Back to announcement
20240123_TPIA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31570825_lamp1.pdf
Other Text extracted TPIASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
Jakarta, 23 Januari 2024
No. 018/LGC-DOC/CAP/I/2024
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”)
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower I
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Up.: Bapak Adi Pratomo Aryanto, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1 BEI
Perihal: Tanggapan Permintaan Penjelasan Atas Pemberitaan di media massa
Dengan hormat,
Merujuk pada surat Bursa No. S-00632/BEI.PP1/01-2024 tanggal 22 Januari 2024 perihal Permintaan
Penjelasan atas Pemberitaan di media massa kepada kami, melalui surat ini perkenankan kami PT Chandra
Asri Pacific Tbk (TPIA atau selanjutnya disebut “Perseroan”) memberikan klarifikasi atas pemberitaan yang
dikeluarkan oleh CNN Indonesia dengan judul “Chandra Asri Jelaskan Soal Bau Tak Sedap dari Pabrik Kimia
Cilegon” pada tanggal 20 Januari 2024, sebagai berikut:
1. Klarifikasi atas kebenaran berita tersebut.
• Kebenaran berita tersebut.
Jawaban:
Pada hari Sabtu, tanggal 20 Januari 2024, tepatnya pukul 05.00 WIB, pabrik Chandra Asri Group yang
berada di Ciwandan, Anyer, Kota Cilegon mengalami kegagalan fungsi alat penunjang yang
berhubungan dengan air pendingin yang mengandung hidrokarbon. Dengan demikian, hal ini
bukanlah kebocoran gas seperti informasi yang banyak beredar di media massa.
Perseroan melakukan shutdown unit Ethylene Plant dan melakukan pembakaran di cerobong (flaring),
yakni pembakaran senyawa hidrokarbon yang muncul ketika saat terjadi kondisi yang tidak biasa
(abnormality) dan unplanned shutdown di pabrik. Hal ini dilakukan sebagai tindakan pengamanan
sesuai prosedur perseroan dan SOP yang berlaku dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan
karyawan serta masyarakat sekitar. Dapat kami sampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam
kejadian ini.
• Latar belakang munculnya aroma tak sedap tersebut dari pabrik Perseroan.
Jawaban:
Aroma yang muncul kemungkinan ditimbulkan dari hidrokarbon yang disebabkan oleh kegagalan
fungsi alat penunjang yang berhubungan dengan air pendingin. Kami masih menyelidiki untuk
memastikan sumber utama aroma tidak sedap tersebut. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor)
Page 2
Polri telah melakukan pemeriksaan dan pengecekan pada hari Minggu, tanggal 21 Januari 2024,
menyatakan dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Senin, tanggal 22 Januari 2024 di Polres
Cilegon bahwa gas hidrokarbon di area kejadian masih sesuai dengan nilai baku mutu yang ditetapkan
pemerintah sehingga dinyatakan aman. Disampaikan pula oleh Puslabfor Polri bahwa masyarakat
tidak perlu khawatir dan dapat beraktivitas kembali seperti biasa.
• Apakah terdapat dampak material yang ditimbulkan oleh karena munculnya aroma tak sedap tersebut
termasuk namun tidak terbatas pada operasional Perseroan dan dampak lingkungan pada kawasan
sekitar pabrik Perseroan.
Jawaban:
Pada saat ini, kami menghentikan operasional Pabrik Ethylene sejak hari Sabtu, tanggal 20 Januari
2024. Chandra Asri juga telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan membuka layanan kesehatan
bagi masyarakat yang terkena dampak aktivitas ini di seluruh puskesmas yang tersebar di Cilegon dan
Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang. Sedangkan untuk masyarakat Kelurahan Gunung Sugih karena
jaraknya jauh dari Puskesmas Ciwandan, disediakan pos kesehatan dari Puskesmas Ciwandan. Seluruh
biaya layanan kesehatan atas dampak aktivitas tersebut akan ditanggung oleh Perusahaan karena
keselamatan dan kesehatan karyawan serta masyarakat sekitar selalu menjadi prioritas kami.
• Stategi Perseroan untuk menanggulangi permasalahan tersebut saat ini dan di masa mendatang agar
tidak terulang kembali.
Jawaban:
Berikut merupakan strategi tanggap perseroan dalam mengatasi permasalahan yang terjadi:
- Menghentikan proses produksi pada Unit Ethylene Plant sesuai prosedur dan SOP.
- Menutup sumber dengan mengisolasi system.
- Menutup area seluas 500 m2 yang terdampak air pendingin dengan terpal.
- Menyampaikan informasi keadaan darurat kepada instansi terkait dan masyarakat sekitar.
- Memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak.
- Melakukan pemantauan udara ambien dengan lab eksternal di 3 (tiga) titik lokasi pemantauan pada
tanggal 21 Januari 2024.
- Melakukan inspeksi terhadap semua alat penunjang dan melakukan penggantian bila diperlukan.
Adapun demi mencegah kejadian serupa, Perseroan melakukan review terhadap dokumen hasil
inspeksi alat penunjang. Perseroan juga akan meningkatkan pengawasan terhadap seluruh
operasional pabrik, meningkatkan maintenance pabrik, serta memperketat sistem keamanan pabrik.
• Rincian target timeline penyelesaian permasalahan tersebut.
Jawaban:
Perseroan senantiasa sigap dalam melakukan penanganan. Adapun detail timeline penanganan ini,
antara lain:
Page 3
1. Penggantian alat penunjang pada tanggal 21 Januari 2024.
2. Maintenance lanjutan pada beberapa alat penunjang yang mengalami kendala.
3. Start-up baru akan dilakukan setelah review mendalam dari manajemen untuk memastikan
kesiapan pabrik Ethylene.
• Apakah terdapat penghentian kegiatan operasional sebagian dan/atau seluruhnya dari pabrik
Perseroan oleh karena adanya permasalahan ini.
Jawaban:
Kami sudah melakukan penghentian operasional atau shut down pada pabrik Ethylene yang
mengalami kendala pada hari Sabtu, tanggal 20 Januari 2024. Sebagai Obyek Vital Nasional, untuk
menjaga kelangsungan operasional pabrik secara keseluruhan dan mengingat peran penting Chandra
Asri Group sebagai penopang kelangsungan industri lainnya, pabrik kami yang lain masih beroperasi.
Selain itu, penghentian ini dilakukan sebagai wujud kepatuhan dan ketaatan kami terhadap seluruh
proses serta arahan dari pihak yang berwenang. Aktivitas shut down berlangsung sesuai dengan SOP
dan prosedur yang berlaku dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan karyawan serta
masyarakat sekitar.
2. Informasi/ kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup
Perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham Perusahaan.
Jawaban:
Sebagai mitra pertumbuhan, Chandra Asri Group selalu mengikuti dan menaati peraturan serta SOP yang
berlaku. Kami juga secara aktif berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan lokal dan
nasional mengenai kejadian ini untuk meminimalisir dampaknya. Chandra Asri Group memiliki beberapa
pabrik yang beroperasi di wilayah Cilegon dan Pulo Ampel. Kami telah menutup Pabrik Ethylene sesuai
dengan persyaratan oleh otoritas setempat namun tetap menjalankan operasional kami di pabrik yang
lain agar tetap dapat melayani masyarakat Indonesia.
Demikian surat ini kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami mengucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT Chandra Asri Pacific Tbk
Erri Dewi Riani
General Manager of Legal and Corporate Secretary
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Adi Pratomo Aryanto
p.1
unresolved
person
Erri Dewi Riani
· General Manager of Legal and Corporate Secretary
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.