Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 76
Page 1
Memperkuat Komitmen
Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Reinforcing Commitment to Achieve Sustainable Growth
1
Page 2
Pernyataan
Laporan Keberlanjutan ini memuat informasi terkait rencana, proyeksi, strategi, dan tujuan
Perusahaan yang bukan merupakan pernyataan fakta historis dan perlu dipahami sebagai
pernyataan mengenai masa depan. Tidak ada jaminan bahwa hasil yang diantisipasi maupun
diindikasikan melalui pernyataan-pernyataan Perusahaan mengenai masa depan akan tercapai.
Laporan Keberlanjutan ini memuat kata “Perusahaan”, “Bank Mega”, dan “Kami” yang didefinisikan
sebagai PT Bank Mega Tbk yang menjalankan kegiatan usaha di bidang perbankan.
2
Page 3
Bank Mega berhasil melalui berbagai dinamika dan
perubahan selama tahun 2023 dengan pertumbuhan yang
baik. Namun demikian, berbagai pembelajaran menjadikan
kami untuk terus mengasah strategi. Ke depan, perubahan
ini akan terus mewarnai kehidupan kita dan kami pun harus
tangkas dalam berkarya untuk menciptakan berbagai inovasi
layanan melalui keandalan teknologi yang terpercaya.
Bank Mega akan memperkuat komitmen dan sinergi
bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mencapai
pertumbuhan yang berkelanjutan.
3
Page 4
Daftar Isi
Bersama Menjaga
Ikhtisar Kinerja Aspek Lingkungan dan
5
Keberlanjutan
27 L Keanekaragaman
Hayati
Dukungan Terhadap
Sambutan Direktur
10
Utama
34 S Pegawai dan
Masyarakat
Menerapkan
Praktik Bisnis yang
Profil Bertanggung Jawab
16
Perusahaan
51 T dan Menciptakan
Ekonomi
Berkelanjutan
Strategi
22
Keberlanjutan
69 Tentang Laporan
70 Referensi POJK No.51/POJK.03/2017 dan Indeks Isi Standar GRI
75 Lembar Umpan Balik
4
Page 5
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Aspek Ekonomi [B.1]
Pendapatan Bunga Bersih Presentase total kredit/pembiayaan usaha berkelanjutan
(Rp Triliun) terhadap total kredit/pembiayaan bank (%)
2023 2023
5,53 38
2022 2021 2022 2021
5,87 4,84 26 27
Pendapatan Selain Bunga Kredit untuk Pembiayaan UMKM
(Rp Triliun) (Rp Miliar)
2023 2023
2,29 46
2022 2021 2022 2021
2,50 3,14 66 70,61
Laba Bersih Jumlah Pemasok Lokal
(Rp Triliun) (Vendor)
2023 2023
3,51 24
2022 2021 2022
4,05 4,01 25
Nominal Produk dan/atau Jasa yang Memenuhi Kriteria
Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) (Rp
Triliun)
2023
24,9
2022 2021
18,25 16,63
5
Page 6
Aspek Lingkungan Hidup [B.2]
Penggunaan Energi Listrik Penggunaan Air
(MWh) (m3)
2023 2023
1.244,4 82,31
2022 2021 2022 2021
1.184,9 1.053,1 85,15 76,50
Emisi yang Dihasilkan dari Bahan Bakar Minyak Jumlah bibit pohon bambu yang ditanam
(tCO2) (Bibit)
2023 2023
2.728 100
2022 2021 2022
2.349 2.772 100
Jumlah Limbah Kertas
(Ton)
2023
15,05
2022 2021
22,05 18,69
6
Page 7
Aspek Sosial [B.3]
Tingkat Kepuasan Pelanggan Persentase Jumlah Pegawai Wanita dibanding Total
Pegawai (%)
2023 2023
54
Penghargaan dari MRI - Top 2022 2021
5 Satisfaction Loyalty 53 51
Engagement
(SLE) Index 2023
Total Jam Pelatihan
(KBMI III)
2023
514.426
2022 2021
2022 2021
364.651 261.747
Penghargaan 1st Rank for
Tingkat Perputaran
dari MRI - Top 6 Categories
Pegawai (%)
10 Satisfaction versi The 4th
Loyalty Satisfaction 2023
Engagement Loyalty
(SLE) Index 2022 Engagement
(KBMI III) (SLE) Awards
2021
33,51
2022 2021
39,71 32,07
30 Perserta
Mengikuti pelatihan Climate Risk Stress Testing
(CSRT) dengan total 90 jam pelatihan
1.200 peserta
Mengikut E-Learning Aksi Keuangan Berkelanjutan
dengan total jam pelatihan >2.500 jam
7
Page 8
2021 2022
1,11 6,75
2023
7,72
Mega Berbagi
Realisasi Dana
Tanggung Jawab Sosial
dan Lingkungan
(Rp Miliar)
Mega Peduli
2023
3,09
2021 2022
4,32 2,82
8
Page 9
Penghargaan Tahun 2023
Nama Penghargaan Nama Penghargaan Nama Penghargaan
• Transparansi Penurunan Emisi The Most Efficient Bank LPS Awards 2023 - Bank Terbaik
Korporasi 2023 Kategori Green Bank KBMI 3 dalam Pelaporan SCV Kelompok
• Transparansi Perhitungan KBMI 3
Emisi Korporasi 2023 Kategori
Silver
Instansi Pemberi Penghargaan Instansi Pemberi Penghargaan Instansi Pemberi Penghargaan
• Investor Daily Bisnis Indonesia Lembaga Penjamin Simpnan
• BGK Foundation (LPS)
• B Univererse
Nama Penghargaan Nama Penghargaan Nama Penghargaan
Katadata Green Initiative Awards Excellent Financial Performance The Best Performing Bank
2023 Kategori Perbankan Bank in 2022 2023 (Bank Assets Category
Within Rp100 Trillion Less Thank
Instansi Pemberi Penghargaan Instansi Pemberi Penghargaan Rp500Trillion)
Katadata Infobank
Instansi Pemberi Penghargaan
The Finance
Nama Penghargaan
Satisfaction Loyalty Engagement
Instansi Pemberi Penghargaan
Infobank and MRI
9
Page 10
Sambutan Direktur Utama [D.1] [2-22]
“
Bank Mega menerapkan seleksi proses
pembiayaan melalui persyaratan kredit
yang memperhatikan aspek lingkungan,
sosial, dan tata kelola (LST) sebagai bentuk
implementasi keuangan berkelanjutan
dan memetakan kategori pembiayaan
“
berkelanjutan.
Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat, Bank Mega melakukan pemetaan atas sektor yang memiliki
Perubahan dalam menjalankan usaha semakin cepat risiko tinggi dan mulai menghitung dampak negatif yang
sehingga menyebabkan risiko dan peluang datang ditimbulkannya. Kami terus belajar memahami risiko LST
bergantian menuntut ketangkasan. Bank Mega menghadapi yang akan berdampak pada keberlanjutan dan kehidupan
situasi ini dengan menerapkan berbagai strategi agar dapat masa depan.
tetap memberikan layanan keuangan yang prima dan
bertumbuh bersama pemangku kepentingan. Penyaluran pembiayaan pada Kategori Kegiatan Usaha
Berkelanjutan (KKUB) kami fokuskan pada sektor Usaha
Kebijakan untuk Merespons Tantangan [D.1.a] Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebagai upaya
Bank Mega menerapkan nilai keberlanjutan dalam kegiatan meningkatkan kinerja UMKM dengan pemberdayaan sosial
operasional bisnis yang tidak hanya fokus pada laba (profit), dan tetap menjaga kelestarian lingkungan, maka Bank terus
tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melakukan edukasi dan pendampingan. Kegiatan ini meliputi
(people), dan kelestarian alam (planet). Nilai keberlanjutan pelatihan usaha dan kemitraan, serta peningkatan kesadaran
ini sejalan dengan Visi dan Misi Bank Mega untuk menjadi mengelola keuangan, melalui literasi keuangan.
Bank kebanggaan Bangsa Indonesia.
Sejalan dengan aspek LST, Bank Mega meneruskan rencana
Seiring berjalannya waktu, penerapan keuangan transformasi digital sebagai salah satu respons dalam
berkelanjutan terus berkembang dengan adanya tantangan menghadapi tantangan perubahan. Bank Mega menyadari
dan peluang yang hadir dari setiap perubahan, baik dari aspek bahwa saat ini mayoritas nasabah telah menggunakan
lingkungan, sosial, maupun tata kelola (LST). Melalui nilai- beragam platform berbasis digital, terutama di kota-kota
nilai Perusahaan: Dynamic, Entrepreneurship, Trust, Ethics, besar, sehingga digitalisasi telah menjadi bagian dari aspek
Commitment, dan Synergy (DETECS), kami berkomitmen keberlanjutan. Namun demikian, keamanan privasi data
menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan dan nilai masih menjadi tantangan kita bersama. Sebagai upaya
keberlanjutan melalui berbagai kebijakan, merespons serta memitigasi risiko ini, maka Bank Mega menerapkan standar
beradaptasi di tengah tantangan dan peluang yang ada. ISO 27001:2013 sebagai pedoman dalam Sistem Manajemen
Keamanan Informasi (SMKI).
Bank Mega memiliki kebijakan untuk merespons tantangan
keberlanjutan dan meminimalkan risiko lingkungan. Selain
itu, dalam mengelola dampak negatif perubahan iklim,
10
Page 11
Pencapaian Kinerja Penerapan Keuangan Hingga akhir tahun 2023, salah satu pencapaian kinerja Bank
Berkelanjutan [D.1.B] Mega adalah mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp4,35
Tantangan dan Pencapaian Kinerja triliun. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 13,39%
Bank Mega memiliki sektor prioritas di bidang industri dalam dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp5,03 triliun.
pembiayaan kredit, di antaranya sektor industri konstruksi
dan pertanian, perburuan, dan kehutanan. Pemilihan kategori Untuk menjaga lingkungan, Bank Mega meningkatkan
tersebut dilakukan berdasarkan potensi pertumbuhan efisiensi penggunaan air di Menara Bank Mega. Seluruh air
sektor ekonomi yang masih tumbuh positif di tengah kondisi yang digunakan berasal dari Perusahaan Daerah Air Minum
perekonomian yang tidak pasti. Secara berkala, Bank Mega (PDAM). Selama tahun 2023, penggunaan air di Bank
melakukan pemantauan dan mengevaluasi setiap debitur, Mega sebanyak 82,31 m3, turun 3% dibandingkan tahun
serta memberikan edukasi untuk meningkatkan kinerja LST sebelumnya sebesar 85,15 m3.
dalam mewujudkan keberlanjutan.
Lebih lanjut, konversi dari penggunaan form kertas
Komitmen dan Kinerja Penerapan Keuangan Berkelanjutan untuk pembukaan rekening menjadi aplikasi digital terus
Bank Mega terus berkomitmen menyalurkan pembiayaan dioptimalkan. Hingga akhir periode pelaporan, tercatat
berdasarkan KKUB yang terdiri dari pembiayaan kegiatan pembukaan rekening melalui aplikasi M-Smile, mencapai
usaha berwawasan lingkungan serta UMKM. Hingga akhir 86,820 account. Berdasarkan data tersebut, Bank Mega
tahun 2023, komposisi portofolio pembiayaan hijau sebesar melakukan simulasi perkiraan nilai efisiensi dari sisi ekonomi
99,8% dan UMKM 0,2% dari semua total kredit yang dan dampak positif terhadap lingkungan, yakni adanya
diberikan. Jumlah penyaluran pada KKUM mencapai Rp24,9 pengurangan pemakaian form dan salinan dokumen sekitar
triliun, naik sekitar 36,4% jika dibandingkan tahun 2022 312.552 lembar kertas yang artinya telah menyelamatkan
sebesar Rp18,25 triliun. 27 pohon. Selain itu, jumlah limbah kertas yang dihasilkan
selama tahun 2023 sebanyak 15,05 ton, turun sebesar 47%
Kinerja Keberlanjutan jika dibandingkan pada tahun 2022 sebesar 22,05 ton.
Melalui Tim Keuangan Berkelanjutan, Bank Mega melakukan
evaluasi terhadap pencapaian kinerja LST. Penyusunan dan Bank Mega juga melaksanakan kegiatan tanggung jawab
pelaksanaan laporan penerapan keuangan berkelanjutan sosial dan lingkungan (TJSL) yang mencakup program
di pimpin oleh Divisi Strategic & Business Development Mega berbagi dan Mega Peduli. Selama tahun 2023, Bank
(SBDV) yang bekerja sama dengan unit kerja lainnya dan menyalurkan dana sebesar Rp10,82 miliar untuk kedua
hasil evaluasi disampaikan kepada Direktur Compliance & program tersebut. Jumlah ini mengalami kenaikan 13,06%
Human Capital. dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp9,57 miliar.
11
Page 12
Strategi Pencapaian Target [D.1.C] Situasi Eksternal
Pengelolaan Risiko atas Penerapan Keuangan Pada September 2023, Bursa Karbon Indonesia atau
Berkelanjutan IDXCarbon telah dibuka dan menjadi peluang bagi Bank
Bank Mega mengelola risiko secara menyeluruh terhadap Mega untuk mendukung keberlanjutan. Selain itu, banyak
implementasi keuangan berkelanjutan, termasuk di bermunculan sektor usaha baru yang menerapkan prinsip
antaranya risiko kredit, operasional, likuiditas, dan pasar. keberlanjutan. Bank Mega berharap adanya situasi eksternal
Guna menghadapi risiko-risiko tersebut, kami menerapkan yang kondusif dengan dukungan Pemerintah yang konsisten,
strategi pendekatan secara hati-hati dengan melakukan dapat membantu percepatan capaian target TPB pada 2030.
penilaian risiko LST, menyesuaikan pemberian kredit dengan
mempertimbangkan aspek LST, dan melakukan analisis Apresiasi
profil risiko debitur. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi tertinggi
kepada seluruh pemangku kepentingan atas dukungan,
Pemanfaatan Peluang dan Prospek Usaha Keuangan kerja sama, dan kepercayaan yang telah diberikan kepada
Berkelanjutan Bank Mega sepanjang tahun 2023. Setiap bentuk dukungan
Selain mengelola risiko, Bank Mega melakukan pemetaan yang kami terima telah menjadi daya penggerak bagi kami
terhadap peluang dan prospek usaha. Kami menyadari untuk meningkatkan kinerja keuangan berkelanjutan. Bank
bahwa industri perbankan memiliki peran penting dalam Mega percaya bahwa pencapaian keberlanjutan merupakan
mendukung perekonomian nasional dan mencapai target sebuah perjalanan. Maka dari itu, Bank akan terus berupaya
pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK). Meningkatnya menjaga keseimbangan dalam mengelola kinerja LST yang
industri yang berbasis ramah lingkungan dan perkembangan menjadi penting bagi kesejahteraan masa kini dan masa
teknologi, telah memberikan peluang usaha bagi perbankan yang akan datang.
dalam mendorong pertumbuhan usaha tersebut. Sementara
itu, peningkatan jumlah UMKM di dalam negeri maupun luar
negeri dapat menjadi peluang usaha bagi kami. Bank Mega
memanfaatkan peluang tersebut untuk menaikkan kelas
UMKM melalui berbagai layanan transaksi internasional.
Jakarta, Februari 2024
Kostaman Thayib
Direktur Utama
12
Page 13
13
Page 14
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris Tentang
Tanggung Jawab Atas Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Mega, Tbk
Kami segenap Dewan Komisaris menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan PT Bank Mega Tbk tahun
buku 2023 telah disampaikan sesuai dengan peraturan dan Kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
Keberlanjutan ini. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, Februari 2024
Chairul Tanjung
Komisaris Utama
Yungky Setiawan Achjadi Ranuwisastra
Wakil Komisaris Utama Komisaris Independen
Lambock V. Nahattands Hizbullah
Komisaris Independen Komisaris Independen
14
Page 15
Surat Pernyataan Anggota Direksi
Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Mega, Tbk
Laporan Keberlanjutan PT Bank Mega Tbk tahun buku 2023 telah disampaikan sesuai dengan peraturan dan Kami
bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan ini. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, Februari 2024
Kostaman Thayib
Direktur Utama
Indivara Erni Lay Diza Larentie Yuni Lastianto
Wakil Direktur Utama Wakil Direktur Utama Direktur Compliance
and Human Capital
Madi Darmadi Lazuardi Martin Mulwanto C. Guntur Triyudianto
Direktur Credit Direktur Treasury Direktur Operations
& International Banking
Y.B. Harianto
Direktur Information Technology
15
Page 16
Profil Perusahaan [C.1][2-1]
Visi
Menjadi Kebanggaan Bangsa
Misi
Mewujudkan hubungan baik yang berkesinambungan dengan nasabah
melalui layanan perbankan inovatif dan sinergi dengan didukung oleh
ekosistem yang terintegrasi, sumber daya manusia yang profesional, serta
kemampuan kinerja organisasi terbaik untuk memberikan nilai tambah
yang tinggi bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).
Dynamic
Synergy Entrepreneurship
NILAI PERUSAHAAN
Commitment Trust
Ethics
16
Page 17
Sekilas Tentang Bank Mega
Nama Perusahaan [2-1] PT Bank Mega Tbk
Tahun Awal Beroperasi 1969
15
• Akta Pendirian PT Bank Karman No.32
Tanggal 15 April 1969 Juncto
Dasar Hukum Pendirian
• Akta Perubahan No. 47 Tanggal 26
November 1969
Menara Bank Mega, Jl. Kapten Tendean No. 12-
14A
Jakarta, 12790, Indonesia.
Alamat Kantor Pusat [C.2] Telp: (+6221) 7917 5000
Fax: (+6221) 7918 7100
Website: www.bankmega.com
E-mail: corsec@bankmega.com
Bidang Usaha [2-6]
Perbankan
Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik
Izin Usaha Indonesia No. D.15.6.5.48 tanggal 14 Agustus
1969
PT Mega Corpora
(58,02%)
Kepemilikan
Saham
Masyarakat [C.3]
(41,98%)
17
Page 18
Skala Usaha [C.3] [2-6]
Uraian Satuan 2023 2022 2021
Laki-Laki 2.176 2.230 2.403
Jumlah Pegawai Tetap
Perempuan 2.553 2.505 2.549
Pendapatan Bunga Bersih 5,53 5,87 4,84
Rp Triliun
Laba Bersih 3,51 4,05 4,01
Total Kapitalisasi
Total Liabilitas 110,29 121,12 113,73
Total Ekuitas Rp Triliun 21,76 20,63 19,14
Total Aset 132,05 141,75 132,88
Wilayah Operasional [C.3] [2-6]
Sepanjang tahun 2023, Bank Mega memiliki 8 Kantor Wilayah di seluruh wilayah Indonesia yang membawahi 55
Kantor Cabang, 312 Kantor Cabang Pembantu, dan 3 Kantor Fungsional serta diperkuat dengan keberadaaan
582 ATM. Selain itu, Bank Mega juga telah menjalin kerja sama dengan 14 Bank koresponden yang tersebar di
beberapa negara.
1. Medan (area Sumatera kecuali Lampung)
2. Jakarta 1 (Area DKI Jakarta, Bekasi, dan Karawang)
3. Jakarta 2 (Area Jakarta Selatan, Lampung, Bogor, Depok, Tangerang, dan Banten)
4. Bandung (Area Jawa Barat kecuali Bogor, Depok, Bekasi, dan Karawang)
5. Semarang (Area Jawa Tengah dan DI Yogyakarta)
6. Surabaya (Area Jawa Timur, NTB, NTT, dan Bali)
7. Makassar (Area Sulawesi, Maluku, dan Papua)
8. Banjarmasin (Area Kalimantan)
18
Page 19
Jaringan Kantor dan ATM Bank Mega [2-1]
Uraian 2023 2022 2021
Jaringan Kantor
Kantor Pusat 1 1 1
Kantor Wilayah 8 8 8
Kantor Cabang 55 55 54
Kantor Cabang Pembantu 312 326 322
Kantor Fungsional 3 2 2
Total 379 392 387
ATM Bank Mega
Total 582 636 668
Produk dan Layanan [C.4] [2-6]
Berbagai produk dan Layanan telah disediakan oleh Bank
Detail mengenai produk dan layanan
Mega, seperti produk simpanan, pinjaman, trade finance, terdapat pada Laporan Tahunan 2023 dan
transaksi internasional, treasuri, Mega Pass, M-Money, web Perusahaan https://bankmega.com/id/
tentang-kami/hubungan-investor-new/.
begitu pula dengan layanan transaksi yang sudah dapat
dilakukan dengan menggunakan kartu dan aplikasi mobile.
Semua produk dan layanan transaksi tersebut juga sudah
dapat diakses secara digital melalui M-Smile, Mega Internet,
dan Mega ATM.
Transaksi Layanan
Jenis Layanan Satuan 2023 2022 2021
Nasabah 111.642 143.086 182.295
Mega ATM
Nilai (Rp Miliar) 2.358 3.112 4.524
Jumlah Kartu 228.918 256.499 313.934
Mega Pass
Nilai (Rp Miliar) 411,0 407,0 398,8
Nasabah 23.101 26.094 29.301
Internet Banking
Nilai (Rp Miliar) 47.982 47.693 49.786
Nasabah 784.118 581.311 394.564
Mobile Banking
Nilai (Rp Miliar) 36.339 20.967 10.737
Jumlah Kartu (Juta) 4,8 4,6 4,4
Uang Elektronik
Nilai (Rp Miliar) 0,7 0,4 0,4
Box 7.690 4.257 5.510
Safe Deposit Box
Nilai (Rp Miliar) 5,4 5,6 5,1
19
Page 20
Kuantitas Produk
Simpanan
2023 2022* 2021*
Nasabah Nilai Nasabah Nilai Nasabah Nilai
332.136 89,44 323.004 102,95 315.937 98,89
(Orang) (Rp Triliun) (Orang) (Rp Triliun) (Orang) (Rp Triliun)
*Terdapat penyajian informasi kembali (restatement) dari Laporan Keberlanjutan 2022 [2-4]
Treasuri
Produk dan Layanan Satuan 2023 2022 2021
Nasabah (Orang) 97 82 68
Foreign Exchange Transactions
Frekuensi Transaksi 7.884 9.958 7.110
(Spot, Forward & Swap)
Volume Transaksi (Rp Miliar) 316.172 390.324 201.376
Nasabah (Orang) 74 60 56
Money Market Transactions Frekuensi Transaksi 3.518 1.449 1.793
Volume Transaksi (Rp Miliar) 485.867 194.855 261.790
Nasabah (Orang) 5.670 6.210 5.998
Bonds Trading Transactions Frekuensi Transaksi 13.589 12.302 12.465
Volume Transaksi (Rp Miliar) 104.431 120.439 125.440
Nasabah (Orang) 5.841 6.352 6.122
Jumlah Frekuensi Transaksi 24.991 23.709 21.368
Volume Transaksi (Rp Miliar) 906.471 705.618 588.606*
*Terdapat penyajian informasi kembali (restatement) dari Laporan Keberlanjutan 2022 [2-4]
Perubahan Signifikan [C.6] [2-6]
Selama tahun 2023, Bank Mega mengalami perubahan signifikan, antara lain yaitu:
Pembukaan 1 kantor fungsional. Penutupan 14 kantor cabang pembantu.
20
Page 21
Perhimp
una
Umum N n Bank
asio
(Perban nal
n as)
ciatio
Asso iste
Camb nale
atio Ikata
Intern ncial n
Indon Bankir
Fina ociation esia (
ss IBI)
ets A esia
Mark A) Indon
F M
(ACI
unan
Himp ng
ga
Peda tang si Emit
en
U
Surat ra Asosia ia (AEI)
es
N a UN)
e g Keanggotaan Indon
DAS Pada
(HIM Asosiasi [C.5][2-28]
Foru
Bankers Komu m
n nik
Associatio Direk asi
for R is k Kepa tur
ent tu
managem Perba han
A R a ) nkan
(B (FKD
KP)
Manajemen Rantai Pasok [2-6] [204-1]
Kegiatan berkelanjutan yang diterapkan oleh Bank Mega sangat berkaitan dengan proses kerja sama dengan pemasok.
Bank Mega berupaya untuk meningkatkan proses rantai pasokan yang berkualitas, transparan, profesional, dan aman guna
mewujudkan keuangan berkelanjutan. Bank Mega memastikan rantai pasokan yang sehat dan mitra kerja yang tepat dengan
menetapkan beberapa aspek penilaian dan melalukan evaluasi kerja.
Jumlah Pemasok Lokal
25
24
2023 2022
21
Page 22
Strategi Keberlanjutan [A.1] [2-22] [2-23] [2-24]
Bank Mega terus berupaya untuk memastikan operasi bisnis yang tidak hanya berfokus pada laba
(profit) tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (people) dan kelestarian alam
(planet). Hal ini sejalan dengan Visi dan Misi Bank Mega untuk menjadi Bank kebanggaan Bangsa
Indonesia.
Guna mewujudkan usaha yang berkelanjutan, Bank Mega memperhatikan aspek internal dan
eksternal.
22
Page 23
Strategi eksternal Strategi internal
Meningkatkan inovasi dan Meningkatkan produktivitas
layanan, termasuk pembiayaan operasi yang efisien
Kategori Kegiatan Usaha
Berkelanjutan (KKUB).
Lebih lanjut, Bank Mega juga terus meningkatkan pembiayaan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) melalui
penyaluran kredit pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai cara, antara lain:
• Menjalin kerja sama dalam ekosistem CT Corpora.
• Melakukan percepatan transformasi digital.
• Melakukan mitigasi risiko Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST).
Dukungan Bank Mega Terhadap Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (TPB)
Sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), maka
Bank Mega telah mengidentifikasi beberapa program yang sejalan dengan TPB yaitu tujuan 3, 4, 5, 8, 9, 12, dan 16.
Target 2023:
• Menyediakan lingkungan kerja yang sehat, layak, dan aman untuk seluruh pegawai
• Meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan pegawai
Capaian 2023
• Menciptakan suasana kerja yang sehat, aman, dan nyaman
• Melaksanakan sosialisasi standar keselamatan kerja
• Seluruh pegawai (100%) telah menerapkan standar kesehatan dan keselamatan kerja
• Melaksanakan sosialisasi dan dan simulasi tanggap bencana secara berkala
• Melaksanakan Medical CheckUp (MCU) setiap satu tahun sekali
• Melaksanakan webinar tentang kesehatan yang diikuti oleh seluruh pegawai
23
Page 24
Target 2023:
• Melaksanakan pelatihan pengenalan aksi keuangan berkelanjutan untuk seluruh pegawai melalui
platform e-learning
• Memberikan sertifikasi dan pelatihan wajib yang sesuai ketentuan regulator, pelatihan teknis, dan
pengendalian risiko
• Mengembangkan modul e-learning Pengenalan Aksi Keuangan Berkelanjutan
• Mengembangan materi Pengenalan Aksi Keuangan Berkelanjutan dalam kurikulum Development
Program
• Capaian 2023
• Melaksanakan pelatihan daring melalui aplikasi
• Mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pegawai
• Mengikuti E-learning Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
• Pelaksanaan pelatihan Climate Rist Stress Testing (CSRT) kepada 30 peserta dengan total 90 jam
pelatihan
• E-Learning Aksi Keuangan Berkelanjutan dengan lebih dari 1.200 peserta dengan total jam pelatihan
lebih dari 2.500 jam.
• Mengikuti program Pengenalan Aksi Keuangan Berkelanjutan bagi peserta Development Program
Target 2023:
• Perusahaan mendukung adanya kesetaraan gender untuk menduduki jabatan tertinggi dan
menerima perlakuan yang setara
Capaian 2023
• 3.391 pegawai wanita atau setara dengan 54,31% dari jumlah seluruh pegawai
• 2 karyawan wanita atau 25% yang menduduki posisi sebagai Direksi dan Dewan Komisaris
• Menerapkan kebijakan kesetaraan bagi semua pegawai untuk meningkatkan karir dan menduduki
posisi pejabat eksekutif
Target 2023:
• Meningkatkan kesejahteraan pegawai
• Meningkatkan ekonomi masyarakat
• Mendukung dan membantu kemandirian UMKM
Capaian 2023
• Melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan (TJSL)
• Menerapkan kebijakan peningkatan kesejahteraan pegawai sesuai dengan prestasi kerja dan
kondisi Bank
• Memberikan pembiayaan kredit kepada UMKM sebesar Rp46 miliar
• Memberikan penyaluran kredit yang mengintegrasikan kepentingan ekonomi, sosial, dan
lingkungan hidup serta masuk dalam kategori keuangan berkelanjutan sebesar Rp24,9 miliar
• Penghimpunan dana sesuai dengan keuangan berkelanjutan sebesar Rp459,4 miliar
24
Page 25
Target 2023:
• Membangun infrastruktur digital
• Melakukan inovasi produk dan jasa untuk meningkatkan kualitas layanan
• Menjaga keamanan data rahasia seluruh nasabah dan seluruh stakeholders lainnya
Capaian 2023
• Mengadakan sosialisasi dan edukasi penggunaan digital dalam proses perbankan
• Menerapkan Quick Respond Code Indonesia Standard (QRIS) untuk transaksi transfer, tarik tunai,
setor (TTS), dan Cross Border Thailand
• Nasabah bank lain yang sudah memiliki QRIS juga dapat melakukan transaksi di mesin ATM Bank
Mega di seluruh Indonesia yang sudah menerapkan QRIS-TTS
• Memiliki sertifikasi ISO 27001:2013 dari CBQA Global
• Mengembangkan modul e-learning berbasis digital
Target 2023:
• Efisiensi penggunaan energi dan air
Capaian 2023
• Intensitas pemakaian energi naik 5% dibandingkan tahun sebelumnya
• Limbah kertas turun 47% dibandingkan tahun sebelumnya
Target 2023:
• Tidak terdapat produk dan/atau jasa layanan yang ditarik kembali setelah produk dan/atau
layanan diluncurkan
• Tidak mendapatkan laporan pengaduan terkait pelanggaran praktik ketenagakerjaan, termasuk
tindak diskriminasi suku, agama, jenis kelamin, ras, atau golongan
• Seluruh pengaduan nasabah dapat diselesaikan dengan baik
Capaian 2023
• Mematuhi seluruh regulasi yang berlaku dan tata kelola Perusahaan
• Menjaga tingkat kepuasan nasabah
• Menangani semua masukan, saran, dan pengaduan secara adil, cepat, dan konsisten
25
Page 26
Capaian Kegiatan Keuangan Berkelanjutan
Selama tahun 2023, Perusahaan berhasil memiliki pencapaian kegiatan keuangan
berkelanjutan, di antaranya yaitu:
Kegiatan Utama Kegiatan Utama
Pertumbuhan penyaluran kredit yang sesuai Penggunaan kertas di kartu kredit dan kantor
dengan KKUB pusat
Pencapaian 2023 Pencapaian 2023
Rp24,9 Triliun 2.389.428 lembar kertas HVS atau
Pertumbuhan penyaluran kredit yang 4.631 rim
menyelaraskan kepentingan ekonomi, sosial,
dan lingkungan hidup dan masuk ke dalam
kategori keuangan berkelanjutan
Kegiatan Utama Kegiatan Utama
Penghimpunan dana yang sesuai dengan Melakukan peningkatan efiensi penggunaan
Keuangan Berkelanjutan majalah & koran
Pencapaian 2023 Pencapaian 2023
Rp459.4 Miliar Rp177,4 Juta
Pencapaian penghimpunan dana yang sesuai Biaya penggunaan majalah & koran
dengan keuangan berkelanjutan
Kegiatan Utama Kegiatan Utama
Pemberian pelatihan terkait Keuangan Kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan
Berkelanjutan (TJSL) yang mencakup kegiatan Mega Berbagi dan
Mega Peduli serta literasi dan inklusi keuangan
Pencapaian 2023
>1.200 Peserta Pencapaian 2023
Mengikut E-Learning Aksi Keuangan Rp7,72 Miliar
Berkelanjutan dengan total jam pelatihan Mega Berbagi
>2.500 jam Rp3,09 Miliar
Mega Peduli
26
Page 27
Bersama Menjaga Lingkungan dan
Keanekaragaman Hayati
27
Page 28
Bersama Menjaga Lingkungan dan
Keanekaragaman Hayati
Bank Mega selalu berupaya untuk menerapkan pengelolaan lingkungan
secara berkelanjutan dalam menjalankan kegiatan operasional yang
sejalan dengan nilai-nilai lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST).
Pencapaian Kinerja Lingkungan Tahun 2023
Program Dimensi Efisiensi
E-Learning
Mendukung proses pelatihan dan sosialisasi kepada setiap Sumber Daya Biaya, SDM, dan kertas
Manusia (SDM) dengan efektif dan efisien.
Mobile onboarding
Biaya, SDM, dan kertas
Mendukung proses onboarding nasabah yang efektif dan efisien.
SDM dan kertas
Card Initiation System
Mendukung proses customer origination bagi nasabah kartu kredit.
Proses Automation dan Digitalisasi
Biaya operasional dan SDM
Mendukung efisiensi proses untuk mendapatkan kinerja yang lebih optimal.
Tangible Monitoring System
Mendukung proses pengelolaan barang-barang dan aset yang terdapat di
Biaya operasional dan SDM
cabang sehingga Bank dapat merencanakan pengadaan dan penggantian
barang dan aset secara efektif.
QR Payment
Biaya operasional
Mendukung proses pembayaran yang lebih efisien.
28
Page 29
Program Dimensi Efisiensi
Web Policy & Procedure Management System
Mendukung pengelolaan dokumen kebijakan dan prosedur serta SDM dan kertas
penyimpanan dokumen secara paperless.
Content Management
Mendukung pengelolaan dokumen data profil dan rekening nasabah secara SDM dan kertas
paperless.
E-Doc
Mendukung pengelolaan dokumen data profil dan rekening nasabah secara SDM dan kertas
paperless.
Enterprise Data Warehouse
SDM dan kertas
Mendukung penyediaan untuk berbagai jenis laporan secara paperless.
Chatbot
Biaya operasional dan SDM
Mendukung proses pelayanan nasabah yang lebih efisien.
Collection System
Mendukung proses collection menggunakan mobile apps sehingga Biaya operasional, SDM, dan kertas
meningkatkan efisiensi proses.
Mobile Appraisal
Mendukung proses appraisal menggunakan mobile apps sehingga Biaya operasional, SDM, dan kertas
meningkatkan efisiensi proses.
Mega Employee Mobile (MeMo)
Biaya operasional, SDM, dan kertas
Mendukung aktivitas operasional yang dilakukan secara mandiri dan paperless.
Branch Delivery System (BDS)
Mendukung aktivitas customer service tanpa menggunakan form fisik Biaya operasional, SDM, dan kertas
(paperless).
BI Fast
Mendukung transaksi secara real time (24/7) dengan biaya transaksi yang lebih Biaya Operasional
ekonomis.
Open API
Mendukung efisiensi dan kemudahan proses koneksi antar aplikasi antara Bank Biaya operasional, SDM, dan kertas
dengan pihak mitra.
Payment Gateway
Biaya operasional, SDM, dan kertas
Mendukung transaksi finansial antara merchant dan partner Bank Mega.
Reconciliation System
Biaya operasional, SDM, dan kertas
Mendukung efisiensi dalam proses rekonsiliasi.
Talkbot
Biaya operasional dan SDM
Mendukung efisiensi di sisi sumber daya manusia, waktu, dan optimalisasi
kinerja SDM.
HC - Employee Self Service (adding new modules)
Mendukung efisiensi proses dan kecepatan layanan HC sehingga dapat Biaya operasional, SDM, dan kertas
mengoptimalkan kinerja SDM dan juga paperless.
Update HC System (adding new modules)
Biaya operasional, SDM, dan kertas
Mendukung efisiensi dan kecepatan proses kerja di HC sehingga dapat
mengoptimalkan layanan SDM dan juga paperless.
29
Page 30
Upaya Bank Mega dalam Menjaga Lingkungan
Bank Mega menjaga kelestarian lingkungan melalui berbagai g. Mengatur pemakaian pendingin ruangan (AC).
upaya, di antaranya: h. Menggunakan lampu ramah lingkungan di kantor Bank
a. Melakukan efisiensi penggunaan energi. Mega.
b. Mengurangi jumlah emisi. i. Mengoptimalkan penghentian penggunaan Air Minum
c. Mengurangi jumlah limbah kertas. Dalam Kemasan (AMDK) Gelas dan Botol di Lingkungan
d. Melakukan Himbauan pengurangan pemakaian Bank Mega untuk mengurangi limbah plastik,sesuai
kendaraan operasional. Memo Dinas (No.MD.1638/PRFS/19).
e. Menyediakan kendaraan dinas yang telah lulus uji emisi. j. Melakukan pemberlakuan kuota printer dengan pilot
f. Menerapkan proses digitalisasi untuk mengurangi project di Kantor Pusat.
penggunaan kertas. [F.5]
Konsumsi Energi
Sumber energi menjadi hal yang penting dalam mendukung Selama tahun 2023, Bank telah mengeluarkan sebesar
kegiatan operasional Bank Mega. Beberapa sumber energi Rp14,18 miliar untuk biaya listrik. Jumlah ini mengalami
yang digunakan yaitu listrik dan bahan bakar seperti solar, kenaikan sebesar 25% jika dibandingkan dengan tahun 2022
minyak, dan bensin. Selain itu, Bank Mega juga menggunakan sebesar Rp10,57 miliar. Namun demikian, Bank Mega akan
genset sebagai cadangan energi saat terjadi pemadaman terus berupaya melakukan efisiensi energi ke depannya. [F.7]
listrik guna memastikan zero downtime dan menjaga proses
transaksi perbankan.
Jumlah dan Intensitas Penggunaan Energi Listrik [F.6] [302-3]
Uraian 2023 2022 2021
Jumlah pemakaian energi (MWh) 1.244,4 1.184,9 1.053,1
Luasan (m2) 57.595 57.595 57.595
Intensitas penggunaan energi (MWh/m ) 2
0,02161 0,00206 0,01828
Biaya Listrik, Air, dan Bahan Bakar Minyak (Rp Miliar)
Uraian 2023 2022 2021
Biaya Listrik* 14,18 10,57 12,02
Biaya Pemakaian Air** 1,05 1,07 0,86
Biaya Penggunaan Bahan Bakar Minyak*** 9,67 8,40 9,02
Keterangan:
*Data berasal dari Kantor Pusat Bank Mega
**Data dari seluruh cabang Bank Mega (KC, KCP, KK)
***Data dari seluruh Wilayah Nasional Bank Mega (Kendaraan Operasional dan Taksi Online)
30
Page 31
Emisi Gas Rumah Kaca yang Dihasilkan (GRK) [305-1] [305-5]
Selama tahun 2023, Bank Mega telah menghitung emisi cakupan 1 dilakukan menggunakan metode konversi emisi
cakupan 1 yang berasal dari penggunaan BBM untuk yaitu 1 liter konsumsi BBM akan menghasilkan 2,35 kg emisi
untuk kendaraan dinas sebesar 967.476 liter, naik 15% jika CO2. [F.11]
dibandingkan dengan tahun 2022 yaitu sebesar 844.389 liter.
Adapun, penggunaan taksi online dengan menggunakan Lebih lanjut, Bank Mega telah melakukan beberapa upaya
perhitungan yang sama dengan kendaraan dinas jika guna mengurangi jumlah emisi yang dihasilkan di antaranya:
dikonversi dengan harga BBM sebesar 180.411 liter, naik 16% [F.12]
jika dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar 155.300 liter. 1. Menggunakan Bahan Bakar dengan Oktan Tinggi RON
95 untuk kendaraan Operasional Direksi & Komisaris &
Berdasarkan perhitungan emisi cakupan 1, maka jumlah yang Regional Head guna mengurangi hasil emisi karbon.
dihasilkan sebesar 2.728 ton CO2. Jumlah ini mengalami 2. Melakukan Uji Emisi untuk seluruh kendaraan dinas
kenaikan sebesar 379 ton CO2 jika dibandingkan dengan operasional & saat ini di Kantor Pusat & Cabang
tahun 2022 sebesar 2.349 ton CO2. Perhitungan jumlah emisi Jabodetabek dan telah lulus uji emisi kendaraan bermotor.
Penerapan teknologi digital menjadi salah satu upaya Bank Mega untuk mengurangi jejak
karbon di seluruh kegiatan operasional. Hal ini juga berdampak pada nasabah yang tidak
memerlukan transportasi menuju bank dan dapat melakukan berbagai transaksi kapanpun
dan dimanapun. [305-5] [FS8]
Penggunaan Air [F.8] [303-1]
Air menjadi kebutuhan Bank Mega dalam menjalankan Sebagai upaya efisiensi pemakaian air, Bank Mega telah
aktivitas dan memelihara lingkungan di area kantor pusat melakukan pengecekan & perbaikan berkala pada saluran
dan seluruh cabang. Seluruh air yang digunakan oleh Bank air sehingga meminimalisir terjadinya kebocoran air
Mega berasal dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Selama tahun 2023, penggunaan air di Kantor Pusat
adalah sebanyak 82,31 m3, turun 3% dibandingkan tahun
sebelumnya sebesar 85,15 m3.
31
Page 32
Jumlah Pemakaian Air (m3)
82,31 85,15 76,50
2023 2022 2021
Keterangan: data berasal dari Menara Bank Mega
Mengelola Limbah
Sebagian besar limbah yang dihasilkan dari kegiatan Lebih lanjut, Bank Mega melalui unit kerja Property & Facility
operasional Bank Mega yaitu limbah kertas. Bank Mega Services (PRFS) memantau upaya penurunan limbah kertas
terus berupaya mengurangi jumlah limbah kertas dengan sehingga dapat mencapai batas efisiensi maksimal. Selama
melakukan pengelolaan kepada pihak ketiga yang telah tahun 2023, jumlah limbah kertas yang dihasilkan adalah
memiliki izin pengelolaan limbah. [F.14] sebanyak 15,05 ton. Jumlah ini mengalami penurunan 47%
dibandingkan tahun 2022 sebesar 22,05 ton. [2-25][306-1][306-
2] [306-3]
Jumlah Limbah Kertas yang Dihasilkan (Ton) [F.13]
2023 15,05
Bank Mega telah bertransformasi menuju
era digitalisasi dengan menerapkan layanan
berbasis teknologi terkini. Hal tersebut
berdampak pada berkurangnya penggunaan
2022 2021 kertas secara signifikan. Lebih lanjut, Bank
22,05 18,69 Mega secara konsisten melakukan edukasi
terkait penggunaan beberapa layanan berbasis
teknologi di antaranya:
32
Page 33
• M-Smile • Content Management
• E-Learning • E-Doc
• Mobile onboarding • Enterprise Data
• Card Initiation System Warehouse
• Web Policy & Procedure • MEMo
Management System
Hingga akir peiode pelaporan, terdapat pembukaan rekening melalui aplikasi M-Smile
mencapai 86.820 account. Hal ini juga memberikan dampak positif dengan konversi dari
penggunaan form kertas untuk pembukaan rekening menjadi menggunakan aplikasi digital.
Selain itu juga berdampak pada pengurangan jumlah kertas sebanyak 312.552 lembar
yang dapat menghemat biaya sebesar Rp32.088.672.
Bank Mega telah melakukan peningkatan efiensi penggunaan majalah & koran di Kantor
Wilayah, Kantor Cabang, dan Kantor Cabang Pembantu. Seluruh berita dapat diakses
melalui koran dan majalah digital. Upaya tersebut merupakan langkah yang dilakukan oleh
Bank Mega dalam mengikuti perkembangan teknologi dan mendukung keberlanjutan.
Hingga akhir periode pelaporan Bank Mega telah mereliasikan biaya penggunaan majalah
dan koran sebesar Rp177,4 juta, turun sebesar Rp69,5 juta, jika dibandingkan dengan tahun
2022 sebesar Rp246,9 juta.
Melestarikan Keanekaragaman Hayati
Pada dasarnya seluruh lokasi dan proses kegiatan operasional Bank Mega tidak memiliki keterkaitan secara langsung dengan
keanekaragaman hayati tinggi atau berada dan/atau berdekatan dengan kawasan yang dilindungi. Namun demikian, Bank
Mega tetap berusaha untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati demi terciptanya kehidupan
yang berkelanjutan. [F.9]
Kegiatan Penanaman Bambu di Desa Ngargoretno, Kabupaten
Magelang
Bank Mega ikut serta mendukung program Penanaman Bambu di Kawasan Geowisata Bukit Manoreh, Desa Ngargoretno-
Kabupaten Magelang yang diprakarsai oleh Yayasan KEHATI. Melalui program ini, diharapkan dapat lebih memberikan daya
tarik wisata edukasi, melestarikan beberapa jenis bambu yang terancam punah, dan menciptakan taman belajar pengenalan
jenis bambu. Sejak tahun 2022 sampai dengan tahun 2027, Bank Mega berkomitmen untuk mendukung program ini dengan
memberikan bantuan biaya sebesar Rp14.500.000/tahun dan membantu 100 penanaman bibit bambu. [F.4] [F.10]
33
Page 34
Dukungan Terhadap Pegawai dan Masyarakat
Bank Mega mendukung seluruh pegawai untuk memiliki jenjang karier jangka panjang dengan baik.
Bank Mega juga selalu berupaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan adil.
34
Page 35
Pegawai Bank Mega [2-7] [405-1] [406-1]
“
Selama tahun 2023, Bank Mega tidak mendapatkan laporan pengaduan
terkait pelanggaran praktik ketenagakerjaan, termasuk tindak diskriminasi
suku, agama, jenis kelamin, ras, atau golongan. “
Keberlanjutan usaha Bank Mega diperkuat oleh adanya dan prestasi kerja. Prinsip ini menjadi landasan kami dalam
sumber daya manusia (SDM) yang unggul, profesional, memilih insan terbaik untuk menjadi bagian dari Bank Mega.
dan berintegritas tinggi. Bank Mega turut memberikan [F.18]
kebebasan bagi seluruh pegawai untuk mengikuti pelatihan,
pendidikan, dan penilaian kinerja sesuai kebutuhan dan Hingga akhir tahun 2023, Bank Mega memiliki 6.244 pegawai,
bakatnya. yang terdiri dari 2.853 pegawai laki-laki dan 3.391 pegawai
perempuan. Seluruh pegawai Bank Mega merupakan
Lebih lanjut, Perusahaan senantiasa menghormati pegawai penuh waktu dan tidak terdapat pegawai part-time.
implementasi Hak Asasi Manusia (HAM) dengan Sebagai wujud komitmen kami dalam menjunjung tinggi
memberikan perlakuan yang setara kepada seluruh pegawai. kesetaraan dan keberagaman maka terdapat 3.391 pegawai
Sesuai dengan Surat Keputusan No. 083/DIRBM/21 tentang perempuan yang setara dengan 54,31% jumlah pegawai
Rekrutmen dan Seleksi Pegawai, implementasi prinsip Bank Mega serta 2 perempuan atau 25% yang menempati
kesetaraan kesempatan bekerja telah diterapkan sejak posisi sebagai Direksi. Secara keseluruhan, rasio antara
tahap rekrutmen. Prinsip tersebut memastikan seluruh calon pegawai laki-laki dengan perempuan cukup seimbang
pegawai memiliki kesempatan yang setara untuk menempati dengan mayoritasnya berada dalam rentang usia produktif
suatu jabatan tertentu sesuai dengan kompetensi, kapasitas, yakni 25 hingga 39 tahun.
Pegawai Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
2023 2022 2021
Status Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
2.176 34,85 2.230 36,37 2.403 38,02
Pegawai
Perempuan
Tetap 2.553 40,89 2.505 40,86 2.549 40,33
Jumlah
4.729 75,74 4.735 77,23 4.952 78,35
Laki-Laki
677 10,84 632 10,31 663 10,49
Pegawai
Perempuan
Kontrak 838 13,42 764 12,46 705 11,16
Jumlah
1.515 24,26 1.396 22,77 1.368 21,65
Jumlah 6.244 6.131 6.320
35
Page 36
Pegawai Berdasarkan Wilayah
2023 2022 2021
Wilayah Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
1.920 30,75 1.994 32,52 2.035 32,30
Kantor Pusat Perempuan
1.210 19,38 1.185 19,33 1.088 17,22
Jumlah
3.130 50,13 3.179 51,85 3.123 49,41
Laki-Laki
933 14,94 868 14,16 1.031 16,31
Kantor Cabang Perempuan
2.188 34,93 2.084 33,99 2.166 34,27
Jumlah
3.114 49,87 2.952 48,15 3.197 50,59
Jumlah 6.244 6.131 6.320
Pegawai Berdasarkan Kelompok Usia
2023 2022 2021
Usia Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
162 2,59 97 1,58 128 2,03
Perempuan
20-24 387 6,20 322 5,25 375 5,93
Jumlah
549 8,79 419 6,83 503 7,96
Laki-Laki
505 8,09 469 7,65 550 8,70
Perempuan
25-29 989 15,84 962 15,69 968 15,32
Jumlah
1.494 23,93 1.431 23,34 1.518 24,02
Laki-Laki
490 7,85 568 9,26 608 9,62
Perempuan
30-34 661 10,59 679 11,07 698 11,04
Jumlah
1.151 18,43 1.247 20,34 1.306 20,66
Laki-Laki
580 9,29 616 10,05 674 10,66
Perempuan
35-39 635 10,17 663 10,81 623 9,86
Jumlah
1.215 19,46 1.279 20,86 1.297 20,52
36
Page 37
2023 2022 2021
Usia Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
544 8,71 559 9,12 561 8,88
Perempuan
40-44 380 6,09 322 5,25 289 4,57
Jumlah
924 14,80 881 14,37 850 13,45
Laki-Laki
284 4,55 269 4,39 293 4,64
Perempuan
45-49 161 2,58 170 2,77 165 2,61
Jumlah
445 7,13 439 7,16 458 7,25
Laki-Laki
240 3,84 239 3,90 218 3,45
Perempuan
50-54 152 2,43 131 2,14 122 1,93
Jumlah
392 6,28 370 6,03 340 5,38
Laki-Laki
38 0,61 37 0,60 27 0,43
Perempuan
55-59 24 0,38 17 0,28 13 0,21
Jumlah
62 0,99 54 0,88 40 0,63
Laki-Laki
10 0,16 8 0,13 7 0,11
Perempuan
>60 2 0,03 3 0,05 1 0,02
Jumlah
12 0,19 11 0,18 8 0,13
Jumlah 6.244 6.131 6.320
Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan
2023 2022 2021
Pendidikan Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
111 1,78 122 1,99 121 1,92
Perempuan
Strata 2 dan 3 78 1,25 76 1,24 69 1,09
Jumlah
189 3,03 198 3,23 190 3,01
37
Page 38
2023 2022 2021
Pendidikan Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
2.178 34,88 2.131 34,76 2.271 35,93
Perempuan
Strata 1 2.697 43,19 2.596 42,34 2.585 40,90
Jumlah
4.875 78,07 4.727 77,10 4.856 76,84
Laki-Laki
374 5,99 408 6,65 441 6,98
Perempuan
Diploma 3 576 9,22 562 9,17 551 8,72
Jumlah
950 15,21 970 15,82 992 15,70
Laki-Laki
14 0,22 15 0,24 13 0,21
Perempuan
Diploma 1 dan 2 12 0,19 12 0,20 13 0,21
Jumlah
26 0,42 27 0,44 26 0,41
Laki-Laki
176 2,82 186 3,03 220 3,48
Sekolah
Perempuan
Menengah 28 0,45 23 0,38 36 0,57
Umum
Jumlah
204 3,27 209 3,41 256 4,05
Jumlah 6.244 6.131 6.320
Pegawai Berdasarkan Kepangkatan
Jenis 2023 2022 2021
Jabatan
Kelamin Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
182 2,91 188 3,07 175 2,77
Perempuan
Vice President 135 2,16 127 2,07 109 1,72
Jumlah
317 5,08 315 5,14 284 4,49
Laki-Laki
725 11,61 679 11,07 641 10,14
Perempuan
Manager 569 9,11 528 8,61 475 7,52
Jumlah
1.294 20,72 1.207 19,69 1.116 17,66
38
Page 39
Jenis 2023 2022 2021
Jabatan
Kelamin Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
1.170 18,74 1.188 19,38 1.380 21,84
Perempuan
Officer 1.242 19,89 1.165 19,00 1.271 20,11
Jumlah
2.412 38,63 2.353 38,38 2.651 41,95
Laki-Laki
776 12,43 807 13,16 870 13,77
Perempuan
Administrasi 1.445 23,14 1.449 23,63 1.399 22,14
Jumlah
2.221 35,57 2.256 36,80 2.269 35,90
Jumlah 6.244 6.131 6.320
Pekerja Alih Daya Bank Mega terdapat tenaga kerja anak dan tenaga kerja paksa. karena
Di tempat kami juga terdapat alih daya yang bukan pegawai seluruh proses rekrutmen pegawai Bank Mega dilakukan
Bank Mega. Mereka adalah pekerja vendor/pemasok yang sesuai dengan ketentuan pemerintah, termasuk usia kerja
bekerja berdasarkan kontrak yang telah disepakati. Namun, minimum dan waktu kerja. Komitmen tersebut sesuai dengan
laporan ini belum menyertakan jumlah pekerja lain alih daya Surat Keputusan No. 083/DIRBM/21 tentang Rekrutmen dan
yang bukan pegawai Bank Mega, mengingat dinamisnya Seleksi Pegawai. [F.19]
jumlah pergerakan di antara mereka. [2-8]
Pada tahun 2023, Bank Mega telah menerima 2.202 pegawai
Proses Rekrutmen dan Pegawai Baru [401-1] baru yang terdiri dari 905 pegawai laki-laki dan 1.297
Proses rekrutmen pegawai di Bank Mega dilaksanakan pegawai perempuan untuk memenuhi kebutuhan dengan
sesuai dengan Surat Edaran Nomor 267/DIRBM-PMIC/23 kebutuhan pegawai yang ada. Jumlah kebutuhan pegawai
yang sejalan dengan ketentuan Pemerintah dan Peraturan sejalan dengan menurunnya tingkat turnover pegawai.
Perusahaan Bank Mega. Kami meyakini bahwa tidak
39
Page 40
Jumlah Pegawai Baru Berdasarkan Gender Jumlah Pegawai Resign Berdasarkan Gender
Jenis Kelamin 2023 2022 2021 Jenis Kelamin 2023 2022 2021
Laki-Laki 905 932 795 Laki-Laki 913 1.134 958
Perempuan 1.297 1.372 1.067 Perempuan 1.176 1.359 1.082
Jumlah 2.202 2.304 1.862 Jumlah 2.089 2.493 2.040
Jumlah Pegawai Baru Berdasarkan Kelompok Usia Jumlah Pegawai Resign Berdasarkan Kelompok Usia
Kelompok Usia Kelompok Usia
2023 2022 2021 2023 2022 2021
(tahun) (tahun)
<30 1.664 1.613 1.334 <30 1.203 1.496 1.110
30-50 530 681 520 30-50 819 944 871
>50 8 10 8 >50 67 53 59
Jumlah 2.202 2.304 1.862 Jumlah 2.089 2.493 2.040
Jumlah Pegawai Baru Berdasarkan Wilayah Jumlah Pegawai Resign Berdasarkan Wilayah
Wilayah 2023 2022 2021 Wilayah 2023 2022 2021
Jakarta 989 1.134 769 Jakarta 916 1.015 760
Di Luar Jakarta 1.213 1.170 1.093 Di Luar Jakarta 1.173 1.478 1.280
Jumlah 2.202 2.304 1.862 Jumlah 2.089 2.493 2.040
Tingkat Turnover Pegawai (%)
2023 2022 2021
33,51 39,71 32,07
Kesejahteraan Pegawai
Imbal Jasa Pegawai [2-19] Cuti Melahirkan [401-3]
Bank Mega telah sepenuhnya mematuhi peraturan Bank Mega telah berkomitmen untuk menyediakan hak cuti
perundang-undangan terkait Upah Minimum Regional dan melahirkan bagi pegawai perempuan dan laki-laki. Sejalan
Provinsi (UMR dan UMP) dengan rasio 1:1. Bank Mega dapat dengan komitmen tersebut, Bank Mega memberikan hak cuti
memastikan seluruh pegawai (100%) menerima besaran melahirkan selama 3 bulan bagi pegawai perempuan dan
remunerasi melebihi upah minimum yang telah ditetapkan. pegawai laki-laki yang istrinya melahirkan akan diberikan
Penetapan besaran remunerasi disesuaikan dengan cuti khusus selama 2 hari.
prestasi kerja, level jabatan, dan kinerja, serta tidak adanya
diskriminasi terkait gender maupun aspek latar belakang Pada tahun 2023 terdapat 226 pegawai perempuan dan 113
lainnya. Kebijakan remunerasi diatur oleh Komite Sumber pegawai laki-laki yang mengambil cuti melahirkan dan telah
Daya Manusia yang merujuk pada Surat Keputusan Nomor kembali bekerja sesuai dengan jabatan semula. Kebijakan
062/DIRBM/23 tentang Komite Sumber Daya Manusia. [F.20] mengenai cuti telah diatur dalam Peraturan Perusahaan
periode 2023-2025 pasal 40.
Seluruh pegawai tetap maupun alih daya mendapatkan
tunjangan hari raya, tunjangan jabatan, insentif kehadiran,
imbalan pensiun kepada pegawai yang akan memasuki masa
purnabakti, asuransi kesehatan dan kompensasi fasilitas
tahunan. [401-2]
40
Page 41
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman [F.21] • Melaksanakan uji coba terhadap kesiapan infrastruktur
Bank Mega telah menerapkan kebijakan Pengelolaan dan jaringan TI berdasarkan Disaster Recovery Plan
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di setiap unit (DRP) yang dikoordinasikan oleh Recovery Team.
kerja. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya • Melakukan Risk Campaign melalui email blast mengenai
yang dilakukan Bank Mega untuk menciptakan lingkungan tanggap darurat terhadap risiko yang disebabkan karena
kerja yang sehat, layak, dan aman untuk seluruh pegawai. faktor eksternal yang dapat memengaruhi lingkungan
Seluruh pegawai Bank Mega dan pihak yang memasuki area kerja seperti, Waspada Banjir Akibat Hujan Ekstrem
perkantoran Bank diwajibkan untuk mematuhi kebijakan (Januari 2023), Status Pandemi di Indonesia Dicabut
tersebut. [403-8] (Juli 2023), Waspada Monkeypox (November 2023),
dan Waspada Banjir Akibat Hujan Ekstrem (Desember
Sistem manajemen K3 telah terintegrasi dengan sistem 2023).
manajemen Bank yang sesuai dengan peraturan perundang- • Menyediakan fasilitas layanan Kesehatan termasuk
undangan yang berlaku. Seluruh pegawai memiliki layanan pertolongan pertama pada kecelakaan
kewenangan untuk melaporkan atau melakukan konsultasi (P3K), fasilitas asuransi kesehatan yang ditunjuk oleh
mengenai implementasi, pengembangan, dan evaluasi K3 perusahaan, serta asuransi wajib BPJS bagi pegawai dan
kepada tim Unit Kerja Property & Facility Services dan kepala keluarganya.
unit masing-masing. Hasil evaluasi yang di didapatkan • Mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis berupa IVA
akan menjadi bahan perbaikan dan disesuaikan dengan Test serta pengukuran tekanan darah dan gula darah.
kebutuhan yang ada. [403-1][403-4] Pemeriksaan kesehatan tersebut diselenggarakan oleh
Bank dan bekerja sama dengan pihak ketiga.
Pelaksanaan kegiatan K3 yang dilakukan oleh Bank Mega • Melakukan Medical Check Up (MCU) secara general bagi
antaranya: [403-3][403-5][403-6][403-7][403-9][403-10] pegawai tertentu yang diselenggarakan oleh Asuransi
• Menyelenggarakan program sosialisasi dan simulasi Umum Mega.
tanggap darurat bencana yang bertujuan untuk melatih • Melaksanakan serangkaian webinar mengenai kesehatan
kesiapsiagaan pegawai dan memastikan efektivitas yang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran
Business Continuity Management (BCM) milik Bank. seluruh pegawai atas pentingnya menjaga kesehatan.
• Berdasarkan pengalaman pada masa pandemi COVID-19, • Menyampaikan sosialisasi mengenai penerapan protokol
Bank memiliki mitigasi dalam menghadapi kondisi kesehatan melalui email blast, buku panduan pada situs
darurat seperti Sistem Work from Home maupun Split internal Bank, dan pemberitahuan pengingat melalui
Operations di alternate site dan aplikasi yang tersedia di berbagai saluran komunikasi di jam-jam tertentu.
Business Continuity Plan (BCP) sites.
Bank Mega menyediakan fasilitas Asuransi Kesehatan bagi Pegawai, sehingga
apabila Pegawai memerlukan pemeriksaan kesehatan, maka dapat menggunakan
fasilitas Asuransi kesehatan tersebut sesuai dengan ketentuan. Selama tahun
2023, tidak terdapat penyakit akibat kerja (PAK) yang disebabkan dari kegiatan
operasional Bank Mega. Bank Mega melalui program Mega Berbagi melakukan
kerja sama dengan Klinik Pratama Trans Medical dan BPJS memberikan layanan
medis untuk karyawan Kantor Pusat dan juga masyarakat di sekitar kawasan
Menara Bank Mega. [403-6] [403-10]
41
Page 42
Pelatihan, Pengembangan, dan Pelibatan Teknologi
Seluruh pegawai Bank Mega mendapatkan kesempatan Selama tahun 2023, Bank Mega telah merealisasikan lebih
setara untuk menempuh pelatihan dan pengembangan. dari 1.300 sesi kegiatan pelatihan yang setara dengan
Pelatihan dan pengembangan diberikan kepada pegawai mandays 10,3 untuk setiap peserta dengan tingkat
untuk peningkatan kompetensi dan diberikan melalui partisipasi mencapai 99,33% pegawai aktif. Sejalan dengan
berbagai macam cara, baik secara offline maupun online dan proses digitalisasi, pembelajaran melalui e-Learning semakin
e-Learning yang pelaksanaannya diakses melalui teknologi dioptimalkan sehingga pemberian training dan sharing
berbasis digital. Sebagai bagian dari transformasi digital knowledge bisa dapat dijangkau secara lebih luas sampai
serta peningkatan learning culture, pemanfaatan platform ke seluruh pegawai di seluruh Cabang yang tersebar di
e-Learning turut mendorong partisipasi pegawai dalam Indonesia. Sampai dengan Desember 2023, Bank Mega telah
akses literasi dan knowledge yang relevan dengan fungsi menjalankan e-Learning dan telah diikuti lebih dari 40 ribu
tugas. peserta (diluar online-test).
Salah satu upaya pengenalan Aksi Keuangan Berkelanjutan Pengembangan Kompetensi atas Keuangan
juga dilakukan melalui platform e-Learning sehingga setiap Berkelanjutan [E.2]
pegawai baru diwajibkan untuk mengikuti materi tersebut. Sebagai upaya mengembangkan kompetensi pegawai yang
Selain itu, tersedianya modul baru dalam platform e-Learning berbasis digital, Bank Mega telah memiliki modul e-learning
dapat dijadikan sebagai enhancement yang dilakukan secara Pengenalan Aksi Keuangan Berkelanjutan. Melalui modul
berkesinambungan dan berkelanjutan. e-learning, Bank Mega memberikan fasilitas pengembangan
wawasan terkait Aksi Keuangan Berkelanjutan kepada seluruh
Berbagai kegiatan pelatihan dan pendidikan menjadi pegawai yang dapat diakses secara efektif dan efisien serta
tanggung jawab unit kerja Learning & Development tidak terbatas dengan waktu dan tempat. Namun demikian,
Department. Hasil dari seluruh pelatihan dan pendidikan Bank Mega akan terus melakukan pengembangan modul
akan dilaporkan kepada Direktur Compliance & Human e-learning seiring dengan perkembangan aspek lingkungan,
Capital secara berkala. [3-3] sosial, dan tata kelola (LST), serta kebutuhan pemangku
kepentingan. [FS4]
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
[F.22] Selama tahun 2023, Bank Mega telah melakukan refreshment
Bank Mega mendukung peningkatan kualitas SDM mengenai kesadaran aksi keuangan berkelanjutan kepada
dengan memberikan kesempatan dan kebebasan kepada seluruh pegawai melalui e-learning platform. Bank Mega
seluruh pegawai untuk mengembangkan kemampuan juga telah menambahkan materi Pengenalan Aksi Keuangan
dan kompetensinya melalui pelatihan dan pemberian Berkelanjutan di dalam kurikulum Development Program
wawasan secara berkesinambungan. Kegiatan tersebut yang merupakan program akselerasi calon pegawai jenjang
diselenggarakan oleh internal Bank Mega maupun kerja managerial.
sama dengan penyelenggara ekternal.
42
Page 43
Realisasi Literasi Keuangan Berkelanjutan Tahun 2023 [404-1] [404-2] [FS4]
Jumlah Jam Rerata Jam Pelatihan/
Topik Pelatihan
Peserta Pelatihan Pegawai
Pengenalan Aksi Keuangan Berkelanjutan bagi peserta
69 552 8
Development Program
Climate Risk Stress Testing (CRST) 30 90 3
Perusahaan telah mengikutsertakan Komisaris dan Direksi dalam berbagai kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan terkait
penerapan tata kelola keberlanjutan. Anggota Direksi yang dikirim berkewajiban berbagi pengetahuan dengan yang lain.
Kegiatan yang diikuti Direksi/Komisaris pada tahun 2023, di antaranya: [E.2] [2-17]
Jumlah Jam Rerata Jam
Topik Pelatihan Penyelenggara
Peserta Pelatihan Pelatihan/Pegawai
Perbankan Indonesia dalam Mendukung Indonesia
4 30 7,5 BARa
Menuju Low Carbon Economy
BARa & Moody’s
Half-Day Seminar Climate Change Stress Testing 1 4 4
Analitics Singapore
OJK International Research Forum 2023 - Save
the Planet: The Role of Financial Sector to
1 7,5 7,5 OJK
Support Carbon Reduction and Electric Vehicles
Development
How to Manage Climate Related Risk in Banking
1 3,5 3,5 OJK Institute
Industry
Managing Environmental, Social and Governance
1 3 3 OJK Institute
Risk and Opportunities
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan [F.1]
Sebagai upaya membangun budaya keberlanjutan, Bank Lebih lanjut, selama tahun 2023 Tim Keuangan Berkelanjutan
Mega terus berupaya menghimbau kepada seluruh pegawai telah melakukan upaya sosialisasi guna membentuk
guna menjaga perilaku ramah lingkungan, seperti melakukan budaya keberlanjutan dan menyediakan berbagai pelatihan
penghematan energi, air, maupun menggunakan botol yang terkait keuangan berkelanjutan. Hal ini dilakukan untuk
tidak hanya sekali pakai. Bank Mega memberikan tanggung membangun kompetensi dan kesadaran seluruh pegawai
jawab kepada Corporate Culture & Change Management dalam memahami aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola
Specialist (CCCM) yang merupakan bagian dari Unit Kerja (LST) yang akan berdampak pada kinerja keuangan. Tim
Corporate Affairs guna mengawasi dan melakukan evaluasi Keuangan Berkelanjutan juga melakukan evaluasi atas
implementasi budaya keberlanjutan dan hasilnya akan portofolio Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB),
dilaporkan kepada Direktur Utama. serta mulai memetakan usaha debitur sesuai dengan
Taksonomi Hijau Indonesia (THI).
43
Page 44
Penilaian Pegawai
Bank Mega secara berkala melakukan penilaian kinerja Penilaian kinerja dilakukan berdasarkan ketentuan yang
terhadap seluruh pegawai. Penilaian kinerja memiliki tujuan tercantum dalam Surat Keputusan Nomor 085/DIRBM/21
untuk mengukur hasil kerja dan capaian terhadap target tentang Penilaian Kinerja. Mengacu pada Surat Keputusan
yang ditetapkan, mengetahui aspirasi karier, serta mengukur Nomor 079/DIRBM-HCRO/21 tentang Promosi Pegawai,
minat dan kebutuhan pekerjaan. Pada tahun 2023, pegawai yang berkompeten akan mendapatkan promosi
seluruh pegawai (100%) telah menjalani tinjauan kinerja untuk naik jenjang dengan mekanisme promosi kenaikan
dan berkesempatan turut serta dalam seluruh kegiatan jabatan. Selama tahun 2023, terdapat 16,65% pegawai yang
pengembangan karier. [404-3] menerima promosi jabatan.
Komposisi dan Persentase Pegawai yang Menerima Promosi
2023 2022 2021
Penilaian Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
59 7,38 52 6,40 53 6,38
Promosi Jabatan Perempuan
74 9,26 60 7,38 66 7,94
Jumlah
133 16,65 112 13,78 119 14,32
Laki-Laki
62 7,76 128 15,74 89 10,71
Promosi Pangkat Perempuan
105 13,14 109 13,41 86 10,35
Jumlah
167 20,90 237 29,15 175 21,06
Laki-Laki
285 35,67 238 29,27 267 32,13
Rotasi/ Mutasi
Perempuan
214 26,78 226 27,80 270 32,49
Jumlah 499 62,45 464 57,07 537 64,62
Jumlah 799 813 831
44
Page 45
Digitalisasi dan Inovasi Pengembangan Produk dan/atau Jasa
[F.26] [3-3]
Bank Mega terus berupaya melakukan berbagai inovasi 2. Pengajuan fitur Loan On Card yaitu pengajuan pencairan
pengembangan produk dan/atau jasa secara digital guna dana dari 50% limit kartu kredit yang dapat ditarik
menjaga standar kualitas tinggi dalam memberikan layanan kapan saja dengan proses yang cepat dan praktis.
yang setara kepada seluruh nasabah dan mitra. Beberapa 3. Pengembangan yang dilakukan untuk melengkapi fitur
inovasi yang dilakukan selama tahun 2023 yaitu pada aplikasi dan layanan yang sudah ada saat ini, antara lain sebagai
M-Smile telah dilengkapi dengan QRIS TUNTAS (Transfer, berikut:
Traik Tunai, dan Setor Tunai) di ATM Bank Mega. Melalui a) Penambahan Layanan Pembayaran dengan
inovasi ini akan lebih memudahkan nasabah melakukan penyempurnaan top up uang digital, pembayaran
aktivitas tarik tunai di ATM dan merchant, transfer ke semua tiket pesawat, asuransi, dan pajak kendaraan
bank, dan setor tunai di merchant hanya dengan memindai bermotor signal.
kode QRIS melalui aplikasi mobile banking. b) Pengembangan keamanan mobile banking yang
menyeluruh untuk menjaga kestabilan aplikasi,
Bank Mega memberikan tanggung jawab untuk melakukan cybercrime, dan keamanan data nasabah.
inovasi pengembangan dan/atau jasa kepada Unit c) Pengembangan fitur loyalty point dalam MPC Point
Transformation Project yang diawasi langsung oleh Direktur dan kemudahan untuk melihat data kartu kredit
Utama. Seluruh produk inovasi terkait dengan Mobile dengan aman.
Banking M-Smile telah mengacu pada Surat dari Bank 4. Pengembangan Standar Nasional Open API Sistem
Indonesia No. 22/125/DKSP/Srt/B tanggal 19 Februari 2020 Pembayaran (SNAP) yang berkesinambungan dengan
mengenai Persetujuan Pengembangan Proprietary Channel standar industri yang ditetapkan oleh Regulator.
Mega Smart Mobile (M-Smile) PT Bank Mega Tbk. Bank Mega 5. Pengembangan pada layanan cabang agar dapat
berharap kehadiran produk inovasi dapat memudahkan mengikuti perkembangan digitalisasi perbankan yaitu
nasabah guna melakukan berbagai transaksi dengan lebih dengan Aplikasi Branch Delivery System.
mudah dan cepat.
Sepanjang tahun 2023, Bank terus melakukan Ke Depan, Bank Mega akan terus melakukan inovasi lainnya
pengembangan teknologi informasi yang dapat yang ada di Mobile Banking M-Smile, Internet Banking
meningkatkan layanan kepada nasabah, di antaranya yaitu: Corporate, dan sarana digital lainnya yang dapat mendukung
1. Pengajuan kartu kredit secara online untuk kartu kredit kebutuhan Nasabah Bank Mega.
digital, di mana nasabah dapat langsung melakukan
transaksi online tanpa harus menunggu kartu kredit fisik
diterima.
Kartu Kredit Digital Bank Mega
Bank Mega telah meluncurkan produk berupa Kartu Kredit Digital. Kartu kredit digital dijadikan sebagai
pengembangan lanjutan dari kartu kredit konvensional yang akan membantu bisnis kartu kredit berjalan lebih
efektif dan efisien. Pengembangan produk kartu kredit digital juga merupakan bagian dari upaya Bank Mega
dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), di mana penggunaan kartu kredit digital dapat
menekan emisi karbon dari proses pencetakan kartu dan meminimalisir penggunaan kertas dalam proses
administrasi yang dilakukan secara digital.
Bank Mega Digital Credit Card
Bank Mega menjadi salah satu bank swasta pertama yang menerapkan QR Code Indonesia Standard (QRIS) di
beberapa negara ASEAN seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura untuk Layanan QRIS Payment lintas negara
(Cross Border).
45
Page 46
Privasi dan Keamanan Data Nasabah [3-3] [418-1]
Perkembangan teknologi yang semakin pesat memberikan PMOC/21 tentang Self Assessment Edukasi dan Perlindungan
dampak yang signifikan kepada dunia perbankan. Saat ini, Konsumen; Surat Edaran Nomor SE: 137/DIRBM–PMOC/22
nasabah memiliki kemudahan dalam kegiatan transaksi tentang Pelindungan Aset, Privasi, dan Data Konsumen
secara digital. Namun demikian, digitalisasi juga membawa dalam Rangka Perlindungan Konsumen dan Masayarakat;
dampak negatif, salah satunya adalah peningkatan kejahatan dan Surat Edaran Nomor SE: 245/DIRBM-PMIC/23 tentang
teknologi sehingga keamanan data nasabah menjadi sangat Ketahanan dan Keamanan Siber.
penting.
Seluruh kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen
Sebagai upaya mitigasi risiko tersebut, Bank Mega telah Bank Mega dalam melindungi kerahasiaan dan keamanan
menetapkan beberapa kebijakan internal yang tertuang data nasabah. Bank Mega menjamin bahwa data nasabah
dalam Surat Keputusan Nomor SK: 078/DIRBM/23 tentang hanya dapat diakses oleh pegawai yang berwenang atau
Perlindungan Konsumen dan Masyarakat PT Bank Mega, pihak berwajib yang memiliki surat perintah sebagaimana
Tbk.; Surat Keputusan Nomor SK: 090/DIRBM/23 tentang diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 Pasal
Kebijakan Keamanan Informasi; Surat Keputusan Nomor 40 Ayat 1 mengenai kewajiban Bank untuk merahasiakan
SK: 114/DIRBM/23 tentang Manajemen Risiko Teknologi informasi mengenai nasabah dan Undang-Undang Nomor
Informasi & Siber; Surat Edaran Nomor SE: 230/DIRBM- 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Nasabah
Pendekatan Manajemen [3-3] ATM, maupun internet banking. Selain itu, Bank Mega turut
Layanan nasabah sangat penting untuk pertumbuhan meningkatkan kemudahan dalam melakukan transaksi jual-
Bank Mega yang berkelanjutan. Bank Mega terus berupaya beli obligasi di pasar sekunder melalui mobile banking. Bank
memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah secara Mega berharap nasabah dapat menikmati pengalaman
tepat waktu dan profesional, serta menjalankan mekanisme transaksi perbankan hanya dalam satu genggaman.
pengaduan nasabah melalui kantor cabang dan Mega
Call dengan tujuan untuk senantiasa menangani semua Mekanisme Penanganan dan Penyelesaian
masukan, saran, dan pengaduan dengan menerapkan Pengaduan Nasabah [F.16] [F.24]
prinsip aksesbilitas, independensi, keadilan, efisiensi, dan Bank Mega sangat terbuka terhadap pengaduan dari
efektivitas. nasabah, masyarakat, maupun pemangku kepentingan
lainnya apabila terdapat permasalahan terkait layanan
Pelayanan yang Diberikan produk dan/atau jasa atau terkait aspek lingkungan hidup
Bank Mega senantiasa menjaga standar kualitas tinggi dalam dan sosial. Kami telah menyediakan akses untuk menerima
memberikan layanan produk dan jasa yang setara kepada pengaduan yaitu melalui Kantor Cabang, Mega Call,
seluruh nasabah dan mitra. Kami selalu berusaha untuk formulir keluhan pelanggan di web, media sosial, dan form
memberikan layanan terdepan dalam memenuhi kebutuhan pengaduan di aplikasi M-Smile. Seluruh pengaduan yang
dan harapan nasabah, sehingga nasabah selalu merasakan masuk akan ditindaklanjuti oleh unit terkait sesuai dengan
pengalaman perbankan yang baik dan efisien. Salah satu jenis keluhan yang disampaikan oleh nasabah.
wujud upaya Bank Mega dalam memberikan layanan yang
terdepan adalah menyediakan layanan transfer antarbank Selama tahun 2023, Customer Care mencatat jumlah
melalui BI Fast dengan biaya Rp0 tanpa syarat. [F.17] pengaduan yang diterima terkait produk dan/atau layanan
Bank Mega sebanyak 6.554 laporan. Jumlah ini mengalami
Upaya lainnya yang telah kami lakukan untuk memberikan kenaikan 6% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya
layanan terbaik dalam transaksi nasabah adalah sebanyak 6.172 laporan. Jenis pengaduan yang paling
memperluas jangkauan layanan dengan menambah jumlah banyak diterima yakni mengenai Kartu Kredit dan Transfer
biller pembayaran dan pembelian pada mobile banking, Dana. Namun demikian, seluruh pengaduan (100%) telah
ditindaklanjuti oleh Bank Mega dengan baik.
46
Page 47
Sistem Penanganan
Nasabah Channel Unit Kerja
Pengaduan
Kantor Cabang • Melakukan Proses
klasifikasi • Investigasi
pengaduan • Penyelesaian
Mega Call • No.Tiket • Closing case
• SLA • Input hasil
penyelesaian di
• Aplikasi M-Smile Sistem Penanganan
Pengaduan • Web Bank Mega Pengaduan
• Hasil penyelesaian
pengaduan
• Media Sosial diberitahukan ke
• Media Massa nasabah melalui
• Regulator media komunikasi
• LAPS yang tersedia
Input
Keluhan nasabah, masyarakat, maupun pemangku
kepentingan lainnya dapat disampaikan melalui:
• Customer Service di seluruh kantor cabang Bank Mega
• Mega Call dengan nomor 08041500010 atau +6221 2960 1600 (dari
luar negeri)
• Formulir Keluhan Pelanggan yang dapat diakses melalui www.
bankmega.com
• Media Sosial:
• @BankMegaID (Twitter)
• @bankmegaid (Instagram)
• Bank Mega Indonesia (Facebook dan Youtube)
• Form Pengaduan yang dapat diakses melalui Aplikasi M-Smile
47
Page 48
Jumlah Pengaduan Nasabah
2023 2022 2021
6.554 6.172 5.728 6.554 6.172 5.728
Pengaduan yang diterima Pengaduan yang ditindaklanjuti
6.228 5.844 5.595
Pengaduan yang telah selesai*
Keterangan: Data Per 31 Desember 2023
Evaluasi Keamanan Produk dan/atau Layanan [F.27] informasi dan edukasi terkait keamanan bertransaksi dan
Seluruh produk dan layanan yang Bank Mega sediakan pencegahan kejahatan teknologi. Sepanjang tahun 2023,
kepada nasabah telah melalui proses evaluasi keamanan tidak terdapat produk dan/atau jasa layanan yang ditarik
teknologi dan pengawasan yang ketat sebelum diluncurkan. kembali setelah produk dan/atau layanan diluncurkan serta
Proses evaluasi atas keamanan produk dan layanan telah tidak ada denda finansial maupun sanksi hukum lainnya
melibatkan Bank Mega dan pihak regulator, yakni Bank mengenai dugaan ketidakpatuhan penyampaian informasi
Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Prosedur evaluasi produk dan/atau jasa perbankan. [F.29]
dilaksanakan dengan mengacu kepada Undang-Undang
Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang- Bank Mega senantiasa mempertahankan komitmen
Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan; Peraturan terhadap keamanan produk dan/atau layanan guna
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 6/POJK.07/2022 tentang menjaga kepercayaan pelanggan. Melalui penerapan
Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa komitmen tersebut, pada tahun 2023 Bank Mega berhasil
Keuangan; dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor masuk ke dalam 5 besar tingkat kepuasan pelanggan
11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi Satisfaction Loyalty Engagement (SLE) Index 2023 (KBMI
Informasi oleh Bank Umum. III) yang diselenggarakan oleh Market Research Indonesia
(MRI).
Bank Mega juga terus berupaya meningkatkan keamanan
produk dan layanan dengan memperkuat sistem teknologi
informasi. Selain itu, secara konsisten kami selalu memberikan
48
Page 49
Survei Kepuasan Nasabah [F.30] keseluruhan. Selain itu, setiap nasabah selesai melakukan
Pada tahun 2023, pengukuran kepuasan nasabah dilakukan transaksi maka akan diminta memberikan tanggapan
sesuai adanya event & kebutuhan tertentu. Namun demikian, terhadap pengalaman yang dirasakan guna memastikan
di tahun 2024 Bank Mega secara rutin akan melakukan survei mendapatkan pengalaman terbaik. Maka dari itu, hasil
kepuasan nasabah di seluruh titik layanan. Hal ini dilakukan dari survei kepuasan pelanggan akan akan dilaporan pada
Bank Mega guna meningkatkan pengalaman nasabah secara periode pelaporan selanjutnya.
Inklusi dan Literasi Keuangan [FS13] [FS14] [FS16]
Pendekatan Manajemen [3-3] Program “Ayo ke Bank” dan Program “Edukasi
Bank Mega telah melakukan tindak lanjut POJK Nomor Nasabah”
3 Tahun 2023 mengenai Peningkatan Literasi dan Inklusi Melalui program “Ayo ke Bank”, Bank Mega akan
Keuangan di Sektor Jasa Keuangan melalui program mengenalkan dunia perbankan dan memberikan edukasi
edukasi dan inklusi keuangan. Selain memenuhi peraturan terkait manajemen keuangan kepada anak-anak usia sekolah.
otoritas, Bank Mega juga melaksanakan kegiatan tersebut Pada tahun 2023, Program “Ayo ke Bank” dilaksanakan di
untuk meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya SMP Al Kautsar dan diikuti oleh 50 anak-anak usia sekolah.
mengenai pengelolaan keuangan, pengenalan bank, produk
perbankan dan senantiasa mengajak untuk menggunakan Lebih lanjut, program “Edukasi Nasabah” bertujuan untuk
jasa layanan keuangan khususnya bidang perbankan. memberikan edukasi kepada para nasabah dalam hal
Dengan masyarakat yang lebih memahami mengenai literasi meningkatkan kemampuan dalam mengelola keuangan dan
keuangan, diharapkan dapat membantu dalam pengelolaan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan
keuangan sehari-hari, sehingga dapat meningkatkan finansial. Program “Edukasi Nasabah” dilakukan melalui
kesejahteraaan. kampanye digital di platform sosial media Bank Mega yang
telah diikuti oleh 369.670 netizen.
Kegiatan Edukasi dan Inklusi dilaksanakan oleh unit Corporate
Affairs yang di supervisi oleh Direktur Compliance & Human
Capital, secara berkala dilakukan penelaahan terhadap
pencapaian kinerja dan pencapaian target program.
Bank Mega juga melakukan program inklusi keuangan secara daring melalui
Program “Ngobrol Bareng Mega” dan “Pekan QRIS Nasional”. Selain itu, Bank Mega
juga telah melaksanakan Program “Bulan Inklusi Keuangan” secara luring dalam
acara Meriah Bareng Mega di berbagai kota di seluruh Indonesia dan kampanye
melalui channel digital sosial media Bank Mega.
49
Page 50
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) [F.23][F.25]
Sejak 2008, Bank Mega telah meningkatkan infrastruktur 78 sekolah
sekolah yang tersebar di Indonesia dengan realisasi biaya sebesar
Rp114,93 Miliar.
Mega Berbagi [FS7] yang memadai mampu berkontribusi pada peningkatan
Berdasarkan kebijakan Mega Berbagi yang tertuang dalam kualitas pendidikan bagi para siswa.
SE No.180/DIRBM-PMIC/23 mengenai Mega Berbagi.
Tabungan Mega Berbagi dalah produk Tabungan yang Pengelolaan program Mega Berbagi menjadi tanggung
diperuntukan bagi kegiatan menabung sekaligus membantu jawab Komite Mega Berbagi yang terdiri dari berbagai
Nasabah dalam menyalurkan bantuan untuk kegiatan pihak, termasuk perwakilan nasabah. Komite akan selalu
sosial. Bentuk kegiatan sosial berupa sumbangan sosial memastikan bahwa program telah dilaksanakan sesuai
yang diperuntukkan bagi kegiatan Pendidikan, Kesehatan dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi.
Masyarakat, Pemberdayaan Masyarakat dan Kebencanaan
di Indonesia. Dana donasi akan diperoleh dari penyisihan Mega Peduli
bunga yang seharusnya diterima nasabah, minimal 1% dan Bank Mega terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi
ditambah oleh Bank Mega sebesar 1%. positif bagi kesejahteraan bangsa dengan mengawal
terwujudnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)
Bank Mega bekerja sama dengan CT ARSA melaksanakan yaitu kehidupan sehat dan Sejahtera. Selama tahun 2023,
kegiatan Program Pelayanan Pendidikan dan Pengajaran terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan Bank Mega
(PIJAR) yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi siswa dalam program Mega Peduli antara lain:
dalam bidang literasi dan kapasitas tenaga pendidik di 1. Pembagian 20.000 paket sembako kepada masyarakat
remote area. Relawan guru yang telah menjalani pelatihan yang membutuhkan di sekitar kantor menjelang Hari
khusus, akan kami tempatkan di berbagai pelosok Indonesia Raya Idul Fitri.
selama satu tahun. Hal tersebut merupakan sebuah upaya 2. Pembagian Masker kepada karyawan dalam rangka
kami untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. HUT Bank Mega ke-54.
3. Penanaman Pohon Bambu bersama Pusat Pelaporan
Di sisi lain, kami turut memberikan bantuan berupa Transaksi Keuangan (PPATK), Forum Komunikasi
perbaikan infrastruktur bangunan sekolah. Kami percaya Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDP), dan Yayasan
bahwa lingkungan belajar yang nyaman dan infrastruktur KEHATI.
Biaya Kegiatan Mega Peduli (Rp Miliar)
3,09 2,82 4,32
2023 2022 2021
50
Page 51
Menerapkan Praktik Bisnis yang Bertanggung
Jawab dan Menciptakan Ekonomi
Berkelanjutan
51
Page 52
Struktur Tata Kelola Keberlanjutan [E.1] [2-9]
Berdasarkan Undang- Undang (UU) Perseroan Terbatas,
struktur tata kelola Bank Mega dengan organ tertinggi Bank Mega telah menerapkan tata kelola
yaitu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Direksi yang baik sesuai dengan:
sebagai pengelola Perusahaan, dan Dewan Komisaris • Anggaran Dasar PT Bank Mega Tbk No.
sebagai pengawas. Lebih lanjut, dengan memperhatikan 08 Tahun 2023.
rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi, • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
Pemegang saham memiliki kewenangan untuk menentukan 17 Tahun 2023 Tentang Penerapan Tata
besaran remunerasi serta nominasi pengangkatan Direksi Kelola Bagi Bank Untuk Bank Umum.
dan Dewan Komisaris yang disahkan pada saat RUPS. Detail • Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
mengenai RUPS, Direksi, Dewan Komisaris, beserta fungsi- No.13/SEOJK.03/2017 tentang
fungsi di bawahnya, proses nominasi dan seleksi, serta rasio Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
remunerasi dan evaluasi kinerja Direksi dan Dewan Komisaris
terdapat di dalam Laporan Tahunan 2023. [2-9][2-10][2-11] [2-18] Setiap akhir tahun Bank Mega melaporkan
[2-20] [2-21]
dan menerbitkan laporan pelaksanaan tata
kelola sebagai bagian dari implementasi
keterbukaan dan transparansi informasi.
[2-15][2-27]
Rapat Umum Pemegang Saham
Sekertaris Perusahaan
Dewan Komisaris Direksi
Komite di Bawah Komisaris Komite di Bawah Direksi
Tim Keuangan Berkelanjutan [2-12] [2-13] [2-14] • Membuat laporan Rencana Kerja dan Anggaran
Sebagai upaya implementasi keuangan berkelanjutan, Bank Biaya (RAKB).
Mega melalui Surat Keputusan Direksi No. 153/DIRBM/19 • Membuat laporan keberlanjutan.
tanggal 20 Juni 2019 tentang Struktur Keanggotaan Tim • Melaporkan kinerja keberlanjutan secara berkala
Keuangan Berkelanjutan telah memiliki “Tim Keuangan kepada Direktur Compliance & Human Capital. Direktur
Berkelanjutan” yang terdiri dari beberapa unit kerja. Tim Compliance & Human Capital akan melaporkan kepada
Keuangan Berkelanjutan memiliki tanggung jawab antara lain: Direktur Utama sebagai proses peninjauan, evaluasi, dan
persetujuan isi dari laporan keberlanjutan.
52
Page 53
Penerapan Kebijakan Keuangan Berkelanjutan [FS1]
Hingga akhir periode 2023, Bank Mega telah menerapkan • Kebijakan anti fraud.
kriteria usaha yang terdapat di dalam kebijakan keuangan • Kebijakan antikorupsi.
berkelanjutan. Melalui kriteria ini, Bank Mega dapat • Kebijakan Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
menentukan usaha apa saja yang dapat diberikan kredit, Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
termasuk kelengkapan dokumen seperti sertifikasi bagi Pemusnah Masssal (APU, PPT & PPPSPM).
sektor tertentu. Bank Mega juga memiliki kebijakan lainnya
seperti: Kebijakan tersebut merupakan perangkat untuk memastikan
pelaksanaan tata kelola yang baik, dan dapat diakses pada
web Perusahaan.
Identifikasi Risiko Keuangan Berkelanjutan [FS2]
Bank Mega telah mengidentifikasi risiko yang akan menjadi tantangan dalam implementasi keuangan berkelanjutan. Sebagai
upaya mitigasi setiap risiko, Bank Mega menggunakan pendekatan kehati-hatian melalui empat pilar, yaitu:
Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi.
Sistem Pengendalian Internal.
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit.
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, dan
Pengendalian Risiko.
Sistem Informasi Manajemen Risiko.
53
Page 54
Lebih lanjut, Bank Mega juga telah memetakan risiko LST ke dalam profil risiko perusahaan, di antaranya yaitu: [201-2]
Jenis Risiko Uraian
Perubahan cuaca ekstrim, yang dapat memengaruhi
Risiko Lingkungan kegiatan usaha perbankan dan debitur, seperti terjadinya
bencana banjir dan badai angin.
Kompetensi sumber daya manusia secara internal dan
Risiko Sosial eksternal yang dapat berdampak pada keberlanjutan Bank
dan usaha para debitur.
Transformasi industri menuju digitalisasi memerlukan
Risiko Teknologi
kompetensi dan integrasi yang tinggi.
Bank Mega telah menerapkan manajemen risiko sesuai Proses manajemen risiko juga mencakup penilaian terhadap
Kebijakan Perkreditan Bank di dalam SK 088/DIRBM/20 dampak dari risiko iklim seperti risiko fisik dan risiko transisi
dengan perubahan pertama pada SE 165/DIRBM/22 untuk terhadap kinerja keuangan debitur. Risiko fisik yaitu risiko
segmen korporasi, indirect channel, komersial, UMKM yang diakibatkan oleh bencana alam yang parah (risiko
dan consume sebagai upaya implementasi keuangan fisik akut) dan risiko yang secara bertahap terdampak oleh
berkelanjutan dalam pemberian kredit. Bank Mega juga perubahan pola iklim dalam jangka panjang yang disebabkan,
telah melakukan penyesuaian terhadap syarat kredit dengan misalnya, kenaikan temperatur dan permukaan air laut
memperhatikan aspek LST dan profil risiko debitur. (risiko fisik kronis). Adapun Risiko transisi merupakan risiko
yang muncul akibat perubahan arah kebijakan pemerintah
Direktur Compliance & Human Capital bertanggung jawab dan stakeholder, kemajuan teknologi, dan dinamika sosial
untuk melakukan pemantauan risiko LST yang hasilnya akan seiring dengan bergesernya tujuan perekonomian dunia ke
disampaikan kepada Direktur Utama. Pengelolaan risiko juga arah ekonomi rendah karbon.
dipantau oleh Unit Kerja Audit Internal yang bertanggung
jawab untuk menilai dan mengawasi pelaksanaan sistem Efektivitas manajemen risiko, khususnya dalam proses
pengendalian internal, manajemen risiko, penerapan tata pemberian kredit diharapkan dapat menjadi dukungan Bank
kelola, dan keuangan berkelanjutan. Mega dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(TPB).
Prosedur Manajemen Risiko pada Penerapan
Keuangan Berkelanjutan [E.3] [FS9] Berikut merupakan prosedur manajemen risiko dalam
Bank Mega berupaya untuk menerapkan keuangan proses pemberian kredit yang memperhatikan penerapan
berkelanjutan sesuai dengan prosedur kebijakan manajemen keuangan berkelanjutan dan aspek Lingkungan, Sosial, dan
risiko. Selain itu, dilakukan juga proses identifikasi, Tata kelola:
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko kredit
yang meliputi dampak Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola
(LST) dari kegiatan usaha debitur.
54
Page 55
Tahapan Prosedur Manajemen Risiko pada Penerapan Keuangan Berkelanjutan
1. Identifikasi profil usaha 2. Pengukuran risiko kredit 3. Pemantauan atas risiko 4. Pengendalian risiko terkait
debitur terkait risiko LST LST dari usaha debitur iklim / LST:
• Daftar risiko aktivitas dengan instrumen utama • Pengelolaan komposisi
• Pengukuran dampak
bisnis untuk menentukan berupa laporan kinerja atau portofolio kredit terhadap
level risiko LST. dari risiko fisik terkait kepatuhan terhadap standar sektor ekonomi maupun
• Potensi kerusakan sosial dengan lokasi usaha LST wilayah yang memiliki
dan lingkungan hidup dari dampak risiko iklim yang
maupun agunan
kegiatan usaha debitur. besar.
• Dampak/isu sosial dan debitur, serta dampak • Menetapkan covenant
lingkungan hidup dari dari risiko transisi kepada debitur terkait
tujuan pengajuan kredit. terhadap kinerja kepatuhan terhadap
dampak LST.
keuangan debitur /
calon debitur.
Bank Mega juga mulai melakukan pemetaan terhadap portofolio kredit Bank yang terkait dengan dampak dari risiko iklim
seperti risiko fisik dan risiko transisi. Selain itu, Bank Mega juga dalam proses mengembangkan metodologi Stress Testing
terkait risiko iklim untuk menilai potensi kerugian Bank Mega akibat risiko iklim yang akan berdampak pada permodalan Bank.
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan • Keterbukaan dari debitur atas data-data yang terkait
Berkelanjutan [E.5] [FS9] dengan risiko iklim seperti emisi yang dihasilkan maupun
Bank Mega menyadari dalam melakukan penerapan aktivitas-aktivitas usaha debitur yang terkait dengan
keuangan berkelanjutan terdapat berbagai tantangan yang LST. Data-data tersebut diperlukan agar pengukuran
perlu dihadapi, baik dari sisi internal maupun sisi eksternal. risiko kredit terhadap debitur dapat dilakukan dengan
• Sisi internal akurat.
• Bank Mega perlu meningkatkan kesadaran seluruh
pegawai dalam membentuk budaya keberlanjutan. Sebagai upaya untuk merespons tantangan ini, maka Bank
Budaya ini sangat penting sebagai dasar dalam Mega terus melakukan edukasi kepada semua pegawai dan
memahami perlunya penerapan keberlanjutan di semua debitur. Hal ini dilakukan karena implementasi keuangan
lini usaha, terutama perkreditan. berkelanjutan tidak hanya untuk keuntungan saat ini saja,
• Bank juga perlu memastikan bahwa Bank memiliki namun tanggung jawab guna mempertahankan usaha dalam
kebijakan untuk meningkatkan budaya keberlanjutan jangka panjang dengan meningkatkan efisiensi penggunaan
kepada pegawai, serta memastikan kebijakan-kebijakan sumber daya alam. Selain itu, Bank juga akan terus melakukan
lain terkait proses bisnis dan manajemen risiko yang reviu terhadap kebijakan-kebijakan yang diterbitkan oleh
diterbitkan oleh Bank sudah dilandasi oleh budaya Bank agar sejalan dengan budaya keberlanjutan.
keberlanjutan.
Terkait dengan tantangan dari sisi eksternal, Bank Mega
• Sisi eksternal akan berkoordinasi dengan debitur untuk melakukan
• Bank Mega perlu memerlukan upaya bersama dengan edukasi maupun peningkatan awareness terhadap debitur
para debitur yang memiliki peran signifikan untuk untuk menjalankan aktivitas bisnis yang memperhatikan
melakukan transisi kegiatan usaha menuju ke ekonomi faktor LST. Selain itu, Bank juga akan memastikan kebutuhan
ramah lingkungan. Bank terkait dengan data-data risiko iklim dari debitur dapat
terpenuhi.
55
Page 56
Whistleblowing System [2-16] [205-3] [2-26]
Sebagai upaya implementasi Tata Kelola Perusahaan Unit Kerja Crime and Fraud Investigation (CFIN) bertanggung
yang baik (Good Corporate Governance), Bank Mega jawab penuh dalam penerapan WBS yang secara berkala
telah berkomitmen untuk menerapkan Sistem pelaporan akan melaporkan seluruh hasil WBS kepada Direksi. Selama
Pelanggaran (Whistleblowing System/WBS). Melalui tahun 2023, Bank Mega memiliki 11 laporan WBS yang
penerapan sistem WBS, Bank Mega ingin menciptakan diterima dan telah selesai ditindaklanjuti sesuai dengan
sebuah lingkungan bisnis yang bersih, aman, serta hukum dan peraturan yang berlaku. [2-16]
transparan dan diharapkan dapat mendorong kesadaran
pegawai maupun pemangku kepentingan lainnya dalam
mengungkapkan tindak pelanggaran.
Whistleblowing System dapat diakses melalui
E-mail : fbi@bankmega.com
Telepon (Fixed Line) : +6221-7915000 melalui eks. 15.112, 15.115, 15212 dan 15215.
Telepon/ SMS/Whatsapp : 0822-0822-0500 dan 0822-0822-1999
Alamat : Unit Kerja Crime & Fraud Investigation (CFIN), Menara Bank Mega Lt. 15 Jl. Kapten
Tendean No. 12-14 A Jakarta 12790
Jika hasil analisa tidak
ditemukan adanya unsur
fraud, maka laporan tidak akan
disampaikan kembali ke Pelapor
(whistleblower) bahwa laporan
tidak memenuhi unsur fraud
Jika hasil laporan menyangkut
unsur kode etik, maka akan
diteruskan kepada unit kerja
yang menanganinya (contoh:
Unit Kerja Human Capital
Pelapor Reward, Operations & Services)
Pengaduan
(whistleblower)
masuk
melaporkan
dilakukan
adanya dugaan
verifikasi Jika hasil analisa ditemukan
tindakan
dan analisa adanya salah satu unsur
Pelanggaran/Fraud
laporan tindakan fraud, dan/atau unsur
melalui sarana
pidana, maka Crime&Fraud
yang tersedia
Investigation Head
menginstruksikan dilakukan
proses investigasi
Hasil investigasi disampaikan
kepada Direktur Utama dan Pengenaan SANSKI sesuai
Direktur terkait dengan peraturan perusahaan
tembusan kepada Komisaris dan ketentuan hukum
Utama/Dewan Komisaris yang berlaku
56
Page 57
Dukungan Perusahaan pada Antikorupsi [205-1] [205-2] [205-3]
Perusahaan menerapkan zero tolerance terhadap korupsi Pada dasarnya, terdapat beberapa unit yang memiliki risiko
dan penyalahgunaan kekuasaan untuk keuntungan pribadi, cenderung cukup tinggi terkait dengan tindakan korupsi,
sejalan pemberlakuan SK.No. 084/DIRBM/2022 tentang seperti di Unit PRFS. Namun demikian, selama periode
Strategi Anti Fraud yang ditandatangani oleh Direksi sejak pelaporan Perusahaan tidak menerima pengaduan terkait
tahun 2022. Selain itu, Perusahaan melakukan pelatihan dugaan pelanggaran antikorupsi, baik yang dilakukan
anti fraud kepada seluruh pegawai secara berkala dengan oleh pegawai maupun mitra kerja. Kami juga tidak pernah
berbagai topik, antara lain: dihadapkan pada kasus hukum publik terkait dugaan korupsi
• Strategi Anti Fraud. yang melibatkan Perusahaan.
• Pengetahuan umum perihal UU Perbankan No. 10/1998.
• Whistleblowing System.
• Modus kejahatan Perbankan dan antisipasinya.
Pelibatan Pemangku Kepentingan [E.4] [2-29]
Bank Mega selalu melibatkan pemangku kepentingan yang signifikan dalam semua kegiatan dan terus berupaya untuk
memenuhi kebutuhan seluruh pemangku kepentingan yang telah dipetakan berdasarkan kedekatan dan dampak pengaruhnya
terhadap Perusahaan.
Topik Penting dan
Pemangku Sarana Pelibatan dan Respons
Kebutuhan Pemangku
Kepentingan Frekuensinya Bank Mega
Kepentingan
• Rapat Umum Pemegang • Kinerja finansial • Menyelenggarakan RUPS
Saham (RUPS): setahun • Kinerja keberlanjutan • Pelaporan kinerja keuangan
sekali (Public Expose).
• Rapat Umum Pemegang
Investor dan Pemegang Saham
Saham Luar Biasa (RUPSLB):
apabila diperlukan
• Laporan Triwulanan
• Laporan Tahunan
• Laporan Keberlanjutan
• Aktivitas perbankan: setiap • Tanggapan dan solusi • Menyediakan media
saat atas input, keluhan, dan komunikasi dan layanan 24
• Melalui contact center: Mega permintaan informasi jam
Call 08041500010/ (+62) • Pengembangan produk • Menindaklanjuti keluhan dan
29601600, situs web, email, perbankan termasuk pengaduan
fax, telfon dan media sosial digitalisasi • Menggali kebutuhan
Nasabah setiap saat • Perlindungan privasi dan nasabah, dan
keamanan data mengembangkan inovasi
• Pendidikan dan pelatihan produk, serta layanan,
• Layanan yang prima termasuk digital banking
• Literasi dan inklusi keuangan • Menjaga privasi dan
keamanan data
• Melakukan program literasi
dan inklusi keuangan
57
Page 58
Topik Penting dan
Pemangku Sarana Pelibatan dan Respons
Kebutuhan Pemangku
Kepentingan Frekuensinya Bank Mega
Kepentingan
• Pelaporan pelaksanaan • Kepatuhan regulasi dan • Laporan pelaksanaan
kepatuhan: minimal setahun pelaksanaan prinsip kehati- kepatuhan
sekali hatian dan tata kelola • Laporan RAKB
• Penyampaian bukti perusahaan • Laporan tahunan dan
pengumuman RUPST dan • Analisis risiko LST dalam laporan keberlanjutan
Regulator
RUPSLB, Laporan Keuangan pemberian kredit • Pertemuan-pertemuan lain,
Tahunan, Bulanan, dan • Anti-Fraud dan Anti-Korupsi, seperti pra exit meeting dan
Triwulan. Anti-Pencucian Uang dan exit meeting
• Penyelenggaraan Public Pencegahan Pendanaan • Laporan Hasil RUPST dan
Expose: minimal setahun Terorisme (APU-PPT) Public Expose
sekali
• Media komunikasi internal: • Hubungan industrial • Menyediakan saluran
setiap saat • Hak dan kewajiban pegawai whistleblowing
• Rapat internal sesuai • Kesempatan pengembangan • Memberikan hak-hak
kebutuhan: setiap saat karier kompetensi, pelatihan, pegawai sesuai dengan
Pegawai • Sesi berbagi yang diadakan dan pendidikan Peraturan Perusahaan
sesuai dengan kebijakan • Kesehatan dan keamanan • Mengadakan pelatihan dan
masing-masing unit kerja kerja pengembangan
• Layanan dan/atau fasilitas • Mengadakan evaluasi kerja,
perbankan yang dapat kenaikan jabatan, promosi,
diakses setiap saat dan mutasi
• Interaksi melalui situs: setiap • Pengadaan barang dan/atau • Memberikan informasi
saat jasa yang transparan yang dibutuhkan untuk
• Kode etik yang berhubungan • Kontrak kerja yang adil memperlancar proses
dengan vendor • Pembayaran tepat waktu pengadaan dan pekerjaan
Mitra Bisnis/
• Pertemuan dengan Komite • Hubungan kerja yang saling • Sosialisasi kebijakan dan
Pemasok/Vendor
Pengadaan Barang: jika menguntungkan kode etik
diperlukan minimal setahun • Membangun komunikasi
sekali bisnis
• Melakukan pembayaran
tepat waktu
Media • Siaran Pers: setiap saat jika • Informasi dan data • Menyelenggarakan siaran
diperlukan perusahaan, antara pers
• Keterbukaan informasi: lain mengenai finansial • Publikasi media dan laporan
setiap saat jika diperlukan perusahaan, produk, dan aksi
korporasi
Identifikasi Topik Material dan Isu Keberlanjutan enam topik material sesuai konteks keberlanjutan dan
Bank Mega telah menentukan dan memetakan topik material diselaraskan dengan dukungan pada pencapaian TPB.
pada tanggal 21 Desember 2023 yang relevan sesuai dengan
konteks keberlanjutan serta dukungan terhadap pencapaian Terdapat penambahan topik material dan perbedaan
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Bank Mega juga judul topik material dalam pelaporan tahun 2023. Adanya
melakukan diskusi yang difasilitasi oleh pihak independen perbedaan ini dikarenakan Bank Mega telah menyesuaikan
yang bertindak sebagai tim ahli. Diskusi tersebut membahas isu-isu penting yang terjadi selama tahun 2023 yang
dampak aktual dan potensial dari kegiatan bisnis serta disesuaikan dengan prioritas pengungkapan topik material.
analisis pengaruhnya. Hasil diskusi menetapkan terdapat [3-1] [3-2]
58
Page 59
Topik Material dan Isu Keberlanjutan
No. Topik Material Isu Keberlanjutan
1. Pencapaian penyaluran dana (kredit) yang sesuai dengan Kategori
Kegiatan Usaha Berkelanjutan melebihi target dalam RAKB 2022 ini
terutama bersumber dari segmen Korporasi, baik dari kredit baru
maupun utilisasi fasilitas kredit
2. Penerapan keuangan berkelanjutan dalam kriteria usaha yang dapat
diberikan kredit
1 Keuangan Berkelanjutan 3. Ketahanan kinerja ekonomi
4. Efisiensi biaya operasional
5. Pertumbuhan kredit
6. Pertumbuhan portofolio KKUB
7. Anti-Fraud dan AntiKorupsi, Anti Pencucian Uang dan Pencegahan
Pendanaan Terorisme (APU-PPT)
8. Kepatuhan pada regulasi dan tata kelola Perusahaan
1. Menjaga keamanan informasi dan transaksi
Privasi Nasabah dan
2
Keamanan Data 2. Kepatuhan pada regulasi dan tata kelola Perusahaan
1. Menerapkan inovasi digital teknologi
3 Digitalisasi dan Inovasi
2. Kepatuhan pada regulasi dan tata kelola Perusahaan
Pelatihan, 1. Pelatihan Keuangan Berkelanjutan
4 Pengembangan, dan 2. Pelatihan peningkatan kompetensi dan jenjang karir
Pelibatan Teknologi 3. Pelatihan peningkatan kompetensi bagi nasabah dan masyarakat
Inklusi dan Literasi
5 1. Pelatihan terkait inklusi dan literasi keuangan
Keuangan
1. Menjaga tingkat kepuasan nasabah
Pelayanan Terbaik
6 2. Menangani semua masukan, saran, dan pengaduan secara adil, cepat,
dan konsisten
59
Page 60
Kinerja Ekonomi 2023
Selama tahun 2023, Bank Mega berhasil mencatatkan Secara berkala, Bank Mega selalu menjaga kualitas kredit
kinerja positif atas laba sebelum pajak sebesar Rp3,51 triliun. secara intensif melalui pengkajian kemampuan bayar
Hasil ini bersumber dari pendapatan bunga dan pendapatan debitur dan melakukan analisis. Melalui upaya ini, Bank Mega
fee based. Selain itu, Bank Mega telah menyalurkan kredit mampu menjaga kestabilan profit dan kualitas kredit dengan
sebesar Rp66,29 triliun, turun 5,69 % dibandingkan tahun baik. Bank Mega juga telah mengeluarkan kebijakan untuk
sebelumnya sebesar Rp70,29 triliun. Pemberian kredit menjaga Loan-to-Deposit Ratio (LDR) yang berada pada
didominasi oleh dua segmen kredit, yaitu segmen korporasi kisaran 74,03% sehingga terjaga likuiditasnya. Berbagai
dan joint financing. upaya tersebut dievaluasi secara berkala oleh Unit Kerja
Financial Control yang disampaikan kepada Direktur Utama.
Nilai Ekonomi Langsung Dihasilkan dan Didistribusikan (Rp triliun) [201-1]
Uraian 2023 2022 2021
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan
Total Aset 132,05 141,75 132,88
Kredit yang Disalurkan 66,29 70,29 60,68
Dana Pihak Ketiga 89,44 102,95 98,91
Pendapatan Bunga Bersih 5,53 5,87 4,84
Pendapatan selain Bunga 2,29 2,50 3,14
Pendapatan Operasional Bersih 4,33 5,00 4,94
Laba Bersih 3,51 4,05 4,01
Jumlah Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan (A) 303,54 332,41 304,50
Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan
Biaya Operasional Lainnya 3,49 3,36* 3,04*
Upah dan Tunjangan untuk Pegawai
1,46 1,36 1,32
dan Direktur
Pembayaran Dividen 2,84 2,80 2,10
Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan (B) 7,79 7,52* 6,46*
Jumlah Nilai Ekonomi yang Ditahan (A-B) 295,75 324,89* 298,04*
Keterangan:
*Terdapat penyajian informasi kembali (restatement) dari Laporan Keberlanjutan 2022 [2-4]
Rasio Keuangan (%)
Uraian 2023 2022 2021
Rasio Kecukupan Modal Minimum 26,17 25,41 27,30
Aset produktif bermasalah dan aset non-produktif bermasalah
1,58 1,13 1,04
terhadap total aset produktif dan aset non-produktif
Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 0,99 0,78 0,66
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) aset keuangan terhadap
0,56 0,49 0,46
aset produktif
60
Page 61
Uraian 2023 2022 2021
NPL Gross 1,57 1,23 1,12
NPL Nett 1,18 0,91 0,81
Return on Asset (ROA) 3,47 4,00 4,22
Return on Equity (ROE) 17,62 23,15 23,49
Net Interest Margin (NIM) 5,21 5,42 4,75
Rasio Efisiensi (BOPO) 65,36 56,76 56,06
Loan to Deposit Ratio (LDR) 74,03 68,04 60,96
Realisasi Kinerja Keuangan 2023 (Rp Triliun) [F.2] [F.3]
Uraian 2023 2022 2021
Pendapatan Operasional Bersih
Target 5,52 5,31 4,31
Realisasi 4,34 5,00 4,94
Laba (Rugi) Bersih
Target 4,46 4,30 3,50
Realisasi 3,51 4,05 4,01
Keterangan: Target penyaluran dana yang sesuai dengan keuangan berkelanjutan tumbuh 5% dari posisi Desember 2022 yaitu Rp24,9 triliun.
Bank Mega menyadari kinerja ekonomi yang dihasilkan Climate Risk Stress Test (CSRT) [FS11]
dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tidak hanya faktor yang • Credit Risk
dapat diperhitungan saja, namun adanya faktor lainnya Bank Mega melakukan perhitungan stress test terkait
seperti kondisi iklim dan sosial juga berdampak signifikan iklim untuk risiko kredit dengan mempertimbangkan
terhadap ketahanan kinerja ekonomi. Adanya kenaikan suhu risiko fisik dan risiko transisi. Pada risiko fisik seperti
permukaan bumi yang semakin meningkat telah berdampak banjir, kekeringan, dan kebakaran hutan, Bank Mega
pada perubahan pola konsumsi, kegiatan usaha, dan cara melakukan pemetaan terhadap lokasi agunan debitur
mengatasi risiko. Selama tahun 2023 Bank Mega belum kredit konsumsi beragun properti maupun lokasi usaha
mencatat adanya kerugian signifikan akibat perubahan dari debitur-debitur yang berada di sektor Pertanian,
iklim. Namun demikian risiko ini harus dicermati, termasuk Kehutanan, dan Perikanan. Adapun terkait risiko
dalam menganalisis risiko pembiayaan pada industri yang transisi, Bank Mega melakukan pemetaan terhadap
memberikan dampak negatif pada risiko iklim. Selain itu, debitur-debitur yang berada di sektor-sektor yang
selama tahun 2023 Bank Mega tidak menerima bantuan menghasilkan emisi tinggi seperti sektor Konstruksi,
keuangan apapun dari Pemerintah. [201-2] [201-4] sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, sektor
Energi, sektor Pertambangan dan Penggalian, sektor
Pengangkutan dan Pergudangan, serta sektor Industri
Pengolahan.
61
Page 62
Lebih lanjut, berdasarkan hasil pemetaan tersebut, • Operational Risk
Bank Mega akan melakukan proyeksi dampak dari Bank Mega telah melakukan identifikasi risiko fisik yang
risiko banjir terhadap agunan debitur yang akan disebabkan adanya perubahan iklim yang terjadi secara
menyebabkan penurunan nilai dari agunan debitur, tiba-tiba seperti risiko banjir dan risiko kebakaran.
serta potensi kerugian dari debitur di sektor Pertanian, Adanya perubahan iklim tersebut dapat berpotensi
Kehutanan, dan Perikanan akibat dari risiko kekeringan menimbulkan dampak kerusakan pada aset bank
dan kebakaran hutan. Selain itu, Bank Mega juga akan seperti bangunan gedung kantor (baik kantor pusat
melakukan proyeksi kondisi keuangan debitur akibat maupun kantor cabang) dan kerusakan lainnya yang
dari adanya risiko transisi seperti pengenaan pajak dapat menimbulkan nilai kerugian bagi Bank Mega.
karbon yang diasumsikan harga karbon mengalami
kenaikan signifikan sehingga meningkatkan biaya yang Guna memitigasi resiko tersebut, maka Bank Mega
harus dikeluarkan oleh debitur. melakukan pengukuran dengan cara melakukan
mapping lokasi kantor cabang, kantor regional, kantor
• Market Risk pusat data , dan kantor pusat berdasarkan data potensi
Bank Mega telah melakukan indetifikasi risiko terkait daerah rawan bencana yang didapat dari Indeks Risiko
dengan perhitungan estimasi emisi karbon pada cakupan Bencana Indonesia (IRBI). Bank Mega juga telah
3. Bank Mega melakukan mapping risiko transisi untuk malakukan perhitungan nilai kerugian berdasarkan data
surat berharga yang dimiliki bank ke dalam sektor historis yang Bank punya. Berdasarkan hasil mapping
ekonomi, serta membuat CRST framework - Market Risk tersebut, Bank Mega dapat melakukan proyeksi nilai
seperti scenario (short term & long term), time horizon, kerugian akibat adanya dampak risiko fisik tersebut.
data requirement (macroeconomic data, counterparty
& bond rating), shock stress test (peningkatan interest
rate & yield surat berharga), dan dampak terjadinya
climate risk (penurunan nilai marked to market surat
berharga).
Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Pendekatan Manajemen [3-3] Bank Mega memiliki struktur Tim Keuangan Berkelanjutan.
Melalui penerapan keuangan berkelanjutan yang dilakukan Tim ini berada di bawah tanggung jawab Divisi Strategic &
oleh Bank Mega secara langsung telah berdampak signifikan Business Development (SBDV) yang berperan sebagai ketua
terhadap kinerja keuangan. Selain itu, Bank Mega telah Tim Keuangan Berkelanjutan. Tim Keuangan Berkelanjutan
mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan tata juga dibantu oleh 15 Divisi lainnya. Kinerja Tim dipantau oleh
kelola ke dalam proses bisnis dan operasional. Bank Mega Direktur Compliance & Human Capital.
menerapkan keuangan berkelanjutan berdasarkan POJK No.
51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Portofolio Kredit Berwawasan LST
bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi keuangan
berkelanjutan di Indonesia, Bank Mega telah melakukan
pengelolaan portofolio kredit berwawasan LST.
Alur Proses Pengelolaan portofolio kredit berwawasan LST:
Mengidentifikasi portofolio kredit sesuai dengan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)
Mempertimbangkan dampak dari setiap tindakan yang dilakukan terhadap lingkungan hidup dan sosial
Melakukan pengukuran secara berkala sesuai target yang telah ditetapkan
62
Page 63
Pada dasarnya, pengelolaan portofolio kredit yang wanprestasi, maka akan dilakukan evaluasi untuk menilai
dilakukan oleh Bank Mega dilakukan melalui pendekatan dan memutuskan kelanjutan kredit. Melalui upaya ini, Bank
manajemen dengan menyusun kebijakan mengenai Mega berharap dapat mendorong komitmen debitur dan
pedoman perkreditan, menetapkan target pertumbuhan calon debitur untuk meningkatkan kinerja LST dan dijadikan
portofolio kredit keuangan berkelanjutan hingga 5% sebagai sarana untuk meminimalkan dan memitigasi
untuk kurun waktu 1 tahun. Adapun target dan sasaran dampak negatif dari kegiatan usaha tiap industri. [FS3]
pengelolaan portofolio kredit berwawasan LST dilakukan
sejalan dengan himbauan Pemerintah dan target Tujuan Kinerja Keuangan Berkelanjutan
Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Sebagai upaya penerapan keuangan berkelanjutan, Bank
Mega telah melakukan filterisasi pembiayaan sektor
Lebih lanjut, Bank Mega juga memiliki kategori sektor yang berpotensi memberikan dampak negatif pada
ekonomi yang menjadi prioritas dalam pembiayaan kredit, kerusakan alam, seperti sektor transportasi, kelapa sawit,
di antaranya sektor ekonomi konstruksi dan pertanian, atau manufaktur. Bank Mega juga akan mengurangi atau
perburuan & kehutanan. Pemilihan kategori tersebut menerapkan rencana perbaikan dalam jangka waktu
berdasarkan sektor ekonomi yang masih mampu tumbuh tertentu kepada sektor yang memiliki risiko tinggi terhadap
positif pada kondisi perekonomian yang tidak pasti (antara kerusakan lingkungan tersebut secara bertahap.
lain pada proyek-proyek strategis nasional dan penyaluran
kredit kepada grup konglomerasi yang memiliki finansial Lebih lanjut, bentuk dukungan Bank Mega terhadap
yang kuat, khususnya kepada perusahaan dengan rating implementasi keuangan berkelanjutan diwujudkan melalui
dan kondisi keuangan yang solid). Pembiayaan kredit akan penyaluran kredit KKUB. Selama tahun 2023, jumlah
diberikan Bank Mega kepada debitur yang memenuhi penyaluran kredit KKUB mencapai Rp24,9 triliun. Jumlah ini
syarat. Secara berkala, Bank Mega akan memantau dan mengalami kenaikan 36,4% jika dibandingkan dengan tahun
mengevaluasi setiap debitur. Jika debitur melakukan 2022 sebesar Rp18,25 triliun.
Bank Mega telah memetakan portofolio pembiayaan kepada debitur ke dalam delapan KKUB. Hingga akhir
periode pelaporan, jumlan pembiayaan KKUB yang diberikan oleh Bank Mega tumbuh sebesar Rp6,7 triliun
dengan pembiayaan setiap kategori sebagai berikut:
• Energi terbarukan Rp331 miliar
• Efisiensi Energi Rp181 miliar
• Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan Rp895 miliar
• Transportasi Ramah Lingkungan Rp104 miliar
• Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi (Eco-
efficient) Rp2,1 triliun
• Bangunan Berwawasan Lingkungan yang memenuhi Standar atau Sertifikasi yang diakui Secara Nasional,
Regional, atau Internasional sebersar Rp2,4 triliun
• Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain yang Berwasasan Lingkungan Lainnya Rp709 miliar
63
Page 64
Realisasi Total Pembiayaan Keuangan Berkelanjutan (Rp Miliar)
2023 2022
Uraian
(Desember) (Desember)
NoA Rp Miliar NoA Rp Miliar
a. Penghimpunan Dana
19.604 459,4 23.749 519
CIF Rp Miliar CIF Rp Miliar
a. Penyaluran Dana
93 24.900 98 18.245
Total Aset Produktif Kegiatan Usaha Berkelanjutan 91.122 18.245
a. Total Kredit Pembiayaan Usaha Berkelanjutan (RP) 24.900 18.245
a. Total Non-Kredit/Pembiayaan Non-Kegiatan Usaha
- -
Berkelanjutan (RP)
Persentase total kredit/pembiayaan kegiatan usaha berkelanjutan
38% 26%
terhadap total kredit/pembiayaan bank (%)
Jumlah dan kualitas kredit/pembiayaan berdasarkan kategori
(Rp) NPL (%) (Rp) NPL (%)
kegiatan usaha berkelanjutan
• Energi terbarukan 331 - 0 0
• Efisiensi Energi 181 - 0 0
• Pencegahan dan Pengendalian Polusi - - 0 0
• Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan
5.006 - 4.111 0
yang Berkelanjutan
• Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat dan Air - - 0 0
• Transportasi Ramah Lingkungan 569 - 465 0
• Pengelolaan Air dan Air Limbah yang Berkelanjutan - - 0 0
• Adaptasi Perubahan Iklim - - 0 0
• Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan
2.097 - 0 0
Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi (Eco-efficient)
• Bangunan Berwawasan Lingkungan yang memenuhi Standar atau
3.417 - 1.058 0
Sertifikasi yang diakui Secara Nasional, Regional, atau Internasional
• Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain yang Berwawasan
13.254 - 12.545 0
Lingkungan Lainnya
• Kegiatan UMKM 46 - 66 0,59
Realisasi dan Target Pembiayaan Keuangan Berkelanjutan (Rp Miliar)
Penyaluran Kredit Berdasarkan KKUB Realisasi Pembiayaan
• Energi terbarukan 331
• Efisiensi Energi 181
• Pencegahan dan Pengendalian Polusi -
• Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan
5.006
Lahan yang Berkelanjutan
• Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat dan Air -
• Transportasi Ramah Lingkungan 569
• Pengelolaan Air dan Air Limbah yang Berkelanjutan -
• Adaptasi Perubahan Iklim -
64
Page 65
Penyaluran Kredit Berdasarkan KKUB Realisasi Pembiayaan
• Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya
2.097
dan Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi (Eco-efficient)
• Bangunan Berwawasan Lingkungan yang memenuhi Standar
atau Sertifikasi yang diakui Secara Nasional, Regional, atau 3.417
Internasional
• Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain yang Berwawasan
13.254
Lingkungan Lainnya
• Kegiatan UMKM 46
Penyaluran Kredit per Segmen (Rp Miliar) [FS6]
2023 2022 2021
Uraian
Rp Miliar Rp Miliar Rp Miliar
Kredit Korporasi 24.370 17.904 16.012,86
Energi Terbarukan 331 - -
Efisiensi Energi 181 - -
Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan yang
4.973 4.066 3.105,28
Berkelanjutan
Transportasi Ramah Lingkungan 569 465 369,47
Produk yang lebih Eco-Eficient 1.847 - -
Bangunan Berwawasan Lingkungan yang memenuhi Standar atau
3.232 870 938,07
Sertifikasi yang diakui Secara Nasional, Regional, atau Internasional
Kegiatan Usaha dan/ atau Kegiatan Lain yang Berwawasan
13.237 12.503 11.600,04
Lingkungan Lainnya
Kredit Komersial 471 256 526,26
Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan yang
20 20 0
Berkelanjutan
Produk yang lebih Eco-Eficient 250 - -
Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Standar atau
185 188 189,50
Sertifikasi yang Diakui Secara Nasional, Regional, atau Internasional
Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain yang Berwawasan
16 40 336,76
Lingkungan Lainnya
Kredit Retail (UMKM & Konsumer) 59 8 95
Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan yang
13 83 24,39
Berkelanjutan
Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Standar atau
- 24 0
Sertifikasi yang diakui Secara Nasional, Regional, atau Internasional
Kegiatan Usaha dan/ atau Kegiatan Lain yang Berwawasan
- 1 0
Lingkungan Lainnya
Kegiatan UMKM 46 58 70,61
65
Page 66
Penyaluran Kredit Berdasarkan Sektor Ekonomi Selama Tahun 2023
Jumlah Debitur Customer Loans Outstanding
Sektor Ekonomi
Information File (CIF) (Rp Miliar)
Jasa Masyarakat Sosial Budaya Hiburan 2 0,22
Industri Pengolahan 14 5.485
Listrik, Gas, dan Air 1 331
Konstruksi 8 3.051
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 12 2.164
Perdagangan Besar dan Eceran 32 57
Pertambangan dan Penggalian 3 6.933
Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan 8 5.379
Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan 5 815
Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi 4 684
Perantara Keuangan 1 0,70
Jasa Perorangan Melayani Rumah Tangga 0 -
Perikanan 1 0,31
Rumah Tangga 2 1,38
Jumlah 93 24.900
Pemetaan Portofolio Kredit Kategori Kegiatan Usaha • KKUB yang Mendukung Transportasi Ramah Lingkungan
Berkelanjutan Kredit diberikan melalui pembiayaan bersama dengan
Bank Mega memetakan portofolio kredit ke dalam KKUB bank lain, untuk pembiayaan kebutuhan investasi sarana
berdasarkan Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017. Secara dan prasarana proyek LRT Jabodebek.
berkala, Bank Mega menjalin hubungan yang baik dengan • KKUB yang Mendukung Kegiatan Usaha dan/atau
debitur guna membahas mengenai peluang dan risiko Kegiatan Lain yang Berwawasan Lingkungan Lainnya
terkait aspek LST dan mendorong usaha debitur untuk Diberikan kepada debitur yang memenuhi kriteria
masuk ke dalam KKUB. Bank Mega berharap setiap debitur usaha keuangan berkelanjutan dan berorientasi kepada
dapat memahami, memanfaatkan peluang, dan memitigasi peningkatan kualitas lingkungan hidup.
risiko LST sebagai upaya mengembangkan kegiatan usaha • KKUB yang Mendukung Kegiatan Usaha dan/atau
yang berkelanjutan. [FS5] Kegiatan Lain dari Kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah (UMKM)
• KKUB yang Mendukung Pengelolaan Sumber Daya Alam Sebagai upaya untuk membiayai kebutuhan modal kerja/
Hayati dan Penggunaan Lahan Berkelanjutan [FS10] investasi debitur yang memenuhi kriteria UMKM.
Kami mempunyai 1 debitur yang memiliki sertifikasi
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan/atau sertifikasi
Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).
66
Page 67
Penyaluran Kredit Berdasarkan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (Rp Miliar)
Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan 2023 2022 2021
Energi Terbarukan 331 - -
Efisiensi Energi 181 - -
Pengelolaan SDA Hayati 5.006 4.111 3.130
Transportasi Ramah Lingkungan 569 465 369
Bangunan Berwawasan Lingkungan Standar 2.097 - -
Kegiatan Usaha dan Wawasan Lingkungan 3.417 1.058 1.128
Kegiatan UMKM 13.254 12.545 11.937
Pengelolaan SDA Hayati 46 66 71
Jumlah 24.900 18.245 16.634
Dampak Produk dan/atau Jasa Keuangan Namun demikian, penerapan keuangan berkelanjutan juga
Berkelanjutan [F.23] [F.28] berpotensi menimbulkan dampak negatif apabila debitur
Seluruh produk dan/atau layanan keuangan berkelanjutan tidak mematuhi regulasi yang mengarah pada risiko terkena
akan menjadi dasar dalam setiap keputusan terkait penalti atau denda. Dalam menyikapi hal tersebut, Bank
keuangan. Implementasi produk dan/atau layanan keuangan Mega secara konsisten melakukan upaya edukasi kepada
berkelanjutan memiliki implikasi positif maupun negatif seluruh nasabah guna memastikan kepatuhan terhadap
bagi para nasabah. Produk dan/atau layanan keuangan regulasi dan mendukung pelestarian lingkungan secara
berkelanjutan memiliki potensi untuk meningkatkan berkelanjutan.
daya saing ekonomi secara global dan mampu berperan
dalam mendukung kelestarian lingkungan, efisiensi, serta
pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
67
Page 68
Tentang Laporan [2-2] [2-3] [2-4] [2-5] 68
Page 69
Tentang Laporan [2-2] [2-3] [2-4] [2-5]
Laporan Keberlanjutan PT Bank Mega Tbk diterbitkan untuk Terdapat perubahan dan penyajian kembali (restatement)
menyampaikan informasi terkait kinerja ekonomi, sosial, untuk informasi pada laporan ini. Laporan Keberlanjutan ini
lingkungan, dan tata kelola, komitmen, dan akuntabilitas juga belum diverifikasi oleh pihak ketiga, namun demikian
Perusahaan kepada seluruh pemangku kepentingan. Laporan seluruh data keuangan berasal dari laporan keuangan
Keberlanjutan dan Laporan Tahunan 2023 merupakan satu yang telah diaudit oleh kantor akuntan publik (KAP) dan
kesatuan yang saling melengkapi. Laporan Keberlanjutan bersifat konsolidasi dari semua unit kerja Bank Mega
diterbitkan setiap tahun dengan periode 1 Januari hingga seluruh Indonesia. Adapun data konsumsi listrik berasal
31 Desember 2023. Laporan Keberlanjutan 2022 telah dari penggunaan di kantor pusat, data penggunaan air dan
dipublikasikan di situs web Perusahaan pada tanggal 2 konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) berasal dari kantor
Februari 2023. Laporan ini disusun dengan merujuk pada: pusat dan seluruh cabang Bank Mega. Laporan ini tidak
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.51/ termasuk entitas lainnya karena Bank Mega tidak memiliki
POJK.03/2017. anak perusahaan. Seluruh pengungkapan data dan informasi
• Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 16/ telah disetujui dan diverifikasi oleh pihak internal yang
SEOJK.04/2021. bertanggung jawab, termasuk Pimpinan perusahaan. [G.1]
• Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021 dengan
kesesuaian: “merujuk pada Standar GRI” dan Sektor
Indikator untuk jenis keuangan (GRI Financial Services
Sector Supplement).
Tanggapan Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya [G.3]
Hingga akhir tahun 2023, Perusahaan menerima input untuk meningkatkan informasi terkait keuangan berkelanjutan dan
mulai melakukan identifikasi debitur sesuai dengan kategori kegiatan usaha berkelanjutan (KKUB). Maka, dalam laporan kali
ini, Bank Mega berusaha menyampaikan informasi tersebut dengan lebih komprehensif.
Penentuan Isi dan Kualitas Laporan [3-1]
Laporan Keberlanjutan Bank Mega 2023 disampaikan berdasarkan prinsip: akurasi, keseimbangan, kejelasan, perbandingan,
kelengkapan, konteks keberlanjutan, ketepatan waktu, dan dapat diverifikasi. Rangkaian penentuan isi dan proses penyusunan
dilakukan secara internal dan telah mendapat persetujuan dari Direktur Compliance & Human Capital yang bertanggung jawab
atas seluruh kegiatan keuangan berkelanjutan.
Kontak terkait Laporan [2-3]
Nama : Christiana Maria Damanik
Jabatan : Sekretaris Perusahaan
Email : corsec@bankmega.com
Telepon : (62-21) 7917 5000 (hunting)
69
Page 70
Referensi POJK No. 51/POJK.03/2017, SEOJK
No. 16/SEOJK.04/2021 dan Indeks Isi Standar
GRI [G.4]
POJK No. 51/POJK.03/2017 dan SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021
No Indeks Nama Indeks Halaman
Strategi Keberlanjutan
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan 22-23
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B.1 Aspek Ekonomi 5
B.2 Aspek Lingkungan Hidup 6
B.3 Aspek Sosial 7
Profil Perusahaan
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan 16
C.2 Alamat Perusahaan 17
C.3 Skala Usaha 18
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 19
C.5 Keanggotaan pada Asosiasi 21
C.6 Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan 20
Penjelasan Direksi
D.1 Penjelasan Direksi 10-12
Tata Kelola Keberlanjutan
E.1 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan 52
E.2 Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan 42
E.3 Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 54-55
E.4 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 57-58
E.5 Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan 55
Kinerja Keberlanjutan
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 43
Kinerja Ekonomi
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan
F.2 61
dan Laba Rugi
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen
F.3 61
Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Kinerja Lingkungan Hidup
Aspek Umum
F.4 Biaya Lingkungan Hidup 33
Aspek Material
70
Page 71
No Indeks Nama Indeks Halaman
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 30
Aspek Energi
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 30
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 30
Aspek Air
F.8 Penggunaan Air 31-32
Aspek Keanekaragaman Hayati
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
F.9 33
Keanekaragaman Hayati
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati 33
Aspek Emisi
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya 31
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan 31
Aspek Limbah dan Efluen
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 32-33
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 32
F.15 Tumpahan yang Terjadi (jika ada) N/A
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan 46-48
Kinerja Sosial
F.17 Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen 46
Aspek Ketenagakerjaan
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja 35
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 39
F.20 Upah Minimum Regional 40
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 41
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 42
Aspek Masyarakat
F.23 Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar 50
F.24 Pengaduan Masyarakat 46-48
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 50
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan 45
F.27 Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan 48
F.28 Dampak Produk/Jasa 67
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali 48
71
Page 72
No Indeks Nama Indeks Halaman
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan 49
Lain-lain
G.1 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada) 69
G.2 Lembar Umpan Balik 75
G.3 Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya 69
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang
G.4 70-72
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
Indeks Isi Standar GRI
PT Bank Mega Tbk melaporkan informasi dalam indeks isi Standar GRI ini untuk periode 1 Januari
Pernyataan Penggunaan
2023-31 Desember 2023 dengan referensi Standar GRI.
GRI 1 yang digunakan GRI 1: Foundataion 2021
Standar Indikator Pengungkapan Halaman
GRI 2: Pengungkapan Umum
2-1 Detail Organisasi 16-21
2021
2-2 Entitas yang termasuk dalam pelaporan keberlanjutan organisasi 69
2-3 Periode pelaporan, frekuensi, dan titik kontak 69
2-4 Penyajian kembali informasi 20, 60, 69
2-5 Assurance oleh pihak eksternal 69
2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya 17-21
2-7 Karyawan 35-39
2-8 Pekerja yang bukan karyawan 39
2-9 Struktur tata kelola dan komposisi 52
2-10 Menominasikan dan memilih badan tata kelola tertinggi 52
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi 52
Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi pengelolaan
2-12 52
dampak
2-13 Pendelegasian tanggung jawab untuk mengelola dampak 52
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan 52
2-15 Konflik kepentingan 52
2-16 Komunikasi masalah penting 56
2-17 Perjanjian perundingan kolektif 43
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi 52
2-19 Kebijakan remunerasi 40
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi 52
2-21 Rasio kompensasi total tahunan 52
2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan 10-12
2-23 Komitmen kebijakan 22-23
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan 22-23
72
Page 73
2-25 Proses untuk memulihkan dampak negatif 32
2-26 Mekanisme untuk mendapatkan saran dan meningkatkan isu 56
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan 52
GRI 2: Pengungkapan Umum 2-28 Keanggotaan asosiasi 21
2021 2-29 Pendekatan keterlibatan pemangku kepentingan 57-58
Topik: Kinerja Ekonomi
3-1 Proses untuk menentukan topik material 58-59
3-2 Daftar topik material 58-59
GRI 3: Topik Material 2022
42, 45, 46,
3-3 Manajemen topik material
49, 62
201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan 60
GRI 201:
201-2 Implikasi finansial, risiko, dan peluang lainnya terkait perubahan iklim 54,61
Kinerja Ekonomi 2016
201-4 Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah 61
GRI 204:
204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal 21
Praktik Pengadaan 2016
205-1 Penilaian terhadap operasi yang memiliki risiko korupsi 57
205-2 Komunikasi dan pelatihan terkait kebijakan dan prosedur anti-korupsi 57
GRI 205: Anti Korupsi 2016
Insiden korupsi yang dikonfirmasi dan
205-3 57
tindakan yang diambil
Topik: Kinerja Lingkungan
GRI 302: Energi 2016 302-3 Intensitas energi 30
305-1 Emisi GRK langsung (Cakupan 1) 31
GRI 305: Emisi 2016
305-5 Reduksi Emisi GHG 31
GRI 303: Air dan Efluen 2018 303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama 31
306-1 Timbulan sampah dan dampak limbah yang signifikan 32
GRI 306: Limbah 2020 306-2 Pengelolaan dampak signifikan terkait limbah 32
306-3 Limbah yang dihasilkan 32
Topik: Kinerja Sosial
401-1 Karyawan baru dan karyawan turnover 39-40
Tunjangan yang diberikan kepada karyawan tetap yang tidak diberikan
GRI 401: Karyawan 2016 401-2 40
kepada karyawan sementara atau paruh waktu
401-3 Cuti orang tua 40
GRI 403: Kesehatan dan
403-1 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja 41
Keselamatan Kerja 2018
403-3 Layanan kesehatan kerja 41
Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang keselamatan
403-4 41
dan kesehatan kerja
403-5 Pelatihan bagi pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan kerja 41
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja 41
Pencegahan dan mitigasi dampak dari keselamatan dan kesehatan
403-7 41
kerja yang secara langsung terkait hubungan bisnis
73
Page 74
Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen keselamatan dan
403-8 41
kesehatan kerja
403-9 Kecelakaan kerja 41
403-10 Penyakit akibat kerja 41
404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan 43
Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program
GRI 404: Pelatihan dan 404-2 43
bantuan transisi
Pendidikan 2016
Persentase penerimaan karyawan ulasan kinerja dan pengembangan
404-3 44
karir secara berkala
GRI 405: Keanekaragaman dan
405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan para karyawan 35-39
Kesempatan yang sama 2016
GRI 406: Non Diskriminasi 2016 406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan korektif yang diambil 35-39
Keluhan yang dibuktikan mengenai pelanggaran privasi pelanggan dan
GRI 418: Privasi Pelanggan 2016 418-1 kerugian pelanggan 46
Data
Referensi Sektor Jasa Keuangan
Sector Disclosures Halaman
FS1 Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial tertentu yang diterapkan pada lini bisnis 53
FS2 Prosedur untuk menilai dan menyaring risiko lingkungan dan sosial di lini bisnis 53-54
FS3 Proses untuk memantau pelaksanaan klien sesuai dengan persyaratan lingkungan dan sosial 63
Proses untuk meningkatkan kompetensi staf untuk menerapkan kebijakan dan prosedur lingkungan dan
FS4 42
sosial yang diterapkan pada lini bisnis
FS5 Interaksi dengan klien/investasi/mitra bisnis mengenai risiko dan peluang lingkungan dan sosial 66
FS6 Persentase kredit berdasarkan bidang usaha 65
Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan manfaat sosial tertentu untuk
FS7 50
setiap lini bisnis yang dirinci berdasarkan tujuan
FS8 Nilai moneter untuk manfaat Lingkungan 31
FS9 Cakupan dan frekuensi audit untuk menilai implementasi kebijakan lingkungan dan sosial 54-55
Persentase dan jumlah perusahaan dalam portofolio yang dievaluasi memiliki masalah lingkungan atau
FS10 66
sosia
FS11 Persentase aset yang terkena penyaringan lingkungan atau sosial positif dan negative 61-62
FS13 Jalur akses di daerah berpenduduk rendah atau kurang beruntung secara ekonomi berdasarkan jenis 49
Perusahan memiliki Inisiatif untuk meningkatkan akses ke layanan keuangan untuk orang-orang yang
FS14 49
kurang beruntung
FS16 Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan berdasarkan jenis penerima manfaat 49
74
Page 75
Lembar Umpan Balik [G.2]
Laporan Keberlanjutan PT Bank Mega Tbk Tahun 2023 telah memberikan gambaran kinerja keuangan dan keberlanjutan.
Kami mengharapkan masukan, kritik, dan saran dari Bapak/Ibu/Saudara atas penyajian laporan keberlanjutan 2023 ini melalui
kontak atau email di bagian bawah lembar ini.
Profil Anda
Nama (bila berkenan) : ……………………….………………………
Institusi/Perusahaan : ……………………….………………………
Surel : ……………………….………………………
Telp/Hp : ……………………….………………………
Golongan Pemangku Kepentingan
o Pemegang Saham o Media
o Pelanggan o Mitra Usaha
o Pegawai o Masyarakat dan Komunitas
o Pemerintah o Lain-lain, mohon sebutkan: …………
Mohon pilih jawaban berikut yang paling sesuai dengan pertanyaan di bawah
Ya Tidak
Laporan ini mudah dimengerti
Laporan ini bermanfaat bagi Anda
Laporan ini sudah menggambarkan kinerja Perusahaan dalam pembangunan berkelanjutan
Mohon berikan penilaian topik material yang paling penting menurut anda bagi keberlanjutan PT Bank Mega
Tbk (nilai 1 = paling tidak penting s/d 6 = paling penting)
• Keuangan Berkelanjutan [ ]
• Privasi Nasabah dan Keamanan Data [ ]
• Digitalisasi dan Inovasi [ ]
• Pelatihan, Pengembangan, dan Pelibatan Teknologi [ ]
• Inklusi dan Literasi Keuangan [ ]
• Pelayanan Terbaik [ ]
Saran atau kritik terkait laporan:
………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………......................................................................................................
………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………….............................................................................................................................................................................................................
Terima kasih atas masukan anda. Mohon lembar umpan balik dapat dikirim melalui surat elektronik
kepada kontak yang tertera di laporan ini.
Corporate Secretary
PT Bank Mega Tbk
Menara Bank Mega
Jl. Kapten P. Tendean, No.12-14A
Jakarta 12790, Indonesia.
Telepon : (+62 21) 7917 5000
Website : www.bankmega.com
Email : corsec@bankmega.com
75
Page 76
PT BANK MEGA Tbk Menara Bank Mega Jl. Kapten Tendean 12-14A, Jakarta 12970 Telp. 021 7917 5000 Fax. 021 7918 7100 www.bankmega.com 76
Names mentioned 35 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Sambutan
· Direktur
p.4 ×2
unresolved
org
Bank KBMI
p.9
unresolved
org
Bank Assets Category Within Rp
p.9
unresolved
org
Bank Mega. Seluruh
p.11
unresolved
org
Bank Mega Nama Perusahaan
p.17
unresolved
org
PT Bank Karman
p.17
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Izin
p.17
unresolved
org
Bank Mega Total
p.19
unresolved
org
Bank Mega Terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
p.23
unresolved
org
Bank Mega. Reconciliation System Biaya
p.29
unresolved
org
Bank Mega. Beberapa
p.30
unresolved
org
Bank Mega Mengelola Limbah Sebagian
p.32
unresolved
org
Yayasan KEHATI. Melalui
p.33
unresolved
org
Bank Mega. Mereka
p.39
unresolved
org
Bank Mega. Melalui
p.45
unresolved
org
Bank Mega Digital Credit Card Bank Mega
p.45
unresolved
org
Bank Mega Indonesia
p.47
unresolved
org
Bank Budaya
p.55
unresolved
org
Bank Mega Kepentingan
p.57 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.