Skip to content
Back to announcement

20260331_ATLA_Laporan Informasi dan Fakta Material_32056594_lamp3.pdf

Financial statement Text extracted ATLA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 67

Page 1
          PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA

          Laporan Keuangan/ Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024/
      For The Years Ended December 31, 2025 and 2024
                         Dan/And
  Laporan Auditor Independen/ Independent Auditors' Report
        No. 00021/2.0627/AU.1/05/0325-1/1/III/2026
Page 2
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
LAPORAN KEUANGAN                                    PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
TANGGAL 31 DESEMBER 2025                                   FINANCIAL STATEMENTS
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR                           AS OF DECEMBER 31, 2025
PADA TANGGAL TERSEBUT                                AND FOR THE YEAR THEN ENDED
DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN                 AND INDEPENDENT AUDITOR'S REPORT

                                    Halaman/
                                     Page

Daftar Isi                                                             Table of Content

Surat Pernyataan Direksi                              Board of Directors' Statement Letter

Laporan Auditor Independen                                  Independent Auditor's Report

Laporan Posisi Keuangan                1                   Statement of Financial Position

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan                    Statement of Profit or Loss and Other
          Komprehensih Lain            2                Comprehensive Income

Laporan Peruabahan Ekuitas             3                  Statement of Changes in Equity

Laporan Arus Kas                       4                         Statement of Cash Flows

Catatan Atas Laporan Keuangan        6 - 58                  Notes of Financial Statement
Page 3

          
Page 4
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN                                INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT


                                 No : 00021/2.0627/AU.1/10/0325-1/1/III/2026


Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi               The Stockholder, Boards of Commissioners
                                                          and Directors

PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK                          PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA TBK

Opini                                                     Opinion

Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Atlantis         We have audited the financial statements of PT Atlantis
Subsea Indonesia Tbk ("Perusahaan"), yang terdiri dari    Subsea Indonesia Tbk (the "Company), which comprise
laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2025,         the statement of financial position as at December 31,
serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif      2025, and the statement of profit or loss and other
lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas      comprehensive income, statement of changes in equity
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta    and statement of cash flows for the year then ended,
catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi         and notes to the financial statements, including material
kebijakan akuntansi material. Menurut opini kami,         accounting policy information. In our opinion, the
laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar,       accompanying financial statements present fairly, in all
dalam semua hal yang material, posisi keuangan            material respects, the financial position of the Company
Perusahaan tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja        as at December 31, 2025, and its financial performance
keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir        and its cash flows for the year then ended, in
pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi    accordance with Indonesian Financial Accounting
Keuangan di Indonesia.                                    Standards.

Basis Opini                                               Basis for Opinion

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar          We conducted our audit in accordance with Standards
Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik        on Auditing established by the Indonesian Institute of
Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar            Certified Public Accountants. Our responsibilities under
tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung   those standards are further described in the Auditor's
Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan        Responsibilities for the Audit of the Financial Statements
pada laporan kami. Kami independen terhadap               paragraph of our report. We are independent of the
Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang relevan       Company in accordance with the ethical requirements
dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia,      that are relevant to our audit of the financial statements
dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya      in Indonesia, and we have fulfilled our other ethical
berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti    responsibilities in accordance with these requirements.
audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat      We believe that the audit evidence we have obtained is
untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami.      sufficient and appropriate to provide a basis for our
                                                          opinion.


Hal Audit Utama                                           Key Audit Matters

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut              Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang         professional judgment, were of most significance in our
paling signifikan dalam audit kami atas laporan           audit of the financial statements of the current period.
keuangan periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan       These matters were addressed in the context of our
dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara     audit of the financial statements as a whole, and in
keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas         forming our opinion thereon, and we do not provide a
laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu     separate opinion on these matters.
opini terpisah atas hal audit utama tersebut.
Page 5
Hal Audit Utama (lanjutan)                                  Key Audit Matters (continued)

Hal audit utama yang teridentifikasi dalam audit kami       The key audit matter identified in our audit is outlined as
diuraikan sebagai berikut:                                  follows:

Pengakuan pendapatan dari jasa survei                       Revenue recognition from survey serices

Lihat Catatan 3 (Informasi kebijakan akuntansi material     Refer to Note 3 (Material accounting policy information -
Pengakuan pendapatan dan beban) dan Catatan 21              Revenue and expenses recognition) and Note 21
(Pendapatan). Untuk tahun yang berakhir pada 31             (Revenue). For the year ended December 31, 2025, the
Desember 2025, Perusahaan mengakui pendapatan dari          Company recognized revenue from survey services
jasa survei sebesar Rp82.143.640.546. Pendapatan dari       amounting to Rp82.143640.546. Revenue from survey
jasa survei diakui pada suatu titik waktu ketika jasa       services is recognized at a point in time when services
diberikan sesuai sesuai dengan aktual progres pekerjaan     are rendered by reference to the actual progress of work
dan ketentuan dalam perjanjian.                             and the terms of the agreement.

Kami memfokuskan perhatian pada area ini sebagai hal        We focused on this area as a key audit matter due to the
audit utama karena signifikansi jumlahnya terhadap          significance of the amount involved to the statement of
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain,        profit or loss and other comprehensive income, resulting
yang mengakibatkan sebagian besar audit kami                in a significant portion of our audit directed towards the
diarahkan pada audit pendapatan dari jasa survei.           audit of revenue from survey services. Revenue
Pengakuan pendapatan yang diakui mungkin tidak              recognized may also be inaccurate if the calculation
mencerminkan actual progress pekerjaan dan ketentuan        does not reflect the actual progress of work and the
dalam perjanjian.                                           terms of the agreement.

Bagaimana audit kami merespons hal audit utama              How our audit addressed the key audit matter

Kami melakukan prosedur audit untuk merespons atas          We performed the following audit procedures to address
hal audit utama:                                            this key audit matter:

   Kami mendapatkan pemahaman mengenai siklus                 We obtained understanding of the revenue cycle,
    pendapatan, mengevaluasi desain dan implementasi,           evaluated the design and implementation, and
    serta menguji efektivitas operasional kontrol-kontrol       tested operating effectiveness of key controls
    utama yang relevan dengan pengakuan pendapatan.             relevant to revenue recognition.
   Kami     mengevaluasi     kebijakan   pengakuan            We evaluated the Company's revenue recognition
    pendapatan Perusahaan terhadap standar akuntansi            policy against the relevant accounting standards and
    yang relevan dan terkait dengan pemrosesan serta            with respect to the processing and recognition of the
    pengakuan pendapatan Perusahaan.                            Company's revenue.
   Kami       mendapatkan     dan      memahami               We read the contracts to obtain understanding of the
    ketentuanketentuan utama dalam kontrak dengan               key terms and conditions.
    pelanggan.
                                                               We tested accuracy and cut-off by examining
   Kami menguji akurasi dan cut-off dengan memeriksa           supporting documents for work progress, such as
    dokumen pendukung progres pekerjaan seperti                 contracts, progress reports, invoices, and other
    kontrak, laporan progres, faktur, dan dokumen               relevant supporting documents, as well as
    pendukung relevan lainnya serta menghitung kembali          recalculating revenue based on these documents.
    pendapatan berdasarkan dokumen tersebut.
                                                               We assessed the appropriateness of the related
   Kami menilai kesesuaian pengungkapan terkait                disclosures in the financial.
    dalam laporan keuangan.
Page 6
Hal Lain                                                      Other Maters

Laporan Keuangan PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk             The Financial Statements of PT Atlantis Subsea
dan Entitas Anak tanggal 31 Desember 2024 terlampir           Indonesia Tbk and Subsidiaries as of December 31,
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut,          2024 are attached and for the year then ended, which
yang disajikan sebagai angka koresponding terhadap            are presented as corresponding figures to the financial
laporan keuangan tanggal 31 Desember 2025 dan untuk           statements as of December 31, 2025 and for the year
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, diaudit oleh       then ended, audited by another independent auditor with
auditor     independen     lain     dengan      nomor         number 00139/2.0853/AU,1/10/1258-4/III/2025 dated
00139/2.0853/AU,1/10/1258-4/III/2025 tanggal 26 Maret         March 26, 2025, expressing unqualified opinion.
2025, menyatakan opini tanpa modifikasian.

Informasi Lain                                                Other Information

Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain.              Management is responsible for the other information.
Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum dalam    The other information comprises the information
laporan tahunan pada tanggal 31 Desember 2025 dan             included in the annual report as at December 31, 2025
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, tetapi       and for the year then ended, but does not include the
tidak mencantumkan laporan keuangan dan laporan               financial statements and our auditor's report thereon.
auditor kami. laporan tahunan diharapkan akan tersedia        The annual report is expected to be made available to
bagi kami setelah tanggal laporan auditor ini.                us after the date of this auditor's report.

Opini kami atas laporan keuangan tidak mencakup               Our opinion on the financial statements does not cover
informasi lain dan kami tidak menyatakan bentuk               the other information and we will not express any form of
keyakinan apapun atas informasi lain tersebut.                assurance conclusion thereon.

Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan,           In connection with our audit of the financial statements,
tanggung jawab kami adalah untuk membaca informasi            our responsibility is to read the other information
lain yang teridentifikasi di atas, jika tersedia dan, dalam   identified above when it becomes available and, in doing
melaksanakannya,          mempertimbangkan          apakah    so, consider whether the other information is materially
informasi    lain    mengandung        ketidakkonsistensian   inconsistent with the financial statements or our
material dengan laporan keuangan atau pemahaman               knowledge obtained in the audit, or otherwise appears to
yang kami peroleh selama audit, atau mengandung               be materially misstated.
kesalahan penyajian material.

Ketika kami membaca laporan tahunan, jika kami                When we read the annual report, if we conclude that
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan                   there is a material misstatement therein, we are required
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan untuk         to communicate the matter to those charged with
mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak yang               governance and take appropriate actions in accordance
bertanggung jawab atas tata kelola dan mengambil              with Standards on Auditing established by the
tindakan tepat berdasarkan Standar Audit yang                 Indonesian Institute of Certified Public Accountants.
ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia.

Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang                       Responsibilities of Management and Those Charged
Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap                   with Governance for the Financial Statements.
Laporan Keuangan

Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan               Management is responsible for the preparation and fair
penyajian wajar laporan keuangan tersebut sesuai              presentation of the financial statements in accordance
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan           with Indonesian Financial Accounting Standards, and for
atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh           such internal control as management determines is
manajemen untuk memungkinkan penyusunan laporan               necessary to enable the preparation of financial
keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material,        statements that are free from material misstatement,
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun                   whether due to fraud or error.
kesalahan.
Page 7
Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen              In preparing the financial statements, management is
bertanggung     jawab untuk menilai kemampuan             responsible for assessing the Company's ability to
Perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan              continue as a going concern, disclosing, as applicable,
usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya,        matters related to going concern and using the going
hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha dan      concern basis of accounting unless management either
menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha,           intends to liquidate the Company or to cease operations,
kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi      or has no realistic alternative but to do so.
Perusahaan atau menghentikan operasi, atau tidak
memiliki     alternatif    yang     realistis  selain
melaksanakannya.

Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola             Those charged with governance are responsible for
bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan        overseeing the Company's financial reporting process.
keuangan Perusahaan.

Tanggung Jawab Auditor         terhadap    Audit   atas   Auditor's Responsibilities for the Audit of the
Laporan Keuangan                                          Financial Statements

Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan              Our objectives are to obtain reasonable assurance about
memadai tentang apakah laporan keuangan secara            whether the financial statements as a whole are free
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material,      from material misstatement, whether due to fraud or
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun               error, and to issue an auditor's report that includes our
kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang     opinion. Reasonable assurance is a high level of
mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan          assurance, but is not a guarantee that an audit
suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan     conducted in accordance with Standards on Auditing will
suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan               always detect a material misstatement when it exists.
berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi          Misstatements can arise from fraud or error and are
kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada.     considered material if, individually or in the aggregate,
Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan      they could reasonably be expected to influence the
maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik         economic decisions of users taken on the basis of these
secara individual maupun secara agregat, dapat            financial statements.
diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi
keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna
berdasarkan laporan keuangan tersebut.

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar       As part of an audit in accordance with Standards on
Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan       Auditing, we exercise professional judgement and
mempertahankan skeptisisme profesional selama audit.      maintain professional skepticism throughout the audit.
Kami juga:                                                We also:

   Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan            Identify and assess the risks of material
    penyajian material dalam laporan keuangan, baik           misstatement of the financial statements, whether
    yang disebabkan oleh kecurangan maupun                    due to fraud or error, design and perform audit
    kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur            procedures responsive to those risks, and obtain
    audit yang responsif terhadap risiko tersebut serta       audit evidence that is sufficient and appropriate to
    memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk          provide a basis for our opinion. The risk of not
    menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak           detecting a material misstatement resulting from
    terdeteksinya kesalahan penyajian material yang           fraud is higher than for one resulting from error, as
    disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang         fraud may involve collusion, forgery, intentional
    disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan              omissions, misrepresentations, or the override of
    dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan          internal control.
    secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian
    pengendalian internal.                                   Obtain an understanding of internal control relevant
                                                              to the audit in order to design audit procedures that
   Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian
                                                              are appropriate in the circumstances, but not for the
    internal yang relevan dengan audit untuk mendesain
                                                              purpose of expressing an opinion on the
    prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya,
                                                              effectiveness of the Company's internal control.
    tetapi bukan untuk tujuan menyatakan opini atas
    keefektivitasan pengendalian internal Perusahaan.
                                                             Evaluate the appropriateness of accounting policies
   Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang           used and the reasonableness of accounting
    digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan          estimates and related disclosures made by
    pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.          management.
Page 8
Tanggung Jawab Auditor terhadap            Audit   atas   Auditor's Responsibilities for the Audit of the
Laporan Keuangan (lanjutan)                               Financial Statements (continued)

   Menyimpulkan      ketepatan    penggunaan     basis    Conclude on the appropriateness of management's
    akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan,        use of the going concern basis of accounting and,
    berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah          based on the audit evidence obtained, whether a
    terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait     material uncertainty exists related to events or
    dengan peristiwa atau kondisi yang dapat                conditions that may cast significant doubt on the
    menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan          Company's ability to continue as a going concern. If
    Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan            we conclude that a material uncertainty exists, we are
    usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa                required to draw attention in our auditor's report to the
    terdapat suatu ketidakpastian material, kami            related disclosures in the financial statements or, if
    diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan        such disclosures are inadequate, to modify our
    auditor kami ke pengungkapan terkait dalam laporan      opinion. Our conclusions are based on the audit
    keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak         evidence obtained up to the date of our auditor's
    memadai, harus menentukan apakah perlu untuk            report. However, future events or conditions may
    memodifikasi opini kami. Kesimpulan            kami     cause the Company to cease to continue as a going
    didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga       concern.
    tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau
    kondisi    masa     depan    dapat   menyebabkan
    Perusahaan      tidak    dapat     mempertahankan
    kelangsungan usaha.

   Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan      Evaluate the overall presentation, structure and
    keuangan      secara   keseluruhan,      termasuk       content of the financial statements, including the
    pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan            disclosures, and whether the financial statements
    mencerminkan transaksi dan peristiwa yang               represent the underlying transactions and events in a
    mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai            manner that achieves fair presentation.
    penyajian wajar.

Kami      mengomunikasikan       kepada  pihak    yang    We communicate with those charged with governance
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara       regarding, among other matters, the planned scope and
lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas       timing of the audit and significant audit findings,
audit serta temuan audit signifikan, termasuk setiap      including any significant deficiencies in internal control
defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang    that we identify during our audit.
teridentifikasi oleh kami selama audit.

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak        We also provide those charged with governance with a
yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami        statement that we have complied with relevant ethical
telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai      requirements   regarding   independence,     and     to
independensi,    dan      mengomunikasikan      seluruh   communicate with them all relationships and other
hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar   matters that may reasonably be thought to bear on our
berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika         independence,    and    where    applicable,   related
relevan, pengamanan terkait.                              safeguards.
Page 9
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas                 Auditor's Responsibilities for the Audit of the
Laporan Keuangan (lanjutan)                                Financial Statements (continued)

Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang        From the matters communicated with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan        governance, we determine those matters that were of
hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas   most significance in the audit of the financial statements
laporan keuangan periode kini dan oleh karenanya           of the current period and are therefore the key audit
menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit        matters. We describe these matters in our auditor's
utama dalam laporan auditor kami, kecuali peraturan        report unless law or regulation precludes public
perundang-undangan melarang pengungkapan publik            disclosure about the matter or when, in extremely rare
tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang       circumstances, we determine that a matter should not be
sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal     communicated in our report because the adverse
tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena      consequences of doing so would reasonably be
konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal            expected to outweigh the public interest benefits of such
tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi        communication.
manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.




                          Kantor Akuntan Publik / Registered Public Accountants
                                  Herman Dody Tanumihardja & Rekan




                                       Drs. Dody Hapsoro, CPA, CA
                          Izin Akuntan Publik / Public Accountant License No. AP.0325
                                    Jakarta, 31 Maret 2026 / March 31, 2026
Page 10
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                          PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                           STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

                                                              Catatan
                                               2025           / Notes      2024
ASET                                                                                                                  ASSETS
ASET LANCAR                                                                                              CURRENT ASSETS
Kas dan Setara Kas                          14.568.994.682      3i.5     11.243.796.370            Cash and Cash Equivalents
Piutang Usaha - neto -                                                                              Trade Receivables - Net -
    Pihak Ketiga                            12.037.500.000         6     26.728.266.990                      Third Parties
Uang Muka dan Biaya                                                                            Advance Payments and Prepaid
    Dibayar di Muka                         43.131.066.102      3j.7     27.304.911.023                            Expenses
Pajak dibayar dimuka                           132.805.000       12       3.355.643.307                       Prepaid Taxes

Jumlah Aset Lancar                          69.870.365.784               68.632.617.690                Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR                                                                                  NON-CURRENT ASSETS
Uang Muka                                              -       3j.7      45.586.276.904                             Advances
Investasi pada Entitas Asosiasi                199.521.363       8          201.117.906            Investment in an Associate
Aset Tetap - Neto                           73.125.594.008     3k.9      45.707.896.505                     Fixed Assets - Net
Aset Tak Berwujud - Neto                    29.679.027.798     3l.10     12.909.600.592                Intangible Assets - Net
Aset Pajak Tangguhan                         1.852.531.563     13d        1.791.092.943                   Deferred Tax Assets
Jumlah Aset Tidak Lancar                   104.856.674.732              106.195.984.851           Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET                                174.727.040.516              174.828.602.541                       TOTAL ASSETS


LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                           LIABILITIES AND EQUITY

LIABILITAS JANGKA PENDEK                                                                            CURRENT LIABILITIES
Utang Usaha                                   2.754.261.310      11       2.880.532.972                  Account Payables
Utang Pajak                                     555.317.828     12b         242.916.919                       Tax Payables
Beban Akrual                                    193.297.375      14         170.554.305                  Accrued Expenses
Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan                       -        15          19.722.222
Utang Pembiayaan Bagian Jatuh                                                                  Consumer Financing Payables -
Tempo Satu Tahun                              1.498.282.689     12        1.792.954.959                    Current Maturities
Jumlah Liabilitas Jangka
Pendek                                        5.001.159.202               5.106.681.377             Total Current Liabilites

LIABILITAS JANGKA PANJANG                                                                     NON-CURRENT LIABILITIES
Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan              690.011.693      15          401.697.268          Employee Benefits Liabilities
Utang Pembiayaan                                       -        12        1.434.319.822         Consumer Financing Payables
Jumlah Liabilitas Jangka
Panjang                                        690.011.693                1.836.017.090       Total Non-Current Liabilities
EKUITAS                                                                                                               EQUITY
Modal Saham                                                                                                       Share Capital
Dasar -                                                                                                            Authorized -
   19.998.000.000 sham dengan                                                                           19,998,000,000 shares
   nilai nominal Rp8,- per saham                                                               with par value of Rp8 per share
   Ditempatkan dan disetor penuh                                                                          Issued and fully paid
   6.199.577.693                                                                                               6.199.577.693
   (2024: 6.199.549.466)                    49.596.621.544      16       49.596.395.728                 (2024: 6.199.549.466)
Tambahan Modal Disetor                     105.898.000.986      17      105.889.758.702              Additional Paid In Capital
Saldo Laba                                                                                                   Retained Earnings
   Dicadangkan                                  100.000.000     18          100.000.000                           Appropriated
   Belum Dicadangkan                          3.904.485.042               5.745.461.206                        Unappropriated
Penghasilan Komprehensif Lain                 9.536.762.047               6.554.288.439         Other Comprehensive Income
Jumlah Ekuitas                             169.035.869.619              167.885.904.074                          Total Equity
JUMLAH LIABILITAS DAN                                                                             TOTAL LIABILITIES AND
EKUITAS                                    174.727.040.516              174.828.602.541                          EQUITY

Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak               Accompanying notes to the financial statements are an
terpisahkan dari laporan keuangan.                                                   integral part of the financial statements.




                                                               1
Page 11
PT ATLANTA SUBSEA INDONESIA                                                             PT ATLANTA SUBSEA INDONESIA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                           STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN                                                                               COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                             FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                 DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

                                                               Catatan/
                                               2025             Notes        2024

PENDAPATAN                                   82.143.640.546      3q.21     84.913.637.786                             REVENUE

BEBAN POKOK PENDAPATAN                      (63.021.005.357)     3q.22    (69.776.319.289)                 COST OF REVENUE

LABA BRUTO                                   19.122.635.189                15.137.318.497                      GROSS PROFIT

                                                                                                     General and Administrative
Beban Umum dan Administrasi                 (13.136.176.054)     3q.23    (10.017.204.557)                           Expenses

LABA USAHA                                    5.986.459.135                  5.120.113.940      PROFIT FROM OPERATIONS

Bagian rugi dari entitas asosiasi                (1.596.543)        8           (3.875.224)         Share in loss from associate
Penghasilan Keuangan                            106.727.585                    161.600.455                      Finance Income
Biaya Keuangan                                 (223.380.978)      24           (53.192.647)                        Finance Costs
Pendapatan (Beban) Lain-lain - neto            (189.162.370)     3q.25         165.716.497       Other Income (Expenses) - net

LABA SEBELUM PAJAK                                                                                            PROFIT BEFORE
  PENGHASILAN                                 5.679.046.828                  5.390.363.022                     INCOME TAX

Beban Pajak Penghasilan - neto               (1.951.168.155)    3v.13c      (1.613.756.638)          Income Tax Expenses - net

LABA TAHUN BERJALAN                         3.727.878.673                 3.776.606.384               PROFIT FOR THE YEAR

(RUGI) PENGHASILAN                                                                               OTHER COMPREHENSIVE
  KOMPREHENSIF LAIN                                                                                      (LOSS) INVOME
Pos-pos yang tidak akan                                                                              Items that will not be
  direklasifikasi ke laba rugi                                                                reclassified to profit of loss
  pada periode berikutnya:                                                                           in subsequent period:
  Keuntungan revaluasi aset tetap             3.112.444.706         9                  -    Gain on revaluation of fixed assets
  Pengukuran kembali dari liabilitas                                                             Remeasurement of employee
      imbalan kerja karyawan                   (166.629.613)      15           (17.370.149)                  benefits liabilities
  Pajak penghasilan terkait                      36.658.515      13d             3.821.433                 Related income tax

Jumlah (rugi) penghasilan
   komprehensif lain tahun berjalan                                                             Total othe comprehensive (loss)
   - setelah pajak                            2.982.473.608                    (13.548.716)      income for the year - net of tax

JUMLAH PENGHASILAN
  KOMPREHENSIF TAHUN                                                                                TOTAL COMPREHENSIVE
  BERJALAN                                  6.710.352.281                 3.763.057.667            INCOME FOR THE YEAR

LABA PER SAHAM DALAM                                                                                  BASICS AND DILUTED
  DAN DILISUIAN                                       0,60          20                0,61          EARNINGS PER SHARE

Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak                 Accompanying notes to the financial statements are an
terpisahkan dari laporan keuangan.                                                     integral part of the financial statements.




                                                                2
Page 12
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                                                                                                                                                                           PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                                                                                                                                                                          STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                                                                                                                                                                             FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                                                                                                                                                                                 DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                                                                                                              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                                                                            Saldo Laba/                               Penghasilan (Kerugian) Komprehensif Lain/
                                                                                                                      Retained Earnings                                     Other Comprehensive Income
                                                                                                                                                                                             Pengukuran Kembali
                                                                                                                                                                 Surplus Revaluasi Aset
                                                                                     Tambahan Modal                                                                                           Liabilitas Imbalan
                                           Catatan/    Modal Saham / Share                                   Dicadangkan /          Belum Dicadangkan             Tetap / Revaluation                                       Jumlah Ekuitas/
             Keterangan                                                             Disetor / Additional                                                                                      Kerja karyawan /                                                     Description
                                            Notes              Capital                                       Appropriated            / Unappropriated              Surplus on Fixed                                           Total Equity
                                                                                       Paid-in Capital                                                                                       Remeasurement of
                                                                                                                                                                        Assets
                                                                                                                                                                                             Employee Benefits

Saldo Per 1 Januari 2024                                        39.996.000.000                           -         100.000.000                  1.968.854.822             6.591.595.157                  (23.758.002)              48.632.691.977                Balance as of January 1, 2024

Laba Tahun Berjalan                                                          -                           -                   -                  3.776.606.384                                                                       3.776.606.384                            Profit for the Year

Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain:
   Pengukuran Kembali Liabilitas                                                                                                                                                                                                                          Other Comprehensive Income (loss):
     Imbalan Kerja Karyawan setelah                                                                                                                                                                                                                             Remeasurement of Employee
     pajak                                    15                             -                           -                   -                            -                           -                  (13.548.716)                 (13.548.716)               Benefits liabilities, net of tax

Jumlah Penghasilan Komprehensif                                 39.996.000.000                           -         100.000.000                  5.745.461.206             6.591.595.157                  (37.306.718)              52.395.749.644                 Total Comprehensive Income

Transaksi yang Diakui Secara                                                                                                                                                                                                                                  Transactions Recognized Directly
    Langsung Dalam Ekuitas:                                                                                                                                                                                                                                                          in Equity
    Penambahan Modal Saham Melalui                                                                                                                                                                                                                                    Addition of Share Capital
      Penawaran Umum Perdana                  16                 9.600.000.000             105.875.314.630                   -                            -                           -                           -              115.475.314.630               Through Initial Public Offering
    Eksekusi Waran Seri I                     17                       395.728                  14.444.072                   -                            -                           -                           -                   14.839.800                  Exercise of Warrants Series I

Saldo Per 31 Desember 2024                                   49.596.395.728             105.889.758.702           100.000.000                 5.745.461.206             6.591.595.157                 (37.306.718)            167.885.904.074           Balance as of December 31, 2024

Laba Tahun Berjalan                                                          -                           -                   -                  3.727.878.673                         -                           -                 3.727.878.673                            Profit for the Year

Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain:
   Pengukuran Kembali Liabilitas                                                                                                                                                                                                                          Other Comprehensive Income (loss):
     Imbalan Kerja Karyawan setelah                                                                                                                                                                                                                             Remeasurement of Employee
     pajak                                    15                             -                           -                   -                            -                           -                (129.971.098)                 (129.971.098)               Benefits liabilities, net of tax

Penyesuaian Nilai Wajar Aset Tetap            9                              -                           -                   -                            -               3.112.444.706                           -                 3.112.444.706        Fair Value Adjustment of Fixed Assets

                                                                                                                                                                                                                                                               Transfer of Revaluation Surplus
Transfer Surplus Revaluasi ke Saldo Laba                                                                                     -                            -                           -                           -                            -                       to Retained Earnings

Jumlah Penghasilan Komprehensif                                 49.596.395.728             105.889.758.702         100.000.000                  9.473.339.879             9.704.039.863                (167.277.816)             174.596.256.356                  Total Comprehensive Income

Transaksi yang Diakui Secara                                                                                                                                                                                                                                  Transactions Recognized Directly
    Langsung Dalam Ekuitas:                                                                                                                                                                                                                                                          in Equity
    Penambahan Modal Saham Melalui                                                                                                                                                                                                                                    Addition of Share Capital
      Penawaran Umum Perdana                  16                             -                         -                     -                            -                           -                           -                           -                Through Initial Public Offering
    Eksekusi Waran Seri I                     17                         225.816                 8.242.284                                                                                                                              8.468.100                 Exercise of Warrants Series I
    Dividen                                  18b                             -                         -                     -                 (5.568.854.836)                                                                     (5.568.854.836)                                     Dividend

Saldo Per 31 Desember 2025                                   49.596.621.544             105.898.000.986           100.000.000                 3.904.485.042             9.704.039.863                (167.277.816)            169.035.869.619           Balance as of December 31, 2025


Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.                                                                                                   Accompanying notes to the financial statements are an integral part of the financial statements.




                                                                                                                                          3
Page 13
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                  PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
LAPORAN PERUBAHAN ARUS KAS                                                                            STATEMENT OF CASH FLOW
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                                            FOR THE YEARS ENDED
 TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                               DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

                                                2025                           2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                           CASH FLOW FROM OPERATING
OPERASI                                                                                                          ACTIVITIES
Penerimaan dari Pelanggan                       96.834.407.536                73.197.449.008                Receipts from Customers
Pembayaran Kepada Pemasok                      (49.109.392.389)             (121.344.427.726)                  Payments to Supplier
Pembayaran Kepada Karyawan                      (6.912.715.482)               (4.879.851.816)                Payments to Employees
Kas     yang     (digunakan untuk)                                                                    Cash (Used in) Generated from
dihasilkan dari operasi                         40.812.299.665               (53.026.830.534)                             Operations


Penerimaan Penghasilan Keuangan                    106.727.585                    161.600.455             Receipt of Finance Income
Pembayaran Biaya Keuangan                         (232.887.908)                   (39.993.454)           Payments of Finance Costs
Pembayaran Beban Pajak Penghasilan              (2.006.696.672)                (1.618.484.270)     Payments of Income Tax Expenses

Kas Neto (digunakan untuk)                                                                        Net Cash (used in) Provided by
Diperoleh dari Aktivitas Operasi             38.679.442.670                (54.523.707.803)                  Operating Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                            CASH FLOW FROM INVESTING
INVESTASI                                                                                                        ACTIVITIES

                                                                                                          Advance on the Purchase of
Uang Muka Pembelian Aset Tetap                  25.267.084.143               (25.267.084.143)                          Fixed Assets
Perolehan Aset Tetap                           (30.787.997.739)              (21.545.637.088)           Acquisition of Fixed Assets
Penerimaan dari Pelepasan Aset Tetap                       -                   2.250.000.000 Receipts From Fixed Assetes Disposal
Perolehan Aset Tak Berwujud                    (22.543.951.934)              (13.511.995.059)      Acquisition of Intangible Assets
Kas Neto Digunakan untuk                                                                               Net Cash Used in Investing
Aktivitas Investasi                         (28.064.865.530)               (58.074.716.290)                             Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                           CASH FLOW FROM FINANCING
PENDANAAN                                                                                                                 ACTIVITIES
Penerimaan dari penerbitan saham                                                                  Proceeds from Insurance of shares
    yang berasal dari:                                                                                                   arising from:
    Penerbitan Saham Perdana                               -                 120.000.000.000             Initial Public Offering (IPO)
    Penerbitan Waran                                 8.468.100                    14.839.800                       Exercise Warrants
Penerimaan dari Setoran Modal                                                                          Proceeds from Paid-In Capital
Pembayaran Biaya Emisi Terkait                                                                     Payments for Share Issuance Cost
    Proses Penerbitan Saham                                                                         Related to Initial Public Offering
    Perdana                                                -                   (3.125.737.870)                                 Process
Dividen                                         (5.568.854.836)                           -                                    Dividend
Pembayaran Utang Pembiayaan                                                                        Payments for Consumer Financing
    Konsumen                                    (1.728.992.092)                 (437.093.469)                                 Payables
Kas Neto Diperoleh Dari Aktivitas                                                                          Cash Flows Provided by
Pendanaan                                     (7.289.378.828)             116.452.008.461                     Financing Activities
Kenaikan Neto Kas dan Bank                       3.325.198.312                 3.853.584.368               Net Increase in Cash Flow
                                                                                                    Cash and Cash Equivalents at The
Kas dan Setara Kas Awal Tahun                   11.243.796.370                 7.390.212.002                       Beginning of Year
SALDO KAS DAN SETARA KAS AKHIR                                                                    CASH AND CASH EQUIVALENTS AT END
TAHUN                                        14.568.994.682                 11.243.796.370                                 OF YEAR

  Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak           Accompanying notes to the financial statements are an integral
               terpisahkan dari laporan keuangan.                                  part of the financial statements.




                                                                  4
Page 14
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                        PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                          FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                               DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1. UMUM                                                              1.   GENERAL
  a. Pendirian dan Informasi Umum                                         a.   Establishment and General Information
      PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (“Perusahaan”)                          PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (the “Company”) was
      didirikan di Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 13                   established in Indonesia based on Notarial Deed No. 13
      pada tanggal 22 November 2016 oleh Heri Martono, S.H.                    dated November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. This Deed
      Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan                 of Establishment was approved by the Ministry of Law and
      Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat                         Human Rights of the Republic of Indonesia in its Decision
      Keputusan No. AHU-0053518.AH.01.01 Tahun 2016                            Letter No. AHU-0053518.AH.01.01 Year 2016 dated
      tanggal 30 November 2016. Anggaran Dasar Perusahaan                      November 30, 2016. The Company's Articles of Association
      telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir                        have been amended several times, most recent of Notarial
      dengan Akta Notaris No. 3 tanggal 3 Juni 2024 oleh                       Deed No. 3 dated June 3, 2024 by Christina Dwi Utami, S.H.,
      Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., tentang                        M.Hum., M.Kn., regarding amending the increase in issued
      perubahan peningkatan modal ditempatkan atau disetor.                    or paid-up capital. The notification of amendments to its
      Pemberitahuan perubahan anggaran dasar telah diterima                    articles of association has been received and recorded by the
      dan dicatat oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi                         Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
      Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.                     Indonesia in Decree No. AHU-AH.01.03-0130439 of 2024
      AHU-AH.01.03-0130439 Tahun 2024 tanggal 4 Juni 2024                      dated June 4, 2024 and was published in the State Gazette
      dan diumumkan dalam Berita Negara No. 59 Tambahan                        No. 59, Supplement No. 021641 of 2023.
      No. 021641 tahun 2023.


      Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan,                         In accordance with Article 3 of the Company's Articles of
      ruang lingkup dan kegiatan utama Perusahaan adalah                       Association, the scope and main business of its activities are
      aktivitas keinsinyuran dan konsultasi teknis. Kegiatan                   engineering and technical consulting activities. The current
      usaha yang dijalankan saat ini sudah sesuai dengan                       business activities are in accordance with the Company's
      Anggaran Dasar Perusahaan.                                               Articles of Association.

      Perusahaan didirikan dan berdomisili di Indonesia,                       The Company is incorporated and domiciled in Indonesia.
      dengan kantor yang terdaftar di Jl. Tebet Barat Dalam                    The address of its registered office is Jl. Tebet Barat Dalam
      Raya No. 6, Tebet Barat, Tebet, Kota Jakarta Selatan,                    Raya No. 6, Tebet Barat, Tebet, Kota Jakarta Selatan, DKI
      DKI Jakarta, 12810.                                                      Jakarta 12810.

      Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada                        The company started its commercial operations in 2016 and
      tahun 2016 dan saat ini bergerak di bidang dalam bidang                  is currently engaged in surveying and services for energy
      survei dan layanan untuk Perusahaan energi.                              companies.

      Individu pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner)               The ultimate beneficial owner of the Company is Rudi Reksa
      dari Perusahaan adalah Rudi Reksa Sutantra.                              Sutantra.

      Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada                      The composition of the Company’s Boards of Commissioners
      tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                         and Board of Directors As of December 31, 2025 and 2024
      berikut:                                                                 are as follows:

      Dewan Komisaris                                                                                            Board of Commissioners
      Komisaris Utama                                         Rudi Reksa Sutantra                                   President Commissioner
      Komisaris Independen                                   Yohanes Henri Prasetyo                              Independent Commissioner

      Direksi                                                                                                          Board of Directors
      Direktur Utama                                        Yophi Kurniawan Iswanto                                      President Director
      Direktur                                                 Andreas Setiawan                                                    Director

      Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 31                          The composition of the Company’s Audit Committee As of
      Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                           December 31, 2025 and 2024 are as follows:
      Ketua                                                  Yohanes Henri Prasetyo                                                Chairman
      Anggota                                               Thamrin Prima Simatupang                                                Member

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan                       As of December 31, 2025 and 2024, the Company have 34
      memiliki masing-masing sebanyak 34 Dan 26 orang                          and 26 permanent employees, respectively (unaudited).
      karyawan tetap (tidak diaudit).


      Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan                          Management is responsible for the preparation and fair
      penyajian wajar laporan keuangan ini sesuai dengan                       presentation of these financial statements in accordance with
      Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang                            Indonesian Financial Accounting Standards, which were
      diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi                completed and authorized for issuance by the Company’s
      Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2026.                                   Directors on March 31, 2026.




                                                                    5
Page 15
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                     PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                       FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                            DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


1. UMUM (Lanjutan)                                               1.   GENERAL (Continued)
  a. Pendirian dan Informasi Umum                                     a.   Establishment and General Information
      Penawaran Umum Saham Perdana (“IPO”) tersebut                        The Initial Public Offering (“IPO”) was approved by the
      disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                  Extraordinary General Meeting of Shareholders and stated in
      dan dituangkan dalam Akta Notaris No.33 oleh Notaris                 Notarial Deed No. 33 of Notary Christina Dwi Utami, S.H.,
      Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn tanggal 5 Maret              M.Hum., M.Kn of dated March 5, 2024.
      2024.

      Pada tanggal 28 Maret 2024, Perusahaan memperoleh                    On March 28, 2024, the Company obtained the notice of
      pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)               effectivity from the Financial Services Authority (“OJK”) in its
      dalam suratnya No. S-48/D.04/2024 untuk melakukan                    letter No. S-48/D.04/2024 to conduct an Initial Public
      Penawaran Umum Perdana Saham Biasa sejumlah                          Offering 1,200,000,000 ordinary shares of the Company to
      1.200.000.000 saham Perusahaan kepada masyarakat                     the public with a par value of Rp8 with an offering price of
      dengan nilai nominal Rp8 per saham, dengan harga                     Rp100 per share. The shares were listed on the Indonesia
      penawaran Rp100 per saham. Saham tersebut telah                      Stock Exchange on April 16, 2024.
      dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 16
      April 2024.

      Dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham                            In connection with the Initial Public Offering, the Company
      ini, Perusahaan secara bersamaan akan menerbitkan                    simultaneously issued a total of 1,740,000,000 Warrants
      sebanyak-banyaknya 1.740.000.000 Waran Seri I. Waran                 Series I. The Warrants Series I shall be granted free of
      Seri I ini diberikan secara cuma-cuma kepada para                    charge to the holders of new shares of the Company whose
      pemegang saham baru Perseroan yang namanya tercatat                  names are registered in the Register of Shareholders on the
      dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal penjatahan                  allotment date with a ratio of 20 New Shares to 29 Warrant
      dengan perbandingan 20 pemegang Saham Baru                           Series I. Each Warrant Series I is entitled to purchase 1 new
      mendapatkan 29 Waran Seri I. Dimana setiap 1 Waran                   share of the Company.
      Seri I berhak untuk membeli 1 saham baru Perusahaan.


      Waran Seri I dengan harga pelaksanaan Rp300 per                      The Warrants Series I has an excercise price of Rp300 per
      saham dan dapat dieksekusi mulai tanggal 16 Oktober                  share and can be exercised from October 16, 2024 until April
      2024 sampai dengan 15 April 2025. Bila waran tidak                   15, 2025. If the warrants are not exercised during this
      dilaksanakan selama periode ini, maka waran tersebut                 period, the warrants will expire and will have no value.
      menjadi kadaluarsa dan tidak memiliki nilai.

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah                       As of December 31, 2025 and 2024, the total number of
      Waran Seri I yang telah dieksekusi masing-masing                     Warrants Series I exercised amounted to 28,227 and 49,466.
      sebanyak 28.227 dan 49.466.


2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI                             2.   ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS

  a. Amendemen/Penyesuaian Standar yang Berlaku                       a.   Amendments/Improvements to Standards Effective
     Efektif pada Tahun Berjalan                                           in the Current Year
      Dalam tahun berjalan, Grup telah menerapkan sejumlah                 In the current year, the Group has applied
      amendemen/penyesuaian PSAK yang relevan dengan                       amendments/improvements to PSAK that are relevant to its
      operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang                  operations and effective for accounting period beginning on
      dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025. Penerapan                  or after January 1, 2025. The adoption of these revised
      atas PSAK revisi tidak mengakibatkan perubahan atas                  PSAKs does not result in changes to the Group’s accounting
      kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak                   policies and has no material effect on the amounts reported
      material terhadap jumlah yang dilaporkan pada tahun                  for the current or prior years.
      berjalan atau tahun-tahun sebelumnya.

  b. Standar dan Amendemen/Penyesuaian Standar                        b. Standards and Amendments/Improvements                           to
     Telah Diterbitkan Tapi Belum Diterapkan                             Standards Issued not yet Adopted
      Pada tanggal persetujuan laporan keuangan, standar dan               At the date of authorization of these financial statements,
      amendemen- amendemen atas PSAK yang relevan bagi                     the following standards and amendments to PSAK relevant
      Grup, yang telah diterbitkan namun belum berlaku                     to the Group were issued but not effective, with early
      efektif, dengan penerapan dini diijinkan, adalah sebagai             application permitted:
      berikut:
      Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah                 Effective for periods beginning on or after January 1, 2026
      tanggal 1 Januari 2026

      ●   Amandemen PSAK 109, “Instrumen Keuangan” dan                     ●     Amendments to PSAK 109, “Financial Instruments”
          PSAK 107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”:                          and PSAK 107,” Financial Instruments: Disclosure”:
          Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan.;                        Classification and Measurement      of Financial
                                                                                 Instrument.;




                                                                 6
Page 16
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                     PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                       FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                            DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


2. PENERAPAN STANDAR BARU DAN REVISI (Lanjutan)                   2.   ADOPTION OF NEW AND REVISED STANDARDS (Continued)

      ●   Penyesuaian Tahunan 2024 terhadap PSAK 107,                       ●     2024 Annual Improvements to PSAK 107, “Financial
          “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”, PSAK 109,                           Instruments: Disclosures”, PSAK 109, “Financial
          “Instrumen Keuangan”, PSAK 110, “Laporan                                Instruments”, PSAK 110, “Consolidated Financial
          Keuangan Konsolidasian” dan PSAK 207, “Laporan                          Statements” and PSAK 207, “Statement of Cash
          Arus Kas”.; dan                                                         Flows”.; and

      ●   PSAK 338 (Revisi 2025), Kombinasi Bisnis Entitas                  ●     PSAK 338 (2025 Revision), Business Combinations of
          Sepengendali                                                            Entities under Common Control.

      Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah                  Effective for periods beginning on or after January 1, 2027
      tanggal 1 Januari 2027

      ●   PSAK 118, “Penyajian dan Pengungkapan dalam                       ●     PSAK 118, “Presentation and Disclosure in Financial
          Laporan Keuangan”.;                                                     Statements”.;

      ●   PSAK 119, “Entitas Anak tanpa Akuntabilitas Publik:               ●     PSAK 119, “Subsidiaries without Public Accountability:
          Pengungkapan”.; dan                                                     Disclosures”.; and

      ●   PSAK 413, “Penurunan Nilai”.                                      ●     IPSAK 413, “Impairment”.

      Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan,                    As at the issuance date of the financial statements, the
      dampak dari penerapan standar dan amendemen                           effects of adopting these standard and amendments on the
      tersebut terhadap laporan keuangan tidak dapat                        financial statements are not known nor reasonably estimable
      diketahui atau diestimasi oleh manajemen.                             by management.


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         3.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION

  a. Peryataan Kepatuhan                                               a.   Statement of Compliance
      Laporan keuangan Perusahaan disusun berdasarkan                       The financial statements of the Company have been
      Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (“SAK’), yang                 prepared in accordance with Indonesian Financial Accounting
      mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan                        Standards (“SAK”), which comprise the Statement of
      (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan                  Financial Accounting Standards (“PSAK”) and Interpretations
      (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi                of Statement of Financial Accounting Standard (“ISAK”)
      Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”) serta                  issued by the Financial Accounting Standards Board of the
      peraturan regulator pasar modal untuk entitas yang                    Indonesian Institute of Accountants (“DSAK-IAI”) and
      berada di bawah pengawasannya.                                        regulations of capital market regulator for entities under its
                                                                            control.


  b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan                                 b. Basis of Preparation of Financial Statements
      Laporan keuangan PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk dan                 The financial statements of PT Atlantis Subsea Indoesia Tbk
      Entitas Anaknya disusun berdasarkan Standar Akuntansi                 and its Subsidiary have been prepared in accordance with
      Keuangan di Indonesia dan Peraturan-Peraturan serta                   Indonesian Financial Accounting Standards and the
      Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan                            Regulations and Guidelines on Financial Statement
      Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan                 Presentation and Disclosures issued by the Financial Services
      (“OJK”).                                                              Authority (Otoritas Jasa Keuangan or “OJK”).


      Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan                  The accounting policies adopted in the preparation of the
      laporan keuangan adalah selaras dengan kebijakan                      financial statements are consistent with those made in the
      akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan                    preparation of the financial statements for the year ended
      keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31                    December 31, 2024, except for the adoption of several
      Desember 2024, kecuali bagi penerapan beberapa SAK                    amended SAKs. As disclosed in Note 2, several amended and
      yang telah direvisi. Seperti diungkapkan dalam Catatan 2,             published accounting standards were adopted effective
      beberapa standar akuntansi yang telah direvisi dan                    January 1, 2025.
      diterbitkan, diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2025.


      Perusahaan telah menyusun laporan keuangan dengan                     The Company has prepared the financial statements on the
      dasar bahwa Perusahaan akan terus mempertahankan                      basis that it will continue to operate as a going concern.
      kelangsungan usaha.




                                                                  7
Page 17
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                       PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                         FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                              DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                 MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

      Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas,                      The financial statements, except for the statement of cash
      disusun berdasarkan dasar akrual dengan menggunakan                    flows, have been prepared on the accrual basis using the
      konsep harga perolehan.                                                historical cost basis of accounting.

      Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode                     The statement of cash flows is prepared based on the direct
      langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam                          method by classifying cash flows on the basis of operating,
      aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.                            investing, and financing activities.

      Mata uang fungsional dan pelaporan yang digunakan                      The functional and presentation currency used in the
      dalam laporan keuangan adalah Rupiah                                   financial statements is Indonesia Rupiah.


  c. Dasar Pengukuran           dan       Penyusunan    Laporan         c.   Basis of Measurement and Preparation of Financial
     Keuangan                                                                Statements

      Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas,                      The financial statements except for the statements of cash
      disusun dan disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan                  flows, have been prepared and presented based on going
      usaha serta atas dasar akrual dengan konsep biaya                      concern assumption and accrual basis using historical cost
      perolehan (historical cost), kecuali beberapa akun                     concept of accounting, except for certain accounts which are
      tertentu   disusun    berdasarkan   pengukuran    lain                 measured on the bases described in the related accounting
      sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi                        policies.
      masing masing akun tersebut.

      Biaya historis umumnya didasarkan pada nilai wajar dari                Historical cost is generally based on the fair value of the
      imbalan yang diberikan dalam pertukaran barang dan                     consideration given in exchange for goods and services.
      jasa.
      Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk                      Fair value is the price that would be received to sell an asset
      menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk                  or paid to transfer a liability in an orderly transaction
      mengalihkan suatu liabilitas dalam suatu transaksi teratur             between market participants at the measurement date
      antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.

      Laporan arus kas disajikan dengan menggunakan metode                   The statements of cash flows were presented using the
      langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam                          direct method with classification of cash flows into operating,
      aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.                            investing and financing activities.

      Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar                      The preparation of financial statements in conformity with
      Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan                           Indonesian Financial Accounting Standards requires the use
      penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga                      of certain critical accounting estimates. It also requires
      mengharuskan       manajemen      untuk      membuat                   management to exercise its judgement in the process of
      pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan                          applying the Compan's accounting policies. The areas
      akuntansi Perusahaan. Area yang kompleks atau                          involving a higher degree of judgement or complexity, or
      memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau                 areas where assumptions and estimates are significant to
      area di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak                       the consolidated financial statements are disclosed in Note 3
      signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan di
      Catatan 3.


  d. Klasifikasi Lancar/Jangka             Pendek   dan    Tidak        d.   Current and Non-Current Classification
     Lancar/Jangka Panjang
      Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan                The Company presents assets and liabilities in the statement
      posisi keuangan berdasarkan klasifikasi lancar/tidak                   of financial position based on current/non-current
      lancar atau jangka pendek/jangka panjang.                              classification.

      Suatu aset disajikan lancar bila:                                      An asset is current when it is:

      i)   akan direalisasi, dijual atau digunakan dalam siklus              i)     expected to be realized or intended to be sold or
           operasi normal,                                                          consumed in the normal operating cycle,
      ii) untuk diperdagangkan,                                              ii)    held primarily for the purpose of trading,
      iii) akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal                   iii)   expected to be realized within 12 months after the
           pelaporan, atau kas atau setara kas kecuali yang                         reporting period, or cash or cash equivalent unless
           dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk                         restricted from being exchanged or used to settle a
           melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan                   liability for at least 12 months after the reporting
           setelah periode pelaporan.                                               period.

      Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar                All other assets are classified as non-current.




                                                                    8
Page 18
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                       PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                         FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                              DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                 MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  d. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek                dan    Tidak       d.   Current and Non-Current Classification (Continued)
     Lancar/Jangka Panjang (Lanjutan)
       Suatu liabilitas disajikan sebagai jangka pendek bila:                A liability is current when it is:
       i) akan dilunasi dalam siklus operasi normal,                         i)      expected to be realized or intended to be sold or
                                                                                     consumed in the normal operating cycle,
       ii) untuk diperdagangkan,                                             ii)     held primarily for the purpose of trading,
       iii) akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal                  iii)    expected to be realized within 12 months after the
            pelaporan,                                                               reporting period,
       iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan                     iv)     there is no unconditional right to defer the settlement
            pelunasannya selama paling tidak 12 bulan setelah                        of the liability for at least 12 months after the
            periode pelaporan.                                                       reporting period.

       Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka               All other liabilities are classified as non-current.
       panjang.

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan masing-masing                     Deferred tax assets and liabilities are classified as non-
       diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar dan liabilitas             current assets and liabilities respectively.
       jangka panjang.

  e. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing                          e.   Foreign Currency Transactions and Balances

       Akun-akun yang disertakan dalam laporan keuangan                      Items included in the financial statements of each of the
       perusahaan diukur menggunakan mata uang dari                          Group’s entities are measured using the currency of the
       lingkungan ekonomi utama dimana entitas tersebut                      primary economic environment in which the relevant entity
       beroperasi (“mata uang fungsional”). Laporan keuangan                 operates (the “functional currency”). The financial statements
       disajikan dalam Rupiah Indonesia (IDR), yang                          are presented in Indonesian Rupiah (IDR), which is the
       merupakan mata uang fungsional Perusahaan.                            Company’s functional currency.

       Mata uang penyajian yang digunakan pada laporan                       The presentation currency used in the financial statements is
       keuangan adalah Rupiah Indonesia (IDR), yang juga                     Indonesian Rupiah (IDR), which is also the functional
       merupakan mata uang fungsional.                                       currency.

       Pos-pos non moneter yang diukur pada nilai wajar dalam                Non-monetary items carried at fair value that are
       valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku                denominated in foreign currencies are retranslated at the
       pada tanggal ketika nilai wajar ditentukan. Pos                       rates prevailing at the date when the fair value was
       nonmoneter yang diukur dalam biaya historis dalam                     determined. Non- monetary items that are measured in
       valuta asing tidak dijabarkan kembali.                                terms of historical cost in a foreign currency are not
                                                                             retranslated.

       Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kurs yang                     As of December 31, 2025 and 2024,the exchange rates used
       digunakan pada tanggal laporan posisi keuangan,                       at the statement of financial position date, based on the
       berdasarkan kurs tengah yang diterbitkan Bank                         middle rates published by Bank Indonesia, are as follows:
       Indonesia, adalah sebagai berikut:

                                                    2025                                2024
       Dolar Amerika Serikat (“USD”)               16.778                               16.162                   United States Dollar (“USD”)
       Dolar Singapura (“SGD”)                     11.808                               11.919                      Singapore Dollar (“SGD”)

  f.   Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi                            f.   Transactions with Related Parties

       Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang                   A related party is a person or entity that is related to the
       terkait dengan Perusahaan:                                            Company:

    a. Orang atau anggota keluarga dekatnya yang mempunyai               a. A person or a close member of that person's family is related
       relasi dengan Perusahaan jika orang tersebut:                        to the Company if that person:

       i     memiliki pengendalian atau pengendalian bersama                 i     has control or joint control over the Company;
             atas Perusahaan;
       ii    memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan; atau              ii    has significant influence over the Company; or
       iii   personil manajemen kunci Perusahaan atau entitas                iii   is a member of the key management personnel of the
             induk Perusahaan.                                                     Company or of a parent of the Company.




                                                                    9
Page 19
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                            PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                         NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                              FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                                   DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                    MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  f.   Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi (Lanjutan)                    f.   Transactions with Related Parties (Continued)

  b. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan jika memenuhi                b.   An entity is related to the Company if any of the following
     salah satu hal berikut:                                                    conditions applies:
     i Perusahaan adalah anggota dari grup yang sama                            i      the entity and the Company are members of the same
         (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak                        Company (which means that each parent, subsidiary
         berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya).                           and fellow subsidiary is related to the others).

       ii     satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura                 ii       one entity is an associate or joint venture of the other
              bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau                      entity (or an associate or joint venture of a member of
              ventura bersama yang merupakan anggota suatu                               a Company of which the other entity is a member).
              Perusahaan, yang mana entitas lain tersebut adalah
              anggotanya).

       iiikedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari                    iii      both entities are joint ventures of the same third party
          pihak ketiga yang sama.
       iv satu entitas adalah ventura bersama dari entitas                      iv       one entity is a joint venture of a third entity and the
          ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi                           other entity is an associate of the third entity.
          dari entitas ketiga.
       v      entitas tersebut adalah suatu program imbalan kerja               v        the entity is an employment defined benefit plan for
              untuk imbalan kerja dari Perusahaan atau entitas                           the benefit of employees of either the Company or an
              yang terkait dengan Perusahaan.                                            entity related to the Company.
       vi entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama                   vi       the entity is controlled or jointly controlled by a person
          oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a).                                 identified in a).

       vii orang yang diidentifikasi dalam huruf a.(i) memiliki                 vii      a person identified in a.(i) has significant influence
           pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan                               over the entity or is a member of the key
           personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk                          management personnel of the entity (or of a parent of
           dari entitas).                                                                the entity).

       viii Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana                       viii     the entity, or any member of a Company of which it is
            entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut,                             a part, provides key management personnel services
            menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada                             to the Company or to the parent of the Company
            Perusahaan atau kepada entitas induk dari
            Perusahaan.

       Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak                   Significant transactions with related parties, whether or not
       berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan persyaratan                  made at similar terms and conditions as those done with
       yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak,                              third parties, are disclosed in the financial statements.
       diungkapkan pada laporan keuangan


  g. Instrumen Keuangan                                                    g.   Financial Instruments

       Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang                            A financial instrument is any contract that gives rise to a
       menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan                          financial asset of one entity and a financial liability or equity
       liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas                  instrument of another entity.
       lain.
       Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui pada                        Financial assets and financial liabilities are recognized on the
       laporan posisi keuangan pada saat Perusahaan menjadi                     statement of financial position when the Company becomes
       salah satu pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen                   a party to the contractual provisions of the instrument.
       tersebut.

       Klasifikasi                                                              Classification
       i. Aset Keuangan                                                         i.     Financial Assets
              Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan                         Financial assets are classified, at initial recognition,
              awal dan selanjutnya diukur pada (i) biaya perolehan                       and subsequently measured at (i) amortized cost, (ii)
              diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui laba rugi                           fair value through profit or loss (“FVTPL”), or (iii) fair
              (“FVTPL”), dan (iii) nilai wajar melalui penghasilan                       value through other           comprehensive income
              komprehensif lain (“FVTOCI”)                                               (“FVTOCI”).


             • Aset keuangan     diukur   pada   biaya   perolehan                     • Financial assets at amortized cost
               diamortisasi




                                                                      10
Page 20
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                         PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                           FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                                DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  g. Instrumen Keuangan (Lanjutan)                                     g.   Financial Instruments (Continued)

         Perusaahan mengukur aset keuangan pada biaya                                The Company measures financial assets at amortized
         perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut                           cost if both of the following conditions are met:
         dipenuhi:

        i) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang                          i) The financial asset is held within a business model
           bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam                               with the objective to hold financial assets in order to
           rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan                               collect contractual cash flows; and
       ii) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan pada                        ii) The contractual terms of the financial asset give rise
           tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata                         on specified dates to cash flows that are solely
           dari pembayaran pokok dan bunga (“SPPI”) dari                              payments of principal and interest (“SPPI”) on the
           jumlah pokok terutang.                                                     principal amount outstanding.

        • Aset keuangan diukur pada FVTOCI                                         • Financial assets at FVTOCI

         Perusaahan mengukur aset keuangan pada biaya                                The Group classifies debt instruments at FVTOCI if
         perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut                           both of the following conditions are met
         dipenuhi:

       i) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang                          i) The financial asset is held within a business model
          tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus                           with the objective of both holding to collect
          kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan                             contractual cash flows and selling; and

       ii) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan pada                        ii) The contractual terms of the financial asset give rise
           tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata                         on specified dates to cash flows that are solely
           dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok                          payments of principal and interest on the principal
           terutang.                                                                  amount outstanding.

        • Aset keuangan diukur pada FVTPL                                          • Financial assets at FVTPL

         Aset keuangan lainnya yang tidak memenuhi                                   Other financial assets that do not meet the
         persyaratan untuk diklasifikasikan sebagai asset                            requirements to be classified as financial assets
         keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi                           measured at amortized cost or fair value through
         atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif                           other comprehensive income, are classified as
         lain, diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar                      measured at fair value through profit or loss.
         melalui laba rugi.


      Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas,                   The Group’s financial assets consist of cash and cash
      piutang usaha dan lain-lain yang diklasifikasikan sebagai             equivalents, trade and other receivables classified as
      aset yang diukur dengan biaya diamortisasi.                           financial assets at amortized cost.

      ii. Liabilitas keuangan                                               ii.      Financial liabilities

         Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangannya                        The Company classifies its financial liabilities, at initial
         pada pengakuan awal sebagai (i) liabilitas keuangan                         recognition, as: (i) financial liabilities at FVTPL or (ii)
         diukur pada FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan diukur                      financial liabilities measured at amortized cost.
         pada biaya perolehan diamortisasi.


         Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari utang                           The Company’s financial liabilities consist of trade
         usaha, beban akrual, dan utang pembiayaan                                   payables, accrued expense, and consumer financing
         konsumen diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan                       payable classified as financial liabilities at amortized
         yang diukur dengan biaya diamortisasi. Perusahaan                           cost. The Company has no financial liabilities
         tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada                         measured at FVTPL.
         FVTPL.




                                                                  11
Page 21
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                          PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                       NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                            FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                                 DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                  MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  g. Instrumen Keuangan (Lanjutan)                                       g.   Financial Instruments (Continued)

      Pengakuan dan Pengukuran                                                Recognition and Measurement

      Aset keuangan, kecuali piutang usaha yang diukur sesuai                 Financial assets, except for trade receivables which are
      harga transaksi, dan liabilitas keuangan pada awalnya                   measured at transaction price, and financial liabilities are
      diukur pada nilai wajar. Biaya transaksi yang dapat                     initially measured at fair value. Transaction costs that are
      diatribusikan secara langsung dengan perolehan atau                     directly attributable to the acquisition or issue of financial
      penerbitan aset keuangan dan liabilitas keuangan                        assets and financial liabilities are added to or deducted from
      ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar aset                      the fair value of the financial assets and financial liabilities,
      keuangan dan liabilitas keuangan, jika diperlukan, pada                 as appropriate, on initial recognition. Transaction costs
      pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan                directly attributable to the acquisition of financial assets or
      secara langsung dengan perolehan aset keuangan dan                      financial liabilities at fair value through profit or loss are
      liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi                  recognized immediately in profit or loss.
      diakui langsung pada laba rugi.

      i.    Aset keuangan                                                     i.      Financial assets

            Pembelian atau penjualan aset keuangan yang                               Purchases or sales of financial assets that require
            memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu                              delivery of assets within a time frame established by
            yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan                       regulation or convention in the marketplace (regular
            yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui                       way trades) are recognized on the trade date, i.e., the
            pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Perusahaan                        date that the Company commits to buy or sell the
            berkomitmen untuk membeli atau menjual aset                               asset. Financial assets at amortized cost are
            tersebut. Aset keuangan diukur pada biaya perolehan                       subsequently measured using the effective interest
            diamortisasi setelah pengakuan awal diukur                                method and are subject to impairment. Gains and
            menggunakan metode suku bunga efektif dan                                 losses are recognized in profit or loss when the asset
            merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan                          is derecognized, modified or impaired.
            kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan
            pengakuannya,      dimodifikasi  atau    mengalami
            penurunan nilai.

            Semua aset keuangan yang diakui selanjutnya diukur                        All recognized financial assets are measured
            secara keseluruhan pada biaya perolehan yang                              subsequently in their entirety at either amortized cost
            diamortisasi atau nilai wajar, tergantung pada                            or fair value, depending on the classification of the
            klasifikasi aset keuangan tersebut sebagai berikut:                       financial assets as follows:

           • Aset keuangan diukur pada FVTPL                                        • Financial assets at FVTPL

            Aset keuangan pada FVTPL diukur pada nilai wajar                          Financial assets at FVTPL are measured at fair value at
            pada setiap tanggal pelaporan.                                            the end of each reporting period,


           • Aset keuangan      diukur   pada   biaya   perolehan                   • Financial assets at amortized cost
             diamortisasi

            Aset keuangan diukur pada biaya perolehan                                 Financial assets at amortized cost are subsequently
            diamortisasi setelah pengakuan awal diukur                                measured using the effective interest method and are
            menggunakan metode suku bunga efektif dan                                 subject to impairment. Gains and losses are
            merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan                          recognized in profit or loss when the asset is
            kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan                       derecognized, modified or impaired
            pengakuannya,     dimodifikasi   atau   mengalami
            penurunan nilai.

      ii. Liabilitas keuangan                                                 ii.     Financial liabilities

            Liabilitas keuangan yang bukan merupakan 1)                               Financial liabilities that are not 1) contingent
            imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi dalam                           consideration of an acquirer in a business
            kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk diperdagangkan,                       combination, 2) held-for- trading, or 3) designated As
            atau 3) ditetapkan sebagai FVTPL, selanjutnya diukur                      of FVTPL, are subsequently measured at amortized
            pada      biaya  perolehan     diamortisasi  dengan                       cost using the effective interest method.
            menggunakan metode suku bunga efektif.




                                                                    12
Page 22
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                       PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                         FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                              DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                 MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  g. Instrumen Keuangan (Lanjutan)                                      g.   Financial Instruments (Continued)

      Metode Suku Bunga Efektif                                              Effective Interest Method

      Metode suku bunga efektif adalah metode yang                           Effective interest method is a method used in the calculation
      digunakan     dalam     menghitung   biaya      perolehan              of the amortized cost of a financial asset or a financial
      diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas keuangan               liability and in the allocation and recognition of the interest
      dan dalam pengalokasian dan pengakuan pendapatan                       income or interest expense in profit or loss over the relevant
      bunga atau beban bunga pada laporan laba rugi selama                   period.
      periode relevan.

      Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat                 The effective interest rate is the rate that exactly discounts
      mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan                     estimated future cash payments or receipts through the
      kas masa depan selama perkiraan umur dari aset atau                    expected life of the financial asset or financial liability to the
      liabilitas keuangan dengan jumlah tercatat bruto aset                  gross carrying amount of a financial asset or to the
      keuangan atau biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas             amortized cost of a financial liability. When calculating the
      keuangan. Pada saat menghitung suku bunga efektif,                     effective interest rate, an entity shall estimate the expected
      entitas mengestimasi arus kas ekspektasian dengan                      cash flows by considering all the contractual terms of the
      mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dari                  financial instrument (for example, prepayment, extension,
      instrumen     keuangan    tersebut  (sebagai     contoh,               call and similar options) but shall not consider the expected
      percepatan pelunasan, perpanjangan, opsi beli dan opsi-                credit losses.
      opsi serupa), tetapi tidak mempertimbangkan kerugian
      kredit ekspektasian.

      Perhitungan mencakup seluruh fee (imbalan) dan komisi                  The calculation includes all fees and points paid or received
      yang dibayarkan atau diterima oleh pihakpihak yang                     between parties to the contract that are an integral part of
      terlibat dalam kontrak yang merupakan bagian yang tidak                the effective interest rate, transaction costs, and all other
      terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi, dan              premiums or discounts.
      seluruh premium atau diskonto lainnya.


      Saling Hapus dari Instrumen Keuangan                                   Offsetting of Financial Instruments

      Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan                 Financial assets and financial liabilities are offset and the net
      nilai netonya dilaporkan dalam laporan\posisi keuangan                 amount reported in the statement of financial position if, and
      jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan                    only if, there is a currently enforceable legal right to offset
      hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang                    the recognized amounts and there is an intention to settle on
      telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan                a net basis, or to realize the assets and settle the liabilities
      tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan                      simultaneously.
      dengan menggunakan dasar neto, atau untuk
      merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya
      secara bersamaan.

      Hak saling hapus harus ada pada saat ini dan tidak                     A right to offset must be available today rather than being
      bersifat kontinjen atas terjadinya suatu peristiwa di masa             contingent on a future event and must be exercisable by any
      depan dan harus dapat dieksekusi oleh pihak lawan, baik                of the counterparties, both in the normal course of business
      dalam situasi bisnis normal dan dalam peristiwa gagal                  and in the event of default, insolvency or bankruptcy.
      bayar, peristiwa kepailitan atau kebangkrutan.



      Penurunan Nilai Aset Keuangan                                          Impairment of Financial Assets

      Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian kredit                     The Company recognizes an allowance for expected credit
      ekspektasian (“ECL”) atas instrumen utang diukur pada                  losses (“ECL”) on financial instruments that are measured at
      biaya perolehan diamortisasi.                                          amortized cost.




                                                                   13
Page 23
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                          PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                       NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                            FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                                 DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                    MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  g. Instrumen Keuangan (Lanjutan)                                         g.   Financial Instruments (Continued)

      Penurunan Nilai Aset Keuangan (Lanjutan)                                  Impairment of Financial Assets (Continued)

      Pengukuran kerugian kredit ekspektasian merupakan                         The measurement of expected credit losses is a function of
      fungsi dari probability of default, loss given default (yaitu             the probability of default, loss given default (i.e. the
      besarnya kerugian jika terjadi gagal bayar) dan eksposur                  magnitude of the loss if there is a default) and the exposure
      pada gagal bayar. Penilaian probability of default dan loss               at default. The assessment of the probability of default and
      given default berdasarkan data historis yang disesuaikan                  loss given default is based on historical data adjusted by
      dengan informasi masa depan. Adapun eksposur atas                         forward-looking information. As for the exposure at default,
      gagal bayar, untuk aset keuangan, diwakili oleh nilai                     for financial assets, this is represented by the assets’ gross
      tercatat bruto aset pada tanggal pelaporan; untuk                         carrying amount at the reporting date; for financial
      kontrak jaminan keuangan, eksposur mencakup jumlah                        guarantee contracts, the exposure includes the amount
      yang ditarik pada tanggal pelaporan, ditambah dengan                      drawn down As of the reporting date, together with any
      jumlah yang diperkirakan akan ditarik di masa depan                       additional amounts expected to be drawn down in the future
      sebelum tanggal gagal bayar yang ditentukan                               by default date determined based on historical trend, the
      berdasarkan tren historis, pemahaman Perusahaan                           Company’s understanding of the specific future financing
      mengenai kebutuhan pembiayaan masa depan yang                             needs of the debtors, and other relevant forwardlooking
      spesifik dari debiturnya, dan informasi perkiraan masa                    information.
      depan lainnya yang relevan.


      ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas                             ECL are based on the difference between the contractual
      kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh                       cash flows due in accordance with the contract and all the
      arus kas yang diharapkan akan diterima Perusahaan,                        cash flows that the Company expects to receive, discounted
      didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal.                        at an approximation of the original effective interest rate.
      Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut                           The expected cash flows will include cash flows from the
      mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki                     sale of collateral held or other credit enhancements that are
      atau perluasan perbaikan risiko-kredit lainnya yang                       integral to the contractual terms.
      merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak.

      ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas                      ECL are recognized in two stages. For credit exposures for
      instrumen keuangan yang tidak mengalami peningkatan                       which there has not been a significant increase in credit risk
      secara signifikan sejak pengakuan awal, ECL dilakukan                     since initial recognition, ECL are provided for credit losses
      untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh peristiwa                     that result from default events that are possible within the
      gagal bayar yang mungkin terjadi dalam 12 bulan ke                        next 12-months (a 12-month ECL). For those credit
      depan (ECL 12 bulan). Untuk risiko kredit atas instrumen                  exposures for which there has been a significant increase in
      keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan                     credit risk since initial recognition, a loss allowance is
      sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan                       required for credit losses expected over the remaining life of
      sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya                    the exposure, irrespective of the timing of the default (a
      gagal bayar (ECL sepanjang umurnya).                                      lifetime ECL).


      Karena piutang usaha dan aset kontrak tidak memiliki                      Because its trade receivables and contract assets do not
      komponen      pembiayaan    signifikan,     Perusahaan                    contain significant financing component, the Company
      menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam                           applies a simplified approach in calculating ECL. Therefore,
      perhitungan ECL. Oleh karena itu, Perusahaan tidak                        the Company does not track changes in credit risk, but
      menelusuri perubahan dalam risiko kredit, namun justru                    instead recognizes a loss allowance based on lifetime ECL at
      mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL                              each reporting date.The Company established a provision
      sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan.                          matrix that is based on its historical credit loss experience,
      Perusahaan membentuk matriks provisi berdasarkan                          adjusted for forward-looking factors specific to the debtors
      pengalaman kerugian kredit masa lampau, disesuaikan                       and the economic environment.
      dengan perkiraan masa depan (forward-looking) atas
      faktor yang spesifik untuk debitur dan lingkungan
      ekonomi.

      Peningkatan risiko kredit secara signifikan                               Significant increase in credit risk

      Dalam menilai apakah risiko kredit pada instrumen                         In assessing whether the credit risk on a financial instrument
      keuangan telah meningkat secara signifikan sejak                          has increased significantly since initial recognition, the
      pengakuan awal, Perusahaan membandingkan risiko                           Company compares the risk of a default occurring on the
      gagal bayar yang terjadi pada instrumen keuangan pada                     financial instrument As of the reporting date with the risk of
      tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi                  a default occurring on the financial instrument As of the date
      pada instrumen keuangan pada tanggal pengakuan awal.                      of initial recognition.




                                                                      14
Page 24
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                   PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                     FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                          DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.             MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  g. Instrumen Keuangan (Lanjutan)                                  g.   Financial Instruments (Continued)

      Peningkatan risiko kredit secara signifikan (Lanjutan)             Significant increase in credit risk (Continued)

      Dalam        melakukan       penilaian,   Perusahaan               In making this assessment, the Company considers both
      mempertimbangkan baik informasi kuantitatif maupun                 quantitative and qualitative information that is reasonable
      kualitatif yang wajar dan mendukung, termasuk                      and supportable, including historical experience and
      pengalaman historis dan Informasi masa depan yang                  forwardlooking information that is available without undue
      dipertimbangkan mencakup prospek masa depan industri               cost or effort Forward-looking information considered
      di mana debitur Perusahaan beroperasi, yang diperoleh              includes the future prospects of the industries in which the
      dari laporan ahli ekonomi, analis keuangan, badan                  Company’s debtors operate, obtained from economic expert
      pemerintah, lembaga terkait, dan organisasi serupa                 reports, financial analysts, governmental bodies, relevant
      lainnya, serta pertimbangan berbagai sumber eksternal              think-tanks and other similar organizations, as well as
      aktual dan prakiraan informasi ekonomi yang terkait                consideration of various external sources of actual and
      dengan operasi inti Perusahaan.                                    forecast economic information that relate to the Company’s
                                                                         core operations.

      Secara khusus, informasi berikut diperhitungkan ketika             In particular, the following information is taken into account
      menilai apakah risiko kredit telah meningkat secara                when assessing whether credit risk has increased
      signifikan sejak pengakuan awal: (a) indikasi pihak                significantly since initial recognition: (a) indications that the
      peminjam atau kelompok pihak peminjam mengalami                    debtors or a group of debtors is experiencing significant
      kesulitan keuangan signifikan, (b) wanprestasi atau                financial difficulty, (b) default or delinquency in interest or
      tunggakan pembayaran bunga atau pokok, (c)                         principal payments, (c) the probability that they will enter
      kemungkinan bahwa mereka akan dinyatakan pailit atau               bankruptcy or other financial reorganization and (d) where
      melakukan reorganisasi keuangan lainnya dan (d) di                 observable data indicate that there is a measurable decrease
      mana data yang dapat diobservasi mengindikasikan                   in the estimated future cash flows, such as changes in
      bahwa ada terukur penurunan arus kas estimasi masa                 arrears or economic conditions that correlate with defaults.
      mendatang, seperti perubahan tunggakan atau kondisi
      ekonomi yang berkorelasi dengan wanprestasi.

      Definisi gagal bayar                                               Definition of default

      Perusahaan menganggap hal-hal berikut ini merupakan                The Company considers the following as constituting an
      peristiwa gagal bayar untuk tujuan manajemen risiko                event of default for internal credit risk management
      kredit internal karena pengalaman historis menunjukkan             purposes as historical experience indicates that financial
      bahwa aset keuangan yang memenuhi salah satu kriteria              assets that meet either of the following criteria are generally
      berikut umumnya tidak dapat dipulihkan:                            not recoverable:



        • ketika terdapat pelanggaran persyaratan keuangan                   • when there is a breach of financial covenants by the
          oleh debitur; atau                                                   debtor; or
        • informasi yang dikembangkan secara internal atau                   • information developed internally or obtained from
          diperoleh dari sumber eksternal menunjukkan bahwa                    external sources indicates that the debtor is unlikely to
          debitur   kemungkinan tidak akan membayar                            pay its creditors, including the Company, in full
          kreditornya, termasuk Perusahaan, secara penuh                       (without taking into account any collateral held by the
          (tanpa memperhitungkan jaminan yang dimiliki oleh                    Company).
          perusahaan).


      Terlepas dari analisis di atas, Perusahaan menganggap              Irrespective of the above analysis, the Company considers
      bahwa gagal bayar telah terjadi ketika aset keuangan               that default has occurred when a financial asset is more than
      tertunggak lebih dari 90 hari kecuali jika Perusahaan              90 days past due unless the Company has reasonable and
      memiliki informasi yang wajar dan terdukung untuk                  supportable information to demonstrate that a more lagging
      menunjukkan bahwa kriteria yang lebih panjang lebih                default criterion is more appropriate
      tepat


      Aset keuangan memburuk                                             Definition of default

      Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit ketika              A financial asset is credit-impaired when one or more events
      satu atau lebih peristiwa yang memiliki dampak buruk               that have a detrimental impact on the estimated future cash
      pada estimasi arus kas masa depan dari aset keuangan               flows of that financial asset have occurred. Evidence that a
      tersebut telah terjadi. Bukti bahwa aset keuangan                  financial asset is credit-impaired includes observable data
      mengalami penurunan nilai termasuk data yang dapat                 about the following events:
      diobservasi tentang peristiwa berikut:




                                                               15
Page 25
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                          PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                       NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                            FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                                 DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                  MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  g. Instrumen Keuangan (Lanjutan)                                       g.   Financial Instruments (Continued)

      Aset keuangan memburuk (Lanjutan)                                       Definition of default (Continued)

           • kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit                    • significant financial difficulty of the issuer or the
             atau peminjam;                                                           borrower;
           • pelanggaran kontrak, seperti peristiwa gagal bayar                     • a breach of contract, such as a default or past due
             atau tunggakan;                                                          event;
           • pihak pemberi pinjaman, untuk alasan ekonomik atau                     • the lender(s) of the borrower, for economic or
             kontraktual sehubungan dengan kesulitan keuangan                         contractual reasons relating to the borrower’s financial
             yang dialami pihak peminjam, telah memberikan                            difficulty, having granted to the borrower a
             konsesi pada pihak peminjam yang tidak mungkin                           concession(s) that the lender(s) would not otherwise
             diberikan jika pihak peminjam tidak mengalami                            consider;
             kesulitan tersebut;
           • terjadi kemungkinan bahwa pihak peminjam akan                          • it is becoming probable that the borrower will enter
             dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi                            bankruptcy or other financial reorganization;
             keuanga lainnya;
           • hilangnya pasar aktif untuk aset keuangan itu akibat                   • the disappearance of an active market for that
             kesulitan keuangan; atau                                                 financial asset because of financial difficulties; or
           • pembelian atau penerbitan aset keuangan dengan                         • the purchase or origination of a financial asset at a
             diskon sangat besar yang mencerminkan kerugian                           deep discount that reflects the incurred credit losses.
             kredit yang terjadi.

      Kebijakan penghapusan                                                   Write-off policy

      Perusahaan menghapuskan aset keuangan ketika ada                        The Company writes off a financial asset when there is
      informasi yang menunjukkan bahwa pihak lawan berada                     information indicating that the counterparty is in severe
      dalam kesulitan keuangan yang buruk dan tidak ada                       financial difficulty and there is no realistic prospect of
      prospek pemulihan yang realistis, contoh ketika pihak                   recovery, e.g. when the counterparty has been placed under
      lawan dalam proses likuidasi atau telah memasuki proses                 liquidation or has entered into bankruptcy proceedings.
      kebangkrutan. Aset keuangan yang dihapuskan dapat                       Financial assets written off may still be subject to
      menjadi subjek aktivitas penagihan dalam prosedur                       enforcement activities under the Group’s recovery
      pemulihan Grup, dengan mempertimbangkan nasihat                         procedures, taking into account legal advice where
      hukum yang sesuai. Setiap pemulihan yang terjadi diakui                 appropriate. Any recoveries made are recognized in profit or
      dalam laba rugi.                                                        loss.

      Perusahaan mengakui keuntungan atau kerugian                            The Comnpay recognizes an impairment gain or loss in profit
      penurunan nilai dalam laba rugi untuk semua instrumen                   or loss for all financial instruments with a corresponding
      keuangan dengan penyesuaian terkait ke jumlah tercatat                  adjustment to their carrying amount through a loss
      melalui akun cadangan kerugian dan tidak mengurangi                     allowance account and does not reduce the carrying amount
      nilai tercatat aset keuangan pada laporan posisi                        of the financial asset in the statement of financial position
      keuangan.


      Penghentian Pengakuan                                                   Derecognition

      i.    Aset keuangan                                                     i.      Financial assets

      Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian                     A financial asset, or where applicable a part of a financial
      dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset                       asset or part of a Company of similar financial assets, is
      keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat:                    derecognized when:

       a. hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset                     a. the contractual rights to receive cash flows from the
          keuangan tersebut berakhir; atau                                            financial asset have expired; or

       b. Perusahaan mengalihkan hak kontraktual untuk                             b. the Company has transferred its contractual rights to
          menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan                           receive cash flows from the financial asset or has
          atau menanggung kewajiban untuk membayar arus                               assumed an obligation to pay them in full without
          kas yang diterima tanpa penundaan yang material                             material delay to a third party under a “pass-through”
          kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan                               arrangement and either (i) has transferred
          penyerahan dan (i) secara substansial mengalihkan                           substantially all the risks and rewards of the financial
          seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset                            asset, or (ii) has neither transferred nor retained
          keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak                       substantially all the risks and rewards of the financial
          mengalihkan dan tidak mempertahankan seluruh                                asset, but has transferred control of the financial
          risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan                           asset.
          tersebut, namun telah mengalihkan pengendalian
          atas aset keuangan tersebut.




                                                                    16
Page 26
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                         PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                           FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                                DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                 MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  g. Instrumen Keuangan (Lanjutan)                                      g.    Financial Instruments (Continued)

      Penghentian Pengakuan (Lanjutan)                                        Derecognition (Continued)

      Ketika Perusahaan telah mengalihkan hak untuk                           When the Company has transferred its rights to receive cash
      menerima arus kas dari suatu aset atau telah                            flows from an asset or has entered into a pass-through
      menandatangani kesepakatan pelepasan (pass-through                      arrangement, and has neither transferred nor retained
      arrangement), dan secara substansial tidak mengalihkan                  substantially all of the risks and rewards of the asset nor
      dan tidak mempertahankan seluruh risiko dan manfaat                     transferred control of the asset, the asset is recognized to
      atas aset keuangan, maupun tidak mengalihkan                            the extent of the Company’s continuing involvement in the
      pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh                     asset.
      keterlibatan berkelanjutan Perusahaan terhadap aset
      keuangan tersebut.

      Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian                     Continuing involvement that takes the form of a guarantee
      jaminan atas aset yang ditransfer diukur sebesar jumlah                 over the transferred asset is measured at the lower of the
      terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal                  original carrying amount of the asset and the maximum
      dari pembayaran yang diterima yang mungkin harus                        amount of consideration that the Company could be required
      dibayar kembali. Dalam hal ini, Perusahaan juga                         to repay. In that case, the Company also recognizes an
      mengakui liabilitas terkait. Aset yang dialihkan dan                    associated liability. The transferred asset and the associated
      liabilitas terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan                liability are measured on a basis that reflects the rights and
      hak dan liabilitas yang masih dipertahankan Perusahaan.                 obligations that the Company has retained.


      Pada penghentian pengakuan aset keuangan yang diukur                    On derecognition of a financial asset measured at amortized
      pada biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara                     cost, the difference between the asset’s carrying amount
      nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan                and the sum of the consideration received and receivable is
      piutang diakui dalam laba rugi.                                         recognized in profit or loss.


      ii. Liabilitas keuangan                                           ii.   Financial liabilities

      Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika                      A financial liability is derecognized when the obligation
      liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau                specified in the contract is discharged or cancelled or
      dibatalkan atau kedaluwarsa.                                            expired.

      Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang              When an existing financial liability is replaced by another
      lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan                             from the same lender on substantially different terms, or the
      persyaratan yang berbeda secara substansial, atau                       terms of an existing liability are substantially modified, such
      modifikasi secara substansial atas ketentuan liabilitas                 an exchange or modification is treated as a derecognition of
      keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau                        the original liability and the recognition of a new liability.
      modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas
      keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru.


      Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang                 The difference between the carrying amount of the financial
      dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan                     liability derecognized and the consideration paid and payable
      dan utang diakui dalam laba rugi.                                       is recognized in profit or loss.


  h. Pengukuran Nilai Wajar                                             h.    Fair Value Measurement

      Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk                       Fair value is the price that would be received to sell an asset
      menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk                   or paid to transfer a liability in an orderly transaction
      mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur di                 between market participants at the measurement date. The
      antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.                            fair value measurement is based on the presumption that
      Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa                     the transaction to sell the asset or transfer the liability takes
      transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas                place either:
      akan terjadi:

      1. Di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut                   1.     In the principal market for the asset or liability or;
         atau;
      2. Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling                2.     In the absence of a principal market, in the most
         menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.                          advantageous market for the asset or liabilitiy.

      Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama atau                     The principal or the most advantageous market must be
      pasar yang paling menguntungkan.                                        accessible to the Company




                                                                   17
Page 27
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                        PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                          FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                               DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  h. Pengukuran Nilai Wajar (Lanjutan)                                    h.   Fair Value Measurement (Continued)

      Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan                      The fair value of an asset or a liability is measured using the
      asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika                           assumptions that market participants would use when
      menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan                   pricing the asset or liability, assuming that market
      asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan                    participants act in their best economic interest.
      ekonomi terbaiknya.

      Pengukuran      nilai wajar     aset    nonkeuangan                      A fair value measurement of a non financial asset takes into
      memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk                             account a market participant's ability to generate economic
      menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan                         benefits by using the asset in its highest and best use or by
      aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya, atau                     selling it to another market participants that would use the
      dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan                     asset in its highest and best use.
      menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi
      dan terbaiknya.

      Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai                      The Company uses valuation techniques that are appropriate
      dalam keadaan dan dimana data yang memadai tersedia                      in the circumstances and for which sufficient data are
      untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan                     available to measure fair value, maximizing the use of
      input yang dapat diobservasi yang relevan dan                            relevant observable inputs and minimizing the use of
      meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat                           unobservable inputs.
      diobservasi.

      Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai                 All assets and liabilities for which fair value is measured or
      wajar, atau dimana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut             disclosed in the financial statements are categorized within
      diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar,                    the fair value hierarchy, described as follows, based on the
      berdasarkan tingkat input terendah yang signifikan                       lowest level input that is significant to fair value
      terhadap keseluruhan pengukuran, sebagai berikut:                        measurement as a whole:


      1. Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian)                         1.    Level 1 - Quoted (unadjusted) market prices in active
         dipasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;                      markets for identical assets or liabilities;
      2. Level 2 - Teknik penilaian dimana level input terendah                2.    Level 2 - Valuation techniques for which the lowest
         yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar                             level input that is significant to the fair value
         dapat diobservasi, baik secara langsung maupun                              measurement is directly or indirectly observable;
         tidak langsung;
      3. Level 3 - Teknik penilaian dimana level input terendah                3.    Level 3 - Valuation techniques for which the lowest
         yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak                       level input that is significant to the fair value
         dapat diobservasi.                                                          measurement is unobservable.
      Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar                   For assets and liabilities that are recognized in the financial
      secara berulang dalam laporan keuangan, maka                             statements on are curring basis, the Company determines
      Perusahaan     menentukan      apakah    telah   terjadi                 whether transfers have occurred between levels in the
      perpindahan di antara level hirarki nilai wajar dengan                   hierarchy by re-assessing categorization at the end of each
      cara menilai kembali pengkategorian tingkat nilai wajar                  reporting period.
      pada setiap akhir periode pelaporan.

      Tim pelaporan keuangan Perusahaan bertanggung-jawab                      The Company financial reporting team in charge of valuation
      atas penilaian dalam menentukan kebijakan dan prosedur                   determines the policies and procedures for recurring fair
      untuk pengukuran nilai wajar berulang, seperti instrumen                 value measurement, such as financial instruments measured
      keuangan yang diukur pada nilai wajar.                                   at fair value.


      Penilai eksternal terlibat dalam penilaian aset signifikan,              External valuers are involved in the valuation of significant
      terutama aset tetap. Keterlibatan penilai eksternal                      assets, in particular fixed assets Involvement of external
      ditentukan 3 tahun setelah dibahas dan disetujui oleh                    valuers is decided upon annually after discussion with and
      Direksi Perusahaan. Kriteria pemilihan termasuk                          approval by the Company’s Board of Directors. Selection
      pengetahuan pasar, reputasi, independensi dan                            criteria include market knowledge, reputation, independence
      kemampuan mematuhi standar profesi. Metode penilaian                     and whether professional standards are maintained.
      dan input yang digunakan dibahas dan diputuskan                          Valuation techniques and inputs to use were discussed and
      bersama oleh Perusahaan dan penilai eksternal.                           decided by the Company and external valuers.


      Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Perusahaan                        For the purpose of fair value disclosures, the Company has
      menentukan klasifikasi aset dan liabilitas berdasarkan                   determined classes of assets and liabilities on the basis of
      sifat, karakteristik dan risikonya dan level pada hierarki               the nature, characteristics and risks of the asset or liability
      nilai wajar sebagaimana dijelaskan diatas                                and the level of the fair value hierarchy as explained above.




                                                                     18
Page 28
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                      PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                        FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                             DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  i.   Kas dan Bank                                                    i.   Cash on Hand and in Banks

       Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan semua                  Current accounts and time deposits that are restricted for
       investasi yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau               use are presented as “Restricted cash in banks” and
       kurang dari tanggal perolehannya dan yang tidak                      classified as either current or non-current assets depending
       dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya.                       on whether they will be used to pay short-term or long-term
                                                                            loans.

  j.   Uang Muka dan Biaya Dibayar Di Muka                             j.   Advances and Prepaid Expenses

       Uang muka dicatat pada saat terjadinya.                              Advances are recorded as incurred.
       Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada               Prepaid expenses are amortized and charged to operations
       operasi selama periode manfaat masing-masing biaya                   over the periods benefited using the straight-line method.
       dengan menggunakan metode garis lurus.


  k. Aset Tetap                                                        k.   Fixed Assets

       Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya                         Fixed assets are initially recognized at acquisition cost,
       perolehannya termasuk pajak yang berlaku, bea masuk,                 including applicable taxes, import duties, freight, handling
       biaya    pengangkutan,       biaya   penanganan,  biaya              costs, storage costs, site preparation costs, installation costs,
       penyimpanan,       biaya     penyediaan   lokasi, biaya              the cost of internal labor, the initial estimate of the costs of
       pemasangan, biaya upah tenaga kerja internal, estimasi               dismantling and removing the item and restoring the site on
       awal biaya pengebongkaran, pemindahan aset tetap dan                 fixed assets.
       restorasi lokasi aset tetap.

       Setelah pengakuan awal, aset tetap diukur dengan                     After initial recognition, fixed assets are measured based on
       menggunakan model biaya dan dinyatakan berdasarkan                   using cost model and are carried at its cost less accumulated
       biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan                   depreciation and any accumulated impairment losses.
       akumulasi rugi penurunan nilai. Penyusutan aset tetap                Depreciation is computed using the straight-line method or
       dihitung dengan menggunakan metode garis lurus atau                  unit of production based on the estimated useful lives of the
       unit produksi berdasarkan taksiran masa manfaat                      assets as follows:
       ekonomis aset tetap yang bersangkutan sebagai berikut:

                                                                  Tahun/Years
       Bangunan                                                        20                                     Building
       Kendaraan                                                       8                                      Vehicles
       Peralatan Proyek                                               4-8                                     Project Equipment
       Perlengkapan Kantor                                             4                                      Office Supplies

       Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan                       If the land rights do not transfer control of the underlying
       pengendalian atas aset pendasar kepada Perusahaan,                   assets to the Company, but gives the rights to use the
       melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset                     underlying assets, the Company applies the accounting
       pendasar, Perusahaan menerapkan perlakuan akuntansi                  treatment of these transactions as leases under PSAK 116,
       atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK                “Leases”. If land rights are substantially similar to land
       116, “Sewa”. Jika hak atas tanah secara substansi                    purchases, the Company applies PSAK 216, “Fixed Assets”.
       menyerupai pembelian tanah, maka Perusahaan
       menerapkan PSAK 216, “Aset Tetap”.

       Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya                   The carrying value of property, plant and equipment is
       pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat                     derecognized upon disposal or when no future economic
       ekonomis     masa    depan     yang   diharapkan    dari             benefits are expected from its use. When property, plant and
       penggunaannya. Ketika aset tetap dijual atau dihentikan,             equipment are sold or retired, the cost, accumulated
       biaya perolehan, beban akumulasi penyusutan dan                      depreciation and any impairment losses are eliminated from
       kerugian penurunan nilai dieliminasi dari akun.                      the accounts. Any gain or loss arising on derecognition of
       Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian                the assets is charged to profit or loss in the year the assets
       pengakuan aset diakui dalam laporan laba rugi pada                   is derecognized.
       tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.


       Pada tanggal 31 Desember 2025, tanah dan bangunan                    As of December 31, 2025, land and building are recorded
       dicatat menggunakan model revaluasi yaitu nilai wajar                using revaluation model, which is fair value on Novemeber
       pada tanggal 12 November 2025, dikurangi akumulasi                   12, 2025, less accumulated depreciation and accumulated
       penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang                   impairment losses that occur after November 12, 2025.
       terjadi setelah tanggal 12 November 2025.




                                                                  19
Page 29
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                        PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                          FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                               DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                  MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  k. Aset Tetap (Lanjutan)                                               k.   Fixed Assets (Continued)

       Aset dalam penyelesaian dicatat sebesar harga                          Construction in progress are stated at cost, less any
       perolehan, dikurangi kerugian penurunan nilai yang                     recognized impairment loss. Cost includes professional fees
       diakui. Biaya perolehan termasuk biaya profesional dan                 and, for qualifying assets, borrowing costs capitalized in
       untuk aset kualifikasian, biaya pinjaman yang                          accordance with the Company’s accounting policy.
       dikapitalisasi sesuai dengan kebijakan akuntansi                       Depreciation of an asset commences when the assets are
       Perusahaan. Penyusutan aset dimulai saat aset tersebut                 ready for their intended use, such as when it is in the
       siap untuk digunakan sesuai dengan tujuannya, yaitu                    location and condition necessary for it to be capable of
       pada saat aset tersebut berada pada lokasi dan kondisi                 operating in the manner intended by management.
       yang diinginkan agar aset siap digunakan sesuai dengan
       keinginan dan maksud manajemen.


       Nilai residu, estimasi masa manfaat dan metode                         The residual values, estimated useful lives, and depreciation
       penyusutan direviu dan disesuaikan, setiap akhir tahun,                method are reviewed and adjusted, at year end, if
       bila diperlukan.                                                       necessary.

       Aset tetap yang tidak digunakan lagi dan ditujukan untuk               Fixed assets which is discontinued and held for sale, ceased
       dijual dihentikan penyusutannya dan diklasifikasikan                   of being depreciated and reclassified as asset held for sale in
       sebagai aset yang dimiliki untuk dijual pada akun aset                 other assets account.
       lainnya.


  l.   Aset Tak Berwujud                                                 l.   Intangible Assets

       Aset tak berwujud yang diperoleh secara terpisah diukur                Intangible assets acquired separately are measured on initial
       pada pengakuan awal sebesar biaya perolehan. Biaya                     recognition at cost. The cost of intangible assets acquired
       perolehan aset takberwujud yang berasal dari kombinasi                 from business combination is their fair value at the date of
       bisnis adalah nilai wajar pada tanggal akuisisi. Setelah               acquisition. Following initial recognition, intangible assets are
       pengakuan awal, aset takberwujud dinyatakan pada                       carried at cost less any accumulated amortization and
       biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi amortisasi                  accumulated impairment losses, except for goodwill which
       dan akumulasi rugi penurunan nilai, kecuali untuk                      are carried at their fair value at the date of acquisition less
       goodwill yang dinyatakan pada nilai wajar pada tanggal                 any impairment losses.
       akuisisi dikurangi dengan penurunan nilai.


       Umur manfaat aset tak berwujud dinilai sebagai terbatAs                The useful lives of intangible assets are assessed as either
       ofau tidak terbatas. Aset takberwujud dengan umur                      finite or indefinite. Intangible assets with finite lives are
       manfaat terbatas diamortisasi sesuai umur manfaat                      amortized over the economic useful life and assessed for
       ekonomis dan diuji untuk penurunan nilai jika terdapat                 impairment whenever there is an indication that the
       indikasi bahwa aset takberwujud mengalami penurunan                    intangible assets may be impaired.
       nilai.

       Periode amortisasi dan metode amortisasi untuk aset                    The amortization period and the amortization method for an
       takberwujud dengan umur manfaat yang terbatas                          intangible asset with a finite useful life is reviewed at least at
       ditinjau setidaknya pada setiap akhir periode pelaporan.               the end of each reporting period. Changes in the expected
       Perubahan pada perkiraan umur manfaat atau perkiraan                   useful life or the expected pattern of consumption of future
       pola konsumsi manfaat ekonomi terjadi pada aset                        economic benefits embodied in the asset is accounted for by
       tersebut dicatat dengan mengubah periode amortisasi                    changing the amortization period or method, as appropriate,
       atau metode, yang sesuai, dan diperlakukan sebagai                     and are treated as changes in accounting estimates. The
       perubahan estimasi akuntansi. Beban amortisasi aset                    amortization expense on intangible assets with finite lives is
       takberwujud dengan masa manfaat terbatas diakui dalam                  recognized in profit or loss in the expense category
       laporan laba rugi dalam kategori biaya yang konsisten                  consistent with the function of the intangible assets.
       dengan fungsi dari aset takberwujud.


       Aset tak berwujud dengan masa manfaat tidak terbatas                   Intangible assets with indefinite useful lives are not
       tidak diamortisasi, tetapi diuji penurunan nilainya setiap             amortized, but are tested for impairment annually, either
       tahun, baik secara individual maupun pada tingkat unit                 individually or at the cash- generating unit level. The
       penghasil kas. Penilaian masa tidak terbatas ditinjau                  assessment of indefinite life is reviewed annually to
       setiap tahun untuk menentukan apakah masa tidak                        determine whether the indefinite life continues to be
       terbatas terus dapat didukung. Jika tidak, perubahan                   supportable. If not, the change in useful life from indefinite
       masa manfaat dari tidak terbatas menjadi terbatas                      to finite is made on a prospective basis.
       dilakukan secara prospektif.




                                                                    20
Page 30
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                          PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                       NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                            FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                                 DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                     MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  l.   Aset Tak Berwujud (Lanjutan)                                         l.   Intangible Assets (Continued)

       Suatu aset tak berwujud dihentikan pengakuannya saat                      An intangible asset is derecognized on disposal, or when no
       pelepasan, atau ketika tidak terdapat ekspektasi manfaat                  future economic benefits are expected from use or disposal.
       ekonomi masa depan dari penggunaan atau pelepasan.                        Gains or losses arising from derecognition of an intangible
       Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian                     asset are measured as the difference between the net
       pengakuan aset takberwujud ditentukan sebagai selisih                     disposal proceeds and the carrying amount of the asset and
       antara hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat aset dan                  are recognized in profit or loss when the asset is
       diakui dalam laporan laba rugi ketika aset tersebut                       derecognized.
       dihentikan pengakuannya.

       Aset tak berwujud Perusahaan merupakan perangkat                          The Company’s intangible assets represent software, with
       lunak, dengan umur manfaat selama 4 tahun dan                             useful lives of 4 years and are depreciated using straight-line
       disusutkan menggunakan metode garis lurus.                                method.


  m. Investasi Pada Entitas Asosiasi                                        m. Investments in Associates

       Entitas asosiasi adalah suatu entitas yang mana                           An associate is an entity over which the Company has
       Perusahaan mempunyai pengaruh yang signifikan.                            significant influence. Significant influence is the power to
       Pengaruh      signifikan  adalah    kekuasaan   untuk                     participate in the financial and operating policy decisions of
       berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan                     the investee but is not control or joint control over those
       operasional investee tetapi tidak mengendalikan atau                      policies.
       mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut.

       Penghasilan dan aset dan liabilitas dari entitas asosiasi                 The results of operations and assets and liabilities of
       dicatat dalam laporan keuangan dengan menggunakan                         associates are incorporated in these financial statements
       metode ekuitas, kecuali ketika investasi diklasifikasikan                 using the equity method of accounting, except when the
       sebagai dimiliki untuk dijual, sesuai dengan PSAK 105,                    investment is classified as held for sale, in which case, it is
       “Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi                 accounted for in accordance with PSAK 105, “Non-current
       yang Dihentikan”.                                                         Assets Held for Sale and Discontinued Operations”

       Dengan metode ekuitas, investasi pada entitas asosiasi                    Under the equity method, an investment in an associate is
       diakui di laporan posisi keuangan sebesar biaya                           initially recognized in the statement of financial position at
       perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan                     cost and adjusted thereafter to recognize the Company’s
       dalam bagian kepemilikan Perusahaan atas laba rugi dan                    share on the profit or loss and other comprehensive income
       penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi yang                  of the associate. When the Company’s share of losses of an
       terjadi setelah perolehan. Ketika bagian Perusahaan atas                  associate exceeds the Company’s interest in that associate
       kerugian     entitas   asosiasi   melebihi     kepentingan                (which includes any long-term interests that, in substance,
       Perusahaan pada entitas asosiasi (yang mencakup semua                     form part of the Company’s net investment in the associate)
       kepentingan jangka panjang, yang secara substansi,                        the Company discontinues recognizing its share of further
       membentuk bagian dari investasi neto Perusahaan dalam                     losses. Additional losses are recognized only to the extent
       entitas asosiasi), Perusahaan menghentikan pengakuan                      that the Company has incurred legal or constructive
       bagiannya      atas   kerugian    selanjutnya.    Kerugian                obligations or made payments on behalf of the associate.
       selanjutnya diakui hanya apabila Perusahaan mempunyai
       kewajiban bersifat hukum atau konstruktif atau
       melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi.


       Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan                            An investment in an associate is accounted for using the
       menggunakan metode ekuitas sejak tanggal saat                             equity method from the date on which the investee becomes
       investee menjadi entitas asosiasi. Setiap kelebihan biaya                 an associate . Any excess of the cost of acquisition over the
       perolehan investasi atas bagian Perusahaan atas nilai                     Company’s share of the net fair value of identifiable assets
       wajar neto dari aset yang teridentifikasi dan liabilitas dari             and liabilities of an associate recognized at the date of
       entitas asosiasi yang diakui pada tanggal akuisisi diakui                 acquisition is recognized as goodwill, which is included within
       sebagai goodwill. Goodwill termasuk dalam jumlah                          the carrying amount of the investment. Any excess of the
       tercatat investasi, dan diuji penurunan nilainya sebagai                  Company’s share of the net fair value of the identifiable
       bagian dari investasi. Setiap kelebihan kepemilikan                       assets and liabilities over the cost of acquisition, after
       Perusahaan dari nilai wajar neto aset yang teridentifikasi                reassessment, is recognized immediately in profit or loss in
       dan liabilitAs ofas biaya perolehan investasi, sesudah                    the period in which the investment is acquired.
       pengujian kembali, segera diakui di dalam laba rugi pada
       periode diperolehnya investasinya.




                                                                       21
Page 31
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                       PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                         FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                              DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  m. Investasi Pada Entitas Asosiasi (Lanjutan)                           m. Investments in Associates (Continued)

      Perusahaan menghentikan penggunaan metode ekuitas                      The Company discontinues the use of the equity method
      sejak tanggal saat investasinya berhenti menjadi investasi             from the date when the investment ceases to be an
      pada entitas asosiasi atau ketika investasi diklasifikasi              associate , or when the investment is classified as held for
      sebagai dimiliki untuk dijual. Ketika Perusahaan                       sale. When the Company retains an interest in the former
      mempertahankan kepemilikan dalam entitas yang                          associate and the retained interest is a financial asset, the
      sebelumnya merupakan entitas asosiasi dan sisa investasi               Company measures any retained investment at fair value at
      tersebut merupakan aset keuangan, Perusahaan                           that date and the fair value is regarded as its fair value on
      mengukur setiap sisa investasi pada nilai wajar pada                   initial recognition in accordance with PSAK 109. The
      tanggal tersebut dan nilai wajar tersebut dianggap                     difference between the carrying amount of the associate at
      sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal sesuai                    the date the equity method was discontinued, and the fair
      dengan PSAK 109 Selisih antara jumlah tercatat pada                    value of any retained interest and any proceeds from
      asosiasi pada tanggal metode ekuitas dihentikan, dan                   disposing of a part of interest in the associate is included in
      nilai wajar dari setiap bunga yang ditahan dan hasilkan                the determination of the gain or loss on disposal of the
      dari pelepasan sebagian kepentingan dalam asosiasi                     associate. In addition, the Company accounts for all amounts
      termasuk dalam penentuan keuntungan atau kerugian                      previously recognized in other comprehensive income in
      pada pelepasan asosiasi. Selanjutnya, Perusahaan                       relation to that associate on the same basis as would be
      mencatat seluruh jumlah yang sebelumnya telah diakui                   required if that associate had directly disposed of the related
      dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan                assets or liabilities. Therefore, if a gain or loss previously
      entitas asosiasi tersebut dengan menggunakan dasar                     recognized in other comprehensive income by that associate
      perlakuan yang sama dengan yang disyaratkan jika                       would be reclassified to profit or loss on the disposal of the
      entitas asosiasi telah melepaskan secara langsung aset                 related assets or liabilities, the Company reclassifies the gain
      dan liabilitas yang terkait. Seluruh jumlah yang diakui                or loss from equity to profit or loss (as a reclassification
      dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan                adjustment) when the equity method is discontinued.
      entitas asosiasi direklasifikasi ke laba rugi (sebagai
      penyesuaian reklasifikasi) pada saat penghentian metode
      ekuitas.

      Perusahaan melanjutkan penerapan metode ekuitas jika                   The Company continues to use the equity method when an
      investasi pada entitas asosiasi menjadi investasi pada                 investment in an associate becomes an investment in a joint
      ventura bersama atau investasi pada ventura bersama                    venture or an investment in a joint venture becomes an
      menjadi investasi pada entitas asosiasi. Tidak terdapat                investment in an associate. There is no remeasurement to
      pengukuran kembali ke nilai wajar pada saat perubahan                  fair value upon such changes in ownership interests.
      kepentingan.

      Jika Perusahaan mengurangi bagian kepemilikan pada                     When the Company reduces its ownership interest in an
      entitas asosiasi tetapi Perusahaan tetap menerapkan                    associate but the Company continues to use the equity
      metode ekuitas, Perusahaan mereklasifikasi ke laba rugi                method, the Company reclassifies to profit or loss the
      proporsi keuntungan atau kerugian yang telah diakui                    proportion of the gain or loss that had previously been
      sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain yang                    recognized in other comprehensive income relating to that
      terkait dengan pengurangan bagian kepemilikan (jika                    reduction in ownership interest (if that gain or loss would be
      keuntungan atau kerugian tersebut akan direklasifikasi ke              reclassified to profit or loss on the disposal of the related
      laba rugi atas pelepasan aset atau liabilitas yang terkait).           assets or liabilities).


      Ketika Perusahaan melakukan transaksi dengan entitas                   When a Company entity transacts with an associate, profits
      asosiasi, keuntungan dan kerugian yang timbul dari                     and losses resulting from the transactions with the associate
      transaksi dengan entitas asosiasi diakui dalam laporan                 are recognized in the Company’s financial statements only to
      keuangan Perusahaan hanya sebesar kepemilikan dalam                    the extent of its interest in the associate that are not related
      entitas asosiasi yang tidak terkait dengan Perusahaan.                 to the Company.


      Perusahaan    menerapkan       PSAK   109,    termasuk                 The Company applies PSAK 109, including the impairment
      persyaratan penurunan nilai, untuk kepentingan jangka                  requirements, to long-term interests in an associate to which
      panjang dalam entitas asosiasi ketika metode ekuitas                   the equity method is not applied and which form part of the
      tidak diterapkan dan yang merupakan bagian dari                        net investment in the investee. Furthermore, in applying
      investasi neto pada investee. Selanjutnya, dalam                       PSAK 109 to long-term interests, the Company does not take
      menerapkan PSAK 109 untuk kepentingan jangka                           into account adjustments to their carrying amount required
      panjang,     Perusahaan      tidak   memperhitungkan                   by PSAK 228 (i.e. adjustments to the carrying amount of
      penyesuaian nilai tercatat yang disyaratkan oleh PSAK                  long-term interests arising from the allocation of losses of
      228 (misalnya, penyesuaian nilai tercatat kepentingan                  the investee or assessment of impairment in accordance with
      jangka panjang yang timbul dari alokasi kerugian                       PSAK 228).
      investee atau penilaian penurunan nilai berdasarkan
      PSAK 228).




                                                                     22
Page 32
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                       PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                         FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                              DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                 MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  n. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan                                  n.   Impairment of Non-Financial Assets

      Pada setiap akhir tahun pelaporan, Perusahaan menilai                  The Company assesses, at the end of each annual reporting
      apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami                          period, whether there is an indication that an asset may be
      penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada             impaired. If any such indication exists, or when annual
      saat pengujian penurunan nilai aset diperlukan, maka                   impairment testing for an asset is required, the Company
      Perusahaan membuat estimasi formal jumlah terpulihkan                  makes an estimate of the asset’s recoverable amount.
      aset tersebut

      Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual               An asset’s recoverable amount is the higher of the asset’s or
      adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset                its cash-generating unit’s fair value less costs to sell and its
      atau unit penghasil kas dikurangi biaya untuk menjual                  value in use, and is determined for an individual asset,
      dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak                     unless the asset does not generate cash inflows that are
      menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar                        largely independent of those from other assets or group of
      independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai               assets. Where the carrying amount of an asset exceeds its
      tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya,               recoverable amount, the asset is considered impaired and is
      maka aset tersebut mengalami penurunan nilai dan nilai                 written down to its recoverable amount and an impairment
      tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai                         loss is recognized immediately in profit or loss.
      terpulihkannya dan rugi penurunan nilai segera diakui
      dalam laba rugi.

      Kerugian     penurunan      nilai   dari   operasi    yang             Impairment losses of continuing operations, if any, are
      berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan laba rugi dan             recognized in the statement of profit or loss and other
      penghasilan komprehensif lain sesuai dengan kategori                   comprehensive income under expense categories that are
      biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset yang                      consistent with the functions of the impaired assets. An
      diturunkan nilainya. Penilaian dilakukan pada akhir setiap             assessment is made at each annual reporting period as to
      periode pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi                     whether there is any indication that previously recognized
      bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam                     impairment losses recognized for an asset other than
      periode sebelumnya untuk aset mungkin tidak ada lagi                   goodwill may no longer exist or may have decreased. If such
      atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud                     indication exists, the recoverable amount is estimated.
      ditemukan,     maka     entitas    mengestimasi     jumlah
      terpulihkan aset tersebut.

      Kerugian     penurunan      nilai   dari   operasi    yang             Impairment losses of continuing operations, if any, are
      berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan laba rugi dan             recognized in the statement of profit or loss and other
      penghasilan komprehensif lain sesuai dengan kategori                   comprehensive income under expense categories that are
      biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset yang                      consistent with the functions of the impaired assets. An
      diturunkan nilainya. Penilaian dilakukan pada akhir setiap             assessment is made at each annual reporting period as to
      periode pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi                     whether there is any indication that previously recognized
      bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam                     impairment losses recognized for an asset other than
      periode sebelumnya untuk aset mungkin tidak ada lagi                   goodwill may no longer exist or may have decreased. If such
      atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud                     indication exists, the recoverable amount is estimated.
      ditemukan,     maka     entitas    mengestimasi     jumlah
      terpulihkan aset tersebut.

      Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode               A previously recognized impairment loss for an asset is
      sebelumnya untuk aset dibalik hanya jika terdapat                      reversed only if there has been a change in the assumptions
      perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk                           used to determine the asset's recoverable amount since the
      menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi                 last impairment loss was recognized. If that is the case, the
      penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah                 carrying amount of the asset is increased to its recoverable
      tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya.                      amount. The reversal is limited so that the carrying amount
      Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat                  of the assets does not exceed its recoverable amount, nor
      aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun                       exceed the carrying amount that would have been
      jumlah tercatat, neto setelah penyusutan dan/atau                      determined, net of depreciation and/or amortization, had no
      amortisasi seandainya tidak ada rugi penurunan nilai                   impairment loss been recognized for the asset in prior years.
      yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun
      sebelumnya.

      Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi.                Reversal of an impairment loss is recognized in profit or loss.
      Setelah pembalikan tersebut, penyusutan atau amortisasi                After such a reversal, the depreciation or amortization
      aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk                   charge on the said asset is adjusted in future periods to
      mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi,                     allocate the asset's revised carrying amount, less any
      dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis                  residual value, on a systematic basis over its remaining
      selama sisa masa manfaatnya.                                           useful life.




                                                                   23
Page 33
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                       PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                         FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                              DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                 MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  o. Provisi dan Kontijensi                                             o.   Provisions and Contingencies

      Provisi diakui ketika Perusahaan memiliki kewajiban kini               Provisions are recognized when the Company has a present
      (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif)                      obligation (legal or constructive) as a result of a past event,
      sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar                  it is probable that the Company will be required to settle the
      Perusahaan diharuskan menyelesaikan kewajiban dan                      obligations, and a reliable estimate can be made of the
      estimasi yang andal mengenal jumlah kewajiban tersebut                 amount of the obligation.
      dapat dibuat.

      Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi               The amount recognized as a provisions is the best estimate
      terbaik     pengeluaran    yang     diperlukan     untuk               of the consideration required to settle the present obligation
      menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode                        at the end of the reporting period, taking into account the
      pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan                          risks and uncertainties surrounding the obligation. Where a
      ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu               provision is measured using the cash flows estimated to
      provisi diukur menggunakan arus kas yang diperkirakan                  settle the present obligation, its carrying amount is the
      untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai                         present value of those cash flows (when the effect of time
      tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas (ketika                    value of money is material).
      pengaruh nilai waktu uang bersifat material).

      Tingkat diskonto yang digunakan untuk menentukan nilai                 The discount rate used to determine the present value is a
      kini adalah tingkat sebelum pajak yang mencerminkan                    pre-tax rate that reflects current market assessments of the
      penilaian pasar saat ini atas nilai waktu uang dan risiko              time value of money and the risks specific to the liability.
      spesifik terhadap liabilitas. Peningkatan provisi karena               The increase in the provision due to the passage of time is
      berlalunya waktu diakui sebagai beban bunga.                           recognized as interest expense.


      Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi untuk                     When some or all of the economic benefits required to settle
      penyelesaian provisi yang diharapkan dapat dipulihkan                  a provision are expected to be recovered from a third party,
      dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila                 a receivable is recognized as as asset if it is virtually certain
      terdapat kepastian bahwa penggantian akan diterima dan                 that reimbursement will be received and the amount of the
      jumlah piutang dapat diukur secara andal.                              receivable can be measured reliably.

      Aset dan liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan             Contingent assets and liabilities are not recognized in the
      keuangan. Liabilitas kontinjensi diungkapkan dalam                     financial statements. Contingent liabilities are disclosed in
      laporan keuangan , kecuali kemungkinan arus keluar                     the financial statements, unless the possibility of an outflow
      sumber daya yang mewujudkan manfaat ekonomi                            of resources embodying economic benefits is remote.
      bersifat kecil. Aset kontinjensi diungkapkan dalam                     Contingent assets are disclosed in the financial statements
      laporan keuangan di mana kemungkinan besar terjadi                     where inflow of economic benefits is probable.
      arus masuk manfaat ekonomi.


  p. Dividen                                                            p.   Dividends

      Pembagian dividen kepada para pemegang saham                           Dividend distribution to the Company’s shareholders is
      Perusahaan diakui sebagai liabilitas dalam laporan                     recognized as a liability in the financial statements in the
      keuangan pada periode ketika dividen tersebut disetujui                period in which the dividends are approved by the
      oleh para pemegang saham Perusahaan.                                   Company’s shareholders.


  q. Pengakuan Pendapatan dan Beban                                     q.   Revenue and Expenses Recognition

      Pendapatan     diukur   berdasarkan   imbalan yang                     Revenue is measured based on the consideration to which
      Perusahaan perkirakan menjadi haknya dalam kontrak                     the Company expects to be entitled in a contract with a
      dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang                        customer and excludes amounts collected on behalf of third
      ditagih atas nama pihak ketiga. Perusahaan mengakui                    parties. The Company recognizes revenue when it transfers
      pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang                      control of a product or service to a customer.
      atau jasa kepada pelanggan

      Pendapatan dari layanan survei diakui pada suatu titik                 Revenue from survey services is recognized at a point in
      waktu ketika layanan diberikan dengan mengacu pada                     time when services are rendered by reference to the actual
      progres aktual pekerjaan dan ketentuan dalam                           progress of work and the terms of the agreement.
      perjanjian.

      Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).                      Expenses are recognized when incurred (accrual basis).




                                                                   24
Page 34
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                        PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                          FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                               DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                  MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  r.   Laba per Saham                                                    r.   Earnings per Share

       Jumlah laba per saham dasar dihitung dengan membagi                    Basic earnings per share is calculated by dividing net profit
       laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada                  for the year attributable to ordinary equity holders of the
       pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah               parent by the weighted average number of ordinary shares
       saham biasa yang beredar pada periode yang                             outstanding during the year.
       bersangkutan.


  s. Imbalan Kerja Karyawan                                              s.   Employee Benefits

       Imbalan Kerja Jangka Pendek                                            Short-term Employee Benefits

       Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang                  Short term employee benefits are employee benefits which
       jatuh tempo dalam jangka waktu dua belas bulan setelah                 are due for payment within twelve months after the
       akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja                   reporting period and recognized when the employees have
       telah memberikan jasa kerjanya.                                        rendered this related service.

       Kewajiban diakui ketika karyawan memberikan jasa                       Liabilities are recognized when the employee renders
       kepada Perusahaan dimana semua perubahan pada nilai                    services to the Company where all changes in the carrying
       bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi.                           amount of the liability are recognized in profit or loss.


       Hak karyawan atas cuti tahunan diakui ketika karyawan                  Employee entitlements to annual leave are recognized when
       mendapat hak. Provisi dibuat untuk liabilitas cuti tahunan             they accrue to employees. A provision is made for the
       akibat jasa yang diserahkan oleh karyawan sampai                       estimated liability for annual leave as a result of services
       tanggal periode pelaporan.                                             rendered by employees up to the end of the reporting
                                                                              period.

       Imbalan kerja Program Imbalan Pasti                                    Defined Benefit Plan

       Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja yang                       The Company recognized unfunded employee benefits
       tidak didanai sesuai dengan Peraturan Pemerintah                       liability in accordance with Government Regulation in Lieu of
       Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2 tahun 2022                      Law (“Perppu”) No. 2 of 2022 on Job Creation which was
       tentang Cipta Kerja yang kemudian disahkan menjadi                     later passed into Law No. 6 in 2023. Pension costs under the
       Undang- Undang No. 6 tahun 2023. Beban pensiun                         Company’s defined benefit pension plans are determined by
       berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti                         periodic actuarial calculation using the projected unit-credit
       Perusahaan ditentukan melalui perhitungan aktuaria                     method and applying the assumptions on discount rate, and
       secara periodik dengan menggunakan metode projected                    annual rate of increase in compensation.
       unit credit dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto,
       dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.


       Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan                        Remeasurement, comprising actuarial gains and losses is
       kerugian aktuarial, yang tercermin langsung dalam                      reflected immediately in the statement of financial position
       laporan posisi keuangan yang dibebankan atau                           with a charge or credit recognized in other comprehensive
       dikreditkan diakui dalam penghasilan komprehensif lain                 income in the period in which they occur in order for the net
       pada periode terjadinya untuk mencerminkan aset atau                   pension asset or liability recognized in the statement of
       liabilitas pensiun neto yang diakui pada laporan keuangan              financial position to reflect the full value of the plan deficit
       untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus                and surplus. Remeasurement recognized in other
       program. Pengukuran kembali diakui sebagai pos                         comprehensive income is reflected immediately as a
       terpisah pada penghasilan komprehensif lain di ekuitas                 separate item under other comprehensive income in equity
       dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi.                           and will not be reclassified to profit or loss.


       Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika terjadi                  Past service cost is recognized in profit or loss when the plan
       amendemen program atau kurtailmen atau ketika                          amendment or curtailment occurs, or when the Company
       Perusahaan mengakui biaya restrukturisasi terkait atau                 recognizes related restructuring costs or termination
       pesangon, jika lebih dahulu.                                           benefits, if earlier.

       Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat                         Net interest is calculated by applying the discount rate to the
       diskonto terhadap liabilitAs ofau aset imbalan pasti neto.             net defined benefit liability or asset. Defined benefit costs
       Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:                     are categorized as follows:

        • Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu                   • Service cost (including current service cost, past
          serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan                              service cost, as well as gains and losses on
          penyelesaian)                                                             curtailments and settlements)
        • Beban atau pendapatan bunga neto                                        • Net interest expense or income
        • Pengukuran kembali                                                      • Remeasurement


                                                                    25
Page 35
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                       PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                         FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                              DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                 MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

       Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari                       The Company presents the first two components of defined
       biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan dan                      benefit costs in profit or loss. Curtailment gains and losses
       kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.                  are accounted for as past service costs.

       Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada laporan                    The retirement benefit obligation recognized in the
       posisi keuangan merupakan defisit.                                    statement of financial position represents the actual deficit.

       Pesangon                                                              Termination

       Liabilitas untuk pesangon diakui mana yang terjadi lebih              A liability for a termination benefit is recognized at the
       dulu ketika entitas tidak dapat lagi menarik penawaran                earlier of when the entity can no longer withdraw the offer
       imbalan tersebut dan ketika entitas mengakui biaya                    of the termination benefit and when the entity recognizes
       restrukturisasi terkait.                                              any related restructuring costs.

  t.   Biaya Emisi Saham                                                t.   Share Issuance Cost

       Biaya emisi saham adalah setiap kontrak yang                          Share issuance cost is any contract that evidences a residual
       memberikan hak residual atas aset Perusahaan setelah                  interest in the assets of an entity after deducting all of its
       dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas             liabilities. Equity instruments issued by the Company are
       yang diterbitkan oleh Perusahaan dicatat sebesar hasil                recorded at the proceeds received, net of direct issue costs.
       penerimaan neto setelah dikurangi biaya penerbitan
       langsung.

  u. Sewa                                                               u.   Leases

       Sebagai Penyewa                                                       As Lessee

       Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak mengandung                   The Company assesses whether a contract is or contains a
       sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Perusahaan                        lease, at the inception of the contract. The Company
       mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa terkait                    recognizes a right-of-use asset and a corresponding lease
       sehubungan dengan seluruh kesepakatan sewa di mana                    liability with respect to all lease arrangements in which it is
       Perusahaan merupakan penyewa, kecuali untuk sewa                      the lessee, except for short-term leases (defined as leases
       jangka pendek (yang didefinisikan sebagai sewa yang                   with a lease term of 12 months or less) and leases of low
       memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa                     value assets. For these leases, the Company recognizes the
       yang aset pendasarnya bernilai-rendah. Untuk sewa-sewa                lease payments as an operating expense on a straight-line
       tersebut, Perusahaan mengakui pembayaran sewa                         basis over the term of the lease unless another systematic
       sebagai beban operasi secara garis lurus selama masa                  basis is more representative of the time pattern in which
       sewa     kecuali  dasar    sistematis   lainnya   lebih               economic benefits from the leased assets are consumed.
       merepresentasikan pola konsumsi manfaat penyewa dari
       aset sewa.

       Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran             The lease liability is initially measured at the present value of
       sewa masa depan yang belum dibayarkan pada tanggal                    the lease payments that are not paid at the commencement
       permulaan, yang didiskontokan menggunakan suku                        date, discounted by using the rate implicit in the lease. If
       bunga implisit dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak                  this rate cannot be readily determined, the Company uses
       dapat ditentukan, Perusahaan menggunakan suku bunga                   the incremental borrowing rate specific to the lessee.
       pinjaman inkremental khusus untuk penyewa.


       Bunga pinjaman inkremental bergantung pada jangka                     The incremental borrowing rate depends on the term,
       waktu, mata uang dan tanggal mulai sewa, dan                          currency and start date of the lease and is determined based
       ditentukan berdasarkan serangkaian input, termasuk:                   on a series of inputs including: the risk-free rate based on
       tingkat bebas risiko berdasarkan suku bunga obligasi                  government bond rates; a country-specific risk adjustment; a
       pemerintah; penyesuaian risiko khusus negara;                         credit risk adjustment based on bond yields; and an entity
       penyesuaian risiko kredit berdasarkan imbal hasil                     specific adjustment when the risk profile of the entity that
       obligasi; dan penyesuaian khusus entitas ketika profil                enters into the lease is different to that of the Company and
       risiko entitas yang melakukan perjanjian sewa berbeda                 the lease does not benefit from a guarantee from the
       dengan Perusahaan dan sewa tersebut tidak memperoleh                  Company.
       manfaat atas jaminan dari Perusahaan.

       Pembayaran     sewa      yang      diperhitungkan   dalam             Lease payments included in the measurement of the lease
       pengukuran liabilitas sewa terdiri atas:                              liability comprise:

        • pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap                            • fixed lease payments (including in- substance fixed
          secara-substansi), dikurangi insentif sewa;                              payments), less any lease incentives;
        • pembayaran sewa variabel yang bergantung pada                          • variable lease payments that depend on an index or
          indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur                          rate, initially measured using the index or rate at the
          dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada                           commencement date;
          tanggal permulaan;

                                                                   26
Page 36
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                        PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                          FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                               DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  u. Sewa (Lanjutan)                                                      u.   Leases (Continued)
      Pembayaran     sewa      yang      diperhitungkan     dalam              Lease payments included in the measurement of the lease
      pengukuran liabilitas sewa terdiri atas:                                 liability comprise:

        • jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh                            • the amount expected to be payable by the lessee
          penyewa dalam jaminan nilai residual;                                      under residual value guarantees;
        • harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup pasti                        • the exercised price of purchase options, if the lessee is
          untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan                                      reasonably certain to exercised the options; and
        • pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika                         • payments of penalties for terminating the lease, if the
          masa sewa merefleksikan penyewa mengeksekusi                               lease term reflects the exercised of an option to
          opsi untuk menghentikan sewa.                                              terminate the lease.

      Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam                     The lease liability is presented as a separate line in the
      laporan posisi keuangan.                                                 statement of financial position.

      Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan                   The lease liability is subsequently measured by increasing
      jumlah tercatat untuk merefleksikan bunga atas liabilitas                the carrying amount to reflect the interest on the lease
      sewa (menggunakan metode suku bunga efektif) dan                         liability (using the effective interest method) and by reducing
      dengan mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan                    the carrying amount to reflect the lease payments made.
      sewa yang telah dibayar.

      Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara liabilitas                    Each lease payment is allocated between the liability and
      dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada                       finance cost. The finance cost is charged to profit or loss
      laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan                      over the lease period so as to produce a constant periodic
      tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo                      rate of interest on the remaining balance of the liability for
      liabilitas untuk setiap periode.                                         each period.

      Perusahaan mengukur kembali liabilitas sewa (dan                         The Company remeasures the lease liability (and makes a
      melakukan penyesuaian terkait terhadap aset hak guna)                    corresponding adjustment to the related right-of-use assets)
      jika:                                                                    whenever:

        • terdapat perubahan dalam masa sewa atau                                  • the lease term has changed or there is a change in
          perubahan dalam penilaian atas eksekusi opsi                               the assessment of the exercised of a purchase option,
          pembelian, di mana liabilitas sewa diukur dengan                           in which case the lease liability is remeasured by
          mendiskontokan    pembayaran       sewa   revisian                         discounting the revised lease payments using a
          menggunakan tingkat diskonto revisian;                                     revised discount rate;

      Perusahaan mengukur kembali liabilitas sewa (dan                         The Company remeasures the lease liability (and makes a
      melakukan penyesuaian terkait terhadap aset hak guna)                    corresponding adjustment to the related right-of-use assets)
      jika: (lanjutan)                                                         whenever: (continued)

        • terdapat perubahan sewa masa depan sebagai akibat                        • the lease payments change due to changes in an
          dari perubahan indeks atau perubahan perkiraan                             index or rate or a change in expected payment under
          pembayaran berdasarkan nilai residual jaminan di                           a guaranteed residual value, in which cases the lease
          mana liabilitas sewa diukur Kembali dengan                                 liability is remeasured by discounting the revised lease
          mendiskontokan      pembayaran   sewa    revisian                          payments using the initial discount rate (unless the
          menggunakan tingkat diskonto awal (kecuali jika                            lease payments change is due to a change in a
          pembayaran sewa berubah karena perubahan suku                              floating interest rate, in which case a revised discount
          bunga mengambang, di mana tingkat diskonto                                 rate is used); or
          revisian digunakan); atau

        • kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi sewa tidak                      • a lease contract is modified and the lease modification
          dicatat sebagai sewa terpisah, di mana liabilitas sewa                     is not accounted for as a separate lease, in which case
          diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa                               the lease liability is remeasured by discounting the
          revisian menggunakan tingkat diskonto revisian.                            revised lease payments using a revised discount rate.


      Perusahaan tidak melakukan         penyesuaian      tersebut             The Company did not make such any adjustment during the
      selama periode yang disajikan.                                           periods presented.

      Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas               The right-of-use assets comprise the initial measurements of
      sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada saat atau                      the corresponding lease liability, lease payments made at or
      sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset                     before the commencement day and any initial direct costs.
      hak-guna selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi                      They are subsequently measured at cost less accumulated
      akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai.                       depreciation and impairment losses.



                                                                     27
Page 37
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                     PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                       FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                            DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.               MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  u. Sewa (Lanjutan)                                                  u.   Leases (Continued)
      Jika Perusahaan dibebankan kewajiban atas biaya                      Whenever the Company incurs an obligation for costs to
      membongkar dan memindahkan aset sewa, merestorasi                    dismantle and remove a leased asset, restore the site on
      tempat di mana aset berada atau merestorasi aset                     which it is located or restore the underlying assets to the
      pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan                 conditions required by the terms and conditions of the lease,
      ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK                a provision is recognized and measured under PSAK 237.
      237. Biaya tersebut diperhitungkan dalam aset hak-guna               The costs are included in the related right-of-use asset,
      terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk                   unless those costs are incurred to produce inventories.
      memproduksi persediaan.

      Aset hak-guna disusutkan secara garis lurus selama                   Right-of-use assets are depreciated on a straight line basis
      jangka waktu sewa yang lebih pendek dan estimasi masa                over the shorter of the lease term and the estimated useful
      manfaat aset.                                                        lives of the assets.

      Aset hak-guna disajikan sebagai pos terpisah di laporan              The right-of-use assets are presented as a separate line in
      posisi keuangan.                                                     the statement of financial position.

      Perusahaan menerapkan PSAK 236 untuk menentukan                      The Company applies PSAK 236 to determine whether a
      apakah aset hak-guna mengalami penurunan nilai dan                   right-of-use asset is impaired and accounts for any identified
      mencatat kerugian penurunan nilai yang teridentifikasi               impairment loss as described in the impairment of non-
      sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan penurunan nilai               financial assets policy.
      aset non keuangan.

      Sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau                 Variable rents that do not depend on an index or rate are
      suku bunga tidak diperhitungkan dalam pengukuran                     not included in the measurements of the lease liability and
      liabilitas sewa dan aset hak-guna. Pembayaran terkait                the right-of-use asset. The related payments are recognized
      diakui sebagai beban dalam periode di mana peristiwa                 as an expense in the period in which the event or condition
      atau kondisi yang memicu pembayaran tersebut terjadi                 that triggers those payments occur and are included in the
      dan dicatat dalam pos "Beban umum dan administrasi"                  line "General and administrative expenses" in the statement
      dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif                 of profit or loss and other comprehensive income.
      lain.

      Sebagai cara praktis, PSAK 116 mengijinkan penyewa                   As a practical expedient, PSAK 116 permits a lessee not to
      untuk memisahkan komponen nonsewa, dan mencatat                      separate non-lease components, and instead account for any
      masing-masing komponen sewa dan komponen nonsewa                     lease and associated non lease components as a single
      sebagai kesepakatan sewa tunggal. Perusahaan tidak                   arrangement. The Company has not used this practical
      menggunakan cara praktis ini. Untuk kontrak yang                     expedient. For contracts that contain a lease component and
      memiliki komponen sewa dan satu atau lebih sewa                      one or more additional lease or non-lease components, the
      tambahan atau komponen non sewa, Perusahaan                          Company allocates the consideration in the contract to each
      mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke setiap                       lease component on the basis of the relative stand-alone
      komponen sewa dengan dasar harga jual relatif berdiri                price of the lease component and the aggregate stand-
      sendiri dari komponen sewa dan jumlah agregat masing-                alone price of the non-lease components.
      masing dari komponen nonsewa.

  v. Pajak Penghasilan                                                v.   Income Tax

      Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban             Income tax expense comprises current and deferred tax.
      pajak diakui dalam laporan laba rugi kecuali untuk                   Income tax expense is recognized in profit or loss except to
      transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui di                the extent that it relates to items recognized outside profit or
      luar laba atau rugi, baik dalam penghasilan komprehensif             loss, either in other comprehensive income or directly in
      lain atau langsung pada ekuitas.                                     equity.

      Pajak Kini                                                           Current Tax
      Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif                   Current tax expense is calculated using tax rates that have
      pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan keuangan,                  been enacted or substantively enacted at end of the
      dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak                  reporting period, and is provided based on the estimated
      tahun berjalan. Manajemen secara periodik mengevaluasi               taxable income for the year. Management periodically
      posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan                evaluates positions taken in tax returns with respect to
      (SPT) sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak                 situations in which applicable tax regulation is subject to
      yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu,                   interpretation. It establishes provision where appropriate on
      manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah                      the basis of amounts expected to be paid to the tax
      yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak.                  authorities.


      Kekurangan     atau  kelebihan  pembayaran     pajak                 Underpayment or overpayment of corporate income tax are
      penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari beban                  presented as part of income tax expense in the statement of
      pajak dalam laporan laba rugi dan penghasilan                        profit or loss and other comprehensive income.
      komprehensif lain.

                                                                 28
Page 38
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                     PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                       FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                            DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.               MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  v. Pajak Penghasilan (Lanjutan)                                     v.   Income Tax (Continued)

      Bunga dan denda yang timbul dari ketetapan pajak dan                 Interests and penalties arising from tax assessments and
      kurang bayar atau lebih bayar pajak lainnya disajikan                underpayment or overpayment of other taxes are presented
      sebagai bagian dari penghasilan atau beban operasi lain              as part of other operating income or expenses since they are
      karena tidak dianggap sebagai bagian dari beban pajak                not considered as part of the income tax expense.
      penghasilan.

      Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat              Amendments to tax obligations are recorded when a tax
      surat ketetapan pajak diterima. Jika Perusahaan                      assessment letter is received. If the Company files an
      mengajukan keberatan, Perusahaan mempertimbangkan                    appeal, the Company considers whether it is probable that a
      apakah besar kemungkinan otoritas pajak akan                         taxation authority will accept the appeal and reflect its effect
      menerima keberatan tersebut dan merefleksikan                        on the Company’s tax obligations.
      dampaknya terhadap liabilitas perpajakan Perusahaan.


      Pajak Tangguhan                                                      Deferred Tax

      Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitAs ofas                 Deferred tax is provided using the liability method on
      beda waktu pada tanggal pelaporan antara dasar                       temporary differences at the reporting date between the tax
      pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai               bases of assets and liabilities and their carrying amounts for
      tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. Liabilitas              financial reporting purposes. Deferred tax liabilities are
      pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan                         recognized for all taxable temporary differences with certain
      temporer kena pajak dengan beberapa pengecualian.                    exceptions. Deferred tax assets are recognized for deductible
      Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer                 temporary differences and tax losses carry-forward to the
      yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat              extent that it is probable that taxable income will be
      kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak pada                  available in future years against which the deductible
      masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi                     temporary differences and tax losses carry-forward can be
      perbedaan temporer dan rugi fiskal. Aset dan liabilitas              utilized. Such deferred tax assets and liabilities are not
      pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer                 recognized if the temporary differences arise from the initial
      timbul dari pengakuan awal (selain dari kombinasi bisnis             recognition (other than in a business combination or
      atau transaksi yang tidak menimbulkan perbedaan                      transactions that give rise to equal taxable and deductible
      temporer kena pajak dan perbedaan temporer dapat                     temporary differences) of assets and liabilities in a
      dikurangkan dalam jumlah yang sama) dari aset dan                    transaction that affects neither the taxable profit nor the
      liabilitas suatu transaksi yang tidak memengaruhi laba               accounting profit.
      kena pajak atau laba akuntansi.


      Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan             Deferred tax assets and liabilities are measured at the tax
      tarif yang akan dikenakan pada periode saat aset                     rates that are expected to apply to the period when the
      direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan,                asset is realized or the liability is settled, based on tax laws
      berdasarkan undang- undang pajak yang berlaku atau                   that have been enacted or substantively enacted at the end
      berlaku secara substantif pada akhir periode laporan                 of reporting period. The related tax effects of the provisions
      keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan                   for and/or reversals of all temporary differences during the
      dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama                   year, including the effect of change in tax rates, are credited
      tahun berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif                    or charged to current period operations, except to the extent
      pajak, dikreditkan atau dibebankan pada periode operasi              that they relate to items previously charged or credited to
      berjalan, untuk transaksi transaksi yang sebelumnya                  other comprehensive income or directly in equity.
      telah dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan
      komprehensif lain atau langsung ke ekuitas.


      Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada               The carrying amount of a deferred tax asset is reviewed at
      akhir periode pelaporan, dan mengurangi jumlah tercatat              each reporting date and reduced to the extent that it is no
      jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi                    longer probable that sufficient taxable income will be
      tersedia    dalam     jumlah  yang     memadai    untuk              available to allow all or part of the benefit of that deferred
      mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak                      tax asset to be utilized. Unrecognized deferred tax assets are
      tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui                    reassessed at each reporting date and are recognized to the
      dinilai kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan              extent that it has become probable that future taxable
      diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak                   income will allow the deferred tax assets to be recovered.
      mendatang akan memungkinkan aset pajak tangguhan
      tersedia untuk dipulihkan.




                                                                 29
Page 39
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                     PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                       FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                            DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 3.                MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

  v. Pajak Penghasilan (Lanjutan)                                      v.   Income Tax (Continued)

      Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara                  Deferred tax assets and liabilities are offset when a legally
      saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara                    enforceable right exists to offset current tax assets against
      hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan                      current tax liabilities, and the deferred tax assets and the
      liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan                  deferred tax liabilities relate to the same taxable entity, or
      liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena              the Company intends to settle its current tax assets and
      pajak yang sama, atau Perusahaan bermaksud untuk                      liabilities on a net basis, or to realise the assets and settle
      menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar             the liabilities simultaneously, in each future period in which
      neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan                      significant amounts of deferred tax liabilities or assets are
      liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa                 expected to be settled or recovered.
      depan di mana jumlah signifikan atas liabilitAs ofau aset
      pajak tangguhan diharapkan untuk diselesaikan atau
      dipulihkan.

  w. Informasi Segmen                                                  w. Segment Information

      Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan                     Operating segments are identified on the basis of internal
      internal mengenai komponen dari Perusahaan yang                       reports about components of the Company that are regularly
      secara regular direviu oleh “pengambil keputusan                      reviewed by the “chief operating decision maker” in order to
      operasional” dalam rangka mengalokasikan sumber daya                  allocate resources to the segments and to assess their
      dan menilai kinerja segmen operasi.                                   performances.


      Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:                    An operating segment is a component of an entity:

      a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh              a.    that engages in business activities from which it may
         pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk                               earn revenues and incurred expenses (including
         pendapatan dan beban terkait dengan transaksi                            revenues and expenses relating to the transactions
         dengan komponen lain dari entitas yang sama);                            with other components of the same entity);

      b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh             b.    whose operating results are reviewed regularly by the
         pengambil keputusan operasional untuk membuat                            entity’s chief operating decision maker to make
         keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan                          decision about resources to be allocated to the
         pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan                         segments and assess its performance; and

      c. dimana tersedia informasi keuangan yang dapat                      c.    for which discrete financial information is available.
         dipisahkan

      Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan                     Information reported to the chief operating decision maker
      operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan                      for the purpose of resource allocation and assessment of
      penilaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari                  performance is more specifically focused on the category of
      setiap produk.                                                        each product.

      Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen                  Segment revenue, expenses, results, assets and liabilities
      termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan secara                      include items directly attributable to a segment as well as
      langsung kepada suatu segmen serta hal hal yang dapat                 those that can be allocated on a reasonable basis to that
      dialokasikan dengan dasar yang memadai untuk segmen                   segment.
      tersebut.


  x. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan                               x.   Events after the Reporting Period

      Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan                   Events after the reporting period that provide additional
      informasi tambahan tentang posisi Perusahaan pada                     information about the Company’s position at the reporting
      periode pelaporan (menyesuaikan peristiwa) tercermin                  period (adjusting events) are reflected in the financial
      dalam laporan keuangan. Peristiwa setelah periode                     statements. Events after the reporting period that are not
      pelaporan yang tidak menyesuaikan peristiwa, jika ada,                adjusting events, if any, are disclosed when material to the
      diungkapkan ketika material terhadap laporan keuangan.                financial statements.




                                                                  30
Page 40
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                    PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                      FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                           DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER                        4.   CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY SOURCES
   UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI                                        OF ESTIMATION UNCERTAINTY

      Penyusunan mengharuskan pertimbangan, laporan                        The preparation of the Company’s financial statements
      keuangan manajemen estimasi dan untuk Perusahaan                     requires management to make judgments, estimates and
      membuat asumsi yang mempengaruhi jumlah yang                         assumptions that affect the reported amounts herein, and
      dilaporkan dalam laporan dan pengungkapan yang                       the related disclosures, at the end of the reporting period.
      terkait, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian                However, uncertainty about these assumptions and
      mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat                          estimates could result in outcomes that require a material
      mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai                    adjustment to the carrying amount of the asset or liability
      tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan            affected in future periods.
      berikutnya.

      Pertimbangan                                                         Judgments

      Dalam     proses   penerapan     kebijakan    akuntansi              In the process of applying the Company’s accounting
      Perusahaan, manajemen telah membuat keputusan                        policies, management has made the following judgments,
      berikut, yang memiliki pengaruh paling signifikan                    which have the most significant effect on the amounts
      terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:                  recognized in the financial statements:

      Penilaian Model Bisnis                                               Business Model Assessment
      Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan bergantung                  Classification and measurement of financial assets depends
      pada hasil SPPI testing dan uji model bisnis. Perusahaan             on the results of the SPPI testing and the business model
      menentukan      model     bisnis  pada    tingkat   yang             test. The Company determines the business model at a level
      mencerminkan bagaimana kelompok aset keuangan                        that reflects how Company of financial assets are managed
      dikelola bersama untuk mencapai tujuan bisnis tertentu.              together to achieve a particular business objective. This
      Penilaian ini mencakup penilaian yang mencerminkan                   assessment includes judgment reflecting all relevant
      semua bukti yang relevan termasuk bagaimana kinerja                  evidence including how the performance of the assets is
      aset dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang                   evaluated and their performance measured, the risks that
      memengaruhi kinerja aset dan bagaimana hal ini dikelola              affect the performance of the assets and how these are
      dan bagaimana manajer aset diberi kompensasi.                        managed and how the managers of the assets are
      Perusahaan memantau aset keuangan yang diukur pada                   compensated. The Company monitors financial assets
      biaya     perolehan    diamortisasi   yang     dihentikan            measured at amortized cost that are derecognized prior to
      pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk memahami                      their maturity to understand the reason for their disposal
      alasan pelepasannya dan apakah alasan tersebut                       and whether the reasons are consistent with the objective of
      konsisten dengan tujuan bisnis di mana aset tersebut                 the business for which the asset was held. Monitoring is part
      dimiliki. Pemantauan adalah bagian dari penilaian                    of the Company’s continuous assessment of whether the
      berkelanjutan Perusahaan atas apakah model bisnis di                 business model for which the remaining financial assets are
      mana aset keuangan yang tersisa dimiliki tetap sesuai                held continues to be appropriate and if it is not appropriate
      dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi perubahan                 whether there has been a change in business model and so
      dalam model bisnis dan dengan demikian terdapat                      a prospective change to the classification of those assets. No
      perubahan prospektif terhadap klasifikasi aset keuangan              such changes were required during the periods presented.
      tersebut. Tidak ada perubahan yang diperlukan selama
      periode yang disajikan.

      Penentuan Mata Uang Fungsional                                       Determination of Functional Currency
      Mata uang fungsional Perusahaan adalah mata uang dari                The functional currencies of the Company are the currency
      lingkungan ekonomi primer dimana entitas beroperasi.                 of the primary economic environment in which each entity
      Mata uang tersebut adalah mata uang yang                             operates. It is the currency that mainly influences the
      mempengaruhi pendapatan dan beban dari jasa yang                     revenue and cost of rendering services. Based on the
      diberikan.   Berdasarkan     penilaian    manajemen                  Company’s management assessment, the Company’s
      Perusahaan, mata uang fungsional Perusahaan adalah                   functional currency is in Rupiah.
      Rupiah.

      Berdasarkan Akta Notaris No. 19 pada tanggal 30 Maret                Based on Notarial Deed No. 19 dated March 30, 2021 by
      2021 oleh Heri Martono, S.H., Perusahaan membeli                     Heri Martono, S.H., the Company purchased 250,000 shares
      250.000 lembar saham PT Mart Abadi Pharma (“MAP”)                    of PT Mart Abadi Pharma (“MAP”) for Rp250,000,000 which
      senilai Rp250.000.000 yang mewakili 25% kepemilikan.                 represents 25% ownership. Until completion date of the
      Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan,                 financial statements, MAP still has not started its commercial
      MAP masih belum memulai aktivitas komersial.                         activities.




                                                                  31
Page 41
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                      PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                        FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                             DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER                          4.   CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY SOURCES
   UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (Lanjutan)                               OF ESTIMATION UNCERTAINTY (Continued)

      Estimasi dan Asumsi                                                    Estimates and Assumptions
      Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian sumber                      The key assumptions concerning the future and other key
      estimasi utama yang lain pada yang memiliki risiko                     sources of estimation uncertainty at that have a significant
      signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai               risk of causing a material adjustment to the carrying
      tercatat aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya                    amounts of assets and liabilities within the next financial
      diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan                       year, are described below. The Company based its
      asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia.                      assumptions and estimates on parameters available. Existing
      Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan                    circumstances and assumptions about future developments
      mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di                 however, may change due to market changes or
      luar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan                circumstances arising beyond the control of the Such
      dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.                             changes are reflected in the assumptions when they occur.


      Penurunan Nilai Piutang Usaha                                          Impairment of Trade Receivables

      Perusahaan menggunakan matriks provisi untuk                           The Company uses a provision matrix to calculate ECLs for
      menghitung ECL piutang usaha. Tingkat provisi                          trade receivables. The provision rates are based on days
      didasarkan pada hari lewat jatuh tempo untuk                           past due for groupings of various customer segments that
      pengelompokan berbagai segmen pelanggan yang                           have similar loss patterns (i.e., by geography, product type,
      memiliki pola kerugian yang serupa (yaitu, menurut                     customer type and rating, and coverage by letters of credit
      geografi, jenis produk, jenis dan peringkat pelanggan,                 and other forms of credit insurance).
      dan pertanggungan berdasarkan surat kredit dan bentuk
      asuransi kredit lainnya).

      Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat gagal                  The provision matrix is initially based on the Company’s
      bayar yang diamati secara historis Perusahaan.                         historical observed default rates. The Company will calibrate
      Perusahaan     akan     mengkalibrasi   matriks   untuk                the matrix to adjust the historical credit loss experience with
      menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis                       forward-looking information. For instance, if forecast
      dengan informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika                   economic conditions (i.e., gross domestic product) are
      prakiraan kondisi ekonomi (yaitu, produk domestik bruto)               expected to deteriorate over the next year which can lead to
      diperkirakan akan memburuk selama tahun depan yang                     an increased number of defaults, the historical default rates
      dapat menyebabkan peningkatan jumlah gagal bayar,                      are adjusted. At every reporting date, the historical observed
      maka tingkat gagal bayar historis disesuaikan. Pada                    default rates are updated and changes in the forward-
      setiap tanggal pelaporan, tingkat gagal bayar yang                     looking estimates are analyzed.
      diamati secara historis diperbarui dan perubahan dalam
      estimasi berwawasan ke depan dianalisis.


      Penilaian korelasi antara tingkat gagal bayar yang diamati             The assessment of the correlation between historical
      secara historis, prakiraan kondisi ekonomi, dan ECL                    observed default rates, forecast economic conditions and
      adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL sensitif terhadap               ECLs is a significant estimate. The amount of ECLs is
      perubahan keadaan dan prakiraan kondisi ekonomi.                       sensitive to changes in circumstances and of forecast
      Pengalaman kerugian kredit historis Perusahaan dan                     economic conditions. The Company’s historical credit loss
      prakiraan kondisi ekonomi mungkin tidak mewakili gagal                 experience and forecast of economic conditions may also not
      bayar aktual pelanggan di masa depan. Informasi                        be representative of customer’s actual default in the future.
      mengenai ECL pada piutang usaha dalam Catatan 6.                       The information about the ECL on the Company’s trade
                                                                             receivables is disclosed in Note 6, respectively.

      Imbalan Kerja dan Pensiun                                              Pension and Employee Benefits

      Penentuan utang dan biaya pensiun dan liabilitas imbalan               The determination of the Company obligations and cost for
      kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi                      pension and employee benefits liabilities is dependent on its
      yang digunakan oleh aktuaris independen dalam                          selection of certain assumptions used by the independent
      menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut                     actuaries in calculating such amounts. Those assumptions
      termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan               include among others, discount rates, future annual salary
      gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan                        increase, annual employee turn-over rate, disability rate,
      tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat                   retirement age and mortality rate. Actual results that differ
      kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang                   from the Company assumptions are recognized immediately
      ditetapkan Perusahaan diakui segera pada laporan posisi                in the statement of financial position with a corresponding
      keuangan dengan debit atau kredit ke penghasilan                       debit or credit to other comprehensive income in the period
      komprehensif lain dalam periode terjadinya. Sementara                  which they occur. While the Company believes that its
      Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah                   assumptions are reasonable and appropriate, significant
      wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual               differences in the Group’s actual experiences or significant
      atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan                 changes in the Company assumptions may materially affect
      Perusahaan dapat mempengaruhi secara material                          its estimated liabilities for pension and employee benefits
      liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan               and net employee benefits expense. The carrying amount of
      beban imbalan kerja neto. Nilai tercatat liabilitas imbalan            the employee benefits obligation are disclosed in Note 15.
      kerja diungkapkan pada Catatan 15.

                                                                    32
Page 42
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                    PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                                      FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                           DECEMBER, 31 2025 AND 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER                        4.   CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY SOURCES
   UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (Lanjutan)                             OF ESTIMATION UNCERTAINTY (Continued)

      Pajak Penghasilan                                                    Income Tax

      Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan                   Significant judgment is involved in determining the provision
      provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi             for corporate income tax. There are certain transactions and
      dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya               computation for which the ultimate tax determination is
      adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha normal.                      uncertain during the ordinary course of business. The
      Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan                Company recognizes liabilities for expected corporate income
      badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat                      tax issues based on estimates of whether additional
      tambahan pajak penghasilan badan. Penjelasan lebih                   corporate income tax will be due. Further details are
      rinci diungkapkan dalam Catatan 13c.                                 disclosed in Note 13c.


      Aset Pajak Tangguhan                                                 Deferred Tax Assets

      Aset pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer                  Deferred tax assets are recognized for deductible temporary
      yang dapat dikurangkan dan seluruh rugi fiskal yang                  difference and all unused tax losses to the extent that it is
      belum digunakan sepanjang besar kemungkinannya                       probable that taxable profit will be available against which
      bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga                  the losses can be utilized. Significant management estimates
      rugi fiskal tersebut dapat digunakan. Estimasi signifikan            are required to determine the amount of deferred tax assets
      oleh manajemen diharuskan dalam menentukan jumlah                    that can be recognized, based upon the likely timing and the
      aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan                  level of future taxable profits together with future tax
      saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak                   planning strategies. Further details are disclosed in Note
      serta strategi perencanaan pajak masa depan. Rincian                 13d.
      lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 13d.


      Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap dan Aset                   Estimated Useful Lives of Fixed Assets and Intangible Assets
      Takberwujud

      Biaya perolehan aset tetap dan aset takberwujud                      The costs of fixed assets and intangible assets are
      disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus                     depreciated on a straight-line basis over their estimated
      berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Masa                  useful lives. The useful life of fixed assets and intangible
      manfaat setiap aset tetap dan aset takberwujud                       assets and is estimated based on the period over which the
      Perusahaan ditentukan berdasarkan periode kegunaan                   asset is expected to be available for use. Such estimation is
      yang diharapkan dari aset tersebut. Estimasi ini                     based on internal technical evaluation and experience with
      ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan                  similar assets. The estimated useful life of each asset is
      pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset               reviewed periodically and updated if expectations differ from
      direviu secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan            previous estimates due to physical wear and tear, technical
      berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan,                   or commercial obsolescence and legal or other limits on the
      keusangan teknis dan komersial, hukum atau                           use of the asset. It is possible, however, that future results
      keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun                      of operations could be materially affected by changes in the
      terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa                      amounts and timing of recorded expenses brought about by
      mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh                   changes in the factors mentioned above.
      perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban
      yang diakibatkan karena perubahan faktor yang
      disebutkan di atas.

      Perubahan masa manfaat aset tetap dan aset                           A change in the estimated useful life of any item of fixed
      takberwujud dapat mempengaruhi jumlah beban                          assets and intangible assets would affect the recorded
      penyusutan dan amortisasi yang diakui dan penurunan                  depreciation and amortization expense, respectively, and
      nilai tercatat aset tersebut.                                        decrease in the carrying values of these assets.


      Nilai tercatat aset tetap dan aset takberwujud                       The carrying amount of fixed assets and intangible assets is
      diungkapkan dalam Catatan 9 dan Catatan 10.                          disclosed in Note 9 and Note 10.




                                                                  33
Page 43
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                   PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                      AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                       AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

5. KAS DAN SETARA KAS                                                  5.   CASH AND CASH EQUIVALENTS

   Akun tersebut merupakan kas dan bank untuk tahun-tahun                   This account represents cash and cash equivalents as of
   yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024, dengan                     December 31, 2025 and 2024, with details as follows:
   rincian sebagai berikut :
                                                 2025                            2024
    Kas                                              10.500.000                       10.500.000                    Cash on Hand
   Bank                                                                                                             Cash in Banks
      PT Bank Mandiri (Persero), Tbk            14.485.582.385                    11.168.445.317 PT Bank Mandiri (Persero), Tbk
      PT Bank Mayapada                                                                                      PT Bank Mayapada
      Internasional, Tbk                            72.912.296                        64.851.053             Internasional, Tbk
   Sub Jumlah                                   14.558.494.681                    11.233.296.370                           Sub-total

    Jumlah                                    14.568.994.682                   11.243.796.370                                    Total

   Pada tanggaal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh bank                    As of December 31, 2025 and 2024, cash in banks are
   ditempatkan pada pihak ketiga.                                           placed on third parties.

   Tidak terdapat saldo kas dan bank yang digunakan sebagai                 There is no balance of cash on hand and in banks which is
   jaminan atau dibatasi penggunaannya.                                     pleged as collateral nor restricted inuse.

6. PIUTANG USAHA                                                       6.   TRADE RECEIVABLES

   Akun tersebut merupakan piutang usaha untuk tahun-tahun                  This account represents account receivables as            of
   yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024, dengan                     December 31, 2025 and 2024, with details as follows:
   rincian sebagai berikut :
                                                 2025                            2024
    Pihak Ketiga                                                                                                        Third Parties
       PT PGAS Solution                         12.037.500.000                               -                   PT PGAS Solution
       PT Tri Mitra Resources                    7.698.120.000                     7.698.120.000            PT Tri Mitra Resources
       PT Timas Suplindo                                   -                      17.808.614.490                PT Timas Suplindo
       PT Meindo Elang Indah                               -                       5.575.500.000           PT Meindo Elang Indah
       PT Timas Samudera Indonesia                         -                       3.344.152.500     PT Timas Samudera Indonesia

    Jumlah                                      19.735.620.000                    34.426.386.990                                  Total

   Dikurangi cadangan kerugian                                                                             Less allowance for expected
       kredit ekspektasian                       (7.698.120.000)                  (7.698.120.000)                     credit losses

    Neto                                      12.037.500.000                   26.728.266.990                                      Net

   Seluruh piutang usaha dalam mata uang Rupiah pada tanggal                All trade receivables are denominated in Rupiah as of
   31 Desember 2025 dan 2024.                                               Descember 31, 2025 and 2024.

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh pelanggan                  As of December 31, 2025 and 2024, all customers
   mewakili lebih dari 5% dari jumlah saldo piutang usaha.                  represent more than 5% of the total of trade receivables.


   Rincian umur piutang usaha adalah sebagai berikut:                                 The aging of the trade receivables are as follows:

                                                 2025                            2024

   Belum Jatuh Tempo                            12.037.500.000                     9.949.254.011                          Not Yet Due
   1-30 Hari                                               -                       7.645.007.079                            1-30 Days
   31-60 Hari                                              -                       9.134.005.900                           31-60 Days
   61-90 Hari                                              -                                 -                             61-90 Days
   Lebih dari 90 Hari                            7.698.120.000                     7.698.120.000                    More than 90 Days

    Jumlah                                      19.735.620.000                    34.426.386.990                                  Total

   Dikurangi cadangan kerugian
       kredit ekspektasian                       (7.698.120.000)                  (7.698.120.000)

    Neto                                      12.037.500.000                   26.728.266.990                                      Net




                                                                  34
Page 44
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                    PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                       AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                        AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


6. PIUTANG USAHA (Lanjutan)                                            6.   TRADE RECEIVABLES (Continued)

   Dalam menentukan ECL, manajemen telah memperhitungkan                    In determining the ECL, management has taken into
   posisi keuangan pelanggan terkait, disesuaikan dengan faktor-            account the financial position of the customers, adjusted for
   faktor spesifik dari pelanggan dan kondisi ekonomi umum                  factors that are specific to the customers and general
   industri di mana pelanggan beroperasi.                                   economic conditions of the industry in which they operate.

   Tidak ada perubahan dalam teknik estimasi atau asumsi                    There has been no change in the estimation techniques or
   signifikan yang dibuat selama periode pelaporan berjalan.                significant assumptions made during the current reporting
                                                                            period.
   Mutasi cadangan kerugian kredit ekspektasian adalah sebagai              The movement of allowance for expected credit losses are
   berikut:                                                                 as follows:

                                                2025                              2024

   Saldo awal tahun                              7.698.120.000                     7.698.120.000                      Beginning balance
   Penambahan tahun berjalan                               -                                 -                 Provision during the year

    Jumlah                                       7.698.120.000                     7.698.120.000                                   Total

   Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas ECL tersebut                Management believes that the allowance for ECLs is
   cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian dari tidak                     adequate to cover possible losses on uncollectible trade
   tertagihnya piutang usaha.                                               receivables.

7. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DI MUKA                                 7.   ADVANCE AND PREPAID EXPENSES

   Akun tersebut merupakan uang muka dan biaya dibayar di                   This account represents advance and prepaid expenses as
   muka untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember                    of December 31, 2025 and 2024, with details as follows:
   2025 dan 2024, dengan rincian sebagai berikut :

                                                2025                              2024
   Jangka pendek                                                                                                                Current
   Uang muka                                                                                                                   Advances
      Perlengkapan proyek                       42.833.420.422                    25.675.138.734                     Project supplies
      Operasional                                  263.945.845                       574.902.391                         Operational
      Konsultan                                            -                         896.700.000                          Consultant
   Sub-jumlah uang muka                         43.097.366.267                    27.146.741.125                      Sub-total advances
   Biaya dibayar di muka                                                                                               Prepaid expenses
       Sewa                                          27.500.000                       27.500.000                                Rent
       Asuransi                                       6.199.835                      130.669.898                          Insurance
   Sub-jumlah biaya dibayar di muka                  33.699.835                      158.169.898             Sub-total prepaid expenses

   Sub-Jumlah uang muka dan biaya                                                                       Sub-total advances and prepaid
      dibayar di muka jangka pendek             43.131.066.102                    27.304.911.023                 expenses - current

   Jangka Panjang                                                                                                         Non-Current
   Uang muka                                                                                                                   Advances
      Pembelian aset tetap                                  -                     25.267.084.143            Purchase of fixed assets
      Perlengkapan proyek                                   -                     20.319.192.761                   Project Supplies
   Sub-jumlah uang muka                                     -                     45.586.276.904                    Sub-total advances
    Jumlah                                   43.131.066.102                    72.891.187.927                                     Total

   Berikut ini merupakan rincian uang muka perlengkapan proyek              The following is a breakdown of advances for project
   pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:                                  equipment as of December 31, 2025 and 2024:
   a. Pada tanggal 2 Desember 2024, Perusahaan mengadakan                   a. On December 2, 2024, the Company entered into a
       perjanjian kerja sama dengan PT Multitekno Surya Mandiri                 cooperation agreement with PT Multitekno Surya
       (“MSS”)     dengan     nomor     perjanjian   No.01/MSM-                 Mandiri ("MSS") under agreement numbers No.01/MSM-
       ASI/KSO/XII/2024      dan    No.02/MSM-ASI/KSO/XII/2024                  ASI/KSO/XII/2024 and No.02/MSM-ASI/KSO/XII/2024
       untuk kerja sama penunjukan secara eksklusif untuk                       for an exclusive partnership to support MSS in the
       mendukung MSS dalam pelaksanaan pekerjaan penyediaan                     implementation of work related to the provision of one
       1 (satu) unit perangkat pengeboran kapasitas minimum 750                 (1) drilling rig with a minimum capacity of 750 HP for
       HP untuk pengeboran sumur eksploitasi dan eksplorasi di                  drilling exploitation and exploration wells in the
       wilayah Pertamina EP Zona 4 dan 1 (satu) unit perangkat                  Pertamina EP Zone 4 area and one (1) drilling rig with a
       pengeboran kapasitas minimum 250 HP untuk pengeboran                     minimum capacity of 250 HP for drilling wells in the PT
       sumur di wilayah PT Pertamina EP RAMBA.                                  Pertamina EP RAMBA area.



                                                                  35
Page 45
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                       PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                          AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                           AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


7. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DI MUKA (Lanjutan)                         7.    ADVANCE AND PREPAID EXPENSES (Continued)


   Berikut ini merupakan rincian uang muka perlengkapan proyek                  The following is a breakdown of advances for project
   pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: (lanjutan)                           equipment as of December 31, 2025 and 2024: (continued)

       Dengan estimasi pekerjaan akan dilaksanakan pada tahun                      The estimated work is expected to be carried out in
       2025 dan selesai pada tahun 2027. Untuk mendukung                           2025 and completed in 2027. To support the
       perjanjian kerja sama dengan MSS tersebut, pada tanggal 9                   cooperation agreement with MSS, on December 9,
       Desember 2024, Perusahaan mengadakan perjanjian                             2024, the Company entered into an agreement with
       dengan subkontraktor PT Indo Jaya Karya Murni (“IJKM”)                      subcontractor PT Indo Jaya Karya Murni (“IJKM”) with
       dengan nomor perjanjian No.24/IJKM-ASI/XII/2024.                            agreement number No.24/IJKM-ASI/XII/2024. This
       Perjanjian ini bertujuan untuk mendukung pekerjaan well                     agreement aims to support the well service work,
       service, termasuk jasa pengoperasian dan pengelolaan                        including operation and management services for 250
       perangkat RIG 250 HP yang berlokasi di Provinsi Jambi,                      HP RIG devices located in Jambi Province, Indonesia, or
       Indonesia, atau lokasi lain yang ditunjuk oleh Perusahaan,                  other locations appointed by the Company, with an
       dengan jangka waktu perjanjian dua tahun sejak tanggal                      agreement period of two years from the date of signing
       penandatanganan perjanjian. Pada tanggal 20 Desember                        the agreement. On December 20, 2024, the Company
       2024, Perusahaan telah melakukan pembayaran uang muka                       has made an advance payment related to this
       terkait dengan pekerjaan ini dengan nilai sebesar                           amounting to Rp16,784,032,486.
       Rp16.784.032.486.
       Untuk mendukung perjanjian kerja sama dengan MSS                            To support the cooperation agreement with MSS, on
       tersebut, pada tanggal 9 Desember 2024, Perusahaan                          December 9, 2024, the Company entered into an
       mengadakan perjanjian dengan subkontraktor PT Indo Jaya                     agreement with subcontractor PT Indo Jaya Karya
       Karya Murni (“IJKM”) dengan nomor perjanjian No.24/IJKM-                    Murni (“IJKM”) with agreement number No.24/IJKM-
       ASI/XII/2024. Perjanjian ini bertujuan untuk mendukung                      ASI/XII/2024. This agreement aims to support the well
       pekerjaan well service, termasuk jasa pengoperasian dan                     service work, including operation and management
       pengelolaan perangkat RIG 250 HP yang berlokasi di                          services for 250 HP RIG devices located in Jambi
       Provinsi Jambi, Indonesia, atau lokasi lain yang ditunjuk                   Province, Indonesia, or other locations appointed by the
       oleh Perusahaan, dengan jangka waktu perjanjian dua                         Company, with an agreement period of two years from
       tahun sejak tanggal penandatanganan perjanjian. Pada                        the date of signing the agreement. On December 20,
       tanggal 20 Desember 2024, Perusahaan telah melakukan                        2024, the Company has made an advance payment
       pembayaran uang muka terkait dengan pekerjaan ini                           related to this amounting to Rp16,784,032,486.
       dengan nilai sebesar Rp16.784.032.486.

       Pada tanggal 10 Desember 2024, Perusahaan juga                              On December 10, 2024, the Company also entered into
       mengadakan perjanjian dengan subkontraktor PT Wijaya                        an agreement with subcontractor PT Wijaya Bangun
       Bangun Sakti (“WBS”) dengan nomor perjanjian No.05/WBS-                     Sakti (“WBS”) with agreement number No.05/WBS-
       ASI/XII/2024. Perjanjian ini bertujuan untuk mendukung                      ASI/XII/2024. This agreement aims to support the well
       pekerjaan well service yang meliputi jasa pengoperasian                     service work which includes operating and managing
       dan pengelolaan perangkat RIG 750 HP yang berlokasi di                      the 750 HP RIG device located in Jambi Province,
       Provinsi Jambi, Indonesia, atau lokasi lain yang ditunjuk                   Indonesia, or other locations appointed by the
       oleh Perusahaan, dengan jangka waktu perjanjian dua                         Company, with an agreement period of two years from
       tahun sejak tanggal penandatanganan perjanjian. Pada                        the date of signing the agreement. On December 19,
       tanggal 19 Desember 2024, Perusahaan telah melakukan                        2024, the Company has made an advance payment
       pembayaran uang muka terkait dengan pekerjaan ini                           related to this work amounting to Rp23,854,353,063.
       dengan nilai sebesar Rp23.854.353.063.


8. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI                                        8.    INVESTMENT IN AN ASSOCIATE

   Akun tersebut merupakan investasi pada entitas asosiasi untuk                This account represents investment in an associate as of
   tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024,                    December 31, 2025 and 2024, with details as follows:
   dengan rincian sebagai berikut :

    Keterangan / Subject         Domisili/ Domicile          Persentase kepemilikan/                  2025                   2024
                                                             Percentae of ownership

   PT Mart Abadi Pharma              Indonesia                            25%                           199.521.363           201.117.906

                                                      2025                           2024
   Nilai buku awal tahun                               201.117.906                      204.993.130               Beginnin carrying value
   Bagian Perusahaan atas rugi                                                                                The Company's prtion of the
        tahun berjalan                                  (1.596.543)                       (3.875.224)              current year's loss

    Jumlah                                            199.521.363                     201.117.906                                   Total

                                                                     36
Page 46
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                           PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                              AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                               AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


8. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI (Lanjutan)                               8.    INVESTMENT IN AN ASSOCIATE (Continued)

    Rincian informasi keuangan terkait entitas asosiasi adalah                    The details of financial information related to an associate
    sebagai berikut:                                                              are as follows:

                                                     2025                               2024
    Jumlah aset                                          725.893.343                         742.976.120                            Total assets
    Jumlah ekuitas                                       725.893.343                         742.976.120                            Total equity
    Rugi neto tahun berjalan                               6.386.170                          15.500.893                   Net loss for the year

9. ASET TETAP                                                               9.    FIXED ASSETS
    Akun tersebut merupakan aset tetap untuk tahun-tahun yang                     This account represents fixed assets as of December 31,
    berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024, dengan rincian                       2025 and 2024, with details as follows:
    sebagai berikut :
                                                                   2025
Keterangan / Subject            Saldo Awal / Beginning        Penambahan / Addition            Penyesuaian Nilai Wajar        Saldo Akhir /
                               Balance 1 Januari 2025/                                         / Fair Value Adjustment       Ending Balance
                                   January, 1 2025                                                                         31 Desember 2025/
                                                                                                                           December 31, 2025
Nilai Perolehan / At Cost :

Kepemilikan Langsung /
Direct Ownership
Tanah / Land                             13.650.000.000                                  -              2.700.000.000          16.350.000.000
Bangunan / Building                       7.106.000.000                                  -                        -             7.106.000.000
Kendaraan / Vehicle                       7.843.181.000                                  -                        -             7.843.181.000
Peralatan Proyek / Project
equipment                                22.871.437.686                     30.752.328.539                          -          53.623.766.224
Perlengkapan Kantor /
Office supplies                           1.496.500.595                           35.669.200                        -           1.532.169.795

Jumlah / Total                        52.967.119.281                    30.787.997.739                2.700.000.000         86.455.117.019
Akumulasi Penyusutan /
Accumulated
Depreciation :
Kepemilikan Langsung /
Direct Ownership
Bangunan / Building                         548.961.373                          355.300.000               (412.444.706)          491.816.667
Kendaraan / Vehicle                       2.732.210.160                          940.793.375                        -           3.673.003.535
Peralatan Proyek / Project
equipment                                 2.979.700.714                      4.934.395.956                          -           7.914.096.670
Perlengkapan Kantor /
Office supplies                             998.350.529                          252.255.611                        -           1.250.606.139

Jumlah / Total                          7.259.222.776                       6.482.744.942              (412.444.706)        13.329.523.011

Nilai Buku /          Book
Value                                 45.707.896.505                                                                        73.125.594.008




                                                                       37
Page 47
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                         PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                            AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                             AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


9. ASET TETAP (Lanjutan)                                                  9.    FIXED ASSETS (Continued)
                                                                2024
Keterangan / Subject           Saldo Awal / Beginning       Penambahan / Addition                Pengurangan /             Saldo Akhir /
                              Balance 1 Januari 2024/                                               Deduction          Ending Balance    31
                                  January, 1 2024                                                                        Desember 2024/
                                                                                                                        December 31, 2024
Nilai Perolehan / At Cost :

Kepemilikan Langsung /
Direct Ownership
Tanah / Land                           13.650.000.000                                -                          -           13.650.000.000
Bangunan / Building                     7.106.000.000                                -                          -            7.106.000.000
Kendaraan / Vehicle                     7.523.181.000                      3.700.000.000              3.380.000.000          7.843.181.000
Peralatan Proyek / Project
equipment                               2.088.107.348                     20.783.330.338                         -          22.871.437.686
Perlengkapan Kantor /
Office supplies                         1.475.950.595                           20.550.000                       -           1.496.500.595

Aset Hak - Guna / Right-
of-Use Assets
Bangunan / Building                       794.231.346                                  -                 794.231.346                      -


Jumlah / Total                       32.637.470.289                   24.503.880.338                4.174.231.346        52.967.119.281
Keterangan / Subject           Saldo Awal / Beginning       Penambahan / Addition                Pengurangan /            Saldo Akhir /
                              Balance 1 Januari 2024/                                               Deduction             Ending Balance
                                   January, 1 2024                                                                     31 Desember 2024/
                                                                                                                       December 31, 2024

Akumulasi Penyusutan /
Accumulated
Depreciation :
Kepemilikan Langsung /
Direct Ownership
Bangunan / Building                       182.987.124                          365.974.249                      -              548.961.373
Kendaraan / Vehicle                     3.466.812.532                          778.939.295            1.513.541.667          2.732.210.160
Peralatan Proyek / Project
equipment                               2.024.113.242                          955.587.473                       -           2.979.700.714
Perlengkapan Kantor /
Office supplies                           746.811.759                          251.538.770                       -             998.350.529

Aset Hak - Guna / Right-
of-Use Assets
Bangunan / Building                       794.231.346                                  -                 794.231.346                      -

Jumlah / Total                        7.214.956.003                       2.352.039.786             2.307.773.013          7.259.222.776

Nilai Buku /          Book
Value                                25.422.514.286                                                                      45.707.896.505

    Beban penyusutan tahun 2025 dan 2024 dialokasikan sebagai              Depreciation expenses for the years ended 2025 and 2024 are
    berikut :                                                             allocated as follows:
                                              2025                                   2024
    Beban Umum dan Administrasi                                                                                  General and Administrative
       (Catatan 23)                                  1.548.348.986                     1.396.452.310                Expenses (Note 23)
    Beban Pokok Pendapatan                                                                                                 Cost of Revenue
       (Catatan 22)                                  4.934.395.956                         955.587.473                        (Note 22)
    Jumlah                                          6.482.744.942                    2.352.039.782                                    Total




                                                                     38
Page 48
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                     PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                        AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                         AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

9. ASET TETAP (Lanjutan)                                                9. FIXED ASSETS (Continued)
   Pelepasan aset tetap pada tahun 2025 dan 2024 adalah sebagai         The disposal of fixed assets in 2025 and 2024 is as follows:
   berikut:
                                                2025                               2024
   Harga perolehan                                            -                     3.380.000.000                   Cost of Goods Sold
   Akumulasi Penyusutan                                       -                    (1.513.541.667)                 Operating Expenses
   Nilai Buku Neto                                            -                     1.866.458.333                       Net Book Value
   Penerimaan kas dari pelepasan                                                                         Cash proceeds from disposal of
        aset tetap                                            -                     2.250.000.000                      fixed assets
    Keuntungan atas pelepasan                                                                                     Gain of Disposal of
       aset tetap (Catatan 25)                                -                     383.541.667            fixed assets (Note 25)
   Aset tetap Perusahaan disajikan sebesar nilai revaluasian, yaitu         The Company’s fixed assets are stated at their revalued
   nilai wajar pada tanggal revaluasi, dikurangi akumulasi                  amounts, being the fair value at the date of revaluation,
   penyusutan dan akumulasi penurunan nilai yang terjadi.                   less any subsequent accumulated depreciation and
   Pengukuran nilai wajar atas aset tetap Perusahaan pada                   subsequent accumulated impairment losses. The fair value
   tanggal 24 November 2025 berdasarkan pada laporan penilaian              measurements of the Company’s fixed assets as at
   yang diterbitkan oleh Kusno Raharjo dan Rekan, penilai                   JNovember 24, 2025 were based on valuation reports
   independen, yang memiliki kualifikasi yang tepat dan                     issued by Kusno Raharjo dan Rekan, an independent
   pengalaman terkini dalam pengukuran nilai wajar properti di              valuer, who have appropriate qualifications and recent
   lokasi yang relevan.                                                     experience in the fair value measurement of the properties
                                                                            in the relevant locations.

   Pada tanggal 12 November 2025, nilai wajar tanah dan                     On November 12, 2025, the fair value of land and building
   bangunan sebesar Rp30.023.400.000,- ditentukan berdasarkan               amounted to Rp23,023,400,000 is determined based on
   Kantor Jasa Penilai Publik (“KJPP”) Kusno Raharjo dan Rekan,             Office of Public Appraisal Service (“KJPP”) Kusno Raharjo
   penilai independen, yang telah teregistrasi di OJK dalam                 dan Rekan, an independent appraiser, which is registered in
   laporan No. 00489/2,9167-01/PI/07/0473/1/XI/2025 tanggal 24              OJK,      on      its    report     No.     00489/2,9167-
   November 2025 yang ditanda tangani oleh Ferdi Irawan, ST.,               01/PI/07/0473/1/XI/2025 dated November 24, 2025 which
   MAPPI.                                                                   is signed by Ferdi Irawan, ST., MAPPI.
   Rincian nilai wajar tanah dan bangunan pada tanggal 12                   The details of fair value of land and building as of
   November 2025 adalah sebagai berikut:                                    November 12, 2025 are as follows:
                                                                12 November /
                                                              November 12, 2025
   Nilai Wajar:                                                                                                              Fair Value:
        Tanah                                                           16.350.000.000                                         Land
        Bangunan                                                         7.106.000.000                                      Building

    Jumlah Nilai Wajar                                                23.456.000.000                                  Total Fair Value
   Harga Perolehan                                                                                                     Acquisition Cost
      Tanah                                                             13.650.000.000                                        Land
      Bangunan                                                           7.106.000.000                                    Building
      Sub-Jumlah                                                        20.756.000.000                                   Sub-Total
   Akumulasi Penyusutan                                                                                       Accumulated Depreciation
      Bangunan                                                            (412.444.706)                                   Building
   Nilai Buku Neto                                                      20.343.555.294                               Net Book Value
    Keuntungan Revaluasi Aset Tetap                                     3.112.444.706          Gain on Revaluation of Fixed Assets

10. ASET TAK NERWUJUD - NETO                                            10. INTANGIBLE ASSETS - NET
   Akun tersebut merupakan aset tak berwujud untuk tahun-tahun              This account represents intangible assets as of December
   yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024, dengan                     31, 2025 and 2024, with details as follows:
   rincian sebagai berikut :
                                                2025                               2024
   Biaya Perolehan                                                                                                              At Cost
       Saldo Awal                                 14.321.545.254                      809.550.195                Beginning Balance
       Penambahan                                 22.543.951.935                   13.511.995.059                        Additions

   Jumlah harga perolehan                         36.865.497.188                   14.321.545.254                  Total Acquisition Cost
   Akumulasi Amortisasi                                                                                        Accumulated Amortization
      Saldo Awal                                  (1.411.944.662)                    (475.651.810)               Beginning Balance
      Penambahan (Catatan 22)                     (5.774.524.729)                    (936.292.852)              Additions (Note 22)
   Jumlah Akumulasi                                                                                                   Total Accumulated
      Amortisasi                                  (7.186.469.391)                  (1.411.944.662)                     Amortization

    Nilai Buku Neto                            29.679.027.798                   12.909.600.592                         Net Book Value

                                                                   39
Page 49
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                    PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                       AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                        AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

10. ASET TAK NERWUJUD - NETO (Lanjutan)                                  10. INTANGIBLE ASSETS - NET (Continued)

   Aset takberwujud merupakan perangkat lunak yang digunakan                Intangible asset represents software used by the Company
   Perusahaan untuk menjalankan kegiatan operasionalnya.                    to conduct its operational activities. All amortization
   Seluruh beban amortisasi aset takberwujud dibebankan pada                expense for intangible assets is charged to cost of revenue
   beban pokok pendapatan (Catatan 22).                                     (Note 22).

   Berdasarkan hasil penelaahan yang dilakukan oleh manajemen,              Based on management’s review, there are no events or
   tidak terdapat kejadian atau perubahan atas keadaan yang                 changes in circumstances that indicate an impairment of
   menunjukkan adanya penurunan nilai aset takberwujud masing-              intangible asset as of December 31, 2025 and 2024,
   masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                           respectively.


11. UTANG USAHA                                                          11. TRADE PAYABLES

   Akun tersebut merupakan utang usaha untuk tahun-tahun yang               This account represents trade payables as of December 31,
   berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024, dengan rincian                  2025 and 2024, with details as follows:
   sebagai berikut :
                                                 2025                             2024
   Pihak Ketiga:                                                                                                         Third Parties:
       SGD                                                                                                                    USD
       Oceanscan Pte Ltd                         1.543.175.951                               -                 Oceanscan Pte Ltd
       Seatronics Pte Ltd                                  -                         691.564.353               Seatronics Pte Ltd
       Clockwise Subsea                                    -                         412.813.218                Clockwise Subsea
       Hydronav Services (S) Pte Ltd                       -                         151.693.300     Hydronav Services (S) Pte Ltd
       Rupiah                                                                                                               Rupiah
       PT Elaar Prima Nusantara                       533.560.000                            -        PT Elaar Prima Nusantara
       PT Rekanusa Pracipta Konsultindo               328.282.500                            - PT Rekanusa Pracipta Konsultindo
       Lain-lain dibawah 100juta                      349.242.859                    680.697.888       Others Under 100 Million
       SGD                                                                                                                    SGD
       Oceanscan Pte Ltd                                      -                      873.521.313                Oceanscan Pte Ltd
       Sea and Land -                                                                                              Sea and Land -
       Technologies Pte Ltd                                   -                       70.242.900              Technologies Pte Ltd


    Jumlah Utang Usaha                         2.754.261.310                     2.880.532.972               Total Account Payables

   Rincian umur utang usaha adalah sebagai berikut:                             The details of aging of account payables are as follows:
                                                 2025                             2024
   Belum jatuh Tempo                                   90.287.421                  1.951.403.028                           Not Yet Due
   Jatuh Tempo:                                                                                                               Overdue:
   1-30 Hari                                     1.105.659.359                        33.387.886                             1-30 Days
   31-60 Hari                                              -                         373.406.442                            31-60 Days
   61-90 Hari                                       47.544.000                       522.335.616                            61-90 Days
   91-120 Hari                                   1.510.770.530                               -                       More than 90 Days

    Jumlah                                     2.754.261.310                     2.880.532.972

   Perusahaan tidak memberikan garansi atau jaminan atas utang              The Company does not provide guarantees or collaterals for
   usaha.                                                                   the trade payables.

12. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN                                            12. CONSUMER FINANCING PAYABLE

   Akun tersebut merupakan utang pembiayaan untuk tahun-                    This account represents lease liabilities as of December 31,
   tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024,                      2025 and 2024, with details as follows:
   dengan rincian sebagai berikut :
                                                 2025                             2024
   PT Mandiri Tunas Finance                      1.498.282.689                     3.227.274.781              PT Mandiri Tunas Finance
   Dikurangi bagian jatuh tempo
       dalam waktu satu tahun                   (1.498.282.689)                   (1.792.954.959)                Less current maturities

   Jumlah jangka panjang                                      -                    1.434.319.822                Total long-term portion




                                                                    40
Page 50
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                       PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                          AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                           AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

12. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (Lanjutan)                                 12. CONSUMER FINANCING PAYABLE (Continued)

      Nomor/Number               Tanggal/Date                  Jumlah Fasilitas/               Tanggal Jatuh         Tingkat Suku Bunga
                                                                Total Facilities            Tempo/Maturity Date      per Tahun/Interest
                                                                                                                       rate per annum

        5912401296               11 April 2024/                          2.958.243.250       11 November 2026/              9,68%
                                 April 11, 2024                                              November 11, 2026
        9002300313               5 April 2023/                             941.500.000          5 Maret 2026/               9,03%
                                 April 5, 2023                                                  March 5, 2026


13. PERPAJAKAN                                                           13. TAXATION
    a. Pajak Dibayar di Muka                                                a. Prepaid Tax

       Akun tersebut merupakan pajak dibayar di muka untuk                         This account represents prepaid tax as of December 31,
       tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan                         2025 and 2024, with details as follows:
       2024, dengan rincian sebagai berikut :

                                                    2025                             2024
       Pajak Penghasilan 23                           124.400.000                               -                   Income Tax Article 23
       Pajak Penghasilan 4(2)                           8.405.000                               -                 Income Tax Article 4(2)
       PPN Masukan                                            -                       3.355.643.307                    Value Add Tax - In
       Jumlah Pajak Dibayar
           di Muka                                  132.805.000                     3.355.643.307                     Total Prepaid Tax

    b. Utang Pajak                                                          b. Tax Payables

       Akun tersebut merupakan utang pajak untuk tahun-tahun                       This account represents tax payables as of December
       yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024, dengan                        31, 2025 and 2024, with details as follows:
       rincian sebagai berikut :
                                                    2025                             2024
       PPN Keluaran                                   344.904.958                                 -                Value Added Tax - Out
       Pajak Penghasilan 25                                   -                          54.179.014                 Income Tax Article 25
       Pajak Penghasilan 29:                                                                                        Income Tax Article 29
           2025                                        14.434.388                               -                              2025
           2024                                               -                           4.203.959                            2024
           2021                                       131.712.273                       131.712.100                            2021
       Pajak Penghasilan 4 (2)                         24.845.771                         3.000.000               Income Tax Article 4(2)
       Pajak Penghasilan 21                            17.624.140                        34.142.074                 Income Tax Article 21
       Pajak Penghasilan 15                            13.200.000                               -                   Income Tax Article 15
       Pajak Penghasilan 23                             8.596.298                        15.679.772                 Income Tax Article 23

    Jumlah Utang Pajak                              555.317.828                       242.916.919                   Total Tax Payables

    c. Beban Pajak Penghasilan - Neto                                       c. Income Tax Expenses - Net

       Akun tersebut merupakan beban pajak penghasilan - neto                      This account represents income tax expenses - net as
       untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025                       of December 31, 2025 and 2024, with details as
       dan 2024, dengan rincian sebagai berikut :                                  follows:
                                                    2025                             2024
       Pajak Kini                                   (1.975.948.260)                  (1.653.695.073)                          Current Tax
       Pajak Tangguhan                                  24.780.105                       39.938.435                          Deferred Tax

       Neto                                       (1.951.168.155)                  (1.613.756.638)                                   Net




                                                                    41
Page 51
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                 PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                    AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                     AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


13. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                              13. TAXATION (Continues
    c. Beban Pajak Penghasilan - Neto (Continued)                         c. Income Tax Expenses - Net (Continued)

       Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak penghasilan              Reconciliation between profit before income tax
       seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi dan                    expenses as presented in the statement of profit or loss
       penghasilan komprehensif lain dengan taksiran penghasilan             and other comprehensive income and estimated taxable
       kena pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31                  income for the years ended December31, 2025 and
       Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                        2024 are as follows:

                                                 2025                          2024
       Laba sebelum beban pajak                                                                              Profit before income tax
          penghasilan menurut                                                                                  per statements of
          laporan laba rugi dan                                                                          profit or loss and other
          penghasilan komprehensif lain          5.679.046.828                  5.390.363.022            comprehensive income

       Beda Waktu:                                                                                        Temporary Difference:
          Liabilitas Imbalan Karyawan              101.962.590                    165.526.966       Employee Benefits Liabilities
          Aset Hak-Guna                                    -                              -                Right-of-Use Assets
          Aset Tetap                                10.674.249                     16.011.373                     Fixed Assets
       Jumlah Beda Waktu                           112.636.839                    181.538.339       Total Temporary Differences

       Beda Tetap:                                                                                        Permanent Differences:
          Beban yang tidak dapat
           dikurangkan                           3.297.015.367                  2.138.337.049             Non-deductable expenses
          Penghasilan kena pajak
           final                                  (107.115.112)                  (193.442.623)       Income subject to final tax
       Jumlah Beda Tetap                         3.189.900.255                  1.944.894.426       Total Permanent Differences

       Estimasi Penghasilan Kena                                                                      Estimated Taxable Income
           Pajak Perusahaan                    8.981.583.923                  7.516.795.786                  of the Company

       Pembulatan                              8.981.583.000                              -                                Rounding

       Beban Pajak Terdiri dari:                                                                        Tax Expenses Consist of:
          Tarif pajak (22%)                      1.975.948.260                  1.653.695.073                 Tax Rate (22%)
       Beban Pajak Kini dengan tarif                                                                          Current Tax Expense
          yang berlaku                           1.975.948.260                  1.653.695.073                      at the rate

       Dikurangi:                                                                                                              Less:
       Pajak Penhasilan dibayar di muka                                                                                 Prepaid Tax
           Pasal 23                             (1.554.044.663)                  (918.898.393)                        Article 23
           Pasal 25                               (407.469.210)                  (730.592.721)                        Article 25

       Utang PPh 29                               14.434.387                       4.203.959               Tax Payable Article 29

                                                 2025                          2024
       Laba sebelum beban pajak                                                                              Profit before income tax
          penghasilan menurut                                                                                  per statements of
          laporan laba rugi dan                                                                          profit or loss and other
          penghasilan komprehensif                                                                       comprehensive income
          lain                                   5.679.046.829                  5.390.363.022
       Beban pajak penghasilan
          dengan tarif pajak yang                                                                   income tax ecpense at applicable
          berlaku                               (1.249.390.302)                 (1.185.879.865)                        tax rate
       Efek Pajak atas Beda Tetap:                                                                       Tax Effect on Permanent
                                                                                                                 Differences:
          Beban yang tidak dapat
           dikurangkan                            (725.343.381)                  (470.434.151)        Non-deductable expenses
          Penghasilan kena pajak
           final                                     23.565.325                    42.557.377        Income subject to final tax

       Beban Pajak
          Penghasilan - neto                  (1.951.168.359)                 (1.613.756.638)          Income Tax Expense - Net

       Penghasilan kena pajak hasil rekonsiliasi tahun 2025 dan              The reconciled taxable income for 2025 and 2024, are
       2024, digunakan menjadi dasar dalam pengisian Surat                   used as the basis for filling the Annual Corporate
       Pemberitahuan Tahunan ("SPT") PPh Badan yang                          Income Tax Return ("SPT") submitted to the taxation
       disampaikan kepada otoritas perpajakan.                               authority.


                                                                  42
Page 52
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                   PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                      AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                       AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


13. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                              13. TAXATION (Continued)

    d. Aset Pajak Tangguhan                                                c. Deferred Tax Assets

       Akun tersebut merupakan aset pajak tangguhan untuk                     This account represents deferred tax assets as of
       tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan                    December 31, 2025 and 2024, with details as follows:
       2024, dengan rincian sebagai berikut :
                                                                                       2025
                                            Saldo Awal /             Dibebankan pada        Dikreditkan pada         Saldo Akhir /
                                         Beginning Balance         laba rugi / Charged        Penghasilan           Ending Balance
                                                                     to Profit or Loss    Komprehensif Lain /
                                                                                          Credited to Other
                                                                                        Comprehensive Income

   Cadangan Kerugian Kredit                     1.693.586.400                       -                           -      1.693.586.400
   Ekspektasian / Allowance for
   Expected Credit Losses
   Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan /               92.712.288           22.431.770               36.658.515            151.802.573
   Employees Benefit Liabilities
   Aset Tetap / Fixed Assets                          4.794.255            2.348.335                            -           7.142.590


    Jumlah / Total                            1.791.092.943             24.780.105                36.658.515         1.852.531.563


                                                                                       2024
                                            Saldo Awal /             Dibebankan pada        Dikreditkan pada         Saldo Akhir /
                                         Beginning Balance         laba rugi / Charged        Penghasilan           Ending Balance
                                                                     to Profit or Loss    Komprehensif Lain /
                                                                                          Credited to Other
                                                                                        Comprehensive Income

   Cadangan Kerugian Kredit                     1.693.586.400                       -                           -      1.693.586.400
   Ekspektasian / Allowance for
   Expected Credit Losses
   Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan /               52.474.923           36.415.933                3.821.433             92.712.288
   Employees Benefit Liabilities
   Aset Tetap / Fixed Assets                          1.271.753            3.522.502                            -           4.794.255


    Jumlah / Total                            1.747.333.076             39.938.435                 3.821.433         1.791.092.943


   Aset pajak tangguhan pada tanggal 31 Desember 2025 dan                 The deferred tax assets as at December 31, 2025 and
   2024 telah dihitung dengan memperhitungkan tarif pajak yang            2024 have been calculated by considering the tax rates that
   diharapkan berlaku pada saat realisasi.                                are expected to apply at the time of realization.

14. BEBAN AKRUAL                                                       14. ACCRUED EXPENSES
   Akun tersebut merupakan beban akrual untuk tahun-tahun                 This account represents accrued expenses as of December
   yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024, dengan                   31, 2025 and 2024, with details as follows:
   rincian sebagai berikut :

                                               2025                              2024
   Jasa Profesional                              185.000.000                        152.750.000                      Professional Fees
   Bunga                                           8.297.375                         17.804.305                               Interest
    Jumlah Beban Yang Masih Harus
    Dibayar                                     193.297.375                       170.554.305              Total Accrued Expenses




                                                                  43
Page 53
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                   PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                      AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                       AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


15. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN                                   15. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
   Akun tersebut merupakan liabilitas imbalan kerja karyawan               This account represents employee benefits liabilities as of
   untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan               December 31, 2025 and 2024, with details as follows:
   2024, dengan rincian sebagai berikut :

                                                  2025                           2024
   Liabilitas Jangka Pendek                                                                                            Current Liabilities
       Imbalan Kerja Karyawan
            dari PKWT                                        -                        19.722.222       Employee Benefits of PKWT
   Liabilitas Jangka Panjang                                                                                    Non-Current Liabilities
       Liabilitas Imbalan Kerja
            Karyawan                                 690.011.693                    401.697.268        Employee Benefit Liabilities
    Jumlah Beban Yang Masih Harus
    Dibayar                                        690.011.693                    421.419.490                Total Accrued Expenses

    Liabilitas Jangka Pendek                                               Current Liabilities

   Pada tahun 2025 dan 2024, Perusahaan menerapkan                         In 2025 and 2024, the Company applied the calculation of
   perhitungan imbalan kerja berdasarkan PP No. 35 Tahun 2021              employee benefits based on Government Regulation No. 35
   tentang “Perjanjian Kerja Paruh Waktu Tertentu” (PKWT).                 of 2021 concerning "Fixed-Term Employment Agreements"
                                                                           (PKWT).
   Pada tahun 2025 dan 2024, beban imbalan kerja terkait PKWT              In 2025 and 2024, employee benefit expenses related to
   masing-masing sebesar Rp0,- dan Rp19.722.222,- termasuk                 PKWT amounting to Rp0. and Rp19,722,222. was included
   dalam beban umum dan administrasi (Catatan 23).                         in general and administrative expenses, respectively (Note
                                                                           23).
    Liabilitas Jangka Panjang                                              Non-Current Liabilities

   Perusahaan menyediakan imbalan pasti berdasarkan Undang-                The Company provides defined benefits required under the
   Undang Ketenagakerjaan yang ditentukan berdasarkan masa                 Labor Law determined based on years of service and
   kerja dan gaji karyawan.                                                salaries of the employees.

   Program imbalan pasti mengakibatkan eksposur Perusahaan                 The defined benefit plan typically exposes the Company to
   terhadap risiko aktuarial seperti risiko tingkat bunga, risiko          actuarial risks such as interest rate risk, longevity risk and
   harapan hidup dan risiko gaji.                                          salary risk.

   a. Risiko Tingkat Bunga                                                 a. Interest Risk
        Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas             A decrease in the bond interest rate will increase the
        program.                                                               plan liability.

   b. Risiko Harapan Hidup                                                 b. Longevity Risk
        Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu             The present value of the defined benefit plan liability is
        pada estimasi terbaik dari mortalitas peserta program baik             calculated by reference to the best estimate of the
        selama dan setelah kontrak kerja. Peningkatan harapan                  mortality of plan participants both during and after their
        hidup peserta program akan meningkatkan liabilitas                     employment. An increase in the life expectancy of the
        program.                                                               plan participants will increase the plan’s liability.

   c.   Risiko Gaji                                                        c. Salary Risk
        Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu             The present value of the defined benefit plan liability is
        pada gaji masa depan peserta program. Dengan demikian,                 calculated by reference to the future salaries of plan
        kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas             participants. As such, an increase in the salary of the
        program itu.                                                           plan participants will increase the plan’s liability.

   Perhitungan imbalan kerja dihitung oleh aktuaris independen             The cost of providing employment benefits is calculated by
   KKA Budi Ramdani (2025) dan KKA Marcel Prydarshi Soepeno                independent actuary, KKA Budi Ramdani (2025) and KKA
   (2024). Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan                    Marcel Prydarshi Soepeno (2024). The actuarial valuation
   penilaian aktuaris adalah sebagai berikut:                              was carried out using the following key assumptions:

                                                  2025                           2024
   Tingkat Diskonto                             6,83%                          7,10%                                      Dicount Rate
   Tingkat Kenaikan Gaji                        3,00%                          3,00%                           Salary Increments Rate
   Tabel Kematian                               TMI IV                         TMI IV                                   Mortality Table
   Tingkat Cacat                            5% dari/of TMI IV              5% dari/of TMI IV                             Diability Rate
   Umur Pensiun (tahun)                            55                             55                    Normal Retirement Age (Years)


                                                                   44
Page 54
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                      PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                         AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                          AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


15. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN (Lanjutan)                          15. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (Continued)

   Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan                 Total amount which recognize in the state,ent of profit or
   komprehensif lain adalah sebagai berikut:                                  loss and other comprehensive income are as follows:
                                                    2025                            2024
   Biaya Jasa:                                                                                                                Service Cost:
       Biaya Jasa Kini                                  93.164.306                     131.104.024              Current Service Cost
       Biaya Bunga Neto                                 28.520.506                      16.565.998                  Net Interest Cost
       Komponen dari Biaya Imbalan                                                                           Components of defined
           Pasti yang dikaui dalam                                                                          Benefit costs recognized
           Laba Rugi                                  121.684.812                      147.670.022                    in Profit of Loss
   Pengukuran Kembali Liabilitas                                                                              Remeasurement on the net
       Imbalan Pasti - Neto:                                                                                Defined Benefit Liability:
       Keuntungan dan kerugian                                                                            Actuarial gains and lossess
           aktuarial yang timbul dari                                                                        arising from changes in
           perubahan asumsi keuangan                    (14.840.236)                   (16.292.639)            financial assumptions
       Keuntungan dan kerugian
           aktuarial yang timbul dari                                                                      Actuarial gains and losses
           penyesuaian atas                                                                                  arising from experience
           pengalaman                                (151.789.377)                      (1.077.510)                       adjustment
       Komponen biaya imbalan pasti                                                                           Components of defined
           yang diakui dalam                                                                                benefit costs recognized
           penghasilan komprehensif                                                                          in other comprehensive
           lain                                      (166.629.613)                     (17.370.149)                           income
   Jumlah Beban Yang Masih Harus
   Dibayar                                     (44.944.801)                          130.299.873              Total Accrued Expenses
   Beban imbalan kerja diakui pada beban umum dan administrasi                Employee benefits expense was include in general and
   (Catatan 23).                                                              administrative expenses (Note 23).

   Mutasi nilai kini kewajiban imbalan pasti adalah sebagai berikut:          Movements in the present value of the defined benefit
                                                                              obligation are as follows:

                                                    2025                            2024
   Saldo Awal                                         401.697.268                      236.657.097                      Beginning Balance
   Biaya Jasa Kini                                     93.164.306                      131.104.024                    Current Service Cost
   Biaya Bunga                                         28.520.506                       16.565.998                           Interest Cost

   Pengukuran kembali                                                                                           Remeasurement of post-
      liabilitas imbalan kerja                        166.629.613                       17.370.149             employee benefit liabilities

    Saldo Akhir                                     690.011.693                      401.697.268                        Ending Balance

   Durasi rata-rata dari kewajiban imbalan pada tanggal 31                    The average duration of the benefit obligation at December
   Desember 2025 dan 2024 adalah 20,93 tahun dan 23,67 tahun.                 31, 2025 and 2024 are 20.93 years and 23.67 years,
                                                                              respectively.
   Analisis sensitivitas kuantitatif untuk asumsi yang signifikan             The quantitative sensitivity analysis for significant
   adalah sebagai berikut:                                                    assumptions are as follows:
                                                  2025                                                         2024
                                  Kenaikan /                 Penurunan /                        Kenaikan /              Penurunan /
                                 Increase 1%                 Decrease 1%                       Incraise 1%              Decrease 1%
   Tingkat   Diskonto   /
   Discount Rate                           82.642.429             105.336.181                         (52.909.305)            18.988.026
   Tingkat Kenaikan Gaji
   Masa Depan / Salary
   Increments Rates                       105.316.803                  82.473.208                      21.717.187            (55.585.482)
   Analisis sensivitas di atas ditentukan berdasarkan perubahan               The sensitivity above have been determined based on
   wajar yang mungkin terjadi pada masing-masing asumsi yang                  reasonably possible changes of the respective assumptions
   terjadi pada akhir periode pelaporan dengan asaumsi lainnya                occuring at the end of the reporting period, while holding
   konstan.                                                                   all othe assumptions constant.

   Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin tidak                 The sensitivity analysis presented above may not be
   mewakili perubahan yang sebenarnya dalam kewajiban imbalan                 representative of the actual change in the defined benefit
   pasti mengingat bahwa perubahan asumsi terjadinya tidak                    obligation as it is unlikely that the cange in assumptions
   terisolasi satu sama lain karena beberapa asumsi tersebut                  would occur in isolation of one another as some of the
   mungkin berkorelasi.                                                       assumptions may be correlated.


                                                                     45
Page 55
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                     PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                        AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                         AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


15. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN (Lanjutan)                         15. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (Continued)

   Selanjutnya dalam menyajikan analisis sensitivitas di atas nilai          Furthermore, in presenting the above sensitivity analysis,
   kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan menggunakan                  the present value of the deined benefit obligation has been
   metode projected unit credit pada akhir periode pelaporan,                calculated using the projected unit credit method at the end
   yang sama dengan yang diterapkan dalam menghitung liabilitas              of the reporting period, which is the same as the applied in
   manfaat pasti yang diakui dalam laporan posisi keuangan.                  calculating the defined benefit obligation liability recognized
                                                                             in the statement of financial position.

   Metode dan asumsi yang digunakan dalam menyiapkan analisis                The methods and assumptions used in preparing the
   sensitivitas tidak berubah dari periode sebelumnya.                       sensitivity analysis did not change compared to the previous
                                                                             period.

   Rincian jatuh tempo liabilitas imbalan kerja pada tanggal 31              The details of maturity profile of employee benefits liability
   Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                            as of December 31, 2025 and 2024 are as follows:


                                                   2025                            2024
   Antara 0 tahun dan 2 tahun                        125.000.000                       128.085.727            Between 0 year and 2 years
   Antara 2 tahun dan 5 tahun                         35.516.912                               -              Between 3 year and 5 years
   Antara 5 tahun dan 10 tahun                       126.170.463                               -            Between 5 years and 10 years
   Lebih dari 10 tahun                             5.562.368.384                     8.896.697.159                   More than 10 years

    Jumlah                                       5.849.055.759                    9.024.782.886                                      Total

16. MODAL SAHAM                                                          16. SHARE CAPITAL
   Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31                         The composition of the Company's shareholders as at
   Desember 2025 adalah sebagai berikut:                                     December 31, 2025 are as follows:

             Pemegang Saham / Shareholders                    Jumlah Saham yang           Persentasi Kepemilikan /      Jumlah / Total
                                                            Ditempatkan dan Disetor            Percentage of
                                                          Penuh / Total Shares Issued           ownership
                                                                and Fully Paid

   Rudi Raksa Sutantra                                                    3.149.625.000           50,80%                   25.197.000.000
   Yophi Kurniawan Iswanto                                                1.049.875.000           16,93%                    8.399.000.000
   Masyarakat (masing-masing dibawah 5%) / Public
   (each below 5%)                                                        2.000.077.693           32,26%                  16.000.621.544
    Jumlah                                                              6.199.577.693            100,00%                49.596.621.544

                                                               Jumlah Saham /
                                                              Number of Shares
   Saldo pada tanggal 31 Desember 2024                                    6.199.549.466                 Balance as of December 31, 2024
   Perubahan modal saham melalui IPO                                                -            Additional Share Capital Through an Ipo
   Penambahan modal saham dari                                                                           Additional Shares from Exercised
       pelaksanaan Waran Seri I                                                  28.227                          of Series I Warrants

    Saldo pada tanggal 31 Desember 2025                                 6.199.577.693                Balance as of December 31, 2025

   Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31                         The composition of the Company's shareholders as at
   Desember 2024 adalah sebagai berikut:                                     December 31, 2024 are as follows:

             Pemegang Saham / Shareholders                    Jumlah Saham yang           Persentasi Kepemilikan /      Jumlah / Total
                                                            Ditempatkan dan Disetor            Percentage of
                                                          Penuh / Total Shares Issued           ownership
                                                                and Fully Paid

   Rudi Raksa Sutantra                                                    3.149.625.000           50,80%                   25.197.000.000
   Yophi Kurniawan Iswanto                                                1.049.875.000           16,93%                    8.399.000.000
   Masyarakat (masing-masing dibawah 5%) / Public
   (each below 5%)                                                        2.000.049.466           32,26%                  16.000.395.728
    Jumlah                                                              6.199.549.466            100,00%                49.596.395.728




                                                                   46
Page 56
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                 PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                    AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                     AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


16. MODAL SAHAM (Lanjutan)                                          16. SHARE CAPITAL (Continued)
                                                            Jumlah Saham /
                                                           Number of Shares
   Saldo pada tanggal 31 Desember 2023                               4.999.500.000                  Balance as of December 31, 2023
   Perubahan modal saham melalui IPO                                 1.200.000.000           Additional Share Capital Through an Ipo
   Penambahan modal saham dari                                                                       Additional Shares from Exercised
       pelaksanaan Waran Seri I                                              49.466                          of Series I Warrants

    Saldo pada tanggal 31 Desember 2024                             6.199.549.466              Balance as of December 31, 2024

   Pada tanggal 16 Oktober 2024, Perusahaan telah melaksanakan          At October 16, 2024, the Company has exercised 49,466
   eksekusi Waran Seri I sebanyak 49.466 waran dengan harga             Series I Warrants with an exercised price of Rp300 per
   pelaksanaan Rp300 per waran, dengan total nilai eksekusi             warrant, with a total warrant exercised value of
   waran sebesar Rp14.839.800,-                                         Rp14,839,800.

   Berdasarkan Akta Notaris No. 3 tanggal 3 Juni 2024 oleh              Based on Notarial Deed No. 3 dated June 3, 2024 by
   Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta,        Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notary in
   dan telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi           Jakarta, and has been notified to the Ministry of Law and
   Manusia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan                   Human Rights based on Letter of Acceptance of Notification
   Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0130439 Tahun              of Amendment of Articles of Association No. AHU-AH.01.03-
   2024 tanggal 4 Juni 2024, para pemegang saham setuju untuk:          0130439 Year 2024 dated June 4, 2024, the shareholders
                                                                        agreed to:

   a. Perseroan menawarkan dan menjual saham baru yang                   a. The Company offered and sold new shares to be issued
      akan dikeluarkan dari portepel tersebut melalui Penawaran              from the portfolio through a Public Offering to the Public
      Umum kepada Masyarakat dalam jumlah sebanyak-                          in the amount of up to 1,200,000,000 new shares or
      banyaknya 1.200.000.000 saham baru atau 19,36% dari                    19.36% of the Company's issued and paid-up capital
      modal ditempatkan dan disetor Perseroan dengan nilai                   with a nominal value of Rp8,- each and issued series I
      nominal masing-masing saham sebesar Rp8 dan                            warrants amounting to 1,740,000,000 or 34.80%.
      menerbitkan waran seri I sebesar 1.740.000.000 atau
      34.80%.
   b. Jumlah saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan dalam           b. The number of shares issued by the Company in the
      rangka Penawaran Umum Saham Perseroan kepada                           Public Offering of the Company's Shares to the Public is
      Masyarakat adalah sebanyak 1.200.000.000 saham dengan                  1,200,000,000 shares with an aggregate nominal value
      nilai nominal seluruhnya sebesar Rp9.600.000.000.                      of Rp9,600,000,000. Thus, the total number of shares
      Sehingga jumlah seluruh saham yang telah dikeluarkan                   issued by the Company is 6,199,500,000 shares with an
      oleh Perseroan adalah sebanyak 6.199.500.000 saham                     aggregate nominal value of Rp49,596,000,000 with the
      dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp49.596.000.000               following details:
      dengan rincian sebagai berikut:

       •   Sebanyak 4.999.500.000 saham dengan nilai nominal                 •          A total of 4,999,500,000 shares with an
           seluruhnya sebesar Rp39.996.000.000 merupakan                              aggregate nominal value of Rp39,996,000,000
           seluruh saham-saham yang telah dikeluarkan oleh                            are all shares issued by the Company.
           #Perseroan.

       •   Sebanyak 1.200.000.000 saham dengan nilai nominal                 •          A total of 1,200,000,000 shares with an
           seluruhnya sebesar Rp9.600.000.000 adalah saham-                           aggregate nominal value of Rp9,600,000,000
           saham yang dikeluarkan Perseroan pada saat                                 are shares issued by the Company during the
           Penawaran Umum kepada Masyarakat.                                          Public Offering to the Public.

   Dari modal dasar tersbut telah ditempatkan dan disetor penuh         From the authorized capital, 31% or 6,199,500,000 shares
   sebesar 31% atau sejumlah 6.199.500.000 saham masing-                worth Rp8,- each with a total nominal value of
   masing saham senilai Rp8,- dengan nilai nominal seluruhnya           Rp49,596,000,000. have been issued and paid up by the
   Rp49.596.000.000,- oleh pemegang saham.                              shareholders.




                                                               47
Page 57
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                 PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                    AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                     AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

17. TAMBAHAN MODAL DISETOR                                             17. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
   Akun tersebut merupakan tambahan modal disetor untuk tahun-            This account represents additional paid-in capital as of
   tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024,                    December 31, 2025 and 2024, with details as follows:
   dengan rincian sebagai berikut :
                                                 2025                          2024
                                                                                                   Additional Paid-In Capital Related
   Agio Saham dari IPO (Catatan 1b)            105.889.758.702                110.400.000.000                      to IPO (Note 1b)
   Biaya Emisi Saham                                       -                   (4.524.685.370)                 Share Issurance Costs
   Pelaksanaan Waran Seri I                          8.242.284                     14.444.072        Exercised of Series I Warrants

    Laba per Saham Dasar                     105.898.000.986                105.889.758.702             Basic Earnings per Share

18. SALDO LABA                                                         18. APPROPRIATED RETAINED EARNINGS
    a. Saldo Laba Dicadangkan                                             a. Appropriated Retained Earnings
       Berdasarkan Undang-undang Perseroan Terbatas Republik                 Under Republic of Indonesia Limited Liability Law
       Indonesia No. 1/1995 yang diterbitkan di bulan Maret 1995             No. 1/1995 issued in March 1995 and amended by
       dan telah diubah dengan Undang Undang No. 2/2022                      Law No. 2/2022 on Job Creation and Government
       tentang Cipta Kerja yang berlaku sejak 30 Desember 2022,              effective from December 30, 2022, requires the
       mengharuskan pembentukan cadangan umum dari laba                      formation of a general reserve of net profit of at
       neto sejumlah minimal 20% dari jumlah modal Perseroan                 least 20% of the total issued and fully paid capital
       yang ditempatkan dan disetor penuh. Undang-undang                     of the Company. The law does not regulate the
       tersebut tidak mengatur jangka waktu untuk pembentukan                time period for the establishment of the allowance.
       penyisihan tersebut.

       Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, saldo laba yang               As at December 31, 2024 and 2025, the balance of
       telah ditentukan penggunaannya sebesar Rp100.000.000,                 appropriated retained earnings amounted to
       dimana jumlah ini belum memenuhi sekurang-kurangnya                   Rp100,000,000, whereby this amount has not met
       20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor                    yet minimum of 20% from total issued and fully
       penuh.                                                                paid capital.

    b. Saldo Laba Tidak Dicadangkan                                       b. Unappropriated Retained Earnings
       Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan                         According to Annual Stockholder's General Meeting
       tanggal 30 April 2025 dituangkan dalam akta No. 184 dari              dated April 30, 2025 which was covered by deed
       Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di                  No. 184 of Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum.,
       Jakarta, para pemegang saham memutuskan untuk                         M.Kn., a notary in Jakarta, the stockholders have
       membagikan dividen kas sebesar Rp0,90 per saham. Pada                 approved the distribution of cash dividend
       tanggal 16 April 2025, Perusahaan telah membagikan                    amounting to Rp0.90 per share. On April 16, 2025,
       dividen dengan nilai seluruhnya sebesar Rp5.568.854.822,-.            the Company has distributed dividend with total
                                                                             amount Rp5,568,854,822.
19. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN - NETO                               19. OTHER COMPREHENSIVE INCOME - NET
   Akun tersebut merupakan penghasilan komprehensif lain untuk            This account represents other comprehensive income as of
   tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024,              December 31, 2025 and 2024, with details as follows:
   dengan rincian sebagai berikut :

                                                 2025                          2024
   Saldo Awal                                     6.554.288.439                  6.567.837.155                     Beginning Balance
   Pengukuran kembali atas liabilitas                                                                  Remeasurement of Employee
       imbalan kerja (Catatan 15)                  (129.971.098)                   (13.548.716)             liabilities (Note 15)
   Keuntungan nilai wajar                                                                                   Gain on Revalutation of
       aset tetap (Catatan 9)                     3.112.444.706                            -             Fixed Assets (Note 9)

    Saldo Akhir                                9.536.762.047                  6.554.288.439                        Ending Balance




                                                                  48
Page 58
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                  PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                     AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                      AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

20. LABA PER SAHAM DASAR                                               20. BASIC EARNINGS PER SHARE
   Akun tersebut merupakan laba per saham dasar untuk tahun-              This account represents basic earnings per share as of
   tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024,                    December 31, 2025 and 2024, with details as follows:
   dengan rincian sebagai berikut :


   Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba neto                 Diluted earnings per share is calculated by dividing net
   yang dapat diatribusikan kepada Perusahaan dengan rata-rata            income attributable to the Company by the weighted
   tertimbang jumlah saham biaya yang beredar pada tahun yang             average number of ordinary shares outstanding during the
   bersangkutan.                                                          year.

                                                  2025                          2024
   Laba neto tahun berjalan                       3.727.878.674                  3.776.606.385              Net profit for the year
   Jumlah rata-rata tertimbang saham              6.199.574.130                  6.199.506.444 Weighted average number of shares

    Laba per saham dasar dan                                                                           Basic and diluted earnings
       dilusian                                            0,60                           0,61                      per share

   Potensi saham biasa Perusahaan berasal dari antidillutif Waran         The Company's potential ordinary shares arising from the
   Seri I dan tidak disertaka dalam perhitungan laba per saham            Warrant Series I are antidilutive and therefore not included
   dilusian.                                                              in the determination of diluted earnings per share.


   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan tidak               As of December 31, 2025 and 2024, the Company has no
   memiliki efek yang bersifat dilutif.                                   dilutive effects.


21. PENDAPATAN                                                         21. REVENUE
   Akun tersebut merupakan pendapatan untuk tahun-tahun yang              This account represents revenue for the years ended
   berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024, dengan rincian                December 31, 2025 and 2024, with details as follows:
   sebagai berikut :

                                                  2025                          2024
   Jasa Survei                                   82.143.640.546                 84.913.637.786                        Survey Services

    Jumlah Penjualan                           82.143.640.546                84.913.637.786                              Total Sales


   Rincian pelanggan dengan pendapatan melebihi 10% dari                  The details of customers with revenue exceeding 10% of
   jumlah pendapatan Perusahaan adalah sebagai berikut:                   the Company's total revenue are as follows:

                                                 2025                                                      2024
                                Jumlah / Total                    %                       Jumlah / Total                 %
   PT Timas Samudera
       Indonesia                       39.228.689.932        47,76%
   PT Timas Suplindo                   29.877.950.614        36,37%                           76.200.387.786           89,74%

    Jumlah/Total                   69.106.640.546            84,13%                        76.200.387.786             89,74%

22. BEBAN POKOK PENDAPATAN                                             22. COST OF REVENUE
   Akun tersebut merupakan beban pokok pendapatan untuk                   This account represents cost of revenue for the years
   tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024,              ended December 31, 2025 and 2024, with details as
   dengan rincian sebagai berikut :                                       follows:

                                                  2025                          2024
   Instalasi Peralatan                           29.832.982.050                 34.064.112.572                 Installation Equipment
   Upah Tenaga Ahli                              12.579.216.321                  8.671.261.709                    Professional Wages
   Amortisasi (Catatan 10)                        5.774.524.728                    936.292.851                Amortization (Note 10)
   Penyusutan (Catatan 9)                         4.934.395.956                    955.587.473                  Depreciation (Note 9)
   Penelitian dan Survei                          2.592.047.964                 10.066.326.040                  Research and Survey
   Sewa                                           1.722.750.000                  7.162.911.500                                   Rent
   Transportasi dan Akomodasi                     1.679.671.865                  3.066.601.947      Transportation and Accomodation
   Perbaikan dan Pemeliharaan                     1.532.106.844                  2.545.616.380               Repair and Maintenance
   Lain-lain                                      2.373.309.630                  2.307.608.817                                 Others

    Jumlah                                     63.021.005.357                  69.776.319.289                                   Total
                                                                  49
Page 59
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                         PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                            AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                             AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

22. BEBAN POKOK PENDAPATAN (Lanjutan)                                         22. COST OF REVENUE (Continued)

   Rincian pemasok dengan pembelian melebihi 10% dari jumlah                     The details of supplier with purchase exceeding 10% of the
   pendapatan Perusahaan adalah sebagai berikut:                                 Company's total revenue are as follows:


                                                       2025                                                       2024
                                   Jumlah / Total                        %                       Jumlah / Total                 %

   PT Sonata Resources
   Indonesia                                   9.106.495.327        11,09%                                         -          0,00%

    Jumlah/Total                        69.106.640.546             #DIV/0!                        76.200.387.786            #DIV/0!

23. BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM                                               23. GENERAL ADMINISTRATIVES EXPENSES
   Akun tersebut merupakan beban administrasi dan umum untuk                     This account represents general administratives expenses
   tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024,                     for the years ended December 31, 2025 and 2024, with
   dengan rincian sebagai berikut :                                              details as follows:

                                                         2025                          2024
   Gaji dan Tunjangan                                    5.056.645.962                  4.730.600.922                Salary and Allowances
   Transpotasi dan Akomodasi                             1.993.278.482                    839.340.945     Transportation and Accomodation
   Penyusutan (Catatan 9)                                1.548.348.986                  1.396.452.310                 Depreciation (Note 9)
   Jasa Profesional                                      1.388.957.356                    558.987.157                     Professional Fees
   Pajak dan Perizinan                                     259.309.904                  1.183.580.390                       Tax an Permits
   Perbaikan dan Pemeliharaan                              575.490.074                    164.015.849              Repair and Maintenance
   Jamuan dan Sumbangan                                    607.491.682                    401.520.111          Entertainment and Donation
   Sewa                                                    161.477.604                     15.170.000                                  Rent
   Telekomunikasi, air                                                                                          Telecommunication, Water
       dan listrik                                         145.047.623                    129.427.715                    and Electricity
   Imbalan Kerja Karyawan                                                                                               Employee Benefits
       (Catatan 15)                                        101.962.590                    165.526.966                        (Note 15)
   Lain-lain                                             1.298.165.791                    432.582.192                                Others
    Jumlah                                            13.136.176.054                10.017.204.557                                    Total

24. PENDAPATAN (BIAYA) KEUANGAN                                               24. FINANCE INCOME (COSTS)
   Akun tersebut merupakan pendapatan (biaya) keuangan lain-                     This account represents finance income (costs) for the
   lain untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025                    years ended December 31, 2025 and 2024, with details as
   dan 2024, dengan rincian sebagai berikut :                                    follows:

                                                         2025                          2024
   Pendapatan Bunga Deposito                               106.727.585                    161.600.455              Gain of Deposits Interest
   Beban Bunga - Utang Sewa                                                                                   Interest Expenses - Consumer
      Pembiayaan                                          (223.380.978)                   (53.192.647)               Financing Payables

    Jumlah                                              (116.653.394)                   108.407.808                                   Total

25. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN - NETO                                       25. OTHER INCOME (EXPENSES)
   Akun tersebut merupakan pendapatan (beban) lain-lain untuk                    This account represents other income (expenses) for the
   tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024,                     years ended December 31, 2022 and 2021, with details as
   dengan rincian sebagai berikut :                                              follows:

                                                         2025                          2024
   Keuntungan atas pelepasan aset                                                                                        Gain of disposal of
      tetap (Catatan 9)                                            -                      383.541.667           fixed assets (Note 9)
   Keuntungan (kerugian) selisih kurs - neto              (155.753.856)                    46.161.990 Foreign Exchange Gain (lose) - Net
   Denda Pajak                                                     -                     (147.915.032)                      Tax Penalties
   Lain-lain                                               (33.408.514)                  (116.072.127)                            Otehrs

    Neto                                                (189.162.370)                   165.716.497                                    Net




                                                                         50
Page 60
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                       PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                          AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                           AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK                                 26. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
    BERELASI                                                                   PARTIES

    Sifat Hubungan Berelasi                                                   Nature of Relationships

   Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan melakukan transaksi                In the normal course of business, the Company engages in
   dengan pihak-pihak berelasi tertentu. Sifat dari hubungan                  trade and financial transactions with certain related parties.
   Perusahaan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai                      The nature of relationships between the Company and such
   berikut:                                                                   related parties are as follows:


    Pihak Berelasi /          Related     Sifat Hubungan /                         Nature   Transaksi /                 Transactions
                 Parties                             of Relationships

   PT Mart Abadi Pharma                    Entitas asosiasi /                              Investasi pada Entitas Asosiasi /
                                          An Associate                                    Investment in an associate
   PT Geotronix Pratama Indonesia          Entitas Sepengendali /                  Entity Utang Usaha dan Beban Pokok
                                          Under Common Control                            Pendapatan/ Trade Payables and Cost of
                                                                                          Revenue
   Komisaris dan Direksi/                 Manajemen Kunci Perusahaan /               Key Kompensasi dan Remunerasi /
   Commissioners and Directors            Management of the Company                       Compensation and Remuneration

    Saldo dan Transaksi dengan Pihak Berelasi                                  Balances and Transactions with Related Parties

   Rincian saldo dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah             The details of balances and transactions with related
   sebagai berikut:                                                           parties are as follows:


   Transaksi-Transaksi Pihak Berelasi                                         Transactions with Related Parties

   a. Beban Pokok Pendapatan                                                  a. Cost of Revenue

                                               Jumlah / Total                                Persentase terhadap jumlah beban
                                                                                             pokok pendapatan / Percentage to
                                                                                                   total cost of revenue
                                        2025                        2024                           2025                  2024

       PT Geotronix
       Pratama
       Indonesia
       (Catatan 22/
       Note 22)                                       -             716.967.500                     0,00%                    1,03%

   b. Beban Administrasi dan Umum                                             b. General Administratives Expenses

                                               Jumlah / Total                                Persentase terhadap jumlah beban
                                                                                            administrasi dan umum / Percentage
                                                                                              to total general administratives
                                                                                                          expenses
                                        2025                        2024                           2025                  2024

       PT Geotronix
       Pratama
       Indonesia
       (Catatan 22/
       Note 22)                             67.500.000                         -                    0,51%                    0,00%




                                                                    51
Page 61
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                     PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                        AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                         AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK                                26. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
    BERELASI (Lanjutan)                                                       PARTIES (Continued)

    Saldo dan Transaksi dengan Pihak Berelasi                                 Balances and Transactions with Related Parties

   c.   Kompensasi Manajemen Kunci                                           c. Key Management Compensation

                                               Jumlah / Total                             Persentase terhadap jumlah gaji dan
                                                                                            tunjangan / Percentage to total
                                                                                                Salaries and Allowances
                                        2025                    2024                             2025                 2024

        Gaji dan Tunjangan/
        Salaries and
        Allowance                        1.040.000.000          1.020.000.000                    20,57%                  21,56%

   Saldo dengan Pihak Berelasi                                               Balances with Related parties

   a. Investasi pada Entitas Asosiasi                                        a. Investment in an Associate

                                               Jumlah / Total                               Persentase terhadap jumlah aset /
                                                                                                Percentage to total assets
                                        2025                    2024                              2025                  2024

        PT Mart
        Abadi Pharma
        (Catatan 8/
        Note 8)                           199.521.363            201.117.906                      0,11%                   0,12%

27. INSTRUMEN KEUANGAN                                                    27. FINANCIAL INSTRUMENTS
   a. Kategori dan Kelas Instrumen Keuangan                                  a. Categories and Classes of Financial Instruments

                                                    2025                           2024
    Aset keuangan yang diukur pada                                                                        Financial assets measured
       biaya perolehan amortisasi                                                                             at amortized costs
       Kas dan Bank                                 14.568.994.682                 11.243.796.370       Cash on hand and in banks
       Piutang Usaha                                12.037.500.000                 26.728.266.990               Trade Receivables

    Neto                                          26.606.494.682                37.972.063.360                                     Net

    Liabilitas keuangan yang
       diukur pada biaya perolehan                                                                     Financial liabilities measured
       amortisasi                                                                                              at amortized cost
       Utang Usaha                                   2.754.261.310                  2.880.532.972                   Trade Payables
       Beban Akrual                                    193.297.375                    170.554.305               Accrued Expenses
       Utang pembiayaan                                                                                       Consumer Financing
            Konsumen                                 1.498.282.689                  3.227.274.781                          Payables

    Neto                                           4.445.841.375                  6.278.362.058                                    Net

   b. Pengukuran Nilai Wajar                                                 b. Fair Value Measurement

        Selain   utang   pembiayaan    konsumen,     manajemen                  Except for consumer         financing payable, the
        menganggap bahwa jumlah tercatat kas dan bank, piutang                  management considers that the carrying amounts of
        usaha, utang usaha, dan beban akrual yang diakui di dalam               cash on hand and in banks, trade receivable, trade
        laporan posisi keuangan mendekati nilai wajarnya                        payables, and accrued expenses recognizedin the
        dikarenakan jangka waktu yang singkat atas instrumen                    statement of financial position approximate their fair
        keuangan tersebut.                                                      values due to the short-term maturities of these
                                                                                financial instruments.




                                                                     52
Page 62
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                 PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                    AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                     AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


28. LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING                          28. MONETARY LIABILITY IN FOREIGN CURRENCY

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan                    On December 31, 2025 and 2024, the Company had
   memiliki liabilitas moneter dalam mata uang asing. Rincian            monetary liabilities in foreign currencies. The details of the
   liabilitas moneter Perusahaan sebagai berikut:                        Company's monetary liabilities are as follows:


                                         Mata Uang Asing /                      In               Setara Dengan Rupiah /
                                                     Foreign Currency                             Equivalent to Rupiah
                                                2025                    2024                    2025                 2024

       Liabilitas
       Utang Usaha -
           Pihak Ketiga SGD                            118.083             105.384              1.543.175.951           1.256.070.871
                        USD                                  -              58.394                                        943.764.213
       Jumlah Liabilitas Moneter /
       Total Monetariy Liabilities                                                              1.543.175.951           2.199.835.084

29. TUJUAN DAN            KEBIJAKAN   MANAJEMEN         RISIKO        29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE AND
    KEUANGAN                                                              POLICIES

   Program manajemen risiko Perusahaan secara keseluruhan                The Company’s overall risk management programme seeks
   bertujuan untuk meminimalkan potensi dampak buruk pada                to minimize potential adverse effects on the financial
   kinerja keuangan Perusahaan.                                          performance of the Company.

   Aktivitas Perusahaan terekspos terutama untuk berbagai                The Company’s activities expose it to a variety of financial
   macam risiko keuangan, termasuk risiko kredit dan risiko              risks, including the credit risk and liquidity risks. All
   likuiditas. Seluruh transaksi Perusahaan menggunakan mata             transactions of the Company are in Rupiah therefore, it is
   uang Rupiah sehingga tidak terekspos risiko nilai tukar mata          not exposed to foreign exchange risk. The Company is not
   uang asing. Perusahaan tidak terekspos risiko suku bunga yang         exposed to significant interest rate risk as it only holds
   signifikan karena hanya memiliki bunga dari simpanan bank.            interest bearing bank deposit.

   Tidak ada perubahan pada eksposur Perusahaan terhadap                 There has been no change to the Company’s exposure to
   risiko keuangan ini atau cara mengelola dan mengukur risiko           these financial risks or the manner in which it manages and
   tersebut.                                                             measures the risk.

   Tujuan dari manajemen risiko Perusahaan adalah untuk                  The objective of the Company's risk management is to
   mengidentifikasi, mengukur, mengawasi, dan mengelola risiko           identify, measure, monitor and manage basic risks in an
   dasar dalam upaya melindungi kesinambungan bisnis dalam               effort to protect long-term business continuity and minimize
   jangka panjang dan meminimalkan dampak yang tidak                     unexpected impacts on the Company's financial
   diharapkan pada kinerja keuangan Perusahaan.                          performance.

   Manajemen risiko merupakan tanggung jawab Direksi. Direksi            Risk management is the responsibility of the Board of
   bertugas menentukan prinsip dasar kebijakan manajemen risiko          Directors. The Board of Directors has the responsibility to
   Perusahaan secara keseluruhan serta kebijakan pada area               determine the basic principles of the Company’s overall risk
   tertentu seperti risiko kredit, risiko suku bunga, dan risiko         management as well as principles covering specific areas,
   likuiditas.                                                           such as credit risk, interest rate risk and liquidity risk.


    a. Risiko Kredit                                                     a. Credit Risk
       Risiko kredit mengacu kepada risiko bahwa pihak lawan                 Credit risk refers to the risk that a counterparty will
       akan gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya yang                     default on its contractual obligation resulting in a loss to
       mengakibatkan kerugian bagi Perusahaan.                               the Company.

       Perusahaan terekspos dengan risiko kredit dari aktivitas              The Company is exposed to credit risk from its
       operasi termasuk bank, dan piutang usaha.                             operating activities including cash in banks, and trade
                                                                             receivables.
       Kas di bank ditempatkan di lembaga keuangan yang layak                Kas di bank ditempatkan di lembaga keuangan yang
       kredit.                                                               layak kredit.

       Untuk mengurangi risiko kredit, Perusahaan telah                      In order to minimize credit risk, the Company has
       mengadopsi kebijakan yaitu dengan bertransaksi dengan                 adopted a policy of only dealing with creditworthy
       lawan transaksi yang bisa memenuhi kewajiban                          counterparties. Credit approvals and other monitoring
       kontraktualnya. Persetujuan kredit dan prosedur lainnya               procedures are also in place to ensure that follow-up
       merupakan tindakan follow up untuk memenuhi pemulihan                 action is taken to recover overdue debts.
       pinjaman yang sudah jatuh tempo.

                                                                 53
Page 63
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                       PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                          AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                           AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


29. TUJUAN DAN          KEBIJAKAN        MANAJEMEN         RISIKO          29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE AND
    KEUANGAN                                                                   POLICIES

       Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum Perusahaan                        At reporting dates, the Company's maximum exposure
       terhadap risiko kredit adalah sebesar nilai tercatat masing-                to credit risk is the carrying amount of each category of
       masing kategori dari aset keuangan yang disajikan pada                      financial assets presented in the
       laporan posisi keuangan.                                                    statements of financial position.

       Kerangka peringkat risiko kredit kini Perusahaan terdiri dari               The Company’s current credit risk grading framework
       kategori berikut:                                                           comprises the following categories:

            Kategori / Category                            Deskripsi / Description                           Dasar Pengakuan ECL /
                                                                                                           Basis for Recognizing ECL


       Lancar / Performing               Pihak lawan memiliki risiko gagal bayar yang rendah dan ECL 12 bulan / 12 Months ECL
                                         tidak memiliki tunggakan. /
                                         The counterparty has a low risk of default and does not
                                         have any past due amounts
       Dicadangkan / Doubtful            Jumlah yang tertunggak > 30 hari atau telah ada ECL sepanjang umur kredit tidak
                                         peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan memburuk / Lifteime ECL not
                                         awal. /                                                   credit impaired
                                         The amount is > 30 days past due or there has been a
                                         significant increase in credit risk since initial recognition.

       Gagal Bayar / In Default          Jumlah yang tertunggak > 90 hari atau ada bukti yan ECL sepanjang umur kredit
                                         gmengindikasikan aset mengalami penurunan nilai kredit. / memburuk / Lifteime ECL credit
                                                                                                          impaired
                                         The amount is > 90 days past due or there is evidence
                                         indicating the assets is credit impaired.

       Penghapusan / Write-off           Ada bukti yang mengindikasi bahwa debitur dalam kesulitan Saldo dihapuskan / Amount is
                                         keuangan yang buruk dan Perusahaan tidak memiliki written off
                                         prospek pemulihan yang realistis. /
                                         There is evidence indicating that the debtor is in severe
                                         financial difficulty and the Company has no realistic
                                         prospect of recovery.

       Kerangka peringkat risiko kredit kini Perusahaan terdiri dari               The Company’s current credit risk grading framework
       kategori berikut:                                                           comprises the following categories:

                                                                                          2025
                                          Peringkat Kredit Internal        Jumlah Tercatat   Cadangan Kerugian /         Jumlah Tercatat Neto
                                          / Internal Credit Rating          Bruto / Gross      Loss Allowance               / Net Carrying
                                                                          Carrying Amount                                      Amount


       Bank (Catatan 5) /                   Lancar / Performing
       Cash in Bank (Note 5)                                               14.558.494.681                            -        14.558.494.681
       Piutang Usaha (Catatan 6) /          Lancar / Performing
       Trade Receivables (Note 6)                                          12.037.500.000                            -        12.037.500.000
       Piutang Usaha (Catatan 6) /        Gagal Bayar / In Default
       Trade Receivables (Note 6)                                           7.698.120.000           (7.698.120.000)                        -

       Jumlah                                                              34.294.114.681           (7.698.120.000)           26.595.994.681

                                                                                          2024
                                          Peringkat Kredit Internal        Jumlah Tercatat   Cadangan Kerugian /         Jumlah Tercatat Neto
                                          / Internal Credit Rating          Bruto / Gross      Loss Allowance               / Net Carrying
                                                                          Carrying Amount                                      Amount


       Bank (Catatan 5) /                   Lancar / Performing
       Cash in Bank (Note 5)                                               11.233.296.370                            -        11.233.296.370
       Piutang Usaha (Catatan 6) /          Lancar / Performing
       Trade Receivables (Note 6)                                          26.728.266.990                            -        26.728.266.990
       Piutang Usaha (Catatan 6) /        Gagal Bayar / In Default
       Trade Receivables (Note 6)                                           7.698.120.000           (7.698.120.000)                        -

       Jumlah                                                              45.659.683.360           (7.698.120.000)           37.961.563.360
                                                                     54
Page 64
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                   PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                      AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                       AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN               MANAJEMEN         RISIKO       29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE AND
    KEUANGAN (Lanjutan)                                                   POLICIES (Continued)

    b. Risiko Likuiditas                                                  b. Liquidity Risks

       Risiko likuiditas adalah risiko bahwa Perusahaan tidak akan            Liquidity risk is the risk that the Company will not be
       mampu memenuhi kewajibannya pada saat jatuh tempo.                     able to meet its obligations when they become due.


       Perusahaan melakukan mitigasi risiko likuiditas dengan cara            The Company mitigates liquidity risk by analyzing cash
       menganalisa ketersediaan arus kas dan struktur                         flow availability and funding structure. The Company
       pendanaan. Perusahaan memantau kebutuhan likuiditasnya                 monitors its liquidity needs by monitoring financial
       dengan memonitor jadwal pembayaran liabilitas keuangan                 liabilities payment schedules and cash outflows related
       dan arus kas keluar terkait dengan operasi sehari-hari,                to daily operations, to ensure the availability of
       guna memastikan ketersediaan pendanaan yang cukup.                     sufficient funding.



       Semua liabilitas keuangan harus dibayar kembali                        All financial liabilities are repayable on demand or due
       berdasarkan permintaan atau jatuh tempo dalam waktu                    within one year from the end of the reporting periods
       satu tahun sejak akhir periode pelaporan tetapi tidak                  but are not impaired are as follows:
       mengalami penurunan nilai adalah sebagai berikut:


                                                                  2025
                             Kurang dari 1 Tahun /     Lebih dari 1 Tahun /    More         Jumlah / Total
                               Less than 1 Year                 than 1 Year

       Utang Usaha                     2.754.261.310                                -           2.754.261.310         Trade Payables
       Beban Akrual                      193.297.375                                -             193.297.375       Accrued Expenses
       Utang Pembiayaan                                                                                           Consumer Financing
          Konsumen                     1.498.282.689                                -           1.498.282.689            Payables

       Jumlah                        4.445.841.375                                  -         4.445.841.375                     Total

                                                                  2024
                             Kurang dari 1 Tahun /     Lebih dari 1 Tahun /    More         Jumlah / Total
                               Less than 1 Year                 than 1 Year

       Utang Usaha                     2.880.532.972                                -           2.880.532.972         Trade Payables
       Beban Akrual                      170.554.305                                -             170.554.305       Accrued Expenses
       Utang Pembiayaan                                                                                           Consumer Financing
          Konsumen                     1.883.080.087                   1.400.159.431            3.283.239.518            Payables

       Jumlah                        4.934.167.364                    1.400.159.431           6.334.326.795                     Total

    c. Pengelolaan Modal                                                  c. Capital Management

       Tujuan Perusahaan dalam pengelolaan permodalan adalah                  The Company’s objectives when managing capital are
       untuk mempertahankan kelangsungan usaha Perusahaan                     to safeguard the Company’s ability to continue as a
       guna memberikan imbal hasil kepada pemegang saham dan                  going concern in order to provide returns for
       manfaat kepada pemangku kepentingan lainnya serta                      shareholders and benefits for other stakeholders and to
       menjaga struktur modal yang optimal untuk mengurangi                   maintain an optimal capital structure to reduce the cost
       biaya modal.                                                           of capital.


       Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan                 The Company manages its capital structure and makes
       penyesuaian, berdasarkan perubahan kondisi ekonomi.                    adjustments to it, in light of changes in economic
       Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan.                 conditions. To maintain or adjust the capital structure,
       Perusahaan dapat menyesuaikan pembayaran dividen                       the Company may adjust the dividend payment to
       kepada pemegang saham, mengembalikan modal kepada                      shareholders, issue new shares or sell assets to reduce
       pemegang saham, menerbitkan saham baru atau menjual                    debt. No changes were made in the objectives, policies
       aset untuk mengurangi jumlah utang. Tidak ada perubahan                or processes for the period ended December 31, 2025.
       atas tujuan, kebijakan maupun proses pada periode
       berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.


       Perusahaan tidak tunduk pada persyaratan modal yang                    The Company is not subject to any externally imposed
       ditetapkan secara eksternal.                                           capital requirements.

                                                                 55
Page 65
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                 PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                    AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                     AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN               MANAJEMEN         RISIKO       29. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVE AND
    KEUANGAN (Lanjutan)                                                   POLICIES (Continued)

       Perusahaan mengawasi modal menggunakan rasio utang                   The Company monitors capital using the debt to equity
       terhadap ekuitas, yang merupakan nilai utang dibagi                  ratio, which is the value of debt divided by the amount
       dengan jumlah ekuitas. Rasio ini dihitung dengan membagi             of the equity. This ratio is calculated as net debt divided
       jumlah utang neto dengan jumlah modal. Utang neto                    by total capital. Net debt is calculated as total
       dihitung dari jumlah pinjaman (termasuk pinjaman “jangka             borrowings (including “current and non-current
       pendek dan jangka panjang” yang disajikan pada laporan               borrowings” as shown in the statement of financial
       posisi keuangan) dikurangi kas dan setara kas. Jumlah                position) less cash and cash equivalents. Total capital is
       modal dihitung dari “ekuitas” seperti yang ada pada laporan          calculated as “equity” as shown in the statement of
       posisi keuangan ditambah utang neto. .                               financial position plus net debt.

                                                  2025                         2024
   Utang Pembiayaan Konsumen                      1.498.282.689                 3.227.274.781          Consumer Financing Payables
   Kas dan Bank                                 (14.568.994.682)              (11.243.796.370)           Cash on Hand and in Banks

   Pinjaman - Neto                              (13.070.711.993)               (8.016.521.589)                            Loans - Net
   Ekuitas                                      169.035.869.619               167.885.904.074                                  Equity

    Gearing Ratio                               (7,73%)                      (4,77%)                                  Gearing Ratio

30. INFORMASI SEGMEN                                                  30. SEGMENT INFORMATION

   Segmen Operasi                                                        Operating Segment

   Perusahaan hanya mempunyai satu pelaporan segmen operasi              The Company only has one reporting operating segment
   berdasarkan PSAK 108 “Segmen Operasi”, yaitu segmen jasa              based on PSAK 108 “Operating Segments” that is a survey
   survei.                                                               service segment.

   Pendapatan dari jasa survei diungkapkan di Catatan 21.                Revenue from the survey services is disclosed in Note 21.

   Segmen Geografis                                                      Geographical Segment

   Perusahaan hanya mempunyai satu pelaporan segmen                      The Company has only one reportable geographical
   geografis berdasarkan PSAK 108 “Segmen Operasi”, yaitu bisnis         segment under PSAK 108, “Operating Segment”, that
   di Indonesia.                                                         is the business in Indonesia.

31. PERKARA HUKUM DAN LIABILITAS BERSYARAT                            31. LEGAL MATTERS AND CONTIGENCIES
   Pada bulan Juni 2018, Dicky Suwignyo Catur Yuniadi selaku             In June 2018, Dicky Suwignyo Catur Yuniadi as the Director
   Direktur PT Tri Mitra Resources (“TMR”) yang bergerak di              of PT Tri Mitra Resources ("TMR") which operates in the
   bidang telekomunikasi diminta PT Telkom Infra (“TI”) untuk            telecommunication sector asked PT Telkom Infra ("TI") to
   mengajukan surat penawaran harga untuk proyek milik TI yaitu          submit an offering letter for TI's projects, namely Mariner
   pekerjaan Mariner Survei Project IKK untuk: Segmen BU2-               Survey Project IKK for: BU2-Lewoleba and Selong-Maluk
   Lewoleba dan SelongMaluk serta Segment Padang Mentawai.               Segments and Padang Mentawai Segments. The value of
   Nilai proyek tersebut adalah sebesar Rp31.170.000.000.                the project amounted to Rp31,170,000,000.


   Dalam pelaksanaan pekerjaan milik TI yaitu pekerjaan                  In carrying out TI's work, namely the work of mapping sea
   pemetaan rute kabel laut untuk pekerjaan Segmen Padang-               cable routes for the Padang-Mentawai Segment work, TMR
   Mentawai, TMR memberikan proyeknya ke sub kontraktor yaitu            gave the project to sub-contractors, namely Offshore Works
   Offshore Works Indonesia dan PT Tellus Meridian Survei,               Indonesia and PT Tellus Meridian Survey, while the BU-2
   sedangkan untuk segment BU-2 Lewoleba dan Selong-Maluk                Lewoleba and Selong-Maluk segments were given to the
   diberikan kepada Perusahaan.                                          Company.

   Pada tanggal 17 Oktober 2018, setelah Surat Penawaran Harga           On October 17, 2018, after the TMR Price Offer Letter was
   TMR disetujui oleh TI, maka TI memberikan Surat Perintah              approved by TI, TI provided a Work Order (“SPK”) with
   Kerja (“SPK”) dengan Nomor: STI-1327/PM3/CSS-1100/X/2018              Number: STI-1327/PM3/CSS-1100/X/2018 to start carrying
   untuk mulai melaksanakan pekerjaan proyek yang telah                  out the agreed project work. On October 22, 2018, TMR
   disepakati. Di tanggal 22 Oktober 2018, TMR dan Perusahaan            and the Company signed a letter of cooperation for the
   menandatangani surat kerjasama atas proyek tersebut dengan            project with Number: 010/LGL/-TMR/PKS/X/2018, where
   Nomor: 010/LGL/-TMR/PKS/X/2018, dimana TMR berjanji untuk             TMR promised topay a down payment of 15% of the total
   membayar uang muka 15% dari jumlah nilai proyek sebelum               project value before work begins. Furthermore, TMR will
   pekerjaan dimulai. Selanjutnya, TMR akan memberikan sebesar           provide 15% of the project value during the work.
   15% dari nilai proyek selama pekerjaan berlangsung.


                                                                 56
Page 66
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                              PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                 AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                  AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


31. PERKARA HUKUM DAN LIABILITAS BERSYARAT (Lanjutan) 31. LEGAL MATTERS AND CONTIGENCIES (Continued)
   Pekerjaan proyek milik TI sudah dibayarkan sepenuhnya              TI's project work has been fully paid to TMR. However, the
   kepada TMR. Namun, Perusahaan belum juga menerima                  Company has not yet received all of these payments. The
   seluruh pembayaran tersebut. Perusahaan telah menyelesaikan        Company completed project work on December 21, 2018.
   pekerjaan proyek pada tanggal 21 Desember 2018. Sampai             Until the beginning of 2019, TMR still had not made
   dengan awal tahun 2019, TMR masih belum melakukan                  payment so TMR and the Company finally held a meeting
   pembayaran sehingga TMR dan Perusahaan akhirnya                    and TMR promised to complete the payment by December
   mengadakan pertemuan dan TMR berjanji akan menyelesaikan           31, 2019.
   pembayaran maksimal tanggal 31 Desember 2019.

   Setelah waktu yang disepakati telah jatuh tempo dan pihak          After the agreed time has expired and TMR has still made
   TMR masih tidak ada upaya untuk melakukan pembayaran.              no attempt to make a payment. On December 22, 2019,
   Pada tanggal 22 Desember 2019, Perusahaan mengirimkan              the Company sent the First Summon Letter to TMR to
   Surat Somasi Pertama kepada TMR untuk mengingatkan                 remind the agreed payment. However, because there was
   pembayaran yang disepakati bersama. Namun, karena tidak            no response, the Company again sent a Second Summons
   ada tanggapan, Perusahaan kembali mengirimkan Surat Somasi         Letter on January 2, 2020 to immediately make payment.
   Kedua pada tanggal 2 Januari 2020 agar segera melakukan            The Company has attempted mediation with TMR but has
   pembayaran. Perusahaan sudah berusaha untuk melakukan              not been taken seriously. On January 9, 2020, the
   mediasi kepada TMR tetapi tidak ditanggapi dengan serius.          Company reported TMR as a defendant to Polda Metro
   Pada tanggal 9 Januari 2020, Perusahaan melaporkan TMR             Jaya. Based on the lawsuit from the Public Prosecutor dated
   sebagai terdakwa ke Polda Metro Jaya. Berdasarkan surat            April 4, 2022 No. Reg. Case: PDM-37/JKTSL/02/022, TMR
   tuntutan dari Penuntut Umum tanggal 4 April 2022 No. Reg.          was prosecuted according to Article 378 of the Criminal
   Perkara: PDM-37/JKTSL/02/022, TMR dituntut sesuai dengan           Code.
   Pasal 378 KUHP.
   Kemudian, pada tanggal 25 April 2022 (“Putusan Pertama”)           Then, on April 25, 2022 ("First Decision") with No.
   dengan No. 127/Pid.B/2022/PN.Jkt.Sel Pengadilan Negeri             127/Pid.B/2022/PN.Jkt.Sel The South Jakarta District Court
   Jakarta Selatan telah menjatuhkan putusan yang menyatakan          has handed down a decision stating that TMR was legally
   bahwa TMR terbukti secara sah melakukan tindak pidana              proven to have committed the crime of embezzlement and
   penggelapan dan menjatuhkan hukuman penjara selama 3               sentenced him to 3 years 10 months in prison.
   tahun 10 bulan.

   Selanjutnya, TMR mengajukan banding dengan            No.          Furthermore, TMR filed an appeal with No. 124/Pid/2022
   124/Pid/2022 PT DKI pada tanggal 21 Juli 2022. Setelah             PT DKI on July 21, 2022. After an examination with the
   dilakukan pemeriksaan dengan Memori Banding dan                    Appeals Memorandum and further file examination, TMR
   pemeriksaan berkas lanjutan, TMR terbukti bersalah karena          was proven guilty of causing losses to the Company
   telah merugikan Perusahaan dengan nilai kerugian sebesar           amounting to Rp7,698,120,000 (including 10% VAT). Based
   Rp7.698.120.000 (sudah termasuk PPN 10%). Atas adanya              on the Appeal Decision which upheld the First Decision,
   Putusan Banding yang menguatkan Putusan Pertama, maka              TMR then filed an appeal to the Supreme Court. Based on
   TMR selanjutnya mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.               the Cassation Decision, the Panel of Judges of the Supreme
   Berdasarkan Putusan Kasasi, Majelis Hakim Mahkamah Agung           Court rejected the cassation submitted by
   menolak kasasi yang diajukan TMR sehingga putusan yang             TMR so that the decision that applies to TMR is as decided
   berlaku terhadap TMR adalah sebagaimana yang telah                 in the First Decision which was confirmed by
   diputuskan dalam Putusan Pertama yang dikuatkan dengan             the Appeal Decision.
   Putusan Banding.
   Sampai dengan laporan keuangan ini diterbitkan, Perusahaan         As of the issuance of this financial statement, the Company
   sedang dalam proses penyidikan terkait dugaan tindak pidana        is undergoing an investigation related to an alleged money
   pencucian uang (TPPU) yang melibatkan terlapor Dicky               laundering offense (TPPU) involving the suspect, Dicky
   Suwignyo Catur Yuniadi, selaku Direktur PT Tri Mitra Resources.    Suwignyo Catur Yuniadi, who serves as the Director of PT
   Penyidikan ini didasarkan pada Laporan Polisi Nomor                Tri Mitra Resources. This investigation is based on Police
   STTLP/B/2453/V/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 8 Mei            Report Number STTLP/B/2453/V/2023/SPKT/POLDA METRO
   2023 dan telah memasuki tahap penyidikan, sebagaimana              JAYA dated May 8, 2023, and has entered the investigation
   dikonfirmasi dalam Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan       stage, as confirmed in the Notification Letter on the
   (SPDP) Nomor        SPDP/502/VII/RES.1/24/2024/Ditreskrimum        Commencement of Investigation (SPDP) Number
   tanggal 10 Juli 2024 dari Direktorat Reserse Kriminal Umum         SPDP/502/VII/RES.1/24/2024/Ditreskrimum dated July 10,
   Polda Metro Jaya. Dugaan TPPU ini berkaitan dengan                 2024, issued by the General Criminal Investigation
   pembayaran utang yang seharusnya diterima oleh Perusahaan          Directorate of the Jakarta Metropolitan Police. The alleged
   atas pekerjaan yang telah diselesaikan berdasarkan perjanjian      money laundering case is related to a payment obligation
   dengan PT Tri Mitra Resources. Namun, dana tersebut tidak          that the Company should have received for completed work
   dibayarkan kepada Perusahaan dan diduga telah digunakan            under an agreement with PT Tri Mitra Resources. However,
   oleh pihak terlapor untuk kepentingan lain. Perusahaan belum       the funds were not paid to the Company and are suspected
   dapat memastikan jangka waktu penyelesaian perkara maupun          to have been used by the suspect for other purposes. The
   kemungkinan realisasi pemulihan kerugian. Namun demikian,          Company can't yet confirm the timeframe for resolution or
   manajemen berpendapat bahwa perkara ini merupakan upaya            the likelihood of recovery of losses. However, management
   hukum untuk pemulihan hak Perusahaan dan tidak                     believes that this case represents a legal remedy for the
   menimbulkan kewajiban kontinjensi bagi Perusahaan.                 Company's right and does not create contingent liabilities
                                                                      for the Company.
                                                                 57
Page 67
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA                                                                     PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                                                        AS OF DECEMBER, 31 2025 AND 2024
31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                         AND FOR THE YEAR THEN ENDED
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


30. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS                                        30. SUPPLEMENTARY CASH FLOWS INFORMATION
    a. Aktivitas yang tidak memengaruhi arus kas adalah                    a. Activities not affecting cash flows are as follow:
       sebagai berikut:

                                                2025                              2024
       Perolehan aset tetap melalui                                                                   Acquisition of fixed assets through
        utang pembiayaan konsumen                             -                    2.958.243.250          consumer financing payables
       Penambahan modal saham                                                                          Addition of share capital through
        melalui kapitalisasi laba ditahan                     -                                -     capitalization of retained earnings
       Penambahan aset tetap melalui                                                                    Addition of fixed assets through
        revaluasi aset tetap                     3.112.444.706                                 -                 fixed assets revaluation
       Penambahan aset lancar                                                                           Addition of other current assets
        lainnya melalui akrual                                -                                -             through accrued expenses

    b. Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari aktivitas                   b. Reconciliation of liabilities arising from financing
       pendanaan dijelaskan sebagai berikut:                                   activities is explained as follows:

                                              1 Januari /                 Arus Kas         Transaksi Non-Kas /         31 Desember /
                                            January 1, 2025             Pendanaan /       Non-Cash Transactions      December 31, 2025
                                                                       Financing Cash
                                                                            Flow

       Utang Pembiayaan Konsumen /
       Consumen Financing Payables               3.227.274.781          (1.728.992.092)                          -        1.498.282.689

                                              1 Januari /                 Arus Kas         Transaksi Non-Kas /         31 Desember /
                                            January 1, 2024             Pendanaan /       Non-Cash Transactions      December 31, 2024
                                                                       Financing Cash
                                                                            Flow

       Utang Pembiayaan Konsumen /
       Consumen Financing Payables                   706.125.000          (437.093.469)            2.958.243.250          3.227.274.781




                                                                  58

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.53 MB
Published31 Mar 2026
Pages67
Characters421,307
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 62 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA p.1 ×191
linked org PT Bank Mandiri (Persero) p.43 ×3
linked org Samudera Indonesia p.43 ×3
linked org PT Mandiri Tunas Finance p.49 ×2
possible person Heri Martono p.14 ×7
possible org Rudi Reksa Sutantra · Komisaris Utama p.14 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.15 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.15
unresolved org PT Atlantis p.4
unresolved org Subsea Indonesia Tbk p.4
unresolved org PT Atlantis Subsea p.6
unresolved org Indonesia Tbk p.6
unresolved org Registered Public Accountants Herman Dody Tanumihardja & Rekan p.9
unresolved org Rekan Drs. Dody Hapsoro p.9
unresolved person Drs. Dody Hapsoro p.9
unresolved person CPA p.9
unresolved org PT ATLANTA SUBSEA INDONESIA p.11 ×2
unresolved org PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA CATATAN ATAS p.14 ×51
unresolved person H. This Deed Akta Pendirian p.14
unresolved org Menteri p.14
unresolved org Ministry of Law p.14 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi p.14
unresolved org Ministry of Law and Human Rights p.14
unresolved person Yohanes Henri Prasetyo · Komisaris Independen p.14 ×2
unresolved person Yophi Kurniawan Iswanto · Direktur Utama p.14 ×4
unresolved person Andreas Setiawan · Direktur p.14
unresolved person Thamrin Prima Simatupang · Anggota p.14
unresolved person Notary Christina Dwi Utami · Notaris p.15 ×8
unresolved org Financial Services Authority p.15
unresolved org Atlantis Subsea Indoesia Tbk p.16 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.18
unresolved org PT Mart Abadi Pharma p.40 ×5
unresolved org PT Bank Mayapada p.43
unresolved org PT PGAS Solution p.43 ×2
unresolved org PT Tri Mitra Resources p.43 ×2
unresolved org PT Timas Suplindo p.43 ×3
unresolved org PT Meindo Elang Indah p.43 ×2
unresolved org PT Timas Samudera Indonesia p.43 ×3
unresolved org PT Multitekno Surya Mandiri p.44
unresolved org PT Multitekno Surya p.44
unresolved org PT Pertamina EP RAMBA. p.44
unresolved org PT Indo Jaya Karya Murni p.45 ×2
unresolved org PT Indo Jaya p.45
unresolved org PT Indo Jaya Karya Karya Murni p.45
unresolved org PT Wijaya p.45
unresolved org PT Wijaya Bangun Bangun Sakti p.45
unresolved org Kusno Raharjo dan Rekan p.48 ×3
unresolved org USD Oceanscan Pte Ltd p.49
unresolved org Oceanscan Pte Ltd Seatronics Pte Ltd p.49
unresolved org Seatronics Pte Ltd p.49
unresolved org Pte Ltd p.49 ×2
unresolved org PT Elaar Prima Nusantara p.49 ×2
unresolved org PT Rekanusa Pracipta Konsultindo p.49
unresolved org PT Rekanusa Pracipta Konsultindo Lain-lain p.49
unresolved org SGD Oceanscan Pte Ltd p.49
unresolved org Oceanscan Pte Ltd p.49
unresolved org Technologies Pte Ltd p.49 ×2
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance Dikurangi p.49
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi p.56
unresolved org PT Sonata Resources Indonesia p.59
unresolved org PT Geotronix Pratama Indonesia p.60 ×3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result