Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
WIKA Kembali Turunkan Utang Rp3,87 triliun
Sepanjang 2025
Jakarta, 2 April 2026 — PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
(WIKA) konsisten jalankan transformasi dan penyehatan
keuangan. Sepanjang tahun 2025, Perseroan membukukan
kontrak baru sebesar Rp17,46 triliun, yang berkontribusi pada
total kontrak berjalan sebesar Rp50,52 triliun. Atas kontrak
berjalan tersebut, Perseroan mencatatkan penjualan sebesar
Rp20,45 triliun, terdiri dari Penjualan non Kerja Sama Operasi
(KSO) sebesar Rp13,33 triliun dan Penjualan KSO sebesar
Rp7,12 triliun, sehingga Perseroan membukukan laba kotor
(gross profit) sebesar Rp1,13 triliun.
Gross Profit Margin (GPM) Perseroan tercatat meningkat dari
7,9% di tahun 2024 menjadi 8,5% di tahun 2025. Peningkatan
margin tersebut terutama berasal dari core business Perseroan
yaitu infrastruktur & gedung dan EPCC. Keunggulan operasi
dan pengelolaan proyek WIKA juga ditunjukan dengan
EBITDA operasi yang positif sebesar Rp426,52 miliar. Hal ini
mencerminkan kinerja operasi yang semakin baik (Operation
excellence) di tengah proses restrukturisasi yang sedang
berjalan.
Di sisi lain, Perseroan juga terus merealisasikan upaya
perbaikan struktur keuangan dengan mencatatkan penurunan
pada utang usaha sebesar Rp1,79 triliun dan utang berbunga
sebesar Rp2,08 triliun, atau menurun 29,5% dan 5,9%
dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukan
kemampuan Perseroan dalam melakukan pengelolaan proyek
secara unggul dan berkelanjutan, serta komitmen Perseroan
untuk terus menurunkan kewajiban dan menjaga
keseimbangan arus kas di tengah tekanan industri.
Selain mengupayakan operation excellence dan perbaikan
struktur permodalan, Perseroan melalui 8 langkah stream
penyehatan keuangan juga terus mengupayakan percepatan
penyelesaian piutang baik melalui mediasi hukum maupun
upaya penagihan. Terbukti Perseroan mampu menurunkan
nilai piutang sebesar Rp1,89 triliun atau sebesar 29,2%
Page 2
menjadi Rp4,58 triliun, dan nilai pekerjaan dalam proses konstruksi sebesar Rp1,15 triliun atau sebesar 34,6% di tahun 2025. Corporate Secretary WIKA, Ngatemin (Emin), menyampaikan bahwa Perseroan terus berupaya meningkatkan kinerja operasi dan melakukan perbaikan struktur permodalan. “Peningkatan kinerja operasi serta perbaikan struktur permodalan yang dilakukan secara konsisten melalui 8 stream penyehatan menjadi fondasi penting untuk menjaga keunggulan dan keberlangsungan Perseroan. Di tahun ini Perseroan akan terus berupaya melakukan restrukturisasi komprehensif untuk menurunkan beban keuangan atas penugasan yang dikerjakan dan divestasi atas aset yang belum dapat memberikan laba bagi Perseroan,” ujar Emin. Lebih lanjut, Emin menyampaikan bahwa Perseroan meyakini langkah transformasi yang dilakukan memerlukan dukungan berbagai pihak, baik pemegang saham, kreditur, mitra kerja maupun seluruh stakeholder lainnya. Untuk itu Perseroan akan terus melakukan komunikasi intensif dengan Pemegang Saham Mayoritas untuk memperoleh dukungan yang diperlukan, serta seluruh kreditur untuk mendukung rencana penyehatan Perseroan.
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.