Skip to content
Back to announcement

20231213_TRIO_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31559409_lamp1.pdf

Other Text extracted TRIO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 10

Page 1
No. 046/CST-TRIO/2023

Jakarta, 12 Desember 2023

Kepada Yth.
Ibu Risa E. Rustam
Direktur
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190


Perihal: Penyampaian Penjelasan Atas Surat PT Bursa Efek Indonesia No.: S-10691/
         BEI.PP2/12-2023


Dengan hormat,

Menindaklanjuti Surat dari PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) No.: S-10691/BEI.PP2/12-2023
tanggal 07 Desember 2023 perihal Undangan Dengar Pendapat dan Permintaan Penjelasan,
maka kami sampaikan penjelasan dari Perseroan sebagai berikut:

Perkembangan Proses Restrukturisasi Utang dan Operasional

1. Mohon penjelasan Perseroan mengenai perkembangan proses restrukturisasi kembali
   utang Perseroan, antara lain:
   a. Progress perolehan persetujuan tertulis dari kreditur Perseroan atas proposal baru
      yang diajukan Perseroan.
   b. Koordinasi yang dilakukan Perseroan dengan para kreditur, terutama menindaklanjuti
      surat No. RCR/3/011G/R dari Bank BNI.
   c. Target waktu persetujuan tersebut diperoleh.

     Penjelasan Perseroan:

     a. Sampai saat ini, Perseroan masih terus berusaha untuk mendapatkan persetujuan
        tertulis dari para kreditor atas Proposal Baru yang telah di ajukan, dan sampai saat
        ini Perseroan terus membayar cicilan utang pokok kepada kreditor perbankan secara
        rutin setiap bulannya bahkan lebih tinggi dibandingkan Proposal Baru dan terus
        diupayakan untuk ditingkatkan jumlahnya dari waktu ke waktu.
     b. Perseroan masih tetap terus berdiskusi dengan kreditor perbankan.
     c. Perseroan berharap persetujuan dari kreditor perbankan dapat segera diperoleh.

2.   Selain persetujuan dari kreditur perbankan, Perseroan berencana melakukan konversi
     utang PT Sukses Perdana Prima menjadi saham entitas anak, PT Globe Kita Terang Tbk.
     (GLOB) yang prosesnya akan dimulai tahun ini. Agar dapat dijelaskan perkembangan
     proses konversi utang sampai dengan saat ini dan pihak ketiga yang terlibat dalam proses
     tersebut.




                                           Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 2
     Penjelasan Perseroan:

     Proses konversi utang tersebut belum dilakukan karena masih belum mendapatkan
     persetujuan dari para kreditor dan untuk pihak ketiga yang terlibat dalam proses tersebut,
     Perseroan telah menghubungi calon konsultan dan masih dalam proses.

3. Saat ini Perseroan sedang mengajukan rektrukturisasi utang kembali kepada para
   krediturnya, mohon penjelasan mengenai status pinjaman Perseroan per 30 September
   2023 dengan mengisi tabel di bawah ini:

            Nama Kreditur              Nilai Total    Nilai Pokok Nilai Bunga                    Usulan Pembayaran
                                         Utang        yang Telah  yang Telah                    berdasarkan Proposal
                                                     Jatuh Tempo Jatuh Tempo                   Restrukturisasi Kembali
     Kreditur Dengan Jaminan
       1. Bank BNI                         …..               …..                …..                         ……
       2. Bank Mandiri                     …..               …..                …..                         ……
       3. PT Perdana Sukses                …..               …..                …..                         ……
       4. ………….                                              …..                …..                         ……
       5. …………                                               …..                …..                         ……
     Kreditur Tanpa Jaminan
       1. ………….                            …..               …..                …..                         ……
       2. ………… dst                         …..               …..                …..                         ……

     Penjelasan Perseroan:

     Posisi per 30 September 2023 (dalam miliar Rupiah)

                                        Nilai Total Utang
               Nama Kreditur
                                              Pokok

     Kreditur Dengan Jaminan
     1. BNI                                      1,111.8
     2. Bank Mandiri                               220.7
     Kreditur Dengan Jaminan - Pihak Berelasi
     3. PT Sukses Perdana Prima                    556.1
        Total Kreditur Dengan Jaminan            1,888.6
     Kreditur Tanpa Jaminan
     1. Xiaomi Singapore                             2.7
     2. PT. Huawei Tech. Investment                  2.7
     3. PT. Lenovo Indonesia                         1.2
         Total Kreditur Tanpa Jaminan                6.6

     Perseroan memiliki pokok pinjaman dan bunga pinjaman utang bank Tranche A yang
     telah jatuh tempo per 30 September 2023 adalah sebesar Rp175,4 miliar dan Rp84,7
     miliar.

4.   Berdasarkan tanggapan Permintaan Penjelasan tanggal 18 Juli 2023 terdapat tuntutan
     hukum yang melibatkan Perseroan di Pengadilan Singapura, Agar dapat dijelaskan:

      a. Latar belakang transaksi atau fakta material yang terjadi pada tuntutan hukum
         tersebut.
      b. Pihak yang terlibat dalam tuntutan hukum tersebut.
      c. Perkembangan tuntutan hukum tersebut sampai saat ini.



                                                            Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 3
      d. Dampak tuntutan hukum terhadap operasional dan kinerja keuangan Perseroan.
      e. Upaya yang dilakukan Perseroan untuk menyelesaikan tuntutan hukum tersebut.

     Penjelasan Perseroan:

      a.   Ada beberapa pemegang obligasi yang tidak setuju dengan dikonversikannya utang
           bond ke saham Perseroan.
      b.   Pihak yang terlibat yaitu:
               1. Pihak yang menuntut 12 pemegang obligasi,
               2. Pihak yang dituntut :
                    a. Perusahaan penerbit obligasi, Perusahaan penjamin obligasi.
                    b. Management Perusahaan pada waktu itu.
                    c. Bank-bank yang menjadi underwriter dari penerbitan obligasi tersebut.
      c.   Sepengetahuan Perseroan, tuntutan hukum tersebut sudah ada keputusannya, dan
           saat ini pihak penuntut sedang melakukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi
           yang belum ada keputusan lebih lanjut.
      d.   Kegiatan operasional Perseroan masih tetap berjalan seperti biasa dan kinerja
           keuangan Perseroan mengalami peningkatan dari periode sebelumnya sehingga
           Perseroan dapat membayar lebih kewajibannya kepada kreditor perbankan.
      e.   Perseroan telah meminta pendapat hukum dari RustriyandiRaharjo Law Office atas
           adanya tuntutan hukum tersebut.

5.   Penjelasan mengenai perkembangan rencana Perseroan untuk mencari investor baru
     dalam rangka meningkatkan kinerja Perseroan secara signifikan sehingga kemampuan
     membayar dapat meningkat terus.

     Penjelasan Perseroan:

     Perseroan telah menandatangani dokumen kesepakatan (MOU) sebanyak dua kali dari
     dua calon investor yang berbeda sejak Homologasi akan tetapi Perseroan tidak
     mendapatkan persetujuan dari kreditor, sehingga kesepakatan (MOU) tidak bisa
     dijalankan. Saat ini Perseroan terus berusaha mendapatkan calon investor baru meskipun
     ada kendala suspend terhadap perdagangan saham Perseroan.

6.   Mohon penjelasan mengenai kendala yang dihadapi Perseroan atas pelaksanaan
     strategi-strategi yang disampaikan dalam Laporan Keuangan per 30 September 2023
     sebagai upaya Perseroan untuk mempertahankan kelangsungan usaha Perseroan
     termasuk pemenuhan modal kerjanya.

     Penjelasan Perseroan:

     Berikut ini review atas perkembangan strategi Perseroan di 2023:




                                           Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 4
7.   Upaya apa yang akan dilakukan Perseroan apabila terdapat gugatan dari kreditur
     Perseroan terkait pemenuhan kewajiban dan perjanjian – perjanjian yang telah disepakati
     bersama sebelumnya.

     Penjelasan Perseroan:

     Perseroan selama ini tetap menjalin komunikasi yang baik dan intensif dengan kreditor
     perbankannya, disamping itu Perseroan secara rutin terus meningkatkan pembayaran
     cicilan utang pokok.


Penelahaan Laporan Keuangan per 30 September 2023

8.   Berdasarkan CALK No. 1 – Informasi Umum disebutkan bahwa terdapat entitas anak yang
     tidak aktif dan dalam proses likuidasi seperti PT Trio Specommerce Indonesia, Trikomsel
     Pte. Ltd. dan PT Trisatindo. Mohon penjelasan mengenai:
     a. Proses likuidasi PT Trio Specommerce Indonesia sampai dengan saat ini, mengingat
          hal tersebut telah dilakukan Perseroan sejak tahun 2020.
     b. Per 30 September 2023 PT Trio Specommerce Indonesia masih memiliki total aset
          sebesar Rp1,4 miliar. Agar dapat dijelaskan rencana penggunaan dana dari aset
          tersebut setelah dilakukan likuidasi.


                                           Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 5
     c.   Mengapa sejak didirikan PT Trisantindo belum beroperasi secara komersial dan tidak
          aktif sampai dengan sesaat ini? Mohon penjelasannya.
     d.   Apakah Perseroan memiliki rencana melakukan likuidasi kepada entitas anak yang
          lain?

     Penjelasan Perseroan:

     a. Saat ini Perseroan bersama dengan SingPost sebagai mitra pemegang saham untuk
        memproses likuidasi perusahaan ini.
     b. Dana tersebut rencananya akan digunakan terutama untuk membiayai proses
        likuidasi, beban-beban yang akan timbul, dan kemudian sisa dananya akan
        dikembalikan ke masing-masing pemegang saham.
     c. Saat itu, salah satu tujuan didirikannya Trisatindo adalah untuk melakukan kerja sama
        bisnis dengan salah satu prinsipal operator namun karena ada ketidaksepakatan
        dalam suatu hal maka kerja sama tersebut tidak terealisasi.
     d. Sampai saat ini Perseroan belum ada rencana melakukan likuidasi kepada entitas
        anak yang lain.

9.   Berdasarkan CALK No. 4 Perseroan memiliki kas dan bank sebesar Rp8,2 miliar
     menurun dibandingkan periode 31 Desember 2022 sebesar Rp12,96 miliar. Agar dapat
     dijelaskan penyebab penurunan tersebut.

     Penjelasan Perseroan:

     Penurunan kas dan bank ini dikarenakan Perseroan melakukan pembelian persediaan
     barang dagang terlihat dari kenaikan persediaan yang signifikan dibandingkan dengan
     periode 31 Desember 2022 dan sebagian hasil penjualan masih tercatat sebagai Piutang
     Usaha.

10. Pada CALK No. 5 – Piutang Usaha – Pihak Ketiga, Perseroan memiliki piutang usaha
    pihak ketiga lain – lain sebesar Rp8,9 miliar meningkat 54% dari periode 31 Desember
    2022. Agar dapat dijelaskan:
    a. Nature dari piutang lain – lain sebesar Rp8,9 miliar.
    b. Perincian piutang pihak ketiga lain – lain tersebut berdasarkan nama pihak dan
        jumlahnya.
    c. Perkembangan kerja sama yang dilakukan Perseroan dengan PT Global Digital
        Niaga (Blibli.com) dan prospek ke depannya.

     Penjelasan Perseroan:

     a. Piutang tersebut merupakan piutang yang timbul dari pihak-pihak retail end user
        seperti transaksi kartu kredit, transaksi e-commerce dan pelanggan masing-masing
        toko.
     b. Perincian piutang pihak ketiga lain-lain adalah:
        1. Atas transaksi kartu kredit konsumen (BCA Rp804 juta, Bank Mandiri Rp674 juta,
            BNI Rp132 juta, BRI Rp91 juta, bank-bank lain dan perusahaan pembiayaan
            Rp925 juta);
        2. Atas transaksi Market Place Online (Rp1,7 miliar);
        3. Atas tagihan kepada principal atas kegiatan promo konsumen (Rp1,2 miliar);
        4. Atas tagihan kepada pelanggan korporat (Rp2,4 miliar);
        5. Atas tagihan lain-lainnya (Rp1 miliar).




                                           Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 6
      c. Sampai saat ini, Perseroan masih bekerja sama dengan PT Global Digital Niaga dan
         Perseroan terus meningkatkan bisnis melalui platform Blibli.com.

11.   Berdasarkan CALK No.7 Perseroan memiliki persediaan sebesar Rp51,69 miliar
      atau telah mengalami peningkatan sebesar Rp14,1 miliar dibanding posisi per 31
      Desember 2022. Agar dapat dijelaskan:

      a.   Penyebab peningkatan persediaan sebesar Rp14,1 miliar
      b.   Penambahan cadangan penurunan nilai persediaan hingga Rp2,1 miliar selama
           tahun 2022.
      c.   Pertimbangan Perseroan tidak mencadangkan penurunan nilai persediaan selama
           tahun 2023.

      Penjelasan Perseroan:

      a. Karena perputaran bisnis mengalami peningkatan dibandingkan periode tahun 2022,
         sehingga Perseroan memutuskan untuk melakukan pembelian persediaan terutama
         barang-barang yang perputarannya cepat dan menghasilkan keuntungan yang baik.
      b. Penambahan cadangan penurunan nilai persediaan di tahun 2022 dilakukan oleh
         Perseroan atas pertimbangan terhadap persediaan yang secara nilai jual mengalami
         penurunan dan beberapa barang persediaan usang.
      c. Ditahun 2023 Perseroan belum melakukan pencadangan penurunan nilai persedian
         dikarenakan pada umumnya pencadangan penurunan nilai persediaan dilakukan
         diakhir tahun berjalan.

 12. Pada CALK No. 9 Perseroan memiliki aset tetap neto sebesar Rp3,1 miliar per 30
     September 2023 yang terus menurun sejak tahun 2020 sebesar Rp16,9 miliar. Agar dapat
     dijelaskan oleh Perseroan :
     a. Penyebab penurunan aset tetap tersebut.
     b. Pengurangan aset tetap sebesar Rp928 juta selama tahun 2023 dan pengaruhnya
          terhadap modal kerja Perseroan.
     c. Analisis kecukupan nilai pertanggungan asuransi Perseroan yaitu per 30 September
          2023 sebesar Rp13,4 miliar terhadap total aset tetap dan persediaan Perseroan.

      Penjelasan Perseroan:

      a. Penurunan aset tetap dikarenakan adanya penyesuaian nilai, penyusutan dan
         penjualan terhadap aset tetap.
      b. Penurunan aset tetap untuk beberapa peralatan dan perlengkapan kantor yang telah
         usang, namun penurunan ini tidak berpengaruh terhadap modal kerja Perseroan.
      c. Analisis tersebut berdasarkan kondisi persediaan di masing-masing toko Perseroan,
         dan nilai pertanggungan asuransi tersebut akan diperbaharui pada akhir tahun buku.

 13. Berdasarkan CALK No. 12 – Aset Lain – lain, Perseroan memiliki uang jaminan
     sebesar Rp4,5 miliar turun 48% dari sebesar Rp 9,1 miliar pada periode 31 Desember
     2022. Agar dapat dijelaskan penyebab penurunan uang jaminan tersebut, mengingat
     jumlah toko relatif stabil pada tahun 2022 – 2023.




                                           Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 7
    Penjelasan Perseroan:

    Penurunan yang dimaksud adalah penarikan jaminan pembelian kepada pihak principal
    Samsung dan uang dari penarikan tersebut sudah digunakan untuk pembelian barang
    dagang.

14. Pada CALK No. 13 – Utang Bank, Perseroan dan PT Globe Kita Terang (GLOB) entitas
    anak memiliki utang kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. sebesar Rp484 miliar dan
    utang bank Tranche A sebesar Rp361,8 miliar dan Tranche B sebesar Rp970,5 miliar.
    Agar dapat dijelaskan:
    a. Perkembangan pembayaran pokok utang tersebut sampai saat ini, mengingat
        berdasarkan putusan PKPU utang bank Tranche A akan lunas pembayaran pokoknya
        pada tahun 2023.
    b. Apakah Perseroan memiliki utang bunga yang belum dilakukan pembayaran oleh
        Perseroan atas utang bank tersebut?
    c. Upaya yang akan dilakukan Perseroan untuk melakukan pembayaran utang bank di
        masa yang akan datang.

    Penjelasan Perseroan:

    a. Sampai saat ini Perseroan masih secara rutin membayar dan meningkatkan jumlah
       cicilan utang pokok kepada kreditor perbankan.
    b. Perseroan fokus untuk membayar cicilan pokoknya terlebih dahulu.
    c. Perseroan akan terus meningkatkan kinerja bisnisnya guna meningkatkan jumlah
       pembayaran utang bank tersebut.

15. Pada CALK No. 14 Perseroan memiliki utang usaha pihak ketiga sebesar Rp540 miliar
    dan utang pihak berelasi sebesar Rp59 miliar. Agar dapat dijelaskan:
    a. Tidak terdapat perubahan atas utang usaha oleh PT Surya Citra Multimedia, PT
        Jaringan Komunikasi Semesta, PT Huawei Tech, PT Xiaomi Singapore, PT HTC
        Indonesia dan utang pihak berelasi.
    b. Perseroan memiliki utang usaha kepada PT Surya Citra Multimedia sebesar 20% dari
        total utang usaha atau sebesar Rp118 miliar yang sejak tahun 2018 nilainya tetap
        dan Perseroan menyampaikan dalam proses pembahasan. Agar dijelaskan
        perkembangan tentang penyelesaian utang tersebut.
    c. Sebesar 93% utang usaha Perseroan telah jatuh tempo lebih dari 90 hari. Mohon
        penjelasan Perseroan mengenai strategi untuk melakukan pembayaran utang usaha
        tersebut termasuk sumber dananya.
    d. Apakah saat ini Perseroan memiliki rencana aksi korporasi sehubungan dengan
        penyelesaian utang usaha dengan posisi struktur modal Perseroan di kemudian hari?
    e. Mitigasi risiko eksposur terhadap utang mata uang asing Perseroan.

    Penjelasan Perseroan:

    a. Utang usaha PT Surya Citra Multimedia dan PT Jaringan Komunikasi Semesta,
       Perseroan masih terus melakukan koordinasi internal guna penyelesaian utang
       tersebut. Untuk utang usaha kepada PT Huawei Tech dan PT Xiaomi Singapore,
       Perseroan belum mendapatkan jawaban dari kedua perusahaan tersebut mengenai
       nomor rekeningnya untuk tujuan pembayaran sehingga Perseroan masih belum dapat
       melakukan pembayaran. Sedangkan PT HTC Indonesia, utangnya termasuk kedalam
       utang yang tidak terverifikasi dimana menurut putusan PKPU, pembayaran utang
       terverifikasi dan berpartisipasi mendahului utang yang tidak diverifikasi. Sedangkan



                                          Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 8
         untuk utang pihak berelasi, Perseroan akan menyelesaikannya setelah kewajiban
         pembayaran atas utang lainnya dilunasi.
    b.   Sampai saat ini masih belum ada penyelesaiannya.
    c.   Perseroan akan terus berusaha meningkatkan kinerja bisnisnya guna membayar
         utang usaha tersebut.
    d.   Sampai saat ini, Perseroan masih belum memiliki rencana aksi korporasi apapun
         karena proses konversi utang SPP ke saham GLOB masih menunggu persetujuan
         dari kreditor perbankan. Dikemudian hari Perseroan akan terus mencari investor atau
         rekan bisnis dan melakukan aksi korporasi yang memungkinkan.
    e.   Saat ini Perseroan membeli produk dagangannya dari principal dalam mata uang
         Rupiah sehingga resiko eksposur terhadap kerugian kurs minimal.

16. Pada CALK No. 15 Perseroan memiliki utang lain - lain pihak ketiga sebesar Rp73 miliar.
    Agar dapat dijelaskan:
     a. Posisi utang tersebut tidak mengalami perubahan saldo kecuali utang lain – lain
        terdapat peningkatan sebesar Rp1,95 miliar dari tahun 2022 sampai dengan
        September 2023.
     b. Rencana penyelesaian utang lain – lain tersebut dengan masing-masing pihak.
     c. Apakah perseroan memiliki rencana aksi korporasi terkait penyelesaian utang lain -
        lain dengan posisi struktur modal Perseroan di kemudian hari?

     Penjelasan Perseroan:

     a. Utang tersebut merupakan utang kepada para konsultan pada saat PKPU. Saat ini,
        Perseroan masih fokus untuk membayar cicilan utang pokok kepada para kreditor
        perbankan.
     b. Mohon merujuk penjelasan point a di atas.
     c. Perseroan akan selalu mempertimbangkan segala opsi untuk menyelesaikan utang
        Perseroan.

17. Pada CALK No. 16 Perseroan memiliki saldo liabilitas pajak tangguhan tidak berubah
    sebesar Rp4,19 miliar dengan periode sebelumnya 31 Desember 2022, agar dapat
    dijelaskan mengenai hal tersebut.

     Penjelasan Perseroan:

     Perhitungan atas liabilitas pajak tangguhan akan dilakukan diakhir tahun berjalan.

18. Berdasarkan CALK No. 19, agar dijelaskan mengenai utang sewa sebesar Rp5,9 miliar
    yang merupakan utang jangka pendek namun sejak tahun 2022 belum dilakukan
    pembayaran.

     Penjelasan Perseroan:

     Mohon merujuk ke halaman 2 Laporan Keuangan Perseroan, utang sewa jangka pendek
     per 30 september 2023 sebesar Rp2,089 miliar.

19. Pada CALK No. 17 Perseroan memiliki saldo beban yang masih harus dibayar sebesar
    Rp613 miliar dibandingkan sebelumnya per 31 Desember 2022 sebesar Rp592 miliar.
    Agar dapat dijelaskan:
    a. Penyebab beban masih harus dibayar berupa bunga utang bank terus mengalami
       peningkatan.



                                           Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 9
    b.   Rencana Perseroan melakukan pembayaran beban tersebut.

     Penjelasan Perseroan:

     a. Perseroan melakukan pencatatan atas bunga utang bank secara berkala, dan
        berdasarkan pencatatan pihak kreditor setiap pembayaran yang dilakukan Perseroan
        dicatat sebagai pembayaran utang pokok.
     b. Perseroan akan berdiskusi dengan kreditor perbankan untuk mendapatkan
        penyelesaian sebaik-baiknya atas beban bunga utang bank tersebut.

20. Pada CALK No 26 Perseroan membukukan beban sewa sebesar Rp16,8 miliar meningkat
    sebesar Rp4,6 miliar dibandingkan periode sebelumnya. Agar dapat dijelaskan nature dan
    perincian beban sewa tersebut.

     Penjelasan Perseroan:

     Kenaikan biaya sewa tersebut dikarenakan kenaikan biaya sewa toko setelah masa
     pandemi Covid-19, perluasan ukuran toko serta penambahan toko baru ditahun berjalan.

21. Pada CALK No 27 Perseroan membukukan beban gaji meningkat sebanyak 31%
    dibandingkan periode sebelumnya. Agar dijelaskan peningkatan beban gaji tersebut
    mengingat hanya terdapat penambahan 7 karyawan selama tahun 2023.

     Penjelasan Perseroan:

    Perseroan melakukan penyesuaian kembali atas pembayaran gaji kepada karyawan
    setelah berakhirnya masa pandemi Covid-19.

22. Posisi Perseroan per 30 September 2023 memiliki modal kerja negatif mengalami
    peningkatan menjadi sebesar Rp1,7 triliun dibandingkan periode 31 Desember 2022 dan
    posisi ekuitas Perseroan semakin terdefisiensi negatif menjadi sebesar Rp3,7 triliun. Agar
    dapat dijelaskan:

    a. Strategi Perseroan untuk meningkatkan modal kerja di masa mendatang.
    b. Efisiensi biaya yang telah dilakukan Perseroan sampai dengan saat ini dan rencana
       efisiensi di masa depan.

     Penjelasan Perseroan:

    a.   Perseroan terus berupaya untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja
         bisnisnya, menjaga biaya operasi dan terus menjaga arus kasnya. Perseroan juga
         terus berupaya mendapatkan fasilitas jangka waktu pembayaran yang lebih panjang
         dari para principal.
    b.   Perseroan terus melakukan efisiensi biaya terhadap semua biaya operasional yang
         dapat diefisienkan. Pengembangan toko online merupakan salah satu bentuk upaya
         Perseroan untuk efisiensi biaya sewa toko offline.

23. Informasi fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
    harga Efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan
    kepada publik.




                                           Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997
Page 10
    Penjelasan Perseroan:

    Sepengetahuan Perseroan, saat ini tidak ada informasi fakta/kejadian penting lainnya
    yang material dan belum diungkapkan kepada publik.


Demikian penjelasan ini kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.


Hormat kami,
PT Trikomsel Oke Tbk




Sugiono Wiyono Sugialam
Presiden Direktur




                                         Jl. Kebon Sirih Raya No.63, Jakarta Pusat 10340, Indonesia, T. (021) 3190-5997

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.01 MB
Published13 Dec 2023
Pages10
Characters23,991
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result