Back to announcement
20231213_TRIO_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31559409_lamp1.pdf
Other Text extracted TRIOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 10
Page 1
No. 046/CST-TRIO/2023
Jakarta, 12 Desember 2023
Kepada Yth.
Ibu Risa E. Rustam
Direktur
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190
Perihal: Penyampaian Penjelasan Atas Surat PT Bursa Efek Indonesia No.: S-10691/
BEI.PP2/12-2023
Dengan hormat,
Menindaklanjuti Surat dari PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) No.: S-10691/BEI.PP2/12-2023
tanggal 07 Desember 2023 perihal Undangan Dengar Pendapat dan Permintaan Penjelasan,
maka kami sampaikan penjelasan dari Perseroan sebagai berikut:
Perkembangan Proses Restrukturisasi Utang dan Operasional
1. Mohon penjelasan Perseroan mengenai perkembangan proses restrukturisasi kembali
utang Perseroan, antara lain:
a. Progress perolehan persetujuan tertulis dari kreditur Perseroan atas proposal baru
yang diajukan Perseroan.
b. Koordinasi yang dilakukan Perseroan dengan para kreditur, terutama menindaklanjuti
surat No. RCR/3/011G/R dari Bank BNI.
c. Target waktu persetujuan tersebut diperoleh.
Penjelasan Perseroan:
a. Sampai saat ini, Perseroan masih terus berusaha untuk mendapatkan persetujuan
tertulis dari para kreditor atas Proposal Baru yang telah di ajukan, dan sampai saat
ini Perseroan terus membayar cicilan utang pokok kepada kreditor perbankan secara
rutin setiap bulannya bahkan lebih tinggi dibandingkan Proposal Baru dan terus
diupayakan untuk ditingkatkan jumlahnya dari waktu ke waktu.
b. Perseroan masih tetap terus berdiskusi dengan kreditor perbankan.
c. Perseroan berharap persetujuan dari kreditor perbankan dapat segera diperoleh.
2. Selain persetujuan dari kreditur perbankan, Perseroan berencana melakukan konversi
utang PT Sukses Perdana Prima menjadi saham entitas anak, PT Globe Kita Terang Tbk.
(GLOB) yang prosesnya akan dimulai tahun ini. Agar dapat dijelaskan perkembangan
proses konversi utang sampai dengan saat ini dan pihak ketiga yang terlibat dalam proses
tersebut.
Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 2
Penjelasan Perseroan:
Proses konversi utang tersebut belum dilakukan karena masih belum mendapatkan
persetujuan dari para kreditor dan untuk pihak ketiga yang terlibat dalam proses tersebut,
Perseroan telah menghubungi calon konsultan dan masih dalam proses.
3. Saat ini Perseroan sedang mengajukan rektrukturisasi utang kembali kepada para
krediturnya, mohon penjelasan mengenai status pinjaman Perseroan per 30 September
2023 dengan mengisi tabel di bawah ini:
Nama Kreditur Nilai Total Nilai Pokok Nilai Bunga Usulan Pembayaran
Utang yang Telah yang Telah berdasarkan Proposal
Jatuh Tempo Jatuh Tempo Restrukturisasi Kembali
Kreditur Dengan Jaminan
1. Bank BNI ….. ….. ….. ……
2. Bank Mandiri ….. ….. ….. ……
3. PT Perdana Sukses ….. ….. ….. ……
4. …………. ….. ….. ……
5. ………… ….. ….. ……
Kreditur Tanpa Jaminan
1. …………. ….. ….. ….. ……
2. ………… dst ….. ….. ….. ……
Penjelasan Perseroan:
Posisi per 30 September 2023 (dalam miliar Rupiah)
Nilai Total Utang
Nama Kreditur
Pokok
Kreditur Dengan Jaminan
1. BNI 1,111.8
2. Bank Mandiri 220.7
Kreditur Dengan Jaminan - Pihak Berelasi
3. PT Sukses Perdana Prima 556.1
Total Kreditur Dengan Jaminan 1,888.6
Kreditur Tanpa Jaminan
1. Xiaomi Singapore 2.7
2. PT. Huawei Tech. Investment 2.7
3. PT. Lenovo Indonesia 1.2
Total Kreditur Tanpa Jaminan 6.6
Perseroan memiliki pokok pinjaman dan bunga pinjaman utang bank Tranche A yang
telah jatuh tempo per 30 September 2023 adalah sebesar Rp175,4 miliar dan Rp84,7
miliar.
4. Berdasarkan tanggapan Permintaan Penjelasan tanggal 18 Juli 2023 terdapat tuntutan
hukum yang melibatkan Perseroan di Pengadilan Singapura, Agar dapat dijelaskan:
a. Latar belakang transaksi atau fakta material yang terjadi pada tuntutan hukum
tersebut.
b. Pihak yang terlibat dalam tuntutan hukum tersebut.
c. Perkembangan tuntutan hukum tersebut sampai saat ini.
Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 3
d. Dampak tuntutan hukum terhadap operasional dan kinerja keuangan Perseroan.
e. Upaya yang dilakukan Perseroan untuk menyelesaikan tuntutan hukum tersebut.
Penjelasan Perseroan:
a. Ada beberapa pemegang obligasi yang tidak setuju dengan dikonversikannya utang
bond ke saham Perseroan.
b. Pihak yang terlibat yaitu:
1. Pihak yang menuntut 12 pemegang obligasi,
2. Pihak yang dituntut :
a. Perusahaan penerbit obligasi, Perusahaan penjamin obligasi.
b. Management Perusahaan pada waktu itu.
c. Bank-bank yang menjadi underwriter dari penerbitan obligasi tersebut.
c. Sepengetahuan Perseroan, tuntutan hukum tersebut sudah ada keputusannya, dan
saat ini pihak penuntut sedang melakukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi
yang belum ada keputusan lebih lanjut.
d. Kegiatan operasional Perseroan masih tetap berjalan seperti biasa dan kinerja
keuangan Perseroan mengalami peningkatan dari periode sebelumnya sehingga
Perseroan dapat membayar lebih kewajibannya kepada kreditor perbankan.
e. Perseroan telah meminta pendapat hukum dari RustriyandiRaharjo Law Office atas
adanya tuntutan hukum tersebut.
5. Penjelasan mengenai perkembangan rencana Perseroan untuk mencari investor baru
dalam rangka meningkatkan kinerja Perseroan secara signifikan sehingga kemampuan
membayar dapat meningkat terus.
Penjelasan Perseroan:
Perseroan telah menandatangani dokumen kesepakatan (MOU) sebanyak dua kali dari
dua calon investor yang berbeda sejak Homologasi akan tetapi Perseroan tidak
mendapatkan persetujuan dari kreditor, sehingga kesepakatan (MOU) tidak bisa
dijalankan. Saat ini Perseroan terus berusaha mendapatkan calon investor baru meskipun
ada kendala suspend terhadap perdagangan saham Perseroan.
6. Mohon penjelasan mengenai kendala yang dihadapi Perseroan atas pelaksanaan
strategi-strategi yang disampaikan dalam Laporan Keuangan per 30 September 2023
sebagai upaya Perseroan untuk mempertahankan kelangsungan usaha Perseroan
termasuk pemenuhan modal kerjanya.
Penjelasan Perseroan:
Berikut ini review atas perkembangan strategi Perseroan di 2023:
Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 4
7. Upaya apa yang akan dilakukan Perseroan apabila terdapat gugatan dari kreditur
Perseroan terkait pemenuhan kewajiban dan perjanjian – perjanjian yang telah disepakati
bersama sebelumnya.
Penjelasan Perseroan:
Perseroan selama ini tetap menjalin komunikasi yang baik dan intensif dengan kreditor
perbankannya, disamping itu Perseroan secara rutin terus meningkatkan pembayaran
cicilan utang pokok.
Penelahaan Laporan Keuangan per 30 September 2023
8. Berdasarkan CALK No. 1 – Informasi Umum disebutkan bahwa terdapat entitas anak yang
tidak aktif dan dalam proses likuidasi seperti PT Trio Specommerce Indonesia, Trikomsel
Pte. Ltd. dan PT Trisatindo. Mohon penjelasan mengenai:
a. Proses likuidasi PT Trio Specommerce Indonesia sampai dengan saat ini, mengingat
hal tersebut telah dilakukan Perseroan sejak tahun 2020.
b. Per 30 September 2023 PT Trio Specommerce Indonesia masih memiliki total aset
sebesar Rp1,4 miliar. Agar dapat dijelaskan rencana penggunaan dana dari aset
tersebut setelah dilakukan likuidasi.
Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 5
c. Mengapa sejak didirikan PT Trisantindo belum beroperasi secara komersial dan tidak
aktif sampai dengan sesaat ini? Mohon penjelasannya.
d. Apakah Perseroan memiliki rencana melakukan likuidasi kepada entitas anak yang
lain?
Penjelasan Perseroan:
a. Saat ini Perseroan bersama dengan SingPost sebagai mitra pemegang saham untuk
memproses likuidasi perusahaan ini.
b. Dana tersebut rencananya akan digunakan terutama untuk membiayai proses
likuidasi, beban-beban yang akan timbul, dan kemudian sisa dananya akan
dikembalikan ke masing-masing pemegang saham.
c. Saat itu, salah satu tujuan didirikannya Trisatindo adalah untuk melakukan kerja sama
bisnis dengan salah satu prinsipal operator namun karena ada ketidaksepakatan
dalam suatu hal maka kerja sama tersebut tidak terealisasi.
d. Sampai saat ini Perseroan belum ada rencana melakukan likuidasi kepada entitas
anak yang lain.
9. Berdasarkan CALK No. 4 Perseroan memiliki kas dan bank sebesar Rp8,2 miliar
menurun dibandingkan periode 31 Desember 2022 sebesar Rp12,96 miliar. Agar dapat
dijelaskan penyebab penurunan tersebut.
Penjelasan Perseroan:
Penurunan kas dan bank ini dikarenakan Perseroan melakukan pembelian persediaan
barang dagang terlihat dari kenaikan persediaan yang signifikan dibandingkan dengan
periode 31 Desember 2022 dan sebagian hasil penjualan masih tercatat sebagai Piutang
Usaha.
10. Pada CALK No. 5 – Piutang Usaha – Pihak Ketiga, Perseroan memiliki piutang usaha
pihak ketiga lain – lain sebesar Rp8,9 miliar meningkat 54% dari periode 31 Desember
2022. Agar dapat dijelaskan:
a. Nature dari piutang lain – lain sebesar Rp8,9 miliar.
b. Perincian piutang pihak ketiga lain – lain tersebut berdasarkan nama pihak dan
jumlahnya.
c. Perkembangan kerja sama yang dilakukan Perseroan dengan PT Global Digital
Niaga (Blibli.com) dan prospek ke depannya.
Penjelasan Perseroan:
a. Piutang tersebut merupakan piutang yang timbul dari pihak-pihak retail end user
seperti transaksi kartu kredit, transaksi e-commerce dan pelanggan masing-masing
toko.
b. Perincian piutang pihak ketiga lain-lain adalah:
1. Atas transaksi kartu kredit konsumen (BCA Rp804 juta, Bank Mandiri Rp674 juta,
BNI Rp132 juta, BRI Rp91 juta, bank-bank lain dan perusahaan pembiayaan
Rp925 juta);
2. Atas transaksi Market Place Online (Rp1,7 miliar);
3. Atas tagihan kepada principal atas kegiatan promo konsumen (Rp1,2 miliar);
4. Atas tagihan kepada pelanggan korporat (Rp2,4 miliar);
5. Atas tagihan lain-lainnya (Rp1 miliar).
Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 6
c. Sampai saat ini, Perseroan masih bekerja sama dengan PT Global Digital Niaga dan
Perseroan terus meningkatkan bisnis melalui platform Blibli.com.
11. Berdasarkan CALK No.7 Perseroan memiliki persediaan sebesar Rp51,69 miliar
atau telah mengalami peningkatan sebesar Rp14,1 miliar dibanding posisi per 31
Desember 2022. Agar dapat dijelaskan:
a. Penyebab peningkatan persediaan sebesar Rp14,1 miliar
b. Penambahan cadangan penurunan nilai persediaan hingga Rp2,1 miliar selama
tahun 2022.
c. Pertimbangan Perseroan tidak mencadangkan penurunan nilai persediaan selama
tahun 2023.
Penjelasan Perseroan:
a. Karena perputaran bisnis mengalami peningkatan dibandingkan periode tahun 2022,
sehingga Perseroan memutuskan untuk melakukan pembelian persediaan terutama
barang-barang yang perputarannya cepat dan menghasilkan keuntungan yang baik.
b. Penambahan cadangan penurunan nilai persediaan di tahun 2022 dilakukan oleh
Perseroan atas pertimbangan terhadap persediaan yang secara nilai jual mengalami
penurunan dan beberapa barang persediaan usang.
c. Ditahun 2023 Perseroan belum melakukan pencadangan penurunan nilai persedian
dikarenakan pada umumnya pencadangan penurunan nilai persediaan dilakukan
diakhir tahun berjalan.
12. Pada CALK No. 9 Perseroan memiliki aset tetap neto sebesar Rp3,1 miliar per 30
September 2023 yang terus menurun sejak tahun 2020 sebesar Rp16,9 miliar. Agar dapat
dijelaskan oleh Perseroan :
a. Penyebab penurunan aset tetap tersebut.
b. Pengurangan aset tetap sebesar Rp928 juta selama tahun 2023 dan pengaruhnya
terhadap modal kerja Perseroan.
c. Analisis kecukupan nilai pertanggungan asuransi Perseroan yaitu per 30 September
2023 sebesar Rp13,4 miliar terhadap total aset tetap dan persediaan Perseroan.
Penjelasan Perseroan:
a. Penurunan aset tetap dikarenakan adanya penyesuaian nilai, penyusutan dan
penjualan terhadap aset tetap.
b. Penurunan aset tetap untuk beberapa peralatan dan perlengkapan kantor yang telah
usang, namun penurunan ini tidak berpengaruh terhadap modal kerja Perseroan.
c. Analisis tersebut berdasarkan kondisi persediaan di masing-masing toko Perseroan,
dan nilai pertanggungan asuransi tersebut akan diperbaharui pada akhir tahun buku.
13. Berdasarkan CALK No. 12 – Aset Lain – lain, Perseroan memiliki uang jaminan
sebesar Rp4,5 miliar turun 48% dari sebesar Rp 9,1 miliar pada periode 31 Desember
2022. Agar dapat dijelaskan penyebab penurunan uang jaminan tersebut, mengingat
jumlah toko relatif stabil pada tahun 2022 – 2023.
Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 7
Penjelasan Perseroan:
Penurunan yang dimaksud adalah penarikan jaminan pembelian kepada pihak principal
Samsung dan uang dari penarikan tersebut sudah digunakan untuk pembelian barang
dagang.
14. Pada CALK No. 13 – Utang Bank, Perseroan dan PT Globe Kita Terang (GLOB) entitas
anak memiliki utang kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. sebesar Rp484 miliar dan
utang bank Tranche A sebesar Rp361,8 miliar dan Tranche B sebesar Rp970,5 miliar.
Agar dapat dijelaskan:
a. Perkembangan pembayaran pokok utang tersebut sampai saat ini, mengingat
berdasarkan putusan PKPU utang bank Tranche A akan lunas pembayaran pokoknya
pada tahun 2023.
b. Apakah Perseroan memiliki utang bunga yang belum dilakukan pembayaran oleh
Perseroan atas utang bank tersebut?
c. Upaya yang akan dilakukan Perseroan untuk melakukan pembayaran utang bank di
masa yang akan datang.
Penjelasan Perseroan:
a. Sampai saat ini Perseroan masih secara rutin membayar dan meningkatkan jumlah
cicilan utang pokok kepada kreditor perbankan.
b. Perseroan fokus untuk membayar cicilan pokoknya terlebih dahulu.
c. Perseroan akan terus meningkatkan kinerja bisnisnya guna meningkatkan jumlah
pembayaran utang bank tersebut.
15. Pada CALK No. 14 Perseroan memiliki utang usaha pihak ketiga sebesar Rp540 miliar
dan utang pihak berelasi sebesar Rp59 miliar. Agar dapat dijelaskan:
a. Tidak terdapat perubahan atas utang usaha oleh PT Surya Citra Multimedia, PT
Jaringan Komunikasi Semesta, PT Huawei Tech, PT Xiaomi Singapore, PT HTC
Indonesia dan utang pihak berelasi.
b. Perseroan memiliki utang usaha kepada PT Surya Citra Multimedia sebesar 20% dari
total utang usaha atau sebesar Rp118 miliar yang sejak tahun 2018 nilainya tetap
dan Perseroan menyampaikan dalam proses pembahasan. Agar dijelaskan
perkembangan tentang penyelesaian utang tersebut.
c. Sebesar 93% utang usaha Perseroan telah jatuh tempo lebih dari 90 hari. Mohon
penjelasan Perseroan mengenai strategi untuk melakukan pembayaran utang usaha
tersebut termasuk sumber dananya.
d. Apakah saat ini Perseroan memiliki rencana aksi korporasi sehubungan dengan
penyelesaian utang usaha dengan posisi struktur modal Perseroan di kemudian hari?
e. Mitigasi risiko eksposur terhadap utang mata uang asing Perseroan.
Penjelasan Perseroan:
a. Utang usaha PT Surya Citra Multimedia dan PT Jaringan Komunikasi Semesta,
Perseroan masih terus melakukan koordinasi internal guna penyelesaian utang
tersebut. Untuk utang usaha kepada PT Huawei Tech dan PT Xiaomi Singapore,
Perseroan belum mendapatkan jawaban dari kedua perusahaan tersebut mengenai
nomor rekeningnya untuk tujuan pembayaran sehingga Perseroan masih belum dapat
melakukan pembayaran. Sedangkan PT HTC Indonesia, utangnya termasuk kedalam
utang yang tidak terverifikasi dimana menurut putusan PKPU, pembayaran utang
terverifikasi dan berpartisipasi mendahului utang yang tidak diverifikasi. Sedangkan
Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 8
untuk utang pihak berelasi, Perseroan akan menyelesaikannya setelah kewajiban
pembayaran atas utang lainnya dilunasi.
b. Sampai saat ini masih belum ada penyelesaiannya.
c. Perseroan akan terus berusaha meningkatkan kinerja bisnisnya guna membayar
utang usaha tersebut.
d. Sampai saat ini, Perseroan masih belum memiliki rencana aksi korporasi apapun
karena proses konversi utang SPP ke saham GLOB masih menunggu persetujuan
dari kreditor perbankan. Dikemudian hari Perseroan akan terus mencari investor atau
rekan bisnis dan melakukan aksi korporasi yang memungkinkan.
e. Saat ini Perseroan membeli produk dagangannya dari principal dalam mata uang
Rupiah sehingga resiko eksposur terhadap kerugian kurs minimal.
16. Pada CALK No. 15 Perseroan memiliki utang lain - lain pihak ketiga sebesar Rp73 miliar.
Agar dapat dijelaskan:
a. Posisi utang tersebut tidak mengalami perubahan saldo kecuali utang lain – lain
terdapat peningkatan sebesar Rp1,95 miliar dari tahun 2022 sampai dengan
September 2023.
b. Rencana penyelesaian utang lain – lain tersebut dengan masing-masing pihak.
c. Apakah perseroan memiliki rencana aksi korporasi terkait penyelesaian utang lain -
lain dengan posisi struktur modal Perseroan di kemudian hari?
Penjelasan Perseroan:
a. Utang tersebut merupakan utang kepada para konsultan pada saat PKPU. Saat ini,
Perseroan masih fokus untuk membayar cicilan utang pokok kepada para kreditor
perbankan.
b. Mohon merujuk penjelasan point a di atas.
c. Perseroan akan selalu mempertimbangkan segala opsi untuk menyelesaikan utang
Perseroan.
17. Pada CALK No. 16 Perseroan memiliki saldo liabilitas pajak tangguhan tidak berubah
sebesar Rp4,19 miliar dengan periode sebelumnya 31 Desember 2022, agar dapat
dijelaskan mengenai hal tersebut.
Penjelasan Perseroan:
Perhitungan atas liabilitas pajak tangguhan akan dilakukan diakhir tahun berjalan.
18. Berdasarkan CALK No. 19, agar dijelaskan mengenai utang sewa sebesar Rp5,9 miliar
yang merupakan utang jangka pendek namun sejak tahun 2022 belum dilakukan
pembayaran.
Penjelasan Perseroan:
Mohon merujuk ke halaman 2 Laporan Keuangan Perseroan, utang sewa jangka pendek
per 30 september 2023 sebesar Rp2,089 miliar.
19. Pada CALK No. 17 Perseroan memiliki saldo beban yang masih harus dibayar sebesar
Rp613 miliar dibandingkan sebelumnya per 31 Desember 2022 sebesar Rp592 miliar.
Agar dapat dijelaskan:
a. Penyebab beban masih harus dibayar berupa bunga utang bank terus mengalami
peningkatan.
Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 9
b. Rencana Perseroan melakukan pembayaran beban tersebut.
Penjelasan Perseroan:
a. Perseroan melakukan pencatatan atas bunga utang bank secara berkala, dan
berdasarkan pencatatan pihak kreditor setiap pembayaran yang dilakukan Perseroan
dicatat sebagai pembayaran utang pokok.
b. Perseroan akan berdiskusi dengan kreditor perbankan untuk mendapatkan
penyelesaian sebaik-baiknya atas beban bunga utang bank tersebut.
20. Pada CALK No 26 Perseroan membukukan beban sewa sebesar Rp16,8 miliar meningkat
sebesar Rp4,6 miliar dibandingkan periode sebelumnya. Agar dapat dijelaskan nature dan
perincian beban sewa tersebut.
Penjelasan Perseroan:
Kenaikan biaya sewa tersebut dikarenakan kenaikan biaya sewa toko setelah masa
pandemi Covid-19, perluasan ukuran toko serta penambahan toko baru ditahun berjalan.
21. Pada CALK No 27 Perseroan membukukan beban gaji meningkat sebanyak 31%
dibandingkan periode sebelumnya. Agar dijelaskan peningkatan beban gaji tersebut
mengingat hanya terdapat penambahan 7 karyawan selama tahun 2023.
Penjelasan Perseroan:
Perseroan melakukan penyesuaian kembali atas pembayaran gaji kepada karyawan
setelah berakhirnya masa pandemi Covid-19.
22. Posisi Perseroan per 30 September 2023 memiliki modal kerja negatif mengalami
peningkatan menjadi sebesar Rp1,7 triliun dibandingkan periode 31 Desember 2022 dan
posisi ekuitas Perseroan semakin terdefisiensi negatif menjadi sebesar Rp3,7 triliun. Agar
dapat dijelaskan:
a. Strategi Perseroan untuk meningkatkan modal kerja di masa mendatang.
b. Efisiensi biaya yang telah dilakukan Perseroan sampai dengan saat ini dan rencana
efisiensi di masa depan.
Penjelasan Perseroan:
a. Perseroan terus berupaya untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja
bisnisnya, menjaga biaya operasi dan terus menjaga arus kasnya. Perseroan juga
terus berupaya mendapatkan fasilitas jangka waktu pembayaran yang lebih panjang
dari para principal.
b. Perseroan terus melakukan efisiensi biaya terhadap semua biaya operasional yang
dapat diefisienkan. Pengembangan toko online merupakan salah satu bentuk upaya
Perseroan untuk efisiensi biaya sewa toko offline.
23. Informasi fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
harga Efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan
kepada publik.
Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 10
Penjelasan Perseroan:
Sepengetahuan Perseroan, saat ini tidak ada informasi fakta/kejadian penting lainnya
yang material dan belum diungkapkan kepada publik.
Demikian penjelasan ini kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT Trikomsel Oke Tbk
Sugiono Wiyono Sugialam
Presiden Direktur
Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.