Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
RINGKASAN PELAKSANAAN DAN RISALAH TANYA JAWAB
PAPARAN PUBLIK TAHUNAN (ANNUAL PUBLIC EXPOSE) TAHUN 2023
PT ESSA INDUSTRIES INDONESIA TBK. (“Perseroan”)
Hari/Tanggal : Rabu, 6 Desember 2023
Waktu : 15.00 WIB – 15.57 WIB
Acara : Annual Public Expose (Paparan Publik Tahunan)
Link : https://tinyurl.com/2kvjsswa
Agenda : 1. Sekilas Tentang ESSA
2. Paparan Kinerja Operasional per Kuartal III 2023
3. Paparan Kinerja Keuangan per Kuartal III 2023
4. ESG & Penghargaan
5. Going Forward
Manajemen Perseroan yang hadir sebagai berikut:
1. Bapak Kanishk Laroya : Presiden Direktur & CEO
2. Bapak Mukesh Agrawal : Direktur & COO
3. Bapak Prakash Bumb : Direktur & CFO
Ringkasan Jumlah Kehadiran sebagai berikut:
1. Karyawan Perseroan selain BOC BOD : +/- 45 orang
2. Media : +/- 23 orang
3. Investor/Pemegang Saham & Lainnya : +/- 17 orang
Transkrip Sesi Tanya Jawab Annual Public Expose ESSA
1. Diki - Kontan
Q 1. Target bisnis di akhir tahun ini apakah bisa tercapai?
2. Rencana bisnis di tahun depan seperti apa?
3. Hingga saat ini sudah berapa Capex yang digunakan?
A 1. Target bisnis tahun ini dapat dibagi menjadi dua aspek, yaitu operasional dan
profitabilitas. Dalam hal operasional, setelah mengalami shutdown pada bulan Februari-
Maret 2023 untuk kebutuhan pemeliharaan. Kinerja operasional dan produktivitas
Perseroan telah meningkat secara signifikan, menjadi lebih baik dan lebih efisien daripada
sebelumnya. Pabrik juga tidak mengalami masalah dan tetap beroperasi hingga saat ini.
Terkait dengan target tahun ini, sebagai perusahaan yang bergerak dalam produksi
komoditas, kami menyadari ketergantungan yang tinggi pada fluktuasi harga di pasar
komoditas. Dari sisi operasional, Perseroan terus meningkatkan efisiensi dan efektifitas
dalam kegiatan operasional kami, sehingga kegiatan operasi kami berjalan dengan sangat
baik. Diprediksi akan terjadi peningkatan harga komoditas di pasar pada kuartal empat
tahun ini, dan kami optimis bahwa hasil pada kuartal keempat ini akan lebih baik
dibandingkan pencapaian kuartal ketiga. Proyeksi harga ammonia di kuartal empat 2023
diperkirakan mencapai USD 400 – 430 per ton, sementara harga LPG diperkirakan berkisar
antara USD 560 – 580 per ton. Meskipun demikian, perlu diingat bahwa pendapatan
PT ESSA Industries Indonesia Tbk.
DBS Bank Tower 18th Floor T +62 21 2988 5600
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 F +62 21 2988 5601
Jakarta 12940, Indonesia www.essa.id Hal 1/6
Page 2
kemungkinan akan lebih rendah dibandingkan dengan Tahun 2022 karena harga pasar
komoditas yang bersifat fluktuatif dan bersifat cyclical, sehingga pencapaian Perseroan
akan sedikit terkoreksi pada Tahun 2023.
2. Di tahun depan Perseroan memprediksi harga komoditas akan lebih baik sepanjang tahun
dibandingkan pada Tahun 2023. Selain itu di sisi operasional, Perseroan tidak memiliki
rencana plant stoppage sepanjang tahun sehingga seluruh plant Perseroan akan terus
beroperasi secara efisien dan produktif, dan diharapkan akan mencapai kinerja yang lebih
baik dibandingkan dengan Tahun 2023.
3. Baik di Tahun 2023 dan 2024 Perseroan tidak merencanakan maupun merealisasikan
anggaran Capex dalam jumlah yang besar, Capex yang dianggarkan Perseroan hanya
berjumlah kecil untuk kebutuhan pemeliharaan.
2. Artha - Bisnis Indonesia
Q 1. Per September 2023 kinerja keuangan ESSA tergerus, bahkan laba bersih anjlok 91%. Apa
yang menjadi penekan kinerja? Lalu bagaimana outlook bisnis Ammonia tahun depan
menurut ESSA?
2. Untuk proyek Blue Ammonia, disebutkan bahwa saat ini sedang masuk dalam tahap kedua
yaitu studi kelayakan, ditargetkan proyek ini rampung di Tahun 2025 dan mulai konstruksi
di Tahun 2024. Bisa dielaborasikan timeline waktunya secara lebih rinci? Berapa total
investasi yang akan digelontorkan untuk proyek Blue Ammonia berkapasitas 700.000 MT
per tahun ini? Dana tersebut berasal dari mana?
A 1. Seperti yang dijelaskan dalam presentasi hari ini, laba bersih mengalami penurunan
sebesar 91%, yang sebenarnya disebabkan oleh penurunan harga Ammonia. Dari sisi
operasional, efisiensi Perseroan jauh meningkat dan hasilnya jauh lebih baik dibandingkan
dengan tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, penurunan kinerja sebenarnya terkait
dengan penurunan harga produk atau harga komoditas.
2. Untuk proyek Blue Ammonia, target kami adalah menyelesaikan fase kedua pada kuartal
4 Tahun 2024, diikuti oleh proyek Final Investment Decision (FID) pada kuartal pertama
2025. Dengan FID pada kuartal pertama 2025, kami berharap proyek ini dapat mulai
beroperasi pada kuartal kedua Tahun 2027. Mengenai biaya proyek, yang diperkirakan
antara 100-150 juta USD, kami akan mendapatkan detail lebih lanjut setelah fase kedua
selesai, dan setelah itu kami dapat memilih kontraktor untuk menjalankan proyek Blue
Ammonia ini. Sumber pendanaan proyek akan berasal dari kombinasi kas internal
perusahaan dan kemungkinan dukungan eksternal baik pinjaman maupun bentuk
pendanaan lainnya, yang saat ini masih kami kaji.
3. Cahyo - Investor
Q 1. Untuk Blue Ammonia, kapan carbon injection trial akan dimulai?
2. Bagaimana update kerjasama perseroan dengan Rukun Raharja terkait pengembangan
Ammonia Plant?
3. Bagaimana pandangan perseroan terhadap Green Ammonia? apakah saat ini ada
penjajakan untuk mengembangkan Green Ammonia?
A 1. Mengenai uji coba carbon injection, rencana untuk pengeboran sumur baru direncanakan
pada kuartal 3 Tahun 2025. Namun, dengan selesainya fase 2, kami dapat memahami lebih
banyak karakteristik reservoir, terutama saline aquifer. Oleh karena itu, mungkin kita sudah
PT ESSA Industries Indonesia Tbk.
DBS Bank Tower 18th Floor T +62 21 2988 5600
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 F +62 21 2988 5601
Jakarta 12940, Indonesia www.essa.id Hal 2/6
Page 3
memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pengeboran dan uji coba injeksi pada
kuartal 2 atau kuartal 3 Tahun 2025.
2. Terkait kerjasama Perseroan dengan Rukun Raharja, belum ada pengumuman resmi
Perseroan mengenai kerja sama yang dimaksud.
3. Green Ammonia merupakan perkembangan teknologi Ammonia yang sangat menarik.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Ammonia, kami melihat bahwa
perkembangan ini masih membutuhkan dukungan yang signifikan, baik dari pemerintah
maupun instansi lainnya. Dalam konteks ini, kita dapat melihat bahwa di Amerika Serikat
(AS), Green Ammonia mendapatkan dukungan dari Pemerintah AS, terutama melalui
Undang-Undang yang diterapkan tahun lalu, seperti Inflation Reduction Act. Dengan
dukungan semacam itu, Green Ammonia menjadi lebih economically feasible.
Di Indonesia, tanpa insentif atau fasilitas lain yang diberikan, kami melihat bahwa Green
Ammonia masih belum economically feasible. Namun, perkembangan ini terus bergerak,
dan saat ini kami sedang dalam tahap diskusi dengan semua pihak terkait untuk mencari
solusi dan peluang yang lebih baik di masa depan.
4. Idris Daulat - MATRANEWS.id
Q 1. Bagaimana proyeksi pertumbuhan perusahaan dalam beberapa tahun ke depan
berdasarkan hasil yang akan diumumkan pada acara ini?
2. Bagaimana perusahaan menjaga inovasi sebagai bagian penting dari strategi
pertumbuhannya?
A 1. ESSA memiliki dua strategi utama. Pertama, kami fokus pada konversi menjadi Blue
Ammonia. Kami berharap bahwa dengan perkembangan industri Ammonia global dan
pasar Blue Ammonia, akan terjadi peningkatan nilai premium untuk produk Blue
Ammonia.
Di samping itu, dalam bisnis komoditas, kami sangat tergantung pada pasar komoditas.
Jika kita melihat kondisi pasar komoditas Tahun 2022, harga sangat tinggi, dan itu
memiliki dampak langsung pada pendapatan dan laba bersih Perusahaan. Meskipun
tahun ini harga masih cukup baik, namun tidak setinggi tahun sebelumnya, seperti yang
dapat tercermin dari kinerja keuangan kami.
Oleh karena itu bagi Perseroan, yang paling penting adalah fokus pada strategi Blue
Ammonia, atau Clean Ammonia, dan Perseroan terus meningkatkan kemampuan
operasional kami. Saat ini, kami berupaya menjalankan operasional pabrik-pabrik kami
dengan efisiensi terbaik sejak awal pembangunan, dan ini merupakan proses yang terus-
menerus yang akan dilakukan Perseroan. Kami berharap dapat terus melakukan
peningkatan secara berkelanjutan di masa depan.
2. Telah terbukti bahwa konversi ke Blue Ammonia merupakan salah satu inovasi yang luar
biasa dan jika kami berhasil, kami berharap menjadi perusahaan pertama di dunia yang
mampu mengkonversi pabrik eksisting ke pabrik Blue Ammonia. Bagi kami, inovasi tidak
hanya terbatas pada hal-hal besar seperti ini, melainkan juga mencakup setiap pekerjaan
yang kami lakukan.
PT ESSA Industries Indonesia Tbk.
DBS Bank Tower 18th Floor T +62 21 2988 5600
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 F +62 21 2988 5601
Jakarta 12940, Indonesia www.essa.id Hal 3/6
Page 4
Seperti yang telah disampaikan sebelumnya dalam presentasi "going forward" kami saat
ini tengah mengimplementasikan sistem SAP di seluruh grup ESSA. Ini adalah
transformasi yang sangat signifikan dan besar bagi Grup Perseroan. Lebih penting lagi,
hal ini merupakan inovasi dalam pekerjaan kami sehari-hari.
DOKUMENTASI ANNUAL PUBLIC EXPOSE MELALUI MICROSOFT TEAMS
PT ESSA Industries Indonesia Tbk.
DBS Bank Tower 18th Floor T +62 21 2988 5600
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 F +62 21 2988 5601
Jakarta 12940, Indonesia www.essa.id Hal 4/6
Page 5
PT ESSA Industries Indonesia Tbk. DBS Bank Tower 18th Floor T +62 21 2988 5600 Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 F +62 21 2988 5601 Jakarta 12940, Indonesia www.essa.id Hal 5/6
Page 6
DAFTAR HADIR ESSA ANNUAL PUBLIC EXPOSE 2023
No. Nama/Name Tipe Pemangku Kepentingan/Stakeholders Type Nama Media / Media Name Nama Sekuritas / Broker Name
1 Cahya Puteri Abdi Rabbi Media MNC Portal Indonesia
2 Aditya Hadi Pratama Media The Jakarta Post
3 Ahmad Sahid Media IQPlus
4 Abdul aziz Media Pasardana
5 Satya Budi Darmawan Media IPOTNew (IndoPremier.com) Indopremier Sekuritas
PT Kawat Berita Indonesia -
6 M IDRIS DAULAT Media
Telegraf.co.id | Telegraf.id (English)
7 Adinda Salsabila Putri Media Businesstoday.id
8 Ahmad Sahid Media IQPlus
9 Adhitya Himawan Media Ipotnews Indopremier Sekuritas
10 Nata Kesuma Media industry.co.id
11 Ahmad Sahid Media IQPlus
12 Dinar Fitra Maghiszha Media MNC Portal Indonesia
13 Sony Salim Media markettrack.id
14 Cahya Puteri Abdi Rabbi Media MNC Portal Indonesia
15 Abdul aziz Media Pasardana
16 Khoirifa Argisa Putri Media Infobank
17 Diki Mardiansyah Media Kontan
18 Tanaya Media Fortune Indonesia
19 Anya Media Petromindo
20 William Jhanesta Media Petromindo
21 marjudin Media Ipotnews Indopremier Sekuritas
22 Artha Adventy Media Bisnis Indonesia
23 Fathiya Media Bloomberg
24 Zulvikar R Pemegang Saham Individu / Individual Shareholders
25 Yonatan Pratama Wijaya Pemegang Saham Individu / Individual Shareholders
26 Made sulaksana Pemegang Saham Individu / Individual Shareholders
27 M Yusron Pemegang Saham Individu / Individual Shareholders
28 Aurelia Pemegang Saham Individu / Individual Shareholders
29 Hendrik Setiawan Pemegang Saham Individu / Individual Shareholders
30 Ronald Pemegang Saham Individu / Individual Shareholders
31 Brilian Nugraha Saputra Pemegang Saham Individu / Individual Shareholders
32 Sativa Putra Pemegang Saham Institusi / Institution Shareholders
33 F.Dion Lainnya / Others
34 Gracia Vindy Lainnya / Others
35 Andar Lainnya / Others
36 Sandy Lainnya / Others
37 F.Dion Lainnya / Others
38 Alex Tan Lainnya / Others
39 Vani Prinsilia Ham Lainnya / Others
40 Itmam Fathul Aziz Lainnya / Others
*Selain BOC BOD, Karyawan & Relasi Perseroan
PT ESSA Industries Indonesia Tbk.
DBS Bank Tower 18th Floor T +62 21 2988 5600
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 F +62 21 2988 5601
Jakarta 12940, Indonesia www.essa.id Hal 6/6
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.