Skip to content
Back to announcement

20240119_TBIG_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_31570355_lamp2.pdf

Other Text extracted TBIG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 31

Page 1
INFORMASI TAMBAHAN PENAWARAN UMUM OBLIGASI BERKELANJUTAN VI TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TAHAP II TAHUN



                                                                                                                                                             INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
                                                                                                          PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWARAN EFEK BERSIFAT UTANG TAHAP KE-3 DARI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN EFEK BERSIFAT
                                                                                                          UTANG YANG TELAH MENJADI EFEKTIF.
                                                                                                          OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN
                                                                                                          KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT
                                                                                                          ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
                                                                                                          PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE Tbk DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS
                                                                                                          KEBENARAN SEMUA INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL, SERTA KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
                                                                                                          INI.




                                                                                                                                                                PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE Tbk
                                                                                                                                                                             KEGIATAN USAHA UTAMA
                                                                                                                                                  Penyedia Jasa Infrastruktur Telekomunikasi Terintegrasi melalui Perusahaan Anak
                                                                                                                                                                    Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia
                                                                                                                                                                                       KANTOR PUSAT
                                                                                                                                                                            The Convergence Indonesia, lantai 11
                                                                                                                                                                                 Kawasan Rasuna Epicentrum
                                                                                                                                                                  Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan 12940 - Indonesia
                                                                                                                                                                Telepon : (62 21) 2924 8900; Faksimili : (62 21) 2157 2015
                                                                                                                                                                       E-mail: corporate.secretary@tower-bersama.com
                                                                                                                                                                                   www.tower-bersama.com
                                                                                                                                                                                     KANTOR REGIONAL
                                                                                                                              18 kantor regional yang terletak di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Palembang, Padang, Lampung, Jakarta, Banten, Bandung,
                                                                                                                                           Semarang, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Manado, Makassar dan Papua
                                                                                                                                                                           PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
                                                                                                                               OBLIGASI BERKELANJUTAN VI TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN
                                                                                                                                 SEBANYAK-BANYAKNYA Rp20.000.000.000.000 (DUA PULUH TRILIUN RUPIAH) (“OBLIGASI BERKELANJUTAN VI”)
                                                                                                                                  Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI tersebut, Perseroan telah menerbitkan
                                                                                                                                               obligasi sebesar Rp3.013.100.000.000 (tiga triliun tiga belas miliar seratus juta Rupiah)
                                                                                                                         Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan :
                                                                                                                                            OBLIGASI BERKELANJUTAN VI TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TAHAP III TAHUN 2024
                                                                                                                               DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR Rp2.700.000.000.000 (DUA TRILIUN TUJUH RATUS MILIAR RUPIAH) (”OBLIGASI”)
                                                                                                          Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,75%
                                                                                                          (enam koma tujuh lima persen) per tahun dan jangka waktu 370 Hari Kalender sejak Tanggal Emisi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, di mana Bunga
                                                                                                          Obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 6 Mei 2024, sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus dengan pelunasan Obligasi akan dibayarkan pada
                                                                                                          tanggal 16 Februari 2025.
                                                                                                                             OBLIGASI BERKELANJUTAN VI TAHAP IV DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITETAPKAN KEMUDIAN.
                                                                                                                                                           PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
                                                                                                          OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG
                                                                                                          BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DIKEMUDIAN HARI MENJADI JAMINAN BAGI
                                                                                                          PEMEGANG OBLIGASI INI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG
                                                                                                          OBLIGASI ADALAH PARI PASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN
                                                                                                          DIKEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH
                                                                                                          ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM INFORMASI
                                                                                                          TAMBAHAN.
                                                                                                          1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI (BUYBACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU
                                                                                                          SELURUH OBLIGASI. PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN BUYBACK OBLIGASI TERSEBUT SEBAGAI PELUNASAN POKOK
                                                                                                          OBLIGASI ATAU DISIMPAN UNTUK KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA PASAR DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN
                                                                                                          PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI
                                                                                                          OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM INFORMASI TAMBAHAN.
                                                                                                          RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO KETERGANTUNGAN PADA PENDAPATAN SEWA JANGKA PANJANG DARI
                                                                                                          PELANGGAN PERSEROAN SEHINGGA TERPENGARUH OLEH KELAYAKAN KREDIT DAN KEKUATAN FINANSIAL PARA PELANGGAN PERSEROAN.
                                                                                                          RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI OLEH INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM
                                                                                                          PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DIKARENAKAN TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.
                                                                                                          PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI DAN DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”)
                                                                                                          DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
                                                                                                          DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN DARI PT FITCH RATINGS INDONESIA
                                                                                                          (“FITCH”) DENGAN PERINGKAT:
                                                                                                                                                            AA+ (i d n ) (double A plus)
                                                                                                                                   KETERANGAN LEBIH LANJUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM INFORMASI TAMBAHAN.
                                                                                                                                      Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”).
                                                                                                              Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini menjamin dengan kesanggupan penuh ( full
                                                                                                                                                            commitment) terhadap Penawaran Umum Obligasi ini.
                                                                                                                                                PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI



                                                                                                            PT Indo Premier         PT C IMB N iaga        PT UOB Kay Hian          PT Trimegah          PT BNI Sek uritas     PT DBS Vickers     PT Mandiri Sek uritas
                                                                                                               Sekuritas              Sekuritas               Sekuritasa         Sekuritas Indones ia                             Sekuritas
                                                                                                                                                                                         Tbk                                      Indones ia
                                                                                                                                                                                WALI AMANAT
                                                                                                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
                                                                                                                                                 Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 19 Januari 2024
Page 2
                                                    JADWAL

Tanggal Efektif                                                                :                     27 Juni 2023
Masa Penawaran Umum Obligasi                                                   :     31 Januari & 1 Februari 2024
Tanggal Penjatahan                                                             :                  2 Februari 2024
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                                            :                  6 Februari 2024
Tanggal Distribusi Obligasi secara Elektronik                                  :                  6 Februari 2024
Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia                                     :                  7 Februari 2024

                                                PENAWARAN UMUM

NAMA OBLIGASI
Obligasi Berkelanjutan VI Tower Bersama Infrastructure Tahap III Tahun 2024.

MATA UANG OBLIGASI
Mata uang Obligasi ini adalah Rupiah.

JENIS OBLIGASI
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas
nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening. Obligasi
ini didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk
kepentingan Pemegang Obligasi dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh
Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang
diterbitkan oleh Pemegang Rekening dan diadministrasikan oleh KSEI berdasarkan Perjanjian Pembukaan
Rekening Efek yang ditandatangani Pemegang Obligasi dengan Pemegang Rekening.

HARGA PENAWARAN
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.

JUMLAH POKOK OBLIGASI, BUNGA OBLIGASI, DAN JATUH TEMPO OBLIGASI
Seluruh nilai Pokok Obligasi yang akan dikeluarkan berjumlah sebesar Rp2.700.000.000.000 (dua triliun tujuh
ratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,75% (enam koma tujuh lima persen) per tahun, yang
berjangka waktu 370 Hari Kalender sejak Tanggal Emisi.

Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok Obligasi dan/atau
pembelian kembali (buyback) sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo
Obligasi sesuai ketentuan Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan.

Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga
yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang
Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.

Sifat dan besarnya tingkat Bunga Obligasi adalah tingkat bunga tetap. Bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulan, terhitung sejak Tanggal Emisi sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi.
Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari bukan Hari Bursa, maka Bunga Obligasi
dibayar pada Hari Bursa sesudahnya tanpa dikenakan Denda.

Tanggal-tanggal pembayaran Bunga Obligasi dan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah sebagai berikut:

     Bunga ke-                                                Tanggal
        1                                                    6 Mei 2024
        2                                                 6 Agustus 2024
Page 3
    Bunga ke-                                               Tanggal
        3                                              6 November 2024
        4                                               16 Februari 2025


PERHITUNGAN BUNGA OBLIGASI
Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan
jumlah hari yang lewat dari Tanggal Emisi dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 Hari Kalender dan 1
(satu) bulan adalah 30 Hari Kalender.

PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI (BUY BACK)
Perseroan dapat melakukan pembelian kembali untuk sebagian atau seluruh Obligasi sebelum Tanggal
Pelunasan Pokok Obligasi dan pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk
kemudian dijual kembali dengan harga pasar dengan ketentuan hal tersebut baru dapat dilakukan 1 (satu)
tahun setelah Tanggal Penjatahan. Perseroan wajib mengumumkan rencana pembelian kembali Obligasi paling
lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali tersebut dimulai, paling
sedikit melalui situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing dengan ketentuan bahasa asing
yang digunakan paling sedikit bahasa Inggris, dan situs web Bursa Efek atau 1 (satu) surat kabar harian
berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.

TATA CARA PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI DAN POKOK OBLIGASI
Pembayaran Bunga Obligasi dan Pokok Obligasi akan dilakukan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada
Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan Tanggal
Pelunasan Obligasi berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi. Pembayaran manfaat lain (jika ada)
juga akan dilakukan melalui Agen Pembayaran berdasarkan instruksi Perseroan dengan tetap memperhatikan
hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Obligasi dan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

SATUAN PEMINDAHBUKUAN OBLIGASI
Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah Rp1 (satu Rupiah) atau kelipatannya.

SATUAN PERDAGANGAN
Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan satuan perdagangan dengan nilai sebesar Rp1.000.000
(satu juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

JAMINAN
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan
baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian
hari menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab
Undang-Undang Hukum Perdata. Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-
hak kreditur Perseroan lainnya baik yang ada sekarang maupun dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur
Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan
ada di kemudian hari.

PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN PERSEROAN
Sebelum dilunasinya semua Jumlah Terutang atau pengeluaran lain yang menjadi tanggung jawab Perseroan
sehubungan dengan penerbitan Obligasi, Perseroan tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat tidak
diperkenankan untuk melakukan tindakan-tindakan (dengan memperhatikan adanya pengaturan beberapa
pengecualian tertentu), antara lain : melakukan penggabungan atau peleburan dengan perusahaan lain,
merubah kegiatan usaha utama, mengurangi modal dasar dan modal disetor, melepaskan aset tetap Perseroan
dan/atau Perusahaan Anak dalam satu atau rangkaian transaksi dalam tahun buku berjalan yang jumlahnya
melebihi 10% dari total aset Perseroan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian terkini yang telah diaudit
oleh auditor independen dan memberikan pinjaman kepada pihak ketiga, kecuali kepada Perusahaan Anak
sesuai Perjanjian Perwaliamanatan.
Page 4
HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI
i. Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang
   dibayarkan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau
   Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan
   pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi
   yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan
   Pokok Obligasi.

ii.   Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
      dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga
      Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan Peraturan KSEI. Dengan demikian jika terjadi
      transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi,
      pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada
      periode Bunga Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan
      KSEI yang berlaku.

iii. Apabila Perseroan lalai menyerahkan dana secukupnya untuk pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan
     Pokok Obligasi setelah lewat Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Obligasi, maka
     Perseroan harus membayar Denda. Denda tersebut dihitung secara harian berdasarkan jumlah hari yang
     terlewat yaitu 1 (satu) tahun adalah 360 Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 Hari Kalender. Denda
     yang dibayar oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi oleh Agen Pembayaran akan
     diberikankepada Pemegang Obligasi secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya.

iv. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20%
    (dua puluh perseratus) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh
    Perseroan dan/atau Afiliasinya, mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk
    diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Obligasi (“RUPO”) dengan melampirkan asli Konfirmasi Tertulis
    untuk RUPO (“KTUR”). Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan
    sejak diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan
    permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum
    dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah
    mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat. Permintaan tersebut wajib disampaikan secara
    tertulis kepada Wali Amanat dan paling lambat 30 Hari Kalender setelah tanggal diterimanya surat
    permintaan tersebut Wali Amanat wajib melakukan panggilan untuk RUPO.

v.    Setiap Obligasi sebesar Rp1 (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan
      demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah
      Obligasi yang dimilikinya

Penjelasan lebih lanjut mengenai Obligasi dapat dilihat dalam Informasi Tambahan.

PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN

Penawaran Umum Obligasi dapat dilaksanakan oleh Perseroan dengan memenuhi ketentuan dalam Peraturan
OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat
Utang dan/atau Sukuk (“POJK No. 36/2014”), sebagai berikut :

i.    Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI akan dilaksanakan dalam periode 2 (dua) tahun
      dengan ketentuan pemberitahuan pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI
      terakhir disampaikan kepada OJK paling lambat pada ulang tahun kedua sejak Pernyataan Pendaftaran
      menjadi Efektif. Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Page 5
      Berkelanjutan VI telah menjadi efektif pada tanggal 27 Juni 2023 berdasarkan Surat OJK No. S-
      156/D.04/2023 perihal Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran.

ii.   Telah menjadi emiten atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun sebelum penyampaian
      Pernyataan Pendaftaran kepada OJK, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan dengan menjadi
      perusahaan publik sejak tanggal 15 Oktober 2010 berdasarkan Surat Bapepam-LK No. S-9402/BL/2010
      perihal Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana
      Saham.

iii. Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian
     pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum berkelanjutan, di mana hal ini telah dipenuhi oleh
     Perseroan dengan Surat Pernyataan dari Perseroan tanggal 12 April 2023 dan Laporan Akuntan
     Independen atas Penerapan Prosedur yang Disepakati Sehubungan Dengan Pembayaran Liabilitas kepada
     Kreditur Dalam Rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Tower Bersama
     Infrastructure Tahap I Tahun 2023 No. 081/7.T053/STM.1/12.22/AUP tanggal 12 April 2023, keduanya
     menyatakan Perseroan tidak pernah mengalami Gagal Bayar (i) selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum
     penyampaian Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan; dan (ii) sejak 2
     (dua) tahun terakhir sebelum melunasi Efek yang bersifat utang sampai dengan tanggal Pernyataan
     Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan. Gagal Bayar berarti kondisi di mana
     Perseroan tidak mampu memenuhi kewajiban keuangan kepada kreditur pada saat jatuh tempo yang
     nilainya lebih besar dari 0,5% (nol koma lima persen) dari modal disetor. Perseroan selanjutnya telah
     memperbaharui Surat Pernyataan Tidak Pernah Gagal Bayar pada tanggal 18 Januari 2024 yang
     menyatakan bahwa Perseroan tidak sedang mengalami Gagal Bayar sampai dengan penyampaian
     Informasi Tambahan dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini.

iv. Memiliki peringkat yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan urutan 4
    (empat) peringkat terbaik dan masuk dalam kategori peringkat layak investasi berdasarkan standar yang
    dimiliki oleh perusahaan pemeringkat efek, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan dengan hasil
    pemeringkatan AA+ (idn) (Double A Plus) dari Fitch.

Penawaran Umum Obligasi dan tahap-tahap selanjutnya (jika ada) akan mengikuti ketentuan sebagaimana
dimaksud dalam POJK No. 36/2014.

HASIL PEMERINGKATAN

Sesuai dengan POJK No. 36/2014 dan Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020 tanggal 11 Desember 2020
tentang Pemeringkatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (“POJK No. 49/2020”), dalam rangka penerbitan
Obligasi ini, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan dari Fitch sesuai dengan Surat No.
109/DIR/RATLTR/VI/2023 tanggal 26 Juni 2023, yang telah ditegaskan kembali berdasarkan Surat No.
004/DIR/RATLTR/I/2024 tanggal 18 Januari 2024 perihal Peringkat PT Tower Bersama Infrastructure Tbk,
dengan peringkat :

                                                AA+(idn)
                                             (Double A Plus)

Perseroan dengan tegas menyatakan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Fitch sebagaimana didefinisikan
dalam Undang-Undang No.4 Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan
Sektor Keuangan, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 No.4, Tambahan No. 6845 (“UUP2SK”).

Perseroan akan melakukan pemeringkatan setiap 1 (satu) tahun sekali selama kewajiban atas Obligasi tersebut
belum lunas, sebagaimana diatur dalam POJK No. 49/2020.
Page 6
KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT

Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“Bank BTN”) bertindak
sebagai Wali Amanat atau badan yang diberi kepercayaan untuk mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi
sebagaimana ditetapkan dalam UUP2SK. Bank BTN sebagai Wali Amanat telah terdaftar di OJK dengan
No.10/STTD-WA/PM/1996 tanggal 14 Agustus 1996. Sehubungan dengan penerbitan Obligasi ini telah dibuat
Perjanjian Perwaliamanatan antara Perseroan dengan Bank BTN.

Bank BTN sebagai Wali Amanat telah melakukan penelaahan (due diligence) terhadap Perseroan, dengan
Surat Pernyataan No. 59/FICD/FS/I/2024 tanggal 12 Januari 2024 sebagaimana diatur dalam POJK No.
20/2020.

Bank BTN sebagai Wali Amanat dengan Surat Pernyataan No. 60/FICD/FS/I/2024 tanggal 12 Januari 2024
menyatakan bahwa sejak penandatanganan Perjanjian Perwaliamanatan sampai dengan berakhirnya tugas
Wali Amanat, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020 tentang
Bank Umum yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat :
• Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan;
• Tidak memiliki hubungan kredit dengan Perseroan dalam jumlah lebih dari 25% dari obligasi yang
    diwaliamanati;
• Tidak merangkap sebagai penanggung dan/atau pemberi agunan dan menjadi Wali Amanat dalam
    penerbitan Obligasi;
• Tidak menerima dan meminta pelunasan terlebih dahulu atas kewajiban Perseroan kepada Wali Amanat
    selaku kreditur dalam hal Perseroan mengalami kesulitan keuangan berdasarkan pertimbangan Wali
    Amanat, sehingga tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada Pemegang Obligasi.

Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut :

                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
                                      Menara Bank BTN, lantai 18
                          Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta Pusat 10130, Indonesia
                                       Telepon : (62 21) 633-6789
                                         Website: www.btn.co.id

                    Untuk Perhatian : Wali Amanat - Financial Services Department
                        Financial Institution & Capital Market Division (FICD)

Penjelasan lebih lanjut mengenai Wali Amanat dapat dilihat dalam Informasi Tambahan.

                  RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM OBLIGASI

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi, akan
digunakan oleh Perseroan :

(i) sebesar Rp1.017,0 miliar untuk mendanai seluruh kewajiban Perseroan dalam rencana pelunasan seluruh
    pokok Obligasi Berkelanjutan IV Tower Bersama Infrastructure Tahap III Tahun 2021 (“Obligasi
    Berkelanjutan IV Tahap III”) Seri B yang akan jatuh tempo pada tanggal 17 Februari 2024.

(ii) sisanya sebesar Rp1.665,4 miliar untuk mendanai sebagian kewajiban Perseroan dalam rencana pelunasan
     seluruh pokok Obligasi Berkelanjutan V Tower Bersama Infrastructure Tahap VI Tahun 2023 (“Obligasi
     Berkelanjutan V Tahap VI”) yang akan jatuh tempo pada tanggal 27 Februari 2024.

Penjelasan lebih lanjut mengenai rencana penggunaan dana dapat dilihat dalam Informasi Tambahan.
Page 7
                                           PERNYATAAN UTANG

Pada tanggal 30 September 2023, Grup Tower Bersama mempunyai liabilitas yang seluruhnya berjumlah
Rp32.474,8 miliar, yang terdiri dari liabilitas jangka pendek sebesar Rp11.480,5 miliar dan liabilitas jangka
panjang sebesar Rp20.994,3 miliar.

Sejak tanggal 30 September 2023 sampai dengan tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan, Grup
Tower Bersama telah melakukan (i) pencairan pinjaman sebesar Rp8,527,9 miliar, termasuk penerbitan
Obligasi Berkelanjutan VI Tower Bersama Infrastructure Tahap II Tahun 2023 (“Obligasi Berkelanjutan VI
Tahap II”); dan (ii) pembayaran pinjaman sebesar US$109,2 juta dan Rp5.914,4 miliar, termasuk pelunasan
Obligasi Berkelanjutan V Tower Bersama Infrastructure Tahap V Tahun 2022 (“Obligasi Berkelanjutan V
Tahap V”) dan Obligasi Berkelanjutan IV Tower Bersama Infrastructure Tahap II Tahun 2020 (“Obligasi
Berkelanjutan IV Tahap II”) Seri B.

Utang yang akan jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan sejak diterbitkannya Informasi Tambahan ini adalah
Rp7.633,8 miliar, yang terdiri dari Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III, Obligasi Berkelanjutan V Tahap VI, dan
fasilitas pinjaman revolving. Kewajiban ini akan dibayar dengan arus kas dari kegiatan operasi Grup Tower
Bersama dan kegiatan pendanaan Grup Tower Bersama, baik melalui penerbitan Obligasi maupun penarikan
fasilitas pinjaman bank.

Penjelasan lebih lengkap mengenai pernyataan utang dapat dilihat dalam Informasi Tambahan.

                                    IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersamaan dengan
(i) laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2023 serta untuk
periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 2022; dan (ii) laporan
keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 serta untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, yang telah disusun berdasarkan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang seluruhnya tidak tercantum dalam Informasi Tambahan ini. Calon
investor juga harus membaca Bab V mengenai Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen.

Informasi keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember
2022 dan 2021 serta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan
2022 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang disajikan dalam
tabel di bawah ini diambil dari :

(i) laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2023 serta untuk
    periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah direviu oleh Kantor Akuntan
    Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan berdasarkan Standar Perikatan Reviu 2410 “Reviu
    atas Informasi Keuangan Interim yang Dilaksanakan oleh Auditor Independen Entitas” (“SPR 2410”),
    sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 185/7.TO53/WSB.1/09.23 tanggal
    28 November 2023 yang ditandatangani oleh E. Wisnu Susilo Broto, S.E., Ak., M.Ak., CPA, CA (Registrasi
    Akuntan Publik No. 0117);

(ii) laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2022 serta untuk
     periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal tersebut yang tidak diaudit dan tidak direviu;

(iii) laporan keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2022 serta untuk tahun
      yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto
      Fahmi Bambang & Rekan berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum
      dalam laporan auditor independen No. 00531/2.1068/AU.1/06/0117-1/1/VI/2023 tanggal 7 Juni 2023 yang
Page 8
     ditandatangani oleh E. Wisnu Susilo Broto, S.E., Ak., M.Ak., CPA, CA (Registrasi Akuntan Publik No. 0117)
     dengan opini tanpa modifikasian dan berisi paragraf “hal lain” yang menyatakan tujuan diterbitkannya
     laporan auditor independen tersebut; dan

(i) laporan keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2021 serta untuk tahun
    yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto
    Fahmi Bambang & Rekan berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum
    dalam laporan auditor independen No. 00532/2.1068/AU.1/06/0007-3/1/VI/2023 tanggal 7 Juni 2023 yang
    ditandatangani oleh Sutomo, S.E., Ak., MM, CPA, CA, SAS (Registrasi Akuntan Publik No. 0007) dengan
    opini tanpa modifikasian dan berisi paragraf “hal lain” yang menyatakan tujuan diterbitkannya laporan
    auditor independen tersebut.

LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN

                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)
                                                                   30 September             31 Desember
                                                                      2023 ( 1)      2022                 2021
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                                        801.649      966.386             629.125
Piutang usaha - pihak ketiga                                              478.332      270.041             538.715
Piutang lain-lain                                                           49.058      38.993               75.506
Pendapatan yang masih harus diterima                                      759.291      721.057             500.283
Persediaan dan perlengkapan                                               541.887      621.652             226.408
Uang muka dan beban dibayar di muka                                         90.287     108.365               81.336
Pajak dibayar dimuka                                                   1.097.851       839.310             969.880
Jumlah Aset Lancar                                                     3.818.355      3.565.804           3.021.253
Aset Tidak Lancar
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan                   34.476.302     34.427.639         33.637.904
Properti investasi - nilai wajar                                          468.612      465.478             447.045
Aset hak guna - setelah dikurangi akumulasi penyusutan                 3.830.743      3.667.843           3.463.007
Uang jaminan                                                                 1.141          1.023                1.605
Aset keuangan derivatif                                                   692.006      563.351             900.363
Goodwill                                                                  390.368      390.368             381.189
Aset tidak lancar lainnya                                                   82.567      58.462               18.069
Jumlah Aset Tidak Lancar                                              39.941.739     39.574.164         38.849.182
JUMLAH ASET                                                           43.760.094     43.139.968         41.870.435
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha - pihak ketiga                                                  85.889     255.607               37.435
Utang lain-lain                                                              9.562      23.442               12.227
Utang pajak                                                                 92.251     123.066             169.374
Pendapatan yang diterima di muka                                       1.521.470      1.103.585           1.316.692
Beban masih harus dibayar                                              1.167.189       974.904            1.107.497
Liabilitas sewa - bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun          180.969      126.567             174.858
Surat utang - bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun           5.905.911      5.914.573           5.465.457
Pinjaman bank - bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
  Pihak ketiga                                                         2.517.281       206.438             148.885
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                       11.480.522      8.728.182           8.432.425
Page 9
                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
                                                                               30 September                 31 Desember
                                                                                  2023 ( 1)          2022                 2021
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas sewa - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu
                                                                                      537.031          533.136              503.822
tahun
Surat utang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun          17.973.149         18.678.155        17.676.845
Pinjaman bank - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu
tahun
  Pihak ketiga                                                                      2.368.631         4.160.396           5.455.157
Provisi jangka panjang                                                                  93.094         107.400                    -
Cadangan imbalan pasca-kerja                                                            22.393          12.316               12.948
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                  20.994.298         23.491.403        23.648.772
JUMLAH LIABILITAS                                                                 32.474.820         32.219.585        32.081.197
EKUITAS
Modal ditempatkan dan disetor penuh                                                   453.140          453.140              453.140
Saham treasuri                                                                        (41.015)        (766.238)        (1.028.268)
Tambahan modal disetor – bersih                                                     1.608.572         1.594.466           (641.456)
Penghasilan komprehensif lain                                                       3.521.744         4.465.195           7.062.417
Saldo laba
  Cadangan wajib                                                                        63.600          63.100               62.600
  Belum ditentukan penggunaannya                                                    5.041.893         4.519.772           3.364.348
Jumlah ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk                    10.647.934         10.329.435           9.272.781
Kepentingan non-pengendali                                                            637.340          590.948              516.457
JUMLAH EKUITAS                                                                    11.285.274         10.920.383           9.789.238
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                     43.760.094         43.139.968        41.870.435
Catatan :
(1) reviu.


LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN

                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
                                                          Periode 9 (sembilan) bulan yang
                                                               berakhir pada tanggal                Tahun yang berakhir pada
                                                                   30 September                       tanggal 31 Desember
                                                              2023 ( 1)           2022 ( 2)          2022                 2021
PENDAPATAN                                                      4.952.837          4.921.973         6.524.369            6.179.584
Beban pokok pendapatan                                        (1.370.303)        (1.411.754)        (1.783.325)        (1.472.780)
LABA KOTOR                                                      3.582.534          3.510.219         4.741.044            4.706.804
Beban usaha                                                     (377.112)           (343.374)         (458.573)           (400.889)
LABA DARI OPERASI                                               3.205.422          3.166.845         4.282.471            4.305.915
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan bunga                                                    13.267              10.329          13.785              12.156
Laba (rugi) selisih kurs - Bersih                                  (6.625)                    854        1.779               1.382
Beban kerugian kredit ekspektasian - aset keuangan               (26.600)            (19.054)          (24.997)             (2.271)
Beban keuangan - Pinjaman dan surat utang                     (1.254.281)        (1.269.910)        (1.699.072)        (1.925.209)
Beban keuangan - Lainnya                                        (185.448)           (100.278)         (129.780)           (210.836)
Kenaikan nilai wajar atas properti investasi                               -                    -       15.656              57.638
Lainnya - Bersih                                                 (50.484)            (29.085)          (54.643)            (18.304)
Beban lain-lain - Bersih                                      (1.510.171)        (1.407.144)        (1.877.272)        (2.085.444)
Page 10
                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                                         Periode 9 (sembilan) bulan yang
                                                              berakhir pada tanggal                   Tahun yang berakhir pada
                                                                  30 September                          tanggal 31 Desember
                                                            2023 ( 1)              2022 ( 2)           2022                2021
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK FINAL DAN PAJAK
  PENGHASILAN                                                 1.695.251             1.759.701          2.405.199           2.220.471
Beban pajak final                                             (440.736)              (349.910)          (493.433)          (284.507)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                1.254.515             1.409.791          1.911.766           1.935.964
BEBAN PAJAK PENGHASILAN
Kini                                                           (89.588)              (151.186)          (222.325)          (285.346)
Tangguhan                                                                   -                    -                -          (49.265)
Beban pajak penghasilan - Bersih                               (89.588)              (151.186)          (222.325)          (334.611)
LABA BERSIH PERIODE/TAHUN BERJALAN                            1.164.927             1.258.605          1.689.441           1.601.353
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Surplus (defisit) revaluasi                                 (1.108.542)                268.041        (1.407.805)          (151.875)
Keuntungan (kerugian) aktuaria                                          125                    109            (722)          (19.662)
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Selisih translasi mata uang asing                                   (992)                  (225)          72.043                    (86)
Perubahan lindung nilai arus kas                                363.415              (510.174)          (904.151)            (67.365)
JUMLAH PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF
  PERIODE/TAHUN BERJALAN                                        418.933             1.016.356           (551.194)          1.362.365
Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada :
  Pemilik entitas induk                                       1.118.390             1.222.855          1.637.579           1.548.975
  Kepentingan non-pengendali                                      46.537                 35.750           51.862              52.378
Jumlah                                                        1.164.927             1.258.605          1.689.441           1.601.353
Jumlah laba komprehensif yang dapat diatribusikan
  kepada :
  Pemilik entitas induk                                         379.171                966.091          (625.646)          1.311.014
  Kepentingan non-pengendali                                      39.762                 50.265           74.452              51.351
Jumlah                                                          418.933             1.016.356           (551.194)          1.362.365
Laba bersih per saham dasar yang dapat diatribusikan
  kepada pemegang saham biasa Entitas induk
  (nilai penuh)                                                    49,54                  55,02            73,44               74,25
Catatan :
(1) reviu.
(2) tidak diaudit dan tidak direviu.

RASIO-RASIO PENTING

                                                                        30 September                           31 Desember
                                                               2023                    2022             2022                 2021
RASIO PERTUMBUHAN (%)
Pendapatan                                                         0,6% ( 1)              7,9% ( 1)            5,6%               16,0%
Laba kotor                                                         2,1% ( 1)              2,5% ( 1)            0,7%               11,2%
Laba dari operasi                                                  1,2% ( 1)              1,9% ( 1)           (0,5%)              12,8%
Laba bersih periode/tahun berjalan                               (7,4%) ( 1)             12,4% ( 1)            5,5%               50,1%
Jumlah penghasilan komprehensif periode/tahun berjalan         (58,8%) ( 1)            (13,5%) ( 1)      (140,5%)              (69,0%)
EBITDA                                                                  0,1 ( 1)          7,4% ( 1)            4,3%               17,6%
Page 11
                                                                 30 September                          31 Desember
                                                            2023                2022            2022                 2021
Jumlah aset                                                    1,4% ( 2)           3,7% ( 3)           3,0%             14,6%
Jumlah liabilitas                                              0,8% ( 2)         (5,8%) ( 3)           0,4%             17,9%
Jumlah ekuitas                                                 3,3% ( 2)         34,6% ( 3)        11,6%                    5,2%
RASIO USAHA (%)
Laba kotor / Pendapatan                                         72,3%              71,3%           72,7%                76,2%
Laba dari operasi / Pendapatan                                  64,7%              64,3%           65,6%                69,7%
Laba bersih periode/tahun berjalan / Pendapatan                 23,5%              25,6%           25,9%                25,9%
Jumlah penghasilan komprehensif periode/tahun berjalan /
  Pendapatan                                                       8,5%            20,6%           (8,4%)               22,0%
EBITDA / Pendapatan                                             86,5%              87,0%           86,8%                87,9%
Laba bersih periode/tahun berjalan / Jumlah ekuitas           10,3% ( 4)           9,5% ( 4)       15,5%                16,4%
Laba bersih periode/tahun berjalan / Jumlah aset               2,7% ( 4)           2,9% ( 4)           3,9%                 3,8%
RASIO KEUANGAN (x)
Aset lancar / Liabilitas jangka pendek                             0,3x                0,4x            0,4x                 0,4x
Jumlah liabilitas / Jumlah ekuitas                                 2,9x                2,3x            3,0x                 3,3x
Jumlah liabilitas / Jumlah aset                                    0,7x                0,7x            0,7x                 0,8x
Interest coverage ratio ( 5)                                    3,5x ( 7)           3,5x ( 7)          3,3x                 2,8x
Debt coverage service ratio ( 6)                                0,6x ( 7)           0,7x ( 7)          0,7x                 0,7x
Catatan :
(1) Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
(2) Dibandingkan dengan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2022.
(3) Dibandingkan dengan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2021
(4) Dihitung dengan menggunakan laba bersih periode berjalan.
(5) Dihitung dengan membandingkan EBITDA dengan beban keuangan - bunga.
(6) Dihitung dengan membandingkan EBITDA dengan jumlah dari beban keuangan - bunga, surat utang bagian jangka pendek, dan
     pinjaman jangka panjang - bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun.
(7) Dihitung dengan EBITDA dan beban keuangan - bunga kuartal terakhir disetahunkan.


Perseroan telah mempublikasikan (i) laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bersama pada
tanggal 30 September 2023 serta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September
2023 dan 2022; dan (ii) laporan keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2022
dan 2021 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 di dalam situs
web Perseroan www.tower-bersama.com.

                                         ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN

Analisis dan pembahasan yang disajikan dalam bab ini harus dibaca bersama-sama dengan “Ikhtisar Data
Keuangan Penting” dan laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak beserta catatan atas
laporan keuangan konsolidasian yang telah disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
dan tidak tercantum dalam Informasi Tambahan Ringkas ini. Analisis dan pembahasan yang disajikan dalam
bab ini merupakan tambahan informasi dari analisis dan pembahasan yang terdapat pada Prospektus Obligasi
Berkelanjutan VI Tower Bersama Infrastructure Tahap I Tahun 2023 (“Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I”)
dan Informasi Tambahan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II.

Informasi keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2023 serta untuk periode
9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 yang disajikan dalam bab ini
diambil dari:

(i) laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2023 serta untuk
    periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah direviu oleh Kantor Akuntan
Page 12
    Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan berdasarkan SPR 2410, sebagaimana tercantum dalam
    laporan auditor independen No. 185/7.TO53/WSB.1/09.23 tanggal 28 November 2023 yang ditandatangani
    oleh E. Wisnu Susilo Broto, S.E., Ak., M.Ak., CPA, CA (Registrasi Akuntan Publik No. 0117);

(ii) laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2022 serta untuk
     periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal tersebut yang tidak diaudit dan tidak direviu.


Pembahasan dalam bab ini dapat mengandung pernyataan yang menggambarkan keadaan di masa mendatang
(forward looking statement) dan merefleksikan pandangan Perseroan saat ini berkenaan dengan peristiwa dan
kinerja keuangan di masa mendatang yang hasil aktualnya dapat berbeda secara material sebagai akibat dari
faktor-faktor yang telah diuraikan pada Bab Faktor Risiko yang terdapat pada Prospektus Obligasi
Berkelanjutan VI Tahap I.

Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini dapat sedikit
berbeda dengan penjumlahan yang dilakukan secara aritmatika.

H ASIL K EGIATAN O PERASIONAL

Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dibandingkan dengan periode
9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2022

Pendapatan. Pendapatan naik sebesar 0,6% menjadi Rp4.952,8 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp4.922,0 miliar untuk periode yang sama pada
tahun 2022, sejalan dengan penambahan penyewaan bersih yang lebih rendah karena IOH tidak
memperpanjang beberapa penyewaan yang habis masa sewanya sebagai akibat dari konfigurasi ulang jaringan
setelah penggabungan usaha antara PT Hutchison 3 Indonesia dan PT Indosat Tbk. Jumlah sites
telekomunikasi Grup Tower Bersama meningkat menjadi 22.292 per 30 September 2023 dari 21.666 per 30
September 2022, dan jumlah penyewaan meningkat menjadi 41.572 per 30 September 2023 dari 40.691 per
30 September 2022. Rasio kolokasi turun menjadi 1,87x per 30 September 2023 dari 1,88x per 30 September
2022.

Beban pokok pendapatan. Beban pokok pendapatan turun sebesar 2,9% menjadi Rp1.370,3 miliar untuk
periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp1.411,8 miliar
untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama dikarenakan penurunan penyusutan menara.

    Penyusutan menara. Beban penyusutan menara turun sebesar 12,5% menjadi Rp591,9 miliar untuk
    periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp676,6 miliar
    untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh perubahan manfaat ekonomis
    menara telekomunikasi menjadi 40 tahun.

    Penyusutan aset hak guna. Beban penyusutan aset hak guna turun sebesar 3,9% menjadi Rp329,0 miliar
    untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp342,4
    miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh sebagian sewa lahan yang
    telah habis masa sewanya di tahun 2022, namun baru selesai diperpanjang kembali pada tahun 2023.

    Penyusutan serat optik. Beban penyusutan serat optik naik sebesar 523,4% menjadi Rp63,8 miliar untuk
    periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp10,2 miliar
    untuk periode yang sama pada tahun 2022 sejalan dengan meningkatnya pemasangan kabel serat 12embi.

    Penyusutan menara bergerak. Beban penyusutan menara bergerak untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
    berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 tercatat sebesar Rp10,2 miliar.
Page 13
    Perbaikan dan pemeliharaan. Beban perbaikan dan pemeliharaan turun sebesar 4,6% menjadi Rp209,2
    miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya
    Rp219,2 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh keberhasilan Grup
    Tower Bersama meningkatkan efisiensi kegiatan pemeliharaan menara telekomunikasi melalui skema
    klasterisasi serta didukung skala ekonomi yang semakin besar.

    Amortisasi perizinan. Amortisasi perizinan naik sebesar 14,0% menjadi Rp52,6 miliar untuk periode 9
    (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp46,2 miliar untuk
    periode yang sama pada tahun 2022, terutama sejalan dengan peningkatan jumlah sites menara
    telekomunikasi.

    Keamanan. Beban keamanan naik sebesar 2,8% menjadi Rp41,1 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan
    yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp39,9 miliar untuk periode yang sama
    pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh peningkatan jumlah sites menara telekomunikasi.

    Asuransi. Beban asuransi naik sebesar 7,1% menjadi Rp27,8 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
    berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp26,0 miliar untuk periode yang sama pada
    tahun 2022, terutama disebabkan oleh peningkatan jumlah penyewaan yang harus diasuransikan oleh
    Grup Tower Bersama.

    Listrik. Beban listrik naik sebesar 6,1% menjadi Rp22,6 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
    berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp21,3 miliar untuk periode yang sama pada
    tahun 2022, terutama disebabkan oleh meningkatnya pemakaian listrik yang menjadi beban Grup Tower
    Bersama.

    Lainnya. Beban lainnya naik sebesar 11,7% menjadi Rp22,1 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
    berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp19,8 miliar untuk periode yang sama pada
    tahun 2022.

Laba kotor. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba kotor Grup Tower Bersama meningkat
sebesar 2,1% menjadi Rp3.582,5 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30
September 2023 dari sebelumnya Rp3.510,2 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022.

Beban usaha. Beban usaha meningkat sebesar 9,8% menjadi Rp377,1 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp343,4 miliar untuk periode yang sama pada
tahun 2022, terutama dikarenakan kenaikan beban gaji dan tunjangan, beban kantor dan jasa profesional.
Beban gaji dan tunjangan meningkat sebesar 5,6% menjadi Rp232,2 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp220,0 miliar untuk periode yang sama pada
tahun 2022, terutama disebabkan oleh kenaikan gaji pokok tahunan. Beban kantor meningkat sebesar 41,2%
menjadi Rp27,6 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari
sebelumnya Rp19,6 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh kenaikan
aktivitas kantor dan kenaikan biaya iuran dan langganan. Beban jasa profesional meningkat sebesar 54,4%
menjadi Rp24,0 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari
sebelumnya Rp15,5 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh aktivitas
terkait jasa konsultansi manajemen dan komunikasi publik.

Laba dari operasi. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba dari operasi Grup Tower Bersama
meningkat sebesar 1,2% menjadi Rp3.205,4 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal
30 September 2023 dari sebelumnya Rp3.166,8 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022.

Beban lain-lain – Bersih. Beban lain-lain – Bersih Grup Tower Bersama meningkat sebesar 7,3% menjadi
Rp1.510,2 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari
sebelumnya Rp1.407,1 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022.
Page 14
    Laba (rugi) selisih kurs – Bersih. Grup Tower Bersama mencatatkan rugi selisih kurs – bersih sebesar
    Rp6,6 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari
    sebelumnya laba selisih kurs – bersih sebesar Rp0,9 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022.
    Hal tersebut terutama disebabkan oleh dampak dari nilai tukar Rupiah yang melemah dari Rp15.247 per 1
    Dolar AS pada tanggal 30 September 2022 menjadi Rp15.526 per 1 Dolar AS pada tanggal 30 September
    2023. Dikarenakan Perseroan umumnya melakukan lindung nilai untuk utang berdenominasi Dolar AS
    secara penuh, rugi selisih kurs terutama timbul dari transaksi bank harian.

    Pendapatan bunga. Pendapatan bunga naik sebesar 28,4% menjadi Rp13,3 miliar untuk periode 9
    (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp10,3 miliar untuk
    periode yang sama pada tahun 2022, terutama sebagai akibat saldo kas dan bank rata-rata yang lebih
    tinggi selama periode 9 (sembilan) bulan pertama tahun 2023.

    Beban kerugian kredit ekspektasian – aset keuangan. Beban kerugian kredit ekspektasian – aset keuangan
    naik sebesar 39,6% menjadi Rp26,6 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal
    30 September 2023 dari sebelumnya sebesar Rp19,1 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022,
    terutama disebabkan oleh putusan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) dari PT Net Satu
    Indonesia dan kenaikan tingkat inflasi selama tahun 2023.

    Beban keuangan – Pinjaman dan surat utang. Beban keuangan – Pinjaman dan surat utang turun sebesar
    1,2% menjadi Rp1.254,3 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September
    2023 dari sebelumnya Rp1.269,9 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama disebabkan
    oleh berkurangnya nilai pinjaman (notional amount) yang dilindung nilai, dan perolehan pinjaman baru
    dengan tingkat suku bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan pinjaman yang dilunasi oleh pinjaman
    baru tersebut.

    Beban keuangan - Lainnya. Beban keuangan - lainnya meningkat sebesar 84,9% menjadi Rp185,4 miliar
    untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp100,3
    miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh pembebanan langsung biaya
    pinjaman atas pembatalan US$375.000.000 Facility Agreement dan US$275.000.000 Facility Agreement
    yang berlaku efektif pada tanggal 3 Mei 2023.

    Lainnya - Bersih. Beban lainnya - Bersih naik sebesar 73,6% menjadi Rp50,5 miliar untuk periode 9
    (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp29,1 miliar untuk
    periode yang sama pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh kerugian pembongkaran menara
    telekomunikasi dan beban pajak penghasilan final dari masa pajak sebelum tahun 2023.

Laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas,
laba Grup Tower Bersama sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan menurun sebesar 3,7% menjadi
Rp1.695,3 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari
sebelumnya Rp1.759,7 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022.

Beban pajak final. Beban pajak final naik sebesar 26,0% menjadi Rp440,7 miliar untuk periode 9 (sembilan)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp349,9 miliar untuk periode yang
sama pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan sewa menara dari kontrak penyewaan
yang ditandatangani pada atau setelah 2 Januari 2018, di mana tarif pajak penghasilan final sebesar 10% dari
nilai bruto sewa dibebankan sesuai dengan PP No. 34/2017, yang mulai diterapkan pada bulan Januari 2018.

Laba sebelum pajak penghasilan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba Grup Tower
Bersama sebelum beban pajak penghasilan menurun sebesar 11,0% menjadi Rp1.254,5 miliar untuk periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp1.409,8 miliar untuk
periode yang sama pada tahun 2022.
Page 15
Beban pajak penghasilan. Beban pajak penghasilan turun sebesar 40,7% menjadi Rp89,6 miliar untuk periode
9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp151,2 miliar untuk
periode yang sama pada tahun 2022.

    Pajak kini. Beban pajak kini turun sebesar 40,7% menjadi Rp89,6 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan
    yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp151,2 miliar untuk periode yang sama
    pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh meningkatnya porsi pendapatan sewa menara yang dikenakan
    pajak penghasilan yang bersifat final sehubungan dengan penerapan PP No. 34/2017.

    Pajak tangguhan. Grup Tower Bersama tidak mencatatkan beban pajak tangguhan untuk periode 9
    (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022.

Laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Sebagai akibat dari hal
yang telah dijelaskan di atas, laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk menurun sebesar 8,5% menjadi Rp1.118,4 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp1.222,9 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022.

Laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali. Sebagai akibat
dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan
non-pengendali meningkat sebesar 30,2% menjadi Rp46,5 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp35,8 miliar untuk periode yang sama pada tahun
2022.

Laba bersih periode berjalan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba bersih periode berjalan
Grup Tower Bersama menurun sebesar 7,4% menjadi Rp1.164,9 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp1.258,6 miliar untuk periode yang sama pada
tahun 2022.

Penghasilan komprehensif lain. Penghasilan komprehensif lain turun sebesar 207,9% menjadi Rp(746,0) miliar
untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp(242,2)
miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022. Penurunan ini terutama dikarenakan adanya defisit revaluasi
yang sebagian di offset dengan kenaikan perubahan lindung nilai arus kas.

    Surplus (defisit) revaluasi. Grup Tower Bersama mencatatkan defisit revaluasi sebesar Rp1.108,5 miliar
    untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya surplus
    revaluasi sebesar Rp268,0 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022, berdasarkan perhitungan
    manajemen.

    Perubahan lindung nilai arus kas. Grup Tower Bersama mencatatkan perubahan lindung nilai arus kas
    sebesar Rp363,4 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
    dari sebelumnya Rp(510,2) miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh
    perubahan nilai tukar Rupiah dari Rp15.731 per 1 Dolar AS pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi
    Rp15.526 per 1 Dolar AS pada tanggal 30 September 2023 dan penyelesaian kontrak lindung nilai selama
    periode 9 (sembilan) bulan pertama tahun 2023.

Jumlah penghasilan komprehensif lain periode berjalan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas,
jumlah penghasilan komprehensif lain periode berjalan turun sebesar 58,8% menjadi Rp418,9 miliar untuk
periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dari sebelumnya Rp1.016,4 miliar
untuk periode yang sama pada tahun 2022.
Page 16
A SET , L IABILITAS DAN E KUITAS

Aset

Posisi tanggal 30 September 2023 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2022

Jumlah aset Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2023 meningkat sebesar 1,4% menjadi sebesar
Rp43.760,1 miliar dibandingkan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp43.140,0 miliar.
Peningkatan tersebut terutama berasal dari peningkatan pajak dibayar dimuka dan piutang usaha pihak ketiga.

Jumlah aset lancar Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2023 meningkat sebesar 7,1% menjadi
Rp3.818,4 miliar dibandingkan jumlah aset lancar pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp3.565,8 miliar,
terutama disebabkan oleh kenaikan pajak dibayar di muka dan piutang usaha pihak ketiga. Pajak dibayar di
muka naik sebesar 30,8% menjadi Rp1.097,9 miliar pada tanggal 30 September 2023 dari Rp839,3 miliar pada
tanggal 31 Desember 2022 terutama timbul dari pajak pertambahan nilai – masukan dan pajak penghasilan
pasal 28. Piutang usaha – pihak ketiga naik sebesar 77,1% menjadi Rp478,3 miliar pada tanggal 30 September
2023 dari Rp270,0 miliar pada tanggal 31 Desember 2022. Grup Tower Bersama secara konsisten menerapkan
kebijakan piutang usaha yang cermat, dengan didukung oleh proses pemantauan secara berkala terhadap
kualitas kredit dan kemampuan pelanggan untuk memenuhi kewajiban mereka. Per 30 September 2023, 95,0%
dari piutang usaha Grup Tower Bersama masuk dalam kategori belum jatuh tempo. Peningkatan tersebut
sebagian di-offset dengan penurunan kas dan setara kas sebesar 17,0% menjadi Rp801,6 miliar pada tanggal
30 September 2023 dari Rp966,4 miliar pada tanggal 31 Desember 2022 terutama disebabkan oleh pembayaran
pinjaman bank dan surat utang.

Jumlah aset tidak lancar Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2023 naik sebesar 0,9% menjadi
Rp39.941,7 miliar dibandingkan jumlah aset tidak lancar pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp39.574,2
miliar, terutama disebabkan oleh peningkatan aset hak guna dan aset keuangan derivatif. Aset hak guna naik
sebesar 4,4% menjadi Rp3.830,7 miliar pada tanggal 30 September 2023 dari Rp3.667,8 miliar pada tanggal
31 Desember 2022 sejalan dengan peningkatan jumlah sites menara telekomunikasi. Aset keuangan derivatif
naik sebesar 22,8% menjadi Rp692,0 miliar pada tanggal 30 September 2023 dari Rp563,4 miliar pada tanggal
31 Desember 2022, terutama disebabkan oleh nilai tukar Rupiah yang menguat dari Rp15.731 per 1 Dolar AS
pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp15.526 per 1 Dolar AS pada tanggal 30 September 2023.

Liabilitas

Posisi tanggal 30 September 2023 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2022

Jumlah liabilitas Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2023 meningkat sebesar 0,8% menjadi
Rp32.474,8 miliar dibandingkan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp32.219,6 miliar.
Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan pinjaman bank, yang sebagian di-offset dengan
penurunan surat utang.

Jumlah liabilitas jangka pendek Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2023 meningkat sebesar
31,5% menjadi Rp11.480,5 miliar dibandingkan jumlah liabilitas jangka pendek pada tanggal 31 Desember
2022 sebesar Rp8.728,2 miliar, terutama disebabkan oleh kenaikan porsi pinjaman bank yang akan jatuh tempo
dalam waktu satu tahun sebesar 1.119,4% menjadi Rp2.517,3 miliar pada tanggal 30 September 2023 dari
Rp206,4 miliar pada tanggal 31 Desember 2022. Grup Tower Bersama juga mencatatkan kenaikan pendapatan
yang diterima di muka sebesar 37,9% menjadi Rp1.521,5 miliar pada tanggal 30 September 2023 dari
Rp1.103,6 miliar pada tanggal 31 Desember 2022 sejalan dengan penerimaan pembayaran dari operator untuk
periode sewa ke depan. Peningkatan tersebut sebagian di-offset dengan penurunan utang usaha – pihak ketiga
sebesar 66,4% menjadi Rp85,9 miliar pada tanggal 30 September 2023 dari Rp255,6 miliar pada tanggal 31
Desember 2022.
Page 17
Jumlah liabilitas jangka panjang Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2023 turun sebesar 10,6%
menjadi Rp20.994,3 miliar dibandingkan jumlah liabilitas jangka panjang pada tanggal 31 Desember 2022
sebesar Rp23.491,4 miliar, terutama disebabkan oleh penurunan porsi pinjaman bank dan surat utang jangka
panjang – setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun masing-masing sebesar 43,1% menjadi
Rp2.368,6 miliar pada tanggal 30 September 2023 dari Rp4.160,4 miliar pada tanggal 31 Desember 2022 dan
3,8% menjadi Rp17.973,1 miliar pada tanggal 30 September 2023 dari Rp18.678,2 miliar pada tanggal 31
Desember 2022 sejalan dengan kenaikan porsi pinjaman bank yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun.

Per 30 September 2023, Grup Tower Bersama mampu menjaga posisi keuangan yang kuat agar mampu
memenuhi seluruh kewajiban pinjaman. Rasio pinjaman senior bersih dengan menggunakan kurs lindung
nilainya (net senior debt at hedged rate) terhadap EBITDA kuartal ketiga tahun 2023 yang disetahunkan adalah
0,7x, yang berada jauh di bawah batas yang ditetapkan untuk fasilitas kredit Perseroan yaitu rasio pinjaman
senior bersih dengan menggunakan kurs lindung nilainya terhadap EBITDA bulan terakhir yang disesuaikan
dan disetahunkan untuk di bawah 5,0x. Rasio total pinjaman dengan menggunakan kurs lindung nilainya (total
debt at hedged rate) terhadap EBITDA kuartal ketiga tahun 2023 yang disetahunkan adalah 4,8x, jauh di bawah
pembatasan dari surat utang Perseroan yaitu rasio total pinjaman dengan menggunakan kurs lindung nilainya
terhadap EBITDA triwulan terakhir yang disetahunkan untuk tidak lebih dari 6,25x. Grup Tower Bersama masih
memiliki ruang untuk penambahan pinjaman berdasarkan covenant yang disyaratkan oleh fasilitas bank dan
surat utang.

Ekuitas

Posisi tanggal 30 September 2023 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2022

Jumlah ekuitas Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2023 meningkat sebesar 3,3% menjadi
Rp11.285,3 miliar dibandingkan jumlah ekuitas pada 31 Desember 2022 sebesar Rp10.920,4 miliar, terutama
disebabkan oleh penjualan saham treasuri yang dicatatkan pada tambahan modal disetor dan tambahan saldo
laba periode berjalan. Kenaikan tersebut sebagian di-offset dengan penurunan penghasilan komprehensif lain.

L IKUIDITAS DAN S UMBER P ERMODALAN

Likuiditas dan Sumber Pendanaan

Penggunaan utama dari kas Grup Tower Bersama adalah untuk ekspansi portofolio sites dengan membangun
sites baru, akuisisi perusahaan penyewaan menara dan/atau portofolio sites mereka, dan penambahan
kolokasi. Sumber likuiditas utama Grup Tower Bersama adalah kas yang diterima dari pelanggan, pinjaman
bank serta surat utang. Grup Tower Bersama saat ini mengandalkan arus kas dari kegiatan operasi dan
pinjaman bank untuk mendanai kegiatan operasi, konstruksi sites baru dan akuisisi perusahaan penyewaan
menara dan/atau portofolio sites mereka.

Grup Tower Bersama berkeyakinan bahwa dengan memperhitungkan dana dari hasil Penawaran Umum ini, kas
yang diharapkan akan dihasilkan dari kegiatan operasi dan sumber keuangan yang saat ini tersedia untuk Grup
Tower Bersama, Grup Tower Bersama memiliki likuiditas yang cukup untuk kebutuhan modal kerja, kewajiban
pembayaran utang dan kebutuhan akan kas lainnya untuk saat ini dan 12 bulan setelah tanggal Informasi
Tambahan Ringkas ini diterbitkan. Pada tanggal 30 September 2023, Grup Tower Bersama memiliki saldo kas
dan setara kas sebesar Rp801,6 miliar dan fasilitas pinjaman yang belum ditarik sebesar US$207,8 juta
dan Rp3.144,2 miliar.

Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi

Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi terdiri dari kas yang diterima dari pelanggan, pembayaran ke
pemasok, pembayaran kepada karyawan, dan arus kas masuk dan keluar yang berasal dari penerimaan jasa
Page 18
giro dan bunga deposito, dan pembayaran pajak penghasilan.

Untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, arus kas bersih diperoleh
dari aktivitas operasi Perseroan turun sebesar 4,0% menjadi Rp3.387,5 miliar dari sebelumnya Rp3.528,5 miliar
untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama dikarenakan penurunan penerimaan dari pelanggan
sebesar 2,7% menjadi sebesar Rp5.096,3 miliar dari sebelumnya Rp5.236,0 miliar. Penurunan tersebut
sebagian di-offset dengan penurunan pembayaran kas ke pemasok sebesar 18,9% menjadi Rp659,2 miliar dari
sebelumnya Rp812,4 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi terutama terdiri dari kas yang dibayarkan untuk
penambahan properti investasi, penambahan aset hak guna dan penambahan aset tetap.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi adalah sebesar Rp2.016,7 miliar dan Rp2.854,2 miliar
masing-masing untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022,
yang terutama terdiri dari penambahan aset hak guna dan aset tetap.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan terutama terdiri dari arus kas dari penerimaan
pinjaman jangka panjang, penerbitan surat utang, penjualan saham treasuri, penerimaan dari penerbitan
saham baru - Perusahaan Anak dan kas yang dibayarkan untuk pinjaman bank dan surat utang, dan
pembayaran bunga dan biaya pinjaman bank dan surat utang.

Untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, arus kas bersih yang
digunakan untuk aktivitas pendanaan mengalami peningkatan sebesar 151,3% menjadi Rp1.530,9 miliar dari
sebelumnya Rp609,2 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022, terutama digunakan untuk pembayaran
pinjaman bank dan surat utang sebesar Rp18.927,0 miliar dan pembayaran bunga dan biaya pinjaman bank
dan surat utang sebesar Rp1.423,3 miliar. Pembayaran tersebut terutama diperoleh dari pencairan pinjaman
jangka panjang sebesar Rp15.008,5 miliar dan penerbitan surat utang sebesar Rp3.986,0 miliar, dan penjualan
saham treasuri sebesar Rp1.061,9 miliar.

              KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR

Tidak ada kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap keadaan keuangan dan hasil
usaha Grup Tower Bersama yang terjadi setelah tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian Grup
Tower Bersama pada tanggal 30 September 2023 serta untuk periode yang berakhir pada tanggal
30 September 2023 dan 2022, yaitu 28 November 2023, sampai dengan tanggal Informasi Tambahan Ringkas
ini diterbitkan, selain hal-hal sebagai berikut :

a.   Pencairan pinjaman

     •   Fasilitas pinjaman revolving PT Bank UOB Indonesia (“PT UOB”)

         Pada berbagai tanggal di bulan November 2023 sampai dengan 15 Januari 2024, Perseroan dan
         GHON, Perusahaan Anak telah menarik sebagian fasilitas pinjaman revolving dari PT UOB sebesar
         Rp682,7 miliar.

     •   Fasilitas pinjaman revolving PT Bank HSBC Indonesia (“PT HSBC”)

         Pada tanggal 12 Desember 2023 & 18 Januari 2024, Perseroan telah menarik sebagian fasilitas
Page 19
    pinjaman uncommitted dari PT HSBC masing-masing sebesar Rp100,0 miliar.

•   Fasilitas pinjaman revolving PT Bank Maybank Indonesia (“Maybank”)

    Pada tanggal 29 November dan 22 Desember 2023, Perseroan telah menarik sebagian fasilitas
    pinjaman uncommitted revolving dari Maybank masing-masing sebesar Rp50,0 miliar.

•   Fasilitas pinjaman revolving PT Bank KEB Hana Indonesia (“Bank Hana”)

    Pada tanggal 14 Desember 2023, GHON, Perusahaan Anak telah menarik sebagian fasilitas pinjaman
    revolving dari Bank Hana sebesar Rp20,6 miliar.

•   Fasilitas pinjaman revolving PT Bank DBS Indonesia (“PT DBS”)

    Pada berbagai tanggal di bulan November 2023 sampai dengan 18 Januari 2024, Perseroan telah
    menarik sebagian fasilitas pinjaman uncommitted revolving dari PT DBS sebesar Rp383,0 miliar.

•   Fasilitas pinjaman revolving PT Bank BNP Paribas Indonesia (“BNP Paribas”)

    Pada tanggal 29 November dan 5 Desember 2023, Perseroan telah menarik sebagian fasilitas
    pinjaman uncommitted revolving dari BNP Paribas masing-masing sebesar Rp150,0 miliar dan Rp50,0
    miliar.

•   Fasilitas pinjaman revolving PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Bank Mandiri”)

    Pada tanggal 14 Desember, 19 Desember, 20 Desember 2023, Perseroan telah menarik sebagian
    fasilitas pinjaman revolving dari Bank Mandiri masing-masing sebesar Rp150,0 miliar, Rp350,0 miliar
    dan Rp250,0 miliar.

•   Fasilitas pinjaman revolving PT Bank Mizuho Indonesia (“PT Mizuho”)

    Pada tanggal 20 Desember 2023, Perseroan telah menarik sebagian fasilitas pinjaman revolving dari
    PT Mizuho sebesar Rp350,0 miliar.

•   Fasilitas pinjaman revolving PT Bank CTBC Indonesia (“PT CTBC”)

    Pada tanggal 4 Desember, 6 Desember, dan 12 Desember 2023, Perseroan telah menarik sebagian
    fasilitas pinjaman revolving dari PT CTBC masing-masing sebesar Rp100,0 miliar, Rp100,0 miliar, dan
    Rp50,0 miliar.

•   Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II

    Pada tanggal 5 Desember 2023, Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II. Nominal
    Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II ini adalah sebesar Rp1.513,1 miliar. Obligasi ini dicatatkan pada
    BEI pada tanggal 6 Desember 2023.

    Hasil bersih yang diperoleh dari penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II telah digunakan
    seluruhnya untuk pembayaran kewajiban keuangan Perusahaan Anak.

    Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II ini diterbitkan dengan nilai nominal sebesar Rp1.513,1 miliar
    dengan tingkat bunga tetap sebesar 6.75%. Jangka waktu obligasi ini adalah 370 Hari Kalender.
Page 20
         Bunga obligasi dibayarkan setiap triwulan, di mana bunga obligasi pertama akan dibayarkan pada
         tanggal 5 Maret 2024, sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus dengan pelunasan obligasi akan
         dibayarkan pada tanggal 15 Desember 2024.

b.   Pembayaran pinjaman

     •   Fasilitas pinjaman revolving PT UOB

         Pada berbagai tanggal di bulan Desember 2023 sampai dengan 15 Januari 2024, GHON, Perusahaan
         Anak telah melunasi sebagian fasilitas pinjaman revolving dari PT UOB sebesar Rp454,2 miliar.

     •   Fasilitas pinjaman revolving PT HSBC

         Pada tanggal 8 Desember, 14 Desember, dan 22 Desember 2023, Perseroan telah melunasi sebagian
         fasilitas pinjaman uncommitted revolving dari PT HSBC masing-masing sebesar Rp100,0 miliar,
         Rp200,0 miliar, dan Rp150,0 miliar.

     •   Fasilitas pinjaman revolving PT Bank QNB Indonesia Tbk (“Bank QNB”)

         Pada tanggal 18 Desember 2023 dan 18 Januari 2024, GHON, Perusahaan Anak telah melunasi
         sebagian fasilitas pinjaman revolving dari Bank QNB masing-masing sebesar Rp1,0 miliar.

     •   Fasilitas pinjaman revolving Maybank

         Pada tanggal 18 Desember, 21 Desember, dan 29 Desember 2023, Perseroan telah melunasi sebagian
         fasilitas pinjaman uncommitted revolving dari Maybank masing-masing sebesar Rp100,0 miliar,
         Rp300,0 miliar dan Rp50,0 miliar.

     •   Fasilitas pinjaman revolving Bank Hana

         Pada tanggal 22 Desember 2023, GHON, Perusahaan Anak telah melunasi sebagian fasilitas pinjaman
         revolving dari Bank Hana sebesar Rp1,8 miliar.

     •   Fasilitas pinjaman revolving dalam US$325.000.000 Facility Agreement

         Pada berbagai tanggal di bulan Desember 2023, Perseroan telah melunasi sebagian fasilitas pinjaman
         revolving dalam US$325.000.000 Facility Agreement sebesar US$109,2 juta

     •   Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II Seri B

         Pada bulan Desember 2023, Perseroan telah melunasi Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II Seri B
         dengan nilai nominal Rp455,0 miliar.

c.   Pembayaran dividen tunai interim untuk tahun buku 2023

     Berdasarkan Keputusan Direksi Perseroan tanggal 1 Desember 2023 yang telah disetujui oleh Dewan
     Komisaris, Perseroan membagikan dividen tunai interim untuk tahun buku 2023 sebesar Rp25 per saham.
     Perseroan telah membayarkan dividen tersebut pada tanggal 27 Desember 2023.
Page 21
               KETERANGAN TENTANG PERSEROAN SERTA KEGIATAN DAN PROSPEK USAHA

RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN

Sejak Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II sampai dengan tanggal Informasi Tambahan
Ringkas ini diterbitkan, anggaran dasar Perseroan tidak mengalami perubahan. Anggaran dasar Perseroan
terakhir adalah sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No.
116 tanggal 23 Mei 2022, yang dibuat dihadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan
(”Akta No. 116/2022”), yang telah disetujui oleh Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
0038668.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 8 Juni 2022 dan didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-
0106607.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 8 Juni 2022. Berdasarkan Akta No. 116/2022, para pemegang saham
dalam RUPS Perseroan telah menyetujui diantaranya: perubahan Pasal 3 anggaran dasar Perseroan dalam
rangka penyelarasan dan penyesuaian dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2020.

Berdasarkan ketentuan Pasal 3 anggaran dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah melakukan
investasi atau penyertaan pada perusahaan lain yang bergerak di bidang kegiatan penunjang telekomunikasi
dan berusaha dalam bidang jasa, khususnya jasa penunjang telekomunikasi. Pada tanggal Informasi Tambahan
Ringkas ini diterbitkan, Perseroan telah melakukan seluruh kegiatan usaha sesuai dengan Pasal 3 anggaran
dasar Perseroan dengan melakukan investasi atau penyertaan secara langsung dan tidak langsung pada 21
Perusahaan Anak, yang bergerak di bidang penyediaan jasa telekomunikasi, menara, jaringan serat optik, dan
pekerjaan telekomunikasi dan investasi.

Perseroan berdomisili di The Convergence Indonesia, lantai 11, Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. H.R. Rasuna
Said, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan 12940.

STRUKTUR PERMODALAN DAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN

Berdasarkan Daftar Pemegang Saham Perseroan per 31 Desember 2023 yang dikeluarkan oleh PT Datindo
Entrycom selaku BAE, susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut :

 Keterangan                                                 Nilai Nominal Rp20 per Saham                 % ( 1)
                                                   Jumlah Saham      Jumlah Nilai Nominal (Rupiah)
 Modal Dasar                                       72.100.600.000                  1.442.012.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
   Bersama Digital Infrastructure Asia Pte. Ltd.   17.067.840.623                    341.356.812.460      75,40%
   PT Wahana Anugerah Sejahtera                     2.098.321.840                     41.966.436.800        9,27%
   Edwin Soeryadjaya                                   71.481.830                      1.429.636.600        0,32%
   Hardi Wijaya Liong                                  68.359.905                      1.367.198.100        0,30%
   Budianto Purwahjo                                    5.025.000                          100.500.000      0,02%
   Herman Setya Budi                                    4.625.000                           92.500.000      0,02%
   Helmy Yusman Santoso                                 3.125.000                           62.500.000      0,01%
   Masyarakat (kepemilikan di bawah 5%)             3.317.759.547                     66.355.190.940      14,66%
                                                   22.636.538.745                    452.730.774.900     100,00%
   Saham treasuri                                      20.460.700                          409.214.000            -
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh        22.656.999.445                    453.139.988.900     100,00%
 Saham Dalam Portepel                              49.443.600.555                    988.872.011.100
Catatan :
(1) Perhitungan berdasarkan hak suara
Page 22
PENGURUSAN DAN PENGAWASAN PERSEROAN

Berdasarkan Akta No. 116/2022, yang telah diberitahukan kepada Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0019739 tanggal 8 Juni 2022 dan didaftarkan
pada Daftar Perseroan dengan No. AHU-0106607.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 8 Juni 2022, susunan
anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris                  :        Edwin Soeryadjaya
Komisaris                           :        Verena Lim
Komisaris Independen                :        Ludovicus Sensi Wondabio
Komisaris Independen                :        Heri Sunaryadi

Direksi
Presiden Direktur                   :        Herman Setya Budi
Wakil Presiden Direktur             :        Hardi Wijaya Liong
Direktur                            :        Budianto Purwahjo
Direktur                            :        Helmy Yusman Santoso

Penunjukan seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah memenuhi ketentuan sebagaimana
diatur dalam Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

Anggota Dewan Komisaris dan Direksi diangkat dan diberhentikan oleh Rapat Umum Pemegang Saham
(“RUPS”). Masa jabatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal
RUPS Tahunan yang mengangkat anggota Direksi dan Dewan Komisaris sampai dengan penutupan RUPS
Tahunan Perseroan dan dapat diangkat kembali sesuai keputusan dalam RUPS Tahunan Perseroan. Masa
jabatan seluruh Direksi dan Dewan Komisaris di atas berlaku sampai dengan ditutupkan RUPS Tahunan tahun
2025.

KETERANGAN MENGENAI PERUSAHAAN ANAK

Pada tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan, Perseroan memiliki penyertaan secara langsung dan
tidak langsung pada 21 Perusahaan Anak, sebagai berikut:


                                                             Tahun                   Tahun          Kepemilikan (%)
           Nama                                                          Tahun
 No.                   Kegiatan Usaha ( 1)      Domisili   Penyertaan                Operasi     Secara    Secara Tidak
        Perusahaan                                                      Pendirian
                                                           Perseroan                Komersial   Langsung    Langsung
 1.    PT Telenet    Jasa telekomunikasi,      Jakarta       2004         1999        1999       99,50%          -
       Internusa     menara dan                Selatan
       (“TI”)        pekerjaan
                     telekomunikasi
 2.    PT United     Jasa telekomunikasi,      Jakarta       2005         2004        2004       99,90%    0,10% melalui
       Towerindo     menara dan                Selatan                                                          TB
       (“UT”)        pekerjaan
                     telekomunikasi
 3.    PT Batavia    Jasa telekomunikasi,      Jakarta       2005         2005        2006         -       89,90% melalui
       Towerindo     menara dan                Selatan                                                     UT dan 10,10%
       (“BT”)        pekerjaan                                                                               melalui TB
                     telekomunikasi
 4.    PT Tower      Jasa telekomunikasi,      Jakarta       2006         2006        2006       99,99%    0,01% melalui
       Bersama       konsultasi                Selatan                                                          TO
       (“TB”)        telekomunikasi,
                     pengembangan
                     jaringan
Page 23
                                                           Tahun                   Tahun           Kepemilikan (%)
         Nama                                                          Tahun
No.                    Kegiatan Usaha ( 1)    Domisili   Penyertaan                Operasi      Secara    Secara Tidak
      Perusahaan                                                      Pendirian
                                                         Perseroan                Komersial    Langsung    Langsung
                      telekomunikasi,
                      penyewaan menara
                      dan peralatan
                      telekomunikasi dan
                      pekerjaan
                      telekomunikasi
5.    PT Towerindo    Jasa telekomunikasi,   Jakarta       2011         2009        2009        0,02%     99,98% melalui
      Konvergensi     menara dan             Selatan                                                           TB
      (“TK”)          pekerjaan
                      telekomunikasi
6.    PT Prima        Jasa telekomunikasi,   Jakarta       2009         2003        2003        0,01%     99,99% melalui
      Media           menara dan             Selatan                                                           TB
      Selaras         pekerjaan
      (“PMS”)         telekomunikasi
7.    PT Mitrayasa    Jasa telekomunikasi,   Jakarta       2011         2004        2004          -       70,00% melalui
      Sarana          konsultasi             Selatan                                                      TB dan 30,00%
      Informasi       telekomunikasi,                                                                      melalui SKP
      (“Mitrayasa”)   pembangunan
                      sarana dan
                      prasarana
                      telekomunikasi dan
                      pekerjaan
                      telekomunikasi
8.    PT Metric       Perusahaan             Jakarta       2010         2010        2010        98,74%    1,26% melalui
      Solusi          investasi              Selatan                                                           TB
      Integrasi
      (“MSI”)
9.    PT Solu         Jasa telekomunikasi,   Jakarta       2010         1999        1999          -         99,71%
      Sindo Kreasi    konsultasi             selatan                                                       melalui MSI
      Pratama         telekomunikasi,
      (“SKP”)         pengembangan
                      jaringan
                      telekomunikasi,
                      penyewaan menara
                      dan peralatan
                      telekomunikasi, dan
                      pekerjaan
                      telekomunikasi
10.   PT Tower        Perusahaan             Jakarta       2007         2006        2006        99,90%          -
      One (“TO”)      investasi              Selatan
11.   PT Bali         Jasa telekomunikasi,   Jakarta       2008         2003        2003        0,01%        99,99%
      Telekom         menara dan             Selatan                                                        melalui TO
      (“Balikom”)     pekerjaan
                      telekomunikasi
12.   PT Triaka       Jasa telekomunikasi,   Jakarta       2009         2009        2009        90,00%    10,00% melalui
      Bersama         menara dan             Selatan                                                           TB
      (“Triaka”)      pekerjaan
                      telekomunikasi
13.   PT Solusi       Jasa telekomunikasi,   Jakarta       2011         2011        2012        70,03%    29,97% melalui
      Menara          menara dan             Selatan                                                           SKP
      Indonesia       pekerjaan
      (“SMI”)         telekomunikasi
14.   TBG Global      Perusahaan             Singapura     2013         2013        2013       100,00%          -
      Pte. Ltd.       investasi
      (“TBGG”)
15.   PT Menara       Perusahaan             Jakarta       2013         2013        belum       99,99%    0,01% melalui
      Bersama         investasi              Selatan                              beroperasi                   TB
      Terpadu
Page 24
                                                              Tahun                   Tahun          Kepemilikan (%)
            Nama                                                          Tahun
  No.                    Kegiatan Usaha ( 1)     Domisili   Penyertaan                Operasi     Secara    Secara Tidak
         Perusahaan                                                      Pendirian
                                                            Perseroan                Komersial   Langsung    Langsung
        (“MBT”)

 16.    PT Jaringan     Jasa pemeliharaan       Jakarta       2016         2015        2016       0,08%     83,36% melalui
        Pintar          peralatan               Pusat                                                            TB
        Indonesia       telekomunikasi dan
        (“JPI”)         konsultasi bidang
                        telekomunikasi
 17.    PT Gihon        Jasa penunjang          Jakarta       2018         2001        2001       50,43%          -
        Telekomuni-     telekomunikasi          Barat
        kasi
        Indonesia Tbk
        (“GHON”)
 18.    PT Visi         Jasa penyediaan         Jakarta       2018         1995        1995       51,09%          -
        Telekomuni-     infrastruktur           Selatan
        kasi            telekomunikasi,
        Infrastruktur   melakukan investasi
        Tbk (“GOLD”)    atau penyertaan
                        pada perusahaan
                        lain yang bergerak di
                        bidang kegiatan
                        penunjang
                        telekomunikasi, dan
                        jasa penunjang
                        telekomunikasi
 19.    PT Permata      Jasa penyewaan          Jakarta       2018         2013        2013         -       99,99% melalui
        Karya           menara dan              Selatan                                                         GOLD
        Perdana         peralatan
        (“PKP”)         telekomunikasi
 20.    PT Unicom       Jasa penyewaan          Jakarta       2022         2020        2021         -       80,00% melalui
        Muda Utama      jaringan fiber optik    Barat                                                            UT
        (”Unicom”)
 21.    PT Global       Jasa penyewaan          Tangerang     2023         2018        2021         -       70,00% melalui
        Patra           jaringan fiber optik    Selatan                                                         GHON
        Sinertama
        (”GPS”)
Catatan :
(1) kegiatan usaha yang benar-benar dijalankan oleh masing-masing Perusahaan Anak


KETERANGAN TAMBAHAN TENTANG KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK
USAHA

Perseroan, didirikan pada tahun 2004, merupakan perusahaan holding yang melakukan investasi atau
penyertaan secara langsung dan tidak langsung pada perusahaan-perusahaan, yang bergerak di bidang
penyediaan jasa telekomunikasi, menara, jaringan serat optik, dan pekerjaan telekomunikasi dan investasi,
dan saat ini merupakan salah satu perusahaan menara terbesar di Indonesia yang dikenal dengan Grup Tower
Bersama. Kegiatan usaha utama Grup Tower Bersama adalah menyewakan ruangan pada sites sebagai tempat
pemasangan perangkat telekomunikasi untuk transmisi sinyal berdasarkan skema perjanjian sewa jangka
panjang dengan operator telekomunikasi. Grup Tower Bersama juga menyediakan akses untuk operator
telekomunikasi ke jaringan In-Building System (“IBS”) milik Grup Tower Bersama di gedung-gedung
perkantoran dan pusat-pusat perbelanjaan yang terletak pada wilayah perkotaan. Selain itu, Grup Tower
Bersama memiliki dan mengoperasikan infrastruktur komunikasi seperti serat optik. Per 30 September 2023,
Grup Tower Bersama mengoperasikan sekitar 22.292 sites telekomunikasi, yang terdiri dari 22.175 sites
menara telekomunikasi dan 117 jaringan IBS, dan Grup Tower Bersama memiliki 41.572 penyewaan pada sites
telekomunikasi dengan 4 (empat) operator telekomunikasi berbeda. Sekitar 80,6% dan 85,3% dari pendapatan
Grup Tower Bersama masing-masing untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30
Page 25
September 2023 dan 2022 berasal dari penyewaan menara telekomunikasi dengan PT Telekomunikasi Selular,
PT Indosat Tbk dan PT XL Axiata Tbk. Grup Tower Bersama menyewakan tower space dan jaringan serat optik
melalui perjanjian sewa jangka panjang umumnya sampai dengan jangka waktu 10 tahun dan menyewakan
akses terhadap IBS milik Grup Tower Bersama melalui perjanjian sewa jangka panjang umumnya dengan
jangka waktu 5 (lima) sampai 8 (delapan) tahun. Per 30 September 2023, rata-rata sisa periode perjanjian
sewa seluruh penyewaan Perseroan adalah sekitar 5,5 tahun dan Grup Tower Bersama memiliki pendapatan
kontrak yang akan diterima dari penyewa untuk semua jenis penyewaan sebesar Rp34.615,9 miliar.
Pendapatan Grup Tower Bersama dari penyewaaan tower space, serat optik, dan properti investasi masing-
masing memberikan kontribusi sebesar 95,1%, 4,8%, dan 0,1% dari pendapatan Grup Tower Bersama untuk
periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023.

Grup Tower Bersama berkeyakinan bahwa industri penyewaan menara di Indonesia memiliki potensi yang
besar untuk terus bertumbuh baik melalui pembangunan menara baru maupun penambahan jumlah kolokasi
dari menara telekomunikasi yang ada. Grup Tower Bersama hanya membangun sites telekomunikasi baru dan
mengakuisisi portofolio menara telekomunikasi hanya apabila telah memenuhi kriteria investasi Grup Tower
Bersama yang mencakup, antara lain, tingkat pengembalian investasi, potensi kolokasi masa yang akan
datang, kemudahan untuk membeli atau menyewa lahan, kemudahan mendapatkan perizinan warga dari
masyarakat sekitar dan kualitas kredit calon penyewa. Grup Tower Bersama memiliki suatu kebijakan hanya
akan membangun sites telekomunikasi baru ketika Grup Tower Bersama telah mendapatkan komitmen
penyewaan dari pelanggan. Meskipun Grup Tower Bersama telah membangun site menara di hampir seluruh
provinsi di Indonesia, sebagian besar site menara Grup Tower Bersama berada di wilayah padat penduduk
dengan 82,6% site menara di Jawa, Bali dan Sumatra dan 17,4% site di wilayah lain di Indonesia per
31 Desember 2022.

Grup Tower Bersama berupaya secara konsisten untuk terus meningkatkan jumlah kolokasi dari menara
telekomunikasi yang ada untuk mendukung peningkatan arus kas dan margin laba operasi. Hal ini terjadi karena
biaya tambahan yang timbul sehubungan dengan kolokasi relatif rendah dibandingkan dengan tambahan
pendapatan atas kolokasi tersebut. Grup Tower Bersama berkeyakinan bahwa operator telekomunikasi
Indonesia telah dan akan terus mencari untuk memenuhi kebutuhan peningkatan cakupan dan kapasitas
jaringan, sementara di saat yang sama mengendalikan belanja modal mereka dari kegiatan-kegiatan non-inti,
seperti dengan pengalihan kegiatan pembangunan sites dan penyewaan tower space kepada perusahaan
penyewaan menara independen. Per 30 September 2023, Grup Tower Bersama memiliki rasio kolokasi 1,87x.

Pendapatan Grup Tower Bersama untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September
2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp4.952,8 miliar dan Rp4.922,0 miliar. EBITDA dan margin EBITDA
Grup Tower Bersama untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 adalah
sebesar Rp4.286,2 miliar atau mencapai 86,5%, dan EBITDA dan margin EBITDA Grup Tower Bersama untuk
periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2022 adalah sebesar Rp4.282,1 miliar
atau mencapai 87,0%.

                         LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL

Wali Amanat                     : PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Notaris                         : Kantor Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.
Konsultan Hukum                 : Indrawan Darsyah Santoso
Perusahaan Pemeringkat Efek     : PT Fitch Ratings Indonesia

Para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini menyatakan
tidak ada hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK.
Page 26
                                               PENJAMINAN EMISI OBLIGASI

Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi
Obligasi, para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum di
bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan kepada Masyarakat Obligasi secara kesanggupan penuh (full
commitment). Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi menghapuskan perikatan sejenis baik tertulis maupun
tidak tertulis yang telah ada sebelumnya dan yang akan ada di kemudian hari antara Perseroan dan Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi.

Pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan dalam Penawaran Umum Obligasi ini adalah PT UOB Kay
Hian Sekuritas.

Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari anggota sindikasi Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan
Penjamin Emisi Obligasi adalah sebagai berikut:

                                                                                  Porsi Penjaminan

 No.          Keterangan                                                          Rp                         %
     1.       PT Indo Premier Sekuritas                                                 685.000.000.000          25,37
     2.       PT CIMB Niaga Sekuritas                                                   330.000.000.000          12,22
     3.       PT UOB Kay Hian Sekuritas                                                 189.000.000.000           7,00
     4.       PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                                       450.000.000.000          16,67
     7.       PT BNI Sekuritas                                                          291.000.000.000          10,78
     6.       PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia                                        372.000.000.000          13,78
     5.       PT Mandiri Sekuritas                                                      383.000.000.000          14,18
Jumlah                                                                                 2.700.000.000.000      100,00


Selanjutnya para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi yang turut dalam
Penawaran Umum Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan
Peraturan No. IX.A.7, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK No. Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember
2011 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum (“Peraturan No. IX.A.7”).

Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi dengan tegas menyatakan tidak
mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK.

                                     TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

PENDAFTARAN OBLIGASI KE DALAM PENITIPAN KOLEKTIF

Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI
berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI yang ditandatangani Perseroan dengan KSEI. Dengan
didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai
berikut :

a.        Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat atau warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi
          yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan
          diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil
          Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi.
          KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda
          bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti
          kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek;
Page 27
b.   Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI,
     yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening;

c.   Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas
     pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO serta hak-hak
     lainnya yang melekat pada Obligasi;

d.   Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku
     Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai
     dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan dalam
     Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau Perjanjian Agen Pembayaran. Pemegang Obligasi yang berhak atas
     Bunga Obligasi yang dibayarkan pada periode pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan adalah
     yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Obligasi pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal
     Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang-undangan yang
     berlaku;

e.   Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang Obligasi dengan memperhatikan KTUR asli
     yang diterbitkan oleh KSEI kepada Wali Amanat. KSEI akan membekukan seluruh Obligasi yang disimpan
     di KSEI sehingga Obligasi tersebut tidak dapat dialihkan/dipindahbukukan sejak 4 (empat) Hari Kerja
     sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO (R-4) sampai dengan berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan
     adanya pemberitahuan dari Wali Amanat;

f.   Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib membuka Rekening Efek di Perusahaan
     Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.

PEMESAN YANG BERHAK
Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat
tinggal, serta badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang
berhak membeli Obligasi sebagaimana diatur dalam Peraturan No. IX.A.7.

PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi
(“FPPO”) yang dicetak untuk keperluan ini yang dapat diperoleh di kantor Penjamin Emisi Obligasi
sebagaimana tercantum dalam Informasi Tambahan, baik dalam bentuk fisik (hardcopy) maupun bentuk
elektronik (softcopy) melalui e-mail. Pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan.
Setelah FPPO diisi dengan lengkap dan ditandatangani oleh pemesan, scan FPPO tersebut wajib disampaikan
kembali baik dalam bentuk fisik (hardcopy) maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui e-mail, kepada
Penjamin Emisi Obligasi di mana pemesan memperoleh Informasi Tambahan dan FPPO tersebut.

Setiap pihak hanya berhak mengajukan 1 (satu) FPPO dan wajib diajukan oleh pemesan yang bersangkutan
dengan melampirkan fotokopi jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran dasar bagi badan hukum)
serta tanda bukti sebagai nasabah anggota bursa dan melakukan pembayaran sebesar jumlah pesanan. Bagi
pemesan asing, di samping melampirkan fotokopi paspor, pada FPPO wajib mencantumkan nama dan alamat
di luar negeri dan/atau domisili hukum yang sah dari pemesan secara lengkap dan jelas serta melakukan
pembayaran sebesar jumlah pesanan.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menolak pemesanan pembelian Obligasi apabila pemesanan
pembelian Obligasi dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan dalam FPPO.

JUMLAH MINIMUM PEMESANAN OBLIGASI
Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan yaitu
sebesar Rp1.000.000 (satu juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
Page 28
MASA PENAWARAN OBLIGASI
Masa Penawaran Umum Obligasi dilakukan pada tanggal 31 Januari 2024 dan 1 Februari 2024 sejak pukul
09.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB.

TEMPAT PENGAJUAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Selama Masa Penawaran Umum Obligasi, pemesan harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi dengan
mengajukan FPPO selama jam kerja mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB kepada para Penjamin
Emisi Obligasi, sebagaimana dimuat dalam Informasi Tambahan, pada tempat di mana pemesan memperoleh
Informasi Tambahan dan FPPO.

BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan
kembali kepada pemesan 1 (satu) tembusan FPPO yang telah ditandatanganinya dalam bentuk fisik (hardcopy)
maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui e-mail, sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi.
Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi bukan merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan.

PENJATAHAN OBLIGASI
Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7. Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang
dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka penjatahan akan ditentukan oleh kebijaksanaan
masing-masing Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan porsi penjaminannya masing-masing. Tanggal
Penjatahan adalah tanggal 2 Februari 2024.

Setiap pihak dilarang baik langsung maupun tidak langsung untuk mengajukan lebih dari satu pemesanan
Obligasi untuk Penawaran Umum Obligasi ini. Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan terbukti
bahwa pihak tertentu mengajukan pemesanan Obligasi melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk
Penawaran Umum Obligasi ini, baik secara langsung maupun tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan
Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu formulir pemesanan Obligasi yang pertama kali
diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum Obligasi kepada
OJK paling lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2,
Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK No. Kep-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara
Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum.

Manajer Penjatahan akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai
kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12, Lampiran
Keputusan Ketua Bapepam No. Kep-17/PM/2004 tanggal 13 April 2004 tentang Pedoman Pemeriksaan oleh
Akuntan atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No. IX.A.7 paling
lambat 30 hari setelah berakhirnya Masa Penawaran Umum Obligasi.

PEMBAYARAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Pemesan dapat melaksanakan pembayaran, yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer, dengan ditujukan
kepada Penjamin Emisi Obligasi tempat mengajukan pemesanan. Dana tersebut harus sudah efektif pada
rekening Penjamin Emisi Obligasi selambat-lambatnya pada tanggal 5 Februari 2024 (in good funds) ditujukan
pada rekening di bawah ini:

 PT Indo Premier Sekuritas                                            Bank Permata
                                                                Cabang Sudirman Jakarta
                                                               No. Rekening : 0701392302
                                                             A/n : PT Indo Premier Sekuritas
Page 29
 PT CIMB Niaga Sekuritas                                           Bank CIMB Niaga
                                                              Cabang Graha CIMB Niaga
                                                            No. Rekening: 800163442600
                                                            A/n : PT CIMB Niaga Sekuritas

 PT UOB Kay Hian Sekuritas                                     Bank UOB Indonesia
                                                                Cabang UOB Plaza
                                                            No. Rekening : 3273078256
                                                A/n : UOB Kay Hian Sekuritas, PT QQ Tower Bersama
                                                                 Infrastructure Tbk

 PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                            Bank Rakyat Indonesia
                                                             Cabang Bursa Efek Indonesia
                                                         No. Rekening: 0671.01.000645.30.4
                                                      A/n : PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk

 PT Mandiri Sekuritas                                               Bank Mandiri
                                                             Cabang Jakarta Sudirman
                                                           No. Rekening : 1020005566028
                                                             A/n : PT Mandiri Sekuritas

 PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia                             Bank DBS Indonesia
                                                           Cabang Jakarta Mega Kuningan
                                                             No. Rekening: 3320067704
                                                       A/n PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia

 PT BNI Sekuritas                                             Bank Negara Indonesia
                                                              Cabang Mega Kuningan
                                                            No. Rekening : 788-8899-787
                                                               A/n : PT BNI Sekuritas


DISTRIBUSI OBLIGASI SECARA ELEKTRONIK
Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 6 Februari 2024, Perseroan wajib
menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI
untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah
dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan KSEI. Selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi memberi
instruksi kepada KSEI untuk memindahbukukan Obligasi dari Rekening Obligasi Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan pembayaran yang telah dilakukan
Penjamin Emisi Obligasi menurut bagian penjaminan masing-masing. Dengan telah dilaksanakannya
pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi, maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi
semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.

PENGEMBALIAN UANG PEMESANAN OBLIGASI
Dengan memperhatikan ketentuan mengenai penjatahan, dalam hal pemesanan Obligasi ditolak sebagian atau
seluruhnya akibat dari pelaksanaan penjatahan dan uang pembayaran pemesanan Obligasi telah diterima oleh
masing-masing Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi dan belum dibayarkan
kepada Perseroan, maka masing-masing Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi
bertanggung jawab untuk mengembalikan uang pemesanan kepada para pemesan Obligasi paling lambat 2
(dua) Hari Kerja sesudah Tanggal Penjatahan. Dalam hal pencatatan Obligasi di Bursa Efek tidak dapat
dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Distribusi karena persyaratan pencatatan
tidak terpenuhi, penawaran atas Obligasi batal demi hukum dan pembayaran pesanan Obligasi wajib
Page 30
dikembalikan kepada para pemesan Obligasi oleh Perseroan melalui KSEI paling lambat 2 (dua) Hari Kerja
setelah tanggal keputusan pembatalan Penawaran Umum Obligasi.

Setiap pihak yang lalai dalam melakukan pengembalian uang pemesanan kepada pemesan Obligasi, sehingga
terjadi keterlambatan dalam pengembalian uang pemesanan tersebut, wajib membayar kepada para pemesan
Obligasi untuk tiap hari keterlambatan denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi
dari jumlah dana yang terlambat dibayar, dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 Hari Kalender dan 1
(satu) bulan adalah 30 Hari Kalender. Denda dikenakan sejak hari ke-3 (ketiga) setelah Tanggal Penjatahan
atau tanggal keputusan pembatalan Penawaran Umum Obligasi.

Pengembalian uang kepada pemesan dapat dilakukan dalam bentuk pemindahbukuan ke rekening atas nama
pemesan atau melalui instrumen pembayaran lainnya dalam bentuk cek atau bilyet giro yang dapat diambil
langsung oleh pemesan yang bersangkutan pada kantor Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin
Emisi Obligasi di mana pemesan memperoleh Informasi Tambahan dan FPPO. Dalam hal pengembalian atas
pembayaran pemesanan telah dipenuhi kepada para pemesan dengan cara transfer melalui rekening para
pemesan dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan atau tanggal keputusan pembatalan
Penawaran Umum, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi tidak diwajibkan
membayar bunga dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi.

  PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Informasi Tambahan dan FPPO dapat diperoleh selama Masa Penawaran Umum, yang berlangsung pada
tanggal 31 Januari & 1 Februari 2024, dengan cara mengirimkan e-mail kepada para Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi di bawah ini :

                 PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI EFEK

            PT Indo Premier Sekuritas                                PT CIMB Niaga Sekuritas

           Pacific Century Place, lantai 16                         Graha CIMB Niaga, lantai 25
                     SCBD Lot 10                                      Jl. Jend. Sudirman Kav. 58
           Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53                                     Jakarta 12190
                    Jakarta 12190                                      Telp : (62 21) 5084 7848
               Telp : (62 21) 5088 7168                                Faks : (62 21) 5084 7849
              Faks : (62 21) 5088 7167                       E-mail : jk.dcmproject@cimbniaga-ibk.co.id
           E-mail : fixed.income@ipc.co.id                                   www.cimb.com
                www.indopremier.com

      PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                           PT UOB Kay Hian Sekuritas

        Gedung Artha Graha, lantai 18 & 19                       UOB Plaza Thamrin Nine, lantai 36
          Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 -53                             Jl M.H. Thamrin Kav. 8-10
                   Jakarta 12190                                            Jakarta 10230
              Telp : (62 21) 2924 9088                                Telp : (62 21) 2993 3888
              Faks : (62 21) 2924 9150                                Faks : (62 21) 3190 7608
             E-mail : fit@trimegah.com                          E-mail : uobkhindcf@uobkayhian.com
                 www.trimegah.com                                       www.uobkayhian.co.id
Page 31
           PT BNI Sekuritas                             PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia

 Sudirman Plaza, Indofood Tower, Lt. 16              DBS Bank Tower, Ciputra World 1, lantai 32
     Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78                         Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5
              Jakarta 12910                                        Jakarta 12940
         Telp : (62 21) 2554 3946                            Telp: (62 21) 3003 4945
        Faks : (62 21) 5793 6934                             Faks: (62 21) 3003 4944
    E-mail : dcm@bnisekuritas.co.id                     E-mail: corporate.finance@dbs.com
          www.bnisekuritas.co.id                              www.dbsvickers.com.id

                                    PT Mandiri Sekuritas

                               Menara Mandiri I, lantai 24 & 25
                                Jl. Jend Sudirman Kav 54 - 55
                                         Jakarta 12190
                                    Telp : (62 21) 5263 445
                                    Faks : (62 21) 5275 701
                              E-mail : divisi-fi@mandirisek.co.id
                                  www.mandirisekuritas.co.id



SETIAP CALON INVESTOR DIHARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI
PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM INFORMASI TAMBAHAN

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.45 MB
Published19 Jan 2024
Pages31
Characters126,488
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 104 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT DBS Vickers p.1 ×5
linked org PT Bank UOB Indonesia p.18 ×2
linked org PT Bank HSBC Indonesia p.18
linked org PT Bank KEB Hana Indonesia p.19
linked org PT Bank DBS Indonesia p.19 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.19 ×7
linked org PT Bank Mizuho Indonesia p.19
linked org Bank CTBC p.19
linked org Bank QNB Indonesia Tbk p.20 ×2
linked person Hardi Wijaya Liong p.21 ×2
linked person Budianto Purwahjo p.21 ×2
linked person Herman Setya Budi p.21 ×2
linked person Helmy Yusman Santoso p.21 ×2
linked person Verena Lim p.22
linked person Heri Sunaryadi p.22
linked org XL Axiata Tbk. p.25 ×2
linked org Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk p.26 ×11
linked org PT BNI Sekuritas p.26 ×6
linked org PT Mandiri Sekuritas p.26 ×6
linked org Bank Permata p.28
linked org Bank CIMB Niaga p.29
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1
possible org TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE Tbk p.1 ×6
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
possible org PT UOB Kay Hian p.1 ×6
possible org PT Trimegah p.1
possible org Negara Republik Indonesia p.5
possible person Sutomo p.8
possible org Indosat Tbk. p.12 ×4
possible org PT UOB p.18 ×4
possible person Edwin Soeryadjaya p.21 ×2
possible org PT Bali p.23
possible org Bank Rakyat Indonesia p.29
possible org DBS Bank p.31
possible person Prof. Dr. Satrio p.31
unresolved org PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA p.1
unresolved org PT FITCH RATINGS INDONESIA p.1
unresolved org PT Indo Premier p.1
unresolved org PT C IMB N p.1
unresolved org PT BNI Sek p.1
unresolved org PT Mandiri Sek p.1
unresolved org Sekuritas Tbk p.1
unresolved org Bapepam-LK p.5 ×6
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan p.7 ×3
unresolved person E. Wisnu Susilo Broto p.7 ×3
unresolved person CPA p.7 ×4
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang p.7 ×2
unresolved org Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan p.12
unresolved org PT Hutchison p.12
unresolved org PT HSBC p.18 ×4
unresolved org Bank Hana p.19 ×4
unresolved org PT DBS p.19 ×2
unresolved org PT Bank BNP Paribas Indonesia p.19
unresolved org PT Mizuho p.19 ×2
unresolved org PT Bank CTBC Indonesia p.19
unresolved org PT CTBC p.19 ×2
unresolved org Bank QNB p.20 ×2
unresolved org PT Datindo Entrycom p.21
unresolved org Disetor Penuh Bersama Digital Infrastructure Asia Pte. Ltd. p.21
unresolved org PT Telenet p.22
unresolved org PT United p.22
unresolved org PT Batavia p.22
unresolved org PT Towerindo p.23
unresolved org PT Prima p.23
unresolved — Selaras p.23
unresolved org (“Mitrayasa”) p.23
unresolved org PT Metric p.23
unresolved org PT Solu p.23
unresolved — Pratama p.23
unresolved — (“Balikom”) p.23
unresolved org (“Triaka”) p.23
unresolved org Pte. Ltd. p.23
unresolved org PT Gihon p.24
unresolved org Indonesia Tbk p.24
unresolved — kasi p.24
unresolved org PT Permata p.24
unresolved org PT Unicom p.24
unresolved org PT Telekomunikasi Selular p.25
unresolved person Kantor Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn. · Notaris p.25 ×3
unresolved — Indrawan Darsyah Santoso · Konsultan Hukum p.25
unresolved org PT Fitch Ratings Indonesia Para Lembaga p.25
unresolved org PT UOB Kay Hian Sekuritas. Susunan p.26
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas p.26 ×4
unresolved org PT CIMB Niaga Sekuritas p.26 ×3
unresolved org PT UOB Kay Hian Sekuritas p.26 ×3
unresolved org PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia p.26 ×3
unresolved org Bapepam p.28 ×2
unresolved org Bank Permata Cabang Sudirman Jakarta No. Rekening p.28
unresolved org Bank CIMB Niaga Cabang Graha CIMB Niaga p.29
unresolved org Bank UOB Indonesia Cabang UOB Plaza No. Rekening p.29
unresolved org QQ Tower Bersama Infrastructure Tbk p.29 ×2
unresolved org Bank Rakyat Indonesia Cabang Bursa Efek Indonesia p.29
unresolved org Bank Mandiri Cabang Jakarta Sudirman No. Rekening p.29
unresolved org Bank DBS Indonesia Cabang Jakarta Mega Kuningan p.29
unresolved org Bank Negara Indonesia Cabang Mega Kuningan No. Rekening p.29
unresolved org PT BNI Sekuritas DISTRIBUSI OBLIGASI SECARA ELEKTRONIK Distribusi p.29
unresolved org PT CIMB Niaga Sekuritas Pacific Century Place p.30
unresolved person H. Thamrin p.30
unresolved org PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia Sudirman Plaza p.31
unresolved org PT Mandiri Sekuritas Menara Mandiri I p.31

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result