Skip to content
Back to announcement

20240202_ESSA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31574269_lamp3.pdf

Financial statement Text extracted ESSA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 87

Page 1 OCR 0.909
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Che

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan
Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungicapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom “Keterangan”
ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom “Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan
alasannya pada kolom keterangan.
Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom 'N/A',

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT ESSA INDUSTRIES INDONESIA Tbk
Bidang Usaha Basic Chemical & Gas Refinery
Jenis penawaran Umum Efek Perusahaan
Nan Tahun? "Tahun"
31 Desember2023 31 Desember 2022
Nama Kantor Akuntan Publik : Gani Sigiro & Handayani | 1 i Si ani
Nama Partner : Tagor Sidik Sigiro, CPA Tagor Sidik Sigiro, CPA
Opini Ak Wajar tanpa pengecualian Wajar tanpa pengecualian
Catatan tentang Opini (jika ada) dengan paragraf penekanan suatu hal dengan paragraf penekanan suatu hal
yang membahas tentang risiko pembelian | yang membahas tentang risiko pembelian
bahan baku gas ke satu pemasok dan bahan baku gas ke satu pemasok dan
risiko apabila ada gangguan perolehan risiko apabila ada gangguan perolehan
sumber bahan baku gas. sumber bahan baku gas.
C4 disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
(— Ya | Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIILGA 1 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” »I
Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal” v

Page 2 OCR 0.883
Data Keuangan Penting (dalam USD)

Kepentingan Nonpengendali

Tahun” Tahun?
Periode laporan keuangan
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 344,961,625 . 731,490,734
Laba (rugi) bruto 103,176,937 341,162,742
Laba (rugi) usaha /operasional 77,042,938 1 301,755,742
EBITDA 123,308,251 353,625,315
Laba (rugi) Bersih periode berjalan 46,723,437 220,790,326
Laba (rugi) komprehensif 18,924,668 229,966,515
Laba Per saham (dasar) 0.002033 0,008865
Laba Per saham (dilusian) 0.002033 0,008865
Laporan Posisi Keuangan
Jumlah Aset 695,442,247 831,295,165
Jumlah Aset Lancar 178,839,689 272,532,450
Jumlah Aset Tidak Lancar 516,602,558 558,762,715
Jumlah Liabilitas 197,698,606 305,931,065
Jumlah Liahilitas jangka Pendek 124,601,829 121,797,408
Jumlah Liabilitas jangka Panjang 73,096,777 184,133,657
Jumlah Ekuitas 407,743,641 525,364,100
Modal Disetor 145,749,441 106,308,259
Selisih transaksi ekuitas dengan pihak nonpengendali 282,808 282,808
Penghasilan komprehensif lain 23,097,390 21,293,229
Saldo Laba 210,134,861 224,501,256
118479141 172,978,548

Page 3 OCR 0.874
Rasio Keuangan"
Rasio Lancar (96) 143.534 223.76Yo
ROA (96) 67244 | 26.56Y9
ROE (99) 9.39 42.03Y6
Ebitda thd pendapatan (94) 35.75Y6 48.349

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan
pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan
tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIW.G.17 tentang
Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

— No Keterangan To Ada Tidak N/A Keterangan

Laporan Keuangan Terdiri dari:

1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode 0. v Halaman 1-2
2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode — | V Na Halaman 3

3 Laporan perubahan ekuitas selama periode —— v Halaman 4

4 Laporan arus kas selama periode " v Halaman 5

5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat V

Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
merektasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Catatan atas Laporan Keuangan v Halaman 6 - 94

| Ketentuan Umum
1. : Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:
a. gambaran umum Perusahaan,
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan
yang diterapkan,

Page 4 OCR 0.934
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

€. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan, dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan,
tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai
Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Dalam hal Asct Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan
wajib diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

Riwayat ringkas perusahaan,

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instan:
yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,

Catatan L.a. »

Catatan L.a.

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada
periode pelaporan,

Catatan L.a.

Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha:

Catatan L.a.

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan
yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan

ala al ala

Catatan 1.b

6)

Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

Catatan 1.b

Page 5 OCR 0.861
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan

7) | Khusus Industri Media v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8) | Khusus Industri Jalan Tol v
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan
jalan tol tersebut.

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan V
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)| Khusus untuk Industri Perbankan J
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk

| menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v

| Arca Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
# Nama lokasi,
# Nama pemilik izin lokasi,
e Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya,
e  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi:
dan

# Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas
Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan,
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
e  Namalokasi,
» Nama pemilik ijin lokasi,
» Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya,
&  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi,

«Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

& Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

@ Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan
oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

Page 6 OCR 0.912
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

12)

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,

b) rincian luas area! sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH:
dan

Cc) sisa umur HPH.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

: Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek

yang diterbitkan di luar Indonesia:

2)

Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan,

&

Catatan 1.c.

Catatan 1.c.

3)

Bursa tempat Efek dicatatkan, dan

Catatan 1.c.

1

Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan
(corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan
terakhir.

SSI

Catatan 1.c.19: 20: 22

C

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak
langsung:

Catatan 1.b.

Tempat kedudukan,

Catatan 1.b.

Jenis usaha:

Catatan I.b. »

Tahun beroperasi secara komersial:

Catatan 1.b. “

Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):

Catatan I.b.

"Total Aset, dan

Catatan 1.b.

Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5046
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096
(lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak
diikuti dengan pengendalian:

c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan
keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan

Page 7 OCR 0.936
Keterangan

Tidak

N/A

Keterangan

tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan

alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda,

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk

mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran

kembali pinjaman atau uang muka,

Suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan

entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian

atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan

? dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian,
dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada
pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada
tanggal hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan
berdasarkan kategori utamanya.

d

e

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite
audit,

Catatan 1.a.

2

Cakupan manajemen kunci: dan

| Catatan La.

3)

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah
karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk
Perusahaan dan entitas anak.

Catatan La.

e.

»

Penerbitan Laporan Keuangan

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan

Catatan 1d

2)

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

Catatan 1d

Page 8 OCR 0.947
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan
disajikan sesuai dengan SAK.

Catatan 3.a.

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi ncto (net realizable value), Nilai Wajar
air value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Catatan 3.b.

2

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus
kas.

Catatan 3.b.

3

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan

Cc) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

Catatan 3.f.

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang
paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai
masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode
pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material
terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

Catatan 4

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan
atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir
periode pelaporan.

d.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan
dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu

melip tapi tidak terbatas pada hal-ha! sebagai berikut:

Page 9 OCR 0.887
No | Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruanglingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas
induk dan entitas anak, vV Catatan 3.c.
b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam taporan keuangan
entitas induk,
c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak, 1
. : . . . Catatan 3.c. -
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas
anak, v
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali, dan
1?) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.
2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
la) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan Catatan 3.d dan 3.0
untuk mengukur kepentingan nonpengendali, »
b) pengakuan awal untuk goodwill,
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwilt: dan
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di v
Perusahaan, antara lain:
(4) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi
3) | Kas dan setara kas:
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan v Catatan 3.k
setara kas.
4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain: pa
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas v (1-7) Catatan 3.h, 3.i & 3.j
biaya transaksi, :
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, KI
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan,

Page 10 OCR 0.939
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

»)

K3)

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan,

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari
aset keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi Jindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3),
angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,
la) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas

instrumen keuangan derivatif, dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk,

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,

(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(5) akad syariah yang digunakan.

PA

5)

Khusus Industri Perbankan

a)

b

Giro Wajib Minimum

Yang barus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib
minimum

Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan
Bank Lain.

Page 11 OCR 0.921
(1) Dasar penilaian dan penyajian,

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan
agunan.

No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank
Indonesia dan Bank Lain.
6) | Piutang Reverse Repo v
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode
pencatatan dan pengukurannya.
| 7) | Khusus Industri Perbankan v
| Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki,
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah,dan
€c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit vV
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,
(2) Dasar penyajian atas kredit,
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit. ,
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi V
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban
akseptasi.
Cc) Agunan yang Diambil Alih |
Yang harus dijelaskan antara lain | v
i

Page 12 OCR 0.943
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen
dari konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),

b) Penyajian transaksi anjak piutang,

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan, dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke
klien atau ditanggung oleh perusahaan).

11)

Sewa

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi,
dan

c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

Catatan 3.9

12)

Persediaan :
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

Catatan 3.!

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara,
pemeliharaan sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

Page 13 OCR 0.909
. No | Keterangan Ada ! Tidak N/A Keterangan

b) Khusus Industri Perkebunan v

Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman
telah menghasilkan,

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

€) Khusus Industri Peternakan V
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(la) Metode penilaian,
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian, dan
! (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

| 13)! Aset Tetap: V Catatan 3.n

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap,

Cc) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan,

ec) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap,

P) estimasi wnur manfaat dan tarif penyusutan, i

8) penghentian pengakuan,

h) nilai residu, dan

i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

Page 14 OCR 0.930
Keterangan

Ada

Tidak

Keterangan

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi
pada asosiasi.

15)

16)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis asct dan liabilitas yang timbul: dan
ka ada

c) Sistem pembagian hasi

17

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Tak berwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud,

c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

sumber terjadinya Aset Takberwujud:

metode amortisasi yang digunakan:

penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

riset dan pengembangan (jika ada).

aga

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan

sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan
b) pengukuran aset tidak Jancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan

e) penghentian pengakuan Properti Investasi

Tidak material

PA

Page 15 OCR 0.934
No | Keterangan Ada ! Tidak N/A Keterangan
20)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi),
C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan
e) Pertanggungan Asuransi.
21)! Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan V Catatan 3.p
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai, dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan
pembalikannya.
22)| Khusus Industri Perbankan V
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan, dan
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.
23)! Provisi v Catatan 3.r 4

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

Page 16 OCR 0.931
24)

Keterangan

Ada

Tidak

Keterangan

Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

i b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,

c) Metode penyusutan prasarana PLH, dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan,
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah
menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya
baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

c) Metode penyusutan prasarana PLH.

Page 17 OCR 0.937
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(3) kondisidan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan kcagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Catatan 3.s

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase v
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan
tahap penyelesaian suatu kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi v
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif,
dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan
beban penyelesaian klaim, dan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
d) Khusus Industri Real Estate v

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat

Yang harus dijelaskan antara lain:

(3) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari
nilai tercatat proyek,

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi
kini: dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

Page 18 OCR 0.931
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

28)

29

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

Transksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter, dan

Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam

mata uang asing.

Catatan 3.f

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan

Catatan 3.g e

31)

Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untak mengukur pajak kini dan pajak tangguhan,
b) ketentuan mengenai saling hapus,

c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan,

kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian
aktuarial, dan

pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

Ka

d

34)

Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

Catatan 3.

Catatan 3.L

Page 19 OCR 0.928
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran
berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan
melalui Kas, termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) D'
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan

Cc) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

sar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

37)

Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan asct kualifikasian.

38)

Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara Jain da
mengidentifikasikan Segmen Operasi

r yang digunakan oleh manajemen untuk

Catatan 3.w

39)

Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan
laba (rugi) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Catatan 3.v

Aset

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang |

asing,

&) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

W jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

V

Catatan 5

2)

Khusus Industri Perbankan

a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

Page 20 OCR 0.944
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

bj

Giro pada Bank Indonesia

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank
pada saat periode pelaporan.

Ka)

Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai,

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

d)

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai
(impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired),

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok),

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga,

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali
dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

Page 21 OCR 0.913
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

3) Piutang Usaha

3)
b)
CJ
d)
c)

»

Yang harus diungkapkan antara lain:

jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
jumlah piutang menurut debitur,

jumlah piutang menurut mata uang,

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai:

jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan

nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen

atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan

dijaminkan,

jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan

informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian, dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

Dg

(M1)
v

(2-3)

Catatan 6

4) | Khusus Industri Asuransi

a)

Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

fa

Piutang Koasuransi

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(d) jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(3) Jumlah menurut koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas

Page 22 OCR 0.932
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara Jain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan

(3) Jumlah piutang rcasuransi yang diperkenankan daiam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Khusus Industri Pembiayaan

a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(3) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen,

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi
kerja sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang,
penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan
membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam
rangka transaksi di atas,

(4) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

(5) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan,

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(7) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

Page 23 OCR 0.932
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara Jain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Cc) Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran
sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor
mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun
(3
(4
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(6
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lcssor yang material

pendapatan keuangan yang belum diterima:

nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,

rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan

d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(2) total renta! kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

Page 24 OCR 0.933
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

5)

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya

7)

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga barus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

Cc) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,
b

Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
c) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga piutang reverse repo:
h Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan

8) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

»

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih,

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo
piutang yang tidak tertagih: dan

c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah
pengambilalihan agunan tersebut.

Page 25 OCR 0.931
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, hunga,
dan dendakepada pihak tain.

ENI

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang,

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan

c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12)

Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) Yang harus diungkapkan antara lain
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya,

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan
klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya
maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga
efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum
diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo,

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan
yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo,

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,

b) alasan reklasifikasi, dan

c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

v
b(3)-b(6)

Tidak material

Catatan 9
Tidak material

Page 26 OCR 0.935
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

(8)

(9)

13)! Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

jumiah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk
Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait
dengan penjaminan tersebut,

jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi

yang tersedia untuk dijual yang diveklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,

Cc) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan

d) hal-

hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

&

Catatan 5

14) Kbusus Investasi pada Sukuk

c) jum

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,
b) tujuan model usaha yang digunakan,

lah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan

d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15)| Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Tambah.

an pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,

b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

c) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun, dan

| d) Info

rmasi penting lainnya.

Page 27 OCR 0.933
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos
pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi
periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari
transaksi usaha atau lainnya).

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang,

b) Tingkat suku b

20)

Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode
berjalan,

c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berclasi dan pihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,

ec) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan
penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia:

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk
terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan
sesuai ketentuan Bank Indonesia,

Page 28 OCR 0.914
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektihilitas:
1) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:
» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Krodit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,
1) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan
nilai.
21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi vV
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan labilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh
tempo,
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan
penghapusan dan mutasi selama periode berjalan,
c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi
22)| Persediaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual,

3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan,

4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah
persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan,

6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan,

(2)-(3)
V

vV

V(2) - (8)

(1)-(3)

Catatan 7

Page 29 OCR 0.918
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan

7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya

pinjaman yang layak dikapitalisasi

8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan, dan

9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, V Catatan 7
dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan
pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan
alasannya.

1 Khusus Industri Perhotelan v

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan, dan
(3) Barang Dagangan.

ii. Khusus Industri Real Estat 3 v
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait
yang akan dialihkan, bila ada.

Hii. “Tanah untuk Pengembangan V
Tambahan pengungkapan antara lain:
(4) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

Page 30 OCR 0.940
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

iv. Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak), dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

vi. Khusus Industri Peternakan

v. Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lai
(1) Obat-obatan,

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persedi i

a. Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.
b. Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek, yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan,

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama
paling tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (Jeplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan :

persediaan yang mati atau hilang,
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:
(O Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan
kematian atau metode penghapusan langsung:
(s) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

Page 31 OCR 0.923
Keterangan N/A Keterangan
23) Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-inasing pajaknya, dan i v Catatan 17
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. : v
24)| Biaya Dibayar Dimuka i V Catatan 8
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.
25)| Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) wrajan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan,
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,
| (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,
(5S) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk |
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai asct yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: !
1. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila
aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai
dimiliki untuk dijual: dan
ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,
b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan
€) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.
26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha v
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang,
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta
penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,
Cc) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

Page 32 OCR 0.920
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
4) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
dan
c) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut
harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
27)| Investasi pada Entitas Asosiasi vV

Yang harusdiungkapkan antara lain:

3
b)

c)
d)

2)

8

h

nama entitas asosi:
persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta
alasannya,

nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas
harganya tersedia,

ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari
2045 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara
langsung atau tidak langsung,

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,

sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatit:

bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain,

Tiabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama
untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan

ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

sosiasi yang kuotasi

Page 33 OCR 0.918
No | Keterangan Ada Tidak N/A
28). Khusus Industri Konstruksi v
' Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah
jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan
tersebut.
29)| Khusus Industri Kehutanan v
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:
a) Saldo awal:
b) Penyisihan periode berjalan, |
€) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan
d) Saldo akhir.
30)| Khusus Industri Jalan Tol V
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,
b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,
c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan
d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
Khusus Industri Perkebunan V

Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman,
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2
tahun, dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

Page 34 OCR 0.915
No

Keterangan

Ada

Tidak

NJA

Keterangan

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan
ii. Biaya langsung
Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi
depresiasi luar biasa
i Pengurangan tahun berjalan
ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan

(b

(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

(2 Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)

Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan
hewan ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak
2 tahun terakhir,

€) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

@) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan,

e) Kondisi hewan ternak:

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

8) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko
yang ditutup,

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung,

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,

j)- Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

V

Page 35 OCR 0.942
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

Properti Investasi

a)

b)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) model pengukuran sctelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai
Wajar atau model biaya:

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai
Wajar dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan,

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(2) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi
atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan
pengungkapan antara lai
(4) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara
signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang
telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan
menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali, dan
(b) penyesuaian signifikan lain

Page 36 OCR 0.925
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

&)

d)

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:

(4) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti
Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi
beban penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi
penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan seni

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

ri, dan

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi
yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya

pinjaman yang layak dikapitalisasi.

34)

b)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

3

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:
rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan

reklasi: i,

Sis

@-)

@)-)

Catatan 10

Page 37 OCR 0.888
(6)dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(la) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnai balik yang diakui dalam taba rugi (d-0
dan ekuitas (jika ada): vV
8) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap,
f£) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam Jaba rugi, apabila tidak
diungkapkan sccara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:
g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1)tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): .
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset v (8 Catatan 10
Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian, M-(6)
(3)nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,
(5)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan i
model biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada
para pemegang saham.
Ih) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan
antara lain: .
(Wrincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan, ya Kana 10
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,
(3)estimasi saat penyelesaian,
(4)hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),
(S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan, dan v

Page 38 OCR 0.893
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
“ | Pengungkapan lainnya antara lain:
(1)jumlah tercatat Asct Tetap yang tidak dipakai sementara, DV
(2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan RV
masih digunakan, BW
(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: AV
(W)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda
secara material ari jumlah tercatat: . Ov (Scatatan 10
(5)nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya, ,
(6)dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis (OM
Asct, nilai tercatat, dan tanggal perolehan,
(7) perubaban estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset TeaSI
Tetap,
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau (BV
pemulihan penurunan nilai,
: (9)Jumlah asct tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan OV (9)catatan 10
i dan alasan penjaminan, dan
(10)Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan U0)V (10)catatan 10
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.
35)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage,
sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor,
! kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,
1 (2 Tabel yang memuat penjelasan tentang :
a) Lokasi penambangan,
b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

Page 39 OCR 0.936
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan Kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk
tabelanalisa umur tagihan.
36)| Aset Tak Berwujud v

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

a)
b)

c

d

«

£

h

»
»

jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi

komprehensif,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud

pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan

reklasilikasi:

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria

aset kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi,

jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan

penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak

terbatas,

penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset

Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui

pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,

(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi,

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi

dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas,

nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:

Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,

Page 40 OCR 0.937
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar

aset,

(5S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut

dicatat dengan model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan

selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada
para pemegang saham

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a)

b)

c)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :

(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan pengurangan:

(3) Saldo akhir.

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(4) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan

(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1)
biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan
mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-
ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

(3) Alasan terjadinya penundaan,

Page 41 OCR 0.901
No | Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi,
dan

(0) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan v

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi cksplorasi dan pengembangan,
(b) Saldo awal,
(c) Penambahan/pengurangan,
(dy Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir,

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,

terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
| (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan
rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of
Inte

Page 42 OCR 0.914
Keterangan

Ada

Tidak

|

N/A

Keterangan

Liabilitas

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara Jain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

ce) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan.

ta)-(b)
v

te

taj-(b)
Catatan 13

Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi

jangka panjang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan,

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode
bersangkutan,

(4) jumlah yang dibataikan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi,

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam ha! diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebul.

b

Tidak material

3)

Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang
belum jatuh tempo.

v

Tidak material

Page 43 OCR 0.932
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

a)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Scgera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan

h) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

8)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi
repo,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek

Khusus Kontrak Konstruksi

| Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Habilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui,

€c) kerugian yang dialami, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

7)

Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang
mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan, dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

Page 44 OCR 0.928
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(l) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan
arkan jenis dan statusnya, misalnya

(5) Rincian simpanan bermasalah ber
diblokir atau dijaminkan.

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a)

b)

g

Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(4) Rincian berdasarkan program asuransi,

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,
(3) Rincian berdasarkan mata uang:

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Utang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan

(4 Jumlah utang menurut mata uang.

Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurutjenis asuransi,

(2) Jumlah menurut tertanggung:

(3) Jumlah menurut mata uang, dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

Page 45 OCR 0.918
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

d)

Premi yang belum merupakan Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(2) Jumlah menurut program asuransi,

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan
Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

e)

Utang Reasuransi

Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang:

W) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

'3)

Utang Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h)

Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asurat

Page 46 OCR 0.924
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan v
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan, dan
(3) Saldo menurut usia.
9) | Liabilitas Imbalan Kerja jangka Pendek v
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10) | Utang Pajak v Catatan 17
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya, dan
b) informasi mengenai ketetapan pajak.
Khusus Industri Pembiayaan v
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta
ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12)| Khusus Kontrak Konstruksi v
Uang Muka Kontrak
Yang barus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.
13)| Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang v Catatan 14

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

Page 47 OCR 0.919
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

1g!

Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan
antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan
(0) kejadian penting lainnya antara Jain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi
utang dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut: dan
(9) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang
telah direstrukturisasi.

V

Catatan 15

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang jatuh
Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum
| Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
| Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

NA

17)

Liabilitas terkaitaset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain hiabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
| dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset

tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Page 48 OCR 0.913
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangau Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

aj) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,

Cc) tanggal jatuh tempo,

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya,

H) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman,

8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default),

ih) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

j)) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang
yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal
laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka
panjang, antara lain adalah:
(4) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka

waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

v

Catatan 14

Page 49 OCR 0.937
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara Jain :

jumlah ncto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan,
rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan
total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(4) sampai dengan satu tahun,

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan

(3) lebih dari 5 (Jima)tahun.

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut,
total pembayaran minimum scwa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-
cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback), dan
penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau

pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

Khusus Industri Perbankan

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat,

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance),

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat
berharga yang diterbitkan.

Page 50 OCR 0.915
No

Keterangan

Ada

Tidak

Keterangan

b)

Ka)

Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

(d0)
(2)

ie)
(5)

Rinciav berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang
dijaminkan, dan persyaratan penting lainnyafdebt covenance):

Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau

pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar

maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan
dampaknya terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2
(3)
(G3)

(5)

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas,

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

Jumalah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,
Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan, dan

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan

a)

a)
b)

ken)
2
3)
(G2)

Saldo awal:

Penyisihan yang dibentuk:
Pengeluaran yang terjadi: dan
Saldo akhir.

Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

Page 51 OCR 0.909
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya
beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan :
! (3) Saldo akhir.
23)| Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) gambaran umum mengenai jenis program.
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang
dapat diatribusikan ke dalam:
(a) biaya jasa kini:
(b) biaya bunga:
(c) iuran oleh peserta program:
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial: Wa) Catatan 18
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata V

uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:
(P imbalan yang dibayarkan:
(9) biaya jasa lalu,
(h) kombinasi bisnis,
Ci) curtailment, dan
G) penyelesaian,

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari
program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari
program yang seluruhnya atau sebagian didanai,

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo
awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai

diatribusikan pada setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program,
(db) keuntungan dan kerugian aktuarial,

dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat :

Page 52 OCR 0.905
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

«)

td)
te)
@
@
(hn)

perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan
mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

iuran oleh pemberi pekerja,

juran oleh peserta program,

imbalan yang dibayarkan:

kombinasi bisnis, dan

penyelesaian,

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam
butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir
(atas Asetdan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan,
paling kurang mengungkapkan:

3)

(b)
(0)

(9)

(e)

keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan:

biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian
yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

ta)
(»)
(c)
td)

(e)
@

ke)
(h)

biaya jasa kini:

biaya bunga,

hasil yang diharapkan dari aset program:

hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai
Aset sesuai dengan SAK:

keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode
koridor 1096 (sepuluh per seratus),

biaya jasa lalu,

dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
dampak dari batasan dalam SAK,

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan
diakui segera dalam saldo Jaba, meliputi:

(a)
(b)

keuntungan dan kerugian aktuarial, dan
dampak dari batasan dalam SAK:

(0-8) |

Catatan 18

Page 53 OCR 0.926
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan
dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar
total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang
mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang,
properti, dan seluruh aset lain:

(40) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(41) penjelasan alas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat
pengembalian yang diharapkan atas Asct secara keseluruhan, termasuk
dampak kategori utama dari aset program,

(42) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset,

(43) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dau variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto,

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk
periode yang disajikan dalam laporan keuangan,

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(P- asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:

| (44) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren

biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,

tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan
satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat |

UV

DV

(10)-(12)
v

UV

Catatan 18

Page 54 OCR 0.928
Keteranga

Keterangan Ada Tidak N/A
(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
(3) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus Us Catatan 18
atau defisit pada program: dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:
Ci) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
Iiabilitas program pada akhir periode pelaporan, dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan,
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal,
dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode (16)-(17)
tahunan dimulai setelah periode pelaporan: v
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai
, SAK, maka Perusahaan mengungkapkan:
(i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut:
(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf
a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang
menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran
kewajiban imbalan pasti: dan
Gii)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai
SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai
dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13),
butir (14), dan butir (16) serta butirii.
| b) Iuran Pasti V
| Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka v

panjang lainnya.

Page 55 OCR 0.914
No: Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja v —
Yang barus diungkapkan antara lain:
(4) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(2) penjelasan mengenai Habilitas kontinjen (jika ada).
24) | utang Obligasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata
uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa
tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada,
f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan,
8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenubi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default): dan
h) persyaratan penting lainnya.
25)f Sukuk Ni

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang
digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan,
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,
(9) nilai nominal,
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):
(rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil:
(ta) jangka waktu:

Page 56 OCR 0.919
Na Keterangan Ada Tidak | N/A Keterangan
(h) tujuan penerbitannya: dan
(i) persyaratan penting lain,
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(@ jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
(5)nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan
(8) kejadian penting lainnya antara Jain kepatuhan Emiten atau Perusahaan
Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya
restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).
26)| Utang Subordinasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya,
Cc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default),
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan
f) persyaratan penting lainnya.
27)! Obligasi Konversi vV

Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

ka)

rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal |

pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,:

periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi,
harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan
penalti:

dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling
menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi,

Page 57 OCR 0.908
Keterangan

No | Ada Tidak N/A Keterangan
d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: “ NN
e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
&) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
9g) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default),
H) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran
umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembcli,
k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,
|) keberadaan fitur derivatif melekat: dan
m) persyaratan penting lainnya
Ken Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) | Modal Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(4) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,

(2) Mak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan,
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,
C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih,
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan
(3) Pemegang saham lainnya:
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan

Catatan 19

Catatan 19

Catatan 19

Page 58 OCR 0.925
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo
laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement),
pelaksanaan waran, serta konversi obligasi, dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

"Ta imbahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham,

c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:

d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

&) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara
lain:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi,

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisni:
dihentikan akibat kombi

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi:

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara
nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima,
dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan

sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali,

s yang telah diputuskan untuk dijual atau
i bisnis tersebut,

ALA

ba

Catatan 20

Page 59 OCR 0.922
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.
3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Non Pengendali v
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang
meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,
(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi,
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya
Pengendalian, dan
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.
4) | Saham Treasuri v
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal !
disetor,
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh,
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan
€) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
S5) | Saldo Laba v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada),

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang
terkait, dan

Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

Page 60 OCR 0.910
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
6) | Waran v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,
Cc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan
6) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing v Laporan perubahan
komponen pendapatan komprehensif lainnya. ekuitas halaman 4
8) | Kepentingan Non pengendali v Laporan perubahan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali ekuitas halaman 4
atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung Catatan 22
atau tidak langsung pada entitas induk.
d. Laba Rugi Komprehensif .
1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, V Catatan 23
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(&) Penjualan barang,
(2) Penjualan jasa,
(3) Bunga,
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen,
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, PA Catatan 23
c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh PA Catatan 23
perseratus) dari pendapatan:
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup PI

dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan
terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

Page 61 OCR 0.916
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: v
U) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam
periode berjalan:
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang
diakui dalam periode berjalan, dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai
tanggal pelaporan,
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumlah retensi,
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,
?) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara v
terpisah, antara lain:
GO) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara Jain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto.
2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v

Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:

ja) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,
€) Masa berlaku tarif,
d) Besaran tarif, dan

Le) Perjanjian lain yang terkait.

Page 62 OCR 0.927
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan

c) Pendapatan sewa.

4

Khusus Industri Transportasi

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

ta) Restitusi:

b) Subsidi tidak mampu, dan

| c) Selisih perhitungan klaim.

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,

€c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri,
tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan
armada tersebut.

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama
dengan pihak lain.

Page 63 OCR 0.915
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
7) | Khusus Industri Asuransi: Ni
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi
bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan
pendapatan untuk setiap jenis asuransi.
Cutatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tol: v
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
: dan rincian pendapatan kerjasama operasi:
: b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.
9) | Khusus Industri Perbankan v
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah:
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui,
Cc) Efek-efek, dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
10)| Beban Pokok Penjualan v Catatan 24

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja, dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1016 (sepuluh perseratus)
dari pendapatan, dan

ec) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

Page 64 OCR 0.923
Keterangan

Ada

Tidak T

Ka

Keterangan

11)

Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:

a)
b)
ka)

9

e)
|
3)

h

Beban bahan:

Beban jasa pelayanan,

Beban pegawai,

Beban penyusutan sarana medis:
Beban pemeliharaan sarana,
Beban asuransi:

Beban langganan daya dan jasa:
Beban depresiasi.

12

Khusus Industri Asuransi:

a)

b)

K3)

9

Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi
sendiri untuk setiap jenis asuransi.

Beban Klaim Asuransi jiwa

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim
jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

Hasil Investasi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13

Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)
3)

Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
Gaji dan heban pegawai lainnya, dan
Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

Page 65 OCR 0.915
No Keterangan Ada Tidak N/A
14)| Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu
antara lain:
a) Beban penjualan, v Tidak material
b) Beban distribusi dan V
C) Beban umum dan administrasi. vV Catatan 25
15)| Khusus Industri Perbankan V
a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.
b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama
16)| Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penuruaan nilai untuk
masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan
Piutang Sewa Pembiayaan.
17)| Pendapatan dan Beban Lainnya i
Yang harus diungkapkan antara lain : |
! a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. V Tidak material
| b) rincian dan jumlah Beban lainnya. v Tidak Material
| €) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : V Catatan 26
(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif:
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku, dan
(ec) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,

Page 66 OCR 0.923
Keterangan

No Ada Tidak N/A Keterangan
2 biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan v
meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual,
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui
laba rugi: dan
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk
lindung nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : v
(4) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah
18)| Khusus Industri Perbankan v
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset
keuangan.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
19)| Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud, v
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, v
c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, V Laporan perubahan ekuitas
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, v halaman 4
e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka v

lindung nilai arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama.

Page 67 OCR 0.928
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

20)| Pajak Penghasilan

a)

b)

ku

e)

Yang harus diungkapkan antara lain :

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini,

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari
periode Jalu,

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya,

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(S5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk
mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan,

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi
dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif:

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan

komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari

entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba
akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar
perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan

dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya,

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset

pajak tangguhan dalam laporan keuangan,

v

v

Catatan 17d

Catatan 17c

Catatan 17

Catatan 17c

Catatan 17d

Page 68 OCR 0.942
No

Keterangan

Tidak

N/A

Keterangan

m)

n)

9)

p)

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas

anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas

liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak,

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlak

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam

pengisian SPT Tahunan PPh Badan,

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(4) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian, dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau
Nabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam Japoran posisi keuangan,

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian,

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan

Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan

keuangan,

urajan jumfah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi

bisnis:

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi

bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan

atas aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena
pajak yang telah ada, dan

Catatan 17c

Catatan 17d

Catatan 17d

Catatan 17e

Catatan 17c

Page 69 OCR 0.933
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

1)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham
dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang
dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi
tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang
berpotensi mendilusi Jaba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan
dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat
antidilutif untuk periode sajian:

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya
transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

b

c

d

V

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:
(W) lebih dari Rp 1.000.000.000,60 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
Orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk
transaksi dengan entitas berelasi.
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dian saldo dengan pihak dimaksud,

Catatan 27

Catatan 27

Catatan 28

Catatan 28

Page 70 OCR 0.926
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

c)

ku)

9

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan

dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo,

termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak

hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:

(4) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan
beban terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian, dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang
terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-
usaha, dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)

dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitas anak:

(4) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau

kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan,

dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek,

(2) imbalan pascakerja,

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya,

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(5) pembayaran berbasis saham.

Catatan 28

Catatan 28

Catatan 286

Page 71 OCR 0.933
No Keterangan

Ada

“Tidak

NYA

Keterangan

1 f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

23)! Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan Jiabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional,
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing,
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional:
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs
yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi, dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan
diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi
selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode

Catatan 32

Catatan 32

Catatan 32

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwilf atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode
tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup
rugi penurunan nilai,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, dan

Page 72 OCR 0.929
No Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui
dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(4) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(4) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

! (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang
andal dan relevan,

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode
yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan
alasannya: dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode
tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

€) Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain :

(L) sifat dari kesalahan periode lalu,

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

Ca) bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

V

Page 73 OCR 0.929
No Keterangan Ada
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila
penyajian kembali retrospektif tidak praktis.
26)| Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

1)
(2)
(3)

“
(5)

(8)
7

(8)

(9)

(10)

(1)

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisi:

tanggal akuisisi:

biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,

periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak

pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui,

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan

Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

Ca) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi,

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah
pembayaran, dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut
tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran
tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan

kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa

pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(la) Nilai Wajar piutang,

(Cb) jumlah piutang bruto kontraktual, dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset

yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih,

setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

Page 74 OCR 0.940
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi: V

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hai
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak
dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

fa) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan, |

(J4) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari

10096 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi

pada tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi,
yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam
penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada
pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan, dan

Page 75 OCR 0.943
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggai akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah
diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1)

dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,

Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah

yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan

hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai, dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang
diakui selama periode pelaporan

setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan

mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi,

atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi
atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk
mengukur imbalan kontinjensi:

liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,

rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode

pelaporan,

jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada

periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan
atau periode pelaporan sebelumnya, dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan,

Page 76 OCR 0.924
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
€) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan TT
transaksi kombinasi bisnis, dan
d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:
(1) jumlah harga yang dibayarkan: V
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh, dan
(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.
27)| Segmen Operasi vV Catatan 29

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen,

(1) informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan, dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan,

(2) informasi mengenai Jaba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta
dasar pengukurannya,

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

(4) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa alau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

i. negara domisili Perusahaan, dan

ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan

Page 77 OCR 0.932
Keterangan

Tidak

N/A

Keterangan

secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya
kepada negara tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang
ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat
kontrak asuransi yang berlokasi di:

1. negara domisili Perusahaan, dan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan ulama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal

mencapai 10 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,

Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan,
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan
liabilitas operasi yang dihentikan, dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan
dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang
berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan
(b) Taba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok
lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan behan pajak
penghasilan yang terkait,

Page 78 OCR 0.932
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

29)

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang
dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk
tujuan spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok
klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain,

(2) pihak lawan transaksi (counterpartics):

(3) tanggal jatuh tempo,

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan:

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan,

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan

() persyaratan penting lainnya

c) Yang harus diungkapkan antara lain:

(2) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivalif dan

(2) strategi untuk mencapai tujuan tersebut,

(3) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang
dilindung nilai, dan

(4) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai,
disebutkan tujuannya.

Catatan 12

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan

antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan
posisi keuangan, dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai
Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan.

Catatan 54.d

Page 79 OCR 0.901
Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
31)! Dividen V Catatan 21
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,
b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya,
c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.
32)| Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama V
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi
: lainnya secara terpisah,
i b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
: Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,
| c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan
dan bagian part si kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, fiabilitas jangka pendek,
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33) | Perikatan dan Kontinjensi
ja) Perikatan v Catatan 30

Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

io pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

li. periode berlakunya perikatan,

iii.” dasar penentuan kompensasi dan denda,

iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan

Page 80 OCR 0.897
Na Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
V,  pembatasan-pembatasan lainnya:
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa
yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian,
ikatan untuk investasi, diungkapkan: V
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: v Catatan 30
ii. periode berlakunya perikatan, 3
iii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan v Catatan 30
iv. sanksi-sanksi: v
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan V Catatan 14, 30
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:
(c) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan,
(3) Fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: "Ii Catatan 14,30
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. v Catatan 14, 30
b) Kontinjensi vV

Yang harus diungkapkan antara lain :

@)

2)

(3)

perkara atau sengketa hukum,

diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait:

(b) jumlah yang diperkarakan,

(e) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan,

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya

masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan

estimasi dampak keuangannya,

kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

Page 81 OCR 0.929
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

fa) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,

(b) estimasi dari dampak keuangannya,

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu
arus keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian olch pihak ketiga.

341)

35)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara Jain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
&) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

£) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari
instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun
tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif
yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,

(8) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar
dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan
dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut
terhadap laba rugi dan ekuitas, dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan

kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari

instrumen keuangan.

b

Catatan 34c

Page 82 OCR 0.924
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
36)| Khusus Industri Perbankan v
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
| Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan,

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada

tanggal laporan posisi keuangan,

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspck khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

€) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum V
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas
dana pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary v
Yang har us diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang

oli a kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.
37)| Kuasi Reorganisasi PI

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi,

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa
mendatang:

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi,

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas
sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba
alam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganis: si.

Page 83 OCR 0.932
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)
c)
d)

10)

informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam

mengelola permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

(2)sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan

(3jcara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak

eksternal (jika ada): dan

konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal,

apabila terjadi ketidakpatuhan.

39)

Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan
Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa
pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40)

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)

ka

-aham baik untuk jangka

rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berba
pendek ataupun jangka panjang,

penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian,
seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan
metode penyelesaian:

jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap
kelompok opsi saham,

untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga
saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan,

kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi
saham yang beredar pada akhir periode:

Page 84 OCR 0.901
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Ff) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut: !
(J) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana
Nilai Wajar tersebut diukur, dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu
selain opsi saham):
8) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan
dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
41)| Khusus Industri Asuransi: V
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas |
Yang harus diungkapkan antara lain : |
(1) Analisis Kekayaan,
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan
(5JJwmlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,
b) Jenis Akad Asuransi Syariah, |
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah,
dan
d) Zakat.
43) | Informasi Penting Lainnya V

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

a)
b)
9
Y
8)

Kontrak reasuransi, i
Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

Rasio keuangan penting,

Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan

Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

Page 85 OCR 0.933
No Keterangan Ada Tidak N/A ! Keterangan
44)| Khusus Industri Kehutanan : v
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran
wajib lainnya,
C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,
c) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya: dan
() Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(L) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.
45)| Peristiwa Setelah Periode Pelaporan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang
kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan
memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini,
dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas unluk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk
mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode
pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa, dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.
46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang v Catatan 2b

Terkait dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang

harus diungkapkan antara lain:

Page 86 OCR 0.920
41

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi,
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi,
dan
(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal rcklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48)

Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal
sebagai berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk Jain dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi Jain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara Jain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,

No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
” Ta) “judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan
akuntansi,
€) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan
@d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas
laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak
dapat diketahui atau diestimasi secara wajar.
Reklasifikasi v

Page 87 OCR 0.937
No

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Keterangan

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya, dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain
untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di
negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan

keuangan.

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan
yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 31 Januari 2024

Win

Prakash Bumb

Direktur Keuangan

W

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.4 MB
Published2 Feb 2024
Pages87
Characters152,548
Text sourceOCR
OCR confidence0.922

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result