Skip to content
Back to announcement

20231206_MKNT_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31546599_lamp1.pdf

Other Text extracted MKNT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
                                                                       Jakarta, 6 Desember 2023
Nomor            : 127/MKNT-BEI/XII/2023
Lampiran         : 1 (satu)


Kepada Yth,
PT. Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lantai 6,
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190


Attn             : Bpk. Adi Pratomo Aryanto
                   Kepala Divisi PP1
Perihal          : Permintaan Penjelasan Lanjutan


Dengan hormat,
Sehubungan dengan surat dari PT Bursa Efek Indonesia, Nomor : S-10525/BEI.PP1/12-2023
tanggal 1 Desember 2023 perihal Permintaan Penjelasan lanjutan, maka dengan ini kami rincikan
atas penjelasan tersebut:
   1. Merujuk pada tanggapan No. 2, diketahui bahwa Perseroan menyatakan PT Mitra Bintang
      Sejahtera Trading (MBST) rencananya akan mulai beroperasi dalam pertengahan
      November 2023. Agar dijelaskan apakah MBST telah mulai beroperasi.
      Jawaban :

               Per tanggal 27 November 2023, PT MBST sudah mulai beroperasi dimana PT
          MBST sudah memiliki bahan baku dan akan menjual kepihak terafiliasi.

   2. Merujuk pada tanggapan No. 7, disebutkan bahwa harga wajar KIOS per 30 Juni 2023
      adalah Rp132,00. Merujuk pada data perdagangan Bursa, diketahui bahwa harga
      penutupan per 27 Juni 2023 adalah Rp68,00. Agar dijelaskan latar belakang perbedaan
      tersebut, serta lampirkan revisi laporan keuangan apabila diperlukan.
      Jawaban :

                 Perbedaan tersebut dikarenakan adanya kesalahan pengambilan nilai wajar KIOS
          per 30 Juni 2023. Oleh karena itu, kami lampirkan revisi laporan keuangan konsolidasian
          30 Juni 2023 yang terbaru.
Page 2
3. Merujuk pada laporan keuangan Perseroan, diketahui bahwa Perseroan mulai
   membukukan rugi bersih sejak tahun 2019. Merujuk pada Laporan Keuangan per 31
   Desember 2019, diketahui bahwa kerugian tersebut disebabkan karena penurunan
   pendapatan lain khususnya bonus, serta meningkatnya kerugian penurunan nilai piutang.
   Sejak tahun 2019, Perseroan masih belum berhasil membukukan laba bersih. Agar
   dijelaskan analisa manajemen terhadap penyebab perubahan profitabilitas Perseroan
   tersebut.
   Jawaban :

   Penurunan penjualan ini disebabkan Perseroan:
   - Di tahun 2018 melakukan divestasi anak perusahaan PT Kasih Anugerah Kreasi,
      Perseroan mencatat keuntungan atas divestasi sebesar Rp. 4.926 juta.
   - Di tahun 2019 melakukan divestasi anak perusahaan PT Mitra Telindo Nusantara,
      perseroan mencatat kerugian atas divestasi sebesar Rp. 390 juta.
   - Di tahun 2020 melakukan divestasi anak perusahaan PT Mitra Sarana Berkat ,
      perseroan mencatat kerugian atas divestasi sebesar Rp. 23.552 juta.
   - Di tahun 2022 melakukan divetasi anak perusahaan PT Pertama Ibu Optima ,
      perseroan mencatat kerugian atas divetasi sebesar Rp. 1.498 juta.

    Sejalan dengan pelepasan anak perusahaan atau cucu perusahaan menyebabkan penurunan
    penjualan dan juga laba kotor.

    Rugi Tahun Berjalan Perseroan :
    - Pada tahun 2018 sebesar Rp. 1.426 juta.
    - Pada tahun 2019 rugi sebesar Rp. 121.152 juta , laba kotor Rp. 106.230 juta akan tetapi
       perseroan melakukan penyisihan piutang dan persediaan serta divestasi anak
       perusahaan sebesar Rp. 94.783.
    - Pada tahun 2020 rugi sebesar Rp. 63.44 1 juta , laba kotor Rp. 76.437 juta akan tetapi
       perseroan melakukan penyisihan piutang dan persediaan serta divestasi anak
       perusahaan sebesar Rp. 28.448 juta.
    - Pada tahun 2021 rugi sebesar Rp. 34.676 juta kerugian disebabkan perseroan
       melakukan penyisihan piutang dan persediaan sebesar Rp. 3.665 juta.
    - Pada tahun 2022 rugi sebesar Rp. 44.239 juta kerugian disebabkan perseroan
       melakukan penyisihan piutang dan persediaan serta divestasi anak perusahaan sebesar
       Rp. 10.521 juta.

    Kegiatan usaha Perseroan sebagian besar adalah penjulan pulsa isi ulang produk telkomsel
    dengan sistem penjualan sistem offline atau tradisional berupa penjualan di cluster-cluster
    jika dilihat dari trend penjualan mengalami penurunan karena customer lebih memilih
    pembelian dengan system online.
Page 3
   Disamping itu anak perusahaan atau cucu perusahaan memiliki utang Bank yang cukup
   besar dengan biaya bunga sebesar Rp. 40 Bio tahun 2022 dan cukup membebani kinerja
   perseroan sehingga tiap-tiap tahunPerseroan tetap mencatat rugi cukup signifikan terakhir
   tahun 2022 rugi sebesar Rp. 44 Bio. Apabila Perseroan tetap mempertahankan kegiatan
   usaha Penjualan melalui anak atau cucu Perseroan akumulasi kerugian akan terus
   bertambah.

   Perseroan akan berencana melakukan langkah-langkah untuk memperbaiki kinerja
   Perseroan yaitu :
   1. Merubah kegiatan usaha Telekomunikasi dengan cara melakukan divestasi anak atau
      cucu Perseroan.
   2. Menjalankan kegiatan usaha melalui PT MBST yaitu perdagangan umum penjualan
      bahan baku tekstile dan benang.
   3. Menjalankan kegiatan usaha lainnya untuk mendukung kinerja Perseroan.

   Apabila langkah-langkah tersebut dapat terealisasi secepatnya maka ekuitas perseroan
   negatif akan menjadi positif.


4. Berdasarkan pemantauan Bursa, harga saham Perseroan mengalami penurunan sebesar
   99% sejak tercatat:
   a. Analisa manajemen atas penyebab penurunan harga saham Perseroan.
      Jawaban :

        Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat
      mempengaruhi nilai efek perusahaan.

   b. Analisa manajemen atas kesesuaian kuotasi harga saham Perseroan dengan nilai
      perusahaan dan kinerja fundamental Perseroan.
      Jawaban :

          Nilai efek perusahaan secara keseluruhan dikendalikan oleh mekanisme pasar yang
      berlaku di pasar modal Indonesia namun perseroan terus berusaha untuk meningkatkan
      kinerja perseroan dengan meningkatkan jumlah customer.

   c. Apabila menurut analisa manajemen terdapat diskrepansi antara nilai dan kinerja
      fundamental Perseroan dengan kuotasi harga saham Perseroan, agar dijelaskan rencana
      dan strategi Perseroan atas diskrepansi ini, jika ada.
      Jawaban :

         Perseroan berupaya untuk meningkatkan fundamental perseroan dengan cara
      memperbaiki dan meningkatkan kinerja Perseroan melaui langkah-langkah strategi
      yang sudah direncanakan perseroan.
Page 4
Demikian yang dapat kami sampaikan, atas bantuan dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Hormat Kami,
PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk




Jefri Junaedi
Direktur Utama

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.13 MB
Published6 Dec 2023
Pages4
Characters6,486
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result