Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
PT ASURANSI TUGU PRATAMA INDONESIA Tbk.
Resume Public Expose Virtual Tahun 2023
Jakarta, 11 Desember 2023
Manajemen Perseroan yang hadir sebagai narasumber:
Presiden Direktur : Tatang Nurhidayat
Direktur Keuangan & Layanan Korporat : Emil Hakim
Direktur Pemasaran Asuransi : Ery Widiatmoko
Direktur Teknik : Sudarlin
Agenda : Penyampaian Kinerja Perseroan Tahun 2023
Moderator : Rudy Samudra
Peserta : 48 Orang peserta secara online terdiri dari analis, investor, masyarakat
umum dan wartawan
Lokasi : Zoom Meeting Webinar
Berikut ini adalah rangkuman tanya jawab acara Public Expose Perseroan:
1. Penanya: Sylvi – Public
Menurut kinerja kuartal III/2023, laba Tugu Insurance melesat 333,5% menjadi Rp1,136
triliun. Pada kuartal III/2022, perseroan mencatatkan jumlah laba mencapai Rp262 miliar. Apa
faktor pendorong peningkatan laba yang melesat tersebut? Dengan perolehan laba tersebut
apakah Tugu Insurance akan kembali membagikan dividen pada tahun depan? Berapa kira-
kira besarannya?
Jawaban:
Peningkatan laba yang signifikan pada periode ini berasal dari kinerja operasional dan non-
operational.
Kinerja operasional naik signifikan baik dari hasil pengelolaan asuransi, investasi maupun
pendapatan usaha lain dari anak usaha non asuransi.
Kinerja non operasional di dapat dengan dibukukannya pendapatan lain-lain dari penyelesaian
legal case perusahaan yang telah kami terima pembayarannya secara penuh.
Dari sisi kinerja asuransi untuk premi bruto ditahun ini mengalami peningkatan 15%
dibandingkan tahun sebelumnya, yang mengakibatkan hasil underwriting juga meningkat 14%
secara YoY. Kemudian dari sisi investasi juga terdapat peningkatan yang signifikan sebesar
62% sehingga laba tahun berjalan meningkat sebesar 333%, hal ini juga karena adanya
pendapatan lain-lain sebagaimana telah disampaikan sebelumnya yang menghasilkan laba
bersih sekitar 800-an milyar.
Untuk pembagian dividen, tentunya Tugu Insurance sebagai perusahaan terbuka sangat
memperhatikan nilai tambah bagi para pemegang saham dan ini telah menjadi agenda kami
di tahun depan untuk tetap mengusulkan pembagian dividen, karena di bulan Desember 2023
ini kami juga membagikan dividen interim dan sisanya akan dibagikan setelah RUPS Tahunan,
dan kemungkinan juga akan ada spesial dividen.
Page 2
2. Penanya: Reza – Public
Sejauh mana optimisme Tugu Insurance dalam mencapai target Perusahaan di tahun 2023
ini?
Jawaban:
Sampai dengan kuartal III-2023 maupun proyeksi hingga 31 Desember 202 kiranya kami
sangat percaya diri untuk mencapai target yang telah ditentukan, bahkan Tugu Insurance juga
mencatatkan Risk Based Capital (RBC) 570 persen, jauh di atas ketentuan batas minimum
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu sebesar 120 persen.
Hingga saat ini kami sangat percaya dapat mencapai target tersebut, dimana akan terus
tumbuh positif hingga akhir tahun 2023 nanti. Bahkan kami mensyukuri bahwa terdapat
berbagai peluang yang harus kami respon dengan proaktif dan berupaya mencapai hasil
dengan baik.
3. Penanya: Fitriani – Public
Apa yang menjadi prospek usaha bagi Perseroan di tahun 2024, dan kebijakan strategis apa
yang akan diterapkan dalam rangka memanfaatkan peluang tersebut?
Jawaban:
Di tahun 2024, kami sudah mencanangkan dan akan terus melakukan penetrasi dan
memperbesar pengembangan bisnis terutama di non-captive sambil tetap mempertahankan
bisnis captive, baik di segmen pasar korporasi dengan melakukan optimalisasi pangsa pasar
BUMN dan Broker, karena di tahun 2023 ini Tugu Insurance dengan kekuatan strong financial
dan kehati-hatiannya mendapatkan kapasitas yang baik sehingga dipercaya di industri, dan
juga sesuai dengan program yang dicanangkan pada IPO tetap Tugu Insurance akan melakukan
pengembangan di pasar retail dengan memanfaatkan inovasi teknologi berbasis digital untuk
optimalisasi opex.
Di tahun 2024, Tugu Insurance akan berupaya memberikan berbagai inovasi produk maupun
pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan dukungan kondisi keuangan yang sehat untuk
meningkatkan produksi premi di segmentasi korporasi maupun retail.
4. Penanya: Pernita - Bisnis Indonesia
1. Berapa target pendapatan premi dan laba pada 2024?
2. Seperti apa rencana bisnis Tugu Insurance pada 2024?
3. Bagaimana kondisi Asuransi Kredit Tugu Insurance pada tahun ini dan proyeksi tahun
depan di tengah OJK yang tengah menyusun aturan untuk pembagian risiko dengan bank
sebanyak 25%?
Jawaban:
1. Target premi untuk tahun depan tumbuh minimal 8% dari proyeksi 31 Desember 2023
dan laba operasi atau di luar hasil/beban lain-lain, kami targetkan tumbuh di atas 5%.
Namun kami tetap berharap pencapaiannya akan lebih dari target yang telah ditetapkan.
Page 3
2. Sebagaimana telah kami sampaikan pada pertanyaan sebelumnya, di tahun 2024 kami
telah mencanangkan untuk melakukan pengembangan bisnis non-captive, dari sisi
Korporasi kita akan menargetkan BUMN dan broker, dan dari lain kita akan meningkatkan
di pasar retail. Dari kedua target ini kami tetap akan mengedepankan digitalisasi, selama
ini Tugu Insurance sudah mulai pengembangan untuk memperbaiki core system insurance
dan finance yang telah dilakukan sejak tahun 2022 dan diharapkan selesai di tahun 2023,
sehingga di tahun 2024 dan seterusnya sudah dapat memberikan peningkatan yang
signifikan di pemasaran. Hal ini sejalan dengan transformasi digital yang sudah
dicanangkan di tahun 2023, bahwa Tugu Insurance melakukan ekspansi di market retail
dengan value proposition cost se-efisien mungkin.
Selain itu, sebagaimana fokus strategi 2023 kami juga akan melanjutkan strategi tersebut
di tahun 2024 yaitu terkait dengan peningkatan kinerja portofolio investasi, dan kinerja
anak perusahaan dan afiliasi. Sebagaimana diketahui bahwa Tugu Insurance memiliki
beberapa anak perusahaan dan optimalisasi atas kinerja anak perusahaan ini akan sangat
berpengaruh terhadap kinerja konsolidasian di tahun depan.
3. Terkait dengan rencana OJK yang akan mengatur pembagian risiko pada asuransi kredit
dimana adanya risk sharing, 75% untuk Asuransi, 25% untuk Bank, ketentuan ini
dimaksudkan sebagai salah satu upaya penguatan mitigasi risiko dan peningkatan tata
kelola bagi perusahaan asuransi dalam penyelenggaraan asuransi kredit.
Di samping itu, Bank sebagai pihak kreditur diharapkan akan selalu mengedepankan
analisa kredit secara prinsip kehati-hatian sesuai dengan prosedur penyaluran kredit yang
berlaku di kreditur.
Berdasarkan data AAUI untuk Kuartal III 2023, asuransi kredit tumbuh 29% dibandingkan
periode yang sama tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan klaim yang relatif tinggi juga
sekitar 21% YoY. Di Tugu Insurance sendiri, bisnis dari asuransi kredit masih sangat
rendah yaitu di bawah 5% dari total portofolio bisnis, hal ini pun kami masih fokuskan
kredit untuk industrial bukan consumer. Jadi untuk saat ini kami masih menunggu
peraturan ini dan berharap nanti perkembangannya bisa kami dalami dan semoga ini
menjadi bisa menjadi salah satu pengerek pertumbuhan premi di tahun 2024 nanti.
5. Penanya: Handoko – Public
Mohon dapat dijelaskan dampak penerapan PSAK 74 tentang kontrak asuransi, apakah ada
dampak ke top line dan bottom line Perseroan? Dan kapan rencana perseroan menerapkan
PSAK 74? Terima kasih.
Jawaban:
Terkait penerapan PSAK 74 di tahun 2025 yang juga bersamaan dengan penerapan PSAK 71,
sebenarnya Tugu Insurance telah melakukan gap analisis terkait perbedaan antara PSAK 74
dan 62, kami juga telah melakukan beberapa kajian dan pencadangan – pencadangan yang
cukup signifikan baik dari sisi pencadangan kewajiban asuransi, dan pencadangan teknis lain
seperti pencadangan premium, kami juga melakukan beberapa hal yang sifatnya mengurangi
risiko saat implementasi PSAK 74 dan PSAK 71, misalnya dengan melakukan impairment
terhadap aset-aset investasi dan juga melakukan perhitungan cadangan piutang dengan lebih
prudent. Hal ini kami harapkan ke depan memberikan dampak yang signifikan terhadap
mengecilnya dampak pemberlakukan PSAK 74 di tahun 2025.
Page 4
Penerapan PSAK 74 ini akan banyak merubah landscape asuransi karena adanya perbedaan metode pencatatan, maka beberapa hal yang saat ini relevan untuk dibicarakan tidak akan relevan lagi, seperti premi bruto tidak akan terlalu relevan karena adanya pencatatan pendapatan asuransi. Namun, jika melihat portofolio kami dimana majority adalah short-term, pencadangan juga cukup konservatif, portofolio atas net retensi dan reasuransi juga cukup seimbang, kami melihat efek penerapan PSAK 74 terhadap bottom line atau laba kami optimis tidak berdampak negatif. Kami akan bisa me-maintain posisi sebagaimana kondisi saat ini, bahkan kami optimis bisa lebih baik di kala kondisi industri akan terjadi banyak perubahan landscape. Jakarta, 11 Desember 2023 PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. Rudy Samudra Corporate Secretary
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.