Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1 OCR 0.902
af PAnOrkan sid
Sa INDONESIA |
GLOBAL ,
lajufajei
00 1/SP-DIR-NIGAV/2026 Tangerang Selatan, 30 Marat 2025
Kepada Yin
Direktur Penilaian Perusahaan | PT, Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 6
Jin. Jend. Sudirman Kav. 52 - 53 Jakarta Selatan 12190
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon
Otoritas Jasa Keuangan ("OJK")
Gedung Soemitro Djojohadikusumo
Jalan Lapangan Banteng Timur 2-4 Jakarta 10710
Perihal : Penjelasan perubahan lebih dari 2076 pada pos Total Aset dan Total Liabilitas pada
Laporan Keuangan Konsolidasian Audit tanggal 31 Desember 2025.
Dengan Hormat,
Merujuk kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 14/POJK.04/2022 tentang
Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK No. 14”) dan
Keputusan Direksi PT. Bursa Efek Indonesia No.: Kep-00066/BEI/09-2022 tentang peraturan
Nomor : | — E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, butir III.1.4. Bersama ini kami, PT.
Nanotech Indonesia Global, Tbk dan Entitas Anak menyampaikan penjelasan atas perubahan
lebih dari 205 pada pos Total Aset dan Total Liabilitas pada Laporan Keuangan Konsolidasian
Audit tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan Laporan Keuangan Konsolidasian Audit tanggal
31 Desember 2024, yaitu sebagai berikut:
Penjelasan perubahan pos Aset dan Liabilitas tersebut sebagai berikut :
1. Penurunan kas sebesar 48,89Y6 atas kas dan setara kas di akhir periode dikarenakan
belum diterimanya penerimaan kas atas piutang usaha dari pelanggan sehingga
berpengaruh pada arus kas perusahaan. Piutang usaha dari pihak ketiga menurun
sebesar 16,06Yc dikarenakan piutang usaha tersebut telah terealisasi oleh pelanggan,
sedangkan piutang usaha dari pihak berelasi terjadi peningkatan 11,65”o karena adanya
penambahan kontrak pekerjaan dengan jangka waktu pembayaran. Penurunan piutang
lain - lain dari pihak berelasi dan ketiga sebesar 43,83”s dan 53,40Yc disebabkan
adanya pinjaman modal kerja antara entitas perseroan serta sudah diterimanya realisasi
Dipindai dengan CamScanner
Page 2 OCR 0.900
OTECH a PEN GLOBAL Cedurg Wansetax. H tiny atas setoran modal dari entitas tersebut. Persediaan mengalami penurunan sebesar 36,314 karena adanya realisasi penggunaan persediaan di entitas perusahaan. Peningkatan aset lancar lainnya sebesar 62.129,83Ys berkaitan dengan adanya transaksi ke pihak vendor di entitas anak perusahaan. Aset tidak lancar lainnya juga meningkat 48,05” berkaitan dengan adanya biaya yang dibayar dimuka tidak lancar yang belum terealisasi. Penurunan aset pajak tangguhan sebesar 22,77”6 terkait dengan liabilitas imbalan kerja dan pencadangan piutang tak tertagih. 2. Penurunan utang bank jangka pendek sebesar 9,014 karena sudah terealisasinya utang yang berkaitan dengan pinjaman modal kerja Perseroan dan Anak usaha ke pihak ketiga dan kredit angsuran berjangka aset Perseroan. Utang usaha pihak ketiga meningkat 127.97o karena penambahan utang perseroan kepada pihak ketiga dan belum adanya realisasi pembayaran ke pemasok selama periode tersebut. Kenaikan utang lainnya yang signifikan sebesar 2530.53Y berkaitan dengan pinjaman modal ke pihak ketiga sedangkan utang lain-lain ke pihak berelasi menurun 37,1495 karena adanya realisasi terkait pinjaman modal di entitas perseroan. Beban akrual jangka pendek menurun sebesar 51,989 disebabkan adanya realisasi pembayaran atas biaya yang masih harus dibayar. Peningkatan utang pajak sebesar 40,87” dikarenakan meningkatnya kewajiban pajak perseroan terkait pertumbuhan omset konsolidasian. Penurunan uang muka pelanggan 74,28Y6 yang berasal dari pendapatan Perseroan yang masih berjalan. Utang pembiayaan konsumen untuk jangka pendek menurun 34,477 sedangkan utang pembiayaan konsumen jangka panjang meningkat 33,69Y- karena berkaitan dengan angsuran pembiayaan kendaraan operasional. Liabilitas imbalan kerja karyawan meningkat 38.89” berkaitan dengan imbalan kerja yang diterima karyawan. Dipindai dengan CamScanner
Page 3 OCR 0.879
e: NANOTECH “is INDONESIA GLOBAL Manajemen PT. Nanotech Indonesia Global Tbk berpendapat bahwa perubahan pada pos-pos tersebut merupakan hal yang wajar dan terjadi dalam ruang lingkup pengembangan usaha Perseroan. Demikian penjelasan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih . Hormat kami, masi Vu Sola Direktur Utama Dipindai dengan CamScanner
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Vu Sola
· Direktur Utama
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.