Back to announcement
20231209_BUVA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31558127_lamp2.pdf
Other Text extracted BUVASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 9
Page 1
JAWABAN ATAS PERMINTAAN PENJELASAN ATAS PENAMBAHAN MODAL TANPA
HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (“PMTHMETD”)
PT BUKIT ULUWATU VILLA TBK TAHUN 2023
1. Dalam Keterbukaan Informasi (KI) tanggal 07 November 2023 terkait dengan rencana
Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), Perseroan
menjelaskan bahwa pelaksanaan PMTHMETD akan dilakukan setelah mendapatkan
persetujuan pemegang saham dalam RUPS yang akan diselenggarakan pada tanggal 14
Desember 2023. Perseroan tidak menjelaskan tanggal pasti atau indikatif atas pelaksanaan
PMTHMETD. Atas hal tersebut, agar dijelaskan jadwal pelaksanaan PMTHMETD Perseroan.
Jawaban:
Indikasi dan perkiraan jadwal pelaksanaan RUPS Independen dan pelaksanaan PMTHMETD
Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Pemberitahuan mata acara RUPS Independen kepada : 31 Oktober 2023
OJK
2. Pengumuman perihal rencana RUPS : 7 November 2023
Independen dan
Keterbukaan Informasi mengenai PMTHMETD
3. Tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak : 21 November 2023
mengikuti RUPS (Recording Date)
4. Pemanggilan RUPS Independen : 22 November 2023
5. Pengumuman Perubahan dan/atau Tambahan : 12 Desember 2023
Keterbukaan Informasi ini
6. Penyelenggaraan RUPS Independen : 14 Desember 2023
7. Pengumuman Ringkasan Risalah RUPS Independen : 18 Desember 2023
8. Permohonan Pencatatan Saham Tambahan kepada BEI : 18 Desember 2023
9. Pengumuman Pelaksanaan PMTHMETD kepada publik : 19 Desember 2023
dan OJK
10. Penerbitan dan Distribusi Saham Tambahan : 28 Desember 2023
11. Pencatatan Saham Tambahan : 28 Desember 2023
12. Pengumuman Hasil Pelaksanaan PMTHMETD kepada : 2 Januari 2024
publik dan OJK dan pengumuman konversi hak tagih
menjadi saham sesuai PP No. 15 Tahun 1999
2. Berdasarkan ketentuan 8C Peraturan OJK No 14 tahun 2019 disebutkan bahwa Penambahan
modal selain perbaikan posisi keuangan hanya dapat dilakukan paling banyak 10% (sepuluh
persen) dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh atau modal disetor yang
tercantum dalam perubahan anggaran dasar yang telah diberitahukan dan diterima Menteri
yang berwenang pada saat pengumuman RUPS. Sehingga perhitungan jumlah PMTHMETD
yang akan dilaksanakan Perseroan sebesar 6,21% dari modal ditempatkan dan disetor
Perseroan sebelum pelaksanaan PMTHMETD. Namun dalam keterbukaan informasi
disebutkan bahwa Perseroan akan melaksanakan PMTHMETD sebesar 5,86% dari modal
ditempatkan dan disetor Perseroan setelah pelaksanaan PMTHMETD. Mohon penjelasan
Perseroan terkait perbedaan perhitungan ini mengingat terdapat sisa porsi dari keseluruhan
PMTHMETD yang dapat dilakukan dalam 2 tahun setelah RUPS hanya sebesar 10% dari
modal ditempatkan dan disetor.
Jawaban:
Sebagai klarifikasi, jika pembanding yang digunakan adalah jumlah saham yang telah
ditempatkan dan disetor penuh atau modal disetor yang tercantum dalam perubahan anggaran
dasar yang telah diberitahukan dan diterima Menteri yang berwenang pada saat pengumuman
RUPS sesuai ketentuan Pasal 8C POJK No. 14/2019, maka dapat kami konfirmasi bahwa
perhitungan jumlah PMTHMETD yang akan dilaksanakan Perseroan adalah benar sebesar
6,22% setelah pembulatan ke atas. Perhitungan jumlah PMTHMETD sebesar 5,86% dengan
1
Page 2
pembanding jumlah total modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah PMTHEMD kami
ungkapkan sebagai informasi berapa dilusi yang akan berdampak kepada pada pemegang
saham lama Perseroan.
Atas penjelasan tersebut, kami telah melakukan penyesuaian pada pengungkapan yang
relevan di dalam Perubahan dan/atau Tambahan Keterbukaan Informasi PMTHMETD
Perseroan.
3. Penggunaan dana dari PMTHMETD ini adalah untuk Perjanjian Penyelesaian kewajiban
Perseroan kepada Bapak Tri Ramadi. Mohon penjelasan mengenai:
a. Latar belakang pengalihan uang muka setoran modal dari PT Jagakarsa Country Arena
(JCA) kepada Bapak Tri Ramadi.
Jawaban:
Uang muka setoran modal dari PT Jagakarsa Country Arena (JCA) kepada Bapak Tri
Ramadi berdasarkan kesepakatan antara kedua belak pihak yang dituangkan dalam
Perjanjian Pengalihan tanggal 1 Oktober 2019 yang dibuat oleh dan antara JCA, Bapak
Tri Ramadi dan Perseroan.
b. Pertimbangan Perseroan melakukan penyelesaian kewajiban kepada Bapak Tri
Ramadi dengan melakukan konversi saham melalui PMTHMETD dan dampak yang
dapat terjadi dari sisi operasional perseroan.
Jawaban:
Pertimbangan Perseroan melakukan konversi utang kepada Bapak Tri Ramadi
menjadi saham melalui PMTHMETD adalah sebagai bentuk pelaksanaan itikad baik
dari Perseroan untuk memenuhi kewajiban berdasarkan Perjanjian Penyelesaian No.
19/BUV/VII/2023 tanggal 17 Juli 2023, yang dibuat di bawah tangan oleh dan antara
Perseroan dan Bapak Tri Ramadi.
Pelaksanaan PMTHMETD tidak berdampak secara signifikan dan material terhadap
kegiatan operasional Perseroan.
c. Apakah terdapat rencana pelaksanaan PMTHMETD ini dilakukan secara bertahap, jika
iya mohon disampaikan pertimbangannya serta perkiraan waktu pelaksanaannya.
Jawaban:
Perseroan tidak berencana untuk melaksanakan PMTHMETD ini secara bertahap.
4. Bagaimana kesesuaian pelaksanaan PMTHMETD ini dengan POJK 14/2019 mengingat
Perseroan telah melaksanakan PMTHMETD pada bulan Juli 2023?. Apakah terdapat
concern/tanggapan dari OJK terkait pelaksanaan PMTHMETD tersebut? Mohon
penjelasannya.
Jawaban:
Pelaksanaan PMTHMETD ini masih sesuai dengan ketentuan POJK No. 14/2019, dimana
jumlah saham yang akan dikeluarkan sebanyak-banyaknya 6,22% dari jumlah saham yang
telah ditempatkan dan disetor penuh dalam jangka waktu 2 tahun sejak RUPS untuk
PMTHMETD dari batas maksimal 10%. Adapun, pelaksanaan PMTHMETD pada bulan Juli
2023 lalu adalah berbeda karena menggunakan dasar dalam rangka perbaikan posisi
keuangan, sehingga batas maksimal 10% tersebut tidak berlaku untuk pelaksanaan
PMTHMETD bulan Juli 2023 lalu.
Lebih lanjut, saat ini kami telah menerima komentar OJK berdasarkan Surat No. S-
38/PM.023/2023 tanggal 22 November 2023 perihal Perubahan dan/atau Tambahan Informasi
atas Keterbukaan Informasi dalam rangka Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu (“PMTHMETD”) PT Bukit Uluwatu Villa Tbk dan kami telah menyampaikan
tanggapan tersebut kepada OJK pada tanggal 7 Desember 2023.
2
Page 3
Penelaahan Laporan Keuangan Per 30 September 2023
5. Pada Catatan atas Laporan Keuangan (“CALK”) No. 6 – Piutang usaha – pihak ketiga,
Perseroan memiliki piutang usaha sebesar Rp55,87 miliar dan Perseroan sudah
mencadangkan sebesar Rp40,71 miliar. Agar dapat dijelaskan oleh Perseroan mengenai:
a. Penyebab Perseroan melakukan pencadangan penurunan kerugian nilai piutang
usaha – pihak ketiga hingga sebesar 73% dari total piutang usaha.
Jawaban:
Pencadangan penurunan kerugian sebagian besar nilai piutang usaha – pihak ketiga
dilakukan karena pembeli kavling villa di Bintan berhenti melakukan pembayaran
terkait dengan berhentinya penyelesaian proyek.
b. Latar belakang saldo piutang Perseroan kepada PT Rejeki Utama Lestari dan PT Citra
Bumi Abadi tidak mengalami perubahan. Dan upaya penagihan serta rencana
penyelesaian yang akan dilakukan Perseroan atas piutang usaha tersebut.
Jawaban:
Piutang kepada PT Rejeki Utama Lestari dan PT Citra Bumi Abadi timbul dari penjualan
kavling di Bintan oleh PT Bukit Lagoi Villa.
c. Strategi yang dilakukan Perseroan untuk memperbaiki kolektabilitas piutang usaha di
masa mendatang.
Jawaban:
Perseroan perlu menyelesaikan proyek yang terhenti dengan mengundang investor
baru.
d. Pada tahun 2023 terdapat pemulihan piutang sebesar Rp1,9 miliar. Mohon penjelasan
mengenai pemulihan piutang tersebut.
Jawaban:
Pemulihan piutang usaha dilakukan karena sudah adanya pembayaran secara berkala
oleh pihak terkait di tahun 2023.
e. Pada tabel mutasi saldo cadangan kerugian penurunan nilai piutang, Perseroan telah
memberikan penambahan cadangan piutang usaha sebesar Rp95 juta pada tahun
2023. Agar dapat dijelaskan:
i. Bagaimana metode perhitungan penurunan nilai piutang usaha yang dilakukan
oleh Perseroan.
Jawaban:
Metode perhitungan penurunan nilai piutang menggunakan metode
kemungkinan kerugian piutang tidak tertagih.
ii. Kesesuaian perhitungan tersebut dengan PSAK 71 – Instrumen Keuangan.
Jawaban:
Sudah sesuai dengan PSAK 71
6. Pada Catatan atas Laporan Keuangan (“CALK”) No. 6 – Piutang lain - lain, Perseroan memiliki
piutang usaha sebesar Rp113 miliar dan Perseroan sudah mencadangkan sebesar Rp83,37
miliar. Agar dapat dijelaskan oleh Perseroan:
a. Penyebab Perseroan melakukan pencadangan penurunan kerugian nilai piutang lain-
lain hingga sebesar 77% dari total piutang lain-lain.
3
Page 4
Jawaban:
Pencadangan penurunan kerugian nilai piutang diperlukan karena sulitnya upaya
penagihan dan tidak adanya pembayaran dalam satu tahun lebih.
b. Latar belakang piutang Perseroan kepada PT Permata Daya Cahaya Abadi tidak
mengalami perubahan dan apakah akan dilakukan pelunasan keseluruhan pada 31
Desember 2023?
Jawaban:
Piutang Perseroan kepada PT Permata Daya Cahaya Abadi merupakan piutang di
perusahaan cucu, PT Dialog Grage Cirebon, di tahun 2017. Sampai saat ini belum ada
pelunasan piutang tersebut, sehingga perlu dilakukan pencadangan atas piutang tak
tertagih sejak tahun 2020. Pada saat ini, Perseroan telah mendivestasikan kepemilikan
di PT Dialog Grage Cirebon.
c. Entitas anak Perseroan memiliki piutang REPO dengan Mahakarya Investments Ltd
yang saat ini telah dicadangkan penurunan nilainya. Bagaimana strategi Perseroan ke
depan terhadap upaya penagihan atau penghapusan piutang REPO tersebut.
Jawaban:
Sampai saat ini Perseroan masih menunggu kepastian dari investor terkait penagihan
atau penghapusan piutang REPO.
d. Pada tabel mutasi saldo cadangan kerugian penurunan nilai piutang, Perseroan telah
memberikan penambahan cadangan piutang usaha sebesar Rp6,41 miliar. Agar dapat
dijelaskan:
i. Bagaimana metode perhitungan penurunan nilai piutang usaha yang dilakukan
oleh Perseroan.
Jawaban:
Metode perhitungan penurunan nilai piutang menggunakan metode
kemungkian kerugian piutang tidak tertagih.
ii. Kesesuaian perhitungan tersebut dengan PSAK 71 – Instrumen Keuangan.
Jawaban:
Sudah sesuai dengan PSAK 71.
7. Pada CALK No.7 – Persediaan, Perseroan memiliki persediaan sebesar Rp3,68 miliar atau
telah mengalami peningkatan sebesar Rp1,5 miliar dibanding posisi per 31 Desember 2022.
Agar dapat dijelaskan penyebab peningkatan persediaan tersebut.
Jawaban:
Peningkatan persediaan disebabkan meningkatnya aktivitas operasional hotel untuk
memenuhi kebutuhan tamu hotel.
8. Berdasarkan CALK No. 9 – Aset Dalam Pembangunan, terdapat penambahan Rp4,2 miliar
selama tahun 2023 dan Rp4,7 miliar selama tahun 2022 untuk building under construction dan
juga penambahan selama tahun 2023 untuk aset KSO sebesar Rp1,8 miliar. Mohon penjelasan
mengenai penambahan aset tersebut, mengingat terdapat informasi bahwa pekerjaan atas
aset dalam pembangunan dihentikan sementara karena alasan operasional dan finansial.
Jawaban:
Penambahan Aset Dalam Pembangunan terjadi di salah satu properti hotel di Bali yang sudah
dan masih terus beroperasi.
Di lain pihak, penambahan Aset KSO di tahun 2023 merupakan penambahan CIP atas tagihan-
tagihan proyek yang belum tercatat dari tahun 2017 sampai dengan 2019. Dikarenakan pada
saat itu pembangunan proyek masih berjalan, tagihan tersebut dicatat sebagai CIP di tahun
4
Page 5
2023.
9. Pada CALK No. 10 – Aset Tetap, Perseroan memiliki aset tetap neto sebesar Rp1,2 triliun per
30 September 2023. Agar dapat dijelaskan oleh Perseroan:
a. Penambahan aset tanah dan bangunan masing - masing sebesar Rp157,14 miliar dan
Rp8,9 miliar beserta status kepemilikan dan dokumen perizinan tanah dan bangunan
tersebut.
Jawaban:
Penambahan aset tanah sebesar Rp157,14 miliar merupakan kenaikan nilai
berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan oleh Kantor Penilai Independen KJPP
Rengganis, Hamid & Rekan dengan nomor laporan 00025/2.0012-
04/PI/03/0351/1/V/2023 dan 00024/2.0012-04/PI/03/0351/1/V/2023 tanggal 5 Mei
2023.
Kenaikan aset bangunan sebesar Rp8,9 milliar timbul akibat perbaikan atau
penggantian dinding, atap, lantai bangunan di Alila Villas Uluwatu.
b. Dampak penambahan aset tetap tersebut terhadap modal kerja Perseroan dan kondisi
keuangan Perseroan.
Jawaban:
Kenaikan nilai aset tidak berdampak terhadap modal kerja Perseroan dan kondisi
keuangan Perseroan.
c. Analisis kecukupan nilai pertanggungan asuransi Perseroan yaitu per 30 September
2023 sebesar Rp733 miliar terhadap total aset tetap.
Jawaban:
Pertanggungan asuransi sebesar Rp733 milyar hanya ditujukan untuk aset properti
Alila Villas Uluwatu dan Alila Ubud yang mempunyai nilai sebesar
Rp1.118.616.461.629. Dengan demikian, nilai pertanggungan asuransi sebesar
Rp733.056.120.096 adalah sebanding dengan 65,53% dari nilai kedua properti di Bali
tersebut. Nilai pertanggungan tersebut sesuai dengan rekomendasi kecukupan dari
perusahaan asuransi.
d. Terdapat revaluasi aset tetap sebesar Rp 157 juta oleh KJPP Rengganis, Hamid &
Rekan pada tanggal 14 September 2023, agar dapat dijelaskan secara detail
perhitungan nilai wajar aset tersebut.
Jawaban:
2023
No Pendekatan Indikasi Nilai Pasar Bobot Nilai Pasar
1 Pendapatan 1.725.989.673.208 60% 1.035.594.403.925
2 Biaya 1.563.965.188.125 40% 625.586.075.250
Tanah 925,169,276,125
Bangunan dan Sarana Pelengkap 565.434.000.000
Nilai ME & FFE & Kendaraan 73.361.912.000
Total 1.661.180.479.175
Pembulatan 1.661.181.000.000
2022
No Pendekatan Indikasi Nilai Pasar Bobot Nilai Pasar
1 Pendapatan 1,605,844,000,000 51% 818,980,440,000
2 Biaya 1,434,904,116,000 49% 703,103,016,840
Tanah 768,021,600,000
Bangunan dan Sarana Pelengkap 586,502,000,000
Nilai ME & FFE & Kendaraan 47,907,544,000
Total 1,522,083,456,840
Pembulatan 1,140,730,000,000
Revaluasi tanah 2022 - 2023 157,147,676,125
5
Page 6
10. Berdasarkan CALK 12 – Aset Tidak Lancar Lainnya, mohon penjelasan mengenai uang muka
pembelian saham dan uang muka pembelian terkait perkembangan sampai dengan saat ini
atas transaksi pembelian tersebut.
Jawaban:
Uang muka pembelian atas tanah PT Bukit Ubud Lestari sudah menjadi aset berupa tanah
setelah September 2023. Uang muka pembelian saham pada PT Kharisma Jawara Abadi
direncanakan akan dikonversi menjadi modal.
11. Pada CALK No. 13 – Utang usaha pihak ketiga dan Utang lain - lain, Perseroan memiliki utang
usaha pihak ketiga sebesar Rp7,6 miliar dan Utang lain – lain pihak ketiga sebesar Rp 196,28
miliar. Agar dapat dijelaskan:
a. Perseroan memiliki utang usaha dan utang lain-lain kepada beberapa pihak lain selain
Bapak Tri Ramadi yang tidak mengalami perubahan nilai sejak tahun 2022. Mohon
penjelasan mengenai rencana penyelesaian utang usaha tersebut dan apakah
terdapat rencana untuk melakukan konversi utang menjadi saham sebagaimana utang
kepada Bapak Tri Ramadi?
Jawaban:
Perseroan tidak memiliki utang usaha dan utang lain-lain kepada beberapa pihak lain
selain Bapak Tri Ramadi yang tidak mengalami perubahan nilai sejak tahun 2022.
b. 91% utang usaha telah jatuh tempo lebih dari 90 hari. Bagaimana upaya Perseroan
untuk melakukan pelunasan utang usaha dan utang lain-lain tersebut?
Jawaban:
Tidak ada masalah dengan pembayaran utang usaha di hotel. Di lain pihak,
penyelesaian utang lain-lain yang timbul di PT Bukit Lentera Sejahtera masih
dinegosiasikan.
12. Agar dapat dijelaskan perkembangan pemenuhan kewajiban Perseroan terhadap Surat
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dan Surat Tagihan Pajak (STP) entitas anak
Perseroan PT BLS untuk pemeriksaan tahun 2017 yang belum dibayarkan sebesar Rp1,6
miliar dari Rp3,2 miliar dan pemeriksaan tahun 2018 yang dibelum dibayarkan sebesar Rp4,8
miliar berdasarkan laporan keuangan Perseroan 30 September 2023 dan mitigasi risiko yang
dilakukan Perseroan agar tidak terdapat temuan pajak di masa depan.
Jawaban:
Berikut perkembangan saldo kewajiban pajak PT BLS:
2017 Perubahan 2018 Perubahan
1 September 1.423.670.791 4.869.696.647
2 October 1.423.670.791 - 4.869.696.647 -
3 November 1.227.150.238 16% 4.861.248.932 0,17%
Mitigasi risiko yang dilakukan Perseroan agar tidak terdapat temuan pajak dimasa depan
adalah dengan memantau secara ketat pemenuhan kewajiban pajak sesuai dengan peraturan
perpajakan yang berlaku.
13. Berdasarkan CALK No. 16 – Uang Muka Pelanggan, disebutkan bahwa terdapat sebesar Rp34
miliar uang muka pelanggan atas tanah dan bangunan entitas anak. Mohon penjelasan
mengenai uang muka pelanggan tersebut.
Jawaban:
Uang muka pelanggan merupakan uang muka yang diterima oleh hotel dari biro perjalanan.
14. Pada CALK No. 17 – Utang Jangka Panjang mohon penjelasan mengenai:
6
Page 7
a. Term & Conditions atas utang kepada PT Nusantara Utama Investama, termasuk
jangka waktu dan tingkat bunga jika ada.
Jawaban:
Tanggal jatuh tempo utang Perseroan kepada PT Nusantara Utama Investama adalah
25 November 2024 dan suku bunga utang tersebut adalah sebesar 7% per tahun.
b. Rencana penyelesaian atas utang jangka panjang kepada PT Nusantara Utama
Investama, pemegang saham Perseroan.
Jawaban:
Perseroan sedang dalam proses untuk mendapatkan pembiayaan ulang dari
perbankan untuk menyelesaikan utang utang jangka panjang kepada PT Nusantara
Utama Investama.
c. Term & Conditions atas utang kepada pihak ketiga yaitu PT Permata Bintang Milenia
dan PT Graha Prakarsa Mulia Sejahtera, termasuk jangka waktu dan tingkat bunga
jika ada.
Jawaban:
Term condition PT Permata Bintang Milenia
- Jatuh tempo : default
- tarif bunga : 12.5 % p.a.
Term condition PT Graha Prakarsa Mulia Sejahtera
- Jatuh tempo : default
- tarif bunga : 14 % p.a.
d. Mengapa utang kepada PT Permata Bintang Milenia dan PT Graha Prakarsa Mulia
Sejahtera memiliki saldo yang tidak berubah sejak tahun 2022?
Jawaban:
Saldo utang kepada PT Permata Bintang Milenia dan PT Graha Prakarsa Mulia
Sejahtera tidak berubah karena belum ada pembayaran.
e. Rencana penyelesaian utang kepada PT Permata Bintang Milenia dan PT Graha
Prakarsa Mulia Sejahtera.
Jawaban:
Terkait dengan penyelesaian utang kepada PT Permata Bintang Millenia, Perseroan
sedang mengkaji rencana divestasi kepemilikan di PT Bukit Lentera Sejahtera.
Sedangkan Perseroan masih melakukan pembicaraan dengan PT Graha Prakarsa
Mulia Sejahtera terkait jumlah utang.
f. Rencana pembayaran/penyelesaian pinjaman perbankan kepada PT Bank Artha
Graha International Tbk dan PT Bank CIMB Niaga Tbk.
Jawaban:
Terkait dengan penyelesaian pinjaman kepada PT Bank Artah Graha Tbk, Perseroan
sedang mengkaji rencana divestasi kepemilikan di PT Bukit Lentera Sejahtera.
Pinjaman kepada PT Bank CIMB Niaga Tbk adalah pinjaman salah satu cucu
perusahaaan yaitu PT Dialog Grage Cirebon yang mana saat ini kepemilikan
Perseroan telah didivestasikan.
g. Bagaimana kepatuhan Perseroan terhadap pembatasan-pembatasan keuangan
(financial covenant) yang diatur dalam perjanjian pinjaman Perseroan dengan pihak
berelasi maupun perbankan?
Jawaban:
Perseron patuh terhadap pembatasan-pembatasan keuangan (financial covenant)
dengan pihak berelasi. Di lain pihak, pinjaman entitas anak Perseroan, PT BLS dan PT
DGC, dalam status default.
15. Pada CALK No. 21 – Beban Usaha, Perseroan memiliki beban umum dan administrasi sebesar
7
Page 8
Rp130,21 miliar per 30 September 2023. Agar dapat dijelaskan:
a. Nature dan perincian dari biaya pajak per 30 September 2023 yaitu sebesar Rp5,8
miliar.
Jawaban:
Nature Jumlah
PPh 21 karyawan ditanggung oleh
Perseroan 2.020.539.828
Denda Pajak & PBB 3.787.892.515
Total 5.808.432.343
b. Penyebab peningkatan beban gaji dan tunjangan dari semula per 30 September
2022 yaitu sebesar Rp9,6 miliar menjadi Rp22,72 miliar per 30 September 2023,
mengingat jumlah karyawan mengalami penurunan.
Jawaban:
Peningkatan gaji disebabkan adanya pembayaran atas tunggakan gaji kepada
karyawan yang terjadi selama masa pandemi.
16. Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2023, Perseroan masih memiliki modal kerja
bersih negatif dengan tingkat liabilitas jangka pendek yang sangat besar Rp1,19 triliun. Agar
dapat dijelaskan:
a. Strategi Perseroan untuk meningkatkan modal kerja di masa mendatang.
Jawaban:
- Pembiayaan ulang pinjaman Perseroan dengan jangka waktu yang lebih Panjang
- Mencari investor untuk penyelesaian proyek yang masih memiliki prospek bagus.
- Divestasi kepemilikan Perseroan dalam entitas anak yang belum beroperasi dan
mempunyai prospek yang tidak bagus
b. Efisiensi biaya yang telah dilakukan Perseroan sampai dengan saat ini dan rencana
efisiensi di masa depan.
Jawaban:
Efisiensi biaya telah dilakukan semenjak di masa pandemi dan dipertahankan hingga
saat ini.
17. Bagaimana strategi bisnis Perseroan di masa yang akan datang dengan telah dilakukannya
PMTHMETD dengan melakukan konversi utang menjadi saham. Agar Perseroan
menyampaikan business plan kepada Bursa, lengkap dengan elaborasi atas masing-masing
strategi bisnis tersebut, disertai juga dengan penjelasan feasibility dan sumber pendanaannya.
Jawaban:
Setelah konversi kewajiban Perseroan kepada Bapak Tri Ramadi menjadi modal, Perseroan
mempunyai rencana di tahun 2024 sebagai berikut:
8
Page 9
No. Rencana Sumber Dana Catatan
(bila diperlukan)
1 Pembiayaan ulang sisa Bank Mandiri • Jangka waktu pinjaman
pinjaman kepada PT NUI lebih lama dan suku
dengan pinjaman bank bunga yang lebih rendah
2 Meningkatkan kinerja hotel - • Pendapatan Perseroan
yang sudah beroperasi diperkirakan tumbuh 3 –
5% di 2024
3 Investasi di perusahaan hotel Bank Mandiri • Dalam proses due
lainnya diligence
4 Divestasi saham entitas anak - • PT Dialog Grage Cirebon,
dengan proyek berhenti dan terlaksana di Oktober
tidak mempunyai prospek 2023
bagus
5 Mengundang investor untuk Investor • PT Bukit Lagoi Villa
melanjutkan proyek
berprospek
18. Berdasarkan Mata Acara RUPSLB Perseroan akan melakukan penjaminan aset Perseroan
dengan nilai penjaminan diatas 50% jumlah kekayaan bersih Perseroan untuk menjamin
fasilitas kredit investasi yang diperoleh Perseroan dari Bank Mandiri senilai Rp
240.000.000.000. Agar dapat dijelaskan:
a. Jenis aset yang akan dijaminkan.
Jawaban:
Aset yang akan dijaminkan berupa tanah milik Perseroan yang berlokasi di Uluwatu
dan di Ubud.
b. Pertimbangan Perseroan untuk mendapatkan kredit dari Bank Mandiri.
Jawaban:
Perseroan memilih Bank dengan strata atas yang memiliki reputasi baik dan dengan
periode pengembalian pinjaman dan tingkat bunga yang lebih menguntungkan bagi
Perseroan.
c. Tujuan penggunaan dana dari fasilitas kredit investasi tersebut.
Jawaban:
Tujuan penggunaan dana fasilitas kredit tersebut adalah untuk pembiayaan ulang
pinjaman Perseroan dan untuk investasi.
19. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga Efek
Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
Jawaban:
Tidak ada informasi atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
kelangsungan hidup Perseroan serta dapat mempengaruhi harga saham Perseroan.
9
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.