Back to announcement
20240206_ISAT_Laporan Informasi dan Fakta Material_31575480_lamp2.pdf
Financial statement Text extracted ISATSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
7 Februari 2024
Kinerja Tahun 2023
Total Pendapatan sebesar Rp51.228,8 miliar, +9,6% YoY.
EBITDA sebesar Rp23.938,0 miliar, +23,0% YoY. Laba Bersih sebesar Rp4.506,4 miliar
PT Indosat Tbk. (“Perusahaan”) terus memberikan nilai bagi para pemangku kepentingannya dengan
secara konsisten menghasilkan laba bersih organik selama 3 tahun berturut-turut. Laba Tahun Berjalan
yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk adalah sebesar Rp4.506,4 miliar yang didukung
oleh kinerja keuangan yang luar biasa. Hal ini terlihat dari peningkatan pendapatan total sebesar 9,6%
YoY menjadi Rp51.228,8 miliar, sementara EBITDA sebesar Rp23.938,0 miliar meningkat sebesar 23,0%
YoY, akibat kombinasi pertumbuhan pendapatan dan momentum optimalisasi biaya. Margin EBITDA
sebesar 46,7% pada tahun 2023.
Pelanggan perusahaan mengalami penurunan sebesar 3,4 juta pelanggan menjadi 98,8 juta
dibandingkan dengan 2022. Hal ini terutama disebabkan oleh fokus perusahaan pada akuisisi pelanggan
yang berkelanjutan dengan meningkatkan harga kartu SIM baru pada awal 2023. Sebagai hasilnya,
ARPU untuk pelanggan seluler meningkat pada 2023 menjadi Rp35,6 ribu, naik 5.3% atau Rp1,7 ribu lebih
tinggi dibandingkan dengan 2022.
Pertumbuhan trafik data yang kuat sebesar 14,8% YoY pada 2023. Selain itu, cakupan jaringan
Perusahaan juga meningkat seiring peningkatan jumlah BTS 4G yang mencapai 179 ribu, sehingga
mampu menangani peningkatan trafik yang tinggi an memberikan pengalaman pelanggan terbaik bagi
penggunanya..
Ikhtisar Keuangan
* tidak termasuk Aset Hak Guna sesuai PSAK 73
Perusahaan mengumumkan kesuksesan kolaborasi dengan Asianet (Lightstorm group company) dan PT
MNC Kabel Mediacom (MNC Play) dalam menghadirkan pengalaman digital kelas dunia kepada para
pelanggan. Langkah strategis ini dilakukan lewat akuisisi pelanggan MNC Play yang merupakan
penyedia jasa layanan jaringan berbasis fiber terkemuka di Indonesia. Hal ini menegaskan komitmen
Perusahaan dalam menyediakan layanan internet rumah tangga unggulan kepada masyarakat sembari
menambahkan layanan video entertainment yang disediakan oleh MNC Play dalam satu layanan.
Dalam rangka merevolusi lansekap digital Indonesia, Perusahaan juga mengumumkan, BDx Indonesia,
perusahaan patungan Indosat, BDx Data Centers (BDx), dan Lintasarta, telah setuju untuk mengakuisisi
portofolio carrier-neutral colocation dan edge sites di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Batam,
Medan, Makassar, Bandung, dan Semarang. Portofolio baru ini akan menambah ekosistem terhubung
yang sedang dibangun oleh BDx Indonesia yang dapat mempercepat transformasi digital
dan meningkatkan pengalaman digital pelaku usaha, perusahaan teknologi, dan
pengguna internet secara signifikan.
Page 2
HASIL OPERASIONAL DAN KEUANGAN
TAHUN 2023
Perusahaan telah mengumumkan laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit untuk Tahun 2023
(“2023”). Laporan keuangan konsolidasian yang diaudit ini disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia.
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Yang Diaudit
Indikator Utama Tahunan Triwulanan
(dalam miliar Rupiah) 2023 2022 %Tumbuh TW4 2023 TW3 2023 %Tumbuh
Pendapatan 51.228,8 46.752,3 9,6 13.766,4 12.787,6 7,7
• Selular 43.749,9 40.242,8 8,7 11.576,5 10.995,7 5,3
• MIDI 6.472,9 5.725,9 13,0 1.934,5 1.509,1 28,2
• Telekomunikasi Tetap 1.006,0 783,6 28,4 255,4 282,8 (9,7)
Beban - beban (40.801,1) (36.161,5) 12,8 (10.405,5) (10.486,6) (0,8)
Laba Operasi 10.427,7 10.590,8 (1,5) 3.360,9 2.301,0 46,1
Beban Lain-lain - Bersih (4.496,1) (4.055,0) 10,9 (1.031,5) (1.119,2) (7,8)
Laba Tahun Berjalan
Yang Dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas Induk 4.506,4 4.723,4 (4,6) 1.719,3 878,7 95,7
EBITDA* 23.938,0 19.468,7 23,0 6.471,1 6.083,8 6,4
Marjin EBITDA 46,7% 41,6% 5,1 47,0% 47,6% (0,6)
Rasio-rasio Keuangan
Formula 2023 2022
Tingkat Pengembalian Bunga** EBITDA/Pembayaran Bunga 14,42 16,06
Total Utang Bersih terhadap (Utang - Kas & Setara Kas)/Total 0,40 0,61
EBITDA*** EBITDA
* EBITDA (pendapatan sebelum beban bunga, pajak, penyusutan dan amortisasi) merupakan metode pengukuran yang bukan berasal
dari Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) yang diyakini oleh manajemen sebagai suatu metode pengukuran tambahan
yang berguna untuk menentukan ketersediaan kas sebelum pelunasan utang yang jatuh tempo, pengeluaran barang modal, dan
pajak penghasilan. Untuk perhatian Investor, EBITDA tidak dapat ditafsirkan sebagai alternatif untuk menentukan laba bersih sesuai
dengan PSAK, sebagai suatu indikator atas kondisi Perusahaan atau indikator atas arus kas dari kegiatan operasional sebagai ukuran
likuiditas dan arus kas. EBITDA tidak memiliki pengertian standar berdasarkan PSAK. Metode yang digunakan Perusahaan untuk
menghitung EBITDA dapat berbeda dengan metode penghitungan yang dilakukan oleh perusahaan lain dan karenanya tidak dapat
dibandingkan dengan EBITDA perusahaan lain.
** Dihitung dengan menggunakan EBITDA dan pembayaran bunga untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022.
*** Utang bersih tidak termasuk liabilitas sewa
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN YANG DIAUDIT
Pendapatan tercatat sebesar Rp51.228,8 miliar pada tahun 2023, meningkat sebesar Rp4.476,5 miliar
atau naik sebesar 9,6% dibandingkan tahun 2022. Layanan Selular, MIDI, dan Telekomunikasi Tetap milik
Perusahaan masing-masing memberikan kontribusi sebesar 85,4%, 12,6%, dan 2,0% terhadap
pendapatan usaha konsolidasian yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
• Pendapatan Selular meningkat sebesar 8,7% dibandingkan tahun 2022, terutama disebabkan oleh
peningkatan pendapatan Data, Jasa Nilai Tambah dan pendapatan Interkoneksi yang diimbangi
penurunan pendapatan Telepon.
• Pendapatan MIDI meningkat sebesar 13,0% dibandingkan tahun 2022, disebabkan oleh peningkatan
pendapatan Layanan IT, Internet Tetap dan pendapatan FTTH yang diimbangi dengan penurunan
pendapatan Konektivitas Tetap.
• Pendapatan Telekomunikasi Tetap meningkat sebesar 28,4% dibandingkan tahun 2022 dikontribusi
oleh kenaikan pendapatan Telepon Internasional.
Beban - beban sebesar Rp40.801,1 miliar pada tahun 2023, naik sebesar Rp4.639,6 miliar atau 12,8% lebih
tinggi dibandingkan tahun 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan Beban Penyusutan
dan Amortisasi, Beban Pemasaran dan penurunan Pendapatan Operasional Lain-lain, yang diimbangi
oleh penurunan Beban Penyelenggaraan Jasa, Beban Karyawan serta Beban Umum dan Administrasi.
• Beban Penyelenggaraan Jasa: turun sebesar Rp64,4 miliar atau 0,3% lebih rendah
dibandingkan tahun 2022, hal ini terutama disebabkan oleh penurunan beban
frekuensi, instalasi, dan pemeliharaan yang diimbangi dengan kenaikan beban
interkoneksi, beban sewa, dan kartu SIM.
Page 3
• Beban Penyusutan dan Amortisasi: meningkat sebesar Rp918,0 miliar atau 6,7% lebih tinggi
dibandingkan tahun 2022, terutama disebabkan oleh dampak penyusutan dari tambahan aset
tetap dan aset hak-guna yang berasal dari penggelaran jaringan.
• Beban Karyawan: turun sebesar Rp87,5 miliar atau 2,3% lebih rendah dibandingkan tahun 2022,
terutama disebabkan oleh biaya karyawan satu-kali terkait dengan rightsizing di tahun 2022.
• Beban Pemasaran: meningkat sebesar Rp279,6 miliar atau 20,0% lebih tinggi dibandingkan tahun
2022, utamanya dikarenakan peningkatan biaya akuisisi pelanggan dengan perluasan distribusi
pedesaan, dan promosi sebagai dampak dari peningkatan aktivitas untuk mendukung
pertumbuhan pendapatan yang diimbangi dengan penurunan dalam jaringan pemasaran, dan
agensi pemasaran.
• Beban Umum dan Administrasi: turun sebesar Rp120,5 miliar atau 12,6% lebih rendah dibandingkan
tahun 2022, terutama disebabkan oleh penurunan dalam provisi penurunan nilai piutang, beban
asuransi dan beban administrasi sebagai bagian dari inisiatif optimalisasi biaya yang sedang
berlangsung yang diimbangi dengan peningkatan beban jasa profesional.
• Pendapatan Operasional Lain-lain: turun sebesar Rp3.714,4 miliar atau 77,0% lebih rendah
dibandingkan tahun 2022, utamanya disebabkan oleh penurunan keuntungan bersih satu-kali
yang diasosiasikan dengan hilangnya pengendalian atas anak perusahaan yang memiliki aset
pusat data dan keuntungan atas pengukuran kembali kepentingan ekuitas dari akuisisi bertahap
di 2022, yang dikompensasi oleh kenaikan keuntungan bersih dari penjualan aset dan perjanjian
kembali sewa menara dan data center di tahun 2023.
Beban lain-lain - bersih: Perusahaan mencatat beban sebesar Rp4.496,1 miliar, naik sebesar Rp 441,1
miliar atau 10,9% lebih tinggi dibandingkan tahun 2022. Peningkatan ini disebabkan oleh biaya
keuangan yang lebih tinggi sebesar Rp379,6 miliar, terutama karena biaya keuangan yang lebih tinggi
pada liabilitas sewa, dan kerugian yang lebih tinggi pada nilai tukar mata uang asing sebesar Rp274,8
miliar, yang diimbangi oleh peningkatan pendapatan bunga sebesar Rp213,4 miliar.
Laba Tahun Berjalan Yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk: Perusahaan membukukan
laba bersih sebesar Rp 4.506,4 miliar atau turun sebesar Rp 217,0 miliar, terutama disebabkan oleh
penurunan pendapatan operasional lain-lain satu-kali, peningkatan biaya penyusutan dan amortisasi,
dan peningkatan biaya pemasaran yang diimbangi oleh peningkatan pendapatan, penurunan beban
penyelenggaraan jasa, beban karyawan dan beban umum dan administrasi.
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN YANG TELAH DIAUDIT
Indikator Utama (dalam miliar Rupiah) 2023 2022* % Perubahan
ASET
Aset Lancar 15.479,7 18.683,1 (17,1)
Aset Tidak Lancar 99.242,5 94.974,2 4,5
JUMLAH ASET 114.722,2 113.657,3 0,9
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek 34.134,3 35.874,0 (4,8)
Liabilitas Jangka Panjang 46.879,1 46.414,7 1,0
JUMLAH LIABILITAS 81.013,4 82.288,7 (1,5)
JUMLAH EKUITAS 33.708,8 31.368,6 7,5
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 114.722,2 113.657,3 0,9
*disajikan kembali, lihat Catatan 35 Laporan Keuangan Konsolidasian yang Telah Diaudit
• Aset lancar menurun sebesar 17,1% menjadi Rp15.479,7 miliar, terutama karena penurunan kas dan
setara kas yang diimbangi dengan peningkatan piutang usaha dan persediaan.
• Aset tidak lancar meningkat sebesar 4,5% menjadi Rp99.242,5 miliar terutama diakibatkan karena
kenaikan aset tetap dan asset tak berwujud yang diimbangi oleh penurunan beban dibayar di muka
jangka panjang.
• Liabilitas jangka pendek menurun sebesar 4,8% menjadi Rp34.134,3 miliar yang utamanya
disebabkan oleh penurunan bagian jangka pendek dari pinjaman jangka panjang, dan pendapatan
diterima di muka yang diimbangi oleh kenaikan beban akrual dan utang pajak.
• Liabilitas jangka panjang meningkat sebesar 1,0% menjadi Rp46.879,1 miliar diakibatkan
kenaikan kewajiban sewa pembiayaan yang diimbangi dengan penurunan dalam
utang pinjaman dan obligasi jangka panjang.
Page 4
Arus Kas dan Pengeluaran Modal
Indikator Utama (dalam miliar Rupiah) 2023 2022 % Perubahan
Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari Kegiatan Usaha 17.680,5 15.676,8 12,8
Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk Kegiatan Investasi (10.771,2) (4.012,4) 168,4
Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk Kegiatan Pendanaan (11.111,0) (6.154,6) 80,5
Dampak Perubahan Selisih Kurs Terhadap Kas dan Setara Kas (116,6) 209,1 (155,8)
(Penurunan) Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas (4.318,3) 5.718,9 (175,5)
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 9.507,9 3.789,0 150,9
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN 5.189,6 9.507,9 (45,4)
Pengeluaran belanja modal pada tahun 2023 sebesar Rp12.783,4 miliar (tidak termasuk Rp7.779,5 miliar
Aset Hak Guna). Sekitar 84,7% dari pengeluaran modal ini dialokasikan untuk bisnis selular untuk
mendukung permintaan layanan data dan sisanya dialokasikan pada pengeluaran modal untuk MIDI
dan TI.
STATUS UTANG
Total utang: Per tanggal 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki utang pokok (tidak termasuk biaya
transaksi yang belum diamortisasi dan liabilitas sewa) sebesar Rp14.803,0 miliar. Posisi kas Perusahaan
per tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp5.189,6 miliar dengan utang bersih sebesar Rp9.613,4
miliar. Komposisi utang pokok Perusahaan, tanpa liabilitas sewa, adalah sebagai berikut:
Proporsi Utang (Jumlah pokok) 2023 2022 % Perubahan
Pinjaman dalam miliar Rupiah 7.420,0 13.727,3 (45,9)
Obligasi dalam miliar Rupiah 7.383,0 7.596,0 (2,8)
Total utang jatuh tempo: dalam kurun waktu 12 bulan, Perusahaan memiliki utang yang jatuh tempo
sebesar Rp2.487 miliar. Jatuh tempo rata-rata utang adalah 2,7 tahun pada 31 Desember 2023.
KINERJA OPERASIONAL
Tahunan Triwulanan
Indikator Utama
FY 2023 FY 2022 %Perubahan TW4 2023 TW3 2023 %Perubahan
Pelanggan - Pasca Bayar (juta) 1,6 1,6 (0,8) 1,6 1,6 (0,2)
Pelanggan - Pra Bayar (juta) 97,2 100,6 (3,4) 97,2 97,8 (0,6)
Jumlah Pelanggan (juta) 98,8 102,2 (3,4) 98,8 99,4 (0,6)
ARPU (Pasca Bayar) (ribu Rp.) 74,4 68,2 9,1 80,8 76,8 5,2
ARPU (Pra Bayar) (ribu Rp.) 35,0 33,3 5,2 37,8 34,7 8.9
ARPU (Gabungan) (ribu Rp.) 35,6 33,9 5,3 38,5 35,4 8.9
MoU (menit) 7,3 11,0 (33,6) 6,9 7,0 (1.2)
Trafik Data (PB) 14.417 12.561 14,8 3.716 3.674 1.1
Trafik SMS (miliar) 3,3 2,8 20,8 0,6 1,0 (40.1)
Pada tahun 2023, pelanggan Perusahaan mengalami penurunan sebesar 3,4 juta pelanggan menjadi
98,8 juta dibandingkan dengan tahun 2022. Hal ini terutama disebabkan oleh fokus perusahaan pada
akuisisi pelanggan yang berkelanjutan dengan meningkatkan harga kartu SIM baru pada awal tahun
2023.
Sebagai hasilnya, ARPU untuk pelanggan seluler meningkat pada tahun 2023 menjadi Rp35,6 ribu, naik
5.3% atau Rp1,7 ribu lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2022.
Rata-rata menit pemakaian (MOU) per pelanggan turun menjadi 7,3 menit atau turun 33,6%
dibandingkan 2022, seiring dengan tren di industri atas penurunan layanan suara.
Page 5
JARINGAN
Pada 31 Desember 2023, Perusahaan mengoperasikan secara total ~179 ribu BTS 4G (bertambah
sebesar ~42 ribu BTS 4G di 2023) dan 90 5G BTS.
Indikator Utama Tahunan
2023 2022 %Perubahan
Base Transceiver Stations (BTS) 2G 50.361 39.875 26,3
3G - 3.121 (100,0)
4G 179.070 137.037 30,7
5G 90 90 -
KERANGKA ESG: MENDORONG PERTUMBUHAN BERKELANJUTAN
Perusahaan percaya bahwa bisnis memiliki peran penting dalam menciptakan dunia yang lebih baik
dan berkelanjutan. Dipandu oleh misi Perusahaan untuk "menghubungkan & memberdayakan
masyarakat Indonesia," Perusahaan mempertahankan komitmen kuatnya untuk memberikan
dampak sosial positif melalui kerangka kerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) kami, yang
mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan dampak positif dalam lanskap telekomunikasi di
Indonesia. Strategi ESG kami bersandar pada tiga pilar:
1. Melaksanakan Perlindungan Lingkungan: Kami sangat berkomitmen untuk mengurangi emisi
gas rumah kaca dan mendorong keberlanjutan. Pendekatan kami mencakup perubahan
perilaku untuk mengurangi konsumsi energi, seperti pemasangan panel surya, baterai
berkualitas tinggi, dan intelligent cell sleep mode pada mobile base stations. Praktik-praktik
berwawasan lingkungan ini mengurangi jejak karbon kami, mendorong masa depan yang
lebih berkelanjutan untuk Indonesia, dan sejalan dengan upaya perubahan iklim global.
2. Meningkatkan Dampak Sosial: Kami memanfaatkan kekuatan inisiatif digital untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengatasi kesenjangan digital di seluruh
Indonesia, dan mendorong keragaman gender dalam kepemimpinan kami. Tanggung jawab
sosial kami mendorong pembangunan inklusif dan memberdayakan individu.
3. Tata Kelola Perusahaan yang Bertanggung Jawab: Kami sedang aktif bekerja untuk
memperkuat sistem privasi dan perlindungan data kami agar sejalan dengan standar tinggi
yang kami pertahankan. Kami mengakui pentingnya langkah-langkah kuat untuk menjaga
privasi dan data pelanggan serta pemangku kepentingan kami.
Melalui pilar-pilar ini, kami teguh dalam upaya kami untuk pertumbuhan berkelanjutan dan masa
depan yang lebih cerah dan inklusif bagi Indonesia, menciptakan nilai jangka panjang bagi para
pemangku kepentingan kami.
Tentang Indosat Ooredoo Hutchison
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat, IDX: ISAT) memiliki visi untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital yang paling dipilih di
Indonesia. Bersama anak usaha dan afiliasinya, Indosat menghadirkan layanan seluler, solusi TIK, data center, Fiber to the Home (FTTH),
layanan pembayaran elektronik, layanan finansial dan layanan digital lainnya. Indosat memiliki tujuan yang lebih besar yaitu
memberdayakan Indonesia, dan dengan semangat gotong royong, Indosat ingin menjadi kolaborator utama dalam mewujudkannya
serta menciptakan perubahan yang berarti. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://ioh.co.id/
Kode: ISAT; Harga Saham: Rp9.375; Kapitalisasi Pasar: Rp75,6 triliun; Peringkat: Pefindo idAAA (Stable);
Fitch AA+(idn) (Positive);
Page 6
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN YANG TELAH DIAUDIT
Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Miliar Rupiah)
Pertumbuhan
Deskripsi 2023 2022
(%) (1)
PENDAPATAN
Selular 43.749,9 40.242,8 8,7
Multimedia, Komunikasi Data, Internet (“MIDI”) 6.472,9 5.725,9 13,0
Telekomunikasi Tetap 1.006,0 783,6 28,4
JUMLAH PENDAPATAN 51.228,8 46.752,3 9,6
(BEBAN) PENGHASILAN
Beban Penyelenggaraan Jasa (21.084,9) (21,149,3) (0,3)
Penyusutan dan Amortisasi (14.621,2) (13,703,2) 6,7
Karyawan (3.694,6) (3,782,1) (2,3)
Pemasaran (1.676,6) (1.397,0) 20,0
Umum dan Administrasi (834,7) (955,2) (12,6)
Bagian atas (Rugi) Laba Bersih Entitas Asosiasi dan Ventura (72,0) 28,2 (355,9)
Bersama
Kerugian Selisih Kurs - Bersih (1,4) (5,6) (76,0)
Keuntungan Bersih dari Jual dan Sewa Balik Aset 1.342,5 - 100,0
Keuntungan Bersih yang Diasosiasikan dengan Hilangnya - 3.494,6 (100,0)
Pengendalian atas Entitas Anak
Keuntungan Bersih atas Pengukuran Kembali Kepentingan - 1.002,8 (100,0)
Ekuitas dari Akuisisi Bertahap
Amortisasi Keuntungan Tangguhan dari Jual dan Sewa Balik - 84,8 (100,0)
Menara
Lain-Lain - Bersih (158,2) 220,5 (171,8)
JUMLAH BEBAN (40.801,1) (36,161,5) 12,8
LABA USAHA 10.427,7 10,590,8 (1,5)
Penghasilan Bunga 331,0 117,6 181,4
Biaya Keuangan (4.724,6) (4.345,0) 8,7
(Kerugian) Keuntungan Selisih Kurs - bersih (102,5) 172,3 (159,5)
Keuntungan Perubahan Nilai Wajar Derivatif - bersih - 0,1 (100,0)
BEBAN LAIN-LAIN - BERSIH (4.496,1) (4.055,0) 10,9
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 5.931,6 6.535,8 (9,2)
BEBAN PAJAK PENGHASILAN (1.155,9) (1.165,6) (0,8)
LABA TAHUN BERJALAN 4.775,7 5.370,2 (11,1)
LABA TAHUN BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
PEMILIK ENTITAS INDUK 4.506,4 4.723,4 (4,6)
KEPENTINGAN NON-PENGENDALI 269,3 646,8 (58,4)
TOTAL 4.775,7 5.370,2 (11,1)
(1) Persentase dapat berubah karena pembulatan.
Disclaimer
Dokumen ini mengandung informasi keuangan dan hasil-hasil kegiatan operasional tertentu, dan dapat mengandung sejumlah proyeksi,
rencana, strategi dan tujuan-tujuan Indosat Ooredoo Hutchison, yang bukan merupakan pernyataan fakta sejarah yang akan
diperlakukan sebagai pernyataan proyeksi kedepan sesuai pengertian hukum yang berlaku. Pernyataan proyeksi ke depan dipengaruhi
oleh resiko dan ketidakpastian yang dapat mengakibatkan kejadian sesungguhnya dan pencapaian Indosat Ooredoo Hutchison kedepan
berbeda dengan yang diharapkan atau diindikasikan oleh pernyataan-pernyataan semacam ini. Tidak ada jaminan bahwa hasil yang
diharapkan oleh Indosat Ooredoo Hutchison, atau diindikasikan oleh pernyataan semacam ini akan tercapai.
Informasi keuangan yang tersaji dalam dokumen ini berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Indosat Ooredoo Hutchison menurut
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.