Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 176
Page 1
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 1/1
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
Catatan 2023 2022
ASET
2b,2g,4,37,
Kas 40,43 21.701.514 21.359.509
2b,2g,2i,5,37,
Giro pada Bank Indonesia 40,43 92.617.705 104.110.295
Giro pada bank-bank lain - setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 899 pada tanggal 31 Desember 2023 2b,2g,2i,6,37,
(31 Desember 2022: Rp 743) 40,43 5.614.353 4.751.916
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain - setelah
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp 684 2b,2g,2j,7,37,
pada tanggal 31 Desember 2023 (31 Desember 2022: Rp 5.463) 40,43 5.201.661 31.377.152
2g,2k,8,37,40,
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 43 15.058.660 2.233.129
Tagihan akseptasi - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan
nilai sebesar Rp 283.115 pada tanggal 31 Desember 2023 2g,2l,9,37,40,
(31 Desember 2022: Rp 315.457) 43 14.659.624 15.199.641
Wesel tagih - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
sebesar Rp 4.516 pada tanggal 31 Desember 2023
(31 Desember 2022: Rp 7.135) 2g,10,37,40,43 10.383.524 5.895.907
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali - setelah dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp 998
pada tanggal 31 Desember 2023 (31 Desember 2022: Rp 1.299) 2g,2n,11,37,43 93.096.153 153.965.112
Kredit yang diberikan - setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 33.308.875 pada tanggal 2g,2m,12,39,40,
31 Desember 2023 (31 Desember 2022: Rp 33.947.518) 43
Pihak berelasi 2ak,47 8.406.659 9.372.935
Pihak ketiga 750.481.180 651.616.069
Piutang pembiayaan konsumen - setelah dikurangi cadangan
kerugian penurunan nilai sebesar Rp 327.946 pada tanggal
31 Desember 2023 (31 Desember 2022: Rp 410.229) 2g,2o,13,37,43 8.713.450 8.215.427
Piutang sewa pembiayaan - setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 1.399 pada tanggal 31 Desember 2023
(31 Desember 2022: Rp 1.226) 2g,2p,37,43 139.007 121.716
Aset dari transaksi syariah - setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 422.934 pada tanggal 31 Desember 2023
(31 Desember 2022: Rp 482.088) 2g,2q 8.590.618 7.094.730
Efek-efek untuk tujuan investasi - setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 544.480 pada tanggal 2g,2r,14,37,40,
31 Desember 2023 (31 Desember 2022: Rp 290.817) 43 312.053.624 248.895.166
Biaya dibayar dimuka 15 1.039.030 854.599
Pajak dibayar dimuka 20a 24.868 24.090
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar
Rp 10.100.123 pada tanggal 31 Desember 2023
(31 Desember 2022: Rp 10.071.161) 2h,2s,16 26.824.744 24.709.372
Aset takberwujud - setelah dikurangi akumulasi amortisasi sebesar
Rp 1.057.495 pada tanggal 31 Desember 2023
(31 Desember 2022: Rp 2.305.066) 2e,2u,17 1.564.773 1.567.120
Aset pajak tangguhan - bersih 2ah,20h 7.451.236 7.321.331
Aset lain-lain - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
sebesar Rp 3.021 pada tanggal 31 Desember 2023 2g,2h,2t
(31 Desember 2022: Rp 213) 18,40,43
Pihak berelasi 2ak,47 9.121 9.216
Pihak ketiga 24.475.506 16.037.242
JUMLAH ASET 1.408.107.010 1.314.731.674
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan.
Page 9
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 1/2
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
Catatan 2023 2022
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER, DAN EKUITAS
LIABILITAS
Simpanan dari nasabah 2g,2v,19,37,40,43
Pihak berelasi 2ak,47 2.639.237 2.412.327
Pihak ketiga 1.088.127.570 1.028.039.456
Dana simpanan syariah 2g,2w 3.201.970 2.825.860
Simpanan dari bank-bank lain 2g,2v,19,37,40,43 10.070.820 7.936.206
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 2g,2k,8,37,40,43 122.765 383.273
Utang akseptasi 2g,2l,9,37,40,43 6.701.256 9.666.648
2g,2n,
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 14,37,40,43,48 1.054.780 255.962
Utang pajak 2ah,20b 1.727.910 2.373.869
Pinjaman yang diterima 2g,21,37,40,43,48 1.629.626 1.316.951
Liabilitas pajak tangguhan - bersih 2ah,20h - 9.740
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi 2g,2ab,22,40,43 3.371.674 3.438.349
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain 2g,2ab,23,40,43 29.495.865 20.429.778
Liabilitas imbalan pasca-kerja 2ag,38 9.032.072 7.521.225
Obligasi subordinasi 2g,2z,24,37,43,48 500.000 500.000
JUMLAH LIABILITAS 1.157.675.545 1.087.109.644
DANA SYIRKAH TEMPORER 2x 7.893.872 6.440.375
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Modal saham - nilai nominal Rp 12,50 (nilai penuh) per lembar
saham
Modal dasar: 440.000.000.000 lembar saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh:
123.275.050.000 lembar saham 1c,25 1.540.938 1.540.938
Tambahan modal disetor 1c,2e,2ad,26 5.548.977 5.548.977
Surplus revaluasi aset tetap 2s,16 10.936.462 10.713.088
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam valuta asing 2f 422.502 430.368
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
lain - bersih 2g,2r,7,14 948.627 1.824.992
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 36 3.234.149 2.826.792
Belum ditentukan penggunaannya 2ag 219.723.216 198.132.066
Komponen ekuitas lainnya 2e 1.385 1.385
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk 242.356.256 221.018.606
Kepentingan non-pengendali 1d,2e,46 181.337 163.049
JUMLAH EKUITAS 242.537.593 221.181.655
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS 1.408.107.010 1.314.731.674
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan.
Page 10
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 2/1
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan bunga dan syariah 2ad,2aj,28,47
Pendapatan bunga 86.542.585 71.560.606
Pendapatan syariah 855.189 680.585
Jumlah pendapatan bunga dan syariah 87.397.774 72.241.191
Beban bunga dan syariah 2ad,2aj,29,47
Beban bunga (11.954.918) (8.071.113)
Beban syariah (314.034) (180.569)
Jumlah beban bunga dan syariah (12.268.952) (8.251.682)
PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH - BERSIH 75.128.822 63.989.509
PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA
Pendapatan provisi dan komisi - bersih 2ae,30 16.652.716 16.583.605
Pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi - bersih 2af,31 1.887.500 1.287.406
Lain-lain 6.276.335 5.615.797
Jumlah pendapatan operasional lainnya 24.816.551 23.486.808
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai aset 2g,32 (2.263.049) (4.526.619)
BEBAN OPERASIONAL LAINNYA
Beban karyawan 2ag,2aj,33,38,47 (16.197.811) (13.651.458)
Beban umum dan administrasi 2aj,16,34,47 (17.496.896) (15.390.436)
Lain-lain (3.807.860) (3.440.771)
Jumlah beban operasional lainnya (37.502.567) (32.482.665)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 60.179.757 50.467.033
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2ah,20c (11.521.662) (9.711.461)
LABA BERSIH 48.658.095 40.755.572
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti 2ag,38 (559.449) (349.596)
Pajak penghasilan atas pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti 2ah 106.457 66.252
(452.992) (283.344)
Surplus revaluasi aset tetap 2s,16 231.837 1.225.786
(221.155) 942.442
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 2j,2r,7,14 (1.083.532) (5.329.799)
Pajak penghasilan 2ah 206.344 1.011.931
(877.188) (4.317.868)
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam valuta asing 2f (7.866) 52.708
(885.054) (4.265.160)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN,
SETELAH PAJAK PENGHASILAN (1.106.209) (3.322.718)
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF (Dipindahkan) 47.551.886 37.432.854
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan.
Page 11
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 2/2
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF (Pindahan) 47.551.886 37.432.854
LABA BERSIH YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
KEPADA:
Pemilik entitas induk 48.639.122 40.735.722
Kepentingan non-pengendali 2e,46 18.973 19.850
48.658.095 40.755.572
LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
KEPADA:
Pemilik entitas induk 47.533.598 37.413.477
Kepentingan non-pengendali 2e,46 18.288 19.377
47.551.886 37.432.854
LABA BERSIH PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK
ENTITAS INDUK (nilai penuh) 2ac,35 395 330
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan.
Page 12
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 3/1
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023
Atribusi kepada pemilik entitas induk
Keuntungan
(Kerugian)
yang belum
direalisasi
atas aset
keuangan
Selisih kurs yang diukur
karena pada nilai
penjabaran wajar melalui Jumlah
Modal laporan penghasilan ekuitas
ditempatkan Tambahan Surplus keuangan komprehensif Saldo laba Komponen pemilik Kepentingan
dan disetor modal revaluasi dalam valuta lain - Telah ditentukan Belum ditentukan ekuitas entitas non- Jumlah
Catatan penuh disetor aset tetap asing bersih penggunaannya penggunaannya lainnya induk pengendali ekuitas
Saldo per 31 Desember 2022 1.540.938 5.548.977 10.713.088 430.368 1.824.992 2.826.792 198.132.066 1.385 221.018.606 163.049 221.181.655
Laba tahun berjalan - - - - - - 48.639.122 - 48.639.122 18.973 48.658.095
Surplus revaluasi aset tetap 2s,16 - - 223.374 - - - 8.463 - 231.837 - 231.837
Selisih kurs karena penjabaran
laporan keuangan dalam
valuta asing 2f - - - (7.866) - - - - (7.866) - (7.866)
Keuntungan (kerugian) yang belum
direalisasi atas aset
keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan
komprehensif lain - bersih 2j,2r,7,14 - - - - (876.365) - - - (876.365) (823) (877.188)
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti - bersih 2ag,2ah,38 - - - - - - (453.130) - (453.130) 138 (452.992)
Jumlah laba komprehensif
tahun berjalan - - 223.374 (7.866) (876.365) - 48.194.455 - 47.533.598 18.288 47.551.886
Cadangan umum 36 - - - - - 407.357 (407.357) - - - -
Dividen kas 36 - - - - - - (26.195.948) - (26.195.948) - (26.195.948)
Saldo per 31 Desember 2023 1.540.938 5.548.977 10.936.462 422.502 948.627 3.234.149 219.723.216 1.385 242.356.256 181.337 242.537.593
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Page 13
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 3/2
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2022
Atribusi kepada pemilik entitas induk
Keuntungan
(Kerugian)
yang belum
direalisasi
atas aset
keuangan
Selisih kurs yang diukur
karena pada nilai
penjabaran wajar melalui Jumlah
Modal laporan penghasilan ekuitas
ditempatkan Tambahan Surplus keuangan komprehensif Saldo laba Komponen pemilik Kepentingan
dan disetor modal revaluasi dalam valuta lain - Telah ditentukan Belum ditentukan ekuitas entitas non- Jumlah
Catatan penuh disetor aset tetap asing bersih penggunaannya penggunaannya lainnya induk pengendali ekuitas
Saldo per 31 Desember 2021 1.540.938 5.548.977 9.521.504 377.660 6.142.177 2.512.565 177.067.556 1.385 202.712.762 136.172 202.848.934
Laba tahun berjalan - - - - - - 40.735.722 - 40.735.722 19.850 40.755.572
Surplus revaluasi aset tetap 2s,16 - - 1.191.584 - - - 34.202 - 1.225.786 - 1.225.786
Selisih kurs karena penjabaran
laporan keuangan dalam
valuta asing 2f - - - 52.708 - - - - 52.708 - 52.708
Keuntungan (kerugian) yang belum
direalisasi atas aset
keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan
komprehensif lain - bersih 2j,2r,7,14 - - - - (4.317.185) - - - (4.317.185) (683) (4.317.868)
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti - bersih 2ag,2ah,38 - - - - - - (283.554) - (283.554) 210 (283.344)
Jumlah laba komprehensif
tahun berjalan - - 1.191.584 52.708 (4.317.185) - 40.486.370 - 37.413.477 19.377 37.432.854
Cadangan umum 36 - - - - - 314.227 (314.227) - - - -
Dividen kas 36 - - - - - - (19.107.633) - (19.107.633) - (19.107.633)
Setoran modal pada
Entitas anak 46 - - - - - - - - - 7.500 7.500
Saldo per 31 Desember 2022 1.540.938 5.548.977 10.713.088 430.368 1.824.992 2.826.792 198.132.066 1.385 221.018.606 163.049 221.181.655
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Page 14
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 4/1
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan pendapatan bunga dan syariah, provisi, dan komisi 106.414.649 89.720.816
Pendapatan operasional lainnya 6.355.896 5.595.626
Pembayaran beban bunga dan syariah, provisi, dan komisi (12.184.461) (8.372.338)
Pembayaran imbalan pasca-kerja 38 (369.720) (362.848)
Pendapatan dari transaksi valuta asing - bersih (465.294) 3.083.584
Beban operasional lainnya (35.130.988) (29.944.225)
Pembayaran tantiem Dewan Komisaris dan Direksi 36 (660.000) (493.000)
Kenaikan (penurunan) lainnya yang mempengaruhi kas:
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang
jatuh tempo lebih dari 3 (tiga) bulan sejak tanggal perolehan 417.504 9.776.116
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (12.118.168) (209.675)
Tagihan akseptasi 572.359 (4.054.784)
Wesel tagih (4.489.425) 633.297
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 60.869.260 (6.900.307)
Kredit yang diberikan (100.405.857) (73.189.294)
Piutang pembiayaan konsumen (670.970) (222.986)
Piutang sewa pembiayaan - bersih (17.464) (38.002)
Aset dari transaksi syariah (1.712.883) (1.456.064)
Aset lain-lain (7.521.645) (25.785)
Simpanan dari nasabah 61.073.381 55.348.155
Dana simpanan syariah 376.110 1.205.821
Simpanan dari bank-bank lain 2.154.145 (2.241.366)
Utang akseptasi (2.965.392) 3.022.354
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain 9.010.494 2.293.350
Dana syirkah temporer 1.453.497 718.387
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas
operasi sebelum pembayaran pajak penghasilan 69.985.028 43.886.832
Pembayaran pajak penghasilan (11.869.562) (10.107.569)
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi 58.115.466 33.779.263
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pembelian efek-efek untuk tujuan investasi (162.676.803) (136.240.737)
Penjualan efek-efek untuk tujuan investasi 50.000 150.000
Penerimaan dari efek-efek tujuan investasi yang jatuh tempo
selama tahun berjalan 97.872.788 107.010.907
Penerimaan dividen kas dari efek-efek untuk tujuan investasi 34.528 46.530
Perolehan aset tetap (4.697.731) (2.631.226)
Perolehan aset hak guna (401.617) (723.780)
Hasil penjualan aset tetap 16 22.086 5.320
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi (69.796.749) (32.382.986)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan.
Page 15
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 4/2
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran efek-efek utang yang diterbitkan 48 - (483.000)
Penerimaan pinjaman yang diterima 48 49.928.825 23.546.543
Pembayaran pinjaman yang diterima 48 (49.607.671) (23.237.805)
Penerimaan dari penambahan kepemilikan dari non-pengendali 46 - 7.500
Pembayaran dividen kas 36 (26.195.948) (19.107.633)
Penerimaan efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali 48 2.332.995 1.490.501
Pembayaran efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali 48 (1.528.882) (1.332.322)
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas
pendanaan (25.070.681) (19.116.216)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS (36.751.964) (17.719.939)
KAS DAN SETARA KAS, AWAL TAHUN 160.422.371 177.268.685
PENGARUH FLUKTUASI KURS VALUTA ASING PADA
KAS DAN SETARA KAS 725.580 873.625
KAS DAN SETARA KAS, AKHIR TAHUN 124.395.987 160.422.371
Kas dan setara kas terdiri dari:
Kas 4 21.701.514 21.359.509
Giro pada Bank Indonesia 5 92.617.705 104.110.295
Giro pada bank-bank lain - bersih 6 5.615.252 4.752.659
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang jatuh tempo
dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal perolehan 7 4.461.516 30.199.908
Jumlah kas dan setara kas 124.395.987 160.422.371
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan.
Page 16
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/1
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian dan informasi umum Bank
PT Bank Central Asia Tbk (“Bank”) didirikan di negara Republik Indonesia berdasarkan
Akta Pendirian No. 38 tanggal 10 Agustus 1955, dibuat dihadapan Raden Mas Soeprapto,
Wakil Notaris di Semarang dengan nama “N.V. Perseroan Dagang Dan Industrie
Semarang Knitting Factory”. Akta ini telah memperoleh pengesahan dari Menteri
Kehakiman berdasarkan penetapan No. J.A.5/89/19 tanggal 10 Oktober 1955 dan
diumumkan dalam Berita Negara No. 62 tanggal 3 Agustus 1956, Tambahan No. 595.
Sejak pendiriannya, nama Bank telah diubah beberapa kali, dan perubahan nama menjadi
PT Bank Central Asia berdasarkan Akta perubahan anggaran dasar No.144 tanggal 21
Mei 1974, dibuat dihadapan Wargio Suhardjo, S.H., pengganti Notaris Ridwan Suselo,
Notaris di Jakarta.
Anggaran Dasar Bank telah mengalami beberapa kali perubahan untuk disesuaikan
dengan:
a. Perubahan status Perseroan dari sebelumnya perseroan tertutup menjadi
perusahaan terbuka sebagaimana tercantum dalam Akta Perubahan Anggaran Dasar
No. 62 tanggal 29 Desember 1999, dibuat dihadapan Notaris Hendra Karyadi, S.H.,
yang telah disetujui oleh Menteri Kehakiman dengan keputusan No. C-21020
HT.01.04.TH.99 tanggal 31 Desember 1999 dan diumumkan dalam Berita Negara No.
30 tanggal 14 April 2000, Tambahan No.1871;
b. Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Nomor IX.J.1 tentang Pokok-
Pokok Anggaran Dasar Perseroan Yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat
Ekuitas dan Perusahaan Publik, Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar
Modal dan Lembaga Keuangan Nomor Kep-179/BL/2008 tertanggal 14 Mei 2008
sebagaimana tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No 19, tanggal 15
Januari 2009, dibuat dihadapan Doktor Irawan Soerodjo, S.H., M.Si., Notaris di
Jakarta, yang telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat Keputusannya No.
AHU-12512.AH.01.02.Tahun 2009, tanggal 14 April 2009;
c. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, sebagaimana tercantum dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat No. 171, tanggal 23 April 2015, dibuat dihadapan Dr.
Irawan Soerodjo, S.H., M.Si., Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan perubahan
anggaran dasarnya telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan
Hukum, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dalam suratnya No. AHU-AH.01.03-0926937, tanggal 23 April
2015.
Anggaran Dasar Bank telah diubah dan dinyatakan kembali sebagaimana tercantum
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 145, tanggal 24 Agustus 2020, dibuat
dihadapan Notaris Christina Dwi Utami S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat
yang pemberitahuan perubahan anggaran dasarnya telah diterima dan dicatat di dalam
Sistem Administrasi Badan Hukum, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam suratnya No. AHU-AH.01.03-0383825
tanggal 8 September 2020, dan kemudian diubah dengan Akta Pernyataan Keputusan
Rapat No. 218, tanggal 27 September 2021, dibuat dihadapan Christina Dwi Utami S.H.,
M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat, yang pemberitahuan perubahan anggaran
dasarnya telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum,
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata
dalam suratnya No. AHU-AH.01.03-0453543 tanggal 27 September 2021.
Page 17
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/2
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
a. Pendirian dan informasi umum Bank (lanjutan)
Sesuai dengan Pasal 3 dari anggaran dasar Bank, maksud dan tujuan Bank ialah
berusaha sebagai suatu bank umum. Bank bergerak di bidang perbankan dan jasa
keuangan lainnya sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia. Bank memperoleh
izin untuk melakukan usaha sebagai bank umum berdasarkan Surat Keputusan Menteri
Keuangan No. 42855/U.M.II tanggal 14 Maret 1957. Bank memperoleh izin untuk
melakukan kegiatan usaha devisa berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia
No. 9/110/Kep/Dir/UD tanggal 28 Maret 1977.
Bank berkedudukan di Jakarta Pusat dengan kantor pusat di Jalan M.H. Thamrin No. 1.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank memiliki sejumlah cabang dan kantor
perwakilan sebagai berikut:
2023 2022
Cabang dalam negeri*) 1.258 1.247
Kantor perwakilan luar negeri 2 2
1.260 1.249
*) termasuk KCP kas
Cabang-cabang dalam negeri berlokasi di berbagai pusat bisnis utama yang tersebar di
seluruh Indonesia. Kantor-kantor perwakilan luar negeri berlokasi di Hong Kong dan
Singapura.
b. Rekapitalisasi
Berdasarkan Surat Keputusan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (“BPPN”)
No. 19/BPPN/1998 tanggal 28 Mei 1998, BPPN mengambil alih operasi dan manajemen
Bank. Sesuai dengan keputusan tersebut, status Bank diubah menjadi Bank Taken Over
(“BTO”). Bank ditetapkan untuk ikut serta dalam program rekapitalisasi bank berdasarkan
keputusan bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia
No. 117/KMK.017/1999 dan No. 31/15/KEP/GBI tanggal 26 Maret 1999 mengenai
pelaksanaan program rekapitalisasi bank untuk Bank Taken Over.
Sehubungan dengan program rekapitalisasi, pada tanggal 28 Mei 1999 Bank menerima
pembayaran sebesar Rp 60.877.000 dari Pemerintah Republik Indonesia. Jumlah ini
terdiri dari (i) nilai pokok kredit yang diberikan kepada perusahaan afiliasi yang telah
diserahkan kepada BPPN (terdiri dari Rp 47.751.000 yang dialihkan secara efektif pada
tanggal 21 September 1998 dan Rp 4.975.000 yang dialihkan secara efektif pada tanggal
26 April 1999), dan (ii) bunga yang masih harus diterima atas kredit yang diberikan kepada
perusahaan afiliasi terhitung sejak tanggal efektif pengalihan sampai dengan tanggal 30
April 1999, sejumlah Rp 8.771.000, dikurangi dengan (iii) kelebihan saldo Bantuan
Likuiditas Bank Indonesia (termasuk bunga) sejumlah Rp 29.100.000 atas pembayaran
rekapitalisasi dari pemerintah melalui BPPN sejumlah Rp 28.480.000. Pada tanggal yang
sama, Bank menggunakan penerimaan tersebut untuk membeli obligasi pemerintah yang
baru diterbitkan sejumlah Rp 60.877.000 (terdiri dari obligasi dengan tingkat bunga tetap
sejumlah Rp 2.752.000 dan obligasi dengan tingkat bunga variabel sejumlah
Rp 58.125.000 melalui Bank Indonesia).
Page 18
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/3
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
b. Rekapitalisasi (lanjutan)
Berdasarkan Surat Keputusan Ketua BPPN No. SK-501/BPPN/0400 tanggal 25 April
2000, BPPN mengembalikan Bank kepada Bank Indonesia yang berlaku efektif pada
tanggal tersebut. Untuk memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam Peraturan Bank
Indonesia (“PBI”) No. 2/11/PBI/2000 tanggal 31 Maret 2000, Bank Indonesia
mengumumkan melalui Peng. No. 2/4/Bgub tanggal 28 April 2000, bahwa program
pemulihan termasuk restrukturisasi Bank telah selesai dan Bank telah dikembalikan ke
dalam pengawasan Bank Indonesia.
c. Saham Bank dan obligasi subordinasi Bank
Saham Bank
Berdasarkan Surat Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. S-1037/PM/2000 tanggal
11 Mei 2000, Bank menawarkan 662.400.000 lembar saham melalui Penawaran Umum
Perdana dengan jumlah nilai nominal Rp 331.200 (harga penawaran Rp 1.400 (nilai
penuh) per lembar saham), yang merupakan 22% (dua puluh dua persen) dari modal
saham yang ditempatkan dan disetor, sebagai bagian dari divestasi pemilikan saham
Republik Indonesia yang diwakili oleh BPPN. Penawaran umum ini dicatatkan pada Bursa
Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tanggal 31 Mei 2000 (kedua bursa ini telah
digabung dan sekarang bernama Bursa Efek Indonesia).
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) tanggal 12 April 2001 (Akta
risalah RUPSLB No. 25 tanggal 12 April 2001 dibuat oleh Hendra Karyadi, S.H., Notaris
di Jakarta) telah menyetujui pemecahan nilai nominal saham Bank (stock split), dari Rp
500 (nilai penuh) per saham dipecah menjadi 2 (dua) saham dengan nilai nominal Rp 250
(nilai penuh) per lembar, dan menyetujui peningkatan/penambahan modal ditempatkan
dan disetor sebanyak Rp 73.599.650.000 melalui Program Kompensasi Manajemen
Berbasis Saham (“MSOP”). Perubahan anggaran dasar Bank terkait stock split tersebut
sebagaimana ternyata dalam Akta pernyataan keputusan rapat No. 30 tanggal 12 April
2001, dibuat dihadapan Hendra Karyadi, S.H., Notaris di Jakarta yang laporan perubahan
anggaran dasarnya telah diterima dan dicatat oleh penerimaan pemberitahuannya telah
diterima dan dicatat oleh Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, sebagaimana
ternyata dalam suratnya No. C-4805 HT.01.04-TH.2001 pada tanggal 18 April 2001.
Berdasarkan Surat Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. S-1611/PM/2001 tanggal
29 Juni 2001, Bank menawarkan lagi 588.800.000 lembar saham dengan jumlah nilai
nominal Rp 147.200 (harga penawaran Rp 900 (nilai penuh) per lembar saham), yang
merupakan 10% (sepuluh persen) dari modal saham ditempatkan dan disetor saat itu,
sebagai bagian dari divestasi pemilikan saham Republik Indonesia yang diwakili oleh
BPPN. Penawaran umum ini dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek
Surabaya pada tanggal 10 Juli 2001.
Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Tahunan tanggal 6 Mei 2004 (Akta risalah
RUPS Tahunan No. 16 tanggal 6 Mei 2004 dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi, S.H.,
Notaris di Jakarta) telah menyetujui dilakukannya pemecahan nilai nominal saham Bank
(stock split) dari Rp 250 (nilai penuh) per saham dipecah menjadi 2 (dua) saham Bank
dengan nilai nominal Rp 125 (nilai penuh) per saham. Perubahan anggaran dasar Bank
terkait stock split tersebut sebagaimana ternyata dalam Akta Notaris Hendra Karyadi,
S.H., Notaris di Jakarta, No. 40 tanggal 18 Mei 2004, yang laporannya telah diterima dan
dicatat dalam Database Sistem Administrasi Badan Hukum (“Sisminbakum”), Direktorat
Jenderal Administrasi Hukum Umum, Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia No. C-13176HT.01.04.TH.2004 tanggal 26 Mei 2004.
Page 19
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/4
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
c. Saham Bank dan obligasi subordinasi Bank (lanjutan)
Saham Bank (lanjutan)
RUPSLB tanggal 26 Mei 2005 (Akta risalah RUPSLB No. 42 tanggal 26 Mei 2005 dibuat
oleh Notaris Hendra Karyadi, S.H., Notaris di Jakarta) telah menyetujui untuk
dilakukannya pembelian kembali saham (buy back shares) oleh Bank, dengan ketentuan
bahwa pembelian kembali saham disetujui oleh Bank Indonesia, jumlah saham yang akan
dibeli kembali tidak melebihi 5% (lima persen) dari jumlah seluruh saham Bank yang telah
diterbitkan hingga tanggal 31 Desember 2004, yaitu sebanyak 615.160.675 lembar
saham dan jumlah dana untuk pembelian kembali saham tidak melebihi Rp 2.153.060.
Dengan Surat No. 7/7/DPwB2/PwB24/Rahasia tanggal 16 November 2005, Bank
Indonesia tidak berkeberatan dengan rencana pembelian kembali saham Bank.
RUPSLB tanggal 15 Mei 2007 (Akta risalah RUPSLB No. 6 tanggal 15 Mei 2007 dibuat
oleh Notaris Hendra Karyadi, S.H., Notaris di Jakarta) telah menyetujui untuk
dilakukannya pembelian kembali saham (buy back shares) tahap II oleh Bank, dengan
ketentuan bahwa pembelian kembali saham disetujui oleh Bank Indonesia serta dilakukan
dari waktu ke waktu selama 18 (delapan belas) bulan terhitung sejak tanggal rapat
tersebut, jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak melebihi 1% (satu persen) dari
jumlah seluruh saham yang telah diterbitkan oleh Bank hingga tanggal 27 April 2007 atau
seluruhnya 123.275.050 lembar saham, dan jumlah dana untuk pembelian kembali
saham tidak melebihi Rp 678.013. Dengan Surat No. 9/160/DPB 3/TPB 3-2 tanggal 11
Oktober 2007, Bank telah memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia terkait dengan
pembelian kembali saham tahap II.
RUPSLB tanggal 28 November 2007 (Akta risalah RUPSLB No. 33 tanggal 28 November
2007 dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi, S.H., Notaris di Jakarta), telah menyetujui
pemecahan saham Bank (stock split) dari Rp 125 (nilai penuh) per saham dipecah
menjadi 2 (dua) saham Bank dengan nilai nominal Rp 62,50 (nilai penuh) per saham.
Perubahan Anggaran Dasar Bank terkait stock split tersebut sebagaimana ternyata dalam
Akta pernyataan keputusan rapat No. 6 tanggal 11 Desember 2007 yang dibuat
dihadapan Notaris Hendra Karyadi, S.H., Notaris di Jakarta yang penerimaan
pemberitahuannya telah diterima dan dicatat oleh Departemen Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia, sebagaimana ternyata dalam suratnya No. AHU-AH.01.10-
0247 tanggal 3 Januari 2008.
Berdasarkan Surat No. 038/IQ-ECM/LTR/HFJ/XI/2008.TRIM tanggal 26 November 2008,
dinyatakan bahwa aktivitas pembelian kembali saham tahap II periode 11 Februari 2008
sampai dengan 13 November 2008 telah selesai dilaksanakan dengan jumlah pembelian
sejumlah 397.562 lot atau 198.781.000 lembar saham dengan rata-rata perolehan Rp
3.106,88 (nilai penuh) per lembar saham. Sehingga jumlah pembelian kembali saham
yang telah dilakukan sampai dengan 13 November 2008 sebanyak 289.767.000 lembar
saham dengan nilai keseluruhan pembelian Rp 808.585.
Pada tanggal 7 Agustus 2012, Bank telah menjual saham hasil pembelian kembali
(saham tresuri) sebanyak 90.986.000 lembar saham pada harga Rp 7.700 (nilai penuh)
per lembar saham dengan nilai penjualan bersih sebesar Rp 691.492. Selisih antara
harga perolehan kembali dan harga jual kembali saham tresuri sebesar Rp 500.496
dicatat sebagai “selisih modal dari transaksi saham tresuri”, yang merupakan bagian dari
tambahan modal disetor (Catatan 26). Pada tanggal 31 Desember 2012, jumlah saham
tresuri yang dimiliki oleh Bank adalah sebanyak 198.781.000 lembar saham dengan nilai
keseluruhan sebesar Rp 617.589.
Page 20
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/5
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
c. Saham Bank dan obligasi subordinasi Bank (lanjutan)
Saham Bank (lanjutan)
Pada tanggal 7 Februari 2013, Bank telah menjual saham hasil pembelian kembali
(saham tresuri) sebanyak 198.781.000 lembar saham pada harga Rp 9.900 (nilai penuh)
per lembar saham dengan nilai penjualan bersih sebesar Rp 1.932.528. Selisih antara
harga perolehan kembali dan harga jual kembali saham tresuri sebesar Rp 1.314.939
dicatat sebagai “selisih modal dari transaksi saham tresuri”, yang merupakan bagian dari
tambahan modal disetor (Catatan 26). Pada tanggal 31 Desember 2013, Bank sudah
tidak lagi memiliki saham tresuri.
RUPSLB tanggal 23 September 2021 (Akta berita acara RUPSLB No. 178 tanggal 23
September 2021 dibuat oleh Notaris Christina Dwi Utami S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di
Jakarta Barat), telah menyetujui pemecahan saham Bank (stock split) dari Rp 62,50 (nilai
penuh) per saham dipecah menjadi 5 (lima) saham Bank masing-masing dengan nilai
nominal Rp 12,50 (nilai penuh) per saham. Perubahan Anggaran Dasar Bank terkait stock
split tersebut sebagaimana ternyata dalam Akta pernyataan keputusan rapat No. 218
tanggal 27 September 2021 yang dibuat dihadapan Notaris Christina Dwi Utami S.H.,
M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat yang penerimaan pemberitahuannya telah
diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia, sebagaimana ternyata dalam suratnya No. AHU-AH.01.03-0453543 tanggal
27 September 2021. Terhitung sejak tanggal 13 Oktober 2021 saham Bank yang
dicatatkan di Bursa Efek Indonesia setelah pelaksanaan stock split menjadi
122.042.299.500 saham dengan nilai nominal Rp 12,50 (nilai penuh) per saham.
Entitas induk langsung Bank adalah PT Dwimuria Investama Andalan, yang didirikan di
Indonesia, yang merupakan pemegang 54,94% saham Bank pada tanggal 31 Desember
2023 dan 2022. Pemegang Saham Pengendali Terakhir (“PSPT”) Bank adalah Sdr.
Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono.
Obligasi Subordinasi
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Central Asia Tahap I 2018 ditawarkan pada
nilai nominal. Bunga obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan tanggal
pembayaran bunga obligasi yang bersangkutan. Pembayaran pertama bunga obligasi
dilakukan pada tanggal 5 Oktober 2018 dan pembayaran bunga terakhir akan dilakukan
bersamaan dengan pelunasan pokok masing-masing seri obligasi.
Bank melakukan Perjanjian Perwaliamanatan dengan PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk (yang bertindak selaku Wali Amanat) untuk Obligasi Subordinasi
Berkelanjutan I Bank Central Asia Tahap I Tahun 2018 sesuai dengan Akta Perjanjian
Perwaliamanatan No. 27 tanggal 22 Maret 2018 yang dibuat dihadapan Aulia Taufani,
S.H., notaris di Jakarta. Perjanjian ini mengalami beberapa perubahan yang diaktakan
dengan Perubahan I No. 5 tanggal 5 Juni 2018 dan Perubahan II No. 2 tanggal 3 Juli
2018.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank
Central Asia Tahap I Tahun 2018 mendapat peringkat idAA dari Pefindo. Pada tanggal 26
Juni 2018, obligasi tersebut telah dicatat pada Bursa Efek Indonesia (Catatan 24).
Page 21
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/6
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Entitas Anak
Entitas Anak yang dimiliki secara langsung dan tidak langsung oleh Bank pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
Dimulainya Persentase Jumlah
kegiatan Tempat kepemilikan efektif Aset
Nama Perusahaan komersial Bidang usaha kedudukan 2023 2022 2023 2022
PT BCA Finance 1981 Pembiayaan investasi, Jakarta 100% 100% 8.939.789 8.496.916
pembiayaan modal
kerja, pembiayaan
multiguna, sewa
operasi, kegiatan
pembiayaan lain
berdasarkan
persetujuan instansi
yang berwenang
BCA Finance Limited 1975 Money lending dan Hong Kong 100% 100% 938.992 1.449.430
remittance
PT Bank BCA 1991 Perbankan syariah Jakarta 100% 100% 14.471.734 12.671.668
Syariah
PT BCA Sekuritas 1990 Perantara perdagangan Jakarta 90% 90% 1.907.290 1.238.341
efek dan penjamin
emisi efek
PT Asuransi Umum 1988 Asuransi umum atau Jakarta 100% 100% 3.005.651 2.431.927
BCA kerugian
PT BCA Multi 2010 Pembiayaan investasi, Jakarta 100% 100% 1.826.864 1.528.916
Finance pembiayaan modal
kerja, pembiayaan
multiguna, sewa
operasi, kegiatan
pembiayaan lain
berdasarkan
persetujuan instansi
yang berwenang
PT Asuransi Jiwa 2014 Asuransi jiwa Jakarta 90% 90% 2.878.724 2.347.921
BCA
PT Central Capital 2017 Modal ventura Jakarta 100% 100% 435.178 480.619
Ventura
PT Bank Digital BCA 1965 Perbankan Jakarta 100% 100% 13.506.728 11.054.851
PT BCA Finance
PT BCA Finance, sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan berlokasi di
Wisma BCA Pondok Indah Lantai 2, Jalan Metro Pondok Indah No. 10, Jakarta Selatan,
bergerak di bidang pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja, pembiayaan
multiguna, sewa operasi, kegiatan pembiayaan lain berdasarkan persetujuan instansi
yang berwenang.
PT BCA Finance berdiri pada tahun 1981 dengan nama PT Central Sari Metropolitan
Leasing Corporation (“CSML”). Pada awal berdirinya, pemegang saham CSML adalah PT
Bank Central Asia dan Japan Leasing Corporation.
Pada tahun 2001, PT Central Sari Metropolitan Leasing Corporation berubah nama
menjadi PT Central Sari Finance (“CSF”), diikuti dengan perubahan kepemilikan saham,
dimana PT Bank Central Asia Tbk menjadi pemegang saham mayoritas, dan mengubah
fokus usaha menjadi pembiayaan kendaraan bermotor, khususnya roda empat atau lebih.
Terakhir, sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia No.C-08091 HT.01.04.TH.2005 tanggal 28 Maret 2005, PT Central
Sari Finance diubah namanya menjadi PT BCA Finance.
Page 22
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/7
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Entitas Anak (lanjutan)
BCA Finance Limited
BCA Finance Limited, sebuah perusahaan yang berdomisili di Hong Kong dan berlokasi
di The Center Lantai 47 Unit 4707, 99 Queen’s Road, Central, Hong Kong, bergerak di
bidang money lending dan remittance dan telah beroperasi sejak tahun 1975.
PT Bank BCA Syariah
PT Bank BCA Syariah, sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan berlokasi
di Jalan Raya Jatinegara Timur No. 72, Jakarta Timur, bergerak di bidang perbankan
dengan prinsip syariah dan telah beroperasi sejak tahun 1991.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan di Luar Rapat Perseroan Terbatas PT Bank UIB
No. 49 yang dibuat dihadapan Notaris Ny. Pudji Redjeki Irawati, S.H., tanggal
16 Desember 2009, PT Bank UIB melakukan perubahan kegiatan usaha menjadi bank
syariah dan perubahan nama menjadi PT Bank BCA Syariah. Akta perubahan tersebut
telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya
No. AHU-01929.AH.01.02 tanggal 14 Januari 2010.
Perubahan kegiatan usaha Bank dari bank umum konvensional menjadi bank umum yang
melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah dikukuhkan oleh Gubernur Bank
Indonesia melalui Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 12/13/KEP.GBI/DpG/2010
tanggal 2 Maret 2010. Dengan diperolehnya izin tersebut, pada tanggal 5 April 2010, PT
Bank BCA Syariah resmi beroperasi sebagai bank umum syariah.
Pada tanggal 10 Desember 2020, PT Bank BCA Syariah melakukan penggabungan
usaha dengan PT Bank Interim Indonesia yang berkedudukan di Jakarta. Keputusan
penggabungan usaha ini dituangkan dalam Akta No. 65 tanggal 16 November 2020 yang
dibuat dihadapan Notaris Christina Dwi Utami S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta.
1. Rencana Penggabungan PT Bank BCA Syariah dan PT Bank Interim Indonesia,
dimana PT Bank BCA Syariah akan bertindak sebagai bank penerima penggabungan.
2. Menyusun rancangan penggabungan.
3. Menyetujui pemecahan saham Bank sesuai dengan rencana penggabungan usaha,
dimana 1 saham akan dipecah menjadi 1.000 saham sehingga nilai nominal saham
Bank yang semula sebesar Rp 1.000.000 (satu juta Rupiah) untuk setiap saham
menjadi sebesar Rp 1.000 (seribu Rupiah) untuk setiap saham.
4. Menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor sehubungan dengan
penggabungan usaha dengan menerbitkan saham baru sebanyak 258.883.207
sehingga keseluruhan saham yang beredar adalah sebanyak 2.255.183.207 saham.
Saham baru tersebut akan dialokasikan kepada pemilik saham PT Bank Interim
Indonesia dengan rincian PT Bank Central Asia Tbk akan mendapatkan 258.883.137
saham dan PT BCA Finance akan mendapatkan 70 saham.
Akta perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan No. AHU-AH.01.10-0012509 pada
tanggal 10 Desember 2020.
Page 23
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/8
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Entitas Anak (lanjutan)
PT BCA Sekuritas
PT BCA Sekuritas, sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan berlokasi di
Menara BCA, Grand Indonesia Lantai 41, Suite 4101, Jalan M.H. Thamrin No. 1, Jakarta,
bergerak di bidang perantara perdagangan efek dan penjamin emisi efek sejak tahun
1990.
Pada tanggal 2 Oktober 2012, berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa PT Dinamika Usaha Jaya No. 5, yang dibuat dihadapan Notaris
Dr. Irawan Soerodjo, S.H., M.Si., PT Dinamika Usaha Jaya berubah nama menjadi
PT BCA Sekuritas. Perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. AHU-54329.AH.01.02
tanggal 22 Oktober 2012.
PT Asuransi Umum BCA
PT Asuransi Umum BCA, sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan berlokasi
di Gedung Sahid Sudirman Center Lantai 10 Unit E, F, G, dan H, Jalan Jenderal Sudirman
Kav. 86, Jakarta, bergerak di bidang industri perasuransian, terutama di bidang asuransi
umum atau kerugian, dalam arti seluas-luasnya.
PT Asuransi Umum BCA berdiri pada tahun 1988 dengan nama PT Asuransi Ganesha
Danamas. Pada tahun 2006, PT Asuransi Ganesha Danamas berubah nama menjadi PT
Transpacific General Insurance dan kemudian pada tahun 2011 menjadi PT Central
Sejahtera Insurance.
Pada tanggal 5 Desember 2013, berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa PT Central Sejahtera Insurance No. 7 yang dibuat dihadapan Notaris
Veronica Sandra Irawaty Purnadi, S.H., PT Central Sejahtera Insurance berubah nama
menjadi PT Asuransi Umum BCA. Perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. AHU-
64973.AH.01.02 tanggal 11 Desember 2013.
PT BCA Multi Finance
PT BCA Multi Finance, sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan berlokasi
di Gedung WTC Mangga Dua Lantai 6, Blok CL No. 001, Jalan Mangga Dua Raya No. 8,
Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta, bergerak di bidang pembiayaan
investasi, pembiayaan modal kerja, pembiayaan multiguna, sewa operasi, kegiatan
pembiayaan lain berdasarkan persetujuan instansi yang berwenang.
PT Central Santosa Finance didirikan di negara Republik Indonesia dengan Akta Notaris
Fransiscus Xaverius Budi Santosa Isbandi, S.H., tanggal 29 April 2010 No. 95. Akta ini
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam
Surat Keputusan No. AHU-23631.AH.01.01 tanggal 10 Mei 2010.
Pada tanggal 27 Mei 2019, berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa PT Central Santosa Finance No. 54 yang dibuat dihadapan
Notaris Veronica Sandra Irawaty Purnadi, S.H., PT Central Santosa Finance berubah
nama menjadi PT BCA Multi Finance. Perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. AHU-
0029530.AH.01.02 tanggal 29 Mei 2019.
Page 24
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/9
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Entitas Anak (lanjutan)
PT Asuransi Jiwa BCA
PT Asuransi Jiwa BCA, sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan berlokasi
di Gedung Chase Plaza Lantai 22, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 21, Jakarta 12920,
bergerak di bidang asuransi jiwa, termasuk asuransi jiwa dengan prinsip syariah.
PT Asuransi Jiwa BCA didirikan di negara Republik Indonesia dengan Akta Notaris
Dr. Irawan Soerodjo, S.H., M.Si., tanggal 16 Oktober 2013 No. 90. Akta ini telah disahkan
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. AHU-56809.AH.01.01 tanggal 7 November 2013.
Perusahaan memperoleh izin usaha dalam bidang asuransi jiwa dari ketua Otoritas Jasa
Keuangan (“OJK”) melalui Surat Keputusan No. KEP-91/D.05/2014 tanggal 14 Juli 2014.
PT Central Capital Ventura
PT Central Capital Ventura, sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan
berlokasi di Gedung Office 8 Lantai 16 Unit F, SCBD Lot 28, Jalan Jenderal Sudirman
Kav 52-53, Kelurahan Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, bergerak
di bidang modal ventura.
PT Central Capital Ventura didirikan di negara Republik Indonesia dengan Akta Notaris
Veronica Sandra Irawaty Purnadi, S.H., tanggal 25 Januari 2017 No. 15. Akta ini telah
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. AHU-0004845.AH.01.01 tanggal 2 Februari 2017. Entitas Anak
memperoleh izin usaha modal ventura berdasarkan Salinan Keputusan Dewan
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-39/D.05/2017 tanggal 19 Juni 2017.
PT Bank Digital BCA
PT Bank Digital BCA, sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan berlokasi di
Jalan Suryopranoto No. 52, Jakarta Pusat, Indonesia, bergerak di bidang perbankan dan
telah beroperasi sejak tahun 1965.
PT Bank Digital BCA didirikan dengan nama PT Bank Rakjat Parahyangan berdasarkan
akta notaris R. Soerojo Wongsowidjojo, S.H., No. 35 tanggal 25 Oktober 1965. Sesuai
perubahan Anggaran Dasar No. 19 tanggal 21 Agustus 1982 yang dibuat oleh Notaris R.
Soerojo Wongsowidjojo, S.H., nama Bank diubah menjadi PT Bank Pasar Rakyat
Parahyangan. Akta pendirian Bank telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-1092-HT.01.01.TH.82 tanggal 3
September 1982.
Pada tahun 1990, berdasarkan Akta Risalah Rapat PT Bank Pasar Rakyat Parahyangan
No. 68 tanggal 8 Januari 1990, yang dibuat oleh Misahardi Wilamarta, S.H., nama
PT Bank Pasar Rakyat Parahyangan diubah menjadi PT Bank Royal Indonesia, status
dan kegiatan menjadi bank umum, serta kedudukan menjadi di Jakarta.
PT Bank Royal Indonesia memperoleh izin usaha sebagai bank umum berdasarkan Surat
Keputusan Menteri Keuangan No. 1090/KMK.013/090 tanggal 12 September 1990 dan
sebagai pedagang valuta asing berdasarkan Surat Bank Indonesia No. 30/182/UOPM
tanggal 13 November 1997 yang telah diperpanjang berdasarkan Keputusan Direktur
Perizinan dan Informasi Perbankan Bank Indonesia No. 5/7/KEP.Dir.PIP.2003 tanggal 24
Desember 2003, sebagaimana telah didaftar ulang berdasarkan Surat Bank Indonesia
No. 10/449/DPIP/Prz tanggal 2 Mei 2008.
Page 25
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/10
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Entitas Anak (lanjutan)
PT Bank Digital BCA (lanjutan)
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank
Central Asia Tbk No. 62 tanggal 20 Juni 2019, yang dibuat dihadapan Notaris Christina
Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Bank memutuskan untuk melakukan akuisisi PT Bank
Royal Indonesia.
Akuisisi PT Bank Royal Indonesia telah mendapat persetujuan dari OJK sesuai dengan
Surat No. SR-60/PB.33/2019 tertanggal 22 Oktober 2019.
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank
Royal Indonesia No. 308 tanggal 31 Oktober 2019, yang dibuat dihadapan Notaris
Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., terjadi pengalihan saham dalam PT Bank
Royal Indonesia yang telah diterbitkan dengan cara menjual seluruh saham-saham yang
dimiliki oleh PT Royalindo Investa Wijaya, Sdr. Leslie Soemedi, Sdr. Ibrahim Soemedi,
Sdr. Herman Soemedi, Sdr. Ko Sugiarto dan Sdr. Nevin Soemedi kepada Bank dan PT
BCA Finance (Entitas Anak) masing-masing sebesar 99,99% dan 0,01%. Akta ini telah
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0356474 tanggal 7 November 2019.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT Bank Royal Indonesia
No. 37 tanggal 2 April 2020, yang dibuat dihadapan Sakti Lo, S.H., Notaris di Jakarta, PT
Bank Royal Indonesia melakukan perubahan nama menjadi PT Bank Digital BCA. Akta
perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dalam surat keputusannya No. AHU-0027414.AH.01.02 tanggal 2 April 2020.
e. Dewan Komisaris dan Direksi
Susunan pengurus Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
berikut:
2023
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Djohan Emir Setijoso
Komisaris : Tonny Kusnadi
Komisaris Independen : Cyrillus Harinowo
Komisaris Independen : Raden Pardede
Komisaris Independen : Sumantri Slamet
Direksi
Presiden Direktur : Jahja Setiaatmadja
Wakil Presiden Direktur : Armand Wahyudi Hartono
Wakil Presiden Direktur : Gregory Hendra Lembong
Direktur : Tan Ho Hien/Subur Tan
Direktur : Rudy Susanto
Direktur (yang juga
merupakan Direktur
yang membawahkan fungsi
Kepatuhan) : Lianawaty Suwono
Direktur : Santoso
Direktur : Vera Eve Lim
Direktur : Haryanto Tiara Budiman
Direktur : Frengky Chandra Kusuma
Direktur : John Kosasih
Direktur : Antonius Widodo Mulyono
Page 26
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/11
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
e. Dewan Komisaris dan Direksi (lanjutan)
Susunan pengurus Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
berikut: (lanjutan)
2022
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Djohan Emir Setijoso
Komisaris : Tonny Kusnadi
Komisaris Independen : Cyrillus Harinowo
Komisaris Independen : Raden Pardede
Komisaris Independen : Sumantri Slamet
Direksi
Presiden Direktur : Jahja Setiaatmadja
Wakil Presiden Direktur : Armand Wahyudi Hartono
Wakil Presiden Direktur : Gregory Hendra Lembong
Direktur : Tan Ho Hien/Subur Tan
Direktur : Rudy Susanto
Direktur (yang juga
merupakan Direktur
yang membawahkan fungsi
Kepatuhan) : Lianawaty Suwono
Direktur : Santoso
Direktur : Vera Eve Lim
Direktur : Haryanto Tiara Budiman
Direktur : Frengky Chandra Kusuma
Direktur : John Kosasih
Direktur : Antonius Widodo Mulyono
Susunan pengurus Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 tercantum pada Akta
Pernyataan Keputusan Rapat PT Bank Central Asia Tbk No. 33 tanggal 10 Mei 2022 yang
dibuat dihadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi
Jakarta Barat, yang pemberitahuan perubahan datanya telah diterima dan dicatat di
dalam Sistem Administrasi Badan Hukum, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia, sebagaimana ternyata dalam suratnya No. AHU- AH.01.09-0011476
tanggal 11 Mei 2022.
f. Komite Audit
Komite Audit Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 terdiri dari:
Ketua : Sumantri Slamet
Anggota : Rallyati A. Wibowo
Anggota : Fanny Sagitadewi
Pembentukan Komite Audit Bank telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(“POJK”) No. 55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
Page 27
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/12
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
g. Divisi Audit Internal dan Corporate Secretary
Kepala Divisi Audit Internal Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah Leo
Ariston (Pjs) dan Ayna Dewi Setianingrum.
Corporate Secretary Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah Raymon
Yonarto.
h. Jumlah karyawan
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank dan Entitas Anak mempunyai 27.273
dan 25.179 karyawan tetap.
Personel manajemen kunci Bank mencakup anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
i. Penyelesaian laporan keuangan konsolidasian
Manajemen Bank bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian
ini, yang disetujui untuk diterbitkan pada tanggal 24 Januari 2024.
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL
Kebijakan-kebijakan akuntansi material yang diterapkan oleh Bank dan Entitas Anak (“Grup”)
dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian diterapkan secara konsisten, dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun berakhir 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut:
a. Pernyataan kepatuhan
Laporan keuangan konsolidasian Grup telah disusun dan disajikan sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi
yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan
Peraturan Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yaitu Peraturan
No. VIII G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
Perusahaan Publik”.
Laporan keuangan PT Bank BCA Syariah (Entitas Anak) disajikan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan Syariah dan Standar Akuntansi Keuangan lainnya yang diterbitkan
oleh Ikatan Akuntan Indonesia.
b. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian ini disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang
fungsional Bank. Kecuali dinyatakan secara khusus, informasi keuangan yang disajikan
telah dibulatkan menjadi jutaan Rupiah yang terdekat.
Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep harga perolehan, kecuali
untuk aset tetap - kelompok tanah, aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain, dan aset dan liabilitas keuangan (termasuk instrumen
derivatif) diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, yang diukur berdasarkan nilai wajar.
Page 28
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/13
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
b. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)
Laporan keuangan konsolidasian menggunakan dasar akrual kecuali untuk laporan arus
kas konsolidasian.
Laporan arus kas konsolidasian menyajikan perubahan dalam kas dan setara kas dari
aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan, dan disusun dengan menggunakan metode
langsung. Untuk tujuan penyajian laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas
meliputi kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank-bank lain, penempatan pada Bank
Indonesia dan bank-bank lain yang jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang
sejak tanggal perolehan, sepanjang tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang
diterima serta tidak dibatasi penggunaannya.
c. Penggunaan pertimbangan, estimasi, dan asumsi
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan SAK di Indonesia
mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan-pertimbangan, estimasi-
estimasi, dan asumsi-asumsi yang mempengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan
jumlah aset, liabilitas, pendapatan, dan beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi ini
dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan kegiatan saat ini,
hasil aktual mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik atas kinerja keuangan Grup, karena sifat
dan jumlahnya yang signifikan, beberapa item pendapatan dan beban telah disajikan
secara terpisah.
Estimasi-estimasi dan asumsi-asumsi yang digunakan ditelaah secara
berkesinambungan. Revisi atas estimasi akuntansi diakui pada periode dimana estimasi
tersebut direvisi dan periode yang akan datang yang dipengaruhi oleh revisi estimasi
tersebut.
Informasi mengenai hal-hal penting yang terkait dengan ketidakpastian estimasi dan
pertimbangan-pertimbangan penting dalam penerapan kebijakan akuntansi yang memiliki
dampak yang signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian dijelaskan di Catatan 3.
d. Perubahan kebijakan akuntansi
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah
menerbitkan amandemen dan interpretasi yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2023
sebagai berikut:
- Amendemen PSAK 1 "Penyajian Laporan Keuangan tentang pengungkapan kebijakan
akuntansi yang mengubah istilah "signifikan" menjadi "material" dan memberi penjelasan
mengenai kebijakan akuntansi material";
- PSAK 25 “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan”;
- Revisi PSAK 107 “Akuntansi Ijarah”;
- Amendemen PSAK 16 “Aset Tetap tentang hasil sebelum penggunaan yang
diintensikan”; dan
- Amendemen PSAK 46 “Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari
Transaksi Tunggal”.
Penerapan dari amandemen dan interpretasi di atas tidak menimbulkan perubahan
substansial atas kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak signifikan terhadap
Laporan Keuangan Konsolidasian pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
Page 29
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/14
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
e. Prinsip konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian mencakup laporan keuangan Bank dan Entitas Anak
(PT BCA Finance, BCA Finance Limited, PT Bank BCA Syariah, PT BCA Sekuritas,
PT Asuransi Umum BCA, PT BCA Multi Finance, PT Asuransi Jiwa BCA, PT Central
Capital Ventura dan PT Bank Digital BCA bersama-sama disebut Grup).
Entitas Anak adalah seluruh entitas dimana Grup memiliki pengendalian. Grup
mengendalikan entitas lain ketika Grup terekspos atas, atau memiliki hak untuk,
pengembalian yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki
kemampuan untuk mempengaruhi pengembalian tersebut melalui kekuasaannya atas
entitas tersebut. Entitas Anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal dimana
pengendalian dialihkan kepada Grup. Entitas Anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak
tanggal dimana Grup kehilangan pengendalian.
Grup menerapkan metode akuisisi untuk mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang
dialihkan untuk akuisisi suatu Entitas Anak adalah sebesar nilai wajar aset yang dialihkan,
liabilitas yang diakui terhadap pemilik pihak yang diakuisisi sebelumnya dan kepentingan
ekuitas yang diterbitkan oleh Grup. Imbalan yang dialihkan termasuk nilai wajar aset atau
liabilitas yang timbul dari kesepakatan imbalan kontinjensi. Aset teridentifikasi yang
diperoleh dan liabilitas serta liabilitas kontinjensi yang diambil alih dalam suatu kombinasi
bisnis diukur pada awalnya sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi.
Seluruh transaksi, saldo, keuntungan dan kerugian intra kelompok usaha di dalam Grup
yang material telah dieliminasi.
Grup mengakui kepentingan non-pengendali pada pihak yang diakuisisi baik sebesar nilai
wajar atau sebesar bagian proporsional kepentingan non-pengendali atas aset neto pihak
yang diakuisisi. Kepentingan non-pengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk. Kepentingan non-
pengendali diakui pada tanggal kombinasi bisnis.
Selisih lebih imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan non-pengendali pada
pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas sebelumnya
dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi atas nilai wajar aset bersih
teridentifikasi yang diperoleh dicatat sebagai goodwill. Jika jumlah tersebut lebih rendah
dari nilai wajar aset bersih teridentifikasi atas bisnis yang diakuisisi dalam kasus
pembelian dengan diskon, selisihnya diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian.
Imbalan kontinjensi yang masih harus dialihkan oleh Grup diakui sebesar nilai wajar pada
tanggal akuisisi. Perubahan selanjutnya atas nilai wajar imbalan kontinjensi yang diakui
sebagai aset atau liabilitas dan dicatat sesuai dengan PSAK 71 “Instrumen Keuangan:
Pengakuan dan Pengukuran”, dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur
kembali dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas.
Biaya yang terkait dengan akuisisi dibebankan pada saat terjadinya.
Page 30
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/15
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
e. Prinsip konsolidasian (lanjutan)
Kepentingan non-pengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian, terpisah dari ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik, dan
dinyatakan sebesar proporsi pemegang saham non-pengendali atas laba Entitas Anak
tahun berjalan dan ekuitas yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali
berdasarkan persentase kepemilikan pemegang saham non-pengendali pada Entitas
Anak tersebut.
Jika Grup kehilangan pengendalian pada Entitas Anak, maka Grup:
• Menghentikan pengakuan aset dan liabilitas Entitas Anak terdahulu dari laporan posisi
keuangan konsolidasian;
• Mengakui sisa investasi pada Entitas Anak terdahulu pada nilai wajarnya pada
tanggal hilangnya pengendalian dan selanjutnya mencatat sisa investasi tersebut dan
setiap jumlah terutang oleh atau kepada Entitas Anak terdahulu sesuai dengan
standar akuntansi keuangan yang relevan; dan
• Mengakui keuntungan atau kerugian terkait hilangnya pengendalian yang dapat
diatribusikan pada kepentingan pengendali terdahulu.
Perubahan yang mempengaruhi persentase kepemilikan dan ekuitas Entitas Anak yang
tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas dan
disajikan sebagai komponen ekuitas lainnya dalam bagian ekuitas pada laporan posisi
keuangan konsolidasian.
Untuk transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, yaitu berupa pengalihan bisnis
yang dilakukan dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu
kelompok usaha yang sama, bukan merupakan perubahan kepemilikan dalam arti
substansi ekonomi, sehingga transaksi tersebut tidak dapat menimbulkan laba atau rugi
bagi kelompok usaha secara keseluruhan maupun entitas individual dalam kelompok
usaha tersebut.
Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, menurut PSAK 38, “Kombinasi Bisnis
Entitas Sepengendali”, diakui pada jumlah tercatat berdasarkan metode penyatuan
kepemilikan. Entitas yang menerima bisnis maupun yang melepas bisnis mengakui selisih
antara jumlah imbalan yang dialihkan/diterima dan jumlah tercatat dari transaksi
kombinasi bisnis entitas sepengendali di ekuitas dalam akun tambahan modal disetor dan
selanjutnya tidak dapat diakui sebagai laba rugi direalisasi atau direklasifikasi ke saldo
laba.
f. Penjabaran transaksi dalam valuta asing
Item-item yang disertakan dalam laporan keuangan Grup diukur menggunakan mata
uang yang sesuai dengan lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (“mata
uang fungsional”).
Grup yang berdomisili di Indonesia menyelenggarakan catatan akuntansinya dalam
Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional dan penyajian Grup. Transaksi-transaksi
dalam valuta asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs pada tanggal
transaksi. Pada tanggal pelaporan, saldo akhir tahun aset dan liabilitas moneter dalam
valuta asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs penutup yang berlaku pada tanggal
laporan posisi keuangan konsolidasian.
Page 31
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/16
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
f. Penjabaran transaksi dalam valuta asing (lanjutan)
Untuk tujuan konsolidasian, laporan keuangan dalam valuta asing milik Entitas Anak yang
berdomisili di luar negeri dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan dasar sebagai
berikut:
(1) Aset dan liabilitas, komitmen dan kontinjensi menggunakan kurs spot Reuters pada
pukul 15:00 WIB pada tanggal laporan posisi keuangan.
(2) Pendapatan, beban, keuntungan dan kerugian merupakan akumulasi dari saldo laba
rugi bulanan selama tahun berjalan yang dijabarkan ke dalam Rupiah dengan rata-
rata kurs tengah Reuters untuk bulan yang bersangkutan.
(3) Akun ekuitas menggunakan kurs historis.
(4) Laporan arus kas menggunakan kurs spot Reuters pada pukul 15:00 WIB pada
tanggal laporan posisi keuangan, kecuali akun-akun laba rugi menggunakan kurs
tengah rata-rata dan unsur-unsur ekuitas menggunakan kurs historis.
Selisih yang timbul dari proses penjabaran laporan keuangan tersebut disajikan sebagai
“selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam valuta asing” pada kelompok
ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam valuta asing dan
dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing diakui dalam laba rugi
konsolidasian tahun berjalan.
Berikut ini adalah kurs valuta asing utama masing-masing pada tanggal 31 Desember
2023 dan 2022, yang menggunakan kurs tengah Reuters pukul 15:00 WIB (Rupiah
penuh):
Valuta asing 2023 2022
Dolar Amerika Serikat (USD) 15.397,0 15.567,5
Dolar Australia (AUD) 10.520,8 10.557,9
Dolar Singapura (SGD) 11.676,3 11.592,9
Dolar Hong Kong (HKD) 1.970,7 1.996,6
Poundsterling Inggris (GBP) 19.626,6 18.786,1
Yen Jepang (JPY) 108,9 117,8
Euro (EUR) 17.038,3 16.581,7
g. Aset dan liabilitas keuangan
g.1. Aset keuangan
Sesuai dengan PSAK 71, Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam
kategori (a) aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, (b) aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan
(c) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Grup menggunakan 2 (dua) dasar untuk mengklasifikasikan aset keuangan yaitu
model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas
kontraktual pembayaran pokok dan bunga (Solely Payment of Principal and Interest
(“SPPI”)) dari aset keuangan.
Page 32
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/17
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.1. Aset keuangan (lanjutan)
Penilaian model bisnis
Grup menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan
bagaimana Grup mengelola kelompok aset keuangan yang dimiliki untuk mencapai
tujuan bisnisnya.
Model bisnis Grup tidak dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi
pada tingkat portofolio secara agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-
faktor yang dapat diamati seperti:
• Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model
bisnis tersebut dievaluasi dan dilaporkan kepada personel manajemen kunci;
• Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang
dimiliki dalam model bisnis tersebut) dan, khususnya, bagaimana cara risiko
tersebut dikelola;
• Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi
didasarkan pada nilai wajar dari aset yang dikelola atau pada arus kas
kontraktual yang tertagih);
• Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang diharapkan, juga merupakan aspek
penting dari penilaian Grup.
Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar
tanpa mempertimbangkan skenario “worst case” atau “stress case”. Jika arus kas
setelah pengakuan awal direalisasikan dengan cara yang berbeda dari yang awal
diharapkan, Grup tidak mengubah klasifikasi aset keuangan dimiliki yang tersisa
dalam model bisnis tersebut, tetapi memasukkan informasi tersebut dalam
melakukan penilaian atas aset keuangan yang baru atau yang baru dibeli
selanjutnya.
Pengujian SPPI
Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Grup menilai persyaratan
kontraktual keuangan untuk mengidentifikasi apakah mereka memenuhi pengujian
SPPI.
Pokok pinjaman untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset
keuangan pada pengakuan awal dan dapat berubah selama umur aset keuangan
(misalnya, jika ada pembayaran pokok atau amortisasi premi/diskon).
Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian kredit biasanya adalah
pertimbangan atas nilai waktu dari uang dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian
SPPI, Grup menerapkan pertimbangan dan memperhatikan faktor-faktor yang
relevan seperti mata uang dimana aset keuangan didenominasikan dan periode
pada saat suku bunga ditetapkan.
Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan eksposur lebih dari de
minimis atas risiko atau volatilitas dalam arus kas kontraktual yang tidak terkait
dengan dasar pengaturan pinjaman, tidak menimbulkan arus kas kontraktual SPPI
atas jumlah saldo. Dalam kasus seperti itu, aset keuangan diharuskan untuk diukur
pada nilai wajar yang diukur melalui laba rugi.
Page 33
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/18
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.1. Aset keuangan (lanjutan)
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Aset keuangan diukur dengan biaya perolehan diamortisasi hanya jika memenuhi
kedua kondisi berikut:
• Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan untuk tujuan mendapatkan arus kas kontraktual; dan
• Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu
menghasilkan arus kas yang merupakan pembayaran pokok dan bunga semata
dari jumlah pokok terutang.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi
diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif dikurangi cadangan
kerugian penurunan nilai.
Pendapatan bunga dari aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan
diakui sebagai “Pendapatan bunga”. Ketika penurunan nilai terjadi, kerugian
penurunan nilai diakui sebagai pengurang dari nilai tercatat investasi dan diakui di
dalam laporan keuangan konsolidasian sebagai “Cadangan kerugian penurunan nilai
atas aset keuangan”.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, hanya
jika memenuhi kedua kondisi berikut:
• Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk mendapatkan
arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
• Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu
menghasilkan arus kas yang merupakan pembayaran pokok dan bunga semata
dari jumlah pokok terutang.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya
diukur pada nilai wajarnya dimana keuntungan atau kerugian diakui pada laporan laba
rugi komprehensif lain kecuali untuk kerugian penurunan nilai dan laba rugi selisih kurs,
hingga aset keuangan dihentikan pengakuannya. Jika aset keuangan diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain mengalami penurunan nilai, akumulasi
laba atau rugi yang sebelumnya diakui pada pendapatan (beban) komprehensif
lainnya, diakui pada laba rugi. Pendapatan bunga dihitung menggunakan metode suku
bunga efektif dan keuntungan atau kerugian yang timbul akibat perubahan nilai tukar
dari aset moneter yang diklasifikasikan sebagai kelompok diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian.
Page 34
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/19
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.1. Aset keuangan (lanjutan)
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Seluruh aset keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi atau aset keuangan diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain sebagaimana ketentuan di atas diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi.
Instrumen keuangan yang dikelompokkan ke dalam kategori ini diakui pada nilai
wajarnya pada saat pengakuan awal; biaya transaksi diakui secara langsung ke dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Keuntungan dan
kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar dan penjualan instrumen keuangan
diakui di dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
dan dicatat masing-masing sebagai “Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai wajar
instrumen keuangan” dan “Keuntungan (kerugian) dari penjualan instrumen
keuangan”. Pendapatan bunga dari instrumen keuangan dalam kelompok diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi dicatat sebagai pendapatan bunga dalam kelompok
pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Grup mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar melalui laba rugi. Jika Grup
telah memilih untuk menyajikan keuntungan atau kerugian nilai wajar atas investasi
ekuitas dalam penghasilan komprehensif lain, tidak ada reklasifikasi keuntungan dan
kerugian nilai wajar ke laba rugi setelah penghentian pengakuan investasi tersebut.
g.2. Liabilitas keuangan
Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangan dalam kategori (a) liabilitas keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan (b) liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi.
(a) Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi jika diperoleh atau dimiliki terutama untuk
tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat atau jika merupakan
bagian dari portofolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola bersama dan
terdapat bukti mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek (short-term
profit-taking) yang terkini. Derivatif diklasifikasikan sebagai instrumen liabilitas
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali ditetapkan
dan efektif sebagai instrumen lindung nilai.
Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar liabilitas
keuangan yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian sebagai “Keuntungan (kerugian) dari
perubahan nilai wajar instrumen keuangan”. Beban bunga dari liabilitas
keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi dicatat sebagai “Beban bunga” dalam kelompok
pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Page 35
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/20
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.2. Liabilitas keuangan (lanjutan)
(b) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi
Liabilitas keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dikategorikan dan diukur dengan
biaya perolehan diamortisasi.
Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika
ada).
Setelah pengakuan awal, Grup mengukur seluruh liabilitas keuangan yang
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode
suku bunga efektif.
g.3. Pengakuan
Grup pada awalnya mengakui kredit yang diberikan dan simpanan pada tanggal
perolehan.
Pembelian dan penjualan aset keuangan yang lazim (reguler) diakui pada tanggal
penyelesaian (settlement date) dimana Grup memiliki komitmen untuk membeli atau
menjual aset tersebut.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara
langsung untuk perolehan suatu aset keuangan atau penerbitan suatu liabilitas
keuangan dan merupakan biaya tambahan yang tidak akan terjadi apabila
instrumen keuangan tersebut tidak diperoleh atau diterbitkan.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi pada awalnya
dicatat sebesar nilai wajar dan biaya transaksinya dibebankan pada laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain selanjutnya dicatat sebesar
nilai wajar. Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi pada
awalnya dicatat sebesar nilai wajar, selanjutnya dicatat sebesar biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Untuk liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi, biaya
transaksi dikurangkan dari jumlah utang yang diakui pada pengakuan awal liabilitas.
Biaya transaksi tersebut diamortisasi selama umur instrumen berdasarkan metode
suku bunga efektif dan dicatat sebagai bagian dari beban bunga.
Page 36
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/21
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.4. Penentuan nilai wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga
yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur
(orderly transaction) antara pelaku pasar (market participants) pada tanggal
pengukuran di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang
paling menguntungkan dimana Grup memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai
wajar liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya.
Jika tersedia, Grup mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan
menggunakan harga kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut.
Instrumen keuangan dianggap memiliki kuotasi di pasar aktif jika harga kuotasi
tersedia secara berkala dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek
(dealer), perantara efek (broker), kelompok industri, badan pengawas (pricing
service atau regulatory agency), dan harga tersebut mencerminkan transaksi pasar
yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Jika kriteria di atas tidak
terpenuhi, maka pasar aktif dinyatakan tidak tersedia. Indikasi-indikasi dari pasar
tidak aktif adalah terdapat selisih yang besar antara harga penawaran dan
permintaan atau kenaikan signifikan dalam selisih harga penawaran dan
permintaan dan hanya terdapat beberapa transaksi terkini.
Untuk instrumen keuangan yang tidak mempunyai harga pasar, estimasi atas nilai
wajar ditetapkan dengan mengacu pada nilai wajar instrumen lain yang
substansinya sama atau dihitung berdasarkan arus kas yang diharapkan terhadap
aset bersih efek-efek tersebut.
Nilai wajar untuk semua instrumen keuangan lainnya ditentukan dengan
menggunakan teknik penilaian. Dengan teknik ini, nilai wajar merupakan suatu
estimasi yang dihasilkan dari data yang dapat diobservasi dari instrumen keuangan
yang sama, menggunakan model-model untuk mendapatkan estimasi nilai kini dari
arus kas masa depan yang diharapkan atau teknik penilaian lainnya menggunakan
input yang tersedia pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.
g.5. Penghentian pengakuan
Penghentian pengakuan aset keuangan dilakukan ketika hak kontraktual atas arus
kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir, atau ketika aset keuangan
tersebut telah ditransfer dan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas
kepemilikan aset telah ditransfer (jika, secara substansial seluruh risiko dan manfaat
tidak ditransfer, maka Grup melakukan evaluasi untuk memastikan keterlibatan
berkelanjutan atas kontrol yang masih dimiliki tidak mencegah penghentian
pengakuan). Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas telah
dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.
Page 37
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/22
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.6. Modifikasi aset keuangan
Grup terkadang melakukan renegosiasi atau dalam hal lain modifikasi atas arus kas
kontraktual dari aset keuangan dalam bentuk pinjaman. Saat ini terjadi, Grup
menilai apakah syarat-syarat pinjaman yang baru berbeda secara substansial
dibanding dengan syarat-syarat pinjaman sebelumnya. Grup melakukan hal ini
dengan mempertimbangkan, antara lain, faktor- faktor di bawah ini:
• Jika peminjam berada dalam kesulitan keuangan, apakah modifikasi tersebut
mengurangi arus kas kontraktual ke nilai yang diharapkan dapat dibayarkan
oleh peminjam;
• Perpanjangan signifikan dari waktu pinjaman dimana peminjam tidak berada
dalam kesulitan keuangan;
• Perubahan signifikan dari suku bunga; dan
• Perubahan mata uang pinjaman.
Apabila syarat-syarat tersebut berbeda secara substansial, Grup menghentikan
pengakuan aset keuangan awal dan mengakui aset keuangan yang ‘baru’ pada nilai
wajarnya dan menghitung kembali suku bunga efektif yang baru untuk aset tersebut.
Tanggal renegosiasi syarat pinjaman dianggap sebagai tanggal pengakuan awal
untuk keperluan perhitungan penurunan nilai, termasuk untuk menentukan apakah
terdapat kenaikan signifikan risiko kredit. Namun, Grup juga menilai apakah aset
keuangan baru dianggap sebagai aset keuangan yang mengalami penurunan nilai
pada pengakuan awal, terutama dalam keadaan dimana renegosiasi didorong oleh
peminjam yang tidak dapat melakukan pembayaran yang sudah disetujui
sebelumnya. Selisih dari nilai tercatat juga diakui pada laba rugi sebagai laba rugi
dari penghentian pengakuan aset keuangan.
Apabila syarat-syarat tersebut tidak berbeda secara substansial, renegosiasi atau
modifikasi tidak menghasilkan penghentian pengakuan, dan Grup menghitung
kembali nilai tercatat bruto berdasarkan arus kas yang sudah dimodifikasi dari aset
keuangan dan mengakui laba atau rugi modifikasian di laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Nilai tercatat bruto yang baru dihitung
kembali dengan mendiskontokan arus kas yang telah dimodifikasi dengan
menggunakan tingkat suku bunga efektif awal.
g.7. Reklasifikasi aset keuangan
Grup diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas aset keuangan yang dimiliki
jika Grup mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan.
Perubahan model bisnis sifatnya harus berdampak secara signifikan terhadap
kegiatan operasional Grup seperti memperoleh, melepaskan, atau mengakhiri suatu
lini bisnis. Selain itu, Grup perlu membuktikan adanya perubahan tersebut kepada
pihak eksternal.
Page 38
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/23
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.7. Reklasifikasi aset keuangan (lanjutan)
Grup akan mereklasifikasi seluruh aset keuangan yang terkena dampak dari
perubahan model bisnis. Perubahan tujuan model bisnis Grup harus berdampak
sebelum tanggal reklasifikasi.
g.8. Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan
Grup mengklasifikasikan aset dan liabilitas keuangan ke dalam klasifikasi tertentu
yang mencerminkan sifat dari informasi dan mempertimbangkan karakteristik dari
instrumen keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Golongan (ditentukan oleh
Kategori aset dan liabilitas keuangan Subgolongan
Grup)
Efek-efek
Aset keuangan yang Penempatan pada bank-
Aset keuangan yang diukur pada
diukur pada nilai wajar bank lain
nilai wajar melalui laba rugi
melalui laba rugi (FVPL)
Aset derivatif
Kas
Giro pada Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain
Tagihan akseptasi
Wesel tagih
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
Kredit yang diberikan
Piutang pembiayaan konsumen
Piutang sewa pembiayaan
Aset keuangan yang
Aset dari transaksi syariah - piutang murabahah
diukur pada biaya
Aset Efek-efek untuk tujuan investasi
perolehan diamortisasi
keuangan Pendapatan bunga yang
(Amortised cost)
masih akan diterima
Transaksi terkait dengan
transaksi ATM dan
kartu kredit
Aset lain-lain Wesel yang belum diaksep
Piutang transaksi
nasabah
Piutang transaksi asuransi
Term Deposit Valas
Devisa Hasil Ekspor
Aset keuangan yang
Penempatan pada Bank Indonesia
diukur pada nilai wajar Sertifikat deposito
dan bank-bank lain
melalui penghasilan
komprehensif lain
(FVOCI) Efek-efek untuk tujuan investasi
Page 39
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/24
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.8. Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
Golongan (ditentukan oleh
Kategori aset dan liabilitas keuangan Subgolongan
Grup)
Liabilitas keuangan yang
diukur pada nilai wajar Liabilitas keuangan yang diukur Liabilitas derivatif
melalui laba rugi pada nilai wajar melalui laba
(FVPL) rugi
Simpanan dari nasabah
Dana simpanan syariah
Liabilitas keuangan yang Simpanan dari bank-bank lain
diukur pada biaya Utang akseptasi
perolehan diamortisasi Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali
(Amortised cost) Efek-efek utang yang diterbitkan
Pinjaman yang diterima
Transaksi komitmen dan kontinjensi
Liabilitas Liabilitas lain-lain:
keuangan - Beban bunga yang masih
harus dibayar
- Liabilitas terkait dengan
transaksi ATM dan kartu
kredit
Beban yang masih harus
- Liabilitas transaksi
dibayar dan liabilitas
nasabah
lain-lain
- Liabilitas transaksi
asuransi
- Liabilitas sewa
pembiayaan
- Term Deposit Valas
Devisa Hasil Ekspor
Obligasi subordinasi
Komitmen Fasilitas kredit yang diberikan yang belum digunakan
dan Letters of credit yang tidak dapat dibatalkan
kontinjensi Bank garansi yang diterbitkan
g.9. Saling hapus instrumen keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan yang saling hapus beserta nilai bersihnya
disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika memiliki hak yang
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus buku atas jumlah yang telah
diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk
merealisasikan liabilitasnya secara simultan. Dalam situasi tertentu, meskipun
terdapat saling hapus dalam perjanjian utama, keterbatasan dari niat manajemen
untuk melakukan penyelesaian dengan basis neto menghasilkan aset keuangan
dan liabilitas keuangan yang disajikan secara gross pada laporan posisi keuangan
konsolidasian.
g.10. Kontrak jaminan keuangan dan tagihan komitmen lainnya
Kontrak jaminan keuangan adalah kontrak yang mengharuskan penerbit untuk
melakukan pembayaran yang ditetapkan untuk mengganti uang pemegang kontrak
atas kerugian yang terjadi karena debitur tertentu gagal untuk melakukan
pembayaran pada saat jatuh tempo, sesuai dengan ketentuan dari instrumen
utang. Jaminan keuangan tersebut diberikan kepada bank-bank, lembaga
keuangan dan badan-badan lainnya atas nama debitur untuk menjamin kredit dan
fasilitas-fasilitas perbankan lainnya, dan penyediaan dana yang belum ditarik.
Page 40
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/25
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.10. Kontrak jaminan keuangan dan tagihan komitmen lainnya (lanjutan)
Jaminan keuangan awalnya diakui dalam laporan keuangan konsolidasian sebesar
nilai wajar pada tanggal jaminan diberikan. Nilai wajar dari jaminan keuangan pada
saat dimulainya transaksi pada umumnya sama dengan provisi yang diterima untuk
jaminan diberikan dengan syarat dan kondisi normal dan nilai wajar awal
diamortisasi sepanjang umur jaminan keuangan.
Setelah pengakuan awal kontrak, jaminan keuangan dicatat pada nilai yang lebih
tinggi antara nilai wajar amortisasi dengan nilai kerugian kredit ekspektasian sesuai
PSAK 71.
g.11. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan
Grup menilai dengan dasar perkiraan masa yang akan datang kerugian kredit
ekspektasian (Expected Credit Loss/"ECL”) terkait dengan instrumen aset
keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dan nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain. Metodologi penurunan nilai yang ditampilkan
tergantung kepada apakah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan untuk
aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVOCI). Jika pada tanggal pelaporan,
risiko kredit atas aset keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan
awal, maka Grup akan mengukur penyisihan kerugian untuk aset keuangan
tersebut sejumlah ECL 12 bulan. Jika risiko kredit atas aset keuangan telah
meningkat secara signifikan dari pengakuan awal, maka Grup akan menyajikan
penyisihan kerugian sejumlah ECL lifetime.
ECL 12 bulan dan ECL lifetime
ECL 12 bulan adalah bagian dari kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya
yang merepresentasikan ECL yang timbul dari peristiwa gagal bayar aset
keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan (atau
periode yang lebih pendek jika umur aset keuangan yang diharapkan kurang dari
12 bulan). ECL 12 bulan dibobot oleh probabilitas terjadinya default yang dimaksud.
ECL lifetime adalah kerugian yang diakibatkan dari semua kejadian default yang
mungkin terjadi selama perkiraan waktu umur aset keuangan.
Staging Criteria
Aset keuangan harus dialokasikan ke salah satu dari tiga tahap penurunan nilai
(stage 1, stage 2, stage 3) dengan menentukan apakah terjadi peningkatan risiko
kredit yang signifikan atas aset keuangan sejak pengakuan awal atau apakah
fasilitas tersebut gagal bayar pada setiap tanggal pelaporan.
Page 41
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/26
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.11. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)
Staging Criteria (lanjutan)
Stage 1: mencakup aset keuangan yang tidak memiliki peningkatan signifikan atas
risiko kredit sejak pengakuan awal atau memiliki risiko kredit rendah pada tanggal
pelaporan. Untuk aset ini, ECL 12 bulan akan dihitung.
Stage 2: mencakup aset keuangan yang mengalami peningkatan signifikan atas
risiko kredit pada tanggal pelaporan, namun tidak memiliki bukti penurunan nilai
yang objektif. Untuk aset ini, ECL lifetime dihitung. ECL lifetime adalah kerugian
kredit yang diharapkan yang dihasilkan dari semua kejadian default yang mungkin
terjadi selama perkiraan umur dari aset keuangan.
Stage 3: mencakup aset keuangan yang memiliki bukti objektif penurunan nilai
pada tanggal pelaporan. Untuk aset ini, berisi debitur yang telah default.
Faktor utama dalam menentukan apakah aset keuangan memerlukan ECL 12
bulan (stage 1) atau ECL lifetime (stage 2) disebut dengan kriteria peningkatan
signifikan dalam risiko kredit (Significant Increase on Credit Risk/"SICR").
Penentuan kriteria SICR memerlukan pengkajian apakah telah terjadi peningkatan
risiko kredit yang signifikan pada setiap tanggal pelaporan.
PSAK 71 mensyaratkan penyertaan informasi tentang kejadian masa lalu, kondisi
saat ini dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Perkiraan perubahan dalam
kerugian kredit yang diharapkan harus mencerminkan, dan secara langsung
konsisten dengan perubahan dalam data terkait yang diobservasi dari periode ke
periode. Perhitungan ECL ini membutuhkan estimasi forward-looking dari
Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD) dan Exposure at Default
(EAD).
Untuk komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan, tanggal pada saat Grup
menjadi pihak dalam suatu komitmen yang tidak dapat dibatalkan merupakan
tanggal pengakuan awal untuk keperluan penerapan persyaratan penurunan nilai.
Probability of Default (“PD”)
Probabilitas yang timbul di suatu waktu dimana debitur mengalami gagal bayar,
dikalibrasikan sampai dengan periode 12 bulan dari tanggal laporan (Stage 1) atau
sepanjang umur/lifetime (Stage 2 dan 3) dan digabungkan pada dampak asumsi
ekonomi masa depan yang memiliki risiko kredit. PD diestimasikan pada point in
time dimana hal ini berfluktuasi sejalan dengan siklus ekonomi.
Loss Given Default (“LGD”)
Kerugian yang diperkirakan akan timbul dari debitur yang mengalami gagal bayar
dengan menggabungkan dampak dari asumsi ekonomi masa depan yang relevan
(jika ada) dimana hal ini mewakili perbedaan antara arus kas kontraktual yang akan
jatuh tempo dengan arus kas yang diharapkan untuk diterima. LGD diestimasikan
berdasarkan data historis dari tingkat pemulihan dan mempertimbangkan asumsi
ekonomi di masa depan jika relevan.
Page 42
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/27
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.11. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)
Exposure at Default (“EAD”)
Perkiraan nilai eksposur kerugian pada saat gagal bayar dengan
mempertimbangkan perubahan ekspektasi yang diharapkan selama masa
eksposur. Hal ini menggabungkan dampak pembayaran pokok dan bunga,
amortisasi dan pembayaran dipercepat, bersama dengan dampak asumsi ekonomi
masa depan jika relevan.
h. Cadangan kerugian penurunan nilai aset non-keuangan
Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas - misalnya goodwill atau aset
takberwujud yang belum siap digunakan - tidak diamortisasi namun diuji penurunan
nilainya setiap tahun, atau lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan pada
kondisi yang mengindikasikan kemungkinan penurunan nilai. Aset yang diamortisasi diuji
ketika terdapat indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat dipulihkan.
Penurunan nilai diakui jika nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkan. Jumlah
terpulihkan adalah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi biaya untuk menjual
dan nilai pakai aset. Dalam menentukan penurunan nilai, aset dikelompokkan pada
tingkat yang paling rendah dimana terdapat arus kas masuk yang dapat diidentifikasi,
yang sebagian besar tidak tergantung pada arus masuk kas dari aset lain atau kelompok
aset (unit penghasil kas). Aset non-keuangan selain goodwill yang mengalami penurunan
nilai diuji setiap tanggal pelaporan untuk menentukan apakah terdapat kemungkinan
pemulihan penurunan nilai.
Pemulihan rugi penurunan nilai, untuk aset selain goodwill, diakui jika, dan hanya jika,
terdapat perubahan estimasi yang digunakan dalam menentukan jumlah terpulihkan aset
sejak pengujian penurunan nilai terakhir kali. Pembalikan rugi penurunan nilai tersebut
diakui segera dalam laba rugi, kecuali aset yang disajikan pada jumlah revaluasian sesuai
dengan PSAK lain. Rugi penurunan nilai yang diakui atas goodwill tidak dibalik lagi.
i. Giro pada Bank Indonesia dan bank-bank lain
Giro pada Bank Indonesia dan bank-bank lain disajikan sebesar nilai nominal atau nilai
saldo bruto, dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai, jika diperlukan. Giro
pada Bank Indonesia dan bank-bank lain diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi
atas aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
j. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain diklasifikasikan dalam kelompok
aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, serta diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi
atas aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi serta diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
Page 43
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/28
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
k. Aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi yang dimiliki
terdiri dari efek-efek yang diperdagangkan di pasar uang seperti Sertifikat Bank Indonesia,
Surat Berharga Bank Indonesia, Sekuritas Rupiah dan Valas Bank Indonesia, Surat
Perbendaharaan Negara, Surat Perbendaharaan Negara Syariah, Obligasi Korporasi,
penyertaan saham, instrumen keuangan derivatif dan efek-efek yang diperdagangkan di
bursa efek.
Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas aset dan liabilitas keuangan dalam
kelompok yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Instrumen keuangan derivatif
Instrumen derivatif diakui pertama-tama pada nilai wajar pada saat kontrak tersebut
dilakukan, dan selanjutnya diukur pada nilai wajarnya. Nilai wajar didapatkan dari nilai
pasar yang ada dalam pasar aktif, termasuk transaksi yang baru terjadi di pasar dan teknik
penilaian, termasuk penggunaan analisa arus kas yang didiskonto dan penggunaan
option pricing model. Derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif dan
sebagai liabilitas apabila memiliki nilai wajar negatif.
Investasi pada sukuk yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Pada saat pengakuan awal, Grup mengakui investasi pada sukuk yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi sebesar nilai wajar. Perubahan nilai wajar diakui dalam laba rugi
konsolidasian.
Nilai wajar investasi ditentukan dengan mengacu pada urutan sebagai berikut:
• harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif; atau
• input selain harga kuotasian di pasar aktif yang dapat diobservasi.
Investasi pada sukuk yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi disajikan pada laporan
posisi keuangan konsolidasian sebagai bagian dari aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi.
l. Tagihan dan utang akseptasi
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi, sementara utang akseptasi diklasifikasikan sebagai liabilitas
keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk
kebijakan akuntansi atas aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dan liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
m. Kredit yang diberikan
Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas aset keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Kredit sindikasi, kredit dalam rangka pembiayaan bersama (joint financing), dan kredit
penerusan (channeling loan) dinyatakan sesuai dengan porsi risiko yang ditanggung oleh
Grup dan dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi.
Page 44
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/29
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
m. Kredit yang diberikan (lanjutan)
Grup mencatat restrukturisasi kredit bermasalah berdasarkan jenis restrukturisasi. Dalam
hal restrukturisasi kredit bermasalah dilakukan dengan modifikasi persyaratan kredit,
pengurangan atau pengampunan sebagian saldo kredit dan/atau kombinasi dari
keduanya, Grup mencatat dampak restrukturisasi tersebut sesuai kebijakan akuntansi
modifikasi aset keuangan (Catatan 2g).
n. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali dan efek-efek yang dijual dengan
janji dibeli kembali
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) disajikan sebagai aset
dalam laporan keuangan konsolidasian sebesar harga jual kembali efek-efek yang
disepakati dikurangi selisih antara harga beli dan harga jual kembali yang disepakati.
Selisih antara harga beli dan harga jual kembali yang disepakati tersebut diamortisasi
dengan metode suku bunga efektif sebagai pendapatan bunga selama jangka waktu sejak
efek-efek tersebut dibeli hingga dijual kembali (reverse repo). Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas aset keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) disajikan sebagai kewajiban
sebesar harga pembelian kembali yang disepakati dikurangi beban bunga yang belum
diamortisasi. Beban bunga yang belum diamortisasi merupakan selisih antara harga jual
dan harga beli kembali yang disepakati tersebut dan diakui sebagai beban bunga selama
jangka waktu sejak efek dijual hingga dibeli kembali. Efek yang dijual tetap dicatat sebagai
aset dalam laporan posisi keuangan konsolidasian karena secara substansi kepemilikan
efek tetap berada pada pihak Grup sebagai penjual. Efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali (repo) diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas
keuangan yang diukur pada biaya perolehan.
o. Piutang pembiayaan konsumen
Piutang pembiayaan konsumen merupakan jumlah piutang setelah dikurangi dengan
bagian pembiayaan bersama, pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui dan
penyisihan kerugian penurunan nilai piutang pembiayaan konsumen. Pembiayaan
konsumen diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas aset keuangan yang diukur
pada biaya perolehan diamortisasi.
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui merupakan selisih antara jumlah
keseluruhan pembayaran angsuran yang akan diterima dari konsumen dan jumlah pokok
pembiayaan, ditambah atau dikurangi biaya (pendapatan) transaksi yang belum
diamortisasi, yang akan diakui sebagai pendapatan selama jangka waktu kontrak dengan
menggunakan metode suku bunga efektif dari piutang pembiayaan konsumen.
Biaya (pendapatan) transaksi yang belum diamortisasi adalah pendapatan administrasi
proses pembiayaan dan biaya transaksi yang timbul pertama kali yang terkait langsung
dengan pembiayaan konsumen tersebut.
Page 45
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
o. Piutang pembiayaan konsumen (lanjutan)
Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan
sebagai pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan keuntungan yang timbul diakui
dalam laba rugi konsolidasian tahun berjalan.
Piutang pembiayaan konsumen akan dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari 150
(seratus lima puluh) hari untuk kendaraan bermotor roda 4 (empat) dan 180 (seratus
delapan puluh) hari untuk kendaraan bermotor roda 2 (dua), serta berdasarkan
penelaahan manajemen atas kasus per kasus.
Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan pada periode berjalan dilakukan
dengan menyesuaikan akun cadangan, sedangkan penerimaan aset keuangan yang
telah dihapusbukukan pada periode sebelumnya diakui sebagai pendapatan lain-lain.
Pembiayaan bersama
Seluruh kontrak pembiayaan bersama yang dilakukan oleh Entitas Anak merupakan
pembiayaan bersama tanpa tanggung renteng (without recourse) dimana hanya porsi
jumlah angsuran piutang yang dibiayai Entitas Anak yang dicatat sebagai piutang
pembiayaan konsumen di laporan posisi keuangan konsolidasian (pendekatan neto).
Pendapatan pembiayaan konsumen disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian setelah dikurangi dengan bagian yang merupakan hak
pihak-pihak lain yang berpartisipasi pada transaksi pembiayaan bersama tersebut.
Piutang dari jaminan kendaraan yang dikuasakan kembali
Piutang dari jaminan kendaraan yang dikuasakan kembali merupakan piutang yang
berasal dari jaminan kendaraan milik konsumen untuk pelunasan piutang pembiayaan
konsumen, yang disajikan sebagai bagian dari piutang pembiayaan konsumen.
Konsumen memberi kuasa kepada Grup untuk menjual kendaraan yang dijaminkan
ataupun melakukan tindakan lainnya dalam upaya penyelesaian piutang pembiayaan
konsumen bila terjadi wanprestasi terhadap perjanjian pembiayaan.
Konsumen berhak atas selisih lebih antara nilai penjualan aset yang dikuasakan kembali
dengan saldo piutang pembiayaan konsumen. Jika terjadi selisih kurang, kerugian yang
terjadi dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian tahun berjalan.
Beban-beban yang berkaitan dengan perolehan dan pemeliharaan piutang dari jaminan
kendaraan yang dikuasakan kembali dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan pada saat terjadinya.
p. Piutang sewa pembiayaan
Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan perjanjian sewa atau perjanjian yang
mengandung sewa didasarkan atas substansi perjanjian pada tanggal awal sewa dan
apakah pemenuhan perjanjian tergantung pada penggunaan suatu aset dan perjanjian
tersebut memberikan suatu hak untuk menggunakan aset tersebut.
Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan
secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset.
Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika sewa tidak mengalihkan secara
substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset.
Page 46
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/31
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
p. Piutang sewa pembiayaan (lanjutan)
Aset berupa piutang sewa pembiayaan diakui dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian sebesar jumlah yang sama dengan investasi sewa bersih. Penerimaan
piutang sewa diperlakukan sebagai pembayaran pokok dan pendapatan sewa
pembiayaan. Pengakuan pendapatan sewa pembiayaan didasarkan pada suatu pola
yang mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodik yang konstan atas investasi
bersih Grup sebagai lessor dalam sewa pembiayaan.
Piutang sewa pembiayaan konsumen akan dihapusbukukan setelah menunggak lebih
dari 150 (seratus lima puluh) hari dan berdasarkan penelaahan manajemen atas kasus
per kasus. Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan diakui sebagai
pendapatan lain-lain pada saat diterima.
q. Aset dari transaksi syariah
Aset dari transaksi syariah adalah pembiayaan oleh PT Bank BCA Syariah, Entitas Anak,
berupa piutang murabahah, pinjaman qardh, pembiayaan mudharabah, pembiayaan
musyarakah, dan aset yang diperoleh untuk ijarah.
Penjelasan secara ringkas dari masing-masing jenis pembiayaan tersebut adalah sebagai
berikut:
Murabahah adalah akad jual beli barang dengan harga jual sebesar biaya perolehan
ditambah keuntungan yang disepakati dan penjual harus mengungkapkan biaya
perolehan tersebut kepada pembeli. Piutang murabahah dinyatakan sebesar jumlah
piutang setelah dikurangi dengan “margin yang ditangguhkan” yang dapat direalisasikan
dan cadangan kerugian penurunan nilai.
Ijarah adalah sewa menyewa atas suatu barang dan/atau jasa antara pemilik objek sewa
termasuk kepemilikan hak pakai atas objek sewa dengan penyewa untuk mendapatkan
imbalan atas objek sewa yang disewakan. Ijarah muntahiyah bittamlik adalah sewa
menyewa antara pemilik objek sewa dan penyewa untuk mendapatkan imbalan atas objek
sewa yang disewakan dengan opsi perpindahan hak milik objek sewa baik dengan jual
beli atau pemberian (hibah) pada saat tertentu sesuai akad sewa. Aset ijarah muntahiyah
bittamlik dinyatakan sebesar harga perolehan dan dikurangi akumulasi penyusutan.
Piutang ijarah diakui pada saat jatuh tempo sebesar sewa yang belum diterima dan
disajikan sebesar nilai bersih yang dapat direalisasikan yakni saldo piutang dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai.
Mudharabah adalah penanaman dana dari pemilik dana (malik, shahibul maal, atau bank
syariah) kepada pengelola dana (amil, mudharib, atau nasabah) untuk melakukan
kegiatan usaha tertentu, dengan menggunakan metode bagi untung (profit sharing) atau
metode bagi pendapatan (revenue sharing) antara kedua belah pihak berdasarkan nisbah
yang telah disepakati sebelumnya. Pembiayaan mudharabah dinyatakan sebesar saldo
pembiayaan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.
Musyarakah adalah penanaman dana dari para pemilik dana/modal untuk mencampurkan
dana/modal mereka pada suatu usaha tertentu, dengan pembagian keuntungan
berdasarkan nisbah yang telah disepakati sebelumnya, sedangkan kerugian ditanggung
semua pemilik dana/modal berdasarkan bagian dana/modal masing-masing.
Page 47
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/32
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
q. Aset dari transaksi syariah (lanjutan)
Musyarakah permanen adalah musyarakah dengan ketentuan bagian dana setiap mitra
ditentukan sesuai akad dan jumlahnya tetap hingga akhir masa akad. Musyarakah
menurun (musyarakah mutanaqisha) adalah musyarakah dengan ketentuan bagian dana
salah satu mitra akan dialihkan secara bertahap kepada mitra lainnya sehingga bagian
dananya akan menurun dan pada akhir masa akad mitra lain tersebut akan menjadi
pemilik penuh usaha tersebut. Pembiayaan musyarakah dinyatakan sebesar saldo
pembiayaan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.
Entitas Anak menetapkan cadangan kerugian penurunan nilai tagihan pembiayaan
syariah sesuai dengan kualitas pembiayaan berdasarkan penelaahan atas masing-
masing saldo tagihan pembiayaan, dengan mengacu pada ketentuan OJK, kecuali untuk
piutang murabahah. Sesuai dengan PSAK No. 102 "Akuntansi Murabahah" dan Pedoman
Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI Revisi 2013), Bank menghitung penurunan
nilai individual untuk piutang murabahah sesuai dengan ketentuan di ISAK No. 102
“Penurunan Nilai Piutang Murabahah”. Bank mengevaluasi apakah terdapat bukti obyektif
bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai pada setiap tanggal laporan posisi
keuangan. Bank menggunakan metode migration analysis yang merupakan suatu metode
analisis statistik, untuk menilai cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang yang diberikan
secara kolektif. Bank menggunakan data historis minimal 5 (lima) tahun dalam menghitung
Probability of Default (“PD”) dan Loss of Given Default (“LGD”).
r. Efek-efek untuk tujuan investasi
Efek-efek untuk tujuan investasi terdiri dari efek-efek yang diperdagangkan dari pasar
uang dan bursa efek seperti Obligasi Pemerintah, Sekuritas Rupiah dan Valas Bank
Indonesia, Sukuk, Obligasi Korporasi, Sertifikat Bank Indonesia, unit penyertaan reksa
dana, medium term notes, dan saham. Efek-efek untuk tujuan investasi diklasifikasikan
sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan
akuntansi atas aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
Investasi pada sukuk yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Grup menentukan klasifikasi investasi pada sukuk berdasarkan model usaha dengan
mengacu pada PSAK 110 “Akuntansi Sukuk” sebagai berikut:
• Surat berharga diukur pada biaya perolehan disajikan sebesar biaya perolehan
(termasuk biaya transaksi) yang disesuaikan dengan premi dan/atau diskonto yang
belum diamortisasi. Premi dan diskonto diamortisasi selama periode hingga jatuh
tempo.
• Surat berharga diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang
dinyatakan sebesar nilai wajar. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi
akibat kenaikan atau penurunan nilai wajarnya disajikan dalam penghasilan
komprehensif lain tahun berjalan.
s. Aset tetap
Aset tetap pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan termasuk
pengeluaran-pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung agar aset tersebut siap
digunakan. Kecuali tanah, setelah pengukuran awal, seluruh aset tetap diukur dengan
model biaya, yaitu biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi
penurunan nilai aset. Tanah tidak disusutkan.
Page 48
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/33
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
s. Aset tetap (lanjutan)
Pada tahun 2016, Bank mengubah kebijakan akuntansi terkait pengukuran setelah
pengukuran awal untuk golongan tanah dari model biaya ke model revaluasi. Perubahan
kebijakan akuntansi ini diterapkan secara prospektif.
Tanah disajikan sebesar nilai wajar, berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh penilai
independen eksternal yang telah terdaftar di OJK. Penilaian terhadap tanah dilakukan oleh
penilai yang memiliki kualifikasi profesional. Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang
cukup berkala untuk memastikan bahwa nilai tercatat aset yang direvaluasi tidak berbeda
secara material dengan nilai wajarnya pada tanggal pelaporan.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi tanah dikreditkan pada “surplus revaluasi
aset tetap” sebagai bagian dari pendapatan komprehensif lainnya. Akan tetapi, kenaikan
tersebut diakui dalam laba rugi hingga sebesar jumlah penurunan nilai aset yang sama akibat
revaluasi yang pernah diakui sebelumnya dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian. Penurunan yang menghapus nilai kenaikan yang
sebelumnya atas aset yang sama dibebankan terhadap “surplus revaluasi aset tetap”
sebagai bagian dari laba komprehensif, penurunan lainnya dibebankan pada laporan laba
rugi konsolidasian.
Biaya pengurusan hak legal atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai
bagian dari biaya perolehan tanah. Biaya perpanjangan atau pembaruan hak legal atas
tanah dibebankan dalam laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya karena nilainya tidak
signifikan.
Golongan bangunan disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line
method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis 20 (dua puluh) tahun. Aset tetap
lainnya disusutkan berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset yang berkisar
antara 2 (dua) sampai dengan 8 (delapan) tahun dengan menggunakan metode saldo
menurun ganda (double-declining balance method) bagi Bank dan PT BCA Finance, dan
metode garis lurus (straight-line method) untuk Entitas Anak lainnya. Pengaruh
perbedaan metode penyusutan tersebut tidak material terhadap laporan keuangan
konsolidasian. Untuk semua aset tetap, Grup menetapkan nilai residu nihil untuk
perhitungan penyusutan.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui sebagai bagian nilai tercatat aset atau sebagai
aset yang terpisah, sebagaimana mestinya, hanya jika kemungkinan besar Grup mendapat
manfaat ekonomis di masa depan, berkenaan dengan aset tersebut dan biaya perolehan
aset dapat diukur dengan andal. Nilai tercatat dari komponen yang diganti dihapuskan.
Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian dalam periode keuangan ketika biaya-biaya tersebut
terjadi.
Bangunan dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan. Akumulasi biaya
perolehan akan dipindahkan ke akun bangunan pada saat bangunan tersebut selesai
dikerjakan dan siap digunakan.
Apabila aset tetap dilepas, maka nilai harga perolehan dan akumulasi penyusutannya
dikeluarkan dari laporan posisi keuangan konsolidasian, dan keuntungan atau kerugian
yang dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi konsolidasian. Jika aset yang direvaluasi
dijual, jumlah yang dicatat di dalam ekuitas dipindahkan ke saldo laba.
Pada setiap tanggal pelaporan, nilai residu, masa manfaat, dan metode penyusutan dikaji
ulang, dan jika diperlukan, akan disesuaikan sesuai dengan ketentuan PSAK yang
berlaku.
Page 49
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/34
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
s. Aset tetap (lanjutan)
Jika nilai tercatat aset tetap yang diukur dengan model biaya lebih besar dari nilai estimasi
yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat aset tetap diturunkan menjadi sebesar nilai
yang dapat diperoleh kembali dan rugi penurunan nilai aset diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan.
t. Aset lain-lain
Aset lain-lain antara lain terdiri dari pendapatan bunga yang masih akan diterima, piutang,
agunan yang diambil alih, properti terbengkalai, rekening antar kantor dan lain-lain.
Agunan yang diambil alih (“AYDA”) adalah aset yang diperoleh Grup, baik melalui
pelelangan maupun diluar pelelangan berdasarkan penyerahan secara sukarela oleh
pemilik agunan atau berdasarkan kuasa untuk menjual di luar lelang dari pemilik agunan
dalam hal debitur tidak memenuhi liabilitasnya kepada Grup. AYDA merupakan agunan
kredit yang diberikan yang telah diambil alih sebagai bagian dari penyelesaian kredit yang
diberikan dan disajikan pada ''Aset lain-lain''.
Aset yang tidak digunakan (properti terbengkalai) adalah aset dalam bentuk properti yang
dimiliki Grup, dimana bagian properti tersebut secara mayoritas tidak digunakan untuk
kegiatan usaha operasional Grup.
Bank mengukur AYDA pada nilai lebih rendah antara jumlah tercatat dan nilai wajar
setelah dikurangi estimasi biaya untuk menjual AYDA tersebut. Selisih antara nilai bersih
yang dapat direalisasi dengan penjualan AYDA diakui sebagai keuntungan atau kerugian
pada tahun berjalan pada saat dijual.
Beban-beban yang berkaitan dengan pemeliharaan AYDA dan properti terbengkalai
dibebankan ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun
berjalan pada saat terjadinya. Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat permanen, maka
nilai tercatatnya dikurangi untuk mengakui penurunan tersebut dan kerugiannya
dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
tahun berjalan. Lihat Catatan 2h untuk kebijakan akuntansi atas penyisihan kerugian
AYDA dan properti terbengkalai.
u. Aset takberwujud
Aset takberwujud terdiri dari perangkat lunak dan goodwill.
Perangkat lunak
Perangkat lunak dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan
akumulasi rugi penurunan nilai aset. Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh lisensi
perangkat lunak komputer dan mempersiapkan perangkat lunak tersebut sehingga siap
untuk digunakan dikapitalisasi. Biaya yang terkait dengan pemeliharaan program
perangkat lunak diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Biaya pengembangan yang
dapat secara langsung diatribusikan kepada desain dan pengujian produk perangkat
lunak yang dapat diidentifikasi dan unik yang dikendalikan oleh Grup diakui sebagai
perangkat lunak. Pengeluaran pengembangan yang lain yang tidak memenuhi kriteria ini
diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Biaya pengembangan yang sebelumnya
diakui sebagai beban tidak dapat diakui sebagai aset pada periode berikutnya. Amortisasi
diakui dalam laba rugi konsolidasian tahun berjalan berdasarkan masa manfaat ekonomis,
yaitu 4 (empat) tahun, dengan menggunakan metode saldo menurun ganda (double-
declining balance method).
Page 50
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/35
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
u. Aset takberwujud (lanjutan)
Aset takberwujud terdiri dari perangkat lunak dan goodwill. (lanjutan)
Goodwill
Goodwill merupakan selisih lebih nilai agregat dari jumlah imbalan yang dialihkan dan nilai
kepentingan non-pengendali dengan jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan
liabilitas yang diambil alih pada tanggal akuisisi. Goodwill tidak diamortisasi tetapi diuji
penurunan nilainya pada setiap tanggal pelaporan dan dicatat sebesar biaya perolehan
dikurangi akumulasi amortisasi.
Untuk pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dalam kombinasi bisnis
dialokasikan pada setiap unit penghasil kas, atau kelompok unit penghasil kas, yang
diharapkan dapat memberikan manfaat dari sinergi kombinasi bisnis tersebut. Setiap unit atau
kelompok unit yang memperoleh alokasi goodwill menunjukkan tingkat terendah dalam
entitas yang goodwill-nya dipantau untuk tujuan manajemen internal. Goodwill dipantau pada
level segmen operasi. Kebijakan akuntansi Grup untuk kerugian penurunan nilai dibahas di
Catatan 2h.
v. Simpanan dari nasabah dan simpanan dari bank-bank lain
Simpanan dari nasabah adalah dana yang dipercayakan oleh masyarakat (di luar bank)
kepada Bank berdasarkan perjanjian penyimpanan dana. Termasuk dalam pos ini adalah
giro, tabungan, deposito berjangka dan sertifikat deposito.
Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas terhadap bank lain, baik lokal maupun luar
negeri, dalam bentuk giro, tabungan, deposito berjangka dan inter-bank call money.
Simpanan dari nasabah dan simpanan dari bank lain diklasifikasikan sebagai liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Biaya tambahan yang dapat
diatribusikan secara langsung dengan perolehan simpanan nasabah dan simpanan dari
bank lain dikurangkan dari jumlah simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain. Lihat
Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi.
w. Dana simpanan syariah
Dana simpanan syariah merupakan simpanan pihak lain dalam bentuk giro wadiah dan
tabungan wadiah. Giro wadiah dapat digunakan sebagai instrumen pembayaran, dan
dapat ditarik setiap saat melalui cek dan bilyet giro. Giro wadiah serta tabungan wadiah
mendapatkan bonus sesuai kebijakan Entitas Anak. Simpanan dalam bentuk giro wadiah
dan tabungan wadiah dinyatakan sebesar nilai nominal simpanan nasabah. Dana
simpanan syariah diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
x. Dana syirkah temporer
Dana syirkah temporer merupakan investasi dengan akad mudharabah muthlaqah, yaitu
pemilik dana (shahibul maal) memberikan kebebasan kepada pengelola dana
(mudharib/Entitas Anak) dalam pengelolaan investasinya dengan tujuan dibagikan sesuai
dengan kesepakatan.
Page 51
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/36
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
x. Dana syirkah temporer (lanjutan)
Dana syirkah temporer terdiri dari tabungan mudharabah, deposito mudharabah dan
Sertifikat Investasi Mudharabah Antarbank (“SIMA”). Dana ini diterima oleh Entitas Anak
dimana Entitas Anak mempunyai hak untuk mengelola dan menginvestasikan dana, baik
sesuai dengan kebijakan Entitas Anak atau kebijakan pembatasan dari pemilik dana,
dengan keuntungan dibagikan sesuai dengan kesepakatan. Dalam hal dana syirkah
temporer berkurang karena kerugian normal yang bukan akibat dari unsur kesalahan yang
disengaja, kelalaian, atau pelanggaran kesepakatan, Entitas Anak tidak berkewajiban
mengembalikan atau menutup kerugian atau kekurangan dana tersebut.
Tabungan mudharabah merupakan simpanan dana pihak lain yang mendapatkan
imbalan bagi hasil dari pendapatan atas penggunaan dana tersebut dengan nisbah yang
ditetapkan dan disetujui sebelumnya. Tabungan mudharabah dicatat sebesar nilai
simpanan nasabah.
Deposito mudharabah merupakan simpanan pihak lain yang hanya bisa ditarik pada
waktu tertentu sesuai dengan perjanjian antara pemegang deposito mudharabah dengan
Entitas Anak. Deposito mudharabah dinyatakan sebesar nilai nominal sesuai dengan
perjanjian antara pemegang deposito mudharabah dengan Entitas Anak.
Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan sebagai liabilitas. Hal ini karena Entitas
Anak tidak mempunyai liabilitas, ketika mengalami kerugian, untuk mengembalikan
jumlah dana awal dari pemilik dana kecuali akibat kelalaian atau wanprestasi Entitas
Anak. Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan sebagai ekuitas karena mempunyai
waktu jatuh tempo dan pemilik dan tidak mempunyai hak kepemilikan yang sama dengan
pemegang saham seperti hak voting dan hak atas realisasi keuntungan yang berasal dari
aset lancar dan aset non-investasi.
Dana syirkah temporer merupakan salah satu unsur laporan posisi keuangan
konsolidasian, hal tersebut sesuai dengan prinsip syariah yang memberi hak kepada
Entitas Anak untuk mengelola dana, termasuk untuk mencampur dana tersebut dengan
dana lainnya.
Pemilik dana syirkah temporer memperoleh bagian atas keuntungan sesuai kesepakatan
dan menerima kerugian berdasarkan jumlah dana dari masing-masing pihak. Pembagian
hasil dana syirkah temporer dapat dilakukan dengan konsep bagi hasil atau bagi untung.
y. Efek-efek utang yang diterbitkan
Efek-efek utang yang diterbitkan oleh Entitas Anak, yang terdiri dari obligasi,
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lainnya yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi. Biaya emisi sehubungan dengan penerbitan efek-efek utang diakui sebagai
diskonto dan dikurangkan langsung dari hasil emisi untuk menentukan hasil emisi bersih
efek-efek utang yang diterbitkan tersebut dan diamortisasi selama jangka waktu efek-efek
utang dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Efek-efek utang yang diterbitkan
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
Page 52
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/37
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
z. Obligasi subordinasi
Obligasi subordinasi diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan
biaya perolehan diamortisasi. Biaya tambahan yang dapat diatribusikan secara langsung
dengan penerbitan obligasi subordinasi dikurangkan dari jumlah obligasi subordinasi yang
diterima. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi.
aa. Provisi
Provisi diakui jika, sebagai akibat peristiwa masa lalu, Grup memiliki kewajiban kini, baik
bersifat hukum maupun bersifat konstruktif yang dapat diestimasi secara andal, dan
kemungkinan besar penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber
daya yang mengandung manfaat ekonomi. Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi
terbaik manajemen atas pengeluaran yang diharapkan diperlukan untuk menyelesaikan
kewajiban kini pada akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto yang digunakan untuk
menentukan nilai kini adalah tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan
penilaian pasar atas nilai waktu uang dan risiko yang terkait dengan kewajiban.
ab. Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain
Beban yang masih harus dibayar terdiri atas beban bunga yang masih harus dibayar,
liabilitas terkait transaksi dengan nasabah dan asuransi, setoran jaminan, pendapatan
diterima dimuka, liabilitas sewa pembiayaan dan lain-lain.
ac. Laba per saham
Laba per saham dasar dihitung berdasarkan laba bersih tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dibagi dengan jumlah rata-rata tertimbang
saham beredar selama tahun berjalan setelah memperhitungkan pembelian kembali
saham.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat instrumen dilusian. Oleh
karena itu, laba per saham dilusian sama dengan laba per saham dasar.
ad. Pendapatan dan beban bunga & pendapatan dan beban syariah
Pendapatan dan beban bunga
Pendapatan dan beban bunga diakui dalam laba rugi konsolidasian tahun berjalan
dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Suku bunga efektif adalah suku bunga
yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran dan penerimaan kas di masa
datang selama perkiraan umur dari aset atau liabilitas keuangan (atau jika lebih tepat,
digunakan periode yang lebih singkat) untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari aset
atau liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku bunga efektif, Grup mengestimasi
arus kas di masa datang dengan mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual
dalam instrumen keuangan tersebut, namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit di
masa mendatang.
Page 53
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/38
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
ad. Pendapatan dan beban bunga & pendapatan dan beban syariah (lanjutan)
Pendapatan dan beban bunga (lanjutan)
Perhitungan suku bunga efektif mencakup biaya transaksi (Catatan 2g) dan seluruh
imbalan/provisi dan bentuk lain yang dibayarkan atau diterima yang merupakan bagian
tak terpisahkan dari suku bunga efektif.
Pendapatan dan beban bunga yang disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian meliputi:
• Bunga atas aset dan liabilitas keuangan yang dicatat pada biaya perolehan
diamortisasi yang dihitung menggunakan suku bunga efektif;
• Bunga atas efek-efek untuk tujuan investasi yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain yang dihitung menggunakan suku bunga efektif;
• Pendapatan bunga dari semua aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi dipandang bersifat incidental terhadap kegiatan perdagangan Grup dan
disajikan sebagai bagian dari pendapatan transaksi perdagangan-bersih; dan
• Pendapatan bunga atas aset keuangan yang mengalami penurunan nilai tetap diakui
atas dasar suku bunga yang digunakan untuk mendiskonto arus kas masa datang
dalam pengukuran kerugian penurunan nilai.
Pendapatan dan beban syariah
Pendapatan syariah terdiri dari keuntungan murabahah, pendapatan ijarah (sewa), dan
bagi hasil pembiayaan mudharabah dan musyarakah.
Pengakuan keuntungan transaksi murabahah dengan pembayaran tangguh atau secara
angsuran dilakukan selama periode akad sesuai dengan metode efektif (anuitas).
Pendapatan ijarah diakui selama masa akad secara merata dan net.
Pendapatan bagi hasil musyarakah yang menjadi hak mitra pasif diakui dalam periode
terjadinya hak bagi hasil sesuai nisbah yang disepakati.
Pendapatan bagi hasil mudharabah diakui dalam periode terjadinya hak bagi hasil sesuai
nisbah yang disepakati, dan tidak diperkenankan mengakui pendapatan dari proyeksi
hasil usaha.
Beban syariah terdiri dari beban bagi hasil mudharabah dan beban bonus wadiah. Beban
bagi hasil untuk dana pihak ketiga dihitung dengan menggunakan prinsip bagi hasil
berdasarkan porsi bagi hasil (nisbah) yang telah disepakati sebelumnya berdasarkan
pada prinsip wadiah, mudharabah mutlaqah, dan mudharabah muqayyadah.
ae. Pendapatan dan beban atas provisi dan komisi
Pendapatan dan beban atas provisi dan komisi yang merupakan bagian integral dari suku
bunga efektif atas aset atau liabilitas keuangan dimasukkan dalam perhitungan suku
bunga efektif.
Page 54
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/39
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
ae. Pendapatan dan beban atas provisi dan komisi (lanjutan)
Pendapatan provisi dan komisi lainnya, termasuk pendapatan provisi yang terkait
kegiatan bancassurance, ekspor-impor, manajemen kas, pendapatan provisi atas jasa
dan/atau kegiatan yang mempunyai jangka waktu tertentu dan jumlahnya signifikan,
diakui sebagai pendapatan ditangguhkan/beban dibayar dimuka dan diamortisasi dengan
menggunakan metode garis lurus (straight-line method) selama jangka waktunya, jika
tidak, pendapatan provisi dan komisi lainnya langsung diakui pada saat jasa diberikan.
Pendapatan provisi atas komitmen kredit diakui berdasarkan metode garis lurus (straight-
line method) selama jangka waktu komitmen.
Pendapatan komisi terkait transaksi kartu kredit dan debit dikurangi dengan biaya-biaya
yang berkaitan langsung dengan transaksi tersebut, disajikan secara net dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
af. Pendapatan bersih transaksi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Pendapatan bersih transaksi diukur pada nilai wajar melalui laba rugi terdiri dari
keuntungan atau kerugian bersih terkait dengan aset dan liabilitas keuangan yang dimiliki
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, termasuk pendapatan dan beban bunga
dari semua instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, dan
seluruh perubahan nilai wajar yang direalisasi maupun yang belum direalisasi dan selisih
kurs.
ag. Liabilitas imbalan pasca-kerja
ag.1. Kewajiban jangka pendek
Liabilitas untuk upah dan gaji, termasuk imbalan non - moneter dan akumulasi cuti
sakit yang akan diselesaikan dalam waktu 12 bulan setelah akhir dari periode ketika
pekerja memberikan jasa yang berhubungan diakui hingga jasa yang diberikan
hingga akhir dari periode pelaporan dan dihitung pada jumlah yang diperkirakan
akan dibayar ketika liabilitas diselesaikan. Liabilitas dipresentasikan sebagai
kewajiban imbalan kerja masa kini pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
ag.2. Kewajiban pensiun
Entitas-entitas di dalam Grup mengoperasikan berbagai skema pensiun. Grup
memiliki program imbalan pasti dan iuran pasti. Program iuran pasti merupakan
program pensiun dimana Grup membayar sejumlah iuran tertentu kepada entitas
(dana) yang terpisah. Grup tidak memiliki kewajiban hukum atau konstruktif untuk
membayar iuran lebih lanjut jika entitas tersebut tidak memiliki aset yang cukup
untuk membayar seluruh imbalan atas jasa yang diberikan pekerja pada periode
berjalan maupun periode lalu. Program imbalan pasti merupakan program yang
ditentukan berdasarkan jumlah imbalan pensiun yang akan diterima seorang
pekerja pada saat pensiun, biasanya tergantung oleh satu faktor atau lebih,
misalnya usia, masa bekerja dan kompensasi.
Page 55
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/40
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
ag. Liabilitas imbalan pasca-kerja (lanjutan)
ag.2. Kewajiban pensiun (lanjutan)
Sehubungan dengan program imbalan pasti, liabilitas diakui pada laporan posisi
keuangan konsolidasian sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir
periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program. Kewajiban imbalan pasti
dihitung setiap tahun oleh aktuaris yang independen dengan menggunakan metode
projected unit credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan
mendiskontokan arus kas keluar yang diestimasi dengan menggunakan tingkat
bunga Obligasi Pemerintah (dikarenakan saat ini tidak ada pasar aktif untuk obligasi
perusahaan yang berkualitas tinggi) yang didenominasikan dalam mata uang
dimana imbalan akan dibayarkan dan memiliki jangka waktu jatuh tempo mendekati
jangka waktu kewajiban pensiun.
Biaya bunga bersih dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto terhadap saldo
bersih kewajiban imbalan pasti dan nilai wajar aset program. Biaya ini termasuk
dalam beban imbalan kerja dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian.
Keuntungan dan kerugian atas pengukuran kembali yang timbul dari penyesuaian
dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui seluruhnya melalui
penghasilan komprehensif lainnya konsolidasian pada saat terjadinya. Keuntungan
dan kerugian ini termasuk didalam laba ditahan pada laporan perubahan ekuitas
dan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Perubahan nilai kini atas kewajiban imbalan pasti yang timbul dari amandemen
rencana atau program kurtailmen diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian sebagai biaya jasa lalu pada saat terjadinya.
Untuk program iuran pasti, Grup membayar iuran program pensiun baik karena
diwajibkan, berdasarkan kontrak atau sukarela. Namun karena Undang-Undang
Ketenagakerjaan mengharuskan entitas membayar jumlah tertentu kepada para
pekerja yang telah memasuki usia pensiun yang ditentukan berdasarkan masa
kerja, Grup rentan terhadap kemungkinan untuk membayar kekurangan apabila
iuran kumulatif kurang dari jumlah tertentu. Sebagai akibatnya untuk tujuan
pelaporan keuangan, program iuran pasti secara efektif diberlakukan seolah-olah
sebagai program imbalan pasti.
ag.3. Kewajiban pasca-kerja lainnya
Bank memberikan imbalan kesehatan pasca-kerja untuk karyawan. Imbalan ini
biasanya diberikan kepada karyawan yang tetap bekerja sampai usia pensiun dan
memenuhi masa kerja minimum. Biaya yang diharapkan timbul atas imbalan ini
dicadangkan selama masa kerja dengan menggunakan metode projected unit
credit. Kewajiban ini dinilai setiap tahun oleh aktuaris independen yang memenuhi
syarat.
Page 56
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/41
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
ag. Liabilitas imbalan pasca-kerja (lanjutan)
ag.4. Pesangon pemutusan kontrak kerja
Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika Grup memberhentikan
hubungan kerja sebelum usia pensiun normal, atau ketika seorang pekerja
menerima penawaran mengundurkan diri secara sukarela dengan kompensasi
imbalan pesangon. Grup mengakui pesangon pemutusan kontrak kerja pada
tanggal yang lebih awal antara (i) ketika Grup tidak dapat lagi menarik tawaran atas
imbalan tersebut dan (ii) ketika Grup mengakui biaya untuk restrukturisasi yang
berada dalam ruang lingkup PSAK 57 dan melibatkan pembayaran pesangon.
Dalam hal menyediakan pesangon sebagai penawaran untuk mengundurkan diri
secara sukarela, pesangon pemutusan kontrak kerja diukur berdasarkan jumlah
karyawan yang diharapkan menerima penawaran tersebut. Imbalan yang jatuh
tempo lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan didiskontokan menjadi nilai
kininya.
ah. Pajak penghasilan kini dan tangguhan
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali jika pajak tersebut terkait
dengan transaksi atau kejadian yang diakui di penghasilan komprehensif lain atau
langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam
penghasilan komprehensif lain atau ekuitas.
Beban pajak kini dihitung berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku atau yang
secara substantif berlaku pada akhir periode pelaporan, di negara dimana entitas dalam
Grup beroperasi dan menghasilkan pendapatan kena pajak. Manajemen secara periodik
mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”)
sehubungan dengan situasi dimana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi.
Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan
dibayar kepada otoritas pajak.
Pajak penghasilan tangguhan diakui sepenuhnya, dengan menggunakan metode liabilitas
untuk semua perbedaan temporer yang berasal dari selisih antara dasar pengenaan pajak
aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya pada laporan keuangan konsolidasian. Namun,
liabilitas pajak penghasilan tangguhan tidak diakui jika berasal dari pengakuan awal
goodwill. Pajak penghasilan tangguhan juga tidak diperhitungkan jika pajak penghasilan
tangguhan tersebut timbul dari pengakuan awal aset atau pengakuan awal liabilitas dalam
transaksi yang bukan kombinasi bisnis yang pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba
akuntansi maupun laba kena pajak/rugi pajak.
Pajak penghasilan tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang sudah
diberlakukan atau secara substantif berlaku pada akhir periode pelaporan dan
diekspektasi akan digunakan ketika aset pajak tangguhan yang berhubungan direalisasi
atau liabilitas pajak tangguhan diselesaikan.
Page 57
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/42
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
ah. Pajak penghasilan kini dan tangguhan (lanjutan)
Aset pajak tangguhan diakui hanya jika kemungkinan jumlah penghasilan kena pajak di
masa depan akan memadai untuk dikompensasi dengan perbedaan temporer yang masih
dapat dimanfaatkan.
Liabilitas pajak tangguhan tidak diakui untuk perbedaan temporer antara nilai tercatat dan
dasar pengenaan pajak dari investasi pada operasi asing ketika perusahaan bisa
mengontrol periode pengembalian dari perbedaan temporer dan ada kemungkinan bahwa
perbedaan itu tidak akan dibalik di masa depan yang dapat diperkirakan.
Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak
yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan
liabilitas pajak kini dan apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan
oleh otoritas perpajakan yang sama. Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini akan saling
hapus ketika entitas memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus
dan adanya niat untuk melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto atau
untuk merealisasikan dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
ai. Transaksi sewa
Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan atau
mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak
tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama
suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Grup dapat memilih untuk tidak
mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk:
- Sewa dengan masa sewa 12 bulan atau kurang; dan
- Sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
identifikasian, Grup harus menilai apakah:
- Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomi
dari penggunaan aset identifikasian; dan
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki
hak ini ketika Grup memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang
bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya:
1. Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
2. Grup telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana
dan untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.
Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa. Aset
hak guna diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas
sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum
tanggal permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan.
Page 58
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/43
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
ai. Transaksi sewa (lanjutan)
Aset hak guna diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus sepanjang jangka
waktu sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal
permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau
jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga
pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup menggunakan suku bunga pinjaman
inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya
keuangan dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan
tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.
Grup menyajikan aset hak guna sebagai bagian dari “Aset tetap” dan liabilitas sewa
sebagai bagian dari “Liabilitas lain-lain” di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa
atau jika biaya perolehan aset hak guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi
beli, maka Grup menyusutkan aset hak guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur
manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup menyusutkan aset hak guna dari tanggal
permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak guna atau
akhir masa sewa.
Grup menganalisa fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam
menentukan akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat
merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomik yang
mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas aset
pendasar kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar,
Grup menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa
berdasarkan PSAK 73 “Sewa”, kecuali jika hak atas tanah secara substansi menyerupai
pembelian tanah, maka Grup menerapkan PSAK 16 “Aset tetap”.
aj. Segmen operasi
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas yang terlibat dalam aktivitas bisnis
yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban, termasuk pendapatan dan
beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama, yang hasil
operasinya dikaji ulang secara berkala oleh pengambil keputusan operasional untuk
membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan
menilai kinerjanya, serta tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. Hasil
segmen yang dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional termasuk komponen-
komponen yang dapat diatribusikan secara langsung kepada segmen dan juga yang
dapat dialokasikan dengan basis yang wajar. Komponen yang tidak dapat dialokasikan
terutama terdiri dari biaya kantor pusat, aset tetap, dan aset/liabilitas pajak penghasilan,
termasuk pajak kini dan pajak tangguhan.
Grup mengelola kegiatan usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan
berdasarkan wilayah geografis dan produk. Beberapa wilayah yang memiliki karakteristik
serupa, diagregasikan dan dievaluasi secara berkala oleh manajemen. Laba/rugi dari
masing-masing segmen digunakan untuk menilai kinerja masing-masing segmen.
Page 59
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/44
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
ak. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi
Grup melakukan transaksi dengan pihak berelasi. Sesuai dengan PSAK 7
“Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”, yang dimaksud dengan pihak berelasi adalah
orang atau entitas yang berelasi dengan entitas pelapor sebagai berikut:
a. Orang atau anggota keluarga terdekatnya berelasi dengan entitas pelapor jika orang
tersebut:
i. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama terhadap entitas pelapor;
ii. memiliki pengaruh signifikan terhadap entitas pelapor; atau
iii. personal manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk pelapor.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi hal-hal sebagai berikut:
i. entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama
(artinya entitas induk, entitas anak dan entitas anak berikutnya terkait dengan
entitas lain);
ii. suatu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama bagi entitas lain (atau
entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok
usaha, dimana entitas lain tersebut adalah anggotanya);
iii. kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
iv. suatu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain
adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga;
v. entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja
dari suatu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor;
vi. entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang
diidentifikasi dalam butir (a);
vii. orang yang diidentifikasi, dalam butir (a) (i) memiliki pengaruh signifikan terhadap
entitas atau anggota manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
Jenis transaksi dan saldo dengan pihak berelasi diungkapkan pada Catatan 47.
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN
Pengungkapan ini merupakan tambahan atas pembahasan tentang manajemen risiko
keuangan (Catatan 42).
a. Sumber utama atas ketidakpastian estimasi
a.1. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan
Sesuai dengan PSAK 71, pengukuran cadangan kerugian penurunan nilai aset
keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain membutuhkan penggunaan model yang
kompleks dan asumsi signifikan terkait future economic conditions dan credit
behaviour.
Page 60
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN (lanjutan)
Pengungkapan ini merupakan tambahan atas pembahasan tentang manajemen risiko
keuangan (Catatan 42). (lanjutan)
a. Sumber utama atas ketidakpastian estimasi (lanjutan)
a.1. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)
Estimasi signifikan dibutuhkan dalam menerapkan perhitungan cadangan kerugian
penurunan nilai berdasarkan PSAK 71, antara lain:
• Penentuan kriteria Significant Increase in Credit Risk;
• Menentukan model yang tepat dan asumsi untuk perhitungan cadangan
kerugian penurunan nilai;
• Menentukan jumlah dan pembebanan relatif atas skenario forward-looking
untuk masing-masing segmen/produk;
• Menentukan segmentasi aset keuangan yang sejenis untuk perhitungan
cadangan kerugian penurunan nilai;
• Estimasi arus kas debitur dalam perhitungan individual impairment.
Informasi mengenai manajemen risiko keuangan khususnya terkait pertimbangan
dan estimasi yang dibuat oleh Grup diungkapkan di Catatan 42.
a.2. Menentukan nilai wajar instrumen keuangan
Dalam menentukan nilai wajar atas aset dan liabilitas keuangan dimana tidak
terdapat harga pasar, Grup menggunakan teknik penilaian seperti dijelaskan pada
Catatan 2g untuk instrumen keuangan yang jarang diperdagangkan dan memiliki
informasi harga yang terbatas, nilai wajarnya menjadi kurang objektif dan
membutuhkan berbagai tingkat penilaian, tergantung pada likuiditas, konsentrasi,
faktor ketidakpastian pasar, asumsi harga, dan risiko lainnya.
a.3. Liabilitas imbalan pasca-kerja
Nilai kini kewajiban pensiun bergantung pada beberapa faktor yang ditentukan
dengan dasar aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan
untuk menentukan biaya (penghasilan) pensiun neto mencakup tingkat diskonto
dan kenaikan gaji di masa datang. Adanya perubahan pada asumsi ini akan
mempengaruhi jumlah tercatat kewajiban pensiun.
a.4. Perpajakan
Grup membutuhkan pertimbangan signifikan dalam menentukan provisi
perpajakan. Grup menentukan provisi perpajakan berdasarkan estimasi atas
kemungkinan adanya tambahan beban pajak. Jika hasil akhir dari hal ini berbeda
dengan jumlah yang dicatat semula, maka perbedaan tersebut akan berdampak
terhadap laba rugi.
Page 61
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/46
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN (lanjutan)
Pengungkapan ini merupakan tambahan atas pembahasan tentang manajemen risiko
keuangan (Catatan 42).
b. Pertimbangan akuntansi yang penting dalam menerapkan kebijakan akuntansi
Grup
Pertimbangan akuntansi yang penting dalam menerapkan kebijakan akuntansi Grup
meliputi:
b.1. Penilaian instrumen keuangan
Kebijakan akuntansi Grup untuk pengukuran nilai wajar dibahas di Catatan 2g.
Informasi mengenai nilai wajar dari instrumen keuangan diungkapkan pada Catatan
37.
b.2. Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan
Kebijakan akuntansi Grup memberikan keleluasaan untuk menetapkan aset dan
liabilitas keuangan ke dalam berbagai kategori pada saat pengakuan awal sesuai
dengan standar akuntansi yang berlaku berdasarkan kondisi tertentu:
• Dalam mengklasifikasikan aset keuangan ke dalam kelompok “diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi”, Grup telah menetapkan bahwa aset tersebut sesuai
dengan definisi aset dalam kelompok yang diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi yang dijabarkan di Catatan 2g;
• Dalam mengklasifikasikan aset keuangan sebagai “diukur pada biaya perolehan
diamortisasi”, Grup telah menetapkan bahwa aset tersebut sesuai dengan
definisi aset dalam kelompok yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
yang dijabarkan di Catatan 2g;
• Dalam mengklasifikasikan investasi pada sukuk sebagai “diukur pada biaya
perolehan” dan “diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain”,
Grup telah menetapkan bahwa investasi tersebut telah memenuhi persyaratan
klasifikasi sebagaimana dijabarkan dalam Catatan 2r.
4. KAS
2023 2022
Rupiah 20.478.286 20.296.643
Valuta asing 1.223.228 1.062.866
21.701.514 21.359.509
Saldo kas dalam mata uang Rupiah termasuk jumlah kas pada Anjungan Tunai Mandiri
(“ATM”) masing-masing sebesar Rp 8.456.193 dan Rp 9.214.150 pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022.
Page 62
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/47
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. GIRO PADA BANK INDONESIA
2023 2022
Rupiah 88.703.316 100.129.888
Valuta asing 3.914.389 3.980.407
92.617.705 104.110.295
Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun giro pada Bank Indonesia dalam Rupiah
pada tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 adalah masing-masing sebesar
0,72% dan 0,61%.
Saldo giro pada Bank Indonesia disediakan untuk memenuhi persyaratan Giro Wajib
Minimum (“GWM”) dari Bank Indonesia. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Rasio
GWM Rupiah dan Valuta asing serta Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial (“PLM”)
yang harus dipenuhi Bank adalah sebagai berikut:
2023 2022
Rupiah
- GWM 6,20% 7,30%
(i) GWM secara harian 0,00% 0,00%
(ii) GWM secara rata-rata 9,00% 9,00%
(iii) Insentif pengurang GWM -2,80% -1,70%
- Giro RIM 1,96% 2,67%
- PLM 5,00% 6,00%
Valuta asing
- GWM 4,00% 4,00%
(i) GWM secara harian 2,00% 2,00%
(ii) GWM secara rata-rata 2,00% 2,00%
GWM adalah simpanan minimum yang wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo
Rekening Giro pada Bank Indonesia. PLM adalah cadangan likuiditas minimum yang wajib
dipelihara oleh Bank berupa Sertifikat Bank Indonesia (“SBI”), Sertifikat Deposito Bank
Indonesia (“SDBI”), Surat Berharga Negara (“SBN”), Sekuritas Rupiah Bank Indonesia
(“SRBI”) yang besarnya ditetapkan oleh Bank Indonesia sebesar persentase tertentu dari
Dana Pihak Ketiga (“DPK”) Bank.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Rasio GWM Rupiah dan Valuta asing serta Rasio
PLM yang telah dipenuhi Bank adalah sebagai berikut:
2023 2022
Rupiah
- GWM 6,40% 7,48%
(i) GWM secara harian 0,00% 0,00%
(ii) GWM secara rata-rata 6,40% 7,48%
- Giro RIM 1,96% 2,67%
- PLM 33,89% 34,69%
Valuta asing
- GWM 4,71% 4,24%
(i) GWM secara harian 2,00% 2,00%
(ii) GWM secara rata-rata 2,71% 2,24%
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar giro pada Bank Indonesia diungkapkan pada
Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo giro pada Bank Indonesia diungkapkan pada
Catatan 43.
Page 63
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/48
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. GIRO PADA BANK-BANK LAIN
2023 2022
Rupiah 60.097 24.474
Valuta asing 5.555.155 4.728.185
Jumlah giro pada bank lain, sebelum dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai 5.615.252 4.752.659
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai
Rupiah (323) (148)
Valuta asing (576) (595)
(899) (743)
Jumlah giro pada bank-bank lain - bersih 5.614.353 4.751.916
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Grup tidak memiliki saldo giro pada bank-bank
lain dari pihak berelasi.
Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun giro pada bank-bank lain adalah sebagai
berikut:
2023 2022
Rupiah 4,03% 2,35%
Valuta asing 3,01% 0,80%
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, seluruh giro pada bank-bank lain dikategorikan
sebagai stage 1, tidak mengalami peningkatan signifikan atas risiko kredit sejak pengakuan
awal dan tidak memiliki bukti objektif penurunan nilai. Perubahan cadangan kerugian
penurunan nilai giro pada bank-bank lain adalah sebagai berikut:
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (743) - - (743)
Perubahan bersih pada eksposur (179) - - (179)
Selisih kurs 23 - - 23
Saldo, akhir tahun (899) - - (899)
2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (537) - - (537)
Perubahan bersih pada eksposur (154) - - (154)
Selisih kurs (52) - - (52)
Saldo, akhir tahun (743) - - (743)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, manajemen berkeyakinan bahwa saldo
cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang
mungkin timbul akibat tidak tertagihnya giro pada bank-bank lain.
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar giro pada bank-bank lain diungkapkan pada
Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo giro pada bank-bank lain diungkapkan pada
Catatan 43.
Page 64
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/49
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK-BANK LAIN
Rincian penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain berdasarkan jenis dan jangka
waktu kontraktual penempatan awal adalah sebagai berikut:
2023
Hingga >1-3 >3-6 > 6 - 12 Lebih dari
1 bulan bulan bulan bulan 12 bulan Jumlah
Bank Indonesia:
Rupiah 751.891 - - - - 751.891
Valuta asing - - - - - -
Call money:
Rupiah 1.050.000 50.000 - - - 1.100.000
Valuta asing - 1.452.228 - - - 1.452.228
Deposito berjangka:
Rupiah 667.240 420.342 176.124 366.423 - 1.630.129
Valuta asing 64.138 5.571 - - - 69.709
Sertifikat deposito:
Rupiah - - - - 198.282 198.282
Lain-lain:
Valuta asing 106 - - - - 106
2.533.375 1.928.141 176.124 366.423 198.282 5.202.345
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai
Rupiah (663)
Valuta asing (21)
(684)
Jumlah penempatan pada
Bank Indonesia dan bank-bank lain - bersih 5.201.661
2022
Hingga >1-3 >3-6 > 6 - 12 Lebih dari
1 bulan bulan bulan bulan 12 bulan Jumlah
Bank Indonesia:
Rupiah 4.593.243 - - - - 4.593.243
Valuta asing 11.675.625 2.412.963 - - - 14.088.588
Call money:
Rupiah 2.830.000 450.000 - - - 3.280.000
Valuta asing 1.546.361 5.648.604 544.863 155.675 - 7.895.503
Deposito berjangka:
Rupiah 530.242 505.646 88.166 394.003 - 1.518.057
Valuta asing 1.543 5.572 - - - 7.115
Lain-lain:
Valuta asing 109 - - - - 109
21.177.123 9.022.785 633.029 549.678 - 31.382.615
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai
Rupiah (1.940)
Valuta asing (3.523)
(5.463)
Jumlah penempatan pada
Bank Indonesia dan bank-bank lain - bersih 31.377.152
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Grup tidak memiliki saldo penempatan pada
bank-bank lain ke pihak berelasi.
Page 65
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/50
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK-BANK LAIN (lanjutan)
Perubahan keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari penempatan pada bank-bank
lain dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain adalah
sebagai berikut:
2023 2022
Saldo, awal tahun - sebelum pajak penghasilan
tangguhan - 150
Penambahan keuntungan (kerugian) yang belum
direalisasi selama tahun berjalan - bersih (1.086) (161)
Keuntungan (kerugian) yang direalisasi selama
tahun berjalan - bersih - 11
Jumlah sebelum pajak penghasilan tangguhan (1.086) -
Pajak penghasilan tangguhan (Catatan 20) 206 -
Saldo, akhir tahun - bersih (880) -
Selama tahun 2023 dan 2022, seluruh penempatan pada bank-bank lain dikategorikan
sebagai stage 1, tidak mengalami peningkatan signifikan atas risiko kredit sejak pengakuan
awal dan tidak memiliki bukti objektif penurunan nilai. Perubahan cadangan kerugian
penurunan nilai penempatan pada bank-bank lain adalah sebagai berikut:
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (5.463) - - (5.463)
Perubahan bersih pada eksposur 4.639 - - 4.639
Selisih kurs 140 - - 140
Saldo, akhir tahun (684) - - (684)
2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (4.132) - - (4.132)
Perubahan bersih pada eksposur (1.170) - - (1.170)
Selisih kurs (161) - - (161)
Saldo, akhir tahun (5.463) - - (5.463)
Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun penempatan pada Bank Indonesia dan
bank-bank lain adalah sebagai berikut:
2023 2022
Bank Indonesia dan call money:
Rupiah 5,70% 2,99%
Valuta asing 4,87% 1,53%
Deposito berjangka:
Rupiah 4,41% 3,02%
Valuta asing 2,62% 1,03%
Sertifikat deposito:
Rupiah 6,24% -
Page 66
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/51
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK-BANK LAIN (lanjutan)
Kisaran tingkat suku bunga kontraktual dari deposito berjangka dalam Rupiah yang dimiliki
Grup selama tahun berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 adalah masing-masing sebesar
2,00% - 6,80% dan 1,90% - 6,30%, dan untuk sertifikat deposito dalam Rupiah adalah
masing-masing sebesar 6,53% dan nihil, sedangkan untuk deposito berjangka dalam valuta
asing adalah masing-masing sebesar 2,00% - 5,09% dan 0,16% - 5,09%.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 tidak terdapat penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain yang digunakan sebagai jaminan transaksi perdagangan efek.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, manajemen berkeyakinan bahwa saldo
cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang
mungkin timbul akibat tidak tertagihnya penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank
lain.
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar penempatan pada Bank Indonesia dan bank-
bank lain diungkapkan pada Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo penempatan pada
Bank Indonesia dan bank-bank lain diungkapkan pada Catatan 43.
8. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN YANG DIUKUR PADA NILAI WAJAR MELALUI
LABA RUGI
Aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi terdiri dari:
2023 2022
Nilai nominal Nilai wajar Nilai nominal Nilai wajar
Aset keuangan:
Efek-efek
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 9.842.000 9.556.560 - -
Obligasi pemerintah 1.086.678 1.101.960 1.427.188 1.438.042
Surat Berharga Bank Indonesia 3.485.881 3.474.298 - -
Sukuk 51.796 51.082 92.116 91.158
Obligasi korporasi 12.650 12.656 - -
Reksadana 119.918 123.033 21.752 23.149
Penyertaan saham - 297.442 - 398.493
Lain-lain 189.354 224.115 195.696 181.969
14.788.277 14.841.146 1.736.752 2.132.811
Aset derivatif
Forward 91.843 46.307
Swap 121.817 51.728
Spot 3.854 2.283
217.514 100.318
15.058.660 2.233.129
Liabilitas keuangan:
Liabilitas derivatif
Forward 47.698 40.705
Swap 73.204 331.715
Spot 1.863 10.853
122.765 383.273
Page 67
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/52
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN YANG DIUKUR PADA NILAI WAJAR MELALUI
LABA RUGI (lanjutan)
Rincian penyertaan saham yang dimiliki Grup berdasarkan pihak lawan pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pihak berelasi 8.642 8.642
Pihak ketiga 288.800 389.851
Jumlah investasi dalam saham 297.442 398.493
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi diungkapkan pada Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo
aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi diungkapkan pada
Catatan 43.
9. TAGIHAN DAN UTANG AKSEPTASI
a. Rincian tagihan akseptasi
2023 2022
Rupiah
Nasabah non-bank 4.370.505 3.133.006
Bank-bank lain 401.305 272.987
4.771.810 3.405.993
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (143.001) (101.045)
4.628.809 3.304.948
Valuta asing
Nasabah non-bank 9.866.681 11.927.099
Bank-bank lain 304.248 182.006
10.170.929 12.109.105
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (140.114) (214.412)
10.030.815 11.894.693
Jumlah tagihan akseptasi - bersih 14.659.624 15.199.641
Page 68
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/53
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. TAGIHAN DAN UTANG AKSEPTASI (lanjutan)
b. Rincian utang akseptasi
2023 2022
Rupiah
Nasabah non-bank 601.745 396.434
Bank-bank lain 872.788 1.078.791
1.474.533 1.475.225
Valuta asing
Nasabah non-bank 306.438 182.006
Bank-bank lain 4.920.285 8.009.417
5.226.723 8.191.423
Jumlah utang akseptasi 6.701.256 9.666.648
c. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (89.779) (26.245) (199.433) (315.457)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya (Stage 2) 309 (7.185) - (6.876)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) (27) 55 - 28
Perubahan bersih pada eksposur 10.320 7.821 19.156 37.297
Selisih kurs 1.288 115 490 1.893
Saldo, akhir tahun (77.889) (25.439) (179.787) (283.115)
2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (94.822) (9) (424.453) (519.284)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya (Stage 2) 12.409 (13.346) - (937)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) (50) 53 3 6
Perubahan bersih pada eksposur (1.280) (11.903) 238.251 225.068
Selisih kurs (6.036) (1.040) (13.234) (20.310)
Saldo, akhir tahun (89.779) (26.245) (199.433) (315.457)
Page 69
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/54
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. TAGIHAN DAN UTANG AKSEPTASI (lanjutan)
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk
cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya tagihan
akseptasi.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank tidak memiliki saldo tagihan dan utang
akseptasi ke dan dari pihak berelasi.
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar tagihan dan utang akseptasi diungkapkan pada
Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo tagihan dan utang akseptasi diungkapkan pada
Catatan 43.
10. WESEL TAGIH
a. Rincian wesel tagih
2023 2022
Rupiah
Nasabah non-bank 13.153 8.605
Bank-bank lain 5.237.645 3.370.187
5.250.798 3.378.792
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (798) (779)
5.250.000 3.378.013
Valuta asing
Nasabah non-bank 622.915 607.819
Bank-bank lain 4.514.327 1.916.431
5.137.242 2.524.250
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.718) (6.356)
5.133.524 2.517.894
Jumlah wesel tagih - bersih 10.383.524 5.895.907
b. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai wesel tagih adalah sebagai berikut:
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (2.106) - (5.029) (7.135)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) 3 - - 3
Perubahan bersih pada eksposur (2.634) - 5.163 2.529
Selisih kurs 221 - (134) 87
Saldo, akhir tahun (4.516) - - (4.516)
Page 70
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/55
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. WESEL TAGIH (lanjutan)
b. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai (lanjutan)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai wesel tagih adalah sebagai berikut:
(lanjutan)
2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (1.841) - (44.820) (46.661)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) 48 - 3 51
Perubahan bersih pada eksposur (4.663) - 47.572 42.909
Selisih kurs 4.350 - (7.784) (3.434)
Saldo, akhir tahun (2.106) - (5.029) (7.135)
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk
cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya wesel tagih.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank tidak memiliki saldo wesel tagih ke pihak
berelasi.
Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun wesel tagih adalah sebagai berikut:
2023 2022
Rupiah 11,55% 6,25%
Valuta asing 5,52% 3,19%
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar wesel tagih diungkapkan pada Catatan 37.
Informasi mengenai jatuh tempo wesel tagih diungkapkan pada Catatan 43.
11. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI
Akun ini merupakan tagihan kepada Bank Indonesia, bank-bank lain dan pihak ketiga atas
pembelian efek-efek dengan janji dijual kembali dengan perincian sebagai berikut:
2023
Harga Pendapatan Cadangan
Rentang tanggal Rentang tanggal penjualan bunga yang kerugian
pembelian penjualan kembali belum diakui penurunan nilai Nilai tercatat
Transaksi dengan Bank Indonesia:
Instrumen yang mendasari:
Obligasi pemerintah 6 Jan - 27 Des 23 5 Jan - 16 Agt 24 88.093.534 (1.733.855) - 86.359.679
Surat Perbendaharaan Negara 28 Apr - 29 Des 23 3 Jan - 2 Agt 24 5.269.636 (2.988.267) - 2.281.369
93.363.170 (4.722.122) - 88.641.048
Transaksi dengan bank-bank lain:
Instrumen yang mendasari:
Obligasi pemerintah 6 - 27 Des 23 3 - 19 Jan 24 3.237.274 (4.312) - 3.232.962
Sekuritas Rupiah
Bank Indonesia 6 - 22 Des 23 4 - 8 Jan 24 1.188.849 (1.122) - 1.187.727
4.426.123 (5.434) - 4.420.689
Transaksi dengan pihak non-bank:
Instrumen yang mendasari:
Saham 12 - 29 Des 23 12 Mar - 28 Jun 24 38.118 (2.704) (998) 34.416
38.118 (2.704) (998) 34.416
97.827.411 (4.730.260) (998) 93.096.153
Page 71
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/56
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI (lanjutan)
Akun ini merupakan tagihan kepada Bank Indonesia, bank-bank lain dan pihak ketiga atas
pembelian efek-efek dengan janji dijual kembali dengan perincian sebagai berikut: (lanjutan)
2022
Harga Pendapatan Cadangan
Rentang tanggal Rentang tanggal penjualan bunga yang kerugian
pembelian penjualan kembali belum diakui penurunan nilai Nilai tercatat
Transaksi dengan Bank Indonesia:
Instrumen yang mendasari:
Obligasi pemerintah 7 Jan - 30 Des 22 6 Jan - 29 Des 23 150.732.374 (2.708.002) - 148.024.372
Surat Perbendaharaan Negara 30 Sep - 30 Des 22 3 Jan - 29 Sep 23 1.909.699 (384.140) - 1.525.559
152.642.073 (3.092.142) - 149.549.931
Transaksi dengan bank-bank lain:
Instrumen yang mendasari:
Obligasi pemerintah 1 - 29 Des 22 2 - 9 Jan 23 4.386.635 (2.209) - 4.384.426
4.386.635 (2.209) - 4.384.426
Transaksi dengan pihak non-bank:
Instrumen yang mendasari:
Saham 16 Nov 22 31 Jan 23 32.367 (313) (1.299) 30.755
32.367 (313) (1.299) 30.755
157.061.075 (3.094.664) (1.299) 153.965.112
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
kembali adalah sebagai berikut:
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (1.299) - - (1.299)
Perubahan bersih pada eksposur 301 - - 301
Saldo, akhir tahun (998) - - (998)
2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (1.243) - - (1.243)
Perubahan bersih pada eksposur (56) - - (56)
Saldo, akhir tahun (1.299) - - (1.299)
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk
cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya efek-efek yang
dibeli dengan janji dijual kembali.
Semua efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 adalah dalam mata uang Rupiah.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Grup tidak memiliki saldo efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali ke pihak berelasi.
Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
kembali pada tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar
6,35% dan 3,81%.
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
diungkapkan pada Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo efek-efek yang dibeli dengan
janji dijual kembali diungkapkan pada Catatan 43.
Page 72
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/57
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN
Kredit yang diberikan terdiri dari:
a. Berdasarkan jenis kredit dan mata uang
2023 2022
Rupiah
Pihak berelasi:
Modal kerja 1.827.412 2.267.478
Investasi 6.493.055 7.045.615
Konsumsi 10.530 13.359
8.330.997 9.326.452
Pihak ketiga:
Modal kerja 340.718.796 297.439.472
Investasi 234.837.040 200.194.766
Konsumsi 141.807.967 124.213.262
Kartu kredit 15.783.861 13.384.393
Pinjaman karyawan 3.145.449 3.131.952
736.293.113 638.363.845
744.624.110 647.690.297
Valuta asing
Pihak berelasi:
Investasi 147.524 119.011
Pihak ketiga:
Modal kerja 33.698.753 32.423.337
Investasi 13.726.327 14.703.877
47.425.080 47.127.214
47.572.604 47.246.225
Jumlah kredit yang diberikan 792.196.714 694.936.522
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai
Rupiah (28.206.052) (28.886.553)
Valuta asing (5.102.823) (5.060.965)
(33.308.875) (33.947.518)
Jumlah kredit yang diberikan - bersih 758.887.839 660.989.004
Page 73
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/58
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)
Kredit yang diberikan terdiri dari: (lanjutan)
b. Berdasarkan sektor ekonomi dan kolektibilitas Bank Indonesia
2023
Cadangan
Dalam kerugian
perhatian penurunan
Lancar khusus Kurang lancar Diragukan Macet nilai Jumlah
Rupiah
Manufaktur 147.054.171 3.346.022 1.389.254 223.865 2.850.710 (8.648.573) 146.215.449
Jasa bisnis 131.719.461 2.483.034 25.329 22.944 126.194 (5.644.536) 128.732.426
Perdagangan, restoran
dan hotel 158.487.639 3.025.986 343.151 378.470 2.263.191 (7.501.129) 156.997.308
Pertanian dan sarana
pertanian 30.681.430 155.371 3.248 87.453 119.930 (931.105) 30.116.327
Konstruksi 33.994.897 303.115 25.292 79.823 142.185 (828.537) 33.716.775
Pengangkutan dan pergudangan 24.993.376 90.244 246.557 3.352 13.171 (667.021) 24.679.679
Jasa-jasa sosial/pelayanan
Masyarakat 11.174.243 110.908 9.808 19.968 11.594 (1.087.268) 10.239.253
Pertambangan 12.802.808 16.354 - 31 1.684 (152.904) 12.667.973
Listrik, gas, dan air 15.026.015 11.648 234 6.627 5.056 (139.250) 14.910.330
Aktivitas rumah tangga 136.976.779 5.810.519 333.320 361.498 1.480.710 (2.196.613) 142.766.213
Lain-lain 14.826.201 812.364 33.389 56.841 56.646 (409.116) 15.376.325
717.737.020 16.165.565 2.409.582 1.240.872 7.071.071 (28.206.052) 716.418.058
Valuta asing
Manufaktur 23.881.384 381.987 - - 3.455.165 (3.671.047) 24.047.489
Jasa bisnis 2.796.647 - - - - (68.229) 2.728.418
Perdagangan, restoran
dan hotel 6.269.049 322.417 - - 21.645 (1.251.454) 5.361.657
Pertanian dan sarana
pertanian 4.092.181 - - - - (28.851) 4.063.330
Konstruksi 3.457 - - - - - 3.457
Pengangkutan dan pergudangan 2.800.131 - - - - (57.943) 2.742.188
Jasa-jasa sosial/pelayanan
masyarakat 18.355 - - - - (185) 18.170
Pertambangan 2.612.974 - - - - (9.729) 2.603.245
Listrik, gas, dan air 917.212 - - - - (15.385) 901.827
43.391.390 704.404 - - 3.476.810 (5.102.823) 42.469.781
Jumlah 761.128.410 16.869.969 2.409.582 1.240.872 10.547.881 (33.308.875) 758.887.839
2022
Cadangan
Dalam kerugian
perhatian penurunan
Lancar khusus Kurang lancar Diragukan Macet nilai Jumlah
Rupiah
Manufaktur 128.108.975 2.842.823 712.845 1.372.634 1.015.900 (8.752.884) 125.300.293
Jasa bisnis 113.309.622 1.378.267 5.532 15.513 202.639 (5.543.792) 109.367.781
Perdagangan, restoran
dan hotel 142.795.198 2.467.940 362.647 240.335 2.088.470 (8.150.526) 139.804.064
Pertanian dan sarana
pertanian 34.171.801 84.938 5.269 10.121 107.905 (1.273.861) 33.106.173
Konstruksi 32.993.566 117.689 7.640 22.192 75.806 (682.697) 32.534.196
Pengangkutan dan pergudangan 17.691.267 54.531 1.733 2.632 24.072 (391.389) 17.382.846
Jasa-jasa sosial/pelayanan
masyarakat 10.675.812 56.010 1.605 5.069 39.497 (1.627.343) 9.150.650
Pertambangan 3.795.309 51.678 7 - 8.746 (99.927) 3.755.813
Listrik, gas, dan air 10.004.133 8.134 690 - 3.451 (122.879) 9.893.529
Aktivitas rumah tangga 122.426.345 3.537.086 144.804 188.937 1.060.496 (1.918.636) 125.439.032
Lain-lain 12.598.276 657.543 31.057 54.732 50.378 (322.619) 13.069.367
628.570.304 11.256.639 1.273.829 1.912.165 4.677.360 (28.886.553) 618.803.744
Valuta asing
Manufaktur 23.331.369 371.344 - 2.748.401 785.198 (3.531.517) 23.704.795
Jasa bisnis 2.291.864 - - - - (38.313) 2.253.551
Perdagangan, restoran
dan hotel 6.724.704 26.555 399.656 - 1.739 (1.326.561) 5.826.093
Pertanian dan sarana
pertanian 5.621.573 - - - - (48.846) 5.572.727
Konstruksi 3.014 - - - - - 3.014
Pengangkutan dan pergudangan 3.108.711 - - - - (74.587) 3.034.124
Jasa-jasa sosial/pelayanan
masyarakat 23.906 - - - - (162) 23.744
Pertambangan 151.423 - - - - (2.982) 148.441
Listrik, gas, dan air 1.656.768 - - - - (37.997) 1.618.771
42.913.332 397.899 399.656 2.748.401 786.937 (5.060.965) 42.185.260
Jumlah 671.483.636 11.654.538 1.673.485 4.660.566 5.464.297 (33.947.518) 660.989.004
Page 74
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/59
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)
Kredit yang diberikan terdiri dari: (lanjutan)
c. Berdasarkan jangka waktu
Kredit yang diberikan berdasarkan jangka waktu menurut perjanjian kredit:
2023 2022
Rupiah
Hingga 1 tahun 236.808.450 214.975.721
> 1 - 5 tahun 172.355.082 166.048.653
> 5 tahun 335.460.578 266.665.923
744.624.110 647.690.297
Valuta asing
Hingga 1 tahun 23.276.365 23.685.954
> 1 - 5 tahun 9.467.615 7.145.370
> 5 tahun 14.828.624 16.414.901
47.572.604 47.246.225
Jumlah kredit yang diberikan 792.196.714 694.936.522
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (33.308.875) (33.947.518)
Jumlah kredit yang diberikan - bersih 758.887.839 660.989.004
d. Berdasarkan staging
Berikut adalah perubahan jumlah kredit yang diberikan berdasarkan staging selama tahun
berakhir 31 Desember 2023 dan 2022:
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun 659.148.954 23.910.392 11.877.176 694.936.522
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya (Stage 2) (20.084.971) 22.751.516 (2.751.902) (85.357)
Transfer ke kredit yang mengalami
penurunan nilai (Stage 3) (1.427.035) (13.177.663) 14.539.732 (64.966)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) 12.880.798 (11.686.164) (1.685.407) (490.773)
Perubahan bersih pada eksposur 107.269.477 (1.709.758) (4.454.015) 101.105.704
Penghapusbukuan selama tahun berjalan - - (2.500.255) (2.500.255)
Selisih kurs (640.332) 1.202 (65.031) (704.161)
Saldo, akhir tahun 757.146.891 20.089.525 14.960.298 792.196.714
2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun 605.719.058 2.435.660 13.858.587 622.013.305
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya (Stage 2) (37.785.227) 41.975.495 (4.328.333) (138.065)
Transfer ke kredit yang mengalami
penurunan nilai (Stage 3) (1.254.364) (10.372.954) 11.591.036 (36.282)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) 11.010.188 (9.442.022) (1.973.790) (405.624)
Perubahan bersih pada eksposur 78.402.010 (863.024) (4.431.956) 73.107.030
Penghapusbukuan selama tahun berjalan - - (3.171.107) (3.171.107)
Selisih kurs 3.057.289 177.237 332.739 3.567.265
Saldo, akhir tahun 659.148.954 23.910.392 11.877.176 694.936.522
Page 75
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/60
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)
Kredit yang diberikan terdiri dari: (lanjutan)
e. Kredit sindikasi
Kredit sindikasi merupakan kredit yang diberikan kepada debitur berdasarkan perjanjian
pembiayaan bersama (sindikasi) dengan bank-bank lain. Kredit sindikasi dengan
pembagian risiko secara proporsional terhadap jumlah pendanaan Bank adalah sebagai
berikut:
2023 2022
Partisipasi Bank sebagai anggota berkisar antara
masing-masing sebesar 2,87% - 71,00% dan
4,17% - 60,87% untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022, dengan saldo
kredit yang diberikan sebesar Rp 30.734.037
dan USD 459.092.868 (nilai penuh) pada tanggal
31 Desember 2023 (2022: Rp 27.810.957
dan USD 262.167.969 (nilai penuh)) 37.802.690 31.892.257
Partisipasi Bank sebagai arranger berkisar
antara masing-masing sebesar 9,95% - 75,00%
dan 15,27% - 75,00% untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2023 dan 2022, dengan saldo kredit
yang diberikan sebesar Rp 27.121.490 dan
USD 43.895.806 (nilai penuh) pada tanggal
31 Desember 2023 (2022: Rp 15.911.592 dan
USD 51.857.910 (nilai penuh)) 27.797.353 16.718.890
65.600.043 48.611.147
f. Kredit yang direstrukturisasi
Sesuai dengan No.17/POJK.03/2021 tanggal 10 September 2021 tentang perubahan
kedua atas dampak pandemi COVID-19, yang kemudian digantikan dengan Siaran Pers
OJK No. SP.85/DHMS/OJK/XI.2022 tanggal 28 November 2022 tentang perpanjang
kebijakan restrukturisasi kredit dan pembiayaan secara targeted dan sektoral atas
dampak lanjutan pandemi Covid, Bank telah melakukan restrukturisasi kredit terhadap
debitur yang terkena dampak COVID-19 and juga mengidentifikasi, serta monitoring
kondisi debitur secara berkelanjutan.
Jumlah kredit yang direstrukturisasi oleh Bank sampai dengan 31 Desember 2023 dan
2022 masing-masing sebesar Rp 40.581.823 dan Rp 62.211.545. Restrukturisasi kredit
dilakukan dengan modifikasi struktur fasilitas dan persyaratan kredit antara lain
penurunan suku bunga kredit, perpanjangan jangka waktu kredit, dan lain-lain.
Berikut ini adalah jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan kolektibilitas Bank
Indonesia:
2023 2022
Lancar 21.392.020 45.966.003
Dalam Perhatian Khusus 8.486.902 6.787.024
Kurang Lancar 1.727.384 1.386.480
Diragukan 442.858 4.312.802
Macet 8.532.659 3.759.236
40.581.823 62.211.545
Page 76
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/61
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)
Kredit yang diberikan terdiri dari: (lanjutan)
f. Kredit yang direstrukturisasi (lanjutan)
Total kredit yang telah direstrukturisasi dan dalam kategori kredit bermasalah pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp 10.702.901 dan
Rp 9.458.518.
g. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai kredit yang diberikan
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (12.899.997) (13.279.002) (7.768.519) (33.947.518)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya (Stage 2) 1.444.978 (4.816.902) 1.302.571 (2.069.353)
Transfer ke kredit yang mengalami
penurunan nilai (Stage 3) 284.632 5.259.724 (6.793.830) (1.249.474)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) (1.633.602) 2.877.287 575.332 1.819.017
Perubahan bersih pada eksposur 64.144 (337.964) (136.509) (410.329)
Penghapusbukuan selama tahun berjalan - - 2.500.255 2.500.255
Selisih kurs 6.023 (6.636) 49.140 48.527
Saldo, akhir tahun (12.733.822) (10.303.493) (10.271.560) (33.308.875)
2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (23.182.067) (447.358) (8.570.302) (32.199.727)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya (Stage 2) 12.724.978 (17.760.343) 1.991.966 (3.043.399)
Transfer ke kredit yang mengalami
penurunan nilai (Stage 3) 216.051 3.384.989 (4.577.125) (976.085)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) (1.728.989) 1.928.113 558.328 757.452
Perubahan bersih pada eksposur (867.881) (282.644) (99.463) (1.249.988)
Penghapusbukuan selama tahun berjalan - - 3.171.107 3.171.107
Selisih kurs (62.089) (101.759) (243.030) (406.878)
Saldo, akhir tahun (12.899.997) (13.279.002) (7.768.519) (33.947.518)
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo cadangan kerugian penurunan nilai yang telah
dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya
kredit yang diberikan.
Page 77
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/62
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)
Kredit yang diberikan terdiri dari: (lanjutan)
g. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai kredit yang diberikan (lanjutan)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, saldo cadangan kerugian penurunan nilai
atas aset dari kredit yang diberikan kepada pihak berelasi masing-masing adalah sebesar
Rp 71.862 dan Rp 72.528.
h. Pembiayaan bersama
Bank mengadakan perjanjian pemberian fasilitas pembiayaan bersama dengan PT BCA
Finance dan PT BCA Multi Finance yang merupakan Entitas Anak, untuk membiayai
kepemilikan kendaraan bermotor. Segala risiko atas kerugian yang timbul sehubungan
dengan fasilitas kredit yang diberikan dalam rangka pemberian fasilitas pembiayaan
bersama akan ditanggung secara bersama-sama oleh kedua belah pihak secara
proporsional sesuai bagian pembiayaan (partisipasi) masing-masing pihak (tanpa
tanggung renteng). Jumlah piutang pembiayaan bersama yang merupakan bagian Bank
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah masing-masing sebesar
Rp 46.927.073 dan Rp 37.373.918.
i. Nilai tercatat dari kredit yang diberikan adalah sebagai berikut:
2023 2022
Kredit yang diberikan 792.196.714 694.936.522
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 2.732.906 2.262.898
Cadangan kerugian penurunan nilai (Catatan 12g) (33.308.875) (33.947.518)
761.620.745 663.251.902
j. Informasi pokok lainnya sehubungan dengan kredit yang diberikan
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank tidak memiliki kredit yang diberikan
yang dijadikan sebagai jaminan.
Giro, tabungan, dan deposito berjangka yang dijaminkan untuk kredit yang diberikan
masing-masing sebesar Rp 17.626.804 dan Rp 15.557.801 pada tanggal 31 Desember
2023 dan 2022 (Catatan 19).
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank secara individu maupun konsolidasian
telah memenuhi Batas Maksimum Pemberian Kredit (“BMPK”), baik untuk pihak berelasi
maupun pihak ketiga.
Pinjaman karyawan adalah pinjaman yang diberikan kepada karyawan dengan tingkat
bunga sebesar 4% per tahun yang ditujukan untuk pembelian rumah, kendaraan, dan
keperluan lainnya dengan jangka waktu berkisar antara 8 tahun sampai dengan 20 tahun,
khusus untuk periode 2022 - 2024 Bank memberikan keringanan kepada karyawan
dengan tingkat bunga sebesar 3,5% per tahun. Pembayaran pokok pinjaman dan bunga
dilunasi melalui pemotongan gaji setiap bulan. Perbedaan suku bunga yang diberikan
dengan suku bunga pasar diperlakukan sebagai subsidi dan dicatat sebagai bagian dari
aset lain-lain, serta diamortisasi sepanjang umur kredit.
Page 78
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/63
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)
Kredit yang diberikan terdiri dari: (lanjutan)
j. Informasi pokok lainnya sehubungan dengan kredit yang diberikan (lanjutan)
Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun kredit yang diberikan adalah sebagai
berikut:
2023 2022
Rupiah 7,63% 7,35%
Valuta asing 5,54% 3,73%
Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan Bank pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar 6,09% dan 3,46%.
Kredit non-performing Bank (diklasifikasikan sebagai kurang lancar, diragukan, dan
macet) pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar
Rp 14.147.246 dan Rp 11.795.528.
Pada tanggal 31 Desember 2023, rasio non-performing loan (“NPL”) bruto dan rasio NPL
neto Bank masing-masing sebesar 1,86% dan 0,58% (2022: 1,71% dan 0,59%) yang
dihitung sesuai dengan POJK yang berlaku.
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar kredit yang diberikan diungkapkan pada
Catatan 37. Informasi mengenai jumlah kredit yang diberikan berdasarkan sebaran
wilayah geografis diungkapkan pada Catatan 41. Informasi mengenai jatuh tempo kredit
yang diberikan diungkapkan pada Catatan 43.
13. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN
Biaya perolehan diamortisasi dari piutang pembiayaan konsumen Entitas Anak adalah
sebagai berikut:
2023 2022
Piutang pembiayaan konsumen
- Pembiayaan yang dibiayai sendiri oleh Entitas Anak 5.735.549 6.951.467
- Bagian pembiayaan yang dibiayai bersama pihak
berelasi tanpa tanggung renteng (without recourse) 9.770.331 7.052.266
Pendapatan administrasi yang belum diamortisasi - bersih (539.183) (460.266)
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui (5.925.301) (4.917.811)
Piutang pembiayaan konsumen, sebelum cadangan
kerugian penurunan nilai 9.041.396 8.625.656
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (327.946) (410.229)
Jumlah piutang pembiayaan konsumen - bersih 8.713.450 8.215.427
Page 79
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/64
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan)
Suku bunga kontraktual setahun untuk pembiayaan konsumen selama tahun 2023 dan 2022
adalah masing-masing sebesar 5,23% - 26,09% dan 4,89% - 27,25%.
Entitas Anak memberikan kontrak pembiayaan konsumen untuk kendaraan bermotor roda
empat dengan jangka waktu antara 3 (tiga) bulan sampai dengan 6 (enam) tahun, sedangkan
pembiayaan konsumen untuk kendaraan bermotor roda dua dengan jangka waktu antara 1
(satu) tahun sampai dengan 4 (empat) tahun.
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai piutang pembiayaan konsumen adalah
sebagai berikut:
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (250.892) (31.578) (127.759) (410.229)
Perubahan bersih pada eksposur 79.986 13.759 (266.693) (172.948)
Penghapusbukuan selama tahun berjalan - - 255.231 255.231
Saldo, akhir tahun (170.906) (17.819) (139.221) (327.946)
2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (484.708) (57.721) (241.828) (784.257)
Perubahan bersih pada eksposur 233.816 26.143 (123.495) 136.464
Penghapusbukuan selama tahun berjalan - - 237.564 237.564
Saldo, akhir tahun (250.892) (31.578) (127.759) (410.229)
Penerimaan atas piutang yang telah dihapusbukukan adalah sebesar Rp 33.176 dan
Rp 32.046 masing-masing untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022.
Piutang pembiayaan konsumen yang dihapusbukukan merupakan piutang yang telah
menunggak lebih dari 150 (seratus lima puluh) hari untuk kendaraan roda 4 (empat) dan lebih
dari 180 (seratus delapan puluh) hari untuk kendaraan roda 2 (dua). Penghapusan tersebut
dilakukan berdasarkan penelaahan manajemen atas kasus per kasus.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 piutang pembiayaan konsumen sebelum
dikurangi dengan pendapatan yang belum diakui sebesar Rp 265.734 dan Rp 275.653
dijadikan jaminan atas pinjaman yang diterima (Catatan 21).
Piutang pembiayaan konsumen dijamin oleh Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (“BPKB”) dari
kendaraan bermotor yang dibiayai Entitas Anak.
Manajemen berpendapat bahwa saldo cadangan kerugian penurunan nilai yang telah
dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya piutang
pembiayaan konsumen.
Page 80
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/65
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan)
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar piutang pembiayaan konsumen diungkapkan
pada Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo piutang pembiayaan konsumen
diungkapkan di Catatan 43.
14. EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI
Rincian efek-efek untuk tujuan investasi berdasarkan jenis dan mata uang pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023
Premi
(diskonto) Keuntungan Cadangan
yang belum (kerugian) yang kerugian
Keterangan Nilai nominal diamortisasi belum direalisasi penurunan nilai Nilai tercatat
Rupiah
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi:
Obligasi pemerintah
- rekapitalisasi 2.614.600 27.643 - - 2.642.243
- non-rekapitalisasi 100.125.166 1.873.069 - - 101.998.235
Sukuk 45.009.102 (301.846) - (108) 44.707.148
Unit penyertaan di reksadana 62.000 - - (620) 61.380
Obligasi korporasi 8.863.539 1.093 - (54.050) 8.810.582
Medium-term notes 5.050.000 - - (1.857) 5.048.143
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 32.500.000 (1.446.612) - - 31.053.388
Lain-lain 11.389 - - - 11.389
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain:
Obligasi pemerintah
- non-rekapitalisasi 44.873.694 822.747 954.328 - 46.650.769
Sukuk Bank Indonesia 1.311.470 - 6.324 - 1.317.794
Sukuk 29.074.575 (405.407) 250.283 (43.946) 28.875.505
Unit penyertaan di reksadana 12.331.714 66.286 151.548 (14.637) 12.534.911
Obligasi korporasi 18.403.094 (75.000) (156.056) (323.637) 17.848.401
Medium term notes 200.000 - (1.340) (870) 197.790
Investasi dalam saham 556.359 - - (104.366) 451.993
300.986.702 561.973 1.205.087 (544.091) 302.209.671
Valuta asing
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi:
Obligasi pemerintah
- non-rekapitalisasi 2.629.847 34.470 - (77) 2.664.240
T-Bond USA 1.431.921 (11.528) - (300) 1.420.093
Obligasi korporasi 30.800 86 - (12) 30.874
Sukuk 3.137.370 121.462 - - 3.258.832
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain:
Obligasi pemerintah
- non-rekapitalisasi 538.895 1.173 (6.415) - 533.653
Sukuk 1.955.419 (3.811) (15.347) - 1.936.261
9.724.252 141.852 (21.762) (389) 9.843.953
Jumlah efek-efek untuk
tujuan investasi 310.710.954 703.825 1.183.325 (544.480) 312.053.624
Page 81
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/66
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)
Rincian efek-efek untuk tujuan investasi berdasarkan jenis dan mata uang pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut: (lanjutan)
2022
Premi Keuntungan
(diskonto) (kerugian) Cadangan
yang belum yang belum kerugian
Keterangan Nilai nominal diamortisasi direalisasi penurunan nilai Nilai tercatat
Rupiah
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi:
Obligasi pemerintah
- rekapitalisasi 2.389.300 45.466 - - 2.434.766
- non-rekapitalisasi 67.096.797 1.816.656 - - 68.913.453
Sukuk 29.400.983 (154.231) - (277) 29.246.475
Unit penyertaan di reksadana 100.000 - - (1.000) 99.000
Obligasi korporasi 13.581.550 (45.000) - (7.829) 13.528.721
Medium-term notes 65.000 - - (37) 64.963
Surat berharga pasar uang 230.000 - - (2.300) 227.700
Lain-lain 14.524 (1.091) - - 13.433
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain:
Obligasi pemerintah
- non-rekapitalisasi 46.825.194 1.099.893 1.219.676 - 49.144.763
Sukuk Bank Indonesia 1.450.000 - 230 - 1.450.230
Sukuk 48.612.534 (561.001) 811.852 (8.932) 48.854.453
Unit penyertaan di reksadana 6.877.808 58.406 182.367 (41.742) 7.076.839
Obligasi korporasi 17.812.055 - 69.300 (110.916) 17.770.439
Investasi dalam saham 558.183 - - (117.566) 440.617
235.013.928 2.259.098 2.283.425 (290.599) 239.265.852
Valuta asing
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi:
Obligasi pemerintah
- non-rekapitalisasi 1.972.386 73.734 - (134) 2.045.986
T-Bond USA 435.890 (5.143) - (72) 430.675
Obligasi korporasi 31.134 389 - (12) 31.511
Sukuk 3.172.111 206.947 - - 3.379.058
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain:
Surat Berharga Bank Indonesia 93.405 (444) (160) - 92.801
Obligasi pemerintah
- non-rekapitalisasi 1.229.832 6.367 (8.862) - 1.227.337
Sukuk 2.444.097 (4.391) (17.760) - 2.421.946
9.378.855 277.459 (26.782) (218) 9.629.314
Jumlah efek-efek untuk
tujuan investasi 244.392.783 2.536.557 2.256.643 (290.817) 248.895.166
Pada tanggal 31 Desember 2023, efek-efek untuk tujuan investasi termasuk obligasi
pemerintah dengan nilai tercatat sebesar Rp 1.117.220 (nilai nominal sebesar Rp 1.092.402),
yang sesuai dengan perjanjian, Bank harus membeli kembali obligasi pemerintah tersebut pada
tanggal 15 Agustus 2028 dan 12 Februari 2029. Jumlah kewajiban pada nilai tercatat (“efek-
efek yang dijual dengan janji dibeli kembali”) pada laporan posisi keuangan konsolidasian
sebesar Rp 1.054.780 pada tanggal 31 Desember 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2022, efek-efek untuk tujuan investasi termasuk obligasi
pemerintah dan obligasi korporasi masing-masing dengan nilai tercatat sebesar Rp 279.585
(nilai nominal sebesar Rp 264.634) dan Rp 23.642 (nilai nominal sebesar Rp 23.350), yang
sesuai dengan perjanjian, Bank harus membeli kembali obligasi pemerintah tersebut pada
tanggal 17 Oktober 2023, 24 April 2028, dan 12 Februari 2029, serta pada tanggal 11 April 2024
Bank harus membeli kembali obligasi korporasi tersebut. Jumlah kewajiban pada nilai tercatat
(“efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali”) pada laporan posisi keuangan konsolidasian
sebesar Rp 255.962 pada tanggal 31 Desember 2022.
Page 82
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/67
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)
Rincian unit penyertaan di reksadana yang dimiliki Grup berdasarkan nama unit reksadana
dan jumlah unit pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Nilai Nilai
Nama Unit Reksadana Jumlah unit tercatat Jumlah unit Tercatat
Reksa Dana Terproteksi Syailendra Capital Protected
Fund 54 500 522.989 - -
Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi Dana
Berkala 11 500 515.791 - -
Reksa Dana Terproteksi Bahana Centrum Protected
Fund 232 500 512.745 - -
Reksa Dana Terproteksi Bahana Centrum Protected
Fund 233 500 511.863 - -
Reksa Dana Terproteksi Mandiri Investa 2 500 510.344 - -
Reksa Dana Terproteksi Batavia Proteksi Maxima 51 500 509.550 - -
Reksa Dana Terproteksi Panin Proteksi 2031 500 508.710 - -
Reksa Dana Terproteksi BNI-AM Proteksi Amarilis 500 508.453 - -
Reksa Dana Terproteksi Bahana Centrum Protected
Fund 227 500 506.569 - -
Reksa Dana Terproteksi Batavia Proteksi Maxima 50 500 506.204 - -
Reksa Dana Terproteksi BNI-AM Proteksi Kamelia 500 504.953 - -
Reksa Dana Terproteksi Eastspring Bakti Proteksi 1 500 504.740 - -
Reksa Dana Terproteksi Danareksa Proteksi 85 500 504.421 - -
Reksa Dana Terproteksi Mandiri Investa 3 500 503.554 - -
Reksa Dana Terproteksi Trimegah Dana Berkala 12 500 503.483 - -
Reksa Dana Terproteksi Danareksa Proteksi 90 500 503.397 - -
Reksa Dana Terproteksi Manulife Proteksi Dana
Utama VI 500 503.121 - -
Reksa Dana Batavia Dana Kas Gebyar 137 501.688 186 539.343
Reksa Dana Terproteksi Ashmore Dana Terproteksi
Nusantara IV 500 501.620 - -
Reksa Dana Terproteksi Schroder IDR Income Plan
VII 500 501.579 - -
Reksa Dana Terproteksi Allianz Capital Protected
Fund 62 500 501.117 - -
Reksa Dana Terproteksi Premier Proteksi XII 500 501.113 - -
Reksa Dana Tram Pundi Kas 2 350 501.055 735 1.041.593
Reksa Dana BNP Paribas Obligasi Berlian 222 229.967 223 231.636
Reksa Dana Terproteksi BNP Paribas Lumina
Proteksi Rupiah 200 200.425 - -
Reksa Dana Syariah Trimegah Kas Syariah 111 150.168 116 150.143
Reksa Dana Syariah Syailendra Money Market Fund 74 100.092 77 100.086
Reksa Dana Syariah Pasar Uang PNM Falah 2 43 50.134 44 50.117
Reksa Dana Syariah Trimegah Kas Syariah 2 50 50.009 50 50.180
Reksa Dana Syariah Penyertaan Terbatas PNM
Pembiayaan Mikro BUMN Seri VI 50 50.000 50 50.000
Reksa Dana Syariah Majoris Pasar Uang Syariah
Indonesia 19 25.028 20 25.019
Reksa Dana Syariah Penyertaan Terbatas PNM
Pembiayaan Mikro BUMN Seri XI 12 12.000 - -
Reksa Dana Schroder Prestasi Gebyar Indonesia II 3 10.285 3 10.110
Reksa Dana BNP Paribas Prima II 9 10.245 10 10.219
Reksa Dana Syailendra Pendapatan Tetap Premium 6 10.217 - -
Reksa Dana Pendapatan Tetap Sucorinvest Stable
Fund 8 10.130 - -
Reksa Dana Sucorinvest Money Market Fund 6 10.128 6 10.094
Reksa Dana Bahana MES Syariah Fund Kelas G 7 10.125 7 10.245
Reksa Dana Syailendra Dana Kas 6 10.125 7 10.111
Reksa Dana Bahana Dana Likuid 6 10.112 6 10.072
Page 83
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/68
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)
Rincian unit penyertaan di reksadana yang dimiliki Grup berdasarkan nama unit reksadana
dan jumlah unit pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut: (lanjutan)
2023 2022
Nilai Nilai
Nama Unit Reksadana (lanjutan) Jumlah unit tercatat Jumlah unit tercatat
Reksa Dana Eastspring Syariah Fixed Income
Amanah Kelas A 7 10.102 7 10.095
Reksa Dana Syariah Majoris Sukuk Negara
Indonesia 2 3.197 3 3.208
Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi Dana
Berkala 5 - - 524 540.247
Reksa Dana Terproteksi Bahana Centrum Protected
Fund 192 - - 500 531.667
Reksa Dana Bahana Revolving Fund - - 291 519.903
Reksa Dana Syailendra Money Market Fund 8 - - 500 517.678
Reksa Dana BNI-AM Likuid Prioritas III - - 443 500.891
Reksa Dana Danareksa Gebyar Dana Likuid II - - 484 483.946
Reksa Dana Terproteksi Batavia Proteksi Maxima 8 - - 452 473.042
Reksa Dana Terproteksi Danareksa Proteksi 64 - - 452 470.599
Reksa Dana Terproteksi Panin Proteksi 2024 - - 445 448.405
Reksa Dana BNP Paribas Dana Obligasi Gemilang - - 108 125.674
Reksa Dana Terproteksi Bahana Centrum Protected
Fund 156 - - 67 69.830
Reksa Dana Terproteksi Batavia Proteksi Ultima 2 - - 56 56.945
Reksa Dana Syariah Panin Dana Likuid Syariah - - 42 50.136
Reksa Dana Syariah Penyertaan Terbatas PNM
Pembiayaan Mikro BUMN Seri X - - 50 50.000
Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi Dana
Berkala 3 - - 24 25.356
Reksa Dana Terproteksi Panin Proteksi 2022 - - 20 20.738
Reksa Dana BNP Paribas 30 ETF - - 20 11.475
Reksa Dana Schroder Dana Mantap Plus II - - 3 9.778
12.611.548 7.218.581
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (15.257) (42.742)
Jumlah unit penyertaan di reksadana - bersih 12.596.291 7.175.839
Rincian investasi dalam saham yang dimiliki Grup pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
adalah sebagai berikut:
a. Berdasarkan pihak lawan:
2023 2022
Pihak berelasi 8.471 17.600
Pihak ketiga 547.888 540.583
Jumlah investasi dalam saham 556.359 558.183
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (104.366) (117.566)
Jumlah investasi dalam saham - bersih 451.993 440.617
Page 84
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/69
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)
Rincian investasi dalam saham yang dimiliki Grup pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
adalah sebagai berikut: (lanjutan)
b. Berdasarkan jenis usaha dan persentase kepemilikan:
2023 2022
Jenis Persentase Nilai Persentase Nilai
Nama Perusahaan usaha kepemilikan tercatat kepemilikan Tercatat
- PT Bank BTPN Tbk Perbankan 1,02% 297.085 1,02% 297.085
- PT Bank HSBC Indonesia Perbankan 1,06% 184.025 1,06% 184.025
- PT Bank DBS Indonesia Perbankan 1,00% 56.400 1,00% 56.400
- PT Digital Otomotif Indonesia Marketplace 20,00% 8.471 20,00% 17.600
- Lain-lain (masing-masing
di bawah Rp 8.000) Beragam 0,06% - 13,49% 10.378 0,06% - 13,49% 3.073
Jumlah investasi dalam saham 556.359 558.183
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (104.366) (117.566)
Jumlah investasi dalam saham - bersih 451.993 440.617
c. Berdasarkan kolektibilitas Bank Indonesia:
2023 2022
Lancar 554.589 538.813
Kurang Lancar - -
Macet 1.770 19.370
Jumlah investasi dalam saham 556.359 558.183
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (104.366) (117.566)
Jumlah investasi dalam saham - bersih 451.993 440.617
Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun efek-efek untuk tujuan investasi adalah
sebagai berikut:
2023 2022
Rupiah (%) Valuta asing (%) Rupiah (%) Valuta asing (%)
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi:
Obligasi pemerintah 6,12 3,36 5,97 2,15
T-Bond USA - 3,77 - 0,76
Sukuk 5,82 1,27 5,23 1,24
Obligasi korporasi 7,85 3,07 7,78 2,57
Medium-term notes 6,85 - 6,76 -
Surat Perbendaharaan Negara - - 3,19 -
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 6,18 - - -
Lain-lain 10,37 - 8,33 -
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain:
Obligasi pemerintah 7,17 4,44 7,20 4,48
Medium-term notes 6,16 - - -
Surat Berharga Bank Indonesia - 5,38 - 0,26
Sukuk Bank Indonesia 6,63 - 3,80 -
Sukuk 7,25 4,26 7,31 4,27
Obligasi korporasi 7,90 - 7,90 -
Lain-lain - - 8,14 -
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai efek-efek untuk tujuan investasi selama tahun
berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (175.847) - (114.970) (290.817)
Perubahan bersih pada eksposur (266.874) - 13.200 (253.674)
Selisih kurs 11 - - 11
Saldo, akhir tahun (442.710) - (101.770) (544.480)
Page 85
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/70
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai efek-efek untuk tujuan investasi selama tahun
berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut: (lanjutan)
2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (164.675) - (114.757) (279.432)
Perubahan bersih pada eksposur (11.129) - (213) (11.342)
Selisih kurs (43) - - (43)
Saldo, akhir tahun (175.847) - (114.970) (290.817)
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo cadangan kerugian penurunan nilai yang telah
dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya efek-
efek untuk tujuan investasi.
Perubahan keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari efek-efek untuk tujuan investasi
dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain adalah
sebagai berikut:
2023
Rupiah Valuta asing Jumlah
Saldo, awal tahun - sebelum pajak penghasilan tangguhan 2.279.960 (26.782) 2.253.178
Penambahan keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
selama tahun berjalan - bersih (1.127.543) (7.418) (1.134.961)
Keuntungan (kerugian) direalisasi selama tahun
berjalan - bersih 41.132 12.266 53.398
Selisih kurs - 172 172
Jumlah sebelum pajak penghasilan tangguhan 1.193.549 (21.762) 1.171.787
Pajak penghasilan tangguhan (Catatan 20) (222.280)
Saldo, akhir tahun - bersih 949.507
2022
Rupiah Valuta asing Jumlah
Saldo, awal tahun - sebelum pajak penghasilan tangguhan 7.319.795 262.156 7.581.951
Penambahan keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
selama tahun berjalan - bersih (5.073.400) (294.167) (5.367.567)
Keuntungan (kerugian) direalisasi selama tahun
berjalan - bersih 33.565 1.398 34.963
Selisih kurs - 3.831 3.831
Jumlah sebelum pajak penghasilan tangguhan 2.279.960 (26.782) 2.253.178
Pajak penghasilan tangguhan (Catatan 20) (428.186)
Saldo, akhir tahun - bersih 1.824.992
Page 86
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/71
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)
Berikut ini adalah ikhtisar peringkat dan pemeringkat efek-efek untuk tujuan investasi yang
dimiliki Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022:
2023 2022
Peringkat Pemeringkat Peringkat Pemeringkat
Pemerintah Indonesia BBB Fitch BBB Fitch
Pemerintah Amerika Serikat AAA Fitch AAA Fitch
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia - - AAA Pefindo
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk - - AAA Pefindo
PT Astra Sedaya Finance AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Bank CIMB Niaga Tbk - - AAA Pefindo
PT Bank Commonwealth - - AA- Fitch
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Bank Mandiri Taspen AA Fitch AA Fitch
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Bank Pan Indonesia Tbk - - AA Pefindo
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
Selatan dan Sulawesi Barat A+ Pefindo A+ Pefindo
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Bank SulutGo A Fitch A Fitch
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk - - AA+ Fitch
PT Barito Pacific Tbk A+ Pefindo A+ Pefindo
PT BFI Finance Indonesia Tbk AA- Fitch A+ Fitch
PT BRI Multifinance Indonesia AA Pefindo AA Pefindo
PT Bussan Auto Finance AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk AA- Pefindo AA- Pefindo
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk AAA Pefindo - -
PT Dharma Satya Nusantara Tbk A Pefindo A Pefindo
PT Federal Internasional Finance AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk A Pefindo A+ Pefindo
PT Indonesia Infrastructure Finance AAA Pefindo - -
PT Indosat Tbk AAA Pefindo AAA Pefindo
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance
Indonesia AA Fitch AA Fitch
PT Kereta Api Indonesia (Persero) AAA Pefindo AA+ Pefindo
PT Lautan Luas Tbk A Pefindo A Pefindo
PT Lontar Papyrus Pulp and Paper Industry A Pefindo A Pefindo
PT Mandiri Tunas Finance AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Mayora Indah Tbk AA Pefindo AA Pefindo
PT Merdeka Copper Gold Tbk A+ Pefindo - -
PT Oki Pulp & Paper Mills A+ Pefindo A+ Pefindo
PT Oto Multiartha - - - -
PT Pegadaian (Persero) AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk A+ Pefindo A Pefindo
PT Permodalan Nasional Madani AA+ Pefindo AA Pefindo
PT Pos Indonesia (Persero) A- Fitch A- Fitch
PT Profesional Telekomunikasi Indonesia AAA Fitch AAA Fitch
PT Pupuk Indonesia (Persero) AAA Fitch AAA Fitch
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Semen Indonesia Tbk AA+ Pefindo AA+ Pefindo
PT Sinar Mas Agro Resources and
Technology Tbk AA- Pefindo AA- Pefindo
PT Steel Pipe Industry Indonesia A Pefindo A- Pefindo
PT Surya Artha Nusantara Finance AA Pefindo - -
PT Tamaris Hidro AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk D Fitch D Fitch
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk AA+ Fitch AA+ Fitch
PT Toyota Astra Financial Services AAA Fitch AAA Fitch
PT Tunas Baru Lampung Tbk A Fitch - -
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk - - AA- Fitch
PT XL Axiata Tbk AAA Fitch AAA Fitch
Page 87
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/72
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)
lnformasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar efek-efek untuk tujuan investasi diungkapkan
pada Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo efek-efek untuk tujuan investasi
diungkapkan pada Catatan 43.
15. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
2023 2022
Sewa dibayar dimuka 141.776 105.418
Premi asuransi dibayar dimuka 20.540 4.386
Lain - lain 876.714 744.795
1.039.030 854.599
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat sewa dibayar dimuka kepada pihak
berelasi.
16. ASET TETAP
Aset tetap terdiri dari:
2023
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Revaluasi Saldo akhir
Harga perolehan/nilai revaluasi
Pemilikan langsung
Tanah 15.233.002 26.032 (71.592) 96.773 221.625 15.505.840
Bangunan 6.516.632 43.467 (12.507) 68.606 - 6.616.198
Perlengkapan dan peralatan kantor 9.625.517 3.286.344 (2.668.139) 4.717 - 10.248.439
Aset tetap dalam proses pembangunan 1.763.047 1.341.888 (107.255) (170.096) - 2.827.584
Aset hak guna
Tanah 2.730 107 (2.730) - - 107
Bangunan 1.613.690 399.284 (314.416) - - 1.698.558
Perlengkapan dan peralatan kantor 7.919 1.452 - - - 9.371
Kendaraan bermotor 17.996 774 - - - 18.770
34.780.533 5.099.348 (3.176.639) - 221.625 36.924.867
Akumulasi penyusutan
Pemilikan langsung
Bangunan (2.725.745) (285.526) 7.107 - - (3.004.164)
Perlengkapan dan peralatan kantor (6.619.282) (2.217.422) 2.610.372 - - (6.226.332)
Aset hak guna
Tanah (2.669) (74) 2.730 - - (13)
Bangunan (707.267) (415.231) 280.455 - - (842.043)
Perlengkapan dan peralatan kantor (5.409) (2.382) (1.370) - - (9.161)
Kendaraan bermotor (10.789) (2.117) (5.504) - - (18.410)
(10.071.161) (2.922.752) 2.893.790 - - (10.100.123)
Nilai buku bersih 24.709.372 26.824.744
2022
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Revaluasi Saldo akhir
Harga perolehan/nilai revaluasi
Pemilikan langsung
Tanah 13.878.170 133.376 (53.434) 68.047 1.206.843 15.233.002
Bangunan 6.239.014 71.109 (23.601) 230.110 - 6.516.632
Perlengkapan dan peralatan kantor 8.614.555 1.164.965 (154.003) - - 9.625.517
Aset tetap dalam proses pembangunan 902.422 1.262.439 (103.657) (298.157) - 1.763.047
Aset hak guna
Tanah 2.730 - - - - 2.730
Bangunan 1.451.110 707.021 (544.441) - - 1.613.690
Perlengkapan dan peralatan kantor 6.577 1.342 - - - 7.919
Kendaraan bermotor 13.795 4.201 - - - 17.996
31.108.373 3.344.453 (879.136) - 1.206.843 34.780.533
Page 88
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/73
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. ASET TETAP (lanjutan)
Aset tetap terdiri dari: (lanjutan)
2022
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Revaluasi Saldo akhir
Akumulasi penyusutan
Pemilikan langsung
Bangunan (2.461.501) (273.325) 9.081 - - (2.725.745)
Perlengkapan dan peralatan kantor (5.933.582) (1.551.970) 866.270 - - (6.619.282)
Aset hak guna
Tanah (1.762) (907) - - - (2.669)
Bangunan (533.049) (404.571) 230.353 - - (707.267)
Perlengkapan dan peralatan kantor (3.088) (2.321) - - - (5.409)
Kendaraan bermotor (6.092) (4.697) - - - (10.789)
(8.939.074) (2.237.791) 1.105.704 - - (10.071.161)
Nilai buku bersih 22.169.299 24.709.372
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, terdapat aset hak guna - bersih pada pihak
berelasi masing-masing sebesar Rp 213.815 dan Rp 227.939 (Catatan 47).
Aset tetap dalam proses pembangunan pada 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
berikut:
2023 2022
Tanah 1.123.603 752.754
Bangunan 772.897 545.147
Lain-lain 931.084 465.146
2.827.584 1.763.047
Estimasi persentase tingkat penyelesaian aset dalam penyelesaian pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022 adalah masing-masing berkisar 1%-99%.
Revaluasi aset tanah
Pada tahun 2023 Grup kembali melakukan revaluasi atas golongan tanah, yang dilakukan
oleh penilai independen eksternal sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (“SPI”), Kode
Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) dan POJK No. 28/POJK.04/2021 tentang Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal.
Selisih penilaian kembali tanah tahun 2023 dicatat sebagai “surplus revaluasi aset tetap”, dan
disajikan pada penghasilan komprehensif lain sebesar Rp 232.292. Kenaikan (penurunan)
bersih nilai tercatat yang timbul dari revaluasi tahun 2023 sebesar (Rp 10.667) sebagai
pendapatan operasional lainnya, diakui dalam laba rugi konsolidasian.
Nilai wajar tanah ditentukan berdasarkan pendekatan pasar (market approach) dengan cara
membandingkan beberapa transaksi tanah yang sebanding yang telah terjadi maupun yang
masih dalam tahap penawaran penjualan dari suatu proses jual beli, dengan menyesuaikan
perbedaan-perbedaan di antara tanah yang dinilai dengan data pembanding dan catatan-
catatan harga tanah yang diperoleh. Perbandingan ini juga menyangkut faktor lokasi, hak atas
properti, karakteristik fisik, penggunaannya, dan elemen pembanding lainnya.
Pengukuran nilai wajar untuk tanah termasuk dalam hierarki nilai wajar level 2 berdasarkan
input-input dalam teknik penilaian yang digunakan.
Page 89
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/74
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. ASET TETAP (lanjutan)
Revaluasi aset tanah (lanjutan)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, nilai tercatat tanah Bank seandainya tanah
tersebut dicatat dengan model biaya adalah masing-masing sebesar Rp 4.411.834 dan
Rp 4.357.061.
Informasi lainnya
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank tidak memiliki aset tetap yang dijadikan
jaminan.
Termasuk dalam pengurangan aset tetap merupakan penjualan aset tetap dengan rincian
sebagai berikut:
2023 2022
Hasil penjualan 22.086 5.320
Nilai buku (22.110) (9.614)
Laba penjualan (24) (4.294)
Beban penyusutan masing-masing sejumlah Rp 2.935.073 dan Rp 2.250.426 untuk tahun
yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 dibebankan ke dalam beban umum dan
administrasi.
Laba atas penjualan aset tetap selama tahun berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 masing-
masing sebesar Rp 15.840 dan Rp 2.642 diakui sebagai bagian dari pendapatan operasional
lainnya.
Rugi atas penjualan aset tetap selama tahun berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 masing-
masing sebesar Rp 15.864 dan Rp 6.936 diakui sebagai bagian beban operasional lainnya.
Bank telah mengasuransikan aset tetap (tidak termasuk hak atas tanah) untuk menutupi
kemungkinan kerugian terhadap risiko kebakaran, pencurian, dan bencana alam dengan nilai
pertanggungan asuransi pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 23.693.965, dan pada
tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 23.031.715. Manajemen yakin bahwa nilai
pertanggungan tersebut telah memadai untuk menutup kerugian yang mungkin terjadi atas
aset tetap yang dipertanggungkan.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, harga perolehan dari aset tetap yang telah
disusutkan penuh dan masih digunakan adalah masing-masing sebesar Rp 3.025.647 dan
Rp 4.953.798.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank tidak mempunyai aset tetap yang tidak
dipakai sementara, maupun aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif yang tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.
Manajemen berkeyakinan, tidak terdapat kerugian penurunan nilai atas aset tetap selama
tahun 2023 dan 2022.
Hak Guna
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, liabilitas sewa pembiayaan dalam posisi
keuangan Grup adalah masing-masing sebesar Rp 237.344 dan Rp 289.169 dicatat sebagai
beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain (Catatan 23). Beban bunga atas
liabilitas sewa pembiayaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah masing-masing
sebesar Rp 16.092 dan Rp 20.000 dicatat sebagai bagian dari beban bunga dan syariah
(Catatan 29).
Page 90
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/75
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. ASET TAKBERWUJUD
2023 2022
Perangkat lunak 1.464.067 2.713.985
Goodwill 1.158.201 1.158.201
Jumlah aset takberwujud 2.622.268 3.872.186
Dikurangi: Amortisasi perangkat lunak (1.057.495) (2.305.066)
Jumlah aset takberwujud - bersih 1.564.773 1.567.120
18. ASET LAIN-LAIN
2023 2022
Rupiah:
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 6.879.422 6.020.106
Transaksi terkait dengan transaksi ATM dan kartu kredit 6.327.736 3.780.269
Agunan yang diambil alih - bersih 1.707.367 1.616.757
Piutang transaksi asuransi 645.906 403.999
Piutang transaksi nasabah 485.157 219.738
Wesel yang belum diaksep 105.347 -
Properti terbengkalai 47.212 88.655
Lain-lain 5.008.639 3.518.689
21.206.786 15.648.213
Valuta asing:
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 410.146 333.726
Wesel yang belum diaksep 7.591 13.881
Piutang transaksi asuransi 10.154 12.355
Transaksi terkait dengan transaksi ATM dan kartu kredit 4.816 6.521
Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor 2.798.405 -
Lain-lain 49.750 31.975
3.280.862 398.458
Jumlah aset lain-lain 24.487.648 16.046.671
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (3.021) (213)
Jumlah aset lain-lain - bersih 24.484.627 16.046.458
Pendapatan bunga yang masih akan diterima terdiri dari bunga yang masih akan diterima dari
penempatan, efek-efek, obligasi pemerintah, kredit yang diberikan, dan aset dari transaksi
syariah.
Transaksi terkait dengan transaksi ATM dan kartu kredit terdiri dari tagihan atas transaksi
ATM dalam jaringan ATM Bersama, Prima dan Link dan terutama tagihan atas Visa dan
Master Card untuk transaksi kartu kredit.
Piutang transaksi asuransi merupakan piutang Entitas Anak atas tagihan premi kepada
pemegang polis dan broker, tagihan premi dan klaim kepada perusahaan asuransi lain dan
broker atas penutupan polis bersama, serta aset reasuransi.
Piutang transaksi nasabah merupakan piutang yang timbul dari transaksi perdagangan efek
Entitas Anak.
Wesel yang belum diaksep merupakan tagihan kepada nasabah karena transaksi
perdagangan (ekspor-impor) dari negosiasi wesel ekspor yang belum diakseptasi.
Page 91
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/76
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. ASET LAIN-LAIN (lanjutan)
Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor merupakan suatu instrumen dimana dana devisa
hasil ekspor dari rekening khusus eksportir ditempatkan pada Bank Indonesia melalui
rekening Bank sesuai mekanisme pasar.
Lain-lain terutama terdiri dari rekening antar kantor, piutang atas penjualan penyertaan,
berbagai macam tagihan kepada pihak ketiga dalam rangka transaksi, antara lain transaksi
kliring dan lain-lain.
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai aset lain-lain adalah sebagai berikut:
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (213) - - (213)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) - - 2.797 2.797
Perubahan bersih pada eksposur (2.586) - (3.001) (5.587)
Selisih kurs (222) - 204 (18)
Saldo, akhir tahun (3.021) - - (3.021)
2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (1.059) - (2.018) (3.077)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) - 195 8.626 8.821
Perubahan bersih pada eksposur 5.372 (195) (10.877) (5.700)
Selisih kurs (4.526) - 4.269 (257)
Saldo, akhir tahun (213) - - (213)
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo cadangan kerugian penurunan nilai yang telah
dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya aset
lain-lain.
19. SIMPANAN DARI NASABAH DAN BANK-BANK LAIN
a. Simpanan dari nasabah
2023 2022
Valuta Valuta
Rupiah asing Jumlah Rupiah asing Jumlah
Giro:
Pihak berelasi 1.807.701 101.484 1.909.185 1.485.805 303.917 1.789.722
Pihak ketiga 308.259.964 36.245.544 344.505.508 281.790.599 38.278.214 320.068.813
310.067.665 36.347.028 346.414.693 283.276.404 38.582.131 321.858.535
Tabungan:
Pihak berelasi 188.935 83.824 272.759 145.509 94.613 240.122
Pihak ketiga:
Tahapan 456.610.242 - 456.610.242 451.291.497 - 451.291.497
Tapres 18.956.618 - 18.956.618 19.514.968 - 19.514.968
Tabunganku 11.222.607 - 11.222.607 8.701.797 - 8.701.797
Tahapan Xpresi 27.757.014 - 27.757.014 21.874.542 - 21.874.542
Tahapan Berjangka 1.232.454 - 1.232.454 1.274.830 - 1.274.830
Simpanan Pelajar 3.344 - 3.344 1.014 - 1.014
BCA Dollar - 18.032.174 18.032.174 - 19.558.898 19.558.898
515.971.214 18.115.998 534.087.212 502.804.157 19.653.511 522.457.668
Deposito berjangka:
Pihak berelasi 435.527 21.766 457.293 368.206 14.277 382.483
Pihak ketiga 195.809.028 13.998.581 209.807.609 167.090.282 18.662.815 185.753.097
196.244.555 14.020.347 210.264.902 167.458.488 18.677.092 186.135.580
Jumlah simpanan
dari nasabah 1.022.283.434 68.483.373 1.090.766.807 953.539.049 76.912.734 1.030.451.783
Page 92
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/77
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. SIMPANAN DARI NASABAH DAN BANK-BANK LAIN (lanjutan)
b. Simpanan dari bank-bank lain
2023 2022
Valuta Valuta
Rupiah asing Jumlah Rupiah asing Jumlah
Giro 8.262.175 1.763.788 10.025.963 5.989.271 1.898.617 7.887.888
Deposito berjangka 44.857 - 44.857 48.318 - 48.318
Jumlah simpanan dari
bank-bank lain 8.307.032 1.763.788 10.070.820 6.037.589 1.898.617 7.936.206
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank tidak memiliki saldo simpanan dari
bank-bank lain dari pihak berelasi.
c. Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun simpanan dari nasabah dan bank-
bank lain adalah sebagai berikut:
2023 2022
Valuta Valuta
Rupiah (%) asing (%) Rupiah (%) asing (%)
Simpanan dari nasabah:
Giro 0,76 0,34 0,74 0,08
Tabungan 0,10 0,31 0,05 0,15
Deposito berjangka 3,41 1,69 1,97 0,46
Simpanan dari bank-bank lain:
Giro 0,46 0,01 0,46 0,11
Deposito berjangka 2,62 - 0,92 -
d. Deposito berjangka berdasarkan jangka waktu:
2023 2022
Valuta Valuta
Rupiah asing Jumlah Rupiah asing Jumlah
1 bulan 119.304.539 10.493.656 129.798.195 126.331.270 15.729.630 142.060.900
3 bulan 68.554.405 2.369.213 70.923.618 26.546.510 1.195.248 27.741.758
6 bulan 5.089.829 826.151 5.915.980 7.687.786 1.224.861 8.912.647
12 bulan 3.340.639 331.327 3.671.966 6.941.240 527.353 7.468.593
196.289.412 14.020.347 210.309.759 167.506.806 18.677.092 186.183.898
e. Deposito berjangka menurut periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo:
2023 2022
Valuta Valuta
Rupiah asing Jumlah Rupiah asing Jumlah
Hingga 1 bulan 135.888.509 11.174.616 147.063.125 137.667.871 16.201.804 153.869.675
> 1 - 3 bulan 54.929.968 2.235.362 57.165.330 20.512.948 1.438.073 21.951.021
> 3 - 6 bulan 3.390.952 453.889 3.844.841 4.960.751 719.680 5.680.431
> 6 - 12 bulan 2.079.983 156.480 2.236.463 4.365.236 317.535 4.682.771
196.289.412 14.020.347 210.309.759 167.506.806 18.677.092 186.183.898
Page 93
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/78
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. SIMPANAN DARI NASABAH DAN BANK-BANK LAIN (lanjutan)
f. Simpanan yang dijaminkan untuk kredit yang diberikan Bank pada tanggal 31 Desember
2023 dan 2022 (Catatan 12) adalah sebagai berikut:
2023 2022
Giro 6.521.496 3.760.813
Tabungan 1.690.578 1.307.695
Deposito berjangka 9.414.730 10.489.293
17.626.804 15.557.801
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar simpanan dari nasabah dan bank-bank lain
diungkapkan pada Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo simpanan dari nasabah dan
bank-bank lain diungkapkan pada Catatan 43.
20. PAJAK PENGHASILAN
a. Pajak dibayar dimuka
2023 2022
Bank 24.117 23.749
Entitas Anak 751 341
24.868 24.090
b. Utang pajak
2023 2022
Utang pajak kini
Bank:
Pajak penghasilan Badan - Pasal 25 847.154 823.253
Pajak penghasilan Badan - Pasal 29 6.418 880.540
Entitas Anak:
Pajak penghasilan Badan - Pasal 25/29 184.702 163.882
Total utang pajak kini 1.038.274 1.867.675
Utang pajak lainnya
Bank:
Pajak penghasilan
Pasal 21 188.264 161.395
Pasal 23 307.368 194.411
Pasal 26 9.493 4.956
Lain-lain 76.055 86.649
Jumlah 581.180 447.411
Entitas Anak 108.456 58.783
Total utang pajak lainnya 689.636 506.194
1.727.910 2.373.869
Page 94
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/79
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PAJAK PENGHASILAN
c. Beban pajak penghasilan
2023 2022
Pajak kini:
Tahun berjalan
Bank 10.690.181 9.804.547
Entitas Anak 658.325 614.806
11.348.506 10.419.353
Pajak tangguhan:
Pembentukan (pemulihan) perbedaan temporer
Bank 205.557 (777.705)
Entitas Anak (32.401) 69.813
173.156 (707.892)
11.521.662 9.711.461
d. Melalui Undang-Undang nomor 7 tahun 2021 tanggal 29 Oktober 2021 tentang
Harmonisasi Peraturan Perpajakan, Wajib Pajak dapat memperoleh penurunan tarif PPh
sebesar 3% (tiga persen) lebih rendah dari tarif PPh Wajib Pajak Badan dalam negeri
sebagaimana diatur dalam pasal 17 ayat 1 huruf b, Bab III tentang Pajak Penghasilan,
sehingga tarif menjadi 19% untuk tahun 2023 dan 2022, apabila memenuhi kriteria
sebagai berikut:
1. Berbentuk Perseroan Terbuka.
2. Dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor diperdagangkan pada bursa efek di
Indonesia paling sedikit 40% (empat puluh persen).
3. Memenuhi persyaratan tertentu.
Adapun persyaratan tertentu tersebut diatur dalam pasal 65, Peraturan Pemerintah nomor
55 tahun 2022, tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang Pajak Penghasilan, tanggal
20 Desember 2022, yaitu:
1. Jumlah kepemilikan saham publiknya 40% (empat puluh persen) atau lebih dan harus
dimiliki oleh paling sedikit 300 (tiga ratus) pihak.
2. Masing-masing pihak yang dimaksud di atas hanya boleh memiliki saham kurang dari
5% (lima persen) dari keseluruhan saham yang ditempatkan dan disetor penuh.
3. Ketentuan tersebut diatas harus dipenuhi oleh Wajib Pajak dalam waktu paling singkat
183 (seratus delapan puluh tiga) hari kalender dalam jangka waktu 1 (satu) tahun
pajak.
4. Pihak-pihak yang memenuhi persyaratan 300 (tiga ratus) pihak dan 5% (lima persen)
sebagaimana di atas, tidak termasuk:
a. Wajib Pajak Perseroan Terbuka yang membeli kembali sahamnya; dan/atau
b. Yang memiliki hubungan istimewa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang
Pajak Penghasilan dengan Wajib Pajak Perseroan Terbuka.
Pemenuhan persyaratan tersebut dilakukan oleh Wajib Pajak Perseroan Terbuka dengan
menyampaikan laporan kepada Direktorat Jenderal Pajak, diantaranya: laporan bulanan
kepemilikan saham atas emiten atau perusahaan publik dan rekapitulasi yang telah
dilaporkan dari Biro Administrasi Efek ("BAE").
Pada tanggal 5 Januari 2024 dan 4 Januari 2023, Bank telah mendapatkan surat
keterangan dari BAE atas pemenuhan kriteria-kriteria di atas masing-masing untuk tahun
pajak 2023 dan 2022.
Page 95
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/80
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)
e. Rekonsiliasi dari laba akuntansi konsolidasian sebelum pajak ke laba kena pajak Bank
adalah sebagai berikut:
2023 2022
Laba akuntansi konsolidasian sebelum
pajak penghasilan 60.179.757 50.467.033
Eliminasi 1.980.891 1.731.840
Sebelum eliminasi 62.160.648 52.198.873
Laba Entitas Anak sebelum pajak penghasilan (3.279.338) (3.202.631)
Laba akuntansi sebelum pajak penghasilan - Bank 58.881.310 48.996.242
Perbedaan permanen:
Kesejahteraan karyawan 79.233 23.883
Pendapatan sewa (46.603) (46.984)
Hasil dividen dari Entitas Anak (1.914.400) (1.702.184)
Pendapatan bunga atas obligasi pemerintah yang
diterbitkan di luar negeri (74.912) (56.040)
Beban (pendapatan) lain yang tidak dapat dikurangkan
untuk tujuan perhitungan pajak - bersih 421.360 294.781
(1.535.322) (1.486.544)
Perbedaan temporer:
Liabilitas imbalan pasca-kerja 919.601 (65.051)
Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan (3.873.147) 3.327.238
Cadangan kerugian penurunan nilai aset
non-keuangan 96.756 91.444
Imbalan kerja yang masih harus dibayar 315.195 772.082
Rugi belum direalisasi atas efek-efek dan
penempatan pada bank-bank lain yang diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi (93.454) 2.831
Pendapatan lain yang tidak dapat dikurangkan
untuk tujuan perhitungan pajak - bersih 1.553.172 (35.362)
(1.081.877) 4.093.182
Laba kena pajak 56.264.111 51.602.880
f. Rekonsiliasi antara laba akuntansi konsolidasian sebelum pajak dikali tarif pajak
maksimum yang berlaku dengan beban pajak penghasilan adalah sebagai berikut:
2023 2022
Laba akuntansi konsolidasian sebelum
pajak penghasilan 60.179.757 50.467.033
Tarif pajak maksimum 22% 22%
13.239.547 11.102.747
Perbedaan permanen dengan tarif pajak 22% - Bank (337.771) (327.040)
Perbedaan permanen dengan tarif pajak 22% - Entitas Anak 340.265 361.045
13.242.041 11.136.752
Penyesuaian tarif pajak penghasilan badan - Bank
(Catatan 20d) (1.720.379) (1.425.291)
Beban pajak penghasilan - konsolidasian 11.521.662 9.711.461
Page 96
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/81
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)
g. Perhitungan pajak kini dan liabilitas pajak penghasilan adalah sebagai berikut:
2023 2022
Laba kena pajak:
Bank 56.264.111 51.602.880
Entitas Anak 2.992.386 2.794.573
59.256.497 54.397.453
Pajak kini:
Bank 10.690.181 9.804.547
Entitas Anak 658.325 614.806
11.348.506 10.419.353
Pajak penghasilan dibayar dimuka:
Bank (10.683.763) (8.924.007)
Entitas Anak (473.623) (450.924)
(11.157.386) (9.374.931)
Liabilitas pajak penghasilan:
Bank 6.418 880.540
Entitas Anak 184.702 163.882
191.120 1.044.422
Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) Pajak Penghasilan Badan untuk tahun pajak 2023
belum dilaporkan. Penghasilan kena pajak hasil rekonsiliasi di atas merupakan dasar
dalam pengisian SPT PPh Badan Bank untuk tahun yang berakhir tanggal
31 Desember 2023.
Perhitungan perpajakan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah
sesuai dengan Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) Bank.
h. Aset dan liabilitas pajak tangguhan yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 adalah sebagai berikut:
Diakui pada
penghasilan
Diakui pada komprehensif lain
2022 laba rugi tahun berjalan tahun berjalan 2023
Aset Pajak Tangguhan
Entitas induk - Bank:
Liabilitas imbalan pasca-kerja 631.029 174.724 - 805.753
Cadangan kerugian penurunan nilai
aset keuangan 5.080.028 (735.898) - 4.344.130
Cadangan kerugian penurunan nilai
aset non-keuangan 113.620 18.383 - 132.003
Imbalan kerja yang masih harus dibayar 703.806 59.887 - 763.693
Penyusutan aset tetap 5.131 4.737 - 9.868
Laba (rugi) belum direalisasi atas efek-efek
dan penempatan pada bank-bank lain
yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain (421.044) - 201.986 (219.058)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pas ti 776.984 - 105.269 882.253
Laba (rugi) belum direalisasi atas efek-efek
dan penempatan pada bank-bank lain
yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi 717 (17.756) - (17.039)
Koreksi fiskal terkait PSAK 73 14.613 1.117 - 15.730
Lain-lain 201.155 289.249 - 490.404
Aset pajak tangguhan - bersih 7.106.039 (205.557) 307.255 7.207.737
Page 97
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/82
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)
h. Aset dan liabilitas pajak tangguhan yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 adalah sebagai berikut: (lanjutan)
Diakui pada
penghasilan
Diakui pada komprehensif lain
2022 laba rugi tahun berjalan tahun berjalan 2023
Aset pajak tangguhan - bersih (pindahan) 7.106.039 (205.557) 307.255 7.207.737
Entitas Anak:
PT BCA Finance 49.038 (13.224) 4.024 39.838
PT BCA Sekuritas 3.323 (520) (235) 2.568
PT Bank BCA Syariah 35.550 22.475 476 58.501
PT Asuransi Umum BCA 71.539 (6.318) (530) 64.691
PT Asuransi Jiwa BCA 19.188 8.911 2.165 30.264
PT BCA Multi Finance 35.209 (21.298) (162) 13.749
PT Bank Digital BCA 1.445 29.046 (202) 30.289
PT Central Capital Ventura - 3.572 27 3.599
Aset pajak tangguhan - bersih 215.292 22.644 5.563 243.499
Jumlah aset pajak tangguhan - bersih 7.321.331 (182.913) 312.818 7.451.236
Liabilitas pajak tangguhan
Entitas Anak:
PT Central Capital Ventura 9.740 (9.757) 17 -
Jumlah liabilitas pajak tangguhan - bersih 9.740 (9.757) 17 -
Diakui pada
penghasilan
Diakui pada komprehensif lain
2021 laba rugi tahun berjalan tahun berjalan 2022
Aset Pajak Tangguhan
Entitas induk - Bank:
Liabilitas imbalan pasca-kerja 643.388 (12.359) - 631.029
Cadangan kerugian penurunan nilai
aset keuangan 4.447.853 632.175 - 5.080.028
Cadangan kerugian penurunan nilai
aset non-keuangan 96.245 17.375 - 113.620
Imbalan kerja yang masih harus dibayar 557.110 146.696 - 703.806
Penyusutan aset tetap 14.369 (9.238) - 5.131
Laba (rugi) belum direalisasi atas efek-efek
dan penempatan pada bank-bank lain
yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain (1.420.618) - 999.574 (421.044)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pas ti 709.475 - 67.509 776.984
Laba (rugi) belum direalisasi atas efek-efek
dan penempatan pada bank-bank lain
yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi 179 538 - 717
Koreksi fiskal terkait PSAK 73 9.041 5.572 - 14.613
Lain-lain 204.209 (3.054) - 201.155
Aset pajak tangguhan - bersih 5.261.251 777.705 1.067.083 7.106.039
Entitas Anak:
PT BCA Finance 82.868 (33.362) (468) 49.038
PT BCA Sekuritas 4.480 (674) (483) 3.323
PT Bank BCA Syariah 19.552 6.122 9.876 35.550
PT Asuransi Umum BCA 69.091 2.125 323 71.539
PT Asuransi Jiwa BCA 13.364 4.006 1.818 19.188
PT BCA Multi Finance 69.662 (34.185) (268) 35.209
PT Bank Digital BCA 682 461 302 1.445
PT Central Capital Ventura 4.566 (4.549) (17) -
Aset pajak tangguhan - bersih 264.265 (60.056) 11.083 215.292
Jumlah aset pajak tangguhan - bersih 5.525.516 717.649 1.078.166 7.321.331
Liabilitas pajak tangguhan
Entitas Anak:
PT Central Capital Ventura - 9.757 (17) 9.740
Jumlah liabilitas pajak tangguhan - bersih - 9.757 (17) 9.740
Page 98
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/83
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)
h. Aset dan liabilitas pajak tangguhan yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 adalah sebagai berikut: (lanjutan)
Dalam jumlah aset pajak tangguhan Bank dan Entitas Anak, termasuk aset (liabilitas)
pajak tangguhan yang berasal dari laba (rugi) yang belum direalisasi atas perubahan nilai
wajar efek-efek untuk tujuan investasi yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain (Catatan 14) masing-masing sebesar Rp (219.264) dan Rp (3.546)
pada tanggal 31 Desember 2023, dan Rp (421.044) dan Rp (7.904) pada tanggal 31
Desember 2022.
Selain itu, dalam jumlah aset pajak tangguhan Bank, termasuk aset (liabilitas) pajak
tangguhan yang berasal dari laba (rugi) yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar
penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain (Catatan 7) sebesar Rp 206 dan Rp nihil masing-
masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
Manajemen berpendapat bahwa aset pajak tangguhan yang timbul dari perbedaan
temporer kemungkinan besar dapat direalisasi pada tahun-tahun mendatang.
i. Sesuai dengan ketentuan perpajakan di Indonesia, Grup yang berkedudukan di Indonesia
menghitung, menyetorkan dan melaporkan kewajiban perpajakannya untuk setiap
perusahaan sebagai suatu badan hukum yang terpisah (pelaporan pajak penghasilan
konsolidasian tidak diperbolehkan) berdasarkan sistem self-assessment. Fiskus dapat
menetapkan atau mengubah pajak-pajak tersebut dalam jangka waktu tertentu sesuai
dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.
j. Posisi pajak Grup mungkin dapat dilakukan pemeriksaan oleh fiskus. Namun manajemen
akan berusaha mempertahankan posisi pajak Grup yang diyakini secara teknis dan telah
sesuai dengan ketentuan perpajakan. Oleh karena itu, manajemen yakin bahwa akrual
atas liabilitas pajak telah memadai untuk semua tahun pajak berdasarkan evaluasi atas
berbagai faktor, termasuk interpretasi atas ketentuan perpajakan berlaku serta
pengalaman sebelumnya. Penilaian didasarkan pada estimasi, asumsi dan dapat
melibatkan keputusan atas kejadian mendatang. Informasi baru yang tersedia dapat
menyebabkan perubahan keputusan oleh manajemen atas kecukupan dari liabilitas
pajak. Perubahan atas liabilitas pajak tersebut dapat mempengaruhi beban pajak pada
periode dimana keputusan itu dibuat.
k. Informasi Lainnya
Tahun Fiskal 2016
Pada tanggal 10 Juli 2017, Direktorat Jenderal Pajak menerbitkan surat pemberitahuan
pemeriksaan lapangan untuk tahun pajak 2016 kepada Bank. Atas pemeriksaan pajak
untuk tahun pajak 2016 tersebut, Direktorat Jenderal Pajak berdasarkan Surat Ketetapan
Pajak ("SKP") dan Surat Tagihan Pajak ("STP") tanggal 11 Juli 2019, menetapkan
kekurangan pembayaran pajak dengan perincian:
a. Pajak Penghasilan (termasuk PPh Badan) sebesar total Rp 1.590.596.
b. Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) sebesar total Rp 63.686.
Bank telah melakukan pembayaran sebagian atas SKP dan STP tersebut sejumlah
Rp 190.311 pada tanggal 9 Agustus 2019, jumlah ini termasuk pajak yang tidak
diajukan keberatan oleh Bank sebesar Rp 184.754 yang dibebankan selama tahun
berjalan. Pada tanggal 9 Oktober 2019, Bank telah melakukan pembayaran
sebagian atas SKP dan STP Rp 546.104. Jumlah yang telah dibayarkan oleh Bank,
namun diajukan keberatan, dicatat sebagai aset lain-lain (Catatan 18).
Page 99
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/84
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)
k. Informasi Lainnya (lanjutan)
Tahun fiskal 2016 (lanjutan)
Atas pajak yang dimohonkan keberatan oleh Bank pada tanggal 10 Oktober 2019
sebesar Rp 1.469.528, telah diterima sebagian sejumlah Rp 724.935 oleh Direktorat
Jenderal Pajak pada tanggal 9 September 2020 dan 29 September 2020.
Bank telah mengajukan banding atas pajak yang permohonan keberatannya tidak
diterima Direktorat Jenderal Pajak, pada tanggal 7 Desember 2020, sejumlah Rp
735.407. Sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian hasil atas banding
belum diketahui.
Tahun fiskal 2017
Pada tanggal 4 September 2018, Direktorat Jenderal Pajak menerbitkan surat
pemberitahuan pemeriksaan lapangan untuk tahun pajak 2017 kepada Bank. Atas
pemeriksaan pajak untuk tahun pajak 2017 tersebut, Direktorat Jenderal Pajak
berdasarkan Surat Ketetapan Pajak ("SKP") dan Surat Tagihan Pajak ("STP"),
tanggal 9 September 2020 dan 10 September 2020, menetapkan kekurangan
pembayaran pajak dengan perincian:
a. Pajak Penghasilan (termasuk PPh Badan) sebesar total Rp 883.411.
b. Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) sebesar total Rp 51.060.
Bank telah melakukan pembayaran sebagian atas SKP dan STP tersebut sejumlah
Rp 700.000 pada tanggal 8 Oktober 2020, jumlah ini termasuk pajak yang tidak
diajukan keberatan oleh Bank sebesar Rp 157.603 yang dibebankan selama tahun
berjalan. Jumlah yang telah dibayarkan oleh Bank, namun diajukan keberatan,
dicatat sebagai aset lain-lain (Catatan 18).
Atas pajak yang dimohonkan keberatan oleh Bank pada tanggal 8 Desember 2020
sebesar Rp 776.869, telah diterima sebagian sejumlah Rp 65.922 oleh Direktorat
Jenderal Pajak pada tanggal 30 November 2021, 2 Desember 2021 dan 3 Desember
2021.
Bank telah mengajukan banding atas pajak yang permohonan keberatannya tidak
diterima Direktorat Jenderal Pajak, pada tanggal 25 Februari 2022, sejumlah Rp
709.060. Sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian hasil atas
banding belum diketahui.
Tahun fiskal 2018
Pada tanggal 3 April 2023, Direktorat Jenderal Pajak menerbitkan surat
pemberitahuan pemeriksaan lapangan untuk tahun pajak 2018 kepada Bank.
Atas pemeriksaan pajak untuk tahun pajak 2018 tersebut, Direktorat Jenderal Pajak
berdasarkan Surat Ketetapan Pajak (“SKP”) dan Surat Tagihan Pajak (“STP”)
tanggal 24 November 2023, menetapkan kekurangan pembayaran pajak sebesar
Rp 613.141 dengan perincian:
a. Pajak Penghasilan (termasuk PPh Badan) sebesar total Rp 516.520.
b. Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) sebesar total Rp 96.621.
Page 100
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/85
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)
k. Informasi Lainnya (lanjutan)
Tahun fiskal 2018 (lanjutan)
Dari SKP tersebut, yang tidak diajukan keberatan oleh Bank adalah sebesar Rp 117.373,
Bank akan mengajukan keberatan sebesar Rp 495.768.
Pada tanggal 13 Desember 2023, Bank telah melakukan pembayaran sebagian atas
SKP dan STP tersebut sejumlah Rp 123.505. Jumlah ini termasuk pajak yang tidak
diajukan keberatan oleh Bank sebesar Rp 117.373, yang dibebankan selama tahun
berjalan. Jumlah yang telah dibayarkan oleh Bank sebesar Rp 6.132 namun
diajukan keberatan, dicatat sebagai aset lain-lain (Catatan 18).
21. PINJAMAN YANG DITERIMA
Pinjaman yang diterima oleh Grup adalah sebagai berikut:
Berdasarkan jenis dan mata uang:
2023 2022
(1) Kredit likuiditas dari Bank Indonesia, Rupiah:
Kredit Usaha Tani (“KUT”), jatuh tempo antara
13 Maret 2000 sampai dengan 22 September 2000,
masih dalam proses untuk penutupan perjanjian 577 577
(2) Pinjaman dari bank-bank lain:
Rupiah:
PT Bank UOB Indonesia 25.000 500.000
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk 256.169 173.304
PT Bank Nationalnobu Tbk - 90.000
PT Bank KEB Hana Indonesia 194.852 56.843
PT Bank Pan Indonesia Tbk - 4.570
PT Bank Index Selindo - 834
PT Bank Ina Perdana 50.000 -
PT Bank Mizuho 300.000 -
PT Bank BTPN Tbk 380.000 -
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 50.000 -
1.256.021 825.551
Valuta asing:
Sumitomo Mitsui Banking Corporation – Hong Kong 120.122 332.349
Wells Fargo Bank - Cabang Miami 20.021 77.834
Malayan Banking Berhad Co.- Singapura - 62.267
The Shanghai Commercial & Savings Bank - Taiwan - 6.486
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 73.798 -
PT Bank UOB Indonesia (dahulu Citibank, N.A.
- Cabang Indonesia) 99.187 -
313.128 478.936
1.569.149 1.304.487
Page 101
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/86
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)
Pinjaman yang diterima oleh Grup adalah sebagai berikut:
Berdasarkan jenis dan mata uang:
2023 2022
(3) Lain-lain:
Valuta asing 59.900 11.887
59.900 11.887
Jumlah pinjaman yang diterima 1.629.626 1.316.951
Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun pinjaman yang diterima adalah sebagai
berikut:
2023 2022
Rupiah 5,29% 4,08%
Valuta asing 3,46% 2,44%
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Grup tidak memiliki saldo pinjaman dari bank-
bank lain dari pihak berelasi.
(1) Kredit likuiditas Rupiah dari Bank Indonesia
Kredit likuiditas Rupiah dari Bank Indonesia merupakan fasilitas kredit yang diperoleh
Bank sebagai bank swasta nasional di Indonesia, untuk disalurkan kepada debitur-debitur
di Indonesia yang memenuhi persyaratan program fasilitas kredit yang bersangkutan.
(2) Pinjaman dari bank-bank lain
Merupakan pinjaman dari bank-bank lain untuk modal kerja Entitas Anak. Rincian fasilitas
pinjaman yang diterima pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
berikut:
Tanggal jatuh tempo
Bank Jumlah fasilitas fasilitas
2023 2022 2023 2022
Rupiah:
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 500.000 1.000.000 24-Mei-2024 24-Mei-2023
500.000 - 6-Apr-2026 -
PT Bank BTPN Tbk*) 800.000 800.000 31-Mei-2024 31-Mei-2023
250.000 - 30-Sep-2024 -
PT Bank China Construction Bank
Indonesia Tbk 150.000 150.000 21-Apr-2026 21-Apr-2026
200.000 200.000 29-Sep-2026 29-Mar-2026
PT Bank Danamon Indonesia Tbk*) 150.000 150.000 24-Sep-2024 24-Sep-2023
50.000 50.000 14-Jan-2024 14-Jan-2023
50.000 50.000 14-Jan-2027 14-Jan-2026
PT Bank UOB Indonesia*) 475.000 550.000 21-Sep-2024 21-Des-2023
PT Bank DKI 250.000 250.000 24-Sep-2024 24-Sep-2023
*)
PT Bank Mizuho Indonesia 500.000 500.000 22-Nov-2024 22-Nov-2023
PT Bank Victoria International Tbk 400.000 400.000 14-Jan-2024 14-Jan-2023
*) Sebagian dapat dicairkan dalam Dolar Amerika Serikat/Rupiah
Page 102
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/87
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)
(2) Pinjaman dari bank-bank lain (lanjutan)
Merupakan pinjaman dari bank-bank lain untuk modal kerja Entitas Anak. Rincian fasilitas
pinjaman yang diterima pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
berikut: (lanjutan)
Tanggal jatuh tempo
Bank Jumlah fasilitas fasilitas
2023 2022 2023 2022
Rupiah: (lanjutan)
PT Bank Pan Indonesia Tbk - 300.000 - 11-Mei-2023
500.000 500.000 4-Agt-2024 4-Agt-2023
200.000 200.000 4-Mei-2026 4-Mei-2026
PT Bank Ina Perdana Tbk 200.000 200.000 16-Des-2024 16-Des-2023
PT Bank Nationalnobu Tbk 100.000 100.000 24-Feb-2024 24-Feb-2023
PT Bank Index Selindo - 50.000 - 20-Jun-2023
PT Bank KEB Hana Indonesia 75.000 75.000 30-Jan-2026 29-Sep-2025
25.000 25.000 29-Nov-2024 29-Sep-2025
- 140.000 - 6-Jan-2023
Valuta asing (nilai penuh):
PT Bank UOB Indonesia
(dahulu Citibank, N.A.
- Cabang Indonesia) *) USD 60.000.000 USD 60.000.000 20-Mar-2024 20-Mar-2023
Malayan Banking Berhad Co,
- Singapura **) - USD 5.000.000 - -
Sumitomo Mitsui Banking
Corporation - Hong Kong **) USD 25.000.000 USD 25.000.000 - -
The Shanghai Commercial
& Savings Bank, Ltd – Taiwan - USD 416.667 - 10-Jan-2023
Wells Fargo Bank - Cabang Miami **) USD 10.000.000 USD 5.000.000 - -
*) Sebagian dapat dicairkan dalam Dolar Amerika Serikat/Rupiah
**) Merupakan uncommitted resolving facilities pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, pinjaman dari bank-bank lain ini dijaminkan
dengan piutang pembiayaan konsumen masing-masing sebesar Rp 265.734 dan
Rp 275.653 (Catatan 13).
Seluruh perjanjian di atas mencakup adanya pembatasan-pembatasan tertentu yang
umumnya diharuskan untuk fasilitas-fasilitas kredit tersebut, antara lain, pembatasan
untuk melakukan penggabungan usaha atau konsolidasi dengan pihak lain, mengadakan
perjanjian pinjaman dengan pihak lain selain yang timbul dalam kegiatan usaha yang
normal atau melakukan perubahan atas struktur modal dan/atau Anggaran Dasar tanpa
adanya pemberitahuan/persetujuan tertulis dari kreditur, dan mempertahankan rasio-
rasio keuangan tertentu.
Page 103
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/88
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)
(2) Pinjaman dari bank-bank lain (lanjutan)
Rasio-rasio keuangan yang dipersyaratkan antara lain:
2023 2022
Persyaratan Pemenuhan Persyaratan Pemenuhan
1. Total utang terhadap total ekuitas Maksimal 10 Kali < 1 Kali Maksimal 10 Kali < 1 Kali
2. Piutang terhadap total aset Minimal 40% 80,18% Minimal 40% 82,01%
3. Current ratio Minimal 1,1 kali 2,24 kali Minimal 1,1 kali 2,72 kali
4. Non performing loan (“NPL”) Maksimal 5% 2,31% Maksimal 5% 2,35%
dari total piutang dari total piutang
Kisaran tingkat suku bunga kontraktual dari pinjaman yang diterima dari bank-bank lain
adalah sebagai berikut:
2023 2022
Rupiah 5,55% - 8,50% 2,95% - 9,10%
Valuta asing 5,60% - 6,38% 2,90% - 5,73%
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar pinjaman yang diterima diungkapkan pada
Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo pinjaman yang diterima diungkapkan pada
Catatan 43.
22. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi terdiri dari:
a. Berdasarkan jenis dan mata uang
2023 2022
Rupiah
Pihak berelasi:
Fasilitas kredit yang belum digunakan 4.834 7.155
Fasilitas Letter of Credit yang diberikan yang
tidak dapat dibatalkan 4 -
4.838 7.155
Pihak ketiga:
Fasilitas kredit yang belum digunakan 3.084.398 3.136.757
Fasilitas Letter of Credit yang diberikan yang
tidak dapat dibatalkan 24.497 45.011
Bank garansi yang diterbitkan 5.195 1.734
3.114.090 3.183.502
3.118.928 3.190.657
Page 104
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/89
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan)
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi terdiri dari: (lanjutan)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan)
2023 2022
Valuta asing
Pihak berelasi:
Fasilitas Letter of Credit yang diberikan yang
tidak dapat dibatalkan 14 11
Bank garansi yang diterbitkan 20 -
34 11
Pihak ketiga:
Fasilitas kredit yang belum digunakan 212.126 210.274
Fasilitas Letter of Credit yang diberikan yang
tidak dapat dibatalkan 28.154 27.341
Bank garansi yang diterbitkan 12.432 10.066
252.712 247.681
252.746 247.692
Jumlah estimasi kerugian
komitmen dan kontinjensi 3.371.674 3.438.349
b. Perubahan estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun 3.237.294 144.230 56.825 3.438.349
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya (Stage 2) (42.887) 175.761 - 132.874
Transfer ke kredit yang mengalami
penurunan nilai (Stage 3) (8.933) (39.607) - (48.540)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) 19.431 (59.324) - (39.893)
Perubahan bersih pada eksposur (21.874) (72.933) (15.254) (110.061)
Selisih kurs (1.938) 43 840 (1.055)
Saldo, akhir tahun 3.181.093 148.170 42.411 3.371.674
2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun 3.178.502 9.657 51.012 3.239.171
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya (Stage 2) (113.095) 199.618 - 86.523
Transfer ke kredit yang mengalami
penurunan nilai (Stage 3) (2.927) (37.704) - (40.631)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) 29.637 (53.673) - (24.036)
Perubahan bersih pada eksposur 130.407 25.797 1.796 158.000
Selisih kurs 14.770 535 4.017 19.322
Saldo, akhir tahun 3.237.294 144.230 56.825 3.438.349
Page 105
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/90
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan)
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi yang
telah dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari transaksi rekening
administratif.
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi
diungkapkan pada Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo estimasi kerugian komitmen
dan kontinjensi diungkapkan pada Catatan 43.
23. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR DAN LIABILITAS LAIN-LAIN
2023 2022
Rupiah:
Liabilitas terkait dengan transaksi ATM dan
kartu kredit 5.626.955 2.638.617
Liabilitas kepada pemegang polis 3.037.587 2.384.392
Pendapatan diterima dimuka 2.704.896 2.150.745
Uang elektronik 1.240.471 1.123.551
Transaksi transfer nasabah 563.628 1.100.751
Liabilitas transaksi nasabah 413.219 172.737
Beban bunga yang masih harus dibayar 324.180 159.582
Liabilitas sewa pembiayaan (Catatan 16, 37) 233.205 281.489
Setoran jaminan 231.466 190.902
Liabilitas transaksi asuransi 48.912 57.810
Lain-lain 10.684.151 8.401.011
25.108.670 18.661.587
Valuta asing:
Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor 2.798.405 -
Transaksi transfer nasabah 1.295.501 1.282.870
Pendapatan diterima dimuka 130.959 114.266
Setoran jaminan 58.681 93.178
Beban bunga yang masih harus dibayar 13.575 33.424
Liabilitas transaksi asuransi 9.634 8.321
Liabilitas sewa pembiayaan (Catatan 16, 37) 4.139 7.680
Lain-lain 76.301 228.452
4.387.195 1.768.191
Jumlah beban yang masih harus dibayar dan
liabilitas lain-lain 29.495.865 20.429.778
Page 106
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/91
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR DAN LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan)
Liabilitas terkait dengan transaksi ATM dan kartu kredit terdiri dari liabilitas atas transaksi ATM
dalam jaringan ATM Bersama, Prima, dan Link, dan liabilitas atas transaksi kartu kredit
terutama Master Card dan Visa.
Pendapatan diterima dimuka terutama merupakan pendapatan diterima dimuka atas komisi
kredit.
Liabilitas kepada pemegang polis merupakan liabilitas Entitas Anak yang terdiri dari liabilitas
kontrak asuransi jangka panjang, liabilitas manfaat polis masa depan, cadangan premi yang
belum merupakan pendapatan, dan estimasi klaim.
Uang elektronik merupakan liabilitas Bank atas uang yang disetor oleh nasabah kepada Bank
yang disimpan secara elektronik dan bukan merupakan simpanan sebagaimana dimaksud
dalam undang-undang mengenai perbankan.
Beban bunga yang masih harus dibayar terdiri dari bunga yang masih harus dibayar dari
simpanan nasabah dan bank-bank lain, derivatif, pinjaman yang diterima, efek-efek yang
dijual dengan janji dibeli kembali, dan obligasi subordinasi.
Liabilitas transaksi nasabah merupakan liabilitas yang timbul dari transaksi perdagangan efek
Entitas Anak, yang terdiri dari liabilitas kepada PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (“KPEI”)
terkait dengan transaksi beli efek dan deposit yang diserahkan Entitas Anak, serta liabilitas
nasabah terkait dengan transaksi jual efek yang jatuh tempo dalam waktu singkat, biasanya
dalam waktu 2 (dua) hari dari tanggal perdagangan.
Setoran jaminan terutama merupakan jaminan uang tunai yang disetorkan nasabah atas
transaksi ekspor impor dan penerbitan bank garansi.
Liabilitas transaksi asuransi merupakan liabilitas Entitas Anak yang terdiri dari utang
reasuransi, utang koasuransi, dan klaim dalam proses.
Liabilitas sewa pembiayaan merupakan liabilitas sewa terkait penerapan PSAK 73.
Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor merupakan suatu instrumen dimana dana devisa
hasil ekspor dari rekening khusus eksportir ditempatkan pada Bank Indonesia melalui
rekening Bank sesuai mekanisme pasar.
Lain-lain terutama terdiri dari liabilitas atas kewajiban jangka pendek kepada karyawan,
rekening antar kantor, titipan dan transaksi yang masih harus diselesaikan.
24. OBLIGASI SUBORDINASI
2023 2022
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I
Bank Central Asia Tahap I Tahun 2018 500.000 500.000
Jumlah obligasi subordinasi 500.000 500.000
Page 107
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/92
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. OBLIGASI SUBORDINASI (lanjutan)
Rincian obligasi subordinasi adalah sebagai berikut:
Jumlah pokok
Tanggal efektif utang Jangka Tanggal Tingkat
Instrumen dan penerbitan Persetujuan subordinasi waktu jatuh tempo bunga
Obligasi Tanggal efektif No. S-03825/ Rp 435.000 7 Tahun 5 Juli 2025 7,75%
Subordinasi 26 Juni 2018 BEI.PP2/07-2018
Berkelanjutan I Tanggal
Bank Central Asia penerbitan
Tahap I Tahun 5 Juli 2018
2018 -
Seri A
Obligasi Tanggal efektif No. S-03825/ Rp 65.000 12 Tahun 5 Juli 2030 8,00%
Subordinasi 26 Juni 2018 BEI.PP2/07-2018
Berkelanjutan I Tanggal
Bank Central Asia penerbitan
Tahap I Tahun 5 Juli 2018
2018 -
Seri B
Bunga Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Central Asia Tahap I Tahun 2018 - Seri A
dan B dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak tanggal Emisi, tanpa opsi percepatan
pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi. Bunga Obligasi Subordinasi pertama akan
dibayarkan pada 5 Oktober 2018. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Central Asia
Tahap I Tahun 2018 - Seri A dan B dapat diperhitungkan sebagai Modal Pelengkap (Tier 2)
sesuai POJK No. 11/POJK.03/2016 serta untuk meningkatkan struktur penghimpunan dana
jangka panjang. Hasil dari penerbitan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Central Asia
Tahap I Tahun 2018 - Seri A dan B dipergunakan untuk pengembangan usaha terutama
pemberian kredit.
Wali amanat untuk penerbitan obligasi subordinasi di atas adalah PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk yang bukan merupakan pihak berelasi dengan Bank.
Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang yang dilakukan oleh
PT Pemeringkat Efek Indonesia (PT Pefindo), peringkat obligasi subordinasi adalah sebagai
berikut:
2023 2022
Periode Periode
Keterangan Peringkat Peringkat Peringkat Peringkat
Obligasi Subordinasi
Berkelanjutan I Bank
Central Asia Tahap I 7 Maret 2023 - 10 Maret 2022 -
Tahun 2018 idAA 1 Maret 2024 idAA 1 Maret 2023
Perjanjian Perwaliamanatan mengatur beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh Bank
antara lain, sebelum dilunasinya semua obligasi, Bank tanpa izin tertulis dari Wali Amanat
tidak diperkenankan melakukan hal-hal sebagai berikut:
a. Mengagunkan sebagian besar maupun seluruh pendapatan atau harta kekayaan Bank
yang ada pada saat ini maupun di masa yang akan datang di luar kegiatan usaha Bank,
kecuali jika tindakan tersebut dilakukan untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang-
undangan atau pelaksanaan pinjaman likuiditas jangka pendek atau pelaksanaan salah
satu atau beberapa opsi pemulihan dalam rencana aksi (recovery plan) Bank;
Page 108
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/93
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. OBLIGASI SUBORDINASI (lanjutan)
Perjanjian Perwaliamanatan mengatur beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh Bank
antara lain, sebelum dilunasinya semua obligasi, Bank tanpa izin tertulis dari Wali Amanat
tidak diperkenankan melakukan hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
b. Melaksanakan perubahan bidang usaha utama;
c. Mengurangi modal dasar dan modal disetor kecuali jika pengurangan tersebut dilakukan
atas dasar permintaan/perintah dari Pemerintah Republik Indonesia dan/atau otoritas
yang berwenang (termasuk tetapi tidak terbatas pada BI, OJK, Menteri Keuangan Negara
Republik Indonesia dan/atau otoritas moneter maupun otoritas penyehatan di bidang
perbankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Negara Republik Indonesia);
d. Mengadakan penggabungan atau konsolidasi, dengan perusahaan lain yang
menyebabkan bubarnya Bank.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank telah mematuhi semua pembatasan-
pembatasan penting sehubungan dengan perjanjian obligasi subordinasi yang diterbitkan.
Pembayaran atas jumlah bunga yang jatuh tempo telah dilakukan secara tepat waktu.
25. MODAL SAHAM
Modal saham Bank masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
berikut:
2023 2022
Jumlah lembar Jumlah nilai Jumlah lembar Jumlah nilai
saham nominal saham nominal
Modal dasar - nilai nominal Rp 12,50
(nilai penuh) per lembar saham 440.000.000.000 5.500.000 440.000.000.000 5.500.000
Belum ditempatkan (316.724.950.000) (3.959.062) (316.724.950.000) (3.959.062)
Saham beredar (ditempatkan dan
disetor penuh) 123.275.050.000 1.540.938 123.275.050.000 1.540.938
Komposisi pemegang saham pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
berikut:
2023
Jumlah lembar Jumlah nilai
saham nominal %
PT Dwimuria Investama Andalan*) 67.729.950.000 846.624 54,94
Komisaris
Djohan Emir Setijoso 106.610.700 1.333 0,09
Tonny Kusnadi 7.087.982 89 0,01
Direksi
Jahja Setiaatmadja 32.818.853 410 0,03
Armand W. Hartono 4.256.065 53 0,00
Gregory Hendra Lembong 784.719 10 0,00
Subur Tan 11.351.057 142 0,01
Rudy Susanto 2.518.448 31 0,00
Lianawaty Suwono 2.021.880 25 0,00
Santoso 2.422.053 30 0,00
Vera Eve Lim 1.912.261 24 0,00
Haryanto Tiara Budiman 561.695 7 0,00
Frengky Chandra Kusuma 1.891.049 24 0,00
John Kosasih 504.861 6 0,00
Antonius Widodo Mulyono 130.780 2 0,00
Pemegang saham publik**) 55.370.227.597 692.129 44,92
123.275.050.000 1.540.939 100,00
*) Pemegang saham PT Dwimuria Investama Andalan adalah Sdr. Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono, sehingga pemegang saham pengendali
terakhir PT Bank Central Asia Tbk adalah Sdr. Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono.
**) Pada komposisi saham yang dimiliki pemegang saham publik, sebesar 2,49% dimiliki oleh pihak-pihak yang terafiliasi dengan PT Dwimuria Investama Andalan.
Page 109
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/94
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. MODAL SAHAM (lanjutan)
Komposisi pemegang saham pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
berikut: (lanjutan)
2022
Jumlah lembar Jumlah nilai
saham nominal %
PT Dwimuria Investama Andalan*) 67.729.950.000 846.624 54,94
Komisaris
Djohan Emir Setijoso 106.395.297 1.330 0,09
Tonny Kusnadi 6.907.197 86 0,01
Direksi
Jahja Setiaatmadja 39.811.090 498 0,04
Armand W. Hartono 4.256.065 53 0,00
Gregory Hendra Lembong 400.070 5 0,00
Subur Tan 13.993.334 175 0,01
Rudy Susanto 2.033.799 25 0,00
Lianawaty Suwono 1.771.908 22 0,00
Santoso 2.156.646 27 0,00
Vera Eve Lim 1.616.082 20 0,00
Haryanto Tiara Budiman 346.292 4 0,00
Frengky Chandra Kusuma 1.675.646 21 0,00
John Kosasih 221.765 3 0,00
Pemegang saham publik**) 55.363.514.809 692.045 44,91
123.275.050.000 1.540.938 100,00
*) Pemegang saham PT Dwimuria Investama Andalan adalah Sdr. Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono, sehingga pemegang saham pengendali
terakhir PT Bank Central Asia Tbk adalah Sdr. Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono.
**) Pada komposisi saham yang dimiliki pemegang saham publik, sebesar 2,49% dimiliki oleh pihak-pihak yang terafiliasi dengan PT Dwimuria Investama Andalan.
26. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Tambahan modal disetor pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 terdiri dari:
2023 2022
Tambahan modal disetor dari pembayaran
modal saham 29.453.007 29.453.007
Eliminasi atas saldo rugi melalui kuasi reorganisasi
tanggal 31 Oktober 2000*) (25.853.162) (25.853.162)
Tambahan modal disetor dari eksekusi opsi saham 296.088 296.088
Selisih modal dari transaksi saham tresuri
(Catatan 1c) 1.815.435 1.815.435
Selisih nilai transaksi kombinasi bisnis entitas
sepengendali (Catatan 2e) (162.391) (162.391)
5.548.977 5.548.977
*)
Pada tanggal 31 Oktober 2000, Bank menerapkan PSAK No. 51, “Akuntansi Kuasi Reorganisasi”, untuk mendapatkan laporan yang dimulai
dari “awal yang baik” (fresh start). Pelaporan fresh start mengharuskan penilaian kembali seluruh aset dan liabilitas yang tercatat dengan
menggunakan nilai wajarnya dan eliminasi atas saldo rugi (defisit). Dengan penerapan kuasi reorganisasi, saldo rugi Bank pada tanggal
31 Oktober 2000 sebesar Rp 25.853.162 telah dieliminasi ke akun tambahan modal disetor. Penerapan kuasi reorganisasi ini telah disetujui
oleh Bank Indonesia melalui surat No. 3/165/DPwB2/IDWB2 tanggal 21 Februari 2001 dan oleh para pemegang saham di dalam RUPSLB
tanggal 12 April 2001 (notulen rapat dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi, S.H., dalam Akta No. 25).
Page 110
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/95
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. KOMITMEN DAN KONTINJENSI
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, komitmen dan kontinjensi Grup adalah sebagai
berikut:
2023 2022
Jumlah Jumlah
dalam valuta Ekuivalen dalam valuta Ekuivalen
Jenis valuta asing*) Rupiah asing*) Rupiah
Komitmen
Tagihan komitmen:
Fasilitas kredit yang diterima dan
belum digunakan Rupiah 4.441.202 4.399.000
USD 53.558.000 824.633 60.000.000 934.050
5.265.835 5.333.050
Lainnya Rupiah 382.291 267.803
USD 6.273.856 96.599 4.345.650 67.651
478.890 335.454
5.744.725 5.668.504
Liabilitas komitmen:
Fasilitas kredit kepada nasabah
yang belum digunakan - committed Rupiah 266.143.321 211.107.626
USD 1.455.764.966 22.414.413 1.172.915.181 18.259.357
Lainnya,
ekuivalen USD 50.693.287 780.524 27.580.865 429.365
289.338.258 229.796.348
Fasilitas kredit kepada bank-bank
lain yang belum digunakan - committed Rupiah 420.456 1.926.866
USD 555.556 8.554 555.556 8.649
429.010 1.935.515
Fasilitas Letter of Credit yang diberikan
kepada nasabah yang tidak dapat
dibatalkan Rupiah 2.586.435 3.311.743
USD 435.191.194 6.700.639 446.079.101 6.944.336
Lainnya,
ekuivalen USD 128.113.202 1.972.559 282.370.676 4.395.806
11.259.633 14.651.885
Lainnya Rupiah 777.109 316.700
USD 6.101.783 93.949 5.483.296 85.361
Lainnya,
ekuivalen USD - - 17.186 268
871.058 402.329
301.897.959 246.786.077
Kontinjensi
Tagihan kontinjensi:
Bank garansi yang diterima Rupiah 558.910 838.870
USD 11.651 179 - -
559.089 838.870
Liabilitas kontinjensi:
Bank garansi yang diterbitkan
kepada nasabah Rupiah 17.937.926 16.213.364
USD 297.968.974 4.587.828 225.587.639 3.511.836
Lainnya,
ekuivalen USD 14.519.311 223.554 4.486.048 69.837
22.749.308 19.795.037
Lainnya Rupiah 89 89
22.749.397 19.795.126
*) Jumlah dalam nilai penuh.
Page 111
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/96
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan)
Informasi tambahan
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Grup memberikan fasilitas kredit kepada nasabah
yang belum digunakan - uncommitted masing-masing sebesar Rp 91.068.656 dan Rp
91.165.108.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Grup memberikan fasilitas kredit kepada bank-
bank lain yang belum digunakan - uncommitted masing-masing sebesar Rp nihil dan
Rp 3.418.
Bank menghadapi beberapa tuntutan hukum, pengurusan administrasi, dan klaim yang belum
terselesaikan, yang berhubungan dengan kegiatan usaha Bank. Adalah tidak mungkin untuk
memastikan apakah Bank akan memenangkan masalah atau tuntutan hukum tersebut, atau
dampaknya jika Bank kalah. Namun demikian, manajemen Bank yakin bahwa hasil keputusan
masalah atau tuntutan hukum tersebut tidak akan membawa dampak yang signifikan pada
hasil usaha, posisi keuangan, atau likuiditas Bank.
Komitmen dan kontinjensi dari pihak berelasi diungkapkan pada Catatan 47.
28. PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH
Pendapatan bunga dan syariah berasal dari:
2023 2022
Pendapatan bunga
Kredit yang diberikan 54.143.689 46.157.245
Efek-efek untuk tujuan investasi 17.716.461 13.477.947
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 8.571.096 6.579.527
Piutang pembiayaan konsumen dan piutang
sewa pembiayaan 3.266.996 2.847.581
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain 1.164.150 1.338.193
Wesel tagih 469.923 346.636
Lain-lain 1.210.270 813.477
86.542.585 71.560.606
Pendapatan syariah
Bagi hasil syariah 855.189 680.585
855.189 680.585
Jumlah pendapatan bunga dan syariah 87.397.774 72.241.191
Termasuk dalam pendapatan bunga dari kredit yang diberikan adalah bunga dari efek
diskonto aset keuangan yang mengalami penurunan nilai untuk tahun berakhir 31 Desember
2023 dan 2022, masing-masing sebesar Rp 16.001 dan Rp 1.842.
Pendapatan bunga dari kredit yang diberikan kepada pihak berelasi diungkapkan pada
Catatan 47.
Page 112
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/97
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. BEBAN BUNGA DAN SYARIAH
Beban bunga dan syariah meliputi bunga dan beban syariah yang timbul dari:
2023 2022
Beban bunga
Simpanan dari nasabah 9.510.555 5.849.622
Premi penjaminan 2.222.965 2.058.533
Efek-efek utang yang diterbitkan 38.913 70.285
Simpanan dari bank-bank lain 72.187 35.032
Pinjaman yang diterima 66.961 30.538
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 27.245 6.935
Lain-lain 16.092 20.168
11.954.918 8.071.113
Beban syariah
Syariah 314.034 180.569
Jumlah beban bunga dan syariah 12.268.952 8.251.682
Beban bunga dan syariah atas simpanan dari nasabah kepada pihak berelasi diungkapkan
pada Catatan 47.
30. PENDAPATAN PROVISI DAN KOMISI - BERSIH
Merupakan provisi dan komisi sehubungan dengan:
2023 2022
Kredit 2.819.768 2.084.233
Trade 1.074.756 1.203.110
CASA dan Transactional 11.436.469 11.847.711
Wealth 741.335 806.427
Lain-lain 580.927 642.484
Jumlah 16.653.255 16.583.965
Beban provisi dan komisi (539) (360)
Pendapatan provisi dan komisi - bersih 16.652.716 16.583.605
Komisi dari CASA dan Transactional merupakan pendapatan komisi terkait transaksi kartu
kredit dan debit yang telah dikurangi dengan biaya-biaya yang berkaitan langsung dengan
transaksi tersebut.
Provisi dan komisi dari kredit yang diberikan merupakan pendapatan provisi dan komisi yang
terkait dengan pemberian fasilitas kredit yang bukan merupakan bagian tak terpisahkan dari
suku bunga efektif.
Page 113
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/98
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. PENDAPATAN TRANSAKSI YANG DIUKUR PADA NILAI WAJAR MELALUI LABA RUGI -
BERSIH
Pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi - bersih meliputi:
2023 2022
Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi 239.727 153.844
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi - bersih 577.952 (1.506.999)
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
transaksi spot dan derivatif - bersih 652.241 2.685.181
Keuntungan (kerugian) atas penjualan aset keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi - bersih 417.580 (44.620)
1.887.500 1.287.406
32. BEBAN (PEMULIHAN) PENYISIHAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI ASET
2023 2022
Tagihan akseptasi (Catatan 9c) (30.449) (224.137)
Kredit yang diberikan (Catatan 12g) 1.910.139 4.512.020
Piutang pembiayaan konsumen (Catatan 13) 172.948 (136.464)
Pembiayaan syariah 26.687 228.272
Efek-efek untuk tujuan investasi (Catatan 14) 253.674 11.342
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi (Catatan 22) (66.380) 179.856
Lain-lain (3.570) (44.270)
2.263.049 4.526.619
33. BEBAN KARYAWAN
2023 2022
Gaji dan upah 8.306.266 7.632.405
Kesejahteraan dan kompensasi karyawan 5.649.922 4.992.437
Iuran dana pensiun 503.244 461.098
Pelatihan 417.261 288.139
Imbalan pasca-kerja (Catatan 2d) 1.321.118 277.379
16.197.811 13.651.458
Page 114
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/99
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
34. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
2023 2022
Keperluan kantor 5.582.286 4.922.200
Penyusutan 3.126.331 2.377.420
Perbaikan dan pemeliharaan 1.964.982 1.785.473
Komunikasi 1.722.285 1.860.951
Promosi 1.630.166 1.318.563
Sewa 1.029.820 1.122.415
Jasa tenaga ahli 678.770 615.937
Air, listrik, dan bahan bakar 297.236 252.256
Amortisasi aset takberwujud - perangkat lunak 276.409 284.770
Pajak 226.479 144.555
Komputer dan perangkat lunak 156.086 111.018
Penelitian dan pengembangan 129.287 41.636
Pengangkutan 55.462 44.561
Asuransi 54.757 59.528
Keamanan 23.452 24.122
Lain-lain 543.088 425.031
17.496.896 15.390.436
35. LABA BERSIH PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN
Laba bersih per saham dasar dan dilusian dihitung berdasarkan jumlah rata-rata tertimbang
saham yang beredar selama tahun berjalan, sebagai berikut:
2023 2022
Laba tahun berjalan 48.639.122 40.735.722
Rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang
beredar di Bursa Efek Indonesia (satuan penuh) 123.275.050.000 123.275.050.000
Laba bersih per saham dasar (nilai penuh) 395 330
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak ada instrumen yang berpotensi menjadi
saham biasa. Oleh karena itu, laba bersih per saham dilusian sama dengan laba bersih per
saham dasar.
36. PENGGUNAAN LABA BERSIH
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Central Asia Tbk tanggal 16 Maret
2023 (notulen dibuat oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., dengan Berita Acara
No. 157) memutuskan penggunaan laba bersih 2022 sebagai berikut:
a. Laba bersih 2022 sebesar Rp 407.357 disisihkan untuk dana cadangan.
b. Membagi dividen tunai sejumlah Rp 25.271.385 (Rp 205 (nilai penuh) per saham)
kepada para pemegang saham yang memiliki hak untuk menerima dividen tunai.
Jumlah dividen tunai yang akan dibayarkan pada tanggal 14 April 2023 sebesar Rp
20.956.758 (dividen interim Tahun Buku 2022 telah dibayarkan pada tanggal 20
Desember 2022 sebesar Rp 4.314.627).
c. Menetapkan tantiem anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat dalam
dan selama tahun buku 2022. Jumlah aktual tantiem yang dibayarkan sebesar Rp
660.000.
d. Menetapkan sisa laba bersih 2022 setelah dikurangi dividen sebagai laba ditahan.
Page 115
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/100
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
36. PENGGUNAAN LABA BERSIH (lanjutan)
Sesuai dengan Surat Keputusan Rapat Direksi tanggal 21 November 2023 No. 194 tentang
Pembagian Dividen Sementara (dividen interim) Tahun Buku 2023, Direksi menetapkan
bahwa Bank akan membayarkan dividen sementara (dividen interim) kepada pemegang
saham atas laba tahun 2023 sebesar Rp 42,5 (nilai penuh) per saham. Jumlah aktual dividen
interim yang dibayarkan sebesar Rp 5.239.190.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Central Asia Tbk tanggal 17 Maret
2022 (notulen dibuat oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., dengan Berita Acara
No. 126) memutuskan penggunaan laba bersih 2021 sebagai berikut:
a. Laba bersih 2021 sebesar Rp 314.227 disisihkan untuk dana cadangan.
b. Membagi dividen tunai sejumlah Rp 17.874.882 (Rp 145 (nilai penuh) per saham)
kepada para pemegang saham yang memiliki hak untuk menerima dividen tunai.
Jumlah dividen tunai yang akan dibayarkan pada tanggal 19 April 2022 sebesar Rp
14.793.006 (dividen interim Tahun Buku 2021 telah dibayarkan pada tanggal 7
Desember 2021 sebesar Rp 3.081.876).
c. Menetapkan tantiem anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat dalam
dan selama tahun buku 2021. Jumlah aktual tantiem yang dibayarkan sebesar Rp
493.000.
d. Menetapkan sisa laba bersih 2021 setelah dikurangi dividen sebagai laba ditahan.
Sesuai dengan Surat Keputusan Rapat Direksi tanggal 21 November 2022 No. 205
tentang Pembagian Dividen Sementara (dividen interim) Tahun Buku 2022, Direksi
menetapkan bahwa Bank akan membayarkan dividen sementara (dividen interim)
kepada pemegang saham atas laba tahun 2022 sebesar Rp 35 (nilai penuh) per saham.
Jumlah aktual dividen interim yang dibayarkan sebesar Rp 4.314.627.
37. INSTRUMEN KEUANGAN
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan
Instrumen keuangan telah dikelompokkan berdasarkan klasifikasi masing-masing. Kebijakan
akuntansi yang material di Catatan 2g menjelaskan bagaimana kategori aset dan liabilitas
keuangan tersebut diukur dan bagaimana pendapatan dan beban, termasuk laba dan rugi
atas nilai wajar (perubahan nilai wajar instrumen keuangan) diakui.
Model penilaian instrumen keuangan
Grup mengukur nilai wajar dengan menggunakan hierarki dari metode berikut:
• Level 1: input yang berasal dari harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk
instrumen yang identik yang dapat diakses Grup pada tanggal pengukuran;
• Level 2: input selain harga kuotasian yang termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi,
baik secara langsung atau tidak langsung. Dalam kategori ini termasuk instrumen yang
dinilai dengan menggunakan: harga kuotasian untuk instrumen serupa di pasar aktif;
harga kuotasian untuk instrumen yang identik atau yang serupa di pasar yang tidak aktif;
atau teknik penilaian lainnya dimana seluruh input signifikan dapat diobservasi secara
langsung maupun tidak langsung dari data pasar;
• Level 3: input yang tidak dapat diobservasi. Dalam kategori ini termasuk semua instrumen
dimana teknik penilaiannya menggunakan input yang tidak dapat diobservasi dan input
yang tidak dapat diobservasi ini memberikan dampak signifikan terhadap penilaian
instrumen. Termasuk dalam kategori ini adalah instrumen yang dinilai berdasarkan harga
kuotasian untuk instrumen serupa yang memerlukan penyesuaian atau asumsi signifikan
yang tidak dapat diobservasi untuk mencerminkan perbedaan diantara instrumen
tersebut.
Page 116
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/101
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
Model penilaian instrumen keuangan (lanjutan)
Nilai wajar dari aset keuangan dan liabilitas keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif
didasarkan pada kuotasi harga pasar. Untuk seluruh instrumen keuangan lainnya, Bank
menentukan nilai wajar menggunakan teknik penilaian.
Teknik penilaian mencakup model nilai kini bersih dan arus kas yang didiskontokan,
perbandingan dengan instrumen yang sejenis yang harga pasarnya tersedia dan dapat
diobservasi, dan model penilaian lainnya. Asumsi dan input yang digunakan dalam teknik
penilaian termasuk suku bunga bebas risiko (risk-free), suku bunga acuan, credit spread, dan
variabel lainnya yang digunakan dalam mengestimasi tingkat diskonto, harga obligasi, kurs
valuta asing, serta volatilitas, dan korelasi harga yang diharapkan.
Tujuan dari teknik penilaian adalah untuk pengukuran nilai wajar yang mencerminkan harga
yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar
(market participants) pada tanggal pengukuran.
Grup menggunakan model penilaian yang diakui secara luas untuk menentukan nilai wajar
atas instrumen keuangan yang umum dan yang lebih sederhana, seperti swap suku bunga
dan nilai tukar yang hanya menggunakan data pasar yang dapat diobservasi dan
membutuhkan sedikit pertimbangan dan estimasi manajemen. Harga atau input model yang
dapat diobservasi biasanya tersedia di pasar untuk efek-efek utang yang tercatat di bursa dan
derivatif over-the-counter yang sederhana seperti swap suku bunga. Ketersediaan harga
pasar dan input model yang dapat diobservasi mengurangi kebutuhan pertimbangan dan
estimasi manajemen dan juga mengurangi ketidakpastian terkait penentuan nilai wajar.
Ketersediaan harga pasar dan input yang dapat diobservasi bervariasi tergantung pada
produk dan pasar dan mudah berubah berdasarkan kejadian tertentu dan kondisi umum di
pasar keuangan.
Pertimbangan dan estimasi manajemen biasanya memerlukan pemilihan model yang sesuai
untuk digunakan, penentuan arus kas masa depan yang diharapkan pada instrumen
keuangan yang dinilai, penentuan probabilitas kegagalan pihak lawan, pembayaran dimuka
dan pemilihan tingkat diskonto yang tepat.
Kerangka penilaian
Penilaian aset keuangan dan liabilitas keuangan dikaji secara independen dari bisnis oleh
Group Accounting (“ACT”) dan Risk Management Division. ACT terutama bertanggung jawab
untuk memastikan bahwa penyesuaian penilaian telah dilakukan secara tepat. Risk
Management Division melakukan validasi harga secara independen untuk memastikan
bahwa Bank menggunakan data pasar yang dapat diandalkan dari sumber-sumber
independen misalnya harga perdagangan dan kuotasian pialang.
Model penilaian diajukan oleh Risk Management Division dan disetujui oleh manajemen. Risk
Management Division melakukan pengkajian secara berkala terhadap kelayakan sumber data
pasar yang digunakan dalam penilaian. Data pasar yang digunakan untuk validasi harga
mencakup pula sumber data perdagangan terkini yang melibatkan pihak lawan eksternal atau
pihak ketiga seperti Bloomberg, Reuters, pialang, dan pricing providers. Data pasar yang
digunakan harus sedapat mungkin mencerminkan pasar yang secara berkesinambungan
dapat berubah mengikuti perkembangan pasar dan instrumen keuangan. Untuk menentukan
kualitas dari input data pasar, faktor-faktor seperti independensi, relevansi, keandalan,
ketersediaan berbagai sumber data, dan metodologi yang digunakan oleh pricing providers
juga dipertimbangkan.
Page 117
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/102
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
Penilaian instrumen keuangan
Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar
Tabel di bawah menyajikan nilai tercatat dan nilai wajar instrumen keuangan Grup, yang diukur
pada nilai wajar dan analisis atas instrumen keuangan tersebut sesuai dengan masing-masing
level dalam hierarki nilai wajar.
2023
Nilai tercatat Nilai wajar
Diukur pada
nilai wajar
melalui
Diukur pada nilai penghasilan
wajar melalui komprehensif
laba rugi lain Jumlah Level 2
Aset keuangan
Penempatan pada Bank Indonesia dan
bank-bank lain – bersih - 198.245 198.245 198.245
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar – bersih 15.058.660 - 15.058.660 15.058.660
Efek-efek untuk tujuan investasi – bersih - 109.895.084 109.895.084 109.895.084
15.058.660 110.093.329 125.151.989 125.151.989
Liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi 122.765 - 122.765 122.765
122.765 - 122.765 122.765
2022
Nilai tercatat Nilai wajar
Diukur pada
nilai wajar
melalui
Diukur pada nilai penghasilan
wajar melalui komprehensif
laba rugi lain Jumlah Level 2
Aset keuangan
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar – bersih 2.233.129 - 2.233.129 2.233.129
Efek-efek untuk tujuan investasi – bersih - 128.038.808 128.038.808 128.038.808
2.233.129 128.038.808 130.271.937 130.271.937
Liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi 383.273 - 383.273 383.273
383.273 - 383.273 383.273
Nilai wajar penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain dihitung menggunakan teknik penilaian berdasarkan
model internal Bank, yaitu metode diskonto arus kas. Input yang digunakan dalam teknik
penilaian adalah suku bunga pasar instrumen jangka pendek (money market instrument) yang
memiliki karakteristik kredit, jatuh tempo, dan yield yang serupa.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, nilai wajar efek-efek yang diklasifikasikan dalam
kelompok yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, dan nilai wajar efek-efek yang
diklasifikasikan dalam kelompok yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain adalah berdasarkan harga pasar yang dikeluarkan oleh pricing provider
(Penilai Harga Efek Indonesia/"PHEI"). Jika informasi ini tidak tersedia, nilai wajar diestimasi
dengan menggunakan harga pasar kuotasian efek yang memiliki karakteristik kredit, jatuh
tempo, dan yield yang serupa.
Page 118
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/103
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
Penilaian instrumen keuangan (lanjutan)
Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar (lanjutan)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, nilai wajar efek-efek untuk tujuan investasi
yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tidak termasuk investasi
dalam saham masing-masing sebesar Rp 451.993 dan Rp 440.617 yang dinilai sebesar nilai
perolehannya dikarenakan nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal.
Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar
Tabel di bawah menyajikan nilai tercatat dan nilai wajar instrumen keuangan Grup, yang tidak
diukur pada nilai wajar dan analisis atas instrumen keuangan tersebut sesuai dengan masing-
masing level dalam hierarki nilai wajar.
2023
Nilai tercatat Nilai wajar
Biaya perolehan
diamortisasi Jumlah Level 2 Level 3 Jumlah
Aset keuangan
Kredit yang diberikan - bersih 758.887.839 758.887.839 28.011.091 738.167.137 766.178.228
Piutang pembiayaan konsumen - bersih 8.713.450 8.713.450 - 8.663.660 8.663.660
Piutang sewa pembiayaan - bersih 139.007 139.007 - 138.639 138.639
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah - bersih 1.643.051 1.643.051 - 1.643.051 1.643.051
Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih 201.706.547 201.706.547 201.666.248 - 201.666.248
971.089.894 971.089.894 229.677.339 748.612.487 978.289.826
Liabilitas keuangan
Simpanan dari nasabah 1.090.766.807 1.090.766.807 1.090.766.807 - 1.090.766.807
Dana simpanan syariah 3.201.970 3.201.970 3.201.970 - 3.201.970
Liabilitas sewa pembiayaan 237.344 237.344 237.344 - 237.344
Simpanan dari bank-bank lain 10.070.820 10.070.820 10.070.820 - 10.070.820
Pinjaman yang diterima 1.629.626 1.629.626 1.631.281 - 1.631.281
Obligasi subordinasi 500.000 500.000 500.000 - 500.000
1.106.406.567 1.106.406.567 1.106.408.222 - 1.106.408.222
2022
Nilai tercatat Nilai wajar
Biaya perolehan
diamortisasi Jumlah Level 2 Level 3 Jumlah
Aset keuangan
Kredit yang diberikan - bersih 660.989.004 660.989.004 23.447.307 631.782.303 655.229.610
Piutang pembiayaan konsumen - bersih 8.215.427 8.215.427 - 7.476.847 7.476.847
Piutang sewa pembiayaan - bersih 121.716 121.716 - 123.618 123.618
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah - bersih 1.331.217 1.331.217 - 1.331.217 1.331.217
Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih 120.415.741 120.415.741 119.300.760 - 119.300.760
791.073.105 791.073.105 142.748.067 640.713.985 783.462.052
Liabilitas keuangan
Simpanan dari nasabah 1.030.451.783 1.030.451.783 1.030.451.783 - 1.030.451.783
Dana simpanan syariah 2.825.860 2.825.860 2.825.860 - 2.825.860
Liabilitas sewa pembiayaan 289.169 289.169 289.169 - 289.169
Simpanan dari bank-bank lain 7.936.206 7.936.206 7.936.206 - 7.936.206
Pinjaman yang diterima 1.316.951 1.316.951 1.282.414 - 1.282.414
Obligasi subordinasi 500.000 500.000 500.000 - 500.000
1.043.319.969 1.043.319.969 1.043.285.432 - 1.043.285.432
Page 119
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/104
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar (lanjutan)
Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar, diukur pada biaya perolehan
diamortisasi.
Instrumen keuangan berikut ini merupakan instrumen keuangan jangka pendek atau yang
ditinjau ulang menggunakan harga pasar secara berkala, dan karenanya, nilai wajar
instrumen keuangan tersebut mendekati nilai tercatatnya.
Aset keuangan:
- Kas
- Giro pada Bank Indonesia
- Giro pada bank-bank lain
- Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain
- Tagihan akseptasi
- Wesel tagih
- Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
- Aset lain-lain
Liabilitas keuangan:
- Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali
- Utang akseptasi
- Transaksi komitmen dan kontinjensi
- Liabilitas lain-lain
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, nilai wajar kredit yang diberikan, piutang
pembiayaan konsumen, piutang sewa pembiayaan, dan pinjaman yang diterima dinilai
menggunakan diskonto arus kas berdasarkan tingkat suku bunga internal.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, nilai wajar, efek-efek untuk tujuan investasi yang
diklasifikasikan dalam kelompok biaya perolehan diamortisasi adalah berdasarkan harga
pasar yang dikeluarkan oleh pricing provider (Penilai Harga Efek Indonesia/"PHEI" dahulu
Indonesia Bond Pricing Agency/“IBPA"). Jika informasi ini tidak tersedia, nilai wajar diestimasi
dengan menggunakan harga pasar kuotasian efek yang memiliki karakteristik kredit, jatuh
tempo, dan yield yang serupa.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, nilai wajar simpanan dari nasabah dan simpanan
dari bank-bank lain sama dengan nilai tercatatnya karena sifatnya dapat ditarik sewaktu-
waktu (payable on demand).
Perhitungan nilai wajar dilakukan hanya untuk kepentingan pengungkapan dan tidak
berdampak pada pelaporan posisi atau kinerja keuangan Grup. Nilai wajar yang dihitung oleh
Grup mungkin berbeda dengan jumlah aktual yang akan diterima atau dibayar pada saat
penyelesaian atau jatuh tempo instrumen keuangan. Karena terdapat instrumen keuangan
tertentu yang tidak diperdagangkan, maka perhitungan nilai wajar melibatkan pertimbangan dan
estimasi manajemen.
Page 120
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/105
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
38. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA
Sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia No. 11/2020 tentang Cipta Kerja, Bank
wajib memberikan imbalan pasca-kerja kepada karyawannya pada saat pemutusan
hubungan kerja atau pada saat karyawan menyelesaikan masa kerjanya. Imbalan pasca-
kerja ini diberikan berdasarkan masa kerja dan kompensasi karyawan pada saat pemutusan
hubungan kerja atau selesainya masa kerja. Imbalan pasca-kerja ini merupakan program
imbalan pasti.
Bank memiliki program pensiun iuran pasti untuk karyawan tetap yang memenuhi kriteria yang
ditetapkan Bank. Program pensiun iuran pasti ini dikelola dan diadministrasikan Dana Pensiun
BCA yang didirikan oleh Bank sebagai wadah untuk mengelola aset, memberikan
penghasilan investasi dan membayar imbalan pasca-kerja kepada karyawan Bank. Dana
Pensiun BCA telah disahkan pendiriannya oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia
dengan Surat Keputusan No. KEP-020/KM.17/1995 tanggal 25 Januari 1995. Iuran untuk
dana pensiun dihitung berdasarkan persentase tertentu dari gaji pokok karyawan dimana
jumlah yang ditanggung oleh karyawan dan Bank masing-masing sebesar 3% (tiga persen)
dan 5% (lima persen). Selama tahun berakhir 31 Desember 2023 dan 2022, akumulasi
iuran Bank kepada dana pensiun tersebut sebesar 2% (dua persen) dapat diperhitungkan
sebagai pengurang dari liabilitas imbalan pasca-kerja sesuai dengan Undang-undang
Ketenagakerjaan.
Selama tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022, Bank telah menyisihkan dana
yang akan dipakai untuk mendukung pemenuhan liabilitas imbalan pasca-kerja karyawan
masing-masing sebesar Rp 2.818 dan Rp 4.117 yang ditempatkan pada beberapa
perusahaan asuransi dalam bentuk program saving plan yang memenuhi kriteria untuk dicatat
sebagai aset program.
Program pensiun imbalan pasti ini memberikan eksposur risiko aktuarial kepada Bank, seperti
risiko investasi, risiko tingkat suku bunga dan risiko inflasi.
Imbalan pasca-kerja yang diberikan oleh Bank mencakup pensiun, kompensasi jangka
panjang lainnya berupa penghargaan masa kerja, dan imbalan kesehatan pasca-kerja.
Liabilitas imbalan pasca-kerja pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dihitung oleh
aktuaris independen Bank, yaitu Kantor Konsultan Aktuaria Steven & Mourits dengan
menggunakan metode projected-unit-credit. Asumsi-asumsi utama yang digunakan oleh
aktuaris independen adalah sebagai berikut:
2023 2022
Asumsi ekonomi:
Tingkat diskonto per tahun
Program pensiun imbalan pasti 6,80% 7,15%
Kompensasi jangka panjang lainnya – Emas 6,80% 7,20%
Kompensasi jangka panjang lainnya – Non Emas 6,85% 7,20%
Imbalan kesehatan pasca-kerja – Self Insured 6,70% 6,90%
Imbalan kesehatan pasca-kerja – Asuransi 6,95% 7,40%
Tingkat kenaikan penghasilan dasar per tahun 9,00% 9,00%
Tingkat tren biaya kesehatan 11,50% 10,00%
Tingkat diskonto digunakan dalam menentukan nilai kini liabilitas imbalan pasca-kerja pada
tanggal penilaian. Secara umum, tingkat diskonto mengacu pada imbal hasil atas obligasi
pemerintah berkualitas tinggi yang diperdagangkan di pasar modal aktif pada tanggal
pelaporan.
Page 121
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/106
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
38. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA (lanjutan)
Asumsi kenaikan penghasilan dasar di masa depan memproyeksikan liabilitas imbalan pasca-
kerja mulai dari tanggal penilaian sampai dengan usia pensiun normal. Tingkat kenaikan
penghasilan dasar pada umumnya ditentukan dengan menerapkan penyesuaian inflasi untuk
skala pembayaran dan dengan memperhitungkan masa kerja.
Liabilitas imbalan pasca-kerja Bank untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
telah sesuai dengan laporan aktuaris independen masing-masing tertanggal 5 Januari 2024
dan 6 Januari 2023.
a. Liabilitas imbalan pasca-kerja
Liabilitas imbalan pasca-kerja Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah
sebagai berikut:
Program pensiun imbalan pasti
dan kompensasi jangka Imbalan kesehatan
panjang lainnya pasca-kerja
2023 2022 2023 2022
Nilai kini liabilitas imbalan pasca-kerja 11.847.856 11.225.855 156.844 137.462
Nilai wajar aset program (3.120.458) (3.952.724) - -
Liabilitas imbalan
pasca-kerja bersih - Bank 8.727.398 7.273.131 156.844 137.462
Liabilitas imbalan pasca-kerja Entitas Anak pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
yang tercatat dalam laporan posisi keuangan konsolidasian masing-masing sebesar
Rp 147.830 dan Rp 110.632.
b. Perubahan liabilitas imbalan pasca-kerja
Program pensiun imbalan pasti
dan kompensasi jangka Imbalan kesehatan
panjang lainnya pasca-kerja
2023 2022 2023 2022
Perubahan liabilitas imbalan pasti
Liabilitas imbalan pasti, awal tahun - Bank 7.273.131 6.923.233 137.461 197.102
Termasuk dalam laba rugi
Beban jasa kini 754.821 675.034 6.705 8.740
Beban jasa lalu-amandemen - - (12.025) (48.125)
Beban bunga 511.473 405.461 8.672 10.436
Beban terminasi 3.165 7.520 - -
Penyesuaian atas pengalaman
masa kerja lalu 2.852 969 50 78
Dampak atas perubahan metode atribusi
pada Laba Rugi - (785.994) - -
Termasuk dalam penghasilan
komprehensif lainnya
Keuntungan (kerugian) aktuarial
yang timbul atas:
Perubahan asumsi keuangan (41.716) 251.949 28.917 (12.809)
Perubahan asumsi demografi - - - -
Penyesuaian pengalaman 350.315 13.149 29.185 14.093
Imbal hasil atas aset program di luar -
pendapatan bunga 187.347 159.472 -
Dampak atas perubahan metode
atribusi pada PKL - (70.545) - -
Lain-lain
Penempatan dana pada perusahaan
asuransi (aset program) (2.818) (4.117) - -
Imbalan pasca-kerja yang dibayarkan
langsung oleh Bank (311.172) (303.000) (42.121) (32.053)
Liabilitas imbalan pasti, akhir tahun - Bank 8.727.398 7.273.131 156.844 137.462
Page 122
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/107
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
38. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA (lanjutan)
b. Perubahan liabilitas imbalan pasca-kerja (lanjutan)
Beban imbalan pasca-kerja Entitas Anak tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
yang tercatat dalam laba rugi masing-masing sebesar Rp 45.405 dan Rp 3.260.
Selama tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022, pembayaran imbalan pasca-
kerja di Entitas Anak masing-masing sebesar Rp 6.950 dan Rp 7.884, dan Entitas Anak
telah menyisihkan dana yang akan dipakai untuk mendukung pemenuhan liabilitas imbalan
pasca-kerja karyawan masing-masing sebesar Rp 6.659 dan Rp 15.793 dengan
menempatkan pada beberapa perusahaan asuransi, yang memenuhi kriteria untuk dicatat
sebagai aset program.
c. Komposisi aset program
Komposisi aset program dari masing-masing dana pensiun pada tanggal 31 Desember
2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
Persentase alokasi 31 Desember 2023 Persentase alokasi 31 Desember 2023
memiliki harga pasar kuotasian untuk memiliki harga pasar kuotasian untuk
program pesangon DPLK PDKP
AIA Allianz Manulife AIA Allianz Manulife BCA Life
Saham 0,00% 0,00% 0,00% 12,86% 10,37% 15,12% 0,00%
Obligasi 0,00% 0,00% 0,00% 69,69% 69,88% 64,52% 0,00%
Properti 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Derivatif 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Kas 100,00% 100,00% 100,00% 17,45% 19,75% 20,36% 0,00%
Lain-lain 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Total 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 0,00%
Persentase alokasi 31 Desember 2022 Persentase alokasi 31 Desember 2022
memiliki harga pasar kuotasian untuk memiliki harga pasar kuotasian untuk
program pesangon DPLK PDKP
AIA Allianz Manulife AIA Allianz Manulife BCA Life
Saham 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 18,61% 14,77% 8,70%
Obligasi 0,00% 0,00% 0,00% 67,95% 69,09% 64,21% 79,34%
Properti 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Derivatif 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Kas 100,00% 100,00% 100,00% 32,05% 12,30% 21,02% 11,96%
Lain-lain 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Total 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
d. Perubahan nilai wajar aset program untuk program pasca-kerja
2023 2022
Nilai wajar aset program, awal tahun - Bank 3.952.724 4.877.681
Penempatan dana pada perusahaan asuransi 2.818 4.117
Imbal hasil atas aset program di luar
pendapatan bunga (187.347) (159.472)
Pendapatan bunga dari aset program 250.604 291.399
Pembayaran imbalan pasca-kerja (898.341) (1.061.001)
Nilai wajar aset program, akhir tahun - Bank 3.120.458 3.952.724
Page 123
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/108
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
38. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA (lanjutan)
e. Informasi historis - Bank:
31 Desember
2023 2022 2021 2020 2019 2018
Program pensiun imbalan pasti dan
kompensasi jangka panjang lainnya
Nilai kini liabilitas imbalan pasca-kerja 11.847.856 11.225.855 11.800.914 12.966.647 11.724.337 10.469.846
Nilai wajar aset program (3.120.458) (3.952.724) (4.877.681) (3.664.581) (4.077.260) (4.410.076)
Defisit 8.727.398 7.273.131 6.923.233 9.302.065 7.647.077 6.059.770
Penyesuaian yang timbul pada
liabilitas program 350.315 13.149 (159.362) (9.914) 116.222 353.216
Penyesuaian yang timbul pada
aset program 187.347 159.472 (440.474) 555.010 (204.650) 371.291
Imbalan kesehatan pasca-kerja
Nilai kini liabilitas imbalan pasca-kerja 156.844 137.462 197.102 214.570 209.355 236.760
Penyesuaian yang timbul pada
liabilitas program 29.185 14.093 (15.238) (15.955) (7.038) (24.089)
f. Analisis sensitivitas
Perubahan 1 (satu) persen asumsi aktuarial akan memiliki pengaruh sebagai berikut:
2023
Program pensiun Kompensasi jangka panjang Imbalan kesehatan
imbalan pasti lainnya pasca-kerja
Kenaikan Penurunan Kenaikan Penurunan Kenaikan Penurunan
Tingkat diskonto (1% pergerakan) (404.885) 449.720 (249.099) 286.212 (11.732) 15.778
Tingkat penghasilan dasar (1% pergerakan) 495.698 (454.759) 286.371 (254.360) - -
Tingkat biaya kesehatan (1% pergerakan) - - - - 13.314 (11.671)
2022
Program pensiun Kompensasi jangka panjang Imbalan kesehatan
imbalan pasti lainnya pasca-kerja
Kenaikan Penurunan Kenaikan Penurunan Kenaikan Penurunan
Tingkat diskonto (1% pergerakan) (383.887) 423.341 (224.820) 255.705 (8.482) 11.700
Tingkat penghasilan dasar (1% pergerakan) 468.423 (432.428) 257.223 (230.548) - -
Tingkat biaya kesehatan (1% pergerakan) - - - - 9.749 (8.718)
g. Analisis jatuh tempo
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat pensiun dan manfaat kesehatan
pasca-kerja yang tidak terdiskonto adalah sebagai berikut:
Selama 10
tahun ke
depan 10 - 20 tahun 20 tahun - dst
Imbalan pensiun 8.456.527 2.940.661 3.512.052
Kompensasi jangka panjang lainnya 3.470.530 1.139.077 1.626.074
Imbalan kesehatan pasca-kerja 132.917 57.007 111.672
h. Durasi rata-rata tertimbang dari program pensiun imbalan pasti, kompensasi jangka
panjang lainnya, dan imbalan kesehatan pasca-kerja pada tanggal 31 Desember 2023
adalah masing-masing 11,38 tahun; 12,72 tahun; dan 13,26 tahun (31 Desember 2022:
10,48 tahun; 11,06 tahun; dan 11,82 tahun).
Page 124
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/109
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
39. JASA KUSTODIAN
Biro Jasa Kustodian Bank memperoleh izin untuk menyediakan jasa kustodian dari Badan
Pengawas Pasar Modal (Bapepam, sekarang bernama Otoritas Jasa Keuangan atau “OJK”)
berdasarkan Surat Keputusan No. KEP-148/PM/1991 tanggal 13 November 1991.
Jasa-jasa yang diberikan oleh Biro Jasa Kustodian meliputi jasa penyimpanan, penyelesaian
dan penanganan transaksi, penagihan pendapatan, proxy, corporate action, pengelolaan kas,
pencatatan/pelaporan investasi, dan tax reclamation.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, aset yang diadministrasikan oleh Biro Jasa
Kustodian terdiri dari saham, obligasi, deposito berjangka, sertifikat deposito, surat berharga
pasar modal, dan pasar uang lainnya.
40. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM VALUTA ASING
Saldo aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing adalah sebagai berikut:
2023 2022
Valuta asing Ekuivalen Valuta asing Ekuivalen
(dalam ribuan) Rupiah (dalam ribuan) Rupiah
Aset moneter
Kas
Dolar Amerika Serikat (USD) 42.260 650.678 37.965 591.016
Dolar Australia (AUD) 17.447 183.555 8.604 90.835
Dolar Singapura (SGD) 16.182 188.941 16.842 195.242
Dolar Hong Kong (HKD) 4.709 9.280 7.049 14.073
Poundsterling Inggris (GBP) 493 9.684 798 14.985
Yen Jepang (JPY) 257.749 28.064 167.124 19.689
Euro (EUR) 6.442 109.754 6.363 105.513
Lainnya, ekuivalen USD 2.810 43.272 2.024 31.513
1.223.228 1.062.866
Giro pada Bank Indonesia
Dolar Amerika Serikat (USD) 254.231 3.914.389 255.687 3.980.407
3.914.389 3.980.407
Giro pada bank-bank lain - bersih
Dolar Amerika Serikat (USD) 142.447 2.193.255 103.162 1.605.975
Dolar Australia (AUD) 12.146 127.786 26.538 280.184
Dolar Singapura (SGD) 34.877 407.233 51.706 599.423
Dolar Hong Kong (HKD) 17.677 34.836 50.365 100.556
Poundsterling Inggris (GBP) 4.100 80.459 9.568 179.755
Yen Jepang (JPY) 8.159.738 888.432 4.975.261 586.136
Euro (EUR) 9.224 157.154 17.924 297.217
Lainnya, ekuivalen USD 108.166 1.665.424 69.269 1.078.344
5.554.579 4.727.590
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain - bersih
Dolar Amerika Serikat (USD) 463 7.123 1.280.242 19.930.169
Dolar Australia (AUD) - - 29.999 316.729
Dolar Singapura (SGD) 89.999 1.050.857 149.985 1.738.762
Dolar Hong Kong (HKD) 31.811 62.691 1.068 2.132
Lainnya, ekuivalen USD 26.067 401.351 - -
1.522.022 21.987.792
Page 125
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/110
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
40. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM VALUTA ASING (lanjutan)
2023 2022
Valuta asing Ekuivalen Valuta asing Ekuivalen
(dalam ribuan) Rupiah (dalam ribuan) Rupiah
Aset moneter (lanjutan)
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi
Dolar Amerika Serikat (USD) 236.384 3.639.600 10.529 163.912
3.639.600 163.912
Tagihan akseptasi - bersih
Dolar Amerika Serikat (USD) 430.413 6.627.067 609.273 9.484.857
Dolar Singapura (SGD) - - 243 2.814
Poundsterling Inggris (GBP) - - 1.012 19.018
Yen Jepang (JPY) 471.589 51.347 823.711 97.041
Euro (EUR) 148.587 2.531.673 114.988 1.906.695
Lainnya, ekuivalen USD 53.304 820.728 24.684 384.268
10.030.815 11.894.693
Wesel tagih - bersih
Dolar Amerika Serikat (USD) 330.706 5.091.886 157.646 2.454.153
Yen Jepang (JPY) 10.786 1.174 15.413 1.816
Euro (EUR) 1.195 20.353 2.926 48.510
Lainnya, ekuivalen USD 1.306 20.111 862 13.415
5.133.524 2.517.894
Kredit yang diberikan - bersih
Dolar Amerika Serikat (USD) 2.675.843 41.199.949 2.603.229 40.525.769
Dolar Australia (AUD) 13 141 23 242
Dolar Singapura (SGD) 56.795 663.156 63.160 732.208
Dolar Hong Kong (HKD) 304.242 599.580 462.430 923.265
Euro (EUR) 408 6.955 228 3.776
42.469.781 42.185.260
Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih
Dolar Amerika Serikat (USD) 624.532 9.615.920 594.502 9.254.908
Dolar Hong Kong (HKD) 115.710 228.033 187.527 374.406
9.843.953 9.629.314
Aset lain-lain - bersih
Dolar Amerika Serikat (USD) 25.866 398.257 21.629 336.715
Dolar Australia (AUD) - - 48 508
Dolar Singapura (SGD) 710 8.287 509 5.897
Dolar Hong Kong (HKD) 4.034 7.951 7.618 15.209
Poundsterling Inggris (GBP) - 1 - 1
Yen Jepang (JPY) 1.044 114 2.240 264
Euro (EUR) 1.017 17.331 445 7.383
Lainnya, ekuivalen USD 37 566 19 293
432.507 366.270
Page 126
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/111
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
40. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM VALUTA ASING (lanjutan)
Saldo aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing adalah sebagai berikut: (lanjutan)
2023 2022
Valuta asing Ekuivalen Valuta asing Ekuivalen
(dalam ribuan) Rupiah (dalam ribuan) Rupiah
Liabilitas moneter
Simpanan dari nasabah
Dolar Amerika Serikat (USD) 3.894.004 59.955.974 4.463.013 69.477.953
Dolar Australia (AUD) 53.097 558.625 55.509 586.056
Dolar Singapura (SGD) 377.233 4.404.702 349.396 4.050.504
Dolar Hong Kong (HKD) 16.389 32.298 6.799 13.574
Poundsterling Inggris (GBP) 3.932 77.172 7.221 135.650
Yen Jepang (JPY) 8.082.641 880.038 5.301.302 624.546
Euro (EUR) 70.577 1.202.512 72.537 1.202.788
Lainnya, ekuivalen USD 89.112 1.372.052 52.781 821.663
68.483.373 76.912.734
Simpanan dari bank-bank lain
Dolar Amerika Serikat (USD) 104.729 1.612.516 113.883 1.772.870
Dolar Australia (AUD) 9.998 105.188 9.631 101.683
Euro (EUR) 2 30 2 30
Dolar Singapura (SGD) 3.926 45.839 2.053 23.803
Lainnya, ekuivalen USD 14 215 15 231
1.763.788 1.898.617
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi
Dolar Amerika Serikat (USD) 661 10.178 250 3.894
10.178 3.894
Utang akseptasi
Dolar Amerika Serikat (USD) 273.710 4.214.319 479.970 7.471.937
Dolar Singapura (SGD) - - 243 2.814
Poundsterling Inggris (GBP) - - 1.018 19.123
Yen Jepang (JPY) 400.949 43.655 295.650 34.831
Euro (EUR) 12.348 210.393 18.638 309.044
Lainnya, ekuivalen USD 49.254 758.356 22.719 353.674
5.226.723 8.191.423
Efek-efek yang dijual dengan
janji dibeli kembali
Dolar Hong Kong (HKD) 41.734 82.246 128.202 255.962
82.246 255.962
Pinjaman yang diterima
Dolar Amerika Serikat (USD) 15.125 232.885 740 11.515
Dolar Hong Kong (HKD) 71.112 140.143 239.882 478.936
Poundsterling Inggris (GBP) - - 1 14
Lainnya, ekuivalen USD - - 23 358
373.028 490.823
Page 127
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/112
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
40. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM VALUTA ASING (lanjutan)
Saldo aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing adalah sebagai berikut: (lanjutan)
2023 2022
Valuta asing Ekuivalen Valuta asing Ekuivalen
(dalam ribuan) Rupiah (dalam ribuan) Rupiah
Liabilitas moneter (lanjutan)
Estimasi kerugian komitmen dan
kontinjensi
Dolar Amerika Serikat (USD) 15.828 243.708 15.277 237.820
Dolar Australia (AUD) - 3 - -
Dolar Singapura (SGD) 563 6.573 363 4.203
Dolar Hong Kong (HKD) 270 532 93 186
Poundsterling Inggris (GBP) - - - 5
Yen Jepang (JPY) 1.884 205 9.083 1.070
Euro (EUR) 77 1.318 216 3.574
Lainnya, ekuivalen USD 26 407 54 834
252.746 247.692
Beban yang masih harus dibayar dan
liabilitas lain-lain
Dolar Amerika Serikat (USD) 1.307 20.123 2.267 35.291
Dolar Australia (AUD) 11 119 - -
Dolar Singapura (SGD) 59 689 13 149
Dolar Hong Kong (HKD) 3.018 5.948 6.531 13.040
Poundsterling Inggris (GBP) 1 13 - 1
Yen Jepang (JPY) 261 28 - -
Euro (EUR) 15 253 54 899
Lainnya, ekuivalen USD 11 175 5 45
27.348 49.425
41. SEGMEN OPERASI
Grup mengungkapkan pelaporan segmen operasi informasi keuangan berdasarkan produk
sebagai berikut:
2023
Kredit Tresuri Lainnya Jumlah
Aset 758.887.839 534.025.680 115.193.491 1.408.107.010
Kredit yang diberikan - bersih 758.887.839 - - 758.887.839
Pendapatan bunga dan syariah 54.143.689 28.804.936 4.449.149 87.397.774
Pendapatan fee-based dan lainnya 4.916.215 258.012 17.755.363 22.929.590
2022
Kredit Tresuri Lainnya Jumlah
Aset 660.989.004 551.228.677 102.513.993 1.314.731.674
Kredit yang diberikan - bersih 660.989.004 - - 660.989.004
Pendapatan bunga dan syariah 46.157.245 22.337.258 3.746.688 72.241.191
Pendapatan fee-based dan lainnya 5.344.236 224.670 16.630.856 22.199.762
Operasional utama dari Grup dikelola di wilayah Indonesia. Segmen bisnis Bank terbagi atas
5 (lima) area geografis utama, yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Indonesia bagian timur dan
operasi luar negeri.
Page 128
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/113
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
41. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
Informasi yang berkaitan dengan segmen berdasarkan geografis dari Grup disajikan dalam
tabel di bawah ini:
2023
Indonesia Operasi luar
Sumatera Jawa Kalimantan bagian timur negeri Jumlah
Pendapatan bunga dan syariah 3.963.081 79.546.443 1.550.536 2.268.692 69.022 87.397.774
Beban bunga dan syariah (573.101) (11.167.247) (195.437) (306.280) (26.887) (12.268.952)
Pendapatan bunga dan syariah - bersih 3.389.980 68.379.196 1.355.099 1.962.412 42.135 75.128.822
Pendapatan provisi dan komisi - bersih 1.029.599 14.511.324 407.310 700.711 3.772 16.652.716
Pendapatan transaksi yang diukur
pada nilai wajar melalui
laba rugi - bersih 53.449 1.756.021 25.012 48.202 4.816 1.887.500
Pendapatan operasional lainnya 42.817 6.156.033 24.798 57.601 (4.914) 6.276.335
Total pendapatan segmen 4.515.845 90.802.574 1.812.219 2.768.926 45.809 99.945.373
Penyusutan dan amortisasi (51.723) (3.282.998) (22.719) (39.657) (5.643) (3.402.740)
Unsur material non kas lainnya:
(Beban) pemulihan penyisihan
kerugian penurunan nilai aset (322.747) (1.882.203) (269.446) 210.601 746 (2.263.049)
Beban operasional lainnya (1.465.271) (31.093.748) (524.237) (989.230) (27.341) (34.099.827)
Laba sebelum pajak penghasilan 2.676.104 54.543.625 995.817 1.950.640 13.571 60.179.757
Beban pajak penghasilan (11.521.662)
Laba tahun berjalan 48.658.095
Aset 93.124.817 1.229.535.237 33.270.213 51.266.184 910.559 1.408.107.010
Liabilitas 93.124.817 979.786.929 33.270.213 51.266.184 227.402 1.157.675.545
Kredit yang diberikan – bersih 32.404.446 690.431.115 13.653.762 21.798.936 599.580 758.887.839
Simpanan dari nasabah 91.866.574 915.420.224 32.928.122 50.551.887 - 1.090.766.807
Dana simpanan syariah - 3.201.970 - - - 3.201.970
Dana syirkah temporer - 7.893.872 - - - 7.893.872
2022
Indonesia Operasi luar
Sumatera Jawa Kalimantan bagian timur negeri Jumlah
Pendapatan bunga dan syariah 3.648.298 65.277.562 1.337.349 1.930.757 47.225 72.241.191
Beban bunga dan syariah (326.846) (7.624.922) (112.344) (171.651) (15.919) (8.251.682)
Pendapatan bunga dan syariah - bersih 3.321.452 57.652.640 1.225.005 1.759.106 31.306 63.989.509
Pendapatan provisi dan komisi - bersih 922.853 14.705.903 352.508 598.690 3.651 16.583.605
Pendapatan transaksi yang diukur
pada nilai wajar melalui
laba rugi - bersih 59.429 1.180.098 25.804 18.195 3.880 1.287.406
Pendapatan operasional lainnya 154.205 5.375.187 23.029 61.153 2.223 5.615.797
Total pendapatan segmen 4.457.939 78.913.828 1.626.346 2.437.144 41.060 87.476.317
Penyusutan dan amortisasi (51.684) (2.545.843) (21.562) (37.456) (5.645) (2.662.190)
Unsur material non kas lainnya:
(Beban) pemulihan penyisihan
kerugian penurunan nilai aset (188.454) (4.121.661) (71.826) (144.215) (463) (4.526.619)
Beban operasional lainnya (1.367.862) (27.100.941) (461.709) (864.081) (25.882) (29.820.475)
Laba sebelum pajak penghasilan 2.849.939 45.145.383 1.071.249 1.391.392 9.070 50.467.033
Beban pajak penghasilan (9.711.461)
Laba tahun berjalan 40.755.572
Page 129
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/114
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
41. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
Informasi yang berkaitan dengan segmen berdasarkan geografis dari Grup disajikan dalam
tabel di bawah ini: (lanjutan)
2022
Indonesia Operasi luar
Sumatera Jawa Kalimantan bagian timur negeri Jumlah
Aset 87.465.293 1.152.891.324 29.764.358 43.189.773 1.420.926 1.314.731.674
Liabilitas 87.465.293 925.932.028 29.764.358 43.189.757 758.208 1.087.109.644
Kredit yang diberikan - bersih 27.814.723 601.007.942 12.156.398 19.086.675 923.266 660.989.004
Simpanan dari nasabah 86.373.744 871.925.630 29.537.878 42.614.531 - 1.030.451.783
Dana simpanan syariah - 2.825.860 - - - 2.825.860
Dana syirkah temporer - 6.440.375 - - - 6.440.375
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Bank memiliki eksposur terhadap risiko dibawah ini:
- Risiko aset dan liabilitas
- Risiko kredit
- Risiko likuiditas
- Risiko pasar
- Risiko operasional
- Risiko konsolidasian
Catatan di bawah ini menyampaikan informasi mengenai eksposur Bank terhadap setiap
risiko di atas, tujuan, kebijakan dan proses yang dilakukan oleh Bank dalam mengukur dan
mengelola risiko.
a. Kerangka manajemen risiko
Bank menyadari bahwa dalam melaksanakan kegiatan usahanya, Bank selalu
berhadapan dengan risiko yang melekat (inherent) pada instrumen keuangan, yaitu risiko
kredit, risiko likuiditas, risiko pasar atas nilai tukar valuta asing, dan tingkat suku bunga,
risiko operasional, serta risiko lainnya.
Dalam rangka mengendalikan risiko tersebut, Bank telah mengimplementasikan suatu
Kerangka Dasar Manajemen Risiko (Risk Management Framework) secara terpadu yang
dituangkan dalam Kebijakan Dasar Manajemen Risiko (“KDMR”). Kerangka tersebut
digunakan sebagai sarana untuk penetapan strategi, organisasi, kebijakan dan pedoman,
serta infrastruktur Bank sehingga dapat dipastikan bahwa semua risiko yang dihadapi
Bank dapat dikenali, diukur, dikendalikan, dan dilaporkan dengan baik.
Dalam rangka penerapan manajemen risiko yang efektif, Bank telah memiliki Komite
Manajemen Risiko yang berfungsi untuk membahas permasalahan risiko yang dihadapi
Bank secara keseluruhan dan merekomendasikan kebijakan manajemen risiko kepada
Direksi.
Selain komite di atas, Bank telah membentuk beberapa komite lain yang bertugas untuk
menangani risiko secara lebih spesifik antara lain: Komite Kebijakan Perkreditan, Komite
Kredit, serta Komite Aset dan Liabilitas (Asset and Liability Committee - “ALCO”).
Page 130
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/115
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
a. Kerangka manajemen risiko (lanjutan)
Bank senantiasa melakukan kajian risiko secara menyeluruh atas rencana penerbitan
produk dan/atau aktivitas baru sesuai dengan jenis risiko yang terdapat di dalam
Peraturan Bank Indonesia (“PBI”), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”), dan
peraturan-peraturan lain yang berlaku.
b. Manajemen risiko aset dan liabilitas
ALCO bertanggung jawab untuk mengevaluasi, mengusulkan, dan menetapkan strategi
pendanaan dan investasi Bank. Ruang lingkup ALCO adalah mengelola risiko likuiditas,
risiko tingkat suku bunga, dan risiko nilai tukar valuta asing; meminimalkan biaya
pendanaan serta mempertahankan likuiditas pada saat yang bersamaan; dan
mengoptimalkan perolehan pendapatan bunga Bank dengan mengalokasikan dana pada
aset produktif secara hati-hati.
ALCO diketuai oleh President Director (merangkap anggota), dengan anggota lainnya
terdiri dari 10 (sepuluh) orang Director, serta Executive Vice President yang membidangi
Treasury dan International Banking, Executive Vice President yang membidangi
Corporate Banking & Transaction, Executive Vice President yang membidangi
Accounting, Tax, Industry & Economic Research, Environment Sustainability
Governance, dan Investor Relations, Head of International Banking, Head of Treasury,
Head of Corporate Strategy & Planning, Head of Corporate Banking, Transaction &
Finance, Head of SME & Commercial Business, Head of Transaction Banking Product
Development, Head of Transaction Banking Business Development, Head of Transaction
Banking Partnership Solution Development, Head of Consumer Finance, dan Head of
Risk Management.
Proses pengelolaan aset dan liabilitas Bank dimulai dengan pengkajian parameter
ekonomi yang mempengaruhi Bank, yang umumnya terdiri dari tingkat inflasi, likuiditas
pasar, yield curve, nilai tukar Dolar Amerika Serikat (USD) terhadap Rupiah, dan faktor
makro ekonomi lainnya. Risiko likuiditas, nilai tukar valuta asing, dan tingkat suku bunga
dikaji oleh Risk Management Division dan dilaporkan kepada ALCO. ALCO kemudian
menentukan strategi penetapan tingkat bunga simpanan dan kredit berdasarkan kondisi
dan persaingan di pasar.
c. Manajemen risiko kredit
Organisasi perkreditan terus disempurnakan dengan penekanan kepada penerapan
prinsip “empat mata” (“four eyes principle”) dimana keputusan kredit diambil berdasarkan
pertimbangan dari 2 (dua) sisi, yaitu sisi pengembangan bisnis dan sisi analisis risiko
kredit.
Bank telah memiliki Kebijakan Dasar Perkreditan Bank (“KDPB”) yang terus mengalami
penyempurnaan sejalan dengan perkembangan Bank, PBI, dan POJK serta sesuai
dengan “International Best Practices”.
Page 131
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/116
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
Penyempurnaan prosedur dan sistem manajemen risiko perkreditan dilakukan melalui
pengembangan “Loan Origination System” yaitu kebijakan yang mengatur alur kerja
proses pemberian kredit (dari awal sampai akhir) sehingga proses kredit yang efektif dan
efisien dapat tercapai. Pengembangan sistem pengukuran profil risiko debitur terus
dikembangkan agar dapat diterapkan secara menyeluruh, demikian juga dengan proses
pembangunan database perkreditan yang terus dilakukan dan disempurnakan secara
berkelanjutan.
Komite Kebijakan Perkreditan bertanggung jawab untuk merumuskan kebijakan
perkreditan, terutama yang berkaitan dengan prinsip kehati-hatian dalam perkreditan,
memantau, dan mengevaluasi penerapan kebijakan perkreditan agar dapat terlaksana
secara konsisten dan sesuai dengan kebijakan perkreditan, serta memberikan saran dan
langkah perbaikan apabila terdapat kendala dalam penerapan kebijakan perkreditan
tersebut.
Komite Kredit dibentuk untuk membantu Direksi mengevaluasi dan/atau memberikan
keputusan kredit sesuai batas wewenangnya melalui Rapat Komite Kredit atau Surat
Edaran Direksi. Fungsi pokok Komite Kredit adalah:
• memberikan pengarahan lebih lanjut apabila diperlukan suatu analisis kredit yang
lebih mendalam dan komprehensif;
• memberikan keputusan atau rekomendasi atas rancangan keputusan kredit yang
diajukan oleh pemberi rekomendasi/pengusul yang terkait dengan debitur-debitur
besar dan industri spesifik; dan
• melakukan koordinasi dengan ALCO, khususnya yang berhubungan dengan sumber
pendanaan kredit.
Bank telah mengembangkan sistem pemeringkat risiko debitur yang lebih dikenal dengan
Internal Credit Risk Rating/Scoring System. Internal Credit Risk Rating/Scoring System
terdiri dari 11 (sebelas) kategori peringkat risiko mulai dari RR1 sampai dengan RR10,
dan yang paling buruk (Loss). Bank juga menerapkan sistem pemeringkat risiko debitur
untuk segmen kredit konsumtif, atau dikenal dengan istilah Internal Credit Risk Scoring
System, yang terdiri dari 10 (sepuluh) kategori peringkat risiko mulai dari RR1
(terbaik/terendah) sampai dengan RR10 (terburuk/tertinggi). Pemberian peringkat risiko
kepada setiap debitur, dimaksudkan sebagai suatu masukan berharga yang dapat
membantu pejabat yang berwenang dalam memutuskan suatu usulan kredit dengan lebih
baik dan tepat.
Untuk menjaga agar kualitas kredit tetap terjaga dengan baik, maka pemantauan
terhadap kualitas kredit terus dilakukan secara rutin, baik per kategori kredit (Korporasi,
Komersial, Small and Medium Enterprise (“SME”), dan Konsumen), maupun portofolio
kredit secara keseluruhan. Bank juga menetapkan limit-limit dalam perkreditan sehingga
dapat menjaga kesesuaian pemberian kredit dengan risk appetite Bank dan regulasi yang
berlaku.
Page 132
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/117
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
Bank telah mengembangkan pengelolaan risiko kredit dengan melakukan analisis stress
testing secara berkala dengan berbagai skenario yang relevan terhadap portofolio kredit
serta melakukan monitoring terhadap hasil stress testing tersebut. Stress testing
bermanfaat bagi Bank sebagai alat untuk memperkirakan besarnya dampak potensi risiko
pada “stressful condition” sehingga Bank dapat membuat strategi yang sesuai untuk
memitigasi potensi risiko tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan “contingency plan”.
Bank telah mengembangkan infrastruktur yang diperlukan dalam perhitungan Aset
Tertimbang Menurut Risiko (“ATMR”) untuk Risiko Kredit menggunakan pendekatan
standar yang telah efektif diimplementasikan pada Januari 2023 sesuai dengan ketentuan
SEOJK No. 24/SEOJK.03/2021.
Dalam rangka pemantauan dan pengendalian risiko kredit yang terjadi di Entitas Anak,
Bank telah melakukan pemantauan risiko kredit Entitas Anak secara rutin, sekaligus
memastikan bahwa Entitas Anak telah memiliki Kebijakan Manajemen Risiko Kredit yang
baik dan efektif.
Sehubungan dengan adanya perbaikan perekonomian di Indonesia dari dampak bencana
COVID-19, dan adanya kebijakan regulator yaitu OJK, BI dan Pemerintah RI untuk
memberikan perlakuan khusus terhadap daerah dan sektor tertentu, maka langkah-
langkah yang dilakukan Bank:
1. Memberikan relaksasi/restrukturisasi kredit bagi debitur-debitur yang terkena dampak
penyebaran COVID-19 untuk sektor penyediaan akomodasi dan penyediaan makan
minum, sektor tekstil dan produk tekstil serta alas kaki, segmen Usaha Mikro, Kecil
dan Menengah dan/atau Provinsi Bali.
2. Melakukan monitoring secara rutin dan proaktif untuk melihat perkembangan debitur-
debitur yang direstrukturisasi, serta menjaga hubungan yang baik dengan debitur.
3. Tetap memberikan pinjaman baru dan tambahan dengan tetap memperhatikan
prinsip kehati-hatian Bank dan lebih selektif, antara lain dengan memperhatikan
pengenalan terhadap calon debitur-debitur, sektor industrinya, kondisi keuangan dan
prospek usaha yang masih baik, dan persyaratan agunan.
4. Melakukan koordinasi lebih rutin antar unit kerja terkait di kantor pusat termasuk
Direksi, bersama-sama dengan kantor wilayah dan kantor cabang untuk
mempercepat langkah-langkah yang diperlukan dan mencari solusi permasalahan
yang dihadapi dalam proses perkreditan debitur.
i. Eksposur maksimum terhadap risiko kredit
Dalam aset keuangan yang diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian, eksposur
maksimum terhadap risiko kredit sama dengan nilai tercatatnya. Untuk bank garansi
yang diterbitkan dan fasilitas Letter of Credit yang tidak dapat dibatalkan, eksposur
maksimum terhadap risiko kredit adalah nilai yang harus dibayarkan oleh Bank jika
kewajiban atas bank garansi yang diterbitkan dan fasilitas Letter of Credit yang tidak
dapat dibatalkan terjadi atau terealisasi. Untuk komitmen kredit, eksposur maksimum
atas risiko kredit adalah sebesar jumlah fasilitas yang belum ditarik dari nilai penuh
fasilitas kredit yang telah disepakati (committed) kepada nasabah.
Page 133
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/118
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
i. Eksposur maksimum terhadap risiko kredit (lanjutan)
Tabel berikut menyajikan eksposur maksimum risiko kredit Grup atas instrumen
keuangan pada laporan posisi keuangan konsolidasian (on-balance sheet) dan
rekening administratif konsolidasian (off-balance sheet).
2023 2022
Posisi keuangan konsolidasian:
Giro pada Bank Indonesia 92.617.705 104.110.295
Giro pada bank-bank lain - bersih 5.614.353 4.751.916
Penempatan pada Bank Indonesia dan
bank-bank lain - bersih 5.201.661 31.377.152
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi 15.058.660 2.233.129
Tagihan akseptasi - bersih 14.659.624 15.199.641
Wesel tagih - bersih 10.383.524 5.895.907
Efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali - bersih 93.096.153 153.965.112
Kredit yang diberikan - bersih 758.887.839 660.989.004
Piutang pembiayaan konsumen - bersih 8.713.450 8.215.427
Piutang sewa pembiayaan - bersih 139.007 121.716
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah - bersih 1.643.051 1.331.217
Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih 312.053.624 248.895.166
Aset lain-lain - bersih
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 7.289.568 6.353.832
Transaksi terkait dengan transaksi ATM
dan kartu kredit 6.332.552 3.786.790
Wesel yang belum diaksep 112.738 13.668
Piutang transaksi nasabah 485.157 219.738
Piutang transaksi asuransi 656.060 416.354
Lain-lain 74.555 -
1.333.019.281 1.247.876.064
Rekening administratif konsolidasian - bersih:
Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum
digunakan - committed 286.036.900 226.442.162
Fasilitas kredit kepada bank-bank lain yang
belum digunakan - committed 429.010 1.935.515
Fasilitas Letter of Credit yang tidak dapat
dibatalkan 11.206.964 14.579.522
Bank garansi yang diterbitkan kepada nasabah 22.731.661 19.783.237
320.404.535 262.740.436
1.653.423.816 1.510.616.500
Page 134
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/119
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
ii. Analisis konsentrasi risiko kredit
Bank mendorong adanya diversifikasi dari portofolio kreditnya pada berbagai wilayah
geografis, industri, dan produk kredit sebagai upaya untuk meminimalkan risiko kredit.
Konsentrasi kredit yang diberikan berdasarkan jenis kredit, mata uang, dan sektor
ekonomi diungkapkan pada Catatan 12.
Berdasarkan pihak lawan
Tabel berikut menyajikan konsentrasi risiko kredit Grup berdasarkan pihak lawan:
2023
Pemerintah dan
Korporasi Bank Indonesia Bank Perorangan Jumlah
Posisi keuangan konsolidasian:
Giro pada Bank Indonesia - 92.617.705 - - 92.617.705
Giro pada bank-bank lain - - 5.615.252 - 5.615.252
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain - 751.891 4.450.454 - 5.202.345
Aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi 746.277 14.183.900 128.483 - 15.058.660
Tagihan akseptasi 14.234.147 285 705.553 2.754 14.942.739
Wesel tagih 636.068 - 9.751.972 - 10.388.040
Efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali - 88.641.048 4.420.689 35.414 93.097.151
Kredit yang diberikan 535.931.754 538.895 28.011.091 227.714.974 792.196.714
Piutang pembiayaan konsumen 441.739 - 24 8.599.633 9.041.396
Piutang sewa pembiayaan 136.124 - - 4.282 140.406
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah 875.555 - - 779.027 1.654.582
Efek-efek untuk tujuan investasi 39.612.884 264.597.502 8.387.718 - 312.598.104
Aset lain-lain
Pendapatan bunga yang masih akan
diterima 2.279.748 4.084.056 214.214 711.550 7.289.568
Transaksi terkait dengan transaksi ATM
dan kartu kredit 6.332.552 - - - 6.332.552
Wesel yang belum diaksep 112.938 - - - 112.938
Piutang transaksi nasabah 219.186 - - 265.971 485.157
Piutang transaksi asuransi 607.009 - 12.757 36.294 656.060
Lain-lain 77.376 - - - 77.376
Jumlah 602.243.357 465.415.282 61.698.207 238.149.899 1.367.506.745
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (34.487.464)
1.333.019.281
Komitmen dan kontinjensi yang memiliki
risiko kredit:
Fasilitas kredit yang belum
digunakan - committed 231.689.526 3.961.105 429.010 53.687.627 289.767.268
Fasilitas Letter of Credit yang
tidak dapat dibatalkan 11.259.633 - - - 11.259.633
Bank garansi yang diterbitkan
kepada nasabah 20.958.545 - 768.491 1.022.272 22.749.308
Jumlah 263.907.704 3.961.105 1.197.501 54.709.899 323.776.209
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.371.674)
320.404.535
Page 135
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/120
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
ii. Analisis konsentrasi risiko kredit (lanjutan)
Berdasarkan pihak lawan (lanjutan)
Tabel berikut menyajikan konsentrasi risiko kredit Grup berdasarkan pihak lawan:
(lanjutan)
2022
Pemerintah dan
Korporasi Bank Indonesia Bank Perorangan Jumlah
Posisi keuangan konsolidasian:
Giro pada Bank Indonesia - 104.110.295 - - 104.110.295
Giro pada bank-bank lain - - 4.752.659 - 4.752.659
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain - 18.681.831 12.700.784 - 31.382.615
Aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi 858.789 1.267.887 106.453 - 2.233.129
Tagihan akseptasi 15.058.569 - 454.993 1.536 15.515.098
Wesel tagih 616.424 - 5.286.618 - 5.903.042
Efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali - 149.549.931 4.384.426 32.054 153.966.411
Kredit yang diberikan 469.667.349 3.000.000 23.447.308 198.821.865 694.936.522
Piutang pembiayaan konsumen 278.087 - 2 8.347.567 8.625.656
Piutang sewa pembiayaan 117.379 - - 5.563 122.942
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah 1.348.575 - - - 1.348.575
Efek-efek untuk tujuan investasi 31.527.846 208.344.349 9.313.788 - 249.185.983
Aset lain-lain
Pendapatan bunga yang masih akan
diterima 1.863.957 3.657.759 222.564 609.552 6.353.832
Transaksi terkait dengan transaksi ATM
dan kartu kredit 3.786.790 - - - 3.786.790
Wesel yang belum diaksep 13.881 - - - 13.881
Piutang transaksi nasabah 56.901 - - 162.837 219.738
Piutang transaksi asuransi 361.977 - 12.496 41.881 416.354
Jumlah 525.556.524 488.612.052 60.682.091 208.022.855 1.282.873.522
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (34.997.458)
1.247.876.064
Komitmen dan kontinjensi yang memiliki
risiko kredit:
Fasilitas kredit yang belum
digunakan - committed 201.855.165 3.500.000 1.935.515 24.441.183 231.731.863
Fasilitas Letter of Credit yang
tidak dapat dibatalkan 14.646.546 - - 5.339 14.651.885
Bank garansi yang diterbitkan
kepada nasabah 17.758.290 - 964.959 1.071.788 19.795.037
Jumlah 234.260.001 3.500.000 2.900.474 25.518.310 266.178.785
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.438.349)
262.740.436
Page 136
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/121
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
iii. Analisis risiko kredit
Tabel berikut menyajikan aset keuangan yang dikelompokkan ke dalam stage 1, stage
2 dan stage 3:
2023
Nilai tercatat
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Diukur menggunakan biaya perolehan
diamortisasi:
Giro pada Bank Indonesia 92.617.705 - - 92.617.705
Giro pada bank-bank lain - bersih 5.614.353 - - 5.614.353
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain - bersih 5.003.416 - - 5.003.416
Tagihan akseptasi - bersih 14.601.986 21.975 35.663 14.659.624
Wesel tagih - bersih 10.383.524 - - 10.383.524
Efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali - bersih 93.096.153 - - 93.096.153
Kredit yang diberikan - bersih 744.413.069 9.786.032 4.688.738 758.887.839
Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih 201.690.291 16.256 - 201.706.547
Piutang pembiayaan
konsumen - bersih 8.501.838 68.000 143.612 8.713.450
Piutang sewa
pembiayaan - bersih 137.557 384 1.066 139.007
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah - bersih 1.635.705 7.346 - 1.643.051
Aset lain-lain - bersih
Pendapatan bunga yang masih
akan diterima 7.289.568 - - 7.289.568
Transaksi terkait dengan transaksi
ATM dan kartu kredit 6.332.552 - - 6.332.552
Wesel yang belum diaksep 112.738 - - 112.738
Piutang transaksi nasabah 485.157 - - 485.157
Piutang transaksi asuransi 656.060 - - 656.060
Lain-lain 74.555 - - 74.555
1.192.646.227 9.899.993 4.869.079 1.207.415.299
Diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi (FVPL):
Aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui
laba rugi 15.058.660 - - 15.058.660
15.058.660 - - 15.058.660
Diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan
komprehensif lain (FVOCI):
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain – bersih 198.245 - - 198.245
Efek-efek untuk tujuan
investasi - bersih 110.321.247 25.830 - 110.347.077
110.519.492 25.830 - 110.545.322
1.318.224.379 9.925.823 4.869.079 1.333.019.281
Page 137
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/122
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
iii. Analisis risiko kredit (lanjutan)
Tabel berikut menyajikan aset keuangan yang dikelompokkan ke dalam stage 1, stage
2 dan stage 3: (lanjutan)
2022
Nilai tercatat
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Diukur menggunakan biaya perolehan
diamortisasi:
Giro pada Bank Indonesia 104.110.295 - - 104.110.295
Giro pada bank-bank lain - bersih 4.751.916 - - 4.751.916
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain - bersih 31.377.152 - - 31.377.152
Tagihan akseptasi - bersih 15.149.201 15.607 34.833 15.199.641
Wesel tagih - bersih 5.894.961 - 946 5.895.907
Efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali - bersih 153.965.112 - - 153.965.112
Kredit yang diberikan - bersih 646.248.957 10.631.390 4.108.657 660.989.004
Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih 120.415.741 - - 120.415.741
Piutang pembiayaan
konsumen - bersih 8.114.388 27.124 73.915 8.215.427
Piutang sewa
pembiayaan - bersih 121.309 - 407 121.716
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah - bersih 1.319.506 11.658 53 1.331.217
Aset lain-lain - bersih
Pendapatan bunga yang masih
akan diterima 6.353.832 - - 6.353.832
Transaksi terkait dengan transaksi
ATM dan kartu kredit 3.786.790 - - 3.786.790
Wesel yang belum diaksep 13.668 - - 13.668
Piutang transaksi nasabah 219.738 - - 219.738
Piutang transaksi asuransi 416.354 - - 416.354
1.102.258.920 10.685.779 4.218.811 1.117.163.510
Diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi (FVPL):
Aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui
laba rugi 2.233.129 - - 2.233.129
2.233.129 - - 2.233.129
Diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan
komprehensif lain (FVOCI):
Efek-efek untuk tujuan
investasi - bersih 128.464.455 - 14.970 128.479.425
128.464.455 - 14.970 128.479.425
1.232.956.504 10.685.779 4.233.781 1.247.876.064
Page 138
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/123
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
iii. Analisis risiko kredit (lanjutan)
Klasifikasi Aset Keuangan
Klasifikasi aset keuangan dilakukan berdasarkan model bisnis dan pengujian
karakteristik arus kas (Solely Payment of Principal & Interest (“SPPI”)). Aset
keuangan Bank diklasifikasikan sebagai berikut:
- Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (“FVPL”)
- Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (“FVOCI”)
- Diukur menggunakan biaya perolehan diamortisasi
Pengukuran Kerugian Kredit Ekpektasian
Perhitungan pencadangan Bank mengacu pada PSAK 71 yang
memperkenalkan metode kerugian kredit ekspektasian dalam mengukur kerugian
instrumen keuangan akibat penurunan nilai instrumen keuangan. PSAK 71
mensyaratkan pengakuan segera atas dampak perubahan kerugian kredit
ekspektasian setelah pengakuan awal aset keuangan.
Jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit atas instrumen keuangan tidak
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Bank mengukur penyisihan
kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian ekspektasian 12
(dua belas) bulan. Bank mengukur penyisihan kerugian instrumen keuangan
sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas
instrumen keuangan tersebut meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal.
Bank mengembangkan permodelan parameter risiko seperti PD (Probability of
Default), LGD (Loss Given Default) dan EAD (Exposure at Default) yang
digunakan sebagai komponen perhitungan kerugian kredit ekspektasian.
Staging Criteria
PSAK 71 mensyaratkan entitas untuk mengelompokkan aset keuangan ke dalam tiga
tahapan penurunan nilai (stage 1, stage 2 dan stage 3) dengan menentukan
apakah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan.
Bank mengukur cadangan kerugian sejumlah kerugian kredit ekpektasian 12 bulan
untuk aset keuangan yang memiliki risiko kredit rendah pada tanggal pelaporan
(stage 1) dan kerugian kredit sepanjang umur untuk aset keuangan yang
mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan (stage 2).
Page 139
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/124
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
iii. Analisis risiko kredit (lanjutan)
Staging Criteria (lanjutan)
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank menilai apakah risiko kredit atas instrumen
keuangan telah meningkat secara signifikan (“SICR”) sejak pengakuan awal. Dalam
melakukan penilaian tersebut, Bank membandingkan risiko gagal bayar pada saat
pengakuan awal serta mempertimbangkan informasi yang wajar dan terdukung yang
tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan, yang merupakan indikasi peningkatan
risiko kredit secara signifikan (“SICR”) sejak pengakuan awal.
Secara umum aset keuangan dengan tunggakan 30 hari atau lebih dan belum
mengalami penurunan nilai akan selalu dianggap telah mengalami peningkatan risiko
kredit yang signifikan (“SICR”).
Aset keuangan hanya akan dianggap mengalami penurunan nilai dan kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umurnya diakui, jika terdapat bukti objektif penurunan nilai
yang dapat diobservasi, termasuk antara lain gagal bayar atau mengalami kesulitan
keuangan yang signifikan.
Forward-looking Information
Dalam menghitung kerugian kredit ekspektasian, Bank memperhitungkan pengaruh
dari macroeconomic forecast. Selain itu, Bank juga menentukan probability
weighted untuk kemungkinan terjadinya sebuah skenario makro tersebut.
Berbagai macroeconomic variable (“MEV”) digunakan dalam permodelan PSAK
71 tergantung pada hasil analisis statistik kesesuaian MEV dengan data historis
pembuatan impairment model. Perhitungan kerugian kredit ekspektasian dan
macroeconomic forecast (“MEV”) tersebut direviu oleh Bank secara berkala. MEV
yang digunakan Bank antara lain GDP, nilai inflasi, nilai kurs dan lain-lain.
Sehubungan dengan adanya pandemi COVID-19 yang telah menimbulkan
ketidakpastian ekonomi global dan domestik, Bank senantiasa melakukan identifikasi
dan monitoring secara berkelanjutan serta berjaga-jaga untuk tetap melakukan
pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai apabila debitur-debitur yang telah
mendapatkan fasilitas restrukturisasi tersebut berkinerja baik pada awalnya,
diperkirakan menurun karena terdampak COVID-19 dan tidak dapat pulih pasca
restrukturisasi/dampak COVID-19 berakhir.
Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai secara individual
Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai secara individual adalah aset
keuangan yang signifikan secara individual dan telah terdapat bukti objektif bahwa
penurunan nilai individual telah terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan
tersebut.
Sesuai kebijakan internal Bank, kredit yang ditentukan sebagai signifikan secara
individual adalah kredit yang diberikan kepada debitur-debitur segmen korporasi dan
komersial.
Page 140
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/125
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
iii. Analisis risiko kredit (lanjutan)
Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai secara individual (lanjutan)
Pengukuran secara individu dilakukan dengan melihat selisih antara seluruh arus kas
kontraktual yang jatuh tempo kepada entitas sesuai dengan kontrak dan seluruh arus
kas yang diperkirakan diterima Bank (yaitu seluruh kekurangan kas), didiskontokan
dengan suku bunga efektif.
Aset keuangan yang tidak signifikan secara individual dan penurunan nilainya
dinilai secara kolektif
Aset keuangan yang nilainya tidak signifikan secara individual adalah kredit dan
piutang yang diberikan oleh Grup kepada debitur-debitur segmen ritel yaitu debitur
kredit Usaha Kecil Menengah (“UKM”), kredit pembiayaan konsumen (termasuk kredit
pembiayaan bersama), kredit pemilikan dan perbaikan rumah, kredit kendaraan
bermotor, dan kartu kredit.
Grup menentukan penurunan nilai aset keuangan yang tidak signifikan secara
individual dan penurunan nilainya dinilai secara kolektif, dengan mengelompokkan
aset keuangan tersebut berdasarkan karakteristik risiko yang serupa.
Pengukuran secara kolektif dilakukan secara statistik menggunakan parameter PD
(Probability of Default), LGD (Loss Given Default) dan EAD (Exposure at Default).
Aset keuangan yang lewat jatuh tempo dan mengalami penurunan nilai
Tagihan yang jatuh tempo merupakan seluruh tagihan yang telah jatuh tempo lebih
dari 90 (sembilan puluh) hari, baik atas pembayaran pokok dan/atau pembayaran
bunga. Sedangkan tagihan yang mengalami penurunan nilai/impairment adalah aset
keuangan yang memiliki nilai signifikan secara individual dan terdapat bukti objektif
bahwa penurunan nilai individual terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan
tersebut.
Sesuai dengan kualitasnya, kredit yang diberikan, tagihan akseptasi, dan wesel
tagih dikelompokkan ke dalam 3 (tiga) kategori, yaitu high grade, standard grade,
dan low grade, berdasarkan estimasi internal Bank atas kemungkinan gagal bayar
dari debitur-debitur atau portofolio tertentu yang dinilai berdasarkan sejumlah faktor
kualitatif dan kuantitatif.
Kredit yang diberikan, tagihan akseptasi, dan wesel tagih dengan skala peringkat
risiko internal RR1 sampai dengan RR7 sesuai dengan internal credit risk
rating/scoring system dimasukkan ke dalam kategori high grade. Kategori high
grade adalah kredit yang debiturnya memiliki kapasitas yang kuat dalam hal
pembayaran kembali seluruh kewajibannya secara tepat waktu karena didukung oleh
faktor fundamental yang baik dan tidak mudah dipengaruhi oleh perubahan kondisi
ekonomi yang kurang menguntungkan.
Kredit yang diberikan, tagihan akseptasi, dan wesel tagih dengan skala peringkat
risiko internal RR8 sampai dengan RR9 sesuai dengan internal credit risk
rating/scoring system (Catatan 42c) dimasukkan ke dalam kategori standard
grade. Kategori standard grade adalah kredit yang debiturnya dianggap memiliki
kapasitas yang memadai dalam hal pembayaran bunga dan pokoknya, namun cukup
peka terhadap perubahan kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan.
Page 141
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/126
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
iii. Analisis risiko kredit (lanjutan)
Aset keuangan yang lewat jatuh tempo dan mengalami penurunan nilai (lanjutan)
Kredit yang diberikan, tagihan akseptasi, dan wesel tagih dengan skala peringkat
risiko internal RR10 dan Loss sesuai dengan internal credit risk rating/scoring
system (Catatan 42c) dimasukkan ke dalam kategori low grade. Kategori low
grade adalah kredit yang debiturnya rentan dalam hal kapasitas pembayaran bunga
dan pokoknya karena faktor fundamental yang kurang mendukung dan/atau sangat
peka terhadap kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan.
iv. Agunan
Agunan dipergunakan oleh Bank untuk memitigasi eksposur risiko kredit dan perihal
jenis agunan yang dapat diterima oleh Bank ditentukan dalam kebijakan mitigasi risiko
kredit. Bank membedakan jenis agunan berdasarkan likuiditas dan keberadaan
agunan (agunan solid dan non-solid). Agunan solid adalah agunan yang memiliki
tingkat likuiditas relatif tinggi dan/atau keberadaannya tetap (tidak berpindah-pindah
tempat) seperti cash collateral dan tanah/bangunan, sehingga dapat segera dicairkan
atau diambil alih oleh Bank pada saat pinjaman debitur/grup debitur masuk dalam
kategori bermasalah. Agunan non-solid adalah agunan yang memiliki tingkat likuiditas
relatif rendah dan/atau keberadaannya tidak tetap (berpindah-pindah tempat) seperti
kendaraan bermotor, mesin, persediaan, piutang, dan lain-lain. Pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022, Bank memiliki agunan atas fasilitas kredit yang diberikan
terutama dalam bentuk kas, properti (tanah/bangunan), kendaraan bermotor, garansi,
mesin, persediaan, efek-efek utang, dan lain-lain.
Kebijakan Bank mengenai agunan sebagai mitigasi risiko kredit tergantung dari
kategori kredit atau fasilitas yang diberikan. Untuk kredit SME, seluruh kredit yang
diberikan harus ditunjang dengan agunan (collateral based lending) dimana
setidaknya 50% (lima puluh persen) merupakan agunan solid. Untuk kredit korporasi
dan komersial, besarnya agunan yang harus diserahkan, ditentukan berdasarkan
analisis mengenai kelayakan masing-masing debitur. Nilai agunan ditentukan
berdasarkan nilai appraisal pada saat kredit diberikan dan ditinjau ulang secara
berkala.
Untuk fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (“KPR”), Bank mensyaratkan bahwa seluruh
fasilitas harus ditunjang dengan agunan properti (tanah/bangunan). Bank
memberlakukan aturan Loan-to-Value (“LTV”) berjenjang, dimulai dari fasilitas KPR
pertama dan seterusnya, sesuai dengan aturan yang diberlakukan oleh regulator.
Nilai agunan untuk KPR dihitung berdasarkan nilai agunan pada saat kredit diberikan
dan diperbaharui setiap 30 (tiga puluh) bulan. Untuk fasilitas Kredit Kendaraan
Bermotor (“KKB”), Bank mensyaratkan bahwa seluruh fasilitas harus ditunjang
dengan agunan kendaraan bermotor. Bank memberlakukan aturan uang muka (down
payment), sesuai dengan aturan yang diberlakukan oleh regulator.
Page 142
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/127
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
iv. Agunan (lanjutan)
Piutang pembiayaan konsumen Entitas Anak dijamin dengan Buku Pemilik
Kendaraan Bermotor (“BPKB”) dari piutang pembiayaan konsumen kendaraan
bermotor yang dibiayai.
Untuk fasilitas transaksi valuta asing, baik spot maupun forward, Bank mensyaratkan
agunan tunai (cash) yang ditetapkan sebesar persentase tertentu dari fasilitas yang
diberikan. Bila debitur memiliki fasilitas kredit lain di Bank, debitur dapat
menggunakan agunan yang telah diberikan untuk dibuat saling mengikat. Kebijakan
mengenai persentase agunan tersebut akan ditinjau secara berkala seiring dengan
fluktuasi dan volatilitas nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing.
Rincian dari aset keuangan dan non-keuangan yang diperoleh Bank melalui
pengambilalihan kepemilikan agunan yang merupakan jaminan terhadap aset
keuangan yang dimiliki pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, yang disajikan
sebesar nilai yang lebih rendah antara nilai tercatat dan nilai realisasi bersih di akun
aset lain-lain adalah sebagai berikut:
2023 2022
Tanah 111.780 173.088
Bangunan 1.491.158 1.108.714
Properti komersial lainnya 56.439 200.348
Nilai wajar 1.659.377 1.482.150
Pada umumnya, Bank tidak menggunakan agunan non-kas yang diambil alih untuk
keperluan operasional sendiri. Realisasi agunan yang diambil alih dilakukan dalam
rangka penyelesaian kredit.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, agunan yang diambil alih Entitas Anak
masing-masing adalah sebesar Rp 47.990 dan Rp 134.607.
v. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Grup memiliki aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi masing-masing pada nilai wajar sebesar
Rp 15.058.660 dan Rp 2.233.129 (Catatan 8). Informasi tentang kualitas kredit dari
eksposur maksimum risiko kredit aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi adalah sebagai berikut:
2023 2022
Surat berharga pemerintah:
Investment grade 14.183.900 1.529.200
Surat berharga korporasi:
Investment grade 135.689 23.148
Aset derivatif:
Pihak lawan bank-bank lain 71.298 55.542
Pihak lawan korporasi 146.216 44.776
Lainnya 521.557 580.463
Nilai wajar 15.058.660 2.233.129
Page 143
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/128
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
vi. Efek-efek untuk tujuan investasi
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Grup memiliki efek-efek untuk tujuan
investasi masing-masing pada nilai tercatat sebesar Rp 312.053.624 dan
Rp 248.895.166 (Catatan 14). Informasi tentang kualitas kredit dari eksposur
maksimum risiko kredit efek-efek untuk tujuan investasi tersebut adalah sebagai
berikut:
2023 2022
Surat berharga pemerintah:
Investment grade 266.017.517 208.407.887
Surat berharga korporasi:
Investment grade 32.562.414 32.391.335
Non-Investment grade 42.086 -
Lainnya 13.431.607 8.095.944
Nilai tercatat 312.053.624 248.895.166
d. Manajemen risiko likuiditas
Bank sangat mementingkan penjagaan kecukupan likuiditas dalam memenuhi
komitmennya kepada para nasabah dan pihak lainnya, baik dalam rangka pemberian
kredit, pembayaran kembali simpanan nasabah maupun untuk memenuhi kebutuhan
likuiditas operasional. Fungsi pengelolaan kebutuhan likuiditas secara keseluruhan
dilakukan oleh ALCO dan secara operasional oleh Divisi Tresuri.
Bank telah menjalankan ketentuan terkait dengan likuiditas sesuai ketentuan regulator
yang mewajibkan Bank untuk menjaga likuiditas Rupiah (Giro Wajib Minimum/”GWM”)
baik secara harian maupun secara rata-rata untuk masa laporan tertentu, yang terdiri dari
GWM dalam bentuk giro Rupiah pada Bank Indonesia, PLM berupa Instrumen Surat
Berharga Bank Indonesia dan Surat Berharga Negara/SBN, serta GWM valuta asing
dalam bentuk giro valuta asing pada Bank Indonesia.
Bank menjaga likuiditas dengan mempertahankan jumlah aset likuid yang cukup untuk
membayar simpanan para nasabah dan menjaga agar jumlah aset yang jatuh tempo pada
setiap periode dapat menutupi jumlah liabilitas yang jatuh tempo.
Aset likuid Bank terutama terdiri dari penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank
lain, termasuk giro pada Bank Indonesia dan bank-bank lain serta kas. Apabila Bank
memerlukan likuiditas, dengan segera Bank dapat menarik cadangan dana dalam giro
pada Bank Indonesia atas kelebihan Giro Wajib Minimum (“GWM”), menjual putus
Instrumen Bank Indonesia / Surat Berharga Negara (“SBN”) yang dimiliki atau menjual
Instrumen BI / SBN yang dimiliki dengan perjanjian membeli kembali, melakukan early
redemption BI term deposit atau mencari pinjaman di pasar uang antar bank di Indonesia.
Entitas Anak, dalam rangka mengurangi risiko ketergantungan pada satu sumber
pendanaan, melakukan diversifikasi sumber dananya. Selain dari modal dan penerimaan
dari pelanggan, Entitas Anak memperoleh sumber dana dari pinjaman bank dan pasar
modal berupa penerbitan obligasi dan wesel bayar jangka menengah.
Page 144
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/129
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
d. Manajemen risiko likuiditas (lanjutan)
Tabel berikut ini menyajikan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan dari liabilitas
keuangan dan rekening administratif Grup berdasarkan periode tersisa sampai dengan
tanggal jatuh tempo kontraktual pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022:
2023
Nilai nominal
bruto masuk/ Hingga >1-3 > 3 bulan - >1-5 >5
Nilai tercatat (keluar) 1 bulan bulan 1 tahun tahun tahun
Liabilitas keuangan non-derivatif
Simpanan dari nasabah (1.090.766.807) (1.091.075.101) (1.027.832.600) (57.161.198) (6.081.303) - -
Dana simpanan syariah (3.201.970) (3.201.973) (3.201.973) - - - -
Simpanan dari bank-bank lain (10.070.820) (10.070.862) (10.066.730) (4.132) - - -
Utang akseptasi (6.701.256) (6.701.256) (2.107.358) (3.462.693) (991.754) (139.451) -
Efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali (1.054.780) (1.056.596) (1.056.596) - - - -
Pinjaman yang diterima (1.629.626) (1.631.732) (127.264) (174.649) (1.043.798) (286.021) -
Estimasi kerugian komitmen
dan kontinjensi (3.371.674) (3.371.674) (282.315) (564.629) (1.781.710) (708.138) (34.882)
Liabilitas lain-lain (6.673.819) (6.673.819) (6.425.625) (27.643) (7.110) (157.943) (55.498)
Obligasi subordinasi (500.000) (509.296) (9.296) - - (435.000) (65.000)
(1.123.970.752) (1.124.292.309) (1.051.109.757) (61.394.944) (9.905.675) (1.726.553) (155.380)
Liabilitas keuangan derivatif
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi: (122.765)
Arus keluar (19.582.565) (10.875.916) (8.043.541) (663.108) - -
Arus masuk 19.449.061 10.821.462 7.972.699 654.900 - -
(122.765) (133.504) (54.454) (70.842) (8.208) - -
Rekening administratif
Fasilitas kredit kepada nasabah yang
belum digunakan - committed (289.338.258) (289.338.258) - - - -
Fasilitas kredit kepada bank-bank lain
yang belum digunakan - committed (429.010) (429.010) - - - -
Fasilitas Letter of Credit yang tidak
dapat dibatalkan (11.259.633) (3.980.695) (5.839.161) (1.409.549) (30.228) -
Bank garansi yang diterbitkan kepada
nasabah (22.749.308) (2.190.519) (4.955.896) (12.028.167) (3.571.096) (3.630)
(323.776.209) (295.938.482) (10.795.057) (13.437.716) (3.601.324) (3.630)
(1.124.093.517) (1.448.202.022) (1.347.102.693) (72.260.843) (23.351.599) (5.327.877) (159.010)
2022
Nilai nominal
bruto masuk/ Hingga >1-3 > 3 bulan - >1-5 >5
Nilai tercatat (keluar) 1 bulan bulan 1 tahun tahun tahun
Liabilitas keuangan non-derivatif
Simpanan dari nasabah (1.030.451.783) (1.030.595.644) (993.499.482) (26.458.718) (10.637.444) - -
Dana simpanan syariah (2.825.860) (2.825.862) (2.825.862) - - - -
Simpanan dari bank-bank lain (7.936.206) (7.936.215) (7.934.083) (2.132) - - -
Utang akseptasi (9.666.648) (9.666.648) (3.428.602) (4.063.071) (2.104.172) (70.803) -
Efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali (255.962) (261.323) (261.323) - - - -
Pinjaman yang diterima (1.316.951) (1.318.039) (271.203) (258.260) (578.667) (209.909) -
Estimasi kerugian komitmen
dan kontinjensi (3.438.349) (3.438.349) (283.694) (599.050) (1.843.673) (678.573) (33.359)
Liabilitas lain-lain (3.337.725) (3.337.725) (3.007.525) (25.801) (64.005) (183.778) (56.616)
Obligasi subordinasi (500.000) (509.296) (9.296) - - (435.000) (65.000)
(1.059.729.484) (1.059.889.101) (1.011.521.070) (31.407.032) (15.227.961) (1.578.063) (154.975)
Liabilitas keuangan derivatif
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi (383.273)
Arus keluar (11.477.194) (9.337.520) (1.590.021) (549.653) - -
Arus masuk 11.402.141 9.294.601 1.575.915 531.625 - -
Liabilitas lain-lain (21.935) (21.935) (21.935) - - - -
(405.208) (96.988) (64.854) (14.106) (18.028) - -
Page 145
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/130
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
d. Manajemen risiko likuiditas (lanjutan)
Tabel berikut ini menyajikan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan dari liabilitas
keuangan dan rekening administratif Grup berdasarkan periode tersisa sampai dengan
tanggal jatuh tempo kontraktual pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022: (lanjutan)
2022
Nilai nominal
bruto masuk/ Hingga >1-3 > 3 bulan - >1-5 >5
Nilai tercatat (keluar) 1 bulan bulan 1 tahun tahun tahun
Rekening administratif
Fasilitas kredit kepada nasabah yang
belum digunakan - committed (229.796.348) (229.796.348) - - - -
Fasilitas kredit kepada bank-bank lain
yang belum digunakan - committed (1.935.515) (1.935.515) - - - -
Fasilitas Letter of Credit yang tidak
dapat dibatalkan (14.651.885) (4.229.133) (6.256.649) (4.041.992) (124.111) -
Bank garansi yang diterbitkan kepada
nasabah (19.795.037) (2.858.963) (3.094.539) (10.829.559) (3.006.846) (5.130)
(266.178.785) (238.819.959) (9.351.188) (14.871.551) (3.130.957) (5.130)
(1.060.134.692) (1.326.164.874) (1.250.405.883) (40.772.326) (30.117.540) (4.709.020) (160.105)
Tabel-tabel di atas disusun berdasarkan sisa jatuh tempo kontraktual liabilitas keuangan
dan fasilitas Letter of Credit yang tidak dapat dibatalkan, dan untuk kontrak garansi yang
diterbitkan, serta fasilitas kredit yang belum digunakan - committed berdasarkan jatuh
tempo kontraktual paling awal yang mungkin terjadi. Ekspektasi Bank dan Entitas Anak
atas arus kas dari instrumen-instrumen tersebut bervariasi secara signifikan dari analisis
di atas. Sebagai contoh, giro dan tabungan diprediksi mempunyai saldo yang stabil atau
meningkat, atau fasilitas kredit kepada nasabah/bank-bank lain yang belum digunakan -
committed tidak seluruhnya diharapkan untuk segera digunakan.
Nilai nominal arus kas masuk dan keluar yang diungkapkan pada tabel di atas menyajikan
arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan terkait dengan nilai pokok dan bunga dari
liabilitas keuangan atau komitmen. Pengungkapan instrumen derivatif menunjukkan nilai
bruto arus kas masuk dan keluar derivatif yang diselesaikan secara bersamaan (sebagai
contoh kontrak forward valuta asing).
Analisis tentang nilai tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan berdasarkan
periode tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022 disajikan pada Catatan 43.
e. Manajemen risiko pasar
i. Risiko nilai tukar valuta asing
Bank telah menjalankan perdagangan valuta asing sebagaimana diatur dalam
ketentuan dan kebijakan internal dan PBI mengenai Posisi Devisa Neto (“PDN”).
Dalam mengelola risiko nilai tukar valuta asingnya, Bank memusatkan pengelolaan
PDN pada Divisi Tresuri yang menggabungkan laporan PDN harian dari semua
cabang. Secara umum, setiap cabang diharuskan untuk menutup risiko nilai tukar
valuta asingnya pada setiap akhir hari kerja, walaupun ada batas toleransi PDN untuk
setiap cabang tergantung pada besarnya aktivitas transaksi valuta asing di cabang
tersebut. Bank membuat laporan PDN harian yang menggabungkan PDN dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian maupun rekening administratif konsolidasian.
Bank telah memperhitungkan transaksi Domestic Non Delivery Forward (“DNDF”) dan
transaksi Option (Structured Product) sebagai bagian dari PDN dalam mengelola
risiko nilai tukar valuta asing.
Page 146
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/131
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
e. Manajemen risiko pasar (lanjutan)
i. Risiko nilai tukar valuta asing (lanjutan)
Pendapatan Bank dari perdagangan valuta asing terutama diperoleh dari transaksi
yang dilakukan oleh nasabahnya dan adakalanya Bank memiliki PDN dalam jumlah
tertentu untuk pemenuhan kebutuhan nasabah, sesuai dengan ketentuan internal
Bank. Perdagangan untuk mencari keuntungan (proprietary trading) hanya dilakukan
untuk beberapa mata uang dengan batasan limit relatif kecil.
Kewajiban Bank dalam valuta asing terutama terdiri dari simpanan dan pinjaman yang
diterima dalam Dolar Amerika Serikat. Untuk memenuhi peraturan PDN, Bank
mempertahankan asetnya yang terdiri dari penempatan pada bank-bank lain dan
kredit yang diberikan dalam Dolar Amerika Serikat.
Untuk mengukur risiko nilai tukar valuta asing pada trading book, Bank menggunakan
metode Value at Risk (“VaR”) dengan pendekatan Historical Simulation untuk
kepentingan pelaporan internal, sedangkan untuk perhitungan pelaporan Kebutuhan
Pemenuhan Modal Minimum (“KPMM”) Bank, Bank menggunakan metode standar
OJK.
Sensitivitas Bank terhadap mata uang asing diperhitungkan dengan menggunakan
informasi Posisi Devisa Neto yang ditranslasikan ke dalam mata uang asing utama
Bank, yaitu USD. Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas laba sebelum pajak
Bank atas perubahan nilai tukar mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2023
dan 31 Desember 2022:
Pengaruh pada laba
sebelum pajak
+5% -5%
31 Desember 2023 11.926 (11.926)
31 Desember 2022 12.741 (12.741)
Informasi mengenai PDN Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
diungkapkan pada Catatan 44.
ii. Risiko tingkat suku bunga
Risiko Suku Bunga dalam Banking Book
Perhitungan Risiko suku bunga dalam banking book atau interest rate risk in the
banking book (“IRRBB”) menggunakan 2 (dua) perspektif yaitu perspektif nilai
ekonomis (economic value) dan perspektif rentabilitas (earnings). Hal tersebut
bertujuan agar Bank dapat mengidentifikasi Risiko secara lebih akurat dan melakukan
tindak lanjut perbaikan yang sesuai.
Page 147
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/132
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
e. Manajemen risiko pasar (lanjutan)
ii. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan)
Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (lanjutan)
Untuk memitigasi IRRBB, Bank menetapkan limit nominal untuk pinjaman dan surat
berharga banking book berbunga tetap, limit IRRBB serta strategi pricing.
Pengukuran IRRBB dengan menggunakan 2 (dua) metode yang mengacu pada SE
OJK No. 12/SEOJK.03/2018 perihal Penerapan Manajemen Risiko dan Pengukuran
Risiko Pendekatan Standar untuk Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest
Rate Risk in The Banking Book) bagi Bank Umum:
a. Pengukuran berdasarkan perubahan pada nilai ekonomis dari ekuitas (economic
value of equity), yang mengukur dampak perubahan suku bunga terhadap nilai
ekonomis dari ekuitas Bank; dan
b. Pengukuran berdasarkan perubahan pada pendapatan bunga bersih (net interest
income), yang mengukur dampak perubahan suku bunga terhadap rentabilitas
(earnings) Bank.
Bank mengukur IRRBB untuk mata uang yang signifikan yakni mata uang Rupiah dan
USD. Secara total IRRBB, nilai maksimum negatif (absolut) kedua mata uang tersebut
diagregasi.
Risiko Suku Bunga dalam Trading Book
Pengukuran risiko dilakukan terhadap mata uang Rupiah dan valuta asing (USD)
untuk kemudian dilaporkan kepada ALCO. Untuk pengukuran risiko suku bunga pada
trading book, Bank menggunakan metode VaR dengan pendekatan metode Historical
Simulation untuk kepentingan pelaporan internal, sedangkan untuk perhitungan
pelaporan KPMM Bank, Bank menggunakan metode standar OJK.
Risiko tingkat suku bunga arus kas adalah risiko dimana arus kas masa depan dari
suatu instrumen keuangan berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar. Risiko
nilai wajar suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar dari suatu instrumen keuangan
berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar. Bank memiliki eksposur terhadap
fluktuasi tingkat suku bunga pasar yang berlaku, baik atas risiko nilai wajar maupun
arus kas. Direksi menetapkan batas VaR trading book sebagai alat bantu untuk
memitigasi risiko, yang dimonitor secara harian oleh Risk Management Division.
Page 148
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/133
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
e. Manajemen risiko pasar (lanjutan)
ii. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan)
Risiko Suku Bunga dalam Trading Book (lanjutan)
Entitas Anak memiliki eksposur risiko tingkat suku bunga yang timbul dari piutang
pembiayaan konsumen, tagihan anjak piutang, piutang lain-lain, dan penerbitan
obligasi dengan suku bunga tetap. Untuk memperkecil mismatch, Entitas Anak
mengelola risiko suku bunga dengan melakukan diversifikasi sumber dana dengan
mencari tingkat suku bunga tetap terbaik.
Tabel di bawah ini merangkum aset dan liabilitas keuangan Grup (tidak diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi) pada nilai tercatat, yang dikelompokkan menurut mana
yang lebih awal antara tanggal re-pricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual:
2023
Suku bunga mengambang Suku bunga tetap Tidak
Hingga > 3 bulan - Hingga > 3 bulan - Lebih dari dikenakan
3 bulan 1 tahun 3 bulan 1 tahun 1 tahun bunga Jumlah
Aset keuangan
Giro pada Bank Indonesia 74.991.659 - - - - 17.626.046 92.617.705
Giro pada bank-bank lain -
bersih 5.614.353 - - - - - 5.614.353
Penempatan pada
Bank Indonesia dan
bank-bank lain - bersih - - 4.540.789 660.872 - - 5.201.661
Tagihan akseptasi - bersih - - - - - 14.659.624 14.659.624
Wesel tagih - bersih - - 6.399.357 3.983.705 462 - 10.383.524
Efek-efek yang dibeli
dengan janji
dijual kembali - bersih - - 36.683.658 56.412.495 - - 93.096.153
Kredit yang diberikan
- bersih 502.104.955 25.877.534 2.721.474 15.760.539 212.423.337 - 758.887.839
Piutang pembiayaan
konsumen - bersih - - 1.112.422 3.141.838 4.459.190 - 8.713.450
Piutang sewa
pembiayaan - bersih - - 47.166 58.135 33.706 - 139.007
Aset dari transaksi syariah -
piutang murabahah - bersih - - 1.242.532 400.519 - - 1.643.051
Efek-efek untuk tujuan
investasi - bersih 12.549.549 - 14.675.206 70.046.022 214.330.855 451.992 312.053.624
Aset lain-lain - - 75.473 182.595 - 14.692.562 14.950.630
Jumlah 595.260.516 25.877.534 67.498.077 150.646.720 431.247.550 47.430.224 1.317.960.621
Liabilitas keuangan
Simpanan dari nasabah (880.501.905) - (204.436.627) (5.828.275) - - (1.090.766.807)
Dana simpanan syariah - - - - - (3.201.970) (3.201.970)
Simpanan dari bank-bank
lain (10.025.963) - (44.857) - - - (10.070.820)
Utang akseptasi - - - - - (6.701.256) (6.701.256)
Efek-efek yang dijual
dengan janji
dibeli kembali – bersih - - (1.054.780) - - - (1.054.780)
Efek-efek utang yang
diterbitkan - - - - - - -
Pinjaman yang diterima - - (299.807) (1.043.798) (286.021) - (1.629.626)
Estimasi kerugian komitmen
dan kontinjensi - - - - - (3.371.674) (3.371.674)
Liabilitas lain-lain - - - - - (6.673.819) (6.673.819)
Obligasi subordinasi - - - - (500.000) - (500.000)
Jumlah (890.527.868) - (205.836.071) (6.872.073) (786.021) (19.948.719) (1.123.970.752)
Gap re-pricing suku bunga (295.267.352) 25.877.534 (138.337.994) 143.774.647 430.461.529 27.481.505 193.989.869
Page 149
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/134
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
e. Manajemen risiko pasar (lanjutan)
ii. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan)
Risiko Suku Bunga dalam Trading Book (lanjutan)
Tabel di bawah ini merangkum aset dan liabilitas keuangan Grup (tidak diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi) pada nilai tercatat, yang dikelompokkan menurut mana
yang lebih awal antara tanggal re-pricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual:
(lanjutan)
2022
Suku bunga mengambang Suku bunga tetap Tidak
Hingga > 3 bulan - Hingga > 3 bulan - Lebih dari dikenakan
3 bulan 1 tahun 3 bulan 1 tahun 1 tahun bunga Jumlah
Aset keuangan
Giro pada Bank Indonesia 69.343.654 - - - - 34.766.641 104.110.295
Giro pada bank-bank lain -
bersih 4.751.916 - - - - - 4.751.916
Penempatan pada
Bank Indonesia dan
bank-bank lain - bersih - - 30.425.244 951.908 - - 31.377.152
Tagihan akseptasi - bersih 1.696.324 3.196.333 - - - 10.306.984 15.199.641
Wesel tagih - bersih - - 4.110.201 1.785.706 - - 5.895.907
Efek-efek yang dibeli
dengan janji
dijual kembali - bersih - - 107.229.297 46.735.815 - - 153.965.112
Kredit yang diberikan - bersih 454.873.760 24.059.343 2.486.947 9.035.869 170.533.085 - 660.989.004
Piutang pembiayaan
konsumen - bersih - - 1.015.177 3.054.849 4.145.401 - 8.215.427
Piutang sewa
pembiayaan - bersih - - 43.730 48.318 29.668 - 121.716
Aset dari transaksi syariah -
piutang murabahah - bersih - - 1.047.833 283.384 - - 1.331.217
Efek-efek untuk tujuan
investasi - bersih 7.118.581 - 4.073.713 32.582.434 204.679.821 440.617 248.895.166
Aset lain-lain - - 52.267 - 7.640 10.730.475 10.790.382
Jumlah 537.784.235 27.255.676 150.484.409 94.478.283 379.395.615 56.244.717 1.245.642.935
Liabilitas keuangan
Simpanan dari nasabah (844.316.203) - (175.723.478) (10.412.102) - - (1.030.451.783)
Dana simpanan syariah - - - - - (2.825.860) (2.825.860)
Simpanan dari bank-bank lain (7.887.888) - (48.318) - - - (7.936.206)
Utang akseptasi - - - - - (9.666.648) (9.666.648)
Efek-efek yang dijual
dengan janji - - (255.962) - - - (255.962)
dibeli kembali – bersih
Efek-efek utang yang
diterbitkan - - - - - - -
Pinjaman yang diterima - - (523.451) (583.591) (209.909) - (1.316.951)
Estimasi kerugian komitmen
dan kontinjensi - - - - - (3.438.349) (3.438.349)
Liabilitas lain-lain - - - - - (3.359.660) (3.359.660)
Obligasi subordinasi - - - - (500.000) - (500.000)
Jumlah (852.204.091) - (176.551.209) (10.995.693) (709.909) (19.290.517) (1.059.751.419)
Gap re-pricing suku bunga (314.419.856) 27.255.676 (26.066.800) 83.482.590 378.685.706 36.954.200 185.891.516
Page 150
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/135
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
e. Manajemen risiko pasar (lanjutan)
ii. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan)
Reformasi mendasar atas acuan suku bunga utama sedang dilakukan secara global,
termasuk penggantian beberapa Interbank Offered Rates (“IBORs”) dengan suku
bunga alternatif (disebut sebagai 'reformasi IBOR'). Grup tidak memiliki eksposur
signifikan terhadap IBOR pada instrumen keuangannya yang akan direformasi
sebagai bagian dari inisiatif pasar yang luas ini.
Bank telah melakukan reformasi atas acuan suku bunga atas semua kontrak-kontrak
yang terdampak. Acuan suku bunga alternatif yang ditetapkan oleh Bank adalah
Secured Overnight Financing Rate (“SOFR”). Bank menggunakan pendekatan spot
untuk menghitung penyesuaian dari LIBOR USD dan SOFR. Transisi suku bunga
acuan dinilai merupakan dampak langsung dan setara secara ekonomi.
Risiko utama yang dihadapi Grup sebagai akibat dari reformasi IBOR adalah
operasional. Misalnya, renegosiasi kontrak pinjaman melalui negosiasi bilateral
dengan nasabah, pembaruan ketentuan kontrak, pembaruan sistem yang
menggunakan kurva IBOR dan revisi pengendalian operasional terkait reformasi.
Penggunaan rate convention yang akan digunakan akan mempertimbangkan
karakteristik dari produk baik aset derivatif maupun non-derivatif serta melihat
masukan dan rekomendasi dari perwakilan asosiasi keuangan maupun working group
yang berlaku, untuk dapat memberikan harga yang akurat serta memitigasi risiko yang
timbul akibat adanya risiko suku bunga.
f. Manajemen risiko operasional
Bank memiliki Kebijakan Manajemen Risiko Operasional, yang merupakan pedoman
dasar dalam penerapan manajemen risiko operasional pada seluruh unit kerja bank
secara umum. Untuk mengelola risiko operasional yang timbul dari penggunaan teknologi
informasi, Bank memiliki Kebijakan Dasar Manajemen Risiko Penggunaan Teknologi
Informasi, Kebijakan Penyelenggara Teknologi Informasi, dan Kebijakan Pengamanan
Informasi, dan Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan Siber. Kebijakan-kebijakan
tersebut di-reviu secara berkala dan diselaraskan dengan ketentuan yang dikeluarkan
oleh regulator.
Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi menggunakan
produk digital, bank juga menerapkan pengamanan dan mitigasi atas risiko yang timbul
dalam setiap pelaksanaan dan pengembangan produk-produk digital bank. Setiap
rencana pengembangan produk/aktivitas baru akan terlebih dahulu melalui proses
manajemen risiko guna meminimalkan risiko yang mungkin timbul dari produk/aktivitas
tersebut sehingga tidak mempengaruhi profil risiko Bank secara signifikan. Hal ini diatur
antara lain melalui:
1. Kebijakan Penerbitan Produk/Aktivitas dan Penyediaan Sistem Teknologi Informasi
dan Pendukungnya.
2. Kebijakan Penilaian atas Peningkatan Eksposur Risiko Pengembangan Produk Bank.
Page 151
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/136
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
f. Manajemen risiko operasional (lanjutan)
Selain itu, Bank telah memiliki infrastruktur untuk mendukung penerapan manajemen
risiko operasional, yaitu aplikasi Operational Risk Management Information System
(“ORMIS”), yang terdiri dari Risk and Control Self Assessment (“RCSA”), Loss Event
Database (“LED”) dan Key Risk Indicator (“KRI”). Aplikasi ini berbasis web yang dapat
digunakan oleh seluruh unit kerja dalam mengelola risiko operasional. Bank senantiasa
melakukan pengembangan pada aplikasi ORMIS agar pelaksanaan manajemen risiko
operasional lebih efektif dan efisien serta sesuai dengan aktivitas operasional bank terkini.
Risk and Control Self Assessment (“RCSA”)
Penerapan RCSA bertujuan untuk meningkatkan budaya kesadaran dalam mengelola
risiko operasional, yang diharapkan akan meningkatkan kontrol risiko dari setiap
karyawan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari sehingga dapat meminimalkan
kerugian dari risiko operasional.
Penerapan RCSA dilakukan secara berkala ke seluruh unit kerja cabang dan unit kerja
kantor pusat sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun.
Bank secara berkala melakukan reviu terhadap risk issues yang mungkin dapat terjadi di
unit kerja dan juga terhadap skala “dampak” dan “kemungkinan terjadi” yang
dipergunakan untuk pengukuran risiko operasional sehingga hasil pengukuran dapat
memberikan gambaran eksposur risiko operasional yang sesuai dengan aktivitas dan
profil risiko masing - masing unit kerja maupun Bank secara bankwide.
Loss Event Database (“LED”)
LED merupakan sarana pengumpulan data kerugian risiko operasional dari seluruh unit
kerja, yang digunakan Bank sebagai database untuk menghitung pencadangan modal
risiko operasional dengan menggunakan pendekatan standar. Selain itu, data LED juga
digunakan untuk menganalisis dan memantau kejadian risiko operasional agar dapat
segera diambil tindakan perbaikan sehingga kerugian dapat diminimalkan.
Untuk mendapatkan data yang berkualitas, dalam melakukan pencatatan kejadian
kerugian operasional Bank memiliki ketentuan internal yang mengatur tentang
penginputan data kerugian yang mengacu pada persyaratan kualitatif yang diatur pada
SEOJK ATMR No.6/SEOJK.03/2020 perihal Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko
Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Standar bagi Bank Umum, serta telah
terdapat mekanisme dual control dalam aplikasi dimana terdapat peran data entry dan
approver serta Bank senantiasa melakukan proses kaji ulang secara independen
terhadap kelengkapan dan akurasi data tersebut.
Key Risk Indicator (“KRI”)
KRI dapat memberikan suatu indikator peringatan dini (early warning sign) atas
kemungkinan terjadinya peningkatan risiko operasional di suatu unit kerja. Apabila terjadi
peningkatan risiko, maka sistem akan mengirimkan notifikasi kepada Risk Manager,
sehingga Risk Manager dapat segera melakukan tindak lanjut yang diperlukan untuk
meminimalkan risiko operasional yang mungkin terjadi.
Page 152
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/137
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
f. Manajemen risiko operasional (lanjutan)
Key Risk Indicator (“KRI”) (lanjutan)
Bank melakukan reviu dan validasi ulang secara berkala terhadap parameter dan
threshold KRI untuk memastikan efektivitas KRI dalam memberikan peringatan dini
terhadap peningkatan risiko operasional di unit kerja.
Bank juga melakukan sosialisasi penerapan manajemen risiko operasional dan
mengadakan Risk Awareness Program untuk menanamkan dan meningkatkan budaya
kesadaran dalam mengelola risiko operasional di unit kerja termasuk risk awareness
terhadap pengamanan sistem dan teknologi informasi.
Untuk memitigasi dampak gangguan/kegagalan yang dapat disebabkan oleh teknologi,
wabah penyakit, maupun bencana alam pada kegiatan operasional bisnis Bank terutama
pelayanan terhadap nasabah, Bank telah memiliki Business Continuity Management
(“BCM”). Selain itu, Bank memiliki Business Continuity Plan (“BCP”) untuk mempermudah
Bank dalam melakukan persiapan menghadapi gangguan dan dalam melakukan proses
pemulihan, yang mencakup crisis management plan, crisis communication, serta secara
rutin melakukan sosialisasi BCP awareness dan pengujian atas BCP termasuk di
dalamnya simulasi insiden siber.
Bank juga memiliki Disaster Recovery Center yang terhubung dan memiliki data yang
sama dengan 2 (dua) Data Center utama, Secondary Operation Center, Secondary Work
Place, serta Command and Crisis Center.
Manajemen risiko terkait Keamanan Siber
Seiring dengan pesatnya perkembangan Teknologi Informasi (“TI”) saat ini, Bank dituntut
untuk melakukan transformasi digital, serta pemanfaatan TI untuk meningkatkan efisiensi
dalam kegiatan operasional Bank, serta memberikan layanan yang lebih baik kepada
nasabah. Bank senantiasa melakukan inovasi serta mengembangkan produk-produk
perbankan digital yang aman dan nyaman maupun melakukan perubahan proses internal
yang lebih efisien. Di sisi lain, adanya pemanfaatan TI tersebut juga meningkatkan risiko
antara lain terkait gangguan sistem, potensi serangan siber, kebocoran data, dan social
engineering. Untuk memitigasi risiko tersebut, Bank menerapkan Information and
Technology (“IT”) and cyber security risk management dengan mengacu kepada strategi
Bank dan ketentuan Regulator.
Dalam penguatan regulasi terkait penerapan keamanan dan ketahanan siber, Bank
memperkuat dan menerapkan melalui 3 aspek, yaitu People, Process dan Technology.
Bank didukung oleh struktur organisasi yang menyeluruh, dimana terdapat IT Security
Group (“ISG”), Cyber Security Risk Management (“CSM”) dan Audit Teknologi Informasi
sebagai kesatuan dari konsep three lines of defense untuk risiko terkait keamanan siber.
Selain itu, Bank juga telah memiliki kebijakan dan prosedur manajemen risiko keamanan
siber, serta kebijakan dan prosedur terkait IT Security yang mengacu pada standar
internasional.
Page 153
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/138
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
f. Manajemen risiko operasional (lanjutan)
Manajemen risiko terkait Keamanan Siber (lanjutan)
Bank saat ini juga telah memiliki Security Monitoring Center (“SMC”) di tim ISG yang
beroperasi selama 24 jam setiap hari untuk memantau setiap potensi gangguan sistem
ataupun potensi serangan siber yang dapat berimplikasi dan mengganggu layanan
kepada nasabah. Dalam proses ketahanan siber, Bank juga telah menggunakan
pertahanan berlapis dengan menjaga dari setiap titik potensi serangan siber yang ada,
seperti penggunaan firewall, encryption, antivirus, anti DDOS, ataupun tools monitoring
lainnya.
Dalam penerapan manajemen risiko TI dan terkait keamanan siber, Bank juga memiliki
ketentuan/prosedur lainnya yang terkait seperti Kebijakan Manajemen Risiko dalam
Penyelenggaraan Teknologi Informasi, Perlindungan Konsumen, Business Continuity
Plan, Data Loss Prevention, dan Pengelolaan user ID dan password.
Bank secara rutin juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada karyawan, nasabah
dan pihak ketiga secara berkelanjutan dengan materi yang relevan, seperti awareness
terkait social engineering, email phishing serta bahaya malware. Hal ini dilakukan untuk
mengembangkan budaya kesadaran terhadap keamanan siber untuk pihak internal dan
eksternal. Sosialisasi untuk pihak internal dilakukan melalui beberapa metode seperti e-
learning wajib bagi karyawan, video learning yang ditampilkan di media pendukung seperti
internal TV dan media sosial BCA (contoh : instagram, youtube, tiktok), dan beberapa
sosialisasi langsung ke beberapa unit kerja. Selain itu, sosialisasi dan edukasi kepada
nasabah dilakukan untuk meningkatkan awareness nasabah dalam melakukan transaksi
perbankan digital antara lain melalui website BCA, akun media sosial BCA, dan video dari
akun Solusi BCA di www.youtube.com.
g. Manajemen risiko konsolidasian
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 38/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli
2017 tentang Penerapan Manajemen Risiko Secara Konsolidasi bagi Bank yang
Melakukan Pengendalian Terhadap Perusahaan Anak, maka Bank yang melakukan
pengendalian terhadap Entitas Anak wajib melakukan penerapan manajemen risiko
secara konsolidasi.
Penerapan manajemen risiko secara konsolidasi dilakukan dengan mengacu pada
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan di atas, yang mencakup:
• Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi;
• Kecukupan kebijakan prosedur dan penetapan limit;
• Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko,
serta sistem informasi manajemen risiko; dan
• Sistem pengendalian internal yang menyeluruh.
Page 154
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/139
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
g. Manajemen risiko konsolidasian (lanjutan)
Mengacu pada konsep penerapan manajemen risiko secara konsolidasi, maka
penerapan kerangka kerja manajemen risiko di Entitas Anak telah dipantau dan ditelaah
secara tidak langsung oleh manajemen Bank.
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.03/2014 tanggal
19 November 2014 tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi
Konglomerasi Keuangan maka konglomerasi keuangan wajib menerapkan manajemen
risiko terintegrasi secara komprehensif dan efektif. Dalam hal ini Bank sebagai Entitas
Utama wajib mengintegrasikan penerapan manajemen risiko pada konglomerasi
keuangan.
Mengacu pada konsep penerapan manajemen risiko terintegrasi, pelaksanaan tugas dan
tanggung jawab Satuan Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi merupakan salah satu
fungsi dari Satuan Kerja Manajemen Risiko yang telah ada. Dalam melaksanakan
tugasnya, Satuan Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi berkoordinasi dengan satuan
kerja yang melaksanakan fungsi Manajemen Risiko pada masing-masing Lembaga Jasa
Keuangan (“LJK”) - Entitas Anak dalam konglomerasi keuangan.
Selain menjalankan penerapan manajemen risiko sesuai regulasi dari regulator masing-
masing, Entitas Anak juga telah menerapkan manajemen risiko sejalan dengan
penerapan manajemen risiko di Entitas Utama. Tujuan penerapan manajemen risiko pada
Entitas Anak adalah untuk memberikan nilai tambah serta meningkatkan daya saing
perusahaan, mengingat hal ini merupakan salah satu pemenuhan tingkat kepatuhan Bank
terhadap regulasi dan praktik standar internasional.
Agar penerapan manajemen risiko terintegrasi berjalan dengan efektif, maka Bank juga
telah memiliki Sistem Informasi Akuntansi dan Sistem Manajemen Risiko yang dapat
mengidentifikasi, mengukur, dan memantau risiko usaha dari konglomerasi keuangan.
Bank sebagai Entitas Utama telah:
1. Membentuk Komite Manajemen Risiko Terintegrasi (“KMRT”) atau Integrated Risk
Management Committee dengan tujuan untuk memastikan bahwa kerangka kerja
manajemen risiko telah memberikan perlindungan yang memadai terhadap seluruh
risiko Bank dan Entitas Anak secara terintegrasi;
2. Menyusun Kebijakan Dasar Manajemen Risiko Terintegrasi (“KDMRT”);
3. Menyusun beberapa kebijakan yang terkait dengan penerapan Manajemen Risiko
Terintegrasi, diantaranya kebijakan yang mengatur mengenai permodalan
terintegrasi, transaksi intra-grup, Laporan Profil Risiko Terintegrasi, dan lain-lain;
4. Menyampaikan kepada OJK:
a. Laporan mengenai Entitas Utama dan LJK yang menjadi Anggota Konglomerasi
Keuangan.
b. Laporan Profil Risiko Terintegrasi.
c. Laporan Kecukupan Permodalan Terintegrasi.
d. Laporan mengenai Perubahan Anggota Konglomerasi Keuangan.
Selain itu konglomerasi keuangan telah melakukan Stress Test terintegrasi untuk
memastikan bahwa permodalan dan likuiditas pada level tiap entitas maupun secara
terintegrasi masih memadai dalam menghadapi skenario kondisi yang terburuk (stress).
Page 155
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/140
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
43. JATUH TEMPO ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN
Tabel berikut menggambarkan profil perbedaan jatuh tempo atas aset dan kewajiban
keuangan Grup berdasarkan sisa periode sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022:
2023
Tidak
mempunyai
Hingga > 3 bulan - Lebih dari tanggal jatuh
1 bulan > 1 - 3 bulan 1 tahun > 1 - 5 tahun 5 tahun tempo Jumlah
Aset keuangan
Kas - - - - - 21.701.514 21.701.514
Giro pada Bank Indonesia - - - - - 92.617.705 92.617.705
Giro pada bank-bank lain - bersih 5.614.353 - - - - - 5.614.353
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain - bersih 4.124.893 415.934 660.834 - - - 5.201.661
Aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi 3.356.225 821.811 9.533.881 95.312 946.388 305.043 15.058.660
Tagihan akseptasi - bersih 3.791.875 6.195.679 4.536.673 135.397 - - 14.659.624
Wesel tagih – bersih 2.133.856 4.292.167 3.957.042 459 - - 10.383.524
Efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali – bersih 18.710.499 17.974.157 56.411.497 - - - 93.096.153
Kredit yang diberikan 42.228.343 60.251.604 202.500.248 255.215.141 232.001.378 - 792.196.714
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (33.308.875)
Piutang pembiayaan konsumen – bersih 30.149 140.437 948.064 7.073.223 521.577 - 8.713.450
Piutang sewa pembiayaan – bersih 446 1.438 19.686 117.437 - - 139.007
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah - bersih 399.141 843.391 400.519 - - - 1.643.051
Efek-efek untuk tujuan investasi – bersih 3.042.215 13.769.682 70.020.559 172.429.845 52.339.330 451.993 312.053.624
Aset lain-lain – bersih 7.174.994 625.102 1.297.941 3.621.452 1.697.743 533.398 14.950.630
90.606.989 105.331.402 350.286.944 438.688.266 287.506.416 115.609.653 1.354.720.795
Liabilitas keuangan
Simpanan dari nasabah (1.027.524.306) (57.161.198) (6.081.303) - - - (1.090.766.807)
Dana simpanan syariah (3.201.970) - - - - - (3.201.970)
Simpanan dari bank-bank lain (10.066.688) (4.132) - - - - (10.070.820)
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi (46.758) (68.245) (7.762) - - - (122.765)
Efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali (1.054.780) - - - - - (1.054.780)
Utang akseptasi (2.107.358) (3.462.693) (991.754) (139.451) - - (6.701.256)
Pinjaman yang diterima (125.158) (174.649) (1.043.798) (286.021) - - (1.629.626)
Estimasi kerugian komitmen dan
kontinjensi (282.315) (564.629) (1.781.710) (708.138) (34.882) - (3.371.674)
Liabilitas lain-lain (6.425.625) (27.643) (7.110) (157.943) (55.498) - (6.673.819)
Obligasi subordinasi - - - (435.000) (65.000) - (500.000)
(1.050.834.958) (61.463.189) (9.913.437) (1.726.553) (155.380) - (1.124.093.517)
Posisi bersih (960.227.969) 43.868.213 340.373.507 436.961.713 287.351.036 115.609.653 230.627.278
2022
Tidak
mempunyai
Hingga > 3 bulan - Lebih dari tanggal jatuh
1 bulan > 1 - 3 bulan 1 tahun > 1 - 5 tahun 5 tahun tempo Jumlah
Aset keuangan
Kas - - - - - 21.359.509 21.359.509
Giro pada Bank Indonesia - - - - - 104.110.295 104.110.295
Giro pada bank-bank lain - bersih 4.751.916 - - - - - 4.751.916
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain - bersih 26.224.179 4.202.546 950.427 - - - 31.377.152
Aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi 275.328 24.018 68.027 646.032 821.230 398.494 2.233.129
Tagihan akseptasi - bersih 3.942.594 5.882.431 5.305.922 68.694 - - 15.199.641
Wesel tagih - bersih 1.986.356 2.160.491 1.749.060 - - - 5.895.907
Efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali - bersih 52.818.401 54.410.896 46.735.815 - - - 153.965.112
Kredit yang diberikan 46.712.542 55.140.909 171.137.570 227.708.666 194.236.835 - 694.936.522
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (33.947.518)
Piutang pembiayaan konsumen - bersih 154.612 257.901 1.256.442 6.253.978 292.494 - 8.215.427
Piutang sewa pembiayaan - bersih 504 999 16.069 104.144 - - 121.716
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah - bersih 205.171 842.662 283.384 - - - 1.331.217
Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih 8.869.285 2.431.045 32.569.952 166.552.212 38.032.055 440.617 248.895.166
Aset lain-lain - bersih 4.269.976 278.588 1.212.722 3.278.551 1.440.044 310.501 10.790.382
150.210.864 125.632.486 261.285.390 404.612.277 234.822.658 126.619.416 1.269.235.573
Page 156
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/141
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
43. JATUH TEMPO ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan)
Tabel berikut menggambarkan profil perbedaan jatuh tempo atas aset dan kewajiban
keuangan Grup berdasarkan sisa periode sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022: (lanjutan)
2022 (lanjutan)
Tidak
mempunyai
Hingga > 3 bulan - Lebih dari tanggal jatuh
1 bulan > 1 - 3 bulan 1 tahun > 1 - 5 tahun 5 tahun tempo Jumlah
Liabilitas keuangan
Simpanan dari nasabah (993.355.621) (26.458.718) (10.637.444) - - - (1.030.451.783)
Dana simpanan syariah (2.825.860) - - - - - (2.825.860)
Simpanan dari bank-bank lain (7.934.074) (2.132) - - - - (7.936.206)
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi (117.624) (23.581) (242.068) - - - (383.273)
Efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali (255.962) - - - - - (255.962)
Utang akseptasi (3.428.602) (4.063.071) (2.104.172) (70.803) - - (9.666.648)
Pinjaman yang diterima (270.115) (258.260) (578.667) (209.909) - - (1.316.951)
Estimasi kerugian komitmen dan
kontinjensi (283.694) (599.050) (1.843.673) (678.573) (33.359) - (3.438.349)
Liabilitas lain-lain (3.029.460) (25.801) (64.005) (183.778) (56.616) - (3.359.660)
Obligasi subordinasi - - - (435.000) (65.000) - (500.000)
(1.011.501.012) (31.430.613) (15.470.029) (1.578.063) (154.975) - (1.060.134.692)
Posisi bersih (861.290.148) 94.201.873 245.815.361 403.034.214 234.667.683 126.619.416 209.100.881
44. POSISI DEVISA NETO
Perhitungan Posisi Devisa Neto (“PDN”) Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dihitung berdasarkan peraturan Bank Indonesia yang berlaku. Berdasarkan peraturan
tersebut, bank-bank diwajibkan untuk memelihara PDN (termasuk semua kantor cabang
dalam dan luar negeri) secara keseluruhan setinggi-tingginya 20% (dua puluh persen) dari
modal.
PDN secara keseluruhan merupakan angka penjumlahan dari nilai absolut untuk jumlah dari
(i) selisih bersih aset dan liabilitas untuk setiap valuta asing dan (ii) selisih bersih tagihan dan
liabilitas, berupa komitmen dan kontinjensi di rekening administratif (transaksi rekening
administratif) untuk setiap valuta asing, yang semuanya dinyatakan dalam Rupiah.
Sedangkan PDN untuk laporan posisi keuangan, merupakan angka penjumlahan dari selisih
bersih aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan untuk setiap valuta asing yang
semuanya dinyatakan dalam Rupiah.
PDN Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023
PDN untuk Selisih neto
laporan posisi tagihan dan
keuangan liabilitas di PDN secara
(selisih neto aset rekening keseluruhan
dan liabilitas) administratif (nilai absolut)
USD 6.789.863 (6.962.722) 172.859
SGD (2.178.903) 2.197.588 18.685
CNY 101.620 (86.350) 15.270
MYR (1.526) 7.692 6.166
CHF 21.690 (15.945) 5.745
JPY 25.973 (22.066) 3.907
SEK 3.318 - 3.318
EUR 1.367.157 (1.369.468) 2.311
HKD 9.425 (7.698) 1.727
Page 157
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/142
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
44. POSISI DEVISA NETO (lanjutan)
PDN Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut: (lanjutan)
2023 (lanjutan)
PDN untuk Selisih neto
laporan posisi tagihan dan
keuangan liabilitas di PDN secara
(selisih neto aset rekening keseluruhan
dan liabilitas) administratif (nilai absolut)
CAD 16.874 (15.340) 1.534
AUD (384.371) 383.100 1.271
GBP 2.595 (1.472) 1.123
DKK 7.125 (6.245) 880
SAR 14.539 (15.401) 862
NZD 9.171 (9.765) 594
THB (197) - 197
Lainnya 2.065 - 2.065
Jumlah 238.514
Jumlah modal (Catatan 45) 226.426.139
Persentase PDN terhadap modal 0,11%
2022
PDN untuk Selisih neto
laporan posisi tagihan dan
keuangan liabilitas di PDN secara
(selisih neto aset rekening keseluruhan
dan liabilitas) administratif (nilai absolut)
USD 8.202.912 (7.993.621) 209.291
CNY (214.884) 205.783 9.101
SGD (842.903) 836.169 6.734
HKD 25.220 (18.677) 6.543
MYR 4.733 - 4.733
CHF 19.580 (15.557) 4.023
DKK 5.279 (1.559) 3.720
JPY 37.704 (35.743) 1.961
EUR 832.763 (834.119) 1.356
THB 1.243 - 1.243
AUD (16.106) 14.965 1.141
CAD 13.251 (14.008) 757
NZD 8.546 (7.881) 665
GBP 56.892 (57.485) 593
SEK 1.903 (1.529) 374
SAR 15.308 (15.595) 287
Lainnya 2.296 - 2.296
Jumlah 254.818
Jumlah modal (Catatan 45) 204.705.741
Persentase PDN terhadap modal 0,12%
45. MANAJEMEN MODAL
Tujuan utama dari kebijakan Bank atas kebijakan pengelolaan modal adalah untuk
memastikan bahwa Bank memiliki modal yang kuat untuk mendukung strategi
pengembangan ekspansi usaha Bank saat ini dan mempertahankan kelangsungan
pengembangan di masa mendatang, dan untuk memenuhi ketentuan kecukupan permodalan
yang ditetapkan oleh regulator serta memastikan agar struktur permodalan Bank telah efisien.
Page 158
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/143
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
45. MANAJEMEN MODAL (lanjutan)
Bank menyusun Rencana Permodalan berdasarkan penilaian dan penelaahan atas
kebutuhan kecukupan permodalan yang dipersyaratkan dan mengombinasikan dengan
tinjauan perkembangan ekonomi terkini dan hasil dari metode stress testing. Bank senantiasa
akan menghubungkan tujuan keuangan dan kecukupan modal terhadap risiko melalui proses
perencanaan modal dan stress testing, begitu pula dengan bisnis yang didasarkan pada
permodalan dan persyaratan likuiditas Bank.
Kebutuhan permodalan Bank juga direncanakan dan didiskusikan secara rutin yang didukung
dengan data-data analisis.
Rencana Permodalan disusun oleh Direksi sebagai bagian dari Rencana Bisnis Bank (“RBB”)
dan disetujui oleh Dewan Komisaris. Perencanaan ini diharapkan akan memastikan
tersedianya modal yang cukup dan terciptanya struktur permodalan yang optimal.
Berdasarkan PBI No. 8/6/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 dan Surat Edaran Bank Indonesia
No. 8/27/DPNP tanggal 27 November 2006, Bank wajib memenuhi ketentuan Kewajiban
Penyediaan Modal Minimum (“KPMM”) untuk bank secara individual maupun secara
konsolidasian. Perhitungan rasio KPMM secara konsolidasian dilakukan dengan menghitung
modal dan Aset Tertimbang Menurut Risiko (“ATMR”) dari laporan keuangan konsolidasian
sebagaimana diatur dalam ketentuan Bank Indonesia yang berlaku.
Surat Edaran Bank Indonesia No. 11/3/DPNP tanggal 27 Januari 2009 mewajibkan bank-
bank di Indonesia dengan kualifikasi tertentu untuk memperhitungkan risiko operasional
(operational risk) dalam perhitungan rasio KPMM.
Bank wajib menyediakan modal minimum sesuai profil risiko pada tanggal 31 Desember 2023
dan 2022 sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27 Tahun 2022 tanggal 26
Desember 2022 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.03/2016 tanggal 22 September 2016 tentang
Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
11/POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
Bank Umum.
Bank menghitung kebutuhan modal berdasarkan POJK yang berlaku, dimana modal yang
diwajibkan regulator terdiri atas dua Tier :
• Modal Inti (Tier 1), antara lain:
1. Modal Inti Utama (CET 1) meliputi modal disetor (setelah dikurangi saham tresuri),
cadangan tambahan modal, kepentingan non-pengendali yang dapat diperhitungkan,
dan faktor pengurang Modal Inti Utama.
2. Modal Inti Tambahan.
• Modal Pelengkap (Tier 2), antara lain meliputi instrumen modal dalam bentuk saham atau
lainnya yang memenuhi persyaratan, agio atau disagio yang berasal dari penerbitan
instrumen modal pelengkap, cadangan umum aset produktif (Penyisihan Penghapusan
Aktiva) yang wajib dibentuk (maksimal 1,25% ATMR Risiko Kredit), dan faktor pengurang
modal Tier 2.
Page 159
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/144
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
45. MANAJEMEN MODAL (lanjutan)
Rasio KPMM pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, dihitung sesuai dengan peraturan
yang berlaku dengan memperhitungkan risiko kredit, risiko pasar, dan risiko operasional,
adalah sebagai berikut:
2023 2022
Bank Konsolidasian Bank Konsolidasian
Modal Inti (Tier 1) 217.686.126 233.701.580 196.799.387 212.445.689
Modal Pelengkap (Tier 2) 8.740.013 8.992.596 7.906.354 8.122.873
Total Modal 226.426.139 242.694.176 204.705.741 220.568.562
Aset Tertimbang Menurut Risiko
ATMR Risiko Kredit 719.410.464 744.418.973 662.592.385 682.589.085
ATMR Risiko Pasar 1.465.254 3.074.120 858.740 2.058.698
ATMR Risiko Operasional 48.325.210 78.117.459 130.944.329 137.075.529
Total ATMR 769.200.928 825.610.552 794.395.454 821.723.312
Rasio KPMM Sesuai Profil Risiko 9,99% 9,99% 9,99% 9,99%
Rasio KPMM
Rasio CET 1 28,30% 28,31% 24,77% 25,85%
Rasio Tier 1 28,30% 28,31% 24,77% 25,85%
Rasio Tier 2 1,14% 1,09% 1,00% 0,99%
Rasio KPMM 29,44% 29,40% 25,77% 26,84%
CET 1 untuk Buffer 19,45% 19,41% 15,78% 16,85%
Alokasi Pemenuhan KPMM Sesuai
Profil Risiko
Dari CET 1 8,85% 8,90% 8,99% 9,00%
Dari AT 1 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Dari Tier 2 1,14% 1,09% 1,00% 0,99%
Persentase Buffer yang wajib
dipenuhi oleh Bank
Capital Conservation Buffer 2,500% 2,500% 2,500% 2,500%
Countercyclical Buffer 0,000% 0,000% 0,000% 0,000%
Capital Surcharge untuk Bank Sistemik 2,500% 2,500% 2,500% 2,500%
46. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI
Perubahan kepentingan non-pengendali atas kekayaan bersih Entitas Anak adalah sebagai
berikut:
2023 2022
Saldo, awal tahun 163.049 136.172
Kenaikan kepentingan non pengendali dari tambahan setoran
modal pada Entitas Anak selama tahun berjalan - 7.500
Bagian kepentingan non-pengendali atas laba bersih
Entitas Anak selama tahun berjalan 18.973 19.850
Kenaikan kepentingan non-pengendali dari
penghasilan komprehensif lain Entitas Anak selama
tahun berjalan (685) (473)
Saldo, akhir tahun 181.337 163.049
Page 160
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/145
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
47. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI
Pihak berelasi Sifat dari hubungan Sifat dari transaksi
PT Dwimuria Investama Andalan Pemegang saham Simpanan nasabah
Dana Pensiun BCA Dana pensiun pemberi kerja Iuran dana pensiun, simpanan
nasabah
Dwi Cermat PTE LTD Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
Konsorsium Iforte HTS Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Abadi Tambah Mulia Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
Internasional akhir yang sama nasabah
PT Adiwisesa Mandiri Building Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
Product Indonesia akhir yang sama nasabah
PT Agregasi Cermat Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Akar Inti Data Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Akar Inti Investama Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Akar Inti Solusi Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Akar Inti Teknologi Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Alpha Merah Kreasi Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Altius Bahari Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Alto Halodigital International Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Alto Network Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, Simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Andil Bangunsekawan Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Angkasa Komunikasi Global Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
Utama akhir yang sama
PT Ardijaya Karya Appliances Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
Product Manufacturing akhir yang sama
PT Arta Karya Adhiguna Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Artha Cipta Niaga Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Artha Dana Teknologi Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Artha Investa Teknologi Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Artha Mandiri Investama Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Astama Loka Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Bahtera Maju Selaras Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Bangun Media Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, Simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Bangun Mustika Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
Pratama akhir yang sama
PT Bhumi Mahardika Jaya Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
Page 161
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/146
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
47. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
Pihak berelasi Sifat dari hubungan Sifat dari transaksi
PT Bit Teknologi Nusantara Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Borneo Minera Utama Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Broadband Wahana Asia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Bukit Muria Jaya Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Bukit Muria Jaya Estate Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Caturguwiratna Sumapala Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Cipta Karya Bumi Indah Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Cipta Teknologi Cerdas Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Ciptakreasi Buana Persada Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Citra Teknologi Pintar Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Darta Media Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Dasakreasi Anekacipta Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Digital Data Teknologi Terdepan Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Digital Otomotif Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Digital Startup Nusantara Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Digital Tangguh Nusantara Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Djarum Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Djelas Tandatangan Bersama Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Dwi Cermat Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Dwi Putri Selaras Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Dynamo Media Network Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Ecogreen Oleochemicals Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, Simpanan
akhir yang sama nasabah, letter of credit,
garansi yang diberikan
PT Energi Batu Hitam Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Eragraha Pirantimegah Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Fajar Surya Perkasa Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Farindo Investama Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Fira Makmur Sejahtera Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
Page 162
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/147
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
47. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
Pihak berelasi Sifat dari hubungan Sifat dari transaksi
PT Fokus Solusi Proteksi Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Futami Food & Beverages Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Gajah Merah Terbang Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT General Buditekindo Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Global Astha Niaga Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Dairi Alami Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Global Danapati Niaga Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Digital Niaga Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah, garansi yang
diberikan
PT Global Digital Prima Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Digital Ritelindo Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Distribusi Nusantara Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Distribusi Paket Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Distribusi Pusaka Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, Simpanan
akhir yang sama nasabah, garansi yang
diberikan
PT Global Fortuna Nusantara Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Indonesia Komunikatama Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Infrastruktur Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Investama Andalan Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Kassa Sejahtera Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Media Visual Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Global Poin Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Global Teknologi Niaga Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, Simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Global Telekomunikasi Prima Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Tiket Network Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah, garansi yang
diberikan
PT Global Visi Media Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Global Visitama Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Globalnet Aplikasi Indotravel Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Globalnet Sejahtera Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
Page 163
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/148
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
47. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
Pihak berelasi Sifat dari hubungan Sifat dari transaksi
PT Gonusa Prima Distribusi Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Graha Padma Internusa Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Grand Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah, garansi yang
diberikan, transaksi sewa
kantor
PT Grand Teknologi Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Griya Karya Mandiri Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Griya Muria Kencana Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Griya Pamursita Pratama Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Halmahera Jaya Feronikel Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Hartono Istana Teknologi Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah, letter of credit
PT Hartono Plantation Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Helios Energi Nusantara Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Iforte Global Internet Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Iforte Payment Infrastructure Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Iforte Solusi Infotek Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Indah Bumi Lestari Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Indo Paramita Sarana Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Indodana Multi Finance Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Intershop Prima Center Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Istana Kencana Mulia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Kalimusada Motor Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Kartika Sanur Cemerlang Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Karya Muria Cemerlang Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Kecerdasan Buatan Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Kencana Muria Jaya Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Komet Infra Nusantara Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Kudos Istana Furniture Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Kumparan Kencana Electrindo Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
Page 164
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/149
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
47. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
Pihak berelasi Sifat dari hubungan Sifat dari transaksi
PT Kurio Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Legal Tekno Digital Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Legian Paradise Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Lingkarmulia Indah Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Lintas Cipta Media Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Lunar Inovasi Teknologi Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Marga Sadhya Swasti Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Margo Hotel Development Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Margo Property Development Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Mars Multi Mandiri Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Media Digital Historia Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Merah Cipta Media Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Mitra Media Integrasi Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Momentum Global Pratama Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Multigraha Lestari Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Muria Mekar Indah Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Muria Sumba Manis Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Nagaraja Lestari Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Narasi Akal Jenaka Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, Simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Narasi Citra Sahwahita Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Nova Digital Perkasa Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Orbit Abadi Sakti Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Pradipta Mustika Cipta Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Prema Gandharva Asia Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Prima Top Boga Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah, garansi yang
diberikan
PT Profesional Telekomunikasi Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
Indonesia akhir yang sama nasabah
Page 165
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/150
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
47. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
Pihak berelasi Sifat dari hubungan Sifat dari transaksi
PT Promedia Punggawa Satu Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Promoland Indowisata Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah, garansi yang
diberikan
PT Prosa Solusi Cerdas Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Puri Bumi Lestari Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Puri Dibya Property Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Puri Padma Management Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, Simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Puri Zuqni Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Quattro International Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Raharja Dipta Lestari Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Rajawali Inti Selular Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Resinda Prima Entertama Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Sapta Adhikari Investama Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Sarana Kencana Mulya Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah, letter of
akhir yang sama credit
PT Sarana Menara Nusantara Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Savoria Adi Rasa Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Savoria Kreasi Rasa Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah, garansi yang
akhir yang sama diberikan
PT Seminyak Mas Propertindo Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Sentral Investama Andalan Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Sewu Nayaga Tembaya Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Sinergi Nasional Rakyat Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
Indonesia akhir yang sama
PT Solusi Sentra Niaga Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Solusi Tunas Pratama Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Solusi Verifikasi Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Sumber Kopi Prima Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Supra Boga Lestari Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
Page 166
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/151
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
47. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
Pihak berelasi Sifat dari hubungan Sifat dari transaksi
PT Supra Kreatif Mandiri Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Supra Mas Mandiri Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Timur Persada Lestari Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Tira Timur Lestari Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Tricipta Mandhala Gumilang Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Trigana Putra Mandiri Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Varnion Technology Semesta Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Verifikasi Informasi Credit Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
Indonesia akhir yang sama nasabah
PT Verve Persona Estetika Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
Personil manajemen kunci Dewan Komisaris dan Direksi Kredit yang diberikan, simpanan
Bank nasabah, imbalan kerja
Perorangan pengendali Bank dan Pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
anggota keluarga nasabah
Dalam menjalankan kegiatan normal usahanya, Bank melakukan transaksi-transaksi dengan
pihak berelasi karena hubungan kepemilikan dan/atau kepengurusan. Semua transaksi
dengan pihak-pihak berelasi telah dilakukan dengan kebijakan dan syarat yang telah
disepakati bersama.
Perincian saldo dan transaksi yang signifikan dengan pihak berelasi yang tidak
dikonsolidasikan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, serta tahun yang berakhir pada
tanggal tersebut adalah sebagai berikut:
2023 2022
Persentase Persentase
dari jumlah dari jumlah
akun yang akun yang
Jumlah bersangkutan Jumlah bersangkutan
Kredit yang diberikan*) (Catatan 12) 8.478.521 1,07% 9.445.463 1,36%
Aset hak guna - bersih**) (Catatan 16) 213.815 0,80% 227.939 0,92%
Aset lain-lain***) (Catatan 18) 9.121 0,04% 9.216 0,06%
Simpanan dari nasabah (Catatan 19) 2.639.237 0,24% 2.412.327 0,23%
Fasilitas kredit kepada nasabah yang
belum digunakan (Catatan 27) 4.903.860 1,29% 2.813.955 0,88%
Fasilitas Letter of Credit yang
diberikan kepada nasabah (Catatan 27) 134.261 1,19% 141.500 0,97%
Bank garansi yang diterbitkan
kepada nasabah (Catatan 27) 184.854 0,81% 441.369 2,23%
Pendapatan bunga dan syariah (Catatan 28) 505.037 0,58% 501.811 0,69%
Beban bunga dan syariah (Catatan 29) 38.627 0,31% 34.271 0,42%
Iuran dana pensiun (Catatan 33) 431.993 85,84% 397.621 86,23%
Beban sewa (Catatan 34) 13.398 1,30% 13.398 1,19%
*)
Sebelum cadangan kerugian penurunan nilai.
**)
Merupakan aset hak guna kepada PT Grand Indonesia.
***)
Merupakan uang jaminan sewa kepada PT Grand Indonesia.
Page 167
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/152
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
47. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
Kompensasi atas personil manajemen kunci Bank (Catatan 1e) adalah sebagai berikut:
2023 2022
Imbalan kerja jangka pendek (termasuk tantiem) 912.218 806.567
Imbalan kerja jangka panjang 40.780 41.109
Jumlah
952.998 847.676
Perjanjian sewa dengan PT Grand Indonesia
Pada tanggal 11 April 2006, Bank menandatangani perjanjian sewa-menyewa dengan
PT Grand Indonesia (pihak berelasi), dimana Bank menyewa secara jangka panjang dari
PT Grand Indonesia ruangan kantor seluruhnya seluas 28.166,88 m2 senilai
USD 35.631.103,20 termasuk Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”), dengan hak opsi untuk juga
menyewa secara jangka panjang ruangan tambahan dengan luas 3.264,80 m2 senilai
USD 4.129.972 termasuk PPN. Transaksi sewa-menyewa tersebut telah mendapat
persetujuan dari Direksi dan Pemegang Saham melalui RUPSLB Bank pada tanggal
25 November 2005 (notulen dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi, S.H., dengan Akta No. 11).
Perjanjian sewa-menyewa tersebut dimulai sejak tanggal 1 Juli 2007 dan akan berakhir pada
tanggal 30 September 2035.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, aset hak guna kepada PT Grand Indonesia
adalah masing-masing sebesar Rp 213.815 dan Rp 227.939, dari jumlah tersebut masing-
masing sebesar Rp 157.422 dan Rp 170.819 telah dibayarkan penuh. Kewajiban sewa
pembiayaan kepada PT Grand Indonesia yang tercatat pada 31 Desember 2023 dan 2022
adalah masing-masing sebesar Rp 58.065 dan Rp 58.593.
48. REKONSILIASI UTANG BERSIH
2023
Efek-efek
yang dijual
Efek-efek Pinjaman dengan janji
Obligasi utang yang yang dibeli
subordinasi diterbitkan diterima kembali
Utang bersih 31 Desember 2022 500.000 - 1.316.951 255.962
Arus kas:
Pembayaran efek-efek utang yang diterbitkan - - -
Penerimaan pinjaman yang diterima - - 49.928.825
Pembayaran pinjaman yang diterima - - (49.607.671) -
Penerimaan efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali - - - 2.332.995
Pembayaran efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali - - - (1.528.882)
Perubahan non kas:
Amortisasi beban emisi yang ditangguhkan - - - -
Penyesuaian valuta asing - - (8.479) (5.295)
Utang bersih 31 Desember 2023 500.000 - 1.629.626 1.054.780
Page 168
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/153
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
48. REKONSILIASI UTANG BERSIH (lanjutan)
2022
Efek-efek
yang dijual
Efek-efek Pinjaman dengan janji
Obligasi utang yang yang dibeli
subordinasi diterbitkan diterima kembali
Utang bersih 31 Desember 2021 500.000 482.149 976.225 77.021
Arus kas:
Pembayaran efek-efek utang yang diterbitkan - (483.000) - -
Penerimaan pinjaman yang diterima - - 23.546.543 -
Pembayaran pinjaman yang diterima - - (23.237.805) -
Penerimaan efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali - - - 1.490.501
Pembayaran efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali - - - (1.332.322)
Perubahan non kas:
Amortisasi beban emisi yang ditangguhkan - 851 - -
Penyesuaian valuta asing - - 31.988 20.762
Utang bersih 31 Desember 2022 500.000 - 1.316.951 255.962
49. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP LIABILITAS PEMBAYARAN BANK UMUM
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tentang Lembaga Penjamin Simpanan (“LPS”) tanggal
22 September 2004, efektif sejak tanggal 22 September 2004, LPS dibentuk untuk menjamin
liabilitas tertentu bank-bank umum berdasarkan program penjaminan yang berlaku, yang
besaran nilai jaminannya dapat berubah jika memenuhi kriteria tertentu yang berlaku.
Undang-undang tersebut telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
Undang No. 3 tahun 2008, yang mana telah ditetapkan menjadi Undang-undang sejak tanggal
13 Januari 2009 berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 tahun 2009.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 66/2008 tanggal 13 Oktober 2008
mengenai besarnya nilai simpanan yang dijamin LPS, pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022, jumlah simpanan yang dijamin LPS adalah simpanan sampai dengan Rp 2.000 untuk
per nasabah per bank.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank adalah peserta dari program penjaminan
tersebut.
50. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DITERBITKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan
standar baru, amandemen dan interpretasi berikut, namun belum berlaku efektif untuk tahun
buku yang dimulai pada 1 Januari 2023 sebagai berikut:
- Amendemen PSAK 1: “Penyajian Laporan Keuangan” terkait klasifikasi liabilitas sebagai
jangka pendek atau jangka panjang; dan
- Amendemen PSAK 73: “Sewa” terkait liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik.
Page 169
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/154
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
50. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DITERBITKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF
(lanjutan)
Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2024 dan penerapan dini diperbolehkan.
- Amendemen PSAK 1: “Penyajian Laporan Keuangan” terkait liabilitas jangka panjang dengan
kovenan;
- PSAK 74 “Kontrak Asuransi”; dan
- Amandemen PSAK 74 “Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 –
Informasi Komparatif”.
Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2025.
Pada saat penerbitan laporan keuangan konsolidasian, Grup masih mengevaluasi dampak yang
mungkin timbul dari penerapan standar baru tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan
konsolidasian Grup.
Mulai tanggal 1 Januari 2024, referensi terhadap masing-masing PSAK dan ISAK akan diubah
sebagaimana diumumkan oleh DSAK-IAI.
51. INFORMASI TAMBAHAN
Informasi yang disajikan pada lampiran 6/1 - 6/7 merupakan informasi keuangan tambahan
PT Bank Central Asia Tbk, (Entitas Induk), yang menyajikan investasi pada Entitas Anak
berdasarkan metode harga perolehan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian Grup.
Page 170
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk Lampiran 6/1
INFORMASI TAMBAHAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN (ENTITAS INDUK SAJA)
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023 2022
ASET
Kas 21.655.553 21.281.939
Giro pada Bank Indonesia 91.333.237 102.745.583
Giro pada bank-bank lain - setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 608 pada tanggal 31 Desember 2023
(31 Desember 2022: Rp 595) 5.603.146 4.639.146
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain - setelah
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp 643
pada tanggal 31 Desember 2023 (31 Desember 2022: Rp 5.463) 2.649.867 29.406.058
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 14.144.470 1.368.206
Tagihan akseptasi - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan
nilai sebesar Rp 283.115 pada tanggal 31 Desember 2023
(31 Desember 2022: Rp 315.457) 14.659.624 15.199.641
Wesel tagih - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
sebesar Rp 4.516 pada tanggal 31 Desember 2023
(31 Desember 2022: Rp 7.135) 10.383.524 5.895.907
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 90.780.368 152.408.798
Kredit yang diberikan - setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 33.168.491 pada tanggal
31 Desember 2023 (31 Desember 2022: Rp 33.892.635)
Pihak berelasi 8.803.131 9.548.725
Pihak ketiga 745.527.767 647.699.980
Efek-efek untuk tujuan investasi - setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 351.296 pada tanggal
31 Desember 2023 (31 Desember 2022: Rp 154.854) 298.289.259 236.401.462
Biaya dibayar dimuka 716.210 603.889
Pajak dibayar dimuka 24.117 23.749
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar
Rp 9.486.999 pada tanggal 31 Desember 2023
(31 Desember 2022: Rp 9.512.383) 25.962.532 23.890.994
Aset takberwujud - setelah dikurangi akumulasi amortisasi sebesar
Rp 836.816 pada tanggal 31 Desember 2023
(31 Desember 2022: Rp 2.114.743) 393.556 396.554
Aset pajak tangguhan 7.207.737 7.106.039
Penyertaan saham - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
sebesar Rp 104.366 pada tanggal 31 Desember 2023
(31 Desember 2022: Rp 104.366) 10.157.038 10.157.038
Aset lain-lain - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
sebesar Rp 200 pada tanggal 31 Desember 2023
(31 Desember 2022: Rp 213) 22.579.803 14.592.647
JUMLAH ASET 1.370.870.939 1.283.366.355
Page 171
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk Lampiran 6/2
INFORMASI TAMBAHAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN (ENTITAS INDUK SAJA)
31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Simpanan dari nasabah
Pihak berelasi 2.700.327 2.474.751
Pihak ketiga 1.079.151.832 1.021.184.852
Simpanan dari bank-bank lain 10.146.440 8.006.041
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi 120.630 383.273
Utang akseptasi 6.701.256 9.666.648
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 972.534 -
Utang pajak 1.434.752 2.151.204
Pinjaman yang diterima 60.477 12.464
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi 3.369.458 3.437.454
Liabilitas imbalan pasca-kerja 8.884.242 7.410.593
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain 23.904.545 15.925.205
Obligasi subordinasi 500.000 500.000
JUMLAH LIABILITAS 1.137.946.493 1.071.152.485
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp 12,50 (nilai penuh) per lembar
saham
Modal dasar: 440.000.000.000 lembar saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh:
123.275.050.000 lembar saham 1.540.938 1.540.938
Tambahan modal disetor 5.711.368 5.711.368
Surplus revaluasi aset tetap 10.801.590 10.579.223
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 933.879 1.794.978
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 3.234.149 2.826.792
Belum ditentukan penggunaannya 210.702.522 189.760.571
JUMLAH EKUITAS 232.924.446 212.213.870
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 1.370.870.939 1.283.366.355
Page 172
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk Lampiran 6/3
INFORMASI TAMBAHAN
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN (ENTITAS INDUK SAJA)
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023 2022
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan bunga 81.809.757 67.896.741
Beban bunga (11.573.524) (7.847.736)
PENDAPATAN BUNGA - BERSIH 70.236.233 60.049.005
PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA
Pendapatan provisi dan komisi - bersih 16.562.019 16.455.832
Pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi - bersih 1.803.589 1.132.022
Lain-lain 4.216.071 3.863.647
Jumlah pendapatan operasional lainnya 22.581.679 21.451.501
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai aset (1.904.685) (4.383.978)
BEBAN OPERASIONAL LAINNYA
Beban karyawan (14.470.340) (12.190.691)
Beban umum dan administratif (15.743.363) (13.960.380)
Lain-lain (1.818.214) (1.969.215)
Jumlah beban operasional lainnya (32.031.917) (28.120.286)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 58.881.310 48.996.242
BEBAN PAJAK PENGHASILAN (10.895.738) (9.026.842)
LABA BERSIH 47.985.572 39.969.400
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti (554.048) (355.309)
Pajak penghasilan atas pengukuran
kembali liabilitas imbalan pasti 105.269 67.509
(448.779) (287.800)
Surplus revaluasi aset tetap 230.830 1.189.684
(217.949) 901.884
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain (1.063.085) (5.260.917)
Pajak penghasilan 201.986 999.574
(861.099) (4.261.343)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN, SETELAH
PAJAK PENGHASILAN (1.079.048) (3.359.459)
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF 46.906.524 36.609.941
LABA BERSIH PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK
ENTITAS INDUK (nilai penuh) 389 324
Page 173
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk Lampiran 6/4
INFORMASI TAMBAHAN
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS (ENTITAS INDUK SAJA)
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023
Keuntungan
(kerugian) yang
belum direalisasi
atas aset
keuangan yang
diukur pada nilai
wajar melalui Saldo laba
Modal Surplus penghasilan
ditempatkan dan Tambahan revaluasi komprehensif lain- Telah ditentukan Belum ditentukan
disetor penuh modal disetor aset tetap bersih penggunaannya penggunaannya Jumlah ekuitas
Saldo per 31 Desember 2022 1.540.938 5.711.368 10.579.223 1.794.978 2.826.792 189.760.571 212.213.870
Laba tahun berjalan - - - - - 47.985.572 47.985.572
Surplus revaluasi aset tetap - - 222.367 - - 8.463 230.830
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
atas aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain - bersih - - - (861.099) - - (861.099)
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti - bersih - - - - - (448.779) (448.779)
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan - - 222.367 (861.099) - 47.545.256 46.906.524
Cadangan umum - - - - 407.357 (407.357) -
Dividen kas - - - - - (26.195.948) (26.195.948)
Saldo per 31 Desember 2023 1.540.938 5.711.368 10.801.590 933.879 3.234.149 210.702.522 232.924.446
Page 174
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk Lampiran 6/5
INFORMASI TAMBAHAN
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS (ENTITAS INDUK SAJA)
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2022
Keuntungan
(kerugian) yang
belum direalisasi
atas aset
keuangan yang
diukur pada nilai
wajar melalui Saldo laba
Modal Surplus penghasilan
ditempatkan dan Tambahan revaluasi komprehensif lain- Telah ditentukan Belum ditentukan
disetor penuh modal disetor aset tetap bersih penggunaannya penggunaannya Jumlah ekuitas
Saldo per 31 Desember 2021 1.540.938 5.711.368 9.423.741 6.056.321 2.512.565 169.466.629 194.711.562
Laba tahun berjalan - - - - - 39.969.400 39.969.400
Surplus revaluasi aset tetap - - 1.155.482 - - 34.202 1.189.684
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
atas aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain - bersih - - - (4.261.343) - - (4.261.343)
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti - bersih - - - - - (287.800) (287.800)
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan - - 1.155.482 (4.261.343) - 39.715.802 36.609.941
Cadangan umum - - - - 314.227 (314.227) -
Dividen kas - - - - - (19.107.633) (19.107.633)
Saldo per 31 Desember 2022 1.540.938 5.711.368 10.579.223 1.794.978 2.826.792 189.760.571 212.213.870
Page 175
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk Lampiran 6/6
INFORMASI TAMBAHAN
LAPORAN ARUS KAS (ENTITAS INDUK SAJA)
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan pendapatan bunga, provisi dan komisi 100.562.554 85.094.247
Pendapatan operasional lainnya 2.300.444 2.151.659
Pembayaran beban bunga, provisi dan komisi (11.495.240) (7.977.107)
Pembayaran imbalan pasca-kerja (356.111) (339.170)
Pendapatan dari transaksi valuta asing - bersih (461.367) 3.079.816
Beban operasional lainnya (30.056.445) (25.895.539)
Pembayaran tantiem Dewan Komisaris dan Direksi (660.000) (493.000)
Kenaikan (penurunan) lainnya yang mempengaruhi kas:
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang
jatuh tempo lebih dari 3 (tiga) bulan sejak tanggal perolehan 477.882 9.848.411
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (12.068.137) 4.866
Tagihan akseptasi 572.359 (4.054.784)
Wesel tagih (4.489.425) 633.297
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 61.628.430 (6.879.797)
Kredit yang diberikan (99.473.782) (70.831.811)
Aset lain-lain (7.104.585) (126.826)
Simpanan dari nasabah 58.951.046 50.178.055
Simpanan dari bank-bank lain 2.159.930 (2.193.428)
Utang akseptasi (2.965.392) 3.022.354
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain 8.047.642 1.696.809
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi
sebelum pembayaran pajak penghasilan 65.569.803 36.918.052
Pembayaran pajak penghasilan (11.232.056) (9.449.525)
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi 54.337.747 27.468.527
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pembelian efek-efek untuk tujuan investasi (103.795.014) (93.478.730)
Penerimaan dari efek-efek untuk tujuan investasi yang jatuh tempo
selama tahun berjalan 40.540.445 68.575.375
Penerimaan dividen kas dari efek-efek untuk tujuan investasi 1.914.400 1.702.184
Setoran modal pada Entitas Anak - (67.500)
Perolehan aset tetap (4.562.590) (2.497.743)
Perolehan aset hak guna (329.269) (636.329)
Hasil penjualan aset tetap 7.705 1.210
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi (66.224.323) (26.401.533)
Page 176
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk Lampiran 6/7
INFORMASI TAMBAHAN
LAPORAN ARUS KAS (ENTITAS INDUK SAJA)
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan pinjaman yang diterima 48.013 11.470
Pembayaran dividen kas (26.195.948) (19.107.633)
Penerimaan efek-efek yang dijual dengan
janji dibeli kembali 972.534 -
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan (25.175.401) (19.096.163)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS (37.061.977) (18.029.169)
KAS DAN SETARA KAS, AWAL TAHUN 157.378.246 174.543.314
PENGARUH FLUKTUASI KURS VALUTA ASING PADA
KAS DAN SETARA KAS 728.503 864.101
KAS DAN SETARA KAS, AKHIR TAHUN 121.044.772 157.378.246
Kas dan setara kas terdiri dari:
Kas 21.655.553 21.281.939
Giro pada Bank Indonesia 91.333.237 102.745.583
Giro pada bank-bank lain 5.603.754 4.639.741
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang
jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal perolehan 2.452.228 28.710.983
Jumlah kas dan setara kas 121.044.772 157.378.246
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.