Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 12
Page 1 OCR 0.946
Laporan Pelaksanaan Public Expose Live 2023 PT Jasa Marga (Persero) Tbk Public Expose Jasa Marga Hari/Tanggal Senin, 27 November 2023 Waktu 15:00 — 15:45 WIB Tempat 1 Melalui Media Webinar Zoom Meeting dengan Link https://bit.Iy/JSMR- Panelist-PubexLive2023 Manajemen Perusahaan yang Hadir Pramitha Wulanjani — Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko M. Agus Setiawan — Direktur Pengembangan Usaha Reza Febriano — Direktur Bisnis Nixon Sitorus — Corporate Secretary & Chief Administration Officer (CAO) Haning Pangastuty — Corporate Finance and Investor Relations Senior Group Head Milka Theodora — Investor Relations Department Head DONYNA Acara Public Expose 1. Sesi Presentasi Public Expose Pendaftar & Peserta: 421 2. Sesi Konferensi Pers (Press Conference) Pendaftar & Peserta: 178 Sesi Presentasi Pada kesempatan ini dipaparkan tentang perkembangan terkini PT Jasa Marga (Persero) Tbk (Jasa Marga atau Perseroan). Presentasi disampaikan oleh Milka Theodora sebagai Investor Relations Department Head dengan didampingi oleh Pramitha Wulanjani sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, M. Agus Setiawan sebagai Direktur Pengembangan Usaha, Reza Febriano sebagai Direktur Bisnis, Nixon Sitorus sebagai Corporate Secretary and CAO, Haning Pangastuty sebagai Corporate Finance and Investor Relations Senior Group Head serta moderator dari IDX Channel yakni Wicky Adrian. Pada tahun ini, kegiatan Public Expose Live 2023 diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) bekerja sama dengan IDX Channel. Secara garis besar paparan yang telah disampaikan merupakan profil dan kinerja dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk hingga saat ini sekaligus pencapaian-pencapaian yang telah Jasa Marga lakukan di sepanjang semester 1 tahun 2023 dan target yang sudah direncanakan oleh Jasa Marga hingga akhir tahun 2023. Penyampaian paparan diawali Halaman 1 dari 12 AKHLAK -— Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 2 OCR 0.952
dengan profil, rekam jejak, struktur perusahaan, tata kelola, pencapaian dan inovasi dari sisi operasional, human capital dan pendanaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Jasa Marga merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah berdiri sejak tahun 1978 dan memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun dalam mengoperasikan serta mengelola jalan tol di Indonesia. Sesuai dengan visi Perseroan untuk menjadi Perusahaan jalan tol Nasional Terbesar, Terpercaya, dan Berkesinambungan, Jasa Marga secara konsisten berinvestasi dalam pembangunan jalan tol baru di Indonesia dan secara professional dan berkelanjutan mendukung kemajuan Indonesia melalui infrastruktur. Jasa Marga memiliki 3 lini bisnis utama, meliputi: (i) lini bisnis konsesi jalan tol, (ii) lini bisnis operasi jalan tol, dan (iii) lini bisnis prospektif. Pada bisnis konsesi jalan tol, Jasa Marga saat ini memiliki 36 konsesi jalan tol yang dioperasikan baik di level induk, anak perusahaan dan subholding. Jalan tol milik Jasa Marga terbagi menjadi 13 jalan tol lama yang konsesinya sudah didapatkan sejak tahun 2004 dan 23 jalan tol baru yang konsesinya didapatkan setelah tahun 2003 dengan pengelolaannya di bawah anak perusahaan lini bisnis konsesi jalan tol. Jasa Marga juga memiliki 3 anak perusahaan lainnya yang bergerak di bidang layanan pengoperasian jalan tol dan preservasi jalan tol serta 1 anak perusahaan yang bergerak di bidang bisnis prospekti. Struktur pemegang saham dari Jasa Marga mayoritas sebesar 70” dimiliki oleh Negara Republik Indonesia melalui Kementerian BUMN dan 3076 dimiliki oleh publik. Jalan tol Jasa Marga tersebar di seluruh wilayah Indonesia, namun dapat dilihat bahwa sebagian besar jalan tol Jasa Marga atau sekitar 80Yo masih terletak di pulau Jawa dan sisanya berada di daerah strategis di luar Jawa seperti Medan, Bali, Balikpapan, Manado. Wilayah operasional Jasa Marga terbagi menjadi 3 regional yakni Regional Metropolitan untuk wilayah Jabodetabek dan sekitarnya, Regional Transjawa yang diwakili oleh subholding PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) untuk wilayah Transjawa dan Regional Nusantara untuk jalan tol seperti Bali, Medan, Balikpapan-Samarinda dan Manado—Bitung. Saat ini, Jasa Marga memiliki #1.736 km konsesi dengan #1.260 km diantaranya telah beroperasi. Sebagian besar jalan tol yang telah beroperasi tersebut berlokasi di Pulau Jawa dengan panjang #1.008 km dan sudah terkoneksi sehingga memberikan dampak positif kepada volume lalu lintas dan pertumbuhan pendapatan tol. Dari 36 konsesi jalan tol yang dimiliki oleh Perseroan, masih terdapat 3 jalan tol yang beroperasi sebagian dan 5 jalan tol dalam tahap konstruksi. Jasa Marga didirikan sejak tahun 1978 dengan dua fungsi utamanya sebagai regulator dan operator jalan tol. Namun di tahun 2004, fungsi regulator dialihkan kepada Pemerintah yaitu kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) sehingga Jasa Marga hanya berperan sebagai operator jalan tol, sama seperti perusahaan investor jalan tol lainnya Pada tahun 2007, Jasa Marga menjadi perusahaan publik dengan melakukan Initial Public Offering (IPO) dan mencatatkan sahamnya di BEI. Berbagai inovasi baik dari sisi operasional, human capital, maupun pendanaan juga terus dilakukan oleh Perseroan. Halaman 2 dari 12 AKHLAK - Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 3 OCR 0.956
Dari sisi operasional, di tahun 2017 Jasa Marga berhasil mengimplementasikan sistem pembayaran elektronik di seluruh jaringan jalan tol Jasa Marga sehingga sampai dengan saat ini seluruh transaksi sudah 100Y4 cashless. Pada tahun 2019, Jasa Marga berhasil menggandakan bisnisnya dalam hal pengoperasian jalan tol dalam waktu kurang dari 5 tahun dimana pada saat itu Jasa Marga telah mengoperasikan kurang lebih #1.162 km jalan tol. Pada tahun yang sama, Jasa Marga juga berhasil menghubungkan 2 kota besar yakni Jakarta dan Surabaya dengan pengoperasian jaringan jalan tol Trans Jawa. Dari sisi pemenuhan pendanaan, Jasa Marga berhasil menerbitkan beberapa produk alternatif pendanaan dari tahun ke tahun, dimana salah satu tujuan dari penerbitan produk pendanaan yakni untuk penyelesaian pembangunan ruas-ruas jalan tol baru serta memperkuat struktur pemodalan. Di tahun 2021, Perseroan berhasil membukukan kinerja positif di tengah pandemi dengan pendapatan usaha yang tetap bertumbuh dengan rasio keuangan yang terjaga. Diakhir tahun 2022, Jasa Marga berhasil melakukan spin-off 13 ruas jalan tol Trans Jawa ke dalam subholding PT JTT. Dilihat dari sisi regulator, Jasa Marga dinaungi oleh dua kementerian yakni (i) Kementerian BUMN sebagai perwakilan pemegang saham serta penerbitan regulasi terkait BUMN dan (ii) Kementerian PUPR sebagai kementrian teknis yang mengatur hal- hal teknis terkait jalan tol seperti menerbitkan perjanjian konsesi ataupun peraturan lain terkait jalan tol seperti Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan penyesuaian tarif berkala. Selanjutnya, regulasi dan lingkungan bisnis jalan tol sendiri juga cukup kondusif bagi iklim investasi di jalan tol di Indonesia. Pertama, dalam hal pembebasan lahan, sejak UU tentang Pengadaan Tanah diimplementasikan secara menyeluruh mulai tahun 2016, proses kemajuan pembebasan lahan meningkat secara signifikan karena Pemerintah bertanggung jawab penuh atas proses dan pembayaran pembebasan lahan untuk proyek yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN). Adapun seluruh jalan tol Jasa Marga merupakan PSN. Kedua, seluruh proyek jalan tol Jasa Marga secara komersil memiliki kelayakan dengan tingkat pengembalian proyek berkisar antara 12-13Y4. Pemerintah juga memberikan dukungan dengan memberikan skema Viability Gap Funding (VGF) untuk memastikan agar proyek jalan tol memiliki tingkat pengembalian yang menarik. Ketiga, konsesi jalan tol yang didapatkan oleh Jasa Marga merupakan kontrak jangka panjang dengan periode konsesi antara 35 — 50 tahun tergantung dari karakteristik, biaya investasi dan lokasi proyek. Dari sisi penyesuaian tarif, sesuai UU tentangjalan, tarif jalan tol akan mendapatkan penyesuaian setiap dua tahun sekali yang disesuaikan dengan perhitungan inflasi regional. Sejak tahun 2017, seluruh transaksi pembayaran sudah menggunakan cashless transcation sehingga transaksi lebih cepat dan nyaman untuk pengguna jalan serta lebih efisien dari sisi biaya operasional bagi pemilik jalan tol. Berdasarkan Peraturan Kementerian PUPR, seluruh jalan tol wajib memenuhi SPM jalan tol dengan dilakukan evaluasi setiap 6 bulan sekali untuk memastikan SPM terpenuhi dan sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan kenaikan tarif tol. Halaman 3 dari 12 AKHLAK — Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 4 OCR 0.953
Pengelolaan bisnis Jasa Marga juga didukung dengan jajaran manajemen, baik komisaris maupun direksi, yang memiliki pengalaman selama lebih dari 20 tahun di bidangnya masing-masing yang tentunya mendukung pengembangan bisnis Perseroan dan juga manajemen menjalankan bisnis Perseroan dengan Tata Kelola yang baik. Pencapaian Perseroan di tahun 2023, Jasa Marga tetap menjadi pemimpin di industri jalan tol Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 48 dilihat dari panjang tol yang telah beroperasi di Indonesia. Pada awal tahun 2023, Jasa Marga memperoleh konsesi jalan tol baru yakni ruas jalan tol Akses Patimban sepanjang 37,05 km, sehingga sampai dengan saat ini total panjang jalan tol konsesi Perseroan yakni sepanjang 1.736 km dengan 1.260 km di antaranya telah beroperasi. Pada progres pembangunan dan proyek jalan tol sebagai bagian dari aspek pembangunan, perseroan memiliki 1 proyek yang berlokasi di wilayah Jabodetabek, yakni ruas jalan tol Jakarta Cikampek II Selatan. Saat ini, sedang dilakukan Pembangunan dalam 2 tahap dimana tahap 1 adalah ruas Sukabungah-Sadang dengan progress konstruksi sudah sebesar 85,22”6 dan ditargetkan bisa dioperasikan di tahun depan. Tahap 2 adalah ruas Setu-Sukabungah yang saat ini baru mulai dilakukan konstruksi. Adapun terdapat 4 proyek jalan tol pada fase pembebasan lahan dan konstruksi yang seluruhnya berlokasi di pulau Jawa. Jalan Tol Akses Patimban yang baru didapatkan di awal tahun 2023 saat masih dalam tahap pembebasan lahan. Tiga proyek jalan tol lainnya yakni, ruas jalan tol Bawen-Jogja seksi Yogyakarta-Banyurejo, ruas jalan tol Jogja-Solo seksi Kartasura-Klaten dan ruas jalan tol Probolinggo Banyuwangi seksi Probolinggo-Besuki saat ini sudah memulai konstruksinya dan ditargetkan dapat beroperasi di tahun 2025. Pada lini bisnis operasi, Perusahaan memiliki PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) sebagai service provider dengan tujuan untuk memberikan pelayanan pengoperasian dan preservasi tidak hanya di ruas milik Jasa Marga namun di seluruh ruas jalan tol di Indonesia. PT JMTO sebagai anak perusahaan Jasa Marga yang bergerak di bidang pengoperasian jalan tol, telah memiliki kontrak pengoperasian jalan tol pada tahun 2023 sepanjang 1.508,08 km. Adapun tiga produk inovasi yang saat ini tengah dikembangkan oleh PT JMTO dan telah diluncurkan pada awal Maret 2023 yakni GetPay sebagai ekosistem pembayaran terintegrasi, Getol/ sebagai payment gateway untuk mempermudah pembayaran dengan system elektronik, dan GetPark sebagai penyedia one-stop-solution untuk pengelolaan parkir. Selanjutnya, PT JMTM sebagai anak perusahaan Jasa Marga yang bergerak di bidang preservasi jalan tol, telah memiliki kontrak pemeliharaan jalan tol pada tahun 2023 sepanjang 1.110,9 km. Di aspek lini bisnis prospektif, PT Jasamarga Related Business (JMRB), telah mengelola 27 tempat istirahat dan pelayanan (TIP) serta mengoperasikan Travoy Hub yang merupakan Tol/ Corridor Development (TCD) terintegrasi dengan stasiun LRT berlokasi di daerah Taman Mini. Halaman 4 dari 12 AKHLAK — Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 5 OCR 0.954
Untuk perkembangan inovasi berbasis teknologi untuk opersional dan preservasi Jalan Tol, PT Jasa Marga selalu melakukan peningkatan kapabilitasnnya, seperti bidang pengumpulan tol perusahaan mengimplementasikan Automatic Vehicle Classification (AVC) dan penggunaan traffic counting berbasis radar yang diterapkan secara terbatas di beberapa ruas jalan tol Perseroan. Pada bidang pelayanan lalu lintas, Jasa Marga mengembangkan Intelligent Transportation System melalui penyediaan Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) sebagai pusat monitoring lalu lintas terintegrasi, dan tentunya masyarakat juga sudah familiar dengan one call center Jasa Marga di nomor 14080 yang juga dikelola oleh JMTC. Kemudian Jasamarga Integrated Digitalmap (JID) sebagai dashboard pengendalian lalu lintas, dan aplikasi Travoy 4.2.1 dengan penambahan fitur terbaru mencakup GetPay dan asisten perjalanan. Bidang preservasi jalan tol, perusahaan melakukan road assessment bekerja sama dengan International Road Assessment Program (iIRAP) untuk beberapa jalan tolnya sebagai upaya untuk memastikan jalan tol Jasa Marga sesuai dengan standard keselamatan berkendara secara internasional. Jasa Marga juga mengembangkan Jasa Marga Integrated Maintenance Management System (JIMMS) sebagai monitoring internal pemeliharaan jalan tol, pemanfaatan Early Warning System (EWS) untuk pendeteksi genang air, dan Bridge Inspenction untuk membantu survei kondisi jembatan, yang seluruhnya diharapkan dapat membantu Jasa Marga untuk meningkatkan pelayanan pemeliharaan jalan tol untuk kepentingan pengguna jalan. Di sisi human capital, Jasa Marga senantiasa melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk pengembangan kompetensi talent serta mengupayakan peningkatan engagement karyawan. Beberapa contoh program-program human capital pada tahun 2023 yang telah direalisasikan meliputi: Peluncuran Travoy Kids sebagai day care: Pelaksanaan program beasiswa secara kontinu dari tahun ke tahun dan di tahun 2023 ini, sudah dilakukan pemberian beasiswa bagi karyawan Jasa Marga untuk di dalam dan Gi luar negeri sebanyak 64 orang, dan Penerapan Respectful Workplace Policy (RWP) dan Rosela sebagai bagian dari penciptaan iklim lingkungan kerja yg mendukung bagi peningkatan produktivitas organisasi. Pada periode 2023 ini Jasa Marga memperoleh beberapa penghargaan sebagai salah satu bukti dari pencapaian kinerja di tahun 2023, diantaranya meraih penghargaan pada TJSL dan CSR Award, meraih Anugerah BUMN 2023 kategori Strategi Pemulihan Terbaik. Perseroan juga meraih penghargaan dari bidang Human Capital On Resilience Excellence Award 2023, TOP GRC & The Most Committed GRC Leader di tahun 2023, SNI Awards 2023 dan The Best Call Center untuk Call Center 14080 Untuk kinerja keuangan, pertumbuhan kinerja Jasa Marga tahun 2023 secara Year on Year (YOY) dipengaruhi oleh dekonsolidasi ruas jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated (JJC) sebagai konsekuensi divestasi pada ruas tersebut yang telah diselesaikan pada Oktober 2022. Namun demikian, Jasa Marga tetap dapat meningkatkan pendapatan usaha di luar konstruksi, pertumbuhan laba, dan menjaga kinerja rasio keuangan yang Halaman 5 dari 12 AKHLAK - Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 6 OCR 0.944
semakin membaik pada 1H2023 seiring dengan peningkatan volume lalu lintas dan dampak dari arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri di bulan April 2023. Saat ini telah disampaikan bahwa kinerja Jasa marga sampai dengan semester I tahun 2023, karena kinerja triwulan 3 ini masih dalam proses limited review. Pada semester I 2023, Jasa Marga berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan usaha di luar pendapatan konstruksi sebesar 4,976. Adapun apabila dilakukan perhitungan pertumbuhan pendapatan menggunakan asumsi yang sama tanpa adanya pendapatan tol JJC yang sudah didivestasikan pada triwulan IV 2022, pertumbuhan pendapatan usaha mencapai 12Yo secara YoY. Sementara, EBITDA Perseroan menurun -5,6Yc dimana jika dilakukan perhitungan dengan asumsi yang sama tanpa menyertakan EBITDA JJC, EBITDA Semester | 2023 tumbuh 2,6”s secara YoY. Pertumbuhan EBITDA lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pendapatan disebabkan oleh adanya peningkatan beban tol yakni peningkatan beban PBB karena pada Juni 2023 lalu dilakukan percepatan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk seluruh ruas jalan tol Jabodetabek dengan adanya skema diskon yang atraktif dari Pemerintah Daerah. Dari sisi rasio keuangan yang dimiliki Perusahaan, Jasa Marga masih dapat menjaga tingkat kesehatannya. Jasa Marga memiliki 2 covenant dari kreditur yakni Interest Bearing debt to total eguity dan ICR. Dapat dilihat bahwa Interest Bearing Debt to Total Eguity saat ini masih di level 1,94x dimana covenantnya maksimum 5x dan Interest Coverage Ratio pada level 2,81x dengan covenant minimum 1, 1x. Hal ini mencerminkan bahwa Perseroan selalu berkomitmen dalam menjaga keberlanjutan bisnisnya dan menyeimbangkan pencapaian kinerja dengan ekspansi usaha Pada tahun 2023 target kinerja di Perseroan dalam hal pengoperasian jalan tol, Jasa Marga menargetkan untuk mengoperasikan ruas jalan tol Cinere-Serpong Seksi 2 sepanjang 3,64 km di akhir tahun 2023 sebagai penghubung jaringan jalan tol JORR 2. Sementara, dalam hal pertumbuhan pendapatan tol, Perseroan optimis hingga akhir tahun akan tumbuh lebih dari 1045. Manajemen Jasa Marga juga berkomitmen untuk menjaga EBITDA Margin di level 62-63Y5, dimana Gearing Ratio dijaga sekitar 2,2-2,4x dan ICR di atas 2,0x. Untuk meningkatkan kinerja Perseroan di masa yang akan datang Jasa Marga melakukan inisiatif-inisiatif. Salah satu contohnya adalah memperkuat fundamental, dimana prosesnya masih berlangsung hingga saat ini yakni asset recycling dengan skema eguity financing di PT JTT dimana hal ini adalah rangkaian dari proses spin-off 13 ruas jalan tol Trans Jawa sepanjang 676 Km ke subholding PT JTT yang telah diselesaikan tahun 2022. Proses eguity fund raising ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan dan sustainability Perseroan. Perusahaan Jasa Marga melalui anak usahanya yakni PT JMTO dan PT JMTM juga didorong untuk melakukan ekspansi bisnis yang tercermin dari peningkatan pangsa pasar dari tahun ke tahun. Didukung dengan pengembangan dan inovasi teknologi, diharapkan service provider Jasa Marga dapat memberikan pelayanan optimal yang menjadi salah satu faktor poin peningkatan daya saing dibandingkan dengan kompetitor lainnya. Halaman 6 dari 12 AKHLAK — Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 7 OCR 0.960
Jasa Marga juga menjaga pemenuhan SPM agar sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh Pemerintah sehingga pengguna jalan tol tetap dapat berkendara dengan lancar, aman, dan nyaman. Pihak manajemen perusahaan juga melakukan komunikasi aktif dengan pihak perbankan untuk menjaga rate pinjaman dan melakukan upaya refinancing. Saat ini, Perseroan juga melakukan pengendalian terhadap aktivitas konstruksi jalan tol baru dimana pembangunan jalan tol dilakukan secara bertahap seperti yang sebelumnya telah kami sampaikan sehingga pinjaman kredit investasi bisa lebih optimal dan sesuai dengan tahapan penyelesaian konstruksi. Halaman 7 dari 12 AKHLAK — Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 8 OCR 0.932
Dokumentasi Pul Expose Live 2023 Halaman 8 dari 12 AKHLAK — Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 9 OCR 0.953
Sesi Tanya Jawab dalam Public Expose Live 2023 1. Kira-kira bagaimana potensi pembagian dividen JSMR saat ini dan kedepannya? (Dijawab oleh, Ibu Pramitha Wulanjani) Terimakasih atas pertanyaannya, jadi bagaimana potensi pembagian dividen Jasa Marga kedepan. Dalam hal pembagian dividen, pada tahun sebelumnya kisaran dividen yang di distribusikan oleh perusahaan yakni dividen payout ratio (DPR) sekitar 159c-30Yo, namun demikian kebijakan pembagian dividen itu merupakan kewenangan dari Pemerintah, dalam hal ini Kementerian BUMN dengan tetap menyesuaikan kemampuan Perusahaan. Melihat dalam 2 tahun terakhir yakni di tahun 2020 dan 2021, saat periode pandemi perusahaan memang tidak membagikan dividen. Namun di tahun 2022, seiring dengan kondisi finansial perusahaan yang sudah mulai pulih dari kondisi pandemi, kemudian juga mempertimbangkan kapasitas keuangan yang cukup untuk membagikan dividen maka di tahun 2022 kemarin diputuskan pembagian dividen distribusinya itu sebesar 20”o atau dengan total Rp549,4 milliar. Selanjutnya, manajemen berkomitmen untuk menjaga kesinambungan dari pembayaran dividen terutama dalam besaran dividen (secara nominal) sehingga dapat didistribusikan kepada pemegang saham secara berkelanjutan, kurang lebih sekitar 204 dari core profit perusahaan. 2. Apakah Jasa Marga ke depannya masih akan ikut tender jalan tol Pemerintah? (Dijawab oleh, Bapak M. Agus Setiawan) Partisipasi jasa marga dalam tender saat ini masih dalam proses pembahasan di internal, tapi tentu saja sesuai dengan yang telah disampaikan, saat ini, kami sedang berfokus untuk menyelesaikan 5 ruas jalan tol yang saat ini dalam tahap kontruksi, yaitu pertama Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan saat ini sedang kontruksi dari sadang sampai ruas setu, kedua Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, ketiga Jalan Tol Solo- Yogyakarta- Kulonprogo, keempat yang saat ini sedang kontruksi proyek Jalan Tol Probolinggo sampai dengan Besuki secara keseluruhan sampai Banyuwangi, terakhir sedang persiapan kontruksi untuk Jalan Tol Akses Patimban yang kami rencanakan akan mulai kontruksi di 012024 kami berharap 5 proyek ini bisa kami laksanakan dan realisasikan sesuai jadwal yang sudah direncanakan. 3. Saya ingin menanyakan terkait PT Jasa Marga Tbk yaitu apakah ada project khusus yang akan dilaksanakan kedepannya dari Jasa Marga agar meningkatkan value dari Perusahaan? (Dijawab oleh, Bapak Reza Febriano) Jadi perlu kami sampaikan bahwa Jasa Marga semenjak melakukan tranformasi di perusahaan berfokus pada 3 lini bisnis Perusahaan yaitu yang pertama lini bisnis konsesi jalan tol, yang kedua lini bisnis pengoperasian jalan tol, dan yang ketiga adalah lini bisnis prospektif dalam rangka meningkatkan dan mengoptimalkan seluruh rantai nilai Perusahaan. Untuk dapat memperoleh pendapatan usaha lain, Jasa Marga mensinergikan 3 bisnis ini dengan membentuk anak perusahaan yang pertama PT JMTO sebagai penyedia layanan dalam hal pemenuhan SPM bidang Halaman 9 dari 12 AKHLAK — Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 10 OCR 0.954
pengoperasian meliputi pekerjaan pengumpulan tol secara elektronik maupun juga pelayanan lalu lintas. Jadi seluruh kegiatan opersional diseluruh Jasa Marga Group dilaksanakan oleh PT JMTO. Kedua PT Jasamarga Tollroad Maintenance atau yang kita kenal PT JMTM sebagai penyedia layanan pemenuhan SPM di bidang preservasi jalan dengan keahlian khusus yaitu pemeliharaan jalan tol untuk memastikan terciptanya keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan. Adapun lingkup pelaksanaan pekerjaannya yaitu dalam hal pemeliharaan jalan, jembatan, dan termasuk juga beautifikasi disepanjang ruas jalan tol. Ketiga, terkait dengan lini bisnis prospektif dalam hal ini Jasa Marga membentuk PT Jasamarga Related Business atau PT JMRB, dimana Perseroan memiliki bisnis prospektif yang masih terkait dengan jalan tol dengan bisnis terkait selain dari pekerjaan diluar operasional maupun pemeliharaan. PT JMRB elaksanakan kegiatan dalam hal pengelolaan tempat istirahat dan pelayanan, kemudian pengembangan Toll Coridor Development (TCD) dan Transit Oriented Development (TOD), serta penyewaan iklan dan lahan di sepanjang rumija jalan tol. Halaman 10 dari 12 AKHLAK — Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 11 OCR 0.951
Sesi Tanya Jawab dalam Press Conference Public Live Expose 2023 1. Cahya Puteri - MNC Portal 11. Untuk pembangunan tol Probowangi sebesar Rp21 Trilliun, dari mana sumber pendanaan untuk menuntaskan pembangunan proyek tersebut, selain dari pinjaman bank? Dapat kami sampaikan bahwa pendanaan proyek jalan tol di Jasa Marga bersumber dari 3046 Ekuitas dan 7044 dari pinjaman perbankan. 1.2. Kemudian, mengenai asset recycling atau divestasi aset JTT, boleh dijelaskan bagaimana update sampai saat ini? Karena transaksi ini bersifat privat, Jasa Marga belum dapat memberikan keterangan secara detail mengenai prosesnya, namun yang pasti saat ini sudah berprogres dan kami harapkan bisa diselesaikan di Semester 1 2024. 2. Pulina Nitya - Kontan 21. Bagaimana rencana bisnis JSMR di thn 2024? Apa saja proyek on going dan yang akan dikerjakan? Bagaimana progres proyek JSMR di IKN? Ruas jalan tol baru berapa di tahun 2024? On going proyek Jasa Marga dari tahun depan hingga beberapa tahun mendatang, Jasa Marga akan fokus membangun konstruksi dan mengoperasikan secara bertahap lima ruas jalan tol yang saat ini dalam tahap konstruksi maupun pembebasan lahan yaitu: Jalan Tol Jakarta- Cikampek II Selatan, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Jalan Tol SoloYogyakarta-NYIA Kulonprogo, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi dan Jalan Tol Akses Patimban. Untuk progress proyek JSMR di IKN, jika nantinya dibuka kesempatan untuk pengadaan pekerjaan pengoperasian dan pemeliharaan Jalan Tol IKN oleh Pemerintah, Jasa Marga melalui anak perusahaannya di bidang service provider bidang pengoperasian jalan tol yaitu PT Jasamarga Tollroad Operator dan service provider bidang preservasi jalan tol PT Jasamarga Tollroad Maintenance, akan siap mendukung pengoperasian dan pemeliharaan dari Jalan Tol IKN 2.2. Berapa capex JSMR yang disiapkan di tahun 2024 dan untuk apa saja? Berapa juga target nilai kontrak dan pendapatan 2024? Dengan proyek konstruksi yang sedang berjalan ini, untuk capex di tahun 2023, 2024 dan ke depannya sangat bergantung pada progres pembebasan lahan dan juga progres konstruksi dari masing-masing ruas jalan tol (Jakarta- Cikampek II Selatan, Yogyakarta-Bawen, Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo, Probolinggo-Banyuwangi, dan Akses Patimban). Untuk progres pembebasan lahan akan bergantung juga pada alokasi anggaran dari Pemerintah, karena proses pembebasan lahan merupakan tanggung jawab pemerintah. (Jika perlu disebutkan angka, maka angkanya Capex 2024: 8-10 T). Halaman 11 dari 12 AKHLAK — Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 12 OCR 0.949
Target 2024 saat ini belum dapat kami sampaikan secara detail tapi tentunya akan lebih baik dari tahun sebelumnya, dimana kami mengekspektasikan adanya pertumbuhan pendapatan tol dan ebitda Perseroan. Halaman 12 dari 12 AKHLAK - Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.