Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 10
Page 1
LAPORAN PAPARAN PUBLIK (PUBLIC EXPOSE)
PT ASURANSI HARTA AMAN PRATAMA TBK
TANGGAL 20 DESEMBER 2023
I. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Hari/Tanggal : Rabu, 20 Desember 2023
Waktu : Pk. 14.00 – 15.00 WIB
Tempat : Dilakukan secara virtual
II. Manajemen Perseroan yang Hadir
1. Bapak Yulianto Piettojo, Direktur Utama
2. Bapak Josef Gunawan Setyo, Direktur
3. Ibu Treesje Halim, Direktur
4. Bapak Indradi Prasodjo, Direktur
5. Bapak Sutjianta, Direktur merangkap Sekretaris Perusahaan (Corporate
Secretary)
III. Susunan Acara
1) Paparan Publik (Public Expose) dibuka oleh Sekretaris Perusahaan pada pukul
14.00 WIB
2) Dilanjutkan dengan, perkenalan manajemen Perseroan yang hadir, penyampaian
kata pembuka dan pemaparan presentasi manajemen oleh Sekretaris
Perusahaan.
3) Pemaparan presentasi Paparan Publik (Public Expose) manajemen antara lain
terdiri dari :
a. Profil Perseroan
b. Pergerakan Harga Saham
c. Panel Reasuransi
d. Informasi Keuangan
e. Rasio Klaim
f. Kendala yang Dihadapi Perseroan
g. Upaya yang Dilakukan Perseroan
h. Strategi Bisnis Perseroan
i. Informasi Lain
4) Paparan Publik (Public Expose) diakhiri dengan sesi tanya jawab melalui kolom
chat yang telah tersedia dan pertanyaan dijawa secara langsung (live) oleh Direksi
Perseroan dan acara ditutup pada pukul 15.00 WIB
5) Rekaman acara Paparan Publik (Public Expose) dapat diunduh pada link :
https://bit.ly/PaparanPublikAHAP
Halaman 1 dari 10
Page 2
IV. Daftar Hadir
Paparan Publik (Public Expose) dihadiri oleh investor dan pihak lainnya.
Daftar hadir Paparan Publik (Public Expose) kami lampirkan pada laporan ini.
V. Tanya Jawab
Berikut adalah intisari dari sesi tanya jawab :
No Pertanyaan Tanggapan Perseroan
1 Paul Young (Serpong) : Berdasarkan Informasi yang beredar dan
Seberapa jauh proses sosialisasi bahwa OJK akan mengatur
persiapan management dalam permodalan Perusahaan dengan beberapa
POJK terbaru soal kategori yaitu KUPA (Kelompok Usaha
permodalan? Perusahaan Asuransi) dan KPPE
(Kelompok Perusahaan Perasuransian
berdasarkan Ekuitas). KPPE terbagi atas
permodalan minimum 500miliar yang
akan diterapkan tahun 2026 dan KPPE 2
permodalan minimum 1 triliun yang akan
diterapkan tahun 2028).
Seperti yang telah dijabarkan pada materi
paparan publik, bahwa Perseroan
menantikan regulasi mengenai ketentuan
permodalan Perusahaan Asuransi yang
akan diterbitkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan (OJK).
Langkah pertama yang akan ditempuh
adalah melakukan kajian terhadap
ketentuan POJK tentang Permodalan
tersebut.
2 Yanto Hidayat : Bahwa sejak Perseroan berdiri, Perseroan
Selamat siang, Izin bertanya, tidak menjalankan lini usaha asuransi
menghadapi POJK 11 tahun syariah sehingga Perseroan tidak
2023 untuk pemisahan unit berdampak pada aturan POJK 11 tahun
syariah, apakah perusahaan 2023.
sudah bersiap, terima kasih
3 dr. Arifin Nur Setyawan - PKU
Muhammadiyah Sukohar :
1) Bagaimana tanggapan 1) Sebagaimana disebutkan diawal
bapak berhubung bahwa kendala yg dijelaskan adanya
penurunan ratio RBC, RKI, recovery dari reasuransi yang
dan likuiditas perusahaan melambat. Dalam hal penyelesaian
Halaman 2 dari 10
Page 3
dibandingkan beberapa klaim ada 2 (dua) hal berbeda
waktu terakhir dan mengenai perjanjian antara
bagaimana usaha Perusahaan Asuransi dengan
perusahaan untuk tertanggung dan antara Perusahaan
meningkatkan kembali Asuransi dengan Perusahaan
ratio tersebut? Reasuransi. Di mana untuk memenuhi
ketentuan regulator, Perusahaan
Asuransi harus membayarkan terlebih
dahulu pembayaran klaim kepada
nasabah/tertanggung baru kemudian
di belakangnya Perusahaan Asuransi
menagih recovery dari Perusahaan
reasuransi.
2) Perkembangan InsurTech 2) Perkembangan Insurtech sudah
di Indonesia masih belum diamati oleh Perseroan, dan Insurtech
terlalu tinggi bila berkembang lebih lambat
dibandingkan dengan dibandingkan perkembangan fintech.
fintech; Bagaimana Hal ini disebabkan fintech bersifat
tanggapan perusahaan lebih ke pinjaman dan peer to peer.
akan hal tsb? dan apakah Sedangkan Insurtech lebih mengarah
perusahaan sudah atau ke penjaminan yaitu antara lain
sedang merambah ke arah membeli Asuransi secara online,
inovasi insurtech tersebut? pembayaran klaim secara online.
Insurtech lebih ke arah awareness
untuk mengajak masyarakat
berasuransi di mana penetrasinya agak
lebih rendah dibandingkan fintech.
3) Bagaimana tanggapan 3) Seperti yang telah dijabarkan pada
perusahaan berhubung OJK materi paparan publik, bahwa
berencana untuk Perseroan menantikan regulasi
menambah batas modal mengenai ketentuan permodalan
minimum perusahaan Perusahaan Asuransi yang akan
asuransi? diterbitkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan (OJK).
Langkah pertama yang akan ditempuh
adalah melakukan kajian terhadap
ketentuan POJK tentang Permodalan
tersebut.
4 Richard Tan : Bapak Sendra Gunawan memiliki saham
Met siang, mohon ijin tanya lebih dari 5%, namun bukan pemegang
apakah bapak Sendra saham pengendali.
Gunawan adalah bagian dari
Halaman 3 dari 10
Page 4
pemegang saham pengendali? Pemegang Saham pengendali adalah PT
makasih. Asuransi Central Asia.
5 Arif - Harian Kontan : Di tahun 2022 perolehan premi 680 milliar
Hingga September 2023, premi dikarenakan masih menjalankan Asuransi
bruto AHAP mencapai Rp Kesehatan di mana pada pertengahan
484,76 miliar sedangkan RBC di tahun ini, Perseroan mengambil kebijakan
175%. tidak lagi menjalankan/mneruskan
Asuransi Kesehatan.
1) Berapa besar target premi 1) Target premi di tahun 2023 600 miliar
dan RBC hingga akhir 2023 (tanpa Asuransi Kesehatan). Target
ini? Dan berapa di tahun yang dicanangkan di tahun 2024,
2024? mendekati pencapaian di tahun 2022.
2) Jika dilihat asuransi harta 2) Portofolio asuransi harta benda
benda berkontribusi paling berkontribusi per Desember sebesar
besar terhadap premi 216 Miliar
perusahaan sebesar
44,75%, berapa nilainya?
3) Bagaimana targetnya di 3) Perseroan tetap mengandalkan
tahun depan? apakah Asuransi harta benda dikarenakan
masih mengandalkan pos portofolio Asuransi umum di
tersebut? Bagaimana Indonesia adalah harta benda dan
strateginya? kendaraan bermotor. Strategi yang
dilakukan Perseroan akan tetap
menjaga hubungan baik dengan
intermediary (broker/pialang dan
agen asuransi), menjaga portofolio
yang berimbang,
4) Disebutkan bahwa hard 4) Hard market terjadi bukan di
market jadi salah satu Indonesia tetapi juga di overseas.
kendala yang dihadapi Yang bisa dilakukan perseroan
perusahaan, apakah di menjaga service tetap baik/bagus
tahun depan masih akan selain itu juga mengendalikan biaya
terjadi? Bagaimana akuisisi.
menyelesaikannya?
5) Bagaimana upaya 5) Rencana Bisnis tahun 2024 yang
perusahaan untuk dikirimkan Perseroan kepada OJK
mencetak laba di tahun mencanangkan minimal 1% dari
depan? Targetnya berapa gross retain premi. Strateginya
besar? menciptakan kualitas service yang
baik.
Halaman 4 dari 10
Page 5
6 Rahmanto dari Stockbit :
1) Apakah sudah 1) Perseroan hanya mengetahui pada
mendapatkan informasi / saat sosiliasi, mendengar berita, dan
sosialisasi mengenai informasi dari Asosiasi Asuransi, di
rencana tanggal target mana berdasarkan Informasi di media
penerbitan regulasi POJK terbit pada Q4 namun sampai saat ini
mengenai permodalan? peraturan tersebut belum dilakukan.
berdasarkan informasi di
media ada rencana terbit
pada Q4 2023 ?
2) Jika sesuai rencana KPPE 1, 2) Seperti yang telah dijabarkan pada
ada minimum ekuitas materi paparan publik, bahwa
sebesar Rp500 M pada Perseroan menantikan regulasi
2026, sedangkan mengenai ketentuan permodalan
perusahaan saat ini Perusahaan Asuransi yang akan
memiliki ekuitas sebesar diterbitkan oleh Otoritas Jasa
~Rp196 M. Apakah Keuangan (OJK).
perusahaan sudah ada Langkah pertama yang akan ditempuh
antisipasi skenario adalah melakukan kajian terhadap
mengenai hal ini? Atau ketentuan POJK tentang Permodalan
apakah perusahaan tersebut.
berencana untuk
bergabung ke dalam KUPA?
7 Samuel Patrick : Perseroan telah bekerjasama dengan
Izin bertanya, bagaimana Konsultan yg ditunjuk untuk membantu
dampak IFRS 17 pada ekuitas menyiapkan Financial Impact Analysis
perusahaan apabila betul (FIA) dan Technical Paper Position (TPP)
diterapkan? Mengaca pada sudah disampaikan kepada regulator dan
industry perbankan ketika pemegang saham pengendali. Akan
PSAK 71 diterapkan dilakukan pengkajian terhadap hal
memangkas tersebut.
ekuitas cukup besar. Perseroan belum mengetahui atau
belum dapat memstikan bagaimana
pengaruhnya terhadap ekuitas.
Terjadi perubahan yang cukup mendasar
terhadap pencatatan keuangan,
Perseroan harus menyiapkan sistem
elektronik yang memadai. Dampak hal ini
terhadapk ekuitas belum bisa dipastikan
karena implementasi IFRS belum dapat
dijalankan secara maksimal.
Halaman 5 dari 10
Page 6
8 Anang Hartanto :
selamat siang pak, mohon izin
bertanya:
1) Apakah ada kewajiban bagi 1) Dianjurkan untuk menggunakan
perusahaan-perusahaan produk Asuransi AHAP
terafiliasi dengan AHAP,
ACA dll untuk
menggunakan produk
asuransi AHAP?
2) Dari revenue paling tinggi 2) Perseroan tetap mengandalkan
adalah Asuransi Harta Asuransi harta benda dikarenakan
benda, ini siapa ya pak portofolio Asuransi umum di
target marketnya? apakah Indonesia adalah harta benda dan
dari tahun ke tahun kendaraan bermotor. Strategi yang
sumber pendapatan dilakukan Perseroan akan tetap
utamanya dari asuransi menjaga hubungan baik dengan
harta dan benda? intermediary (broker/pialang dan
agen asuransi), menjaga portofolio
yang berimbang.
Demikian laporan ini kami sampaikan.
---------------------------------------------------------*********---------------------------------------------------
Halaman 6 dari 10
Page 7
DAFTAR HADIR
PUBLIC EXPOSE PT ASURANSI HARTA AMAN PRATAMA TBK
No Register Nama Peserta Check in Time
1 Yulianto Piettojo 13.45
2 Josef Gunawan Setyo 13.45
3 Indradi Prasodjo 13.45
4 Treesje Halim 13.45
5 Sutjianta 13.30
6 Agung Harmawan 13.50
7 Imelda Stella 14.10
8 Janies Wijaya 13.20
9 Romdaniyah 14.00
10 Freddy 14.00
11 Christina Indriani 13.50
12 Freddy 13.50
13 Tjhie Kiet 13.50
Rahmanto Tyas Raharja - Rahmanto Tyas Raharja –
14 13.56
Stockbit Stockbit
Arifin Nur Setyawan –
15 Arifin Nur Setyawan – Investor 14.11
Investor
16 Mike Eng - Investor Retail Mike Eng - Investor Retail 14.00
17 Yanto hidayat - Pribadi Yanto hidayat - Pribadi 14.03
Tan Richard Tanjung - PT Tan Richard Tanjung - PT
18 13.51
Rajawali Mutiara Sejahtera Rajawali Mutiara Sejahtera
19 Paul Young - Noah Auto Paul Young - Noah Auto 13.57
20 Paoli - Enjoy investor Paoli - Enjoy investor 13.44
21 Daniel hadibrata - Individu Daniel hadibrata - Individu 13.57
Samuel Patrick - Investor Samuel Patrick - Investor
22 14.14
Perorangan Perorangan
23 Tommy Haryoko - Individu Tommy Haryoko – Individu
24 Anang Hartanto - pribadi Anang Hartanto - pribadi 13.52
Halaman 7 dari 10
Page 8
No Register Nama Peserta Check in Time
Hendra nahiba - Hendra Hendra nahiba - Hendra
25 13.48
nahiba nahiba
26 Yenni - Pribadi Yenni - Pribadi
Sarnubi - Mirae Asset Sarnubi - Mirae Asset Sekuritas
27
Sekuritas Indonesia Indonesia
28 Yohanes saputro - Rhb Yohanes saputro – Rhb 13.48
29 Paskalis - Paskalis Investment Paskalis - Paskalis Investment 13.31
30 Hartadi Tanjoyo - FKUB Hartadi Tanjoyo - FKUB
Pernita Hestin Untari - Bisnis Pernita Hestin Untari - Bisnis
31 13.58
Indonesia Indonesia
Yonatan Pratama Wijaya - Yonatan Pratama Wijaya -
32 13.57
Individu Individu
33 Andy Mokson - Nil Andy Mokson - Nil 13.59
34 Ronny Harsono - Ronny Harsono - 13.34
Yonatan Pratama Wijaya - Yonatan Pratama Wijaya –
35 13.57
Individu Individu
36 Peter Parrker 13.53
37 Dicky 13.56
38 Victor 13.59
39 Michael 14.00
40 Piter 14.01
41 Mariani 14.02
42 Phill
43 Sumadi Surianto 14.24
44 Welly 14.31
45 Endy 14.47
Halaman 8 dari 10
Page 9
Halaman 9 dari 10
Page 10
Halaman 10 dari 10
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.