Back to announcement
20231222_PANR_Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_31561862_lamp2.pdf
Other Text extracted PANRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 21
Page 1
PERBAIKAN ATAS INFORMASI PENTING SEHUBUNGAN DENGAN
PENAMBAHAN MODAL DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I
KEPADA PEMEGANG SAHAM (“INFORMASI PENTING”)
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU
KECUKUPAN ISI INFORMASI PENTING INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
INFORMASI INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI
DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PT PANORAMA SENTRAWISATA TBK (“PERSEROAN”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN
KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI PENTING INI.
PT PANORAMA SENTRAWISATA TBK
Kegiatan Usaha Utama:
Bergerak dalam bidang jasa konsultan pariwisata dan holding
Berkedudukan di Jakarta Barat
Kantor Pusat:
Panorama Building, 5th Floor
Jl. Tomang Raya No. 63, Jakarta Barat 11440
Telepon : +62 21 25565000/ 25565055
E-mail: corsec.panr@panorama-group.com
Situs Web : www.panorama-sentrawisata.com
PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I
(“PMHMETD I”)
Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya sebesar 187.500.000 (seratus delapan puluh tujuh juta lima ratus ribu) Saham Baru atau sekitar
13,51% (tiga belas koma lima satu persen) dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I dengan nilai nominal Rp50,-
(lima puluh Rupiah) per saham (“Saham HMETD”). Setiap pemegang 32 (tiga puluh dua) Saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar
Pemegang Saham (“DPS”) pada tanggal 4 Januari 2024 pukul 16.00 WIB berhak atas sebanyak 5 (lima) HMETD, dimana setiap 1 (satu) HMETD
memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp400,- (empat ratus
Rupiah), yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD. Jumlah dana yang akan diterima oleh Perseroan dalam
PMHMETD I ini adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp75.000.000.000,- (tujuh puluh lima miliar Rupiah).
Saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I dengan cara penerbitan HMETD ini adalah saham yang seluruhnya akan dikeluarkan dari portepel serta
akan dicatatkan pada Bursa Efek dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Saham HMETD memiliki hak yang sama
dan sederajat dalam segala hal termasuk hak atas dividen dengan saham yang telah disetor penuh lainnya. Setiap HMETD dalam bentuk pecahan
akan dibulatkan ke bawah (rounded down). Sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK No.32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan
Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebagaimana diubah dengan Peraturan OJK No.14/POJK.04/2019 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK No.32/POJK.04/2015 (“POJK No.32/2015”), dalam hal pemegang saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan,
maka hak atas pecahan saham tersebut wajib dijual oleh Perseroan dan hasil penjualannya dimasukkan ke dalam rekening Perseroan. HMETD yang
tidak dilaksanakan pada tanggal terakhir pelaksanaan HMETD akan menjadi tidak berlaku lagi.
PT Panorama Tirta Anugerah ("PTA”) selaku pemegang saham 44,25% menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diterima dan
menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam Perseroan, yaitu sejumlah 82.963.191 (delapan puluh dua juta sembilan ratus
enam puluh tiga juta seratus sembilan puluh satu) HMETD sesuai dengan Surat Pernyataan tanggal 14 Desember 2023. Sehubungan dengan
komitmen tersebut, PTA menyatakan sanggup dan memiliki kecukupan dana untuk melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya.
Dalam hal terdapat pemegang saham Perseroan yang tidak melaksanakan HMETD yang dimilikinya secara penuh, maka pemegang saham tersebut
akan mengalami dilusi.
Apabila saham-saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I tersebut tidak seluruhnya diambil bagian oleh Pemegang Saham atau Pemegang Bukti
HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada Pemegang Saham HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih dari haknya seperti yang
tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD atau Formulir Pemesanan Pembelian Saham Tambahan secara proporsional berdasarkan hak yang telah
dilaksanakan. Dalam hal masih terdapat sisa saham yang tidak diambil oleh pemegang saham, maka akan dikembalikan ke dalam portepel
mengingat dalam pelaksanaan PMHMETD ini tidak terdapat pembeli siaga yang akan membeli sisa saham yang tidak diambil oleh pemegang saham.
Perseroan telah mendapatkan persetujuan dari RUPSLB atas rencana penambahan modal dengan mengeluarkan saham baru dari portepel
Perseroan dalam jumlah sebanyak-banyaknya 600.000.000 (enam ratus juta) lembar saham atas nama dengan nilai nominal Rp50,00 (lima puluh
rupiah) per saham atau 50% (lima puluh persen) dari modal disetor Perseroan dengan menerbitkan HMETD dalam rangka PMHMETD I,
sebagaimana ternyata dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 53 tanggal 21 Maret 2023, yang dibuat dihadapan
Recky Francky Limpele,S.H., Notaris di Jakarta Pusat.
HMETD AKAN DICATATKAN DI PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”) DAN DAPAT DIPERDAGANGKAN BAIK DI DALAM MAUPUN DI LUAR BEI SELAMA PERIODE
PERDAGANGAN HMETD MULAI TANGGAL 8 JANUARI 2024 SAMPAI DENGAN TANGGAL 19 JANUARI 2024 HMETD DAPAT DILAKSANAKAN SELAMA PERIODE
PERDAGANGAN HMETD DENGAN MENGAJUKAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM. PENCATATAN SAHAM BARU HASIL PELAKSANAAN HMETD AKAN
DILAKUKAN DI BEI MULAI TANGGAL 8 JANUARI 2024. TANGGAL TERAKHIR PELAKSANAAN HMETD ADALAH TANGGAL 19 JANUARI 2024, DENGAN KETENTUAN
BAHWA HMETD YANG TIDAK DILAKSANAKAN SAMPAI DENGAN TANGGAL TERSEBUT TIDAK BERLAKU LAGI.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
PEMEGANG SAHAM YANG TIDAK MELAKSANAKAN HAKNYA DALAM PMHMETD I AKAN MENGALAMI PENURUNAN PERSENTASE KEPEMILIKAN SAHAM (DILUSI)
DALAM JUMLAH MAKSIMUM YAITU SEBESAR MAKSIMUM 13,51% (TIGA BELAS KOMA LIMA SATU PERSEN).
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KETERGANTUNGAN ATAS PENDAPATAN USAHA ENTITAS ANAK. FAKTOR RISIKO LAINNYA
DIUNGKAPKAN PADA BAB VI DALAM PROSPEKTUS.
RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR ADALAH RISIKO HARGA DAN TIDAK LIKUIDNYA SAHAM YANG DITAWARKAN PADA PMHMETD I INI YANG
DIPENGARUHI OLEH KONDISI PASAR MODAL INDONESIA.
Informasi Penting ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 21 Desember 2023
Page 2
JADWAL SEMENTARA
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa : 21 Maret 2023 Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia : 8 Januari 2024
Efektif Pernyataan Pendaftaran : 20 Desember 2023 Periode Perdagangan dan Pelaksanaan HMETD : 8 – 19 Januari 2024
Daftar Pemegang Saham yang Berhak Memperoleh HMETD : 4 Januari 2024 Akhir Pembayaran Saham Pelaksanaan HMETD : 19 Januari 2024
Cum-HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 2 Januari 2024 Periode Distribusi Saham Hasil HMETD : 10 – 23 Januari 2024
Ex-HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 3 Januari 2024 Akhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan : 23 Januari 2024
Cum-HMETD di Pasar Tunai : 4 Januari 2024 Penjatahan Saham Tambahan : 24 Januari 2024
Ex-HMETD di Pasar Tunai : 5 Januari 2024 Distribusi Saham Hasil Penjatahan : 26 Januari 2024
Distribusi HMETD : 5 Januari 2024 Pengembalian Uang Pemesanan : 26 Januari 2024
PENAWARAN UMUM
Ringkasan sruktur Penawaran Umur Terbatas Perseroan adalah sebagai berikut:
Jumlah saham : Sebanyak-banyaknya sebesar 187.500.000 (seratus delapan puluh tujuh juta lima
ratus ribu) Saham Baru.
Nilai nominal : Rp50,- (lima puluh Rupiah) untuk setiap saham.
Rasio HMETD atas saham : Setiap pemegang 32 (tiga puluh lima) Saham Lama yang namanya tercatat dalam
DPS pada tanggal 4 Januari 2024 pukul 16.00 WIB mempunyai 5 (lima) HMETD,
dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk
membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru.
Harga pelaksanaan : Rp400,- (empat ratus Rupiah) untuk setiap saham.
Nilai emisi : Sebanyak-banyaknya sebesar Rp75.000.000.000,- (tujuh puluh lima miliar Rupiah).
Dilusi kepemilikan : Maksimum sebesar 13,51% (tiga belas koma lima satu persen) setelah PMHMETD I.
Pencatatan : PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Tanggal daftar pemegang saham yang: 4 Januari 2024.
berhak atas HMETD
Tanggal pencatatan di BEI : 8 Januari 2024.
Periode perdagangan dan : 8 – 19 Januari 2024.
pelaksanaan HMETD
Dalam rangka pelaksanaan PMHMETD I dan untuk memenuhi ketentuan POJK No. 15/2020, para Pemegang Saham Perseroan
telah menyetujui rencana penambahan modal dengan memberikan HMETD dalam RUPSLB sesuai dengan Akta Berita Acara
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 53 tanggal 21 Maret 2023, yang dibuat dihadapan Recky Francky Limpele,S.H.,
Notaris di Jakarta Pusat.
STRUKTUR PERMODALAN PERSEROAN SEBELUM DAN SESUDAH PMHMETD I
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sesuai dengan berdasarkan
Daftar Pemegang Saham yang diterbitkan oleh BAE pada tanggal 30 November 2023, sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp50,- per saham
Keterangan
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) %
Modal Dasar 3.000.000.000 150.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
PT Panorama Tirta Anugerah 530.964.423 26.548.221.150 44,25
Satrijanto Tirtawisata 93.765.500 4.688.275.000 7,81
Budijanto Tirtawisata 75.000.000 3.750.000.000 6,25
Ramajanto Tirtawisata 72.476.500 3.623.825.000 6,04
Dharmayanto Tirtawisata 59.890.000 2.994.500.000 4,99
Hellen 23.900 1.195.000 0,00
Kepemilikan Masyarakat di bawah 5% 367.879.677 18.393.983.850 30,66
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 1.200.000.000 60.000.000.000 100,00
Portepel 1.800.000.000 90.000.000.000
Berikut di bawah ini adalah proforma struktur permodalan Perseroan dengan asumsi bahwa seluruh Pemegang Saham
melaksanakan haknya untuk membeli Saham Baru:
Sebelum Pelaksanaan PMHMETD I Setelah Pelaksanaan PMHMETD I
Keterangan
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) % Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) %
Modal Dasar 3.000.000.000 150.000.000.000 3.000.000.000 150.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
PT Panorama Tirta Anugerah 530.964.423 26.548.221.150 44,25 613.927.614 30.696.380.700 44,25
Satrijanto Tirtawisata 93.765.500 4.688.275.000 7,81 108.416.359 5.420.817.950 7,81
Budijanto Tirtawisata 75.000.000 3.750.000.000 6,25 86.718.750 4.335.937.500 6,25
Ramajanto Tirtawisata 72.476.500 3.623.825.000 6,04 83.800.953 4.190.047.650 6,04
Dharmayanto Tirtawisata 59.890.000 2.994.500.000 4,99 69.247.813 3.462.390.650 4,99
Hellen 23.900 1.195.000 0,00 27.634 1.381.700 0,00
1
Page 3
Sebelum Pelaksanaan PMHMETD I Setelah Pelaksanaan PMHMETD I
Keterangan
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) % Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) %
Kepemilikan Masyarakat di bawah 5% 367.879.677 18.393.983.850 30,66 425.360.877 21.268.043.850 30,66
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 1.200.000.000 60.000.000.000 100,00 1.387.500.000 69.375.000.000 100,00
Portepel 1.800.000.000 90.000.000.000 1.612.500.000 80.625.000.000
Apabila saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang saham atau pemegang bukti
HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya
seperti yang tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD atau Formulir Pemesanan dan Pembelian Saham Tambahan, secara
proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta
penambahan saham.
Berikut di bawah ini adalah proforma struktur permodalan Perseroan dengan asumsi bahwa hanya Pemegang Saham Utama
yang melaksanakan seluruh haknya untuk membeli Saham Baru:
Sebelum Pelaksanaan PMHMETD I Setelah Pelaksanaan PMHMETD I
Keterangan
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) % Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) %
Modal Dasar 3.000.000.000 150.000.000.000 3.000.000.000 150.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
PT Panorama Tirta Anugerah 530.964.423 26.548.221.150 44,25 613.927.614 30.696.380.700 47,85
Satrijanto Tirtawisata 93.765.500 4.688.275.000 7,81 93.765.500 4.688.275.000 7,31
Budijanto Tirtawisata 75.000.000 3.750.000.000 6,25 75.000.000 3.750.000.000 5,85
Ramajanto Tirtawisata 72.476.500 3.623.825.000 6,04 72.476.500 3.623.825.000 5,65
Dharmayanto Tirtawisata 59.890.000 2.994.500.000 4,99 59.890.000 2.994.500.000 4,67
Hellen 23.900 1.195.000 0,00 23.900 1.195.000 0,00
Kepemilikan Masyarakat di bawah 5% 367.879.677 18.393.983.850 30,66 367.879.677 18.393.983.850 28,67
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 1.200.000.000 60.000.000.000 100,00 1.282.963.191 64.148.159.550 100,00
Portepel 1.800.000.000 90.000.000.000 1.717.036.809 85.851.840.450
RENCANA PENGGUNAAN DANA
Dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD I setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan oleh Perseroan untuk:
1. Sebesar Rp7.500.000.000,- akan digunakan untuk pembayaran utang bank Perseroan, dan;
2. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan dalam pelaksanaan kegiatan usaha, antara lain seperti kegiatan
pemasaran dan kegiatan operasional lainnya yang akan dilakukan dengan pihak tidak terafiliasi.
Keterangan lebih lanjut mengenai penggunaan dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD I dapat dilihat pada Bab II Penggunaan
Dana yang Diperoleh dari Hasil Penawaran Umum di Prospektus.
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon Investor harus membaca ikhtisar dari data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersama dengan laporan
keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan. Investor juga harus membaca Bab V Prospektus ini yang berjudul
Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen.
Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data keuangan konsolidasian penting Perseroan dan entitas anaknya. Informasi
keuangan konsolidasian Perseroan dan entitas anaknya (secara bersama-sama disebut sebagai “Grup”) tanggal 30 Juni 2023, dan
31 Desember 2022 dan 2021, serta untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 dan
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang disajikan dalam tabel di bawah ini diambil dari:
Laporan keuangan konsolidasian Grup tanggal 30 Juni 2023 dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni
2023, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam
mata uang Rupiah,yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh KAP Teramihardja, Pradhono &
Chandra, auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”),
sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 00395/2.0851/AU.1/10/0272-1/1/XII/2023 tertanggal 18
Desember 2023, yang ditandatangani oleh Drs. Nursal, Ak., CA., CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP.0272). Laporan auditor
independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini wajar, dalam semua hal yang material sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Laporan keuangan konsolidasian Grup tanggal 31 Desember 2022 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam
mata uang Rupiah,yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono
auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum dalam laporan auditor
independen No. 00074/3.0357/AU.1/05/1625-1/1/III/2023 tertanggal 2 Maret 2023, yang ditandatangani oleh Doly Fajar
Damanik, CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP.1625). Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam
2
Page 4
Prospektus ini, menyatakan opini wajar, dalam semua hal yang material sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
dengan penambahan paragraf Ketidakpastian Material yang Terkait dengan Kelangsungan Usaha, dimana kondisi keuangan Grup
beserta hal lainnya mengindikasikan adanya suatu ketidakpastian material yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas
kemampuan Grup untuk mempertahankan kelangsungan usahanya.
Laporan keuangan konsolidasian Grup tanggal 31 Desember 2021 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam
mata uang Rupiah,yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh KAP Mirawati Sensi Idris, auditor
independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen
No. 00518/2.1090/AU.1/05/1284-1/1/IV/2022 tertanggal 26 April 2022, yang ditandatangani oleh Leo Susanto (Registrasi
Akuntan Publik No. AP.1284). Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan
opini wajar, dalam semua hal yang material sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dengan penambahan
paragraf Penekanan Suatu Hal mengenai ketidakpastian kondisi ekonomi yang diakibatkan oleh penyebaran pandemi Virus
Corona (Covid-19) yang dapat berkelanjutan dan berdampak terhadap keuangan dan operasional Grup.
LAPORAN POSISI KEUANGAN
dalam ribuan Rupiah
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2023 2022 2021
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 99.345.890 96.477.845 31.500.886
Deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya 3.098.619 3.069.761 3.013.524
Piutang usaha - neto
Pihak berelasi 3.160.567 2.392.675 908.201
Pihak ketiga 210.434.930 148.743.488 56.624.730
Piutang lain-lain - neto
Pihak ketiga 15.447.835 11.684.019 12.279.978
Investasi saham 49.600.000 44.400.000 -
Persediaan 940.190 1.165.149 4.165.048
Pajak dibayar di muka 8.282.092 7.935.439 3.563.655
Uang muka dan biaya dibayar di muka 170.602.940 164.712.437 142.698.076
JUMLAH ASET LANCAR 560.913.063 480.580.813 254.754.098
ASET TIDAK LANCAR
Piutang pihak berelasi 52.341.964 46.178.602 44.219.765
Aset pajak tangguhan - neto 57.023.909 56.423.568 64.604.111
Investasi saham 148.271.765 139.451.343 117.841.310
Aset tetap - neto 551.170.909 562.031.466 601.478.260
Properti investasi - neto 126.270.769 118.495.553 238.469.237
Goodwill 1.337.892 1.337.892 1.337.892
Aset tak berwujud - neto 107.214.305 108.244.288 111.047.864
Aset lain-lain 17.070.847 25.573.223 32.326.288
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR 1.060.702.360 1.057.735.935 1.211.324.727
JUMLAH ASET 1.621.615.423 1.538.316.748 1.466.078.825
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 149.207.536 147.603.307 172.719.267
Utang usaha
Pihak berelasi 3.499.458 3.475.769 2.654.685
Pihak ketiga 77.014.028 77.142.710 60.361.765
Utang lain-lain 21.605.649 8.242.662 16.161.489
Utang pajak 13.235.997 4.073.143 1.045.023
Biaya masih harus dibayar 22.762.210 35.843.094 27.387.606
Pendapatan diterima dimuka 156.149.915 152.071.572 52.375.968
Bagian liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun:
Utang bank 18.508.651 24.432.619 20.913.710
Liabilitas sewa 3.955.422 4.333.770 3.536.213
Utang pembelian asset tetap 249.761 151.208 294.867
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK 466.188.627 457.373.854 357.450.593
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo
dalam satu tahun:
Utang bank 448.471.590 454.262.255 505.789.457
Liabilitas sewa 2.301.529 2.465.120 639.695
3
Page 5
dalam ribuan Rupiah
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2023 2022 2021
Utang pembelian aset tetap 416.769 - 151.208
Utang pihak berelasi 4.246.114 3.317.315 6.107.669
Estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan 11.419.560 10.345.480 12.501.964
Liabilitas lain-lain 42.441.925 42.441.925 42.441.925
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG 509.297.487 512.832.095 567.631.918
JUMLAH LIABILITAS 975.486.114 970.205.949 925.082.511
EKUITAS
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk:
Modal saham - nilai nominal Rp50 (dalam Rupiah penuh) per saham
Modal dasar - 3.000.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh - 1.200.000.000 saham 60.000.000 60.000.000 60.000.000
Tambahan modal disetor - neto 38.858.327 38.858.327 43.524.487
Ekuitas pada perubahan ekuitas lainnya dari entitas asosiasi (32.779.385) (32.779.385) (32.779.385)
Kerugian nilai wajar investasi saham yang belum direalisasi (400.000) (5.600.000) -
Selisih revaluasi aset tetap 287.041.757 287.041.757 287.001.670
Selisih nilai transaksi dengan kepentingan non-pengendali 165.116.521 165.116.521 164.430.091
Selisih kurs penjabaran laporan keuangan 144.494 268.507 87.969
(38.623.930
Defisit
) (78.886.308) (92.732.759)
Sub-jumlah 479.357.784 434.019.419 429.532.073
Kepentingan Non-Pengendali 166.771.525 134.091.380 111.464.241
568.110.799
JUMLAH EKUITAS 646.129.309
540.996.314
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 1.621.615.423 1.538.316.748 1.466.078.825
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
dalam ribuan Rupiah
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2023 2022*) 2022 2021
PENDAPATAN 1.375.816.033 426.317.122 1.526.643.156 239.239.995
BEBAN POKOK PENDAPATAN (1.214.818.400) (386.751.159) (1.378.661.810) (228.976.916)
LABA BRUTO 160.997.633 39.565.963 147.981.346 10.263.079
Beban penjualan (14.849.602) (3.080.073) (8.576.607) (14.129.592)
Beban umum dan administrasi (65.881.687) (54.655.092) (116.979.068) (95.379.207)
LABA (RUGI) USAHA 80.266.344 (18.169.202) 22.425.671 (99.245.720)
Pendapatan keuangan 3.645.238 2.387.815 2.192.413 3.723.048
Beban keuangan (21.350.292) (24.690.788) (42.772.675) (54.861.615)
Bagian atas laba (rugi) neto Entitas Asosiasi 8.839.089 2.141.167 13.435.595 (15.423.425)
Selisih kurs - neto 1.653.908 531.589 1.822.010 634.276
Keuntungan dari pelepasan entitas anak - - 7.990.593 883
Lain-lain - neto 15.330.098 10.043.936 26.046.245 2.875.680
LABA (RUGI) SEBELUM MANFAAT (BEBAN)
PAJAK FINAL DAN PAJAK PENGHASILAN 88.384.385 (27.755.483) 31.139.852 (162.296.873)
Pajak final (440.106) (239.182) (564.613) (382.714)
LABA (RUGI) SEBELUM MANFAAT (BEBAN)
PAJAK PENGHASILAN 87.944.279 (27.994.665) 30.575.239 (162.679.587)
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
Pajak kini (13.731.411) - (635.992) -
Pajak tangguhan 395.669 7.345.631 (555.217) 27.869.914
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan (13.335.742) 7.345.631 (1.191.209) 27.869.914
LABA (RUGI) PERIODE BERJALAN 74.608.537 (20.649.034) 29.384.030 (134.809.673)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba
rugi:
Bagian atas laba (rugi) neto Entitas Asosisasi (18.667) - 381.293 (2.190.543)
Laba (rugi) aktuarial atas imbalan kerja
karyawan (838.879) - 1.500.173 754.892
Pajak penghasilan terkait 204.672 - (278.659) (129.388)
Kerugian atas revaluasi aset tetap - - - (29.781.158)
Selisih kurs karena penjabaran laporan
keuangan 225.347 498.158 180.538 37.355
Kerugian nilai wajar investasi saham yang
belum direalisasi 5.200.000- - (5.600.000)- -
4
Page 6
dalam ribuan Rupiah
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2023 2022*) 2022 2021
Penghasilan (rugi) komprehensif lain - setelah (3.816.655)
pajak 4.772.473 498.158 (31.308.842)
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF PERIODE
BERJALAN 79.381.010 (20.150.876) 25.567.375 (166.118.515)
LABA (RUGI) PERIODE BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 40.633.160 (16.665.818) 12.243.644 (103.275.497)
Kepentingan non-pengendali 33.975.377 (3.983.216) 17.140.386 (31.534.176)
Jumlah 74.608.537 (20.649.034) 29.384.030 (134.809.673)
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF PERIODE
BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
KEPADA:
Pemilik entitas induk 45.338.365 (16.167.660) 8.426.989 (130.156.886)
Kepentingan non-pengendali 34.042.645 (3.983.216) 17.140.386 (35.961.629)
Jumlah 79.381.010 (20.150.876) 25.567.375 (166.118.515)
LABA (RUGI) PER SAHAM YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS
INDUK
(dalam Rupiah penuh) 33,86 (13,89) 10,20 (86,06)
*) Tidak Diaudit
LAPORAN ARUS KAS
dalam ribuan Rupiah
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2023 2022*) 2022 2021
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 1.501.405.361 551.901.795 1.811.654.608 336.559.727
Pembayaran kepada pemasok dan lainnya (1.423.840.889) (482.975.963) (1.548.633.932) (386.921.200)
Pembayaran kepada karyawan (44.500.131) (27.435.259) (63.977.551) (54.966.070)
Kas neto diperoleh dari (digunakan untuk)
operasi 33.064.341 41.490.573 199.043.125 (105.327.543)
Pembayaran beban keuangan (21.350.292) (12.614.984) (42.772.675) (17.413.254)
Penerimaan (pembayaran) pajak penghasilan dan
pajak pertambahan nilai (2.582.236) - 306.652 106.936
Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk)
Aktivitas Operasi 9.131.813 28.875.589 156.577.102 (122.633.861)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Kenaikan piutang pihak berelasi (6.214.734) (2.556.181) (8.562.910) (67.850.945)
Penurunan piutang pihak berelasi 53.372 317.225 6.604.073 99.465.790
Hasil penjualan aset tetap 2.339.000 6.946.320 1.500.000 10.205.820
Penerimaan bunga 3.645.238 2.387.815 2.192.413 3.723.049
Perolehan aset tetap (3.478.154) (1.961.165) (9.735.137) (1.050.290)
Penambahan investasi saham - - (50.000.000) -
Penerimaan pelepasan kepemilikan di entitas
anak - - 1.275.000
Kas neto diperoleh dari (digunakan untuk)
aktivitas Investasi (3.657.278) 5.134.014 (58.001.561) 45.768.424
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan utang bank jangka pendek 2.140.981.556 111.187.052 472.009.359 172.086.726
Pembayaran utang bank jangka pendek (2.139.381.327) (79.741.272) (497.121.319) (156.274.897)
Pembayaran utang bank jangka panjang (3.533.200) (100.000) (550.000) -
Pembayaran liabilitas sewa (1.715.721) (496.800) (3.673.411) (1.941.882)
Kenaikan utang pihak berelasi 928.848 - 19.372.385 5.689.447
Penurunan utang pihak berelasi (49) (2.312.739) (22.162.739) (28.793.030)
Pembayaran utang pembelian aset tetap (149.147) (162.851) (294.867) (696.063)
Pembayaran dividen tunai oleh entitas anak
kepada non-pengendali (1.362.500) - (3.000.000) -
Penurunan deposito berjangka yang dibatasi
pencairannya (28.858) - - 463.885
Pembayaran surat utang jangka menengah - - - (100.000.000)
Kas neto yang diperoleh dari (digunakan untuk)
aktivitas pendanaan (4.260.398) 28.373.390 (35.420.592) (109.465.814)
5
Page 7
dalam ribuan Rupiah
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2023 2022*) 2022 2021
KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN
SETARA KAS 1.214.137 62.382.993 63.154.949 (186.331.251)
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 96.477.845 31.500.886 31.500.886 218.002.886
Penyesuaian pengaruh perubahan kurs mata
uang asing 1.653.908 531.589 1.822.010 (170.749)
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 99.345.890 94.415.468 96.477.845 31.500.886
*) Tidak Diaudit
Dividen Tunai
Entitas Anak
STP, entitas anak PJTI, membagikan dividen kepada pemegang saham STP sebesar Rp2.500.000 ribu dan Rp6.000.000 ribu,
masing-masing pada periode 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
AWB, entitas anak PJTI, membagikan dividen kepada pemegang saham AWB sebesar Rp750.000 ribu pada periode 30 Juni 2023.
Rasio-Rasio Keuangan Penting
30 Juni 31 Desember
Keterangan
2023 2022 2021
Aset Lancar terhadap Liabilitas Lancar (x) 1,20 1,05 0,71
Laba Bersih terhadap Pendapatan Bersih (%) 5,42 1,92 (56,35)
EBITDA* terhadap Pendapatan Bersih (%) 9,21 7,07 (23,54)
Laba Bersih terhadap Total Aset (%) 4,60 1,91 (9,20)
Laba Bersih terhadap Total Ekuitas (%) 11,55 5,17 (24,92)
Total Liabilitas terhadap Total Aset (x) 0,60 0,63 0,63
Total Liabilitas terhadap Total Ekuitas (x) 1,51 1,71 1,71
Total Utang Bank terhadap Total Ekuitas (x) 0,95 1,10 1,29
EBITDA* terhadap Biaya Bunga Bank (Interest Coverage Ratio) (x) 6,01 2,56 (1,10)
EBITDA* terhadap Biaya Bunga Bank dan Cicilan (Debt Service Coverage
Ratio) (x) 5,01 2,53 (1,10)
* Laba Sebelum Pajak+Biaya Bunga(net)+Penyusutan&Amortisasi
ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan oleh manajemen atas kondisi keuangan serta hasil operasi Perseroan dalam bab ini harus dibaca
bersama-sama dengan ikhtisar data keuangan penting dan laporan keuangan Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, beserta
catatan atas laporan keuangan.
1. Analisis Laporan Laba Rugi
Pendapatan
Periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022
Pendapatan Perseroan pada tanggal 30 Juni 2023 mencapai Rp1.375,82 miliar atau tumbuh sebesar Rp949,50 miliar
dibandingkan pendapatan Perseroan pada tanggal 30 Juni 2022 yang tercatat sebesar Rp426,32 miliar. Peningkatan sebesar
222,72% ini dikarenakan mulai pulihnya permintaan pelanggan akan traveling di tahun 2023 setelah hampir 3 tahun terdampak
imbas dari Pandemi Covid 19 dimana di tahun 2022 dengan periode yang sama masih ada efek Pandemi dengan varian Omicron.
Hal ini juga didukung oleh diimplementasikannya SAS (Software as a system) di bisnis Perseroaan untuk memperluan distribusi
channel dari offline sampai dengna online untuk membentuk Omni Channel distribution melalui Cabang, Panorama Agent,
sampai kepada Corporate Online Booking Tools (COBT) yang diinstall di pelanggan korporasi untuk memudahkan melakukan
pemesanan tiket pesawat, hotel dan lainnya sehingga dapat menangkap pasar yang luas pada saat Permintaan meningkat (Pent-
up demand / revenge travel).
6
Page 8
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021
Pendapatan tahun 2022 mencapai Rp1.526,64 miliar atau tumbuh sebesar Rp1.287,40 miliar dibandingkan tahun 2021 yang
tercatat sebesar Rp239,24 miliar. Pertumbuhan Pendapatan sebesar 538,12% ini tercapai dikarenakan pemulihan dari industri
pariwisata Indonesia dan bisnis Perseroan yang sangat terdampak dengan pandemi selama 2 tahun terakhir serta keinginan
publik untuk berwisata telah kembali naik. Di tahun 2022, Perseroan banyak mengikuti Travel Fair baik dalam negeri maupun
luar negeri, dan Perseroan berhasil mendapatkan menangkap permintaan yang sedang meningkat sehingga Pendapatan
Perseroan meningkat secara signifikan dibandingkan dengan tahun 2021 yang masih banyak pembatasan dari Pemerintah untuk
melakukan perjalanan wisata baik dari dalam negeri keluar negeri maupun dari luar negeri ke Indonesia.
Beban Pokok Pendapatan
Periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022
Beban Pokok Pendapatan Perseroan pada 30 Juni 2023 tercatat Rp1.214,82 miliar, meningkat Rp828,07 miliar dibandingkan yang
tercatat sebesar Rp386,75 miliar pada 30 Juni 2022. Peningkatan sebesar 214,11% ini dikarenakan seiring dengan meningkatnya
pendapatan sehingga menyebabkan peningkatan Beban Pokok Pendapatan. Didalam menjalankan kegiatan operasional
Perseroan Perseroan menerapkan Smart Operation Strategy yang dibantu oleh e-operation system sehingga kegiatan yang
sifatnya manual dapat diintegrasikan ke dalam system seperti tour apps, hal ini meningkatkan efektifitas dalam kegiatan
operasional.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021
Beban Pokok Pendapatan Perseroan di tahun 2022 tercatat Rp1.378,66 miliar, meningkat Rp1.149,68 miliar dibandingkan yang
tercatat sebesar Rp228,98 miliar pada tahun 2021. Peningkatan sebesar 502,10% ini terjadi seiring dengan pulihnya bisnis
perseroan serta meningkatnya Pendapatan. Sementara di tahun 2021, bisnis Perseroan masih sangat lemah dimana masih
ditengah Pandemi.
Laba Bruto
Periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022
Laba Bruto Perseroan tercatat Rp161,00 miliar pada 30 Juni 2023 atau meningkat Rp121,43 miliar dari Laba Bruto Perseroan
yang tercatat pada 30 Juni 2022, yaitu Rp39,57 miliar. Kenaikan sebesar 306,87% ini disebabkan oleh peningkatan pendapatan
Perseroan seiring dengan meningkatnya permintaan akan Perjalanan Wisata (tur) keluar negeri setelah Pandemi berubah
menjadi Endemi. Marjin Laba Bruto meningkat dari 9,28% pada periode Juni 2022 menjadi sebesar 11,70% pada periode 30 Juni
2023, hal ini dikarenakan pendapatan yang berasal dari Perjalanan Wisata (tur) yang tercatat pada 30 Juni 2023 lebih besar
dibandingkan pada 30 Juni 2022 dimana atas pendapatan Perjalanan Wisata ini mempunyai marjin yang lebih besar
dibandingkan dengan pendapatan atas penjualan tiket pesawat sehingga menyebabkan peningkatan marjin laba kotor di periode
30 Juni 2023.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021
Pada tahun 2022, Laba Bruto Perseroan naik dari Rp10,26 miliar pada tahun 2021 menjadi Rp147,98 miliar pada tahun 2022,
kenaikan Laba Bruto sebesar Rp137,72 miliar atau sebesar 1.342,30% dibandingkan dengan periode 30 Juni 2022 dan kenaikan
Marjin Laba Bruto menjadi sebesar 9,69% dibandingkan dengan tahun 2021 yang sebesar 4,29%, hal ini disebabkan oleh di tahun
2022 penyebaran Covid-19 telah dapat teratasi dengan vaksin sehingga negara-negara lain mulai membuka border dengan
pemberian visa Perjalanan wisata kepada Indonesia, dan hal ini menjadi awal pemulihan bisnis Perseroan sehingga Pendapatan
Perjalanan Wisata keluar negeri Perseroan mulai naik di tahun 2022 dibandingkan dengan tahun 2021 yang pendapatan
Perjalanan wisata masih sangat lemah.
Laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak final dan pajak penghasilan
Periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022
Laba Sebelum Manfaat Pajak Final dan Pajak Penghasilan Perseroan tercatat Rp88,38miliar pada 30 Juni 2023 atau meningkat
Rp116,13miliar dari Rugi Sebelum Manfaat Pajak Final dan Pajak Penghasilan Perseroan yang tercatat pada 30 Juni 2022, yaitu
7
Page 9
Rp27,75 miliar. Kenaikan sebesar 418,49%. ini disebabkan kombinasi dari peningkatan pendapatan sebesar 222,72% dan
penurunan rasio total biaya umum & administrasi dan biaya penjualan sebesar 7,67% di 30 Juni 2023 dibandingkan dengan 30
Juni 2022 serta peningkatan bagian atas laba neto Entitas Asosiasi. Peningkatan Laba Sebelum Pajak Final dan Pajak Penghasilan
ini hasil dari strategi didalam menjalankan kegiatan operasional dengan menerapkan Smart Operation Strategy yang dibantu
oleh aplikasi dan system dari Customer Relation Management (CRM), sistem penjualan, reservasi, operasional, cash
management sampai kepada sistem akuntansi telah terintegrasi sehingga banyak terjadi efisiensi dalam biaya dan dapat
mencapai efektifitas kerja serta mendukung dalam pertumbuhan laba Perseroan.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021
Laba Sebelum Manfaat Pajak Final dan Pajak Penghasilan Perseroan di tahun 2022 tercatat sebesar Rp31,14 miliar. Adapun pada
tahun 2021 tercatat laporan Rugi Sebelum Manfaat Pajak Final dan Pajak Penghasilan adalah Rp162,30 miliar. Hal ini dikarenakan
meningkatnya Laba Usaha dan keuntungan pada entitas asosiasi di bisnis transportasi dan bisnis hotel bedbank yang
mendistribusikan voucher hotel. Di tahun 2022, Perseroan dan entitas asosiasi menerapkan Tech-Enable Strategy didalam
kegiatan operasional sehingga menghasilkan efisiensi didalam biaya operasional dan efektifitas kerja untuk mempercepat
pemulihan laba Perseroan.
Laba (Rugi) Periode Berjalan
Periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022
Laba Periode Berjalan Perseroan tercatat Rp74,61miliar pada 30 Juni 2023 atau meningkat Rp95,26 miliar dari Rugi Periode
Berjalan Perseroan yang tercatat pada 30 Juni 2022, yaitu Rp20,65 miliar. Kenaikan sebesar 461,31%. ini seiring dengan
peningkatan laba sebelum pajak di 30 Juni 2023 dibandingkan dengan 30 Juni 2022. Peningkatan Laba Periode Berjalan ini hasil
dari strategi yang dijalankan oleh Perseroan didalam pengendalian biaya dengan mengoptimalkan penggunaan system aplikasi
secara terintegrasi sehingga dapat mencapai efisiensi biaya operasional dan efektif kerja dalam kegiatan operasional Perseroan
sehingga dapat mencapat pertumbuhan Laba Perseroan secara signifikan.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021
Pada tahun 2022, Laba Periode Berjalan Perseroan tercatat sebesar Rp29,38 miliar. Adapun pada tahun 2021 masih tercatat rugi
sebesar Rp134,81 miliar. Hal ini disebabkan seiring dengan peningkatan laba sebelum pajak di tahun 2022 dibandingan dengan
tahun 2021. Di tahun 2022, Perseroan dan entitas asosiasi menerapkan Tech-Enable Strategy didalam kegiatan operasional
sehingga menghasilkan efisiensi didalam biaya operasional dan efektifitas kerja untuk mempercepat pemulihan laba Perseroan.
Laba (Rugi) Per Saham Yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
Periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023, Perseroan mencatatkan Laba per Saham sebesar Rp33,86 per saham,
sedangkan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022 tercatat Rugi per Saham Dasar sebesar Rp13,89 per saham.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021
Pada tahun 2022, Perseroan mencatatkan Laba per Saham sebesar Rp10,20 per saham, sedangkan untuk tahun buku 2021
tercatat Rugi per Saham sebesar Rp86,06 per saham.
2. Aset, Liabilitas Dan Ekuitas
Jumlah Aset Lancar
Perbandingan Aset Lancar pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan pada tanggal 31 Desember 2022
Aset Lancar Perseroan tercatat Rp560,91 miliar pada 30 Juni 2023 atau meningkat Rp80,33 miliar dari Aset Lancar Perseroan
yang tercatat pada 31 Desember 2022, yaitu Rp480,58 miliar. Kenaikan sebesar 16,72% ini disebabkan oleh kenaikan piutang
usaha seiring dengan peningkatan pendapatan Perusahaan. Didalam bisnis Perseroan untuk penjualan produk komponen yaitu
tiket pesawat dan voucher hotel terbagi menjadi 2 yaitu pelanggan korporasi yang diberikan tenggang waktu pembayaran, dan
8
Page 10
pelanggan retail dimana dilakukannya penjualan secara tunai. Masing-masing pelanggan ini untuk produk tur diharuskan untuk
melakukan pembayaran deposit atas tur yang dipesan dan hal ini akan memberikan kontribusi pada peningkatan kas dan setara
kas Perseroan.
Perbandingan Aset Lancar pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan pada tanggal 31 Desember 2021
Per tanggal 31 Desember 2022, Aset Lancar Perseroan tercatat sebesar Rp480,58 miliar atau naik sebesar Rp 225,83 miliar atau
88,65% dibanding tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp254,75 miliar. Kenaikan Aset Lancar terjadi dikarenakan meningkatnya
Kas dan Setara Kas menjadi Rp96,48 miliar di tahun 2022 dibandingkan tahun 2021 yang sebesar Rp31,50 miliar hal ini
dikarenakan meningkatnya penerimaan deposit dari pelanggan yang ingin melakukan Perjalanan wisata (tur) di tahun 2023. Dan
juga terdapat peningkatan Piutang Usaha sebesar 162,72% menjadi Rp151,14 miliar dibandingkan tahun 2021 yang sebesar
Rp57,53 miliar. Hal ini merupakan hasil pemulihan bisnis yang mulai terjadi di tahun 2022.
Jumlah Aset Tidak Lancar
Perbandingan Aset Tidak Lancar pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan pada tanggal 31 Desember 2022
Aset Tidak Lancar Perseroan tercatat Rp1.060,70 miliar pada 30 Juni 2023 atau meningkat Rp2,96 miliar dari Aset
Tidak Lancar Perseroan yang tercatat pada 31 Desember 2022, yaitu Rp1.057,74 miliar. Kenaikan sebesar 0,28% ini
disebabkan oleh peningkatan nilai investasi saham pada perusahaan entitas asosiasi yang dikarenakan oleh
peningkatan laba di semester 1 tahun 2023.
Perbandingan Aset Tidak Lancar pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan pada tanggal 31 Desember 2021
Pada tahun 2022, terjadi penurunan Aset Tidak Lancar sebesar 12,68% atau Rp153,58 miliar dari Rp1.211,32 miliar menjadi
Rp1.057,74 miliar. Penurunan ini dikarenakan adanya penurunan properti investasi sebagai dampak dekonsolidasi pilar bisnis
media di tahun 2022 dan pelepasan aset tetap kendaraan yang sudah tidak produktif. Dengan dekonsolidasi pilar bisnis media,
Perseroan akan focus pada bisnis tour & travel inbound maupun outbound. Adapun pelepasan aset tetap kendaraan yang tidak
produktif yang dilakukan oleh Perseroan dengan tujuan agar mendapatkan efisiensi biaya dari pelepasan aset tersebut serta
dana dari hasil penjualan dapat dipergunakan sebagai tambahan modal kerja dimana di tahun 2022 tersebut Perseroan sedang
dalam tahap pemulihan bisnis dari Pandemi.
Jumlah Aset
Perbandingan Aset pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan pada tanggal 31 Desember 2022
Aset Perseroan tercatat Rp1.621,62 miliar pada 30 Juni 2023 atau meningkat Rp83,30 miliar dari Aset Perseroan yang tercatat
pada 31 Desember 2022, yaitu Rp1.538,32 miliar. Kenaikan sebesar 5,41% ini disebabkan oleh peningkatan aset lancar pada
piutang usaha seiring dengan pemulihan bisnis Perusahaan pada semester 1 tahun 2023. Dengan Distribution Channel offline –
online di pemasaran produk dan Smart Opertion Strategy di kegiatan operasional Perseroan memberikan kontribusi pada kinerja
keuangan yang tercermin pada peningkatan total aset Perseroan.
Perbandingan Aset pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan pada tanggal 31 Desember 2021
Total Aset Perseroan pada tahun 2022, sebesar Rp1.538,32 miliar, mengalami kenaikan 4,93% atau sebesar Rp72,24 miliar dari
Total Aset tahun 2021 sebesar Rp1.466,08 miliar.Kenaikan disebabkan oleh peningkatan aset lancar pada kas dan setara kas
serta piutang usaha seiring dengan pemulihan bisnis Perusahaan pada tahun 2022 dibandingkan tahun 2021. Dengan Distribution
Channel offline – online di pemasaran produk dan Smart Operation Strategy di kegiatan operasional Perseroan memberikan
kontribusi pada kinerja keuangan yang tercermin pada peningkatan total aset Perseroan.
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek
Perbandingan Liabilitas Jangka Pendek pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan pada tanggal 31 Desember 2022
Liabilitas Jangka Pendek Perseroan tercatat Rp466,19 miliar pada 30 Juni 2023, meningkat Rp8,82 miliar dari Liabilitas Jangka
Pendek Perseroan yang tercatat pada 31 Desember 2022, yaitu Rp457,37 miliar. Kenaikan sebesar 1,93% ini disebabkan oleh
adanya peningkatan utang pajak atas PPh Pasal 29 yang dikarenakan oleh peningkatan laba tahun berjalan di semester 1 tahun
2023 seiring dengan pemulihan bisnis Perseroan. Di 30 Juni 2023, Perseroan telah menghitung estimasi Pajak Penghasilan Badan
yang terutang sampai dengan semester 1 tahun 2023 seiring dengan peningkatan laba bersih Perseroan.
9
Page 11
Perbandingan Liabilitas Jangka Pendek pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan pada tanggal 31 Desember 2021
Terdapat kenaikan Liabilitas Jangka Pendek sebesar 27,95% atau sebesar Rp99,92 miliar dari Rp357,45 miliar menjadi Rp457,37
miliar di tahun 2022. Hal ini sebagian besar berasal dari kenaikan akun utang usaha, serta pendapatan diterima dimuka sebagai
dampak dari membaiknya bisnis Perseroan. Di tahun 2022 khususnya di kwartal 4, Perseroan memasarkan beragam produk tur
untuk perjalanan di kwartal 1 2023 dalam rangka menangkap keinginan pelanggan untuk berwisata (revenge travel), untuk itu
pelanggan diminta untuk melakukan pembayaran dimuka atas perjalanan yang dipesan. Hal tersebut menyebabkan pendapatan
diterima dimuka Perseroan meningkat dan nantinya akan memberikan dampak peningkatan pendapatan di tahun 2023.
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang
Perbandingan Liabilitas Jangka Panjang pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan pada tanggal 31 Desember 2022
Liabilitas Jangka Panjang Perseroan tercatat Rp509,30 miliar pada 30 Juni 2023,menurun Rp3,53 miliar dari Liabilitas Jangka
Panjang Perseroan yang tercatat pada 31 Desember 2022, yaitu Rp512,83 miliar. Penurunan sebesar 0,69% ini disebabkan oleh
penurunan utang bank jangka Panjang khususnya pada diskonto utang bank yang belum diamortisasi. Di tahun 2023, Perseroan
telah mulai melakukan pembayaran angsuran pokok hutang bank sebagaimana yang diperjanjikan dengan perbankan.
Perbandingan Liabilitas Jangka Panjang pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan pada tanggal 31 Desember
2021
Hingga 31 Desember 2022, terdapat penurunan Liabilitas Jangka Panjang sebesar 9,65% atau sebesar Rp54,80 miliar dari
Rp567,63 miliar pada Desember 2021 menjadi Rp512,83 miliar pada Desember 2022. Secara nominal penurunan terbesar
terdapat pada Utang Bank yang merupakan porsi bisnis media yang dikeluarkan dari konsolidasi Perseroan ditahun 2022, dan
juga terdapat penurunan Utang Pihak Berelasi non-usaha serta Liabilitas imbalan kerja jangka panjang.
Jumlah Liabilitas
Perbandingan Liabilitas pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan pada tanggal 31 Desember 2022
Liabilitas Perseroan tercatat Rp975,49 miliar pada 30 Juni 2023 atau meningkat Rp5,28 miliar dari Liabilitas Perseroan yang
tercatat pada 31 Desember 2022, yaitu Rp970,21 miliar. Kenaikan sebesar 0,54% ini disebabkan oleh peningkatan jumlah
liabilitas jangka pendek dari posisi Rp457,37 miliar di 31 Desember 2022 menjadi Rp466,19 miliar di 30 Juni 2023. Di 30 Juni
2023, Perseroan telah menghitung estimasi Pajak Penghasilan Badan yang terutang sampai dengan semester 1 tahun 2023
seiring dengan peningkatan laba bersih Perseroan.
Perbandingan Liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan pada tanggal 31 Desember 2021
Total Liabilitas Perseroan tercatat naik sebesar 4,88% atau sebesar Rp45,12 miliar dari sebelumnya senilai Rp925,08 miliar
ditahun 2021 menjadi Rp970,20 miliar di tahun 2022. Kenaikan tersebut disebabkan karena kenaikan liabilitas jangka pendek
yang lebih tinggi dibandingkan penurunan liabilitas jangka Panjang di tahun 2022. Hal ini dikarenakan di tahun 2022 khususnya
di kwartal 4, Perseroan memasarkan beragam produk tur untuk perjalanan di kwartal 1 2023 dalam rangka menangkap keinginan
pelanggan untuk berwisata (revenge travel), untuk itu pelanggan diminta untuk melakukan pembayaran dimuka atas perjalanan
yang dipesan. Hal tersebut menyebabkan pendapatan diterima dimuka Perseroan meningkat dan nantinya akan memberikan
dampak peningkatan pendapatan di tahun 2023.
Jumlah Ekuitas
Perbandingan Ekuitas pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan pada tanggal 31 Desember 2022
Jumlah Ekuitas Perseroan tercatat Rp646,13 miliar pada 30 Juni 2023 atau meningkat Rp78,02 miliar dari Jumlah Ekuitas
Perseroan yang tercatat pada 31 Desember 2022, yaitu Rp568,11 miliar. Kenaikan sebesar 13,73% ini disebabkan oleh
peningkatan laba tahun berjalan di semester 1 tahun 2023 yang dikarenakan pemulihan bisnis Perseroan setelah keluar dari
Pandemi Covid-19 juga hasil dari strategi yang dijalankan oleh Perseroan didalam pengendalian biaya dengan mengoptimalkan
penggunaan system aplikasi secara terintegrasi sehingga dapat mencapai efisiensi biaya operasional dan efektif kerja dalam
kegiatan operasional Perseroan sehingga dapat mencapat pertumbuhan Laba Perseroan secara signifikan.
10
Page 12
Perbandingan Ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan pada tanggal 31 Desember 2021
Per 31 Desember 2022, Jumlah Ekuitas terjadi peningkatan sebesar 5,01% atau sebesar Rp27,11 miliar dari Rp541,00 miliar
menjadi Rp568,111 miliar di tahun 2022. Peningkatan Ekuitas terjadi dikarenakan turunnya Saldo Defisit tahun berjalan, hal
tersebut seiring dengan membaiknya kinerja Perseroan setelah keluar dari pandemi Covid-19, selain itu Perseroan dan entitas
asosiasi menerapkan Tech-Enable Strategy didalam kegiatan operasional sehingga menghasilkan efisiensi didalam biaya
operasional dan efektifitas kerja untuk mempercepat pemulihan laba Perseroan di tahun 2022.
3. Likuiditas Dan Sumber Permodalan
Arus Kas Dari Aktivitas Operasi
Periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022
Arus Kas Bersih diperoleh dari Aktivitas Operasi tercatat Rp9,13 miliar pada 30 Juni 2023 atau menurun Rp19,75 miliar dari yang
tercatat pada 30 Juni 2022, yaitu Rp28,88 miliar. Penurunan sebesar 68,39% ini disebabkan oleh peningkatan pembayaran
kepada pemasok dan karyawan yang dikarenakan oleh pemulihan permintaan pelanggan akan produk tour&travel.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021
Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi pada tahun 2022 sebesar Rp156,58 miliar, sementara pada tahun 2021 mengalami defisit
sebesar Rp122,63 miliar untuk Aktivitas Operasi. Kenaikan arus kas aktivitas operasi bersih di tahun 2022 dikarenakan mulai
pulihnya bisnis Perseroan di tahun 2022 dibandingkan dengan tahun 2021 yang masih banyak terdapat pembatasan melakukan
Perjalanan wisata dari pemerintah ditengah-tengah Pandemi.
Arus Kas Dari Aktivitas Investasi
Periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022
Arus Kas Bersih diperoleh dari Aktivitas Investasi tercatat defisit Rp3,66 miliar pada 30 Juni 2023, atau menurun Rp8,79 miliar
dari yang tercatat pada 30 Juni 2022, yaitu Rp5,13 miliar. Penurunan sebesar 171,35% ini disebabkan oleh penurunan
penerimaan penjualan aset tetap di 30 Juni 2023 dibandingkan dengan pada 30 Juni 2022 yaitu sebesar Rp4,61 miliar dan
kenaikan piutang pihak berelasi sebesar Rp 3,92 miliar pada 30 Juni 2023.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021
Arus Kas Bersih yang diperoleh dari Aktivitas Investasi pada tahun 2022 terdapat penggunaan Rp58,00 miliar. Sedangkan pada
tahun 2021, Perseroan mendapatkan Rp45,77 miliar nilai bersih dari Aktivitas Investasi. Hal ini dikarenakan di tahun 2022,
Perseroan melakukan penambahan investasi di Entitas Perusahaan Asosiasi di bisnis transportasi dan terdapat pembelian aset
tetap.
Arus Kas Dari Aktivitas Pendanaan
Periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022
Arus Kas Bersih diperoleh dari Aktivitas Pendanaan tercatat defisit Rp4,26 miliar pada 30 Juni 2023, atau menurun Rp32,63 miliar
dari yang tercatat pada 30 Juni 2022, yaitu Rp28,37 miliar. Penurunan sebesar 115,02% ini disebabkan oleh Kenaikan dalam
pembayaran utang bank, liabilitas sewa dan adanya pembayaran dividen pada periode 30 Juni 2023.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021
Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan yang digunakan Perseroan pada tahun 2022 tercatat di angka Rp35,42 miliar sedangkan
tahun 2021 tercatat Rp109,47 miliar atau terjadi penurunan sebesar 67,64% atau sebesar Rp74,05 miliar. Menurunnya
penggunaan Arus Kas untuk Aktivitas Pendanaan dikarenakan di tahun 2021 adanya pelunasan MTN seri B (medium term notes)
dan pembayaran utang bank.
11
Page 13
Profitabilitas
Profitabilitas Perseroan pada 30 Juni 2023 semakin membaik setelah Pandemi Covid 19 menjadi endemi dan kegiatan perjalanan
wisata mengalami pemulihan dan meningkat secara signifikan dibandingkan dengan tahun 2022 yaitu dengan rasio laba kotor
sebesar 11,70% demikian pula dengan rasio EBITDA terhadap Pendapatan Bersih sebesar 9,21%.
Profilitabilitas Perseroan di tahun 2022 secara keseluruhan membaik. Setelah pembebasan pembatasan-pembatasan akibat
Pandemi Covid-19, mobilitas perjalanan bisnis maupun perjalanan wisata meningkat demikian pula dengan kegiatan MICE
(Meeting, Incentive, Conference & Exhibition) telah banyak dilakukan sehingga bisnis Perseroan mengalami pemulihan yang
signifikan dibandingkan dengan tahun 2021 dan Perseroan dapat menghasilkan keuntungan dengan rasio laba kotor di tahun
2022 sebesar 9,69% dibandingkan tahun 2021 yang sebesar 4,29%, demikian pula terdapat rasio EBITDA terhadap Pendapatan
Bersih tahun 2022 sebesar 7,07% dimana tahun 2021 yang masih mengalami kerugian.
Solvabilitas
Di tahun 2023, Perseroan dapat meningkatkan posisi keuangan agar mampu memenuhi seluruh kewajiban pinjaman. Dimana
rasio Total Liabilitas terhadap Jumlah Aset pada 30 Juni 2023 sebesar 0,60x sedangkan pada tahun 2022 dan 2021 di 0,63x.
Demikian juga halnya dengan rasio total Liabilitas terhadap Ekuitas pada 30 Juni 2023 sebesar 1,51x sedangkan pada tahun 2022
dan 2021 masing-masing sebesar 1,71x dan 1,71x. Rasio Total Utang Bank terhadap Ekuitas pada 30 Juni 2023 sebesar 0,95x
sedangkan pada tahun 2022 dan 2021 masing-masing sebesar 1,10x dan 1,29x. Rasio EBITDA terhadap Beban Bunga di 30 Juni
2023 sebesar 6,01x sedangkan pada tahun 2022 adalah 2,56x dibandingkan dengan 2021 yang masih mengalami kerugian
EBITDA.
Likuiditas
Likuiditas Perseroan mengalami peningkatan di tahun 2023. Perseroan berhasil meningkatkan Likuiditas untuk memenuhi
Liabilitas di tahun mendatang. Tingkat Likuiditas Perseroan berdasarkan Rasio Lancar yaitu sebesar 1,20x pada 30 Juni 2023 dan
1,05x pada tahun 2022 dibandingkan tahun 2021 sebesar 0,71x.
Likuiditas Perseroan bersumber dari dana internal yang berasal dari modal Perseroan dan dana eksternal yang berasal dari
fasilitas modal kerja yang diperoleh dari Bank.
Hingga tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki modal kerja yang cukup untuk melaksanakan kegiatan
operasionalnya.
Terdapat sumber likuiditas material yang belum digunakan yang berasal dari perbankan yang belum digunakan. Pada posisi Juni
2023, Perseroan masih memiliki fasilitas dari Bank BCA sebesar Rp37.213.139 ribu dan USD4.385.367 dan Bank DBS sebesar
USD2.500.000
Tidak terdapat kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau ketidakpastian yang
mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap likuiditas Perseroan.
Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki modal kerja yang cukup untuk menjalankan kegiatan
usahanya.
KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap keadaan keuangan dan hasil usaha
konsolidasian Perusahaan dan Entitas Anak (secara bersama-sama disebut “Grup”) yang terjadi setelah tanggal laporan-laporan
auditor independen tertanggal 13 September 2023 atas laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan Entitas Anak tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 dan 2021, serta untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan
2022, yang disusun oleh manajemen Perusahaan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam
mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus.
KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
Riwayat Singkat Perseroan
PT Panorama Sentrawisata (”Perseroan”) adalah suatu badan hukum Indonesia berkedudukan di Jakarta Barat, yang telah sah
berdiri dan dijalankan berdasarkan peraturan perundang-undangan Negara Republik Indonesia.
12
Page 14
Perseroan didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 71 tanggal 22 Juli 1995 yang kemudian diubah dengan
Akta No. 29 tanggal 10 Oktober 1995, keduanya dibuat dihadapan Sugiri Kadarisman, S.H., Notaris di Jakarta. Akta tersebut telah
mendapatkan pengesahan Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-13.272 HT.01.01.Th.95
tanggal 19 Oktober 1995 dan didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah No. 11/2001 tanggal 17 April 2001, serta
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 57 dan Tambahan Berita Negara Republik Indonesia Nomor 4630
tanggal 17 Juli 2001.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan untuk penyesuaian dengan Undang-Undang
Republik Indonesia No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana dimuat dalam Akta Berita Acara Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa PT Panorama Sentrawisata Tbk No. 9 tanggal 7 Januari 2008 yang dibuat dihadapan Buntario Tigris
Darmawa Ng, S.H., S.E., M.H., Notaris di Jakarta Pusat dan telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-02505.AH.01.02 Tahun 2008 tanggal 18 Januari 2008, serta telah
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 46 tanggal 6 Juni 2008, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia
Nomor 8151. Perubahan yang terakhir dalam rangka penyesuaian dengan Peraturan OJK tertanggal 20 April 2020 No.
15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka sebagaimana
dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Panorama Sentrawisata Tbk No. 1.502 tanggal 22 September 2021 yang
dibuat dihadapan Johny Dwikora Aron, S.H., Notaris di Jakarta Utara, dan telah diterima dan dicatat didalam Sistem Administrasi
Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat No. AHU-AH.01.03-0457211
tanggal 6 Oktober 2021.
Pengurusan dan Pengawasan
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.58 tanggal 27 Juli 2022 yang dibuat dihadapan
Recky Francky Limpele,S.H., Notaris di Jakarta Pusat, akta mana telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia No.AHU-AH.01.09-0042643 tanggal 10 Agustus 2022 dan telah terdaftar dalam Daftar Perseroan
No.AHU-0156186.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 10 Agustus 2022, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Satrijanto Tirtawisata
Komisaris : Dharmayanto Tirtawisata
Komisaris Independen : Agus Ariandy Sijoatmodjo S.H.,M.M
Direksi
Direktur Utama : Budijanto Tirtawisata
Direktur : Ramajanto Tirtawisata
Direktur : Angreta Chandra
Direktur : Hellen
Direktur : Ricardo Setiawanto
Kegiatan Usaha
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah dalam bidang jasa konsultan
pariwisata, meliputi penyampaian pandangan, saran, penyusunan studi kelayakan, perencanaan, pengawasan, manajemen, dan
penelitian di bidang kepariwisataan.
Perseroan dan Entitas Anak (selanjutnya disebut Grup) tergabung dalam kelompok usaha Panorama Leisure. Perseroan memulai
usahanya secara komersial pada tahun 1998. Perseroan berdomilisi dan berkantor pusat di Jalan Tomang Raya No. 63, Jakarta
Barat.
Perseroan memperoleh izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) No. 4/14.73/31.73/-1.858.8/e/2017 Tanggal 6 November
2017 yang dikeluarkan oleh Kepala Unit Pelaksana Pelayanan terpadu Satu Pintu Kota Administrasi jakarta Barat, yang berlaku
selama menjalankan kegiatan usaha. Untuk bidang Jasa Manajemen Hotel dan jenis usaha Jasa Manajemen Hotel.
Pada tanggal Prospektus diterbitkan, Perseroan melakukan kegiatan usaha dalam sektor pariwisata dengan rincian sebagai
berikut:
13
Page 15
Sektor Pariwisata
a. Pilar Inbound
Menyediakan layanan jasa bagi wisatawan mancanegara yang ingin travelling ke Indonesia, Thailand, dan Malaysia dengan
layanan utama adalah jasa overland dan round trip tours, coach and rental, free and easy program, stopover program, adventure
tours, special interest program, e-commerce, serta incentive group untuk memberikan paket perjalanan wisata yang dibuat
secara khusus (tailor made itineraries).
Konsumen wisata inbound datang dari hampir seluruh penjuru dunia seperti: Eropa Barat, Eropa Timur, Russia, Skandinavia,
Amerika Utara & Kanada, Amerika Selatan, Timur Tengah, Tiongkok, Asia Selatan, dan negaranegara ASEAN. Selain dari itu,
permintaan juga datang dari jaringan Gray Line maupun agen wisata inbound di destinasi tempat Perseroan beroperasi.
Pilar inbound memiliki model bisnis B2B dengan bekerjasama dengan travel agent di negara-negara asal wisman, lalu Perseroan
akan melayani wisman di 4 negara, antara lain: Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Thailand.
b. Pilar Travel & Leisure
Menyediakan layanan jasa bagi pelancong Indonesia yang hendak bepergian keluar negeri maupun berwisata domestik di
Indonesia. Layanan utamanya dapat dikelompokkan kedalam beberapa kategori sebagai berikut: Leisure Tour Management yang
khusus menjual paket dan produk untuk kebutuhan liburan dan lifestyle (paket tour internasional dan domestik, paket wisata
rohani, moslem-friendly tour, dokumen perjalanan, auxiliary service); Corporate Travel Management yang khusus melayani
market korporasi, pemerintahan, serta hendak melakukan perjalanan bisnis atau kedinasan dengan menyediakan produk
perjalanan seperti tiket perjalanan, hotel, sewa kendaraan, ruang meeting, dan kebutuhan perjalanan dinas lainnya; Incentive
Tour Management yang dibuat untuk Perusahaan atau institusi yang ingin melakukan perjalanan bersifat ‘bleisure’ (business-
leisure) dengan format meeting ataupun event. Selain itu pilar Travel & Leisure juga menawarkan Travel Licensee dan program
individual travel agent.
Sektor Travel Related
Sektor ini merupakan pendukung utama dari Sektor Pariwisata dimana Perseroan memiliki portfolio pada usaha Transportasi,
Media (MICE), dan Hotel Aggregator.
a. Portfolio Transportasi
Melalui portfolio Transportasi, Perseroan melaksanakan jasa angkutan wisata/penumpang yang tersebar di Pulau Jawa, Bali, dan
Sumatera. Untuk angkutan wisata/penumpang tidak hanya melayani penumpang yang akan melakukan perjalanan wisata saja
tetapi juga melayani penumpang untuk tujuan yang lebih bersifat umum seperti penyediaan angkutan untuk menunjang kegiatan
korporasi, antar jemput anak sekolah, antar jemput karyawan, acara pernikahan, intercity shuttle service, logistik, dan perjalanan
wisata dengan model opentrip/seat in coach. Perseroan dalam melakukan pelayanan angkutan penumpang menggunakan
beragam ukuran jenis kendaraan darat, seperti big bus, medium bus, mini bus.
b. Portfolio Media (MICE)
Portfolio Media memiliki aktifitas bisnis di bidang Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition yang juga dikenal sebagai MICE.
Portfolio Media selain menjalankan aktifitas MICE juga memiliki aktifitas di bidang Publikasi. Portfolio Media memiliki merk
pameran pada segmen B2B dan B2C yang cukup dikenal di Indonesia dan Kawasan
Asia Tenggara.
c. Portfolio Agregator Hotel
Perseroan memiliki daya dukung dalam menyediakan ribuan kamar hotel baik di Indonesia ataupun di Kawasan Asia Tenggara
melalui usaha Agregator Hotel atau disebut juga Hotel Bed Bank. Agregator hotel ini memiliki model bisnis B2B, dimana aktifitas
usahanya adalah membeli kamar-kamar hotel dari hotel operator lalu dijual kepada agen perjalanan konvensional dan juga
Online Tour Operator (OTA).
Prospek Usaha
Perseroan optimis Prospek Usaha 2023 akan cerah karena tingginya antusiasme masyarakat untuk bepergian dan berlibur begitu
tinggi. Pent-up demand atau permintaan yang meningkat tinggi ini disebabkan sepanjang hampir tiga tahun masyarakat tidak
dapat bepergian dan berlibur sehingga saat pandemic sudah semakin dapat dikontrol dan beragam kebijakan pembatasan
mobilitas dihapus maka masyarakat kembali mencari pilihan perjalanan dan liburan. Perseroan masih terus menerima sinyal
kuat dari market untuk berlibur, baik dari pasar domestik maupun internasional.
14
Page 16
Saat ini Perseroan dalam fase pemulihan dan kembali aktif dalam beragam kegiatan travel fair di dalam negeri ataupun
tradeshow di luar negeri untuk menangkap peluang bagi pariwisata outbound, inbound, dan domestik. Kondisi market hingga
akhir tahun 2022 menunjukkan penguatan yang konsisten dan diharapkan dapat menjadi pendorong bagi Perseroan untuk
memasuki fase normalisasi ke kondisi pra-pandemik.
Perseroan sepanjang tahun tiga tahun sejak pandemic dimulai hingga tahun 2022 telah menjalankan beragam strategi untuk
dapat bertahan dari situasi yang ada sambil mempertahankan aktifitas usaha agar ketika pandemic usai seluruh ‘mesin’ dapat
kembali aktif berproduksi. Dalam kaitan ini maka Perseroan akan terus melanjutkan langkah-langkah pemulihan usaha untuk
menuju ke fase normalisasi.
Adapun beberapa langkah yang akan dilanjutkan Perseroan di tahun 2023 antara lain:
1. Memperkuat struktur modal Perseroan;
2. Mengurangi debt ratio;
3. Melakukan divestasi asset dalam bentuk asset dan/ atau portfolio usaha;
4. Mengembangkan omni channel distribution secara inovatif;
5. Terus memperkuat metode smart operation yang mampu menurunkan beban biaya ke level 50-60%.
Sementara Rencana jangka menengah Perseroan adalah menormalisasi kinerja usaha ke level pra-pandemik melalui
pengembangan travel-tech company dan terus mengembangkan Pariwisata Berkelanjutan atau Sustainable Tourism.
TATA CARA PEMESANAN SAHAM
Perseroan telah menunjuk PT Raya Saham Registra sebagai pelaksana pengelola administrasi saham dan sebagai agen pelaksana
dalam rangka PMHMETD I ini, sesuai dengan Perjanjian Pengelolaan Administrasi Saham.
Berikut ini adalah persyaratan dan tata cara pemesanan pembelian saham sehubungan dengan PMHMETD I Perseroan:
1) Pemesan yang Berhak
Para Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan pada tanggal 4 Januari 2024 pukul 16.00 WIB
berhak memperoleh HMETD (“Pemegang Saham Yang Berhak”) untuk mengajukan pemesanan pembelian Saham Baru dalam
rangka PMHMETD I ini dengan ketentuan bahwa setiap pemegang 32 (tiga puluh dua) Saham Lama, mendapatkan 5 (lima)
HMETD dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya berhak untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham
Baru dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp400,- (empat ratus Rupiah) setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat
mengajukan pemesanan pembelian Saham Baru.
Pemegang Saham Yang Berhak untuk melakukan pembelian Saham Baru adalah:
1) Para pemegang SBHMETD yang namanya tercantum dalam SBHMETD atau yang memperoleh HMETD secara sah sesuai
ketentuan perundang-undangan yang berlaku; atau
2) Pemegang HMETD elektronik yang tercatat dalam Penitipan Kolektif pada KSEI sampai dengan periode perdagangan
HMETD.
Pemesan dapat terdiri atas perorangan, warga negara Indonesia dan/atau asing dan/atau lembaga dan/atau badan
hukum/badan usaha baik Indonesia/asing sebagaimana diatur dalam UUPM berikut dengan peraturan pelaksanaannya.
Untuk memperlancar serta terpenuhinya jadwal pendaftaran Pemegang Saham Yang Berhak, maka para Pemegang Saham yang
memegang saham Perseroan dalam bentuk warkat yang akan menggunakan haknya untuk memperoleh HMETD dan belum
melakukan pencatatan peralihan kepemilikan sahamnya disarankan untuk mendaftar di BAE sebelum batas akhir pendaftaran
pemegang saham yaitu tanggal 2 Januari 2024.
2) Distribusi HMETD
Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan didistribusikan
secara elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu)
Hari Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS Perseroan yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 5 Januari 2024. Prospektus
dan petunjuk pelaksanaan akan didistribusikan oleh Perseroan melalui BAE yang dapat diperoleh oleh Pemegang Saham
Perseroan dari masing-masing Anggota Bursa atau Bank Kustodiannya.
Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham Yang Berhak.
Para Pemegang Saham Yang Berhak dapat mengambil SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya di kantor BAE
Perseroan pada setiap hari dan jam kerja mulai tanggal 5 Januari 2024 dengan menunjukkan asli kartu tanda pengenal yang sah
15
Page 17
(KTP/Paspor/KITAS) dan menyerahkan fotokopi serta asli surat kuasa bagi Pemegang Saham yang tidak bisa mengambil sendiri
dengan menyerahkan fotokopi identitas pemberi dan penerima kuasa, di:
Biro Administrasi Efek Perseroan
PT Raya Saham Registra
Gedung Plaza Sentral, Lt. 2
Jl. Jend. Sudidrman Kav 47-48
Jakarta 12930
Tel. (021) 252 5666
Faks. (021) 252 5028
Email: registra.hmetd@gmail.com
3) Prosedur Pendaftaran/Pelaksanaan HMETD
Pelaksanaan HMETD dapat dilakukan mulai tanggal 8 Januari 2024 hingga 19 Januari 2024.
a. Para pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang akan melaksanakan HMETD-nya wajib mengajukan
permohonan pelaksanaan melalui Perusahaan Efek/Bank Kustodian yang ditunjuk sebagai pengelola efeknya.
Selanjutnya Perusahaan Efek/Bank Kustodian melakukan permohonan atau instruksi pelaksanaan ( exercise) melalui
sistem C-BEST sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh KSEI. Dalam melakukan instruksi pelaksanaan,
Perusahaan Efek/Bank Kustodian harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
(i) Pemegang HMETD harus menyediakan dana pelaksanaan HMETD pada saat mengajukan permohonan tersebut;
(ii) Kecukupan HMETD dan dana pembayaran atas pelaksanaan HMETD harus telah tersedia di dalam rekening efek
dan rekening dana pemegang HMETD yang melakukan pelaksanaan.
Satu Hari Bursa berikutnya, KSEI akan menyampaikan Daftar Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang
melaksanakan haknya dan menyetorkan dana pembayaran pelaksanaan HMETD tersebut ke rekening Bank Perseroan.
Saham baru hasil pelaksanaan HMETD akan didistribusikan ke masing-masing Rekening Efek pemegang HMETD yang
bersangkutan yang melaksanakan haknya oleh KSEI. Saham Baru hasil pelaksanaan akan didistribusikan selambat -
lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan diterima dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima
dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan.
b. Para pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang akan melaksanakan HMETD nya harus
mengajukan permohonan HMETD kepada BAE yang ditunjuk Perseroan, dengan menyerahkan dokumen sebagai
berikut:
(i) Asli Sertifikat Bukti HMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;
(ii) Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindah-bukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran;
(iii) Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran
susunan Direksi/Pengurus yang berhak mewakili (bagi lembaga/Badan Hukum);
(iv) Asli Surat Kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dilampiri dengan fotokopi
KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
(v) Apabila pemegang HMETD menghendaki Saham Baru hasil pelaksanaan dimasukkan dalam Penitipan Kolektif,
maka permohonan pelaksanaan kepada BAE harus diajukan melalui Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang
ditunjuk dengan menyerahkan dokumen tambahan berupa:
- Asli Surat Kuasa dari pemegang HMETD kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian untuk mengajukan
permohonan pelaksanaan HMETD dan melakukan pengelolaan efek atas Saham Baru dalam penitipan
Kolektif di KSEI atas nama pemberi kuasa;
- Asli Formulir Penyetoran Efek yang diterbitkan oleh KSEI yang telah diisi dan ditandatangani dengan lengkap.
- Dikenakan biaya konversi sebesar Rp50.000,- per SBHMETD dengan PPN 11%.
Perseroan akan menerbitkan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dalam bentuk fisik Surat Kolektif Saham, jika pemegang
Sertifikat Bukti HMETD tidak menginginkan saham hasil pelaksanaannya dimasukkan dalam Penitipan Kolektif di KSEI.
Setiap dan semua biaya konversi atas pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk elek tronik dan/atau
sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung penuh oleh pemegang saham
Perseroan yang bersangkutan.
Pendaftaran pelaksanaan HMETD dilakukan di Kantor BAE Perseroan. Pendaftaran dapat dilakukan mulai tanggal 8 Januari
2024 hingga 19 Januari 2024 pada hari dan jam kerja (Senin – Jumat pukul 09.00 – 15.00 WIB).
16
Page 18
Bilamana pengisian Sertifikat Bukti HMETD tidak sesuai dengan petunjuk/syarat pemesanan saham yang tercantum dalam
Sertifikat Bukti HMETD dan Prospektus, maka hal ini dapat mengakibatkan penolakan pemesanan. HMETD hanya dianggap
telah dilaksanakan pada saat pembayaran tersebut telah terbukti diterima dengan baik ( in good funds) di rekening Perseroan
sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam syarat-syarat pembelian.
4) Pemesanan Saham Tambahan
Pemegang saham yang HMETD-nya tidak dijual atau pembeli/pemegang HMETD terakhir yang namanya tercantum dalam
Sertifikat Bukti HMETD atau pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI, dapat memesan saham tambahan melebihi hak
yang dimilikinya dengan cara mengisi kolom pemesanan pembelian saham tambahan dan/atau FPPS Tambahan yang telah
disediakan dalam jumlah sekurang-kurangnya 100 (seratus) saham atau kelipatannya dan menyerahkan kepada BAE paling
lambat hari terakhir periode pelaksanaan HMETD yakni tanggal 19 Januari 2024.
Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan saham hasil penjatahannya dalam bentuk
elektronik harus mengajukan permohonan kepada BAE melalui Perusahaan Efek atau Bank Kustodian dengan menyerahkan
dokumen sebagai berikut:
a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
b. Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian untuk mengajukan permohonan
pemesanan pembelian saham tambahan dan melakukan pengelolaan efek atas saham hasil penjatahan dalam Penitipan
Kolektif KSEI dan kuasa lainnya yang mungkin diberikan sehubungan dengan pemesanan pembelian saham tambahan atas
nama pemberi kuasa;
c. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan
Direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran;
e. Asli Formulir Penyetoran Efek yang diterbitkan oleh KSEI yang telah diisi dan ditandatangani secara lengkap untuk
keperluan pendistribusian saham hasil pelaksanaan oleh BAE.
f. Dikenakan biaya konversi.
Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI, mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan yang telah didistribusikan
dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:
a. Asli instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-Best yang sesuai atas nama
pemegang HMETD tersebut (khusus bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI yang telah melaksanakan
haknya melalui sistem C-Best);
b. Asli formulir penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk pendistribusian Saham Hasil
Pelaksanaan HMETD oleh BAE;
c. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran.
d. Dikenakan biaya konversi.
Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan saham hasil penjatahannya tetap dalam
bentuk warkat/fisik SKS, harus mengajukan permohonan kepada BAE dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
b. Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dilampirkan dengan fotokopi
KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
c. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan
Direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
menyetorkan pembayaran.
Setiap dan semua biaya konversi atas pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk elektronik dan/atau
sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung penuh oleh pemegang saham Perseroan
yang bersangkutan.
Pembayaran atas pemesanan tambahan tersebut dapat dilaksanakan dan harus telah diterima pada rekening bank Perseroan
selambat-lambatnya pada tanggal 23 Januari 2024 dalam keadaan tersedia (in good funds). Pemesanan yang tidak memenuhi
petunjuk sesuai dengan ketentuan pemesanan dapat mengakibatkan penolakan pemesanan.
5) Penjatahan Pemesanan Tambahan
Penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan ditentukan pada tanggal 24 Januari 2024 dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan tidak melebihi jumlah seluruh saham yang
ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka seluruh pesanan atas saham tambahan akan dipenuhi;
17
Page 19
2) Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan melebihi jumlah seluruh saham yang
ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka kepada pemesan yang melakukan pemesanan saham tambahan akan diberlakukan
sistem penjatahan secara proporsional, berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing
pemegang saham yang meminta pemesanan saham tambahan;
3) Jumlah saham yang akan dijatahkan adalah sisa saham yang belum diambil bagian dengan memperhatikan jumlah
kepemilikan saham setelah pelaksanaan PMHMETD I.
Manajer penjatahan akan menyampaikan laporan hasil pemeriksaan akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan
penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12, laporan hasil pemeriksaan tersebut wajib disampaikan oleh
Perseroan kepada OJK dalam jangka waktu 30 hari setelah tanggal penjatahan berakhir sesuai dengan POJK No. 32/2015 dan
POJK No.14/2019.
6) Persyaratan Pembayaran bagi para Pemegang SBHMETD (di luar Penitipan Kolektif KSEI) dan Pemesanan Saham Baru
Tambahan
Pembayaran pemesanan pembelian saham dalam rangka PMHMETD I yang permohonan pemesanannya diajukan langsung
kepada BAE Perseroan harus dibayar penuh (in good funds) dalam mata uang Rupiah pada saat pengajuan pemesanan secara
tunai/cek/bilyet giro/pemindahbukuan/transfer dengan mencantumkan Nomor SBHMETD atau Nomor FPPS Tambahan dan
pembayaran harus dilakukan ke rekening Bank Perseroan sebagai berikut:
PT Panorama Sentrawisata Tbk
Bank : PT Bank Central Asia Tbk
No. Rekening: 261.3088083
Atas Nama: PT. Panorama Sentrawisata Tbk
Bila pembayaran dilakukan dengan cek atau pemindahbukuan atau bilyet giro maka tanggal pembayaran dihitung berdasarkan
tanggal setelah pembayaran diterima dengan baik (in good funds) dan telah nyata ada dalam Rekening Bank Perseroan. Untuk
pembelian saham tambahan, pembayaran dilakukan pada hari pemesanan yang mana pembayaran tersebut harus diterima
dengan baik (in good funds) dalam rekening Perseroan paling lambat tanggal 23 Januari 2024.
Segala biaya bank dan biaya transfer yang timbul dalam rangka pembelian saham menjadi beban pemesan. Pemesanan akan
dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.
7) Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham
Perseroan melalui BAE akan menyerahkan kepada pemesan bukti tanda terima pemesanan pembelian Saham yang merupakan
bagian dari Sertifikat Bukti HMETD yang telah dicap dan ditandatangani sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Saham
yang dapat dijadikan bukti pada saat mengambil Formulir Konfirmasi Penjatahan dan/atau pengembalian uang pemesanan yang
tidak dipenuhi. Bukti tanda terima pemesanan ini bukan merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan Saham.
Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI akan mendapatkan konfirmasi atas permohonan pelaksanaan HMETD dari
C-BEST melalui pemegang rekening KSEI.
Adapun periode akan diterimanya bukti tanda terima pemesanan pembelian saham yaitu pada tanggal 10 Januari 2024 sampai
dengan 23 Januari 2024.
8) Pembatalan Pemesanan Pembelian
Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan Saham Baru, baik secara keseluruhan atau sebagian, dengan memperhatikan
persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan pembatalan pemesanan saham akan diumumkan bersamaan dengan pengumuman
penjatahan atas pemesanan saham yaitu pada tanggal 26 Januari 2024.
Hal-hal yang dapat menyebabkan dibatalkannya pemesanan Saham Baru antara lain:
1) Pengisian SBHMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan Saham Baru yang
tercantum dalam SBHMETD dan Prospektus.
2) Tidak terpenuhinya persyaratan pembayaran.
3) Tidak terpenuhinya persyaratan kelengkapan dokumen permohonan.
9) Pengembalian Uang Pemesanan
Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruhnya dari Pemesanan Saham Tambahan dalam PMHMETD I atau dalam hal
terjadi pembatalan pemesanan saham, maka Perseroan akan mengembalikan sebagian atau seluruh uang pemesanan tersebut
dalam mata uang Rupiah dengan mentransfer ke rekening bank atas nama pemesan. Pengembalian uang oleh Perseroan akan
dilakukan pada tanggal 26 Januari 2024 atau selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan. Pengembalian
uang yang dilakukan sampai dengan tanggal 26 Januari 2024 tidak akan disertai bunga.
18
Page 20
Apabila terjadi keterlambatan pengembalian uang, jumlah yang akan dikembalikan akan disertai bunga sebesar 1% (satu persen)
per tahun dari nilai dana yang wajib dikembalikan, yang diperhitungkan setelah tanggal 26 Januari 2024 sampai dengan tanggal
dimana uang tersebut dikembalikan. Apabila keterlambatan tersebut dikarenakan pemesan tidak mengambil pengembalian
sesuai dengan waktu yang ditentukan, kesalahan dari sistem pada bank yang bersangkutan atau hal-hal lain yang bukan
disebabkan oleh kesalahan Perseroan, maka Perseroan tidak membayar bunga atas keterlambatan tersebut.
10) Penyerahan Surat Kolektif Saham Hasil Pelaksanaan HMETD dan Pengkreditan ke Rekening Efek
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai haknya melalui KSEI, akan dikreditkan
pada Rekening Efek selambat-lambatnya dalam 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari KSEI
dan dana pembayaran telah diterima dengan baik di rekening bank Perseroan.
Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemegang HMETD dalam bentuk warkat yang melaksanakan HMETD sesuai haknya
akan mendapatkan SKS atau saham dalam bentuk warkat selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan diterima
oleh BAE Perseroan dan dana pembayaran telah efektif (in good funds) di rekening bank Perseroan.
Adapun Saham Baru hasil penjatahan atas pemesanan Saham Baru tambahan akan tersedia untuk diambil SKSnya atau akan
didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah
penjatahan.
SKS baru hasil pelaksanaan HMETD sesuai hak dapat diambil pada setiap Hari Kerja (Senin s/d Jumat, 09.00 - 15.00 WIB) mulai
tanggal 10 Januari 2024 hingga tanggal 23 Januari 2024, sedangkan SKS baru hasil penjatahan dapat diambil selambat-lambatnya
2 (dua) Hari Kerja setelah proses penjatahan.
Pengambilan dilakukan di BAE Perseroan dengan menunjukkan/menyerahkan dokumen-dokumen sebagai berikut:
- Asli KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau
- Fotokopi Anggaran Dasar (bagi lembaga/badan hukum) dan susunan direksi komisaris atau pengurus yang masih berlaku;
- Asli surat kuasa yang sah (untuk lembaga/badan hukum atau perorangan yang dikuasakan) bermeterai Rp10.000,- (sepuluh
ribu Rupiah) dilengkapi dengan fotokopi KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
- Asli Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian.
11) Alokasi Terhadap HMETD yang Tidak Dilaksanakan
Apabila saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang saham atau pemegang bukti
HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya
seperti yang tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD atau Formulir Pemesanan dan Pembelian Saham Tambahan, secara
proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta
penambahan saham.
12) Pengalihan HMETD
Pemegang HMETD yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli Saham Baru dalam rangka PMHMETD I ini, dapat menjual
haknya kepada pihak lain sejak tanggal 8 Januari 2024 hingga 19 Januari 2024 melalui BEI atau dapat dilaksanakan di luar BEI.
Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya setelah pelaksanaan HMETD dapat mengalami penurunan persentase
kepemilikan (dilusi) sampai dengan jumlah maksimum sebesar 13,51% (tiga belas koma lima satu persen).
PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN SERTIFIKAT BUKTI HMETD
SERTA FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM TAMBAHAN
Perseroan telah mengumumkan informasi penting berkaitan dengan PMHMETD I ini melalui website Perseroan dan website BEI.
a. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan didistribusikan secara
elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu)
Hari Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 5 Januari 2024. Prospektus dan
petunjuk pelaksanaan tersedia di BAE Perseroan.
b. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham dan dapat mengambil SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan
formulir lainnya mulai tanggal 5 Januari 2024 dengan menunjukkan asli kartu tanda pengenal yang sah (KTP/Paspor/KITAS)
dan menyerahkan fotokopinya serta asli Surat Kuasa bagi yang tidak bisa mengambil sendiri pada BAE Perseroan:
19
Page 21
PT Raya Saham Registra
Gedung Plaza Sentral, lt. 2
Jl. Jend. Sudirman Kav. 47-48
Jakarta 12930
Tel. (021) 252 5666
Faks. (021) 252 5028
Email: registra.hmetd@gmail.com
Apabila Pemegang Saham Perseroan yang namanya dengan sah tercatat dalam DPS Perseroan tanggal
4 Januari 2024 belum menerima atau mengambil SBHMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya dan tidak
menghubungi BAE Perseroan, maka setiap dan segala risiko ataupun kerugian yang mungkin timbul bukan menjadi tanggung
jawab Perseroan ataupun BAE Perseroan, melainkan sepenuhnya merupakan tanggung jawab para Pemegang Saham Perseroan
yang bersangkutan.
HMETD dalam bentuk elektronik akan didistribusikan ke dalam Rekening Efek KSEI atau didistribusikan kepada pemegang saham
melalui Pemegang Rekening KSEI.
PARA PEMEGANG SAHAM DIHARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PMHMETD I PERSEROAN
MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM PROSPEKTUS
20
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.