Skip to content
Back to announcement

20260415_OBAT_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32070859_lamp1.pdf

Other Text extracted OBAT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 30

Page 1

          
Page 2
                                   Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa

A. Pencapaian Proyeksi (Hanya Disampaikan kepada Bursa)


 1.    Sehubungan dengan realisasi atas proyeksi aset Perseroan per 31 Desember 2025, agar dijelaskan:

       a. Latar belakang dan penyebab lebih rendahnya realisasi dibandingkan proyeksi pada akun
           berikut:
          1) Kas dan setara kas
           Tanggapan: Berdasarkan proyeksi yang telah disusun, posisi kas dan setara kas Perseroan
           diperkirakan mencapai Rp95,4 miliar. Namun demikian, hingga akhir tahun buku 2025,
           realisasi kas dan setara kas tercatat sebesar Rp29,3 miliar. Perbedaan ini disebabkan oleh
           beberapa faktor utama. Pertama, terdapat pembagian dividen sebesar 100% atas kinerja tahun
           buku 2024 dengan nilai Rp13.424.000.000. Kedua, Perseroan melakukan penempatan dana
           pada investasi jangka pendek sebesar Rp13.320.000.000, jauh lebih tinggi dibandingkan
           dengan proyeksi awal sebesar Rp1.650.000.000, atau meningkat sebesar Rp11.670.000.000
           dari rencana semula. Selain itu, laba yang diproyeksikan sebesar Rp33,3 miliar hanya
           terealisasi sebesar Rp25,5 miliar. Perseroan juga menggunakan kas untuk pembelian aset tetap
           dengan nilai mencapai Rp40 miliar, lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebesar Rp23,6 miliar.
           Faktor lain yang turut memengaruhi lebih rendahnya posisi kas adalah realisasi utang usaha
           yang lebih kecil dibandingkan proyeksi, sebagai dampak dari penerapan Standar Operasional
           Prosedur (SOP) keuangan yang lebih ketat, khususnya dalam pengelolaan dan pembayaran
           kepada pemasok.
          2) Piutang usaha.
          Tanggapan: Proyeksi pada tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp10,9 miliar, sementara realisasinya
          tercatat sebesar Rp5,5 miliar. Perbedaan antara proyeksi dan realisasi tersebut terutama
          disebabkan oleh adanya peningkatan piutang lain-lain dari pihak berelasi. Dalam proyeksi awal,
          pos tersebut tidak dianggarkan (Rp0), namun pada realisasinya mencapai Rp11,2 miliar, sehingga
          memberikan dampak signifikan terhadap tidak tercapainya nilai yang telah diproyeksikan.
          3) Persediaan.
          Tanggapan: Realisasi persediaan Perseroan tercatat sebesar Rp19,8 miliar, lebih rendah
          dibandingkan dengan proyeksi yang ditetapkan sebesar Rp26,1 miliar. Perbedaan ini terutama
          disebabkan oleh adanya peningkatan pada pos uang muka pembelian yang terealisasi sebesar
          Rp2,8 miliar, lebih tinggi dari proyeksi awal sebesar Rp1,8 miliar. Selain itu, pengelolaan
          persediaan Perseroan menerapkan sistem Just in Time, yaitu metode di mana pembelian bahan
          baku dan bahan kemas dilakukan berdasarkan adanya Purchase Order dari pelanggan.
          Kebijakan ini diterapkan dengan mempertimbangkan karakteristik bahan baku yang memiliki
          batas masa kedaluwarsa (expired date), sehingga Perseroan dapat menjaga efisiensi persediaan
          serta meminimalkan risiko penurunan kualitas atau kerugian akibat barang yang tidak terpakai.

      b.   Latar belakang dan penyebab lebih tingginya realisasi dibandingkan proyeksi pada akun
           berikut:
           1) Investasi jangka pendek.
           Tanggapan: Perseroan melakukan penempatan dana kas yang belum digunakan ke dalam
           instrumen investasi, salah satunya pada reksa dana pasar uang, dengan tujuan untuk menjaga
           produktivitas dana serta mengoptimalkan pengelolaan likuiditas. Langkah ini diambil agar dana
           yang tersedia tetap dapat memberikan imbal hasil yang relatif stabil dengan tingkat risiko yang
           terjaga. Langkah investasi ini juga mendukung fleksibilitas keuangan Perseroan, mengingat
           instrumen reksa dana pasar uang memiliki tingkat likuiditas yang tinggi sehingga dapat dengan
Page 3
     mudah dicairkan ketika dibutuhkan untuk mendukung kegiatan operasional maupun kebutuhan
     pendanaan lainnya. Pendekatan ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam mengelola kas
     secara efisien, prudent, dan berorientasi pada kesinambungan kinerja keuangan.
     2) Uang muka pembelian.
     Tanggapan: Pada akhir tahun 2025, beberapa pemasok Perseroan mengalami kendala dalam
     proses pengiriman barang, sehingga realisasi pengiriman tersebut baru dapat dilakukan pada
     awal tahun 2026. Kondisi ini berdampak pada tertundanya pengakuan atas transaksi yang telah
     direncanakan sebelumnya dalam periode berjalan. Terdapat transaksi pembelian tanah yang
     hingga akhir periode pelaporan masih dalam proses administrasi, khususnya terkait dengan
     pengalihan hak (balik nama). Tanah tersebut merupakan hasil pembelian oleh entitas anak, yaitu
     PT Denbo Higienis Laboratoris. Proses penyelesaian legalitas ini masih berlangsung dan
     diharapkan dapat diselesaikan pada periode berikutnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
     3) Aset tetap.
     Tanggapan: Peningkatan nilai aset Perseroan disebabkan oleh adanya penambahan aset pada
     beberapa entitas anak. Di antaranya berupa pembelian tanah oleh PT Denbo Higienis
     Laboratoris, serta penambahan aset bangunan pada PT Botryo yang terkait dengan
     pengembangan pabrik PKRT. Selain itu, terdapat penambahan kendaraan operasional pada PT
     Algaepark guna mendukung kelancaran aktivitas operasional sehari-hari. Perseroan juga
     melakukan investasi dalam bentuk pembelian mesin dan peralatan produksi yang bertujuan
     untuk meningkatkan kapasitas serta efisiensi kegiatan operasional. Penambahan aset tersebut
     merupakan upaya Perseroan dalam memperkuat infrastruktur bisnis, mendukung ekspansi
     usaha, serta meningkatkan kinerja operasional secara berkelanjutan di berbagai lini usaha yang
     dijalankan.
     4)   Investasi entitas asosiasi.
     Tanggapan: Nilai realisasi pada periode ini menunjukkan penurunan apabila dibandingkan
     dengan tahun 2024, dengan selisih penurunan sebesar Rp127.048.671. Penurunan tersebut
     terutama disebabkan oleh adanya perubahan struktur pelaporan keuangan, yaitu masuknya
     entitas asosiasi ke dalam grup konsolidasian Perseroan. Perubahan ini berdampak pada metode
     pencatatan dan penyajian laporan keuangan, sehingga memengaruhi perbandingan kinerja
     antarperiode. Dengan demikian, penurunan yang terjadi tidak semata-mata mencerminkan
     penurunan kinerja operasional, melainkan juga dipengaruhi oleh penyesuaian akuntansi yang
     timbul dari proses konsolidasi.
     5)   Aset lain-lain
     Tanggapan: Aset lain-lain tersebut merupakan biota air yang dimiliki oleh entitas anak, yaitu PT
     Algaepark Indonesia Makmur. Nilai aset ini tercatat mengalami penurunan apabila dibandingkan
     dengan tahun 2024, dengan selisih penurunan sebesar Rp94.311.598. Penurunan tersebut
     mencerminkan adanya dinamika dalam aktivitas produksi maupun faktor lain yang memengaruhi
     nilai tercatat aset pada periode berjalan. Realisasi nilai asset masih berada di atas proyeksi yang
     telah ditetapkan sebelumnya. Kondisi tersebut disebabkan oleh kegiatan operasional PT
     Algaepark Indonesia Makmur yang masih secara aktif melakukan produksi biota air. Aktivitas
     produksi yang berkelanjutan ini turut menjaga tingkat persediaan dan nilai aset, sekaligus
     menunjukkan komitmen Perseroan dalam mempertahankan keberlangsungan usaha serta
     optimalisasi potensi bisnis di sektor terkait.
c.   Upaya dan strategi Perseroan agar dapat mencapai proyeksi total aset per 31 Desember 2026
     dan periode berikutnya
     Tanggapan: Proyeksi total aset Perseroan pada tahun 2026 ditetapkan sebesar
     Rp187.577.565.052, sementara posisi total aset hingga akhir tahun 2025 tercatat sebesar
Page 4
         Rp131.004.086.117. Dalam rangka mencapai target tersebut, Perseroan menetapkan strategi
         peningkatan aset sebesar 20% dari total aset tahun 2025, atau setara dengan Rp26.200.817.223,
         melalui berbagai inisiatif strategis sebagai berikut:

         1)   Perseroan telah melaksanakan program Beauty Pitch, yang bertujuan untuk memfasilitasi
              para pemilik merek (brand owner) dalam pengembangan produk. Program ini diharapkan
              mampu menjaring pelanggan potensial yang dapat berkontribusi terhadap peningkatan
              pendapatan dan profitabilitas Perseroan.
         2)   Entitas anak, yaitu PT Botryo Herba Bioteknologi, telah mengimplementasikan sistem
              penjualan factory to customer (F to C). Strategi ini bertujuan untuk mempersingkat rantai
              distribusi, sehingga Perseroan dapat melakukan penjualan langsung kepada pelanggan
              tanpa melalui distributor, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan margin
              keuntungan.
         3)   Divisi Herbal pada tahun 2026 ditargetkan telah memperoleh izin full aspect dari Badan
              Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga dapat memproduksi suplemen dalam
              negeri. Pencapaian ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Perseroan bagi
              pelanggan yang ingin melakukan kerja sama maklon.
         4)   Divisi Kosmetik pada tahun 2026 telah berhasil memperoleh pemaklon potensial dengan
              volume pemesanan yang signifikan, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif
              terhadap peningkatan kinerja penjualan Perseroan.
         5)   Perseroan akan terus memperkuat hubungan dan meningkatkan kedekatan dengan
              pelanggan, guna menciptakan loyalitas serta memastikan keberlanjutan kerja sama usaha.
         6)   Entitas anak PT Algaepark Indonesia Mandiri telah melakukan ekspansi penjualan secara
              agresif melalui platform e-commerce untuk produk makanan dan minuman (F&B), herbal,
              serta suplemen ternak, guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan volume
              penjualan secara berkelanjutan.

    d.   Perkiraan Perseroan atas pencapaian proyeksi total aset Perseroan tahun 2026 dan tahun
         berikutnya mengingat hingga per 31 Desember 2025 realisasi total aset Perseroan masih di
         bawah yang diproyeksikan Perseroan:
         Tanggapan: Perseroan memproyeksikan adanya peningkatan total aset sebesar 20% pada tahun
         2026 dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya. Dengan asumsi pertumbuhan tersebut
         dapat terealisasi, maka total aset Perseroan pada tahun 2026 diperkirakan akan mencapai
         Rp157.204.903.340. Proyeksi kenaikan ini didasarkan pada berbagai inisiatif strategis yang
         telah direncanakan, termasuk penguatan kinerja operasional, peningkatan penjualan, serta
         optimalisasi investasi pada aset produktif. Selain itu, Perseroan juga akan terus melakukan
         pengelolaan sumber daya secara efisien dan terukur guna memastikan bahwa pertumbuhan aset
         dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan
         nilai perusahaan secara keseluruhan.

    e. Perubahan strategi dan upaya Perseroan setelah mengetahui tidak tercapainya proyeksi total aset
       Perseroan.
       Tanggapan: Perseroan akan meningkatkan efisiensi dengan melakukan pengendalian terhadap
       biaya-biaya yang tidak bersifat prioritas, sehingga alokasi sumber daya dapat difokuskan pada
       kegiatan yang memberikan nilai tambah optimal. Selain itu, Perseroan juga akan berupaya
       meningkatkan pendapatan melalui penerapan strategi yang telah dijelaskan pada poin c, sebagai
       bagian dari upaya mendorong pertumbuhan kinerja secara berkelanjutan. Perseroan tetap akan
       memperhatikan serta mengantisipasi dinamika ekonomi global pada tahun 2026, termasuk
       potensi perubahan kondisi pasar, fluktuasi ekonomi, serta faktor eksternal lainnya. Pendekatan
       yang adaptif dan terukur ini diharapkan mampu menjaga stabilitas kinerja keuangan,
       meningkatkan daya saing, serta memastikan keberlanjutan usaha di tengah tantangan dan
       peluang yang terus berkembang.
2. Sehubungan dengan realisasi atas proyeksi liabilitas Perseroan per 31 Desember 2025, agar
Page 5
dijelaskan:
a) Latar belakang dan penyebab lebih rendahnya realisasi dibandingkan proyeksi pada akun
     berikut:
      1) Utang usaha
           Tanggapan: Realisasi utang usaha Perseroan tercatat lebih rendah dibandingkan dengan
           proyeksi yang telah ditetapkan. Hal ini disebabkan oleh penerapan Standar Operasional
           Prosedur (SOP) Perseroan yang mengatur bahwa pembayaran kepada pemasok harus
           segera dilakukan setelah barang diterima, serta setelah pemasok menyampaikan invoice
           dan faktur pajak secara lengkap, tanpa penundaan lebih dari satu minggu. Kebijakan
           tersebut adalah komitmen Perseroan dalam menjaga disiplin keuangan serta membangun
           hubungan yang baik dan terpercaya dengan para pemasok. Selain itu, penerapan SOP ini
           juga bertujuan untuk memastikan kelancaran rantai pasok, meminimalkan potensi
           kesalahan administrasi, serta meningkatkan kredibilitas Perseroan dalam menjalankan
           kewajiban pembayaran secara tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

     2)   Utang pajak
          Tanggapan: Pada periode saat ini, realisasi utang pajak Perseroan tercatat lebih rendah
          dibandingkan dengan proyeksi yang telah ditetapkan. Kondisi ini terutama disebabkan
          oleh penurunan kewajiban Pajak Penghasilan Pasal 29 pada tahun 2025, yang sejalan
          dengan menurunnya tingkat laba yang dihasilkan oleh Perseroan. Penurunan laba tersebut
          secara langsung berdampak pada besaran pajak terutang yang harus dibayarkan, sehingga
          posisi utang pajak menjadi lebih rendah dari estimasi awal. Perseroan tetap memastikan
          kepatuhan terhadap seluruh ketentuan perpajakan yang berlaku.

     3)   Uang muka penjualan
          Tanggapan: Realisasi uang muka penjualan Perseroan tercatat lebih rendah dibandingkan
          dengan proyeksi yang telah ditetapkan. Hal ini antara lain disebabkan oleh asumsi
          proyeksi tahun 2025 yang relatif optimistis, dengan target sebesar Rp6 miliar, sementara
          realisasinya hanya mencapai Rp804 juta. Perbedaan tersebut mencerminkan adanya
          ketidaksesuaian antara estimasi awal dengan kondisi aktual yang terjadi selama periode
          berjalan. Selain itu, pada tahun 2025 Perseroan mengalami peningkatan kapasitas dan
          kecepatan produksi, sehingga proses pengiriman barang kepada pelanggan dapat
          dilakukan lebih cepat. Kondisi ini menyebabkan uang muka penjualan yang diterima
          segera digunakan untuk pelunasan faktur penjualan dalam waktu yang relatif singkat.
          Dengan demikian, saldo uang muka pada akhir periode menjadi lebih rendah, seiring
          dengan percepatan siklus penjualan dan penagihan yang lebih efisien.

b.   Latar belakang dan penyebab lebih tingginya realisasi dibandingkan proyeksi pada akun
     berikut:
     1) Beban akrual
          Tanggapan: Kondisi ini disebabkan oleh entitas anak, yaitu PT Algaepark Indonesia
          Mandiri, yang pada awalnya diproyeksikan dapat mengembalikan investasi dari pihak
          ketiga sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Namun demikian, realisasi
          pengembalian tersebut belum dapat dilakukan pada periode berjalan karena adanya
          kendala pada arus kas (cash flow) perusahaan. Keterbatasan likuiditas tersebut
          memengaruhi kemampuan entitas anak dalam memenuhi kewajiban pengembalian
          investasi sesuai jadwal yang direncanakan. Meskipun demikian, Perseroan terus
          melakukan langkah-langkah perbaikan dan pengelolaan keuangan secara lebih optimal
          guna memperbaiki kondisi arus kas, sehingga kewajiban tersebut dapat direalisasikan
          pada periode berikutnya sesuai dengan komitmen yang telah ditetapkan.


     2)   Utang bank
Page 6
          Tanggapan: Realisasi utang bank Perseroan tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan
          proyeksi yang telah ditetapkan. Hal ini disebabkan oleh perbedaan waktu penyusunan
          proyeksi, yang dilakukan sebelum bulan September 2024, dengan kondisi aktual yang
          terjadi setelah periode tersebut. Pada bulan September 2024, Direksi mengambil
          keputusan strategis untuk menambah fasilitas utang sebesar Rp2 miliar, yang digunakan
          untuk pembelian sebidang tanah. Tanah tersebut diperuntukkan guna mendukung
          kegiatan operasional entitas anak, yaitu PT Denbo Higienis Laboratoris. Keputusan ini
          diambil sebagai bagian dari upaya penguatan infrastruktur operasional serta mendukung
          pengembangan usaha jangka panjang. Dengan demikian, peningkatan utang bank
          tersebut merupakan langkah strategis yang diharapkan dapat memberikan kontribusi
          positif terhadap peningkatan kapasitas dan kinerja operasional Perseroan secara
          keseluruhan di masa mendatang.

     3)   Utang pembiayaan konsumen
          Tanggapan: Pada akhir tahun 2024, entitas anak Perseroan, yaitu PT Algaepark Indonesia
          Mandiri, melakukan transaksi pembiayaan konsumen dalam bentuk pembelian kendaraan
          operasional berupa mobil Wuling Alvez dengan nilai sebesar Rp249 juta. Kendaraan
          tersebut digunakan untuk mendukung kegiatan operasional serta aktivitas pemasaran
          perusahaan. Transaksi ini menyebabkan nilai pembiayaan konsumen yang terealisasi
          menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan proyeksi yang telah ditetapkan sebelumnya.
          Perbedaan tersebut mencerminkan adanya kebutuhan tambahan dalam mendukung
          mobilitas dan efektivitas kegiatan usaha. Selain itu, langkah ini juga merupakan bagian
          dari strategi Perseroan dalam memperkuat fungsi operasional dan memperluas jangkauan
          pemasaran guna meningkatkan kinerja bisnis secara keseluruhan.

     4)   Liabilitas sewa
          Tanggapan: Liabilitas sewa jangka panjang Perseroan pada tahun 2024 tercatat sebesar
          Rp398.984.848, sedangkan pada tahun 2025 menurun menjadi Rp327.987.878.
          Penurunan ini terjadi sebagai akibat dari penyesuaian terhadap beban dan pembayaran
          sewa pada tahun berjalan, sesuai dengan kebijakan akuntansi yang berlaku. Selain itu,
          Perseroan mengakui bahwa terdapat kekeliruan dalam penempatan atau klasifikasi pada
          bagian proyeksi liabilitas sewa tersebut. Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan akan
          segera melakukan perbaikan dan penyesuaian yang diperlukan guna memastikan
          penyajian laporan keuangan yang lebih akurat, transparan, serta sesuai dengan standar
          akuntansi dan prinsip tata kelola yang baik.
     5)   Utang lain-lain
          Tanggapan: Pada tahun 2025, entitas anak Perseroan melakukan tindakan korporasi yang
          berdampak pada peningkatan utang lain-lain di luar proyeksi yang telah ditetapkan
          sebelumnya. Tindakan korporasi tersebut diharapkan memberi dampak positif kepada
          Perseroan.

c.   Upaya dan strategi Perseroan agar dapat mencapai proyeksi total liabilitas per 31 Desember
     2026 dan periode berikutnya.
     Tanggapan: Perseroan akan menerapkan sejumlah langkah strategis guna memperkuat
     pengelolaan keuangan dan menjaga stabilitas arus kas. Pertama, Perseroan akan mempercepat
     proses penagihan piutang untuk meningkatkan kelancaran cash flow, sekaligus meminimalkan
     risiko piutang bermasalah melalui penerapan selektivitas yang lebih ketat dalam pemilihan
     pelanggan. Selain itu, komitmen pembayaran akan diperkuat melalui kebijakan uang muka
     (down payment) yang lebih disiplin. Kedua, Perseroan akan melakukan restrukturisasi
     terhadap proyeksi liabilitas agar lebih mencerminkan kondisi aktual dan kebutuhan keuangan
     secara realistis. Ketiga, efisiensi akan terus ditingkatkan dengan mengendalikan biaya serta
     mengurangi belanja yang tidak produktif. Keempat, Perseroan akan meningkatkan komitmen
     dalam penyelesaian kewajiban, khususnya terhadap utang yang memiliki tingkat bunga tinggi,
     guna mengurangi beban keuangan. Kelima, fokus investasi akan diarahkan pada proyek-
Page 7
         proyek yang memiliki tingkat pengembalian (return on investment/ROI) yang cepat.

    d.   Perkiraan Perseroan atas pencapaian proyeksi total liabilitas Perseroan tahun 2026 dan tahun
         berikutnya mengingat hingga per 31 Desember 2025 realisasi total liabilitas Perseroan masih
         di bawah yang diproyeksikan Perseroan.
         Tanggapan: Proyeksi total liabilitas Perseroan pada tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp
         20.988.828.350, sedangkan realisasinya tercatat sebesar Rp 20.988.888.930. Dengan
         demikian, terdapat selisih yang sangat minimal, yaitu sebesar Rp 60.580, yang menunjukkan
         tingkat akurasi proyeksi yang sangat baik. Berdasarkan capaian tersebut, tahun 2026,
         Perseroan tetap mempertahankan pendekatan proyeksi yang sama, dengan menetapkan
         estimasi total liabilitas sebesar Rp22,1 miliar. Langkah ini juga disertai dengan komitmen
         untuk terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala guna memastikan bahwa
         proyeksi tetap selaras dengan kondisi aktual dan dinamika bisnis yang berkembang.

    e.   Perubahan strategi dan upaya Perseroan setelah mengetahui tidak tercapainya proyeksi
         liabilitas Perseroan
         Tanggapan: Perseroan akan segera mengimplementasikan strategi yang telah dijelaskan pada
         poin c sebagai bagian dari langkah konkret dalam mencapai target dan rencana yang telah
         ditetapkan. Perseroan juga akan memastikan adanya pengawasan dan evaluasi secara berkala
         terhadap efektivitas implementasi strategi tersebut, guna mengidentifikasi potensi perbaikan
         serta memastikan pencapaian hasil yang optimal. Dengan demikian, diharapkan strategi yang
         dijalankan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja, efisiensi
         operasional, serta keberlanjutan pertumbuhan usaha Perseroan di masa mendatang.

3. Sehubungan dengan realisasi atas proyeksi ekuitas Perseroan per 31 Desember 2025, agar
   dijelaskan:
    a.   Latar belakang dan penyebab lebih rendahnya realisasi dibandingkan proyeksi pada akun
         berikut:
         1)   Modal saham
              Tanggapan: Nilai modal saham Perseroan tercatat lebih rendah sebagai akibat dari
              pembagian dividen sebesar 100% atas kinerja tahun buku 2024. Kebijakan tersebut
              berdampak pada berkurangnya saldo laba yang ditahan, sehingga memengaruhi struktur
              permodalan Perseroan secara keseluruhan.

         2)   Tambahan modal disetor
              Tanggapan: Nilai tambahan modal disetor Perseroan tercatat lebih rendah sebagai
              dampak dari kebijakan pembagian dividen sebesar 100% atas kinerja tahun buku 2024.
              Kebijakan tersebut memengaruhi struktur ekuitas Perseroan.

         3)   Saldo laba
              Tanggapan: Kondisi tersebut disebabkan oleh adanya perubahan strategi pemasaran yang
              dilakukan Perseroan, serta kinerja yang kurang optimal pada beberapa entitas anak
              selama periode berjalan.
Page 8
b.   Upaya dan strategi Perseroan agar dapat mencapai proyeksi total ekuitas per 31 Desember
     2026 dan periode berikutnya.
     Tanggapan: Untuk mencapai proyeksi total ekuitas per 31 Desember 2026 dan periode
     berikutnya, Perseroan akan menerapkan sejumlah upaya antara lain: Pertama, Perseroan akan
     fokus pada peningkatan kinerja operasional melalui optimalisasi penjualan, pengembangan
     produk, serta perluasan pasar guna meningkatkan pendapatan dan laba bersih. Pertumbuhan
     laba ini diharapkan dapat memperkuat posisi ekuitas melalui peningkatan saldo laba ditahan.
     Kedua, Perseroan akan melakukan efisiensi biaya secara berkelanjutan dengan mengendalikan
     pengeluaran yang tidak produktif, sehingga margin keuntungan dapat ditingkatkan. Ketiga,
     Perseroan akan memperkuat struktur permodalan melalui pengelolaan yang prudent, termasuk
     menjaga keseimbangan antara pendanaan internal dan eksternal, serta mempertimbangkan
     opsi pendanaan strategis apabila diperlukan untuk mendukung ekspansi usaha. Keempat,
     Perseroan akan meningkatkan kualitas aset dengan berfokus pada investasi yang memberikan
     nilai tambah dan tingkat pengembalian yang optimal, serta melakukan evaluasi berkala
     terhadap kinerja aset yang dimiliki.

c.   Perkiraan Perseroan atas pencapaian proyeksi total ekuitas Perseroan tahun 2026 dan tahun
     berikutnya mengingat hingga per 31 Desember 2025 realisasi total ekuitas Perseroan masih di
     bawah yang diproyeksikan Perseroan.
     Tanggapan: Dengan mempertimbangkan dinamika kondisi geopolitik serta perkembangan
     ekonomi global pada tahun 2026, Perseroan memandang perlu untuk melakukan peninjauan
     kembali terhadap proyeksi yang telah disusun sebelumnya. Langkah ini dilakukan guna
     memastikan bahwa asumsi-asumsi yang digunakan tetap relevan dan mencerminkan kondisi
     aktual yang berkembang.

d.   Perubahan strategi dan upaya Perseroan setelah mengetahui tidak tercapainya proyeksi total
     ekuitas Perseroan.
     Tanggapan: Perseroan akan menyelenggarakan rapat koordinasi untuk membahas dan
     merumuskan strategi yang lebih fleksibel serta adaptif terhadap dinamika geopolitik dan
     kondisi ekonomi global yang terus berkembang. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan
     bahwa arah kebijakan dan langkah strategis Perseroan tetap relevan dengan situasi eksternal
     yang dihadapi. Perseroan juga akan melakukan evaluasi terhadap strategi yang telah berjalan,
     mengidentifikasi potensi risiko, serta merumuskan langkah-langkah mitigasi yang tepat.

e.   Informasi mengenai nilai proyeksi konversi waran beserta realisasinya pada tahun 2025.
     Tanggapan: Perseroan tidak melakukan penghitungan maupun penyusunan proyeksi terkait
     potensi konversi waran yang beredar. Kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan
     berbagai faktor ketidakpastian yang dapat memengaruhi tingkat realisasi konversi oleh para
     pemegang waran. Adapun hingga tanggal 31 Desember 2025, realisasi waran yang telah
     dikonversi tercatat sebanyak 28.109.507 lembar saham, yang memberikan kontribusi terhadap
     peningkatan modal disetor Perseroan dengan total nilai sebesar Rp 9.838.327.450.

f.   Latar belakang dan alasan Perseroan belum melakukan penambahan atas cadangan wajib per
     31 Desember 2025.
     Tanggapan: Hal tersebut disebabkan oleh kebijakan Perseroan yang membagikan 100% laba
     bersih kepada para pemegang saham. Kebijakan ini berdampak langsung terhadap
     berkurangnya akumulasi laba ditahan dalam struktur ekuitas Perseroan.
Page 9
4. Sehubungan dengan proyeksi pendapatan Perseroan, agar dijelaskan:
    a. Latar belakang dan penyebab realisasi pendapatan Perseroan tahun 2025 telah lebih besar
       dibandingkan dengan yang diproyeksikan Perseroan
       Tanggapan: Terdapat peningkatan tambahan penjualan yang sangat signifikan yang berasal
       dari entitas cucu Perseroan, yaitu PT Algae Bioteknologi Internasional. Kontribusi penjualan
       dari entitas tersebut tercatat sebesar Rp 35.606.067.638, yang merepresentasikan sekitar
       22,24% dari total keseluruhan penjualan Perseroan. Capaian ini menunjukkan peran strategis
       entitas cucu dalam mendukung kinerja operasional dan pertumbuhan pendapatan Perseroan
       secara konsolidasi.

    b.   Perseroan agar menjelaskan rincian realisasi dibandingkan proyeksi pendapatan dari masing-
         masing entitas dalam grup beserta jenis pendapatannya
         Tanggapan:

          No         Jenis Penjualan                                       PT BBT
                                                                Proyeksi            Realisasi
                 1 Penjualan

                     Herbal                                30.973.201.499      34.414.668.332

                     Kosmetik                              17.773.235.935      22.216.544.918
                     Minuman fungsional dan
                     botanikal                             24.218.349.817      30.272.937.272

                 2 Pendapatan jasa

                     Herbal                                100.000.000         114.000.000

                     Kosmetik                              100.000.000         133.000.000
                     Minuman fungsional dan
                     botanikal                             100.000.000         133.800.000

          Jumlah                                           73.264.787.251 87.284.950.522
          No     Jenis Penjualan                                        PT BHB
                                                               Proyeksi        Realisasi
                 1 Penjualan

                     Herbal                                10.406.238.336      13.007.797.920

                     Kosmetik                                                  -
                     Minuman fungsional dan
                     botanikal                                                 -

                 2 Pendapatan jasa

                     Herbal                                200.000.000         537.423.214

                     Kosmetik                                                  -
Page 10
        Minuman fungsional dan
        botanikal                                 -

Jumlah                           10.606.238.336 13.545.221.134
No     Jenis Penjualan                        PT MIB
                                     Proyeksi        Realisasi
     1 Penjualan

        Herbal                                    -

        Kosmetik                 17.474.808.336   14.517.935.130
        Minuman fungsional dan
        botanikal                                 -

     2 Pendapatan jasa

        Herbal                                    -

        Kosmetik                                  -
        Minuman fungsional dan
        botanikal                                 -

Jumlah                           17.474.808.336 14.517.935.130
No     Jenis Penjualan                        PT DHL
                                     Proyeksi        Realisasi
     1 Penjualan

        Herbal                   3.000.000.000    4.381.234.977

        Kosmetik                                  -
        Minuman fungsional dan
        botanikal                                 -

     2 Pendapatan jasa

        Herbal                                    -

        Kosmetik                                  -
        Minuman fungsional dan
        botanikal                                 -

Jumlah                           3.000.000.000    4.381.234.977
No     Jenis Penjualan                        PT AIM
                                     Proyeksi        Realisasi
     1 Penjualan

        Herbal                   26.874.874.799   39.932.456.232
Page 11
                Kosmetik                                                     101.671.101
                Minuman fungsional dan
                botanikal                                                    56.198.320

             2 Pendapatan jasa

                Herbal                                  200.000.000          298.129.952

                Kosmetik                                                     80.000
                Minuman fungsional dan
                botanikal                                                    220.000

     Jumlah                                             27.074.874.799 40.388.755.606
     No     Jenis Penjualan                                          Jumlah
                                                            Proyeksi        Realisasi
             1 Penjualan

                Herbal                                  71.254.314.634           91736157462

                Kosmetik                                35.248.044.271           36836151149
                Minuman fungsional dan
                botanikal                               24.218.349.817           30329135592

                                                                         -   -

             2 Pendapatan jasa                                           -   -

                Herbal                                  500.000.000                949553166

                Kosmetik                                100.000.000                133080000
                Minuman fungsional dan
                botanikal                               100.000.000                134020000

     Jumlah                                             131.420.708.722 160.118.097.369

c.   Faktor utama yang menyebabkan realisasi pendapatan Perseroan tahun 2025 telah mencapai
     nilai yang diproyeksikan Perseroan
     Tanggapan: Faktor yang paling signifikan dalam memengaruhi pencapaian proyeksi kinerja
     Perseroan adalah bergabungnya entitas cucu, yaitu PT Algae Bioteknologi Internasional, yang
     memberikan kontribusi sebesar 22,24% terhadap total penjualan selama tahun buku 2025.
     Selain itu, terdapat pula peningkatan kinerja yang didukung oleh keberhasilan Perseroan
     dalam mengelola hubungan dengan pelanggan potensial, di mana beberapa di antaranya
     mampu mencatatkan nilai transaksi penjualan yang melampaui Rp 2 miliar sepanjang periode
     tersebut. Kondisi ini mencerminkan pertumbuhan basis pelanggan serta peningkatan
     kepercayaan pasar terhadap produk dan layanan Perseroan.
Page 12
    d.   Upaya dan strategi Perseroan untuk mencapai proyeksi pendapatan tahun 2026 dan periode
         berikutnya
         Tanggapan:
         1) Program Beauty Pitch merupakan inisiatif strategis yang dirancang untuk memfasilitasi
              para Brand Owner dalam pengembangan dan penyediaan produk. Melalui program ini,
              Perseroan berharap dapat menjaring pelanggan potensial yang memiliki kapasitas untuk
              memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan dan profitabilitas
              Perseroan secara berkelanjutan, serta memperluas jaringan kemitraan usaha.
         2) Kegiatan penjualan langsung kepada pelanggan telah dilaksanakan oleh PT Botryo Herba
              Bioteknologi, PT Algae Bioteknologi Internasional, dan PT Algepark Indonesia Mandiri
              dengan pendekatan pemasaran berbasis digital. Strategi ini dilakukan melalui
              penyusunan materi iklan yang dioptimalkan menjadi konten unggulan (winning content)
              serta didistribusikan secara masif, sehingga diharapkan mampu menghasilkan
              pertumbuhan pendapatan yang signifikan dan berkesinambungan.
         3) Perseroan menetapkan strategi penetapan harga yang kompetitif dibandingkan dengan
              pelaku usaha sejenis di industri yang sama, dengan tetap mengedepankan kualitas
              produk. Upaya ini didukung oleh penerapan sistem pengendalian mutu (quality control)
              yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan guna memastikan bahwa setiap
              produk yang dihasilkan mampu memenuhi standar serta ekspektasi pelanggan.
         4) Perseroan secara aktif melakukan inovasi produk yang selaras dengan kebutuhan dan
              preferensi pasar. Hal ini dilakukan melalui analisis data yang diperoleh dari platform e-
              commerce dan Google Ads, sehingga pengembangan produk dapat berbasis pada tren
              permintaan konsumen yang aktual dan relevan dengan dinamika pasar.
         5) Perseroan juga berupaya untuk memperoleh berbagai perizinan produksi, termasuk untuk
              produk suplemen, softgel, dan tablet, serta pengembangan divisi kosmetik dengan
              cakupan penuh (full aspect). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan variasi produk
              yang dihasilkan, memperluas pangsa pasar, serta memperkuat daya saing Perseroan di
              industri terkait.

    e.   Dampak penawaran umum dan konversi waran terhadap perubahan pendapatan Perseroan
         tahun 2026.
         Tanggapan: Dampak dari pelaksanaan penawaran umum serta konversi waran diharapkan
         dapat semakin memperkuat dan menunjang peningkatan pendapatan Perseroan pada masa
         yang akan datang. Hal ini sejalan dengan upaya ekspansi yang tengah dilakukan, di mana
         Perseroan saat ini sedang melaksanakan pembangunan fasilitas pabrik baru. Pembangunan
         tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan, sehingga mampu
         mengakomodasi pertumbuhan permintaan pasar. Selain itu, keberadaan pabrik baru juga
         diharapkan dapat mendukung diversifikasi kegiatan usaha inti Perseroan, sehingga
         menciptakan sumber pendapatan baru yang lebih beragam serta meningkatkan daya saing dan
         keberlanjutan kinerja usaha Perseroan secara keseluruhan.

5. Sehubungan dengan proyeksi laba tahun berjalan Perseroan, agar dijelaskan:
    a. Latar belakang dan penyebab laba tahun 2025 Perseroan tahun 2025 masih lebih kecil
       dibandingkan dengan yang diproyeksikan Perseroan
       Tanggapan: Pada tahun buku 2024, Perseroan mencatat laba komprehensif tahun berjalan
       sebesar Rp 30.501.214.652, yang melampaui nilai proyeksi sebelumnya sebesar Rp
       22.417.251.300. Sementara itu, untuk tahun 2025, Perseroan menetapkan proyeksi laba
       komprehensif sebesar Rp 26.917.200.689, namun realisasi yang dicapai tercatat sebesar Rp
       25.573.890.439, atau sedikit di bawah target yang telah ditetapkan. Perbedaan tersebut
       terutama disebabkan oleh adanya pengakuan pendapatan yang cukup signifikan pada akhir
       tahun 2024, yang berdampak pada perbandingan kinerja antar periode. Meskipun demikian,
       apabila dilakukan perhitungan secara rata-rata dengan tahun sebelumnya, laba komprehensif
Page 13
     tahun berjalan Perseroan tetap menunjukkan kinerja yang relatif lebih baik dibandingkan
     dengan realisasi yang dicapai pada periode berjalan

b.   Keyakinan Perseroan untuk dapat mencapai proyeksi laba tahun berjalan tahun 2026 dan
     tahun berikutnya
     Tanggapan: Dengan penerapan strategi yang tepat dan terarah sebagaimana telah kami uraikan
     sebelumnya, Perseroan memiliki tingkat keyakinan yang tinggi untuk dapat mencapai target
     yang telah ditetapkan. Keyakinan tersebut didukung oleh perencanaan yang matang, analisis
     yang komprehensif terhadap kondisi pasar, serta kesiapan sumber daya yang dimiliki. Selain
     itu, implementasi strategi yang dilakukan secara konsisten dan adaptif terhadap dinamika
     bisnis diharapkan mampu mengoptimalkan kinerja Perseroan, sehingga sasaran yang telah
     direncanakan dapat terealisasi secara efektif dan berkelanjutan.

c.   Perkiraan Perseroan atas pencapaian proyeksi laba Perseroan tahun 2026 dan tahun berikutnya
     mengingat hingga tahun 2026 realisasi laba Perseroan masih di bawah yang diproyeksikan
     Perseroan.
     Tanggapan: Perseroan masih memproyeksikan laba untuk tahun buku 2026 sebesar Rp
     32.990.328.915. Meskipun demikian, tidak tertutup kemungkinan bahwa realisasi laba dapat
     berada di bawah angka tersebut, dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian global
     yang hingga saat ini masih menunjukkan tingkat ketidakstabilan akibat berbagai dinamika
     eksternal. Kendati demikian, Perseroan tetap memiliki keyakinan yang kuat bahwa target laba
     minimal sebesar Rp 30 miliar pada tahun 2026 masih dapat dicapai. Optimisme ini didukung
     oleh strategi usaha yang telah dirancang secara komprehensif, penguatan fundamental bisnis,
     serta kemampuan Perseroan dalam beradaptasi terhadap perubahan kondisi pasar secara
     berkelanjutan.

d.   Perubahan strategi dan upaya Perseroan setelah mengetahui tidak tercapainya proyeksi laba
     Perseroan.
     Tanggapan: Strategi dan upaya yang dilakukan oleh Perseroan akan senantiasa disesuaikan
     dengan perkembangan serta dinamika perekonomian global yang terus berubah. Perseroan
     akan secara aktif melakukan evaluasi dan penyesuaian kebijakan agar tetap relevan dengan
     kondisi pasar dan tantangan yang dihadapi. Meskipun demikian, Perseroan berkomitmen
     untuk tetap menjaga konsistensi dalam upaya peningkatan penjualan melalui penguatan
     strategi pemasaran, optimalisasi kinerja operasional, serta pemanfaatan peluang bisnis yang
     tersedia secara maksimal. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan yang
     berkelanjutan dan memperkuat posisi Perseroan.

e.   Upaya dan strategi Perseroan untuk mencapai proyeksi laba tahun berjalan tahun 2026 dan
     tahun berikutnya.
     Tanggapan: Melakukan peningkatan penjualan serta pengendalian dan pengurangan biaya
     operasional merupakan salah satu fokus utama Perseroan dalam upaya meningkatkan kinerja
     keuangan secara menyeluruh. Perseroan berkomitmen untuk mengoptimalkan strategi
     pemasaran, memperluas jaringan distribusi, serta meningkatkan kualitas produk dan layanan
     guna mendorong pertumbuhan pendapatan. Di sisi lain, langkah efisiensi biaya dilakukan
     melalui pengelolaan sumber daya yang lebih efektif, pengendalian anggaran secara ketat, serta
     penerapan proses operasional yang lebih efisien. Dengan pendekatan yang terintegrasi
     tersebut, diharapkan Perseroan dapat meningkatkan profitabilitas serta menjaga keberlanjutan
     usaha dalam jangka panjang.
Page 14
f.   Latar belakang dan penyebab lebih tingginya realisasi dibandingkan proyeksi pada akun
     berikut:
     1) Beban pokok pendapatan
          Tanggapan: Pada tahun 2025, Perseroan menghadapi kenaikan harga bahan baku yang
          berasal dari pemasok, yang turut memberikan tekanan terhadap struktur biaya produksi.
          Selain itu, terdapat kondisi di mana sejumlah produk dikembalikan karena telah melewati
          masa kedaluwarsa, sementara pelanggan tersebut belum melakukan pelunasan atas
          piutang yang timbul. Di sisi lain, Perseroan juga melakukan pembuatan dan pemberian
          sampel produk kepada pelanggan secara cuma-cuma sebagai bagian dari strategi
          pemasaran. Keseluruhan faktor tersebut memberikan dampak terhadap kinerja keuangan,
          khususnya dalam aspek biaya dan pengelolaan piutang.

     2)   Beban penjualan
          Tanggapan: Terdapat pelaksanaan kegiatan periklanan secara besar-besaran yang
          dilakukan oleh PT Botryo Herba Bioteknologi, namun hingga saat ini belum sepenuhnya
          menghasilkan umpan balik (feedback) yang sesuai dengan harapan Perseroan. Selain itu,
          entitas cucu Perseroan, yaitu PT Algae Bioteknologi Internasional, juga menjalankan
          strategi penjualan melalui platform e-commerce secara masif. Kondisi tersebut
          mengharuskan adanya alokasi biaya iklan yang relatif tinggi guna mendukung
          peningkatan volume penjualan. Hal ini menunjukkan bahwa Perseroan masih perlu
          melakukan optimalisasi strategi pemasaran agar efektivitas biaya yang dikeluarkan dapat
          memberikan hasil yang lebih maksimal.

     3)   Beban umum dan administrasi
          Tanggapan: Beban Administrasi dan Umum Perseroan pada tahun 2024 terealisasi
          sebesar Rp 11.976.062.175, sedangkan pada tahun 2025 meningkat menjadi Rp
          14.690.270.855. Kenaikan tersebut terutama dipengaruhi oleh adanya komponen biaya
          gaji dan upah, yang mengalami peningkatan seiring dengan penyesuaian terhadap Upah
          Minimum Regional sebagai dasar penetapan remunerasi karyawan Perseroan. Selain itu,
          terdapat peningkatan yang cukup signifikan pada pos Beban Riset dan Pengembangan,
          yang disebabkan oleh penambahan tenaga kerja khususnya formulator guna mendorong
          inovasi produk sesuai dengan kebutuhan pelanggan, sehingga diharapkan dapat
          mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Di sisi lain, biaya pengujian
          laboratorium pada fasilitas yang telah tersertifikasi oleh Komite Akreditasi Nasional
          (KAN) juga mengalami peningkatan, sejalan dengan rencana Perseroan untuk melakukan
          pemindahan operasional pabrik menuju fasilitas dengan cakupan produksi yang lebih
          lengkap (full aspect). Kondisi ini mencerminkan adanya upaya penguatan kapasitas
          operasional dan peningkatan kualitas produk Perseroan secara berkelanjutan.

     4)   Beban keuangan
          Tanggapan: Terdapat penyesuaian terhadap tingkat bunga tahunan yang diberlakukan oleh
          entitas anak, yaitu PT Botryo Herba Bioteknologi dan PT Denbo Higienis Laboratoris,
          kepada Perseroan. Penyesuaian ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar
          keuangan, kebijakan internal, serta kebutuhan pendanaan masing-masing entitas. Langkah
          tersebut diharapkan dapat mencerminkan tingkat kewajaran transaksi antar entitas serta
          mendukung optimalisasi struktur permodalan dan efisiensi biaya keuangan secara
          konsolidasi. Selain itu, kebijakan ini juga menunjukkan adanya pengelolaan hubungan
          keuangan intra-grup yang lebih terukur, transparan, dan selaras dengan prinsip tata kelola
          perusahaan yang baik.
Page 15
6. Sehubungan dengan proyeksi arus kas tahun 2025, agar dijelaskan:
    a. Latar belakang dan penyebab realisasi arus kas operasi Perseroan tahun 2025 lebih besar dari
       yang diproyeksikan Perseroan
       Tanggapan: Realisasi arus kas operasi Perseroan tahun 2025 yang melampaui proyeksi
       terutama disebabkan oleh peningkatan penerimaan kas dari pelanggan, dan percepatan
       penagihan piutang usaha.

    b.   Latar belakang dan penyebab realisasi arus kas investasi Perseroan tahun 2025 lebih besar dari
         yang diproyeksikan Perseroan
         Tanggapan: Realisasi arus kas investasi Perseroan tahun 2025 yang lebih besar dari proyeksi
         terutama disebabkan oleh percepatan pelaksanaan belanja modal, termasuk pembangunan
         fasilitas produksi serta pengadaan aset tetap.

    c.   Latar belakang dan penyebab realisasi arus kas pendanaan Perseroan tahun 2025 lebih besar
         dari nilai yang diproyeksikan Perseroan
         Tanggapan: Realisasi arus kas pendanaan Perseroan tahun 2025 yang lebih besar dari proyeksi
         terutama disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan pendanaan untuk mendukung ekspansi
         usaha, pembangunan fasilitas produksi, serta penguatan modal kerja.

    d.   Upaya dan strategi Perseroan untuk mencapai proyeksi arus kas 2026 dan tahun berikutnya
         Tanggapan: Upaya dan strategi Perseroan untuk mencapai proyeksi arus kas tahun 2026 dan
         periode selanjutnya dilakukan melalui optimalisasi penerimaan kas, peningkatan efisiensi
         operasional, serta pengendalian belanja modal secara selektif. Selain itu, Perseroan
         memperkuat manajemen modal kerja, mempercepat perputaran piutang, dan menjaga
         keseimbangan struktur pendanaan guna memastikan likuiditas tetap terjaga secara
         berkelanjutan.

    e.   Perkiraan Perseroan atas pencapaian arus kas tahun 2026 dan tahun berikutnya mengingat
         hingga tahun 2026.
         Tanggapan: Perseroan memperkirakan arus kas tahun 2026 dan tahun-tahun berikutnya tetap
         menunjukkan kinerja yang positif, seiring dengan pertumbuhan penjualan, penguatan efisiensi
         operasional, dan peningkatan pengelolaan piutang. Meski demikian, pencapaian tersebut tetap
         dipengaruhi kondisi ekonomi global dan domestik. Perseroan akan terus melakukan
         penyesuaian strategi berkelanjutan.


    f.   Perubahan strategi dan upaya Perseroan setelah mengetahui pencapaian arus kas Perseroan.
         Tanggapan: Setelah mengetahui pencapaian arus kas Perseroan, Perseroan melakukan
         penyesuaian strategi dengan lebih menitikberatkan pada penguatan pengendalian biaya,
         percepatan penagihan piutang, optimalisasi persediaan, serta evaluasi prioritas investasi. Selain
         itu, Perseroan meningkatkan koordinasi antarunit kerja agar setiap keputusan operasional lebih
         responsif, efisien, dan selaras dengan target likuiditas perusahaan secara konsisten ke depan.
Page 16
B. Operasional dan Kondisi Terkini Perseroan (Disampaikan kepada Publik)

1.   Kondisi operasional terkini untuk masing-masing entitas anak Perseroan.
     Tanggapan:
     a. Kondisi Terkini Perseroan

     Sejak awal tahun 2026, Perseroan menunjukkan kondisi yang baik dan stabil dari berbagai aspek
     operasional. Dari sisi produksi, Perseroan menerima pesanan (purchase order) dalam jumlah
     signifikan di seluruh divisi, meliputi herbal, kosmetik, dan minuman fungsional, sehingga
     mendorong peningkatan aktivitas produksi secara substansial hingga April 2026. Khusus pada
     divisi kosmetik, masuknya beberapa merek besar dengan kinerja penjualan daring yang tinggi turut
     memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan omzet. Sementara itu, divisi herbal dan
     minuman fungsional masih didominasi oleh pelanggan eksisting yang terus melakukan pemesanan
     dalam jumlah besar.

     Dari sisi sumber daya manusia, peningkatan volume produksi mendorong Perseroan untuk
     melakukan penambahan tenaga kerja.

     Dari sisi pembangunan, Perseroan melanjutkan pengembangan fasilitas produksi baru yang
     mencakup divisi suplemen dalam bentuk softgel dan tablet, termasuk pembangunan laboratorium
     serta fasilitas kosmetik dengan cakupan penuh (full aspect) yang berlokasi di Sukoharjo. Langkah
     ini merupakan bagian dari strategi ekspansi dan diversifikasi usaha Perseroan.

     b.   Kondisi Entitas Anak Perseroan

     PT Botryo Herba Bioteknologi saat ini mengalami penurunan tingkat produksi yang dipengaruhi
     oleh faktor eksternal, khususnya penurunan kinerja penjualan daring sejumlah pemaklon. Hal ini
     antara lain disebabkan oleh gangguan pada platform penjualan digital pada tahun 2025 sehingga
     berdampak pada performa penjualan pemaklon.

     PT Meilis Inovasi Bioteknologi juga mengalami penurunan penjualan pada tahun 2025 akibat
     kondisi serupa. Namun demikian, sejak awal tahun 2026, manajemen secara aktif melakukan riset
     dan strategi peningkatan penjualan.

     PT Denbo Hygienis Laboratories menunjukkan kinerja yang stabil dan cenderung meningkat.
     Tercatat adanya kenaikan omzet sebesar 57,41% dari Februari ke Maret 2026.

     PT Algaepark Indonesia Mandiri juga mencatatkan kinerja operasional yang berjalan dengan baik.
     Strategi penetrasi pasar melalui penjualan dua produk Perseroan, baik secara daring maupun luring,
     terbukti efektif dalam meningkatkan omzet.
2.   Fokus strategi usaha yang saat ini sedang dilakukan Perseroan.
     Tanggapan: Fokus utama Perseroan saat ini merupakan kelanjutan dari strategi yang telah
     dijalankan sebelumnya, yaitu melalui pendekatan hunting dan farming klien. Strategi hunting klien
     dilakukan dengan upaya menarik dan meningkatkan trafik calon pelanggan agar tertarik untuk
     menjalin kerja sama produksi dengan fasilitas yang dimiliki Perseroan. Sementara itu, strategi
     farming klien difokuskan pada pemeliharaan hubungan yang baik dengan pelanggan eksisting guna
     memastikan keberlangsungan kerja sama dalam jangka panjang. Dalam rangka memperkuat
     hubungan jangka panjang tersebut, Perseroan melakukan berbagai inisiatif yang memberikan nilai
     tambah bagi klien. Salah satunya adalah penyediaan dukungan modal kerja dalam bentuk
     pemberian produk dengan skema uang muka (down payment) yang ringan serta fasilitas
     pembayaran secara bertahap (tempo). Pendekatan ini terbukti efektif, khususnya bagi klien yang
     beroperasi melalui platform penjualan daring,dimana sistem pencairan dana penjualan umumnya
     memerlukan waktu sekitar satu hingga dua minggu setelah pengiriman produk. Selain itu,
     Perseroan juga berfokus pada strategi penciptaan nilai (value creation) melalui intensifikasi pasar
Page 17
     domestik serta digitalisasi proses bisnis. Perseroan memprioritaskan pengelolaan arus kas secara
     disiplin dan penguatan rantai pasok guna memastikan ketersediaan produk, terutama di tengah
     dinamika dan fluktuasi harga bahan baku global. Upaya ini diharapkan dapat mendukung
     keberlanjutan operasional serta meningkatkan daya saing Perseroan secara menyeluruh.
3.   Strategi pengembangan ke depan yang akan dilakukan Perseroan.
     Tanggapan: Ke depan, Perseroan akan melaksanakan ekspansi dengan menambah fasilitas lini
     produksi untuk produk suplemen dalam bentuk soft gel dan tablet. Saat ini, pembangunan fasilitas
     tersebut telah berlangsung dan diperkirakan akan rampung pada akhir tahun 2026. Selain itu,
     Perseroan juga tengah melengkapi fasilitas baru dengan pembangunan laboratorium internal yang
     berlokasi dalam satu kawasan dengan pabrik soft gel dan tablet. Sejalan dengan upaya
     pengembangan usaha tersebut, Perseroan berkomitmen untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip
     Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam seluruh lini operasional. Penerapan
     prinsip ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjang Perseroan untuk
     memastikan kegiatan usaha yang bertanggung jawab, efisien, dan berkelanjutan.

4.   Kendala yang dihadapi Perseroan dalam merealisasikan strategi Perseroan yang telah
     direncanakan sebelumnya.
     Tanggapan: Kendala utama yang dihadapi Perseroan antara lain mencakup fluktuasi nilai tukar
     mata uang yang berdampak langsung terhadap peningkatan biaya produksi. Selain itu, terdapat
     dinamika regulasi baru di sektor tata ruang dan pemetaan lahan, di mana pemerintah menerapkan
     kebijakan zonasi kawasan industri pada lokasi operasional Perseroan, sehingga memerlukan
     penyesuaian dalam perencanaan dan pengembangan usaha. Di sisi lain, kenaikan biaya logistik
     global juga masih menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga efisiensi distribusi dan kelancaran
     rantai pasok. Kondisi tersebut menuntut Perseroan untuk terus melakukan adaptasi strategis secara
     tepat dan terukur.

5.   Ada tidaknya kegiatan usaha Perseroan dan entitas anak yang aktivitasnya sedang berhenti.
     Tanggapan: Sampai dengan saat ini, tidak terdapat kegiatan usaha baik pada tingkat Perseroan
     maupun entitas anak yang mengalami penghentian operasional. Seluruh lini bisnis tetap beroperasi
     secara aktif dan menjalankan kegiatan komersial sebagaimana mestinya, selaras dengan rencana kerja
     tahunan yang telah ditetapkan. Hal ini mencerminkan keberlangsungan operasional yang terjaga serta
     komitmen Perseroan dalam memastikan stabilitas dan kontinuitas kegiatan usaha di seluruh unit
     bisnis.

6.   Produk baru yang akan atau telah diluncurkan oleh Perseroan.
     Tanggapan: Pada tanggal 23 Februari 2026, Perseroan memperoleh Sertifikat Cara Pembuatan Obat
     Bahan Alam yang Baik (CPOBAB) untuk fasilitas produksi Cairan Obat Dalam (COD) serta fasilitas
     kapsul dengan cakupan penuh (full aspect). Sertifikasi ini menjadi landasan bagi Perseroan untuk
     mengembangkan dan meluncurkan produk baru berupa suplemen dalam bentuk kapsul dan cairan
     obat dalam, yang ditujukan untuk segmen pasar apotek serta penjualan melalui kanal daring. Produk
     tersebut mengedepankan inovasi dalam bentuk sediaan suplemen yang sebelumnya belum pernah
     diproduksi oleh Perseroan, sehingga diharapkan dapat memperluas portofolio produk sekaligus
     meningkatkan daya saing di pasar. Selain itu, pencapaian sertifikasi ini juga mencerminkan komitmen
     Perseroan dalam memenuhi standar mutu dan kepatuhan regulasi yang berlaku.

7. Rencana Perseroan untuk mengembangkan kegiatan usaha baru (jika ada).
   Tanggapan: Perseroan saat ini tengah membuka peluang diversifikasi usaha pada sektor suplemen,
   khususnya dalam bentuk soft gel dan tablet. Sejalan dengan upaya tersebut, Perseroan juga menjajaki
   ekspansi pemasaran ke pasar internasional, antara lain ke Malaysia dan Vietnam, melalui skema
   kemitraan strategis maupun rencana pembukaan kantor cabang. Inisiatif ini dilakukan sebagai langkah
   untuk memperluas portofolio bisnis, meningkatkan sumber pendapatan, serta mengurangi
   ketergantungan terhadap satu lini usaha tertentu. Dengan strategi tersebut, Perseroan diharapkan dapat
Page 18
   memperkuat posisi kompetitif dan mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

C. Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum (Disampaikan kepada Publik)
1. Sehubungan dengan penggunaan dana untuk modal kerja, agar dijelaskan;
   a.    Dampak dan manfaat penggunaan dana untuk modal kerja tersebut terhadap kegiatan operasi
        dan kondisi keuangan Perseroan.
        Tanggapan: Dana yang diperoleh untuk modal kerja memberikan dukungan yang sangat
        signifikan bagi Perseroan, sehingga pelaksanaan agenda strategis, khususnya pembangunan
        fasilitas pabrik yang lebih lengkap serta upaya diversifikasi bisnis, dapat dipercepat.
        Ketersediaan pendanaan tersebut juga memungkinkan Perseroan untuk memperluas kapasitas
        dan variasi produk yang dapat diproduksi. Ke depan, peningkatan opsi produk ini diharapkan
        mampu memberikan kontribusi yang semakin signifikan terhadap kinerja keuangan Perseroan,
        baik dari sisi pendapatan maupun profitabilitas, serta memperkuat keberlanjutan pertumbuhan
        usaha secara keseluruhan.

  b. Informasi mengenai rincian nama pihak yang menerima pembayaran atas penggunaan untuk
     modal kerja tersebut dengan mengisi tabel berikut:
        Bentuk
                                                  Skema
 No. Penggunaan                   Nilai                          Pihak/Pemasok
                                                  Pembayaran
      Dana
  1     Bahan Baku           Rp     204.800.000     Lunas tanpa dp   ACG INDONESIA
  2     Bahan Baku           Rp      11.475.000     Lunas tanpa dp   ALGAEPARK
  3     Bahan Baku           Rp     552.500.000     Lunas tanpa dp   ALIPAK
  4     Bahan Baku           Rp      28.579.800     Lunas tanpa dp   ALPACK INDONESIA CV
  5     Bahan Baku           Rp     503.165.000     Lunas tanpa dp   ARTA MULTIPLAST
  6     Bahan Baku           Rp      41.300.000     Lunas tanpa dp   ASIAPLANT
  7     Bahan Baku           Rp      20.384.000     Lunas tanpa dp   B & G PACKAGING
  8     Bahan Baku           Rp     205.494.940     Lunas tanpa dp   BAHTERA ADI JAYA
  9     Bahan Baku           Rp      65.583.000     Lunas tanpa dp   BANDAR BOTOL
  10    Bahan Baku           Rp      60.410.000     Lunas tanpa dp   BANDUNG KEMASAN
  11    Bahan Baku           Rp     300.305.102     Lunas tanpa dp   BINAUF114
  12    Bahan Baku           Rp      11.703.099     Lunas tanpa dp   BOTRYO
  13    Bahan Baku           Rp      44.718.468     Lunas tanpa dp   CV ANUGRAH HINENI
                                                                     CV BINTANG TERANG
  14    Bahan Baku                                  Lunas tanpa dp
                             Rp      17.827.937                      LESTARI
                                                                     CV CAKRA ANUGERAH
  15    Bahan Baku                                  Lunas tanpa dp
                             Rp     655.210.000                      PERKASA
  16    Bahan Baku           Rp       5.085.000     Lunas tanpa dp   CV Cipta Kimia
  17    Bahan Baku           Rp      18.558.743     Lunas tanpa dp   CV HALIM JAYA PUTRA
                                                                     CV HERBAL ANUGRAH
  18    Bahan Baku                                  Lunas tanpa dp
                             Rp     812.285.000                      ALAM
                                                                     CV INBI NUSANTARA
  19    Bahan Baku                                  Lunas tanpa dp
                             Rp      43.305.000                      SEJAHTERA
                                                                     CV MANDIRI TUNGGAL
  20    Bahan Baku                                  Lunas tanpa dp
                             Rp      12.500.000                      SEMESTA
  21    Bahan Baku           Rp         707.500     Lunas tanpa dp   CV SUBUR KIMIA JAYA
Page 19
      Bentuk
                                        Skema
No.   Penggunaan        Nilai                          Pihak/Pemasok
                                      Pembayaran
      Dana
22    Bahan Baku   Rp    34.862.488   Lunas tanpa dp   CV SUMBER HIDUP MAJU
23    Bahan Baku   Rp   100.000.000   Lunas tanpa dp   CV. KONTRIVER
24    Bahan Baku   Rp     8.298.000   Lunas tanpa dp   CV. PRIMA WIDYA
25    Bahan Baku   Rp    53.214.000   Lunas tanpa dp   DELTA JAYA
26    Bahan Baku   Rp     6.015.360   Lunas tanpa dp   ELIZABETH PARFUMINDO
27    Bahan Baku   Rp 2.312.839.500   Lunas tanpa dp   ELVAS GRAFIKA
28    Bahan Baku   Rp    22.487.500   Lunas tanpa dp   exxenindo
29    Bahan Baku   Rp       300.000   Lunas tanpa dp   FLAVOR HOUSE Ind
                                                       GRAND MULTI
30    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp 3.935.357.375                    CHEMICALS
31    Bahan Baku   Rp   174.816.997   Lunas tanpa dp   HAINAN HUAYAN
32    Bahan Baku   Rp    30.797.500   Lunas tanpa dp   HERU GULA
                                                       HUNAN HUAKANG
33    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp 2.101.618.574                    BIOTECH
                                                       INDUSTRI JAMU
34    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   980.059.590                    BOROBUDUR
35    Bahan Baku   Rp   399.641.984   Lunas tanpa dp   Jinhu Hongtai Machinery
36    Bahan Baku   Rp    25.840.500   Lunas tanpa dp   JOEL PACK
37    Bahan Baku   Rp     8.000.000   Lunas tanpa dp   KONIMEX
38    Bahan Baku   Rp   416.510.771   Lunas tanpa dp   MARGA DWI KENCANA
39    Bahan Baku   Rp    11.200.000   Lunas tanpa dp   Margo Rajendra
40    Bahan Baku   Rp     2.640.000   Lunas tanpa dp   Murapak
41    Bahan Baku   Rp    29.176.000   Lunas tanpa dp   NURALAM PACKAGING
42    Bahan Baku   Rp    14.950.000   Lunas tanpa dp   NUSAE
43    Bahan Baku   Rp     3.275.000   Lunas tanpa dp   Panca Nature International
                                                       PANCARAN WIJAYA
44    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp     4.800.000                    KEMINDO
                                                       PANGAN AGUNG
45    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp 4.447.853.550                    SEJAHTERA
46    Bahan Baku   Rp   109.495.000   Lunas tanpa dp   PHYTOCHEMINDO REKSA
                                                       PT BERKAH ALAM
47    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   346.835.000                    NUSANTARA
                                                       PT BINTANG PENUH
48    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp     7.130.625                    BERKAT
49    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp       275.000                    PT BRATACO
50    Bahan Baku   Rp     4.898.041   Lunas tanpa dp   PT BUKIT WARNA ABADI
                                                       PT BUNDAKU SAYANG
51    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    88.425.000                    BIOMEDIKA
                                                       PT CHEMCO PRIMA
52    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   129.900.000                    MANDIRI
53    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp     1.551.618                    PT CITOSA KAMILA PRIMA
Page 20
      Bentuk
                                        Skema
No.   Penggunaan        Nilai                          Pihak/Pemasok
                                      Pembayaran
      Dana
                                                       PT CRODA TRADING
54    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   174.974.434                    INDONESIA
                                                       PT DENBO HIGIENIS
55    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    18.509.580                    LABORATORIS
56    Bahan Baku   Rp 2.347.250.213   Lunas tanpa dp   PT Denbo Higienis Laboratoris
57    Bahan Baku   Rp    20.420.800   Lunas tanpa dp   PT DKSH
                                                       PT EKACITTA DIAN
58    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    49.242.612                    PERSADA
                                                       PT GEMILANG OPTIMA
59    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp     5.740.000                    DIIOS
                                                       PT HALDIN PACIFIC
60    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   726.600.000                    SEMESTA
61    Bahan Baku   Rp    99.903.375   Lunas tanpa dp   PT HASTA KENCANA JAYA
62    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    14.954.877                    PT INDO ACIDATAMA TBK
63    Bahan Baku   Rp   104.074.241   Lunas tanpa dp   PT INTAN CHEMICAL
                                                       PT JEBSEN JESSEN
64    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   118.648.700                    INGREDIENTS INDONESIA
                                                       PT KAPSULINDO
65    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp 1.546.182.000                    NUSANTARA
                                                       PT KARYA AROMA
66    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    35.468.873                    SEJAHTERA
67    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    97.500.000                    PT LAUTAN LUAS Tbk
                                                       PT LISABOY GAYA
68    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp     2.920.501                    CANTIKA
                                                       PT MAGENTA INDOPACK
69    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp     2.269.009                    SEJAHTERA
                                                       PT MAHA KIMIA
70    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   450.404.998                    INDONESIA
71    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   436.486.590                    PT MENJANGAN SAKTI
72    Bahan Baku   Rp     1.350.000   Lunas tanpa dp   PT MERPATI MAHARDIKA
                                                       PT MULTIVERSE
73    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp     4.000.000                    ANUGRAH CHEMINDO
74    Bahan Baku   Rp     3.861.000   Lunas tanpa dp   PT NALA BAYU GLASS
75    Bahan Baku   Rp    21.500.000   Lunas tanpa dp   PT NATURA INTI SUKSES
76    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp       471.171                    PT NILAM WIDURI
                                                       PT NIRIN SAMUDRA
77    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   244.450.000                    PERKASA
                                                       PT PETRAKEMINDO
78    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    42.688.781                    PRATAMA MANDIRI
                                                       PT PHYTOCHEMINDO
79    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   258.330.000                    REKSA
80    Bahan Baku   Rp    12.827.230   Lunas tanpa dp   PT REDACHEM INDONESIA
Page 21
      Bentuk
                                        Skema
No.   Penggunaan        Nilai                          Pihak/Pemasok
                                      Pembayaran
      Dana
                                                       PT SAHABAT INOVASI
81    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    32.447.120                    PERINTIS
82    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp       477.400                    PT SARI ALAM SUKABUMI
                                                       PT SEMARANG HERBAL
83    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    44.125.000                    INDO PLANT
                                                       PT SINERGI MULTI
84    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp     1.505.570                    LESTARINDO TBK
                                                       PT TAHAKA MULTICHEM
85    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp     3.298.484                    INDONESIA
86    Bahan Baku   Rp    82.250.000   Lunas tanpa dp   PT TANGGA EMAS KIMIA
87    Bahan Baku   Rp     5.000.000   Lunas tanpa dp   PT TIGA SRIKANDI JAYA
                                                       PT TIGAKADISTRINDO
88    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp     6.439.685                    PERKASA
                                                       PT TRITUNGGAL
89    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp     1.003.920                    ARTHAMAKMUR
                                                       PT WIKA INTINUSA
90    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    25.425.200                    NIAGATAMA
                                                       PT. ALGAEPARK
91    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   410.023.999                    INDONESIA MANDIRI
                                                       PT. BOTRYO HERBA
92    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    71.294.230                    BIOTEKNOLOGI
93    Bahan Baku   Rp   798.945.574   Lunas tanpa dp   PT. CHEMICO SURABAYA
                                                       PT. CITOSA KAMILA
94    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   724.557.557                    PRIMA
                                                       PT. DBFF BOTON
95    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   116.959.080                    INDONESIA
                                                       PT. DENBO HIGIENIS
96    Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   139.500.000                    LABORATORIS
97    Bahan Baku   Rp   799.400.000   Lunas tanpa dp   PT. DPO INDONESIA
98    Bahan Baku   Rp 1.950.273.750   Lunas tanpa dp   PT. ELVAS GRAFIKA
99    Bahan Baku   Rp 1.958.511.259   Lunas tanpa dp   PT. EPAC FLEXIBEL
100   Bahan Baku   Rp   196.840.532   Lunas tanpa dp   PT. GALIC BINA MADA
                                                       PT. GEMATRACON
101   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    35.490.000                    LESTARI
                                                       PT. GRAND MULTI
102   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    43.154.132                    CHEMICAL
                                                       PT. HALDIN PASIFICA
103   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   521.639.774                    SEMESTA
                                                       PT. HUISONG
104   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp   PHARMACEUTICALS
                   Rp    87.045.000                    INDONESIA
                                                       PT. INDO ANEKA ATSIRI
105   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp     9.125.000                    (Sima Arome)
                                                       PT. INDOPLASTIK SUKSES
106   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    47.880.000                    ABADI
Page 22
      Bentuk
                                        Skema
No.   Penggunaan        Nilai                          Pihak/Pemasok
                                      Pembayaran
      Dana
                                                       PT. INDUKSARANA
107   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    45.750.000                    KEMASINDO
                                                       PT. INSULAR MULTI
108   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp       325.000                    NATURAL
                                                       PT. INTRAFOOD
109   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp     1.032.600                    SINGABERA INDONESIA
                                                       PT. JERINDO SURYA
110   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp     1.041.223                    UTAMA
111   Bahan Baku   Rp     2.262.500   Lunas tanpa dp   PT. JUTARASA ABADI
                                                       PT. KEAJAIBAN LUAR
112   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   587.679.000                    BIASA
                                                       PT. LANTABURA
113   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    42.625.000                    INTERNATIONAL
                                                       PT. LAUTAN NATURAL
114   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    45.000.000                    KRIMERINDO
                                                       PT. MAHA KIMIA
115   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   528.736.840                    INDONESIA
                                                       PT. MAHAREKSA RANA
116   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp   134.460.000                    GRAFIKA
                                                       PT. MANDALA CAHAYA
117   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    28.378.200                    SENTOSA
118   Bahan Baku   Rp   826.204.350   Lunas tanpa dp   PT. MEDION FARMA JAYA
119   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp 1.063.325.000                    PT. MERPATI MAHARDIKA
                                                       PT. MULIA ALDANA
120   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    28.100.000                    INDONESIA
                                                       PT. PANCA NATURE
121   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp     4.160.000                    INTERNATIONAL
                                                       PT. SEMARANG HERBAL
122   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp 1.029.960.000                    INDOPLANT
                                                       PT. SUKAMILK FnB
123   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    15.950.000                    INDUSTRY
                                                       PT. SUMBER FOOD
124   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp     2.518.880                    INGREDIENTS
125   Bahan Baku   Rp    16.216.215   Lunas tanpa dp   PT. TUNGGAK WARU SEMI
                                                       PUTRA FARMA
126   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp 1.258.475.000                    YOGYAKARTA
127   Bahan Baku   Rp    64.694.000   Lunas tanpa dp   PUTRA SUKAPURA BUANA
                                                       PUTRA SUKAPURA
128   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp     9.615.000                    PACKAGING
129   Bahan Baku   Rp 3.348.575.000   Lunas tanpa dp   Racik Sari
                                                       RAW TISANE KAB.
130   Bahan Baku                      Lunas tanpa dp
                   Rp    98.750.000                    CIREBON
131   Bahan Baku   Rp   252.937.600   Lunas tanpa dp   SELE INGREDIENTS
132   Bahan Baku   Rp    13.420.000   Lunas tanpa dp   SERIKAT KOSMETIK
133   Bahan Baku   Rp     3.241.200   Lunas tanpa dp   SHOPEE
134   Bahan Baku   Rp   147.150.932   Lunas tanpa dp   SINAR MULTI KEMINDO
Page 23
      Bentuk
                                           Skema
No.   Penggunaan           Nilai                          Pihak/Pemasok
                                         Pembayaran
      Dana
135   Bahan Baku     Rp        759.000   Lunas tanpa dp   TALIA PACK
136   Bahan Baku     Rp        814.900   Lunas tanpa dp   TOKOPEDIA
137   Bahan Baku     Rp      2.850.000   Lunas tanpa dp   UD. KAFI
138   Bahan Baku     Rp     25.470.500   Lunas tanpa dp   ULTRA PACK INDONESIA
139   Bahan Baku     Rp     12.540.000   Lunas tanpa dp   YUSUF ALGHANY
      Gedung
140                                      Lunas tanpa dp
      Produksi      Rp 1.571.604.812                      PT Mitra Sigma Tekindo
      Mesin
141                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp     12.500.000                     Azizah Salkudin
      Mesin
142                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp     6.938.000                      Bagus Jaya Aircon (Tokopedia)
      Mesin
143                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp    177.500.000                     Bandung Mesin
      Mesin
144                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp    215.000.000                     Bandung Mesindo
      Mesin
145                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp    146.500.000                     Cingfong
      Mesin
146                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp     66.455.000                     CV Bogi Diezel
      Mesin
147                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp     14.327.027                     CV. Dwi Mitra Sejahtera
      Mesin
148                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp    502.000.000                     CV. Kontriver Indonesia
      Mesin
149                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp     16.000.000                     CV. Sinar Abadi Teknik
      Mesin
150                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp     28.000.000                     Family Tehnik
      Mesin
151                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp     5.818.540                      FSP Elektro (Tokopedia)
      Mesin
152                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp     49.372.000                     Gelora Mesin
      Mesin
153                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp     24.633.000                     Hitech Indonesia (Tokopedia)
      Mesin                                               Hualian Official Store
154                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp     3.470.000                      (Tokopedia)
      Mesin
155                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp     9.954.000                      Indo Teknik 77 (Tokopedia)
      Mesin
156                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp 2.610.276.750                      Jinhu Hongtai Machinery
      Mesin
157                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp     14.678.600                     Kenzo Elektronik (Tokopedia)
      Mesin                                               Otopack Packaging Machineru
158                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp     3.521.000                      (Tokopedia)
      Mesin
159                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp    156.000.000                     PT. Dhass Sumber Tekhnik
      Mesin
160                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp    179.600.000                     PT. Inti Albindo Sukses
      Mesin
161                                      Lunas tanpa dp
      Operasional   Rp     4.012.500                      Star Filter Air Jakarta (Shopee)
Page 24
      Bentuk
                                              Skema
No.   Penggunaan                Nilai                        Pihak/Pemasok
                                            Pembayaran
      Dana
      Mesin
162                                         Lunas tanpa dp
      Operasional        Rp    53.604.400                    Tokopedia
      Mesin                                                  Water Online Shop
163                                         Lunas tanpa dp
      Operasional        Rp     6.238.000                    (Tokopedia)
164   Peralatan Kantor   Rp     1.700.000   Lunas tanpa dp   AKA Teknik Klaten
                                                             Alangherbal Surabaya
165                                         Lunas tanpa dp
      Peralatan Kantor   Rp     1.129.000                    (Tokopedia)
166   Peralatan Kantor   Rp     3.950.000   Lunas tanpa dp   Alumunium dan Kaca Laris
                                                             Alvarez Multi Usaha
167                                         Lunas tanpa dp
      Peralatan Kantor   Rp     2.765.500                    (Tokopedia)
168   Peralatan Kantor   Rp     2.941.500   Lunas tanpa dp   Aurora Mall (Shoppe)
                                                             Bazar Fotocopy Surabaya
169                                         Lunas tanpa dp
      Peralatan Kantor   Rp    10.649.200                    (Tokopedia)
                                                             B-One Official Store
170                                         Lunas tanpa dp
      Peralatan Kantor   Rp    24.184.000                    (Tokopedia)
171   Peralatan Kantor   Rp    10.625.000   Lunas tanpa dp   BTS Celular
172   Peralatan Kantor   Rp   220.940.928   Lunas tanpa dp   CV. Dwi Mitra Sejahtera
173   Peralatan Kantor   Rp     5.400.000   Lunas tanpa dp   CV. Kontriver Indonesia
174   Peralatan Kantor   Rp    23.500.000   Lunas tanpa dp   Family Tehnik
175   Peralatan Kantor   Rp       952.000   Lunas tanpa dp   Fixprint Indonesia (Tokopedia)
176   Peralatan Kantor   Rp    25.000.000   Lunas tanpa dp   Fokus Komputer dan CCTV
177   Peralatan Kantor   Rp     1.421.000   Lunas tanpa dp   General CCTV (Tokopedia)
178   Peralatan Kantor   Rp       738.600   Lunas tanpa dp   Indo Teknik 77 (Tokopedia)
179   Peralatan Kantor   Rp     6.500.000   Lunas tanpa dp   Kharisma Photo
180   Peralatan Kantor   Rp    62.700.000   Lunas tanpa dp   Larisa Sumber Rizeky
                                                             Misel Elektronik Audio
181                                         Lunas tanpa dp
      Peralatan Kantor   Rp     3.417.500                    (Tokopedia)
182   Peralatan Kantor   Rp     2.754.000   Lunas tanpa dp   Prio Laboratory (Tokopedia)
                                                             PT. Algaepark Indonesia
183                                         Lunas tanpa dp
      Peralatan Kantor   Rp    99.644.000                    Mandiri
184   Peralatan Kantor   Rp    66.080.405   Lunas tanpa dp   PT. Global Solusindo Utama
185   Peralatan Kantor   Rp    37.432.432   Lunas tanpa dp   PT. Radian Jaya Pratama
186   Peralatan Kantor   Rp    20.120.000   Lunas tanpa dp   Pujianto
187   Peralatan Kantor   Rp    32.432.432   Lunas tanpa dp   Radian Jaya Pratama
                                                             Raja Pompa Import
188                                         Lunas tanpa dp
      Peralatan Kantor   Rp    1.408.300                     (Tokopedia)
189   Peralatan Kantor   Rp    2.003.000    Lunas tanpa dp   Simplus (Tokopedia)
190   Peralatan Kantor   Rp   110.902.500   Lunas tanpa dp   Toko 26 Computer
191   Peralatan Kantor   Rp    3.375.000    Lunas tanpa dp   Toko Indri
192   Peralatan Kantor   Rp    9.300.000    Lunas tanpa dp   Toko Jempol
193   Peralatan Kantor   Rp    3.200.000    Lunas tanpa dp   Toko Keramik Gamping
194   Peralatan Kantor   Rp   137.312.000   Lunas tanpa dp   Toko Sinar Terang
      Piutang Modal                                          PT Algae Bioteknologi
195                                         Lunas tanpa dp
      Kerja              Rp 2.109.015.296                    Internasional
      Piutang Modal
196                                         Lunas tanpa dp
      Kerja              Rp 2.934.281.089                    PT Meilis Inovasi Bioteknologi
Page 25
     c. Informasi mengenai akun dalam laporan keuangan auditan yang merefleksikan penggunaan
        dana untuk modal kerja beserta saldonya per 31 Desember 2025.
        Tanggapan:
         Nama Akun                                           Nilai
         Persediaan                                          19.851.901.510
         Piutang usaha                                       5.629.517.338
         Piutang Lain                                        11.239.407.028
         Aset Tetap                                          40.055.010.008

     d. Perseroan agar menyampaikan informasi mengenai perjanjian atau dokumen pendukung lain
        antara Perseroan dengan vendor/pihak atas pembayaran penggunaan untuk modal kerja, meliputi
        informasi:
        1) Informasi mengenai kontrak yang ditandatangani oleh Perseroan dengan para pihak tersebut,
        Perseroan agar menyampaikan dokumen perjanjian pemesanan tersebut.
        2) Jangka waktu perjanjian
        3) Hak dan kewajiban masing-masing pihak
        4) Nilai kontrak atau perjanjian
        5) Klausa pembatasan maupun pembatalan beserta konsekuensinya
        Tanggapan: Perseroan tidak terikat dalam suatu perjanjian khusus maupun kontrak kerja sama
        yang bersifat mengikat dengan pihak vendor mana pun. Seluruh hubungan yang terjalin antara
        Perseroan dan vendor dilaksanakan semata-mata berdasarkan mekanisme transaksi jual beli yang
        bersifat umum dan komersial. Dengan demikian, setiap transaksi dilakukan secara independen,
        tanpa adanya kewajiban jangka panjang atau komitmen eksklusif tertentu. Kondisi ini
        memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam memilih vendor yang paling sesuai dengan
        kebutuhan operasional serta mempertimbangkan aspek efisiensi, kualitas, dan keberlanjutan
        pasokan barang atau jasa.

     e. Dalam hal penggunaan dana untuk modal kerja tersebut dibayarkan melalui mekanisme
        pembayaran uang muka, agar disampaikan informasi mengenai tanggal pembayaran, realisasi
        dan perjanjian yang mendasari atas pembayaran tersebut dengan mengisi tabel berikut:
        Tanggapan: Perseroan berusaha menerapkan kebijakan pembayaran secara langsung dan penuh
        tanpa mekanisme uang muka dalam setiap transaksi pembelian yang dilakukan dengan vendor.
        Pendekatan ini diambil sebagai upaya untuk membangun serta meningkatkan tingkat
        kepercayaan dari para vendor terhadap kredibilitas dan komitmen Perseroan dalam memenuhi
        kewajiban finansialnya.

2.     Sehubungan dengan penggunaan dana hasil konversi waran seri I, agar dijelaskan:
       a. Informasi mengenai jumlah dana yang diterima Perseroan dari hasil konversi waran seri I.
          Tanggapan: Per tanggal 12 Januari 2026, Waran Seri I telah terealisasi konversinya sejumlah
          80.376.575 lembar saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 350 per lembar. Dengan
          demikian, total dana yang diperoleh Perseroan dari hasil pelaksanaan konversi Waran Seri I
          tersebut adalah sebesar Rp 28.131.801.250.

       b. Informasi mengenai penggunaan dana yang diterima dari hasil konversi waran seri I
          Tanggapan: Perseroan hingga bulan Maret 2026 telah merealisasikan penggunaan dana
          tersebut dengan total sekitar Rp 13,5 miliar. Pemanfaatan dana ini dilakukan secara bertahap
          sesuai dengan rencana kerja dan kebutuhan operasional Perseroan. Penggunaan tersebut
          diharapkan dapat mendukung kegiatan usaha, meningkatkan efisiensi operasional, serta
          memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan Perseroan secara keseluruhan.
Page 26
     c. Informasi mengenai pelaporan yang telah dilakukan Perseroan atas adanya penerimaan dana
        hasil konversi waran seri I.
        Tanggapan: Perseroan telah melakukan koordinasi dengan pihak penanggung jawab (PIC) di
        bursa terkait hal dimaksud. Namun demikian, hingga saat ini Perseroan belum memperoleh
        kejelasan mengenai mekanisme maupun prosedur yang rinci terkait alur pelaporan yang harus
        dilaksanakan.

     d. Dampak jumlah konversi waran seri I tersebut terhadap kegiatan operasi dan kondisi
        keuangan Perseroan.
        Tanggapan: Dampak jumlah konversi Waran Seri I terhadap kegiatan operasional dan kondisi
        keuangan Perseroan bersifat positif, karena realisasi konversi tersebut menambah sumber
        pendanaan yang dapat digunakan untuk mendukung aktivitas usaha. Hingga saat ini, dana
        hasil konversi telah digunakan sebesar sekitar Rp 13,5 miliar sesuai kebutuhan operasional
        Perseroan..

3.   Sehubungan dengan adanya pelaksanaan Waran Seri I yang dapat dilaksanakan menjadi saham
     Perseroan selama periode 14 Juli 2025 sampai dengan 12 Januari 2026, agar dijelaskan:
     a. Informasi jumlah penambahan saham dari konversi waran seri I pada tahun 2025.
         Tanggapan: Penambahan jumlah saham yang beredar sebagai hasil pelaksanaan konversi
         Waran Seri I tercatat sebanyak 80.376.575 lembar saham.

     b. Informasi mengenai penyajian penambahan saham dari konversi waran seri I pada laporan
        posisi keuangan periode 30 September dan 31 Desember 2025
        Tanggapan: Perseroan belum menyajikan penambahan saham pada laporan posisi keuangan
        dikarenakan, Perseroan menggunakan Akta Perubahan Modal Perseroan sebagai dasar
        pencatatan jumlah saham. Perbedaan informasi mengenai jumlah saham per 30 September
        2025 dan 31 Desember 2025, dikarenakan sampai dengan periode tersebut masih berlangsung
        pelaksanaan waran.

     c. Informasi mengenai penyajian penambahan saham dari konversi waran seri I pada laporan
        perubahan ekuitas periode 30 September dan 31 Desember 2025.
        Tanggapan: Perseroan belum menyajikan penambahan saham pada laporan perubahan
        ekuitas dikarenakan, Perseroan menggunakan Akta Perubahan Modal Perseroan sebagai
        dasar pencatatan jumlah saham. Perbedaan informasi mengenai jumlah saham per 30
        September 2025 dan 31 Desember 2025, dikarenakan sampai dengan periode tersebut masih
        berlangsung pelaksanaan waran.

     d. Informasi mengenai penyajian penambahan saham dari konversi waran seri I pada laporan
        arus kas periode 30 September dan 31 Desember 2025.
        Tanggapan: Perseroan belum menyajikan penambahan saham pada laporan arus kas
        dikarenakan, Perseroan menggunakan Akta Perubahan Modal Perseroan sebagai dasar
        pencatatan jumlah saham. Perbedaan informasi mengenai jumlah saham per 30 September
        2025 dan 31 Desember 2025, dikarenakan sampai dengan periode tersebut masih berlangsung
        pelaksanaan waran.
Page 27
4.   Informasi mengenai rincian tambahan modal disetor per 31 Desember 2025. Perseroan agar
     menjelaskan daftar transaksi yang menyebabkan kenaikan tambahan modal disetor per 31
     Desember 2025 dibandingkan 31 Desember 2024.
     Tanggapan: Berikut daftar transaksi tambahan modal disetor yang menyebabkan kenaikan
     tambahan modal disetor per 31 Desember 2025 dibandingkan 31 Desember 2024:
        Tanggal                   Keterangan                      Debit           Kredit             Saldo
       31/12/2024   Saldo akhir per 31 Desember 2024                                               505.707.433
       10/01/2025   Tambahan modal disetor yang berasal dari               -   59.500.000.000    60.005.707.433
                    penjualan saham
       31/12/2025   Reklasifikasi dari akun tambahan modal     8.500.000.000                -    51.505.707.433
                    disetor ke akun modal saham sehubungan
                    dengan kepemilikan saham masyarakat atas
                    penjualan saham

       31/12/2025   Beban emisi saham dalam rangka             3.456.619.571                -    48.049.087.862
                    penawaran umum perdana (IPO) yang
                    dikurangkan dari tambahan modal disetor

       31/12/2025   Saldo akhir per 31 Desember 2025                                             48.049.087.862


5.   Berdasarkan penelahaan awal kami, terdapat perbedaan informasi jumlah saham per 31 Desember
     2025 dengan rincian sebagai berikut:

             Sumber Informasi                                                         Jumlah Saham
       Laporan Keuangan Auditan periode 31 Desember 2025                                        600.000.000
       Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Desember 2025                            627.922.115
       Laporan Keuangan periode 30 September 2025                                               600.000.000
       Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 30 September 2025                           604.450.912

     Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan:
     a. Latar belakang dan penyebab perbedaan informasi mengenai jumlah saham per 30
         September 2025.
         Tanggapan: Perseroan menggunakan Akta Perubahan Modal Perseroan sebagai dasar
         pencatatan jumlah saham. Perbedaan informasi mengenai jumlah saham per 30 September
         2025 dikarenakan sampai dengan periode tersebut masih berlangsung pelaksanaan waran.
         Pelaksanaan waran berlangsung dari tanggal 14 Juli 2025 sampai dengan 12 Januari 2026,
         yaitu direncanakan sebanyak 85.000.000 lembar saham. Per 30 September 2025 belum
         terdapat kepastian akhir jumlah pelaksanaan waran, yang akan dinyatakan dalam Akta
         Perubahan Modal Perseroan. Adapun distribusi saham hasil pelaksanaan waran tersebut baru
         dilakukan pada tanggal 13 Januari 2026, atas pelasanaan waran sampai dengan 12 Januari
         2026. Jumlah pelaksanaan waran dari 14 Juli 2025 sampai dengan 30 September 2025
         sebanyak 4.465.293 saham dengan total 55 transaksi.

     b. Latar belakang dan penyebab perbedaan informasi mengenai jumlah saham per 31 Desember
        2025
        Tanggapan: Perseroan menggunakan Akta Perubahan Modal Perseroan sebagai dasar
        pencatatan jumlah saham. Perbedaan informasi mengenai jumlah saham per 31 Desember
        2025 dikarenakan sampai dengan periode tersebut masih berlangsung pelaksanaan waran.
        Pelaksanaan waran berlangsung dari tanggal 14 Juli 2025 sampai dengan 12 Januari 2026,
        yaitu direncanakan sebanyak 85.000.000 lembar saham. Per 31 Desember 2025 belum
Page 28
     terdapat kepastian akhir jumlah pelaksanaan waran, yang akan dinyatakan dalam Akta
     Perubahan Modal Perseroan. Adapun distribusi saham hasil pelaksanaan waran tersebut baru
     dilakukan pada tanggal 13 Januari 2026, atas pelasanaan waran sampai dengan 12 Januari
     2026. Jumlah pelaksanaan waran dari 14 Juli 2025 sampai dengan 31 Desember 2025
     sebanyak 27.922.115 saham dengan total 117 transaksi.

c. Informasi mengenai dampak dan konsekuensi pada penyajian laporan keuangan Perseroan
   periode 30 September 2025 yang tidak mengakui konversi waran menjadi saham tersebut
   pada 2025.
   Tanggapan: Perseroan menggunakan Akta Perubahan Modal Perseroan sebagai dasar
   pencatatan jumlah saham, sampai dengan 30 September 2025 Perseroan belum melakukan
   pencatatan saham karena belum dibuatnya Akta Perubahan Modal Perseroan. Penambahan
   saham dari pelaksanaan waran dicatat pada Akta Perubahan Modal Perseroan setelah jadwal
   akhir pelaksanaan waran, yaitu pada tanggal 12 Januari 2026. Penyesuaian atas perubahan
   jumlah saham sampai dengan saat ini masih dalam proses pencatatan dalam Akta Perubahan
   Modal Perseroan. Jumlah pelaksanaan waran yang berlangsung dari 14 Juli 2025 sampai 30
   September 2025 sebesar 4.465.293 saham dengan total 55 transaksi. Periode pelaksanaan
   Waran Seri I berlangsung dari tanggal 14 Juli 2025 sampai dengan 12 Januari 2026, dengan
   distribusi saham hasil pelaksanaan waran pada tanggal 13 Januari 2026. Berdasarkan surat
   PT Sinartama Gunita No. 09/SG-CA/OBAT/I/2026 tanggal 14 Januari 2026, dari rencana
   pelaksanaan Waran Seri I sebanyak 85.000.000 waran untuk periode tersebut, terealisasi
   sebanyak 80.376.575 saham. Dengan demikian, jumlah saham beredar setelah pelaksanaan
   waran menjadi 680.376.575 saham.

d.    Informasi mengenai dampak dan konsekuensi pada penyajian laporan keuangan Perseroan
     periode 31 Desember 2025 yang tidak mengakui konversi waran menjadi saham tersebut
     pada 2025.
     Tanggapan: Oleh karena Perseroan menggunakan Akta Perubahan Modal Perseroan sebagai
     dasar pencatatan jumlah saham, sampai dengan 31 Desember 2025 Perseroan belum
     melakukan pencatatan saham karena belum dibuatnya Akta Perubahan Modal Perseroan.
     Penambahan saham dari pelaksanaan waran dicatat pada Akta Perubahan Modal Perseroan
     setelah jadwal akhir pelaksanaan waran, yaitu pada tanggal 12 Januari 2026. Penyesuaian
     atas perubahan jumlah saham sampai dengan saat ini masih dalam proses pencatatan dalam
     Akta Perubahan Modal Perseroan. Jumlah pelaksanaan waran yang berlangsung dari 14 Juli
     2025 sampai 31 Desember 2025 sebanyak 27.922.115 saham dengan total 117 transaksi.
     Periode pelaksanaan Waran Seri I berlangsung dari tanggal 14 Juli 2025 sampai dengan 12
     Januari 2026, dengan distribusi saham hasil pelaksanaan waran pada tanggal 13 Januari
     2026. Berdasarkan surat PT Sinartama Gunita No. 09/SG-CA/OBAT/I/2026 tanggal 14
     Januari 2026, dari rencana pelaksanaan Waran Seri I sebanyak 85.000.000 waran untuk
     periode tersebut, terealisasi sebanyak 80.376.575 saham. Dengan demikian, jumlah saham
     beredar setelah pelaksanaan waran menjadi 680.376.575 saham.

e. Kesesuaian pencatatan konversi waran tersebut dengan standar akuntansi yang berlaku.
   Perseroan agar menyampaikan dasar standar akuntansi atas pencatatan tersebut.
   Tanggapan: Perseroan mencatat penambahan saham dan tambahan modal disetor atas
   pelaksanaan waran pada saat telah dilakukan pembuatan dan pengesahan dalam Akta
   Perubahan Modal Perseroan, yang menjadi dasar legal atas pencatatan perubahan modal
   saham Perseroan. Pelaksanaan waran yang berlangsung pada tanggal 14 Juli 2025 sampai
   dengan 12 Januari 2026 belum dicatat dalam laporan keuangan per 31 Desember 2025 karena
   pada tanggal tersebut belum terdapat pembuatan dan pengesahan Akta Perubahan Modal
Page 29
          Perseroan sebagai dasar pencatatan perubahan modal Perseroan. Perlakuan akuntansi
          tersebut berdasarkan PSAK 232 paragraf 16, yaitu bahwa instrumen keuangan
          diklasifikasikan sebagai ekuitas jika penyelesaiannya dilakukan dengan penerbitan
          instrumen ekuitas tanpa kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau aset keuangan.
          Karena itu, pelaksanaan waran merupakan transaksi ekuitas dengan pemilik yang berdampak
          pada penambahan modal saham dan tambahan modal disetor.

     f.   Informasi periode waktu dan jumlah yang diterima pada rekening Perseroan atas atas hasil
          konversi waran tersebut. Perseroan agar menyampaikan salinan rekening koran atas mutasi
          transaksi penerimaan dana hasil penawaran tersebut melalui form E074.
          Tanggapan: Perseroan akan segera menyampaikan melalui form E074

     g. Prosedur audit yang dilakukan auditor dalam melakukan penentuan kewajaran penyajian
        modal Perseroan agar menyampaikan dasar standar akuntansi atas pencatatan tersebut.
        Tanggapan: Prosedur audit yang dilakukan auditor dalam melakukan penentuan kewajaran
        penyajian modal saham dan jumlah saham disetor per 31 Desember 2025:
        1. Memeriksa Akta Pendirian dan seluruh Akta Perubahan Perseroan sampai dengan 31
        Desember 2025 untuk memastikan terkait modal saham yaitu jumlah dan nilai nominal;
        2. Menelusuri tambahan modal saham ke dokumen pendukung yaitu Akta Perubahan
        sampai dengan 31 Desember 2025;
        3. Menguji ketepatan perhitungan modal saham berdasarkan jumlah saham beredar
        dikalikan nilai nominal, berdasarkan Akta Perubahan Modal Perseroan terakhir;
        4. Pengujian mutasi modal saham tahun berjalan;
        5. Mengirimkan surat konfirmasi kepada pemegang saham atas jumlah saham yang
        dimiliki;
        6. Memeriksa surat pemberitahuan pelaksanaan waran dari Biro Administrasi Efek selama
        periode pelaksanaan waran berlangsung;
        7. Melakukan penelusuran atas penerimaan dana hasil Penawaran Umum Perdana (IPO);
        8. Memastikan kesesuaian jumlah saham yang diterbitkan kepada masyarakat dalam
        Penawaran Umum Perdana dengan dokumen penawaran yang mendasarinya;
        9. Memastikan pengakuan modal saham berdasarkan nilai nominal saham yang
        diterbitkan kepada masyarakat serta pengakuan tambahan modal disetor atas selisih antara
        harga penerbitan dan nilai nominal saham; dan
        10. Memastikan biaya emisi saham telah dicatat sebagai pengurang tambahan modal disetor
        sesuai ketentuan yang berlaku.
        11. Memeriksa Akta Perubahan Setelah Periode Pelaporan, dari tanggal 1 Januari 2026
        sampai dengan 28 Februari 2026 terkait dengan perubahan modal Perseroan.

h. Informasi mengenai pengiriman konfirmasi kepada pemegang saham atau biro administrasi
   efek yang dilakukan auditor dalam melakukan penentuan penentuan kewajaran penyajian
   modal saham dan jumlah saham disetor per 31 Desember 2025.
   Tanggapan: Pengiriman surat konfirmasi kepemilikan modal kepada pemegang saham dalam
   rangka penentuan kewajaran penyajian modal saham dan jumlah saham dilakukan pada tanggal
   27 Januari 2026.

i.    Informasi prosedur yang dilakukan Perseroan untuk memastikan nilai modal disetor per 30
      September 2025 telah sesuai.
      Tanggapan: Berikut prosedur yang dilakukan Perseroan untuk memastikan nilai modal disetor
      per 30 September 2025: Perseroan mencatat penambahan saham dan tambahan modal disetor
      atas pelaksanaan waran pada saat telah dilakukan pembuatan dan pengesahan dalam Akta
      Perubahan Modal Perseroan, yang menjadi dasar legal atas pencatatan perubahan modal saham
      Perseroan. Pelaksanaan waran yang berlangsung pada tanggal 14 Juli 2025 sampai dengan 12
      Januari 2026 belum dicatat dalam laporan keuangan per 31 Desember 2025 karena pada tanggal
Page 30
        tersebut belum terdapat pembuatan dan pengesahan Akta Perubahan Modal Perseroan sebagai
        dasar pencatatan perubahan modal Perseroan. Pada saat tahap pelaksanaan waran Perseroan
        menerima Surat Pemberitahuan Pelaksanaan Waran dari Biro Administrasi Efek yang
        dilaksanakan pada tanggal 14 Juli 2025 sampai dengan 30 September 2025. Jumlah pelaksanaan
        waran dari 14 Juli 2025 sampai dengan 30 September 2025 sebanyak 4.465.293 saham dengan
        total 55 transaksi.

   j.   Klarifikasi dari auditor atas adanya perbedaan data saham disetor per 31 Desember 2025 antara
        laporan keuangan dan data biro administrasi efek.
        Tanggapan: Atas perbedaan data saham disetor per 31 Desember 2025 antara laporan keuangan
        dan data Biro Administrasi Efek (BAE), Auditor telah melakukan prosedur audit seperti yang
        dinyatakan dalam butir 5g dan 5h di atas. Perbedaan disebabkan oleh perbedaan dasar
        pencatatan antara Perseroan dan BAE, dimana BAE mencatat mutasi saham berdasarkan
        transaksi yang telah diproses secara administratif pada sistem administrasi efek, sedangkan
        Perseroan mencatat jumlah saham disetor berdasarkan Akta Perubahan Modal Perseroan
        terakhir yang telah memperoleh pengesahan atau persetujuan sesuai ketentuan yang berlaku.
        Distribusi saham hasil pelaksanaan waran dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2026. Sampai
        dengan tanggal penerbitan laporan keuangan auditan, pencatatan perubahan jumlah saham atas
        pelaksanaan waran dalam Akta Perubahan Modal Perseroan belum dilakukan. Penerapan dasar
        pencatatan pelaksanaan waran oleh Perseroan adalah PSAK 232 paragraf 16, yang menyatakan
        bahwa instrumen keuangan diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas apabila penyelesaiannya
        dilakukan dengan penerbitan instrumen ekuitas tanpa kewajiban kontraktual untuk
        menyerahkan kas atau aset keuangan. Pelaksanaan waran merupakan transaksi ekuitas dengan
        pemilik yang berdampak pada penambahan modal saham dan tambahan modal disetor. Selain
        itu, merujuk pada PSAK 201 paragraf 27–28, menyatakan bahwa suatu transaksi diakui dalam
        laporan keuangan apabila memenuhi definisi unsur laporan keuangan serta dapat diukur secara
        andal, dalam hal ini adalah terdapatnya Akta Perubahan Modal Perseroan.
D. Lainnya (Disampaikan kepada Publik)
1. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan (jika ada)
   Tanggapan: Perseroan belum memiliki rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan
2. Penjelasan mengenai informasi/kejadian penting lainnya yang material yang akan dilakukan
   Perseroan pada masa yang datang dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan.
   Tanggapan: Perseroan tidak memiliki informasi/kejadian penting lainnya yang material yang akan
   dilakukan Perseroan pada masa yang datang dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup
   Perseroan.

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.03 MB
Published15 Apr 2026
Pages30
Characters106,337
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 98 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org INDO ACIDATAMA TBK p.20 ×2
possible org LAUTAN LUAS Tbk p.20 ×2
possible org PT TRITUNGGAL p.21
unresolved org PT Denbo Higienis Laboratoris. Proses p.3
unresolved org PT Denbo Higienis Laboratoris p.3 ×4
unresolved org PT Botryo p.3
unresolved org PT Algaepark p.3 ×2
unresolved org PT Algaepark Indonesia Makmur. Nilai p.3
unresolved org PT Algaepark Indonesia Makmur p.3
unresolved org PT Botryo Herba Bioteknologi p.4 ×5
unresolved org Pengawas Obat dan Makanan p.4
unresolved org PT Algaepark Indonesia Mandiri p.4 ×4
unresolved org PT Algae Bioteknologi Internasional. Kontribusi p.9
unresolved org PT BBT Proyeksi p.9
unresolved org PT BHB Proyeksi p.9
unresolved org PT MIB Proyeksi p.10
unresolved org PT DHL Proyeksi p.10
unresolved org PT AIM Proyeksi p.10
unresolved org PT Algae Bioteknologi Internasional p.11 ×3
unresolved org PT Algepark Indonesia Mandiri p.12
unresolved org PT Meilis Inovasi Bioteknologi p.16 ×2
unresolved org PT Denbo Hygienis Laboratories p.16
unresolved org PT BERKAH ALAM p.19
unresolved org PT BINTANG PENUH p.19
unresolved org PT BRATACO p.19
unresolved org PT BUKIT WARNA ABADI p.19
unresolved org PT BUNDAKU SAYANG p.19
unresolved org PT CHEMCO PRIMA p.19
unresolved org PT CITOSA KAMILA PRIMA p.19
unresolved org PT CRODA TRADING p.20
unresolved org PT DENBO HIGIENIS p.20 ×2
unresolved org PT DKSH p.20
unresolved org PT EKACITTA DIAN p.20
unresolved org PT GEMILANG OPTIMA p.20
unresolved org PT HALDIN PACIFIC p.20
unresolved org PT HASTA KENCANA JAYA p.20
unresolved org PT INTAN CHEMICAL p.20
unresolved org PT JEBSEN JESSEN p.20
unresolved org PT KAPSULINDO p.20
unresolved org PT KARYA AROMA p.20
unresolved org PT LISABOY GAYA p.20
unresolved org PT MAGENTA INDOPACK p.20
unresolved org PT MAHA KIMIA p.20 ×2
unresolved org PT MENJANGAN SAKTI p.20
unresolved org PT MERPATI MAHARDIKA p.20 ×2
unresolved org PT MULTIVERSE p.20
unresolved org PT NALA BAYU GLASS p.20
unresolved org PT NATURA INTI SUKSES p.20
unresolved org PT NILAM WIDURI p.20
unresolved org PT NIRIN SAMUDRA p.20
unresolved org PT PETRAKEMINDO p.20
unresolved org PT PHYTOCHEMINDO p.20
unresolved org PT REDACHEM INDONESIA p.20
unresolved org PT SAHABAT INOVASI p.21
unresolved org PT SARI ALAM SUKABUMI p.21
unresolved org PT SEMARANG HERBAL p.21 ×2
unresolved org PT SINERGI MULTI p.21
unresolved org LESTARINDO TBK p.21
unresolved org PT TAHAKA MULTICHEM p.21
unresolved org PT TIGA SRIKANDI JAYA p.21
unresolved org PT TIGAKADISTRINDO p.21
unresolved org PT WIKA INTINUSA p.21
unresolved org PT. BOTRYO HERBA p.21
unresolved org PT. CHEMICO SURABAYA p.21
unresolved org PT. CITOSA KAMILA p.21
unresolved org PT. DBFF BOTON p.21
unresolved org PT. DPO INDONESIA p.21
unresolved org PT. ELVAS GRAFIKA p.21
unresolved org PT. EPAC FLEXIBEL p.21
unresolved org PT. GALIC BINA MADA p.21
unresolved org PT. GEMATRACON p.21
unresolved org PT. GRAND MULTI p.21
unresolved org PT. HALDIN PASIFICA p.21
unresolved org PT. HUISONG p.21
unresolved org PT. INDO ANEKA ATSIRI p.21
unresolved org PT. INDOPLASTIK SUKSES p.21
unresolved org PT. INDUKSARANA p.22
unresolved org PT. INSULAR MULTI p.22
unresolved org PT. INTRAFOOD p.22
unresolved org PT. JERINDO SURYA p.22
unresolved org PT. JUTARASA ABADI p.22
unresolved org PT. KEAJAIBAN p.22
unresolved org PT. LANTABURA p.22
unresolved org PT. LAUTAN NATURAL p.22
unresolved org PT. MAHAREKSA RANA p.22
unresolved org PT. MANDALA CAHAYA p.22
unresolved org PT. MEDION FARMA JAYA p.22
unresolved org PT. MULIA ALDANA p.22
unresolved org PT. PANCA NATURE p.22
unresolved org PT. SUKAMILK FnB p.22
unresolved org PT. TUNGGAK WARU SEMI PUTRA FARMA p.22
unresolved org PT Mitra Sigma Tekindo Mesin p.23
unresolved org PT. Dhass Sumber Tekhnik Mesin p.23
unresolved org PT. Inti Albindo Sukses Mesin p.23
unresolved org PT. Algaepark Indonesia p.24
unresolved org PT. Global Solusindo Utama p.24
unresolved org PT. Radian Jaya Pratama p.24
unresolved org PT Algae Bioteknologi p.24

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result