Skip to content
Back to announcement

20260407_JPFA_Laporan Informasi dan Fakta Material_32068589_lamp1.pdf

Other Text extracted JPFA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 300

Page 1
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk




     Lorem ipsum
  Berkelanjutan      dolor
                   dari    Dalamsit amet,
                                     ke Luar
   conseiusmod     tempor 2025
          Laporan Keberlanjutan incididunt
             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 2

          
Page 3
     PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk




Berkelanjutan dari Dalam ke Luar




       Laporan Keberlanjutan 2025
Page 4
Daftar Isi




Daftar Isi

Daftar Isi                                                                           06

Tentang Tema Kami                                                                    08

Pesan dari Ketua Komite Keberlanjutan                                                10

Ikthisar Keberlanjutan 2025                                                          14




                                                Tentang Laporan
                                                Keberlanjutan Japfa                 02
                                                Menjalin Komunikasi dengan
                                                                                     39
                                                Pemangku Kepentingan

                                                Japfa dalam Data                     43

                                                Metode Penentuan Topik Material      44




Mengenal Japfa
Lebih Dekat                               01

Visi dan Misi                              18

Skala Bisnis                               19   Peningkatan Nutrisi                 03
Model Bisnis yang Terintegrasi Vertikal    22

Menjamin Kualitas Produk Protein Hewani    23   Jangkauan Pasar                      51

Menerapkan Tata Kelola                          Pendekatan Industrialisasi           52
Perusahaan yang Baik untuk                 26
Pertumbuhan Berkelanjutan                       Menjaga Keamanan Pangan              53

Komite Keberlanjutan                       28   Rantai Pasokan yang Berkelanjutan    55

Kinerja Ekonomi Japfa                      32   JAPFA for Kids                       56

                                                Gemar Makan Ikan                     62




04
Page 5
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                            Laporan Keberlanjutan 2025




Sistem                                   Pengembangan
Produksi Efisien                   04    Sumber Daya Manusia                 05

Penerapan Kesejahteraan Hewan       66   Karyawan                               66

Menjaga Kesehatan Hewan                  Peternak dan Petambak                  70
                                    70
Secara Holistik
                                         Masyarakat dan Lingkungan              74
Menangani Hewan dengan Nyaman       74

Tempat Tinggal Hewan yang Sehat     76

Konservasi Keanekaragaman Hayati    78

Praktik Energi Bertanggung Jawab    80

Digitalisasi dan Inovasi            84

Pengelolaan Air Limbah              90

Mengelola Emisi dan Limbah          91




                                         Indeks GRI                             138

                                         POJK 51/2017 - SEOJK 16/2021           148

                                         Lembar Umpan Balik                     145



                                                                                  05
Page 6
Tentang Tema Kami




Tentang Tema Kami:
Berkelanjutan dari
Dalam ke Luar
Tema Berkelanjutan dari Dalam ke Luar menegaskan keyakinan
bahwa keberlanjutan yang kuat dibangun dari fondasi internal
Perusahaan sebelum memberikan dampak yang lebih luas bagi
masyarakat. Di Japfa, perbaikan dimulai dari lini operasional
di mana operator, teknisi, dan peternak mitra menerjemahkan
pengalaman lapangan menjadi praktik yang lebih aman, lebih
efisien, dan lebih bertanggung jawab. Upaya ini memperkuat
kualitas produk, menekan dampak lingkungan, dan memastikan
ketersediaan protein hewani yang aman, bergizi, dan terjangkau
bagi masyarakat Indonesia.


Pendekatan dari dalam ke luar berarti memperkuat kapabilitas
terlebih dahulu. Kami berinvestasi pada pelatihan teknis,
pengembangan kepemimpinan, inovasi operasional, serta budaya
keselamatan dan disiplin kerja. Dengan kapabilitas yang lebih kuat,
setiap fungsi — mulai dari pabrik pakan, pembibitan, budidaya,
hingga pemrosesan dan distribusi — dapat menjaga konsistensi
mutu produk sekaligus mengoptimalkan sumber daya. Upaya ini
diwujudkan melalui standar yang jelas dan pengelolaan data yang
disiplin. Sistem digital dan peningkatan akurasi data memberikan
visibilitas kinerja, memungkinkan penyesuaian cepat serta
pelaporan yang transparan terhadap target keberlanjutan. Inisiatif
yang terbukti efektif kemudian direplikasi di berbagai lokasi untuk
memperluas dampak dan meningkatkan efisiensi biaya.


Inilah keberlanjutan yang dibangun dari dalam, bukan sekadar
tambahan. Dengan menanamkan perbaikan terus menerus ke
dalam kegiatan sehari-hari dan menyelaraskan tujuan dengan
indikator kinerja yang terukur, Japfa menghadirkan pangan yang
aman dan bergizi bagi konsumen, nilai ekonomi bagi peternak
mitra, serta kemajuan ESG yang kredibel bagi para pemangku
kepentingan. Berkelanjutan dari dalam ke luar adalah cara kami
bekerja — dan fondasi bagi pertumbuhan Perusahaan yang
bertanggung jawab.




06
Page 7
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk   Laporan Keberlanjutan 2025




                                                        07
Page 8
Pesan dari Ketua Komite Keberlanjutan




Pesan dari Ketua Komite
Keberlanjutan                           [GRI 2-22] [POJK D.1, F.26]




                                                            Keberlanjutan bermula dari lini
                                                            terdepan, di mana keterampilan
                                                            dan inovasi insan Japfa mendukung
                                                            ekosistem pangan yang tangguh dan
                                                            bertanggung jawab.



                                                            Para Pemangku Kepentingan
                                                            yang Budiman,

                                                            Di tengah deru angin perubahan dan gelombang
                                                            ketidakpastian global, Japfa terus melaju
                                                            layaknya kapal yang kokoh, bukan karena
                                                            samudra yang tenang, melainkan karena
                                                            komitmen dan nilai-nilai yang menjaga navigasi
                                                            kami tetap pada jalurnya. Bagi kami, esensi
                                                            keberlanjutan bukanlah sekadar konsep di atas
                                                            kertas, melainkan aksi nyata mulai dari lantai
                                                            produksi pakan, area budidaya, pengolahan,
                                                            pemasaran, dan pelayanan kepada pelanggan.


                                                            Di Japfa, dampak luas yang kami cita-citakan
                                                            berakar pada fondasi internal yang kokoh, mulai
                                                            dari penguatan operasional, pemberdayaan
                                                            manusia, hingga penyempurnaan proses yang
                                                            terus kami terapkan ke seluruh unit.


                                                            Pada tahun 2025, perjalanan panjang kami
                                                            telah membuahkan hasil-hasil yang signifikan.
                                                            Pengakuan Japfa Grup sebagai salah satu
                                                            World’s Best Companies 2025 oleh TIME dan
                                                            Statista merupakan bentuk validasi atas dedikasi
                                                            seluruh karyawan kami. Mereka bekerja tanpa
                                                            henti untuk menyediakan protein berkualitas bagi
                                                            jutaan konsumen melalui rantai nilai terintegrasi
                                                            “Farm-to-Table” yang menjadi kekuatan utama
                                                            Perusahaan.

08
Page 9
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                          Laporan Keberlanjutan 2025




Perjalanan kami menuju Kesejahteraan Bersama dimulai dari garis terdepan. Para operator, teknisi,
dan peternak mitra kami merupakan arsitek utama di balik setiap pencapaian yang kami raih. Setiap
hari, mereka menerjemahkan wawasan teknis dan pengalaman lapangan menjadi standar kerja yang
disiplin — meningkatkan kualitas, mengurangi dampak lingkungan, serta memperkuat keandalan
operasional.


Semangat inovasi operasional ini hanya dapat berkembang dalam ekosistem yang mendukung.
Oleh karena itu, Japfa tetap teguh dalam komitmennya untuk mengembangkan potensi individu,
membekali setiap anggota komunitas kami agar mampu menghadapi tantangan industri yang terus
berkembang.


Di Japfa, kami menempatkan kapabilitas sebagai salah satu prioritas utama kami. Melalui pelatihan
berkelanjutan dan berbagai tantangan inovasi, kami membekali seluruh tim dengan keterampilan
serta rasa tanggung jawab untuk memberikan kinerja yang konsisten di seluruh operasional.


Pada tahun 2025, kami meluncurkan dua program kunci untuk memperkuat budaya ini:


•   Japfa Innovation Awards
    Kompetisi perdana kami mengundang karyawan dari seluruh lini bisnis untuk mengubah ide-
    ide inovatif menjadi solusi yang dapat diterapkan, sekaligus memperkuat semangat “tumbuh
    bersama” yang menjadi ciri keberhasilan Japfa.


•   Japfa Sustainability Initiative Awards (JSIA)
    Sebuah platform inovasi bagi seluruh divisi untuk mengusulkan dan menerapkan solusi praktis
    yang meningkatkan efisiensi sumber daya serta mengurangi limbah, sehingga mengubah ide-ide
    kreatif menjadi dampak yang bermakna bagi Perusahaan.


Semangat inovasi juga dilakukan melalui berbagai terobosan, salah satunya oleh Japfa Aquaculture
berupa budidaya Super PL (Post Larvae), yaitu benur udang vaname F1 unggulan yang dirancang
untuk meningkatkan efisiensi budidaya. Untuk mendukung pertumbuhan yang optimal, Japfa juga
memperkenalkan Super PL Feed pakan transisi inovatif pertama di Indonesia, yang diformulasikan
khusus untuk benur ini. Dengan benur dan pakan ini, kami ingin menciptakan transisi pakan yang
mulus sehingga mendukung pertumbuhan yang lebih optimal, memperkuat daya tahan udang
sekaligus memperkokoh ekosistem Japfa Aquaculture yang terintegrasi dan berkelanjutan.



Komitmen kami terhadap bangsa tidak pernah surut. Sejalan dengan
visi Indonesia Emas 2045, kami berinvestasi pada kecukupan gizi dan
ketersediaan pangan demi membangun generasi muda yang tangguh di
masa depan melalui program JAPFA for Kids. Program ini telah menjangkau
15.498 anak di sembilan kabupaten sepanjang tahun 2025.
                                                                                                    09
Page 10
Pesan dari Ketua Komite Keberlanjutan




Kami menyadari bahwa keberlanjutan adalah sebuah perjalanan perbaikan yang tiada henti. Bagi
Japfa, keberlanjutan bukan sekadar target pelabuhan yang ingin dicapai, melainkan cara kita
berlayar setiap hari. Dengan memprioritaskan pengembangan insan Japfa sebagai awak kapal
utama dan menyempurnakan setiap proses dari dalam organisasi, kami sedang membangun
sebuah ekosistem pangan yang tidak hanya efisien, tetapi juga lentur dalam menghadapi
tantangan global di masa depan.


Transformasi yang dimulai dari lini terdepan dan didukung kapabilitas internal menjadi inti
komitmen kami untuk memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui sinergi antara
keunggulan operasional dan tanggung jawab sosial, kami memastikan pertumbuhan Japfa
berjalan sejalan dengan keberlanjutan bumi dan kesejahteraan generasi mendatang. Dengan
mendukung satu sama lain dan terus fokus pada tujuan bersama, kami yakin dapat menavigasi
berbagai tantangan di depan.


Terima kasih atas kemitraan dan kepercayaan yang terus Anda berikan dalam perjalanan
transformasi ini.




Renaldo Santosa
Ketua Komite Keberlanjutan




10
Page 11
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk   Laporan Keberlanjutan 2025




                                                        11
Page 12
Ikhtisar Keberlanjutan 2025




Ikthisar Keberlanjutan 2025

Diakui TIME dan Statista sebagai World’s Best Companies 2025

                                 TIME dan Statista menetapkan Japfa Grup sebagai salah satu World’s
                                 Best Companies 2025, berdasarkan pemeringkatan global yang dirilis
                                 pada bulan September. Pengakuan ini mencerminkan dedikasi lebih
                                 dari 38.000 karyawan di berbagai negara yang bekerja menyediakan
                                 produk protein berkualitas tinggi bagi jutaan konsumen. Melalui
                                 rantai nilai terintegrasi “Farm-to-Table”, Japfa Grup memasok hampir
                                 20% kebutuhan protein di pasar utamanya, memperkuat komitmen
                                 Perusahaan dalam mendukung gaya hidup berkelanjutan. Daftar ini
                                 memberikan pengakuan terhadap 1.000 perusahaan global terbaik
                                 berdasarkan 3 aspek utama: kepuasan karyawan, pertumbuhan
                                 pendapatan, dan transparansi keberlanjutan.




Japfa Innovation Awards

Pada tahun 2025, Japfa meluncurkan Kompetisi Inovasi perdana yang mengundang karyawan dari
seluruh unit untuk mengubah ide-ide kreatif menjadi solusi yang dapat diimplementasikan. Tingginya
partisipasi serta beragamnya ide yang diajukan menunjukkan bahwa semangat inovasi telah tertanam
kuat dalam budaya Perusahaan. Dengan memanfaatkan kreativitas dan kecerdasan insan Japfa, inisiatif
ini menunjukkan bahwa perubahan dapat dimulai dari dalam — melalui kolaborasi, akuntabilitas, dan
kreativitas — yang kemudian meluas untuk memperkuat efisiensi operasional, mendorong pencapaian
target keberlanjutan, serta memperkuat semangat tumbuh bersama. Pendekatan “inside out” ini
mencerminkan keyakinan Japfa bahwa pemberdayaan individu di setiap level merupakan kunci untuk
mendorong dampak ESG yang bermakna bagi bisnis kami dan masyarakat yang kami layani.




Transformasi Akuakultur Indonesia melalui Inovasi Super PL

Pengenalan Super PL (Post Larvae) dalam pembudidayaan udang, merupakan tonggak penting
bagi sektor akuakultur Indonesia. Inovasi ini menghasilkan larva udang dengan ketahanan yang
lebih baik dan kinerja pertumbuhan yang unggul, sehingga memungkinkan petambak mencapai
efisiensi budidaya yang lebih tinggi serta hasil panen yang lebih konsisten. Didukung oleh pakan
berprotein tinggi yang diformulasikan secara khusus untuk memaksimalkan potensi genetik, Super
PL menawarkan solusi terintegrasi atas tantangan utama budidaya, seperti ketahanan terhadap
penyakit, keseragaman pertumbuhan, dan efisiensi produksi secara keseluruhan. Melalui inovasi
ini, Japfa tidak hanya memperkuat kapasitas pembudidaya udang lokal, tetapi juga menegaskan
posisinya sebagai pelopor dalam mendorong praktik akuakultur yang produktif, andal, dan
bertanggung jawab terhadap lingkungan di Indonesia.

12
Page 13
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                           Laporan Keberlanjutan 2025




Japfa Sustainability Initiative Awards (JSIA)

JSIA mencerminkan keyakinan Perusahaan bahwa solusi keberlanjutan yang efektif sering kali
muncul dari dalam organisasi, dengan mendorong karyawan di seluruh divisi untuk memandang
keberlanjutan sebagai tanggung jawab bersama. Program ini membimbing peserta mulai dari tahap
pengembangan ide hingga implementasi, dimulai dengan pengajuan abstrak dan proses penyisihan
untuk memilih konsep yang paling menjanjikan. Tim terpilih kemudian mengikuti Sustainability
Workshops, di mana mereka menerima pendampingan dan dukungan teknis untuk menyempurnakan
ide menjadi proposal proyek yang layak dijalankan. Pada tahap akhir, peserta menyiapkan pameran
dan mempresentasikan proposal mereka di hadapan panel manajemen senior, menunjukkan
kekuatan teknis serta kejelasan dalam menjelaskan potensi dampak keberlanjutan. Inisiatif yang
dihasilkan mencakup berbagai topik — mulai dari optimasi energi dan air, pengurangan limbah,
hingga peningkatan efisiensi sumber daya — yang dinilai berdasarkan inovasi, kelayakan, skalabilitas,
serta keselarasan dengan peta jalan keberlanjutan Japfa, sehingga ide yang kuat dapat berkembang
menjadi solusi nyata yang berdampak.




JAPFA for Kids

Pada tahun 2025, program JAPFA for Kids menjangkau
15.498 anak di sembilan kabupaten, melalui dukungan
gizi terpadu yang mencakup pemeriksaan kesehatan,
edukasi nutrisi, dan kegiatan perubahan perilaku.
Dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya
pola makan seimbang serta menanamkan kebiasaan
hidup sehat yang penting bagi tumbuh kembang
anak, intervensi terarah seperti inisiatif 1 Hari 1 Telur
dan pemantauan pertumbuhan bulanan membantu
anak-anak yang sebelumnya teridentifikasi mengalami
malanutrisi mencapai perbaikan yang terukur, sehingga
banyak di antaranya berhasil keluar dari kondisi
malanutrisi. Kemajuan ini dimungkinkan melalui model
kolaborasi yang melibatkan sekolah, guru, orang tua,
dan puskesmas setempat, yang didukung oleh dasbor
digital untuk memastikan pencatatan tinggi badan,
berat badan, dan Indeks Massa Tubuh (IMT) secara
akurat. Dengan memperkuat kapasitas masyarakat serta
menanamkan praktik gizi yang baik sejak dini, program
ini berkontribusi pada kesejahteraan anak dalam jangka
panjang dan mendukung perbaikan status gizi di wilayah
operasional Japfa — sekaligus mencerminkan komitmen
kami terhadap prinsip ESG dalam tanggung jawab sosial
dan pembangunan berkelanjutan.

                                                                                                   13
Page 14
01
Mengenal Japfa
Lebih Dekat
Sebagai salah satu perusahaan agribisnis pangan terkemuka di
Indonesia, Japfa memainkan peran strategis dalam memperkuat
ketahanan pangan nasional melalui penyediaan protein
hewani yang terpercaya, terjangkau, dan berkualitas tinggi.
Berlandaskan visi Berkembang Menuju Kesejahteraan
Bersama, Perusahaan terus membangun bisnis yang
bertanggung jawab dan tangguh, yang mendukung masyarakat,
mendorong kolaborasi, serta menjunjung tinggi pengelolaan
sosial dan lingkungan di seluruh operasional terintegrasinya.
Page 15
Visi dan Misi       18   PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk merupakan salah satu
                         perusahaan agri-food terbesar di Indonesia yang berfokus
Skala Bisnis        19
                         pada produksi protein hewani. Berbekal pengalaman
Model Bisnis yang   22   panjang dan komitmen tak tergoyahkan terhadap
Terintegrasi
Vertikal                 mutu, kami terus berinovasi dan berkembang, menjadi
                         perusahaan terpercaya dalam mendukung ketahanan
Menjamin Kualitas   23
                         pangan nasional serta memastikan terpenuhinya
Produk Protein
Hewani                   kebutuhan nutrisi masyarakat. [GRI 2-6] [POJK C.4]

Menerapkan Tata     26
Kelola Perusahaan        Untuk mempermudah pemahaman dalam laporan ini, kami
yang Baik untuk          menggunakan istilah “Japfa”, “Perusahaan”, atau “Kami”
Pertumbuhan              untuk merujuk pada PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk
Berkelanjutan
                         sebagai entitas pelapor. “Japfa Poultry” mengacu pada
Komite              28   aktivitas operasional perunggasan, “Japfa Aquaculture”
Keberlanjutan
                         mengacu pada operasional budidaya perairan, sedangkan
Kinerja             32   “Japfa Grup” mengacu pada perusahaan induk,
Ekonomi Japfa
                         Japfa Pte Ltd, beserta seluruh anak perusahaannya.




                         Informasi lebih lanjut, silakan kunjungi laman
                         resmi Japfa melalui tautan berikut:
                         [POJK C.3], [GRI 2-1]




                         https://www.japfacomfeed.
                         co.id/sekilas-perusahaan
Page 16
Mengenal Japfa Lebih Dekat




Visi dan Misi                         [GRI 2-6, 2-23] [POJK C.1, F.17]




Visi dan Misi Japfa telah dirumuskan secara cermat melalui proses diskusi dan evaluasi, serta
disepakati bersama oleh Dewan Komisaris dan Direksi sebagai landasan yang memandu seluruh
kegiatan usaha. Visi dan Misi ini menjadi kompas bagi Perusahaan dalam menjalankan bisnis secara
bertanggung jawab, membangun kemitraan yang kuat dengan masyarakat, serta mengintegrasikan
prinsip keberlanjutan sosial dan lingkungan ke dalam setiap aspek operasional.




     Visi           Berkembang                                    Misi   Menjadi penyedia terkemuka
                    Menuju                                               dan terpercaya di bidang
                    Kesejahteraan                                        produk pangan berprotein
                    Bersama                                              terjangkau di Indonesia,
                                                                         berlandaskan kerjasama
                                                                         dan pengalaman teruji,
Visi dan Misi                                                            dalam upaya memberikan
Japfa dapat                                                              manfaat bagi seluruh pihak
diakses melalui
tautan berikut:                                                          terkait.


                     https://www.japfacomfeed.
                     co.id/visi-misi


16
Page 17
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                       Laporan Keberlanjutan 2025




Skala Bisnis                      [GRI 2-1] [POJK C.3]




Kami mengelola rantai pasok terintegrasi dari hulu                  Ringkasan
                                                                    Usaha Japfa
ke hilir yang mencakup fasilitas produksi pakan,                    dapat diakses
pembibitan, pembudidayaan, hingga distribusi produk                 melalui tautan
                                                                    berikut:
ke konsumen dengan jangkauan operasional hampir ke
seluruh wilayah Indonesia. Seluruh aktivitas tersebut                                    https://www.japfacomfeed.
                                                                                         co.id/ringkasan-usaha
dijalankan dengan dukungan lebih dari 30.000
karyawan di berbagai wilayah operasional.



Jumlah Karyawan [GRI 2-7]


Karyawan
Laki-laki
                       2025                              2024                               2023
                       15.076                            14.762                             14.927
                       Permanen                          Permanen                           Permanen


                       12.322                            11.831                             11.528
                       Kontrak                           Kontrak                            Kontrak



                                                                                            Total
                       27.398                            26.593                             26.455


Karyawan
Perempuan
                       2025                              2024                               2023
                       3.079                             2.922                              2.917
                       Permanen                          Permanen                           Permanen


                       1.132                             1.060                              1.000
                       Kontrak                           Kontrak                            Kontrak



                                                                                            Total
                       4.211                             3.982                              3.917


Total
Karyawan
                       2025                              2024                               2023
                       31.609                            30.575                             30.372

                                                                                                                     17
Page 18
Mengenal Japfa Lebih Dekat




Jumlah Karyawan Berdasarkan Wilayah Kerja

                                           2025                          2024                          2023
           Wilayah Kerja
                                Permanen          Kontrak        Permanen       Kontrak        Permanen       Kontrak

 Feed                                  3,601              689        3,645            630           3,782          596

 Poultry Breeding                     3,647           8,232           3,715         7,770          3,860          7,348

 Commercial Poultry                   2,254               561        2,209            326           2,189           383

 Poultry Processing                     1,178             754          780            887            752            766

 Aquaculture                           1,780              307         1,793           279           1,855           262

 Consumer Food                         2,315          1,964           2,110         2,036          2,080          2,042

 SBU AHLE                               995               224          930            222            879            245

 SBUs                                  1,773              646         1,991           645          2,038            785

 CSS HO                                 466                 57         434                87         373                97

 HO Downstream                           146                20          77                9           36                4

 TOTAL                                18,155         13,454          17,684         12,891         17,844        12,528



Data karyawan dikumpulkan melalui sistem ERP Human Capital Management (ERP HCM) dengan
metode head count pada akhir periode pelaporan. Selama periode pelaporan, Japfa tidak
mempekerjakan karyawan paruh waktu dan tidak terdapat perubahan jumlah karyawan yang
signifikan.


Pada tahun 2025, jumlah karyawan laki-laki masih lebih tinggi dibandingkan karyawan
perempuan, mencerminkan karakteristik sektor agri-food di Indonesia yang secara tradisional
didominasi oleh laki-laki. Tren ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya persepsi
mengenai peran gender, mobilitas tenaga kerja, norma budaya, tuntutan fisik dan preferensi
pekerjaan yang berkaitan dengan sektor ini. [GRI 2-7, 2-8]



Detail terkait operasional kami dapat dibaca dalam
Laporan Tahunan 2025 maupun situs Perusahaan
[GRI 2-1] [POJK C.3].




https://www.japfacomfeed.     https://www.japfacomfeed.
co.id/laporan-tahunan         co.id/wilayah-operasional




18
Page 19
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk   Laporan Keberlanjutan 2025




                                                        19
Page 20
Mengenal Japfa Lebih Dekat




Model Bisnis yang
Terintegrasi Vertikal                                      [GRI 2-6] [POJK C.4]




Japfa mengoperasikan model bisnis terintegrasi secara vertikal yang mencakup seluruh rantai
produksi dari hulu hingga hilir. Pendekatan terintegrasi ini memungkinkan Perusahaan melayani
berbagai segmen pelanggan — termasuk peternak unggas, petambak ikan dan udang, agen
distribusi, penyedia restoran layanan cepat, serta konsumen akhir — dengan tetap memastikan
efisiensi, konsistensi, dan kualitas di setiap tahap rantai nilai.




             Hulu                             Tengah                                    Hilir
       Produksi pakan ternak,                Peternakan unggas                        Pengolahan hasil
        ikan dan udang, serta               komersial, budidaya                   peternakan dan tambak,
          proses pembibitan                ikan dan udang, serta                  serta produksi makanan
                                             penggemukan sapi                       siap masak dan siap
                                                                                         konsumsi




20
Page 21
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                      Laporan Keberlanjutan 2025




Menjamin Kualitas
Produk Protein Hewani
Japfa berkomitmen untuk menyediakan pangan
protein hewani halal yang aman, bergizi, dan
terjangkau melalui proses produksi yang ketat
dan berkualitas tinggi. Hal ini dicapai dengan
menggunakan bahan baku berkualitas serta
memanfaatkan inovasi untuk memenuhi kebutuhan
konsumen yang terus berkembang di sepanjang
rantai nilai — mulai dari pakan dan pembibitan
hingga budidaya unggas, ikan, udang, dan sapi,
serta produk olahannya. Seluruh proses produksi
dijalankan dengan mematuhi standar keamanan
pangan yang ketat serta mengutamakan prinsip               Japfa Food berkolaborasi
kesejahteraan hewan, guna memastikan praktik yang          dengan Garuda Indonesia
bertanggung jawab dan berkelanjutan. [GRI 2-6][POJK C.4]   menghadirkan ayam
                                                           probiotik Olagud dalam
Sebagai bagian dari strategi integrasi hilir, Japfa
menghadirkan Japfa Food untuk menjangkau basis             sajian penerbangan rute
konsumen yang lebih luas. Dengan menawarkan                Jakarta–Singapura. Kaya
portofolio produk yang beragam, termasuk ayam              protein dan kolagen, rendah
segar, daging olahan, dan berbagai produk pangan
                                                           lemak dan kolesterol, Olagud
lainnya, Japfa Food membawa hasil produksi
lebih dekat ke pasar ritel dan rumah tangga,               menawarkan pengalaman
sekaligus memperkuat komitmen Perusahaan                   kuliner sehat nan lezat di
dalam menyediakan gizi yang mudah diakses serta            udara — inovasi nutrisi tanpa
mendukung gaya hidup berkelanjutan.
                                                           kompromi rasa.  [POJK B.1, F.26]




Detail produk Olagud dapat
diakses melalui




www.olagud.com
@olagud.id




                                                                                              21
Page 22
Mengenal Japfa Lebih Dekat




Detail terkait produk, bisnis Japfa, dan produk
Olagud dapat diakses di situs Perusahaan




                                                  Produk dan bisnis Japfa:   Produk Olagud:
                                                  www.japfacomfeed.co.id/    www.olagud.com
                                                  ringkasan-usaha            @olagud.id




22
Page 23
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                         Laporan Keberlanjutan 2025




Transparansi Informasi Produk Melalui Label Kemasan

               Japfa menyampaikan informasi produk secara transparan dan lengkap melalui
               label kemasan. Informasi yang disediakan mencakup komposisi, nilai gizi, petunjuk
               penggunaan, tanggal produksi, dan masa kedaluwarsa, sehingga konsumen dapat
               menggunakan produk dengan aman dan tepat. Untuk produk tertentu, seperti
               vaksin, informasi juga disajikan dalam bentuk barcode guna memudahkan akses
               digital serta mengurangi penggunaan kertas sebagai bagian dari praktik yang lebih
               berkelanjutan. [GRI 417-1]




Menjaga Kepuasan Pelanggan

               Japfa melakukan survei tahunan untuk memperoleh wawasan mengenai pengalaman
               dan tingkat kepuasan pelanggan. Temuan dari survei ini menjadi dasar bagi upaya
               perbaikan berkelanjutan, guna memastikan bahwa produk dan layanan kami tetap
               responsif terhadap kebutuhan dan harapan pelanggan yang terus berkembang.


               Pada tahun 2025, hasil indeks kepuasan pelanggan menunjukkan tren positif
               yang menunjukkan konsistensi Japfa dalam menjaga kualitas dan membangun
               kepercayaan pelanggan. [POJK F.30]


               Produk
               Pakan Ternak
                                            2025           2024                    2023

                                            97%            87%                     84%
               Produk
               Kesehatan
               Hewan dan                    2025           2024                    2023

                                            89%            88%                     86%
               Peralatan
               Ternak

                                                                                                   23
Page 24
Mengenal Japfa Lebih Dekat




Menerapkan Tata Kelola
Perusahaan yang Baik untuk
Pertumbuhan Berkelanjutan
Beroperasi di sektor yang menuntut tingkat kepercayaan publik yang tinggi, Japfa menjunjung
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dengan menerapkan praktik yang etis, akuntabel, dan
berkelanjutan guna melindungi kepentingan seluruh pemangku kepentingan.


Struktur Organisasi yang Kuat

Struktur organisasi Japfa disusun untuk memastikan pengambilan keputusan yang transparan
dan akuntabel, selaras dengan prinsip keberlanjutan, sekaligus memungkinkan komunikasi yang
efektif di seluruh tingkat manajemen. Pengawasan juga diperkuat melalui komite di tingkat Dewan
yang bertanggung jawab atas aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Efektivitas proses tata
kelola ini ditinjau secara berkala untuk memastikan keselarasan dengan perkembangan industri
dan risiko keberlanjutan yang terus berkembang, sehingga memperkuat komitmen Japfa terhadap
pertumbuhan yang bertanggung jawab dan tangguh. [GRI 2-9, 2-12] [POJK C.6]

Informasi lebih lengkap mengenai struktur
organisasi dapat ditemukan dalam situs
Perusahaan dan Laporan Tahunan Japfa:




                                                 https://www.japfacomfeed.   https://www.japfacomfeed.
                                                 co.id/laporan-tahunan       co.id/struktur-organisasi


Bisnis yang Beretika

Japfa menjalankan operasionalnya dengan berlandaskan etika                   Sepanjang tahun
dan integritas melalui penerapan Kode Etik Perusahaan yang                   2025, Japfa telah
mencakup prinsip antikorupsi, anti-suap, dan anti-fraud. Kode                menyosialisasikan
etik ini secara rutin dikomunikasikan di seluruh divisi baik                 Kode Etik — termasuk
secara luring dan daring melalui Journex termasuk pada saat                  kebijakan antikorupsi
orientasi karyawan baru, untuk menumbuhkan budaya kerja                      dan antisuap — kepada
yang bersih, bertanggung jawab, dan akuntabel. [GRI 2-23, 2-24]              1.300 karyawan di
                                                                             berbagai unit melalui
Untuk memperkuat tata kelola, Japfa juga menetapkan                          Journex. Selama periode
pedoman yang jelas bagi Dewan Komisaris dan Direksi, yang                    yang sama, audit internal
didukung oleh Komite Audit independen yang mengawasi                         tidak menemukan
pelaporan keuangan serta kepatuhan terhadap peraturan.                       adanya kasus korupsi di
Selain itu, kebijakan Hubungan Investor Perusahaan                           seluruh area operasional
memastikan pengungkapan informasi yang akurat dan tepat                      Perusahaan.
waktu, sehingga memperkuat transparansi, membangun                           [GRI 2-24, 205-2, 205-3]

kepercayaan investor, dan mendukung pengambilan keputusan
yang berkelanjutan dalam jangka panjang.

24
Page 25
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                          Laporan Keberlanjutan 2025




JAPFALERT

Japfa mendorong terciptanya lingkungan kerja                              Akses
                                                                          JAPFALERT
yang terbuka dan berintegritas melalui penyediaan
whistleblowing system, yaitu JAPFALERT. Sistem ini
mendukung karyawan maupun pihak eksternal untuk
menyampaikan dugaan pelanggaran terhadap Kode Etik                                               https://www.japfalert.com/
atau peraturan secara aman dan tanpa rasa takut. Setiap
laporan ditindaklanjuti dengan serius dan objektif,
dengan menjaga kerahasiaan identitas pelapor untuk
mencegah tindakan balasan, sesuai dengan ketentuan
yang berlaku. [GRI 2-16, 2-25, 2-26] [POJK F.24]


Informasi lengkap mengenai Kode Etik Perusahaan, Pedoman Dewan Komisaris & Direksi, Kebijakan
Hubungan Investor, Komite Audit serta, komite-komite pendukung lainnya dapat dibaca lebih lanjut
melalui tautan berikut:




Kode Etik                   Pedoman Dewan          Kebijakan              Komite                      Laporan
Perusahaan                  Komisaris & Direksi    Hubungan Investor      Audit                       Tahunan
https://japfacomfeed.       http://japfacomfeed.   http://japfacomfeed.   http://japfacomfeed.        http://japfacomfeed.
co.id/kode-etik-            co.id/pedoman-dewan-   co.id/kebijakan-       co.id/komite-audit          co.id/laporan-tahunan
perseroan                   komisaris-direksi      hubungan-investor




                                                                                                                              25
Page 26
Mengenal Japfa Lebih Dekat




Komite Keberlanjutan
Berdasarkan Keputusan Direksi Nomor 073/KEP/Dir-JAPFA/LD-CS/XII/2023 tanggal 29 Desember
2023, Japfa memperbarui struktur Komite Keberlanjutan untuk memperkuat tata kelola aspek
keberlanjutan di seluruh unit operasional. Komite ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama dan
beranggotakan perwakilan dari Dewan Komisaris dan Direksi.


Dalam pelaksanaannya, Komite Keberlanjutan didukung oleh Sub-Komite Koordinator Keberlanjutan
dan para Kepala Divisi. Komite ini berperan dalam mengarahkan implementasi strategi keberlanjutan
agar selaras dengan visi lingkungan Japfa serta mendukung pencapaian tujuan bisnis jangka panjang.
[GRI 2-9, 2-12, 2-24] [POJK A.1, E.1, F.1]




Tugas dan Tanggung Jawab Komite Keberlanjutan [GRI 2-12]



           1.    Menetapkan dan mengusulkan kebijakan serta arahan pembangunan berkelanjutan
                 kepada Dewan Direksi untuk disetujui
           2. Mengembangkan strategi keberlanjutan untuk jangka waktu tertentu [POJK D.1]
           3. Mempertimbangkan dan menilai hasil dari penerapan strategi keberlanjutan,
                 memberikan saran untuk pengembangan, serta melaporkan kepada Dewan Direksi
                 minimal satu kali dalam setahun [GRI 2-13]
           4. Menyetujui Laporan Keberlanjutan tahunan [GRI 2-14] [POJK E.1]
           5. Menunjuk Sub-komite Keberlanjutan yang sesuai untuk implementasi strategi
                 keberlanjutan di divisi operasional
           6. Meninjau dan menyetujui Key Performance Indicators (KPI) dan Sustainability
                 Performance Targets (SPT) untuk transaksi terkait keberlanjutan [POJK E.1]




Susunan Komite Keberlanjutan
tersedia pada tautan berikut:




https://www.japfacomfeed.co.id/
tata-kelola-keberlanjutan




26
Page 27
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                          Sustainability Report 2025




                                  Sustainability Pillars

                               Affordable Nutritious Proteins




        Efficient                            People                         Improving
    Production System                     Development                        Nutrition
     Large Scale Operations &          Knowledge Management                     Feed
      Advanced Technology                                                    More People




         Healthy Animals                      Employees                  Facilitating Access to
           Biosecurity                  Training & Development            Affordable Proteins

            Vaccines                    Sports for Life Balance          Geographical Reach

         Animal Welfare                                                 Industrialised Approach

          Balanced Diet




          Efficient Use                        Farmers                      Japfa for Kids
          of Resources
                                         Technical Assistance        Education Programmes about
             Energy                                                          Balanced Diet
                                          Skills Improvement            for Children & Teachers
              Water
       Reusable Packaging
         Local Sourcing




         Minimise Waste                       Community                      Food Safety
           & Emission                          & Planet                     & Traceability
       Manure Management                Education Programmes                 Food Safety
                                                                         & Hygiene Standards
       Air Pollution Control            Focused on Agriculture
                                                                        Halal Slaughterhouses
      Wastewater Treatment             Reducing Biodiversity Loss
                                                                           Traceability Back
                                                                              to the Farm



Pilar keberlanjutan Japfa terintegrasi sepenuhnya ke dalam strategi dan proses bisnis Perusahaan,
menjadi landasan bagi pertumbuhan yang bertanggung jawab dan tangguh. Kerangka kerja ini
memungkinkan Japfa merespons secara adaptif terhadap dinamika ekonomi, sosial, dan lingkungan
yang terus berkembang. Pilar‑pilar tersebut menegaskan komitmen kami untuk meningkatkan
kualitas nutrisi melalui sistem produksi yang efisien serta berinvestasi dalam pengembangan
kapasitas sumber daya manusia. Dengan diperluasnya cakupan pilar untuk mencakup pengelolaan
keanekaragaman hayati, Japfa semakin memperkuat keselarasan dengan prioritas global dalam
konservasi alam. Melalui pilar‑pilar keberlanjutan ini, Perusahaan tidak hanya meningkatkan
kapasitas individu, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya
pelestarian ekosistem, sekaligus menegaskan komitmen strategis Japfa terhadap penguatan prinsip
ESG dan keberlanjutan jangka panjang. [POJK F.1]

                                                                                                  27
Page 28
Mengenal Japfa Lebih Dekat




Pengelolaan Risiko Bisnis dan Lingkungan

Japfa menerapkan sistem manajemen risiko yang ketat untuk mendukung keberlanjutan usaha dan
meminimalkan potensi dampak negatif terhadap manusia maupun lingkungan. Sistem ini mencakup
identifikasi berbagai jenis risiko, termasuk potensi risiko korupsi yang dilengkapi dengan audit
internal maupun eksternal dengan mengedepankan prinsip integritas, transparansi, dan akuntabilitas.
Setiap temuan dalam audit ditindaklanjuti secara bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.
Informasi lebih detail terkait manajemen risiko Perusahaan dapat dilihat pada bab Tata Kelola di
Laporan Tahunan 2025 dan juga situs Perusahaan. [GRI 205-1, 205-2] [POJK E.3]


Pemantauan atas risiko dan peluang keberlanjutan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk
melalui pemantauan data kinerja lingkungan menggunakan Japfa Sustainability Reporting System
(JSRS) dan dasbor Sustainalitics. Pada tahun 2025, sebagai bagian dari penyempurnaan proses,
Japfa memperbarui metodologi penghitungan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Cakupan 2 pada JSRS.
Informasi lebih lanjut mengenai JSRS disajikan pada halaman 84–85.


Informasi lebih detail terkait manajemen risiko Perusahaan
dapat dilihat pada bab Tata Kelola di Laporan Tahunan 2025
dan juga situs Perusahaan: [POJK E.3, E.5]




                                                                https://www.japfacomfeed.   https://japfacomfeed.co.id/
                                                                co.id/manajemen-resiko      laporan-tahunan




Target-target Keberlanjutan Japfa Grup

Sejak tahun 2022, Japfa Grup telah menetapkan target-target keberlanjutan dengan menggunakan
data tahun tersebut sebagai acuan awal (baseline). Target ini mencakup dua fokus utama, yaitu aspek
lingkungan dan sosial. Di aspek lingkungan, Japfa menargetkan pengurangan emisi melalui penetapan
target Emisi Cakupan 1, yang dihitung berdasarkan emisi per kilogram live bird. Sementara itu, di aspek
sosial, Japfa berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas karyawan dan peternak mitra melalui
pelatihan berkelanjutan guna mendukung produktivitas dan pengambilan keputusan yang lebih
bertanggung jawab.

                                         Pada tahun 2025, Japfa meluncurkan Japfa Sustainability
                                         Initiative Awards (JSIA), sebuah kompetisi antardivisi
                                         untuk memacu inovasi dan mempererat kolaborasi
                                         dalam mencapai target keberlanjutan. Program ini tidak
                                         hanya mengapresiasi proposal yang paling berdampak,
                                         tetapi juga mengawal pengembangannya agar menjadi
                                         standar praktik terbaik yang dapat direplikasi. Dengan
                                         demikian, setiap keberhasilan operasional dapat
                                         diperluas skalanya dan memberi nilai tambah bagi
                                         keberlanjutan Perusahaan. [GRI 2-24]
28
Page 29
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                            Laporan Keberlanjutan 2025




Sesuai dengan target yang telah ditetapkan, Japfa mencatat capaian-capaian berikut pada 2025:


1.   Mencapai rata-rata pelatihan per karyawan per tahun 13,9 jam.


2. Pada tahun 2025, 100% kandang unggas baru yang dibangun oleh Perusahaan
     menggunakan sistem closed-house.


3.   Target Pelatihan untuk Peternak Mitra


     Pada tahun 2023, Perusahaan mulai mengembangkan sistem pencatatan pelatihan peternak
     mitra melalui tahap uji coba. Pada fase ini, fokus utama adalah menguji metode pencatatan serta
     memberikan pelatihan kepada Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) guna memastikan pelaporan
     yang akurat dan konsisten.


     Memasuki tahun 2024, sistem tersebut diimplementasikan secara penuh pada operasional
     Perusahaan, sehingga seluruh kegiatan pelatihan berhasil terdokumentasi 100%. Pencapaian ini
     memungkinkan Perusahaan menetapkan baseline durasi pelatihan sebagai dasar pemantauan
     kinerja yang transparan dan terukur.


     Pada tahun 2025, sistem mencatat peningkatan durasi pelatihan lebih dari 90%, yang didorong
     oleh kombinasi penyuluhan teknis dengan berbagai program pemberdayaan. Peningkatan ini
     mencerminkan keterlibatan yang semakin mendalam dengan peternak mitra. Perusahaan juga
     berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelatihan untuk peternak mitra.

                                                                                                    29
Page 30
Mengenal Japfa Lebih Dekat




Sustainability-Linked Loan dan Inisiatif Keberlanjutan

Pada tahun 2025, Japfa memperoleh tambahan fasilitas                            Pemenuhan Komitmen
Sustainability-Linked Loan (SLL) sebesar USD 150 juta                           Sustainability-Linked Bond (SLB)

yang difasilitasi oleh DBS Bank dan Rabobank, memperkuat
                                                                                Detail terkait audit dan
komitmen Grup dalam mengintegrasikan prinsip ESG di                             informasi tambahan:
seluruh sektor agri-pangan. Fasilitas pembiayaan ini dikaitkan
dengan Key Performance Indicators (KPI) yang mencakup
pengurangan konsumsi air melalui daur ulang, percepatan
transisi menuju energi bersih melalui inisiatif Zero Coal, serta
peningkatan akses gizi bagi anak-anak melalui program Japfa
                                                                                https://www.japfacomfeed.co.id/
for Kids. Dengan memasukkan indikator sosial untuk pertama                      informasi-saham-obligasi
kalinya, SLL ini mencerminkan pendekatan holistik Japfa yang
mengintegrasikan tanggung jawab lingkungan dan sosial guna
memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan di Asia.




Kinerja Ekonomi Japfa
Untuk dapat secara konsisten menyediakan protein hewani yang terjangkau dan aman bagi jutaan
masyarakat, Japfa memerlukan kinerja ekonomi yang positif dan selaras dengan komitmen terhadap
People, Planet, dan Profit (3P). Sepanjang 2025, Japfa mencatat kinerja ekonomi yang solid dan
sejalan dengan target yang telah ditetapkan. Seluruh kegiatan usaha dijalankan dengan mematuhi
peraturan yang berlaku, baik dalam aspek sosial maupun ekonomi. Tidak terdapat larangan penjualan
atau pembatasan distribusi terhadap produk Japfa, yang mencerminkan kepatuhan Perusahaan
sekaligus kepercayaan dari regulator. [GRI 2-27] [POJK F.2, F.3]


Di tengah capaian tersebut, model bisnis kami yang terintegrasi dari hulu ke hilir tetap
menghadapi berbagai risiko yang sudah kami identifikasikan menjadi 7 kategori risiko: Bisnis,
LST (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola), Operasional, Sumber Daya Manusia (SDM), Keuangan,
Kepatuhan, dan Teknologi. Meskipun demikian situasi ini sekaligus membuka sejumlah peluang
keberlanjutan bagi Perusahaan. Kami melihat adanya peluang untuk memitigasi risiko tersebut
sekaligus mengoptimalkan operasional dengan menerapkan sejumlah strategi adaptif termasuk
penguatan kebijakan biosekuriti dan keamanan hayati, peningkatan efisiensi operasional,
penguatan kontrol kualitas, dan investasi pada fasilitas produksi guna memperkuat rantai pasok.
Pendekatan ini tidak hanya menjaga daya saing, tetapi juga memperkuat kerja sama kami dengan
mitra pemasok lokal.



Detail mengenai Manajemen Risiko
dapat dibaca di Laporan Tahunan 2025:




                                              https://www.japfacomfeed.co.id/
                                              laporan-tahunan

30
Page 31
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025



[GRI 201-1] [POJK B.1, F.2, F.3]                                                                              Dalam jutaan rupiah


                                   Pengungkapan                                  2025               2024                2023

  Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan

  Penjualan Neto                                                                60.715.806        55.800.849            51.175.898

  Pendapatan Bunga                                                                  66.874             50.228              44.272

  Pendapatan Lainnya                                                               287.553            210.204              139.161

  Total                                                                         61.070.233          56.061.281          51.359.331

  Nilai Ekonomi yang Didistribusikan

  Biaya operasional (beban pokok penjualan. penjualan. umum &
                                                                               49.066.467         45.698.456          44.620.820
  administrasi diluar biaya tenaga kerja)

  Gaji dan tunjangan karyawan                                                    5.499.616          4.889.053           4.267.880

  Pembayaran untuk penyedia modal (utang dan modal saham)                        1.667.063          1.688.988           1.569.494

  Investasi Masyarakat			

  Corporate Social Responsibility (CSR)                                              41.019            28.208                8.691

  Edufarmers Foundation                                                             35.033             15.000              14.450

  Pembayaran pajak penghasilan kepada pemerintah - Indonesia                      1.077.316            715.863           406.068

  Total                                                                         57.386.514         53.035.568         50.887.403

  Nilai Ekonomi yang Disimpan

  Nilai Ekonomi yang Disimpan                                                    3.683.719           3.025.713            471.928



Investasi Keberlanjutan
[GRI 201-2] [POJK F.4]
                                                                                                              Dalam jutaan rupiah

   Pilar Keberlanjutan                            Kategori                      2025                2024                2023

  Lingkungan

                                   Investasi Untuk Operasional yang
                                                                                   248.158             129.170            103.334
                                   Lebih Berkelanjutan

                                   Penggunaan Sumber Daya yang Efisien              10.636              14.106               11.017

                                   Peminimalan Limbah dan Emisi                     43.535              26.107             26.037
  Sistem Produksi
  Efisien                          Peningkatan Kesehatan dan
                                                                                        678                511                 216
                                   Kesejahteraan Hewan Ternak

                                   Investasi Teknologi Baru untuk
                                                                                    10.446              8.039                6.168
                                   Meningkatkan Efisiensi Operasional

                                   Audit/Asesmen/Sertifikasi Biaya ESG               3.092              3.472               3.020

  Total Investasi Lingkungan                                                       316.545            181.404             149.792

  Sosial

  Pengembangan
                                   Pengembangan SDM (Karyawan,
  Sumber Daya                                                                      132.884             89.522             163.867
                                   Peternak, Masyarakat)
  Manusia

  Meningkatkan Nutrisi             Meningkatkan Nutrisi                             17.559              9.592               7.329

  Total Investasi Sosial                                                           150.443              99.114             171.195

  GRAND TOTAL                                                                     466.988             280.518            320.987


*) Untuk memajukan keberlanjutan operasional, kami telah membagi pengeluaran investasi dan operasional keberlanjutan menjadi dua
kategori utama: lingkungan dan sosial. Kami memisahkan pengeluaran investasi untuk pencatatan yang lebih baik sejak tahun 2022.




                                                                                                                                   31
Page 32
Mengenal Japfa Lebih Dekat




Keanggotaan dalam Asosiasi

Melalui keanggotaan aktif dalam sejumlah asosiasi industri, Japfa turut berperan dalam mendorong
kolaborasi lintas sektor guna memperkuat ekosistem pangan nasional. Keterlibatan ini menjadi
sarana berbagi praktik terbaik, mengikuti perkembangan regulasi, dan memperkuat kontribusi
Perusahaan dalam pengembangan sektor agri-food yang lebih tangguh dan berkelanjutan. [GRI 2-28]
[POJK C.5]


Asosiasi




   Asosiasi Pengusaha         Asosiasi Produsen       Gabungan Perusahaan              Shrimp Club               Asosiasi Obat Hewan
  Indonesia (APINDO)           Pengolahan Dan           Makanan Ternak               Indonesia (SCI)              Indonesia (ASOHI)
      DKI Jakarta            Pemasaran Produk               (GPMT)
                         Perikanan Indonesia (AP5I)




    Asosiasi Rumah         Asosiasi Kesehatan           Perhimpunan Insan             Perkumpulan                    Kamar Dagang dan
Potong Hewan Unggas           Masyarakat               Perunggasan Rakyat            Masyarakat Ilmu                  Industri Indonesia
 Indonesia (ARPHUIN)       Veteriner Indonesia         Indonesia (PINSAR)         Perunggasan Indonesia                   (KADIN)
                            (ASKESMAVETI)                                                (MIPI)                        Jakarta Selatan




Asosiasi Dokter Hewan     Indonesia CSR Society       Masyarakat Akuakultur       Gabungan Perusahaan
Perunggasan Indonesia                                    Indonesia (MAI)           Pembibitan Unggas
       (ADHPI)                                                                          (GPPU)




Sertifikasi [POJK F.27]




     FSSC 22000         AEO Certification             ISO 14001               ISO 45001           Aquaculture
                                                                                               Stewardship Council
                                                                                                     (ASC)




32
Page 33
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                          Laporan Keberlanjutan 2025




Penghargaan yang Diterima Tahun 2025


Majalah TIME dan Statista


Majalah TIME dan Statista menobatkan Japfa sebagai salah satu World’s
Best Companies 2025. Terpilih di antara 1.000 perusahaan terkemuka
global berdasarkan aspek kepuasan karyawan, pertumbuhan pendapatan,
dan transparansi keberlanjutan, penghargaan ini mencerminkan dedikasi
lebih dari 38.000 karyawan kami.




                                         Fortune 100 Indonesia 2025


                                         Japfa dengan bangga menempati peringkat ke-23 dalam
                                         Fortune 100 Indonesia 2025. Pengakuan ini menegaskan
                                         kinerja kami yang tangguh dan konsisten, didukung oleh
                                         fundamental bisnis yang kuat, operasi yang terintegrasi,
                                         serta manajemen risiko yang disiplin.




Tempo-IDN Financials 52 Index Awards


Japfa meraih penghargaan Tempo-IDN Financials 52
Index dalam kategori High Growth, High Dividend
& Main Index pada Malam Apresiasi Emiten 2025,
yang diselenggarakan oleh Tempo Media Group bagi
perusahaan terbuka dengan fundamental kuat, kinerja
stabil, dan prospek pertumbuhan yang menjanjikan.




Daftar lengkap asosiasi, sertifikasi,
dan penghargaan tersedia dalam
Laporan Tahunan 2025:




https://japfacomfeed.co.id/
laporan-tahunan



                                                                                                    33
Page 34
02
Tentang Laporan
Keberlanjutan Japfa
Laporan Keberlanjutan ini mencerminkan komitmen Japfa terhadap
keterbukaan dan akuntabilitas dalam pelaporan, seiring dengan upaya
berkelanjutan Perusahaan untuk memperkuat kinerja lingkungan, sosial,
dan tata kelola. Melalui publikasi tahunan ini, kami menyampaikan
capaian yang telah diraih, mengevaluasi berbagai inisiatif
yang dijalankan, serta menegaskan dedikasi kami dalam
menciptakan dampak positif bagi para pemangku
kepentingan dan masyarakat.
Page 35
                        Laporan Keberlanjutan ini disusun dengan
Menjalin           39   mengacu pada POJK 51/2017, Standar
Komunikasi
dengan Pemangku         GRI 2021, serta Standar Sektor GRI 13:
Kepentingan             Pertanian, Akuakultur, dan Perikanan
Japfa dalam Data   43   Tangkap, sebagai pedoman utama dalam
Metode Penentuan   44   penyusunan informasi keberlanjutan yang
Topik Material
                        relevan dan material bagi Japfa.

                        Japfa terus berkomitmen untuk menyampaikan performa
                        keberlanjutan secara transparan untuk membangun
                        kepercayaan dengan seluruh pemangku kepentingan
                        setiap tahun. Salah satu upaya yang kami lakukan adalah
                        dengan menerbitkan Laporan Keberlanjutan 2025 yang
                        menggambarkan komitmen dan upaya nyata kami dalam
                        aspek lingkungan, sosial, tata kelola, dan ekonomi yang
                        terus dikembangkan secara bertanggung jawab.


                        Meskipun laporan ini tidak memuat seluruh
                        detail perjalanan keberlanjutan kami, laporan ini
                        mencerminkan komitmen kami untuk menyampaikan
                        upaya secara konsisten dan transparan. Laporan ini
                        juga menjadi acuan atas kemajuan, pencapaian, serta
                        pembelajaran dari berbagai inisiatif yang telah kami
                        implementasikan. Melalui evaluasi dan perbaikan
                        berkelanjutan, kami terus memperkuat dampak positif
                        di seluruh aspek lingkungan dan sosial.


                        Laporan ini merupakan Laporan Keberlanjutan ketujuh
                        yang diterbitkan sejak tahun 2018. Meskipun disusun
                        secara terpisah dari Laporan Tahunan Perusahaan,
                        laporan ini merupakan bagian dari pelaporan keuangan
                        bertujuan umum (general purpose financial reports)
                        Japfa. Laporan ini diterbitkan secara bersamaan dan
                        merupakan satu kesatuan dengan Laporan Tahunan 2025,
                        yang dapat diakses melalui situs resmi Perusahaan.


                        Periode pelaporan selaras dengan Laporan Tahunan yaitu
                        untuk periode pelaporan 1 Januari 2025 hingga 31 Desember
                        2025 dan mencakup seluruh unit operasional Japfa. Laporan
                        ini diterbitkan pada 7 April 2026.
Page 36
Tentang Laporan Keberlanjutan Japfa




Japfa menyusun laporan ini berdasarkan Standar Global Reporting Initiative (GRI). Kami juga
menyusun laporan ini berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
(POJK 51/2017) tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,
dan Perusahaan Publik, yang diatur lebih lanjut melalui Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor
16/SEOJK.04/2021 terkait Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.


Pada tahun 2025, kami semakin memperkuat pengungkapan dalam Laporan Keberlanjutan untuk
mengawasi tata kelola keberlanjutan, khususnya mengenai pengawasan terhadap manajemen
risiko dan efektivitas proses-proses terkait. Berbekal masukan dari tahun sebelumnya, kami
menyempurnakan kedalaman dan kejelasan pengungkapan tersebut dalam Laporan Tahunan 2025
serta meningkatkan kerangka kerja manajemen risiko kami yang sudah solid agar senantiasa relevan
dan selaras dengan perkembangan praktik-praktik terbaik. [GRI 2-2, 2-3] [POJK G.3]


Informasi lebih detail terkait manajemen risiko Perusahaan dapat dilihat pada bab Tata Kelola di
Laporan Tahunan 2025 dan juga situs Perusahaan. [POJK E.3, E.5]


Japfa juga mempertimbangkan berbagai indikator dari lembaga pemeringkat ESG, seperti Asean
Corporate Governance Scorecard, MSCI, S&P, SRI-KEHATI, serta Rekomendasi TCFD. Kami bekerja
sama dengan pihak ketiga dalam proses analisis dan evaluasi data untuk memastikan keakuratan dan
integritas laporan ini.


                                                        Laporan ini disajikan dalam bahasa Indonesia
                                                        beserta terjemahannya dalam bahasa Inggris.
                                                        Laporan Keberlanjutan ini tersedia pada situs
                                                        resmi Perusahaan. [GRI 2-5][POJK G.1]


                                                        Kami menghargai seluruh umpan balik terhadap
                                                        laporan ini. Anda dapat mengakses formulir
                                                        masukan melalui tautan di akhir dokumen,
                                                        atau mengirimkan pertanyaan, saran, maupun
                                                        komentar melalui kontak yang tersedia. Masukan
                                                        Anda sangat berharga bagi kami untuk terus
                                                        meningkatkan kualitas dan transparansi laporan ini.
                                                        [GRI 2-3][POJK C.2, G.2]


                                                                                                [GRI 2-1, 2-3] [POJK C.2]




                                                                 Alamat Perusahaan

                                                                 Wisma Millenia Lantai 7
                                                                 Jl. M.T. Haryono Kav. 16,
                                                                 Jakarta 12810 – Indonesia

                                                                 Phone : (+62 21) 285 45680
                                                                 (Hunting)
                                                                 Fax : (+62 21) 831 0309
                                                                 E-mail : maya.pradjono@japfa.com
                                                                 Website : www.japfacomfeed.co.id



36
Page 37
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025




Menjalin Komunikasi dengan
Pemangku Kepentingan
Keterlibatan pemangku kepentingan yang efektif merupakan elemen penting dalam keberlanjutan
Japfa. Kami memahami bahwa dialog yang terbuka dan konsisten dengan para pemangku
kepentingan tidak hanya membangun kepercayaan, tetapi juga memperkuat ketangguhan bisnis
kami dalam jangka panjang.


Japfa menjalin hubungan yang konstruktif dengan beragam pemangku kepentingan — termasuk
karyawan, pelanggan, institusi keuangan, pemegang saham, lembaga pemerintah, distributor,
asosiasi industri, komunitas, peternak mitra, dan pemasok. Melalui keterlibatan dan kolaborasi
yang berkesinambungan, kami berupaya mengidentifikasi prioritas bersama, membuka peluang
yang saling menguntungkan, serta mendorong partisipasi aktif dalam pencapaian agenda
keberlanjutan kami.


Japfa mendengarkan, belajar, dan bermitra dengan para pemangku kepentingan yang berperan
penting dalam rantai nilai untuk terus membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhan yang
bertanggung jawab dan kemajuan bersama. [GRI 2-29, 3-3][POJK E.4]


Investor (termasuk pemegang saham, pemegang obligasi, manajer investasi, dan lain-lain)

               1. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
               2. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
Metode
               3. Konferensi, telekonferensi, pertemuan individu, pertemuan kelompok, surat elektronik
Keterlibatan
               4. Paparan publik
               5. Kunjungan ke unit operasional


               1. Triwulanan
Frekuensi      2. Tahunan
               3. Ad hoc


               RUPST


               1. Persetujuan atas Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2024.
               2. Penetapan penggunaan laba Perseroan untuk tahun buku 2024.
               3. Pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Akuntan Publik, guna
                  memeriksa Pembukuan Perseroan tahun buku 2025, serta menetapkan Honorarium Akuntan Publik tersebut.
               4. Pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.
               5. Penetapan gaji dan tunjangan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.

               RUPSLB

Topik
               Persetujuan atas a) Rencana (permohonan mandat) Perseroan untuk melakukan pembelian kembali saham
               Perseroan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 29 Tahun 2024 tanggal 29 Desember
               2024 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan Oleh Perusahaan Terbuka dan b) penggunaan saham
               hasil pembelian kembali tersebut serta c) pemberian wewenang kepada Direksi untuk menetapkan pelaksanaan
               serta penggunaannya.

               Konferensi, telekonferensi, pertemuan individu,          Paparan Publik
               surat elektronik                                         1. Profil Perseroan
               1. Ulasan kinerja keseluruhan (keuangan dan              2. Kinerja Operasional per 31 Desember 2024
               non-keuangan)                                            3. Ikhtisar Keuangan
               2. Informasi operasional                                 4. Tantangan dan strategi ke depan
                                                                        5. Tanya jawab


                                                                                                                          37
Page 38
Tentang Laporan Keberlanjutan Japfa




 Pelanggan [POJK F.17]

                         1. Informasi melalui situs dan jaringan digital
 Metode Keterlibatan     2. Pusat panggilan
                         3. Survei kepuasan


                         1. Tersedia 24 jam
 Frekuensi
                         2. Ad hoc


                         1. Informasi produk dan layanan, termasuk proses produksi
                         2. Koordinasi pemenuhan kebutuhan pelanggan
 Topik                   3. Metode pembayaran (kredit dan debit)
                         4. Penanganan pengaduan dan penyediaan solusi [GRI 2-25] [POJK F.24]
                         5. Survei kepuasan pelanggan




 Asosiasi

                         1. Panggilan telepon
 Metode Keterlibatan
                         2. Kunjungan lapangan langsung


                         1. Harian
 Frekuensi               2. Mingguan
                         3. Ad hoc


                         1. Skema pembagian hasil usaha
                         2. Edukasi terkait nutrisi unggas dan manajemen pakan
 Topik                   3. Konsultasi teknis
                         4. Manajemen operasional peternakan
                         5. Penerapan praktik keberlanjutan dalam peternakan dan perikanan




 Institusi Pendidikan/Universitas


 Metode Keterlibatan     Sosialisasi dan koordinasi


                         1. Ad hoc,
 Frekuensi               2. bulanan
                         3. tahunan


                         1. Informasi kolaborasi dan program kegiatan Japfa
                         2. Proses perekrutan dan administrasi penerima beasiswa
 Topik
                         3. Laporan aktivitas penerima beasiswa
                         4. Hibah dan dukungan dari pemerintah




 Organisasi Komunitas Lokal

                         1. Pertemuan dengan Organisasi Masyarakat Setempat (OMS), masyarakat lokal, dan perangkat desa
 Metode Keterlibatan
                         2. Panggilan telepon dan/atau kunjungan langsung


                         1. Ad hoc
 Frekuensi
                         2. semi tahunan


                         1. Sosialisasi program dan kegiatan
 Topik
                         2. Pelaksanaan program tanggung jawab sosial Perusahaan (CSR)


38
Page 39
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025




 Pemasok

 Metode Keterlibatan   Panggilan telepon dan/atau kunjungan langsung



 Frekuensi             Ad hoc, harian, semesteran, dan/atau tahunan



                       1. Penawaran harga dan kompetisi pasar
                       2. Evaluasi kualitas layanan
                       3. Proses audit pemasok
 Topik
                       4. Informasi dan evaluasi produk
                       5. Kebijakan pembaruan produk
                       6. Implementasi praktik pengadaan yang berkelanjutan




 Pemerintah

 Metode Keterlibatan   Sosialisasi dan rapat koordinasi


                       1. Ad hoc
 Frekuensi             2. Bulanan
                       3. Tahunan


                       1. Perizinan dan regulasi usaha
                       2. Sertifikasi
                       3. Koordinasi sistem perdagangan
                       4. Kepatuhan dan pelaporan berkala
                       5. Sosialisasi kebijakan pemerintah
                       6. Kampanye “Gemar Makan Ikan”
 Topik                 7. Kolaborasi dalam program Synergized Aquaculture Innovative Learning (SAIL)
                       8. Seminar dan forum kebijakan publik
                       9. Diskusi ahli terkait ketentuan keamanan pangan, sistem rantai dingin (cold chain),
                          dan penerapan NK
                       10. Implementasi prinsip One Health – pengendalian residu dan resistensi antibiotik
                       11. Pengembangan sustainable agribusiness, termasuk budi daya dan peternakan berkelanjutan




 Karyawan

                       1. Pertemuan rutin, lokakarya, pelatihan, dan pengembangan kapasitas
 Metode Keterlibatan
                       2. Forum komunikasi, rapat internal, dan perayaan tahunan


                       1. Mingguan
                       2. Bulanan
 Frekuensi
                       3. Tahunan
                       4. Ad hoc


                       1. Sosialisasi kebijakan SDM dan strategi internal
                       2. Platform dialog “Japfa Conversation”
                       3. Evaluasi kinerja dan pengembangan karier
 Topik                 4. Pelatihan daring dan luring, termasuk penguatan keterampilan teknis dan soft skills
                       5. Program jaminan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
                       6. Kanal komunikasi internal seperti Japfa Link, Majalah Berkat, dan Japfa Newsletter sebagai sarana
                          penyebaran informasi Perusahaan




                                                                                                                              39
Page 40
Tentang Laporan Keberlanjutan Japfa




 Distributor [GRI 2-6]

 Metode Keterlibatan     Kunjungan langsung, panggilan telepon, dan pertemuan



 Frekuensi               Ad hoc dan/atau harian



                         1. Evaluasi kinerja penjualan
                         2. Informasi terkait produk, harga, dan layanan
 Topik
                         3. Kondisi keuangan Perusahaan
                         4. Pemeriksaan dan inspeksi fasilitas produksi




 Penerima Beasiswa

 Metode Keterlibatan     Sosialisasi program, pendampingan, dan monitoring kegiatan



 Frekuensi               Ad hoc, bulanan, satu bulan sekali, dan/atau enam bulan sekali



                         1. Informasi penerimaan dan proses seleksi beasiswa
                         2. Kelengkapan administrasi penerima
 Topik
                         3. Pengumpulan proposal dan pelaporan kegiatan
                         4. Informasi atau laporan kegiatan tambahan di luar program utama




 Peternak Mitra

                         1. Pertemuan koordinasi dan sesi berbagi pengetahuan (pendampingan teknis) daring dan luring.
                         2. Kunjungan langsung ke fasilitas peternakan Japfa.
 Metode Keterlibatan
                         3. Pelatihan dan pembinaan teknis.
                         4. Forum diskusi.


                         1. Dua kali seminggu.
 Frekuensi               2. Harian (untuk pencatatan di aplikasi).
                         3. Berkala / Ad hoc.


                         1. Edukasi terkait nutrisi dan manajemen kesehatan unggas.
                         2. Penerapan teknologi modern dan praktik kerja berkelanjutan.
 Topik                   3. Pemantauan dan pencatatan ketepatan data konsumsi pakan harian.
                         4. Diskusi tantangan operasional dan penyediaan solusi yang tepat.
                         5. Diskusi terkait manajemen peternakan.




40
Page 41
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                        Laporan Keberlanjutan 2025




Japfa dalam Data
Laporan keberlanjutan ini mencakup keseluruhan entitas bisnis Japfa. Namun demikian, fokus utama
pelaporan tetap diarahkan pada dua sektor operasional terbesar, yakni perunggasan dan budidaya
perairan. [GRI 2-2]



Operasional perunggasan                  Operasional perunggasan merupakan
berkontribusi sebesar                    komponen paling dominan dalam
                                         operasional kami dan sektor ini menjadi
                                         sorotan utama dalam laporan keberlanjutan.
90%                                      Sektor budidaya perairan juga menjadi
dari total pendapatan Japfa.             perhatian khusus seiring meningkatnya
                                         permintaan terhadap produk perikanan
                                         yang berkelanjutan.

Tidak terdapat penyajian kembali (restatement) atas data dan informasi yang kami laporkan pada
tahun sebelumnya. [GRI 2-4]




Data Keuangan dan Data Ketenagakerjaan

Data keuangan dan ketenagakerjaan untuk periode fiskal 2023–2025 mencerminkan konsolidasi dari
seluruh entitas Japfa yang didukung oleh sistem internal.




Data Lingkungan

Data lingkungan yang dicakup dalam laporan ini                          Daftar lengkap entitas
                                                                        yang tercakup dalam data
merepresentasikan hampir seluruh lini operasional Japfa                 keuangan, ketenagakerjaan,
sepanjang tahun 2023–2025. Pada tahun 2025, kami                        dan lingkungan dapat
                                                                        ditemukan dalam Laporan
memperluas cakupan pelaporan hingga mencakup 349 unit,                  Tahunan 2025 kami.
yang terdiri dari unit operasional serta unit
nonoperasional (termasuk perkantoran). Penambahan ini
menandai peningkatan sebanyak 5 unit dibandingkan cakupan
pada laporan tahun 2024. Pada periode ini, pelaporan telah
mencakup semua operasional Perusahaan, termasuk perunggasan,
budidaya perairan dan bisnis pendukung. Capaian ini menunjukkan         http://japfacomfeed.co.id/
                                                                        laporan-tahunan
hasil nyata dari kolaborasi lintas unit dalam meningkatkan
transparansi dan praktik keberlanjutan yang lebih baik.




                                                                                                     41
Page 42
Tentang Laporan Keberlanjutan Japfa




Metode Penentuan
Topik Material                                 [GRI 3-1]




Laporan ini disusun berdasarkan prinsip-prinsip pelaporan GRI, yang mencakup akurasi,
keseimbangan, kejelasan, keterbandingan, kelengkapan, konteks keberlanjutan, ketepatan waktu, dan
keterverifikasian. Kami juga mempertimbangkan keterlibatan pemangku kepentingan, relevansi topik
material, serta kelengkapan informasi demi menghasilkan laporan yang menyeluruh dan informatif.


Untuk menentukan topik materialitas, Japfa menerapkan penilaian materialitas ganda berdasarkan
Pilar Keberlanjutan Japfa, hasil dari studi LCA dan Social Life Cycle Assessments (S-LCA), kajian
literatur, serta isu-isu lain dari industri peternakan dan budidaya perairan di Indonesia dan
internasional, termasuk yang telah diidentifikasi oleh lembaga pemeringkat keberlanjutan sebagai isu
material. Guna memetakan isu-isu prioritas, kami melakukan survei materialitas yang mengumpulkan
perspektif dari berbagai pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal. Proses awal ini
mempertimbangkan sejauh mana aktivitas Perusahaan memberikan dampak nyata maupun potensial
terhadap lingkungan, masyarakat, dan ekonomi. [GRI 3-1]


Lebih lanjut, dalam penentuan topik material untuk laporan keberlanjutan ini, manajemen
membuat pertimbangan signifikan (significant judgements) untuk menyaring topik tersebut
ke dalam konteks ketahanan dan keberlanjutan bisnis Perusahaan.


Hasil dari proses komprehensif ini menghasilkan sepuluh topik utama berdasarkan perspektif pemangku
kepentingan internal maupun eksternal. Kesepuluh topik tersebut menjadi fokus pelaporan yang telah
diselaraskan dengan standar GRI, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), dan secara bertahap
diintegrasikan dengan kerangka pengungkapan IFRS.




Daftar lengkap kontribusi Japfa terhadap TPB
dapat dilihat pada situs Perusahaan.




                                                     https://www.japfacomfeed.
                                                     co.id/tinjauan




42
Page 43
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                   Laporan Keberlanjutan 2025




Pengembangan pelaporan keberlanjutan ini diawasi oleh Komite Keberlanjutan dan manajemen
Perusahaan untuk memastikan akurasi dan ketepatan waktu. Keterlibatan komite dan manajemen
berlangsung sejak awal proses perumusan, analisis hasil survei, hingga finalisasi dan validasi akhir
konten laporan. [GRI 2-14][POJK E.1]




 Penelitian dan       Diskusi           Diskusi    Survei untuk     Matriks        Validasi dan   Daftar Topik
Pengembangan         Kelompok          Manajemen    Pemangku      Materialitas     Persetujuan    Materialitas
    Survei        Terarah dengan        Internal   Kepentingan                        Topik
  Materialitas       Pemangku                      Internal dan                    Materialitas
                    Kepentingan                     Eksternal
                      Internal




                                                                                                             43
Page 44
Tentang Laporan Keberlanjutan Japfa




Topik Material pada 2025                                          [GRI 3-2]



Pada 2025, hasil penilaian materialitas kami menegaskan prioritas yang paling relevan bagi
pemangku kepentingan dan keberlanjutan jangka panjang Japfa. Ketahanan Pangan menempati
peringkat teratas yang selaras dengan inti bisnis kami dalam menyediakan protein bergizi dan
terjangkau bagi masyarakat. Keselamatan dan Kesehatan Pelanggan menjadi elemen krusial
berikutnya, yang memastikan seluruh produk kami aman, berkualitas tinggi, dan mematuhi regulasi
yang berlaku, sekaligus membangun kepercayaan konsumen.


Berlandaskan fondasi tersebut, kami terus merangkul pemangku kepentingan guna membangun
kemitraan jangka panjang dengan pelanggan, pemasok, peternak, masyarakat, dan pemerintah.
Upaya ini memastikan bahwa nilai-nilai (values) dapat diciptakan, dibagikan, dan dijaga
keberlanjutannya di sepanjang rantai pasok kami.



     No.                                Topik Material                                                 Ketegori


           Menyediakan pangan bergizi dan terjangkau bagi masyarakat dan
      1                                                                              Ketahanan Pangan
           konsumen.


           Memastikan keamanan konsumen dengan mengoperasikan fasilitas
     2     produksi sesuai standar internasional keamanan pangan serta               Keselamatan dan Kesehatan Pelanggan
           menyediakan pelabelan yang jelas untuk keterlacakan yang efektif.


           Membangun hubungan jangka panjang yang positif
     3                                                                               Keterlibatan Pemangku Kepentingan
           dengan rantai nilai dan pemangku kepentingan.


           Menyelenggarakan pelatihan dan pengembangan untuk meningkatkan
     4     keterampilan karyawan sesuai departemen/divisi, termasuk pelatihan        Pelatihan dan Pengembangan
           kesejahteraan hewan dan keberlanjutan.


           Menyediakan remunerasi yang adil dan manfaat (mis. bonus, asuransi,
     5                                                                               Ketenagakerjaan
           layanan kesehatan) bagi karyawan.


           Menjunjung tinggi prinsip etika dan integritas,
     6     transparansi dan kejujuran, serta menciptakan lingkungan kerja kondusif   Tata Kelola
           sebagai bagian dari penghormatan terhadap hak asasi manusia.


           Memprioritaskan keselamatan dan kesehatan
     7                                                                               Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
           karyawan melalui sistem manajemen K3 yang komprehensif.



     8     Mengelola efluen dan limbah secara ramah lingkungan.                      Pengelolaan efluen dan limbah



     9     Meningkatkan kesejahteraan hewan melalui riset dan praktik terbaik.       Kesejahteraan Hewan


           Menyediakan program pelatihan dan pengembangan bagi peternak
     10    mitra, termasuk pelatihan kesejahteraan hewan serta meningkatkan          Masyarakat
           kesadaran terkait pekerja anak dan perilaku tidak etis.




44
Page 45
  PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                        Laporan Keberlanjutan 2025




  Matriks Materialitas
  Matriks materialitas ini memberikan panduan untuk pembahasan lebih mendalam mengenai
  topik‑topik prioritas yang disajikan dalam bab‑bab berikutnya. Setiap topik disajikan melalui
  pendekatan manajemen yang jelas, komitmen Japfa, serta program kami di tahun 2025 yang
  bertujuan untuk meningkatkan dampak positif.


  Laporan ini juga menjelaskan bagaimana kami menilai efektivitas program yang dijalankan
  serta menyoroti peran partisipasi pemangku kepentingan dalam membentuk perjalanan
  keberlanjutan kami.




                                                            Matriks Materialitas

                           4.70

                                                                 1
                           4.60
Dampak terhadap pemangku




                                                                              3
  kepentingan eksternal




                                                  9
                           4.50
                                    18                                             6                4   2
                                                       14             10      7                     5
                                                            15
                           4.40
                                         20                      16           11
                                                                      17                        8
                                                                              13
                                                                 19                12
                           4.30


                           4.20


                           4.10
                             4.40               4.50                   4.60              4.70


                                              Dampak terhadap Lingkungan, ekonomi, dan sosial




                                                                                                               45
Page 46
03
Peningkatan
Nutrisi
Meningkatkan gizi merupakan langkah penting untuk
membangun masyarakat yang lebih sehat, dan Japfa
telah berperan dalam memperluas akses terhadap
pangan yang aman, bergizi, dan terjangkau
di seluruh Indonesia.
Page 47
Jangkauan Pasar    51     Sebagai produsen protein hewani pokok di Indonesia,
                          Japfa menyadari peran pentingnya dalam memperkuat
Pendekatan         52
Industrialisasi           ketahanan pangan dan gizi nasional. Dengan
                          memanfaatkan kapabilitas dari dalam operasional yang
Menjaga            53
Keamanan Pangan           terintegrasi secara vertikal serta jaringan distribusi yang
                          luas, Perusahaan menyediakan protein hewani yang aman,
Rantai             55
                          terlacak, dan berkualitas tinggi yang tetap terjangkau
Pasokan yang
Berkelanjutan             bagi masyarakat di seluruh wilayah. Pendekatan ini
                          memperkuat sistem pangan lokal dan mendukung
JAPFA for Kids     56
                          rantai nilai yang lebih sehat dan tangguh, khususnya di
Gemar Makan Ikan   62     daerah yang masih menghadapi tantangan gizi. Namun,
                          ketersediaan pangan saja tidak cukup karena kesenjangan
                          nutrisi tetap menjadi isu kritis di Indonesia.


                          Stunting pada anak usia sekolah masih menjadi perhatian
                          nasional, dengan prevalensi yang berbeda-beda
                          antarprovinsi serta kesenjangan dalam akses terhadap
                          makanan bergizi seimbang. Lingkungan sekolah pun
                          masih sering kekurangan pilihan makanan bernutrisi,
                          sehingga intervensi diperlukan untuk meningkatkan
                          pengetahuan gizi, pilihan konsumsi, dan kualitas asupan
                          harian. Karena protein hewani berperan penting bagi
                          pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak,
                          Japfa berkontribusi melalui penyediaan produk kaya
                          protein seperti ayam, telur, susu, dan ikan yang mudah
                          diakses berbagai lapisan masyarakat.


                          Prevalensi Stunting Usia 5-12 Tahun di Indonesia
                          berdasarkan Provinsi Tahun 20231

                                                                            24,6%



                                         20,2%                                                           20,5%
                                                                                          19,6%

                                                   17,2%
                                                               15,3%
                        Prevalensi (%)




                                         Sumatra   Jawa     Kepulauan Sulawesi            Jawa          Sulawesi
                                          Utara    Barat      Riau     Selatan           Tengah         Tengah



                          1 Kementerian Kesehatan RI – BKPK, Survei Kesehatan Indonesia (SKI)
                          2023): Dalam Angka, “Tabel 14.116 – Prevalensi status gizi (TB/U) umur 5–12
                          tahun menurut provinsi”; ringkasan nasional TB/U usia 5–12 tahun.
Page 48
Peningkatan Nutrisi




Kami juga memahami bahwa peningkatan gizi tidak dapat dicapai hanya melalui efisiensi produksi.
Upaya ini memerlukan pendidikan, kolaborasi, dan keterlibatan komunitas. Berlandaskan keyakinan
bahwa perubahan yang bermakna dimulai dari dalam, Japfa melengkapi operasi intinya dengan
berbagai inisiatif peningkatan gizi, termasuk edukasi di sekolah, promosi menu seimbang, edukasi
bagi orang tua, serta program-program komunitas. Upaya seperti JAPFA for Kids semakin
memperluas dampak Perusahaan untuk mendukung pertumbuhan sehat dan meningkatkan akses
makanan bergizi di wilayah berisiko tinggi.


Keseluruhan inisiatif ini membentuk solusi jangka panjang yang dapat ditingkatkan skalanya,
menangani kesenjangan nutrisi yang mendesak, dan turut mendukung target nasional penurunan
stunting serta SDG 2: Tanpa Kelaparan. Dengan memperkuat gizi melalui keunggulan operasional
dan kemitraan komunitas, Japfa berupaya membangun masa depan generasi yang lebih sehat
dan tangguh.




48
Page 49
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                             Laporan Keberlanjutan 2025




Jangkauan Pasar
Geografi unik Indonesia menghadirkan tantangan signifikan dalam memastikan ketahanan pangan
nasional, terutama dalam hal distribusi yang merata dan efisien. Berbekal pengalaman lebih dari 53
tahun di sektor agrifood, Japfa memegang teguh tanggung jawabnya untuk memenuhi kebutuhan
nutrisi bangsa. Melalui jaringan distribusi dan pemasaran komprehensif yang mencakup pasar
tradisional, pasar modern, serta platform daring, Japfa memastikan produk-produknya dapat diakses
oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.


Japfa menawarkan portofolio produk protein hewani berkualitas tinggi yang beragam, termasuk
perunggasan dan akuakultur, yang dirancang untuk memenuhi berbagai preferensi dan kebutuhan
gizi konsumen. Dengan menyediakan protein yang aman, terjangkau, dan bergizi di seluruh penjuru
negeri, Japfa berkontribusi terhadap ketahanan pangan, peningkatan gizi, serta akses berkelanjutan
terhadap sumber daya pangan esensial.


Japfa Poultry


Tidak hanya memiliki pasar yang luas di Indonesia,
Japfa terus memperluas jangkauannya di pasar
internasional. Hingga tahun 2025, Perusahaan telah
mengekspor produk perunggasan, termasuk pakan
ternak, telur tetas, dan produk hilir perunggasan ke
berbagai negara di Asia dan Afrika.


Jangkauan internasional ini mencerminkan komitmen
Perusahaan terhadap standar keamanan pangan dan
kualitas yang tinggi, sekaligus memperkuat kepercayaan
terhadap Japfa. Dengan menyediakan produk yang aman,
bergizi, dan andal di pasar global, Japfa memperkokoh
reputasinya sebagai penyedia protein hewani yang
bertanggung jawab dan berkelanjutan, yang mampu
memenuhi kebutuhan konsumen baik di dalam negeri
maupun di luar negeri.


Japfa Aquaculture


Japfa tidak hanya berkontribusi terhadap ketahanan protein Indonesia melalui sektor perunggasan,
melainkan juga melalui operasi budidaya perairannya. Perusahaan memproduksi berbagai produk
olahan ikan dan udang berkualitas tinggi yang telah diakui serta dipercaya di pasar internasional.


Kami telah mengekspor produk-produk akuakultur ke berbagai negara di Asia, Amerika, dan Eropa. Upaya
ini merupakan perwujudan komitmen Japfa dalam menyediakan protein yang aman dan bergizi di tingkat
global, guna mendukung ketahanan pangan serta pertumbuhan berkelanjutan di sektor akuakultur.



                                                                                                     49
Page 50
Peningkatan Nutrisi




Pendekatan Industrialisasi
Japfa mengintegrasikan teknologi dan inovasi ke dalam kegiatan operasionalnya guna memastikan
terjaganya standar keamanan pangan, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya. Kami
terus memperkuat kapasitas produksi dan melakukan ekspansi untuk mencapai skala ekonomi,
meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas jangkauan distribusi. Melalui pendekatan
ini, Japfa mampu mengendalikan setiap tahapan produksi dengan lebih baik, menjamin konsistensi
kualitas, dan memenuhi permintaan pasar secara lebih efektif.


Untuk informasi lebih lanjut mengenai topik ini, Anda
dapat mengunjungi situs web Japfa:




                                                        https://www.japfacomfeed.co.id/
                                                        memberikan-akses-protein-terjangkau




       Mendorong Gaya Hidup Sehat melalui
       Kolaborasi dengan Atlet


                                                                  Sebagai bagian dari komitmennya
                                                                  dalam mempromosikan gaya
                                                                  hidup aktif dan sehat, Japfa Food
                                                                  menggandeng petenis muda
                                                                  berprestasi Janice Tjen sebagai
                                                                  Brand Ambassador.

                                                                  Kemitraan ini menegaskan pentingnya
                                                                  nutrisi berkualitas dalam mendukung
                                                                  performa atletik dan kehidupan
                                                                  sehari-hari. Melalui kolaborasi ini,
                                                                  Janice berbagi wawasan mengenai peran
                                                                  gizi yang tepat untuk menjaga stamina
                                                                  dan performa.


                                                                  Inisiatif ini membuka perjalanan
                                                                  kolaboratif yang dibangun atas nilai
                                                                  disiplin, kesehatan, dan semangat untuk
                                                                  senantiasa berkembang.




50
Page 51
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025




Menjaga Keamanan Pangan
Keamanan pangan dijaga di setiap titik dalam rantai nilai, mulai dari pembibitan dan budidaya hingga
produk siap konsumsi. Pendekatan kami berfokus pada:


a.   Penerapan sistem biosekuriti yang ketat untuk mencegah kontaminasi dan penyakit.
b. Standar tinggi pada setiap tahap produksi, termasuk pemilihan bahan baku berkualitas dan
     pemeliharaan fasilitas yang memenuhi persyaratan ketat terkait keamanan pangan.
c.   Penerapan sertifikasi nasional dan internasional untuk memastikan keamanan produk.




Transparansi dalam Pelabelan dan Keamanan Produk


Transparansi menjadi bagian penting dari komitmen kami terhadap konsumen. Seluruh produk
dilengkapi dengan informasi nutrisi, petunjuk penggunaan, dan tanggal kedaluwarsa untuk memastikan
konsumsi yang aman dan tepat.


Pada tahun 2025, Japfa mencatat nol insiden ketidakpatuhan terkait kesehatan dan keamanan produk,
menunjukkan komitmen berkelanjutan kami terhadap produksi pangan yang bertanggung jawab dan
berkelanjutan. [GRI 416-1, 416-2, 417-2, 417-3] [POJK F.28].


Informasi lebih lanjut mengenai keamanan
pangan dapat dibaca di situs Japfa:




                                                               https://www.japfacomfeed.co.id/
                                                               memberikan-akses-protein-terjangkau



                                                                                                                            51
Page 52
Peningkatan Nutrisi




Audit Keamanan Pangan


Perusahaan secara konsisten melaksanakan audit keamanan pangan, baik internal maupun eksternal,
untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan sertifikasi yang berlaku. Audit ini memiliki peran
penting dalam menilai manajemen risiko serta penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik.


Dalam menjalankan operasional, kami mengadopsi berbagai standar nasional dan internasional, termasuk
Cara Pembuatan Pakan yang Baik (CPPB), Cara Pembibitan Unggas yang Baik (CPUB), Cara Pembuatan
Obat Hewan yang Baik (CPOHB), ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu, ISO 22000:2018 untuk
Keamanan Pangan, serta Best Aquaculture Practices (BAP) dan lain-lain. Seluruh sertifikasi ini juga
diperbarui secara berkala untuk memastikan kepatuhan dan konsistensi mutu di seluruh proses produksi.


Unit pengolahan hasil peternakan unggas telah mendirikan laboratorium internal di Pemalang yang
dilengkapi dengan Teknologi PCR untuk mendeteksi Salmonella, yang memungkinkan hasil pemantauan
harian yang lebih cepat dan lebih akurat.


Upaya-upaya tersebut memperkuat mekanisme keamanan pangan di seluruh tahapan produksi.
Temuan dari audit internal maupun eksternal dievaluasi dan dilaporkan kepada manajemen untuk
tindak lanjut yang tepat. [GRI 2-23, 416-1] [POJK F.27]



Pada tahun 2025, tidak ada penarikan produk pakan maupun protein
hewani dari operasional perunggasan dan budidaya perairan.                              [POJK F.29]




                                                                            Sertifikat-sertifikat yang
                                                                            dimiliki oleh Perusahaan dapat
                                                                            ditemukan secara lengkap di
                                                                            Laporan Tahunan 2025




                                                                            https://www.japfacomfeed.co.id/
                                                                            laporan-tahunan




52
Page 53
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                             Laporan Keberlanjutan 2025




Rantai Pasokan yang Berkelanjutan
Japfa mengelola rantai pasokan secara menyeluruh, mulai dari produksi pakan ternak hingga produk
konsumen, melalui model bisnis terintegrasi vertikal. Setiap proses produksi berada dalam kontrol
penuh Perusahaan dan dipantau secara cermat untuk memastikan bahwa produk dapat dilacak.




Kode Etik Pemasok


Kode Etik Pemasok (Supplier Code of Conduct/CoC)                  Informasi lebih lanjut mengenai ketelusuran
                                                                  dan Kode Etik Pemasok dapat dibaca di
adalah bagian integral dari komitmen Japfa untuk                  situs Japfa:
memastikan seluruh mitra bisnis beroperasi dengan
integritas serta menjunjung prinsip-prinsip etika dan
keberlanjutan Perusahaan. Melalui CoC, Japfa mewajibkan
setiap pemasok untuk mematuhi standar yang jelas dan
disepakati bersama, guna mendorong kemitraan yang
lebih kuat, transparan, dan bertanggung jawab.
                                                                   https://www.japfacomfeed.co.id/
                                                                   keamanan-dan-ketelusuran-pangan

Pada tahun 2025 sebagian besar pemasok Japfa
telah menandatangani CoC ini dan kami terus
menyosialisasikannya kepada para pemasok. CoC ini
mencakup ketentuan tegas mengenai tindakan korektif
atau sanksi guna memastikan kepatuhan penuh terhadap
                                                                  https://www.japfacomfeed.co.id/
standar Perusahaan.                                               kebijakan




                                                                                                        53
Page 54
Peningkatan Nutrisi




JAPFA for Kids




Masalah malanutrisi masih menjadi tantangan kesehatan serius di Indonesia dan meningkatkan risiko
penyakit kronis pada masa depan. Sebagai produsen protein hewani, Japfa berkomitmen untuk
berperan aktif dalam mengurangi malanutrisi, khususnya gizi kurang dan gizi buruk melalui program
JAPFA for Kids (JfK). JfK bertujuan untuk meningkatkan status gizi anak-anak dan membiasakan
prinsip Empat Pillar Gizi Seimbang di sekolah-sekolah binaan sekitar area operasional Perusahaan
melalui pendekatan mendalam yang menyasar pada akar permasalahan.


Berdasarkan pengalaman panjang kami dalam mengatasi malanutrisi, penyebab anak sulit
memperoleh asupan gizi yang memadai sangatlah beragam. Di beberapa daerah, keterbatasan
kapasitas dan tingkat pendidikan sumber daya manusia menjadi hambatan utama dalam mencapai
status gizi yang baik. Sementara itu, di wilayah lain, tantangan geografis juga kerap menjadi
penghalang.


Melalui JfK, kami berkomitmen untuk menciptakan dampak nyata bagi kesehatan generasi muda,
dengan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Program ini
tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki gizi anak-anak, tetapi juga untuk menciptakan perubahan
yang berkelanjutan dalam upaya perbaikan nutrisi. Fokus kami pada anak-anak sekolah dasar. Hal ini
merupakan langkah strategis untuk mengatasi masalah malanutrisi pada usia yang paling krusial, di
mana pengaruh pola makan yang sehat dapat membentuk masa depan mereka yang lebih baik.


Setelah melakukan tinjauan mendalam, pada tahun 2025 kami memfokuskan kegiatan
untuk meningkatkan efektivitas program ini. Salah satu langkah yang kami lakukan adalah
memperpanjang periode pembagian telur dari tiga bulan menjadi enam bulan (Juli-Desember). Selain
itu, kami juga menerapkan metode pengukuran yang lebih komprehensif dengan memanfaatkan
aplikasi dan dasbor untuk memantau hasil program secara real time. Upaya ini bertujuan
memperkuat dampak positif bagi anak-anak dengan malanutrisi yang mengikuti program kami.

54
Page 55
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                     Laporan Keberlanjutan 2025




JAPFA for Kids: Menutrisi Masa Depan

Sejak dimulai pada 2008 hingga 2025, program JFK telah menjangkau




             201.056
             Siswa
                                                1.214
                                                Sekolah
                                                                                105
                                                                                Kabupaten/Kota




Pencapaian JfK 2025




            15.498
            Siswa
                                                123
                                                Sekolah
                                                                                9
                                                                                Kabupaten




            1.034
            Siswa dengan
                                                646
                                                Siswa malanutrisi yang status
            malanutrisi                         gizinya menjadi gizi baik




                                                                                            55
Page 56
Peningkatan Nutrisi




Tahapan Program



                      1   PEMILIHAN LOKASI

                          •   Pemilihan lokasi bekerja sama
                              dengan Tim Unit Bisnis JAPFA


                      2   PEMILIHAN SEKOLAH

                          •   Mendistribusikan timbangan dan stadiometer
                              ke sekolah di kecamatan terpilih
                          •   Menugaskan sekolah untuk secara mandiri mengukur siswanya
                          •   Sekolah yang mengumpulkan tugasnya akan dipilih sebagai
                              penerima manfaat program

                      3   PRA-PROGRAM

                          •   Pelatihan untuk guru penanggung jawab (PJ) program mengenai
                              pola makan sehat, manajemen program, dan penggunaan aplikasi
                          •   Pelatihan penyegaran bagi tenaga kesehatan
                              yang akan terlibat dalam program


                      4   PELAKSANAAN PROGRAM

                          •   Pengukuran tinggi dan berat badan awal (baseline)
                              oleh puskesmas
                          •   Persetujuan orang tua untuk berpartisipasi sebagai
                              penerima manfaat program
                          •   Pemeriksaan yang dilakukan, pengecekan anemia, karies gigi,
                              limfadenitis dan tuberkulosis

                      5   HARI SEHAT JAPFA

                          •   Kegiatan mingguan untuk memastikan perubahan perilaku siswa
                          •   Olahraga rutin, hari bekal sehat, edukasi kebiasaan
                              hidup sehat termasuk pemeriksaan kebersihan kuku
                              dan cuci tangan pakai sabun
                          •   Pengukuran tinggi dan berat badan bulanan untuk memantau
                              Indeks Massa Tubuh

                      6   1 HARI 1 TELUR

                          •   Distribusi telur kepada siswa kurang gizi dan gizi buruk
                          •   Pemantauan asupan protein harian melalui monitoring bekal
                          •   Guru mengirimkan laporan konsumsi harian melalui aplikasi
                          •   Pertemuan orang tua bulanan untuk memastikan komitmen
                              dan keterlibatan orang tua dalam program serta mendorong
                              perubahan perilaku


                      7   STRATEGI KELUAR

                          •   Penilaian dampak dan evaluasi akhir program
                          •   Sekolah secara mandiri melaksanakan Hari Sehat JAPFA
                              dan memantau distribusi telur
                          •   Diseminasi kepada pemerintah daerah setempat
                          •   Pengukuran tinggi dan berat badan akhir (endline) oleh Puskesmas

56
Page 57
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                              Laporan Keberlanjutan 2025




1 Hari 1 Telur

Japfa for Kids menjalankan serangkaian upaya untuk membantu meningkatkan status gizi siswa
dengan malanutrisi, salah satunya melalui pemberian telur secara cuma-cuma. Selama enam bulan
program, anak-anak dengan gizi kurang dan gizi buruk menerima satu butir telur setiap hari melalui
sekolah, dengan keterlibatan aktif orang tua dalam mengolah dan menyiapkannya sebagai bagian dari
bekal makan siang. Pada periode November hingga Desember, jumlah telur ditingkatkan menjadi dua
butir per hari untuk mempercepat pemulihan gizi. Selain itu, fasilitator bekerja sama dengan orang
tua, guru, dan kantin sekolah untuk menyediakan camilan sehat dua kali seminggu serta memastikan
pemberian vitamin secara rutin. Melalui rangkaian langkah sederhana namun terarah ini, program
mendukung perbaikan gizi anak secara bertahap dan berkelanjutan.


Pada akhir Program JfK 2025 inisiatif ini berhasil meningkatkan status gizi 646 dari 1.034 siswa
malanutrisi menjadi gizi baik.



             1 Telur Sehari                            2 Telur Sehari
             Juli - Oktober                            November - Desember,
                                                       Protein tambahan pendukung pertumbuhan



             Suplemen                                  Camilan Bergizi
             Mengatasi anemia dan                      Meningkatkan asupan energi
             kekurangan vitamin                        dan kebutuhan nutrisi harian




                                                                                                     57
Page 58
Peningkatan Nutrisi




Hari Sehat JAPFA




Japfa merancang Hari Sehat JAPFA untuk menanamkan kebiasaan            Pada tahun 2025,
hidup sehat pada anak-anak dalam satu hari khusus setiap minggu.
                                                                       Hari Sehat JAPFA telah
Pada Hari Sehat JAPFA, kami memberikan edukasi nutrisi sekaligus
mengajak para siswa untuk membawa bekal sehat. Selain itu, kami
                                                                       berhasil menjangkau
juga melaksanakan berbagai kegiatan bersama siswa dan guru,            123 sekolah dan
termasuk senam Empat Pilar Gizi Seimbang, cuci tangan dengan           menjangkau 15.498
sabun, pemeriksaan kebersihan kuku, serta edukasi kesehatan
                                                                       siswa di 9 kabupaten.
lainnya. Melalui program ini, Japfa bertujuan membentuk kebiasaan
sehat sejak dini, yang diharapkan dapat menjadi bagian tak
terpisahkan dari kehidupan mereka di masa depan.



Merangkul Orang Tua dan Guru dalam JAPFA for Kids

                                                             Kami meyakini sinergi orang tua dan
                                                             guru adalah kunci untuk menciptakan
                                                             lingkungan yang lebih sehat bagi anak-
                                                             anak. Untuk itu, kami merangkul orang
                                                             tua dan guru untuk bergerak serempak
                                                             melalui edukasi agar perubahan positif
                                                             di sekolah bergaung hingga ke meja
                                                             makan keluarga. Bagi guru, kami
                                                             berbagi pengetahuan secara terstruktur,
                                                             sedangkan bagi orang tua yang anaknya
                                                             membutuhkan peningkatan gizi, mereka
                                                             diminta menandatangani surat komitmen
                                                             untuk menyiapkan bekal makan siang
                                                             seimbang setiap hari.

58
Page 59
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                Laporan Keberlanjutan 2025




Pertemuan Bulanan


Japfa menyelenggarakan pertemuan bulanan bagi guru dan orang tua dengan materi terpilih yang
disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak, didukung modul pembelajaran tematik. Untuk meningkatkan
partisipasi, materi dan daftar hadir disiapkan terstandar, disertai surat komitmen enam bulan bagi
orang tua. Setiap sesi menegaskan tiga pesan inti yaitu frekuensi makan sesuai kebutuhan, bekal
sederhana namun bergizi, dan pembentukan kebiasaan sehat.


Dalam pertemuan tersebut, kami senantiasa menyampaikan kembali pentingnya gizi seimbang,
keamanan pangan, pentingnya protein hewani, dan tips menyiapkan makanan yang bergizi. Selain itu
kami menginformasikan perkembangan status gizi anak mereka. Dengan upaya tersebut, kami hendak
menanamkan kebiasaan kecil yang diharapkan berdampak besar pada perkembangan anak-anak.


Data Real-Time yang Lebih Kuat dan Hasil yang Lebih Baik


Dalam pelaksanaan JfK sebelumnya, salah satu tantangan utama adalah menjaga konsistensi pemantauan
program. Sebagai contoh, di sekolah-sekolah yang sulit dijangkau, pemantauan konsumsi telur serta
pengumpulan data IMT sering kali belum optimal. Pada tahun 2025, kami menindaklanjuti temuan tersebut
dengan melakukan kajian mendalam terhadap metode pengukuran hasil program. Melalui evaluasi
komprehensif ini, kami bertujuan untuk memperkuat efektivitas program dan memastikan program
memberikan dampak yang semakin bermakna.


Sebagai tindak lanjut dari temuan tersebut, kami meningkatkan dashboard digital yang memungkinkan
pemantauan data kesehatan anak secara real time. Berat dan tinggi badan dicatat secara berkala untuk
memantau perubahan status gizi, mengidentifikasi tren yang muncul, serta menyesuaikan intervensi
dengan cepat apabila diperlukan. Sistem ini juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas, karena data
dapat dengan mudah dibagikan kepada para pemangku kepentingan, termasuk mitra pemerintah dan
masyarakat setempat.




      Program JAPFA for Kids membawa banyak
      perubahan positif di sekolah kami, mulai
      dari kebiasaan menjaga kebersihan hingga
      meningkatnya kesadaran gizi bagi murid
      dan orang tua.

      Seluruh guru kini berkolaborasi aktif dalam kegiatan Hari Sehat JAPFA
      karena kami percaya bahwa kesehatan dan keberhasilan murid adalah
      tanggung jawab bersama. Setelah enam bulan berjalan, program ini
      terbukti bermanfaat dan kami berharap dampaknya terus berlanjut
      dalam membentuk generasi yang lebih sehat dan kuat.

      | Septi Kadarwati — SDN Cikaret Jaya, Kabupaten Bogor



                                                                                                       59
Page 60
Peningkatan Nutrisi




JAPFA for Kids Awards

Acara ini diselenggarakan untuk mengapresiasi siswa sekaligus mengevaluasi perubahan perilaku
serta peningkatan pengetahuan guru sejak dimulainya program hingga tahap pendampingan.
JfK Awards terdiri atas tiga kategori utama: Lomba Sekolah, Lomba Guru, dan Lomba Siswa, dengan
total enam jenis lomba.




Lomba Sekolah:                      Lomba Guru:                          Lomba Siswa:
•    Implementasi program           •   Cerdas cermat                    •   Pembuatan poster
•    Media edukasi siswa            •   Penulisan artikel
•    Senam 4 pilar gizi
     seimbang




Mendukung Kesehatan Ibu Hamil
Menyadari bahwa awal kehidupan yang sehat dimulai sebelum kelahiran, kami melindungi kesehatan ibu
sebagai pertahanan utama terhadap berat badan lahir rendah pada bayi. Dengan berfokus pada periode
pranatal, khususnya bertujuan untuk mengurangi anemia dan meningkatkan indikator nutrisi, inisiatif ini
berupaya memastikan hasil persalinan yang lebih sehat bagi para ibu yang rentan. Proyek percontohan ini
dilakukan di 5 kecamatan di Bintan. Program ini dikembangkan berdasarkan empat pilar:
1.   Asupan Protein & Keseimbangan Nutrisi: Kami mendukung ibu hamil yang mengalami malnutrisi
     dengan menyediakan protein hewani esensial dan memastikan konsumsi rutin tablet zat besi
     untuk mengatasi defisiensi.
2.   Perilaku Sehat: Program ini memastikan para ibu menerapkan praktik kesehatan yang krusial,
     termasuk mengonsumsi makanan kaya protein secara rutin dan mengikuti pemeriksaan kehamilan
     (Antenatal Care/ANC).
3.   Peningkatan Kapasitas: Kami memberikan pengetahuan kepada mereka mengenai kesehatan
     kehamilan, terutama terkait asupan nutrisi yang diperlukan dan tindakan medis yang dibutuhkan.
4. Pemantauan Dampak: Tim melakukan pemantauan rutin terhadap peningkatan nutrisi dengan
     melacak berat badan, kepatuhan konsumsi tablet zat besi, lingkar lengan atas, dan kadar anemia.


Penerima Manfaat

22     Ibu Hamil dengan
       Kurang Energi Kronis
                                    2     Ibu Hamil dengan
                                          Kurang Energi Kronis
                                                                        12     Ibu Hamil
                                                                               dengan Anemia
                                          dan Anemia


60
Page 61
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                Laporan Keberlanjutan 2025




Gemar Makan Ikan
Dalam konteks upaya nasional untuk meningkatkan status gizi dan mencegah stunting, divisi Budidaya
Perairan kembali melaksanakan Program Gemar Makan Ikan di Banyuwangi dan Lampung sebagai
kontribusi Perusahaan dalam memperkuat intervensi gizi bagi anak-anak serta ibu hamil dan menyusui.
Di Banyuwangi, program dijalankan melalui kolaborasi dengan Puskesmas Klatak, meliputi pembagian
ikan segar seperti lele, nila, patin, dan udang, kepada balita berisiko malanutrisi dan ibu hamil, disertai
edukasi mengenai gizi seimbang dan pencegahan stunting. Kegiatan ini turut melibatkan perangkat
desa dan tenaga kesehatan, sehingga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam meningkatkan
kesehatan keluarga.


Sementara itu di Lampung, Japfa menyediakan produk olahan ikan untuk siswa sekolah guna
memperkaya asupan protein hewani dalam menu harian mereka. Dengan melibatkan mitra rantai
pasok, termasuk pelanggan divisi Budidaya Perairan, program ini berupaya membangun ekosistem
pendukung gizi yang lebih kuat bagi anak-anak, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat
tentang pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas tinggi.




                                                                                                          61
Page 62
04
Sistem
Produksi Efisien
Meningkatnya kebutuhan Indonesia akan pasokan pangan
berkelanjutan mendorong Japfa untuk memperkuat sistem produksi
terintegrasinya serta memastikan ketersediaan protein berkualitas
tinggi yang andal bagi masyarakat.
Page 63
Penerapan          66   Pertumbuhan penduduk dan dinamika ekonomi Indonesia
Kesejahteraan           meningkatkan kebutuhan akan pasokan pangan yang
Hewan
                        berkelanjutan. Menjawab tantangan global — perubahan
Menjaga            70   iklim, keterbatasan sumber daya, dan pemborosan pangan
Kesehatan Hewan
                        — Japfa memperkuat sistem produksi terintegrasi untuk
Secara Holistik
                        menjaga ketersediaan pasokan yang stabil sekaligus
Menangani Hewan    74
                        mendukung ketahanan pangan nasional. Pendekatan
dengan Nyaman
                        ini menitikberatkan pada efisiensi rantai pasok dan
Tempat Tinggal     76   optimalisasi sumber daya lokal agar lebih tangguh
Hewan yang Sehat
                        menghadapi perubahan iklim dan volatilitas pasar.
Konservasi         78
Keanekaragaman
                        Melalui model produksi terintegrasi vertikal, Japfa
Hayati
                        menempatkan kesejahteraan hewan sebagai prioritas
Praktik Energi     80   utama yang dijalankan konsisten di seluruh operasi,
Bertanggung
Jawab                   disertai penerapan biosekuriti dan keamanan pangan
                        yang ketat dari hulu ke hilir. Integritas rantai pasok dijaga
Digitalisasi dan   84
                        melalui penggunaan pemasok bersertifikat, termasuk
Inovasi
                        standar bebas deforestasi, serta audit pihak ketiga.
Pengelolaan Air    90
                        Pada saat yang sama, digitalisasi proses, inovasi pakan,
Limbah
                        dan pemanfaatan energi terbarukan diterapkan untuk
Mengelola Emisi    91   meningkatkan efisiensi dan ketahanan operasional.
dan Limbah
                        Pemanfaatan seluruh bagian unggas, perikanan, dan
                        produk samping lainnya dioptimalkan untuk mendorong
                        ekonomi sirkular dan mengurangi limbah.


                        Komitmen ini ditujukan untuk menurunkan emisi,
                        meningkatkan efisiensi energi, meminimalkan limbah,
                        meningkatkan efisiensi penggunaan air, sambil
                        memastikan ketersediaan protein berkualitas yang
                        terjangkau dan andal bagi masyarakat. Dengan
                        pendekatan tersebut, Japfa berkontribusi pada
                        konservasi sumber daya dan ketahanan pangan jangka
                        panjang, serta memperkuat posisinya sebagai mitra
                        kunci dalam membangun sistem pangan yang tangguh,
                        mandiri, dan berkelanjutan di Indonesia.
Page 64
Sistem Produksi Efisien




Penerapan Kesejahteraan Hewan

Di Japfa, kesejahteraan hewan merupakan bagian penting dari komitmen Perusahaan terhadap
ketahanan pangan yang berkelanjutan. Hewan yang sehat dan dipelihara dengan baik berkontribusi pada
produktivitas yang lebih tinggi, mengurangi risiko penyakit, dan menekan susut pangan (food loss).




64
Page 65
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                              Laporan Keberlanjutan 2025




Nutrisi Seimbang untuk Kesehatan Hewan


Pakan dengan formulasi gizi seimbang menjadi kunci dalam mendukung kesehatan dan produktivitas
hewan. Kandungan nutrisi yang dirancang secara tepat tidak hanya memastikan pertumbuhan fisik,
tetapi juga memperkuat sistem kekebalan, sehingga menurunkan risiko penyakit sekaligus mendukung
keberlanjutan produksi.


   Pemilihan Bahan Baku Berkualitas Tinggi


   Japfa berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap bahan baku yang digunakan selalu
   memenuhi standar kualitas tinggi melalui pengawasan ketat dan pengadaan yang beretika. Japfa
   bekerja sama dengan pemasok yang telah diseleksi secara ketat serta memenuhi persyaratan
   sertifikasi dan transparansi melalui penerapan Kode Etik Pemasok dan penggunaan Certificate of
   Origin untuk bahan baku. [GRI 2-6]


   Pada tahun 2025, persyaratan sertifikasi dalam proses pengadaan semakin diperkuat untuk
   meningkatkan kesadaran pemasok terhadap praktik keberlanjutan, khususnya terkait sumber
   bahan baku bebas deforestasi. Sebagian besar mitra pemasok telah memiliki sertifikasi yang
   relevan, meskipun jenis dan cakupannya bervariasi, namun seluruhnya mengacu pada prinsip
   pengadaan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.


   Pemanfaatan Bahan Baku Alternatif


   Tim nutrisi terus memprioritaskan optimalisasi bahan baku lokal dan eksplorasi sumber nutrisi
   alternatif. Secara paralel, penelitian yang berkelanjutan juga dilakukan untuk menentukan standar
   nutrisi yang paling efektif bagi berbagai jenis ternak, sekaligus mendorong inovasi pakan dan
   memperkuat ketahanan terhadap fluktuasi musiman dalam ketersediaan bahan baku.



                                                                     Japfa memanfaatkan
                                                                     pemasok lokal
                                                                     untuk mendukung
                                                                     pertumbuhan ekonomi
                                                                     domestik. Pada tahun
                                                                     2025, sebanyak 65%
                                                                     bahan baku pakan
                                                                     unggas serta 43%
                                                                     bahan baku pakan ikan
                                                                     dan udang berasal dari
                                                                     pemasok lokal.
                                                                     [GRI 204-1] [POJK B.1]




                                                                                                       65
Page 66
Sistem Produksi Efisien




     Pakan untuk Perunggasan


     •   Precision Feeding & Reformulasi Nutrisi
         Japfa memperkuat penerapan precision feeding dengan reformulasi nutrisi yang lebih presisi,
         termasuk pengaturan kadar kalsium, fosfor, lysine, dan probiotik. Pendekatan ini memastikan
         asupan sesuai kebutuhan fisiologis pada setiap tahap pertumbuhan, sehingga mengurangi
         kelebihan nutrisi, menekan feed waste, dan mendukung kesehatan hewan secara optimal.
         Selaras dengan pendekatan tersebut, Japfa menurunkan rata-rata bobot panen sebagai
         strategi adaptif keterjangkauan, sembari menjaga efisiensi pakan dan umur panen tetap
         optimal.


     •   Penerapan Teknologi Near-Infrared Reflectance Spectroscopy (NIRS)
         Divisi pakan ternak telah mengimplementasikan teknologi NIRS dengan memanfaatkan
         pantulan cahayainframerah dekat dari sampel dan tidak memerlukan atau mengurangi
         penggunaan bahan kimia dalam proses analisis rutinnya, dengan demikian NIRS
         mendukung konsep sterile laboratory dan praktik industri yang berkelanjutan. Selain itu
         divisi pakan ternak juga mengembangkan digitalisasi laboratorium untuk pelacakan sampel
         secara menyeluruh.


     Pakan untuk Budidaya Perairan


     •   JAPFA Aquaculture Nutrition Lab
         JAPFA Aquaculture Nutrition Lab di Gresik, Jawa Timur, yang telah tersertifikasi ISO/IEC
         17025 sejak 2023, terus memperkuat kapasitasnya melalui pengembangan metode analisis
         asam amino dan peningkatan kompetensi teknis lainnya. Laboratorium ini berperan penting
         dalam mendukung riset dan inovasi akuakultur Japfa untuk menghasilkan pakan ikan dan
         udang yang berkualitas dan aman, sekaligus menyiapkan diri untuk berkembang menjadi
         laboratorium komersial yang dapat melayani pihak eksternal pada masa mendatang.


     •   Pengembangan Budidaya Cacing Polychaeta
         Untuk memastikan pasokan pakan segar bagi induk udang yang stabil dan bebas patogen, Japfa
         memperluas kapasitas budidaya cacing polychaeta di Anyer dan Bali sebagai kelanjutan dari
         pengembangan sebelumnya di Gresik dan beberapa wilayah lain. Polychaeta, yang dikenal kaya
         nutrisi, berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan kesehatan induk udang. Selain itu,
         Perusahaan juga melakukan uji coba peningkatan kualitas nutrisi cacing melalui penggunaan
         pakan laut berprotein tinggi. Upaya ini memperkuat komitmen Japfa dalam mendukung
         praktik akuakultur yang berkelanjutan dan berbasis riset ilmiah.


     •   Pengembangan Pakan Khusus untuk Induk Udang
         Sebagai bagian dari upaya memperkuat model bisnis terintegrasi, pada awal tahun 2025
         Perusahaan mulai memproduksi pakan khusus untuk induk udang. Pakan ini diformulasikan
         dengan bahan bernutrisi tinggi, termasuk campuran pakan alami beku, yang dirancang untuk
         mendukung kesehatan reproduksi dan meningkatkan tingkat keberhasilan pemijahan. Inisiatif ini
         mencerminkan komitmen Perusahaan dalam mengoptimalkan produktivitas akuakultur melalui
         inovasi pakan yang berkelanjutan.

66
Page 67
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk   Laporan Keberlanjutan 2025




                                                        67
Page 68
Sistem Produksi Efisien




Menjaga Kesehatan
Hewan Secara Holistik
Kesehatan hewan merupakan prioritas utama Japfa dalam menjaga keberlanjutan rantai nilai pangan.
Melalui pendekatan yang menekankan pencegahan penyakit, inovasi vaksin, dan kolaborasi global, Japfa
memastikan hewan ternak tetap sehat sehingga produktivitas dan keamanan pangan dapat terjaga.




68
Page 69
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                               Laporan Keberlanjutan 2025




    Mendorong Perdagangan Berkelanjutan
    Melalui Sertifikasi AEO


    Pada 2025, Japfa Aquaculture     Sertifikasi ini mengacu pada standar
                                     World Customs Organization (WCO) SAFE
    melalui PT Suri Tani Pemuka      Framework of Standards, yang menilai
                                     kepatuhan kepabeanan, keamanan rantai
    (STP) meraih sertifikasi         pasok, dan integritas sistem logistik. Dengan
    Authorized Economic Operator     AEO, Perusahaan memperoleh kemudahan
                                     ekspor-impor, meningkatkan daya saing,
    (AEO) dari Direktorat Jenderal   serta memastikan ketelusuran produk dari
                                     hulu ke hilir.
    Bea dan Cukai (DJBC) yang
    menandai pencapaian              Langkah ini dapat mempercepat distribusi,
                                     menjaga kualitas bahan baku, dan
    strategis dalam memperkuat       mendukung kesejahteraan hewan. Pencapaian
    perdagangan global yang aman,    ini mencerminkan nilai-nilai yang kami yakini
                                     yaitu: purposeful, responsible, dan relentless,
    transparan, dan berkelanjutan.   sekaligus memperkuat posisi Japfa sebagai
                                     pelaku usaha yang berkomitmen pada
                                     perdagangan global berintegritas.




                                                                                       69
Page 70
Sistem Produksi Efisien




Vaksin dan Produk Kesehatan Hewan


Sebagai bagian dari diversifikasi portofolio bisnis, Perusahaan terus mengembangkan rangkaian
produk vaksin. Hal ini mencakup produk untuk segmen hewan yang lebih luas guna mendukung
portofolio yang lebih seimbang dan tangguh. Upaya berkelanjutan dalam penelitian dan
pengembangan menjadi landasan bagi penyempurnaan berbagai solusi tersebut demi memenuhi
kebutuhan industri yang terus berkembang.


     Kolaborasi Riset dan Registrasi Global
     Perusahaan terus memperkuat kepatuhan terhadap standar internasional, yang dibuktikan
     dengan keberhasilan re-sertifikasi ISO 17025 serta re-sertifikasi terjadwal untuk ISO 14001
     dan 9001. Secara global, jangkauan produk terus diperluas dengan proses registrasi yang kini
     mencakup lebih dari 24 negara, serta pemenuhan mandat produksi dalam negeri di India dan
     UEA untuk mematuhi regulasi lokal.


     Penggunaan Antibiotik yang Bertanggung Jawab
     Perubahan iklim yang meningkatkan risiko penyakit pada hewan ternak menjadi perhatian
     utama Japfa. Kondisi lingkungan yang tidak menentu dapat melemahkan sistem kekebalan
     dan membuka peluang bagi patogen. Untuk mengantisipasi hal ini, Japfa menerapkan langkah
     kesehatan hewan yang proaktif dengan memastikan bahwa penggunaan antibiotik hanya
     dilakukan secara bertanggung jawab dan berdasarkan resep dokter hewan berlisensi. Antibiotik
     hanya diberikan pada hewan yang sakit dan membutuhkan perawatan khusus, dengan
     persetujuan berlapis untuk menjamin penggunaannya benar-benar diperlukan. Seluruh praktik ini
     mengikuti regulasi pemerintah serta pedoman Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).




70
Page 71
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                            Laporan Keberlanjutan 2025




     Mewakili Indonesia dalam Upaya Global Pencegahan
     Antimicrobial Resistance (AMR)


     Japfa Aquaculture berpartisipasi            Sebagai perwakilan industri akuakultur
                                                 Indonesia, kami memaparkan praktik terbaik
     dalam workshop internasional                dalam penggunaan antibiotik yang bijak,
     Food and Agriculture                        pengurangan ketergantungan obat, dan
                                                 pemantauan kesehatan ikan serta udang secara
     Organization (FAO) bertema                  berkelanjutan. Partisipasi ini menegaskan
     “Working Together to Fight                  komitmen Japfa untuk mendukung aksi
                                                 global melawan AMR, menjaga kesehatan
     Antimicrobial Resistance in Asia            hewan akuatik, dan memastikan keberlanjutan
     Pacific” di Bangkok, Juni 2025.             ekosistem akuakultur dunia.




Memperkuat Standar Kesehatan Hewan


Japfa terus memperkuat standar kesehatan hewan dengan menerapkan protokol yang konsisten di
seluruh tahap produksi. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap ternak dipelihara dalam kondisi
sehat dan aman sesuai dengan prinsip kesejahteraan hewan.


   Pemantauan Kesehatan Rutin Sejak DOC
   Pemantauan Salmonella diperluas dengan penggunaan diagnostic product line-up untuk mendeteksi
   berbagai penyakit sejak tahap Day Old Chick (DOC). Uji laboratorium dan pengawasan kesehatan
   dilakukan secara menyeluruh mulai dari Grandparent Stock (GPS) hingga tahap final stock. Langkah
   ini memastikan kualitas dan kesehatan unggas tetap terjaga secara konsisten.


   Pemantauan Mortalitas Terintegrasi
   Tingkat kematian ternak dipantau secara ketat dan kini terintegrasi ke dalam sistem digital
   biosecurity tracking. Data mortalitas yang tercatat secara real time memungkinkan deteksi
   dini dan intervensi cepat, sehingga kesehatan populasi dapat dijaga lebih baik.




                                                                                                  71
Page 72
Sistem Produksi Efisien




Menangani Hewan dengan Nyaman
Japfa menempatkan kenyamanan hewan sebagai bagian penting dari praktik kesejahteraan yang
konsisten di seluruh rantai produksi. Hewan yang ditangani dengan baik tidak hanya lebih sehat,
tetapi juga memberikan kontribusi pada pasokan pangan yang berkualitas tinggi serta berkelanjutan.


Dalam setiap tahap operasional, Japfa memastikan penanganan hewan dilakukan sesuai dengan
standar dan regulasi yang berlaku, baik dari sisi kesejahteraan hewan maupun keamanan pangan.
Pendekatan ini mencakup penerapan prosedur yang beretika, penggunaan teknologi yang
meminimalkan stres pada hewan.


Seluruh pekerja diberikan pelatihan rutin terkait penanganan hewan untuk memastikan proses
pemeliharaan dan pemrosesan dilakukan secara aman dan beretika. Selain itu, audit kepatuhan
terhadap standar kesejahteraan hewan dilakukan secara berkala guna memastikan penerapan
prinsip-prinsip global di seluruh fasilitas peternakan dan pemrosesan.




Budidaya


     Perunggasan


     •   Pemantauan Pertumbuhan Ayam Secara Otomatis
         Japfa menerapkan pemeliharaan unggas yang berbasis kesejahteraan hewan dan efisiensi.
         Sistem penimbangan otomatis digunakan untuk memantau berat ayam harian tanpa
         penanganan manual, sehingga mengurangi stres pada hewan dan menyediakan data real time
         untuk perencanaan panen yang lebih akurat.


     Budidaya Perairan


     •   Pemanenan Ikan
         Selama proses pemanenan, Japfa menggunakan metode volumetrik untuk memperkirakan
         jumlah dan berat ikan, sehingga menghilangkan kebutuhan akan penanganan yang
         berlebihan. Pendekatan ini meminimalkan waktu ikan berada di luar habitat alaminya,
         sehingga mengurangi tingkat stres dan meningkatkan kualitas hasil panen secara
         keseluruhan.


     •   Pemanenan Udang
         Pemanenan udang dilakukan dengan menjaga kualitas air dan kondisi lingkungan selama
         proses pengambilan dari tambak. Proses ini dilakukan secara bertahap dengan menggunakan
         peralatan khusus yang dirancang untuk meminimalkan kontak fisik. Pendekatan ini mencegah
         stres dan cedera, guna memastikan udang tetap dalam kondisi optimal sebelum memasuki
         tahap pemrosesan.




72
Page 73
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                              Laporan Keberlanjutan 2025




Pemrosesan


   •   Penanganan dan Penyembelihan Halal Berbasis Kesejahteraan Hewan
       Japfa menerapkan standar halal dan kesejahteraan hewan yang ketat di seluruh unit
       pemrosesannya. Sebagai contoh, pada operasional perunggasan, proses pemingsanan dan
       penyembelihan dilakukan melalui sistem otomasi serta peran Juru Sembelih Halal (Juleha)
       tersertifikasi guna memastikan proses berjalan secara aman dan etis.


Distribusi


   Perunggasan


   •   Sistem Distribusi yang Optimal
       Japfa meningkatkan kualitas transportasi unggas dengan chick van yang dilengkapi intake fan dan
       sistem pemantauan suhu digital, serta optimasi rute melalui Japfa Vehicle Optimization System
       (JVOS). Kombinasi ini menjaga stabilitas sirkulasi udara dan kelembapan di dalam kendaraan
       sekaligus memastikan pemilihan rute terbaik, sehingga DOC tetap dalam kondisi optimal sepanjang
       proses distribusi.


   Budidaya Perairan


   •   Pengiriman Benur dengan Sistem Pendingin dan Pemantauan Real Time
       Pengiriman benur dilakukan menggunakan truk berpendingin khusus yang dilengkapi
       pemantauan real time atas suhu, lokasi, dan durasi perjalanan. Injeksi oksigen murni
       digunakan untuk memastikan pasokan udara cukup, sehingga benur tetap sehat dan siap
       masuk tahap pembesaran di fasilitas pelanggan.

                                                                                                         73
Page 74
Sistem Produksi Efisien




Tempat Tinggal Hewan yang Sehat
Tempat tinggal yang aman dan nyaman merupakan elemen kunci kesejahteraan hewan — melindungi
dari cuaca dan predator — sekaligus memenuhi kebutuhan fisik dan psikologisnya. Lingkungan yang
memadai memungkinkan hewan bergerak leluasa, tetap bersih, serta memiliki akses terhadap pakan
dan air bersih, sehingga kesehatan dan produktivitas meningkat. Untuk itu, Japfa dalam membangun
kandang selalu memperhatikan kondisi iklim mikro yang optimal agar lingkungan pemeliharaan tetap
sehat, aman, dan sesuai standar kesejahteraan hewan. Pendekatan ini sekaligus mendukung mitigasi
perubahan iklim melalui pengendalian suhu dan kelembapan yang efisien, menurunkan risiko heat
stress, mengurangi pemborosan sumber daya, serta meningkatkan ketahanan operasional terhadap
cuaca ekstrem.


Perunggasan


Kami menerapkan JAPFA Environmental Guidelines untuk unggas. Pedoman ini mencakup strategi
komprehensif dalam menciptakan zona nyaman di dalam kendang atau yang biasa disebut kondisi
iklim mikro, sesuai kebutuhan unggas. Pendekatan ini sekaligus mendukung mitigasi perubahan iklim
melalui pengendalian suhu dan kelembapan yang efisien, menurunkan risiko heat stress, mengurangi
pemborosan sumber daya, serta meningkatkan ketahanan operasional terhadap cuaca ekstrem.


     Solid Wall Peternakan untuk Stabilitas Lingkungan
     Pada 2025, Japfa mulai menggunakan inovasi baru dalam menentukan jenis dinding peternakan yang
     menggunakan bahan dasar solid wall yang memiliki daya insulasi yang baik, mampu menjaga suhu
     dan kelembaban lebih stabil di dalam kandang. Infrastruktur ini membantu menciptakan kondisi yang
     lebih nyaman bagi ternak, terutama saat menghadapi perubahan iklim ekstrem. Penerapan sistem
     ini terbukti mengurangi risiko heat stress serta menjaga angka mortalitas tetap rendah pada musim
     dengan suhu tinggi.


     Feed Transport Auger
     Di peternakan Margasari, kami menerapkan feed transport dengan sistem auger yang
     menyalurkan pakan langsung ke kandang melalui jalur tertutup. Pendekatan ini mengurangi
     frekuensi transportasi, meningkatkan efisiensi tenaga kerja, serta menekan risiko kontaminasi
     pada pakan sehingga biosekuriti di peternakan semakin baik.


     Sistem Ventilasi Modern
     Japfa menerapkan sistem kandang tertutup (closed-house) dengan teknologi ventilasi modern untuk
     menciptakan iklim mikro yang optimal bagi pertumbuhan unggas. Sistem ini menjaga stabilitas suhu
     dan kelembapan, sehingga efektif mengurangi heat stress, menjaga kualitas udara, serta menekan
     risiko penyakit. Guna memastikan operasional yang presisi, teknologi ini terintegrasi dengan
     ventilation monitoring system berbasis digital yang memungkinkan pengawasan kondisi kandang
     secara real time. Melalui dasbor digital ini, kami dapat mendeteksi gangguan lingkungan sejak dini
     dan melakukan intervensi cepat untuk meminimalkan downtime produksi akibat kondisi kandang
     yang tidak stabil.



74
Page 75
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                            Laporan Keberlanjutan 2025




   Perawatan dan Peningkatan Infrastruktur
   Selain penerapan teknologi baru, Japfa melakukan perawatan berkala dan peningkatan fasilitas
   penetasan telur serta kandang. Langkah ini memastikan lingkungan pemeliharaan selalu sesuai
   dengan standar kesejahteraan hewan, sekaligus mendukung produktivitas berkelanjutan. Peningkatan
   infrastruktur penetasan telur menghasilkan DOC dengan kualitas lebih seragam, yang pada akhirnya
   memperkuat kinerja rantai produksi secara keseluruhan.



                                                       Pada tahun 2025, kami
                                                       membangun kandang unggas
                                                       baru sebagai bagian dari
                                                       ekspansi kapasitas peternakan
                                                       milik Perusahaan. Kami tetap
                                                       teguh dan berkomitmen
                                                       terhadap kebijakan serta target
                                                       keberlanjutan kami, dengan
                                                       memastikan bahwa 100% dari
                                                       fasilitas baru ini merupakan sistem
                                                       kandang tertutup (closed-house).

Budidaya Perairan


Kualitas air yang terjaga menjadi faktor utama dalam memastikan kesehatan dan kesejahteraan
spesies akuatik yang dibudidayakan. Japfa Aquaculture terus memperkuat penerapan praktik terbaik
untuk menjaga kualitas air yang optimal di seluruh unit operasional akuakultur.




                                                                                                  75
Page 76
Sistem Produksi Efisien




      Protokol Sterilisasi Lanjutan
      Japfa menerapkan teknik sterilisasi ketat di unit pengolahan ikan dan hatchery untuk memastikan air
      yang digunakan terbebas dari mikroorganisme berbahaya. Pendekatan ini menjadi bagian penting
      dalam menjaga kesehatan ikan dan udang, sekaligus memastikan proses budidaya berjalan dengan
      standar kebersihan yang tinggi.


      Metode Desinfeksi Air yang Menyeluruh
      Berbagai teknologi desinfeksi air seperti ozon, ultrafiltrasi, dan sinar ultraviolet (UV) digunakan untuk
      menjaga kualitas air secara menyeluruh. Teknologi ini memastikan air budidaya memenuhi standar
      keamanan biologis yang ketat, mendukung pertumbuhan optimal, dan mencegah penyebaran
      penyakit pada organisme akuatik.


      Pemilihan Lokasi Budidaya yang Strategis
      Pemilihan lokasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi geografis, sirkulasi air, serta jarak
      antarsistem budidaya untuk menciptakan lingkungan yang ideal bagi spesies yang dibudidayakan.
      Langkah ini membantu menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus mendukung praktik
      budidaya yang berkelanjutan.


      Pemantauan Kualitas Air Secara Rutin
      Japfa melakukan pemantauan kualitas air secara berkala, mencakup parameter fisik, kimia, dan
      mikrobiologis seperti suhu, kadar oksigen, pH, fosfor, dan nitrogen. Pemantauan komprehensif ini
      memastikan kondisi perairan tetap stabil dan sesuai dengan kebutuhan spesies yang dipelihara,
      sehingga mendukung produktivitas dan kesejahteraan hewan akuatik secara berkelanjutan.




Konservasi Keanekaragaman Hayati
[POJK B.1, B.2, F.10, F.26]




Japfa berkomitmen dalam konservasi keanekaragaman hayati dan praktik berkelanjutan di seluruh
operasional. Melalui pemilihan genetika yang mampu beradaptasi dengan lingkungan setempat,
Japfa bertujuan untuk menciptakan keseimbangan ekologi dan membangun pasokan pangan yang
berkelanjutan serta tangguh sehingga memberikan manfaat bagi alam dan masyarakat.


Ayam ULU dan Ayam Kampung Super


Pasar di Indonesia memiliki permintaan tinggi terhadap ayam kampung karena cita rasa khasnya, namun
pasokannya seringkali tidak seimbang. Hal ini disebabkan oleh karakteristik ayam kampung tradisional
yang memiliki pertumbuhan lambat (slow growth) dan produktivitas rendah. Untuk menjawab tantangan
tersebut, Japfa mengembangkan ayam kampung super yang pertumbuhannya lebih cepat. Solusi ini
berhasil memfasilitasi akses protein hewani bagi masyarakat, mendukung usaha peternak lokal, sekaligus
mendukung pelestarian keanekaragaman hayati dengan menjaga kemurnian genetik ayam lokal.




76
Page 77
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                     Laporan Keberlanjutan 2025




     Super PL:
     Langkah Baru Menuju Akuakultur yang Lebih Efisien


     Peluncuran Super PL         Inovasi ini menawarkan benur dengan ketahanan dan
                                 performa pertumbuhan yang lebih unggul, sehingga
     (Post Larvae) menjadi       mampu meningkatkan efisiensi budidaya dan hasil panen
     tonggak penting dalam       petambak. Dilengkapi dengan dukungan formulasi
                                 pakan berprotein tinggi yang dirancang khusus
     transformasi industri       untuk menunjang potensinya, Super PL hadir sebagai
     akuakultur di Indonesia.    solusi terintegrasi yang menjawab tantangan utama
                                 dalam budidaya udang, sekaligus memperkuat posisi
                                 Perusahaan sebagai pelopor dalam pengembangan
                                 praktik akuakultur yang produktif dan berkelanjutan.




                                                                                          77
Page 78
Sistem Produksi Efisien




Praktik Energi Bertanggung Jawab                                                                     [POJK F.7]




Japfa berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dan meningkatkan efisiensi energi di seluruh rantai
produksi. Pada 2025, Perusahaan memperluas penggunaan energi terbarukan, mengimplementasikan
teknologi hemat energi, serta memperkuat sistem monitor secara digital untuk memastikan konsumsi
energi yang lebih bertanggung jawab dan sejalan dengan target penurunan emisi. Inisiatif energi
terbarukan dan efisiensi energi yang terintegrasi mencakup:


1.   Pemanfaatan Biomassa sebagai Bahan Bakar Utama [POJK F.5]
     Sebagai bagian dari komitmen pengurangan emisi, kami berupaya untuk menghentikan penggunaan
     batu bara di seluruh fasilitas operasional kami. Saat ini, kebutuhan energi panas dipenuhi terutama
     melalui pemanfaatan biomassa, khususnya cangkang kemiri dan cangkang sawit, serta uji coba pelet
     kayu di beberapa fasilitas. Pada tahun 2025, jumlah pemanfaatan energi terbarukan biomassa mencapai
     104.077 ton atau setara dengan 36% dari total konsumsi energi. Angka ini meningkat dibanding tahun
     sebelumnya seiring bertambahnya fasilitas yang telah dikonversi dan optimalisasi pasokan biomassa
     di lokasi produksi. Selain itu, beberapa fasilitas menggunakan energi konvensional sebagai sumber
     energi sesuai dengan karakteristik proses dan pertimbangan efisiensi operasional. Pendekatan
     ini memungkinkan Perusahaan menjaga keandalan produksi sekaligus menjadi bagian dari upaya
     bertransisi dari penggunaan batu bara.


     Ke depan, Perusahaan terus mengevaluasi peluang peningkatan porsi energi terbarukan secara bertahap
     dan terukur, dengan mempertimbangkan aspek teknis, ketersediaan pasokan, serta dampak lingkungan.


2. Penggunaan Gas sebagai Alternatif Energi Bersih
     Beberapa fasilitas telah memanfaatkan gas sebagai sumber energi yang lebih bersih dan
     stabil. Pada 2025, penggunaan gas berkontribusi sekitar 16% terhadap total konsumsi energi
     panas. Inisiatif ini memperkuat transisi Japfa menuju energi rendah karbon, terutama pada
     proses produksi yang membutuhkan suplai panas yang konsisten dan efisien.


3. Pengembangan Energi Surya
     Japfa terus memperkuat komitmen jangka panjangnya dalam menyediakan pasokan listrik yang
     lebih bersih melalui ekspansi pemanfaatan tenaga surya. Pada tahun 2025, salah satu unit telah
     mengoperasikan instalasi panel surya dengan total kapasitas terpasang mencapai 1,8 MWp.
     Japfa akan terus meningkatkan proporsi energi terbarukan melalui perluasan implementasi panel
     surya di lebih banyak fasilitas operasional pada masa mendatang.


4. Pengembangan Biogas
     Japfa terus menjajaki potensi penggunaan biogas dari limbah organik di beberapa lokasi.
     Meskipun penerapannya masih dalam tahap uji coba dan belum memiliki pengukuran penuh,
     inisiatif ini diharapkan menjadi opsi tambahan sumber energi terbarukan.




78
Page 79
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                             Laporan Keberlanjutan 2025




Efisiensi Energi di Fasilitas Produksi

Peningkatan efisiensi energi di fasilitas produksi dilakukan melalui beberapa inovasi:


•   Optimalisasi HVAC untuk Efisiensi Energi
    Japfa menerapkan berbagai teknologi optimasi sistem tata udara (Heating, Ventilation, and Air
    Conditioning/HVAC) untuk menurunkan konsumsi energi tanpa mengurangi kinerja pendinginan
    yang penting bagi operasional. Di unit produksi vaksin, Perusahaan menggunakan sistem pendingin
    adiabatik pada sebagian unit HVAC yang bekerja dengan menyemprotkan kabut air halus ke area
    sekitar kondensor. Proses penguapan ini membantu menurunkan suhu udara sebelum memasuki
    kondensor, sehingga pembuangan panas berlangsung lebih efisien dan beban energi pada mesin
    pendingin dapat berkurang sebesar 5–10%.


    Di unit penetasan ayam, Japfa memperkuat efisiensi HVAC melalui pemasangan perangkat
    Ecoism yang mengoptimalkan siklus kerja kompresor secara cerdas serta didukung sensor
    pintar dan kontrol inverter. Kombinasi teknologi ini memungkinkan sistem membaca kebutuhan
    pendinginan secara real time dan menyesuaikan daya secara otomatis, sehingga konsumsi energi
    dapat ditekan sambil menjaga suhu dan kelembapan yang stabil untuk proses penetasan.


•   Pemasangan Pengayak dan Expander pada Pabrik Pakan
    Pabrik pakan Japfa dilengkapi dengan pengayak dan expander. Inisiatif ini tidak hanya
    memungkinkan pabrik pakan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produk akhirnya,
    tapi juga dapat mengurangi kebutuhan energi dalam proses produksi itu sendiri, sehingga
    lebih efisien secara operasional.


•   Pemanfaatan Ulang Kondensat Boiler
    Di unit produksi vaksin, Japfa menerapkan inisiatif penggunaan kembali kondensat boiler, yaitu
    air panas sisa uap yang dimasukkan kembali sebagai air suplai boiler sehingga mengurangi
    energi yang dibutuhkan untuk memanaskan air dari awal. Hasilnya, konsumsi gas alam berhasil
    diturunkan hingga 18,8%.


•   Strategi Efisiensi dan Pemeliharaan Aset
    Japfa menerapkan strategi efisiensi dan pemeliharaan aset secara menyeluruh di seluruh lini
    operasional untuk memastikan keberlanjutan dan daya saing jangka panjang. Pendekatan ini
    mencakup perawatan rutin, peningkatan efisiensi energi, serta modernisasi peralatan guna
    menjaga performa produksi tetap optimal. Sebagai contoh, di unit Edible Oil, efektivitas produksi
    dijaga melalui perbaikan tahunan (annual overhaul), memperbarui peralatan produksinya untuk
    meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi potensi downtime. Melalui strategi ini, Japfa
    memastikan setiap aset beroperasi dengan optimal.




                                                                                                      79
Page 80
Sistem Produksi Efisien




•    Pengurangan Konsumsi Bahan Bakar Fosil


     Japfa terus memperkuat komitmennya untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil
     melalui berbagai inisiatif strategis di seluruh lini operasional. Upaya tersebut mencakup
     penerapan program efisiensi bahan bakar serta transisi dari bahan bakar fosil menuju sumber
     energi yang lebih bersih, termasuk transisi dari penggunaan batu bara dan elektrifikasi forklift.
     Melalui langkah‑langkah ini, Perusahaan berupaya menurunkan emisi gas buang secara langsung
     sekaligus mengoptimalkan efisiensi biaya operasional secara berkelanjutan.




Konsumsi Energi dalam Organisasi                                                          [GRI 302-1] [POJK B.2]



                    Sumber                     2025                  2024                   2023

                                                 2.150.846 GJ          1.994.484 GJ           1.886.385 GJ
Listrik [1]
                                                         41%                    41%                   40%

                                                 500.069 GJ             443.629 GJ              427.223 GJ
Gas Alam Cair [2]
                                                       10%                     9%                       9%
                                                   255.517 GJ           223.782 GJ              239.863 GJ
Gas Alam Terkompresi [2]
                                                          5%                   5%                      5%
                                                   94.258 GJ            108.073 GJ                116.157 GJ
Gas Elpiji [3]
                                                          2%                    2%                        2%
                                                          0 GJ           40.640 GJ               137.225 GJ
Batubara [4]
                                                           0%                   1%                       3%
                                                  349.869 GJ            351.566 GJ              322.662 GJ
Bahan Bakar Diesel [5]
                                                          7%                    7%                      7%
                                                      11.041 GJ           16.742 GJ               15.746 GJ
Bensin [6]
                                                            0%                  0%                      0%



80
Page 81
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                            Laporan Keberlanjutan 2025




Energi Terbarukan

                      Sumber                            2025                     2024                      2023

                                                         1.334.403 GJ                1.172.361 GJ             1.180.653 GJ
 Cangkang Kelapa Sawit [7]
                                                                 25%                         24%                      25%
                                                                  0 GJ                      0 GJ                       0 GJ
 Serat Kelapa Sawit [8]
                                                                   0%                        0%                         0%
                                                           223.043 GJ                207.659 GJ                109.276 GJ
 Cangkang Kemiri [9]
                                                                  4%                        4%                         2%
                                                           270.920 GJ                253.192 GJ                267.229 GJ
 Kayu Bakar [10]
                                                                  5%                        5%                        6%
                                                            60.370 GJ                 46.681 GJ                    71.225 GJ
 Sekam Padi [11]
                                                                   1%                        1%                           1%
                                                               2.348 GJ                     0 GJ                       0 GJ
 Panel Surya [12]
                                                                    0%                       0%                         0%




                    Total Energi                        2025                      2024                      2023

                                                         3.361.600 GJ               3.178.916 GJ              3.145.262 GJ
 Total Energi Tak Terbarukan
                                                                 64%                        65%                       66%

                                                          1.891.083 GJ              1.679.893 GJ              1.628.382 GJ
 Total Energi Terbarukan
                                                                  36%                       35%                       34%

                                                          5.227.683 GJ             4.858.809 GJ              4.773.644 GJ
 Total Konsumsi Energi
                                                                 100%                     100%                      100%



Tentang data kami

[1.]   Dikonversi ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA (International Energy Agency), 1 kWh listrik = 3,6 MJ.

[2.]   Dikonversi ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, 1 MMBTU = 1.055,06 MJ.

[3.]   Dikonversi ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, nilai kalor LPG = 50,08 MJ/kg.

[4.] Dikonversi ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, nilai kalor batu bara = 20.650 MJ/ton.

[5.]   Dikonversi ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, 1 liter minyak solar = 34,89 MJ/L.

[6.]   Dikonversi ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, 1 liter bensin = 38,53 MJ/L.

[7.]   Dikonversi ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, nilai kalor cangkang sawit = 17.220 MJ/ton.

[8.]   Dikonversi ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, nilai kalor serabut (fiber) sawit = 11.340 MJ/ton.

[9.]   Dikonversi ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, nilai kalor cangkang kemiri = 25.460 MJ/ton.

[10.] Dikonversi ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IEA, nilai kalor kayu bakar = 19.610 MJ/ton.

[11.] Dikonversi ke satuan MJ berdasarkan metodologi standar IRRI, nilai kalor sekam padi = 15,06 MJ/kg.

[12.] 1 Gigajoule = 1.000 Megajoule.

[13.] Peningkatan total energi tidak secara langsung mencerminkan ketidakefisienan Perusahaan.
      Dalam konteks ini, kenaikan jumlah konsumsi energi terutama disebabkan oleh pertumbuhan volume
      produksi serta peningkatan kualitas data.




                                                                                                                           81
Page 82
Sistem Produksi Efisien




Digitalisasi dan Inovasi
Digitalisasi merupakan pilar penting dalam mendorong efisiensi, transparansi, dan keberlanjutan
operasional Japfa. Melalui integrasi teknologi digital dan inovasi produk, Perusahaan mampu
meningkatkan akurasi, memperkuat ketertelusuran, serta mendukung operasional yang lebih modern
dan efektif.




     Japfa Sustainability Reporting System (JSRS)


     Sebagai bagian dari transformasi                    Pada tahun 2025, JSRS
                                                         memperbaharui metode penghitungan
     digital, Japfa terus mengembangkan                  emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Scope
     Japfa Sustainability Reporting System               2 untuk konsumsi listrik dengan
                                                         menggunakan faktor emisi regional
     (JSRS) untuk mengintegrasikan data                  pada seluruh operasional Japfa
     lingkungan serta keselamatan dan                    sehingga penghitungan emisi lebih

     kesehatan kerja (K3) secara terpusat.               akurat dan representatif.

     Sistem ini memastikan akurasi dan                   Pembaharuan metodologi ini
     transparansi data sebagai dasar                     memperkuat transparansi Japfa dalam

     pengambilan keputusan yang obyektif                 pelaporan keberlanjutan sekaligus
                                                         meningkatkan akurasi data untuk
     dan terukur.                                        perencanaan jangka panjang.




82
Page 83
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                              Laporan Keberlanjutan 2025




      Japfa Sustainability Analytics (Sustainalitics)


      Sustainalitics                  Sistem ini memungkinkan identifikasi ketidaksesuaian,
                                      memperkuat audit internal, serta meningkatkan akurasi
      merupakan platform              dan akuntabilitas pelaporan. Japfa percaya bahwa
      internal yang                   inisiatif keberlanjutan berbasis data mampu mendukung

      berfungsi untuk                 pencapaian target keberlanjutan secara lebih efisien dan
                                      berdampak lebih besar. Japfa terus mengembangkan
      mengonsolidasikan               Sustainalitics sebagai platform analisis data JSRS yang
      dan mengolah                    fleksibel dan dapat disesuaikan oleh setiap pengguna
                                      sesuai kebutuhan sebagai salah satu upaya mendorong
      data dari JSRS                  kultur inisiatif berkelanjutan berbasis data.
      guna mendukung
      pengambilan                     Tahun ini, Sustainalitics juga menghadirkan fitur
                                      narasi data yang menerjemahkan hasil analisis menjadi
      keputusan strategis             penjelasan yang lebih sederhana bagi pengguna yang
      berbasis data di                belum terbiasa membaca data kompleks. Melalui fitur ini,

      bidang lingkungan               diharapkan interpretasi yang dihasilkan dari data dapat
                                      lebih mudah dipahami serta mendorong pengambilan
      serta K3.                       keputusan dan aksi keberlanjutan di seluruh unit Japfa.




Digitalisasi dalam Proses Produksi dan Kegiatan Operasional

Untuk mendukung efisiensi di lantai produksi, Japfa mengimplementasikan berbagai sistem digital
yang berfokus pada optimasi proses manufaktur dan kontrol kualitas bahan baku secara real time.


Japfa Production Planning System (J-PPS)


Japfa memperluas penggunaan J-PPS di pabrik pakan untuk mempercepat komunikasi antar bagian
dalam persiapan produksi, mendeteksi bottleneck produksi, menyeimbangkan kapasitas lintas lini,
dan mengoptimalkan penggunaan energi.


Integrasi Sistem Rantai Pasok dan Operasi


Untuk logistik, sistem Transportation Management System (TMS), Warehouse Management System
(WMS), Manufacturing Execution System (MES), dan Sales Force Automation (SFA) diterapkan secara
terintegrasi, sehingga perencanaan produksi, penyimpanan, distribusi, dan penjualan berjalan lebih
transparan dan efisien.



                                                                                                     83
Page 84
Sistem Produksi Efisien




Otomatisasi dan Efisiensi Proses

Japfa terus mendorong efisiensi proses dan otomatisasi di berbagai lini operasional melalui
beberapa inisiatif strategis contohnya seperti di unit penetasan telur. Pada unit ini, kami
menggunakan mesin penyeleksi telur (egg grader) untuk meningkatkan kualitas DOC sehingga
dapat menghasilkan final stock broiler dan karkas dengan kualitas yang seragam dan konsisten.


Pelestarian Sumber Daya Air [GRI 303-1] [POJK F.8]

Sebagai perusahaan agri-food dengan kebutuhan air yang tinggi, Japfa berupaya mengelola sumber
daya air secara efisien untuk mengurangi risiko operasional dan memperkuat keberlanjutan jangka
panjang. Melalui studi Life Cycle Assessment (LCA) dan Water Scarcity Footprint, Perusahaan
mengidentifikasi area penggunaan air yang membutuhkan perhatian khusus dan mengembangkan
berbagai inisiatif pengelolaan air yang berkelanjutan.


Penguatan Fasilitas Daur Ulang Air di Seluruh Japfa


Japfa terus memperluas dan meningkatkan fasilitas daur ulang air di berbagai unit operasional untuk
menekan penggunaan air tanah dan air permukaan. Pada tahun 2025, volume air yang didaur ulang
meningkat signifikan, dengan total air yang berhasil diproses ulang mencapai 395 megaliter dan
digunakan kembali untuk mendukung berbagai utilitas produksi seperti pendinginan kondensor,
penyiraman tanaman, dan sanitasi. Perusahaan tetap berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi
penggunaan air di seluruh rantai produksi.


Komitmen ini diwujudkan melalui inisiatif pembangunan serta optimalisasi fasilitas daur ulang air
di berbagai unit operasional. Sebagian inisiatif tersebut berasal dari sembilan fasilitas daur ulang
air yang merupakan bagian dari komitmen Sustainability-Linked Bond (SLB), yang telah beroperasi
penuh pada tahun 2025.


Air hasil daur ulang dari fasilitas-fasilitas tersebut berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi
operasional, mengurangi tekanan terhadap sumber air lokal, serta mendukung keberlanjutan pasokan
air bagi masyarakat sekitar.



Air yang Didaur Ulang                                                                                   Satuan: Megaliter


                                                        2025                     2024                   2023


 Total Air yang Didaur Ulang                                      395                       236                    204



Tentang data kami

[1.]   Data ini merupakan jumlah dari seluruh unit Perusahaan yang memiliki fasilitas air daur ulang.




84
Page 85
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                 Laporan Keberlanjutan 2025




Pemanenan Air Hujan
Beberapa unit operasional menerapkan sistem pemanenan air hujan untuk menambah pasokan air. Air
hujan yang ditampung digunakan untuk berbagai kebutuhan di unit tersebut baik untuk proses produksi
maupun non-produksi.



     Jumlah unit yang mengoperasikan fasilitas pemanenan air hujan
     meningkat menjadi 23 unit pada 2025, dari 8 unit pada 2024.
     Volume air hujan yang berhasil dipanen juga mengalami
     peningkatan sebesar 33% dibandingkan tahun sebelumnya.

Fasilitas Pengolahan Air Limbah
Japfa terus meningkatkan kapasitas instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dengan sistem
Pemurnian Akhir untuk memastikan kualitas air buangan memenuhi standar lingkungan sebelum dilepas
ke alam. Teknologi ini juga memungkinkan sebagian air hasil olahan digunakan kembali, mendukung
efisiensi dan konservasi sumber daya air.


Pengolahan Air untuk Kebutuhan Operasional
Japfa memiliki fasilitas pengolahan air untuk memastikan air yang digunakan dalam kegiatan operasional
memenuhi standar kualitas yang berlaku. Air dari berbagai sumber, seperti air permukaan, air tanah, dan
sumber lainnya diolah melalui sistem pengolahan air modern, seperti reverse osmosis, ultrafiltrasi, filtrasi
UV, dan metode lainnya, sehingga aman dan layak digunakan. Upaya ini mendukung keandalan pasokan
air, meningkatkan efisiensi operasional, serta berkontribusi pada pengelolaan sumber daya air yang
berkelanjutan.


Integrasi Monitoring Air melalui JSRS
Seluruh data penggunaan, daur ulang, dan kualitas air terintegrasi ke dalam JSRS. Dengan integrasi ini,
Perusahaan dapat memantau konsumsi air per unit, mengidentifikasi lokasi dengan risiko kelangkaan air
lebih tinggi, serta menindaklanjuti temuan secara lebih cepat dan akurat.




                                                                                                          85
Page 86
Sistem Produksi Efisien




Produksi Berkelanjutan dengan Akuaponik


Kami terus mengembangkan program akuaponik yang memanfaatkan kembali air limbah dari
kegiatan budidaya perairan menjadi sumber daya bernilai untuk budidaya tanaman, sehingga
mengurangi pembuangan limbah cair secara konvensional ke badan air alami.


Seiring pengembangannya, sistem akuaponik ini kini dirancang untuk dapat digunakan dalam budidaya
berbagai jenis tanaman. Selain itu, jika pada awalnya program ini hanya diterapkan untuk kebutuhan
internal, saat ini implementasinya diperluas dengan melibatkan pelanggan Japfa Aquaculture yang
berminat mengadopsi budidaya tanaman berbasis akuaponik. Kami menyediakan aquaponic tower serta
memberikan pendampingan agar mereka dapat mengoperasikan sistem tersebut secara mandiri. Inisiatif
ini mencerminkan penerapan prinsip ekonomi sirkular sekaligus meningkatkan fleksibilitas, memberikan
manfaat lingkungan, dan menciptakan nilai tambahan bagi masyarakat lokal.




86
Page 87
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025




Pengambilan Air


Untuk memenuhi kebutuhan operasional, kami melakukan pengambilan air dari berbagai sumber dengan
memastikan seluruh proses sesuai regulasi yang berlaku.



Pengambilan Air

                                              2025                             2024                           2023
              Sumber
                                                   Area dengan                       Area dengan                   Area dengan
                                   Semua Area      Kelangkaan      Semua Area        Kelangkaan      Semua Area    Kelangkaan
                                                       Air                               Air                           Air
 Air Tanah                               10.216          5.507              8.913            4.431        9.056          4.365

 Air Tawar (≤ 1000 mg/L TDS)              10.216         5.507              8.913            4.431        9.056           4.365

 Air Lainnya (> 1000 mg/L TDS)                0               0                0                0             0              0
 Air Permukaan
                                          2.696           289               2.286             248         2.230            314
 (Sungai, Danau)
 Air Tawar (≤ 1000 mg/L TDS)                  0               0                0                0             0              0

 Air Lainnya (> 1000 mg/L TDS)            2.696           289               2.286             248         2.230             314

 Air Laut                                 9.228          8.980             9.849             9.622        7.704           7.513

 Air Tawar (≤ 1000 mg/L TDS)                  0               0                0                0             0              0

 Air Lainnya (> 1000 mg/L TDS)            9.228          8.980              9.849            9.622        7.704           7.513

 Air Hujan                                  147             34                111              24            45              17

 Air Tawar (≤ 1000 mg/L TDS)                147             34                 111             24            45              17

 Air Lainnya (> 1000 mg/L TDS)                0               0                 0               0             0              0
 Air yang berasal
                                          1.288          1.071              1.180             970         1.090            840
 dari pihak ketiga
 Air Tawar (≤ 1000 mg/L TDS)               1.288          1.071             1.180             970         1.090            840

 Air Lainnya (> 1000 mg/L TDS)                0               0                 0               0             0              0

 Total Air yang Diambil                  23.575         15.881             22.339         15.296         20.125          13.048


Tentang data kami

[1.]   Area dengan kelangkaan air didefinisikan sebagai wilayah dengan tingkat risiko tekanan air (Water Stress Risk)
       yang tergolong High atau Extremely High berdasarkan peta risiko air (water risk atlas) World Resources Insititute
       (WRI) Aqueduct 4.0

[2.]   Terdapat penyajian kembali atas data pengambilan air tahun 2023 dan 2024 sebagai hasil dari penyempurnaan
       metodologi pengumpulan data.



Konsumsi Air

                     Sumber                            2025                           2024                        2023


 Total Air yang Dikonsumsi                                        21.219                       19.981                    17.822



Tentang data kami

[1.]   Konsumsi Air = Pengambilan Air - Pembuangan Air




                                                                                                                              87
Page 88
Sistem Produksi Efisien




Pengelolaan Air Limbah                                                     [GRI 303-4] [POJK F.14]




Japfa mengelola air limbah di seluruh unit operasional melalui berbagai metode, termasuk optimalisasi
Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), guna memastikan air buangan memenuhi standar baku
mutu yang berlaku sebelum dilepaskan ke lingkungan. Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat insiden
ketidakpatuhan terkait baku mutu air di seluruh unit operasional Japfa. Selain menjaga kepatuhan,
Perusahaan juga mengoptimalkan pemanfaatan kembali air limbah yang telah diolah untuk kebutuhan
operasional seperti pendingin kondensor, pencucian kandang, penyiraman tanaman, dan sanitasi,
sehingga membantu meningkatkan efisiensi penggunaan air secara keseluruhan. [POJK F.16, F.24]


Sejalan dengan komitmen keberlanjutan Perusahaan, Japfa terus melakukan perbaikan dan
pengembangan teknologi pengolahan melalui penerapan sistem modern seperti reverse osmosis,
ultrafiltrasi, dan membrane bioreactor untuk meningkatkan efektivitas serta efisiensi proses pengolahan.


Peningkatan Kapasitas Karyawan dalam Pengelolaan Limbah


Untuk memastikan fasilitas pengolahan air limbah berfungsi secara optimal, Japfa menugaskan personel
berkompeten yang telah dibekali pelatihan intensif untuk mengoperasikan serta memantau seluruh
proses pengolahan. Peran strategis personel ini mencakup pengawasan rutin, pengendalian proses,
serta verifikasi kepatuhan terhadap standar lingkungan guna menjaga konsistensi kinerja pengolahan air
limbah secara berkelanjutan.



Pembuangan Air                                                                     Satuan: Megaliter | [GRI 303-2, 303-3, 303-5]


 Air Limbah Berdasarkan
                                      2025              2024             2023                   Tujuan Pembuangan
 Mutu dan Tujuan
 Perunggasan                                 1.705             1.727            1.729
 Air Tawar (≤ 1000 mg/L TDS)                   163               159               173
                                                                                               Badan Air Permukaan
 Air Lainnya (> 1000 mg/L TDS)                  4                 6                  12
 TDS Tak Terukur                             1.538             1.562            1.544
 Budidaya Perairan                             521              496                441
 Air Tawar (≤ 1000 mg/L TDS)                   23                23                  13
                                                                                           Badan Air Permukaan & Laut
 Air Lainnya (> 1000 mg/L TDS)                  0                 0                  8
 TDS Tak Terukur                              498               473               420
 SBU Penggemukan Sapi                          130               136               132
                                                                                               Badan Air Permukaan,
 Air Tawar (≤ 1000 mg/L TDS)                    0                 0                  0
                                                                                              Menyiram Tanaman, dan
 Air Lainnya (> 1000 mg/L TDS)                  0                 0                  0
                                                                                                    Kebersihan
 TDS Tak Terukur                               130               136               132
 Total Pembuangan Air                        2.356             2.358            2.302

Tentang data kami

[1.]   Perusahaan melakukan pengukuran TDS berdasarkan ketentuan dalam izin pembuangan air limbah. Beberapa unit
       kami tidak diwajibkan melakukan pengukuran TDS berdasarkan izin yang dimiliki.

[2.]   Jumlah air yang dibuang oleh organisasi mencakup operasional perunggasan, budidaya perairan, dan SBU
       Penggemukan Sapi




88
Page 89
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                           Laporan Keberlanjutan 2025




Mengelola Emisi dan Limbah                                                                     [POJK B.2, F.12, F.14]




Limbah merupakan salah satu kontributor emisi gas rumah kaca yang berdampak pada
perubahan iklim. Di negara dengan populasi besar dan tingkat konsumsi tinggi, pengelolaan
limbah menjadi tantangan penting yang perlu ditangani secara sistematis. Sebagai perusahaan
yang beroperasi di sektor agri-food, Japfa terus mengoptimalkan penggunaan bahan baku
untuk meminimalkan timbulan limbah, sekaligus mengurangi emisi yang dihasilkan. Melalui
penerapan sistem monitoring emisi dan pengelolaan limbah yang terukur, Perusahaan
memastikan proses produksi berjalan lebih efisien dan dampak lingkungannya semakin kecil.



Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)                                                          Satuan: Ton CO2 Eq | [GRI 305-1, 305-2, 305-3]


                              Cakupan                                          2025                              2024

 Emisi GRK Cakupan 1                                                                    86.675                               89.754

 Emisi GRK Cakupan 2                                                                  638.908                               592.457

 Emisi GRK Tidak Langsung Lainnya (Cakupan 3)                                     7.422.204 [5]                         6.439.767 [4]



Tentang data kami

[1.]   Perhitungan emisi menggunakan perangkat lunak SimaPro, faktor emisi dari GHG Protocol dan data sekunder
       Ecoinvent, serta metode karakterisasi IPCC 2021 100a.

[2.]   Cakupan 1: Berdasarkan jumlah konsumsi energi (kecuali listrik) dalam organisasi. Cakupan telah diperluas tidak
       hanya pada perunggasan, budidaya perairan dan domestik (perkantoran), tetapi juga mencakup Penggemukan
       Sapi, dengan tambahan dampak pengelolaan limbah di seluruh unit operasional.

[3.]   Cakupan 2: Berdasarkan jumlah konsumsi listrik dalam organisasi. Cakupan telah diperluas tidak hanya pada
       perunggasan, budidaya perairan dan domestik (perkantoran), tetapi juga mencakup Penggemukan Sapi, sehingga
       memberikan representasi yang lebih komprehensif terhadap konsumsi energi kami.

[4.] Cakupan 3: Estimasi atas operasional perunggasan, dihitung berdasarkan data produksi tahun kajian
     dan ekstrapolasi data proyek LCA tahun 2024 karena Kalkulator Karbon Cakupan 3 masih dalam tahap
     pengembangan. Cakupan diperluas untuk mencakup emisi dari kegiatan mitra yang diestimasi berdasarkan
     peternakan milik Perusahaan. Selain itu, cakupan juga diperluas dengan menghitung pengolahan limbah pada
     budidaya perairan, penggemukkan sapi, dan unit operasi lainnya.

[5.]   Intensitas energi dan emisi belum diperhitungkan karena sulit menentukan denominator dengan produk
       Perusahaan yang sangat bervariasi mulai dari pakan hingga produk olahan. [GRI 305-4], [POJK F.6, F.11]

[6.]   Peningkatan total emisi tidak secara langsung mencerminkan ketidakefisienan Perusahaan. Dalam konteks ini,
       kenaikan emisi terutama disebabkan oleh pertumbuhan volume produksi serta perluasan cakupan data yang
       sebelumnya belum termasuk dalam laporan, seperti SBU Penggemukan Sapi, SBU Plantation, SBU Consumer Go
       Direct, SBU Property, dan SBU Transportation. Selain itu, peningkatan kualitas data juga berkontribusi terhadap
       perubahan angka emisi. [GRI 305-4] [POJK B.2, F.12]

[7.]   Kami terus meningkatkan upaya untuk memantau unit-unit yang menggunakan refrigeran serta memastikan
       keselarasan dengan tujuan keberlanjutan kami ke depan. Emisi terkait akan dibahas lebih lanjut dalam laporan
       keberlanjutan tahun mendatang.

[8.]   Pada tahun 2025, Perusahaan menurunkan emisi Cakupan 1 melalui transisi elektrifikasi proses, yang berkontribusi
       terhadap peningkatan emisi Cakupan 2.




                                                                                                                                   89
Page 90
Sistem Produksi Efisien




Pengelolaan Limbah [GRI 306-1, 306-2]

Dalam industri agri-food, pengelolaan limbah menjadi aspek penting untuk menjaga keberlanjutan
operasional sekaligus mengurangi dampak lingkungan. Japfa berupaya mengoptimalkan
penggunaan bahan baku dan mengurangi timbulan limbah melalui penerapan prinsip ekonomi
sirkular, pemisahan limbah di sumbernya, serta pemanfaatan kembali limbah organik maupun non
organik, misalnya plastik.




Pengurangan Material Kemasan


Japfa mengurangi ketebalan dan panjang plastik pada kemasan pakan, yang mampu menghemat
penggunaan bahan baku hingga 5–7% tanpa mengurangi kekuatan kemasan. Japfa juga mengurangi
kandungan plastik dengan menerapkan laminasi hanya pada satu sisi karung, dari yang sebelumnya dua
sisi. Seluruh inisiatif ini dilakukan melalui pengujian sesuai standar SNI sehingga mutu kemasan tetap
terjaga. [POJK F.5]


Menggunakan Kemasan Plastik dengan Bijak


Karung plastik Japfa dirancang tahan lama dan bukan produk sekali pakai. Demi menjaga mutu dan
keamanan pakan, kami tidak menyarankan karung digunakan kembali untuk penyimpanan pakan —
terutama oleh pihak eksternal — karena berisiko menimbulkan kontaminasi. Di luar fungsi tersebut,
karung tetap bernilai: setelah tidak layak pakai, karung dapat dikumpulkan untuk didaur ulang
menjadi produk lain. Kami mendorong pemanfaatan ulang yang aman serta skema pengumpulan dan
daur ulang untuk memaksimalkan nilai materialnya.

90
Page 91
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                           Laporan Keberlanjutan 2025




Pemanfaatan Produk Sampingan


Di unit pengolahan hasil peternakan, kami bekerja sama dengan pihak ketiga untuk memanfaatkan
kembali produk sampingan unggas seperti bulu dan darah menjadi bahan baku berprotein tinggi
untuk formulasi pakan ternak.


Daur Ulang Internal


Unit karung plastik menerapkan daur ulang internal, termasuk benang, lembaran plastik, dan
kantong plastik, dengan hasil daur ulang dimanfaatkan untuk kebutuhan internal di antaranya untuk
pengemasan sementara.


Mengelola Limbah Terpadu dengan Biodigester dan Compo Tower


Japfa mengoptimalkan pengelolaan kotoran ayam melalui dua pendekatan terpadu. Di pertenakan
komersial kami di Serang, kami mengoperasikan biodigester skala besar yang mengubah kotoran
menjadi pupuk organik, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk eksternal. Sistem ini
dilengkapi inovasi sirkulasi air olahan untuk proses manure flushing, sehingga penggunaan air
bersih turun signifikan. Selain itu, kami memanfaatkan Compo Tower untuk mengomposkan kotoran
menjadi pupuk organik yang juga bermanfaat bagi masyarakat. Penerapan biodigester dan Compo
Tower dapat menurunkan kadar amonia di kandang, meningkatkan kesehatan ternak, dan berpotensi
mengurangi kebutuhan antibiotik.


Komitmen “Zero Waste” di Budidaya Perairan


Perusahaan menerapkan komitmen “zero waste” pada lini budidaya perairan dengan memanfaatkan
seluruh bagian ikan secara optimal guna memastikan tidak ada limbah yang terbuang. Sebagai
contoh pada unit Aquaprocessing, produk sampingan berupa kepala, kulit, tulang, dan sisa daging
(trimming) dijual ke pihak ketiga untuk dimanfaatkan kembali sehingga tidak ada yang terbuang.


Mengurangi Penggunaan Kemasan dengan Karung Jumbo dan Silo


Kami menggunakan karung jumbo (jumbo bag) untuk pengiriman pakan ke peternakan milik
Perusahaan, sehingga mengurangi penggunaan karung plastik berukuran kecil. Di pabrik pakan
berkapasitas besar, Japfa menggunakan silo untuk menyimpan bahan baku, sehingga mengurangi
kebutuhan akan karung plastik sekali pakai.


Pengurangan Emisi Debu dan Kebauan


Perusahaan melakukan upaya pengurangan emisi debu pada fasilitas pharmaceutical plant
dengan melakukan modifikasi pada powder packing machine serta melakukan reformulasi
produk yang berpotensi menghasilkan debu pada proses produksi di line packing powder.
Selain itu, pada line produksi disinfektan, Perusahaan menambahkan fume collector sebagai
langkah pengendalian untuk mengurangi emisi kebauan yang muncul selama proses produksi.




                                                                                                  91
Page 92
Sistem Produksi Efisien




Digitalisasi Pelaporan Limbah


Seluruh data terkait timbulan, pemisahan, dan pemanfaatan limbah kini terintegrasi dalam Japfa
Sustainability Reporting System (JSRS), sehingga memungkinkan pemantauan volume limbah
secara berkala dan sistematis, serta mengidentifikasi peluang peningkatan daur ulang di setiap unit
operasional kami secara tepat sasaran.



Limbah yang Dihasilkan                                                                             [GRI 306-3] [POJK F.13]



           Jenis Limbah              Satuan             2025                    2024                   2023


Limbah Non-B3                          ton                     145.514                  119.841                 125.813


Limbah B3                              ton                        790                    1.073                     2.150


Total Limbah yang Dihasilkan           ton                     146.304                 120.914                  127.964


Tentang data kami

[1.]   Total limbah non B3 yang dihasilkan dihitung dengan menjumlahkan total limbah yang dialihkan dari pembuangan
       dan total limbah yang dikirim ke pembuangan akhir.

[2.]   Total limbah B3 yang dihasilkan merupakan jumlah limbah B3 yang dihasilkan dari berbagai sumber dan dicatat
       masuk ke TPS Limbah B3 Perusahaan.

[3.]   Total limbah yang dihasilkan berasal dari limbah operasional dan domestik (perkantoran).




       Pada tahun 2025, total limbah yang dihasilkan meningkat sejalan
       dengan pertumbuhan Perusahaan. Namun demikian, jumlah
       limbah B3 mengalami penurunan sebesar 26% dibandingkan tahun
       sebelumnya. Penurunan ini didorong oleh penghentian penggunaan
       batu bara di seluruh operasional Japfa, yang secara signifikan
       mengurangi limbah B3 dari residu pembakaran.




92
Page 93
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                              Laporan Keberlanjutan 2025




Limbah B3

                Jenis Limbah           Satuan               2025                     2024                    2023

Disimpan di TPS Limbah
                                         ton                         790                      1.073                    2.150
B3 Internal

Diberikan ke pihak ketiga berizin        ton                         662                      1.103                     1.995


Tentang data kami

[1.]    Limbah yang berasal dari tempat penyimpanan sementara didistribusikan ke pihak ketiga yang berlisensi.

[2.]    Klasifikasi limbah B3 mencakup antara lain limbah minyak pelumas, majun terkontaminasi, botol/vial vaksin, kemasan
        bahan kimia biosekuriti, baterai dan lampu bekas, serta jenis lainnya sesuai karakteristik limbah dan ketentuan
        peraturan yang berlaku.



Limbah Non B3                                                                                                [GRI 306-4, 306-5]



       Limbah Non-B3 dari Cara Pengelolaan         Satuan           2025                    2024               2023


Dialihkan dari Pembuangan Akhir


Digunakan Kembali                                    ton                     7.562                  7.265              4.870


Didaur Ulang                                         ton                         -                      -                    -


Komposting                                           ton                        11                      2                    0


Didistribusikan ke Pihak Ketiga (Non-B3)             ton                   129.952             105.279                114.614


       Didonasikan/Diberikan                         ton                    85.813                 66.730              71.417


       Dijual                                        ton                    44.139                 38.549             43.197

Total Limbah yang Dialihkan
                                                    ton                    137.525             112.546               119.484
dari Pembuangan Akhir

Kenaikan/Pengurangan Limbah                          ton                    25.314                 -6.938             10.742


Limbah yang Dikirimkan ke Pembuangan Akhir


Dimusnahkan                                          ton                     1.370                    138                 155


Dibuang ke TPA                                       ton                    6.620                   7.152               6.174

Total Limbah yang Dikirimkan ke
                                                    ton                     7.989                   7.295              6.329
Pembuangan Akhir

Kenaikan/Pengurangan Limbah                          ton                      702                     965                -721



Tentang data kami

[1.]    Kenaikan atau pengurangan limbah non B3 dihitung dengan mengurangi total limbah pada tahun pelaporan
        dengan tahun sebelumnya.




                                                                                                                            93
Page 94
05
Pengembangan
Sumber Daya Manusia
Kami meyakini bahwa keberhasilan sejati tercapai ketika karyawan,
peternak dan petambak, serta masyarakat, tumbuh bersama
menciptakan dampak yang bermakna dan berkelanjutan.
Page 95
Karyawan         98    Di Japfa, kami percaya bahwa kesuksesan jangka panjang
                       Perusahaan bergantung pada sumber daya manusia —
Peternak dan     122
Petambak               baik karyawan, peternak, petambak, maupun masyarakat
                       yang menjadi bagian integral dari ekosistem kami. Mereka
Masyarakat dan   124
Lingkungan             adalah penggerak utama yang mewujudkan praktik-praktik
                       operasional berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka
                       panjang. Maka dari itu, kami terus memprioritaskan investasi
                       dalam pengembangan karyawan serta peternak dan
                       petambak mitra melalui pelatihan dan peningkatan kapasitas.
                       Kami saling berbagi pengetahuan, keterampilan, teknologi,
                       dan sumber daya yang diperlukan untuk mendorong inovasi
                       serta mengimplementasikan teknologi terkini dalam lini
                       pekerjaan. Sebagai bagian dari komitmen ini, pelatihan dan
                       pengembangan karyawan serta peternak mitra, kami tetapkan
                       sebagai salah satu target keberlanjutan yang utama.


                       Untuk karyawan, Japfa fokus pada optimisasi proses dan
                       sistem HR, termasuk manajemen kinerja, administrasi, dan
                       pengembangan kompetensi, guna memastikan pengelolaan
                       SDM yang lebih efektif, efisien, dan terstandarisasi. Hal ini
                       penting agar setiap program pengembangan karyawan
                       berjalan optimal, keputusan terkait SDM dapat dibuat
                       secara tepat dan berbasis data, serta Perusahaan mampu
                       menjaga konsistensi standar operasional di seluruh unit.
                       Namun, keberhasilan sejati Japfa tidak hanya diukur
                       dari pertumbuhan Perusahaan semata. Kami percaya
                       bahwa kesuksesan yang sejati hanya dapat tercapai
                       apabila masyarakat sekitar juga tumbuh dan berkembang
                       bersama kami. Melalui berbagai program pendidikan dan
                       pengembangan masyarakat, kami berkomitmen untuk
                       menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif
                       yang nyata bagi komunitas yang kami layani.


                       Pada akhirnya, fokus kami terhadap karyawan, peternak,
                       dan masyarakat bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan
                       saat ini, tetapi juga untuk memastikan bahwa benih
                       keberlanjutan yang kami tanam hari ini akan berkembang
                       dan membuahkan hasil pada masa depan.




                       Pendekatan Kami


                       1    Karyawan
                       2    Peternak dan Petambak
                       3    Masyarakat dan Lingkungan
Page 96
Pengembangan Sumber Daya Manusia




Karyawan
Untuk mencapai ketahanan pangan berkelanjutan, diperlukan keterlibatan karyawan yang tidak
hanya memiliki komitmen yang kuat, tetapi juga keahlian yang memadai. Oleh karena itu, Japfa
terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan, kesejahteraan,
dan potensi penuh setiap karyawan, guna memastikan mereka dapat berkontribusi secara maksimal
dalam mewujudkan visi keberlanjutan Perusahaan.




Mengoptimalkan Kemajuan Digital untuk
Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

Digitalisasi di bidang SDM merupakan fondasi penting dalam memperkuat produktivitas,
meningkatkan efisiensi, dan membangun budaya kerja yang adaptif di seluruh grup Japfa. Dengan
skala operasional yang luas dan keragaman tenaga kerja, digitalisasi memungkinkan proses HR
menjadi lebih terintegrasi, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan karyawan.


Pada 2025, Japfa melanjutkan pengembangan ekosistem digital SDM melalui inovasi sistem dan
platform pembelajaran, sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh proses HR
dan pembaruan Prosedur Standar Operasional (SOP). Tujuan dari inisiatif ini adalah meningkatkan
konsistensi, efektivitas, dan standarisasi seluruh proses SDM, serta memastikan akses dan
pemanfaatan sistem yang merata, komprehensif, dan terintegrasi bagi seluruh karyawan, dari
kantor pusat hingga unit operasional di daerah.




96
Page 97
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                               Laporan Keberlanjutan 2025




Japfa Electronic Travel System (JETS) dan Japfa Time Integrated System (JTIS)


Kami terus meningkatkan performa JETS dan JTIS, dua sistem internal yang mengelola administrasi
perjalanan dinas dan kehadiran karyawan, termasuk jadwal kerja, presensi, dan waktu lembur. Pada
2025, JTIS diupgrade dengan Mobile Attendance Application, memungkinkan karyawan melakukan
absensi di mana pun dan kapan pun, sehingga pencatatan kehadiran menjadi lebih akurat, efisien,
dan praktis. Melalui digitalisasi ini, administrasi perjalanan bisnis dan catatan kehadiran karyawan
menjadi lebih terintegrasi dengan sistem finansial, mengurangi penggunaan kertas, dan memudahkan
monitoring kedisiplinan secara real time di seluruh unit operasional.


Peningkatan Kapasitas Karyawan melalui Journex


Untuk mendukung pengembangan kompetensi karyawan secara berkelanjutan, Japfa terus
mengoptimalkan Journex, Sistem Manajemen Pembelajaran (Learning Management System) yang
diluncurkan pada 2024. Sistem ini dirancang untuk memudahkan akses materi pembelajaran,
menstandarisasi modul pelatihan, dan memantau perkembangan karyawan secara komprehensif,
termasuk pelatihan kerja (on-the-job training), kursus eksternal, serta total jam pelatihan.


Kami menerapkan sistem penghargaan “Top Learner“ yang mendorong partisipasi aktif para karyawan.
Selain itu, modul pelatihan senantiasa diperluas, antara lain mencakup topik ESG, Occupational Health
& Safety (OHS), serta materi kepemimpinan dan keterampilan digital. Pembaruan ini memastikan setiap
karyawan dapat mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan pekerjaan, memanfaatkan waktu
belajar secara fleksibel, mendukung pertumbuhan profesional, dan memperkuat budaya pembelajaran
berkelanjutan (continuous learning culture) di seluruh Perusahaan.



Jumlah karyawan yang sudah                                Jumlah jam pelatihan yang
mengakses Journex mencapai                                diselesaikan di Journex pada
3.741 orang.                                              tahun 2025 sebesar 335.610 jam.




                                                                                                       97
Page 98
Pengembangan Sumber Daya Manusia




Menumbuhkan Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
di Lingkungan Perusahaan

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi prioritas utama bagi Japfa dalam melindungi karyawan
serta semua individu yang berada di lingkungan kerja dari berbagai risiko yang terkait dengan
pekerjaan. Kami menerapkan sistem manajemen K3 yang terintegrasi untuk membangun budaya
kerja yang proaktif, aman, sehat, dan kondusif. Melalui pendekatan ini, setiap karyawan dapat bekerja
dengan rasa nyaman dan terlindungi dari potensi risiko kerja. Dengan fokus yang kuat pada K3, Japfa
tidak hanya memastikan kelancaran operasional, tetapi juga memenuhi tanggung jawab hukum dan
sosial Perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang bertanggung jawab, produktif dan
mendukung keselamatan setiap individu.




Kebijakan K3LH di Japfa


Japfa menerapkan Kebijakan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH) sebagai
komitmen terhadap pengelolaan risiko operasional di seluruh unit bisnis. Melalui sistem manajemen K3
yang efektif dan terintegrasi, Perusahaan berupaya mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat
kerja. Kebijakan ini dijabarkan di setiap divisi guna memastikan implementasi yang konsisten dan
selaras dengan karakteristik operasional. [GRI 2-23]




98
Page 99
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                Laporan Keberlanjutan 2025




Japfa juga secara aktif mengampanyekan                      Untuk memastikan keseragaman
pentingnya kepedulian dan tanggung jawab                    pelaksanaan penilaian dan pengendalian
terhadap K3, menyelenggarakan pelatihan-pelatihan           risiko, Japfa menerapkan: [GRI 403-6, 403-7]
yang relevan, serta menerapkan prinsip perbaikan
berkelanjutan dalam seluruh program K3.                      1     Pengembangan Identifikasi Bahaya,
                                                                   Penilaian dan Pengendalian

Di Japfa, kami senantiasa berupaya                                 Risiko (Hazard Identification, Risk
                                                                   Assessment and Determining Control/
mengalokasikan sumber daya
                                                                   HIRADC).
yang diperlukan untuk terus
meningkatkan standar lingkungan                              2     Penyusunan Health Risk Assessment

kerja yang aman dan sehat. Fokus                                   diperluas ke berbagai divisi sebagai
                                                                   tindak lanjut temuan audit SMK3.
kami adalah memperkuat budaya
keselamatan kerja sebagai bentuk                             3     Prosedur Kesiapsiagaan dan
tanggung jawab utama kepada                                        Penanggulangan Penyakit untuk

seluruh karyawan serta pemenuhan                                   menghadapi berbagai risiko kesehatan
                                                                   dan memastikan kesiapsiagaan pada
terhadap regulasi ketenagakerjaan
                                                                   masa depan.
yang berlaku.             [GRI 2-23]




Japfa mendorong kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Sistem
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja/SMK3 serta mendorong penerapan standar ISO 45001:2018
sebagai kerangka sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. Kedua standar ini menjadi
pedoman utama dalam memastikan praktik K3 yang konsisten, efektif, dan sesuai regulasi di seluruh unit
operasional. [GRI 2-23]


Untuk mencapai hal tersebut, Japfa terus memperluas dan memperkuat penerapan SMK3 di seluruh divisi
melalui pengembangan kapasitas, pendampingan implementasi, dan pemantauan progres penerapan
secara bertahap, sehingga terbentuk fondasi budaya keselamatan yang lebih matang dan berkelanjutan di
seluruh lini bisnis. [GRI 403-1]


Memperluas Audit K3


Untuk memastikan implementasi SMK3 berjalan efektif, setiap tahunnya Japfa secara rutin melakukan
audit internal maupun eksternal. Audit ini bertujuan untuk mengidentifikasi area yang memerlukan
perbaikan, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, serta meningkatkan praktik terkait keselamatan
dan kesehatan di lingkungan kerja.


Ruang lingkup audit mencakup berbagai aspek, mulai dari kebijakan K3, perencanaan K3, pelaksanaan
prosedur operasional, hingga pengendalian risiko bahaya listrik, paparan faktor kimia dan biologi,
aspek ergonomi, aspek psikologi serta pengendalian dari hasil pengukuran faktor fisika seperti
kebisingan, pencahayaan, suhu, debu, dan getaran. Pada 2025, Japfa memperluas cakupan audit K3
sehingga penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja dapat diterapkan secara
lebih konsisten.

                                                                                                           99
Page 100
Pengembangan Sumber Daya Manusia




Membentuk Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) [GRI 403-4]


P2K3 memiliki peran penting dalam pengawasan, manajemen, serta pelaksanaan keselamatan dan
kesehatan kerja di seluruh unit operasional Japfa. Kami memiliki tim P2K3 yang bertugas pada
sebagian besar lokasi operasional Perusahaan untuk memastikan pengawasan dan koordinasi K3
dilakukan secara konsisten. Pada tahun 2025, jumlah anggota P2K3 sebanyak 4.814 karyawan, naik
sekitar 8,5% dibandingkan tahun 2024. Hal ini menunjukkan meningkatnya partisipasi aktif karyawan
dalam mendukung penerapan standar K3 dan penguatan budaya keselamatan di seluruh Perusahaan.


Menanamkan Budaya K3 [GRI 2-24, 403-2, 403-5, 403-4]


Japfa menyelenggarakan berbagai inisiatif untuk membekali karyawan dengan kemampuan dan
keterampilan dalam mengelola risiko K3 dalam pekerjaan sehari-hari. Melalui kegiatan-kegiatan ini,
Perusahaan terus memperkuat sistem manajemen K3 dan menanamkan budaya K3 yang konsisten di
seluruh unit operasional.


Pada 2025, beberapa inisiatif dijalankan untuk menanamkan budaya K3 secara menyeluruh, antara lain:


 1
        Forum Health, Safety, and Environment (HSE)
        Forum ini menjadi wadah untuk mendiskusikan praktik terbaik K3, berbagi pengalaman antar tim
        HSE dari seluruh divisi dan unit, serta menyajikan sesi berbagi wawasan terkini terkait topik-topik
        keberlanjutan. HSE Forum 2025 dilaksanakan pada tanggal 26-27 Februari di JAPFA the Learning
        Centre (JTLC) dan diikuti oleh 140 peserta yang berasal dari seluruh divisi usaha Japfa.


100
Page 101
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                            Laporan Keberlanjutan 2025




2     HSE Champions
      Program ini dirancang untuk membekali kader internal dengan kompetensi unggul di bidang
      Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH), sehingga mampu menjadi
      motor penggerak peningkatan kinerja HSE di divisi dan unit masing-masing guna berkontribusi
      pada upaya keberlanjutan Perusahaan. HSE Champions dilaksanakan dengan metode blended
      learning atau kombinasi antara online live presentation, self-learning, pelatihan tatap muka
      di JTLC, serta self-paced learning. Pendekatan metode pembelajaran khususnya online live
      presentation juga mendukung pengurangan emisi karbon scope 3 melalui penghematan
      perjalanan bisnis karyawan.


      Sepanjang program yang berlangsung selama enam bulan, peserta mempelajari berbagai
      modul terkait K3LH yaitu:

      •   Pengantar Keberlanjutan                          •   Dokumen & Perizinan Lingkungan,
          Perusahaan dan ESG,                              •   ISO 14001:2015,
      •   Pengantar Manajemen Proyek untuk K3LH,           •   K3 Dasar dan Sistem Manajemen K3,
      •   Audit Sistem Manajemen (ISO 19011:2018),         •   Hazard Identification Risk Assessment
      •   Pengelolaan Limbah B3 dan                            & Determining Control (HIRADC),
          Sampah Non-B3,                                   •   ISO 45001:2018 dan
      •   Pengendalian Pencemaran Air (PPA),               •   Aplikasi Web TemanK3 Kementerian
      •   Pengendalian Pencemaran Udara (PPU),                 Ketenagakerjaan RI


3     Kampanye Near Miss
      Kampanye Near Miss adalah program kampanye keselamatan kerja yang berfokus pada
      pelaporan dan pencegahan insiden nyaris celaka (near miss). Perusahaan mendorong karyawan
      melaporkan potensi bahaya tanpa rasa takut atau stigma, agar dapat melakukan tindakan
      pencegahan secara tepat waktu.


4     Pesan Keselamatan (Safety Reminder) dan Pesan Kesehatan Kerja (Occupational Health Reminder)
      Melalui ‘Berkat Online’ sebagai kanal komunikasi internal resmi Perusahaan, Japfa secara rutin
      menyampaikan Safety Reminder dan Occupational Health Reminder. Topik yang diangkat
      disusun secara strategis berdasarkan tren risiko K3 terkini di lapangan guna memastikan
      informasi yang disampaikan relevan dan aplikatif.


5
      Safety Talks
      Setiap divisi menyelenggarakan Safety Talk secara berkesinambungan melalui berbagai format,
      seperti Toolbox Meeting dan apel rutin yang dihadiri oleh jajaran manajemen maupun pekerja.
      Kegiatan ini merupakan sarana strategis di setiap unit untuk menyampaikan arahan serta pesan
      keselamatan secara konsisten. Materi yang dibahas mencakup mitigasi tindakan dan kondisi
      tidak aman (unsafe action/unsafe condition), Kebijakan K3, komitmen keselamatan, hingga
      panduan operasional praktis seperti perilaku berkendara aman (safety driving/safety riding).


6     Pelatihan Penyegaran
      Pelatihan ini mengasah pengetahuan dan keterampilan serta memastikan penerapan standar
      K3 tetap terjaga dengan baik seperti:
      •   Pelatihan Dasar K3
      •   Safety Leadership
      •   Pelatihan dan Penerapan 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke)

                                                                                                     101
Page 102
Pengembangan Sumber Daya Manusia




7      Penguatan Kapasitas dan Kesiapsiagaan Operasional
       Pelatihan ini diberikan untuk unit operasional yang berisiko tinggi, seperti:
       •   Pelatihan Pemadam Kebakaran
       •   Pelatihan Evakuasi saat Gempa Bumi
       •   Penanganan bahan kimia berbahaya (termasuk ammonia)
       •   Pelatihan penyelamatan korban tenggelam di unit akuakultur untuk meningkatkan
           kesiapsiagaan di lokasi kerja perairan. Tim penyelam memperoleh pelatihan eksternal
           bersertifikat.


       Pelatihan Wajib K3 untuk Sertifikasi
8
       Japfa menyelenggarakan program pelatihan K3 secara komprehensif sebagai prasyarat utama
       dalam pemenuhan berbagai standar sertifikasi internasional. Hal ini mencakup sertifikasi sistem
       manajemen keselamatan kerja ISO 45001:2018, keamanan pangan ISO 22000, kepatuhan
       etika sosial melalui SMETA, standar keberlanjutan budidaya perairan seperti Best Aquaculture
       Practices (BAP) dan Aquaculture Stewardship Council (ASC) dan sertifikasi lainnya. [GRI 2-23]


9      Inisiatif Penelusuran Keselamatan dan Tindakan Perbaikan (INSPEKTA)
       INSPEKTA adalah program investigasi kecelakaan kerja yang dirancang untuk mengidentifikasi
       akar penyebab insiden secara mendalam. Proses ini mencakup klasifikasi penyebab dengan
       menggunakan pendekatan seperti analisis diagram tulang ikan (fishbone analysis) dan metode
       Lima Mengapa (5 Whys). Hasil investigasi digunakan untuk merumuskan rekomendasi tindakan
       korektif dan preventif guna mencegah kejadian serupa pada masa mendatang. Selain itu,
       INSPEKTA memberikan masukan strategis kepada manajemen di unit usaha untuk mendorong
       peningkatan kinerja keselamatan dan kesehatan kerja (K3).




Selain menerapkan sistem dan menjalankan pelatihan, Japfa melindungi karyawan melalui berbagai
program yang komprehensif. Perusahaan secara konsisten memperkuat kesadaran terhadap protokol
keselamatan untuk memastikan seluruh karyawan mematuhi prosedur standar operasional (SOP)
yang berlaku. Hal ini menegaskan bahwa pelanggaran terhadap SOP akan ditindak sesuai kebijakan
Perusahaan, demi melindungi keselamatan individu maupun tim kerja.


Japfa juga memprioritaskan langkah-langkah pencegahan melalui:


 1     Pemeriksaan kesehatan rutin yang kini diperluas ke lebih banyak unit, termasuk kantor dan area
       operasional, untuk memastikan kesehatan dan kenyamanan kerja tetap terjaga, di antaranya:
       •   Pemeriksaan kesehatan fisik
       •   Penilaian ergonomi


 2     Penyediaan alat pelindung diri (APD) bagi semua karyawan, khususnya mereka yang bekerja di
       lingkungan berisiko tinggi.




102
Page 103
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                           Laporan Keberlanjutan 2025




Transparansi dan Pelaporan Kinerja K3


Pelaporan insiden yang cepat dan investigasi menyeluruh sangat penting untuk mencegah terulangnya
kecelakaan kerja. Budaya tanpa rasa takut dalam membuat pelaporan membantu Perusahaan
mendapatkan data yang akurat untuk perbaikan berkelanjutan.


Japfa mendorong transparansi dalam penyampaian kinerja K3 Perusahaan salah satunya dengan
pemanfaatan JSRS. Setiap divisi bisnis secara periodik melaporkan kinerja K3-nya melalui platform
JSRS tersebut yang kemudian diolah dan dikonsolidasikan melalui platform Sustainalitics. Japfa
melakukan pertemuan secara rutin untuk meninjau dan membahas tren insiden serta langkah-langkah
yang perlu dilaksanakan untuk perbaikan. Investigasi terhadap insiden tertentu secara mendalam
dilakukan melalui INSPEKTA.




                                                                                                    103
Page 104
Pengembangan Sumber Daya Manusia




Implementasi Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Kerja (P2K2)


Beberapa unit bisnis di Japfa telah menerapkan Layanan Kesehatan Holistik. Salah satunya adalah Unit
Aquafeed yang mengadopsi pendekatan holistik dengan fokus pada pencegahan, pemeliharaan, dan
pemulihan kesehatan karyawan. Program ini mencakup empat pilar:


 1    Preventif: Edukasi kesehatan, pemeriksaan rutin, pemantauan BMI, program penurunan berat badan,
      dan MCU tahunan.


2     Promotif: Edukasi gaya hidup sehat dan rekomendasi olahraga.


3     Kuratif: Layanan pengobatan dasar melalui klinik internal dan fasilitas kesehatan tingkat pertama.


4     Rehabilitatif: Rujukan ke rumah sakit untuk penanganan lanjutan.


Selain itu, sistem pelaporan dan verifikasi medis memastikan akurasi data, sementara pemetaan risiko
kesehatan digunakan untuk penempatan kerja yang sesuai (fit to work). Pendekatan ini mendukung
keselamatan, produktivitas, dan kesejahteraan karyawan secara berkelanjutan.




104
Page 105
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                              Laporan Keberlanjutan 2025




Mendorong Kebugaran dan Olahraga


Japfa terus mendorong karyawan untuk rutin berpartisipasi dalam kegiatan olahraga sebagai
bagian dari inisiatif kesejahteraan, guna meningkatkan kebugaran dan produktivitas di seluruh unit
operasional. Dukungan diberikan melalui penyediaan berbagai fasilitas olahraga, seperti sepakbola,
padel, bulu tangkis, lari, yoga, taichi, senam, dan sebagainya.


Selain itu, Japfa secara konsisten menyelenggarakan Annual Sports Event yang melibatkan partisipasi
aktif dari seluruh unit kerja. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat kebersamaan
antarpegawai, tetapi juga mendorong gaya hidup sehat dan membangun semangat kompetitif yang
positif di lingkungan kerja. Selain itu, Japfa memberikan dukungan berupa insentif kepada karyawan
yang berpartisipasi dalam kompetisi olahraga di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Inisiatif
ini mencerminkan komitmen Perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, sehat, dan
berorientasi pada pengembangan potensi karyawan secara holistik.




                                                                                                      105
Page 106
Pengembangan Sumber Daya Manusia




Menjaga Kesehatan Mental Karyawan [GRI 403-6]


Japfa menempatkan kesehatan mental karyawan sebagai bagian penting dari kesejahteraan dan
produktivitas kerja, dengan berbagai inisiatif yang diterapkan baik di tingkat korporat maupun unit
operasional. Pada 2025, program lokakarya “Trauma Releasing Exercise (TRE) and Forces Mindfulness”
terus dijalankan, dengan cakupan yang diperluas untuk menjangkau lebih banyak karyawan di kantor
pusat. Selain itu, Japfa menyelenggarakan Health Talk dengan praktisi dan influencer, yang membahas
strategi manajemen stres, keseimbangan kerja-hidup, dan peningkatan kapasitas mental karyawan.
Kegiatan ini dirancang untuk memberikan edukasi praktis serta membangun kesadaran tentang
pentingnya menjaga kesehatan psikologis di lingkungan kerja.


Kami juga mengadakan kegiatan kerohanian baik secara rutin maupun perayaan tertentu untuk
memperdalam keyakinan yang dianut oleh masing-masing karyawan sekaligus memperkuat
kebersamaan dan rasa saling menghargai.




106
Page 107
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                             Laporan Keberlanjutan 2025




Data Kecelakaan Kerja Karyawan                                                                                       [GRI 403-9]



                                                                2025                  2024                     2023
                    Jenis Kecelakaan
                                                           Jumlah       Rate     Jumlah        Rate     Jumlah         Rate
              Kecelakaan yang mengakibatkan
 Fatal        kematian, baik langsung maupun dalam                  2    0,03             0     0,00             1        0,01
              jangka waktu tertentu setelah kecelakaan
              Kecelakaan yang menimbulkan
              kehilangan hari kerja dan diduga akan
 Berat        menimbulkan cacat jasmani dan atau                    3    0,04             4     0,05             1        0,01
              rohani yang akan mengganggu tugas
              karyawannya
              Kecelakaan yang menimbulkan
              kehilangan hari kerja dan diduga tidak
 Sedang       akan menimbulkan cacat jasmani dan                250       3,21         191       2,53          137        1,83
              atau rohani yang akan mengganggu
              tugas karyawannya
              Kecelakaan yang tidak menimbulkan
 Ringan                                                         166       2,13        242        3,21          102        1,36
              kehilangan hari kerja

 Total                                                          421      5,40         437        5,79          241        3,21



Data Kecelakaan Kerja yang Bukan Karyawan

                                                                2025                  2024                     2023
                    Jenis Kecelakaan
                                                          Jumlah        Rate     Jumlah        Rate     Jumlah         Rate
              Kecelakaan yang mengakibatkan
 Fatal        kematian, baik langsung maupun dalam                  0    0,00             0     0,00             0       0,00
              jangka waktu tertentu setelah kecelakaan
              Kecelakaan yang menimbulkan
              kehilangan hari kerja dan diduga akan
 Berat        menimbulkan cacat jasmani dan atau                    1    0,01             0     0,00             0       0,00
              rohani yang akan mengganggu tugas
              karyawannya
              Kecelakaan yang menimbulkan
              kehilangan hari kerja dan diduga tidak
 Sedang       akan menimbulkan cacat jasmani dan                 39      0,50          40       0,53             7       0,09
              atau rohani yang akan mengganggu
              tugas karyawannya
              Kecelakaan yang tidak menimbulkan
 Ringan                                                          101      1,30            11     0,15            5       0,07
              kehilangan hari kerja

 Total                                                           141      1,81            51    0,68            12        0,16


Tentang data kami

[1.]   Tingkat kecelakaan (accident rate) dihitung berdasarkan 1.000.000 jam kerja.

[2.]   Pekerja non-karyawan adalah pihak yang memberikan layanan atau melakukan pekerjaan bagi Perusahaan
       tanpa ikatan kerja langsung, seperti kontraktor atau tenaga dari pihak ketiga lainnya.

[3.]   Tren kecelakaan kerja jenis ringan dan sedang menunjukkan peningkatan.

[4.]   Berdasarkan data yang terdokumentasi di JSRS, penyebab kecelakaan diakibatkan oleh tindakan tidak
       aman sebesar 91.3% dan kondisi tidak aman sebesar 8.7%.

[5.]   Pada tahun 2025, dengan penyesalan yang mendalam, Perusahaan mencatat dua kasus kecelakaan
       kerja fatal yang terjadi di unit operasional. Perusahaan memandang serius setiap kejadian keselamatan
       dan terus memperkuat budaya K3 sebagai bagian dari komitmen terhadap operasi yang aman dan
       bertanggung jawab.

[6.]   Setiap kejadian telah melalui investigasi menyeluruh untuk mengidentifikasi akar penyebab serta area
       perbaikan. Tindak lanjut dilakukan melalui perbaikan sistem dan prosedur kerja, penguatan pengendalian
       risiko, serta peningkatan kompetensi dan kesadaran K3 bagi pekerja guna mencegah terulangnya kejadian
       serupa.



                                                                                                                           107
Page 108
Pengembangan Sumber Daya Manusia




Menjaga Lingkungan Kerja yang Inklusif dan Beragam
[GRI 401-1, 401-2, 401-3, 404-1, 405-1, 405-2, 408-1, 409-1] [POJK F.18, F.19, F.20, F.21]



Japfa memahami bahwa lingkungan kerja yang inklusif dan beragam penting untuk mendukung
ketahanan pangan dan keberlanjutan operasional. Dengan memberikan peluang setara bagi setiap
individu, Perusahaan dapat memanfaatkan kompetensi, kreativitas, dan perspektif baru tenaga kerja.
Lingkungan kerja yang inklusif meningkatkan kolaborasi, produktivitas, dan partisipasi aktif, sekaligus
memastikan setiap individu dihormati dan diperlakukan setara.


Komitmen Japfa tercermin dalam Diversity Policy yang mendorong terciptanya lingkungan kerja yang
adil dan inklusif bagi semua orang, tanpa memandang jenis kelamin, usia, agama, atau faktor lainnya.
[GRI 2-23]




Remunerasi dan Tunjangan yang Setara [GRI 202-1, 405-1, 405-2, 2-30]


Japfa memberikan gaji kepada seluruh karyawan berdasarkan kinerja, pengalaman, dan kualifikasi,
tanpa membedakan gender, ras, suku, atau agama. Pada 2025, gaji terendah yang kami bayarkan
tetap berada di atas rata-rata upah minimum provinsi, menunjukkan komitmen Perusahaan terhadap
kesejahteraan karyawan.



Persentase Remunerasi di Tingkat                                                       Tahun   Laki-laki   Perempuan   Kombinasi
Kepegawaian Paling Rendah terhadap
Rata-Rata UMP [POJK F.20, GRI 202-1]                                             2025               149%        143%        149%


                                                                                 2024               150%        145%        149%
Tentang data kami
  Rata-rata Total Gaji (Level Operator, Karyawan Tetap)                          2023               149%        143%        149%
                           Rata-rata UMP




108
Page 109
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                               Laporan Keberlanjutan 2025




Selain gaji yang adil, Japfa menyediakan berbagai fasilitas dan tunjangan untuk meningkatkan
kesejahteraan karyawan dan keluarga mereka sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Program ini mencakup cuti melahirkan, layanan kesehatan, bantuan karyawan dan keluarga, serta
manfaat tambahan lain yang relevan dengan kebutuhan karyawan. Tunjangan dan fasilitas ini terus
disesuaikan agar mendukung kualitas hidup, keseimbangan kerja-hidup, dan motivasi karyawan dalam
berkontribusi bagi pertumbuhan Perusahaan.



Tunjangan [GRI 401-2, 401-3, 403-3, 403-6, 403-8]
                 Tunjangan                               Karyawan Kontrak                         Karyawan Tetap


 BPJS Ketenagakerjaan/ Sosial                  Ada                                     Ada



 Program Kesehatan Kerja (JKK)                 Ada                                     Ada



 Program Kematian (JKM)                        Ada                                     Ada



 Program Hari Tua (JHT)                        Ada                                     Ada



 Jaminan Pensiun (JP)                          Ada                                     Ada


                                               BPJS Kesehatan dan in-house medical     BPJS Kesehatan dan in-house medical
 Layanan Kesehatan
                                               coverage Japfa dengan batas tertentu    coverage Japfa dengan batas tertentu


                                               Ada uang kompensasi yang diberikan
 Paket Pensiun/Pesangon                                                                Ada
                                               pada akhir masa kontrak

                                               Cuti 3 bulan untuk perempuan            Cuti 3 bulan untuk perempuan
                                               melahirkan dan 2 hari untuk laki-laki   melahirkan dan 2 hari untuk laki-laki
                                               mendampingi istri melahirkan            mendampingi istri melahirkan
 Cuti Melahirkan dan/ atau Gugur
 Kandungan
                                               Cuti 1,5 bulan untuk karyawan           Cuti 1,5 bulan untuk karyawan
                                               perempuan yang mengalami                perempuan yang mengalami
                                               keguguran                               keguguran

 Cuti dengan Upah Penuh pada Waktu
 Tertentu (full paid leave) termasuk
 cuti tahunan, cuti melahirkan, cuti           Tidak                                   Ada
 sakit, hari duka, acara keluarga, cuti
 baptisan atau sunatan anak, dll)

 Tunjangan lainnya (di antaranya
 tunjangan Hari Raya, bantuan makan,           Ada                                     Ada
 transportasi, persalinan, dll)




                                                                                                                               109
Page 110
Pengembangan Sumber Daya Manusia




Tempat Kerja yang Adil dan Inklusif [GRI 2-23, 408-1, 409-1, 2-30, 407-1] [POJK F.19]


Japfa menerapkan Japfa Diversity Policy untuk memastikan seluruh proses ketenagakerjaan berfokus pada
kompetensi di semua divisi. Dalam proses rekrutmen, kriteria yang terkait dengan SARA tidak digunakan,
sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh kandidat sesuai peraturan yang berlaku.
Perusahaan juga melarang praktik kerja anak, kerja paksa, dan pelanggaran hak asasi manusia sesuai
ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku. Meskipun Japfa tidak memiliki serikat pekerja, Perusahaan tidak
membatasi karyawan untuk bergabung dengan serikat, asosiasi, atau himpunan apapun, sebagai bagian
dari kebebasan mereka dalam berorganisasi dan berpartisipasi dalam kegiatan kolektif.


Pada tahun 2025, 82% dari karyawan kami terdiri dari masyarakat lokal di mana operasional kami
berada. [GRI 202-2] [POJK B.1]


Pada tahun 2025, tidak terdapat kasus pelanggaran hak asasi manusia di seluruh operasional Perusahaan.


 1       Kesetaraan Gender
         Perusahaan memastikan kesempatan yang setara bagi seluruh karyawan tanpa memandang
         gender, termasuk dalam pelatihan, pengembangan karir, dan peluang kepemimpinan.
         Sepanjang 2025, berbagai inisiatif dilakukan untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam
         kegiatan olahraga, wellness, dan program leadership. Perusahaan juga menyediakan aktivitas
         olahraga di kantor, seperti yoga, dance cardio, dan poundfit. Untuk mendukung partisipasi
         perempuan dalam kompetisi internal, Perusahaan menghadirkan kategori khusus perempuan,
         termasuk dua kategori pada JAPFA Table Tennis Championship 2025. Selain itu, Perusahaan
         menyelenggarakan JAPFA Festival Fit & Fun 2025, festival olahraga pertama khusus karyawan
         perempuan dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.


 2       Dukungan kepada Karyawan Disabilitas
         Hingga 2025, Japfa mempekerjakan karyawan dan outsourcing dengan disabilitas sebanyak
         65 orang di berbagai unit, memperluas partisipasi mereka dalam program pengembangan dan
         memastikan lingkungan kerja yang inklusif serta setara bagi seluruh karyawan.


Keberagaman Usia Manajemen dan Karyawan [GRI 405-1]
 Tahun                                                                          Usia
                                 Karyawan                                                                     Total
                                                            < 30 Tahun      30-50 Tahun      > 50 Tahun
           Manajemen Menengah ke Atas Pria                      10 (91%)        776 (81%)     478 (80%)     1.264 (81%)
           Manajemen Menengah ke Atas Wanita                      1 (9%)         181 (19%)     120 (20%)      302 (19%)
  2025
           Operator & Manajemen Junior Pria                 6.996 (82%)      16.753 (89%)    2.385 (89%)   26.134 (87%)
           Operator & Manajemen Junior Wanita                1.488 (18%)       2.126 (11%)      295 (11%    3.909 (13%)
           Manajemen Menengah ke Atas Pria                       11 (85%)      734 (82%)       466 (81%)     1.211 (82%)
           Manajemen Menengah ke Atas Wanita                     2 (15%)        157 (18%)      109 (19%)      268 (18%)
  2024
           Operator & Manajemen Junior Pria                 6.905 (83%)      16.194 (89%)    2.283 (89%)   25.382 (87%)
           Operator & Manajemen Junior Wanita                 1.416 (17%)      2.021 (11%)     277 (11%)     3.714 (13%)
           Manajemen Menengah ke Atas Pria                       9 (75%)        714 (83%)     448 (80%)      1.171 (82%)
           Manajemen Menengah ke Atas Wanita                     3 (25%)        142 (17%)      112 (20%)      257 (18%)
  2023
           Operator & Manajemen Junior Pria                  7.183 (83%)      15.911 (89%)   2.190 (89%)   25.284 (87%)
           Operator & Manajemen Junior Wanita                1.435 (17%)       1.958 (11%)     267 (11%)    3.660 (13%)


110
Page 111
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025




Rekrutmen dan Turnover Karyawan [GRI 401-1]

Berdasarkan Kelompok Usia

                                           <30 Tahun                          30-50 Tahun                      > 50 Tahun

 2025   Recruited                                          2.266                                884                             30
                                                              7%                                 3%                             0%
        Turnover                                             783                                777                            405
                                                              3%                                 3%                             1%
 2024   Recruited                                           2.225                           1.609                                81
                                                               7%                              5%                               0%
        Turnover                                                 714                            854                            415
                                                                 2%                              3%                             1%
 2023   Recruited                                           1.857                           1.134                               70
                                                               6%                             4%                                0%
        Turnover                                             789                                936                             411
                                                              3%                                 3%                             1%




Berdasarkan Jenis Kelamin

                                            Laki-Laki                          Perempuan

 2025   Recruited                                          2.635                                545
                                                              9%                                 2%
        Turnover                                            1.650                               315
                                                               5%                                1%
 2024   Recruited                                          3.439                                476
                                                             12%                                 2%
        Turnover                                            1.661                               322
                                                              6%                                 1%
 2023   Recruited                                          2.605                                456
                                                              8%                                 1%
        Turnover                                            1.768                               368
                                                               6%                                1%




Berdasarkan Wilayah Kerja

                    Feed      Poultry    Comm.        Poultry      Aqua-      Consumer   SBU          SBUs     CSS HO       HO
                             Breeding    Poultry    Processing     culture     Foods     AHLE                            Downstream

2025    Recruited     245       1,058         251         397           151       609       146          215       57            51
                       1%         3%          1%            1%          0%         2%       0%           1%        0%           0%
        Turnover      222        502          118          171          123        361      79          347        26            16
                       1%         2%          0%            1%          0%          1%      0%           1%        0%           0%
2024    Recruited      132       2,171       102          273           134        676      125         235        54            13
                       0%         7%          0%            1%          0%         2%       0%           1%        0%           0%
        Turnover       218        501         141          158          158        479      73           215       36             4
                       1%         2%          0%            1%          1%         2%       0%           1%        0%           0%
2023    Recruited      109      1,486         50           175          118        587      105         396        33            2
                       0%          5%         0%            1%          0%          2%      0%           1%        0%           0%
        Turnover       183       598          121         249           141        374      84          365         18           3
                        1%        2%          0%           1%           0%          1%      0%           1%        0%           0%




                                                                                                                                111
Page 112
Pengembangan Sumber Daya Manusia




Merangkul dan Tumbuh Bersama Karyawan [GRI 2-30, 404-2] [POJK F.22]


Pengembangan diri dan kompetisi yang sehat antar karyawan menjadi salah satu strategi Japfa
dalam mendorong kemajuan individu sekaligus mendukung pertumbuhan Perusahaan. Budaya untuk
meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi profesional tidak hanya mendorong
inovasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental karyawan, sekaligus
memperkuat keterlibatan mereka di lingkungan kerja.


Di Japfa, target keberlanjutan mencakup target sosial untuk karyawan, dengan rata-rata 13,9 jam pelatihan
per orang per tahun menuju 2030. Target ini dirancang untuk memastikan setiap individu terus
mengembangkan kompetensi profesional dan kemampuan diri, sekaligus mendukung pertumbuhan
organisasi secara berkelanjutan. Perusahaan juga memberikan penghargaan bagi karyawan yang
menunjukkan kontribusi signifikan, prestasi unggul, dan etos kerja yang selaras dengan nilai-nilai Japfa.




112
Page 113
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                              Laporan Keberlanjutan 2025




Membangun Kebersamaan Bersama Karyawan

Keterlibatan karyawan merupakan fondasi penting bagi kemajuan Japfa. Dengan menciptakan
lingkungan di mana setiap karyawan merasa dihargai dan memiliki kesempatan untuk berkembang,
Perusahaan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat rasa memiliki, loyalitas,
dan komitmen bersama terhadap pencapaian tujuan organisasi.


NGOPI


NgoPi merupakan podcast bulanan yang diselenggarakan oleh Divisi Akuakultur setiap akhir bulan.
Mengusung format diskusi santai, program ini bertujuan untuk memperluas wawasan karyawan
mengenai berbagai topik, mulai dari hal-hal profesional hingga keseimbangan kehidupan kerja (work-
life balance). Inisiatif ini mendapat sambutan hangat karena menyediakan ruang bagi karyawan untuk
melepas penat, sekaligus mendorong keterlibatan mereka dalam suasana yang informal dan akrab.


Saluran Komunikasi yang Transparan


Lingkungan kerja dengan kultur komunikasi yang terbuka dan transparan menciptakan suasana yang
nyaman, di mana karyawan merasa didengar dan terlibat aktif dalam berbagai inisiatif Perusahaan.
Hal ini mendorong dialog yang lebih produktif, meningkatkan kolaborasi, dan memperkuat ikatan
antarpegawai di seluruh unit.


Pada 2025, Japfa terus mengembangkan berbagai saluran komunikasi, termasuk Japfa Conversation,
Forum Komunikasi (FORKOM), dan Town Hall Meeting, yang semakin terdigitalisasi untuk memastikan
akses dan partisipasi karyawan di seluruh lokasi operasional. Inisiatif ini mendukung terciptanya
komunikasi dua arah yang efektif, memungkinkan karyawan berbagi ide, memberikan masukan, serta
memperkuat rasa memiliki terhadap Perusahaan.


Publikasi Japfa


Publikasi internal memainkan peran penting dalam menciptakan komunikasi yang transparan dan
efektif antara Perusahaan dan karyawan. Selain menyebarkan informasi yang konsisten, publikasi
ini memberikan akses bagi seluruh karyawan untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai
perkembangan Perusahaan, kebijakan, serta pencapaian penting.


Pada 2025, Japfa memiliki berbagai publikasi di tingkat divisi maupun nasional, antara lain:


        Japfa Newsletter dan Majalah Berkat
 1
        Buletin internal yang diterbitkan setiap dua bulan, menyajikan berita dan informasi penting
        bagi karyawan.


 2
        Japfa Link
        Platform digital yang memfasilitasi komunikasi dan berbagi informasi antar karyawan, termasuk
        publikasi dari seluruh unit Japfa Grup, sehingga mempermudah akses dan keterlibatan seluruh
        karyawan secara real time.

                                                                                                      113
Page 114
Pengembangan Sumber Daya Manusia




       BersamaJAPFA
3
       Newsletter tiga bulan sekali yang dikelola oleh Divisi Corporate Social Investment


       WATER (Warta Aquaculture Terkini)
4
       Publikasi dari Operasional Budidaya Perairan yang diterbitkan setiap empat bulan, dapat
       diakses oleh karyawan maupun pelanggan.


       STP Radio
5
       Platform komunikasi internal yang bersifat non-formal dan interaktif, digunakan untuk
       roadshow ke berbagai unit serta membahas beragam topik bulanan. Melalui STP Radio,
       karyawan dapat berpartisipasi langsung, berbagi aspirasi, dan memperkuat keterlibatan di
       lingkungan kerja.


       Portal HR – Corporate Office Indonesia
6
       Kanal Sharepoint sentralisasi yang memuat kebijakan-kebijakan Perusahaan khusus untuk
       karyawan Corporate Office Indonesia.


Inisiatif ini mendukung terciptanya komunikasi internal yang transparan, cepat, dan akurat, serta
memperkuat rasa memiliki dan keterlibatan karyawan di seluruh unit operasional.




114
Page 115
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                           Laporan Keberlanjutan 2025




Kompetisi dan Penghargaan Karyawan


Japfa menyelenggarakan berbagai kompetisi inovasi internal yang bertujuan menjaring ide-ide segar
dan kreatif dari karyawan yang dapat memberikan dampak positif bagi Perusahaan. Program ini
dirancang untuk meningkatkan kualitas, produktivitas, efisiensi, serta mendorong terobosan baru yang
relevan dengan kebutuhan bisnis. Kompetisi ini melibatkan karyawan dari berbagai divisi, dengan fokus
pada inovasi, keberlanjutan, dan penerapan nilai-nilai Perusahaan.


Sebagai contoh, Japfa menyelenggarakan Japfa Sustainability Initiative Awards, Japfa Innovation
Awards, dan Japfa Food Innovation.

                                                                                                  115
Page 116
Pengembangan Sumber Daya Manusia




Japfa Sustainability Initiative Awards (JSIA) 2025




Guna mendukung upaya pencapaian target keberlanjutan, Japfa menyelenggarakan Japfa Sustainability
Initiative Awards (JSIA) pada tahun 2025. Program ini memotivasi unit operasional untuk menyusun
dan menjalankan inisiatif yang selaras dengan strategi keberlanjutan Perusahaan, sekaligus memberikan
dampak nyata di lingkungan operasional mereka. Sebagai bagian dari program ini, perwakilan dari
unit operasional yang berpartisipasi, mengikuti pelatihan di JAPFA The Learning Center (JTLC) untuk
memperdalam kualitas proposal proyek mereka sebelum dievaluasi oleh dewan juri dan audiens internal.


Penghargaan JSIA diberikan kepada empat pemenang di beberapa kategori:


Grand Winner                           Best Water and Wastewater
                                       Management
                                       Aquaculture
                                       Organic Mass Production of Moina and Rotifer
                                       Using Wastewater for Sustainable Aquaculture



Best Energy                            Best Waste                            Favourite
Optimisation                           Treatment                             Winner
Commercial Poultry                     Commercial Poultry                    Poultry Breeding
Wind Turbine for Renewable Energy      Chicken Manure Biodigester for
from Exhaust Fans                                                            Transformation of Chicken Feces
                                       Biogas and Organic Fertilizer         & Eggshell Debris into Organic
                                       Production                            Fertilizer


Setelah pengumuman pemenang, setiap inisiatif akan dikembangkan lebih lanjut melalui rencana replikasi
di divisi terkait, agar praktik-praktik baik dapat diterapkan secara lebih luas dan konsisten di seluruh unit
operasional. Program ini diharapkan dapat mendorong kreativitas dan partisipasi karyawan, sekaligus
memperkuat budaya keberlanjutan yang terintegrasi dalam strategi bisnis Japfa.



116
Page 117
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                   Laporan Keberlanjutan 2025




Mendukung Kesejahteraan Karyawan


Japfa terus mendukung kesejahteraan karyawan melalui berbagai inisiatif yang mencakup aspek
finansial, sosial, dan spiritual.




      Happy People programme
      Japfa meluncurkan Happy People Programme sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan
      karyawan secara menyeluruh — mencakup kesehatan fisik, mental, interaksi sosial, dan
      lingkungan kerja. Program ini bertujuan memperkuat kesejahteraan karyawan, meningkatkan
      engagement, menciptakan lingkungan kerja yang aman dan inklusif, serta mendukung
      produktivitas berkelanjutan.


      Program dijalankan melalui empat pilar:




      1.   Me – fokus pada kesehatan individu melalui olahraga, kompetisi sehat, dan sesi Health Talk.
      2.   Us – memperkuat kebersamaan melalui kegiatan budaya, lomba, dan perayaan hari besar.
      3.   Place – memastikan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan inklusif.
      4.   Work – mendukung produktivitas melalui pelatihan, mentoring, dan kesempatan belajar.



      Melalui inisiatif ini, Japfa berhasil meningkatkan partisipasi karyawan dalam
      aktivitas wellness, mendorong budaya kerja yang inklusif, serta memperkuat
      kesejahteraan fisik, mental, dan sosial karyawan.




                                                                                                         117
Page 118
Pengembangan Sumber Daya Manusia




Koperasi Karyawan


Koperasi Karyawan Japfa didirikan di berbagai unit operasional untuk mendukung kebutuhan sehari-
hari sekaligus meningkatkan kesejahteraan karyawan. Melalui usaha yang beragam, mulai dari
minimarket, layanan kesehatan, hingga unit produksi, koperasi mampu menciptakan manfaat nyata.
Keuntungan yang diperoleh tidak hanya memperkuat keberlanjutan usaha, tetapi juga dikembalikan
kepada karyawan anggota. Selain itu, layanan simpan pinjam turut memperkuat aspek finansial
anggota, sehingga koperasi benar-benar menjadi sarana kesejahteraan bersama.



Pembelajaran yang Berkesinambungan [GRI404-2]
Pengembangan kompetensi yang terstruktur tetap menjadi fondasi penting untuk memastikan
konsistensi dan kualitas pembelajaran bagi karyawan. Japfa meningkatkan keterampilan dan
kapabilitas karyawan di seluruh tingkat manajemen dengan program yang terstruktur sehingga mereka
dapat lebih siap menghadapi tantangan masa depan serta mendukung kemajuan Perusahaan.



Rata-rata Jam Pelatihan per Karyawan per Tahun [GRI 404-1]

                 Kategori Karyawan                 2025        2024        2023

                                     Laki-laki            55          38          15

Manajemen Menengah ke Atas           Perempuan            25          32          14

                                     Rata-rata            47          37          15

                                     Laki-laki            13          8           6

Operator & Manajemen Junior          Perempuan            11          16          15

                                     Rata-rata            12          9           7


Perusahaan mengelola pengembangan kompetensi karyawan melalui dua pendekatan, yaitu program
pengembangan korporat dan program pelatihan divisi.


Program Pengembangan Korporat:


Disusun oleh tim People Development korporat, yang berfokus pada pelatihan umum dan lintas fungsi
untuk memastikan keseragaman kompetensi dasar di seluruh organisasi.




      Development


      Japfa menyelenggarakan program pelatihan berjenjang yang dirancang dengan modul yang
      disesuaikan untuk kebutuhan dan tingkat tanggung jawab masing-masing manajemen, di antaranya:


       1   Foundation Programme (FP) membekali manajer junior dengan berbagai keterampilan,
           termasuk pemahaman tentang Perusahaan, dasar sikap mental karyawan Japfa,
           pengembangan diri, kepemimpinan, manajemen tim, penyelesaian masalah, serta
           pengelolaan waktu.

118
Page 119
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                    Laporan Keberlanjutan 2025




   2     Middle Management Programme (MMP) fokus pada topik-topik manajemen strategis
        seperti pemasaran, sumber daya manusia, operasional, manajemen proyek, dan keuangan,
        untuk meningkatkan kapabilitas manajer menengah dalam menghadapi dinamika bisnis
        yang kompleks.


   3    Senior Management Programme (SMP) merupakan program manajemen komprehensif
        yang dirancang bagi Manajer Senior di Japfa untuk memperkuat dan mempertajam
        kemampuan pengembangan strategi bisnis. Program ini berfokus pada kepemimpinan di
        era pascapandemi, pengambilan keputusan strategis, serta pembangunan budaya tim yang
        berkinerja tinggi, inklusif, dan resilien. Program SMP tidak diselenggarakan setiap tahun,
        melainkan dilaksanakan berdasarkan kebutuhan organisasi.


   Orientation


        Induksi Karyawan Baru
        Program induksi bagi karyawan baru memperkenalkan gambaran bisnis Japfa, portofolio
        usaha, dan rantai nilai, sekaligus menanamkan nilai-nilai Japfa sebagai pedoman bekerja
        sehari-hari.


        DOLPHIN
        Program DOLPHIN dirancang sebagai pelatihan mendalam tentang nilai-nilai Japfa agar
        dapat diterapkan menjadi perilaku kerja yang nyata. Sesi mencakup pemahaman nilai secara
        detail sehingga pengambilan keputusan dilakukan dengan berdasarkan nilai-nilai tersebut.


        Detail mengenai DOLPHIN dapat
        dilihat di situs Perusahaan:




                                        https://www.japfacomfeed.co.id/karyawan




                                                                                                         119
Page 120
Pengembangan Sumber Daya Manusia




      Business Skills


      Program pelatihan business skills di Japfa dibagi ke dalam tiga kategori utama, dengan modul yang
      disesuaikan menurut kebutuhan dan tingkat tanggung jawab manajemen.


      1    General
           Pelatihan ini menekankan pada soft skills dan emotional intelligence di seluruh level
           manajemen, seperti kemampuan interpersonal, manajemen stres, kolaborasi tim, serta
           kepemimpinan berbasis empati. Program ini ditujukan untuk menciptakan lingkungan kerja
           yang harmonis, meningkatkan produktivitas dan memperkuat keterlibatan karyawan di
           seluruh unit operasional.


      2    Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE)
           Japfa memberikan pelatihan untuk memperkuat tata kelola mutu dan kinerja yang meliputi
           sistem manajemen lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja, serta sistem manajemen
           kualitas dan produktivitas.


      3    Technical untuk Divisi atau Unit
           Pelatihan ini dirancang spesifik sesuai kebutuhan unit dan divisi untuk memastikan standar
           operasional yang konsisten dan andal. Cakupannya termasuk keterampilan digital dan
           literasi data guna memperkuat pengambilan keputusan berbasis data, meningkatkan
           efisiensi kerja, dan mendukung strategi transformasi digital Perusahaan.


      Conference


      Japfa menyelenggarakan konferensi tematik secara non-rutin sesuai prioritas organisasi dan
      kebutuhan karyawan. Topik yang diberikan antara lain pra-pensiun (perencanaan finansial,
      peluang bisnis, kesehatan, dan aktivitas pasca-pensiun) serta QHSE.


      Pelatihan disampaikan melalui berbagai metode interaktif, termasuk webinar, lokakarya, studi
      kasus, dan simulasi agar setiap peserta tidak hanya siap menghadapi tantangan bisnis, tetapi juga
      berkontribusi terhadap strategi keberlanjutan Japfa.




120
Page 121
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                             Laporan Keberlanjutan 2025




Program Pelatihan Divisi
Sementara itu, program pelatihan divisi dirancang oleh masing‑masing divisi berdasarkan kebutuhan
operasional dan kompetensi teknis yang spesifik.


Program pelatihan tersebut antara lain:


    1    Leadership Development Programme (LDP) Japfa Aquaculture menyelenggarakan
         LDP untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan supervisor dan manajer. Program ini
         membekali peserta dengan keterampilan inti seperti komunikasi efektif, pengelolaan tim,
         serta penetapan prioritas, sehingga mereka siap menjalankan peran kepemimpinan yang
         dibutuhkan dalam operasional.


         Digitalisasi dan pelatihan operasional shopfloor
    2
         Shopfloor merupakan area produksi utama tempat aktivitas manufaktur berlangsung
         setiap hari. Untuk meningkatkan kapabilitas operasional, Japfa Aquaculture menjalankan
         pelatihan terkait digitalisasi proses produksi, termasuk penerapan Enterprise Resource
         Planning (ERP) untuk mengalihkan tugas manual ke sistem tanpa kertas serta penggunaan
         Manufacturing Execution System (MES) untuk pemantauan real‑time. Inisiatif ini
         meningkatkan akurasi, mempercepat pengambilan keputusan, dan mendorong efisiensi di
         lini produksi.


    3
         Program transisi bagi karyawan yang akan memasuki jenjang jabatan baru dirancang
         untuk memastikan kesiapan kompetensi sebelum menjalankan peran yang lebih besar.
         Melalui kurikulum terstruktur yang mencakup keterampilan teknis dan soft skills, peserta
         menjalani proses pengembangan yang dipantau selama enam bulan.




Evaluasi Kinerja Berkala [GRI 404-3]
Japfa rutin mengevaluasi kinerja karyawan secara dua arah. Pada tahun 2025, kami telah
melakukan evaluasi terhadap kinerja dan pengembangan karier secara reguler untuk 100%
karyawan. Umpan balik dari evaluasi ini menjadi landasan bagi perencanaan pengembangan dan
karier selanjutnya bagi karyawan.

                                                                                                    121
Page 122
Pengembangan Sumber Daya Manusia




Peternak dan Petambak
[GRI 2-6, 203-1, 203-2] [POJK B.3, F.23, F.25]




Peternak dan petambak memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan dengan
menyediakan sumber protein hewani, termasuk daging ayam, telur, ikan, dan udang. Menyadari
kontribusi penting mereka, Japfa berkomitmen untuk mendukung mitra melalui program-program
yang meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan efisiensi operasional, serta membantu mereka
beradaptasi dengan tantangan dan peluang masa depan. Pendekatan ini memastikan kemitraan yang
berkelanjutan sekaligus memperkuat kualitas dan keamanan pasokan produk bagi konsumen.




Peternak




Japfa menjalin kemitraan dengan lebih dari 8.700 peternak mitra untuk mendukung produksi protein
hewani secara berkelanjutan. Kemitraan ini tidak hanya mencakup penyediaan sumber daya, tetapi
juga menekankan pendidikan dan pengembangan kapasitas peternak agar hasil produksi akhir optimal
dan praktik kerja lebih berkelanjutan. Mindset keberlanjutan diterapkan dalam kegiatan operasional
sehari-hari, mendorong para peternak untuk membuat pilihan yang lebih sadar lingkungan dan
menerapkan praktik ramah lingkungan secara konsisten.


Dalam rangka meningkatkan kompetensi peternak, Japfa menyediakan pelatihan dan pembinaan teknis
yang mencakup nutrisi, manajemen kesehatan unggas, dan penerapan teknologi modern. Setiap siklus
produksi, tim Japfa berkoordinasi minimal dua kali seminggu dengan peternak mitra untuk sesi berbagi
pengetahuan, mendengarkan tantangan, dan memberikan solusi yang tepat. Selain itu, para peternak
juga diundang ke fasilitas peternakan Japfa untuk mempelajari praktik terbaik secara langsung,
sekaligus menerima dukungan berupa surat rekomendasi untuk memperoleh tambahan modal dari
lembaga perbankan guna memperluas usaha mereka.

122
Page 123
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                Laporan Keberlanjutan 2025




Sarana produksi peternakan terbesar adalah pakan yang memerlukan ketepatan data konsumsi harian.
Oleh karena itu Japfa memberikan pengarahan kepada peternak mitra untuk melakukan pencatatan
melalui aplikasi Ciomas Commercial Farm (CCF) Recording. Aplikasi ini memungkinkan pemantauan
terperinci oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan terus diperbarui untuk memastikan kelancaran
pemantauan serta efektivitas pelatihan. Dengan sistem ini, setiap program memiliki dampak nyata
pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan praktik berkelanjutan peternak mitra. [GRI 203-2, 413-1].




Petambak

Japfa secara proaktif terus berinovasi dengan meluncurkan berbagai inisiatif untuk memajukan
industri budidaya perairan. Melalui komitmen yang kuat terhadap pendidikan dan kolaborasi di Japfa
Aquaculture, Perusahaan berdedikasi untuk meningkatkan kualitas hidup para petambak ikan dan
udang sekaligus mendukung ketahanan pangan.


Program STP Mania Loyalty


Program STP Mania Loyalty membekali para petambak dengan pengetahuan dan keterampilan
yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan ikan dan meningkatkan produktivitas tambak. Melalui
pelatihan bertema “Fish Health and Feeding Strategy in Aquafarming with Enhanced Leadership“,
para petambak mendapatkan pendampingan langsung mengenai manajemen kesehatan ikan,
pencegahan penyakit, serta strategi pemberian pakan yang efisien. Program ini juga mencakup sesi
pengembangan kepemimpinan dan soft skills untuk memperkuat kapasitas manajerial petambak dalam
mengelola kegiatan budidaya sehari-hari. Dengan bimbingan langsung dari para ahli teknis dan nutrisi
Japfa, para peserta memperoleh wawasan penting untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi
risiko, dan memperkuat kelangsungan usaha mereka. Inisiatif ini mencerminkan komitmen Japfa
dalam mendukung para mitra petambak sebagai kolaborator strategis yang berperan penting dalam
mendorong budidaya perairan yang bertanggung jawab dan tangguh di Indonesia.


Aquaculture Technology and Development (ATD)


Melalui Aquaculture Technology and Development (ATD), Japfa melakukan riset dan pengembangan
teknologi budidaya, termasuk produksi peralatan seperti aerator dan penerapan perencanaan spasial
berbasis Geographic Information System (GIS) untuk menilai kelayakan lokasi budidaya.


Pada 2025, ATD terus menyempurnakan teknologi termasuk teknologi disinfeksi UV (UVD) yang
dirancang untuk mendisinfeksi air dalam budidaya ikan dan udang menggunakan sinar ultraviolet. Hal
ini efektif mengeliminasi patogen tanpa risiko terhadap ekosistem sekitar. Teknologi ini mendukung
petambak dalam mengendalikan patogen secara lebih efisien, meningkatkan keberlanjutan operasional,
dan mengelola penggunaan air secara optimal.




                                                                                                        123
Page 124
Pengembangan Sumber Daya Manusia




Masyarakat dan Lingkungan
[GRI 203-1, 203-2, 413-1] [POJK B.2, F.23, F.25]




Masyarakat merupakan bagian integral dari perjalanan Japfa. Perusahaan meyakini bahwa
pemberdayaan masyarakat tidak hanya memperkuat hubungan baik, tetapi juga meningkatkan
kesejahteraan bersama, baik saat ini maupun pada masa depan. Selain itu, pelestarian lingkungan
memberikan manfaat luas bagi seluruh pemangku kepentingan, sehingga menjadi perhatian utama
Perusahaan.


Melalui program-program yang berfokus pada pendidikan, pelestarian lingkungan, dan bantuan
sosial, Japfa berkomitmen menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, mendukung
pembangunan komunitas yang tangguh, dan memastikan kelestarian sumber daya alam tetap terjaga
untuk generasi mendatang.


Berinvestasi pada Peternak Masa Depan

Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan global dan dampak perubahan iklim terhadap sektor
peternakan, generasi peternak muda memegang peran kunci dalam menjamin keberlanjutan produksi
pangan pada masa depan. Japfa berkomitmen untuk mentransfer ilmu dan pengalaman, sekaligus
mendorong generasi selanjutnya mengembangkan inovasi dan memanfaatkan teknologi terkini dalam
praktik peternakan.




Program Beasiswa JAPFA untuk Anak Negeri


Japfa bersama Yayasan Edu Farmers International meresmikan Program Beasiswa JAPFA untuk Anak
Negeri 2025 di Bogor, Jawa Barat. Program ini bertujuan mendukung pendidikan generasi muda baik
dari lingkungan internal Japfa maupun masyarakat umum sebagai bagian dari komitmen Perusahaan
dalam membangun Indonesia melalui investasi di bidang pendidikan.

124
Page 125
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                           Laporan Keberlanjutan 2025




Dari total 6.691 pendaftar, sebanyak 422 penerima beasiswa terpilih yang terdiri dari 271 anak
karyawan JAPFA dan 151 pelajar eksternal setelah melalui berbagai proses seleksi. Mereka terdiri
atas 212 siswa SMA/SMK dan 210 mahasiswa/i dari berbagai universitas di Indonesia. Program ini
tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga membekali peserta dengan pembinaan
karakter dan kepemimpinan melalui berbagai kegiatan, termasuk talkshow bertema “Membangun
Pemimpin yang Berkarakter, Visioner, dan Inspiratif.” Inisiatif ini mencerminkan komitmen Japfa
dalam mencetak calon pemimpin masa depan yang berintegritas, berdaya saing, dan berkontribusi
positif bagi masyarakat serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 4:
Pendidikan Berkualitas.


Mengembangkan Talenta Masa Depan melalui Teaching Farm


Sebagai bagian dari penguatan kolaborasi antara industri dan akademisi dalam pengembangan
peternakan modern berbasis teknologi, pada tahun 2025 Japfa bersama Universitas Hasanuddin
(UNHAS) meresmikan closed house Teaching Farm di Gowa, Sulawesi Selatan. Fasilitas seluas
1.500 m² dengan kapasitas lebih dari 24.000 ayam dan investasi sekitar Rp3 miliar ini dibangun
untuk mendukung pendidikan, riset, serta penerapan teknologi peternakan modern. Teaching
farm tersebut menyediakan pembelajaran praktis bagi mahasiswa, mencakup manajemen
pemeliharaan, biosekuriti, kesehatan hewan, hingga bisnis peternakan berbasis sistem closed
house. Kolaborasi yang berawal dari MoU tahun 2024 ini diharapkan dapat melahirkan sumber
daya manusia peternakan yang kompeten, adaptif terhadap teknologi, dan berdaya saing tinggi
guna memperkuat ketahanan pangan serta pengembangan sektor peternakan nasional.




                                                                                                   125
Page 126
Pengembangan Sumber Daya Manusia




STP Mengajar


Program STP Mengajar merupakan inisiatif strategis Japfa yang bertujuan untuk menyalurkan
pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam bidang budidaya perairan kepada mahasiswa di
berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Melalui kolaborasi dengan Vokasi IPB University, STP berupaya
menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan industri, agar para calon petambak tidak
hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis sesuai kebutuhan lapangan. Dalam
kegiatan ini, STP berbagi pengetahuan tentang penerapan teknologi akuakultur terkini, manajemen
kesehatan ikan, dan strategi pemberian pakan yang efisien untuk meningkatkan produktivitas dan
keberlanjutan tambak. Pendekatan ini memperkuat pemahaman generasi muda terhadap tantangan
nyata yang dihadapi petambak, sekaligus menumbuhkan semangat inovasi dan tanggung jawab
lingkungan dalam praktik budidaya. Melalui inisiatif ini, kami berharap dapat mencetak lebih banyak
petambak profesional yang mampu mengelola usaha secara berkelanjutan dan mendorong kemajuan
sektor budidaya perairan nasional.




126
Page 127
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                            Laporan Keberlanjutan 2025




Synergized Aquaculture Innovative Learning (SAIL)


Program Synergized Aquaculture Innovative Learning (SAIL) terus menjadi pilar penting Japfa dalam
mendukung pengembangan talenta muda di sektor akuakultur Indonesia. Sejak diluncurkan pada
2020, program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa S1 dan D3 untuk memperoleh pengalaman
langsung di lapangan melalui pelatihan teknis, riset terapan, dan pendampingan profesional baik di
unit-unit budidaya maupun manufaktur Japfa Aquaculture.


Hingga 2025, SAIL telah melibatkan lebih dari 400 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, dengan
proyek unggulan seperti pengembangan pakan berbasis bahan lokal, pemantauan ikan berbasis AI, dan
efisiensi bioflok. Sebagian peserta direkrut sebagai karyawan Japfa. Kami juga memperluas kemitraan
dengan lembaga pendidikan dan inkubator inovasi perikanan untuk mencetak generasi profesional
akuakultur yang tangguh, inovatif, dan berorientasi pada keberlanjutan.




Kolaborasi Riset dengan Universitas


Berkolaborasi dengan institusi akademik merupakan bagian penting dari pendekatan Japfa dalam
mendorong pengembangan pengetahuan ilmiah dan memperkuat keberlanjutan operasional
Perusahaan. Kemitraan ini memungkinkan Japfa untuk mengintegrasikan wawasan berbasis riset ke
dalam pengembangan produk, praktik budidaya, dan peningkatan operasional secara menyeluruh.


Di unit Budidaya Perairan, Japfa bekerja sama dengan universitas seperti Universitas Indonesia
dan IPB untuk melaksanakan penelitian di bidang akuakultur dan area pendukung terkait. Melalui
kolaborasi ini, para ahli akademik membantu Japfa dalam menantang dan memvalidasi kinerja
beberapa produk, sehingga inovasi yang dihasilkan memiliki dasar ilmiah yang kuat. Meskipun
detail penelitian tidak diungkapkan, pendekatan ini mencerminkan komitmen Japfa terhadap
peningkatan berbasis bukti dan penguatan praktik budidaya berkelanjutan.

                                                                                                     127
Page 128
Pengembangan Sumber Daya Manusia




STP Jejak Bumi: Mengelola Limbah Menjadi Nilai Tambah


Sebagai komitmen Japfa Aquaculture terhadap praktik operasional yang berkelanjutan, STP Jejak
Bumi dikembangkan untuk mengubah tantangan limbah plastik menjadi peluang yang bernilai.
Menyadari bahwa limbah plastik dari proses produksi maupun konsumsi rumah tangga menjadi
isu penting bagi industri akuakultur dan komunitas pesisir, inisiatif ini dirancang untuk mengurangi
tekanan lingkungan sekaligus menciptakan nilai tambah dari material yang sebelumnya terbuang.


Program ini telah diimplementasikan di beberapa unit budidaya, dengan mengumpulkan dan
memanfaatkan lebih dari 900 kg limbah plastik yang dapat didaur ulang, mencakup limbah
pascaproduksi dan sampah domestik dari tiga unit aquafeed. Limbah yang terkumpul kemudian diolah
menjadi berbagai produk fungsional seperti furnitur, panel dinding, meja, serta merchandise untuk
karyawan dan pelanggan melalui kolaborasi dengan mitra lokal.


Sebagai bagian dari pendekatan ini, Japfa menggalakkan partisipasi aktif karyawan dalam pengurangan
sampah plastik melalui rangkaian sosialisasi dan roadshow di berbagai unit operasional. Karyawan
didorong untuk mengumpulkan sampah plastik domestik dan menyalurkannya ke fasilitas waste storage
Perusahaan guna diproses lebih lanjut oleh tim Japfa Aquaculture sebagai bagian dari alur pengelolaan
limbah terintegrasi. Pendekatan sirkular ini tidak hanya memitigasi potensi pencemaran lingkungan,
tetapi juga memperkuat kebiasaan memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari. Perusahaan secara
berkala memberikan apresiasi kepada karyawan yang berkontribusi aktif melalui berbagai saluran
komunikasi internal, sehingga tercipta budaya kepedulian lingkungan bersama.




128
Page 129
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                             Laporan Keberlanjutan 2025




     Meneruskan Warisan Nilai melalui
     Pengelolaan Lahan Bertanggung Jawab
     Komitmen Japfa terhadap pengelolaan               Penanaman perdana dilakukan sebagai
     lingkungan tercermin melalui inisiatif            penghormatan kepada almarhum Bapak
     yang melindungi sumber daya alam                  Angelo Handojo Santosa, yang telah
     sekaligus memperkuat kesejahteraan                meletakkan dasar bagi pengelolaan
     masyarakat.                                       perkebunan karet berkelanjutan.
                                                       Program penanaman kembali ini
                                                       bertujuan meningkatkan produktivitas
                                                       dan kualitas hasil melalui praktik
     Di unit SBU Plantation,                           budidaya yang menjaga kesuburan

     kami melaksanakan program                         tanah, keanekaragaman hayati, dan
                                                       meminimalkan dampak lingkungan.
     penanaman kembali sekitar
     5.000 bibit karet di lahan seluas                 Inisiatif ini juga memperkuat kolaborasi
     enam hektare sebagai bagian                       lintas divisi dalam mendorong agribisnis
                                                       yang bertanggung jawab. Dengan
     dari langkah pembaruan yang                       memperluas area hijau dan meningkatkan
     berlandaskan tanggung jawab                       penyerapan CO₂, program ini mendukung
                                                       aksi iklim dan regenerasi ekosistem lokal
     lingkungan dan tujuan bersama.                    sebagai bagian dari komitmen Japfa
                                                       menjaga lingkungan secara berkelanjutan.




Peningkatan Kapasitas Masyarakat melalui Pelatihan Teknis Bioflok


Program Pelatihan Teknis Bioflok diperkenalkan untuk membantu masyarakat mengadopsi praktik
budidaya yang lebih efisien. Bioflok merupakan metode budidaya yang memanfaatkan mikroorganisme
menguntungkan untuk menjaga kualitas air, sehingga penggunaan pakan dapat dikurangi sekaligus
meningkatkan produktivitas. Melalui program ini, Japfa membekali masyarakat sekitar dengan
pengetahuan dasar seperti pemilihan benih, manajemen pakan, dan pengelolaan kolam bioflok.


Inisiatif ini dijalankan di unit Purwakarta dan Lampung, bekerja sama dengan mitra lokal termasuk
KODIM, untuk memastikan pendampingan teknis dan keterlibatan komunitas berjalan efektif. Melalui
upaya ini, Japfa berkontribusi pada peningkatan keterampilan dan peluang ekonomi bagi masyarakat
sekitar serta mendorong praktik akuakultur yang lebih berkelanjutan.




                                                                                                    129
Page 130
Pengembangan Sumber Daya Manusia




Memberdayakan Perempuan untuk Mempelopori Praktik Lingkungan yang Berkelanjutan


Didasari keyakinan bahwa perubahan berkelanjutan dapat dimulai dari rumah, Japfa — melalui
komunitas Perempuan Nusantara — menjalankan Program Aksi SDG untuk membekali peserta dengan
keterampilan yang ramah lingkungan. Inisiatif ini berfokus pada pengurangan limbah organik rumah
tangga sekaligus mempromosikan pola hidup yang lebih sehat melalui penggunaan produk rumah
tangga alami non-kimia. Kegiatan ini diselenggarakan di Sukamanah (Megamendung) dan Pabuaran
(Cibinong), serta menjadi bagian pelatihan bagi Bank Sampah SiRepi dan Kecik di Sragen, serta Bank
Sampah Berkah Mulya di Kota Cirebon. Program ini memberikan pelatihan pembuatan eko-enzim dan
sabun organik menggunakan bahan-bahan lokal seperti lerak, kecombrang, dan daun jeruk. Lebih dari
33 kg limbah dapur berhasil diubah menjadi produk bermanfaat, sehingga mengurangi ketergantungan
pada peralatan rumah tangga berbahan kimia.


Melalui bimbingan langsung dan kolaborasi dengan perangkat desa, program ini memungkinkan kaum
perempuan untuk berperan sebagai agen perubahan dalam menumbuhkan kebiasaan berkelanjutan
di komunitas mereka. Inisiatif ini berkontribusi pada SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG
5 (Kesetaraan Gender), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDG 13
(Penanganan Perubahan Iklim), yang mencerminkan komitmen Japfa dalam memperkuat ketahanan
lingkungan dan sosial melalui pemberdayaan perempuan.




130
Page 131
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                    Laporan Keberlanjutan 2025




    Melindungi Laut, Memberdayakan Masyarakat Pesisir


    Sebagai wujud komitmen terhadap         Kegiatan ini melibatkan pemerintah
                                            daerah, lembaga lingkungan, kelompok
    praktik akuakultur yang bertanggung     masyarakat, serta tim Japfa Aquaculture
    jawab, Japfa Aquaculture melalui        Banyuwangi yang menegaskan bahwa
                                            kolaborasi berbagai pemangku
    kerja sama dengan kelompok              kepentingan merupakan kunci memperkuat
    sadar wisata (Pokdarwis)                dampak konservasi. Mangrove berperan

    menyelenggarakan kegiatan               penting sebagai benteng alami, penyerap
                                            karbon, dan habitat perkembangbiakan
    konservasi pesisir di Pantai Cacalan,   biota laut, sementara pelepasliaran

    Banyuwangi dengan menanam 3.000         tukik menjadi simbol tanggung jawab
                                            bersama dalam menjaga kelestarian
    pohon mangrove dan melepasliarkan       keanekaragaman hayati.
    100 ekor tukik. Kegiatan yang
    merupakan bagian dari inisiatif         Selaras dengan pendekatan responsible
                                            value Japfa Aquaculture, inisiatif ini
    “Act for Sustainable Aquaculture”       mendukung pengembangan wisata
    ini tidak hanya meningkatkan            konservasi, memperkuat penghidupan
                                            masyarakat pesisir, dan menjaga
    kesadaran masyarakat mengenai           keseimbangan ekologi kawasan pantai.
    pentingnya perlindungan laut,           Kegiatan ini menunjukkan bahwa

    tetapi juga menghadirkan aksi nyata     kepedulian terhadap lingkungan dan
                                            kesejahteraan komunitas dapat berjalan
    untuk memulihkan ekosistem pesisir      beriringan dalam menciptakan manfaat
    yang rentan.                            yang berkelanjutan.




                                                                                         131
Page 132
Pengembangan Sumber Daya Manusia




Bank Sampah: Mengurangi Limbah, Menambah Pendapatan [GRI 203-2]

Program Bank Sampah dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat
sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Japfa mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam
pengelolaan sampah rumah tangga, baik organik maupun anorganik, dengan tujuan mengurangi
volume sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan menciptakan nilai tambah
ekonomi.


Pada 2025, fokus utama kami adalah pengembangan bank sampah satelit di lokasi-lokasi yang belum
terjangkau oleh bank sampah yang sudah ada. Bank sampah satelit ini merupakan unit pengumpulan
sampah yang dikelola secara sederhana, dengan pencatatan dasar dan pemilahan awal, sebelum
sampah dikirim ke bank sampah pusat (hub) untuk diproses dan dikelola lebih lanjut. Dengan
pendekatan ini, program dapat menjangkau lebih banyak komunitas secara efektif.



 Keterangan                        SiRepi               Kecik             Berkah Mulya        Sekar Asri

Jumlah Nasabah (orang)                      192                    180                 76                  89

                                  Organik: 2.258
Total Sampah Masuk (kg)                               Anorganik: 11.776   Anorganik: 5.712   Anorganik: 5.463
                                Anorganik: 7.992

Total Penjualan (Rp)               Rp15.796.400          Rp24.925.350       Rp12.283.050         Rp7.185.900

Tabungan Nasabah (Rp)               Rp9.429.458          Rp16.838.804        Rp8.476.510        Rp3.606.650

Keuntungan (Rp)                     Rp6.366.942           Rp8.086.546        Rp3.806.540         Rp3.579.250




JAPFA Earth Day

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, JAPFA for Kids bekerja sama dengan Sow n Tell
menyelenggarakan lomba memasak bertema lingkungan bagi 30 siswa dari tiga sekolah dasar
dampingan. Mengusung tema “From Farm to Table”, kegiatan diawali farm tour untuk mengenalkan
ragam tanaman pangan sehat, lalu edukasi bahwa menjaga bumi dapat dimulai dari cara memilih,
mengolah, dan mengonsumsi makanan.


Setiap kelompok menyiapkan menu bergizi berbahan lokal, minim sampah, sehat, dan tanpa
pengawet. Lomba ini menjadi ajang edukasi untuk menekankan pentingnya pola makan sehat yang
baik bagi tubuh. Seain itu, anak-anak juga belajar tentang kreativitas, kerja sama, dan tanggung
jawab terhadap alam.


Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme, di mana anak-anak dengan bangga
memamerkan hasil masakan mereka. Sebagai bentuk penghargaan, seluruh peserta menerima apresiasi
atas komitmen mereka terhadap gaya hidup sehat dan kelestarian lingkungan. Melalui kolaborasi ini,
Japfa dan Sow n Tell berupaya mencetak generasi yang cerdas, kreatif, serta berwawasan lingkungan,
yang diawali dari kebiasaan baik dari piring makan.




132
Page 133
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk   Laporan Keberlanjutan 2025




                                                        133
Page 134
Pengembangan Sumber Daya Manusia




Mendukung Pengembangan dan Peningkatan
Prestasi Catur Indonesia [GRI 203-2]
Catur dikenal sebagai olahraga yang membentuk kemampuan berpikir kritis dan logis, yang bermanfaat
tidak hanya di arena kompetisi tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Japfa menyadari potensi besar
catur dalam membentuk karakter dan keterampilan generasi muda. Melalui JAPFA Chess Club (JCC),
Perusahaan berkomitmen menumbuhkan minat catur sejak dini serta menyediakan program pembinaan
untuk mencetak generasi pecatur kompeten dan berprestasi. Pada 2025, total jam pelatihan catur untuk
karyawan mencapai 94 jam melalui 56 pertemuan, meningkat dari tahun sebelumnya. Berkat upaya
berkelanjutan dalam mengembangkan kemampuan catur, pada tahun 2025 Japfa berhasil menerima
penghargaan dari ASEAN Chess Confederation di Malaysia, sebagai pengakuan atas kontribusi Perusahaan
dalam mendukung talenta catur dan pengembangannya di tingkat regional.


Pelatihan Rutin Karyawan


JCC secara rutin menyediakan pelatihan
bagi karyawan untuk mengasah
kemampuan catur, menumbuhkan
persaingan sehat, dan mempererat
hubungan antarpegawai melalui sesi
luring dan daring. Salah satu hasilnya
ditunjukkan oleh Azra Azwar dari
PT Ciomas Adisatwa Unit Makassar yang
berhasil meraih gelar Master Nasional
pada Kejuaraan Catur Nasional ke-50 di
Mamuju, Sulawesi Barat.


Pencapaian tersebut diraih melalui proses panjang sejak 2023 dengan mengikuti pelatihan daring
JCC dan seleksi ketat di JAPFA The Learning Centre (JTLC). Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen
JAPFA dalam mengembangkan talenta internal sekaligus menginspirasi karyawan lain untuk terus
berprestasi.


Japfa Chess Festival 2025


Festival catur Japfa kembali diselenggarakan bekerja sama dengan PB Percasi sebagai salah satu turnamen
catur terbesar di Indonesia. Pada tahun 2025 ajang ini diikuti oleh 504 pecatur dari 26 provinsi di Indonesia
serta peserta internasional dari lima negara, termasuk Jepang, Filipina, Uzbekistan, dan Kazakhstan. Turnamen
ini mempertandingkan 12 kategori, mulai dari kelompok usia, veteran, hingga beregu. Japfa Chess Festival
juga menampilkan pertandingan eksibisi menarik antara Grand Master Susanto Megaranto (Indonesia) dan
Grand Master Daniel Quizon (Filipina), serta laga Woman International Master (WIM) antara WIM Shafira
Devi Harvesa (Indonesia) dan WIM Amina Kairbekova (Kazakhstan).




134
Page 135
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                              Laporan Keberlanjutan 2025




Kurikulum Catur yang Terstruktur


Japfa terus memperkuat kualitas pelatihan catur melalui kurikulum terstruktur, mencakup review
materi di setiap level, pengembangan modul, dan standarisasi metode pembelajaran. Pada 2025,
kurikulum juga diperluas untuk mendukung kemampuan analitis, problem-solving, dan pengambilan
keputusan cepat bagi siswa dan peserta program JCC.


Japfa Chess for Kids


Japfa juga aktif menjaring talenta pecatur muda melalui Japfa Chess for Kids, yang diimplementasikan
di 134 sekolah dengan total 1.049 siswa. Program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan catur
anak-anak, tetapi juga menanamkan nilai analytical thinking sejak dini, selaras dengan kurikulum
pembelajaran yang dikembangkan untuk tingkat TK hingga SMA.



JAPFA Peduli

Dukungan Kemanusiaan bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Sumatra


Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung penanganan bencana, Japfa melalui program JAPFA
Peduli berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional dalam menyalurkan
bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bantuan
berupa makanan siap konsumsi dan air mineral ini dilepas secara simbolis oleh Menteri Pertanian dan
disiapkan untuk menjangkau wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses logistik. Melalui sinergi
dengan pemerintah, Japfa memastikan bantuan tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran, sekaligus
menegaskan peran Perusahaan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.




                                                                                                       135
Page 136
Halaman sengaja dikosongkan
Page 137
     SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI DAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
        TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025
                     PT JAPFA COMFEED INDONESIA TBK

Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan Perseroan.


Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.




                                            Jakarta, 07 April 2026


                                              Anggota Direksi




                            Renaldo Santosa                       Tan Yong Nang
                             Direktur Utama                     Wakil Direktur Utama




      Leo Handoko Laksono                     Rachmat Indrajaya                     Gabriella Santosa
            Direktur                               Direktur                             Direktur




                                      Anggota Dewan Komisaris




                       H. Syamsir Siregar                         Bambang Budi Hendarto
                       Komisaris Utama                        Wakil Komisaris Utama/Independen




        Hendrick Kolonas             Antonius Harwanto Suryo Sembodo           Ito Sumardi Djuni Sanyoto
           Komisaris                              Komisaris                       Komisaris Independen
Page 138
Halaman sengaja dikosongkan
Page 139
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                     Laporan Keberlanjutan 2025




Indeks GRI

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk telah menyusun laporan sesuai dengan Standar GRI
untuk periode 1 Januari 2025 sampai 31 December 2025.


 Standar
               Pengungkapan                                                            Halaman
 GRI
 Pengungkapan Umum

 GRI 2: Pengungkapan Umum 2021

 2-1           Rincian organisasi                                                      17-20, 38

 2-2           Entitas yang dimasukkan dalam pelaporan keberlanjutan organisasi        38, 43,113

 2-3           Periode, frekuensi, dan titik kontak pelaporan                          38

 2-4           Penyajian kembali informasi                                             43, 91

 2-5           Penjaminan eksternal                                                    38

 2-6           Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya                    17-18, 22-23, 42, 67, 122

 2-7           Tenaga kerja                                                             19-20

 2-8           Pekerja yang bukan pekerja langsung                                      20

 2-9           Struktur dan komposisi tata kelola                                       26, 28,

 2-10          Pencalonan dan pemilihan badan tata kelola tertinggi                     AR: 150

 2-11          Ketua badan tata kelola tertinggi                                        AR: 126

 2-12          Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasimanajemen dampak        26, 28

 2-13          Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak                           28

 2-14          Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan          28, 45

 2-15          Konflik kepentingan                                                      AR: 177

 2-16          Komunikasi masalah penting                                               27

 2-17          Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi                         AR: 139, 143

 2-18          Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi                             AR: 148

 2-19          Kebijakan remunerasi                                                     AR: 150

 2-20          Proses untuk menentukan remunerasi                                       AR: 150

 2-21          Rasio kompensasi total tahunan                                           AR: 152

 2-22          Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan                    10

 2-23          Komitmen kebijakan                                                       18, 26, 54, 101, 104, 101, 112

 2-24          Menanamkan komitmen kebijakan                                            26, 28, 30, 102

 2-25          Proses untuk memperbaiki dampak negatif                                  27, 40

 2-26          Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan masalah                 27

 2-27          Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan                                   32

 2-28          Asosiasi keanggotaan                                                     34

 2-29          29 Pendekatan untuk keterlibatan pemangku kepentingan                    39

 2-30          Perjanjian perundingan kolektif                                          110, 112-113

 Topik Material

 GRI 3: Topik Material 2021

 3-1           Proses untuk menentukan topik material                                   44. 86, 112, 124
                                                                                        46, 90, 102, 122, 124, 132,
 3-2           Daftar topik material
                                                                                        134




                                                                                                                   139
Page 140
Indeks GRI




                                                                                                         No. Ref
 Standar GRI      Pengungkapan                                                        Halaman            Standar
                                                                                                         Sektor GRI
 Menyediakan pangan bergizi dan terjangkau bagi masyarakat dan konsumen				
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3              Ketahanan Pangan                                                    51-55              13.9.1
 Memastikan keamanan konsumen dengan mengoperasikan fasilitas produksi sesuai standar internasional keamanan
 pangan serta menyediakan pelabelan yang jelas untuk keterlacakan yang efektif
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3              Ketahanan Pangan                                                    53-54              13.10.1
                  Penilaian dampak keselamatan dan kesehatan dari berbagai kategori
 416-1                                                                                53-54              13.10.2
                  produk dan jasa
                  Informasi dan pelabelan produkInsiden ketidakpatuhan sehubungan
 416-2                                                                                53                 13.10.3
                  dengan dampak keselamatan dan kesehatan dari produk dan jasa
                  Jumlah penarikan produk yang dilakukan karena alasan keamanan
 N/A                                                                                  54                 13.10.5
                  pangan dan total volume produk yang ditarik.
 N/A              SOP untuk ketertelusuran                                            55
 N/A              Daftar sertifikasi keamanan pangan                                  56
 GRI 417: Pemasaran dan Pelabelan 2016
 417-1            Persyaratan untuk informasi dan pelabelan produk dan jasa           25
                  Insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan pelabelan
 417-2                                                                                53
                  produk dan jasa
 417-3            Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran                 53
 Membangun hubungan jangka panjang yang positif dengan rantai nilai dan pemangku kepentingan
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3              Keterlibatan pemangku kepentingan                                   39                 13.23.1
 Menyelenggarakan pelatihan dan pengembangan untuk meningkatkan keterampilan karyawan sesuai departemen/divisi,
 termasuk pelatihan kesejahteraan hewan dan keberlanjutan				
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3              Pelatihan dan pengembangan                                          120
 GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan 2016
 404-1            Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan                      120
                  Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program
 404-2                                                                                120
                  bantuan peralihan
                  Persentase karyawan yang menerima tinjauan kinerja dan
 404-3                                                                                123
                  pengembangan karier secara berkala
 Menyediakan remunerasi yang adil dan manfaat (mis. bonus, asuransi, layanan kesehatan) bagi karyawan.
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3              Nondiskriminasi dan peluang setara                                  110, 112           13.15.1
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3              Praktik ketenagakerjaan                                             98-123
 GRI 401: Kepegawaian 2016
 401-1            Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan                    110, 118
                  Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak
 401-2                                                                                113, 118
                  diberikan kepada karyawan sementara atau paruh waktu
 401-3            Cuti melahirkan                                                     111
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3              Nondiskriminasi dan peluang setara                                  110, 112           13.15.1
 GRI 405: Keberagaman dan Peluang Setara 2016
 405-1            Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan                       110, 112           13.15.2
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3              Pendapatan hidup dan upah hidup                                     110-111            13.21.1
 GRI 2: Pengungkapan Umum 2021
                                                                                      18, 26, 54, 101,
 2-23             Komitmen kebijakan
                                                                                      104, 101, 112
 2-26             Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan masalah            27




140
Page 141
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                           Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                                                             No. Ref
Standar GRI      Pengungkapan                                                             Halaman            Standar
                                                                                                             Sektor GRI
Menjunjung tinggi prinsip etika dan integritas, transparansi dan kejujuran, serta menciptakan lingkungan kerja kondusif
sebagai bagian dari penghormatan terhadap hak asasi manusia				
GRI 3: Topik Material 2021
3-3              Antikorupsi                                                              26-30              13.26.1
GRI 205: Antikorupsi 2016
205-1            Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi             30                 13.26.2
                 Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur
205-2                                                                                     26-30              13.26.3
                 antikorupsi
205-3            Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil                  26                 13.26.4
GRI 3: Topik Material 2021
3-3              Kerja Paksa atau Wajib Kerja                                             110, 112           13.16.1
GRI 409: Kerja Paksa atau Wajib Kerja 2016
                 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden kerja
409-1                                                                                     110, 112           13.16.2
                 paksa atau wajib kerja
GRI 3: Topik Material 2021
3-3              Pekerja anak                                                             110, 112           13.17.1
GRI 408: Pekerja Anak
408-1            Pekerja anak                                                             110, 112           13.17.2
GRI 409: Kerja Paksa atau Wajib Kerja 2016
                 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan
408-1                                                                                     110, 112           13.17.2
                 terhadap insiden pekerja anak
GRI 3: Topik Material 2021
3-3              Kebebasan berserikat dan perundingan bersama                             112                13.18.1
GRI 407: Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif 2016
                 Operasi dan pemasok di mana hak atas kebebasan berserikat dan
407-1                                                                                     112                13.18.2
                 perundingan kolektif mungkin berisiko
GRI 2: Pengungkapan Umum 2021
                                                                                          18, 26, 54, 101,
2-23             Komitmen kebijakan
                                                                                          104, 101, 112
2-26             Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan masalah                 27
Memprioritaskan keselamatan dan kesehatan karyawan melalui sistem manajemen K3 yang komprehensif		
GRI 3: Topik Material 2021
3-3              Keselamatan dan Kesehatan Pelanggan                                      102, 111           13.19.1
GRI 403: Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2018
403-1            Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja                         101                13.19.2
403-2            Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden     102                13.19.3
403-3            Layanan kesehatan kerja                                                  111                13.19.4
                 Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang keselamatan
403-4                                                                                     102                13.19.5
                 dan kesehatan kerja
403-5            Pelatihan pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan kerja               102                13.19.6
403-6            Peningkatan kualitas kesehatan pekerja                                   101, 108, 111      13.19.7
                 Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak keselamatan dan
403-7                                                                                     101                13.19.8
                 kesehatan kerja yang secara langsung terkait hubungan bisnis
                 Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen keselamatan
403-8                                                                                     111                13.19.9
                 dan kesehatan kerja
403-9            Kecelakaan kerja                                                         109                13.19.10
Mengelola efluen dan limbah secara ramah lingkungan				
GRI 3: Topik Material 2021
3-3              Air dan efluen                                                           86, 90             13.7.1
GRI 303: Air dan Efluen 2018
303-1            Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama                         86                 13.7.2
303-2            Manajemen dampak yang berkaitan dengan pembuangan air                    90                 13.7.3
303-3            Pengambilan air                                                          90                 13.7.4

                                                                                                                          141
Page 142
Indeks GRI




                                                                                                     No. Ref
 Standar GRI       Pengungkapan                                                     Halaman          Standar
                                                                                                     Sektor GRI
 Mengelola efluen dan limbah secara ramah lingkungan				
 GRI 303: Air dan Efluen 2018
 303-4             Pembuangan air                                                   90               13.7.5
 303-5             Konsumsi air                                                     90               13.7.6
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3               Limbah                                                           92, 94-95        13.8.1
 GRI 306: Limbah 2020
 306-1             Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah             92               13.8.2
 306-2             Manajemen dampak signifikan terkait limbah                       92               13.8.3
 306-3             Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah             94               13.8.4
 306-4             Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir                      95               13.8.5
 306-5             Limbah yang dikirimkan ke pembuangan akhir                       95               13.8.6
 Meningkatkan kesejahteraan hewan melalui riset dan praktik terbaik				
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3               Kesehatan dan kesejahteraan hewan                                66-69
 Menyediakan program pelatihan dan pengembangan bagi peternak mitra, termasuk pelatihan kesejahteraan hewan serta
 meningkatkan kesadaran terkait pekerja anak dan perilaku tidak etis.				
 GRI 3: Topik Material 2021
 3-3               Komunitas lokal                                                  122, 124
 GRI 413: Komunitas Lokal 2016
                   Operasi dengan keterlibatan masyarakat setempat, penilaian
 413-1                                                                              122, 124         13.12.2
                   dampak, dan program pengembangan
 GRI 3: Topik Material 2021
                                                                                    32, 122, 124,
 3-3               Inklusi Ekonomi
                                                                                    132, 134
 GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016
 201-1             Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan       32               13.22.2
 GRI 203: Dampak Ekonomi Tidak Langsung 2016
 203-1             Investasi infrastruktur dan dukungan layanan                     122, 124         13.22.3
                                                                                    122, 124, 132,
 203-2             Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan                                     13.22.4
                                                                                    134
 Topik Material Lain Selain 10 Topik Material Teratas yang Diungkapkan Perusahaan				
 GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016
                   Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain akibat
 201-2                                                                              32               13.2.2
                   dari perubahan iklim
 GRI 202: Keberadaan Pasar 2016
                   Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis kelamin
 202-1                                                                              110
                   terhadap upah minimum regional
 202-2             Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat lokal     113
 GRI 204: Praktik Pengadaan
 204-1             Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal                         67
 GRI 302: Energi

 302-1             Konsumsi energi di dalam organisasi                              82




142
Page 143
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                           Laporan Keberlanjutan 2025




                                                                                                            No. Ref
 Standar GRI     Pengungkapan                                                            Halaman            Standar
                                                                                                            Sektor GRI
 Topik Material Lain Selain 10 Topik Material Teratas yang Diungkapkan Perusahaan				
 GRI 304: Keanekaragaman Hayati 2016
                                                                                         Selama
                                                                                         periode
                                                                                         pelaporan,
                                                                                         lokasi kegiatan
                                                                                         operasional
                                                                                         peternakan
                                                                                         atau budidaya
                                                                                         Japfa tidak
                 Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, dikelola, atau berdekatan         terletak di area
 304-1           dengan, kawasan lindung dan kawasan dengan nilai keanekaragaman         konservasi.        13.3.2
                 hayati tinggi di luar kawasan lindung                                   Kami tidak
                                                                                         mengelola
                                                                                         peternakan,
                                                                                         budidaya, atau
                                                                                         aktivitas lain
                                                                                         di lahan yang
                                                                                         sebelumnya
                                                                                         merupakan
                                                                                         hutan.
                                                                                         Gallus gallus
                                                                                         terdaftar
                                                                                         sebagai “Least
                                                                                         Concern”
                                                                                         menurut Daftar
                                                                                         Merah IUCN
                                                                                         (International
                                                                                         Union for
                                                                                         Conservation
                                                                                         of Nature)
                 Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar konservasi nasional
 304-4
                 dengan habitat dalam wilayah yang terkena efek operasi                  Anguilla
                                                                                         bicolor
                                                                                         terdaftar
                                                                                         sebagai “Near
                                                                                         Threatened”
                                                                                         menurut Daftar
                                                                                         Merah IUCN
                                                                                         (International
                                                                                         Union for
                                                                                         Conservation
                                                                                         of Nature)
 GRI 305: Emisi 2016
 3-3             Emisi                                                                   91                 13.1.1
 305-1           Emisi GRK (Cakupan 1) langsung                                          91                 13.1.2
 305-2           Emisi GRK (Cakupan 2) tidak langsung                                    91                 13.1.3
 305-3           Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya                            91                 13.1.4
 305-4           Intensitas emisi GRK                                                    91



Topik-topik dalam Standar Sektor GRI Sektor Pertanian, Akuakultur, dan Perikanan Tangkap yang Dinyatakan Tidak Material
Topik 13.3 Keanekaragaman hayati                                       Tidak relevan
Topik 13.4 Konversi ekosistem alami                                    Tidak relevan
Topik 13.5 Kesehatan tanah                                             Tidak relevan
Topik 13.6 Penggunaan pestisida                                        Tidak relevan
                                                                       Lokasi kegiatan operasional Japfa tidak terletak
                                                                       di area konservasi. Kami tidak mengelola
Topik 13.13 Hak atas tanah dan sumber daya
                                                                       peternakan, budidaya, atau aktivitas lain di lahan
                                                                       yang sebelumnya merupakan hutan
Topik 13.14 Hak masyarakat adat                                        Tidak relevan
Topik 13.24 Kebijakan publik                                           Tidak relevan
Topik 13.25 Perilaku antipersaingan                                    Tidak relevan



                                                                                                                          143
Page 144
POJK 51/2017 - SEOJK 16/2021




POJK 51/2017 - SEOJK 16/2021                                                                                     [POJK G.4]




No.     Nama Indeks                                                                                      Lokasi

Strategi Keberlanjutan
A.1    Penjelasan Strategi Keberlanjutan                                                                 28
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B.1    Aspek Ekonomi
       a. Kuantitas produksi atau jasa yang dijual                                                       33
       b. Pendapatan atau penjualan                                                                      33
       c. Laba atau rugi bersih                                                                          33
       d. Produk ramah lingkungan                                                                        23, 79
       e. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan Berkelanjutan               58, 113
B.2    Aspek Lingkungan Hidup
       a. Penggunaan energi                                                                              82-83
       b. Pengurangan emisi yang dihasilkan                                                              91
       c. Pengurangan limbah dan efluen                                                                  92-95
       d. Pelestarian keanekaragaman hayati                                                              78-79
B.3    Aspek Sosial                                                                                      56, 122, 124
Profil Perusahaan
C.1    Visi, Misi dan Nilai keberlanjutan                                                                18
C.2    Alamat Perusahaan                                                                                 41, 147
C.3    Skala Usaha
       a. Total aset atau kapitalisasi aset, dan total kewajiban                                         19, AR: 104
       b. Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status ketenagakerjaan   19
       c. Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham                                           19, AR: 70
       d. Wilayah operasional.                                                                           19, AR: 50-53
C.4    Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan                                               18, 22-25
C.5    Keanggotaan pada Asosiasi                                                                         34, AR: 54
C.6    Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan                                   26, AR: 69
Penjelasan Direksi
D.1    Penjelasan Direksi
       a. Kebijakan untuk merespons tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan                     10-11
       b. Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                               10-11
       c. Strategi pencapaian target                                                                     10-11
Tata Kelola Keberlanjutan
E.1    Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                 28, 45
                                                                                                         104-106, 118,
E.2    Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                         AR: 162
E.3    Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                            32, 40, AR: 172
E.4    Hubungan dengan Pemangku Kepentingan                                                              39-42
E.5    Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                            32, 40
Kinerja Keberlanjutan
                                                                                                         28-29, 32,
F.1    Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
                                                                                                         102
Kinerja Ekonomi
       Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
F.2                                                                                                      32
       Pendapatan dan Laba Rugi
        Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen
F.3                                                                                                      32
        Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Kinerja Lingkungan Hidup
Aspek Umum
F.4     Biaya Lingkungan Hidup                                                                           33




144
Page 145
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                        Laporan Keberlanjutan 2025




No.         Nama Indeks                                                                    Lokasi

Aspek Material
F.5     Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan                                          80, 91
Aspek Energi
F.6     Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan                                        91
F.7     Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan             80 - 83
Aspek Air
F.8     Penggunaan Air                                                                     89
Aspek Keanekaragaman Hayati
        Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau
F.9
        Keanekaragaman Hayati
F.10    Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati                                             78-79
Aspek Emisi
F.11    Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya                   91
F.12    Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan                              91
Aspek Limbah dan Efluen
F.13    Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis                         92-95
F.14    Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen                                            92-95
F.15    Tumpahan yang Terjadi (jika ada)                                                   Tidak Relevan
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
F.16    Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan        90
Kinerja Sosial
        Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa
F.17                                                                                       40
        yang Setara kepada Konsumen
Aspek Ketenagakerjaan
F.18    Kesetaraan Kesempatan Bekerja                                                      109-110
F.19    Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa                                           110-112
F.20    Upah Minimum Regional                                                              110
F.21    Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman                                             102-108
F.22    Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai                                       120
Aspek Masyarakat
F.23    Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar                                         122, 124, 132
F.24    Pengaduan Masyarakat                                                               27, 40
F.25    Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)                                   56, 124, 132
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
F.26    Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan                        23, 79, 118
F.27    Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan                       34, 53-54
F.28    Dampak Produk/Jasa                                                                 23, 52
F.29    Jumlah Produk yang Ditarik Kembali                                                 54
F.30    Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan     24-25
Lain-lain
G.1     Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)                               38
G.2     Lembar Umpan Bali                                                                  148
G.3     Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya              38
        Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
G.4     POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa            146
        Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik




                                                                                                             145
Page 146
Lembar Umpan Balik




Lembar Umpan Balik                                                                                [POJK G.2]



Kunjungi tautan di bawah ini untuk mengisi form ini dalam versi daring
https://forms.gle/r4hF9T9vqomYdjxz9



Profil Anda

Nama
Institusi/Perusahaan
Surat Elektronik
Nomor Telepon

Silahkan pilih salah satu kelompok pemangku kepentingan yang paling mewakili Anda:


       Pelanggan                Distributor                     Organisasi Komunnitas Lokal
       Investor                 Asosiasi                        Pemasok
       Pemerintah               Mitra Peternak                  Penerima Beasiswa
       Karyawan                 Lembaga/Universitas             Lainnya, mohon sebutkan:


Bagaimana penilaian Anda terhadap laporan ini
(Nilai 1 = tidak setuju dengan nilai maksimal 5 = setuju)
                                                             1           2         3          4     5

 1    Laporan ini mudah dipahami

      Laporan ini menjelaskan kinerja Perusahaan di
 2
      dalam keberlanjutan

      Laporan ini telah menyediakan data dan informasi
 3    yang cukup atas kinerja Perusahaan di dalam
      keberlanjutan

      Laporan ini meningkatkan kepercayaan Anda di
 4
      dalam kinerja keberlanjutan Perusahaan

 Mohon berikan penilaian terkait apakah data dan informasi
 yang disajikan cukup untuk kebutuhan informasi Anda
 (Nilai 1 = tidak setuju dengan nilai maksimal 5 = setuju)

                                                             1           2         3          4     5

 1    Ketahanan Pangan

 2    Keselamatan dan Kesehatan Pelanggan

 3    Keterlibatan Pemangku Kepentingan

 4    Pelatihan dan Pengembangan

 5    Ketenagakerjaan

 6    Tata Kelola

 7    Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

 8    Pengelolaan efluen dan limbah

 9    Kesejahteraan Hewan

 10   Masyarakat




146
Page 147
Mohon berikan saran, usul dan/atau komentar Anda agar kami bisa meningkatkan laporan ini




Terima kasih atas saran dan
masukan Anda.                                   Wisma Millenia Lantai 7
                                                Jl. M.T. Haryono Kav. 16, Jakarta 12810 – Indonesia
Silakan kirim formulir
umpan balik ini kepada kontak                   Phone : (+62 21) 285 45680 (Hunting)
yang tertera di laporan ini:                    Fax : (+62 21) 831 0309
                                                Email : maya.pradjono@japfa.com
                                                Website : www.japfacomfeed.co.id
Page 148
Halaman sengaja dikosongkan
Page 149

          
Page 150
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk

Wisma Millenia Lt.7
Jl. M.T Haryono Kav. 16
Jakarta 12810-Indonesia

Telp: +62-21-285 45680 (Hunting)
Fax: +62-21-831 0309

www.japfacomfeed.co.id
Page 151
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk




      Lorem ipsum dolor
        Sustainable        Inside sit Out
                                      amet,
    conseiusmod     tempor
           Sustainability         incididunt
                          Report 2025

             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 152

          
Page 153
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk




Sustainable Inside Out




  Sustainability Report 2025
Page 154
Table of Contents




Table of Contents

Table of Contents                                                                                 06

About Our Theme                                                                                   08

Message from Chairman of the Sustainability Committee                                             10

Sustainability Highlights 2025                                                                    14




                                                        About the Japfa
                                                        Sustainability Report                    02
                                                        Fostering Communication
                                                                                                  39
                                                        with Stakeholders

                                                        Japfa in Data                             43

                                                        Method for Determining Material Topics    44




An In-Depth
Look at Japfa                            01

Vision and Mission                          18
                                                        Improving Nutrition                      03
Business Scale                              19
                                                        Market Reach                              51
Vertically Integrated Business Model       22
                                                        Industrialization Approach                52
Ensuring the Quality of
                                           23
Animal Protein Products                                 Ensuring Food Safety                      53
Implementing Sound Corporate
                                           26           Sustainable Supply Chain                  55
Governance for Sustainability
                                                        JAPFA for Kids                            56
Sustainability Committee                   28
                                                        Promoting Fish
Japfa’s Economic Performance               32                                                     62
                                                        Consumption Programme



04
Page 155
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                               Sustainability Report 2025




Efficient                                 Human Resource
Production System                   04    Development                          05

Implementation of Animal Welfare     66   Employees                                66

Holistic Animal Health Management    70   Poultry and Aquaculture Farmers          70

Comfortable Animal Handling          74   Community and Planet                     74

Healthy Animal Housing               76

Biodiversity Conservation            78

Responsible Energy Practices         80

Digitalisation and Innovation        84

Wastewater Management                90

Managing Emission and Waste          91




                                          GRI Index                               138

                                          POJK 51/2017 - SEOJK 16/2021            148

                                          Feedback Form                           145



                                                                                    05
Page 156
About Our Theme




About Our Theme:
Sustainable Inside Out
The theme Sustainable Inside Out reflects our belief that
lasting sustainability is built from within the organisation before
it translates into broader impact. At Japfa, progress begins on
the ground where operators, technicians, and contract farmers
turn practical experience into safer, more efficient, and more
responsible practices. These improvements enhance product
quality, reduce environmental impact, and ensure that safe,
nutritious, and affordable animal protein remains accessible to
families across Indonesia.


Inside out means strengthening our capability first. We invest
in technical training, leadership development, operational
innovation, and a culture of safety and discipline. With stronger
capability, every function — from feed and farming to processing
and distribution — can maintain consistent product quality while
optimising resources. This effort is actualised through clear
standards and disciplined data management. Digital systems
and improved data accuracy provide visibility of performance,
enabling rapid adjustments and transparent reporting against
sustainability targets. Proven initiatives are then replicated across
sites to broaden impact and improve cost efficiency.


This is sustainability built from within, not added on.
By embedding continuous improvement into daily operations and
aligning objectives with measurable results, Japfa delivers safe
nutrition for consumers, stronger economic value for contract
farmers, and credible ESG progress for stakeholders. Sustainable
Inside Out is how we work — and the foundation of how we will
continue to grow responsibly.




06
Page 157
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk   Sustainability Report 2025




                                                        07
Page 158
Message from Chairman of the Sustainability Committee




Message from Chairman of the
Sustainability Committee                                           [GRI 2-22] [POJK D.1, F.26]




                                                 Sustainability begins on the frontline,
                                                 where the skills and innovation of
                                                 Japfa’s people support a resilient and
                                                 responsible food ecosystem.


                                                 Dear Valued Stakeholders,

                                                 Amidst the howling winds of change and the
                                                 waves of global uncertainty, Japfa continues to
                                                 forge ahead like a sturdy vessel, not because
                                                 the seas are calm, but because our unwavering
                                                 commitment and core values keep us firmly on
                                                 course. For us, the essence of sustainability is
                                                 far more than a mere concept on paper; it is
                                                 manifested in tangible actions, from the feed
                                                 production floor and rearing farms through to
                                                 processing, marketing, and customer service.


                                                 At Japfa, the far-reaching impact we aspire
                                                 to achieve is rooted in a robust internal
                                                 foundation, from strengthening our operations
                                                 and empowering our people, through to the
                                                 continuous refinement of processes that we
                                                 implement consistently across all units.


                                                 The year 2025 marks a significant momentum
                                                 in our long journey. Japfa Group recognition
                                                 as one of TIME and Statista’s World’s Best
                                                 Companies 2025 serves as a validation of the
                                                 dedication shown by our employees. They
                                                 work tirelessly to provide quality protein for
                                                 millions of consumers through an integrated
                                                 “Farm-to-Table” value chain, which remains the
                                                 Company’s core strength.




08
Page 159
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                               Sustainability Report 2025




Our pursuit towards Mutual Prosperity begins at the frontline. It is our operators, technicians, and
farming partners who stand as the true architects of every milestone we achieve. Each day, they
translate technical insights and field experience into rigorous work standards — enhancing quality,
reducing environmental impact, and fortifying operational reliability.


This spirit of our operational innovation thrives only within a supportive ecosystem. That is why
Japfa remains steadfast in its commitment to cultivating individual potential, equipping every
member of our community to rise to the evolving challenges of a dynamic industry.


At Japfa, we place capability at the very heart of our priorities. Through continuous training and
innovation challenges, we empower our teams with the skills and accountability required for
consistent excellence across all operations.


In 2025, we launched two key programmes to reinforce this culture:


•   Japfa Innovation Awards
    Our inaugural competition invited employees across all businesses to convert innovative
    ideas into implementable solutions, strengthening the “growing together” spirit that defines
    Japfa’s success.


•   Japfa Sustainability Initiative Awards (JSIA)
    A platform of innovation for all divisions to propose and implement practical solutions that
    enhance resource efficiency and reduce waste, transforming creative ideas into meaningful
    impact for the Company.


The spirit of innovation is also fostered through various breakthroughs, one of which is Japfa
Aquaculture’s breakthrough in the cultivation of Super PL (Post Larvae), a superior F1 vannamei
shrimp seed designed to enhance farming efficiency. To support optimal growth, Japfa has also
introduced Super PL Feed, Indonesia’s first innovative transitional feed specifically formulated for
these post larvae. Through this combination of seed and feed, we aim to create a smooth feed
transition that supports optimal growth, strengthens shrimp resilience, and further reinforces the
integrated and sustainable Japfa Aquaculture ecosystem.


Our dedication to the nation remains steadfast. To support the vision of
Golden Indonesia 2045, we are actively investing in child nutrition and
food security to help shape a resilient future generation. We bring this
commitment to life through our JAPFA for Kids programme, which proudly
reached 15,498 children across nine regencies in 2025.
                                                                                                       09
Page 160
Message from Chairman of the Sustainability Committee




We recognise that sustainability is a journey of continuous improvement. For Japfa, sustainability is
not merely a target to be achieved, but the way we conduct our business every day. By prioritising
the development of our people and refining every process from within the organisation, we are
building a food ecosystem that is not only efficient but also resilient against future global challenges.


A transformation that starts from the frontline and is supported by internal capabilities lies at the
heart of our commitment to benefit the community and the environment. Through the synergy
between operational excellence and social responsibility, we ensure Japfa’s growth aligns with the
sustainability of the planet and the well-being of future generations. By supporting one another and
remaining focused on shared goals, we are confident in navigating the challenges ahead.


Thank you for your continued partnership and trust throughout this transformative journey.




Renaldo Santosa
Chairman of the Sustainability Committee




10
Page 161
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk   Sustainability Report 2025




                                                        11
Page 162
Sustainability Highlights 2025




Sustainability Highlights 2025

Named by TIME and Statista Among the World’s Best Companies 2025

                                     TIME magazine and Statista have recognised Japfa as one of
                                     the World’s Best Companies 2025, based on the global ranking
                                     released in September. This achievement reflects the dedication of
                                     more than 38,000 employees across multiple countries who work
                                     to deliver high-quality protein products to millions of consumers.
                                     Through its integrated “Farm-to-Table” value chain, Japfa
                                     supplies nearly 20% of the protein consumed in its core markets,
                                     reinforcing its commitment to supporting sustainable living.
                                     The ranking recognises the 1,000 leading companies worldwide
                                     across employee satisfaction, revenue growth, and sustainability
                                     transparency.




Japfa Innovation Awards

In 2025, Japfa launched its inaugural Innovation Competition, inviting employees from across all
branches to turn creative ideas into actionable solutions. The strong participation and diversity of
submissions revealed how deeply innovation is rooted within the Company’s culture.
By harnessing the ingenuity of our people, these initiatives demonstrated how change begins
from the inside — through collaboration, accountability, and creativity — and extends outward to
strengthen operational efficiency, advance sustainability goals, and reinforce the spirit of shared
growth. This “inside out“ approach reflects Japfa’s belief that empowering individuals at every level
is the key to driving meaningful ESG impact across our business and the communities we serve.




Transforming Indonesia’s Aquaculture with Super PL Innovation

The introduction of Super PL (Post Larvae) in shrimp farming represents a major milestone for
Indonesia’s aquaculture sector. This breakthrough delivers shrimp larvae with improved resilience
and superior growth performance, enabling farmers to achieve higher cultivation efficiency and more
consistent harvest yields. Supported by a specially formulated high-protein feed that maximises genetic
potential, Super PL provides an integrated solution to key farming challenges such as disease resistance,
growth uniformity, and overall production efficiency. Through this innovation, Japfa not only strengthens
the capabilities of local shrimp farmers but also reinforces its position as a pioneer in advancing
productive, reliable, and environmentally responsible aquaculture practices in Indonesia.




12
Page 163
Japfa Sustainability Initiative Awards (JSIA)

The JSIA reflects the Company’s belief that effective sustainability solutions often emerge
from within, encouraging employees across all divisions to embrace sustainability as a shared
responsibility. The programme guides participants from idea generation to implementation,
beginning with submission of abstracts and a shortlisting process to identify the most promising
concepts. Selected teams then join Sustainability Workshops, receiving mentorship and technical
support to refine their ideas into feasible project proposals. In the final stage, teams prepare
exhibitions and present their proposals before a panel of senior management, demonstrating both
technical strength and clarity in articulating potential sustainability impacts. The resulting initiatives
span diverse areas — including energy and water optimisation, waste reduction, and resource
efficiency — and are evaluated based on innovation, feasibility, scalability, and alignment with
Japfa’s sustainability roadmap, ensuring that strong ideas can evolve into tangible and impactful
solutions.




JAPFA for Kids

In 2025, the JAPFA for Kids programme reached
15,498 children across nine regencies, delivering
integrated nutrition support through health checks,
nutrition education, and behaviour-change activities.
By creating awareness of the importance of a
balanced diet and instilling healthy habits essential
for child development, targeted interventions such
as the 1 Day 1 Egg initiative and monthly growth
monitoring helped children previously identified as
undernourished achieve measurable improvements,
lifting many out of malnutrition. This progress was
enabled through a collaborative model involving
schools, teachers, parents, and local health centres,
supported by a digital dashboard that ensured
accurate tracking of height, weight, and Body Mass
Index (BMI). By strengthening community capacity
and embedding good nutrition practices from an
early age, the programme contributes to long-
term child wellbeing and supports better nutrition
outcomes in the regions where Japfa operates -
reflecting our commitment to ESG principles of social
responsibility and sustainable development.



                                                                                                         13
Page 164
01
An In-Depth Look
at Japfa
As one of Indonesia’s leading agri-food companies, Japfa plays a
central role in strengthening national food security by providing
reliable, affordable, and high-quality animal protein. Guided by
a vision of Growing Towards Mutual Prosperity, the Company
continues to build a responsible and resilient business that
supports communities, fosters collaboration, and upholds social
and environmental stewardship across its integrated operations.
Page 165
Vision and Mission   18   PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk is one of Indonesia’s
                          leading agri-food companies, focused on the production
Business Scale       19
                          of animal protein. With extensive experience and a
Vertically           22   strong commitment to quality, we continue to innovate
Integrated
Business Model            and grow, serving as a trusted company in supporting
                          national food security while ensuring the nutritional
Ensuring the         23
                          needs of communities are met. [GRI 2-6] [POJK C.4]
Quality of Animal
Protein Products
                          To facilitate understanding in this report, we use the
Implementing         26
Good Corporate            terms “Japfa,” “the Company,” or “We” to refer to PT
Governance for            Japfa Comfeed Indonesia Tbk as the reporting entity.
Sustainability            “Japfa Poultry” refers to our poultry operational activities,
Sustainability       28   “Japfa Aquaculture” refers to our aquaculture operations,
Committee                 while “Japfa Group” refers to the parent Company,
Japfa’s Economic     32   Japfa Pte Ltd, and and all of its subsidiaries.
Performance




                          For more information, please visit
                          the official Japfa website via the following link:
                          [POJK C.3], [GRI 2-1]




                          https://www.japfacomfeed.
                          co.id/japfa-at-a-glance
Page 166
An In-Depth Look at JAPFA




Vision and Mission                                  [GRI 2-6, 2-23] [POJK C.1, F.17]




Japfa’s Vision and Mission have been carefully shaped through a process of discussion and
evaluation, and jointly endorsed by the Board of Commissioners and the Board of Directors as
the guiding foundation for all business activities. They serve as a compass for the Company in
conducting business responsibly, fostering strong partnerships with communities, and embedding
principles of social and environmental sustainability into every aspect of operations.




     Vision            Growing                       Mission                  To be the leading
                       Towards Mutual                                         dependable provider of
                       Prosperity                                             affordable protein foods in
                                                                              Indonesia by building on the
                                                                              foundation of our excellent
Details of Japfa’s                                                            teamwork and proven
Vision and Mission                                                            experience for the benefit of
are available on the
Company’s website:                                                            all stakeholders.


                       https://www.japfacomfeed.
                       co.id/vision-mission




16
Page 167
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                           Sustainability Report 2025




Business Scale                             [GRI 2-1] [POJK C.3]




We manage an integrated end-to-end supply                              Japfa Business
                                                                       Overview is
chain that encompasses feed production facilities,                     accessible via
breeding, farming, and distribution of products                        the following link:

to consumers, with an operational reach covering
almost all regions of Indonesia. All these activities                                        https://www.japfacomfeed.
                                                                                             co.id/business-overview
are supported by a workforce of over 30,000
employees across our various operational areas.



Total Employees [GRI 2-7]


Male
Employees
                        2025                               2024                                 2023
                        15,076                             14,762                               14,927
                        Permanent                          Permanent                            Permanent


                        12,322                             11,831                               11,528
                        Contract                           Contract                             Contract



                                                                                                Total
                        27,398                             26,593                               26,455


Female
Employees
                        2025                               2024                                 2023
                        3,079                              2,922                                2,917
                        Permanent                          Permanent                            Permanent


                        1,132                              1,060                                1,000
                        Contract                           Contract                             Contract



                                                                                                Total
                        4,211                              3,982                                3,917


Total
Employees
                        2025                               2024                                 2023
                        31,609                             30,575                               30,372

                                                                                                                         17
Page 168
An In-Depth Look at JAPFA




Total number of employees by employment contract
(permanent and temporary), by region

                                         2025                           2024                        2023
           Area of work
                              Permanent       Temporary/       Permanent     Temporary/    Permanent     Temporary/
                                               contract                       contract                    contract

 Feed                                3,601               689        3,645           630         3,782           596

 Poultry Breeding                    3,647          8,232            3,715         7,770        3,860          7,348

 Commercial Poultry                  2,254               561        2,209           326         2,189           383
 Poultry Processing                   1,178              754          780           887           752           766
 Aquaculture                         1,780               307         1,793          279          1,855          262
 Consumer Food                       2,315          1,964            2,110        2,036         2,080         2,042
 SBU AHLE                             995                224         930            222           879           245
 SBUs                                1,773               646         1,991          645         2,038           785
 CSS HO                               466                 57          434            87           373            97
 HO Downstream                         146               20            77             9            36             4
 TOTAL                              18,155         13,454          17,684         12,891       17,844         12,528




Employee data was collected through the Human Capital Management ERP system (ERP HCM) using
the headcount method at the end of the reporting period. During the reporting period, Japfa did not
employ any part-time workers and there were no significant changes in the number of employees.


In 2025, the number of male employees remained higher than female employees, reflecting the
characteristics of the Indonesian agri-food sector, which has traditionally been male-dominated. This
trend is shaped by several factors, including perceptions of gender roles, labour mobility, cultural
norms, physical demands, and job preferences associated with this sector. [GRI 2-7, 2-8]



Details about our operations can be found in the 2025 Annual
Report or on the Company’s website
[GRI 2-1] [POJK C.3].




https://www.japfacomfeed.    https://www.japfacomfeed.
co.id/annual-report          co.id/operational-area




18
Page 169
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk   Sustainability Report 2025




                                                        19
Page 170
An In-Depth Look at JAPFA




Vertically Integrated
Business Model                             [GRI 2-6] [POJK C.4]




Japfa operates a vertically integrated business model, overseeing the entire production chain
from upstream to downstream. This integrated approach enables the Company to serve a
diverse customer base - including poultry, fish, and shrimp farmers, distribution agents, fast food
restaurants, and end consumers - while ensuring efficiency, consistency, and quality across every
stage of the value chain.




         Upstream                          Midstream                        Downstream
      Production of livestock,             Commercial poultry                Processing of livestock
       fish, and shrimp feed,               farming, fish and              and aquaculture products,
         as well as hatchery               shrimp aquaculture,              as well as the production
              operations                   and cattle fattening               of ready-to-cook and
                                                                                   ready-to-eat




20
Page 171
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                  Sustainability Report 2025




Ensuring the Quality
of Animal Protein Products
Japfa is committed to delivering safe and
affordable, nutritious halal animal protein food
through rigorous, high-quality production
processes. This is achieved by sourcing premium
raw materials and leveraging innovation to meet
the evolving needs of consumers across the
entire value chain - from feed and breeding to
the farming of poultry, fish, shrimp, and cattle, as
well as their processed products. All production
adheres to strict food safety standards and
prioritizes animal welfare principles, ensuring
responsible and sustainable practices. [GRI 2-6][POJK C.4]   Japfa Food partnered with
                                                             Garuda Indonesia to introduce
As part of its downstream integration strategy,              our premium probiotic Olagud
Japfa has presented Japfa Food to reach a broader
                                                             chicken to in-flight menus on
consumer base. Offering a diverse portfolio of
products, including fresh chicken, processed meats,          the Jakarta–Singapore route.
and other food items. Japfa Food brings production           High in protein and collagen,
output closer to retail markets and households,              whilst remaining low in
reinforcing the Company’s commitment to accessible
                                                             fat and cholesterol, Olagud
nutrition and sustainable living.
                                                             delivers a nutritious and
Details of Olagud products can
                                                             flavourful culinary experience
be accessed on this page
                                                             at altitude — proving that
                                                             health-conscious innovation
                                                             need not compromise on taste.
                                                             [POJK B.1, F.26]




www.olagud.com
@olagud.id




                                                                                                       21
Page 172
An In-Depth Look at JAPFA




Further details on Japfa’s products, business
activities, and Olagud products can be found on
the Company’s website.




                                                  Produk dan bisnis Japfa:    Produk Olagud:
                                                  https://www.japfacomfeed.   www.olagud.com
                                                  co.id/business-overview     @olagud.id




22
Page 173
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                  Sustainability Report 2025




Product Information Transparency through Packaging Labels

               Japfa communicates product information transparently and comprehensively
               through packaging labels. The information provided includes composition,
               nutritional value, usage instructions, production date, and expiration date, enabling
               consumers to use the products safely and correctly. For certain product, such
               as vaccines, we have integrated barcodes to provide digital access to essential
               information. This initiative not only enhances convenience but also reduces paper
               consumption, reflecting our broader commitment to sustainable business practices.
               [GRI 417-1]




Maintaining Customer Satisfaction

               Japfa conducts annual surveys to gain insights into customer experiences and
               satisfaction levels. The findings serve as a foundation for continuous improvement,
               ensuring that our products and services remain responsive to evolving customer
               needs and expectations.


               In 2025, the Customer Satisfaction Index results showed a positive trend, demonstrating
               Japfa’s consistency in maintaining quality and building customer trust. [POJK F.30]



               Animal Feed
               Products
                                         2025                    2024                       2023

                                         97%                     87%                        84%
               Animal Health
               Products and
               Livestock
                                         2025                    2024                       2023

                                         89%                     88%                        86%
               Equipment




                                                                                                         23
Page 174
An In-Depth Look at JAPFA




Implementing
Good Corporate Governance
for Sustainable Growth
Operating in a sector where public trust is paramount, Japfa upholds the principles of Good
Corporate Governance (GCG) by embedding ethical, accountable, and sustainable practices that
safeguard the interests of all stakeholders.


A Robust Organisational Structure

Japfa’s organisational structure is designed to ensure transparent and accountable decision -
making, aligned with sustainability principles, aligned with sustainability principles, while enabling
effective communication across all management levels. Oversight is strengthened by Board-level
committees responsible for economic, social, and environmental matters. The effectiveness of this
governance process is reviewed periodically to ensure alignment with industry developments and
evolving sustainability risks, reinforcing JAPFA’s commitment to responsible and resilient growth.
[GRI 2-9, 2-12] [POJK C.6]



More comprehensive information
on the organisational structure can
be found on the Company’s website
and in Japfa’s Annual Report:



                                                  https://www.japfacomfeed.   https://www.japfacomfeed.
                                                  co.id/annual-report         co.id/organization-structure
Ethical Business

Japfa grounds its operations in ethics and integrity through
                                                                         Throughout 2025,
the implementation of a Corporate Code of Ethics, which
encompasses principles of anti-corruption, anti-bribery, and
                                                                         Japfa socialised its Code
anti-fraud. This code is regularly communicated across all               of Ethics — including its
division both offline and online via Journex, including during           anti-corruption and anti-
new employee orientation, to foster a culture of clean,                  bribery policies — to 1,300
responsible, and accountable conduct. [GRI 2-23, 2-24]                   employees across various
                                                                         units via Journex. During
To strengthen governance, JAPFA has established clear
                                                                         the same period, internal
guidelines for the Board of Commissioners and the Board of
                                                                         audits found no incidents
Directors, supported by an independent Audit Committee
that oversees financial reporting and regulatory compliance.
                                                                         of corruption in any of the
In addition, the Company’s Investor Relations policy ensures             Company’s operational
accurate and timely disclosure of information, reinforcing               areas. [GRI 2-24, 205-2, 205-3]
transparency, building investor trust, and supporting long-
term, sustainable decision-making.




24
Page 175
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                                      Sustainability Report 2025




JAPFALERT

Japfa fosters an open work environment built on                                     Access to
                                                                                    JAPFALERT
integrity through the provision of its whistleblowing
system, JAPFALERT. This system enables both employees
and external parties to report suspected breaches of the
Code of Conduct or regulations safely and without fear.                                                 https://www.japfalert.com/
Every report is investigated seriously and objectively,
with the whistleblower’s identity kept strictly confidential
to prevent any form of retaliation, in accordance with
applicable regulations. [GRI 2-16, 2-25, 2-26] [POJK F.24]


Complete information on the Company’s Code of Ethics, the Guidelines for the Board of
Commissioners and Directors, the Investor Relations Policy, the Audit Committee, and other
supporting committees can be accessed via the following link:




Corporate                  Guidelines for               Investor                    Audit                    Annual
Code of Ethics             the Board of                 Relations Policy            Committee                Report
https://japfacomfeed.      Commissioners                https://japfacomfeed.       https://japfacomfeed.    https://japfacomfeed.
co.id/code-of-ethics       and Directors                co.id/investor-relations-   co.id/audit-committee    co.id/annual-report
                                                        policy-
                           https://japfacomfeed.
                           co.id/guidelines-for-
                           boc-bod




                                                                                                                                     25
Page 176
An In-Depth Look at JAPFA




Sustainability Committee
Based on the Board of Directors Decree No.073/KEP/Dir-JAPFA/LD-CS/XII/2023 dated December
29, 2023, Japfa updated the structure of its Sustainability Committee to strengthen the governance of
sustainability aspects across all operational units. The committee is directly led by the President Director
and comprises representatives from the Board of Commissioners and the Board of Directors.


In its implementation, the Sustainability Committee is supported by the Sustainability Coordinating
Sub-Committee and respective Division Heads. This committee plays a key role in steering the
implementation of the sustainability strategy, ensuring alignment with Japfa’s environmental vision
and providing support to achieve long-term business objectives. [GRI 2-9, 2-12, 2-24] [POJK A.1, E.1, F.1]




Roles and Responsibilities of the Sustainability Committee [GRI 2-12]



       1.   Establishing and proposing sustainability policies and development directions to
            the Board of Directors for approval.
       2. Developing sustainability strategies for a specified timeframe. [POJK D.1]
       3. Evaluating the outcomes of sustainability strategy implementation, providing
            recommendations for improvements, and reporting to the Board of Directors at
            least once a year. [GRI 2-13]
       4. Approving the annual Sustainability Report. [GRI 2-14] [POJK E.1]
       5. Appointing relevant sub-committees for the implementation of sustainability
            strategies in operational divisions.
       6. Reviewing and approving Key Performance Indicators (KPIs) and Sustainability
            Performance Targets (SPTs) for sustainability-related transactions. [POJK E.1]




The composition of the Sustainability
Committee is available via the following link:




https://www.japfacomfeed.co.id/
sustainability-governance




26
Page 177
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                             Sustainability Report 2025




                                  Sustainability Pillars

                               Affordable Nutritious Proteins




        Efficient                             People                              Improving
    Production System                      Development                             Nutrition
     Large Scale Operations &           Knowledge Management                  Feed More People
      Advanced Technology




         Healthy Animals                       Employees                    Facilitating Access to
           Biosecurity                   Training & Development              Affordable Proteins

            Vaccines                     Sports for Life Balance             Geographical Reach

         Animal Welfare                                                     Industrialised Approach

          Balanced Diet




          Efficient Use                         Farmers                           Japfa for Kids
          of Resources
                                          Technical Assistance           Education Programmes about
             Energy                                                              Balanced Diet
                                           Skills Improvement               for Children & Teachers
              Water
       Reusable Packaging
         Local Sourcing




         Minimise Waste                        Community                           Food Safety
           & Emission                           & Planet                          & Traceability
       Manure Management                 Education Programmes                    Food Safety
                                                                             & Hygiene Standards
       Air Pollution Control             Focused on Agriculture
                                                                            Halal Slaughterhouses
      Wastewater Treatment              Reducing Biodiversity Loss
                                                                         Traceability Back to the Farm




Japfa’s sustainability pillars are fully integrated into the Company’s business strategy and
operations, serving as the foundation for responsible and resilient growth. This framework enables
Japfa to adaptively respond to evolving economic, social, and environmental dynamics. The
pillars emphasize our commitment to improving nutrition through efficient production systems
and investing in human capital development. With the recent expansion to include biodiversity
management, Japfa has strengthened its alignment with global priorities in nature conservation.
Through these pillars, the Company not only enhances individual capacity but also empowers
communities to play an active role in ecosystem preservation, underscoring our strategic
commitment to advancing ESG principles and long-term sustainability. [POJK F.1]

                                                                                                         27
Page 178
An In-Depth Look at JAPFA




Business and Environmental Risk Management

Japfa implements a stringent risk management system to support business sustainability and
minimise potential negative impacts on people and the environment. This system encompasses the
identification of various risk types, including potential corruption risks, and is supported by both
internal and external audits that uphold the principles of integrity, transparency, and accountability.
Every audit finding is addressed responsibly in accordance with applicable regulations. More detailed
information regarding the Company’s risk management can be found in the Governance chapter of
the 2025 Annual Report and on the Company’s website. [GRI 205-1, 205-2] [POJK E.3]


The monitoring of sustainability risks and opportunities is conducted on an ongoing basis, including
the tracking of environmental performance data via the Japfa Sustainability Reporting System
(JSRS) and the Sustainalitics dashboard. As part of a process refinement in 2025, Japfa updated
its Scope 2 Greenhouse Gas (GHG) emissions calculation methodology within the JSRS. Further
information regarding the JSRS is presented on pages 84–85.


More detailed information on the Company’s risk management
can be found in the Governance chapter of the 2025 Annual
Report and on the Company’s website: [POJK E.3, E.5]




                                                               https://www.japfacomfeed.   https://japfacomfeed.co.id/
                                                               co.id/risk-management-      annual-report
                                                               policies



Japfa Group Sustainability Targets

Since 2022, the Japfa Group has established sustainability targets using data from that year as an
initial baseline. These targets cover two main focus areas: environmental and social aspects. On
the environmental front, Japfa targets emission reduction by setting a Scope 1 Emissions target,
calculated based on emissions per kilogram of live bird. Meanwhile, on the social front, Japfa is
committed to continuously enhancing the capacity of its employees and partner farmers through
ongoing training to support productivity and more responsible decision-making.



                                         In 2025, Japfa launched the Japfa Sustainability
                                         Initiative Awards (JSIA), an inter divisional competition
                                         designed to foster innovation and strengthen the
                                         involvement of all divisions in achieving the Company’s
                                         sustainability targets. Through this programme, Japfa
                                         recognises the most impactful proposals that directly
                                         support its sustainability objectives, reinforcing the
                                         Company’s ongoing commitment to advancing its
                                         overall sustainability agenda. [GRI 2-24]

28
Page 179
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                             Sustainability Report 2025




In accordance with the established targets, JAPFA recorded the following achievements in 2025:


1.   Achieved an average training rate per employee per year of 13,9 hours.


2. In 2025, 100% of the new poultry houses constructed by the Company utilised
     the closed-house system.


3. Training Targets for Farmer Partners


     In 2023, the Company initiated the development of a training recording system for partner
     farmers through a pilot phase. During this stage, the primary focus was on testing recording
     methods and providing training to Field Extension Officers (PPL) to ensure accurate and
     consistent reporting.


     In 2024, the system was fully implemented into operations, enabling 100% of training activities
     to be recorded. This achievement allowed the Company to establish a baseline for training
     duration as a foundation for transparent and measurable performance monitoring.


     In 2025, the system recorded an increase in training duration of more than 90%, driven
     by a combination of technical extension services and various empowerment programmes.
     This increase reflects deeper engagement with partner farmers. The Company also remains
     committed to continuously improving the quality of training for farmer partners.



                                                                                                    29
Page 180
An In-Depth Look at JAPFA




Sustainability-Linked Loan and Sustainability Initiatives

In 2025, Japfa secured an additional Sustainability-Linked                    Fulfillment of Sustainability-
Loan (SLL) of USD 150 million, facilitated by DBS Bank                        Linked Bond (SLB) Commitments

and Rabobank, reinforcing the Group’s commitment to
                                                                              Details regarding audits and
embedding ESG principles across the agri-food sector.                         additional information:
This financing facility is tied to Key Performance Indicators
(KPIs) that include reducing water consumption through
recycling, advancing the transition to clean energy via the
Zero Coal initiative, and improving children’s nutritional
access through the Japfa for Kids programme. Notably,
                                                                              https://www.japfacomfeed.co.id/stock-
by incorporating a social indicator for the first time, this                  bond-information
SLL reflects Japfa’s holistic approach integrating both
environmental and social responsibilities to strengthen
sustainable food security across Asia.




Japfa’s Economic Performance
To consistently provide affordable and safe animal protein for millions of people, Japfa requires
positive economic performance that is aligned with its commitment to People, Planet, and Profit (3P).
Throughout 2025, Japfa recorded solid economic performance in line with established targets. All
business activities were conducted in compliance with applicable social and economic regulations.
There were no sales bans or distribution restrictions on Japfa products, reflecting the Company’s
adherence to regulations and the trust placed in it by the authorities. . [GRI 2-27] [POJK F.2, F.3]


Amidst these achievements, our vertically integrated business model continues to navigate various
risks, which we have categorised into seven key areas: Business, ESG (Environmental, Social, and
Governance), Operational, People, Financial, Compliance, and Technology. Nevertheless, this
landscape also presents significant sustainability opportunities for the Company. We aim to mitigate
these risks while optimising our operations through the implementation of adaptive strategies.
These include reinforcing biosecurity and biosafety policies, enhancing operational efficiency,
strengthening quality control, and investing in production facilities to bolster the supply chain. This
approach not only safeguards our competitiveness but also deepens our collaboration with local
supply partners.



Details about risk management can be
found in the 2025 Annual Report:




                                            https://www.japfacomfeed.co.id/
                                            annual-report




30
Page 181
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                                         Sustainability Report 2025




[GRI 201-1] [POJK B.1, F.2, F.3]                                                                            In millions of Rupiah (IDR)


                                     Disclosures                                    2025                 2024                 2023

  Direct Economic Value Generated

  Revenue                                                                          60,715,806          55,800,849             51,175,898

  Interest Income                                                                       66,874              50,228                 44,272

  Other Net Income/(Expenses)                                                          287,553             210,204                 139,161

  Total                                                                            61,070,233           56,061,281            51,359,331

  Economic Value Distributed

  Operating Cost (Cost of sales, SG&A exclude staff cost)                          49,066,467          45,698,456           44,620,820

  Employee wages and benefits                                                        5,499,616          4,889,053            4,267,880

  Payment to providers of equity capital - dividends                                 1,667,063           1,688,988            1,569,494

  Community Investment

  Corporate Social Responsibility (CSR)                                                  41,019             28,208                   8,691

  Edufarmers Foundation                                                                 35,033              15,000                 14,450

  Payment to government                                                               1,077,316            715,863                406,068

  Total                                                                             57,386,514         53,035,568           50,887,403

  Economic Value Retained

  Economic Value Retained                                                            3,683,719           3,025,713                471,928



Sustainable Investment
[GRI 201-2] [POJK F.4]
                                                                                                            In millions of Rupiah (IDR)

       Sustainability
                                                   Categories                        2025                2024                 2023
          Pillars

   Environmental

                                   Investment for More
                                                                                       248,158              129,170               103,334
                                   Sustainable Operations

                                   Efficient Resource Usage                             10,636               14,106                  11,017

                                   Waste and Emission Minimisation                      43,535               26,107                26,037
   Efficient Product
   Systems                         Livestock Health and Welfare
                                                                                            678                  511                   216
                                   Enhancement

                                   New Technology Investment to Enhance
                                                                                        10,446                8,039                  6,168
                                   Operational Efficiency

                                   Audit/Assessment/Certification ESG Cost               3,092                3,472                 3,020

   Total Environmental Investment                                                      316,545              181,404                149,792

   Social

   Human Capital                   Human Capital Development
                                                                                       132,884               89,522                163,867
   Development                     (Employees, Farmers, Community)

   Nutrition
                                   Nutrition Improvement                                 17,559               9,592                  7,329
   Improvement

   Total Social Investment                                                             150,443               99,114                 171,195

   GRAND TOTAL                                                                        466,988              280,518                320,987


*) To advance operational sustainability, we have categorised our sustainability-related expenditures into two main categories:
environmental and social. We have segregated these investment expenditures for improved tracking since 2022.




                                                                                                                                          31
Page 182
An In-Depth Look at JAPFA




Association Memberships

Through active membership in several industry associations, Japfa plays a role in fostering cross-sectoral
collaboration to strengthen the national food ecosystem. This involvement serves as a means for
sharing best practices, keeping abreast of regulatory developments, and strengthening the Company’s
contribution to building a more resilient and sustainable agri-food sector. [GRI 2-28] [POJK C.5]



Associations




Indonesian Employer’s       Indonesian Fishery      Indonesian Feedmills             Shrimp Club               Indonesian Veterinary
Association (APINDO)       Producers Processing      Association (GPMT)            Indonesia (SCI)              Medicine Association
     DKI Jakarta              and Marketing                                                                           (ASOHI)
                            Association (AP5I)




    Association of          Veterinary Public        Indonesian Poultry          Indonesian Poultry                Chamber of Commerce
  Indonesian Poultry        Health Association      Farmers Association         Science Sociey (MIPI)               and Industry (KADIN)
   Slaughterhouses           (ASKESMAVETI)               (PINSAR)                                                      South Jakarta
      (ARPHUIN)




 Indonesian Poultry        Indonesia CSR Society   Indonesian Aquaculture         Indonesian Poultry
Veterinary Association                                 Society (MAI)             Breeders Association
       (ADHPI)                                                                         (GPPU)




Certifications [POJK F.27]




     FSSC 22000          AEO Certification         ISO 14001                ISO 45001           Aquaculture
                                                                                             Stewardship Council
                                                                                                   (ASC)




32
Page 183
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                 Sustainability Report 2025




Awards Received in 2025


TIME Magazine and Statista


TIME magazine and Statista recognised Japfa as one of the World’s Best
Companies 2025. Selected from 1,000 global leaders based on employee
satisfaction, revenue growth, and sustainability transparency, this accolade
highlights the dedication of our 38,000-strong workforce.




                                           Fortune 100 Indonesia 2025


                                           Japfa proudly ranks 23rd in the Fortune 100 Indonesia
                                           2025. This recognition underscores our resilient
                                           performance and consistent delivery, driven by robust
                                           business fundamentals, integrated operations, and
                                           disciplined risk management.




Tempo-IDN Financials 52 Index Awards


Japfa received the Tempo-IDN Financials 52 Index
awards in the High Growth, High Dividend & Main
Index categories at the 2025 Malam Apresiasi Emiten,
presented by Tempo Media Group to publicly listed
companies demonstrating strong fundamentals, stable
performance, and promising growth prospects.




A complete list of associations,
certifications, and awards is available
in the 2025 Annual Report:




https://www.japfacomfeed.
co.id/annual-report



                                                                                                      33
Page 184
02
About the Japfa
Sustainability Report
This Sustainability Report reflects Japfa commitment to transparent and
accountable disclosure as we continue to strengthen our environmental,
social, and governance performance. Through this annual publication, we
present our progress, evaluate our initiatives, and reinforce our dedication to
creating positive impact for our stakeholders and society.
Page 185
Fostering           39   This Sustainability Report has been
Communication
with Stakeholders
                         prepared in accordance with POJK 51/2017,
                         the GRI 2021 Standards, and the GRI Sector
Japfa in Data       43
                         Standard 13: Agriculture, Aquaculture,
Method for          44
Determining              and Fishing, as the primary guidelines for
Material Topics
                         compiling sustainability information that is
                         relevant and material to Japfa.

                         Japfa remains committed to transparently communicating
                         its sustainability performance to build trust with all
                         stakeholders every year. One of our key efforts is the
                         publication of this 2025 Sustainability Report, which
                         outlines our commitments and tangible efforts in the
                         environmental, social, governance, and economic aspects,
                         all of which we continue to develop responsibly.


                         While the information in this report is non-exhaustive, we
                         maintain our commitment to consistent and transparant
                         communication of our sustainability efforts. It also serves
                         as a reference point for the progress, achievements, and
                         lessons gained from the initiatives we have implemented.
                         Through ongoing evaluation and improvement, we are
                         committed to strengthening our positive impact on both
                         the environment and society.


                         This report is the seventh Sustainability Report published
                         since 2018. Although prepared separately from the
                         Company’s Annual Report, it forms part of Japfa’s
                         general-purpose financial reporting. This report is
                         published concurrently and constitutes an integral whole
                         with the 2025 Annual Report, which is accessible via the
                         Company’s official website.


                         The reporting period aligns with the Annual Report,
                         covering 1 January 2025 to 31 December 2025, and
                         includes all of Japfa’s operational units. This report was
                         published in 7 April 2026.
Page 186
About the JAPFA Sustainability Report




Japfa has prepared this report based on the Global Reporting Initiative (GRI) Standards. We
have also prepared it in accordance with the Financial Services Authority Regulation Number
51/POJK.03/2017 (POJK 51/2017) on the Implementation of Sustainable Finance for Financial
Service Institutions, Issuers, and Public Companies, further regulated by the Financial Services
Authority Circular Letter Number 16/SEOJK.04/2021 regarding the Form and Content of the
Annual Report of Issuers or Public Companies.


In 2025, we further strengthened our Sustainability Report disclosures on the role of the Board
of Directors and Board of Commissioners in overseeing sustainability governance, particularly
their supervision of risk management and the effectiveness of related processes. Building on
previous feedback, we refined the depth and clarity of these disclosures and enhanced our
already robust risk management framework to ensure continued relevance and alignment with
evolving best practices. [GRI 2-2, 2-3] [POJK G.3]


More detailed information on the Company’s risk management can be found in the Governance
chapter of the 2025 Annual Report and on the Company’s website. [POJK E.3, E.5]


Japfa also considers various indicators from ESG rating agencies, such as the Asean Corporate
Governance Scorecard, MSCI, S&P, SRI-KEHATI, and the TCFD Recommendations. We
collaborated with a third party in the data analysis and evaluation process to ensure the
accuracy and integrity of this report. External assurance has not been obtained for this report.




                                                     This report is presented in Indonesian along with
                                                     its English translation. The Sustainability Report is
                                                     available on the Company’s official website.
                                                     [GRI 2-5][POJK G.1]




                                                     We welcome all feedback on this report. A feedback
                                                     form is available via the link provided at the end
                                                     of the report, and any questions, suggestions, or
                                                     comments may be submitted through the contact
                                                     channels listed. Your input helps us continuously
                                                     improve the quality and transparency of our
                                                     sustainability reporting. [GRI 2-3][POJK C.2, G.2]

                                                                                                [GRI 2-1, 2-3] [POJK C.2]



                                                             Company Address

                                                             Wisma Millenia Lantai 7
                                                             Jl. M.T. Haryono Kav. 16,
                                                             Jakarta 12810 – Indonesia

                                                             Phone : (+62 21) 285 45680
                                                             (Hunting)
                                                             Fax : (+62 21) 831 0309
                                                             E-mail : maya.pradjono@japfa.com
                                                             Website : www.japfacomfeed.co.id


36
Page 187
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                                Sustainability Report 2025




Fostering Communication
with Stakeholders
Effective stakeholder engagement is fundamental to Japfa’s sustainability approach. We recognise
that open, consistent dialogue with our stakeholders not only builds trust but also strengthens the
long-term resilience of our business. We maintain constructive relationships with a wide range of
stakeholders — including employees, customers, financial institutions, shareholders, government
agencies, distributors, industry associations, communities, partner farmers, and suppliers. Through
ongoing engagement and collaboration, we work to identify shared priorities, unlock mutually
beneficial opportunities, and encourage active participation in our sustainability journey. By listening,
learning, and partnering with those who are integral to our value chain, Japfa continuous to cultivate
a supportive ecosystem that advances responsible growth and collective progress. [GRI 2-29, 3-3][POJK E.4]



 Investors (including shareholders, bondholders, fund managers, and others)

                       1. Annual General Meeting of Shareholders (AGMS)
                       2. Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS)
 Engagement Method     3. Conferences, teleconferences, individual meetings, group meetings, email
                       4. Public Presentations
                       5. Visit to Operational Units


                       1. Quarterly
 Frequency             2. Annually
                       3. Ad hoc


                       AGMS (Annual General Meeting of Shareholders)


                       1. Approval of the Annual Report and ratification of the Company’s Financial
                          Statements for the fiscal year 2024.
                       2. Determination of the allocation of the Company’s net profit for the fiscal year 2024.
                       3. Granting of authority and power to the Company’s Board of Commissioners to appoint
                          a Public Accountant to audit the Company’s books for the 2025 fiscal year, and to determine
                          the remuneration for said Public Accountant.
                       4. Appointment of members of the Company’s Board of Commissioners and Board of Directors.
                       5. Determination of salaries and benefits for members of the Board of Commissioners and
                          Board of Directors.

                       EGMS (Extraordinary General Meeting of Shareholders)


                       Approval of a) the Company’s plan (request for a mandate) to conduct a share buyback
                       in accordance with Financial Services Authority (OJK) Regulation Number 29 of 2024 dated December
 Topics                29, 2024, concerning the Buyback of Shares Issued by Public Companies, and b) the use of the
                       repurchased shares, and c) the authorization granted to the Board of Directors to determine the
                       implementation and usage thereof.

                       Conferences, Teleconferences, Individual Meetings, Emails


                       1. Overall performance review (financial and non-financial)
                       2. Operational Information


                       Public Presentations


                       1. Company Profile
                       2. Operational Performance as of December 31, 2024
                       3. Financial Highlights
                       4. Challenges and Future Strategies
                       5. Q&A Session


                                                                                                                           37
Page 188
About the JAPFA Sustainability Report




 Customers [POJK F.17]

                         1. Information through websites and digital networks
 Engagement Method       2. Call center
                         3. Satisfaction surveys


                         1. Available 24 hours
 Frequency
                         2. Ad hoc (as needed)


                         1. Product and service information, including production processes
                         2. Coordination to fulfill customer requirements
 Topics                  3. Payment methods (credit and debit)
                         4. Complaint handling and solution provision [GRI 2-25] [POJK F.24]
                         5. Customer satisfaction surveys




 Associations

                         1. Telephone calls
 Engagement Method
                         2. Direct field visits


                         1. Daily
 Frequency               2. Weekly
                         3. Ad hoc (as needed)


                         1. Profit-sharing scheme
                         2. Education on poultry nutrition and feed management
 Topics                  3. Technical consultations
                         4. Farm operational management
                         5. Implementation of sustainable practices in livestock and fisheries farming




 Educational Institutions/Universities


 Engagement Method       Socialization and coordination


                         1. Ad hoc (as needed)
 Frequency               2. Monthly
                         3. Annually


                         1. Information on Japfa’s collaborations and programme activities
                         2. Scholarship recipient recruitment and administration process
 Topics
                         3. Reports on scholarship recipients’ activities
                         4. Grants and support from the government




 Local Community Organizations

                         1. Meetings with Local Community Organizations (LCOs), local communities, and village officials
 Engagement Method
                         2. Phone calls and/or direct visits


                         1. Ad hoc (as needed)
 Frequency
                         2. Semi-annually (twice a year)


                         1. Socialization of programme and activities
 Topics
                         2. Implementation of Corporate Social Responsibility (CSR) programme


38
Page 189
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                            Sustainability Report 2025




 Suppliers

 Engagement Method   Phone calls and/or direct visits



 Frequency           Ad hoc, daily, semi-annually, and/or annually



                     1. Pricing offers and market competition
                     2. Service quality evaluation
                     3. Supplier audit process
 Topics
                     4. Product information and evaluation
                     5. Product update policies
                     6. Implementation of sustainable procurement practices




 Government

 Engagement Method   Socialisation and coordination meetings


                     1. Ad hoc
 Frequency           2. Monthly
                     3. Annually


                     1. Business licensing and regulation
                     2. Certification
                     3. Coordination of trade system
                     4. Compliance and periodic reporting
                     5. Dissemination of government regulations
                     6. Gemar Makan Ikan campaign
 Topics
                     7. Collaboration regarding Synergised Aquaculture Innovative Learning (SAIL)
                     8. Seminars and public policy forums
                     9. Expert discussion on the requirements for food safety assurance, cold chain system, and the
                        implementation of NKV (Veterinary Control Number)
                     10. One Health Implementation - monitoring residues and antibiotic resistance
                     11. Sustainable agribusiness, covering livestock and aquaculture farming




 Employees

                     1. Employee meetings, workshops, training and capacity building
 Engagement Method
                     2. Communication forums, meetings, and annual celebrations


                     3. Weekly,
                     4. Monthly,
 Frequency
                     5. Annually
                     6. Ad hoc


                     1. Socialisation of employee policies and strategies
                     2. Japfa Conversation
                     3. Performance evaluation and career development
 Topics              4. Online and o#ine training (technical and soft skills)
                     5. Occupational Health and Safety assurance program
                     6. Internal news channels such as Japfa Link, Berkat Magazine and Japfa Newsletter to communicate
                        information about the Company published periodically




                                                                                                                         39
Page 190
About the JAPFA Sustainability Report




 Distributors [GRI 2-6]

 Engagement Method        Direct visits, phone calls, and meetings



 Frequency                Ad hoc and/or daily



                          1. Sales performance evaluation
                          2. Product, pricing, and service-related information
 Topics
                          3. Company’s financial condition
                          4. Production facility inspection and auditing




 Scholarship Recipients

 Engagement Method        Programme socialization, mentoring, and activity monitoring



 Frequency                Ad hoc, monthly, once a month, and/or every six months



                          1. Scholarship admission and selection process information
                          2. Recipient’s administrative completeness
 Topics
                          3. Proposal submission and activity reporting
                          4. Information or reports on additional activities outside the main programme




 Contract Farmers

                          1. Coordination meetings and knowledge-sharing sessions (technical assistance) on-site and online.
                          2. On-site visits to Japfa’s farming facilities.
 Engagement Method
                          3. Technical training and capacity building.
                          4. Discussion forum


                          1. Twice a week.
 Frequency                2. Daily (for recording in the application).
                          3. Periodic / ad hoc.


                          1. Education on poultry nutrition and health management.
                          2. Implementation of modern technology and sustainable work practices.
 Topics                   3. Monitoring and recording the accuracy of daily feed consumption data.
                          4. Discussions on operational challenges and the provision of appropriate solutions.
                          5. Discussions on farm management.




40
Page 191
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                Sustainability Report 2025




Japfa in Data
This sustainability report covers all of Japfa’s business entities. However, the primary focus of this
report remains directed at the two largest operational sectors, namely poultry and aquaculture.
[GRI 2-2]




The poultry operations                     Poultry operations are the most dominant
contribute                                 component of our operations and this sector
                                           is the primary focus of the sustainability
                                           report. The aquaculture sector is also a
90%                                        special focus, in line with the increasing
to Japfa’s total revenue.                  demand for sustainable fishery products.


There are no restatements of data or information reported in the previous year. [GRI 2-4]




Financial and Employment Data

Financial and employment data for the 2023–2025 fiscal period reflects the consolidation of all Japfa
entities, supported by internal systems.




Environmental Data

The environmental data included in this report represents nearly              A complete list of entities
                                                                              included in our financial,
all of Japfa’s operational lines throughout the 2023–2025 period.             employment, and
In 2025, we expanded our reporting scope to encompass 349                     environmental disclosures is
                                                                              available in our 2025 Annual
units, comprising both operational and non-operational units                  Report.
(including offices). This addition marks an increase of five units
compared to the scope reported in 2024.


During this period, reporting has covered all Company operations,
including poultry, aquaculture, and supporting businesses.
This achievement demonstrates the tangible results of cross-                 https://www.japfacomfeed.
                                                                             co.id/annual-report
unit collaboration in enhancing transparency and advancing
sustainability practices.




                                                                                                         41
Page 192
About the JAPFA Sustainability Report




Method for Determining
Material Topics                                      [GRI 3-1]




This report has been prepared in accordance with GRI reporting principles, which include accuracy,
balance, clarity, comparability, completeness, sustainability context, timeliness, and verifiability.
We have also considered stakeholder engagement, the relevance of material topics, and the
completeness of information to produce a comprehensive and informative report.


To determine material topics, Japfa applies a double materiality assessment based on the Japfa
Sustainability Pillars, results from Life Cycle Assessments (LCA) and Social Life Cycle Assessments
(S-LCA), literature reviews, and other industry issues within the livestock and aquaculture sectors in
Indonesia and internationally, including those identified as material by sustainability rating agencies.
To map priority issues, we conducted a materiality survey to gather perspectives from various
internal and external stakeholders. This initial process considers the extent to which the Company’s
activities have actual or potential impacts on the environment, society, and the economy. [GRI 3-1]


Furthermore, in determining the material topics for this sustainability report, management has
exercised significant judgements to filter these issues within the context of the Company’s business
resilience and sustainability.


This comprehensive process has yielded ten key topics based on both internal and external
stakeholder perspectives. These ten topics form the focus of our reporting, which has been aligned
with GRI standards and the Sustainable Development Goals (SDGs), and is being progressively
integrated with the IFRS disclosure framework.



The full list of Japfa’s contributions to the SDGs
can be found on the Company’s website.




                                                      https://japfacomfeed.co.id/
                                                      overview




42
Page 193
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                        Sustainability Report 2025




The development of this sustainability report is overseen by the Sustainability Committee and
Company management to ensure accuracy and timeliness. The involvement of the committee and
management occurs from the initial formulation process, analysis of survey results, through to the
finalization and ultimate validation of the report’s content. [GRI 2-14][POJK E.1]




 Research and     Focus Group        Internal       Surveys for       Materiality    Validation and    List of Material
Development of     Discussions     Management       Internal and        Matrix        Approval of          Topics
the Materiality   with Internal    Discussions        External                       Material Topics
    Survey        Stakeholders                      Stakeholders




                                                                                                                     43
Page 194
About the JAPFA Sustainability Report




Material Topics in 2025                                      [GRI 3-2]



In 2025, our materiality assessment reaffirmed the priorities most relevant to stakeholders and to
Japfa’s long-term sustainability. Food Security remains top priority, reflecting our core mission of
delivering nutritious, affordable protein for society. Customer Health and Safety becomes the next
crucial element, ensuring all our products are safe, of high quality, and comply with applicable
regulations, while simultaneously building consumer trust.


Building on this foundation, we continue to engage stakeholders to forge long-term partnerships
with customers, suppliers, farmers, communities, and the government. These efforts ensure that
values can be created, shared, and sustained across our entire supply chain.



     No.                                Material Topics                                                 Category


           Providing nutritious and affordable food
      1                                                                                Food Security
           for communities/consumers


           Ensuring consumer safety by guaranteeing that production facilities
     2     meet international food safety standards and providing informative          Customer Health and Safety
           labelling for effective traceability.


           Building long-term positive relationships
     3                                                                                 Stakeholder Engagement
           with value chain actors and stakeholders


           Conducting training and development to improve employees’ skills
     4     according to their department/division, including animal welfare training   Training and Development
           and sustainability training


           Providing fair remuneration and benefits programme (e.g. bonuses,
     5                                                                                 Employment
           insurance, health care, etc) for our employees


           Upholding principles in the workplace such as ethics and integrity,
     6     transparency and honesty, and creating a conducive working                  Governance
           environment as part of respecting human rights.


           Prioritising employee's health and safety through a comprehensive
     7                                                                                 Occupational Health and Safety (OHS)
           occupational health and safety management system



     8     Managing effluents and waste in an environmentally friendly manner          Waste and Effluent



           Committed to enhancing animal welfare
     9                                                                                 Animal Welfare
           through research and practices.


           Providing training and development programmes for contract farmers,
     10    including training on animal welfare, and raising awareness on child        Community
           labour and unethical behaviours.




44
Page 195
      PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                         Sustainability Report 2025




     Materiality Matrix
     This materiality matrix provides a roadmap for the deeper discussions of priority topics presented
     in the chapters that follow. Each topic is presented through a clear management approach, Japfa’s
     commitments, and our 2025 programme aimed at enhancing positive impact.


     The report also outlines how we assess programme effectiveness and highlights the role of
     stakeholder participation in shaping our sustainability journey.




                                                                 Materiality Matrix

                                  4.70

                                                                      1
Impact to external stakeholders




                                  4.60
                                                                                   3
                                                       9
                                  4.50
                                           18                                           6               4   2
                                                            14             10      7                    5
                                                                 15
                                  4.40
                                                20                    16           11
                                                                           17                       8
                                                                                   13
                                                                      19                12
                                  4.30


                                  4.20


                                  4.10
                                    4.40             4.50                   4.60             4.70


                                                     Impact to environmental, economic and social




                                                                                                                    45
Page 196
03
Improving
Nutrition
Improving nutrition is essential to building
healthier communities, and Japfa has played a
role by expanding access to safe, nutritious,
and affordable food across Indonesia.
Page 197
Market Reach        51     As a producer of staple animal protein in Indonesia, Japfa
                           recognises its important role in strengthening national
Industrialization   52
Approach                   food and nutrition security. By leveraging capabilities
                           from within vertically integrated operations and extensive
Ensuring Food       53
Safety                     distribution network, the Company deliver safe, traceable,
                           and high-quality animal protein that remains affordable to
Sustainable         55
                           communities across the country. This approach reinforces
Supply Chain
                           local food systems and supports healthier, more resilient
JAPFA for Kids      56
                           value chains, particularly in regions where nutritional
Promoting Fish      62     challenges persist. However, ensuring food availability
Consumption                alone is not sufficient, as nutritional disparities remain a
Programme
                           critical issue in Indonesia.


                           Stunting among school-age children continues to be
                           a national concern, with varying prevalence across
                           provinces and gaps in access to balanced nutritious
                           food. School environments also still often lack nutritious
                           food options, so interventions are needed to improve
                           nutritional knowledge, dietary choices, and daily intake
                           quality. As animal protein plays an important role in
                           children’s physical growth and cognitive development,
                           protein-rich products such as chicken, eggs, milk, and fish
                           that are easily accessible to various layers of society.




                           Stunting Prevalence in Children (Aged 5-12)
                           in Indonesia (2023)1

                                                                             24.6%


                                          20.2%                                                           20.5%
                                                                                           19.6%
                                                    17.2%
                                                                15.3%
                         Prevalensi (%)




                                           North    West         Riau        South        Central         Central
                                          Sumatra   Java       Islands      Sulawesi       Java          Sulawesi




                           1 Kementerian Kesehatan RI – BKPK, Survei Kesehatan Indonesia (SKI)
                           2023): Dalam Angka, “Tabel 14.116 – Prevalensi status gizi (TB/U) umur 5–12
                           tahun menurut provinsi”; ringkasan nasional TB/U usia 5–12 tahun
Page 198
Improving Nutrition




We also understand that improving nutrition cannot be achieved only through production efficiency.
This effort requires education, collaboration, and community engagement. Based on the belief that
meaningful change begins from within, Japfa complements its core operations with various nutrition
improvement initiatives, including education in schools, balanced menu promotion, parental education,
and community programmes. Efforts such as JAPFA for Kids further expand the Company’s impact to
support healthy growth and improve access to nutritious meals in high-risk areas.


Together, these initiatives form long-term solutions that can be scaled up, addressing urgent
nutritional gaps, and also supporting the national target of stunting reduction and SDG 2: Zero
Hunger. By strengthening nutrition through operational excellence and community partnerships,
Japfa strives to build a healthier and more resilient future for the generation.

48
Page 199
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                   Sustainability Report 2025




Market Coverage
Indonesia’s unique geography presents significant challenges in ensuring national food security,
particularly regarding even and efficient distribution. Armed with more than 53 years of experience
in the agri-food sector, Japfa firmly holds its responsibility to fulfill the nutritional needs of the
nation. Through a comprehensive distribution and marketing network that includes traditional
markets, modern markets, and online platforms, Japfa ensures its products can be accessed by all
layers of Indonesian society.


Japfa offers a diverse portfolio of high-quality animal protein products, including poultry and
aquaculture, designed to meet various consumer preferences and nutritional needs. By providing
safe, affordable, and nutritious protein across the country, Japfa contributes to food security,
nutrition improvement, and sustainable access to essential food resources.


Japfa Poultry


Beyond its extensive presence across Indonesia, Japfa
continues to expand its footprint in international
markets. As of 2025, the Company has exported
poultry products — including animal feed, hatching
eggs, and downstream poultry products — to multiple
countries across Asia and Africa.


This international reach reflects Japfa’s commitment
to high food safety and quality standards, reinforcing
trust in the brand. By providing safe, nutritious, and
reliable products globally, Japfa strengthens its
reputation as a responsible and sustainable provider
of animal protein, meeting the needs of consumers
both domestically and internationally.


Japfa Aquaculture


Japfa contributes to Indonesia’s protein security not only through poultry but also via its aquaculture
operations. The Company produces a range of high-quality processed fish and shrimp products that
are recognised and trusted in international markets.


We exported our aquaculture products to countries across Asia, the America, and Europe. These
efforts demonstrate Japfa’s commitment to providing safe, nutritious protein globally, supporting both
food security and sustainable growth in the aquaculture sector.




                                                                                                         49
Page 200
Improving Nutrition




Industrialisation Approach
Japfa integrates technology and innovation into its operations to maintain food safety standards
and optimise resource use. We continuously strengthen production capacity and expand to achieve
economies of scale, improve operational efficiency, and extend distribution reach. Through these
approaches, Japfa can better control every stage of production to ensure consistent quality and more
effectively meet market demands.


For further information on this topic, please visit
Japfa’s website:




                                                      https://www.japfacomfeed.co.id/
                                                      facilitating-access-to-affordable-proteins




       Promoting Healthy Lifestyles through
       Athlete Collaboration


                                                                 As part of its commitment in
                                                                 promoting active and healthy
                                                                 lifestyles, Japfa Food partnered with
                                                                 high-achieving young tennis athlete
                                                                 Janice Tjen as Brand Ambassador.

                                                                 This partnership affirms the importance
                                                                 of quality nutrition in supporting athletic
                                                                 performance and daily life. Through this
                                                                 collaboration, Janice shared insights
                                                                 regarding the role of proper nutrition to
                                                                 maintain stamina and performance.


                                                                 This initiative opens a collaborative journey
                                                                 built on values of discipline, health, and the
                                                                 spirit to continuously grow.




50
Page 201
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                               Sustainability Report 2025




Ensuring Food Safety
Food safety is maintained at every point in the value chain, starting from breeding and cultivation to
ready-to-consume products. Our approach focuses on:


a.    Rigorous biosecurity systems to prevent contamination and disease.
b. High standards at every production stage, including sourcing premium raw materials and
      maintaining facilities that meet strict food safety requirements.
c.    Compliance with national and international certifications to guarantee product safety.




Transparency in Product Labelling and Safety


Transparency is central to our commitment to consumers. All products carry detailed nutritional
information, usage instructions, and expiration dates, ensuring safe and informed consumption. In 2025,
Japfa recorded zero incidents of non-compliance regarding product health and safety, demonstrating our
continued dedication to responsible and sustainable food production.
[GRI 416-1, 416-2, 417-2, 417-3] [POJK F.28].




The Company’s certificates can be found
in the 2025 Annual Report:




                                                https://www.japfacomfeed.co.id/
                                                facilitating-access-to-affordable-proteins



                                                                                                                    51
Page 202
Improving Nutrition




Food Safety Audit


The Company consistently carries out both internal and external food safety audits, to ensure
compliance with regulations and certification standards. These audits are essential for assessing
risk management and reinforcing Good Corporate Governance principles.


In our operations, we adopt various national and international standards, including Good Manufacturing
Practices (GMP) for Animal Feed, Good Breeding Practices (GBP) for Poultry, and Good Manufacturing
Practices (GMP) for Veterinary Medicine. These are complemented by ISO 9001:2015 for Quality
Management Systems, ISO 22000:2018 for Food Safety, and Best Aquaculture Practices (BAP), among
others. All certifications are regularly renewed to ensure continued compliance and consistent quality
throughout the production process.


The poultry processing unit has established an internal laboratory in Pemalang equipped with PCR
Technology to detect Salmonella, which enables faster and more accurate daily monitoring results.


These efforts strengthen food safety mechanisms at every stage of production. Findings from both
internal and external audits are evaluated and reported to management for appropriate corrective
action. [GRI 2-23, 416-1] [POJK F.27]



In 2025, there were no product recalls of feed or animal protein
from poultry and aquaculture operations.                 [POJK F.29]




                                                                            The Company’s certifications
                                                                            can be found in detail in the
                                                                            2025 Annual Report.




                                                                            https://www.japfacomfeed.co.id/
                                                                            annual-report




52
Page 203
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                 Sustainability Report 2025




Sustainable Supply Chain
Japfa manages its supply chain end-to-end, from animal feed production to consumer products,
through a vertically integrated business model. Every stage of production is fully controlled and
closely monitored, ensuring strong traceability and consistent product quality.




Supplier Code of Conduct


The Supplier Code of Conduct (CoC) is an integral                Further information on traceability and the
                                                                 Supplier Code of Conduct can be read on
part of Japfa’s commitment to ensuring that all                  Japfa’s website:
business partners operate with integrity and uphold
the Company’s ethical and sustainability principles.
Through the CoC, Japfa requires every supplier to
comply with clear and mutually agreed-upon standards,
to encourage stronger, transparent, and responsible
partnerships.
                                                                 https://www.japfacomfeed.co.id/food-
                                                                 safety-traceability

As of 2025, most of our suppliers have signed this
CoC, and we remain committed to its continuous
socialisation across our supply chain. This CoC
incorporates stringent provisions for corrective
measures or sanctions to guarantee total adherence to
                                                                 https://www.japfacomfeed.co.id/
the Company’s standards.                                         policies




                                                                                                           53
Page 204
Improving Nutrition




JAPFA for Kids




Malnutrition problems remains a serious health challenge in Indonesia and increase the risk of
chronic diseases later in life. As a producer of animal protein, Japfa has a commitment to actively
helping reduce malnutrition-particularly undernutrition and severe malnutrition-through the JAPFA
for Kids (JfK) programme. JfK aims to improve children’s nutritional status and promote the practice
of the Four Pillars of Balanced Nutrition in schools located around the Company’s operational areas
through a deep, root-cause approach.


Based on our long experience in addressing malnutrition, the causes children struggle to obtain
adequate nutrition vary widely. In some areas, limited human resource capacity and low education
pose major barriers to achieving good nutritional status. Meanwhile, in other regions, geographical
challenges also frequently become obstacles.


Through JfK, we are committed to creating a tangible impact on the health of the younger generation
by strengthening collaboration among the government, the community, and the private sector. This
programme aims not only to improve children’s nutrition but also to drive sustainable change in
nutritional enhancement efforts. Our focus on primary school children represents a strategic approach to
tackling malnutrition at a most crucial age, a time when the impact of a healthy diet can shape a better
future for them.


After conducting an in-depth review, in 2025 we focused our activities to increase the effectiveness of
this programme. One of the steps we took was extending the egg distribution period from three months
to six months (July-December). In addition, we also apply a more comprehensive measurement method
by utilising applications and dashboards to monitor programme results in real-time. This effort aims to
strengthen the positive impact for children with malnutrition who participate in our programme.




54
Page 205
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                       Sustainability Report 2025




JAPFA for Kids: Nourishing the Future

Since starting in 2008 until 2025, the JFK programme has reached




             201,056
             Students
                                                  1,214
                                                  Schools
                                                                                   105
                                                                                   Regions/Cities



Achievements JfK 2025




            15,498
            Students
                                                  123
                                                  Schools
                                                                                   9
                                                                                   Regions




            1,034
            Students with
                                                  646
                                                  Malnourished students improved
            malnutrition                          to healthy nutritional status




                                                                                                55
Page 206
Improving Nutrition




Programme Stages



                      1   LOCATION SELECTION

                          •   Location selection in collaboration
                              with JAPFA Business Unit Team



                      2   SCHOOL SELECTION

                          •   Distribute scales and stadiometers to schools at selected districts
                          •   Assign schools to independently measure their students
                          •   Schools that submit their assignments are selected
                              as programme beneficiaries



                      3   PRE PROGRAM

                          •   Training for teachers in charge regarding healthy diets,
                              programme management, and the us of application
                          •   Refreshment training for health workers participating
                              in the programme


                      4   ONBOARDING

                          •   Height and weight (baseline) measurement
                              by community health centres
                          •   Parental consent to participate as programme beneficiaries
                          •   The examinations conducted included checks for anemia,
                              dental caries, lymphadenitis, and tuberculosis


                      5   JAPFA HEALTHY DAY

                          •   Weekly activities to support positive behaviour change in students
                          •   Routine exercise, healthy lunchbox day, and education
                              on healthy living habits, including nail hygiene checks and
                              handwashing with soap
                          •   Monthly height and weight measurement to monitor
                              Body Mass Index

                      6   1 DAY 1 EGG

                          •   Eggs distribution to undernourished and malnourished student
                          •   Monitoring daily protein intake through their lunchbox monitoring
                          •   Teacher submit consumption reports daily through application
                          •   Monthly parent meetings to ensure commitment and involvement
                              in the project, and to support behaviour change



                      7   EXIT STRATEGY

                          •   Impact assessment and final programme evaluation
                          •   Schools independently implement JAPFA Healthy Day
                              and monitor egg distribution
                          •   Dissemination to the local government.
                          •   Endline height and weight measurements conducted by the
                              community health centre.

56
Page 207
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                              Sustainability Report 2025




1 Day 1 Egg

JAPFA for Kids implemented a series of initiatives to help improve the nutritional status of
students experiencing malnutrition, one of which was the free distribution of eggs. Over the six-
month programme, children with undernutrition and severe undernutrition received one egg per
day through their schools, with active involvement from parents in cooking and preparing it as part
of the children’s lunch. From November to December, the number of eggs was increased to two
per day to accelerate nutritional recovery. In addition, facilitators worked with parents, teachers,
and school canteens to provide healthy snacks twice a week and to ensure regular vitamin
supplementation. Through these simple yet targeted measures, the programme supported gradual
and sustained improvements in children’s nutrition.


By the end of the JfK 2025 programme, the initiative successfully improved the nutritional status
of 646 out of 1,034 malnourished students, bringing them to a healthy nutritional status.



            1 Egg per Day                             2 Eggs per Day
            July - October                            November - December,
                                                      Additional protein to support growth



             Supplements                              Nutritious Snacks
             Addressing anemia and                    Improving daily energy intake
             vitamin deficiencies                     and nutrition requirements




                                                                                                       57
Page 208
Improving Nutrition




JAPFA Healthy Day




Japfa designed JAPFA Healthy Day to instill healthy living habits in children
                                                                                In 2025, JAPFA
through one special day each week. During JAPFA Healthy Day, we
deliver nutrition education and encourage students to bring healthy, home
                                                                                Healthy Day
prepared meals. The programme also includes a series of collaborative           successfully
activities with students and teachers, such as the Balanced Nutrition Four      reached 123 schools
Pillars exercise, proper handwashing with soap, nail hygiene inspections,
                                                                                and engaged
and additional health education sessions. Through this programme, Japfa
aims to establish healthy habits from an early age, which are expected to
                                                                                15,498 students
become an inseparable part of their lives in the future.                        across 9 regions.


Engaging Parents and Teachers in JAPFA for Kids

                                                                 We believe the synergy of parents and
                                                                 teachers is the key to creating a healthier
                                                                 environment for children. Therefore, we
                                                                 engage parents and teachers to move
                                                                 in unison through education, so that
                                                                 positive changes at school resonate
                                                                 all the way to the family dinner table.
                                                                 For teachers, we share knowledge in
                                                                 a structured manner, wmeanwhile for
                                                                 parents whose children need nutritional
                                                                 improvement, they are asked to sign a
                                                                 commitment letter to prepare a balanced
                                                                 lunchbox every day.



58
Page 209
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                      Sustainability Report 2025




Monthly Meetings


Japfa holds monthly meetings for teachers and parents with curated materials tailored to children’s
nutritional needs, supported by thematic learning modules. To boost participation, standardised
materials and attendance lists are prepared, along with a six-month commitment letter for parents.
Each session reinforces three core messages: eating at appropriate frequency, preparing simple yet
nutritious meals, and forming healthy daily habits.


During these meetings, we always convey again the importance of a balanced diet, food safety, the vital
role of animal protein, and practical tips for preparing healthy meals. Additionally, we provide updates on
their children’s nutritional status progress. Through these efforts, we aim to instill small, sustainable habits
that can have a meaningful long-term impact on children’s growth and development.


Real-Time Data for Stronger Impact, Better Outcomes


In previous JfK implementations, one of the key challenges was maintaining consistent programme
monitoring. For example, in hard to reach schools, tracking egg consumption and collecting BMI data
was often suboptimal. In 2025, we responded to these findings by conducting an in depth review of our
results measurement methods. Through this comprehensive assessment, we aimed to strengthen the
programme’s effectiveness and ensure it delivers an increasingly meaningful impact.


As a follow up to these findings, we enhanced a digital dashboard that enables real-time monitoring
of children’s health data. Weight and height are recorded periodically to track changes in nutritional
status, identify emerging trends, and quickly adjust interventions when needed. This system also
strengthens transparency and accountability, as the data can be easily shared with stakeholders,
including government partners and local communities.




      The JAPFA for Kids programme has brought many
      positive changes to our school, from encouraging
      better hygiene habits to increasing nutrition
      awareness among students and parents.

      All teachers now collaborate actively in JAPFA Healthy Day activities,
      because we believe that the health and success of the students
      are a shared responsibility. After six months, the programme has
      shown clear benefits, and we hope its impact continues in forming a
      generation that is healthier and stronger.


      | Septi Kadarwati — SDN Cikaret Jaya




                                                                                                               59
Page 210
Improving Nutrition




JAPFA for Kids Awards

This event serves both to recognise student achievements and to evaluate behavioural changes, as
well as the growth in teachers’ knowledge from the start of the programme through the mentoring
phase. The JfK Awards are organised into three main categories — School, Teacher, and Student
Competitions — with a total of six contest types.




School Competition:                  Teacher Competition:                 Student Competition:
•    Programme                       •   Quiz                             •    Poster creation
     implementation                  •   Article writing
•    Student educational media
•    Balanced nutrition pillar
     gymnastics




Supporting Pregnant Mothers
Recognising that a healthy start in life begins before birth, we safeguard maternal health as the primary
defence against low birth weight in infants. By focusing on the prenatal period, specifically aiming to
reduce anaemia and improve nutritional indicators, the initiative seeks to ensure healthier delivery
outcomes for vulnerable mothers. This pilot project is conducted across five districts in Bintan. The
programme is built upon four pillars:
1.   Protein Intake & Nutrient Balance: We support malnourished pregnant mothers by providing
     essential animal-based protein and ensuring the regular consumption of iron tablets to
     combat deficiencies.
2.   Healthy Behaviour: The programme ensures mothers adopt critical health practices, including
     consuming protein-rich foods regularly and attending Antenatal Care (ANC) check-ups.
3. Capacity Building: We provide them with knowledge regarding pregnancy health, particularly
     concerning necessary nutrient intake and required medical treatments.
4. Impact Monitoring: The team conducts regular monitoring of nutritional improvements
     by tracking weight, iron tablet compliance, MUAC (mid-upper arm circumference), and
     anaemia levels.

Beneficiaries

22     Pregnant Mothers with
       Chronic Energy Deficit
                                     2     Pregnant Mothers with
                                           Chronic Energy Deficit
                                                                          12     Pregnant Mothers with
                                                                                 Anaemia
                                           and Anaemia

60
Page 211
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                 Sustainability Report 2025




Promoting Fish
Consumption Programme
In the context of national efforts to improve nutritional status and prevent stunting, the Aquaculture
Division again implemented the Fish Consumption Promotion Programme in Banyuwangi and
Lampung as the Company’s contribution in strengthening nutrition interventions for children as well as
pregnant and breastfeeding mothers. In Banyuwangi, the programme was run through a collaboration
with Puskesmas Klatak, including the distribution of fresh fish — such as catfish, tilapia, pangasius,
and shrimp — to toddlers at risk of malnutrition and pregnant women, accompanied by education
regarding balanced nutrition and stunting prevention. This activity also involved village authorities and
health workers, so as to encourage active community participation in improving family health.


Meanwhile in Lampung, Japfa provided processed fish products for schoolchildren to enrich animal protein
intake in their daily menu. By engaging supply chain partners, including customers of the Aquaculture
Division, the programme aims to build a stronger nutrition-supporting ecosystem for children while raising
community awareness of the importance of consuming fish as a high-quality protein source.




                                                                                                         61
Page 212
04
Efficient
Production System
Indonesia’s growing demand for sustainable food supply drives Japfa
to strengthen its integrated production system and ensure reliable,
high-quality protein for the nation.
Page 213
Implementation of   66   Population growth and Indonesia’s economic dynamics are
Animal Welfare           increasing the demand for a sustainable food supply. In
Holistic            70   response to global challenges — climate change, resource
Animal Health            limitations, and food waste — Japfa is strengthening its
Management
                         integrated production system to maintain stable supply
Comfortable         74   availability while supporting national food security. This
Animal Handling
                         approach emphasises supply chain efficiency and the
Healthy Animal      76   optimization of local resources to build greater resilience
Housing                  against climate change and market volatility.
Biodiversity        78
Conservation             Through a vertically integrated production model, Japfa

Responsible         80   consistently prioritises animal welfare across all operations,
Energy Practices         implementing strict biosecurity and food safety measures
                         from upstream to downstream. Supply chain integrity is
Digitalization      84
and Innovation           maintained by using certified suppliers, including those
                         meeting deforestation-free standards, and through third-
Wastewater          90
Management               party audits. Simultaneously, process digitalisation, feed
                         innovation, and the utilisation of renewable energy are
Managing            91
Emissions and            applied to enhance operational efficiency and resilience.
Waste                    The full utilisation of poultry, aquaculture, and other by-
                         products is optimised to promote a circular economy and
                         reduce waste.


                         This commitment is aimed at reducing emissions,
                         improving energy efficiency, minimising waste,
                         improving water consumption efficiency while ensuring
                         the availability of affordable, reliable, and high-quality
                         protein for the community. Through this approach, Japfa
                         contributes to resource conservation and long-term food
                         security, while strengthening its position as a key partner
                         in building a resilient, self-reliant, and sustainable food
                         system in Indonesia.
Page 214
Efficient Production System




Implementation of Animal Welfare
At Japfa, animal welfare is an integral part of the Company’s commitment to sustainable food security. Healthy
and well-cared-for animals contribute to higher productivity, reduced disease risk, and minimal food loss.




                THE FIVE FREEDOMS PRINCIPLE
            serves as the primary guideline for our animal welfare practices




      Freedom             Freedom             Freedom              Freedom from          Freedom
      from hunger         from pain,          from fear and        discomfort,           to express
      and thirst          injury, and         distress             mistreatment,         natural
                          diseases                                 and abuse             behaviour




64
Page 215
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                    Sustainability Report 2025




Balanced Nutrition for Animal Health


Feed with a balanced nutritional formulation is key to supporting animal health and productivity. Precisely
designed nutrient content not only ensures physical growth but also strengthens the immune system,
thereby reducing disease risk and supporting sustainable production.


   Sourcing High-Quality Raw Materials


   Japfa is committed to ensuring that every raw material used consistently meets high-quality
   standards through stringent oversight and ethical sourcing. Japfa collaborates with rigorously
   selected suppliers who meet certification requirements and demonstrate transparency through
   the implementation of a Supplier Code of Conduct and the use of Certificates of Origin for raw
   materials. [GRI 2-6]


   In 2025, certification requirements in the procurement process were further strengthened to enhance
   supplier awareness of sustainable practices, particularly regarding deforestation-free raw material
   sourcing. The majority of partner suppliers already possess relevant certifications, and while the
   types and scope vary, all adhere to the principles of environmentally responsible sourcing.


   Utilisation of Alternatives Raw Materials


   The nutrition team continues to prioritise the optimisation of local raw materials and the exploration
   of alternative nutrient sources. In parallel, ongoing research is being conducted to determine the most
   effective nutritional standards for different types of livestock, while also advancing feed innovation and
   strengthening resilience against seasonal fluctuations in raw material availability.



                                                                                    Japfa leverages
                                                                                    local suppliers to
                                                                                    support domestic
                                                                                    economic growth.
                                                                                    In 2025, 65% of
                                                                                    poultry feed raw
                                                                                    materials and
                                                                                    43% of fish and
                                                                                    shrimp feed raw
                                                                                    materials were
                                                                                    sourced from
                                                                                    local suppliers.
                                                                                    [GRI 204-1] [POJK B.1]




                                                                                                             65
Page 216
Efficient Production System




     Feed for Poultry


     •   Precision Feeding & Nutrient Reformulation
         Japfa is strengthening the implementation of precision feeding with more accurate nutrient
         reformulation, including the regulation of calcium, phosphorus, lysine, and probiotic levels.
         This approach ensures intake matches physiological needs at each growth stage, thereby
         reducing nutrient excess, minimising feed waste, and optimally supporting animal health.
         Aligned with this approach, Japfa has reduced the average harvest weight as an affordability
         adaptation strategy, while maintaining optimal feed efficiency and harvest age.


     •   Implementation of Near-Infrared Reflectance Spectroscopy (NIRS) Technology
         The feed division has implemented NIRS technology, which utilises the reflection of
         near‑infrared light from samples and does not require — or significantly reduces the use of —
         chemical agents in its routine analysis processes. As a result, NIRS supports the concept of a
         sterile laboratory and promotes sustainable industrial practices. In addition, the feed division
         digitalised its laboratory operations to enable comprehensive sample tracking.


     Feed for Aquaculture


     •   JAPFA Aquaculture Nutrition Lab
         JAPFA Aquaculture Nutrition Lab in Gresik, East Java, which has been ISO/IEC 17025 certified
         since 2023, continues to strengthen its capacity through the development of amino acid
         analysis methods and other technical competencies. This laboratory plays a vital role in
         supporting Japfa’s aquaculture research and innovation to produce quality and safe fish and
         shrimp feed, while also preparing to evolve into a commercial laboratory capable of serving
         external parties in the future.


     •   Polychaete Worm Culture Development
         To ensure a stable, pathogen-free supply of fresh feed for shrimp broodstock, Japfa is
         expanding its polychaete worm culture capacity in Anyer and Bali, building upon previous
         development in Gresik and several other areas. Polychaetes, known for being nutrient-rich,
         play a crucial role in supporting the growth and health of shrimp broodstock. Additionally,
         the Company is trialing the enhancement of the worms’ nutritional quality through the
         use of high-protein marine feed. This effort reinforces Japfa’s commitment to supporting
         sustainable, scientifically-based aquaculture practices.


     •   Development of Specialised Feed for Shrimp Broodstock
         As part of efforts to strengthen the integrated business model, in early 2025 the Company began
         producing specialised feed for shrimp broodstock. This feed is formulated with high-nutrient
         ingredients, including a blend of frozen natural feeds, designed to support reproductive health
         and improve spawning success rates. This initiative reflects the Company’s commitment to
         optimising aquaculture productivity through sustainable feed innovation.




66
Page 217
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk   Sustainability Report 2025




                                                        67
Page 218
Efficient Production System




Holistic Animal Health Management
Animal health is a top priority for Japfa in maintaining the sustainability of the food value chain.
Through an approach emphasising disease prevention, vaccine innovation, and global collaboration,
Japfa ensures livestock remain healthy, thereby safeguarding productivity and food security.




68
Page 219
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                      Sustainability Report 2025




    Driving Sustainable Trade Through
    AEO Certification


    In 2025, Japfa Aquaculture,      This certification is aligned with the World
                                     Customs Organization (WCO) SAFE Framework
    through PT Suri Tani             of Standards, which evaluates customs
    Pemuka (STP), achieved the       compliance, supply chain security, and the
                                     integrity of logistics systems. With AEO status,
    Authorised Economic Operator     the Company benefits from streamlined export-
    (AEO) certification from the     import processes, enhanced competitiveness,

    Directorate General of Customs   and guaranteed product traceability from
                                     upstream to downstream.
    and Excise (DJBC), marking
    a strategic accomplishment       This milestone accelerates distribution, preserves
    in strengthening secure,         raw material quality, and supports animal welfare.
                                     The achievement reflects our core values,
    transparent, and sustainable     purposeful, responsible, and relentless while
    global trade.                    solidifying Japfa’s position as a global player
                                     committed to integrity in international trade.




                                                                                           69
Page 220
Efficient Production System




Vaccines and Animal Health Products


As part of its business portfolio diversification, the Company continues to develop its range of
vaccines. This includes offerings for a broader spectrum of animal segments, supporting a more
balanced and resilient portfolio. Ongoing efforts in research and development underpin the
refinement of these solutions to meet evolving industry needs.


     Adherence to International Standards and Global Expansion
     The Company continues to strengthen its adherence to international standards, as evidenced
     by the successful re-certification of ISO 17025 and ISO 14001 and 9001. Globally, the product
     reach continues to expand with the registration process now covering more than 24 countries,
     alongside the fulfilment of domestic production mandates in India and the UAE to comply with
     local regulations.


     Responsible Use of Antibiotics
     Climate change, which increases the risk of disease in livestock, is a major concern for Japfa.
     Unpredictable environmental conditions can weaken immune systems and create opportunities
     for pathogens. To anticipate this, Japfa implements proactive animal health measures by ensuring
     that antibiotic use is only carried out responsibly and based on prescriptions from licensed
     veterinarians. Antibiotics are administered only to sick animals requiring specific treatment, with
     layered approval to guarantee their use is truly necessary. All these practices follow government
     regulations and the guidelines of the Indonesian Veterinary Medical Association (PDHI).




70
Page 221
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                Sustainability Report 2025




     Representing Indonesia in the Global Effort to
     Prevent Antimicrobial Resistance (AMR)


     Japfa Aquaculture participated                As a representative of the Indonesian
                                                   aquaculture industry, STP presented best
     in the international Food and                 practices in the prudent use of antibiotics,
     Agriculture Organization (FAO)                the reduction of drug dependency, and the
                                                   sustainable monitoring of fish and shrimp health.
     workshop themed “Working                      This participation confirms Japfa’s commitment
     Together to Fight Antimicrobial               to supporting global action against AMR,

     Resistance in Asia Pacific”                   safeguarding the health of aquatic animals,
                                                   and ensuring the sustainability of the global
     in Bangkok in June 2025.                      aquaculture ecosystem.




Strengthening Animal Health Standards


Japfa continues to strengthen animal health standards by implementing consistent protocols
across all production stages. This approach ensures that all livestock are raised in healthy and safe
conditions that align with animal welfare principles.


   Health Monitoring since Day-Old Chick (DOC) Stage
   Salmonella monitoring has been expanded using a diagnostic product line-up to detect various
   diseases from the Day-Old Chick (DOC) stage. Laboratory testing and health surveillance are
   conducted comprehensively from the Grandparent Stock (GPS) down to the final stock stage.
   This step ensures consistent maintenance of poultry quality and health.


   Integrated Mortality Monitoring
   Livestock mortality rates are strictly monitored and are now integrated into a digital
   biosecurity tracking system. Real-time mortality data enables early detection and rapid
   intervention, thereby allowing for better maintenance of population health.




                                                                                                        71
Page 222
Efficient Production System




Comfortable Animal Handling
Japfa places animal comfort as a vital part of consistent welfare practices across the entire
production chain. Animals that are handled well are not only healthier but also contribute to a high-
quality and sustainable food supply.


At every operational stage, Japfa ensures animal handling complies with applicable standards
and regulations, both from animal welfare and food safety perspectives. This approach includes
implementing ethical procedures and using technology that minimises animal stress.


All workers receive regular training on animal handling to ensure rearing and processing are
conducted safely and ethically. Furthermore, compliance audits against animal welfare standards
are conducted periodically to ensure the implementation of global principles across all farming and
processing facilities.




Farming


     Poultry


     •   Automated Chicken Growth Monitoring
         Japfa implements poultry farming based on animal welfare and efficiency. An automated
         weighing system is used to monitor the daily weight of chickens without manual handling,
         thereby reducing stress on the animals and providing real-time data for more accurate harvest
         planning.


     Aquaculture


     •   Fish Harvesting
         During the harvesting process, Japfa employs a volumetric method to estimate fish quantity
         and weight, eliminating the need for excessive handling. This approach minimises the time
         fish spend outside their natural habitat, thereby reducing stress levels and enhancing the
         overall quality of the harvest.


     •   Shrimp Harvesting
         Shrimp harvesting is conducted by maintaining water quality and environmental
         conditions throughout the extraction from the ponds. The process is carried out in phases,
         utilising specialised equipment designed to minimise physical contact. This approach
         prevents stress and injury, ensuring the shrimp remain in optimal condition before
         entering the processing stage.




72
Page 223
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                 Sustainability Report 2025




Processing


   •   Animal Welfare-Based Halal Handling and Slaughtering
       Japfa applies stringent halal and animal welfare standards across all its processing units. For
       instance, in poultry operations, stunning and slaughtering processes are conducted through
       automated systems and the role of certified Halal Slaughterers (Juleha) to ensure that
       operations remain safe and ethical.


Distribution


   Poultry


   •   Optimal Distribution System
       Japfa enhances the quality of poultry transportation with a chick van equipped with an intake fan
       and a digital temperature monitoring system, as well as route optimisation through the Japfa Vehicle
       Optimization System (JVOS). This combination maintains stable air circulation and humidity inside
       the vehicle while ensuring the selection of the best route, thereby keeping the Day-Old Chicks (DOC)
       in optimal condition throughout the distribution process.


   Aquaculture


   •   Fry Delivery with Cooling System and Real-Time Monitoring
       The delivery of shrimp fry (post-larvae) is carried out using special refrigerated trucks
       equipped with real-time monitoring of temperature, location, and journey duration. The
       injection of pure oxygen is used to ensure an adequate air supply, thereby keeping the
       shrimp fry healthy and ready to enter the grow-out stage at the customer’s facilities.

                                                                                                           73
Page 224
Efficient Production System




Healthy Animal Housing

A safe and comfortable animal housing is a key element of animal welfare — protecting them from
weather and predators — while also fulfilling their physical and psychological needs. An adequate
environment allows animals to move freely, stay clean, and have access to clean feed and water, thus
improving their health and productivity.


To this end, Japfa constructs optimal microclimate housing to ensure the rearing environment remains
healthy, safe, and compliant with animal welfare standards. This approach simultaneously supports
climate change mitigation through efficient temperature and humidity control, reducing the risk of heat
stress, lowering resource wastage, and enhancing operational resilience against extreme weather.


Poultry


We implement the JAPFA Environmental Guidelines for poultry. These guidelines encompass a
comprehensive strategy for creating a comfort zone through a microclimate within the housing,
tailored to the poultry’s needs. This approach simultaneously supports climate change mitigation
through efficient temperature and humidity control, reducing the risk of heat stress, lowering
resource wastage, and enhancing operational resilience against extreme weather.


     Solid Wall Farms for Environmental Stability
     In 2025, Japfa expanded the construction of farm walls designed to maintain more stable
     temperature and humidity levels inside the poultry houses. This infrastructure helps create a more
     comfortable environment for the chicken, particularly during periods of extreme climate fluctuation.
     The implementation of this system has proven effective in reducing heat stress risks and keeping
     mortality rates low during high temperature seasons.


     Feed Transport Auger
     At the Margasari farm, we implement a feed transport auger which delivers feed directly to the
     sheds through a closed system. This approach reduces the frequency of transport, increases labour
     efficiency, and minimises the risk of contamination, thereby improving biosecurity at the farm.


     Modern Ventilation Systems
     Japfa implements modern ventilation technology to create an optimal microclimate in its poultry
     farms. This system keeps the shed temperature and humidity stable, thereby reducing heat stress,
     maintaining air quality, and suppressing the risk of disease. To ensure operational precision, this
     technology is integrated with a digital-based ventilation monitoring system, enabling real-time
     supervision of shed conditions. Through this digital dashboard, we can detect environmental
     disturbances early and carry out rapid interventions to minimise production downtime resulting from
     unstable shed conditions.




74
Page 225
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                               Sustainability Report 2025




   Infrastructure Maintenance and Upgrades
   In addition to implementing new technology, Japfa conducts regular maintenance and upgrades of
   hatchery facilities and coops. This step ensures the rearing environment consistently meets animal
   welfare standards, while supporting sustainable productivity. Hatchery infrastructure improvements
   result in Day-Old Chicks (DOC) with more uniform quality, ultimately strengthening the performance
   of the entire production chain.



                                                                      In 2025, we constructed
                                                                      new poultry houses as
                                                                      part of our own farm
                                                                      capacity expansion.
                                                                      We remain steadfast
                                                                      and committed to our
                                                                      sustainability policy
                                                                      and targets, ensuring
                                                                      that 100% of these
                                                                      new facilities are fully
                                                                      closed-house systems.
Aquaculture


Maintained water quality is a primary factor in ensuring the health and welfare of cultivated aquatic
species. Japfa Aquaculture continues to strengthen the implementation of best practices to maintain
optimal water quality across all aquaculture operational units.




                                                                                                        75
Page 226
Efficient Production System




     Advanced Sterilization Protocols
     Japfa implements strict sterilization techniques at fish processing units and hatcheries to ensure the
     water used is free from harmful microorganisms. This approach is an essential part of maintaining the
     health of fish and shrimp, while ensuring the cultivation process adheres to high hygiene standards.


     Comprehensive Water Disinfection Methods
     Various water disinfection technologies such as ozone, ultrafiltration, and ultraviolet (UV) light
     are used to maintain overall water quality. These technologies ensure the cultivation water meets
     stringent biological safety standards, supports optimal growth, and prevents the spread of disease
     among aquatic organisms.


     Strategic Cultivation Site Selection
     Site selection is carried out by considering geographical conditions, water circulation, and distances
     between cultivation systems to create an ideal environment for the cultivated species. This step helps
     maintain the balance of the aquatic ecosystem while supporting sustainable cultivation practices.


     Routine Water Quality Monitoring
     Japfa conducts regular water quality monitoring, covering physical, chemical, and microbiological
     parameters such as temperature, oxygen levels, pH, phosphorus, and nitrogen. This comprehensive
     monitoring ensures water conditions remain stable and suitable for the needs of the reared species,
     thereby supporting the productivity and welfare of aquatic animals sustainably.




Biodiversity Conservation
[POJK B.1, B.2, F.10, F.26]




Japfa is committed to biodiversity conservation and sustainable practices across all its operations.
By selecting genetics that can adapt to local environments, Japfa aims to create ecological balance
and build a resilient, sustainable food supply that benefits both nature and society.


ULU Chicken and Ayam Kampung Super


The Indonesian market has a high demand for ayam kampung due to its distinctive flavour, but the
supply is often unbalanced. This is attributed to the slow growth rate and low productivity that
characterise traditional native chicken. To address this challenge, Japfa developed a ‘super native
chicken’ with a faster growth rate. This solution successfully facilitates access to animal protein for the
community, supports the businesses of local farmers, and simultaneously contributes to biodiversity
conservation by maintaining the genetic purity of local chicken breeds.




76
Page 227
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                      Sustainability Report 2025




     Super PL:
     A New Step Towards More Efficient Aquaculture


     The introduction of         This innovation provides shrimp fry with enhanced
                                 resilience and superior growth performance, thus
     Super PL (Post Larvae)      significantly boosting cultivation efficiency and the
     represents a critical       harvest yields for shrimp farmers. Accompanied by a
                                 specially designed high-protein feed formulation to
     landmark in the             support its potential, Super PL offers an integrated
     transformation of           solution that tackles the main challenges in shrimp

     Indonesia’s aquaculture     farming, while simultaneously reinforcing the
                                 Company’s standing as a trailblazer in developing
     industry.                   productive and sustainable aquaculture practices.




                                                                                           77
Page 228
Efficient Production System




Responsible Energy Practices                                                          [POJK F.7]




Japfa is committed to reducing carbon emissions and improving energy efficiency across its entire
production chain. In 2025, the Company expanded the use of renewable energy, implemented energy-
saving technologies, and strengthened digital monitoring systems to ensure more responsible energy
consumption aligned with emission reduction targets. Integrated Renewable Energy and Energy
Efficiency Initiatives Include:


1.   Utilisation of Biomass as the Primary Fuel Source [POJK F.5]
     As part of our emission‑reduction commitment, we aim to cease the use of coal throughout our
     operations. Currently, our thermal energy needs are primarily met through the use of biomass,
     particularly candlenut shells and palm kernel shells, along with pilot testing of wood pellets at several
     facilities. In 2025, the utilisation of renewable biomass energy reached 104,077 tonnes, equivalent
     to 36% of total energy consumption. This figure increased compared to the previous year along
     with the addition of converted facilities and the optimisation of biomass supply at production
     sites. In addition, several facilities continue to use conventional energy sources in line with process
     characteristics and operational efficiency considerations. This approach enables the Company to
     maintain production reliability while supporting the transition away from coal.


     Looking ahead, the Company will continue to assess opportunities to gradually and systematically
     increase the share of renewable energy, taking into account technical requirements, supply
     availability, and environmental impacts.


2. Utilisation of Gas as a Clean Energy Alternative
     Several facilities have adopted gas as a cleaner and more stable energy source. In 2025, gas
     usage contributed approximately 16% of total energy consumption. This expansion reinforces
     Japfa’s transition towards low-carbon energy, particularly in production processes that require a
     consistent and efficient heat supply.


3. Solar Energy Use
     Japfa continues to strengthen its long‑term commitment to providing cleaner electricity supply
     through the expansion of solar energy utilisation. In 2025, one of the units began operating a solar
     panel installation with a total installed capacity of 1.8 MWp. Japfa will continue to increase the
     proportion of renewable energy by expanding the implementation of solar panels across more
     operational facilities in the years ahead.


4. Biogas Development
     We are currently assessing biogas potential from organic waste at select sites. Although still in
     the trial stage with limited data measurement, this initiative aims to contribute to our renewable
     energy portfolio.




78
Page 229
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                  Sustainability Report 2025




Energy Efficiency in Production Facilities

Energy efficiency improvements in production facilities are achieved through several innovations:


•   HVAC Optimisation for Energy Efficiency
    Japfa implements various optimisation technologies for its heating, ventilation, and air
    conditioning (Heating, Ventilation, and Air Conditioning/HVAC) systems to reduce energy
    consumption without compromising the cooling performance essential for operations. In the
    vaccine production unit, the Company uses an adiabatic cooling system on some HVAC units,
    which works by spraying a fine water mist into the area around the condenser. This evaporation
    process helps to lower the air temperature before it enters the condenser, making heat rejection
    more efficient and reducing the energy load on the cooling machine by 5–10%.


    In the chick hatchery unit, Japfa enhances HVAC efficiency by installing the Ecoism device,
    which intelligently optimises the compressor’s duty cycle and is supported by smart sensors and
    inverter control. This combination of technology allows the system to read cooling needs in real-
    time and automatically adjust power consumption, thereby curbing energy use while maintaining
    the stable temperature and humidity required for the hatching process.


•   Installation of Sieves and Expanders in Feed Mills
    In its feed mills, Japfa has installed sieves and expanders. This initiative allows the feed mills to
    not only enhance final product capacity and quality by improving feed digestibility but has also
    to reduce the energy required in the production process itself, thereby increasing operational
    efficiency.


•   Reuse of Boiler Condensate
    In the vaccine production unit, Japfa implements an initiative to reuse boiler condensate,
    which is hot water residue from steam that is fed back as boiler supply water, thereby reducing
    the energy required to heat water from scratch. As a result, natural gas consumption was
    successfully reduced by 18.8%.


•   Efficiency and Asset Maintenance Strategy
    Japfa implements a comprehensive efficiency and asset maintenance strategy across all
    operational lines to ensure long-term sustainability and competitiveness. This approach
    includes routine maintenance, energy efficiency improvements, and equipment modernization
    to keep production performance optimal. For example, in the Edible Oil unit, production
    effectiveness is maintained through annual overhauls, updating production equipment to
    enhance energy efficiency and reduce potential downtime. Through this strategy, Japfa
    ensures all assets operate optimally.




                                                                                                            79
Page 230
Efficient Production System




•    Reduction of Fossil Fuel Consumption


     Japfa continues to strengthen its commitment to reducing fossil fuel dependency through
     various strategic initiatives across its operational lines. These efforts encompass the
     implementation of fuel efficiency programmes and a transition toward cleaner energy
     sources, including the transition away from coal usage and the electrification of forklifts.
     Through these measures, the Company seeks to lower direct emissions while simultaneously
     optimising operational cost efficiency in a sustainable manner.




Energy Consumption in Organisations                                                    [GRI 302-1] [POJK B.2]



            Non-Renewable Energy              2025                 2024                  2023

                                               2,150,846 GJ          1,994,484 GJ          1,886,385 GJ
 Electricity 1]
                                                       41%                    41%                  40%
                                                500,069 GJ             443,629 GJ            427,223 GJ
 Liquified Natural Gas (LNG) [2]
                                                      10%                     9%                     9%
                                                 255,517 GJ            223,782 GJ            239,863 GJ
 Compressed Natural Gas (CNG) [2]
                                                        5%                    5%                    5%
                                                 94,258 GJ             108,073 GJ              116,157 GJ
 Liquefied Petroleum Gas (LPG) [3]
                                                        2%                     2%                      2%
                                                         0 GJ          40,640 GJ              137,225 GJ
 Coal [4]
                                                          0%                  1%                      3%
                                                349,869 GJ             351,566 GJ            322,662 GJ
 Diesel Oil [5]
                                                        7%                     7%                    7%
                                                     11,041 GJ          16,742 GJ              15,746 GJ
 Gasoline Fuel [6]
                                                           0%                 0%                     0%




80
Page 231
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                            Sustainability Report 2025




Renewable Energy

                 Renewable Energy                     2025                     2024                     2023

                                                        1,334,403 GJ               1,172,361 GJ             1,180,653 GJ
 Palm Kernel Shell [7]
                                                                25%                        24%                      25%
                                                                0 GJ                      0 GJ                     0 GJ
 Palm Fiber [8]
                                                                 0%                        0%                       0%
                                                         223,043 GJ               207,659 GJ                 109,276 GJ
 Candlenut Shell [9]
                                                                4%                       4%                          2%
                                                         270,920 GJ                253,192 GJ               267,229 GJ
 Firewood [10]
                                                                5%                        5%                       6%
                                                          60,370 GJ                 46,681 GJ                  71,225 GJ
 Rice Husk [11]
                                                                 1%                        1%                         1%
                                                             2,348 GJ                     0 GJ                     0 GJ
 Solar PV [12]
                                                                  0%                       0%                       0%




                   Total Energy                       2025                     2024                     2023

                                                        3,361,600 GJ              3,178,916 GJ           3,145,262 GJ
 Total Non-renewable Energy
                                                                64%                       65%                    66%

                                                         1,891,083 GJ             1,679,893 GJ           1,628,382 GJ
 Total Renewable Energy
                                                                 36%                      35%                    34%

                                                        5,227,683 GJ             4,858,809 GJ            4,773,644 GJ
 Total Energy Consumption
                                                               100%                     100%                    100%



About Our Data

[1.]   Converted to MJ units based on IEA (International Energy Agency) standard methodology,
       1 kWh of electricity = 3.6 MJ

[2.]   Converted to MJ units based on IEA standard methodology, 1 MMBTU = 1,055.06 MJ.

[3.]   Converted to MJ units based on IEA standard methodology, calorific value of LPG = 50,08 MJ/kg.

[4.] Converted to MJ units based on IEA standard methodology, calorific value of coal = 20,650 MJ/tonne.

[5.]   Converted to MJ units based on IEA standard methodology, 1 liter of diesel oil = 34.89 MJ/L

[6.]   Converted to MJ units based on IEA standard methodology, 1 liter of gasoline = 38.53 MJ/L

[7.]   Converted to MJ units based on IEA standard methodology, calorific value of palm kernel shell = 17,220 MJ/tonne

[8.]   Converted to MJ units based on IEA standard methodology, calorific value of palm fiber = 11,340 MJ/tonne

[9.]   Converted to MJ units based on IEA standard methodology, calorific value of candlenut shell = 25,460 MJ/tonne

[10.] Converted to MJ units based on IEA standard methodology, calorific value of firewood = 19,610 MJ/tonne

[11.] Converted to MJ units based on IRRI standard methodology, calorific value of rice husk= 15.06 MJ/kg

[12.] 1 Gigajoule = 1,000 Megajoule

[13.] The increase in total energy consumption does not directly reflect Company inefficiency.
      In this context, the increase in energy consumption was primarily driven by growth in production volumes
      and improvements in data quality.




                                                                                                                       81
Page 232
Efficient Production System




Digitalisation and Innovation
Digitalisation is a crucial pillar for driving efficiency, transparency, and sustainability in Japfa’s
operations. Through the integration of digital technology and product innovation, the Company
enhances accuracy, strengthens traceability, and supports more modern and effective operations.




     Japfa Sustainability Reporting System (JSRS)


     As part of its digital transformation,                In 2025, JSRS updated its methodology
                                                           for calculating Scope 2 Greenhouse
     Japfa continues to develop the Japfa                  Gas (GHG) emissions from electricity
     Sustainability Reporting System                       consumption by utilising regional

     (JSRS) to centralise environmental                    emission factors across all Japfa
                                                           operations, thereby making the
     and Occupational Health and Safety                    emissions calculation more accurate and

     (OHS) data. This system ensures                       representative

     data accuracy and transparency
                                                           This methodological refinement
     as a foundation for objective and                     strengthens Japfa’s transparency in
     measurable decision-making.                           sustainability reporting while improving
                                                           data accuracy for long-term planning.




82
Page 233
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                      Sustainability Report 2025




      Japfa Sustainability Analytics (Sustainalitics)


      Sustainalitics is an             This system enables the identification of non-conformities,
                                       strengthens internal audits, and improves reporting
      internal platform                accuracy and accountability. Japfa believes that data-driven
      that functions to                sustainability initiatives can support the achievement of

      consolidate and                  sustainability targets more efficiently and with greater impact.
                                       Japfa continues to develop Sustainalitics as a flexible JSRS
      process data from                data analysis platform that can be customised by each user
      JSRS to support                  according to their needs as an effort to drive a culture of data-
                                       driven sustainability initiatives.
      data-driven strategic
      decision-making in               This year, Sustainalitics also introduced a data narrative feature
      the environmental                that translates analysis results into simpler explanations for
                                       users who are not yet accustomed to reading complex data.
      and OHS fields.                  Through this feature, we intend to make data-driven insights
                                       more accessible, fostering informed decision-making and
                                       sustainability actions across all Japfa units.




Digitalisation in Production Processes

To support efficiency on the production floor, Japfa implements various digital systems that focus
on optimising manufacturing processes and real-time quality control of raw materials.


Japfa Production Planning System (J-PPS)


Japfa has expanded the use of J-PPS in feed mills to detect production bottlenecks, balance
capacity across lines, and optimise energy usage.


Supply Chain and Operations System Integration


For logistics, Transportation Management System (TMS), Warehouse Management System (WMS),
Manufacturing Execution System (MES), and Sales Force Automation (SFA) are implemented in an
integrated manner. This ensures production planning, storage, distribution, and sales operate with
greater transparency and efficiency.




                                                                                                            83
Page 234
Efficient Production System




Process Automation and Efficiency

Japfa continues to drive process efficiency and automation across various operational lines
through several strategic initiatives, including in its hatchery units. In these units, we utilise egg
grading machines to improve the quality of DOC, enabling the production of broiler final stock
and carcasses with uniform and consistent quality.


Water Resource Conservation [GRI 303-1] [POJK F.8]

The agri-food industry is known as a sector with high water demands, and Japfa is no exception.
Through Life Cycle Assessment (LCA) studies and Water Scarcity Footprint analysis, the Company
has identified water use as a critical area requiring special attention. Japfa strives to manage water
efficiently to reduce operational risks while supporting sustainability.


Strengthening Water Recycling Facilities Across Japfa


Japfa continues to expand and upgrade water recycling facilities across various operational units to
minimise the use of groundwater and surface water. In 2025, the volume of recycled water increased
significantly, with a total of 395 megalitre successfully reprocessed and reused to support various
production utilities, such as condenser cooling, plant watering, and sanitation. The Company remains
committed to improving water‑use efficiency across its entire production chain.


This commitment is realised through construction initiatives and the optimisation of water recycling
facilities across various operational units. Some of these initiatives involve nine water recycling
facilities that are part of the Sustainability-Linked Bond (SLB) commitment, which became fully
operational in 2025.


The recycled water from these facilities contributes to increasing operational efficiency, reducing
pressure on local water sources, and supporting the sustainability of water supplies for the
surrounding communities.



Water Recycled                                                                                             Unit: Megalitre


                                                        2025                     2024                    2023


 Total Water Recycled                                             395                       236                     204




About Our Data

[1.]   This data represents the total from all Company units equipped with water recycling facilities.




84
Page 235
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                  Sustainability Report 2025




Rainwater Harvesting
Several operational units have implemented rainwater harvesting systems to augment supply. Collected
rainwater is used for a range of needs at each site, both production and non-production.



     The number of units operating rainwater harvesting facilities
     increased to 23 in 2025, from 8 in 2024. The volume of rainwater
     harvested also rose by 33% year-on-year.


Wastewater Treatment Facilities
Japfa continues to expand the capacity of its wastewater treatment plants (WWTPs) with a final-
polishing system to ensure effluent meets environmental standards before discharge. The technology
also enables partial reuse of treated water, supporting efficiency and conservation of water resources.


Water Processing for Operational Needs
Japfa has water treatment facilities to ensure water used in operational activities meets applicable
quality standards. Water from various sources, such as surface water, groundwater, and other sources is
treated through modern water-treatment systems, such as reverse osmosis, ultrafiltration, UV filtration,
and other methods, making it safe and suitable for use. This effort supports water supply reliability,
increases operational efficiency, and contributes to sustainable water resource management.


Integrated Water Monitoring via JSRS
All data related to waste generation, segregation, and utilisation is now integrated into the JSRS. This
enables periodic and systematic monitoring of waste volumes, as well as the accurate identification of
recycling‑improvement opportunities across each of our operational units.




                                                                                                           85
Page 236
Efficient Production System




Sustainable Production with Aquaponics


We continue to develop an aquaponics programme that reuses wastewater from aquaculture
activities into a valuable resource for plant cultivation, thereby reducing conventional liquid waste
discharge into natural water bodies.


Along with its development, the aquaponic system is now designed to support the cultivation of a wider
variety of plants. While the programme was initially implemented for internal needs, it has since been
expanded to involve Japfa Aquaculture customers who are interested in adopting aquaponic-based
plant cultivation. We provide aquaponic towers and technical assistance to enable them to operate
the system independently. This initiative reflects the application of circular economy principles while
enhancing flexibility, delivering environmental benefits, and creating added value for local communities.




86
Page 237
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                                      Sustainability Report 2025




Water Withdrawal


Our water withdrawal and usage are regulated in accordance with applicable regulations, and we adhere
to established government wastewater quality standards and other relevant standards.



Water Withdrawal

                                                 2025                             2024                                 2023
              Source
                                                     Areas with                        Areas with                            Areas with
                                     All Areas         Water          All Areas          Water             All Areas           Water
                                                       Stress                            Stress                                Stress
 Ground Water                             10,216          5,507               8,913             4,431           9,056             4,365

 Fresh water (≤ 1000 mg/L TDS)            10,216          5,507               8,913             4,431           9,056              4,365

 Other water (> 1000 mg/L TDS)                   0              0                 0                0                   0              0

 Surface Water (River, Lake)              2,696             289               2,286              248            2,230                314

 Fresh water (≤ 1000 mg/L TDS)                   0              0                 0                0                   0              0

 Other water (> 1000 mg/L TDS)            2,696             289               2,286              248            2,230                314

 Sea Water                                9,228           8,980              9,849              9,622           7,704              7,513

 Fresh water (≤ 1000 mg/L TDS)                   0              0                 0                0                   0              0

 Other water (> 1000 mg/L TDS)            9,228           8,980               9,849             9,622           7,704              7,513

 Rainwater                                  147              34                 111               24               45                 17

 Fresh water (≤ 1000 mg/L TDS)               147             34                  111              24               45                 17

 Other water (> 1000 mg/L TDS)                   0              0                 0                0                   0              0

 Third-party water                         1,288           1,071              1,180              970            1,090               840

 Fresh water (≤ 1000 mg/L TDS)             1,288           1,071              1,180              970            1,090               840

 Other water (> 1000 mg/L TDS)                   0              0                 0                0                   0              0

 Total Water Withdrawal                  23,575           15,881             22,339         15,296             20,125             13,048

About Our Data

[1.]   Areas with water scarcity are defined as regions with a Water Stress Risk level classified as High or Extremely High
       according to the World Resources Institute (WRI) Aqueduct 4.0 water risk atlas.

[2.]   The water withdrawal data for 2023 and 2024 has been restated as a result of refined data collection
       methodologies.



Water Consumption

                     Source                              2025                            2024                              2023


 Total Water Consumption                                            21,219                        19,981                          17,822



Tentang data kami

[1.]   Water Consumption = Water Withdrawal - Water Discharge




                                                                                                                                       87
Page 238
Efficient Production System




Wastewater Management                                                                 [GRI 303-4] [POJK F.14]




Japfa manages wastewater across all operational units through various methods, including the
optimisation of Wastewater Treatment Plants (WWTPs), to ensure that discharged water meets the
applicable quality standards before being released into the environment. Throughout 2025, there were
no incidents of non-compliance related to wastewater quality standards across Japfa’s operational units.
In addition to maintaining compliance, the Company also optimises the reuse of treated wastewater
for operational needs such as condenser cooling, cage washing, plant irrigation, and sanitation, thereby
helping to improve overall water-use efficiency. [POJK F.16, F.24]


In line with the Company’s sustainability commitment, Japfa continues to enhance and develop its treatment
technologies through the adoption of modern systems such as reverse osmosis, ultrafiltration, and
membrane bioreactor to improve the effectiveness and efficiency of the treatment process.


Employee Capacity Building in Wastewater Management


To ensure wastewater treatment facilities function optimally, Japfa assigns competent personnel
who have been provided with intensive training to operate and monitor the entire treatment process.
The strategic role of these personnel includes routine supervision, process control, and verification
of compliance with environmental standards to maintain the consistency of wastewater treatment
performance sustainably.



Water Discharge                                                                             Unit: Megalitre | [GRI 303-2, 303-3, 303-5]


 Water Discharge by Quality
                                         2025               2024               2023                        Destination
 and Destination
 Poultry                                        1,705              1,727              1,729
 Fresh water (≤ 1000 mg/L TDS)                    163                159                173
                                                                                                     Surface Water Bodies
 Other water (> 1000 mg/L TDS)                     4                  6                   12
 TDS Not Measured                               1,538              1,562              1,544
 Aquaculture                                      521               496                 441
 Fresh water (≤ 1000 mg/L TDS)                    23                 23                   13
                                                                                                 Surface Water Bodies & Sea
 Other water (> 1000 mg/L TDS)                     0                  0                    8
 TDS Not Measured                                498                473                420
 SBU Cattle Fattening                             130                136                132
 Fresh water (≤ 1000 mg/L TDS)                     0                  0                   0     Surface Water Bodies, Plant
 Other water (> 1000 mg/L TDS)                     0                  0                   0       Watering, and Cleaning
 TDS Not Measured                                 130                136                132
 Total Water Discharge                          2,356              2,358              2,302

About Our Data

[1.]   The Company measures TDS (Total Dissolved Solids) based on the stipulations in its wastewater discharge permits.
       Some of our units are not required to measure TDS based on the permits they hold.

[2.]   The total volume of water discharged by the organization includes operations from poultry, aquaculture, and SBU Beef.




88
Page 239
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                                Sustainability Report 2025




Managing Emissions and Waste                                                                            [POJK B.2, F.12, F.14]




Waste is one of the contributors to greenhouse gas emissions that impact climate change. In
a country with a large population and high consumption levels, waste management is a critical
challenge that needs to be addressed systematically. As a Company operating in the agri-food
sector, Japfa continuously optimises the use of raw materials to minimise waste generation while
simultaneously reducing associated emissions. Through the implementation of measured emission
monitoring and waste management systems, the Company ensures production processes run more
efficiently with a reduced environmental footprint.



Greenhouse Gas (GHG) Emissions                                                           Unit: Ton CO2 Eq | [GRI 305-1, 305-2, 305-3]


                                       Scope                                     2025                             2024

 Scope 1 GHG Emissions                                                                    86,675                                 89,754

 Scope 2 GHG Emissions                                                                  638,908                             592,457

 Other Indirect GHG Emissions (Scope 3)                                             7,422,204 [5]                     6,439,767 [4]



About Our Data

[1.]   Emissions were calculated using SimaPro software, with emission factors sourced from the GHG Protocol and
       Ecoinvent secondary data, as well as the IPCC 2021 100a characterisation method.

[2.]   Scope 1: Based on total energy consumption within the organisation (excluding electricity). The scope has been
       expanded beyond poultry, aquaculture, and domestic (office) operations to also include Cattle Fattening, with the
       addition of waste management impacts across all operational units.

[3.]   Scope 2: Based on total electricity consumption within the organisation. The scope has been expanded beyond
       poultry, aquaculture, and domestic (office) operations to also include Cattle Fattening, providing a more
       comprehensive representation of our energy consumption.

[4.] Scope 3: Estimates for poultry operations were calculated based on production data from the study year and
     the extrapolation of 2024 LCA project data, as the Scope 3 Carbon Calculator is still under development. The
     scope was expanded to include emissions from partner activities, estimated based on the Company’s own farms.
     Furthermore, the scope was extended to include waste treatment in aquaculture, cattle fattening, and other
     operational units.

[5.]   Energy and emissions intensity have not yet been calculated due to the difficulty of determining an appropriate
       denominator, given the Company’s highly diverse product portfolio, ranging from feed to processed products.
       [GRI 305-4], [POJK F.6, F.11]


[6.]   The increase in total emissions does not necessarily indicate operational inefficiency. In this context, the rise in
       emissions is primarily driven by production growth and the expansion of data coverage that was previously not
       included in the report, such as the Cattle Fattening SBU, Plantation SBU, Consumer Go Direct SBU, Property SBU,
       and Transportation SBU. Improvements in data quality have also contributed to the changes in reported emissions
       figures. [GRI 305-4] [POJK B.2, F.12]

[7.]   We continue to strengthen our efforts to monitor units using refrigerants and to ensure alignment with our
       sustainability objectives going forward. Related emissions will be further addressed in future sustainability reports.

[8.]   In 2025, the Company reduced its Scope 1 emissions through the electrification of processes, which contributed to
       an increase in Scope 2 emissions.




                                                                                                                                     89
Page 240
Efficient Production System




Waste Reduction [GRI 306-1, 306-2]

In the agri-food industry, waste management is a crucial aspect of maintaining operational
sustainability while reducing environmental impact. Japfa strives to optimise raw material use and
reduce waste generation through the application of circular economy principles, waste segregation
at source, and the reuse of organic and inorganic waste, including plastics.




Packaging Material Reduction


Japfa has reduced the thickness and length of plastic used in feed packaging, saving 5–7% in raw
material usage without compromising packaging strength. Japfa has also reduced plastic content by
applying lamination to only one side of the woven bags, down from two sides previously. All these
initiatives were implemented through testing according to Indonesian National Standards (SNI) to
ensure packaging quality is maintained. [POJK F.5]


Responsible Use of Plastic Packaging


Japfa’s plastic sacks are designed to be durable rather than single-use items. However, to safeguard
feed quality and safety, we advise against reusing these sacks for feed storage — particularly by
external parties — due to the risk of contamination. Beyond this specific purpose, the sacks retain
value: once they reach the end of their useful life, they can be collected and recycled into other
products. We encourage safe repurposing, alongside collection and recycling schemes, to maximise
the material’s value.



90
Page 241
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                  Sustainability Report 2025




By-Product Utilisation


In our poultry processing units, we collaborate with third parties to repurpose poultry by-products —
such as feathers and blood — into high-protein ingredients for animal feed formulations.


Internal Recycling


The plastic woven bag unit implements internal recycling — including yarn, plastic sheets, and bags
— whereby the recycled output is utilised for internal requirements, such as temporary packaging.


Integrated Waste Management with Biodigesters and Compo Towers


Japfa optimises poultry manure management through two integrated approaches. At our commercial
poultry farm in Serang we operate a large-scale biodigester that converts manure into organic fertiliser,
thereby reducing reliance on external fertilisers. This system features an innovation that circulates
treated water for manure flushing, resulting in a significant reduction in fresh water consumption.


Additionally, we utilise Compo Towers to compost manure into organic fertiliser, which also benefits the
community. The implementation of biodigesters and Compo Towers has been shown to lower ammonia
levels in farm houses, improve livestock health, and potentially reduce the need for antibiotics.


“Zero Waste” Commitment in Aquaculture


The Company implements a “zero waste” commitment in the aquaculture line by utilising all parts
of the fish optimally to ensure no waste is discarded. For example, in the Aquaprocessing unit,
by-products such as heads, skin, bones, and meat trimmings are sold to third parties to be reused,
ensuring nothing is wasted.


Reducing Package with Jumbo Bag and Silos


We utilise jumbo bags for feed delivery to our company-owned farms, thereby reducing the usage
of smaller plastic bags. For large-capacity feed mills, Japfa uses silos to store raw materials, thereby
reducing the need for single use plastic bags.


Reducing Dust and Odour Emissions


The Company made efforts to reduce dust emissions at the pharmaceutical plant facility by
modifying the powder packing machine and reformulating products that have the potential to
generate dust during the production process on the powder packing line. In addition, on the
disinfectant production line, the Company added a fume collector as a control measure to reduce
Odour emissions arising during the production process.




                                                                                                        91
Page 242
Efficient Production System




Digitalisation of Waste Reporting


All data related to waste generation, segregation, and utilisation is now integrated into the Japfa
Sustainability Reporting System (JSRS), enabling periodic and systematic monitoring of waste volumes
and the identification of targeted recycling improvement opportunities across our operational units.



Waste Generated                                                                                   [GRI 306-3] [POJK F.13]



            Waste Type                Unit              2025                    2024                  2023


Non-Hazardous Waste                  tonne                     145,514                 119,841                 125,813


Hazardous Waste                      tonne                        790                    1,073                    2,150


Total Waste Generated                tonne                     146,304                 120,914                 127,964




About Our Data

[1.]   Total non-hazardous waste generated is calculated by summing the total waste diverted
       from disposal and the total waste sent to final disposal.

[2.]   Total hazardous waste generated represents the total volume of hazardous waste produced from various sources,
       as recorded upon entry to the Company’s hazardous waste temporary storage facility.

[3.]   Total waste generated originates from both operational and domestic (office) waste.




       In 2025, the total volume of waste generated increased in line with
       the Company’s growth. Nevertheless, the amount of hazardous
       waste decreased by 26% compared to the previous year. This
       reduction was driven by the cessation of coal use across all of
       Japfa’s operations, which significantly reduced hazardous waste
       from combustion residues.




92
Page 243
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                                Sustainability Report 2025




Hazardous Waste

  Hazardous Waste Management            Unit               2025                      2024                   2023

Stored at internal temporary
                                        tonne                        790                      1,073                    2,150
hazardous waste storage

Sent to licensed third party            tonne                        662                      1,103                    1,995


About Our Data

[1.]    Waste from temporary storage sites is distributed to licensed third parties.

[2.]    Hazardous waste classification encompasses items such as used lubricating oil, contaminated rags, vaccine
        bottles and vials, biosecurity chemical packaging, used batteries and lamps, as well as other types of waste in
        accordance with their characteristics and applicable regulations.



Non-Hazardous Waste                                                                                         [GRI 306-4, 306-5]



  Non Hazardous Waste by Disposal Method            Unit            2025                    2024              2023


Diverted from Disposal


Reused                                             tonne                     7,562                  7,265             4,870


Recycled                                           tonne                         -                      -                    -


Composting                                         tonne                        11                      2                   0


Distributed to Third-Party (Non-Hazardous)         tonne                   129,952             105,279               114,614


       Donated/Given                               tonne                    85,813                 66,730             71,417


       Sold                                        tonne                    44,139                 38,549            43,197


Total Waste Diverted from Disposal                 tonne                   137,525             112,546              119,484


Increase/Decrease in Waste                         tonne                    25,314                 -6,938            10,742


Directed to Disposal


Incinerated                                        tonne                     1,370                    138                 155


Landfill                                           tonne                    6,620                   7,152              6,174


Waste Directed to Disposal                         tonne                    7,989                   7,295             6,329


Increase/Decrease in Waste                         tonne                      702                     965                 -721



About Our Data

[1.]    The increase or decrease in non-hazardous waste is calculated by subtracting the total waste from the previous
        year from the total waste in the reporting year.




                                                                                                                           93
Page 244
05
Human Resource
Development
We believe that true success is achieved when employees,
partner farmers, and communities grow together, creating
meaningful and lasting impact.
Page 245
Employees     98    At Japfa, we believe that the Company’s long-term success
                    depends on its human resources — both employees and the
Poultry and   122
Aquaculture         farmers, fish farmers, and communities who are an integral
Farmers             part of our ecosystem. They are the primary drivers who

Community     124   bring sustainable operational practices to life and deliver
and Planet          long-term benefits. Therefore, we continuously prioritise
                    investment in the development of our employees and
                    our partner farmers and fish farmers through training and
                    capacity building. We share the necessary knowledge,
                    skills, technology, and resources to foster innovation and
                    implement the latest technologies in their lines of work. As
                    part of this commitment, we have established the training
                    and development of employees and partner farmers as one
                    of our key sustainability targets.


                    For employees, Japfa focuses on optimising HR processes
                    and systems, including performance management,
                    administration, and competency development, to ensure
                    more effective, efficient, and standardised human resource
                    management. This is crucial so that every employee
                    development programme runs optimally, HR decisions can
                    be made accurately and based on data, and the Company
                    can maintain consistent operational standards across all
                    units. However, Japfa’s true success is not measured by
                    Company growth alone. We believe that genuine success
                    can only be achieved if the surrounding communities also
                    grow and develop with us. Through various community
                    education and development programmes, we are
                    committed to being agents of change who deliver tangible
                    positive impacts for the communities we serve.


                    Ultimately, our focus on employees, farmers, and
                    communities is not only about meeting present needs but
                    also about ensuring that the seeds of sustainability we plant
                    today will grow and pay off in the future.




                    Our Approach:


                    1    Employees
                    2    Poultry and Aquaculture Farmers
                    3    Community and Planet
Page 246
Human Resource Development




Employees
Achieving sustainable food security requires the involvement of employees who possess not only
strong commitment but also adequate expertise. Therefore, Japfa continuously strives to create a
work environment that supports the development, well-being, and full potential of every employee,
ensuring they can contribute maximally to realising the Company’s sustainability vision.




Optimising Digital Advancement for Human
Resource (HR) Development

Digitalization in the HR field is a crucial foundation for strengthening productivity, enhancing
efficiency, and building an adaptive work culture across the entire Japfa group. Given our
extensive operational scale and diverse workforce, digitalization enables HR processes to become
more integrated, transparent, and responsive to employee needs.


In 2025, Japfa continued developing its digital HR ecosystem through system innovations and
learning platforms, while also conducting a comprehensive evaluation of all HR processes and
updating Standard Operating Procedures (SOPs). The goal of these initiatives is to enhance the
consistency, effectiveness, and standardization of all HR processes, and to ensure equitable
access, comprehensive utilisation, and integrated system usage for all employees, from
headquarters to regional operational units.




96
Page 247
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                  Sustainability Report 2025




Japfa Electronic Travel System (JETS) and Japfa Time Integrated System (JTIS)


We continue to enhance the performance of JETS and JTIS, two internal systems that manage
business travel administration and employee attendance, including work schedules, clock-ins, and
overtime tracking. In 2025, JTIS was upgraded with a Mobile Attendance Application, allowing
employees to clock in from anywhere, at any time, making attendance recording more accurate,
efficient, and practical. Through this digitalisation, business travel administration and employee
attendance records are now more integrated with the financial system, reducing paper usage and
facilitating real-time monitoring of discipline across all operational units.


Enhancing Employee Capacity through Journex


To support the continuous competency development of our employees, Japfa continues to optimise
Journex, the Learning Management System (LMS) launched in 2024. This system is designed to
facilitate access to learning materials, standardise training modules, and comprehensively monitor
employee progress, including on-the-job training, external courses, and total training hours.


This was driven in part by the implementation of the “Top Learner” reward system, which encourages
active participation from employees. Furthermore, training modules are continually expanded to
include topics such as ESG, Occupational Health & Safety (OHS), as well as leadership and digital
skills materials. These updates ensure every employee can develop competencies relevant to their job
needs, utilise learning time flexibly, support professional growth, and strengthen a continuous learning
culture across the entire Company.



The number of employees                                    The total training hours
who have accessed Journex has                              completed on Journex in 2025
reached 3,741 people.                                      amounted to 335,610 hours.




                                                                                                       97
Page 248
Human Resource Development




Fostering a Culture of Occupational Health and Safety (K3)
in the Corporate Environment

Occupational Health and Safety (K3) is a top priority for Japfa in protecting employees and all
individuals within the work environment from various work-related risks. We implement an integrated
K3 management system to build a proactive, safe, healthy, and conducive work culture. Through
this approach, every employee can work comfortably and be protected from potential occupational
hazards. With a strong focus on K3, Japfa not only ensures smooth operations but also fulfills its legal
and social responsibilities in creating a responsible, productive work environment that supports the
safety of every individual.




OHSE Policy in Japfa


Japfa implements an Occupational Health, Safety and Environment (OHSE) Policy as part of its
commitment to managing operational risks across all business units. Through an effective and integrated
OHSE management system, the Company strives to prevent workplace accidents and occupational
illnesses. This policy is further elaborated within each division to ensure consistent implementation aligned
with operational characteristics. [GRI 2-23]




98
Page 249
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                   Sustainability Report 2025




Japfa also actively campaigns for the importance                To ensure uniformity in the
of awareness and responsibility towards K3,                     implementation of risk assessment and
conducts relevant training, and applies the                     control, Japfa implements: [GRI 403-6, 403-7]
principle of continuous improvement in all K3
programmes.                                                      1     A standardised Hazard
                                                                       Identification, Risk Assessment and

At Japfa, we strive to allocate the                                    Determining Control (HIRADC),
                                                                       which continues to be rolled out
necessary resources to continually
                                                                       across most units.
improve our standards for a safe
and healthy working environment.                                 2     Health Risk Assessment, expanded

Our focus remains on strengthening                                     to various divisions as a follow-up
                                                                       to SMK3 audit findings.
a culture of safety, reflecting our
primary responsibility towards all                               3     Disease Preparedness and
employees and our commitment to                                        Response Procedures to address

meeting relevant labour regulations.                                   various health risks and ensure

[GRI 2-23]
                                                                       future readiness.




Japfa promotes compliance with Government Regulation No. 50 of 2012 concerning the Occupational
Health and Safety Management System (SMK3) and encourages the adoption of ISO 45001:2018 as the
framework for its occupational health and safety management system. These two standards serve as
the primary guidelines to ensure consistent, effective, and regulatory-compliant OHS practices across all
operational units. [GRI 2-23]


To achieve this, Japfa continues to expand and strengthen the implementation of SMK3 across all divisions
through capacity building, implementation assistance, and phased progress monitoring. This approach
aims to establish a more mature and sustainable safety culture foundation throughout all business lines.
[GRI 403-1]




Expanding OHS Audits


To ensure the effective implementation of the Occupational Health and Safety Management System
(SMK3), Japfa routinely conducts both internal and external audits annually. These audits aim to
identify areas requiring improvement, ensure regulatory compliance, and enhance safety and health
practices in the workplace.


The audit scope covers various aspects, from OHS policies and planning, the implementation of
operational procedures, to the control of risks such as electrical hazards, exposure to chemical and
biological factors, ergonomic aspects, and control based on measurements of physical factors like
noise, lighting, temperature, dust, and vibration. In 2025, Japfa expanded the scope of its OHS audits
to enable a more consistent application of the occupational health and safety management system.




                                                                                                                99
Page 250
Human Resource Development




Establishing the Occupational Safety and Health Committee (P2K3) [GRI 403-4]


The P2K3 plays a vital role in the supervision, management, and implementation of occupational safety
and health across all Japfa operational units. We have P2K3 teams operating at most of the Company’s
operational locations, ensuring consistent OHS oversight and coordination. In 2025, the number of
P2K3 members reached 4,814 employees, an increase of approximately 8.5% compared to 2024. This
demonstrates the growing active participation of employees in supporting the application of OHS
standards and strengthening the safety culture across the entire Company.


Instilling an OHS Culture [GRI 2-24, 403-2, 403-5, 403-4]


Japfa organises various initiatives to equip employees with the ability and skills to manage OHS
risks in their daily work. Through these activities, the Company continuously strengthens the OHS
management system and instills a consistent OHS culture across all operational units.


In 2025, several initiatives were carried out to comprehensively instill an OHS culture, including:


 1
         Health, Safety, and Environment (HSE) Forum
         This forum serves as a platform to discuss OHS best practices, share experiences among HSE
         teams from all divisions and units, and present insight-sharing sessions on current sustainability
         topics. The 2025 HSE Forum was held on 26-27 February at the JAPFA the Learning Centre
         (JTLC) and was attended by 140 participants from all Japfa business divisions.



100
Page 251
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                Sustainability Report 2025




2     HSE Champions
      This programme is designed to equip internal cadres with superior competencies in
      Occupational Health, Safety, and Environment (K3LH), enabling them to become drivers for
      improving HSE performance in their respective divisions and units, thereby contributing to the
      Company’s sustainability efforts. The HSE Champions programme is delivered using a blended
      learning method, combining online live presentations, self-learning, in-person training at JTLC,
      and self-paced learning. This learning approach, particularly the online live presentations, also
      supports the reduction of Scope 3 carbon emissions by saving on employee business travel.


      Throughout the six-month programme, participants studied various K3LH-related modules,
      namely:

      •   Introduction to Corporate                          •   Air Pollution Control
          Sustainability and ESG                             •   Environmental Documentation
      •   Introduction to Project Management                     & Permitting, ISO 14001:2015
          for K3LH                                           •   Basic OHS and OHS Management
      •   Management System Auditing                             Systems
          (ISO 19011:2018)                                   •   Hazard Identification Risk Assessment
      •   Hazardous and Non-Hazardous                            & Determining Control (HIRADC)
          Waste Management                                   •   ISO 45001:2018
      •   Water Pollution Control                            •   Teman K3 Web Application


3     Near Miss Campaign
      A workplace safety campaign programme focused on reporting and preventing near-miss
      incidents. The Company encourages employees to report potential hazards without fear or
      stigma, enabling timely preventive actions.


4     Safety Reminder and Occupational Health Reminder
      Through ‘Berkat Online’ as the Company’s official internal communication channel, Japfa
      routinely delivers Safety and Occupational Health Reminders. The topics raised are
      strategically structured based on current OHS risk trends in the field to ensure the information
      provided is relevant and applicable.


5     Safety Talks
      Each division organises Safety Talk continuously through various formats, such as Toolbox
      Meetings and routine assemblies attended by management as well as workers. This
      activity represents a strategic means in each unit to deliver directives and safety messages
      consistently. Materials discussed include the mitigation of unsafe actions and conditions
      (unsafe action/unsafe condition), OHS Policy, safety commitment, to practical operational
      guidelines such as safe driving behaviour (safety driving/safety riding).


6     Refresher Training
      This training hones knowledge and skills, ensuring the consistent application
      of OHS standards, such as:
      •   Basic OHS Training
      •   Safety Leadership
      •   5S Training and Implementation (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, and Shitsuke)



                                                                                                     101
Page 252
Human Resource Development




7      Strengthening Operational Capacity and Preparedness
       This training is provided for high-risk operational units, such as:
       •    Firefighting Training
       •    Earthquake Evacuation Training
       •    Handling of Hazardous Chemicals (including ammonia)
       •    We conducted drowning rescue training at our aquaculture unit, where our diving team
            received certified training from external providers.


8      Mandatory OHS Training for Certification
       Japfa organises OHS training programmes comprehensively as a main prerequisite in
       fulfilling various international certification standards. This includes occupational safety
       management system certification ISO 45001:2018, food safety ISO 22000, social ethical
       compliance through SMETA, aquaculture sustainability standards such as Best Aquaculture
       Practices (BAP) and Aquaculture Stewardship Council (ASC) and other certifications.
       [GRI 2-23]




9
       Safety Investigation and Corrective Action Initiative
       INSPEKTA is a work accident investigation programme designed to thoroughly identify the root
       causes of incidents. The process includes cause classification using approaches like fishbone analysis
       and the 5 Whys method. The investigation results are used to formulate corrective and preventive
       action recommendations to prevent similar occurrences in the future. Furthermore, INSPEKTA
       provides strategic input to business unit management to drive improvements in occupational safety
       and health (K3) performance.




In addition to implementing systems and conducting training, Japfa protects its employees through
various comprehensive programmes. The Company consistently reinforces awareness of safety
protocols to ensure all employees comply with applicable Standard Operating Procedures (SOPs). This
underscores that violations of SOPs will be addressed in accordance with Company policy, to protect
the safety of both individuals and work teams.


Japfa also prioritises preventive measures through:


 1     Routine health checks, now expanded to more units, including offices and operational areas, to
       ensure the maintenance of health and work comfort, including:
       •    Physical health examinations
       •    Ergonomic assessments


 2     Provision of Personal Protective Equipment (PPE) for all employees, especially those working
       in high-risk environments.




102
Page 253
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                               Sustainability Report 2025




Transparency and OHS Performance Reporting


Prompt incident reporting and thorough investigation are crucial to preventing workplace accidents
from recurring. A culture of fearless reporting helps the Company obtain accurate data for continuous
improvement.


Japfa encourages transparency in communicating the Company’s OHS performance, partly through
the utilisation of JSRS. Each business division periodically reports its OHS performance through this
platform, which is then processed and consolidated via the Sustainalitics platform. Japfa holds regular
meetings to review and discuss incident trends and the necessary steps for improvement. In-depth
investigation of specific incidents is conducted through INSPEKTA.




                                                                                                        103
Page 254
Human Resource Development




Implementation Provision of Occupational Health Services (P2K2)


Several business units within Japfa have implemented Holistic Health Services. One of them is the
Aquafeed Unit, which adopts a holistic approach focusing on the prevention, maintenance, and recovery of
employees’ health. This programme encompasses four pillars:


 1    Preventive: Health education, routine check-ups, BMI monitoring, weight loss programmes, and
      annual MCU (Medical Check-Ups).


 2    Promotive: Healthy lifestyle education and exercise recommendations.


 3    Curative: Basic medical treatment services through internal clinics and first-tier health facilities.


4     Rehabilitative: Hospital referrals for further treatment.


In addition, the reporting and medical verification system ensures data accuracy, while health risk mapping
is used to determine appropriate job placement (fit to work). This approach supports safety, productivity,
and the sustainable well-being of employees.




104
Page 255
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                  Sustainability Report 2025




Promoting Fitness and Sports


Japfa continues to encourage employees to regularly participate in sporting activities as part of its
wellbeing initiatives, aimed at enhancing fitness and productivity across all operational units. Support
is provided through the availability of various sports facilities, such as football, padel, badminton,
running, yoga, tai chi, aerobics, and others.


Furthermore, Japfa consistently organises an Annual Sports Event with active participation from all
work units. This activity not only aims to strengthen camaraderie among employees but also promotes
a healthy lifestyle and builds a positive competitive spirit in the work environment. Additionally, Japfa
provides support in the form of incentives to employees who participate in sports competitions at the
local, national, and international levels. These initiatives reflect the Company’s commitment to creating
an inclusive, healthy work environment focused on the holistic development of employee potential.




                                                                                                         105
Page 256
Human Resource Development




Supporting Employee Mental Health [GRI 403-6]


Japfa places employee mental health as an important part of overall well-being and work productivity,
with various initiatives implemented at both the corporate and operational unit levels. In 2025, the
“Trauma Releasing Exercise (TRE) and Forces Mindfulness” workshop programme continued, with
expanded coverage to reach more employees at the head office. Additionally, Japfa organised
Health Talks with practitioners and influencers, discussing stress management strategies, work-life
balance, and enhancing employees’ mental capacity. These activities are designed to provide practical
education and build awareness about the importance of maintaining psychological health in the
workplace.


We also hold regular spiritual activities and celebrations for specific religious occasions to deepen the
faith embraced by each employee while strengthening togetherness and mutual respect.




106
Page 257
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                                 Sustainability Report 2025




Employee Work Accident Data                                                                                            [GRI 403-9]



                                                                2025                  2024                     2023
                    Type of Accident
                                                           Jumlah       Rate     Jumlah         Rate      Jumlah         Rate
              Accidents resulting in fatality, whether
 Fatal        occurring immediately or within a specific            2    0.03             0       0.00             1        0.01
              period following the incident
              Incident resulting in lost workdays and
              suspected to cause permanent physical
 Heavy                                                              3    0.04             4       0.05             1        0.01
              or mental impairment affecting work
              capacity
              Incident resulting in lost workdays and
              not suspected to cause permanent
 Moderate                                                       250       3.21         191        2.53         137          1.83
              physical or mental impairment affecting
              work capacity

 Light        Incident resulting in no lost workdays             166      2.13        242          3.21       102           1.36


 Total                                                           421     5.40         437         5.79        241           3.21




Non-Employee Work Accident Data

                                                                2025                  2024                     2023
                    Type of Accident
                                                           Jumlah       Rate     Jumlah         Rate      Jumlah         Rate
              Accidents resulting in fatality, whether
 Fatal        occurring immediately or within a specific            0    0.00             0       0.00             0       0.00
              period following the incident
              Incident resulting in lost workdays
              and suspected to cause permanent
 Heavy                                                              1    0.01             0       0.00             0       0.00
              physical or mental impairment affecting
              work capacity
              Incident resulting in lost workdays and
              not suspected to cause permanent
 Moderate                                                        39      0.50          40         0.53             7       0.09
              physical or mental impairment affecting
              work capacity

 Light        Incident resulting in no lost workdays             101      1.30            11      0.15             5       0.07

 Total                                                           141      1.81            51      0.68         12           0.16


About Our Data

[1.]   The accident rate is calculated based on 1,000,000 work hours.

[2.]   Non-employee workers are parties who provide services or perform work for the Company without a direct
       employment relationship, such as contractors or personnel from other third parties.

[3.]   The trend of minor and moderate work accidents shows an increase.

[4.]   Based on data documented in JSRS, the causes of accidents are caused by unsafe actions amounting to 91.3% and
       unsafe conditions amounting to 8.7%.

[5.]   In 2025, with deep regret, the Company recorded two cases of fatal work accidents that occurred in operational
       units. The Company views seriously every safety incident and continues to strengthen the OHS culture as part of the
       commitment to safe and responsible operations.

[6.]   Every incident has gone through a thorough investigation to identify the root cause as well as areas for
       improvement. Follow-up is carried out through the improvement of work systems and procedures, strengthening
       of risk control, as well as the enhancement of OHS competency and awareness for workers in order to prevent the
       recurrence of similar incidents.




                                                                                                                             107
Page 258
Human Resource Development




Maintaining an Inclusive and Diverse Work Environment
[GRI 401-1, 401-2, 401-3, 404-1, 405-1, 405-2, 408-1, 409-1] [POJK F.18, F.19, F.20, F.21]



Japfa understands that an inclusive and diverse work environment is crucial for supporting food
security and operational sustainability. By providing equal opportunities for every individual, the
Company can leverage the workforce’s competencies, creativity, and fresh perspectives. An inclusive
work environment enhances collaboration, productivity, and active participation, while ensuring every
individual is respected and treated equally.


Japfa’s commitment is reflected in its Diversity Policy, which promotes the creation of a fair and
inclusive work environment for all, regardless of gender, age, religion, or other factors. [GRI 2-23]




Equal Remuneration and Benefits [GRI 202-1, 405-1, 405-2, 2-30]


Japfa provides salaries to all employees based on performance, experience, and qualifications,
without discrimination based on gender, race, ethnicity, or religion. In 2025, the lowest salary we paid
remained above the provincial minimum wage average, demonstrating the Company’s commitment to
employee welfare.



Percentage of Remuneration at the                                                       Year   Male      Female    Combined
Lowest Employment Level Compared
to the Average Provincial Minimum                                                2025             149%      143%       149%
Wage (UMP) [POJK F.20, GRI 202-1]
                                                                                 2024             150%      145%       149%
About Our Data

Average Total Salary (Operator Level, Permanent Employees)
                                                                                 2023             149%      143%       149%
          Average Provincial Minimum Wage (UMP)




108
Page 259
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                                   Sustainability Report 2025




In addition to fair salaries, Japfa provides various facilities and benefits to enhance the welfare of
employees and their families in accordance with applicable laws and regulations. These programmes
encompass maternity leave, healthcare services, employee and family assistance, and other relevant
benefits tailored to employee needs. These benefits and facilities are continually adjusted to support
quality of life, work-life balance, and employee motivation in contributing to the Company’s growth.



Benefits [GRI 401-2, 401-3, 403-3, 403-6, 403-8]
                   Benefits                                 Contract Employees                    Permanent Employees


 BPJS Employment/Social Security                   Yes                                    Yes



 Employment Injury Programme (JKK)                 Yes                                    Yes



 Death Programme (JKM)                             Yes                                    Yes



 Old Age Savings Programme (JHT)                   Yes                                    Yes



 Pension Security                                  Yes                                    Yes


                                                   BPJS Health and in-house Japfa         BPJS Health and in-house Japfa
 Healthcare Services
                                                   medical coverage with certain limits   medical coverage with certain limits

                                                   There is a compensation payment
 Pension/Severance Package                         provided at the end of the contract    Yes
                                                   period

                                                   3 months' leave for female employees   3 months' leave for female employees
                                                   giving birth and 2 days for male       giving birth and 2 days for male
                                                   employees accompanying their wife      employees accompanying their wife
 Maternity and/or Miscarriage Leave                giving birth                           giving birth

                                                    1.5 months’ leave for female           1.5 months’ leave for female
                                                   employees who have a miscarriage       employees who have a miscarriage

 Fully Paid Leave for Specific Periods
 (full paid leave) including annual
 leave, maternity leave, sick leave,
                                                   No                                     Yes
 bereavement leave, family event
 leave, child baptism or circumcision
 leave, etc.

 Other benefits (including Hari
 Raya allowance, meal assistance,                  Yes                                    Yes
 transportation, maternity, etc.)




                                                                                                                                 109
Page 260
Human Resource Development




A Fair and Inclusive Workplace [GRI 2-23, 408-1, 409-1, 2-30, 407-1] [POJK F.19]


Japfa implements the Japfa Diversity Policy to ensure all employment processes are competency-
focused across all divisions. In the recruitment process, criteria related to ethnicity, religion, race, or
intergroup relations (SARA) are not used, thereby providing equal opportunities for all candidates
in accordance with applicable regulations. The Company also prohibits child labor, forced labor, and
human rights violations as per prevailing labor laws. Although Japfa does not have labor unions, the
Company does not restrict employees from joining any unions, associations, or organizations, as part
of their freedom to associate and participate in collective activities.


In 2025, 82% of our employees consisted of local community members from the areas where our
operations are located. [GRI 202-2] [POJK B.1]


In 2025, there were no cases of human rights violations across the Company’s operations.


 1       Gender Equality
         The Company ensures equal opportunities for all employees regardless of gender, including
         in training, career development, and leadership opportunities. Throughout 2025, various
         initiatives were carried out to increase women’s participation in sports, wellness activities, and
         leadership programmes. The Company also provides in-office sports activities, such as yoga,
         dance cardio, and poundfit. To support women’s participation in internal competitions, the
         Company introduced special categories for women, including two categories at the JAPFA
         Table Tennis Championship 2025. In addition, the Company organised the JAPFA Festival Fit &
         Fun 2025, the first sports festival exclusively for female employees, which was attended from
         the Greater Jakarta area.


 2       Support for Employees with Disabilities
         As of 2025, Japfa employed 65 employees and outsourced workers with disabilities across
         various units, expanding their participation in development programmes and ensuring an
         inclusive and equitable work environment for all employees.


Management and Employee Age Diversity [GRI 405-1]
 Tahun                                                                              Age
                            Employees                                                                               Total
                                                             < 30 years      30 - 50 years       30 - 50 years
          Middle Management & Above Male                         10 (91%)          776 (81%)       478 (80%)      1,264 (81%)
          Middle Management & Above Female                         1 (9%)           181 (19%)       120 (20%)       302 (19%)
  2025
          Operator & Junior Management Male                  6,996 (82%)      16,753 (89%)        2,385 (89%)    26,134 (87%)
          Operator & Junior Management Female                 1,488 (18%)          2,126 (11%)       295 (11%     3,909 (13%)
          Middle Management & Above Male                         11 (85%)          734 (82%)        466 (81%)      1,211 (82%)
          Middle Management & Above Female                        2 (15%)           157 (18%)       109 (19%)       268 (18%)
 2024
          Operator & Junior Management Male                  6,905 (83%)      16,194 (89%)        2,283 (89%)    25,382 (87%)
          Operator & Junior Management Female                  1,416 (17%)         2,021 (11%)       277 (11%)     3,714 (13%)
          Middle Management & Above Male                         9 (75%)           714 (83%)       448 (80%)       1,171 (82%)
          Middle Management & Above Female                        3 (25%)           142 (17%)        112 (20%)      257 (18%)
  2023
          Operator & Junior Management Male                   7,183 (83%)      15,911 (89%)       2,190 (89%)    25,284 (87%)
          Operator & Junior Management Female                 1,435 (17%)          1,958 (11%)       267 (11%)    3,660 (13%)


110
Page 261
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                                     Sustainability Report 2025




Recruitment and Turnover [GRI 401-1]

By Age Group

                                             Age <30                           Age 30-50                         Age > 50

 2025   Recruited                                          2,266                                 884                             30
                                                              7%                                  3%                             0%
        Turnover                                             783                                 777                            405
                                                              3%                                  3%                             1%
 2024   Recruited                                           2,225                            1,609                                81
                                                               7%                               5%                               0%
        Turnover                                                 714                             854                            415
                                                                 2%                               3%                             1%
 2023   Recruited                                           1,857                            1,134                               70
                                                               6%                              4%                                0%
        Turnover                                             789                                 936                             411
                                                              3%                                  3%                             1%




By Gender

                                               Male                              Female

 2025   Recruited                                          2,635                                 545
                                                              9%                                  2%
        Turnover                                            1,650                                315
                                                               5%                                 1%
 2024   Recruited                                          3,439                                 476
                                                             12%                                  2%
        Turnover                                            1,661                                322
                                                              6%                                  1%
 2023   Recruited                                          2,605                                 456
                                                              8%                                  1%
        Turnover                                            1,768                                368
                                                               6%                                 1%




By Area of work

                    Feed      Poultry    Comm.        Poultry      Aqua-      Consumer    SBU          SBUs     CSS HO       HO
                             Breeding    Poultry    Processing     culture     Foods      AHLE                            Downstream

2025    Recruited     245       1,058         251         397           151       609        146          215       57            51
                       1%         3%          1%            1%          0%         2%        0%           1%        0%           0%
        Turnover      222        502          118          171          123        361       79          347        26            16
                       1%         2%          0%            1%          0%          1%       0%           1%        0%           0%
2024    Recruited      132       2,171       102          273           134        676       125         235        54            13
                       0%         7%          0%            1%          0%         2%        0%           1%        0%           0%
        Turnover       218        501         141          158          158        479       73           215       36             4
                       1%         2%          0%            1%          1%         2%        0%           1%        0%           0%
2023    Recruited      109      1,486         50           175          118        587       105         396        33            2
                       0%          5%         0%            1%          0%          2%       0%           1%        0%           0%
        Turnover       183       598          121         249           141        374       84          365         18           3
                        1%        2%          0%           1%           0%          1%       0%           1%        0%           0%




                                                                                                                                 111
Page 262
Human Resource Development




Embracing and Growing with Employees [GRI 2-30, 404-2] [POJK F.22]


Self-development and healthy competition among employees are key strategies for Japfa to foster
individual advancement while supporting Company growth. A culture of enhancing knowledge, skills,
and professional competencies not only drives innovation but also benefits employees’ physical and
mental health, while strengthening their engagement in the work environment.


At Japfa, our sustainability targets include social goals for employees, aiming for an average of
13.9 training hours per person per year by 2030. This target is designed to ensure every individual
continuously develops their professional competencies and personal capabilities, while supporting
the organization’s sustainable growth. The Company also recognises employees who demonstrate
significant contributions, outstanding achievements, and a work ethic aligned with Japfa’s values.




112
Page 263
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                Sustainability Report 2025




Building Togetherness with Employees

Employee engagement is a crucial foundation for Japfa’s progress. By creating an environment
where every employee feels valued and has opportunities to grow, the Company not only enhances
productivity but also strengthens a sense of belonging, loyalty, and shared commitment to achieving
organizational goals.


NGOPI


NgoPi is a monthly podcast organised by the Aquaculture division at the end of each month. Adopting
a relaxed discussion format, the programme aims to broaden employees’ perspectives on a diverse
range of subjects, from professional matters to work-life balance. The initiative has proved popular,
creating a space for staff to unwind whilst fostering engagement in an informal and accessible setting.


Transparent Communication Channels


A work environment with an open and transparent communication culture creates a comfortable
atmosphere where employees feel heard and actively involved in various Company initiatives. This
encourages more productive dialogue, enhances collaboration, and strengthens bonds among
employees across all units.


In 2025, Japfa continued to develop various communication channels, including Japfa Conversation,
Communication Forums (FORKOM), and Town Hall Meetings, which are increasingly digitalised to
ensure access and participation for employees across all operational locations. These initiatives
support the creation of effective two-way communication, allowing employees to share ideas, provide
feedback, and strengthen their sense of ownership towards the Company.


Japfa Publications


Internal publications play a vital role in creating transparent and effective communication between the
Company and its employees. In addition to disseminating consistent information, these publications
provide all employees with access to the latest updates on Company developments, policies, and key
achievements.


In 2025, Japfa maintained various publications at both the divisional and national levels, including:


        Japfa Newsletter and Berkat Magazine
 1
        An internal bulletin published every two months, featuring news and important information for
        employees.


        Japfa Link
 2
        A digital platform that facilitates communication and information sharing among employees,
        including publications from all Japfa Group units, making it easier for all employees to access
        and engage in real-time.



                                                                                                        113
Page 264
Human Resource Development




       BersamaJAPFA
3
       A quarterly newsletter managed by the Corporate Social Investment Division


       WATER (Warta Aquaculture Terkini / Latest Aquaculture News)
4
       A publication from the Aquaculture Operations, published every four months, accessible to
       both employees and customers.


       STP Radio
5
       An informal and interactive internal communication platform that conducts roadshows across
       various units and features monthly thematic discussions. STP Radio enables employees to
       participate, share their views, and strengthen engagement across the workplace.


       HR Portal – Corporate Office Indonesia
6
       A centralised SharePoint channel containing company policies specifically for employees of the
       Corporate Office Indonesia.


These initiatives support the creation of transparent, fast, and accurate internal communication, while
strengthening the sense of ownership and engagement among employees across all operational units.




114
Page 265
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                               Sustainability Report 2025




Employee Competitions and Awards


Japfa organises various internal innovation competitions aimed at gathering fresh and creative ideas
from employees that can have a positive impact on the Company. These programmes are designed
to enhance quality, productivity, and efficiency, while also fostering new breakthroughs relevant to
business needs. These competitions involve employees from various divisions, focusing on innovation,
sustainability, and the application of Company values.


For example, Japfa holds the Japfa Sustainability Initiative Awards, Japfa Innovation Awards, and
Japfa Food Innovation.



                                                                                                       115
Page 266
Human Resource Development




Japfa Sustainability Initiative Awards (JSIA) 2025




To accelerate the achievement of sustainability targets, Japfa launched the Japfa Sustainability Initiative
Awards (JSIA) in 2025. This programme encourages operational units to develop and implement initiatives
aligned with the Company’s sustainability strategy, while also creating tangible impacts within their
operational environments. As part of the programme, representatives from operational units receive
training at the JAPFA The Learning Center (JTLC) to enhance the quality of their project proposals before
evaluation by a panel of judges and an internal audience.


The JSIA awards were given to five winners across several categories:


Grand Winner                           Best Water and Wastewater
                                       Management
                                       Aquaculture
                                       Organic Mass Production of Moina and Rotifer
                                       Using Wastewater for Sustainable Aquaculture



Best Energy                            Best Waste                            Favourite
Optimisation                           Treatment                             Winner
Commercial Poultry                     Commercial Poultry                    Poultry Breeding
Wind Turbine for Renewable Energy      Chicken Manure Biodigester for
from Exhaust Fans                                                            Transformation of Chicken Feces
                                       Biogas and Organic Fertiliser         & Eggshell Debris into Organic
                                       Production                            Fertiliser


Following the announcement of the winners, each initiative will be further developed through replication
plans in the relevant divisions, allowing best practices to be applied more broadly and consistently across
all operational units. This programme not only boosts employee creativity and participation but also
strengthens a sustainability culture integrated into Japfa’s business strategy.


116
Page 267
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                          Sustainability Report 2025




Supporting Employee Well-being


Japfa continuously supports employee well-being through various initiatives covering financial, social,
and spiritual aspects.




     Happy People Programme
     Japfa launched the Happy People Programme as an effort to comprehensively improve
     employee well-being — encompassing physical and mental health, social interactions, and
     the work environment. This programme aims to strengthen employee well-being, increase
     engagement, create a safe and inclusive work environment, and support sustainable
     productivity.


     The programme is implemented through four pillars:




     1.   Me – focusing on individual health through sports, healthy competitions, and Health Talk sessions.
     2.   Us – strengthening togetherness through cultural activities, competitions, and holiday celebrations.
     3.   Place – ensuring a safe, comfortable, and inclusive work environment.
     4.   Work – supporting productivity through training, mentoring, and learning opportunities.


     Through this initiative, Japfa successfully increased employee participation in
     wellness activities, fostered an inclusive work culture, and strengthened the
     physical, mental, and social well-being of its employees.




                                                                                                                 117
Page 268
Human Resource Development




Employee Cooperative


Japfa’s employee cooperatives have been established across operational units to support daily needs
and enhance employee welfare. Through diverse ventures—such as minimarkets, healthcare services,
and production units—they deliver tangible benefits. Generated profits ensure business sustainability
while being returned directly to member employees. Savings and loan services further bolster
members’ financial security, positioning cooperatives as a vital mechanism for shared prosperity.



Continuous Learning [GRI 404-2]
Structured competency development remains a crucial foundation for ensuring consistency and
quality in employee learning. Japfa enhances the skills and capabilities of employees across all
management levels through structured programmes, enabling them to be better prepared for future
challenges and supporting the Company’s progress.



Average Training Hours per Employee per Year [GRI 404-1]


                 Employee Category                  2025        2024        2023

                                     Male                  55          38          15

 Middle Management & Above           Female                25          32          14

                                     Average               47          37          15

                                     Male                  13          8           6

 Operators & Junior Management       Female                11          16          15

                                     Average               12          9           7



The Company manages employee competency development through two approaches, namely
corporate development programmes and division training programmes.


Corporate Development Programmes


Designed by the corporate People Development team, focusing on general and cross-functional
training to ensure consistent core competencies across the organisation.


      Development


      Developed by the corporate People Development team, focusing on general and cross-functional
      training to ensure the uniformity of basic competencies across the organisation.


       1   Foundation Programme (FP) Equips junior managers with a range of essential skills,
           including an understanding of the Company, the core Japfa employee mindset, personal
           development, leadership, team management, problem-solving, and time management.




118
Page 269
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                Sustainability Report 2025




   2
        Middle Management Programme (MMP) Focuses on strategic management topics —
        such as marketing, human resources, operations, project management, and finance — to
        strengthen the capabilities of middle managers in navigating complex business dynamics.


        Senior Management Programme (SMP) is a comprehensive management programme
   3
        designed for Senior Managers at Japfa to strengthen and sharpen business strategy
        development capabilities. This programme focuses on post-pandemic leadership,
        strategic decision-making, and building a high-performing, inclusive, and resilient team
        culture. The SMP is not held annually but is implemented based on organisational needs.


   Orientantion


    1   Induction for New Employees
        An induction programme for new employees introduces the overview of Japfa’s business,
        business portfolio, and value chain, while instilling Japfa’s values as daily work guidelines.


   2    DOLPHIN
        The DOLPHIN programme is designed as an in-depth training on Japfa’s values to be
        applied into tangible work behaviors. Sessions include a detailed understanding of the
        values so that decision-making is based on these principles.


        Further details on DOLPHIN can be
        found on the Company’s website:




                                            https://www.japfacomfeed.co.id/
                                            employees




                                                                                                    119
Page 270
Human Resource Development




      Business Skills


      The business skills training programme at Japfa is divided into three main categories, with modules
      tailored according to management needs and responsibility levels.


      1     General
            This training emphasises soft skills and emotional intelligence across all management levels,
            such as interpersonal skills, stress management, team collaboration, and empathy-based
            leadership. This programme aims to create a harmonious work environment, enhance
            productivity, and strengthen employee engagement across all operational units.


      2     Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE)
            Japfa provides training to strengthen quality governance and performance, covering
            environmental management systems, occupational health and safety, as well as quality and
            productivity management systems.


      3     Technical Training for Divisions or Units
            This training is specifically designed according to the needs of the unit and division to
            ensure consistent and reliable operational standards. Its scope includes digital skills and
            data literacy to strengthen data-driven decision-making, improve work efficiency, and
            support the Company’s digital transformation strategy.


      Conference


      Japfa organises non-routine thematic conferences based on organisational priorities and employee
      needs. Topics covered include pre-retirement planning (financial planning, business opportunities,
      health, and post-retirement activities) and QHSE.


      Training is delivered through various interactive methods, including webinars, workshops, case
      studies, and simulations, ensuring that participants are not only prepared to face business
      challenges but also contribute to Japfa’s sustainability strategy.




120
Page 271
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                Sustainability Report 2025




Division Development Programmes
Meanwhile, division training programmes are designed by each respective division based on specific
operational needs and technical competencies.


These training programmes include:


    1    Leadership Development Programme (LDP): Japfa Aquaculture conducts the LDP to
         strengthen the leadership abilities of supervisors and managers. This programme equips
         participants with core skills such as effective communication, team management, and
         priority setting, ensuring they are prepared to carry out the leadership roles required in
         operations.


    2
         Digitalisation and shopfloor operational training: The shopfloor is the main production
         area where manufacturing activities take place every day. To enhance operational
         capabilities, Japfa Aquaculture conducts training related to the digitalisation of
         production processes, including the implementation of Enterprise Resource Planning
         (ERP) to transition manual tasks to a paperless system, as well as the use of a
         Manufacturing Execution System (MES) for real-time monitoring. This initiative improves
         accuracy, accelerates decision-making, and drives efficiency on the production line.


    3
         Transition programmes for employees entering new job levels are designed to ensure
         competency readiness before taking on greater roles. Through a structured curriculum
         that covers technical and soft skills, participants undergo a monitored development
         process for six months.




Regular Performance Evaluation [GRI 404-3]
Japfa regularly conducts two-way performance evaluations. In 2025, we carried out regular assessments
of performance and career development for 100% of employees. The feedback gathered from these
evaluations serves as the basis for employee development and career planning in the future.



                                                                                                    121
Page 272
Human Resource Development




Poultry and Aquaculture Farmers
[GRI 2-6, 203-1, 203-2] [POJK B.3, F.23, F.25]




Farmers and fish farmers play a strategic role in maintaining food security by providing sources of
animal protein, including chicken meat, eggs, fish, and shrimp. Recognising their vital contribution,
Japfa is committed to supporting partners through programmes that enhance their skills,
productivity, and operational efficiency, while also helping them adapt to future challenges and
opportunities. This approach ensures sustainable partnerships while strengthening the quality and
safety of product supplies for consumers.




Poultry Farmers




Japfa partners with more than 8,700 poultry farmers to support sustainable animal protein production.
This partnership encompasses not only resource provision but also emphasises farmer education
and capacity building to optimise final production outputs and promote more sustainable working
practices. A sustainability mindset is integrated into daily operational activities, encouraging farmers
to make more environmentally conscious choices and consistently implement eco-friendly practices.


To enhance farmer competency, Japfa provides technical training and mentoring covering nutrition,
poultry health management, and the application of modern technology. During each production
cycle, Japfa’s team coordinates with partner farmers at least twice a week for knowledge-sharing
sessions, listening to challenges, and providing appropriate solutions. Furthermore, farmers are
invited to Japfa’s farming facilities to learn best practices firsthand and receive support in the form of
recommendation letters to secure additional capital from banking institutions for business expansion.

122
Page 273
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                      Sustainability Report 2025




The provided production resources include feed and periodic technical assistance, with all sessions
recorded via the Ciomas Commercial Farm (CCF) Recording application. This application enables
detailed monitoring by Field Extension Officers (PPL) and is continuously updated to ensure smooth
monitoring and training effectiveness. Through this system, each programme has a tangible impact on
improving the knowledge, skills, and sustainable practices of partner farmers. [GRI 203-2, 413-1].




Aquaculture farmers

Japfa proactively continues to innovate by launching various initiatives to advance the aquaculture
industry. Through a strong commitment to education and collaboration within Japfa Aquaculture, the
Company is dedicated to improving the quality of life for fish and shrimp farmers while supporting
food security.


Program STP Mania Loyalty


The STP Mania Loyalty programme equips farmers with the knowledge and skills needed to
maintain fish health and enhance pond productivity. Through training themed “Fish Health and
Feeding Strategy in Aquafarming with Enhanced Leadership,” farmers receive direct mentoring on
fish health management, disease prevention, and efficient feeding strategies. The programme also
includes leadership and soft skills development sessions to strengthen farmers’ managerial capacity
in managing daily cultivation activities. With direct guidance from Japfa’s technical and nutrition
experts, participants gain crucial insights to increase productivity, reduce risks, and strengthen the
sustainability of their businesses. This initiative reflects Japfa’s commitment to supporting partner
farmers as strategic collaborators who play a vital role in promoting responsible and resilient
aquaculture in Indonesia.


Aquaculture Technology and Development (ATD)


Through Aquaculture Technology and Development (ATD), Japfa conducts research and development in
aquaculture technology, including the production of equipment such as aerators and the implementation of
Geographic Information System (GIS)-based spatial planning to assess site suitability for cultivation.


In 2025, ATD continued to refine technologies, including Ultraviolet Disinfection (UVD) technology,
designed to disinfect water in fish and shrimp farming using ultraviolet light. This effectively
eliminates pathogens without risk to the surrounding ecosystem. This technology supports farmers
in controlling pathogens more efficiently, enhancing operational sustainability, and optimising
water usage management.




                                                                                                          123
Page 274
Human Resource Development




Community and Planet
[GRI 203-1, 203-2, 413-1] [POJK B.2, F.23, F.25]




The community is an integral part of Japfa’s journey. The Company believes that community
empowerment not only strengthens good relations but also enhances shared prosperity, both
now and in the future. Furthermore, environmental conservation provides broad benefits for all
stakeholders, making it a primary focus for the Company.


Through programmes focused on education, environmental conservation, and social assistance,
Japfa is committed to creating a sustainable positive impact, supporting the development of resilient
communities, and ensuring the preservation of natural resources for future generations.


Investing in the Future Generation of Farmers

Amid rising global food needs and the impact of climate change on the livestock sector, the younger
generation of farmers holds a key role in ensuring the sustainability of future food production. Japfa
is committed to transferring knowledge and experience, while encouraging the next generation to
develop innovations and utilise the latest technologies in farming practices.




JAPFA Scholarship for the Nation’s Children programme


Japfa, together with the Edu Farmers International Foundation, officially launched the 2025 JAPFA
Scholarship for the Nation’s Children programme in Bogor, West Java. This programme aims to
support the education of young people, both from within Japfa’s internal community and the general
public, as part of the Company’s commitment to building Indonesia through investment in education.

124
Page 275
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                               Sustainability Report 2025




From a total of 6,691 applicants, 422 scholarship recipients were selected — comprising 271 children
of JAPFA employees and 151 external students — after going through a rigorous selection process.
They consist of 212 high school/vocational school students and 210 university students from various
institutions across Indonesia. The programme not only provides financial support but also equips
participants with character and leadership development through various activities, including a talk
show themed “Building Characterful, Visionary, and Inspirational Leaders.” This initiative reflects
Japfa’s commitment to nurturing future leaders with integrity, competitiveness, and a positive
contribution to society, while supporting the achievement of Sustainable Development Goal (SDG)
4: Quality Education.


Developing Future Talent through the Teaching Farm


As part of strengthening collaboration between industry and academia in developing modern,
technology based livestock farming, in 2025 Japfa and Hasanuddin University (UNHAS)
inaugurated a closed house Teaching Farm in Gowa, South Sulawesi. The 1,500 m² facility, with
a capacity of more than 24,000 chickens and an investment of approximately Rp3 billion, was
established to support education, research, and the application of modern livestock farming
technologies. The teaching farm provides practical learning for students, covering livestock
management, biosecurity, animal health, and poultry business management using a closed
house system. This collaboration, initiated through the 2024 MoU, is expected to develop a pool
of competent and technology adaptive livestock professionals with strong competitiveness
to support food security and the advancement of the national livestock sector.cience and
technology, and enhance research capacity that can be directly applied in the field.




                                                                                                      125
Page 276
Human Resource Development




STP Mengajar (STP Teaching)


The STP Mengajar programme is a strategic initiative by Japfa aimed at transferring knowledge,
experience, and best practices in the field of aquaculture to students at various universities across
Indonesia. Through collaboration with the IPB University Vocational School, STP seeks to bridge the
gap between academia and industry, ensuring that aspiring fish farmers not only master theory but
also possess practical skills aligned with field requirements. In these activities, STP shares knowledge
on the application of the latest aquaculture technologies, fish health management, and efficient
feeding strategies to enhance pond productivity and sustainability. This approach strengthens the
younger generation’s understanding of the real challenges faced by farmers, while fostering a spirit
of innovation and environmental responsibility in cultivation practices. Through this initiative, we
hope to produce more professional farmers capable of managing their businesses sustainably and
driving the progress of the national aquaculture sector.




126
Page 277
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                Sustainability Report 2025




Synergised Aquaculture Innovative Learning (SAIL)


The Synergised Aquaculture Innovative Learning (SAIL) programme continues to be a vital pillar
for Japfa in supporting the development of young talent in Indonesia’s aquaculture sector. Since
its launch in 2020, this programme provides opportunities for undergraduate and diploma students
to gain hands-on field experience through technical training, applied research, and professional
mentorship both the farming and manufacturing units of Japfa Aquaculture.


As of 2025, the SAIL programme has engaged over 400 students from various universities, featuring
flagship projects such as the development of locally sourced feed, AI-based fish monitoring,
and biofloc efficiency. Notably, several participants have subsequently been recruited as Japfa
employees. We are also expanding our partnerships with educational institutions and fisheries
innovation incubators to cultivate a generation of resilient, innovative, and sustainability-oriented.
aquaculture professionals.




Research Collaboration with Universities


Collaborating with academic institutions is an important part of Japfa’s approach to advancing
scientific knowledge and strengthening the sustainability of its operations. These partnerships
enable the Company to incorporate research-based insights into product development, farming
practices, and overall operational improvement.


In the Aquaculture unit, Japfa works with universities such as Universitas Indonesia and IPB to
conduct research in aquaculture and related supporting fields. Through these collaborations,
academic experts assist Japfa in challenging and validating the performance of selected products,
ensuring that innovations are grounded in scientific understanding. Although the specifics of
the studies are not disclosed, this approach reflects Japfa’s commitment to evidence-based
improvements and continuous enhancement of sustainable aquaculture practices.

                                                                                                     127
Page 278
Human Resource Development




STP Jejak Bumi: Managing Waste into Added Value


As part of Japfa Aquaculture’s commitment to sustainable operational practices, STP Jejak Bumi
was developed to transform plastic waste challenges into valuable opportunities. Recognising that
plastic waste from both production processes and household consumption is a significant issue for
the aquaculture industry and coastal communities, this initiative is designed to reduce environmental
pressure while creating added value from discarded materials.


The programme has been implemented across several aquaculture units, collecting and utilising more
than 900 kg of recyclable plastic waste, covering post-production waste and domestic refuse from
three aquafeed units. The collected waste is processed into various functional products, such as
furniture, wall panels, tables, and merchandise for employees and customers through collaboration
with local partners.


As part of this approach, Japfa encourages active employee participation in plastic waste reduction
through a series of socialisations and roadshows in various operational units. Employees are
encouraged to collect domestic plastic waste and channel it to the Company’s waste storage facility
to be further processed by the Japfa Aquaculture team as part of an integrated waste management
workflow. This circular approach not only mitigates potential environmental pollution, but also
strengthens the habit of sorting waste in daily life. The Company periodically gives appreciation to
employees who contribute actively through various internal communication channels, so that a shared
culture of environmental care is created.




128
Page 279
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                 Sustainability Report 2025




     Continuing a Legacy of Values through
     Responsible Land Management
      Japfa’s commitment to environmental                The inaugural planting was conducted as
      stewardship is reflected in initiatives            a tribute to the late Mr Angelo Handojo
      that protect natural resources while               Santosa, who laid the foundation
      supporting community wellbeing.                    for sustainable rubber plantation
                                                         management. This replanting programme
                                                         aims to increase productivity and yield
                                                         quality through cultivation practices
     Within the SBU Plantation unit,                     that maintain soil fertility, preserve
     we undertook a replanting                           biodiversity, and minimise environmental
                                                         impacts.
     programme involving
     approximately 5,000 rubber                          This initiative also strengthens cross-
     seedlings across six hectares of                    divisional collaboration in driving

     land as part of a renewal effort                    responsible agribusiness. By expanding
                                                         green areas and increasing CO₂
     grounded in shared environmental                    absorption, this programme supports

     responsibility.                                     climate action and the regeneration
                                                         of local ecosystems as part of Japfa’s
                                                         commitment to protecting the
                                                         environment sustainably




Community Capacity Building through Biofloc Technical Training


The Biofloc Technical Training Programme was introduced to support local communities in
adopting more efficient aquaculture practices. Biofloc is a cultivation method that utilises beneficial
microorganisms to maintain water quality, thereby reducing feed consumption while enhancing
productivity. Through this programme, Japfa provides neighbouring communities with foundational
knowledge in areas such as seed selection, feed management, and biofloc pond maintenance.


This initiative is currently being implemented at our Purwakarta and Lampung units in collaboration
with local partners, including KODIM, to ensure that technical guidance and community engagement
remain effective. Through these efforts, Japfa strives to contribute to the development of skills and
economic opportunities for local residents, while encouraging more sustainable aquaculture practices.




                                                                                                          129
Page 280
Human Resource Development




Empowering Women to Lead Sustainable Environmental Practices


Grounded in the belief that sustainable change can begin at home, Japfa — through the Perempuan
Nusantara community — implemented the SDG Action Programme to equip participants with
environmentally friendly skills. The initiative focuses on reducing household organic waste while
promoting healthier living through the use of natural, non-chemical household products. The
programme was held in Sukamanah (Megamendung) and Pabuaran (Cibinong), and also served as
training for the SiRepi and Kecik Waste Banks in Sragen, as well as the Berkah Mulya Waste Bank in
Cirebon City. The programme provided training on producing eco-enzyme and organic soap using
locally sourced ingredients such as soapberries, torch ginger, and citrus leaves. More than 33 kilograms
of kitchen waste were successfully converted into useful products, reducing reliance on chemical-
based household items.


Through hands-on guidance and collaboration with village authorities, the programme enables women
to serve as agents of change in fostering sustainable habits within their communities. This initiative
contributes to SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 5 (Gender Equality), SDG 12 (Responsible
Consumption and Production), and SDG 13 (Climate Action), reflecting Japfa’s commitment to
strengthening environmental and social resilience by empowering women.




130
Page 281
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                    Sustainability Report 2025




     Protecting Our Seas, Empowering Coastal Communities

                                          The activity brought together local
                                          government representatives, environmental
     As part of our commitment to         agencies, community groups, and Japfa

     responsible aquaculture practices,   Aquaculture from Banyuwangi highlighting
                                          that collaboration across stakeholders
     Japfa’s aquaculture carried out a    is key to strengthening conservation
     coastal conservation activity at     outcomes. Mangroves play an essential
                                          role as natural barriers, carbon absorbers,
     Cacalan Beach, planting 3,000        and breeding grounds for marine species,
     mangrove trees and releasing 100     while the release of sea turtles symbolises

     sea turtles. This initiative, held   our shared responsibility in safeguarding
                                          biodiversity.
     under the “Act for Sustainable
     Aquaculture” programme, not only     Aligned with Japfa Aquaculture
                                          responsible-value approach, this initiative
     raised public awareness on the       supports the development of conservation
     importance of marine protection      tourism, enhances the livelihoods of coastal
                                          communities, and helps maintain the
     but also delivered tangible action   ecological balance of coastal areas.
     to help restore vulnerable coastal   It demonstrates that environmental

     ecosystems.                          care and community wellbeing can
                                          progress hand in hand to create lasting,
                                          sustainable benefits.




                                                                                         131
Page 282
Human Resource Development




Waste Bank: Reducing Waste, Increasing Income [GRI 203-2]

The Waste Bank programme was developed to enhance community economic welfare while
preserving the environment. Japfa encourages active community participation in managing household
waste, both organic and inorganic, aiming to reduce the volume of waste ending up in Final Disposal
Sites (TPA) and create added economic value.


In 2025, our main focus is the development of satellite waste banks in locations not yet reached
by existing waste banks. These satellite waste banks are simply managed waste collection units,
with basic record-keeping and initial sorting, before the waste is sent to a central hub waste bank
for further processing and management. This approach allows the programme to reach more
communities effectively.



 Description                       SiRePi             Kecik             Berkah Mulya        Sekar Asri

Number of Customers (people)                192                  180                 76                  89

                                  Organic: 2,258
Total Waste Received (kg)                           Anorganic: 11,776   Anorganic: 5,712   Anorganic: 5,463
                                Anorganic: 7,992

Total Sales (IDR)                  Rp15,796,400        Rp24,925,350       Rp12,283,050         Rp7,185,900

Customer Savings (IDR)             Rp9,429,458         Rp16,838,804        Rp8,476,510        Rp3,606,650

Profit (IDR)                       Rp6,366,942          Rp8,086,546        Rp3,806,540         Rp3,579,250




JAPFA Earth Day

To commemorate Earth Day, JAPFA for Kids, in collaboration with Sow n Tell, organised an
environment‑themed cooking competition for 30 students from three partner elementary schools.
Carrying the theme “From Farm to Table”, the activity began with a farm tour to introduce a
variety of healthy food crops, followed by education on how caring for the planet can start from
the way we choose, prepare, and consume food.


Each group prepared a nutritious menu using local ingredients, with minimal waste, wholesome
recipes, and no preservatives. The competition served as an educational platform to emphasise
the importance of healthy eating habits for the body. In addition, the children also learned about
creativity, teamwork, and responsibility towards the environment.


The event took place in a warm and enthusiastic atmosphere, where the children proudly
showcased their dishes. As a form of appreciation, all participants received recognition for their
commitment to healthy living and environmental sustainability. Through this collaboration, Japfa
and Sow n Tell aim to nurture a generation that is intelligent, creative, and environmentally
conscious — starting from good habits at the dining table.




132
Page 283
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk   Sustainability Report 2025




                                                       133
Page 284
Human Resource Development




Supporting the Development and Advancement
of Indonesian Chess [GRI 203-2]
Chess is recognised as a sport that builds critical and logical thinking skills, which are beneficial not
only in competition arenas but also in daily life. Japfa recognises the significant potential of chess in
shaping the character and skills of the younger generation. Through the JAPFA Chess Club (JCC),
the Company is committed to fostering an interest in chess from an early age and providing coaching
programmes to produce a generation of competent and high-achieving chess players. In 2025, the
total chess training hours for employees reached 28 hours through 19 meetings, an increase from the
previous year. Thanks to continuous efforts in developing chess capabilities, in 2025 Japfa successfully
received an awards from the ASEAN Chess Confederation in Malaysia, in recognition of the Company’s
contribution to supporting chess talent and its development at the regional level.


Regular Employee Training


JCC regularly provides training for
employees to enhance their chess
skills, foster healthy competition,
and strengthen relationships among
colleagues through both offline
and online sessions. One notable
achievement was Azra Azwar from
PT Ciomas Adisatwa, Makassar Unit, who
earned the title of National Master at the
50th National Chess Championship in
Mamuju, West Sulawesi.


This accomplishment was achieved through a long process that began in 2023, involving participation
in JCC’s online training and a rigorous selection process at JAPFA The Learning Centre (JTLC). This
success demonstrates JAPFA’s commitment to developing internal talent and serves as an inspiration
for other employees to continue striving for excellence.


Japfa Chess Festival 2025


The Japfa Chess Festival was held again in collaboration with the Indonesian Chess Federation (PB
Percasi) as one of the largest chess tournaments in Indonesia. In 2025, the event was attended by
504 chess players from 26 provinces in Indonesia and international participants from five countries,
including Japan, the Philippines, Uzbekistan, and Kazakhstan. The tournament featured 12 categories,
ranging from age groups and veterans to team competitions. The Japfa Chess Festival also showcased
exciting exhibition matches between Grand Master Susanto Megaranto (Indonesia) and Grand Master
Daniel Quizon (Philippines), as well as a Woman International Master (WIM) match between WIM
Shafira Devi Harvesa (Indonesia) and WIM Amina Kairbekova (Kazakhstan).




134
Page 285
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                  Sustainability Report 2025




Structured Chess Curriculum


Japfa continues to strengthen the quality of chess training through a structured curriculum, including
material review at each level, module development, and standardization of learning methods. In 2025,
the curriculum was also expanded to support analytical abilities, problem-solving, and quick decision-
making for students and JCC programme participants.


Japfa Chess for Kids


Japfa is also active in scouting young chess talents through Japfa Chess for Kids, implemented in 134
schools with a total of 1.049 students. This programme not only enhances children’s chess abilities
but also instills the value of analytical thinking from an early age, aligning with the learning curriculum
developed for kindergarten through high school levels.



JAPFA Cares

Humanitarian Support for Flood-Affected Communities in Sumatra


As part of its commitment to supporting disaster response efforts, Japfa, through the JAPFA Cares
programme, collaborated with the Ministry of Agriculture and the National Food Agency to deliver
humanitarian assistance to communities affected by flooding in Aceh, North Sumatra, and West
Sumatra. The aid, consisting of ready-to-eat meals and bottled water, was symbolically flagged off by
the Minister of Agriculture and prepared to reach areas still facing limited logistical access. Through
this partnership with the government, Japfa ensured that the assistance was distributed swiftly and
accurately, reaffirming the Company’s role in helping to meet basic needs during emergency situations
as part of its broader social responsibility.




                                                                                                          135
Page 286
This page is intentionally left blank
Page 287
             STATEMENT OF MEMBERS OF BOARD OF DIRECTORS AND BOARD
               OF COMMISSIONERS ON THE RESPONSIBILITY FOR THE 2025
              PT JAPFA COMFEED INDONESIA TBK SUSTAINABILITY REPORT

We the undersigned, testify that all the information in the 2025 PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Sustainability
Report is presented in its entirety and we are fully resposible for the correctness of the contents in the
Company Sustainability Report.


This statement is hereby made in all truthfulness.




                                             Jakarta, 07 April 2026


                                             Board of Directors




                             Renaldo Santosa                         Tan Yong Nang
                            President Director                    Vice President Director




      Leo Handoko Laksono                        Rachmat Indrajaya                     Gabriella Santosa
             Director                                Director                               Director




                                         Board of Commissioners




                        H. Syamsir Siregar                           Bambang Budi Hendarto
                   President Commissioner                  Vice President Commissioner/Independent




        Hendrick Kolonas              Antonius Harwanto Suryo Sembodo             Ito Sumardi Djuni Sanyoto
          Commissioner                             Commissioner                   Independent Commissioner
Page 288
This page is intentionally left blank
Page 289
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                       Sustainability Report 2025




GRI Index

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk has reported in accordance with the GRI Standards
for the period 1 January 2025 to 31 December 2025.


 GRI
               Disclosure                                                               Page
 Standard
 General Disclosure			

 GRI 2: General Disclosures 2021

 2-1           Organisational details                                                   17-20, 38

 2-2           Entities included in the organisation’s sustainability reporting         38, 43,113

 2-3           Reporting period, frequency and contact point                            38

 2-4           Restatements of information                                              43, 91

 2-5           External assurance                                                       38

 2-6           Activities, value chain and other business relationships                 17-18, 22-23, 42, 67, 122

 2-7           Employees                                                                19-20

 2-8           Workers who are not employees                                            20

 2-9           Governance structure and composition                                     26, 28,

 2-10          Nomination and selection of the highest governance body                  AR: 150

 2-11          Chair of the highest governance body                                     AR: 126
               Role of the highest governance body in overseeing the management of
 2-12                                                                                   26, 28
               impacts
 2-13          Delegation of responsibility for managing impacts                        28

 2-14          Role of the highest governance body in sustainability reporting          28, 45

 2-15          Conflicts of interest                                                    AR: 177

 2-16          Communication of critical concerns                                       27

 2-17          Collective knowledge of the highest governance body                      AR: 139, 143

 2-18          Evaluation of the performance of the highest governance body             AR: 148

 2-19          Remuneration policies                                                    AR: 150

 2-20          Process to determine remuneration                                        AR: 150

 2-21          Annual total compensation ratio                                          AR: 152

 2-22          Statement on sustainable development strategy                            10

 2-23          Policy commitments                                                       18, 26, 54, 101, 104, 101, 112

 2-24          Embedding policy commitments                                             26, 28, 30, 102

 2-25          Processes to remediate negative impacts                                  27, 40

 2-26          Mechanisms for seeking advice and raising concerns                       27

 2-27          Compliance with laws and regulations                                     32

 2-28          Membership association                                                   34

 2-29          Approach to stakeholder engagement                                       39

 2-30          Collective bargaining agreements                                         110, 112-113

 Material Topics			

 GRI 3: Material Topics 2021

 3-1           Process to determine material topics                                     44. 86, 112, 124
                                                                                        46, 90, 102, 122, 124, 132,
 3-2           List of material topics
                                                                                        134



                                                                                                                    139
Page 290
GRI Index




                                                                                                            GRI Sector
 GRI
                  Disclosure                                                             Page               Standard
 Standard
                                                                                                            Ref. No.
 Providing nutritious and affordable food for communities/consumers				
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3              Food security                                                          51-55              13.10.1
 Ensuring consumer safety by guaranteeing that production facilities meet international food safety standards and
 providing informative labelling for effective traceability				
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3              Food safety                                                            53-54              13.10.1
                  Assessment of the health and safety impacts of product and service
 416-1                                                                                   53-54              13.10.2
                  categories
                  Incidents of non-compliance concerning the health and safety
 416-2                                                                                   53                 13.10.3
                  impacts of products and services
                  The number of product recalls issued for food safety reasons and the
 N/A                                                                                     54                 13.10.5
                  total volume of products recalled.
 N/A              SOP on traceability                                                    55
 N/A              List of food safety certifications                                     56
 GRI 417: Marketing and Labeling 2016
 417-1            Requirements for product and service information and labeling          25
                  Incidents of non-compliance concerning product and service
 417-2                                                                                   53
                  information and labeling
 417-3            Incidents of non-compliance concerning marketing communications        53
 Building long-term positive relationships with value chain actors and stakeholders				
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3              Stakeholder engagement                                                 39                 13.23.1
 Conducting training and development to improve employees’ skills according to their department/division, including
 animal welfare training and sustainability training				
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3              Training and development                                               120
 GRI 404: Training and Education
 404-1            Average hours of training per year per employee                        120
 404-2            Programmes for upgrading employee skills and transition                120
                  Percentage of employees receiving regular performance and career
 404-3                                                                                   123
                  development reviews
 Providing fair remuneration and benefits programme (e.g. bonuses, insurance, health care, etc) for our employees
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3              Living income and living wage                                          110, 112           13.15.1
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3              Employment practices                                                   98-123
 GRI 401: Employment 2016
 401-1            New employee hires and employee turnover                               110, 118
                  Benefits provided to full-time employees that are
 401-2                                                                                   113, 118
                  not provided to temporary or part-time employees
 401-3            Parental leave                                                         111
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3              Non-discrimination and equal opportunity                               110, 112           13.15.1
 GRI 405: Diversity and Equal Opportunity 2016
 405-1            Diversity of governance bodies and employees                           110, 112           13.15.2
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3              Living income and living wage                                          110-111            13.21.1
 GRI 2: General Disclosures 2021
                                                                                         18, 26, 54, 101,
 2-23             Policy Commitments
                                                                                         104, 101, 112
 2-26             Mechanisms for seeking advice and raising concerns                     27




140
Page 291
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                             Sustainability Report 2025




                                                                                                            GRI Sector
GRI
                 Disclosure                                                              Page               Standard
Standard
                                                                                                            Ref. No.
Upholding principles in the workplace such as ethics and integrity, transparency and honesty, and creating a conducive
working environment as part of respecting human rights.				
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Anti corruption                                                         26-30              13.26.1
GRI 205: Anti corruption
205-1            Operations assessed for risks related to corruption                     30                 13.26.2
                 Communication and training about anti-corruption policies and
205-2                                                                                    26-30              13.26.3
                 procedures
205-3            Confirmed incidents of corruption and actions taken                     26                 13.26.4
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Non-discrimination and equal opportunity                                110, 112           13.15.1
GRI 405: Diversity and Equal Opportunity 2016
405-1            Diversity of governance bodies and employees                            110, 112           13.15.2
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Forced or compulsory labour                                             110, 112           13.16.1
GRI 409: Forced or compulsory labor
409-1            Forced or compulsory labour                                             110, 112           13.16.2
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Child labour                                                            110, 112           13.17.1
GRI 408: Child Labor
408-1            Child labour                                                            110, 112           13.17.2
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Freedom of association and collective bargaining                        112                13.18.1
GRI 407: Freedom of Association and Collective Bargaining 2016
                 Operations and suppliers in which the right to freedom of association
407-1                                                                                    112                13.18.2
                 and collective bargaining may be at risk
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Employment practices                                                                       13.21.1
3-3              Living income and living wage                                                              13.21.1
GRI 2: General Disclosures 2021
                                                                                         18, 26, 54, 101,
2-23             Policy Commitments
                                                                                         104, 101, 112
2-26             Mechanisms for seeking advice and raising concerns                      27
Prioritising employee’s health and safety through a comprehensive occupational health and safety management system
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Occupational health and safety                                          102, 111           13.19.1
GRI 403: Kesehatan dan Keselamatan Kerja 2018
403-1            Occupational health and safety management system                        101                13.19.2
403-2            Hazard identification, risk assessment, and incident investigation      102                13.19.3
403-3            Occupational health services                                            111                13.19.4
                 Worker participation, consultation, and communication on
403-4                                                                                    102                13.19.5
                 occupational health and safety
403-5            Worker training on occupational health and safety                       102                13.19.6
403-6            Promotion of worker health                                              101, 108, 111      13.19.7
                 Prevention and mitigation of occupational health and safety impacts
403-7                                                                                    101                13.19.8
                 directly linked by business relationships
                 Workers covered by an occupational health
403-8                                                                                    111                13.19.9
                 and safety management system
403-9            Work-related injuries                                                   109                13.19.10
Managing effluents and waste in an environmentally firnedly manner				
GRI 3: Material Topics 2021
3-3              Water and effluents                                                     86, 90             13.7.1
GRI 303: Water and Effluents 2018
303-1            Interactions with water as a shared resource                            86                 13.7.2
303-2            Management of water discharge-related impacts                           90                 13.7.3
303-3            Water withdrawal                                                        90                 13.7.4




                                                                                                                         141
Page 292
GRI Index




                                                                                                          GRI Sector
 GRI
                   Disclosure                                                            Page             Standard
 Standard
                                                                                                          Ref. No.
 Managing effluents and waste in an environmentally firnedly manner				
 GRI 303: Water and Effluents 2018
 303-4             Water discharge                                                       90               13.7.5
 303-5             Water consumption                                                     90               13.7.6
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3               Waste                                                                 92, 94-95        13.8.1
 GRI 306: Waste 2020
 306-1             Waste generation and significant waste-related impacts                92               13.8.2
 306-2             Management of significant waste-related impacts                       92               13.8.3
 306-3             Waste generated                                                       94               13.8.4
 306-4             Waste diverted from disposal                                          95               13.8.5
 306-5             Waste directed to disposal                                            95               13.8.6
 Committed to enhancing animal welfare through research and practices				
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3               Animal health and welfare                                             66-69
 Providing training and development programmes for contract farmers, including training on animal welfare, and raising
 awareness on child labour and unethical behaviours				
 GRI 3: Material Topics 2021
 3-3               Local community                                                       122, 124
 GRI 413: Local Community 2016
                   Operations with local community engagement, impact assessments,
 413-1                                                                                   122, 124         13.12.2
                   and development programmes
 GRI 3: Material Topics 2021
                                                                                         32, 122, 124,
 3-3               Economic inclusion
                                                                                         132, 134
 GRI 201: Economic Performance
 201-1             Direct economic value generated and distributed                       32               13.22.2
 GRI 203: Indirect Economic Impact 2016
 203-1             Infrastructure investments and services supported                     122, 124         13.22.3
                                                                                         122, 124, 132,
 203-2             Significant indirect economic impacts                                                  13.22.4
                                                                                         134
 Other Material Topics Beyond the Top 10 Material Topics that the Company Addressed				
 GRI 201: Economic Performance
                   Financial implications and other risks and opportunities
 201-2                                                                                   32               13.2.2
                   due to climate change
 GRI 204: Procurement Practices
                   Ratios of standard entry level wage by gender compared to local
 202-1                                                                                   110
                   minimum wage
 202-2             Proportion of senior management hired from the local community        113
 GRI 204: Procurement Practices
 204-1             Proportion of spending on local suppliers                             67
 GRI 302: Energy
 302-1             Energy consumption within the organisation                            82




142
Page 293
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                              Sustainability Report 2025




                                                                                                            GRI Sector
 GRI
                  Disclosure                                                               Page             Standard
 Standard
                                                                                                            Ref. No.

 Other Material Topics Beyond the Top 10 Material Topics that the Company Addressed				

 GRI 304: Biodiversity 2016
                                                                                           Japfa's
                                                                                           poultry and
                                                                                           aquaculture
                                                                                           farms as well
                  Operational sites owned, leased, managed in, or adjacent to,             as operational
 304-1            protected areas and areas of high biodiversity value outside             areas are not    13.3.2
                  protected areas                                                          located in
                                                                                           conservation
                                                                                           areas, nor
                                                                                           deforestated
                                                                                           land.
                                                                                           Gallus gallus
                                                                                           is listed as
                                                                                           Least Concern
                                                                                           according to
                                                                                           International
                                                                                           Union for
                                                                                           Conservation
                                                                                           of Nature’s
                                                                                           Red List of
                                                                                           Threatened
                                                                                           Species
                  IUCN Red List species and national conservation list species with
 304-4
                  habitats in areas affected by operations                                 Anguilla
                                                                                           bicolor is
                                                                                           listed as Near
                                                                                           Threatened
                                                                                           according to
                                                                                           International
                                                                                           Union for
                                                                                           Conservation
                                                                                           of Nature’s
                                                                                           Red List of
                                                                                           Threatened
                                                                                           Species
 GRI 305: Emissions 2016

 3-3              Emissions                                                                91               13.1.1

 305-1            Direct (Scope 1) GHG emissions                                           91               13.1.2

 305-2            Energy indirect (Scope 2) GHG emissions                                  91               13.1.3

 305-3            Other indirect (Scope 3) GHG emission                                    91               13.1.4

 305-4            GHG emissions intensity                                                  91



Topics in the Applicable GRI Agriculture Aquaculture and Fishing Sectors Determined as Not Material
Topic 13.3 Biodiversity                                                 Irrelevant
Topic 13.4 Natural ecosystem conversion                                 Irrelevant
Topic 13.5 Soil health                                                  Irrelevant
Topic 13.6 Pesticides use                                               Irrelevant
                                                                        Japfa's operations, along with their operational
Topic 13.13 Land and resource rights                                    sites, are not situated within conservation zones
                                                                        or on land that has been deforested
Topic 13.14 Rights of indigenous peoples                                Irrelevant
Topic 13.24 Public policy                                               Irrelevant
Topic 13.25 Anti-competitive behavior                                   Irrelevant




                                                                                                                        143
Page 294
POJK 51/2017 - SEOJK 16/2021




POJK 51/2017 - SEOJK 16/2021                                                                                     [POJK G.4]




 No.    Index Name                                                                                       Location

Sustainability Strategies
A.1     An Elaboration on Sustainability Strategies                                                      28
Sustainability Performance Overview
B.1     Economic Aspect
        a. Quantity of production or services offered                                                    33
        b. Revenue or sales                                                                              33
        c. Net income or loss                                                                            33
        d. Ecofriendly products; and                                                                     23, 79
        e.,Local engagement related to sustainable finance business process                              58, 113
B.2     Environmental Aspect
        a. Energy usage                                                                                  82-83
        b. Achieved reduction of emission                                                                91
        c. Waste and effluent reduction                                                                  92-95
        d. Biodiversity conservation                                                                     78-79
B.3     Social Aspect                                                                                    56, 122, 124
Company Profile
C.1     Vision, Mission and Sustainability Values                                                        18
C.2     Company’s Address                                                                                41, 147
C.3     Business Scale
        a. Total assest or assets capitalisation, and total liability                                    19, AR: 104
        b. The number of employees based on gender, position, age, education and employment status       19
        c. Name of shareholders and shareholding percentage                                              19, AR: 70
        d. Areas of operations                                                                           19, AR: 50-53
C.4     Products, Services, and Business Activities Carried Out                                          18, 22-25
C.5     Membership in Associations                                                                       34, AR: 54
C.6     Significant changes on Issuers and Public Companies                                              26, AR: 69
Board of Directors Message
D.1     Board of Directors Message
        a. Policies to respond to challenges in achieving sustainability strategy                        10-11
        b. Implementation of Sustainable Finance                                                         10-11
        c. Target achievement strategies                                                                 10-11
Sustainability Governance
E.1     Person in Charge of the Implementation of Sustainable Finance                                    28, 45
                                                                                                         104-106, 118,
E.2     Competency Development on Sustainable Finance
                                                                                                         AR: 162
E.3     Risk Assessment on the Implementation of Sustainable Finance                                     32, 40, AR: 172
E.4     Stakeholder Relationship                                                                         39-42
E.5     Issues Related to Practicing Sustainable Finance                                                 32, 40
Sustainability Performance
                                                                                                         28-29, 32,
F.1     Developing Sustainable Culture
                                                                                                         102
Economic Performance

F.2     Comparison of Target and Performance on Production, Portofolio, Financing, Investment, Revenue   32
        and Profit - Loss
 F.3    Comparison of Target and Performance on Portofolio, Financing and Investment on Financial        32
        Instruments or Projects Aligned with Sustainable Finance Practices
 Environmental Performance
 General Aspect
 F.4    Environmental Cost                                                                               33




144
Page 295
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                                                               Sustainability Report 2025




No.      Index Name                                                                               Location

Material Aspect
F.5      Use of Environmentally Friendly Materials                                                80, 91
Energy Aspect
F.6      Total Amount and Intensity of the Energy Used                                            91
F.7      Efforts and Achievements on Energy Efficiency and The Use of Renewable Energy            80 - 83
Water Aspect
F.8      Water Usage                                                                              89
Biodiversity Aspect
         Impact of Operational Areas Located Near or Within Conservation Areas or Areas
F.9
         with Biodiversity
F.10     Biodiversity Conservation Efforts                                                        78-79
Emission Aspect
F.11     Volume and Intensity of Emission Based on Type                                           91
F.12     Emission Reduction Efforts and Realization                                               91
Waste and Effluent Aspect
F.13     Total Amount of Waste and Effluent Produced Based on Types                               92-95
F.14     Waste and Effluent Management Methods                                                    92-95
F.15     Spills (if any)                                                                          Irrelevant
Environmental Grievance Aspect
F.16     Number and Topic of Incoming and Resolved Environmental Grievances                       90
Social Aspect
F.17     Commitment to Providing Equal Products and/ or Services to Customers                     40
Employment Aspect
F.18     Equal Employment Opportunity                                                             109-110
F.19     Child and Forced Labour                                                                  110-112
F.20     Regional Minimum Wage                                                                    110
F.21     A Decent and Safe Working Environment                                                    102-108
F.22     Employee Training and Development                                                        120
Community Aspect
F.23     Impact of Operations on Local Communities                                                122, 124, 132
F.24     Community Grievances                                                                     27, 40
F.25     Environmental Social Responsibility Activities (CSR)                                     56, 124, 132
Responsibility for Developing Sustainable Products and/or Services
F.26     Sustainable Financial Product/Service Innovation and Development                         23, 79, 118
F.27     Products/Services That Have Been Evaluated for Customer Safety                           34, 53-54
F.28     Impacts of Products/Services                                                             23, 52
F.29     Number of Recalled Products                                                              54
F.30     Customer Satisfaction Survey on the Sustainable Finance Products/Services                24-25
Others
G.1      Written Verification from Independent Party (if any)                                     38
G.2      Feedback Form                                                                            148
G.3      Response to Previous Year Report Feedback                                                38
         List of Disclosures in Accordance to Regulation of Financial Services Authority No.51/
G.4      POJK.03/2017 on Application of Sustainable Finance to Financial Services Institution,    146
         Issuer and Publicly Listed Companies




                                                                                                                   145
Page 296
Feedback Form




Feedback Form                                                                                        [POJK G.2]



Visit the link below to fill the form in online version
https://forms.gle/r4hF9T9vqomYdjxz9



Your profile

Name
Institution/Company
Email
Telephone Number

Please tick the box for the stakeholder group that best describes you:


       Customer                  Distributor                      Local Community Organisations
       Investor                  Associations                     Supplier
       Government                Farmer Partners                  Scholarship Grantees
       Employee                  Institution/University           Others, please state:


Please rate this report:
(Score 1 = disagree with a maximum score of 5 = agree)
                                                               1            2          3      4        5

 1      This report is comprehensible

        This report has described the Company's
 2
        performance in sustainability

        This report provided sufficient data and
 3      information on the Company's performance in
        sustainability

        This report increases your confidence in the
 4
        Company's sustainability performance

 Please rate the data and information to which you find sufficient
 (Score 1 = too little with a maximum score of 5 = too much)

                                                               1            2          3      4        5

 1      Food Security

 2      Customer Health and Safety

 3      Stakeholder Engagement

 4      Training and Development

 5      Employment

 6      Governance

 7      Occupational Health and Safety (OHS)

 8      Waste and Effluent

 9      Animal Welfare

 10     Local Community




146
Page 297
Please provide suggestions, recommendations and/or comments so we can improve this report




Thank you for your feedback.
                                               Wisma Millenia Lantai 7
Kindly send this feedback form                 Jl. M.T. Haryono Kav. 16, Jakarta 12810 – Indonesia
to address follows, your feedback
is most appreciated:                           Phone : (+62 21) 285 45680 (Hunting)
                                               Fax : (+62 21) 831 0309
                                               Email : maya.pradjono@japfa.com
                                               Website : www.japfacomfeed.co.id
Page 298
This page is intentionally left blank
Page 299

          
Page 300
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk

Wisma Millenia Lt.7
Jl. M.T Haryono Kav. 16
Jakarta 12810-Indonesia

Telp: +62-21-285 45680 (Hunting)
Fax: +62-21-831 0309

www.japfacomfeed.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.16 MB
Published7 Apr 2026
Pages300
Characters627,328
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 32 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Japfa Comfeed Indonesia Tbk p.1 ×292
linked person Renaldo Santosa p.10 ×3
linked org Garuda Indonesia p.21 ×2
linked person Tan Yong Nang p.137
linked person Leo Handoko Laksono p.137
linked person Rachmat Indrajaya p.137
linked person Gabriella Santosa p.137
linked person H. Syamsir Siregar p.137
linked person Bambang Budi Hendarto p.137
linked person Hendrick Kolonas p.137
linked person Antonius Harwanto Suryo Sembodo p.137
linked person Ito Sumardi Djuni Sanyoto p.137
possible org DBS Bank p.30 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.36 ×4
possible org Japfa Pte Ltd p.165
unresolved org Ekonomi Japfa Japfa Pte Ltd p.15
unresolved org Fortune 100 Indonesia p.33 ×4
unresolved org Kementerian Kesehatan RI p.47
unresolved person Hamil Menyadari p.60
unresolved person Hamil p.60 ×3
unresolved org PT Suri Tani Pemuka p.69
unresolved org Air Permukaan Air p.88
unresolved org Air Permukaan & Laut Air p.88
unresolved org Air Permukaan p.88
unresolved org Koperasi Karyawan Koperasi Karyawan Japfa p.118
unresolved org Yayasan Edu Farmers International p.124
unresolved org Bank Sampah SiRepi p.130
unresolved org Bank Sampah Berkah Mulya p.130
unresolved org PT Ciomas Adisatwa Unit Makassar p.134
unresolved org Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional p.135
unresolved org Menteri Pertanian p.135
unresolved org Financial Services Authority p.186 ×3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result