
reasonably be considered, bribery.
Page 503
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 503
• Clause 8.8 – Managing Inadequate Anti-Bribery Controls
When due diligence (see clause 8.2) performed on a specific transaction, project, activity, or relationship with a
business associate determines that the bribery risks cannot be managed by existing anti-bribery controls, and
the organization is unable or unwilling to implement additional or enhanced anti-bribery controls or take other
appropriate action (such as changing the nature of the transaction, project, activity, or relationship to enable the
organization to manage the relevant bribery risks), as specified in ISO 37001:2016.
• Clause 8.9 – Raising Awareness
The organization shall implement the procedures as outlined in ISO 37001:2016. The organization shall also
ensure that all personnel are aware of, are able to use, and are aware of their rights and protections under the
procedures.
• Clause 8.10 – Bribery Investigations and Responses
The organization shall implement the procedures as outlined in ISO 37001:2016. Investigations shall be
conducted by, and reported to, personnel not within the role or function being investigated. The organization
may appoint a business partner to conduct the investigation and report the results to personnel not within the
role or function being investigated.
Klausul 9 – Evaluasi Kinerja, meliputi:
Clause 9 – Performance Evaluation, including:
• Klausul 9.1 – Pemantauan, Pengukuran, Analisis dan Evaluasi Organisasi harus menentukan:
• Apa yang dibutuhkan untuk dipantau dan diukur;
• Siapa yang bertanggung jawab untuk pemantauan;
• Metode untuk pemantauan, pengukuran, analisis dan evaluasi, jika berlaku, untuk memastikan hasil yang
valid;
• Kapan pemantauan dan pengukuran harus dilakukan;
• Kapan hasil dari pemantauan dan pengukuran harus dianalisis dan dievaluasi;
• Kepada siapa dan bagaimana informasi ini harus dilaporkan.
Klausul 9.2.1: Organisasi harus melaksanakan audit internal pada rentang waktu yang direncanakan untuk
menyediakan informasi apakah sistem manajemen anti penyuapan:
a. Memenuhi untuk:
i) Persyaratan organisasi itu sendiri untuk sistem manajemen anti penyuapan;
ii) Persyaratan dari standar ini.
b. Secara efektif diterapkan dan dipelihara.
Klausul 9.2.2: Organisasi harus:
a. Merencanakan, menetapkan, menerapkan dan memeliharan program audit, termasuk frekuensi, metode,
tanggung jawab, persyaratan perencanaan dan pelaporan, yang harus mempertimbangkan pentingnya
proses dimaksud dan hasil dari audit sebelumnya;
b. Menentukan kriteria dan lingkup audit untuk setiap audit;
c. Memilih auditor yang kompeten dan melaksanakan audit untuk memastikan objektivitas dan ketidak
berpihakan dari proses audit;
d. Memastikan hasil audit dilaporkan pada manajemen yang relevan, fungsi kepatuhan anti penyuapan,
manajemen puncak, jika sesuai, dewan pengarah (jika ada);
e. Menyimpan informasi terdokumentasi sebagai bukti penerapan program audit dan hasil audit.
Klausul 9.2.3: Audit harus wajar, proporsional dan berbasis risiko. Audit ini harus terdiri dari proses audit
internal atau prosedur lain yang meninjau prosedur, pengendalian dan system untuk:
a. Penyuapan atau dugaan penyuapan;
b. Pelanggaran terhadap kebijakan anti penyuapan atau persyaratan sistem manajemen anti penyuapan;
c. Kegagalan rekan bisnis untuk memenuhi persyaratan anti penyuapan yang berlaku di organisasi; dan
d. Kelemahan dalam, atau peluang untuk peningkatan pada sistem manajemen anti penyuapan. Klausul 9 - Diterapkan
Klausul 9.2.4: Untuk memastikan objektivitas dan ketidak berpihakan dari program audit, organisasi harus Clause 9 - Applied
memastikan audit dilaksanakan oleh:
a. Fungsi yang mandiri atau penerapan personel atau yang ditunjuk untuk proses ini; atau
b. Fungsi kepatuhan anti penyuapan (kecuali lingkup audit mencakup evaluasi system manajemen anti
penyuapan itu sendiri, atau pekerjaan serupa dimana fungsi kepatuhan anti penyuapan bertanggung
jawab); atau
c. Orang yang tepat dari departemen atau fungsi yang lain dari yang sedang diaudit; atau
d. Pihak ketiga yang sesuai; atau
e. Suatu grup yang terdiri dari a) sampai d). Organisasi harus memastikan tidak ada auditor yang mengaudit
lingkup kerjanya sendiri.
• Klausul 9.3 – Tinjauan Manajemen
Klausul 9.3.1: Tinjauan Manajemen Puncak. Manajemen puncak harus meninjau sistem manajemen anti
penyuapan organisasi, pada rentang waktu terencana, untuk memastikan keberlanjutan, kesesuaian,
kecukupan dan keefektifan.
Tinjauan manajemen puncak harus mencakup pertimbangan dari:
a. Status tindakan dari tinjauan manajemen sebelumnya;
b. Perubahan dalam isu internal dan eksternal yang relevan dengan sistem manajemen anti penyuapan;
c. Informasi pada kinerja sistem manajemen anti penyuapan, termasuk kecenderungan dalam:
i) Ketidak sesuaian dan tindakan korektif;
ii) Hasil pemantauan dan pengukuran;
iii) Hasil audit;
iv) Laporan penyuapan;
v) Penyelidikan;
vi) Sifat dan tingkat risiko penyuapan yang dihadapi oleh organisasi.
• Keefektifan tindakan yang diambil untuk menunjukkan risiko penyuapan;
• Peluang peningkatan keberlanjutan dari sistem manajemen anti penyuapan, seperti yang diacu
pada klausul 10.2.
Keluaran tinjauan manajemen puncak harus mencakup keputusan terkait dengan peluang peningkatan
keberlanjutan dan setiap kebutuhan untuk perubahan pada sistem manajemen anti penyuapan.
Page 504
504
Ringkasan hasil tinjauan manajemen puncak harus dilaporkan kepada dewan pengarah (jika ada).
Klausul 9.3.2: Tinjauan Dewan Pengarah.
Dewan pengarah (jika ada) harus melakukan tinjauan secara berkala sistem manajemen anti penyuapan
berdasarkan informasi yang diberikan oleh manajemen puncak dan fungsi kepatuhan anti penyuapan dan
setiap informasi lain yang diminta atau diperoleh dewan pengarah.
Klausul 9.4 – Tinjauan Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan
Fungsi kepatuhan anti penyuapan harus menilai secara berkelanjutan apakah sistem manajemen anti
penyuapan:
a. Cukup secara efektif mengelola risiko penyuapan yang dihadapi oleh organisasi;
b. Diterapkan secara efektif.
Fungsi kepatuhan anti penyuapan harus melaporkan pada rentang waktu terencana dan pada panitia tidak
tetap, jika sesuai, kepada dewan pengarah (jika ada) dan manajemen puncak, atau komite yang sesuai dari
dewan pengarah atau manajemen puncak, pada kecukupan dan penerapan dari sistem manajemen anti
penyuapan, termasuk hasil investigasi dan audit.
• Clause 9.1 – Monitoring, Measurement, Analysis, and Evaluation The organization shall determine:
• What needs to be monitored and measured;
• Who is responsible for monitoring;
• Methods for monitoring, measurement, analysis, and evaluation, if applicable, to ensure valid results;
• When monitoring and measurement should be conducted;
• When the results of monitoring and measurement should be analyzed and evaluated;
• To whom and how this information should be reported
Clause 9.2.1: The organization shall conduct internal audits at planned intervals to provide information on
whether the anti-bribery management system
a. Meets:
i) The organization’s own requirements for an anti-bribery management system;
ii) The requirements of this standard.
b. Is effectively implemented and maintained.
Clause 9.2.2: The organization shall:
c. Plan, establish, implement, and maintain an audit program, including frequency, methods, responsibilities,
planning requirements, and reporting, which shall take into account the importance of the process and the
results of previous audits;
d. Determine the audit criteria and scope for each audit;
e. Select competent auditors and conduct audits to ensure the objectivity and impartiality of the audit
process;
f. Ensure that audit results are reported to relevant management, the anti-bribery compliance function, top
management, and, where appropriate, the governing board (if any);
g. Retain documented information as evidence of the implementation of the audit program and audit results.
Clause 9.2.3: Audits shall be reasonable, proportionate, and risk-based. These audits shall consist of internal
audit processes or other procedures that review procedures, controls, and systems for:
a. Bribery or suspected bribery;
b. Violations of the anti-bribery policy or anti-bribery management system requirements;
c. Failure of business partners to comply with the organization’s applicable anti-bribery requirements; and
d. Weaknesses in, or opportunities for improvement in, the anti-bribery management system.
Clause 9.2.4: To ensure the objectivity and impartiality of the audit program, the organization shall ensure that
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
audits are carried out by:
a. An independent function or personnel implementing or designated for this process; or
b. The anti-bribery compliance function (unless the scope of the audit includes an evaluation of the anti-
bribery management system itself, or similar work for which the anti-bribery compliance function is
responsible); or
c. An appropriate person from a department or function other than the one being audited; or
d. An appropriate third party; or
e. A group consisting of a) through d). The organization shall ensure that no auditor audits its own scope of
work.
• Clause 9.3 – Management Review
Clause 9.3.1: Top Management Review. Top management shall review the organization’s anti-bribery
management system, at planned intervals, to ensure its continuity, suitability, adequacy, and effectiveness.
The top management review shall include consideration of:
a. The status of actions from previous management reviews;
b. Changes in internal and external issues relevant to the anti-bribery management system;
c. Information on the performance of the anti-bribery management system, including trends in:
i) Non-conformities and corrective actions;
ii) Monitoring and measurement results;
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
iii) Audit results;
iv) Bribery reports;
v) Investigations;
vi) The nature and extent of the bribery risks faced by the organization;
• The effectiveness of actions taken to address bribery risks
• Opportunities for sustainable improvement of the anti-bribery management system, as referred to
in clause 10.2.
The output of the top management review shall include decisions regarding sustainable improvement
opportunities and any need for changes to the anti-bribery management system.
Page 505
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 505
A summary of the results of the top management review shall be reported to the governing board (if any).
Clause 9.3.2: Governing Board Review.
The governing board (if any) shall conduct a periodic review of the anti-bribery management system based on
information provided by top management and the anti-bribery compliance function and any other information
requested or obtained by the governing board.
Clause 9.4 – Review of the Anti-Bribery Compliance Function
The anti-bribery compliance function must continuously assess whether the anti-bribery management system:
a. Cukup secara efektif mengelola risiko penyuapan yang dihadapi oleh organisasi;
b. Diterapkan secara efektif.
The anti-bribery compliance function must report at planned intervals and to a standing committee, if
appropriate, to the board (if any) and top management, or an appropriate committee of the board or top
management, on the adequacy and implementation of the anti-bribery management system, including the
results of investigations and audits.
Klausul 10 - Peningkatan, meliputi:
Clause 10 - Improvement, including:
• Klausul 10.1 – Ketidaksesuaian dan Tindakan Korektif
Ketika ketidak sesuaian terjadi, organisasi harus:
a. Segera bereaksi terhadap ketidak sesuaian, dan jika berlaku:
i) 1) Mengambil tindakan untuk mengendalikan dan mengoreksinya;
ii) 2) Sepakat terhadap konsekuensi.
b. b) Mengevaluasi kebutuhan untuk tindakan menghilangkan penyebab ketidak sesuaian, agar hal ini tidak
terulang kembali atau terjadi ditempat lain, dengan:
i) Meninjau ketidak sesuaian;
ii) Menentukan penyebab ketidak sesuaian;
iii) Menentukan jika ketidaksesuaian serupa pernah ada, atau dapat secara potensial terjadi.
iv) Menerapkan setiap tindakan yang diperlukan;
v) Meninjau keefektifan dari setiap tindakan korektif yang diambil;
vi) Membuat perubahan terhadap sistem manajemen anti penyuapan, bila diperlukan.
Tindakan korektif harus sesuai dengan efek dari ketidak sesuaian yang ditemui.
• Klausul 10.2 – Peningkatan Berkelanjutan
Organisasi harus secara terus menerus meningkatkan kesesuaian, kecukupan dan keefektifan sistem
manajemen anti penyuapan. Klausul 10 - Diterapkan
• Clause 10.1 – Nonconformities and Corrective Action Clause 10 - Applied
When a nonconformity occurs, the organization shall:
a. Respond promptly to the nonconformity, and, if applicable, shall:
i) Take action to control and correct it;
ii) Agree on the consequences.
b. Evaluate the need for action to eliminate the cause of the nonconformity, so that it does not recur or occur
elsewhere, by:
i) Reviewing the nonconformity;
ii) Determining the cause of the nonconformity;
iii) Determining if similar nonconformities have existed, or could potentially occur.
iv) Implement any necessary action;
v) Review the effectiveness of any corrective action taken;
vi) Make changes to the anti-bribery management system, if necessary.
Corrective action shall be appropriate to the effect of the nonconformity identified.
• Clause 10.2 – Continual Improvement
The organization shall continually improve the suitability, adequacy, and effectiveness of the anti-bribery
management system.
TABEL METRIK PELANGGARAN TAHUNAN 2025 METRICS OF VIOLATION IN 2025
Jumlah Kasus
Kasus Terbukti SLA Penyelesaian
Area Kepatuhan Dilaporkan Tindakan yang Diambil
(Substantiated) (hari)
Compliance Area Number of Cases Actions Taken
Substantiated Cases Resolution SLA (days)
Reported
Privacy Data 0 0 0 0
Conflict of Interest 0 0 0 0
Money Laundering 0 0 0 0
Insider Trading 0 0 0 0
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menemukan adanya kasus Throughout 2025, the Company did not identify any verified cases
pelanggaran yang terverifikasi (zero case) pada aspek Privacy (zero cases) in the areas of Data Privacy, Conflict of Interest,
Data, Conflict of Interest, Money Laundering, maupun Insider Money Laundering, or Insider Trading. This achievement reflects
Trading. Capaian ini mencerminkan efektivitas penerapan sistem the effectiveness of the implementation of internal control systems,
pengendalian internal, budaya kepatuhan, serta komitmen seluruh a strong compliance culture, and the commitment of all Company
insan Perseroan dalam menjunjung tinggi integritas, etika bisnis, People to uphold integrity, business ethics, and compliance with
dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang applicable laws and regulations. The Company will continue to
berlaku. Perseroan akan terus memperkuat mekanisme pengawasan, strengthen its supervision mechanisms, policy dissemination, and
sosialisasi kebijakan, serta peningkatan kapasitas sumber daya human capital capacity development to ensure that governance and
manusia guna memastikan standar tata kelola dan kepatuhan tetap compliance standards are consistently maintained.
terjaga secara berkelanjutan.
Page 506
506
Kebijakan Pemberian Kompensasi Jangka Panjang
Berbasis Kinerja Kepada Manajemen dan/atau
Karyawan
Long-Term Performance-Based Compensation Policy for Management
and/or Employees
KEBIJAKAN KOMPENSASI BERBASIS STOCK-BASED COMPENSATION
SAHAM (MSOP/ESOP) POLICY (MSOP/ESOP)
Sampai dengan akhir tahun 2025, Perusahaan belum menerapkan As of the end of 2025, the Company has not implemented any long-
program kompensasi jangka panjang, baik melalui Program term compensation programs, either through the Management Stock
Kepemilikan Saham oleh Manajemen (Management Stock Option Option Program (MSOP) or the Employee Stock Option Program
Program/MSOP) maupun Program Kepemilikan Saham oleh (ESOP). All of the Company’s shares are currently fully owned by
Karyawan (Employees Stock Option Program/ESOP). Seluruh the Government of the Republic of Indonesia.
kepemilikan saham Perusahaan saat ini sepenuhnya berada pada
Pemerintah Republik Indonesia.
KEBIJAKAN PENGHARGAAN/KOMPENSASI REWARD/COMPENSATION POLICY BASED
YANG MEMPERHITUNGKAN KINERJA ON LONG-TERM COMPANY PERFORMANCE
PERUSAHAAN JANGKA PANJANG
Perseroan memandang bahwa kebijakan penghargaan dan The Company believes that reward and compensation policies play
kompensasi memiliki peran penting dalam mendorong kinerja a critical role in driving sustainable performance and enhancing
berkelanjutan serta meningkatkan keterikatan pegawai terhadap employee engagement with the company’s long-term goals.
tujuan jangka panjang perusahaan.
Dalam lingkup Grup WIKA, telah terdapat skema penghargaan jangka Within WIKA Group, a long-term reward scheme exists, providing
panjang berupa pemberian saham bonus kepada pegawai. Namun employees with bonus shares. However, to date, the Company
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
demikian, hingga saat ini Perseroan belum mengimplementasikan has not implemented a similar long-term compensation scheme
skema kompensasi jangka panjang serupa bagi pegawai di for employees within WIKA Gedung.
lingkungan WIKA Gedung.
Ke depan, Perseroan akan terus mengkaji pengembangan skema Going forward, the Company will continue to review the development
penghargaan yang lebih komprehensif guna mendukung retensi of a more comprehensive reward scheme to support talent retention
talenta dan peningkatan kinerja berkelanjutan. and sustainable performance improvement.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 507
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 507 Kebijakan Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi Share Ownership Policy of Board of Commissioners and Board of Directors Kebijakan mengenai kewajiban anggota Direksi dan Dewan Komisaris The policy regarding the obligation of members of Board of Directors untuk menyampaikan informasi terkait kepemilikan serta setiap and Board of Commissioners to disclose information related to their perubahan kepemilikan saham Perseroan diatur dalam Board Manual share ownership and any changes in ownership of the Company’s Perseroan. Berdasarkan kebijakan tersebut, setiap anggota Direksi shares is regulated in the Company’s Board Manual. Based on dan Dewan Komisaris wajib melaporkan kepemilikan maupun this policy, each member of Board of Directors and Board of perubahan kepemilikan saham Perseroan paling lambat 3 (tiga) Commissioners is required to report their share ownership and hari kerja setelah terjadinya kepemilikan atau perubahan kepemilikan any changes therein no later than 3 (three) working days after such dimaksud. ownership or change occurs. Sesuai dengan ketentuan internal tersebut, setiap anggota Direksi In accordance with these internal provisions, each member of Board dan Dewan Komisaris yang memiliki saham Perseroan diwajibkan of Directors and Board of Commissioners who owns shares in the menyampaikan laporan kepemilikannya kepada Perseroan dalam Company is required to submit a report of such ownership within jangka waktu paling lambat 3 (tiga) hari kerja. Namun demikian, pada a maximum of 3 (three) working days. However, during the 2025 tahun buku 2025 tidak terdapat anggota Direksi maupun Dewan fiscal year, none of the members of Board of Directors or Board Komisaris yang memiliki saham Perseroan, baik secara langsung of Commissioners held shares in the Company, either directly or maupun tidak langsung. indirectly.
Page 508
508
Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
Anti-Bribery Management System (ABMS)
Dalam rangka meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, In order to enhance stakeholder trust, particularly in relation to the
khususnya terkait upaya pencegahan dan pemberantasan tindak efforts to prevent and eradicate corruption, collusion, and nepotism
pidana korupsi, kolusi, dan nepotisme di lingkungan perusahaan, within the Company, the Company has designed and implemented
Perseroan merancang dan menerapkan mekanisme untuk mechanisms to identify and evaluate bribery risks, as well as to
mengidentifikasi serta mengevaluasi risiko penyuapan, sekaligus prevent, detect, and respond to potential bribery practices.
mencegah, mendeteksi, dan merespons potensi terjadinya praktik
penyuapan.
Penerapan mekanisme tersebut merupakan wujud komitmen The implementation of these mechanisms reflects the Company’s
Perseroan dalam mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang- commitment to complying with all applicable laws and regulations,
undangan yang berlaku, menjalankan kegiatan usaha berdasarkan conducting business activities based on Good Corporate Governance
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate (GCG) principles, and enforcing the Code of Conduct through
Governance/GCG), serta menegakkan Kode Etik (Code of Conduct) the effective and sustainable implementation of an Anti-Bribery
melalui implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) Management System (ABMS).
yang efektif dan berkelanjutan.
DASAR PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN ANTI BASIS FOR THE IMPLEMENTATION OF
PENYUAPAN ANTI-BRIBERY MANAGEMENT SYSTEM
Implementasi dan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan The implementation of the Anti-Bribery Management System (ABMS)
(SMAP) di Perseroan dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan within the Company refers to applicable laws and regulations as well
peraturan perundang-undangan serta peraturan internal Perseroan, as internal Company policies, including:
antara lain:
1. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan 1. Law No. 31 of 1999 concerning the Eradication of Criminal Acts
Tindak Pidana Korupsi (Lembaran Negara Republik Indonesia of Corruption (State Gazette of the Republic of Indonesia of
Tahun 1999 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik 1999 No. 140, Supplement to the State Gazette of the Republic
Indonesia Nomor 3874), sebagaimana telah diubah dengan of Indonesia No. 3874), as amended by Law No. 20 of 2001,
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, serta Undang-Undang and Law No. 30 of 2002 concerning the Corruption Eradication
Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Commission as last amended by Law No. 19 of 2019, and some
Pidana Korupsi sebagaimana terakhir diubah dengan Undang- of its provisions have been revoked through Law No. 1 of 2023
Undang Nomor 19 Tahun 2019, dan sebagian ketentuannya concerning the Criminal Code;
telah dicabut melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023
tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana;
2. Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi 2. Presidential Instruction No. 10 of 2016 concerning Actions for
Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi; the Prevention and Eradication of Corruption;
3. Surat Menteri BUMN Nomor S-35/MBU/01/2020 tanggal 10 3. Letter of the Minister of SOEs No. S-35/MBU/01/2020 dated
Januari 2020 perihal Implementasi Sistem Manajemen Anti Suap January 10, 2020 regarding the Implementation of Anti-Bribery
di BUMN sebagai pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 54 Management Systems in SOEs as part of Presidential Regulation
Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi; No. 54 of 2018 concerning the National Strategy for Corruption
4. Surat Menteri BUMN Nomor S-17/S.MBU/02/2020 tanggal 17 Prevention;
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Februari 2020 perihal Sertifikasi ISO 37001 Sistem Manajemen 4. Letter of the Minister of SOEs No. S-17/S.MBU/02/2020 dated
Anti Penyuapan di BUMN; February 17, 2020 concerning ISO 37001 Certification for Anti-
Bribery Management Systems in SOEs;
5. Pedoman SNI ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen 5. SNI ISO 37001:2016 Guidelines on Anti-Bribery Management
Anti Penyuapan – Persyaratan dengan Panduan Penggunaan; Systems – Requirements with Guidance for Use;
6. Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi PT 6. Joint Decree of the Board of Commissioners and the Board
Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Nomor SK.01.01/A.DIR. of Directors of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk No.
WG.06516/2024 tanggal 21 Mei 2024 tentang Struktur Organisasi SK.01.01/A.DIR.WG.06516/2024 dated May 21, 2024 concerning
Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SNI ISO 37001:2016) PT the Organizational Structure of the Anti-Bribery Management
Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk; System (SNI ISO 37001:2016);
7. Prosedur Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) Nomor 7. Anti-Bribery Management System (ABMS) Procedure No.
WGGEA-PM-02 yang mulai diberlakukan pada tanggal 28 WGGEA-PM-02, effective October 28, 2024; and
Oktober 2024; dan
Page 509
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 509
8. Kebijakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan PT Wijaya Karya 8. The Anti-Bribery Management System Policy of PT Wijaya Karya
Bangunan Gedung Tbk. Bangunan Gedung Tbk.
KEBIJAKAN SISTEM MANAJEMEN ANTI-BRIBERY MANAGEMENT SYSTEM POLICY
ANTI PENYUAPAN
Perseroan telah menetapkan Kebijakan Sistem Manajemen Anti The Company has established an Anti-Bribery Management
Penyuapan (SMAP) yang disahkan pada tanggal 18 Desember 2024. System (ABMS) Policy ratified on December 18, 2024. This policy
Kebijakan ini disusun dengan mengacu pada standar internasional is developed in reference to the international standard SNI ISO
SNI ISO 37001:2016 sebagai pedoman utama, yang merupakan 37001:2016 as the primary guideline, reflecting the Company’s
wujud komitmen Perseroan dalam menjunjung tinggi prinsip integritas commitment to upholding integrity and preventing all forms of bribery
serta mencegah segala bentuk penyuapan di seluruh lini kegiatan across its business operations.
usaha.
Dalam implementasinya, Perseroan berkomitmen untuk mewujudkan In its implementation, the Company is committed to fostering a clean
perusahaan yang bersih dan berintegritas serta mendukung upaya and integrity-driven organization and supporting anti-corruption
pencegahan korupsi melalui langkah-langkah sebagai berikut: efforts through the following measures:
1. Melarang dan mencegah segala bentuk penyuapan yang 1. Prohibiting and preventing all forms of bribery conducted by
dilakukan oleh dan/atau kepada karyawan PT Wijaya Karya and/or directed toward employees of PT Wijaya Karya Bangunan
Bangunan Gedung Tbk; Gedung Tbk;
2. Menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan sesuai dengan 2. Implementing the Anti-Bribery Management System in
persyaratan SNI ISO 37001:2016 dengan mematuhi seluruh accordance with SNI ISO 37001:2016 requirements by complying
ketentuan peraturan perundang-undangan terkait penyuapan with all applicable laws and regulations related to bribery and
dan korupsi, serta melibatkan seluruh pegawai dalam upaya corruption, while involving all employees in prevention, detection,
pencegahan, pendeteksian, dan penanganan penyuapan melalui and handling efforts through continuous improvement processes;
proses peningkatan berkelanjutan;
3. Menyediakan kerangka kerja dalam menetapkan, meninjau, 3. Providing a framework for establishing, reviewing, and achieving
dan mencapai sasaran anti penyuapan, mendorong pelaporan anti-bribery objectives, encouraging secure reporting without
yang aman tanpa rasa takut terhadap pembalasan, serta fear of retaliation, and enhancing trust and satisfaction among
meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan maupun customers and stakeholders; and
pemangku kepentingan; dan
4. Menetapkan kewenangan serta kemandirian Fungsi Kepatuhan 4. Establishing the authority and independence of the Anti-Bribery
Anti Penyuapan, termasuk pengaturan konsekuensi atas setiap Compliance Function, including defining consequences for any
ketidaksesuaian terhadap kebijakan anti penyuapan. non-compliance with anti-bribery policies.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk secara berkelanjutan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk continuously enhances
melakukan peningkatan dan pengembangan Sistem Manajemen and develops its Anti-Bribery Management System based on the
Anti Penyuapan dengan berlandaskan pada prinsip-prinsip Good principles of Good Corporate Governance, applicable laws and
Corporate Governance, ketentuan peraturan perundang-undangan, regulations, and other relevant requirements.
serta persyaratan lain yang berlaku.
Kebijakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Anti-Bribery Management System Policy of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 510
510
Struktur Organisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) PT The organizational structure of the Anti-Bribery Management System
Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk ditetapkan berdasarkan Surat (ABMS) of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk was established
Keputusan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi PT Wijaya Karya based on the Joint Decree of Board of Commissioners and Board of
Bangunan Gedung Tbk Nomor SK.01.01/A.DIR.WG.06516/2024 Directors of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk No. SK.01.01/A.
tanggal 21 Mei 2024. DIR.WG.06516/2024 dated May 21, 2024.
Adapun struktur organisasi SMAP Perseroan adalah sebagai berikut: The organizational structure of the Company’s ABMS is as follows:
Dewan Pengarah
Board of Executive
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Manajemen Puncak
Top Management
Direksi
Board of Directors
Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan
(FKAP)
Anti-Bribery Compliance Function (FKAP)
Corporate Secretary
Anggota
Member
Manajer Legal
Legal Manager
Manajer Manajemen Risiko
(Enterprise Risk Management)
Risk Management Manager
(Enterprise Risk Management)
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Manajer Investor Relations & GCG
Investor Relations & GCG Manager
Manajer Human Capital
(Pengharkatan dan Hubungan
Industrial)
Human Capital Manager (Industrial
Relations and Appreciation)
Kepala Pemeriksa (Internal Audit/SPI)
Chief Auditor (Internal Audit/SPI)
Ruang lingkup penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan The scope of the Anti-Bribery Management System (ABMS)
(SMAP) di lingkungan Perseroan mengacu pada standar SNI ISO implementation within the Company refers to the SNI ISO 37001:2016
37001:2016 yang mencakup seluruh aktivitas bisnis dan operasional standard, which covers all of the Company’s business and operational
Perseroan. Implementasi SMAP dirancang untuk memastikan bahwa activities. The ABMS is designed to ensure that all organizational
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
seluruh fungsi organisasi, baik pada tingkat strategis maupun functions, both at strategic and operational levels, implement anti-
operasional, menerapkan prinsip-prinsip anti penyuapan secara bribery principles effectively and sustainably.
efektif dan berkelanjutan.
Adapun ruang lingkup implementasi ISO 37001:2016 Sistem The scope of the ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Perseroan meliputi klausul- (ABMS) implementation within the Company includes the following
klausul utama sebagai berikut: key clauses:
Page 511
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 511
Penerapan ISO
Ruang Lingkup Implementasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Perseroan 37001:2016
Scope of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System (ABMS) Implementation in the Company ISO 37001:2016
Implementation
1. Klausul 4 – Konteks Organisasi, meliputi: Klausul 4 –
a. Klausul 4.1 – Memahami Organisasi dan Konteksnya Diterapkan
Organisasi harus menentukan isu internal dan eksternal yang relevan dengan tujuannya dan yang dapat Clause 4 – Applied
berpengaruh pada kemampuannya untuk mencapai sasaran hasil yang diinginkan dari sistem manajemen anti
penyuapan. Isu ini akan meliputi, tanpa Batasan, faktor berikut:
i) Ukuran, struktur dan pendelegasian wewenang pengambilan keputusan dari organisasi;
ii) Lokasi dan sektor dimana organisasi itu beroperasi atau antisipasi pengoperasian;
iii) Sifat, skala dan kompleksitas dari aktivitas dan operasi organisasi;
iv) Model bisnis organisasi;
v) Entitas di mana organisasi mempunyai kendali dan entitas yang menerapkan kendali terhadap organisasi;
vi) Rekan bisnis organisasi;
vii) Sifat dan jangkauan interaksi dengan pejabat public;
viii) Peraturan perundang-undangan, regulasi kontrak serta kewajiban dan tugas profesional.
b. Klausul 4.2 – Memahami Kebutuhan dan Harapan Pemangku Kepentingan Organisasi harus menentukan:
i) Pemangku kepentingan yang relevan terhadap sistem manajemen anti penyuapan;
ii) Persyaratan yang relevan dari pemangku kepentingan.
c. Klausul 4.3 – Menentukan Ruang Lingkup Sistem Manajemen Anti Penyuapan Organisasi harus menentukan batas
dan penerapan dari sistem manajemen anti penyuapan untuk menetapkan lingkupnya.
Ketika menentukan lingkup ini, organisasi harus mempertimbangkan:
i) a) Isu internal dan eksternal yang dimaksud dalam klausul 4.1;
ii) b) Persyaratan yang dimaksud dalam klausul 4.2;
iii) c) Hasil dari penilaian risiko penyuapan yang dimaksud dalam klausul 4.5.
d. Klausul 4.4 – Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Organisasi harus menetapkan, mendokumentasikan, menerapkan, memelihara dan secara berkelanjutan meninjau,
dan jika diperlukan, meningkatkan sistem manajemen anti penyuapan, termasuk proses dan interaksinya yang
diperlukan, sesuai dengan persyaratan standar ini. Sistem manajemen anti penyuapan harus memuat tindakan yang
dirancang untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko dari, dan untuk mencegah, mendeteksi dan menanggapi
terhadap penyuapan.
e. Klausul 4.5 – Penilaian Risiko Penyuapan, meliputi:
i) Klausul 4.5.1: Organisasi harus melaksanakan penilaian risiko penyuapan secara teratur, yang harus:
• Mengidentifikasi risiko penyuapan organisasi yang wajar untuk antisipasi faktor yang tercantum pada
klausul 4.1.
• Menganalisa, menilai dan memprioritaskan risiko penyuapan yang teridentifikasi;
• Mengevaluasi kesesuaian dan keefektifan dari kendali yang ada di organisasi untuk mengurangi risiko
penyuapan yang dinilai.
ii) Klausul 4.5.2: Organisasi harus menetapkan kriteria untuk mengecaluasi tingkat risiko penyuapan, dan harus
mempertimbangkan kebijakan dan sasaran organisasi.
iii) Klausul 4.5.3: Penilaian risiko penyuapan harus ditinjau:
• Secara teratur sehingga perubahan dan informasi baru dapat dinilai secara tepat berdasarkan waktu dan
frekuensi yang ditentukan oleh organisasi;
• Pada saat perubahan penting terhadap struktur atau aktivitas organisasi.
iv) Klausul 4.5.4: Organisasi harus menyimpan informasi terdokumentasi untuk memperagakan bahwa penilaian
risiko penyuapan telah dilaksanakan dan digunakan untuk merancang atau meningkatkan sistem manajemen
anti penyuapan.
1. Clause 4 – Organizational Context, including:
a. Clause 4.1 – Understanding the Organization and Its Context
The organization shall determine the internal and external issues that are relevant to its objectives and that may
impact its ability to achieve the intended outcomes of its anti-bribery management system. These issues shall
include, without limitation, the following factors:
i) The size, structure, and delegation of decision-making authority of the organization;
ii) The locations and sectors in which the organization operates or anticipates operating;
iii) The nature, scale, and complexity of the organization’s activities and operations;
iv) The organization’s business model;
v) Entities over which the organization has control and entities that exercise control over the organization;
vi) The organization’s business partners;
vii) The nature and extent of interactions with public officials;
viii) Legislation, contractual regulations, and professional obligations and duties.
b. Clause 4.2 – Understanding Stakeholder Needs and Expectations The organization shall determine:
i) The stakeholders relevant to the anti-bribery management system;
ii) Relevant stakeholder requirements.
c. Determining the Scope of the Anti-Bribery Management System The organization shall determine the boundaries
and application of its anti-bribery management system to establish its scope.
When determining this scope, the organization shall consider:
i) The internal and external issues referred to in clause 4.1;
ii) The requirements referred to in clause 4.2;
iii) The results of the bribery risk assessment referred to in clause 4.5.
d. Clause 4.4 – Anti-Bribery Management System
The organization shall establish, document, implement, maintain, and continually review, and where necessary,
improve, an anti-bribery management system, including its necessary processes and interactions, in accordance
with the requirements of this standard. The anti-bribery management system shall include measures designed to
identify and evaluate risks from, and to prevent, detect, and respond to, bribery.
e. Clause 4.5 – Bribery Risk Assessment, including:
i) Clause 4.5.1: The organization shall conduct a regular bribery risk assessment, which shall:
• Identify the organization’s reasonable bribery risks in light of the factors listed in clause 4.1.
• Analyze, assess, and prioritize the identified bribery risks;
• Evaluate the suitability and effectiveness of the organization’s existing controls to mitigate the assessed
bribery risks.
Page 512
512
Penerapan ISO
Ruang Lingkup Implementasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Perseroan 37001:2016
Scope of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System (ABMS) Implementation in the Company ISO 37001:2016
Implementation
ii) Clause 4.5.2: The organization shall establish criteria for evaluating the level of bribery risk, and shall take into
account the organization’s policies and objectives.
iii) Clause 4.5.3: The bribery risk assessment shall be reviewed:
• Regularly so that changes and new information can be appropriately assessed at a time and frequency
determined by the organization;
• When significant changes to the organization’s structure or activities occur.
iv) Clause 4.5.4: The organization shall retain documented information to demonstrate that a bribery risk
assessment has been carried out and is used to design or improve the anti-bribery management system.
2. Klausul 5 – Kepemimpinan, meliputi: Klausul 5 –
a. Klausul 5.1 – Kepemimpinan dan Komitmen, meliputi: Diterapkan
i) Klausul 5.1.1: Dewan pengarah. Clause 5 – Applied
Bila organisasi mempunyai dewan pengarah, dewan ini harus memperagakan kepemimpinan dan komitmen
terhadap sistem manajemen anti penyuapan dengan:
• Menyetujui kebijakan anti penyuapan organisasi;
• Memastikan bahwa strategi dan kebijakan anti penyuapan organisasi sejalan;
• Menerima dan meninjau informasi tentang isi dan operasi dari sistem manajemen anti penyuapan pada
waktu yang direncanakan;
• Membutuhkan sumber daya yang cukup dan tepat yang diperlukan untuk operasi system manajemen anti
penyuapan dialokasikan dan ditentukan;
• Melaksanakan pengawasan yang wajar terhadap penerapan dan keefektifan system manajemen anti
penyuapan di organisasi oleh manajemen puncak. Aktivitas ini harus dilaksanaan oleh manajemen puncak,
jika organisasi tidak mempunyai dewan pengarah.
ii) Klausul 5.1.2: Manajemen Puncak
Manajemen puncak harus memperagakan kepemimpinan dan komitmen terhadap system manajemen anti
penyuapan dengan:
• Memastikan sistem manajemen anti penyuapan, termasuk kebijakan dan sasaran, ditetapkan secara cukup
yang dimaksudkan untuk mengatasi risiko penyuapan pada organisasi;
• Memastikan integrasi persyaratan sistem manajemen anti penyuapan kedalam proses organisasi;
• Menyediakan sumber daya yang cukup dan tepat untuk operasi yang efektif dari system manajemen anti
penyuapan;
• Mengkomunikasikan kebijakan anti penyuapan secara internal dan eksternal;
• Mengkomunikasikan secara internal pentingnya manajemen anti penyuapan yang efektif dan memenuhi
persyaratan sistem manajemen anti penyuapan;
• Memastikan sistem manajemen anti penyuapan dirancang secara tepat untuk mencapai sasarannya;
• Mengarahkan dan mendukung personel untuk berkontribusi pada keefektifan system manajemen anti
penyuapan;
• Mempromosikan budaya anti penyuapan yang sesuai di organisasi;
• Mempromosikan peningkatan berkelanjutan;
• Mendukung peran manajemen yang relevan lainnya untuk memperagakan kepemimpinannya dalam
mencegah dan mendeteksi penyuapan yang terjadi di bidang tanggung jawab mereka;
• Mendorong penggunaan prosedur pelaporan untuk penyuapan yang dicurigai dan actual (lihat klausul 8.9);
• Memastikan tidak ada personel yang menderita tindakan pembalasan, diskriminasi atau disipliner (lihat
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
klausul 7.2.2.1 d) terhadap laporan yang dibuat dengan itikad baik atau atas dasar keyakinan yang
wajar terhadap pelanggaran atau pelanggaran yang dicurigai dari kebijakan anti penyuapan organisasi,
atau menolak terlibat dalam penyuapan walaupun penolakan ini dapat mengakibatkan hilangnya bisnis
organisasi (kecuali jika ada partisipasi individu dalam pelanggaran ini);
• Pada waktu yang direncanakan, melaporkan ke dewan pengarah (jika ada) mengenai isi dan operasi dari
sistem manajemen anti penyuapan dan atas tuduhan serius atau penyuapan tersturktur.
b. Klausul 5.2 – Kebijakan Anti Penyuapan
Manajemen puncak harus menetapkan, memelihara dan meninjau kebijakan anti penyuapan yang:
i) Melarang penyuapan;
ii) Mensyaratkan kepatuhan dengan peraturan perundang-undangan anti penyuapan yang berlaku pada
organisasi;
iii) Sesuai dengan tujuan organisasi;
iv) Menyediakan kerangka kerja untuk menetapkan, meninjau dan mencapai sasaran anti penyuapan;
v) Termasuk komitmen untuk memenuhi persyaratan sistem manajemen anti penyuapan;
vi) Mendorong peningkatan kepedulian dengan itikad baik, atau atas dasar keyakinan yang wajar, tanpa takut
tindakan balasan;
vii) Termasuk komitmen untuk peningkatan berkelanjutan dari sistem manajemen anti penyuapan;
viii) Menjelaskan wewenang dan kemandirian dari fungsi kepatuhan anti penyuapan;
ix) Menjelaskan konsekuensi jika tidak sesuai dengan kebijakan anti penyuapan. Kebijakan anti penyuapan harus:
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
• Tersedia sebagai informasi terdokumentasi;
• Dikomunikasikan dalam bahasa yang sesuai didalam organisasi dan kepada rekan bisnis yang memiliki
risiko penyuapan di atas batas rendah;
• Tersedia untuk pemangku kepentingan yang relevan, jika sesuai.
c. Klausul 5.3 – Peran, Tanggung Jawab, dan Wewenang Organisasi, meliputi:
i) Klausul 5.3.1: Peran dan Tanggung Jawab Manajemen puncak harus mempunyai seluruh tanggung jawab
untuk penerapan atas dan kepatuhan dengan sistem manajemen anti penyuapan seperti yang dijelaskan dalam
klausul 5.1.2. Manajemen puncak harus memastikan bahwa tanggung jawab dan wewenang untuk peran yang
relevan ditentukan dan dikomunikasikan di dalam dan menyeluruh ke setiap tingkatan dari organisasi.
Manajer pada setiap tingkatan harus bertanggung jawab untuk meminta bahwa persyaratan sistem manajemen
anti penyuapan diaplikasikan dan dipenuhi pada departemen atau fungsi mereka.
Page 513
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 513
Penerapan ISO
Ruang Lingkup Implementasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Perseroan 37001:2016
Scope of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System (ABMS) Implementation in the Company ISO 37001:2016
Implementation
Dewan pengarah (jika ada), manajemen puncak dan seluruh personel lain harus bertanggung jawab untuk
pemahaman, pemenuhan, dan penerapan persyaratan system manajemen anti penyuapan, sebagaimana
terkait terhadap perannya didalam organisasi.
ii) Klausul 5.3.2: Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan Manajemen puncak harus menugaskan pada fungsi
kepatuhan anti penyuapan tanggung jawab dan wewenang untuk:
• a) Mengawasi rancangan dan penerapan sistem manajemen anti penyuapan organisasi;
• b) Menyediakan petunjuk dan panduan untuk personel atas sistem manajemen anti penyuapan dan isu
terkait penyuapan;
• c) Memastikan sistem manajemen anti penyuapan sesuai dengan persyaratan standar ini;
• d) Melaporkan kinerja sistem manajemen anti penyuapan kepada dewan pengarah (jika ada) dan
manajemen puncak dan fungsi kepatuhan lainnya, jika sesuai. Fungsi kepatuhan anti penyuapan harus
mempunyai kecukupan sumber daya dan ditugaskan pada orang (kelompok) yang mempunyai kesesuaian
kompetensi, status, tanggung jawab dan mandiri.
Fungsi kepatuhan anti penyuapan harus mempunyai akses langsung dan cepat kepada dewan pengarah (jika
ada) dan pada manajemen puncak ketika ada isu atau kepedulian yang diperlukan untuk diketahui terkait
dengan penyuapan atau system manajemen anti penyuapan.
Manajemen puncak dapat menugaskan beberapa atau seluruh fungsi kepatuhan anti penyuapan kepada
orang diluar organisasi. Jika hal ini terjadi, manajemen puncak harus memastikan personel khusus mempunyai
tanggung jawab dan kewenanganan terhadap penugasan eksternal yang merupakan bagian dari fungsi.
iii) Klausul 5.3.3: Pengambilan Keputusan yang Didelegasikan Ketika manajemen puncak mendelegasikan
wewenang kepada personel untuk membuat keputusan terkait dengan terdapatnya risiko penyuapan di atas
batas rendah, organisasi harus menetapkan dan memelihara suatu proses pengambilan keputusan atau
mensyaratkan kendali yang diperlukan untuk proses keputusan dan tingkat kewenangan dari pengambil
keputusan yang tepat dan bebas dari konflik kepentingan yang actual atau potensial. Manajemen puncak
harus memastikan proses ini ditinjau secara berkala sebagai bagian dari peran dan tanggung jawabnya untuk
penerapan dan kepatuhan dengan sistem manajemen anti penyuapan yang dijelaskan pada klausul 5.3.1.
1. Clause 5 – Leadership, includes:
a. Clause 5.1 – Leadership and Commitment, includes:
i) Clause 5.1.1: Governing Body.
If the organization has a governing body, it shall demonstrate leadership and commitment to the anti-bribery
management system by
• Approving the organization’s anti-bribery policy;
• Ensuring that the organization’s anti-bribery strategy and policy are aligned;
• Receiving and reviewing information on the content and operation of the anti-bribery management system
at planned intervals;
• Ensuring that adequate and appropriate resources required for the operation of the anti-bribery
management system are allocated and assigned;
• Exercising reasonable oversight over the implementation and effectiveness of the anti-bribery management
system by top management. These activities shall be carried out by top management if the organization
does not have a governing body.
ii) Clause 5.1.2: Top Management
Top management shall demonstrate leadership and commitment to the anti-bribery management system by:
• Ensuring that the anti-bribery management system, including policies and objectives, is adequately
established to address bribery risks within the organization;
• Ensuring the integration of anti-bribery management system requirements into the organization’s
processes;
• Providing adequate and appropriate resources for the effective operation of the anti-bribery management
system;
• Communicating the anti-bribery policy internally and externally;
• Communicating internally the importance of effective anti-bribery management and compliance with the
anti-bribery management system requirements;
• Ensuring that the anti-bribery management system is appropriately designed to achieve its objectives;
• Directing and supporting personnel to contribute to the effectiveness of the anti-bribery management
system;
• Promoting an appropriate anti-bribery culture within the organization;
• Promoting continual improvement;
• Supporting other relevant management roles to demonstrate leadership in preventing and detecting bribery
within their areas of responsibility;
• Encouraging the use of reporting procedures for suspected and actual bribery (see Clause 8.9);
• Ensuring that no personnel suffer retaliation, discrimination, or disciplinary action (see Clause 7.2.2.1 d))
for reports made in good faith or based on reasonable belief of violations or suspected violations of the
organization’s anti-bribery policy, or for refusing to engage in bribery even if such refusal may result in loss
of business (except where the individual participated in the violation);
• Reporting, at planned intervals, to the governing body (if any) on the content and operation of the anti-
bribery management system and on serious allegations or structured bribery.
b. Clause 5.2 – Anti-Bribery Policy
Top management shall establish, maintain, and review an anti-bribery policy that:
Page 514
514
Penerapan ISO
Ruang Lingkup Implementasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Perseroan 37001:2016
Scope of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System (ABMS) Implementation in the Company ISO 37001:2016
Implementation
i) Prohibits bribery;
ii) Requires compliance with applicable anti-bribery laws and regulations;
iii) Is appropriate to the organization’s purpose;
iv) Provides a framework for setting, reviewing, and achieving anti-bribery objectives;
v) Includes a commitment to meeting the requirements of the anti-bribery management system;
vi) Encourages raising concerns in good faith or based on reasonable belief without fear of retaliation;
vii) Includes a commitment to continual improvement of the anti-bribery management system;
viii) Explains the authority and independence of the anti-bribery compliance function;
ix) Explains the consequences of non-compliance with the anti-bribery policy.
The anti-bribery policy shall:
• Be available as documented information;
• Be communicated in appropriate languages within the organization and to business associates with more
than low bribery risk;
• Be available to relevant stakeholders, where appropriate.
c. Clause 5.3 – Organizational Roles, Responsibilities, and Authorities, includes:
i) Clause 5.3.1: Roles and Responsibilities Top management shall have overall responsibility for the
implementation of and compliance with the anti-bribery management system as described in Clause 5.1.2. Top
management shall ensure that responsibilities and authorities for relevant roles are defined and communicated
within and throughout all levels of the organization.
Managers at all levels shall be responsible for ensuring that the anti-bribery management system requirements
are applied and complied with in their departments or functions.
The governing body (if any), top management, and all other personnel shall be responsible for understanding,
complying with, and implementing the requirements of the anti-bribery management system as relevant to their
roles within the organization.
ii) Clause 5.3.2: Anti-Bribery Compliance Function Top management shall assign the anti-bribery compliance
function with responsibility and authority to:
• Oversee the design and implementation of the organization’s anti-bribery management system;
• Provide advice and guidance to personnel on the anti-bribery management system and bribery-related
issues;
• Ensure that the anti-bribery management system conforms to the requirements of this standard;
• Report on the performance of the anti-bribery management system to the governing body (if any), top
management, and other compliance functions, where appropriate.
The anti-bribery compliance function shall be provided with adequate resources and assigned to persons with
appropriate competence, status, responsibility, and independence.
The anti-bribery compliance function shall have direct and prompt access to the governing body (if any) and top
management where there are issues or concerns that need to be addressed regarding bribery or the anti-bribery
management system.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Top management may assign some or all of the anti-bribery compliance function to persons external to the
organization. Where this occurs, top management shall ensure that designated personnel retain responsibility
and authority over the externally assigned functions.
iii) Clause 5.3.3: Delegated Decision-Making Where top management delegates authority to personnel to make
decisions where there is more than a low bribery risk, the organization shall establish and maintain a decision-
making process or require appropriate controls for the decision-making process and the level of authority of
decision-makers, ensuring they are free from actual or potential conflicts of interest. Top management shall
ensure that this process is reviewed periodically as part of its roles and responsibilities for implementation and
compliance with the anti-bribery management system as described in Clause 5.3.1.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 515
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 515
Penerapan ISO
Ruang Lingkup Implementasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Perseroan 37001:2016
Scope of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System (ABMS) Implementation in the Company ISO 37001:2016
Implementation
2. Klausul 6 – Perencanaan, meliputi: Klausul 6 –
a. Klausul 6.1 – Tindakan yang Ditujukan pada Risiko dan Peluang Ketika merencanakan sistem manajemen anti Diterapkan
penyuapan, organisasi harus mempertimbangkan isu yang mengacu pada klausul 4.1, persyaratan yang mengacu Clause 6 – Applied
pada klausul 4.2, identifikasi risiko pada klausul 4.5, dan peluang peningkatan yang ditujukan untuk:
i) Memberi kepastian yang wajar bahwa sistem manajemen anti penyuapan dapat mencapai sasaran yang
dimaksud;
ii) Mencegah, atau mengurangi, pengaruh yang tidak diinginkan yang relevan dengan kebijakan dan sasaran anti
penyuapan;
iii) Memantau keefektifan sistem manajemen anti penyuapan;
iv) Mencapai peningkatan keberlanjutan. Organisasi harus merencanakan:
• Tindakan untuk mengatasi risiko penyuapan dan peluang untuk peningkatan;
• Bagaimana untuk mengintegrasikan dan menerapkan tindakan ini pada proses system manajemen anti
penyuapan; dan mengevaluasi keefektifan dari tindakan tersebut.
b. Klausul 6.2 – Sasaran Anti Penyuapan dan Perencanaan untuk Mencapainya
Organisasi harus menetapkan sasaran sistem manajemen anti penyuapan pada fungsi dan Tingkat yang relevan.
Sasaran sistem manajemen anti penyuapan harus:
i) Konsisten dengan kebijakan anti penyuapan;
ii) Terukur (jika sesuai);
iii) Memperhitungkan faktor yang berlaku didalam klausul 4.1, persyaratan didalam klausul 4.2, dan risiko
penyuapan yang teridentifikasi didalam klausul 4.5.
iv) Dapat dicapai;
v) Dipantau;
vi) Dikomunikasikan sesuai dengan klausul 7.4;
vii) Diperbaharui jika sesuai.
Organisasi harus menyimpan informasi terdokumentasi dari sasaran sistem manajemen anti penyuapan.
Ketika merencanakan bagaimana untuk mencapai sasaran sistem manajemen anti penyuapan, organisasi harus
menetapkan:
i) Apa yang akan dikerjakan;
ii) Sumber daya apa yang dipersyaratkan;
iii) Siapa yang akan bertanggung jawab;
iv) Kapan sasaran akan dicapai;
v) Bagaimana hasil akan dievaluasi dan dilaporkan;
vi) Siapa yang akan menjatuhkan sanksi atau hukuman.
1. Clause 6 – Planning, including:
a. Clause 6.1 – Actions Addressing Risks and Opportunities When planning the anti-bribery management system, the
organization shall consider the issues referred to in clause 4.1, the requirements referred to in clause 4.2, the risks
identified in clause 4.5, and opportunities for improvement aimed at:
i) Providing reasonable assurance that the anti-bribery management system can achieve its intended objectives;
ii) Preventing, or mitigating, undesirable effects relevant to the anti-bribery policy and objectives;
iii) Monitoring the effectiveness of the anti-bribery management system;
iv) Achieving continuous improvement. The organization shall plan:
• Actions to address bribery risks and opportunities for improvement;
• How to integrate and implement these actions into the anti-bribery management system processes; and
evaluate the effectiveness of these actions.
b. Clause 6.2 – Anti-Bribery Objectives and Planning to Achieve Them
The organization shall establish anti-bribery management system objectives at relevant functions and levels.
The anti-bribery management system objectives must:
i) Be consistent with the anti-bribery policy;
ii) Be measurable (if appropriate);
iii) Take into account the applicable factors in clause 4.1, the requirements in clause 4.2, and the bribery risks
identified in clause 4.5.
iv) Be achievable;
v) Be monitored;
vi) Be communicated in accordance with clause 7.4;
vii) Be updated as appropriate.
The organization shall retain documented information on the anti-bribery management system objectives.
When planning how to achieve the anti-bribery management system objectives, the organization shall determine:
i) What will be done;
ii) What resources will be required;
iii) Who will be accountable;
iv) When the objectives will be achieved;
v) How results will be evaluated and reported;
vi) Who will impose sanctions or penalties
1. Klausul 7 – Dukungan, meliputi: Klausul 7 -
a. Klausul 7.1 – Sumber Daya Diterapkan
Organisasi harus menentukan dan menyediakan sumber daya yang diperlukan untuk penetapan, penerapan, Clause 7 - Applied
pemeliharaan dan peningkatan keberlanjutan dari sistem manajemen anti penyuapan.
Page 516
516
Penerapan ISO
Ruang Lingkup Implementasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Perseroan 37001:2016
Scope of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System (ABMS) Implementation in the Company ISO 37001:2016
Implementation
2. Klausul 7.2 – Kompetensi, meliputi:
a. Klausul 7.2.1: Umum Organisasi harus:
i) Menentukan kompetensi yang cukup bagi orang yang melaksanakan pekerjaan dibawah kendali organisasi
yang berpengaruh pada kinerja anti penyuapan;
ii) Memastikan orang ini kompeten berdasarkan Pendidikan, pelatihan, atau pengalaman yang memadai;
iii) Jika bisa diterapkan, mengambil tindakan untuk memperoleh dan mempertahankan kompetensi yang
diperlukan, dan mengevaluasi keefektifan dari tindakan yang diambil;
iv) Menyimpan informasi terdokumentasi yang tepat sebagai bukti dari kompetensi.
b. Klausul 7.2.2: Proses mempekerjakan
i) Dalam hubungannya terhadap semua personel, organisasi harus menerapkan prosedur sebagaimana diatur
dalam ISO 37001:2016. (klausul 7.2.2.1)
ii) Suhubungan dengan semua posisi yang terkena risiko penyuapan di atas batas rendah sebagaimana
ditentukan dalam penilaian risiko penyuapan (klausul 4.5), dan untuk fungsi kepatuhan anti penyuapan,
organisasi harus menerapkan prosedur yang isinya sebagaimana diatur dalam ISO 37001:2016. (klausul 7.2.2.2)
3. Klausul 7.3 - Kepedulian dan Pelatihan.
Organisasi harus memberikan kepedulian anti penyuapan yang cukup dan sesuai serta pelatihan untuk personel.
Pelatihan tersebut harus menunjukkan isu berikut yang sesuai, dengan mempertimbangkan hasil penilaian risiko
penyuapan (lihat klausul 4.5), sebagaimana diatur dalam ISO 37001:2016.
Personel harus dilengkapi dengan kepedulian anti penyuapan dan pelatihan secara teratur (pada selang waktu terencana
ditentukan oleh organisasi) yang sesuai untuk peran mereka, risiko penyuapan di lingkungan mereka berada, dan
setiap keadaan yang berubah. Program kepedulian dan pelatihan akan diperbarui secara berkala jika diperlukan untuk
mencerminkan informasi baru yang relevan.
Memperhitungkan risiko penyuapan teridentifikasi (lihat klausul 4.5), organisasi harus menerapkan prosedur yang
ditujukan pada kepedulian dan pelatihan anti penyuapan untuk rekan bisnis yang bertindak atas nama atau untuk
keuntungannya yang dapat menimbulkan risiko penyuapan di atas batas rendah untuk organisasi. Prosedur ini harus
mengidentifikasi rekan bisnis Dimana kepedulian dan pelatihan seperti itu diperlukan, isinya, dan sarana pelatihan harus
disediakan.
4. Klausul 7.4 – Komunikasi, meliputi:
a. Klausul 7.4.1: Organisasi harus menentukan komunikasi internal dan eksternal yang relevan dengan sistem
manajemen anti penyuapan.
b. Klausul 7.4.2: Kebijakan anti penyuapan harus dibuat tersedia untuk seluruh personel organisasi dan rekan bisnis,
dikomunikasikan secara langsung baik pada personel dan rekan bisnis yang dapat menimbulkan risiko penyuapan
di atas batas rendah, dan harus dipublikasikan melalui saluran komunikasi internal dan eksternal jika sesuai.
5. Klausul 7.5 – Informasi terdokumentasi, meliputi:
a. Klausul 7.5.1: Umum.
Sistem manajemen anti penyuapan organisasi harus mencakup:
i) Informasi terdokumentasi yang disyaratkan oleh standar ini;
ii) nformasi terdokumentasi yang ditentukan oleh organisasi yang diperlukan untuk keefektifan sistem manajemen
anti penyuapan.
b. Klausul 7.5.2: Membuat dan memperbaharui. Ketika membuat dan memperbaharui informasi terdokumentasi,
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
organisasi harus memastikan kesesuaian:
i) Identifikasi dan deskripsi (missal judul, tanggal, penulis, atau nomor refefensi);
ii) Format (missal bahasa, versi piranti lunak, grafik) dan media (missal kertas, elektronik);
iii) Tinjauan dan persetujuan untuk kesesuaian dan kecukupan.
c. Klausul 7.5.3: Pengendalian informasi terdokumentasi.
Informasi terdokumentasi yang dipersyaratkan oleh sistem manajemen anti penyuapan dan oleh dokumen ini harus
dikendalikan untuk memastikan:
i) Tersedia dan sesuai untuk digunakan, kapan dan dimana jika diperlukan;
ii) Dilindungi secara cukup (missal dari kehilangan kerahasiaan, penggunaan yang tidak sesuai, atau kehilangan
integritas).
1. Clause 7 – Support, including:
a. Clause 7.1 – Resources
The organization shall determine and provide the resources necessary for the establishment, implementation,
maintenance, and ongoing improvement of the anti-bribery management system.
2. Clause 7.2 – Competence, including:
a. Clause 7.2.1: General The organization shall:
i) Determine the sufficient competence of persons performing work under the organization’s control that impacts
its anti-bribery performance;
ii) Ensure that these persons are competent based on adequate education, training, or experience;
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
iii) Where applicable, take action to acquire and maintain the necessary competence, and evaluate the
effectiveness of the actions taken;
iv) Retain appropriate documented information as evidence of competence.
Page 517
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 517
Penerapan ISO
Ruang Lingkup Implementasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Perseroan 37001:2016
Scope of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System (ABMS) Implementation in the Company ISO 37001:2016
Implementation
b. Clause 7.2.2: Hiring Process
i) In relation to all personnel, the organization shall implement the procedures as set out in ISO 37001:2016.
(clause 7.2.2.1)
ii) In relation to all positions exposed to bribery risks above the low threshold as determined in the bribery
risk assessment (clause 4.5), and for the anti-bribery compliance function, the organization shall implement
procedures whose content is as set out in ISO 37001:2016. (clause 7.2.2.2)
3. Clause 7.3 - Awareness and Training
The organization shall provide adequate and appropriate anti-bribery awareness and training for personnel. Such training
shall address the following issues, as appropriate, taking into account the results of the bribery risk assessment (see
clause 4.5), as set out in ISO 37001:2016.
Personnel shall be provided with anti-bribery awareness and training on a regular basis (at planned intervals determined
by the organization) appropriate to their role, the bribery risks in their environment, and any changing circumstances. The
awareness and training program shall be updated periodically as necessary to reflect new, relevant information.
Taking into account identified bribery risks (see clause 4.5), the organization shall implement procedures aimed at anti-
bribery awareness and training for business associates acting on its behalf or for its benefit who may pose a bribery
risk above the low threshold for the organization. These procedures shall identify the business associates where such
awareness and training is required, its content, and the means by which such training should be provided.
4. Clause 7.4 – Communication, including:
a. Clause 7.4.1: The organization shall determine internal and external communications relevant to the anti-bribery
management system.
b. Clause 7.4.2: The anti-bribery policy shall be made available to all organizational personnel and business partners,
communicated directly to both personnel and business partners who may pose a bribery risk above a low threshold,
and shall be published through internal and external communication channels, where appropriate.
5. Clause 7.5 – Documented Information, including:
a. Clause 7.5.1: General.
The organization’s anti-bribery management system shall include:
i) Documented information required by this standard;
ii) Documented information determined by the organization to be necessary for the effectiveness of the anti-
bribery management system..
b. Clause 7.5.2: Creating and Updating. When creating and updating documented information, the organization shall
ensure the appropriateness of:
i) Identification and description (e.g., title, date, author, or reference number);
ii) Format (e.g., language, software version, graphics) and media (e.g., paper, electronic);
iii) Review and approval for suitability and adequacy.
c. Clause 7.5.3: Control of documented information.
Documented information required by the anti-bribery management system and by this document shall be controlled
to ensure that:
i) It is available and suitable for use, when and where needed;
ii) It is adequately protected (e.g., from loss of confidentiality, inappropriate use, or loss of integrity).
1. Klausul 8 Operasi, meliputi: Klausul 8 -
a. Klausul 8.1 – Perencanaan dan Pengendalian Operasi Diterapkan
Organisasi harus merencanakan, menerapkan, meninjau dan mengendalikan proses yang diperlukan untuk Clause 8 - Applied
memenuhi persyaratan sistem manajemen anti penyuapan, dan untuk menerapkan tindakan yang ditentukan dalam
klausul 6.1, ketentuan sebagaimana diatur dalam ISO 37001:2016.
b. Klausul 8.2 – Uji Kelayakan
Bila penilaian risiko penyuapan di organisasi dilaksanakan sesuai klausul 4.5, telah dinilai risiko penyuapan di atas
batas rendah yang berhubungan dengan:
i) Kategori spesifik dari transaksi, proyek atau aktivitas;
ii) Hubungan terencana atau yang sedang berjalan dengan kategori spesifik dari rekan bisnis; atau
iii) Kategori spesifik dari personel pada posisi tertentu (lihat klausul 7.2.2.2).
c. Klausul 8.3 – Pengendalian Keuangan
Organisasi harus menerapkan pengendalian keuangan yang mengelola risiko penyuapan.
d. Klausul 8.4 – Pengandalian Non Keuangan
Organisasi harus menerapkan pengendalian non keuangan untuk mengelola risiko penyuapan yang berhubungan
dengan area seperti aktivitas pengadaan, operasional, penjualan, komersial, sumber daya manusia, hukum dan
regulasi.
e. Klausul 8.5 – Penerapan Pengendalian Anti Penyuapan yang Dikendalikan Organisasi dan Rekan Bisnisnya
i) Klausul 8.5.1: Organisasi harus menerapkan prosedur yang disyaratkan untuk organisasi lainnya yang
dikendalikan untuk:
• Menerapkan sistem manajemen anti penyuapan; atau
• Menerapkan pengendalian anti penyuapan mereka sendiri.
ii) Klausul 8.5.2: Sehubungan dengan rekan bisnis yang tidak dikendalikan oleh organisasi yang penilaian risiko
penyuapan (lihat klausul 4.5) atau uji kelayakan (lihat klausul 8.2) telah mengidentifikasi risiko penyuapan di atas
batas rendah, dan dimana kendali anti penyuapan dilaksanakan oleh rekan bisnis akan membantu mengurangi
risiko penyuapan yang relevan, organisasi harus menerapkan prosedur sebagai berikut:
• Organisasi harus menentukan apakah rekan bisnis telah mempunyai pengendalian anti penyuapan yang
mengelola risiko penyuapan yang relevan;
• Di mana rekan bisnis tidak mempunyai pengendalian anti penyuapan, atau tidak mungkin untuk memeriksa
apakah pengendalian sudah ada:
Page 518
518
Penerapan ISO
Ruang Lingkup Implementasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Perseroan 37001:2016
Scope of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System (ABMS) Implementation in the Company ISO 37001:2016
Implementation
• Bila dapat diterapkan, organisasi harus mensyaratkan rekan bisnis melaksanakan pengendalian anti
penyuapan sehubungan dengan transaksi, proyek atau aktivitas yang relevan, atau
• Jika tidak dapat diterapkan, mensyaratkan rekan bisnis melaksanakan pengendalian anti penyuapan, hal
ini harus menjadi faktor yang diperhitungkan dalam mengevaluasi risiko penyuapan yang berhubungan
dengan rekan bisnis ini (lihat klausul 4.5 dan 8.2) dan cara di mana organisasi mengelola risiko tersebut
(lihat klausul 8.3, 8.4 dan 8.5).
f. Klausul 8.6 – Komitmen Anti Penyuapan
Untuk rekan bisnis yang menimbulkan risiko penyuapan di atas batas rendah, organisasi harus melaksanakan
prosedur yang mensyaratkan, hal itu sedapat mungkin:
i) Rekan bisnis berkomitmen untuk mencegah penyuapan oleh atau atas nama atau untuk keuntungan rekan
bisnis sehubungan dengan transaksi, proyek, aktivitas, atau hubungan yang relevan;
ii) Organisasi mampu untuk mengakhiri hubungan dengan rekan bisnis di mana ada penyuapan oleh atau atas
nama atau untuk keuntungan rekan bisnis sehubungan dengan transaksi, proyek, aktivitas, atau hubungan yang
relevan.
g. Klausul 8.7 – Hadiah, Kemurahan Hati, Sumbangan dan Keuntungan Serupa
Organisasi harus menerapkan prosedur yang dirancang untuk mencegah tawaran, penyediaan atau penerimaan
hadiah, kemurahan hati, sumbangan dan keuntungan serupa, di mana tawaran, penyediaan atau penerimaan adalah
atau layak dapat dianggap sebagai penyuapan.
h. Klausul 8.8 – Mengelola Ketidakcukupan Pengendalian Anti Penyuapan
Ketika uji kelayakan (lihat klausul 8.2) dilakukan pada transaksi, proyek, aktivitas tertentu atau hubungan dengan
rekan bisnis menentukan bahwa risiko penyuapan tidak dapat dikelola oleh pengendalian anti penyuapan yang ada,
dan organisasi tidak dapat atau tidak ingin menerapkan tambahan atau peningkatan pengendalian anti penyuapan
atau mengambil tindakan yang tepat lainnya (seperti mengubah sifat transaksi, proyek, aktivitas atau hubungan agar
organisasi dapat mengelola risiko penyuapan yang relevan), sebagaimana diatur dalam ISO 37001:2016.
i. Klausul 8.9 – Meningkatkan Kepedulian
Organisasi harus menerapkan prosedur sebagaimana di atur dalam ISO 37001:2016. Organisasi juga harus
memastikan bahwa semua personel peduli tentang prosedur pelaporan, dan mampu menggunakannya, dan peduli
akan hak dan perlindungan sesuai prosedur.
j. Klausul 8.10 – Investigasi dan Penanganan Penyuapan
Organisasi harus menerapkan prosedur sebagaimana di atur dalam ISO 37001:2016. Investigasi harus dilaksanakan
oleh, dan dilaporkan kepada, personel yang bukan bagian dari peran atau fungsi yang sedang diinvestigasi.
Organisasi dapat menunjuk rekan bisnis untuk melaksanakan investigasi dan melaporkan hasilnya kepada personel
yang bukan bagian dari peran atau fungsi yang sedang diinvestigasi.
1. Clause 8 Operations, including:
a. Clause 8.1 – Planning and Controlling Operations
The organization shall plan, implement, review, and control the processes necessary to meet the requirements of the
anti-bribery management system and to implement the actions specified in clause 6.1, as set out in ISO 37001:2016.
b. Clause 8.2 – Due Diligence
When a bribery risk assessment of the organization is carried out in accordance with clause 4.5, the bribery risk has
been assessed as being above the low threshold in relation to:
i) Specific categories of transactions, projects, or activities;
ii) Planned or ongoing relationships with specific categories of business partners; or
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
iii) Specific categories of personnel in specific positions (see clause 7.2.2.2).
c. Clause 8.3 – Financial Controls
The organization shall implement financial controls that manage the risk of bribery.
d. Clause 8.4 – Non-Financial Controls
The organization shall implement non-financial controls to manage bribery risks related to areas such as
procurement, operations, sales, commercial, human resources, legal and regulatory activities.
e. Clause 8.5 – Implementation of Anti-Bribery Controls Controlled by the Organization and its Business Associates
i) Clause 8.5.1: The organization shall implement the procedures required for other organizations it controls to:
• Implement an anti-bribery management system; or
• Implement their own anti-bribery controls.
ii) Clause 8.5.2: With respect to business associates not controlled by the organization whose bribery risk
assessment (see clause 4.5) or due diligence (see clause 8.2) has identified a bribery risk above the low
threshold, and where anti-bribery controls implemented by the business associate would help mitigate the
relevant bribery risk, the organization shall implement the following procedures:
• The organization shall determine whether the business associate has anti-bribery controls in place that
manage the relevant bribery risk;
• Where a business associate does not have anti-bribery controls, or it is not possible to verify whether
controls are in place:
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 519
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 519
Penerapan ISO
Ruang Lingkup Implementasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Perseroan 37001:2016
Scope of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System (ABMS) Implementation in the Company ISO 37001:2016
Implementation
• Where practicable, the organization shall require the business associate to implement anti-bribery controls
in relation to the relevant transaction, project, or activity; or
• Where practicable, require the business associate to implement anti-bribery controls. This shall be a factor
taken into account in evaluating the bribery risks associated with this business associate (see clauses 4.5
and 8.2) and how the organization manages those risks (see clauses 8.3, 8.4, and 8.5).
f. Clause 8.6 – Anti-Bribery Commitment
For business associates that pose a bribery risk above the low threshold, the organization shall implement
procedures that require, to the extent practicable:
i) The business associate commits to preventing bribery by, on behalf of, or for the benefit of the business
associate in relation to the relevant transaction, project, activity, or relationship;
ii) The organization is able to terminate relationships with business associates where bribery has been offered by,
on behalf of, or for the benefit of the business associate in connection with the relevant transaction, project,
activity, or relationship.
g. Clause 8.7 – Gifts, Favors, Donations, and Similar Advantages
The organization shall implement procedures designed to prevent the offer, provision, or acceptance of gifts, favors,
donations, and similar advantages where the offer, provision, or acceptance constitutes, or could reasonably be
considered, bribery.
h. Clause 8.8 – Managing Inadequate Anti-Bribery Controls
When due diligence (see clause 8.2) performed on a specific transaction, project, activity, or relationship with a
business associate determines that the bribery risks cannot be managed by existing anti-bribery controls, and
the organization is unable or unwilling to implement additional or enhanced anti-bribery controls or take other
appropriate action (such as changing the nature of the transaction, project, activity, or relationship to enable the
organization to manage the relevant bribery risks), as specified in ISO 37001:2016.
i. Clause 8.9 – Raising Awareness
The organization shall implement the procedures as outlined in ISO 37001:2016. The organization shall also ensure
that all personnel are aware of, are able to use, and are aware of their rights and protections under the procedures.
j. Clause 8.10 – Bribery Investigations and Responses
The organization shall implement the procedures as outlined in ISO 37001:2016. Investigations shall be conducted
by, and reported to, personnel not within the role or function being investigated. The organization may appoint a
business partner to conduct the investigation and report the results to personnel not within the role or function being
investigated.
2. Klausul 9 – Evaluasi Kinerja, meliputi: Klausul 9 -
a. Klausul 9.1 – Pemantauan, Pengukuran, Analisis dan Evaluasi Organisasi harus menentukan: Diterapkan
i) Apa yang dibutuhkan untuk dipantau dan diukur; Clause 9 - Applied
ii) Siapa yang bertanggung jawab untuk pemantauan;
iii) Metode untuk pemantauan, pengukuran, analisis dan evaluasi, jika berlaku, untuk memastikan hasil yang valid;
iv) Kapan pemantauan dan pengukuran harus dilakukan;
v) Kapan hasil dari pemantauan dan pengukuran harus dianalisis dan dievaluasi;
vi) Kepada siapa dan bagaimana informasi ini harus dilaporkan.
b. Klausul 9.2.1: Organisasi harus melaksanakan audit internal pada rentang waktu yang direncanakan untuk
menyediakan informasi apakah sistem manajemen anti penyuapan:
i) Memenuhi untuk:
• Persyaratan organisasi itu sendiri untuk sistem manajemen anti penyuapan;
• Persyaratan dari standar ini.
• Secara efektif diterapkan dan dipelihara.
c. Klausul 9.2.2: Organisasi harus:
i) Merencanakan, menetapkan, menerapkan dan memeliharan program audit, termasuk frekuensi, metode,
tanggung jawab, persyaratan perencanaan dan pelaporan, yang harus mempertimbangkan pentingnya proses
dimaksud dan hasil dari audit sebelumnya;
ii) Menentukan kriteria dan lingkup audit untuk setiap audit;
iii) Memilih auditor yang kompeten dan melaksanakan audit untuk memastikan objektivitas dan ketidak berpihakan
dari proses audit;
iv) Memastikan hasil audit dilaporkan pada manajemen yang relevan, fungsi kepatuhan anti penyuapan,
manajemen puncak, jika sesuai, dewan pengarah (jika ada);
v) Menyimpan informasi terdokumentasi sebagai bukti penerapan program audit dan hasil audit.
d. Klausul 9.2.3: Audit harus wajar, proporsional dan berbasis risiko. Audit ini harus terdiri dari proses audit internal atau
prosedur lain yang meninjau prosedur, pengendalian dan system untuk:
i) Penyuapan atau dugaan penyuapan;
ii) Pelanggaran terhadap kebijakan anti penyuapan atau persyaratan sistem manajemen anti penyuapan;
iii) Kegagalan rekan bisnis untuk memenuhi persyaratan anti penyuapan yang berlaku di organisasi; dan
iv) Kelemahan dalam, atau peluang untuk peningkatan pada sistem manajemen anti penyuapan.
e. Klausul 9.2.4: Untuk memastikan objektivitas dan ketidak berpihakan dari program audit, organisasi harus
memastikan audit dilaksanakan oleh:
i) Fungsi yang mandiri atau penerapan personel atau yang ditunjuk untuk proses ini; atau
ii) Fungsi kepatuhan anti penyuapan (kecuali lingkup audit mencakup evaluasi system manajemen anti penyuapan
itu sendiri, atau pekerjaan serupa dimana fungsi kepatuhan anti penyuapan bertanggung jawab); atau
iii) Orang yang tepat dari departemen atau fungsi yang lain dari yang sedang diaudit; atau
iv) Pihak ketiga yang sesuai; atau
v) Suatu grup yang terdiri dari a) sampai d). Organisasi harus memastikan tidak ada auditor yang mengaudit
lingkup kerjanya sendiri.
Page 520
520
Penerapan ISO
Ruang Lingkup Implementasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Perseroan 37001:2016
Scope of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System (ABMS) Implementation in the Company ISO 37001:2016
Implementation
3. Klausul 9.3 – Tinjauan Manajemen
a. Klausul 9.3.1: Tinjauan Manajemen Puncak. Manajemen puncak harus meninjau sistem manajemen anti penyuapan
organisasi, pada rentang waktu terencana, untuk memastikan keberlanjutan, kesesuaian, kecukupan dan
keefektifan.
Tinjauan manajemen puncak harus mencakup pertimbangan dari:
i) Status tindakan dari tinjauan manajemen sebelumnya;
ii) Perubahan dalam isu internal dan eksternal yang relevan dengan sistem manajemen anti penyuapan;
iii) Informasi pada kinerja sistem manajemen anti penyuapan, termasuk kecenderungan dalam:
• Ketidak sesuaian dan tindakan korektif;
• Hasil pemantauan dan pengukuran;
• Hasil audit;
• Laporan penyuapan;
• Penyelidikan;
• Sifat dan tingkat risiko penyuapan yang dihadapi oleh organisasi.
iv) Keefektifan tindakan yang diambil untuk menunjukkan risiko penyuapan;
v) Peluang peningkatan keberlanjutan dari sistem manajemen anti penyuapan, seperti yang diacu pada klausul
10.2.
Keluaran tinjauan manajemen puncak harus mencakup keputusan terkait dengan peluang peningkatan
keberlanjutan dan setiap kebutuhan untuk perubahan pada sistem manajemen anti penyuapan.
Ringkasan hasil tinjauan manajemen puncak harus dilaporkan kepada dewan pengarah (jika ada).
b. Klausul 9.3.2: Tinjauan Dewan Pengarah.
Dewan pengarah (jika ada) harus melakukan tinjauan secara berkala sistem manajemen anti penyuapan berdasarkan
informasi yang diberikan oleh manajemen puncak dan fungsi kepatuhan anti penyuapan dan setiap informasi lain
yang diminta atau diperoleh dewan pengarah.
4. Klausul 9.4 – Tinjauan Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan
Fungsi kepatuhan anti penyuapan harus menilai secara berkelanjutan apakah sistem manajemen anti penyuapan:
a. Cukup secara efektif mengelola risiko penyuapan yang dihadapi oleh organisasi;
b. Diterapkan secara efektif.
Fungsi kepatuhan anti penyuapan harus melaporkan pada rentang waktu terencana dan pada panitia tidak tetap,
jika sesuai, kepada dewan pengarah (jika ada) dan manajemen puncak, atau komite yang sesuai dari dewan
pengarah atau manajemen puncak, pada kecukupan dan penerapan dari sistem manajemen anti penyuapan,
termasuk hasil investigasi dan audit.
1. Clause 9 – Performance Evaluation, including:
a. Clause 9.1 – Monitoring, Measurement, Analysis, and Evaluation The organization shall determine:
i) What needs to be monitored and measured;
ii) Who is responsible for monitoring;
iii) Methods for monitoring, measurement, analysis, and evaluation, if applicable, to ensure valid results;
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
iv) When monitoring and measurement should be conducted;
v) When the results of monitoring and measurement should be analyzed and evaluated;
vi) To whom and how this information should be reported
b. Clause 9.2.1: The organization shall conduct internal audits at planned intervals to provide information on whether
the anti-bribery management system:
i) Meets:
• The organization’s own requirements for an anti-bribery management system;
• The requirements of this standard.
• Is effectively implemented and maintained.
c. Clause 9.2.2: The organization shall:
i) Plan, establish, implement, and maintain an audit program, including frequency, methods, responsibilities,
planning requirements, and reporting, which shall take into account the importance of the process and the
results of previous audits;
ii) Determine the audit criteria and scope for each audit;
iii) Select competent auditors and conduct audits to ensure the objectivity and impartiality of the audit process;
iv) Ensure that audit results are reported to relevant management, the anti-bribery compliance function, top
management, and, where appropriate, the governing board (if any);
v) Retain documented information as evidence of the implementation of the audit program and audit results.
d. Clause 9.2.3: Audits shall be reasonable, proportionate, and risk-based. These audits shall consist of internal audit
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
processes or other procedures that review procedures, controls, and systems for:
i) Bribery or suspected bribery;
ii) Violations of the anti-bribery policy or anti-bribery management system requirements;
iii) Failure of business partners to comply with the organization’s applicable anti-bribery requirements; and
iv) Weaknesses in, or opportunities for improvement in, the anti-bribery management system.
e. Clause 9.2.4: To ensure the objectivity and impartiality of the audit program, the organization shall ensure that audits
are carried out by:
i) An independent function or personnel implementing or designated for this process; or
ii) The anti-bribery compliance function (unless the scope of the audit includes an evaluation of the anti-bribery
management system itself, or similar work for which the anti-bribery compliance function is responsible); or
iii) An appropriate person from a department or function other than the one being audited; or
iv) An appropriate third party; or
v) A group consisting of a) through d). The organization shall ensure that no auditor audits its own scope of work.
Page 521
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 521
Penerapan ISO
Ruang Lingkup Implementasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Perseroan 37001:2016
Scope of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System (ABMS) Implementation in the Company ISO 37001:2016
Implementation
2. Clause 9.3 – Management Review
a. Clause 9.3.1: Top Management Review. Top management shall review the organization’s anti-bribery management
system, at planned intervals, to ensure its continuity, suitability, adequacy, and effectiveness.
The top management review shall include consideration of:
i) The status of actions from previous management reviews;
ii) Changes in internal and external issues relevant to the anti-bribery management system;
iii) Information on the performance of the anti-bribery management system, including trends in:
• Non-conformities and corrective actions;
• Monitoring and measurement results;
• Audit results;
• Bribery reports;
• Investigations;
• The nature and extent of the bribery risks faced by the organization.
iv) The effectiveness of actions taken to address bribery risks;
v) Opportunities for sustainable improvement of the anti-bribery management system, as referred to in clause
10.2.
The output of the top management review shall include decisions regarding sustainable improvement opportunities
and any need for changes to the anti-bribery management system.
A summary of the results of the top management review shall be reported to the governing board (if any).
b. Clause 9.3.2: Governing Board Review.
The governing board (if any) shall conduct a periodic review of the anti-bribery management system based on
information provided by top management and the anti-bribery compliance function and any other information
requested or obtained by the governing board.
3. Clause 9.4 – Review of the Anti-Bribery Compliance Function
The anti-bribery compliance function must continuously assess whether the anti-bribery management system:
a. Adequately and effectively manages the bribery risks faced by the organization;
b. Is effectively implemented.
The anti-bribery compliance function must report at planned intervals and to a standing committee, if appropriate,
to the board (if any) and top management, or an appropriate committee of the board or top management, on the
adequacy and implementation of the anti-bribery management system, including the results of investigations and
audits.
1. Klausul 10 - Peningkatan, meliputi: Klausul 10 -
a. Klausul 10.1 – Ketidaksesuaian dan Tindakan Korektif Diterapkan
Ketika ketidak sesuaian terjadi, organisasi harus: Klausul 10 -
i) Segera bereaksi terhadap ketidak sesuaian, dan jika berlaku: Diterapkan
• Mengambil tindakan untuk mengendalikan dan mengoreksinya;
• Sepakat terhadap konsekuensi.
ii) Mengevaluasi kebutuhan untuk tindakan menghilangkan penyebab ketidak sesuaian, agar hal ini tidak terulang
kembali atau terjadi ditempat lain, dengan:
• Meninjau ketidak sesuaian;
• Menentukan penyebab ketidak sesuaian;
• Menentukan jika ketidaksesuaian serupa pernah ada, atau dapat secara potensial terjadi.
iii) Menerapkan setiap tindakan yang diperlukan;
iv) Meninjau keefektifan dari setiap tindakan korektif yang diambil;
v) Membuat perubahan terhadap sistem manajemen anti penyuapan, bila diperlukan.
Tindakan korektif harus sesuai dengan efek dari ketidak sesuaian yang ditemui.
2. Klausul 10.2 – Peningkatan Berkelanjutan
Organisasi harus secara terus menerus meningkatkan kesesuaian, kecukupan dan keefektifan sistem manajemen anti
penyuapan.
1. Clause 10 - Improvement, including
a. Clause 10.1 – Nonconformities and Corrective Action
When a nonconformity occurs, the organization shall:
i) Respond promptly to the nonconformity, and, if applicable, shall:
• Take action to control and correct it;
• Agree on the consequences.
ii) Evaluate the need for action to eliminate the cause of the nonconformity, so that it does not recur or occur
elsewhere, by:
• Reviewing the nonconformity;
• Determining the cause of the nonconformity;
• Determining if similar nonconformities have existed, or could potentially occur.
iii) Implement any necessary action;
iv) Review the effectiveness of any corrective action taken;
v) Make changes to the anti-bribery management system, if necessary.
Corrective action shall be appropriate to the effect of the nonconformity identified.
2. Clause 10.2 – Continual Improvement
The organization shall continually improve the suitability, adequacy, and effectiveness of the anti-bribery management
system.
Page 522
522
SERTIFIKASI SISTEM MANAJEMEN ANTI-BRIBERY MANAGEMENT
ANTI PENYUAPAN SYSTEM CERTIFICATION
Perseroan telah melaksanakan audit Sistem Manajemen Anti The Company conducted an Anti-Bribery Management System
Penyuapan (SMAP) atas implementasi selama tahun buku 2025 (ABMS) audit of its implementation during the 2025 fiscal year by
yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi PT Sucofindo pada tanggal the Certification Institute PT Sucofindo on February 6-7, 2025.
6-7 Februari 2025. Sertifikasi ini merupakan bagian dari komitmen This certification is part of the Company’s commitment to ensuring
Perseroan untuk memastikan penerapan SMAP berjalan secara effective implementation of the ABMS and aligning with the ISO
efektif dan selaras dengan standar ISO 37001:2016, sekaligus 37001:2016 standard, as well as demonstrating compliance with
sebagai bentuk kepatuhan terhadap prinsip-prinsip Tata Kelola the principles of Good Corporate Governance (GCG).
Perusahaan yang Baik (GCG).
Melalui proses sertifikasi tersebut, Perseroan terus berupaya Through this certification process, the Company continues to strive
meningkatkan integritas operasional, mencegah terjadinya praktik to improve operational integrity, prevent bribery practices, and
penyuapan, serta memperkuat kepercayaan para pemangku strengthen stakeholder trust in its internal control system.
kepentingan terhadap sistem pengendalian internal yang diterapkan.
Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Anti-Bribery Management System Certification of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PENINGKATAN BERKELANJUTAN CONTINUOUS IMPROVEMENT
Perseroan secara berkelanjutan melakukan identifikasi dan evaluasi The Company continuously conducts identification and evaluation
terhadap kesesuaian, kecukupan, serta efektivitas penerapan SMAP. of the suitability, adequacy, and effectiveness of the implementation
Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang perbaikan of Anti-Bribery Management System (ABMS). This evaluation aims
sekaligus memastikan bahwa implementasi SMAP senantiasa to identify improvement opportunities while ensuring that the ABMS
memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku. implementation consistently complies with applicable requirements
and regulations.
Dalam rangka meningkatkan kesadaran karyawan serta mendorong To enhance employee awareness and encourage active participation
peran aktif dalam pencegahan praktik penyuapan, Perseroan secara in preventing bribery practices, the Company regularly organizes
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
berkala melaksanakan kegiatan sosialisasi. Selain melalui kegiatan socialization activities. In addition to face-to-face sessions,
tatap muka, upaya peningkatan berkelanjutan juga dilakukan continuous improvement efforts are also carried out through blast
melalui pengiriman pesan singkat (blast WhatsApp) kepada seluruh WhatsApp messages to all employees, social media campaigns, and
karyawan, kampanye melalui media sosial, serta penyampaian official communications from the Board of Directors to all employees
imbauan dari jajaran Direksi kepada seluruh pegawai dan pemangku and stakeholders.
kepentingan.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap transparansi dan As part of its commitment to transparency and accountability, the
akuntabilitas, Perseroan juga menyediakan saluran pelaporan Company also provides a Whistleblowing System (WBS) reporting
Whistleblowing System (WBS) yang dapat dimanfaatkan oleh channel that can be utilized by employees as well as external parties.
karyawan maupun pihak eksternal. Penjelasan lebih lanjut mengenai Further details regarding the WBS mechanism and implementation
mekanisme dan pelaksanaan WBS disampaikan pada bagian are presented in a separate section of this Annual Report.
tersendiri dalam Laporan Tahunan ini.
Page 523
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 523
Kebijakan Pelaporan Pelanggaran
(Whistleblowing System)
Whistleblowing System Policy
Kebijakan Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System/ The Whistleblowing System (WBS) Policy is implemented as part of
WBS) diterapkan sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam the Company’s commitment to strengthening the quality of Good
memperkuat kualitas implementasi tata kelola perusahaan yang baik. Corporate Governance practices. This policy is designed to facilitate
Kebijakan ini dirancang untuk memudahkan seluruh pihak, baik all parties, both management and employees, in reporting any form
pimpinan maupun karyawan, dalam melaporkan setiap bentuk of violation occurring within the Company.
pelanggaran yang terjadi di lingkungan Perseroan.
Tujuan utama kebijakan ini adalah menciptakan lingkungan kerja yang The main objective of this policy is to create a safe and conducive
aman dan kondusif, di mana setiap individu didorong untuk berperan working environment, where every individual is encouraged to
aktif dalam menjaga integritas Perseroan. Melalui mekanisme actively participate in maintaining the Company’s integrity. Through
pelaporan yang terbuka, aman, dan transparan, Perseroan berupaya an open, secure, and transparent reporting mechanism, the Company
menangani setiap pelanggaran secara cepat dan tepat, meningkatkan aims to handle violations promptly and appropriately, enhance
akuntabilitas, serta memastikan keberlanjutan penerapan praktik tata accountability, and ensure the sustainability of good corporate
kelola perusahaan yang baik. governance practices.
Pelaporan pelanggaran di Perseroan diatur dalam Prosedur The reporting of violations within the Company is governed by
Pengaduan Pelanggaran terhadap Code of Conduct (Whistleblower) the Procedure for Reporting Violations of the Code of Conduct
No. Dok: WGGEA-PM-07, No. Rev: 02, tanggal 31 Juli 2024. (Whistleblower) No. WGGEA-PM-07, Rev. 02, dated July 31, 2024.
Prosedur ini mencakup mekanisme pelaporan, proses tindak lanjut This procedure covers reporting mechanisms, follow-up processes,
atas laporan, serta perlindungan bagi pelapor guna memastikan and protection for whistleblowers to ensure that every report is
setiap pengaduan diproses secara profesional, objektif, dan rahasia. handled professionally, objectively, and confidentially.
Dengan penerapan kebijakan ini, Perseroan berkomitmen untuk By implementing this policy, the Company is committed to
terus menjaga integritas, memperkuat budaya anti-fraud dan anti- maintaining integrity, strengthening an anti-fraud and anti-bribery
penyuapan, serta meningkatkan kepercayaan seluruh pemangku culture, and enhancing the trust of all stakeholders.
kepentingan.
PENYAMPAIAN LAPORAN PELANGGARAN SUBMISSION OF VIOLATION REPORTS
Perseroan telah menyediakan kanal pelaporan pelanggaran melalui The Company has provided a violation reporting channel through the
platform Whistleblowing System yang dapat diakses melalui Whistleblowing System platform, accessible via wbs.wikagedung.
wbs.wikagedung.co.id. Mekanisme penyampaian laporan dapat co.id. This mechanism can be utilized by all Company organs to
dimanfaatkan oleh seluruh organ Perseroan untuk melaporkan report alleged violations in a safe and responsible manner. Every
dugaan pelanggaran secara aman dan bertanggung jawab. Setiap report received through the WBS channel will be followed up by the
laporan yang diterima melalui kanal WBS akan ditindaklanjuti GCG Compliance Team, which may coordinate or collaborate with
oleh Tim Kepatuhan GCG yang, dalam pelaksanaannya, dapat relevant units within the Company. All Company organs are required
berkoordinasi atau bekerja sama dengan organ terkait di lingkungan to provide full support to ensure that the follow-up process is carried
Perseroan. Seluruh organ Perseroan wajib memberikan dukungan out effectively and professionally.
penuh guna memastikan proses tindak lanjut laporan berjalan efektif
dan profesional.
Dalam penerapannya, terdapat beberapa ketentuan penting In its implementation, there are several important provisions that
yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan Sistem Pelaporan must be considered in the implementation of the Whistleblowing
Pelanggaran, antara lain: System, including:
1. Pada prinsipnya, setiap pelapor diharapkan mengungkapkan 1. In principle, every whistleblower is expected to clearly disclose
identitasnya secara jelas. their identity.
2. Laporan tanpa identitas (surat anonim) akan diperlakukan 2. Whistleblower without identification (anonymous letters) will be
sebagai informasi awal, dengan tindak lanjut yang bergantung treated as initial information, with follow-up action depending
pada tingkat keyakinan terhadap kebenaran substansi laporan on the level of confidence in the substance of report submitted.
yang disampaikan.
Page 524
524
3. Pelapor tidak akan dikenakan sanksi apabila laporan yang 3. Whistleblower will not be subject to sanctions if the report is
disampaikan terbukti benar, kecuali apabila pelapor turut proven to be true, unless the whistleblower is also involved in
terlibat dalam pelanggaran terhadap Code of Conduct. Dalam the violation of the Code of Conduct. If the whistleblower is
hal pelapor juga terlibat, pengungkapan tersebut dapat menjadi also involved, such disclosure may be a mitigating factor. If the
faktor yang meringankan. Apabila pelanggaran terbukti terjadi violation is proven to have occurred and the whistleblower was
dan pelapor tidak terlibat, Perseroan dapat memberikan not involved, the Company may provide an appropriate reward
penghargaan yang sesuai kepada pelapor. to the whistleblower.
4. Tim Kepatuhan GCG dalam melakukan penanganan laporan 4. GCG Compliance Team constantly adheres to the presumption
senantiasa berpegang pada asas praduga tidak bersalah. of innocence in handling reports.
PERLINDUNGAN BAGI WHISTLEBLOWER PROTECTION FOR WHISTLEBLOWERS
Perseroan mewajibkan pelapor (whistleblower) untuk menyertakan The Company requires whistleblowers to include complete identity
identitas lengkap dalam setiap laporan, dengan tetap menjamin information in each report, while ensuring the confidentiality of
kerahasiaan identitas pelapor agar pelapor merasa aman dalam their identity so that they feel safe in submitting information. This
menyampaikan informasi. Perlindungan bagi pelapor juga protection is intended to encourage all employees to report any
dimaksudkan untuk mendorong seluruh karyawan Perseroan berani suspected violations.
melaporkan setiap dugaan pelanggaran yang terjadi.
Perseroan menetapkan bahwa kerahasiaan pelapor tetap dijaga, The Company ensures that whistleblower confidentiality is
kecuali apabila pengungkapan identitas diperlukan dalam kondisi maintained, except where disclosure of identity is necessary under
sebagai berikut: the following circumstances:
1. Diperlukan dalam kaitannya dengan proses pelaporan atau 1. Required in relation to reporting or investigation processes
penyidikan yang dilakukan oleh Pemerintah; conducted by the Government;
2. Diperlukan dan sejalan dengan kepentingan Perseroan serta 2. Necessary and aligned with the Company’s interests and the
tujuan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik; objectives of implementing Good Corporate Governance;
3. Diperlukan oleh fungsi atau unit hukum Perseroan dalam rangka 3. Required by the Company’s legal function or unit in defending
mempertahankan posisi Perseroan di hadapan hukum. the Company’s legal position.
Perseroan menjamin perlindungan bagi pelapor dari segala The Company guarantees protection for whistleblowers against any
bentuk ancaman atau tindakan yang timbul akibat penyampaian threats or retaliatory actions arising from reporting violations and
laporan pelanggaran, serta menjaga kerahasiaan dan memberikan ensures confidentiality and adequate protection for whistleblowers
perlindungan yang layak kepada pelapor dan/atau pihak yang and/or witnesses of violations or criminal acts within the Company.
menjadi saksi atas pelanggaran maupun tindak pidana yang terjadi This protection also applies to system administrators, investigators,
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
di lingkungan Perseroan. Perlindungan tersebut juga berlaku bagi and other parties providing information related to such reports.
pengelola sistem pelaporan pelanggaran, pihak yang melaksanakan
investigasi, serta pihak-pihak lain yang memberikan informasi terkait
pengaduan tersebut.
PIHAK YANG MENGELOLA PENGADUAN PARTIES RESPONSIBLE FOR
HANDLING REPORTS
Pengelolaan laporan pelanggaran di lingkungan Perseroan The management of violation reports within the Company is carried
dilaksanakan oleh Tim Kepatuhan GCG. Tim ini bertanggung out by the GCG Compliance Team. This team is responsible for
jawab untuk memastikan bahwa setiap pengaduan diproses secara ensuring that every report is processed objectively, professionally,
objektif, profesional, serta selaras dengan prinsip-prinsip tata kelola and in accordance with Good Corporate Governance principles.
perusahaan yang baik. Adapun tugas Tim Kepatuhan GCG meliputi: Their duties include:
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
1. Mengadministrasikan dan menyusun laporan atas dugaan 1. Administering and compiling reports of alleged violations
pelanggaran yang berasal dari pengaduan karyawan maupun originating from employee and business partner complaints;
rekanan bisnis;
Page 525
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 525
2. Melakukan penelaahan, penilaian, serta seleksi awal atas laporan 2. Conducting reviews, assessments, and initial selection of reports
dugaan pelanggaran untuk menentukan kelayakan proses tindak to determine eligibility for further action;
lanjut;
3. Menjaga kerahasiaan identitas pelapor; 3. Maintaining the confidentiality of whistleblowers’ identities;
4. Merekomendasikan pembentukan Tim Pencari Fakta untuk 4. Recommending the establishment of a Fact-Finding Team for
melakukan pemeriksaan lebih lanjut apabila diperlukan; further investigation if necessary;
5. Menyampaikan laporan dugaan pelanggaran kepada Majelis 5. Submitting reports of alleged violations to the Honor Council
Kehormatan untuk memperoleh rekomendasi, yang selanjutnya for recommendations, which are then forwarded to Top
diteruskan kepada Manajemen Puncak, yaitu Direksi Perseroan; Management, namely the Board of Directors; and
dan 6. Documenting all reports of alleged violations along with their
6. Mendokumentasikan setiap laporan dugaan pelanggaran yang handling processes.
diterima beserta proses penanganannya.
MEKANISME PENANGANAN MECHANISM FOR HANDLING
PENGADUAN PELANGGARAN VIOLATION REPORTS
Sebagai bagian dari komitmen terhadap penerapan prinsip-prinsip As part of its commitment to implementing Good Corporate
Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Perseroan telah mengembangkan Governance principles, the Company has developed a structured,
mekanisme pelaporan pelanggaran (Whistleblowing System) yang systematic, and transparent Whistleblowing System mechanism.
terstruktur, sistematis, dan transparan. Sistem ini memberikan ruang This system provides a channel for all Company people and external
bagi seluruh insan Perseroan maupun pemangku kepentingan stakeholders to report alleged violations occurring within the work
eksternal untuk menyampaikan laporan atas dugaan pelanggaran environment.
yang terjadi di lingkungan kerja.
Melalui mekanisme tersebut, Perseroan memastikan bahwa setiap Through this mechanism, the Company ensures that every report
pengaduan ditangani secara profesional, rahasia, dan objektif, is handled professionally, confidentially, and objectively, thereby
sehingga dapat menjaga integritas organisasi sekaligus mendorong maintaining organizational integrity and fostering a corporate culture
terbentuknya budaya perusahaan yang berlandaskan etika, based on ethics, transparency, and accountability.
transparansi, dan akuntabilitas.
ALUR PROSES PENGADUAN PELANGGARAN VIOLATION REPORT HANDLING
PROCESS FLOW
Berikut merupakan alur proses pengaduan pelanggaran yang The following is the process flow applied by the Company to ensure
diterapkan oleh Perseroan untuk memastikan setiap laporan diterima, that every report is received, processed, and followed up in an
diproses, serta ditindaklanjuti secara akuntabel dan bertanggung accountable and responsible manner:
jawab:
Page 526
526
Alur Proses Pengaduan Pelanggaran PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Violation Reporting Process Flow of PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Pelapor
Whistleblower
Kanal Pengaduan Pelanggaran
Violation Complaint Channel
Tidak Terjadi Pelanggaran
Jika terlapor adalah BOD/BOC, Tim Kepatuhan
No Violation Occurred
melanjutkan Pengaduan ke Kanal Pengaduan WIKA
If the reported party is a member of Board of Directors/
Board of Commissioners, the Compliance Team will forward
the complaint to WIKA Complaint Channel. PIC WBS
Kanal Pengaduan Pelanggaran
Violation Complaint Channel
Kesimpulan Pokok
Tim Kepatuhan
Main Conclusion
Compliance Team
Ketua Tim Kepatuhan akan melakukan Verifikasi
sendiri atau menunjuk Anggota Tim Kepatuhan untuk
melakukan Proses Verifikasi Laporan
Compliance Team Leader will conduct the verification Terbukti Bersalah
themselves or appoint a Compliance Team Member to Proven Guilty
conduct the Report Verification Process.
Majelis Kehormatan
Verifikasi Honorary Council
Verification
Tidak Ada Bukti Pendukung
No Supporting Evidence
Pelanggaran Gratifikasi, Penyuapan Keuangan dan Rekomendasi
Non Keuangan (Penyelewengan Wewenang) PIC WBS Hasil Investigasi Recommendation
Violations of Gratuities, Financial and Non-Financial Bribery Investigation Result
Ada Bukti Pendukung
(Abuse of Authority) Supporting Evidence
Available
Tipe Kasus
Manajemen Puncak
Case Type
Top Management
Tim FKAP
FKAP Team Direksi
Pelanggaran Kode Etik/COC dan Board of Directors
Disiplin Pegawai serta lainnya
Violations of the Code of Condcut/
Keputusan sesuai peraturan
COC and Employee Discipline, and
perusahaan yang berlaku
others
Decision in accordance with
applicable company regulations
Investigasi Tim Pencari Fakta
Investigation Fact-Finding Team
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Tim Kepatuhan mengkoordinasi pembentukan
Tim Pencari Fakta jika diperlukan (kasus Kode
Etik & Harrassment); FKAP terkait Kasus
Penyuapan atau dapat langsung melakukan
investigasi
Compliance Team coordinates the formation of a
Fact-Finding Team if necessary (Code of Conduct &
Harassment cases). FKAP related to Bribery Cases
or can directly conduct investigations
PENANGANAN PENGADUAN TAHUN 2025 HANDLING OF COMPLAINTS IN 2025
Sepanjang tahun 2025, Perseroan melaporkan terdapat 7 (tujuh) Throughout 2025, the Company reported a total of 7 (seven)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
pengaduan kasus pelanggaran yang disampaikan melalui mekanisme complaints of violation cases submitted through the Whistleblowing
Whistleblowing System. System mechanism.
Perseroan tetap secara aktif melakukan pemantauan dan evaluasi The Company continues to actively monitor and evaluate the
terhadap efektivitas pelaksanaan kebijakan pelaporan pelanggaran. effectiveness of the implementation of its whistleblowing policy.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Perseroan untuk This effort is part of the Company’s commitment to ensuring that
memastikan sistem pengaduan berjalan secara optimal, menjamin the complaint system operates optimally, provides protection for
perlindungan terhadap pelapor, serta menjaga budaya integritas whistleblowers, and maintains a culture of integrity and compliance
dan kepatuhan di seluruh lini organisasi. across all organizational levels.
Page 527
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 527
Kebijakan Anti Korupsi
Anti-Corruption Policy
Perseroan senantiasa berkomitmen untuk mencegah dan The Company is consistently committed to preventing and avoiding
menghindari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) sebagai practices of Corruption, Collusion, and Nepotism (KKN) as an integral
bagian integral dari penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang part of implementing Good Corporate Governance principles. This
Baik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah commitment is realized through various strategic measures aimed at
strategis yang bertujuan memastikan setiap aktivitas Perseroan ensuring that all Company activities are carried out in a transparent,
dilaksanakan secara transparan, akuntabel, serta mematuhi accountable manner and in compliance with applicable laws and
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kebijakan regulations. This policy not only safeguards organizational integrity
ini tidak hanya berfungsi menjaga integritas organisasi, tetapi juga but also protects the Company from potential risks and losses
melindungi Perseroan dari potensi risiko dan kerugian yang dapat arising from unethical practices.
timbul akibat praktik yang tidak etis.
Dalam setiap proses pengambilan keputusan dan perumusan In every decision-making process and policy formulation, the
kebijakan, Perseroan secara konsisten mengedepankan kepentingan Company consistently prioritizes corporate interests over individual,
perusahaan di atas kepentingan individu, keluarga, maupun family, or group interests. Accordingly, the Company refers to an
kelompok tertentu. Untuk itu, Perseroan mengacu pada kebijakan anti-corruption policy aligned with Law No. 20 of 2001 concerning
anti-korupsi yang selaras dengan ketentuan Undang-Undang Nomor amendments to Law No. 31 of 1999 on the Eradication of Corruption.
20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor
31 Tahun 1999 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
As a manifestation of management’s commitment to implementing
Sebagai wujud komitmen manajemen terhadap penerapan kebijakan this policy, all members of management are required to sign an
tersebut, seluruh jajaran manajemen diwajibkan menandatangani integrity pact. This step reflects the Company’s seriousness in
pakta integritas. Langkah ini mencerminkan keseriusan Perseroan upholding high ethical standards and preventing corrupt practices
dalam menegakkan standar etika yang tinggi serta mencegah in all aspects of its operations.
terjadinya praktik korupsi di seluruh aspek operasional perusahaan.
PROGRAM DAN PROSEDUR YANG DILAKUKAN PROGRAMS AND PROCEDURES CARRIED
DALAM MENGATASI PRAKTIK KORUPSI, BALAS OUT TO ADDRESS CORRUPTION,
JASA (KICKBACKS), FRAUD, SUAP DAN/ KICKBACKS, FRAUD, BRIBERY, AND/OR
ATAU GRATIFIKASI DALAM PERUSAHAAN GRATIFICATION WITHIN THE COMPANY
1. Prosedur Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) No. 1. Anti-Bribery Management System Procedure (ABMS) No.
WGGEA- PM-02 yang diberlakukan tanggal 28 Oktober 2024; WGGEA-PM-02, effective October 28, 2024;
2. Prosedur Pengaduan Pelanggaran Terhadap Code of Conduct 2. Whistleblowing Procedure for Violations of the Code of Conduct
(Whistle Blower) No. Dok: WG-GEA-PM-07, No. Rev: 02, tanggal No. Doc: WG-GEA-PM-07, Rev. 02, dated July 31, 2024;
31 Juli 2024;
3. Prosedur Pengendalian Gratifikasi Nomor: WG-GEA-PM-06, 3. Gratification Control Procedure No. WG-GEA-PM-06, Rev. 04,
No. Rev: 04 tanggal 2 Desember 2024; dated December 2, 2024;
4. Pedoman Etika Dan Perilaku (Code of Conduct) Nomor: 4. Code of Conduct Guideline No. SK.01.01/A.DIR.00001.
SK.01.01/A.DIR.00001.WEGE/2025 tanggal 15 Januari 2025; WEGE/2025 dated January 15, 2025;
5. Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan Nomor: 5. Conflict of Interest Handling Guideline No. DK.01.01/A.
DK.01.01/A. KOM.00001.WEGE/2024 dan Nomor: SK.01.01/A. KOM.00001.WEGE/2024 and No. SK.01.01/A.DIR.00001.
DIR.00001. WEGE/2024 tanggal 19 Desember 2024; WEGE/2024 dated December 19, 2024;
6. Panduan Pelaksanaan Good Corporate Governance Nomor: 6. Good Corporate Governance Implementation Guideline No.
SK.01.09/WG.419/2021 tanggal 30 September 2021; SK.01.09/WG.419/2021 dated September 30, 2021;
7. Kebijakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan PT Wijaya Karya 7. Anti-Bribery Management System Policy of PT Wijaya Karya
Bangunan Gedung Tbk; Bangunan Gedung Tbk;
8. Kebijakan Tata Kelola Terintegrasi PT Wijaya Karya Bangunan 8. Integrated Governance Policy of PT Wijaya Karya Bangunan
Gedung Tbk; Gedung Tbk;
9. Penandatanganan Komitmen Pelaksanaan Penerapan Pedoman 9. Signing of Commitment to Implement the Code of Conduct by
Etika dan Perilaku (Code of Conduct) oleh Direksi dan Dewan the Board of Directors and Board of Commissioners;
Komisaris; 10. Signing of Conflict of Interest-Free Statement by the Board of
10. Penandatanganan Bebas Benturan Kepentingan oleh Direksi Directors and Board of Commissioners; and
dan Dewan Komisaris; dan
Page 528
528
11. Penandatanganan Pakta Integritas oleh Direksi dan Dewan 11. Signing of Integrity Pact by the Board of Directors and Board
Komisaris. of Commissioners.
PELATIHAN/SOSIALISASI ANTI- ANTI-CORRUPTION TRAINING/
KORUPSI KEPADA KARYAWAN SOCIALIZATION FOR EMPLOYEES
Selama tahun 2025, Perseroan berkomitmen untuk terus memperkuat Throughout 2025, the Company remained committed to
upaya pencegahan korupsi melalui pelaksanaan pelatihan dan strengthening corruption prevention efforts through comprehensive
sosialisasi yang menyeluruh kepada seluruh karyawan. Melalui training and socialization for all employees. Through the Corporate
fungsi Corporate Secretary, Perseroan telah melaksanakan berbagai Secretary function, the Company conducted various socialization
kegiatan sosialisasi yang mencakup informasi terkait praktik suap dan activities covering information on bribery and gratification practices,
gratifikasi, baik secara rutin maupun insidental, guna mewujudkan both regularly and incidentally, to create a corruption-free work
lingkungan kerja yang bebas dari korupsi. Kegiatan tersebut antara environment. These activities included the socialization of the Anti-
lain meliputi sosialisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), Bribery Management System (SMAP), gratification control, Code of
pengendalian gratifikasi, Code of Conduct, Whistleblowing System Conduct, Whistleblowing System (WBS), and the implementation
(WBS), serta penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance of Good Corporate Governance (GCG) principles, both at the head
(GCG) baik di kantor pusat maupun di seluruh unit operasional. Hal ini office and across all operational units. This reflects the Company’s
mencerminkan komitmen kuat Perseroan dalam menciptakan budaya strong commitment to fostering a transparent, accountable, and
yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, serta corruption-free culture, ensuring that every individual within the
memastikan bahwa setiap individu di dalam organisasi memahami organization understands and upholds high ethical standards.
dan menerapkan standar etika yang tinggi.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 529
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 529
Pengendalian Gratifikasi
Gratification Control
Pengendalian gratifikasi di Perseroan diatur dalam Prosedur Gratification control within the Company is governed by Gratification
Pengendalian Gratifikasi Nomor Dokumen WG-GEA-PM-06 Revisi Control Procedure No. WG-GEA-PM-06 Revision 04, effective
04 yang mulai berlaku pada tanggal 2 Desember 2024. Gratifikasi December 2, 2024. Gratification is defined as giving and/or receiving
didefinisikan sebagai pemberian dan/atau penerimaan uang atau money or cash equivalents, goods, rebates (discounts), commissions,
setara uang, barang, rabat (diskon), komisi, pinjaman tanpa bunga, interest-free loans, travel tickets, accommodation facilities, holiday
tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan trips, free medical services, and other facilities of any value, whether
cuma-cuma, serta fasilitas lainnya dengan nilai berapa pun, baik received domestically or internationally, and whether conducted
yang diterima di dalam maupun di luar negeri, serta yang dilakukan with or without electronic means.
dengan atau tanpa menggunakan sarana elektronik.
Dalam rangka mencegah terjadinya praktik gratifikasi, Perseroan To prevent gratification practices, the Company continuously
secara berkelanjutan melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada conducts socialization activities to enhance employees’
seluruh karyawan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran understanding and awareness of the importance of preventing
mengenai pentingnya pencegahan gratifikasi serta kepatuhan gratification and complying with applicable policies and procedures.
terhadap kebijakan dan prosedur yang berlaku.
PENGELOLAAN PENGENDALIAN GRATIFIKASI MANAGEMENT OF GRATIFICATION CONTROL
Perseroan menetapkan batasan atas pemberian yang diperbolehkan The Company establishes the following limits for permissible giving:
sebagai berikut:
1. Pemberian hadiah, cenderamata, dan/atau jamuan berupa makan 1. Gifts, souvenirs, and/or hospitality in the form of meals and/
dan/atau hiburan diperbolehkan sepanjang dimaksudkan untuk or entertainment is permitted as long as it is intended to foster
membina hubungan baik dalam batas kewajaran, memperhatikan good relations within reasonable limits, adheres to the principles
prinsip hubungan yang setara, saling menghormati, serta tidak of equal relationships and mutual respect, and is not intended
bertujuan untuk menyuap atau memengaruhi pihak tertentu agar to bribe or influence certain parties to provide benefits to which
memberikan keuntungan yang tidak menjadi hak Perseroan the Company is not legally entitled. The frequency of such
secara hukum. Frekuensi pemberian juga tidak boleh dilakukan gifts should also not be repeated or excessive, giving rise to
secara berulang atau berlebihan sehingga menimbulkan dugaan suspicions of a particular interest behind the gift.
adanya kepentingan tertentu di balik pemberian tersebut. 2. Gifts or souvenirs in the form of goods for Company promotional
2. Pemberian hadiah atau cendera mata berupa barang untuk purposes must include the Company’s logo as an integral part
keperluan promosi Perseroan wajib mencantumkan logo of the goods, cannot be removed, and must have a reasonable
Perseroan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari barang value in accordance with applicable regulations.
dimaksud, tidak dapat dihilangkan, serta memiliki nilai yang
wajar sesuai ketentuan yang berlaku.
3. Pemberian honorarium rapat kepada pihak ketiga diperbolehkan 3. Meeting honorariums to third parties is permitted as a form of
sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi pemikiran dan keahlian appreciation for the contribution of ideas and expertise provided
yang diberikan kepada Perseroan berdasarkan undangan resmi to the Company based on the Company’s official invitation, as
Perseroan, sepanjang pemberian tersebut tidak dilarang oleh long as such provision is not prohibited by the code of ethics
kode etik maupun peraturan internal instansi pihak ketiga yang or internal regulations of the third party concerned.
bersangkutan.
4. Setiap penolakan, penerimaan, pemberian, atau permintaan 4. Any refusal, acceptance, provision, or request for gratuities
gratifikasi yang diduga sebagai suap maupun gratifikasi terkait suspected of being bribes or official-related gratuities must be
kedinasan wajib dilaporkan dan dicatat dalam formulir yang diisi reported and recorded on a form completed by the employee
oleh pegawai yang bersangkutan serta diketahui oleh atasan concerned and acknowledged by the immediate superior and
langsung dan Corporate Secretary. the Corporate Secretary.
5. Setiap pemberian yang dilakukan wajib dicatat dan 5. Every gift given must be recorded and documented on a form
didokumentasikan dalam formulir yang diisi oleh pegawai yang completed by the employee as the giver and acknowledged by
bersangkutan sebagai pihak pemberi serta diketahui oleh atasan their immediate superior and the Corporate Secretary.
langsung dan Corporate Secretary.
Page 530
530
Perseroan juga menetapkan batasan atas penerimaan yang The Company also sets the following limits on permissible receipts:
diperbolehkan sebagai berikut:
1. Penerimaan hadiah, cenderamata, dan/atau jamuan berupa 1. Acceptance of gifts, souvenirs, and/or meals and/or entertainment
makan dan/atau hiburan diperbolehkan sepanjang masih dalam is permitted as long as it is within reasonable limits and not too
batas kewajaran serta dengan frekuensi yang tidak terlalu sering, frequent and is not intended as an attempt to bribe.
sehingga tidak dimaksudkan sebagai upaya penyuapan.
2. Penerimaan hadiah atau cenderamata yang mencantumkan 2. Acceptance of gifts or souvenirs bearing the logo or name of
logo atau nama perusahaan pemberi diperbolehkan dengan the giving company is permitted provided that:
ketentuan:
a. Logo atau nama perusahaan pemberi merupakan bagian a. The logo or name of the giving company is an integral part
yang tidak terpisahkan dari kegiatan promosi; of the promotional activity;
b. Nilai hadiah atau cenderamata berada dalam batas b. The value of gift or souvenir is within reasonable limits, as
kewajaran dengan mengacu pada Peraturan KPK Nomor stipulated in KPK Regulation No. 2 of 2019; and
2 Tahun 2019; dan
c. Pemberian tersebut tidak melanggar ketentuan kesusilaan c. The gift does not violate morality or applicable laws and
maupun peraturan perundang-undangan yang berlaku. regulations.
3. Setiap penerimaan hadiah, cenderamata, atau fasilitas lainnya 3. Every acceptance of gifts, souvenirs, or other facilities must
wajib dicatat dalam formulir yang diisi oleh pegawai yang be recorded on a form completed by the employee as the
bersangkutan sebagai pihak penerima serta diketahui oleh recipient and acknowledged by their immediate superior and
atasan langsung dan Corporate Secretary. the Corporate Secretary.
4. Penerimaan honorarium sebagai pembicara atau narasumber 4. Accepting an honorarium as a speaker or resource person
yang diundang secara resmi oleh pihak ketiga diperbolehkan officially invited by a third party is permitted as a form of
sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi pemikiran dan appreciation for contributions of thought and expertise, as long
keahlian, sepanjang tidak dimaksudkan untuk memengaruhi as it is not intended to influence employees in carrying out their
pegawai dalam menjalankan tugas dan jabatannya serta duties and positions and does not conflict with the Company’s
tidak bertentangan dengan kode etik atau peraturan internal code of ethics or internal regulations.
Perseroan.
5. Penerimaan hiburan dalam batas kewajaran diperbolehkan 5. Accepting entertainment within reasonable limits is permitted
dengan ketentuan: provided that:
a. Tidak dilakukan secara terus-menerus; a. It is not done on a continuous basis;
b. Tidak mencakup pembiayaan bagi anggota keluarga atau b. It does not include expenses for family members or friends;
teman;
c. Tidak mencakup pembayaran biaya liburan; c. It does not include payment for vacation expenses;
d. Pembiayaan perjalanan, akomodasi, dan konsumsi dibatasi d. The cost of travel, accommodation, and meals is limited to
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
pada kebutuhan yang wajar dan relevan dengan tujuan reasonable needs and relevant to the purpose of the activity;
kegiatan;
e. Tidak menimbulkan benturan kepentingan dalam hubungan e. It does not create a conflict of interest in the business
bisnis antara Perseroan dan pihak ketiga yang menawarkan relationship between the Company and the third party
hiburan; offering the entertainment;
f. Tidak mengganggu waktu kerja pegawai yang bersangkutan; f. It does not interfere with the employee’s work time; and
dan
g. Tidak disertai pembahasan atau permintaan informasi g. It is not accompanied by discussions or requests for internal
internal Perseroan yang berpotensi menimbulkan Company information that could potentially lead to fraud or
kecurangan (fraud) atau benturan kepentingan. a conflict of interest.
6. Dalam hal terdapat penerimaan hadiah, cenderamata, dan/atau 6. In the event of receiving gifts, souvenirs, and/or entertainment
hiburan di luar batasan yang telah ditetapkan, karyawan wajib beyond the established limits, employees are required to report
melaporkan hal tersebut melalui mekanisme berikut: the matter through the following mechanisms:
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
a. Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG), untuk penerimaan a. The Gratification Control Unit (UPG), for receipts related
yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan to their position and contrary to their obligations or duties,
kewajiban atau tugasnya, paling lambat 10 (sepuluh) hari must report the receipt within 10 (ten) working days from
kerja sejak tanggal penerimaan, yang selanjutnya diteruskan the date of receipt, which the UPG will then forward to the
oleh UPG kepada KPK sesuai ketentuan yang berlaku; Corruption Eradication Commission (KPK) in accordance
with applicable regulations;
b. Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System), b. The Whistleblowing System, if the reporter is a Company
apabila pelapor merupakan karyawan Perseroan atau pihak employee or another party aware of a gratuity that could
lain yang mengetahui adanya gratifikasi yang berpotensi potentially lead to abuse of authority or position; and
menimbulkan penyalahgunaan wewenang atau jabatan; dan
c. Formulir laporan penolakan/penerimaan/pemberian/ c. A gratuity rejection/acceptance/granting/request report form
permintaan gratifikasi yang diisi oleh pegawai yang completed by the employee concerned as the recipient
Page 531
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 531
bersangkutan sebagai pihak penerima serta diketahui oleh and acknowledged by their immediate superior and the
atasan langsung dan Corporate Secretary. Corporate Secretary.
7. Dalam kondisi tertentu, apabila personel Perseroan tidak dapat 7. Under certain circumstances, if Company personnel cannot
menghindari penerimaan pemberian dari mitra kerja tanpa avoid accepting gifts from business partners without their
sepengetahuannya, atau apabila barang, uang, atau setara knowledge, or if goods, money, or cash equivalents have been
uang telah dititipkan melalui pihak lain tanpa sepengetahuan entrusted to another party without the person’s knowledge, the
yang bersangkutan, maka personel tersebut wajib melaporkan personnel are required to report the receipt to the UPG.
penerimaan dimaksud kepada UPG.
8. Terhadap gratifikasi berupa barang yang mudah rusak, busuk, 8. For gratifications in the form of perishable, rotten, or expired
atau kedaluwarsa (seperti makanan, minuman, dan buah- goods (such as food, drinks, and fruit), these goods must be
buahan), barang tersebut wajib diserahkan kepada UPG untuk submitted to the UPG to determine their use, accompanied
ditetapkan pemanfaatannya dengan disertai bukti penyerahan. by proof of delivery. Utilization can be carried out through
Pemanfaatan dapat dilakukan melalui penyaluran kepada panti distribution to orphanages, social institutions, and/or other
asuhan, panti sosial, dan/atau pihak lain yang tidak memiliki parties who do not have a conflict of interest with the reporter.
benturan kepentingan dengan pelapor. Dalam hal barang telah If the goods are damaged, rotten, or expired, the UPG has the
rusak, busuk, atau kedaluwarsa, UPG berwenang melakukan authority to destroy the goods in question.
pemusnahan terhadap barang dimaksud.
SANKSI ATAS PELANGGARAN SANCTIONS FOR VIOLATIONS
Setiap pelanggaran terhadap ketentuan dalam Prosedur Any violation of the Gratification Control Procedure will be subject
Pengendalian Gratifikasi akan dikenakan sanksi sesuai dengan to sanctions in accordance with the Company’s internal policies
kebijakan internal dan peraturan yang berlaku di Perseroan. Selain and regulations. In addition to internal sanctions, such violations
sanksi internal, pelanggaran tersebut juga dapat dikenakan sanksi may also be subject to criminal sanctions as stipulated in Article
pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 12B ayat (1) dan ayat (2) 12B paragraphs (1) and (2) of Law No. 31 of 1999 in conjunction
Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-Undang with Law No. 20 of 2001 concerning the Eradication of Criminal
Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Acts of Corruption.
Korupsi.
Diagram Alir Urutan Kerja & Tanggaung Jawab Memberi Hadiah/Bingkisan/Cinderamata/Hiburan
Flowchart of Sequence & Responsibilities for Giving Gifts/Parcels/Souvenirs/Entertainment
Alur Matriks Penanggung Jawab
Proses Uraian Kegiatan PIC Matrix
No. Input Output
Process Activity Description
Flow R A S C I
A Pemberian Hadiah/ Bingkisan/
Cinderamata/ Hiburan
Giving Gifts/Parcels/Souvenirs/
Entertainment Reporting to immediate
superior within 7 days of the gift
1 Pelaporan kepada atasan langsung Pelapor Atasan
maksimal 7 hari setelah pemberian (Pegawai) Langsung
Reporting to the relevant Acting Head of Reporter Direct
FFS within 2 working days (Employee) Supervisor
2 Pelaporan kepada Pimpinan PjFs terkait Atasan Pimpinan
maksimal 2 hari kerja Langsung PjFs
Pelapor Head of
Reporter’s PjFs
Direct
Supervisor
3 Penerimaan Laporan Pelapor UPG
Report Receipt (Pegawai)
Reporter
(Employee)
Page 532
532
Diagram Alir Urutan Kerja & Tanggaung Jawab Memberi Hadiah/Bingkisan/Cinderamata/Hiburan
Flowchart of Sequence & Responsibilities for Giving Gifts/Parcels/Souvenirs/Entertainment
Alur Matriks Penanggung Jawab
Proses Uraian Kegiatan PIC Matrix
No. Input Output
Process Activity Description
Flow R A S C I
4 Pemberian ke pihak ketiga dikabulkan UPG Atasan Pimpinan DKHCMR Bukti
UPG yang dikembalikan ke atasan Langsung PjFk Pengiriman
langsung untuk dikembalikan kepada Pelapor Finance, Proof of
pemberi dan bukti pengiriman pemberian Reporter’s Corporate delivery
diberikan ke Pimpinan PjFs terkait, Direct Secretary
Finance Division, Corporate Secretariat Supervisor Head
dan Direktur Keuangan, HC dan of PjFk
Manajemen Risiko Finance,
Gifts to third parties are approved by the Corporate
UPG and returned to immediate superior Secretary
for return to the giver. Proof of delivery
is provided to the relevant Acting Head
of FFS, Finance Division, Corporate
Secretariat, Director of Finance,
Human Capital Department, and Risk
Management.
5 Pemberian ke pihak ketiga tidak UPG Atasan Pimpinan DKHCMR
dikabulkan UPG juga dikembalikan ke Langsung PjFk
atasan langsung Pelapor Finance,
If the gift to a third party is not approved, Reporter’s Corporate
the UPG will also return it to the Direct Secretary
immediate superior. Supervisor Head
of PjFk
Finance,
Corporate
Secretary
6 Pengiriman (untuk gratifikasi yang Pelapor Atasan UPG
dikabulkan) (Pegawai) Langsung
Delivery (for approved gratuities) Reporter Pelapor
(Employee) Reporter’s
Direct
Supervisor
7 Penyerahan Bukti Pengiriman Pelapor Atasan UPG
Submission of Proof of Delivery (Pegawai) Langsung
Reporter Pelapor
(Employee) Reporter’s
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Direct
Supervisor
R (Responsible): adalah pihak yang melaksanakan kegiatan
A (Accountable): adalah pihak yang bertanggung jawab terhadap kegiatan
S (Support): adalah pihak yang mendukung kegiatan
I (Inform): adalah pihak yang diinformasikan terhadap perkembangan kegiatan
R (Responsible): is the party carrying out the activity
A (Accountable): is the party responsible for the activity
S (Support): is the party supporting the activity
I (Inform): is the party that is informed about the progress of the activity
LAPORAN PENGELOLAAN GRATIFICATION MANAGEMENT REPORT IN 2025
GRATIFIKASI TAHUN 2025
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan penerimaan gratifikasi Throughout 2025, there were no reports of gratification received
yang diterima oleh Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG). Perseroan by the Gratification Control Unit (UPG). The Company remains
senantiasa berkomitmen untuk memastikan pelaporan gratifikasi committed to ensuring that gratification reporting is conducted
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai dengan ketentuan transparently and accountably in accordance with applicable laws
peraturan perundang-undangan yang berlaku. and regulations.
Page 533
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 533 Hubungan dengan Kreditur Relations With Creditors Sebagai wujud penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang As a manifestation of the implementation of Good Corporate Baik, Perseroan senantiasa menjaga hubungan yang profesional, Governance principles, the Company consistently maintains transparan, dan berlandaskan kepercayaan dengan para kreditur. professional, transparent, and trust-based relationships with its Perseroan meyakini bahwa hubungan yang didukung oleh creditors. The Company believes that relationships supported keterbukaan informasi, kepatuhan terhadap perjanjian, serta by information transparency, compliance with agreements, and pemenuhan komitmen secara konsisten merupakan faktor penting consistent fulfillment of commitments are essential factors in dalam menjaga stabilitas keuangan dan mendukung keberlanjutan maintaining financial stability and supporting long-term business usaha jangka panjang. sustainability. Kebijakan Perseroan terkait hubungan dengan kreditur antara lain The Company’s policies regarding relations with creditors include sebagai berikut: the following: 1. Perseroan menetapkan kebijakan yang mengatur hak dan 1. The Company establishes policies governing the Company’s kewajiban Perseroan terhadap kreditur, termasuk pemenuhan rights and obligations towards creditors, including the fulfillment kewajiban sesuai perjanjian yang disepakati, pengungkapan of obligations in accordance with agreed agreements, informasi yang transparan, akurat, dan tepat waktu baik transparent, accurate, and timely disclosure of information both pada saat permohonan maupun selama penggunaan fasilitas at the time of application and during the use of loan facilities, pinjaman, serta pemenuhan covenant sebagai bentuk komitmen and the fulfillment of covenants as a form of the Company’s Perseroan untuk melakukan atau tidak melakukan tindakan commitment to take or not take certain actions to protect the tertentu guna melindungi kepentingan kreditur. interests of creditors. 2. Perseroan memastikan tidak terjadi ketidaksesuaian (mismatch) 2. The Company ensures that there are no mismatches or atau penyimpangan dalam penggunaan dan penyediaan dana, irregularities in the use and provision of funds, and guarantees serta menjamin bahwa pendapatan operasional digunakan that operating income is used proportionally to meet long-term secara proporsional untuk memenuhi kewajiban pembayaran debt interest and principal payments. bunga dan pokok utang jangka panjang. 3. Perseroan secara konsisten menyediakan informasi yang 3. The Company consistently provides complete, accurate, and lengkap, akurat, dan tepat waktu kepada kreditur sesuai dengan timely information to creditors in accordance with the provisions ketentuan yang diatur dalam perjanjian. stipulated in the agreement. Prinsip-prinsip hubungan dengan kreditur tersebut tercantum The principles of relations with creditors are set out in the Company’s dalam Pedoman Etika dan Perilaku (Code of Conduct) Perseroan Code of Conduct, as stipulated in Joint Decree of Board of Directors sebagaimana ditetapkan melalui Keputusan Bersama Direksi dan and Board of Commissioners of WEGE No. SK.01.01/A.DIR.00001. Dewan Komisaris WEGE Nomor SK.01.01/A.DIR.00001.WEGE/2025 WEGE/2025 dated January 15, 2025. Commitment to implementing tanggal 15 Januari 2025. Komitmen terhadap penerapan pedoman these guidelines is reinforced by the signing of the Statement of tersebut diperkuat melalui penandatanganan Pernyataan Komitmen Commitment to Implement the Code of Conduct by all members of Pelaksanaan Pedoman Etika dan Perilaku oleh seluruh anggota Board of Directors and Board of Commissioners on the same date. Direksi dan Dewan Komisaris pada tanggal yang sama. Perseroan berkomitmen untuk terus membina hubungan yang The Company is committed to continuing to foster healthy and sehat dan berkelanjutan dengan seluruh kreditur guna mendukung sustainable relationships with all creditors to support business pertumbuhan usaha serta menjaga kepercayaan para pemangku growth and maintain stakeholder trust. kepentingan.
Page 534
534
Tata Kelola Pengadaan dan Kemitraan
Procurement and Partnership Governance
Perseroan berkomitmen untuk melaksanakan proses pengadaan The Company is committed to implementing procurement processes
barang dan jasa secara transparan, akuntabel, serta selaras for goods and services in a transparent and accountable manner,
dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate in line with the principles of Good Corporate Governance. This
Governance). Komitmen tersebut diperkuat melalui penerapan commitment is reinforced through the implementation of standard
kebijakan dan pedoman baku yang mengatur pelaksanaan policies and guidelines governing procurement within the Company,
pengadaan di lingkungan Perseroan, termasuk ketentuan dalam including the provisions of the Code of Conduct, which must be
Pedoman Etika dan Perilaku (Code of Conduct) yang wajib dipatuhi adhered to by all suppliers and business partners.
oleh seluruh pemasok dan mitra usaha.
Komitmen tersebut diimplementasikan secara konsisten melalui This commitment is consistently implemented through procurement
prosedur pengadaan yang berlaku di seluruh lini operasional procedures applicable across all lines of the Company’s operations.
Perseroan. Langkah ini bertujuan untuk mendorong praktik This step aims to encourage procurement practices with integrity
pengadaan yang berintegritas serta mendukung terwujudnya tata and support the realization of clean governance at every stage of
kelola yang bersih (clean governance) pada setiap tahapan proses the procurement process.
pengadaan.
Dalam pemberian pekerjaan kepada mitra kerja, Perseroan In giving any work to partners, the Company establishes assessment
menetapkan kriteria penilaian yang antara lain meliputi: criteria, including:
1. Memiliki keahlian, pengalaman, serta kemampuan teknis dan 1. Possess adequate expertise, experience, and technical and
manajerial yang memadai sesuai dengan bidang usaha yang managerial capabilities in accordance with the business field,
dijalankan, yang dibuktikan melalui kualifikasi dari asosiasi atau as evidenced by qualifications from authorized associations
lembaga yang berwenang; or institutions;
2. Memiliki sumber daya yang diperlukan untuk melaksanakan 2. Possess the necessary resources to carry out the work optimally;
pekerjaan secara optimal;
3. Memiliki rekam jejak (track record) yang baik dan dapat 3. Possess a strong and accountable track record;
dipertanggungjawabkan;
4. Tidak pernah memberikan pernyataan yang tidak benar terkait 4. Never make false statements regarding their qualifications; and
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
kualifikasi yang dimiliki; dan
5. Menjalin kerja sama yang saling menguntungkan. 5. Establish mutually beneficial cooperation.
Perseroan menyadari bahwa pengadaan barang dan jasa memiliki The Company recognizes that procurement of goods and services
peran strategis dalam mendukung kelancaran operasional serta plays a strategic role in supporting smooth operations and achieving
pencapaian tujuan pembangunan nasional. Oleh karena itu, dalam national development goals. Therefore, in its implementation, the
pelaksanaannya Perseroan senantiasa berpegang pada filosofi Company consistently adheres to the procurement philosophy
pengadaan barang dan jasa, mematuhi etika dan norma yang of goods and services, adheres to applicable ethics and norms,
berlaku, serta menerapkan prinsip, metode, dan proses pengadaan and applies standardized procurement principles, methods, and
yang baku dan terstandarisasi. processes.
PRINSIP-PRINSIP PENGADAAN PRINCIPLES OF PROCUREMENT
BARANG DAN JASA OF GOODS AND SERVICES
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Kebijakan peningkatan kemampuan pemasok bertujuan untuk The supplier capability development policy aims to ensure that the
memastikan bahwa rantai pasok Perseroan berjalan secara efisien, Company’s supply chain operates efficiently, fairly, transparently,
wajar, transparan, dan akuntabel. Kebijakan ini memiliki peran penting and accountably. This policy plays an important role in supporting
dalam mendukung keberlangsungan kegiatan usaha Perseroan, the sustainability of the Company’s business activities, considering
mengingat kemampuan pemasok dalam menyediakan barang dan/ that suppliers’ ability to provide the required goods and/or services
atau jasa yang dibutuhkan akan berpengaruh langsung terhadap directly affects the quality of the Company’s performance and output.
kualitas kinerja dan output Perseroan.
Sebagai pedoman, Perseroan menetapkan nilai dan prinsip dasar As a guideline, the Company establishes core values and principles
dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang wajib dipatuhi in the procurement of goods and services that must be adhered to
oleh seluruh pemasok, yaitu: by all suppliers, namely:
Page 535
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 535
1. Efisien, pengadaan barang dan/atau jasa dilaksanakan dengan 1. Efficient, procurement of goods and/or services is carried out by
mengoptimalkan penggunaan dana dan sumber daya yang optimizing the use of available funds and resources to achieve
tersedia untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan secara predetermined targets in a timely and accountable manner;
tepat waktu serta dapat dipertanggungjawabkan;
2. Efektif, pengadaan barang dan/atau jasa harus sesuai dengan 2. Effective, procurement must be aligned with established needs
kebutuhan yang telah ditetapkan dan mampu memberikan and provide optimal benefits in accordance with the intended
manfaat optimal sesuai dengan tujuan yang ditetapkan; objectives;
3. Terbuka dan bersaing, pengadaan barang dan/atau jasa 3. Open and competitive, procurement is conducted openly for
dilaksanakan secara terbuka bagi penyedia yang memenuhi eligible providers and through fair competition based on clear
persyaratan serta melalui persaingan yang sehat sesuai dengan criteria and procedures;
kriteria dan prosedur yang jelas;
4. Transparan, seluruh ketentuan dan informasi terkait pengadaan 4. Transparent, all provisions and information related to procurement,
barang dan/atau jasa, termasuk persyaratan teknis dan including technical and administrative requirements, evaluation
administrasi, metode evaluasi, serta penetapan calon penyedia, methods, and supplier selection, are disclosed openly to
disampaikan secara terbuka kepada peserta dan dapat diakses participants and accessible to relevant stakeholders;
oleh pihak yang berkepentingan;
5. Adil dan tidak diskriminatif, memberikan perlakuan yang setara 5. Fair and non-discriminatory, equal treatment is given to all
kepada seluruh calon penyedia barang dan/atau jasa tanpa prospective providers without granting undue advantage to
memberikan keuntungan kepada pihak tertentu dengan cara any party by any means or for any reason; and
dan alasan apa pun; dan
6. A k u n t a b e l , s e l u r u h p r o s e s p e n g a d a a n d a p a t 6. Accountable, all procurement processes can be accounted for
dipertanggungjawabkan secara administratif, teknis, dan administratively, technically, and financially, and provide benefits
finansial serta memberikan manfaat bagi kelancaran operasional to the Company’s operational continuity in accordance with
Perseroan sesuai dengan prinsip dan ketentuan yang berlaku. applicable principles and regulations.
KEGIATAN TANGGUNG JAWAB CORPORATE RESPONSIBILITY
PERUSAHAAN TERHADAP PEMASOK ACTIVITIES TOWARD SUPPLIERS
Perseroan secara berkala melakukan evaluasi atas proses pengadaan The Company periodically evaluates its procurement processes to
barang dan jasa guna memastikan bahwa seluruh tahapan pengadaan ensure that all stages are carried out effectively and in compliance
telah dilaksanakan secara efektif serta memenuhi persyaratan dan with applicable requirements and regulations. This evaluation is
ketentuan yang berlaku. Evaluasi ini merupakan bagian dari upaya part of the Company’s efforts to maintain procurement quality while
Perseroan dalam menjaga kualitas proses pengadaan sekaligus strengthening sustainable partnerships with suppliers and business
memperkuat hubungan kemitraan yang berkelanjutan dengan partners.
pemasok dan mitra kerja.
Selama tahun 2025, Perseroan melaksanakan berbagai kegiatan Throughout 2025, the Company carried out various responsibilities
tanggung jawab terhadap pemasok dan mitra kerja, antara lain: toward suppliers and partners, including:
1. Melaksanakan seluruh proses pengadaan barang dan jasa di 1. Conducting all procurement processes in accordance with
lingkungan Perseroan sesuai dengan prosedur dan ketentuan applicable procedures and regulations;
yang berlaku;
2. Melaksanakan proses kualifikasi mitra kerja secara adil, 2. Implementing a fair, equal, and measurable partner qualification
setara, dan terukur melalui sistem aplikasi pengadaan (dppm. process through the procurement application system (dppm.
wikagedung.co.id), yang dilengkapi dengan evaluasi kinerja wikagedung.co.id), supported by performance evaluations and
serta program pembinaan vendor; vendor development programs;
3. Mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah 3. Encouraging the empowerment of Micro, Small, and Medium
(UMKM) dalam pelaksanaan belanja barang dan jasa sesuai Enterprises (MSMEs) in procurement activities in accordance
dengan nilai, kriteria, dan ketentuan peraturan perundang- with applicable laws and regulations;
undangan yang berlaku;
4. Meningkatkan penggunaan produk dalam negeri (Tingkat 4. Increasing the use of domestic products (Domestic Component
Komponen Dalam Negeri/TKDN) guna memperluas kesempatan Level/TKDN) to expand employment opportunities and
kerja dan memperkuat industri nasional; strengthen national industry;
5. Mengoptimalkan proses pengadaan barang dan jasa melalui 5. Optimizing procurement processes through the use of
pemanfaatan teknologi informasi dan transaksi elektronik untuk information technology and electronic transactions for certain
nilai dan kategori tertentu sesuai dengan ketentuan prosedur values and categories in accordance with Company procedures;
Perseroan;
6. Mengintegrasikan sistem kualifikasi mitra kerja dengan sistem 6. Integrating partner qualification systems with contract generation
pembuatan kontrak serta mengintegrasikan proses pembayaran systems and aligning payment processes with the Company’s
dengan sistem keuangan Perseroan; financial system;
Page 536
536
7. Menyelenggarakan proses pengadaan barang dan jasa di 7. Conducting procurement activities within each work unit and/or
masing-masing unit kerja dan/atau divisi secara transparan division transparently in accordance with delegated authority;
sesuai kewenangan yang berlaku;
8. Menjaga kerahasiaan dokumen pengadaan barang dan jasa 8. Maintaining the confidentiality of sensitive procurement
yang bersifat rahasia guna mencegah terjadinya penyimpangan documents to prevent irregularities in the procurement process;
dalam proses pengadaan;
9. Menyelenggarakan kegiatan Vendor Gathering secara berkala 9. Organizing regular Vendor Gathering events as a means to
sebagai sarana untuk memperkuat hubungan kemitraan, strengthen partnerships, enhance synergy, and share information
meningkatkan sinergi, serta berbagi informasi mengenai on developments and innovations in procurement;
perkembangan dan inovasi dalam pengadaan barang dan jasa;
10. Melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja mitra kerja secara 10. Monitoring and evaluating partner performance periodically to
periodik untuk menjaga kualitas pekerjaan serta penerapan ensure work quality and the implementation of Health, Safety,
aspek Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (HSE). and Environment (HSE) aspects. The results are used to identify
Hasil penilaian ini digunakan sebagai dasar dalam menyaring high-performing partners and filter out those that do not meet
mitra kerja yang berkinerja baik dan mengidentifikasi mitra kerja credibility standards;
yang tidak memenuhi standar kredibilitas;
11. Memberikan kesempatan kepada mitra kerja untuk menilai 11. Providing opportunities for partners to assess the Company’s
kinerja Perseroan sebagai kontraktor dari aspek keterbukaan, performance as a contractor in terms of transparency, fairness,
keadilan (fairness), dan komitmen pembayaran. Berdasarkan and payment commitment. Based on the 2024 partner
hasil penilaian kepuasan mitra kerja tahun 2024, Perseroan satisfaction assessment, the Company is committed to improving
berkomitmen untuk terus meningkatkan kepuasan, khususnya satisfaction, particularly in payment commitment as a top priority;
pada aspek komitmen pembayaran sebagai prioritas utama;
12. Menyediakan platform berbasis web untuk menerima pengaduan 12. Providing a web-based platform to receive complaints and
dan keluhan dari pemangku kepentingan dan mitra kerja sebagai feedback from stakeholders and partners as part of the Anti-
bagian dari implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan Bribery Management System (SMAP) implementation in
(SMAP) sesuai standar ISO 37001:2016, yang mencerminkan accordance with ISO 37001:2016, reflecting the Company’s
komitmen Perseroan terhadap transparansi, akuntabilitas, dan commitment to transparency, accountability, and integrity; and
integritas; dan
13. Melaksanakan penilaian Vendor Satisfaction Index setiap enam 13. Conducting Vendor Satisfaction Index assessments every
bulan sekali guna memungkinkan mitra kerja membandingkan six months to enable partners to benchmark the Company’s
kualitas kinerja Perseroan dengan kontraktor lain, baik BUMN performance against other contractors, both state-owned and
maupun swasta, serta mendorong perbaikan berkelanjutan atas private, and to drive continuous improvement in services and
layanan dan kinerja Perseroan. performance.
Mohon Informasi Data Terkini
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 537
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 537
Transparansi Kondisi Keuangan dan Non-Keuangan
Perusahaan
Transparency of the Company’s Financial and Non-Financial Conditions
Perseroan senantiasa menginformasikan kondisi keuangan dan The Company consistently discloses its financial and non-financial
nonkeuangan kepada pemegang saham serta pemangku kepentingan conditions to shareholders and other stakeholders through
lainnya melalui publikasi laporan yang transparan dan akuntabel, baik transparent and accountable reporting, both via the Company’s
melalui situs web Perseroan maupun kegiatan paparan publik, untuk website and public expose activities, on an annual and quarterly
periode tahunan maupun triwulanan. Penyusunan dan penyajian basis. The preparation and presentation of these reports are carried
laporan tersebut dilakukan sesuai dengan tata cara, jenis, dan out in accordance with the procedures, types, and scope stipulated
cakupan yang ditetapkan dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan. by the Financial Services Authority regulations.
Berikut beberapa informasi terkait transparansi kondisi keuangan The following are several pieces of information related to the
dan nonkeuangan Perseroan sepanjang tahun 2025 yang dapat transparency of the Company’s financial and non-financial conditions
diakses melalui situs web Perseroan: throughout 2025, which can be accessed through the Company’s
website:
Jenis Informasi Periode Penerbitan Pelaporan Isi pengungkapan
No.
Type of Information Issuance Period Reporting Disclosure Content
Informasi Keuangan
Financial Information
1 Laporan Publikasi Triwulanan Otoritas Jasa Keuangan Ringkasan Kinerja keuangan
Publication Report Quarterly Bursa Efek Indonesia Sesuai persyaratan yang berlaku
Financial Services Authority Performance Summary in
Indonesia Stock Exchange accordance with applicable
requirements
2 Laporan Publikasi Tahunan Otoritas Jasa Keuangan Ringkasan Kinerja keuangan
Publication Report Annual Bursa Efek Indonesia sesuai persyaratan yang berlaku
Financial Services Authority Financial Performance Summary
Indonesia Stock Exchange in accordance with applicable
requirements
Informasi Non Keuangan
3 Lini Bisnis Insidentil - Jika terdapat informasi Mengenai
Line of Business Incidental perubahan lini bisnis perusahaan
atas produk dan jasa
If there is information regarding
changes in the company’s line
of business for products and
services
4 Kepengurusan Insidentil - Jika terdapat informasi perubahan
Management Incidental manajemen
If there is information regarding
changes in management
5 Kepemilikan Bulanan - Informasi mengenai struktur
Monthly kepemilikan saham
Information regarding the share
ownership structure
Page 538
538
Keterlibatan dalam Aktivitas Politik
Involvement in Political Activities
Perseroan memiliki kebijakan yang mengharuskan Dewan Komisaris, The Company has a policy requiring Board of Commissioners, Board
Direksi, manajemen, serta seluruh pegawai yang mewakili Perseroan of Directors, management, and all employees representing the
dalam urusan pemerintahan dan politik untuk senantiasa mematuhi Company in governmental and political matters to always comply
ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur with applicable laws and regulations governing corporate involvement
keterlibatan Perseroan dalam urusan publik. in public affairs.
Perseroan mengakui dan menghormati hak setiap pegawai untuk The Company recognizes and respects the right of each employee to
menyalurkan aspirasi politik sesuai dengan keyakinan masing- express their political aspirations in accordance with their respective
masing. Oleh karena itu, Perseroan tidak membenarkan adanya beliefs. Therefore, the Company does not tolerate any form of
tindakan pemaksaan, tekanan, maupun bentuk pembatasan lainnya coercion, pressure, or other restrictions that may limit individual
yang dapat mengurangi kebebasan individu dalam menggunakan freedom in exercising political rights.
hak-hak politiknya.
Sejalan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang In line with prevailing laws and regulations, the Company stipulates
berlaku, Perseroan menetapkan kebijakan bahwa pegawai yang aktif that employees who are actively serving as administrators or
sebagai pengurus atau anggota partai politik dan/atau mencalonkan members of political parties and/or who run as candidates in general
diri sebagai peserta pemilihan umum atau pemilihan kepala daerah elections or regional head elections are required to resign from the
diwajibkan untuk mengundurkan diri dari Perseroan. Company.
Selain itu, Perseroan menegaskan komitmennya terhadap praktik Furthermore, the Company reaffirms its commitment to good
tata kelola perusahaan yang baik dengan tidak memberikan corporate governance practices by not providing financial
kontribusi dana, baik secara langsung maupun tidak langsung, contributions, either directly or indirectly, to political activities, political
kepada kegiatan politik, partai politik, maupun pejabat publik. parties, or public officials. During the reporting year, the Company
Sepanjang tahun pelaporan, Perseroan juga tidak menyalurkan did not allocate any corporate funds to support political activities
dana perusahaan untuk mendukung aktivitas politik dalam bentuk in any form. This policy is part of the Company’s efforts to maintain
apa pun. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Perseroan independence, integrity, and ensure that all business activities are
dalam menjaga independensi, integritas, serta memastikan seluruh conducted professionally, transparently, and in compliance with
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
kegiatan usaha dijalankan secara profesional, transparan, dan sesuai applicable laws and regulations.
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 539
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 539 Pencegahan Transaksi Orang dalam (Insider Trading) Prevention of Insider Trading Sebagai bagian dari komitmen terhadap penerapan Tata Kelola As part of its commitment to implementing Good Corporate Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance), Perseroan Governance (GCG), the Company provides access to strategic data menyediakan akses terhadap data dan informasi strategis kepada and information to employees who are authorized in accordance karyawan yang memiliki kewenangan sesuai dengan tugas dan with their roles and responsibilities to support effective and optimal tanggung jawabnya guna mendukung pelaksanaan pekerjaan job performance. secara efektif dan optimal. Perseroan juga menerapkan pengaturan yang ketat terkait batasan The Company also enforces strict controls regarding limitation of akses, penggunaan, dan penyebarluasan informasi tersebut. Setiap access, use, and dissemination of such information. Employees are karyawan dilarang menggunakan maupun mengungkapkan data dan prohibited from using or disclosing strategic data and information to informasi strategis kepada pihak yang tidak berwenang, khususnya unauthorized parties, especially if such information could influence apabila informasi tersebut berpotensi memengaruhi keputusan investment decisions or lead to insider trading practices. investasi atau mengarah pada praktik transaksi berdasarkan informasi orang dalam (insider trading). Dalam rangka mencegah terjadinya insider trading, Pedoman Etika To prevent insider trading, the Company’s Code of Conduct dan Perilaku (Code of Conduct) Perseroan telah mengatur kebijakan establishes specific policies on the management of material khusus mengenai pengelolaan informasi material dan strategis. and strategic information. These policies emphasize that all Kebijakan tersebut menegaskan bahwa setiap informasi harus information must be obtained lawfully, managed responsibly, and diperoleh melalui cara yang sah, dikelola secara bertanggung kept confidential in accordance with principles of ethics, integrity, jawab, serta dijaga kerahasiaannya sesuai dengan prinsip etika, and compliance. Any violation of these provisions is considered a integritas, dan kepatuhan. Setiap pelanggaran terhadap ketentuan ini serious offense that may harm the Company and its shareholders. dipandang sebagai pelanggaran serius yang berpotensi merugikan Perseroan maupun pemegang saham.
Page 540
540
Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan
Penyelenggara Negara (LHKPN)
Management of State Officials’ Wealth Report (LHKPN)
PRINSIP DASAR LAPORAN HARTA BASIC PRINCIPLES OF THE STATE
KEKAYAAN PENYELENGGARA NEGARA OFFICIALS’ WEALTH REPORT (LHKPN)
Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara The management of the State Officials’ Wealth Report (LHKPN)
(LHKPN) merupakan wujud komitmen Perseroan dalam upaya reflects the Company’s commitment to preventing and eradicating
pencegahan dan pemberantasan korupsi, sekaligus sebagai corruption, as well as implementing Good Corporate Governance
bagian dari penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik principles. LHKPN is also a government program aimed at ensuring
(Good Corporate Governance). LHKPN juga merupakan program clean governance, including within State-Owned Enterprises (SOEs),
pemerintah dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan negara as stipulated in the following regulations:
yang bersih, termasuk di lingkungan Badan Usaha Milik Negara
(BUMN), sebagaimana diatur dalam ketentuan berikut:
1. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara 1. Law No. 28 of 1999 concerning State Administrators Who Are
Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Clean and Free from Corruption, Collusion, and Nepotism;
Nepotisme;
2. Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-01/MBU/2011 tentang 2. Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises No.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) pada PER-01/MBU/2011 concerning the Implementation of Good
BUMN, khususnya Pasal 41 yang mewajibkan anggota Direksi, Corporate Governance (GCG) in State-Owned Enterprises,
anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas, serta pejabat specifically Article 41, which requires members of Board of
tertentu BUMN yang ditunjuk oleh Direksi untuk menyampaikan Directors, members of Board of Commissioners/Supervisory
Laporan Harta Kekayaan sesuai dengan ketentuan peraturan Board, and certain SOE officials appointed by the Board of
perundang-undangan; Directors to submit an Asset Report in accordance with statutory
provisions;
3. Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia 3. Regulation of the Corruption Eradication Commission of the
Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Republic of Indonesia No. 3 of 2024 on Second Amendment to
Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 7 Tahun 2016 tentang Regulation of the Corruption Eradication Commission No. 7 of
Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman, dan Pemeriksaan Harta 2016 concerning Procedures for Registration, Announcement,
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Kekayaan Penyelenggara Negara; and Examination of the Assets of State Administrators;
4. Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia 4. Regulation of the Corruption Eradication Commission of
Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Komisi the Republic of Indonesia No. 2 of 2020 on Amendments to
Pemberantasan Korupsi Nomor 7 Tahun 2016; dan Regulation of the Corruption Eradication Commission No. 7
of 2016; and
5. Peraturan internal Perseroan yang mengatur kewajiban dan tata 5. The Company’s internal regulations governing the obligations
kelola pelaporan LHKPN. and governance of LHKPN reporting.
LHKPN merupakan salah satu instrumen penting dalam pencegahan LHKPN is an important instrument in preventing Corruption,
praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang dikelola oleh Collusion, and Nepotism (KKN) practices, managed by the Corruption
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemeriksaan atas LHKPN Eradication Commission (KPK). The examination of LHKPN submitted
yang disampaikan kepada KPK bertujuan untuk mewujudkan to the KPK aims to ensure that State Officials uphold general
Penyelenggara Negara yang menjunjung tinggi asas umum principles of governance and remain free from corruption, collusion,
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
penyelenggaraan negara serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, nepotism, and other unethical conduct.
nepotisme, dan perbuatan tercela lainnya.
Setiap Penyelenggara Negara diwajibkan melaporkan harta Each State Official is required to report their assets through the
kekayaannya melalui formulir LHKPN yang disediakan oleh KPK LHKPN form provided by the KPK in an honest, accurate, and
secara jujur, benar, dan lengkap. Laporan tersebut digunakan oleh complete manner. These reports are used by the KPK to analyze,
KPK untuk melakukan analisis, evaluasi, dan penilaian atas jumlah, evaluate, and assess the amount, type, and value of assets reported
jenis, serta nilai harta kekayaan yang dilaporkan secara akurat, tepat in an accurate, timely, and accountable manner.
waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Page 541
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 541
Ketentuan mengenai tata cara penyampaian LHKPN di lingkungan The procedures for submitting LHKPN within the Company are
Perseroan diatur lebih lanjut dalam Surat Keputusan Direksi Nomor further regulated in Board of Directors Decree No. SK.01.09/A.
SK.01.09/A.DIR.01739/2023. Adapun pejabat Perseroan yang wajib DIR.01739/2023. The Company officials required to submit LHKPN
menyampaikan LHKPN adalah sebagai berikut: are as follows:
1. Dewan Komisaris; 1. Board of Commissioners;
2. Direksi; dan 2. Board of Directors; and
3. Vice President atau pejabat setingkat BOD-1. 3. Vice Presidents or officials at BOD-1 level.
TRANSPARANSI LHKPN TRANSPARENCY OF THE
PERUSAHAAN TAHUN 2025 COMPANY’S LHKPN IN 2025
Perseroan melaporkan transparansi kepatuhan penyampaian LHKPN The Company reported the transparency of compliance with LHKPN
oleh pejabat Perseroan untuk tahun 2025 sebagai berikut: submissions by its officials for 2025 as follows:
Jumlah yang Telah Melaporkan
Jumlah Wajib Lapor Number of Persons Reported
Pejabat
No Number of Persons
Official Jumlah
Required to Report %
Amount
1 Dewan Komisaris 4 4 100%
Board of Commissioners
2 Direksi 5 5 100%
Board of Directors
3 Vice President atau pejabat setingkat BOD-1 12 12 100%
Vice President or BOD-1 level official
4 Total 21 21 100%
Pada tahun 2025, Perseroan telah memenuhi kewajiban penyampaian In 2025, the Company has fulfilled its obligation to submit the LHKPN
LHKPN pejabat Perseroan kepada KPK untuk tahun pelaporan reports of its officials to the Corruption Eradication Commission (KPK)
2025 sebagai bagian dari implementasi praktik terbaik Tata Kelola for the 2025 reporting year, as part of implementing best practices
Perusahaan yang Baik (GCG) di lingkungan Perseroan. in Good Corporate Governance (GCG) within the Company.
Page 542
542
Transparansi Praktik Bad Governance
Transparency of Bad Governance Practices
Perseroan menyadari bahwa praktik Bad Corporate Governance The Company recognizes that Bad Corporate Governance practices
dapat menghambat penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang may hinder the implementation of Good Corporate Governance
Baik (Good Corporate Governance/GCG) serta berdampak negatif (GCG) principles and negatively impact the Company’s performance,
terhadap kinerja, reputasi, dan keberlanjutan usaha Perseroan. reputation, and business sustainability.
Sebagai wujud komitmen dalam menerapkan GCG secara konsisten As part of its commitment to consistently and with integrity implement
dan berintegritas, Perseroan secara proaktif melakukan evaluasi GCG, the Company proactively conducts internal evaluations to
internal guna mengidentifikasi serta mencegah potensi praktik yang identify and prevent potential practices that deviate from established
menyimpang dari prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang berlaku. corporate governance principles.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak melakukan tindakan maupun Throughout 2025, the Company did not engage in any actions nor
menerapkan kebijakan yang termasuk dalam kategori Bad Corporate implement any policies categorized as Bad Corporate Governance.
Governance. Hal tersebut tercermin pada tabel berikut: This is reflected in the following table:
Praktik Keterangan
No
Praktik Keterangan
1 Laporan atas aktivitas Perseroan yang mencemari lingkungan Tidak terdapat laporan atau indikasi pencemaran lingkungan oleh
Reports on the Company’s activities polluting the environment Perseroan
There were no reports or indications of environmental pollution by the
Company.
2 Perkara penting yang sedang dihadapi oleh Perseroan, entitas anak, Seluruh perkara material telah diungkapkan sesuai ketentuan yang
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang sedang berlaku
menjabat tidak diungkapkan dalam Laporan Tahunan All material matters have been disclosed in accordance with
Important matters currently being faced by the Company, its applicable regulations.
subsidiaries, members of Board of Directors, and/or members of
Board of Commissioners are not disclosed in the Annual Report
3 Ketidakpatuhan dalam pengungkapan pemenuhan kewajiban Perseroan telah memenuhi seluruh kewajiban perpajakan secara tepat
perpajakan waktu dan sesuai peraturan
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Non-compliance in the disclosure of tax obligations The Company has fulfilled all tax obligations in a timely manner and in
accordance with regulations.
4 Ketidaksesuaian penyajian Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Penyajian Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan telah sesuai
dengan peraturan yang berlaku dan SAK dengan peraturan dan SAK
Non-conformity of the presentation of Annual Report and Financial The Annual Report and Financial Statements are presented in
Statements with applicable regulations and SAK accordance with regulations and SAK.
5 Tidak terdapat pengungkapan segmen operasi pada Laporan Pengungkapan segmen operasi telah disajikan sesuai ketentuan yang
Keuangan berlaku
No disclosure of operating segments in the Financial Statements Operating segment disclosures are presented in accordance with
applicable regulations.
6 Kasus terkait buruh dan karyawan Tidak terdapat kasus perselisihan hubungan industrial atau
Cases related to labor and employees pelanggaran ketenagakerjaan sepanjang tahun
There were no cases of industrial relations disputes or labor violations
throughout the year.
7 Ketidaksesuaian antara Buku Laporan Tahunan dengan Laporan Laporan Tahunan versi cetak dan digital telah disajikan secara
Tahunan Digital konsisten dan sesuai
Discrepancies between the Annual Report Book and the Digital The printed and digital versions of the Annual Report have been
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Annual Report presented consistently and in accordance with regulations.
Page 543
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 543
Penerapan Aspek dan Prinsip Tata Kelola Perusahaan
Sesuai Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
Implementation of Aspects and Principles of Corporate Governance In
Accordance with Financial Services Authority Regulations
Perseroan senantiasa menerapkan praktik Tata Kelola Perusahaan The Company consistently implements Good Corporate Governance
yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) dengan mematuhi (GCG) practices by adhering to established standards and prioritizing
standar yang telah ditetapkan serta menjadikan kepatuhan terhadap compliance with laws and regulations in every operational aspect.
peraturan perundang-undangan sebagai prioritas utama dalam setiap This commitment serves as the foundation for the Company’s
aspek operasional. Komitmen tersebut menjadi landasan Perseroan development of a transparent, accountable, and responsible
dalam membangun sistem pengelolaan yang transparan, akuntabel, management system to create sustainable corporate value.
dan bertanggung jawab guna menciptakan nilai perusahaan secara
berkelanjutan.
Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Perseroan secara As a concrete manifestation of this commitment, the Company
konsisten berupaya memenuhi seluruh rekomendasi dan pedoman consistently strives to comply with all recommendations and
yang tercantum dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 21/ guidelines stipulated in Financial Services Authority Regulation
POJK.04/2015 tentang Pedoman Penerapan Tata Kelola Perusahaan No. 21/POJK.04/2015 concerning Guidelines for the Implementation
Terbuka serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/ of Public Company Governance and Financial Services Authority
SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Circular Letter No. 32/SEOJK.04/2015 concerning Guidelines for
Public Company Governance.
Rekomendasi Tanggapan Penerapan
No.
Recommendation Response Implementation
Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan RUPS
Increasing the Value of Holding GMS
1 Perseroan memiliki metode atau prosedur Diterapkan • Perseroan telah memiliki prosedur teknis
teknis untuk mengumpulkan suara (voting) Applied pengumpulan suara yang terdapat dalam tata tertib
baik secara terbuka maupun tertutup RUPS.
yang mengedepankan independensi dan • Perusahaan melibatkan pihak ketiga yakni
kepentingan Pemegang Saham. Notaris dan Biro Administrasi Efek untuk menjaga
The Company has technical methods indepensi dan kepentingan Pemegang Saham
or procedures for collecting votes, dalam penghitungan suara di RUPS.
both openly and secretly, that prioritize • The Company has technical procedures for
the independence and interests of collecting votes, as outlined in the GMS rules of
Shareholders. procedure.
• The Company engages third parties, namely a
Notary and a Share Registrar, to safeguard the
independence and interests of Shareholders in the
vote count at the GMS.
2 Seluruh anggota Direksi dan anggota Diterapkan Semua anggota pengurus Perseroan hadir dalam RUPS
Dewan Komisaris Perusahaan Terbuka hadir Applied Tahunan.
dalam RUPS Tahunan. All members of the Company's management were
All members of Board of Directors and present at the Annual General Meeting of Shareholders
Board of Commissioners of Public (AGMS).
Companies must attend the Annual General
Meeting of Shareholders (AGMS).
3 Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam Diterapkan Perseroan telah menyediakan ringkasan risalah RUPS
situs web Perusahaan Terbuka paling Applied dalam situs web resmi Perusahaan pada bagian
sedikit selama 1 (satu) tahun. Hubungan Investor dalam Bahasa Indonesia dan
A summary of the minutes of GMS is Bahasa Inggris.
available on Public Companies’ website for The Company has provided a summary of the minutes
at least one year. of AGM on its official website under the Investor
Relations section in both Indonesian and English.
Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham atau Investor
Improving the Quality of Public Company Communication with Shareholders or Investors
4 Perusahaan Terbuka memiliki suatu Diterapkan Perseroan memiliki wadah komunikasi kepada
kebijakan komunikasi dengan pemegang Applied pemegang saham melalui Paparan Publik, Siaran
saham atau investor. Pers dan email pada situs web resmi Perusahaan.
Public companies have a communication The Company maintains communication channel for
policy with shareholders or investors. shareholders through Public Exposes, Press Releases,
and emails on its official website.
Page 544
544
Rekomendasi Tanggapan Penerapan
No.
Recommendation Response Implementation
5 Perusahaan Terbuka mengungkapkan Diterapkan Perseroan menyediakan akses keterbukaan informasi
kebijakan komunikasi Perusahaan Terbuka Applied melalui situs web resmi Perusahaan.
dengan pemegang saham atau investor The Company provides access to information disclosure
dalam situs web. through its official website.
Public companies disclose their
communication policy with shareholders or
investors on their websites.
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris
Strengthening the Membership and Composition of Board of Commissioners
6 Penentuan jumlah anggota Dewan Diterapkan Perseroan memiliki Jumlah anggota Dewan Komisaris
Komisaris mempertimbangkan kondisi Applied Perusahaan adalah 5 (lima) orang atau melebihi
Perusahaan Terbuka. ketentuan minimal terdiri dari 2 (dua) orang, Jumlah
Determination of the number of members of tersebut sudah sesuai dengan berdasarkan POJK No.
Board of Commissioners takes into account 33/POJK.04/2014.
the conditions of the Public Company. The Company has a total of 5 (five) members of the
Company's Board of Commissioners or exceeding the
minimum requirement of 2 (two) people. This number is
in accordance with POJK No. 33/POJK.04/2014.
7 Penentuan jumlah anggota Direksi Diterapkan Perseroan telah memenuhi ketentuan yang berlaku bagi
mempertimbangkan kondisi Perusahaan Applied Perseroan berdasarkan POJK No. 33/ POJK.04/2014.
Terbuka. Jumlah anggota Direksi Perusahaan adalah 5 (lima)
Determination of the number of members orang atau melebihi ketentuan minimal terdiri dari 2
of Board of Directors takes into account the (dua) orang.
conditions of the Public Company. The Company has complied with the provisions
applicable to the company based on POJK No. 33/
POJK.04/2014. The number of members of the
Company's Board of Directors is 5 (five) people or
exceeds the minimum requirement of 2 (two) people.
8 Penentuan komposisi anggota Dewan Diterapkan Perseroan telah memenuhi ketentuan yang berlaku bagi
Komisaris memperhatikan keberagaman Applied Perusahaan berdasarkan POJK No. 33/ POJK.04/2014.
keahlian, pengetahuan, dan pengalaman Keberagaman anggota Dewan Komisaris telah
yang dibutuhkan. dijelaskan di bab GCG dari laporan tahunan ini.
The composition of Board of The Company has complied with the applicable
Commissioners takes into account the regulations for the company under POJK No.
diversity of required expertise, knowledge, 33/POJK.04/2014. The diversity of Board of
and experience. Commissioners is explained in the GCG chapter of this
annual report.
9 Penentuan komposisi anggota Direksi Diterapkan Perseroan telah memenuhi ketentuan yang berlaku bagi
memperhatikan keberagaman keahlian, Applied Perseroan berdasarkan POJK No. 33/ POJK.04/2014.
pengetahuan, dan pengalaman yang Keberagaman anggota Direksi telah dijelaskan di bab
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
dibutuhkan. GCG dari laporan tahunan ini.
The composition of Board of Directors The Company has complied with the applicable
takes into account the diversity of required regulations for the company under POJK No. 33/
expertise, knowledge, and experience. POJK.04/2014. The diversity of Board of Directors is
explained in the GCG chapter of this annual report.
10 Anggota Direksi yang membawahi bidang Diterapkan Perseroan telah memenuhi ketentuan yang berlaku bagi
akuntansi atau keuangan memiliki keahlian Applied Perusahaan berdasarkan POJK No. 33/ POJK.04/2014.
dan/atau pengetahuan di bidang akuntansi. Perusahaan memiliki seorang anggota Direksi yang
Members of Board of Directors overseeing menjabat sebagai Direktur Keuangan dengan latar
accounting or finance must possess belakang Pendidikan Akuntansi sebagaimana telah
expertise and/or knowledge in accounting. dijelaskan di bab Profil Perusahaan.
The Company has complied with the applicable
regulations for the companu under POJK No. 33/
POJK.04/2014. The Company has a member of Board
of Directors who serves as Director of Finance with an
educational background in Accounting, as explained in
the Company Profile chapter.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris dan Direksi
Improving the Quality of Implementation of Duties and Responsibilities of Board of Commissioners and Board of Directors
11 Dewan Komisaris memiliki kebijakan Diterapkan Perseroan telah memiliki Kebijakan Assessment Dewan
penilaian sendiri (self-assessment) untuk Applied Komisaris sebagaimana yang dijelaskan di Board
menilai kinerja Dewan Komisaris. Manual Dewan Komisaris bagian Evaluasi Kinerja
Board of Commissioners has a self- Dewan Komisaris.
assessment policy to assess the The Company has a Board of Commissioners
performance of Board of Commissioners. Assessment Policy, as explained in the Board Manual
section on Board of Commissioners Performance
Evaluation.
12 Direksi memiliki kebijakan penilaian sendiri Diterapkan Perseroan telah memiliki Kebijakan Assessment Direksi
(selfassessment) untuk menilai kinerja Applied sebagaimana yang dijelaskan di Board Manual Direksi
Direksi. bagian Evaluasi Kinerja Dewan
Board of Directors has a self-assessment Komisaris.
policy to assess the performance of Board The Company has a Board of Directors Assessment
of Directors. Policy, as explained in the Board Manual section on
Board of Commissioners Performance Evaluation.
Page 545
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 545
Rekomendasi Tanggapan Penerapan
No.
Recommendation Response Implementation
13 Kebijakan penilaian sendiri (self- Diterapkan Kebijakan dan implementasi penilaian kinerja Dewan
assessment) untuk menilai kinerja Dewan Applied Komisaris telah diungkapkan di bab GCG bagian
Komisaris, diungkapkan melalui Laporan Transparansi Informasi Terkait Dewan Komisaris dan
Tahunan Perusahaan Terbuka. Direksi.
The self-assessment policy to assess the The Board of Commissioners performance assessment
performance of Board of Commissioners is policy and implementation are disclosed in the GCG
disclosed in the Public Company's Annual chapter section on Transparency of Information Related
Report. to Board of Commissioners and Board of Directors.
14 Kebijakan penilaian sendiri (self- Diterapkan Kebijakan dan implementasi penilaian kinerja Direksi
assessment) untuk menilai kinerja Direksi Applied telah diungkapkan di bab GCG bagian Transparansi
diungkapkan melalui Laporan Informasi Terkait Dewan Komisaris dan Direksi.
Tahunan Perusahaan Terbuka. The Board of Directors performance assessment policy
The self-assessment policy to assess and implementation are disclosed in the GCG chapter
the performance of Board of Directors is section on Transparency of Information Related to
disclosed in the Public Company's Annual Board of Commissioners and Board of Directors.
Report.
15 Dewan Komisaris mempunyai kebijakan Diterapkan Board Manual Dewan Komisaris mengatur ketentuan
terkait pengunduran diri anggota Dewan Applied bahwa anggota Dewan Komisaris sewaktu-waktu dapat
Komisaris apabila diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS dengan
terlibat dalam kejahatan keuangan. menyebutkan alasannya termasuk di dalamnya terlibat
Board of Commissioners has a policy dalam tindakan yang merugikan Perusahaan dan/atau
regarding the resignation of Board of Negara.
Commissioners members if they are The Board Manual for Board of Commissioners
involved in financial crimes. stipulates that members of Board of Commissioners
may be dismissed at any time based on a resolution of
the GMS, stating the reasons, including involvement in
actions detrimental to the Company and/or the State.
16 Direksi mempunyai kebijakan terkait Diterapkan Board Manual Direksi mengatur ketentuan bahwa
pengunduran diri anggota Direksi apabila Applied anggota Direksi sewaktu-waktu dapat diberhentikan
terlibat dalam kejahatan keuangan. berdasarkan keputusan RUPS dengan menyebutkan
Board of Directors has a policy regarding alasannya termasuk di dalamnya terlibat dalam tindakan
the resignation of Board of Directors yang merugikan Perusahaan dan/atau Negara.
members if they are involved in financial The Board Manual for Board of Directors stipulates that
crimes. members of Board of Directors may be dismissed at
any time based on a resolution of the GMS, stating the
reasons, including involvement in actions detrimental to
the Company and/or the State.
17 Dewan Komisaris atau Komite yang Diterapkan Perseroan telah memiliki kebijakan suksesi dan
menjalankan fungsi Nominasi dan Applied nominasi untuk calon anggota Direksi.
Remunerasi Menyusun kebijakan suksesi The Company has a succession and nomination policy
dalam proses Nominasi anggota Direksi. for prospective members of Board of Directors.
Board of Commissioners or the Committee
that carries out the Nomination and
Remuneration function develops a
succession policy for the nomination
process for members of Board of Directors.
Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan
Improving Corporate Governance Aspects through Stakeholder Participation
18 Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Diterapkan Perseroan memiliki kebijakan untuk mencegah
untuk mencegah terjadinya insider trading. Applied terjadinya insider trading sebagaimana diatur di
Public companies have policies to prevent dalam Code of Conduct Perusahaan.
insider trading. The Company has a policy to prevent insider trading, as
stipulated in the Company's Code of Conduct.
19 Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Diterapkan Perseroan memiliki kebijakan untuk mencegah
antikorupsi dan anti-fraud. Applied terjadinya antikorupsi dan anti-fraud sebagaimana
Public companies have anti-corruption and diatur di dalam Code of Conduct Perusahaan.
anti-fraud policies. The Company has a policy to prevent anti-corruption
and anti-fraud, as stipulated in the Company's Code of
Conduct.
20 Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Diterapkan Perseroan memiliki kebijakan kebijakan tentang seleksi
tentang seleksi dan peningkatan Applied dan peningkatan kemampuan pemasok
kemampuan pemasok atau vendor. atau vendor sebagaimana diatur di dalam Code of
Public Companies have policies regarding Conduct Perusahaan.
the selection and development of suppliers The Company has policies regarding the selection and
or vendors. development of suppliers or vendors, as stipulated in
the Company's Code of Conduct.
21 Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Diterapkan Perseroan memiliki kebijakan kebijakan tentang
tentang pemenuhan hak-hak kreditur. Applied pemenuhan hak-hak kreditur sebagaimana diatur di
Public Companies have policies regarding dalam Code of Conduct Perusahaan.
the fulfillment of creditors' rights. The Company has policies regarding the fulfillment of
creditors' rights, as stipulated in the Company's Code
of Conduct.
Page 546
546
Rekomendasi Tanggapan Penerapan
No.
Recommendation Response Implementation
22 Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Diterapkan Perseroan memiliki kebijakan sistem pelaporan
system whistleblowing. Applied pelanggaran sebagaimana diungkapkan dalam
Public Companies have whistleblowing Laporan Tahunan ini.
policies. The Company has a whistleblowing system, as
disclosed in this Annual Report.
23 Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Diterapkan Perseroan memiliki kebijakan pemberian insentif jangka
pemberian insentif jangka panjang kepada Applied panjang kepada Direksi dan karyawan sebagaimana
Direksi dan karyawan. secara teknik diungkapkan didalam Prosedur
Public Companies have policies regarding Perseroan.
the provision of long-term incentives to The Company has a policy regarding the provision of
Directors and employees. long-term incentives to Directors and employees, as
technically disclosed in the Company's Procedures.
Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi
Improving the Implementation of Information Disclosure
24 Perusahaan Terbuka memanfaatkan Diterapkan Perseroan menggunakan media sosial, situs web resmi
penggunaan teknologi informasi secara Applied Perusahaan, situs BEI, dan situs website eASY.KSEI
lebih luas selain situs web sebagai media sebagai pemenuhan aspek keterbukaan informasi.
keterbukaan informasi. The Company utilizes social media, the Company's
Public companies utilize information official website, the IDX website, and the eASY.KSEI
technology more extensively, in addition website to fulfill its information disclosure requirements.
to websites, as a means of information
disclosure.
25 Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka Diterapkan Perseroan mengungkapkan pemilik manfaat akhir
mengungkapkan pemilik manfaat akhir Applied dalam kepemilikan saham Perusahaan Sebagaimana
dalam kepemilikan saham Perusahaan tercantum dalam Laporan Tahunan ini.
Terbuka paling sedikit 5% (lima persen), The Company discloses the ultimate beneficial owner of
selain pengungkapan pemilik manfaat akhir the Company's shares as stated in this Annual Report.
dalam kepemilikan saham Perusahaan
Terbuka melalui pemegang saham utama
dan pengendali.
The Annual Report of Public Companies
discloses the ultimate beneficial owners
of at least 5% (five percent) of the Public
Company's shares, in addition to disclosing
the ultimate beneficial owners of the Public
Company's shares through major and
controlling shareholders.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 547
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 547
Penerapan 8 (Delapan) Prinsip Pedoman Umum
Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) 2021
Implementation of the 8 (Eight) Principles of the General Guidelines for
Indonesian Corporate Governance (PUGKI) 2021
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
1 Peran dan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
Roles and Responsibilities of Board of Directors and Board of Commissioners
1.1 Peran dan Tanggung Jawab Direksi
Roles and Responsibilities of Board of Directors
Rekomendasi 1
Recommendation 1
1.1.1 Untuk mencapai penciptaan nilai yang berkelanjutan, Apply/Explain Apply
Direksi menjalankan peran kepemimpinannya dan berupaya
mencapai hasil governansi sebagai berikut: Direksi telah menjalankan pengelolaan perusahaan
• berdaya saing dan berfokus ke kinerja jangka panjang; dengan berorientasi pada penciptaan nilai jangka
• beretika dan bertanggung jawab dalam menjalankan panjang melalui penerapan prinsip tata kelola
bisnis; yang baik, dengan menyeimbangkan aspek kinerja
• berkontribusi positif terhadap masyarakat dan keuangan, keberlanjutan usaha, serta kontribusi
lingkungan; serta terhadap masyarakat dan lingkungan.
• berkemampuan dalam bertahan dan bertumbuh Board of Directors has carried out company
(corporate resilience) management with an orientation towards creating
To achieve sustainable value creation, Board of Directors long-term value through the application of good
carries out its leadership role and strives to achieve the governance principles, by balancing aspects of
following governance outcomes: financial performance, business sustainability, and
• competitiveness and focus on long-term performance; contributions to society and the environment.
• ethical and responsible conduct in conducting business;
• contributing positively to society and the environment;
and
• ability to survive and grow (corporate resilience).
Rekomendasi 2
Recommendation 2
1.1.2 Direksi harus memastikan bahwa misi, visi, tujuan, sasaran, Apply/Explain Apply
strategi, dan rencana tahunan dan jangka menengah
korporasi konsisten dengan tujuan jangka panjang, dengan Direksi memastikan bahwa visi, misi, tujuan, dan
memanfaatkan inovasi dan teknologi secara efektif. strategi Perseroan telah disusun dan dijalankan
Board of Directors must ensure that the corporation's mission, secara selaras dalam rencana jangka pendek
vision, goals, objectives, strategies and annual and medium- maupun jangka panjang, dengan dukungan inovasi
term plans are consistent with long-term goals, by utilizing dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan
innovation and technology effectively. daya saing perusahaan.
Board of Directors ensures that the Company’s
vision, mission, objectives and strategies have
been formulated and implemented in harmony in
short-term and long-term plans, with the support of
innovation and the use of technology to increase the
company’s competitiveness.
Rekomendasi 3 & 4
Recommendation 3 & 4
1.1.3 Direksi memastikan bahwa korporasi menerapkan manajemen Apply/Explain Apply
risiko dan sistem pengendalian internal yang tepat dan efektif
yang selaras dengan visi, misi, tujuan, sasaran, dan strategi Direksi telah menerapkan sistem manajemen risiko
korporasi serta mematuhi peraturan perundang-undangan dan pengendalian internal secara terintegrasi dalam
dan standar yang berlaku. proses bisnis, guna mendukung pencapaian tujuan
Board of Directors ensures that the corporation implements perusahaan serta memastikan kepatuhan terhadap
appropriate and effective risk management and internal peraturan perundang-undangan yang berlaku.
control systems that align with the corporation's vision, Board of Directors has implemented an integrated
mission, goals, objectives, and strategies, and that they risk management and internal control system within
comply with applicable laws and regulations and standards. business processes to support the achievement of
company objectives and ensure compliance with
applicable laws and regulations.
Page 548
548
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
1.1.4 Direksi memastikan integritas akuntansi dan sistem pelaporan Apply/Explain Apply
keuangan korporasi dan pengungkapan yang tepat waktu dan
akurat atas semua informasi material mengenai korporasi. Direksi memastikan bahwa sistem pelaporan
Board of Directors ensures the integrity of the corporation's keuangan dan pengungkapan informasi telah
accounting and financial reporting systems and the timely and dilaksanakan secara tepat waktu, akurat, dan sesuai
accurate disclosure of all material information regarding the dengan standar yang berlaku, sebagai bentuk
corporation. transparansi kepada pemangku kepentingan.
Board of Directors ensures that the financial
reporting and information disclosure system
is implemented in a timely, accurate, and
compliant manner, demonstrating transparency to
stakeholders.
Rekomendasi 5
Recommendation 5
1.1.5 Direksi memastikan pelaporan keberlanjutan telah disusun Apply/Explain Apply
sebagaimana mestinya.
Board of Directors ensures that sustainability reporting has Direksi telah menyusun dan menyampaikan laporan
been prepared properly. keberlanjutan sebagai bagian dari komitmen
Perseroan dalam mengintegrasikan aspek ekonomi,
sosial, dan lingkungan dalam kegiatan operasional
perusahaan.
Board of Directors has prepared and submitted
a sustainability report as part of the Company’s
commitment to integrating economic, social
and environmental aspects into the company’s
operational activities.
Rekomendasi 6
Recommendation 6
1.1.6 Direksi membangun kerangka kerja untuk governansi Apply/Explain Apply
teknologi informasi (TI) korporasi yang selaras dengan
kebutuhan dan prioritas bisnis korporasi, mendorong peluang
dan kinerja bisnis, memperkuat manajemen risiko, serta Direksi telah membangun dan mengembangkan
mendukung tujuan dan strategi korporasi. kerangka kerja tata kelola teknologi informasi yang
Board of Directors establishes a framework for corporate selaras dengan kebutuhan dan strategi bisnis
information technology (IT) governance that aligns with Perseroan, guna mendukung efisiensi operasional,
corporate business needs and priorities, drives business pengelolaan risiko, serta peningkatan kinerja
opportunities and performance, strengthens risk management, perusahaan secara berkelanjutan.
and supports corporate objectives and strategies. Board of Directors has built and developed an
information technology governance framework that
is aligned with the Company’s business needs and
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
strategies, to support operational efficiency, risk
management, and continuous improvement of the
company’s performance.
Rekomendasi 7, 8 & 9
Recommendation 7, 8 & 9
1.1.7 Bagi korporasi yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan Apply/Explain Apply
prinsip Syariah, Direksi perlu memastikan kewenangan dan
ketersediaan perangkat pendukung yang memadai agar
Dewan Pengawas Syariah dapat menjalankan perannya Perseroan menjalankan kegiatan usaha dengan
dengan efektif. mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan
For corporations conducting business activities based on yang baik serta kepatuhan terhadap peraturan
Sharia principles, Board of Directors must ensure adequate perundang-undangan yang berlaku, sebagai
authority and the availability of supporting instruments to landasan dalam setiap pengambilan keputusan dan
enable the Sharia Supervisory Board to effectively carry out pelaksanaan operasional.
its role. The Company conducts its business activities
by prioritizing the principles of good corporate
governance and compliance with applicable laws
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
and regulations, as the basis for all decision-making
and operational implementation.
Page 549
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 549
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
1.1.8 Piagam Direksi secara periodik ditinjau. Piagam mencakup Apply/Explain Apply
antara lain pembagian peran Direktur secara individual dapat
diatur di Piagam Direksi atau dengan surat keputusan Direksi. Direksi secara berkala melakukan peninjauan dan
The Board of Directors Charter is periodically reviewed. The penyempurnaan terhadap Piagam Direksi guna
Charter includes, among other things, the division of roles for memastikan kesesuaian dengan perkembangan
individual Directors, which can be stipulated in the Board of bisnis, regulasi, serta kebutuhan organisasi dalam
Directors Charter or through a Board of Directors Decree. mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan
tanggung jawab Direksi.
Board of Directors periodically reviews and refines
the Board of Directors Charter to ensure its
alignment with business developments, regulations,
and organizational needs to support effective
implementation of the Board of Directors’ duties and
responsibilities.
1.1.9 Direksi mempunyai kebijakan terkait pengunduran diri Apply/Explain Apply
anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan keuangan
dan terbukti melakukan kesalahan. Perseroan telah memiliki kebijakan terkait etika
Board of Directors has a policy regarding the resignation of dan integritas, termasuk pengaturan mengenai
Board members if they are involved in financial crimes and pengunduran diri anggota Direksi dalam kondisi
proven guilty. tertentu, sebagai bagian dari komitmen terhadap
penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
The Company has policies related to ethics
and integrity, including provisions regarding the
resignation of members of Board of Directors under
certain circumstances, as part of its commitment
to implementing good corporate governance
principles.
1.2 Penilaian Kinerja – Direksi dan Anggotanya
Performance Assessment – Board
of Directors and its Members
Rekomendasi 1
Recommendation 1
1.2.1 Dewan Komisaris melakukan evaluasi formal tahunan secara Apply/Explain Apply
obyektif dan independen untuk menentukan efektivitas Direksi
dan setiap individu direktur.
Board of Commissioners conducts annual formal evaluations Dewan Komisaris melakukan evaluasi kinerja
objectively and independently to determine the effectiveness Direksi secara berkala melalui mekanisme rapat
of Board of Directors and each individual director. dan penelaahan atas kinerja Perseroan. Evaluasi
dilakukan dengan mempertimbangkan pencapaian
target perusahaan, aspek strategis, serta kontribusi
masing-masing anggota Direksi dalam mendukung
kinerja perusahaan secara keseluruhan
Board of Commissioners periodically evaluates the
performance of Board of Directors through meetings
and reviews of the Company’s performance.
Evaluations are conducted by considering the
achievement of company targets, strategic aspects,
and the contribution of each member of Board
of Directors to supporting the company’s overall
performance.
Rekomendasi 2
Recommendation 2
1.2.2 Dewan Komisaris dengan pertimbangan Komite Nominasi dan Apply/Explain Apply
Remunerasi, bertanggung jawab menentukan kriteria evaluasi
kinerja dan menilai kinerja Direktur Utama dan anggota Direksi Dalam melakukan evaluasi kinerja Direksi, Dewan
lainnya. Komisaris mempertimbangkan masukan dari
Board of Commissioners, with the advice of Nomination and Komite Nominasi dan Remunerasi, serta mengacu
Remuneration Committee, is responsible for determining pada indikator kinerja yang relevan dengan strategi
performance evaluation criteria and assessing the dan tujuan Perseroan, termasuk kinerja keuangan,
performance of President Director and other members of operasional, dan aspek tata kelola.
Board of Directors. In evaluating the performance of Board of Directors,
Board of Commissioners considers input from
Nomination and Remuneration Committee, and
refers to performance indicators relevant to the
Company’s strategy and objectives, including
financial performance, operational performance, and
governance aspects.
1.3 Peran dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
Roles and Responsibilities of Board of Commissioners
Rekomendasi 1, 2, 3, 4, 5 & 6
Recommendation 1, 2, 3, 4, 5 & 6
Page 550
550
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
1.3.1 Dewan Komisaris mereviu strategi korporasi paling tidak Apply/Explain Apply
setiap tahun dan menyetujui misi, visi dan strategi korporasi
yang dirumuskan oleh Direksi. Dewan Komisaris juga mereviu, Dewan Komisaris secara aktif melakukan
memberikan saran dan menyetujui rencana bisnis dan penelaahan dan evaluasi terhadap strategi
rencana keuangan jangka panjang dan rencana keuangan korporasi yang disusun oleh Direksi, baik dalam
jangka pendek korporasi. Dewan Komisaris memberikan advis jangka pendek maupun jangka panjang. Dewan
dan melakukan pemantauan kepada Direksi atas pengelolaan Komisaris memberikan arahan strategis, masukan,
implementasinya. Direksi dan Dewan Komisaris terlibat dalam serta persetujuan atas rencana bisnis dan rencana
keputusan yang sangat penting bagi korporasi, diatur dalam keuangan Perseroan, serta melakukan pemantauan
anggaran dasar korporasi. terhadap implementasinya guna memastikan
Board of Commissioners reviews the corporate strategy keselarasan dengan tujuan dan kepentingan
at least annually and approves the mission, vision, and Perseroan.
formulated by the Board of Directors. The Board of Board of Commissioners actively reviews and
Commissioners also reviews, advises, and approves the evaluates the corporate strategies formulated by
corporation's long-term and short-term business and financial Board of Directors, both short-term and long-
plans. Board of Commissioners provides advice and monitors term. Board of Commissioners provides strategic
the management of their implementation. Board of Directors direction, input, and approval of the Company’s
and Board of Commissioners are involved in decisions business and financial plans, and monitors their
that are critical to the corporation, as stipulated in the implementation to ensure alignment with the
corporation's articles of association. Company’s goals and interests.
1.3.2 Jenis keputusan yang memerlukan persetujuan Dewan Apply/Explain Apply
Komisaris harus diungkapkan dalam laporan tahunan
The types of decisions that require the Board of Telah diinformasikan dalam Laporan Tahunan pada
Commissioners' approval must be disclosed in the annual Bab GCG, pembahasan Dewan Komisaris.
report. This has been disclosed in the Annual Report,
under the GCG chapter, regarding the Board of
Commissioners’ discussions.
1.3.3 Dengan memperhatikan rekomendasi Komite Nominasi Apply/Explain Apply
dan Remunerasi, Dewan Komisaris mengusulkan kepada,
dan untuk diputuskan oleh, RUPS pengangkatan dan/ Rekomendasi ini dilakukan setiap tahun dan
atau pemberhentian anggota Direksi dan anggota Dewan merupakan hal yang diminta oleh pemegang saham.
Komisaris. Dalam mengusulkan hal di atas, Dewan Komisaris This recommendation is made annually and is
memperhatikan keberagaman, unsur nondiskriminatif dan requested by shareholders.
memberikan kesempatan yang sama tanpa membedakan
suku, agama, ras, antar golongan dan gender. Dewan
Komisaris memastikan proses pencalonan dan pemilihan
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris adalah formal
dan transparan.
Taking into account the recommendations of Nomination
and Remuneration Committee, Board of Commissioners
proposes to, and for decision by, the GMS the appointment
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
and/or dismissal of members of Board of Directors and Board
of Commissioners. In making these proposals, Board of
Commissioners considers diversity, non-discrimination, and
provides equal opportunities without distinction of ethnicity,
religion, race, social class, or gender. Board of Commissioners
ensures that the nomination and selection process for
members of Board of Directors and Board of Commissioners
is formal and transparent.
1.3.4 Dewan Komisaris atau Komite yang menjalankan fungsi Apply/Explain Apply
nominasi menyusun kebijakan suksesi dalam proses nominasi
anggota Direksi. Setiap tahun Dewan Komisaris Hal ini tertuang dalam kebijakan Dewan Komisaris
meninjau pelaporan pelaksanaan rencana pengembangan Nomor: 126/DK/WIKA/2019 tanggal 20 Desember
dan suksesi yang disampaikan Direktur Utama. 2019. Pada setiap tahunnya dilakukan pembahasan
Board of Commissioners or the committee responsible for dengan Direksi dalam rapat Dewan komisaris.
the nomination function develops a succession policy for As stipulated in Board of Commissioners Policy
the nomination process for members of Board of Directors. Number 126/DK/WIKA/2019 dated December 20,
Board of Commissioners annually reviews the report on the 2019. Discussions with the Board of Directors are
implementation of the development and succession plan held annually during a Board of Commissioners
submitted by the President Director. meeting.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 551
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 551
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
1.3.5 Dewan Komisaris Apply/Explain Apply
• mengajukan kepada RUPS, yang dapat didahului oleh
usulan dari Komite yang menjalankan fungsi remunerasi, • Hasil reviu KNRG dan usulan manajemen
besaran remunerasi anggota Direksi dan anggota Dewan disampaikan pada Dewan Komisaris yang
Komisaris yang selaras dengan pengembangan korporasi kemudian menjadi usulan kepada RUPS/
yang berkelanjutan dan kepentingan jangka panjang Pemegang saham seri A.
korporasi dan pemegang saham; • Bahan usulan didapatkan dari manajemen dan
• secara berkala mereviu sistem remunerasi Direksi dan dilakukan diskusi dengan KNRG setiap tahun
Dewan Komisaris. sekali.
Board of Commissioners • The results of KNRG review and management
• Submit to the GMS, which may be preceded by proposals are submitted to the Board of
a proposal from the Committee carrying out the Commissioners, which then become proposals
remuneration function, the amount of remuneration to the GMS/Series A shareholders.
for members of Board of Directors and members of • Proposal materials are obtained from
Board of Commissioners that is in line with sustainable management and discussed with the KNRG
corporate development and the long-term interests of the annually.
corporation and shareholders;
• Periodically review the remuneration system for Board of
Directors and Board of Commissioners.
1.3.6 Dewan Komisaris mengawasi efektivitas kebijakan governansi Apply/Explain Apply
korporat dan implementasinya serta mengusulkan perubahan
jika diperlukan. Permintaan laporan pelaksanaan kepatuhan
Board of Commissioners oversees the effectiveness of atas aturan baru dari manajemen. Kemudian
corporate governance policies and their implementation and ditindaklanjuti oleh KNRG dalam bentuk rapat.
proposes changes when necessary. Apabila ada isu yang beresiko disampaikan menjadi
agenda rapat Dewan Komisaris yang dihadiri oleh
Direksi.
Hal ini tertuang dalam Kebijakan Dewan Komisaris,
Nomor: 103/DK/WIKA/2019 tanggal 04 Oktober
2019.
Requests reports on compliance with new
regulations from management. The KNRG then
follows up with meetings. Any risky issues are
raised and placed on the agenda of a Board of
Commissioners meeting, which is attended by the
Board of Directors.
As outlined in the Board of Commissioners Policy
Number 103/DK/WIKA/2019 dated October 4, 2019.
Rekomendasi 7
Recommendation 7
1.3.7 Dewan Komisaris memantau dan mengarahkan agar Apply/Explain Apply
korporasi menerapkan manajemen risiko dan sistem
pengendalian internal yang tepat dan efektif yang selaras Hal ini tertuang dalam kebijakan Dewan Komisaris,
dengan tujuan, sasaran, dan strategi korporasi serta Nomor: 126/DK/WIKA/2019 tanggal 20 Desember
mematuhi peraturan perundang-undangan, kode perilaku dan 2019.
standar yang berlaku.
Board of Commissioners monitors and directs the corporation Melalui rapat KNRG dilakukan pembahasan dengan
to implement appropriate and effective risk management divisi terkait/yang membidangi.
and internal control systems that align with the corporation's
goals, objectives, and strategies, while also complying with Apabila ada isu yang beresiko akan disampaikan
applicable laws and regulations, codes of conduct, and menjadi agenda rapat Dewan Komisaris yang
standards.
dihadiri oleh Direksi.
As outlined in Board of Commissioners policy No.
126/DK/WIKA/2019 dated December 20, 2019.
Discussions are held through KNRG meetings with
relevant divisions.
Any risky issues will be raised and placed on the
agenda of Board of Commissioners meetings, which
are attended by the Board of Directors.
Rekomendasi 8
Recommendation 8
Page 552
552
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
1.3.8 Dewan Komisaris mengawasi dan mengarahkan agar tercapai Apply/Explain Apply
integritas akuntansi dan sistem pelaporan keuangan korporat,
serta independensi fungsi audit internal dan eksternal. Hal ini tertuang dalam kebijakan Dewan Komisaris
Board of Commissioners oversees and directs the Nomor: 126/DK/WIKA/2019 tanggal 20 Desember
achievement of integrity in the corporate accounting and 2019.
financial reporting systems, as well as the independence of
the internal and external audit functions. Melalui rapat Komite Audit (“KA”) dilakukan
pembahasan dengan divisi terkait/yang
membidangi.
Apabila ada isu yang beresiko akan disampaikan
menjadi agenda rapat Dewan Komisaris yang
dihadiri oleh Direksi
As outlined in Board of Commissioners Policy
Number 126/DK/WIKA/2019 dated December 20,
2019.
Through Audit Committee (“AC”) meetings,
discussions are held with relevant divisions.
If there are any risky issues, they will be brought to
the agenda of Board of Commissioners meetings,
which are attended by the Board of Directors.
Rekomendasi 9,10,11 & 12
Recommendation 9, 10, 11 & 12
1.3.9 Dewan Komisaris memantau, mereviu dan menyetujui Apply/Explain Apply
laporan tahunan dan laporan keberlanjutan Korporasi serta
memastikan integritasnya, serta mengawasi proses Hal ini tertuang dalam kebijakan Dewan Komisaris
pengungkapan dan pengkomunikasian korporasi. Nomor: 126/DK/WIKA/2019 tanggal 20 Desember
Board of Commissioners monitors, reviews, and approves 2019.
the Corporation's annual and sustainability reports, ensuring
their integrity, and oversees the corporation's disclosure and Melalui rapat KA dilakukan pembahasan dengan
communication processes. divisi terkait/yang membidangi.
Apabila ada isu yang beresiko akan disampaikan
menjadi agenda rapat Dewan Komisaris yang
dihadiri oleh Direksi
As stipulated in Board of Commissioners Policy
Number 126/DK/WIKA/2019 dated December 20,
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
2019.
Through Audit Committee meeting, discussions are
held with relevant divisions/those in charge.
If there are any risky, they will be brought to the
agenda of the Board of Commissioners meeting,
which will be attended by Board of Directors.
1.3.10 Piagam Dewan Komisaris secara periodik ditinjau. Apply/Explain Apply
Board of Commissioners Charter is periodically reviewed.
Reviu piagam Dewan Komisaris termasuk organ
dilakukan secara periodik minimal 3 (tiga) tahun
sekali.
Reviews of Board of Commissioners charter,
including its organs, are conducted periodically, at
least once every three years.
1.3.11 Dewan Komisaris mempunyai kebijakan terkait pengunduran Apply/Explain Apply
diri anggota Dewan Komisaris apabila terlibat dalam kejahatan Mengikuti ketentuan hukum yang berlaku.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
keuangan dan terbukti melakukan kesalahan. Following applicable legal provisions.
Board of Commissioners has a policy regarding the
resignation of Board of Commissioners members if they are
involved in financial crimes and proven to have committed
wrongdoing.
1.3.12 Komisaris independen sangat diharapkan untuk dapat Apply/Explain Apply
berkontribusi dalam diskusi yang jujur, obyektif, aktif dan
konstruktif pada rapat Dewan Komisaris. Tercantum dalam ketentuan Board Manual dan
Independent commissioners are strongly encouraged to ketentuan hukum korporasi.
contribute to honest, objective, active, and constructive As stated in the Board Manual and corporate law.
discussions at Board of Commissioners meetings.
Page 553
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 553
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
Rekomendasi 13
Recommendation 13
1.3.13 Komisaris Utama berperan sebagai koordinator Dewan Apply/Explain Apply
Komisaris dan memastikan efektivitasnya. Komisaris Utama
mendorong budaya keterbukaan dan dialog konstruktif Tercantum dalam ketentuan Board Manual dan Tata
yang memungkinkan berbagai pandangan diungkapkan, Cara Rapat Dewan Komisaris.
termasuk mengkoordinasi penetapan agenda rapat dewan Listed in the provisions of the Board Manual and the
yang tepat dan memastikan waktu yang cukup tersedia untuk Procedures for Board of Commissioners Meetings.
mendiskusikan semua agenda. Selain itu, juga harus ada
kesempatan bagi Dewan Komisaris untuk bertemu dengan
jajaran Direksi dan manajemen senior.
President Commissioner serves as the coordinator of Board
of Commissioners and ensures its effectiveness. President
Commissioner fosters a culture of openness and constructive
dialogue that allows for the expression of diverse views,
including coordinating the setting of appropriate board
meeting agendas and ensuring sufficient time is available for
discussion of all items. Furthermore, Board of Commissioners
must be provided with opportunities to meet with Board of
Directors and senior management.
Panduan
Guidelines
1.3.13.1 Rincian tugas Komisaris Utama diungkapkan dalam laporan Apply/Explain Apply
tahunan dan situs web korporasi.
Details of the President Commissioner's duties are disclosed Tertuang dalam Laporan Tahunan pada Bab GCG,
in the annual report and on the corporate website. Sub Bab Dewan Komisaris, pembahasan Rapat
Dewan Komisaris.
Listed in the provisions of the Board Manual and the
Procedures for Board of Commissioners Meetings.
1.3.13.2 Komisaris Utama mengkoordinasi pembagian peran Apply/Explain Apply
pengawasan di antara para anggota Dewan Komisaris,
memimpin rapat Dewan Komisaris dan mewakili Dewan Tertuang dalam keputusan Dewan Komisaris,
Komisaris dalam urusan dengan pihak luar Dewan Komisaris. Nomor: 85/DK/WIKA/2021 tanggal 01 Oktober 2021.
President Commissioner coordinates the division of As stated in the Board of Commissioners’ Decision
supervisory roles among the members of Board of Number 85/DK/WIKA/2021 dated October 1, 2021.
Commissioners, leads Board meetings, and represents Board
of Commissioners in matters with parties outside the Board of
Commissioners.
1.3.13.3 Mantan Direktur Utama dan anggota Direksi yang terpilih Apply/Explain Apply
sebagai anggota Dewan Komisaris tidak dapat langsung
ditetapkan sebagai Komisaris utama. Perlu ada masa jeda 2 Sebagaimana tertuang dalam Anggaran Dasar
(dua) tahun untuk dapat ditunjuk kembali sebagai Komisaris Perseroan No 5 Tanggal 4 Februari 2022.
Utama. Jika Dewan Komisaris memutuskan bahwa mantan As stated in the Company’s Articles of Association
Direktur Utama/anggota Direksi perlu menjadi Komisaris No. 5 dated February 4, 2022.
utama, maka Dewan Komisaris memberikan alasan dan
penjelasan dalam Laporan Tahunan.
Former President Directors and members of Board
of Commissioners who are elected to the Board of
Commissioners cannot be immediately appointed as
President Commissioners. A two-year grace period is
required before reappointment as President Commissioner.
If Board of Commissioners decides that a former President
Director/member of Board of Commissioners should become
President Commissioner, Board of Commissioners shall
provide the reasons and explanation in the Annual Report.
Page 554
554
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
1.4 Pembentukan Komite
Committee Formation
Rekomendasi 1
Recommendation 1
1.4.1 Korporasi memiliki komite-komite di bawah Dewan Komisaris Apply/Explain Apply
sekurang-kurangnya terdiri dari: Komite Audit, Komite
Nominasi dan Remunerasi dan Komite Pemantau Dewan Komisaris WIKA telah membentuk Komite
Manajemen Risiko. Audit, Komite Nominasi, Remunerasi, dan GCG,
The corporation has committees under Board of Komite Pemantau Risiko dan Komite Tata Kelola
Commissioners, consisting of at least the following: an Audit Terintegrasi sebagai pelaksanaan ketentuan permen
Committee, a Nomination and Remuneration Committee, and BUMN Nomor: PER-2/MBU/03/2023 tentang
a Risk Management Monitoring Committee. Pedoman Tata Kelola Dan Kegiatan Korporasi
Signifikan Badan Usaha Milik Negara.
WIKA’s Board of Commissioners has established
an Audit Committee, a Nomination, Remuneration,
and Good Corporate Governance Committee, a
Risk Monitoring Committee, and an Integrated
Governance Committee to implement the provisions
of the Minister of State-Owned Enterprises
Regulation No. PER-2/MBU/03/2023 concerning
Guidelines for Governance and Significant
Corporate Activities of State-Owned Enterprises.
Rekomendasi 2
Recommendation 2
1.4.2 Dewan Komisaris memastikan bahwa anggota Komite Audit Apply/Explain Apply
seluruhnya independen dan komite lain yang dibentuk Dewan
Komisaris adalah mayoritas dari pihak independen, serta Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan
semua anggota komite memiliki kompetensi, berkomitmen, termasuk mengenai masa jabatan.
serta memiliki wewenang yang memadai untuk menjalankan Implementation has been carried out in accordance
perannya secara efektif dan independen . with regulations, including regarding terms of office.
Board of Commissioners ensures that all members of Audit
Committee are independent, and that other committees
formed by Board of Commissioners are predominantly
composed of independent parties. All committee members
possess the competence, commitment, and sufficient
authority to carry out their roles effectively and independently.
Rekomendasi 3
Recommendation 3
1.4.3 Untuk memastikan pemantauan atas pelaksanaan tugas Apply/Explain Apply
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Komite Audit berjalan obyektif dan independen, Komisaris
Utama tidak boleh menjadi ketua Komite Audit, kecuali dalam
keadaan luar biasa yang harus dijelaskan dalam laporan Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai dengan
tahunan ketentuan.
To ensure objective and independent monitoring of the Audit Implementation has been carried out in accordance
Committee's duties, the President Commissioner may not with the provisions.
serve as Chairman of Audit Committee, except in exceptional
circumstances, which must be disclosed in the annual report.
1.5 Penilaian Kinerja - Dewan Komisaris dan Anggotanya
Performance Assessment - Board of Commissioners and its Members
Rekomendasi 1
Recommendation 1
1.5.1 Dewan Komisaris melakukan evaluasi formal tahunan secara Apply/Explain Apply
obyektif untuk menentukan efektivitas Dewan, komitenya, dan
setiap individu komisaris.
Board of Commissioners conducts an annual formal, objective Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
evaluation to determine the effectiveness of the Board, its Implementation has been carried out in accordance
committees, and each individual commissioner. with the provisions.
Page 555
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 555
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
1.6 Benturan Kepentingan
Conflict of Interest
Rekomendasi 1
Recommendation 1
1.6.1 Anggota Direksi yang mempunyai rangkap jabatan di luar Apply/Explain Apply
korporasi, harus mendapatkan persetujuan dari Dewan
Komisaris. Seorang Komisaris memberi tahu Dewan Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.
Komisaris dan ketua komite yang menjalankan fungsi Saat ini tidak ada yang menjalani rangkap jabatan.
nominasi, sebelum menerima penunjukan baru sebagai Implementation has been carried out in accordance
direktur atau komisaris dari korporasi terbuka, jabatan with the provisions. Currently, no one is serving
direktur lainnya atau posisi lain dengan komitmen waktu yang concurrent positions.
signifikan.
Members of Board of Directors who hold concurrent positions
outside the corporation must obtain approval from Board
of Commissioners. A Commissioner shall notify Board of
Commissioners and chairman of committee that performs the
nominating function before accepting a new appointment as
a director or commissioner of a public corporation, another
directorship, or any other position with a significant time
commitment.
Rekomendasi 2
Recommendation 2
1.6.2 Dewan Komisaris memantau dan mengelola potensi benturan Apply/Explain Apply
kepentingan manajemen, anggota Direksi, Dewan Komisaris
dan pemegang saham, termasuk penyalahgunaan aset Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan. Ada
korporasi dan penyalahgunaan dalam transaksi pihak berelasi. penandatanganan Piagam Benturan Kepentingan
Komisaris yang memiliki benturan kepentingan tidak turut yang dilakukan pembaharuan setiap tahun.
serta dalam pemantauan dan pengambilan keputusan atas Implementation has been carried out in accordance
potensi benturan kepentingan yang melibatkan Komisaris atau with regulations. A Conflict of Interest Charter has
afiliasi Komisaris yang bersangkutan. been signed, which is renewed annually.
Board of Commissioners monitors and manages potential
conflicts of interest between management, members of Board
of Directors, Board of Commissioners, and shareholders,
including misuse of corporate assets and misuse in related
party transactions. Commissioners with conflicts of interest do
not participate in monitoring and decision-making regarding
potential conflicts of interest involving the Commissioner or
their affiliates.
1.7 Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Competency Development of Members of Board of Directors and Board of Commissioners
Rekomendasi 1
Recommendation 1
1.7.1 Dewan Komisaris memastikan bahwa anggota Direksi dan Apply/Explain Apply
Dewan Komisaris memahami peran dan tanggung jawab
mereka, karakteristik dan operasi korporasi, peraturan Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.
perundang-undangan dan standar yang relevan serta Anggaran Dewan Komisaris salah satunya tentang
kewajiban lain yang berlaku. Direksi melalui sekretaris pelatihan untuk peningkatan dan penyegaran
korporasi mendukung semua anggota Direksi dan Dewan pengetahuan.
Komisaris dalam memperbarui dan menyegarkan Implementation has been carried out in
keterampilan dan pengetahuan mereka yang diperlukan untuk accordance with regulations. One of the Board of
menjalankan peran mereka di Dewan. Commissioners' budget allocations is for training to
Board of Commissioners ensures that members of Board of improve and refresh knowledge.
Directors and Board of Commissioners understand their roles
and responsibilities, the characteristics and operations of the
corporation, relevant laws and regulations and standards,
and other applicable obligations. Board of Directors, through
corporate secretary, supports all members of Board of
Directors and Board of Commissioners in updating and
refreshing their skills and knowledge necessary to carry out
their roles on the Board.
2 Komposisi dan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
Composition and Remuneration of Board of Directors and Board of Commissioners
2.1 Komposisi Direksi
Composition of Board of Directors
Page 556
556
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
Rekomendasi 1 & 2
Recommendation 1 & 2
2.1.1 Dalam menentukan kandidat calon direktur, Dewan Apply/Explain Apply
Komisaris melalui Komite Nominasi dan Remunerasi tidak
hanya mengandalkan rekomendasi dari Dewan Komisaris, Dilakukan rapat khusus pada KNRG untuk
manajemen atau pemegang saham mayoritas. Dewan melakukan validasi atas usulan yang disampaikan
Komisaris melalui Komite Nominasi dan Remunerasi dapat Dewan Komisaris, manajemen dan pemegang
menggunakan sumber independen untuk menentukan saham mayoritas. Hasilnya diberikan rekomendasi
kandidat yang memenuhi syarat. kepada Dewan Komisaris.
In determining candidate for directors, Board of
Commissioners, through the Nomination and Remuneration Hal ini tertuang dalam Kebijakan Dewan Komisaris,
Committee, does not rely solely on recommendations Nomor: 103/DK/WIKA/2019 tanggal 04 Oktober
from Board of Commissioners, management, or major 2019.
shareholders. Board of Commissioners, through the A special meeting of the KNRG (National Board
Nomination and Remuneration Committee, may utilize of Commissioners) was held to validate the
independent sources to identify qualified candidates. proposals submitted by Board of Commissioners,
management, and majority shareholders. The
resulting recommendations were submitted to he
Board of Commissioners.
As outlined in the Board of Commissioners Policy
Number 103/DK/WIKA/2019, dated October 4,
2019.
2.1.2 Dewan Komisaris memastikan bahwa kriteria dalam Apply/Explain Apply
menyeleksi anggota Direksi mencakup paling tidak
pengetahuan, kemampuan, dan keahlian yang dibutuhkan Kriteria evaluasi sudah mempertimbangkan usulan
untuk memenuhi secara tepat peran Direksi serta KNRG dan mengikuti surat dari Deputi bidang
memperhatikan terpenuhinya keberagaman Direksi. SDM, Teknologi dan Informasi Nomor S-34/DSI.
Board of Commissioners ensures that the criteria for selecting MBU/02/2023 tanggal 10 Februari 2023 tentang
members of Board of Directors include, at a minimum, the Updating Talent Pool Direksi BUMN. Usul KNRG
knowledge, abilities, and expertise required to appropriately kemudian menjadi dasar Dewan Komisaris sekaligus
fulfill the role of Board of Directors and ensures the diversity of memastikan hal strategik terakomodir, misalnya
Board of Directors. keberagamaan Direksi.
The evaluation criteria took into account the KNRG's
proposals and followed the letter from the Deputy
for Human Capital, Technology, and Information
No. S-34/DSI.MBU/02/2023, dated February 10,
2023, concerning Updating the Talent Pool for SOE
Directors. The KNRG's proposals then became the
basis for Board of Commissioners' decisions and
ensured that strategic issues, such as the diversity
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
of Board of Directors, were accommodated.
Rekomendasi 3
Recommendation 3
2.1.3 Kebijakan korporasi tentang keberagaman pada, Direksi dan Apply/Explain Apply
Dewan Komisaris diungkapkan dalam Laporan Tahunan.
The corporate policy on diversity among Board of Directors Mengacu pada lampiran SEOJK No. 32/
and Board of Commissioners is disclosed in the Annual SEOJK.04/2015 Tentang Pedoman Tata Kelola
Report. Perusahaan Terbuka dan tertuang dalam Laporan
Tahunan serta Pedoman Tata Kerja Direksi dan
Dewan Komisaris (Board Manual) PT Wijaya Karya
(Persero) Tbk. yang telah dimutakhirkan berdasarkan
Surat Keputusan Bersama Nomor: 41/DK/
WIKA/2021 dan Nomor: SK.02.09/A.DIR.0617/2021.
Referring to the attachment to SEOJK No. 32/
SEOJK.04/2015 concerning Guidelines for Public
Company Governance and contained in the Annual
Report and the Board Manual of PT Wijaya Karya
(Persero) Tbk., which have been updated based
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
on Joint Decrees No. 41/DK/WIKA/2021 and No.
SK.02.09/A.DIR.0617/2021.
Rekomendasi 4
Recommendation 4
Page 557
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 557
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
2.1.4. Dewan Komisaris memastikan bahwa kebijakan dan prosedur Apply/Explain Apply
untuk seleksi dan nominasi Komisaris adalah jelas dan
transparan sehingga dapat menghasilkan komposisi Dewan Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.
yang diinginkan. Dewan Komisaris menggunakan sumber Proses ini dilakukan oleh pemegang saham
independen untuk menentukan kandidat yang memenuhi mayoritas.
syarat. Implementation has been carried out in accordance
Board of Commissioners ensures that the policies with the provisions. This process was carried out by
and procedures for the selection and nomination of the major shareholder.
Commissioners are clear and transparent to achieve the
desired Board composition. Board of Commissioners uses
independent sources to identify qualified candidates.
Rekomendasi 5 & 6
Recommendation 5 & 6
2.1.5. Dewan Komisaris/Komite yang menjalankan fungsi nominasi Apply/Explain Apply
menetapkan prosedur dan kriteria nominasi yang konsisten
dengan matriks keahlian Dewan Komisaris yang telah disetujui Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.
Dewan Komisaris dan memastikan bahwa profil kandidat Proses ini dilakukan oleh pemegang saham
memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam matriks mayoritas.
keahlian dan kriteria nominasi. Implementation has been carried out in accordance
Board of Commissioners/Committee carrying out the with the provisions. This process was carried out by
nomination function establishes nomination procedures and the major shareholder.
criteria consistent with the Board of Commissioners' expertise
matrix approved by Board of Commissioners and ensures
that candidate profiles meet the requirements set forth in the
expertise matrix and nomination criteria.
2.1.6. Komposisi Dewan Komisaris harus dibentuk sedemikian Apply/Explain Apply
rupa sehingga anggota-anggotanya secara kelompok
mencerminkan keberagaman dalam hal kemampuan, Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.
keahlian, pengetahuan, pengalaman, usia, latar belakang Proses ini dilakukan oleh pemegang saham
budaya, dan gender yang dibutuhkan untuk memenuhi secara mayoritas.
tepat peran Dewan Komisaris. Implementation has been carried out in accordance
The composition of Board of Commissioners must be formed with the provisions. This process was carried out by
in such a way that its members as a group reflect the diversity the major shareholder.
in terms of abilities, expertise, knowledge, experience, age,
cultural background, and gender required to appropriately
fulfill the role of Board of Commissioners.
Panduan
Guidelines
2.1.6.1. Setidaknya ada satu Komisaris memiliki pengalaman Apply/Explain Apply
sebelumnya pengalaman di sektor utama tempat korporasi
beroperasi Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.
At least one Commissioner must have prior experience in the Proses ini dilakukan oleh pemegang saham
primary sector in which the corporation operates. mayoritas.
Implementation has been carried out in accordance
with the provisions. This process was carried out by
the major shareholder.
2.1.6.2. Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris Apply/Explain Apply
mempertimbangkan kondisi korporasi.
The determination of the number of members of Board of Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.
Commissioners takes into account the specific circumstances Proses ini dilakukan oleh pemegang saham
of the corporation. mayoritas.
Implementation has been carried out in accordance
with the provisions. This process was carried out by
the major shareholder.
Rekomendasi 7
Recommendation 7
Page 558
558
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
2.1.7. Untuk memampukan Dewan Komisaris dalam memberikan Apply/Explain Apply
advis dan supervisi secara independen kepada Direksi
dan untuk peran-peran yang terdapat potensi benturan Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.
kepentingan, Dewan Komisaris terdiri dari Komisaris Dewan Komisaris melakukan supervisi dan
Independen yang cukup jumlahnya, dengan masa jabatan penasehatan dalam rapat Dewan Komisaris yang
yang dibatasi dan terdapat pengungkapan Jangka waktu menghadirkan Direksi.
keanggotaan Dewan Komisaris serta independensi mereka
dari sudut pandang korporasi. Hal ini tertuang dalam Kebijakan Dewan Komisaris,
To enable Board of Commissioners to provide independent Nomor: 103/DK/WIKA/2019 tanggal 04 Oktober
advice and supervision to Board of Directors and for roles 2019.
with potential conflicts of interest, Board of Commissioners
consists of a sufficient number of Independent Implementation has been carried out in accordance
Commissioners, with limited terms of office and disclosure of with regulations. Board of Commissioners provides
the terms of Board of Commissioners membership and their supervision and advice at Board of Commissioners
independence from a corporate perspective. meetings attended by Board of Directors.
As stipulated in the Board of Commissioners Policy
Number 103/DK/WIKA/2019 dated October 4, 2019.
Rekomendasi 8
Recommendation 8
2.1.8. Untuk memfasilitasi fungsi Direksi dan Dewan Komisaris yang Apply/Explain Apply
efektif dan guna meningkatkan kepercayaan investor dan
pemangku kepentingan, Komite Nominasi dan Remunerasi Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.
memastikan bahwa terdapat proses yang formal, ketat dan Proses ini dilakukan oleh Komite Nominasi,
transparan untuk penunjukan dan pengangkatan anggota Remunerasi, dan GCG dengan bahan dari
Direksi dan Dewan Komisaris manajemen. Penentuan kriteria dibuat transparan
To facilitate effective functioning of Board of Directors and dan mengikuti ketentuan yang ada.
Board of Commissioners and to enhance investor and Implementation has been carried out in accordance
stakeholder confidence, Nomination and Remuneration with regulations. This process was conducted by
Committee ensures that there is a formal, rigorous, and Nomination, Remuneration, and GCG Committee
transparent process for the appointment and promotion of using materials from management. The criteria
members of Board of Directors and Board of Commissioners. were made transparently and adhered to existing
regulations.
2.2 Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
Remuneration of Board of Directors and Board of Commissioners
Rekomendasi 1
Recommendation 1
2.2.1. Kebijakan remunerasi anggota Direksi terdiri atas struktur Apply/Explain Apply
remunerasi yang berorientasi pada pengembangan korporasi
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
yang berkelanjutan dan mendorong pencapaian tujuan jangka Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.
panjang. Remunerasi Direksi harus diusulkan, dapat dengan Proses ini dilakukan oleh KNRG dalam rapat khusus,
melalui Komite Nominasi dan Remunerasi, oleh Dewan dengan materi dari manajemen yang melibatkan
Komisaris untuk diputuskan oleh RUPS. Jumlah remunerasi konsultan independen, jika diperlukan. Hasilnya
yang diusulkan kepada RUPS tersebut ditetapkan dengan usulan remunerasi kepada pemegang saham seri A.
mempertimbangkan peran setiap anggota Direksi dan situasi
ekonomi serta kinerja korporasi. Hal ini tertuang dalam Kebijakan Dewan Komisaris,
Nomor: 103/DK/WIKA/2019 tanggal 04 Oktober
2019.
Implementation has been carried out in accordance
with regulations. This process was conducted
by the KNRG in a special meeting, with materials
provided by management and the involvement of
independent consultants, if necessary. The result is
a remuneration proposal for Series A shareholders.
As stipulated in the Board of Commissioners Policy,
Number 103/DK/WIKA/2019 dated October 4, 2019.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Panduan
Guidelines
Page 559
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 559
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
2.2.1.1. Kebijakan remunerasi bersifat wajar dan adil, baik dalam Apply/Explain Apply
struktur maupun besaran, dan ditentukan dalam konteks nilai-
nilai korporasi, struktur penghargaan internal, dan mendorong Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.
kompetisi dengan tetap peka terhadap harapan pemangku Proses ini dilakukan oleh KNRG dalam rapat khusus,
kepentingan dan norma masyarakat. dengan materi dari manajemen yang melibatkan
The remuneration policy is fair and equitable, both in konsultan independen, jika diperlukan. Hasilnya
structure and amount, and is determined within the context of usulan remunerasi kepada pemegang saham seri A.
corporate values, internal reward structures, and encourages
competition while remaining sensitive to stakeholder Hal ini tertuang dalam Kebijakan Dewan Komisaris,
expectations and societal norms. Nomor: 103/DK/WIKA/2019 tanggal 04 Oktober
2019.
Implementation has been carried out in accordance
with regulations. This process was conducted
by the KNRG in a special meeting, with materials
provided by management and the involvement of
independent consultants, if necessary. The result is
a remuneration proposal for Series A shareholders.
As stipulated in the Board of Commissioners Policy,
Number 103/DK/WIKA/2019 dated October 4, 2019.
2.2.1.2. Korporasi memiliki kebijakan remunerasi anggota Direksi yang Apply/Explain Apply
berbasis kinerja dan selaras dengan pencapaian kepentingan
jangka panjang korporasi, seperti ukuran kinerja sebagai Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.
berikut: opsi kepemilikan saham, bonus yang ditangguhkan, Proses ini dilakukan oleh KNRG dalam rapat khusus,
provisi pengembalian sebagian atau seluruh bonus/insentif dengan materi dari manajemen yang melibatkan
yang telah dibayar (clawback). konsultan independen, jika diperlukan. Hasilnya
The corporation has a performance-based remuneration usulan remunerasi kepada pemegang saham seri A.
policy for its Board of Directors that aligns with the Hal ini tertuang dalam Kebijakan Dewan Komisaris,
achievement of the corporation's long-term interests, Nomor: 103/DK/WIKA/2019 tanggal 04 Oktober
including the following performance measures: stock 2019.
ownership options, deferred bonuses, and provisions for the
return of part or all of the bonuses/incentives already paid
(clawback).
2.2.1.3. Direksi tidak menerima fasilitas lain di luar fasilitas yang sudah Apply/Explain Apply
diberikan berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham
korporasi. Penetapan Remunerasi dan Fasilitas untuk
Board of Directors does not receive any benefits beyond Dewan Komisaris dan Direksi mengacu pada
those granted by the corporation's General Meeting of Peraturan Menteri BUMN No. PER-04/MBU/2014
Shareholders. sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Menteri BUMN No. PER-13/MBU/09/2021 tentang
pedoman penetapan penghasilan Direksi, Dewan
Komisaris, dan Dewan Pengawas BUMN.
The determination of remuneration and benefits for
Board of Commissioners and Board of Directors
refers to the Regulation of Minister of State-Owned
Enterprises No. PER-04/MBU/2014, as amended
by the Regulation of Minister of State-Owned
Enterprises No. PER-13/MBU/09/2021 concerning
guidelines for determining the remuneration of
Directors, Board of Commissioners, and Supervisory
Boards of State-Owned Enterprises.
Rekomendasi 2
Recommendation 2
2.2.2. Kebijakan remunerasi anggota Dewan Komisaris terdiri atas Apply/Explain Apply
struktur remunerasi yang berorientasi pada pengembangan
korporasi yang berkelanjutan dan mendorong pencapaian Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.
tujuan jangka panjang. Jumlah remunerasi yang diusulkan Proses ini dilakukan oleh KNRG dalam rapat khusus,
Dewan Komisaris kepada RUPS tersebut ditetapkan dengan dengan materi dari manajemen yang melibatkan
mempertimbangkan peran setiap anggota Dewan Komisaris konsultan independen, jika diperlukan. Hasilnya
dan situasi ekonomi serta kinerja korporasi. Disamping itu usulan remunerasi kepada pemegang saham seri A.
juga harus dipertimbangkan posisinya sebagai Komisaris
Utama dan ketua serta keanggotaannya dalam komite- Hal ini tertuang dalam Kebijakan Dewan Komisaris,
komite. Nomor: 103/DK/WIKA/2019 tanggal 04 Oktober
The remuneration policy for members of Board of 2019.
Commissioners comprises a remuneration structure
oriented towards sustainable corporate development and Implementation has been carried out in accordance
encouraging the achievement of long-term goals. The amount with regulations. This process was conducted
of remuneration proposed by Board of Commissioners to by the KNRG in a special meeting, with materials
the GMS is determined by considering the role of each provided by management and the involvement of
member of Board of Commissioners, the economic situation, independent consultants, if necessary. The result is
and corporate performance. Furthermore, their positions a remuneration proposal for Series A shareholders.
as President Commissioner and chairman, as well as their
membership in committees, must be taken into account. As stipulated in the Board of Commissioners Policy,
Number 103/DK/WIKA/2019 dated October 4, 2019.
Page 560
560
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
Rekomendasi 3
Recommendation 3
2.2.3. Untuk memastikan bahwa paket remunerasi ditentukan Apply/Explain Apply
berdasarkan prestasi, kualifikasi dan kompetensi direktur dan
komisaris dengan memperhatikan kinerja operasi korporasi, Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.
kinerja individu dan kondisi pasar, Komite Nominasi dan Proses ini dilakukan oleh KNRG dalam rapat khusus,
Remunerasi memastikan bahwa terdapat prosedur yang adil dengan materi dari manajemen yang melibatkan
dan transparan untuk menetapkan kebijakan remunerasi konsultan independen, jika diperlukan. Hasilnya
anggota Direksi dan Dewan Komisaris. usulan remunerasi kepada pemegang saham seri A.
To ensure that remuneration packages are determined based
on the achievements, qualifications, and competencies of Hal ini tertuang dalam Kebijakan Dewan Komisaris,
directors and commissioners, taking into account corporate Nomor: 103/DK/WIKA/2019 tanggal 04 Oktober
operational performance, individual performance, and market 2019.
conditions, Nomination and Remuneration Committee Implementation has been carried out in accordance
ensures that fair and transparent procedures are in place for with regulations. This process was conducted by the
determining remuneration policies for members of Board of KNRG in a special meeting, with materials provided
Directors and Board of Commissioners. by management and independent consultants, if
necessary. The result was a proposed remuneration
for Series A shareholders.
As outlined in the Board of Commissioners Policy
Number 103/DK/WIKA/2019 dated October 4, 2019.
3. Hubungan Kerja antara Direksi dengan Dewan Komisaris
Working Relationship between Board of Directors and Board of Commissioners
3.1 Sifat Hubungan Kerja
Nature of Working Relationship
Rekomendasi 1, 2 & 3
Recommendation 1, 2 & 3
3.1.1 Terdapat diskusi yang terbuka antara Direksi dengan Dewan Apply/Explain Apply
Komisaris serta di antara para anggota Direksi dan para
anggota Direksi dan para anggota Dewan Komisaris. Namun, Hal yang sifatnya khusus dan rahasia dibuat dalam
tetap penting menjaga kerahasiaan informasi agar tidak terjadi Rapat Dewan Komisaris khusus.
kebocoran informasi rahasia.
There are open discussions between Board of Directors and Hal ini tertuang dalam Kebijakan Dewan Komisaris,
Board of Commissioners, as well as between members of Nomor: 103/DK/WIKA/2019 tanggal 04 Oktober
Board of Directors and members of Board of Commissioners. 2019.
However, it is important to maintain confidentiality to prevent Special and confidential matters are discussed at a
leakage of confidential information. special Board of Commissioners Meeting.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
As outlined in Board of Commissioners Policy
Number 103/DK/WIKA/2019 dated October 4, 2019.
3.1.2 Sesuai dengan tugas dan perannya masing-masing, Direksi Apply/Explain Apply
bekerja sama dengan Dewan Komisaris dalam merumuskan
misi, visi dan strategi korporasi dan secara reguler membahas Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan dan
pengimplementasiannya. tertuang dalam board manual Perseroan.
In accordance with their respective duties and roles, Board Implementation has been carried out in accordance
of Directors collaborates with Board of Commissioners in with the provisions and is outlined in the Company's
formulating the corporate mission, vision, and strategy and board manual.
regularly discusses their implementation.
3.1.3 Sekretaris Korporasi memiliki peran penting dalam Apply/Explain Apply
mendukung efektivitas hubungan kerja antara Direksi
dengan Dewan Komisaris, mendorong implementasi praktik Tertuang dalam:
governansi korporat yang baik, termasuk komunikasi yang • Pedoman Tata Kerja Direksi dan Dewan
efektif dengan pemegang saham dan pemangku kepentingan Komisaris (Board Manual) PT Wijaya Karya
lainnya. (Persero) Tbk. yang telah dimutakhirkan secara
Corporate Secretary plays a crucial role in supporting the berkala.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
effectiveness of working relationship between Board of • Panduan Penerapan Tata Kelola Perusahan
Directors and Board of Commissioners, encouraging the Yang Baik (Code of GCG) PT Wijaya Karya
implementation of good corporate governance practices, (Persero) Tbk. Tahun 2021-2023, yang telah
including effective communication with shareholders and dimutakhirkan berdasarkan Surat Keputusan
other stakeholders. Direksi Nomor: SK.02.09/A.DIR.01288/2023
As outlined in:
• The Board Manual of PT Wijaya Karya
(Persero) Tbk.'s Board of Directors and Board
of Commissioners, which has been updated
periodically.
• The Code of Good Corporate Governance
(Code of GCG) of PT Wijaya Karya (Persero)
Tbk. for 2021-2023, which has been updated
based on Board of Directors Decree Number:
SK.02.09/A.DIR.01288/2023
Page 561
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 561
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
3.2 Akses informasi Dewan Komisaris
Board of Commissioners access to information
Rekomendasi 1
Recommendation 1
3.2.1 Direksi bertanggung jawab untuk memastikan Dewan Apply/Explain Apply
Komisaris mendapatkan akses informasi yang akurat, relevan
dan tepat waktu. Dewan Komisaris sendiri memastikan bahwa Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan dan
ia memperoleh informasi yang memadai.Direksi menyediakan tertuang dalam board manual serta code of conduct
informasi kepada Dewan Komisaris secara teratur, tanpa perseroan
penundaan dan secara komprehensif tentang semua masalah Implementation has been carried out in accordance
yang relevan dengan korporasi. Dewan Komisaris sewaktu- with the provisions and is stated in the board manual
waktu dapat meminta Direksi untuk memberikan informasi and the company's code of conduct.
tambahan.
Board of Directors is responsible for ensuring that Board of
Commissioners has access to accurate, relevant, and timely
information. Board of Commissioners itself ensures that it
obtains adequate information. Board of Directors provides
information to Board of Commissioners regularly, without
delay, and comprehensively on all matters relevant to the
corporation. Board of Commissioners may request additional
information from Board of Directors at any time.
3.3 Tanggung jawab Direksi dan Dewan Komisaris atas Dampak Struktur Kepemilikan terhadap Korporasi
Responsibility of Board of Directors and Board of Commissioners for the Impact of Ownership Structure on the Corporation
Rekomendasi 1
Recommendation 1
3.3.1 Dampak struktur kepemilikan terhadap korporasi. Direksi dan Apply/Explain Apply
Dewan Komisaris mempertimbangkan tanggung jawabnya
dalam konteks struktur kepemilikan saham dan hubungan Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan dan
antar-pemegang saham korporasi yang mungkin berdampak tertuang dalam board manual perseroan
terhadap pengelolaan dan operasi korporasi. Implementation has been carried out in accordance
Impact of ownership structure on the corporation. The Board with the provisions and is stated in the company's
of Directors and the Board of Commissioners consider board manual.
their responsibilities in the context of the corporation's
share ownership structure and the relationships between
shareholders that may impact the management and
operations of the corporation.
4. Perilaku Etis dan bertanggung jawab
Ethical and Responsible Behavior
4.1.1 Pernyataan ini dituangkan dalam
This statement is set out in
Rekomendasi 1 & 2
Recommendation 1 & 2
Page 562
562
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
4.1.1 Pernyataan ini dituangkan dalam Pedoman Perilaku dan Etika Apply/Explain Apply
Usaha yang harus secara jelas mengungkapkan harapan
korporasi bahwa setiap anggota Direksi dan Dewan Komisaris Tertuang dalam Code of Conduct Pedoman
serta karyawan akan: Etika dan Perilaku (Code of Conduct) PT Wijaya
• Bertindak untuk kepentingan terbaik korporasi;
Karya (Persero) Tbk. yang telah dimutakhirkan
• Bertindak dengan jujur dan dengan integritas berstandar
tinggi; berdasarkan Surat Keputusan Nomor: SK.02.09/A.
• Bersikap independen dan bertindak berdasarkan DIR.01288/2023
informasi yang lengkap, dengan itikad baik, dengan uji As stated in the Code of Conduct of PT Wijaya
tuntas dan kehati-hatian. Karya (Persero) Tbk. which has been updated based
• Mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku on Decree Number: SK.02.09/A.DIR.01288/2023
bagi korporasi dan operasinya;
• Menghindari tindakan yang melanggar peraturan
perundang-undangan atau tindakan yang tidak etis
berdasarkan pedoman etika korporasi;
• Tidak terlibat atau berpartisipasi dalam kegiatan apapun
yang akan menimbulkan benturan kepentingan dengan
kepentingan terbaik korporasi atau yang akan berdampak
negatif terhadap reputasi korporasi;
• Tidak mengambil manfaat atas properti atau informasi
yang dimiliki korporasi, kepemilikan aset lainnya
atau pelanggannya untuk kepentingan pribadi atau
yang menyebabkan kerugian bagi korporasi dan
pelanggannya.
• Tidak memanfaatkan jabatannya atau peluang yang
dihasilkan oleh jabatannya untuk kepentingan pribadi.
• Menghindari perbuatan meminta atau menerima dari
pihak ketiga pembayaran, gratifikasi atau keuntungan
lain untuk dirinya sendiri atau untuk orang lain yang
menimbulkan benturan kepentingan/memberikan
keuntungan kepada pihak ketiga secara melanggar
peraturan perundang-undangan.
• Menghormati perbedaan pendapat dan hak-hak setiap
anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan karyawan.
• Memastikan pengungkapan yang lengkap, adil, akurat,
tepat waktu, dan dapat dipahami dalam laporan dan
dokumen yang disampaikan korporasi kepada regulator
dan dalam komunikasi publik lainnya.
This statement is outlined in the Code of Business Conduct
and Ethics, which must clearly express the corporation's
expectation that every member of Board of Directors, Board
of Commissioners, and employee will:
• Act in the best interests of the corporation;
• Act honestly and with a high standard of integrity;
• Be independent and act based on complete information,
in good faith, with due diligence, and due care.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
• Comply with laws and regulations applicable to the
corporation and its operations;
• Avoid actions that violate laws and regulations or are
unethical based on the corporation's ethical guidelines;
• Not engage in or participate in any activity that would
create a conflict of interest with the best interests of
the corporation or that would negatively impact the
corporation's reputation;
• Not take advantage of the corporation's property or
information, other assets, or its customers for personal
gain or that would cause harm to the corporation or its
customers.
• Not exploit their position or the opportunities afforded by
their position for personal gain.
• Avoid soliciting or accepting payments, gratuities, or
other benefits from third parties for oneself or others that
create a conflict of interest or provide benefits to third
parties in violation of laws and regulations.
• Respect the differences of opinion and the rights of every
member of Board of Directors, Board of Commissioners,
and employee.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
• Ensure complete, fair, accurate, timely, and
understandable disclosure in reports and documents
submitted by the corporation to regulators and in other
public communications.
4.1.2 Direksi menetapkan kebijakan dan praktik anti pencucian Apply/Explain Apply
uang dan pendanaan terorisme, anti suap, antikorupsi,
antikecurangan (antifraud), keterlibatan dalam politik dengan Tertuang dalam code of conduct Pedoman
mengacu pada standar nasional atau internasional mengenai Etika dan Perilaku (Code of Conduct) PT Wijaya
anti pencucian uang, anti suap, antikorupsi, antikecurangan Karya (Persero) Tbk. yang telah dimutakhirkan
atau standar terkait lainnya. berdasarkan Surat Keputusan Nomor: SK.02.09/A.
Board of Directors establishes policies and practices for DIR.01288/2023
anti-money laundering and terrorism financing, anti-bribery, As stated in the code of conduct of PT Wijaya Karya
anti-corruption, anti-fraud, and political involvement, in (Persero) Tbk., which has been updated based on
accordance with national or international standards regarding Decree Number: SK.02.09/A.DIR.01288/2023
anti-money laundering, anti-bribery, anti-corruption, anti-
fraud, or other relevant standards.
Page 563
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 563
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
4.2 Nilai – nilai dan Budaya Organisasi
Organizational Values and
Culture
Rekomendasi 1
Recommendation 1
4.2.1 Korporasi mengartikulasikan, menumbuhkan dan Apply/Explain Apply
mengungkapkan budaya dan nilai-nilai korporasi
Corporations articulate, cultivate, and express their corporate Penerapan nilai – nilai dan budaya AKHLAK dalam
culture and values. seluruh kegiatan pekerjaan oleh seluruh pegawai
Perusahaan yang telah diawali oleh sosialisasi
penerapan AKHLAK yang diberikan langsung
oleh Direktur Human Capital dan Pengembangan
Perusahaan
The implementation of AKHLAK values and culture
in all work activities by all Company employees,
which was initiated by the socialization of AKHLAK
which was given directly by the Director of Human
Capital and Company Development.
4.3 Komunikasi dan Penegakan Pedoman Etika, Nilai-nilai dan Budaya
Communication and Enforcement of Ethical Guidelines, Values, and Culture
Rekomendasi 1
Recommendation 1
4.3.1 Pedoman perilaku dan kode etik korporasi dikomunikasikan Apply/Explain Apply
secara efektif kepada Direksi, Dewan Komisaris, serta seluruh
karyawan, diintegrasikan ke dalam strategi dan operasi Tertuang dalam code of conduct Pedoman
korporasi termasuk sistem manajemen risiko dan struktur Etika dan Perilaku (Code of Conduct) PT Wijaya
remunerasi, serta ditegakkan. Karya (Persero) Tbk. yang telah dimutakhirkan
The corporate code of conduct and code of ethics are berdasarkan Surat Keputusan Nomor: SK.02.09/A.
effectively communicated to Board of Directors, Board DIR.00619/2021
of Commissioners, and all employees, integrated into
the corporate strategy and operations including the risk Pakta Integritas Direksi, Dewan Komisaris dan
management system and remuneration structure, and Pegawai
enforced.
Pernyataan Komitmen Kepatuhan terhadap Code
of Conduct yang dilakukan oleh Direksi, Dewan
Komisaris dan Pegawai
As stated in the Code of Conduct of PT Wijaya
Karya (Persero) Tbk., which has been updated
based on Decree Number: SK.02.09/A.
DIR.00619/2021.
Integrity Pact of Board of Directors, Board of
Commissioners, and Employees
Statement of Commitment to Compliance with the
Code of Conduct by Board of Directors, Board of
Commissioners, and Employees
5. Manajemen Risiko, Pengendalian Internal dan Kepatuhan
Risk Management, Internal Control, and Compliance
5.1 Pengendalian Internal dan Kepatuhan
Internal Control and Compliance
Rekomendasi 1
Recommendation 1
5.1.1 Direksi melakukan reviu secara berkala atas ketepatan desain Apply/Explain Apply
dan efektivitas operasional sistem governansi, pengelolaan
risiko, pengendalian internal dan kepatuhan korporasi Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan yang
dan melaporkan pelaksanaan dan hasil reviu kepada para terbit secara berkala setiap tahun memuat hasil
pemegang saham melalui laporan tahunan Korporasi. reviu Direksi atas ketepatan desain dan efektivitas
Board of Directors regularly reviews the design accuracy operasional sistem governansi, pengelolaan risiko,
and operational effectiveness of governance systems, risk pengendalian internal, dan kepatuhan Perusahaan
management, internal control, and corporate compliance, and terhadap prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan dan
reports the implementation and results of these reviews to peraturan perundang-undangan yang berlaku.
shareholders through the Corporation's annual report. The Annual Report and Sustainability Report,
which are published periodically every year, contain
the results of Board of Directors' review of the
appropriateness of the design and operational
effectiveness of the governance system, risk
management, internal control, and the Company's
compliance with the principles of Corporate
Governance and applicable laws and regulations.
5.2 Manajemen Risiko
Risk Management
Page 564
564
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
Rekomendasi 1
Recommendation 1
5.2.1. Strategi dan risiko merupakan satu kesatuan, diungkapkan Apply/Explain Apply
secara transparan, masuk ke dalam pelaksanaan tugas dan
tanggung jawab Direksi dan Dewan Komisaris, serta dalam Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.
diskusi di rapat Dewan Komisaris dan Direksi. Rapat Dewan Komisaris selalu berbasiskan risiko
Strategy and risk are a single entity, expressed dalam pembahasan isu strategik. Hal ini tertuang
transparently, included in the implementation of the duties dalam Kebijakan Dewan Komisaris, Nomor: 103/DK/
and responsibilities of Board of Directors and Board of WIKA/2019 tanggal 04 Oktober 2019.
Commissioners, and in discussions at meetings of Board of Implementation has been carried out in accordance
Commissioners and Board of Directors. with regulations. Board of Commissioners meetings
are always risk-based when discussing strategic
issues. This is outlined in Board of Commissioners
Policy Number 103/DK/WIKA/2019 dated October
4, 2019.
Rekomendasi 2
Recommendation 2
5.2.2. Komite Pemantau Manajemen Risiko membantu pelaksanaan Apply/Explain Apply
tugas Dewan Komisaris dengan menciptakan mekanisme
yang transparan, fokus, dan independen dalam pengawasan Pelaksanaan fungsi/peran dan tupoksinya sudah
manajemen risiko korporasi. dilaksanakan akan tetapi tidak oleh Komite Khusus/
Risk Management Monitoring Committee assists Board Komite Pemantau Manajemen Risiko
of Commissioners in carrying out its duties by creating a Implementation of its functions/roles and duties has
transparent, focused, and independent mechanism for been carried out but not by Special Committee/Risk
overseeing corporate risk management. Management Monitoring Committee
5.3. Integrasi Governansi, Manajemen Risiko dan Kepatuhan
Integration of Governance, Risk Management, and Compliance
Rekomendasi 1
Recommendation 1
5.3.1 Direksi membangun sistem governansi, manajemen risiko, Apply/Explain Apply
dan kepatuhan (GRC) yang terintegrasi, dengan menangani
berbagai ketidakpastian secara terpadu dan Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan dan
dengan integritas yang tinggi, untuk meyakinkan bahwa dibuktikan bahwa perusahaan telah menerima TOP
korporasi dapat mencapai tujuannya. GRC Award mendapat bintang 5 di tahun 2022
Board of Directors establishes an integrated governance, risk Implementation has been carried out according
management, and compliance (GRC) system, addressing to the provisions and is proven that the company
various uncertainties in an integrated manner and with high receiving the TOP GRC Award with 5 stars in 2022.
integrity, to ensure the corporation achieves its objectives.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Panduan
Guidelines
5.3.1.1 Direksi memastikan adanya koordinasi dan peningkatan Apply/Explain Apply
kapabilitas di antara sistem utama GRC yang meliputi
sistem governansi, manajemen strategi, manajemen kinerja, Tertuang dalam Code of Corporate Governance,
manajemen risiko, manajemen kepatuhan, dan sistem audit yaitu
internal agar korporasi tetap berada pada jalur yang benar
dalam mencapai tujuannya. Panduan Penerapan Tata Kelola Perusahan Yang
Board of Directors ensures coordination and capability Baik (Code of GCG) PT Wijaya Karya (Persero)
enhancement among the core GRC systems, including Tbk. Tahun 2023-2025, yang telah dimutakhirkan
governance, strategic management, performance berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor:
management, risk management, compliance management, SK.02.09/A.DIR.01288/2023
and internal audit systems, to ensure the corporation remains
on track to achieve its objectives. As stipulated in the Code of Corporate Governance,
namely
Code of Good Corporate Governance (GCG) of PT
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Wijaya Karya (Persero) Tbk. for 2023-2025, which
has been updated based on Board of Directors
Decree Number: SK.02.09/A.DIR.01288/2023
Rekomendasi 2
Recommendation 2
5.3.2 Direksi memastikan bahwa bagian yang membawahi fungsi Apply/Explain Apply
kepatuhan tidak merangkap melaksanakan fungsi yang
berpotensi menimbulkan benturan kepentingan. Tertuang dalam code of conduct governance
Board of Directors ensures that the department responsible perseroan
for compliance does not concurrently perform functions that As stated in the company's code of conduct
could potentially create a conflict of interest. governance
Page 565
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 565
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
5.4. Audit Internal
Internal Audit
Rekomendasi 1
Recommendation 1
5.4.1 Dewan Komisaris melalui Komite Audit memantau dan Apply/Explain Apply
memastikan bahwa fungsi audit internal membantu korporasi
untuk mencapai tujuannya dengan membawa Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan
pendekatan yang objektif dan disiplin untuk mengevaluasi Implementation has been carried out in accordance
dan meningkatkan efektivitas manajemen risiko, pengendalian with regulations.
internal, dan governansi korporat.
Board of Commissioners, through Audit Committee, monitors
and ensures that the internal audit function helps the
corporation achieve its objectives by bringing an objective
and disciplined approach to evaluating and improving the
effectiveness of risk management, internal control, and
corporate governance.
6. Pengungkapan dan Transparansi
Disclosure and Transparency
6.1 Kebijakan Pengungkapan
Disclosure Policy
Rekomendasi 1 & 2
Recommendation 1 & 2
6.1.1 Korporasi memiliki kebijakan dan prosedur pengungkapan Apply/Explain Apply
dan transparansi yang memastikan pengungkapan informasi
material dan menjaga informasi sensitif serta rahasia korporasi Tertuang dalam board manual investasi & divestasi
The corporation has disclosure and transparency policies and tanggal 27 Oktober 2022
procedures that ensure the disclosure of material information As stated in the investment and divestment board
and safeguard sensitive and confidential corporate manual dated October 27, 2022.
information.
6.1.2 Hak pemegang saham untuk memperoleh secara teratur dan Apply/Explain Apply
tepat waktu informasi material yang relevan tentang korporasi
harus dipenuhi. Perusahaan patuh pada ketentuan POJK No 42
Shareholders' rights to obtain relevant material information tahun 2020 & POJK No 17 tahun 2022
about the corporation on a regular and timely basis must be The Company complies with the provisions of POJK
respected. No. 42 of 2020 and POJK No. 17 of 2022.
6.2 Laporan Keuangan dan Keberlanjutan
Financial and Sustainability Reports
Rekomendasi 1
Recommendation 1
6.2.1 Korporasi mengungkapkan sistem dan prosedur untuk Apply/Explain Apply
memastikan bahwa laporan keuangan interim yang tidak
diaudit atau direviu oleh auditor eksternal secara material Perusahaan patuh pada ketentuan psak, peraturan
adalah akurat, lengkap, dan memberikan investor informasi bursa X.K.2, Dan POJK No 14 tahun 2022
yang tepat untuk membuat keputusan investasi yang tepat. The Company complies with the provisions of
The Corporation discloses systems and procedures to ensure PSAK, Stock Exchange Regulation X.K.2, and POJK
that interim financial statements, not audited or reviewed No. 14 of 2022.
by external auditors, are materially accurate, complete, and
provide investors with the appropriate information to make
informed investment decisions.
Rekomendasi 2
Recommendation 2
6.2.2 Komite Audit memastikan kualitas audit laporan keuangan Apply/Explain Apply
yang dilaksanakan oleh auditor eksternal. Kegiatan ini
termasuk merekomendasikan penunjukan, penunjukan Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.
kembali dan, jika perlu, pemberhentian dan remunerasi Rekomendasi penunjukan auditor eksternal
auditor eksternal. dilakukan setiap tahun oleh Komite Audit
Audit Committee ensures the quality of financial statement Implementation has been carried out in accordance
audits performed by external auditors. This activity includes with regulations. Audit Committee makes
recommending the appointment, reappointment, and, if recommendations on the appointment of external
necessary, the dismissal and remuneration of external auditors annually.
auditors.
Rekomendasi 3
Recommendation 3
Page 566
566
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
6.2.3 Laporan keberlanjutan harus disiapkan dan diungkapkan Apply/Explain Apply
dengan akurat dan disusun sesuai kerangka pelaporan
keberlanjutan nasional atau internasional. Laporan Keberlanjutan WIKA telah disiapkan dan
Sustainability report must be prepared and disclosed diungkapkan dengan jelas dan akurat sesuai dengan
accurately and in accordance with national or international Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor
sustainability reporting frameworks. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan,
Emiten, dan Perusahaan Publik, Consolidated GRI
Standards 2021 dan GRI G4 Sector Disclosures
Construction and Real Estate.
WIKA's Sustainability Report has been prepared
and disclosed clearly and accurately in accordance
with Financial Services Authority Regulation
(POJK) Number 51/POJK.03/2017 concerning
the Implementation of Sustainable Finance for
Financial Services Institutions, Issuers, and Public
Companies, the 2021 Consolidated GRI Standards,
and the GRI G4 Sector Disclosures for Construction
and Real Estate.
Rekomendasi 4
Recommendation 4
6.2.4 Perusahaan telah menerbitkan Laporan Keberlanjutan yang Apply/Explain Apply
merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan
Laporan Tahunan. Laporan Keberlanjutan Perseroan telah Laporan Keberlanjutan WIKA telah disiapkan dan
memaparkan tentang kinerja keberlanjutan Perseroan yang diungkapkan dengan jelas dan akurat sesuai dengan
mencakup aspek ekonomi, sosial, lingkungan dan tata kelola, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor
yang disajikan dalam perbandingan selama 3 tahun, sehingga 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
diharapkan membantu pemegang saham dan pemangku Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan,
kepentingan memahami tujuan strategis korporasi dan Emiten, dan Perusahaan Publik, Consolidated GRI
kemajuannya dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan. Standards 2021 dan GRI G4 Sector Disclosures
The Company has published a Sustainability Report, which Construction and Real Estate
is an integral part of the Annual Report. The Sustainability WIKA's Sustainability Report has been prepared
Report outlines the Company's sustainability performance, and disclosed clearly and accurately in accordance
encompassing economic, social, environmental, and with Financial Services Authority Regulation
governance aspects. It is presented in a three-year (POJK) Number 51/POJK.03/2017 concerning
comparison. This report is intended to help shareholders the Implementation of Sustainable Finance for
and stakeholders understand the corporation's strategic Financial Services Institutions, Issuers, and Public
objectives and its progress in creating sustainable value. Companies, the Consolidated GRI Standards 2021,
and the GRI G4 Sector Disclosures for Construction
and Real Estate.
6.3 Diseminasi Informasi
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Information Dissemination
Rekomendasi 1
Recommendation 1
6.3.1 Saluran penyebaran informasi harus menyediakan akses yang Apply/Explain Apply
setara, tepat waktu, dan relatif murah untuk informasi yang
relevan bagi pengguna. Perusahaan patuh pada ketentuan POJK No 31
Information dissemination channels must provide equal, tahun 2015 tentang keterbukaan informasi
timely, and relatively affordable access to relevant information The company complies with the provisions of POJK
for users. No. 31 of 2015 concerning information disclosure.
Rekomendasi 2 & 3
Recommendation 2 & 3
6.3.2 Korporasi memastikan bahwa pernyataan tahunan terhadap Apply/Explain Apply
penerapan Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia,
termasuk penjelasan atas penerapan atas masing-masing Hingga Tahun Buku 2024 perusahaan belum
Rekomendasi dan Panduan tersedia di situs web selama menerapkan pedoman umum governansi korporat
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
jangka waktu minimal lima tahun. indonesia
The corporation must ensure that an annual statement on Until the 2024 Fiscal Year, the company has not
the implementation of the General Guidelines for Indonesian implemented the general guidelines for Indonesian
Corporate Governance, including an explanation of the corporate governance.
implementation of each Recommendation and Guideline, is
available on their website for a minimum period of five years.
Page 567
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 567
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
6.3.3 Untuk korporasi yang terdaftar di pasar modal di yurisdiksi Apply/Explain Apply
selain yurisdiksi asal, peraturan perundang-undangan
atas governansi korporat yang berlaku harus diungkapkan Hingga akhir tahun buku 2023, Perusahaan hanya
dengan jelas. Dalam hal cross listing, kriteria dan prosedur mencatatkan/memperdagangkan saham di Bursa
cross listing, kriteria dan prosedur untuk mengakui Efek Indonesia, tempat domisili Perusahaan.
persyaratan listing untuk listing utama harus transparan dan Until the end of the 2023 financial year, the
didokumentasikan. Company only listed/traded shares on the Indonesia
For corporations listed on capital markets in jurisdictions other Stock Exchange, the Company's domicile.
than their home jurisdiction, applicable corporate governance
laws and regulations must be clearly disclosed. In the case of
cross-listings, the criteria and procedures for cross-listings,
as well as the criteria and procedures for recognizing listing
requirements for primary listings, must be transparent and
documented.
7. Perlindungan terhadap Hak-Hak Pemegang Saham
Protection of Shareholder Rights
Rekomendasi 1
Recommendation 1
7.1.1 Korporasi memiliki suatu kebijakan komunikasi yang Apply/Explain Apply
memfasilitasi dan mendorong partisipasi pemegang saham
atau investor Melalui website perusahaan dan public expose yang
The corporation has a communications policy that facilitates diselenggarakan tiap tahun
and encourages shareholder or investor participation. Through the company website and annual public
expose.
Rekomendasi 2
Recommendation 2
7.1.2 Korporasi yang merupakan entitas induk memastikan bahwa Apply/Explain Apply
kebijakan governansi korporatnya berlaku bagi entitas anak
dan entitas sepengendali yang di dalamnya • Tertuang dalam Pedoman Tata Kerja Direksi dan
investasi korporasi adalah signifikan. Dewan Komisaris (Board Manual) PT Wijaya
The corporation that is a parent entity ensures that its Karya (Persero) Tbk. yang telah dimutakhirkan
corporate governance policies apply to subsidiaries and secara berkala.
entities under common control in which the corporation has • Panduan Penerapan Tata Kelola Perusahan
significant investments. Yang Baik (Code of GCG) PT Wijaya Karya
(Persero) Tbk. Tahun 2023-2025, yang telah
dimutakhirkan berdasarkan Surat Keputusan
Direksi Nomor: SK.02.09/A.DIR.01288/2023
• Set out in the Board Manual of Board of
Directors and Board of Commissioners of PT
Wijaya Karya (Persero) Tbk., which has been
updated periodically.
• Code of Good Corporate Governance (Code
of GCG) of PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. for
2023-2025, which has been updated based on
Board of Directors Decree Number: SK.02.09/A.
DIR.01288/2023
Rekomendasi 3
Recommendation 3
7.1.3 Korporasi memiliki aturan dan prosedur yang mengatur Apply/Explain Apply
akuisisi, pengambilalihan, dan transaksi luar biasa seperti
merger dan penjualan aset korporasi yang substansial untuk Tertuang dalam board manual investasi & divestasi
memastikan transaksi terjadi secara transparan dan dalam tanggal 27 oktober 2022
kondisi yang wajar dan melindungi hak-hak semua pemegang As stated in the investment & divestment board
saham sesuai dengan kelasnya. manual dated October 27, 2022.
The Corporation must have rules and procedures governing
acquisitions, takeovers, and extraordinary transactions such
as mergers and sales of substantial corporate assets to
ensure that transactions occur transparently and on fair terms,
while protecting the rights of all shareholders, regardless of
their class.
Panduan
Guidelines
Page 568
568
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
7.1.3.1 Korporasi secara jelas mengungkapkan aturan dan prosedur Apply/Explain Apply
tersebut sehingga investor memahami hak-hak mereka dan
hak untuk memperoleh kompensasi. Sesuai Anggaran Dasar Perseroan Pasal 5 ayat 4
The Corporation must clearly discloses these rules and huruf a; yang menyatakan bahwa “Para Pemegang
procedures so that investors understand their rights and Saham memiliki hak yang sama atas setiap 1 saham
entitlements to compensation. memberikan 1 hak suara”. Turunan atas ketentuan
Anggaran Dasar tersebut diimplementasikan melalui
prosedur pengambilan suara dalam pengambilan
keputusan atas suatu mata acara yang terdapat
dalam Tata Tertib RUPS, di mana Tata Tertib RUPS
diberikan kepada Pemegang Saham yang hadir
dan dijelaskan kembali oleh Pimpinan RUPS saat
pembukaan RUPS. Perseroan telah menunjuk
pihak independen yaitu Biro Administrasi Efek dan
Notaris dalam melakukan proses penghitungan
suara dan/atau melakukan validasi. Adapun dalam
penerapannya memiliki tata cara sebagai berikut:
Pemungutan suara dilakukan setelah seluruh
pertanyaan selesai dijawab dan/atau waktu tanya
jawab habis. Tiap-tiap saham memberikan hak
kepada pemegangnya untuk mengeluarkan 1 (satu)
suara. Apabila seorang Pemegang Saham memiliki
lebih dari 1 (satu) saham, maka ia hanya diminta
untuk memberikan suara 1 (satu) kali dan suaranya
itu mewakili seluruh saham yang dimilikinya atau
diwakilinya.
In accordance with Article 5, paragraph 4, letter a
of the Company's Articles of Association, which
states that "Shareholders have equal rights; each
share is entitled to one vote." This provision of the
Articles of Association is implemented through the
voting procedure for making decisions on an agenda
item as outlined in the GMS Rules of Procedure.
The GMS Rules of Procedure are provided to the
Shareholders present and re-explained by the
Chairman of GMS at the opening of the GMS. The
Company has appointed independent parties,
namely the Share Registrar and a Notary, to conduct
the vote counting and/or validation process. The
procedures for this procedure are as follows: Voting
takes place after all questions have been answered
and/or the question and answer period has expired.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Each share entitles its holder to cast one vote. If
a Shareholder owns more than one share, they
are only required to cast one vote, and that vote
represents all the shares they own or represent.
7.1.3.2 Taktik yang mencegah pengambilalihan (anti-take-over Apply/Explain Apply
devices) tidak boleh digunakan untuk melindungi manajemen
dan Dewan Komisaris dari akuntabilitas. Tertuang dalam board manual investasi & divestasi
Anti-takeover devices should not be used to shield tanggal 27 Oktober 2022
management and Board of Commissioners from As stated in the investment & divestment board
accountability. manual dated October 27, 2022.
7.2 Perlakuan Adil Terhadap Pemegang Saham
Fair Treatment of Shareholders
Rekomendasi 1
Recommendation 1
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 569
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 569
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
7.2.1 Korporasi memiliki aturan dan prosedur yang memastikan Apply/Explain Apply
• semua pemegang saham dari seri yang sama dalam satu
kelas saham harus diperlakukan setara, Sesuai Anggaran Dasar Perseroan Pasal 5 ayat 4
• pengungkapan aturan dan prosedur tersebut serta huruf a; yang menyatakan bahwa “Para Pemegang
pengungkapan struktur modal dan pengaturan yang Saham memiliki hak yang sama atas setiap 1 saham
memungkinkan pemegang saham tertentu memperoleh memberikan 1 hak suara”. Turunan atas ketentuan
pengaruh atau kendali yang tidak proporsional dengan
Anggaran Dasar tersebut diimplementasikan melalui
kepemilikan sahamnya.
prosedur pengambilan suara dalam pengambilan
The corporation must have rules and procedures that ensure
• that all shareholders of the same series within a class of keputusan atas suatu mata acara yang terdapat
stock are treated equally, dalam Tata Tertib RUPS, di mana Tata Tertib RUPS
• that such rules and procedures are disclosed, and diberikan kepada Pemegang Saham yang hadir
that the capital structure and arrangements that allow dan dijelaskan kembali oleh Pimpinan RUPS saat
certain shareholders to obtain influence or control pembukaan RUPS. Perseroan telah menunjuk
disproportionate to their shareholdings are disclosed. pihak independen yaitu Biro Administrasi Efek dan
Notaris dalam melakukan proses penghitungan
suara dan/atau melakukan validasi. Adapun dalam
penerapannya memiliki tata cara sebagai berikut:
Pemungutan suara dilakukan setelah seluruh
pertanyaan selesai dijawab dan/atau waktu tanya
jawab habis. Tiap-tiap saham memberikan hak
kepada pemegangnya untuk mengeluarkan 1 (satu)
suara. Apabila seorang Pemegang Saham memiliki
lebih dari 1 (satu) saham, maka ia hanya diminta
untuk memberikan suara 1 (satu) kali dan suaranya
itu mewakili seluruh saham yang dimilikinya atau
diwakilinya
In accordance with Article 5 paragraph 4 letter a
of the Company's Articles of Association, which
states that "Shareholders have equal rights to each
share, giving 1 vote." The derivative provisions of the
Articles of Association are implemented through the
voting procedure in making decisions on an agenda
item contained in the GMS Rules of Procedure,
where the GMS Rules of Procedure are given to
the Shareholders present and explained again by
the Chairman of GMS at the opening of the GMS.
The Company has appointed independent parties,
namely the Share Registrar and Notary to carry out
the vote counting and/or validation process. The
implementation has the following procedures: Voting
is carried out after all questions have been answered
and/or the question and answer time has expired.
Each share entitles its holder to cast 1 (one) vote. If
a Shareholder owns more than 1 (one) share, then
he is only asked to vote 1 (one) time and that vote
represents all the shares he owns or represents.
Rekomendasi 2
Recommendation 2
7.2.2 Korporasi memiliki aturan dan prosedur yang memastikan Apply/Explain Apply
transaksi pihak berelasi disetujui dan dilaksanakan sedemikian
rupa yang dapat meyakinkan bahwa benturan kepentingan Tertuang dalam board manual investasi & divestasi
telah dikelola dengan tepat, dan melindungi kepentingan tanggal 27 Oktober 2022
korporasi dan pemegang saham. As stated in the investment and divestment board
The Corporation has rules and procedures that ensure manual dated October 27, 2022.
related party transactions are approved and executed in a
manner that ensures conflicts of interest are appropriately
managed and protects the interests of the corporation and its
shareholders.
Rekomendasi 3
Recommendation 3
7.2.3 Korporasi memiliki dan mengungkapkan kebijakan untuk Apply/Explain Apply
mencegah terjadinya insider trading. Korporasi memiliki
aturan yang jelas mengenai perdagangan apa pun dalam Tertuang dalam code of conduct Perseroan tahun
saham korporasi yang dilakukan oleh direktur, komisaris 2023
dan orang dalam untuk memastikan bahwa siapapun tidak As stated in the Company's 2023 code of conduct
boleh mendapatkan keuntungan secara langsung atau tidak
langsung dari informasi yang tidak/belum tersedia di pasar.
The corporation has and discloses policies to prevent insider
trading. The corporation has clear rules regarding any trading
in the corporation's shares by directors, commissioners, and
insiders to ensure that no one can directly or indirectly benefit
from information that is not yet available to the market.
Page 570
570
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
7.3 Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders
Rekomendasi 1
Recommendation 1
7.3.1 Korporasi melakukan panggilan RUPS dengan agenda dan Apply/Explain Apply
materi RUPS selengkap dan sedini mungkin (paling lambat
28 hari sebelum RUPS) untuk memberikan waktu dan materi Perusahaan patuh pada POJK No. 15 dan 16 tahun
yang cukup bagi pemegang saham untuk mempelajari 2020 tentang RUPS perusahaan terbuka di mana
dengan baik agenda rapat. Undangan rapat dan seluruh panggilan RUPS dan materi RUPS ditayangkan
informasi RUPS diungkapkan melalui sarana elektronik seperti paling lambat 21 hari sebelum RUPS.
melalui situs web korporasi The company complies with OJK Regulations No.
The corporation issues a notice for a General Meeting of 15 and 16 of 2020 concerning GMS for Public
Shareholders (GMS) with the agenda and materials as Companies, which require that the notice for a GMS
complete and as early as possible (no later than 28 days and GMS materials be published no later than 21
prior to the GMS) to provide sufficient time and materials for days prior to the GMS.
shareholders to thoroughly review the meeting agenda. The
meeting invitation and all GMS information are disclosed
electronically, such as through the corporation's website.
Rekomendasi 2
Recommendation 2
7.3.2 Korporasi memiliki dan mengungkapkan aturan dan prosedur Apply/Explain Apply
yang memfasilitasi pemegang saham dalam berpartisipasi
dan memberikan suara secara efektif di Perusahaan patuh pada POJK No. 15 & 16 Tahun
RUPS. 2020 tentang RUPS perusahaan terbuka secara
The Corporation has and discloses rules and procedures that elektronik di mana Pemegang Saham dalam
facilitate shareholders' effective participation and voting at the berpartisipasi dan memberikan suara secara efektif
General Meeting of Shareholders (GMS). di RUPS.
The Company complies with OJK Regulations No.
15 & 16 of 2020 concerning electronic GMS for
public companies, which allow shareholders to
participate and vote effectively at the GMS.
Rekomendasi 3
Recommendation 3
7.3.3 Pemegang saham berpartisipasi efektif dalam menetapkan Apply/Explain Apply
penunjukan anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Shareholders participate effectively in determining the Tertuang dalam Panduan Penerapan Tata Kelola
appointment of members of Board of Directors and Board of Perusahan Yang Baik (Code of GCG) PT Wijaya
Commissioners. Karya (Persero) Tbk. Tahun 2023-2025, yang telah
dimutakhirkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Nomor: SK.02.09/A.DIR.01288/2023
Stated in the Code of Good Corporate Governance
(GCG) of PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. for
2023-2025, which has been updated based on
Board of Directors Decree Number: SK.02.09/A.
DIR.01288/2023.
Rekomendasi 4
Recommendation 4
7.3.4 Korporasi memastikan transparansi dan akuntabilitas auditor Apply/Explain Apply
eksternal di RUPS.
The corporation ensures transparency and accountability of Tertuang dalam Panduan Penerapan Tata Kelola
external auditors at the GMS. Perusahan Yang Baik (Code of GCG) PT Wijaya
Karya (Persero) Tbk. Tahun 2023-2025, yang telah
dimutakhirkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi
Nomor: SK.02.09/A.DIR.01288/2023
As stated in the Code of Good Corporate
Governance (Code of GCG) of PT Wijaya Karya
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
(Persero) Tbk. for 2023-2025, which has been
updated based on the Decree of Board of Directors
Number: SK.02.09/A.DIR.01288/2023
Rekomendasi 5
Recommendation 5
7.3.5 Penyampaian hasil pemungutan suara dan ringkasan risalah Apply/Explain Apply
RUPS secara lengkap diumumkan ke publik pada hari kerja
berikutnya. Perusahaan patuh pada POJK No. 15 & 16 Tahun
The complete voting results and summary of the minutes of 2020 tentang RUPS perusahaan terbuka
the GMS will be announced to the public on the following The company complies with POJK No. 15 & 16 of
business day. 2020 concerning the GMS of public companies
Page 571
Tata Kelola Perusahaan I Good Corporate Governance 571
Uraian Keterangan Penerapan
No. Apply/Explain
Description Implementation Description
8. Pemangku Kepentingan Lainnya
Other Stakeholders
8.1 Keterlibatan Pemangku Kepentingan Kunci (stakeholder engagement)
Key Stakeholder Engagement
Rekomendasi 1
Recommendation 1
8.1.1 Korporasi melalui Sekretaris Korporasi melaksanakan Apply/Explain Apply
komunikasi yang regular, transparan dan efektif dengan
pemangku kepentingan kunci serta melibatkan mereka Perseroan menyediakan kanal pelaporan
untuk memahami harapan dan keluhan mereka serta dampak keterbukaan informasi publik pada website
korporasi terhadap mereka. perseroan, dan kanal whistleblowing system (wbs.
Through the Corporate Secretary, the Corporation conducts wika.co.id)
regular, transparent, and effective communication with key The company provides a public information
stakeholders and engages with them to understand their disclosure reporting channel on the company's
expectations and concerns, as well as the corporation's website and a whistleblowing system channel (wbs.
impact on them. wika.co.id).
8.2 Komitmen Keberlanjutan dalam Model Bisnis
Sustainability Commitment in Business Model
Rekomendasi 2
Recommendation 2
8.2.1 Dewan Komisaris bersama-sama dengan Direksi bertanggung Apply/Explain Apply
jawab, akuntabel dan transparan atas governansi
keberlanjutan, termasuk menetapkan strategi, prioritas, dan Pelaksanaan sudah dilakukan sesuai ketentuan
target keberlanjutan korporasi. Direksi dan Dewan Komisaris Implementation has been carried out in accordance
memasukkan pertimbangan keberlanjutan ketika menjalankan with regulations.
perannya, termasuk antara lain dalam pengembangan dan
implementasi strategi korporasi, rencana bisnis, rencana aksi
utama dan manajemen risiko.
Board of Commissioners, together with Board of Directors, is
responsible, accountable, and transparent for sustainability
governance, including establishing the corporation's
sustainability strategy, priorities, and targets. The Board
of Directors and the Board of Commissioners incorporate
sustainability considerations when carrying out their roles,
including in the development and implementation of corporate
strategies, business plans, key action plans, and risk
management.
8.3 Perlindungan terhadap Pemangku Kepentingan
Stakeholder Protection
Rekomendasi 3
Recommendation 3
8.3.1 Direksi memastikan dan mengungkapkan bahwa operasi Apply/Explain Apply
korporasi mencerminkan penerapan standar etika, tanggung
jawab sosial dan lingkungan yang tinggi di seluruh korporasi Tertuang dalam Panduan Penerapan Tata Kelola
dan memastikan bahwa kebijakan dan prosedur yang tepat Perusahan yang Baik (Code of GCG) PT Wijaya
diterapkan untuk menghormati serta mematuhi hak-hak Karya (Persero) Tbk. Tahun 2023-2025, yang telah
pemangku kepentingan. dimutakhirkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi
Board of Directors ensures and discloses that corporate Nomor: SK.02.09/A.DIR.01288/2023
operations reflect the implementation of high standards of Stated in the Code of Good Corporate Governance
ethics, social and environmental responsibility throughout (GCG) of PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. for
the corporation and ensures that appropriate policies and 2023-2025, which has been updated based on
procedures are implemented to respect and comply with Board of Directors Decree Number: SK.02.09/A.
stakeholder rights. DIR.01288/2023
Rekomendasi 2
Recommendation 2
8.3.2 Direksi mendorong karyawan bekerja untuk kepentingan Apply/Explain Apply
jangka panjang korporasi dan mengedepankan keberlanjutan.
Board of Directors encourages employees to work for Tertuang Dalam Perjanjian Kerja Bersama
the long-term interests of the corporation and prioritize Perusahaan
sustainability. Stated in the Company's Collective Labor
Agreement.
Page 572
572
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Komitmen Keberlanjutan
Keberlanjutan
Komitmen
Page 573
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan I Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 573 “Keberlanjutan bukan hanya komitmen, tetapi bagian integral dari setiap proses bisnis Perseroan.” “Sustainability is not merely a commitment, but an integral part of every business process of the Company.”
Page 574
574
Komitmen Dan Kebijakan Pelaksanaan Program
Keberlanjutan Di Lingkup Perusahaan
Commitment And Policy For Implementing Sustainability
Programs Within The Company
Perseroan menempatkan keberlanjutan sebagai bagian The Company places sustainability as an integral part of
integral dari strategi dan pengelolaan operasional dalam its strategy and operational management in running its
menjalankan bisnis konstruksi bangunan gedung. Industri building construction business. This industry demands
ini menuntut ketepatan eksekusi, pengendalian risiko precise execution, site risk control, and management
lapangan, serta pengelolaan dampak lingkungan yang of environmental impacts inherent in the use of energy,
melekat pada penggunaan energi, emisi, material, dan emissions, materials, and construction waste. This
limbah konstruksi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui commitment is realized through the integration of ESG
integrasi aspek ESG ke dalam proses bisnis, mulai dari aspects into business processes, from planning and
perencanaan dan metode kerja, pengelolaan rantai work methods, supply chain and partner management,
pasok dan mitra kerja, hingga pengendalian pelaksanaan to project implementation control and performance
proyek dan evaluasi kinerja, serta penangkapan peluang evaluation, and seizing growth opportunities through
pertumbuhan melalui penguatan portofolio green building strengthening its green building portfolio and modular
dan inovasi konstruksi modular (PPVC). construction innovations (PPVC).
Informasi terperinci mengenai strategi, program strategis, Detailed information regarding the Company's
dan inisiatif keberlanjutan Perseroan disampaikan dalam sustainability strategy, strategic programs, and initiatives is
Laporan Keberlanjutan yang diterbitkan secara terpisah, presented in the Sustainability Report, which is published
namun tetap merupakan satu kesatuan informasi dengan separately but remains integral to this Annual Report.
Laporan Tahunan ini. Pelaporan berkelanjutan Perseroan The Company's sustainability reporting is prepared in
disusun mengacu pada GRI Standards 2021 dan pada accordance with the 2021 GRI Standards and, in the
tahap awal mengadopsi IFRS Sustainability Disclosure initial stages, adopted the IFRS Sustainability Disclosure
Standards, yaitu IFRS S1 dan IFRS S2 yang diterbitkan Standards, namely IFRS S1 and IFRS S2, issued by the
oleh International Sustainability Standards Board (ISSB), International Sustainability Standards Board (ISSB).
sehingga pengungkapan ESG Perseroan disampaikan This ensures that the Company's ESG disclosures are
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
secara konsisten, relevan, dan dapat diperbandingan delivered consistently, relevantly, and comparable for
(comparable) bagi para pemangku kepentingan. its stakeholders.
Untuk memastikan konsistensi pelaksanaan, Perseroan To ensure consistent implementation, the Company is
memperkuat penerapan keberlanjutan melalui sistem strengthening its sustainability practices through relevant
dan standar yang relevan, termasuk pengelolaan energi systems and standards, including more systematic energy
yang lebih sistematis melalui sertifikasi ISO 50001:2018, management through ISO 50001:2018 certification, along
disertai langkah efisiensi pada fasilitas serta inisiatif with efficiency measures at its facilities and low-carbon
transisi rendah karbon seperti pemanfaatan kendaraan transition initiatives such as the use of electric vehicles.
listrik. Perseroan juga menjalankan program zero waste The Company also carries out a zero-waste program at its
di kantor pusat dan inisiatif pelestarian lingkungan serta head office as well as biodiversity conservation initiatives
keanekaragaman hayati melalui kegiatan konservasi dan through conservation and tree planting activities. All of
penanaman pohon. Seluruh upaya tersebut didukung oleh these efforts are supported by the development of a
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
penyusunan baseline kinerja, mencakup energi, emisi, performance baseline, covering energy, emissions, water,
air, dan limbah, sebagai dasar penguatan kinerja pada and waste, as a basis for strengthening performance in the
periode berikutnya, yang diringkas pada bagian Ikhtisar following period, which is summarized in the Sustainability
Kinerja Keberlanjutan berikut. Performance Highlights section below.
Page 575
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan I Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 575
Gereja Basilika IKN
Page 576
576
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan 2025
Sustainability Performance Highlights For 2025
KINERJA EKONOtMI I ECONOMIC PERFORMANCE
Capaian Perolehan Proyek Corporate Rating
Project Acquisition Achievements Corporate Rating
Kontrak Baru Kontrak Dihadapi idBBB Kategori Layak Investasi
New Contracts Order Book Investment Grade
Rp
1.709 miliar I billion Rp 5.765 miliar I billion “Sehat” Pefindo
Produk Ramah Lingkungan Pemasok Lokal
Environmentally-Friendly Products Local Suppliers
100% pemasok WIKA Gedung 100% of WIKA Gedung’s
Modular I Modular
adalah pemasok lokal, yaitu suppliers are local, originating
3.047
yang berasal dari Indonesia. from Indonesia.
Rp
miliar I billion Total anggaran ke
489
pemasok lokal sebesar Rp
Total budget for local
miliar I billion
suppliers is
KINERJA LINGKUNGAN I ENVIRONMENTAL PERFORMANCE
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Komitmen Net Zero Emission (NZE) PENGELOLAAN EMISI KARBON
Net Zero Emissions (NZE) Commitment CARBON EMISSION MANAGEMENT
405.
Pengurangan Konsumsi Energi:
WIKA Gedung menargetkan NZE atau 367,56 405.367,56 Gigajoule (GJ)
emisi nol bersih pada tahun 2060 Gigajoule (GJ) Energy Consumption
untuk Cakupan 1, 2, dan 3. Reduction: 405,367.56
WIKA Gedung is targeting NZE, or net Gigajoules (GJ)
zero emissions, by 2060 for Scopes
0,2497
Pengurangan Intensitas Energi per
1, 2, and 3.
GJ/Juta Rupiah
Pendapatan: 0, (GJ/Juta
GJ/Juta Rupiah Rupiah)
Energy Intensity Reduction per
EKO-EFISIENSI PROGRAM Income: 0. (GJ/Million Rupiah)
ECO-EFFICIENCY PROGRAM
7 Penerapan Sistem Modular dalam proyek
2
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Unit I Units
WEGE melalui metode Prefabricated
Mobil Listrik Prefinished Volumetric Construction
Electric Car Unit I Units
(PPVC) yang ramah lingkungan dan
mengusung prinsip lean construction Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik
Implementation of a Modular System in Umum (SPKLU) di hotel dan apartemen
1
WEGE project using the environmentally milik WIKA Gedung
Unit I Units
friendly Prefabricated Prefinished Public Electric Vehicle Charging Stations
Motor Listrik Volumetric Construction (PPVC) method (SPKLU) in hotels and apartments owned
Electric Motorcycle and lean construction principles by WIKA Gedung
Air keran siap minum menggunakan
16 80
alat pemurni air.
Drinking tap water using a water
% purifier %
Proyek Green Building
Green Building Projects Penggunaan lampu LED & Lampu Sensor
use of LED and Sensor Lights
Page 577
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan I Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 577
KONSERVASI FAUNA BERUANG MADU, BALIKPAPAN PELESTARIAN LINGKUNGAN & KONSERVASI
HONEY BEAR CONSERVATION, BALIKPAPAN ENVIRONMENTAL PRESERVATION & CONSERVATION
4.310
1,3 hektar
hectare 7 beruang madu
honey bear Bibit Pohon
Tree Seedlings
Bibit Pohon I Tree Seedlings
Revitalisasi taman bermain Pusat Konservasi Beruang Madu di
Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) Balikpapan,
Penanaman Pohon Langka Dalam Program Penanaman Pohon Langka
Kalimantan Timur, sebagai dukungan terhadap pusat pendidikan dan
Endemik Nusantara, Sinergi Dengan Grup Wika Meliputi Sonokeling,
konservasi Beruang Madu di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) seluas
Kemuning Hutan, Terap Hijau, Belimbing Papua, Randu Alas.
1,3 hektar dengan total 7 beruang madu.
Planting of Rare Trees in the Endemic Rare Tree Planting Program in
Revitalization of the Honey Bear Conservation Center in Balikpapan
Indonesia, in Synergy with Wika Group, Includes Sonokeling, Kemuning
Environmental Education Tourism Area (KWPLH), East Kalimantan, as
Hutan, Terap Hijau, Belimbing Papua, and Randu Alas.
a support for the Honey Bear education and conservation center in the
Indonesian Capital City (IKN) area, covering an area of 1.3 hectares with
a total of 7 honey bears.
PROGRAM ZERO WASTE
ZERO WASTE PROGRAM
Inisiatif untuk mengurangi timbulan sampah melalui pemilahan, An initiative to reduce waste generation through sorting,
pemanfaatan kembali, dan kerja sama dengan berbagai pihak recycling, and collaboration with various parties to prevent waste
agar limbah tidak berakhir di tempat pembuangan akhir. from ending up in landfills.
WEGE menerapkan Program Zero Waste melalui: WEGE implements the Zero Waste Program through:
• Bar Bending Schedule untuk optimalisasi skema potongan • Bar Bending Schedule to optimize the steel cutting scheme
besi
• Monitoring waste concrete • Monitoring waste concrete
• Penggunaan BIM dalam pengendalian dokumen di • Use of BIM for field document control
lapangan
• Monitoring penggunaan kertas, air, listrik dan BBM • Monitoring paper, water, electricity, and fuel usage
• Penggunaan kertas bekas untuk administrasi internal • Use of waste paper for internal administration
• Digitalisasi surat dan administrasi • Digitizing letters and administration
TOTAL KONSUMSI AIR BIAYA LINGKUNGAN HIDUP
TOTAL WATER CONSUMPTION ENVIRONMENTAL COSTS
Mencakup biaya untuk penanaman pohon dan upaya konservasi.
43.605.306
Includes costs for tree planting and conservation efforts.
96.557.394
m3
Rp
WEGE menjadi perusahaan konstruksi pertama di
Indonesia yang meraih sertifikasi ISO 50001:2018
sebagai bentuk komitmen dalam pengelolaan
energi yang efisien dan berkelanjutan
WEGE became the first construction company in Indonesia to
achieve ISO 50001:2018 certification as a form of commitment to
efficient and sustainable energy management.
Page 578
578
KINERJA SOSIAL I SOCIAL PERFORMANCE
Tumbuh Bersama Karyawan Komitmen Kesetaraan Gender
Growing with Employees Commitment to Gender Equality
Komitmen Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) Karyawan Perempuan
• Penerapan Respectful Workplace Policy (RWP) Jumlah Karyawan Karyawan di Tingkat Manajemen
• Tidak terdapat kejadian pelanggaran HAM di WIKA Number of Perempuan Female Employees at
Gedung Employees Female Employees Management Level
Commitment to Upholding Human Rights
460 11.96 2
• Implementation of the Respectful Workplace
Policy (RWP)
• No incidents of human rights violations at WIKA % %
Gedung
Tingkat Keterikatan Karyawan Tingkat Turnover Karyawan
Employee Engagement Lev Employee Turnover Rate
60 % 7,08 %
Kinerja K3 Pengembangan dan Evaluasi Karyawan
Occupational Health and Safety Performance Employee Development and Evaluation
14, 478,472
jam I jam 50 Rp
586.680.372 100 %
Pemberian sertifikasi melalui Biaya Pengembangan Karyawan mendapatkan penilaian
14,478,472 jam kerja Program Sertifikasi Tukang kepada Kompetensi Karyawan dan evaluasi kinerja dalam rangka
tanpa kecelakaan 50 tenaga kerja proyek Employee Competency mendukung pengembangan karier
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
14,478,472 accident-free Certification through the Craftsman Development Costs Employees receive performance
work hours Certification Program for 50 project assessments and evaluations to support
workers career development
Kontribusi Kepada Masyarakat
Contribution to Society
UMKM Binaan Pemberdayaan Disabilitas
Fostered MSMEs Empowerment of Persons with Disabilities
60 0
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Total UMKM Binaan I Total Fostered MSMEs Penerima Manfaat I Beneficiaries
Mendukung UMKM, baik dari karyawan internal maupun Meningkatkan keterampilan dan kualitas hidup penyandang
masyarakat eksternal, untuk meningkatkan perekonomian disabilitas melalui kegiatan pelatihan, pendampingan, dan
melalui pelatihan, sertifikasi, kesempatan mengikuti bazaar, advokasi dengan memanfaatkan daur ulang barang bekas
dan berbagai kegiatan lainnya. menjadi produk bernilai ekonomi.
Supporting MSMEs, both internal employees and external Improving the skills and quality of life of persons with
community, to improve their economic well-being through disabilities through training, mentoring, and advocacy
training, certification, opportunities to participate in activities by utilizing recycled materials to create products with
bazaars, and various other activities. economic value.
Page 579
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan I Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 579
Pengukuran dan Penilaian Dampak Program CSR Realisasi Anggaran CSR
CSR Program Impact Measurement and Assessment CSR Budget Realization
83,03 %
Rp 1.218.133., incr
meningkat
eased 21.41% (YoY)
Indeks Kepuasan Masyarakat
Community Satisfaction Index
Kategori “Sangat Puas” Building Future Building Prosperity
Category “Very Satisfied”
Rp
208.397.120 Rp
53.439.333
Sosial Retur non Investment (SROI)
Building Hope Building Wellness
Jasmine Integrated Teras Braga WEGE Lapak &
Farming Pendidikan Anak Usia Dini
WEGE Stall & Early
Rp
547.227.280 Rp
29.012.715
Childhood Education
Building Nature Report
6,62 4,56 3,42 Rp
96.557.394 Rp
283.500.000
Komitmen Pelayanan Unggul Kepada Pelanggan
Commitment to Excellent Service to Customers
Indeks Kepuasan Pelanggan Pada tahun 2025, Perseroan mencatat tingkat kepuasan pelanggan sebesar 80,1%. Capaian ini
Customer Satisfaction Index mencerminkan konsistensi dalam menjaga kualitas layanan, ketepatan waktu penyelesaian proyek, serta
pemenuhan standar mutu, keselamatan, dan keberlanjutan. Hasil tersebut sejalan dengan komitmen
WEGE untuk memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan, mengutamakan solusi bagi pelanggan,
serta menjalankan operasional yang transparan, inovatif, dan berorientasi pada keberlanjutan.
93,3
In 2025, the Company recorded a customer satisfaction index of 80.1%. This achievement reflects
consistency in maintaining service quality, timely project completion, and meeting quality, safety, and
% sustainability standards. These results align with WEGE’s commitment to strengthening stakeholder trust,
prioritizing customer solutions, and implementing transparent, innovative, and sustainability-oriented
operations.
KINERJA TATA KELOLA I GOVERNANCE PERFORMANCE
Kepatuhan Terhadap Hukum
Compliance with the Law
Rating ESG
100
Tidak terdapat kasus ketidakpatuhan terhadap ESG Rating
regulasi yang menyebabkan sanksi/denda [GRI 2-27]
Tidak terdapat kasus ketidakpatuhan terhadap
% regulasi yang menyebabkan sanksi/denda [GRI 2-27]
31.1 SUSTAINALYTICS RATING - Kategori High Risk
Perseroan mencatat skor ESG sebesar 31,1 (High Risk)
Penilaian Implementasi GCG berdasarkan penilaian Sustainalytics yang diterbitkan pada
GCG Assessment tahun 2023 (data terakhir yang tersedia). Hingga akhir tahun
2025, belum terdapat pembaruan penilaian ESG. Penilaian
Skor I Score berikutnya direncanakan dilakukan oleh S&P Global pada
tahun 2026, dengan hasil yang diharapkan mencerminkan
95,61
peningkatan kinerja keberlanjutan Perseroan
ASEAN Corporate
Governance Scorecard 31.1 SUSTAINALYTICS RATING - High Risk Category
(ACGS) Predikat sangat baik
The Company recorded an ESG score of 31.1 (High Risk)
based on the Sustainalytics assessment published in 2023
Very Good Predicate (the latest data available). As of the end of 2025, there has
been no ESG assessment update. The next assessment is
100
planned for S&P Global in 2026, with the results expected
to reflect improvements in the Company’s sustainability
Whistleblowing System performance.
Whistleblowing System %
Laporan Ditindaklanjuti dan Diselesaikan
Reports Followed Up and Resolved
Page 580
580
Dukungan Terhadap Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan
Support Towards The Sustainable Development Goals
Perseroan berkomitmen untuk mendukung pencapaian Tujuan The Company is committed to supporting the achievement of the
Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ Sustainable Development Goals (SDGs) through the integration of
SDGs) melalui integrasi prinsip keberlanjutan ke dalam seluruh sustainability principles into all business processes and operations.
proses bisnis dan operasional. Komitmen ini diwujudkan melalui This commitment is realized through an approach aligned with the
pendekatan yang selaras dengan strategi perusahaan, khususnya Company’s strategy, particularly in creating sustainable economic,
dalam menciptakan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan secara social, and environmental value.
berkelanjutan.
Dalam aspek lingkungan, WIKA Gedung mendorong penerapan In the environmental aspect, WIKA Gedung promotes the
konstruksi ramah lingkungan melalui pengembangan teknologi implementation of environmentally friendly construction through the
modular, efisiensi penggunaan material, serta pengelolaan limbah development of modular technology, efficient use of materials, and
konstruksi yang lebih terstruktur. Perseroan juga menginisiasi more structured construction waste management. The Company
berbagai program pengurangan emisi dan efisiensi energi sebagai also initiates various emission reduction and energy efficiency
bagian dari kontribusi terhadap agenda Net Zero Emissions. programs as part of its contribution to the Net Zero Emissions
agenda.
Dari sisi sosial, Perseroan secara aktif menjalankan program From a social perspective, the Company actively carries out the
Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada Corporate Social Responsibility (CSR) programs focused on
pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, serta community empowerment, MSME development, and improving
peningkatan kualitas hidup melalui program berbasis komunitas. quality of life through community-based programs. These programs
Program-program tersebut dirancang untuk memberikan dampak are designed to deliver sustainable impacts, both economically
berkelanjutan, baik dari sisi ekonomi maupun sosial. and socially.
Sementara itu, dalam aspek tata kelola, Perseroan memperkuat Meanwhile, in the governance aspect, the Company strengthens
implementasi Good Corporate Governance (GCG) dan Sistem the implementation of Good Corporate Governance (GCG) and the
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) guna memastikan praktik Anti-Bribery Management System (ABMS) to ensure transparent,
bisnis yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Hal ini menjadi accountable, and integrity-driven business practices. This serves
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
landasan dalam membangun kepercayaan pemangku kepentingan as the foundation for building stakeholder trust and maintaining
serta menjaga keberlanjutan usaha Perseroan. the sustainability of the Company’s business.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Perseroan berupaya memberikan Through these initiatives, the Company strives to make a tangible
kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs, sekaligus memperkuat contribution to the achievement of the SDGs, while strengthening
posisi sebagai perusahaan konstruksi yang adaptif, bertanggung its position as a construction company that is adaptive, responsible,
jawab, dan berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang. and oriented toward long-term sustainability.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 581
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan I Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 581
Benchmarking Dan Esg Assessment (S&P Global Csa
Readiness)
Benchmarking And Esg Assessment (S&P Global Csa Readiness)
Perseroan melakukan benchmarking dan penilaian kesiapan The Company conducted benchmarking and assessments of its ESG
pengelolaan ESG dengan mengacu pada praktik terbaik global, management readiness using global best practices, including the
termasuk pendekatan Corporate Sustainability Assessment (CSA) S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA) approach
S&P Global sebagai referensi pemetaan gap. Penilaian kesiapan ini as a gap mapping reference. This readiness assessment focused
difokuskan pada keselarasan kebijakan, tata kelola, implementasi, on the alignment of policies, governance, implementation, and
serta kualitas data dan pengungkapan pada isu-isu ESG yang data and disclosure quality on ESG issues material to the industry.
material bagi industri.
Berikut ini, ringkasan penilaian kesiapan (readiness) dalam bentuk The following is a summary of the readiness assessment in scorecard
scorecard untuk mengidentifikasi area yang sudah memadai (ready), format to identify areas of readiness (readiness), areas requiring
area yang perlu penguatan (progress), serta area yang masih strengthening (progress), and areas requiring further development
memerlukan pengembangan (gap), sebagai dasar penyusunan (gaps), as a basis for prioritizing strengthening for the following year.
prioritas penguatan pada tahun berikutnya.
GAP ANALYSIS ESG
1. Board Diversity Policy
Baseline Evidence
BAB GCG AR 2025
WEGE belum memiliki komitmen mendukung keberagaman dewan. halaman 396
WEGE has not yet committed to supporting board diversity. Evidence
CHAPTER GCG AR 2025
page 396
Ruang Perbaikan Impact
WEGE dapat membuat dan mengungkapkan Kebijakan Keberagaman Dewan atau melakukan pengungkapan ke Tinggi
dalam Annual Report berkaitan dengan komitmen perusahaan untuk menerapkan Keberagaman dalam Perusahaan Impact
(Ras, Gender, Agama, Latar Belakang Pendidikan, Pengalaman, Keahlian, dsb.)
High
Output
Pengungkapan Komitmen atau Kebijakan Keberagaman Dewan yang mencakup faktor seperti gender, etnis,
maupun ras melalui Annual Report atau Website Perusahaan.
Room for Improvement
WEGE can create and disclose a Board Diversity Policy or disclose in the Annual Report the company’s
commitment to implementing diversity within the company (race, gender, religion, educational background,
experience, expertise, etc.).
Output
Disclosure of the Board Diversity Commitment or Policy, which includes factors such as gender, ethnicity, and race,
through the Annual Report or the Company Website.
2. Board Gender Diversity
Baseline Evidence
BAB GCG AR 2025
WEGE belum memiliki komitmen mendukung keberagaman dewan dan hanya ada 1 perempuan dalam struktur halaman 396
dewan komisaris. Evidence
WEGE has not yet committed to supporting board diversity, and there is only one woman on the board of CHAPTER GCG AR 2025
commissioners. page 396
Ruang Perbaikan Impact
Komposisi Direksi dan Komisaris WEGE sangat bergantung pada kebijakan pemerintah dan tidak dapat dilakukan Tinggi
secara internal. Memperoleh skor penuh S&P pada indikator keberagaman ini sulit tercapai dalam kondisi saat ini, Impact
mengingat regulasi yang berlaku lebih menekankan pada penetapan anggota berdasarkan keputusan pemerintah
daripada kebijakan internal perusahaan* High
Room for Improvement
The composition of WEGE’s Board of Directors and Board of Commissioners is highly dependent on government
policy and cannot be determined internally. Achieving a full S&P score on this diversity indicator is difficult to
achieve under current conditions, given that existing regulations place greater emphasis on appointing members
based on government decisions rather than internal company policies.*
Page 582
582
3. CEO Compensation – Success Metrics
Baseline Evidence
BAB GCG AR 2025
Penentuan Remunerasi dan Kompensasi Direksi salah satunya didasari berdasarkan ketercapaian KPI Perusahaan. halaman 392
EBITDA, ROIC, dsb berkaitan dengan target kinerja ekonomi untuk mengukur keberhasilan kinerja Perusahaan. Evidence
Determination of Directors’ Remuneration and Compensation is based, among other things, on the achievement CHAPTER GCG AR 2025
of the Company’s Key Performance Indicators (KPIs). EBITDA, ROIC, etc., relate to economic performance targets page 392
used to measure the Company’s success.
Ruang Perbaikan Impact
Belum adanya penjelasan terkait matriks pemberian kompensasi Direktur Utama WEGE selain EBITDA pada KPI Tinggi
Perusahaan yang mempertimbangkan faktor capaian kinerja berdasarkan KPI, maupun kemampuan keuangan. Impact
Output High
Penjelasan dan mekanisme/matriks pemberian kompensasi Direktur Utama.
Room for Improvement
There is no explanation regarding WEGE President Director compensation matrix, which considers performance
achievement factors based on KPIs, as well as financial capacity, beyond EBITDA.
Output
Explanation and mechanism/matrix for President Director compensation.
4. CEO Compensation – Long-Term Alignment
Baseline Evidence
BAB GCG AR 2025
WEGE belum mengungkapkan terkait dengan kompensasi long-term atas pencapaian kinerja. halaman 392
WEGE has not disclosed long-term compensation for performance achievements. Evidence
CHAPTER GCG AR 2025
page 392
Ruang Perbaikan Impact
WEGE perlu mengungkapkan terkait dengan pemberian long term incentives/compensation yang diberikan kepada Tinggi
Direktur utama pada dokumen public. Impact
Output High
Pengungkapan skema pemberian long-term incentives sesuai dengan penilaian kinerja yang telah dilakukan.
Room for Improvement
WEGE needs to disclose the long-term incentives/compensation provided to the President Director in public
documents.
Output
Disclosure of the long-term incentive scheme in accordance with the performance assessment conducted.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
5. Risk Management Processes
Baseline Evidence
BAB GCG AR 2025
WEGE telah memiliki adanya tinjauan berkala paparan risiko serta proses atau kerangka kerja untuk menentukan halaman 475
risiko melalui: Evidence
• Risk Review: Tinjauan risiko rutin, termasuk identifi kasi eksposur dan mitigasi. CHAPTER GCG AR 2025
• Risk Exposure: Peninjauan tahunan terhadap eksposur risiko. page 475
• Audit Proses: Audit eksternal dilakukan dalam dua tahun terakhir.
• Budaya Risiko: Pendidikan manajemen risiko rutin untuk direksi non-eksekutif dan seluruh organisasi.
WEGE has established a periodic review of risk exposures and a process or framework for determining risk through:
• Risk Review: Regular risk review, including exposure identification and mitigation.
• Risk Exposure: Annual review of risk exposures.
• Audit Process: External audits conducted within the last two years.
• Risk Culture: Regular risk management education for non-executive directors and the entire organization.
Ruang Perbaikan Impact
• Mengungkapkan daftar pelatihan dewan komisaris terkait manajemen risiko Tinggi
• Meningkatkan frekuensi dan kedalaman peninjauan risiko Impact
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Room for Improvement
High
• Disclosing a list of board of commissioners’ training related to risk management.
• Increasing the frequency and depth of risk reviews.
Page 583
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan I Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 583
6. Reporting on Breaches
Baseline Evidence
BAB GCG AR 2025
WEGE sudah mengungkapkan data pelanggaran korupsi, maupun diskriminasi dan tidak adanya kejadian halaman 501
pelanggaran. Evidence
WEGE has disclosed data on corruption and discrimination violations, and has not reported any violations. CHAPTER GCG AR 2025
page 501
Ruang Perbaikan Impact
Mengungkapkan metrik tahunan (jumlah, substantiated, tindakan, SLA) untuk: Sedang
• Privacy Data,
• Conflict of Interest,
• Money Laundering
• Insider Trading
Output
Pelaporan pelanggaran yang dilengkapi dengan pernyataan nol kasus (zero case) untuk masing-masing aspek dan
diungkapkan dalam Annual Report atau Sustainability Report.
Room for Improvement
Disclose annual metrics (number, substantiated, actions, SLA) for:
• Data Privacy,
• Conflict of Interest,
• Money Laundering
• Insider Trading
Output
Violation reporting, accompanied by a statement of zero cases for each aspect, and disclosed in the Annual Report
or Sustainability Report.
7. Contributions & Other Spending
Baseline Evidence
BAB GCG AR 2025
WEGE telah menyatakan dalam Code of Conduct dan Annual Report bahwa tidak memberikan bantuan dana halaman 538
kepada partai politik atau pejabat public. Evidence
WEGE has stated in its Code of Conduct and Annual Report that it does not provide financial assistance to political CHAPTER GCG AR 2025
parties or public officials. page 538
Ruang Perbaikan Impact
Mengungkapkan informasi dalam Annual Report maupun Sustainability Report mengenai bahwa perusahaan tidak Sedang
kontribusi dana Perusahaan untuk kegiatan politik atau pejabat publik. Impact
Output Moderate
Mengungkapkan secara eksplisit dalam Sustainability Report maupun Annual Report bahwa tidak ada kontribusi
politik maupun pengeluaran serupa yang dilakukan.
Room for Improvement
Disclose information in the Annual Report and Sustainability Report that the company does not contribute funds to
political activities or public officials.
Output
Explicitly disclose in the Sustainability Report and Annual Report that no political contributions or similar
expenditures have been made.
8. Largest Contributions & Expenditures
Baseline Evidence
BAB GCG AR 2025
WEGE tidak memberikan kontribusi dan pengeluaran yang berasal dari dana apapun dalam jumlah besar untuk halaman 538
kegiatan politik. Evidence
WEGE does not make substantial contributions or expenditures from any fund for political activities. CHAPTER GCG AR 2025
page 538
Ruang Perbaikan Impact
Mengungkapkan informasi dalam Annual Report maupun Sustainability Report mengenai bahwa perusahaan tidak Rendah
kontribusi dana Perusahaan untuk kegiatan politik.
Output
Mengungkapkan secara eksplisit dalam Sustainability Report maupun Annual Report bahwa tidak ada kontribusi
politik maupun pengeluaran serupa yang dilakukan.
Room for Improvement
Disclose information in the Annual Report and Sustainability Report that the company does not contribute company
funds to political activities.
Output
Explicitly disclose in the Sustainability Report and Annual Report that no political contributions or similar
expenditures have been made.
Page 584
584
INITIAL MAPPING INDICATOR – S&P GLOBAL
Governance Dimension
Halaman
INDICATOR SUB-INDICATOR
REMARKS
Business Ethics Codes of Conduct AR page 496
Anti-Bribery & Anti-Corruption Policy AR page 527
Whistleblowing Mechanism AR page 523
Reporting on breaches AR page 500
Corporate Governance Board Independence AR page 396
Board Type AR page 396
Non-Executive Chairperson/ Lead Director AR page 396
Board Diversity Policy AR page 396
Board Gender Diversity AR page 396
Board Accountability AR page 110
Board Average Tenure AR page 110
Board Industry Experience AR page 110
CEO Compensation - Success Metrics AR page 506
CEO Compensation - Long-Term Performance Alignment AR page 506
Management Ownership AR page 166
Management Ownership Requirements AR page 166
Government Ownership AR page 170
Family Ownership AR page 166
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
CEO-to-Employee Pay Ratio AR page 506
Risk & Crisis Risk Governance AR page 475
Management
Risk Management Processes AR page 475
Emerging Risks AR page 475
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Page 585
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan I Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 585
Halaman
INDICATOR SUB-INDICATOR
REMARKS
Supply Chain Supplier Code of Conduct SR page 68
Management
Supplier ESG Programs SR page 68-71
KPIs for Supplier Screening SR page 68-71
KPIs for Supplier Assessment and/or Development SR page 68-71
Materiality Materiality Analysis SR page 36-51
Material Issues for Enterprise Value Creation SR page 36-51
Materiality Metrics for Enterprise Value Creation SR page 36-51
Material Issues for External Stakeholders SR page 36-51
Materiality Metrics for External Stakeholders SR page 36-51
Policy Influence Contributions & Other Spending SR Page 237
Largest Contributions & Expenditures SR Page 237
Lobbying and Trade Associations - Climate Alignment SR Page 237
Information Security Information Security Governance AR page 196
Information Security Policy AR page 196
Information Security Management Programs AR page 196
Transparency & Sustainability Reporting Boundaries SR page 35
Reporting
Sustainability Reporting Assurance SR page 238-239
Page 586
586
Environmental Dimension
Halaman
INDICATOR SUB-INDICATOR
REMARKS
Climate Strategy Direct Greenhouse Gas Emissions (Scope 1) SR page 93-95
Indirect Greenhouse Gas Emissions (Scope 2) SR page 93-95
Indirect Greenhouse Gas Emissions (Scope 3) SR page 93-95
Climate Governance SR page 216-218
TCFD Disclosure SR page 80-81
Climate-Related Management Incentives -
Climate Risk Management SR page 81-85
Financial Risks of Climate Change SR page 81-85
Financial Opportunities Arising from Climate Change SR page 81-85
Climate-Related Scenario Analysis SR page 81-85
Physical Climate Risk Adaptation SR page 81-85
Emissions Reduction Targets SR page 96-97
Internal Carbon Pricing -
Net Zero Commitment SR page 93
Environmental Policy & Environmental Policy SR page 90-91
Management
Environmental Management Systems Verification -
Environmental Violations SR page 111
Product Stewardship Revenues from Energy Efficient Buildings SR page 74
Certified Sustainable Buildings SR page 74-75
Biodiversity Biodiversity Risk Assessment SR page 109-110
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Biodiversity Commitment SR page 106-109
No Deforestation Commitment SR page 108
Waste & Pollutants Construction Waste Management SR page 89
Waste Disposal SR page 102-106
Hazardous Waste SR page 102-106
Energy Management Programs SR page 90-93
Energy
Energy Consumption SR page 90-93
Water Consumption SR page 97-98
Water
Water Efficiency Programs in Construction SR page 98-99
Sustainable Raw Recycled Building Materials SR page 86
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Materials
Page 587
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan I Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 587
Social Dimension
Halaman
INDICATOR SUB-INDICATOR
REMARKS
Human Capital Training & Development Inputs SR page 135-144
Management
Employee Development Programs SR page 135-144
Human Capital Return on Investment SR page 145-146
Hiring SR page 127-128
Type of Performance Appraisal SR page 144-145
Long-Term Incentives for Employees SR page 214
Employee Support Programs SR page 137
Employee Turnover Rate SR page 128
Trend of Employee Wellbeing -
Occupational Health & OHS Policy SR page 148-149
Safety
OHS Programs SR page 150
Fatalities SR page 159
Lost-Time Injury Frequency Rate (LTIFR) - Employees SR page 159
Lost-Time Injury Frequency Rate (LTIFR) - Contractors SR page 159
Labor Practices Labor Practices Commitment SR page 215
Labor Practices Programs SR page 129-145
Discrimination & Harassment SR page 122-123
Workforce Breakdown: Gender SR page 123
Workforce Breakdown: Race/ Ethnicity & Nationality SR page 125
Gender Pay Indicators SR page 129
Freedom of Association SR page 120-121
Human Rights Human Rights Commitment SR page 120-121
Human Rights Due Diligence Process SR page 121
Human Rights Assessment -
Human Rights Mitigation & Remediation -
Customer Relations Customer Satisfaction Measurement SR page 116
Page 588
Laporan Keuangan Financial Report
Page 589
Page 590
590
LAPORAN
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
Consolidated Financial Statements 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Tahun - tahun
yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Consolidated Financial Statements For the Years
Ended December 31, 2025 and 2024
Page 591
591
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
Daftar Isi Halaman/ Table of Contents
Pages
Surat Pernyataan Direksi Directors’ Statement Letter
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Keuangan Konsolidasian Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended December 31, 2025
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan and 2024
2024
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1 Consolidated Statements of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Consolidated Statements of Profit or Loss and
3
Komprehensif Lain Konsolidasian Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 4 Consolidated Statements of Changes in Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian 5 Consolidated Statements of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Consolidated Financial
6
Konsolidasian Statements
Informasi Tambahan-Laporan Keuangan Supplementary Information-Separate
Tersendiri: Financial Statements
Laporan Posisi Keuangan Lampiran/ Statements of Financial Position
(Entitas Induk) Attachment 1 (Parent Entity)
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Lampiran/ Statements of Profit or Loss and Other
Komprehensif Lain (Entitas Induk) Attachment 2 Comprehensive Income (Parent Entity)
Laporan Perubahan Ekuitas Lampiran/ Statements of Changes in Equity
(Entitas Induk) Attachment 3 (Parent Entity)
Laporan Arus Kas (Entitas Induk) Lampiran/ Statements of Cash Flows (Parent Entity)
Attachment 4
Pengungkapan Lainnya (Entitas Induk) Lampiran/ Other Disclosure (Parent Entity)
Attachment 5
Draft Approval/27 Mar 2024 Paraf:
Page 592
592 PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Page 593
593
Page 594
594 PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Page 595
595
Page 596
596 PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Page 597
597
Page 598
598 PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Page 599
599
Page 600
600
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS
KONSOLIDASIAN OF FINANCIAL POSITION
Per 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 2025 2024
Notes Rp Rp
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan Setara Kas 4, 39 391,127,569,575 1,030,732,161,959 Cash and Cash Equivalent
Piutang Usaha - Neto 5 Trade Receivables - Net
Pihak Berelasi 39 167,675,382,205 263,199,908,162 Related Parties
Pihak Ketiga 67,810,014,111 281,960,718,345 Third Parties
Piutang Retensi - Neto 6 Retention Receivables - Net
Pihak Berelasi 39 118,369,075,407 161,712,929,070 Related Parties
Pihak Ketiga 216,724,076,511 398,243,281,899 Third Parties
Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja 7 Gross Amount Due from Customers
Pihak Berelasi 39 130,489,978,709 195,121,768,325 Related Parties
Pihak Ketiga 133,603,704,787 241,398,057,671 Third Parties
Piutang Yang Belum Ditagih 8 7,535,206,405 9,360,579,793 Unbilled Receivables
Persediaan 9 306,086,847,338 350,027,596,576 Inventories
Pajak Dibayar di Muka 10.a 400,617,175,942 331,372,454,133 Prepaid Taxes
Uang Muka 11 83,815,231,549 124,034,728,295 Advances
Biaya Dibayar di Muka 12 127,831,278,985 215,023,413,531 Prepaid Expenses
Pekerjaan dalam Proses Konstruksi 13 Construction Work in Progress
Pihak Berelasi 39 290,283,809,397 374,776,508,359 Related Parties
Pihak Ketiga 549,183,978,820 437,710,349,000 Third Parties
Jumlah Aset Lancar 2,991,153,329,741 4,414,674,455,118 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Piutang Lain-Lain 14 Other Receivables
Pihak Berelasi 39 112,745,180,359 165,407,608,905 Related Parties
Pihak Ketiga 103,490,614 1,472,904,624 Third Parties
Tanah Akan Dikembangkan 9 66,726,550,000 46,677,650,000 Land For Development
Penyertaan Saham 15 3,546,062,692 3,546,062,692 Investment In Shares
Properti Investasi 16 259,571,775,000 259,413,425,000 Investment Property
Aset Kerja Sama 17 226,406,589,707 237,488,457,311 Assets of Co-operation
Aset Tetap - Setelah Dikurangi Fixed Assets - Net of
Akumulasi Penyusutan 18 38,943,222,642 47,475,979,663 Accumulated Depreciation
Aset Takberwujud- Setelah Dikurangi Intangible Assets - Net of
Akumulasi Amortisasi 19 9,091,266,260 13,527,567,059 Accumulated Amortization
Investasi pada Entitas Asosiasi 20 -- 18,236,878,682 Investment in Associate
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Investasi pada Ventura Bersama 21.a. 335,323,623,832 519,352,569,206 Investment of Joint Ventures
Aset Lain-lain 200,000,000 -- Other Assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 1,052,657,761,106 1,312,599,103,142 Total Non Current Assets
JUMLAH ASET 4,043,811,090,847 5,727,273,558,260 TOTAL ASSETS
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements taken as a whole
Page 601
601
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL POSITION (Continued)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 2025 2024
Notes Rp Rp
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang pada Ventura Bersama 21.b. 201,415,515,598 -- Joint Venture Payable
Pinjaman Bank Jangka Pendek 22 Short-term Bank Loans
Pihak Berelasi 39 73,038,256,757 350,000,000,000 Related Parties
Pihak Ketiga -- 22,000,000,000 Third Parties
Utang Usaha 23 Trade Payables
Pihak Berelasi 39 158,719,269,313 473,871,107,934 Related Parties
Pihak Ketiga 826,845,570,434 1,184,364,168,681 Third Parties
Beban Akrual 24 284,811,981,173 356,409,528,252 Accrued Expenses
Utang Pajak 10.b 19,490,262,844 8,004,172,611 Tax Payables
Liabilitas Pajak Penghasilan Final 10.c 41,427,549,056 47,860,115,224 Final Income Tax Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang Yang
Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun Current Portion of Long Term Liability -
Uang Muka Pemberi Kerja dan Advances from Project
Konsumen 25 2,040,897,663 15,829,560,667 Owners and Consumers
Pinjaman Bank 27, 39 75,646,000,000 9,417,600,000 Bank Loan
Utang Lain-lain 26 Other Payables
Pihak Berelasi 39 39,119,031,725 36,899,710,813 Related Parties
Pihak Ketiga 3,786,575,107 3,422,504,884 Third Parties
Pendapatan Diterima Di Muka 7,630,359,657 7,277,128,245 Advances Received
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1,733,971,269,327 2,515,355,597,311 Total Current Liabilites
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON CURRENT LIABILITIES
Liabilitas Jangka Panjang Setelah Dikurangi Long-term Liability Net of
Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun Current Maturities
Uang Muka Pemberi Kerja dan Advances from Project
Konsumen 25 314,109,686,809 507,541,582,961 Owners and Consumers
Pinjaman Bank 27, 39 -- 75,646,000,000 Bank Loan
Liabilitas Imbalan Kerja 28 24,482,589,254 22,759,500,319 Employee Benefit Liabilities
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 338,592,276,063 605,947,083,280 Total Non Current Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 2,072,563,545,390 3,121,302,680,591 TOTAL LIABILITES
EKUITAS EQUITY
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Equity Attributable to
Pemilik Entitas Induk Owner of the Parent Entity
Modal Saham - Nilai Nominal Rp100 Share Capital-par value Rp100
Modal Dasar 38.000.000.000 saham Authorized Capital 38,000,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor - Issued and Paid Up Capital
9.572.000.000 saham 29 957,200,000,000 957,200,000,000 9,572,000,000 shares
Tambahan Modal Disetor 30 524,082,899,858 524,082,899,858 Additional Paid In Capital
Saldo Laba Retained Earnings
Ditentukan Penggunaannya 31 172,324,647,000 165,528,527,000 Appropriated
Belum Ditentukan Penggunaannya 31 319,289,343,048 963,245,785,686 Unappropriated
Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lainnya (3,765,511,162) (6,088,098,420) Other Comprehensive Income (Loss)
Subjumlah 1,969,131,378,744 2,603,969,114,124 Subtotal
Kepentingan Non Pengendali 33 2,116,166,713 2,001,763,545 Non Controlling Interest
JUMLAH EKUITAS 1,971,247,545,457 2,605,970,877,669 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 4,043,811,090,847 5,727,273,558,260 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements taken as a whole
Page 602
602
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan / 2025 2024
Notes Rp Rp
PENDAPATAN 34 1,623,555,133,947 3,673,527,175,483 REVENUES
BEBAN POKOK PENDAPATAN 35 (1,478,133,873,380) (3,366,025,710,507) COST OF REVENUES
LABA BRUTO 145,421,260,567 307,501,464,976 GROSS PROFIT
Beban Usaha 36 (187,452,523,088) (114,423,879,780) Operating Expenses
Pendapatan Lainnya 37 157,975,842,146 135,058,450,113 Other Income
Beban Lainnya 37 (558,425,610,331) (230,447,912,801) Other Expenses
Beban Keuangan 38 (17,524,477,333) (28,254,570,874) Financial Expense
Beban Pajak Penghasilan Final 10.c (39,062,653,205) (96,407,074,797) Final Income Tax Expenses
Bagian Rugi Entitas Asosiasi 20 (18,236,878,682) (4,790,231,331) Share in Loss on Associate
Bagian Laba (Rugi) Ventura Bersama 21.a. (112,953,068,297) 99,664,321,780 Share in Profit / (Loss) on Joint Venture
Laba Selisih Kurs 40 8,308,753 56,682,663 Foreign Exchange Gain
LABA/ (RUGI) PROFIT/ (LOSS)
SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (630,249,799,470) 67,957,249,949 BEFORE INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 10.d -- -- INCOME TAX EXPENSES
LABA/ (RUGI) NETO TAHUN BERJALAN (630,249,799,470) 67,957,249,949 NET PROFIT/ (LOSS) FOR THE YEAR
LABA/ (RUGI) OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN SETELAH PAJAK INCOME/ (LOSS) AFTER TAX
Pos yang Tidak akan Direklasifikasi Item that will Not be Reclassified
ke Laba Rugi to Profit or Loss
Pengukuran Kembali atas Remeasurement on
Program Imbalan Pasti 28 2,322,587,258 (11,352,907,510) Defined Benefit Plans
Jumlah Pos-pos yang Total Item that Will Not Be
Tidak Akan Direklasifikasi Reclassified Subsequently to
ke Laba Rugi 2,322,587,258 (11,352,907,510) Profit or Loss
JUMLAH LABA/ (RUGI) TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN TAHUN BERJALAN (627,927,212,212) 56,604,342,439 INCOME/ (LOSS) FOR THE YEAR
LABA / (RUGI) TAHUN BERJALAN INCOME / (LOSS)
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: FOR THE YEAR ATTRIBUTABLE TO:
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Pemilik Entitas Induk (630,364,202,638) 67,888,264,873 Equity Holders of The Parent Entity
Kepentingan Non Pengendali 33 114,403,168 68,985,076 Non Controlling Interest
JUMLAH (630,249,799,470) 67,957,249,949 TOTAL
JUMLAH PENGHASILAN/ (RUGI) TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN INCOME/ (LOSS) FOR THE YEAR
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik Entitas Induk (628,041,615,380) 56,535,357,363 Equity Holders of The Parent Entity
Kepentingan Non Pengendali 33 114,403,168 68,985,076 Non Controlling Interest
JUMLAH (627,927,212,212) 56,604,342,439 TOTAL
LABA (RUGI) BERSIH PER SAHAM 32 (65.86) 7.09 NET INCOME (LOSS) PER SHARE
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements taken as a whole
Page 603
603
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk DAN ENTITAS ANAK PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk AND SUBSIDIARY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk /
Attributable to Owners of the Parent
Penghasilan Komprehensif Lain /
Saldo Laba / Retained Earnings Other Comprehensive Income
Keuntungan (Kerugian)
Aktuarial atas Program
Modal Ditempatkan Tambahan Modal Imbalan Pasti / Keuntungan Atas Kepentingan Non
dan Disetor / Disetor / Ditentukan Belum Ditentukan Actuarial Gain (Loss) Nilai Pasar Saham / Pengendali /
Subscribed and Additional Penggunaannya / Penggunaannya / of Defined Gain on Share Jumlah / Non Controlling Jumlah Ekuitas /
Catatan / Paid-In Capital Paid-in Capital Appropriated Unappropriated Benefits Plans Market Value Total Interest Total Equity
Notes Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Saldo per 31 Desember 2023 957,200,000,000 524,082,899,858 160,828,527,000 909,438,080,813 5,049,322,156 215,486,934 2,556,814,316,761 1,932,778,469 2,558,747,095,230 Balance as of December 31, 2023
Dividen 31 -- -- -- (9,380,560,000) -- -- (9,380,560,000) -- (9,380,560,000) Dividends
Cadangan 31 -- -- 4,700,000,000 (4,700,000,000) -- -- -- -- -- Reserve
Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan -- -- -- 67,888,264,873 (11,352,907,510) -- 56,535,357,363 68,985,076 56,604,342,439 Total Comprehensive Income for the Current Year
Saldo per 31 Desember 2024 957,200,000,000 524,082,899,858 165,528,527,000 963,245,785,686 (6,303,585,354) 215,486,934 2,603,969,114,124 2,001,763,545 2,605,970,877,669 Balance as of December 31, 2024
Dividen 31 -- -- -- (6,796,120,000) -- -- (6,796,120,000) -- (6,796,120,000) Dividends
Cadangan 31 -- -- 6,796,120,000 (6,796,120,000) -- -- -- -- -- Reserve
Jumlah Rugi Komprehensif Tahun Berjalan -- -- -- (630,364,202,638) 2,322,587,258 -- (628,041,615,380) 114,403,168 (627,927,212,212) Total Comprehensive Loss for the Current Year
Saldo per 31 Desember 2025 957,200,000,000 524,082,899,858 172,324,647,000 319,289,343,048 (3,980,998,096) 215,486,934 1,969,131,378,744 2,116,166,713 1,971,247,545,457 Balance as of December 31, 2025
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements taken as a whole
4
Page 604
604
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
LAPORAN ARUS KAS CONSOLIDATED STATEMENTS
KONSOLIDASIAN OF CASH FLOWS
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan / 2025 2024
Notes Rp Rp
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan Kas dari Pelanggan 1,751,300,356,245 3,438,249,913,161 Cash Received from Customers
Pembayaran Kas kepada Pemasok (1,917,428,483,655) (3,357,436,333,564) Cash Payments to Suppliers
Pembayaran Beban Usaha (184,245,703,753) (114,423,879,780) Payments for Operating Expenses
Pembayaran Pajak Penghasilan (94,774,967,709) (222,969,376,324) Payment For Income Tax
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Net Cash Provided by (Used in)
Aktivitas Operasi (445,148,798,872) (256,579,676,507) Operating Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Pengurangan Investasi Deduction of Investment in
Ventura Bersama 21.a. 103,696,578,219 78,441,800,867 Joint Ventures
Pengembalian Uang Muka Setoran Saham 14, 15 60,000,000,000 -- Refund of Advance Payment for Shares
Pendapatan Bunga 13,404,991,919 11,066,906,027 Interest Income
Pinjaman kepada Entitas Asosiasi 14, 39 (22,498,232,333) (18,000,000,000) Loan to Associates
Penambahan Investasi Addition of Investment in
Ventura Bersama 21.a. (16,834,487,541) (13,525,941,367) Joint Ventures
Penambahan Aset Takberwujud 19 (852,190,000) (3,020,977,696) Intangible Assets Acquisition
Penambahan Aset Tetap 18 (2,900,000) (2,587,808,524) Fixed Assets Acquisition
Pengurangan Investasi Lainnya -- 662,959,464 Deductions in Other Investments
Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Provided by
Aktivitas Investasi 136,913,760,264 53,036,938,771 Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan Pinjaman Bank 22, 41 68,124,603,387 463,186,818,225 Receipts of Bank Loan
Penerimaan Pinjaman Induk 39, 41 4,019,546,547 1,828,139,889 Receipts of Parent's Loan
Pembayaran Pinjaman Bank 22, 41 (367,086,346,630) (220,686,818,225) Payments of Bank Loan
Pembayaran Bunga Pinjaman (20,231,573,333) (28,254,570,874) Interest Payments
Pembayaran Pinjaman Bank Jangka Panjang 27, 41 (9,417,600,000) (8,938,000,000) Payments of Long term - Bank Loan
Pembayaran Dividen 31 (6,748,550,000) (9,380,560,000) Payment of Dividends
Pembayaran Dividen kepada Payment of Dividends to
Kepentingan Non Pengendali (37,942,500) -- Non Controlling Interest
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Net Cash Provided by (Used in)
Aktivitas Pendanaan (331,377,862,529) 197,755,009,015 Financing Activities
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
KENAIKAN (PENURUNAN) NETO NET INCREASE (DECREASE)
KAS DAN SETARA KAS (639,612,901,137) (5,787,728,721) IN CASH AND CASH EQUIVALENT
PENGARUH PERUBAHAN KURS VALUTA EFFECT OF FOREIGN EXCHANGES
ASING KAS DAN SETARA KAS 8,308,753 90,855,447 RATES IN CASH AND CASH EQUIVALENTS
CASH AND CASH EQUIVALENT
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 1,030,732,161,959 1,036,429,035,233 AT BEGINNING OF YEAR
CASH AND CASH EQUIVALENT
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 4 391,127,569,575 1,030,732,161,959 AT END OF YEAR
Lihat Catatan 41 atas laporan keuangan untuk See Note 41 to the financial statement for
pengungkapan informasi tambahan arus kas supplemental disclosures of cash flow information
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements taken as a whole
5
Page 605
605
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
1. Umum 1. General
a. Pendirian Perusahaan a. The Company’s Estabilishment
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk ("the
("Perusahaan") berkedudukan di Jakarta Company") is domicile in South Jakarta,
Selatan, didirikan berdasarkan Akta No. 43 established by Deed No. 43, dated October 24,
tanggal 24 Oktober 2008 yang dibuat dihadapan 2008 made in the presence of Imas Fatimah,
Imas Fatimah, S.H., Notaris di Jakarta. Akta S.H., Notary in Jakarta. The Deed of
Pendirian ini telah mendapat persetujuan dari Establishment has been approved by Ministry of
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Law and Human Rights of the Republic of
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Indonesia with its Decision Letter
No. AHU-92223.AH.01.01 tanggal 1 Desember No. AHU-92223.AH.01.01 on December 1,
2008. 2008.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company's Articles of Association was
beberapa kali perubahan, terakhir terkait amended several times, the latest amendment
dengan Perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar related to the Company's changes in Article 3 of
Perseroan sebagaimana dituangkan dalam Akta Association as set forth in the Deed No. 3 dated
No. 3 tanggal 16 Mei 2023 yang dibuat May 16, 2023 made in the presence of Diah
dihadapan Diah Guntari L. Soemarwoto, S.H., Guntari L. Soemarwoto, S.H., Notary in Jakarta,
Notaris di Jakarta, yang telah dicatat dalam which recorded in the Legal Administration
database Sistem Administrasi Badan Hukum System database of the Ministry of Law and
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Human Rights of the Republic of Indonesia in its
Republik Indonesia sesuai dengan suratnya letter dated May 22, 2023 No. AHU-
tanggal 22 Mei 2023 No. AHU- 0092341.AH.01.11.
0092341.AH.01.11.
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar According to Article 3 of the Company’s Article
Perusahaan, maksud dan tujuan serta kegiatan of Association, aims and objectives and
usaha Perusahaan sebagai berikut: business activities of the Company are as
follows:
a. industri konstruksi dan engineering; a. construction and engineering;
b. jasa pemborongan dengan pola progress b. contractor service with terms, turnkey, or
termin maupun turnkey/build-operate build-operate-transfer pattern;
transfer;
c. pengelolaan dan penyewaan c. management and rental of business district;
gedung/kawasan niaga terpadu;
d. perdagangan dan pemeliharaan peralatan d. trading and maintaining construction
serta material konstruksi; material;
e. layanan peningkatan kemampuan di bidang e. improvement service on construction and
jasa konstruksi dan engineering pada engineering according to company
khususnya sesuai dengan prinsip perseroan principles;
terbatas;
f. sebagai pengembang realti; f. realty developer;
g. sebagai pengembang properti; g. property developer;
h. industri pendukung konstruksi bangunan h. supporting industry of building construction;
gedung;
i. sebagai investor baik langsung maupun i. as direct investor or indirect investor
melalui penyertaan saham pada anak through share ownership and/or joint
perusahaan dan/atau perusahaan venture;
patungan;
j. penyediaan ruang pada sarana infrastruktur j. section provider on infrastructure of airports,
transportasi bandar udara, pelabuhan, ports, mass transportation, and social
transportasi masal, dan infrastruktur sosial; infrastructure; and
dan
k. pembangunan dan pengembangan k. construction and development of district.
kawasan.
6
Page 606
606
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Kegiatan usaha yang dilakukan Perusahaan The current business activities of the Company
saat ini adalah jasa konstruksi, properti dan are in construction services, real estate
pracetak. (developer) and precast.
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk merupakan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk is the ultimate
entitas induk terakhir dari Perusahaan. parent company of the Company.
Kantor Pusat Perusahaan beralamat di Jl. DI The Company's head office is located at Jl. DI
Panjaitan Kav.9, Jakarta Timur, dengan lokasi Panjaitan Kav. 9, East Jakarta, with the main
kegiatan utama di seluruh Indonesia. activities located throughout Indonesia. The
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial Company started its operational activities
pada tahun 2009. commercially in 2009.
Penawaran Umum Perdana Perusahaan The Company's Initial Public Offering
Penawaran umum perdana Perusahaan The Company’s initial public offering of
sejumlah 2.872.000.000 saham biasa kepada 2,872,000,000 shares was declared effective by
masyarakat telah dinyatakan efektif sesuai the Board of Commissioners of the Financial
dengan Surat Keputusan Dewan Komisioner Services Authority in his Decree No. S-
Otoritas Jasa Keuangan No. S-444/D.04/2017 444/D.04/2017 dated November 20, 2017, and
tanggal 20 November 2017, dan selanjutnya listed in the Indonesian Stock Exchange on
saham tersebut dicatatkan di Bursa Efek November 30, 2017.
Indonesia pada tanggal 30 November 2017.
b. Susunan Pengurus b. Management of the Company
Dewan Komisaris dan Direksi Board of Commisioners and Directors
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat According to the Deed of the General Meeting
Perseroan Terbatas No. 15 tanggal 27 Mei 2024 of Company No. 15 dated May 27, 2024 made
dibuat di hadapan Diah Guntari Listianingsih in the presence of Diah Guntari Listianingsih
Soemarwoto, S.H., Notaris di Jakarta dan telah Soemarwoto, S.H., the Notary in Jakarta which
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi notice has been approved by the Ministry of
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Manusia Republik Indonesia No. AHU- Law and Human Right Republic of Indonesia
AH.01.09-0207454 tanggal 29 Mei 2024, No. AHU-AH.01.09-0207454 dated May 29,
susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 31 2024, the composition of the board of the
Desember 2025 dan 2024, sebagai berikut: Company on December 31, 2025 and 2024 are
as follows:
Dewan Komisaris: Board of Commisioners:
Komisaris Utama* Joseph Prajogo President Commissioner*
Komisaris Independen Joseph Prajogo Independent Commissioner
Komisaris Independen Taufan Gestoro Independent Commissioner
Komisaris Suli Fatimah Commissioner
Komisaris Danis Hidayat Sumadilaga Commissioner
Dewan Direksi: Board of Directors:
Direktur Utama Hadian Pramudita President Director
Direktur QHSE dan Pemasaran Tomo Dwi Hasputro W. Director of QSHE and Marketing
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Direktur Operasi 1 Bagus Tri Setyana Director of Operations 1
Direktur Operasi 2 Dwi Purnomo Director of Operations 2
Direktur Keuangan, Human Capital Director of Finance, Human Capital
dan Manajemen Risiko Hartanto Karti Raharjo and Risk Management
*Plt Komisaris Utama *Acting President Commissioner
7
Page 607
607
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Jumlah Remunerasi Direksi dan Komisaris Commissioners and Directors Remuneration for
Perusahaan untuk tahun-tahun yang berakhir the years ended December 31, 2025 and 2024
pada 31 Desember 2025 dan 2024 adalah are as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Rp Rp
Komisaris Commissioners
Imbalan Kerja Jangka Pendek 4,802,042,132 4,946,388,404 Short Term Benefit
Imbalan Pascakerja 444,851,368 326,971,562 Post-employment Benefit
Jumlah 5,246,893,500 5,273,359,966 Total
Direksi Directors
Imbalan Kerja Jangka Pendek 12,082,533,793 11,238,346,184 Short Term Benefit
Imbalan Pascakerja 1,292,324,800 828,312,521 Post-employment Benefit
Jumlah 13,374,858,593 12,066,658,705 Total
Komite Audit Audit Committee
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Based on the Decree of Board of
Komisaris No.SK.02.01/A.KOM.WG.01837/2024 Commissioners No.SK.02.01/A.KOM.WG.
tanggal 13 Maret tentang Pengangkatan 01387/2024 dated March 13, 2024 regarding
Penggantian Organ Komite Audit Perusahaan the Appointment of Replacement of the
per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah Company’s Audit Committee as of
sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024 are as follow:
Ketua Joseph Prajogo Chairman
Anggota Taufan Gestoro Member
Anggota Darawati Member
Audit Internal Internal Audit
Dalam memastikan operasional Perusahaan To ensure that the Company's operational
berjalan sesuai dengan Prosedur Operasi activities comply with the Standard Operating
Standar, diperlukan fungsi Audit Internal yang Procedure requires the SPI functions that
bekerja secara independen membantu Direktur independently assist the President Director in
Utama dalam pengawasan dan pengendalian. supervision and control. Internal Audit function
Fungsi audit internal Perusahaan dilaksanakan carried out by the Internal Audit Unit (“SPI”).
oleh Satuan Pengawasan Intern (“SPI”).
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Based on a Decree of Board of Directors
No.SK.02.01/A.DIR.WG.3603/2021 tanggal No.SK.02.01/A.DIR.WG.3603/2021 dated May
21 Mei 2021 kepala SPI per 31 Desember 2025 21, 2021 head of SPI as of December 31, 2025
dan 2024 adalah Andi Sugiarto. and 2024 is Andi Sugiarto.
Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Based on the Decree of the Company's Board
Perusahaan No.SK.02.01/A.DIR.WG.6328/2022 of Directors No.SK.02.01/A.DIR.WG.6328/2022
tanggal 27 Juli 2022 tentang Penempatan dan dated July 27, 2022 regarding on Placement
Pengangkatan Pejabat-pejabat di Lingkungan and Appointment of the Officials of the
Perusahaan, sekretaris perusahaan per 31 Company, the corporate secretary as of
Desember 2025 dan 2024 adalah Purba Yudha December 31, 2025 and 2024 is Purba Yudha
Tama. Tama.
8
Page 608
608
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Personalia Employees
Jumlah pegawai (tidak diaudit) Perusahaan dan The number of employees (unaudited) of the
entitas anak per 31 Desember 2025 dan 2024 Company and subsidiary as of December 31,
masing-masing sebanyak 460 dan 500. 2025 and 2024 amounted to 460 and 500,
respectively.
c. Entitas Anak c. Subsidiary
Perusahaan memiliki secara langsung lebih dari The Company directly owned more than 50%
50% saham entitas anak, yaitu: shares on subsidiary as follows:
Tahun Mulai
Beroperasi
Komersial / Persentase Kepemilikan / Jumlah Aset (Sebelum Eliminasi) /
Start of Percentage of Ownership Total Assets (Before Elimination)
Entitas Anak / Jenis Usaha / Commercial 2025 2024 2025 2024
Subsidiary Type of Business Operations % % Rp Rp
Kepemilikan Langsung/
Direct Ownership
PT Wege Solusi Proklamasi (WSP) Konsesi/ Concession 2019 90 90 149,996,096,458 157,866,279,953
PT Wege Solusi Proklamasi (“WSP”) PT Wege Solusi Proklamasi (“WSP”)
PT Wege Solusi Proklamasi untuk selanjutnya PT Wege Solusi Proklamasi hereinafter referred
disebut dengan WSP, didirikan di Jakarta to a WSP established in Jakarta based on Deed
dengan Akta No. 85 tanggal 28 Mei 2019 ("Akta No.85 on May 28, 2019 ("Deed No. 85"), made
No. 85"), dibuat dihadapan Fathiah Helmi, S.H., in the presence of Fathiah Helmi, S.H., Notary
Notaris di Jakarta. in Jakarta.
WSP mulai beroperasi secara komersial tahun WSP started its operational activities
2019. commercially in 2019.
Berdasarkan Anggaran Dasar WSP, struktur According to WSP Articles of Association, the
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
permodalan dan susunan pemegang saham capital structure and shareholders of WSP are
WSP adalah sebagai berikut: as follows:
Pemegang Saham/ Saham/ Rupiah Penuh/
Shareholders Shares Full Rupiah %
Modal Dasar/Authorized Capital 100,000 100,000,000,000
Modal ditempatkan dan Disetor Penuh/ Paid-in Capital :
- PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 22,500 22,500,000,000 90.00
- PT Wijaya Karya Pracetak Gedung 2,500 2,500,000,000 10.00
Jumlah / Total 25,000 25,000,000,000 100.00
Saham dalam Portepel / Portofolio Stock 75,000 75,000,000,000
Ikhtisar Data Keuangan Summary of Financial Information
2025 2024
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Rp Rp
Jumlah Aset 149,996,096,458 157,866,279,953 Total Assets
Jumlah Liabilitas 128,679,771,929 137,314,562,101 Total Liabilities
Jumlah Ekuitas 21,316,324,529 20,551,717,852 Total Equity
Perusahaan dan Entitas Anak, selanjutnya The Company and Subsidiary, hereinafter
disebut sebagai “Grup”. reffered as “The Group”.
9
Page 609
609
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
a. Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi a. Compliance with the Financial Accounting
Keuangan (SAK) Standards (SAK)
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun The consolidated financial statements prepared
dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi and presented in accordance with Indonesian
Keuangan Indonesia yang meliputi Pernyataan Financial Accounting Standards which include
Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan the Statement of Financial Accounting
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Standards (PSAK) and Interpretation of
(ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Financial Accounting Standards (ISAK) issued
Akuntansi Keuangan – Ikatan Akuntan by the Financial Accounting Standard Board –
Indonesia (DSAK – IAI), serta peraturan Pasar Indonesian Institute of Accountant (DSAK – IAI),
Modal yang berlaku antara lain Peraturan and regulations in the Capital Market including
Otoritas Jasa Keuangan/Badan Pengawas Regulations of Financial Sevices
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Authority/Capital Market and Supervisory Board
(OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang and Financial Institution (OJK/Bapepam-LK) No.
pedoman penyajian laporan keuangan, VIII.G.7 regarding guidelines for the
keputusan Ketua Bapepam-LK No. KEP- presentation of financial statements, decree of
347/BL/2012 tentang penyajian dan Chairman of Bapepam-LK No. KEP-
pengungkapan laporan keuangan emiten atau 347/BL/2012 regarding presentation and
perusahaan publik, sepanjang tidak disclosure of financial statements of the issuer
bertentangan dengan suatu PSAK atau ISAK. or public company, to the extent it does not in
conflict with PSAK and ISAK.
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan b. The Basis of Preparation of Consolidated
Konsolidasian Financial Statements
Laporan keuangan konsolidasian disusun dan The consolidated financial statements have
disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan been prepared and presented based on going
usaha serta atas dasar akrual, kecuali laporan concern assumption and accrual basis of
arus kas konsolidasian. Dasar pengukuran accounting, except for the consolidated
dalam penyusunan laporan keuangan statements of cash flows. Basis of
konsolidasian ini adalah konsep biaya measurement in preparation of these
perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang consolidated financial statements is the
didasarkan pengukuran lain sebagaimana historical costs concept, except for certain
dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing- accounts, which have been prepare based on
masing akun tersebut. Biaya perolehan other measurements as described in their
umumnya didasarkan pada nilai wajar imbalan respective policies. Historical cost based on the
yang diserahkan dalam pemerolehan aset. fair value of the consideration given in exchange
for assets.
Laporan arus kas konsolidasian disusun The consolidated statements of cash flows are
menggunakan metode langsung dan arus kas prepared based on direct method and classified
dikelompokkan atas dasar kegiatan operasi, into operating, investing, and financing
investasi dan pendanaan. activities.
Untuk tujuan laporan arus kas konsolidasian, For the purpose of the consolidated statement
kas mencakup kas, bank dan investasi jangka of cash flows, cash includes cash on hand, cash
pendek yang jatuh tempo dalam waktu tiga in banks and short-term investments of maturity
bulan atau kurang, setelah dikurangi cerukan of three months or less from the date of
dan tidak dijaminkan. placement, net of overdrafts and not pledged as
a collateral.
Laporan keuangan konsolidasian dinyatakan The consolidated financial statements are
dalam mata uang Rupiah, yang merupakan denominated in Rupiah currency, which is the
mata uang fungsional Grup. functional currency of Group.
10
Page 610
610
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
c. Prinsip-prinsip Konsolidasi c. The Principles of Consolidation
Laporan keuangan konsolidasian meliputi The consolidated financial statements include
laporan keuangan Grup seperti disebutkan pada the financial statements of Group as described
Catatan 1.c. in Note 1.c.
Entitas anak adalah suatu entitas dimana Subsidiary is an entity over which the Company
Perusahaan memiliki pengendalian. has control. The Company controls an entity
Perusahaan mengendalikan entitas lain ketika when the Company is exposed or has the rights
perusahaan terekspos atau memiliki hak atas to variable returns from its involvement with the
imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan entity and has the ability to affect those returns
entitas dan memiliki kemampuan untuk through its power over the entity.
mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui
kekuasaannya atas entitas.
Entitas anak dikonsolidasikan secara Subsidiary is fully consolidated since the date
penuh sejak tanggal pengendalian dialihkan when the control transferred to the Company.
kepada Perusahaan. Entitas anak tidak Subsidiary is no consolidated anymore from the
dikonsolidasikan sejak tanggal Perusahaan date when that control ceases.
kehilangan pengendalian.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas Changes in the ownership of the parent entity in
induk pada entitas anak yang tidak the subsidiary that do not result in loss of control
mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat is accounted for as equity transactions. When
sebagai transaksi ekuitas. Ketika pengendalian control over a previous subsidiary is lost, the
atas entitas anak hilang, bagian kepemilikan remaining interest in entity is remeasured at fair
yang tersisa di entitas tersebut diukur kembali value and the resulting gain or loss are
pada nilai wajarnya dan keuntungan atau recognized directly in equity and attributed to
kerugian yang dihasilkan diakui langsung dalam the owners of the parent.
ekuitas dan diatribusikan pada pemilik dari
entitas induk.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Kebijakan akuntansi yang dipakai dalam The accounting policies used in preparing the
penyajian laporan keuangan konsolidasian telah consolidated financial statements are
diterapkan secara konsisten oleh entitas anak, consistently applied by the subsidiary, unless
kecuali dinyatakan secara khusus. otherwise stated.
Seluruh transaksi, saldo keuntungan dan All material intercompany transaction,
kerugian Perusahaan dan entitas anak yang unrealized surplus or deficits on transaction
belum direalisasikan dan material, dieliminasi. between the Company and its subsidiary, are
eliminated.
Perusahaan mengatribusikan laba rugi dan The Company attributed the profit or loss and
setiap komponen dari penghasilan each component of other comprehensive
komprehensif lain kepada pemilik entitas induk income to the owners of the parent and non-
dan kepentingan non pengendali meskipun hal controlling interest even though this results in
tersebut mengakibatkan kepentingan non the non controlling interests having a deficit
pengendali memiliki saldo defisit. Perusahaan balance. The Company presents non controlling
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
menyajikan kepentingan non pengendali di interest in equity in the consolidated statement
ekuitas dalam laporan posisi keuangan of financial position, separately from the equity
konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik owners of the parent.
entitas induk.
Jika Perusahaan kehilangan pengendalian, If the Company loses control, the Company:
maka Perusahaan:
(a) Menghentikan pengakuan aset (termasuk (a) Derecognizes the assets (including
goodwill) dan liabilitas entitas anak pada goodwill) and liabilities of the subsidiary at
jumlah tercatatnya ketika pengendalian their carrying amounts at the date when
hilang; control is lost;
11
Page 611
611
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
(b) Menghentikan pengakuan jumlah tercatat (b) Derecognizes the carrying amount of any
setiap kepentingan non pengendali pada non controlling interests in the former
entitas anak terdahulu ketika pengendalian subsidiary at the date when control is lost
hilang (termasuk setiap komponen (including any components of other
penghasilan komprehensif lain yang comprehensive income attributable to
diatribusikan pada kepentingan non them);
pengendali);
(c) Mengakui nilai wajar pembayaran yang (c) Recognizes the fair value of the
diterima (jika ada) dari transaksi, peristiwa, consideration received, if any, from the
atau keadaan yang mengakibatkan transaction, event or circumstances that
hilangnya pengendalian; resulted in the loss of control;
(d) Mengakui sisa investasi pada entitas anak (d) Recognizes any investment retained in the
terdahulu pada nilai wajarnya pada tanggal former subsidiary at fair value at the date
hilangnya pengendalian; when control is lost;
(e) Mereklasifikasi ke laba rugi, atau (e) Reclassifies to profit or loss, or transfer
mengalihkan secara langsung ke saldo laba directly to retained earnings if required by
jika disyaratkan oleh SAK lain, jumlah yang other SAKs, the amount recognized in other
diakui dalam penghasilan komprehensif lain comprehensive income in relation to the
dalam kaitan dengan entitas anak; subsidiary;
(f) Mengakui perbedaan apapun yang (f) Recognizes any resulting difference as a
dihasilkan sebagai keuntungan atau gain or loss in the profit or loss attributable
kerugian dalam laba rugi yang diatribusikan to the parent entity.
kepada entitas induk.
d. Pernyataan dan Interpretasi Standar d. New and Revised Statements and
Akuntansi Baru dan Revisi yang Berlaku Interpretation of Financial Accounting
Efektif pada Tahun Berjalan Standards Effective in the Current Year
Standar baru dan amendemen atas standar New Standard and amendment to standards
yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai which effective for periods beginning on or after
pada atau setelah 1 Januari 2025, dengan January 1, 2025, with early adoption is
penerapan dini diperkenankan yaitu: permitted, are as follows:
• PSAK 117: Kontrak Asuransi; • PSAK 117: Insurance Contract;
• Amendemen PSAK 117: Kontrak Asuransi • Amendments PSAK 117: Insurance
tentang Penerapan Awal PSAK 117 dan Contract regarding Initial Application of
PSAK 109 – Informasi Komparatif; PSAK 117 and PSAK 109 – Comparative
Information;
• Amendemen PSAK 221: Pengaruh • Amendments PSAK 221: Foreign
Perubahan Kurs Valuta Asing tentang Exchange Rate regarding Lack of
Kekurangan Ketertukaran; Exchangeability;
Beberapa PSAK juga diamendemen yang Several PSAKs were also amended which were
merupakan amendemen konsekuensial karena consequential amendments due to the
berlakunya PSAK 117: Kontrak Asuransi, yaitu: enactment of PSAK 117: Insurance Contracts,
as follows:
• PSAK 103: Kombinasi Bisnis; • PSAK 103: Business Combinations;
• PSAK 105: Aset Tidak Lancar yang • PSAK 105: Non-Current Assets Held for
Dikuasai untuk Dijual dan Operasi yang Sale and Discontinued Operations;
Dihentikan;
• PSAK107: Instrumen Keuangan: • PSAK 107: Financial Instruments:
Pengungkapan; Disclosures;
• PSAK109: Instrumen Keuangan; • PSAK 109: Financial Instruments;
• PSAK 115: Pendapatan dari Kontrak • PSAK 115: Income from Contracts with
dengan Pelanggan; Customers;
• PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan; • PSAK 201: Presentation of Financial
Statements;
• PSAK 207: Laporan Arus Kas; • PSAK 207: Statement of Cash Flows;
12
Page 612
612
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
• PSAK 216: Aset Tetap; • PSAK 216: Fixed Assets;
• PSAK 219: Imbalan Kerja; • PSAK 219: Employee Benefits;
• PSAK 228: Investasi pada Entitas Asosiasi • PSAK 228: Investment in Associated
dan Ventura Bersama; Entities and Joint Ventures;
• PSAK 232: Instrumen Keuangan • PSAK 232: Financial Instruments:
Penyajian; Presentation;
• PSAK 236: Penurunan Nilai Aset; • PSAK 236 Impairment of Asset;
• PSAK 237: Provisi, Liabilitas Kontijensi • PSAK 237: Provisions, Contingent
dan Aset Kontijensi; Liabilities and Contingent Assets;
• PSAK 238: Aset Takberwujud; dan • PSAK 238: Intangible Assets; and
• PSAK 240: Properti Investasi • PSAK 240: Investment Property
Implementasi dan standar-standar tersebut The implementation of the above standards had
tidak memiliki dampak yang material terhadap no material effect on the amounts reported for
jumlah yang dilaporkan di tahun berjalan atau the current or prior financial years.
tahun sebelumnya.
e. Transaksi dan Saldo dalam Valuta Asing e. Foreign Currency Transactions and
Balances
Transaksi dalam valuta asing dicatat dalam Transactions in foreign currencies recorded in
mata uang Rupiah dengan kurs yang berlaku Rupiah at the prevailing rate at the time of
pada saat terjadinya transaksi. transactions.
Saldo aset dan liabilitas moneter dalam valuta At the date of the consolidated statement of
asing pada tanggal laporan posisi keuangan financial position, monetary assets and liabilities
konsolidasian dijabarkan ke dalam mata uang denominated in foreign currencies adjusted to
Rupiah berdasarkan kurs tengah Bank reflect the exchange prevailing middle rates of
Indonesia pada tanggal posisi keuangan. Selisih Bank Indonesia at such date. The resulting
kurs yang terjadi dicatat sebagai laba (rugi) exchange differences recorded as gain (loss) on
selisih kurs tahun yang bersangkutan. foreign exchange for the year.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 nilai As of December 31, 2025 and 2024 the
kurs yang digunakan adalah sebagai berikut: exchange rates used are as rate follows:
2025 2024
Rp Rp
1 Dolar Amerika Serikat (USD) 16,782 16,162 1 United States Dollar
f. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi f. Transactions with Related Parties
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang Related parties is the person or entity that is
terkait dengan entitas pelapor. related to the reporting entity.
1) Orang atau anggota keluarga terdekatnya 1) A person or a close members to the
mempunyai relasi dengan entitas pelapor persons family is related to the reporting
jika orang tersebut: entity if that person:
a. Memiliki pengendalian atau a. Has control or joint control over the
pengendalian bersama atas entitas reporting entity;
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
pelapor;
b. Memiliki pengaruh signifikan atas b. Has significant influence over the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
c. Merupakan personil manajemen kunci c. Is a member of the key management
entitas pelapor atau entitas induk personnel of the reporting entity or the
entitas pelapor. parent entity of the reporting entity.
2) Suatu entitas berelasi dengan entitas 2) An entity is related to the reporting entity if
pelapor jika memenuhi salah satu hal any of the following condition applies:
berikut:
13
Page 613
613
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
a. Entitas dan entitas pelapor adalah a. The entity and the reporting entity are
anggota dari kelompok usaha yang members of the same group (which
sama (artinya entitas induk, entitas means that each parent, subsidiary, and
anak, dan entitas anak saling berelasi fellow subsidiaries is related to the
dengan entitas lainnya); others);
b. Satu entitas adalah entitas asosiasi b. One entity is an associate or joint
atau ventura bersama dari entitas lain venture of the other entity (or an
(atau entitas asosiasi atau ventura associate or joint venture of a member
bersama yang merupakan anggota of a group of which the other entity is a
suatu kelompok usaha, dimana entitas member);
lain tersebut adalah anggotanya);
c. Kedua entitas tersebut adalah ventura c. Both of these entities are joint ventures
bersama dari pihak ketiga yang sama; of the same third party;
d. Satu entitas adalah ventura bersama d. One entity is a joint venture of a third
dari entitas ketiga dan entitas yang lain entity and the other entity is an
adalah entitas asosiasi dari entitas associate of the third entity;
ketiga;
e. Entitas tersebut adalah suatu program e. The entity is a post-employment benefit
imbalan pascakerja untuk imbalan kerja plan for the benefit of employees of
dari salah satu entitas pelapor atau either the reporting entity, or an entity
entitas yang terkait dengan entitas related to the reporting entity. If the
pelapor. Jika entitas pelapor adalah reporting entity itself such a plan, the
entitas yang menyelenggarakan sponsoring employers are also related
program tersebut, maka entitas sponsor to the reporting entity;
juga berelasi dengan entitas pelapor;
f. Entitas yang dikendalikan atau f. The number is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang yang controlled by a person who identified in
diidentifikasikan dalam nomor (1); the (1);
g. Orang yang diidentifikasikan dalam g. A person identified in point (1) (a) has
nomor (1) (a) memiliki pengaruh significant influence over the entity or
signifikan atas entitas atau personil the key management personnel of the
manajemen kunci entitas (atau entitas entity (or the entity's parent entity); or
induk dari entitas); atau
h. Entitas, atau anggota dari kelompok h. The entity, or any members of the group
dimana entitas merupakan bagian dari which it is a part, provides key
kelompok tersebut, menyediakan jasa management personnel service to the
personil manajemen kunci kepada reporting entity or to the parent of the
entitas pelapor atau kepada entitas reporting entity.
induk dari entitas pelapor.
Entitas yang berelasi dengan pemerintah A government-related entity is an entity that is
adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan controlled, jointly controlled or significant
bersama, atau dipengaruhi oleh pemerintah. influence by a government. Government refers
Pemerintah mengacu kepada pemerintah, to government, government agencies and
instansi pemerintah dan badan yang serupa similar bodies whether local, national or
baik lokal, nasional maupun internasional. international.
Entitas yang berelasi dengan Pemerintah dapat Government related entity could be an entity,
berupa entitas yang dikendalikan atau which is controlled or significantly influenced by
dipengaruhi secara signifikan oleh Kementerian the Ministry of Finance that represents the
Keuangan yang merupakan pemegang saham shareholders of the entity or an entity controlled
entitas, atau entitas yang dikendalikan oleh by the Government of Republic of Indonesia,
Pemerintah Republik Indonesia melalui represented by the Ministry of SOE as a
Kementerian BUMN sebagai kuasa pemegang shareholder’s representative.
saham.
14
Page 614
614
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan All significant transactions and balances with
dengan pihak berelasi diungkapkan dalam related parties are disclose in the relevant
catatan yang relevan. notes.
g. Kas dan Setara Kas g. Cash and Cash Equivalents
Kas dan Setara Kas termasuk kas, kas di bank Cash and Cash Equivalent are cash on hand,
(rekening giro), dan deposito berjangka yang cash in banks (demand deposits), and time
jatuh tempo dalam jangka waktu 3 bulan atau deposits with maturity periods of 3 months or
kurang pada saat penempatan yang tidak less at the time of placement that are not use as
digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi collateral or are not restricted.
penggunaannya.
h. Piutang Retensi h. Retention Receivable
Piutang retensi merupakan piutang Grup Retention receivable represents receivable of
kepada pemberi kerja yang akan dilunasi the Group from owner of the project which will
setelah penyelesaian kontrak atau pemenuhan be settled after the completion of the contract or
kondisi yang ditentukan kontrak. Piutang retensi fulfillment of the contractual terms. Retention
dicatat pada saat pemotongan sejumlah receivable is recorded when certain percentage
persentase tertentu dari setiap tagihan termin deduction is applied in every billing which
untuk ditahan oleh pemberi kerja sampai suatu retained by the owner of project up to certain
kondisi setelah penyelesaian kontrak dipenuhi. condition after completion of the contract has
been met.
i. Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja i. Gross Amount Due from Customer
Tagihan bruto kepada pemberi kerja merupakan Gross amount due from customers represents
piutang Grup yang berasal dari pekerjaan the receivables of the Group originated from
kontrak konstruksi yang dilakukan namun construction of contract in progress. Gross
pekerjaan yang dilakukan masih dalam amount due from customers is presented as the
pelaksanaan. Tagihan bruto disajikan sebesar net amount of costs incurred plus recognized
selisih antara biaya yang terjadi ditambah laba profits, less the sum of recognized losses and
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
yang diakui dikurangi dengan kerugian yang progress billings.
diakui dan termin.
Tagihan bruto kepada pemberi kerja diakui Gross amount due from customers is
sebagai pendapatan sesuai dengan metode recognized as revenue based on the
persentase penyelesaian yang dinyatakan percentage of completion method which is
dalam berita acara penyelesaian pekerjaan, stated on the certificate of work completion,
dimana faktur belum dapat ditagihkan karena while the invoice is still unbilled due to the
perbedaan antara tanggal berita acara difference between the date of physical
kemajuan (progress) fisik dengan pengajuan progress certificates and the submission of
penagihan pada tanggal laporan posisi billing on the consolidated statement of financial
keuangan konsolidasian. position date.
j. Persediaan j. Inventories
Persediaan disajikan sebesar nilai yang lebih Inventories are recognized at the lower of cost
rendah antara harga perolehan dan nilai bersih and realizable value.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
yang dapat direalisasikan.
Persediaan Bahan untuk Konstruksi Inventory of Construction Materials
Bahan yang dibeli dicatat sebagai persediaan Materials purchased for construction projects
bahan untuk konstruksi, setiap pengambilan are recorded as project's material inventories,
bahan (dengan Bon Pemakaian Bahan) dicatat each use of material (with Material Consumption
sebagai biaya bahan pada periode yang Voucher) are recorded as project's material
bersangkutan dengan menggunakan metode expenses for the relevant period using moving
harga rata-rata bergerak. Setiap akhir periode average method. At end of period the Group
Grup melakukan stock opname persediaan dan does inventory taking, and will adjust
diadakan penyesuaian bila terjadi selisih antara differences between inventory records and
nilai buku dan fisik. physical existence.
15
Page 615
615
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Persediaan Aset Real Estat Real Estate Assets Inventory
Aset real estat terdiri dari tanah belum Real estate assets consists of undeveloped land
dikembangkan yang dinyatakan sebesar biaya that stated at cost and net realizable value,
perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang whichever is lower.
lebih rendah.
Biaya perolehan tanah yang belum The cost of land for development consists of
dikembangkan meliputi biaya pra-perolehan dan pre-acquisition costs and land acquisition. Cost
perolehan tanah. Biaya perolehan akan will be transferred to the land that is being
dipindahkan ke tanah yang sedang developed at the time of development of the
dikembangkan pada saat pengembangan tanah land has started or moved to a building under
akan dimulai atau dipindahkan ke bangunan construction at the time the land is ready for
yang sedang dikonstruksi pada saat tanah development.
tersebut siap dibangun.
Pembayaran atas pembelian tanah yang masih Payment for the purchase of land, which is still
dalam proses dicatat dalam akun uang muka in the process recorded in advance on current
pada aset lancar. Biaya perolehan bangunan assets. The cost of buildings under construction
yang sedang dikonstruksi meliputi biaya include the cost of land development plus
perolehan tanah yang dikembangkan ditambah construction costs, other costs that are
biaya konstruksi, biaya lainnya yang dapat attributable to real estate development activities
diatribusikan pada kegiatan pengembangan real as well as the cost of the loan and will be
estat serta biaya pinjaman dan akan transferred to the building ready for sale when
dipindahkan ke bangunan yang siap dijual pada fully completed and ready for sale.
saat selesai sepenuhnya dan siap untuk dijual.
Biaya aktivitas pengembangan real estat yang The cost of real estate development activities
dikapitalisasi ke proyek pengembangan real are capitalized to real estate development
estat termasuk biaya tanah pra-akuisisi, biaya projects including pre-acquisition cost of land,
pembebasan tanah, biaya yang secara land acquisition costs, costs that are directly
langsung terkait dengan proyek, biaya yang related to the project, the costs associated with
berkaitan dengan aktivitas pengembangan real real estate development activities and the cost
estat dan biaya pinjaman. of borrowing.
Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara Borrowing costs that are directly attributable to
langsung dengan kegiatan pengembangan development activities are capitalized to
dikapitalisasi ke proyek-proyek pembangunan. development projects. Capitalization stopped
Kapitalisasi berhenti ketika proyek when the construction project is delayed/
pembangunan tertunda/ ditunda atau secara postponed or substantially ready for their
substansial siap untuk digunakan sesuai intended use.
dengan tujuannya.
Biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek Costs that are allocated as expenses including
termasuk biaya pra-perolehan tanah yang tidak the cost of pre-project land acquisition which is
berhasil diperoleh, biaya kelebihan yang not successfully obtained, the cost advantages
diperoleh dari hasil pembangunan fasilitas gained from the construction of public facilities
publik yang diperdagangkan, dijual atau are traded, sold or transferred, in connection
dialihkan, sehubungan dengan penjualan unit. with the sale of units.
Grup masih mencatat akumulasi biaya untuk The Group posted an accumulated charge for
biaya proyek pembangunan meskipun realisasi the cost of development projects despite the
pendapatan pada masa mendatang lebih realization of future revenues is lower than the
rendah dari nilai tercatat proyek. Namun terkait carrying value of the project. Due to the
dengan perbedaan yang terjadi, Grup membuat differences, the Group performs periodic
penyisihan secara periodik. Jumlah penyisihan provisions. The amount of the allowance will
akan mengurangi nilai tercatat proyek dan reduce the carrying value of the project and
dibebankan pada laporan laba rugi tahun charged to the statement of comprehensive
16
Page 616
616
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
berjalan komprehensif. Biaya yang telah income for the year. Costs that have been
dikapitalisasi ke proyek pengembangan real capitalize to real estate development projects is
estat dialokasikan ke setiap unit real estat allocate to each unit of real estate with a unique
dengan identifikasi yang unik didasarkan pada identification, which is base on a large area.
area yang luas.
Penilaian terhadap estimasi biaya dan alokasi Assessment of the estimated costs and the
dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan allocation done at the end of each reporting
sampai proyek selesai secara substansial. period until the project is substantially
Dalam hal perubahan mendasar terjadi, Grup completed. If fundamental change occur, the
akan merevisi dan mengalokasikan kembali Group will revise and re-allocate the costs.
biayanya. Beban yang diakui adalah biaya yang Expense recognized are expenses that are not
tidak berhubungan dengan proyek real estat. relate to real estate development.
k. Biaya Dibayar di Muka k. Prepaid Expenses
Biaya dibayar di muka terdiri dari biaya tidak Prepaid expenses include indirect cost, rent and
langsung, biaya sewa dan asuransi. insurance expense.
Untuk biaya tidak langsung akan dibebankan The indirect cost is charge proportionally to
secara proporsional dengan pendapatan yang recognized income during projects construction.
diakui selama periode pelaksanaan proyek.
Biaya sewa dan asuransi diamortisasi selama The rent and insurance expense are amortize
masa manfaat masing-masing biaya dengan during their benefit period on straight-line
menggunakan metode garis lurus. method.
l. Aset Kerja Sama l. Asset of Co-operation
Aset kerjasama operasi merupakan aset atas The operating asset is an asset of the merger
kerjasama dengan pihak ketiga dengan sistem with a third party under the Build Operate
Bangun Kelola Serah dan Bangun Sewa Serah, Transfer system and Build Lease Transfer, the
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Perusahaan mencatat aset kerjasama sebesar Company records the operating asset at cost at
harga perolehan pada saat melakukan the time of construction. The asset is
pembangunan. Aset tersebut dilakukan depreciated during the term of the cooperation
penyusutan selama masa perjanjian kerjasama. agreement.
m. Aset Takberwujud m. Intangible Assets
Aset takberwujud diukur sebesar nilai perolehan Intangible assets are measured on initial
pada pengakuan awal. Nilai perolehan aset recognition at cost. The cost of intangible assets
takberwujud yang diperoleh dari kombinasi acquired from business combinations is initially
bisnis pada awalnya diakui sesuai nilai wajar recognized at fair value as at the date of
pada tanggal akuisisi. Setelah pengakuan awal, acquisition. Following initial recognition,
aset takberwujud dicatat pada nilai perolehan intangible assets are carried at cost less any
dikurangi, akumulasi amortisasi dan akumulasi accumulated amortization and if any,
rugi penurunan nilai. Umur manfaat aset accumulated impairment loss. The useful lives
takberwujud dinilai apakah terbatas atau tidak of intangible assets are assessed to be either
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
terbatas. finite or indefinite.
Aset takberwujud dengan umur tidak terbatas Intangible assets with indefinite life are not
tidak diamortisasi. Masa manfaat asset amortized. The useful life of an intangible asset
takberwujud dengan umur tidak terbatas ditinjau with an indefinite useful life is reviewed annually
setiap tahun untuk menentukan apakah masa to determine whether the useful life assessment
manfaat masih mendukung dan terdapat suatu continues to be supportable and when
indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin circumstances indicate that the carrying amount
mengalami penurunan nilai. may be impaired.
17
Page 617
617
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
n. Pekerjaan dalam Proses Konstruksi (PDPK) n. Construction Work in Progress (CWIP)
Pekerjaan Dalam Proses merupakan biaya Work In Progress represents costs incurred in
yang terjadi dalam memenuhi kontrak dengan fulfilling contract with customers which
pelanggan yang diakui sebagai aset, yang recognized as an asset, that relate directly to a
berhubungan langsung dengan kontrak dimana contract that the Group can specifically identify,
Grup dapat mengidentifikasi secara spesifik, generate or enhance resources of the Group
menghasilkan atau meningkatkan sumber daya that will be used in satisfying (or continuing to
Grup yang akan digunakan dalam memenuhi satisfy) performance obligations in the future
(atau terus memenuhi) kewajiban pekerjaan and are expected to be recovered. The Group
dalam masa depan dan diharapkan dapat reviews the Work In Progress for impairment
dipulihkan. Grup menelaah penurunan nilai whenever events or changes in circumstances
Pekerjaan Dalam Proses setiap kali peristiwa indicate that the carrying amount may not be
atau perubahan keadaan menunjukkan bahwa recoverable.
nilai tercatat mungkin tidak dapat diperoleh
kembali.
o. Properti Investasi o. Investment Properties
Properti investasi adalah properti (tanah atau Investment properties are properties (land or a
bangunan atau bagian dari suatu bangunan building or part of a building or both) held by the
atau kedua-duanya) yang dikuasai oleh pemilik owner or the lessee under a finance lease to
atau penyewa melalui sewa pembiayaan untuk earn rentals or for capital appreciation or both,
menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai rather than for use in the production or supply of
atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan goods or services or for administrative
dalam produksi atau penyediaan barang atau purposes; or sale in the daily business activities.
jasa atau untuk tujuan administratif; atau dijual
dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Properti investasi diakui sebagai aset jika dan Investment property is recognized as an asset
hanya jika besar kemungkinan manfaat when, and only when it is probable that the
ekonomik masa depan yang terkait dengan future economic benefits that are associated
properti investasi akan mengalir ke entitas dan with the investment property will flow to the
biaya perolehan properti investasi dapat diukur entity and the cost of the investment property
dengan andal. can be measured reliably.
Properti investasi pada awal nya diukur sebesar Investment properties are measured initially at
biaya perolehan, meliputi biaya transaksi. its cost, including transaction costs. Subsequent
Setelah pengakuan awal, properti investasi to initial recognition, the Group’s investment
Grup diukur pada nilai wajar untuk tujuan property was measured at fair value for financial
pelaporan keuangan. Dalam mengestimasi nilai reporting purposes. In estimating the fair value,
wajar, Grup menugaskan penilai independen the Group engaged independent valuers to
untuk melakukan penilaian. Penilaian tersebut perform the valuation. Such valuation was
didasarkan pada pendekatan data pasar. based on market data approach.
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan Maintenance and repairment costs are charged
pada laba rugi pada saat terjadinya, sedangkan to profit or loss as incurred, while renewals and
pemugaran dan penambahan dikapitalisasi. betterments are capitalized.
Grup mengalihkan properti ke, atau dari properti The Group shall transfer a property, to, or from
investasi jika, dan hanya jika, ketika properti investment property when, and only when, the
memenuhi, atau berhenti memenuhi, definisi property meets, or ceases to meet, the definition
properti investasi dan terdapat bukti atas of investment property and there is evidence of
perubahan penggunaan, mencakup: the change in use, including:
a. Dimulainya penggunaan oleh pemilik, atau a. Commencement of owner-occupation, or
pengembangan untuk pemilik, untuk of development with a view to owner
pengalihan dari properti investasi menjadi occupation, for a transfer from investment
properti yang digunakan sendiri; property to owner-occupied property;
18
Page 618
618
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
b. Dimulainya pengembangan untuk dijual, b. Commencement of development with a
untuk pengalihan dari properti investasi view to sell, for a transfer from investment
menjadi persediaan; property to inventories;
c. Berakhirnya pemakaian oleh pemilik, untuk c. End of owner-occupation, for a transfer
dijual, untuk pengalihan dari properti yang from owner-occupied property to
digunakan sendiri menjadi properti investment property; and
investasi;
d. Insepsi sewa operasi kepada pihak lain, d. Inception of an operating lease to another
untuk pengalihan dari persediaan menjadi party, for a transfer from inventory to
properti investasi. investment property.
Properti investasi dihentikan pengakuannya An investment property is derecognized on
pada saat dilepaskan atau ketika tidak disposal or when the investment property is
digunakan lagi secara permanen dan tidak permanently withdrawn from use and no future
memiliki manfaat ekonomi masa depan yang economic benefits are expected from its
diperkirakan dari pelepasannya. Keuntungan disposal. Gains or losses arising from the
atau kerugian yang timbul dari penghentian atau retirement or disposal are determined as the
pelepasan ditentukan dari selisih antara hasil difference between the net disposal proceeds
neto pelepasan dan jumlah tercatat aset, dan and the carrying amount of the asset, and are
diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya recognized in profit or loss in the period of the
penghentian atau pelepasan. retirement or disposal.
Tanah dan bangunan disajikan dengan metode Land and building are measured using fair value
nilai wajar dan tidak disusutkan. model and is not depreciated.
p. Aset Tetap p. Fixed Assets
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya Fixed assets are initially recognized at cost,
perolehan yang meliputi harga perolehannya which comprises its purchase price and any
dan setiap biaya yang dapat diatribusikan cost directly attributable in bringing the assets to
langsung untuk membawa aset ke kondisi dan the location and condition necessary for it to be
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
lokasi yang diinginkan agar aset siap digunakan capable of operating in the manner intended.
sesuai intensi manajemen.
Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat When applicable, the cost may also comprises
mencakup estimasi awal biaya pembongkaran the initial estimate of the costs of dismantling
dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi and removing the item and restoring the site on
aset tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset which it is located, the obligation for which an
tetap diperoleh atau sebagai konsekuensi entity incurs either when the item is acquired or
penggunaan aset tetap selama periode tertentu as a consequence of having used the item
untuk tujuan selain untuk memproduksi during a particular period for purposes other
persediaan selama periode tersebut. than to produce inventories during that period.
Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali After initial recognition fixed assets except land
tanah dan bangunan dinyatakan sebesar biaya and building, are carry at its cost less any
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan accumulated depreciation, and any
akumulasi rugi penurunan nilai. accumulated impairment losses.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Aset tetap bangunan disusutkan menggunakan Buildings are depreciated using the straight line
metode garis lurus (straight line method), method, while the office equipment and project
sedangkan untuk peralatan kantor dan equipment are depreciated using sum of the
peralatan proyek menggunakan presentase year method at the following rates of
tetap dari nilai buku metode angka tahun (sum depreciation:
of the year method) dengan presentase
penyusutan sebagai berikut:
19
Page 619
619
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Jenis Aset Tetap / Fixed Assets Metode Penyusutan / Depreciation Method Masa Manfaat / Useful Lives
Bangunan Gedung / Buildings Garis Lurus / Straight Line 20 Tahun / Years
Peralatan Kantor / Office Equipments Garis Lurus / Straight Line 4 Tahun / Years
Peralatan Proyek / Project Equipment Angka Tahun / Sum of the Year 3 - 8 Tahun / Years
Kendaraan / Vehicles Garis Lurus / Straight Line 5 Tahun / Years
Pada akhir tahun buku pelaporan, Grup At the end of reporting year, the Group
melakukan penelaahan berkala atas masa periodically reviews the useful life of the assets,
manfaat ekonomis aset, nilai residu, metode asset’s residual value, depreciation method and
penyusutan dan sisa umur pemakaian the remaining usage expectation based on
berdasarkan kondisi teknis. technical conditions.
Aset tetap pada tanggal laporan posisi Fixed assets and other non-current assets,
keuangan konsolidasian ditelaah untuk including intangible assets reviewed to look for
mengetahui apakah telah terjadi kerugian akibat whether there is loss caused by impairment,
penurunan nilai bilamana terdapat kejadian atau when there are events or changes in
perubahan keadaan yang mengidentifikasikan circumstances indicating that carrying amount
bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak dapat may not be recoverable. An impairment of value
diperoleh kembali. Kerugian akibat penurunan is recognized at the difference between carrying
nilai diakui sebesar selisih antara nilai tercatat values of the assets with recoverable value of
aset dengan nilai yang dapat diperoleh kembali the assets. The recoverable values are the
dari aset tersebut. Nilai yang dapat diperoleh higher value between net sale value and value
kembali adalah nilai yang lebih tinggi diantara in use of the assets.
harga jual bersih dan nilai pakai aset.
q. Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan kecuali q. Impairment of Nonfinancial Assets except
Goodwill Goodwill
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup At the end of each reporting period, the Group
menilai apakah terdapat indikasi aset assesses whether there is any indication that an
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat asset may be impaired. If any such indication
indikasi tersebut, Grup mengestimasi jumlah exists, the Group shall estimate the recoverable
terpulihkan aset tersebut. Jumlah terpulihkan amount of the asset. Recoverable amount is
ditentukan atas suatu aset individual, dan jika determined for an individual asset, if it is not
tidak memungkinkan, Grup menentukan jumlah possible; the Group determines the recoverable
terpulihkan dari unit penghasil kas dari aset amount of the asset’s cash-generating unit.
tersebut.
Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih The recoverable amount is the higher of fair
tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya value less costs to sell and its value in use.
pelepasan dengan nilai pakainya. Nilai pakai Value in use is the present value of the
adalah nilai kini dari arus kas yang diharapkan estimated future cash flows of the asset or cash
akan diterima dari aset atau unit penghasil kas. generating unit.
Nilai kini dihitung dengan menggunakan tingkat Present values are compute using pre-tax
diskonto sebelum pajak yang mencerminkan discount rates that reflect the time value of
nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset money and the risks specific to the asset or unit
atau unit yang penurunan nilainya diukur. whose impairment measured.
Jika, dan hanya jika, jumlah terpulihkan aset If, and only if, the recoverable amount of an
lebih kecil dari jumlah tercatatnya, maka jumlah asset is less than its carrying amount, the
tercatat aset diturunkan menjadi sebesar jumlah carrying amount of the asset shall be reduce to
terpulihkan. Penurunan tersebut adalah rugi its recoverable amount. The reduction is an
penurunan nilai dan segera diakui dalam laba impairment loss and is recognize immediately in
rugi. profit or loss.
20
Page 620
620
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam An impairment loss recognized in prior period
periode sebelumnya untuk aset selain goodwill for an asset other than goodwill reversed if, and
dibalik jika, dan hanya jika, terdapat perubahan only if, there has been a change in the
estimasi yang digunakan untuk menentukan estimates used to determine the asset’s
jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi recoverable amount since the last impairment
penurunan nilai terakhir diakui. loss was recognized.
Jika demikian, jumlah tercatat aset dinaikan ke If this is the case, the carrying amount of the
jumlah terpulihkannya. Kenaikan ini merupakan asset shall be increase to its recoverable
suatu pembalikan rugi penurunan nilai. amount. That increase is a reversal of an
impairment loss.
r. Uang Muka Pemberi Kerja dan Konsumen r. Advances from Project Owners and
Customers
Uang muka pemberi kerja merupakan uang Advances from project owner represents
muka yang diterima atas proyek yang advances, which are received for projects in
dikerjakan serta atas penjualan barang dicatat progress and for the sales of goods, are being
sebagai pendapatan diterima di muka dan akan recognized as unearned income and would
diperhitungkan pada saat proyek diselesaikan calculated when the projects are finished or
atau terjadinya transaksi penjualan. when the goods have been sold.
Uang muka konsumen properti merupakan Advance from customers of property represents
uang muka yang diterima dari konsumen advances received from consumers in
sehubungan dengan penjualan apartemen. connection with the sale of apartments.
s. Pendapatan dan Beban s. Revenues and Expenses
Dalam menentukan pengakuan pendapatan, In determining revenue recognition, the Group
Grup melakukan analisa transaksi melalui lima performs analysis transaction through the
langkah analisa berikut: following five steps of assessment:
1. Mengindentifikasi kontrak dengan pelanggan, 1. Identify contracts with customers with certain
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
dengan kriteria sebagai berikut: criteria as follows:
- Kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak - The contract has been agreed by the
terkait dalam kontrak parties involved in the contract
- Grup bisa mengidentifikasi hak dari - The Group can identify the rights of
pihak-pihak terkait dan jangka waktu relevant parties and the term of payment
pembayaran dari barang atau jasa yang for the goods or services to be
akan dialihkan transferred
- Kontrak memiliki substansi komersial - The contract has commercial substance
- Besar kemungkinan entitas akan - It is probable that the Group will receive
menerima imbalan atas barang atau jasa benefits for the goods or services
yang dialihkan transferred
2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan 2. Identify the performance obligations in the
dalam kontrak, untuk menyerahkan barang contract, to transfer distinctive goods or
atau jasa yang memiliki karakteristik yang services to the customer.
berbeda ke pelanggan.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
3. Menentukan harga transaksi, setelah 3. Determine the transaction price, net of
dikurangi diskon, retur, insentif penjualan, discounts, returns, sales incentives, luxury
pajak penjualan barang mewah, pajak sales tax, value added tax and export duty,
pertambahan nilai dan pungutan ekspor, which an entity expects to be entitled in
yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai exchange for transferring promised goods or
kompensasi atas diserahkannya barang atau services to a customer.
jasa yang dijanjikan ke pelanggan.
4. Mengalokasikan harga transaksi kepada 4. Allocate the transaction price to each
setiap kewajiban pelaksanaan dengan performance obligation on the basis of the
menggunakan dasar harga jual dari setiap selling prices of each goods or services
barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak. promised in the contract.
21
Page 621
621
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban 5. Recognize revenue when performance
pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang waktu obligation is satisfied (over time or at a point
atau pada suatu waktu tertentu). in time).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan A performance obligation may be satisfied at the
cara sebagai berikut: following:
- Suatu waktu tertentu (umumnya janji untuk - A point in time (typically for promises to
menyerahkan barang ke pelanggan); atau transfer goods to a customer); or
- Sepanjang waktu (umumnya janji untuk - Over time (typically for promises to transfer
menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk services to a customer). For a performance
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi obligation satisfied over time, the Group
dalam sepanjang waktu, Grup memilih selects an appropriate measure of progress
ukuran penyelesaian yang sesuai untuk to determine the amount of revenue that
penentuan jumlah pendapatan yang harus should be recognized as the performance
diakui karena telah terpenuhinya kewajiban obligation is satisfied.
pelaksanaan.
Suatu kewajiban pelaksanaan dipenuhi pada A performance obligation is satisfied at a point
suatu waktu tertentu kecuali jika memenuhi in time unless it meets one of the following
salah satu kriteria berikut, dalam hal ini dipenuhi criteria, in which case it is satisfied over time:
sepanjang waktu:
- Pelanggan secara bersamaan menerima - The customer simultaneously receives and
dan menggunakan manfaat yang diberikan consumes the benefits provided by the
oleh pelaksanaan Grup sebagaimana yang Group’s performance as the Group performs;
dilakukan Grup;
- Pelaksanaan Grup menciptakan atau - The Group’s performance creates or
meningkatkan aset yang dikendalikan enhances an asset that the customer
pelanggan saat aset itu dibuat atau controls as the asset is created or enhanced;
ditingkatkan; dan and,
- Pelaksanaan Grup tidak menciptakan aset - The Group’s performance does not create an
dengan penggunaan alternatif untuk Grup asset with an alternative use to the Group
dan Grup memiliki hak yang dapat and the Group has an enforceable right to
diberlakukan atas pembayaran untuk payment for performance completed to date.
pelaksanaan yang diselesaikan hingga saat
ini.
Kriteria berikut juga harus dipenuhi sebelum The following recognition criteria must also be
pendapatan diakui. met before revenue is recognized.
Pendapatan Konstruksi dan Beban Konstruksi Construction Revenues and Construction Costs
Pendapatan yang berhubungan dengan kontrak Revenues related to construction contracts are
konstruksi diakui sepanjang waktu yang dicatat recognized over time which accounted for using
dengan menggunakan metode persentase the percentage of completion method. Under
penyelesaian. Dengan metode ini, pendapatan this method, the revenue recognized equals the
yang diakui setara dengan estimasi terbaru dari latest estimate of the total value of the contract
total nilai kontrak dikalikan dengan tingkat multiplied by the actual completion rate
penyelesaian sebenarnya yang ditentukan determined by reference to the physical state of
dengan mengacu pada keadaan fisik kemajuan progress of the works.
pekerjaan.
Pendapatan kontrak terdiri dari jumlah Contract revenue comprises the initial amount
pendapatan semula yang disetujui dalam kontrak of revenue that agreed in the contract and
dan penyimpangan dalam pekerjaan kontrak, variations in contract work, claims, and incentive
klaim, dan pembayaran insentif sepanjang hal ini payments to the extent that is probable that it
memungkinkan untuk menghasilkan pendapatan will result in revenue and can be realiably
dan dapat diukur dengan andal. measured.
22
Page 622
622
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Jika adanya kemungkinan bahwa kontrak akan If it is regarded as probable that a contract will
menghasilkan kerugian pada saat penyelesaian generate a loss on completion, a provision for
kontrak, penyisihan atas kerugian yang expected losses to completion is recognized as
diperkirakan hingga penyelesaian kontrak diakui a current provision in the consolidated financial
sebagai penyisihan kini pada laporan keuangan statements. The loss is provided for in full as
konsolidasian. Kerugian diakui secara penuh soon as it is can be reliably measured,
ketika dapat diukur secara andal, terlepas dari irrespective of the completion rate.
tingkat penyelesaian.
Biaya kontrak yang tidak mungkin dipulihkan Contract costs that are not probable of being
diakui segera sebagai beban tahun berjalan recovered are recognized as current year
pada laba rugi. expenses in profit or loss.
Biaya yang secara langsung berhubungan The costs that directly relate to the contract
dengan kontrak, menghasilkan sumber daya generate resources to satisfy the contract (“cost
untuk memenuhi kontrak ("biaya untuk to fulfill“) or is incremental on obtaining a
memenuhi") atau penambahan untuk contract (“cost to obtain”) and are expected to
mendapatkan kontrak ("biaya untuk be recovered. These costs are therefore eligible
memperoleh") dan diharapkan dapat dipulihkan. for capitalization under PSAK 115: Revenue
Beban tersebut dengan demikian memenuhi from Contracts with Customers and recognized
syarat kapitalisasi berdasarkan PSAK 115: as other current assets. Such cost will be
Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan dan amortized on a systematic basis that is
dicatat sebagai aset lancar lainnya. Beban consistent with the transfer of the goods or
tersebut diamortisasi dengan cara sistematis services to which such asset relates.
sejalan dengan penyerahan barang atau jasa
yang terkait dengan aset tersebut.
Beban langsung dan beban tidak langsung Direct and indirect costs of projects which can
proyek yang dapat dialokasikan ke suatu proyek be allocated to a particular project, are
tertentu, diakui sebagai beban pada proyek yang recognized as an expense on the related
bersangkutan, sedangkan beban yang tidak projects, while the expenses that cannot be
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
dapat didistribusikan atau tidak dapat distributed or cannot be allocated to the project
dialokasikan ke aktivitas proyek menjadi beban activities are recognized as non-project
non proyek (beban usaha). expenses (operating expenses).
Real Estat Real Estate
Grup memperoleh pendapatan real estatnya dari The Group derives its real estate revenue from
penjualan unit kondominium. Pendapatan dari sale of condominium units. Revenues from the
penjualan proyek real estat ini diakui pada saat sale of these real estate projects are recognized
ketika Grup telah mengalihkan risiko dan at point in time which is when the Group has
manfaat kepemilikan yang biasa kepada pembeli already transferred to the buyer the usual risks
dalam suatu transaksi yang secara substansi and rewards of ownership in a transaction that is
adalah penjualan dan tidak memiliki keterlibatan in substance a sale and does not have a
berkelanjutan yang substansial. dengan properti. substantial continuing involvement with the
property.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Pengakuan Beban Expense Recognition
Beban diakui pada saat terjadinya (metode Expenses are recognized as incurred (accrual
akrual), kecuali merupakan aset yang terkait basis), unless they create an asset related to
dengan aktivitas kontrak masa depan. future contract activity.
Biaya yang secara langsung berhubungan The costs that directly relate to the contract
dengan kontrak, menghasilkan sumber daya generate resources to satisfy the contract (“cost
untuk memenuhi kontrak ("biaya untuk to fulfill”) or is incremental on obtaining a
memenuhi") atau penambahan untuk contract (“cost to obtain”) and are expected to be
mendapatkan kontrak ("biaya untuk recovered. These costs are therefore eligible for
memperoleh") dan diharapkan dapat dipulihkan. capitalization under PSAK 115: Revenue from
23
Page 623
623
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Beban tersebut dengan demikian memenuhi Contracts with Customers and recognized as
syarat kapitalisasi berdasarkan PSAK 115: other current assets. Such cost will be amortized
Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan dan on a systematic basis that is consistent with the
dicatat sebagai aset lancar lainnya. Beban transfer of the goods or services to which such
tersebut diamortisasi dengan cara sistematis asset relates.
sejalan dengan penyerahan barang atau jasa
yang terkait dengan aset tersebut.
t. Pajak Penghasilan t. Income Tax
Beban pajak adalah jumlah gabungan pajak kini The tax expense is the combined amount of
dan pajak tangguhan yang diperhitungkan dalam current tax and deferred tax which calculated in
menentukan laba rugi pada suatu periode. Pajak determining profit or loss in the period. Current
kini dan pajak tangguhan diakui dalam laba rugi, tax and deferred tax is recognized in profit or
kecuali pajak penghasilan yang timbul dari loss, except for income tax arising from
transaksi atau peristiwa yang diakui dalam transactions or events that are recognized in
penghasilan komprehensif lain atau secara other comprehensive income or directly in equity.
langsung di ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut In this case, the tax is recognized in other
masing-masing diakui dalam penghasilan comprehensive income or equity, respectively.
komprehensif lain atau ekuitas.
Jumlah pajak kini untuk periode berjalan dan Current tax for current and prior periods shall, to
periode sebelumnya yang belum dibayar diakui the extent unpaid, be recognized as a liability. If
sebagai liabilitas. Jika jumlah pajak yang telah the amount already paid in respect of current
dibayar untuk periode berjalan dan periode- and prior periods exceeds the amount due for
periode sebelumnya melebihi jumlah pajak yang those periods, the excess shall be recognized as
terutang untuk periode tersebut, maka an asset.
kelebihannya diakui sebagai aset.
Liabilitas (aset) pajak kini untuk periode berjalan Current tax liabilities (assets) for the current and
dan periode sebelumnya diukur sebesar jumlah prior periods shall be measured at the amount
yang diperkirakan akan dibayar kepada expected to be paid to (recovered from) the
(direstitusi dari) otoritas perpajakan, yang taxation authorities, using the tax rates (and tax
dihitung menggunakan tarif pajak (dan undang- laws) that have been enacted or substantively
undang pajak) yang telah berlaku atau secara enacted by the end of the reporting period.
substantif telah berlaku pada akhir periode
pelaporan.
Manfaat terkait dengan rugi pajak yang dapat Benefits relating to tax loss that can be carried
ditarik untuk memulihkan pajak kini dari periode back to recover current tax of prior periods is
sebelumnya diakui sebagai aset. Aset pajak recognized as an asset. Deferred tax asset is
tangguhan diakui untuk akumulasi rugi pajak recognized for the carryforward of unused tax
belum dikompensasi dan kredit pajak belum losses and unused tax credit to the extent that it
dimanfaatkan sepanjang kemungkinan besar is probable that future taxable profit will be
laba kena pajak masa depan akan tersedia available against which the unused tax losses
untuk dimanfaatkan dengan rugi pajak belum and unused tax credits can be utilized.
dikompensasi dan kredit pajak belum
dimanfaatkan.
Seluruh perbedaan temporer kena pajak diakui A deferred tax liability shall be recognized for all
sebagai liabilitas pajak tangguhan, kecuali taxable temporary differences, except to the
perbedaan temporer kena pajak yang timbul extent that the deferred tax liability arises from:
dari:
a) Pengakuan awal goodwill; atau a) The initial recognition of goodwill; or
b) Pengakuan awal aset atau liabilitas dari b) At the time of initial recognition of an asset
transaksi yang: or liability in a transaction which is:
(i) bukan kombinasi bisnis; (i) not business combination;
24
Page 624
624
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
(ii) pada saat transaksi tidak memengaruhi (ii) at the time of the transaction affects
laba akuntansi atau laba kena pajak neither accounting nor taxable profit (tax
(rugi pajak); dan loss); and
(iii) pada saat transaksi, tidak menimbulkan (iii) at the time of the transaction, does not
perbedaan temporer kena pajak dan give rise to equal taxable and deducted
perbedaan temporer dapat dikurangkan temporary difference.
dalan jumlah yang sama.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh A deferred tax asset shall be recognized for all
perbedaan temporer dapat dikurangkan deductible temporary differences to the extent
sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak that it is probable that taxable profit will be
akan tersedia sehingga perbedaan temporer available against which the deductible temporary
dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba difference can be utilized at the time of initial
dimaksud kecuali jika pengakuan awal asset dari recognition of an asset in a transaction which is:
transaksi yang:
(i) bukan kombinasi bisnis; (i) not business combination;
(ii) pada saat transaksi tidak mempengaruhi (ii) at the time of the transaction affects neither
laba akuntansi atau laba kena pajak (rugi accounting profit nor taxable profit (tax loss)
pajak); dan and at the time of the transaction; and
(iii) pada saat transaksi, tidak menimbulkan (iii) it does not give rise to taxable temporary
perbedaan temporer kena pajak dan differences and the temporary differences
perbedaan temporer dapat dikurangkan can be deducted in the same amount.
dalam jumlah yang sama.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur Deferred tax assets and liabilities are measured
dengan menggunakan tarif pajak yang at the tax rates that are expected to apply to the
diharapkan berlaku ketika aset dipulihkan atau period when the asset is realized or the liability is
liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak settled, based on tax rates (and tax laws) that
(dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau have been enacted or substantively enacted by
secara substantif telah berlaku pada akhir the end of the reporting period.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
periode pelaporan.
Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan The measurement of deferred tax liabilities and
mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai deferred tax assets shall reflect the tax
dengan cara Grup memperkirakan, pada akhir consequences that would follow from the manner
periode pelaporan, untuk memulihkan atau in which the Group expects, at the end of the
menyelesaikan jumlah tercatat aset dan reporting period, to recover or settle the carrying
liabilitasnya. amount of its assets and liabilities.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of a deferred tax asset
ulang pada akhir periode pelaporan. Grup reviewed at the end of each reporting period.
mengurangi jumlah tercatat aset pajak The Group shall reduce the carrying amount of a
tangguhan jika kemungkinan besar laba kena deferred tax asset to the extent that it is no
pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang longer probable that sufficient taxable profit will
memadai untuk mengkompensasikan sebagian be available to allow the benefit of part or all of
atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut. that deferred tax asset to be utilised. Any such
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Setiap pengurangan tersebut dilakukan reduction shall be reversed to the extent that it
pembalikan atas aset pajak tangguhan hingga becomes probable that sufficient taxable profit
kemungkinan besar laba kena pajak yang will be available.
tersedia jumlahnya memadai.
Grup melakukan saling hapus aset pajak The Group offsets deferred tax assets and
tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan jika deferred tax liabilities if, and only if:
dan hanya jika:
a) Grup memiliki hak yang dapat dipaksakan a) The Group has a legally enforceable right to
secara hukum untuk melakukan saling set off current tax assets against current tax
hapus aset pajak kini terhadap liabilitas liabilities; and
pajak kini; dan
25
Page 625
625
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
b) Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak b) The deferred tax assets and the deferred
tangguhan terkait dengan pajak tax liabilities relate to income taxes levied
penghasilan yang dikenakan oleh otoritas by the same taxation authority on either:
perpajakan yang sama atas:
i. entitas kena pajak yang sama; atau i. the same taxable entity; or
ii. entitas kena pajak yang berbeda yang ii. different taxable entities which intend
bermaksud untuk memulihkan aset either to settle current tax liabilities and
dan liabilitas pajak kini dengan dasar assets on a net basis, or to realize the
neto, atau merealisasikan aset dan assets and settle the liabilities
menyelesaikan liabilitas secara simultaneously, in each future period in
bersamaan, pada setiap periode masa which significant amounts of deferred
depan dimana jumlah signifikan atas tax liabilities or assets are expected to
aset atau liabilitas pajak tangguhan be settled or recovered.
diperkirakan untuk diselesaikan atau
dipulihkan.
Grup melakukan saling hapus atas aset pajak The Group offsets current tax assets and current
kini dan liabilitas pajak kini jika dan hanya jika, tax liabilities if, and only if, the Group:
Grup:
a) memiliki hak yang dapat dipaksakan secara a) has legally enforceable right to set off the
hukum untuk melakukan saling hapus atas recognized amounts; and
jumlah yang diakui; dan
b) bermaksud untuk menyelesaikan dengan b) intends either to settle on a net basis, or to
dasar neto atau merealisasikan aset dan realize the assets and settle liabilities
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. simultaneously.
Pajak Penghasilan Final Final Income Tax
Sehubungan dengan ditetapkannya Peraturan Due to the enactment of Government
Pemerintah RI No. 9 Tahun 2022 yang Regulation Republic of Indonesia No. 9 Year
diundangkan pada tanggal 21 Februari 2022 2022, which was enacted on February 21, 2022
yang merupakan perubahan (revisi) atas which is the change (revision) of Government
Peraturan Pemerintah RI No. 51 Tahun 2008 Regulation RI No. 51 Year 2008, which was
yang telah diundangkan tanggal 23 Juli 2008 passed July 23, 2008 on Tax on Income From
tentang Pajak atas Penghasilan Dari Usaha Construction Services as a substitute
Jasa Konstruksi sebagai pengganti Peraturan Government Regulation RI No. 140 Year 2000,
Pemerintah RI No. 140 Tahun 2000, the Company as the contractor in accordance
Perusahaan sebagai pelaksana konstruksi with Article 3 of Government Regulation No. 9
sesuai Pasal 3 Peraturan Pemerintah No. 9 Year 2022 is charged at 2.65% final tax for
tahun 2022 dikenakan tarif pajak final sebesar contract payments or parts of contract which
2,65% untuk pembayaran kontrak atau bagian received after this regulation becomes effective.
dari kontrak yang terhitung sejak peraturan
pemerintah ini berlaku.
Pemerintah menurunkan pajak penghasilan The Government lowered the income tax (PPh)
(PPh) final atas penjualan tanah dan bangunan final over the sale of land and buildings other
non subsidi dari 5% menjadi 2,5% berlaku non subsidy from 5% became 2.5% effective on
efektif per tanggal 7 September 2016 atau 30 September 7, 2016 or 30 days from the
hari sejak diundangkan Peraturan Pemerintah enactment of Government Regulation (PP) No.
(PP) No. 34 Tahun 2016 tentang Pajak 34 Year 2016 about Income Taxes on the
Penghasilan Atas Penghasilan dari Pengalihan Income from the Transfer of Land Rights and/or
Hak Atas Tanah dan/ atau bangunan, dan Building, and an Increase in the Sale of Land
Perjanjian Peningkatan Jual Beli Atas Tanah and/ or Buildings Along with the Revised
dan/ atau Bangunan Beserta Perubahannya. Document.
26
Page 626
626
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
u. Imbalan Kerja u. Employee Benefits
Imbalan Kerja Jangka Pendek Short Term Employee Benefit
Imbalan kerja jangka pendek diakui ketika Short-term employee benefits recognized when
pekerja telah memberikan jasanya dalam suatu an employee has rendered service during
periode akuntansi, sebesar jumlah tidak accounting period, at the undiscounted amount
terdiskonto dari imbalan kerja jangka pendek of short-term employee benefits expected to be
yang diharapkan akan dibayar sebagai imbalan paid in exchange for that service.
atas jasa tersebut.
Imbalan kerja jangka pendek mencakup antara Short-term employee benefits include wages,
lain upah, gaji, bonus dan insentif. salaries, bonus and incentive.
Imbalan Pensiun Pension Benefits
Grup memiliki program pensiun manfaat pasti The Group has a defined benefit and a defined
dan pensiun iuran pasti. contribution pension plan.
Program iuran pasti adalah program pensiun A defined contribution plan is a pension plan
dimana Grup membayar iuran tetap kepada under which the Group pays fixed contributions
sebuah entitas yang terpisah. into a separate entity.
Seluruh karyawan tetap yang dipekerjakan All permanent employees who hired
sebelum tahun 2007 diikutsertakan pada before 2007 covered by a defined benefit
program pensiun manfaat pasti yang dikelola plan managed by Dana Pensiun
oleh Dana Pensiun Wijaya Karya 1. Wijaya Karya 1.
Seluruh karyawan tetap yang dipekerjakan All permanent employees who hired on
mulai tahun 2007 dan seterusnya diikutsertakan year 2007 onwards covered by a defined
pada program pensiun iuran pasti yang dikelola contribution plan managed by Dana Pensiun
oleh Dana Pensiun Wijaya Karya 2. Wijaya Karya 2.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Imbalan Pascakerja Post-employment Benefits
Imbalan pascakerja seperti pensiun, uang pisah Post-employment benefits such as post-
dan uang penghargaan masa kerja dihitung retirement, severance and service payments are
berdasarkan Undang-Undang No. 6 tahun 2023. calculated based on Omnibus Law No. 6 Year
2023.
Grup mengakui jumlah liabilitas imbalan pasti The Group recognizes the amount of the net
neto sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti defined benefit liability at the present value of
pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai the defined benefit obligation at the end of the
wajar aset program yang dihitung oleh aktuaris reporting period less the fair value of plan
independen dengan menggunakan metode assets which calculated by independent
Projected Unit Credit. Nilai kini kewajiban actuaries using the Projected Unit Credit
imbalan imbalan pasti ditentukan dengan method. Present value benefit obligation
mendiskontokan imbalan tersebut. determine by discounting the benefit.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Grup mencatat tidak hanya kewajiban hukum The Group accounts not only for its legal
berdasarkan persyaratan formal program obligation under the formal terms of a defined
imbalan pasti, tetapi juga kewajiban konstruktif benefit plan, but also for any constructive
yang timbul dari praktik informal entitas. obligation that arises from the entity’s informal
practices.
Biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan keuntungan Current service cost, past service cost and gain
atau kerugian atas penyelesaian, serta bunga or loss on settlement, and net interets on the net
neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto defined benefit liability (asset) are recognize in
diakui dalam laba rugi. profit or loss.
27
Page 627
627
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) The remeasurement of the net defined benefit
imbalan pasti neto yang terdiri dari keuntungan liability (assets) comprises actuarial gains and
dan kerugian aktuarial, imbal hasil atas aset losses, return on plan assets, and any change
program dan setiap perubahan dampak batas in effect of the asset ceiling are recognize in
atas aset diakui sebagai penghasilan other comprehensive income.
komprehensif lain.
Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Other Long Term Employee Benefits
Imbalan jangka panjang lain seperti cuti Other long-term benefits such as long service
berimbalan jangka panjang diukur dengan leave measured using the same method as
menggunakan metode yang sama dengan post-employment benefits, except for the
imbalan pascakerja, kecuali untuk pengukuran remeasurement of the liability recognized in
kembali liabilitas diakui dalam laba rugi. profit or loss.
v. Segmen Operasi v. Operating Segment
Grup menyajikan segmen operasi berdasarkan The Group presented operating segments
informasi keuangan yang digunakan oleh based on the financial information used by the
pengambil keputusan operasional dalam menilai chief operating decision maker in assessing the
kinerja segmen dan menentukan alokasi performance of segments and in the allocation
sumber daya yang dimilikinya. Segmetasi of resources. The segments based on the
berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan activities of each of the operating legal entities
operasi entitas legal di dalam Grup. within the Group.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of the
entitas: entity:
• yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang • that engages in business activities from
memperoleh pendapatan dan menimbulkan which it may earn revenues and incur
beban (termasuk pendapatan dan beban expenses (including revenues and
yang terkait dengan transaksi dengan expenses relating to the transactions with
komponen lain dari entitas yang sama); other components of the same entity);
• hasil operasinya dikaji ulang secara berkala • whose operating results are regularly
oleh kepala operasional untuk pembuatan reviewed by chief operating decision maker
keputusan tentang sumber daya yang to make decisions about resources to be
dialokasikan pada segmen tersebut dan allocated to the segment and assesses its
menilai kinerjanya; dan performance; and
• tersedia informasi keuangan yang dapat • separate financial information is available.
dipisahkan.
w. Instrumen Keuangan w. Financial Instrument
Pengakuan dan Pengukuran Awal Initial Recognition and Measurement
Grup mengakui aset keuangan atau liabilitas The Group recognizes a financial asset or a
keuangan dalam laporan posisi keuangan financial liability in the consolidated statement of
konsolidasian, jika dan hanya jika, Grup menjadi financial position when, and only when, it
salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak becomes a party to the contractual provisions of
instrumen tersebut. Pada saat pengakuan awal the instrument. At initial recognition, the Group
aset keuangan atau liabilitas keuangan, Grup measures all financial assets and financial
mengukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset liabilities at its fair value. In the case of a
keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur financial asset or financial liability not at fair
pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar value through profit or loss, fair value plus or
tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya minus with the transaction costs that are directly
transaksi yang dapat diatribusikan secara attributable to the acquisition or issue of the
langsung dengan perolehan atau penerbitan financial asset or financial liability.
aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut.
Biaya transaksi yang dikeluarkan sehubungan Transaction costs incurred on acquisition of a
dengan perolehan aset keuangan dan financial asset and issue of a financial liability
penerbitan liabilitas keuangan yang classified at fair value through profit or loss are
diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi expensed immediately.
dibebankan segera.
28
Page 628
628
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Pengukuran Selanjutnya Aset Keuangan Subsequent Measurement of Financial Assets
Aset keuangan Grup diklasifikasikan sebagai The financial assets of the Group are classified
berikut: aset keuangan yang diukur pada biaya into the following specified categories: financial
perolehan yang diamortisasi, aset keuangan assets at amortized costs, financial assets at
yang diukur pada nilai wajar melalui fair value through other comprehensive income,
penghasilan komprehensif lain, aset keuangan and financial assets at fair value through profit
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. or loss.
i. Aset Keuangan yang Diukur pada Biaya i. Financial Assets Measured at Amortized
Perolehan Diamortisasi Costs
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan Financial assets are measured at amortized
diamortisasi ketika kedua kondisi berikut costs if both of the following conditions are
terpenuhi: met:
(1) Aset keuangan dikelola dalam model (1) The financial asset is held within a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki business model whose objective is to
aset keuangan dalam rangka hold financial assets in order to collect
mendapatkan arus kas kontraktual saja; contractual cash flows; and
dan
(2) Persyaratan kontraktual dari aset (2) The contractual terms of the financial
keuangan tersebut memberikan hak asset give rise on specified dates to
pada tanggal tertentu atas arus kas cash flows that are solely payments of
yang semata dari pembayaran pokok principal (“SPPI”) and interest on the
dan bunga (solely payments of principal principal amount outstanding.
and interest - SPPI) dari jumlah pokok
terutang.
Aset keuangan ini diukur pada jumlah yang The financial asset is measured at the
diakui pada awal pengakuan dikurangi amount recognized at initial recognition
dengan pembayaran pokok, kemudian minus principal repayments, plus or minus
dikurangi atau ditambah dengan jumlah the cumulative amortization of any difference
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
amortisasi kumulatif atas perbedaan jumlah between that initial amount and the maturity
pengakuan awal dengan jumlah pada saat amount, and any loss allowance.
jatuh tempo, dan penurunan nilainya.
Pendapatan keuangan dihitung dengan Interest income is calculated using the
metode menggunakan suku bunga efektif effective interest method and is recognized
dan diakui di laba rugi. Perubahan pada nilai in profit or loss. Changes in fair value are
wajar diakui di laba rugi ketika aset recognized in profit or loss when the asset is
dihentikan atau direklasifikasi. derecognized or reclassified.
Aset keuangan yang diklasifikasikan menjadi Financial assets classified to amortized cost
aset keuangan yang diukur pada biaya may be sold where there is an increase in
perolehan diamortisasi dapat dijual ketika credit risk. Disposals for other reasons are
terdapat peningkatan risiko kredit. permitted but such sales should be
Penghentian untuk alasan lain insignificant in value or infrequent in nature.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
diperbolehkan namun jumlah penjualan
tersebut harus tidak signifikan jumlahnya
atau tidak sering.
ii. Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai ii. Financial Assets Measured at Fair Value
Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Through Other Comprehensive Income
Lain (”FVTOCI”) (“FVTOCI”)
Aset keuangan diukur pada FVTOCI jika The financial assets are measured at
kedua kondisi berikut terpenuhi: FVTOCI if both of the following conditions
are met:
(1) Aset keuangan dikelola dalam model (1) The financial asset is held within a
bisnis yang tujuannya akan terpenuhi business model whose objective is
29
Page 629
629
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
dengan mendapatkan arus kas achieved by both collecting contractual
kontraktual dan menjual aset keuangan; cash flows and selling financial assets;
dan and
(2) Persyaratan kontraktual dari aset (2) The contractual terms of the financial
keuangan tersebut memberikan hak asset give rise on specified dates to
pada tanggal tertentu atas arus kas cash flows that are solely payments of
yang semata dari pembayaran pokok principal and interest (“SPPI”) on the
dan bunga (solely payments of principal principal amount outstanding.
and interest - SPPI) dari jumlah pokok
terutang.
Aset keuangan tersebut diukur sebesar nilai The financial assets are measured at fair
wajar, dimana keuntungan atau kerugian value. The changes in fair value are
diakui dalam penghasilan komprehensif lain, recognized initially in other comprehensive
kecuali untuk kerugian akibat penurunan income (OCI), except for impairment gains
nilai dan keuntungan atau kerugian akibat and losses, and a portion of foreign
perubahan kurs, diakui pada laba rugi. exchange gains and losses, which are
Ketika aset keuangan tersebut dihentikan recognized in profit or loss. When such
pengakuannya atau direklasifikasi, financial asset is derecognized or
keuntungan atau kerugian kumulatif yang reclassified, changes in fair value previously
sebelumnya diakui dalam penghasilan recognized in other comprehensive income
komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas and accumulated in equity are reclassified
ke laba rugi sebagai penyesuaian from equity to profit or loss as
reklasifikasi. reclassification adjustment.
iii. Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai iii. Financial Assets at Fair Value Through Profit
Wajar Melalui Laba Rugi (“FVTPL”) or Loss (“FVTPL”)
Aset keuangan yang diukur pada FVTPL Financial assets measured at FVTPL are
adalah aset keuangan yang tidak memenuhi those which do not meet the criteria to be
kriteria untuk diukur pada biaya perolehan measured at amortized costs or to be
diamortisasi atau untuk diukur FVTOCI. measured at FVTOCI.
Setelah pengakuan awal, aset keuangan After initial recognition, FVTPL financial
yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai assets are measured at fair value. Gain or
wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang loss arising from changes in fair value of the
timbul dari perubahan nilai wajar aset financial assets are recognized in profit or
keuangan diakui dalam laba rugi. loss.
Aset keuangan berupa derivatif dan investasi Financial assets in the form of derivatives
pada instrumen ekuitas tidak memenuhi and investment in equity instrument do not
kriteria untuk diukur pada biaya perolehan meet the criteria to be measured at
diamortisasi atau kriteria untuk diukur pada amortized costs or to be measured at
FVTOCI, sehingga diukur pada FVTPL. FVTOCI, therefore, these are measured at
Namun demikian, Grup dapat menetapkan FVTPL. However, the Group may irrevocably
pilihan yang tidak dapat dibatalkan saat designate an investment in an equity
pengakuan awal atas investasi pada instrument which is not held for trading in the
instrumen ekuitas yang bukan untuk near future to be measured at FVTOCI. This
diperjualbelikan dalam waktu dekat (held for designation will result to gains and losses to
trading) untuk diukur pada FVTOCI. be presented in other comprehensive
Penetapan ini menyebabkan semua income, except for dividend income on a
keuntungan atau kerugian disajikan di qualifying investment which is continuous to
penghasilan komprehensif lain, kecuali be recognized in profit or loss. Cumulative
pendapatan dividen tetap diakui di laba rugi. gains or losses previously recognized in
Keuntungan atau kerugian kumulatif yang other comprehensive income are reclassified
sebelumnya diakui dalam penghasilan through retained earnings, not through profit
komprehensif lain direklasifikasi ke saldo or loss.
laba tidak melalui laba rugi.
30
Page 630
630
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Pengukuran Selanjutnya Liabilitas Keuangan Subsequent Measurement of Financial
Liabilities
Grup mengklasifikasikan seluruh liabilitas The Group shall classify all financial liabilities as
keuangan sehingga setelah pengakuan awal subsequently measured at amortized cost,
liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan except for:
diamortisasi, kecuali:
(a) Liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui (a) Financial liabilities at fair value through profit
laba rugi. Liabilitas dimaksud, termasuk or loss. Such liabilities, including derivatives
derivatif yang merupakan liabilitas, that are liabilities, shall be subsequently
selanjutnya akan diukur pada nilai wajar. measured at fair value.
(b) Liabilitas keuangan yang timbul Ketika (b) Financial liabilities that arise when a transfer
pengalihan aset keuangan yang tidak of a financial asset does not qualify for
memenuhi kualifikasi penghentian derecognition or when the continuing
pengakuan atau ketika pendekatan involvement approach applies.
keterlibatan berkelanjutan diterapkan.
(c) Kontrak jaminan keuangan dan komitmen (c) Financial guarantee contracts and
untuk menyediakan pinjaman dengan suku commitments to provide a loan at a
bunga dibawah pasar. Setelah pengakuan below‑market interest rate. After initial
awal, penerbit kontrak dan penerbit recognition, an issuer of such a contract and
komitmen selanjutnya mengukur kontrak an issuer of such a commitment shall
tersebut sebesar jumlah yang lebih tinggi subsequently measure it at the higher of:
antara:
(i) Jumlah penyisihan kerugian; dan (i) The amount of the loss allowance; and
(ii) Jumlah yang pertama kali diakui (ii) The amount initially recognized less,
dikurangi dengan, jika sesuai, jumlah when appropriate, the cumulative
kumulatif dari penghasilan yang diakui amount of income recognized in
sesuai dengan prinsip PSAK 115. accordance with the principles of
PSAK 115.
(d) Imbalan kontijensi yang diakui oleh pihak (d) Contingent consideration recognized by an
pengakusisi dalam kombinasi bisnis ketika acquirer in a business combination to which
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PSAK 103 diterapkan. Imbalan kontijensi PSAK 103 applies. Such contingent
selanjutnya diukur pada nilai wajar dan consideration shall subsequently be
selisihnya dalam laba rugi. measured at fair value with changes
recognized in profit or loss.
Saat pengakuan awal Grup dapat membuat An entity may, at initial recognition, irrevocably
penetapan yang takterbatalkan untuk mengukur designate a financial liability as measured at fair
liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba value through profit or loss when permitted by
rugi, jika diizinkan oleh standar atau jika the standard or when doing so results in more
penetapan akan menghasilkan informasi yang relevant information, because either:
lebih relevan, karena:
(a) Mengeliminasi atau mengurangi secara (a) Eliminates or significantly reduces a
signifikan inkosistensi pengukuran atau measurement or recognition inconsistency
pengakuan (kadang disebut sebagai (sometimes referred to as “an accounting
“accounting mismatch”) yang dapat timbul mismatch") that would otherwise arise from
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
dari pengukuran aset atau liabilitas atau measuring assets or liabilities or recognizing
pengakuan keuntungan dan kerugian atas the gains and losses on them on different
aset atau liabilitas dengan dasar yang bases; or
berbeda beda; atau
(b) Sekelompok liabilitas keuangan atau aset (b) A group of financial liabilities or financial
keuangan dan liabilitas keuangan dikelola assets and financial liabilities is managed
dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai and its performance is evaluated on a fair
wajar, sesuai manajemen risiko atau value basis, in accordance with a
strategi investasi yang terdokumentasi, dan documented risk management or investment
31
Page 631
631
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
informasi dengan dasar nilai wajar strategy, and information about the group is
dimaksud atas kelompok tersebut provided internally on that basis to the
disediakan secara internal untuk personil Grup’s key management personnel.
manajemen kunci Grup.
Metode Suku Bunga Efektif The Effective Interest Method
Metode suku bunga efektif adalah metode yang The effective interest method is a method of
digunakan untuk menghitung biaya perolehan calculating the amortized cost of a financial asset
diamortisasi dari aset atau liabilitas keuangan or a financial liability (or group of financial assets
(atau kelompok aset atau liabilitas keuangan) or financial liabilities) and of allocating the
dan metode untuk mengalokasikan pendapatan interest income or interest expense over the
bunga atau beban bunga selama periode yang relevant period.
relevan.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang The effective interest rate is the rate that exactly
secara tepat mendiskontokan estimasi discount estimated future cash payments or
pembayaran atau penerimaan kas masa depan receipts through the expected life of the financial
selama perkiraan umur dari instrumen instrument or, when appropriate, a shorter period
keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan to the net carrying amount of the financial asset
periode yang lebih singkat untuk memperoleh or financial liability.
jumlah tercatat neto dari aset keuangan atau
liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, When calculating the effective interest rate, the
Grup mengestimasi arus kas dengan Group estimates cash flows considering all
mempertimbangkan seluruh persyaratan contractual terms of the financial instrument, for
kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, example, prepayment, call and similar option, but
seperti pelunasan dipercepat, opsi beli dan opsi shall not consider future credit losses. The
serupa lain, tetapi tidak mempertimbangkan calculation includes all fees and points paid or
kerugian kredit masa depan. Perhitungan ini received between parties to the contract that are
mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang an integral part of the effective interest rate,
dibayarkan atau diterima oleh pihak-pihak dalam transaction costs, and all other premiums or
kontrak yang merupakan bagian takterpisahkan discounts.
dari suku bunga efektif, biaya transaksi, dan
seluruh premium atau diskonto lain.
Reklasifikasi Reclassification
Grup mereklasifikasi aset keuangan ketika Grup The Group reclassifies a financial asset if and
mengubah tujuan model bisnis untuk only if the Group's business model objective for
pengelolaan aset keuangan sehingga penilaian its financial assets changes therefore its
sebelumnya menjadi tidak dapat diterapkan. previous model assessment would no longer
apply.
Ketika Grup mereklasifikasi aset keuangan, If the Group reclassifies its financial assets, it is
maka Grup menerapkan reklasifikasi secara required to apply the reclassification
prospektif dari tanggal reklasifikasi. Grup tidak prospectively from the reclassification date. The
menyajikan kembali keuntungan, kerugian Group does not restate previously recognized
(termasuk keuntungan atau kerugian penurunan gains, losses (including impairment gains or
nilai), atau bunga yang diakui sebelumnya. losses) or interest.
Ketika Grup mereklasifikasi aset keuangan When the Group reclassifies its financial asset
keluar dari kategori pengukuran biaya perolehan out of the amortized cost measurement category
diamortisasi menjadi kategori FVTPL, nilai into FVTPL measurement category, its fair value
wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi. is measured at reclassification date. Any gains or
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari losses arising from the difference between the
selisih antara biaya perolehan diamortisasi previous amortized cost of the financial asset
sebelumnya dan nilai wajar aset keuangan and its fair value is recognized in profit or loss.
32
Page 632
632
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
diakui dalam laba rugi. Pada saat Grup Otherwise, if the Group reclassifies its financial
melakukan reklasifikasi sebaliknya, yaitu dari asset out of the FVTPL measurement category
aset keuangan kategori FVTPL menjadi kategori into amortized cost measurement category, its
pengukuran biaya perolehan diamortisasi, maka fair value at the date of reclassification becomes
nilai wajar pada tanggal reklasifikasi menjadi new gross carrying amount.
jumlah tercatat bruto yang baru.
Pada saat Grup mereklasifikasi aset keuangan When the Group reclassifies its financial asset
keluar dari kategori pengukuran biaya perolehan out of the amortized cost measurement category
diamortisasi menjadi kategori FVTOCI, nilai into FVTOCI measurement category, its fair
wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi. value is measured at the reclassification date.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari Any gains or losses resulted from the difference
selisih antara biaya perolehan diamortisasi between previous amortized cost of the financial
sebelumnya dan nilai wajar aset keuangan asset and the fair value is recognized in other
diakui dalam penghasilan komprehensif lain. comprehensive income. The effective interest
Suku bunga efektif dan pengukuran kerugian rate and the measurement of expected credit
kredit ekspektasian tidak disesuaikan sebagai loss are not adjusted as a result of the
akibat dari reklasifikasi. Ketika Grup reclassification. Otherwise, when the Group
mereklasifikasi aset keuangan sebaliknya, yaitu reclassifies its financial asset out of the FVTOCI
keluar dari kategori FVTOCI menjadi kategori measurement category into amortized cost
pengukuran biaya perolehan diamortisasi, aset measurement category, the financial asset is
keuangan direklasifikasi pada nilai wajarnya reclassified at its fair value at the reclassification
pada tanggal reklasifikasi. Akan tetapi date. However, any cumulative gain or loss
keuntungan atau kerugian kumulatif yang previously recognized in other comprehensive
sebelumnya diakui dalam penghasilan income is removed from equity and adjusted
komprehensif lain dihapus dari ekuitas dan against the fair value of the financial asset at the
disesuaikan terhadap nilai wajar aset keuangan reclassification date. As a result, the financial
pada tanggal reklasifikasi. Akibatnya, pada asset is measured at the reclassification date as
tanggal reklasifikasi aset keuangan diukur if it had always been measured at amortized
seperti halnya jika aset keuangan tersebut selalu cost. This adjustment affects other
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
diukur pada biaya perolehan diamortisasi. comprehensive income but does not affect profit
Penyesuaian ini memengaruhi penghasilan or loss and therefore is not a reclassification
komprehensif lain tetapi tidak memengaruhi laba adjustment. The effective interest rate and the
rugi, dan karenanya bukan merupakan measurement of expected credit losses are not
penyesuaian reklasifikasi. Suku bunga efektif adjusted as a result of the reclassification.
dan pengukuran kerugian kredit ekspektasian
tidak disesuaikan sebagai akibat dari
reklasifikasi.
Pada saat Grup mereklasifikasi aset keuangan When the Group reclassifies its financial asset
keluar dari kategori pengukuran FVTPL menjadi out of the FVPTL measurement category into
kategori pengukuran FVTOCI, aset keuangan FVTOCI measurement category, the financial
tetap diukur pada nilai wajarnya. Sama halnya, asset continues to be measured at fair value.
ketika Grup mereklasifikasi aset keuangan Similarly, when the Group reclassifies its
keluar dari kategori FVTOCI menjadi kategori financial asset out of the FVTOCI measurement
pengukuran FVTPL, aset keuangan tetap diukur category into FVPTL measurement category, the
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian financial asset continues to be measured at fair
kumulatif yang sebelumnya diakui di penghasilan value. The cumulative gain or loss previously
komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke recognized in other comprehensive income is
laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi pada reclassified from equity to profit or loss as a
tanggal reklasifikasi. reclassification adjustment at the reclassification
date.
Grup tidak mereklasifikasi liabilitas keuangan. The Group does not reclassify any financial
liability.
33
Page 633
633
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
Grup mengakui kerugian kredit ekspektasian The Group recognizes expected credit loss for its
untuk aset keuangan yang diukur pada biaya financial assets measured at amortized costs
perolehan diamortisasi, aset keuangan yang and financial assets measured at FVTOCI.
diukur pada FVTOCI.
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup mengukur At the end of each reporting date, the Group
penyisihan kerugian instrumen keuangan calculates any impairment provision in financial
sejumlah kerugian kredit ekspektasian instruments based on its lifetime expected credit
sepanjang umurnya jika risiko kredit atas loss if the credit risk of the financial instruments
instrumen keuangan tersebut telah meningkat has increased significantly since its initial
secara signifikan sejak pengakuan awal. Namun, recognition. However, if credit risk has not
jika risiko kredit instrumen keuangan tersebut increased significantly since initial recognition,
tidak meningkat secara signifikan sejak then a 12-months expected credit loss is
pengakuan awal, maka mengakui sejumlah recognized.
kerugian kredit ekspektasian 12 bulan.
Grup menerapkan metode yang disederhanakan The Group applied a simplified approach to
untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian measure such expected credit loss for trade
tersebut terhadap piutang usaha dan aset receivables and contract assets without
kontrak tanpa komponen pendanaan yang significant financing component.
signifikan.
Grup menganggap aset keuangan gagal bayar The Group considers a financial asset to be in
ketika pihak ketiga tidak mampu membayar default when the counterparty is unlikely to pay
kewajiban kreditnya kepada Grup secara penuh. its credit obligations to the Group in full. The
Periode maksimum yang dipertimbangkan ketika maximum period considered when estimating
memperkirakan kerugian kredit ekspektasian expected credit loss is the maximum contractual
adalah periode maksimum kontrak dimana Grup period over which the Group is exposed to credit
terekspos terhadap risiko kredit. risk.
Penyisihan kerugian diakui sebagai pengurang Impairment losses are recognized as a
jumlah tercatat aset keuangan kecuali untuk aset deduction in financial assets’ carrying amount,
keuangan yang diukur pada FVTOCI yang except for financial assets measured at FVTOCI
penyisihan kerugiannya diakui dalam where its impairment is recognized in other
penghasilan komprehensif lain. Sedangkan comprehensive income. The expected credit loss
jumlah kerugian kredit ekspektasian (atau (or recovery of credit loss) is recognized in profit
pemulihan kerugian kredit) diakui dalam laba or loss, as gains or losses of financial asset
rugi, sebagai keuntungan atau kerugian impairment.
penurunan nilai.
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian dari The expected credit loss of financial intruments
instrumen keuangan dilakukan dengan suatu are conducted by a means which reflect:
cara yang mencerminkan:
i. Jumlah yang tidak bias dan rata-rata i. An unbiased and probability-weighted
probabilitas tertimbang yang ditentukan amount that reflects a range of possible
dengan mengevaluasi serangkaian outcomes;
kemungkinan yang dapat terjadi;
ii. Nilai waktu uang; dan ii. Time value of money; and
iii. Informasi yang wajar dan terdukung yang iii. Reasonable and supportable information
tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan that is available without undue cost or effort
pada tanggal pelaporan mengenai peristiwa about past events, current conditions and
masa lalu, kondisi kini dan perkiraan kondisi forecasts of future conditions.
ekonomi masa depan.
34
Page 634
634
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Aset keuangan dapat dianggap tidak mengalami Financial assets may be considered to not
peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak having significant increase in credit risk since
pengakuan awal jika aset keuangan memiliki initial recognition if the financial assets have a
risiko kredit yang rendah pada tanggal low credit risk at the reporting date. Credit risk on
pelaporan. Risiko kredit pada instrumen financial instrument may be considered be low if
keuangan dianggap rendah ketika aset there is a low risk of default, the borrower has a
keuangan tersebut memiliki risiko gagal bayar strong capacity to meet its contractual cash flow
yang rendah, peminjam memiliki kapasitas yang obligations in the near term and adverse
kuat untuk memenuhi kewajiban arus kas changes in economic and business conditions in
kontraktualnya dalam jangka waktu dekat dan the longer term may, but will not necessarily,
memburuknya kondisi ekonomi dan bisnis dalam reduce the ability of the borrower to fulfil its
jangka waktu panjang mungkin, namun tidak contractual cash flow obligations. To determine
selalu, menurunkan kemampuan peminjam whether a financial asset has a low credit risk,
untuk memenuhi kewajiban arus kas the Group may use internal credit risk rating or
kontraktualnya. Untuk menentukan apakah aset external assessment. For example, a financial
keuangan memiliki risiko kredit rendah, Grup asset with “investment grade” according to
dapat menggunakan peringkat risiko kredit external assessment has a low credit risk rating,
internal atau penilaian eksternal. Misal, aset thus it does not experience an increase in
keuangan dengan peringkat “investment grade” significant credit risk since initial recognition.
berdasarkan penilaian eksternal merupakan
instrumen yang memiliki risiko kredit yang
rendah, sehingga tidak mengalami peningkatan
risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan
awal.
Saling Hapus Aset Keuangan dan Liabilitas Offsetting a Financial Asset and a Financial
Keuangan Liability
Aset keuangan dan liabilitas keuangan A financial asset and financial liability
disalinghapuskan, jika dan hanya jika, Grup saat shall be offset if and only if, the Group
ini memiliki hak yang dapat dipaksakan secara currently has a legally enforceable right
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
hukum untuk melakukan saling hapus atas to set off the recognized amount; and
jumlah yang telah diakui tersebut; dan berintensi intends either to settle on a net basis,
untuk menyelesaikan secara neto atau untuk or to realize the asset and settle the liability
merealisasikan aset dan menyelesaikan simultaneously.
liabilitasnya secara simultan.
Pengukuran Nilai Wajar Fair Value Measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received to
untuk menjual suatu aset atau harga yang akan sell an asset or paid to transfer a liability in an
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam orderly transaction between market participants
transaksi teratur antara pelaku pasar pada at the measurement date.
tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan The fair value of financial assets and financial
diestimasi untuk keperluan pengakuan dan liabilities must be estimated for recognition and
pengukuran atau untuk keperluan measurement or for disclosure purposes.
pengungkapan.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Nilai wajar dikategorikan dalam level yang Fair values are categorised into different levels in
berbeda dalam suatu hirarki nilai wajar a fair value hierarchy based on the degree to
berdasarkan pada apakah input suatu which the inputs to the measurement are
pengukuran dapat diobservasi dan signifikansi observable and the significance of the inputs to
input terhadap keseluruhan pengukuran nilai the fair value measurement in its entirety:
wajar:
(i) Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di (i) Quoted prices (unadjusted) in active markets
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang for identical assets or liabilities that can be
identik yang dapat diakses pada tanggal accessed at the measurement date (Level
pengukuran (Level 1); 1);
35
Page 635
635
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
(ii) Input selain harga kuotasian yang termasuk (ii) Inputs other than quoted prices included in
dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk Level 1 that are observable for the assets or
aset atau liabilitas, baik secara langsung liabilities, either directly or indirectly (Level
maupun tidak langsung (Level 2); 2);
(iii) Input yang tidak dapat diobservasi untuk (iii) Unobservable inputs for the assets or
aset atau liabilitas (Level 3). liabilities (Level 3).
Dalam mengukur nilai wajar aset atau liabilitas, When measuring the fair value of an asset or a
Grup sebisa mungkin menggunakan data pasar liability, the Group uses market observable data
yang dapat diobservasi. Apabila nilai wajar aset to the extent possible. If the fair value of an asset
atau liabilitas tidak dapat diobservasi secara or a liability is not directly observable, the Group
langsung, Grup menggunakan teknik penilaian uses valuation techniques that appropriate in the
yang sesuai dengan keadaannya dan circumstances and maximizes the use of
memaksimalkan penggunaan input yang dapat relevant observable inputs and minimizes the
diobservasi yang relevan dan meminimalkan use of unobservable inputs.
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Perpindahan antara level hierarki nilai wajar Transfers between levels of the fair value
diakui oleh Grup pada akhir periode pelaporan hierarchy are recognized by the Group at the
dimana perpindahan terjadi. end of the reporting period during which the
change occurred.
x. Sewa x. Lease
Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Grup At inception of a contract, the Group
menilai apakah suatu kontrak merupakan, atau assesses whether a contract is, or contains,
mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan, a lease. A contract is, or contains, a lease
atau mengandung sewa jika kontrak tersebut if the contract conveys the right to control
memberikan hak untuk mengendalikan the use of an identified asset for a period
penggunaan suatu aset identifikasian selama of time in exchange for consideration. To assess
suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan whether a contract conveys the right to
imbalan. Untuk menilai apakah suatu kontrak control the use of an identified asset, the Group
memberikan hak untuk mengendalikan suatu assesses whether:
aset identifikasian, Perusahaan menilai apakah:
a. Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset a. The contract involves the use of an
identifikasian – ini dapat ditentukan secara identified asset – this may be specified
eksplisit atau implisit dan secara fisik dapat explicitly or implicitly and should be
dibedakan atau mewakili secara substantial physically distinct or represent substantially
seluruh kapasitas aset yang secara fisik all of the capacity of a physically distinct
dapat dibedakan. Jika pemasok memiliki hak asset. If the supplier has the substantive
substitusi substantif, maka aset tersebut substitution right, then the asset is not
tidak teridentifikasi; identified;
b. Grup memiliki hak untuk memperoleh secara b. The Group has the right to obtain
substansial seluruh manfaat ekonomik dari substantially all of the economic benefits
penggunaan aset selama periode from use of the asset throughout the period
penggunaan; dan of use; and
c. Grup memiliki hak untuk mengarahkan c. The Group has the right to direct the use of
penggunaan aset identifikasian. Perusahaan the identified asset. The Group has this right
memiliki hak ini ketika hak pengambilan when it has the decision-making rights that
keputusan yang paling relevan untuk are most relevant to changing how and for
mengubah bagaimana dan untuk tujuan apa what purpose the asset is used. In certain
aset tersebut digunakan. Dalam kondisi circumstances where all the decisions about
tertentu dimana semua keputusan tentang how and for what purpose the asset is used
bagaimana dan untuk tujuan apa aset are predetermined, the Group has the right
digunakan telah ditentukan sebelumnya, to direct the use of the asset if either:
Grup memiliki hak untuk mengarahkan
penggunaan aset tersebut jika:
36
Page 636
636
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
- Grup memiliki hak untuk - The Group has the right to operate the
mengoperasikan aset; atau asset; or
- Grup mendesain aset dengan cara - The Group designed the asset in a way
menetapkan sebelumnya bagaimana dan that predetermines how and for what
untuk tujuan apa aset akan digunakan. purpose the asset will be used.
Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian At inception date or on reassessment of a
kembali suatu kontrak yang mengandung suatu contract that contains a lease component, the
komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan Group allocates consideration in the contract to
dalam kontrak ke masing-masing komponen each lease component on the basis of their
sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari relative stand-alone prices.
komponen sewa.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam indeks Lease payments included in the measurement of
utang sewa meliputi: pembayaran sewa tetap, the lease liability comprise the following: fixed
sewa variabel yang bergantung pada indeks, payments, variable lease payments that depend
jumlah yang akan dibayarkan dalam jaminan on an index, amounts expected to be payable
nilai residu dan harga eksekusi opsi beli, opsi under a residual value guarantee and the
perpanjangan atau penalti penghentikan jika exercise price under a purchase option, optional
Grup cukup pasti akan mengeksekusi opsi renewal period or penalties for early termination
tersebut. of a lease unless the Group is reasonably certain
not to terminate early.
Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas The Group recognizes a right-of-use asset and a
sewa pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak- lease liability at the lease commencement date.
guna awalnya diukur pada biaya perolehan, The right of-use asset is initially measured at
yang terdiri dari jumlah pengukuran awal dari cost, which comprises the initial amount of the
liabilitas sewa disesuaikan dengan pembayaran lease liability adjusted for any lease payments
sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal made at or before the commencement date, plus
permulaan, ditambah dengan biaya langsung any initial direct costs incurred and an estimate
awal yang dikeluarkan, dan estimasi biaya untuk of costs to dismantle and remove the underlying
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
membongkar dan memindahkan aset pendasar asset or to restore the underlying asset or the
atau untuk merestorasi aset pendasar atau site on which it is located, less any lease
tempat di mana aset berada, dikurangi insentif incentives received.
sewa yang diterima
Setelah tanggal permulaan, Grup mengukur aset After commencement date, the Group shall
hak-guna dengan menerapkan model biaya. measure the right-of-use assets applying a cost
model.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset If the lease transfers the ownership of the
pendasar pada akhir masa sewa atau jika biaya underlying asset at the end of the lease term,
perolehan aset hak-guna merefleksikan then the asset will be depreciated from the
penyewa akan mengeksekusi opsi beli, maka beginning of the lease term to the end of the
penyewa menyusutkan aset hak-guna dari underlying asset’s useful life. The depreciation
tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat periods for the right-of-use assets with buy
aset pendasar. Periode penyusutan untuk aset options executed should refer to the policy for
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
hak-guna dengan opsi beli yang dieksekusi the fixed assets useful life time.
tersebut mengacu pada ketentuan masa
manfaat aset tetap.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
atas pembayaran sewa yang belum dibayar present value of the lease payments that are not
pada tanggal permulaan, didiskontokan yet paid at the commencement date, discounted
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa using the interest rate implicit in the lease or, if
atau, jika suku bunga tersebut tidak dapat that rate cannot be readily determined, the
ditentukan, digunakan suku bunga pinjaman Group incremental borrowing rate. Generally,
37
Page 637
637
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
inkremental Grup. Umumnya, Grup The Group uses its incremental borrowing rate
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental as the discount rate.
sebagai suku bunga diskonto.
Setelah tanggal permulaan, Grup mengukur After the commencement date, the Group shall
liabilitas dengan: measure the lease liability by:
a. meningkatkan jumlah tercatat untuk a. increasing the carrying amount to reflect
merefleksikan bunga atas liabilitas sewa; interest on the lease liability;
b. mengurangi jumlah tercatat untuk b. reducing the carrying amount to reflect the
merefleksikan sewa yang telah dibayar; lease payments made; and
dan
c. mengukur kembali jumlah tercatat untuk c. remeasuring the carrying amount to reflect
merefleksikan penilaian kembali atau any reassessment or lease modifications, or
modifikasi sewa atau untuk merefleksikan to reflect revised in-substance fixed lease
pembayaran sewa tetap secara substansi payments.
revisian.
Liabilitas sewa diukur kembali ketika ada It is remeasured when there is a change in future
perubahan pembayaran sewa masa depan yang lease payments arising from a change in an
timbul dari perubahan indeks atau suku bunga, index or rate, if there is a change in the Group
jika ada perubahan estimasi Grup atas jumlah estimates of the amount expected to be payable
yang diperkirakan akan dibayar dalam jaminan under a residual value guarantee, or if the Group
nilai residual, atau jika Grup mengubah changes its assessment of whether it will
penilaiannya apakah akan mengeksekusi opsi exercise a purchase, extension or termination
beli, perpanjangan atau penghentian. option.
Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan When the lease liability is remeasured in this
cara ini, penyesuaian terkait dilakukan terhadap way, a corresponding adjustment is made to the
jumlah tercatat aset hak-guna, atau dicatat carrying amount of the right-of-use assets, or is
dalam laba rugi jika jumlah tercatat aset hak- recorded in profit or loss if the carrying amount of
guna telah berkurang menjadi nol. the right-of-use asset has been reduced to zero.
Grup menerapkan pengecualian untuk sewa The Group applies the exemption for low-value
jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah assets on a lease-by-lease basis; and for all
berdasarkan sewa-per-sewa. other leases of low value asset.
Selanjutnya, pembayaran atas kontrak yang Furthermore, payments associated with
termasuk ke dalam pengecualian, yakni contracts included in the exception, which are
pembayaran atas sewa jangka pendek dan sewa payments associated with all short-term leases
aset bernilai rendah diakui pada metode garis and certain leases of all low-value assets are
lurus dan dibebankan pada laba rugi. recognized on a straight-line basis as an
Pembayaran sewa terkait dengan sewa yang expense in profit or loss. The lease payments
dikecualikan tersebut diakui sebagai beban associated with those leases will be recognized
dengan menggunakan metode garis lurus as an expense on a straight-line basis over the
selama masa sewa. lease term.
Sewa jangka pendek adalah sewa dengan masa Short-term leases are leases with a lease term of
sewa kurang dari atau sama dengan 12 bulan. 12 months or less. Low-value assets are those of
Sewa aset bernilai rendah adalah sewa untuk general equipments which comprise of
perlengkapan umum seperti komputer, laptop, computers, tablets, mobile phones and small
telepon genggam, dan perlengkapan kantor items of office supplies, and other assets which
lainnya, serta aset lain yang harga barunya tidak have value less than the maximum amount of
lebih dari plafon nilai rendah yang ditetapkan low value set in the Group’s policy.
oleh Grup.
38
Page 638
638
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
y. Investasi pada Entitas Asosiasi dan y. Investments in Associates and Joint
Pengaturan Bersama Arrangement
Entitas Asosiasi Associates
Entitas asosiasi adalah entitas dimana Grup Associates are entities in which the Group has
memiliki kekuasaan untuk berpartisipasi dalam the power to participate in the financial and
keputusan kebijakan keuangan dan operasional operating policy decisions of the investee but
investee, tetapi tidak mengendalikan atau has no control or jointly control over those
mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut policies (significant influence).
(pengaruh signifikan).
Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan Investment in associates is accounted for using
menggunakan metode ekuitas. Dalam metode the equity method. Under the equity method, the
ekuitas, pengakuan awal investasi diakui investment in an associate is initially recognized
sebesar biaya perolehan dan jumlah tercatat at cost and the carrying amount is added or
ditambah atau dikurang bagian atas laba rugi subtracted by the investor’s share of the profit or
investee setelah tanggal perolehan. Bagian atas loss of the investee after the date of acquisition.
laba rugi investee diakui dalam laba rugi. The investor’s share of the profit or loss of the
Penerimaan distribusi dari investee akan investee is recognized in profit or loss.
mengurangi nilai tercatat investasi. Penyesuaian Distributions received from an investee will
terhadap jumlah tercatat tersebut juga mungkin reduce the carrying amount of the investment.
dibutuhkan untuk perubahan dalam proporsi Adjustments to the carrying amount may also be
bagian investor atas investee yang timbul dari necessary for changes in the investor’s
penghasilan komprehensif lain, termasuk proportionate interest in the investee arising from
perubahan yang timbul dari revaluasi aset tetap changes in the investee’s other comprehensive
dan selisih penjabaran valuta asing. Bagian income, including those arising from the
investor atas perubahan tersebut diakui dalam revaluation of property, plant and equipment and
penghasilan komprehensif lain. from foreign exchange translation differences.
The investor’s share of those changes is
recognized in other comprehensive income.
Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas The Group discontinues the use of the equity
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
sejak tanggal ketika investasinya berhenti method from the date when its investment
menjadi investasi pada entitas asosiasi sebagai ceases to be an associate as follows:
berikut:
i. Jika investasi menjadi entitas anak, Grup i. If the investment becomes a subsidiary,
mencatat investasinya sesuai dengan the Group accounts for its investment in
PSAK 103 dan PSAK 110; accordance with PSAK 103 and PSAK
110;
ii. Jika sisa kepentingan dalam entitas ii. If the retained interest in the former
asosiasi merupakan aset keuangan, associate is a financial asset, the Group
maka Grup mengukur sisa kepentingan measures the retained interest at fair
tersebut pada nilai wajar; dan value; and
iii. Ketika Grup menghentikan penggunaan iii. When the Group discontinues the use of
metode ekuitas, Grup mencatat seluruh the equity method, the Group accounts for
jumlah yang sebelumnya telah diakui all amounts previously recognized in other
dalam penghasilan komprehensif lain comprehensive income in relation to that
yang terkait dengan investasi tersebut investment on the same basis as would
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
menggunakan dasar perlakuan yang have been required if the investee had
sama dengan yang disyaratkan jika directly disposed of the related assets or
investee telah melepaskan secara liabilities.
langsung aset dan liabilitas terkait.
Jika bagian Grup atas rugi entitas asosiasi atau If the Group’s share of losses of an associate or
ventura bersama-sama dengan atau melebihi a joint venture equals or exceeds its carrying
kepentingannya pada entitas asosiasi atau value in the associate or joint venture, the Group
ventura bersama, maka Grup menghentikan discontinues recognizing its share of further
pengakuan bagiannya atas rugi lebih lanjut. losses. The interest in an associate or a joint
39
Page 639
639
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Kepentingan pada entitas asosiasi atau ventura venture is the carrying amount of the investment
bersama adalah jumlah tercatat investasi pada in the associate or joint venture determined using
entitas asosiasi atau ventura bersama yang the equity method together with any long-term
ditentukan dengan menggunakan metode interests that, in substance, form part of the
ekuitas ditambah dengan setiap kepentingan Group’s net investment in the associate or joint
jangka panjang yang secara substansi venture. Losses recognized using the equity
membentuk bagian investasi neto Grup pada method in excess of the Group’s investment in
entitas asosiasi atau ventura bersama. Kerugian ordinary shares are applied to the other
yang diakui dengan menggunakan metode components of the Group’s interest in an
ekuitas atas selisih lebih investasi Grup pada associate or a joint venture in the reverse order
saham biasa diterapkan untuk komponen lain of their seniority (i.e. priority in liquidation).
dari bagian Grup pada entitas asosiasi atau
ventura bersama dalam urutan terbalik dengan
tingkat senioritasnya (yaitu prioritas dalam
likuidasi).
Setelah kepentingan Grup dikurangkan menjadi After the Group’s carrying value is reduced to
nol, tambahan kerugian dicadangkan, dan zero, additional losses are provided for, and a
liabilitas diakui, hanya sepanjang Grup memiliki liability is recognized, only to the extent that the
kewajiban konstruktif atau hukum atau Group has incurred legal or constructive
melakukan pembayaran atas nama entitas obligations or made payments on behalf of the
asosiasi atau ventura bersama. Jika entitas associate or joint venture. If the associate or joint
asosiasi atau ventura bersama kemudian venture subsequently reports profits, the Group
melaporkan laba, maka Grup mulai mengakui resumes recognizing its share of those profits
bagiannya atas laba tersebut hanya setelah only after its share of the profits equals the share
bagiannya atas laba tersebut sama dengan of losses not recognized.
bagian atas rugi yang belum diakui.
Grup mengakui kelebihan rugi tersebut sebagai The Group recognizes the excess as a deduction
pengurang kepentingan jangka panjang pada of long-term interest in the associate entity.
entitas asosiasi tersebut.
Pengaturan Bersama Joint Arrangement
Pengaturan bersama adalah pengaturan atas Joint arrangement is an arrangement of which
dua atau lebih pihak yang memiliki pengendalian two or more parties have joint control, i.e. the
bersama, yaitu persetujuan kontraktual untuk contractually agreed sharing of control of an
berbagi pengendalian atas suatu pengaturan, arrangement, which exist only when decisions
yang hanya ada ketika keputusan mengenai about the relevant activities require the
aktivitas relevan mensyaratkan persetujuan unanimous consent of the parties sharing
dengan suara bulat dari seluruh pihak yang control.
berbagi pengendalian.
Grup mengklasifikasikan pengaturan bersama The Group classifies joint arrangement as:
sebagai:
1) Operasi Bersama 1) Joint Operation
Merupakan pengaturan bersama yang Represents joint arrangement whereby
mengatur bahwa para pihak yang memiliki the parties that have joint control of
pengendalian bersama atas pengaturan the arrangement have rights to the assets,
memiliki hak atas aset dan kewajiban and obligations for the liabilities, relating to
terhadap liabilitas, terkait dengan the arrangement. Those parties are called
pengaturan tersebut. Para pihak tersebut joint operator.
disebut operator bersama.
Operator bersama mengakui hal berikut A joint operator recognizes in relation to its
terkait dengan kepentingannya dalam interest in a joint operation:
operasi bersama:
40
Page 640
640
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
(a) Aset, mencakup bagiannya atas setiap (a) Its assets, including its share of any
aset yang dimiliki bersama; assets held jointly;
(b) Liabilitas, mencakup bagiannya atas (b) Its liabilities, including its share of any
liabilitas yang terjadi bersama; liabilities incurred jointly;
(c) Pendapatan dari penjualan bagiannya (c) Its revenue from the sale of its share of
atas output yang dihasilkan dari operasi the output arising from the joint
bersama; operation;
(d) Bagian atas pendapatan dari penjualan (d) Its share of the revenue from the sale of
output oleh operasi bersama; dan the output by the joint operation; and
(e) Beban, mencakup bagiannya atas (e) Its expenses, including its share of any
setiap beban yang terjadi secara expenses incurred jointly.
bersama-sama.
2) Ventura Bersama 2) Joint Venture
Grup mengklasifikasikan pengaturan The Group classifies joint arrangement as a
bersama sebagai ventura bersama yang joint venture whereby the parties that have
mengatur bahwa para pihak yang memiliki joint control of the arrangement have rights
pengendalian bersama atas pengaturan to the net assets of the arrangement. Those
memiliki hak atas aset neto pengaturan parties are called joint venturers.
tersebut. Para pihak tersebut disebut
sebagai venturer bersama.
Venturer bersama mengakui kepentingannya A joint venturer recognizes its interest in a
dalam ventura bersama sebagai investasi joint venture as an investment and account
dan mencatat investasi tersebut dengan for that investment using the equity method.
menggunakan metode ekuitas.
z. Biaya Emisi Obligasi dan Saham z. Bond and Shares Issuance Costs
Biaya emisi obligasi merupakan biaya transaksi Bond issuance costs are transaction costs to be
yang harus dikurangkan langsung dari hasil deducted from the proceeds in order to
emisi dalam rangka menentukan hasil emisi determine the net proceeds of bonds. The
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
bersih obligasi. Selisih antara hasil emisi bersih difference between the net proceeds and the
dengan nilai nominal merupakan diskonto atau nominal value is a discount or premium and will
premium dan diamortisasi selama jangka waktu be amortized over the term of the bonds.
obligasi yang bersangkutan.
Biaya emisi saham disajikan sebagai pengurang Share issuance costs are presented as a
dari tambahan modal disetor dan tidak deduction of additional paid-in capital and not
diamortisasi. amortized.
aa. Laba per Saham aa. Earnings per Share
Laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is computed by dividing
membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan the profit or loss attributable to ordinary equity
kepada pemegang saham biasa entitas induk holders of the parent entity by the weighted
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa average number of ordinary shares outstanding
yang beredar dalam suatu periode. during the period.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Untuk tujuan penghitungan laba per saham For the purpose of calculation diluted earnings
dilusian, Grup menyesuaikan laba atau rugi yang per share, the Group shall adjust profit or loss
dapat diatribusikan kepada pemegang saham attributable to ordinary equity holders of the
biasa entitas induk dan jumlah rata-rata parent entity, and the weighted average number
tertimbang saham yang beredar, atas dampak of shares outstanding, for the effect of all dilutive
dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa potential ordinary shares.
yang bersifat dilutif.
41
Page 641
641
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
3. Pertimbangan Akuntansi Kritis dan Sumber 3. Critical Accounting Judgments and Source
Ketidakpastian Estimasi of Estimates Uncertainty
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, In the application of the Group accounting
Direksi diwajibkan untuk membuat policies, the Directors are required to make
pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang judgments, estimates and assumptions about
jumlah tercatat aset dan liabilitas yang tidak the carrying amounts of assets and liabilities that
tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi are not readily apparent from other sources. The
yang terkait didasarkan pada pengalaman estimates and associated assumptions are
historis dan faktor-faktor lain yang dianggap based on historical experience and other factors
relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda dari that are considered to be relevant. Actual results
estimasi tersebut. may differ from these estimates.
Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah The estimates and underlying assumptions are
secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi reviewed on an ongoing basis. Revisions to
diakui dalam periode dimana estimasi tersebut accounting estimates are recognized in the
direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode period which the estimate is revised if the
tersebut, atau pada periode revisi dan periode revision affects only that period, or in the period
masa depan jika revisi mempengaruhi periode of the revision and future periods if the revision
saat ini dan masa depan. affects both current and future periods.
Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Critical Judgments in Applying Accounting
Kebijakan Akuntansi Policies
Di bawah ini adalah pertimbangan kritis, selain Below are the critical judgments, apart from
dari estimasi yang telah diatur, dimana Direksi those involving estimations, that the Directors
telah membuat suatu proses penerapan have made in the process of applying the Group
kebijakan akuntansi Grup dan memiliki accounting policies and that have the most
pengaruh paling signifikan terhadap jumlah significant effect on the amounts recognized in
yang diakui dalam laporan keuangan the consolidated financial statements.
konsolidasian.
Kepentingan dalam Pengaturan Bersama Interests in Joint Arrangements
Pertimbangan diperlukan untuk menentukan Judgement is required to determine when the
ketika Grup memiliki pengendalian bersama, Group has joint control, which requires an
yang membutuhkan penilaian mengenai assessment of the relevant activities and when
aktivitas yang relevan dan ketika keputusan the decisions in relation to those activities
yang berkaitan dengan aktivitas tersebut require unanimous consent. The Group has
membutuhkan persetujuan dengan suara bulat. determined that the relevant activities for its joint
Grup menentukan bahwa aktivitas yang relevan arrangements are those relating to the financial,
untuk pengaturan bersama adalah aktivitas operating and capital decisions of the
yang berkaitan dengan keputusan keuangan, arrangement.
operasional dan modal dari pengaturan
tersebut.
Pertimbangan juga diperlukan untuk Judgement is also required to classify a joint
mengklasifikasikan pengaturan bersama arrangement as either a joint operation or a joint
sebagai pengendalian bersama atau ventura venture. Classifying the arrangement requires
bersama. Pengklasifikasian pengaturan tersebut the Group to assess its rights and obligations
mengharuskan Grup untuk menilai hak dan arising from the arrangement. Specifically, it
kewajiban yang timbul dari pengaturan tersebut. considers:
Secara khusus, Grup mempertimbangkan:
• Struktur dari pengaturan bersama, apakah • The structure of the joint arrangement -
dibentuk melalui kendaraan terpisah whether it is structured through a separate
vehicle
42
Page 642
642
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
• Ketika pengaturan tersebut terstruktur • When the arrangement is structured
melalui kendaraan terpisah, Grup juga through a separate vehicle, the Group also
mempertimbangkan hak dan kewajiban considers the rights and obligations arising
yang timbul dari: from:
a. Bentuk legal dari kendaraan terpisah; a. The legal form of the separate vehicle;
b. Persyaratan dari perjanjian b. The terms of the contractual
kontraktual; dan arrangement; and
c. Fakta dan kondisi lainnya, jika relevan. c. Other relevant facts and
circumstances.
Penilaian ini sering membutuhkan pertimbangan This assessment often requires significant
yang signifikan. Kesimpulan yang berbeda judgement. A different conclusion on joint
mengenai pengendalian bersama dan apakah control and also whether the arrangement is a
suatu pengaturan adalah sebuah operasi joint operation or a joint venture, may materially
bersama atau ventura bersama, dapat memiliki impact the consolidated financial statements.
dampak material terhadap laporan keuangan
konsolidasian.
Grup memiliki pengaturan bersama yang The Group has joint arrangements which are
terstruktur melalui ventura bersama. Struktur structured through joint ventures. These
dan persyaratan dari perjanjian kontraktual structures and the terms of the contractual
mengindikasikan bahwa Grup memiliki hak atas arrangement indicate that the Group has rights
aset bersih dari pengaturan bersama tersebut. to the net assets of the arrangement. The Group
Grup menilai fakta dan kondisi lain yang also assessed the other facts and
berkaitan dengan pengaturan ini dan circumstances relating to these arrangements
menyimpulkan bahwa pengaturan tersebut and concluded that the arrangements are joint
merupakan sebuah ventura bersama. ventures.
Sumber Ketidakpastian Estimasi Sources of Estimation Uncertainty
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Asumsi utama mengenai masa depan dan The key assumptions concerning future and
sumber utama ketidakpastian estimasi lainnya other key sources of estimation uncertainty at
pada akhir periode pelaporan, yang memiliki the end of the reporting period, that have a
risiko signifikan yang mengakibatkan significant risk of causing a material adjustment
penyesuaian material terhadap jumlah tercatat to the carrying amounts of assets and liabilities
aset dan liabilitas dalam periode pelaporan within the next financial year are discussed
berikutnya dijelaskan dibawah ini: below:
Pengakuan Pendapatan Konstruksi dan Beban Construction Revenue and Cost of Revenue
Pokok Pendapatan Recognition
Grup mengakui pendapatan konstruksi dan The Group recognizes revenues from
beban pokok pendapatan dari proyek yang construction and cost of revenues from the
masih dalam progress pembangunan construction and project in development stage
berdasarkan metode persentase penyelesaian. based on percentage of completion method.
Asumsi yang penting diperlukan adalah dalam Important assumption is required in determining
menentukan tahap penyelesaian (persentase the stage completion (percentage of completion)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
penyelesaian) dan jumlah estimasi pendapatan and the amount of estimated income and total
dan jumlah biaya pembangunan. Dalam development cost. In making assumptions, the
membuat asumsi, Grup mengevaluasinya Group evaluates them based on past
berdasarkan pengalaman di waktu yang lampau experience and with the assistance of specialist.
dan bantuan dari spesialis. Jumlah pendapatan Total construction revenues and related cost of
konstruksi dan beban pokok pendapatan yang revenues are presented in Notes 34 and 35.
terkait disajikan di Catatan 34 dan 35.
43
Page 643
643
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Rugi Penurunan Nilai pada Aset Keuangan Impairment Loss on Financial Asset Measured
yang Diukur pada Biaya Perolehan yang at Amortized Cost
Diamortisasi
Grup menilai penurunan nilai pada aset The Group assesses its financial assets
keuangan dengan biaya perolehan yang measured at amortized cost for impairment at
diamortisasi pada setiap tanggal pelaporan. each reporting date. In determining whether an
Dalam menentukan apakah rugi penurunan nilai impairment loss should be recorded in profit or
harus dicatat dalam laba rugi, manajemen harus loss, management makes a judgement as to
mempertimbangkan informasi yang wajar dan whether there is reasonable and supportable
terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya information that is available without undue cost
berlebihan pada tanggal pelaporan mengenai or effort about past events, current conditions
peristiwa masa lalu, kondisi kini, dan perkiraan and forecasts of future conditions. The Group
kondisi ekonomi masa depan. Grup applies simplified approach using roll rate dan
menerapkan pendekatan yang disederhanakan discounted cash flow to measuring account
untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian receivable, retention receivable, gross amount
yang menggunakan roll rate dan discounted due from customers and other receivables. The
cash flow untuk menilai piutang usaha, piutang carrying mounts of financial assets are
retensi, tagihan bruto dan piutang lain-lain. Nilai disclosed in Notes 4, 5, 6, 7, 8 and 14.
tercatat aset keuangan telah diungkapkan
dalam Catatan 4, 5, 6, 7, 8 dan 14.
Penyisihan Penurunan Pekerjaan dalam Proses Allowance Impairment for Construction Work in
Konstruksi (PDPK) Progress (CWIP)
Rugi penurunan nilai diakui sebesar nilai An impairment loss is recognized at the carrying
tercatat aset melebihi jumlah terpulihkannya. amount of the asset in excess of its recoverable
Perhitungan manajemen atas estimasi amount. Management's calculation of the
penurunan nilai PDPK melibatkan estimasi dan estimated impairment of CWIP involves
pertimbangan yang signifikan. Grup significant estimation and judgment. The Group
membandingkan jumlah terpulihkan dengan compares the recoverable amount with the
nilai tercatat untuk mengukur penurunan nilai carrying amount to measure the impairment of
PDPK. Grup menelaah estimasi penurunan nilai CWIP. The Group reviews the estimated
PDPK berdasarkan kondisi masing-masing impairment of CWIP based on the conditions of
proyek dengan mempertimbangkan data each project by considering historical data,
historis, asumsi atau ekspektasi kondisi masa assumptions or expectations of future
depan. Nilai tercatat pekerjaan dalam proses conditions. The carrying amount of construction
konstruksi diungkapkan dalam Catatan 13. work in progress is disclosed in Note 13.
Penyisihan Penurunan Keusangan Persediaan Allowance Impairment for Obsolescence of
Inventories
Penyisihan penurunan keusangan persediaan Allowance for impairment for obsolescence of
diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang inventories is estimated based on the best
tersedia, termasuk namun tidak terbatas available facts and circumstances, including but
kepada, kondisi fisik persediaan yang dimiliki, not limited to, the inventories’ own physical
harga jual pasar, estimasi biaya penyelesaian conditions, their market selling prices, estimated
dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. costs of completion and estimated costs to be
Penyisihan dievaluasi kembali dan disesuaikan incurred for their sales. The allowance is
jika terdapat tambahan informasi yang reevaluated and adjusted as additional
mempengaruhi jumlah yang diestimasi. Nilai information received affects the amount
tercatat persediaan diungkapkan dalam Catatan estimated. The carrying amount of inventories is
9. disclosed in Note 9.
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap Estimated Useful Lives of Fixed Assets
Masa manfaat setiap aset tetap Grup ditentukan The useful life of each of the Group's fixed
berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari assets is determined based on the expected
aset tersebut. Estimasi ini ditentukan use of the assets. Such estimation is based on
berdasarkan evaluasi teknis internal dan internal technical evaluation and experience
pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat with similar assets. The estimated useful life of
44
Page 644
644
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
setiap aset direviu secara periodik dan each asset is reviewed periodically and updated
disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan if expectations differ from previous estimates
estimasi sebelumnya karena keausan, due to physical wear and tear, technical or
keusangan teknis dan komersial, hukum atau commercial obsolescence and legal or other
keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. limits on the use of the asset. It is possible,
Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil however, that future results of operations could
operasi di masa mendatang dapat dipengaruhi be materially affected by changes in the
secara signifikan oleh perubahan atas jumlah amounts and timing of recorded expenses
serta periode pencatatan biaya yang brought about by changes in the factors
diakibatkan karena perubahan faktor yang mentioned above.
disebutkan di atas.
Perubahan masa manfaat aset tetap dapat A change in the estimated useful life of any item
mempengaruhi jumlah biaya penyusutan yang of fixed assets would affect the recorded
diakui dan penurunan nilai tercatat aset depreciation expense and decrease in the
tersebut. Nilai tercatat aset tetap diungkapkan carrying amounts of these assets. The carrying
dalam Catatan 18. amounts of fixed assets are disclosed in Note
18.
Pengukuran Nilai Wajar untuk Properti Investasi Fair Value Measurements of Investment
Properties
Properti investasi Grup diukur pada nilai wajar The Group’s investment properties was
untuk tujuan pelaporan keuangan. Dalam measured at fair value for financial reporting
mengestimasi nilai wajar, Grup menugaskan purposes. In estimating the fair value, the Group
penilai independen untuk melakukan penilaian. engaged independent valuers to perform the
Penilaian tersebut didasarkan pada pendekatan valuation. Such valuation was based on income,
pendapatan, biaya, dan data pasar. Nilai cost, and market data approaches. The carrying
tercatat properti investasi diungkapkan dalam amount of the investment properties are
Catatan 16. disclosed in Note 16.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Imbalan Kerja Employee Benefits
Penentuan liabilitas imbalan pascakerja The determination of employee benefits
tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang obligation is dependent on selection of certain
digunakan oleh aktuaris dalam menghitung assumptions used by actuaries in calculating
jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut such amounts. Those assumptions include
termasuk antara lain tingkat diskonto dan among others, discount rate and rate of salary
tingkat kenaikan gaji. Realisasi aktual yang increase. Actual results that differ from the
berbeda dari asumsi Grup akibatnya akan Group’s assumptions generally affect the
berpengaruh terhadap jumlah biaya yang diakui recognized expense in profit or loss and other
di laba rugi dan penghasilan komprehensif lain comprehensive income and recorded obligation
serta liabilitas yang diakui di masa mendatang. in future periods. While it is believed that the
Walaupun asumsi Grup dianggap tepat dan Group’s assumptions are reasonable and
wajar, namun perubahan signifikan pada appropriate, significant differences in actual
kenyataannya atau perubahan signifikan dalam results or significant changes in assumptions
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
asumsi yang digunakan dapat berpengaruh may materially affect the Group’s employee
secara signifikan terhadap liabilitas imbalan benefit liabilites. The carrying amounts of
pascakerja Grup. Nilai tercatat liabilitas imbalan employee benefits liabilites are disclosed in
pascakerja diungkapkan dalam Catatan 28. Note 28.
45
Page 645
645
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
4. Kas dan Setara Kas 4. Cash and Cash Equivalents
2025 2024
Rp Rp
Kas/ Cash on Hand 2,362,218,089 2,451,780,735
Kas di Bank/ Cash in Bank 320,215,841,655 882,318,243,856
Deposito Berjangka/ Time Deposits 68,549,509,831 145,962,137,368
Jumlah/ Total 391,127,569,575 1,030,732,161,959
Rincian kas di bank dan setara kas berdasarkan Details of cash in bank and cash equivalents
bank adalah sebagai berikut: based on bank are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Kas di Bank/ Cash in Bank
Pihak Berelasi/ Related Parties (Catatan/Note 39) 319,224,671,672 870,542,726,079
Pihak Ketiga/ Third Parties
Rupiah
PT Bank DKI 793,586,363 10,124,360,039
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 76,038,147 77,831,993
PT Bank CIMB Niaga Tbk 62,252,507 63,027,153
PT Bank Central Asia Tbk 52,175,716 848,843,021
PT Bank Nationalnobu Tbk 7,117,250 7,117,250
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk -- 654,338,321
Subjumlah/ Subtotal 991,169,983 11,775,517,777
Jumlah Kas di Bank/ Total Cash in Bank 320,215,841,655 882,318,243,856
Deposito Berjangka/ Time Deposits
Pihak Berelasi/ Related Parties
Pihak Berelasi/ Related Parties (Catatan/Note 39) 68,549,509,831 145,962,137,368
Jangka Waktu Deposito Berjangka/
Time Deposits Period 1-6 bulan/ months 1-3 bulan/ months
Tingkat Bunga Deposito Berjangka/
Time Deposits Interest Rate
Rupiah 2,25% - 4,50% 2,25% - 4,25%
5. Piutang Usaha – Neto 5. Trade Receivables – Net
Piutang usaha berdasarkan jenis usaha adalah Trade receivables by type of business are as
sebagai berikut: follows:
2025 2024
Rp Rp
Jasa Konstruksi 411,105,705,602 548,167,264,415 Construction
Properti 13,965,717,269 82,286,552,484 Property
Industri 7,693,397,802 31,826,906 Industry
Konsesi 3,237,849,742 20,013,224,630 Concession
Subjumlah 436,002,670,415 650,498,868,435 Subtotal
Dikurangi: Cadangan Kerugian Less: Allowance
Penurunan Nilai (200,517,274,099) (105,338,241,928) for Impairment Losses
Jumlah Piutang Usaha - Neto 235,485,396,316 545,160,626,507 Total Trade Receivables - Net
Piutang usaha seluruhnya merupakan transaksi All trade receivables are transactions in Rupiah
dalam mata uang Rupiah. currency.
46
Page 646
646
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Rincian piutang usaha berdasarkan pelanggan Details of trade receivables based on customer are
adalah sebagai berikut: as follows:
2025 2024
Rp Rp
Pihak Berelasi/ Related Parties (Catatan/ Note 39) 178,032,058,353 264,426,455,139
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/
Less: Allowance for Impairment Losses (10,356,676,148) (1,226,546,977)
Jumlah Pihak Berelasi - Bersih/
Total Related Parties - Net 167,675,382,205 263,199,908,162
Pihak Ketiga/ Third Parties 257,970,612,062 386,072,413,296
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/
Less: Allowance for Impairment Losses (190,160,597,951) (104,111,694,951)
Jumlah Pihak Ketiga - Bersih/
Total Third Parties - Net 67,810,014,111 281,960,718,345
Jumlah Piutang Usaha - Bersih/
Total Trade Receivables - Net 235,485,396,316 545,160,626,507
Rincian umur piutang usaha berdasarkan tanggal The details of the age of trade receivables based on
jatuh tempo adalah sebagai berikut: the due date are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Sudah Jatuh Tempo: Overdue:
Sampai dengan 1 Bulan 36,365,982,624 96,453,676,883 Up to 1 Month
>1 s.d 3 Bulan 63,214,027,623 29,884,376,112 > 1 Month - 3 Month
>3 bulan s.d 6 Bulan 5,912,258,479 508,718,875 > 3 Month - 6 Month
>6 Bulan s.d 1 Tahun 28,299,975,501 54,683,049,763 > 6 Month - 1 Year
>1 Tahun 302,210,426,188 468,969,046,802 > 1 Year
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Subjumlah 436,002,670,415 650,498,868,435 Subtotal
Dikurangi: Cadangan Kerugian Less: Allowance
Penurunan Nilai (200,517,274,099) (105,338,241,928) for Impairment Losses
Jumlah Piutang Usaha - Bersih 235,485,396,316 545,160,626,507 Total Trade Receivables - Net
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang Movements in allowance for impairment loss of
usaha adalah sebagai berikut: trade receivable are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Saldo Awal Tahun 105,338,241,928 106,042,459,775 Balance at Beginning of the Year
Penurunan Nilai Tahun Berjalan 137,943,501,241 67,851,023,353 Impairment During the Year
Pemulihan Tahun Berjalan (42,764,469,070) (68,555,241,200) Recovery During the Year
Saldo Akhir Tahun 200,517,274,099 105,338,241,928 Balance at End of the Year
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Manajemen berpendapat bahwa kerugian Management believes that allowance for impairment
penurunan nilai piutang cukup untuk menutup losses on receivables is adequate to cover
kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya possible losses from uncollectible accounts.
piutang tersebut.
Per 31 Desember 2025 dan 2024, piutang usaha As of December 31, 2025 and 2024, trade
masing-masing sebesar Rp124.917.268.511 dan receivables amounting to Rp124,917,268,511 and
Rp254.801.970.779 telah dijaminkan atas pinjaman Rp254,801,970,779, respectively, were secured as
bank dan lembaga keuangan lainnya (Catatan 27 collateral for loans to banks and other financial
dan 43). institutions (Notes 27 and 43).
47
Page 647
647
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Jumlah piutang usaha mencukupi untuk memenuhi The total amount of trade receivables satisfies
persyaratan penjaminan piutang usaha atas fasilitas guarantee receivable provisions of loan facilities
pinjaman yang diterima. granted to the Company.
6. Piutang Retensi – Neto 6. Retention Receivables – Net
Rincian piutang retensi berdasarkan pelanggan Details of retention receivables based on customers
adalah sebagai berikut: are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Pihak Berelasi/ Related Parties (Catatan/Note 39) 125,593,606,267 164,883,573,491
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/
Less: Allowance for Impairment Losses (7,224,530,860) (3,170,644,421)
Jumlah Pihak Berelasi - Bersih/
Total Related Parties - Net 118,369,075,407 161,712,929,070
Pihak Ketiga/ Third Parties 296,019,926,412 465,058,788,254
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/
Less: Allowance for Impairment Losses (79,295,849,901) (66,815,506,355)
Jumlah Pihak Ketiga - Bersih/
Total Third Parties - Net 216,724,076,511 398,243,281,899
Jumlah Piutang Retensi - Bersih/
Total Retention Receivables - Net 335,093,151,918 559,956,210,969
Rincian umur piutang retensi berdasarkan tanggal The details of the age of retention receivables
jatuh tempo adalah sebagai berikut: based on the due date are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Sudah Jatuh Tempo: Overdue:
Sampai dengan 1 Bulan 3,804,125,491 8,783,810,867 Up to 1 Month
>1 s.d 3 Bulan 5,988,342,801 31,378,251,950 > 1 Month - 3 Month
>3 bulan s.d 6 Bulan 4,829,140,051 10,246,569,407 > 3 Month - 6 Month
>6 Bulan s.d 1 Tahun 12,886,151,776 26,626,072,056 > 6 Month - 1 Year
>1 Tahun 394,105,772,560 552,907,657,465 > 1 Year
Subjumlah 421,613,532,679 629,942,361,745 Subtotal
Dikurangi: Cadangan Kerugian Less: Allowance
Penurunan Nilai (86,520,380,761) (69,986,150,776) for Impairment Losses
Jumlah Piutang Retensi - Bersih 335,093,151,918 559,956,210,969 Total Retention Receivables - Net
Piutang retensi seluruhnya merupakan transaksi All retention receivables are transactions in Rupiah
dalam mata uang Rupiah. currency.
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang Movements in allowance for impairment loss of
retensi adalah sebagai berikut: retention receivables are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Saldo Awal Tahun 69,986,150,776 60,465,754,048 Balance at Beginning of the Year
Penurunan Nilai Tahun Berjalan 63,536,024,435 39,111,880,761 Impairment During the Year
Pemulihan Tahun Berjalan (47,001,794,450) (29,591,484,033) Recovery During the Year
Saldo Akhir Tahun 86,520,380,761 69,986,150,776 Balance at End of the Year
48
Page 648
648
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Manajemen berpendapat bahwa kerugian Management believes that allowances for
penurunan nilai piutang retensi cukup untuk impairment losses on retention receivables are
menutup kerugian yang mungkin timbul dari tidak adequate to cover possible losses from uncollectible
tertagihnya piutang retensi tersebut. of retention receivables.
7. Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja – Neto 7. Gross Amount Due from Customers – Net
Rincian tagihan bruto kepada pemberi kerja Details of gross amount due from customers based
berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut: on customers are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Tagihan Bruto ke Pemberi Kerja/ Gross Amount Due from Customers
Pihak Berelasi/ Related Parties (Catatan/ Note 39) 186,702,507,065 195,252,862,245
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/
Less: Allowance for Impairment Losses (56,212,528,356) (131,093,920)
Jumlah Pihak Berelasi - Bersih/
Total Related Parties - Net 130,489,978,709 195,121,768,325
Pihak Ketiga/ Third Parties 152,452,703,616 266,326,847,260
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/
Less: Allowance for Impairment Losses (18,848,998,829) (24,928,789,589)
Jumlah Pihak Ketiga - Bersih/
Total Third Parties - Net 133,603,704,787 241,398,057,671
Total Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja - Bersih/
Gross Amount Due from Customers - Net 264,093,683,496 436,519,825,996
Tagihan bruto kepada pemberi kerja seluruhnya All gross amount due from customers are
merupakan transaksi dalam mata uang Rupiah. transactions in Rupiah.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai tagihan Movements in allowance for impairment loss on
bruto kepada pemberi kerja adalah sebagai berikut: gross amount due from customers are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Saldo Awal Tahun 25,059,883,509 28,016,944,431 Balance at Beginning of the Year
Penurunan Nilai Tahun Berjalan 75,450,086,050 23,689,574,204 Impairment During the Year
Pemulihan Tahun Berjalan (25,448,442,374) (26,646,635,126) Recovery During the Year
Saldo Akhir Tahun 75,061,527,185 25,059,883,509 Balance at End of the Year
Rincian umur tagihan bruto berdasarkan tanggal The details of the age of gross amount based on the
jatuh tempo adalah sebagai berikut: due date are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Sudah Jatuh Tempo: Overdue:
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Sampai dengan 1 Bulan 26,896,566,308 160,941,125,440 Up to 1 Month
>1 s.d 3 Bulan 26,244,388,302 28,005,781,506 > 1 Month - 3 Month
>3 bulan s.d 6 Bulan 19,496,958,455 14,656,101,601 > 3 Month - 6 Month
>6 Bulan s.d 1 Tahun 118,370,454,754 1,683,316,330 > 6 Month - 1 Year
>1 Tahun 148,146,842,862 256,293,384,628 > 1 Year
Subjumlah 339,155,210,681 461,579,709,505 Subtotal
Dikurangi: Cadangan Kerugian Less: Allowance
Penurunan Nilai (75,061,527,185) (25,059,883,509) for Impairment Losses
Jumlah Tagihan Bruto - Bersih 264,093,683,496 436,519,825,996 Total Gross Amount - Net
49
Page 649
649
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Manajemen berpendapat bahwa kerugian The Management believes that allowance for
penurunan nilai tagihan bruto cukup untuk menutup impairment losses on gross amount are adequate to
kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya cover possible losses from uncollectible of gross
tagihan bruto tersebut. amount accounts.
8. Piutang yang Belum Ditagih 8. Unbilled Receivables
2025 2024
Rp Rp
Piutang yang Belum Ditagih/ Unbilled Receivables
Pelanggan/ Customer KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Brantas Abipraya (Persero) 5,844,319,535 3,854,695,314
Pelanggan/ Customer KOKAR WEGE 2,404,915,651 2,404,915,651
Pelanggan/ Customer PT Hutama Karya (Persero) Tbk 106,400,000 106,400,000
Pelanggan/ Customer Institut Pertanian Bogor 45,005,811 --
Pelanggan/ Customer PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 25,500,000 25,500,000
Pelanggan/ Customer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk -- 2,328,828,828
Pelanggan/ Customer KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Abadi Prima Inti Karya -- 640,240,000
Subjumlah/ Subtotal 8,426,140,997 9,360,579,793
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/
Less: Allowance for Impairment Losses (890,934,592) --
Total Piutang Yang Belum Ditagih/ Unbilled Receivables 7,535,206,405 9,360,579,793
Akun ini merupakan piutang usaha yang belum This account represents unbilled account
ditagihkan selain dari aktivitas pelaksanaan proyek. receivables arising from activities other than project
construction activities.
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang The movements of allowance for impairment loss on
yang belum ditagih adalah sebagai berikut: unbilled receivables are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Saldo Awal Tahun -- -- Balance at Beginning of the Year
Penurunan Nilai Tahun Berjalan 890,934,592 -- Impairment During the Year
Saldo Akhir Tahun 890,934,592 -- Balance at End of the Year
Manajemen berpendapat bahwa kerugian Management believes that allowances for
penurunan nilai piutang yang belum ditagih cukup impairment losses on unbilled receivables are
untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari adequate to cover possible losses from uncollectible
tidak tertagihnya piutang yang belum ditagih of unbilled receivables accounts.
tersebut.
9. Persediaan 9. Inventories
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Rp Rp
Persediaan Lancar Current Inventory
Persediaan Jasa Konstruksi Inventory of Construction
Persediaan Bahan untuk Konstruksi 96,210,633,143 142,121,081,520 Inventory of Construction Materials
Persediaan Properti Inventory of Property
Bangunan Jadi 206,421,519,563 203,344,170,119 Building
Persediaan Industri Inventory of Industry
Barang Assembly 3,454,694,632 3,306,510,915 Assembly Goods
Persediaan Bahan untuk Industri -- 1,255,834,022 Inventory of Industry Materials
Jumlah Persediaan Lancar 306,086,847,338 350,027,596,576 Total Current Inventory
50
Page 650
650
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
2025 2024
Rp Rp
Persediaan Tidak Lancar Non Current Inventory
Tanah akan Dikembangkan 66,726,550,000 46,677,650,000 Land for Development
Jumlah Persediaan 372,813,397,338 396,705,246,576 Total Inventory
Persediaan bahan untuk konstruksi merupakan Inventories of construction materials are projects
persediaan material dan perlengkapan proyek yang materials inventory stored at project warehouses
tersedia di gudang proyek yang dimiliki oleh owned by the Company.
Perusahaan.
Tingkat penyelesaian bangunan telah mencapai The progress of the buildings has reached 100% of
100% dari nilai kontrak serta tidak ada biaya the contract value and no borrowing costs
pinjaman yang dikapitalisasi. capitalized.
Persediaan bangunan jadi terdiri dari: Inventories of building consist of:
2025 2024
Rp Rp
Tamansari Tera 76,233,868,517 93,028,841,611 Tamansari Tera
Tamansari Mahogany 73,778,154,554 74,486,487,635 Tamansari Mahogany
Apartemen Capitol Park 20,580,655,619 -- Capitol Park Apartment
Apartemen Bale Hinggil 17,222,727,273 17,222,727,273 Bale Hinggil Apartment
Apartemen Sentra Land 15,606,113,600 15,606,113,600 Sentra Land Apartment
Apartemen Sudirman Hill 3,000,000,000 3,000,000,000 Sudirman Hill Apartment
Jumlah 206,421,519,563 203,344,170,119 Total
Tamansari Tera Tamansari Tera
Persediaan Tamansari Tera merupakan persediaan Tamansari Tera is a finished building inventory
bangunan jadi yang terletak di atas tanah dengan located on the land with right of use certificate
Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 764 (HGB) letter No. 764 covering an area of 2,149 sqm
seluas 2.149 m2 atas nama Perusahaan yang on behalf of the Company, located at Tera No. 28,
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
berlokasi di Jalan Tera No. 28, Kelurahan Braga, Braga, Bandung, in accordance with the Deed of
Bandung, sesuai dengan Akta Memorandum Memorandum of Understanding dated March 1,
Kesepakatan tanggal 1 Maret 2013 antara 2013 between the Company with Mr. Andi Ahsan
Perusahaan dengan Tuan Andi Ahsan Nasrudin. Nasrudin. Finished building inventories consist of 47
Persediaan bangunan jadi terdiri dari 47 unit apartment units and 17 commercial units.
apartemen dan 17 unit komersial.
Persediaan bangunan dalam konstruksi seluruhnya Building in construction inventories have all become
telah menjadi persediaan bangunan jadi. finished building inventories.
Tamansari Mahogany Tamansari Mahogany
Persediaan Tamansari Mahogany merupakan Tamansari Mahogany is a finished building
persediaan bangunan jadi yang berlokasi di Desa inventory located in Margakaya Village, Teluk
Margakaya, Kecamatan Teluk Jambe, Kabupaten Jambe District, Karawang Regency, West Java
Karawang, Provinsi Jawa Barat. Persediaan Province. Finished building inventories consist of
bangunan jadi terdiri dari 117 unit apartemen dan 117 apartment units and 9 commercial units.
9 unit komersial.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Apartemen Bale Hinggil Bale Hinggil Apartment
Persediaan Apartemen Bale Hinggil sebanyak Inventories of Apartment Bale Hinggil are 99 units
99 unit yang terletak di Jalan Dr. Sukarno, located in Jalan Dr. Sukarno, Medokan Semampir
Kelurahan Medokan Semampir, Kecamatan Sub-district, Sukolilo District, Surabaya.
Sukolilo, Surabaya.
Apartemen Bale Hinggil diperoleh dari Pihak Bale Hinggil Apartment was obtained from
Pengembang (Developer) yaitu PT Tlatah Gema developer PT Tlatah Gema Anugrah in accordance
Anugrah sesuai dengan Perjanjian Pokok Jual Beli with the principal Agreement of Sale and Purchase
Unit Khusus Atas Unit Satuan Rumah Susun Special Unit on Apartment Units "Apartment Bale
51
Page 651
651
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
"Apartemen Bale Hinggil" No: 060/MKHT- Hinggil" No: 060/MKHT-IH/TGA/15-III/2013 dated
IH/TGA/15- III/2013 tanggal 1 Maret 2013, dimana March 1, 2013, where the Company is a contractor
Perusahaan sebagai kontraktor atas pembangunan on the construction of the apartments.
apartemen tersebut.
Apartemen Sentra Land Sentra Land Apartment
Persediaan Apartemen Sentra Land sebanyak 30 Inventory Sentra Land Apartment consists of 30
unit yang terletak di Jalan Ki Mangunsarkoro No. units located in Jalan Ki Mangunsarkoro No. 36,
36, Semarang. Semarang.
Apartemen Sentra Land diperoleh dari Kerjasama Sentra Land Apartment was acquired from
Usaha (KSU) antara Perum Perumnas dan Kerjasama Usaha (KSU) Perum Perumnas and
PT Propernas Griya Utama sesuai dengan PT Propernas Griya Utama in accordance with the
Perjanjian Pengikatan Jual Beli Satuan Apartemen Sale and Purchase Agreement Unit Apartment
nomor: 014/PPJB-SL/PGU/III/2014 tanggal 7 Maret number: 014/PPJB- SL/PGU/III/2014 dated March
2014, dimana Perusahaan sebagai kontraktor atas 7, 2014, where the Company is a contractor on the
pembangunan apartemen tersebut. apartment building.
Apartemen Sudirman Hill Sudirman Hill Apartment
Persediaan Apartemen Sudirman Hill sebanyak 1 Inventory Sudirman Hill Apartment consists of 1 unit
unit seluas 120 meter persegi yang terletak di Jalan 120 meter square wide located at Jalan Karet Pasar
Karet Pasar Baru Barat, Tanah Abang, Jakarta Baru Barat, Tanah Abang, Central Jakarta.
Pusat.
Apartemen Sudirman Hill diperoleh berdasarkan Sudirman Hill Apartment was acquired in
Perjanjian Pengikatan Jual Beli Satuan Apartemen accordance with the Sale and Purchase Agreement
nomor: PPJB.256/SH-APT/XI/2022 tanggal Unit Apartment number: PPJB.256/SH-APT/XI/2022
17 November 2022. dated November 17, 2022.
Apartemen Capitol Park Capitol Park Apartment
Persediaan Apartemen Capitol Park sebanyak 10 Inventory Capitol Park Apartment consists of 10 unit
unit seluas 581,25 meter persegi yang terletak di 581.25 meter square wide located at Jalan Salemba
Jalan Salemba Raya No. 16, Kenari, Jakarta Pusat Raya No. 10, Kenari, Central Jakarta.
Apartemen Capitol Park diperoleh berdasarkan Capitol Park Apartment was acquired in accordance
Berita Acara Kesepakatan Pembayaran pada with Payment Agreement Minutes dated December
23 Desember 2025 antara Perusahaan dan 23, 2025 between the Company and
PT Wikaraga Sapta Utama dengan harga perolehan PT Wikaraga Sapta Utama with a carrying amount
sebesar Rp28.615.940.527. Berdasarkan Laporan of Rp28,615,940,527. Based on KJPP Report No.
KJPP No. 00114/2.0095-04/PI/05/0090/1/X/2025 0014/2.0095-04/PI/05/0090/1/X/2025 by KJPP
oleh KJPP Ruky, Safrudin & Rekan pada tanggal Ruky, Safrudin & Rekan dated October 30, 2025,
30 Oktober 2025, nilai wajar persediaan adalah the fair value of inventory is amounting to
sebesar Rp30.021.310.000. Penilaian dilakukan Rp30,021,310,000. The valuation was conducted
dengan pendekatan pasar dengan metode using a market approach with a market data
perbandingan data pasar. comparison method.
Tanah akan Dikembangkan Land for Development
Tanah HGB No. 3320 atas nama Perusahaan Land HGB No. 3320 on behalf of the Company of
seluas 11.556 m2 yang berada di Jalan MT. 11,556 sqm that is located in MT. Haryono, Air Putih
Haryono, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Sub-Destrict, Samarinda Ulu District, Samarinda
Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Provinsi City, Province East Kalimantan worth
Kalimantan Timur, senilai Rp37.157.450.000. Rp37,157,450,000.
Tanah HGB No.394 seluas 592 m2 yang berada di Land HGB No.394 covering an area of 592 sqm
Kampung Pasir Luhur RT.001 RW.010, Kelurahan wide located at Kampung Pasir Luhur RT.001
Cisurupan, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Jawa RW.010, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru,
Barat senilai Rp281.200.000. Bandung, West Java amounted to Rp281,200,000.
52
Page 652
652
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Tanah HGB No. 01198 seluas 2.200 m2 dan HGB Land HGB No. 01198 covering an area of 2,200
No. 01343 seluas 84 m2 atas nama Perusahaan sqm wide and HGB No. 01343 84 sqm wide located
yang berada di Kelurahan Gambut Barat, at Kelurahan Gambut Barat, Kecamatan Gambut,
Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Provinsi Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan senilai Rp10.089.000.000. amounted to Rp10,089,200,000.
Tanah SHM sebanyak 16 bidang dengan total 16 land plots under SHM title with a total area of
luasan sebesar 227.666 m2 yang berada di 227,666 meter square wide located in Kecamatan
Kecamatan Sekotong dan Kecamatan Lembar, Sekotong and Kecamatan Lembar, Kabupaten
Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tengara Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat with
Barat dengan nilai perolehan sebesar an acquisition cost of Rp14,965,086,579. The land
Rp14.965.086.579. Tanah tersebut diperoleh was acquired by the Company as part of the
Perusahaan sebagai bagian dari penyelesaian settlement of PT Indraco's obligations to the
kewajiban PT Indraco kepada Perusahaan. Company. Based on the assessment conducted by
Berdasarkan penilaian yang telah dilakukan oleh KJPP Iskandar and Partners in KJPP Report No.
KJPP Iskandar dan Rekan dalam Laporan KJPP 00213/2.0118-00/PI/03/0463/1/VII/2024 dated
No. 00213/2.0118-00/PI/03/0463/1/VII/2024 pada February 15, 2024, the fair value of the land is
tanggal 15 Februari 2024, nilai wajar atas tanah Rp19,198,000,000. The valuation was conducted
tersebut adalah sebesar Rp19.198.000.000. using the market approach through a market data
Penilaian dilakukan dengan pendekatan pasar comparison method.
melalui metode perbandingan data pasar.
Berdasarkan penelaahan terhadap kondisi Based on the review on the condition of the
persediaan, manajemen Perusahaan berkeyakinan inventories, the Company’s management believes
bahwa tidak diperlukan penyisihan atas penurunan that no alowance for impairment of inventories is
nilai persediaan dan tidak ada penghapusan necessary and there is no removal of damaged or
persediaan yang rusak atau usang. obsolete inventory.
10. Perpajakan 10. Taxation
a. Pajak Dibayar di Muka a. Prepaid Taxes
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
2025 2024
Rp Rp
Perusahaan The Company
PPN-Masukan 369,769,939,797 301,002,925,044 VAT-In
PPh Final 29,880,181,698 29,641,816,275 Final Income Tax
Subjumlah 399,650,121,495 330,644,741,319 Subtotal
Entitas Anak Subsidiary
PPN-Masukan 197,716,846 -- VAT-In
PPh Final 769,337,601 727,712,814 Final Income Tax
Subjumlah 967,054,447 727,712,814 Subtotal
Jumlah Pajak Dibayar Dimuka 400,617,175,942 331,372,454,133 Total Prepaid Taxes
b. Utang Pajak b. Tax Payable
2025 2024
Rp Rp
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Perusahaan The Company
PPh Pasal 4 (2) 3,145,303,804 4,704,989,809 Tax Article 4 (2)
PPh Pasal 21 12,018,976,639 2,016,164,529 Tax Article 21
PPh Pasal 23 976,786,149 343,187,480 Tax Article 23
PB-1 968,153,842 419,404,055 PB-1
PPh Final 1,374,937,251 378,174,564 Final Income Tax
Subjumlah 18,484,157,685 7,861,920,437 Subtotal
53
Page 653
653
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
2025 2024
Rp Rp
Entitas Anak Subsidiary
PPN Keluaran 945,859,163 85,632,944 VAT-Out
PPh Pasal 21 1,159,124 21,553,694 Tax Article 21
PPh Pasal 23 45,003,230 25,156,585 Tax Article 23
PPh Pasal 4 (2) 14,083,642 9,908,951 Tax Article 4 (2)
Subjumlah 1,006,105,159 142,252,174 Subtotal
Jumlah Utang Pajak 19,490,262,844 8,004,172,611 Total Tax Payable
c. Pajak Penghasilan Final c. Final Income Tax
Liabilitas Pajak Penghasilan Final Final Income Tax Liabilities
2025 2024
Rp Rp
PPh Final 41,427,549,056 47,860,115,224 Final Income Tax
Jumlah Liabilitas Pajak
Penghasilan Final 41,427,549,056 47,860,115,224 Total Final Income Tax Liability
Beban Pajak Final Final Tax Expense
2025 2024
Rp Rp
Perusahaan 36,043,482,752 93,554,137,222 The Company
Entitas Anak 3,019,170,453 2,852,937,575 Subsidiary
Jumlah Beban Pajak Final 39,062,653,205 96,407,074,797 Total Final Tax Expense
11. Uang Muka 11. Advances
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
2025 2024
Rp Rp
Uang Muka Pemasok 70,683,113,876 97,363,610,656 Advances to Suppliers
Uang Muka Subkontraktor 13,132,117,673 21,712,715,414 Advances to Subcontractors
Persekot Pekerjaan -- 4,958,402,225 Advances to Employee
Jumlah 83,815,231,549 124,034,728,295 Total
Uang muka kepada pemasok merupakan uang Advances to suppliers are advances given to the
muka yang diberikan kepada pemasok sehubungan suppliers in connection with the procurement of raw
dengan pengadaan bahan baku dan material materials and construction materials for the project.
konstruksi di proyek.
Uang muka kepada subkontraktor merupakan uang Advances to subcontractors represents advances
muka yang diberikan kepada subkontraktor given to the subcontractor in connection with the
sehubungan dengan kontrak pelaksanaan execution of the contract project work, the
pekerjaan proyek, subkontraktor akan mengangsur subcontractor will repay the Company at the time of
kepada Perusahaan pada saat pembayaran payment of work performance.
prestasi kerja.
Persekot pekerjaan merupakan uang muka yang Advances to employees are advances given to
diberikan kepada karyawan untuk kegiatan employees for project operational activities.
operasional proyek.
12. Biaya Dibayar di Muka 12. Prepaid Expense
Biaya dibayar di muka merupakan biaya-biaya yang Prepaid expenses are expenses to be incurre in
dikeluarkan sehubungan dengan kegiatan usaha connection with business activities such as the
perusahaan seperti biaya pelaksanaan proyek dan project implementation cost and other business
biaya usaha lainnya. expenses.
54
Page 654
654
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Rp Rp
Biaya Proyek 127,831,278,985 214,555,656,116 Project Expense
Biaya Sewa -- 467,757,415 Rent Expense
Jumlah 127,831,278,985 215,023,413,531 Total
Biaya proyek dibayar di muka merupakan biaya- Prepaid project expenses are related to costs to be
biaya yang dikeluarkan untuk keperluan proyek incurred for project purposes that are not yet
yang belum dapat diperhitungkan dengan accounted for with operating revenue because as of
pendapatan usaha karena pada tanggal laporan the date of the statement of financial position, the
posisi keuangan, berita acara kemajuan fisik belum minutes of physical progress are not yet signed by
dapat ditandatangani pengawas lapangan dan atau the field supervisor and or the delivery of goods has
berita acara penyerahan barang belum not been signed.
ditandatangani.
Biaya sewa dibayar dimuka merupakan biaya-biaya Prepaid rent expenses are related to costs to be
yang dikeluarkan untuk sewa mess karyawan. incurred for rental of employee’s housing.
13. Pekerjaan dalam Proses Konstruksi 13. Construction Work in Progress
2025 2024
Rp Rp
Pekerjaan Dalam Proses/ Work In Progress
Pihak Berelasi/ Related Parties (Catatan/ Note 39 ) 423,416,902,314 374,776,508,359
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/
Less: Allowance for Impairment Losses (133,133,092,917) --
Jumlah Pihak Berelasi - Bersih/
Total Related Parties - Net 290,283,809,397 374,776,508,359
Pihak Ketiga/ Third Parties 668,993,871,984 437,710,349,000
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/
Less: Allowance for Impairment Losses (119,809,893,164) --
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Jumlah Pihak Ketiga - Bersih/
Total Third Parties - Net 549,183,978,820 437,710,349,000
Jumlah Pekerjaan dalam Proses Konstruksi/
Total Construction Work in Progress 839,467,788,217 812,486,857,359
Akun pekerjaan dalam proses merupakan klaim The work in progress account represents claims for
atas pekerjaan yang masih dalam proses work that is still in the addendum process on the
addendum kontrak kerja, proses arbitrase dan work contract, arbitration process, and mediation
proses mediasi. process.
Rincian umur pekerjaan dalam proses berdasarkan The details of the age of work in progress based on
tanggal pengeluaran sampai dengan tanggal the issuance date up to date of financial statements
laporan keuangan adalah sebagai berikut: are as follows:
2025 2024
Rp Rp
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Sudah Jatuh Tempo: Overdue:
Sampai dengan 1 Bulan 92,787,396,532 140,585,804,690 Up to 1 Month
>1 s.d 3 Bulan 176,868,670,603 206,314,498,227 > 1 Month - 3 Month
>3 bulan s.d 6 Bulan 92,563,309,991 81,872,115,118 > 3 Month - 6 Month
>6 Bulan s.d 1 Tahun 182,740,503,682 13,324,029,329 > 6 Month - 1 Year
>1 Tahun 547,450,893,490 370,390,409,995 > 1 Year
Subjumlah 1,092,410,774,298 812,486,857,359 Subtotal
Dikurangi: Cadangan Kerugian Less: Allowance for
Penurunan Nilai (252,942,986,081) -- Impairment Losses
Jumlah Pekerjaan Total Work in
dalam Proses - Bersih 839,467,788,217 812,486,857,359 Progress - Net
55
Page 655
655
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai The movements of allowance for impairment loss on
pekerjaan dalam proses adalah sebagai berikut: work in progress are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Saldo Awal Tahun -- -- Balance at Beginning of the Year
Penurunan Nilai Tahun Berjalan 252,942,986,081 -- Impairment During the Year
Saldo Akhir Tahun 252,942,986,081 -- Balance at End of the Year
Manajemen berpendapat bahwa kerugian Management believes that allowances for
penurunan nilai pekerjaan dalam proses cukup impairment losses on work in progress are
untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari adequate to cover possible losses from uncollectible
tidak tertagihnya pekerjaan dalam proses tersebut. of work in progress accounts.
14. Piutang Lain-lain 14. Other Receivables
2025 2024
Rp Rp
Pihak Berelasi/ Related Parties (Catatan/ Note 39) 112,745,180,359 165,407,608,905
Pihak Ketiga/ Third Parties 5,405,671,896 6,481,549,963
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/
Less: Allowance for Impairment Losses (5,302,181,282) (5,008,645,339)
Jumlah Pihak Ketiga - Bersih/
Total Third Parties - Net 103,490,614 1,472,904,624
Jumlah/ Total 112,848,670,973 166,880,513,529
Mutasi cadangan kerugian penurunan piutang lain- Movements in allowance for impairment loss on
lain adalah sebagai berikut: other receivables are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Saldo Awal Tahun 5,008,645,339 4,109,109,456 Balance at Beginning of the Year
Penurunan Nilai Tahun Berjalan 525,787,941 1,014,498,098 Impairment During the Year
Pemulihan Tahun Berjalan (232,251,998) (114,962,215) Recovery During the Year
Saldo Akhir Tahun 5,302,181,282 5,008,645,339 Balance at End of the Year
15. Penyertaan Saham 15. Investment in Shares
31 Desember 2025 dan 2024/ December 31, 2025 and 2024
Saldo Awal/
Penyertaan Saham/ Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir/
Investment in Shares Balance Addition Deduction Ending Balance
Rp Rp Rp Rp
PT Patra Wijaya Realtindo 1,250,000,000 -- -- 1,250,000,000
PT Wijaya Karya Bitumen 2,296,062,692 -- -- 2,296,062,692
Jumlah/ Total 3,546,062,692 -- -- 3,546,062,692
PT Patra Wijaya Realtindo PT Patra Wijaya Realtindo
Perusahaan memiliki investasi kepada PT Patra The Company has investments in PT Patra Wijaya
Wijaya Realtindo berdasarkan Akta Pendirian Realtindo based on a Deed of Establishment of a
Perseroan Terbatas yang diaktakan oleh Jose Dima Limited Company that has deed by Jose Dima
Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, dengan akta Satria, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta, with deed
No. 67 tanggal 7 Agustus 2019. No. 67 dated August 7, 2019. PT Patra Wijaya
PT Patra Wijaya Realtindo bergerak dalam bidang Realtindo which is engaged in Construction,
Pembangunan, Pengembangan dan Properti Development and Property in South Jakarta with
di Jakarta Selatan dengan kepemilikan sebanyak ownership of 1,250 shares or 10% of the
1.250 saham atau 10% dari saham yang beredar outstanding shares amounting to Rp1,250,000,000.
dengan harga sebesar Rp1.250.000.000.
56
Page 656
656
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Berdasarkan Berita Acara Kesepakatan Para Based on the Minutes of Shareholders' Agreement
Pemegang Saham tanggal 16 Desember 2019, dated December 16, 2019, PT Patra Wijaya
pemegang saham PT Patra Wijaya Realtindo Realtindo’s shareholders agreed to increase their
sepakat untuk melakukan penambahan penyertaan investment in shares. Based on this agreement, the
saham. Atas kesepakatan tersebut Perusahaan Company will increase its investment in shares
akan menambahkan penyertaan saham di PT Patra amounting to Rp123,750,000,000.
Wijaya Realtindo sebesar Rp123.750.000.000.
Berdasarkan Berita Acara Kesepakatan Para Based on the Minutes of Shareholders' Agreement
Pemegang Saham tanggal 22 November 2023, dated November 22, 2023, PT Patra Wijaya
pemegang saham PT Patra Wijaya Realtindo Realtindo’s shareholders agreed to terminate the
sepakat untuk melakukan pengakhiran kesepakatan mutual agreement regarding the advance payment
bersama atas uang muka setoran saham. Atas for shares. Based on this agreement, the Company
kesepakatan tersebut Perusahaan akan will receive a refund of the share investment. The
mendapatkan pengembalian uang atas setoran balance of investment in shares amounting to
modal sebesar Rp123.750.000.000 yang dicatat Rp123,750,000,000 which recorded as Other
sebagai Piutang Lain-lain (Catatan 14). Sampai Receivables (Note 14). As of December 31, 2025,
dengan tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan the Company has received a refund from PT Patra
telah menerima pengembalian dari PT Patra Wijaya Wijaya Realtindo amounting to Rp60,000,000,000.
Realtindo sebesar Rp60.000.000.000.
Saldo penyertaan saham PT Patra Wijaya Realtindo The balance of investment in shares of PT Patra
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing- Wijaya Realtindo as of December 31, 2025 and
masing sebesar Rp1.250.000.000. 2024 amounted to Rp1,250,000,000, respectively.
PT Wijaya Karya Bitumen PT Wijaya Karya Bitumen
Perusahaan memiliki investasi kepada PT Wijaya The Company has investments in PT Wijaya Karya
Karya Bitumen yang bergerak dalam bidang Bitumen which is engaged in the exploration and
eksplorasi dan pengolahan batuan aspal di processing of asphalt rock in Buton district,
kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Southeast Sulawesi.
Berdasarkan Akta Risalah Rapat Umum Pemegang According to the extraordinary general meeting of
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Saham Luar Biasa PT Wijaya Karya Bitumen yang shareholder of PT Wijaya Karya Bitumen that was
telah diaktakan oleh Sri Ismiyati, S.H., Notaris dan notarized by Sri Ismiyati, S.H., the Notary and Land
Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di Jakarta, Deed Official (PPAT) in Jakarta with deed No. 112
dengan akta No. 112 tanggal 31 Agustus 2018, dated August 31, 2018 decided that the Company
diputuskan bahwa menyetujui untuk melakukan agreed to increase the capital of PT Wijaya Karya
peningkatan modal dasar PT Wijaya Karya Bitumen Bitumen as much as 637 shares or amounting to
yaitu sebanyak 637 saham atau sebesar Rp637,000,000 to the Company.
Rp637.000.000 kepada Perusahaan.
Berdasarkan Akta Risalah Rapat Umum Pemegang According to the extraordinary general meeting of
Saham Diluar Rapat PT Wijaya Karya Bitumen yang shareholder of PT Wijaya Karya Bitumen that was
telah diaktakan oleh Ryan Bayu Candra, S.H. notarized by Ryan Bayu Candra, S.H. M.Kn., a
M.Kn., Notaris di Jakarta, dengan akta No. 102 Notary in Jakarta with deed No. 102 dated
tanggal 30 November 2020, diputuskan bahwa November 30, 2020 decided that it agreed to
menyetujui untuk melakukan peningkatan modal increase the authorized capital of PT Wijaya Karya
dasar PT Wijaya Karya Bitumen yaitu sebanyak 757 Bitumen as much as 757 shares or amounting to
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
saham atau sebesar Rp757.575.758 kepada Rp757,575,758 to the Company. This deed has
Perusahaan. Akta ini telah disahkan oleh Menteri been approved by the Ministry of Justice and
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Human Rights of Republic of Indonesia No. AHU-
No. AHU-0082483.AH.01.02.TAHUN 2020 tanggal 0082483.AH.01.02.TAHUN 2020 dated December
10 Desember 2020. 10, 2020.
Berdasarkan Akta Risalah Rapat Umum Pemegang According to the extraordinary general meeting of
Saham Luar Biasa PT Wijaya Karya Bitumen yang shareholder of PT Wijaya Karya Bitumen that was
telah diaktakan oleh Ryan Bayu Candra, S.H. Mkn., notarized by Ryan Bayu Candra, S.H. M.Kn., a
Notaris di Jakarta dengan akta No. 72 tanggal 22 Notary in Jakarta with deed No. 72 dated
Desember 2021, diputuskan bahwa menyetujui December 22, 2021 decided that it agreed to
57
Page 657
657
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
untuk melakukan peningkatan modal dasar PT increase the authorized capital of PT Wijaya Karya
Wijaya Karya Bitumen yaitu sebanyak 150 saham Bitumen as much as 150 shares or amounting to
atau sebesar Rp150.000.000. Rp150,000,000.
Berdasarkan Laporan Penilaian Saham PT Wijaya Based on the PT Wijaya Karya Bitumen Share
Karya Bitumen per 30 Juni 2020 KJPP Iskandar dan Valuation Report as of June 30, 2020 KJPP
Rekan No. 00384/2.0118-00/BS/03/0520/1/IX/2020 Iskandar and Rekan No. 00384/2.0118-
tanggal 4 September 2020, nilai pasar saham per 00/BS/03/0520/1/IX/2020 dated September 4, 2020,
30 Juni 2020 sebesar Rp1.486.193 per saham. the market value of shares as of June 30, 2020 was
Berdasarkan laporan tersebut, terdapat kenaikan Rp1,486,193 per share. Based on this report, there
nilai sebesar Rp486.193 per saham. Kenaikan nilai was gain amounted to of Rp486,193 per share. The
per saham ini telah dicatat dalam penghasilan gain was recorded in other comprehensive income.
komprehensif lain.
Berdasarkan Akta Risalah Rapat Umum Pemegang According to the extraordinary general meeting of
Saham Luar Biasa PT Wijaya Karya Bitumen yang shareholder of PT Wijaya Karya Bitumen that was
telah diaktakan oleh Ryan Bayu Candra, S.H. Mkn., notarized by Ryan Bayu Candra, S.H. M.Kn., a
Notaris di Jakarta dengan akta No. 28 tanggal Notary in Jakarta with deed No. 28 dated
19 April 2024, diputuskan bahwa menyetujui untuk April 19, 2024 decided that it agreed to increase the
melakukan peningkatan modal dasar PT Wijaya authorized capital of PT Wijaya Karya Bitumen as
Karya Bitumen yaitu sebanyak 100.000 saham atau much as 100,000 shares or amounting to
sebesar Rp1.000.000.000. Rp1,000,000,000.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 saldo As of December 31, 2025 and 2024, the balance of
kepemilikan masing-masing sebanyak 1.594 lembar ownership is 1,594 shares or 0.61% and 1% of the
saham atau 0,61% dan 1% dari saham yang shares outstanding amounting to Rp2,296,062,692.
beredar masing-masing sebesar Rp2.296.062.692.
16. Properti Investasi 16. Investment Properties
2025
Perubahan
Nilai Wajar/
Saldo Awal/ Penambahan / Pengurangan / Change in Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Fair Value Ending Balance
Rp Rp Rp Rp Rp
Nilai Wajar Fair Value
Tanah 170,006,625,000 -- -- 108,250,000 170,114,875,000 Land
Bangunan 89,406,800,000 -- -- 50,100,000 89,456,900,000 Building
Jumlah 259,413,425,000 -- -- 158,350,000 259,571,775,000 Total
2024
Perubahan
Nilai Wajar/
Saldo Awal/ Penambahan / Pengurangan / Change in Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Fair Value Ending Balance
Rp Rp Rp Rp Rp
Nilai Wajar Fair Value
Tanah 170,006,625,000 -- -- -- 170,006,625,000 Land
Bangunan 89,406,800,000 -- -- -- 89,406,800,000 Building
Jumlah 259,413,425,000 -- -- -- 259,413,425,000 Total
Properti Investasi terdiri dari tanah di Jalan Ngagel, Investment Properties consist of land on Jalan
Surabaya sebesar Rp170.114.875.000 dan Ngagel, Surabaya amounting to Rp170,114,875,000
Rp170.006.625.000 per 31 Desember 2025 dan and Rp170,006,625,000 as of December 31, 2025
2024, dan bangunan Fave Hotel Karawang masing- and 2024, respectively, and Fave Hotel Karawang
masing dengan saldo Rp89.456.900.000 dan building, each with a balance of Rp89,456,900,000
Rp89.406.800.000 per 31 Desember 2025 dan and Rp89,406,800,000 as of December 31, 2025
2024. and 2024, respectively.
58
Page 658
658
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Tanah terletak di Jalan Ngagel No. 155-157, The land is located at Jalan Ngagel No. 155-157,
Kelurahan Ngagel, Kecamatan Wonokromo, Kota Kelurahan Ngagel, Wonokromo District, Surabaya
Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Tanah tersebut City, East Java Province. The land is a
merupakan reklasifikasi dari tanah yang sedang reclassification of the land under development. The
dikembangkan. Tanah tersebut memiliki nilai land has an acquisition value of Rp99,577,897,051
perolehan sebesar Rp99.577.897.051 dan setelah and after being assessed by an independent
dinilai oleh kantor penilai independen memiliki nilai appraisal office, it has a fair value of
wajar sebesar Rp170.006.625.000. Rp170,006,625,000.
Berdasarkan penilaian dari penilai independen Based on the assessment of of the independent
KJPP Mushofah Mono Igfirly & Rekan dalam appraiser KJPP Mushofah Mono Igfirly & Partners in
laporannya pada tanggal 11 September 2025 No. its report on September 11, 2025 with No.
00715/2.0132-00/PI/03/0353/1/IX/2025 dan No. 00715/2.0132-00/PI/03/0353/1/IX/2025 and No.
00716/2.0132-00/PI/03/0353/1/IX/2025 sesuai 00716/2.0132-00/PI/03/0353/1/IX/2025 in
dengan peraturan Bapepam-LK No. VIII.C.4 accordance with Bapepam-LK regulations No.
mengenai pedoman penilaian dan penyajian VIII.C.4 regarding guidelines for valuation and
laporan penilaian properti di pasar modal, kenaikan presentation of property valuation reports on the
nilai wajar properti investasi per 31 Desember 2025 capital market, the increase of investment property’s
sebesar Rp158.350.000 (Catatan 37). fair value as of December 31, 2025 amounted to
Rp158,350,000 (Note 37).
Pendekatan yang digunakan dalam menentukan The approach used in determining the fair value of
nilai wajar properti adalah pendekatan pasar, the property is market approach, income approach,
pendekatan pendapatan, dan pendekatan biaya. and cost approach. Methods used are market
Metode yang digunakan adalah perbandingan data comparison and discounted cash flows. The fair
pasar dan arus kas terdiskonto. Nilai wajar properti value of the investment property has been
investasi tersebut telah didukung oleh bukti pasar. supported by market evidence.
17. Aset Kerja Sama 17. Assets of Co-operation
2025
Saldo Awal/ Penambahan / Pengurangan / Saldo Akhir/
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Beginning Balance Additions Deductions Ending Balance
Rp Rp Rp Rp
Harga Perolehan Acquisition Cost
Bangunan 443,479,118,632 -- -- 443,479,118,632 Building
Jumlah 443,479,118,632 -- -- 443,479,118,632 Total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan 205,990,661,321 11,081,867,604 -- 217,072,528,925 Building
Jumlah 205,990,661,321 11,081,867,604 -- 217,072,528,925 Total
Nilai Tercatat 237,488,457,311 226,406,589,707 Carrying Value
2024
Saldo Awal/ Penambahan / Pengurangan / Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Ending Balance
Rp Rp Rp Rp
Harga Perolehan Acquisition Cost
Bangunan 443,479,118,632 -- -- 443,479,118,632 Building
Jumlah 443,479,118,632 -- -- 443,479,118,632 Total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Bangunan 195,144,428,573 10,846,232,748 -- 205,990,661,321 Building
Jumlah 195,144,428,573 10,846,232,748 -- 205,990,661,321 Total
Nilai Tercatat 248,334,690,059 237,488,457,311 Carrying Value
Aset kerja sama operasi bangunan merupakan Asset of joint operation building consists of the De
bangunan hotel De Braga. Hotel De Braga terletak Braga Hotel. De Braga Hotel is located on HGB land
diatas tanah HGB No. 649, atas nama PT Sarinah No. 649, on behalf of PT Sarinah (Persero) covering
(Persero) seluas 1.763 m2 di Jalan Braga No. 10, an area of 1,763 sqm on Jalan Braga No. 10,
Bandung, Jawa Barat, pembangunan hotel tersebut Bandung, West Java, the construction of the hotel is
merupakan kerjasama operasi antara Perusahaan a joint operation between the Company and PT
dengan PT Sarinah (Persero), yang tertuang dalam Sarinah (Persero), which is stated in the Build,
59
Page 659
659
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Perjanjian Bangun, guna, serah (Build, Operate And Operate And Transfer (BOT) agreement which was
Transfer / BOT) yang telah diaktakan dengan akta notarized with deed No.1, dated March 10, 2016, by
No.1, tanggal 10 Maret 2016, oleh Yunita Yunita Permatasari, S.H., Notary in Jakarta
Permatasari, S.H., Notaris di Jakarta (Catatan 43). (Note 43).
Bangunan Graha Mantap merupakan aset Building Graha Mantap is an asset of joint
kerjasama operasi antara WSP dengan PT Bank cooperation between WSP with PT Bank Mandiri
Mandiri (Persero) Tbk yang diaktakan dengan akta (Persero) Tbk notarized by deed No. 85 dated May
No. 85 tanggal 28 Mei 2019, oleh Fathiah Helmi, 28, 2019, by Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta
S.H., Notaris di Jakarta dan Perjanjian and Agreement on the Delegation of Land
Pendelegasian Pekerjaan Pengembangan Lahan Development Work for Mandiri Proklamasi Number:
Mandiri Proklamasi Nomor: HK.02.09/A.DIR.WG.6445/2019 dated August 2,
HK.02.09/A.DIR.WG.6445/2019 tanggal 2 Agustus 2019. The building was carried out on land with an
2019. Bangunan tersebut dilakukan di atas tanah area of approximately 4,428 sqm, with Certificate of
dengan luas lebih kurang 4.428 m2, dengan Ownership, No. 787 on behalf of PT Bank Mandiri
Sertifikat Hak Milik, No. 787 atas nama PT Bank (Persero) Tbk, located in Pegangsaan, Menteng
Mandiri (Persero) Tbk yang terletak di kelurahan District, Central Jakarta City, DKI Jakarta (Note 43).
Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta
Pusat, DKI Jakarta (Catatan 43).
Bangunan Pertamina Mandalika International Street The Pertamina Mandalika International Street
Circuit merupakan aset kerjasama dengan Circuit building is a collaboration asset with
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
atau ITDC. Perjanjian Kerjasama ditetapkan or ITDC. The Cooperation Agreement is determined
berdasarkan Surat Perintah Kerja No. based on the Work Order No.
318/DIR/ITDC.01/X/2021 tanggal 7 Oktober 2021 318/DIR/ITDC.01/X/2021 dated October 7, 2021,
termasuk lampiran-lampirannya (“SPK”). Bangunan including the attachments (“SPK”). The building is
tersebut terletak di ITDC Mandalika Tourism located at ITDC Mandalika Tourism Complex, Kuta,
Complex, Kuta, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Pujut, Central Lombok Regency, West Nusa
Nusa Tenggara Barat (Catatan 43). Tenggara (Note 43).
18. Aset Tetap 18. Fixed Assets
2025
Saldo Awal / Penambahan / Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir /
Beginning Balance Additions Deductions Reclassification Ending Balance
Rp Rp Rp Rp Rp
Nilai Perolehan Acquisition Cost
Tanah 19,348,292,500 -- -- -- 19,348,292,500 Land
Bangunan Gedung 21,543,145,188 -- -- -- 21,543,145,188 Building
Peralatan Kantor 20,722,634,847 2,900,000 -- -- 20,725,534,847 Office Equipment
Peralatan Proyek 219,031,976,397 -- -- -- 219,031,976,397 Project Equipment
Jumlah 280,646,048,932 2,900,000 -- -- 280,648,948,932 Total
Akumulasi Accumulated
Penyusutan Depreciation
Bangunan Gedung 8,254,839,099 1,077,157,380 -- -- 9,331,996,479 Building
Peralatan Kantor 14,901,590,538 3,004,978,164 -- -- 17,906,568,702 Office Equipment
Peralatan Proyek 210,013,639,632 4,453,521,477 -- -- 214,467,161,109 Project Equipment
Jumlah 233,170,069,269 8,535,657,021 -- -- 241,705,726,290 Total
Nilai Tercatat 47,475,979,663 38,943,222,642 Carrying Value
60
Page 660
660
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
2024
Saldo Awal / Penambahan / Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir /
Beginning Balance Additions Deductions Reclassification Ending Balance
Rp Rp Rp Rp Rp
Nilai Perolehan Acquisition Cost
Tanah 19,348,292,500 -- -- -- 19,348,292,500 Land
Bangunan Gedung 21,543,145,188 -- -- -- 21,543,145,188 Building
Peralatan Kantor 35,714,130,136 2,587,808,524 -- (17,579,303,813) 20,722,634,847 Office Equipment
Peralatan Proyek 219,031,976,397 -- -- -- 219,031,976,397 Project Equipment
Jumlah 295,637,544,221 2,587,808,524 -- (17,579,303,813) 280,646,048,932 Total
Akumulasi Accumulated
Penyusutan Depreciation
Bangunan Gedung 7,177,681,394 1,077,157,705 -- -- 8,254,839,099 Building
Peralatan Kantor 14,083,591,212 4,984,616,627 -- (4,166,617,301) 14,901,590,538 Office Equipment
Peralatan Proyek 203,059,045,252 6,954,594,380 -- -- 210,013,639,632 Project Equipment
Jumlah 224,320,317,858 13,016,368,712 -- (4,166,617,301) 233,170,069,269 Total
Nilai Tercatat 71,317,226,363 47,475,979,663 Carrying Value
Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada Depreciation expenses for the year ended
31 Desember 2025 dan 2024, masing-masing December 31, 2025 and 2024 amounted to
sebesar Rp8.535.657.021 dan Rp13.016.368.712 Rp8,535,657,021 and Rp13,016,368,712,
dialokasikan pada beban pokok pendapatan respectively, is allocated to cost of revenue
(Catatan 35). (Note 35).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Grup As of December 31, 2025 and 2024, the Group has
memiliki aset tetap yang telah disusutkan penuh fixed assets which are fully depreciated and are still
dan masih digunakan masing-masing sebesar used with cost amounting to Rp144,295,949,207
Rp144.295.949.207 dan Rp132.367.819.294. and Rp132,367,819,294, respectively.
Jumlah aset tetap di atas telah dijaminkan atas The total fixed assets mentioned above are pledged
fasilitas pinjaman dari Bank (Catatan 43). as collaterals for credit facilities from banks
(Note 43).
Aset tanah milik Perusahaan terletak di Cibungur, Land assets owned by the Company are located in
Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dengan luas Cibungur, Purwakarta, West Java, covering an area
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
tanah 26.490 m2 dengan sertifikat Hak Guna of 26,490 sqm with certificate of (HGB) No. 0068
Bangunan (HGB) No. 0068 dan No. 0069 tanggal and No. 0069 dated April 30, 2019.
30 April 2019.
Aset tanah milik Perusahaan terletak di Gambut, Land assets owned by the Company are located in
Banjar, Kalimantan Selatan, dengan luas tanah Gambut, Banjar, South Kalimantan, covering an
4.316 m2 dengan pelepasan setifikat Hak Guna area of 4,316 sqm. With the release of certificate of
Bangunan (HGB) No. 01197, 01198, 01343, 01547 (HGB) No. 01197, 01198, 01343, 01547 and 01553.
dan 01553.
Pada 31 Desember 2024, Grup melakukan As of December 31, 2024, the Group reclassified
reklasifikasi atas aset tetap menjadi aset fixed assets into intangible assets in the form of
takberwujud berupa perangkat lunak dengan harga software with acquisition cost and accumulated
perolehan dan akumulasi penyusutan masing- depreciation amounting to Rp17,579,303,813 and
masing sebesar Rp17.579.303.813 dan Rp4,166,617,30, respectively (Note 19).
Rp4.166.617.301 (Catatan 19).
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Aset tetap peralatan telah diasuransikan dengan The equipment fixed assets were insured with a
polis standar kebakaran di Indonesia dengan rincian standard fire policy in Indonesia with details as
sebagai berikut: follows:
2025
Perusahaan Asuransi / Jenis Aset / Nomor Polis / Jangka Waktu / Nilai /
Insurance Company Type of Assets Policy Number Period Amount
Rp
PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk Peralatan / Equipment 00001/CN/MKT-KBJ/01/25 1/1/25 - 1/1/26 98,845,500,000
Jumlah/ Total 98,845,500,000
61
Page 661
661
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
2024
Perusahaan Asuransi / Jenis Aset / Nomor Polis / Jangka Waktu / Nilai /
Insurance Company Type of Assets Policy Number Period Amount
Rp
PT Asuransi Asei Indonesia Peralatan / Equipment C020905062400002 1/8/24 - 1/8/25 88,960,950,000
Jumlah/ Total 88,960,950,000
Sifat hubungan perusahaan asuransi dengan The relationship of the Company with the insurance
Perusahaan merupakan pihak ketiga. company is third parties.
Manajemen berpendapat bahwa nilai Management believes that the insurance coverage
pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi is adequate to cover all possible losses on the
kemungkinan kerugian atas aset yang assets insured.
dipertanggungkan.
Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak Based on the management's review, there are no
terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang events or changes in circumstances, which
mengindikasikan penurunan nilai aset tetap, indicated impairment on the carrying amount of the
sehingga manajemen tidak melakukan penyisihan fixed assets, therefore management did not provide
penurunan nilai aset tetap pada 31 Desember 2025 allowance of impairment on fixed assets as of
dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
19. Aset Takberwujud 19. Intangible Assets
2025
Saldo Awal / Penambahan / Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir /
Beginning Balance Additions Deductions Reclassification Ending Balance
Rp Rp Rp Rp Rp
Nilai Perolehan Acquisition Cost
Perangkat Lunak 20,600,281,509 852,190,000 -- -- 21,452,471,509 Software
Jumlah 20,600,281,509 852,190,000 -- -- 21,452,471,509 Total
Akumulasi Accumulated
Amortisasi Amortization
Perangkat Lunak 7,072,714,450 5,288,490,799 -- -- 12,361,205,249 Software
Jumlah 7,072,714,450 5,288,490,799 -- -- 12,361,205,249 Total
Nilai Tercatat 13,527,567,059 9,091,266,260 Carrying Value
2024
Saldo Awal / Penambahan / Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir /
Beginning Balance Additions Deductions Reclassification Ending Balance
Rp Rp Rp Rp Rp
Nilai Perolehan Acquisition Cost
Perangkat Lunak -- 3,020,977,696 -- 17,579,303,813 20,600,281,509 Software
Jumlah -- 3,020,977,696 -- 17,579,303,813 20,600,281,509 Total
Akumulasi Accumulated
Amortisasi Amortization
Perangkat Lunak -- 2,906,097,149 -- 4,166,617,301 7,072,714,450 Software
Jumlah -- 2,906,097,149 -- 4,166,617,301 7,072,714,450 Total
Nilai Tercatat -- 13,527,567,059 Carrying Value
Pada 31 Desember 2024, Grup melakukan As of December 31, 2024, the Group reclassified
reklasifikasi atas aset tetap menjadi aset fixed assets into intangible assets in the form of
takberwujud berupa perangkat lunak dengan harga software with acquisition cost and accumulated
perolehan dan akumulasi penyusutan masing- depreciation amounting to Rp17,579,303,813 and
masing sebesar Rp17.579.303.813 dan Rp4,166,617,30, respectively (Note 18).
Rp4.166.617.301 (Catatan 18).
Beban amortisasi untuk tahun yang berakhir pada Amortization expenses for the year ended
31 Desember 2025 dan 2024, masing-masing December 31, 2025 and 2024, amounted to
sebesar Rp5.288.490.799 dan Rp2.906.097.149 Rp5,288,490,799 and Rp2,906,097,149,
dialokasikan pada beban pokok pendapatan respectively, is allocated to cost of revenue (Note
(Catatan 35). 35).
62
Page 662
662
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
20. Investasi pada Entitas Asosiasi 20. Investment in Associates
2025
Bagian Laba
(Rugi) Tahun
Berjalan/
Porsi Kepemilikan/ Saldo Awal/ Share in
Nama Entitas Asosiasi/ Portion of Beginning Income (Loss) on Saldo Akhir/
Name of Associate Ownership Balance Current Year Ending Balance
% Rp Rp Rp
PT Wijaya Karya Pracetak Gedung 49.00 18,236,878,682 (18,236,878,682) --
Jumlah/ Total 49.00 18,236,878,682 (18,236,878,682) --
2024
Bagian Laba
(Rugi) Tahun
Berjalan/
Porsi Kepemilikan/ Saldo Awal/ Share in
Nama Entitas Asosiasi/ Portion of Beginning Income (Loss) on Saldo Akhir/
Name of Associate Ownership Balance Current Year Ending Balance
% Rp Rp Rp
PT Wijaya Karya Pracetak Gedung 49.00 23,027,110,013 (4,790,231,331) 18,236,878,682
Jumlah/ Total 49.00 23,027,110,013 (4,790,231,331) 18,236,878,682
PT Wijaya Karya Pracetak Gedung PT Wijaya Karya Pracetak Gedung
PT Wijaya Karya Pracetak Gedung (WPG) didirikan PT Wijaya Karya Pracetak Gedung (WPG)
di Jakarta dengan Akta No. 142 tanggal 23 established in Jakarta based on Deed No. 142
Desember 2016 ("Akta No. 142"), dibuat dihadapan dated December 23, 2016 ("Deed No. 142"), made
Sri Ismiyati, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, dan in the presence of Sri Ismiyati, S.H., M.Kn., Notary
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi in Jakarta, and have been approved by the Minister
Manusia No. AHU- 0001918.AH.01.01 tahun 2017 of Law and Human Rights No. AHU-
tanggal 17 Januari 2017. Berdasarkan susunan 0001918.AH.01.01 year 2017 dated January 17,
pemegang saham, Perusahaan memiliki 51% 2017. According to composition of shareholders, the
kepemilikan dengan nilai penyertaan saham Company owns 51% of ownership with share
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
sebesar Rp25.500.000.000. investment value amounted to Rp25,500,000,000.
Pada tanggal 25 Juli 2022, Perusahaan melakukan On July 25, 2022, the Company sold 2% of WPG
penjualan kepemilikan WPG sebesar 2% kepada ownership to PT Wijaya Karya Beton Tbk, an entity
PT Wijaya Karya Beton Tbk, entitas sepengendali, under common control, and has been notarized
dan telah diaktakan berdasarkan Akta Jual Beli based on Deed of Share Trade PT Wijaya Karya
Saham PT Wijaya Karya Pracetak Gedung oleh Pracetak Gedung by Fatma, S.H., M,Kn., M.H.
Fatma, S.H., M.Kn., M.H. Notaris di Jakarta dengan notary in Jakarta No. 13. The remainder of
akta No. 13. Sisa penyertaan saham WPG milik Company’s investment on WPG as of December 31,
Perusahaan per 31 Desember 2022 adalah sebesar 2022 amounted to Rp24,500,000,000 or equivalent
Rp24.500.000.000 atau setara dengan kepemilikan to 49% of ownership and record the investment
49% dan mencatat transaksi investasi tersebut transaction as investment in associate.
sebagai investasi pada entitas asosiasi.
Jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan laba (rugi) Total assets, liabilities, revenues and net income
entitas asosiasi adalah sebagai berikut: (loss) of the associate entity are as follows:
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
2025 2024
Aset 248,196,356,397 339,984,258,803 Assets
Liabilitas 278,382,730,630 302,754,327,164 Liabilities
Pendapatan 64,906,988,192 262,433,783,344 Revenue
Laba (Rugi) (67,416,305,875) (9,775,982,309) Profit (Loss)
63
Page 663
663
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
21. Ventura Bersama 21. Joint Ventures
21.a. Investasi pada Ventura Bersama 21.a. Investment in Joint Ventures
2025
Bagian Laba
(Rugi) Tahun
Berjalan/ Penambahan
Saldo Awal/ Share in (Pengurangan)/
Nama Ventura Bersama/ Proyek/ Beginning Income (Loss) on Addition Saldo Akhir/
Name of Joint Venture Project Balance Current Year (Deduction) Ending Balance
Rp Rp Rp Rp
Investasi pada Ventura Bersama/
Investment in Joint Ventures
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Tamansari Prospero Konstruksi
PT Mutiara Masyhur Sejahtera 183,429,576,713 113,640,281 568,807,134 184,112,024,128
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Gedung Sekolah Paket 1
Pemprov DKI (Gedung Sekolah 1) 96,805,832,611 (52,861,687,513) -- 43,944,145,098
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Tamansari Mahogany Konstruksi
PT Mahoni Citra Persada 36,948,615,930 -- -- 36,948,615,930
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO Pembangunan Hunian
PT Adhi Karya (Persero) Tbk Pekerja Konstruksi (IKN) 26,339,393,888 -- -- 26,339,393,888
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO Venue PON Aceh
PT Nindya Karya 28,092,123,267 801,022 (16,996,451,767) 11,096,472,522
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - Paket 3 Pembangunan AGLC,
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk ASLC, IFFLC UGM 15,506,617,079 (7,772,313,067) (58,542,800) 7,675,761,212
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO PMJ Land
PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk 3,592,675,160 2,965,835,185 (388,814,631) 6,169,695,714
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Gedung Sekolah Paket 5
Pemprov DKI (Gedung Sekolah 5) 53,066,145,652 (46,993,868,921) -- 6,072,276,731
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO DKUT GRESIK
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 2,119,608,327 6,432,722,612 (4,684,589,138) 3,867,741,801
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Perluasan Bandara Banjarmasin
PT PP (Persero) Tbk 3,071,416,829 -- 360,961,522 3,432,378,351
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Gedung Sekolah Paket 2
Pemprov DKI (Gedung Sekolah 2) 26,993,528,262 (23,884,629,040) -- 3,108,899,222
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - Rumah Dinas Prajurit TNI AD
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 5,711,520,584 -- (3,338,552,335) 2,372,968,249
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - BI Manokwari
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 8,283,458,270 (2,151,991,671) (5,355,827,239) 775,639,360
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - PT Shimizu Corporation
KSO Benhil Hotel Service Apartement 2,183,672,706 2,417,568 (1,500,000,000) 686,090,274
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO PEMBANGUNAN HUNIAN
PT Abadi Prima Inti Karya PEKERJA KONSTRUKSI 2 (IKN) 11,317,735,409 259,496,807 (10,948,460,021) 628,772,195
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO PEMBANGUNAN
PT Brantas Abipraya (Persero) HUNIAN PEKERJA TNI (IKN) 6,050,550,115 55,317,350 (5,723,002,266) 382,865,199
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - Proyek Pembangunan Gedung 1 dan 2 ITB
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Innovation Park (IIP) Bandung Teknopolis 2,322,402,308 72,105,432 (2,322,402,306) 72,105,434
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Sekolah Rakyat Jawa Tengah
PT Abadi Prima Inti Karya -- 10,746,773 -- 10,746,773
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - KSO RSUPT Vertikal Surabaya
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 13,286,078,507 -- (13,286,078,507) --
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO BMKG 2
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 11,644,037,627 10,507,265,016 (22,151,302,643) --
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - Pembangunan SGLC & ERIC UGM
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 11,959,622,474 (23,929,639,250) 11,970,016,776 --
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO TELKOM LANDMARK TOWER
PT Pelitamaju Multiswakarsa 2,437,467,140 4,528,782,476 (6,966,249,616) --
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO GEREJA BASILIKA
PT Brantas Abipraya (Persero) 27,294,615 17,697,977,676 (17,725,272,291) --
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Mess Transmigrasi Patriot
PT FYP Karya Perdana -- 1,993,952,967 (1,993,952,967) --
Subjumlah/ Subtotal 551,189,373,473 (112,953,068,297) (100,539,713,095) 337,696,592,081
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/
Less: Allowance for Impairment Losses (31,836,804,267) -- 29,463,836,018 (2,372,968,249)
Jumlah/ Total 519,352,569,206 (112,953,068,297) (71,075,877,077) 335,323,623,832
2024
Bagian Laba
(Rugi) Tahun
Berjalan/ Penambahan
Saldo Awal/ Share in (Pengurangan)/
Nama Ventura Bersama/ Proyek/ Beginning Income (Loss) on Addition Saldo Akhir/
Name of Joint Venture Project Balance Current Year (Deduction) Ending Balance
Rp Rp Rp Rp
Investasi pada Ventura Bersama/
Investment in Joint Ventures
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Tamansari Prospero Konstruksi
PT Mutiara Masyhur Sejahtera 182,660,583,147 230,742,243 538,251,323 183,429,576,713
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Gedung Sekolah Paket 1
Pemprov DKI (Gedung Sekolah 1) 96,805,832,611 -- -- 96,805,832,611
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Gedung Sekolah Paket 5
Pemprov DKI (Gedung Sekolah 5) 53,066,145,652 -- -- 53,066,145,652
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Tamansari Mahogany Konstruksi
PT Mahoni Citra Persada 36,948,615,930 -- -- 36,948,615,930
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO Venue PON Aceh
PT Nindya Karya 8,031,000 24,118,500,429 3,965,591,838 28,092,123,267
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO Pembangunan Hunian
PT Adhi Karya (Persero) Tbk Pekerja Konstruksi (IKN) 24,472,222,880 -- 1,867,171,008 26,339,393,888
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Gedung Sekolah Paket 2
Pemprov DKI (Gedung Sekolah 2) 26,993,528,262 -- -- 26,993,528,262
64
Page 664
664
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
2024
Bagian Laba
(Rugi) Tahun
Berjalan/ Penambahan
Saldo Awal/ Share in (Pengurangan)/
Nama Ventura Bersama/ Proyek/ Beginning Income (Loss) on Addition Saldo Akhir/
Name of Joint Venture Project Balance Current Year (Deduction) Ending Balance
Rp Rp Rp Rp
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - Paket 3 Pembangunan AGLC,
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk ASLC, IFFLC UGM 14,921,008,110 -- 585,608,969 15,506,617,079
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - KSO RSUPT Vertikal Surabaya
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 22,292,235,197 19,549,336,822 (28,555,493,512) 13,286,078,507
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO BMKG 2
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 3,696,838 8,891,376,074 2,748,964,715 11,644,037,627
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO PEMBANGUNAN HUNIAN
PT Abadi Prima Inti Karya PEKERJA KONSTRUKSI 2 (IKN) -- 23,950,003,211 (12,632,267,802) 11,317,735,409
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - Pembangunan SGLC & ERIC UGM
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 11,875,817,786 -- 83,804,688 11,959,622,474
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - BI Manokwari
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 3,045,383,075 4,445,979,209 792,095,986 8,283,458,270
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO PEMBANGUNAN
PT Brantas Abipraya (Persero) HUNIAN PEKERJA TNI (IKN) -- 10,281,901,965 (4,231,351,850) 6,050,550,115
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - Rumah Dinas Prajurit TNI AD
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 5,631,920,929 -- 79,599,655 5,711,520,584
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO PMJ Land
PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk 4,276,840 2,746,505,120 841,893,200 3,592,675,160
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Perluasan Bandara Banjarmasin
PT PP (Persero) Tbk 3,071,416,829 -- -- 3,071,416,829
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO TELKOM LANDMARK TOWER
PT Pelitamaju Multiswakarsa -- 1,281,194,195 1,156,272,945 2,437,467,140
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - PT Wijaya Karya Proyek Pembangunan Gedung 1 dan 2 ITB
Bangunan Gedung Tbk Innovation Park (IIP) Bandung Teknopolis 745,656,540 1,305,502,845 271,242,923 2,322,402,308
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - PT Shimizu Corporation
KSO Benhil Hotel Service Apartement 539,520,038 1,423,741,479 220,411,189 2,183,672,706
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO DKUT GRESIK
PT Adhi -- 1,771,870,014 347,738,313 2,119,608,327
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - KSO GEREJA BASILIKA
PT Brantas Abipraya -- -- 27,294,615 27,294,615
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Pembangunan Jakarta
PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk - Internasional Stadium
PT PP (Persero) Tbk 25,442,842,769 -- (25,442,842,769) --
KSO PT Wijaya Karya Gedung Tbk - Proyek Pengembangan RSUD Kalideres
PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk 3,766,635,862 (332,331,826) (3,434,304,036) --
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Pembangunan Hotel T3
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 1,774,680,293 -- (1,774,680,293) --
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - UIN Serang
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 1,512,583,993 -- (1,512,583,993) --
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Renovasi Gedung Sekolah Paket 1 Mamuju
PT Brantas Abipraya (Persero) 858,276,612 -- (858,276,612) --
Subjumlah/ Subtotal 516,440,911,193 99,664,321,780 (64,915,859,500) 551,189,373,473
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/
Less: Allowance for Impairment Losses (11,001,496,411) -- (20,835,307,856) (31,836,804,267)
Jumlah/ Total 505,439,414,782 99,664,321,780 (85,751,167,356) 519,352,569,206
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan laba (rugi) Total assets, liabilities, revenues and net income
entitas Ventura Bersama adalah sebagai berikut: (loss) of Joint Venture entities are as follows:
2025
Aset/ Assets Liabilitas/ Liabilities Pendapatan/ Revenue Laba (Rugi)/
Income (Loss)
KSO PT Wika Gedung - PT Mutiara Masyhur Sejahtera (Prospero) 257,554,931,970 201,597,469,440 152,554,955 189,400,468
KSO PT Wika Gedung - Pemprov DKI (Gedung Sekolah 1) 1,079,543,741 89,968,294,593 -- (106,791,287,905)
KSO PT Wika Gedung - Pemprov DKI (Gedung Sekolah 2) 167,430,114 34,378,544,317 -- (48,251,775,839)
KSO PT Wika Gedung - Pemprov DKI (Gedung Sekolah 5) 1,536,410,475 79,427,913,959 (94,937,108,931)
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (BMKG 2) 38,073,597,739 26,398,858,832 13,852,939,969 11,674,738,907
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Pelitamaju Multiswakarsa (Telkom Landmark) 14,233,226,976 13,648,531,078 119,768,823,000 6,469,689,252
KSO PT Wijaya Karya Tbk - PT Wijaya Karya
Bangunan Gedung Tbk (BI Manokwari) 34,212,657,365 33,950,120,456 141,945,886,428 (3,586,652,785)
KSO PT Wika Gedung - PT WIKA (Persero) (Vertikal SBY) 176,487,443,523 171,309,840,434 -- --
KSO PT Wika Gedung - PT WIKA (Persero) (UGM Paket 1) 20,553,868 48,602,796,933 (48,835,998,469)
KSO PT Wika Gedung - PT WIKA (Persero) (ITB) 10,256,402,536 10,136,226,816 -- 120,175,720
KSO PT Wika Gedung - PT WIKA (Persero) (UGM Paket 3) 693,508,968 16,075,758,597 -- (15,701,642,561)
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
PT Brantas Abipraya (Hunian Pekerja TNI (IKN) 5,125,929,787 5,066,948,996 -- 85,103,615
KSO PT Wika Gedung - PT Abadi Prima Inti Karya (Hunian IKN Paket 2) 27,431,810,243 27,425,829,019 3,648,095,050 370,709,725
KSO PT Wika Gedung - PT Adhi Karya (Hunian IKN Paket 1) 46,592,299,884 46,139,054,756 340,815,056,765 --
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Adhi Karya (DKUT Gresik) 113,381,821,760 104,370,340,194 238,298,862,751 16,121,594,139
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Jaya Konstruksi (PMJ Land) 59,089,792,419 48,703,719,137 169,970,716,938 5,392,427,609
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Nindya Karya (PON Aceh) 75,810,755,286 62,866,570,830 499,457,494,594 1,456,458
KSO PT Wika Gedung - PT Shimizu Corporation (Benhil) 16,485,644,272 15,754,142,535 87,483,684,535 8,058,563
65
Page 665
665
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
2025
Aset/ Assets Liabilitas/ Liabilities Pendapatan/ Revenue Laba (Rugi)/
Income (Loss)
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Brantas Abipraya (Basilika) 271,906,522,904 242,409,893,434 421,351,148,896 29,496,629,470
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Apik (Sekolah Rakyat Jateng) 175,383,632,441 175,347,809,863 2,136,221,234 35,822,578
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT FYP Karya Perdana (Mess Transmigrasi Patriot) 39,842,976,207 36,994,471,968 38,783,783,784 2,848,504,239
KSO PT Wika Gedung - PT WIKA (Persero) (Rumdis TNI AD) 2,865,514,673 2,865,514,673 558,831,818,182 --
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Nindya Karya (DPR II) 387,360,870,321 387,360,870,321 -- --
2024
Aset/ Assets Liabilitas/ Liabilities Pendapatan/ Revenue Laba (Rugi)/
Income (Loss)
KSO PT Wika Gedung - PT Mutiara Masyhur Sejahtera (Prospero) 257,265,284,611 201,497,222,549 1,244,031,553 384,570,406
KSO PT Wika Gedung - PT Mahoni Citra Persada (Mahogany) 55,240,954,575 55,240,954,575 -- --
KSO PT Wika Gedung - Jakarta Konsultindo (PKP Ciracas) 17,658,551,039 11,492,422,957 -- --
KSO PT Wika Gedung - Pemprov DKI (Gedung Sekolah 1) 107,951,133,276 90,048,596,223 -- --
KSO PT Wika Gedung - Pemprov DKI (Gedung Sekolah 2) 49,249,472,524 35,208,810,888 -- --
KSO PT Wika Gedung - Pemprov DKI (Gedung Sekolah 5) 96,662,767,592 79,617,162,145 -- --
KSO PT Wika Gedung - PT Pembangunan Perumahan (Bandara BDJ) 340,786,308,746 340,786,308,746 -- --
KSO PT Wika Gedung - PT WIKA (Persero) (Hotel T3) 4,060,905,941 4,060,905,941 -- --
KSO PT Wika Gedung - PT WIKA (Persero) (UGM Paket 3) 300,063,584,358 29,744,191,426 -- --
KSO PT Wika Gedung - PT WIKA (Persero) (UIN Serang) 14,062,941 14,062,941 396,274,257,826 251,103,587
KSO PT Wika Gedung - PT WIKA (Persero) (UGM Paket 1) 58,071,733,493 58,071,733,493 -- --
KSO PT Wika Gedung - PT WIKA (Persero) (Rumdis TNI AD) 14,331,957,567 3,267,670,857 -- --
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Brantas Abipraya (Sekolah Mamuju) 10,218,107 10,218,107 70,713,692,658 2,116,451,406
KSO PT Wika Gedung - PT Shimizu Corporation (Benhil) 21,477,585,709 15,754,142,535 87,483,684,535 5,723,443,174
KSO PT Wika Gedung - PT Jaya Konstruksi (RSUD Kalideres) 486,823,942 486,823,942 -- (604,239,683)
KSO PT Wika Gedung - PT WIKA (Persero) (Vertikal SBY) 346,306,991,338 281,142,535,261 563,915,742,716 65,164,456,077
KSO PT Wika Gedung - PT WIKA (Persero) (ITB) 94,042,384,125 91,866,546,050 240,249,201,244 2,175,838,075
KSO PT Wika Gedung - PT Adhi Karya (Hunian IKN) 124,582,632,536 122,652,957,501 84,050,740,000 4,429,657,035
KSO PT Wijaya Karya Tbk - PT Wijaya Karya
Bangunan Gedung Tbk (BI Manokwari) 106,875,563,501 105,884,540,126 171,044,144,124 7,409,965,349
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Jaya Konstruksi (PMJ Land) 57,738,707,146 52,745,061,475 121,238,424,974 4,993,645,671
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Nindya Karya (PON Aceh) 72,541,013,511 28,689,194,550 499,457,494,594 43,851,818,961
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (BMKG 2) 155,393,071,440 145,513,764,691 238,900,474,067 9,879,306,749
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Pelitamaju Multiswakarsa 38,360,060,717 36,529,783,296 40,161,177,000 1,830,277,421
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Brantas Abipraya (Hunian Pekerja TNI (IKN) 58,949,538,222 50,703,620,818 208,194,705,071 15,818,310,715
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Adhi Karya (DKUT Gresik) 124,582,632,536 122,652,957,501 84,050,740,000 4,429,675,035
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -
PT Abadi Prima Inti Karya 182,759,030,929 16,979,442,07 342,142,904,950 34,214,290,275
Perjanjian kerjasama tersebut adalah sebagai Cooperation agreements are as follows:
berikut:
Porsi Kepemilikan/ Status/
Portion of Ownership Status
Benhil Hotel Service Apartment Benhil Hotel Service Apartment
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Shimizu Corporation 30% : 70% Berjalan/ in Progress PT Shimizu Corporation
PMJ Land PMJ Land
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk 55% : 45% Berjalan/ in Progress PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk
Kahuripan - Prospero Kahuripan - Prospero
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Mutiara Masyhur Sejahtera 60% : 40% Berjalan/ in Progress PT Mutiara Masyhur Sejahtera
DKUT Gresik DKUT Gresik
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 40% : 60% Berjalan/ in Progress PT Adhi Karya (Persero) Tbk
Gereja Basilika IKN IKN Basilica Church
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Brantas Abipraya 60% : 40% Berjalan/ in Progress PT Brantas Abipraya
Gedung DPR II IKN IKN DPR Building II
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Nindya Karya : PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 50% : 35% : 15% Berjalan/ in Progress PT Nindya Karya : PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
66
Page 666
666
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Porsi Kepemilikan/ Status/
Portion of Ownership Status
Mess Transmigrasi Patriot Patriot Transmigration House
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT FYP Karya Perdana 70% : 30% Berjalan/ in Progress PT FYP Karya Perdana
Sekolah Rakyat Jawa Tengah Central Java Public School
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk : PT Wijaya Karya (Persero) Tbk :
PT Abadi Prima Inti Karya 30% : 40% : 30% Berjalan/ in Progress PT Abadi Prima Inti Karya
Sekolah Rakyat Kalimantan Barat West Kalimantan Public School
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk : PT Cipta Sentosa 15% : 45% : 40% Berjalan/ in Progress PT Wijaya Karya (Persero) Tbk : PT Cipta Sentosa
Venue PON Aceh PON Aceh Venue
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Nindya Karya 55% : 45% Selesai/ Finished PT Nindya Karya
BMKG 2 BMKG 2
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 90% : 10% Selesai/ Finished PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Telkom Landmark Tower Telkom Landmark Tower
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Pelitamaju Multiswakarsa 70% : 30% Selesai/ Finished PT Pelitamaju Multiswakarsa
BI Manokwari BI Manokwari
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 60% : 40% Selesai/ Finished PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
RSUPT Vertikal Surabaya RSUPT Vertikal Surabaya
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 30% : 70% Selesai/ Finished PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Pembangunan Gedung Smart and Green Learning Construction of UGM Smart and Green
Center (SGLC) dan Engineering Research Innovation Learning Center (SGLC) and Engineering
Center (ERIC) (UGM Paket 1) Research Innovation Center (ERIC) (UGM Package 1)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 49% : 51% Selesai/ Finished PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Pembangunan Gedung 1 dan 2 ITB Innovation Park Construction of Building 1 and 2 ITB
(IIP) Bandung Teknopolis Innovation Park (IIP) Bandung Teknopolis
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 60% : 40% Selesai/ Finished PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Rumah Dinas TNI AD TNI AD Official Residence
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 49% : 51% Selesai/ Finished PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Pembangunan AGLC, ASLC, IFFLC UGM Construction of AGLC, ASLC, IFFLC UGM
(UGM Paket 3) (UGM Package 3)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 49.5% : 50.5% Selesai/ Finished PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Perluasan Bandara Banjarmasin Banjarmasin Airport Expansion
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk 47.5% : 52.5% Selesai/ Finished PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
Pembangunan Gedung Sekolah di Jakarta Pusat Construction of School Building in Central Jakarta
dan Jakarta Timur (Gedung Sekolah Paket 5) and East Jakarta (School Building Package 5)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 49.5% : 50.5% Selesai/ Finished PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Pembangunan Gedung Sekolah di Jakarta Barat Construction of School Building in West Jakarta
(Gedung Sekolah Paket 2) (School Building Package 2)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 49.5% : 50.5% Selesai/ Finished PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Pembangunan Gedung Sekolah di Jakarta Utara Construction of School Building in North Jakarta and
dan Kepulauan Seribu (Gedung Sekolah Paket 1) Kepulauan Seribu (School Building Package 1)
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 49.5% : 50.5% Selesai/ Finished PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Pengembangan Proyek Tamansari Mahogany Development of Tamansari Mahogany Project
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Mahoni Citra Persada 60% : 40% Selesai/ Finished PT Mahoni Citra Persada
Pembangunan Hunian Pekerja Konstruksi IKN IKN Construction Worker Housing Development
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 60% : 40% Selesai/ Finished PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Pembangunan Hunian Pekerja TNI IKN IKN TNI Worker Housing Development
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Brantas Abipraya 65% : 35% Selesai/ Finished PT Brantas Abipraya
Pembangunan Hunian Pekerja Konstruksi IKN 2 IKN TNI Worker Housing 2 Development
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk : PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk :
PT Abadi Prima Inti Karya 70% : 30% Selesai/ Finished PT Abadi Prima Inti Karya
67
Page 667
667
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
21.b. Utang pada Ventura Bersama 21.b. Joint Venture Payables
2025
Penambahan
Saldo Awal/ (Pengurangan)/
Nama Ventura Bersama/ Proyek/ Beginning Addition Saldo Akhir/
Name of Joint Venture Project Balance (Deduction) Ending Balance
Rp Rp Rp
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Gedung DPR II IKN
PT Nindya Karya - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk -- 150,000,000,000 150,000,000,000
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Sekolah Rakyat Kalimantan Barat
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - PT Cipta Sentosa -- 15,000,000,000 15,000,000,000
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - BMKG 2
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk -- 13,843,647,534 13,843,647,534
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Pembangunan Gedung
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk SGLC dan ERIC UGM Paket 1 -- 11,727,630,183 11,727,630,183
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Gereja Basilika IKN
PT Brantas Abipraya -- 8,090,316,432 8,090,316,432
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Mess Transmigrasi Patriot
PT FYP Karya Perdana -- 2,542,257,028 2,542,257,028
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Telkom Landmark Tower
PT Pelitamaju Multiswakarsa -- 211,664,421 211,664,421
Jumlah/ Total -- 201,415,515,598 201,415,515,598
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk – KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk –
PT Nindya Karya – PT Wijaya Karya (Persero) PT Nindya Karya – PT Wijaya Karya (Persero)
Tbk Tbk
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan On December 31, 2025, the Company received an
menerima uang muka dari pemberi kerja sebesar advance payment from the project owner related to
Rp150.000.000.000 terkait dengan proyek Gedung DPR II IKN Project carried out by KSO PT
Gedung DPR II IKN yang dilaksanakan oleh Wijaya Karya Bangunan Gedung (Tbk) – PT Nindya
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Karya – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. As of
PT Nindya Karya - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. December 31, 2025, the Company has not
Sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, disbursed the advance payment to KSO PT Wijaya
Perusahaan belum meneruskan uang muka kepada Karya Bangunan Gedung Tbk – PT Nindya Karya –
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - PT PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Nindya Karya - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
22. Pinjaman Bank Jangka Pendek 22. Short-term Bank Loans
2025 2024
Rp Rp
Pihak Berelasi/ Related Parties (Catatan/ Note 39) 73,038,256,757 350,000,000,000
Pihak Ketiga/ Third Parties
PT Bank DKI
Cash Loan -- 22,000,000,000
Subjumlah/ Subtotal -- 22,000,000,000
Jumlah/ Total 73,038,256,757 372,000,000,000
Informasi fasilitas utang bank disajikan di Information on bank loan facilities is presented in
Catatan 43. Note 43.
68
Page 668
668
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
23. Utang Usaha 23. Trade Payables
Rincian utang usaha adalah sebagai berikut: Details of trade payables are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Pemasok 404,654,799,656 588,359,136,381 Supplier
Mitra 109,832,302,522 463,888,520,336 Partners
Subkontraktor 385,815,553,519 429,280,766,688 Subcontractor
Mandor 72,978,507,879 175,319,892,213 Foremen
Usaha Lain 12,283,676,171 1,386,960,997 Other Trade
Jumlah 985,564,839,747 1,658,235,276,615 Total
Utang usaha seluruhnya merupakan transaksi All trade payable transactions are in Rupiah.
dalam mata uang Rupiah.
Rincian utang pemasok, utang subkontraktor, utang Details of supplier payable, subcontractor payable,
mandor dan utang usaha lain adalah sebagai foreman payable, other trade payable and partners
berikut: payable are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Pihak Berelasi/Related Parties (Catatan/Note 39) 158,719,269,313 473,871,107,934
Pihak Ketiga/Third Parties 826,845,570,434 1,143,509,090,324
Utang Mitra Pihak Ketiga/
Third Parties Partners Payable
PT Bank DKI
Non Cash Loan -- 40,855,078,357
Subjumlah/ Subtotal -- 40,855,078,357
Jumlah Pihak Ketiga - Bersih/
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Total Third Parties - Net 826,845,570,434 1,184,364,168,681
Total/ Total 985,564,839,747 1,658,235,276,615
Jumlah utang usaha berdasarkan umur: Total trade payable based on aging:
2025 2024
Rp Rp
Sampai dengan 1 Bulan/ Up to 1 Month 295,799,405,517 386,112,795,404
> 1 - 3 Bulan/ Month 113,620,850,713 573,085,383,031
> 3 - 6 Bulan/ Month 214,452,024,071 337,493,202,878
> 6 Bulan/ Month - 1 Tahun/ Year 212,093,881,282 107,894,364,795
> 1 Tahun/ Year 149,598,678,164 253,649,530,507
Jumlah/ Total 985,564,839,747 1,658,235,276,615
Utang pemasok merupakan utang kepada pemasok Supplier payable is payable to suppliers for
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
atas pengadaan bahan bangunan sehubungan procurement of building materials in connection with
dengan pelaksanaan suatu proyek. the implementation of a project.
Utang subkontraktor merupakan utang kepada Subcontractor payable is payable to subcontractors
subkontraktor berdasarkan berita acara progress based on the minutes of the physical progress of
fisik pekerjaan sehubungan dengan pelaksanaan work in connection with the implementation of the
proyek. project.
Utang kepada mandor merupakan upah mandor Foreman payable is salary of the foreman at the end
yang pada akhir periode laporan belum dibayar. of the reporting period that has not been paid.
69
Page 669
669
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Utang usaha lain merupakan utang atas sewa alat, Other trade payable is payable on rent equipment,
pemeliharaan dan perbaikan proyek. maintenance and repair projects.
Utang usaha mitra merupakan utang atas fasilitas Partners payables are payable on the Company’s
Non-Cash Loan Perusahaan kepada bank mitra Non-Cash Loan facility to partner banks (Note 43).
(Catatan 43).
24. Beban Akrual 24. Accrued Expenses
Akun ini merupakan beban yang masih harus This account is an expense incurred but not yet paid
dibayar dengan rincian sebagai berikut: with details as follows:
2025 2024
Rp Rp
Pekerjaan Proyek 272,987,772,708 321,671,870,991 Project Work
Bonus dan Tantiem 11,824,208,465 34,737,657,261 Bonus and Tantiem
Jumlah 284,811,981,173 356,409,528,252 Total
Pekerjaan proyek merupakan pencadangan biaya Project works are allowance for current year
tahun berjalan yang akan dikeluarkan pada masa maintenance expenses disbursable at project
pemeliharaan proyek dan pembelian barang yang maintenance period and purchase of goods required
dibutuhkan untuk proyek yang belum dibayar pada for the projects that are not yet paid as of the date of
tanggal laporan posisi keuangan. the statement of financial position.
Bonus dan tantiem merupakan pencadangan bonus Bonus and tantiem are allowances for bonuses of
karyawan serta tantiem Direksi dan Komisaris. employee and for members of the Directors and
Commissioners.
25. Uang Muka Pemberi Kerja dan Konsumen 25. Advances from Projects Owners and
Consumers
Merupakan saldo uang muka dari pemberi kerja dan Represents advances from project owners and
konsumen per 31 Desember 2025 dan 2024 dengan customers as of December 31, 2025 and 2024 with
rincian sebagai berikut: the following details:
2025 2024
Rp Rp
Uang Muka Pemberi Kerja Advances from Project Owners
(Jasa Konstruksi) 300,344,825,373 507,541,582,961 (Construction Service)
Uang Muka Konsumen (Properti) 15,805,759,099 15,829,560,667 Advances from Consumers (Property)
Jumlah 316,150,584,472 523,371,143,628 Total
Rincian uang muka pemberi kerja berdasarkan Details of advance from project owner and customer
waktu jatuh tempo adalah sebagai berikut: based on maturity are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Maturity within One Year
Uang Muka Konsumen (Properti) 2,040,897,663 15,829,560,667 Advances from Consumers (Property)
Subjumlah 2,040,897,663 15,829,560,667 Subtotal
Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun Due in More than One Year
Uang Muka Pemberi Kerja Advances from Project Owners
(Jasa Konstruksi) 300,344,825,373 494,420,693,754 (Construction Service)
Uang Muka Konsumen (Properti) 13,764,861,436 13,120,889,207 Advances from Consumers (Property)
Subjumlah 314,109,686,809 507,541,582,961 Subtotal
Jumlah 316,150,584,472 523,371,143,628 Total
70
Page 670
670
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Uang muka pemberi kerja merupakan uang muka Advance from project owners consist of advance
yang diterima dari pemberi kerja atau pemilik proyek received from project owners and consumers
atas pekerjaan konstruksi yang memiliki jangka regarding construction project that have completion
waktu penyelesaian proyek lebih dari satu tahun. date more than a year. The amount will be
Jumlah tersebut secara proporsional akan proportionally compensated with billings made
dikompensasikan dengan tagihan yang didasarkan based on physical progress with the following
atas kemajuan fisik yang telah dicapai dengan project detail:
rincian proyek sebagai berikut:
2025 2024
Rp Rp
Proyek dari Pihak Berelasi/ Projects from
Related Parties (Catatan/ Note 38) 110,858,953,299 93,067,556,515
Proyek dari Pihak Ketiga/ Projects from Third Parties
Cental Business District Surabaya 26,483,980,422 26,483,980,422
Apartemen Nayumi 21,363,636,364 21,363,636,364
Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara 19,510,540,540 --
Proyek Pembangunan Bangunan Pendukung Kawasan Bank Indonesia
di Karawang (PK-12) 18,205,263,054 45,075,000,000
UNDIP Semarang 17,681,105,872 --
Apartemen Puncak Merr 16,998,866,333 65,122,549,870
The MAJ Collections Hotel & Residences 14,005,160,000 14,005,160,000
Pembangunan Hunian Terjangkau Tower B Nuansa Cilangkap 12,587,837,838 20,979,729,730
RSUD KLATEN 12,353,597,702 49,686,400,000
Gedung Bank Mandiri Cabang Masjid Agung -- 38,501,486,487
Kantor PUPR Wing 1 IKN -- 25,633,063,885
Rusun Paspampres IKN -- 24,741,807,764
BI Modern Office -- 18,895,896,110
BI Papua Barat -- 14,508,000,000
Lain-lain (Di Bawah Rp10 Milyar)/
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Others (Below Rp10 Billion) 46,101,643,048 65,306,876,481
Subjumlah/ Subtotal 205,291,631,173 430,303,587,113
Jumlah/ Total 316,150,584,472 523,371,143,628
26. Utang Lain-Lain 26. Other Payables
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
2025 2024
Rp Rp
Pihak Berelasi/ Related Parties (Catatan/ Note 39) 39,119,031,725 36,899,710,813
Pihak Ketiga/ Third Parties
Iuran Hari Tua Dana Pensiun 1,947,725,581 1,904,018,677
Asuransi BPJS Ketenagakerjaan 97,695,634 97,695,637
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Lain-lain/ Others 1,741,153,892 1,420,790,570
Jumlah Pihak Ketiga/ Total Third Parties 3,786,575,107 3,422,504,884
Jumlah/ Total 42,905,606,832 40,322,215,697
27. Pinjaman Bank 27. Bank Loans
Akun ini merupakan pinjaman bank atas fasilitas This account represents bank loan of credit
kredit investasi Perusahaan kepada PT Bank investment facilities of the Company to PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (Catatan 43). Saldo pinjaman Mandiri (Persero) Tbk (Note 43). The balance of
bank per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah bank loans as of December 31, 2025 and 2024 are
sebagai berikut: as follows:
71
Page 671
671
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
2025 2024
Rp Rp
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 75,646,000,000 85,063,600,000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Jumlah 75,646,000,000 85,063,600,000 Total
Bagian Jangka Pendek (75,646,000,000) (9,417,600,000) Short Term Portion
Bagian Jangka Panjang -- 75,646,000,000 Long Term Portion
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Berdasarkan Surat Penawaran Pemberian Based on Letter of Credit Offering for working
Kredit untuk modal kerja Nomor: capital Number: CBG.CB2/SCD.SPPK.074/2020
CBG.CB2/SCD.SPPK.074/2020 tanggal dated September 16, 2020 and Deed No. 28 dated
16 September 2020 dan Akta No. 28 tanggal September 25, 2020 made before Fathiah Helmi,
25 September 2020 dibuat di hadapan Fathiah S.H., Notary in Jakarta terms and conditions:
Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dengan persyaratan
sebagai berikut:
Limit Kredit Rp116.000.000.000 Credit Limit Rp116,000,000,000
Jangka Sampai 24 September 2030 Time Period Until September 24, 2030,
Waktu termasuk masa penarikan including the principal drawdown
dan grace period pokok selama 6 period and grace period of 6
bulan setelah penandatanganan months after signing the credit
perjanjian kredit agreement
Tingkat 9,5 % per tahun Interest Rate 9.5% per annum
Bunga
Provisi 1% per tahun dari limit kredit Provision 1% per annum of credit limit
Annual 1% per tahun dari limit kredit Annual 1% per annum of credit limit
Servicing Servicing Fee
Fee
Biaya Rp50.000.000 dibayarkan sebelum Administration Rp50,000,000 paid before signing
Administrasi penandatanganan perjanjian Fee of agreement
Commitment 2% dari jumlah porsi yang belum Commitment 2% of the undisbursed portion of
Fee ditarik sampai dengan masa Fee the portion until the withdrawal
penarikan period
Agunan Sebesar Rp145.000.000.000 Collateral Amounted to Rp145,000,000,000
dengan rincian sebagai berikut: with the details are as follows:
- Gadai Rekening Penampung - Revenue Accounts and Debt
Pendapatan dan Debt Service Service Accounts (Escrow
Account (Rekening Escrow) Account)
- Fidusia Piutang Sewa dan Piutang - Rent and Receivables for the
Proyek Graha Mantap Graha Mantap Project
- Fidusia Hasil Klaim Asuransi atas - Rent and Receivables for the
Bangunan Proyek Graha Mantap Graha Mantap Project
- Fidusia Hasil Klaim Bank Garansi - Bank Guarantee Claims on
atas Bangunan Proyek Graha Graha Mantap Building Projects
Mantap
Pelunasan fasilitas kredit dilakukan dengan cara Repayment of credit facilities is made in installments
mengangsur pada setiap tanggal 23 untuk setiap on the 23rd for each of the quarterly.
triwulan.
Debitur wajib menjaga rasio keuangan yaitu current Debtors are required to maintain financial ratios,
ratio minimal 100%, leverage maksimal 500% dan namely a minimum current ratio of 100%, a
EBITDA to Interest minimal sebesar 200%. maximum leverage of 500% and a minimum
EBITDA to Interest of 200%.
72
Page 672
672
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan tidak As of December 31, 2025, the Company has not
dapat memenuhi syarat dan kondisi pinjaman complied with the terms and conditions regarding
berupa rasio EBITDA to interest. the EBITDA to interest ratio.
Saldo pinjaman bank per 31 Desember 2025 dan Balance of bank loan as of December 31, 2025 and
2024 masing-masing sebesar Rp75.646.000.000 2024 amounted to Rp75,646,000,000 and
dan Rp85.063.600.000. Rp85,063,600,000, respectively.
Pembayaran pokok pinjaman bank yang dilakukan Payments made for bank loan facility principal for
untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal the years ended December 31, 2025 and 2024
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing amounted to Rp9,417,600,000 and
sebesar Rp9.417.600.000 dan Rp8.938.000.000. Rp8,938,000,000, respectively.
Pembayaran bunga pinjaman bank yang dilakukan Payments made for bank loan facility interest for the
untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal years ended December 31, 2025 and 2024
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing amounted to Rp7,852,184,993 and
sebesar Rp7.852.184.993 dan Rp18.073.841.715. Rp18,073,841,715, respectively.
28. Liabilitas Imbalan Kerja 28. Employee Benefits Liabilities
2025 2024
Rp Rp
Imbalan Pascakerja 15,965,628,020 18,374,374,295 Post-employment Benefits
Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya 8,516,961,234 4,385,126,024 Other Long-term Employee Benefits
Jumlah 24,482,589,254 22,759,500,319 Total
Imbalan Pascakerja Post-employment Benefits
Grup menyelenggarakan program pensiun manfaat The Group established defined benefit pension plan
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
pasti untuk karyawan tetap, berdasarkan for permanent employees, based on years of
penghasilan dasar pensiun dan masa kerja service and salaries of the employees.
karyawan.
Liabilitas imbalan kerja yang diakui di laporan posisi The employee benefits liabilities recognized in the
keuangan adalah sebagai berikut: statements of financial position are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Nilai Kini dari Kewajiban 26,914,648,312 30,060,355,982 Present Value of Obligations
Nilai Wajar dari Aset Program (10,949,020,292) (11,685,981,687) Fair Value of Plan Assets
Jumlah 15,965,628,020 18,374,374,295 Total
Mutasi liabilitas imbalan kerja yang diakui di laporan The movements of employee benefits liabilities
posisi keuangan adalah sebagai berikut: recognized in the statements of financial position
are as follows:
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
2025 2024
Rp Rp
Pada Awal Tahun 30,060,355,982 22,386,443,490 At Beginning of The Year
Biaya Jasa Kini 1,172,425,066 1,247,337,984 Current Service Cost
Biaya Bunga 1,065,639,620 1,589,437,488 Interest Cost
Pembayaran Manfaat (3,276,688,231) (307,618,791) Benefits Paid
(Keuntungan) / Kerugian Aktuarial Bersih Net Actuarial (Gain) / Losses
yang Diakui Selama Tahun Berjalan (2,107,084,125) 5,144,755,811 Recognised During the Year
Jumlah 26,914,648,312 30,060,355,982 Total
73
Page 673
673
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Mutasi nilai wajar aset program adalah sebagai The movements in the fair value of plan assets are
berikut: as follows:
2025 2024
Rp Rp
Pada Awal Tahun 11,685,981,687 17,005,296,586 At Beginning of The Year
Transfer Aset -- -- Asset Transfer
Hasil Aset Program yang Diharapkan 390,464,631 1,196,455,591 Expected Return on Plan Assets
(Keuntungan) Kerugian Aktuarial Bersih Net Actuarial (Gains) Losses
Diakui Selama Tahun Berjalan 215,503,133 (6,208,151,699) Recognized During the Year
Pembayaran Manfaat (1,342,929,159) (307,618,791) Benefit Payment
Jumlah 10,949,020,292 11,685,981,687 Total
Biaya bersih yang diakui dalam laba rugi adalah Net expenses recognized in the profit or loss are as
sebagai berikut: follows:
2025 2024
Rp Rp
Biaya Jasa Kini 1,172,425,066 1,247,337,984 Current Service Cost
Biaya Bunga - Neto 1,065,639,620 392,981,897 Interest Cost - Net
(Keuntungan) / Kerugian Aktuarial Bersih Net Actuarial (Gain) / Losses
yang Diakui Selama Tahun Berjalan (2,322,587,258) 11,352,907,510 Recognised During the Year
Jumlah (84,522,572) 12,993,227,391 Total
Rekonsiliasi keuntungan (kerugian) aktuaria dari Reconciliation of profit (loss) of the actuarial
program imbalan pasca kerja yang diakui pada program post-employee benefits are recognized in
penghasilan komprehensif lainnya sebagai berikut: other comprehensive income are following:
2025 2024
Rp Rp
Penghasilan Komprehensif Lain Awal Other Comprehensive Income -
Tahun 6,303,585,354 (5,049,322,156) Beginning of Year
(Keuntungan) / Kerugian Aktuarial Bersih Net Actuarial (Gains) Losses
yang Diakui Selama Tahun Berjalan (2,322,587,258) 11,352,907,510 Recognized During the Year
Jumlah Rugi Total Other Comprehensive
Komprehensif Lain Akhir Tahun 3,980,998,096 6,303,585,354 Loss - Ending of Year
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat Expected maturity analysis of undiscounted pension
pensiun adalah sebagai berikut: benefit are as follows:
2025
Dalam 1 Tahun/ 2 - 5 Tahun/ 5 - 10 Tahun/ Di atas 10 Tahun/
Within 1 Years 2 - 5 Years 5 - 10 Years Over 10 Years
Rp Rp Rp Rp
Manfaat Pasti 1,294,470,097 2,476,113,653 2,733,928,697 48,696,468,612 Defined Benefit
Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Other Long-term Employee Benefits
Grup memberikan imbalan kerja jangka Panjang The Group provides other long-term benefit in form
lainnya berupa tunjangan cuti besar dan satya of long service leave and long service award.
karya.
Grup memberikan ekstra hari cuti dan ekstra uang The Group provides extra leave and extra leave
cuti untuk karyawan aktif setiap kelipatan 5 tahun allowance for active employee every 5 years of
masa kerja. Grup memberikan penghargaan satya service. The Group provides long leave award to
karya kepada karyawan yang telah mencapai masa employee that reached certain year of service.
kerja tertentu.
74
Page 674
674
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Liabilitas imbalan kerja panjang lainnya yang diakui Other long-term employee benefits liabilities
di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: recognized in the statements of financial position
are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Pada Awal Tahun 4,385,126,024 6,507,509,303 At Beginning of The Year
Biaya Jasa Kini 611,018,515 652,952,374 Current Service Cost
Biaya Bunga 554,929,397 438,280,752 Interest Cost
Pembayaran Manfaat (1,116,168,045) (1,214,859,112) Benefits Paid
(Keuntungan)/ Kerugian Aktuarial Bersih Net Actuarial Gains
yang Diakui Selama Tahun Berjalan 294,436,195 (1,998,757,293) Recognised During the Year
Penyesuaian Tahun Lalu 3,787,619,148 -- Prior Year Adjustment
Jumlah 8,516,961,234 4,385,126,024 Total
Biaya bersih yang diakui dalam laba rugi adalah Net expenses recognized in the profit or loss are as
sebagai berikut: follows:
2025 2024
Rp Rp
Biaya Jasa Kini 611,018,515 652,952,374 Current Service Cost
Biaya Bunga - Neto 554,929,397 438,280,752 Interest Cost - Net
(Keuntungan)/ Kerugian Aktuarial Net Actuarial (Gains)/ Losses
Bersih Diakui Selama Tahun Berjalan 294,436,195 (1,998,757,293) Recognised During the Year
Jumlah 1,460,384,107 (907,524,167) Total
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat Expected maturity analysis of undiscounted pension
pensiun adalah sebagai berikut: benefit are as follows:
2025
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Dalam 1 Tahun/ 2 - 5 Tahun/ 5 - 10 Tahun/ Di atas 10 Tahun/
Within 1 Years 2 - 5 Years 5 - 10 Years Over 10 Years
Rp Rp Rp Rp
Manfaat Pasti 965,586,244 2,544,025,182 7,309,286,773 10,997,456,856 Defined Benefit
Program pensiun imbalan pascakerja dan imbalan The post-employment benefits and other long-term
jangka panjang lainnya memberikan eksposur Grup benefits typically expose the Group to actuarial risks
terhadap risiko aktuarial seperti risiko investasi, such as: investment risk, interest rate risk, longevity
risiko tingkat bunga, risiko harapan hidup dan risiko risk and salary risk.
gaji.
Risiko Investasi Investment Risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung The present value of the defined benefit plan
menggunakan tingkat diskonto yang ditetapkan liability is calculated using a discount rate
dengan mengacu pada imbal hasil obligasi determined by reference to high quality
pemerintah berkualitas tinggi; jika pengembalian aset government bond yields; if the return on plan
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
program di bawah tingkat tersebut, hal itu akan asset is below this rate, it will create a plan
mengakibatkan defisit program. Saat ini program deficit. Currently the plan has a relatively balanced
tersebut memiliki investasi yang relatif seimbang investment in equity securities, time deposit
pada efek ekuitas, deposito dan emas. Karena sifat and gold. Due to the long-term nature of the
jangka panjang dari liabilitas program, dewan dana plan liabilities, the board of the pension fund
pensiun perlu menetapkan bahwa bagian wajar dari considers it appropriate that a reasonable portion
aset program harus diinvestasikan pada efek ekuitas of the plan assets should be invested in
dan real estat untuk meningkatkan imbal hasil yang equity securities and in real estate to leverage the
dihasilkan oleh dana. return generated by the fund.
75
Page 675
675
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Risiko Tingkat Bunga Interest Risk
Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan A decrease in the bond interest rate will increase the
liabilitas program; namun, sebagian akan di-offset plan liability; however, this will be partially offset by
(saling hapus) oleh peningkatan imbal hasil atas an increase in the return on the plan’s debt
investasi instrumen utang. investments
Risiko Harapan Hidup Longevity Risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan The present value of the defined benefit plan liability
mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas is calculated by reference to the best estimate of the
peserta program baik selama kontrak kerja. mortality of plan participants during their
Peningkatan harapan hidup peserta program akan employment. An increase in the life expectancy of
meningkatkan liabilitas program. the plan participants will increase the plan’s liability.
Risiko Gaji Salary Risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan The present value of the defined benefit plan liability
mengacu pada gaji masa depan peserta program. is calculated by reference to the future salaries of
Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program plan participants. As such, an increase in the salary
akan meningkatkan liabilitas program itu. of the plan participants will increase the plan’s
liability.
Analisis Sensitivitas Sensitivity Analysis
Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan Significant actuarial assumptions for the
nilai kini kewajiban imbalan pasti adalah tingkat determination of the present value of defined benefit
diskonto dan kenaikan gaji yang diharapkan. obligation are discount rate and expected salary
Analisis sensitivitas dibawah ini ditentukan increase. The sensitivity analysis below have been
berdasarkan masing-masing perubahan asumsi determined based on reasonable possible changes
yang mungkin terjadi pada akhir periode pelaporan, of the respective assumptions occurring at the of the
dengan semua asumsi yang lain konstan. reporting period, while holding all other assumptions
constant.
2025 2024
Rp Rp
Tingkat Diskonto Awal 35,431,609,546 34,445,482,006 Initial Discount Rate
Tingkat Diskonto +1% 26,913,559,636 32,074,974,553 Discount Rate + 1%
Tingkat Diskonto -1% 26,915,885,918 37,055,809,780 Discount Rate - 1%
Tingkat Gaji Awal 35,431,609,546 34,445,482,006 Initial Salary Rate
Tingkat Gaji +1% 26,938,673,065 36,970,588,982 Salary rate +1%
Tingkat Gaji -1% 26,895,602,484 31,423,403,566 Salary rate -1%
Berdasarkan perhitungan imbalan kerja yang Based on the calculation of employee benefits
dilakukan oleh aktuaris KKA Tubagis Syafrial & performed by the actuary of KKA Tubagis Syafrial &
Amran Nangasan dan KKA Azwir Arifin dan Rekan Amran Nangasan and KKA Azwir Arifin and
aktuaris independen dengan laporannya No. 077/ Partners, an independent actuary with its reports
IPK/KKA TBA /II 2025 tanggal 11 Februari 2025 dan No. 077/ IPK/KKA TBA /II 2025 dated February 11,
No732/II/22/KKA-RM tanggal 20 Februari 2024 2025 and No732/II/22/KKA-RM dated February 20,
dengan asumsi-asumsi yang digunakan sebagai 2024 with the following assumptions used:
berikut:
2025 2024
Mortalita 100% TMI IV 100% TMI IV Mortality
Usia Pensiun 55/56/57/58 tahun/ years 55/56/57/58 tahun/ years Pension Age
Tingkat Cacat 5% TMI IV 5% TMI IV Disability Rate
Tingkat Diskonto 4,59% - 7,06% per tahun / per year 6,70% - 7,13% per tahun / per year Discount Rate
Kenaikan Gaji 6,0% per tahun / per year 6,0% per tahun / per year Future Salary Increase
Tingkat Pengunduran Diri Resignation Rate
Usia < 35 tahun 1% per tahun / per year 1% per tahun / per year Age <35 years
Usia 45-55 tahun 0% per tahun / per year linear 0% per tahun / per year linear Age 45-55 years
76
Page 676
676
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
29. Modal Saham 29. Share Capital
Susunan pemegang saham Perusahaan pada The composition of the shareholders of the
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah Company as of December 31, 2025 and 2024 are
sebagai berikut: as follows:
Jumlah Saham/ Kepemilikan/ Nilai Nominal/
Total Stock Ownership Par Value
Pemegang Saham/ Shareholders % Rp
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 6,633,000,000 69.30 663,300,000,000
Koperasi Karyawan WIKA 67,000,000 0.70 6,700,000,000
Publik/ Public 2,872,000,000 30.00 287,200,000,000
Jumlah/ Total 9,572,000,000 100.00 957,200,000,000
30. Tambahan Modal Disetor 30. Additional Paid-In Capital
2025 2024
Rp Rp
Kelebihan Penerimaan di atas Excess of Proceeds from Issuance
Nilai Nominal Saham 545,876,957,519 545,876,957,519 of Share Capital over Par Value
Biaya Emisi Saham (23,014,188,361) (23,014,188,361) Share Issuance Costs
Difference in Restructuring
Selisih Nilai Transaksi Entitas Transaction of Entity under
Sepengendali 1,220,130,700 1,220,130,700 Common Control
Tambahan Modal Disetor - Bersih 524,082,899,858 524,082,899,858 Additional Paid in Capital - Net
Biaya emisi saham merupakan biaya-biaya yang Share issuance costs represent costs incurred for
dikeluarkan untuk kegiatan penawaran saham initial public offering activity in 2017.
perdana tahun 2017.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Selisih nilai transaksi entitas sepengendali The difference in restructuring transaction of entities
merupakan selisih antara nilai imbalan yang diterima under common control is the difference between the
Perusahaan dengan jumlah tercatat pada saat value of the compensation received by the Company
penjualan kepemilikan saham WPG oleh and the carrying amount at the time of the sale of
Perusahaan (Catatan 1.c). WPG share ownership by the Company (Note 1.c).
31. Saldo Laba 31. Retained Earnings
2025 2024
Rp Rp
Ditentukan Penggunaannya: Appropriated:
Saldo Awal 165,528,527,000 160,828,527,000 Beginning Balance
Cadangan 6,796,120,000 4,700,000,000 Reserve
Saldo Akhir 172,324,647,000 165,528,527,000 Ending Balance
Belum Ditentukan Penggunaannya: Unappropriated:
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Saldo Laba Awal 963,245,785,686 909,438,080,813 Beginning Balance
Penambahan (Pengurangan): Increase (Decrease):
Penghasilan Komprehensif Comprehensive Income
Tahun Berjalan (630,364,202,638) 67,888,264,873 for the Year
Cadangan (6,796,120,000) (4,700,000,000) Reserve
Dividen Tunai (6,796,120,000) (9,380,560,000) Cash Dividends
Saldo Akhir 319,289,343,048 963,245,785,686 Ending Balance
Berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang Saham In accordance with Deed of the Annual General
Tahunan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Meeting of Shareholders PT Wijaya Karya
No. 1 tanggal 21 Mei 2025, dibuat dihadapan Diah Bangunan Gedung Tbk No. 1 dated May 21, 2025,
Guntari L. Soemarwoto, S.H., Notaris di Jakarta, made in the presence of Diah Guntari L.
bahwa dari laba bersih Perusahaan pada tahun Soemarwoto, S.H., the Notary in Jakarta that from
buku 2024 sebesar Rp67.888.264.873 akan the Company's net profit for the financial year 2024
77
Page 677
677
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
digunakan sebesar 10% dari laba bersih sebagai of Rp67,888,264,873, 10% of the net profit will be
dividen tahun buku 2024, sebesar Rp6.796.120.000 used as dividends for the fiscal year 2024,
atau 10% dari laba bersih akan dialokasikan sebagai Rp6,796,120,000 or 10% of the net profit will be
Cadangan Wajib dalam rangka memenuhi Pasal 70 allocated as Mandatory Reserves in order to comply
Undang-undang Perseroan Terbatas dan sebesar with Article 70 of the Limited Liability Company Law
80% akan ditetapkan sebagai cadangan lainnya. and 80% will be set as other reserves. As of
Sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, December 31, 2025, the Company has paid the
Perusahaan telah membayar dividen sebesar dividend amounting to Rp6,748,550,000 and
Rp6.748.550.000 dan mencatat dividen yang belum recorded the outstanding dividend as Other
dibayar pada Utang Lain-lain (Catatan 26). Payables (Note 26).
Berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang Saham In accordance with Deed of the Annual General
Tahunan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Meeting of Shareholders PT Wijaya Karya
No. 8 tanggal 20 Mei 2024, dibuat dihadapan Diah Bangunan Gedung Tbk No. 8 dated May 20, 2024,
Guntari L. Soemarwoto, S.H., Notaris di Jakarta, made in the presence of Diah Guntari L.
bahwa dari laba bersih Perusahaan pada tahun Soemarwoto, S.H., the Notary in Jakarta that from
buku 2023 sebesar Rp46.702.158.528 akan the Company's net profit for the financial year 2023
digunakan sebesar 20% dari laba bersih sebagai of Rp46,702,158,528, 20% of the net profit will be
dividen tahun buku 2023, sebesar Rp9.380.560.000 used as dividends for the fiscal year 2023,
atau 10% dari laba bersih akan dialokasikan sebagai Rp9,380,560,000 or 10% of the net profit will be
Cadangan Wajib dalam rangka memenuhi Pasal 70 allocated as Mandatory Reserves in order to comply
Undang-undang Perseroan Terbatas dan sebesar with Article 70 of the Limited Liability Company Law
70% akan ditetapkan sebagai cadangan lainnya. and 70% will be set as other reserves.
Perusahaan menetapkan pembagian dividen The Company declared dividend for the financial
Perusahaan untuk tahun buku 31 Desember 2024 year December 31, 2024 and 2023 as follows:
dan 2023 sebagai berikut:
Tanggal Tanggal Saham (Nilai Penuh)/
Dideklarasikan/ Pembayaran/ Dividend per Share Jumlah/
Date Declared Date Paid (Full amount) Total
Rp
Dividen Tahun 30 Desember/ Dividends for the
Buku 2024 21 Mei/May 2025 December 2025 0.49 4,757,000,000 Financial Year 2024
Dividen Tahun Dividends for the
Buku 2024 21 Mei/May 2025 18 Juni/June 2025 0.21 2,039,120,000 Financial Year 2024
Dividen Tahun Dividends for the
Buku 2023 20 Mei/May 2024 13 Juni/June 2024 0.98 9,380,560,000 Financial Year 2023
32. Laba per Saham 32. Earnings per Share
Laba per saham dihitung dengan membagi laba Earning per share is calculated by dividing income
bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan for the year attributable to owners of the parent by
kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata- the weighted average number of ordinary shares
rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar outstanding during the year.
pada tahun yang bersangkutan.
2025 2024
Rp Rp
Laba / (Rugi) Tahun Berjalan Income / (Loss) for the
yang Dapat Diatribusikan kepada Current Year Attributable
Pemilik Entitas Induk (630,364,202,638) 67,888,264,873 to Owners of the Parent Entity
Rata-rata Tertimbang Saham Weighted Average Number Shares for
untuk Perhitungan Laba per the Computation of
Saham Dasar 9,572,000,000 9,572,000,000 Earnings per Share
Laba / (Rugi) per Saham (65.86) 7.09 Earnings / (Loss) per Share
78
Page 678
678
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
33. Kepentingan Non Pengendali 33. Non Controlling Interests
2025 2024
Rp Rp
Kepentingan Non Pengendali Non Controlling Interest in
atas Aset Bersih Entitas Anak Net Assets of Subsidiary
PT Wege Solusi Proklamasi 2,116,166,713 2,001,763,545 PT Wege Solusi Proklamasi
Total 2,116,166,713 2,001,763,545 Total
Kepentingan Non Pengendali Non Controlling Interest in
atas Jumlah Penghasilan Subsidiary's Total
Komprehensif Entitas Anak Comprehensive Income
PT Wege Solusi Proklamasi 114,403,168 68,985,076 PT Wege Solusi Proklamasi
Total 114,403,168 68,985,076 Total
34. Pendapatan 34. Revenue
Pendapatan usaha untuk tahun-tahun yang berakhir Revenue for the years ended December 31, 2025
pada 31 Desember 2025 dan 2024 terdiri dari: and 2024 consist of:
2025 2024
Rp Rp
Jasa Konstruksi/ Construction Service 1,520,795,160,215 3,368,260,613,129
Konsesi/ Concession 59,600,045,551 67,099,233,183
Properti/ Property 40,113,387,743 818,284,502
Industri/ Industry 3,046,540,438 237,349,044,669
Jumlah Pendapatan Usaha/ Total Revenue 1,623,555,133,947 3,673,527,175,483
Rincian pendapatan usaha dengan jumlah Details of revenue with cumulative total revenues
pendapatan kumulatifnya melebihi 10% dari jumlah exceeding 10% of total revenues for the years
pendapatan usaha untuk tahun-tahun yang berakhir ended December 31, 2025 and 2024 consists of:
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
pada 31 Desember 2025 dan 2024 terdiri dari:
2025 2024
Rp Rp
Pihak Berelasi/ Related Parties (Catatan/ Note 39) 292,436,713,243 641,971,263,951
Pihak Ketiga/ Third Parties
Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat 677,198,500,358 2,474,685,268,117
Bank Indonesia 212,537,681,697 188,792,130,887
Kementerian Kesehatan 192,441,507,695 44,128,184,137
Lain-lain di bawah 10 Persen Jumlah Pendapatan/
Others below 10 Percent Total Revenue 248,940,730,954 323,950,328,391
Jumlah Pihak Ketiga - Bersih/ Total Third Parties - Net 1,331,118,420,704 3,031,555,911,532
Jumlah/ Total 1,623,555,133,947 3,673,527,175,483
35. Beban Pokok Pendapatan 35. Cost of Revenue
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Beban pokok pendapatan untuk tahun-tahun yang Cost of revenue for the years ended
berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 terdiri December 31, 2025 and 2024 consists of:
dari:
2025 2024
Rp Rp
Jasa Konstruksi 1,387,078,309,411 3,090,248,186,125 Construction Service
Konsesi 53,443,055,621 61,839,280,602 Concession
Properti 34,799,474,501 701,299,836 Property
Industri 2,813,033,847 213,236,943,944 Industry
Jumlah 1,478,133,873,380 3,366,025,710,507 Total
79
Page 679
679
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Untuk tahun-tahun yang berakhir pada For the years ended December 31, 2025 and 2024
31 Desember 2025 dan 2024 tidak terdapat there are no purchase transactions from suppliers
transaksi pembelian dari pemasok dengan jumlah with cumulative total purchases exceeding 10% of
pembelian kumulatifnya melebihi 10% dari jumlah total revenues.
pendapatan usaha.
Beban penyusutan dan amortisasi untuk tahun yang Depreciation and amortization expense for the years
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 ended December 31, 2025 and 2024, is recorded in
dicatat pada beban jasa konstruksi senilai construction service cost of revenue amounted to
Rp13.824.147.820 dan Rp15.922.465.861. Rp13,824,147,820 and Rp15,922,465,861,
respectively.
36. Beban Usaha 36. Operating Expenses
Beban usaha untuk tahun-tahun yang berakhir pada Operating expenses for the years ended
31 Desember 2025 dan 2024 terdiri dari: December 31, 2025 and 2024 consists of:
2025 2024
Rp Rp
Pegawai 136,504,542,652 85,702,649,013 Employees
Umum 46,696,164,173 28,172,483,118 General Administrative Expenses
Pemasaran 4,251,816,263 548,747,649 Marketing Expenses
Jumlah 187,452,523,088 114,423,879,780 Total
Beban umum merupakan pengeluaran-pengeluaran General expenses represent expenses for
untuk alat tulis kantor, listrik, telepon, stationery, electricity and phone bill, human
pengembangan pegawai, biaya perjalanan dinas resources development, business trip and other
dan biaya lainnya. costs.
37. Pendapatan/ (Beban) Lainnya 37. Other Income/ (Expenses)
2025 2024
Rp Rp
Pendapatan Lainnya Other Income
Pemulihan Nilai Recovery of Impairment on
Aset Keuangan 115,446,957,892 124,877,924,162 Financial Assets
Pemulihan Nilai Recovery of Impairment on
Investasi Ventura Bersama 29,463,836,018 -- Investment in Joint Ventures
Bunga Deposito dan Interest on Time Deposit and
Jasa Giro 12,906,698,236 10,180,525,951 Current Account
Selisih Nilai Wajar Different on Fair Value
Properti Investasi (Catatan 16) 158,350,000 -- Investment Property (Note 16)
Jumlah 157,975,842,146 135,058,450,113 Total
Beban Lainnya Other Expenses
Penurunan Nilai Aset Keuangan (531,290,987,867) (123,006,382,312) Impairment of Financial Assets
Penurunan Nilai Impairment of
Investasi Ventura Bersama -- (29,463,836,018) Investment in Joint Ventures
Tanggung Jawab Sosial (1,218,133,842) (1,003,346,500) Corporate Social Responsibility
Lain-lain (25,916,488,622) (76,974,347,971) Others
Jumlah (558,425,610,331) (230,447,912,801) Total
80
Page 680
680
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
38. Beban Keuangan 38. Financial Expense
Beban keuangan untuk tahun-tahun yang berakhir Financial expense for the years ended
pada 31 Desember 2025 dan 2024 terdiri dari: December 31, 2025 and 2024 consist of:
2025 2024
Rp Rp
Beban Bunga (17,524,477,333) (28,254,570,874) Interest Expenses
39. Saldo dan Sifat Transaksi Pihak Berelasi 39. Balance and Nature of Related Parties
Transactions
Sifat dan jenis transaksi yang material dengan The characteristic and type of significant
pihak-pihak yang berelasi adalah sebagai berikut: transactions with related parties are as follows:
a. Pemerintah Republik Indonesia yang diwakili a. The Government of the Republic of Indonesia
oleh Menteri Negara BUMN merupakan which was represented by Minister of State
pemegang saham mayoritas PT Wijaya Karya Owned Enterprise is the majority shareholder of
(Persero) Tbk yang menjadi pemegang saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk which becomes
Perusahaan. Oleh karena itu secara tidak the shareholders of the Company. Therefore,
langsung Perusahaan memiliki hubungan afiliasi indirectly other companies an affiliate
melalui penyertaan modal pemerintah Republik connection through the inclusion of government
Indonesia. capital of the Indonesia.
b. Perusahaan menempatkan dana dan memiliki b. The Company puts funds and gets loans from
pinjaman dana pada bank-bank BUMN dengan the State Owned Enterprise banks at normal
persyaratan dan tingkat bunga normal terms and interest rates equal to other third
sebagaimana yang berlaku untuk nasabah party customers.
pihak ketiga.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
c. Perusahaan mengadakan perjanjian dalam c. The Company enters into agreements in relation
rangka usaha Perusahaan dengan BUMN lain to the Company's operations with other State
maupun entitas anak serta badan dan institusi Owned Enterprise and subsidiary and with other
pemerintah yang berwenang. authorized government bodies and institutions.
Rincian, sifat hubungan dan jenis transaksi yang The following are details of characteristic of the
material dengan pihak - pihak yang berelasi adalah, relationship and types of significant transactions
sebagai berikut: with the related parties:
Pihak-pihak yang Berelasi/ Sifat Hubungan/ Transaksi/
Related Parties Nature of Relationship Transaction
Kas dan Setara Kas, Piutang Usaha, Piutang Retensi, Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja, Pekerjaan dalam
Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Proses, Utang Usaha, Pinjaman Bank, dan Pendapatan /
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Government Related Entity Cash and Cash Equivalent, Accounts Receivable, Retention Receivables, Gross Amount Due from Customers,
Work in Progress, Trade Payables, Bank Loans and Revenue
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Kas dan Setara Kas, Pinjaman Bank dan Utang Usaha /
Government Related Entity Cash and Cash Equivalent, Bank Loans and Trade Payables
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Kas dan Setara Kas dan Utang Usaha /
Government Related Entity Cash and Cash Equivalent and Trade Payables
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Kas dan Setara Kas, Piutang Usaha, Piutang Retensi, Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja, Pekerjaan dalam
Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Proses, Utang Usaha, Pinjaman Bank, dan Pendapatan /
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Government Related Entity Cash and Cash Equivalent, Accounts Receivable, Retention Receivables, Gross Amount Due from Customers,
Work in Progress, Trade Payables, Bank Loans and Revenue
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Kas dan Setara Kas, Pinjaman Bank dan Utang Usaha /
Government Related Entity Cash and Cash Equivalent, Bank Loans and Trade Payables
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Kas dan Setara Kas dan Utang Usaha /
Government Related Entity Cash and Cash Equivalent and Trade Payables
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Kas dan Setara Kas, Pinjaman Bank, dan Utang Usaha /
Government Related Entity Cash and Cash Equivalent, Bank Loans, and Trade Payables
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Kas dan Setara Kas, Pinjaman Bank dan Utang Usaha/
Government Related Entity Cash and Cash Equivalent, Bank Loans and Trade Payables
Koperasi Karyawan WIKA Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Kas dan Setara Kas, Piutang Lain-lain, Utang Usaha dan Utang Lain-lain/
Government Related Entity Cash and Cash Equivalent, Other Receivables, Trade Payables and Other Payables
Koperasi Karyawan WEGE Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Piutang Usaha, Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja dan Utang Usaha /
Government Related Entity Trade Receivables, Gross Amount Due from Customers and Trade Payables
81
Page 681
681
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Pihak-pihak yang Berelasi/ Sifat Hubungan/ Transaksi/
Related Parties Nature of Relationship Transaction
PT Pertamina (Persero) Tbk Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Piutang Retensi, Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja dan Pekerjaan dalam Proses/
Government Related Entity Retention Receivables, Gross Amount Due from Customers and Work in Progress
PT Pengembangan Pariwisata Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Piutang Usaha, Piutang Retensi, Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja, Pekerjaan dalam Proses dan
Indonesia (Persero) Government Related Entity Pendapatan/
Account Receivables, Retention Receivables, Gross Amount Due from Customers, Work in Progress and
Revenue
PT Kereta Cepat Indonesia China Kerja Sama Operasi / Piutang Usaha, Piutang Retensi, Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja dan Pendapatan/
Joint Venture Account Receivables, Retention Receivables, Gross Amount Due from Customers and Revenue
PT Pertamina Bina Medika Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Piutang Usaha, Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja dan Pendapatan/
Government Related Entity Account Receivables, Gross Amount Due From Customers and Revenue
PT Brantas Abiparaya (Persero) Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Piutang Retensi, Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja, Pekerjaan dalam Proses dan Pendapatan/
Government Related Entity Retention Receivables, Gross Amount Due from Customers, Work in Progress and Revenue
Piutang Usaha, Piutang Retensi, Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja, Pekerjaan dalam Proses dan
Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Pendapatan/
PT Angkasa Pura I
Government Related Entity Account Receivables, Retention Receivables, Gross Amount Due from Customers, Work in Progress and
Revenue
Entitas Berelasi dengan Pemerintah /
Telkom Property (PT Graha Sarana Duta) Pendapatan / Revenue
Government Related Entity
PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Piutang Usaha / Account Receivables
Government Related Entity
Piutang Usaha, Piutang Retensi, Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja dan Piutang Lain-lain/
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Kerja Sama Operasi /
Mahoni Joint Venture
Account Receivables, Retention Receivables, Gross Amount Due from Customers and Other Receivables
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Kerja Sama Operasi / Piutang Usaha, Piutang Retensi, Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja, dan Piutang Lain-lain /
PT Mutiara Masyhur Sejahtera Joint Venture
Account Receivables, Retention Receivables, Gross Amount Due from Customers, and Other Receivables
Piutang Usaha, Piutang Retensi, Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja, Pekerjaan dalam Proses, Piutang Lain-
Pemegang Saham Mayoritas Perseroan / lain, Utang Usaha, Utang Lain-lain dan Pendapatan/
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Ultimate Shareholder Accounts Receivable, Retention Receivables, Gross Amount Due from Customers, Work in Progress, Other
Receivables, Trade Payables, Other Payables and Revenue
PT Wijaya Karya Beton Tbk Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja, Pekerjaan dalam Proses, Utang Usaha dan Pendapatan/
Government Related Entity Gross Amount Due from Customers, Work in Progress, Trade Payables and Revenue
Piutang Usaha, Piutang Retensi, Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja, Pekerjaan dalam Proses, Piutang Lain-
PT Wijaya Karya Realty Entitas Berelasi dengan Pemerintah /
lain dan Utang Usaha/
Account Receivables, Retention Receivables, Gross Amount Due from Customers, Work in Progress, Other
Government Related Entity
Receivables and Trade Payables
PT Kurnia Realty Jaya Entitas Asosiasi / Piutang Usaha, Piutang Retensi, dan Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja /
Associate Entity Account Receivables, Retention Receivables, and Gross Amount Due from Customers
Kementerian BUMN Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Pekerjaan dalam Proses /
Government Related Entity Work in Progress
PT Biofarma (Persero) Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Piutang Usaha, Piutang Retensi dan Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja/
Government Related Entity Accounts Receivable, Retention Receivables and Gross Amount Due from Customers
PT Patra Jasa Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Piutang Usaha, Piutang Retensi, Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja, Piutang Lain-lain dan Pendapatan/
Account Receivables, Retention Receivables, Gross Amount Due from Customers, Other Receivables and
Government Related Entity
Revenue
PT Pelabuhan Indonesia III Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Piutang Usaha, Piutang Retensi, Pekerjaan dalam Proses dan Piutang Lain-lain /
(Persero) Government Related Entity Account Receivables, Retention Receivables, Work in Progress and Other Receivables
KSU PT Wika (Persero) Tbk Kerja Sama Operasi / Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja, Pekerjaan dalam Proses dan Piutang Lain-lain /
- PT Balai Pustaka (Persero) Joint Venture Gross Amount Due from Customers, Work in Progress and Other Receivables
PT Patra Wijaya Realtindo Afiliasi / Affiliated Piutang Lain-lain / Other Receivables
KSO PT Wika Bangunan Gedung - Kerja Sama Operasi / Piutang Lain-lain / Other Receivables
PT Jakarta Konsultindo Joint Venture
PT Wika Industri Energi Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Utang Usaha / Trade Payables
Government Related Entity
PT Telkom Indonesia Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Utang Usaha / Trade Payables
Government Related Entity
PT PLN (Persero) Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Utang Usaha / Trade Payables
Government Related Entity
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - Kerja Sama Operasi / Piutang Usaha, Piutang Retensi dan Pendapatan/
PT PP (Persero) Joint Venture Accounts Receivable, Retention Receivables and Revenue
Piutang Usaha, Piutang Retensi, Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja, Piutang Lain-lain dan Pendapatan/
PT PP (Persero) Tbk Entitas Berelasi dengan Pemerintah /
Government Related Entity Accounts Receivable, Retention Receivables, Gross Amount Due from Customers, Other Receivables and
Revenue
Piutang Usaha, Piutang Retensi, Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja, Pekerjaan dalam Proses dan
KSO Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Kerja Sama Operasi / Pendapatan/
Kahuripan Nirwana Joint Venture Accounts Receivable, Retention Receivables, Gross Amount Due from Customers, Work in Progress and
Revenue
KSO PT Wijaya Karya Pracetak Kerja Sama Operasi / Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain/
Gedung Tbk - Hakaaston Joint Venture Accounts Receivable and Other Receivables
KSO PT Wijaya Karya Pracetak Gedung Tbk- Kerja Sama Operasi / Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain/
Bringin Karya Sejahtera Joint Venture Accounts Receivable and Other Receivables
Piutang Retensi, Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja, Pekerjaan dalam Proses dan Piutang Lain-lain/
High Speed Railway Conctractor Consortium Kerja Sama Operasi / Joint Venture
Retention Receivables, Gross Amount Due from Customers, Work in Progress and Other Receivables
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - Kerja Sama Operasi / Piutang Retensi/
Chakra Joint Venture Retention Receivables
PT Brantas Abipraya Beton Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Piutang Retensi/
Government Related Entity Retention Receivables
KSO PT Wika Gedung - PT Wijaya Kerja Sama Operasi / Piutang Lain-lain / Other Receivables
Karya (Persero) Tbk Joint Venture
82
Page 682
682
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Pihak-pihak yang Berelasi/ Sifat Hubungan/ Transaksi/
Related Parties Nature of Relationship Transaction
KSO PT Wika Gedung - PT Jaya Konstruksi - Kerja Sama Operasi / Piutang Lain-lain dan Pendapatan/
PT PP (Persero) Tbk Joint Venture Other Receivables and Revenue
PT Wijaya Karya Krakatau Beton Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Utang Usaha / Trade Payables
Government Related Entity
PT Waskita Beton Precast Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Utang Usaha / Trade Payables
Government Related Entity
PT Sarinah (Persero) Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Utang Usaha / Trade Payables
Government Related Entity
PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Utang Usaha / Trade Payables
Government Related Entity
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - Kerja Sama Operasi / Pendapatan /
PT Adhi Karya Joint Venture Revenue
PT Bank Mandiri Taspen Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Kas dan Setara Kas dan Pendapatan /
Government Related Entity Cash and Cash Equivalents and Revenue
KSO Wika-Hutama-Adipatria Kerja Sama Operasi / Pendapatan /
Joint Venture Revenue
KSO Wika - Aneka Dharma Persada Kerja Sama Operasi / Pendapatan /
Joint Venture Revenue
KSO Wika-Hutama Kerja Sama Operasi / Pendapatan /
Joint Venture Revenue
PT Telkom Akses Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Pendapatan /
Government Related Entity Revenue
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - Kerja Sama Operasi / Piutang Lain-lain/
PT Adhi Karya Joint Venture Other Receivables
KSO PT Wika Gedung - PT Shimizu Corporation Kerja Sama Operasi / Piutang Lain-lain/
Joint Venture Other Receivables
PT Wijaya Karya Precast Gedung Entitas Sepengendali/ Piutang Lain-lain dan Utang Usaha/
Entity under Common Control Other Receivables and Trade Payables
PT Propernas Griya Utama Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Utang Usaha / Trade Payables
Government Related Entity
PT Bhirawa Steel Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Utang Usaha / Trade Payables
Government Related Entity
PT Varia Usaha Beton Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Utang Usaha / Trade Payables
Government Related Entity
PT Krakatau Perbengkelan dan Perawatan Entitas Berelasi dengan Pemerintah / Utang Usaha / Trade Payables
Government Related Entity
Tidak ada perbedaan kebijakan harga dan syarat There are no differences in pricing policy and terms
transaksi antara pihak-pihak berelasi dan pihak of transaction between related parties and third
ketiga. parties.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Rincian akun yang terkait dengan transaksi pihak- The following is the breakdown of transactions with
pihak berelasi adalah sebagai berikut: related parties as follows:
Persentase dari Total
Aset/Liabilitas /
Percentage from Total
Assets/Liabilities
2025 2024 2025 2024
Rp Rp % %
ASET/ ASSET
Kas dan Setara Kas/ Cash and Cash Equivalents
Bank/ Cash in Banks
Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 260,224,281,531 283,838,661,891 6.44 4.96
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk 45,837,784,019 139,667,629,022 1.13 2.44
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 9,115,211,620 279,208,821,238 0.23 4.88
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 3,715,389,505 165,770,391,660 0.09 2.89
PT Bank Mandiri Taspen 302,356,878 757,735,498 0.01 0.01
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 8,175,214 72,152,248 -- --
Dolar Amerika Serikat/ United States Dollar
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 21,472,905 1,227,334,522 -- 0.02
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Subjumlah/ Subtotal 319,224,671,672 870,542,726,079 7.89 15.20
Deposito Berjangka/ Time Deposits
Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 40,000,000,000 75,000,000,000 0.99 1.31
Koperasi Karyawan WIKA 28,549,509,831 30,462,137,368 0.71 0.53
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk -- 40,500,000,000 -- 0.71
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk -- -- -- --
Subjumlah/ Subtotal 68,549,509,831 145,962,137,368 1.70 2.55
Jumlah/ Total 387,774,181,503 1,016,504,863,447 9.59 17.75
--
83
Page 683
683
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Persentase dari Total
Aset/Liabilitas /
Percentage from Total
Assets/Liabilities
2025 2024 2025 2024
Rp Rp % %
Piutang Usaha/ Trade Receivables
PT Kurnia Realty Jaya 62,168,542,981 62,168,542,981 1.54 1.09
PT Bio Farma (Persero) 53,112,722,603 17,493,104,000 1.31 0.31
PT Wijaya Karya Realty 26,940,756,803 27,907,003,333 0.67 0.49
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - High Speed Railway Conctractor Consortium 15,366,001,197 42,389,137,398 0.38 0.74
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 5,906,346,996 6,054,073,716 0.15 0.11
Koperasi Karyawan WEGE 4,522,402,500 4,522,402,500 0.11 0.08
PT Kereta Cepat Indonesia China 3,644,438,339 3,644,438,339 0.09 0.06
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - PT Adhi Karya (Persero) Tbk 2,570,753,085 2,197,012,030 0.06 0.04
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) 1,268,735,586 1,268,735,586 0.03 0.02
PT PP (Persero) Tbk 946,813,251 1,546,813,251 0.02 0.03
KSO PT Wijaya Karya Bangunang Gedung Tbk -
PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk 439,200,000 185,962,081 0.01 --
PT Hotel Karya Indonesia 293,207,569 3,225,283,268 0.01 0.06
PT Pertamina Bina Medika 193,230,000 21,161,820,000 -- 0.37
KSO PT Wijaya Karya Bangunang Gedung Tbk - PT Abadi Prima Inti Karya 192,422,872 53,575,052,241 -- 0.94
PT Bukit Asam Tbk 144,935,721 1,016,369,723 -- 0.02
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - PT Balai Pustaka 119,142,633 -- -- --
KSO PT Wijaya Karya Bangunang Gedung Tbk - PT Nindya Karya 103,235,550 103,235,550 -- --
PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi 57,806,667 57,806,667 -- --
PT Bank Mandiri Taspen 41,364,000 -- -- --
KSO PT Wijaya Karya Bangunang Gedung Tbk - PT Brantas Abipraya (Persero) -- 13,798,707,641 -- 0.24
PT Patra Jasa -- 1,999,250,000 -- 0.03
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk -- 91,670,908 -- --
KSO PT Wijaya Karya Bangunang Gedung Tbk - PT Pelitamaju Multiswakarsa -- 20,033,926 -- --
Jumlah/ Total 178,032,058,353 264,426,455,139 4.40 4.62
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/
Less: Allowance for Impairment Loss (10,356,676,148) (1,226,546,977) (0.26) (0.02)
Jumlah Pihak Berelasi - Bersih/ Total Related Parties - Net 167,675,382,205 263,199,908,162 4.15 4.60
Piutang Retensi/ Retention Receivables
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) 33,013,507,921 33,013,507,921 0.82 0.58
PT Bio Farma (Persero) 26,127,720,964 27,259,265,964 0.65 0.48
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 23,425,123,718 23,425,123,718 0.58 0.41
PT Wijaya Karya Realty 20,127,548,485 20,127,548,485 0.50 0.35
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung - Mutiara Masyhur 8,338,583,159 8,338,583,159 0.21 0.15
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 6,472,766,914 250,308,559 0.16 --
PT Kurnia Realty Jaya 3,201,979,464 3,201,979,464 0.08 0.06
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung - Kahuripan Nirwarna 2,656,900,000 2,656,900,000 0.07 0.05
PT Bukit Asam Tbk 2,229,475,642 978,074,561 0.06 0.02
High Speed Railway Conctractor Consortium -- 44,747,001,122 -- 0.78
PT Hotel Karya Indonesia -- 885,280,538 -- 0.02
Jumlah/ Total 125,593,606,267 164,883,573,491 3.11 2.88
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/
Less: Allowance for Impairment Loss (7,224,530,860) (3,170,644,421) (0.18) (0.06)
Jumlah Pihak Berelasi - Bersih/ Total Related Parties - Net 118,369,075,407 161,712,929,070 2.93 2.82
Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja/
Gross Amount Due from Customers
PT Wijaya Karya Realty 78,935,043,254 78,935,043,254 1.95 1.38
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 69,912,505,078 76,222,877,492 1.73 1.33
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 28,364,823,879 -- 0.70 --
KSO PT Wika Gedung - PT Mutiara Masyhur Sejahtera 6,956,780,834 5,208,168,022 0.17 0.09
PT Bukit Asam Tbk 2,132,319,593 8,256,774,156 0.05 0.14
PT Bio Farma (Persero) 401,034,427 15,259,227,630 0.01 0.27
High Speed Railway Conctractor Consortium -- 6,051,185,905 -- 0.11
PT Pertamina Bina Medika -- 3,570,972,973 -- 0.06
KSO Wika Gedung - Kahuripan Nirwarna -- 1,748,612,813 -- 0.03
Jumlah/ Total 186,702,507,065 195,252,862,245 4.62 3.41
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/
Less: Allowance for Impairment Loss (56,212,528,356) (131,093,920) (1.39) --
Jumlah Pihak Berelasi - Bersih/ Total Related Parties - Net 130,489,978,709 195,121,768,325 3.23 3.41
Pekerjaan dalam Proses Konstruksi/
Construction Work in Progress
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 177,796,517,885 205,213,598,795 4.40 3.58
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) 66,097,936,440 66,097,936,440 1.63 1.15
High Speed Railway Conctractor Consortium 62,598,515,177 51,748,995,621 1.55 0.90
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 27,969,454,699 2,851,992,755 0.69 0.05
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - DBG 21,916,182,279 -- 0.54 --
PT Bio Farma (Persero) 21,732,760,630 6,436,615,787 0.54 0.11
PT Wijaya Karya Realty 18,994,597,105 18,994,597,105 0.47 0.33
KSO WIKA Gedung - Kahuripan Nirwarna 12,989,404,560 12,989,404,560 0.32 0.23
PT Bukit Asam Tbk 10,552,501,506 6,048,704,782 0.26 0.11
PT Hotel Karya Indonesia 1,610,760,665 1,610,760,665 0.04 0.03
PT Pertamina (Persero) 1,158,271,368 2,783,901,849 0.03 0.05
Jumlah/ Total 423,416,902,314 374,776,508,359 10.47 6.54
Dikurangi: Cadangan Kerugian Penurunan Nilai/
Less: Allowance for Impairment Loss (133,133,092,917) -- (3.29) --
Jumlah Pihak Berelasi - Bersih/ Total Related Parties - Net 290,283,809,397 374,776,508,359 7.18 6.54
84
Page 684
684
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Persentase dari Total
Aset/Liabilitas /
Percentage from Total
Assets/Liabilities
2025 2024 2025 2024
Rp Rp % %
Piutang Lain-lain/ Other Receivables
PT Patra Wijaya Realtindo 66,527,777,950 126,527,777,950 1.65 2.21
PT Wijaya Karya Precast Gedung 22,498,232,333 18,112,500,000 0.56 0.32
PT Patra Jasa 7,600,000,000 8,500,000,000 0.19 0.15
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - PT Abadi Prima Intikarya 3,894,833,722 1,562,293,099 0.10 0.03
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - PT Brantas Abipraya (Persero) 3,543,257,608 1,121,599,075 0.09 0.02
PT Wijaya Karya Realty 3,054,710,366 3,054,710,366 0.08 0.05
Building Management Tamansari Mahogany 2,791,608,571 2,875,578,766 0.07 0.05
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - PT Jaya Konstruksi Tbk 2,244,815,489 1,690,564,374 0.06 0.03
PT Hotel Karya Indonesia 278,752,423 --
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk 127,453,900 1,753,708,676 -- 0.03
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - -- --
PT Cipta Solusi 78,933,618
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 104,804,379 26,749,999 -- --
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - PT Pelita -- 182,126,600 -- --
Jumlah/ Total 112,745,180,359 165,407,608,905 2.80 2.89
LIABILITAS/ LIABILITIES
Utang Bank Jangka Pendek/
Short Term Bank Loans
Rupiah/ Indonesian Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Cash Loan 42,000,000,000 95,000,000,000 2.03 3.04
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Cash Loan 31,038,256,757 200,000,000,000 1.50 6.41
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Cash Loan -- 55,000,000,000 -- 1.76
Jumlah/ Total 73,038,256,757 350,000,000,000 1.50 11.21
Utang Usaha/ Trade Payables
Pemasok Subkontraktor dan Mandor/
Supplier Subcontractor and Foreman
PT Wijaya Karya Beton Tbk 10,069,606,929 25,639,180,264 0.49 0.82
PT Wijaya Karya Pracetak Gedung 6,590,861,349 1,691,788,405 0.32 0.05
Koperasi Karyawan WIKA 5,530,468,088 4,264,764,233 0.27 0.14
PT Wijaya Karya Krakatau Beton 5,217,500,000 -- 0.25 --
PT Wijaya Karya Realty 5,012,232,954 2,239,114,576 0.24 0.07
PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi 3,502,711,614 3,520,595,896 0.17 0.11
Koperasi Karyawan WEGE 3,263,400,756 1,452,758,046 0.16 0.05
PT Adhi Karya (Persero) 1,975,390,000 401,000,000 0.10 0.01
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Varia Usaha Beton 1,792,662,500 856,639,550 0.09 0.03
PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi 1,166,666,667 -- 0.06 --
PT BGR Logistik Indonesia 1,006,550,000 206,500,000 0.05 0.01
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 886,042,577 -- 0.04 --
PT Jasa Prima Logistik BULOG 826,092,504 -- 0.04 --
PT BNI Life Insurance 519,188,493 -- 0.03 --
PT Pos Logistik Indonesia 497,986,543 103,747,525 0.02 --
PT Angkasa Pura Logistik 363,124,900 -- 0.02 --
PT Bhanda Graha Reksa 330,000,000 -- 0.02 --
PT Wika Industri Energi 160,510,350 1,523,364,485 0.01 0.05
PT Sucofindo 106,589,300 -- 0.01 --
PT Kawasan Industri Makassar 48,645,455 -- -- --
PT Patra Jasa 20,735,812 -- -- --
PT Solusi Bangun Beton -- 5,962,669,075 -- 0.19
PT Propernas Griya Utama -- 1,267,680,282 -- 0.04
PT Bhirawa Steel -- 766,269,798 -- 0.02
PT Semen Indonesia Beton -- 682,637,500 -- 0.02
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk -- 208,800,000 -- 0.01
PT Krakatau Perbengkelan dan Perawatan -- 26,500,000 -- --
PT PLN (Persero) -- 23,656,320 -- --
Subjumlah/ Subtotal 48,886,966,791 50,837,665,955 2.39 1.62
Utang Mitra (Catatan 42)/ Partners Payables (Note 42)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Non Cash Loan 43,445,277,293 45,929,158,120 2.10 1.47
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Non Cash Loan 34,946,295,376 296,115,025,456 1.69 9.49
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk
Non Cash Loan 24,077,146,960 29,333,064,905 1.16 0.94
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Non Cash Loan 7,363,582,893 51,244,775,498 0.36 1.64
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Non Cash Loan -- 411,418,000 -- 0.01
Subjumlah/ Subtotal 109,832,302,522 423,033,441,979 1.52 0.95
Jumlah/ Total 158,719,269,313 473,871,107,934 3.91 2.57
85
Page 685
685
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Persentase dari Total
Aset/Liabilitas /
Percentage from Total
Assets/Liabilities
2025 2024 2025 2024
Rp Rp % %
Uang Muka Pemberi Kerja dan Konsumen/
Advances From Projects and Consumers
Proyek Tamansari Emerald Surabaya 34,275,100,845 34,275,100,845 1.65 1.10
Gedung Bank Mandiri Cabang Masjid Agung Kendari 33,977,848,559 -- 1.64 --
Proyek Tamansari Cendekia - Semarang 16,919,802,195 16,919,802,195 0.82 0.54
Bandara Makassar II 10,089,908,191 -- 0.49 --
Proyek Bio Farma 2 Bandung 8,098,629,376 19,892,025,150 0.39 0.64
Pekerjaan Pembangunan Gedung Kantor Area Gresik (Mandiri Gresik) 2,571,845,045 17,557,324,325 0.12 0.56
Inna Sanur Bali 2,081,734,671 -- 0.10 --
Tamansari Prospero 1,742,760,000 1,742,760,000 0.08 0.06
Keet Office Rorotan 596,887,267 -- 0.03 --
Ofiice Benhill Central 500,000,000 500,000,000 0.02 0.02
Graha Mantap 4,437,150 -- -- --
Perluasan Bangunan dan Jaringan Kelistrikan Gardu Hubung Bio Farma -- 2,180,544,000 -- 0.07
Jumlah/ Total 110,858,953,299 93,067,556,515 5.34 2.99
Utang Lain-lain/ Other Payables
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 37,156,004,496 33,364,986,194 1.79 1.07
Koperasi Karyawan WIKA Gedung 1,915,457,229 -- 0.09 --
Koperasi Karyawan WIKA 47,570,000 3,534,724,619 -- 0.11
Jumlah/ Total 39,119,031,725 36,899,710,813 1.89 1.18
Bagian Liabilitas Jangka Panjang yang Jatuh Tempo dalam
Waktu Satu Tahun/ Long-term Payables Current Maturity
Portion
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 75,646,000,000 9,417,600,000 3.65 0.30
Bagian Liabilitas Jangka Panjang/ Long-term Payables
Long-term Portion :
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk -- 75,646,000,000 -- 2.42
Jumlah/ Total 75,646,000,000 85,063,600,000 3.65 2.72
Persentase dari Total
Penjualan Neto/ Beban /
Percentage from Total
Net Sales/ Expenses
2025 2024 2025 2024
Rp Rp % %
Pendapatan/ Revenue
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 116,805,243,248 21,820,882,882 7.19 0.59
PT Bio Farma (Persero) 98,368,584,191 184,035,013,721 6.06 5.01
PT Bank Mandiri Taspen 30,377,250,563 28,611,325,452 1.87 0.78
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 21,070,927,798 1,161,310,000 1.30 0.03
PT Bukit Asam Tbk 18,903,567,005 27,818,265,269 1.16 0.76
PT Pertamina Bina Medika 3,864,600,000 58,127,504,504 0.24 1.58
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - PT Jaya Konstruksi Tbk 3,046,540,438 720,000,000 0.19 0.02
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) -- 125,077,886,911 -- 3.40
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - PT Abadi Prima Inti Karya -- 110,811,240,000 -- 3.02
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - PT Abipraya -- 74,088,574,000 -- 2.02
Koperasi Karyawan WEGE -- 2,404,915,651 -- 0.07
PT Hutama Karya (Persero) -- 2,128,000,000 -- 0.06
PT Brantas Abipraya (Persero) -- 1,771,000,000 -- 0.05
High Speed Railway Conctractor Consortium -- 966,340,561 -- 0.03
KSO Wika-Minarta-Karta Utama -- 837,000,000 -- 0.02
KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - PT Jaya Konstruksi -- 640,000,000 -- 0.02
KSO PT PP (Persero) - WAA -- 461,000,000 -- 0.01
SRBGC - PT Wijaya Karya (Persero) - PT Adhi Karya JO -- 318,000,000 -- 0.01
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - PT Nindya Karya (Persero) -- 93,005,000 -- --
KSO PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk -- 80,000,000 -- --
Jumlah/ Total 292,436,713,243 641,971,263,951 10.82 17.48
40. Laba Selisih Kurs 40. Foreign Exchange Gain
Akun ini merupakan laba selisih kurs untuk tahun- This account represents gain on exchanges rate for
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan the years ended December 31, 2025 and 2024 as
2024 adalah sebagai berikut: follows:
2025 2024
Rp Rp
Laba Selisih Kurs 8,308,753 56,682,663 Gain on Exchanges Rate
86
Page 686
686
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
41. Informasi Tambahan Arus Kas 41. Supplemental Cash Flow Information
Rekonsiliasi Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas Reconciliation of Liabilities Arising from
Pendanaan Financing Activities
Tabel di bawah ini menunjukkan rekonsiliasi The table below sets out a reconciliation of liabilities
liabilitas yang timbul dari pendanaan untuk tahun- arising from financing activities for the years ended
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024:
2024:
Arus Kas/
Cash Flows
Saldo Awal/ Penerimaan/ Pembayaran/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Receipt Payment Ending Balance
Rp Rp Rp Rp
2025 2025
Pinjaman Bank Jangka Pendek 372,000,000,000 68,124,603,387 (367,086,346,630) 73,038,256,757 Short-term Bank Loan
Pinjaman Bank Jangka Panjang 85,063,600,000 -- (9,417,600,000) 75,646,000,000 Long-term Bank Loan
Total Liabilitas dari Total Liabilities from
Aktivitas Pendanaan 457,063,600,000 68,124,603,387 (376,503,946,630) 148,684,256,757 Financing Activities
Arus Kas/
Cash Flows
Saldo Awal/ Penerimaan/ Pembayaran/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Receipt Payment Ending Balance
Rp Rp Rp Rp
2024 2024
Pinjaman Bank Jangka Pendek 129,500,000,000 463,186,818,225 (220,686,818,225) 372,000,000,000 Short-term Bank Loan
Pinjaman Bank Jangka Panjang 94,001,600,000 -- (8,938,000,000) 85,063,600,000 Long-term Bank Loan
Total Liabilitas dari Total Liabilities from
Aktivitas Pendanaan 223,501,600,000 463,186,818,225 (229,624,818,225) 457,063,600,000 Financing Activities
42. Informasi Segmen 42. Segment Information
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
a. Segmen Operasi a. Operation Segment
Segmen operasi Grup dikelompokkan The operating segments of the Group classified
berdasarkan jenis usaha/ produk yang based on type of business/products.
dihasilkan.
Informasi segmen berdasarkan jenis usaha/ Segment information based on type of business/
produk adalah sebagai berikut: product are as follows:
2025
Konstruksi/ Properti/ Konsesi/ Modular/ Eliminasi/ Jumlah/
Construction Property Concession Modular Elimination Total
Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Pendapatan Bersih 1,520,795,160,215 40,113,387,743 59,600,045,551 3,046,540,438 -- 1,623,555,133,947 Revenue
Beban Pokok Penjualan (1,387,078,309,411) (34,799,474,501) (53,443,055,621) (2,813,033,847) -- (1,478,133,873,380) Cost of Revenue
Laba Kotor 133,716,850,804 5,313,913,242 6,156,989,930 233,506,591 -- 145,421,260,567 Gross Profit
Beban Usaha (187,452,286,288) -- (236,800) -- -- (187,452,523,088) Operating Expenses
LABA USAHA (53,735,435,484) 5,313,913,242 6,156,753,130 233,506,591 -- (42,031,262,521) OPERATING INCOME
Beban Pajak Final (35,222,918,734) (739,830,860) (3,019,170,453) (80,733,158) -- (39,062,653,205) Final Tax Expenses
Bagian Rugi Ventura Bersama (112,953,068,297) -- -- -- -- (112,953,068,297) Loss from Joint Venture
Bagian Rugi Entitas Asosiasi (18,236,878,682) -- -- -- -- (18,236,878,682) Loss from Associates Entity
Pendapatan (Beban) Lain-lain (411,037,108,180) (242,677,125) 164,454,615 (6,509,123,575) (341,482,500) (417,965,936,765) Other Income (Expenses)
Laba Sebelum Profit Before
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Pajak Penghasilan (631,185,409,377) 4,331,405,257 3,302,037,292 (6,356,350,142) (341,482,500) (630,249,799,470) Income Tax
Pajak Penghasilan -- -- -- -- -- -- Income Tax
Laba Tahun Berjalan Net Profit
Bersih (631,185,409,377) 4,331,405,257 3,302,037,292 (6,356,350,142) (341,482,500) (630,249,799,470) for the Year
Kepentingan Non Pengendali Non Controlling Interest of
atas Laba (Rugi) Bersih Net Profit or Loss
Entitas Anak -- -- -- -- 114,403,168 114,403,168 of Subsidiary
Laba Bersih Kepemilikan Net Income to
Entitas Induk (631,185,409,377) 4,331,405,257 3,302,037,292 (6,356,350,142) (227,079,332) (630,135,396,302) Owners of the Parent
Aset Segmen 3,363,256,500,189 547,971,304,387 239,378,268,667 43,451,216,301 (150,246,198,697) 4,043,811,090,847 Segment Assets
Liabilitas Segmen 1,489,105,925,750 382,192,972,687 263,460,383,891 65,550,461,759 (127,746,198,697) 2,072,563,545,390 Segment Liabilities
87
Page 687
687
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
2024
Konstruksi/ Properti/ Konsesi/ Modular/ Eliminasi/ Jumlah/
Construction Property Concession Modular Elimination Total
Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Pendapatan Bersih 3,370,060,829,345 818,284,502 67,099,233,183 237,349,044,669 (1,800,216,216) 3,673,527,175,483 Revenue
Beban Pokok Penjualan (3,092,048,402,341) (701,299,836) (61,839,280,602) (213,236,943,944) 1,800,216,216 (3,366,025,710,507) Cost of Revenue
Laba Kotor 278,012,427,004 116,984,666 5,259,952,581 24,112,100,725 -- 307,501,464,976 Gross Profit
Beban Usaha (114,423,879,780) -- -- -- -- (114,423,879,780) Operating Expenses
LABA USAHA 163,588,547,224 116,984,666 5,259,952,581 24,112,100,725 -- 193,077,585,196 OPERATING INCOME
Beban Pajak Final (89,258,906,248) (20,270,863) (2,852,937,575) (4,274,960,111) -- (96,407,074,797) Final Tax Expenses
Bagian Laba Ventura Bersama 99,433,579,537 230,742,243 -- -- -- 99,664,321,780 Profit from Joint Venture
Bagian Rugi Entitas Asosiasi (4,790,231,331) -- -- -- -- (4,790,231,331) Loss from Associates Entity
Pendapatan/ (Beban) Lain-lain (138,970,161,247) (707,382,571) (89,568,863) 16,179,761,782 -- (123,587,350,899) Other Income/ (Expenses)
Laba Sebelum Profit Before
Pajak Penghasilan 30,002,827,935 (379,926,525) 2,317,446,143 36,016,902,396 -- 67,957,249,949 Income Tax
Pajak Penghasilan -- -- -- -- -- -- Income Tax
Laba Tahun Berjalan Net Profit
Bersih 30,002,827,935 (379,926,525) 2,317,446,143 36,016,902,396 -- 67,957,249,949 for the Year
Kepentingan Non Pengendali Non Controlling Interest of
atas Laba (Rugi) Bersih Net Profit or Loss
Entitas Anak -- -- -- -- (68,985,076) (68,985,076) of Subsidiary
Laba Bersih Kepemilikan Net Income to
Entitas Induk 30,002,827,935 (379,926,525) 2,317,446,143 36,016,902,396 (68,985,076) 67,888,264,873 Owners of the Parent
Aset Segmen 5,055,257,286,604 453,953,466,763 344,726,591,314 134,479,553,175 (22,500,000,000) 5,965,916,897,856 Segment Assets
Liabilitas Segmen 2,801,381,896,910 217,869,727,184 318,753,600,521 21,201,741,097 -- 3,359,206,965,712 Segment Liabilities
b. Segmen Geografis b. Geographical Segment
Informasi segmen geografis Grup The Group's geographical segment information
dikelompokkan berdasarkan daerah geografis, is grouped based on geographic area, which is
yaitu berdasarkan wilayah kegiatan usaha based on the area of business activities as
adalah sebagai berikut: follows:
2025 2024
Rp Rp
Pendapatan Revenue
Jawa 677,362,499,985 939,242,220,694 Jawa
Kalimantan 521,927,166,928 2,178,558,047,720 Kalimantan
DKI Jakarta 177,102,774,012 184,719,872,030 DKI Jakarta
Sumatera 141,714,389,734 153,467,885,143 Sumatera
Sulawesi 53,637,799,502 1,477,477,477 Sulawesi
Papua 47,884,372,515 35,098,795,200 Papua
Banten 3,926,131,271 180,821,872,219 Banten
Aceh -- 93,005,000 Aceh
Ambon -- 48,000,000 Ambon
Jumlah 1,623,555,133,947 3,673,527,175,483 Total
43. Perjanjian dan Komitmen 43. Agreements and Commitments
Perjanjian Kegiatan Konstruksi Construction Activities Agreements
Perusahaan mempunyai komitmen untuk The Company has commitments to carry out the
melaksanakan pekerjaan konstruksi, diantaranya following construction works:
adalah sebagai berikut:
Perjanjian kerjasama operasi Coorporation agreements between operation
a. Hotel De Braga a. Hotel De Braga
Perusahaan melakukan perjanjian Bangun, The Company has entered into a Build,
Guna, Serah (Bulid, Operate, and Operate, and Transfer / BOT agreement with PT
Transfer/BOT) dengan PT Sarinah (Persero) Sarinah (Persero) regarding the development of
tentang Pengembangan Properti di Jalan Property in Jalan Braga No. 10 Bandung - West
Braga No. 10 Bandung - Jawa Barat. Java. The development is contained in Building
Pembangunan tersebut tertuang dalam Use Right Certificate No. 649 covering an area
sertifikat Hak Guna Bangunan dengan Nomor: of 1,763 sqm, while the Company as its
649 seluas 1.763 m2, sedangkan Perusahaan investor.
sebagai investornya.
Untuk melakukan kerjasama dengan To have cooperation with the Company,
Perusahaan, PT Sarinah (Persero) telah PT Sarinah (Persero) obtained approval from
memperoleh persetujuan dari Menteri Badan the Ministry of State-Owned Enterprise as
Usaha Milik Negara seperti tertuang dalam stated in the General Meeting of Shareholders
88
Page 688
688
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Rapat Umum Pemegang Saham No. S- Letter No. S-89 / MBU/01 / 2016 dated
89/MBU/01/2016 tertanggal 25 Januari 2016 January 25, 2016 regarding the Approval for the
tentang Persetujuan Pendayagunaan Aset Milik Utilization Assets Owned by PT Sarinah
PT Sarinah (Persero) di Jl. Braga No. 10, (Persero) in Jl. Braga No. 10, Bandung West
Bandung Jawa barat. Sedangkan Perusahaan Java. Whereas the Company has obtained
telah memperoleh persetujuan dari para approval from the shareholders as stated in the
Pemegang Saham yang tertuang dalam Decision of Shareholders of PT Wijaya Karya
Keputusan Pemegang Saham di luar Rapat Bangunan Gedung Tbk outside meeting No:
PT Wijaya Karya Gedung Tbk No: MJ.01.00 / PS.WG.037 / 2015 dated
MJ.01.00/PS.WG.037/2015 tertanggal November 13, 2015.
13 November 2015.
Perusahaan telah merencanakan jumlah The Company has planned the amount of
investasi yang akan ditanamkan untuk investments that will be injected to build hotel
membangun hotel dan fasilitas penunjang and supporting facilities with an initial
dengan investasi awal sebesar investment amounting to Rp115,479,780,769,
Rp115.479.780.769 dengan jangka waktu with a management terms of 25 years until
pengelolaan selama 25 tahun sampai dengan March 10, 2041. Whereas PT Sarinah (Persero)
10 Maret 2041. Sedangkan PT Sarinah is entitled to land rental payments of 3.33% of
(Persero) berhak atas pembayaran sewa lahan the value of land based on NJOP every year as
sebesar 3,33% dari nilai NJOP tanah setiap stated in the Ministry of Finance Regulation
tahunnya sebagaimana tertera dalam No.33/PMK.06/2012 and is entitled to receive
Peraturan Kementrian Keuangan commercial space of 132 sqm during the validity
No.33/PMK.06/2012 dan berhak mendapatkan period of the cooperation agreement not subject
ruang komersial seluas 132 m2 selama masa to rent space fees and service charges.
berlakunya perjanjian kerjasama tanpa
dikenakan biaya sewa ruang dan service
charge.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Perusahaan berkewajiban menyerahkan The Company is obligated to turnover and
kembali dan mengalihkan obyek BOT pada transfer the objects of BOT on the date of
tanggal pengalihan bangunan dan penyerahan transfer of the buildings and handover of the
kembali tanah tanpa kewajiban PT Sarinah land without obligation from PT Sarinah
(Persero) untuk memberikan ganti rugi kepada (Persero) to pay compensation to the Company
Perusahaan sebagai bentuk penyerahan dan as a form of the turnover and or transfer arising
atau transfer, yang timbul dalam perjanjian in the cooperation agreement.
kerjasama ini.
b. Graha Mantap b. Graha Mantap
Akta Perjanjian BOT BOT Agreement Deed
Berdasarkan Akta No. 78 tanggal 28 Desember Based on Deed No. 78 dated December 28,
2018 dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., 2018 made before Fathiah Helmi, S.H., Notary
Notaris di Jakarta Perusahaan melakukan in Jakarta, the Company entered into a Build,
perjanjian Bangun, Guna, Serah (Bulid, Operate, and Transfer (BOT) agreement with
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Operate, and Transfer/BOT) dengan PT Bank PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. to optimize the
Mandiri (Persero) Tbk untuk mengoptimalkan functions and uses of the land owned by PT
fungsi dan kegunaan tanah milik PT Bank Bank Mandiri (Persero) Tbk at Jalan Proklamasi
Mandiri (Persero) Tbk di Jalan Proklamasi No. 31, Central Jakarta, SHGB Number
Nomor 31, Jakarta Pusat SHGB Nomor 295/Pegangsaan covering an area of 4,482 sqm
295/Pegangsaan seluas 4.482 m2 tanggal dated August 31, 2009.
31 Agustus 2009.
Perusahaan telah merencanakan jumlah The Company has planned that the total
investasi sehubungan dengan persiapan, investment related to the preparation, execution,
pelaksanaan dan penyelesaian konstruksi and completion of the construction of the
gedung sekurang-kurangnya sebesar building amounted to at least
Rp172.224.325.971. Rp172,224,325,971.
89
Page 689
689
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Jangka waktu BOT maksimal 27 tahun sejak BOT period is for a maximum of 27 years from
tanggal efektif yang meliputi jangka waktu the effective date, which includes the
pembangunan, jangka waktu pengoperasian construction period and the operating period
hingga gedung diserahkan kepada PT Bank until the building is handed over to PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk. Jangka waktu Mandiri (Persero) Tbk. The maximum
pembangunan maksimal 24 bulan sejak construction period is 24 months from the
tanggal efektif dan dibuktikan dengan Berita effective date and proven by Minutes of Building
Acara Penyelesaian Pembangunan Gedung. Construction Completion. The building operation
Jangka waktu pengoperasian gedung sampai period until December 27, 2045.
dengan 27 Desember 2045.
Luas area gedung yang disewakan kepada The area of the building rented to the public is
umum adalah sisa area yang telah disewakan the remaining area that has been rented to
kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Tarif PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Rent charges
sewa dan service charge kepada umum tidak and service charges to the public cannot be the
boleh sama atau lebih rendah daripada same or lower than PT Bank Mandiri (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Tbk.
Perusahaan diperkenankan membentuk badan The Company is allowed to establishing a legal
hukum untuk melaksanakan sebagian atau entity to perform part or all of the rights,
seluruh hak, kewajiban dan/atau kewenangan obligations and/or authorities of the Company, in
Perusahaan, dimana Perusahaan sebagai which the Company is the majority and
pemegang saham mayoritas dan pengendali controlling shareholder, which is called a
yang disebut dengan Special Purpose Vehicle Special Purpose Vehicle ("SPV").
(“SPV”).
Perusahaan wajib menyediakan sinking fund The Company is required to provide sinking
dalam rekening escrow yang dibayarkan di funds in an escrow account which is paid in
Bulan Desember setiap tahun selama jangka December each year during the operating
waktu pengoperasian dengan total sebesar period for a total amount of Rp13,243,625,584.
Rp13.243.625.584.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berhak PT Bank Mandiri (Persero) Tbk is entitled to
menerima kompensasi yang dibayarkan di receive compensation payment in December
Bulan Desember setiap tahun selama jangka each year during the operating period with a
waktu pengoperasian dengan total sebesar total amounting to Rp49,200,000,000 and
Rp49.200.000.000 dan signing fee sebesar signing fee amounting to Rp1,000,000,000 no
Rp1.000.000.000 paling lambat 30 hari later than 30 calendar days after the signing of
kalender sejak ditandatanganinya perjanjian. the agreement.
Perjanjian Pendelegasian BOT BOT Delegation Agreement
Berdasaran Perjanjian Pendelegasian Based on the Agreement on the Delegation of
Pekerjaan Pengembangan Lahan Mandiri Land Development Work for Mandiri Proklamasi
Proklamasi Nomor: HK.02.09/A.DIR.WG.6445/ Number: HK.02.09 / A.DIR.WG.6445 / 2019
2019 tanggal 2 Agustus 2019, Perusahaan dated August 2, 2019, the Company handed
menyerahkan hak, kewenangan, dan over the rights, authorities, and obligations of
kewajiban Perusahaan terkait pekerjaan BOT the Company regarding BOT work for PT Bank
terhadap PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Mandiri (Persero) Tbk to WSP as SPV, during
kepada WSP sebagai SPV, selama Jangka the Construction Period and Operation of the
Waktu Pembangunan serta Pengoperasian Building on the Land by and fully at the expense
Gedung di atas Tanah oleh dan sepenuhnya of WSP in accordance with the provisions of the
atas biaya WSP sesuai ketentuan Perjanjian BOT Agreement and Agreement, including the
dan Perjanjian BOT, meliputi penyerahan surrender of Land and Buildings, financing for
Tanah dan Gedung, pembiayaan Building Construction, Building Operations,
Pembangunan Gedung, Pengoperasian including the withdrawal of benefits from the
Gedung, termasuk penarikan manfaat dari hasil results Building Operations, to the Handover of
90
Page 690
690
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Pengoperasian Gedung, hingga Penyerahan the Building to PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Gedung kepada PT Bank Mandiri (Persero) when the BOT Period ends, either directly or
Tbk saat Jangka Waktu BOT berakhir, baik through the Company.
langsung maupun melalui Perusahaan.
Lingkup Pekerjaan BOT yang telah The scope of BOT work that has been carried
dilaksanakan Perusahaan, termasuk biaya out by the Company, including costs that have
yang telah dan akan dikeluarkan, diambilalih been and will be incurred, is taken over and
dan dilanjutkan oleh WSP. continued by WSP.
Pelaksanaan Pembangunan Gedung tetap Execution of Building Construction remains the
menjadi tanggung jawab Perusahaan selaku responsibility of the Company as the Executor
Kontraktor Pelaksana. Contractor.
Perusahaan berhak melakukan pengawasan, The Company has the right to supervise,
evaluasi, memberikan masukan dan instruksi evaluate, provide input and instructions to
guna mendukung terlaksananya perjanjian support the implementation of the BOT
BOT oleh WSP sekaligus memastikan agreement by WSP while ensuring the
kewajiban Perusahaan terhadap PT Bank Company's obligations to PT Bank Mandiri
Mandiri (Persero) Tbk. (Persero) Tbk.
Perjanjian ini telah diberitahukan kepada This agreement has been notified to PT Bank
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melalui surat Mandiri (Persero) Tbk through letter No.
No. SE.01.01/A.DP.WG.4415/2019 tanggal SE.01.01/A.DP.WG.4415/2019 dated
21 Agustus 2019 tentang Pendelegasian August 21, 2019 concerning Delegation of BOT
Pelaksanaan Pekerjaan BOT Graha Mantap. Graha Mantap.
c. Pertamina Mandalika International Street c. Pertamina Mandalika International Street
Circuit Circuit
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Perusahaan melakukan perjanjian Bangun, The Company entered into a Build, Lease, and
Sewa, Serah (Build, Lease, and Transfer/BLT) Transfer (BLT) agreement with PT
dengan PT Pengembangan Pariwisata Pembangunan Wisata Indonesia (Persero)
Indonesia (Persero) (ITDC) tentang (ITDC) regarding Paddock Development at
Pembangunan Paddock di ITDC Mandalika ITDC Mandalika Tourism Complex, Kuta, Pujut,
Tourism Complex, Kuta, Pujut, Kabupaten Central Lombok Regency, West Nusa
Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat dengan Tenggara with the value of cooperation is
nilai kerjasama sebesar Rp155.775.011.892. Rp155,775,011,892.
Untuk melakukan kerjasama dengan To cooperate with the Company, ITDC has
Perusahaan, ITDC telah menetapkan appointed the Company as a Cooperation
Perusahaan sebagai mitra Kerja Sama partner based on the Work Order No.
berdasarkan Surat Perintah Kerja No. 318/DIR/ITDC.01/X/2021 dated October 7,
318/DIR/ITDC.01/X/2021 tanggal 7 Oktober 2021.
2021.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Perusahaan telah menyelesaikan The Company has completed the construction
pembangunan obyek kerjasama tersebut yang of the object of cooperation as evidenced by the
dibuktikan dengan Berita Acara Serah Terima, Minutes of Handover, on
pada tanggal 24 Desember 2021 dan ITDC December 24, 2021, and ITDC started the lease
memulai masa sewa atas Obyek Kerjasama period for the object of cooperation until June
tersebut hingga 30 Juni 2023. 30, 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2023, obyek As of December 31, 2023, the object of
kerjasama belum diserahkan kepada ITDC cooperation has not yet transferred to ITDC due
karena pembayaran termin terakhir dari nilai to outstanding receivable terms.
kerjasama belum dilunasi.
Pada akhir Periode Sewa dan setelah ITDC At the end of the Lease Period and after ITDC
melakukan pembayaran penuh atas Nilai makes full payment of the Cooperation Value,
91
Page 691
691
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Kerjasama, maka kepemilikan atas obyek the ownership of the object of cooperation will
kerjasama akan secara otomatis beralih ke automatically transfer to ITDC.
ITDC.
Pada tanggal 31 Desember 2024, obyek As of December 31, 2024, the object of
kerjasama belum diserahkan kepada ITDC cooperation has not yet transferred to ITDC due
karena pembayaran termin terakhir dari nilai to outstanding receivable terms.
kerjasama belum dilunasi.
Perjanjian Pinjaman Entitas Anak Subsidiaries’ Loan Agreements
WSP WSP
Berdasarkan Perjanjian Pemegang Saham Based on the Company's Shareholders Agreement
Perusahaan dengan WSP No. KU.09.09/ with WSP No. KU.09.09/A.DlR.WG.6498/2020 and
A.DlR.WG.6498/2020 dan No. KU.09.09/ No. KU.09.09/A.WSP.275/2020 dated
A.WSP.275/2020 tanggal 28 September 2020, September 28, 2020, the Company provided a
Perusahaan memberikan Fasilitas Pembiayaan Financing Facility to WSP. The loan is a continuous
kepada WSP. Pinjaman tersebut adalah kredit credit in the form of an investment credit owned by
terusan berupa kredit investasi milik Perusahaan the Company in accordance with the Investment
sesuai dengan Akta Perjanjian Kredit Investasi Credit Agreement Deed Number 28 dated
Nomor 28 tanggal 25 September 2020 antara September 25, 2020 between the Company and PT
Perusahaan dengan PT Bank Mandiri (Persero) Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Tbk.
Limit kredit pinjaman sebesar Rp116.000.000.000 Credit limit amounting to Rp116,000,000,000 with
dengan tingkat bunga 2% di atas Suku Bunga Kredit an interest rate of 2% above the Investment Credit
lnvestasi tersebut dan berjangka waktu 10 tahun Interest Rate and a term of 10 years from
sejak tanggal 28 September 2020 sampai dengan September 28, 2020 to September 27, 2030.
27 September 2030.
Perjanjian Fasilitas Kredit Credit Facility Agreements
Perusahaan The Company
Perusahaan memiliki perjanjian fasilitas kredit The Company has credit facility agreements to
kepada bank mitra diantaranya sebagai berikut: partner banks are as follows:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Berdasarkan perjanjian nomor R.II.297- Based on the agreement number number R.II.297-
CRO/COD/LAD/11/2024 tertanggal 21 November CRO/COD/LAD/11/2024 dated November 21, 2024,
2024, Perusahaan mendapatkan persetujuan the Company have approved of the Extension of
Perpanjangan fasilitas Kredit Modal Kerja dan Working Capital Credit facility and extension of Non-
perpanjangan fasilitas Non-Cash Loan dari PT Bank Cash Loan facility from PT Bank Rakyat Indonesia
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dengan (Persero) Tbk with the following credit terms:
persyaratan kredit sebagai berikut:
Fasilitas Non-Cash Loan Non-Cash Loan Facility
Limit Kredit: Rp800.000.000.000 Credit Limit: Rp800,000,000,000
Batas Akhir 30 November 2024 s/d 30 Registration November 30, 2024 until
Pendaftaran: November 2025 Deadline: November 30, 2025
Tujuan Bank Garansi, LC/SKBDN dan Intended Use: Bank Guarantee, LC/SKBDN,
Penggunaan: KMK Buyer, dan SCF A/P KMK Buyer, and SCF A/P
Agunan: Agunan terkait fasilitas KMK Collateral: Collateral related to KMK
Konstruksi. facilities Construction.
Selama masa pembiayaan, hal-hal yang tidak boleh During the loan period, there are matters not
dilakukan terkait perjanjian yaitu mengajukan allowed to be carried on as stated in the covenants
permohonan pailit debitur kepada pengadilan niaga namely, declaration of bankruptcy of the debtor to
dan mengadakan transaksi dengan pihak yang the Commercial Court and enter into transactions
berafiliasi maupun pihak ketiga diluar aspek with affiliated parties and third parties outside the
kewajaran. aspect of fairness.
92
Page 692
692
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Saldo cash loan per 31 Desember 2025 dan 2024 Balance of cash loan as of December 31, 2025 and
masing-masing sebesar nihil. 2024 amounted to nil, respectively.
Pembayaran fasilitas cash loan yang dilakukan Payments made of cash loan facility for the years
untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal ended December 31, 2025 and 2024 amounted to
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing nil, respectively.
sebesar nihil.
Saldo non-cash loan per 31 Desember 2025 dan Balance of non-cash loan as of December 31, 2025
2024 masing-masing sebesar Rp34.946.295.376 and 2024 amounted to Rp34,946,295,376 and
dan Rp296.115.025.456. Rp296,115,025,456, respectively.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Pinjaman Bank Jangka Pendek Short-term Bank Loans
Berdasarkan Addendum perjanjian kredit Modal Based on Addendum Credit Working Capital
Kerja No. CBG.CB5/SIC2.SPPK.234/2025 tanggal agreement No. CBG.CB5/SIC2.SPPK.234/2025
28 Mei 2025, Perusahaan memperoleh fasilitas dated May 28, 2025, the Company obtain credit
kredit dengan persyaratan sebagai berikut: facility with the following terms and conditions:
a. Fasilitas KMK Transaksional a. Transactional of Working Capital Facility
Limit Kredit: Rp95.000.000.000 (Tranche A) Credit Rp95,000,000,000
Rp95.000.000.000 (Tranche B) Limit: (Tranche A)
Rp95,000,000,000
(Tranche B)
Jangka 28 Mei 2025 sampai dengan Time May 28, 2025 until June 10,
Waktu: 10 Juni 2026 Period: 2026
Tingkat 8,50% per tahun (Tranche A) Interest 8.50% per year (Tranche A)
Bunga: 8,25% per tahun (Tranche B) Rate: 8.25% per year (Tranche B)
Tujuan Tambahan modal kerja Intended Additional working capital
Penggunaan: Use:
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
b. Fasilitas Non-Cash Loan b. Non-Cash Loan Facility
Limit Kredit: Rp900.000.000.000 Credit Rp900,000,000,000
Limit:
Jangka 28 Mei 2025 sampai dengan Time May 28, 2025 until June 10,
Waktu: 10 Juni 2026 Period: 2026
Tujuan Bank Garansi and Letter of Intended Bank Guarantee and Letter
Penggunaan: Credit (L/C) Use: of Credit (L/C)
c. Supplier Financing c. Supplier Financing
Limit Kredit: Rp300.000.000.000 Credit Rp300,000,000,000
Limit:
Jangka 28 Mei 2025 sampai dengan Time May 28, 2025 until June 10,
Waktu: 10 Juni 2026 Period: 2026
Tujuan Pembiayaan untuk Pemasok/ Intended Financing for Supplier/ Sub-
Penggunaan: Subkontraktor atas dasar Use: contractor on the basis of
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
akseptasi Invoice secara acceptance of invoices
without recourse without recourse
d. Supplier Financing dengan Jaminan Tunai d. Supplier Financing with Cash Collateral
Limit Kredit: Rp100.000.000.000 Credit Rp100,000,000,000
Limit:
Jangka 28 Mei 2025 sampai dengan Time May 28, 2025 until June 10,
Waktu: 10 Juni 2026 Period: 2026
Tujuan Pembiayaan untuk Pemasok/ Intended Financing for Supplier/ Sub-
Penggunaan: Subkontraktor atas dasar Use: contractor on the basis of
akseptasi Invoice secara acceptance of invoices
without recourse without recourse
93
Page 693
693
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Joint collateral dan cross default dengan seluruh Joint collateral and cross default with all credit
fasilitas kredit PT Wijaya Karya Bangunan Gedung facilities PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Tbk di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. in PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Selama masa pembiayaan Perusahaan wajib During the period of financing, the Company is
menjaga rasio keuangan yaitu current ratio minimal required to maintain the financial ratio of the
sebesar 100%, leverage maksimal 500%, EBITDA to current ratio of at least 100%, maximum leverage
interest minimal sebesar 200%, dan DSCR minimal of 500%, EBITDA to interest at least 200%, and
sebesar 100%. Memberitahukan secara tertulis DSCR at least 100%. Notify in writing to
kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atas PT Bank Mandiri (Persero) Tbk upon changes in
perubahan modal kerja dan penggantian pengurus. working capital and change of management.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan telah As of December 31, 2025, the Company has
memenuhi syarat dan kondisi pinjaman. complied with the terms and conditions of the loans.
Saldo cash loan per 31 Desember 2025 dan 2024 Balance of cash loan as of December 31, 2025 and
masing-masing sebesar Rp42.000.000.000 dan 2024 is amounted to Rp42,000,000,000 and
Rp95.000.000.000. Rp95,000,000,000, respectively.
Pembayaran yang dilakukan untuk tahun-tahun yang Payments made for the years ended December 31,
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, 2025 and 2024 amounted to Rp121,124,603,387
masing-masing sebesar Rp121.124.603.387 dan and Rp53,000,000,000, respectively.
Rp53.000.000.000.
Saldo non-cash loan per 31 Desember 2025 dan Balance of non-cash loan as of December 31, 2025
2024 masing-masing sebesar Rp43.445.277.293 and 2024 amounted to Rp43,445,277,293 and
dan Rp45.929.158.120. Rp45,929,158,120, respectively.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Berdasarkan perjanjian Kredit Modal Kerja Based on Transactional of Working Capital Capital
Transaksional No. 108 tanggal 30 Mei 2016 yang Agreement No. 108 dated May 30, 2016 made in
dibuat dihadapan Djumini Setyoadi, S.H., M.Kn., the presence of Djumini Setyoadi, S.H., M.Kn.,
Notaris di Jakarta, dan persetujuan perpanjangan Notary in Jakarta, and approval of the Extension of
Fasilitas Kredit Modal Kerja Transaksional No. Transactional of Working Capital Capital Facility No.
COB3/4/037/R tanggal 27 Mei 2025 Perusahaan COB3/4/037/R dated May 27, 2025 the Company
memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Negara obtained credit facility from PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk, dengan persyaratan Indonesia (Persero) Tbk, with the following
sebagai berikut: conditions:
a. Fasilitas Cash Loan a. Cash Loan Facility
Plafon: Rp200.000.000.000 Plafond: Rp200,000,000,000
Jangka 1 (satu) tahun, Periode Time 1 (one) year period from May
Waktu: tanggal 30 Mei 2025 s/d 29 Period: 30, 2025 May 29, 2026
Mei 2026
Tingkat 9,75% per tahun Interest: 9.75% per annum
Bunga:
Jaminan: Atas piutang usaha, tagihan Warranty: The accounts receivable, gross
bruto dan tagihan termin yang amount due from customers,
telah diikat secara Cessie. and installment receivables
projects in Connective is Cessie.
b. Fasilitas Non-Cash Loan b. Non-Cash Loan Facility
Plafon: Rp550.000.000.000 Plafond: Rp550,000,000,000
Jangka 1 (satu) tahun, Periode Time 1 (one) year period from May
Waktu: tanggal 30 Mei 2025 s/d 29 Period: 30, 2025 until May 29, 2026
Mei 2026
Tingkat 9,75% per tahun Interest: 9.75% per year
Bunga:
94
Page 694
694
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Jaminan: Atas piutang usaha, tagihan Warranty: The accounts receivable, gross
bruto dan tagihan termin yang amount due from customers,
telah diikat secara Cessie. and installment receivables
projects in Connective is Cessie.
Selama masa pembiayaan Perusahaan wajib The Company shall maintain financial performance
mengusahakan kinerja keuangan dengan indikator indicators as follows: Current Ratio of at least
sebagai berikut: Current Ratio minimal 1 kali, Debt 1 time; Debt to Equity Ratio (DER) maximum of
Equity Ratio (DER) maksimal 4 kali dan Debt 4 times and Debt Service Coverage of at least
Service Coverage minimal 100%. 100%.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan telah As of December 31, 2025, the Company has
memenuhi syarat dan kondisi pinjaman. complied with the terms and conditions of the loans.
Pembayaran yang dilakukan untuk tahun-tahun Payments made for the years ended December 31,
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2025 and 2024 amounted to Rp168,961,743,243
2024, masing-masing sebesar Rp168.961.743.243 and nil, respectively.
dan nihil.
Saldo cash loan per 31 Desember 2025 dan 2024 Balance of cash loan as of December 31, 2025 and
masing-masing sebesar Rp31.038.256.757 dan 2024 amounted to Rp31,038,256,757 dan
Rp200.000.000.000. Rp200,000,000,000, respectively.
Saldo non-cash loan per 31 Desember 2025 dan Balance of non-cash loan as of December 31, 2025
2024 masing-masing sebesar Rp7.363.582.893 dan and 2024 amounted to Rp7,363,582,893 and
Rp51.244.775.498. Rp51,244,775,498, respectively.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berdasarkan Addendum perjanjian kredit Based on Addendum credit agreement No.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
No. 231/JKC/COM/CSMU/IV/2018 tanggal 25 April 231/JKC/COM/CSMU/IV/2018 dated April 25, 2018,
2018, Perusahaan menerima fasilitas kredit Non- the Company received Non-Cash Loan credit facility
Cash Loan dari PT Bank Tabungan Negara from PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk with
(Persero) Tbk dengan ketentuan dan syarat sebagai the following terms and conditions:
berikut sebagai berikut:
Fasilitas Non-Cash Loan Non-Cash Loan Facility
Limit Kredit: Rp700.000.000.000 Credit Limit: Rp700,000,000,000
Batas Akhir sampai dengan 31 Januari Registration until January 31, 2023 and not
Pendaftaran: 2023 dan tidak diperpanjang Deadline: extended
Tujuan Bank Garansi (Bid bond), Intended Use: Bank Guarantee (Bid bond),
Penggunaan: Advance Payment Advance Payment Bond,
Penggunaan Bond, Performance Bond and
Performance Bond dan Maintenance Bond
Maintenance Bond
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Agunan: Cessie atas tagihan/ piutang Collateral: Cessie on accounts
usaha receivables
Cash Collateral/ minimal Cash Collateral/ minimum fund
dana tersedia pada PT Bank available in PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tabungan Negara (Persero)
Tbk Tbk
Perusahaan dapat mendaftarkan proyek yang akan The Company may register projects that will utilise
menggunakan fasilitas non-cash loan sebelum non-cash loan facilities before the registration
batas akhir pendaftaran. Setelah batas akhir deadline. After the registration deadline, the
pendaftaran, Perusahaan melakukan pembayaran Company makes payments for the facilities used.
atas fasilitas yang digunakan tersebut.
95
Page 695
695
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Selama masa pembiayaan Perusahaan wajib The Company shall maintain financial performance
mengusahakan kinerja keuangan dengan indikator indicators as follows: Current Ratio of at least 1
sebagai berikut: Current Ratio minimal 1 kali, Debt time; Debt to Equity Ratio (DER) maximum of 4
Equity Ratio (DER) maksimal 4 kali dan Debt times and Debt Service Coverage of at least 100%
Service Coverage minimal 100% serta and notifying in writing to PT Bank Tabungan
memberitahukan secara tertulis kepada PT Bank Negara (Persero) Tbk of changes working capital
Tabungan Negara (Persero) Tbk atas perubahan and replacement of management.
modal kerja dan penggantian pengurus.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan telah As of December 31, 2025, the Company has
memenuhi syarat dan kondisi pinjaman. complied with the terms and conditions of the loans.
Saldo non-cash loan per 31 Desember 2025 dan Balance of non-cash loan as of December 31, 2025
2024, masing-masing sebesar nihil dan and 2024 amounted to nil and Rp411,418,000,
Rp411.418.000. respectively.
PT Bank DKI PT Bank DKI
Berdasarkan SPPK No 1763/SPPK/925/XI/2023 Based on SPPK No 1763/SPPK/925/XI/2023 dated
tanggal 6 November 2023, Perusahaan menerima November 6, 2023, the Company received Cash
fasilitas kredit Cash Loan dan Non-Cash Loan dari Loan and Non-Cash Loan credit facility from
PT Bank Bank DKI dengan ketentuan dan syarat PT Bank DKI with the following terms and
sebagai berikut: conditions:
a. Fasilitas Non-Cash Loan: a. Non-Cash Loan Facility:
Limit Kredit: Rp200.000.000.000 Credit Limit: Rp200,000,000,000
Jangka 7 November 2023 – Time Period: November 7, 2023 until
Waktu: 7 November 2025 November 7, 2025
Tujuan Untuk kebutuhan modal kerja Intended For the Company's working
Penggunaan: Perusahaan melalui Use: capital needs through
pembiayaan terhadap financing the obligor supplier
supplier dari obligor
Agunan: Rasio kecukupan nilai Collateral: The adequacy ratio of the
jaminan setiap saat harus collateral value must be worth
bernilai 100% dari jumlah 100% of the total facility owed
fasilitas terutang pada bank to the bank at any time
b. Fasilitas Cash Loan: b. Cash Loan Facility:
Limit Kredit: Rp50.000.000.000 Credit Limit: Rp50,000,000,000
Jangka 7 November 2023 – Time Period: November 7, 2023 until
Waktu: 7 November 2025 November 7, 2025
Tingkat 9,25% p.a Interest: 9.25% p.a
Bunga:
Provisi: 0,50% p.a Provision: 0.50% p.a
Tujuan Untuk kebutuhan modal kerja Intended For the Company's working
Penggunaan: Perusahaan melalui Use: capital needs through
pembiayaan terhadap financing the obligor supplier
supplier dari obligor
Selama masa pembiayaan Perusahaan wajib The Company required to maintain financial
mengusahakan kinerja keuangan dengan indikator performance indicators as follows: Current Ratio of
sebagai berikut: Current Ratio minimal 1 kali, Debt at least 1 time; Debt to Equity Ratio (DER)
Equity Ratio (DER) maksimal 4 kali dan Debt maximum of 4 times and Debt Service Coverage of
Service Coverage minimal 100%. at least 100%.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan telah As of December 31, 2025, the Company has
memenuhi syarat dan kondisi pinjaman. complied with the terms and conditions of the loans.
96
Page 696
696
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Saldo cash loan per 31 Desember 2025 dan 2024 Balance of cash loan as of December 31, 2025 and
masing-masing sebesar nihil dan 2024 amounted to nil and Rp22,000,000,000,
Rp22.000.000.000. respectively.
Pembayaran fasilitas cash loan yang dilakukan Payments made for cash loan for the years ended
untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal December 31, 2025 and 2024 amounted to nil and
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing Rp47,800,000,000.
sebesar nihil dan Rp47.800.000.000.
Saldo non-cash loan per 31 Desember 2025 dan Balance of non-cash loan as of December 31, 2025
2024 masing-masing sebesar Rp22.000.000.000 and 2024 amounted to Rp22,000,000,000 and
dan Rp40.855.078.357. Rp40,855,078,357, respectively.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Berdasarkan Surat No. 04/130-3/SP3/CB2 Tanggal Based on Letter No. 04/130-3/SP3/CB2 dated
23 Oktober 2024 Perusahaan menerima fasilitas October 23, 2024 the Company received non-cash
kredit non-cash loan dari PT Bank Syariah Indonesia loan credit facility from PT Bank Syariah Indonesia
(Persero) Tbk dengan ketentuan dan syarat sebagai (Persero) Tbk Tbk with terms and conditions as
berikut: follows:
a. Fasilitas Non-Cash Loan: a. Non-Cash Loan Facility:
Limit Kredit: Rp 400.000.000.000 Credit Limit: Rp400,000,000,000
Jangka 23 Oktober 2024 sampai Time Period: October 23, 2024 until
Waktu: dengan 23 Oktober 2026 October 23, 2026
Tujuan Untuk kebutuhan modal kerja Intended For the Company's working
Penggunaan: Perusahaan melalui Use: capital needs through
pembiayaan terhadap supplier financing the obligor supplier
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
dari obligor
b. Fasilitas Cash Loan: b. Cash Loan Facility:
Limit Kredit Rp300.000.000.000 Credit Limit Rp300,000,000,000
Jangka 23 Oktober 2024 sampai Time Period: October 23, 2024 until
Waktu: dengan 23 Oktober 2026 October 23, 2026
Tujuan Untuk kebutuhan modal kerja Intended For the Company's working
Penggunaan Perusahaan melalui Use capital needs through
pembiayaan terhadap supplier financing the obligor supplier
dari obligor
Selama masa pembiayaan Perusahaan wajib The Company required to maintain financial
mengusahakan kinerja keuangan dengan indikator performance indicators as follows: Current Ratio of
sebagai berikut: Current Ratio minimal 100%, Debt at least 100%, Debt to Equity Ratio (DER) maximum
Equity Ratio (DER) maksimal 300%, dan Debt of 300% and Debt Service Coverage Ratio (DSCR)
Service Coverage Ratio (DSCR) min 100%. minimum 100%.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan telah As of December 31, 2025, the Company has
memenuhi syarat dan kondisi pinjaman. complied with the terms and conditions of the loans.
Saldo cash loan per 31 Desember 2025 dan 2024 Balance of cash loan as of December 31, 2025 and
masing-masing sebesar nihil dan 2024 amounted to nil and Rp55,000,000,000,
Rp55.000.000.000. respectively.
Saldo non-cash loan per 31 Desember 2025 dan Balance of non-cash loan as of December 31, 2025
2024 masing-masing sebesar Rp24.077.146.960 and 2024 amounted to Rp24,077,146,960 and
dan Rp29.333.064.905. Rp29,333,064,905, respectively.
97
Page 697
697
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Pembayaran fasilitas cash loan yang dilakukan Payments made for cash loan for the years ended
untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 December 31, 2025 and 2024 amounted to
Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp55,000,000,000 and Rp119,886,818,225,
Rp55.000.000.000 dan Rp119.886.818.225. respectively.
44. Kontinjensi 44. Contingencies
Gugatan Perusahaan kepada PT Maju Gemilang The Company's lawsuit against PT Maju
Serpong terkait Wanprestasi melalui BANI Gemilang Serpong regarding Default through
BANI
Perusahaan membuat, menandatangani dan The Company made, signed and submitted an
mengajukan Permohonan Mengadakan Arbitrase Request for Arbitration and / or Statement of Claim
dan/atau Permohonan Arbitrase di Badan Arbitrase at the Indonesian National Arbitration Board
Nasional Indonesia (“BANI”) Jakarta terhadap (“BANI”) Jakarta against PT Maju Gemilang
PT Maju Gemilang Serpong, sehubungan dengan Serpong, in connection with the default action
tindakan wanprestasi yang dilakukan oleh committed by PT Maju Gemilang Serpong on the
PT Maju Gemilang Serpong atas Surat Perjanjian Work Agreement Letter No. B-Residence-040 /
Kerja No. B-Residence-040/SPK/MGS/III/17 tanggal SPK / MGS / III / 17 dated April 6, 2017 concerning
6 April 2017 tentang Proyek Apartemen B the B Residence Apartment Project, Serpong for
Residence, Serpong atas Pekerjaan Struktur dan Structural and Plumbing Work.
Plumbing.
Adapun terhadap Permohonan Arbitrase As for the request of arbitration stated above, a
sebagaimana dimaksud di atas, telah diputus yang verdict has been issued. The verdict states that the
pada intinya menyatakan Pekerjaan Perseroan telah Company has already completed the project and
selesai dan menghukum Termohon Arbritase untuk punishes the defendant to pay the Company
mengganti kerugian Perusahaan sebesar Rp15.000.990.733 worth of loss.
Rp15.000.990.733.
Selanjutnya, terhadap Putusan Arbritase Furthermore, regarding Arbitrary Verdict stated in
sebagaimana pada Paragraf 2 di atas, the second paragraph above, PT Maju Gemilang
PT Maju Gemilang Serpong mengajukan Serpong submitted verdict revocation against BANI
permohonan pembatalan putusan arbitrase No.43031/V/ARB-BANI/2020 dated April 6, 2021,
BANI No.43031/V/ARB-BANI/2020 tertanggal as for the case No:
6 April 2021, sebagaimana perkara No: 444/Pdt.Sus.Arbi/2021/PN.Jkt.Brt, that affirms the
444/Pdt.Sus.Arbi/2021/PN.Jkt.Brt, yang mana pada BANI verdict (“Revocation Verdict”).
intinya menguatkan Putusan BANI tersebut
(“Putusan Pembatalan”).
Selanjutnya, berdasarkan penetapan Furthermore, regarding resolution
No.42/Eks.Arb/2022/PN.Jkt.Brt tanggal 25 Agustus No.42/Eks.Arb/2022/PN.Jkt.Brt dated August 25,
2023, Pengadilan Negeri Tangerang sedang dalam 2023, Civil Court of Tangerang is in process of
proses sita eksekusi dan pelelangan atas aset seizure and auction of assets belong to PT Maju
PT Maju Gemilang Serpong. Gemilang Serpong.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal For the year ended December 31, 2025, the
31 Desember 2025, Perusahaan masih menunggu Company is still waiting for the verdict on the
putusan atas proses sita eksekusi dan pelelangan process of seizure and auction of assets belong to
atas asset PT Maju Gemilang Serpong. PT Maju Gemilang Serpong.
Gugatan Perusahaan kepada PT Trans Retail The Company's lawsuit against PT Trans Retail
Indonesia terkait Penyelesaian Piutang Indonesia Related to the Settlement of
Outstanding melalui PKPU Outstanding Receivables through PKPU
Perusahaan telah mengajukan permohonan PKPU The Company has submitted a PKPU application
terhadap PT Trans Retail Indonesia pada tanggal against PT Trans Retail Indonesia on February 15,
15 Februari 2022 sehubungan dengan tindakan 2022 in connection with the postponement of the
penundaan kewajiban pembayaran utang dengan obligation to pay debts with No. 29/Pdt.Sus-
No. 29/Pdt.Sus-PKPU/2022/PN Niaga Jkt.Pst. PKPU/2022/PN Niaga Jkt.Pst.
98
Page 698
698
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Pada tanggal 1 April 2022, Perusahaan mencabut On April 1, 2022, the Company withdrew the PKPU
permohonan PKPU tersebut dan menyepakati application and agreed to the receivables
skema penyelesaian piutang yang diajukan oleh settlement scheme proposed by PT Trans Retail
PT Trans Retail Indonesia. Untuk tahun yang Indonesia. For the year ended December 31, 2023,
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, PT Trans PT Trans Retail Indonesia has completed most of
Retail Indonesia telah menyelesaikan sebagian its obligations to the Company.
besar kewajibannya kepada Perusahaan.
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan As of publishment date of consolidated financial
keuangan konsolidasian, PT Trans Retail Indonesia statements, PT Trans Retail Indonesia has
telah menyelesaikan seluruh kewajibannya kepada completed all its obligations to the Company.
Perusahaan.
Gugatan Perusahaan kepada PT Alumindo Cipta The Company's lawsuit against PT Alumindo
Persada terkait Wanprestasi Cipta Persada related to Contract Default
Pada 3 Maret 2023, Perusahaan menggugat In March 3, 2023, the Company filed lawsuit
PT Alumindo Cipta Persada kepada PN Jakarta against PT Alumindo Cipta Persada to South
Selatan atas wanprestasi yang dilakukan pemberi Jakarta Civil Court regarding default of contract
kerja dengan nilai tagihan sebesar from project owner with due amount of
Rp14.535.482.220. Rp14,535,482,220.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal For the year ended December 31, 2025,
31 Desember 2025, PT Alumindo Cipta Persada PT Alumindo Cipta Persada filed an appeal with the
mengajukan kasasi dengan putusan bahwa ruling that the Company was required to improve
Perusahaan diminta untuk memperbaiki mutu dan the quality and technical specifications of the
spesifikasi teknis pelat, balok, dan balok pondasi/ plates, beams, and foundation beams/ pile caps for
pile cap Proyek Mangga Besar Town Square. the Mangga Besar Town Square Project.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Saat ini, Perusahaan sedang dalam tahap persiapan Currently, the Company is in the process of
untuk melakukan Upaya hukum peninjauan kembali. preparing for a judicial review.
Pemberi Kerja yang Berstatus Pailit Bankruptcy of PT Dago Trisinergi Properti
Pada tanggal 31 Oktober 2024, PT Dago Trisinergi On October 31, 2024, PT Dago Trisinergi Properti
Properti (“PT DTP”) selaku pengembang proyek (“PT DTP”), the developer of The Maj Collections
The Maj Collections telah resmi dinyatakan pailit project, was officially declared bankrupt by the
oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Commercial Court at the Central Jakarta District
Jakarta Pusat. Keputusan ini diambil menyusul Court. This decision was a result of a lawsuit filed
gugatan yang diajukan oleh PT Bank Jabar Banten by PT Bank Jabar Banten Syariah (BJB Syariah).
Syariah (BJB Syariah).
Sehubungan dengan Putusan Pailit tersebut, In connection with the bankruptcy ruling, the
Perusahaan telah mengajukan tagihan kepada PT Company has submitted a claim against PT DTP,
DTP, dan tagihan dimaksud telah diverifikasi pada which was verified on December 12, 2024.
tanggal 12 Desember 2024.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Adapun tindak lanjut atas verifikasi tersebut adalah Following this verification, a meeting of all creditors
pelaksanaan Rapat seluruh Kreditur PT Dago of PT Dago Trisinergi Properti in the context of
Trisinergi Properti dalam rangka going concern going concern as a follow-up to the creditors'
sebagai tindaklanjut dari rapat kreditur tanggal meeting on October 8, 2025, with the agenda of
8 Oktober 2025 dengan agenda pengenalan calon introducing potential investors.
investor.
Proses-proses ini pun merupakan bagian dari upaya These processes are part of management's efforts
manajemen untuk memastikan bahwa seluruh to ensure that all activities related to the bankruptcy
kegiatan terkait kepailitan dimaksud terlaksana are carried out in accordance with applicable legal
sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. provisions.
99
Page 699
699
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Sengketa Perusahaan kepada PT Indraco terkait The Company's Lawsuit against PT Indraco
Wanprestasi Regarding Default
Perusahaan membuat, menandatangani dan The Company has prepared, signed, and submitted
mengajukan Gugatan Rekonvensi di Badan a Counterclaim to the Indonesian National Board of
Arbitrase Nasional Indonesia (“BANI”) Surabaya Arbitration (“BANI”) Surabaya against PT Indraco in
terhadap PT Indraco, sehubungan dengan relation to the Request for Dispute Resolution
Permohonan Penyelesaian Sengketa Melalui through Arbitration filed by PT Indraco concerning
Arbitrase yang diajukan oleh PT Indraco atas the Construction Contract Agreement for the
Perjanjian Pemborongan Pekerjaan Proyek Suncity Residence Apartment Project, No.
Pembangunan Suncity Residence Apartemen No. 0302/LGL/IDR-SCP/SDA/V/2019 dated May 17,
0302/LGL/IDR-SCP/SDA/V/2019 tanggal 17 Mei 2019.
2019.
Adapun terhadap Gugatan Rekonvensi With respect to the Counterclaim as mentioned
sebagaimana dimaksud di atas, telah diputus oleh above, BANI Surabaya rendered its decision on
BANI Surabaya pada tanggal 25 Maret 2022 yang March 25, 2022, essentially stating that the
pada intinya menyatakan bahwa Perusahaan Company is entitled to the payment amount and
berhak atas nilai pembayaran dan menghukum ordering the Respondent in the Counterclaim to
Termohon Rekonvensi untuk melakukan make a total payment of Rp50,062,530,255.
pembayaran total sebesar Rp50.062.530.255.
Selanjutnya, terhadap Putusan BANI sebagaimana Subsequently, with respect to the BANI Decision as
pada Paragraf 2 di atas, PT Indraco mengajukan mentioned in Paragraph 2 above, PT Indraco filed a
permohonan pembatalan Putusan BANI No. request for the annulment of BANI Decision No.
56/ARB/BANI-SBY/V/2021 tertanggal 25 Maret 56/ARB/BANI-SBY/V/2021 dated March 25, 2022
2022 (“Putusan BANI”), sebagaimana perkara (“BANI Decision”), as registered under Case No.
Nomor: 283/Pdt.G/2022/PN Jkt.Tim, yang mana 283/Pdt.G/2022/PN Jkt.Tim, which the East Jakarta
pada intinya Pengadilan Negeri Jakarta Timur District Court ultimately annulled the BANI Decision
membatalkan Putusan BANI tersebut (“Putusan (“Annulment Decision”).
Pembatalan”).
Selanjutnya, terhadap Putusan Pembatalan Subsequently, in response to the Annulment
tersebut, Perusahaan mengajukan Permohonan Decision, the Company filed a Petition for
Kasasi kepada Mahkamah Agung Republik Cassation with the Supreme Court of the Republic
Indonesia sebagaimana perkara No.258 B/Pdt.Sus- of Indonesia, registered under Case No. 258
Arbt/2023, yang pada intinya membatalkan Putusan B/Pdt.Sus-Arbt/2023, which ultimately annulled the
Pembatalan dari Pengadilan Negeri Jakarta Timur Annulment Decision from East Jakarta District
dan menguatkan Putusan BANI. Court and upheld the BANI Decision.
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan As of the date of publication of the consolidated
keuangan konsolidasian, PT Indraco telah financial stpatements, PT Indraco has paid a total
melakukan pembayaran Total Kewajiban sebesar liability of Rp10,103,040,000 in cash and
Rp10.103.040.000 secara tunai, dan sebesar Rpp14,965,086,579 in the form of land assets
Rp14.965.086.579 secara penyerahan asset tanah located in Sekotong, Lombok, West Nusa
yang berlokasi di Sekotong, Lombok, Nusa Tenggara. leaving PT Indraco with outstanding
Tenggara Barat, sehingga sisa dari Total Kewajiban Total Liabilities of Rp25,034,913,421, which it
PT Indraco yang belum selesai adalah proposes to settle through a set-off of land assets
Rp25.034.913.421, yang diusulkan diselesaikan located in Pasuruan Regency, East Java, currently
melalui set off aset tanah yang berlokasi di being appraised by a public appraisal consultant.
Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dan saat ini
sedang dalam proses penilaian oleh konsultan
penilai publik.
100
Page 700
700
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
45. Manajemen Risiko Keuangan 45. Financial Risk Management
Grup memandang bahwa risiko merupakan bagian The Group perceives that risk is by nature an
yang tidak terpisahkan dari operasional usaha. indivisible part of business operation. Realizing that
Seiring bahwa keberhasilan usaha juga ditentukan business success is also determined on the
oleh efektivitas pengelolaan risiko, Grup terus effectivity of risk management, therefore the Group
berupaya untuk meningkatkan kemampuan continually strives to improve its risk management
manajemen risiko melalui pendekatan yang proaktif. capability through proactive and systematic
approach.
Grup telah mengidentifikasi risiko keuangan utama The Group identified the main financial risk facing
yang dihadapi Grup adalah sebagai berikut: the Group as follows:
Risiko Kredit Credit Risk
Risiko kredit mengacu pada risiko rekanan gagal Credit risk refers to the risk that a counterparty will
dalam memenuhi kewajiban kontraktualnya yang default on its contractual obligation resulting in
mengakibatkan kerugian keuangan bagi Grup. financial loss to the Group.
Risiko kredit Grup terutama melekat pada rekening The Group’s credit risk is primarily attributed to its
bank, tagihan bruto pemberi kerja, piutang usaha, cash in banks, gross amount due from customers
piutang retensi dan piutang lain-lain. Grup trade, retention receivables and other accounts
menempatkan saldo bank pada institusi keuangan receivable. The Group places its bank balances with
yang layak serta terpercaya. Piutang usaha credit worthy financial institutions. Trade accounts
dilakukan dengan pihak ketiga terpercaya dan pihak receivable are entered with respected and credit
berelasi. worthy third parties and related parties.
Eksposur Grup dan pihak lawan dimonitor secara The Group’s exposure and its counterparties are
terus menerus dan nilai agregat transaksi terkait continuously monitored and the aggregate value of
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
tersebar di antara pihak lawan yang telah disetujui. transactions concluded is spread amongst approved
Eksposur kredit dikendalikan oleh batasan pihak counterparties. Credit exposure is controlled by
lawan yang di reviu dan disetujui oleh komite counterparty limits that are reviewed and approved
manajemen risiko secara tahunan. by the risk management committee annually.
Nilai tercatat aset keuangan pada laporan keuangan The carrying amount of financial assets recorded in
konsolidasian setelah dikurangi dengan cadangan the consolidated financial statements, net of any
kerugian mencerminkan eksposur Grup terhadap allowance for losses represents the Group’s
risiko kredit. exposure to credit risk.
Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing Foreign Exchange Risk
Sebagian besar kewajiban dalam mata uang Most of the liabilities are denominated in rupiah,
Rupiah, karena itu Grup tidak terekspos secara thus the Group is not expose significantly.
signifikan.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Grup menggunakan bahan baku dalam negeri serta The Group use local raw materials as well as work
mengerjakan dan akan terus mengembangkan and continue to develop projects that are located in
proyek berlokasi di dalam negeri, sehingga dengan the country, thus the effect of changes in foreign
demikian pengaruh dari selisih nilai tukar mata uang exchange rates are not significant.
asing tidak signifikan.
Risiko Tingkat Suku Bunga Interest Rate Risk
Risiko suku bunga atas arus kas merupakan suatu Interest rate risk of the cash flows is a risk that the
risiko dimana arus kas masa datang suatu future cash flows of a financial instrument will
instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat fluctuates due to changes in market interest rates.
perubahan suku bunga pasar. Eksposur yang ada Current exposure mainly comes from bank loans,
saat ini terutama berasal dari utang bank yang which are use for working capital and investment.
digunakan untuk modal kerja dan investasi. Policies taken by management in anticipation of
101
Page 701
701
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Kebijakan yang diambil oleh manajemen dalam interest rate risk is to evaluate periodically the
mengantisipasi risiko suku bunga yaitu dengan interest rate with the change in relevant interest
mengevaluasi secara periodik perbandingan tingkat rates in the market. Management also conducted a
suku bunga dengan perubahan suku bunga yang survey in bank in to get an estimate of the relevant
relevan di pasar. Manajemen juga melakukan interest rates.
survey diperbankan untuk mendapatkan perkiraan
mengenai suku bunga yang relevan.
Rincian utang bank per 31 Desember 2025 dan The details of bank loan payable as of
2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024 are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Pinjaman Bank 148,684,256,757 457,063,600,000 Bank Loan
Dampak fluktuasi suku bunga 100 basis poin Effect of interest rates fluctuation of 100 basis points
terhadap laba sebelum pajak dengan semua to income before tax with all other variables
variabel lain tetap: constant:
2025 2024
Rp Rp
Naik 100 bps 1,486,842,568 4,570,636,000 Increase 100 bps
Turun 100 bps (1,486,842,568) (4,570,636,000) Decrease 100 bps
Risiko Kenaikan Harga dan Ketersediaan Bahan The Price Increase Risk and Availability of
Baku Materials
Dalam pembuatan Rencana Anggaran Biaya untuk In the Budget Plan for the project, the estimated
suatu proyek, estimasi biaya mengacu kepada costs refer to the information from suppliers as well
informasi dari pemasok dan juga proyek sejenis as similar projects handled.
yang pernah ditangani.
Hal ini tidak menjamin bahwa estimasi tersebut This does not guarantee that the estimate is correct.
tepat. Risiko kenaikan harga bahan baku akan The risk of increase in prices of raw material will
mempengaruhi peningkatan beban pokok penjualan affect the increase in cost of revenue which if not
yang jika tidak diimbangi efisiensi maka dapat offset with efficiency it could result negatively on the
berakibat secara negatif pada laba kotor Grup. Group’s gross profit.
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Risiko likuiditas merupakan risiko Grup tidak dapat Liquidity risk is the risk when the Group is unable to
memenuhi liabilitasnya pada saat jatuh tempo. meet liabilities as they fall due.
Grup memonitor secara ketat arus kas masuk dan The Group closely monitors cash inflows and
arus kas keluar untuk memastikan tersedianya dana outflows to ensure the availability of funds to meet
untuk memenuhi kebutuhan pembayaran liabilitas the needs of liability payments that are due.
yang jatuh tempo.
Berikut ini adalah ikhtisar umur liabilitas keuangan The following is the summary of aging of financial
berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak liabilities based on undiscounted contractual
didiskontokan: payments:
2025
<1 tahun/ year >1 tahun/ year Jumlah/ Total
Pinjaman Bank Jangka Short Term Bank
Pendek 73,038,256,757 -- 73,038,256,757 Loans
Utang Usaha 835,966,161,583 149,598,678,164 985,564,839,747 Trade Payables
Beban Akrual 284,811,981,173 -- 284,811,981,173 Accrued Expenses
Utang Lain-lain 42,905,606,832 -- 42,905,606,832 Other Payable
Pinjaman Bank Jangka Long-term Bank
Panjang 75,646,000,000 -- 75,646,000,000 Loans
102
Page 702
702
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
2024
<1 tahun/ year >1 tahun/ year Jumlah/ Total
Pinjaman Bank Jangka Short Term Bank
Pendek 372,000,000,000 -- 372,000,000,000 Loans
Utang Usaha 1,404,585,746,108 253,649,530,507 1,658,235,276,615 Trade Payables
Beban Akrual 356,409,528,252 -- 356,409,528,252 Accrued Expenses
Utang Lain-lain 40,322,215,697 -- 40,322,215,697 Other Payable
Pinjaman Bank Jangka Long-term Bank
Panjang 9,417,600,000 75,646,000,000 85,063,600,000 Loans
Risiko Pengelolaan Modal Capital Management
Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah The primary objective of the capital management of
untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang the Group is to ensure that it maintains healthy
sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan capital ratios in order to support its business and
imbalan bagi pemegang saham. maximize shareholder value.
Grup disyaratkan untuk memelihara tingkat The Group required under its respective loan
permodalan tertentu oleh perjanjian pinjaman. agreements to maintain the level of existing share
Persyaratan permodalan eksternal tersebut telah capital. This externally imposed capital requirement
dipenuhi oleh entitas, Selain itu, Grup juga has been complied with by the relevant entities, In
dipersyaratkan oleh Undang-undang No. 40 Tahun addition, the Group is also required by the Law No.
2007 tentang Perusahaan Terbatas untuk 40 Year 2007 regarding Limited Liability Entities to
mengalokasikan sampai dengan 20% dari modal allocate and maintain a reserve fund until the said
saham diterbitkan dan dibayar penuh ke dalam reserve reaches 20% of the issued and fully paid
dana cadangan. Persyaratan permodalan eksternal share capital. This externally imposed capital
tersebut telah dipertimbangkan oleh Perusahaan requirements are considere by the Company
serta telah diputuskan pada Rapat Umum decided at the Annual General Meeting of
Pemegang Saham (RUPS). Shareholders (RUPS).
Grup mengelola struktur permodalan dan The Group manages its capital structure and adjusts
melakukan penyesuaian, bila diperlukan, it, if necessary, in light of changes in economic
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
berdasarkan perubahan kondisi ekonomi. Untuk conditions. To maintain or adjust the capital
memelihara dan menyesuaikan struktur structure, the Company may adjust the dividend
permodalan, Perusahaan dapat menyesuaikan payments to shareholders, issue new shares or
pembayaran dividen kepada pemegang saham, raise debt financing. No change made in the
atau mengusahakan pendanaan melalui pinjaman. objectives, policies or processes during the years
Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan ended December 31, 2025 and 2024.
maupun proses selama tahun-tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2025 dan 2024.
Grup mengawasi modal dengan menggunakan The Group monitors its capital using gearing ratios,
rasio pengungkit (gearing ratio), dengan membagi by dividing interest-bearing loan to total equity
total pinjaman berdampak bunga dengan total attributable to owners of the parent. The Group’s
ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik policy is to maintain its gearing ratio within the range
entitas induk. Kebijakan Grup adalah menjaga rasio of gearing ratios of the leading companies in
pengungkit dalam kisaran dari Perusahaan Indonesia in order to secure access to finance at a
terkemuka di Indonesia untuk mengamankan akses reasonable cost. Including in interest bearing loan
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
terhadap pendanaan pada biaya yang rasional. are short-term bank loans.
Termasuk dalam total pinjaman berdampak bunga
adalah pinjaman bank jangka pendek.
Rasio gearing pada 31 Desember 2025 dan 2024 The gearing ratios as of December 31, 2025 and
adalah sebagai berikut: 2024 are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Pinjaman 148,684,256,757 457,063,600,000 Loan
Jumlah Ekuitas 1,971,247,545,457 2,605,970,877,669 Total Equity
Rasio Gearing 7.54% 17.86% Gearing Ratio
103
Page 703
703
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
46. Aset dan Liabilitas Keuangan 46. Financial Asset and Liabilities
Grup memiliki berbagai aset keuangan seperti kas The Group has various financial assets such as
dan setara kas, piutang usaha, piutang retensi, cash and cash equivalents, trade receivables,
tagihan bruto pemberi kerja piutang yang belum retention receivables, gross amount due from
ditagih, penyertaan saham dan piutang lain-lain. customers, unbilled receivables, investment in
Liabilitas keuangan pokok Perusahaan terdiri dari shares and other receivables. Basic financial
pinjaman bank, utang usaha, beban akrual dan liabilities company consisting of bank loans, trade
utang lain-lain. payables, accrued expenses and other payables.
Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan taksiran The following table sets forth the carrying values
nilai wajar dari instrumen keuangan Grup yang and estimates fair value of The Group's financial
dicatat di laporan posisi keuangan: instruments that are carried in the consolidated
statement of financial position:
2025 2024
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/ Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/
Carrying Amount Fair Value Carrying Amount Fair Value
Rp Rp Rp Rp
Aset Keuangan Lancar Current Financial Assets
Kas dan setara kas 391,127,569,575 391,127,569,575 1,030,732,161,959 1,030,732,161,959 Cash and cash equivalents
Piutang usaha - neto 235,485,396,316 235,485,396,316 545,160,626,507 545,160,626,507 Trade receivable - net
Piutang retensi - neto 335,093,151,918 335,093,151,918 559,956,210,969 559,956,210,969 Retention receivable - net
Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja 264,093,683,496 264,093,683,496 436,519,825,996 436,519,825,996 Gross Amount Due From Custoemers
Piutang Yang Belum Ditagih 7,535,206,405 7,535,206,405 9,360,579,793 9,360,579,793 Unbilled Receivables
Jumlah Aset Keuangan Lancar 1,233,335,007,710 1,233,335,007,710 2,811,025,282,156 2,811,025,282,156 Total Current Financial Assets
Aset Keuangan Tidak Lancar Non Current Financial Assets
Penyertaan saham 3,546,062,692 3,546,062,692 3,546,062,692 3,546,062,692 Investment in Shares
Piutang lain-lain - neto 112,848,670,973 112,848,670,973 166,880,513,529 166,880,513,529 Other Receivable - net
Jumlah Aset Keuangan Tidak Lancar 116,394,733,665 116,394,733,665 146,253,867,026 146,253,867,026 Total Non Current Financial Assets
Jumlah Aset Keuangan 1,349,729,741,375 1,349,729,741,375 2,957,279,149,182 2,957,279,149,182 Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Short-term Financial Liabilities
Pinjaman Bank Jangka Pendek 73,038,256,757 73,038,256,757 372,000,000,000 372,000,000,000 Short Term Bank Loans
Utang Usaha 985,564,839,747 985,564,839,747 1,658,235,276,615 1,658,235,276,615 Trade Payable
Beban Akrual 284,811,981,173 284,811,981,173 356,409,528,252 356,409,528,252 Accrued Expenses
Utang Lain Lain 42,905,606,832 42,905,606,832 40,322,215,697 40,322,215,697 Other Payable
Bagian Jangka Pendek dari Current Portion of
Pinjaman Bank Jangka Panjang -- -- 9,417,600,000 9,417,600,000 Long Term Bank Loans
Jumlah Liabilitas Keuangan
Jangka Pendek 1,386,320,684,509 1,386,320,684,509 2,436,384,620,564 2,436,384,620,564 Total Short-term Financial Liabilities
Liabilitas Keuangan Jangka Panjang Long-term Financial Liabilities
Pinjaman Bank Jangka Panjang 75,646,000,000 75,646,000,000 85,063,600,000 85,063,600,000 Long Term Bank Loans
Jumlah Liabilitas Keuangan
Jangka Panjang 75,646,000,000 75,646,000,000 85,063,600,000 85,063,600,000 Total Long-term Financial Liabilities
Jumlah Liabilitas Keuangan 1,461,966,684,509 1,461,966,684,509 2,146,001,435,464 2,146,001,435,464 Total Financial Liabilities
Metode dan asumsi berikut ini digunakan untuk The following methods and assumptions were used to
mengestimasi nilai wajar untuk setiap kelompok estimate the fair value of each class of financial
instrumen keuangan yang praktis untuk instrument which is practicable to estimate such
memperkirakan nilai tersebut: value:
Aset dan liabilitas keuangan jangka pendek Short-term financial assets and liabilities:
• Instrumen keuangan jangka pendek dengan • Short-term financial instruments with remaining
jatuh tempo satu tahun atau kurang (kas dan maturities of one year or less (cash and cash
setara kas, piutang usaha, piutang pihak equivalens, trade receivables, due from related
berelasi, aset tidak lancar lainnya, pinjaman parties, other non-current assets, short term loan,
jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain trade payables, other payables and accrued
dan beban akrual). Instrumen keuangan ini expenses). These financial instruments
sangat mendekati nilai tercatat mereka karena approximate to their carrying amounts largely due
jatuh tempo mereka dalam jangka pendek. to their short-term maturities.
104
Page 704
704
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Aset dan liabilitas keuangan jangka panjang Long-term financial assets and liabilities:
• Liabilitas keuangan jangka panjang dengan • Long-term fixed-rate and variable-rate financial
suku bunga tetap dan variabel (liabilitas jangka liabilities (unquoted long-term liabilities).
panjang yang tidak dikuotasikan).
Nilai wajar liabilitas keuangan ini ditentukan The fair value of these financial liabilities is
dengan mendiskontokan arus kas masa datang determined by discounting future cash flows using
dengan menggunakan suku bunga yang berlaku applicable rates from observable current market
dari transaksi pasar yang dapat diamati untuk transactions for instruments with similar terms,
instrumen dengan persyaratan, risiko kredit dan credit risk and remaining maturities.
jatuh tempo yang sama.
• Aset keuangan jangka panjang lainnya (piutang • Other long-term financial assets (other
lain-lain). receivables).
Estimasi nilai wajar didasarkan pada nilai Estimated fair value is based on discounted value
diskonto dari arus kas masa datang yang of future cash flows adjusted to reflect
disesuaikan untuk mencerminkan risiko pihak counterparty risk (for financial assets) and the
lawan (untuk aset keuangan) dan risiko kredit Group’s own credit risk (for financial liabilities)
Grup (untuk liabilitas keuangan) dan and using risk-free rates for similar instruments.
menggunakan suku bunga bebas risiko (risk-
free rates) dari instrumen yang serupa.
Kas dan setara kas, piutang retensi, piutang lain- Cash and cash equivalents, retention receivables,
lain dan aset lain-lain, seluruh aset keuangan other receivables and other assets, all financial
tersebut merupakan aset keuangan jangka pendek assets are short- term financial assets that will
yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan mature in 12 months so that the carrying value of
sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut financial assets reflected in the fair value of financial
telah mencerminkan nilai wajar dari aset keuangan assets.
tersebut.
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Utang usaha, biaya yang masih harus dibayar dan Trade payables, accrued expenses and other
utang lain- lain, seluruh kewajiban keuangan payables, all noted that financial liability is a short-
tersebut merupakan kewajiban jangka pendek yang term obligations that will mature in 12 months so that
akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan sehingga the carrying value of financial assets has been
nilai tercatat aset keuangan tersebut telah reflected from the financial obligations.
mencerminkan dari kewajiban keuangan.
Pengukuran Nilai Wajar Fair Value Measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is the price that would be received to sell
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar an asset or paid to transfer a liability in an orderly
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi transaction between market participants at the
teratur antara pelaku pasar pada tanggal measurement date.
pengukuran.
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi The fair value of financial assets and financial
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
untuk keperluan pengakuan dan pengukuran atau liabilities must be estimated for recognition and
untuk keperluan pengungkapan. measurement or for disclosure purposes.
Berikut hierarki nilai wajar aset keuangan yang The following is the fair value hierarchy of financial
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan assets measured at fair value through other
komprehensif lain yang pada akhir tahun/ periode comprehensive income which at the end of the year/
dicatat menggunakan nilai wajar, yaitu: period is recorded using fair value, namely:
105
Page 705
705
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Tingkat I/ Tingkat II/ Tingkat III/
2025 Level I Level II Level III
Rp Rp Rp Rp
Aset Keuangan yang Diukur Dengan
Penghasilan Komprehensif Lain/
Financial Assets Through Other
Comprehensive Income
Penyertaan Saham/
Investment in Shares
PT Patra Wijaya Realtindo 125,000,000,000 -- -- 125,000,000,000
PT Wijaya Karya Bitumen 2,296,062,692 -- -- 2,296,062,692
Tingkat I/ Tingkat II/ Tingkat III/
2024 Level I Level II Level III
Rp Rp Rp Rp
Aset Keuangan yang Diukur Dengan
Penghasilan Komprehensif Lain/
Financial Assets Through Other
Comprehensive Income
Penyertaan Saham/
Investment in Shares
PT Patra Wijaya Realtindo 125,000,000,000 -- -- 125,000,000,000
PT Wijaya Karya Bitumen 2,296,062,692 -- -- 2,296,062,692
47. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan 47. Events After the Reporting Period
Penarikan Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek dari Withdrawal of Short-term Loan Facility from
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Berdasarkan Surat Permohonan Penarikan Kredit Based on the Application Letters for Withdrawal of
Modal Kerja Transaksional Tranche B Nomor Transactional Working Capital Credit Tranche B No.
KU.02.01/A.DIR.00020.WEGE/2026 tanggal KU.02.01/A.DIR.00020.WEGE/2026 dated January
29 Januari 2026 dan Surat Permohonan Penarikan 29, 2026, and the Credit Withdrawal Application
Kredit Nomor KU.02.01/A.DIR.00027.WEGE/2026 Letters No. KU.02.01/A.DIR.00027.WEGE/2026
tanggal 2 Februari 2026, Perusahaan telah dated February 2, 2026, the Company has drawn
melakukan penarikan fasilitas pinjaman masing- down loan facilities amounting to Rp55,993,180,390
masing senilai Rp55.993.180.390 dan and Rp10,371,491,929, respectively.
Rp10.371.491.929.
Pembayaran Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek dari Payment of Short-term Loan Facility from
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Pada tanggal 23 Februari 2026 dan 6 Maret 2026, On February 23, 2026 and March 6, 2026, the
Perusahaan melakukan pembayaran atas fasilitas Company made repayments on its short-term loan
pinjaman jangka pendek dari PT Bank Mandiri facility from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(Persero) Tbk masing-masing senilai amounting to Rp1,400,000,000 and
Rp1.400.000.000 dan Rp11.221.491.929. Rp11,221,491,929, respectively.
48. Standar Akuntansi dan Interpretasi Standar 48. New Accounting Standard and Interpretation
yang Telah Disahkan Namun Belum Berlaku of Standards Issued but Not Yet Effective
Efektif
Standar baru dan amendemen atas standar yang New standards and amendments to standards which
berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau effective for periods beginning on or after January 1,
setelah 1 Januari 2026, dengan penerapan dini 2026, with early adoption is permitted, are as
diperkenankan yaitu: follows:
- Amendemen PSAK 109: Instrumen Keuangan -1.Amendments PSAK 109 and PSAK 107
dan PSAK 107: Instrumen Keuangan: regarding Classification and Measurement of
Pengungkapan tentang Klasifikasi dan Financial Instruments;
Pengukuran Instrumen Keuangan;
106
Page 706
706
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
- Penyesuaian Tahunan PSAK 107, PSAK 109, - Annual Improvements on PSAK 107, PSAK 109,
PSAK 110, dan PSAK 207; dan PSAK 110, dan PSAK 207; and
- Revisi PSAK 338: Kombinasi Bisnis Entitas - Revised PSAK 338: Business Combination of
Sepengendali terkait ruang lingkup dan Entity Under Common Control regarding the
penerapan metode penyatuan kepemilikan. scope and application of the method of pooling of
interest.
Beberapa PSAK juga diamendemen yang Several PSAKs were also amended which were
merupakan amendemen konsekuensial karena consequential amendments due to the enactment of
berlakunya PSAK 117: Kontrak Asuransi, yaitu: PSAK 117: Insurance Contracts, as follows:
- PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan dalam - PSAK 118: Presentation and Disclosure in
Laporan Keuangan; Financial Statements;
- PSAK 119 : Entitas Anak tanpa Akuntabilitas - PSAK 119: Subsidiaries without Public
Publik: Pengungkapan; Accountability: Disclosures;
- Amandemen PSAK 119: Entitas Anak tanpa - Amendment PSAK 119: Subsidiaries without
Akuntabilitas Publik: Pengungkapan; Public Accountability: Disclosures;
- Revisi PSAK 401: Penyajian dan Pengungkapan - Revised PSAK 401: Presentation and Disclosure
dalam Laporan Keuangan Syariah; in Sharia Financial Statements;
- ISAK 403: Komponen Laporan Keuangan - ISAK 403: Components of Financial Reports of
Entitas Syariah Yang Menerapkan SAK Sharia Entities That Apply Indonesian SAK for
Indonesia Untuk Entitas Privat dan SAK Private Entities and Indonesian SAK for Micro,
Indonesia Untuk Entitas Mikro, Kecil, dan Small, and Medium Entities;
Menengah;
- PSAK 413: Penurunan Nilai; dan - PSAK 413: Impairment; and
- PSAK 414: Penurunan Nilai Aset Keuangan - PSAK 414: Impairment of Sharia Financial
Syariah bagi Entitas yang Menerapkan SAK Assets for Entities Implementing Indonesian SAK
Indonesia untuk Entitas Privat (SAK EP). for Private Entities (SAK EP).
Hingga tanggal laporan keuangan ini diotorisasi, Until the date of the financial statements is
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Grup masih melakukan evaluasi atas dampak authorized, the Group is still evaluating the
potensial dari penerapan standar baru, amendemen potential impact of the adoption of new
standar dan interpretasi standar tersebut. standards, amendments to standards and
interpretations of these standards.
49. Informasi Keuangan Tambahan atas Laporan 49. Supplementary of Financial Information on
Keuangan Konsolidasian The Consolidated Financial Statements
Informasi keuangan Perusahaan (entitas induk) The accompanying financial information
terlampir (Lampiran 1-5), yang terdiri dari laporan (Attachments 1-5) of the Company (parent), which
posisi keuangan tanggal 31 Desember 2025 dan comprises the statements of financial position as of
2024, serta laporan laba rugi dan penghasilan December 31, 2025 and 2024, and the statements
komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas, dan of profit or loss and other comprehensive income,
laporan arus kas untuk untuk tahun-tahun yang statements of changes equity, and statements of
berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024, dan cash flows for the years ended December 31, 2025
suatu ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan dan and 2024, and a summary of significant accounting
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
informasi penjelasan lainnya (secara kolektif disebut policies and other explanatory information
sebagai “Informasi Keuangan Entitas Induk”) yang (collectively referred to as the “Parent Financial
disajikan sebagai informasi tambahan terhadap Information”), which is presented as a
laporan keuangan konsolidasian, disajikan untuk supplementary information to the consolidated
tujuan analisis tambahan dan bukan merupakan financial statements, is presented for the purposes
bagian dari laporan keuangan konsolidasian yang of additional analysis and is not a required part of
diharuskan menurut Standar akuntansi Keuangan di the consolidated financial statements under
Indonesia. Informasi Keuangan Entitas Induk Indonesian Financial Accounting Standards. The
merupakan tanggung jawab manajemen serta Parent Financial Information is the responsibility of
dihasilkan dari dan berkaitan secara langsung management and was derived from and relates
dengan catatan akuntansi dan catatan lainnya yang directly to the underlying accounting and other
mendasarinya yang digunakan untuk menyusun records used to prepare the consolidated financial
laporan keuangan konsolidasian. statements.
107
Page 707
707
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
50. Kelangsungan Usaha 50. Going Concern
Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan The consolidated financial statements have been
asumsi bahwa Grup akan melanjutkan operasinya prepared assuming that the Group will continue to
sebagai entitas yang berkemampuan untuk operate as an entity that is able to maintain a going
mempertahankan kelangsungan usahanya. Pada concern status. As of December 31, 2025 the Group
tanggal 31 Desember 2025, Grup mencatat rugi recorded a net loss amounting to
bersih sebesar Rp630.249.799.470, arus kas Rp630,249,799,470, negative operating cash flows
operasional negatif sebesar Rp435.148.798.872, amounting to Rp435,148,798,872, and bank loan
dan pinjaman bank yang akan jatuh tempo pada due in 2026 amounting to Rp75,646,000,000. These
tahun 2026 sebesar Rp75.646.000.000. Kondisi conditions indicate the existence of a material
tersebut mengindikasikan adanya suatu uncertainty that may cast significant doubt about the
ketidakpastian material yang dapat menyebabkan Group’s ability to continue as a going concern.
keraguan signifikan atas kemampuan Grup untuk
mempertahankan kelangsungan usahanya.
Sehubungan dengan hal-hal tersebut, manajemen In relation to such matters, management has taken
telah mengambil tindakan-tindakan dan rencana- actions and plans to mitigate this going concern
rencana untuk mengatasi isu kelangsungan usaha issue through the following steps, which include,
melalui, yang antara lain meliputi, langkah-langkah among others:
sebagai berikut:
1. Proses pemilihan proyek yang lebih selektif 1. More selective project selection process by
dengan memilih proyek dengan pembayaran choosing projects with monthly payment;
secara bulanan;
2. Meningkatkan pengendalian internal atas 2. Strengthening internal control over PDPK to
PDPK sehingga dapat menghindari saldo avoid significant PDPK balances; and
PDPK yang signifikan; dan
3. Menyelesaikan proyek yang belum selesai 3. Completing unfinished projects by 2026.
sampai dengan tahun 2026.
Manajemen berkeyakinan bahwa kemampuan Grup Management believes that the Group’s ability to
untuk mempertahankan kelangsungan usahanya, continue as a going concern can be achieved
dapat diatasi melalui langkah-langkah tersebut di through implementation of the above steps.
atas.
Laporan keuangan konsolidasian tidak mencakup The consolidated financial statements do not
penyesuaian yang mungkin harus dilakukan yang include any adjustments that might result from the
berasal dari kondisi ketidakpastian tersebut. outcome of this uncertainty.
51. Pertanggungjawaban Manajemen atas 51. Management Responsibility for the
Laporan Keuangan Konsolidasian Consolidated Financial Statements
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas Management of the Company is responsible for the
penyusunan dan penyajian laporan keuangan preparation and presentation of the consolidated
konsolidasian yang diotorisasi untuk terbit oleh financial statements that were authorized by the
Direksi pada tanggal 27 Maret 2026. Directors for issuance on March 27, 2026.
108
Page 708
708
LAMPIRAN 1 ATTACHMENT 1
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
(INDUK) (PARENT)
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
2025 2024
Rp Rp
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan Setara Kas 388,410,261,357 1,025,417,332,744 Cash and Cash Equivalent
Piutang Usaha - Neto Trade Receivables - Net
Pihak Berelasi 167,634,018,205 263,199,908,162 Related Parties
Pihak Ketiga 67,685,169,204 281,933,265,667 Third Parties
Piutang Retensi - Neto Retention Receivables - Net
Pihak Berelasi 118,369,075,407 161,712,929,070 Related Parties
Pihak Ketiga 216,724,076,511 398,243,281,899 Third Parties
Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja Gross Amount Due from Customers
Pihak Berelasi 130,489,978,709 195,121,768,324 Related Parties
Pihak Ketiga 133,603,704,787 241,398,057,672 Third Parties
Piutang Yang Belum Ditagih 7,540,736,405 9,360,579,793 Unbilled Receivables
Persediaan 306,086,847,338 350,027,596,576 Inventories
Pajak Dibayar di Muka 399,650,121,495 330,644,741,319 Prepaid Taxes
Uang Muka 83,815,231,549 124,034,728,295 Advances
Biaya Dibayar di Muka 126,644,128,485 213,923,413,531 Prepaid Expenses
Pekerjaan dalam Proses Konstruksi Construction Work in Progress
Pihak Berelasi 290,283,809,397 393,238,453,533 Related Parties
Pihak Ketiga 549,183,978,820 419,248,403,826 Third Parties
Jumlah Aset Lancar 2,986,121,137,669 4,407,504,460,411 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Piutang Lain-Lain Other Receivables
Pihak Berelasi 240,485,849,056 284,729,225,791 Related Parties
Pihak Ketiga 103,490,614 20,952,979 Third Parties
Tanah Akan Dikembangkan 66,726,550,000 46,677,650,000 Land For Development
Penyertaan Saham 3,546,062,692 3,546,062,692 Investment in Shares
Penyertaan pada Entitas Anak 22,500,000,000 22,500,000,000 Investment in Subsidiaries
Properti Investasi 259,571,775,000 259,413,425,000 Investment Property
Aset Lain-lain 200,000,000 -- Other Assets
Aset Kerja Sama 81,451,115,321 86,792,172,065 Assets of Co-operation
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Aset Tetap - Setelah Dikurangi Fixed Assets - Net of
Akumulasi Penyusutan 38,940,322,642 47,475,979,663 Accumulated Depreciation
Aset Takberwujud- Setelah Dikurangi Intangible Assets - Net of
Akumulasi Penyusutan 9,091,266,260 13,527,567,059 Accumulated Depreciation
Investasi pada Entitas Asosiasi -- 18,236,878,682 Investment in Associate
Investasi pada Ventura Bersama 335,323,623,833 519,352,569,206 Investment of Joint Ventures
Jumlah Aset Tidak Lancar 1,057,940,055,418 1,302,272,483,137 Total Non Current Assets
JUMLAH ASET 4,044,061,193,087 5,709,776,943,548 TOTAL ASSETS
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Draft/March 30, 2026 Paraf:
Page 709
709
LAMPIRAN 1 ATTACHMENT 1
(Lanjutan) (Continued)
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
(INDUK) (PARENT)
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
(Lanjutan) (Continued)
Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2024 and 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
2025 2024
Rp Rp
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Pinjaman Bank Jangka Pendek Short-term Bank Loans
Pihak Berelasi 73,038,256,757 350,000,000,000 Related Parties
Pihak Ketiga -- 22,000,000,000 Third Parties
Utang Usaha Trade Payables
Pihak Berelasi 159,299,400,560 473,717,438,934 Related Parties
Pihak Ketiga 825,857,119,368 1,184,125,934,472 Third Parties
Beban Akrual 292,927,629,730 344,781,876,171 Accrued Expenses
Utang Pajak 18,484,157,685 7,861,920,437 Tax Payables
Liabilitas Pajak Penghasilan Final 41,427,549,056 47,860,115,224 Final Income Tax Liabilities
Liabilitas Jangka Pendek Yang
Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun Current Portion of Long Term Liability -
Uang Muka Pemberi Kerja dan Advances from Project
Konsumen 15,801,321,949 15,823,599,517 Owners and Consumers
Pinjaman Bank 75,646,000,000 9,417,600,000 Bank Loan
Utang pada Ventura Bersama 201,415,515,598 -- Joint Venture Payable
Utang Lain-lain Other Payables
Pihak Berelasi 39,544,320,329 36,899,710,813 Related Parties
Pihak Ketiga 3,361,286,503 3,422,504,884 Third Parties
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1,746,802,557,535 2,495,910,700,452 Total Current Liabilites
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON CURRENT LIABILITIES
Liabilitas Jangka Panjang Setelah Dikurangi Long-term Liability Net of
Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun Current Maturities
Uang Muka Pemberi Kerja dan Advances from Project
Konsumen 300,344,825,373 507,541,582,961 Owners and Consumers
Pinjaman Bank -- 75,645,999,999 Bank Loan
Liabilitas Imbalan Kerja 24,482,589,254 22,759,500,319 Employee Benefit Liabilities
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 324,827,414,627 605,947,083,279 Total Non Current Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 2,071,629,972,162 3,101,857,783,731 TOTAL LIABILITES
EKUITAS EQUITY
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Equity Attributable to
Pemilik Entitas Induk Owner of the Parent Entity
Modal Saham - Nilai Nominal Rp100 Share Capital-par value Rp100
Modal Dasar 38.000.000.000 saham Authorized Capital 38,000,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor - Issued and Paid Up Capital
9.572.000.000 saham 957,200,000,000 957,200,000,000 9,572,000,000 shares
Tambahan Modal Disetor 524,082,899,858 524,082,899,858 Additional Paid In Capital
Saldo Laba Retained Earnings
Ditentukan Penggunaannya 172,324,647,000 165,528,527,000 Appropriated
Belum Ditentukan Penggunaannya 322,589,185,229 967,195,831,379 Unappropriated
Penghasilan Komprehensif Lainnya (3,765,511,162) (6,088,098,420) Other Comprehensive Income
JUMLAH EKUITAS 1,972,431,220,925 2,607,919,159,817 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 4,044,061,193,087 5,709,776,943,548 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Draft/March 30, 2026 Paraf:
Page 710
710
LAMPIRAN 3 ATTACHMENT 3
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
(INDUK) (PARENT)
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
2025 2024
Rp Rp
PENDAPATAN 1,592,744,592,233 3,644,557,606,685 REVENUES
BEBAN POKOK PENDAPATAN (1,451,445,912,030) (3,340,566,164,159) COST OF REVENUES
LABA BRUTO 141,298,680,203 303,991,442,526 GROSS PROFIT
Beban Usaha (187,452,286,288) (114,423,879,780) Operating Expenses
Pendapatan Lainnya 158,424,892,008 135,900,363,473 Other Income
Beban Lainnya (558,536,093,766) (231,322,592,048) Other Expenses
Beban Keuangan (17,524,477,333) (28,254,570,874) Financial Expense
Beban Pajak Penghasilan Final (36,043,482,752) (93,554,137,222) Final Income Tax Expenses
Bagian Rugi Entitas Asosiasi (18,236,878,682) (4,790,231,331) Share in Loss on Associate
Bagian Laba (Rugi) Ventura Bersama (112,953,068,293) 99,664,321,780 Share in Profit (Loss) on Joint Venture
Laba (Rugi) Selisih Kurs 8,308,753 56,682,663 Foreign Exchange Gain (Loss)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (631,014,406,150) 67,267,399,187 PROFIT BEFORE INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN -- -- INCOME TAX EXPENSES
LABA NETO TAHUN BERJALAN (631,014,406,150) 67,267,399,187 NET PROFIT FOR THE YEAR
RUGI KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE LOSS
SETELAH PAJAK AFTER TAX
Pos yang Tidak akan Direklasifikasi Item that will Not be Reclassified
ke Laba Rugi to Profit or Loss
Pengukuran Kembali atas Remeasurement on
Program Imbalan Pasti 2,322,587,258 (11,352,907,510) Defined Benefit Plans
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN (628,691,818,892) 55,914,491,677 INCOME FOR THE YEAR
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Draft/March 30, 2026 Paraf:
Page 711
711
LAMPIRAN 4 ATTACHMENT 4
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk (INDUK) PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk (PARENT)
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
Penghasilan Komprehensif Lain /
Saldo Laba / Retained Earnings Other Comprehensive Income
Keuntungan (Kerugian)
Aktuarial atas Program
Modal Ditempatkan Tambahan Modal Imbalan Pasti / Keuntungan Atas
dan Disetor / Disetor / Ditentukan Belum Ditentukan Actuarial Gain (Loss) Nilai Pasar Saham /
Subscribed and Additional Penggunaannya / Penggunaannya / of Defined Gain on Share Jumlah Ekuitas /
Paid-In Capital Paid-in Capital Appropriated Unappropriated Benefits Plans Market Value Total Equity
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Saldo per 31 Desember 2023 957,200,000,000 524,082,899,858 160,828,527,000 914,008,992,192 5,049,322,156 215,486,934 2,561,385,228,140 Balance as of December 31, 2023
Dividen -- -- -- (9,380,560,000) -- -- (9,380,560,000) Dividends
Cadangan -- -- 4,700,000,000 (4,700,000,000) -- -- -- Reserve
Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan -- -- -- 67,267,399,187 (11,352,907,510) -- 55,914,491,677 Total Comprehensive Income for the Current Year
Saldo per 31 Desember 2024 957,200,000,000 524,082,899,858 165,528,527,000 967,195,831,379 (6,303,585,354) 215,486,934 2,607,919,159,817 Balance as of December 31, 2024
Dividen -- -- -- (6,796,120,000) -- -- (6,796,120,000) Dividends
Cadangan -- -- 6,796,120,000 (6,796,120,000) -- -- -- Reserve
Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan -- -- -- (631,014,406,150) 2,322,587,258 -- (628,691,818,892) Total Comprehensive Income for the Current Year
Saldo per 31 Desember 2025 957,200,000,000 524,082,899,858 172,324,647,000 322,589,185,229 (3,980,998,096) 215,486,934 1,972,431,220,925 Balance as of December 31, 2025
Paraf:
Page 712
712
LAMPIRAN 5 ATTACHMENT 5
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
(INDUK) (PARENT)
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
2025 2024
Rp Rp
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan Kas dari Pelanggan 1,592,527,957,953 3,438,249,913,161 Cash Received from Customers
Pembayaran Kas kepada Pemasok (1,780,945,761,176) (3,363,067,520,365) Cash Payments to Suppliers
Pembayaran Beban Usaha (184,245,703,753) (114,423,879,780) Payments for Operating Expenses
Pembayaran Pajak Penghasilan (92,380,308,608) (222,969,376,324) Payment For Income Tax
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Net Cash Provided by (Used in)
Aktivitas Operasi (465,043,815,584) (262,210,863,308) Operating Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Pengurangan Investasi Deduction of Investment in
Ventura Bersama 103,696,578,219 78,441,800,867 Joint Ventures
Pengembalian Uang Muka Setoran Saham 60,000,000,000 -- Refund of Advance Payment for Shares
Pendapatan Bunga 13,358,454,796 11,066,906,027 Interest Income
Penambahan Investasi Addition of Investment in
Ventura Bersama (16,834,487,541) (13,525,941,367) Joint Ventures
Penambahan Aset Takberwujud (852,190,000) (3,020,977,696) Intangible Assets Acquisition
Penambahan Aset Tetap -- (2,587,808,524) Fixed Assets Acquisition
Pengurangan Investasi Lainnya -- 662,959,464 Deductions in Other Investments
Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Provided by
Aktivitas Investasi 159,368,355,474 71,036,938,771 Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan Pinjaman Induk 4,019,546,547 2,144,497,475 Receipts of Parent's Loan
Pembayaran Pinjaman Bank (298,961,743,243) (220,686,818,225) Payments of Bank Loan
Pembayaran Bunga Pinjaman (20,231,573,333) (28,254,570,874) Interest Payments
Pembayaran Pinjaman Bank Jangka Panjang (9,417,600,001) (8,938,000,000) Payments of Long term - Bank Loan
Pembayaran Dividen (6,748,550,000) (9,380,560,000) Payment of Dividends
Penerimaan Pinjaman Bank -- 463,186,818,225 Receipts of Bank Loan
Pinjaman kepada Entitas Asosiasi -- (18,000,000,000) Loan to Associates
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Provided by
(Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan (331,339,920,030) 180,071,366,601 (Used in) Financing Activities
KENAIKAN (PENURUNAN) NETO NET INCREASE (DECREASE)
KAS DAN SETARA KAS (637,015,380,140) (11,102,557,936) IN CASH AND CASH EQUIVALENT
PENGARUH PERUBAHAN KURS VALUTA EFFECT OF FOREIGN EXCHANGES
ASING KAS DAN SETARA KAS 8,308,753 90,855,447 RATES IN CASH AND CASH EQUIVALENTS
CASH AND CASH EQUIVALENT
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 1,025,417,332,744 1,036,429,035,233 AT BEGINNING OF YEAR
CASH AND CASH EQUIVALENT
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 388,410,261,357 1,025,417,332,744 AT END OF YEAR
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Paraf:
Page 713
713
LAMPIRAN 6 ATTACHMENT 6
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
(INDUK) (PARENT)
PENGUNGKAPAN LAINNYA OTHER DISCLOSURE
Laporan Keuangan Konsolidasian Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2024 dan 2023 December 31, 2024 and 2023
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain) (In Full Rupiah, unless otherwise stated)
1. Laporan Keuangan Tersendiri 1. Separate Financial Statements
Berdasarkan PSAK 227, Perusahaan memilih untuk In accordance with PSAK 227, the Company elected
menyajikan laporan posisi keuangan, laporan laba rugi to present the statements of financial position,
dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan statements of profit or loss and other comprehensive
ekuitas dan laporan arus kas entitas induk sebagai income, changes in equity and cash flows of the
laporan keuangan tersendiri yang merupakan informasi parent entity as a separate financial statements
tambahan atas laporan keuangan konsolidasian. which represents additional information to the
Laporan keuangan tersendiri adalah adalah laporan consolidated financial statements. Separate financial
keuangan yang disajikan oleh entitas induk yang statements are those presented by parent entity
mencatat investasi pada entitas anak berdasarkan which recorded investments in subsidiary on direct
kepemilikan ekuitas langsung, bukan berdasarkan equity ownership basis rather than basis of reported
pelaporan hasil dan aset neto investee. results and investee’s net asset.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan Accounting policies adopted in the preparation of the
informasi keuangan entitas induk adalah sama dengan parent entity’s financial information are same as the
kebijakan yang diterapkan dalam penyusunan laporan accounting policies adopted in the preparation of the
keuangan konsolidasian Grup sebagaimana Group’s consolidated financial statements as
diungkapkan pada Catatan 2 atas laporan keuangan disclosed in Note 2 to the consolidated financial
konsolidasian, kecuali untuk penyertaan pada entitas statements, except for investments in subsidiary.
anak.
Sesuai dengan PSAK 227, Perusahaan mencatat In accordance with PSAK 227, the Company records
penyertaan pada entitas anak dengan menggunakan investment in subsidiary using cost method.
metode biaya.
2. Daftar Investasi pada Entitas Anak 2. Schedule of Investment in Subsidiaries
Entitas Anak/ Subsidiaries Lokasi/ Harga Perolehan/
Domicile Acquisition Cost
2025 2024
Rp Rp
PT WEGE Solusi Proklamasi Indonesia 22,500,000,000 22,500,000,000
Jumlah/ Total 22,500,000,000 22,500,000,000
Paraf:
Page 714
714
LAPORAN
KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
Consolidated Financial Statements 2025
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
WIKA Tower I, Jl D.I. Panjaitan Kav. 9, Lantai 7-10, Cipinang Cempedak, Jatinegara,
Kota Administrasi Jakarta Timur, DKI Jakarta 13340
Page 715
715
Page 716
716
20 Laporan Tahunan
25 Annual Report
I Laporan Tahunan I Annual Report I 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Gedung WIKA Tower 1, Lt.7-10, Jl. DI. Panjaitan
No.Kav 9, RT.1/RW.11, Cipinang Cempedak,
Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur, Daerah
Khusus Ibukota Jakarta 13340
Email : investorrelations@wikagedung.id
Phone : (021) 85908862/85909003
www.wikagedung.co.id
Names mentioned 52 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Wijaya Karya Bangunan
p.2 ×139
unresolved
org
Karya Bangunan
p.4 ×2
unresolved
org
Kota Nusantara
p.4 ×2
unresolved
org
Kontribusi Pajak Terhadap Negara Tbk
p.9
unresolved
person
Long-Term Performance-Based
· Komisaris Independen
p.10
unresolved
person
Compensation Policy
· Commissioner
p.10
unresolved
person
Organ Pendukung
· Komisaris
p.10
unresolved
—
ABMS
· Komisaris
p.10
unresolved
org
PT BSI
p.13 ×2
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.13
unresolved
org
Bank BUMN
p.13
unresolved
org
Government of the Republic of Indonesia
p.13
unresolved
org
Ministry of SOEs
p.13
unresolved
org
Kota Nusantara Gigajoule
p.16
unresolved
org
Kementerian BUMN RI No. SK-
p.48
unresolved
org
Kementerian BUMN No. SK-
p.48
unresolved
org
Ministry of SOE of Republic of Indonesia No. SK-
p.48
unresolved
org
Ministry of SOE No. SK-
p.48
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.49 ×3
unresolved
org
Financial Services Authority
p.49 ×4
unresolved
—
Setyana
· Direktur
p.52
unresolved
—
Pelaksana Tug
· Komisaris Utama
p.56 ×6
unresolved
person
DI BAWAH
· KOMISARIS
p.68
unresolved
—
Tug
· Komisaris Utama
p.70
unresolved
person
RUPST
· Commissioner
p.70 ×4
unresolved
org
Wijaya Wijaya Karya Bangunan
p.71 ×2
unresolved
person
Pelaksana Tugas
· Komisaris Utama
p.71
unresolved
person
Hadian
· Direktur Utama
p.84
unresolved
—
Pramudita
· President Director
p.84
unresolved
—
Raharjo
· Human Capital dan
p.84
unresolved
—
Hasputro
· (Quality, Health, Safety,
p.84
unresolved
org
PT Wege Solusi Proklamasi
p.94 ×4
unresolved
person
Fathiah Helmi
· Notaris
p.94
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi
p.94
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.94
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.