Skip to content
Back to announcement

20231228_ETWA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31562778_lamp1.pdf

Financial statement Text extracted ETWA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 69

Page 1
PT Eterindo Wahanatama Tbk
dan Entitas Anak

Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
Untuk Periode Sembilan Bulan yang
Berakhir pada Tanggal
30 September 2023 (Tidak Diaudit)
Page 2
                              PT ETERINDO WAHANATAMA TBK
                                     DAN ENTITAS ANAK
               Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Tanggal 30 September 2023
                           Serta untuk Periode Sembilan Bulan yang
                         Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit)


Daftar Isi                                                                        Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim                                       1-2

Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian Interim                                 3

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim                                      4

Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim                                               5

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim                                6-67
Page 3
                                      PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk
                                             DAN ENTITAS ANAK
                          LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
                           Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah,Kecuali Dinyatakan Lain)




                                                      Catatan           30 September 2023            31 Desember 2022

ASET

ASET LANCAR
Kas dan bank                                              4                     313.751.443                  300.750.817
Piutang usaha - neto                                      5
     Pihak ketiga                                                            29.058.887.816               29.069.217.169
Piutang lain-lain                                         6
     Pihak ketiga                                                               456.527.252                  456.527.252
Persediaan - neto                                         8                   1.594.634.221                1.594.671.981
Aset biologis                                             9                   4.118.905.530                4.118.905.530
Pajak dibayar dimuka                                     20a                  2.255.254.534                2.017.013.948
Uang muka dan biaya dibayar dimuka                       10                  25.142.134.898               25.200.955.810
TOTAL ASET LANCAR                                                            62.940.095.694               62.758.042.507

ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto                                        11                 346.778.535.400             348.779.563.982
Tanaman perkebunan - neto
     Tanaman belum menghasilkan                          12                   6.656.094.012               6.656.094.012
     Tanaman telah menghasilkan                          12                 122.968.133.216             133.767.449.208
Piutang plasma                                           14                 131.478.020.570             131.478.020.570
Properti investasi                                       13                 168.859.000.000             168.859.000.000
Aset pajak tangguhan - neto                              20c                 39.321.546.613              39.321.546.613
Goodwill                                                 15                   3.434.203.348               3.434.203.348
Uang jaminan                                             16                     150.122.700                 150.532.700
TOTAL ASET TIDAK LANCAR                                                     819.645.655.859             832.446.410.433
TOTAL ASET                                                                  882.585.751.553             895.204.452.940




       Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

                                                                  1
Page 4
                               PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk
                                      DAN ENTITAS ANAK
                 LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                     Pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                       (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



                                                    Catatan          30 September 2023           31 Desember 2022

LIABILITAS DAN DEFISIENSI MODAL

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek                               17                116.389.750.164             113.928.241.197
Utang usaha
      Pihak ketiga                                     18                 21.374.438.337              23.859.575.761
Utang lain-lain
      Pihak ketiga                                    19                   6.751.214.344               2.077.951.462
Utang pajak                                           20b                 21.127.367.837              20.063.272.236
Liabilitas yang masih harus dibayar                   21                 265.667.950.325             252.319.233.392
Uang muka pelanggan                                   22                  12.528.112.345              12.693.529.261
Bagian utang jangka panjang
      yang jatuh tempo dalam satu tahun:
      Utang bank                                       23                 26.278.114.000              26.278.114.000
TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK                                           470.116.947.352             451.219.917.309

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang jangka panjang setelah dikurangi
      bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun:
      Utang bank                                      23                 817.997.063.240             822.525.834.680
Liabilitas pajak tangguhan - neto                     20c                    980.435.868                 980.435.868
Liabilitas imbalan kerja                              24                   5.751.455.378               5.751.455.378
Utang kepada Pemegang Saham                                               19.216.130.027              12.791.164.079
TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG                                          843.945.084.513             842.048.890.005
TOTAL LIABILITAS                                                       1.314.062.031.865           1.293.268.807.314


DEFISIENSI MODAL
Modal saham                                            25                572.337.520.000             572.337.520.000
Tambahan modal disetor - neto                          26                112.006.488.522             112.006.488.522
Saldo laba ditahan (defisit)
    Cadangan Umum                                      27                    100.000.000                 100.000.000
    Belum ditentukan penggunaannya                                    (1.115.356.853.952)         (1.081.987.609.528)
Total defisiensi modal yang dapat diatribusikan
    kepada pemilik Entitas Induk                                        (430.912.845.430)           (397.543.601.006)
KEPENTINGAN NON-PENGENDALI                             28                    (563.434.882)               (520.753.368)
TOTAL DEFISIENSI MODAL                                                  (431.476.280.312)           (398.064.354.374)
TOTAL LIABILITAS DAN DEFISIENSI MODAL                                    882.585.751.553             895.204.452.940




    Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

                                                               2
Page 5
                                      PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk
                                            DAN ENTITAS ANAK
                      LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN INTERIM
               Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



                                                          Catatan          30 September 2023           30 September 2022

                                                            29                        6.020.514            48.277.780.000
    PENJUALAN NETO

    BEBAN POKOK PENJUALAN                                    30                 13.097.662.534              72.965.399.717

    RUGI BRUTO                                                                  (13.091.642.020)            (24.687.619.717)

    BEBAN USAHA
    Beban umum dan administrasi                              31                   6.589.227.777             10.191.517.786

    Total Beban Usaha                                                             6.589.227.777             10.191.517.786

    RUGI USAHA                                                                  (19.680.869.797)            (34.879.137.503)


    PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
    Laba (Rugi) selisih kurs                                                      4.636.437.103             (22.903.637.051)
    Beban keuangan                                                              (18.278.093.601)            (52.236.216.498)
    Penghasilan bunga                                                                 1.482.330                   5.003.369
    Kenaikan nilai wajar properti investasi                13, 33                              -              6.467.500.000
    Laba atas perubahan nilai wajar
        aset biologis                                                                          -              2.011.872.100
    Laba atas pelepasan aset tetap                         11, 33                 1.146.495.302                            -
    Beban pajak                                                                  (1.236.688.741)             (4.000.701.297)
    Lain-lain - neto                                                                   (688.534)          (128.891.026.885)
    Total (Beban) Lain-lain - Neto                                              (13.731.056.141)          (199.547.206.262)
    RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                              (33.411.925.938)          (234.426.343.765)

    BEBAN PAJAK PENGHASILAN
       Tangguhan                                                                                 -           (4.204.357.918)
        Total Beban Pajak Penghasilan                                                            -           (4.204.357.918)

    TOTAL RUGI PERIODE BERJALAN                                                 (33.411.925.938)          (238.630.701.683)

    PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
    Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi :
       Pengukuran kembali atas imbalan pascakerja                                                -             (655.609.451)
       Total penghasilan komprehensif lain                                                       -             (655.609.451)

    TOTAL LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
       TAHUN BERJALAN                                                           (33.411.925.938)          (239.286.311.134)




          Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

                                                                      3
Page 6
                                   PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk
                                         DAN ENTITAS ANAK
                   LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN INTERIM
            Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
                         (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



                                                        Catatan           30 September 2023           30 September 2022

Total (rugi) periode berjalan
    yang dapat diatribusikan kepada:
    Pemilik Entitas Induk                                                     (33.369.244.424)           (238.030.346.566)
    Kepentingan non-pengendali                                                    (42.681.514)               (600.355.117)
Total                                                                         (33.411.925.938)           (238.630.701.683)

Total (rugi) komprehensif periode berjalan
    yang dapat diatribusikan kepada:
    Pemilik Entitas Induk                                                     (33.369.244.424)           (238.685.841.321)
    Kepentingan non-pengendali                                                    (42.681.514)               (600.469.813)
Total                                                                         (33.411.925.938)           (239.286.311.134)

RUGI PER SAHAM DASAR YANG
   DIATRIBUSIKAN KEPADA
   PEMILIK ENTITAS INDUK                                   33                              (7,15)                     (58,74)




        Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

                                                                    4
Page 7
                                                  PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                          LAPORAN PERUBAHAN DEFISIENSI MODAL KONSOLIDASIAN INTERIM
                                Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                                                   (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




                                                          Defisiensi Modal yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk

                                     Modal Saham                                                   Saldo Laba
                                    Ditempatkan dan       Tambahan Modal                                     Belum Ditentukan                              Kepentingan              Total
                                                                                   Cadangan Umum                                        Total
                                     Disetor Penuh          Disetor-Neto                                      Penggunaannya                               Non-Pengendali       Defisiensi Modal


Saldo pada tanggal
      1 Januari 2022                   572.337.520.000        112.006.488.522              100.000.000           (799.451.124.176)    (115.007.115.654)         190.695.377       (114.816.420.277)

Rugi tahun berjalan                                   -                     -                          -         (282.063.443.382)    (282.063.443.382)        (711.173.661)      (282.774.617.043)


Penghasilan komprehensif lain                         -                     -                          -             (473.041.970)       (473.041.970)            (275.084)          (473.317.054)

Saldo pada tanggal
      31 Desember 2022                 572.337.520.000        112.006.488.522              100.000.000          (1.081.987.609.528)   (397.543.601.006)        (520.753.368)      (398.064.354.374)

Rugi tahun berjalan                                   -                     -                          -          (33.369.244.424)     (33.369.244.424)         (42.681.514)       (33.411.925.938)

Saldo pada tanggal
      30 September 2023                572.337.520.000        112.006.488.522              100.000.000          (1.115.356.853.952)   (430.912.845.430)        (563.434.882)      (431.476.280.312)




                                      Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

                                                                                                   5
Page 8
                                PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk
                                      DAN ENTITAS ANAK
                        LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
         Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
                      (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



                                                      30 September 2023     30 September 2022

ARUS KAS DARI AKTIVITASI OPERASI
   Penerimaan kas dari pelanggan                              14.597.298        45.231.935.151
   Penghasilan bunga                                           1.482.330             5.003.367
   Penerimaan (pembayaran) pajak                            (147.156.966)         (918.466.692)
   Pembayaran beban keuangan                                  (5.492.820)           (8.191.312)
   Pembayaran kas kepada pemasok                                       -       (45.147.811.000)
   Pembayaran untuk beban operasi                         (3.277.322.158)       (4.592.638.136)
   Pembayaran kas kepada karyawan                         (1.997.539.830)       (8.200.171.047)
   Penempatan uang jaminan                                             -          (116.069.800)
   Penerimaan pengembalian uang jaminan                                -           319.209.100

   Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
      Aktivitas Operasi                                   (5.411.432.146)      (13.427.200.369)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
   Penerimaan pinjaman antar pihak berelasi                6.424.965.948         2.755.205.000
   Pembayaran hutang bank jangka panjang                               -          (500.000.000)
   Pembayaran hutang bank jangka pendek                   (1.000.000.000)       (3.250.000.000)
   Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
      Aktivitas Pendanaan                                  5.424.965.948          (994.795.000)

KENAIKAN NETO KAS DAN BANK                                    13.533.802       (14.421.995.369)

DAMPAK PERUBAHAN KURS TERHADAP KAS DAN BANK                     (533.176)            2.363.276

KAS DAN BANK PADA AWAL PERIODE                               300.750.817        15.230.255.152


KAS DAN BANK PADA AKHIR PERIODE                              313.751.443           810.623.059


KAS DAN BANK AKHIR PERIODE
   TERDIRI DARI:
   Kas                                                         2.119.797             3.149.416
   Bank                                                      311.631.646           807.473.643
   Cerukan
   Total                                                     313.751.443-          810.623.059-




                                                 6
Page 9
                                                                                                            .

                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
        Tanggal 30 September 2023 Serta Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


1.   UMUM

     a. Pendirian Perusahaan

        PT Eterindo Wahanatama Tbk ("Perusahaan") didirikan pada tanggal 6 Maret 1992 dalam rangka
        Undang-undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 tahun 1968 (telah diubah dengan
        Undangundang No. 12 tahun 1970) berdasarkan Akta Notaris Annie Sri Rahmani Hendrotomo, S.H.,
        No. 3, notaris pengganti Raden Santoso, S.H. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman
        dalam surat keputusan No. C2-4561.HT.01.01.Th.93 tanggal 11 Juni 1993. Anggaran Dasar
        Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris Jose Dima Satria,
        S.H, M.Kn., No 161 tanggal 30 Juni 2023 mengenai perubahan Anggaran Dasar Perusahaan yang
        berlaku efektif sejak tanggal 30 Juni 2023. Perubahan Anggaran Dasar ini telah diterima oleh Menteri
        Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui surat No. AHU-0139611.AH.01.11.TAHUN
        2023 tanggal 24 Juli 2023. Dan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi sebagaimana dimuat
        dalam Akta Notaris Jose Dima Satria, S.H, M.Kn., No 160 tanggal 30 Juni 2023, perihal Penerimaan
        Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
        Indonesia melalui surat No. AHU-0139320.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 24 Juli 2023.

        Dalam pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, bidang usaha perseroan meliputi perdagangan besar bahan
        dan barang kimia dasar atau kimia industri, perdagangan besar berbagai macam yang tanpa
        mengkhususkan barang tertentu (tanpa ada kekhususan tertentu), perkebunan buah kelapa sawit,
        industri kimia dasar organik yang bersumber dari hasil pertanian, industri kimia dasar organik lainnya,
        serta kegiatan usaha penunjang yang mendukung kegiatan usaha utama.

        Perusahaan memulai kegiatan komersialnya pada tahun 1996. Saat ini, Perusahaan melaksanakan
        usaha perdagangan dan distribusi Biodiesel Fatty Acid Methyl Ester (“FAME”) dan barang-barang kimia
        lainnya.

        Perusahaan berdomisili di Jakarta, pada saat ini kantor Perusahaan terletak di Prudential Tower Lantai
        20, Jl. Jend.Sudirman Kav.79, Jakarta Selatan.

        Perusahaan memiliki entitas induk yang merupakan entitas pengendalian atas Perusahaan.

     b. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan Karyawan

        Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember
        2022 adalah sebagai berikut:

                                            30 September 2023                   31 Desember 2022

        Presiden Komisaris         :   Tan Zhi Yang                       Abdul Halim Bin Ashari
        Komisaris Independen       :   Tjin Tjung Lie                     Tjin Tjung Lie
        Komisaris                  :   -                                  Martin Siswanto

        Presiden Direktur          :   Drs. Eisen Wongso Wirya Surya      Drs. Eisen Wongso Wirya Surya
        Direktur                   :   Edward Hardiyanto, SE              Francisco Jr Amante Colinares

        Total kompensasi kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan berupa gaji dan tunjangan untuk
        periode enam bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 2022 masing-masing
        sebesar Rp540.315.000 dan Rp1.353.880.620.

        Susunan komite audit Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
        sebagai berikut:

                                  30 September 2023              31 Desember 2022

        Ketua               :   Tjin Tjung Lie                Tjin Tjung Lie
        Anggota             :   Rokhilah                      Giat Mulia
                            :   Gunawan                       Gunawan


                                                          6
Page 10
                           PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                             Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


1.   UMUM (lanjutan)

     c. Struktur Entitas Anak

        Struktur entitas anak pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                        Persentase
                                                                        Kepemilikan     Total Aset sebelum jurnal eliminasi
                                                          Tahun
                                             Kegiatan     Operasi                       30 September         31 Desember
             Entitas Anak      Domisili    Usaha Utama   Komersial    2023      2022        2023                 2022
         PT Anugerahinti                      Industri
          Gemanusa (AG)         Gresik        Biodisel     2001       99,59%   99,59%   839.958.008.606      840.521.616.463


         PT Maiska Bhumi                   Perkebunan
                                                                      99,99%   99,99%
          Semesta (MBS)        Pontianak      sawit        2013                         281.494.831.870      286.942.998.250


         PT Malindo Persada                Perkebunan
          Khatulistiwa (MPK)   Pontianak      sawit        2013       99,99%   99,99%   336.135.714.360      342.733.667.363



       PT Anugerahinti Gemanusa (AG)

       Perusahaan memiliki secara langsung 99,59% saham PT Anugerahinti Gemanusa (AG) yang didirikan
       pada bulan Agustus 1994, dan bergerak dalam bidang produksi dan perdagangan FAME.

       PT Maiska Bhumi Semesta (MBS)

       MBS didirikan pada tanggal 5 Agustus 2006 di Pontianak, Kalimantan Barat dan bergerak dalam bidang
       perkebunan kelapa sawit.

       Berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham No. 1 tanggal 1 Desember 2009 yang dibuat
       dihadapan Notaris DR. H. Teddy Anwar, S.H., SpN., Perusahaan memperoleh 23.500 saham MBS dari
       PT Global Natural Resources (GNR). Harga per lembar saham adalah Rp1.013.731. Total nilai
       pembelian saham tersebut sebesar Rp23.822.678.500 dengan kepemilikan 43,31% dari jumlah saham
       MBS yang diterbitkan.

       Berdasarkan Akta Jual Beli Saham No. 63 tanggal 28 Juni 2010 dari Notaris DR. H. Teddy Anwar, S.H.,
       SpN., Perusahaan meningkatkan kepemilikan saham pada MBS dengan mengakuisi sebanyak 30.750
       saham dengan nilai Rp33.946.493.250 dari GNR. Sejak tanggal tersebut, Perusahaan memiliki secara
       langsung sebanyak 54.250 saham MBS atau setara dengan 99,99% kepemilikan pada MBS.

       Berdasarkan Akta Notaris Ira Sudjono, S.H., M Hum., Mkn, MM, M.si No. 18 tanggal 5 Maret 2015,
       Perusahaan melakukan penambahan modal ditempatkan dan disetor menjadi Rp111.250.000.000
       (111.250 saham) dari Rp54.250.000.000 (54.250 saham). Peningkatan modal ditempatkan dan disetor
       penuh berasal dari hasil konversi piutang milik Perusahaan di MBS. Tidak ada perubahan persentase
       kepemilikan setelah terjadinya kenaikan modal ditempatkan dan disetor penuh.

       PT Malindo Persada Khatulistiwa (MPK)

       MPK didirikan pada tanggal 5 Agustus 2006 di Pontianak, Kalimantan Barat dan bergerak dalam bidang
       perkebunan kelapa sawit.

       Berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham No. 2 tanggal 1 Desember 2009 yang dibuat
       dihadapan Notaris DR. H. Teddy Anwar, S.H., SpN., Perusahaan membeli 23.500 lembar saham MPK
       dari GNR. Harga per lembar saham adalah Rp1.007.695. Nilai pembelian saham tersebut sebesar
       Rp23.680.832.500 dengan kepemilikan sebesar 43,06% dari total saham MPK yang diterbitkan.




                                                                  8
Page 11
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


1.   UMUM (lanjutan)

     c. Struktur entitas anak (lanjutan)

        Berdasarkan Akta Jual Beli Saham No. 62 tanggal 28 Juni 2010 dari Notaris DR. H. Teddy Anwar, S.H.,
        SpN., Perusahaan meningkatkan kepemilikan saham pada MPK dengan mengakuisisi sebanyak 31.075
        saham dengan nilai Rp34.583.367.500 dari GNR. Sejak tanggal tersebut, Perusahaan memiliki secara
        langsung sebanyak 54.575 saham MPK atau setara dengan 99,99% kepemilikan pada MPK.

        Berdasarkan Akta Notaris Ira Sudjono, S.H., M Hum., Mkn, MM, M.si No. 19 tanggal 5 Maret 2015,
        Perusahaan melakukan penambahan modal ditempatkan dan disetor menjadi Rp154.575.000.000
        (154.575 saham) dari Rp54.575.000.000 (54.575 saham). Peningkatan modal ditempatkan dan disetor
        penuh berasal dari hasil konversi piutang milik Perusahaan di MPK. Tidak ada perubahan persentase
        kepemilikan setelah terjadinya kenaikan modal ditempatkan dan disetor penuh.

     d. Penawaran Umum Efek Perusahaan

        Perusahaan melakukan penawaran umum perdana atas 170.000.000 saham-saham barunya dengan
        nilai nominal Rp500 per saham melalui bursa efek di Indonesia dengan harga penawaran Rp1.300 per
        saham yang dinyatakan efektif pada tanggal 16 April 1997. Perusahaan menerbitkan saham dengan
        hak memesan efek terlebih dahulu sebesar 280.000.000 saham yang juga dicatatkan pada bursa efek
        di Indonesia yang dinyatakan efektif pada tanggal 28 Juni 1999. Pada tanggal 30 September 2023 dan
        31 Desember 2022, seluruh saham Perusahaan telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

        Pada tanggal 22 Desember 2021, Perusahaan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Menyatakan
        Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sejumlah 3.700.374.400 lembar saham dengan nilai nominal Rp50
        per lembar saham dan harga pelaksanaan Rp75 per saham. Saham hasil PMTHMETD tersebut dicatat
        pada BEI pada tanggal 23 Desember 2021.

     e. Penyelesaian laporan keuangan konsolidasian

        Manajemen Grup bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian
        yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan pada tanggal 15 Desember 2023.


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

     Berikut ini adalah kebijakan akuntansi yang signifikan yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan
     konsolidasian PT Eterindo Wahanatama Tbk dan Entitas Anak (Bersama-sama dirujuk sebagai “Grup”).

     a. Dasar penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian

        Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
        Keuangan di Indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh
        Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK”) dan Peraturan-peraturan serta
        Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa
        Keuangan (OJK) (dahulu Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK).

        Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual dengan menggunakan konsep
        biaya historis, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran sebagaimana
        diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.

        Laporan arus kas konsolidasian yang disusun dengan menggunakan metode langsung, menyajikan
        penerimaan dan pengeluaran kas yang diklasifikasikan dalam aktivitas operasi, investasi dan
        pendanaan.




                                                         9
Page 12
                         PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                           Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     a. Dasar penyajian laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)

        Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang
        merupakan mata uang fungsional Grup.

        Grup memilih menyajikan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dalam satu
        laporan dan menyajikan tambahan pengungkapan estimasi dan pertimbangan akuntansi yang penting
        pada Catatan 3 serta pengelolaan modal pada Catatan 35.

     b. Prinsip-prinsip Konsolidasian

        Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Entitas Anak pada tanggal
        31 Desember setiap tahunnya. Kendali diperoleh bila Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil
        variable dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal
        hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Dengan demikian, Grup mengendalikan investee
        jika dan hanya jika Grup memiliki seluruh hal berikut ini:
        i)    kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberikan Grup kemampuan kini
              untuk mengarahkan aktivitas relevan dari investee,
        ii)   eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan
        iii) kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
              hasil.

        Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak serupa secara mayoritas atas suatu investee, maka Grup
        mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam mengevaluasi apakah mereka
        memiliki kuasa atas investee, termasuk:
        i)    pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee,
        ii)   hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain, dan
        iii) hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki oleh Grup.

        Grup menilai kembali apakah mereka mengendalikan investee bila fakta dan keadaan mengindikasikan
        adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas entitas-
        entitas anak dimulai sejak Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berhenti pada saat
        Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban dari entitas
        anak yang diakuisisi pada tahun tertentu disertakan dalam laporan keuangan konsolidasian sejak
        tanggal Grup memperoleh kendali sampai tinggal kelompok usaha tidak lagi mengendalikan entitas anak
        tersebut.

        Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik entitas
        induk dan pada kepentingan nonpengendali (KNP), walaupun hal ini akan menyebabkan saldo KNP
        menjadi defisit. Bila dipandang perlu, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak
        untuk diselarasan dengan kebijakan akuntansi Grup.

        Seluruh saldo akun, transaksi, penghasilan dan beban antar perusahaan yang signifikan dan laba atau
        rugi hasil dari intra-Grup yang belum direalisasi dan dividen dieliminasi pada saat konsolidasi.

        Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
        hilangnya pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas anak. Bila kehilangan pengendalian atas
        suatu entitas anak, maka Grup menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill), liabilitas, KNP
        dan komponen lain dari ekuitas terkait, sementara laba atau rugi yang dihasilkan diakui pada laba rugi.
        Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar.




                                                         10
Page 13
                         PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                           Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     c. Transaksi dan saldo mata uang asing

        Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat
        transaksi dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
        dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tanggal
        transaksi perbankan terakhir untuk tahun yang bersangkutan, dan laba atau rugi kurs yang timbul,
        dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun yang bersangkutan.

        Nilai tukar yang digunakan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 untuk 1 Dolar
        Amerika Serikat masing-masing adalah Rp15.526 dan Rp15.731.

     d. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi

        Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup (entitas pelapor):

        a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
           tersebut:
           i.   memiliki pengendalian atau pengendalian Bersama atas entitas pelapor;
           ii. memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
           iii. merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor.

        b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
           i.    Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari grup yang sama (artinya entitas induk, entitas
                 anak dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya).
           ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lainnya (entitas asosiasi
                 atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu grup, yang mana entitas lain tersebut
                 adalah anggotanya).
           iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
           iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
                 asosiasi dari entitas ketiga.
           v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu
                 entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah
                 entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan
                 antitas pelapor.
           vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf
                 (a).
           vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atau merupakan
                 personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
           viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok
                 tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada
                 entitas induk dari entitas pelapor.

        Seluruh transaksi dan saldo material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 7.
        Kecuali diungkapkan khusus sebagai pihak berelasi, maka pihak-pihak lain yang disebutkan dalam
        Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan pihak ketiga.




                                                         11
Page 14
                        PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                          Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     e. Instrumen keuangan

        i.   Aset keuangan

             Pengakuan awal dan pengukuran
             Aset keuangan diklasifikasikan, Pada pengakuan awal, yang selanjutnya diukur pada biaya
             perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui pendapatan komprehensif laon (OCI), dan nilai wajar
             melalui laba rugi.

             Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual
             aset keuangan dan model bisnis Grup untuk mengelolanya. Dengan pengecualian piutang uasaha
             yang tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan atau yang mana Grup telah
             menerapkan kebijaksanaan praktisnya, Grup pada awalnya mengukur aset keuangan pada nilai
             wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi, biaya transaksi.
             Piutang usaha yang tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan atau yang mana
             Grup telah menerapkan kebijaksanaan praktis diukur pada harga transaksi yang ditentukan
             berdasarkan PSAK No. 72.

             Agar Aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar
             melalui OCI, Aset keauangan harus menghasilkan arus kas yang ‘semata-mata pembayaran
             pokok dan bunga (SPPI) dari jumlah pokok terhutang. Penilaian ini disebut sebagai test SPPI dan
             dilakukan pada tingkat instrumen.

             Model bisnis grup untuk mengeola aset keuangan mengacu pada bagaimana Grup mengelola aset
             keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan
             dihasilkan dari pengumpulan dari arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya.

             Pembelian dan penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam jangka waktu
             yang di tetap kan oleh regulasi atau konvensi di pasar (perdagangan reguler) diakui pada tanggal
             perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset.

             Pengakuan setelah pengakuan awal
             Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset keuangan di klasifikasikan dalam 4 kategori:
              • Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrument keuangan).
              • Aset keuangan pada nilai wajar melalui OCI dengan daur ulang keuntungan dan kerugian
                 kumulatif (instrument utang).
              • Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tanpa daur ulang keuntungan
                 dan kerugian kumulatif setelah penghentian pengakuan (instrument ekuitas).
              • Aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi.

             Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrument utang).

             Kategori ini adalah yang paling relevan dengan Grup. Grup mengukur aset keuangan yang diukur
             dengan biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
              • Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset keuangan untuk
                 mengumpulkan arus kas kontraktual; dan
              • Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu
                 yang hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

             Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan
             menggunakan metode suku bunga efektif (SBE) dan mengalami penurunan nilai. Keuntungan dan
             kerugian diakui dalam laba rugi pada saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau rusak.

             Aset keuangan Grup pada biaya perolehan diamortisasi termasuk piutang usaha, piutang lain-lain
             dan piutang plasma.


                                                        12
Page 15
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     e.   Instrumen keuangan (lanjutan)

          i.   Aset keuangan (lanjutan)

               Penghentian pengakuan
               Aset keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset
               keuangan serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi
               keuangan konsolidasian Grup) ketika:
                • Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
                • Grup telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari aset atau
                   berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan
                   material kepada pihak ketiga dalam perjanjian yang memenuhi kriteria “pass through” dan (a)
                   Grup telah secara subtansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat dari aset, atau (b) Grup
                   secara substansial tidak mentransfer atau tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat suatu
                   aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.

               Apabila Grup mentransfer hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau
               mengadakan kesepakatan penyerahan (“pass through”), atau tidak mentransfer maupun tidak
               mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan tersebut
               namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut, maka suatu aset keuangan
               baru diakui oleh Grup sebesar keterlibatannya yang berkelanjutan dengan aset keuangan tersebut.

               Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer, diukur
               sebesar jumlah terendah antara nilai tercatat aset yang ditransfer dan nilai maksimal pembayaran
               yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali oleh Grup.

               Penurunan nilai aset keuangan
               Grup mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian (ECL) untuk semua instrument utang
               yang tidak dimiliki pada nilai wajar melalui laba rugi. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus
               kas kontraktual yang jatuh tempo sesuai dengan kontrak dan semua arus kas yang diharapkan
               akan diterima Grup, di diskontokan dengan perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas yang
               diharapkan akan mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau peningkatan kredit
               lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontraktual.

               ECL dikenali dalam dua tahap. Untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit
               yang signifikan sejak pengakuan awal, ECL disediakan untuk kerugian kredit yang diakibatkan
               oleh peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Untuk
               eksposur kredit yang telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal,
               penyisihan kerugian diperlukan untuk kerugian kredit yang diperkirakan selama sisa umur
               eksposur, terlepas dari waktu default (ECL seumur hidup).

               Untuk piutang dagang dan aset kontrak, Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan
               dalam menghitung ECL. Oleh karena itu, Grup tidak melacak perubahan dalam risiko kredit, tetapi
               mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL seumur hidup pada setiap tanggal pelaporan.
               Grup telah menetapkan matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historisnya, yang
               disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan yang spesifik untuk debitur dan
               lingkungan ekonomi.

               Grup menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pembayaran kontraktual telah lewat 90 hari.
               Namun, dalam kasus tertentu, Grup juga dapat mempertimbangkan aset keuangan mengalami
               gagal bayar ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin
               menerima jumlah kontraktual yang terutang secara penuh sebelum memperhitungkan setiap
               peningkatan kredit yang dimiliki oleh Kelompok . Aset keuangan dihapuskan jika tidak ada
               ekspektasi yang wajar untuk memulihkan arus kas kontraktual.




                                                          13
Page 16
                           PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                             Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     e.   Instrumen keuangan (lanjutan)

          ii.   Liabilitas keuangan

                Pengakuan awal dan pengukuran
                Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
                melalui laba rugi, liabilitas yang diukur dengan biaya amortisasi, atau derivatif yang ditetapkan
                sebagai instrumen lindung nilai dalam lindung nilai yang efektif, mana yang sesuai pada saat
                pengakuan awal. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan tersebut pada saat pengakuan
                awal. Pada tanggal pelaporan, Grup tidak memiliki liabilitas keuangan selain yang diklasifikasikan
                sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya amortisasi.

                Pengakuan awal liabilitas keuangan dalam bentuk liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
                amortisasi dicatat pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
                langsung.

                Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha, utang lain-lain, liabilitas yang masih harus
                dibayar, utang bank jangka pendek dan jangka panjang.

                Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
                Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi termasuk liabilitas keuangan
                yang dimiliki untuk diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang ditetapkan pada pengakuan awal
                sebagai nilai wajar melalui laba rugi.

                Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika mereka terjadi untuk
                tujuan pembelian kembali dalam waktu dekat. Kategori ini juga mencakup instrumen keuangan
                derivatif yang dimasukkan oleh Grup yang tidak ditujukan sebagai instrumen lindung nilai dalam
                hubungan lindung nilai sebagaimana didefinisikan dalam PSAK No. 71. Derivatif melekat yang
                dipisahkan juga diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan kecuali ditetapkan sebagai
                instrumen lindung nilai yang efektif.

                Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam laba
                rugi.

                Liabilitas keuangan yang ditetapkan pada pengakuan awal pada nilai wajar melalui laba rugi
                ditetapkan pada tanggal awal pengakuan, dan hanya jika kriteria dalam PSAK No. 71 terpenuhi.
                Grup tidak menetapkan liabilitas keuangan apa pun yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

                Utang dan pinjaman
                Ini adalah kategori yang paling relevan dengan Grup. Setelah pengakuan awal, utang dan
                pinjaman yang dikenakan bunga selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
                menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pada saat kewajiban
                dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi SBE.

                Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premi atas
                akuisisi dan biaya atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE
                dicatat sebagai beban keuangan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
                konsolidasian.




                                                           14
Page 17
                             PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                               Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     e.   Instrumen keuangan (lanjutan)

          ii.    Liabilitas keuangan (lanjutan)

                 Penghentian pengakuan
                 Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam
                 kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.

                 Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman
                 yang sama dengan persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari
                 liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi
                 persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan
                 pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas
                 keuangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
                 konsolidasian.

          iii.   Saling hapus

                 Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan
                 posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak secara hukum untuk melakukan
                 saling hapus atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat
                 intensi untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan
                 liabilitas secara bersamaan.

                 Aset keuangan

                 Pengakuan awal dan pengukuran
                 Aset keuangan diklasifikasikan, pada saat pengakuan awal, sebagai aset keuangan yang diukur
                 pada nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”), pinjaman yang diberikan dan piutang, investasi dimiliki
                 hingga jatuh tempo, aset keuangan tersedia untuk dijual, atau sebagai instrumen lindung nilai
                 dalam lindung nilai efektif, bila memenuhi syarat. Semua aset keuangan awalnya diakui pada nilai
                 wajar namun dalam hal aset keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, maka
                 nilai wajar tersebut ditambah dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung
                 dengan perolehan aset keuangan tersebut. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang
                 memerlukan pengiriman aset dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau konvensi
                 di pasar (perdagangan cara biasa) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal saat Grup
                 berkomitmen untuk membeli atau menjual aset.

                 Grup mengklasifikasikan aset keuangannya sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang, seperti
                 kas dan setara kas, piutang plasma lancar dan tidak lancar, piutang usaha dan lainlain, piutang
                 pihak berelasi, aset keuangan tersedia untuk dijual dan aset keuangan tidak lancar lainnya.

     f.   Kas dan Bank

          Kas dan bank terdiri dari kas dan kas yang ditempatkan di bank yang tidak dibatasi penggunaannya.




                                                              15
Page 18
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     g.   Persediaan

          Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto.
          Biaya barang jadi dan barang dalam proses terdiri dari biaya bahan baku, tenaga kerja, serta alokasi
          biaya overhead. Biaya bahan baku dan barang dagangan ditentukan dengan menggunakan metode
          rata-rata tertimbang (weighted-average method).

          Nilai realisasi neto adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi estimasi
          biaya penyelesaian dan biaya penjualan.

          Grup menetapkan penyisihan untuk keusangan dan/atau penurunan nilai persediaan berdasarkan hasil
          penelaahan berkala atas kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan.

     h.   Aset biologis

          Aset biologis Grup terdiri atas produk agrikultur dari tanaman produktif, yang terutama terdiri atas
          Tandan Buah Segar (TBS).

          Aset biologis dinyatakan sebesar nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual. Keuntungan atau kerugian
          yang timbul pada pengakuan awal produk agrikultur pada nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan
          dari perubahan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual aset biologis pada setiap tanggal pelaporan
          dimasukkan dalam laba rugi pada periode dimana keuntungan atau kerugian tersebut terjadi.

          Nilai wajar dari produk agrikultur, termasuk produk yang masih tumbuh dan sudah dipanen dari
          tanaman produktif kelapa sawit ditentukan menggunakan pendekatan pasar (market approach) dengan
          menerapkan estimasi volume produksi dengan estimasi harga pasar yang berlaku pada tanggal
          pelaporan. Biaya untuk menjual adalah biaya inkremental yang diatribusikan secara langsung untuk
          pelepasan aset, tidak termasuk beban pembiayaan dan pajak penghasilan.

     i.   Biaya dibayar dimuka

          Biaya dibayar dimuka dibebankan selama masa manfaatnya.

     j.   Aset tetap

          Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan biaya-
          biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang
          diinginkan agar aset siap digunakan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi
          kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
          pada saat terjadinya. Beban pemugaran dan penambahan dalam jumlah besar dikapitalisasi kepada
          jumlah tercatat aset terkait bila besar kemungkinan bagi Grup manfaat ekonomi masa depan menjadi
          lebih besar dari standar kinerja awal yang ditetapkan sebelumnya dan disusutkan sepanjang sisa masa
          manfaat aset terkait.

          Setelah pengakuan awal, aset tetap dicatat dengan harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan
          dan penurunan nilai, jika ada. Tanah tidak disusutkan. Aset tetap kecuali aset tetap dalam penyelesaian
          disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus.




                                                          16
Page 19
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     j.   Aset tetap (lanjutan)

          Estimasi masa manfaat untuk aset yang disusutkan sebagai berikut:

                                                                         Tahun

          Bangunan                                                          20
          Sarana dan Prasarana Kebun                                        20
          Mesin dan Peralatan Pabrik                                       4-8
          Peralatan berat                                                   8
          Peralatan Kantor, Perabotan dan Perlengkapan                     4-5
          Kendaraan                                                        5-8

          ISAK 25 menetapkan bahwa biaya pengurusan hukum hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha
          (“HGU”), Hak Guna Bangunan (“HGB”) dan Hak Pakai (“HP”) ketika tanah diperoleh pertama kali diakui
          sebagai bagian dari biaya perolehan tanah pada akun “Aset Tetap” dan tidak diamortisasi. Sementara
          biaya pengurusan atas perpanjangan atau pembaruan hukum hak atas tanah dalam bentuk HGU, HGB
          dan HP diakui sebagai bagian dari akun “Aset Lain-lain” pada laporan posisi keuangan konsolidasian
          dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak atas tanah atau umur ekonomis tanah, mana yang lebih
          pendek.

          Entitas anak, AG, menggunakan pendekatan metode depresiasi berdasarkan output produksi untuk
          mesin dan peralatan pabrik tertentu. Dengan metode ini, depresiasi dihitung berdasarkan estimasi hasil
          produksi dari mesin dan perlengkapan pabrik sejumlah 1.680.000 metric ton (MT).

          Perusahaan dan Entitas Anak, AG, melakukan perubahan terhadap masa manfaat atas aset yang
          direvaluasi sehubungan dengan kuasi-reorganisasi yang dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2012.
          Masa manfaat yang telah direvisi untuk aset tetap tertentu yang direvaluasi adalah sebagai berikut:

                                                                         Tahun

          Bangunan                                                         15
          Kendaraan                                                        1-5
          Peralatan kantor, perabotan dan perlengkapan                     1-5

          Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat
          ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang
          timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil
          pelepasan dan nilai tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
          komprehensif lain konsolidasian pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

          Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan ditelaah dan jika
          sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.
          Aset tetap dalam penyelesaian disajikan dalam “Aset Tetap” dan dinyatakan sebesar biaya perolehan.
          Akumulasi biaya perolehan untuk aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset
          tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan
          tujuannya. Penyusutan dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai dengan tujuan
          yang diinginkan manajemen.

          Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah
          nilai tercatat (“carrying amount”) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria
          pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui
          dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada saat terjadinya.




                                                          17
Page 20
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     j.   Aset tetap (lanjutan)

          Aset dinyatakan pada nilai dapat diperoleh kembali pada saat kejadian-kejadian atau perubahan-
          perubahan keadaan mengindikasikan bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat diperoleh kembali.
          Penurunan nilai aset, jika ada, diakui sebagai rugi pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
          lain konsolidasian (Catatan 2n).

     k.   Tanaman perkebunan

          Tanaman perkebunan dikelompokkan menjadi tanaman belum menghasilkan dan tanaman telah
          menghasilkan. Tanaman belum menghasilkan dinyatakan sebesar biaya perolehan yang meliputi
          akumulasi biaya persiapan lahan, penanaman bibit, pemupukan, pemeliharaan, dan alokasi biaya tidak
          langsung lainnya sampai dengan saat tanaman yang bersangkutan dinyatakan menghasilkan dan
          dapat dipanen.

          Biaya pinjaman yang timbul dari pendanaan dan biaya lain yang digunakan untuk membiayai
          pengembangan tanaman belum menghasilkan, dikapitalisasi. Kapitalisasi beban pinjaman tersebut
          berakhir ketika tanaman telah menghasilkan dan siap untuk dipanen. Tanaman belum menghasilkan
          tidak diamortisasi.

          Secara umum, tanaman kelapa sawit memerlukan waktu sekitar 3 sampai dengan 4 tahun sejak
          penanaman bibit di area perkebunan untuk menjadi tanaman menghasilkan. Tanaman telah
          menghasilkan dicatat sebesar akumulasi biaya perolehan sampai dengan reklasifikasi dari tanaman
          belum menghasilkan dilakukan dan diamortisasi dengan metode garis lurus selama taksiran masa
          produktif tanaman yang bersangkutan yaitu dua puluh (20) tahun.

          Pembibitan dicatat pada harga perolehan, terdiri dari kapitalisasi biaya-biaya untuk persiapan
          pembibitan, pemeliharaan kecambah, dan disajikan sebagai bagian “Tanaman Belum Menghasilkan”
          pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

     l.   Properti investasi

          Properti investasi adalah properti yang digunakan baik untuk disewakan, untuk kenaikan modal atau
          untuk kedua-duanya. Properti investasi diukur sebesar biaya pada saat pengukuran awal. Selanjutnya,
          properti investasi yang nilai wajarnya dapat diukur secara andal tanpa biaya dan usaha yang tidak
          semestinya diukur sebesar nilai wajar pada setiap tanggal pelaporan dan perubahan nilainya diakui
          dalam laporan laba rugi konsolidasian. Nilai wajar didukung oleh bukti pasar dan ditentukan oleh pihak
          eksternal yang profesional dengan pengalaman yang mencukupi yang berkaitan dengan lokasi dan
          sifat dari properti investasi.

          Properti investasi dihentikan pengakuannya ketika properti tersebut telah dilepas atau ketika properti
          investasi tersebut telah digunakan secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis yang
          diharapkan di masa depan pada saat pelepasannya. Perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan
          dan jumlah tercatat aset tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
          konsolidasian pada periode penghentian pengakuan.

          Transfer ke atau dari properti investasi hanya terjadi ketika ada perubahan penggunaan properti
          investasi tersebut. Untuk transfer dari properti investasi ke properti pribadi, biaya yang diakui
          selanjutnya adalah nilai wajar pada saat perubahan penggunaan properti investasi tersebut. Jika
          properti pribadi ditransfer menjadi properti investasi, Grup menghitung properti tersebut sesuai dengan
          kebijakan yang tercantum dalam aset tetap sampai dengan tanggal perubahan penggunaan properti
          tersebut.




                                                          18
Page 21
                            PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                              Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     m. Piutang plasma

          Biaya-biaya yang terjadi dalam pengembangan perkebunan plasma sampai perkebunan tersebut siap
          diserahterimakan, dikapitalisasi ke akun piutang perkebunan plasma. Pengembangan perkebunan
          plasma dibiayai oleh kredit investasi perkebunan plasma dari bank atau pembiayaan sendiri.

          Piutang plasma juga termasuk pinjaman talangan kredit, pinjaman pupuk serta sarana produksi
          pertanian lainnya kepada petani. Pinjaman-pinjaman ini akan ditagihkan kembali kepada petani plasma.

          Penurunan nilai piutang plasma ditelaah secara periodik dan akan digunakan dalam tahun piutang
          tersebut dipastikan tidak tertagih.

     n.   Penurunan nilai aset non-keuangan

          Grup menilai pada setiap akhir periode pelaporan apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami
          penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, atau pada saat pengujian penurunan nilai aset
          diperlukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.

     o.   Kapitalisasi biaya pinjaman

          Grup mengadopsi PSAK No.26 (Revisi 2011), “Biaya pinjaman”, yang mengharuskan biaya pinjaman
          yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan, pembangunan, atau pembuatan aset
          kualifikasian dan persyaratan untuk mulai mengkapitalisasi biaya pinjaman, penghentian sementara
          dan penghentiannya.

          Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan langsung dengan perolehan, konstruksi atau pembuatan aset
          kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. Biaya pinjaman lainnya diakui
          beban pada saat terjadinya. Biaya pinjaman terdiri dari biaya bunga dan biaya lain yang ditanggung
          Grup sehubungan dengan peminjaman dana.

          Kapitalisasi biaya pinjaman dimulai pada saat aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan aset agar
          dapat digunakan sesuai dengan maksudnya dan pengeluaran untuk aset dan biaya pinjamannya telah
          terjadi. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan pada saat selesainya secara substansial seluruh aktivitas
          yang diperlukan untuk mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat digunakan sesuai dengan
          maksudnya.

     p.   Provisi

          Provisi diakui jika Grup memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang
          akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya besar penyelesaian liabilitas tersebut
          mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal
          mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat.

          Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik
          yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar
          tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.




                                                           19
Page 22
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     q.   Perpajakan

          Pajak Penghasilan

          Beban pajak penghasilan merupakan jumlah pajak kini terutang dan pajak tangguhan.

          Pajak kini terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda dari laba
          sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
          konsolidasian karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan pada tahun
          berbeda dan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat dikurangkan.

          Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang
          dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

          Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima atau, jika
          diajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan ditetapkan.

          Bunga dan denda disajikan sebagai bagian dari penghasilan atau beban operasi lain karena tidak
          dianggap sebagai bagian dari beban pajak penghasilan.

          Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam
          laporan keuangan konsolidasian dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan
          laba kena pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena
          pajak. Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat
          dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan
          temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer
          timbul dari pengakuan awal (selain dari kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas suatu transaksi yang
          tidak mempengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi. Selain itu, liabilitas pajak tangguhan tidak
          diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal goodwill.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku
          dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan berdasarkan tarif pajak (dan peraturan
          pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan.

          Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan
          cara Grup memperkirakan pada akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan
          jumlah tercatat aset dan liabilitasnya.

          Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah
          tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai
          untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.

          Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi, kecuali untuk
          pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui diluar laba rugi (baik dalam
          penghasilan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga
          diakui diluar laba rugi atau yang timbul dari akuntansi awal kombinasi bisnis. Dalam kombinasi bisnis,
          pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan
          secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika
          aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan
          oleh otoritas perpajakan yang sama atas entitas kena pajak yang sama atau entitas kena pajak yang
          berbeda yang memiliki intensi untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau
          merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan
          dimana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan untuk diselesaikan atau
          dipulihkan.


                                                           20
Page 23
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     q.   Perpajakan (lanjutan)

          Pajak Pertambahan Nilai

          Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah PPN kecuali:
          •   PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak,
              yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari
              item beban-beban yang diterapkan; dan
          •   Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.

          Jumlah PPN neto yang terpulihkan dari, atau terutang kepada kantor pajak termasuk sebagai bagian
          dari piutang atau utang pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

          Pajak Final

          Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang bersifat
          final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transaksi
          tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

          Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK No.46, “Pajak Penghasilan”.

     r.   Imbalan kerja karyawan

          Grup memberikan imbalan pasca-kerja kepada karyawannya sesuai dengan ketentuan dari Undang-
          undang Ketenagakerjaan No.13/2003 tanggal 25 Maret 2003 (“UU Ketenagakerjaan”) dan PSAK No.24.
          Penyisihan atas imbalan pasca-kerja dihitung dengan menggunakan metode penilaian projected unit
          credit.

          Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian actuarial, segera diakui pada laporan posisi
          keuangan konsolidasian dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan pada penghasilan
          komprehensif lain pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada
          tahun berikutnya.

          Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal antara:
          i. Ketika program amandemen atau kurtailmen terjadi; dan
          ii. Ketika Grup mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait.

          Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan
          kerja. Grup mengakui perubahan berikut pada akun “Beban umum dan administrasi” pada laporan laba
          rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:
          i. Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas penyelesaian
              (curtailment) tidak rutin, dan
          ii. Beban atau penghasilan bunga neto.




                                                          21
Page 24
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     s.   Pengakuan pendapatan dan beban

          Perusahaan dan entitas anak adalah produsen dan penjual minyak kelapa sawit. Pendapatan dari
          kontrak dengan pelanggan diakui ketika pengendalian atas barang telah dialihkan kepada pelanggan
          pada suatu jumlah yang mencerminkan imbalan yang diharapkan Grup sebagai imbalan atas barang
          tersebut. Group secara umum menyimpulkan bahwa mereka adalah prinsipal dalam pengaturan
          pendapatannya.

          Kontrak-kontrak tertentu dengan pelanggan dalam segmen bisnis mensyaratkan akuntansi imbalan
          variabel.

          Grup menawarkan imbalan variabel berupa hak penyesuaian harga sehubungan klaim kualitas,
          perubahan harga komoditas dan volume penjualan.

          Piutang usaha merupakan hak Grup atas sejumlah imbalan yang tidak bersyarat (yaitu, hanya
          berlalunya waktu yang diperlukan sebelum pembayaran imbalan jatuh tempo).

          Jika pelanggan membayar imbalan sebelum Grup mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan,
          liabilitas kontrak diakui pada saat pembayaran dilakukan atau pembayaran jatuh tempo (mana yang
          lebih awal). Liabilitas kontrak diakui sebagai pendapatan pada saat Grup memenuhi pelaksanaan
          kontrak.

          Beban diakui pada saat terjadinya dengan menggunakan dasar akrual.

     t.   Biaya emisi saham dan obligasi konversi

          Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan saham Perusahaan kepada masyarakat dan
          penerbitan obligasi wajib konversi yang kemudian dikonversi menjadi saham biasa, dicatat sebagai
          pengurang dari “Tambahan Modal Disetor” dan disajikan sebagai bagian ekuitas pada laporan posisi
          keuangan konsolidasian.

     u.   Segmen operasi

          Segmen adalah bagian khusus dari Grup yang terlibat baik dalam menyediakan produk (segmen
          bisnis), maupun dalam menyediakan produk dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis),
          yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya.

          Jumlah setiap unsur segmen yang dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil
          keputusan operasional untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya
          kepada segmen dan menilai kinerjanya.

          Pendapatan, beban, hasil, aset, dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat diatribusikan
          langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai
          terhadap segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar Grup dieliminasi
          sebagai bagian dari proses konsolidasi.




                                                       22
Page 25
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     v.   Laba per Saham Dasar

          Laba per saham dasar dihitung dengan membagi total laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik
          entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang
          bersangkutan.

          Jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember
          2022 sejumlah 4.668.671.400 saham (Catatan 33).

          Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal-tanggal
          30 September 2023 dan 31 Desember 2022 dan oleh karenanya, laba per saham dilusian tidak dihitung
          dan disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

     w.   Sewa

          Grup menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak adalah, atau berisi, sewa. Artinya, jika kontrak
          memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset teridentifikasi untuk suatu periode waktu
          sebagai imbalan untuk imbalan.

          Grup sebagai lessee

          Grup menerapkan satu pendekatan pengakuan dan pengukuran bagi seluruh sewa, kecuali untuk sewa
          jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah. Grup mengakui liabilitas sewa untuk melakukan
          pembayaran sewa dan aset hak-guna yang merupakan hak untuk menggunakan aset pendasar.

          i) Aset Hak-guna
          Grup mengakui aset hak-guna pada tanggal dimulainya sewa (yaitu tanggal aset tersedia untuk
          digunakan). Aset hak-guna diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan
          penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan
          aset hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung yang timbul diawal, dan
          pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi setiap insentif sewa yang
          diterima. Aset hak-guna disusutkan dengan metode garis lurus selama periode yang lebih pendek
          antara sewa dan estimasi masa manfaat aset.

          Jika kepemilikan aset sewaan beralih ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya perolehan
          mencerminkan pelaksanaan opsi beli penyusutan dihitung dengan menggunakan estimasi masa
          manfaat aset. Aset hak-guna juga mengalami penurunan nilai.

          ii) Liabilitas sewa
          Pada tanggal dimulainya sewa, Grup mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini pembayaran
          sewa yang harus dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa mencakup pembayaran tetap
          (termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran sewa
          variabel yang bergantung pada indeks atau tarif, dan jumlah yang diharapkan akan dibayar dibawah
          jaminan nilai residu. Pembayaran sewa juga mencakup harga pelaksanaan dari opsi beli yang cukup
          pasti akan dilaksanakan oleh Grup, dan pembayaran denda untuk penghentian sewa, jika masa sewa
          merefleksikan Grup melaksanakan opsi untuk menghentikan sewa. Pembayaran sewa variabel yang
          tidak bergantung pada indeks atau tarif diakui sebagai beban (kecuali terjadi untuk menghasilkan
          persediaan) pada periode di mana peristiwa atau kondisi yang memicu terjadinya pembayaran.

          Dalam menghitung nilai kini pembayaran sewa, Grup menggunakan suku bunga pinjaman tambahan
          pada tanggal dimulainya sewa karena tingkat bunga implisit dalam sewa tidak dapat segera ditentukan.
          Setelah tanggal permulaan, jumlah liabilitas sewa ditingkatkan untuk merefleksikan penambahan bunga
          dan mengurangi pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai tercatat liabilitas sewa diukur
          kembali jika ada modifikasi, perubahan masa sewa, perubahan pembayaran sewa (misalnya,
          perubahan pembayaran masa depan akibat perubahan indeks atau kurs yang digunakan untuk
          pembayaran sewa) atau perubahan penilaian opsi untuk membeli aset pendasar.


                                                         23
Page 26
                           PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                             Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     w.   Sewa (lanjutan)

          iii) Sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah
          Grup menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa mesin dan peralatan
          jangka pendeknya (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang, dari tanggal
          permulaan dan tidak mengandung opsi beli). Hal ini juga berlaku untuk pengecualian pengakuan sewa
          aset bernilai rendah untuk sewa peralatan kantor yang dianggap bernilai rendah. Pembayaran sewa
          untuk sewa jangka pendek dan sewa dari aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan metode
          garis lurus selama masa sewa.

          Grup mengklasifikasikan sewa berdasarkan sejauh mana risiko dan manfaat yang terkait dengan
          kepemilikan aset sewaan berada pada lessor atau lessee, dan pada substansi transaksi daripada
          bentuk kontraknya, pada tanggal pengakuan awal.

     x.   Kuasi Re-organisasi

          Kuasi-reorganisasi merupakan prosedur akuntansi yang mengatur entitas merestrukturisasi ekuitasnya
          dengan mengeliminasi defisit dan menilai kembali seluruh aset dan liabilitas pada nilai wajar. Dengan
          melakukan prosedur ini, entitas diharapkan dapat melanjutkan usahanya seperti baru, dengan laporan
          posisi keuangan konsolidasian yang menunjukkan posisi keuangan yang lebih baik tanpa defisit dari
          masa lampau.

          Nilai wajar aset dan liabilitas ditentukan berdasarkan nilai pasar. Bila nilai pasar tidak tersedia, estimasi
          nilai wajar didasarkan pada informasi terbaik yang tersedia. Estimasi nilai wajar dilakukan dengan
          mempertimbangkan harga aset sejenis dan teknik penilaian yang paling sesuai dengan karakteristik
          aset dan liabilitas yang bersangkutan, antara lain metode nilai kini dan arus kas diskonto.

          Sesuai dengan PSAK tersebut, eliminasi atas saldo defisit terhadap akun-akun ekuitas dilakukan
          melalui urutan prioritas sebagai berikut:
          i. Cadangan umum;
          ii. Cadangan khusus;
          iii. Selisih penilaian aset dan liabilitas dan selisih penilaian sejenis;
          iv. Tambahan modal disetor dan sejenisnya;
          v. Modal saham

          Seperti yang dijelaskan pada Catatan 38, Perusahaan dan AG, Entitas Anak melakukan kuasi-
          reorganisasi pada tanggal 30 Juni 2012 mengikuti persyaratan dari PSAK diatas.

     y.   Perubahan kebijakan akuntansi

          Pada tanggal 1 Januari 2021, Grup menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”)
          dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) baru dan revisi yang efektif sejak tanggal
          tersebut. Perubahan kebijakan akuntansi Grup telah dibuat seperti yang disyaratkan, sesuai dengan
          ketentuan transisi dalam masing-masing standar dan interpretasi.




                                                             24
Page 27
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     y.   Perubahan kebijakan akuntansi (lanjutan)

          Pada tanggal 1 Januari 2021, Grup menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”)
          dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) baru dan revisi yang efektif sejak tanggal
          tersebut. Perubahan kebijakan akuntansi Grup telah dibuat seperti yang disyaratkan, sesuai dengan
          ketentuan transisi dalam masing-masing standar dan interpretasi.

          Penerapan standar dan interpretasi yang baru dan direvisi berikut ini tidak menghasilkan perubahan
          besar terhadap kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak material pada jumlah yang
          dilaporkan untuk tahun keuangan saat ini atau sebelumnya:
          • Amandemen PSAK No.73 : Sewa tentang Konsesi Sewa terkait Covid-19;
          • Amandemen PSAK 22: Kombinasi bisnis tentang Definisi Bisnis;
          • Amandemen PSAK 55, PSAK 60, PSAK 62, PSAK 71 dan PSAK 73: Reformasi Acuan Suku Bunga
              (Tahap2);
          • Amandemen PSAK 57, Provisi, Liabilitas Kontijensi dan aset kontinjensi tentang kontrak
              memberatkan – biaya memenuhi kontrak;
          • Penyesuaian tahunan 2020 – PSAK No.71: Instrumen Keuangan
          • Penyesuaian tahunan 2020 – PSAK No.69: Agrikultur

          Sebagai bagian dari pemeliharaan dan perbaikan PSAK, berikut adalah ringkasan informasi tentang
          penyempurnaan PSAK tahunan yang berlaku efektif untuk periode tahunan yang dimulai pada atau
          setelah 1 januari 2022. Penyempurnaan PSAK tahunan pada dasarnya merupakan serangkaian
          amandemen lingkup sempit yang memberikan klarifikasi agar tidak terjadi perubahan yang signifikan
          terhadap prinsip-prinsip yang ada atau prinsip-prinsip baru.
          • PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan.
          • PSAK 13: Properti Investasi, tentang pengungkapan penerapan model nilai wajar telah dihapus.
          • PSAK 48: Penurunan Nilai Aset, tentang ruang lingkup penurunan nilai aset dan menghapus
              perbedaan dengan IFRS pada IAS 36 paragraf 04(a).
          • PSAK 66: Pengaturan Bersama, mengenai penyesuaian pada paragraf 25, PP11, PP33A(b) dan
              catatan kakinya, C12 dan C14 tentang rujukan ke PSAK 71: Instrumen Keuangan.
          • ISAK 16: Pengaturan Konsesi Jasa, mengenai penyesuaian dalam beberapa paragraf dalam contoh
              ilustrasi agar konsisten dengan PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan.




                                                        25
Page 28
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI YANG SIGNIFIKAN

     Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
     pertimbangan. Estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban,
     aset dan liabilitas, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut
     dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas yang terpengaruh pada
     periode pelaporan berikutnya.

     Pertimbangan

     Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup yang
     memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian:

     Penentuan mata uang fungsional

     Mata uang fungsional dari Grup adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana Grup beroperasi.
     Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan dan beban dari penjualan barang
     dan jasa yang diberikan.

     Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

     Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan
     dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan
     dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup seperti diungkapkan pada Catatan
     2e.

     Penyisihan penurunan nilai piutang usaha

     Grup mengevaluasi akun tertentu yang mana diketahui bahwa pelanggan tersebut tidak dapat memenuhi
     kewajiban keuangannya. Dalam hal tersebut, Grup mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi yang
     tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status kredit
     dari pelanggan berdasarkan catatan kredit dari pihak-pihak ketiga yang tersedia dan faktor pasar yang telah
     diketahui, untuk mencatat provisi spesifik atas pelanggan terhadap jumlah terutang guna mengurangi jumlah
     piutang yang diharapkan dapat diterima oleh Grup. Provisi spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan
     jika tambahan informasi yang diterima mempengaruhi jumlah cadangan kerugian atas penurunan nilai
     piutang usaha.

     Pajak Penghasilan

     Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
     transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
     usaha normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan
     terdapat tambahan pajak penghasilan badan.

     Aset Pajak Tangguhan

     Aset pajak tangguhan diakui atas rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar kemungkinannya
     bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat digunakan. Estimasi
     signifikan oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui,
     berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak dan strategi perencanaan pajak masa
     depan.




                                                          26
Page 29
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Estimasi dan Asumsi

     Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
     memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
     periode berikutnya, diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter
     yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Asumsi dan situasi mengenai
     perkembangan masa depan, mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup.
     Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

     Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan

     Penyisihan penurunan nilai persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk
     namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual pasar, estimasi biaya
     penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Provisi dievaluasi kembali dan disesuaikan
     jika terdapat tambahan informasi yang mempengaruhi jumlah yang diestimasi. Nilai tercatat persedian Grup
     diungkapkan dalam Catatan 8.

     Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap

     Mengestimasi masa manfaat ekonomis asset tetap, biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan
     menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya kecuali mesin dan
     peralatan pabrik tertentu pada entitas anak yang disusutkan dengan menggunakan metode produktif-output.
     Manajemen antara 1 sampai dengan 20 tahun, yang merupakan masa manfaat ekonomis yang secara
     umum diharapkan dalam industri di mana Grup menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan
     perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya
     beban penyusutan masa depan mungkin direvisi. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 2j dan
     11.

     Estimasi Umur Produktif Tanaman Telah Menghasilkan

     Umur produktif tanaman telah menghasilkan diestimasi berdasarkan jangka waktu tanaman tersebut
     diharapkan menghasilkan. Estimasi tersebut didasarkan pada evaluasi teknis internal dan pengalaman
     dengan tanaman sejenis. Umur produktif tanaman ditelaah secara berkala dan diperbarui jika estimasi
     berbeda dari perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena fisik dan kondisi teknis tanaman. Penjelasan
     lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 2k dan 12.

     Penyisihan atas penurunan nilai piutang usaha

     Grup menetapkan estimasi penyisihan penurunan nilai piutang usaha menggunakan pendekatan yang
     disederhanakan dari KKE. Matriks provisi digunakan untuk menghitung KKE untuk piutang usaha dan lain-
     lain. Tarif provisi didasarkan pada hari tunggakan untuk pengelompokan berbagai segmen pelanggan yang
     memiliki pola kerugian serupa.

     Matriks provisi awalnya didasarkan pada riwayat tingkat kerugian pelanggan. Grup akan melakukan
     penyesuaian pengalaman kerugian historis dengan informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika
     prakiraan kondisi ekonomi yang terkait erat dengan riwayat tingkat kerugian diperkirakan akan memburuk
     pada tahun berikutnya yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah gagal bayar pada sektor-sektor
     pelanggan beroperasi, riwayat tingkat kerugian disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, riwayat tingkat
     gagal bayar yang diamati diperbarui dan perubahan dalam estimasi berwawasan ke depan dianalisis.

     Evaluasi atas korelasi antara tingkat gagal bayar yang diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi
     dan KKE, adalah estmasi signifikan. Jumlah KKE sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan
     kondisi ekonomi. Kerugian kredit historis Kelompok Usaha dan perkiraan kondisi ekonomi mungkin tidak
     mewakili tingkat gagal bayar pelanggan aktual di masa depan.




                                                          27
Page 30
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

     Penyisihan atas penurunan nilai piutang plasma

     Piutang plasma merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pengembangan perkebunan plasma. Grup
     menetapkan estimasi penyisihan penurunan nilai piutang plasma dengan menggunakan pendekatan umum
     KKE karena piutang ini mengandung komponen pembiayaan yang signifikan.

     Jika belum ada peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak awal kontrak, penyisihan didasarkan pada
     KKE 12 bulan. Grup menetapkan piutang dari masing-masing proyek plasma mengalami peningkatan risiko
     kredit yang signifikan ketika biaya pengembangan aktual per hektar melebihi biaya pengembangan per
     hektar yang disepakati dalam perjanjian kredit antara koperasi dan kreditur. Pada titik ini, Grup menetapkan
     estimasi kerugian penurunan nilai menggunakan KKE sepanjang umurnya.

     Grup menghitung KKE sepanjang umurnya berdasarkan perkiraan kekurangan kas, didiskontokan dengan
     perkiraan SBE awal. Kekurangan kas adalah selisih antara arus kas yang menjadi hak Grup sesuai kontrak
     dan arus kas yang diharapkan akan diterima Kelompok Usaha, yang diestimasi berdasarkan pendapatan
     dari perkebunan plasma dikurangi biaya penjualan. pembayaran pokok dan bunga ke bank. Input utama
     yang digunakan untuk estimasi ini adalah harga jual TBS, hasil produksi perkebunan plasma, biaya produksi
     dan tingkat inflasi. Penyisihan ini dievaluasi ulang dan disesuaikan dengan tambahan informasi yang
     diterima pada setiap tanggal pelaporan.

     Penurunan Nilai Goodwill

     Akuisisi bisnis tertentu oleh Grup menimbulkan goodwill. Sesuai PSAK No.22 (Revisi 2014), “Kombinasi
     Bisnis”, goodwill tidak diamortisasi dan diuji untuk penurunan nilai setiap tahunnya. Nilai tercatat goodwill
     Grup pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp3.434.203.348.
     Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 15.

     Pengujian penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Dalam hal ini, goodwill diuji
     untuk penurunan nilai setiap tahunnya dan jika terdapat indikasi penurunan nilai. Manajemen harus
     menggunakan pertimbangan dalam mengestimasi nilai terpulihkan dan menentukan adanya indikasi
     penurunan nilai.

     Imbalan Kerja

     Penentuan liabilitas dan biaya pension dan liabilitas imbalan kerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi
     yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut
     termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan
     tahunan, tingkat kecacatan, umur pension dan tingkat kematian. Hasil actual yang berbeda dari asumsi yang
     ditetapkan Grup langsung diakui dalam laba atau rugi pada saat terjadinya. Sementara Grup berkeyakinan
     bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil actual atau perubahan
     signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas
     pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto.

     Penurunan nilai aset non-keuangan

     Penurunan nilai terjadi pada saat nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkannya, yaitu yang lebih tinggi
     antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual
     didasarkan pada data yang tersedia dari perjanjian penjualan yang mengikat yang dibuat dalam transaksi
     normal atas aset serupa atau harga pakar yang dapat diamati dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat
     diatribusikan dengan pelepasan aset.

     Berdasarkan penilaian, manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi atas kemungkinan
     penurunan nilai potensial atas aset non-keuangan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.



                                                           28
Page 31
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Penentuan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan

     Ketika nilai wajar dari aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat dalam laporan posisi keuangan
     konsolidasian tidak dapat diambil dari pasar yang aktif, maka nilai wajarnya ditentukan dengan
     menggunakan tekhnik penilaian termasuk model discounted cash flow. Masukan untuk model tersebut dapat
     diambil dari pasar yang dapat diobservasi, tetapi apabila hal ini tidak dimungkinkan, sebuah tingkat
     pertimbangan disyaratkan dalam menetapkan nilai wajar. Pertimbangan tersebut mencakup penggunaan
     masukan seperti resiko likuiditas, resiko kredit dan volatilitas. Perubahan dan asumsi mengenai factor-faktor
     tersebut dapat mempengaruhi nilai wajar dan instrument keuangan yang dilaporkan.


4.   KAS DAN BANK

                                                         30 September 2023          31 Desember 2022

     Kas
     Rupiah                                                          2.119.797                 2.886.748
     Sub-total                                                       2.119.797                 2.886.748

     Bank
     Rupiah
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                    48.522.120                48.747.122
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                   185.525.237               185.919.214
         PT Bank Central Asia Tbk                                  45.673.218                28.033.738

     Dolar AS
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                     3.380.476                 4.840.901
         PT Bank Central Asia Tbk                                  28.530.595                30.323.094
     Sub-total                                                    311.631.646               297.864.069
     Total Kas dan Bank                                           313.751.443               300.750.817



5.   PIUTANG USAHA DARI PIHAK KETIGA

     Rincian atas piutang usaha berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut:

                                                         30 September 2023          31 Desember 2022

     PT Mega Bintang Buanatama                                  19.348.400.000           19.348.400.000
     PT Perkasa Anugerah Bestari Raya                            6.040.775.400            6.040.775.400
     PT Pratama Permata Perkasa Perdana                          5.736.851.400            5.736.851.400
     PT Intan Bahtera Jaya                                       1.468.256.068            1.468.256.068
     Lain-lain (Masing-masing kurang dari Rp500 juta )             240.735.548              251.064.901

     Sub-total                                                  32.835.018.416           32.845.347.769

     Dikurangi penyisihan penurunan nilai                       (3.776.130.600)           (3.776.130.600)
     Total                                                      29.058.887.816           29.069.217.169




                                                           29
Page 32
                            PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                              Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


5.   PIUTANG USAHA DARI PIHAK KETIGA (lanjutan)

     Analisa umur piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                         30 September 2023       31 Desember 2022

     Pihak Ketiga
         Belum jatuh tempo                                                   -       11.777.626.800
         Telah jatuh tempo :
             Sampai dengan 1 bulan                                           -                    -
             > 1 bulan - 3 bulan                                             -                    -
             > 3 bulan                                          32.835.018.416       21.067.720.969
     Total                                                      32.835.018.416       32.845.347.769


     Rincian piutang usaha pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, berdasarkan mata uang
     adalah sebagai berikut:

                                                         30 September 2023       31 Desember 2022

     Pihak Ketiga
         Rupiah                                                 32.633.875.654       32.635.097.025
         Dolar AS                                                  201.142.762          210.250.744
     Total                                                      32.835.018.416       32.845.347.769


     Manajemen Grup berpendapat bahwa jumlah penyisihan penurunan nilai piutang sebesar Rp3.776.130.600
     cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas penurunan nilai piutang tersebut.


6.   PIUTANG LAIN-LAIN DARI PIHAK KETIGA

     Rincian piutang lain-lain pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, adalah sebagai berikut:

                                                         30 September 2023       31 Desember 2022

     Pihak Ketiga
     Lain-lain (Masing-masing kurang dari Rp500 juta )            456.527.252           456.527.252

     Total                                                        456.527.252           456.527.252


     Manajemen berpendapat bahwa seluruh piutang lain-lain dapat ditagih seluruhnya. Sehingga tidak ada
     penyisihan penurunan nilai atas piutang lain-lain.




                                                           30
Page 33
                            PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                              Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


7.   SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI

     a. Kompensasi yang dibayar atau terutang pada Dewan Komisaris dan Direksi adalah sebagai berikut:

                                                         30 September 2023            31 Desember 2022

           Gaji dan tunjangan                                    540.315.000                1.541.538.120

           Total                                                 540.315.000                1.541.538.120


     b. Sifat berelasi

             Pihak Hubungan Istimewa            Sifat Hubungan           Sifat Saldo Akun dan Transaksi
            Dewan Komisaris dan Direksi        Manajemen kunci               Kompensasi dan Remunerasi


8.   PERSEDIAAN

     Rincian persediaan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, adalah sebagai berikut:

                                                     30 September 2023             31 Desember 2022

     Manufaktur
     Barang dalam proses                                     614.600.778                  614.600.778
     Bahan baku                                              431.743.468                  431.743.468
     Bahan pembungkus                                        534.448.344                  534.448.344
     Barang jadi                                              13.841.631                   13.879.391

     Net                                                    1.594.634.221                1.594.671.981


     Beban pokok penjualan yang dialokasikan dari persediaan adalah sebagai berikut:

                                                     30 September 2023             31 Desember 2022

     Bahan baku, pembungkus yang digunakan                               -                          -
     Barang dalam proses                                                 -                 29.049.435
     Barang jadi (manufaktur)                                            -                          -
     Barang jadi (perdagangan)                                           -             45.864.000.000

     Saldo akhir                                                         -             45.893.049.435


     Manajemen berpendapat bahwa penyisihan penurunan nilai persediaan pada tanggal 30 September 2023
     dan 31 Desember 2022 cukup untuk menutupi kerugian akibat penurunan nilai.




                                                       31
Page 34
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


9.   ASET BIOLOGIS

     Aset biologis terdiri atas produk agrikultur yang tumbuh pada tanaman produktif yang disajikan dalam akun
     “Aset tidak lancar - Tanaman perkebunan” dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

                                                      30 September 2023          31 Desember 2022

     Pada nilai wajar
     Saldo awal                                                4.118.905.530           1.643.017.161
     Untung (rugi) atas perubahan
         nilai wajar aset biologis                                         -           2.475.888.369

     Total                                                     4.118.905.530           4.118.905.530


     Nilai wajar atas hasil perkebunan kelapa sawit ditentukan menggunakan pendekatan pasar (market
     approach) berdasarkan harga pasar dari produk sebagaimana diterapkan pada estimasi volume produk.


10. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA

     Rincian uang muka dan biaya dibayar dimuka pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022,
     adalah sebagai berikut:

                                                      30 September 2023          31 Desember 2022

     Uang muka atas pembelian aset tetap                      24.532.515.000          24.532.515.000
     Biaya dibayar dimuka                                        609.619.898             668.440.810

     Total                                                    25.142.134.898          25.200.955.810


     Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, uang muka atas pembelian aset tetap merupakan
     pembayaran uang muka atas pembelian lahan dan uang muka atas pembangunan pabrik kelapa sawit.




                                                         32
Page 35
                             PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                               Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


11. ASET TETAP

                                                                      30 September 2023
                             Saldo Awal        Penambahan               Pengurangan           Reklasifikasi       Saldo Akhir

   Biaya Perolehan
   Pemilikan Langsung
   Tanah                     273.751.560.022                 -                         -                      -   273.751.560.022
   Bangunan                    1.875.732.736                 -                         -                      -     1.875.732.736
   Mesin dan Peralatan
      pabrik                  96.763.649.739                 -                         -                      -    96.763.649.739
   Peralatan berat             1.153.637.425                 -                         -                      -     1.153.637.425
   Peralatan kantor dan
      inventaris               7.702.026.328                 -                         -                     -      7.702.026.328
   Kendaraan                   7.224.664.503                 -                         -        (4.264.946.744)     2.959.717.759
   Sarana dan prasana
      kebun                   33.838.441.186                 -                         -                      -    33.838.441.186
   Aset tetap dalam
      penyelesaian                         -                 -                         -                      -                 -

   Total                     422.309.711.939                 -                         -        (4.264.946.744)   418.044.765.195

   Akumulasi Penyusutan
   Pemilikan Langsung
   Bangunan                    1.656.970.469       33.038.973                          -                      -     1.690.009.442
   Mesin dan Peralatan
      pabrik                  37.404.700.054      476.093.246                          -                      -    37.880.793.300
   Peralatan berat             1.299.356.259                -                          -                      -     1.299.356.259
   Peralatan kantor dan
      inventaris               7.675.525.178       26.286.476                          -            (9.791.485)     7.692.020.169
   Kendaraan                   6.993.491.884       38.518.078                          -        (4.120.442.046)     2.911.567.916
   Sarana dan prasana
      kebun                   18.500.104.113     1.292.378.596                         -                      -    19.792.482.709

   Total                      73.530.147.957     1.866.315.369                         -        (4.130.233.531)    71.266.229.795

   Nilai Tercatat            348.779.563.982                                                                      346.778.535.400



                                                                      31 Desember 2022
                             Saldo Awal        Penambahan                Pengurangan          Reklasifikasi       Saldo Akhir

   Biaya Perolehan
   Pemilikan Langsung
   Tanah                      91.245.033.684                 -                            -   182.506.526.338     273.751.560.022
   Bangunan                    2.724.882.020                 -                            -      (849.149.284)      1.875.732.736
   Mesin dan Peralatan
      pabrik                 200.843.166.763                 -                            -   (104.079.517.024)    96.763.649.739
   Peralatan berat             1.153.637.425                 -                            -                  -      1.153.637.425
   Peralatan kantor dan
      inventaris               7.702.026.328                 -                            -                   -     7.702.026.328
   Kendaraan                   7.224.664.503                 -                            -                   -     7.224.664.503
   Sarana dan prasana
      kebun                   33.838.441.186                 -                            -                   -    33.838.441.186
   Aset tetap dalam
      penyelesaian             1.117.893.724                 -             1.117.893.724                      -                 -

   Total                     345.849.745.633                 -             1.117.893.724        77.577.860.030    422.309.711.939

   Akumulasi Penyusutan
   Pemilikan Langsung
   Bangunan                    1.471.920.158       185.050.311                            -                   -     1.656.970.469
   Mesin dan Peralatan
      pabrik                  40.443.412.542                 -             3.038.712.488                      -    37.404.700.054
   Peralatan berat             1.082.846.374       216.509.885                         -                      -     1.299.356.259
   Peralatan kantor dan
      inventaris               7.703.523.528        11.941.644                39.939.994                      -     7.675.525.178
   Kendaraan                   7.076.210.883        15.281.001                98.000.000                      -     6.993.491.884
   Sarana dan prasana
      kebun                   16.776.932.656     1.723.171.457                            -                   -    18.500.104.113

   Total                      74.554.846.141     2.151.954.298             3.176.652.482                      -    73.530.147.957

   Nilai Tercatat            271.294.899.492                                                                      348.779.563.982




                                                                 33
Page 36
                             PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                               Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


11. ASET TETAP (lanjutan)

    Grup telah melakukan evaluasi terhadap nilai asset tetap perusahaan dengan menugaskan KJPP
    Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (FDI). Berdasarkan laporan penilaian dari KJPP FDI tertanggal 16
    Desember 2022 menyatakan bahwa nilai wajar atas aset tetap berupa tanah, bangunan, sarana pelengkap
    serta mesin dan peralatan pabrik biodiesel berlokasi di Pontianak dan kabupaten Gresik. Metode penilaian
    yang digunakan adalah pendekatan nilai pasar dan biaya.

    Berikut rincian kesimpulan nilai wajar dari hasil laporan penilaian dibandingkan dengan nilai buku aset tetap
    untuk tanggal 30 September 2023.

                                                                           31 Desember 2022
                                                                Nilai buku                      Nilai wajar

    Tanah                                                        86.206.073.662                   86.206.073.662
    Bangunan dan sarana pelengkap                                 1.406.299.285                    1.406.299.285
    Mesin dan peralatan                                         271.079.964.542                 271.079.964.542
    Total                                                       358.692.337.489                 358.692.337.489


    Tanah, bangunan pabrik, mesin dan peralatan milik PT Anugerahinti Gemanusa dijadikan sebagai jaminan
    untuk fasilitas pinjaman modal kerja dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat
    Indonesia (Persero) Tbk, masing-masing pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 (Catatan
    17 dan 23).

    Aset dalam penyelesaian pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 merupakan bangunan
    kantor dengan persentase penyelesaian 95%. Seluruh aset dalam penyelesaian diperkirakan akan selesai
    pada tahun 2022.

    Beban penyusutan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022,
    dialokasikan sebagai berikut:

                                                              30 September 2023                   31 Desember 2022

    Beban pokok penjualan (Catatan 30)                                1.001.649.630                              414.023.308
    Beban umum dan
       administrasi (Catatan 32)                                        864.665.739                          1.737.930.990

    Total                                                             1.866.315.369                          2.151.954.298



12. TANAMAN PERKEBUNAN

    a. Tanaman menghasilkan
                                                                      30 September 2023
                                Saldo Awal         Penambahan           Pengurangan          Reklasifikasi            Saldo Akhir

        Harga perolehan         287.723.913.346                  -                       -                   -        287.723.913.346
        Akumulasi amortisasi   (153.956.464.138)   (10.799.315.992)                      -                   -       (164.755.780.130)

        Nilai buku neto        133.767.449.208     (10.799.315.992)                      -                   -       122.968.133.216



                                                                      31 Desember 2022
                                Saldo Awal         Penambahan           Pengurangan          Reklasifikasi            Saldo Akhir

        Harga perolehan         497.396.539.540                  -                       -   (209.672.626.194)        287.723.913.346
        Akumulasi amortisasi   (133.267.197.364)   (20.689.266.774)                      -                  -        (153.956.464.138)

        Nilai buku neto        364.129.342.176     (20.689.266.774)                      -   (209.672.626.194)       133.767.449.208




                                                                 34
Page 37
                             PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                               Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


12. TANAMAN PERKEBUNAN (lanjutan)

   a. Tanaman menghasilkan (lanjutan)

      Grup telah melakukan evaluasi terhadap nilai asset tetap perusahaan dengan menugaskan KJPP
      Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (FDI). Berdasarkan laporan Penilaian dari KJPP FDI tertanggal 16
      Desember 2022 menyatakan bahwa nilai wajar atas tanaman yang menghasilkan yang berlokasi di
      Pontianak dengan menggunakan Metode pendekatan pendapatan (Pendapatan bersih) dan umur
      ekonomis tanaman menghasilkan berdasarkan estimasi KJPP yaitu 20-25 tahun nilai wajar tanaman
      yang menghasilkan sebesar Rp353.360.879.904.

   b. Tanaman belum menghasilkan

                                                                        30 September 2023
                                   Saldo Awal         Penambahan          Pengurangan             Reklasifikasi       Saldo Akhir

       Harga perolehan              95.422.082.055                 -                       -                      -    95.422.082.055
       Pembibitan                    6.657.949.528                 -                       -                      -     6.657.949.528

       Sub total                   102.080.031.583                 -                       -                      -   102.080.031.583

       Penurunan nilai
          tanaman belum
          menghasilkan             (95.423.937.571)                -                       -                      -   (95.423.937.571)

       Sub total                   (95.423.937.571)                -                       -                      -   (95.423.937.571)
       Total nilai tercatat neto     6.656.094.012                                                                      6.656.094.012


                                                                        31 Desember 2022
                                   Saldo Awal         Penambahan          Pengurangan             Reklasifikasi       Saldo Akhir

       Harga perolehan              95.422.082.055                 -                       -                      -    95.422.082.055
       Pembibitan                    6.657.949.528                 -                       -                      -     6.657.949.528

       Sub total                   102.080.031.583                 -                       -                      -   102.080.031.583

       Penurunan nilai
          tanaman belum
          menghasilkan             (95.423.937.571)                -                       -                      -   (95.423.937.571)

       Sub total                   (95.423.937.571)                -                       -                      -   (95.423.937.571)
       Total nilai tercatat neto     6.656.094.012                                                                      6.656.094.012



      Berikut informasi mengenai perkebunan milik Inti dan Plasma:

                                                             MBS                              MPK
        Lokasi                                           Kab. Landak                      Kab. Landak
                                                       Kalimantan Barat                 Kalimantan Barat
        Izin Lokasi                                       20.000 Ha                        20.000 Ha
        Hak Guna Usaha – Inti                              9.225 Ha                        10.527 Ha
        Hak Guna Usaha – Plasma                            4.067 Ha                         4.455 Ha
        Area yang ditanami                                12.000 Ha                        12.000 Ha
        Telah ditanam                                      3.235 Ha                         5.104 Ha
        Tahun tanam:
            2009                                            492 Ha                              717 Ha
            2010                                            800 Ha                             1.456 Ha
            2011                                            532 Ha                              828 Ha
            2012                                            420 Ha                              469 Ha
            2013                                            524 Ha                              940 Ha
            2014                                            364 Ha                              609 Ha
            2015                                            103 Ha                              185 Ha

      Hak Guna Usaha (HGU) – Inti dengan total luasan 19.752 ha berlaku sampai dengan tahun 2049.




                                                                   35
Page 38
                        PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                          Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


12. TANAMAN PERKEBUNAN (lanjutan)

   Tanaman kelapa sawit milik MPK dan MBS dijadikan jaminan atas fasilitas kredit investasi yang diperoleh
   dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (Catatan 23).

   Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen entitas anak belum
   mengasuransikan tanaman perkebunan terhadap resiko kerugian atas kebakaran, wabah penyakit dan
   resiko lainnya dan berencana mengasuransikan tanaman terhadap resiko tersebut.

   Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai tanaman perkebunan pada tanggal 30
   September 2023 dan 31 Desember 2022 cukup untuk menutupi kerugian penurunan nilai tanaman
   perkebunan.


13. PROPERTI INVESTASI

   PT Anugerahinti Gemanusa (AG) memiliki dua (2) bidang tanah dengan nomor Hak Guna Bangunan (HGB)
   No. 53 dan No. 54 seluas 15.103 m2 dan 49.855 m2. Kedua bidang tanah terletak di Desa Gerem, Serang.
   Tanggal jatuh tempo dari HGB tersebut adalah 24 September 2027. Harga perolehan dari dua bidang tanah
   diklasifikasikan sebagai properti investasi pada laporan posisi keuangan konsolidasian dan mempunyai nilai
   wajar masing-masing sebesar Rp168.859.000.000 pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember
   2022.

   Berdasarkan penilaian independen oleh Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan, dalam laporan
   No.00018/2.0176-01/PI/10/0551/1/XII/2022 tanggal 16 Desember 2022, dengan menggunakan
   perbandingan data pasar. Nilai wajar properti investasi masing-masing senilai Rp168.859.000.000 pada
   tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.

   Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa HGB tersebut dapat diperpanjang pada saat berakhirnya hak
   tersebut dan tidak terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan
   nilai properti investasi pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.


14. PIUTANG PLASMA

   Rincian piutang plasma adalah sebagai berikut:

                                                     30 September 2023          31 Desember 2022

    Koperasi Dara Ria                                       79.892.019.074           79.892.019.074
    Koperasi Parene'an                                      51.586.001.496           51.586.001.496

    Total                                                131.478.020.570            131.478.020.570


   Kebijakan pemerintah Indonesia mewajibkan perusahaan perkebunan untuk mengembangkan perkebunan
   plasma. Terkait hal ini, Grup (disebut sebagai “Perusahaan Inti”), memiliki komitmen dengan “Koperasi Unit
   Desa (KUD)” untuk petani plasma agar mengembangkan perkebunan plasma. Pembiayaan perkebunan
   plasma ini disediakan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”) (Catatan 23).

   Pada saat perkebunan plasma telah menghasilkan, petani plasma berkewajiban untuk menjual seluruh hasil
   perkebunan tersebut kepada Perusahaan Inti, dan melunasi angsuran fasilitas kredit investasi yang
   diperoleh dari bank sesuai dengan skema pengembangan perkebunan plasma menggunakan dana yang
   dipotong dari hasil penjualan panen plasma perkebunan.




                                                       36
Page 39
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


14. PIUTANG PLASMA (lanjutan)

   Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tidak ada pembangunan plasma Grup.
   Pergerakan piutang plasma dalam laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut:

                                                      30 September 2023          31 Desember 2022

    Saldo awal tahun                                      131.478.020.570             130.656.830.410
    Bunga dalam masa pembangunan (plasma)                               -                           -
    Biaya umum dan administrasi                                         -                 821.190.160
    Saldo akhir                                           131.478.020.570             131.478.020.570


   Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat bukti objektif penurunan nilai piutang plasma dan seluruhnya
   dapat tertagih, sehingga tidak diperlukan penyisihan atas penurunan nilai piutang plasma.

15. GOODWILL

   Perusahaan mengakui goodwill yang timbul sehubungan dengan perolehan kepemilikan pada MBS. Nilai
   tercatat goodwill ini sebesar Rp3.434.203.348 pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.

   Tidak ada penurunan nilai atas goodwill yang diakui untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September
   2023 dan 31 Desember 2022.


16. UANG JAMINAN

   Uang jaminan merupakan jaminan atas sewa gedung masing-masing sebesar Rp150.122.700 dan
   Rp150.532.700 pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.


17. UTANG BANK JANGKA PENDEK

   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)

   Pada tanggal 29 Juni 2015, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit modal kerja dengan nilai maksimum
   Rp20.000.000.000 yang digunakan untuk mengambilalih utang jangka pendek dari PT Bank J Trust
   Indonesia Tbk (Bank J Trust/semula PT Bank Mutiara Tbk) (KMK takeover). Perusahaan juga memperoleh
   kredit modal kerja masing masing sebesar Rp10.000.000.000 (KMK I) dan Rp70.000.000.000 (KMK II) yang
   digunakan untuk tambahan modal kerja usaha perdagangan biodiesel dan bahan kimia. Kredit ini akan
   berjalan hingga satu (1) tahun setelah tanggal perjanjian kredit dan dapat diperpanjang dengan kesepakatan
   tertulis dari para pihak. Fasilitas tersebut dikenakan bunga 13% per tahun.

   Fasilitas kredit tersebut telah mengalami beberapa kali perubahan, dengan perubahan terakhirtertanggal 29
   Mei 2020 sebagai berikut ini:
   1. Fasilitas kredit modal kerja dengan nilai maksimum Rp20.000.000.000 dan dikenakan bunga 9% per
      tahun dengan perincian 5% per tahun efektif dan 4% per tahun ditangguhkan sampai tanggal 30 April
      2021. Fasilitas kredit ini jatuh tempo pada tanggal 30 April 2021.
   2. Fasilitas kredit modal kerja dengan nilai maksimum Rp10.000.000.000 dan dikenakan bunga 9% per
      tahun dengan perincian 5% per tahun efektif dan 4% per tahun ditangguhkan sampai tanggal 30 April
      2021. Fasilitas kredit ini jatuh tempo pada tanggal 30 April 2021.
   3. Fasilitas kredit modal kerja term loan dengan nilai maksimum Rp34.550.695.767 (saldo per tanggal 30
      April 2020 sebesar Rp29.060.695.767) dan dikenakan bunga 9% per tahun dengan perincian 5% per
      tahun efektif dan 4% per tahun ditangguhkan sampai tanggal 30 April 2021. Fasilitas kredit ini akan jatuh
      tempo pada tanggal 30 April 2021. Pokok pinjaman dibayarkan dengan jadwal sebagai berikut:
        •     Rp5.000.000 pada bulan Mei 2020 sampai dengan April 2021
        •     Rp4.000.000.000 pada bulan Mei 2021 sampai dengan September 2021
        •     Rp9.000.695.767 pada bulan Oktober 2021

                                                        37
Page 40
                         PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                           Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


17. UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan)

   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) (lanjutan)

   Fasilitas kredit tersebut telah mengalami beberapa kali perubahan, dengan perubahan terakhirtertanggal 29
   Mei 2020 sebagai berikut ini: (lanjutan)
   4. Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) yang belum dibayarkan sebesar Rp17.327.653.200
      didudukan dalam kredit langsung dan harus dibayarkan paling lambat 31 Desember 2020 dan atas
      seluruh fasilitas SKBDN dengan nilai maksimum Rp35.000.000.000 ditutup.
   5. Fasilitas kredit modal kerja dengan nilai maksimum Rp17.327.653.200 atas SKBDN yang belum
      dibayarakan dan dikenakan bunga dan dikenakan bunga 9% per tahun dengan perincian 5% per tahun
      efektif dan 4% per tahun ditangguhkan sampai tanggal 30 April 2021. Fasilitas kredit ini jatuh tempo pada
      tanggal 30 April 2021.
   6. Perjanjian penyelesaian hutang sebesar Rp1.345.768.796. Fasilitas kredit ini akan jatuh tempo pada
      tanggal 30 April 2022. Pokok pinjaman akan dibayarkan dengan jadwal sebagai berikut:
      • Rp5.000.000 pada bulan Mei 2020 sampai dengan April 2021
      • Rp100.000.000 pada bulan Mei 2021 sampai dengan Maret 2022
      • Rp185.768.796 pada bulan April 2022
   7. Perjanjian penyelesaian hutang sebesar Rp416.264.740. Fasilitas kredit ini akan jatuh tempo pada
      tanggal 30 April 2022. Pokok pinjaman akan dibayarkan dengan jadwal sebagai berikut:
      • Rp5.000.000 pada bulan Mei 2020 sampai dengan April 2021
      • Rp25.000.000 pada bulan Mei 2021 sampai dengan Maret 2022
      • Rp81.264.740 pada bulan April 2022

   Jaminan dari fasilitas kredit ini adalah sebagai berikut:

   a. 2 (dua) bidang tanah dengan SHGB No. 53 dan 54 yang terletak di Jl. Raya Merak Gerem, Lingkungan
      Kali Baru RT. 04 RW. 02, Desa Gerem, Kec. Pulomerak, Cilegon Banten, atas nama PT Anugerahinti
      Gemanusa dengan nilai penjaminan masing-masing Rp20.000.000.000            dan Rp60.000.000.000
      (Catatan 11);
   b. 1 (satu) bidang tanah SHGB No. 166 yang terletak di Jl. Raya Merak Gerem, Lingkungan Kali Baru RT.
      04 RW. 02, Desa Gerem, Kec. Pulomerak, Cilegon Banten atas nama PT Bumi Persada Agung dengan
      nilai penjaminan Rp20.000.000.000;
   c. Tagihan piutang usaha akan diikat Fidusia notarial sebesar Rp70.000.000.000 (Catatan 5);
   d. Persediaan bahan kimia yang akan di biayai sebesar Rp7.000.000.000 (Catatan 8).

   Perusahaan diwajibkan untuk menjaga current ratio minimal 1 kali, debt to equity tidak melebihi 2,5 kali dan
   debt service coverage minimal 100%.

   Saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, masing-masing sebesar
   Rp116.389.750.164 dan Rp113.928.241.197.




                                                          38
Page 41
                           PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                             Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


18. UTANG USAHA DARI PIHAK KETIGA

   a. Rincian utang usaha adalah sebagai berikut:

                                                         30 September 2023       31 Desember 2022

        Manufaktur                                            2.867.874.575           5.215.532.923
        Perdagangan                                          10.291.227.814          10.301.907.025
        Perkebunan                                            8.215.335.948           8.342.135.813
        Total                                                21.374.438.337          23.859.575.761


   b. Rincian berdasarkan umur adalah sebagai berikut:

                                                         30 September 2023       31 Desember 2022

        Belum jatuh tempo                                                    -        8.932.701.000
        Telah jatuh tempo
            Sampai dengan 1 bulan                                         -                       -
            > 1 bulan - 3 bulan                                           -                       -
            > 3 bulan                                        21.374.438.337          14.926.874.761

        Total                                                21.374.438.337          23.859.575.761


   c.   Rincian berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:

                                                         30 September 2023       31 Desember 2022

        Rupiah                                               20.081.435.229          22.577.961.765
        Dolar AS                                              1.293.003.108           1.281.613.996

        Total                                                21.374.438.337          23.859.575.761


   d. Rincian berdasarkan pihak adalah sebagai berikut:

                                                         30 September 2023       31 Desember 2022

        PT Jasa Prima Lintas Perkasa                            8.932.701.000         8.932.701.000
        CV Bahtera Jaya                                         1.746.557.441         1.746.557.441
        PT Jasa Guna Asia Raya                                    813.084.923           813.084.923
        PT GoaUtama SinarBatuah                                   716.397.000           716.397.000
        CV Agro Sentosa Jaya                                      630.884.960           630.884.960
        PT Ayung Dirie Sarana                                     542.233.933           542.233.933
        Lain-lain (masing-masing kurang dari Rp500jt)           7.992.579.080        10.477.716.504

        Total                                                21.374.438.337          23.859.575.761




                                                        39
Page 42
                            PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                              Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


19. UTANG LAIN-LAIN – PIHAK KETIGA

                                                   30 September 2023       31 Desember 2022

    Pihak ketiga
    PT Nusa Lima Persada Maju                              4.675.993.136                    -
    Lain-lain (Masing-masing dibawah Rp500 juta)           2.075.221.208        2.077.951.462

    Total                                                  6.751.214.344        2.077.951.462



20. PERPAJAKAN

   a. Pajak dibayar dimuka

                                                   30 September 2023       31 Desember 2022

        Perusahaan
        Pajak Pertambahan Nilai                            1.795.700.554        1.607.429.289

        Entitas Anak
        Pajak Pertambahan Nilai                             459.553.980           409.584.659

        Total                                              2.255.254.534        2.017.013.948




   b. Utang pajak

                                                   30 September 2023       31 Desember 2022

        Perusahaan
        Pajak Penghasilan Pasal 21                          953.829.130           730.590.486
        Pajak penghasilan Pasal 23                           37.927.136            10.143.873
        Pajak Penghasilan Pasal 15                           11.410.086            11.410.086
        Pajak Penghasilan Pasal 4(2)                        505.215.616           495.321.015

        Sub-total                                          1.508.381.968        1.247.465.460

        Entitas Anak
        Pajak Bumi dan Bangunan                           18.791.804.691       18.016.836.427
        Pajak Penghasilan Pasal 21                           592.824.052          574.950.480
        Pajak Pertambahan Nilai                              168.841.458          168.179.201
        Pajak Penghasilan Pasal 23                            54.404.558           44.729.558
        Pajak Penghasilan Pasal 4(2)                          11.111.110           11.111.110
        Sub-total                                         19.618.985.869       18.815.806.776
        Total                                             21.127.367.837       20.063.272.236




                                                     40
Page 43
                             PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                               Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


20. PERPAJAKAN (lanjutan)

   c.   Aset (Liabilitas) pajak tangguhan

                                                                   Dikreditkan          Dikreditkan
                                                                  (dibebankan)         (dibebankan)
                                                 Saldo             ke laporan         ke penghasilan             Saldo
                                              awal tanggal          laba rugi          komprehensif           akhir tanggal
                                             1 Januari 2023       konsolidasian             lain           30 September 2023

        Perusahaan
        Aset (liabilitas) pajak tangguhan
             Liabilitas imbalan kerja             979.802.191                     -                    -          979.802.191
             Penyusutan aset tetap                (46.310.774)                    -                    -          (46.310.774)
             Rugi fiskal                       24.940.985.449                     -                    -       24.940.985.449

        Sub-total                              25.874.476.866                     -                    -       25.874.476.866

        Entitas Anak
        Aset (liabilitas) pajak tangguhan
             Liabilitas imbalan kerja             323.141.336                     -                    -          323.141.336
             Penyusutan aset tetap            (44.030.016.850)                    -                    -      (44.030.016.850)
             Rugi fiskal                       57.153.945.261                     -                    -       57.153.945.261

        Sub-total                              13.447.069.747                     -                    -       13.447.069.747

        Aset pajak tangguhan - neto            39.321.546.613                                                  39.321.546.613


        Entitas Anak
        Liabilitas pajak tangguhan
              Aset biologis                      (980.435.868)                    -                    -         (980.435.868)

             Sewa pembiayaan                     (980.435.868)                                                   (980.435.868)



                                                                   Dikreditkan          Dikreditkan
                                                                  (dibebankan)         (dibebankan)
                                                 Saldo             ke laporan         ke penghasilan            Saldo
                                              awal tanggal          laba rugi          komprehensif          akhir tanggal
                                             1 Januari 2022       konsolidasian             lain             31 Des 2022

         Perusahaan
         Aset (liabilitas) pajak tangguhan
              Liabilitas imbalan kerja            678.190.988          172.746.759         128.864.444           979.802.191
              Penyusutan aset tetap               (46.310.774)                   -                   -           (46.310.774)
              Rugi fiskal                      20.463.193.296        4.477.792.153                   -        24.940.985.449

         Sub-total                             21.095.073.510        4.650.538.912         128.864.444        25.874.476.866

         Entitas Anak
         Aset (liabilitas) pajak tangguhan
              Liabilitas imbalan kerja             256.405.053          66.736.283                     -          323.141.336
              Penyusutan aset tetap            (40.882.822.946)     (3.147.193.904)                    -      (44.030.016.850)
              Rugi fiskal                       62.180.887.305      (5.026.942.044)                    -       57.153.945.261

         Sub-total                             21.554.469.412       (8.107.399.665)                    -      13.447.069.747
         Aset pajak tangguhan - neto           42.649.542.922                                                 39.321.546.613


         Entitas Anak
         Liabilitas pajak tangguhan
               Aset biologis                     (361.463.775)        (618.972.093)                    -        (980.435.868)

              Sewa pembiayaan                    (361.463.775)                                                  (980.435.868)



   Manajemen berpendapat bahwa aset pajak tangguhan yang diakui dapat terpulihkan seluruhnya terhadap
   penghasilan kena pajak di masa yang akan datang.




                                                                   41
Page 44
                             PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                               Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


20. LIABILITAS YANG MASIH HARUS DIBAYAR

                                                            30 September 2023               31 Desember 2022

    Bunga dan penalti akrual atas pinjaman bank
        (Catatan 22)                                             256.551.311.582                  243.126.279.500
    Administrasi umum                                              3.170.104.922                    2.295.625.464
    Operasional kantor                                             2.435.162.181                    3.598.162.181
    Lain-lain                                                      3.511.371.640                    3.299.166.247

    Total                                                        265.667.950.325                  252.319.233.392



21. UANG MUKA PELANGGAN

   Akun ini merupakan uang muka untuk penjualan yang diterima dari PT Nippon Oil Indonesia.



22. UTANG BANK JANGKA PANJANG

                                                            30 September 2023               31 Desember 2022

    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                       844.275.177.240                  848.803.948.680
    Dikurangi: bagian yang
        jatuh tempo dalam 1 tahun                                    26.278.114.000                26.278.114.000
    Bagian jangka panjang                                        817.997.063.240                  822.525.834.680


   Rincian fasilitas utang bank jangka panjang dan bunga akrual atas pinjaman terkait (Catatan 21) adalah
   sebagai berikut:

                   Jenis fasilitas                     30 September 2023                           31 Desember 2022
                                             Pokok pinjaman          Bunga akrual       Pokok pinjaman          Bunga akrual
    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
    (AG) Kredit investasi                      80.930.000.000          30.557.399.572     80.930.000.000         28.053.653.209
    (AG) Kredit Modal Kerja I                  66.921.000.000          28.335.072.931     66.921.000.000         26.218.835.124
    (AG) Kredit Modal Kerja II                394.819.473.335         106.771.928.347    399.348.244.775         99.747.351.860
    (MBS) Kredit investasi                    106.662.061.292          36.915.942.463    106.662.061.292         35.135.471.038
    (MPK) Kredit investasi                    168.664.528.613          53.970.968.269    168.664.528.613         53.970.968.269
                                              817.997.063.240         256.551.311.582    822.525.834.680        243.126.279.500


   Pada tanggal 15 Juni 2021, Grup merestrukturisasi fasilitas pinjaman pada BRI. BRI memberikan keringanan
   bunga dan tunggakan denda masing-masing 50% dan 75%.




                                                                42
Page 45
                         PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                           Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


23. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan)

   PT Anugerahinti Gemanusa (AG)

   Fasilitas Kredit Investasi

   Pada tanggal 20 Februari 2013, AG memperoleh fasilitas kredit investasi dari BRI dengan jumlah maksimum
   sebesar Rp101.430.000.000. Fasilitas ini digunakan untuk mengembangkan pabrik biodiesel, methanol dan
   gliserin sesuai perjanjian antara AG dan Hudson Delphi Enginering and Construction.

   Fasilitas kredit tersebut berlaku untuk 6 tahun sejak tanggal 20 Februari 2013 dan akan jatuh tempo pada
   tanggal 22 Desember 2019.

   Pokok pinjaman akan dibayarkan setiap triwulan dengan jadwal sebagai berikut:
   • Rp10.000.000.000 pada tahun ke 2
   • Rp20.000.000.000 pada tahun ke 3
   • Rp20.000.000.000 pada tahun ke 4
   • Rp25.000.000.000 pada tahun ke 5
   • Rp26.430.000.000 pada tahun ke 6

   Fasilitas tersebut dikenakan bunga 10,5% per tahun dan akan ditelaah setiap bulannya. Pada tanggal 1 Juli
   2014, BRI merubah suku bunga menjadi 12% per tahun.

   Pada tanggal 4 Desember 2015, BRI menyetujui perubahan jumlah maksimum fasilitas kredit investasi
   menjadi sebesar Rp86.730.000.000. BRI juga menyetujui perubahan jadwal pembayaran pokok pinjaman
   dan bunga atas fasilitas kredit investasi tersebut, sebagai berikut:
   • Rp200.000.000 pada tahun ke 1
   • Rp600.000.000 pada tahun ke 2
   • Rp2.500.000.000 pada tahun ke 3
   • Rp15.000.000.000 pada tahun ke 4
   • Rp68.430.000.000 pada tahun ke 5

   Jadwal untuk pembayaran bunga dan bunga ditangguhkan (deferred interest) adalah sebagai berikut:
   • Dari bulan 1-6 sejak akad restrukturisasi kredit, sebesar 50% dan 50% sisanya dibayar secara efektif
      setiap bulan;
   • Dari bulan 7-9, sebesar 40% dan 60% sisanya dibayar secara efektif setiap bulan;
   • Dari bulan 10-12, dibayar 20% dan 80% sisanya dibayar secara efektif setiap bulan;
   • Tahun ke-2 (bulan ke-13) dan seterusnya, bunga efektif dibayar 100% sesuai ketentuan suku bunga yang
      berlaku;
   • Akumulasi deffered interest diangsur selama 24 bulan secara pro rata dimulai dari bulan ke-13.

   Fasilitas kredit tersebut berlaku untuk 4 tahun sejak tanggal 22 Desember 2015 dan jatuh tempo pada
   tanggal 22 Desember 2019.

   BRI juga menambahkan persyaratan sebagai berikut:
   a. AG diwajibkan menyerahkan surat persetujuan notarial untuk menjual aset PT Malindo Persada
      Khatulistiwa (MPK) dan PT Maiska Bhumi Semesta (MBS) dengan klausal sebagai berikut:
        • Harga penjualan asset MPK dan MBS merupakan harga yang telah disetujui oleh pihak bank BRI;
        • Hasil dari penjualan tersebut akan digunakan untuk melunasi pinjaman MPK dan MBS di BRI dan
           sisanya untuk menurunkan outstanding kredit AG di BRI;
        • Penjualan dan take over fasilitas kredit MPK dan MBS harus dilaksanakan selambat-lambatnya 18
           (delapan belas) bulan sejak akad restrukturisasi kredit.
   b. Menyerahkan surat pernyataan notarial pengurus dan pemegang saham MPK dan MBS untuk selalu
      memenuhi kewajiban kepada BRI, selama penjualan kedua perusahaan tersebut belum terealisasi.
   c. Menyerahkan surat pernyataan notarial bahwa AG tidak boleh memberikan management fee dan
      transfer price dalam bentuk apapun kepada perusahaan atau grup usaha lainnya.



                                                       43
Page 46
                         PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                           Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


23. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan)

   PT Anugerahinti Gemanusa (AG) (lanjutan)

   Fasilitas Kredit Modal Kerja I (lanjutan)

   Selain dari penambahan persyaratan kredit di atas, fasilitas ini mempunyai persyaratan dan jaminan yang
   sama dengan Fasilitas Kredit Modal Kerja II.

   Pada tanggal 12 Maret 2014, BRI dan AG menyetujui perubahan perjanjian fasilitas kredit dimana jaminan
   atas fasilitas kredit ini di cross collateral dengan fasilitas kredit yang diberikan kepada MBS dan MPK. BRI
   dan AG juga menyetujui bahwa “cross default” terjadi apabila MBS dan MPK gagal memenuhi kewajibannya
   kepada BRI.

   Saldo terutang pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebesar
   Rp80.930.000.000.

   Fasilitas Kredit Modal Kerja I

   Pada tanggal 20 Februari 2013, AG memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari BRI dengan jumlah
   maksimum sebesar US$6.350.000 yang akan digunakan untuk mengambilalih pinjaman pada Bank J Trust.

   Fasilitas kredit ini berlaku selama 6 tahun sejak tanggal 20 Februari 2013 dan akan jatuh tempo pada tanggal
   20 Februari 2019.

   Pembayaran pokok pinjaman akan dilakukan setiap triwulan dengan jadwal sebagai berikut:
   • US$850.000 pada tahun ke 2
   • US$1.000.000 pada tahun ke 3
   • US$1.250.000 pada tahun ke 4
   • US$1.500.000 pada tahun ke 5
   • US$1.750.000 pada tahun ke 6

   Fasilitas ini dikenakan bunga sebesar 6% per tahun dan akan ditelaah setiap saat.

   Pada tanggal 4 Desember 2015, BRI menyetujui perubahan jadwal Pembayaran pokok pinjaman dan
   deferred payment untuk pembayaran bunga atas fasilitas kredit modal kerja I.

   Fasilitas kredit tersebut berlaku untuk 4 tahun sejak tanggal 22 Desember 2015 dan jatuh tempo pada
   tanggal 22 Desember 2019.

   BRI mewajibkan melakukan konversi atas seluruh utang dari mata uang Dolar Amerika Serikat ke mata uang
   Rupiah.

   Pokok pinjaman akan dibayarkan setiap tahun dengan jadwal sebagai berikut:
   • Rp54.600.000 pada tahun ke 1
   • Rp163.800.000 pada tahun ke 2
   • Rp2.784.600.000 pada tahun ke 3
   • Rp8.190.000.000 pada tahun ke 4
   • Rp60.469.500.000 pada tahun ke 5

   Fasilitas ini mempunyai persyaratan deferred payment yang sama dengan fasilitas kredit investasi.
   Fasilitas ini dikenakan bunga sebesar 12% per tahun dan akan ditelaah setiap saat.
   Fasilitas ini mempunya persyaratan dan jaminan yang sama dengan Fasilitas Kredit Investasi dan Fasilitas
   Kredit Modal Kerja II.

   Saldo terutang pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebesar
   Rp66.921.000.000.


                                                        44
Page 47
                         PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                           Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


23. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan)

   PT Anugerahinti Gemanusa (AG) (lanjutan)

   Fasilitas Kredit Modal Kerja II

   Pada tanggal 20 Februari 2013, AG mendapatkan fasilitas kredit modal kerja credit overcomst tetap dengan
   jumlah maksimum sebesar US$18.670.000. Fasilitas kredit tersebut digunakan untuk mengambilalih fasilitas
   kredit modal kerja dari PT Bank J Trust Indonesia Tbk (Bank J Trust/dahulu PT Bank Mutiara Tbk) dengan
   jumlah US$3.650.000 dan Rp18.000.000.000 dan untuk digunakan sebagai modal kerja.

   Pada tanggal 24 April 2014, AG mendapatkan tambahan fasilitas kredit modal kerja II dengan jumlah
   maksimum sebesar US$8.500.000, sehingga jumlah maksimum fasilitas kredit ini menjadi sebesar
   US$27.170.000.

   Fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 20 Februari 2015 dan telah diperpanjang sampai dengan 20 Februari
   2016. Tingkat suku bunga yang dikenakan atas fasilitas ini adalah 6% per tahun.

   Fasilitas ini dijamin dengan:
   a. Tanah dan bangunan pabrik sesuai dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan No.207/Desa Roomo 4.020
       m2, yang terletak di Kawasan Industri Gresik, Jawa Timur dengan hak tanggungan sebesar
       Rp40.735.000.000;
   b. Mesin-mesin dan peralatan pabrik biodiesel berkapasitas 140.000 MTPA dengan nilai penjaminan
       Rp265.426.000.000;
   c. Seluruh persediaan stearin, biodiesel dan gliserol dengan nilai penjaminan sebesar Rp22.000.000.000;
   d. Seluruh piutang usaha dengan nilai penjaminan sebesar Rp172.575.000.000 dan Rp247.986.000.000;
   e. Jaminan pribadi dari Hadisan Sridjaja.

   AG diwajibkan untuk menjaga debt to equity ratio tidak melebihi 200%. Selain itu, AG juga dilarang, antara
   lain, untuk mengikatkan diri sebagai penjamin terhadap pihak lain, melakukan merger, akuisisi dan go public,
   melakukan perubahaan anggaran dasar dan pemegang saham, melakukan penyertaan di perusahaan lain,
   memberikan piutang kepada pemegang saham, membagikan dividen, menerima pinjaman baru dari bank
   atau lembaga keuangan lain dan menjual aset AG melebihi Rp20.000.000.000 dalam jangka waktu 1 tahun.

   Pada tanggal 4 Desember 2015, BRI menyetujui perubahan jadwal angsuran dan deferred payment fasilitas
   kredit modal kerja II dari utang bank jangka pendek menjadi utang bank jangka panjang.

   Fasilitas kredit tersebut berlaku untuk 4 tahun sejak tanggal 22 Desember 2015 dan jatuh tempo pada
   tanggal 22 Desember 2019.

   Pokok pinjaman akan dibayarkan setiap tahun sebagai berikut:

   Untuk utang bank dalam mata uang Dolar AS:
   • US$3.264 pada tahun ke 1
   • US$9.792 pada tahun ke 2
   • US$166.459 pada tahun ke 3
   • US$489.585 pada tahun ke 4
   • US$21.430.628 pada tahun ke 5

   Untuk utang bank dalam mata uang Rupiah:
   • Rp10.047.847 pada tahun ke 1
   • Rp30.143.541 pada tahun ke 2
   • Rp512.440.191 pada tahun ke 3
   • Rp1.507.177.033 pada tahun ke 4
   • Rp66.190.191.388 pada tahun ke 5




                                                        45
Page 48
                         PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                           Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


24. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan)

   PT Anugerahinti Gemanusa (AG) (lanjutan)

   Fasilitas Kredit Modal Kerja II (lanjutan)

   Fasilitas ini mempunyai persyaratan deferred payment yang sama dengan fasilitas kredit investasi.

   Fasilitas tersebut dikenakan bunga 6% per tahun untuk KMK II-Dolar dan 12% per tahun untuk KMK II-
   Rupiah akan ditelaah setiap bulannya.

   Pada tanggal 31 Desember 2021, AG belum memenuhi persyaratan rasio keuangan yang ditentukan oleh
   BRI. Namun, kondisi ini sudah ada pada tanggal 4 Desember 2015, dimana BRI telah menyetujui perubahan
   jadwal angsuran fasilitas kredit tersebut menjadi jangka panjang.

   Saldo terutang pada masing-masing pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, berjumlah
   Rp394.819.473.335 dan Rp399.348.244.775 yang terdiri dari utang bank dalam mata uang Dolar AS
   sebesar US$22,091,568 (setara dengan Rp342.993.684.767 pada tanggal 30 September 2023 dan
   Rp347.522.456.208 pada tanggal 31 Desember 2022) dan utang bank dalam mata uang Rupiah sebesar
   Rp51.825.788..567 pada tanggal 30 September 2023 dan Rp68.223.130.381 pada tanggal 31 Desember
   2022.


   PT MAISKA BHUMI SEMESTA (MBS)

   Pada tanggal 12 Juli 2012, MBS, Entitas Anak memperoleh Fasilitas Kredit Investasi (KI) dari PT Bank
   Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) untuk pembiayaan pembangunan kebun inti dan plasma, dengan
   rincian sebagai berikut:

   1. Kredit Investasi (KI) untuk kebun inti seluas 8.400 Ha (neto)

       MBS memperoleh fasilitas KI kebun inti dari BRI dengan total batas pinjaman sebesar
       Rp336.000.000.000, yang terdiri dari KI pokok kebun inti sebesar Rp292.000.000.000 dan KI IDC
       sebesar Rp44.000.000.000. Kredit ini dikenakan tingkat bunga sebesar 11% per tahun dengan reviu
       setiap bulan sesuai ketentuan suku bunga yang berlaku di BRI. Pada tanggal 1 Juli 2014, BRI merubah
       suku bunga menjadi 12% per tahun.
       Fasilitas ini akan jatuh tempo dalam 12 (dua belas) tahun setelah penandatangan perjanjian kredit.
       Kredit ini dijamin dengan :
        a. Tanah perkebunan dengan status Kadasteral seluas 9.730 Ha yang akan didaftarkan menjadi
           Sertifikat Hak Guna Usaha (SHGU) atas nama MBS dengan Peta Bidang Tanah No.086-14.10-2010
           tanggal 30 Desember 2010 yang berlokasi di Kecamatan Sengah Temila, Mandor, Menjalin,
           Sompak dan Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
        b. Tanaman kelapa sawit berikut infrastruktur/sarana prasarana kebun seluas 8.400 Ha yang telah
           ditanam dan akan ditanam di atas lahan Kadesteral seluas 9.730 Ha atas nama MBS dengan Peta
           Bidang Tanah No.086-14.10-2010 tanggal 30 Desember 2010 yang berlokasi di Kecamatan Sengah
           Temila, Mandor, Menjalin, Sompak dan Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak,
           Kalimantan Barat.
        c. Bangunan kantor, rumah karyawan, gudang dan workshop yang ada atau akan ada di atas lahan
           Kadesteral seluas 9.730 Ha atas nama MBS dengan Peta Bidang Tanah No.086-14.10-2010 tanggal
           30 Desember 2010 yang berlokasi di Kecamatan Sengah Temila, Mandor, Menjalin, Sompak dan
           Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
        d. Alat berat pertanian (4 unit traktor, 1 unit excavator, 1 unit loaded backhoe, 2 unit compactor, 1 unit
           bulldozer, 2 unit grader, dan 8 unit trailer);
        e. Corporate Guarantee dari Perusahaan; dan
        f. 100% gadai saham atas nama Perusahaan.




                                                         46
Page 49
                         PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                           Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


23. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan)

   PT MAISKA BHUMI SEMESTA (MBS) (lanjutan)

        Berdasarkan perjanjian kredit tersebut, MBS tidak diperkenankan tanpa persetujua tertulis dari BRI
        untuk melakukan hal-hal sebagai berikut:
        a. Melakukan investasi atau penyertaan modal maupun pinjaman jangka Panjang kepada pihak lain;
        b. Membagi keuntungan atau membagikan deviden kas kecuali untuk penambahan modal disetor
            MBS;
        c. Mengikatkan diri sebagai penjamin terhadap pihak lain dan/atau menjaminkan kekayaan MBS yang
            tidak dijaminkan di BRI kepada pihak lain;
        d. Memperoleh pinjaman investasi atau kredit investasi baru dari pihak lain;
        e. Melakukan merger atau akuisisi;
        f. Melakukan penjualan aset MBS dengan nilai di atas Rp5.000.000.000 per transaksi atau kumulatif
            dalam 1 (satu) tahun;
        g. Melakukan perubahan anggaran dasar dan pemegang saham, serta perubahan susunan Dewan
            Komisaris dan Direksi MBS;
        h. Memberikan piutang kepada pemegang saham;
        i. Memberikan piutang afiliasi diluar piutang usaha kepada pihak berelasi;
        j. Melunasi (baik sebagian atau seluruh) bunga atau pokok utang pemegang saham sebelum seluruh
            utang kepada BRI dilunasi terlebih dahulu, kecuali untuk dikonversi menjadi modal;
        k. Menyewakan aset yang telah diagunkan; dan
        l. Mengajukan permohonan pernyataan pailit kepada Pengadilan Niaga untuk menyatakan pailit diri
            sendiri.

   2.   Kredit Investasi (KI) untuk kebun plasma KPEN-RP seluar 3.600 Ha

        MBS (mewakili Koperasi Parere‟an) memperoleh fasilitas KI kebun inti dari BRI dengan plafon kredit
        sebesar Rp232.970.000.000 dengan jangka waktu 12 (dua belas) tahun terhitung sejak tanggal
        addendum akad kredit, termasuk grace period 4 tahun, suku bunga 12% per tahun.

        Jaminan untuk kredit investasi ini adalah sebagai berikut:
        a. Kebun plasma kelapa sawit seluas 3.600 Ha terletak di Desa Sepakat, Lamonak, Tonang dan
           Sompak, Kecamatan Menjalin, Mandor dan Sompak, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat;
        b. Corporate Guarantee atas nama MBS.

        Setelah mengkonversi nama registrasi pinjaman dari atas nama MBS menjadi masing-masing petani
        peserta KPEN-RP, melalui Koperasi Mitra, maka Koperasi Mitra tidak boleh melakukan hal-hal sebagai
        berikut tanpa persetujuan BRI:
        a. Memberikan piutang kepada anggota-anggota atau pengurus koperasi dengan akumulasi piutang
            setinggi-tingginya sebesar Rp1.000.000.000 dalam setahun;
        b. Melunasi utang kepada MBS, pengurus atau anggota-anggota koperasi sebelum seluruh utang di
            BRI dilunasi terlebih dahulu, kecuali adanya dana talangan untuk angsuran pokok dan bunga
            kepada BRI; dan
        c. Mengadakan perubahan Anggaran Rumah Tangga, pengurus dan atau anggota koperasi.

        Pada tanggal 12 Maret 2014, BRI dan MBS menyetujui perubahan perjanjian fasilitas kredit dimana
        jaminan atas fasilitas kredit ini di cross collateral dengan fasilitas kredit yang diberikan kepada AG. BRI
        dan MBS juga menyetujui bahwa “cross default” terjadi apabila AG, MPK, dan koperasi mitra (Koperasi
        Parare’an dan Koperasi Dara Ria) gagal memenuhi kewajibannya kepada BRI.

        Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo utang bank sebesar
        Rp106.662.061.292.




                                                          47
Page 50
                        PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                          Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


23. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan)

   PT MALINDO PERSADA KHATULISTIWA (MPK)

   Pada tanggal 12 Juli 2012, MBS, Entitas Anak memperoleh Fasilitas Kredit Investasi (KI) dari PT Bank
   Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dengan rincian sebagai berikut:

   1. Kredit Investasi (KI) untuk kebun inti seluas 8.400 Ha (neto).

       MPK memperoleh fasilitas KI kebun inti dari BRI dengan total batas pinjaman sebesar
       Rp348.800.000.000, yang terdiri dari KI pokok kebun inti sebesar Rp292.000.000.000 dan KI IDC
       sebesar Rp56.800.000.000. Kredit ini dikenakan tingkat bunga sebesar 11% per tahun dengan reviu
       setiap bulan sesuai ketentuan suku bunga yang berlaku di BRI. Pada tanggal 1 Juli 2014, BRI mengubah
       suku bunga menjadi 12% per tahun. Fasilitas ini akan jatuh tempo dalam 12 (dua belas) tahun setelah
       penandatanganan perjanjian kredit. Kredit ini dijamin dengan:
        a. Tanah perkebunan dengan status Kadasteral seluas 10.518 Ha yang akan didaftarkan menjadi
           Sertifikat Hak Guna Usaha (SHGU) atas nama MPK dengan Peta Bidang Tanah No.072-14.10-2010
           tanggal 17 Desember 2010 yang berlokasi di Kecamatan Sompak, Kabupaten Landak, Kalimantan
           Barat.
        b. Tanaman kelapa sawit berikut infrastruktur/sarana prasarana kebun seluas 8.400 Ha yang telah
           ditanam dan akan ditanam di atas lahan Kadesteral seluas 10.518 Ha atas nama MPK dengan Peta
           Bidang Tanah No. 072-14.10-2010 tanggal 17 Desember 2010 yang berlokasi di Kecamatan
           Sompak dan Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat;
        c. Bangunan kantor, rumah karyawan, gudang dan workshop yang ada/akan ada di atas lahan
           Kadesteral seluas 10.518 Ha atas nama MPK dengan Peta Bidang Tanah No.072-14.10-2010
           tanggal 17 Desember 2010 yang berlokasi di Kecamatan Sompak dan Kecamatan Mempawah Hulu,
           Kabupaten Landak, Kalimantan Barat;
        d. Alat berat pertanian (4 unit tractor, 2 unit compactor, 2 unit road grader, 1 unit excavator dan 1 unit
           bulldozer);
        e. Corporate Guarantee dari Perusahaan;
        f. 100% gadai saham atas nama Perusahaan;
        g. Bangunan pabrik pengolahan kelapa sawit; dan
        h. Mesin-mesin dan peralatan

       Berdasarkan perjanjian kredit tersebut, MBS tidak diperkenankan tanpa persetujua tertulis dari BRI
       untuk melakukan hal-hal sebagai berikut:
       a. Melakukan investasi atau penyertaan modal maupun pinjaman jangka Panjang kepada pihak lain;
       b. Membagi keuntungan atau membagikan deviden kas kecuali untuk penambahan modal disetor
           MPK;
       c. Mengikatkan diri sebagai penjamin terhadap pihak lain dan/atau menjaminkan kekayaan MPK yang
           tidak dijaminkan di BRI kepada pihak lain;
       d. Memperoleh pinjaman investasi atau kredit investasi baru dari pihak lain termasuk leasing;
       e. Melakukan merger atau akuisisi;
       f. Melakukan penjualan aset MPK dengan nilai di atas Rp5.000.000.000 per transaksi atau kumulatif
           dalam 1 (satu) tahun;
       g. Melakukan penawaran umum perdana dan membubarkan MPK;
       h. Melakukan perubahan anggaran dasar dan pemegang saham, serta perubahan susunan Dewan
           Komisaris dan Direksi MPK;
       i. Memberikan piutang kepada pemegang saham;
       j. Memberikan piutang afiliasi diluar piutang usaha kepada pihak berelasi;
       k. Melunasi (baik sebagian atau seluruh) bunga atau pokok utang pemegang saham sebelum seluruh
           utang kepada BRI dilunasi terlebih dahulu, kecuali untuk dikonversi menjadi modal;
       l. Menyewakan aset yang telah diagunkan; dan
       m. Mengajukan permohonan pernyataan pailit kepada Pengadilan Niaga untuk menyatakan pailit diri
           sendiri.




                                                         48
Page 51
                       PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                         Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                          (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


23. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan)

   PT MALINDO PERSADA KHATULISTIWA (MPK) (lanjutan)

   2. Kredit Investasi (KI) untuk kebun plasma KPEN-RP seluas 3.600 Ha.

      MPK (mewakili Koperasi Dara Ria) memperoleh fasilitas KI kebun plasma dari BRI dengan plafon kredit
      sebesar Rp232.970.000.000 dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak tanggal
      addendum akad kredit termasuk grace period 4 tahun, suku bunga 12% per tahun.

      Jaminan untuk kredit investasi ini adalah sebagai berikut:
      a. Kebun plasma kelapa sawit seluas 3.600 Ha terletak di Desa Suka Maju dan Karangan, Kecamatan
         Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat; dan
      b. Corporate Guarantee atas nama MPK.

      Setelah mengkonversi nama registrasi pinjaman dari atas nama MPK menjadi masing-masing petani
      peserta KPEN-RP, melalui Koperasi Mitra, maka Koperasi Mitra tidak boleh melakukan hal-hal sebagai
      berikut tanpa persetujuan BRI:
      a. Memmberikan piutang kepada anggota-anggota atau pengurus koperasi dengan akumulasi piutang
          setinggi-tingginya sebesar Rp1.000.000.000 dalam setahun;
      b. Melunasi utang kepada Perusahaan, pengurus atau anggota-anggota koperasi sebelum seluruh
          utang di BRI dilunasi terlebih dahulu, kecuali adanya dana talangan untuk angsuran pokok dan
          bunga kepada BRI; dan
      c. Mengadakan perubahan Anggaran Rumah Tangga, pengurus dan atau anggota koperasi.

   3. Kredit Investasi (KI) untuk pabrik pengolahan minyak kelapa sawit (PMKS)

      MPK memperoleh fasilitas KI PMKS dari BRI dengan total batas pinjaman sebesar Rp95.300.000.000,
      yang terdiri dari KI pokok sebesar Rp86.000.000.000 dan KI IDC sebesar Rp9.300.000.000. Kredit ini
      dikenakan tingkat bunga sebesar 11% per tahun dengan reviu setiap bulan sesuai ketentuan suku bunga
      yang berlaku di BRI. Pada tanggal 1 Juli 2014, BRI merubah suku bunga menjadi 12% per tahun.

      Fasilitas ini akan jatuh tempo dalam 11 (sebelas) tahun setelah penandatanganan perjanjian kredit.
      Kredit ini dijamin dengan jaminan yang sama dengan fasilitas KI kebun inti.

      Berdasarkan perjanjian kredit tersebut, MPK tidak diperkenankan tanpa persetujuan tertulis dari BRI
      untuk melakukan hal-hal sebagai berikut:
      a. Melakukan investasi atau penyertaan modal maupun pinjaman jangka Panjang kepada pihak lain;
      b. Membagi keuntungan atau membagikan deviden kas kecuali untuk penambahan modal disetor
          MPK;
      c. Mengikatkan diri sebagai penjamin terhadap pihak lain dan/atau menjaminkan kekayaan MPK yang
          tidak dijaminkan di BRI kepada pihak lain;
      d. Memperoleh pinjaman investasi atau kredit investasi baru dari pihak lain termasuk leasing;
      e. Melakukan merger dan akuisisi;
      f. Melakukan penjualan aset MPK dengan nilai di atas Rp5.000.000.000 per transaksi atau kumulatif
          dalam 1 (satu) tahun;
      g. Melakukan Penawaran Umum Perdana dan membubarkan MPK;
      h. Melakukan perubahan anggaran dasar dan pemegang saham, serta perubahan susunan Dewan
          Komisaris dan Direksi MPK;
      i. Memberikan piutang kepada pemegang saham;
      j. Memberikan piutang afiliasi di luar piutang usaha kepada pihak berelasi;
      k. Melunasi (baik Sebagian atau seluruh) bunga atau pokok utang pemegang saham sebelum seluruh
          utang di BRI dilunasi terlebih dahulu, kecuali untuk dikonversi menjadi modal.
      l. Menyewakan aset yang telah diagunkan; dan
      m. Mengajukan permohonan pernyataan pailit kepada Pengadilan Niaga untuk menyatakan pailit diri
          sendiri.




                                                     49
Page 52
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


c.   UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan)

     PT MALINDO PERSADA KHATULISTIWA (MPK) (lanjutan)

     4. Fasilitas jaminan impor

         MPK memperoleh fasilitas jaminan impor dari BRI dengan total batas pinjaman sebesar
         Rp19.000.000.000. Fasilitas ini digunakan sebagai jaminan impor mesin-mesin atau peralatan pabrik
         dalam rangka pembangunan pabrik PMKS. Kredit ini dikenakan tingkat bunga sebesar 11% per tahun
         dengan reviu setiap bulan sesuai ketentuan suku bunga yang berlaku di BRI.

     Pada tanggal 12 Maret 2014, BRI dan MPK menyetujui perubahan perjanjian fasilitas kredit dimana jaminan
     atas fasilitas kredit ini dilakukan cross collateral dengan fasilitas kredit yang diberikan kepada AG. BRI dan
     MPK juga menyetujui bahwa “cross default” terjadi apabila AG, MBS, dan Koperasi Mitra (Koperasi
     Parare‟an dan Koperasi Dara Ria) gagal memenuhi kewajibannya kepada BRI.

     Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo utang bank sebesar Rp168.664.528.613.

     Pada tanggal 15 Juni 2021, Perusahaan memperpanjang dan merestrukturisasi fasilitas pinjaman pada BRI
     sebagai berikut:

     1. Pokok pinjaman akan dibayarkan dengan jadwal sebagai berikut:
        • Rp15.000.000.000 pada tahun 2021
        • Rp25.000.000.000 pada tahun 2022
        • Rp65.000.000.000 pada tahun 2023
        • Rp80.000.000.000 pada tahun 2024
        • Rp300.000.000.000 pada tahun 2025
        • Rp130.000.000.000 pada tahun 2026
        • Rp140.000.000.000 pada tahun 2027
        • Pelunasan pinjaman pada tahun 2028

     2. Tunggakan bunga dan tunggakan denda akan diberikan keringanan masing-masing 50% dan 75%.

     3. BRI merubah suku bunga menjadi 7% per tahun dengan detail sebagai berikut:
        • 7% per tahun ditangguhkan untuk tahun 2021 sampai 2023.
        • 7% per tahun dengan perincian 2,5% per tahun efektif dan 4,5% per tahun ditangguhkan untuk tahun
           2023 sampai 2027.
        • Akumulasi deferred interest akan dibayarkan pada tahun 2028.




                                                           50
Page 53
                         PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                           Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


24. LIABILITAS IMBALAN KERJA

   Grup telah menyediakan non-iuran kewajiban manfaat pasti untuk seluruh karyawannya yang memenuhi
   kualifikasi sesuai dengan persyaratan UU Tenaga Kerja No. 13 tahun 2003 ("UUK"). Pada tanggal 31
   Desember 2022, saldo kewajiban imbalan kerja disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian
   sebagai "Liabilitas Imbalan Kerja". Penyisihan untuk imbalan kerja karyawan merupakan estimasi
   manajemen berdasarkan perhitungan aktuaria dengan menggunakan Metode “Projected Unit Credit".
   Perhitungan aktuaris untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, ditentukan
   berdasarkan laporan penilaian dari aktuaris independen KKA Tubagus Syafrial & Amran Nangasan,
   sebagaimana tercantum dalam laporannya pada tanggal 25 Februari 2022.

   Asumsi aktuaria dalam menentukan beban dan liabilitas imbalan kerja pada tanggal 31 Desember 2022,
   adalah sebagai berikut:

   Usia pension normal                 : 55 tahun
   Tingkat diskonto                    : 6,36% - 6,55% per tahun
   Estimasi kenaikan gaji
      di masa datang                   : 6,5% - 17,7% per tahun
   Tabel mortalita                     : TMI IV
   Tingkat cacat                       : 10% dari table Mortalita


   a. Mutasi liabilitas imbalan kerja pada laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                        30 September 2023          31 Desember 2022

        Saldo Awal Periode                                     5.751.455.378              5.320.210.569
        Beban Imbalan Kerja tahun berjalan                                 -               (144.618.514)
        Keuntungan aktuarial yang diakui pada
            keuntungan komprehensif lain                                    -              602.181.497
        Pembayaran Imbalan Kerja tahun berjalan                             -              (26.318.174)
        Saldo Akhir Periode                                    5.751.455.378              5.751.455.378


   b. Rincian beban imbalan kerja (Catatan 31) pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
      konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                        30 September 2023          31 Desember 2022

        Beban jasa kini                                                     -              (419.713.224)
        Beban bunga                                                         -                         -
        Beban jasa lalu                                                     -               275.094.710

        Neto                                                                -              (144.618.514)




                                                       51
Page 54
                           PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                             Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


d.   LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)

     c.   Mutasi pengukuran Kembali atas imbalan pascakerja untuk periode yang berakhir pada 30 September
          2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                    30 September 2023                 31 Desember 2022

          Saldo awal                                                         3.774.788.942                 4.917.990.016
          Keuntungan akturial yang timbul dari
              penyesuaian atas pengalaman                                                -                   (181.881.864)
          Keuntungan (kerugian) aktuarial yang timbul
              dari perubahan asumsi keuangan                                             -                   (420.299.633)
          Kerugian aktuarial yang timbul dari
              perubahan asumsi demografik                                                -                                -

          Keuntungan aktuarial yang diakui pada
             penghasilan komprehensif lain                                               -                   (602.181.497)

          Saldo akhir                                                        3.774.788.942                 4.315.808.519
          Akumulasi pajak penghasilan pengukuran
              kembali atas imbalan kerja                                                 -                   (541.019.577)
          Saldo Akhir, setelah pajak                                         3.774.788.942                 3.774.788.942


     d. Perkiraan analisis jatuh tempo atas imbalan pensiun tidak terdiskonto disajikan sebagai berikut:

                                                                    30 September 2023                 31 Desember 2022

          Kurang dari 1 tahun                                               2.465.704.611                  2.465.704.611
          Antara 1 - 2 tahun                                                  263.368.013                    263.368.013
          Antara 2 - 5 tahun                                                3.132.777.202                  3.132.777.202
          Lebih dari 5 tahun                                               76.369.697.491                 76.369.697.491

          Total                                                            82.231.547.317                 82.231.547.317


     e. Analisa sensitivitas

                                                  Tingkat diskonto                            Gaji di masa datang
                                                             Pengaruh nilai kini                          Pengaruh nilai kini
                                       Pengaruh atas           atas kewajiban        Pengaruh atas          atas kewajiban
                                       beban jasa kini          imbalan kerja        beban jasa kini         imbalan kerja
          2023
          Kenaikan 1%                                -                       -                    -                       -
          Penurunan 1%                               -                       -                    -                       -

          2022
          Kenaikan 1%                     1.066.692.322              611.239.144        1.186.557.936           1.476.626.121
          Penurunan 1%                    1.192.471.851            1.510.787.690        1.070.203.661             630.551.704


          Analisa sensitivitas yang disajikan di atas mungkin tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam
          liabilitas imbalan kerja mengingat bahwa perubahan asumsi terjadinya tidak terisolasi satu sama lain
          karena beberapa asumsi tersebut mungkin berkorelasi.




                                                                  52
Page 55
                         PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                           Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


24. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)

   e.   Analisa sensitivitas

        Selanjutnya, dalam menyajikan analisis sensitivitas di atas, nilai kini liabilitas imbalan kerja dihitung
        dengan menggunakan metode projected unit credit pada akhir periode pelaporan, yang sama dengan
        yang diterapkan dalam menghitung liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam laporan posisi keuangan
        konsolidasian.

        Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis sensitivitas
        dari tahun sebelumnya.


   f.   Durasi rata-rata dari kewajiban imbalan pasti pada tanggal 31 Desember 2022 adalah 8,94 tahun.

   Manajemen Grup telah mereviu asumsi yang digunakan dan berpendapat bahwa asumsi tersebut sudah
   memadai. Manajemen berkeyakinan bahwa liabilitas imbalan kerja tersebut telah memadai untuk menutupi
   liabilitas imbalan kerja Grup.


25. MODAL SAHAM

   Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, adalah
   sebagai berikut:
                                                                          Persentase
                                                                           Pemilikan
    Pemegang Saham                                     Total Saham            %             Total saham

    Saham Seri B:
    Kepemilikan saham di atas 5%:
    PT Mordred Inbestama Indonesia                     3.700.374.400            79,26     185.018.720.000

    Saham Seri A:
    Kepemilikan saham di bawah 5%:
    Watervale Worldwide Inc.                             211.353.700             4,53      84.541.480.000
    Centrin Telecom Ltd.                                 138.000.000             2,96      55.200.000.000
    Hadisan Sridjaja                                      72.750.000             1,56      29.100.000.000
    Osville Energy Corporation (S) Pte. Ltd.              61.500.000             1,32      24.600.000.000
    Bank of Singapore Ltd.                                55.415.600             1,19      22.166.240.000
    Masyarakat (dengan kepemilikan kurang dari 5%)       429.277.700             9.19     171.711.080.000

    Total                                              4.668.671.400             100      572.337.520.000

   Pada tanggal 22 Desember 2021, Perusahaan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek
   Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sejumlah 3.700.374.400 lembar saham dengan nilai nominal Rp50 per
   saham dan harga pelaksanaan Rp75 per saham. Saham hasil PMTHMETD tersebut dicatatkan pada BEI
   pada tanggal 23 Desember 2021.

   Sehubungan dengan kuasi-reorganisasi pada tahun 2012 untuk mengeliminasi defisit. Perusahaan
   menurunkan nilai nominal sahamnya sebesar Rp96.829.700.000 (Rp500 per lembar saham menjadi Rp400
   per lembar saham) (Catatan 38).




                                                         53
Page 56
                        PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                          Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


26. TAMBAHAN MODAL DISETOR

   Rincian tambahan modal disetor - neto pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
   sebagai berikut:

                                                    30 September 2023          31 Desember 2022

   Tambahan modal disetor diatas nilai nominal          110.355.179.697            110.355.179.697
   Biaya emisi saham dan obligasi konversi                1.651.308.825              1.651.308.825

   Kepentingan non pengendali                           112.006.488.522            112.006.488.522


   Tambahan modal disetor di atas nilai nominal merupakan selisih lebih harga penerbitan saham penawaran
   umum perdana dan harga penerbitan obligasi di atas nilai nominalnya.

   Biaya emisi saham dan obligasi merupakan biaya emisi saham selama Penawaran Umum Perdana dan
   Penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I, serta biaya emisi obligasi wajib konversi yang dikonversi
   menjadi saham biasa pada tahun 1997.

   Sehubungan dengan kuasi-reorganisasi untuk mengeliminasi defisit, Perusahaan mengeliminasi saldo
   defisit sebesar Rp183.870.182.672 dengan tambahan modal disetor (Catatan 38).


27. CADANGAN UMUM

   Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 18 Juni 2014, Perusahaan membentuk
   cadangan umum dari saldo laba sebesar Rp100.000.000. Hal ini sesuai dengan Undang-undang Republik
   Indonesia No.40/2007 mengenai Perseroan Terbatas, yang mengharuskan setiap Perusahaan untuk
   membentuk cadangan minimum 20% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Tidak ada
   batasan waktu untuk membentuk cadangan tersebut.


28. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI

   Rincian kepentingan non-pengendali atas aset neto Entitas Anak pada tanggal 30 September 2023 dan 31
   Desember 2022, adalah sebagai berikut:

                                                    30 September 2023          31 Desember 2022

   PT Anugerahinti Gemanusa                                (528.266.194)              (486.177.415)
   PT Maiska Bhumi Semesta                                  (14.467.197)               (14.094.449)
   PT Malindo Persada Khatulistiwa                          (20.701.491)               (20.481.504)

   Kepentingan non pengendali                              (563.434.882)              (520.753.368)




                                                      54
Page 57
                        PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                          Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


29. PENJUALAN NETO

   Rincian penjualan neto berdasarkan produk yang dipisahkan berdasarkan pihak berelasi dan tidak berelasi
   adalah sebagai berikut:

                                                    30 September 2023          30 September 2022

   Bahan kimia lain                                            6.020.514           48.277.780.000
   Total                                                       6.020.514           48.277.780.000


   Penjualan yang melebihi 10% dari total penjualan neto adalah sebagai berikut:

                                                    30 September 2023          30 September 2022

   Haji Muin                                                   6.020.514                        -
   PT Perkasa Anugerah Bestari Raya                                    -           26.578.920.000
   PT Pratama Permata Perkasa Perdana                                  -           21.698.860.000

                                                               6.020.514           48.277.780.000



30. BEBAN POKOK PENJUALAN

   Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:

                                                    30 September 2023          30 September 2022

   Manufaktur
   Biaya Pabrikasi                                           168.199.585              311.636.529
   Penyusutan (Catatan 11)                                   570.295.098              223.924.941
   Tenaga kerja langsung                                     757.726.965              814.199.655

   Total biaya produksi                                     1.496.221.648            1.349.761.125

   Persediaan barang dalam proses
     Persediaan awal (Catatan 8)                              614.600.777              643.650.213
     Persediaan akhir (Catatan 8)                            (614.600.777)            (643.650.213)
   Beban pokok produksi                                     1.496.221.648            1.349.761.125

   Persediaan barang jadi
     Persediaan awal (Catatan 8)                               13.879.390               13.879.390
     Persediaan akhir (Catatan 8)                             (13.841.631)             (13.879.390)
   Sub-total                                                1.496.259.407            1.349.761.125

   Perdagangan
   Persediaan barang jadi
     Persediaan awal (Catatan 8)                                        -             154.761.959
     Pembelian                                                          -          45.864.000.000

   Persediaan barang siap dijual                                        -          46.018.761.959
   Persediaan akhir (Catatan 8)                                         -            (154.761.959)
   Sub-total                                                            -          45.864.000.000




                                                       55
Page 58
                         PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                           Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


30. BEBAN POKOK PENJUALAN (lanjutan)

   Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut: (lanjutan)

                                                     30 September 2023          30 September 2022

    Perkebunan
    Amortisasi (Catatan 12)                               10.799.315.991               17.089.494.777
    Biaya umum kebun                                         802.087.136                3.764.123.071
    Biaya pemeliharaan                                                 -                4.898.020.744

    Sub-total                                             11.601.403.127               25.751.638.592
    Total beban pokok penjualan                           13.097.662.534               72.965.399.717



31. BEBAN UMUM ADMINISTRASI

                                                      30 September 2023           30 September 2022

    Gaji, Upah dan Kesejahteraan Karyawan                      2.650.117.307              4.175.517.007
    Penyusutan (Catatan 11)                                    1.296.020.272              1.305.598.123
    Jasa tenaga ahli                                           1.147.582.523                251.629.000
    Transportasi                                                 305.169.000                309.209.194
    Sewa gedung                                                  291.119.400                613.594.222
    Perlengkapan kantor                                          116.246.000                264.776.664
    Perjalanan dinas                                              98.168.320                 25.490.591
    Imbalan kerja                                                          -                768.607.088
    Lain-lain (masing-masing kurang dari Rp150jt)                684.804.955              2.477.095.897
    Total                                                      6.589.227.777             10.191.517.786



32. BEBAN KEUANGAN

                                                      30 September 2023           30 September 2022

    Biaya bunga                                               18.272.096.781             52.227.171.086
    Biaya administrasi bank                                        5.996.820                  9.045.412
    Total                                                     18.278.093.601             52.236.216.498



33. (RUGI) PER SAHAM DASAR

   Berikut ini adalah rekonsiliasi faktor-faktor penentu perhitungan rugi per saham:

                                                      30 September 2023           30 September 2022

    Rugi tahun berjalan yang dapat diatribusi
        kepada pemilik entitas induk                       (33.369.244.424)            (238.030.346.566)
    Rata-rata tertimbang saham biasa yang
        tertimbang                                             4.668.671.400              4.051.942.333

    Jumlah rugi per saham dasar                                        (7,15)                    (58,74)


   Laba per saham dilusian adalah sama dengan laba per saham dasar karena Perusahaan tidak memiliki efek
   berpotensi dilutive.

                                                         56
Page 59
                              PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                                Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                                 (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


34. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN

   Tabel berikut menyajikan nilai tercatat yang mendekati nilai wajar dari instrument keuangan Grup:

                                                         30 September 2023                             31 Desember 2022
                                                Nilai tercatat            Nilai wajar        Nilai tercatat         Nilai wajar

   Aset keuangan lancar
   Kas dan bank                                     313.751.443              313.751.443         300.750.817            300.750.817
   Piutang usaha dari pihak ketiga               29.058.887.816           29.058.887.816      29.069.217.169         29.069.217.169
   Piutang lain-lain dari pihak ketiga              456.527.252              456.527.252         456.527.252            456.527.252
   Total Aset keuangan lancar                    29.829.166.511           29.829.166.511      29.826.495.238         29.826.495.238

   Aset keuangan tidak lancar
   Piutang plasma                               131.478.020.570          131.478.020.570     131.478.020.570        131.478.020.570
   Uang jaminan                                     150.122.700              150.122.700         150.532.700            150.532.700
   Total Aset keuangan tidak lancar             131.628.143.270          131.628.143.270     131.628.553.270        131.628.553.270
   Total Aset keuangan                          161.457.309.781          161.457.309.781     161.455.048.508        161.455.048.508


   Liabilitas keuangan jangka pendek
   Utang bank jangka pendek                     116.389.750.164          116.389.750.164     113.928.241.197        113.928.241.197
   Utang usaha kepada pihak ketiga               21.374.438.337           21.374.438.337      23.859.575.761         23.859.575.761
   Utang lain-lain kepada pihak ketiga            6.751.214.344            6.751.214.344       2.077.951.462          2.077.951.462
   Liabilitas yang masih harus dibayar          265.667.950.325          265.667.950.325     252.319.233.392        252.319.233.392
   Liabilias jangka panjang yang jatuh tempo
       dalam waktu satu tahun:
       Utang bank                                26.278.114.000           26.278.114.000      26.278.114.000         26.278.114.000
   Total liabilitas keuangan jangka pendek      436.461.467.170          436.461.467.170     418.463.115.812        418.463.115.812

   Liabilitas keuangan jangka panjang
   Liabilias jangka panjang yang jatuh tempo
       dalam waktu satu tahun:
       Utang bank                               817.997.063.240          817.997.063.240     822.525.834.680        822.525.834.680

   Total liabilitas keuangan jangka pendek      817.997.063.240          817.997.063.240     822.525.834.680        822.525.834.680
   Total liabilitas keuangan                   1.254.458.530.410        1.254.458.530.410   1.240.988.950.492     1.240.988.950.492



   Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan didefinisikan dan disajikan dalam jumlah dimana instrument tersebut
   dapat dipertukarkan dalam transaksi kini antara pihak-pihak yang berkeinginan (willing parties), bukanlah
   dalam penjualan yang dipaksakan akibat kesulitan keuangan atau likuidasi.

   Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, nilai tercatat dari instrument keuangan Grup telah
   mendekati nilai wajarnya.

   Metode-metode dan asumsi-asumsi dibawah ini digunakan untuk mengestimasi nilai wajar untuk masing-
   masing kelas instrument keuangan:

   a. Aset dan liabilitas keuangan jangka pendek

        Instrumen keuangan jangka pendek dengan jatuh tempo dalam satu tahun atau kurang (kas dan bank,
        piutang usaha dari pihak ketiga, piutang lain-lain dari pihak ketiga, utang bank jangka pendek, utang
        usaha kepada pihak ketiga, utang lain-lain kepada pihak ketiga, liabilitas yang masih harus dibayar dan
        utang bank jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun) mendekati nilai tercatatnya
        karena bersifat jangka pendek.




                                                                   57
Page 60
                        PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                          Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



34. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan)

   Metode-metode dan asumsi-asumsi dibawah ini digunakan untuk mengestimasi nilai wajar untuk masing-
   masing kelas instrument keuangan: (lanjutan)

   b. Aset dan liabilitas

       Instrumen keuangan jangka panjang terdiri dari piutang plasma, uang jaminan, utang lain-lain kepada
       pihak ketiga jangka panjang, utang bank jangka panjang dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu
       satu tahun.

       Nilai wajar dari aset keuangan tidak lancar dicatat sebesar biaya historis karena nilai wajarnya tidak
       dapat diukur secara handal. Tidak praktis untuk mengestimasi nilai wajar dari aset tersebut karena tidak
       ada jangka waktu pembayaran yang pasti walaupun tidak diharapkan untuk diselesaikan dalam jangka
       waktu 12 bulan setelah tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.

       Nilai wajar dari liabilitas jangka panjang ditentukan dengan mendiskontokan arus kas masa datang
       menggunakan suku bunga yang berlaku dari transaksi pasar yang dapat diamati untuk instrument
       dengan persyaratan, resiko kredit dan jatuh tempo yang sama.

       Grup menggunakan hierarki berikut ini untuk menentukan nilai wajar instrumen keuangan:
       • Tingkat 1:
          Nilai wajar diukur berdasarkan pada harga kuotasi (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset
          atau liabilitas sejenis.

       • Tingkat 2:
         Nilai wajar diukur berdasarkan tekhnik-tekhnik valuasi, dimana seluruh input yang mempunya efek
         yang signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi baik secara langsung maupun tidak langsung.

       • Tingkat 3:
         Nilai wajar diukur berdasarkan tekhnik-tekhnik valuasi, dimana seluruh input yang mempunyai efek
         yang signifikan atas nilai wajar tidak dapat diobservasi baik secara langsung maupun tidak langsung.


35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN MODAL

   Dalam menjalankan aktifitas operasi, investasi dan pendanaan, Grup menghadapi risiko keuangan yaitu
   risiko kredit, risiko likuiditas dan risiko pasar dan mendefinisikan risiko-risiko sebagai berikut:
   • Risiko kredit: kemungkinan bahwa debitur tidak membayar semua atau sebagian pinjaman atau tidak
       membayar secara tepat waktu dan akan menyebabkan kerugian.
   • Risiko likuiditas: risiko bahwa Grup tidak akan dapat memenuhi kewajiban keuangannya pada saat jatuh
       tempo.
   • Risiko pasar: risiko bahwa perubahan dalam suku bunga dan kurs mata uang asing akan mempengaruhi
       pendapatan Grup atau nilai dari kepemilikan instrumen keuangan.

   Dalam rangka untuk mengelola risiko tersebut secara efektif, Direksi telah menyetujui beberapa strategi
   untuk pengelolaan risiko keuangan, yang sejalan dengan tujuan Grup. Pedoman ini menetapkan tujuan dan
   tindakan yang harus diambil dalam rangka mengelola risiko keuangan yang dihadapi Grup.

   Pedoman utama dari kebijakan ini sebagai berikut:
   • Meminimalkan tingkat suku bunga, mata uang dan risiko pasar untuk semua jenis transaksi.
   • Memaksimalkan penggunaan “lindung nilai alamiah” yang menguntungkan sebanyak mungkin off-setting
     alami antara penjualan dan biaya dan utang dan piutang dalam mata uang yang sama. Strategi yang
     sama ditempuh sehubungan dengan risiko suku bunga.
   • Semua kegiatan manajemen risiko keuangan dilakukan secara bijaksana dan konsistem dan mengikuti
     praktek pasar terbaik.


                                                        58
Page 61
                             PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                               Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                                (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


    • Grup dapat berinvestasi dalam saham atau instrumen serupa hanya dalam hal terjadi kelebihan likuiditas
      yang bersifat sementara, dan transaksi tersebut harus disahkan oleh Direksi.
35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN MODAL (lanjutan)

    a. Risiko Kredit

        Grup memiliki risiko kredit yang berasal dari kas di bank, piutang usaha, piutang lain-lain dan piutang
        plasma.
        Grup mengelola risiko kredit atas aset keuangan berupa kas di bank dengan melakukan transaksi
        dengan pihak yang memiliki peringkat kredit yang bagus.

        Terkait dengan piutang usaha yang sebagian besar berasal dari aktifitas penjualan, Grup melakukan
        monitoring portofolio kredit secara berkesinambungan dan melakukan pengelolaan penagihan piutang
        untuk meminimalisir risiko kredit. Grup melakukan pengendalian atas risiko kredit dengan menetapkan
        kebijakan persetujuan atau penolakan konsumen baru dan kepatuhan atas kebijakan tersebut dipantau
        oleh Direksi. Sebagai bagian dari proses dalam persetujuan atau penolakan tersebut, reputasi dan jejak
        rekam pelanggan dipertimbangkan.

        Piutang usaha dan lain-lain yang telah jatuh tempo, berasal dari debitur yang dapat dipercaya.
        Manajemen Grup berpendapat bahwa seluruh piutang usaha dan lain-lain dapat ditagih.

        Seperti diungkapkan pada Catatan 14, piutang plasma merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk
        pengembangan perkebunan plasma yang meliputi pengeluaran yang dibiayai oleh bank maupun
        pembiayaan sendiri.

        Piutang plasma juga termasuk pinjaman talangan kredit, pinjaman pupuk serta sarana produksi
        pertanian lainnya kepada petani. Pinjaman-pinjaman ini akan ditagihkan kembali kepada petani plasma.

        Grup melalui pola kemitraan juga memberikan bantuan teknis kepada petani plasma untuk
        mempertahankan produktivitas perkebunan plasma yang merupakan bagian dari strategi Grup untuk
        mempererat hubungan dengan petani plasma yang diharapkan akan dapat memperlancar pelunasan
        piutang plasma.

        Manajemen Grup berpendapat bahwa tidak terdapat risiko kredit yang terkonsentrasi secara signifikan.

        Tabel berikut ini menunjukkan informasi mengenai eksposur risiko kredit berdasarkan evaluasi
        penurunan nilai pada aset keuangan Grup pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022:

                                                                              30 September 2023
                                     Belum jatuh tempo   1-30 hari                31-90 hari         > 90 hari           Total

         Kas dan bank                      313.751.443                    -                      -                -       313.751.443
         Piutang usaha                               -                    -                      -   32.835.018.416    32.835.018.416
         Piutang lain-lain                           -                    -                      -      456.527.252       456.527.252
         Piutang perkebunan plasma     131.478.020.570                    -                      -                -   131.478.020.570
         Total                         131.791.772.013                    -       45.606.803.822     33.291.545.668   165.083.317.681


                                                                              31 Desember 2022
                                     Belum jatuh tempo   1-30 hari                31-90 hari         > 90 hari           Total

         Kas dan bank                      300.750.817                    -                      -                -       300.750.817
         Piutang usaha                  11.777.626.800                    -                      -   21.067.720.969    32.845.347.769
         Piutang lain-lain                           -                    -                      -      456.527.252       456.527.252
         Piutang perkebunan plasma     131.478.020.570                    -                      -                -   131.478.020.570
         Total                         143.556.398.187                    -                      -   21.524.248.221   165.080.646.408




                                                                     59
Page 62
                         PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                           Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                            (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN MODAL (lanjutan)

   b. Risiko Kredit

      Perusahaan dapat terekspos terhadap risiko likuiditas apabila ada perbedaan waktu signifikan antara
      penerimaan piutang dengan penyelesaian utang dan pinjaman.

      Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan pengawasan proyeksi arus kas dan arus kas actual
      secara berkesinambungan serta menjaga kecukupan kas dan bank dan fasilitas pinjaman yang tersedia.
      Risiko ini juga diminimalisir dengan memperbaiki jangka waktu pembayaran utang kepada pemasok dan
      mengelola berbagai sumber pembiayaan dari para pemberi pinjaman yang dapat diandalkan.

      Selanjutnya, Grup mempunyai beban pokok dan bunga utang bank yang telah jatuh tempo dan sampai
      dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, Grup masih dalam proses negosiasi
      dengan pihak bank.

      Tabel berikut menganalisis rincian liabilitas keuangan berdasarkan jangka waktu:

                                                                 30 September 2023
                                             Dalam satu tahun    Lebih dari satu tahun        Total

       Utang bank jangka pendek                116.389.750.164                     -      116.389.750.164
       Utang usaha kepada pihak ketiga          21.374.438.337                     -       21.374.438.337
       Utang lain-lain kepada pihak ketiga       6.751.214.344                     -        6.751.214.344
       Liabilitas yang masih harus dibayar     265.667.950.325                     -      265.667.950.325
       Utang bank jangka panjang                26.278.114.000       817.997.063.240      844.275.177.240

       Total                                   436.461.467.170       817.997.063.240     1.254.458.530.410

                                                                  31 Desember 2022
                                             Dalam satu tahun    Lebih dari satu tahun        Total

       Utang bank jangka pendek                113.928.241.197                     -      113.928.241.197
       Utang usaha kepada pihak ketiga          23.859.575.761                     -       23.859.575.761
       Utang lain-lain kepada pihak ketiga       2.077.951.462                     -        2.077.951.462
       Liabilitas yang masih harus dibayar     252.319.233.392                     -      252.319.233.392
       Utang bank jangka panjang                26.278.114.000       822.525.834.680      848.803.948.680

       Total                                   418.463.115.812       822.525.834.680     1.240.988.950.492


   c. Risiko tingkat bunga

      Grup terekspos risiko tingkat suku bunga terutama menyangkut liabilitas berbunga Grup.
      Tidak terdapat aktifitas lindung nilai tingkat bunga pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember
      2022.

      Analisa sensitivitas untuk risiko suku bunga

      Pada tanggal 30 September 2023, jika tingkat suku bunga pinjaman meningkat/menurun sebesar 0,5
      persen dengan semua variable konstan, rugi sebelum beban (manfaat) pajak untuk tahun yang berakhir
      pada tanggal tersebut lebih tinggi/rendah sebesar Rp723 juta terutama sebagai akibat
      kenaikan/penurunan biaya bunga atas pinjaman dengan tingkat bunga mengambang.




                                                           60
Page 63
                           PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                             Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN PENGELOLAAN MODAL (lanjutan)

   d. Risiko mata uang asing

      Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa mendatang dari
      suatu instrument keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing. Risiko Grup
      terkait nilai tukar mata uang asing terutama timbul dari piutang dan utang usaha atas penjualan dan
      pembelian dalam mata uang asing serta utang bank yang digunakan untuk pembiayaan kegiatan operasi
      Grup yang meliputi produksi, pembelian dan penjualan Grup.

      Untuk memitigasi risiko terkait risiko perubahan mata uang asing, Grup melakukan monitoring arus kas
      non-Rupiah dan memaksimalkan penggunaan “lindung nilai alamiah” yang menguntungkan sebanyak
      mungkin off-setting alami antara penjualan dan biaya dan utang dan piutang dalam mata uang yang
      sama. Strategi yang sama ditempuh sehubungan dengan risiko suku bunga.

      Tidak ada aktivitas lindung nilai mata uang asing secara formal pada tanggal 30 September 2023 dan
      31 Desember 2022.

      Pada tanggal 30 September 2023, aset dan liabilitas moneter Grup yang berdenominasi dalam mata
      uang selain Rupiah adalah sebagai berikut:

                                                           Nilai dalam          Dalam Rupiah pada
                                                          mata uang asing        tanggal pelaporan

       Aset Moneter
       Kas dan bank                                  USD              2.055              31.911.071
       Piutang lain-lain dari pihak ketiga           USD             12.955             201.142.762
       Uang jaminan                                  USD              2.000              31.052.000
       Sub-total                                     USD             17.010             264.105.833

       Liabilitas Moneter
       Utang bank jangka panjang                     USD          (3.629.396)        (56.350.000.000)
       Utang usaha kepada pihak ketiga               USD             (83.280)         (1.293.003.108)
       Uang muka pelanggan                           USD            (806.912)        (12.528.112.345)
       Sub-total                                     USD           (890.192)         (13.821.115.453)
       Liabilitas moneter - neto                     USD           (873.182)         (13.557.009.620)


      Jika nilai denominasi liabilitas neto dari mata uang asing pada tanggal 30 September 2023 ditampilkan
      dengan menggunakan nilai tukar yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia pada tanggal 15 Desember
      2023 (tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian) yaitu Rp15.500 untuk 1 Dolar AS, liabilitas
      neto moneter Grup akan turun sebesar Rp22.702732..

      Analisa sensitivitas untuk risiko mata uang asing

      Pada tanggal 30 September 2023, jika nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing terapresiasi
      sebanyak 10% dengan semua variabel konstan, rugi sebelum beban (manfaat) pajak untuk tahun yang
      berakhir pada tanggal tersebut lebih rendah sebesar Rp1.355.700.962, sedangkan jika nilai tukar
      Rupiah terhadap mata uang asing terdepresiasi sebanyak 10%, maka rugi sebelum beban (manfaat)
      pajak untuk periode yang berakhir pada tanggal tersebut lebih tinggi sebesar Rp1.355.700.962.

   e. Pengelolaan modal

      Grup bertujuan mencapai struktur modal yang optimal untuk memenuhi tujuan usaha, diantaranya
      dengan mempertahankan rasio modal yang sehat dan memaksimalisasi nilai pemegang saham.


                                                          61
Page 64
                              PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                                Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                                 (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


      Manajemen memantau modal dengan menggunakan beberapa ukuran likuiditas dan leverage keuangan
      seperti rasio lancar dan utang terhadap ekuitas.

36. INFORMASI SEGMEN

   Grup mengklasifikasikan usahanya menjadi tiga produk utama yaitu: FAME, bahan kimia lainnya dan tandan
   buah segar. Segmen tersebut menjadi dasar pelaporan informasi segmen primer Perusahaan.

   a. Segmen Primer

                                                                 Periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
                                                FAME                 Bahan Kimia           Tandan Buah              Tidak                 Total
                                                                       Lainnya                Sawit              dialokasikan

       Penjualan Neto                                       -               6.020.514                     -                     -             6.020.514
       Beban pokok penjualan                                -           1.496.259.408        11.601.403.126                     -        13.097.662.534

       Hasil segmen                                         -          (1.490.238.894)      (11.601.403.126)                    -        (13.091.642.020)
       Beban umum dan administrasi               315.791.702                        -         1.697.128.594         4.576.307.481         6.589.227.777
       Laba (Rugi) Usaha                         (315.791.702)         (1.490.238.894)      (13.298.531.720)       (4.576.307.481)       (19.680.869.797)
       Penghasilan (Beban) Lain-lain neto       5.540.779.213                       -           (15.199.062)         (978.542.691)        4.547.037.460
       Laba (rugi) usaha                        5.224.987.511          (1.490.238.894)      (13.313.730.782)       (5.554.850.172)       (15.133.832.337)
       Beban keuangan, neto                                 -         (13.970.826.845)       (1.781.414.658)       (2.525.852.098)       (18.278.093.601)
       Penghasilan komprehensif lain                        -                       -                     -                     -                      -
       Total laba (rugi) komprehensif
             tahun berjalan                     5.224.987.511         (15.461.065.739)      (15.095.145.440)       (8.080.702.270)       (33.411.925.938)
       Total rugi tahun berjalan yang dapat
             diatribusikan kepada :
             Pemilik entitas induk                                                                                                       (33.369.244.424)
             Kepentingan non Pengendali                                                                                                      (42.681.514)

             TOTAL                                                                                                                       (33.411.925.938)
       Total rugi komprehensif yang dapat
             diatribusikan kepada :
             Pemilik entitas induk                                                                                                       (33.369.244.424)
             Kepentingan non Pengendali                                                                                                      (42.681.514)

             TOTAL                                                                                                                       (33.411.925.938)

       Aset dan Liabilitas
              Aset Segmen                     259.780.731.515          27.676.019.854      563.453.739.522        31.675.260.662        882.585.751.553

              Liabilitas Segmen               751.823.527.272         126.680.977.983      402.579.760.091        32.977.766.519       1.314.062.031.865




                                                                          62
Page 65
                              PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                                Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                                 (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




35. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)

   a. Segmen Primer (lanjutan)

                                                   FAME              Bahan Kimia          TBS                 Tidak                  Total
                                                                       Lainnya                             dialokasikan

       Penjualan Neto                                            -    48.277.780.000                   -                      -     48.277.780.000
       Beban pokok penjualan                                     -    47.213.761.125    25.751.638.592                        -     72.965.399.717

       Hasil segmen                                              -     1.064.018.875   (25.751.638.592)                       -     (24.687.619.717)
       Beban umum dan administrasi                  390.408.928                    -     1.569.870.901       8.231.237.957          10.191.517.786
       Laba (Rugi) Usaha                            (390.408.928)      1.064.018.875   (27.321.509.493)      (8.231.237.957)        (34.879.137.503)
       Penghasilan (Beban) Lain-lain neto       (110.534.452.003)                  -   (37.068.170.165)        291.632.404         (147.310.989.764)
       Laba (rugi) usaha                        (110.924.860.931)      1.064.018.875   (64.389.679.658)      (7.939.605.553)       (182.190.127.267)
       Beban keuangan, neto                      (28.135.637.763)                  -   (14.392.433.829)      (9.708.144.906)        (52.236.216.498)
       Beban pajak penghasilan                    (7.360.886.373)                  -      (502.968.026)      3.659.496.481           (4.204.357.918)
       Penghasilan komprehensif lain                 (27.896.259)                  -                   -      (627.713.189)            (655.609.448)
       Total laba (rugi) komprehensif
             tahun berjalan                     (146.449.281.326)      1.064.018.875   (79.285.081.513)     (14.615.967.167)       (239.286.311.131)
       Total rugi tahun berjalan yang dapat
             diatribusikan kepada :
             Pemilik entitas induk                                                                                                 (238.030.346.566)
             Kepentingan non Pengendali                                                                                                (600.355.117)
             TOTAL                                                                                                                 (238.630.701.683)
       Total rugi komprehensif yang dapat
             diatribusikan kepada :
             Pemilik entitas induk                                                                                                 (238.685.841.318)
             Kepentingan non Pengendali                                                                                                (600.469.813)
             TOTAL                                                                                                                 (239.286.311.131)


       Aset dan Liabilitas
              Aset Segmen                       356.902.269.299       28.417.495.177   618.678.504.119      26.753.725.094        1.030.751.993.689

              Liabilitas Segmen                 676.459.576.759      116.483.105.885   382.167.852.799      30.966.995.702        1.206.077.531.145


       Pelanggan dengan penjualan
             lebih dari 10%
             PT Perkasa Anugerah Bestari Raya                -        26.578.920.000               -                      -         26.578.920.000
             PT Pratama Permata Perkasa
                        Perdana                              -        21.698.860.000               -                      -         21.698.860.000


       Pemasok dengan pembelian
             lebih dari 10%
             PT Jasa Prima Lintas Perkasa                    -        45.864.000.000               -                      -         45.864.000.000




   b. Segmen Geografis

                                                                             30 September 2023                    30 September 2022

       Penjualan neto :
             Domestik                                                                    6.020.514                            48.277.780.000
       Total                                                                             6.020.514                            48.277.780.000


   Kebijakan akuntansi segmen operasi adalah sama sebagaimana dijelaskan pada ikhtisar kebijakan
   akuntansi yang penting pada Catatan 2.




                                                                          63
Page 66
                        PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                          Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




36. IKATAN DAN PERJANJIAN

   Perjanjian Grup yang signifikan adalah sebagai berikut:

   a. Kebijakan pemerintah Indonesia mewajibkan perusahaan perkebunan untuk membangun perkebunan
      inti rakyat. Sehubungan dengan kebijakan tersebut, MBS dan MPK (secara bersama-sama disebut
      sebagai “Perusahaan Inti”), memiliki komitmen dengan Koperasi Unit Desa (KUD) yang mewadahi
      petani plasma untuk mengembangkan perkebunan plasma. Pembiayaan atas pengembangan
      perkebunan plasma ini diperoleh melalui pinjaman dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”)
      (Catatan 23).

       Pada saat perkebunan plasma telah menghasilkan, petani plasma berkewajiban untuk menjual seluruh
       hasil perkebunan tersebut kepada Perusahaan Inti, dan melunasi angsuran atas fasiltas pinjaman
       investasi yang diberikan oleh bank sesuai dengan skema pengembangan perkebunan plasma
       menggunakan dana yang dipotong dari penjualan hasil perkebunan plasma tersebut.

       Pada tanggal 24 Desember 2014, MBS, MPK dan petani plasma menyetujui perubahan skema
       pengembangan perkebunan plasma. MBS dan MPK akan memulai pembagian hasil sebesar 30% dari
       penjualan tandan buah segar dikurangi dengan biaya yang terkait untuk pengembangan perkebunan
       plasma pada bulan Januari 2015.

       Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, pengembangan plasma oleh Grup telah
       mencapai 1.838 hektar (Tidak diaudit).

       Saldo piutang perkebunan plasma pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 sebesar
       Rp131.478.020.570.

       Manajemen berpendapat bahwa seluruh piutang perkebunan plasma dapat ditagih. Oleh karena itu tidak
       perlu dibentuk penyisihan penurunan nilai piutang perkebunan plasma.

   b. Pada tanggal 27 Juli 2013, BRI memberikan fasilitas kredit dan jasa perbankan kepada pemasok MPK
      dimana beberapa supplier MPK akan mendapatkan pembayaran terlebih dahulu sebelum jatuh tempo.
      MPK harus membayarkan terlebih dahulu 7,5% dan BRI akan membayarkan 92,5% dari nilai tagihan.
      MPK menanggung beban bunga 12,5% per tahun dihitung untuk periode dari tanggal pembayaran dari
      BRI sampai tanggal pembayaran oleh MPK dan provisi sebesar 0,5% dari nilai tagihan.

       Pada tanggal yang sama, BRI memberikan fasilitas kredit dan jasa perbankan kepada supplier MBS
       dimana beberapa supplier MBS akan mendapatkan pembayaran terlebih dahulu sebelum jatuh tempo.
       MBS harus membayarkan terlebih dahulu 7,5% dan BRI akan membayarkan 92,5% dari nilai tagihan.
       MBS menanggung beban bunga 12,5% per tahun dihitung untuk periode dari tanggal pembayaran dari
       BRI sampai tanggal pembayaran oleh MBS dan provisi sebesar 0,5% dari nilai tagihan.




                                                       64
Page 67
                          PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                            Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




37. KUASI RE-ORGANISASI

   Krisis ekonomi yang terjadi di wilayah regional Asia Pasifik, termasuk Indonesia, yang dimulai sejak
   semester kedua tahun 1997, telah mempengaruhi kegiatan usaha Perusahaan dan AG, Entitas Anak.
   Terjadinya depresiasi mata uang Rupiah terhadap mata uang asing lainnya (termasuk terhadap dolar AS)
   juga telah menyebabkan terjadinya peningkatan atas utang dalam valuta asing (dolar AS) termasuk bunga
   terkait milik AG, Entitas Anak.

   Meskipun restrukturisasi pinjaman AG dan pembiayaannya kembali (refinancing) oleh kreditur lain telah
   selesai dilaksanakan dan Perusahaan telah mampu membukukan laba neto, laporan posisi keuangan
   konsolidasian Perusahaan dan Entitas Anak, pada tanggal 30 Juni 2012 masih menunjukan saldo kerugian
   (defisit) yang cukup signifikan, yaitu sebesar Rp308.713.740.978.

   Oleh karena itu, Perusahaan dan AG, Entitas Anak, melakukan kuasi-reorganisasi agar laporan posisi
   keuangan konsolidasian Perusahaan dan Entitas Anak dapat menunjukan nilai sekarang dan tanpa dibebani
   oleh defisit masa lampau.

   Sesuai dengan PSAK No. 51 (Revisi 2003), “Akuntansi Kuasi-Reorganisasi”, kuasi reorganisasi merupakan
   prosedur akuntansi yang mengatur perusahaan merestrukturisasi ekuitasnya dengan menghilangkan defisit
   dan menilai kembali seluruh aset dan liabilitasnya.

   Dengan melakukan prosedur ini, entitas diharapkan dapat melanjutkan usahanya seperti baru, dengan saldo
   yang menunjukkan nilai sekarang tanpa defisit dari masa lampau. Dengan demikian, Perusahaan dan
   Entitas Anak, AG melakukan kuasi-reorganisasi yang akan dilakukan melalui prosedur akuntansi diatas.
   Eliminasi atas saldo defisit terhadap akun-akun ekuitas secara umum melalui urutan prioritas sebagai
   berikut:
   1. Selisih penilaian kembali aset dan liabilitas dan selisih penilaian yang sejenisnya.
   2. Selisih transaksi perubahan ekuitas entitas anak
   3. Tambahan modal disetor; dan
   4. Modal saham

   MPK dan MBS, Entitas Anak, keduanya tidak melaksanakan kuasi-reorganisasi dikarenakan MPK dan MBS
   masih dalam tahap pengembangan. Dengan tidak adanya kuasi-reorganisasi termasuk reorgansasi secara
   hukum, maka tidak ada penurunan nilai nominal saham entitas anak (MPK dan MBS). Demikian pula, tidak
   ada penurunan modal ditempatkan, modal disetor dan modal dasar entitas anak (MPK dan MBS).

   Untuk mengeliminasi defisit, Perusahaan melakukan kuasi-reorganisasi sesuai dengan PSAK No. 51 (Revisi
   2003) dengan menggunakan laporan posisi keuangan konsolidasian tanggal 30 Juni 2012, yang disetujui
   oleh para pemegang saham Perusahaan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
   yang diselenggarakan pada tanggal 22 November 2012 yang diaktakan dengan Akta Notaris No. 42 oleh
   Notaris Veronica Nataadmadja, S.H.

   Eliminasi atas saldo defisit terhadap akun-akun ekuitas dilakukan melalui urutan prioritas sebagai berikut:

                                                                                   30 Juni 2012
   Defisit                                                                         308.713.740.978
   Selisih penilaian kembali aset tetap                                             (1.982.261.514)
   Selisih penilaian kembali aset dan liabilitas selain aset tetap                    (551.037.396)
   Selisih transaksi perubahan ekuitas entitas anak                               (25.480.559.396)
   Tambahan modal disetor                                                        (183.870.182.672)
   Modal ditempatkan dan disetor penuh                                            (96.829.700.000)
   Total                                                                                          -




                                                                65
Page 68
                            PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                              Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                               (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)




37. KUASI RE-ORGANISASI (lanjutan)

   Penentuan nilai wajar aset tetap Perusahaan dan AG, Entitas Anak pada tanggal 30 Juni 2012 telah
   dilaksanakan oleh Kantor Jasa Penilai Publik Martokoesoemo, Prasetyo & Rekan, penilai independen,
   dalam laporannya tanggal 1 Oktober 2012 dengan menggunakan metode penilaian kembali memakai
   pendekatan data pasar dengan perbandingan data pasar dan metode pendekatan biaya.

   Penentuan nilai wajar aset dan liabilitas selain aset tetap Perusahaan dan AG, Entitas Anak pada tanggal
   30 Juni 2012 telah dilaksanakan oleh Kantor Jasa Penilai Publik Herly, Ariawan & Rekan, penilai
   independen, dalam laporannya tanggal 5 November 2012 dengan menggunakan metode penilaian kembali
   memakai pendekatan data pasar dengan perbandingan data pasar dan metode pendekatan biaya.


38. REKONSILIASI LIABILITAS YANG TIMBUL DARI AKTIVITAS PENDANAAN

   Tabel di bawah ini menjelaskan perubahan dalam liabilitas Grup pada tahun 2023 yang timbul dari aktivitas
   pendanaan, termasuk perubahan yang timbul dari arus kas dan perubahan non-kas. Liabilitas yang timbul
   dari aktivitas pendanaan adalah liabilitas yang arus kas, atau arus kas masa depannya, diklasifikasikan
   dalam laporan arus kas konsolidasian Grup sebagai arus kas dari aktivitas pendanaan.

                                                     Arus kas dari                Perubahan non-kas
                                                       aktivitas         Pergerakan              Perubahan
                                  1 Januari 2023      pendanaan          valuta asing             lainnya         30 September 2023
    Utang bank
       jangka pendek               113.928.241.197     (1.000.000.000)               -           3.461.508.967       116.389.750.164
    Utang kepada Pemegang Saham     12.791.164.079      6.424.965.948                -                     -          19.216.130.027
    Utang bank jangka panjang
       Jatuh tempo satu tahun       26.278.114.000                   -               -                       -        26.278.114.000
    Utang bank jangka panjang      822.525.834.680                   -    (4.528.771.440)                    -       817.997.063.240
    Total                          975.523.353.956     5.424.965.948      (4.528.771.440)        3.461.508.967       979.881.057.431


                                                     Arus kas dari                Perubahan non-kas
                                                       aktivitas         Pergerakan              Perubahan
                                  1 Januari 2022      pendanaan          valuta asing             lainnya         30 September 2022
    Utang bank
       jangka pendek                98.597.877.056     (3.250.000.000)               -          13.703.670.018       109.051.547.074
    Utang kepada Pemegang Saham      8.773.992.079      2.755.205.000                -                     -          11.529.197.079
    Utang bank jangka panjang
       Jatuh tempo satu tahun       10.117.668.225       (500.000.000)    16.778.114.000                   -          26.395.782.225
    Utang bank jangka panjang      802.387.970.842                -        6.025.287.911          (781.614.029)      807.631.644.724
    Total                          919.877.508.202       (994.795.000)    22.803.401.911        12.922.055.989       954.608.171.102




39. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DISAHKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF

   Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2023

   • Amendemen PSAK No. 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka
     Pendek atau Jangka Panjang

        Amandemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1
        Januari 2023 dan harus diterapkan secara retrospektif. Grup saat ini sedang menilai dampak
        amandemen terhadap praktik saat ini dan apakah negosiasi ulang atas perjanjian pinjaman yang ada
        mungkin diperlukan Penerapan lebih dini diperkenankan.




                                                                 66
Page 69
                        PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (lanjutan)
                          Tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                           (Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


40. KONDISI KEUANGAN

   Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan asumsi Perseroan akan melanjutkan usahanya secara
   berkesinambungan. Grup memiliki akumulasi kerugian yang mengakibatkan defisiensi modal masing-
   masing sebesar Rp431.476.280.312 dan Rp398.064.354.374 pada 30 September 2023 dan 31 Desember
   2022 serta liabilitas jangka pendek Grup melebihi aset lancarnya sebesar Rp407.176.851.658 dan
   Rp388.461.874.802 pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.

   Untuk mengatasi kondisi-kondisi di atas, selama tahun 2023, manajemen Grup telah melaksanakan dan
   akan terus melaksanakan beberapa program sebagai berikut:
   1. Efisiensi di segala bidang.
   2. Menyelesaikan masalah sosial yang ada di PT Maiska Bhumi Semesta dan PT Malindo Persada
      Khatulistiwa.
   3. Bernegosiasi dengan pihak bank untuk penyelesaian pinjaman melalui perjanjian restrukturisasi antara
      Grup dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
   4. Mengembangkan pasar baru untuk perdagangan produk kimia.
   5. Menindaklanjuti point-point Nota Kesepahaman dengan potensial investor.


41. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN

   a.   Dalam rangka penyelesaian kewajiban Perseroan kepada pihak PT Bank Negara Indonesia (Persero)
        Tbk, pada hari Selasa tanggal 24 Oktober 2023, pihak Bank BNI melalui Kantor Pelayanan Kekayaan
        Negara dan Lelang (KPKNL) Serang telah dilaksanakan lelang eksekusi Hak Tanggungan terhadap
        aset jaminan Perseroan atas tanah jaminan berupa:
         • 2 (dua) bidang tanah kosong luas total 64.958 m2 yang dijual dalam satu paket terdiri dari:
               - SHGB No. 53/Gerem tanggal 09-01-1998 seluas 15.103 m2 atas nama PT Anugerahinti
                 Gemanusa, berkedudukan di Gresik, terletak di Desa Gerem, Kec. Pulomerak, Kab. Cilegon,
                 Banten (sesuai Sertifikat).
               - SHGB No. 54/Gerem tanggal 09-01-1998 seluas 49.855 m2 atas nama PT Anugerahinti
                 Gemanusa, berkedudukan di Gresik, terletak di Desa Gerem, Kec. Pulomerak, Kab. Cilegon,
                 Banten (sesuai Sertifikat).

         • Sebidang tanah kosong luas total 21.355 m2 sesuai dengan SHGB No. 166/Gerem tanggal 02-12-
           2011 an. PT Bumi Persada Agung, berkedudukan di Jakarta Selatan, terletak di Kel. Gerem, Kec.
           Gerogol, Kota Cilegon, Propinsi Banten (sesuai sertifikat) setempat.

         Dari hasil lelang yang diterima oleh pihak BNI pada tanggal 29 Juni 2022 dari KPKNL Serang adalah
         sebesar Rp.67.694.100.000 (enam puluh tujuh miliar enam ratus Sembilan puluh empat juta seratus
         ribu rupiah) setelah dikurangi dengan biaya administrasi lelang (2%), pajak pihak penjual (2,5%) dan
         fee Balai Lelang Swasta (1,5%).

   b.   Telah diumumkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor:
        300/Pdt.Sus-PKPU/2023/PN.Niaga.Jkt.Pst, tanggal 1 November 2023 atas permohonan Penundaan
        Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
        dengan putusan mengabulkan Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dari
        pihak PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sehingga saat ini pihak Perseroan dan seluruh entitas
        anak dalam keadaan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Sementara (PKPUS) selama 45
        (empat puluh lima) hari terhitung sejak tanggal putusan diucapkan.




                                                       67

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.97 MB
Published28 Dec 2023
Pages69
Characters245,943
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result