Skip to content
Back to announcement

Spen LKTT Juni 2026.pdf

Financial statement Text extracted NANO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1 OCR 0.908
(021 7561200
NANOTECH mwnig.coid
INDONESIA

corsecarnig.coid

Dag Lanang Man Opa Paya NN gong, ata Lam No
002/SP-DIR-NIG/VII/2026 Tangerang Selatan, 31 Juli 2026
Kepada Yth:

Direktur Penilaian Perusahaan I PT. Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 6
Jin. Jend. Sudirman Kav. 52 - 53 Jakarta Selatan 12190

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon
Otoritas Jasa Keuangan ("OJK")

Gedung Soemitro Djojohadikusumo

Jalan Lapangan Banteng Timur 2-4 Jakarta 10710

Perihal : Penjelasan perubahan lebih dari 2046 pada pos-pos Aset dan Liabilitas pada Laporan Keuangan
Konsolidasian tanggal 30 Juni 2026 (Tidak Audit)

Dengan Hormat,

Merujuk kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian
Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik ("POJK No. 14") dan Keputusan Direksi PT. Bursa
Efek Indonesia No.: Kep-00066/BEI/09-2022 tentang Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian
Informasi, butir 1I.1.4. Bersama ini kami, PT Nanotech Indonesia Global Tbk dan Entitas Anak menyampaikan
penjelasan atas perubahan pos-pos Aset dan Liabilitas pada" Laporan Keuangan Konsolidasian Tidak Diaudit
tanggal 30 Juni 2026 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2025.

Berdasarkan LKTT terbaru, Total Aset per 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp213.558.847.175 dibandingkan
Rp208.816.766.273 pada 31 Desember 2025, atau meningkat 2,2796. Total Liabilitas tercatat sebesar
Rp39.573.261.690 dibandingkan Rp36.744.764.068, atau meningkat 7,7096. Meskipun perubahan total tersebut
tidak melebihi 2096, terdapat beberapa pos individual Aset dan Liabilitas yang mengalami perubahan lebih dari
20Y6 dan/atau merupakan pos baru, sebagaimana dijelaskan berikut ini.

Penjelasan perubahan pos Aset dan Liabilitas tersebut sebagai berikut :

1. Kas dan setara kas meningkat sebesar 82,5096, dari Rp2.473.318.707 menjadi Rp4.513.850.816.
Peningkatan kas terutama berkaitan dengan penerimaan kas atas piutang usaha dari pelanggan yang
berdampak pada arus kas Perseroan, sejalan dengan peningkatan aktivitas bisnis. Piutang usaha pihak
ketiga - neto meningkat sebesar 16,93Yo menjadi Rp24.576.956.934, sedangkan piutang usaha pihak
berelasi meningkat sebesar 3,86Y6 menjadi Rp7.231.801.767. Persediaan meningkat sebesar 59,6596, dari
Rp339.355.695 menjadi Rp541.786.784, berkaitan dengan penambahan stok bahan baku dan barang
lainnya untuk mendukung operasional bisnis. Aset pajak tangguhan meningkat sebesar 20,2796, dari
Rp383.246.110 menjadi Rp460.919.302. Pada periode berjalan Perseroan juga mengakui aset tak berwujud
sebesar Rp6.768.533.648, sedangkan pada 31 Desember 2025 belum terdapat saldo pada pos tersebut.
Sejalan dengan pengakuan terpisah atas aset tak berwujud, aset tetap - neto tercatat sebesar
Rp53.101.136.397 atau menurun 13,8594 dibandingkan Rp61.640.081.839 pada 31 Desember 2025.

2. Utang bank jangka pendek meningkat sebesar 13,45Y6, dari Rp13.852.560.256 menjadi Rp15.716.264.444.
Utang lain-lain pihak ketiga menurun sebesar 14,0696, dari Rp1.515.000.610 menjadi Rp1.302.057.805,
sedangkan utang lain-lain pihak berelasi meningkat sebesar 113,8496, dari Rp1.413.543.820 menjadi
Rp3.022.688.982, berkaitan dengan kebutuhan pendanaan/modal kerja kepada pihak berelasi. Beban akrual
meningkat sebesar 23,2696, dari Rp418.900.577 menjadi Rp516.334.522, sejalan dengan adanya biaya
operasional yang masih harus dibayar. Utang pajak meningkat sebesar 10,436, dari Rp9.847.590.520
menjadi Rp10.874.291.690. Uang muka pelanggan menurun sebesar 65,669, dari Rp2.243.431.265
menjadi Rp770.318.186. Pada 30 Juni 2026 terdapat pendapatan diterima dimuka sebesar
Rp1.520.617.079, sedangkan pada 31 Desember 2025 belum terdapat saldo pada pos tersebut.

Pembiayaan konsumen yang jatuh tempo dalam satu tahun meningkat sebesar 62,9396, dari Rp578.789.949
menjadi Rp943.025.106, sedangkan pembiayaan konsumen jangka panjang menurun sebesar 3,7196, dari
Page 2 OCR 0.910
(021 75621201

NANOTECH kosrsgasan
INDONESIA EA —
GLOBAL 0.

Rp1.075.339.998 menjadi Rp1.035.479.913. Perubahan tersebut menunjukkan perubahan komposisi
kewajiban pembiayaan konsumen berdasarkan klasifikasi jatuh temponya. Utang bank jangka panjang
menurun sebesar 74,31Yo, dari Rp2.625.000.000 menjadi Rp674.361.286. Liabilitas imbalan kerja karyawan
tidak mengalami perubahan dan tetap sebesar Rp1.063.607.290. Dengan perubahan tersebut, Total
Liabilitas Jangka Panjang menurun sebesar 41,786 menjadi Rp2.773.448.489, sementara Total Liabilitas
secara keseluruhan meningkat sebesar 7,70Yo menjadi Rp39.573.261.690.

Manajemen PT. Nanotech Indonesia Global Tbk berpendapat bahwa perubahan pada pos-pos tersebut
merupakan hal yang wajar dan terjadi dalam ruang lingkup kegiatan operasional, pengelolaan modal kerja,
pembiayaan, dan pengembangan usaha Perseroan dan Entitas Anak.

Demikian penjelasan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.

nanotech
Indonesia

Direktur Utama

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.98 MB
Published12 Aug 2026
Pages2
Characters4,968
Text sourceOCR
OCR confidence0.909

Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Nanotech Indonesia Global Tbk p.1 ×5
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2026-II-NANO.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result