Back to announcement
20240123_WIKA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31571064_lamp2.pdf
Other Text extracted WIKASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 16
Page 1
KETERBUKAAN INFORMASI PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU II (”PMHMETD II”)
KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PT WIJAYA KARYA (PERSERO) TBK DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH
DAHULU (“HMETD”)
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN
KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI INFORMASI PMHMETD II INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH
PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
KETERBUKAAN INFORMASI PMHMETD II INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG
AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PT WIJAYA KARYA (PERSERO) TBK (“PERSEROAN”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI DAN/ATAU, FAKTA, DATA,
ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI PMHMETD II INI.
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Kegiatan Usaha:
Usaha di bidang Industri Konstruksi, Industri Pabrikasi, Investasi, Industri Energi, Energi Terbarukan, dan Energi Konversi, Penyelenggaraan Perkeretapian, Penyelenggaraan
Pelabuhan, Engineering Procurement Construction, Layanan Peningkatan Kemampuan di bidang Jasa Konstruksi, Jasa Enjinering, dan Perencanaan, Investasi dan/atau
Pengelolaan Usaha di bidang Prasarana dan Sarana Dasar (Infrastruktur)
Kantor Pusat:
WIKA Tower 1 & 2
Jl. D.I. Panjaitan Kav. 9-10
Jakarta Timur 13340, Indonesia
Telepon: +62 21 806 79200
Faksimili: +62 21 228 93830
website: www.wika.co.id
email: investor.relations@wika.co.id
PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU II (“PMHMETD II”) KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PT WIJAYA
KARYA (PERSERO) TBK DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (“HMETD”)
Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 92.238.374.997 (sembilan puluh dua miliar dua ratus tiga puluh delapan juta tiga ratus tujuh puluh empat ribu sembilan ratus
sembilan puluh tujuh) saham baru Seri B atas nama dengan nilai nominal Rp100 (seratus Rupiah) setiap saham yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp[●] (● Rupiah)
setiap saham, yang mewakili sebanyak-banyaknya [●]% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD II (“Saham Baru seri B”), sehingga nilai PMHMETD II
adalah sebanyak-banyaknya Rp[●] ([●] Rupiah). Setiap pemegang [●] (●) saham biasa atas nama yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Saham ("DPS") pada
tanggal 19 Maret 2024 pukul 16.15 WIB mendapatkan [●] (●) HMETD dimana 1 (satu) HMETD berhak untuk membeli 1 (satu) saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp100
(seratus Rupiah) setiap saham, dengan harga pelaksanaan Rp[●] (● Rupiah) setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pembelian saham.
Saham Baru yang ditawarkan dalam rangka PMHMETD II dengan menerbitkan HMETD ini seluruhnya adalah saham yang dikeluarkan dari porte pel Perseroan dengan nilai
nominal Rp100 (seratus Rupiah) setiap saham. Saham yang akan diterbitkan dalam rangka PMHMETD II ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (“BEI”). HMETD dapat
diperdagangkan di BEI serta di luar Bursa Efek selama 5 (lima) Hari Bursa mulai tanggal 21 Maret 2024 sampai dengan tanggal 28 Maret 2024. Pencatatan Saham Baru seri B
hasil pelaksanaan HMETD akan dilakukan di BEI pada tanggal 21 Maret 2024. Tanggal terakhir pelaksanaan HMETD adalah tanggal 28 Maret 2024 sehingga HMETD yang
tidak dilaksanakan pada tanggal tersebut tidak berlaku lagi.
Pemegang saham utama Perseroan adalah Negara Republik Indonesia. Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Negara Republik Ind onesia memiliki 1 (satu) saham Seri A
Dwiwarna dan 5.834.849.999 (lima miliar delapan ratus tiga puluh empat juta delapan ratus empat puluh sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan) saham Seri B.
Negara Republik Indonesia akan melaksanakan HMETD yang menjadi porsinya dalam PMHMETD II ini melalui penambahan penyertaan mo dal negara sesuai dengan PP No.
[●] tanggal [●] 2024 tentang [●], yang mengatur bahwa Negara Republik Indonesia melakukan penambahan penyertaan modal ke dalam modal saham Perseroan dengan nilai
penambahan penyertaan modal negara sebesar paling banyak [●] yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2024 sebagaimana ditetapkan kembali
dalam Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2024.
Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down). Dalam hal pemegang saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan, sesuai dengan Peraturan
OJK No. 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (sebagaimana diubah dengan Peraturan
OJK No. 14/POJK.04/2019), maka hak atas pecahan saham dalam PMHMETD II wajib dijual oleh Perseroan dan hasil penjualannya dimasukkan ke dalam rekening Perseroan.
Saham Baru seri B yang akan diterbitkan dalam PMHMETD II ini mempunyai hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham biasa atas nama lainnya yang telah
ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan termasuk tetapi tidak terbatas pada hak suara, hak dalam pembagian dividen, dan hak atas sisa hasil likuidasi, HMETD dan
hak atas pembagian saham bonus.
Apabila Saham Baru seri B yang ditawarkan dalam PMHMETD II ini tidak seluruhnya diambil atau dibeli oleh pemegang saham atau pemegang HMETD, maka sisanya akan
dijatahkan secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan saham berdasarkan
harga pemesanan kepada pemegang HMETD yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya, sebagaimana tercantum dalam SBHMETD (sebagaimana didefinisikan di
bawah ini) atau FPPST (sebagaimana didefinisikan di bawah ini).
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KONTRAKTUAL FAKTOR RISIKO PERSEROAN SELENGKAPNYA DICANTUMKAN PADA
BAB VI PROSPEKTUS.
RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI OLEH INVESTOR ADALAH RISIKO HARGA DAN LIKUIDITAS HARGA SAHAM PERSEROAN YANG DIPENGARUHI
OLEH KONDISI PASAR MODAL INDONESIA
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN OLEH PARA PEMEGANG SAHAM
PEMEGANG SAHAM PERSEROAN YANG TIDAK MELAKSANAKAN HMETD YANG DITAWARKAN SESUAI DENGAN PORSI SAHAMNYA, MAKA PROPORSI
KEPEMILIKAN SAHAMNYA DALAM PERSEROAN AKAN MENGALAMI PENURUNAN (DILUSI) SAMPAI DENGAN MAKSIMAL 91,14%.
Keterbukaan Informasi PMHMETD II ini diterbitkan di Jakarta pada 23 Januari 2024
1
Page 2
INDIKASI JADWAL
Tanggal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 12 Januari 2024
Tanggal Efektif Pernyataan Pendaftaran HMETD 5 Maret 2024
Tanggal Terakhir Perdagangan Saham Dengan HMETD (Cum-Right)
- Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi 15 Maret 2024
- Pasar Tunai 19 Maret 2024
Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD (Ex-Right)
- Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi 18 Maret 2024
- Pasar Tunai 20 Maret 2024
Tanggal Terakhir Pencatatan (Recording Date) untuk memperoleh HMETD 19 Maret 2024
Tanggal Distribusi HMETD 20 Maret 2024
Tanggal Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia 21 Maret 2024
Periode Perdagangan HMETD 21 – 28 Maret 2024
Periode Pelaksanaan HMETD 21– 28 Maret 2024
Periode Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD 25 Maret – 2 April 2024
Tanggal Terakhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan 2 April 2024
Tanggal Penjatahan Pemesanan Saham Tambahan 3 April 2024
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan 4 April 2024
PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (PMHMETD II)
Dalam rangka pelaksanaan PMHMETD II, Perseroan telah memperoleh persetujuan pemegang saham Perseroan atas
rencana PMHMETD II pada tanggal 12 Januari 2024 sebagaimana ternyata dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa Perusahaan Perseroan (Persero) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk No. 2 tanggal 12 Januari 2024, yang
dibuat oleh Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, dan diumumkan di website BEI dan website Perseroan pada tanggal 23
Januari 2024, sesuai dengan POJK No. 15/2020 dan ketentuan anggaran dasar Perseroan.
Sehubungan dengan PMHMETD II, Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 92.238.374.997 (sembilan puluh dua miliar
dua ratus tiga puluh delapan juta tiga ratus tujuh puluh empat ribu sembilan ratus sembilan puluh tujuh) Saham Baru seri B
dengan nilai nominal Rp100 (seratus Rupiah) setiap saham. Setiap pemegang [●] (●) saham lama yang namanya tercatat
dalam DPS Perseroan tanggal 19 Maret 2024 pada pukul 16.15 WIB berhak atas [●] ([●]) HMETD dimana 1 (satu) HMETD
memberikan hak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru seri B dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) per
saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pembelian Saham Baru seri B. Dengan demikian,
jumlah dana yang akan diterima Perseroan dari PMHMETD II ini adalah sebanyak-banyaknya Rp[●] (●Rupiah).
Pemegang saham utama Perseroan adalah Negara Republik Indonesia. Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Negara
Republik Indonesia memiliki 1 (satu) saham Seri A Dwiwarna dan 5.834.849.999 (lima miliar delapan ratus tiga puluh empat
juta delapan ratus empat puluh sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan) saham Seri B. Negara Republik
Indonesia akan melaksanakan HMETD yang menjadi porsinya dalam PMHMETD II ini melalui penambahan penyertaan modal
negara sesuai dengan PP No. [●] tanggal [●] 2024 tentang [●], yang mengatur bahwa Negara Republik Indonesia melakukan
penambahan penyertaan modal ke dalam modal saham Perseroan dengan nilai penambahan penyertaan modal negara
sebesar paling banyak [●] yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2024 sebagaimana
ditetapkan kembali dalam Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2024.
HMETD ini dapat diperdagangkan dan dilaksanakan selama 5 (lima) Hari Kerja mulai tanggal 21 Maret 2024 sampai dengan
tanggal 28 Maret 2024. HMETD yang tidak dilaksanakan hingga tanggal akhir periode tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi.
Pencatatan Saham Baru seri B hasil pelaksanaan HMETD akan dilakukan di Bursa Efek pada tanggal 21 Maret 2024.
STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM PERSEROAN
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 61 tanggal 23 Desember 2016, yang dibuat di hadapan Fathiah
Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh persetujuan dari Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No.
AHU-0025397.AH.01.02.Tahun 2016 tanggal 28 Desember 2016 dan telah diterima dan dicatat dalam database SABH di
bawah No. AHU-AH.01.03-0112867 tanggal 28 Desember 2016 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No.
AHU-0156265.AH.01.11.Tahun 2016 tanggal 28 Desember 2016 ("Akta No. 61/2016”) junctis Akta Pernyataan Keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan Perseroan (Persero) PT Wijaya Karya Tbk. No. 7 tanggal 17 Januari
2024, yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah memperoleh persetujuan Menkumham sesuai
dengan surat keputusannya No. AHU-0003965.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 18 Januari 2024 serta telah didaftarkan dalam
Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0012986.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 18 Januari 2024 dan telah diumumkan dalam
Tambahan No. 2429 BNRI No. 6 tanggal 19 Januari 2024 (“Akta No. 7/2024”) dan Surat PT Datindo Entrycom No. DE/I/2024-
0159 tanggal 3 Januari 2024 Perihal Laporan Bulanan, struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham Perseroan per
Desember 2023 adalah sebagai berikut:
2
Page 3
Saham Biasa Atas Nama
Nilai Nominal Rp100,- per saham
Deskripsi
Nilai Nominal Saham @ Rp100,- per
Jumlah Saham (%)
saham (Rp)
Modal Dasar 275.000.000.000 27.500.000.000.000
Saham Seri A Dwiwarna 1 100
Saham Seri B 274.999.999.999 27.499.999.999.900
Modal Ditempatkan dan Disetor
Saham Seri A Dwiwarna
Negara Republik Indonesia 1 100
Saham Seri B
Negara Republik Indonesia 5.834.849.999 583.484.999.900 65,05
Masyarakat 3.135.101.372 313.510.137.200 34,95
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 8.969.951.372 896.995.137.200 100,00
Jumlah Saham dalam Portepel 266.030.048.268 26.603.004.862.800
Keterangan:
*) Sebagaimana termaktub dalam Lampiran Daftar Pemegang Saham Perseroan tertanggal 31 Desember 2023, yang
diterbitkan oleh PT Datindo Entrycom selaku BAE Perseroan berdasarkan Surat PT Datindo Entrycom No. DE/I/2024-0159
tanggal 3 Januari 2024 Perihal Laporan Bulananterdapat pemegang saham yang merupakan anggota Direksi Perseroan
yaitu:
Nilai Nominal Rp100,- per saham
Nama Jabatan
Saham Rupiah %
Agung Budi Waskito Direktur Utama 184.200 18.420.000 0,0020538
Proforma Struktur Permodalan Sebelum dan Setelah PMHMETD II
Apabila seluruh HMETD yang ditawarkan dalam rangka PMHMETD II ini dilaksanakan secara keseluruhan menjadi saham
oleh seluruh Pemegang saham, maka jumlah modal saham yang ditempatkan dan disetor penuh sebelum dan setelah
PMHMETD II secara proforma adalah sebagai berikut:
Sebelum PMHMETD II Setelah PMHMETD II
Nilai Nominal
Deskripsi Nilai Nominal Saham @
Jumlah Saham (%) Jumlah Saham Saham @ Rp100,- (%)
Rp100,- per saham (Rp)
per saham (Rp)
Modal Dasar 35.000.000.000 3.500.000.000.000 [x] [x] [x]
Saham Seri A Dwiwarna 1 100 [x] [x] [x]
Saham Seri B 34.999.999.999 3.499.999.999.900 [x] [x] [x]
Modal Ditempatkan dan Disetor
Saham Seri A Dwiwarna
Negara Republik Indonesia 1 100 [x] [x] [x]
Saham Seri B
Negara Republik Indonesia 5.834.849.999 583.484.999.900 65,05 [x] [x] [x]
Masyarakat 3.135.101.372 313.510.137.200 34,95 [x] [x] [x]
Jumlah Modal Ditempatkan dan 8.969.951.372 896.995.137.200 100,00 [x] [x] [x]
Disetor Penuh
Jumlah Saham dalam Portepel 26.030.048.628 2.603.004.862.800 [x] [x]
PERSEROAN BELUM MEMILIKI RENCANA UNTUK MENGELUARKAN SAHAM ATAU EFEK EKUITAS LAINNYA
YANG DAPAT DIKONVERSIKAN MENJADI SAHAM DALAM JANGKA WAKTU 12 (DUA BELAS) BULAN SETELAH
TANGGAL EFEKTIF PERNYATAAN PENDAFTARAN DALAM RANGKA PMHMETD II INI, KECUALI SEHUBUNGAN
DENGAN RENCANA PELAKSANAAN PMTHMETD.
RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PMHMETD II
Seluruh dana yang diperoleh dari PMHMETD II setelah dikurangi biaya-biaya Emisi, akan digunakan dengan alokasi sebagai
berikut:
1. Sebanyak-banyaknya sebesar Rp6.000.000.000.000 (enam triliun Rupiah) yang diterima dari Republik Indonesia melalui
Penyertaan Modal Negara (PMN) akan digunakan untuk modal kerja penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) dan
Ibu Kota Nusantara (IKN).
2. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja proyek Perseroan dan/atau refinancing.
3
Page 4
Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari PMHMETD II bukanlah merupakan Transaksi Afiliasi atau Transaksi Benturan
Kepentingan sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/2020, maupun Transaksi Material sebagaimana diatur dalam POJK
No. 17/2020.
Dalam hal Perseroan akan mengubah rencana penggunaan dana sebagaimana diungkapkan, Perseroan wajib mengikuti
ketentuan POJK No. 30/2015, antara lain, menyampaikan rencana dan alasan perubahan rencana penggunaan dana kepada
OJK dan memperoleh persetujuan RUPS terlebih dahulu.
Dalam hal terdapat dana hasil PMHMETD II yang belum direalisasikan, maka sesuai dengan POJK No. 30/2015, Perseroan
akan menempatkan dana tersebut dalam instrumen keuangan yang aman dan likuid.
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Tabel berikut ini menyajikan ikhtisar data keuangan penting berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan
Perusahaan Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022, serta tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021. Data-data keuangan penting tersebut berasal dari Laporan Keuangan
Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini audit tanpa modifikasian yang ditandatangani oleh Benny
Andria (Registrasi Akuntan Publik No. 0181).
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam ribuan Rupiah)
30 September 31 Desember
Uraian
2023 2022* 2022 2021
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 1.781.920.034 3.261.119.415 5.669.693.120 6.983.869.555
Piutang usaha - Neto
Pihak Berelasi 1.468.576.887 908.898.379 1.199.474.953 589.277.072
Pihak Ketiga 2.023.812.507 2.436.819.876 1.628.923.022 1.677.557.643
Piutang Retensi – Neto
Pihak Berelasi 758.068.551 491.623.827 596.617.119 653.841.615
Pihak Ketiga 862.769.112 623.749.441 667.535.880 602.976.239
Tagihan Bruto Pemberi Kerja - Neto
Pihak Berelasi 1.436.134.719 2.391.109.280 1.864.495.213 2.928.282.713
Pihak Ketiga 1.612.295.366 2.305.179.448 2.673.483.457 1.139.384.503
Piutang Yang Belum Ditagih 1.046.766.590 1.406.060.617 1.316.133.683 2.214.485.025
Piutang lain-lain – Bagian Lancar
Pihak Berelasi 254.441.116 1.176.735.657 1.281.472.982 1.062.498.084
Pihak Ketiga 38.320.170 21.686.547 28.366.483 21.250.189
Persediaan 11.329.077.371 11.699.548.284 12.012.495.999 10.934.220.807
Uang Muka – Bagian Lancar 1.068.640.520 1.120.338.614 1.095.051.533 773.691.698
Pajak dibayar di muka 1.317.456.802 1.403.592.588 1.547.097.705 1.724.202.907
Biaya dibayar di muka 1.268.016.007 2.226.714.088 1.280.007.793 929.061.293
Jaminan Usaha 343.546.968 345.258.622 339.807.652 111.046.671
Pekerjaan dalam Proses Konstruksi –
Neto
Pihak Berelasi 3.064.937.992 3.902.724.048 3.413.724.080 2.518.332.724
Pihak Ketiga 1.607.816.195 3.035.309.484 3.020.414.023 2.322.655.374
Aset Lain-lain – Bagian Lancar
Pihak Berelasi 100.000.000 8.177.900 - -
Jumlah Aset Lancar 31.382.596.907 38.764.646.115 39.634.794.697 37.186.634.112
Aset Tidak Lancar
Uang Muka – Bagian Tidak Lancar - 5.054.489.459 - 3.885.355.089
Tanah untuk Pengembangan 2.101.835.622 2.087.674.610 2.081.812.909 2.033.627.294
Investasi pada Entitas Asosiasi 2.092.188.872 1.894.634.480 2.059.783.755 1.864.824.022
Investasi pada Ventura Bersama 11.559.791.265 7.072.514.572 11.636.484.615 6.371.991.131
Properti Investasi - Neto 1.330.353.476 1.920.144.012 1.978.946.566 1.919.752.812
Aset Tetap - Neto 8.051.183.480 8.630.650.013 8.305.833.696 8.832.862.346
Aset Kerja Sama Operasi 809.467.992 1.314.666.955 920.305.526 422.499.261
Goodwill 4.847.052 4.847.052 4.847.052 4.847.052
Investasi Jangka Panjang Lainnya 1.025.544.942 875.558.031 1.010.544.942 1.044.857.732
Aset Takberwujud 7.377.738.505 5.950.506.091 6.484.151.604 5.138.035.931
Aset Pajak Tangguhan 68.695.504 68.042.441 68.072.278 90.880.418
Aset Lain-Lain 847.038.133 547.188.291 884.026.582 589.627.146
Jumlah Aset Tidak Lancar 35.268.684.843 35.420.916.007 35.434.809.525 32.199.160.234
Jumlah Aset 66.651.281.750 74.185.562.122 75.069.604.222 69.385.794.346
LIABILITAS
4
Page 5
30 September 31 Desember
Uraian
2023 2022* 2022 2021
Liabilitas Jangka Pendek
Pinjaman Jangka Pendek 9.469.717.227 9.596.274.902 9.712.756.403 8.469.065.797
Pihak Berelasi 4.973.248.026 7.071.241.556 5.069.976.535 5.620.879.594
Pihak Ketiga
Utang Usaha 5.927.390.282 11.687.383.488 8.187.203.111 5.573.776.846
Pihak Berelasi 6.488.274.772 273.247.012 4.628.996.245 7.250.373.793
Pihak Ketiga
Utang Lain-Lain 745.786.115 344.349.454 736.079.603 819.709.777
Pihak Berelasi 374.257.083 475.952.277 487.971.919 401.619.599
Pihak Ketiga 421.931.301 182.840.704 367.499.237 409.938.933
Utang Pajak 417.909.256 443.648.762 297.056.457 645.717.709
Uang Muka dari Pelanggan 4.505.738.358 5.541.953.287 5.731.969.567 5.776.222.854
Beban Akrual 206.127.439 330.694.687 196.106.477 93.115.361
Pendapatan Diterima di Muka
Bagian Jangka Pendek dari
595.000.000 1.345.000.000 255.000.000 1.345.000.000
Pinjaman Jangka Menengah
Liabilitas Sewa 53.967.745 37.867.446 73.169.921 100.152.089
Pinjaman Jangka Panjang 166.892.708 45.000.000 391.545.940 463.997.551
Obligasi 1.397.000.000 - - -
Sukuk Mudharabah 643.800.000 - - -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 36.387.040.312 37.375.453.575 36.135.331.415 36.969.569.903
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas Imbalan Kerja 224.759.278 203.385.608 163.441.323 219.811.351
Liabilitas Pajak Tangguhan 80.523.470 103.463.028 116.143.991 91.020.854
Uang Muka dari Pelanggan 397.472.922 254.339.712 448.831.219 317.844.357
Uang Muka Proyek Jangka Panjang 1.756.462.463 2.352.491.971 2.001.510.533 1.262.796.550
Utang Lain-Lain
Pihak Berelasi 60.754.496 681.488.036 72.505.329 -
Pihak Ketiga 45.813.495 - 56.986.049 124.513.968
Bagian Jangka Panjang Setelah Dikurangi
Bagian Jangka Pendek
Pinjaman Jangka Menengah 1.185.000.000 545.000.000 1.545.000.000 545.000.000
Liabilitas Sewa 130.011.485 106.328.029 178.933.068 248.981.082
Pinjaman Jangka Panjang 5.682.745.933 4.730.854.367 4.730.088.359 4.186.189.997
Obligasi 7.270.508.983 7.461.600.036 8.664.562.200 5.706.286.635
Sukuk Mudharabah 2.138.015.000 2.500.000.000 2.781.815.000 1.750.000.000
Utang Ventura Bersama 320.309.291 444.016.769 681.249.548 528.701.937
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 19.292.376.816 19.382.967.556 21.441.066.619 14.981.146.731
Jumlah Liabilitas 55.679.417.128 56.758.421.131 57.576.398.034 51.950.716.634
EKUITAS
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada
Pemilik Entitas Induk:
Modal Saham – Nilai Nominal: Rp100
(nilai penuh) per Saham
Modal Dasar - 35.000.000.000 Saham
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh -
896.995.137 896.995.137 896.995.137 896.995.137
8.969.951.372 Saham
Modal Saham Diperoleh Kembali (110.000) (110.000) (110.000) (110.000)
Tambahan Modal Disetor 6.555.498.737 6.555.498.737 6.555.498.737 6.555.498.737
Perubahan Ekuitas Entitas Anak 1.130.692.404 1.137.690.341 1.139.037.627 1.137.690.341
Saldo Laba (Defisit) (1.513.834.951) 4.429.410.592 4.372.391.037 4.457.008.744
Sub Total 7.069.241.327 13.019.484.807 12.963.812.538 13.047.082.959
Kepentingan Non pengendali 3.902.623.295 4.407.656.185 4.529.393.650 4.387.994.753
Jumlah Ekuitas 10.971.864.622 17.427.140.992 17.493.206.188 17.435.077.712
Jumlah Liabilitas & Ekuitas 66.651.281.750 74.185.562.122 75.069.604.222 69.385.794.346
Note: *tidak diaudit
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya Konsolidasian
(dalam ribuan Rupiah)
30 September 31 Desember
Uraian
2023 2022* 2022 2021
Penjualan bersih 15.079.592.830 12.791.783.893 21.480.791.864 17.809.717.726
Beban pokok pendapatan (13.865.265.078) (11.691.158.796) (19.278.402.166) (16.115.147.791)
Laba bruto 1.214.327.752 1.100.625.097 2.202.389.698 1.694.569.935
Beban Usaha
Beban Penjualan (4.703.867) (3.094.706) (4.762.422) (8.579.410)
Beban umum dan administrasi (709.390.956) (561.745.479) (722.176.616) (779.834.177)
Pendapatan Lain-lain 352.297.127 926.112.738 1.557.288.356 1.471.688.282
5
Page 6
30 September 31 Desember
Uraian
2023 2022* 2022 2021
Beban Lain-lain (4.517.866.197) (595.959.715) (1.317.587.298) (1.254.859.771)
Laba (Rugi) Usaha (3.665.336.141) 865.937.935 1.715.151.718 1.122.984.859
Beban Keuangan (2.382.898.223) (815.235.209) (1.371.878.207) (1.157.283.771)
Beban Pajak Penghasilan Final (290.099.705) (245.479.073) (374.563.881) (412.523.911)
Bagian Rugi Entitas Asosiasi (53.655.910) (32.689.542) (99.355.029) (28.885.684)
Bagian Laba (Rugi) Ventura Bersama (80.109.932) 274.874.892 306.726.295 672.372.934
(2.806.763.770) (818.528.932) (1.539.070.822) (926.320.432)
Laba (Rugi) sebelum pajak penghasilan (6.472.099.911) 47.409.003 176.080.896 196.664.427
Manfaat (beban) pajak penghasilan 15.979.381 (41.871.197) (163.494.461) 17.760.367
Laba (Rugi) Neto (6.456.120.530) 5.537.806 12.586.435 214.424.794
Penghasilan komprehensif lain:
Penghasilan Komprehensif Lainnya yang
Tidak Direklafisikasi ke Laba Rugi:
Pengukuran kembali Program Imbalan
(44.777.295) 3.193.269 4.600.448 24.444.416
Pasti
Pajak Penghasilan Terkait (936.664) (611.122) 683.980 (2.069.038)
Penghasilan Komprehensif Lain Periode/
(45.713.959) 2.582.147 5.284.428 22.375.378
Tahun Berjalan Setelah Pajak
Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif
(6.501.834.489) 8.119.953 17.870.863 236.800.172
Periode/Tahun Berjalan
Laba (Rugi) Neto Yang Dapat
Diatribusikan Ke:
Pemilik Entitas Induk (5.844.840.331) (27.960.150) (59.596.186) 117.666.931
Kepentingan Non-Pengendali (611.280.199) 33.497.956 72.182.621 96.757.863
Jumlah (6.456.120.530) 5.537.806 12.586.435 214.424.794
Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif Yang
Dapat Diatribusikan Kepada:
Pemilik Entitas Induk (5.886.225.988) (27.598.152) (84.617.707) 129.945.558
Kepentingan Non-Pengendali (615.608.501) 35.718.105 102.488.570 106.854.614
TOTAL (6.501.834.489) 8.119.953 17.870.863 236.800.172
Laba (Rugi) Per Saham Dasar
(651,60) (3,12) (6,64) 13,12
(Nilai Penuh)
Note: *tidak diaudit
Laporan Arus Kas Konsolidasian
(dalam ribuan Rupiah)
30 September 31 Desember
Uraian
2023 2022* 2022 2021
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari Pelanggan 15.316.294.103 13.145.852.964 22.163.557.667 13.865.691.022
Pembayaran kepada Pemasok (16.049.467.737) (16.850.363.793) (23.028.963.641) (15.607.983.474)
Pembayaran kepada Direksi dan Karyawan (779.942.617) (904.132.273) (1.754.577.239) (1.571.680.821)
Pembayaran Pajak-pajak (311.318.581) (342.637.702) (335.280.381) (762.102.577)
Penerimaan Restitusi Pajak 151.731.170 73.668.276 73.668.276 338.641.969
Arus Kas Bersih Digunakan untuk
(1.672.703.662) (4.877.612.528) (2.881.595.318) (3.737.433.881)
dari Aktivitas Operasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penambahan Aset Takberwujud (964.535.550) (584.623.062) (1.236.337.711) (1.267.540.664)
Penambahan Jaminan Usaha (3.739.316) (234.211.951) (228.760.981) (13.324.692)
Pembelian Aset Tetap (138.558.628) (156.262.444) (176.469.451) (596.714.177)
Penambahan Properti Investasi - - - (3.244.186)
Penambahan Aset Kerjasama Operasi - (181.155.175) (112.957.012) (155.775.011)
Penempatan Saham Pada Entitas Asosiasi - (12.000.000) (132.591.000) (82.651.000)
Penambahan Pinjaman Jangka Panjang kepada
Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama (23.175.111) (425.648.549) (280.596.102) (18.798.428)
Penjualan Saham pada Entitas Asosiasi - 51.132.583 - 100.480.000
Pengembalian Investasi Ventura Bersama 354.928.650 - 1.204.049.864 1.638.000.322
Penambahan Investasi Ventura Bersama (719.285.489) - (925.196.141) (2.186.376.201)
Penjualan Saham pada Investasi Lainnya - - 239.086.833 -
Penerimaan Bunga 34.359.838 41.821.950 1.310.225.715 107.023.164
Penambahan Uang Muka Investasi - (1.517.332.212) (1.503.624.212) -
Penjualan Saham pada Entitas Anak - - 192.000.000 -
Penambahan Aset Lain-Lain (51.208.157) 15.686.064 11.146.684 (26.351.179)
6
Page 7
30 September 31 Desember
Uraian
2023 2022* 2022 2021
Penambahan Tanah untuk Pengembangan (21.398.630) - (91.201.500) (813.744.700)
Penambahan Tanah Sedang Dikembangkan (20.022.713) - (124.738.413) (329.368.126)
Penambahan Investasi Lainnya (15.000.000) (6.799.363) (111.079.210) (65.273.353)
Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas
(1.567.635.106) (3.009.392.159) (1.967.042.637) (3.713.658.231)
Investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan (Pembayaran)
Pinjaman Jangka Pendek (339.767.685) 2.577.571.067 692.787.547 (1.273.405.237)
Pinjaman Jangka Menengah
Pembayaran Pinjaman (20.000.000) - (90.000.000) (5.599.410.414)
Pinjaman Jangka Panjang
Penerimaan Pinjaman 1.042.020.536 736.029.790 827.859.024 3.270.376.720
Pembayaran Pinjaman (314.016.194) (610.362.971) (356.412.273) (440.454.527)
Pembayaran Liabilitas Sewa (68.123.759) (204.937.696) (97.030.182) -95.167.397
Penerimaan Obligasi - 1.750.000.000 2.954.880.000 4.250.000.000
Penerimaan Sukuk Mudharabah - 750.000.000 1.031.815.000 1.250.000.000
Pembayaran Biaya Emisi Obligasi - (3.380.673) (36.957.830) (38.160.705)
Pembayaran Biaya Sukuk Mudharabah - (1.682.401) (11.803.394) (14.436.797)
Pembayaran Dividen Entitas Anak (20.184.621) (16.056.673) (16.056.673) (21.719.602)
Pembayaran Bunga Perpetual - - - (63.000.000)
Pembayaran Surat Berharga Perpetual - - - (600.000.000)
Setoran Modal dari Entitas Non Pengendali - - - 8.600.000
Pembayaran Bunga Pinjaman (916.878.950) (815.235.209) (1.371.878.207) (1.157.283.771)
Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan
(636.950.673) 4.161.945.234 3.527.203.012 (524.061.730)
untuk) Aktivitas Pendanaan
PENURUNAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS (3.877.289.441) (3.725.059.453) (1.321.434.943) (7.975.153.842)
PENGARUH PERUBAHAN KURS MATA UANG
(10.483.645) 2.309.313 7.258.508 7.262.326
ASING
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL
5.669.693.120 6.983.869.555 6.983.869.555 14.951.761.071
PERIODE/TAHUN
KAS DAN SETARA KAS AKHIR
1.781.920.034 3.261.119.415 5.669.693.120 6.983.869.555
PERIODE/TAHUN
Note: *tidak diaudit
Rasio Keuangan Penting
30 September 31 Desember
Uraian
2023 2022* 2022 2021
Rasio Pertumbuhan (%)
Penjualan bersih 17,88 9,82 20,61 7,70
Beban pokok penjualan 18,60 9,53 19,63 7,35
Laba bruto 10,33 12,95 29,97 11,13
Jumlah rugi komprehensif tahun berjalan (80172,32) (95,73) (92,45) (21,48)
Jumlah Aset (10,16) 6,73 8,19 1,87
Jumlah Liabilitas (1,90) 10,15 10,83 0,97
Jumlah Ekuitas (37,04) (3,07) 0,33 4,67
Rasio-Rasio Keuangan (%)
Jumlah Liabilitas / Jumlah Ekuitas 507,47 325,69 329,14 297,97
Jumlah Liabilitas / Jumlah Aset 83,54 76,51 76,70 74,87
Aset Lancar / Liabilitas Jangka Pendek 86,25 103,72 109,68 100,59
Interest Coverage Ratio (146,04) 177,42 175,06 181,02
Debt Service Coverage Ratio (76,90) 76,69 114,82 68,32
Rasio-Rasio Usaha (%)
Marjin Laba Bruto 8,05 8,60 10,25 9,51
Marjin Laba Bersih (42,81) 0,04 0,06 1,20
Laba Bruto / Jumlah Aset 1,82 1,48 2,93 2,44
Laba Bruto / Jumlah Ekuitas 11,07 6,32 12,59 9,72
ROA (9,69) 0,01 0,02 0,31
ROE (37,04) 0,03 0,07 1,25
Rasio Terkait Industri (x)
Perputaran Aset 0,23 0,17 0,29 0,26
Perputaran Piutang Usaha (hari) 63,40 71,60 48,06 46,46
Perputaran Utang Usaha (hari) 225,39 255,96 217,77 262,82
Perputaran Persediaan (hari) 205,66 250,38 204,12 224,09
7
Page 8
30 September 31 Desember
Uraian
2023 2022* 2022 2021
Rasio keuangan yang disyaratkan dalam
fasilitas pinjaman
Current Ratio 0,86 1,04 1,10 1,01
Debt Equity Ratio 5,07 3,26 3,29 2,98
Debt Service Coverage Ratio [laba operasional/ (0,15) 0,06 0,11 0,10
(biaya utang + total pokok utang)]
EBITDA terhadap beban bunga Coverage Ratio (1,46) 1,77 1,75 1,81
Interest Coverage Ratio (1,46) 1,77 1,75 1,81
Debt to Total Asset Ratio 0,84 0,77 0,77 0,75
Gearing Ratio 2,89 1,92 1,91 1,63
Total Interest Bearing Debt To Total Equity 0,63 0,30 0,36 0,27
Interest Service Coverage Ratio (1,46) 1,77 1,75 1,81
EBITDA/ Beban Pajak (217,79) (34,54) (14,69) 117,95
Note: *tidak diaudit
RINGKASAN ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan manajemen atas kondisi keuangan serta hasil operasi Perseroan dan Perusahaan Anak dalam bab
ini harus dibaca bersama-sama dengan ikhtisar data keuangan penting, laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan
Perusahaan Anak beserta catatan atas laporan keuangan yang terlampir dalam Prospektus ini.
Informasi keuangan yang disajikan di bawah ini berasal dan/atau dihitung berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian
Perseroan dan Perusahaan Anak untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022
(tidak diaudit), serta tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021.
Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak untuk periode sembilan bulan yang berakhir tanggal 30
September 2023 telah diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan laporan auditor independen yang
ditandatangani oleh Benny Andria pada tanggal 28 November 2023 yang menyatakan opini tanpa modifikasian.
1. ANALISIS KEUANGAN
A. Analisis Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada
tanggal 30 September 2022
Pendapatan
Pendapatan Perseroan pada tanggal 30 September 2023 meningkat sebesar Rp2.287.808.937 ribu atau sebesar
17,88% menjadi Rp15.079.592.830 ribu dari Rp12.791.783.893 ribu pada tanggal 30 September 2022. Peningkatan
Pendapatan Bersih tersebut utamanya disebabkan oleh peningkatan penjualan pada segmen Infrastruktur dan Gedung,
Energi dan Industrial Plant dan Investasi.
Beban pokok penjualan
Beban Pokok Pendapatan Perseroan pada tanggal 30 September 2023 meningkat sebesar Rp2.174.106.282 ribu atau
sebesar 18,60% menjadi Rp13.865.265.078 ribu dari Rp11.691.158.796 ribu pada tanggal 30 September 2022.
Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh peningkatan penjualan yang dibukukan pada periode tersebut dan
Peningkatan tersebut utamanya masih berasal dari Peningkatan beban pokok pendapatan di segmen Infrastruktur dan
Gedung, Energi dan Industrial Plant dan Investasi.
Beban usaha
Beban Usaha Perseroan pada tanggal 30 September 2023 meningkat sebesar Rp149.254.638 ribu atau sebesar 26,42%
menjadi Rp714.094.823 ribu dari Rp564.840.185 ribu pada tanggal 30 September 2022. Peningkatan tersebut berasal
dari peningkatan biaya personalia yang disebabkan oleh adanya pemulihan potongan tunjangan karyawan yang
ditetapkan sebelumnya.
Penghasilan (Beban) Lain-lain
Penghasilan (Beban) Lain-Lain Perseroan pada tanggal 30 September 2023 menurun sebesar Rp4.495.722.093 ribu
atau sebesar 1361,71% menjadi minus Rp4.165.569.070 ribu dari Rp330.153.023 ribu pada tanggal 30 September 2022.
Penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan penghasilan lain – lain yang berasal dari pemulihan penurunan nilai dan
meningkatnya beban lain – lain yang berasal dari beban penurunan nilai.
8
Page 9
Penghasilan (Beban) Komprehensif Lain
Penghasilan (Beban) Komprehensif Lain Perseroan pada tanggal 30 September 2023 sebesar
minus Rp45.713.959 ribu atau menurun sebesar Rp48.296.106 ribu dibandingkan dengan tanggal 30 September 2022.
Penurunan tersebut disebabkan oleh adanya perhitungan pada nilai imbalan pasca kerja.
Jumlah Laba Komprehensif Periode/Tahun Berjalan
Jumlah Laba Komprehensif Periode/Tahun Berjalan Perseroan pada tanggal 30 September 2023 menurun sebesar
Rp6.509.954.442 ribu atau sebesar 80172,32% menjadi minus Rp6.501.834.489 ribu dari Rp8.119.953 ribu pada tanggal
30 September 2022. Penurunan tersebut utamanya berasal dari penurunan laba periode berjalan.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021
Pendapatan
Pendapatan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 meningkat sebesar Rp3.671.074.138 ribu atau sebesar 20,61%
menjadi Rp21.480.791.864 ribu dari Rp17.809.717.726 ribu pada tanggal 31 Desember 2021. Peningkatan Pendapatan
Bersih tersebut disebabkan oleh peningkatan penjualan pada seluruh segmen, peningkatan terbesar terdapat pada
segmen industri.
Beban pokok penjualan
Beban Pokok Pendapatan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 meningkat sebesar Rp3.163.254.375 ribu atau
sebesar 19,63% menjadi Rp19.278.402.166 ribu dari Rp16.115.147.791 ribu pada tanggal 31 Desember 2021.
Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh peningkatan penjualan yang dibukukan pada periode tersebut dan
Peningkatan tersebut utamanya masih berasal dari Peningkatan beban pokok pendapatan di semua segmen.
Beban usaha
Beban Usaha Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 menurun sebesar Rp61.474.549 ribu atau sebesar 7,80%
menjadi Rp726.939.038 ribu dari Rp788.413.587 ribu pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan tersebut berasal dari
penurunan biaya personalia dan fasilitas kantor.
Penghasilan (Beban) Lain-lain
Penghasilan (Beban) Lain-Lain Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 meningkat sebesar Rp22.872.547 ribu atau
sebesar 10,55% menjadi Rp239.701.058 ribu dari Rp216.828.511 ribu pada tanggal 31 Desember 2021. Peningkatan
tersebut disebabkan oleh peningkatan penghasilan lain – lain yang berasal dari keuntungan penjualan pelepasan saham,
keuntungan nilai wajar penjualan pelepasan saham, selisih nilai wajar investasi jangka panjang lainnya, keuntungan
penjualan entitas investasi jangka panjang lainnya dan penghasilan bunga pinjaman.
Penghasilan (Beban) Komprehensif Lain
Penghasilan (Beban) Komprehensif Lain Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar
Rp5.284.428 ribu atau menurun sebesar Rp17.090.950 ribu dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2021
Penurunan tersebut disebabkan oleh adanya perhitungan pada nilai imbalan pasca kerja.
Jumlah Laba Komprehensif Periode/Tahun Berjalan
Jumlah Laba Komprehensif Periode/Tahun Berjalan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 menurun sebesar
Rp218.929.309 ribu atau sebesar 92,45% menjadi Rp17.870.863 ribu dari Rp236.800.172 ribu pada tanggal 31
Desember 2021. Penurunan tersebut utamanya berasal dari penurunan Laba Periode Berjalan.
B. Pertumbuhan Aset, Liabilitas dan Ekuitas Analisis Laporan Posisi Keuangan
Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022
Aset
Total Aset Perseroan pada tanggal 30 September 2023 menurun sebesar Rp8.418.322.472 ribu atau sebesar 11,21%
menjadi Rp66.651.281.750 ribu dari Rp 75.069.604.222 ribu pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan tersebut
utamanya berasal dari penurunan kas dan setara kas, tagihan bruto dan pekerjaan dalam proses konstruksi.
Aset Lancar
Total Aset Lancar Perseroan pada tanggal 30 September 2023 menurun sebesar Rp8.252.197.790 ribu atau sebesar
20,82% menjadi Rp31.382.596.907 ribu dari Rp39.634.794.697 ribu pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan
9
Page 10
tersebut disebabkan oleh penurunan kas dan setara kas, tagihan bruto pemberi kerja, piutang lain-lain dan pekerjaan
dalam proses konstruksi.
Aset Tidak Lancar
Total Aset Tidak Lancar Perseroan pada tanggal 30 September 2023 menurun sebesar Rp166.124.682 ribu atau sebesar
0,47% menjadi Rp35.268.684.843 ribu dari Rp35.434.809.525 ribu pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan tersebut
disebabkan oleh penurunan properti investasi, aset tetap, dan aset kerja sama operasi.
Liabilitas
Total Liabilitas Perseroan pada tanggal 30 September 2023 menurun sebesar Rp1.896.980.906 ribu atau sebesar
3,29% menjadi Rp55.679.417.128 ribu dari Rp57.576.398.034 ribu pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan tersebut
utamanya berasal dari penurunan beban akrual, obligasi dan sukuk mudharabah.
Liabilitas Jangka Pendek
Total Liabilitas Jangka Pendek Perseroan pada tanggal 30 September 2023 meningkat sebesar Rp251.708.897 ribu atau
sebesar 0,70% menjadi Rp36.387.040.312 ribu dari Rp36.135.331.415 ribu pada tanggal 31 Desember 2022.
Peningkatan tersebut utamanya berasal dari penurunan beban akrual.
Liabilitas Jangka Panjang
Total Liabilitas Jangka Panjang Perseroan pada tanggal 30 September 2023 menurun sebesar Rp2.148.689.803 ribu
atau sebesar 10,02% menjadi Rp19.292.376.816 ribu dari Rp21.441.066.619 ribu pada tanggal 31 Desember 2022.
Penurunan tersebut utamanya berasal dari penurunan obligasi dan sukuk mudharabah.
Ekuitas
Total Ekuitas Perseroan pada tanggal 30 September 2023 menurun sebesar Rp6.521.341.566 ribu atau sebesar 37,28%
menjadi Rp10.971.864.622 ribu dari Rp17.493.206.188 ribu pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan tersebut
disebabkan oleh penurunan saldo laba.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021
Aset
Total Aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 meningkat sebesar Rp5.683.809.876 ribu atau sebesar 8,19%
menjadi Rp75.069.604.222 ribu dari Rp69.385.794.346 ribu pada tanggal 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut
utamanya berasal dari peningkatan persediaan, pekerjaan dalam proses konstruksi dan investasi pada ventura bersama.
Aset Lancar
Total Aset Lancar Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 meningkat sebesar Rp2.448.160.585 ribu atau sebesar
6,58% menjadi Rp39.634.794.697 ribu dari Rp37.186.634.112 ribu pada tanggal 31 Desember 2021. Peningkatan
tersebut disebabkan oleh peningkatan persediaan dan pekerjaan dalam proses konstruksi.
Aset Tidak Lancar
Total Aset Tidak Lancar Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 meningkat sebesar Rp3.235.649.291 ribu atau
sebesar 10,05% menjadi Rp35.434.809.525 ribu dari Rp35.434.809.525 ribu pada tanggal 31 Desember 2022.
Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan aset tak berwujud dan Investasi pada ventura bersama.
Liabilitas
Total Liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 meningkat sebesar Rp5.625.681.400 ribu atau sebesar
10,83% menjadi Rp57.576.398.034 ribu dari Rp51.950.716.634 ribu pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan
tersebut utamanya berasal dari peningkatan liabilitas jangka panjang uang muka proyek, pinjaman jangka menengah,
obligasi dan sukuk mudharabah.
Liabilitas Jangka Pendek
Total Liabilitas Jangka Pendek Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 menurun sebesar Rp834.238.488 ribu atau
sebesar 2,26% menjadi Rp36.135.331.415 ribu dari Rp36.969.569.903 ribu pada 31 Desember 2022. Penurunan
tersebut utamanya berasal dari penurunan pinjaman jangka menengah dan uang muka dari pelanggan.
Liabilitas Jangka Panjang
Total Liabilitas Jangka Panjang Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 meningkat sebesar Rp6.459.919.888 ribu
atau sebesar 43,12% menjadi Rp21.441.066.619 ribu dari Rp14.981.146.731 ribu pada tanggal 31 Desember 2022.
10
Page 11
Peningkatan tersebut berasal dari peningkatan uang muka proyek jangka panjang, pinjaman jangka menengah, obligasi
dan sukuk mudharabah.
Ekuitas
Total Ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 meningkat sebesar Rp58.128.476 ribu atau sebesar 0,33%
menjadi Rp17.493.206.188 ribu dari Rp17.435.077.712 ribu pada tanggal 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut
disebabkan oleh peningkatan saldo laba.
C. Analisis Laporan Arus Kas
Periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022
Arus Kas Neto dari Aktivitas Operasi
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada 30 September 2023 adalah sebesar minus Rp1.672.703.662 ribu,
mengalami peningkatan sebesar Rp1.208.891.656 ribu atau 41,95% dibanding tahun berakhir pada tahun 2022 sebesar
minus Rp2.881.595.318 ribu. Hal tersebut terjadi karena adanya penurunan pembayaran kepada pemasok dan
pembayaran kepada direksi dan karyawan.
Arus Kas Neto untuk Aktivitas Investasi
Kas diperoleh dari aktivitas investasi pada 30 September 2023 adalah sebesar minus Rp1.567.635.106 ribu, mengalami
peningkatan sebesar Rp399.407.531 ribu atau 20,30% dibanding tahun berakhir pada tahun 2022 sebesar minus
Rp1.967.042.637 ribu. Hal tersebut terjadi karena terdapat penurunan penambahan uang muka investasi, penurunan
penambahan aset takberwujud, penurunan penambahan jaminan usaha dan penurunan entitas asosiasi dan ventura
bersama.
Arus Kas Neto untuk Aktivitas Pendanaan
Kas yang digunakan untuk aktivitas pendanaan pada 30 September 2023 adalah sebesar minus Rp636.950.673 ribu,
mengalami penurunan sebesar Rp4.164.153.685 ribu atau 118,06% dibanding tahun berakhir pada tahun 2022 yaitu
sebesar Rp3.527.203.012 ribu. Hal tersebut terjadi karena adanya penurunan penerimaan pinjaman jangka pendek,
obligasi dan sukuk mudharabah.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021
Arus Kas Neto dari Aktivitas Operasi
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada pada tahun 2022 adalah sebesar minus Rp2.881.595.318 ribu,
mengalami peningkatan sebesar Rp855.838.563 ribu atau 22,90% dibanding tahun berakhir pada tahun 2021 sebesar
minus Rp3.737.433.881 ribu. Hal tersebut terjadi karena adanya peningkatan penerimaan kas dari pelanggan dan
penurunan pembayaran pajak-pajak.
Arus Kas Neto untuk Aktivitas Investasi
Kas diperoleh dari aktivitas investasi pada tahun 2022 adalah sebesar minus Rp1.967.042.637 ribu, mengalami
peningkatan sebesar Rp1.746.615.594 ribu atau 47,03% dibanding tahun berakhir pada tahun 2021 sebesar minus Rp
3.713.658.231 ribu. Hal tersebut terjadi karena terdapat penerimaan dari penjualan saham pada investasi lainnya,
penerimaan bunga, penurunan penambahan investasi ventura bersama, dan penurunan penambahan tanah untuk
pengembangan.
Arus Kas Neto untuk Aktivitas Pendanaan
Kas yang digunakan untuk aktivitas pendanaan pada tahun 2022 adalah sebesar Rp3.527.203.012 ribu, mengalami
peningkatan sebesar Rp4.051.264.742 ribu atau 773,05% dibanding tahun berakhir pada tahun 2021 yaitu sebesar
minus Rp524.061.730 ribu. Hal tersebut terjadi karena adanya penurunan pembayaran pinjaman jangka menengah.
TATA CARA PEMESANAN SAHAM
Perseroan telah menunjuk PT Datindo Entrycom sebagai Pelaksana Pengelolaan Administrasi Saham dan sebagai Agen
Pelaksana dalam rangka PMHMETD II ini, sesuai dengan Perjanjian Pengelolaan Administrasi Saham.
Berikut ini adalah persyaratan dan tata cara pemesanan pembelian Saham Baru seri B sehubungan dengan PMHMETD II
Perseroan:
11
Page 12
1. Pemesan yang Berhak
Para Pemegang saham yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan pada tanggal 19 Maret 2024 pukul 16.00, berhak untuk
mengajukan pembelian Saham Baru seri B dalam rangka PMHMETD II ini dengan ketentuan bahwa setiap pemegang [x] ([x])
Saham Lama akan memperoleh [x] ([x]) HMETD dimana setiap 1 (satu) HMETD berhak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru
seri B dengan Harga Pelaksanaan Rp[x] ([x] Rupiah) setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan
pemesanan pembelian Saham Baru seri B.
Apabila terdapat pecahan atas HMETD maka akan diadakan pembulatan ke bawah dan pecahan tersebut menjadi milik
Perseroan dan harus dijual oleh Perseroan serta hasil penjualannya dimasukkan ke rekening Perseroan.
Pemesan yang berhak membeli Saham Baru seri B adalah pemegang HMETD yang sah, yaitu Pemegang saham yang
HMETD-nya tidak dijual atau pembeli/ pemegang HMETD terakhir yang namanya tercantum di dalam SBHMETD atau dalam
kolom Endorsemen pada SBHMETD atau daftar pemegang HMETD yang dikeluarkan oleh KSEI. Pemesan dapat terdiri dari
perorangan dan/ atau Lembaga/ Badan Hukum Indonesia/ Asing sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pasar Modal.
Untuk memperlancar serta terpenuhinya jadwal pendaftaran pemegang saham yang berhak, maka para pemegang saham
yang memegang saham Perseroan dalam bentuk warkat yang akan menggunakan haknya untuk memperoleh HMETD dan
belum melakukan pencatatan peralihan kepemilikan sahamnya disarankan untuk mendaftarkan Surat Kolektif Sahamnya
untuk diregistrasi, yaitu sebelum batas akhir pencatatan dalam DPS yaitu tanggal 19 Maret 2024.
2. Distribusi HMETD
Bagi Pemegang saham yang Berhak yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
didistribusikan secara elektronik ke dalam Rekening Efek di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal
Pencatatan pada DPS Perseroan yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 20 Maret 2024. Prospektus dan FPPS Tambahan
diunduh pada website Perseroan yaitu www.wika.co.id.
Bagi Pemegang saham yang Berhak yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan
akan menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang saham yang Berhak. Para Pemegang saham yang Berhak dapat
memperoleh SBHMETD dengan mengajukan permohonan melalui email ke datindo.wikaput@gmail.com, dengan
menyampaikan informasi dan melampirkan:
- Nama Pemegang saham
- Scan copy identitas diri yang masih berlaku (bagi pemegang saham perorangan) dan scan copy anggaran dasar (bagi
pemegang saham badan hukum/lembaga).
- Scan copy surat kuasa (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dilengkapi scan copy identitas diri
lainnya yang masih berlaku baik untuk pemberi kuasa maupun penerima kuasa (asli identitas pemberi dan penerima
kuasa wajib diperlihatkan).
- Jumlah kepemilikan saham Perseroan
SBHMETD akan didistribusikan secara elektronik melalui balasan dari email pemegang saham selambat-lambatnya 1 (satu)
Hari Kerja setelah Perseroan menerima email pemberitahuan akan partisipasi pemegang saham tersebut di atas.
3. Pendaftaran Pelaksanaan HMETD
A. Prosedur Pelaksanaan HMETD yang berada dalam Penitipan Kolektif
1. Pemegang HMETD memberikan instruksi pelaksanaan HMETD kepada Anggota Bursa atau Bank Kustodian
dan membayar Harga Pelaksanaan HMETD dengan memasukkannya ke dalam rekening yang khusus ditunjuk
oleh KSEI;
2. Pada Hari Bursa yang sama dengan saat disampaikannya instruksi pelaksanaan HMETD oleh Anggota Bursa
atau Bank Kustodian kepada KSEI, maka:
a. KSEI akan mendebet HMETD dari masing-masing sub rekening pemegang HMETD yang memberikan
instruksi pelaksanaan HMETD ke dalam rekening KSEI dengan menggunakan fasilitas C-BEST;
b. Segera setelah uang Harga Pelaksanaan HMETD diterima di dalam rekening bank yang ditunjuk oleh KSEI,
KSEI akan melakukan pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD dari rekening bank yang ditunjuk
oleh KSEI tersebut ke rekening bank yang ditunjuk oleh Perseroan pada Hari Bursa berikutnya.
3. 1 (satu) Hari Bursa setelah KSEI menerima instruksi pelaksanaan HMETD, KSEI akan menyampaikan kepada
BAE, dokumen sebagai berikut:
a. Daftar rincian instruksi pelaksanaan HMETD yang diterima KSEI, berikut rincian data pemegang HMETD
(nomor identitas, nama, alamat, status kewarganegaraan dan domisili) pemegang HMETD yang melakukan
pelaksanaan HMETD;
b. Surat atau bukti pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD yang dilakukan oleh KSEI, dari
rekening bank yang ditunjuk KSEI ke dalam rekening bank yang ditunjuk oleh Perseroan;
12
Page 13
c. Instruksi untuk mendapatkan sejumlah Saham Baru seri B hasil pelaksanaan HMETD ke dalam rekening
khusus yang telah disediakan oleh KSEI.
4. Segera setelah BAE menerima dokumen-dokumen dari KSEI sebagaimana dimaksud dalam butir A.3 di atas,
BAE akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung dari instruksi pelaksanaan HMETD, bukti
pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD kedalam rekening bank khusus berdasarkan data pada
rekening bank khusus, serta instruksi untuk mendepositokan sejumlah Saham Baru seri B hasil pelaksanaan
HMETD.
5. Selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari KSEI dan uang
Harga Pelaksanaan HMETD telah diterima dengan baik (in good funds) di rekening bank khusus, BAE akan
menerbitkan/mendepositokan sejumlah Saham Baru seri B hasil pelaksanaan HMETD ke dalam rekening
khusus yang telah disiapkan KSEI, dan KSEI akan langsung mendistribusikan Saham Baru seri B hasil
pelaksanaan HMETD dengan menggunakan fasilitas C-BEST. Selanjutnya, setelah melakukan pendistribusian
Saham Baru seri B hasil pelaksanaan HMETD tersebut maka KSEI akan memberikan laporan hasil distribusi
Saham Baru seri B hasil pelaksanaan HMETD tersebut kepada Perseroan dan BAE.
B. Prosedur Pelaksanaan HMETD yang berada di luar Penitipan Kolektif
1. Pendaftaran pelaksanaan HMETD dilakukan di kantor pusat BAE.
2. Pemegang HMETD yang berada di luar Penitipan Kolektif KSEI yang akan melakukan pelaksanaan HMETD
harus membayar Harga Pelaksanaan HMETD ke dalam rekening bank khusus Perseroan dan mengajukan serta
menyerahkan dokumen sebagai berikut kepada BAE Perseroan:
a. Scan copy SBHMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;
b. Scan copy bukti pembayaran Harga Pelaksanaan HMETD;
c. Scan copy identitas yang masih berlaku dari pemegang HMETD (perorangan) yang akan melakukan
pelaksanaan HMETD (Kartu Tanda Penduduk (“KTP”)/paspor/Kartu Izin Tinggal Terbatas (“KITAS”);
atau scan copy anggaran dasar dan lampiran susunan terakhir anggota Direksi/pengurus dari pemegang
HMETD (lembaga/badan hukum) yang akan melakukan pelaksanaan HMETD;
d. Scan copy surat kuasa, jika pelaksanaan HMETD dilakukan oleh pemegang HMETD melalui kuasanya
dan dilampirkan scan copy identitas yang masih berlaku dari pemberi dan penerima kuasa
(KTP/paspor/KITAS);
e. Scan copy formulir penyetoran Efek yang diterbitkan KSEI yang telah diisi dan ditandatangani dengan
lengkap.
3. BAE akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung untuk pelaksanaan HMETD sebagaimana
dimaksud dalam butir B.2 di atas.
4. Selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima oleh BAE dan uang
Harga Pelaksanaan HMETD telah diterima dengan baik (in good funds) ke dalam rekening bank yang ditunjuk
oleh Perseroan, BAE akan menerbitkan sejumlah Saham Baru seri B hasil pelaksanaan HMETD dan
mendistribusikan Saham Baru seri B hasil pelaksanaan HMETD tersebut ke dalam Penitipan Kolektif KSEI.
4. Pemesanan Pembelian Tambahan Saham
Pemegang saham yang HMETD-nya tidak dijual atau pembeli/pemegang HMETD yang terakhir yang namanya tercantum
dalam SBHMETD atau pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI yang telah melaksanakan HMETD-nya dapat
memesan saham tambahan melebihi hak yang dimilikinya dengan cara mengisi kolom pemesanan pembelian saham
tambahan dan/atau FPPST yang dapat diunduh dalam website Perseroan yaitu www.wika.co.id dan menyerahkan kepada
BAE paling lambat hari terakhir periode pelaksanaan HMETD yakni tanggal 28 Maret 2024.
Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI harus mengajukan permohonan melalui email kepada
datindo.wikaput@gmail.com dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
a. Scan copy FPPST yang telah diisi lengkap dan benar;
b. Scan copy surat kuasa yang sah bermeterai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dilampirkan scan copy KTP/Paspor/KITAS
dari pemberi dan penerima kuasa;
c. Scan copy instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-Best yang sesuai atas nama
pemegang HMETD tersebut;
d. Scan copy formulir penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk pendistribusian Saham Hasil
Penjatahan oleh BAE;
e. Scan copy bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran.
Pembayaran atas pemesanan tambahan tersebut dapat dilaksanakan dan harus telah diterima pada rekening bank Perseroan
selambat-lambatnya pada tanggal 28 Maret 2024 dalam keadaan dana telah diterima dengan baik (in good funds).
13
Page 14
Pemesanan yang tidak memenuhi petunjuk sesuai dengan ketentuan pemesanan dapat mengakibatkan penolakan
pemesanan.
5. Penjatahan Pemesanan Tambahan
Penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan dilaksanakan pada tanggal 3 April 2024 dengan ketentuan sebagai
berikut:
a. Perseroan wajib mengadakan alokasi saham yang tidak dipesan pada harga pemesanan yang sama kepada semua
pemegang saham yang menyatakan berminat untuk membeli tambahan saham pada periode pelaksanaan HMETD
dimaksud;
b. Dalam hal jumlah permintaan atas saham yang tidak dipesan sebagaimana dimaksud pada poin (a) melebihi saham yang
tersedia, saham tersebut akan dijatahkan secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan
oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan saham berdasarkan harga pemesanan;
c. Penjatahan ditetapkan dalam 1 (satu) Hari Kerja setelah berakhirnya pembayaran pesanan tambahan saham;
d. Perseroan wajib menunjuk Akuntan untuk melakukan pemeriksaan khusus mengenai pelaksanaan HMETD; dan
e. Perseroan akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajiban dari pelaksanaan
penjatahan saham dalam PMHMETD II ini sesuai dengan POJK No. 32/2015 dan berpedoman pada Peraturan No.
VIII.G.12 paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal penjatahan berakhir.
6. Persyaratan Pembayaran bagi para Pemegang SBHMETD
1. Persyaratan Pembayaran HMETD yang berada dalam Penitipan Kolektif
Pemegang HMETD harus menyediakan dana pelaksanaan HMETD pada saat mengajukan permohonan pelaksanaan
melalui Anggota Bursa dan/atau Bank Kustodian yang ditunjuk sebagai pengelola efeknya. Kecukupan HMETD dan
pembayaran atas pelaksanaan HMETD harus telah tersedia di dalam rekening efek pemegang HMETD yang melakukan
pelaksanaan.
Pada Hari Bursa yang sama dengan saat disampaikannya instruksi pelaksanaan HMETD oleh Anggota Bursa atau
Bank Kustodian kepada KSEI, maka:
a. KSEI akan mendebet HMETD dari masing-masing sub rekening pemegang HMETD yang memberikan instruksi
pelaksanaan HMETD ke dalam rekening KSEI dengan menggunakan fasilitas C-BEST;
b. Segera setelah uang Harga Pelaksanaan HMETD diterima di dalam rekening bank yang ditunjuk oleh KSEI, KSEI
akan melakukan pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD dari rekening bank yang ditunjuk oleh KSEI
tersebut ke rekening bank yang ditunjuk oleh Perseroan pada Hari Bursa berikutnya.
2. Persyaratan Pembayaran HMETD yang berada di luar Penitipan Kolektif
Pembayaran pemesanan pembelian saham dalam rangka PMHMETD II yang permohonan pemesanannya diajukan
langsung kepada BAE harus dibayar penuh dan dana telah diterima dengan baik (in good funds) dalam mata uang
Rupiah, pada saat pengajuan pemesanan secara tunai, cek, bilyet, giro atau pemindahbukuan atau transfer dengan
mencantumkan Nomor SBHMETD atau Nomor FPPST dan pembayaran dilakukan ke rekening Perseroan pada:
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
No. Rekening: 1660001890706
Bank Mandiri
Cabang: Jakarta D.I. Panjaitan
Semua cek dan wesel bank akan segera dicairkan setelah diterima. Bilamana pada saat pencairan, cek atau wesel
bank ditolak oleh pihak bank, maka pemesanan pembelian saham yang bersangkutan otomatis menjadi batal. Bila
pembayaran dilakukan dengan cek atau pemindahbukuan atau bilyet/giro, maka tanggal pembayaran dihitung
berdasarkan tanggal penerimaan cek/pemindahbukuan/giro yang dananya telah diterima dengan baik (in good funds)
di rekening Perseroan tersebut di atas.
Untuk pemesanan pembelian saham tambahan, pembayaran dilakukan pada hari pemesanan yang mana pembayaran
tersebut harus sudah diterima dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan tersebut di atas paling lambat tanggal
2 April 2024.
Segala biaya yang mungkin timbul dalam rangka pembelian saham PMHMETD II ini menjadi beban pemesan.
Pemesanan saham yang tidak memenuhi persyaratan pembayaran akan dibatalkan.
7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham
Untuk pemesanan dengan SBHMETD, Perseroan melalui BAE yang ditunjuk Perseroan menerima pengajuan pemesanan
pembelian saham akan menyerahkan email bukti tanda terima Pemesanan saham yang telah dicap dan ditandatangani yang
merupakan bukti pada saat mengambil pengembalian uang untuk pemesanan yang tidak dipenuhi. Bagi pemegang HMETD
dalam Penitipan Kolektif KSEI akan mendapatkan konfirmasi atas permohonan pelaksanaan HMETD dari C-BEST melalui
Pemegang Rekening.
14
Page 15
8. Pembatalan Pemesanan Pembelian
Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan Saham Baru seri B, baik sebagian atau secara keseluruhan, dengan
memperhatikan persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan pembatalan pemesanan Saham Baru seri B akan diumumkan
bersamaan dengan pengumuman penjatahan atas pemesanan Saham Baru seri B.
Hal-hal yang dapat menyebabkan dibatalkannya pemesanan Saham Baru seri B antara lain:
a. Pengisian SBHMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan Saham Baru seri
B yang tercantum dalam SBHMETD dan Prospektus.
b. Tidak terpenuhinya persyaratan pembayaran.
c. Tidak terpenuhinya persyaratan kelengkapan dokumen permohonan.
Dalam hal terdapat pihak-pihak yang walaupun tidak diperbolehkan untuk melaksanakan HMETD karena pelaksanaan
HMETD ke saham dilarang oleh hukum yang berlaku tetapi tetap melakukan pemesanan Saham Baru seri B dan melakukan
pembayaran uang pemesanan, maka Perseroan berhak untuk memperlakukan HMETD tersebut atau dokumentasi HMETD
lain yang disampaikan tersebut dalam pemesanan Saham Baru seri B tidak sah dan mengembalikan seluruh uang pemesanan
yang telah dibayarkan tersebut dalam mata uang Rupiah dengan mentransfer ke rekening bank atas nama pemesan.
Pengembalian uang oleh Perseroan akan dilakukan selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan.
Pengembalian uang yang dilakukan sampai dengan tanggal tersebut tidak akan disertai bunga.
9. Pengembalian Uang Pemesanan
Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruh pemesanan saham yang lebih besar dari pada haknya atau dalam hal
terjadi pembatalan pemesanan saham, maka pengembalian uang oleh Perseroan akan dilakukan selambat-lambatnya 2 (dua)
Hari Kerja setelah tanggal penjatahan yaitu pada tanggal 4 April 2024. Pengembalian uang yang dilakukan Perseroan sampai
dengan tanggal 4 April 2024 tidak akan disertai bunga.
Apabila terjadi keterlambatan pengembalian uang, jumlah yang akan dikembalikan akan disertai bunga sebesar 1% per tahun,
yang diperhitungkan sejak Hari Kerja ke-3 (tiga) setelah Tanggal Penjatahan sampai dengan tanggal dimana uang tersebut
dikembalikan. Apabila keterlambatan tersebut disebabkan oleh pemesan yang tidak mengambil pengembalian sesuai dengan
waktu yang ditentukan, kesalahan dari sistem pada bank yang bersangkutan atau hal-hal lain yang bukan disebabkan oleh
kesalahan Perseroan, maka Perseroan tidak membayar bunga atas keterlambatan tersebut.
Pengembalian uang pemesanan dilakukan dalam mata uang Rupiah dengan pemindahbukuan ke rekening atas nama
pemesan. Perseroan akan memindahkan uang tersebut langsung ke dalam rekening atas nama pemesan sehingga pemesan
tidak dikenakan biaya pemindahbukuan.
10. Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD dan Pengkreditan ke Rekening Efek
Saham hasil pelaksanaan HMETD bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai dengan haknya melalui KSEI akan
dikreditkan pada rekening efek dalam 2 (dua) Hari Kerja setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari KSEI dan
dana pembayaran telah diterima dengan baik di rekening Perseroan.
Saham hasil pelaksanaan HMETD dalam bentuk warkat yang melaksanakan HMETD sesuai haknya akan mendapatkan
saham dalam bentuk elektronik dan BAE akan mendepositkan kedalam Penitipan Kolektif KSEI selambat-lambatnya 2 (dua)
Hari Kerja setelah permohonan diterima oleh BAE dan dana pembayaran telah diterima dengan baik oleh Perseroan.
Adapun saham hasil penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam
Penitipan Kolektif KSEI selambat-selambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah tanggal penjatahan. Saham Baru seri B hasil
pelaksanaan HMETD akan didistribusikan mulai tanggal 20 Maret 2024, sedangkan saham hasil penjatahan akan
didistribusikan tanggal 3 April 2024.
11. Alokasi Sisa Saham yang Tidak Diambil oleh Pemegang HMETD
Jika saham yang ditawarkan dalam PMHMETD II tersebut tidak seluruhnya diambil oleh pemegang HMETD, maka sisa saham
akan dialokasikan kepada pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan melebihi haknya, dan alokasi dilakukan
secara proporsional atas HMETD yang telah dilaksanakan oleh para pemegang HMETD.
PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN SERTIFIKAT BUKTI HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU
Perseroan telah mengumumkan informasi penting serta prospektus berkaitan dengan PMHMETD II ini melalui website
Perseroan dan website Bursa Efek Indonesia www.idx.co.id Perseroan tidak menyediakan Prospektus dalam bentuk cetakan.
a. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan didistribusikan
secara elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-
15
Page 16
lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Pencatatan pada DPS PMHMETD, yaitu tanggal 20 Maret 2024.
Prospektus dan petunjuk pelaksanaan dapat di download di website Perseroan dan di www.idx.co.id.
b. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham dan dapat mengirimkan permohonan kepada BAE untuk
menerima SBHMETD, FPPS Tambahan dan formulir lainnya dalam melalui surat elektronik mulai tanggal 20 Maret 2024
dengan melampirkan scan copy kartu tanda pengenal yang sah (KTP/Paspor/KITAS).
PT Datindo Entrycom
Jl. Hayam Wuruk No. 28 lantai 2 Jakarta 10120
Telp. 021 – 3508077
datindo.wikaput@gmail.com
Apabila Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada penutupan perdagangan saham
Perseroan di Bursa Efek Indonesia tanggal 19 Maret 2024 belum menghubungi BAE untuk memperoleh SBHMETD, maka
seluruh risiko kerugian bukan menjadi tanggung jawab PT Datindo Entrycom ataupun Perseroan, melainkan merupakan
tanggung jawab para pemegang saham yang bersangkutan.
INFORMASI TAMBAHAN PMHMETD II
Para pihak yang menginginkan penjelasan mengenai PMHMETD II ini atau menginginkan tambahan informasi sehubungan
dengan PMHMETD II ini dapat menghubungi:
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Sekretaris Perusahaan
WIKA Tower 1 & 2
Jl. D.I. Panjaitan Kav 9
Jakarta 13340, Indonesia
Telepon: +62 21 819 2808
Faksimili: +62 21 819 1235
www.wika.co.id
email: investor.relations@wika.co.id
16
Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Fathiah Helmi
· Notaris
p.2 ×5
unresolved
org
PT Datindo Entrycom No. DE
p.2 ×2
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.3 ×4
unresolved
—
Sebelum PMHMETD II
· Setelah PMHMETD II
p.3
unresolved
org
Kota Nusantara
p.3
unresolved
org
Mawar & Rekan
p.4 ×2
unresolved
org
Indonesia
p.12
unresolved
org
Bank Mandiri Cabang
p.14
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.