Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 9
Page 1
No. JRAP/SKLR/CSD/2023/XII/223 Jakarta, 22 Desember 2023
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Up : Direktur Pencatatan Perusahaan
Perihal : Penyampaian Laporan Pelaksanaan Public Expose PT J Resources Asia Pasifik Tbk
(“Perseroan”) Tahun 2023
Dengan hormat,
Sehubungan dengan Peraturan PT Bursa Efek Indonesia Nomor I-E tanggal 19 Juli 2004 tentang
Kewajiban Penyampaian Informasi dan perubahannya, bersama ini kami sampaikan bahwa
Paparan Publik (Public Expose) Perseroan Tahun 2023 pada hari Kamis, tanggal 21 Desember
2023 telah dilaksanakan dengan baik.
Berikut kami lampirkan dokumen-dokumen sebagai berikut:
a. Laporan pelaksanaan Paparan Publik Perseroan Tahun 2023; dan
b. Daftar hadir Paparan Publik Perseroan Tahun 2023.
Demikian kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT J Resources Asia Pasifik Tbk
Tembusan: - Direktur Penilaian Perusahaan (dengan Lampiran)
- Kepala Divisi Pencatatan Perusahaan I (dengan Lampiran)
Page 2
Lampiran Surat No. JRAP/SKLR/CSD/2023/XII/223
Laporan Pelaksanaan Paparan Publik
PT J Resources Asia Pasifik Tbk
Kamis, 21 Desember 2023
Perwakilan Perseroan: 1. Bapak Edi Permadi - Direktur Utama
2. Bapak Sanjaya J - Direktur
3. Bapak Adi Maryono - Direktur
Peserta: Daftar terlampir
PAPARAN PUBLIK
Paparan Publik Perseroan dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 21 Desember 2023. Selain
dihadiri oleh seluruh Direksi Perseroan, Paparan Publik tersebut juga turut dihadiri oleh tim
manajemen dari anak perusahaan Perseroan, yaitu Bapak Baharudin dan Bapak Anang Rizkani
Noor. Pembawa acara membuka Paparan Publik Perseroan dan memperkenalkan perwakilan
dari Perseroan yang menghadiri acara tersebut. Pada Paparan Publik tersebut Perseroan
memberikan informasi mengenai resources dan reserves milik Perseroan, kegiatan operasional
Perseroan di tahun 2023, perkembangan pembangunan Proyek Doup, financial performance
Perseroan selama tahun 2023 dan penghargaan yang diterima oleh Perseroan selama tahun
2023. Setelah Perseroan selesai melakukan presentasi, pembawa acara membuka sesi tanya
jawab dengan ringkasan sebagai berikut:
A. Pertanyaan dari Sdr. Ridwan-Kontan
1. “Pertama, dari sisi keuangan, dari Q3 kan di laporan keuangan terlihat bahwa penjualan naik,
namun di bottom line-nya rugi, kenapa sebabnya? Dan kira-kira sampai tutup tahun, apakah
kerugiannya akan terpangkas? Untuk proyeksi tahun depan pak, kira-kira bisa digambarkan
enggak pak, gimana proyeksi kinerja penjualan dan bottom line dari J Resources.”
Jawaban dari Bapak Sanjaya:
Terima kasih atas pertanyaannya Pak Ridwan, yang pertama, kinerja keuangan kuartal 3,
penjualan yang naik, ini terkait dengan bottom line ya. Kalau kita compare dengan Juni
kuartal 3, itu sebenarnya sudah membaik pak. Jadi sebelumnya Juni itu sekitar USD14juta, di
per September itu tinggal USD5juta. Jadi dengan hasil kontribusi kuartal 3 sendiri bring
contribute positif.
Performance untuk tahun ini dan tahun depan kurang lebih sama ya pak dan jumlah produksi
dan target plan-nya itu kurang lebih sama. Kita assume dengan nilai emas yang sama,
performance keuangannya juga akan sama.
Page 3
2. “Yang kedua, dari sisi operasi, tadi disebutkan bahwa target tahun ini produksi emasnya bisa
mencapai 88-90.000 oz ya pak. Untuk tahun depan kira-kira boleh dielaborasi pak mengenai
rencana produksi.”
Jawaban dari Bapak Adi Maryono:
Kalau produksi kita, kita dapat lihat dari reserves yang kita punya, di Bakan itu reserves kita
di 535 sampai akhir tahun 2022, sedangkan untuk yang akhir tahun ini baru akan kita hitung
karena belum keluar ya. Artinya, dengan sisa reserves yang ada kita masih di sekitar 4-5
tahun produksi di level yang hampir sama. Jadi kita memang produksi di sekitar 85ribuan
atau +80ribu oz. Itu yang kita coba pertahankan.
Saat ini eksplorasi akan tetap kami lakukan untuk mencoba menambah mine life di Bakan.
Jadi kami memiliki beberapa target baru ada di North Villa, Air Panas, Upper Tobayangan,
yang akan kita coba eksplorasi, sehingga kita harapkan Bakan umurnya akan lebih dari 5
tahun. Sedangkan produksi kedepan selain dari Bakan, kami juga akan harapkan dari Doup.
Akhir tahun depan kita harapkan sudah ada produksi dari Doup, namun tidak signifikan,
artinya belum full produksi karena baru commissioning. Baru kita harapkan produksi di
tahun 2025 full produksi, sehingga kami akan pada performance yang bagus di tahun 2025,
dimana Bakan akan tetap berproduksi di atas 80ribu oz dan Doup di atas 50ribu oz.
3. “Ketiga mengenai belanja modal pak, dengan tadi ada infrastruktur di Bakan juga Proyek
Doup yang sedang berjalan, untuk tahun ini berapa estimasi capex yang dikeluarkan sampai
akhir tahun dan untuk tahun depan gimana pak?”
Jawaban dari Bapak Sanjaya:
Untuk capex tahun ini di Bakan seperti yang telah kami sampaikan tadi, tahun ini kita
fokusnya banyak spending capex di Bakan. Untuk fasilitas yang kami terima dari bank dan
internal cash flow untuk penyelesaian ekspansi pit yang baru, total berdasarkan FS kurang
lebih USD20juta. Untuk Doup, kita masih menunggu perhitungan di akhir tahun ini, cuma
angkanya cukup besar.
B. Pertanyaan dari Sdr. Mufli-Majalah Tambang
“Mau melanjutkan pertanyaan saja pak, dari kuartal 1 sampai kuartal 4 ada lompatan yang
signifikan untuk produksi, dan kemudian juga kalau kita bandingkan secara tahunan
dibandingkan tahun lalu itu kan ada peningkatan, mungkin bisa dijelaskan faktor apa yang
membuat adanya peningkatan di produksi. Tadi juga Pak Adi sudah menjelaskan akan ada
tambahan dari Doup dan Bakan jika nanti keduanya sudah beroperasi, sekitar 80 ribu oz dan
50 ribu oz, dari sisi finance-nya dampaknya seperti apa jika kedua site ini sudah beroperasi?”
Jawaban dari Bapak Adi Maryono:
Di tahun ini kami menambang di area Main Ridge utamanya dan kami melakukan
pembangunan infrastruktur pit baru yang namanya Tapagale. Memang kami dapatkan
grade-grade yang bagus di kuartal 4, jadi di kuartal 4 kami dapatkan sampai 2 gram untuk
grade-nya. Sehingga di Oktober kami berproduksi sampai di 17.148 ribu oz, di bulan
November di 15.350 oz dan kita harapkan ini akan menerus di Desember dan tahun 2024.
Rencananya kami juga akan menambang di Tapagale, akses disana sudah dibangun, jadi
tahun ini kami memang fokus di situ, makanya tadi juga ada pinjaman dari Bank JTrust untuk
membangun infrastuktur di Bakan. Kemudian yang lainnya kita harapkan dari Doup, kita
Page 4
harapkan di akhir tahun depan mulai commissioning dan tahun 2025 merupakan full
production, sehingga kita harapkan di Bakan +80ribu oz dan di Doup +50ribu oz.
Jawaban dari Bapak Sanjaya:
Untuk impact terhadap keuangan, seperti contohnya di Bakan tahun ini, production kurang
lebih di 80ribu oz, cash cost kurang lebih di 1.100, EBITDA margin kurang lebih 45%. Profile
Project Doup itu lebih baik cash cost-nya karena jenis processing yang kami miliki berbeda
dengan yang ada Bakan dan bisa menghasilkan recovery rate yang cenderung lebih baik
daripada yang ada di Bakan. Jadi profile cash cost-nya Doup itu lebih baik, dan target kami
plan-nya itu di 900-1.000. Walaupun kontribusinya sekitar 50ribu-70ribu oz berdasarkan
long plan, Doup itu percentage EBITDA marginnya lebih besar secara persentase.
C. Pertanyaan dari Sdr. Nico- Klik Directory
“Saya mau tanya, kan ada cost-nya bank di keuangan dan satu lagi di umum dan administrasi,
kalau di bank itu kan ada komposisi bonds, bank dan leasing, itu komposisinya berapa ya? Lalu,
perbandingan bunganya bank dan obligasi lebih tinggi mana? Kalau di obligasi rata-rata
kupon rate berapa ya? Cost di beban di umum, tiga besar cost-nya paling tinggi apa? “
Jawaban dari Bapak Sanjaya:
Terima kasih Pak Nico. Untuk posisi September ini kurang lebih aja ya, total external third
party loan kita, mencakup obligasi, pinjaman bank dan leasing kurang lebih USD130juta,
obligasi sekitar USD70juta an bunganya ada di-range sekitar 10,5-10,7%, untuk bank sekitar
USD15 juta, bunga sekitar 7%, trade facility sekitar USD30juta dengan bunga sesuai dengan
SOFR + margin, itu biasanya kecil, total paling cuma 5-6%. Terakhir, leasing HE, gak gede,
sisa outstanding saja.
Jawaban dari Bapak Baharudin:
Untuk cost paling besar di komponen selain bank itu di gaji dan royalti.
D. Pertanyaan dari Sdri. Elizabeth-Berkahmerdeka.com
1. “Strategi apa yang dilakukan oleh J Resources sehingga mendapatkan penghargaan?”
Jawaban dari Bapak Anang Rizkani Noor:
Jadi strateginya adalah kita fokus pada sustainable development goals. Seluruh dunia itu
sudah menyepakati bahwa kita akan menangani masalah lingkungan, sosial dan tata kelola
dan ada 17 sustainable development goals yang menjadi panduan kita. Jadi hal-hal yang
berkaitan dengan pemberdayaan dan pengembangan masyarakat itu kita fokus pada
17 sustainable development goals.
2. “Apakah ada pembagian deviden?”
Jawaban dari Bapak Edi Permadi:
Untuk deviden nanti kita tunggu di RUPS ya bu.
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.