Skip to content
Back to announcement

20231222_CITA_Informasi Transaksi Afiliasi_31561961_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review CITA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 75

Page 1
Laporan No. 00453/2.0118-00/BS/02/0596/1/XII/2023
       File No. 144.1/IDR/DO.2/BFO/XII/2023
          LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
                RENCANA TRANSAKSI
       PENJUALAN ASET BERUPA ALAT BERAT,
       KENDARAAN, MESIN DAN PERALATAN
        SERTA BARANG PERSEDIAAN (STOCK)
      MILIK PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk,
         KEPADA PT MARINA BARA LESTARI,
            PT MITRA KEMAKMURAN LINE
             DAN PT LIMA SRIKANDI JAYA




         KJPP ISKANDAR DAN REKAN
                   2023
Page 2
        SURAT LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI



Laporan No. 00453/2.0118-00/BS/02/0596/1/XII/2023
File No. 144.1/IDR/DO.2/BFO/XII/2023                                   Jakarta, 18 Desember 2023

Kepada Yth.
Direksi
PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk
Gedung Bank Panin Lantai 2
Jalan Jend Sudirman Kav. 1
Senayan Gelora Tanah Abang
Jakarta Pusat 10270
Dengan hormat,

 Perihal :   Laporan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Penjualan Aset Berupa Alat Berat,
             Kendaraan, Mesin dan Peralatan serta Barang Persediaan (Stock) milik PT Cita
             Mineral Investindo Tbkkepada PT Marina Bara Lestari, PT Mitra Kemakmuran Line
             dan PT Lima Srikandi Jaya

Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (IDR atau Penilai atau Kami) telah memperoleh izin
usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No. 772/KM.1/2013 tanggal 12
November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat No. S-
774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal yang telah dilakukan pendaftaran ulang dengan No. STTD.PPB-43/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6
Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal.
Berdasarkan surat proposal/kontrak perjanjian kerja yang telah disepakati antara IDR dengan PT Cita
Mineral Investindo Tbk No. 122.5/IDR/DO.2/Pr-BFO/VII/2023 tanggal 14 Juli 2023 dan addendum No.
193.6/IDR/DO.2/ADD-BFO/X/2023 tanggal 30 Oktober 2023, IDR telah melaksanakan Penilaian untuk
Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Penjualan Aset Berupa Alat Berat, Kendaraan, Mesin dan
Peralatan serta Barang Persediaan (Stock) milik PT Cita Mineral Investindo Tbk kepada PT Marina Bara
Lestari, PT Mitra Kemakmuran Line dan PT Lima Srikandi Jaya seperti yang tertuang dalam laporan ini.
Latar Belakang
PT Cita Mineral Investindo Tbk (selanjutnya disebut CITA atau Perseroan atau Perusahaan) merupakan
perusahaan terbuka yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia (selanjutnya disebut BEI). Pemberlakuan
larangan ekspor bauksit oleh pemerintah membuat aktivitas produksi Perseroan mengalami
penurunan sehingga utilitas aset tetap yang digunakan untuk kegiatan produksi ekspor menjadi
menurun. Agar kinerja tetap optimal, Perseroan perlu melakukan efisiensi dengan menjual beberapa
aset tetap yang digunakan untuk kegiatan produksi. CITA berencana untuk melakukan penjualan aset
miliknya berupa alat berat, kendaraan, mesin dan peralatan serta barang persediaan (stock) kepada
PT Marina Bara Lestari (selanjutnya disebut MBL), PT Mitra Kemakmuran Line (selanjutnya disebut
MKL) dan PT Lima Srikandi Jaya (selanjutnya disebut LSJ). Rencana transaksi penjualan aset berupa
alat berat, kendaraan, mesin dan peralatan serta barang persediaan (stock) milik CITA kepada MBL,
MKL dan LSJ selanjutnya disebut Rencana Transaksi.




                                                                                                   i
Page 3
Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan wajib menaati Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk
melaksanakan transaksi tersebut, terutama Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 dan No.
42/POJK.04/2020. Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, Perseroan telah menunjuk serta
menggunakan pendapat dari Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (selanjutnya disebut IDR
atau Penilai atau Kami), selaku Penilai Independen yang memberikan pendapat kewajaran atas
Rencana Transaksi tersebut.
IDR telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No.
772/KM.1/2013 tanggal 12 November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
berdasarkan Surat No. S-774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda Terdaftar
Profesi Penunjang Pasar Modal yang telah dilakukan pendaftaran ulang dengan No. STTD.PPB-43/PJ-
1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal.
Objek Penilaian
Objek penilaian adalah rencana transaksi penjualan aset berupa alat berat, kendaraan, mesin dan
peralatan serta barang persediaan (stock) milik CITA kepada MBL, MKL dan LSJ.
Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi adalah CITA dengan MBL, MKL dan LSJ dimana CITA sebagai penjual
alat berat, kendaraan, mesin dan peralatan serta persediaan dan MBL, MKL dan LSJ sebagai pembeli.
Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian independen atas pendapat kewajaran
(Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi dengan tujuan pelaksanaan transaksi.
Tanggal Penilaian
Tanggal penilaian 30 Juni 2023 ditetapkan berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2023 yang telah direviu oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Teramihardja,
Pradhono & Chandra dan telah ditandatangani oleh Akuntan Publik Andri Rinaldi yang terdaftar di
Otoritas Jasa Keuangan.
Asumsi dan Kondisi Pembatas
• Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
• Penilai melakukan penelaahan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan dalam
   proses penilaian.
• Data dan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
• Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
   mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
   pencapaiannya (fiduciary duty), jika penilaian menggunakan proyeksi keuangan.
• Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan.
• Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik kecuali informasi yang bersifat rahasia, yang dapat
   memengaruhi operasional perusahaan.
• Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan nilai akhir.
• Penilai memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari pemberi tugas.
• Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas lainnya diungkapkan dalam laporan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                       ii
Page 4

          
Page 5

          
Page 6
                                                                 DAFTAR ISI

SURAT LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI .......................................... i
PERNYATAAN PENILAI ................................................................................................................. iv
DAFTAR ISI ................................................................................................................................... v
BAB I PENDAHULUAN................................................................................................................. I-1
1.1. Latar Belakang ............................................................................................................................ I-1
1.2. Identitas Pemberi Tugas ............................................................................................................. I-1
1.3. Objek Penilaian ........................................................................................................................... I-1
1.4. Maksud dan Tujuan Penilaian..................................................................................................... I-1
1.5. Tanggal Penilaian ........................................................................................................................ I-2
1.6. Ruang Lingkup Penilaian ............................................................................................................. I-2
1.7. Pendekatan dan Metode ............................................................................................................ I-2
1.8. Pihak-Pihak Yang Bertransaksi .................................................................................................... I-3
1.9. Pernyataan Independensi dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan ........................................ I-3
1.10. Uraian Mengenai Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Serta Hasil Penilaian Oleh ................
      Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian ........................
      Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi ............................................................................ I-3
1.11. Sumber Data ............................................................................................................................... I-3
1.12. Informasi Mengenai Identitas Dan Jabatan Pihak-Pihak Yang Telah Diwawancarai .....................
      Dan Hubungannya Dengan Objek Penilaian ............................................................................... I-4
1.13. Asumsi dan Kondisi Pembatas .................................................................................................... I-4
1.14. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) ............................................................ I-6
1.15. Definisi dan Istilah ...................................................................................................................... I-7
BAB II ANALISIS TRANSAKSI ....................................................................................................... II-1
2.1. Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perseroan .................................................... II-1
2.2. Analisis Likuiditas Dari Transaksi ............................................................................................... II-1
2.3. Nilai Transaksi ............................................................................................................................ II-1
2.4. Materialitas Nilai Transaksi........................................................................................................ II-1
2.5. Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi ..................................................................... II-2
2.6. Analisis Perjanjian Dan Persyaratan Yang Telah Disepakati ...................................................... II-3
2.7. Analisis Manfaat Dan Risiko Dari Transaksi ............................................................................... II-4
BAB III ANALISIS KUALITATIF .................................................................................................... III-1
3.1. Riwayat Singkat Perusahaan Dan Kegiatan Usaha ................................................................... III-1
3.2. Analisis Industri dan Lingkungan .............................................................................................. III-4
3.3. Alasan Dilakukannya Transaksi ................................................................................................. III-9
3.4. Keuntungan Dan Kerugian Yang Bersifat Kualitatif Atas Transaksi Yang Akan Dilakukan ........ III-9
BAB IV ANALISIS KUANTITATIF ................................................................................................. IV-1
4.1. Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban dan Kondisi Keuangan ......................... IV-1
4.2. Analisis Inkremental .............................................................................................................. IV-23
BAB V ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI ......................................................................... V-1
5.1. Hasil Penilaian Objek Transaksi ................................................................................................ V-1
5.2. Nilai Transaksi ........................................................................................................................... V-1
5.3. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi ............................................................................................ V-1
5.4. Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari Transaksi Yang Dilakukan ..... V-1
BAB VI ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN ................................................................ VI-1
6.1. Analisis Ketidakpastian Rencana Pembiayaan Dalam Rencana Transaksi ............................... VI-1
6.2. Analisis Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang ....................................................................... VI-1
6.3. Analisis Ketidakpastian Risiko Pasar ........................................................................................ VI-1


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                                            v
Page 7
6.4.    Analisis Faktor Lain Yang Berpengaruh.................................................................................... VI-2
BAB VII KESIMPULAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI ............................................. VII-1
LAMPIRAN




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                           vi
Page 8
                                                         BAB I
                                                     PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
     PT Cita Mineral Investindo Tbk (selanjutnya disebut CITA atau Perseroan atau Perusahaan)
     merupakan perusahaan terbuka yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia (selanjutnya disebut
     BEI). Pemberlakuan larangan ekspor bauksit oleh pemerintah membuat aktivitas produksi
     Perseroan mengalami penurunan sehingga utilitas aset tetap yang digunakan untuk kegiatan
     produksi ekspor menjadi menurun. Agar kinerja tetap optimal, Perseroan perlu melakukan
     efisiensi dengan menjual beberapa aset tetap yang digunakan untuk kegiatan produksi. CITA
     berencana untuk melakukan penjualan aset miliknya berupa alat berat, kendaraan, mesin dan
     peralatan serta barang persediaan (stock) kepada PT Marina Bara Lestari (selanjutnya disebut
     MBL), PT Mitra Kemakmuran Line (selanjutnya disebut MKL) dan PT Lima Srikandi Jaya
     (selanjutnya disebut LSJ). Rencana transaksi penjualan aset berupa alat berat, kendaraan, mesin
     dan peralatan serta barang persediaan (stock) milik CITA kepada MBL, MKL dan LSJ selanjutnya
     disebut Rencana Transaksi.
       Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan wajib menaati Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
       untuk melaksanakan transaksi tersebut, terutama Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 dan No.
       42/POJK.04/2020. Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, Perseroan telah menunjuk
       serta menggunakan pendapat dari Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (selanjutnya
       disebut IDR atau Penilai atau Kami), selaku Penilai Independen yang memberikan pendapat
       kewajaran atas Rencana Transaksi tersebut.
       IDR telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No.
       772/KM.1/2013 tanggal 12 November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
       berdasarkan Surat No. S-774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda
       Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal yang telah dilakukan pendaftaran ulang dengan No.
       STTD.PPB-43/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di
       Pasar Modal.
1.2. Identitas Pemberi Tugas
     Nama Pemberi Tugas : PT Cita Mineral Investindo Tbk
     Bidang Usaha         : Pertambangan dan Penggalian Bijih Logam
     Alamat Kantor        : Gedung Bank Panin Lantai 2, Jln. Jend. Sudirman Senayan, Gelora Tanah
                            Abang, Jakarta Pusat 10270
     No. Telepon/Fax      : 021-7251344 / 021-72789885
     Email                : corsec@citamineral.com
     Website              : www.citamineral.com
1.3. Objek Penilaian
     Objek penilaian adalah rencana transaksi penjualan aset berupa alat berat, kendaraan, mesin
     dan peralatan serta barang persediaan (stock) milik CITA kepada MBL, MKL dan LSJ.
1.4. Maksud dan Tujuan Penilaian
     Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian independen atas pendapat
     kewajaran (Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi dengan tujuan pelaksanaan transaksi.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                         I-1
Page 9
1.5. Tanggal Penilaian
     Tanggal penilaian 30 Juni 2023 ditetapkan berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang
     berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 yang telah direviu oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
     Teramihardja, Pradhono & Chandra dan telah ditandatangani oleh Akuntan Publik Andri Rinaldi
     yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.

1.6.   Ruang Lingkup Penilaian
       Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang diberikan oleh
       Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan adalah wajar atau
       tidak wajar. Ruang lingkup penilaian, antara lain:
        a. Identifikasi masalah (identifikasi asumsi dan kondisi pembatas, tujuan dan objek penilaian,
           definisi penilaian dan tanggal penilaian),
        b. Pengumpulan data,
        c. Analisis data,
        d. Estimasi nilai sesuai dengan dasar nilai dan premis nilai yang digunakan dengan
           menggunakan pendekatan penilaian,
        e. Penulisan laporan.
       Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian
       dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, pemberian pendapat kewajaran setelah
       dilakukan analisis atas:
        a. Nilai dari objek yang ditransaksikan.
        b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang
           saham.
        c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait dengan Rencana
           Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang saham.
       Sifat Rencana Transaksi terkait dengan ada atau tidak adanya hubungan antara pihak-pihak yang
       bertransaksi diatur sesuai dengan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
       dan Benturan Kepentingan dan nilai materialitas Rencana Transaksi diatur sesuai dengan
       Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
       Sehubungan dengan peraturan-peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukkan IDR untuk
       memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka ruang lingkup pendapat
       kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari Rencana Transaksi tersebut.

1.7.   Pendekatan dan Metode
       Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan adalah:
       a. Melakukan analisis transaksi.
       b. Melakukan analisis kualitatif atas Rencana Transaksi.
       c. Melakukan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi.
       d. Melakukan analisis kewajaran nilai transaksi.
       e. Melakukan analisis atas faktor lain yang relevan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                           I-2
Page 10
1.8.   Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
       Pihak-pihak yang bertransaksi adalah CITA dengan MBL, MKL dan LSJ dimana CITA sebagai
       penjual alat berat, kendaraan, mesin dan peralatan serta persediaan dan MBL, MKL dan LSJ
       sebagai pembeli.

1.9.   Pernyataan Independensi dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan
        1. Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini kami tidak ada benturan
           kepentingan dengan Perseroan maupun pihak yang terafiliasi dengan Perseroan dan
           transaksi yang akan dilakukan Perseroan.
         2. Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini kami telah bertindak secara
            independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan Perseroan, maupun
            pemegang saham Perseroan ataupun pihak-pihak yang terkait dengan Perseroan tersebut.
            Kami juga tidak mempunyai kepentingan ataupun keuntungan pribadi berkaitan dengan
            penugasan ini. Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk
            memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak manapun.
         3. Tidak ada satupun dari pemilik ataupun pegawai kami yang memiliki kepentingan dalam
            bentuk apapun yang dapat menghalangi kami untuk melakukan penilaian secara
            independen terhadap pendapat kewajaran ini. Kompensasi dan honorarium kami tidak
            bergantung kepada kejadian maupun kesimpulan yang diambil oleh Perseroan sebagai
            akibat dari laporan kami ini.

1.10. Uraian Mengenai Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Serta Hasil Penilaian Oleh Penilai
      Usaha Dan/Atau Penilai Properti Yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian Pendapat Kewajaran
      Atas Rencana Transaksi
      Dalam pendapat kewajaran ini kami menggunakan hasil penilaian dari Penilai Properti yang
      telah melakukan penilaian terhadap objek transaksi.
       Berdasarkan Laporan Penilaian Properti No. 00395/2.0118-00/PP/02/0463/1/X/2023 tanggal 31
       Oktober 2023 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan, menyatakan bahwa Nilai Pasar
       Properti Industri Pertambangan berupa Peralatan Kerja, Mesin dan Instalasi, Alat Berat,
       Peralatan Kantor, serta Kendaraan Bermotor milik CITA per 30 Juni 2023 sebesar
       Rp 12.020.600.000,- dan Barang Persediaan Sparepart milik CITA per 30 Juni 2023 sebesar Rp
       1.104.531.000,-.

1.11. Sumber Data
      Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
      mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:
      a) Copy legalitas dan perizinan CITA.
      b) Copy legalitas dan perizinan MBL.
      c) Copy legalitas dan perizinan MKL.
      d) Copy legalitas dan perizinan LSJ.
      e) Laporan keuangan CITA untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 yang telah
         direviu oleh KAP Teramihardja, Pradhono & Chandra dan telah ditandatangani Akuntan
         Publik Andri Rinaldi.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                      I-3
Page 11
        f) Laporan keuangan CITA untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang
           telah diaudit oleh KAP Teramihardja, Pradhono & Chandra dan telah ditandatangani oleh
           Andri Rinaldi dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
        g) Laporan keuangan CITA untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang
           telah diaudit oleh KAP Teramihardja, Pradhono & Chandra dan telah ditandatangani oleh
           Fitradewata Teramihardja dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
        h) Laporan keuangan CITA untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang
           telah diaudit oleh KAP Teramihardja, Pradhono & Chandra dan telah ditandatangani oleh
           Nursal dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
        i) Laporan keuangan CITA untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 yang
           telah diaudit oleh KAP Teramihardja, Pradhono & Chandra dan telah ditandatangani oleh
           Nursal dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
        j) Laporan keuangan CITA untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 yang
           telah diaudit oleh KAP Teramihardja, Pradhono & Chandra dan telah ditandatangani oleh
           Nursal dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
        k) Laporan keuangan proforma CITA per 30 Juni 2023 sebelum dan setelah transaksi dari
           manajemen Perseroan.
        l) Termsheet penjualan aset CITA kepada MBL, MKL dan LSJ No. 188/CITA/XI/2023 tanggal 1
           November 2023.
        m) Proyeksi keuangan dari manajemen Perseroan.
        n) Laporan Penilaian Properti yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan No.
           00395/2.0118-00/PP/02/0463/1/X/2023 tanggal 31 Oktober 2023 berupa Properti Industri
           Pertambangan berupa Peralatan Kerja, Mesin dan Instalasi, Alat Berat, Peralatan Kantor,
           serta Kendaraan Bermotor milik CITA dan Barang Persediaan Sparepart milik CITA.
        o) Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan mengenai alasan, latar belakang, dan
           hal-hal lain yang terkait dengan Transaksi.

1.12. Informasi Mengenai Identitas Dan Jabatan Pihak-Pihak Yang Telah Diwawancarai Dan
      Hubungannya Dengan Objek Penilaian
      Kami telah melakukan diskusi dan wawancara dengan manajemen Perseroan pada tanggal 19
      September 2023 – 24 November 2023. Identitas yang kami wawancarai adalah Bapak Yusak
      Lumba Pardede sebagai Direktur CITA.

1.13. Asumsi dan Kondisi Pembatas
       a) Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
       b) Penilai melakukan penelaahan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan
          dalam proses penilaian.
       c) Data dan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
       d) Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
          mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
          kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty), jika penilaian menggunakan proyeksi
          keuangan.
       e) Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan.
       f) Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik kecuali informasi yang bersifat rahasia, yang
          dapat memengaruhi operasional perusahaan.
       g) Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan nilai akhir.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                       I-4
Page 12
         h) Penilai memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari pemberi tugas.
         i) IDR mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan pendapat ini sampai dengan terjadinya
            Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material
            terhadap Rencana Transaksi.
         j) Pendapat ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan bahwa penggunaan sebagian dari
            analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat
            menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat
            tersebut. Penyusunan pendapat ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak
            dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.
         k) Pendapat Kewajaran tersebut disusun dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan
            perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan, serta peraturan pemerintah pada
            tanggal Pendapat ini dikeluarkan. Penilaian Kewajaran ini hanya dilakukan terhadap
            Rencana Transaksi seperti yang diuraikan diatas.
         l) IDR tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi pendapatnya
            karena peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.
         m) Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan prinsip integritas informasi dan data. Dalam
            menyusun Pendapat Kewajaran ini, IDR melandaskan dan berdasarkan pada informasi dan
            data sebagaimana diberikan manajemen Perseroan yang mana berdasarkan hakekat
            kewajaran adalah benar, lengkap, dapat diandalkan, serta tidak menyesatkan. IDR tidak
            melakukan audit ataupun uji kepatuhan secara mendetail atas penjelasan maupun data-
            data yang diberikan oleh manajemen Perseroan, baik lisan maupun tulisan, dan dengan
            demikian IDR tidak dapat memberikan jaminan atau bertanggung-jawab terhadap
            kebenaran dan kelengkapan dari informasi atau penjelasan tersebut.
         n) Sebagai dasar bagi IDR untuk melakukan analisis dalam mempersiapkan Pendapat
            Kewajaran atas Rencana Transaksi, IDR menggunakan data-data sebagaimana tercantum
            pada Sumber Data pada laporan pendapat kewajaran sebagai bahan pertimbangan.
         o) Segala perubahan terhadap data-data tersebut di atas dapat memengaruhi hasil penilaian
            IDR secara material. Oleh karena itu, IDR tidak dapat menerima tanggung jawab atas
            kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan perubahan data
            tersebut.
         p) Pendapat Kewajaran ini disusun hanya dengan mempertimbangkan sudut pandang
            pemegang saham Perseroan dan tidak mempertimbangkan sudut pandang stakeholders
            lain serta aspek-aspek lainnya.
         q) IDR menganggap bahwa sejak tanggal penerbitan Laporan Pendapat Kewajaran ini sampai
            dengan tanggal terjadinya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan yang sangat
            berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam Laporan
            Pendapat Kewajaran.
         r) Dengan ini IDR menyatakan bahwa penugasan IDR tidak termasuk menganalisis transaksi-
            transaksi di luar Rencana Transaksi yang mungkin tersedia bagi Perseroan serta pengaruh
            dari transaksi-transaksi tersebut terhadap Rencana Transaksi.
         s) IDR tidak melakukan penelitian atas keabsahan Transaksi dari segi hukum dan implikasi
            aspek perpajakan dari Transaksi tersebut.
         t) Mengingat bahwa adanya kemungkinan terjadinya perbedaan waktu dari tanggal laporan
            ini dengan pelaksanaan Rencana Transaksi, maka kesimpulan di atas berlaku bila tidak ada
            perubahan yang memiliki dampak yang signifikan terhadap nilai dari Rencana Transaksi.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                         I-5
Page 13
             Perubahan tersebut termasuk perubahan baik secara internal pada masing-masing
             perusahaan maupun secara eksternal meliputi: kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
             umum bisnis dan keuangan, serta peraturan pemerintah Indonesia setelah tanggal laporan
             ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal laporan ini dikeluarkan terjadi perubahan
             tersebut di atas, maka pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi ini mungkin berbeda.
         u) Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Rencana Transaksi
             dan tidak dapat dipergunakan untuk kepentingan lain maupun pihak lain.
         v) Pendapat Kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk
             menyetujui atau tidak menyetujui Rencana Transaksi atau mengambil tindakan tertentu
             atas Rencana Transaksi tersebut.
         w) IDR juga berpegang kepada surat pernyataan manajemen Perseroan (management
             representation letter) atas penugasan IDR untuk mempersiapkan Laporan Pendapat
             Kewajaran, bahwa Perseroan telah menyampaikan seluruh informasi penting dan relevan
             berkenaan dengan Rencana Transaksi dan sepanjang pengetahuan manajemen Perseroan
             tidak ada faktor material yang belum diungkapkan dan dapat menyesatkan.
         x) Data dan informasi yang diterima Penilai dari Pemberi Tugas diasumsikan benar dan dapat
             dipertanggungjawabkan, antara lain termasuk penunjukan letak lokasi tempat, spesifikasi
             jenis dan jumlah aset objek penilaian dan apabila data dan informasi tersebut tidak benar
             maka Pemberi Tugas membebaskan Penilai dari tanggung jawab atas hasil penilaian yang
             tidak tepat dikarenakan kesalahan tersebut.
         y) Informasi yang telah diberikan pihak lain kepada Penilai seperti yang telah disebutkan
             dalam laporan penilaian dianggap layak dan dipercaya, tetapi Penilai tidak
             bertanggungjawab jika ternyata informasi yang diberikan itu terbukti tidak sesuai dengan
             hal yang sesungguhnya. Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi
             tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemberi Tugas.
         z) Adalah bukan tugas Penilai untuk melakukan uji tuntas (due diligence) dari aspek hukum
             atas catatan publik serta catatan kepemilikan.
         aa) Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas dari laporan penilaian yang dibuat terpisah sebagai
             satu kesatuan dari laporan ini akan dituangkan didalam laporan penilaian yang dibuat
             terpisah tersebut.
         bb) Laporan ini tidak sah jika tidak dibubuhi tanda tangan asli/basah Pemimpin Rekan/Rekan
             dan stempel/seal perusahaan KJPP Iskandar dan Rekan serta tidak dapat
             dipertanggungjawabkan bilamana Pemberi Tugas tidak melunasi imbalan jasa atas
             pekerjaan penilaian ini.
         cc) Asumsi-asumsi dan kondisi pembatas ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan
             (integral) dari laporan ini.

1.14. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
      Sejak tanggal penilaian hingga tanggal penerbitan laporan ini tidak terjadi perubahan yang
      berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian yang
      dapat secara signifikan mempengaruhi hasil penilaian.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                           I-6
Page 14
1.15. Definisi dan Istilah
      Penilaian Bisnis adalah proses pekerjaan untuk memberikan opini tertulis atas objek Penilaian
      Bisnis sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penilai yang
      melakukan kegiatan di pasar modal (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 5).
        Asumsi adalah sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta, syarat, atau keadaan yang
        mungkin dapat mempengaruhi objek Penilaian atau pendekatan penilaian dan kewajarannya
        telah dianalisis oleh Penilai Bisnis sebagai bagian dari proses Penilaian (Peraturan OJK No.
        35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 15).
       Pendapat Kewajaran adalah suatu pernyataan yang diberikan oleh Penilai Bisnis untuk
       menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan adalah wajar atau tidak wajar
       (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 38).
        Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset
        atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual
        yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan
        secara layak, di mana kedua Pihak masing–masing bertindak atas dasar pemahaman yang
        dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1
        angka 14).
       Nilai Pasar didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar
       untuk penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat
       membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
       pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar
       pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan (SPI 101 Edisi VII-2018 angka
       3.1).




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                           I-7
Page 15
                                                       BAB II
                                                 ANALISIS TRANSAKSI
2.1. Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perseroan
     Dengan transaksi penjualan aset berupa alat berat, kendaraan, mesin dan peralatan serta
     barang persediaan milik CITA kepada MBL, MKL dan LSJ berdasarkan proforma posisi keuangan
     meningkatkan likuiditas Perseroan namun menurunkan solvabilitas Perseroan dan berdasarkan
     proyeksi posisi keuangan likuiditas dan solvabilitas Perseroan mengalami peningkatan.

2.2. Analisis Likuiditas Dari Transaksi
     Berdasarkan analisis proforma posisi keuangan dan proyeksi keuangan dengan dilakukannya
     transaksi likuiditas Perseroan mengalami peningkatan.

2.3. Nilai Transaksi
     Berdasarkan termsheet penjualan aset CITA kepada MBL, MKL dan LSJ No. 188/CITA/XI/2023
     tanggal 1 November 2023 rencana transaksi penjualan alat berat, kendaraan, mesin dan
     peralatan serta persediaan milik CITA kepada MBL, MKL dan LSJ adalah sebesar
     Rp 13.125.131.000,-.

2.4. Materialitas Nilai Transaksi
     Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
     Kegiatan Usaha, suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi
     sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.
       Dalam hal perusahaan terbuka memiliki ekuitas negatif transaksi dikategorikan sebagai
       Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 10% atau lebih dari total aset Perusahaan
       Terbuka.
       Perusahaan Terbuka yang akan melakukan Transaksi Material wajib terlebih dahulu
       memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam hal:
       1. Transaksi Material lebih dari 50% terhadap ekuitas atau aset atau laba bersih atau
          pendapatan usaha Perseroan.
       2. Transaksi Material lebih dari 25% terhadap aset Perseroan apabila ekuitas Perseroan
          negatif.
       3. Laporan Penilai menyatakan bahwa Transaksi Material yang akan dilakukan tidak wajar.
       Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
       Kegiatan Usaha, transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen
       operasi dikategorikan sebagai Transaksi Material dalam hal:
       a. Nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka;
       b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total aset Perusahaan Terbuka nilainya sama
          dengan atau lebih dari 20%;
       c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba bersih Perusahaan Terbuka nilainya sama
          dengan atau lebih dari 20%; atau
       d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan pendapatan usaha Perusahaan Terbuka
          nilainya sama dengan atau lebih dari 20%.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                           II-1
Page 16
       e. Dalam hal perusahaan terbuka memiliki ekuitas negatif transaksi dikategorikan sebagai
          Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 10% atau lebih dari total aset
          Perusahaan Terbuka.
       Nilai transaksi Rencana Transaksi sebesar Rp 13.125.131.000,- dan ekuitas Perseroan
       berdasarkan laporan keuangan yang telah direviu KAP Teramihardja, Pradhono & Chandra per
       30 Juni 2023 adalah sebesar Rp 4.369.721.203.316,- dengan demikian materialitas nilai transaksi
       0,30% dari ekuitas Perseroan.
       Dari uraian tersebut diatas, Rencana Transaksi tidak termasuk transaksi material dan tidak
       memerlukan persetujuan RUPS sesuai dengan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
       Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

2.5. Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
     Pihak-pihak yang bertransaksi adalah CITA selaku penjual dengan LSJ, MKL dan MBL selaku
     pembeli.
       Hubungan Kepemilikan Saham




       Keterangan
       HJR        : PT Harita Jayaraya
       LSJ        : PT Lima Srikandi Jaya
       MKL        : PT Mitra Kemakmuran Line
       CITA       : PT Cita Mineral Investindo Tbk
       KIJT       : PT Kemenangan Inti Jaya Tambang
       MBL        : PT Marina Bara Lestari

       Berdasarkan analisis hubungan kepemilikan saham, HJR merupakan pemegang saham dari LSJ,
       CITA dan KIJT dengan masing-masing kepemilikan sebesar 99,89% saham, 60,64% saham dan
       99,60% saham. LSJ merupakan pemegang 99,99% saham MKL. KIJT merupakan pemegang
       99,99% MBL. Dengan demikian CITA dengan LSJ, MKL dan MBL terdapat hubungan kepemilikan.
       Hubungan Kepengurusan
       Hubungan kepengurusan antara CITA dengan LSJ, MBL dan MKL adalah sebagai berikut:




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                          II-2
Page 17
                     Nama                    CITA            LSJ           MBL        MKL
        Lim Gunawan Hariyanto                 KU
        Pascal Steven Jean                     K
        Darjoto Setyawan                       KI
        A. Ibrahim Saleh                       KI
        Harry Kesuma Tanoto                   DU                            D
        Robby Irfan Rafianto                   D
        Yusak Lumba Pardede                    D
        Ferry Kadi                             D             K             KU           K
        Donald Johnny Hermanus                                              K
        Parasian Simanungkalit                                             DU
        Sudirman Utomo                                                      D
        Suyatno                                              DU                        DU
        Alex Justinan Irawan                                 D                         D
       Keterangan
       KU : Komisaris Utama
       KI    : Komisaris Independen
       K     : Komisaris
       DU : Direktur Utama
       D     : Direktur

       Berdasarkan analisis hubungan kepengurusan, Harry Kesuma Tanoto sebagai Direktur Utama
       CITA juga sebagai Direktur MBL, Ferry Kadi sebagai direktur CITA juga sebagai Komisaris LSJ,
       sebagai Komisaris Utama MBL dan sebagai Komisaris MKL. Dengan demikian antara CITA dengan
       LSJ, MBL dan MKL terdapat hubungan kepengurusan.
       Dengan demikian Rencana Transaksi termasuk Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam
       Peraturan OJK No. 42 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan.
       Uraian mengenai ada atau tidak adanya benturan kepentingan atas transaksi yang akan
       dilakukan Perseroan dinyatakan dalam Surat Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris
       Perseroan.

2.6. Analisis Perjanjian Dan Persyaratan Yang Telah Disepakati
     Berdasarkan termsheet penjualan aset CITA kepada MBL, MKL dan LSJ No. 188/CITA/XI/2023
     tanggal 1 November 2023, (selanjutnya disebut termsheet), hal-hal penting dalam termsheet
     tersebut adalah sebagai berikut:
     - CITA sebagai penjual.
     - MBL, MKL dan LSJ sebagai pembeli.
     - Jenis aset berupa alat berat, kendaraan, mesin dan peralatan serta barang persediaan
         (stock)
     - Penjual, Pembeli, Objek dan Nilai Transaksi sebagai berikut:
             Disajikan dalam Rupiah
                                                                Pembeli
                           Penjual                                                              Grand Total
                                                 MBL              LSJ              MKL
             CITA                           12.776.131.000    186.000.000        163.000.000   13.125.131.000
               Alat berat                   11.011.000.000              -                  -   11.011.000.000
               Kendaraan                       191.000.000    186.000.000        163.000.000      540.000.000
               Mesin dan instalasi             103.100.000              -                  -      103.100.000
               Peralatan kantor                  8.500.000              -                  -        8.500.000
               Peralatan kerja                 358.000.000              -                  -      358.000.000
               Persediaan (sparepart)        1.104.531.000              -                  -    1.104.531.000

       Dokumen transaksi yang ada masih berupa draft atau termsheet, pihak-pihak yang bertransaksi
       belum memiliki perjanjian dan persyaratan tertulis yang telah disepakati dan mengikat.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                        II-3
Page 18
2.7. Analisis Manfaat Dan Risiko Dari Transaksi
     Manfaat transaksi adalah sebagai berikut:
      • Dengan dilakukannya transaksi Perseroan akan memperoleh dana yang dapat digunakan
          untuk melakukan pengembangan pada usaha yang lebih menguntungkan.
      • Dengan dilakukannya transaksi akan meningkatkan laba dan profitabilitas Perseroan
          dengan berkurangnya biaya penyusutan, yang pada akhirnya dapat menciptakan nilai
          tambah bagi pemegang saham.
     Risiko transaksi adalah sebagai berikut:
      • Perseroan dan perusahaan terkendalinya melakukan penjualan dikarenakan terdapat
          larangan ekspor bauksit, jika kebijakan ekspor kembali dibuka maka Perseroan dan
          perusahaan terkendalinya harus menyiapkan aset-aset baru untuk memenuhi kebutuhan
          produksinya.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                II-4
Page 19
                                                       BAB III
                                                 ANALISIS KUALITATIF


3.1.   Riwayat Singkat Perusahaan Dan Kegiatan Usaha
       Perseroan
       a) Riwayat Singkat Perseroan
          PT Cita Mineral Investindo Tbk didirikan pada tanggal 27 Juni 1992 dengan nama PT Cipta
          Panelutama Tbk berdasarkan Akta No. 333 tanggal 27 Juni 1992 yang dibuat dihadapan
          Arikanti Natakusumah, S.H., Notaris di Jakarta dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
          Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-2874.HT.01.01.TH.93 tanggal 7 Mei 1993
          dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 32 tanggal 20 April 2001,
          Tambahan Berita Negara No. 2541. Pada tanggal 2 Mei 2007, Perusahaan melakukan
          perubahan nama menjadi PT Cita Mineral Investindo Tbk.
            Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, yang terakhir adalah
            dengan Akta Notaris No. 26 tanggal 13 April 2023 dari Leolin Jayayanti, S.H., sehubungan
            dengan perubahan alamat lengkap Perusahaan. Perubahan tersebut telah disetujui oleh
            Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
            No. AHU-0073772.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 14 April 2023.
            Perusahaan berkedudukan di Jakarta, dengan kantor pusat di Gedung Bank Panin Lantai 2,
            Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.
        b) Kegiatan Usaha
           Sesuai anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama adalah
           pertambangan dan penggalian bijih logam.
        c) Susunan Pemegang Saham
           Berdasarkan laporan keuangan (reviu) Perseroan per 30 Juni 2023, susunan pemegang
           saham Perseroan adalah sebagai berikut:
                                                                           Jumlah Saham Persentase      Jumlah
             No.                     Pemegang Saham
                                                                             (Lembar)      (%)           (Rp)
              1 PT Harita Jayaraya                                     2.401.446.858        60,64%   240.144.685.800
              2 Glencore International Investments Ltd.                1.254.596.084        31,68%   125.459.608.400
              3 Lain-lain (masing-masing dengan pemilikan di bawah 5%)   304.318.308         7,68%    30.431.830.800
                Jumlah                                                 3.960.361.250       100,00%   396.036.125.000

        d) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
           Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan berdasarkan laporan keuangan (reviu) per
           30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:
            Dewan Komisaris
            Komisaris Utama           : Lim Gunawan Hariyanto
            Komisaris                 : Pascal Steven Jean
            Komisaris Independen      : Darjoto Setyawan
            Komisaris Independen      : A. Ibrahim Saleh
            Dewan Direksi
            Direktur Utama            : Harry Kesuma Tanoto
            Direktur                  : Robby Irfan Rafianto
            Direktur                  : Yusak Lumba Pardede
            Direktur                  : Ferry Kadi




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                         III-1
Page 20
        PT Lima Srikandi Jaya
        a) Riwayat Singkat
           PT Lima Srikandi Jaya didirikan berdasarkan Akta Pendirian Nomor 25 tanggal 09 April 2007
           berikut dengan Akta Perubahan Pendirian Perseroan Nomor 66 tanggal 09 Mei 2007 yang
           dibuat di hadapan Notaris Eliwaty Tjitra, S.H., dan telah memperoleh pengesahan Menteri
           Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. W7-08682
           HT.01.01-TH.2007 tanggal 3 Agustus 2007, yang Anggaran Dasarnya telah beberapa kali
           mengalami perubahan, terakhir dengan Akta Nomor 02 tanggal 17 Maret 2023 yang dibuat
           di hadapan Notaris Yulida Vincestra, S.H., dan perubahan tersebut telah diberitahukan
           kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
           Pemberitahuan No. AHU-AH.01.09-0104170 tanggal 27 Maret 2023.
            LSJ berkedudukan di Jakarta Pusat berlokasi di Gedung Bank Panin lantai 5, Jl. Jenderal
            Sudirman, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat 10270.
        b) Kegiatan Usaha
           Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar LSJ, ruang lingkup kegiatan LSJ adalah dalam bidang
           Pengangkutan, Pergudangan, Pertambangan dan Penggalian. Saat ini, LSJ melaksanakan
           kegiatan usaha Angkutan Laut Dalam Negeri Untuk Barang Umum, Angkutan Laut Dalam
           Negeri Untuk Barang Khusus, Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian lain serta
           kegiatan lainnya.
        c) Susunan Pemegang Saham
           Susunan pemegang saham LSJ per 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:
                                                       Jumlah Saham Persentase      Jumlah
             No.          Pemegang Saham
                                                         (Lembar)      (%)            (Rp)
              1 PT Harita Jayaraya                           939.200    99,91%   234.800.000.000
              2 Lim Gunardi Hariyanto                            800     0,09%       200.000.000
                Jumlah                                       940.000   100,00%   235.000.000.000

        d) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
           Susunan dewan komisaris dan direksi LSJ per 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:
             Dewan Komisaris
             Komisaris                  : Ferry Kadi
             Direksi
             Direktur Utama             : Suyatno
             Direktur                   : Alex Justinan Irawan

        PT Mitra Kemakmuran Line
        a) Riwayat Singkat
           PT Mitra Kemakmuran Line didirikan berdasarkan Akta Pendirian Nomor 01 tanggal 14 Maret
           2008 yang dibuat di hadapan Notaris Titik Krisna Murti Wikaningsih Hastuti, S.H., M.Kn., dan
           telah memperoleh pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
           melalui Surat Keputusan No. AHU-13078.AH.01.01.Tahun 2008 tanggal 17 Maret 2008, yang
           Anggaran Dasarnya telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir dengan Akta Nomor
           35 tanggal 23 Februari 2023 yang dibuat di hadapan Notaris Ida Waty Salim, S.H., M.Kn., dan
           perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
           Indonesia dalam Surat Pemberitahuan No. AH.01.09-0097963 tanggal 07 Maret 2023.
            MKL berkedudukan di Jakarta Pusat berlokasi di Gedung Bank Panin lantai 2, Jl. Jenderal
            Sudirman, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat 10270.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                           III-2
Page 21
        b) Kegiatan Usaha
           Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar MKL, ruang lingkup kegiatan MKL adalah dalam
           bidang Pengangkutan, Pergudangan, Pertambangan dan Penggalian. Saat ini, MKL
           melaksanakan kegiatan usaha Angkutan Laut Dalam Negeri Untuk Barang Umum, Aktivitas
           Penunjang Pertambangan dan Penggalian lain serta kegiatan lainnya.
        c) Susunan Pemegang Saham
           Susunan pemegang saham MKL per 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:
                                                       Jumlah Saham Persentase           Jumlah
             No.          Pemegang Saham
                                                         (Lembar)      (%)                 (Rp)
              1 PT Lima Srikandi Jaya                         62.499   100,00%         62.499.000.000
              2 PT Citra Duta Jaya Makmur                          1     0,00%               1.000.000
                Jumlah                                        62.500   100,00%         62.500.000.000

        d) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
           Susunan dewan komisaris dan direksi MKL per 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:
             Dewan Komisaris
             Komisaris                  : Ferry Kadi
             Direksi
             Direktur Utama             : Suyatno
             Direktur                   : Alex Justinan Irawan

        PT Marina Bara Lestari
        a) Riwayat Singkat
           PT Marina Bara Lestari didirikan berdasarkan Akta Notaris Nancy Nirwana Somalinggi, SH.,
           No. 52 tanggal 30 November 2006 dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
           Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-09427.AH.01.01.Tahun 2008 tanggal 26
           Februari 2008, yang anggaran dasarnya telah diubah dan dimuat dalam Berita Negara
           Republik Indonesia No 85 tanggal 22 Oktober 2013, Tambahan No 123592, dengan
           perubahan terakhir sebagaimana dimuat dalam Akta No 24 tanggal 17 Februari 2023, dibuat
           dihadapan Ida Waty Salim SH MKn, Notaris di Jakarta, berdasarkan Surat Keputusan
           mengenai Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No AHU-AH.01.03-
           0034893 tanggal 03 Maret 2023, dan Persetujuan Kementerian Hukum dan Hak Asasi
           Manusia Republik Indonesia No AHU-0013971.AH.01.02. Tahun 2023 tanggal 06 Maret 2023.
            MBL berkedudukan di Gedung Panin Lt 2, Jl Jend Sudirman, Kelurahan Gelora, Kecamatan
            Tanah Abang, DKI Jakarta.
        b) Kegiatan Usaha
           Ruang lingkup kegiatan MBL bergerak dalam bidang Pertambangan Batu Bara.
        c) Susunan Pemegang Saham
           Susunan pemegang saham MBL per 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:
                                                            Jumlah                      Jumlah
             No.           Pemegang Saham                                   (%)
                                                            Saham                         (Rp)
              1 PT Kemenangan Inti Jaya Tambang                  49.998     99,996%   49.998.000.000
              2 Adrianus Seciawanto                                   1      0,002%        1.000.000
              3 Tommy Sanger                                          1      0,002%        1.000.000
                Jumlah                                           50.000    100,000%   50.000.000.000

        d) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
           Susunan dewan komisaris dan direksi MBL per 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                 III-3
Page 22
             Dewan Komisaris
             Komisaris Utama          : Ferry Kadi
             Komisaris                : Donald Johnny Hermanus
             Direksi
             Direktur Utama           : Parasian Simanungkalit
             Direktur                 : Harry Kesuma Tanoto
             Direktur                 : Sudirman Utomo

3.2. Analisis Industri dan Lingkungan
3.2.1. Tinjauan Makro Ekonomi
       PDB Menurut Lapangan Usaha
       Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan I-2023 (q-to-q)
       Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 dibanding triwulan I-2023 (q-to-q) mengalami pertumbuhan
       sebesar 3,86%. Pertumbuhan terjadi pada hampir semua lapangan usaha, kecuali Konstruksi dan
       Jasa Keuangan dan Asuransi yang masing-masing terkontraksi sebesar 1,44% dan 1,52%.
       Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah Administrasi Pemerintahan,
       Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 15,80% dan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
       sebesar 15,32%. Sementara itu, Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian; Perdagangan
       Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; dan Industri Pengolahan yang memiliki
       peran dominan juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 3,65%; 2,50%; dan 0,47%.




                                 Gambar 1. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (q-to-q) (%)
                                                  Sumber: Badan Pusat Statistik
       Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan II-2023 tidak
       menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian Indonesia masih didominasi oleh Lapangan
       Usaha Industri Pengolahan sebesar 18,25%; diikuti oleh Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
       sebesar 13,35%; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar
       12,85%; dan Pertambangan dan Penggalian sebesar 10,48%. Peranan keempat lapangan usaha
       tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai 54,93%.
       Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan II-2022 (y-on-y)
       Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 dibanding triwulan II-2022 (y-on-y) mengalami
       pertumbuhan sebesar 5,17%. Pertumbuhan terjadi pada semua lapangan usaha. Lapangan
       usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar
       15,28% dan Jasa Lainnya sebesar 11,89%.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                          III-4
Page 23
                                 Gambar 2. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (y-on-y) (%)
                                                  Sumber: Badan Pusat Statistik

       Pertumbuhan Ekonomi Semester I-2023 Terhadap Semester I-2022 (c-to-c)
       Ekonomi Indonesia semester I-2023 dibanding semester I-2022 mengalami pertumbuhan
       sebesar 5,11% (c-to-c). Pertumbuhan terjadi pada semua lapangan usaha. Lapangan usaha yang
       mengalami pertumbuhan signifikan adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar 15,59%,
       diikuti Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 10,70%; dan Jasa Lainnya sebesar
       10,40%. Sementara itu, Industri Pengolahan yang memiliki peran dominan terhadap
       perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 4,65%.




                                 Gambar 3. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (c-to-c) (%)
                                                  Sumber: Badan Pusat Statistik

       PDB Menurut Pengeluaran, Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan I-2023
       (q-to-q)
       Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 dibanding triwulan I-2023 tumbuh sebesar 3,86% (q-to-q).
       Pertumbuhan terjadi pada hampir semua Komponen Pengeluaran, kecuali Komponen Ekspor
       Barang dan Jasa dan Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang masing-masing
       terkontraksi sebesar 5,44% dan 1,26%. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen PK-P
       sebesar 41,30%; diikuti Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani
       Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 8,58%; dan Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah
       Tangga (PK-RT) sebesar 3,08%. Di sisi lain, Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai faktor
       pengurang dalam PDB mengalami kontraksi sebesar 3,28%.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                          III-5
Page 24
                             Gambar 4. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (q-to-q) (%)
                                                 Sumber: Badan Pusat Statistik

       Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku triwulan II-2023 tidak
       menunjukkan perubahan yang berarti. Perekonomian Indonesia masih didominasi oleh
       Komponen PK-RT yang mencakup lebih dari separuh PDB Indonesia yaitu sebesar 53,31%; diikuti
       oleh komponen PMTB sebesar 27,90%; Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 20,25%;
       Komponen PK-P sebesar 7,51%; Komponen Perubahan Inventori sebesar 2,22%; dan Komponen
       PK-LNPRT sebesar 1,24%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai faktor
       pengurang dalam PDB memiliki peran sebesar 18,54%.
       Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan II-2022 (y-on-y)
       Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 terhadap triwulan II-2022 tumbuh sebesar 5,17% (y-on-y).
       Pertumbuhan terjadi pada hampir semua komponen pengeluaran, kecuali Komponen Ekspor
       Barang dan Jasa yang terkontraksi sebesar 2,75%. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada
       Komponen PK-P sebesar 10,62%; diikuti Komponen PK-LNPRT sebesar 8,62%; Komponen PK-RT
       sebesar 5,23%; dan Komponen PMTB sebesar 4,63%; Sementara itu, Komponen Impor Barang
       dan Jasa mengalami kontraksi sebesar 3,08%.




                             Gambar 5. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (y-on-y) (%)
                                                 Sumber: Badan Pusat Statistik

       Pertumbuhan Ekonomi Semester I-2023 Terhadap Semester I-2022 (c-to-c)
       Ekonomi Indonesia semester I-2023 dibanding semester I-2022 tumbuh sebesar 5,11% (c-to-c).
       Pertumbuhan terjadi pada semua komponen pengeluaran. Komponen pengeluaran yang
       mengalami pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen PK-P sebesar 7,53%; diikuti
       Komponen PK-LNPRT sebesar 7,43%; Komponen PK-RT sebesar 4,89%; Komponen Ekspor



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                            III-6
Page 25
       Barang dan Jasa sebesar 4,39%; dan Komponen PMTB sebesar 3,34%. Sementara itu, Komponen
       Impor Barang dan Jasa tumbuh sebesar 0,30%.




                             Gambar 6. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (c-to-c) (%)
                                                 Sumber: Badan Pusat Statistik

3.2.2. Perkembangan Industri
       Perkembangan Industri Tambang Bauksit
       Indonesia merupakan salah satu negara penghasil bauksit terbesar di dunia. Namun, mulai
       tahun ini pemerintah akan melarang ekspor bauksit mentah. Mulai Juni 2023, pemerintah akan
       memberlakukan larangan ekspor bijih bauksit dan mendorong industri pengolahan dan
       pemurnian bauksit di dalam negeri.
       Bauksit merupakan bahan mentah untuk membuat aluminium, logam ringan yang bisa
       dipadatkan hingga keras seperti baja, tahan korosi, dan bisa menjadi penghantar listrik yang
       baik. Aluminium kemudian menjadi bahan baku penting untuk beragam industri, mulai dari
       otomotif, perlengkapan rumah tangga, sampai teknologi panel surya.
       Bank Indonesia (BI) mencatat, dalam sekitar satu dekade terakhir Indonesia rutin mengekspor
       bauksit. Nilai ekspornya pernah menyentuh rekor tertinggi pada 2013, yakni sekitar USD 1,3
       miliar. Setelah itu, nilai ekspor bauksit nasional sempat turun selama periode 2014-2016, tapi
       trennya kembali menanjak sejak 2017 seperti terlihat pada grafik di atas.
       Menurut Kementerian Perindustrian, bijih bauksit merupakan batuan yang mengandung tiga
       mineral utama dan berkaitan dengan mineral silikat dan biasanya dijadikan bahan baku untuk
       membuat aluminium serta menjadi bahan produksi untuk berbagai jenis industri, mulai dari
       industri kabel, pipa, alat rumah tangga, konstruksi, furnitur, alat olahraga, otomotif, sampai
       industri penerbangan. Bauksit juga dapat diolah dan dimanfaatkan untuk pemurnian air,
       kosmetika, farmasi, serta keramik.
       Bank Indonesia juga mencatat nilai ekspor bauksit nasional mengalami pertumbuhan pesat
       dalam beberapa tahun terakhir. Dalam jangka waktu 5 tahun, nilai ekspor bauksit tersebut
       meroket hingga hampir sepuluh kali lipat. Hal ini memperlihatkan bauksit Indonesia semakin
       banyak dibutuhkan di pasar internasional, sehingga sangat potensial untuk dikembangkan nilai
       tambahnya.
3.2.3. Analisis Operasional Dan Prospek Perusahaan
       Ditinjau dari segi kinerja keuangan tahun 2022, terjadi kenaikan pendapatan dan laba kotor
       Perseroan masing-masing sebesar 24,37% dan 6,06% dari semula pada tahun 2021 serta laba
       bersih mengalami peningkatan 31,05%. Dari sisi aset dan ekuitas, Perseroan berhasil




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                            III-7
Page 26
       mencatatkan peningkatan aset pada tahun 2022 sebesar 21,09%, dan ekuitas Perseroan juga
       meningkat 16,63%.
       Indonesia memiliki banyak sumber daya mineral bauksit dan nikel. Menurut Badan Pusat
       Statistik (BPS), stok bauksit nasional dapat diekstraksi sampai 258 tahun ke depan, sedangkan
       stok nikel bisa dimanfaatkan untuk produksi bijih selama 108 tahun. BPS menghitung estimasi
       umur aset ini dari rasio antara stok fisik (cadangan) sumber daya mineral nasional pada akhir
       2021 dengan tingkat ekstraksinya dalam beberapa tahun terakhir. Adapun umur aset bauksit
       dan nikel jauh lebih tinggi dibanding sumber daya mineral lain, seperti stok timah yang hanya
       bisa diekstraksi sampai 36 tahun ke depan, tembaga 33 tahun, dan perak 30 tahun. Kendati
       sumber dayanya melimpah, pemerintah akan melarang ekspor bijih bauksit dalam waktu dekat.
       Bersama nikel dan mineral lainnya, bauksit juga mendukung industri baterai kendaraan listrik ke
       depan dalam meningkatkan perkembangan Electric Vehicle (EV). Karena bauksit adalah salah
       satu bahan baku penting untuk memproduksi semikonduktor dan untuk membangun ekosistem
       kendaraan listrik dari hulu sampai ke hilir.
       Oleh karena itu, Kementerian BUMN selalu melakukan inovasi model bisnis di industri ini dan
       meningkatkan rantai nilai seluruh sumber daya yang ada. Indonesia Battery Corporation (IBC)
       didirikan agar dapat berfokus pada pengembangan Ekosistem EV end-to-end mulai dari
       eksplorasi & pengolahan nikel sebagai komponen baterai listrik hingga produksi EV dan daur
       ulang baterai. Selain itu, menarik mitra strategis untuk berkolaborasi dan menciptakan nilai
       lebih bagi industri ini. Dengan investasi asing di industri ini, diyakini bahwa Indonesia dapat
       meningkatkan keberlanjutan industri dan menjadi lebih kompetitif di pasar global. Industri
       kendaraan listrik saat ini menjadi salah satu solusi untuk menurunkan emisi global yang kian
       meningkat. Kendaraan listrik menjadi salah satu alternatif transportasi yang ramah lingkungan,
       karena tidak menghasilkan emisi yang menghasilkan polusi udara. Pada bulan Juni 2023,
       pemerintah akan melarang ekspor bijih bauksit dan mendorong pengolahan dan pemurnian
       bauksit di dalam negeri. Pelarangan ekspor ini bertujuan mewujudkan kedaulatan sumber daya
       alam, membuka lapangan kerja, meningkatkan penerimaan devisa, dan mendorong pemerataan
       pertumbuhan ekonomi.
       Industrialisasi bauksit di dalam negeri ini diperkirakan dapat meningkatkan pendapatan negara
       dari Rp 21 triliun menjadi sekitar Rp 62 triliun. Peta jalan industri bauksit harus ada keputusan
       jelas, karena sepanjang rantai nilai bauksit ini, ESG (environment, social, and governance) juga
       harus diterapkan, termasuk standar-standar terkait lingkungannya. Dengan ekspektasi, ketika
       permintaan nikel dan bauksit sedang tinggi, kemudian diupayakan sedemikian rupa
       membangun smelter sebanyak-banyaknya, sementara industri di hilir belum siap. Apabila hilir
       belum siap, hasil pengolahan bauksit di smelter akan diekspor untuk kemudian didatangkan lagi
       sebagai barang jadi. Harga akan tetap mahal jika industri tengah ada, tetapi industri hilirnya
       tidak ada. Saat pembangunan smelter itu rampung, terjadi hilirisasi atau ada penyerapan
       pengolahan di dalam negeri akan meningkat. Namun, jika konstruksi smelter tidak dapat
       terselesaikan segera, maka penyerapan produksi bijih bauksit akan menurun. Ketua Umum
       Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) mendorong pemerintah untuk
       memetakan kembali kapasitas smelter yang akan beroperasi sehingga penyetopan ekspor bijih
       bauksit optimal.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                            III-8
Page 27
3.3.   Alasan Dilakukannya Transaksi
       Alasan dilakukannya transaksi antara lain adalah:
       − Untuk mengoptimalkan aset yang dimiliki Perseroan, dimana aktivitas produksi Perseroan
           berkurang yang dikarenakan oleh larangan ekspor bauksit yang menyebabkan aset tersebut
           tidak dapat digunakan secara optimal.
       − Dana hasil penjualan dapat digunakan Perseroan untuk kepentingan Perseroan lainnya yang
           lebih produktif sehingga dapat meningkatkan efisiensi operasional Perseroan.
3.4.   Keuntungan Dan Kerugian Yang Bersifat Kualitatif Atas Transaksi Yang Akan Dilakukan
       Keuntungan yang bersifat kualitatif bagi Perseroan adalah dengan penjualan aset berupa alat berat,
       kendaraan, mesin dan peralatan serta persediaan milik CITA kepada MBL, MKL dan LSJ maka
       penggunaan aset berupa alat berat, kendaraan, mesin dan peralatan serta persediaan akan lebih
       optimal sehingga Perseroan akan dikenal masyarakat sebagai perusahaan dengan manajemen yang
       profesional.
       Kerugian yang bersifat kualitatif diperkirakan tidak ada.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                            III-9
Page 28
                                                         BAB IV
                                                  ANALISIS KUANTITATIF


4.1. Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban dan Kondisi Keuangan
4.1.1. Penilaian Kinerja Historis
       Kinerja historis diperoleh dari laporan keuangan CITA periode 31 Desember 2018 – 31 Desember
       2022 yang telah di audit oleh KAP dan periode 30 Juni 2023 yang telah di reviu oleh KAP.
       Laporan Laba Rugi
        PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk dan Entitas Anak
        Laba Rugi (Rp.Juta)
                                                                                             Tahun
                           Uraian                                                                                                 Jan-Jun
                                                          2018          2019          2020            2021          2022
                                                                                                                                    2023
        PENJUALAN BERSIH                                  2.002.673     3.894.771     4.344.699       4.578.414     5.694.017     1.879.933
        BEBAN POKOK PENJUALAN                            (1.079.034)   (1.936.966)   (2.167.493)     (2.575.036)   (3.562.814)   (1.336.847)
        LABA KOTOR                                          923.638     1.957.806     2.177.207       2.003.378     2.131.203       543.086
        Beban penjualan                                    (543.447)   (1.181.256)   (1.344.264)     (1.535.522)   (1.919.704)     (452.090)
        Beban umum dan administrasi                         (60.991)     (111.544)     (109.925)       (106.742)     (121.370)       (68.380)
        LABA (RUGI) USAHA                                   319.201       665.005       723.018         361.114        90.129         22.616
        Beban keuangan                                      (72.527)      (63.786)      (17.833)         (4.712)       (2.810)        (5.991)
        Selisih kurs - bersih                               (92.745)       43.411        23.345             633        72.220        (16.861)
        Pendapatan sewa                                       5.875        23.302        15.383          15.855         4.701            -
        Pendapatan bunga                                      4.562         2.872        10.286           3.019         6.626          3.401
        Bagian atas laba bersih entitas asosiasi            598.167       221.520       106.056         281.230       684.294       241.182
        Beban site tidak berproduksi                        (46.090)      (42.374)      (21.081)        (16.816)      (24.575)       (13.211)
        Laba penjualan aset tetap                               881        (2.649)          182          28.703         2.281            -
        Lain-lain - bersih                                    7.664           955         2.526             286         2.127         13.389
        LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                           724.987       848.257       841.882         669.312       834.993       244.525
        PAJAK                                               (63.663)     (190.538)     (191.961)       (100.967)      (90.172)       (39.130)
        LABA (RUGI) BERSIH                                  661.324       657.719       649.921         568.345       744.821       205.396
        Laba (rugi) komprehensif lain - setelah pajak       (76.124)     (143.229)      (26.138)          8.663        83.588        (77.169)
        LABA (RUGI) KOMPREHENSIF                            585.201       514.490       623.783         577.008       828.409       128.227
                                             Rata-rata
        Rasio Profitabilitas
                                            2018-2022
        Margin Laba Kotor                       45,54%      46,12%        50,27%        50,11%          43,76%        37,43%         28,89%
        Margin Laba Usaha                       11,82%      15,94%        17,07%        16,64%           7,89%         1,58%          1,20%
        Margin Laba Sebelum Pajak               21,33%      36,20%        21,78%        19,38%          14,62%        14,66%         13,01%
        Margin Laba Bersih                      18,07%      33,02%        16,89%        14,96%          12,41%        13,08%         10,93%
       Sumber: Laporan keuangan periode 31 Desember 2018 – 31 Desember 2022 (audited) dan periode 30 Juni 2023 (reviu)

       Laporan laba rugi yang telah disesuaikan pencatatannya yang meliputi EBITDA adalah sebagai
       berikut:




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                                IV-1
Page 29
        PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk dan Entitas Anak                                                                                  Man.
        Laba Rugi Penyesuaian (Rp.Juta)                                                                                                  KJPP
                                                                                                    Tahun
                              Uraian                                                                                                       Jan-Jun
                                                                2018          2019           2020             2021             2022
                                                                                                                                             2023
        PENJUALAN BERSIH                                    2.002.673      3.894.771         4.344.699       4.578.414      5.694.017      1.879.933
        BEBAN POKOK PENJUALAN                              (1.007.101)    (1.854.408)       (2.068.325)     (2.473.786)    (3.461.840)    (1.289.426)
        LABA KOTOR                                            995.571      2.040.363         2.276.375       2.104.628      2.232.177        590.508
        Beban penjualan                                      (541.331)    (1.180.995)       (1.343.830)     (1.535.015)    (1.919.197)      (451.787)
        Beban umum dan administrasi                           (60.572)      (110.577)         (108.577)       (104.845)      (118.885)        (66.901)
        EBITDA                                                393.668        748.792           823.968         464.768        194.095          71.820
        Depresiasi                                            (74.468)       (83.787)         (100.950)       (103.654)      (103.966)        (49.203)
        EBIT                                                  319.201        665.005           723.018         361.114         90.129          22.616
        Beban keuangan                                        (72.527)       (63.786)          (17.833)         (4.712)        (2.810)         (5.991)
        Selisih kurs - bersih                                 (92.745)        43.411            23.345             633         72.220         (16.861)
        Pendapatan sewa                                         5.875         23.302            15.383          15.855          4.701             -
        Pendapatan bunga                                        4.562          2.872            10.286           3.019          6.626           3.401
        Bagian atas laba bersih entitas asosiasi              598.167        221.520           106.056         281.230        684.294        241.182
        Beban site tidak berproduksi                          (46.090)       (42.374)          (21.081)        (16.816)       (24.575)        (13.211)
        Laba penjualan aset tetap                                 881         (2.649)              182          28.703          2.281             -
        Lain-lain - bersih                                      7.664            955             2.526             286          2.127          13.389
        EBT                                                   724.987        848.257           841.882         669.312        834.993        244.525
        PAJAK                                                 (63.663)      (190.538)         (191.961)       (100.967)       (90.172)        (39.130)
        LABA BERSIH (EAT)                                     661.324        657.719           649.921         568.345        744.821        205.396
        Laba (rugi) komprehensif lain - setelah pajak         (76.124)      (143.229)          (26.138)          8.663         83.588         (77.169)
        LABA (RUGI) KOMPREHENSIF                              585.201        514.490           623.783         577.008        828.409        128.227
                                             Rata-rata
        Rasio Profitabilitas
                                            2018-2022
        EBITDA/Sales                            14,28%           19,66%        19,23%          18,96%          10,15%            3,41%         3,82%
        EBIT/Sales                              11,82%           15,94%        17,07%          16,64%           7,89%            1,58%         1,20%
        EBT/Sales                               21,33%           36,20%        21,78%          19,38%          14,62%           14,66%        13,01%
        EAT/Sales                               18,07%           33,02%        16,89%          14,96%          12,41%           13,08%        10,93%

       Analisis vertikal laporan laba rugi penyesuaian adalah sebagai berikut:
        Analisis Vertikal Laba Rugi Penyesuaian
                                                                                            Tahun
                                                                                                                                          Rata-rata
                            Uraian                                                                                              Jan-Jun
                                                         2018          2019          2020           2021          2022                    2018-2022
                                                                                                                                 2023
        PENJUALAN BERSIH                                 100,00%       100,00%       100,00%        100,00%          100,00%      100,00%   100,00%
        BEBAN POKOK PENJUALAN                            -50,29%       -47,61%       -47,61%        -54,03%          -60,80%      -68,59%    -52,07%
        LABA KOTOR                                        49,71%        52,39%        52,39%         45,97%           39,20%       31,41%     47,93%
        Beban penjualan                                  -27,03%       -30,32%       -30,93%        -33,53%          -33,71%      -24,03%    -31,10%
        Beban umum dan administrasi                       -3,02%        -2,84%        -2,50%         -2,29%           -2,09%       -3,56%     -2,55%
        EBITDA                                            19,66%        19,23%        18,96%         10,15%            3,41%        3,82%     14,28%
        Depresiasi                                        -3,72%        -2,15%        -2,32%         -2,26%           -1,83%       -2,62%     -2,46%
        EBIT                                              15,94%        17,07%        16,64%          7,89%            1,58%        1,20%     11,82%
        Beban keuangan                                    -3,62%        -1,64%        -0,41%         -0,10%           -0,05%       -0,32%     -1,16%
        Selisih kurs - bersih                             -4,63%         1,11%         0,54%          0,01%            1,27%       -0,90%     -0,34%
        Pendapatan sewa                                    0,29%         0,60%         0,35%          0,35%            0,08%        0,00%      0,33%
        Pendapatan bunga                                   0,23%         0,07%         0,24%          0,07%            0,12%        0,18%      0,14%
        Bagian atas laba bersih entitas asosiasi          29,87%         5,69%         2,44%          6,14%           12,02%       12,83%     11,23%
        Beban site tidak berproduksi                      -2,30%        -1,09%        -0,49%         -0,37%           -0,43%       -0,70%     -0,93%
        Laba penjualan aset tetap                          0,04%        -0,07%         0,00%          0,63%            0,04%        0,00%      0,13%
        Lain-lain - bersih                                 0,38%         0,02%         0,06%          0,01%            0,04%        0,71%      0,10%
        EBT                                               36,20%        21,78%        19,38%         14,62%           14,66%       13,01%     21,33%
        PAJAK                                             -3,18%        -4,89%        -4,42%         -2,21%           -1,58%       -2,08%     -3,26%
        LABA BERSIH (EAT)                                 33,02%        16,89%        14,96%         12,41%           13,08%       10,93%     18,07%
        Laba (rugi) komprehensif lain - setelah pajak     -3,80%        -3,68%        -0,60%          0,19%            1,47%       -4,10%     -1,28%
        LABA (RUGI) KOMPREHENSIF                          29,22%        13,21%        14,36%         12,60%           14,55%        6,82%     16,79%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                                         IV-2
Page 30
       Analisis horizontal laba rugi penyesuaian adalah sebagai berikut:
        Analisis Horizontal Laba Rugi Penyesuaian
                                                                                       Tahun                                      Rata-rata
                            Uraian                                                                                     Jan-Jun
                                                        2018         2019       2020            2021        2022                  2018-2022
                                                                                                                         2023
        PENJUALAN BERSIH                                       n/a     94,48%     11,55%           5,38%      24,37%      -66,98%     33,94%
        BEBAN POKOK PENJUALAN                                  n/a     84,13%     11,54%          19,60%      39,94%      -62,75%     38,80%
        LABA KOTOR                                             n/a    104,94%     11,57%          -7,54%       6,06%      -73,55%     28,76%
        Beban penjualan                                        n/a    118,16%     13,79%          14,23%      25,03%      -76,46%     42,80%
        Beban umum dan administrasi                            n/a     82,56%     -1,81%          -3,44%      13,39%      -43,73%     22,68%
        EBITDA                                                 n/a     90,21%     10,04%         -43,59%     -58,24%      -63,00%     -0,40%
        Depresiasi                                             n/a     12,51%     20,48%           2,68%       0,30%      -52,67%      8,99%
        EBIT                                                   n/a    108,33%      8,72%         -50,05%     -75,04%      -74,91%     -2,01%
        Beban keuangan                                         n/a    -12,05%    -72,04%         -73,58%     -40,36%     113,21%     -49,51%
        Selisih kurs - bersih                                  n/a   -146,81%    -46,22%         -97,29%   11303,85%    -123,35% 2753,38%
        Pendapatan sewa                                        n/a    296,63%    -33,99%           3,07%     -70,35%    -100,00%      48,84%
        Pendapatan bunga                                       n/a    -37,05%    258,17%         -70,65%     119,48%      -48,67%     67,48%
        Bagian atas laba bersih entitas asosiasi               n/a    -62,97%    -52,12%         165,17%     143,32%      -64,75%     48,35%
        Beban site tidak berproduksi                           n/a     -8,06%    -50,25%         -20,23%      46,14%      -46,24%     -8,10%
        Laba penjualan aset tetap                              n/a   -400,66%   -106,86%       15696,86%     -92,05%    -100,00% 3774,32%
        Lain-lain - bersih                                     n/a    -87,54%    164,62%         -88,66%     642,73%     529,46%    157,79%
        EBT                                                    n/a     17,00%     -0,75%         -20,50%      24,75%      -70,72%      5,13%
        PAJAK                                                  n/a    199,29%      0,75%         -47,40%     -10,69%      -56,61%     35,49%
        LABA BERSIH (EAT)                                      n/a     -0,55%     -1,19%         -12,55%      31,05%      -72,42%      4,19%
        Laba (rugi) komprehensif lain - setelah pajak          n/a     88,15%    -81,75%        -133,14%     864,91%    -192,32%    184,54%
        LABA (RUGI) KOMPREHENSIF                               n/a    -12,08%     21,24%          -7,50%      43,57%      -84,52%     11,31%


       Berdasarkan analisis horizontal laba rugi penyesuaian, pertumbuhan penjualan bersih
       Perseroan selama tahun 2018-2022 terus meningkat dengan rata-rata pertumbuhan positif
       sebesar 33,94%. Kemudian, berdasarkan analisis vertikal laba rugi penyesuaian, beban pokok
       penjualan cenderung berfluktuasi dari 50,29% terhadap penjualan di tahun 2018 menjadi
       60,80% pada tahun 2022. Pada periode 30 Juni 2023, tercatat beban pokok penjualan sebesar
       68,59% dari penjualan, beban penjualan sebesar 24,03% dari penjualan dan beban umum dan
       administrasi sebesar 3,56% dari penjualan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                               IV-3
Page 31
       Laporan Posisi Keuangan
        PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk dan Entitas Anak
        Posisi Keuangan (Rp.Juta)
                                                                                                Tahun
                                Uraian
                                                                   2018         2019         2020     2021             2022        Jun 2023
        ASET
        Aset Lancar
        Kas dan bank                                                37.342      124.622       193.541      167.438      370.723      282.342
        Piutang usaha                                              128.120      359.882       253.472      438.472      357.027      264.207
        Piutang lain-lain - lancar                                  12.909          848        17.562       57.034       32.829        8.355
        Persediaan                                                 404.257      387.632       750.862      536.923      751.893      930.131
        Biaya dibayar di muka                                        4.599        5.333         6.253        6.680       15.358       26.977
        Pajak dibayar dimuka                                         3.696       10.549           -            -            -            -
        Uang muka                                                   35.445       82.542        26.907       21.068       17.493       14.489
        Jumlah Aset Lancar                                         626.368      971.407     1.248.596    1.227.615    1.545.322    1.526.500
        Aset Tidak Lancar
        Aset pajak tangguhan                                          9.490       10.463        9.448        8.675        8.142        9.379
        Piutang lain-lain - tidak lancar                             15.461       18.110       19.803       21.304       10.797        9.964
        Uang muka penyertaan saham                                  184.240      184.240      184.240      184.240      184.240      184.240
        Investasi pada entitas asosiasi                           1.639.477    1.681.523    1.704.887    1.917.729    1.794.451    1.875.294
        Penyertaan saham                                                -            -            -            -        701.696      943.417
        Aset tetap
           Nilai perolehan                                        1.802.524    1.925.220    2.095.235    2.099.586    2.333.312    2.265.721
           Akumulasi penyusutan                                   1.247.834    1.212.973    1.364.732    1.406.333    1.668.161    1.647.800
           Nilai buku                                               554.690      712.247      730.503      693.253      665.151      617.921
        Properti pertambangan                                       118.991      150.307      160.538      173.280      191.013      191.025
        Aset eksplorasi dan evaluasi
           Nilai perolehan                                           12.886          -            -            -            -            -
           Akumulasi penyusutan                                         -            -            -            -            -            -
           Nilai buku                                                12.886          -            -            -            -            -
        Taksiran klaim pajak penghasilan                             15.358        2.625          -          7.212       32.441       45.711
        Tagihan dan keberatan atas hasil pemeriksaan pajak              -            -            -            860          228          228
        Aset lain-lain                                               91.607      130.387       82.008       71.585       80.333       83.746
        Jumlah Aset Tidak Lancar                                  2.642.199    2.889.901    2.891.427    3.078.137    3.668.492    3.960.924
        JUMLAH ASET                                               3.268.568    3.861.308    4.140.023    4.305.752    5.213.815    5.487.425
        LIABILITAS DAN EKUITAS
        Liabilitas Jangka Pendek
        Utang bank jangka pendek                                   499.595      479.585          -            -            -        225.390
        Utang usaha                                                210.603      523.547      339.406      380.528      467.654      454.133
        Utang pajak                                                 48.923       57.043       56.090       10.144      149.716      139.024
        Beban masih harus dibayar                                   41.799       58.054      160.235      161.018      235.630      181.067
        Utang lain-lain                                                  55       1.264          327          983          986          370
        Utang dividen                                                  -            -            -            -            -         39.604
        Utang jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam
        waktu satu tahun
           Utang bank                                               553.898      264.119         -            -            -             -
           Utang pembelian aset tetap                                 1.433       33.557      32.837        3.244          -             -
           Utang sewa pembiayaan                                     12.818       13.161      11.733          -            -             -
        Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                           1.369.124    1.430.330     600.628      555.918      853.987     1.039.588
        Liabilitas Jangka Panjang
        Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
        jatuh tempo dalam waktu satu tahun
           Utang bank                                              333.063      319.723           -            -            -            -
           Utang pembelian aset tetap                                1.195       35.522         3.207          -            -            -
           Utang sewa pembiayaan                                    25.855       11.637           -            -            -            -
        Penyisihan beban pengelolaan dan reklamasi
        lingkungan hidup                                              9.212       10.741      29.408       25.517       30.639        25.527
        Estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan              30.422       39.169      52.886       53.809       48.092        52.589
        Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                            399.748      416.793      85.501       79.326       78.730        78.116
        JUMLAH LIABILITAS                                         1.768.872    1.847.123     686.129      635.243      932.717     1.117.703
        Ekuitas
        Modal saham                                                 337.073      337.073      396.036      396.036      396.036      396.036
        Tambahan modal disetor                                          136          136    1.125.412    1.125.412    1.125.412    1.125.412
        Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan               (46.370)    (186.838)    (207.040)    (201.411)    (117.677)    (191.999)
        Selisih transaksi perubahan ekuitas entitas anak            193.272      193.272      193.272      193.272      193.272      193.272
        Saldo (defisit) laba                                      1.016.239    1.671.266    1.946.956    2.157.950    2.684.824    2.847.783
        Kepentingan non-pengendali                                     (655)        (725)        (742)        (751)        (770)        (783)
        Jumlah Ekuitas                                            1.499.695    2.014.185    3.453.894    3.670.509    4.281.098    4.369.721
        JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                             3.268.568    3.861.308    4.140.023    4.305.752    5.213.815    5.487.425
                                                     Rata-rata
        Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                     2018-2022
        Current Ratio                                   144,67%     45,75%       67,91%      207,88%      220,83%      180,95%      146,84%
        Debt to Equity Ratio                             53,72%    117,95%       91,71%       19,87%       17,31%       21,79%       25,58%
        Debt to Asset Ratio                              30,23%     54,12%       47,84%       16,57%       14,75%       17,89%       20,37%
       Sumber: Laporan keuangan periode 31 Desember 2018 – 31 Desember 2022 (audited) dan periode 30 Juni 2023 (reviu)



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                                     IV-4
Page 32
       Laporan Arus Kas
        PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk dan Entitas Anak
        Laporan Arus Kas (Rp.Juta)
                                                                                                                      Tahun
                                    Uraian
                                                                              2018           2019              2020             2021            2022         Jun 2023
        ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
        Penerimaan kas dari pelanggan                                      2.109.562        3.650.869         4.444.921        4.384.176       5.896.762 1.946.898
        Pembayaran kas kepada pemasok                                       (729.067)      (1.518.115)       (2.146.531)      (1.928.315)     (3.006.951) (1.222.046)
        Pembayaran beban usaha                                              (533.168)        (894.600)       (1.085.436)      (1.134.624)     (1.547.483)   (508.145)
        Pembayaran kepada karyawan                                            (83.002)       (156.774)         (188.243)        (196.311)       (222.255)   (131.096)
        Kas yang diperoleh dari operasi                                      764.325        1.081.380         1.024.710        1.124.926       1.120.073      85.610
        Pembayaran pajak                                                      (32.555)       (462.981)         (604.706)        (694.559)       (642.889)   (124.618)
        Pembayaran bunga                                                      (65.898)         (57.946)          (16.762)          (1.779)            (10)     (3.390)
        Penerimaan (pembayaran) lainnya - bersih                            (121.910)          (38.886)           23.920          21.390          44.365      20.864
        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Operasi             543.962          521.566           427.163          449.977         521.539     (21.534)
        ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
        Penyertaan saham                                                         -                -                  -                -         (701.696)     (241.721)
        Perolehan aset tetap                                                (165.903)        (203.808)          (84.390)         (69.257)        (45.817)      (35.580)
        Hasil penjualan aset tetap                                             1.099            1.852                182            1.927         14.527           -
        Penerimaan dividen                                                       -                -                  -                -          585.768           -
        Penambahan properti pertambangan                                      (2.714)          (7.997)            (3.651)          (9.584)        (8.390)       (3.725)
        Penambahan aset eksplorasi dan evaluasi                                 (528)          (2.491)               -                -              -             -
        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Investasi         (168.046)        (212.445)           (87.859)         (76.914)      (155.607)     (281.026)
        ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
        Pembayaran dividen                                                         -          104.940          (368.314)       (360.393)        (217.820)          -
        Pembayaran atas utang pembelian aset tetap                              (1.309)        (31.609)          (35.285)        (33.343)          (3.266)         -
        Penerimaan utang bank                                                      -                -                -          142.890               -       224.655
        Pembayaran utang bank                                               (337.764)        (291.722)       (1.083.543)       (145.178)              -            -
        Penerimaan (pembayaran) piutang lain-lain                             (10.540)          11.565               -               -                -            -
        Pembayaran atas utang sewa pembiayaan                                 (16.823)         (13.876)          (13.925)        (11.902)             -            -
        Penerimaan dari penerbitan saham                                           -                -         1.125.277              -                -            -
        Tambahan modal disetor                                                     -                -             58.963             -                -            -
        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Pendanaan          (366.435)        (220.701)         (316.828)       (407.926)        (221.086)     224.655
        KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS & SETARA KAS                             9.481          88.420            22.476        (34.863)         144.846      (77.904)
        KAS & SETARA KAS AWAL TAHUN                                            27.786           37.342          124.622         193.541          167.438      370.723
        Pengaruh selisih kurs atas kas dan bank                                      75          (1.141)          46.443           8.760          58.440       (10.477)
        KAS & SETARA KAS AKHIR TAHUN                                           37.342         124.622           193.541         167.438          370.723      282.342
       Sumber: Laporan keuangan periode 31 Desember 2018 – 31 Desember 2022 (audited) dan periode 30 Juni 2023 (reviu)

       Pendapatan
       Pertumbuhan pendapatan dalam periode 31 Desember 2018 – 30 Juni 2023 adalah sebagai
       berikut:
        Pertumbuhan Pendapatan
                                                                              Tahun
                                                                                                                                       Rata-rata
                   Uraian                                                                                             Jan-Jun
                                             2018          2019        2020           2021             2022                            2018-2022
                                                                                                                        2023
        (%)
          Pertumbuhan Pendapatan                    n/a     94,48%      11,55%            5,38%            24,37%              n/a           33,94%
          Jumlah                                    n/a     94,48%      11,55%            5,38%            24,37%              n/a           33,94%
        (Rp.Juta)
          Pendapatan                     2.002.673        3.894.771   4.344.699      4.578.414      5.694.017         1.879.933
          Jumlah                         2.002.673        3.894.771   4.344.699      4.578.414      5.694.017         1.879.933

       Perseroan mencatatkan pendapatan tahun 2018 sebesar Rp 2.002.673 juta. Pada tahun 2019,
       pertumbuhan pendapatan Perseroan kembali mengalami peningkatan 94,48% menjadi Rp
       3.894.771 juta. Tahun 2020, pertumbuhan pendapatan meningkat 11,55% sehingga total
       pendapatan menjadi Rp 4.344.699 juta. Pada tahun 2021, pertumbuhan pendapatan kembali
       meningkat 5,38% menjadi Rp 4.578.414 juta. Tahun 2022, pertumbuhan pendapatan kembali
       meningkat 24,37% menjadi Rp 5.694.017 juta. Pada periode 30 Juni 2023, tercatat total
       pendapatan Perseroan sebesar Rp 1.879.933 juta.
       Aset
       Perkembangan komposisi aset perusahaan dalam periode 31 Desember 2018 – 30 Juni 2023
       adalah sebagai berikut:




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                                                        IV-5
Page 33
        Komposisi Aset
                                                                       Tahun                                     Rata-rata
                 Uraian
                                      2018          2019        2020           2021       2022       Jun 2023    2018-2022
        (%)
        Aset Lancar                    19,16%        25,16%      30,16%         28,51%     29,64%      27,82%       26,53%
        Aset Tidak Lancar              80,84%        74,84%      69,84%         71,49%     70,36%      72,18%       73,47%
          Jumlah                      100,00%       100,00%     100,00%        100,00%    100,00%     100,00%      100,00%
        (Rp.Juta)
        Aset Lancar                   626.368        971.407   1.248.596   1.227.615     1.545.322   1.526.500
        Aset Tidak Lancar           2.642.199      2.889.901   2.891.427   3.078.137     3.668.492   3.960.924
          Jumlah                    3.268.568      3.861.308   4.140.023   4.305.752     5.213.815   5.487.425

       Pada tahun 2018 - 2022, mayoritas komposisi aset Perseroan berupa aset tidak lancar dengan
       rata-rata proporsi terhadap total aset sebesar 73,47% aset tidak lancar dan 26,53% aset lancar.
       Komposisi aset lancar terbesar berupa persediaan, sedangkan komposisi aset tidak lancar
       didominasi utamanya oleh investasi pada entitas asosiasi dan penyertaan saham. Pada tahun
       2021, komposisi aset Perseroan terdiri dari 28,51% aset lancar dan 71,49% aset tidak lancar. Di
       tahun 2022, komposisi aset Perseroan terdiri dari 29,64% aset lancar dan 70,36% aset tidak
       lancar. Pada periode 30 Juni 2023, tercatat komposisi aset Perseroan terdiri dari 27,82% aset
       lancar dan 72,18% aset tidak lancar.
       Selanjutnya, pertumbuhan aset Perseroan disajikan sebagai berikut:
        Pertumbuhan Aset
                                                                       Tahun                                     Rata-rata
                 Uraian
                                      2018          2019        2020           2021       2022       Jun 2023    2018-2022
        (%)
        Aset Lancar                          n/a     55,09%      28,53%         -1,68%     25,88%          n/a      26,96%
        Aset Tidak Lancar                    n/a      9,37%       0,05%          6,46%     19,18%          n/a       8,77%
          Jumlah                             n/a     18,13%       7,22%          4,00%     21,09%          n/a      12,61%

       Selama tahun 2018 - 2022, pertumbuhan aset Perseroan terus meningkat dengan tingkat
       pertumbuhan rata-rata sebesar 12,61%. Di tahun 2018, Perseroan membukukan aset sebesar
       Rp 3.268.568 juta yang terdiri Rp 626.368 juta aset lancar dan Rp 2.642.199 juta aset tidak
       lancar, hingga tahun 2022 aset Perseroan menjadi Rp 5.213.815 juta yang terdiri dari Rp
       1.545.322 juta aset lancar dan Rp 3.668.492 juta aset tidak lancar. Pada periode 30 Juni 2023,
       tercatat total aset Perseroan sebesar Rp 5.487.425 juta yang terdiri dari Rp 1.526.500 juta aset
       lancar dan Rp 3.960.924 juta aset tidak lancar.
       Liabilitas
       Perkembangan komposisi liabilitas dalam periode 31 Desember 2018 – 30 Juni 2023 adalah
       sebagai berikut:
        Komposisi Liabilitas
                                                                       Tahun                                     Rata-rata
                 Uraian
                                      2018          2019        2020           2021       2022       Jun 2023    2018-2022
        (%)
        Liabilitas Jangka Pendek       77,40%        77,44%      87,54%         87,51%     91,56%      93,01%       84,29%
        Liabilitas Jangka Panjang      22,60%        22,56%      12,46%         12,49%      8,44%       6,99%       15,71%
           Jumlah                     100,00%       100,00%     100,00%        100,00%    100,00%     100,00%      100,00%
        (Rp.Juta)
        Liabilitas Jangka Pendek    1.369.124      1.430.330    600.628        555.918    853.987    1.039.588
        Liabilitas Jangka Panjang     399.748        416.793     85.501         79.326     78.730       78.116
           Jumlah                   1.768.872      1.847.123    686.129        635.243    932.717    1.117.703

       Pada tahun 2018 - 2022, komposisi liabilitas Perseroan rata-rata didominasi oleh liabilitas jangka
       pendek dengan rata-rata proporsi terhadap total liabilitas sebesar 84,29% diikuti liabilitas jangka
       panjang sebesar 15,71%. Komposisi liabilitas jangka pendek didominasi utamanya oleh utang
       usaha, sedangkan komposisi liabilitas jangka panjang terbesar berupa estimasi liabilitas atas



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                     IV-6
Page 34
       imbalan kerja karyawan. Pada tahun 2021, komposisi liabilitas Perseroan terdiri dari 87,51%
       liabilitas jangka pendek dan 12,49% liabilitas jangka panjang. Di tahun 2022, komposisi liabilitas
       Perseroan terdiri dari 91,56% liabilitas jangka pendek dan 8,44% liabilitas jangka panjang. Pada
       periode 30 Juni 2023, tercatat komposisi liabilitas Perseroan terdiri dari 93,01% liabilitas jangka
       pendek dan 6,99% liabilitas jangka Panjang.
       Selanjutnya, pertumbuhan liabilitas Perseroan disajikan sebagai berikut:
        Pertumbuhan Liabilitas
                                                                      Tahun                                  Rata-rata
                 Uraian
                                      2018         2019        2020           2021      2022     Jun 2023    2018-2022
        (%)
        Liabilitas Jangka Pendek             n/a     4,47%     -58,01%         -7,44%   53,62%         n/a      -1,84%
        Liabilitas Jangka Panjang            n/a     4,26%     -79,49%         -7,22%   -0,75%         n/a     -20,80%
           Jumlah                            n/a     4,42%     -62,85%         -7,42%   46,83%         n/a      -4,75%

       Selama tahun 2018 - 2022, pertumbuhan liabilitas Perseroan cenderung fluktuatif dengan
       tingkat pertumbuhan liabilitas rata-rata sebesar -4,75%. Tahun 2018, Perseroan membukukan
       liabilitas sebesar Rp 1.768.872 juta. Tahun 2019, pertumbuhan liabilitas Perseroan kembali
       mengalami peningkatan sebesar 4,42% sehingga total liabilitas menjadi Rp 1.847.123 juta. Di
       tahun 2020, pertumbuhan liabilitas Perseroan mengalami penurunan -62,85% menjadi Rp
       686.129 juta. Tahun 2021, pertumbuhan liabilitas Perseroan menurun -7,42% sehingga total
       liabilitas menjadi Rp 635.243 juta. Tahun 2022, pertumbuhan liabilitas Perseroan meningkat
       46,83% sehingga total liabilitas menjadi Rp 932.717 juta. Pada periode 30 Juni 2023, tercatat
       total liabilitas Perseroan sebesar Rp 1.117.703 juta yang terdiri dari Rp 1.039.588 juta liabilitas
       jangka pendek dan Rp 78.116 juta liabilitas jangka Panjang.
       Penilaian Arus Kas
       Di tahun 2018, Perseroan memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar Rp 543.962 juta yang
       utamanya berasal dari penerimaan kas dari pelanggan lebih besar dari pembayaran kas kepada
       pemasok dan lainnya. Pada tahun 2019, Perseroan memperoleh kas dari aktivitas operasi
       sebesar Rp 521.566 juta yang utamanya berasal dari penerimaan kas dari pelanggan lebih besar
       dari pembayaran kas kepada pemasok dan lainnya. Di tahun 2020, Perseroan memperoleh kas
       dari aktivitas operasi sebesar Rp 427.163 juta yang utamanya berasal dari penerimaan kas dari
       pelanggan lebih besar dari pembayaran kas kepada pemasok dan lainnya. Pada tahun 2021,
       Perseroan memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar Rp 449.977 juta utamanya berasal dari
       penerimaan kas dari pelanggan yang lebih besar dari pembayaran kas kepada pemasok dan
       lainnya. Di tahun 2022, Perseroan memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar Rp 521.539
       juta yang utamanya berasal dari penerimaan kas dari pelanggan lebih besar dari pembayaran
       kas kepada pemasok dan lainnya. Pada periode 30 Juni 2023, tercatat Perseroan menggunakan
       kas untuk aktivitas operasi sebesar Rp 21.534 juta.
       Selanjutnya tahun 2018, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp
       168.046 juta utamanya untuk perolehan aset tetap dan penambahan properti pertambangan.
       Pada tahun 2019, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp 212.445 juta
       utamanya untuk perolehan aset tetap dan penambahan properti pertambangan. Pada tahun
       2020, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp 87.859 juta utamanya
       untuk perolehan aset tetap dan penambahan properti pertambangan. Di tahun 2021, Perseroan
       menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp 76.914 juta utamanya untuk perolehan
       aset tetap dan penambahan properti pertambangan. Di tahun 2022, Perseroan menggunakan
       kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp 155.607 juta utamanya untuk penyertaan saham. Pada


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                 IV-7
Page 35
       periode 30 Juni 2023, tercatat Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp
       281.026 juta.
       Di tahun 2018, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp 366.435 juta
       utamanya untuk pembayaran utang bank. Pada tahun 2019, Perseroan menggunakan kas untuk
       aktivitas pendanaan sebesar Rp 220.701 juta utamanya untuk pembayaran utang bank. Di tahun
       2020, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp 316.828 juta
       utamanya untuk pembayaran utang bank. Tahun 2021, Perseroan menggunakan kas untuk
       aktivitas pendanaan sebesar Rp 407.926 juta utamanya untuk pembayaran dividen. Tahun 2022,
       Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp 221.086 juta utamanya
       untuk pembayaran dividen. Pada periode 30 Juni 2023, tercatat Perseroan memperoleh kas dari
       aktivitas pendanaan sebesar Rp 224.655 juta.
       Kas Perseroan di tahun 2018 tercatat sebesar Rp 37.342 juta. Di tahun 2019 kas Perseroan
       meningkat 233,73% menjadi Rp 124.622 juta yang disebabkan oleh perolehan kas dari aktivitas
       operasi. Tahun 2020 kas Perseroan mengalami peningkatan 55,30% menjadi Rp 193.541 juta
       yang utamanya berasal dari aktivitas operasi. Pada tahun 2021 kas Perseroan mengalami
       penurunan -13,49% menjadi Rp 167.438 juta yang berasal dari arus kas aktivitas operasi. Pada
       tahun 2022 kas Perseroan mengalami peningkatan 121,41% menjadi Rp 370.723 juta yang
       berasal dari arus kas aktivitas operasi. Pada periode 30 Juni 2023, kas Perseroan tercatat sebesar
       Rp 282.342 juta.
       Saldo kas pada setiap tahun selalu positif karena kebutuhan kas untuk operasi dan investasi
       disesuaikan dengan pendanaannya.
4.1.2. Analisis Rasio Keuangan
       Rasio keuangan disajikan sebagai berikut:
        PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk dan Entitas Anak
        Analisis Rasio
                                                                      Tahun                      Rata-rata
                      Uraian
                                             2018    2019        2020     2021    2022 Jun 2023 2018-2022
        Pertumbuhan Pendapatan                  n/a 94,48%       11,55%    5,38% 24,37%      n/a    33,94%
        Rasio Profitabilitas
        EBITDA/Sales                        19,66%     19,23%    18,96%    10,15%     3,41%     3,82%    14,28%
        EBIT/Sales                          15,94%     17,07%    16,64%     7,89%     1,58%     1,20%    11,82%
        EBT/Sales                           36,20%     21,78%    19,38%    14,62%    14,66%    13,01%    21,33%
        EAT/Sales                           33,02%     16,89%    14,96%    12,41%    13,08%    10,93%    18,07%
        ROE                                 44,10%     32,65%    18,82%    15,48%    17,40%     4,70%    25,69%
        ROA                                 20,23%     17,03%    15,70%    13,20%    14,29%     3,74%    16,09%
        Rasio Efektivitas
        Perputaran Piutang Usaha            15,63 x 10,82 x      17,14 x   10,44 x 15,95 x      7,12 x   14,00 x
        Perputaran Persediaan                2,49 x 4,78 x        2,75 x    4,61 x  4,60 x      1,39 x    3,85 x
        Perputaran Aset                      0,61 x 1,01 x        1,05 x    1,06 x  1,09 x      0,34 x    0,97 x
        Perputaran Utang Usaha               4,78 x 3,54 x        6,09 x    6,50 x  7,40 x      2,84 x    5,66 x
        Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
        Current Ratio                         0,46 x    0,68 x    2,08 x    2,21 x    1,81 x    1,47 x    1,45 x
        Debt to Equity                        1,18 x    0,92 x    0,20 x    0,17 x    0,22 x    0,26 x    0,54 x
        Debt to Asset                         0,54 x    0,48 x    0,17 x    0,15 x    0,18 x    0,20 x    0,30 x

       Rasio Profitabilitas
       Profitabilitas Perseroan selama tahun 2018 - 2022 cenderung berfluktuasi, yang ditunjukkan
       oleh EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales dengan rata-rata masing-masing
       14,28%, 11,82%, 21,33% dan 18,07%, artinya Perseroan rata-rata memperoleh laba masing-
       masing Rp 0,1428 EBITDA, Rp 0,1182 EBIT, Rp 0,2133 EBT, dan Rp 0,18,07 EAT atas setiap Rp 1
       pendapatan yang berhasil dilakukan. Pada tahun 2022, EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                           IV-8
Page 36
       EAT/Sales masing-masing sebesar 3,41%, 1,58%, 14,66% dan 13,08%. Periode 30 Juni 2023,
       tercatat EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales masing-masing sebesar 3,82%,
       1,20%, 13,01% dan 10,93%.
       Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
       Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek yang
       harus dibayar dengan aset lancarnya maka dalam mengukur tingkat likuiditas perusahaan,
       digunakan Current Ratio (CR). Semakin tinggi CR maka semakin tinggi likuiditas perusahaan.
       Pada tahun 2018-2022, likuiditas perusahaan cenderung fluktuatif dengan Current Ratio tahun
       2022 sebesar 1,81x, artinya Perseroan memiliki Rp 1,81 aset lancar yang dapat digunakan untuk
       memenuhi setiap Rp 1 utang lancarnya. Periode 30 Juni 2023, tercatat CR Perseroan sebesar
       1,47x.
       Solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk melunasi seluruh kewajibannya ketika
       dilikuidasi yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt to Asset Ratio (DAR). Semakin
       tinggi DER dan DAR maka semakin rendah solvabilitas perusahaan. Semakin tinggi solvabilitas
       perusahaan, maka semakin rendah risiko kebangkrutan perusahaan. Solvabilitas Perseroan
       tahun 2018-2022 cenderung meningkat, dengan Debt to Equity dan Debt to Asset pada tahun
       2022 masing-masing adalah 0,22x dan 0,18x. Artinya, perusahaan memiliki utang Rp 0,22 untuk
       setiap Rp 1 ekuitas yang dimilikinya serta setiap Rp 1 aset perusahaan dibiayai oleh utang
       sebesar Rp 0,18. Periode 30 Juni 2023, tercatat DER dan DAR Perseroan masing-masing sebesar
       0,26x dan 0,20x.
       Rasio Efektivitas
       Efektivitas adalah kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan seluruh sumber daya yang
       dimilikinya. Efektivitas dapat diukur dengan rasio perputaran piutang usaha, perputaran
       persediaan, perputaran aset dan perputaran utang usaha.
       Rasio perputaran piutang usaha tahun 2018 – 2022 cenderung fluktuatif dari 15,63x pada tahun
       2018 menjadi 15,95x pada tahun 2022 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 14,00x.
       Pada periode 30 Juni 2023, tercatat rasio perputaran piutang usaha sebesar 7,12x.
       Rasio perputaran persediaan tahun 2018 – 2022 cenderung berfluktuasi dari 2,49x pada tahun
       2018 menjadi 4,60x pada tahun 2022 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 3,85x. Pada
       periode 30 Juni 2023, tercatat rasio perputaran persediaan sebesar 1,39x.
       Rasio perputaran aset dalam tahun 2018 – 2022 cenderung berfluktuasi dari 0,61x pada tahun
       2018 menjadi 1,09x pada tahun 2022 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 0,97x. Pada
       periode 30 Juni 2023, tercatat rasio perputaran aset sebesar 0,34x.
       Rasio perputaran utang usaha dalam tahun 2018 – 2022 cenderung fluktuatif dari 4,78x pada
       tahun 2018 menjadi 7,40x pada tahun 2022 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 5,66x.
       Pada periode 30 Juni 2023, tercatat rasio perputaran utang usaha sebesar 2,84x.
4.1.3. Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan Setelah
       Transaksi
       Analisis dilakukan mencakup analisis dampak transaksi terhadap laporan keuangan Perseroan
       yang dilakukan berdasarkan informasi keuangan proforma Perseroan sebelum dan setelah
       transaksi pada tanggal 30 Juni 2023 dari manajemen Perseroan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                          IV-9
Page 37
        Tujuan informasi keuangan Proforma adalah untuk memperlihatkan dampak signifikan
        transaksi yang terjadi atas informasi keuangan historis. Namun, Informasi keuangan proforma
        bukan merupakan petunjuk hasil usaha atau dampak yang berkaitan atas posisi keuangan
        sebagai akibat dari transaksi yang telah terjadi sebelumnya. Informasi keuangan proforma
        disusun dengan menggunakan asumsi-asumsi sebagai berikut:
         • Laporan posisi keuangan sebelum transaksi diambil dari laporan keuangan Perseroan untuk
           tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 yang telah direviu oleh Akuntan Publik Andri
           Rinaldi dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Teramihardja, Pradhono & Chandra.
         • Pelaksanaan transaksi telah berlaku efektif pada tanggal 30 Juni 2023.
         • Pelaksanaan transaksi telah efektif dan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang
           berlaku.
       Informasi keuangan proforma tersebut adalah sebagai berikut:
        PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk dan Entitas Anak
        Laporan Posisi Keuangan Proforma (Rp.Juta)
                                                                        Sebelum                        Setelah
                                     Uraian                             Transaksi      Penyesuaian    Transaksi
                                                                       30 Jun 2023                   30 Jun 2023
        ASET
        Aset Lancar
        Kas dan bank                                                         282.342     13.125           295.467
        Piutang usaha                                                        264.207        -             264.207
        Piutang lain-lain - lancar                                             8.355        -               8.355
        Persediaan                                                           930.131     (1.933)          928.198
        Biaya dibayar di muka                                                 26.977        -              26.977
        Pajak dibayar dimuka                                                     -          -                 -
        Uang muka                                                             14.489        -              14.489
        Jumlah Aset Lancar                                                 1.526.500     11.192         1.537.692
        Aset Tidak Lancar
        Aset pajak tangguhan                                                   9.379         -              9.379
        Piutang lain-lain - tidak lancar                                       9.964         -              9.964
        Uang muka penyertaan saham                                           184.240         -            184.240
        Investasi pada entitas asosiasi                                    1.875.294         -          1.875.294
        Penyertaan saham                                                     943.417         -            943.417
        Aset tetap                                                           617.921     (16.771)         601.150
        Properti pertambangan                                                191.025         -            191.025
        Taksiran klaim pajak penghasilan                                      45.711         -             45.711
        Tagihan dan keberatan atas hasil pemeriksaan pajak                       228         -                228
        Aset lain-lain                                                        83.746         -             83.746
        Jumlah Aset Tidak Lancar                                           3.960.924     (16.771)       3.944.153
        JUMLAH ASET                                                        5.487.425      (5.579)       5.481.846




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                            IV-10
Page 38
        PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk dan Entitas Anak
        Laporan Posisi Keuangan Proforma (Rp.Juta)
                                                                        Sebelum                         Setelah
                                    Uraian                              Transaksi       Penyesuaian    Transaksi
                                                                       30 Jun 2023                    30 Jun 2023
        LIABILITAS DAN EKUITAS
        Liabilitas Jangka Pendek
        Utang bank jangka pendek                                            225.390           -            225.390
        Utang usaha                                                         454.133           -            454.133
        Utang pajak                                                         139.024           -            139.024
        Beban masih harus dibayar                                           181.067           -            181.067
        Utang lain-lain                                                         370           -                370
        Utang dividen                                                        39.604           -             39.604
        Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                    1.039.588          -          1.039.588
        Liabilitas Jangka Panjang
        Penyisihan beban pengelolaan dan reklamasi lingkungan hidup          25.527           -             25.527
        Estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan                      52.589           -             52.589
        Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                      78.116          -             78.116
        JUMLAH LIABILITAS                                                  1.117.703          -          1.117.703
        Ekuitas
        Modal saham                                                          396.036          -            396.036
        Tambahan modal disetor                                             1.125.412          -          1.125.412
        Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan                       (191.999)         -           (191.999)
        Selisih transaksi perubahan ekuitas entitas anak                     193.272          -            193.272
        Saldo (defisit) laba                                               2.847.783       (5.579)       2.842.204
        Kepentingan non-pengendali                                              (783)         -               (783)
        Jumlah Ekuitas                                                     4.369.721       (5.579)       4.364.142
        JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                      5.487.425       (5.579)       5.481.846
        Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
        Current Ratio                                                       146,84%                        147,91%
        Debt to Equity Ratio                                                 25,58%                         25,61%
        Debt to Asset Ratio                                                  20,37%                         20,39%
        Sumber: Manajemen Perseroan
       Berikut adalah analisis singkat atas informasi posisi keuangan proforma Perseroan per 30 Juni
       2023 atas transaksi:
        • Proforma aset lancar mengalami peningkatan 0,73%.
        • Proforma aset tidak lancar mengalami penurunan 0,42%.
        • Secara keseluruhan proforma aset Perseroan setelah dilakukannya Rencana Transaksi
            mengalami penurunan 0,10%.
        • Proforma liabilitas jangka pendek tidak mengalami perubahan.
        • Proforma liabilitas jangka panjang tidak mengalami perubahan.
        • Secara keseluruhan proforma liabilitas Perseroan tidak mengalami perubahan.
        • Proforma ekuitas mengalami penurunan 0,13%.
        • Proforma Current Ratio mengalami peningkatan dari 146,84% menjadi 147,91%.
        • Proforma Debt to Equity Ratio dan Debt to Asset Ratio mengalami peningkatan masing-
            masing dari 25,58% dan 20,37% menjadi 25,61% dan 20,39%.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                              IV-11
Page 39
        PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk dan Entitas Anak
        Laporan Laba Rugi Proforma (Rp.Juta)
                                                                           Sebelum                        Setelah
                                    Uraian                                 Transaksi       Penyesuaian   Transaksi
                                                                           30 Jun 2023                   30 Jun 2023
        PENJUALAN BERSIH                                                      1.879.933          -          1.879.933
        BEBAN POKOK PENJUALAN                                                (1.336.847)         -         (1.336.847)
        LABA KOTOR                                                              543.086          -            543.086
        Beban penjualan                                                        (452.090)         -           (452.090)
        Beban umum dan administrasi                                             (68.380)         -            (68.380)
        LABA (RUGI) USAHA                                                        22.616          -             22.616
        Beban keuangan                                                           (5.991)         -             (5.991)
        Selisih kurs - bersih                                                   (16.861)         -            (16.861)
        Pendapatan sewa                                                             -            -                -
        Pendapatan bunga                                                          3.401          -              3.401
        Bagian atas laba bersih entitas asosiasi                                241.182          -            241.182
        Beban site tidak berproduksi                                            (13.211)         -            (13.211)
        Laba (rugi) penjualan aset tetap                                            -         (4.751)          (4.751)
        Lain-lain - bersih                                                       13.389         (829)          12.560
        LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                                               244.525       (5.579)         238.946
        PAJAK                                                                   (39.130)         -            (39.130)
        LABA (RUGI) BERSIH                                                      205.396       (5.579)         199.817
        Rasio Profitabilitas
        Margin Laba Kotor                                                       28,89%                         28,89%
        Margin Laba Usaha                                                        1,20%                          1,20%
        Margin Laba Sebelum Pajak                                               13,01%                         12,71%
        Margin Laba Bersih                                                      10,93%                         10,63%
       Sumber: Manajemen Perseroan

       Berikut adalah analisis singkat atas informasi laba rugi proforma Perseroan per 30 Juni 2023 atas
       transaksi:
        • Proforma penjualan tidak mengalami perubahan.
        • Proforma laba kotor tidak mengalami perubahan.
        • Proforma laba (rugi) usaha tidak mengalami perubahan.
        • Proforma laba sebelum pajak mengalami penurunan 2,28%.
        • Proforma laba (rugi) bersih mengalami penurunan 2,72%.
        • Proforma laba kotor, laba usaha, laba sebelum pajak, dan laba bersih terhadap pendapatan
            sebelum transaksi masing-masing sebesar 28,89%, 1,20%, 13,01% dan 10,93% dan setelah
            transaksi masing-masing sebesar 28,89%, 1,20%, 12,71% dan 10,63%.
       Berdasarkan uraian tersebut diatas dapat disimpulkan dengan dilakukannya transaksi kondisi
       likuiditas Perseroan mengalami peningkatan namun solvabilitas Perseroan mengalami
       penurunan. Profitabilitas margin laba kotor dan margin laba usaha tidak mengalami perubahan
       namun margin laba sebelum pajak dan margin laba bersih mengalami penurunan.
4.1.4. Penilaian Atas Proyeksi Keuangan yang Diperoleh dari Manajemen
       Kami telah menerima proyeksi keuangan tanpa dan dengan transaksi dari manajemen. Proyeksi
       keuangan tersebut telah kami sesuaikan. Berdasarkan penilaian kami, proyeksi keuangan
       tersebut yang telah disesuaikan telah mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat
       oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya. Proyeksi keuangan yang digunakan
       adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                 IV-12
Page 40
        a. Proyeksi Keuangan Perseroan Tanpa Transaksi
           Asumsi – Asumsi
           Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Juli 2023 – 31 Desember 2028.
            Laporan Laba (Rugi)
            ▪ Proyeksi pendapatan periode 1 Juli 2023 – 31 Desember 2023 diasumsikan menurun
               25,00% dari periode 1 Januari 2023 – 30 Juni 2023, tahun 2024 diasumsikan menurun
               10,00% dari tahun sebelumnya, tahun 2025 diasumsikan meningkat 5,00% dari tahun
               sebelumnya dan selanjutnya diasumsikan meningkat 2,00% setiap tahun.
            ▪ Beban pokok penjualan diasumsikan 65,00% dari penjualan.
            ▪ Beban penjualan diasumsikan 24,00% penjualan.
            ▪ Beban umum dan administrasi diasumsikan 3,50% dari penjualan.
            ▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur
               ekonomis yang wajar, disajikan pada lampiran 2.
            ▪ Perhitungan beban keuangan disajikan pada lampiran 2.
            ▪ Selisih kurs - bersih diasumsikan nol atau tidak ada.
            ▪ Pendapatan sewa diasumsikan nol atau tidak ada.
            ▪ Pendapatan bunga diasumsikan nol atau tidak ada.
            ▪ Bagian atas laba bersih entitas asosiasi diasumsikan 10,00% dari investasi pada entitas
               asosiasi.
            ▪ Beban site tidak berproduksi diasumsikan nol atau tidak ada.
            ▪ Laba penjualan aset tetap diasumsikan nol atau tidak ada.
            ▪ Lain-lain - bersih diasumsikan nol atau tidak ada.
            ▪ Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak dengan menerapkan tax
               loss carry forward.
            Laporan Posisi Keuangan
             ▪ Aset lancar
                 − Piutang usaha diasumsikan 25 hari dari penjualan.
                 − Piutang lain-lain – lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                 − Persediaan lancar tahun 2023 diasumsikan 132 hari dari beban pokok penjualan,
                     tahun 2024 diasumsikan 120 hari dari beban pokok penjualan dan selanjutnya
                     diasumsikan 90 hari dari beban pokok penjualan.
                 − Biaya dibayar di muka diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                 − Pajak dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                 − Uang muka diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
             ▪ Aset tidak lancar
                 − Aset pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                 − Piutang lain-lain - tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                 − Uang muka penyertaan saham diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                 − Investasi pada entitas asosiasi tahun 2023 diasumsikan tetap, sama dengan per 30
                     Juni 2023 dan selanjutnya diasumsikan meningkat 2,50% setiap tahun.
                 − Penyertaan saham diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                 − Aset tetap
                     Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai
                     capex. Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                       IV-13
Page 41
                       penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan. Perhitungan
                       aset tetap disajikan pada lampiran 1.
                   − Properti pertambangan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                   − Aset eksplorasi dan evaluasi diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                   − Taksiran klaim pajak penghasilan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
                       2023.
                   − Tagihan dan keberatan atas hasil pemeriksaan pajak diasumsikan tetap, sama
                       dengan per 30 Juni 2023.
                   − Aset lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
             ▪    Liabilitas jangka pendek
                  − Perhitungan utang bank jangka pendek disajikan pada lampiran 2.
                  − Utang usaha diasumsikan 60 hari dari beban pokok pendapatan.
                  − Utang pajak diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Beban masih harus dibayar diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Utang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Utang dividen diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Utang jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun berupa utang
                      bank, utang pembelian aset tetap dan utang sewa pembiayaan diasumsikan tetap,
                      sama dengan per 30 Juni 2023.
             ▪    Liabilitas jangka panjang
                  − Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu
                      satu tahun berupa utang bank, utang pembelian aset tetap dan utang sewa
                      pembiayaan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Penyisihan beban pengelolaan dan reklamasi lingkungan hidup diasumsikan tetap,
                      sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan diasumsikan tetap, sama dengan
                      per 30 Juni 2023.
             ▪    Ekuitas
                  − Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Tambahan modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan diasumsikan tetap, sama dengan per
                      30 Juni 2023.
                  − Selisih transaksi perubahan ekuitas entitas anak diasumsikan tetap, sama dengan
                      per 30 Juni 2023.
                  − Saldo (defisit) laba adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan
                      dengan saldo (defisit) laba periode sebelumnya.
                  − Kepentingan non pengendali diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
            Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam
            proyeksi posisi keuangan adalah wajar.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                        IV-14
Page 42
            Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi
            PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                       Tahun                                             Tahun Proyeksi
                             Uraian                   Jan-Jun      Jul-Des
                                                                                        2024          2025          2026          2027          2028
                                                              2023          2023
            PENJUALAN BERSIH                                1.879.933     1.409.950     2.960.895     3.108.940     3.171.119     3.234.541     3.299.232
            BEBAN POKOK PENJUALAN                          (1.289.426)     (916.468)   (1.924.582)   (2.020.811)   (2.061.227)   (2.102.452)   (2.144.501)
            LABA KOTOR                                        590.508       493.483     1.036.313     1.088.129     1.109.892     1.132.089     1.154.731
            Beban penjualan                                  (451.787)     (338.388)     (710.615)     (746.146)     (761.068)     (776.290)     (791.816)
            Beban umum dan administrasi                        (66.901)     (49.348)     (103.631)     (108.813)     (110.989)     (113.209)     (115.473)
            EBITDA                                              71.820      105.746       222.067       233.170       237.834       242.591       247.442
            Depresiasi                                         (49.203)     (77.880)     (124.299)      (91.465)      (78.208)      (71.468)      (74.541)
            EBIT                                                22.616       27.866        97.768       141.706       159.626       171.122       172.901
            Beban keuangan                                      (5.991)     (10.007)      (20.015)      (20.015)      (20.015)      (20.015)      (20.015)
            Selisih kurs - bersih                              (16.861)         -             -             -             -             -             -
            Pendapatan sewa                                        -            -             -             -             -             -             -
            Pendapatan bunga                                     3.401          -             -             -             -             -             -
            Bagian atas laba bersih entitas asosiasi          241.182       187.529       192.218       197.023       201.949       206.997       212.172
            Beban site tidak berproduksi                       (13.211)         -             -             -             -             -             -
            Laba (rugi) penjualan aset tetap                       -            -             -             -             -             -             -
            Lain-lain - bersih                                  13.389          -             -             -             -             -             -
            EBT                                               244.525       205.388       269.971       318.714       341.560       358.105       365.059
            PAJAK                                              (39.130)     (45.185)      (59.394)      (70.117)      (75.143)      (78.783)      (80.313)
            LABA BERSIH (EAT)                                 205.396       160.203       210.577       248.597       266.417       279.322       284.746
                                                Rata-rata
            Rasio Profitabilitas
                                               2024-2028
            EBITDA/Sales                             7,50%       3,82%       7,50%         7,50%         7,50%         7,50%         7,50%         7,50%
            EBIT/Sales                               4,68%       1,20%       1,98%         3,30%         4,56%         5,03%         5,29%         5,24%
            EBT/Sales                              10,46%       13,01%      14,57%         9,12%        10,25%        10,77%        11,07%        11,06%
            EAT/Sales                                8,16%      10,93%      11,36%         7,11%         8,00%         8,40%         8,64%         8,63%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                                          IV-15
Page 43
            Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi
            PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                  Tahun                                        Tahun Proyeksi
                                        Uraian
                                                                 Jun 2023   Des 2023              2024         2025      2026            2027         2028
            ASET
            Aset Lancar
            Kas dan bank                                           282.342   594.611             1.006.407    1.423.186    1.695.611    1.972.818    2.272.469
            Piutang usaha                                          264.207   225.334               202.801      212.941      217.200      221.544      225.975
            Piutang lain-lain - lancar                               8.355      8.355                8.355        8.355        8.355        8.355        8.355
            Persediaan                                             930.131   795.614               632.739      498.282      508.248      518.413      528.781
            Biaya dibayar di muka                                   26.977    26.977                26.977       26.977       26.977       26.977       26.977
            Pajak dibayar dimuka                                       -          -                    -            -            -            -            -
            Uang muka                                               14.489    14.489                14.489       14.489       14.489       14.489       14.489
            Jumlah Aset Lancar                                   1.526.500 1.665.381             1.891.768    2.184.231    2.470.880    2.762.596    3.077.045
            Aset Tidak Lancar
            Aset pajak tangguhan                                     9.379      9.379                9.379        9.379        9.379        9.379        9.379
            Piutang lain-lain - tidak lancar                         9.964      9.964                9.964        9.964        9.964        9.964        9.964
            Uang muka penyertaan saham                             184.240   184.240               184.240      184.240      184.240      184.240      184.240
            Investasi pada entitas asosiasi                      1.875.294 1.875.294             1.922.176    1.970.230    2.019.486    2.069.973    2.121.722
            Penyertaan saham                                       943.417   943.417               943.417      943.417      943.417      943.417      943.417
            Aset tetap
               Nilai perolehan                                   2.265.721 2.273.403             2.288.767    2.304.130    2.319.494    2.334.858    2.334.858
               Akumulasi penyusutan                              1.647.800 1.725.680             1.849.980    1.941.444    2.019.652    2.091.121    2.165.662
               Nilai buku                                          617.921   547.723               438.787      362.686      299.842      243.737      169.196
            Properti pertambangan                                  191.025   191.025               191.025      191.025      191.025      191.025      191.025
            Aset eksplorasi dan evaluasi
               Nilai perolehan                                         -          -                    -            -            -            -            -
               Akumulasi penyusutan                                    -          -                    -            -            -            -            -
               Nilai buku                                              -          -                    -            -            -            -            -
            Taksiran klaim pajak penghasilan                        45.711    45.711                45.711       45.711       45.711       45.711       45.711
            Tagihan dan keberatan atas hasil pemeriksaan pajak         228        228                  228          228          228          228          228
            Aset lain-lain                                          83.746    83.746                83.746       83.746       83.746       83.746       83.746
            Jumlah Aset Tidak Lancar                             3.960.924 3.890.726             3.828.673    3.800.626    3.787.037    3.781.420    3.758.628
            JUMLAH ASET                                          5.487.425 5.556.107             5.720.441    5.984.857    6.257.917    6.544.016    6.835.674
            LIABILITAS DAN EKUITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
            Utang bank jangka pendek                               225.390   225.390              225.390      225.390      225.390      225.390      225.390
            Utang usaha                                            454.133   362.613              316.370      332.188      338.832      345.609      352.521
            Utang pajak                                            139.024   139.024              139.024      139.024      139.024      139.024      139.024
            Beban masih harus dibayar                              181.067   181.067              181.067      181.067      181.067      181.067      181.067
            Utang lain-lain                                            370        370                 370          370          370          370          370
            Utang dividen                                           39.604    39.604               39.604       39.604       39.604       39.604       39.604
            Utang jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam
            waktu satu tahun
               Utang bank                                              -          -                   -            -            -            -            -
               Utang pembelian aset tetap                              -          -                   -            -            -            -            -
               Utang sewa pembiayaan                                   -          -                   -            -            -            -            -
            Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                      1.039.588   948.067              901.824      917.643      924.287      931.063      937.975
            Liabilitas Jangka Panjang
            Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
            jatuh tempo dalam waktu satu tahun
               Utang bank                                                    -            -            -            -            -            -            -
               Utang pembelian aset tetap                                    -            -            -            -            -            -            -
               Utang sewa pembiayaan                                         -            -            -            -            -            -            -
            Penyisihan beban pengelolaan dan reklamasi lingkungan
            hidup                                                         25.527       25.527      25.527       25.527        25.527       25.527       25.527
            Estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan               52.589       52.589      52.589       52.589        52.589       52.589       52.589
            Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                              78.116       78.116      78.116       78.116        78.116       78.116       78.116
            JUMLAH LIABILITAS                                          1.117.703    1.026.183     979.940      995.758     1.002.402    1.009.179    1.016.091
            Ekuitas
            Modal saham                                                  396.036      396.036      396.036      396.036      396.036      396.036      396.036
            Tambahan modal disetor                                     1.125.412    1.125.412    1.125.412    1.125.412    1.125.412    1.125.412    1.125.412
            Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan               (191.999)    (191.999)    (191.999)    (191.999)    (191.999)    (191.999)    (191.999)
            Selisih transaksi perubahan ekuitas entitas anak             193.272      193.272      193.272      193.272      193.272      193.272      193.272
            Saldo (defisit) laba                                       2.847.783    3.007.985    3.218.563    3.467.160    3.733.576    4.012.898    4.297.644
            Kepentingan non-pengendali                                      (783)        (783)        (783)        (783)        (783)        (783)        (783)
            Jumlah Ekuitas                                             4.369.721    4.529.924    4.740.501    4.989.098    5.255.515    5.534.837    5.819.583
            JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                              5.487.425    5.556.107    5.720.441    5.984.857    6.257.917    6.544.016    6.835.674
                                                          Rata-rata
            Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                          2024-2028
            Current Ratio                                    267,98%    146,84%      175,66%      209,77%      238,03%      267,33%      296,71%      328,05%
            Debt to Equity Ratio                              19,08%     25,58%       22,65%       20,67%       19,96%       19,07%       18,23%       17,46%
            Debt to Asset Ratio                               16,01%     20,37%       18,47%       17,13%       16,64%       16,02%       15,42%       14,86%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                                               IV-16
Page 44
            Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi
            PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                                       Tahun                              Tahun Proyeksi
                                                    Uraian
                                                                                                      Jun 2023     Des 2023      2024         2025       2026           2027
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
            Laba Bersih                                                                                205.396      160.203      210.577      248.597      266.417      279.322
            Depresiasi dan Amortisasi                                                                   49.203       77.880      124.299       91.465       78.208       71.468
            Perubahan Modal Kerja :
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                                                           92.820      38.872       22.533      (10.140)       (4.259)      (4.344)
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - lancar                                              24.474         -            -            -             -            -
            (Kenaikan) Penurunan Persediaan                                                            (178.238)    134.517      162.875      134.457        (9.966)     (10.165)
            (Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar di muka                                                  (11.619)        -            -            -             -            -
            (Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka                                                       -           -            -            -             -            -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka                                                                3.004         -            -            -             -            -
            (Kenaikan) Penurunan Aset pajak tangguhan                                                    (1.238)        -            -            -             -            -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - tidak lancar                                           833         -            -            -             -            -
            (Kenaikan) Penurunan Taksiran klaim pajak penghasilan                                       (13.269)        -            -            -             -            -
            (Kenaikan) Penurunan Tagihan dan keberatan atas hasil pemeriksaan pajak                         -           -            -            -             -            -
            (Kenaikan) Penurunan Aset lain-lain                                                          (3.413)        -            -            -             -            -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                                            (13.521)    (91.520)     (46.243)      15.818         6.644        6.777
            Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                                            (10.691)        -            -            -             -            -
            Kenaikan (Penurunan) Beban masih harus dibayar                                              (54.564)        -            -            -             -            -
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                                           (616)        -            -            -             -            -
            Kenaikan (Penurunan) Penyisihan beban pengelolaan dan reklamasi lingkungan hidup             (5.112)        -            -            -             -            -
            Kenaikan (Penurunan) Estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan                          4.497         -            -            -             -            -
                                                                           Perubahan Modal Kerja       (166.654)     81.869      139.165      140.136        (7.581)      (7.732)
                                               Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi       87.946      319.952      474.042      480.197      337.044      343.058
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka penyertaan saham                                                 -            -            -            -            -            -
            (Kenaikan) Penurunan Investasi pada entitas asosiasi                                        (80.842)         -        (46.882)     (48.054)     (49.256)     (50.487)
            (Kenaikan) Penurunan Penyertaan saham                                                      (241.721)         -            -            -            -            -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                                              67.591       (7.682)     (15.364)     (15.364)     (15.364)     (15.364)
            (Kenaikan) Penurunan Properti pertambangan                                                      (12)         -            -            -            -            -
            (Kenaikan) Penurunan Aset eksplorasi dan evaluasi                                               -            -            -            -            -            -
                                               Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi    (254.984)      (7.682)     (62.246)     (63.418)     (64.619)     (65.851)
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
            Kenaikan (Penurunan) Utang bank jangka pendek                                              225.390           -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Utang dividen                                                          39.604           -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Utang jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun
                                 Utang bank                                                                 -            -            -            -            -            -
                                 Utang pembelian aset tetap                                                 -            -            -            -            -            -
                                 Utang sewa pembiayaan                                                      -            -            -            -            -            -
                                 Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo
            Kenaikan (Penurunan) dalam waktu satu tahun
                                 Utang bank                                                                 -            -            -            -            -            -
                                 Utang pembelian aset tetap                                                 -            -            -            -            -            -
                                 Utang sewa pembiayaan                                                      -            -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                                                -            -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor                                                     -            -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan                          (74.322)         -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Selisih transaksi perubahan ekuitas entitas anak                           -            -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Kepentingan non-pengendali                                                 (13)         -            -            -            -            -
            Penyesuaian                                                                                (112.002)         -            -            -            -            -
                                     Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan               78.657          -             -            -            -            -
            KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK                                                   (88.382)     312.270       411.796      416.779      272.425      277.207
            KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                                                    370.723      282.342       594.611    1.006.407    1.423.186    1.695.611
            KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                                                   282.342      594.611     1.006.407    1.423.186    1.695.611    1.972.818


        b. Proyeksi Keuangan Perseroan Dengan Transaksi
           Asumsi – Asumsi
           Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Juli 2023 – 31 Desember 2028.
            Laporan Laba (Rugi)
            ▪ Proyeksi pendapatan periode 1 Juli 2023 – 31 Desember 2023 diasumsikan menurun
               25,00% dari periode 1 Januari 2023 – 30 Juni 2023, tahun 2024 diasumsikan menurun
               10,00% dari tahun sebelumnya, tahun 2025 diasumsikan meningkat 5,00% dari tahun
               sebelumnya dan selanjutnya diasumsikan meningkat 2,00% setiap tahun.
            ▪ Beban pokok penjualan diasumsikan 65,00% dari penjualan.
            ▪ Beban penjualan diasumsikan 24,00% penjualan.
            ▪ Beban umum dan administrasi diasumsikan 3,50% dari penjualan.
            ▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur
               ekonomis yang wajar setelah dilakukannya transaksi, disajikan pada lampiran 2.
            ▪ Perhitungan beban keuangan disajikan pada lampiran 2.
            ▪ Selisih kurs - bersih diasumsikan nol atau tidak ada.
            ▪ Pendapatan sewa diasumsikan nol atau tidak ada.
            ▪ Pendapatan bunga diasumsikan nol atau tidak ada.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                                                                 IV-17
Page 45
            ▪  Bagian atas laba bersih entitas asosiasi diasumsikan 10,00% dari investasi pada entitas
               asosiasi.
            ▪ Beban site tidak berproduksi diasumsikan nol atau tidak ada.
            ▪ Laba penjualan aset tetap diasumsikan nol atau tidak ada.
            ▪ Lain-lain - bersih diasumsikan nol atau tidak ada.
            ▪ Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak dengan menerapkan tax
               loss carry forward.
            Laporan Posisi Keuangan
             ▪ Aset lancar
                 − Piutang usaha diasumsikan 25 hari dari penjualan.
                 − Piutang lain-lain – lancar diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni
                     2023.
                 − Persediaan lancar tahun 2023 diasumsikan 132 hari dari beban pokok penjualan,
                     tahun 2024 diasumsikan 120 hari dari beban pokok penjualan dan selanjutnya
                     diasumsikan 90 hari dari beban pokok penjualan.
                 − Biaya dibayar di muka diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2023.
                 − Pajak dibayar dimuka diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2023.
                 − Uang muka diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2023.
             ▪ Aset tidak lancar
                 − Aset pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2023.
                 − Piutang lain-lain - tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30
                     Juni 2023.
                 − Uang muka penyertaan saham diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30
                     Juni 2023.
                 − Investasi pada entitas asosiasi tahun 2023 diasumsikan tetap, sama dengan
                     proforma per 30 Juni 2023 dan selanjutnya diasumsikan meningkat 2,50% setiap
                     tahun.
                 − Penyertaan saham diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2023.
                 − Aset tetap
                     Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai
                     capex. Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi
                     penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan. Perhitungan
                     aset tetap dengan dilakukan transaksi disajikan pada lampiran 1.
                 − Properti pertambangan diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni
                     2023.
                 − Aset eksplorasi dan evaluasi diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni
                     2023.
                 − Taksiran klaim pajak penghasilan diasumsikan tetap, sama dengan proforma per
                     30 Juni 2023.
                 − Tagihan dan keberatan atas hasil pemeriksaan pajak diasumsikan tetap, sama
                     dengan proforma per 30 Juni 2023.
                 − Aset lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2023.
             ▪ Liabilitas jangka pendek
                − Perhitungan utang bank jangka pendek disajikan pada lampiran 2.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                        IV-18
Page 46
                  −   Utang usaha diasumsikan 60 hari dari beban pokok pendapatan.
                  −   Utang pajak diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2023.
                  −   Beban masih harus dibayar diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni
                      2023.
                  − Utang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2023.
                  − Utang dividen diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2023.
                  − Utang jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun berupa utang
                      bank, utang pembelian aset tetap dan utang sewa pembiayaan diasumsikan tetap,
                      sama dengan proforma per 30 Juni 2023.
             ▪    Liabilitas jangka panjang
                  − Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu
                      satu tahun berupa utang bank, utang pembelian aset tetap dan utang sewa
                      pembiayaan diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2023.
                  − Penyisihan beban pengelolaan dan reklamasi lingkungan hidup diasumsikan tetap,
                      sama dengan proforma per 30 Juni 2023.
                  − Estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan diasumsikan tetap, sama dengan
                      proforma per 30 Juni 2023.
             ▪    Ekuitas
                  − Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni 2023.
                  − Tambahan modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni
                      2023.
                  − Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan diasumsikan tetap, sama dengan
                      proforma per 30 Juni 2023.
                  − Selisih transaksi perubahan ekuitas entitas anak diasumsikan tetap, sama dengan
                      proforma per 30 Juni 2023.
                  − Saldo (defisit) laba adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan
                      dengan saldo (defisit) laba periode sebelumnya.
                  − Kepentingan non pengendali diasumsikan tetap, sama dengan proforma per 30 Juni
                      2023.
            Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam
            proyeksi posisi keuangan adalah wajar.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                        IV-19
Page 47
            Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi
            PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                            Tahun      Proforma                                      Tahun Proyeksi
                                 Uraian                    Jan-Jun     Jan-Jun        Jul-Des
                                                                                                    2024          2025          2026          2027           2028
                                                             2023         2023          2023
            PENJUALAN BERSIH                               1.879.933    1.879.933     1.409.950     2.960.895     3.108.940     3.171.119     3.234.541      3.299.232
            BEBAN POKOK PENJUALAN                         (1.289.426) (1.289.426)      (916.468)   (1.924.582)   (2.020.811)   (2.061.227)   (2.102.452)    (2.144.501)
            LABA KOTOR                                       590.508      590.508       493.483     1.036.313     1.088.129     1.109.892     1.132.089      1.154.731
            Beban penjualan                                 (451.787)    (451.787)     (338.388)     (710.615)     (746.146)     (761.068)     (776.290)      (791.816)
            Beban umum dan administrasi                       (66.901)     (66.901)     (49.348)     (103.631)     (108.813)     (110.989)     (113.209)      (115.473)
            EBITDA                                             71.820       71.820      105.746       222.067       233.170       237.834       242.591        247.442
            Depresiasi                                        (49.203)     (49.203)     (67.843)     (118.982)      (86.127)      (81.858)      (71.257)       (74.269)
            EBIT                                               22.616       22.616       37.904       103.085       147.044       155.976       171.334        173.173
            Beban keuangan                                     (5.991)      (5.991)     (10.007)      (20.015)      (20.015)      (20.015)      (20.015)       (20.015)
            Selisih kurs - bersih                             (16.861)     (16.861)         -             -             -             -             -              -
            Pendapatan sewa                                       -            -            -             -             -             -             -              -
            Pendapatan bunga                                    3.401        3.401          -             -             -             -             -              -
            Bagian atas laba bersih entitas asosiasi         241.182      241.182       187.529       192.218       197.023       201.949       206.997        212.172
            Beban site tidak berproduksi                      (13.211)     (13.211)         -             -             -             -             -              -
            Laba (rugi) penjualan aset tetap                      -         (4.751)         -             -             -             -             -              -
            Lain-lain - bersih                                 13.389       12.560          -             -             -             -             -              -
            EBT                                              244.525      238.946       215.426       275.288       324.052       337.910       358.316        365.331
            PAJAK                                             (39.130)     (39.130)     (47.394)      (60.563)      (71.291)      (74.340)      (78.830)       (80.373)
            LABA BERSIH (EAT)                                205.396      199.817       168.032       214.725       252.761       263.570       279.487        284.958
                                                Rata-rata
                   Rasio Profitabilitas
                                               2024-2028
            EBITDA/Sales                          7,50%        3,82%        3,82%        7,50%         7,50%         7,50%         7,50%         7,50%          7,50%
            EBIT/Sales                            4,74%        1,20%        1,20%        2,69%         3,48%         4,73%         4,92%         5,30%          5,25%
            EBT/Sales                            10,51%       13,01%       12,71%       15,28%         9,30%        10,42%        10,66%        11,08%         11,07%
            EAT/Sales                             8,19%       10,93%       10,63%       11,92%         7,25%         8,13%         8,31%         8,64%          8,64%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                                                   IV-20
Page 48
            Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi
            PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                   Tahun     Proforma                               Tahun Proyeksi
                                        Uraian
                                                                  Jun 2023   Jun 2023   Des 2023      2024         2025       2026           2027         2028
            ASET
            Aset Lancar
            Kas dan bank                                            282.342    295.467    603.746    1.014.674    1.430.581    1.704.111    1.981.573    2.281.164
            Piutang usaha                                           264.207    264.207    225.334      202.801      212.941      217.200      221.544      225.975
            Piutang lain-lain - lancar                                8.355      8.355      8.355        8.355        8.355        8.355        8.355        8.355
            Persediaan                                              930.131    928.198    795.614      632.739      498.282      508.248      518.413      528.781
            Biaya dibayar di muka                                    26.977     26.977     26.977       26.977       26.977       26.977       26.977       26.977
            Pajak dibayar dimuka                                        -          -          -            -            -            -            -            -
            Uang muka                                                14.489     14.489     14.489       14.489       14.489       14.489       14.489       14.489
            Jumlah Aset Lancar                                    1.526.500 1.537.692 1.674.516      1.900.035    2.191.625    2.479.379    2.771.351    3.085.741
            Aset Tidak Lancar
            Aset pajak tangguhan                                      9.379      9.379      9.379        9.379        9.379        9.379        9.379        9.379
            Piutang lain-lain - tidak lancar                          9.964      9.964      9.964        9.964        9.964        9.964        9.964        9.964
            Uang muka penyertaan saham                              184.240    184.240    184.240      184.240      184.240      184.240      184.240      184.240
            Investasi pada entitas asosiasi                       1.875.294 1.875.294 1.875.294      1.922.176    1.970.230    2.019.486    2.069.973    2.121.722
            Penyertaan saham                                        943.417    943.417    943.417      943.417      943.417      943.417      943.417      943.417
            Aset tetap
               Nilai perolehan                                    2.265.721 2.222.566 2.230.097      2.245.159    2.260.220    2.275.282    2.290.344    2.290.344
               Akumulasi penyusutan                               1.647.800 1.621.417 1.689.259      1.808.241    1.894.368    1.976.226    2.047.483    2.121.752
               Nilai buku                                           617.921    601.150    540.838      436.918      365.852      299.056      242.861      168.592
            Properti pertambangan                                   191.025    191.025    191.025      191.025      191.025      191.025      191.025      191.025
            Aset eksplorasi dan evaluasi
               Nilai perolehan                                          -          -          -            -            -            -            -            -
               Akumulasi penyusutan                                     -          -          -            -            -            -            -            -
               Nilai buku                                               -          -          -            -            -            -            -            -
            Taksiran klaim pajak penghasilan                         45.711     45.711     45.711       45.711       45.711       45.711       45.711       45.711
            Tagihan dan keberatan atas hasil pemeriksaan pajak          228        228        228          228          228          228          228          228
            Aset lain-lain                                           83.746     83.746     83.746       83.746       83.746       83.746       83.746       83.746
            Jumlah Aset Tidak Lancar                              3.960.924 3.944.153 3.883.841      3.826.803    3.803.793    3.786.252    3.780.544    3.758.024
            JUMLAH ASET                                           5.487.425 5.481.846 5.558.357      5.726.839    5.995.418    6.265.632    6.551.895    6.843.765
            LIABILITAS DAN EKUITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
            Utang bank jangka pendek                                225.390    225.390    225.390     225.390      225.390      225.390      225.390      225.390
            Utang usaha                                             454.133    454.133    362.613     316.370      332.188      338.832      345.609      352.521
            Utang pajak                                             139.024    139.024    139.024     139.024      139.024      139.024      139.024      139.024
            Beban masih harus dibayar                               181.067    181.067    181.067     181.067      181.067      181.067      181.067      181.067
            Utang lain-lain                                             370        370        370         370          370          370          370          370
            Utang dividen                                            39.604     39.604     39.604      39.604       39.604       39.604       39.604       39.604
            Utang jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam
            waktu satu tahun
               Utang bank                                               -          -          -           -            -            -            -            -
               Utang pembelian aset tetap                               -          -          -           -            -            -            -            -
               Utang sewa pembiayaan                                    -          -          -           -            -            -            -            -
            Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                       1.039.588 1.039.588     948.067     901.824      917.643      924.287      931.063      937.975
            Liabilitas Jangka Panjang
            Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
            jatuh tempo dalam waktu satu tahun
               Utang bank                                               -          -          -            -            -            -            -            -
               Utang pembelian aset tetap                               -          -          -            -            -            -            -            -
               Utang sewa pembiayaan                                    -          -          -            -            -            -            -            -
            Penyisihan beban pengelolaan dan reklamasi lingkungan
            hidup                                                    25.527     25.527     25.527      25.527       25.527        25.527       25.527       25.527
            Estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan          52.589     52.589     52.589      52.589       52.589        52.589       52.589       52.589
            Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                         78.116     78.116     78.116      78.116       78.116        78.116       78.116       78.116
            JUMLAH LIABILITAS                                     1.117.703 1.117.703 1.026.183       979.940      995.758     1.002.402    1.009.179    1.016.091
            Ekuitas
            Modal saham                                             396.036    396.036    396.036      396.036      396.036      396.036      396.036      396.036
            Tambahan modal disetor                                1.125.412 1.125.412 1.125.412      1.125.412    1.125.412    1.125.412    1.125.412    1.125.412
            Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan          (191.999)  (191.999)  (191.999)    (191.999)    (191.999)    (191.999)    (191.999)    (191.999)
            Selisih transaksi perubahan ekuitas entitas anak        193.272    193.272    193.272      193.272      193.272      193.272      193.272      193.272
            Saldo (defisit) laba                                  2.847.783 2.842.204 3.010.236      3.224.960    3.477.721    3.741.291    4.020.778    4.305.736
            Kepentingan non-pengendali                                 (783)      (783)      (783)        (783)        (783)        (783)        (783)        (783)
            Jumlah Ekuitas                                        4.369.721 4.364.142 4.532.174      4.746.899    4.999.660    5.263.229    5.542.716    5.827.674
            JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                         5.487.425 5.481.846 5.558.357      5.726.839    5.995.418    6.265.632    6.551.895    6.843.765
                                                   Rata-rata
            Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                   2024-2028
            Current Ratio                             268,88%     146,84%     147,91%     176,62%     210,69%      238,83%      268,25%      297,65%      328,98%
            Debt to Equity Ratio                       19,05%      25,58%      25,61%      22,64%      20,64%       19,92%       19,05%       18,21%       17,44%
            Debt to Asset Ratio                        15,99%      20,37%      20,39%      18,46%      17,11%       16,61%       16,00%       15,40%       14,85%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                                              IV-21
Page 49
            Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi
            PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk dan Entitas Anak
            Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                                       Tahun       Proforma                            Tahun Proyeksi
                                                      Uraian
                                                                                                      Jun 2023     Jun 2023     Des 2023      2024         2025       2026           2027
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
            Laba Bersih                                                                                205.396           -       168.032      214.725      252.761      263.570      279.487
            Depresiasi dan Amortisasi                                                                   49.203       (26.383)     67.843      118.982       86.127       81.858       71.257
            Perubahan Modal Kerja :
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                                                           92.820         -         38.872       22.533      (10.140)       (4.259)      (4.344)
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - lancar                                              24.474         -            -            -            -             -            -
            (Kenaikan) Penurunan Persediaan                                                            (178.238)      1.933      132.584      162.875      134.457        (9.966)     (10.165)
            (Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar di muka                                                  (11.619)        -            -            -            -             -            -
            (Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka                                                       -           -            -            -            -             -            -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka                                                                3.004         -            -            -            -             -            -
            (Kenaikan) Penurunan Aset pajak tangguhan                                                    (1.238)        -            -            -            -             -            -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - tidak lancar                                           833         -            -            -            -             -            -
            (Kenaikan) Penurunan Taksiran klaim pajak penghasilan                                       (13.269)        -            -            -            -             -            -
            (Kenaikan) Penurunan Tagihan dan keberatan atas hasil pemeriksaan pajak                         -           -            -            -            -             -            -
            (Kenaikan) Penurunan Aset lain-lain                                                          (3.413)        -            -            -            -             -            -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                                            (13.521)        -        (91.520)     (46.243)      15.818         6.644        6.777
            Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                                            (10.691)        -            -            -            -             -            -
            Kenaikan (Penurunan) Beban masih harus dibayar                                              (54.564)        -            -            -            -             -            -
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                                           (616)        -            -            -            -             -            -
            Kenaikan (Penurunan) Penyisihan beban pengelolaan dan reklamasi lingkungan hidup             (5.112)        -            -            -            -             -            -
            Kenaikan (Penurunan) Estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan                          4.497         -            -            -            -             -            -
                                                                           Perubahan Modal Kerja       (166.654)      1.933       79.936      139.165      140.136        (7.581)      (7.732)
                                                Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi      87.946       (24.450)    315.810      472.872      479.023      337.847      343.011
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka penyertaan saham                                                 -           -             -            -            -            -            -
            (Kenaikan) Penurunan Investasi pada entitas asosiasi                                        (80.842)        -             -        (46.882)     (48.054)     (49.256)     (50.487)
            (Kenaikan) Penurunan Penyertaan saham                                                      (241.721)        -             -            -            -            -            -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                                              67.591      43.155        (7.531)     (15.062)     (15.062)     (15.062)     (15.062)
            (Kenaikan) Penurunan Properti pertambangan                                                      (12)        -             -            -            -            -            -
            (Kenaikan) Penurunan Aset eksplorasi dan evaluasi                                               -           -             -            -            -            -            -
                                               Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi    (254.984)     43.155        (7.531)     (61.944)     (63.116)     (64.317)     (65.549)
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
            Kenaikan (Penurunan) Utang bank jangka pendek                                              225.390           -            -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Utang dividen                                                          39.604           -            -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Utang jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun
                                 Utang bank                                                                 -            -            -            -            -            -            -
                                 Utang pembelian aset tetap                                                 -            -            -            -            -            -            -
                                 Utang sewa pembiayaan                                                      -            -            -            -            -            -            -
                                 Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo
            Kenaikan (Penurunan) dalam waktu satu tahun
                                 Utang bank                                                                 -           -            -            -            -            -            -
                                 Utang pembelian aset tetap                                                 -           -            -            -            -            -            -
                                 Utang sewa pembiayaan                                                      -           -            -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                                                -           -            -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor                                                     -           -            -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan                          (74.322)        -            -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Selisih transaksi perubahan ekuitas entitas anak                           -           -            -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Kepentingan non-pengendali                                                 (13)        -            -            -            -            -            -
            Penyesuaian                                                                                (112.002)     (5.579)         -            -            -            -            -
                                             Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan        78.657      (5.579)         -            -            -            -            -
            KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK                                                    (88.382)     13.125      308.280      410.928      415.907      273.530      277.463
            KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                                                    370.723      282.342      295.467       603.746    1.014.674    1.430.581    1.704.111
            KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                                                   282.342      295.467      603.746     1.014.674    1.430.581    1.704.111    1.981.573


            Tanpa dilakukannya transaksi rata-rata EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales dan EAT/Sales
            Perseroan masing-masing sebesar 7,50%, 4,68%, 10,46% dan 8,16%. Sedangkan dengan
            dilakukannya transaksi rata-rata EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales dan EAT/Sales
            Perseroan setiap tahun masing-masing sebesar 7,50%, 4,74%, 10,51% dan 8,19%. Dengan
            demikian dengan dilakukannya transaksi profitabilitas EBITDA/Sales tidak mengalami
            perubahan namun EBIT/Sales, EBT/Sales dan EAT/Sales Perseroan mengalami peningkatan.
            Tanpa dilakukannya transaksi likuiditas Perseroan yang diukur dengan rata-rata Current
            Ratio (CR) sebesar 267,98% sedangkan dengan dilakukannya transaksi CR Perseroan
            meningkat menjadi 268,88%.
            Tanpa dilakukannya transaksi solvabilitas Perseroan yang diukur dengan rata-rata Debt to
            Equity Ratio (DER) dan Debt to Assets Ratio (DAR) masing-masing 19,08% dan 16,01%
            sedangkan dengan dilakukannya transaksi DER dan DAR Perseroan menurun menjadi 19,05%
            dan 15,99%.
            Dengan transaksi, proyeksi posisi keuangan Perseroan menunjukan bahwa likuiditas dan
            solvabilitas Perseroan mengalami peningkatan.
            Selain itu tanpa transaksi dan dengan transaksi proyeksi arus kas Perseroan tidak
            menunjukkan adanya cash deficiency.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                                                                     IV-22
Page 50
4.2.   Analisis Inkremental
       Analisis inkremental untuk mengukur nilai tambah dari transaksi dengan mempertimbangkan:
       − Konstribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi dan dampaknya
           terhadap proyeksi keuangan.
       − Biaya dan pendapatan yang relevan.
       − Informasi non keuangan yang relevan.
       − Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai
           transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.
       − Hal-hal material lain.
4.2.1. Konstribusi Nilai Tambah
       Konstribusi nilai tambah dari rencana transaksi dapat diukur dari peningkatan laba keuangan.
       Berdasarkan proyeksi laba rugi, perhitungan konstribusi nilai tambah terhadap laba Perseroan
       adalah sebagai berikut:
        Kontribusi Nilai Tambah Terhadap Laba Perseroan (Rp.Juta)
                                                                                     Tahun
                          Uraian                    Jul-Des                                                                  Jumlah
                                                                    2024      2025           2026       2027      2028
                                                     2023
        Dengan Transaksi (1)
        EBIT                                          37.904        103.085   147.044        155.976    171.334   173.173      788.516
        EBT                                          215.426        275.288   324.052        337.910    358.316   365.331    1.876.323
        EAT                                          168.032        214.725   252.761        263.570    279.487   284.958    1.463.532
        Tanpa Transaksi (2)
        EBIT                                          27.866         97.768   141.706        159.626    171.122   172.901      770.989
        EBT                                          205.388        269.971   318.714        341.560    358.105   365.059    1.858.797
        EAT                                          160.203        210.577   248.597        266.417    279.322   284.746    1.449.862
        Konstribusi Nilai Tambah (1-2)
        EBIT                                          10.037          5.317     5.338         (3.650)      211       272        17.526
        EBT                                           10.037          5.317     5.338         (3.650)      211       272        17.526
        EAT                                            7.829          4.148     4.164         (2.847)      165       212        13.671


       Berdasarkan hasil perhitungan, terlihat bahwa dengan dilakukannya transaksi memberikan
       konstribusi nilai tambah terhadap laba. Dengan dilakukannya transaksi, kontribusi nilai tambah
       selama periode 1 Juli 2023 – 31 Desember 2028 terhadap laba EBIT, EBT dan EAT masing-masing
       sebesar Rp 17.526 juta, Rp 17.526 juta dan Rp 13.671 juta.
       Analisis kontribusi nilai tambah terhadap Profitabilitas Perseroan dapat dihitung sebagai
       berikut:
        Kontribusi Nilai Tambah Terhadap Profitabilitas Perseroan
                                                                                     Tahun
                                                                                                                            Rata-rata
                          Uraian                    Jul-Des
                                                                    2024      2025           2026       2027      2028      2024-2028
                                                     2023
        Dengan Transaksi (1)
        EBIT/Sales                                     2,69%          3,48%     4,73%          4,92%      5,30%     5,25%        4,74%
        EBT/Sales                                     15,28%          9,30%    10,42%         10,66%     11,08%    11,07%       10,51%
        EAT/Sales                                     11,92%          7,25%     8,13%          8,31%      8,64%     8,64%        8,19%
        Tanpa Transaksi (2)
        EBIT/Sales                                     1,98%          3,30%     4,56%          5,03%      5,29%     5,24%        4,68%
        EBT/Sales                                     14,57%          9,12%    10,25%         10,77%     11,07%    11,06%       10,46%
        EAT/Sales                                     11,36%          7,11%     8,00%          8,40%      8,64%     8,63%        8,16%
        Konstribusi Nilai Tambah
        EBIT/Sales                                    36,02%          5,44%     3,77%         -2,29%      0,12%     0,16%        1,44%
        EBT/Sales                                      4,89%          1,97%     1,67%         -1,07%      0,06%     0,07%        0,54%
        EAT/Sales                                      4,89%          1,97%     1,67%         -1,07%      0,06%     0,07%        0,54%


       Berdasarkan hasil perhitungan, terlihat bahwa dengan dilakukannya transaksi memberikan
       konstribusi nilai tambah terhadap peningkatan profitabilitas Perseroan. Dengan dilakukannya
       transaksi, kontribusi nilai tambah terhadap peningkatan profitabilitas laba EBIT, EBT dan EAT
       Perseroan dalam periode 1 Juli 2023 – 31 Desember 2028 rata-rata meningkat setiap tahun
       masing-masing meningkat menjadi 1,44%, 0,54% dan 0,54%.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                        IV-23
Page 51
       Analisis kontribusi nilai tambah terhadap likuiditas dan solvabilitas Perseroan dapat dihitung
       sebagai berikut:
        Kontribusi Nilai Tambah Terhadap Likuiditas dan Solvabilitas Perseroan
                                                             Tahun Proyeksi                            Rata-rata
                  Uraian
                                  Des 2023      2024        2025         2026      2027      2028      2024-2028
        Dengan Transaksi (1)
        Current Ratio               176,62%     210,69%     238,83%      268,25%   297,65%   328,98%     268,88%
        Debt to Equity Ratio         22,64%      20,64%      19,92%       19,05%    18,21%    17,44%      19,05%
        Debt to Asset Ratio          18,46%      17,11%      16,61%       16,00%    15,40%    14,85%      15,99%
        Tanpa Transaksi (2)
        Current Ratio               175,66%     209,77%     238,03%      267,33%   296,71%   328,05%     267,98%
        Debt to Equity Ratio         22,65%      20,67%      19,96%       19,07%    18,23%    17,46%      19,08%
        Debt to Asset Ratio          18,47%      17,13%      16,64%       16,02%    15,42%    14,86%      16,01%
        Kontribusi Nilai Tambah
        Current Ratio                 0,55%       0,44%       0,34%        0,34%    0,32%     0,28%        0,34%
        Debt to Equity Ratio          0,05%       0,13%       0,21%        0,15%    0,14%     0,14%        0,16%
        Debt to Asset Ratio           0,04%       0,11%       0,18%        0,12%    0,12%     0,12%        0,13%

       Berdasarkan hasil perhitungan, terlihat bahwa dengan dilakukannya transaksi memberikan
       konstribusi nilai tambah terhadap peningkatan likuiditas Perseroan setiap tahun. Dengan
       dilakukannya transaksi likuiditas Perseroan meningkat yang ditunjukkan dengan rata-rata
       current ratio pada tahun 2024 - 2028 meningkat 0,34% dari 267,98% menjadi 268,88%.
       Peningkatan current ratio menunjukkan likuiditas meningkat.
       Berdasarkan hasil perhitungan, terlihat bahwa dengan dilakukannya transaksi memberikan
       konstribusi nilai tambah terhadap peningkatan solvabilitas Perseroan setiap tahun. Dengan
       dilakukannya transaksi solvabilitas Perseroan meningkat yang ditunjukkan dengan rata-rata
       debt to equity ratio dan debt to asset ratio pada tahun 2024 - 2028 menurun 0,16% dari 19,08%
       menjadi 19,05% dan 0,13% dari 16,01% menjadi 15,99%. Penurunan debt to equity ratio dan
       debt to asset ratio menunjukkan solvabilitas meningkat.
       Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan dilakukannya transaksi,
       Perseroan akan memperoleh nilai tambah berupa peningkatan laba, profitabilitas, likuiditas dan
       solvabilitas yang akan menguntungkan Perseroan.
4.2.2. Biaya dan Pendapatan yang Relevan
       Perseroan akan memperhatikan biaya dan pendapatan yang relevan sesuai dengan keadaan
       industri dan margin laba yang diharapkan. Apabila pendapatan berkurang Perseroan akan
       menurunkan biaya secara proporsional hingga margin laba yang diharapkan dapat tercapai.
       Dengan demikian transaksi yang dilakukan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.
4.2.3. Informasi Non Keuangan yang Relevan
       Informasi non keuangan yang relevan adalah dengan dilakukannya transaksi Perseroan akan
       memperoleh alternatif kepemilikan aset lainnya yang lebih produktif sehingga Perseroan
       dikenal sebagai perusahaan yang profesional dalam menjalankan usahanya.
4.2.4. Prosedur Pengambilan Keputusan Oleh Perseroan Dalam Menentukan Rencana Transaksi dan
       Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif lain
       Prosedur pengambilan keputusan oleh Perseroan dalam menentukan rencana transaksi dan
       nilai transaksi adalah dilakukan oleh Direksi dengan pengawasan Komisaris Perseroan. Rencana
       transaksi dan nilai transaksi dengan persyaratan yang mudah, transparan dan akuntabel yang
       dapat dipenuhi Perseroan sesuai dengan Peraturan perundang-undangan yang berlaku.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                    IV-24
Page 52
       Alternatif lain dari Rencana Transaksi apabila dilakukan dengan pihak lain tidak ada dan
       Perseroan tidak mengenal pihak lain tersebut, sehingga Rencana Transaksi tidak dapat
       dilaksanakan.
4.2.5. Hal-Hal Material Lainnya
       Hal-hal material lainnya terkait dengan analisis inkremental dari Rencana Transaksi tidak ada.
       Dengan analisis inkremental yang telah dilakukan, Penilai meyakini bahwa Rencana Transaksi
       adalah wajar dan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                       IV-25
Page 53
                                                BAB V
                                  ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI

Analisis kewajaran nilai transaksi meliputi :
a. Perbandingan antara nilai transaksi dengan hasil penilaian atas transaksi yang dilakukan.
b. Analisis untuk memastikan bahwa nilai transaksi memberikan nilai tambah dari transaksi yang
    dilakukan.
Kewajaran nilai transaksi berdasarkan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Pedoman
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, menyatakan bahwa batas atas dan
batas bawah pada kisaran nilai tidak melebihi 7,50% dari nilai hasil penilaian.
5.1.   Hasil Penilaian Objek Transaksi
       Berdasarkan Laporan Penilaian Properti No. 00395/2.0118-00/PP/02/0463/1/X/2023 tanggal 31
       Oktober 2023 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan, menyatakan bahwa Nilai Pasar
       Properti Industri Pertambangan berupa Peralatan Kerja, Mesin dan Instalasi, Alat Berat,
       Peralatan Kantor, serta Kendaraan Bermotor milik CITA per 30 Juni 2023 sebesar
       Rp 12.020.600.000,- dan Barang Persediaan Sparepart milik CITA per 30 Juni 2023 sebesar Rp
       1.104.531.000,-.
5.2.   Nilai Transaksi
       Berdasarkan termsheet penjualan aset CITA kepada MBL, MKL dan LSJ No. 188/CITA/XI/2023
       tanggal 1 November 2023 rencana transaksi penjualan alat berat, kendaraan, mesin dan
       peralatan serta persediaan milik CITA kepada MBL, MKL dan LSJ adalah sebesar
       Rp 13.125.131.000,-.
5.3.   Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
       Nilai transaksi penjualan alat berat, kendaraan, mesin dan peralatan serta persediaan milik CITA
       kepada MBL, MKL dan LSJ adalah sebesar Rp 13.125.131.000,- dan Nilai Pasarnya sebesar
       Rp 13.125.131.000,- maka nilai transaksi sama dengan Nilai Pasarnya. Dengan demikian kami
       berpendapat bahwa nilai transaksi adalah wajar.
5.4. Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari Transaksi Yang Dilakukan
     Berdasarkan hasil analisis dapat dipastikan bahwa nilai transaksi memberikan nilai tambah
     sebagai berikut:
     • Dengan dilakukannya transaksi, kontribusi nilai tambah selama periode 1 Juli 2023 – 31
        Desember 2028 terhadap laba EBIT, EBT dan EAT masing-masing sebesar Rp 17.526 juta, Rp
        17.526 juta dan Rp 13.671 juta.
     • Dengan dilakukannya transaksi, kontribusi nilai tambah terhadap peningkatan profitabilitas
        laba EBIT, EBT dan EAT Perseroan dalam periode 1 Juli 2023 – 31 Desember 2028 rata-rata
        meningkat setiap tahun masing-masing meningkat menjadi 1,44%, 0,54% dan 0,54%.
     • Dengan dilakukannya transaksi likuiditas Perseroan meningkat yang ditunjukkan dengan
        rata-rata current ratio pada tahun 2024 - 2028 meningkat 0,34% dari 267,98% menjadi
        268,88%. Peningkatan current ratio menunjukkan likuiditas meningkat.
     • Dengan dilakukannya transaksi solvabilitas Perseroan meningkat yang ditunjukkan dengan
        rata-rata debt to equity ratio dan debt to asset ratio pada tahun 2024 - 2028 menurun 0,16%
        dari 19,08% menjadi 19,05% dan 0,13% dari 16,01% menjadi 15,99%. Penurunan debt to
        equity ratio dan debt to asset ratio menunjukkan solvabilitas meningkat.
Berdasarkan analisis tersebut, kami berpendapat bahwa nilai transaksi adalah wajar.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                           V-1
Page 54
                                               BAB VI
                              ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN


6.1.   Analisis Ketidakpastian Rencana Pembiayaan Dalam Rencana Transaksi
       Rencana transaksi merupakan penjualan aset berupa alat berat, kendaraan, mesin dan
       peralatan serta barang persediaan milik CITA kepada MBL, MKL dan LSJ, dimana sumber dana
       yang digunakan oleh MBL, MKL dan LSJ berasal dari kas dan setara kas masing-masing pihak
       pembeli.

6.2.   Analisis Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang
       Laporan keuangan Perseroan dan komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang Rupiah.
       Nilai tukar Rupiah terkendali sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang ditempuh Bank Indonesia.
       Ketidakpastian pasar keuangan global menyebabkan nilai tukar Rupiah pada Juni 2023 (sampai
       dengan 21 Juni 2023) secara rerata sedikit melemah sebesar 0,56% dibandingkan dengan rerata
       kurs Mei 2023. Namun demikian, Rupiah secara point-to-point, baik dibandingkan dengan akhir
       Mei 2023 maupun akhir tahun 2022, menguat masing-masing sebesar 0,30% dan 4,17%. Dengan
       perkembangan tersebut, penguatan Rupiah dibandingkan dengan level akhir tahun 2022 lebih
       baik dari apresiasi Rupee India dan Peso Filipina masing-masing sebesar 0,85% dan 0,15%
       sedangkan Thai Baht mencatat depresiasi 0,70%. Ke depan, Bank Indonesia memprakirakan
       apresiasi nilai tukar Rupiah berlanjut ditopang oleh surplus transaksi berjalan dan aliran masuk
       modal asing seiring prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat, inflasi yang rendah, serta imbal
       hasil aset keuangan domestik yang menarik. Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan
       stabilisasi nilai tukar Rupiah khususnya melalui triple intervention dan twist operation untuk
       mengendalikan inflasi barang impor (imported inflation) dan memitigasi risiko rambatan
       ketidakpastian pasar keuangan global. Operasi moneter valas terus diperkuat, termasuk
       optimalisasi TD Valas DHE serta penambahan frekuensi dan tenor lelang TD Valas jangka pendek.
       Inflasi IHK pada bulan Mei 2023 tercatat 4,00% (yoy) atau berada di batas atas sasaran 3,0±1%.
       Penurunan inflasi terjadi di semua kelompok. Inflasi inti Mei 2023 tercatat 2,66% (yoy), lebih
       rendah dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 2,83% (yoy) sejalan dengan
       berakhirnya periode HBKN Idulfitri, menurunnya harga komoditas global, dan rendahnya
       ekspektasi inflasi. Inflasi kelompok volatile food tercatat 3,28% (yoy), lebih rendah dibandingkan
       dengan inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 3,74% (yoy). Inflasi kelompok administered prices
       juga menurun dari 10,32% (yoy) menjadi 9,52% (yoy). Menurunnya inflasi ke dalam sasaran
       sebagai hasil positif dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian
       inflasi antara BI dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam TPIP dan TPID melalui penguatan
       GNPIP di berbagai daerah. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi tetap terkendali di dalam
       sasaran 3,0±1% pada sisa tahun 2023.

6.3.   Analisis Ketidakpastian Risiko Pasar
       Berikut beberapa faktor utama yang dapat menyebabkan ketidakpastian risiko pasar dalam
       bidang aktivitas pertambangan:
       1. Harga Komoditas: Harga bahan tambang yang dapat fluktuatif, seperti harga batu bara, bijih
           besi, atau bauksit, dapat sangat memengaruhi pendapatan Perseroan.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                            VI-1
Page 55
       2. Perubahan dalam Kebijakan Pemerintah: Perubahan dalam kebijakan pemerintah, seperti
          perubahan pajak, regulasi, dan kebijakan perdagangan, dapat memengaruhi aktivitas
          perusahaan pertambangan.
       3. Kondisi Ekonomi: Fluktuasi makroekonomi seperti inflasi, nilai tukar mata uang, dan suku
          bunga dapat memengaruhi biaya modal dan daya beli konsumen.

6.4.   Analisis Faktor Lain Yang Berpengaruh
       Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan asumsi bahwa Transaksi yang akan dilakukan oleh
       manajemen Perseroan sesuai dengan Rencana Transaksi.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                      VI-2
Page 56
                                        BAB VII
                     KESIMPULAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI


        Hasil analisis atas nilai transaksi penjualan aset berupa alat berat, kendaraan, mesin dan
        peralatan serta persediaan milik CITA kepada MBL, MKL dan LSJ adalah nilai transaksi sama
        dengan Nilai Pasarnya memberikan kesimpulan bahwa nilai transaksi adalah wajar.
        Hasil analisis atas dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
        pemegang saham memberikan kesimpulan bahwa dengan dilakukannya transaksi akan
        meningkatkan laba, profitabilitas, likuiditas dan solvabilitas yang dapat memberikan nilai
        tambah bagi Perseroan sejalan dengan kepentingan pemegang saham.
        Hasil analisis atas pertimbangan bisnis dari manajemen terkait dengan transaksi terhadap
        kepentingan pemegang saham adalah untuk mengoptimalkan aset yang dimiliki Perseroan,
        dimana aktivitas produksi Perseroan berkurang yang dikarenakan oleh larangan ekspor bauksit
        yang menyebabkan aset tersebut tidak dapat digunakan secara optimal. Dana hasil penjualan
        dapat digunakan Perseroan untuk kepentingan Perseroan lainnya yang lebih produktif sehingga
        dapat meningkatkan efisiensi operasional Perseroan sejalan dengan kepentingan pemegang
        saham.
        Berdasarkan kesimpulan dari hasil analisis tersebut diatas, maka kami berpendapat bahwa
        rencana transaksi adalah wajar.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                      VII-1
Page 57
                                                         LAMPIRAN




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk   VII-1
Page 58
Lampiran 1
PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk dan Entitas Anak
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Tanpa Dilakukannya Transaksi) (Rp.Juta)
                                             Umur      Tahun                             Tahun Proyeksi
                   Uraian
                                           Ekonomis Jun 2023 Des 2023         2024       2025      2026        2027              2028
NILAI PEROLEHAN
Aset Tetap
  Bangunan                                                84.145      84.145      84.145      84.145      84.145      84.145      84.145
  Infrastruktur                                        1.337.972   1.337.972   1.337.972   1.337.972   1.337.972   1.337.972   1.337.972
  Alat berat                                             173.881     173.881     173.881     173.881     173.881     173.881     173.881
  Peralatan kerja                                        199.190     199.190     199.190     199.190     199.190     199.190     199.190
  Mesin dan instalasi                                    295.880     295.880     295.880     295.880     295.880     295.880     295.880
  Peralatan kantor                                        45.151      45.151      45.151      45.151      45.151      45.151      45.151
  Kendaraan                                               58.592      58.592      58.592      58.592      58.592      58.592      58.592
  Aset tetap dalam pembangunan                            70.909      70.909      70.909      70.909      70.909      70.909      70.909
Capex                                                                  7.682      15.364      15.364      15.364      15.364      15.364
Akumulasi Capex                                                        7.682      23.046      38.409      53.773      69.137      69.137
Jumlah Nilai Perolehan                                 2.265.721   2.273.403   2.288.767   2.304.130   2.319.494   2.334.858   2.334.858
PENYUSUTAN
Aset Tetap
  Bangunan                                     20                     1.884       3.768       3.768       3.768       3.768       3.768
  Infrastruktur                                10                    28.473      56.946      56.946      56.946      56.946      56.946
  Alat berat                                    8                    10.868      21.735      21.735       9.812         -           -
  Peralatan kerja                               8                    11.679         -           -           -           -           -
  Mesin dan instalasi                           8                    18.493      28.851         -           -           -           -
  Peralatan kantor                              8                     2.822       4.139         -           -           -           -
  Kendaraan                                     8                     3.662       7.324       4.407         -           -           -
Capex                                           5                                 1.536       4.609       7.682      10.755      13.827
Jumlah Penyusutan Aset Tetap                                         77.880     124.299      91.465      78.208      71.468      74.541
AKUMULASI PENYUSUTAN
Aset Tetap
  Bangunan                                                53.364      55.248      59.016      62.784      66.552      70.320      74.087
  Infrastruktur                                          967.268     995.741   1.052.687   1.109.633   1.166.579   1.223.525   1.280.470
  Alat berat                                             109.731     120.599     142.334     164.069     173.881     173.881     173.881
  Peralatan kerja                                        187.511     199.190     199.190     199.190     199.190     199.190     199.190
  Mesin dan instalasi                                    248.536     267.029     295.880     295.880     295.880     295.880     295.880
  Peralatan kantor                                        38.190      41.012      45.151      45.151      45.151      45.151      45.151
  Kendaraan                                               43.199      46.861      54.185      58.592      58.592      58.592      58.592
Capex                                                                    -         1.536       6.145      13.827      24.582      38.409
Jumlah Akumulasi Penyusutan                            1.647.800   1.725.680   1.849.980   1.941.444   2.019.652   2.091.121   2.165.662
NILAI BUKU
Aset Tetap
  Bangunan                                                30.781     28.897      25.129      21.362      17.594      13.826      10.058
  Infrastruktur                                          370.704    342.231     285.285     228.340     171.394     114.448      57.502
  Alat berat                                              64.150     53.283      31.548       9.812         -           -           -
  Peralatan kerja                                         11.679        -           -           -           -           -           -
  Mesin dan instalasi                                     47.344     28.851         -           -           -           -           -
  Peralatan kantor                                         6.961      4.139         -           -           -           -           -
  Kendaraan                                               15.393     11.731       4.407         -           -           -           -
  Aset tetap dalam pembangunan                            70.909     70.909      70.909      70.909      70.909      70.909      70.909
Capex                                                        -        7.682      21.509      32.264      39.946      44.555      30.727
Jumlah Nilai Buku                                        617.921    547.723     438.787     362.686     299.842     243.737     169.196




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                          VII-1
Page 59
Lampiran 1 (lanjutan)

PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk dan Entitas Anak
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Dengan Dilakukannya Transaksi) (Rp.Juta)
                                             Umur      Tahun                             Tahun Proyeksi
                   Uraian
                                           Ekonomis Jun 2023 Des 2023         2024       2025      2026       2027               2028
NILAI PEROLEHAN
Aset Tetap
  Bangunan                                                84.145      84.145      84.145      84.145      84.145      84.145      84.145
  Infrastruktur                                        1.337.972   1.337.972   1.337.972   1.337.972   1.337.972   1.337.972   1.337.972
  Alat berat                                             133.083     133.083     133.083     133.083     133.083     133.083     133.083
  Peralatan kerja                                        198.379     198.379     198.379     198.379     198.379     198.379     198.379
  Mesin dan instalasi                                    295.583     295.583     295.583     295.583     295.583     295.583     295.583
  Peralatan kantor                                        45.128      45.128      45.128      45.128      45.128      45.128      45.128
  Kendaraan                                               57.368      57.368      57.368      57.368      57.368      57.368      57.368
  Aset tetap dalam pembangunan                            70.909      70.909      70.909      70.909      70.909      70.909      70.909
Capex                                                                  7.531      15.062      15.062      15.062      15.062      15.062
Akumulasi Capex                                                        7.531      22.592      37.654      52.716      67.777      67.777
Jumlah Nilai Perolehan                                 2.222.566   2.230.097   2.245.159   2.260.220   2.275.282   2.290.344   2.290.344
PENYUSUTAN
Aset Tetap
  Bangunan                                     20                     1.884       3.768       3.768       3.768       3.768       3.768
  Infrastruktur                                10                    28.473      56.946      56.946      56.946      56.946      56.946
  Alat berat                                    8                     8.318      16.635      16.635      13.613         -           -
  Peralatan kerja                               8                    12.399         -           -           -           -           -
  Mesin dan instalasi                           8                    18.474      28.822         -           -           -           -
  Peralatan kantor                              8                     2.820       4.133         -           -           -           -
  Kendaraan                                     8                     3.585       7.171       4.259         -           -           -
Capex                                           5                                 1.506       4.518       7.531      10.543      13.555
Jumlah Penyusutan Aset Tetap                                         75.953     118.982      86.127      81.858      71.257      74.269
AKUMULASI PENYUSUTAN
Aset Tetap
  Bangunan                                                53.364      55.248      59.016      62.784      66.552      70.320      74.087
  Infrastruktur                                          967.268     995.741   1.052.687   1.109.633   1.166.579   1.223.525   1.280.470
  Alat berat                                              84.833      86.199     102.834     119.470     133.083     133.083     133.083
  Peralatan kerja                                        186.874     198.379     198.379     198.379     198.379     198.379     198.379
  Mesin dan instalasi                                    248.268     266.760     295.583     295.583     295.583     295.583     295.583
  Peralatan kantor                                        38.172      40.994      45.128      45.128      45.128      45.128      45.128
  Kendaraan                                               42.637      45.937      53.108      57.368      57.368      57.368      57.368
Capex                                                                    -         1.506       6.025      13.555      24.099      37.654
Jumlah Akumulasi Penyusutan                            1.621.417   1.689.259   1.808.241   1.894.368   1.976.226   2.047.483   2.121.752
NILAI BUKU
Aset Tetap
  Bangunan                                                30.781     28.897      25.129      21.362      17.594      13.826      10.058
  Infrastruktur                                          370.704    342.231     285.285     228.340     171.394     114.448      57.502
  Alat berat                                              48.250     46.884      30.249      13.613         -           -           -
  Peralatan kerja                                         11.505        -           -           -           -           -           -
  Mesin dan instalasi                                     47.315     28.822         -           -           -           -           -
  Peralatan kantor                                         6.955      4.133         -           -           -           -           -
  Kendaraan                                               14.731     11.430       4.259         -           -           -           -
  Aset tetap dalam pembangunan                            70.909     70.909      70.909      70.909      70.909      70.909      70.909
Capex                                                        -        7.531      21.086      31.629      39.160      43.679      30.123
Jumlah Nilai Buku                                        601.150    540.838     436.918     365.852     299.056     242.861     168.592




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                          VII-2
Page 60
Lampiran 2
PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk dan Entitas Anak
Perhitungan Pembayaran Bunga dan Pokok Utang Bank Jangka Pendek (Rp. Juta)
                            Tahun                                  Tahun Historis
          Uraian           Jan-Jun      Jul-Des
                                                    2024         2025        2026                    2027          2028
                             2023        2023
Penarikan kredit                         225.390     225.390     225.390      225.390                 225.390          225.390
Jumlah Utang                             225.390     225.390     225.390      225.390                 225.390          225.390
Bunga              8,88%                  10.007      20.015      20.015       20.015                  20.015           20.015
Angsuran Pokok                           225.390     225.390     225.390      225.390                 225.390          225.390
Saldo                        225.390     225.390     225.390     225.390      225.390                 225.390          225.390
Catatan :
Suku bunga berdasarkan suku bunga Rata-rata untuk pinjaman modal kerja dari Bank Pemerintah (sumber : www.bi.go.id).




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Cita Mineral Investindo Tbk                                                 VII-3
Page 61

          
Page 62

          
Page 63

          
Page 64

          
Page 65

          
Page 66

          
Page 67

          
Page 68

          
Page 69

          
Page 70

          
Page 71

          
Page 72

          
Page 73

          
Page 74

          
Page 75

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.47 MB
Published22 Dec 2023
Pages75
Characters230,698
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.455 8337 ms 12 Sep 2026 21:45
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': '................................................................................................ '
                            'V-1'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '................................................................................................ '
                'V-1',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '-1'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result