Skip to content
Back to announcement

20260406_MEGA_Public Expose_32067828_lamp2.pdf

Other Text extracted MEGA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 11

Page 1
         LAPORAN KEGIATAN PAPARAN KINERJA BANK MEGA TAHUN BUKU 2025

Tanya Jawab Pemaparan Kinerja Bank Mega 2025:

1.   Rizka - Antara:

     Apa yang menjadi target kredit untuk tahun 2026, karena proyeksi Bank Mega cukup
     signifikan yakni naik sekitar 10% jika dibandingkan dengan realisasi 2025. Ini apa yang
     menjadi pertimbangan Bank Mega untuk menargetkan kredit yang signifikan? Apa
     pendorongnya untuk kinerja di kredit di tahun ini? Apakah masih tetap mengandalkan
     untuk kredit korporasi?

     Kemudian mengenai tantangan global. Bagaimana Bank Mega melihat kondisi global ini,
     Apakah mempengaruhi terhadap permintaan kredit korporasi? Apakah Bank Mega juga
     melihat sektor mana yang kira-kira berisiko untuk terdampak di tengah perang Iran?

     Terakhir, NIM 2025 sempat tertekan. Bisa dijelaskan apa penyebabnya? Terima kasih.

     Jawaban:

     Direktur Kredit Bank Mega - Bapak Madi Darmadi Lazuardi

     Untuk pertumbuhan kredit tahun lalu memang kita tumbuh sekitar 4%. Tahun ini
     ekspektasi cukup signifikan pertumbuhannya. Sebetulnya tahun lalu juga pertumbuhan
     kita cukup banyak. Tetapi karena adanya beberapa pinjaman yang dibayar lebih awal,
     akhirnya membuat pertumbuhan kita tidak sesuai seperti yang kita harapkan. Untuk
     tahun ini akan tetap kita melanjutkan di segmen korporasi karena kita melihat banyak
     peluang kredit yang terkait dengan projek-projek strategis pemerintah.

     Kemudian kita lanjut di sektor hilirisasi dan juga yang terkait dengan natural resources.
     Kita akan meneruskan dua jalur yang kita sudah lakukan tahun 2025 dan kita akan terus
     tingkatkan. Pertama adalah kredit yang kita salurkan bersama-sama dengan bank-bank
     lain dalam plafon yang cukup besar, karena jumlah permintaan kredit untuk projek-
     projek skala besar meningkat cukup signifikan.

     Yang kedua adalah kredit yang kita lakukan secara bilateral. Jadi kalau kita lihat
     pertumbuhan kira-kira Rp6 triliun sampai Rp7 triliun, dari Rp67 triliun ke Rp74 triliun.
     Net incremental sebetulnya kita punya proyeksi pertumbuhan kredit kita itu kira-kira
     sekitar Rp20 triliun sampai Rp30 triliun, karena kita punya rundown itu cukup besar
     yaitu sekitar Rp14 triliun sampai dengan Rp15 triliun per tahunnya, ditambah dengan
     proyeksi beberapa pinjaman yang mereka akan melakukan prepayment.

     Jadi kita cukup optimis untuk pertumbuhan kredit tahun ini. Mengingat bahwa pipeline
     yang ada yang saat ini dan maupun yang akan ada cukup signifikan. Untuk yang segmen
     lain tetap kita akan memberikan kesempatan untuk tumbuh. Tetapi kalau kita lihat
     kondisi seperti yang Pak Kostaman sampaikan tadi kita mungkin belum bisa berharap
     terlalu banyak untuk yang di sisi situ.
Page 2
     Untuk NIM, kita sudah lihat dari sejak tahun lalu tren suku bunga kredit ini terus turun
     baik dolar maupun rupiah. Ada dua hal yang menyebabkan kejadian seperti ini. Pertama
     adalah cukup banyaknya likuiditas dan bank-bank yang ingin menyalurkan kredit kepada
     sektor-sektor real, dan yang kedua adalah terbatasnya permintaan kredit sehingga
     akhirnya trend suku bunga karena supply and demand seperti tadi itu membuat suku
     bunga kita terus dari waktu ke waktu mengalami penurunan, baik rupiah dan dolar.

     Kedua hal ini sejalan dengan keinginan dari pemerintah untuk menurunkan cost of fund
     dan juga menurunkan suku bunga kredit, sehingga ini menjadi tantangan yang cukup
     besar. Dengan penurunan suku bunga kredit dengan suku bunga cost of fund secara
     bersamaan, maka kita dapat mempertahankan NIM atau Net Interest Margin. Ini adalah
     masalah umum perbankan Ibu Bapak sekalian, karena ini terjadi di semua bank di tahun
     2025.

2.   Zevanya - CNBC Indonesia:

     Saham Bank Mega secara recorded sudah naik hampir 40%, dimana hal itu berbalik
     dengan saham perbankan yang kebanyakan mengalami penurunan, Apa kira-kira yang
     menjadi katalis dari kenaikan itu, apakah ada aksi korporasi yang disiapkan oleh Bank
     Mega.

     Lalu selanjutnya saya mau tanya juga terkait dengan rencana OJK mendorong bank-
     bank KBMI 3 untuk bisa naik kelas ke KBMI 4, kalau dari Bank Mega sendiri apakah ada
     rencana untuk kedepannya dan apakah ada target untuk naik kelas itu. Terima kasih.

     Jawaban:

     Direktur Utama Bank Mega - Bapak Kostaman Thayib

     Bapak Ibu sekalian, setelah keterbukan informasi yang sudah dilakukan, Bank Mega
     memang akan membagikan dividen tunai dan saham bonus yang diputuskan di RUPS
     pada hari ini. Setelah itu, memang kita melihat ada lonjakan atau kenaikan saham Bank
     Mega. Saya rasa ya kenaikan saham Bank Mega dipengaruhi oleh 2 informasi tersebut,
     yaitu mengenai pembagian dividen tunai dan saham bonus. Hal ini juga menunjukan
     kepercayaan publik terhadap Bank Mega membaik.

     Mengenai KBMI 4, tentu saja banyak bank yang ingin meningkat menuju ke KBMI 4. Bank
     Mega juga terus berusaha untuk meningkatkan aset, juga meningkatkan profitabilitas,
     sehingga mudah-mudahan suatu hari kita bisa menuju ke sana.

3.   Angela - Bisnis Indonesia:

     Tadi di dalam RUPS disepakati bahwa Bank Mega akan membagikan dividen sekitar Rp2
     triliun, dengan pembagian dividen yang cukup besar ini bagaimana permodalan Bank
     Mega untuk mendukung ekspansi ke depan.

     Berapa dividen per saham nya Bank Mega? Terima Kasih.
Page 3
     Jawaban:

     Direktur Utama Bank Mega - Bapak Kostaman Thayib

     Seperti telah diputuskan di dalam RUPS yang baru saja kita laksanakan tadi, bahwa Bank
     Mega akan membagikan dividen tunai sebesar 60% dari laba bersih. Bank Mega tahun
     2025 membukukan laba bersih sebesar Rp3,4 triliun. Jadi 60% dari Rp3,4 triliun adalah
     sekitar Rp2 triliun.

     Nah apakah setelah pembagian ini akan mempengaruhi CAR Bank Mega? Seperti telah
     saya sampaikan tadi di akhir tahun 2025, CAR Bank Mega berada di 30%. Sangat jauh di
     atas ketentuan yang ada. Tentu pembagian 60% ini tidak akan terlalu mempengaruhi
     CAR Bank Mega kedepannya.

     Perlu diperhatikan juga, bahwa sisa dari pembagian dividen tadi sebesar sekitar Rp1,3
     triliun yang akan digunakan kembali sebagai laba ditahan atau return on in yang juga
     akan menambah dari modal Bank Mega atau CAR Bank Mega.

     Untuk nilai dividen tunai per saham Bank Mega adalah Rp171,95 atau hampir Rp172 per
     lembar.

4.   Ammar - Kontan:

     Saya ingin bertanya tentang Laporan Keuangan Bank Mega posisi Februari 2026, disana
     tertera bahwa posisi undisbursed loan Bank Mega cukup tinggi di Rp32 triliun. Boleh
     diketahui untuk sebabnya? Apakah akan berpotensi meningkat lagi di tengah iklim usaha
     yang masih wait and see? Lalu bagaimana target di akhir tahun nanti untuk undisbursed
     loan nya.

     Jawaban:

     Direktur Kredit Bank Mega - Bapak Madi Lazuardi

     Untuk undisbursed loan seperti yang kita ketahui tadi, bahwa Tahun 2025 kemarin, kita
     cukup banyak memberikan limit kredit kepada projek-projek dan projek-projek ini
     masih on going, artinya pencairannya bertahap sesuai dengan progres dari
     pembangunan.

     Yang kedua, Bank Mega juga cukup banyak memberikan limit untuk working capital.
     Modal kerja digunakan sesuai kebutuhan mereka. Melalui fasilitas ini, Bank Mega
     memberikan fleksibilitas bagi debitur kita dalam mengatur penggunaan fasilitas working
     capital ini. Selain itu, undisbursed loan yang bersumber pada limit-limit yang kita
     berikan baik itu bilateral maupun sindikasi seperti contoh kalau kita ikut dalam sindikasi
     limitnya misalnya Rp3 triliun, tentunya debitur tidak akan langsung menggunakan dana
     tersebut, pencairannya akan disesuaikan dengan kebutuhan. Kondisi ini yang
     menyebabkan limit tinggi tetapi outstandingnya lebih kecil daripada itu.
Page 4
Kondisi ini juga menjadi potensi Bank, karena masih ada dana yang siap untuk dicairkan
di tahun ini maupun tahun-tahun ke depan yang bisa meningkatkan outstanding kredit
ke depan.
Page 5
FOTO-FOTO PELAKSANAAN PAPARAN KINERJA BANK MEGA TAHUN BUKU 2025
Page 6

          
Page 7
DAFTAR HADIR PAPARAN KINERJA BANK MEGA TAHUN BUKU 2025
Page 8

          
Page 9

          
Page 10

          
Page 11

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.38 MB
Published6 Apr 2026
Pages11
Characters8,209
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Mega p.1 ×64
linked person Madi Darmadi Lazuardi p.1
unresolved person Kostaman p.1
unresolved org Bank Mega. Lalu p.2
unresolved person Kostaman Thayib Bapak Ibu p.2 ×3
unresolved org Bank Mega. Saya p.2
unresolved person Kostaman Thayib Seperti p.3
unresolved person Madi Lazuardi p.3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result