Skip to content
Back to announcement

20260420_ASGR_Public Expose_32072185_lamp1.pdf

Other Text extracted ASGR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1
                                                                               LAMPIRAN I


                    RESUME HASIL PAPARAN PUBLIK TAHUNAN
                            PT ASTRA GRAPHIA Tbk
                                (“Perseroan”)


Diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal                  : Rabu, 15 April 2026
Waktu                         : 16:10 – 17:10 WIB
Tempat                        : Catur Dharma Hall, Menara Astra Lantai 5,
                                Jalan Jenderal Sudirman Kav. 5-6 Jakarta Pusat 10220

Dihadiri oleh:

   a.   Direksi Perseroan
        − Presiden Direktur         : Hendrix Pramana
        − Direktur                  : King Iriawan Sutanto
        − Direktur                  : Widi Triwibowo
        − Direktur                  : Trivena Nalsalita

   b. Peserta yang hadir seluruhnya (tidak termasuk manajemen dan karyawan Perseroan)
      berjumlah 37 orang.

Paparan Publik

Paparan Publik dibuka oleh Presiden Direktur Perseroan, Bapak Hendrix Pramana, pada pukul
16:10 WIB, dan dilanjutkan dengan pemaparan sebagai berikut:
   a. Gambaran Umum Perseroan; dan
   b. Kinerja Perseroan Tahun 2025.

Setelah materi Paparan Publik dipresentasikan, Direksi memberikan kesempatan kepada
hadirin yang hadir untuk mengajukan pertanyaan.

Ringkasan Pertanyaan dan Jawaban:

   1. Zsazya Senorita – Investortrust.id

        Pertanyaan:
        Apa saja hasil RUPS? Berapa dividen final yang akan dibagi? Apa latar belakang
        pemberian dividen dari laba 2025? Apa saja peluang dan tantangan yang sudah
        dianilisis manajemen untuk tahun 2026? Berapa % target pertumbuhan kinerja
        keuangan perseroan tahun ini? (baik secara top line maupun bottom line)


        Penjelasan Direksi:
         • Apa saja hasil RUPS?
            1. Menyetujui laporan tahunan 2025
            2. Menyetujui penggunaan laba bersih atau pembagian dividen
            3. Penunjukan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik untuk melakukan audit
                tahun 2026



                                                                                       1
Page 2
                                                                           LAMPIRAN I


         4. Pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi, serta penetapan gaji
             dan tunjangan Direksi.
    •   Berapa dividen final yang akan dibagi?
        Pembagian dividen atas tahun buku 2025 sebesar Rp.241,- (dua ratus empat
        puluh satu Rupiah) yang sudah dibayarkan sebesar Rp30,- (tiga puluh Rupiah)
        pada tanggal 24 Oktober 2025 dan sisanya sebesar Rp.211,- (dua ratus sebelas
        Rupiah) akan dibagikan selambat-lambatnya sebelum 13 Mei 2026.
    •   Apa latar belakang pemberian dividen dari laba 2025?
        Besaran dividen mempertimbangkan berbagai indikator keuangan dan bisnis.
        Kebijakan pembayaran dividen yang dianut Astragraphia didasarkan pada
        keseimbangan antara tingkat pengembalian yang menarik kepada seluruh
        pemegang saham serta tanggung jawab pertumbuhan Astragraphia di masa yang
        akan datang.
    •   Apa saja peluang dan tantangan yang sudah dianilisis manajemen untuk tahun
        2026?
        - Peluang 2026:
            1. Trend digitalisasi memberikan peluang bagi pengembangan bisnis solusi
                 teknologi informasi.
            2. Salah satu lembaga riset memperkirakan di awal tahun 2026 bahwa pasar
                 teknologi informasi masih akan bertumbuh di tahun 2026.
            3. Industri solusi dokumen masih tetap relevan terutama di sektor Graphic
                 Arts, dokumen berwarna, dan dokumen elektronik.
        - Tantangan 2026:
            1. Ketidakpastian ekonomi dalam skala global dan nasional. Hal ini
                 mempengaruhi demand, gangguan supply chain, kenaikan biaya
                 khususnya logistik, serta fluktuasi nilai tukar yang juga dapat
                 meningkatkan biaya maupun penundaan investasi.
            2. Ketersediaan tenaga kerja yang kompeten di berbagai bidang teknologi
                 utama.
            3. Tingkat kompetisi yang semakin tinggi.
            4. Pergeseran perilaku konsumen dalam bekerja yang terjadi karena
                 akselerasi transformasi digital. Ini menjadi tantangan untuk bisnis
                 dokumen di mana print volume dapat berkurang tetapi sekaligus
                 memberikan peluang untuk pengembangan solusi terkait electronic
                 document dan solusi teknologi informasi lainnya.
    •   Berapa % target pertumbuhan kinerja keuangan perseroan tahun ini?
        Dalam penentuan target, Astragraphia berusaha untuk mencapai pertumbuhan
        yang berkelanjutan setiap tahunnya. Strategi utama Perseroan pada tahun 2026
        difokuskan pada optimalisasi profitabilitas melalui penguatan bisnis inti.


2. Indu – Kabarbisnis.com

   Pertanyaan:
   Kompetitor Astragraphia di bisnis digital document sekarang makin banyak, dari start
   up sampai korporat. Apa strategi perusahaan dan keunggulan komparatif apa buat
   bisnis digital Astragraphia berkesinambungan. Dua, masih nyambung pertanyaan
   pertama, kalau boleh tau, tantangan bisnis terbesar bagi manajemen di tahun 2026
   apa? Dan langkah antisipasi yang sudah disiapkan?


                                                                                     2
Page 3
                                                                       LAMPIRAN I


Penjelasan Direksi:
• Astragraphia berperan sebagai mitra strategis dalam membantu pelanggan
   menjalankan digitalisasi dokumen melalui framework Document Digitalization
   Journey. Pendekatan ini memastikan transformasi berjalan terarah, bertahap, dan
   memiliki milestone yang jelas.
• Kami memulainya dari Device Centralization and Rationalization, untuk
   mengoptimalkan pengelolaan perangkat melalui solusi Print Management.
   Dilanjutkan dengan Document Process Simplification, yang mentransformasikan
   proses berbasis kertas menjadi digital sekaligus menghadirkan otomasi dan
   ekstraksi data.
• Pada tahap akhir, Integrated Document Management, kami memungkinkan
   kolaborasi yang lebih efektif melalui platform digital terintegrasi. Dengan
   demikian, kami tidak hanya menghadirkan solusi, tetapi juga mendampingi
   pelanggan dalam setiap langkah transformasi digital mereka.
• Lalu, AGIT turut berperan dalam memberikan integrasi layanan IT Managed
   Services terutama pada layanan komputasi awan dan keamanan siber. Komputasi
   awan (Cloud Computing) memungkinkan pengelolaan dokumen yang scalable dan
   terintegrasi, sementara kemanan siber (Cybersecurity) memastikan keamanan,
   compliance, dan kepercayaan dalam setiap proses digitalisasi dokumen.
• Tantangan 2026:
    o Ketidakpastian ekonomi dalam skala global dan nasional. Hal ini
        mempengaruhi demand, gangguan supply chain, kenaikan biaya khususnya
        logistik, serta fluktuasi nilai tukar yang juga dapat meningkatkan biaya
        maupun penundaan investasi. Langkah antisipasi:
         ▪ Astragraphia secara konsisten menerapkan hedging foreign exchange
             untuk mengurangi resiko lonjakan nilai tukar rupiah terhadap mata uang
             asing.
         ▪ Di sisi internal dilakukan efisiensi operasional dan pengendalian biaya
             yang ketat.
         ▪ Menjaga kecukupan inventory.
    o Ketersediaan tenaga kerja yang kompeten di berbagai bidang teknologi
        utama. Langkah antisipasi:
         ▪ Program pengembangan kompetensi internal.
         ▪ Partnership atau aliansi dengan strategic partner.
    o Tingkat kompetisi yang semakin tinggi. Langkah antisipasi:
         ▪ Fokus memberikan value add untuk pelanggan dengan memberikan
             solusi yang tepat guna baik di Solusi Dokumen maupun Solusi Teknologi
             Informasi.
    o Pergeseran perilaku konsumen dalam bekerja yang terjadi karena akselerasi
        transformasi digital. Ini menjadi tantangan untuk bisnis dokumen di mana
        print volume dapat berkurang tetapi sekaligus memberikan peluang untuk
        pengembangan solusi terkait electronic document dan solusi teknologi
        informasi lainnya.




                                                                                 3
Page 4
                                                                          LAMPIRAN I



3. Daiz La Ode – Stockwatch.id

   Pertanyaan:
   Apakah Astragraphia menargetkan ekspansi anorganik seperti akuisisi atau kemitraan
   strategis pada 2026?

   Penjelasan Direksi:
   Astagraphia secara aktif mengekplorasi pertumbuhan anorganik yang relevan dengan
   business inti dan berpotensi kuat membantu pertumbuhan business yang
   berkelanjutan. Pada tahun 2026, area yang dilihat antara lain di bidang IT services
   dan juga beberapa bidang teknologi lainnya yang dapat membantu Astragraphia dalam
   business growth, value creation, dan building capabilities and competency.

4. Shifa – IDX Channel

   Pertanyaan:
   Apa faktor utama yang mendorong kenaikan/penurunan kinerja perusahaan tahun ini?

  Penjelasan Direksi:
  − Peluang 2026:
    1. Trend digitalisasi memberikan peluang bagi pengembangan bisnis solusi
        teknologi informasi.
    2. Salah satu lembaga riset memperkirakan di awal tahun 2026 bahwa pasar
        teknologi informasi masih akan bertumbuh di tahun 2026.
    3. Industri solusi dokumen masih tetap relevan terutama di sektor Graphic Arts,
        dokumen berwarna, dan dokumen elektronik.
  − Tantangan 2026:
    1. Ketidakpastian ekonomi dalam skala global dan nasional. Hal ini mempengaruhi
        demand, gangguan supply chain, kenaikan biaya khususnya logistik, serta
        fluktuasi nilai tukar yang juga dapat meningkatkan biaya maupun penundaan
        investasi.
    2. Ketersediaan tenaga kerja yang kompeten di berbagai bidang teknologi utama.
    3. Tingkat kompetisi yang semakin tinggi.
    4. Pergeseran perilaku konsumen dalam bekerja yang terjadi karena akselerasi
        transformasi digital. Ini menjadi tantangan untuk bisnis dokumen di mana print
        volume dapat berkurang tetapi sekaligus memberikan peluang untuk
        pengembangan solusi terkait electronic document dan solusi teknologi
        informasi lainnya.

5. Ary Sanjaya – Pemegang Saham

   Pertanyaan:
   Biasanya dividen yang dibagikan Astragraphia di angka 60%, sekarang 120% apakah
   ini sinyal bahwa ke depannya minimal akan 120% lagi?

   Penjelasan Direksi:
   Ada beberapa pertimbangan saat penentuan pembagian besar dividen baik itu jangka
   pendek dan jangka panjang. Dan pasti kami mempertimbangkan banyak hal mulai dari
   kebutuhan working capital, capex, pengembangan bisnis, dan kondisi makro nanti.
   Untuk menentukan besarnya angka dividen tiap tahunnya, harus mengikuti

                                                                                    4
Page 5
                                                                               LAMPIRAN I


   mekanisme yang sudah ditentukan dan dengan berbagai pertimbangan baik jangka
   pendek maupun jangka panjang.

6. Belva Monica – Indo Premier

   Pertanyaan:
   Bagaimana update Kerjasama AGIT dengan Equinix?

   Penjelasan Direksi:
   Kerjasama dengan Equinix ini lebih ke arah data center:
   1. Terkait data center, saat ini entitas anak AGIT sudah memiliki fasilitas data center.
       Data center yang kami miliki tidak hanya diposisikan sebagai portofolio bisnis
       namun juga untuk melengkapi end-to end solution yang kami offer kepada
       pelanggan, khususnya cloud services. Dimana kami juga mengkombinasikan
       layanan cloud dan data center yang kami miliki dengan solusi yang dimiliki oleh
       cloud operator. Kami juga membangun solusi sendiri di atas cloud services untuk
       dapat memberikan beragam layanan dalam bentuk as a service (IaaS, PaaS, SaaS).
       Melalui kombinasi ini diharapkan kami dapat memberikan solusi yang lebih luas
       dan terintegrasi bagi pelanggan.
   2. Equinix bersama Astra telah membangun perusahaan patungan untuk
       mengembangkan bisnis data center di Indonesia. Astragraphia sebagai perusahaan
       yang berada di pillar IT di Astra Group juga berkolaborasi dengan Equinix, dimana
       kami telah ditunjuk sebagai Value Added Partner (VAP) Equinix di Indonesia.
       Dengan ini, kami memiliki wewenang untuk menjual platform Equinix sekaligus
       menyediakan beragam layanan pendukung, antara lain data center advisory &
       consultancy, data center deployment & migration, dan data center managed
       services sehingga kami dapat memberikan solusi yang lebih luas kepada pelanggan
       kami.




                                                                                         5

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.29 MB
Published20 Apr 2026
Pages5
Characters12,724
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org ASTRA GRAPHIA Tbk p.1 ×2
linked person King Iriawan Sutanto p.1
linked person Widi Triwibowo p.1
linked person Trivena Nalsalita p.1
linked person Hendrix Pramana p.1 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result