Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 22
Page 1
PT PYRIDAM FARMA TBK · IDX: PYFA Paparan Publik Semester I/2026 Kinerja dan Perkembangan Semester I 2026 Jakarta, 21 Agustus 2026
Page 2
SANGGAHAN
T AN PA PE N GAN D ALAN PE R N Y AT AAN BE R W AW ASAN KE D E PAN D A T A PA SA R
Presentasi ini telah disiapkan oleh PT Pyridam Farma Tb Presentasi ini, beserta diskusi yang menyertainya, dapat Data pasar dan sebagian proyeksi industri yang digunakan
(“Perseroan”) semata mata dan secara eksklusif untuk memuat pernyataan berwawasan ke depan mengenai dalam presentasi ini diperoleh dari riset pasar, informasi
tujuan Paparan Publik Semester I 2026. Kecuali dituliskan ekspektasi dan/atau proyeksi Perseroan oleh manajemen. yang tersedia untuk publik, dan publikasi industri yang
secara berbeda, data yang disajikan dalam materi ini Pernyataan tersebut umumnya ditandai dengan kata belum diverifikasi secara independen, sehingga tidak
berdasarkan Laporan Keuangan Semester I Perseroan “mengantisipasi”, “meyakini”, “berniat”, “memperkirakan”, terdapat pernyataan atas ketepatan informasi tersebut.
Tahun 2024. Semua atau sebagian dari presentasi ini tidak “akan”, “merencanakan”, dan kata lain yang bermakna
boleh direproduksi diungkapkan atau digunakan tanpa serupa. Pernyataan berwawasan ke depan tersebut
persetujuan tertulis sebelumnya dari Perseroan. Informasi disusun berdasarkan sejumlah asumsi yang diyakini
yang terkandung di dalam presentasi ini belum diverifikasi manajemen wajar dan benar mengenai strategi usaha
secara independen dan tidak ada pernyataan jaminan atau Perseroan saat ini dan di masa depan serta lingkungan
usaha yang dibuat untuk, dan tidak ada ketergantungan usaha yang akan dihadapi, dengan mengacu pada data
yang harus ditempatkan pada, kewajaran keakuratan yang tersedia pada saat penyusunan. Pernyataan ini
kelengkapan atau kebenaran informasi atau pendapat tunduk pada faktor-faktor tertentu yang dapat
yang terkandung di dalemnya. Presentasi ini juga tidak menyebabkan hasil, kinerja, atau pencapaian aktual
untuk ditafsirkan sebagai suatu penawaran atau ajakan Perseroan berbeda secara signifikan dari yang
atas penawaran untuk membeli atau menjual saham atau diproyeksikan.
instrumen keuangan lain Perseroan. Perseroan atau
afiliasi, direktur, komisaris karyawan, penasihat atau
perwakilannya tidak memiliki kewajiban apa pun atas
Paparan Publik PYFA 2026 · 02
kerugian yang timbul dari penggunaan materi presentasi
Angka Semester I 2026 bersifat interim dan belum diaudit.
ini atau yang timbul sehubungan dengan presentasi ini.
Page 3
AGENDA
Daftar Isi
Konteks Pasar
01 Makroekonomi Indonesia · nilai tukar dan biaya bahan baku · pasar farmasi dan Contract Development and Manufacturing Organization (“CDMO”)
Sorotan Utama & Kinerja Semester I 2026
02 Aksi korporasi dan tata kelola · PMHMETD II · Dewan Komisaris · Lini 3 Ethica · sorotan keuangan
Pilar Pertumbuhan & Strategi
03 Tiga pilar pertumbuhan · CDMO · strategi 2026 · produk baru yang diluncurkan
Sumber: Ringkasan eksekutif mendahului ketiga bagian di atas. Paparan Publik PYFA 2026 · 03
Page 4
RINGKASAN EKSEKUTIF
Di tengah ekonomi yang Resilien dan pelemahan rupiah, PYFA mencatat titik balik
operasional dan memperkuat pilar pertumbuhan.
01 Makro 02 Kinerja 03 Pilar 04 Arah
5,45% +16,8% — CDMO: mesin pertumbuhan utama
Perseroan
— Mempercepat profitabilitas
melalui efisiensi biaya
Pertumbuhan PDB Indonesia, Penjualan bersih menjadi Rp1,62
kumulatif Semester I 2026 triliun — Produk berlisensi : portofolio — Menjajaki penambahan kapasitas
bernilai tambah Lini 4 dan Lini 5
2,88% 23,1% — Injeksi steril: Lini 3 Ethica telah — Memperdalam bisnis kesehatan
Inflasi Juli 2026, di dalam rentang Marjin laba bruto, dari 21,3% diresmikan dan akan mulai yang terintegrasi
sasaran Bank Indonesia komersial pada tahun 2027
— Menjaga disiplin struktur
— Sertifikasi TGA: bukti mutu permodalan
17.900 +83% berstandar internasional
Rupiah per dolar AS, Agustus 2026 EBITDA disesuaikan menjadi Rp160
miliar; marjin 6% ke 10%
Rugi usaha menyusut 99,4% hingga mendekati titik impas perbaikan operasional telah nyata; profitabilitas bersih kini bergantung pada struktur biaya dan
permodalan.
Sumber: Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia, Agustus 2026; laporan keuangan konsolidasian interim PYFA (belum diaudit) per 30 Juni 2026. EBITDA disesuaikan Paparan Publik PYFA 2026 · 04
merupakan ukuran non-IFRS.
Page 5
RINGKASAN EKSEKUTIF
PYFA adalah grup farmasi terintegrasi dengan fasilitas manufaktur di Indonesia dan
Australia serta sertifikasi mutu internasional.
Manufaktur Distribusi CDMO
Bentuk sediaan padat, cair, dan injeksi Jaringan distribusi nasional yang melayani Layanan pengembangan dan manufaktur
steril di fasilitas Indonesia maupun rumah sakit, apotek, dan program kontrak bagi prinsipal domestik dan
Australia. kesehatan pemerintah. internasional.
PT Pyridam Farma Tbk PT Holi Pharma PT Ethica Industri Farmasi Probiotec Pty Ltd
Entitas induk tercatat; manufaktur Fasilitas manufaktur oral, Cimahi. Injeksi steril, Cikarang. Australia; fasilitas bersertifikat
dan distribusi, Cianjur. TGA.
KREDENSIAL MUTU CPOB / GMP (Indonesia) · Sertifikasi TGA (Australia) — pembeda bagi klien CDMO dan pembeli ekspor
Sumber: Profil perusahaan PYFA; laporan tahunan dan keterbukaan informasi. Paparan Publik PYFA 2026 · 05
Page 6
BAGIAN SATU Konteks Pasar 01 Makroekonomi, nilai tukar, dan industri farmasi
Page 7
KONTEKS PASAR
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,45% pada Semester I 2026 dengan inflasi terjaga di
dalam rentang sasaran Bank Indonesia.
PERTUMBUHAN PDB, YoY INFLASI, YoY SUKU BUNGA ACUAN
5,45% 2,88% 5,75%
Kumulatif Semester I 2026 Juli 2026 — inflasi inti 2,76% BI-Rate, dipertahankan pada Juli 2026
— Suku bunga dipertahankan setelah
Kuartal I 2026 5,61%
pengetatan sebelumnya untuk menjaga
0% rentang sasaran BI 1,5%–3,5% 6% stabilitas.
Kuartal II 2026 5,29%
— Daya beli dan permintaan farmasi tetap
Konsumsi rumah tangga tetap menjadi Tekanan harga tetap berada di dalam rentang
didukung fundamental domestik.
kontributor utama pertumbuhan. sasaran bank sentral sepanjang semester.
Basis makro yang resilien menopang permintaan farmasi domestik; tekanan pada industri berasal dari nilai tukar, bukan dari sisi permintaan.
Sumber: Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia, Agustus 2026. Paparan Publik PYFA 2026 · 07
Page 8
KONTEKS PASAR
Pelemahan rupiah ke ±Rp17.900 menaikkan biaya bahan baku impor menjadikan efisiensi
pengadaan dan pendapatan valuta asing sebagai tuas marjin yang menentukan.
USD/IDR, AGUSTUS 2026 PERTAMA MELAMPAUI 18.000 BAHAN AKTIF DIIMPOR
17.900 9 Jun 2026 85–90%
Stabil setelah intervensi dan pengetatan kebijakan Titik terendah intrahari sekitar Rp18.200 per dolar Terutama dari Tiongkok dan India, berdenominasi
AS dolar AS
Bagaimana nilai tukar sampai ke garis marjin
01 02 03 04
Rupiah melemah Biaya bahan aktif naik Marjin industri tertekan Dua tuas yang menentukan
Nilai tukar bertahan di sekitar Dengan 85–90% bahan aktif diimpor Marjin laba bruto farmasi secara Penghematan pengadaan bahan
Rp17.900 per dolar AS setelah dalam dolar, biaya input bergerak struktural sensitif terhadap nilai baku, dan pendapatan valuta asing
melampaui 18.000 pada Juni. mengikuti nilai tukar. tukar. sebagai lindung nilai alamiah.
Kedua tuas telah bekerja di PYFA: penghematan pengadaan menaikkan marjin laba bruto 1,8 poin pada Semester I 2026, dan Probiotec di Australia
menyumbang pendapatan valuta asing.
Sumber: Bank Indonesia (JISDOR) dan Bloomberg untuk nilai tukar; Kementerian Perindustrian, GP Farmasi, dan BPOM untuk ketergantungan impor bahan aktif. Paparan Publik PYFA 2026 · 08
Page 9
KONTEKS PASAR
Sebagai pasar farmasi terbesar di ASEAN, Indonesia menawarkan permintaan
struktural yang kuat dan peluang CDMO yang terus tumbuh.
PASAR FARMASI INDONESIA, 2025 Pendorong permintaan struktural
USD 11 miliar 278 juta+ penduduk
Negara terpadat keempat di dunia, dengan
Kelas menengah yang tumbuh
Akses lebih luas ke layanan kesehatan swasta dan
Terbesar di ASEAN sekitar 35% belanja farmasi kawasan permintaan volume yang berkelanjutan generik bermerek
Cakupan JKN / BPJS Penuaan dan beban PTM
SEGMEN GENERIK
Jaminan kesehatan nasional menopang volume Diabetes, kardiovaskular, dan onkologi
USD 5,4 miliar CAGR 7,5% secara struktural membentuk bauran terapi
Basis 2025 dan pertumbuhan ke depan
Kebijakan mendorong kemandirian bahan baku melalui substitusi PASAR CDMO GLOBAL Tumbuh 6–10% per tahun, dengan Asia-Pasifik tercepat dan kapasitas
impor dan ketentuan TKDN, membuka ruang bagi manufaktur injeksi steril yang ketat menguntungkan penyedia kapasitas yang
USD 275 bio.
domestik dan CDMO. kredibel.
Permintaan domestik yang besar dan pasar CDMO global yang ketat bertemu pada kapasitas yang telah PYFA bangun.
Sumber: Fitch Ratings, IMARC, dan IQVIA untuk pasar farmasi Indonesia; Mordor Intelligence untuk pasar CDMO global, 2025–2026. Paparan Publik PYFA 2026 · 09
Page 10
BAGIAN DUA Sorotan Utama & Kinerja 02 Aksi korporasi, tata kelola, dan kinerja Semester I 2026
Page 11
Sorotan Kinerja Utama Semester I Tahun Buku 2026
Aksi Korporasi & Kepatuhan Sertifikasi & Penghargaan
April 2026
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui rencana Hak
Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
II (PMHMETD II) untuk mendanai akuisisi dan memperkuat struktur
permodalan.
ISO 45001:2018 Certification HR Award
Mei 2026
Sistem Manajemen K3 (Kesehatan HR Stars Awards 2025-2026 dari Chief of
Robby Yulianto mengundurkan diri sebagai Komisaris Utama, berlaku sejak
dan Keselamatan Kerja) tersertifikasi, Staff Asia: Best Health & Wellness, Best
surat diterima pada tanggal 20 Mei 2026. Workplace Culture, dan Best HR Team.
melengkapi ISO 14001:2015.
Juni 2026
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui Laporan
Tahunan 2025 dan mengangkat Widjanarko Brotosaputro sebagai Komisaris
Utama.
Juni 2026 IDEAS 2026 PR Indonesia Awards 2026
Persetujuan Fasilitas Produksi Injeksi Steril (Jalur 3) & Gudang di PT Ethica PYFA meraih 3 penghargaan ESG dari PYFA meraih 2 penghargaan Silver Winner
Industri Farmasi oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) IDEAS 2026 untuk program Environtment, untuk Departemen Komunikasi Korporat
Social, and Governance. dan Golden Winner untuk Insan
Komunikasi Korporat
Page 12
SOROTAN UTAMA
PMHMETD II ditunda karena pertimbangan kondisi pasar modal tanpa dampak
material terhadap operasional maupun kelangsungan usaha.
RUPSLB menyetujui rencana PMHMETD II untuk mendanai akuisisi dan memperkuat struktur permodalan — namun
APR-26
pelaksanaannya ditunda karena kondisi pasar.
Ikhtisar KONTEKS PASAR MODAL
1
PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) menunda rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) yang sebelumnya diungkapkan sebagai aksi korporasi
−26,7%
Indeks Harga Saham Gabungan sejak awal tahun, per 7 Agustus 2026
mendatang.
Alasan penundaan
2
Keputusan mempertimbangkan kondisi pasar modal dan makroekonomi yang dinilai belum
kondusif untuk mendukung pelaksanaan. Perseroan akan terus memantau pasar dan meninjau
kembali waktu pelaksanaan setelah kondisi stabil.
Dampak bagi Perseroan
3
Tidak terdapat dampak material terhadap kegiatan operasional, posisi hukum, kondisi keuangan,
maupun kelangsungan usaha PYFA akibat penundaan ini.
Pelemahan indeks sepanjang Semester I 2026 mendasari keputusan
Catatan kepatuhan: selama jendela aksi korporasi terbuka, pembahasan dijaga faktual dan kualitatif, tanpa proyeksi menunda pelaksanaan penawaran, alih-alih menetapkan harga pada
permodalan (POJK 7/2019). pasar yang lemah.
Sumber: Surat No. 143/PYFA-CS/VI/2026, keterbukaan informasi 12 Juni 2026; data pasar publik untuk IHSG (indikatif). Paparan Publik PYFA 2026 · 12
Page 13
SOROTAN UTAMA
Dewan Komisaris saat ini terdiri dari seorang Komisaris Utama dan dua Komisaris
Independen dengan latar belakang regulator, keuangan, dan farmasi.
Dr. Widjanarko Brotosaputro Charles D. Marpaung Maura Linda Sitanggang
Komisaris Utama Komisaris Independen Komisaris Independen
PENGALAMAN UTAMA PENGALAMAN UTAMA PENGALAMAN UTAMA
— PT Pyridam Farma Tbk — Direktur (2019–2025) — PT CMP Consulting — Managing Director (2002–2007) — Kementerian Kesehatan RI — Direktur Jenderal Kefarmasian
dan Alat Kesehatan (2012–2018)
— PT Ikapharmindo Putramas — Business Unit Director (2016) — Staff Ahli Khusus Menteri Pertanian Republik Indonesia
(2001–2002) — BPOM — Direktur Penilaian Obat (2001–2012)
— PT Meprofarm — VP Marketing & Business Development
(2014–2015) — Bank Agroniaga — Direktur (1999–2000) — Ketua Dewan Pengawas — RS Pusat Otak Nasional (2018–
2020)
— PT Combiphar — VP Sales & Marketing, anggota Direksi — Kamar Dagang dan Industri Indonesia — Wakil Ketua Divisi
(2007–2013) Perbankan (1997–2000) — UNDP — Long-term Expert (2020–2022)
— PT Yarindo Farmatama (Farenheit) — Sales & Marketing — Universitas Pelita Harapan — Pengajar, Sekolah Pascasarjana — WHO — Short-term Expert (2004–2010)
Directo (2006-2007) Bisnis (1996–2021)
PENDIDIKAN PENDIDIKAN PENDIDIKAN
M.M., Prasetiya Mulya (2002); Sarjana Kedokteran, Universitas Ph.D. Monetary & International Finance, Oklahoma State Ph.D., University of Bath, Inggris (1988); Apoteker dan S.Farm,
Tarumanagara (1991) University (1993); MBA, Pittsburg State University (1988) Institut Teknologi Bandung (1981–1982)
Sumber: Laporan Tahunan PYFA 2025 dan keterbukaan informasi; jabatan yang ditampilkan merupakan pilihan. Paparan Publik PYFA 2026 · 13
Page 14
SOROTAN UTAMA
Peresmian Fasilitas Produksi Injeksi Steril (Lini 3) dan gudang di PT Ethica Industri
Farmasi pada 4 Juni 2026
DIRESMIKAN OLEH PERIODE KOMERSIALISASI
Kepala BPOM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.D., M.Biomed., Ph.D • Jul – Dec-26: pilot batch production
• Jan-27: commercial batch production
BENTUK SEDIAAN
Ampul kaca : perluasan dari kapasitas Lini 1 dan Lini 2
Kapasitas hingga 2×
TAMU YANG HADIR Platform injeksi steril Perseroan meningkat hingga dua kali lipat setelah Lini 3 beroperasi.
BPOM RI, Kemenkes, Asosiasi Terkait, Mitra, Pelanggan, dan Bank
Segmen bernilai tinggi
KONSTRUKSI
Dimulai pada tahun 2024, selesai termasuk sertifikasi dalam sekitar 1,5 tahun Injeksi steril merupakan segmen dengan kapasitas global yang ketat dan nilai tambah
tinggi.
Kredensial regulator
Peresmian oleh Kepala BPOM memperkuat posisi PYFA di hadapan prinsipal dan klien
CDMO.
Lini 4 dan Lini 5
Dalam tahap eksplorasi, dengan bentuk sediaan yang berbeda untuk melayani permintaan
mendatang.
Page 15
KINERJA SEMESTER I 2026
Penjualan bersih tumbuh 17% dan marjin meningkat di seluruh tingkatan laba
dengan EBITDA disesuaikan naik 83%.
Penjualan Bersih Laba Bruto EBITDA Disesuaikan
■ Sem. I 2025 ■ Sem. I 2026 dalam Rp miliar
1.617,5 373,1 160,2
1.385,4
294,6
87,4
Sem. I 2025 Sem. I 2026 Sem. I 2025 Sem. I 2026 Sem. I 2025 Sem. I 2026
marjin 21% marjin 23% marjin 6% marjin 10%
+17% DIBANDING TAHUN LALU +27% DIBANDING TAHUN LALU +83% DIBANDING TAHUN LALU
Penjualan bersih naik 17% pada Semester I 2026, Laba bruto dan marjin membaik, didorong perbaikan EBITDA disesuaikan naik 83% dan marjin membaik
terutama didorong pertumbuhan kuat Probiotec Group biaya bahan baku dari inisiatif penghematan menjadi 10%, didorong pertumbuhan laba yang kuat
yang tetap berkinerja baik di tengah kondisi ekonomi pengadaan serta penyerapan biaya produksi tetap serta fokus berkelanjutan pada efisiensi operasional
Australia yang menantang. Penjualan entitas Indonesia yang lebih efisien seiring kenaikan volume. dan disiplin biaya di seluruh Grup.
stabil seiring restrukturisasi portofolio.
Paparan Publik PYFA 2026 · 15
Sumber: laporan keuangan konsolidasian interim PYFA (belum diaudit) per 30 Juni 2026. EBITDA disesuaikan merupakan ukuran non-IFRS.
Page 16
KINERJA SEMESTER I 2026
Operasional telah bergerak mendekati titik impas; rugi bersih yang tersisa
mencerminkan beban keuangan, bukan kinerja operasi inti.
DALAM Rp MILIAR — SEMESTER I 2026 HIGHLIGHTS
373,1
−99,4% Rugi usaha
Menyusut menjadi Rp0,38 miliar dari Rp68,40 miliar
praktis mencapai titik impas pada garis operasi.
160,2
dikurangi dikurangi beban −16,4% Rugi periode berjalan
dikurangi beban penyusutan dan keuangan 172,7
usaha amortisasi dan pajak Rp178,28 miliar dari Rp213,20 miliar; rugi per saham
membaik menjadi Rp15,86 dari Rp20,10.
(0,4)
172,7 Beban keuangan, Rp miliar
(178,3)
Laba Bruto EBITDA Disesuaikan Rugi Usaha Rugi Periode Berjalan Pos terbesar antara hasil operasi dan hasil bersih biaya
struktur permodalan, bukan biaya operasi.
−16,4% YoY
+26,6% YoY +83% YoY −99,4% YoY
Sumber: laporan keuangan konsolidasian interim PYFA (belum diaudit) per 30 Juni 2026. EBITDA disesuaikan merupakan ukuran non-IFRS dan bukan pengganti rugi menurut IFRS; rekonsiliasi penuh menunggu konfirmasi Divisi Keuangan.
Paparan Publik PYFA 2026 · 16
Page 17
BAGIAN TIGA Pilar Pertumbuhan 03 Strategi pertumbuhan berkelanjutan 2026
Page 18
PILAR PERTUMBUHAN
Tiga pilar yang saling menguatkan menjadi penggerak pertumbuhan PYFA: CDMO,
produk berlisensi, dan injeksi steril.
01 02 03
CDMO Produk Berlisensi Injeksi Steril
Mesin pertumbuhan utama — layanan Portofolio bernilai tambah yang memperkuat Kapasitas bernilai tinggi melalui PT Ethica Industri
pengembangan dan manufaktur kontrak bagi bauran produk dan memperdalam kemitraan Farmasi, dengan Lini 3 yang akan komersial pada
prinsipal domestik dan internasional. dengan prinsipal. tahun 2027.
— Penambahan kapasitas manufaktur di seluruh Grup — Fokus pada molekul berlisensi bernilai tambah lebih — Lini 3 diresmikan Kepala BPOM pada Juni 2026
tinggi
— Fasilitas bersertifikat TGA sebagai bukti mutu — Lini 4 dan Lini 5 dalam penjajakan, sediaan berbeda
internasional — Mendukung perbaikan marjin laba bruto melalui bauran
— Kapasitas injeksi steril global tetap ketat
— Pasar CDMO global ±USD 275 miliar pada 2026 — Tujuh peluncuran terlaksana atau siap luncur pada 2026
Setiap pilar menjawab kendala yang berbeda: CDMO memonetisasi kapasitas, produk berlisensi memperbaiki bauran, dan injeksi steril menangkap segmen dengan
kapasitas ketat.
Sumber: Siaran pers dan keterbukaan informasi PYFA; Mordor Intelligence untuk pasar CDMO global, 2026. Paparan Publik PYFA 2026 · 19
Page 19
PILAR PERTUMBUHAN
CDMO adalah mesin pertumbuhan utama untuk memonetisasi kapasitas manufaktur
dan mutu bersertifikat TGA ke pasar global ±USD 275 miliar.
PASAR CDMO GLOBAL, 2026 Peran
USD 275 bio. Layanan pengembangan dan manufaktur kontrak merupakan penggerak pertumbuhan struktural
Grup, yang memaksimalkan kapasitas terpasang menjadi pendapatan yang berkelanjutan.
Tumbuh 6–10% per tahun, dengan Asia-Pasifik sebagai kawasan
tercepat
Yang membedakan PYFA
KREDENSIAL MUTU Penambahan kapasitas manufaktur, termasuk lini injeksi steril di Ethica; fasilitas bersertifikat TGA
TGA — Probiotec, Australia di Australia sebagai bukti mutu internasional bagi investor, klien CDMO, dan pembeli ekspor;
serta kapabilitas lintas negara APAC yang menghasilkan pendapatan valuta asing.
CPOB / GMP — fasilitas Indonesia
ISO 45001:2018 dan ISO 14001:2015 Mengapa sekarang
Sertfikasi Halal – Probiotec & Indonesia Pelemahan rupiah dan dorongan kemandirian bahan baku nasional membuat manufaktur kontrak
domestik semakin relevan bagi prinsipal yang melayani pasar Indonesia.
Kapasitas injeksi steril global tergolong ketat, sehingga
memperkuat posisi negosiasi penyedia kapasitas yang kredibel.
CDMO mengubah kapasitas dan sertifikasi dari aset yang telah dimiliki PYFA menjadi jalur utama menuju profitabilitas yang berkelanjutan.
Sumber: Mordor Intelligence untuk pasar CDMO global, 2026; profil perusahaan dan keterbukaan informasi PYFA. Paparan Publik PYFA 2026 · 20
Page 20
STRATEGI 2026
Empat pilar strategi diarahkan pada enam area terapi dengan pasar besar dan
pertumbuhan dua digit.
01 Inovasi Produk & 02 Manufaktur & 03 Diversifikasi Geografis & 04 Keunggulan Operasional
Pertumbuhan Pasar Penambahan Kapasitas Kanal
— Target lebih dari 15 peluncuran SKU baru — Lini 3 injeksi steril Ethica beroperasi — — Perluasan akses rumah sakit dan — Kolaborasi lintas negara: memanfaatkan
pada 2026 kapasitas hingga 2× distribusi, memprioritaskan jaringan kapabilitas Australia dan Indonesia
rumah sakit swasta
— Fokus pada area terapi bertumbuh tinggi — Lini 4 dan Lini 5 dalam pipeline untuk — Percepatan otomatisasi proses berbasis AI
permintaan mendatang — Ekspansi regional ke Asia Tenggara di seluruh Grup untuk efisiensi dan
— Beralih ke portofolio bernilai tambah lebih
melalui kemitraan dengan distributor lokal produktivitas
tinggi — Peningkatan operasional fasilitas Kemps
Creek
— Pertumbuhan melalui perluasan listing
dan adopsi — Penguatan kapabilitas layanan CDMO
MS = ukuran pasar · CAGR = pertumbuhan pasar
Area Fokus Pipeline — Peluang Pasar
Kardiovaskular, Anestesiologi & Muskuloskeletal & Metabolik: Diabetes & Obstetri-Ginekologi Onkologi
Hipertensi, Stroke Perawatan Kritis Ortopedi Obesitas
> Rp10 T > Rp6,4 T > Rp5 T Rp7,8 T > Rp3,1 T Rp5 T
CAGR 14% · +24 SKU CAGR 22% · +18 SKU CAGR 10% · +5 SKU CAGR 15% · +14 SKU CAGR >20% · +9 SKU CAGR 19% · +3 SKU
Sumber: rencana kerja manajemen PYFA 2026; estimasi ukuran pasar berdasarkan riset pasar internal dan publikasi industri. Paparan Publik PYFA 2026 · 21
Page 21
STRATEGI 2026
Tujuh produk baru menopang bauran portofolio pada 2026, lima telah diluncurkan
dan dua siap luncur.
Produksi Sendiri
PYTOCIN RT DEXMETIF MUCOCIL
Oxytocin — untuk perdarahan Dexmedetomidine HCl untuk Acetylcysteine — antidot
pascapersalinan anestesi — dengan overdosis parasetamol; dengan
Dexmedetomidine Inj. Acetylcysteine Inj.
DILUNCURKAN FEB-26 DILUNCURKAN FEB-26 SIAP LUNCUR
Berlisensi
BONFORFIX X-COOL Gel WELPASS COLLOST
Kit penghantar manajemen nyeri
Perbaikan tulang osteoinduktif rhBMP- Pereda nyeri topikal, bersama Frescon Biostimulator kolagen untuk terapi anti-
pascaoperasi, bersama Genewel (Korea
2, bersama Jiuyuan (Tiongkok) (Finlandia) Selatan) penuaan, bersama Binnopharm Group
SIAP LUNCUR DILUNCURKAN JUL-26 DILUNCURKAN APR -26 (Rusia) D I L U N C U R K A N A P R - 2 6
Sumber: siaran pers dan keterbukaan informasi PYFA, 2026. Status produk siap luncur menunggu konfirmasi tanggal peluncuran. Paparan Publik PYFA 2026 · 22
Page 22
Terima Kasih
Sesi tanya jawab
HEAD OFFICE
Sinar Mas Land Plaza Sudirman, 12th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav. 21, Jakarta 12920 – Indonesia | P +62-21-50991067
Names mentioned 28 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Pyridam Farma Tb
p.2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.4 ×5
unresolved
org
Pusat Statistik dan Bank Indonesia
p.4 ×2
unresolved
org
PT Holi Pharma
p.5
unresolved
org
PT Ethica Industri Farmasi
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia. PERTUMBUHAN PDB
p.7
unresolved
org
Kementerian Perindustrian
p.8
unresolved
org
PT Ethica
p.11
unresolved
org
Pengawas Obat dan Makanan
p.11
unresolved
org
Departemen Komunikasi Korporat Social
p.11
unresolved
org
PT CMP Consulting
p.13
unresolved
org
Kementerian Kesehatan RI
p.13
unresolved
org
Menteri Pertanian Republik Indonesia
p.13
unresolved
org
PT Meprofarm
p.13
unresolved
org
Bank Agroniaga
p.13
unresolved
org
PT Combiphar
p.13
unresolved
org
PT Yarindo Farmatama
p.13
unresolved
person
Prof. dr. Taruna Ikrar
p.14
unresolved
org
PT Ethica Industri
p.18
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.