Skip to content
Back to announcement

20231214_IBFN_Public Expose_31559768_lamp1.pdf

Other Text extracted IBFN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 29

Page 1

          
Page 2
                                       Lampiran 1.
                               074/IBP/CORSEC-SK/XII/2023
                          Ringkasan Public Expose Tahunan 2023



Public Expose Tahunan PT Intan Baru Prana Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”) telah
dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal         : Senin, 11 Desember 2023
Waktu                : 14.05 WIB – 15.00 WIB
Tempat               : Video Live Conference melalui Aplikasi Zoom Meeting dengan
                     tautan sebagai berikut:
                     https://zoom.us/j/96392039537?pwd=OW9TY2V1RTZxcm52N041U2xnRy
                     9iZz09
                     Meeting ID: 963 9203 9537, Passcode: 181390

Agenda materi Pembahasan dalam acara Public Expose Tahunan, Perseroan adalah
sebagai berikut:

   1. Sekilas Perseroan;
   2. Kegiatan Usaha dan Kinerja Keuangan Perseroan;
   3. Paparan tentang peluang dan tantangan bisnis di tahun 2024 yang akan dihadapi
      Perseroan dan;
   4. Sesi Tanya dan Jawab.

Perseroan melaksanakan Public Expose Tahunan melalui mekanisme online dan dihadiri
oleh seluruh Direksi yang sekaligus memberikan pemaparannya mengenai kondisi
Perseroan. Public Expose ini juga diikuti oleh kurang lebih 41 (empat puluh satu) peserta yang
terdiri dari Pemegang Saham, Media, dan Tamu Undangan lainnya.

Dipandu oleh MC (Ibu Selly) dan Moderator (Ibu Cynthia), kegiatan Public Expose Tahunan
ini dibawakan oleh:
     - Bapak Petrus Halim         : Direktur Perseroan
     - Bapak Alexander Reyza      : Komisaris Independen Perseroan
     - Ibu Yunita Rivianti Riyadi : Corporate Secretary

Dalam acara Public Expose Tahunan ini, dipaparkan:
    Sekilas Perseroan, Struktur Pemegang Saham, Susunan Dewan Komisaris dan Direksi,
     Sumber Daya Manusia, serta Kegiatan Corporate Social Responsibility Perseroan
     yang disampaikan oleh Ibu Yunita Rivianti Riyadi.
    Presentasi mengenai Kegiatan Usaha dan Kinerja Keuangan Perseroan per 30
     September 2023 yang disampaikan oleh Bapak Alexander Reyza.
    Paparan tentang Peluang dan Tantangan Bisnis di tahun 2024 yang akan dihadapi
     Perseroan disampaikan oleh Bapak Petrus Halim.
    Untuk sesi tanya jawab akan dibantu oleh moderator Ibu Cynthia.


                                              1
Page 3
Setelah paparan disampaikan oleh Direksi Perseroan, diberikan waktu kepada para tamu
untuk memberikan pertanyaan melalui fitur Chat pada Aplikasi Zoom Meeting. Sesi Tanya
Jawab ini dipandu langsung oleh Moderator dan MC.

Berikut ini adalah hasil tanya jawab yang terjadi, yaitu:

   1.   Pertanyaan dari Gana – Media Indonesia
         Q    Bagaimana hasil kinerja Perseroan usai menjadi distributor alat
              pengangkutan komersial tahun ini?
         A    Di tahun 2023, Perseroan melakukan penjualan di wilayah Kalimantan Timur
              dengan target market customer yang bergerak dalam sektor industri
              pertambangan khususnya Batubara. Sebagaimana yang dipaparkan tadi,
              penjualan yang dilakukan Perseroan pada tahun pertama didominasi oleh
              penjualan suku cadang kepada pelanggan-pelanggan yang telah
              menjadi nasabah Intraco Penta Group.
              Untuk menjaga kelangsungan usahanya, Perseroan juga fokus terhadap
              collection existing debitur, baik terhadap debitur yang berstatus lancar
              maupun Non Performing.

   2.   Pertanyaan dari Shifa – KONTAN
         Q    Bagaimana dengan proyeksi Perseroan hingga akhir tahun 2023?
         A    Sebagaimana yang disampaikan pada slide grafik financial highlight tadi,
              pendapatan usaha Perseroan di tahun pertama (2023) sebagai distributor
              alat pengangkut komersial baru mencapai angka Rp.2,9 Milyar sampai
              dengan bulan September 2023. Penjualan ini didominasi oleh penjualan
              suku cadang kepada pelanggan-pelanggan INTA Grup. Sampai dengan
              akhir tahun 2023, diproyeksikan pendapatan usaha Perseroan dalam
              penjualan sparepart ini mencapai Rp. 4 Milyar.

         Q     Bagaimana prospek kinerja Perseroan usai menjadi distributor alat
               pengangkut komersial tahun depan?
         A     Perseroan akan tetap melihat perkembangan iklim dunia usaha dan
               berupaya mencari peluang-peluang usaha yang selaras dengan
               kompetensi bisnis Perseroan serta grup usaha PT Intraco Penta Tbk. Tak
               hanya itu, kita juga dapat memanfaatkan customer base INTA, fasilitas
               perbaikan, gudang maupun suku cadang yang ada pada group INTA
               Perseroan.
               Di tahun 2024, Perseroan tidak hanya fokus pada produk yang diageni,
               namun bila terbuka peluang, Perseroan akan bekerjasama dengan
               perusahaan-perusahaan besar lainnya.

   3.   Pertanyaan dari Jakfar – Emitennews
         Q    Apa saja tantangan yang dihadapi Perseroan dalam menjalankan lini
              usaha baru di tahun ini?
         A    Tantangan yang dihadapi Perseroan dalam menjalankan lini usaha
              barunya di tahun 2023 adalah:

                                              2
Page 4
            - Persaingan dengan beberapa penyedia produk yang sejenis dan
              perusahaan pesaing lainnya dalam hal kualitas dan harga produk, serta
              tingkat pelayanan yang diberikan;
            - Perseroan menyadari bahwa truk-truk merek Jepang masih
              mendominasi penjualan alat pengangkutan komersial;
            - Target market yang terbatas untuk produk yang diageni Perseroan saat
              ini, sehingga diperlukan dukungan yang kuat dari principal.

      Q    Bagaimana Strategi untuk kinerja di tahun depan?
      A     - Perseroan akan melakukan diversifikasi kegiatan usaha yang
              disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia [“KBLI”]
              yang dimiliki Perseroan.
            - Perseroan akan berupaya untuk melakukan kerjasama-kerjasama
              dengan pihak ketiga lainya yang berpotensi dapat meningkatkan
              pendapatan Perseroan.
            - Perseroan akan terus meningkatkan upaya-upaya penagihan kepada
              existing debitur, untuk menjaga arus kas Perseroan guna membayar
              kewajiban-kewajiban Perseroan kepada para kreditur.

4.   Pertanyaan dari Dinar – MNC
      Q    Mohon elaborasi guidance terkait financial report di akhir tahun 2023.
           Melihat pencapaian di Q3, apakah akan ada potensi pembengkakan rugi?
           Atau justru lebih rendah?
      A    Sampai dengan akhir 2023 ini, Perseroan masih akan mengalami kerugian
           seperti tahun kemarin, dan mungkin akan sedikit lebih tinggi dibanding
           tahun lalu.

      Q    Bagaimana strategi perusahaan memaksimalkan revenue dalam segmen
           bisnis saat ini? Goals revenue 2024 (atau minimal Q1) di angka berapa?
      A    Perseroan telah memiliki KBLI dengan adanya beberapa izin usaha yang
           dimiliki oleh Perseroan, maka tidak menutup peluang bagi Perseroan untuk
           melakukan diversifikasi kegiatan usaha. Sehingga diharapkan, minimal di Q1
           Perseroan sudah mendapatkan peluang usaha baru yang dapat
           meningkatkan revenue Perseroan.
           Untuk target angkanya, diharapkan minimal 2-3 kali lebih meningkat dari
           angka tahun 2023 ini.

      Q    Serapan anggaran belanja modal tahun 2023 sudah berapa? Untuk apa
           saja? Proyeksi capex 2024?
      A    Sepanjang tahun 2023 ini, didominasi oleh penjualan sparepart, sehingga
           tidak terlalu banyak capex yang dihabiskan di tahun ini. Namun, dengan
           adanya upaya untuk diversifikasi kegiatan usaha yang akan dilakukan
           Perseroan di tahun 2024, tentunya akan ada anggaran belanja modal yang
           dibutuhkan.



                                        3
Page 5
             IBFN hari ini dan ke depannya jika berfokus pada bisnis distribusi alat angkut,
             maka nilai capex tidak signifikan, karena lebih banyak biaya operasional
             saja dalam pemasaran dan distribusi suku cadang.

   5.   Pertanyaan dari Ghafur – Investor Daily
         Q    Bagaimana rencana ekspansi tahun depan?
         A    Perseroan masih melihat peluang-peluang usaha dan akan memanfaatkan
              semaksimal mungkin izin usaha yang dimiliki agar Perseroan dapat
              melakukan diversifikasi usaha.

   6.   Pertanyaan dari Bapak Hafiyyan – Bisnis Indonesia
         Q    Bagaimana proyeksi penjualan alat berat Grup INTA pada 2024
              dibandingkan dengan 2023? Bagaimana dampaknya terhadap IBFN
              sendiri?
         A    Untuk pertanyaan mengenai INTA, akan dibahas pada Public Expose
              Tahunan INTA tanggal 19 Desember 2023 mendatang.

         Q   Per Q3 penjualan IBFN masih dari suku cadang. Apakah ada peluang
             pendapatan lain ke depan?
         A   Penetrasi yang termudah untuk dilakukan adalah memberikan layanan
             purna jual suku cadang kepada customer yang sudah memakai produk
             Perseroan. Diharapkan dengan pelayanan yang memuaskan dan juga suku
             cadang yang baik, mereka akan melakukan repeat order untuk kebutuhan
             truk baru di tahun depan. Sehingga Perseroan juga berharap, di tahun
             depan ada penjualan untuk truk baru.



Setelah Sesi Tanya Jawab dilakukan, MC menutup acara pada pukul 15.00 WIB dan setelah
acara selesai dilakukan sesi foto terlebih dahulu sebelum meninggalkan ruangan pada
Aplikasi Zoom Meeting.

Demikian ringkasan jalannya kegiatan Public Expose Tahunan PT Intan Baru Prana Tbk yang
dapat kami laporkan. Terima kasih.




                                            4
Page 6
                               Lampiran 2.
                       074/IBP/CORSEC-SK/XII/2023
                              DAFTAR HADIR



No                 Nama                             Instansi
 1   Agustinus Sembiring             BNI
 2   Daiz La Ode                     Stockwatch.id
 3   Hafiyyan                        Bisnis Indonesia
 4   Dinar Fitra Maghiszha           IDXChannel
 5   Aldhi Chandra                   Sindonews
 6   Elga Nurmutia                   Liputan6
 7   Yunita R. Riyadi                Corsec - IBFN
 8   Alexander Reyza                 Komisaris Independen - IBFN
 9   Petrus Halim                    Direktur - IBFN
10   Selly                           IBFN
11   Heri                            Antara
12   Muhammad Ghafur Fadillah        Investor Daily
13   Muhammad Maan                   Indonesia Shangbao
14   Oktaviani                       PKF Hadiwinata
15   Shifa Nur Fadilla               Kontan
16   Yuma Abi Wibawa                 PKF Hadiwinata
17   Luthfiyah Banafsaj              PKF Hadiwinata
18   Feliciana aryani tjaktadinata   Publik
19   NOFIKA                          Publik
20   Vika Rosa                       LPEI
21   Donny Setio Rahardjo            PT Bank Syariah Indonesia Tbk
22   Zulfrida Erlimah                Lembaga Pembiayaan ekspor Indonesia
23   Johan Firmansyah                BNI
24   Jakfar Shodik                   Emitennews
25   Ahmad Nabhani                   Harian Ekonomi Neraca
26   Gana Buana                      Media Indonesia
27   Cynthia                         EO
28   Ayu                             EO
29   Feri Naomi                      INTA
30   Hermawan                        Publik
31   Astri D. S                      INTA
32   Tia                             IPW
33   Rosy                            Publik
34   Fajar                           Publik
35   Meliana                         INTA



                                     5
Page 7
No                  Nama            Instansi
36   Ivan                  INTA
37   Willianto F.          INTA
38   Rika                  Publik
39   Feri                  Publik
40   Dian                  Publik
41   Herawati              Publik




                           6
Page 8
                                       Lampiran 3.
                             074/IBP/CORSEC-SK/XII/2023
                             Klipping – Pemberitaan Media


Media Online

   1. IBFN Siapkan Diversifikasi Usaha pada 2024
      Bisnis.com
      Oleh: Hafiyyan
      Senin, 11 Desember 2023
      https://market.bisnis.com/read/20231211/192/1722861/ibfn-siapkan-diversifikasi-
      usaha-pada-2024




      Bisnis.com, JAKARTA - PT Intan Baru Prana Tbk. (IBFN), yang dahulu bernama PT Intan
      Baruprana Finance Tbk., menyiapkan sejumlah rencana diversifikasi usaha setelah
      alih lini bisnis dari perusahaan pembiayaan menjadi perusahaan yang bergerak di
      bidang perdagangan alat pengangkutan komersial.

      Direktur Intan Baru Prana Petrus Halim mengatakan melalui dukungan INTA Group
      sebagai induk usaha yang berpengalaman lebih dari 50 tahun dalam industri alat
      berat, IBFN optimistis dapat mengembangkan usaha perdagangan alat
      pengangkutan komersial dengan principal lainnya untuk diversifikasi produk yang
      ditawarkan kepada konsumen.

      "Di tahun 2023 ini, penjualan dilakukan di wilayah Kalimantan Timur, dengan target
      market customer yang bergerak dalam sektor industri pertambangan khususnya
      batubara. Penjualan yang dilakukan perseroan pada tahun pertama perubahan lini
      usaha ini didominasi oleh penjualan sparepart kepada pelanggan-pelanggan yang
      telah menjadi nasabah INTA Grup," katanya dalam Public Expose IBFN, Senin
      (11/12/2023).
      Menurutnya, tahun depan akan menjadi tantangan bagi IBFN untuk mendapatkan
      peluang bisnis, bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar lainnya terkait

                                           7
Page 9
dengan bidang pengangkutan komersial untuk melakukan diversifikasi usaha sesuai
dengan KBLI Perseroan.

Per September 2023, penjualan IBFN hanya mencapai Rp2,9 miliar yang berasal dari
penjualan suku cadang. Sampai akhir 2023, diperkirakan penjualan meningkat
menjadi Rp4 miliar. Di sisi lain, IBFN masih mencatatkan kerugian. Per September 2023,
rugi tahun berjalan mencapai Rp56,1 miliar.

Corporate Secretary IBFN Yunita Rivianti Riyadi mengatakan harapannya diversifikasi
usaha dapat berlangsung mulai kuartal I/2024. Harapanya, pendapatan perseroan
akan naik signifikan 2-3 kali lipat dibandingkan dengan pencapaian pada 2023.
Namun, dia belum menjelaskan diversifikasi usaha yang dimaksud.

Sementara itu, Petrus menilai, potensi penjualan alat pengangkutan komersial
terbuka luas khususnya dalam proyek pendukung pembangunan ibu kota baru. Saat
ini, untuk menjaga kelangsungan usahanya, IBFN juga fokus terhadap collection
existing debitur, baik terhadap debitur yang berstatus lancar maupun non
performing.
IBFN akan tetap melihat perkembangan iklim dunia usaha dan berupaya mencari
peluang-peluang usaha yang selaras dengan kompetensi bisnis perseroan serta
grup usaha PT Intraco Penta Tbk. Tak hanya itu, customer base serta fasilitas INTA
dapat dimanfaatkan oleh IBFN.

Sementara sejumlah tantangan yang akan dihadapi Perseroan, persaingan dengan
beberapa penyedia produk yang sejenis dan perusahaan pesaing lainnya dalam
hal kualitas dan harga produk, serta tingkat pelayanan yang diberikan.

"Truk-truk merek Jepang masih mendominasi penjualan alat pengangkutan
komersial. Target market yang terbatas untuk produk yang diageni IBFN saat ini, perlu
dukungan kuat dari principal. Selain itu, perseroan dengan dukungan dari
pemegang saham berupaya untuk melakukan diversifikasi usaha guna menjaga
kelangsungan usaha," imbuhnya.




                                      8
Page 10
2. Pacu Kinerja 2024, Intan Baru Prana Siap Diversifikasi Bisnis
   Stockwatch.id
   Oleh; Daiz Laode
   Senin, 11 Desember 2023
   https://stockwatch.id/pacu-kinerja-2024-intan-baru-prana-siap-diversifikasi-bisnis/




   STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Setelah alih bisnis usaha dari perusahaan pembiayaan
   menjadi perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan alat pengangkutan
   komersial, PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN) yang dulu bernama PT Intan Baruprana
   Finance Tbk) itu, optimistis dapat meningkatkan kinerja pada 2024. Perseroan siap
   melakukan diversifikasi bisnis dengan menggarap lini usaha baru. Langkah ini diyakini
   dapat meningkatkan kinerja bisnis dan menjaga kelangsungan usaha Perseroan.

   Untuk mendapatkan peluang bisnis baru tahun depan, IBFN akan bekerjasama
   dengan perusahaan-perusahaan besar lainnya. Itu terutama terkait dengan bidang
   pengangkutan komersial.

   Menurut Petrus Halim, Direktur IBFN, melalui dukungan INTA Group sebagai induk
   usaha yang berpengalaman lebih dari 50 tahun dalam industri alat berat, Perseroan
   optimistis dapat mengembangkan usaha perdagangan alat pengangkutan
   komersial dengan principal lainnya untuk diversifikasi produk yang ditawarkan
   kepada konsumen.

   “Di tahun 2023 ini, penjualan dilakukan di wilayah Kalimantan Timur, dengan target
   market customer yang bergerak dalam sektor industri pertambangan khususnya
   batubara. Penjualan yang dilakukan Perseroan pada tahun pertama perubahan lini
   usaha ini didominasi oleh penjualan sparepart kepada pelanggan-pelanggan yang
   telah menjadi nasabah INTA Grup,” katanya dalam paparan publik tahunan, di
   Jakarta, Senin (11/12/2023).

   Perseroan menilai, potensi penjualan alat pengangkutan komersial terbuka luas
   khususnya dalam proyek pendukung pembangunan ibu kota baru. Saat ini, untuk
   menjaga kelangsungan usahanya, Perseroan juga fokus terhadap collection existing
   debitur, baik terhadap debitur yang berstatus lancar maupun non performing.


                                          9
Page 11
Dalam menangkap sejumlah peluang usaha ke depan, Perseroan antara lain
memiliki beberapa keunggulan produk yang diageni saat ini dibandingkan
keunggulan yang dimiliki oleh kompetitor di kelasnya. Perseroan akan tetap melihat
perkembangan iklim dunia usaha dan berupaya mencari peluang-peluang usaha
yang selaras dengan kompetensi bisnis Perseroan serta grup usaha PT Intraco Penta
Tbk. Tak hanya itu, customer base serta fasilitas INTA dapat dimanfaatkan oleh
Perseroan.

di sisi lain, ada sejumlah tantangan yang akan dihadapi Perseroan. Diantaranya,
persaingan dengan beberapa penyedia produk sejenis dan perusahaan pesaing
lainnya dalam hal kualitas dan harga produk, serta tingkat pelayanan yang
diberikan.

“Truk-truk merek Jepang masih mendominasi penjualan alat pengangkutan
komersial. Target market yang terbatas untuk produk yang diageni Perseroan saat
ini, perlu dukungan kuat dari Principal. Selain itu, Perseroan dengan dukungan dari
pemegang saham berupaya untuk melakukan diversifikasi usaha guna menjaga
kelangsungan usaha Perseroan,” pungkas Petrus.




                                    10
Page 12
3. Diversifikasi Usaha, Intan Baru Prana (IBFN) Optimistis Songsong Performa 2024
   Emitennews.com
   Oleh; J.S
   Senin, 11 Desember 2023
   https://www.emitennews.com/news/diversifikasi-usaha-intan-baru-prana-ibfn-
   optimistis-songsong-performa-2024




   EmitenNews.com - PT Intan Baru Prana (IBFN) optimistis menggeber lini usaha baru
   bidang perdagangan alat pengangkutan komersial. Tahun depan, lini usaha baru
   itu dipercaya dapat meningkatkan kinerja bisnis, dan menjaga kelangsungan usaha
   perseroan.
   Tidak hanya dengan produk yang diageni saat ini, tahun depan akan menjadi
   tantangan bagi perseroan untuk mendapat peluang bisnis, bekerja sama dengan
   perusahaan-perusahaan besar lain sehubungan dengan bidang pengangkutan
   komersial untuk melakukan diversifikasi usaha sesuai dengan KBLI perseroan.

   Direktur Intan Baru Prana Petrus Halim mengatakan melalui dukungan INTA Group
   sebagai induk usaha berpengalaman lebih dari 50 tahun dalam industri alat berat,
   perseroan optimistis dapat mengembangkan usaha perdagangan alat
   pengangkutan komersial dengan principal lain untuk diversifikasi produk ditawarkan
   kepada konsumen.

   ”Sepanjang tahun 2023 ini, penjualan dilakukan di Kalimantan Timur, dengan target
   market customer bergerak sektor industri pertambangan khususnya batu bara.
   Penjualan dilakukan perseroan pada tahun pertama perubahan lini usaha ini
   didominasi penjualan sparepart kepada pelanggan-pelanggan telah menjadi
   nasabah INTA Grup," tutur Petrus Halim, dalam Public Expose Tahunan Intan Baru
   Prana, Senin, 11 Desember 2023.

   Perseroan menilai, potensi penjualan alat pengangkutan komersial terbuka luas
   khususnya proyek pendukung pembangunan ibu kota baru. Saat ini, untuk menjaga
   kelangsungan usaha, perseroan juga fokus terhadap collection existing debitur, baik
   terhadap debitur berstatus lancar maupun Non Performing.

   Sejumlah peluang usaha perseroan ke depan dengan mengandalkan beberapa
   keunggulan produk diageni perseroan saat ini dibanding keunggulan milik

                                        11
Page 13
kompetitor di kelasnya. Perseroan akan tetap melihat perkembangan iklim dunia
usaha, dan berupaya mencari peluang-peluang usaha selaras dengan kompetensi
bisnis perseroan, grup usaha Intraco Penta.

Tidak hanya itu, customer base, dan dan fasilitas INTA dapat dimanfaatkan
perseroan. Sementara sejumlah tantangan akan dihadapi perseroan, berupa
persaingan dengan beberapa penyedia produk sejenis, dan perusahaan pesaing
lain dalam kualitas, harga produk, dan tingkat pelayanan.

"Truk-truk merek Jepang masih mendominasi penjualan alat pengangkutan
komersial. Target market terbatas untuk produk diageni perseroan saat ini, perlu
dukungan kuat dari Principal. Selain itu, perseroan dengan dukungan pemegang
saham berupaya melakukan diversifikasi usaha guna menjaga kelangsungan usaha
perseroan,” tegasnya. (*)




                                   12
Page 14
4. Diversifikasi Bisnis, IBFN Incar Kenaikan Pendapatan Tiga Kali Lipat
   IDXChannel.com
   Oleh: Dinar Fitra
   Senin, 11 Desember 2023
   https://www.idxchannel.com/market-news/diversifikasi-bisnis-ibfn-incar-kenaikan-
   pendapatan-tiga-kali-lipat




   IDXChannel - PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN) mengincar kenaikan pendapatan
   hingga tiga kali lipat seiring dengan rencana diversifikasi bisnis.

   IBFN beralih usaha menjadi emiten perdagangan alat pengangkutan komersial.
   Sebelumnya emiten tersebut fokus sebagai perusahaan pembiayaan dengan nama
   PT Intan Baruprana Finance Tbk.

   Direktur IBFN Petrus   Halim menjelaskan, sebagai bagian dari diversifikasi,
   perdagangan alat       pengangkutan komersial   dapat menyasar industri
   pertambangan.

   “Sepanjang 2023 ini, penjualan dilakukan di wilayah Kalimantan Timur, dengan
   target market customer yang bergerak dalam sektor industri pertambangan
   khususnya batubara,” kata Petrus dalam Public Expose Senin (11/12/2023).

   Saat ini penjualan IBFN dikontribusikan oleh segmen sparepart kendaraan kepada
   pelanggan-pelanggan yang telah menjadi nasabah INTA Grup. Petrus menilai
   potensi penjualan lini bisnis ini masih sangat terbuka, terutama dalam mendukung
   pembangunan ibu kota nusantara (IKN).


                                       13
Page 15
Bicara soal likuiditas keuangan dan kelangsungan usahanya, IBFN juga tengah fokus
terhadap collection existing debitur, baik terhadap debitur yang berstatus lancar
maupun Non Performing.

“Perseroan akan tetap melihat perkembangan iklim dunia usaha dan berupaya
mencari peluang-peluang usaha yang selaras dengan kompetensi bisnis Perseroan
serta grup usaha PT Intraco Penta Tbk (INTA),” paparnya.

Hingga September 2023, penjualan IBFN menembus angka Rp2,9 miliar. Realisasi itu
lebih rendah dari pendapatan akhir 2022 yang mencapai Rp32,4 miliar. Perseroan
memproyeksikan penjualan dapat menyentuh Rp4 miliar hingga akhir 2023.

Persaingan dengan sejumlah penyedia produk sejenis menjadi salah satu tantangan
bagi IBFN. Petrus meyakini pihaknya dapat memaksimalkan penjualan agar dapat
memangkas rugi yang pada akhir September mencapai Rp56 miliar.

“Target market yang terbatas untuk produk yang diageni Perseroan saat ini, perlu
dukungan kuat dari Principal. Selain itu, Perseroan dengan dukungan dari
Pemegang Saham berupaya untuk melakukan diversifikasi usaha guna menjaga
kelangsungan usaha Perseroan,” paparnya.




                                   14
Page 16
5. IBFN bidik pendapatan naik tiga kali lipat lewat diversifikasi bisnis
   Antaranews.com
   Oleh: Adi Lazuardi
   Senin, 11 Desember 2023
   https://www.antaranews.com/berita/3866649/ibfn-bidik-pendapatan-naik-tiga-kali-
   lipat-lewat-diversifikasi-bisnis




   Jakarta (ANTARA) - PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN) yang dahulu bernama PT Intan
   Baruprana Finance Tbk menargetkan pendapatan dapat meningkat sampai tiga
   kali lipat melalui diversifikasi bisnis yang akan dilakukan pada tahun 2024
   mendatang.

   “Kita berharap bisa dua sampai tiga kali lebih besar (2024) daripada revenue yang
   ada di 2023 ini,” ujar Corporate Secretary IBFN Yunita Rivianti Riyadi dalam Public
   Expose yang dipantau di Jakarta, Senin.

   Melalui beberapa izin usaha yang dimiliki, Yunita menyebut perseroan memiliki
   potensi besar untuk melakukan diversifikasi kegiatan usaha pada tahun depan.

   “Tahun depan, kita masih melihat peluang- peluang usaha, dan kita akan
   memanfaatkan semaksimal mungkin izin usaha yang kita dapatkan supaya kita bisa
   melakukan diversifikasi usaha,” ujar Yunita.

   Pihaknya menargetkan minimal pada kuartal I-2024 perseroan sudah mendapatkan
   peluang usaha baru yang dapat memicu pertumbuhan pendapatan pada tahun
   depan.

   “Diharapkan minimal di kuartal-I perseroan sudah mendapatkan peluang usaha
   baru yang bisa meningkatkan revenue,” ujar Yunita.

   Seiring target tersebut, Ia memastikan perseroan akan menyiapkan belanja modal
   atau capital expenditure (capex) yang lebih besar untuk tahun depan.

   “Dengan adanya diversifikasi usaha yang baru, ada anggaran belanja modal yang
   akan kita lakukan di 2024,” ujar Yunita.

                                       15
Page 17
Dalam kesempatan sama, Direktur IBFN Petrus Halim optimistis perseroan dapat
mengembangkan usaha perdagangan alat pengangkutan komersial, dengan
principal lainnya untuk diversifikasi produk yang ditawarkan kepada konsumen.

Selama tahun ini, Ia menyebut penjualan perseroan dilakukan di wilayah Kalimantan
Timur, dengan target market customer yang bergerak dalam sektor industri
pertambangan, khususnya batu bara.

Ia menilai potensi penjualan alat pengangkutan komersial masih terbuka luas
khususnya dalam proyek pendukung pembangunan ibu kota baru di Kalimantan
Timur.

“Penjualan yang dilakukan perseroan pada tahun pertama perubahan lini usaha ini
didominasi oleh penjualan sparepart kepada pelanggan-pelanggan yang telah
menjadi nasabah INTA Grup," ujar Petrus.

Sebelumnya, IBFN telah beralih lini bisnis dari perusahaan pembiayaan menjadi
perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan alat pengangkutan komersial.

Hingga kuartal III-2023, perseroan mencatatkan penjualan senilai Rp2,9 miliar yang
berasal dari penjualan suku cadang, yang mana penjualan ditargetkan mencapai
Rp4 miliar pada akhir tahun 2023.




                                    16
Page 18
6. Optimisme 2024, IFBN Perluas Bisnis Alat Komersial
   Mediaindonesia
   Oleh: Gana
   Senin, 11 Desember 2023
   https://mediaindonesia.com/ekonomi/636515/optimisme-2024-ifbn-perluasbisnis-
   alat-komersial




   PT Intan Baruprana Finance Tbk (IBFN) optimistis lini usaha baru bidang perdagangan
   alat komersial dapat meningkatkan kinerja bisnis dan menjaga kelangsungan usaha
   Perseroan pada 2024 mendatang. Usaha baru ini diyakini dapat meningkatkan
   kinerja bisnis dan menjaga kelangsungan usaha Perseroan.

   Direktur PT Intan Baru Prana Tbk Petrus Halim mengatakan, guna mencapai
   optimisme bisnis usaha terberunya itu, pihaknya akan bekerjasama dengan
   perusahaan-perusahaan besar lainnya terkait dengan bidang pengangkutan
   komersial untuk melakukan diversifikasi usaha sesuai dengan KBLI Perseroan. “Tidak
   hanya dengan produk yang diageninya saat ini, tahun depan akan menjadi
   tantangan bagi Perseroan untuk mendapatkan peluang bisnis,“ kata Direktur PT
   Intan Baru Prana Tbk Petrus Halim, dalam Public Expose Tahunan PT Intan Baru Prana
   Tbk, Senin (11/12).

   Halim mengatakan melalui dukungan INTA Group sebagai induk usaha yang
   berpengalaman lebih dari 50 tahun dalam industri alat berat, Perseroan optimistis
   dapat mengembangkan usaha perdagangan alat pengangkutan komersial
   dengan principal lainnya untuk diversifikasi produk yang ditawarkan kepada
   konsumen.

   "Di tahun 2023 ini, penjualan dilakukan di wilayah Kalimantan Timur, dengan target
   market customer yang bergerak dalam sektor industri pertambangan khususnya
   batubara. Penjualan yang dilakukan Perseroan pada tahun pertama perubahan lini
   usaha ini didominasi oleh penjualan sparepart kepada pelanggan-pelanggan yang
   telah menjadi nasabah INTA Grup," katanya.

   Perseroan menilai, potensi penjualan alat pengangkutan komersial terbuka luas
   khususnya dalam proyek pendukung pembangunan ibu kota baru. Saat ini, untuk

                                       17
Page 19
menjaga kelangsungan usahanya, Perseroan juga fokus terhadap collection existing
debitur, baik terhadap debitur yang berstatus lancar maupun Non Performing.

Adapun sejumlah peluang usaha Perseroan ke depan dengan mengandalkan
beberapa keunggulan produk yang diageni oleh Perseroan saat ini dibandingkan
keunggulan yang dimiliki oleh kompetitor di kelasnya.

“Perseroan akan tetap melihat perkembangan iklim dunia usaha dan berupaya
mencari peluang- peluang usaha yang selaras dengan kompetensi bisnis Perseroan
serta grup usaha PT Intraco Penta Tbk. Tak hanya itu, customer base serta fasilitas
INTA dapat dimanfaatkan oleh Perseroan,” ungkapnya.

Sementara sejumlah tantangan lainnya yang akan dihadapi Perseroan, lanjut
Halom, persaingan dengan beberapa penyedia produk yang sejenis dan
perusahaan pesaing lainnya dalam hal kualitas dan harga. produk, serta tingkat
pelayanan yang diberikan.

"Truk-truk merek Jepang masih mendominasi penjualan alat pengangkutan
komersial. Target market yang terbatas untuk produk yang diageni Perseroan saat
ini, perlu dukungan kuat dari Principal. Selain itu, Perseroan dengan dukungan dari
Pemegang Saham berupaya untuk melakukan diversifikasi usaha guna menjaga
kelangsungan usaha Perseroan,” pungkasnya.




                                    18
Page 20
7. Diversifikasi Usaha - Intan Baru Prana Optimis Pertumbuhan Bisnis
   Neraca.co.id
   Oleh; Ahmad
   Senin, 11 Desember 2023
   https://www.neraca.co.id/article/190895/diversifikasi-usaha-intan-baru-prana-
   optimis-pertumbuhan-bisnis




   Setelah resmi diversifikasi usaha dari sebelumnya perusahaan pembiayaan menjadi
   perdagangan alat angkutan komersial, PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN) optimis
   memacu        pertumbuhan       bisnisnya   di   2024,”Perseroan  optimistis  dapat
   mengembangkan usaha perdagangan alat pengangkutan komersial dengan
   principal lainnya untuk diversifikasi produk yang ditawarkan kepada konsumen,”kata
   Direktur PT Intan Baru Prana Tbk, Petrus Halim dalam siaran persnya di Jakarta, Senin
   (11/12).

   Disampaikannya, melalui dukungan INTA Group sebagai induk usaha yang
   berpengalaman lebih dari 50 tahun dalam industri alat berat, perseroan optimis
   menjalankan pertumbuhan bisnis lewat diversfikasi usaha. Tidak hanya dengan
   produk yang diageninya saat ini, tahun depan akan menjadi tantangan bagi
   perseroan untuk mendapatkan peluang bisnis, bekerjasama dengan perusahaan-
   perusahaan besar lainnya terkait dengan bidang pengangkutan komersial untuk
   melakukan diversifikasi usaha sesuai dengan KBLI perseroan.

   Di tahun 2023 ini, lanjutnya, penjualan perseroan dilakukan di wilayah Kalimantan
   Timur, dengan target market customer yang bergerak dalam sektor industri
   pertambangan khususnya batubara. Penjualan yang dilakukan perseroan pada
   tahun pertama perubahan lini usaha ini didominasi oleh penjualan sparepart
   kepada pelanggan-pelanggan yang telah menjadi nasabah INTA Grup.

   Perseroan menilai, potensi penjualan alat pengangkutan komersial terbuka luas
   khususnya dalam proyek pendukung pembangunan ibu kota baru. Saat ini, untuk
   menjaga kelangsungan usahanya, Perseroan juga fokus terhadap collection existing
   debitur, baik terhadap debitur yang berstatus lancar maupun Non Performing.

   Adapun sejumlah peluang usaha Perseroan ke depan dengan mengandalkan
   beberapa keunggulan produk yang diageni oleh Perseroan saat ini dibandingkan
   keunggulan yang dimiliki oleh kompetitor di kelasnya. Perseroan akan tetap melihat
   perkembangan iklim dunia usaha dan berupaya mencari peluang- peluang usaha

                                        19
Page 21
yang selaras dengan kompetensi bisnis perseroan serta grup usaha PT Intraco Penta
Tbk. Tak hanya itu, customer base serta fasilitas INTA dapat dimanfaatkan oleh
perseroan.

Sementara sejumlah tantangan yang akan dihadapi Perseroan, persaingan dengan
beberapa penyedia produk yang sejenis dan perusahaan pesaing lainnya dalam
hal kualitas dan harga produk, serta tingkat pelayanan yang diberikan."Truk-truk
merek Jepang masih mendominasi penjualan alat pengangkutan komersial. Target
market yang terbatas untuk produk yang diageni perseroan saat ini, perlu dukungan
kuat dari Principal. Selain itu, Perseroan dengan dukungan dari pemegang saham
berupaya untuk melakukan diversifikasi usaha guna menjaga kelangsungan usaha
perseroan." jelasnya.

Asal tahu saja, penggantian lini usaha ini dilakukan pasca pencabutan ijin usaha
(CIU) sebagai perusahaan pembiayaan yang dialami IBFN pada akhir Januari 2022.
Saat ini sebagai entitas anak dari emiten penyedia alat berat INTA, IBFN tetap
mempertahankan kegiatan operasionalnya, kecuali pemberian pembiayaan baru
yang tidak diperkenankan sesuai Surat Keputusan Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-
8/D.05/2022 yang berkaitan dengan pencabutan izin usaha sebagai perusahaan
pembiayaan. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan telah mengevaluasi sejumlah
peluang usaha yang dapat menjadi bisnis utama IBFN.




                                   20
Page 22
8. Intan Baruprana (IBFN) Optimistis Diversifikasi Tingkatkan Kinerja Usaha
   Investordaily
   Oleh; Ghafur
   Selasa, 12 Desember 2023
   https://investor.id/market/348501/intan-baruprana-ibfn-optimistis-diversifikasi-
   tingkatkan-kinerja-usaha




   JAKARTA, investor.id - PT Intan Baruprana Finance Tbk (IBFN) optimistis pada 2024
   mampu tingkatkan performa bisnis dengan melakukan diversifikasi usaha.

   Direktur Intan Baruprana Finance (IBFN) Petrus Halim mengatakan, melalui dukungan
   INTA Group sebagai induk usaha yang berpengalaman lebih dari 50 tahun dalam
   industri alat berat, perseroan optimistis dapat mengembangkan usaha
   perdagangan alat pengangkutan komersial dengan principal lainnya untuk
   diversifikasi produk yang ditawarkan kepada konsumen.

   "Di 2023, penjualan dilakukan di wilayah Kalimantan Timur, dengan target market
   customer yang bergerak dalam sektor industri pertambangan khususnya batu bara.
   Penjualan yang dilakukan perseroan pada tahun pertama perubahan lini usaha ini
   didominasi oleh penjualan sparepart kepada pelanggan-pelanggan yang telah
   menjadi nasabah INTA Grup," katanya dalam paparan publik belum lama ini, Selasa
   (12/12/23).

   Perseroan menilai, potensi penjualan alat pengangkutan komersial terbuka luas
   khususnya dalam proyek pendukung pembangunan ibu kota baru. Saat ini, untuk
   menjaga kelangsungan usahanya, perseroan juga fokus terhadap collection existing
   debitur, baik terhadap debitur yang berstatus lancar maupun Non Performing.

   Adapun sejumlah peluang usaha perseroan ke depan dengan mengandalkan
   beberapa keunggulan produk yang diageni saat ini dibandingkan keunggulan yang
   dimiliki oleh kompetitor di kelasnya. Perseroan akan tetap melihat perkembangan
   iklim dunia usaha dan berupaya mencari peluang-peluang usaha yang selaras
   dengan kompetensi bisnis perseroan serta grup usaha grup Intraco Penta. Tak hanya
   itu, customer base serta fasilitas INTA dapat dimanfaatkan oleh perseroan.




                                          21
Page 23
Sementara sejumlah tantangan yang akan dihadapi perseroan, persaingan dengan
beberapa penyedia produk yang sejenis dan perusahaan pesaing lainnya dalam
hal kualitas dan harga produk, serta tingkat pelayanan yang diberikan. Truk-truk
merek Jepang masih mendominasi penjualan alat pengangkutan komersial. Target
market yang terbatas untuk produk yang diageni perseroan saat ini, perlu dukungan
kuat dari Principal.

“Selain itu, Perseroan dengan dukungan dari Pemegang Saham berupaya untuk
melakukan diversifikasi usaha guna menjaga kelangsungan usaha Perseroan," ujar
dia.




                                   22
Page 24
9. Tahun Depan, IBFN Berencana Diversifikasi Bisnis
   Kompas.com
   Oleh; Kiki Safitri, Yoga Sukmana
   Selasa, 12 Desember 2023
   https://money.kompas.com/read/2023/12/12/140000526/tahun-depan-ibfn-
   berencana-diversifikasi-bisnis




   JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah mengalihakan bisnis usaha dari perusahaan
   pembiayaan menjadi perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan alat
   pengangkutan komersial, PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN) bakal melakukan banyak
   kerja sama serta melakukan diversifikasi bisnis pada 2024 demi menjaga
   kelangsungan usaha. Rencananya tahun depan perusahaan akan bekerja sama
   dengan perusahaan-perusahaan besar lainnya yang berkaitan dengan bidang
   pengangkutan komersial, serta melakukan diversifikasi usaha sesuai dengan KBLI
   Perseroan. Direktur PT Intan Baru Prana Petrus Halim mengatakan, lewat dukungan
   INTA Group sebagai induk usaha dalam industri alat berat. Perseroan yakin dapat
   mengembangkan usaha perdagangan alat pengangkutan komersial dengan
   principal lainnya untuk diversifikasi produk yang ditawarkan kepada konsumen.

   "Di tahun 2023 ini, penjualan dilakukan di wilayah Kalimantan Timur, dengan target
   market customer yang bergerak dalam sektor industri pertambangan khususnya
   batu bara,” kata Petrus dalam Public Expose Tahunan Senin (11/12/2023). “Penjualan
   yang dilakukan Perseroan pada tahun pertama perubahan lini usaha ini didominasi
   oleh penjualan sparepart kepada pelanggan-pelanggan yang telah menjadi
   nasabah INTA Grup," lanjutnya. Petrus menilai, potensi penjualan alat pengangkutan
   komersial terbuka luas khususnya dalam proyek pendukung pembangunan ibu kota
   Nusantara. Saat ini, untuk menjaga kelangsungan usahanya, Perseroan juga fokus
   terhadap collection existing debitur, baik terhadap debitur yang berstatus lancar
   maupun Non Performing.

   Adapun sejumlah peluang usaha Perseroan ke depan dengan mengandalkan
   beberapa keunggulan produk yang diageni oleh Perseroan saat ini dibandingkan
   keunggulan yang dimiliki oleh kompetitor di kelasnya. Perseroan juga akan tetap
   melihat perkembangan iklim dunia usaha dan berupaya mencari peluang-peluang

                                       23
Page 25
usaha yang selaras dengan kompetensi bisnis Perseroan serta grup usaha PT Intraco
Penta Tbk. Tak hanya itu, customer base serta fasilitas INTA juga dapat dimanfaatkan
oleh Perseroan. Di sisi lain, perseroan juga menghadapi sejumlah tantangan yang
akan dihadapi. Petrus mengatakan, persaingan dengan beberapa penyedia
produk yang sejenis dalam hal kualitas dan harga produk, serta tingkat pelayanan
yang diberikan bakal terus terjadi.

"Truk-truk merek Jepang masih mendominasi penjualan alat pengangkutan
komersial. Target market yang terbatas untuk produk yang diageni Perseroan saat
ini, perlu dukungan kuat dari Principal,” ujar dia. “Selain itu, Perseroan dengan
dukungan dari Pemegang Saham berupaya untuk melakukan diversifikasi usaha
guna menjaga kelangsungan usaha Perseroan,” tegas Petrus.




                                     24
Page 26
10. Intan Baru Prana Bakal Lakukan Diversifikasi Usaha Tahun 2024
    Kontan.co.id
    Oleh; Dina
    Selasa, 12 Desember 2023
    https://industri.kontan.co.id/news/intan-baru-prana-bakal-lakukan-diversifikasi-
    usaha-tahun-2024#google_vignette




   KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah alih bisnis usaha dari perusahaan pembiayaan
   menjadi perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan alat pengangkutan
   komersial, PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN) optimistis bisa meningkatkan kinerja dan
   menjaga kelangsungan usahanya pada tahun 2024.

   Selain menggarap produk yang diageninya saat ini, Perusahaan yang dulunya
   bernama PT Intan Baruprana Finance Tbk ini akan bekerjasama dengan
   perusahaan-perusahaan besar lainnya terkait dengan bidang pengangkutan
   komersial untuk melakukan diversifikasi usaha.

   Direktur PT Intan Baru Prana Tbk, Petrus Halim mengatakan, melalui dukungan INTA
   Group sebagai induk usaha yang berpengalaman lebih dari 50 tahun dalam industri
   alat berat, pihaknya optimistis dapat mengembangkan usaha perdagangan alat
   pengangkutan komersial dengan principal lainnya untuk diversifikasi produk yang
   ditawarkan kepada konsumen.

   "Di tahun 2023 ini, penjualan dilakukan di wilayah Kalimantan Timur, dengan target
   market customer yang bergerak dalam sektor industri pertambangan khususnya
   batubara. Penjualan yang dilakukan pada tahun pertama perubahan lini usaha ini
   didominasi oleh penjualan sparepart kepada pelanggan-pelanggan yang telah
   menjadi nasabah INTA Grup," kata Petrus dalam keterangan resminya, Selasa
   (12/12).

   Petrus menilai, potensi penjualan alat pengangkutan komersial terbuka luas
   khususnya dalam proyek pendukung pembangunan ibu kota baru. Saat ini, untuk
   menjaga kelangsungan usahanya, Perseroan juga fokus terhadap collection existing
   debitur, baik terhadap debitur yang berstatus lancar maupun Non Performing.




                                         25
Page 27
Untuk menjaring peluang usaha ke depan, Intan Baru Prana akan mengandalkan
beberapa keunggulan produk yang diagenisaat ini dibandingkan keunggulan yang
dimiliki oleh kompetitor di kelasnya.

Perseroan akan tetap melihat perkembangan iklim dunia usaha dan berupaya
mencari peluang- peluang usaha yang selaras dengan kompetensi bisnisnya serta
grup usaha PT Intraco Penta Tbk. Tak hanya itu, customer base serta fasilitas INTA
dapat dimanfaatkan oleh Perseroan.

Adapun tantangan yang akan dihadapi ke depan diperkirakan masih terkait
persaingan dengan beberapa penyedia produk yang sejenis dan perusahaan
pesaing lainnya dalam hal kualitas dan harga produk, serta tingkat pelayanan yang
diberikan.

"Truk-truk merek Jepang masih mendominasi penjualan alat pengangkutan
komersial. Target market yang terbatas untuk produk yang diageni Perseroan saat
ini, perlu dukungan kuat dari Principal. Selain itu, kami berusaha melakukan
diversifikasi usaha guna menjaga kelangsungan usaha," pungkas Petrus.




                                    26
Page 28
11. Ada Proyek Ibu Kota Baru, Potensi Penjualan Alat Pengangkutan Diramal Moncer
    Liputan6.com
    Oleh; Septian Deny
    Selasa, 12 Desember 2023
    https://www.liputan6.com/bisnis/read/5479516/ada-proyek-ibu-kota-baru-potensi-
    penjualan-alat-pengangkutan-diramal-moncer

   Liputan6.com, Jakarta Setelah alih bisnis usaha dari perusahaan pembiayaan
   menjadi perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan alat pengangkutan
   komersial, PT Intan Baru Prana Tbk (d/h PT Intan Baruprana Finance Tbk) selanjutnya
   disebut IBFN, optimistis di tahun 2024, lini usaha baru ini dapat meningkatkan kinerja
   bisnis dan menjaga kelangsungan usaha Perseroan.

   Tidak hanya dengan produk yang diageninya saat ini, tahun depan akan menjadi
   tantangan bagi Perseroan untuk mendapatkan peluang bisnis, bekerjasama
   dengan perusahaan-perusahaan besar lainnya terkait dengan bidang
   pengangkutan komersial untuk melakukan diversifikasi usaha sesuai dengan KBLI
   Perseroan.

   Direktur PT Intan Baru Prana Tbk Petrus Halim mengatakan melalui dukungan INTA
   Group sebagai induk usaha yang berpengalaman lebih dari 50 tahun dalam industri
   alat berat, Perseroan optimistis dapat mengembangkan usaha perdagangan alat
   pengangkutan komersial dengan principal lainnya untuk diversifikasi produk yang
   ditawarkan kepada konsumen.

   "Di tahun 2023 ini, penjualan dilakukan di wilayah Kalimantan Timur, dengan target
   market customer yang bergerak dalam sektor industri pertambangan khususnya
   batubara. Penjualan yang dilakukan Perseroan pada tahun pertama perubahan lini
   usaha ini didominasi oleh penjualan sparepart kepada pelanggan-pelanggan yang
   telah menjadi nasabah INTA Grup," katanya dalam Public Expose Tahunan PT Intan
   Baru Prana Tbk., dikutip Selasa (12/12/2023).

   Perseroan menilai, potensi penjualan alat pengangkutan komersial terbuka luas
   khususnya dalam proyek pendukung pembangunan ibu kota baru atau. Saat ini,
   untuk menjaga kelangsungan usahanya, Perseroan juga fokus terhadap collection
   existing debitur, baik terhadap debitur yang berstatus lancar maupun Non
   Performing.

   Adapun sejumlah peluang usaha Perseroan ke depan dengan mengandalkan
   beberapa keunggulan produk yang diageni oleh Perseroan saat ini dibandingkan
   keunggulan yang dimiliki oleh kompetitor di kelasnya.

   Perseroan akan tetap melihat perkembangan iklim dunia usaha dan berupaya
   mencari peluang-peluang usaha yang selaras dengan kompetensi bisnis Perseroan
   serta grup usaha PT Intraco Penta Tbk. Tak hanya itu, customer base serta fasilitas
   INTA dapat dimanfaatkan oleh Perseroan.

   Sementara sejumlah tantangan yang akan dihadapi Perseroan, persaingan dengan
   beberapa penyedia produk yang sejenis dan perusahaan pesaing lainnya dalam
   hal kualitas dan harga produk, serta tingkat pelayanan yang diberikan.


                                         27
Page 29
     "Truk-truk merek Jepang masih mendominasi penjualan alat pengangkutan
     komersial. Target market yang terbatas untuk produk yang diageni Perseroan saat
     ini, perlu dukungan kuat dari Principal. Selain itu, Perseroan dengan dukungan dari
     Pemegang Saham berupaya untuk melakukan diversifikasi usaha guna menjaga
     kelangsungan usaha Perseroan."


Media Cetak

  1. Intan Baru Prana Optimis Pertumbuhan Bisnis
     Harian Neraca, 12 Desember 2023
     Bursa & Finansial
     Berita/Tone Positif
     Hal 4




                                         28

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.43 MB
Published14 Dec 2023
Pages29
Characters46,339
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result