Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
Laporan Hasil Pelaksanaan Public Expose Tahunan dan
Insidentil
PT MITRA TIRTA BUWANA TBK
(“PERSEROAN’’)
Dalam rangka memenuhi peraturan Bursa Efek Indonesia No.1E tentang kewajiban Penyampaian
Informasi khusunya butir III.3 yang mengatur tentang kewajiban untuk melaksanakan Paparan Publik
("Public Expose") Tahunan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam setahun, bersama ini kami
sampaikan bahwa Perseroan telah menyelenggarakan Public Expose Tahunan dan Insidentil pada:
Hari/Tanggal : Kamis, 2 April 2026
Waktu : 11.00 – 12.00 WIB
Tempat : Secara daring
Agenda : - Kinerja Keuangan Perseroan dan kondisi bisnis terkini Perseroan
- Rencan bisnis Perseroan kedepan
Public Expose Tahunan dan Insidentil Perseroan telah dilaksanakan secara daring melalui aplikasi zoom
pada pukul 11.00 WIB dengan agenda yang disebutkan diatas. Kegiatan Public Expose Tahunan dan
Insidentil ditutup dengan sesi tanya jawab.
Peserta yang hadir dalam acara tersebut jajaran manajemen Perseroan, media dan investor. Jajaran
Direksi Perseroan yang hadir sebagai berikut :
1. Direktur Utama : Bapak Kasmin
2. Komisaris : Bapak Andika Frazi
Dalam sesi tanya jawab terdapat beberapa pertanyaan dari peserta yang hadir dan dijawab secara
langsung oleh manajemen Perseroan dengan ringkasan sebagai berikut :
Berikut adalah kalimat jawaban untuk pertanyaan terkait Paparan Publik Tahunan dan Insidentil, serta
data point PUBEX yang relevan:
1. Berapa CAPEX tahun 2026 dan digunakan untuk apa aja?
Page 2
Jawaban :
CAPEX Tahun 2026
Pada tahun 2026, Perseroan mengalokasikan belanja modal CAPEX (Capital Expenditure ) yang
difokuskan untuk optimalisasi dan penguatan operasional pabrik yang telah berhasil
dibangun pada tahun 2025 sekitar Rp 2miliar,
Penggunaan CAPEX tersebut antara lain meliputi:
• Penyempurnaan fasilitas produksi, termasuk penambahan dan peningkatan kapasitas mesin
• Pengadaan peralatan pendukung operasional, seperti sistem pengolahan air, utilitas, dan
fasilitas quality control
• Pengembangan infrastruktur pabrik, termasuk gudang, sistem distribusi, dan sarana logistik
• Peningkatan teknologi dan efisiensi, guna mendukung proses produksi yang lebih modern dan
hemat biaya
CAPEX tahun 2026 merupakan kelanjutan dari investasi sebelumnya, di mana setelah pabrik
berhasil dibangun, Perseroan kini memasuki tahap optimalisasi dan peningkatan produktivitas.
Dengan adanya investasi ini, Perseroan menargetkan:
• Peningkatan kapasitas produksi secara bertahap
• Efisiensi biaya operasional
• Peningkatan kualitas produk dan daya saing di pasar
Melalui alokasi CAPEX yang terarah tersebut, Perseroan optimis dapat memaksimalkan manfaat
dari pembangunan pabrik yang telah dilakukan, sehingga mampu mendorong pertumbuhan
kinerja yang berkelanjutan di tahun 2026 dan seterusnya.
2. Bagaimana dengan target tahun 2025 dan strategi apa yang digunakan Perseroan dalam
menghadapi tahun 2026 ini?
Jawaban :
Pada tahun 2025, Perseroan menargetkan:
1. Pertumbuhan Penjualan
2. Meningkatkan volume penjualan sebesar 10–20% dibanding tahun sebelumnya
3. Memperluas distribusi ke area potensial
Page 3
4. Peningkatan Pangsa Pasar
5. Memperkuat posisi di pasar lokal/regional
6. Menambah jaringan distributor dan agen
7. Efisiensi Operasional
8. Menekan biaya produksi melalui optimalisasi penggunaan bahan baku dan energi
9. Meningkatkan produktivitas mesin dan tenaga kerja
10. Penguatan Brand
11. Meningkatkan awareness dan kepercayaan konsumen
12. Pengembangan kemasan dan kualitas produk
Investasi (CAPEX)
Penambahan mesin atau fasilitas produksi untuk meningkatkan kapasitas Modernisasi peralatan
untuk efisiensi
Strategi Menghadapi Tahun 2026
Untuk menghadapi tantangan dan peluang di tahun 2026, Perseroan menerapkan strategi berikut:
1. Ekspansi Pasar
- Memperluas wilayah distribusi ke area baru
- Menjalin kerja sama dengan mitra strategis dan retail modern
2. Inovasi Produk
- Mengembangkan varian produk baru sesuai kebutuhan pasar
- Fokus pada kualitas dan diferensiasi produk
3. Digitalisasi & Pemasaran
- Memanfaatkan digital marketing dan marketplace
- Penguatan branding melalui media sosial
4. Efisiensi Biaya
- Pengendalian biaya operasional secara ketat
- Optimalisasi supply chain dan logistik
5. Penguatan SDM
- Pelatihan dan pengembangan karyawan
- Peningkatan kinerja berbasis KPI
Page 4
6. Manajemen Risiko
- Antisipasi kenaikan harga bahan baku
- Diversifikasi pemasok
- Menjaga stabilitas arus kas
Dengan strategi tersebut, Perseroan optimis dapat menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan
serta meningkatkan daya saing di tengah dinamika industri pada tahun 2026.
3. Bagaimana hasil kinerja Perseroan hingga 2025 ?
Jawaban :
Kinerja Perseroan hingga Tahun 2025
Hingga tahun 2025, Perseroan menunjukkan kinerja yang positif dan progresif, ditandai
dengan keberhasilan dalam merealisasikan pembangunan pabrik sebagai bagian dari
strategi ekspansi usaha.
Pembangunan pabrik tersebut merupakan langkah strategis Perseroan dalam:
• Meningkatkan kapasitas produksi
• Menjamin kualitas produk yang lebih terstandarisasi
• Mendukung efisiensi operasional jangka panjang
Selain itu, Perseroan juga mencatat:
• Pertumbuhan kinerja operasional seiring mulai berjalannya fasilitas produksi baru
• Penguatan struktur bisnis, baik dari sisi distribusi maupun pemasaran
• Peningkatan kesiapan untuk ekspansi pasar ke wilayah yang lebih luas
Dengan beroperasinya pabrik tersebut, Perseroan memiliki fondasi yang lebih kuat untuk
mendorong pertumbuhan pendapatan dan meningkatkan daya saing di industri.
Secara keseluruhan, tahun 2025 menjadi tahun penting (milestone) bagi Perseroan,
karena tidak hanya mencerminkan pencapaian dari sisi pembangunan aset (CAPEX),
tetapi juga menjadi titik awal bagi pertumbuhan yang lebih agresif di tahun-tahun
berikutnya.
4. Bagaimana usaha perseroan untuk menjamin ketersediaan bahan baku ?
Jawaban :
Perseroan dalam menjamin ketersediaan bahan baku air, Perseoan menerapkan strategi
pengelolaan pasokan yang komprehensiif dan keberlanjutan. Perseroan menjalin kerja sama
jangka panjang dengan vendor pemasok yanng memiliki rekam jejak baik serta diperkuat melalui
perjanjian pasokan yang mengatur volume kualitas, dan ketepatan waktu pengirimiman.
Page 5
Selain itu, Perseroan juga melakukan diversifikasi pemasook untuk mengurangi risiko
ketergantungan pada satu vendor tertentu, sehingga kontinuitas pasokan tetap terjaga secara
terukur melalui forecasting produksi, serta menjaga tingkat persediaan cadangan (safety stock)
sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan pasokan.
Pada sisi operasional, Perseroan juga melakukan pengawasan kualitas air secara berkala serta
menjaga komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan seluruh vendor pemasok. Dengan
pendekatan tersebut, Perseroan meyakini ketersidiaan bahan baku air dapat terjamin secara
optimal guna mendukung kelangsungan operasional dan pertumbuhan usaha.
Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan
terima kasih.
Hormat kami,
PT Mitra Tirta Buwana Tbk
Direktur Utama
Kasmin
Lampiran
No Nama Keterangan
1 Kasmin Direktur
2 Andika Frazi Komisaris
3 Daniel Analyst
4 Irvan Investor
5 Irwin Investor
6 Kharis Internal Emiten
7 Munirul Chaqim Investor
8 Oni Hidayat Investor
9 Putra Investor
10 Revy Oc Investor
11 Q Investor
12 Rizky Emiten News
13 William Investor
14 Tumin Internal
15 Djoni Investor
16 Dwi Panuntun
Page 6
17 Arya Andika Investor 18 Deffandi Nasrul Investor 19 Oni Hidayat Investor
Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Andika Frazi
· Komisaris
p.1
unresolved
—
Daniel
p.5
unresolved
—
Irvan
p.5
unresolved
—
Irwin
p.5
unresolved
—
Kharis
p.5
unresolved
—
Munirul Chaqim
p.5
unresolved
—
Oni Hidayat
p.5
unresolved
—
Putra
p.5
unresolved
—
Revy Oc
p.5
unresolved
—
Rizky
p.5
unresolved
—
Tumin
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.